WorldWideScience

Sample records for logam berat dalam

  1. ANALISIS LOGAM BERAT Pb DAN Cu DALAM KERANG DARAH (Anadara granosa) DI PERAIRAN TANJUNG BUNGA MAKASSAR

    OpenAIRE

    Ir Adiba Arief, M. P.

    2004-01-01

    Telah dilakukan penelitian analisis logam berat Pb dan Cu dalam kerang darah (Anadara granosa) di perairan Tanjung Bunga. Kerang darah kelompok ukuran lebih kecil. Kandungan logam Pb berkisar : 1,00 ??? 1,83 mg/kg dan Cu. 0,30 ??? 0,45 mg/kg. Sedang kelompok kerang darah ukuran lebih besar kandungan Pb berkisar : 2,20 ???3,85 mg/kg, dan Cu : 2,04 ??? 2,11 mg/kg. Hasil menunjukkan bahwa kandungan logam berat Cu masih berada di bawah ambang batas untuk kelompok kerang darah ukuran kecil, sed...

  2. Kandungan logam berat dalam sedimen di Perairan Teluk Wawobatu, Kendari, Sulawesi Tenggara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edward

    2014-08-01

    Full Text Available Pengamatan kandungan logam berat dalam sedimen di Perairan Teluk Wawobatu, Kendari telah dilakukan pada bulan Juni 2011. Contoh sedimen diambil dengan menggunakan gravity core pada 5 stasiun penelitian. Kandungan logam berat diukur dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat dalam sedimen serta memprediksi kualitas sedimen berdasarkan pendekatan analisis indeks (Indeks geoakumulasi dan Indeks Beban Pencemaran. Hasilnya menunjukkan, kandungan Pb berkisar 3,704-21,892 ppm, Cd 0,784-1,385 ppm, Cu 3,451-12,193 ppm, Zn 24,838-69,973 ppm, dan Ni 37,289-72,329 ppm. Kandungan ke lima logam tersebut masih lebih rendah dari nilai ambang batas yang ditetapkan oleh Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup 2010 dan baku mutu sedimen Ontario (Ontario Sediment Guideline 2008. Kandungan logam berat dalam sedimen di Stasiun 4 lebih tinggi dibandingkan dengan Stasiun lainnya. Hal ini disebabkan oleh perbedaan tekstur sedimen di masing-masing stasiun. Stasiun 4 berada di muara sungai dan mempunyai sedimen dengan tekstur berupa lumpur berwarna hitam. Kandungan logam Ni lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain, hal ini menunjukkan adanya masukan sedimen dari Teluk Kendari dan Teluk Lasolo yang terbawa oleh arus, disamping yang berasal dari darat yang masuk melalui aliran sungai. Berdasarkan nilai indeks geoakumulasi (I-geo sedimen di perairan ini termasuk kategori tidak tercemar oleh Pb, Cu, Zn, dan Ni (I_geo<0, dan tercemar sedang oleh Cd (1logam berat Pb, Cd, Cu, Zn, dan Ni.

  3. PENGGUNAAN RANGKA KARANG KERAS PORITES LUTEA UNTUK MONITORING PENCEMARAN LOGAM BERAT PB, CD, CU DAN HG DALAM PERAIRAN LAUT

    OpenAIRE

    Muh.Farid Samawi; Shinta Werorilangi2; Rahmadi Tambaru3; Husain, Aida A.

    2012-01-01

    Pertumbuhan karang keras Porites lutea ditandai dengan pembentukan rangka kapur. Yangmana pada peristiwa tersebut turut mengendapkan unsur-unsur pencemar kedalam rangka kapur. Karang keras memiliki lingkaran tahunan, sehingga dapat digunakan untuk memberikan informasi kondisi pencemaran logam berat di perairan laut pada kurun waktu tertentu.. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pencemaran logam berat Pb, Cd, Cu dan Hg menggunakan rangka Porites lutea pada perairan pulau yang berbeda. Pene...

  4. PEMANFAATAN ENERGI GELOMBANG ULTRASONIK DALAM ADSORPSI ION LOGAM BERAT PB (II) DAN CU(II) PADA BIOADSORBEN KARBON AKTIF DARI SEKAM PADI

    OpenAIRE

    Zakir, M.; Maming, I. Raya; Karim, A.; Santi

    2012-01-01

    Penelitian tentang pemanfaatan energi gelombang ultrasonik dalam adsorpsi ion logam berat Pb2+ dan Cu2+ pada bio-adsorben karbon aktif dari sekam padi telah dilakukan. Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah tersedianya data kapasitas adsorpsi dan material karbon aktif dengan kualitas lebih baik dari hasil irradiasi dengan gelombang ultrasonik. Rata-rata kadar abu sekam padi yang digunakan pada penelitian ini yaitu 20,69%. Karakteristik permukaan (surface characteristics) material karbon...

  5. ANALISIS LOGAM BERAT Pb, Cu DAN Cd DALAM KERANG DARAH (Anadara granosa) YANG DIPASARKAN DI KOTA MAKASSAR

    OpenAIRE

    Dra. Rohani Bahar

    2004-01-01

    Penelitian ini dimaksudkan untuk melakukan analisis logam berat Pb, Cu dan Cd pada kerang darah (Anadara granosa) yang dipasarkan di kota Makassar. Penelitian ini menggunakan teknik analisis Spektroskopi Serapan Atom. Hasil analisis menunjukkan bahwa kosentrasi Pb: 0,0 ??? 8,77 mg/L, Cu 0,08 ??? 0,84 mg/L dan Cd: 0,06 ??? 2,67 mg/L. Jika dibandingkan dengan nilai ambang batas yang telah ditetapkan oleh FAO/WHO dapat disimpulkan bahwa nilai yang diperoleh untuk logam Pb sebagaian besar be...

  6. SINTESIS DAN KARAKTERISASI KOMPOSIT KITOSAN SERTA PEMANFAATAN SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BERAT PADA LIMBAH CAIR

    OpenAIRE

    St Fauziah, S. Si

    2005-01-01

    Telah dilakukan penelitian tentang komposit kitosan yang digunakan sebagai adsorben untuk mengadsorpsi logam berat Cu dalam limbah cair sintetik. Komposit kitosan disintesis dengan membuat suatu campuran kitosan dan alumina sebagai zat pendukung (suport matrial). Penelitian dilakukan dengan metode ekperimen dalam laboratorium melalui tahapan, pembuatan subtrat alumina, pembuatan gel kitosan, pelapisan permukaan substrat alumina dengan kitosan, dan filtrasi material kmposit. Karakterisasi ...

  7. KANDUNGAN LOGAM BERAT DALAM SUMBER AIR MINUM DI DKI JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inswiasri Suprijanto

    2012-09-01

    Full Text Available Survey on heavy metal pollution in drinking water was conducted in Jakarta from August to Octo­ber 1986. The purpose of this study was to measure the concentration of heavy metals in drinking water served by the Water Supply Enterprise and private dug wells. Ninety water samples from Water Suply Enterprise and 140 samples from Community dug wells were analysed. The mercury concentration was analysed using the Cold Vapour Technique, while other metals (Cd, Cu, Pb, Zn were analysed using the Air Acetylene Method by Atomic Absorption Spectrophoto­meter (AAS. The concentration of mercury of 30% samples from Water Suply Enterprise and 44% samples from Dug Wells varied from 0.0002- 0.0024 ppm and 0.0002-0.021 ppm respectively. Pb and Cd were undetectable. The concentration of Cu of 21% samples from Water Supply Enterprise and 1 3% samples from Dug Wells were 0.12 ppm and 0.06 ppm. The concentration of Zn of 81% samples from Water Supply Enterprise and 56% from Dug Wells varied from 0.01 -4.97 ppm and 0-01- 5.59 ppm respec­tively.

  8. KAJIAN DESAIN ELEKTRODA SELEKTIF ION UNTUK LOGAM BERAT Zn, Cd DAN Pb TERHADAP ANALISIS PENCEMARAN SEDIMEN LAUT KAWASAN PESISIR PANTAI MAKASSAR

    OpenAIRE

    Drs Abd Wahid Wahab, M. Sc

    2005-01-01

    Penelitian ini merupakan penelitian tahap pertama dari dua tahap,yang telah dilaksana-kan di Laboratorium Kimia Analitik FMIPA Unhas dan Laboratorium Kimia Analitk Kimia ITB Bandung, meliputi penyiapan alat dan bahan, penyiapan larutan uji coba instrumen dari desain atau pembuatan ESI yang telah dikembangkan. Kajian desain Elektroda Selektif Ion untuk logam berat Zn, Cd dan Pb dari penggunaan membran berpendukung PVC yang dilakukan penelitian untuk larutan standar kosentrasi dari 10-12 M s...

  9. Aplikasi Metode Group Technology dalam Memperbaiki Tata Letak Mesin untuk Meminimalkan Jarak Perpindahan Bahan (Studi Kasus di Perusahaan Mebel Logam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amelia Amelia

    2007-01-01

    Full Text Available Material handling process is affected by planning and setting layout facility since cost of material handling can reached 30-90% total production cost. In a metal furniture factory products were made without good setting layout facility. The machines and material were set at empty places. Distances between machines were not set so the traffic would get traffic jam. Unfinished material must wait until the number requirement for handling is reached. The layout setting of machines will be set with Group Technology. The methods used are Rank Order Clustering, Similarity Coefficient and p-median. The result of this method can reduce distance of material handling until 68%. Abstract in Bahasa Indonesia: Perencanaan dan pengaturan tata letak pabrik berpengaruh pada proses pemindahan bahan karena biaya proses pemindahaan bahan dapat mencapai 30%-90% dari total biaya produksi. Selama ini sebuah perusahaan mebel logam melakukan proses pembuatan mebel logam berdasarkan lokasi mesin-mesin yang ada. Penempatan penambahan mesin ataupun bahan yang digunakan hanya berdasarkan ruang yang ada. Jarak antara proses (mesin satu dengan yang lain tidak dipertimbangkan sehingga terjadi kesimpangsiuran proses. Bahan setengah jadi harus menunggu hingga jumlah tertentu untuk dipindahkan. Untuk itu dilakukan pengaturan tata letak mesin-mesin yang ada dengan menggunakan Metode Group Techonology. Metode yang digunakan adalah metode Rank Order Clustering, Similarity Coefficient dan p-median. Dengan metode ini jarak perpindahan bahan berhasil dikurangi hingga 68 %. Kata kunci: Group technology, rank order clustering, pengangkutan material.

  10. PENARIKAN LOGAM KADMIUM DARI TANAH MENGGUNAKAN TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea)

    OpenAIRE

    Syarifuddin Liong, H.; Hj.Asmawati A; Hamsina

    2007-01-01

    Penelitian ini untuk menentukan penarikan logam kadmium dari tanah oleh tanaman sawi hijau (Brassica Juncea) pada variasi pH dan ukuran pot (jumlah tanah). Variasi pH yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5,0; 6,0; 7,0; 7,5; dan 8,0 sedangkan variasi ukuran pot masing-masing 0,5; 1,0; 2,0; dan 2,5 kg. Hasil penelitian logam kadmium dengan spekktrofotometer serapan atom (SSA) menunjukkan bahwa konsentrasi tertinggi kadmium di akar adalah 470,43 ppm dan terendah 211,64 ppm pada pH 7,5....

  11. Analisis Kekuatan Tangki CNG Ditinjau dengan Material Logam Lapis Komposit pada Kapal Pengangkut Compressed Natural Gas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Firmansah

    2013-03-01

    Full Text Available Pada penelitian ini, dilakukan analisa perbandingan pada kekuatan pressure vessel compressed natural gas. Pressure vessel yang digunakan yaitu tipe satu dan tipe tiga, tipe satu adalah tabung menggunakan material logam yaitu Carbon Steel SA 516 Grade 70 dan Aluminium Alloy T6-6061. Pada tabung tipe tiga material menggunakan Aluminium Alloy T6-6061 dengan lapisan Komposit (Carbon Fibre – Epoxy pada seluruh tabung (full wrapped. Sudut orientasi serat yang digunakan 54.73560 dan terdiri dari 4 lapis komposit yang membungkus aluminium. Variasi yang dilakukan pada tebal komposit yaitu 25% komposit, 50% komposit, dan 75% komposit. Pressure vessel mendapat perlakuan internal pressure sebesar 125 bar dan temperatur -300C. Analisa dilakukan dengan dua metode yaitu dengan perhitungan manual dan software finite element method (NASTRAN 2010. Dari hasil perhitungan tersebut tabung tipe satu dengan material logam terbukti aman karena memenuhi dari faktor keamanan yang ditentukan tetapi pressure vessel sangat berat. Pada tabung tipe tiga lamina dengan komposisi 75% komposit dan 50% komposit dinyatakan aman karena memenuhi dari kriteria tegangan maksimum. Sedangkan pada komposisi 25% komposit lamina mengalami kegagalan yang disebabkan terlalu rendahnya lapisan komposit. Dari keseluruhan hasil perhitungan dan analisa didapatkan komposisi ideal pressure vessel yaitu 75% komposit dan 25% aluminium dari tebal keseluruhan sehingga menghasilkan tegangan yang sangat kecil dan memiliki berat yang paling ringan.

  12. REDUKSI LOGAM BERAT CHROMIUM (VI DENGAN FOTOKATALIS KOMPOSIT TiO2-SiO2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Candra Purnawan

    2013-10-01

    Full Text Available AbstractsComposite TiO2-SiO2 has been synthesized using sol-gel process with starting materialsTiCl4 and Na2SiO3. The purposes of this research were to know the effect of compositecomposition, pH solution and UV radiation time for reduced Chromium (VI cations. Theidentification and characterization of composite were done by infrared spectroscopy (IRand X-Ray Diffraction. Condition of Chromium (VI reduction by composite TiO2-SiO2 werecarried out with variation of composite TiO2-SiO2 concentration or the ratio Ti:Si were1:0,1 ; 1:0,5 ; 1:1 ; 1:1,5 ; 1:2. Variation of pH solution in 3,0; 3,5; 4,0; 4,5; 5,0; 5,5; 6,0; 6,5;7,0 and variation of UV radiation times in 2, 4, 6, 12, 18, 24, 30, 36, 42, 48 hours.The result showed that XRD characteristic of TiO2-SiO2 composite showed 2q peaks at 22.94degrees and 36.24 degrees. IR characteristic of TiO2-SiO2 showed absorption of Ti-O-Si inthe wave number 962 cm-1. The optimum reduction of Chromium (VI cations using TiO2-SiO2 composite in Ti:Si = 1:1 composition, pH 3 and with 18 hours radiation times.

  13. PENGARUH PERILAKU POLA MAKAN/MINUM, PAPARAN ARSEN DALAM DARAH DENGAN KELAINAN KULIT PADA PENDUDUK DI DESA BUYAT KECAMATAN KOTABUNAN KABUPATEN BOLAANG MANGONDAW SULAWESI UTARA

    OpenAIRE

    Anwar Daud; Muh.Sjahrul; Abdul Azis Hunta

    2007-01-01

    Arsen merupakan logam berat yang tergolong sangat berbahaya karena toksisitasnya yang dapat menimbulkan keracunan dan berbagai macam penyakit baik akut maupun kronis, diantaranya gangguan pada fungsi hati dan kelainan pada kulit terutama keratosis dan hiperkeratosis. Arsen dapat masuk kedalam tubuh manusia melalui inhalasi, kontak dermal dan oral, yang terakhir ini yang banyak menimbulkan keracunan dan penyakit. Hal ini terjadi karena dapat melalui makanan dan minuman. Seperti halnya yang ter...

  14. Kajian histologis infeksi SlNPV terhadap berat badan dan kerusakan membran peritrofik larva Spodopteera litura

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    DADANG MACHMUDIN

    2011-11-01

    Full Text Available Sanjaya Y, Machmudin D, Kurniawati ND. 2011. Kajian histologis infeksi SlNPV terhadap berat badan dan kerusakan membran peritrofik larva Spodopptera litura. Bioteknologi 8: 78-85. Pengaruh infeksi SlNPV pada berat badan dan kerusakan membran peritrofik larva Spodoptera litura Fab. telah dilakukan. Metode yang digunakan adalah analisis probit, dan berdasarkan LD 50 virus yang terinfeksi untuk mengetahui berat badan dan kerusakan pasca infeksi. Kerusakan struktur histologi yang disebabkan oleh infeksi SlNPV (0, 315, 390, 465, 540 dan 615 PIB/mL diamati setelah 0, 12, 24, 72 dan 96 jam pasca infeksi. Preparasi histologis dibuat dengan metode parafin setelah fiksasi dengan larutan Bouin, kemudian diiris setebal 7 um dan diwarnai dengan Hematoxilin-Eosin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan SlNPV menyebabkan penurunan konsumsi pangan terutama pada 540 PPIB/mL dengann rata-rata 0,16775 mg. Pengamatan deskriptif pada struktur histologi membran peritrophic yang terkena infeksi SlNPV menunjukkan kecenderungan kerusakan, sementara pada kontrol tidak ada kerusakan sama sekali. Semakin lama paparan virion di dalam lumen midgut maka semakin tinggi terjadinya kerusakan membran peritrofik. Kerusakaan paling parah terjadi 96 jam setelah infeksi. Hasilnya membuktikan bahwa virion haNPV dapat menghancurkan struktur histologi midgut.

  15. Hubungan panjang berat dan faktor kondisi tiga jenis ikan yang tertangkap di perairan Kuala Gigieng, Aceh Besar, Provinsi Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mulfizar

    2012-04-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian tentang hubungan panjang-berat dan faktor kondisi ikan yang ditemukan di muara Kuala Gigeng. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pola pertumbuhan dan faktor kondisi dari ikan belanak (Mugil cephalus, seriding (Ambassis koopsii dan petek (Leiognathus fasciatus. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak delapan kali pada bulan Juli 2011 dengan menggunakan jaring insang dan jala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan belanak (M. cephalus dan seriding (A. koopsii memiliki pola pertumbuhan allometrik negatif. sementara petek (L. fasciatus memiliki pola pertumbuhan allometrik positif. Selain itu, faktor kondisi berat relatif lebih tinggi dari 100. Dan faktor kondisi Fulton ketiga jenis ikan tidak berbeda nyata. Kondisi muara Kuala Gigeng mengindikasikan secara relatif dalam keadaan baik dan mendukung pertumbuhan ikan.

  16. KEUNGGULAN KOMPETITIF INDUSTRI KECIL DI KLASTER INDUSTRI KECIL TRADISIONAL DENGAN PENDEKATAN BERBASIS SUMBER DAYA: STUDI KASUS PENGUSAHA INDUSTRI KECIL LOGAM KIARA CONDONG, BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widjajani Widjajani

    2008-01-01

    Full Text Available Small-scale industries play an important role in the betterment of society. Industrial cluster approach has been used by government as an alternative government policy to increase competitiveness of small-scale industries in Indonesia. An industry cluster consists of core enterprise(s and related enterprises in which the core acts as a pulling agent for the other counterparts. Therefore, developing the core enterprises is expected to increase competitiveness of the whole cluster. This research is a strategy process research, aiming at identifying and modeling strategic behavior of a successful entrepreneur in a metal-making cluster industry at Kiara Condong Bandung, West Java. Based on the literature review, qualitative research methodology is used in this research by combining soft systems methodology (SSM and grounded theory. The major findings of this research indicate four kinds of strategic behavior models, namely behavior model of strategy setting, behavior model of production operations, behavior model of research and development and innovation and behavior model of marketing operations. Abstract in Bahasa Indonesia: Industri kecil mempunyai peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pendekatan klaster industri dicanangkan oleh pemerintah sebagai alternatif kebijakan pemerintah untuk membangun keunggulan kompetitif di industri kecil. Di suatu klaster industri kecil yang terdiri dari unit usaha inti dan unit usaha penunjang, unit usaha inti merupakan gerbong penghela klaster. Oleh karena itu mengembangkan usaha inti sehingga mempunyai keunggulan kompetitif diharapkan dapat mengembangkan klaster secara keseluruhan. Penelitian ini merupakan penelitian proses strategi (strategy process research yang meneliti perilaku strategis manajer pemilik industri kecil dalam mengelola usahanya untuk membangun keunggulan kompetitif dengan pendekatan berbasis sumber daya (Resource-Based View atau RBV dan mengambil studi kasus pengusaha industri kecil yang berhasil di klaster Industri Kecil Tradisional Logam Kiara Condong. Paradigma penelitian yang digunakan adalah interpretatif-induktif-kualitatif dengan penggabungan antara soft systems methodology (SSM dan grounded theory. Hasil dari penelitian ini berupa model konseptual yang menggambarkan proses Industri Kecil Logam di Industri Kecil Tradisional Logam Kiara Condong dalam membangun keunggulan kompetitifnya. Perilaku strategis yang ditemukan pada penelitian ini terdiri dari empat model, yaitu model perilaku penentuan strategi, model perilaku pelaksanaan produksi, model perilaku pelaksanaan litbang dan inovasi, serta model perilaku pelaksanaan pemasaran. Kata kunci:industri kecil, keunggulan kompetitif, perilaku strategis, resource based view (RBV, soft systems methodology (SSM, grounded theory.

  17. PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU REMAJA TENTANG KELUARGA SADAR GIZI (KADARZI: DENGAN PERHATIAN KHUSUS TERHADAP PANTAUAN BERAT BADAN DAN MENGONSUMSI MAKANAN BERAGAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herman Sudiman

    2012-11-01

    Full Text Available Latar belakang: Kualitas remaja sangat mempengaruhi masa depan suatu bangsa. Pengetahuan sikap dan perilaku remaja tentang keluarga sadar gizi (KADARZI utamanya pengetahuan tentang pentingnya memantau berat badan dan mengonsumsi beraneka ragam makanan akan mempengaruhi status gizi dan kesehatannya masa kini, maupun di kemudian hari. Tujuan penelitian: Mendapatkan gambaran PSP remaja tentang KADARZI, utamanya tentang pentingnya pemantauan berat badan dan mengonsumsi aneka ragam makanan. Metode: Desain penelitian adalah kros-seksional. Penelitian dilakukan di 226 posyandu yang tersebar di 6 provinsi yaitu provinsi Sumatera Barat, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Timur. Jumlah seluruh sampel adalah 970 remaja dari 4289 rumah tangga. Pemilihan sampel kabupaten sampai posyandu dilakukan secara purposif dan sampel rumah tangga dilakukan secara acak. Remaja dari rumah tangga terpilih dicakup dalam studi ini. Data yang dikumpulkan meliputi pengetahuan, sikap dan perilaku berbagai aspek gizi remaja. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif untuk memperoleh gambaran kesadaran gizi remaja menurut indikator kadarzi. Hasil: Secara umum pengetahuan remaja pada beberapa aspek gizi cukup baik yakni: 90,6% mengetahui manfaat sarapan pagi, 65% tanda–tanda gizi buruk. Tetapi pengetahuan tentang aspek gizi lain masih rendah, <20% remaja mengetahui tentang ASI eksklusif dan pentingnya makanan beraneka ragam. Sementara sikap dan perilaku yang berkait dengan sarapan pagi, hampir 100% bersikap positip dan 60% bersikap positip pada memantau berat badan. Akan tetapi perilaku berkait dengan penimbangan dan mengonsumsi aneka ragam makanan relatif masih rendah yakni 26,5% dan 18,8%. Kesimpulan: Sekitar seperempat (26% responden yang memantau atau menimbang berat badannya secara teratur, dan kurang dari 20% responden remaja yang mengonsumsi makanan beraneka ragam. Saran: Perlu edukasi gizi yang intensif kepada remaja dan pemangku kepentingan (stakeholder.   Kata kunci:  keluarga sadar gizi, pengetahuan, sikap dan perilaku (PSP, remaja, pemantauan berat badan, konsumsi makanan beragam. 

  18. PENGARUH VARIASI GEN CYP2A6, PAJANAN ASAP ROKOK DAN BERAT PLASENTA TERHADAP KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH

    OpenAIRE

    Ridwan Amiruddin

    2007-01-01

    Pajanan Asap rokok terhadap ibu hamil, adanya variasi gen cyp2a6 dan faktor risiko lain berpengaruh buruk bagi kejadian BBLR. Untuk menganalisis risiko asap rokok, variasi gen cyp2a6 dan risiko faktor lain terhadap BBLR. Observasional dengan rancangan studi kasus kelola. Subyek kasus, bayi yang lahir berat kurang 2500 gr, kelompok kontrol adalah bayi berat ??? 2500 gr, jumlah sampel kasus dan kontrol masin-masing 57 sampel. Analisis dengan uji odds ratio. Jumlah rokok yangdiisap suami...

  19. Pemaparan merkuri nitrat (Hg (No32 dengan konsentrasi berbeda pada jaringan hati benih ikan kakap putih (Lates calcarifer Bloch: tinjauan histologi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Munawar Khalil

    2013-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh logam berat merkuri nitrat (Hg(NO32 pada struktur histologis hati benih ikan kakap putih (Lates calcarifer Bloch yang dipelihara di air laut. Analisis struktur jaringan hati dilakukan melalui teknik histologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hg(NO32 memberikan efek negatif pada hati benih ikan. Pada jaringan hati, (Hg(NO32 menyebabkan kerusakan atrophy, necrosis, lapisan antar sel hati berpisah, perlemakan hati, pembengkakan sel yang tidak beraturan, degenerasi pada vacuola, terbentuknya ruang antar sel, hepatitis, sirrhosis dan terdapatnya akumulasi logam berat Hg(NO32 dalam jaringan hati.

  20. Pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan lele dumbo (Clarias gariepinus pada konsentrasi tepung daun jaloh (Salix tetrasperma Roxb yang berbeda dalam pakan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cut Dara Dewi

    2013-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemungkinan pemanfaatan tepung daun jaloh (S. tetrasperma sebagai bahan baku alternatif untuk pakan ikan lele(C. gariepinus. Dalam penelitian ini telah diuji beberapa tingkat proporsi tepung daun jaloh yaitu (0%, 5%, 10%, dan 15% .Pemberian pakan dilakukan tiga kali sehari, yaitu pada pukul 08.00, 12.00 dan 17.00 WIB,sebanyak5%dari berat bobot tubuhnyaselama 35 hari. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa pemberian tepung daun jaloh memberikan pengaruh nyata (P0,05. Uji lanjut Duncan’s menunjukkan bahwa perlakuan kontrol (tanpa daun jaloh dalam pakan memberikan hasil terbaik dari segi pertumbuhan mutlak, pertumbuhan harian dan kelangsungan hidup. Oleh karena itu dapat disimpulkan tepung daun jaloh kurang sesuai sebagai bahan baku alternatif dalam pakan ikan lele dumbo.

  1. KOSMOLOGI DALAM ARSITEKTUR TORAJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulianto Sumalyo

    2001-01-01

    Full Text Available Modernism in architecture always has a concrete, profane and clear concept.On the totally contrary, traditional architecture traditional has an abstract, spiritual and often religious concept or way of thinking. Toraja, an ethnic group in the northern part of South Sulawesi, has a beautiful and unique architecture which is the expression of Aluk Todolo their way of life and religion. The cosmological thinking of Aluk Todolo is expressed in the architecture of Toraja through it's site plan and units orientation, construction, orientation, material, detail, ornament and other architectural aspects. This article summarises the results of researches, seminars and bibliographical studies on the architecture of Toraja,conducted in the department of architecture University of Hasanuddin Makassar cases from three traditional villages (desa adat: Palawa a big traditional village, Ketekesu' one of the most beautiful traditional villages and Siguntu represent a small desa adat, represent the Toraja traditional architecture. Abstract in Bahasa Indonesia : Modernisme dalam arsitektur selalu menunjuk pada hal-hal yang bersifat konkrit, profan dan konsep yang jelas. Sebaliknya tradisional seperti arsitektur tradisional menunjuk pada hal-hal yang bersifat abstrak, spiritual dan bahkan konsep religius atau "way of thinking". Toraja, sebuah kelompok etnik yang tinggal disebelah utara propinsi Sulawesi Selatan, mempunyai bentuk arsitektur tradisional yang unik dan indah, yang merupakan ekspresi dari "Aluk Todolo", agama dan "way of life" nya. Pemikiran kosmologi dan "Aluk Todolo" diekspresikan dalam arsitektur Toraja, baik dalam tata letak ( site plan, orientasi, konstruksi, material bangunan, detail, ornamen dan aspek-aspek arsitektur lainnya. Tulisan ini merupakan hasil ringkasan dari riset, seminar dan studi kepustakaan arsitektur Toraja, yang dilakukan oleh jurusan arsitektur Universitas Hasanuddin, Makasar di tiga desa adat. Palawa (desa tradisional yang besar, Ketekesu (sebuah desa adat yang indah dan Siguntu (desa adat yang kecil tapi mempunyai banyak bangunan arsitektur tradisional Toraja. Kata kunci: Arsitektur Tradidional, Toraja.

  2. KOMPOSISI DALAM SENI FOTOGRAFI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yekti Herlina

    2007-01-01

    Full Text Available The art of photography is not only a simple record of the real world, but becomes a complex creation of art and an image medium that also gives meaning and message. The quality of a good photo is not only becouse of its clear picture but also because of its proper lighting and also its good composition. Composition contains the elements of an image in a format. An image can be produced more effectively and meaningfully with an understanding of good composition. Composition is an instrument for a photographer to take the viewer beyond the experience of “peeking through someone else’s window. Abstract in Bahasa Indonesia: Seni fotografi bukan sekedar merupakan rekaman apa adanya dari dunia nyata, tapi menjadi karya seni yang kompleks dan media gambar yang juga memberi makna dan pesan. Foto yg baik tidak cukup hanya tajam gambarnya, tetapi juga tepat pencahayaannya dalam bidang gambar dengan komposisi yang baik pula. Komposisi adalah rangkaian elemen gambar dalam suatu ruang/format. Dengan komposisi yang baik, foto akan lebih efektif menampilkan pesan pembuatnya dan menimbulkan dampak yang lebih kuat. Komposisi foto merupakan salah satu cara bagaimana fotografer mengekspresikan dirinya. Kata kunci: seni, fotografi, komposisi.

  3. INSTRUMEN DERIVATIF: PENGENALAN DALAM STRATEGI MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisa Linawati Utomo

    2000-01-01

    Full Text Available Recent investment inflows through the capital and money market has begun to stimulate the Indonesian economy. New investment instruments are offered by the capital market for the purpose of accomodating investor's risk dan return preferences. Besides stocks and bonds as the primary securities in the capital market, the Indonesian government also issued long-term bonds as its means to obtain capital funds from investors. Derivative securities, such as options and futures, are contractual agreement between two parties to deliver and purchase some specified amount of financial assets or commodity at a specified date and specified price. Option contracts give its holder the right, not the obligation, to do something; while futures contract obligates the transacting parties to perform or fulfill the contract agreement. This paper discusses definition, terminologies related to derivative, profit profile and the use of derivative instruments in the company's hedging strategy. It is essential to note that companies may use different underlying instruments to hedge, such as commodities, gold, stock index, interest rate, and currency. Abstract in Bahasa Indonesia : Arus investasi yang masuk melalui pasar modal dan pasar uang mulai menggairahkan kondisi ekonomi Indonesia. Instrumen-instrumen investasi baru mulai ditawarkan di pasar modal dengan tujuan mengakomodasikan tingkat pengembalian dan risiko tertentu yang dikehendaki oleh para investor. Selain saham dan obligasi sebagai instrumen utama di pasar modal, pemerintah Indonesia juga menerbitkan obligasi sebagai sarana mendapatkan dana. Sekuritas derivatif, seperti option dan futures, merupakan kontrak perjanjian antara dua pihak untuk menjual atau membeli sejumlah aktiva finansial atau komoditas pada tanggal tertentu di masa datang dengan harga yang telah disepakati saat ini. Option atau kontrak opsi memberikan hak, bukan kewajiban, bagi pemegangnya untuk melakukan sesuatu; sedangkan kontrak futures merupakan kewajiban antara dua pihak yang terikat dalam kontrak untuk memenuhi perjanjian dalam kontrak. Tulisan ini akan membahas definisi, terminologi, profil keuntungan dan penggunaan kedua instrumen derivatif tersebut untuk strategi hedging perusahaan. Adapun untuk sarana hedging dapat digunakan komoditas, logam berharga, indeks saham, tingkat suku bunga, dan kurs nilai tukar. Kata kunci: opsi beli, opsi jual, futures/forwards, lindung nila

  4. TIPOGRAFI DALAM DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Priscilia Yunita Wijaya

    1999-01-01

    Full Text Available The presence of Visual Communication Design is needed especially in today s information era. Just as its sound%2C the function and goal of visual communication design is to communicate to its mass audience with the right perception. One of its elements that determine the effectiveness of a design is typography. This paper is going to talk about the role of typography and how it effects a design in visual communication design. Abstract in Bahasa Indonesia : Di dalam era informasi saat ini kehadiran desain komunikasi visual sangatlah dibutuhkan. Sesuai dengan namanya%2C desain komunikasi visual mempunyai tujuan untuk mengkomunikasikan pesan yang dapat ditangkap oleh massa dengan benar. Salah satu elemen desain yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan suatu desain dalam berkomunikasi dengan masyarakatnya adalah tipografi. Tulisan ini membahas bagaimana dan apa peran tipografi tersebut dalam desain komunikasi visual.

  5. KREATIVITAS DALAM SENI FOTOGRAFI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yekti Herlina

    2003-01-01

    Full Text Available The art of photography is combination between technology and art. Esthetic values which not coveret in photography technology must be harmonized with technical process to give character and beauty at its visual result. The art of photography is not only simple record from the real world%2C but become the complex creation of art and the image medium that also give meaning and message. Abstract in Bahasa Indonesia : Seni fotografi adalah perpaduan antara teknologi dan seni. Berbagai nilai estetika yang tidak tercakup dalam teknologi fotografi harus diselaraskan dengan proses teknis untuk memberikan karakter dan keindahan pada hasil visualnya. Seni fotografi bukan sekedar merupakan rekaman apa adanya dari dunia nyata%2C tapi menjadi karya seni yang kompleks dan media gambar yang juga memberi makna dan pesan. art%2C photography%2C creativity.

  6. PENGARUH PENGGUNAAN SUBKONTRAKTOR TERHADAP WAKTU DAN BIAYA PER COMPENSATED GROSS TONNAGE (COST/CGT DALAM PEMBANGUNAN KAPAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Supomo

    2012-04-01

    Full Text Available Peningkatan Produktivitas pada galangan sangat penting dilakukan sebab dapat berpengaruh terhadap waktu proses produksi mutu sebuah kapal. Peningkatan ini dapat dilakukan dengan salah satunya adalah mengoptimalkan pemanfaatan SDM yang tersedia.  Optimalisasi SDM tidak hanya dilakukan dengan melakukan penambahan jam orang ataupun lembur dari tenaga kerja langsung, tetapi juga memperhitungkan penggunaan sub-kontraktor secara tepat. Yang dimaksud tepat disini adalah memenuhi dari segi mutu, biaya dan waktu pembangunan kapal. Dalam penulisan ini, dilakukan analisa pengaruh penggunaan sub-kontraktor terhadap waktu dan biaya per Compensated Gross Tonnage (cost/CGT.  Penulisan ini menggunakan CGT sebagai suatu alat pengukuran produktivitas. Salah satu tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui besar cost/CGT sebuah galangan (PT.PAL Indonesia yang meliputitenaga organik dan subkontraktor.  Besarnya CGT masing-masing kapal diperoleh dari perkalian antara faktor CGT dengan jumlah berat baja kapal yang dibangun. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa cost/CGT dari subkontraktor lebih murah (36% - 59,6% dibandingkan tenaga kerja tetap galangan. Sebaliknya, dalam hal waktu pembangunan kapal tenaga kerja organik galangan lebih cepat (46% - 69,54% dibandingkan subkontraktor. Secara umum dapat dikatakan bahwa subkontraktor lebih murah tetapi lebih lama waktu penyelesaian pekerjaan jika dibanding tenaga kerja tetap galangan. Dalam hal daya saing, PT.PAL Indonesia saat ini mempunyai harga $9696,06 / CGT yang berartiPT PAL  masih mempunyai daya saing yang cukup secara internasional.

  7. REVIEW ON WATER POLLUTION STUDIES IN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Hartono

    2012-09-01

    Full Text Available Tulisan ini merupakan tinjauan terhadap lebih dari 60 penelitian yang pernah dilakukan di Indonesia yang berkaitan dengan masalah pencemaran air. Dalam tinjauan ini terungkap bahwa hampir semua jenis sumber air, yaitu sungai, danau, tambak, laut maupun air tanah (misalnya sumur yang pernah diteliti, telah mengalami pencemaran. Pencemarnya terdiri dari semua jenis pencemar, baik bakteriologis, fisis maupun kimiawi. Pencemar bakteriologis terutama datang dari pembuangan tinja manusia. Bukan hanya karena letak sumber air yang berdekatan dengan pembuangan tinja yang menyebabkan pencemaian, melainkan juga karena perilaku masyarakat. Namun dicatat pula bahwa penelitian dalam bidang ini masih terlalu sedikit. Khususnya yang berkaitan dengan besarnya masalah. Pencemar fisis dan kimiawi terutama berasal dari pabrik-pabrik. Yang banyak mendapat perhatian tampaknya adalah logam-logam berat. Walaupun dijumpai kandungan beberapa logam berat dalam air ma­sih di bawah standar, tetapi beberapa yang lain cukup potensial atau telah melewati batas-batas standar dan bahkan telah menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat. Hal ini terutama dikarena­kan banyaknya pabrik-pabrik yang membuang limbah industrinya langsung ke sungai dan badan-badan air lain tanpa pengolahan terlebih dulu atau dengan pengolahan yang tidak sempurna. Selain deterjen, sampah rumah tangga, pestisida dan pupuk sebagai pencemar, yang masih kurang mendapat perhatian peneliti, akhir-akhir ini muncul masalah baru yang tampaknya lebih menarik minat para peneliti, yaitu intrusi air laut. Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan terungkap bahwa masalah ini pun sudah cukup serius, khususnya di daerah dekat pantai.

  8. PENGGUNAAN TEKNOLOGI INTERNET DALAM BISNIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oviliani Yuliana

    2000-01-01

    Full Text Available The uses of internet in business are for information exchange, product catalog, promotion media, electronic mail, bulletin boards, electronic questioner, and mailing list. Internet can also be used for dialog, discussion, and consultation with customer online, therefore consumer can be proactively and interactively involved in designing, developing, marketing, and selling products. There are 2 methods for marketing products via internet, which are push and pull marketing. The advantages of internet in business strategy are global and interactive communication, information supply; consumer based service; increased cooperation; possibility to open new marketplace, product or services; and integrated the activity on-line. There are 2 applications in electronic commerce, which are business-to-business and business-to-consumer commerce. Electronic commerce payment transaction is arranged by Electronic Funds Transfer system, whereas the data security is governed by Secure Socket Layer, which then be developed to Secure Electronic Transaction. Abstract in Bahasa Indonesia : Internet dalam bisnis digunakan untuk pertukaran informasi, katalog produk, media promosi, surat elektronik, bulletin boards, kuesioner elektronik, dan mailing list. Internet juga bisa digunakan untuk berdialog, berdiskusi, dan konsultasi dengan konsumen secara on-line, sehingga konsumen dapat dilibatkan secara proaktif dan interaktif dalam perancangan, pengembangan, pemasaran, dan penjualan produk. Pemasaran lewat internet ada 2 metode, yaitu push dan pull marketing. Keunggulan strategi bisnis yang dapat diperoleh dari internet adalah komunikasi global dan interaktif; menyediakan informasi dan pelayanan sesuai dengan kebutuhan konsumen; meningkatkan kerja sama; memungkinkan untuk membuka pasar, produk, atau pelayanan baru; serta mengintegrasikan aktivitas secara on-line. Aplikasi Electronic Commerce ada 2, yaitu: Business-to-Consumer dan Business-to-Business Commerce. Pembayaran transaksi electronic commerce diatur dalam Sistem Electronic Funds Transfer, sedangkan keamanan datanya diatur oleh Secure Socket Layer yang dikembangkan menjadi Secure Electronic Transaction. Kata kunci: internet, electronic commerce, business

  9. TIPOGRAFI DALAM DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

    OpenAIRE

    Priscilia Yunita Wijaya

    1999-01-01

    The presence of Visual Communication Design is needed especially in today s information era. Just as its sound%2C the function and goal of visual communication design is to communicate to its mass audience with the right perception. One of its elements that determine the effectiveness of a design is typography. This paper is going to talk about the role of typography and how it effects a design in visual communication design. Abstract in Bahasa Indonesia : Di dalam era informasi saat ini keha...

  10. Kisah Adam dalam Literatur Muslim Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismatu Ropi

    2014-03-01

    Full Text Available Buku yang ditulis oleh Steenbrink kali ini berupaya membuktikan sebuah hipotesis bahwa betapapun berasal dari sumber yang sama, Al-Qur'an dan Hadits, kisah Adam dalam tradisi Islam di Asia Tenggara mengalami proses pengkayaan orang sangat luar biasa dan tentunya dalam beberapa hal sangat berbeda dengan apa yang dipotret oleh kedua sumber ajaran Islam itu sendiri. Selain itu, sebagaimana terungkap dalam pendahuluan buku, karya ini berupaya mengklarifikasi kemungkinan adanya persamaan dan kesinambungan antara Yahudi, Kristen, dan Islam sebagai agama-agama Ibrahim (Abrahamic religions.Copyright (c 2014 by SDI. All right reserved.DOI: 10.15408/sdi.v6i2.735

  11. Hubungan panjang berat dan faktor kondisi ikan gabus (Channa striata Bloch, 1793 yang dibesarkan di rawa lebak, Provinsi Sumatera Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Muthmainnah

    2013-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan panjang berat dan faktor kondisi ikan gabus (Channa striata telah dipelihara di rawa lebak Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin dan Mariana Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan pada Mei hingga November 2013. Hasil penelitian menunjukkan hubungan panjang berat tidak menunjukkan perbedaan nyata antara rawa Sekayu dan Mariana dengan nilai b di bawah nilai 3 yang berarti pertumbuhan ikan gabus tersebut allometrik negatif. Ikan gabus yang dipelihara di rawa lebak Mariana menghasilkan faktor kondisi 0,884 lebih tinggi daripada di rawa lebak Sekayu 0,839, yang menunjukkan bahwa kondisi lingkungan rawa lebak Mariana lebih mendukung untuk pertumbuhan ikan gabus.

  12. IDE PEMBAURAN DALAM KARYA SASTRA MELAYU TIONGHOA

    OpenAIRE

    Drs Mardi Ardi Armin, M. Hum

    2005-01-01

    Gagasan pembauran dalam karya sastra Melayu-Tionghoa terdapat pada hampir semua karya sastra dalam sejarah sastra Indonesia. Kemunculan yang dominan terdapat pada masa pra kemerdekaan. Pemerintah kolonial telah menjadikan perbedaan ras sebagai bahan adu domba di kalangan rakyat, sehingga masyarakat Melayu Tionghoa mengimbanginya dengan langkah-langkah pembauran, lewat perkawinan sengan masyarakat setempat. Masa Soekarno, satra melayu Tionghoa diberi tempat istimewa. Beliau selalu menerima de...

  13. KONTRIBUSI MIKROFLORA DALAM SALURAN PENCERNAAN KEPITING BAKAU

    OpenAIRE

    Siti Aslamyah; Yushinta Fujaya

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk investigasi kontribusi mikroflora dalam saluran pencernaan kepiting bakau. Kepiting uji Scylla sp. dipelihara dalam crab box secara individu dan diletakkan di tambak. Kepiting uji diberi pakan yang mengandung antibiotik dengan dosis 100 IU/ml penicillin G dan 100 mg/mL streptomisin dibandingkan dengan kepiting uji yang diberi pakan tanpa antibiotik, masing-masing perlakuan di ulang 2 kali. Kepiting dipelihara selama 8 hari dan diberi pakan 3% bobot badan perhar...

  14. Contamination Of Heavy Metals In The Rice Paddy Soils At Tanjung Morawa B Village, Tanjung Morawa Subdistrict, Distirct Of Deli (Pencemaran Logam Berat pada Tanah Sawah di Desa Tanjung Morawa-B Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang)

    OpenAIRE

    Jamilah; Mukhlis; Yovita S

    2011-01-01

    Contamination of soils is increases with the progress of industrial technology surrounding citizenship suttlement and agricultural area nowdays. Industrial wastes contain various kinds of heavy metals as one of the reason caused soil contamination. Based on this case, this study had an objective to evaluate the level of rice paddy soil contamination caused by some heavy metals e.g. : Pb, Cd, Cu, and Zn. This research was conducted at Tanjung Morawa B village, subdistrict of Tanjung Morawa, ...

  15. MELAHIRKAN IMPERATIF MORALITAS DALAM KARYA VISUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Obed Bima Wicandra

    2005-01-01

    Full Text Available Visual aesthetics in visual arts are more and more questioned in the context of open global culture. Works that lead to violence%2C pornography%2C lies%2C and other things far from morality and ethics%2C are faced with public s identity to follow their desire to fulfill their consumtive needs. The blossoming of visual works and their media stimulates the visual creators in expressing ideas and imagination. Created visual works must support a better cultural direction for human life. Faith in its relation to God plays a role in achieveing space for interaction%2C so that visual works can reflect codes or symbols in the cycle of ideology or cultural values that respect the essence of faith. Abstract in Bahasa Indonesia : Estetika visual dalam seni rupa semakin dipertanyakan dalam konteks budaya global yang terbuka. Karya yang menjurus kekerasan%2C pornografi%2C kebohongan dan hal lain yang jauh dari moral dan etika diperhadapkan dengan identitas masyarakat yang mengikuti hasrat dalam memenuhi kebutuhan konsumtifnya. Karya-karya visual yang semakin berkembang beserta dengan medianya merangsang kreator visual dalam menuangkan gagasan dan imajinasi. Bagi peradaban kehidupan manusia%2C karya-karya visual yang dibuat harus mendukung arah peradaban yang lebih baik. Di sini peran iman dalam hubungannya dengan Tuhan mendapat ruang berinteraksi%2C sehingga karya visual yang dihasilkan mencerminkan kode-kode maupun simbol dalam perputaran ideologi atau nilai-nilai budaya yang menjunjung tinggi hakikat keimanan. visual aesthetics%2C moral imperative%2C faith.

  16. PENDEKATAN MOLEKULER DALAM METODA KONTRASEPSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasanuddin Hasanuddin

    2012-12-01

    Full Text Available Pada dasarnya metoda kontrasepsi bertujuan untuk mencegah kehamilan. Kehamilan dapat dicegah antara lain dengan menghambat proses fertilisasi. Selama fertilisasi berlangsung terjadi serangkaian proses yang dimulai dari pengikatan (binding antara sperma dan sel telur, reaksi akrosom sampai dengan penyatuan (fusion antara sperma dan sel telur. Ada sejumlah melekul yang terdapat pada permukaan sperma dan sel telur yang diketahui terlibat selama proses pengikatan, reaksi akrosom dan penyatuan antara sperma dan sel telur. Makalah ini akan membahas secara singkat mengenai molekul permukaan garnet (sperma dan sel telur yang terlibat selama fertilisasi sehingga tampak jelas molekul mana yang perlu dihambat interaksinya agar fertilisasi tidak dapat berlangsung. Pendekatan molekuler dalam metoda kontrasepsi diarahkan untuk menghambat interaksi molekul yang terdapat pada permukaan sperma dan sel telur sehingga jika fertilisasi dapat dihambat maka kehamilan pun dapat dicegah.

  17. Pemeriksaan Kandungan Logam Merkuri, Timbal, dan Kadmium dalam Daging Rajungan Segar yang Berasal dari TPI Gabion Belawan Secara Spektrofotometri Serapan Atom

    OpenAIRE

    Lubis, Hayati; Aman, Chalikuddin

    2010-01-01

    A research has been done to determine the quantitative of mercury (Hg), lead (Pb), and cadmium (Cd) in meat of crab which was taken from TPI Gabion Belawan. The determination of the metals was done by qualitative and quantitative methods. Qualitative analysis by using Na2S 10% b/v and dithizone 0,005% b/v reagent at the diffrent pH. The reaction with Na2S 10% b/v reagent will occur turbidity to the metals, where as with the dithizone 0,005% b/v reagent for Hg is not give a change of colour ch...

  18. Analisis Logam Pb, Cd, Cu, dan Zn dalam Ketam Batu, dan Lokan Segar yang Berasal dari Perairan Belawan Secara Spektrofotometri Serapan Atom

    OpenAIRE

    Salbiah; Putra, Effendy Lux; Aman, Chalikuddin

    2010-01-01

    The qualitative and quantitative analysis to determine the metal of Pb, Cd, Cu, and Zn in meat of mangrove crab and lokan had been done. The qualitative analysis was done by using Na2S 10% b/v and dithizone 0.005% reagents at different pH. The reaction with Na2S 10% b/v resulting turbidity for the metals, Whereas with dithizone 0.005% resulting the dark red color for lead (pH 8.5), bright red for cadmium (pH 6.5), violet for copper (pH 3.5), and red for zincum (pH 7.0). The quantitati...

  19. PEMANFATAN TEOREMA BAYES DALAM PENENTUAN PENYAKIT THT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Winiarti

    2012-05-01

    Full Text Available Dalam konsep pelacakan dalam mencari solusi dengan pendekatan artificial inteligent, ada berbagai metode  yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah ketidakpastian saat proses pelacakan terjadi. Salah satunya adalah teorema bayes. Adanya ketidakpastian pada proses pelacakan dapat terjadi karena adanya perubahan pengetahuan yang ada di dalam sistem. Untuk itu diperlukan adanya suatu metode untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dalam penelitian ini telah diterapkan suatu metode untuk mengatasi ketidakpastian dengan teorema Bayes pada kasus pelacakan untuk mendiagnosa penyakit pada THT (Telinga,Hidung dan Tenggorokan.  Subjek pada penelitian ini adalah proses pelacakan untuk menentukan penyakit THT dengan model penalaran forward chaining dan metode kepastiannya menggunakan teorema bayes dengan cara menghitung nilai probabilitas suatu penyakit dan membandingkan probabilitas setiap gejalanya. Model pengembangan perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah Waterfall. Metode Waterfall diawali dengan analisis data, perancangan sistem, pengkodean menggunakan Visual Basic 6.0, pengujian sistem dengan black box test dan alfa test. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah perangkat lunak yaitu  yang mampu menentukan penyakit pada THT dengan menerapkan metode bayes untuk mengatasi ketidakpastian. Hasil uji coba sistem menujukkan bahwa aplikasi ini layak dan dapat digunakan.

  20. Serological survey of Crimean-Congo hemorrhagic fever virus in cattle in Berat and Kolonje, Albania

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ARTA LUGAJ

    2014-06-01

    Full Text Available Crimean–Congo hemorrhagic fever (CCHF is a tick-borne disease caused by the arbovirus Crimean–Congo hemorrhagic fever virus(CCHFV, which is a member of the Nairovirusgenus (family Bunyaviridae. The disease now occurs sporadically throughout much of Africa, Asia, andEurope and results in an approximately 30% fatality rate. Numerous genera of ixodid ticks serve both as vector and reservoir for CCHFV; however, ticks in the genus Hyalommaare particularlyimportant to the ecology of this virus.The aim of this study was to examine the distribution of CCHFV among the cattle in Berat and Kolonje regions in Albania. The data taken in this study indicates for the presence of CCHFV Crimean-Congo hemorrhagic fever virus in these countries. The serum samples were conserved in -20°C and tested with immunological methods using indirect ELISA assay in Friedrich-Loeffler Institute (FLI, Greifswald Germany. Through this technique it was possible to identified IgG antibodies in infected serum samples. From these results in Berat-Terpanwe had an indication about the presence of IgG antibodies in 2 blood samples. 3 serum samples were equivocal and 45 serum samples were negative from the total of 50 serum samples in cattle. While in Kolonje-Erseke the results show the presence of IgG antibodies in 4 blood samples from 54 seum samples in cattle. Respectively the prevalence in these 2 countries in Albania is 4.4% and 8%. These results can clearly proved the presence of CCHFV in livestock in Albania.

  1. FAKTOR KEBUDAYAAN DALAM PENENTUAN POSITIONING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lesie Yuliadewi

    1999-01-01

    Full Text Available The culture is the important part to influent people s attitudes like the way they have seen or thinked. Usually%2C people will learn some thing faster than the other%2C because it has been related with their past experience. That is why%2C the culture become one of the most important thing in advertising and it have great influence for the brand image of the consumers. So the consumers can be easily remember the products that have been advertising. Last%2C all of it%2C will change the sales of the products goes up and hopefully%2C it will increase the revenue/profit of the firm. Abstract in Bahasa Indonesia : Kebudayaan akan mempengaruhi sudut pandang seseorang terhadap sesuatu yang dilihat atau diterima oleh otaknya. Seseorang akan lebih cepat menerima sesuatu apabila ciri-ciri hal yang baru diterimanya berhubungan dengan masa lampaunya. Oleh karena itu%2C kebudayaan merupakan faktor yang penting diperhitungkan agar pesan yang termuat dalam iklan cepat diterima dan diingat di benak calon konsumen%2C sehingga angka penjualan dapat meningkat.

  2. PENGARUH KEBUDAYAAN KONTEMPORER DALAM PERANCANGAN ARSITEKTUR MAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Freddy H. Istanto

    2000-01-01

    Full Text Available Market is traditionally known as the place where the seller and the buyers meet. In its development, it grows to be big shopping centers and even malls. Along with it, the concept of market has also changed within this building. It is not only the place where the transaction between the sellers and the buyers happen but also it expands to be the one where each person has turned to be the "player" in the nowadays "cultural-theatre". Being the designers, the architect is challenged to respond the changing pattern in the society by making use of the building. Abstract in Bahasa Indonesia : Pasar dikenal sebagai tempat dimana penjual dan pembeli bertemu. Dalam perkembangan lebih lanjut muncul pusat-pusat pertokoan yang sangat besar sampai hadirnya shopping-mall. Di dalam bangunan inilah konsep pasar secara tradisional telah berkembang, tidak saja tempat transaksi antara penjual dan pembeli, tetapi telah melebar menjadi tempat dimana setiap individu telah menjadi "pemain" di dalam sebuah teater kebudayaan masa kini. Arsitek sebagai perancang bangunan harus menyikapi perubahan-perubahan perilaku yang terjadi di masyarakat dalam menggunakan bangunannya. Kata kunci: kebudayaan kontemporer, arsitek, arsitektur mal, kebudayaan milenium tiga.

  3. FUNGSI PENGAWASAN DALAM PENYELENGGARAAN MANAJEMEN KORPORASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sentot Harman Glendoh

    2000-01-01

    Full Text Available The transition from the 20th to the 21st century in Indonesia has been accompanied by great upheavals in the economic and political sectors as reform efforts to bring about a clean, legitimate democracy which is free from corruption, collusion and nepotism have taken place. These efforts have taken place in order to create a just and prosperous society based on Pancasila and the 1945 Basic Laws. In the areas of both business management and public administration, the function of control and oversight, (first introduced by Fayol and Taylor and developed by other researchers, is used to deal with mistakes, errors, discrepancies, leakages, and cheating so that the operation of activities achieves the objective in accordance with the original planning. Corruption, collusion, and nepotism is everywhere in Indonesia, in fact, to the point that Indonesia has the distinction being one of the countries with the highest level of corruption. Beginning with this condition, the writer has taken the topic of "The Role of Control and Oversight in Corporate Management" to give attention to this issue and seek an answer to the question of how to handle these functions in a corporation. Abstract in Bahasa Indonesia : Pergantian abad XX ke abad XXI di Indonesia ditandai peristiwa-peristiwa besar dalam bidang ekonomi yang semakin terpuruk dan peristiwa-peristiwa besar di bidang politik dalam rangka reformasi sebagai upaya mewujudkan cita-cita pemerintahan menjadi bersih, berwibawa, demokratis bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN dalam rangka mencapai masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Dalam manajemen, baik manajemen bisnis maupun manajemen publik sejak awal diperkenalkan oleh dua tokoh manajemen terkenal yaitu Fayol dan Taylor yang kemudian disusul ilmuwan lain bahwa fungsi pengawasan diharapkan mampu mengatasi adanya kesalahan, penyimpangan, penyelewengan, kebocoran, cacat, kecurangan dan sebagainya sehingga pelaksanaan kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sesuai dengan perencanaan. Korupsi, kolusi, dan mepotisme telah merajalela di Indonesia, bahkan pernah diinformasikan bahwa Indonesia berstatus penyandang gelar sebagai negara yang tingkat korupsinya tinggi. Berangkat dari kondisi ini, penulis mengangkat judul "Fungsi Pengawasan dalam Penyelenggaraan Manajemen Korporasi" sebagai kepedulian dalam memecahkan masalah dan mencari jawaban atas pertanyaan bagaimana cara melaksanakan fungsi dalam suatu korporasi. Kata kunci: fungsi pengawasan, manajemen korporasi.

  4. STUDI PERILAKU KOROSI TEMBAGA DENGAN VARIASI KONSENTRASI ASAM ASKORBAT (VITAMIN C DALAM LINGKUNGAN AIR YANG MENGANDUNG KLORIDA DAN SULFAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adriana Anteng Anggorowati

    2000-01-01

    Full Text Available Planned Interval Test method conducted in several intervals of times (0-5 days, (0-10 days, (0-15 days, and (10-15 days shows the changes of environment condition and metal corrosion. The changes in the corrosiveness media and the corrosion resistant of the material. The acidity of the media gets lower from 7.6 to 7.1 in the interval of (0-5 days and the conductivity increase during the time interval. The change in acidity is caused by hydrolisis reaction and AA decomposition. During the time interval of (10-15 days a very high corrosion rate was observed due to low pH and high conductivity. The highest efficiency is found in the addition of 150 ppm AA in all different concentration of Cl - and SO4 2- in water. More or less AA concentration, AA has no function as inhibitor. The amount is not enough to form the protective film on the metal surface and some are used to form the chelate compounds with the metal ions. Abstract in Bahasa Indonesia : Pengujian dengan metode Planned-Interval Test dalam interval waktu (0-5 hari, (0-10 hari, (0-15 hari dan (10-15 hari menunjukkan perubahan kondisi lingkungan dan perilaku korosi tembaga. Perubahan kondisi lingkungan ini ditunjukkan oleh penurunan pH dan peningkatan nilai konduktivitas lingkungan. Penurunan pH dari 7,6 ke 7,1 pada interval waktu (0-5 hari karena reaksi hidrolisis dan dekomposisi asam askorbat (AA. Sedangkan nilai konduktivitas yang semakin tinggi disebabkan oleh semakin banyaknya ion-ion terlarut dalam lingkungan. Kedua perubahan ini menimbulkan peningkatan pada korosivitas lingkungan. Korosivitas tertinggi dijumpai pada interval waktu (10-15 hari , terbukti dengan laju korosi paling besar. Efisiensi AA tertinggi untuk semua variasi lingkungan NaCl dan CaSO4 terjadi pada 150 ppm. Kurang atau lebih dari 150 ppm , AA tidak akan berfungsi sebagai inhibitor karena selain jumlah AA yang tidak memadai untuk inhibisi juga dipakai bersama ion logam membentuk senyawa kelat yang meningkatkan laju korosi. Kata kunci: laju korosi, efisiensi inhibisi, asam askorbat

  5. Ketuhanan dan manusia dalam pembentukan peradaban manusia menurut perspektif islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadilah bt. Zaini

    2004-06-01

    Full Text Available Hubungan antara Tuhan dengan manusia dan hubungan antara manusia dengan manusia amat penting dalam kehidupan setiap hamba Allah s.w.t. Allah telah menetapkan takdir ke atas semua hamba-hamba-Nya dan takdir yang ditetapkan ini tidak boleh diubah-ubah. Takdir pula mempunyai pendirian yang tersendiri dalam menilai dan mengatur kehidupan harian. Konsep-konsep ini bertepatan dengan syariah dan ada pula yang bertentangan dengan hukum. Oleh itu, historiografi Islam memainkan peranan penting dalam membantu manusia memahami konsep takdir untuk menentukan bentuk kehidupan manusia dan turut memahami peranan manusia juga dalam bentuk kehidupannya sendiri. Jesteru, perkaitan hubungan antara manusia dan Allah s.w.t itu amat jelas dalam menentukan halatuju kehidupan yang harmoni yang sentiasa berlandaskan Al-Quran dan Al-Sunnah agar konsep usaha, doa dan tawakal sentiasa menjadi landasan dalam mengatur kehidupan seseorang insan yang bergelar mukmin.

  6. Ketuhanan dan manusia dalam pembentukan peradaban manusia menurut perspektif islam

    OpenAIRE

    Fadilah bt. Zaini

    2004-01-01

    Hubungan antara Tuhan dengan manusia dan hubungan antara manusia dengan manusia amat penting dalam kehidupan setiap hamba Allah s.w.t. Allah telah menetapkan takdir ke atas semua hamba-hamba-Nya dan takdir yang ditetapkan ini tidak boleh diubah-ubah. Takdir pula mempunyai pendirian yang tersendiri dalam menilai dan mengatur kehidupan harian. Konsep-konsep ini bertepatan dengan syariah dan ada pula yang bertentangan dengan hukum. Oleh itu, historiografi Islam memainkan peranan penting dalam me...

  7. Perkembangan Baru dalam Teknologi Vaksin Virus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djoko Yuwono

    2012-09-01

    Full Text Available Dalam makalah ini dikemukakan beberapa jenis vaksin yang terdapat di pasar bebas dan beberapa upaya untuk menghasilkan vaksin baru yaitu dengan metoda kombinasi; formulasi dan pengembangan bioteknologi. Vaksin  kombinasi adalah vaksin yang merupakan kombinasi dari beberapa jenis vaksin yang sudah ada, dikembangkan dengan tujuan mengurangi cara pembarian vaksin yang berulang kali. Vaksin formulasi, yaitu vaksin yang menggunakan adjuvan dan dosis vaksin yang telah diperbaiki. Tujuannya untuk membuat vaksin mempunyai masa kerja lama, sehingga efektivitas  vaksinasi  akan  meningkat, hanya  dengan    memberikan  dosis  tunggal. Vaksin  rekayasa genetik, yaitu: vaksin yang dihasilkan dangan teknik rekombinan, disabut juga vaksin  packed DNA, menggunakan sejenis vektor, dan diekspresikan dengan sistem ekspresi tertentu. Vaksin  polinukleotida, disebut vaksin naked DNA  merupakan suatu terobosan baru dalam teknologi vaksin, khususnya vaksin virus, yaitu dengan memanfaatkan teknologi transfer gen. Dikemukakan pula respon imun yang dihasi/kan oleh berbagai jenis vaksin tersebut, baik respon imun selular ataupun respon imun humoral.

  8. KETERWAKILAN POLITIK PEREMPUAN (STUDI TENTANG PERAN PEREMPUAN DALAM LEMBAGA LEGISLATIF

    OpenAIRE

    Kambo, Gustiana A.; Muhammad Al-Hamid; Sukri Tamma; Ariana Yunus

    2013-01-01

    Penelitain ini bertujuan untuk untuk memahami kompleksitas dinamika di lembaga perwakilan politik di legislatif, yang diperuntukkan untuk mengetahui bagaimana keterwakilan politik perempuan dalam lembaga legislatif, apakah keterwakilan politik tersebut dalam wujud perannya dijalankan semaksimal mungkin dan apakah keterwakilan tersebut mengalami hambatan dari budaya patriakri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran yang dijalankan oleh perempuan di lembaga perwakilan lebih bersifat substanti...

  9. PELAKSANAAN PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DALAM MELINDUNGI KEPENTINGAN PEKERJA/BURUH

    OpenAIRE

    Ariani Arifin

    2013-01-01

    Pelaksanaan penyelesaian perselisihan hubungan industrial dalam melindungi kepentingan pekerja/buruh. 2011. Yang menjadi permasalahan dalam penulisan ini adalah : Bagaimanakah proses penyelesaian perselisihan hubungan industrial dalam melindungi kepentingan buruh/pekerja? Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi proses penyelesaian hubungan industrial?. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui : proses penyelesaian perselisihan hubungan industrial dalam melindungi kepentingan b...

  10. RENDAHNYA KOMITMEN DALAM PERKAWINAN SEBAGAI SEBAB PERCERAIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budhy Prianto

    2013-01-01

    Full Text Available Belakangan ini angka perceraian baik tingkat nasional, regional Jawa Timur, maupun lokal Kota Malang sangat tinggi. Di wilayah Kota Malang, angka perceraian tertinggi terdapat di wilayah Kecamatan Kedungkandang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman akan makna dan tujuan perkawinan, sebab-sebab terjadinya perceraian, dan komitmen pasangan suami istri dalam mencapai tujuan perkawinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan naturalistik dengan wawancara (depth interview sebagai metode pengumpulan data. Informan penelitian ditentukan secara snow ball di antara para janda dan duda di wilayah Kecamatan Kedungkandang yang bercerai pada sepanjang tahun 2012. Analisis dan intepretasi data merujuk pada enam langkah analisis sebagaimana dikemukakan Creswell. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan penelitian kurang memahami makna dan tujuan perkawinan. Berbagai hal yang dikemukakan sebagai penyebab perceraian, seperti ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT, perselingkuhan, dan sebagainya, sejatinya hanya merupakan pemicu, namun yang paling mendasar sebagai penyebab perceraian adalah tidak adanya komitmen antar masing-masing pasangan dalam mencapai tujuan perkawinan. Lately, the divorce rates both nationally and regionally East Java continues to increase. Similarly, what happened in the municipality of Malang, where the highest divorce rate is in the district Kedungkandang. This study aimed to describe the causes of divorce, and the couple’s commitment to achieve the goal of marriage. This study uses naturalistic approach with depth interviews as a method of data collection. The research informants were determined through snow ball methods among the widows and widowers in the district Kedungkandang who were divorced in the year 2012. Analysis and interpretation of data referring to the six-step analysis as presented by Creswell. The findings showed that most of the research informants do not understand the meaning and purpose of marriage. Various things are presented as the cause of the divorce, such as economic, domestic violence (KDRT, infidelity, and so on, but the most fundamental cause of divorce is the lack of a commitment between each partner in achieving the goal of marriage.

  11. RENDAHNYA KOMITMEN DALAM PERKAWINAN SEBAGAI SEBAB PERCERAIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budhy Prianto

    2014-02-01

    Full Text Available AbstrakBelakangan ini angka perceraian baik tingkat nasional, regional Jawa Timur, maupun lokal Kota Malang sangat tinggi. Di wilayah Kota Malang, angka perceraian tertinggi terdapat di wilayah Kecamatan Kedungkandang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman akan makna dan tujuan perkawinan, sebab-sebab terjadinya perceraian, dan komitmen pasangan suami istri dalam mencapai tujuan perkawinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan naturalistik dengan wawancara (depth interview sebagai metode pengumpulan data. Informan penelitian ditentukan secara snow ball di antara para janda dan duda di wilayah Kecamatan Kedungkandang yang bercerai pada sepanjang tahun 2012. Analisis dan intepretasi data merujuk pada enam langkah analisis sebagaimana dikemukakan Creswell. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan penelitian kurang memahami makna dan tujuan perkawinan. Berbagai hal yang dikemukakan sebagai penyebab perceraian, seperti ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT, perselingkuhan, dan sebagainya, sejatinya hanya merupakan pemicu, namun yang paling mendasar sebagai penyebab perceraian adalah tidak adanya komitmen antar masing-masing pasangan dalam mencapai tujuan perkawinan.AbstractLately, the divorce rates both nationally and regionally continues to increase. This is, what happened in the municipality of Malang, where the highest divorce rate is in the district Kedungkandang. This study aims to describe the causes of divorce, and the couple’s commitment to achieve the goal of marriage. This study uses naturalistic approach with depth interviews as a method of data collection. The research informants were determined through snow ball methods among the widows and widowers in the district Kedungkandang who were divorced in 2012. Analysis and interpretation of data refers to the six-step analysis as presented by Creswell. The findings show that most of the research informants do not understand the meaning and purpose of marriage. Various things are presented as the cause of the divorce, such as economic, domestic violence (KDRT, infidelity, and so on, but the most fundamental cause of divorce is the lack of  marital commitment between each partner in achieving the goal of marriage.© 2013 Universitas Negeri Semarang

  12. KARAKTER ATRAKTIF DALAM PERANCANGAN TAMAN PETUALANGAN ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Renata Heryawati Hess

    2007-01-01

    Full Text Available Learning by adventural games has strongly built in self confidence, emotion defensibility, teamwork, creativity and fast in making decision, leadership, are the effective education system if started as soon as possible. That is in child growing period. The challenge and pleasant caracters, these games need the attractive and dynamic performance buildings. By research and design cooperation between supervisor and the final studio student by the title " Psychological Approach in Building Design: Adventure Park for Kids Case Study", funded by the PHK A-3 Dikti, the performance criteria have been found for design reference. The research has used deductive-inductive method by phenomenology approach to the number of the relevant case studies. By inductive analysis method have found the architectural performance criteria of attractive, safety and dynamic building both cognitive, affective, and psychomotoric consideration. The organic and variative elevation of room and building form, kid's scale and room dimension, warm polychromatic colour compotition, maximalize vegetation and water for landscape, rough texture and circle circulation pattern, strong construction, are the findings for accommodating safety, pleasant, imajinative, and natural building image. Abstract in Bahasa Indonesia : Pembelajaran melalui permainan yang mengandung tantangan dan petualangan membangun karakter kuat dalam hal percaya diri, ketahanan emosi, kerjasama, kecermatan, kecepatan dan kreativitas dalam mengambil keputusan, kepemimpinan, serta sejumlah motivasi lain yang secara prinsip bersifat psikologis. Pendidikan ini bersifat efektif apabila dimulai sedini mungkin, yaitu dari masa anak. Karakternya yang menantang dan menyenangkan, permainan ini menuntut wadah, bangunan, yang dinamis dan atraktif. Bagaimana tolok ukur ungkapan bangunan yang atraktif dan dinamis merupakan arah yang dituju tulisan ini. Melalui penelitian terpadu antara dosen pembimbing dan mahasiswa peserta tugas akhir dengan judul "Pendekatan Psikologis dalam Perancangan Bangunan dengan Studi Kasus Taman Petualangan Anak" atas biaya PHK A-3 Dikti, tolok ukur dapat diperoleh sebagai panduan rancangan. Penelitian ini menggunakan metode deduktif-induktif melalui pendekatan fenomenologis terhadap sejumlah kasus bangunan sejenis. Melalui analisis indukrif telah ditemukan tolok ukur tuntutan arsitektural bangunan yang menjawab atraktivitas dan kedinamisan, serta keamanan pengguna, baik secara kognitf, afektif, maupun psikomotorik. Bentuk masa dan ruang yang organis dengan ketinggian bervariasi, dimensi bangunan berskala anak, komposisi warna polichromatic yang hangat, memaksimalkan komponen landscape dengan vegetasi, air, pola pergerakan yang melingkar, konstruksi yang kokoh, dan tekstur pergerakan yang kasar, merupakan temuan tolok ukur yang dimaksud demi mengakomodasi rasa aman, menyenangkan, mampu membangun imajinasi anak dalam suasana alami. Kata kunci: anak, bermain, atraktif, alami, imajinatif, aman, menyenangkan.

  13. Beberapa Model Statistik Dalam Penelitian Kesehatan/Kedokteran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syarudji Naseh

    2012-09-01

    Full Text Available Beberapa paket program bagi pemakai komputer pribadi, dipersiapkan khusus untuk biostatistik, yaitu ilmu statistik yang diterapkan dalam dunia kesehatan dan kedokteran. Piranti lunak tersebut antara lain BMDP, Epiinfo, Epilog, MULTLR dan Epistat.Adanya paket-paket khusus ini me­nunjukkan bahwa ada metoda statistik atau model statistik yang digunakan khusus dalam bidang biostatistik/epidemiologi atau pada lingkungan yang lebih luas, yakni penelitian kesehatan/kedokteran. Hal ini disebabkan karena jenis data dalam penelitian kesehatan agak berbeda dengan jenis data yang umum didapat.

  14. REPRESENTASI STEREOTYPE PEREMPUAN DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT “SAHABAT PEDULI ANTI KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deddi Duto Hartanto

    2007-01-01

    Full Text Available Ads in mass media very often publish images of women with their various feminine attractiveness; whether it be the soft hair, or black, shiny, and straight hair, the thin and tall body, small and pointy nose, thin lips, large chest, and silky white skin. Ads whether consciously or not, have shaped standardized perceptions where they are directed towards certain groups. Abstract in Bahasa Indonesia: Dalam media massa terutama iklan sering memuat ilustrasi citra perempuan dengan berbagai daya tarik feminitasnya, apakah itu rambut halus, hitam, berkilau, dan lurus, bentuk badan langsing dan tinggi, hidung yang mancung-mungil, bibir tipis, payudara menonjol, dan berkulit kuning keputih-putihan. Iklan secara sadar atau tidak telah membentuk standar pikiran akan sesuatu menuju pada suatu kelompok tertentu. Kata kunci: perempuan dalam iklan, representasi stereotype perempuan

  15. ASPEK-ASPEK BIAYA DALAM JASA INFORMASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Margono

    2000-01-01

    Full Text Available The value of information depends on its content, how to find it, and how to utilize it to support user's activities. It means that the value of information can only be determined until the information has been received. First step for analyzing such cost are to identify and classify them properly. This classification should be based on the total costs of entire service activities such as direct costs, indirect costs, and some instances of additional costs. The important elements for determining costs that are burdened to users are salaries, raw materials or collection costs, and unexpected costs. The strategy for determining cost of information service in library depends on the aim for offering the services, price of service/product, and the fitness between the needs and the information provided as well as the demand for the services being offered. Although the cost and price of information services could be determined by five approaches -(those are optimal pricing, pricing according to value, pricing for full cost recovery, marginal cost pricing, and free distribution of services information- provider must consider the content of information. It means that the calculation of information service cost should be based not only by fixed and variable costs, but also by the information contents and depreciation of each collection. Abstract in Bahasa Indonesia : Nilai informasi sangat tergantung dari isi, cara perolehan, dan manfaatnya bagi pengguna dalam mendukung aktivitas yang sedang dilakukan. Hal tersebut menunjukkan bahwa nilai informasi baru dapat ditentukan kemudian setelah informasi itu diperoleh. Langkah awal yang harus ditempuh untuk melakukan analisis biaya adalah dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasi biaya yang dimaksud. Klasifikasi lebih didasarkan pada biaya total dari keseluruhan aktivitas jasa, yang terdiri atas biaya langsung, biaya tidak langsung, dan biaya tambahan. Elemen-elemen yang harus diperhatikan oleh pengelola informasi dalam menentukan besarnya biaya informasi yang akan dibebankan kepada pengguna adalah biaya kerja/upah, biaya bahan atau koleksi, dan biaya tak terduga. Strategi penentuan biaya jasa informasi di perpustakaan sangat ditentukan oleh tujuan jasa yang ditawarkan, harga jasa/produk dan kebutuhan informasi yang berhubungan dengan data yang dicari serta tingkat kebutuhan pasar terhadap jasa yang telah dilakukan. Walaupun sebenarnya besarnya biaya dan harga jasa informasi dapat juga ditentukan melalui lima pendekatan utama, yaitu optimal pricing, pricing according to value, pricing for full cost recovery, marginal cost pricing, dan free distribution of services; namun demikian penentuan biaya pengelola jasa informasi, harus diperhitungkan nilai informasi yang terkandung didalamnya. Oleh sebab itu dalam perhitungan biaya jasa informasi, selain besarnya biaya tetap dan tidak tetap, pengelola juga harus mempertimbangkan besarnya biaya jasa dari sudut isi koleksi yang dimiliki dan besarnya nilai penyusutan dari masing-masing koleksi tersebut. Kata kunci: biaya, jasa informasi, nilai informasi.

  16. PENENTUAN ASAM AMINO ESENSIAL DALAM LIMBAH PEMBUATAN MINYAK KELAPA ???BLONDO???

    OpenAIRE

    Dra Rugayah Arfah, M. Si

    2004-01-01

    Blondo merupakan salah satu sumber protein nabati yang dapat diperoleh dengan mudah, belum banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Karena manfaat dan nilai gizinya belum diketahui, maka selama ini blondo hanya dijadikan makanan ternak dan sambel. Telah dilakukan penelitian penentuan asam amino esensial dalam ???blondo??? dengan tujuan untuk mengatahui jenis dan kadar asam amino esensial yang terkandung dalam blondo, mengetahui pengaruh pembuatan minyak terhadap kandungan asam amino esensial blon...

  17. FIGUR WANITA SEBAGAI PENARIK PANDANG DALAM IKLAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrian D. Hagijanto

    2000-01-01

    Full Text Available In order to gain brand awareness effectively%2C advertiser use unusual and sometimes inappropriate form of creatifity to make their ads more memorable such method includes the use of women s sexual attractions which%2C on the other hand%2C causes in fraction of ethical norms. Will this be called a deviations in ads or a compromise approach to the audience taste? Abstract in Bahasa Indonesia : Untuk mencapai brand awareness yang lebih tinggi%2C pengiklan harus membuat iklannya menarik%2C lewat kreativitas yang tinggi. Ketika kreativitas itu menggunakan pendekatan yang terjebak oleh pelanggaran norma-norma etis kemasyarakatan -lewat eksploatasi figur wanita dan daya tarik yang melingkupinya-. Akankah kreativitas itu disebut sebagai penyimpangan dalam iklan? Ataukah sah-sah saja sebagai suatu bentuk pendekatan yang menuruti selera pasar. advertisement%2C women s sexual attractions%2C body language

  18. PARTISIPASI PETANI DALAM PENGENBANGAN KAWASAN AGROPOLITAN DI KABUPATEN BARRU, SULAWESI SELATAN

    OpenAIRE

    Ir H Anwar Sulili, M. Si

    2004-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi petani dalam pengembangan kawasan agropolitan di Kabupaten Barru, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi petani dalam pengembangan kawasan agropolitan, dan mengetahui bentuk partisipasi yang diharapkan petani dalam pengembangan kawasan agropolitan di Kabupaten Barru. Penelitian ini merupakan penelitian survey, dengan responden sebanyak 120 orang petani. Analisa data menggunakan tabel frekuensi dan analisis korelasi ...

  19. PERANAN KEYWORD (KATA KUNCI DALAM IKLAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deddi Duto Hartanto

    1999-01-01

    Full Text Available In the early 1996%2C Sanaflu launched the newest commercial ad themed Fireman. Most people will recognize and remember the words "Belum Tahu Dia?." %2C a keyword that everybody : from children to older people of many classes in the society%2C certainly has repeated. Even a keyword is already concerned as something which can promote a product. Yet%2C not all keyword give advantages to product%2C keyword can be so familiar to everybody but is the products good in the selling market ? We often notice that keyword are usually put to compare products in the same kind%2C is this good ? This keyword thing is interesting to discuss in the topic of how far the role of a keyword in the success of commercial ad. Abstract in Bahasa Indonesia : Pada awal tahun 1996%2C Sanaflu meluncurkan iklan terbaru bertema pemadam kebakaran. Semua orang akan tahu dan ingat kalimat " Belum Tahu Dia?" sebuah keyword (kata kunci yang mulai anak kecil sampai orang tua dari berbagai golongan kelas ekonomi pasti pernah menirukannya. Bahkan keyword sudah dianggap sesuatu yang bisa mengangkat produk. Tidak semua keyword menguntungkan produk%2C keyword boleh terkenal tapi apakah produknya juga laku terjual ? Banyak kita jumpai keyword dijadikan suatu pembanding produk sejenis sesama kompetitor%2C apakah ini menguntungkan ? Keyword (kata kunci inilah yang menarik untuk dibahas sampai sejauh mana peranannya dalam menunjang keberhasilan iklan.

  20. ELEMEN-ELEMEN DALAM DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christine Suharto Cenadi

    1999-01-01

    Full Text Available In the recent information and technology globalization era%2C the role of Visual Communication Design has become important and it has become a hot topic which is inescapable from our daily lives. Almost every day%2C everwhere we go%2C we will encounter different forms of Visual Communication Design. Unfortunately%2C most of us have not yet realized the objectives and purposes of the Visual Communication Design. This paper will discuss about what the functions%2C purposes%2C elements and fields of the Visual Communication Design are. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam era globalisasi informasi dan teknologi seperti sekarang ini%2C Desain Komunikasi Visual berperan penting dan menjadi topik hangat yang tidak dapat terlepas dari kehidupan kita sehari-hari. Hampir setiap hari%2C kemanapun kita pergi%2C kita akan menjumpai bentuk-bentuk dari Desain Komunikasi Visual. Sayangnya%2C banyak diantara kita yang belum sadar akan tujuan dan manfaat dari Desain Komunikasi Visual itu sendiri. Tulisan ini akan membahas mengenai apa tujuan%2C manfaat%2C elemen dan lapangan kerja dari Desain Komunikasi Visual

  1. Keperluan, Kepentingan Dan Sumbangan Perancangan Pendidikan Dalam Pembangunan Ekonomi Malaysia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasnah Ali

    2009-01-01

    Full Text Available Perancangan rapi yang dibuat oleh Malaysia telah berjaya membawa negara ke tahap yang agak memuaskan berbanding dengan negara membangun yang lain. Perancangan pembangunan negara bermula dengan Rangka Rancangan Jangka Panjang Pertama (RRJP 1 sehingga Rangka Rancangan Jangka Panjang Ketiga (RRJP 3 yang meliputi dasar utama pembangunan seperti Dasar Ekonomi Baru (DEB, Dasar Pembangunan Nasional (DPN dan Dasar Wawasan Negara (DWN. Sehingga kini semua dasar telah menampakkan kesan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara dan telah diperincikan melalui rancangan lima tahun. Selepas pembentukan Malaysia pada tahun 1963, struktur pendidikan telah berubah di mana rancangan pendidikan dihubungkaitkan dengan memperkukuhkan sistem pendidikan negara dan membina perpaduan sosial, ekonomi dan politik. DEB mempunyai hubungan yang rapat dengan sistem pendidikan negara. Sebelum tahun 1970, sebilangan besar bumiputera lemah dalam pendidikan menyebabkan hanya segelintir sahaja yang mempunyai peluang untuk mendapatkan pekerjaan bagi memenuhi gunatenaga mahir manusia dalam berbagai-bagai profesion yang diperlukan. Pendidikan dan pembangunan sumber manusia adalah kunci kepada peningkatan daya saing negara. Kertas kerja ini menganalisis kepentingan sektor pendidikan dalam setiap rancangan pembangunan lima tahun dan sumbangannya kepada pembangunan ekonomi negara. Kajian empirik juga dilakukan untuk menentukan kesan keberkesanan perbelanjaan pendidikan terhadap pertumbuhan Keluaran Dalam Negara Kasar (KDNK. Kajian mendapati dalam setiap rancangan pembangunan lima tahun bermula dari Rancangan Malaysia Pertama hingga ke rancangan terkini, aspek pendidikan dan pembangunan sumber manusia memang sentiasa ditekankan. Dasar pembangunan sumber manusia terutama sekali bahagian pendidikan dan latihan menjadi semakin penting lebih-lebih lagi dengan peralihan ekonomi Malaysia daripada intensif buruh kepada intensif modal dan intensif teknologi. Peruntukan yang tinggi juga telah diberikan kepada sektor ini dan telah memberikan banyak kesan positif seperti pengurangan kemiskinan dan penstrukturan semula masyarakat bagi menegakkan DEB, DPN dan DWN.

  2. ELECTRONIC COMMERCE: TANTANGAN KOMPETENSI AKUNTAN DALAM MENGHADAPI ISU INTERNAL KONTROL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setyarini Santosa

    2002-01-01

    Full Text Available The emerging of the internet and world wide web as enabler of electronic commerce has resulted in some complexities for accountants in conducting their engagement. In electronic commerce, which trading activities have been facilitated with computer network such as intranet, extranet or internet, internal control structure has become more complicated than those without network. Confidentiality, integrity, authenticity and non-repudiation are some of the major complex issues in the application of electronic commerce these days.Those complexities, which do not occur in non computer-based trading, are based on the fact that electronic commerce not only involves accounting disiplines but also technical comprehension from other diciplines. Accountants find difficulties in facing the internal control issues in computer-based information system environment, especially in a situation that business has already been implementing computer network in conducting its primary and support activities. This article will discuss material related to the current issues of internal control structure, the implication of electronic commerce on internal control structure and opportunities for accountants. Abstract in Bahasa Indonesia : Kemunculan internet dan world wide web sebagai dasar berkembangnya perdagangan elektronik atau electronic commerce telah menimbulkan permasalahan yang cukup pelik bagi seorang akuntan dalam menjalankan penugasannya. Dalam lingkungan perdagangan yang sudah memanfaatkan jaringan komputer, baik dalam kapasitasnya sebagai intranet, extranet, maupun internet, sistem pengendalian internal menjadi semakin rumit. Beberapa isu seperti keamanan dan keaslian transaksi yang dulunya nampak sederhana dalam lingkungan yang tidak berbasis komputer, sekarang menjadi sangat kompleks. Dalam electronic commerce, isu-isu tersebut dikenal dengan istilah confidentiality, integrity, authenticity, non-repudiation dan sebagainya. Kekompleksan ini dikarenakan hal-hal tersebut tidak bisa lagi dilihat hanya dari disiplin akuntansi atau bisnis semata, tetapi juga mengarah dan melibatkan pemahaman permasalah teknis yang menginjak disiplin ilmu di luar akuntansi. Hal ini tidak jarang menimbulkan kegagapan akuntan dalam menghadapi masalah-masalah pengendalian internal dalam lingkungan sistem akuntansi berbasis komputer, apalagi jika bisnis telah memanfaatkan jaringan komputer dalam melakukan aktifitas utama dan aktifitas pendukung administratif akuntansinya. Artikel ini akan membahas materi-materi yang terkait dengan isu-isu baru diseputar pengendalian internal, implikasi e-commerce terhadap pengendalian internal dan peluang yang dimiliki oleh akuntan. Kata kunci: pengendalian internal, e-commerce, confidentiality, integrity, authenticity, non-repudiation.

  3. ASPEK PERPAJAKAN DALAM PRAKTEK TRANSFER PRICING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yenni Mangoting

    2000-01-01

    Full Text Available Transfer pricing is defined as a special price for sale that is used in exchange of interdivisional to record the revenue of the selling division and expense of the buying division. The main goal of transfer pricing is to evaluate and measure the performance of a company. But transfer pricing is often used by multinational companies to minimize tax paid through the re-engineering of price transferred among divisions. The key to a successful practice of transfer pricing from tax standpoint is the existence of related parties transactions. Related parties is relationship between one company with other company and this relationship happens because of such relationship between each company does not exist naturally.To regulate the tranfer pricing practice, the regulations govern the authority to realocate transfer price among divisions that have related parties transactions. Abstract in Bahasa Indonesia : Transfer pricing didefenisikan sebagai suatu harga jual khusus yang dipakai dalam pertukaran antardivisional untuk mencatat pendapatan divisi penjual (selling division dan biaya divisi pembeli (buying division. Tujuan utama dari transfer pricing adalah mengevaluasi dan mengukur kinerja perusahaan. Tetapi sering juga transfer pricing digunakan oleh perusahaan-perusahaan multinasional untuk meminimalkan jumlah pajak yang dibayar melalui rekayasa harga yang ditransfer antardivisi. Kunci utama keberhasilan transfer pricing dari sisi pajak adalah adanya transaksi karena adanya hubungan istimewa. Hubungan istimewa merupakan hubungan kepemilikan antara satu perusahaan dengan perusahaan lain dan hubungan ini terjadi karena adanya keterkaitan satu pihak dengan pihak lain yang tidak terdapat pada hubungan biasa. Untuk mengatur transfer pricing ini, undang-undang memberikan kewenangan kepada pihak fiskus untuk menentukan kembali jumlah harga transfer antar pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Kata kunci: transfer pricing, hubungan istimewa, perusahaan multinasional, perpajakan.

  4. UPAYA MENCAPAI LOYALITAS KONSUMEN DALAM PERSPEKTIF SUMBER DAYA MANUSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Ferrinadewi

    2004-01-01

    Full Text Available Service is a very unique area because its differences. In this area human elements is extremly important because its role in achieving company' main goal which is to gain more loyal consumer since loyal consumer will lead to greater competitive advantange. This research aim to describe and find out the effect of human elements on customer loyalty through customer satisfaction and trust. We use path analysis to test the research model and the result suggest that employee reliability is the most important variable among human elements in gaining customer loyalty through customer satisfaction and trust. It also suggest the important role of customer' trust to customer satisfaction. In order to gain loyal consumer from human resources management perspective, service organization needs to develop its intellectual capital. Abstract in Bahasa Indonesia : Jasa adalah bidang yang sangat unik karena perbedaannya bila di bandingkan bidang usaha lain. Dalam bidang jasa, elemen manusia sangat penting karena perannya dalam upaya mencapai kesetiaan konsumen yang akan mengarah kepada keunggulan kompetitif perusahaan. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan dan menemukan pengaruh elemen manusia terhadap kesetiaan konsumen melalui kepuasan konsumen dan kepercayaan. Analisa yang digunakan untuk menguji hipotesa adalah Path Analysis. Ditemukan dalam studi ini bahwa kehandalan karyawan merupakan variabel yang paling penting dalam upaya memperoleh konsumen yang setia melalui kepuasan dan kepercayaan. Ditemukan juga peran kepercayaan konsumen terhadap kepuasan konsumen. Menurut perspektif manajemen sumber daya manusia untuk memperoleh konsumen yang loyal perusahaan perlu mengembangkan modal intelektualnya. Kata kunci: Jasa, Loyalitas Konsumen, Sumber Daya Manusia.

  5. PENGGUNAAN ALGORITMA GENETIKA UNTUK PEMILIHAN PORTFOLIO SAHAM DALAM MODEL MARKOWITZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Silvia Rostianingsih

    2005-01-01

    Full Text Available Modern portfolio theory is based on asumption that investor can choose his proportion asset in portfolio, so they can minimize the risk and maximize the return. This paper presents the use of genetic algorithm (GA to optimize the choice of share portfolio in markowitz model by representing the efficient set portfolio. GA represent the efficient set using undirect representation to avoid infeasible solution and penalty function. From the implementation, it can be concluded that GA is one of methods which is able to obtain optimum point from portfolio. Abstract in Bahasa Indonesia : Teori portofolio modern mendasarkan teorinya pada asumsi bahwa investor bertindak secara rasional dengan memilih proporsi asetnya dalam sebuah portofolio sedemikian rupa sehingga dapat meminimalkan resiko dan memaksimalkan return. Dalam paper ini penulis mencoba menyajikan penggunaan algoritma genetika (Genetic Algorithm/GA untuk optimasi pemilihan portofolio saham dalam model markowitz dengan cara merepresentasikannya sebagai kumpulan portofolio yang efisien (the efficient set portofolio. GA merepresentasikan kumpulan yang effisien ini dengan menggunakan representasi tidak langsung untuk menghindari solusi yang tidak feasible dan fungsi penalti. Dari hasil yang telah diimplementasikan dapat disimpulkan bahwa GA dapat digunakan sebagai salah satu metode yang cukup berhasil dalam menemukan titik optimum dari sebuah portofolio. Kata kunci: markowitz, teori portofolio, algoritma genetika.

  6. PERBEDAAN PENDEKATAN KUANTITATIF DENGAN PENDEKATAN KUALITATIF DALAM METODE PENELITIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukas S. Musianto

    2002-01-01

    Full Text Available Quantitative and qualitative methods are most different, especially in their axioms and their characteristics. In the past, they were separate from each other. This paper analyzes those differences so that in the future, comprehensive methods such as envisioned by Brennan allow the two types of methodologies to be used together in research. In the past, because of the differences in the two methods, especially in basic concepts and aspects, usually only the quantitative or qualitative method was used. The situation in universities in Indonesia shows that the qualitative method is a relatively new approach and that until now, most research has been applied quantitative research, since there are few experts in the qualitative method. Abstract in Bahasa Indonesia : Metode kuantitatif dan kualitatif memang berbeda, terutama dalam axioma dan cirri-cirinya. Pada masa lalu, kedua metode tersebut dipisahkan. Artikel ini menganlisa tentang perbedaan-perbedaan tersebut, agar pada masa depan, metode yang menyeluruh seperti yang diusulkan oleh Brennan dapat dikembangkan bersama dalam penelitian. Pada masa lalu juga, oleh karena berbagai perbedaan yang ada antara dua metode, terutama dari segi konsep-konsep dasar serta berbagai aspek dari masing-masing metode, maka biasanya hanya salah satu pendekatan digunakan dalam penelitian. Keadaan dalam universitas-universitas di Indonesia menunjukkan bahwa metode kualitatif menjadi pendekatan yang relative lebih baru dan sampai sekarang, sebagian besar penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif karena jumlah orang yang sungguh memahami metode kualtitatif masih sedikit. Kata kunci: metode kualitatif, metode kuantitatif.

  7. Penentu deposit dalam sistem perbankan Islam di Malaysia

    OpenAIRE

    Shim Man Kit

    2011-01-01

    Kajian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi deposit permintaan dalam sistem perbankan Islam (SPI) di Malaysia. Kajian ini dijalankan menggunakan ujian kointegrasi dan Model Vektor Pembetulan Ralat (VECM) untuk melihat kesignifikan pembolehubah dengan permintaan deposit. Hasil kajian menunjukkan wujudnya hubungan antara permintaan deposit dengan kadar pulangan deposit perbankan Islam, kadar faedah deposit tabungan bank perdagangan, kadar inflasi serta output negara. Dal...

  8. REVIEW BUKU: SYARAH KONSTITUSI UUD 1945 DALAM PERSPEKTIF ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novita Siswayanti

    2013-12-01

    Full Text Available IDENTITAS PENULIS. Masdar Farid Mas’udi lahir pada 1954 di Purwokerto. Ia belajar agama Islam dari Kyai Chudlori (alm. di Pesantren Tegalrejo, Magelang (1966-1968, Kyai Ali Maksoem (alm. di Pesantren Krapyak, Yogyakarta (1968-1974, dan di Fakultas Syariah IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta (1972-1979 . Ia juga belajar filsafat pada Program Pascasarjana UI (1994-1996. Di lingkungan kaum Nahdliyin, Kyai Masdar termasuk sosok berpengaruh. Ia pernah menjabat Wakil Ketua Tim Asistensi Pemikiran Keagamaan untuk Rais Am dan Ketua Umum PBNU (1984-1994, Katib I Syuriah PBNU (1999-2004, Pelaksana Harian Ketua Umum PBNU (2004, dan Ketua PBNU (2005-2010. Setelah Muktamar ke-32 PBNU, kini ia dipercaya menjabat Rais Syuriah PBNU (2010-2015. Kiprahnya di dunia profesional tak kalah hebat. Berbagai posisi penting pun ia jabat, antara lain anggota Komisi Ombudsman Nasional (2001-2009, anggota Komisi Ombudsman Harian KOMPAS (2000-2004, anggota Dewan Etik ICW (2004-2009, Direktur P3M (2000-2009, anggota Panel-45 Presiden RI untuk Sidang Umum PBB 2005, dan anggota Delegasi Indonesia untuk Konferensi PBB tentang HAM di Jenewa (Maret, 2008. Pemikiran Kyai Masdar termaktub dalam sejumlah buku, yakni Agama Keadilan: Risalah Zakat [Pajak] dalam Islam (1993 serta Islam dan Hak-Hak Reproduksi Perempuan (1997. Selain itu, ia kerap pula menuangkan gagasannya dalam banyak artikel di berbagai koran dan majalah serta makalah untuk beragam seminar di dalam negeri maupun di luar negeri

  9. EFEKTIVITAS Bacillus thuringiensis H-14 STRAIN LOKAL DALAM BUAH KELAPA TERHADAP LARVA Anopheles sp dan Culex sp di KAMPUNG LAUT KABUPATEN CILACAP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Blondine Ch. P

    2013-07-01

    Full Text Available Abstrak Bacillus thuringiensis serotipe H-14 strain lokal adalah bakteri patogen bersifat target spesifiknya larva nyamuk, aman bagi mamalia dan lingkungan. Penelitian bertujuan menentukan efektivitas B. thuringiensis H-14 strain lokal yang dikembangbiakkan dalam buah kelapa untuk pengendalian larva Anopheles sp dan Culex sp. Rancangan eksperimental semu, terdiri dari kelompok perlakuan dan kontrol. Bacillus thuringiensis H-14 strain lokal dikembangbiakan dalam10 buah kelapa umur 6–8 bulan, dengan berat kira-kira 1 kg, telah berisi air kelapa sekitar 400-500 ml/buah kelapa yang diperoleh dari Desa Klaces, Kampung Laut, Kabupaten Cilacap. Diinkubasi selama 14 hari pada temperatur kamar dan ditebarkan di 6 kolam yang menjadi habitat perkembangbiakan larva nyamuk dengan luas berkisar 3–100 m2.Hasil yang diperoleh menunjukkan efektivitas B. thuringiensis H-14 strain lokal terhadap larva Anopheles sp dan Culex sp selama 1 hari sesudah penebaran kematian larva berturut-turut sebesar 80–100% dan 79,31–100%. Sedangkan pada hari ke-14 sebesar 69,30–76,71% dan 67,69–86,04%. Buah kelapa dapat digunakan sebagai media lokal alternatif untuk pengembangbiakan B. thuringiensis H-14 strain lokal Kata kunci: B. thuringiensis H-14,  strain  lokal, buah kelapa, pengendalian larva Abstract Bacillus thuringiensis serotype H-14 local strain is pathogenic bacteria which specific  target to mosquito larvae. It is safe for mammals and enviroment. The aims of this study was to determine the effectivity of B. thuringiensis H-14 local strain which culturing in thecoconut wates against Anopheles sp and Culex sp mosquito larvae. This research is quasi experiment which consist of treated  and control groups. Bacillus thuringiensis H-14 local strain was cultured in 10 coconuts with 6–8 months age with weight around 1 kg that contained were approximately 400-500 ml/coconut were taken from Klaces village, Kampung Laut. After that the coconuts incubated for 14 days in the room temperatur and applied to 6 ponds breeding habitat larvae with the width of samples  from  3–100 m2 . The results showed the effectivity of B. thuringiensis H-14 local strain against Anopheles sp and Culex sp mosquito larvae until 1 day after applied the larvae mortalities were 80–100% dan 79,31–100% respectively. Fourteen days after applied were 69,30–76,71% and 67,69–86,04%. Coconut water can be used as  alternative local media to culture B. thuringiensis local strain. Key words : B. thuringiensis H-14,  local strain, coconut, larvae control

  10. PENGARUH TIPE JENDELA TERHADAP POLA ALIRAN UDARA DALAM RUANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jefrey I. Kindangen

    2003-01-01

    Full Text Available Windows are of primary concern as vehicles for getting air into and out of buildings, and they must be chosen carefully for their air-controlling characteristics. In present study, we modelled two types of window: horizontal centre-pivot and top edge-hung types with 30, 45 and 60 degrees of shutter's inclinations, kept the same for inlet and outlet. Numerical simulation used to study the turbulent airflow in two dimensions has been carried out in order to analyse the effect of windows types on interior airflow pattern. Compared to reference model, percentage of mean interior air velocity within models decreased due to shutters presence. Magnitude of interior air velocity decreases accordingly to shutter's inclination. Position of shutters has significant role as guidance of airflow direction that influence interior airflow pattern. Abstract in Bahasa Indonesia : Jendela sebagai sarana utama untuk mengaliri udara dari dan ke dalam bangunan harus dipilih secara teliti terutama karakteristiknya untuk kebutuhan pengendalian udara. Dalam studi ini, telah dimodelkan dua tipe jendela, putar horisontal dan gantung-atas dengan sudut inklinasi daun jendela sebesar 30, 45 dan 60 derajat, masing-masing sama untuk inlet dan outlet. Simulasi numerik untuk aliran turbulen dua dimensi telah dilakukan untuk menganalisa aliran udara dalam bangunan akibat pengaruh tipe jendela. Dalam perbandingannya dengan model acuan, prosentasi kecepatan udara rata-rata dalam model menurun akibat kehadiran daun jendela. Besaran penurunan ini sesuai dengan posisi inklinasi daun jendela. Posisi daun jendela memegang peranan sebagai pengarah arah aliran yang sangat mempengaruhi pola aliran udara interior. Kata kunci: Tipe jendela, Komputasi Dinamika Fluida, pola aliran udara.

  11. Kekeliruan Makna Kata Sifat Dalam Kalangan Remaja Sarawak: Satu Tinjauan Awal

    OpenAIRE

    Wan Robiah Meor Osman; Rosnah Mustafa; Salina Pit

    2013-01-01

    Masyarakat Melayu Sarawak merupakan salah satu sub-etnik terbesar di Sarawak. Masyarakat ini bertutur dalam dialek Melayu Sarawak yang mempunyai variasi mengikut daerah atau kawasan geografi masing-masing. Dalam era modenisasi yang dipayungi oleh kepelbagaian etnik dilihat terdapat kosa kata dialek Melayu Sarawak yang mulai ditinggalkan oleh generasi muda. Oleh hal demikian, makalah ini meneliti kekeliruan makna kata sifat dalam kalangan remaja Melayu Sarawak. Kajian ini memanfaatkan soal sel...

  12. RAMUAN HERBAL SEBAGAI FEED ADDITIVE DALAM PAKAN UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA BROILER

    OpenAIRE

    Laily Agustina

    2011-01-01

    Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa besar potensi ramuan herbal baik dalam bentuk cair dan serbuk sebagai alternatif mensubstitusi antibiotik untuk memacu pertumbuhan broiler dan kegunaan penelitian adalah memanfaatkan ramuan herbal dalam bentuk cair dan serbuk sebagai pusaka asli bangsa Indonesia untuk menekan biaya obat-obatan dan sebagai alternatif mensubstitusi antibiotik sintetik menghindari resiko negatif pengunaan antibiotik dalam memacu pertumbuhan broiler. Secara in vi...

  13. Tradisi keilmuan dan pendidikan dalam tamadun melayu di nusantara

    OpenAIRE

    Mohd Balwi, Mohd Koharuddin B.

    2004-01-01

    Kertas ini mengyelongkar tradisi keilmuan dan keintelektualan dalam tamadun Melayu di Nusantara. Masyarakat Melayu yang tersebar luar di alam Melayu atau Nusantara ini telah memiliki tradisi keilmuan dan pendidikan yang menjadi teras kepada kemunculan tamaduan yang tinggi dan cemerlang. Tradisi keilmuan ini kemudiannya menjadi marak melalui kedatangan Islam di Nusantara apabila ia merevolosikan tradisi ini kerana Islam memang amat manganjurkan kepada keilmuan dan keintelektualan. gelombang in...

  14. KEBERADAAN TEMA FANTASI DAN FIKSI SAINS DALAM ILUSTRASI

    OpenAIRE

    Toni Masdiono

    1999-01-01

    Fantasy and science fiction is not new in illustration but its presence in Indonesia has just felt recently. The growing fans of Fantasy & Science Fiction theme in Indonesia is caused and supported by many films%2C games and novels made based on that theme. These theme is suited for teenagers and young adults. Abstract in Bahasa Indonesia : Tema Fantasi dan Fiksi Sains (F & FS) dalam bidang ilustrasi bukanlah hal baru. Namun baru pada waktu belakangan tema ini terasa kehadirannya di Indonesia...

  15. PERLINDUNGAN DAN PEMENUHAN HAM DALAM PERSPEKTIF PENEGAKAN HUKUM

    OpenAIRE

    Irwansyah

    2012-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimanakah wujud dari perlindungan dan pemenuhan HAM di Indonesia baik berupa prinsip-prinsipnya, peraturan-peraturannya, maupun mekanisme penegakannya perlindungan hukumnya bagi masyarakat? (2) Bagaimanakah bentuk kewajiban dan tanggung jawab pemerintah dalam perlindungan dan pemenuhan HAM di Indonesia dari aspek substansi peraturan perundang-undangan dan dukungan institusi HAM? Penelitian ini mengombinasikan 2 (dua) jenis penelitian, yaitu p...

  16. Ekspresi protein pada mikroorganisme resisten Cr dengan metode elektroforesis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    UMI FATMAWATI

    2009-05-01

    Full Text Available Fatmawati U, Suranto, Sajidan. 2009. Ekspresi protein pada mikroorganisme resistenCr dengan metode elektroforesis. Bioteknologi 6: 40-48. Krom heksavalen (Cr(VI dikenal sebagai logam berat beracun, sehingga perlu direduksi menjadi Cr(III yang lebih rendah toksisitasnya. Pseudomonas aeruginosa, Pseudomonas putida, Klebsiella pneumoniae, Pantoea sp. dan Saccharomyces cerevisiae adalah mikroorganisme resisten dan mampu mereduksi Cr(VI. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kemampuan mikroorganisme dalam mengurangi Cr(VI dan mengetahui pola pita protein antara mikroorganisme resisten Cr(VI dan mikroorganisme tidak resisten yang diinokulasi pada medium kaldu LB. SDS-PAGE digunakan untuk mengetahui ekspresi protein, sementara konsentrasi Cr(VI diidentifikasi dengan metode 1,5 difenilkarbazid. Data kuantitatif dianalisis dengan ANAVA dua faktorial dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf 1%. Data kualitatif yaitu ekspresi protein dianalisis dengan mobilitas relatif (Rf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mikroorganisme dalam mereduksi Cr(VI pada konsentrasi awal 0.5 ppm, 1 ppm, 5 ppm dan 10 ppm berbeda-beda, persentase rata- rata kemampuan masing-masing mikroorganisme dalam mereduksi Cr(VI adalah: P. putida (65% > S. cerevisiae (64,45% > P. aeruginosa (60,73% > Pantoea sp. (50,22% > K. pneumoniae (47,82% > tanpa mikroorganisme (34,25%. Penambahan mikroorganisme secara nyata mempengaruhi reduksi Cr(VI. SDS-PAGE menunjukkan bahwa ekspresi protein antara mikroorganisme resisten dan tidak resisten tidak berbeda, tetapi mikroorganisme resisten memiliki lebih banyak protein (pita protein lebih tebal.

  17. PERAN CONDITIONING BENIH dalam MENINGKATKAN DAYA ADAPTASI TANAMAN KEDELAI TERHADAP STRES KEKERINGAN

    OpenAIRE

    Andi Syaiful, Syatrianty

    2013-01-01

    PERAN CONDITIONING BENIH dalam MENINGKATKAN DAYA ADAPTASI TANAMAN KEDELAI TERHADAP STRES KEKERINGAN The effects of seed conditioning to improve drought stress resistant of Soybean Syatrianty A.Syaiful, M. Amin Ishak, Novaty E.Dungga dan Muh Riadi Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh conditioninng benih dalam meningkatkan kualitas benih sehingga lebih tahan terhadap stres ...

  18. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU BIROKRASI DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKSANAAN KEBERSIHAN DI KOTA MAKASSAR

    OpenAIRE

    Nurlina

    2003-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang faktor-faktor yang mem-pengaruhi perilaku birokrasi dalam implementasi kebijaksanaan kebersihan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif tipe analisis deskriptif, untuk memperoleh data sesui dengan tema penelitian ini, maka dilakukan dengan beberepa teknik pengumpulan data antara lain dengan obserwasi dan wawancara di lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pengelolaan kebersihan di Kota Makassar terjadi perbedaa...

  19. MASKULINITAS PEREMPUAN DALAM IKLAN DALAM HUBUNGANNYA DENGAN CITRA SOSIAL PEREMPUAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF GENDER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cons. Tri Handoko

    2005-01-01

    Full Text Available In Indonesia%2C women models appear in advertisements not far away from their ray construction which resemble with their experiences in society. They are appeared as the other%2C subordinate%2C and live in the domestic region. However%2C in the late of 90?s till now%2C some advertisements have been appearing women models outside of general construction about femininity concepts: weak%2C delicate%2C passive%2C modest%2C submissive%2C charming%2C etc.; but masculine: rational%2C strong%2C intelligent%2C and explicit. The globalization of information and communication which also have impact to people?s thinking pattern which influence to advertisemenst themes as well. Such as feminism concepts become themes of advertisements%2C at least educate community that masculinity is not just belong to men. Abstract in Bahasa Indonesia : Di Indonesia%2C penampilan model perempuan dalam iklan tidak jauh dari konstruksi bias gender yang mirip dialami mereka pula di kehidupan bermasyarakat. Mereka ditampilkan sebagai the other%2C disubordinasikan%2C dan masih di wilayah domestik. Namun sejak akhir 90-an sampai saat ini%2C beberapa iklan mulai berani menampilkan model perempuan di luar konstruksi umum tersebut. Mereka ditampilkan tidak lagi sesuai dengan konstruksi umum tentang arti feminin: lemah lembut%2C lemah fisik%2C halus%2C pasif%2C rendahan hati%2C submisif%2C bersikap manis%2C dan sejenisnya; namun maskulin: rasional%2C kuat%2C cerdas%2C dan tegas. Globalisasi informasi dan komunikasi memberi pengaruh pada pola pikir manusia yang berpengaruh juga pada tema-tema iklan. Contohnya seperti iklan yang bertema kesetaraan gender sedikit banyak membantu pembelajaran masyarakat akan nilai-nilai maskulinitas yang tidak hanya boleh ?dimiliki? laki-laki saja. masculine%2C woman%2C advertisement%2C gender.

  20. Pengurusan Artistik: Kajian Mengenai Peranan Set Selaku Tenaga Kreatif Dalam Seni Persembahan Pentas Di Malaysia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sabzali Musa Kahn

    2011-01-01

    Full Text Available Penulisan ini adalah berkaitan perkembangan kreativiti dan pengurusan organisasi seni persembahan pentas iaitu teater moden yang merangkumi perancangan rekabentuk, sumber manusia dan kreativiti dalam sesuatu pementasan. Pengurusan seni persembahan mempunyai peranannya tersendiri dalam menyumbang kepada sesuatu seni pementasan yang berkesan. Ia secara langsung melibatkan aktiviti rekabentuk yang harus dilalui oleh pereka set dan pasukan dalam menghasilkan sesebuah rekaan dan binaan set teater yang mantap. Kajian ini dilakukan di Istana Budaya, Kuala Lumpur pada 2006. Kaedah yang digunakan dalam kajian ini adalah kualitatif (temubual. Hasil penyelidikan ini dapat membantu memgumpulkan data serta menganalisisnya demi mengutarakan hujah-hujah dan jawapan yang tepat dan berfeadah. Hasil dari kajian ini mendapati bahawa pereka set dan pasukan dalam produksi berperanan penting bagi menghasilkan sesebuah produksi yang mantap dan bermutu.Objektif utama artikel ini ialah untuk mengenalpasti psikologi pemikiran dan dorongan kerja yang wujud antara pereka set dan ahli pasukan dalam organisasi produksi teater di Istana Budaya. Artikel ini juga untuk mengenalpasti pemantauan dalam rekaan dan binaan set antara pereka set dan ahli pasukan dalam organisasi produksi teater di Istana Budaya. Penyelidik telah mengenalpasti tiga aspek penting yang harus diberi perhatian oleh pereka set dan pasukan produksi dalam proses menghasilkan rekaan dan binaan set. Penggunaan carta morfologi untuk setiap peringkat akan membantu bagi menghasilkan keberkesanan proses rekaan dan binaan set untuk sesebuah persembahan. Penggunaan templet petak lukisan yang berupa storyboard dapat membantu menghasilkan kejelasan visual setiap proses bagi semua peringkat produksi yang akan dipersembahkan. Dan kepelbagaian kepakaran dan pengetahuan pereka set penting bagi menghasilkan sesuatu rekaan dan binaan set yang mantap dalam persembahan.

  1. POTENSI JENDELA DALAM MEMINIMALKAN INTRUSI KEBISINGAN: SEBUAH STUDI AWAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christina E. Mediastika

    2005-01-01

    Full Text Available Low cost domestic building of warm humid climate depends very much on natural ventilation, and thus large openings. However, since adjacent street transforms into potential noise source, the openings will be critical points for noise intrusion. Opening design strategies is then of importance to adopt. Prior to this investigation, a computational simulation has been carried out to calculate ventilation rates within building to meet airflow requirement, which shows that there are three type of windows suitable to be employed. These windows, i.e. casement, top-hung and jalousie, were then to be examined of doing task in reducing noise ingress. The research shows indication rather than conclusion that jalousie window insignificantly offers better noise reduction than the two others do. Some unconsidered factors are predicted having effect on this result. Abstract in Bahasa Indonesia : Bangunan domestik sederhana, seperti rumah tinggal, yang berlokasi di negara tropis lembab seperti Indonesia, sangat bergantung pada keberadaan jendela demi kelangsungan ventilasi alami. Seiring pertumbuhan fungsi jalan di depan bangunan, jendela juga meupakan titik kritis terjadinya intrusi kebisingan dari jalan ke dalam bangunan. Oleh karenanya, perlu ditempuh kompromi desain jendela untuk kepentingan ventilasi dan reduksi kebisingan. Penelitian sebelumnya terhadap 3 model jendela menunjukkan bahwa ketiga jendela tersebut mampu mensuplai tingkat ventilasi yang disyaratkan. Pada penelitian ini ketiga model jendela tersebut kemudian diuji kemampuannya dalam mereduksi kebisingan melalui proses uji lapangan. Ketiga model tersebut adalah jendela casement, top-hung dan jalusi. Namun demikian, keterbatasan dana dan sumber daya telah menyebabkan beberapa faktor belum dapat diuji dalam penelitian ini. Faktor-faktor tersebut menyebabkan perbedaan hasil pengujian antara tiga jendela tersebut kurang signifikan. Hal ini menyebabkan penelitian belum dapat menghasilkan kesimpulan yang cukup valid. Namun demikian, muncul indikasi bahwa jendela jalusi mampu meminimalkan intrusi kebisingan sedikit lebih baik dibandingkan dua model jendela yang lain. Kata kunci: ventilasi alami, intrusi kebisingan, jendela jalusi.

  2. CONTEMPORARY THEORY SEBAGAI PENDEKATAN ALTERNATIF DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KONSOLIDASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Juniarti Juniarti

    2001-01-01

    Full Text Available Consolidated financial statements must be prepared if one of the combining entities obtain control over another. These reports should not be biased in favor of any group and must be based on the underlying substance of the economic events. There are some approaches or methods in preparing consolidated financial statements such as parent company theory, entity theory, proportional consolidation and contemporary theory. Certain problems and inconsistency in accounting procedures under each method arise in case the company owns less than 100% shares of the subsidiaries. Moreover there is no concencus among theorists which approach should be applied. Eventhough the pros and cons in arguing the proper approach has been going on in dabate, this paper attempts to set forth theoretical investigation to support the argumentation that contemporary theory is more appropriate approach. Abstract in Bahasa Indonesia : Laporan keuangan konsolidasi harus disusun jika salah satu perusahaan yang bergabung memiliki kontrol terhadap perusahaan lain. Laporan tersebut tidak boleh menyesatkan pihak-pihak yang berkepentingan dan harus didasarkan pada substansi atas peristiwa ekonomi. Terdapat beberapa pendekatan atau metode yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi seperti parent company theory, entity theory, proportional consolidation dan contemporary theory. Masalah dan inkonsistensi dalam prosedur akuntansi dengan menggunakan masing-masing prosedur tersebut muncul jika kepemilikan terhadap perusahaan anak kurang dari 100%. Selain itu masih belum ada kesepakatan dari para teoritisi di bidang akuntansi mengenai metode yang harus diterapkan. Meskipun pro dan kontra dalam memperdebatkan pendekatan mana yang lebih sesuai terus berlangsung, tulisan ini mencoba mengetengahkan kajian teoritis untuk mendukung argumentansi bahwa contemporary theory merupakan pendekatan yang lebih sesuai. Kata kunci: laporan keuangan konsolidasi, penggabungan perusahaan, pendekatan.

  3. PENTINGNYA PERILAKU KONSUMEN DALAM MENCIPTAKAN IKLAN YANG EFEKTIF

    OpenAIRE

    Ani Wijayanti Suhartono

    2004-01-01

    Advertising is one of the stages is marketing. Without advertising%2C many products would not reach through to the distributors or sellers%2C moreover the consumers. Consumer behavior has increasingly become more varied%2C and influenced by a number of factors. To create an effective ad%2C one needs to research consumer behavior based on aspects of culture%2C society%2C personality%2C and psychology. Abstract in Bahasa Indonesia : Periklanan merupakan salah satu tahap dalam pemasaran. Tanpa p...

  4. Efek Durasi Pencahayaan Pada Sistem HRAR Untuk Menurunkan Kandungan Minyak Solar Dalam Air Limbah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Puspitasari

    2014-09-01

    Full Text Available Kandungan minyak di dalam air limbah industri perminyakan umumnya bersifat toksik terhadap mikroorganisme dan mengganggu proses pengolahan secara biologis. Sistem HRAR diperkirakan dapat mengatasi hambatan tersebut melalui proses fotosintesis untuk menghasilkan oksigen yang dibutuhkan mikroorganisme dalam mendegradasi senyawa hidrokarbon. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh perpanjangan waktu pencahayaan pada kemampuan HRAR dalam menurunkan kandungan minyak di dalam limbah. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah variasi durasi pencahayaan dan variasi penambahan volume minyak solar yang ditambahkan ke dalam reaktor. Variasi durasi pencahayaan yang digunakan adalah pencahayaan selama 12 jam dan pencahayaan selama 24 jam. Sedangkan penambahan volume minyak solar ke dalam masing-masing reaktor adalah sebesar 346 ppm, 519 ppm dan 692 ppm. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah durasi pencahayaan selama 12 jam memiliki efek yang lebih baik terhadap penurunan konsentrasi minyak dibandingkan pencahayaan selama 24 jam. Hal ini dapat terlihat dari baiknya pertumbuhan alga dan bakteri di dalam reaktor serta tingginya penurunan konsentrasi minyak solar di dalamnya. Penurunan konsentrasi minyak solar terbaik terdapat pada reaktor dengan penambahan minyak solar sebesar 346 ppm. Pada reaktor dengan durasi pencahayaan selama 12 jam terjadi penurunan konsentrasi minyak sebesar 78,4%. Sedangkan penurunan kandungan minyak solar pada reaktor dengan durasi pencahayaan selama 24 jam adalah sebesar 73,9%.

  5. PERANAN PAGUYUBAN TIONGHOA PURBALINGGA DALAM PELESTARIAN TRADISI CAP GO MEHPERANAN PAGUYUBAN TIONGHOA PURBALINGGA DALAM PELESTARIAN TRADISI CAP GO MEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rina Fitriyani

    2013-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan peran Paguyuban Tionghoa Purbalingga (PTP dalam menjaga kebudayaan Tionghoa, khususnya tradisi Cap Go Meh. Sebelum  Paguyuban Tionghoa Purbalingga terbentuk, perayaan Cap Go Meh hanya dirayakan dalam lingkup keluarga dan di dalam rumah saja, akan tetapi setelah adanya Paguyuban Tionghoa Purbalingga tradisi ini dirayakan secara terbuka sehingga tidak hanya golongan Tionghoa yang merasakan akan tetapi juga masyarakat Purbalingga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan lokasi penelitian di kabupaten Purbalingga. Menggunakan bentuk analisis interaktif, penelitian ini menghasilkan fakta-fakta sebagai berikut. Bentuk-bentuk pelestarian tradisi Cap Go Meh meliputi perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan tradisi Cap Go Meh. Makna tradisi Cap Go Meh bagi masyarakat Tionghoa Purbalingga adalah wujud syukur, dan sarana berkumpul. Tradisi ini mengandung nilai 8 Jalan Kebenaran bagi golongan Tionghoa sesuai ajaran Tridharma Tionghoa yaitu kesetiaan (loyality, integritas (integrity, kesopanan (propriety, kebenaran moral (righteousness, kehormatan (honour, bakti (filial piety, kebajikan (kindness, kasih sayang (love.The objective of this study is to describe the role of Chinese Society of Purbalingga (PTP in conserving Chinese culture, especially the tradition of Cap Go Meh. Before the establishment of the Chinese Society of Purbalingga, Cap Go Meh was celebrated only in the sphere of family and home, but after the Chinese Society of Purbalingga was established, the tradition was celebrated openly so that not only the Chinese but also people of Purbalingga can feel its presence. The study method used is qualitative approach and the research sites is in the district Purbalingga. Using the form of interactive analysis, this research found the following facts. Preservation of Cap Go Meh tradition include these practices: protection, development, and utilization of Cap Go Meh tradition. The meaning of Cap Go Meh tradition for the Chinese community in Purbalingga is an act of gratitude, and means of assembly. Besides, this tradition contains the value of 8 way sof truth according to the teachings of the Chinese Tridharma, loyality, integrity,  propriety, righteousness, honor, filial piety, kindness, and love.

  6. PENELITIAN DISOLUSI DAN PENETAPAN KADAR METRONIDAZOL DALAM SEDIAAN GENERIK DAN BEBERAPA SEDIAAN DENGAN NAMA DAGANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pudji Lestari

    2012-10-01

    Full Text Available Sediaan metronidazol dalam bentuk tablet, selain generik berlogo juga tersedia dengan nama dagang. Untuk memasyarakatkan obat generik berlogo diperlukan informasi tentang mutu obat yang bersangkutan. Mutu obat generik berlogo yang sering dipertanyakan perlu dimantapkan dengan berbagai data laboratorium. Untuk itu, kami lakukan penelitian disolusi dan penetapan kadar metronidazol dalam setiap generik berlogo dan beberapa sediaan dengan nama dagang menggunakan metode yang tercantum dalam Farmakope Indonesia Edisi IV, 1995. Penelitian ini dilakukan terhadap satu sediaan generik dan tiga sediaan dengan nama dagang (A, B dan C.

  7. METROSEKSUALITAS DALAM IKLAN SEBAGAI WACANA GAYA HIDUP POSMODERN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cons. Tri Handoko

    2004-01-01

    Full Text Available Nowdays Metrosexual is becoming an interesting topic not just in the fashion field but also in the public. Metrosexual is the product of consumption-advertisement-lifestyle hegemonic. The growing of Metrosexual lifestyle because of synergic cooperation between producers of postmodern culture and media also advertising to create new needs for male. In advertisements%2C metrosexual models are appeared to promote products of consumption lifestyles%2C spectacle%2C body (taste and image. Clearly%2C advertisements no longer offer product functions but also relate to image of surface and style%2C with the result that nowdays metrosexual identity not just a trend but has become a new social identity. Abstract in Bahasa Indonesia : Metroseksual saat ini menjadi wacana aktual di dunia fashion juga di masyarakat luas. Metroseksual adalah produk dari hegemonitas konsumsi-iklan-gaya hidup. Gaya hidup metroseksual ini tumbuh dan berkembang tidak lepas dari adanya sinergi antara produsen ?ideologi? budaya posmodern dalam ?kerjasamanya? dengan media serta iklan untuk menciptakan kebutuhan baru pada kaum pria. Dalam iklan-iklan tersebut%2C sosok metroseksual dihadirkan untuk menawarkan produk dari gaya hidup konsumtif%2C tubuh (cita rasa%2C dan citra. Jelasnya iklan tidak lagi menjual fungsionalitas produk namun juga telah dikaitkan dengan tampilan permukaan dan gaya%2C sehingga saat ini identitas metroseksual menjadi tidak hanya sekedar trend namun telah menjadi sebuah identitas sosial yang baru.

  8. ARSITEKTUR VERNAKULAR INDONESIA Perannya Dalam Pengembangan Jati Diri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiranto Wiranto

    1999-01-01

    Full Text Available Vernacular architecture is derived from The Folk Architecture.The Folk Architecture is born by the ethnical community ,anchored by tradition. Vernacular architecture usually concerned with the cosmology,way of life and life style of the ethnical community, it would be an alternative answer of modernization. Modernization,the development of Technology and the social-economical interaction would like to get some modern needs .Vernacular Architecture is a translation of tradition and also it haves identities which can be increased by inovation and creativity in syncretism or eclectism.The syncretism or eclectism of Indonesian vernacular architecture would be a strand of post modernism in the form of Neo-Vernacular architecture. Vernacular architecture have been proposed as one of the vehicles toward the evolution of Indonesian architecture with National identity. Abstract in Bahasa Indonesia : Arsitektur Vernakular tumbuh dari arsitektur rakyat,yang lahir dari masyarakat etnik dan berjangkar pada Tradisi etnik.Dengan demikian Arsitektur tersebut sejalan dengan paham kosmologi,pandangan hidup, gaya hidup dan memiliki tampilan khas sebagai cerminan jati diri yang dapat dikembangkan secara inovatif kreatif dalam pendekatan sinkretis ataupun eklektis. Modernisasi dan kemajuan teknologi serta interaksi sosial ekonomi menuntut kehadiran Arsitektur yang mampu berdialog dengan tuntutan baru.Sinkretisme .arsitektur vernakular Indonesia merupakan potensi yang memberi sumbangan pada "post modernisme" dalam tampilan arsitektur "Neo-Vernakular".Dengan demikian diharapkan Arsitektur Vernakular menjadi salah satu jembatan menuju evolusi arsitektur Indonesia modern yang tetap berjati diri dan berakar pada tradisi. Kata kunci : Arsitektur adalah sebuah produk Budaya Bangsa.

  9. Kepentingan Pertumbuhan Premis Kitar Semula Dalam Pengurusan Sisa Di Malaysia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zaini Sakawi

    2008-01-01

    Full Text Available Pembangunan pesat Wilayah Bandar Metropolitan Lembah Klang Langat ke atas bandar pinggirannya banyak memberi perubahan ke atas pertumbuhan petempatan, sosio-ekonomi, pengangkutan dan perhubungan, serta kualiti alam sekitar fizikal. Perubahan yang berlaku ini bukan sahaja memberi impak ke atas pertumbuhan penduduk, penggunaan ruang, masalah sosial, perpindahan jabatan kerajaan, institusi, dan peningkatan taraf ekonomi, tetapi impak ke atas alam sekitar. Dalam erti lain, limpahan pembangunan ini memberi impak positif dan negatif ke atas perubahan aspek fizikal, sosial dan ekonomi kawasan sekitarnya. Artikel ini akan membincangkan perubahan impak pembangunan Wilayah Bandar Metropolitan ini ke atas perubahan alam sekitar, khususnya peningkatan pertumbuhan premis kitar semula di sekitar kawasan pentadbiran Majlis Daerah Kuala Langat (MDKL. Perubahan yang berlaku ini akan dilihat dari segi jumlah premis yang menjalankan kitar semula, jenis bahan yang dibeli untuk dikitar semula dan penglibatan pihak premis dalam menjalankan operasi kitar semula. Kajian ini telah dilakukan di sepanjang bulan Oktober-Disember 2007. Analisis kajian berdasarkan jumlah premis kitar semula yang berdaftar di bawah majlis daerah. Senarai semak telah digunakan untuk mengenalpasti jenis bahan yang dikumpul dan kilang tempat aktiviti kitar semula dilakukan. Dapatan kajian mendapati pertumbuhan premis kitar semula berperanan sebagai fenomena langsung yang membantu mengurangkan kuantiti sisa buangan pepejal ke tapak pelupusan dan penjana ekonomi kepada penduduk sekitar dan premis kitar semula.

  10. PENGARUH BOARD DIVERSITY TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DALAM PERSPEKTIF CORPORATE GOVERNANCE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sari Kusumastuti

    2007-01-01

    Full Text Available Board diversity is one the issue related to corporate governance. Board diversity shall influence Board of Directors composition. In this research, board diversity is measured by 5 variables, i.e. women in board, minority race availability, outsider directors, age, and educational background, with board and company measurement control variables. Company value is measured by utilizing Tobin's Q ratio. The research samples are taken from 48 manufacturing companies listed at Jakarta Stock Exchange in 2005. This research shows that board diversity members influencing to company value. Abstract in Bahasa Indonesia : Persebaran anggota dewan (board diversity merupakan salah satu isu yang terkait dengan corporate governance. Board diversity akan mempengaruhi komposisi dewan direksi yang nantinya akan mempengaruhi implementasi corporate governance. Dalam penelitian ini, board diversity diukur dengan 5 variabel, yaitu keberadaan dewan direksi wanita, keberadaan etnis Tionghoa dalam anggota dewan (sebagai proksi dari minoritas, proporsi outside directors, usia anggota dewan direksi, dan latar belakang pendidikan anggota dewan, dengan ukuran dewan dan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Sedangkan nilai perusahaan diukur dengan menggunakan rasio Tobin's Q. Sampel penelitian ini adalah 48 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta pada tahun 2005. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persebaran anggota dewan (board diversity berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Kata kunci: persebaran aggota dewan, corporate governance, nilai perusahaan, tobin's Q.

  11. RE-IMAJINASI KE-INDONESIA-AN DALAM KONTEKS ‘NETWORK SOCIETY’

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Wulan Pujiriyani

    2014-02-01

    Full Text Available AbstrakTulisan ini berusaha untuk mengungkap pengalaman keindonesiaan yang dihadapkan pada realitas kehidupan yang mengglobal. Dalam rangka memperoleh pemahaman yang lebih jauh tentang pemaknaan identitas keindonesiaan, tulisan ini akan mengacu pada pemaknaan identitas secara individual yaitu bagaimana individu merumuskan identitas keindonesiaannya, bagaimana identitas tersebut dibangun serta representasi identitas keindonesiaan yang kemudian muncul. Untuk mengaitkan dengan pemaknaan identitas secara global, konteks identitas yang dimunculkan dalam tulisan ini adalah identitas yang dirumuskan oleh subjek penelitian yang memiliki pengalaman tinggal di luar negeri. Hal ini terkait dengan konteks network society yang menandai semakin cairnya batas-batas teritorial. Dalam konteks mobilitas inilah identitas keindonesiaan atau seringkali dilekatkan dengan ‘nasionalisme’ seseorang, seringkali dipertanyakan. Pengalaman tinggal di luar negeri ini dijadikan frame untuk melihat bagaimana identitas keindonesiaan itu menemukan makna yang sebenarnya ketika dihadapkan pada identitas-identitas dalam jaringan masyarakat yang meluas.

  12. Pemurnian kreativiti dalam pendidikan prasekolah sebagai asas pembinaan bangsa malaysia yang kreatif: Suatu kupasan awal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Othman b. A. Kassim

    2004-06-01

    Full Text Available Kreativiti merupakan mauduk dan agenda penting dalam mana-mana orientasi pendidikan di dunia. Institusi pendidikan merupakan tempat terpenting untk menyuburkan bakat dan kebolehan kreatif pelajar. Banyak negara di dunia seperti Amerika Syarikat, Jerman, Swedan, Jepun, Singapura dan Korea Selatan memberi penekanan dalam sistem pendidikan prasekolah hingga peringkat pendidikan tinggi. Justeru, negara-negara yang disebutkan tadi, khususnya Amerika Syarikat berusaha melahirkan sumber manusia kreatif yang mampu mengangkat martabat dan dignity bangsa itu. Hal ini di akui oleh pakar-pakar sains pemikiran kreatif seperti Amabile (1992, Swartz (1989, Buzan (2002, De Bono (1971, Leong (1998, dan ramai lagi. Amabile (1992, misalnya menyifatkan institusi pendidikan. Khususnya pendidikan prasekolah merupakan tempat paling penting untuk memupuk alam kreativiti di kalangan kanak-kanak. Selanjunya, Cropley (2001, menegaskan bahawa pendidikan awal kanak-kanak sangat memerlukan persekitaran dan motivasi yang amat signifikan bagi meralisasikan bakat dan kemahirankreativiti kanak-kanak. Namun begitu, menurut de Bono (1970, tanpa prime mover (dibaca sebagai pendidikyang menggerakkan persekitaran yang kondusif untuk berkreativiti, maka sukar untuk para pelajar untuk berkreasi dengan selasa dan selamat. sungguhpun begitu, Prime mover yang dimaksudkan oleh de Bono itu ialah pendidik yang dibekali dengan pengetahuan dan kemahiran kreativiti. Pendidik yang tidak memiliki kemahiran dan pengetahuan kreativiti sukar untuk merealisasikan suasana, ruang, dan pengalaman kreatif dalam pengajaran dan pembelajarannya. Oleh yang demikian, kertas kerja konseptual ini akan mengupas agenda pemurnian kretiviti dalam pendidikan prasekolah serta kesannya terhadap pembinaan bangsa Malaysia yang kreatif. Justeru, kami akan memulakan dengan kupasan terma-terma penting kertas kerja ini seperti pemurnian kreativiti, bangsa Malaysia yang kreatif serta komponen- proses kreativiti kanak-kanak prasekolah. Selain itu, kertas kerja ini akan memberi tumpuan terhadap motivasi bagi mengharmonikan kreativiti dalam aktiviti pengajaran dan pembelajaran pada peringkat prasekolah. Selanjutnya, kertas kerja ini akan menggagaskan persekitaran yang kondusif serta teknk-teknik yang spesifik dalam pemurnian kreativiti dalam aktiviti pendidikan prasekolah. Akhirnya, kertas kerja ini akan melakarkan model pemurnian kreativiti yang sesuai dalam konteks pendidikan prasekolah.

  13. REKA BENTUK DAN PEMBANGUNAN PEMBELAJARAN ATAS TALIAN MENGGUNAKAN SUMBER TERBUKA DALAM PENGURUSAN DAN KEPIMPINAN PENDIDIKAN

    OpenAIRE

    Mohd. Izham bin Mohd. Hamzah; Zamri bin Mahamod; Sham bin Ibrahim; Norazah bt. Nordin

    2009-01-01

    Kajian ini bertujuan menilai penggunaan pembelajaran atas talian dalam kalangan bakal pengurus dan pemimpin sekolah. Kajian ini dijalankan dalam dua fasa. Fasa pertama membangunkan sistem pembelajaran atas talian menggunakan sumber terbuka Moodle. Fasa ini menekankan proses mereka bentuk dan membangunkan prototaip sistem pembelajaran atas talian yang dinamakan e-Headship. Modul kandungankursus adalah yang berkaitan dengan kursus Kelayakan Profesional Kebangsaan untuk Pengurus dan Pemimpin Sek...

  14. Penyertaan politik masyarakat dalam pilihanraya: Kajian kes pilihanraya umum ke sepuluh 1999 di Negeri Johor

    OpenAIRE

    Othman, Zaheruddin B.; Othman, Muhammad Fuad B.; Othman, Muhammed Fauzi B.; Mustafa, Jamaludin B.

    2003-01-01

    Pemahaman masyarakat mengenai sistem politik khususnya di Malaysia memperlihatkan perubahan ke arah kematangan. Kematangan ini dijelmakan dalam pelbagai bentuk penyertaan yang akhirnya memberi kesan kepada pola dan tren pengundian. Kajian melihat bentuk-bentuk penyertaan masyarakat dalam politik pilihanraya khususnya di Johor pada tahun 1999. Kajian ini dijalankan dengan menggunakan kaedah pengedaran borang soal selidik dan temubual. Hasil kajian menepati terdapatnya beberapa faktor yang mend...

  15. PRINSIP-PRINSIP NEGARA HUKUM DAN DEMOKRASI (Implementasi Prinsip Good Governance dalam Penyelenggaraan Negara)

    OpenAIRE

    Zulkifli Aspan

    2011-01-01

    Negara sebagai suatu organisasi besar yang digunakan sebagai cara pengorganisasian aktivitas pelayanan untuk mencapai tujuan negara. Tujuan suatu negara dapat dilihat dalam konstitusi masing-masing negara yang ada yang mencantumkan secara tegas dan adapula yang dicantumkan dalam penjelasan dan sebagai konstitusi tidak tertulis. Pemerintahan negara yang berdasarkan konstitusi merupakan salah satu refleksi dari negara hukum. Konsep masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan merupakan suatu konse...

  16. SISTEM DESAIN DIBANTU KOMPUTER TIGA MATRA (DDK 3M) DALAM PENGGAMBARAN DETAIL BLOK BADAN KAPAL

    OpenAIRE

    Rizal Firmansyah, S. T.

    2005-01-01

    Pada awalnya sistem desain dibantu komputer dua matra (DDK 2M) digunakan dalam penggambaran desain dasar kapal, namun dalam perkembangan selanjutnya ketika DDK 3 M telah diperkenalkan maka kemudian dirasakan DDK 2M mempunyai banyak batasan-batasan. Tujuan dari penelitian ini adalah penggunaan sitem desain dibantu komputer tiga matra (DDK 3M) pada penggambaran detail blok badan kapal, dan memberikan informasi kepada industri galangan kapal tentang manfaat penggambaran dengan sistem DDK 3M. Pe...

  17. Tradisi keilmuan dan pendidikan dalam tamadun melayu di nusantara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohd Koharuddin b. Mohd Balwi

    2004-06-01

    Full Text Available Kertas ini mengyelongkar tradisi keilmuan dan keintelektualan dalam tamadun Melayu di Nusantara. Masyarakat Melayu yang tersebar luar di alam Melayu atau Nusantara ini telah memiliki tradisi keilmuan dan pendidikan yang menjadi teras kepada kemunculan tamaduan yang tinggi dan cemerlang. Tradisi keilmuan ini kemudiannya menjadi marak melalui kedatangan Islam di Nusantara apabila ia merevolosikan tradisi ini kerana Islam memang amat manganjurkan kepada keilmuan dan keintelektualan. gelombang ini kemudiannya melahirkan beberapa kerajaan Islam yang menjadikan pendidikan keilmuan sebagai suatu yang amat penting dan amat digalakkan. Kemudiannya, lahirlah Pasai, Melaka, Acheh Demak, dan lain-lain menjadi pusat keilmuan dan pendidikan di Nusantara. Teratak keilmuan dan pendidikan ini telah melahirkan tokoh-tokoh Melayu yang tersohor sepanjang zaman. Lantaran, ketinggian ketamadunan Melayu tidak terletak kepada kehebatan budaya meterialnya, sebaliknya terletak kepada kehebatan dan ketinggian tradisi keilmuan dan keintelektualannya. Tradisi keilmuan dan pendidikan merupakan tradisi umat Melayu-Islam sepanjang zaman.

  18. PERAN BADAN REINTEGRASI DAMAI ACEH DALAM PROSES GENCATAN SENJATA, DEMOBILISASI, DAN REINTEGRASI DI ACEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Fakhrurrazi

    2013-04-01

    Full Text Available Badan Reintegrasi Damai Aceh (BRDA didirikan berdasarkan Nota Kesepahaman Helsinki yang ditandatangani 15 Agustus 2005, khususnya pasal 3.2 yang menyatakan tentang reintegrasi bekas anggota GAM. Beragam upaya reintegrasi telah dilakukan oleh pemerintah melalui pendekatan ekonomi, sosial, budaya, politik dan keamanan. Namun beragam hambatan muncul dalam proses reintegrasi mantan anggota GAM serta dalam implementasi proses tersebut yang dikawal oleh BRDA.Menggunakan konsep analisis wacana, dalam penelitian ini, penulis berupaya menggambarkan peran BRDA dalam proses reintegrasi mantan anggota GAM kedalam masyarakat serta hambatan-hambatan yang dihadapi dalam proses tersebut. Hasil penelitan menunjukkan bahwa muncul berbagai hambatan dalam proses reintegrasi mantan anggota GAM yakni hambatan dalam bidang ekonomi; hambatan dalam bidang politik, hukum dan keamanan; serta hambatan dalam bidang sosial budaya. BRDA juga terlihat belum optimal dalam menangani proses reintegrasi, masih terdapat banyak kekurangan.Aceh Peace Reintegration Institution (APRI was established based on Helsinki Memorandum of Understanding signed on August 15, 2005, especially article 3.2 states about reintegration of GAM (Freedom Aceh Movement ex-combatant. Various reintegration efforts have been done by the overnment through economic, social, cultural, political, and security approaches. However, many obstacles appeared in the process of reintegration of ex GAM combatant, and in the management of this process by Aceh Peace Reintegration Institution (BRDA. Using the concept of discourse analysis, in this research, the author attempts to describe the role of BRDA in the reintegration process of GAM ex-combatant to adapt in society and how Aceh Peace Reintegration Institution as the authority board managing the reintegration process play its role. Using the concepts of conflict and integration, the study seeks to describe the process of reintegration of former GAM members into society and the obstacles encountered in the process of reintegration. Research results indicate that there were many obstacles in the process of reintegration of former GAM members, they are barriers in economic field; barriers in politics, law and security, barriers in social and cultural field. BRDA was also seen not optimal in dealing with the reintegration process, there are still many shortcomings.

  19. AIR SEBAGAI SUBYEK DALAM DESAIN ARSITEKTUR Kasus telaah: Istana Alhambra Granada

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Esterlita Devi Hendrayani

    2002-01-01

    Full Text Available Water has always been imperative for life, since the very beginning, the birth, growth, survival, to the death, water always play an important role. In whatever kind of form, water has the character and potency to increase the quality of human life or to destroy it. Water is well responsive against natural forces, such as storm, rain, lightning and thunder, it could change in a sudden from a still and calm condition to a new powerful force, which could evoke certain human emotion. With this character and potency, water contribute to the dynamic of the architecture which incorporates it, placed as subject to architectural composition, not merely as object to meet the physical human needs. Through analyzing the Alhambra palace which is known as the locus classicus of the use of water in architectural design, a reflection can be made, whether water has been placed as subject in an architectural composition or just as something routine. Abstract in Bahasa Indonesia : Air adalah sesuatu yang tidak dapat dilepaskan dalam segala aspek kehidupan manusia, mulai dari awal kehidupan, kelahiran, pertumbuhan, perjuangan hidup hingga kematian. Dalam wujud apapun air mempunyai karakter dan potensi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia atau merusakkannya. Air begitu responsif terhadap kekuatan alam seperti, badai, hujan lebat, kilat dan petir; ia dapat dengan tiba-tiba berubah dari keadaan tenang menjadi kekuatan baru yang mampu membangkitkan emosi tertentu. Dengan mengenal karakter dan potensi inilah, maka air dapat menjadi komponen dinamis dalam arsitektur, dapat berperan sebagai subjek dalam desain komposisi arsitektural, bukan hanya semata-mata sebagai objek guna memenuhi kebutuhan fisik manusia saja. Air dapat menjadi urat nadi dalam komposisi arsitektur. Melalui telaah desain istana Alhambra, yang dikenal sebagai locus classicus bagi penggunaan air dalam desain arsitektur, maka kita dapat melakukan refleksi apakah telah menempatkan air sebagai subyek dalam desain arsitektur, atau hanya sebagai suatu rutinitas saja. Kata kunci: Air, Komponen Komposisi Arsitektural, Makna.

  20. PROSEDUR PENGELASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hartono Yudo

    2012-03-01

    Full Text Available Welding Procedure atau prosedur pengelasan merupakan hal yang sangat penting di dalam pengelasan. Sebelum pengelasan dilapangan dilaksanakan harus dirinci secara tertulis semua hal yang menjadi persyaratan pengelasan yaitu: pemilihan logam induk, logam las, jenis las, tipe sambungan, urutan pengelasan, tanda-tanda pengelasan, pengawasan sebelum pengelasan, selama pengelasan dan setelah pengelasan, serta spesifikasi semua bahan dan alat yang digunakan .Dengan adanya prosedur pengelasan ini dapat dihindari kesalahan dalam pelaksanaan pengelasan.

  1. KERBAU UNTUK LELUHUR: DIMENSI HORIZONTAL DALAM RITUS KEMATIAN PADA AGAMA MERAPU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gunawan Gunawan

    2013-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menggali makna yang terkandung dalam ritual mengorbankan kerbau dalam ritus kematian pada agama Marapu. Pengamatan dilakukan pada masyarakat Sumba penganut agama merapu. Fenomena keagamaan dalam masyarakat secara antropologis dapat dilihat dari aras sakral dan profan. Aras sakral menempatkan fenomena keagamaan dalam hubungan vertikal antara manusia dengan tuhan sebagai pemilik kekuatan adikodrati. Sedangkan pada aras profan melihat fenomena keagamaan dalam hubungan horisontal yang terbangun dalam relasi sosial antar pendukungnya. Tulisan ini menunjukkan bahwa dalam kehidupan sehari-hari aras sakral dan profan tidaklah terpisah sama sekali. Aktifitas yang tampaknya profan ternyata terkait dengan wilayah sakral seperti yang terjadi pada masyarakat Sumba. Keberadaan ternak khususnya kerbau menjadi penghubung antara wilayah sakral dan profan. Memelihara ternak, khususnya kerbau merupakan aktifitas sehari-hari yang bersifat profan namun menjadi sakral manakala kerbau hadir dalam ritual kematian. Sehingga secara nyata aktifitas profan dalam memelihara ternak khususnya kerbau akan menjamin tetap tegaknya agama Marapu. The objective of this study is to reveal the meaning behind the sacrifice of buffalo in the death rituals of Merapu religion. The observation was done among Sumba community, the followers of Merapu religion. Religious phenomena in the anthropological community can be seen from the sacred and profane dimension. In sacred level, religious phenomenon builds the vertical relationship between man and God as the owner of supernatural power. While the level of profane views religious phenomena in a horizontal relationship built within particular social relations. This paper shows that in the level of everyday life, the sacred and the profane are not separated at all as best exemplified by Sumba community ritual of buffalo sacrifice. Seemingly profane activities were related to the sacred as exemplified by Sumba people particularly the followers of Merapu belief. The presence of livestock especially buffaloes became a liaison between the sacred and the profane. Livestock, particularly buffalo are daily profane activities, but when the buffalo are present in the death ritual, they become sacred. Profane activities in raising livestock especially the buffalo ensures the upholding of Marapu belief.

  2. PERMUKIMAN YANG AKOMODATIF DI WILAYAH PESISIR DALAM UPAYA PENINGKATAN KREATIFITAS DAN PRODUKTIFITAS NELAYAN (Studi Kasus Pesisir Jasirah Selatan. Sulawesi Selatan)

    OpenAIRE

    Idawarni; Nurmaida Amri; Ambo Enre

    2011-01-01

    Permukiman yang akomodatif adalah hal penting yang dibutuhkan oleh nelayan dalam meningkatkan kesejahteraannya, sebab dengan hal tersebut nelayan akan dapat melaksanakan berbagai aktifitas dengan lancar, aman, dan nyaman sehingga kreatifitas dan produktifitas akan meningkat. Berdasarkan hasil penelitian pemukiman nelayan pada beberapa kantong-kantong permukiman permukiman nelayan dijasirah selatan Sulawesi Selatan ditemui jika kondisinya masih kurang akomodatif dalam menjawab berbagai kebutu...

  3. ASPEK IKLIM DALAM DESAIN BANGUNAN DI KAWASAN KONSERVASI KOTA JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achsien Hidajat

    2008-01-01

    Full Text Available Colonialism periode in Indonesia left many old buildings especially in North Jakarta which they were put into a conservation buildings`s area by gouverment of Jakarta at present time. The arrival of the colonialism brought architectural styles to the buildings that they build. Also the buildings styles that were influenced at past time in Europe. More than 3 centuries of colonialism in Nusantara left many buildings with many buildings`s conceptional and design which represent the time. Architectural designing with 4 seasons of Europe brings differences to architectural design with 2 seasons of Nusantara. Tropical area such as Jakarta which has wet-hot season gives sun-shine and rains along the year. It means high temperature and humidity at the same time will really influence the buildings. Concerns to local`s wise in designing the buildings at colonialsm periode, we could read the architecs`s conceptional to gain the adaptive and compromized design with local climate. Abstract in Bahasa Indonesia: Periode kolonialisasi di daerah Jakarta khususnya banyak meninggalkan jejak yang dapat dilihat pada beberapa gedung di kawasan Jakarta Utara, yang mana pada saat ini oleh pemerintah setempat dijadikan kawasan konservasi kota. Kedatangan kaum kolonial tersebut membawa serta pengaruh-pengaruh langgam arsitektur yang saat itu sedang berkembang di benua Eropa. Masa kolonialisasi lebih dari 3 abad selain meninggalkan banyak gedung di seantero Nusantara, meninggalkan juga jejak aneka konsep dan disain Langgam arsitektur dari Eropa yang berhawa dingin dengan 4 musim akan sangat berbeda dengan keadaan daerah berhawa panas dan lembab (tropis-lembab seperti daerah Jakarta yang beriklim tropis-lembab. Daerah beriklim tropis-lembab- seperti pada umumnya di Nusantara- ditandai dengan melimpahnya cahaya matahari serta hujan sepanjang tahun. Hal ini berarti daerah tropis-lembab akan selalu mengalami suhu panas dibarengi kelembaban yang tinggi pula. Dikaitkan dengan kearifan dalam mendisain gedung, pada perjalanan kolonialisasi dengan rentang waktu 3 abad lebih tersebut bisa terbaca bagaimana usaha arsitek gedung-gedung pada masanya berusaha adaptif dan berkompromi dengan iklim setempat. Kata kunci: Langgam arsitektur, periode kolonialisasi, iklim setempat, usaha adaptif dan kompromistis, kearifan dalam mendisain.

  4. Pengaruh Prosentase Solvent Non Polar dalam Campuran Pelarut terhadap Pemisahan Senyawa Non Polar dari Minyak Nyamplung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desy Anggraini

    2014-03-01

    Full Text Available Minyak nyamplung (Calophyllum inophyllum oil dikenal sebagai minyak yang tidak dapat dikonsumsi. Oleh sebab itu, penelitian tentang minyak ini kebanyakan hanya terfokus pada konversi minyak menjadi biodiesel. Pada penelitian ini, diharapkan agar trigliserida (senyawa non polar terpisah dengan resin beracun yang ada di dalam minyak nyamplung itu sendiri, dengan tujuan agar minyak nyamplung bisa dikonsumsi oleh manusia. Minyak nyamplung sendiri disinyalir mengandung senyawa anti HIV dan anti tumor yang sangat berfungsi bagi manusia. Resin beracun yang terdapat dalam minyak ini diidentifikasi sebagai phthalic acid ester (PAE. Trigliserida dalam minyak nyamplung sendiri berkisar antara 70-80%, sehingga jika trigliserida ini dapat terpisah dengan baik dari PAE atau komponen lain yang berbahaya dalam minyak nyamplung, bukan tidak mungkin minyak nyamplung nantinya akan dapat dikonsumsi oleh manusia. Proses isolasi trigliserida dimulai dengan memisahkan senyawa yang diinginkan dari lipid menggunakan ekstraksi pelarut-pelarut dengan dua macam variable solvent yaitu : n-hexane-methanol serta petroleum eter-methanol. Pemilihan pelarut berdasarkan atas nilai kepolaran yang dimilikinya karena solvent yang saling larut tidak dapat digunakan dalam ekstraksi ini. Rasio jumlah solvent non polar dan polar ini juga divariasikan, yaitu : 100:0, 75:25, 50:50 dan 0:100.

  5. MODAL SOSIAL DAN PEMILIHAN DUKUN DALAM PROSES PERSALINAN: APAKAH RELEVAN?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meredian Alam

    2010-06-01

    Full Text Available Pemanfaatan dukun beranak dipandang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kematian ibu di Indonesia. Penelitian menunjukkan bahwa salah satu penyebab kecenderungan pemilihan dukun adalah adanya jampi-jampi dan doa-doa tertentu yang dilakukan dukun pada saat persalinan. Namun, analisis terhadap faktor-faktor yang melatarbelakangi munculnya kecenderungan ini belum banyak dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk menggali peran dari modal sosial terhadap pemilihan persalinan menggunakan dukun. Penelitian ini menggunakan data Indonesia Family Life Survey (IFLS tahun 2007. Modal sosial diukur dari kohesivitas masyarakat dan kepercayaan sosial sementara faktor demografi ibu diukur dari status perkawinan, status pekerjaan, dan pendidikan. Uji Chi-Square digunakan untuk menganalisis hubungan yang diantara variabel. Untuk mengetahui efek dari variabel modal sosial dan demografi terhadap pemanfaatan dukun digunakan uji regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa keberadaan modal sosial di masyarakat memiliki hubungan yang bermakna dengan pemanfaatan dukun beranak di Indonesia. Untuk faktor demografi, tingkat pendidikan rendah berasosiasi dengan persalinan menggunakan dukun. Faktor yang mendorong pemilihan persalinan menggunakan dukun sangat kompleks. Pemahaman terhadap konteks sosial di masyarakat seharusnya menjadi bahan pertimbangan penting dalam menurunkan angka kematian ibu.

  6. PAGAR UNTUK MENGURANGI INTRUSI POLUSI DEBU HALUS KE DALAM BANGUNAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Thomas J. Scanlon

    2001-01-01

    Full Text Available The effects of fence in reducing particulate matter concentration from street traffic to adjacent buildings (i.e. houses were studied by using computational fluid dynamics. A variety of fence property: porosity, height,positions relative to the house and wind direction were investigated related to a constant set of weather data of a hot-humid country (i.e. Indonesia. This investigation shows that a solid fence, which is close proximity to the building, will give a considerable particulate matter reduction carried by an oblique wind direction of up to 11%. Abstract in Bahasa Indonesia : Ide dasar bahwa penyebaran suatu zat dapat dikurangi atau dihalangi dengan sistem bloking diuji dengan menggunakan metode komputasi dinamika fluida (CFD. Keragaman kondisi fisik pembatas antara sumber zat dan penerima zat meliputi : kerapatan, besaran (tinggi dan panjang, perletakan terhadap bangunan/jalan dan arah angin diuji pengaruhnya terhadap kemampuan mengurangi penyebaran debu halus dari jalan raya ke dalam bangunan yang lokasinya berdekatan dengan jalan tersebut. Kondisi cuaca yang menyertai pengujian dikhususkan pada kondisi iklim tropis lembab. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pagar pembatas yang terbuat dari bahan dengan kerapatan 100% mampu mengurangi penyebaran debu halus di balik pagar sampai 11 %. Kata kunci: konsentrasi debu halus, pagar pembatas, kerapatan, jarak halaman, bangunan, CFD.

  7. Efektivitas Perpaduan Komponen Anggaran dalam Prosedur Anggaran: Pengujian Kontinjensi Matching

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Nizarul Alim

    2008-01-01

    Full Text Available This study investigates effect of matching among budget components in budgeting procedure on managerial performance. Budget component include budget participation, budget target, budget revision, and budget evaluation. Research finding shows that participation doesn’t have impact on budget goal. Fit between budget goal and budget revision and budget evaluation have positive effect on managerial performance but not significant. While budget revision and budget evaluation has significant effect. Empirical evidences indicate that budget revision and budget evaluation are not contingency factors of budget goal difficulty. Research suggests investigating strategic planning as contingency factor of budget procedure. Abstract in Bahasa Indonesia: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek¬tivitas perpaduan antar komponen anggaran dengan pengujian kontinjensi matching dengan argumen bahwa penganggaran merupakan suatu prosedur yang berurutan dan saling terkait antar komponen anggaran. Komponen anggaran yang diteliti meliputi: partisipasi anggaran, sasaran anggaran, revisi anggaran dan evaluasi anggaran. Penelitian membuktikan, bahwa partisipasi tidak berpengaruh signifi¬kan terhadap sasaran anggaran. Demikian pula sasaran anggaran tidak ber¬pengaruh terhadap kinerja manajerial. Untuk partisipasi sasaran, revisi anggaran, evaluasi anggaran dan interaksinya secara bersama mempunyai pengaruh signifikan ter¬hadap kinerja manajerial meskipun tidak signifikan. Berdasarkan hasil penelitian ini perlu penelitian lebih lanjut tentang faktor desain organisasional yang mungkin ber¬pengaruh pada prosedur anggaran dalam proses pengendalian manajemen, seperti proses peren¬cana¬an strategi (strategic planning. Kata kunci: komponen anggaran, kontinjensi dan kinerja manajerial

  8. Minda objektif – dimensi gerhana dalam persoalan kesejahteraan dan hubungan Indonesia-Malaysia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amriah Buang

    2009-01-01

    Full Text Available Minda objektif ialah kesanggupan meneliti pokok persoalan menurut fakta. Fakta ertinya kenyataan sebagaimana yang berlaku. Tesis kertas ini ialah bahawa sekian banyak perbicaraan permasalahan kesejahteraan dalam hubungan dua hala Indonesia-Malaysia dewasa ini adalah berpunca dari pendekatan yang kurang menghormati dan meraikan pemikiran yang objektif, pemikiran yang berlandaskan fakta. Kertas ini merujuk kepada dua kes utama untuk menunjukkan bagaimana minda yang kurang objektif telah mengeruhkan keadaan dan seterusnya hubungan Indonesia-Malaysia. Satu, kes pembantu rumah Indonesia di Malaysia, dan satu lagi kes meningkatnya jenayah di Malaysia akibat kehadiran pekerja asing Indonesia. Kertas ini juga melakarkan jalan keluar yang menghargai minda objektif kerana di dalam penyerlahan kembali minda yang objektif inilah letaknya harapan realistik dalam memurnikan kembali hubungan dua negara serumpun ini.

  9. Hubungan Antara Psikopathi, Psikopatologi Dan Estim Kendiri Dalam Kalangan Remaja Perempuan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khaidzir Hj Ismail

    2007-01-01

    Full Text Available Kajian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara psikopathi, psikopatologi dan estim kendiri. Dalam kajian ini, seramai 82 remaja perempuan telah dipilih dari beberapa buah sekolah menengah di Melaka (min umur 16.3 tahun, julat umur 14-17 tahun telah ditadbirkan dengan soal selidik Antisocial Process Screening Device, Symptoms Checklist-90-Revised dan Rosenberg Self-esteem Scale. Keputusan kajian menunjukkan tret psikopathi, psikopatologi dan estim kendiri tidak mempunyai korelasi yang signifikan( r = -0.009, r=0.087, dan r = 0.114. Oleh itu, estim kendiri dan psikopatologi bukan peramal yang baik kepada tret psikopathi. Kajian ini telah mencadangkan aspek lain dalam tret psikopathi seperti perbezaan jantina, pengaruh rakan, keluarga dan cara asuhan ibu bapa perlu diambil kira dalam kajian pada masa depan. Selain itu, rawatan untuk psikopathi perlu mengambil kira latar belakang subjek dan menggunakan pendekatan yang multidimensi.

  10. STUDI ALIRAN SUARA DENGAN METODE GAS DALAM JARINGAN (LATTICE GAS METHOD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jefrey Ignatius Kindangen

    2002-01-01

    Full Text Available We have applied the lattice gas method with using Pascal program language. Some 2-D building models have been implemented in the simulation. The results showed that this method could be used and reliable for studying behavior of airflow pattern in buildings having wide openings. Abstract in Bahasa Indonesia : Kode simulasi numerik dengan menggunakan bahasa pemrograman Pascal dan menerapkan metode Gas Dalam Jaringan (littice gas method telah dibuat. Beberapa obyek berupa bangunan 2-D (daerah dan potongan telah diaplikasikan dalam simulasi ini. Hasil simulasi menunjukkan metode ini dapat digunakan untuk mempelajari pola aliran udara pada bangunan dengan bukaan lebar, secara kualitatif. Kata kunci: Metode gas dalam jaringan, simulasi, pola aliran udara..

  11. ILUSTRASI IKLAN CETAK DENGAN PENDEKATAN AFEKTIF DALAM HUBUNGANNYA DENGAN PENERIMAAN DAN INGATAN KHALAYAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cons. Tri Handoko

    2003-01-01

    Full Text Available Illustrations in print advertisements have function to attract and hold the attention of the audiences beside influence their acceptance and memory. Recently%2C illustrations of print advertisements have been using affective approaches by using appeal to anxiety%2C appeal to sorrow%2C appeal to warmth%2C appeal to equity%2C and appeal to sex influencing audiences acceptance and memory. Abstract in Bahasa Indonesia : Ilustrasi dalam iklan cetak selain berfungsi sebagai daya tarik dan penahan perhatian khalayak juga dapat mempengaruhi penerimaan dan ingatan khalayak terhadap pesan iklan. Dalam perkembangannya dewasa ini iklan cetak telah banyak memanfaatkan pendekatan afektif dalam ilustrasinya dengan menggunakan daya tarik ketakutan/kekuatiran%2C kesedihan/penderitaan%2C kehangat-an%2C persamaan derajat%2C serta pendekatan daya tarik seks untuk mempengaruhi penerimaan dan ingatan khalayak. Advertisements illustrations%2C affective approach

  12. PERAN DUKUN BAYI DALAM MENUNJANG KESEHATAN IBU DAN ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasnodihardjo Kasnodihardjo

    2014-10-01

    Full Text Available AbstrakHasil analisis Riskesdas 2010 menggambarkan bahwa Kabupaten Bantul Yogyakarta termasuk 10 besar dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia yang mempunyai Indek Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM cukup baik yaitu sebesar 0,69148. IPKM yang merupakan komposit yang menggambarkan kemajuan pembangunan kesehatan termasuk di dalamnya kesehatan ibu dan anak. Jika mendasarkan pada asumsi bahwa ada hubungan yang signifikan kemajuan ekonomi suatu masyarakat dengan tingginya status kesehatan masyarakat maka untuk daerah Bantul menjadikan suatu pertanyaan, karena jumlah keluarga pra-sejahtera atau keluarga miskin di kabupaten tersebut masih cukup tinggi. Oleh karena itu perlu diungkap berbagai faktor endogen; salah satunya faktor sosial budaya yang diduga ikut berperan menunjang status kesehatan masyarakat di kabupaten tersebut. Daerah penelitian dikonsentrasikan di desa Gadingsari Kecamatan Sanden Bantul Yogyakarta, yang mana kasus kematian bayi dan balita sedikit. Data berupa berbagai informasi budaya kaitannya dengan KIA dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada sejumlah informan yang terdiri dari ibu-ibu yang sedang hamil, ibu-ibu pernah melahirkan dan atau sedang mempunyai bayi atau anak balita, sejumlah tokoh masyarakat dan beberapa warga masyarakat yang dianggap mengetahui tentang budaya setempat. Selain wawancara juga dilakukan pengamatan terhadap sejumlah obyek yang berkaitan dengan KIA. Hasil wawancara dimasukan ke dalam tabel matrik informasi esensial untuk menemukan berbagai informasi yang erat kaitannya dengan KIA. Analisa hasil secara diskriptif kualitatif. Salah satu hasil penelitian menggambarkan masih adanya kepercayaan dan keterikatan masyarakat kepada dukun bayi. Dukun bayi walaupun tidak lagi melakukan pemeriksaan kehamilan dan menolong persalinan, namun masih dibutuhkan jasanya untuk memijat ibu sehabis bersalin dan bayi setelah dilahirkan, membantu ibu dalam menangani bayi setelah dilahirkan dan memberikan nasehat tentang hal-hal yang berkaitan dengan KIA, ini tentunya ikut berperan menunjang KIA di desa Gadingsari Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul Yogyakarta.Kata Kunci : dukun bayi, Kesehatan Ibu dan AnakAbstractThe results of the analysis of Basic Health Research in 2010 showed that Bantul District of Yogyakarta Province, is one of the 10 Districts / Municipalities in Indonesia bearing good Community Health Development Index of 0.69148. Community Health Development Index (CHDI is a composite that describes the progress of health development, including maternal and child health. Based on the assumption that there is a significant relationship economic development of community and hight status of health as shown by the CHDI , it is a draws a question, because the preposperous and poor families in the district are quite high. Therefore, it is should be determine what are the various endogenous factors, such as socio-cultural factors; among those factors might play an important role in supporting the health status of the community. This study was concentrated in the rural village of Gadingsari Sanden, Bantul District in the Province of Yogyakarta, which has low cases of infant and child mortality. Data on the various culture practices in relation with mother and child health were collected through in-depth interviews. The informan were pregnant women, women whohave given births, or those who have babies or toddlers. Onther informants were community leaders and some members of the community considered familier with local culture. Alongside with interviews, observations were also conducted on the number of objects related to mother and child health. The results was qualitative descriptive analysis. The result of the study illustrates although perform its role antenatal care and attending births,TBAs is still needed to massage of mothers and infant, and give advice another matters related to MCH.Keywords : traditional birth attendans, Maternal and Child Health Care

  13. KARAKTER FISIK DAN SOSIAL REALESTAT DALAM TINJAUAN GERAKAN NEW URBANISM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Timoticin Kwanda

    2001-01-01

    Full Text Available Rapid urbanization will be critical to urban environments. The immediate and most critical urban environment problems facing several big cities, such as Jakarta and Surabaya, what are referred to as the "brown" problems, among them: lack of safe water, pollution from vehicles and industrial facilities, and congestion. To cope with these urban environmental problems, New Urbanism through the Traditional Neighborhood Development (TND believes that it will cure the problems by pedestrian oriented planning, encouraging people to drive less, mixed land uses, higher density, then traffice congestion is reduced,and mitigate air pollution. Moreover, the other physical and social characters are mixed housing types, front porches, more park that will encourage more interaction, then restore a sense of community. Based on this concept, this paper discusses the physical and social characters of real estates in Jakarta and Surabaya. The results show that real estate developments in these suburban areas is one of the causes of urban environment problems. Abstract in Bahasa Indonesia : Cepatnya urbanisasi akan menyebabkan lingkungan perkotaan yang kritis. Masalah lingkungan kritis yang dihadapi oleh kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya adalah apa yang disebut dengan masalah "warna coklat" yaitu kurangnya air yang sehat, polusi udara yang berasal dari kendaraan bermotor dan industri, serta kemacetan lalu lintas. Untuk menyelesaikan masalah lingkungan ini, gerakan New Urbanism melalui konsep Traditional Neighborhood Development (TND percaya bahwa masalah lingkungan ini dapat diatasi dengan perencanaan permukiman yang berorientasi pada pejalan kaki, multi fungsi, kepadatan tinggi, sehingga mengurangi kendaraan bermotor dan berakibat pada berkurangnya kemacetan lalu lintas dan polusi udara. Karakter fisik dan sosial lainnya adalah multi tipe rumah, taman publik yang lebih banyak dan rumah berteras depan yang akan mendorong interaksi sosial dalam lingkungan perumahan. Berdasarkan konsep ini, tulisan ini membahas karakter fisik dan sosial realestat di kota Jakarta dan Surabaya. Hasilnya menunjukan bahwa pengembangan realestat di kota-kota ini merupakan salah satu penyebab masalah-masalah lingkungan yang ada di perkotaan. Kata kunci: new urbanism, realestat.

  14. ATRIBUT PRODUK YANG DIPERTIMBANGKAN DALAM PEMBELIAN KOSMETIK DAN PENGARUHNYA PADA KEPUASAN KONSUMEN DI SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Ferrinadewi

    2005-01-01

    Full Text Available Cosmetique is a unique product since it contain a spesific usage risk to the consumer regardless its social benefit. Consumer tend to consider more in its attribute in order to reduce the risk. The purpose of this study is to determine which attribute are most important perceived by the consumer in choosing cosmetique. The results are used in gap analysis to evaluate customerr satisfaction. We also conducted factor analysis, and use its resutl in simple regresion to find out the effect of each factor to overal satisfaction. As a result, there are three factor which consumer perceived as the most important attributse which are quality, risk, and brand. Quality and Brand factor both influencing overal customer satisfaction in cosmetique consumption greater then Risk factor. Abstract in Bahasa Indonesia : Kosmetik adalah produk yang unik karena mengandung resiko penggunaan bagi konsumen disamping manfaat sosialnya. Konsumen cenderung untuk mempertimbangkan atribut-atribunya dalam rangka mengurangi resiko yang mungkin dihadapinya. Tujuan dari studi ini adalah untuk menentukan attribut produk manakah yang dinilai konsumen menjadi atribut terpenting dalam memilih kosmetik. Kemudian hasilnya digunakan dalam analisis gap untuk mengevaluasi kepuasan konsumen. Studi ini juga menggunakan analisa faktor untuk kemudia dianalisis lebih lanjut dengan regresi sederhana untuk mengetahui pengaruh setiap faktor terhadap kepuasan konsumen. Hasilnya, terdapat 3 faktor atribut yang dinilai penting oleh konsumen dalam pemilihan kosmetik yaitu faktor kualitas, resiko dan merek. Faktor kualitas dan faktor merek berpengaruh lebih besar terhadap kepuasan konsumen kosmetik daripada faktor resiko. Kata kunci: atribut produk, kosmetik, kepuasan konsumen.

  15. TRANSFORMASI SASTRA LISAN KE DALAM SENI PERTUNJUKAN DI BALI: PERSPEKTIF PENDIDIKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Ketut Sudewa

    2014-02-01

    Full Text Available Sastra lisan merupakan bagian dari kehidupan orang Bali. Walaupun keberadaan sastra lisan di Bali mengalami pasang surut, tetapi usaha pemerintah dan masyarakat Bali untuk melestarikan salah satu bentuk kebudayaan daerah ini terus dilakukan. Tujuannya agar sastra lisan tidak punah karena arus globalisasi dengan kekuatan kapitalismenya sehingga generasi muda Bali ke depan tidak asing dengan kebudayaannya sendiri. Usaha pemerintah dan masyarakat Bali untuk melestarikan kehidupan sastra lisan di Bali, misalnya dengan mengadakan lomba “Mesatue Bali”, baik di ajang Pesta Kesenian Bali maupun pada kegiatan-kegiatan lainnya serta mempublikasikan ke dalam bentuk buku. Di dalam kegiatan berbagai lomba maupun pementasan tentang sastra lisan, terjadilah transformasi dari sastra lisan ke dalam seni pertunjukan. Transformasi ini apabila dilihat dari perspektif pendidikan, khususnya bagi generasi muda setidaknya mengandung empat hal, yaitu kecintaan dan pelestarian, kreativitas, pemahaman seni pertunjukan, dan pendidikan karakter. Melalui seni pertunjukan, generasi muda dapat mendalami, memahami, dan memerankan karakter setiap tokoh yang ada di dalam sastra lisan, baik tokoh yang baik maupun yang jahat. Dengan demikian, generasi muda diharapkan dapat meneladani tokoh yang baik dan sebaliknya.

  16. MALACAK, MANATAK, MAIMBUL: KEARIFAN LOKAL PETANI DAYAK BAKUMPAI DALAM PENGELOLAAN PADI DI LAHAN RAWA PASANG SURUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu -

    2013-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mngeksplorasi kearifan lokal petani Dayak dalam pengelolaan padi di lahan rawa pasang surut. Penulis ingin membuktikan persepsi bahwa Indonesia yang kaya pertaniannya dapat memberikan kemakmuran bagi para petani. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa iklim yang tidak menentu dan bencana alam merupakan tantangan bagi para petani yang perlu banyak mendapat perhatian. Untuk itu, dalam budaya kearifan lokal, para petani Bakumpai Dayak memiliki cara tertentu mengelola pertanian dan teknologi produksi terutama termanifestasikan dalam konsep lokal malacak, manatak dan maimbul. Kearifan lokal juga manifest dalam  cara mencangkul, bantangan dan siklus pertanian.The objective of this study is to discuss the local wisdoms of Dayak rice farmers in managing rice fields in todal marsh area. This study is to prove the assumption that Indonesian rice agriculture can provide welfare for its farmers. Research methods used in this study is qualitative approach, data collection was done by observation, interviews, and documentation. Research found that the erratic climate or natural disaster are the challenges for farmers. In Kalimatan, however, to maintain agricultural and production technology Dayak farmers have developped local wismon in managing agriculture most apparently manifested in three forms: malacak, manatak, dan maimbul. Local knowledge  is also apparent in hoeing methods, bantangan management, and agricultural cycles.

  17. INTEGRASI KAKAO ??? SAPI DALAM PENGELOLAAN KEBUN BERKELANJUTAN SISTEM ZERO-WASTE

    OpenAIRE

    Sikstus Gusli; Daniel-Useng; Hikmah Ali; Darmawan

    2013-01-01

    Kakao (Theobroma cacao) dan sapi bali (Bos sondaicus) merupakan dua komoditas strategis nasional. Kebanyakan masyarakat mengusahakan komoditas ini secara monokultur, padahal keduanya bisa diintegrasikan untuk memberikan nilai tambah dan profitabilitas yang tinggi serta berkelanjutan. Kami meneliti kesetimbangan dinamis biomasa dan besarnya limbah pakan dalam kebun kakao yang diintegrasikan dengan sapi dengan sistem ???zero waste???. Penelitian dilaksanakan di kebun kakao masyarakat di Kabup...

  18. Penolakan sentimen etnik dalam politik semasa Malaysia: Kes pilihan raya kecil 2009 Bukit Selambau, Kedah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noor Aziah Mohd Awal

    2010-07-01

    Full Text Available Etnik merupakan faktor penting dalam mempengaruhi proses dan pola tingkahlaku politik di Malaysia. Dengan keadaan demografi dan struktur ekonomi penduduk Malaysia yang berbilang kaum maka politik perkauman telah sekian lama diterima oleh majoriti pengundi negara ini sejak merdeka. Bagaimanapun, politik perkauman telah tercabar dan ditumbangkan di beberapa negeri, termasuk Kedah, dalam pilihanraya umum 2008. Kertas ini menganalisis pendapat umum pra-pilihanraya oleh pelbagai etnik penduduk tempatan mengenai pilihan raya kecil DUN Bukit Selambau, Kedah dan membandingkannya dengan keputusan sebenar pilihanraya kecil tersebut . Secara keseluruhannya, hasil kajian pendapat umum ini menunjukkan bahawa 41.2 peratus responden Melayu, 45.5 peratus responden Cina dan 41.1 peratus responden India menyatakan PKR akan mengekalkan kerusi DUN Bukit Selambau. Dapatan ini adalah selaras dengan keputusan pilihan raya kecil pada 7 April 2009 yang memihak kepada PKR. Pada zahirnya keputusan pilihan raya kecil ini menunjukkan majoriti pengundi menolak politik perkauman Barisan Nasional dan menyokong ideologi ‘Makkal Sakthi’ atau kuasa rakyat PKR. Ia juga menunjukkan impak keputusan pilihan raya umum 2008 yang lalu masih kekal dimana pengundi memilih pakatan parti yang menguasai Kerajaan Negeri Kedah supaya wakil rakyat yang mereka pilih berpeluang dilantik sebagai EXCO Kerajaan Negeri. Keputusan pilihan raya kecil ini juga jelas menunjukkan bahawa pihak yang tewas iaitu BN perlu melakukan 'post mortem' secara terperinci, telus dan tegas bagi memperbaiki kelemahannya. Ini kerana apa yang berlaku dalam pilihan raya kecil tersebut tidak harus dilihat sebagai 'kalah di satu kerusi sahaja' tetapi perlu dilihat dalam skop yang lebih luas dalam menghadapi pilihan raya umum akan datang.

  19. VISUALISASI PETA KONTUR DALAM SUDUT PANDANG TIGA DIMENSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jimmy Jimmy

    2006-01-01

    Full Text Available A Contour map is commonly displayed in two dimensional view, where the earth's contours captured from above the earth. A Two dimensional contour map often difficult to express the earth's surface velocity. The problem arose when trying to visualize a contour map in three dimension environment, is about how to connect each contour lines that exist within the two dimensional contour map. In order to solve that problem, writer creates an algorithm that able to convert earth's coordinate data into a collection of polygonal mesh data. Conversion process is done by using a square polygon web. At the beginning, the square polygon web was set flat at the height of 0 meter. Then, every vertex on the square polygon web must be altered to the same height as the height of the contour map at the same coordinate. Experiments conducted shows that the square polygon web, which the height has been altered, able to display earth's contours in three-dimensional view. Abstract in Bahasa Indonesia : Pada umumnya peta kontur disajikan dalam sudut pandang dua dimensi, dimana kontur dilihat dari atas permukaan bumi. Penyajian peta kontur secara dua dimensi sering kali sulit memberikan gambaran mengenai ketinggian dari permukaan bumi yang sedang diamati. Permasalahan yang muncul ketika akan melakukan visualisasi peta kontur secara tiga dimensi adalah bagaimana cara menghubungkan garis kontur yang satu dengan yang lain. Permasalahan tersebut muncul karena sering kali data peta kontur yang didapat hanya berupa data koordinat bumi dari tiap kontur yang ada. Untuk memecahkan permasalahan tersebut, penulis membuat sebuah algoritma yang dapat meng-konversi kumpulan data koordinat bumi menjadi kumpulan data koordinat mesh polygon yang merupakan komponen penyusun objek tiga dimensi. Pembentukan data koordinat mesh polygon dilakukan dengan memanfaatkan sebuah jaringan poligon bujur sangkar yang menutupi seluruh daerah peta kontur. Pertama-tama, jaringan poligon bujur sangkar diletakkan mendatar pada ketinggian 0 meter. Kemudian tiap vertex pada jaringan poligon bujur sangkar akan diubah ketinggiannya sesuai dengan ketinggian peta kontur pada koordinat sumbu X dan Y yang sama dengan koordinat X dan Y vertex. Hasil pengujian menunjukkan bahwa jaringan poligon, yang ketinggian tiap vertexnya telah disesuaikan dengan ketinggian peta kontur, dapat menggambarkan kontur permukaan bumi secara tiga dimensi. Kata kunci: peta kontur, koordinat bumi, konversi, mesh polygon, tiga dimensi.

  20. KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PEMBIAYAAN USAHA PEMBIBITAN TERNAK SAPI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idha Susanti

    2014-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThis study was aimed to determine the effectiveness of policies on cattle breeding financing, to determine the factors that could influence the distribution of credit schemes and formulate advices and recommendations to enhance the effectiveness of kredit  usaha  pembibitan  sapi/KUPS credit  scheme distribution and absorption. This study was using a descriptive evaluation method to obtain an overall view of the loan program implementation. The obtained data were analyzed using gap analysis to evaluate the implementation of targeted credit scheme distribution as well as the target, systemic analysis to obtain the effectiveness of the program, correspondence analysis was used to obtain community feedback and regulatory impact assessment analysis to determine recommendations for the credit programs. The result showed that the effectiveness of the program is lower than the policy’s objectives. The public give high responses to this policy, but there are many obstacles were faced by the breeders. The influencing factors were banks, government and cattle breeding business itself. The recommendations are (1 the increasing bank support at the local level, (2 the reduction the overlapping governmental programs, (3 increasing farmers’ ability in accessing banks’ support, and (4 improving the credit policy by using two subsidized pattern program.Keywords: goverment policy analysis, kredit usaha pembibitan sapi/KUPS, regulatory impact assessmentABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas kebijakan pemerintah terhadap pembiayaan pembibitan sapi, melihat faktor-faktor yang memengaruhi penyaluran skim kredit, dan merumuskan saran dan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas  penyaluran  dan penyerapan skim kredit kredit usaha pembibitan sapi/KUPS. Penelitian ini menggunakan metode evaluasi deskriptif untuk mendapatkan gambaran menyeluruh dari pelaksanaan program kredit. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis gap untuk mengevaluasi realisasi penyaluran dan target yang telah ditetapkan, analisis kesisteman untuk mengetahui efektivitas program, analisis persepsi responden untuk memperoleh umpan balik  masyarakat dan analisis regulatory impact assessment untuk menentukan saran dan rekomendasi untuk program kredit tersebut. Hasil menunjukkan bahwa efektivitas program kredit lebih rendah daripada tujuan pencapaiannya. Tanggapan masyarakat terhadap kebijakan ini sangat besar tetapi terdapat banyak kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha pembibitan. Faktor-faktor yang memengaruhi adalah perbankan, pemerintah, dan pelaku usaha pembibitan itu sendiri. Rekomendasi terhadap program skim kredit ini adalah (1 meningkatkan dukungan dari bank, (2 pengurangan program pemerintah yang tumpang tindih, (3 meningkatkan kemampuan petani dalam mengakses bank, dan (4 meningkatkan penyaluran kredit dengan menggunakan program pola dua  subsidi.Kata kunci: analisis kebijakan, kredit usaha pembibitan sapi/KUPS, regulatory impact assessment

  1. INTERAKSI MORFOLOGIS BAHASA BUGIS DIALEK SOPPENG DALAM PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA TULIS MURID-MURID SD DI KABUPATEN SOPPENG

    OpenAIRE

    Drs Tammasse, M. Hum

    2003-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentanng jenis-jenis interferensi m BB dalam penggunaan BI tulis murid-murid SD di Kabupaten Soppeng, melalui penelitian ini pula dapat diketahui faktor- faktor yang mempengaruhi timbulnya interferensi tersebut .Populasi penelitian ini adalah seluruh karangan murid SD yang duduk dibangku kelas VI. Metode dalam peneltian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan analisa data analisis kontrastiuf sehingga metode yang dignakan juga bersi...

  2. PERBEDAAN SOSIALISASI ANTARA SISWA KELAS AKSELERASI DAN KELAS REGULER DALAM LINGKUNGAN PERGAULAN DI SEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Sekar Ayu Asmadi Alsa Herlina Siwi Widiana

    2012-11-01

    Full Text Available AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan sosialisasiantara siswa kelas akselerasi dan kelas regular. Subjek penelitian berjumlah 18 siswa darikelas akselerasi dan 18 siswa dari kelas regular di Sekolah Menengah Pertama MuhammadiyahII Yogyakarta. Subjek dibagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompokkontrol.Penelitian ini menggunakan metode eksperimental  The Pretest-posttest ControlGroup Design, yaitu desain eksperimen yang dilakukan dengan jalan melakukan pengukuranatau observasi awal sebelum perlakuan diberikan (pretest dan setelah perlakuan ( posttestpada kelompok eksperimen (siswa kelas akselerasi dan kelompok kontrol (siswa kelas regular.Pada penelitian ini analisis data yang dilakukan berdasarkan gained score,  hal tersebutdilakukan dengan asumsi bahwa penelitian ini dilakukan pada dua kelompok yang memilikikondisi awal yang berbeda.Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan ditolak,yakni tidak ada perbedaan sosialisasi antara siswa kelas akselerasi dan regular. (t = 0,594,p >0,05Kata kunci : sosialisasi, kelas akselerasi, kelas regular

  3. GARIS BESAR PSIKOLOGI TRANSPERSONAL: PANDANGAN TENTANG MANUSIA DAN METODE PENGGALIAN TRANSPERSONAL SERTA APLIKASINYA DALAM DUNIA PENDIDIKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mujidin Mujidin

    2012-11-01

    Full Text Available AbstrakPsikologi Transpersonal merupakan aliran baru dalam Psikologi. PsiklogiTranspersonal  mendeklarasikan diri sebagai Madzhab Ke Empat  Psikologi. Psikologitranspersonal, yang sekarang diperkenalkan sebagai madzhab keempat dalam lapanganpsikologi, memulai khususnya ditingkat universitas, juga menjalar di dunia pendidikan. Tahun1969, jurnal Psikologi transpersonal diterbitkan. Tahun 1973, perkumpulan psikologitranspersonal pertama mengadakan konsferensi di Meulo Park, California. Pada tahun yangsama juga diadakan konsferensi psikologi transpersonal dan pendidikan, di universitasNortherm, Illionis, banyak para pendidik tertarik tentang psikologi transpersonal yang berasaldari berbagai negara.Konsep utama manusia menurut Psikologi Transpersonal, bahwa manusia tidak hanyamempunyai kesadaran psiko-fisis, psko-kognitif atau psikohumanistik, namun juga manusiamempunyai kesadaran yang terdalam dan tinggi sifatnya.Sedangkan metode  psikologi transpersonal, oleh karena berbeda sama sekali denganmetode pada aliran psikologi yang sudah kita kenal sekalam ini. Metode itu antara lain Zen,semedi,    Psikosintesis, Yoga, sufisme, dan Budisme, ZenKata kunci: psikologi transpersonal, kesadaran, emosi

  4. Pengaruh Kadar TiO2 Terhadap Kekuatan Bending Komposit Serbuk Al/TiO2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilik Dwi Setyana

    2005-01-01

    Full Text Available Aluminum fine powder as the matrix and TiO2 as the reinforcement is known as Al/metal matrix composite, that can be produced by powder metallurgy. The research of Al/TiO2 MMC with various content of reinforcement was 0, 2, 4, 6 and 8% weight of TiO2. Green body was produced with variuos compacting pressures 400 and 500 MPa, then sintered at 550 oC for 5 hour. Optical and SEM were used to observe the microstructures. Mechanical properties of the specimens including Brinell hardness and modulus of rupture by four point bending. The results of the research show that Brinell hardness number, modulus of rupture and density of composites increases with increasing compacting pressure. The optimum properties were achieved on the composites containing 4% weight of TiO2 were modulus of rupture was 82 kg/mm2, hardness was 42 BHN and density 2.57 gr/cm3 with compacting pressure of 500 MPa. Abstract in Bahasa Indonesia : Aluminium serbuk sebagai matrik dan TiO2 sebagai penguat dikenal sebagai bahan komposit matrik logam (MMC, yang dapat diproduksi dengan teknik metalurgi serbuk. Dalam penelitian ini komposit Al/TiO2 dengan variasi penambahan unsur penguat sebesar 0, 2, 4, 6 dan 8% berat TiO2. Pembentukan green body dengan tekanan kompaksi 400 dan 500 MPa, dan proses sinter pada suhu 550 OC selama 2 jam. Pengujian meliputi uji bending dan kekerasan brinell, pengamatan srtuktur mikro menggunakan SEM dan mikroskop optik. Hasil penelitian menunjukan kekerasan dan kekuatan bending meningkat dengan meningkatnya tekanan kompaksi. Komposisi optimum dicapai pada komposisi Al/TiO2 4% berat, dengan kekuatan bending sebesar 82 kg/mm2 dan kekerasan 42 BHN pada pembentukan dengan tekanan kompaksi 500 MPa. Kata kunci: metalurgi serbuk, Al/TiO2, Komposit.

  5. KAJIAN KRITIS PRAKTIK ANAK MENONTON FILM KARTUN DI TELEVISI DALAM AKTIFITAS KESEHARIAN DI BANYUWANGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reny Triwardani

    2007-01-01

    Full Text Available This research was held in 2006 for six months. It has been done because the audience was considering become the power to determine the Television program strength. As we know the audience has an important position in mediated communication, they are equal with communicator or text. The research of Television audience is to complete the studies about Television; however text will be meaningful if they deliver by the new communicator. Children are the research object in order to know how much Television become a part of daily life, especially Television programmed that broadcast the cartoon. This research involves three children with different social culture as an informant that lives in Banyuwangi. The research focus is analyze the practical of watching television activity of those three children and what kind of matter that negotiate and integrated in their daily life. Abstract in Bahasa Indonesia: Penelitian yang dilakukan pada tahun 2006 selama enam bulan ini dilakukan karena penonton dianggap menjadi kekuatan penentu bagi keberlangsungan suatu program televisi. Seperti kita ketahui bahwa penonton memiliki posisi penting dalam proses komunikasi bermedia (mediated communication sebanding dengan komunikator maupun teks dan penelitian audiens televisi dilakukan untuk melengkapi kajian tentang televisi, karena bagaimanapun juga pesan (teks yang disampaikan oleh pembuat pesan (komunikator baru akan bermakna ketika sampai ke mata penonton. Anak menjadi objek penelitian untuk mengetahui seberapa banyak televisi menjadi bagian dari keseharian hidup mereka, terutama acara televisi yang menayangkan film-film kartun. Dengan menggunakan 3 anak dengan latar belakang sosial dan budaya yang berbeda sebagai informan yang berada di Banyuwangi, fokus perhatian dalam analisis ini adalah praktik menonton program film kartun yang dilakukan ketiga anak tersebut dan hal-hal apa sajakah yang ternegosiasikan di dalam praktik menonton yang terintegrasi dalam keseharian mereka. Kata kunci: audiens, anak, televisi, menonton, film kartun.

  6. PENEKANAN KADAR ASAM SIANIDA (HCN) KULIT UBI KAYU DALAM POTENSINYA SEBAGAI PAKAN TERNAK

    OpenAIRE

    Sri Purwanti

    2005-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar penekanan kadar HCN melalui analisa HCN pada kulit ubi kayu dengan berbagai pelakuan dalam potensinya sebagai pakan ternak. Penelitian ini dilakukan di Lboratorium Kimia makanan ternak Univ. Hasanuddin. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan unit percobaan sebayak 1 kg kulit ubi kayu, dengan empat perlakuan dan lima ulangan dengan susunan perlakuan kulit ubi kayu di cuci, di kukus, dikeringkan dengan...

  7. PENGGUNAAN MATLAB SIMULINK DALAM PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN PENUKAR KUASA MOD PENSUISAN (PKMP) UNTUK PELAJAR PRA - SISWAZAH

    OpenAIRE

    Nasrudin Abd Rahim; Yushaizad Yusof

    2010-01-01

    Elektronik kuasa telah dijadikan kursus asas jabatan untuk para pelajar pra-siswazah program kejuruteraan elektrik dan elektronik di UKM. Untuk membantu para pelajar memahami kursus ini dengan lebih mudah, pantas dan berkesan; proses pembelajaran dan pengajaran berasaskan sistem pemodelan dan penyelakuan komputer diperkenalkan.Pendekatan ini adalah alternatif kepada latihan amali di makmal yang berkos tinggi. Kertas kerja ini membincangkan penggunaan perisian Matlab Simulink dalam memodel pen...

  8. STUDI ALIRAN SUARA DENGAN METODE GAS DALAM JARINGAN (LATTICE GAS METHOD)

    OpenAIRE

    Jefrey Ignatius Kindangen

    2002-01-01

    We have applied the lattice gas method with using Pascal program language. Some 2-D building models have been implemented in the simulation. The results showed that this method could be used and reliable for studying behavior of airflow pattern in buildings having wide openings. Abstract in Bahasa Indonesia : Kode simulasi numerik dengan menggunakan bahasa pemrograman Pascal dan menerapkan metode Gas Dalam Jaringan (littice gas method) telah dibuat. Beberapa obyek berupa bangunan 2-D (daerah ...

  9. ILUSTRASI IKLAN CETAK DENGAN PENDEKATAN AFEKTIF DALAM HUBUNGANNYA DENGAN PENERIMAAN DAN INGATAN KHALAYAK

    OpenAIRE

    Cons. Tri Handoko

    2003-01-01

    Illustrations in print advertisements have function to attract and hold the attention of the audiences beside influence their acceptance and memory. Recently%2C illustrations of print advertisements have been using affective approaches by using appeal to anxiety%2C appeal to sorrow%2C appeal to warmth%2C appeal to equity%2C and appeal to sex influencing audiences acceptance and memory. Abstract in Bahasa Indonesia : Ilustrasi dalam iklan cetak selain berfungsi sebagai daya tarik dan penahan p...

  10. METODE DESTRUKSI BASAH UNTUK ANALISIS MIKROMINERAL Fe, Zn DAN Mn DALAM SAYURAN KUBIS DAN SAWI HIJAU

    OpenAIRE

    Syahruddin Kasim, S. Si

    2005-01-01

    Analisis kandungan mineral Fe, Zn dan Mn pada daun kubis dan sawi hijau, dilakukan dengan metode destruksi kering. Pemisahan senyawa-senyawa karbon dari masing-masing contoh dilakukan dengan menggunakan tanur pada suhu 500??C. Senyawa anorganik dilarutkan dengan penambahan asam nitrat setelah pengabuan. Penentan kosentrasi meineral dalm contoh menggunakan spktroskopi serapan atom dengan metode kurva kalibrasi standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendungan Fe dalam daun kubis 0,184 ...

  11. PERANAN BUDAYA DALAM MEMBENTUK HUNIAN TRADISIONAL (Studi Kasus Kampung Kanarea Kecamatan Bajeng)

    OpenAIRE

    Nurmaida Amri, S. T.

    2005-01-01

    Rumah tradisional diwakili oleh bentuk panggung dimana bagi masyarakat Makassar konsep rumah tradisional tersebut tidaklah lahir begitu saja, namun syarat dengan philosopi-philosopi antara lain, konsistensi hidup mereka terhadap nilai-nilai dan tradisi,dan bersandar kepada kepercayaan yag dianut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kebudayaan masyarakat tradisional berpengaruh dalam mengolah bentuk hunian tradisional yang ada saat ini, sehingga melahirkan suatu bentuk yang ...

  12. PENTINGNYA KARYAWAN DALAM PEMBENTUKAN KEPERCAYAAN KONSUMEN TERHADAP PERUSAHAAN JASA: (Suatu kajian dan Proposisi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Pantja Djati

    2004-01-01

    Full Text Available Employee has important role in gaining success for the organization. Successful organization that is able to fulfill the consumer expectation. The Question ofhow consumer trusting all their expectation to the service organization still remains as an interesting question to be answered. Various previous researches, have been proved that trust is the key to maintain long term relationship between the organization and consumer. In this paper we propose that employee dimension has a role in forming consumer trust toward organization especially in service industry. Abstract in Bahasa Indonesia : Karyawan memiliki peran yang penting bagi keberhasilan organisasi. Organisasi yang berhasil adalah organisasi yang mampu memenuhi harapan konsumen. Namun bagaimana konsumen akan mempercayakan segala harapannya pada organisasi jasa masih menjadi pertanyaan yang menarik untuk dijawab. Berbagai riset trdahulu membuktikan bahwa kepercayaan merupakan kunci untuk mempertahankan hubungan jangka panjang antara organisasi dengan konsumen. Dalam kajian ini kami memproposisikan bahwa dimensi karyawan berperan dalam membentuk kepercayaan konsumen trhadap organisasi khususnya dalam bidang jasa. Kata kunci : jasa, karyawan, kepercayaan.

  13. PARALEL BLOK FAKTORISASI QR DALAM SISTEM MEMORI TERSEBAR MULTIKOMPUTER BERBASIS MPI-LINUX

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Rochman

    2007-01-01

    Full Text Available This paper will present the implementation of parallel block factorization QR with Compact WY form. The parallel program has written in the SPMD (Single Program Multiple Data style and use MPI (Message Passing Interface library for communication. The program was successfully run in distributed memory system, with four computers. The Speedup was increase significantly long with increasing the number of processor and increasing the size of matrix: 1.47 for two processors, 1.84 for three processors and 2.13 for four processors. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam tulisan ini akan dipaparkan implementasi dari paralel Blok Faktorisasi QR dengan bentuk Compact WY. Program paralel ditulis dalam model SPMD (Single Program Multiple Data dan memanfaatkan pustaka MPI (Message Passing Interface untuk komunikasi. Program ini sukses dijalankan dalam sistem memori tersebar, dengan empat komputer. Terjadi peningkatan kinerja (speedup yang berarti seiring dengan penambahan jumlah prosesor dan penambahan ukuran matriks: 1.47 untuk dua prosesor, 1.84 untuk tiga prosesor dan 2.13 untuk empat prosesor.

  14. STUDI AWAL APLIKASI TEORI FUZZY SET PADA PERUSAHAAN READYMIX CONCRETE DALAM MEMILIH PEMASOK MATERIAL BETON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sentosa Limanto

    2005-01-01

    Full Text Available Material supply has a very important role in construction process. Material supply process require suitable and reliable supplier. In this study, fuzzy set theory is used as the appraisal and selection process of material suppliers to supply materials needed to produce concrete mix in a ready mix company. Sinusoidal, Blockley, and Baldwin models are used. This research uses three variables as qualifications, which are quality, performance, and payment. With these qualifications, ready mix concrete company can appraise material suppliers to be selected. It is shown that quality can be represented by Sinusoidal model, performance by Blockley model, and payment by Baldwin model, while the appropriate defuzzification method is maximum composite method. Abstract in Bahasa Indonesia : Aktivitas yang mempunyai peranan penting dalam proses pelaksanaan proyek konstruksi adalah penyediaan material. Proses penyediaan material memerlukan pemasok yang sesuai dan dapat diandalkan. Dalam studi ini dicoba untuk menggunakan teory fuzzy set dalam proses penelitian dan pemilihan pemasok material untuk adonan beton suatu perusahaan readymix concrete. Model yang dipergunakan adalah model Sinusoidal, Blockley dan Baldwin. Kualifikasi yang digunakan dipengaruhi oleh tiga variabel penentu yaitu variabel kualitas, performa dan pembayaran. Dengan kualifikasi tersebut perusahaan readymix concrete bisa menilai para supplier material yang akan dipakai perusahaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penilaian melalui variabel kualitas dapat diwakili oleh model Sinusoidal, untuk variabel performa diwakili oleh model Blockley dan variabel pembayaran diwakili oleh model Baldwin, sedangkan metode defuzifikasi yang sesuai adalah metode maksimum komposit.

  15. INFORMALITAS DALAM FORMALITAS PADA RUANG TERBUKA PUBLIK (Studi Kasus Lapangan Gasibu, Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RR Dhian Damajani

    2007-01-01

    Full Text Available Gasibu square plays an important role for the Bandung City. At the beginning, this open space was formally designed as part of government complex buildings (Kompleks Gedung Sate. For last ten years, this public space has achieved its ultimate position in its diversity and participants. Various activities such as economic, social, political, cultural and religion held there which are daily, weekly, monthly, and yearly. One of the most interesting activities is The Sunday Market which is probably the biggest Sunday market in Indonesia. This spontaneous market activity is a phenomena of urban vernacular which happened at the other part of the city of Bandung. Discourse in informality and formality of public space become an important issues which has to be treated carefully. Abstract in Bahasa Indonesia : Lapangan Gasibu saat ini memiliki peran yang sangat penting bagi Kota Bandung. Pada awalnya, ruang terbuka ini dirancang sebagai ruang publik formal sebagai bagian dari Kompleks Gedung Sate. Dalam sepuluh tahun terakhir, ruang terbuka publik ini menduduki tempat teratas dalam hal jumlah maupun keragaman aktivitasnya. Beragam kegiatan ekonomi, sosial, politik, budaya termasuk keagamaan diselenggarakan di area ini baik harian, mingguan, maupun bulanan. Salah satu kegiatan yang menarik adalah pasar minggu yang mungkin merupakan pasar minggu terbesar di Indonesia. Pasar yang terjadi secara spontan ini adalah sebuah fenomena urban vernakular yang terjadi pula di bagian lain di Kota Bandung. Saat ini, wacana informalitas dalam formalitas ruang publik menjadi isu penting yang harus ditempatkan pada posisi yang tepat. Kata kunci: informalitas-formalitas; lapangan gasibu; urban-vernakular

  16. Selat Melaka 1992 - 2006: Iktibar beberapa aspek permasalahan dalam mengurus kese¬jahteraan sumber sekitaran serantau

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amriah Buang

    2006-08-01

    Full Text Available Selat Melaka adalah laluan perkapalan utama antara Lautan Pasifik dan Lautan Hindi yang memainkan peranan penting bagi pembangunan ekonomi negara pertumbuhan pesat Asia seperti Cina, India, Jepun, dan Korea Selatan serta negara ASEAN khususnya Malaysia, Indonesia dan Singapura. Pada 2006, jumlah minyak yang diangkut melalui selat ini dianggarkan 15 juta tong sehari (2,400,000 m3/d dalam keadaan berlakunya 34 kejadian kapal karam. Kejadian perlanunan pula telah meningkat menjelang alaf baru, iaitu 220 kejadian pada tahun 2000 berbanding dengan 25 pada 1994 (satu pertiga daripada jumlah kejadian perlanunan di seluruh dunia sehingga memaksa negara litoral (Indonesia, Malaysia, Singapura mengambil langkah pembanterasan yang lebih canggih teknologinya apabila kejadian perlanunan ini meningkat semula pada tahun 2004. Hasilnya ialah penurunan kejadian perlanunan kepada 150 pada 2003, 79 pada 2005 dan 50 pada 2006 meskipun industri perkapalan masih dirundung kekhuatiran kejadian serangan lanun akan meningkat semula. Demikianlah cabaran berterusan pengurusan sumber sekitaran serantau seperti Selat Melaka ini. Kertas ini mengimbas kembali situasi pada tahun 1992 iaitu antara tahun paling mencabar pengurusan keselamatan selat ini dan merumuskan tiga iktibar - iaitu (1 kerjasama di kalangan litoral dalam memperbaiki lagi teknik dan keupayaan pengurusan; (2 tindakan pro-aktif di pihak industri perkapalan selalu membaharui dan meningkatkan sumber peralatan dan kemahiran perkapalan demi mengurangkan pelanggaran kapal; dan (3 penglibatan bertanggungjawab dari kalangan pengguna antarabangsa selat ini dalam memastikan keselamatan penggunaan selat ini - yang sama pentingnya pada tahun 2006 seperti pada tahun 1992.

  17. PENDEKATAN METODE RULE BASED DALAM MENGALIHBAHASAKAN TEKS BAHASA INGGRIS KE TEKS BAHASA INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ema Utami

    2007-01-01

    Full Text Available Natural Language Processing is computer ability to process language, written and oral which was used by human in daily conversation. For computation process, language must be presented as simbolic line which follows certain rule. This English text translation into Indonesian text uses Rule Based method because it was done bilingually with different grammar. This English text translator to Indonesian is able to translate the sentences in daily conversation sentences that is close to its original meaning, so that it could help The English learning process to be easier. English text translator to Indonesian is able to detect group of sentences within several paragraphs for one input execution. The general pattern of Explaining-Explained which was found in English language could be translated into Explained-Explaining which follows Indonesian general grammar. The use of Rule Based method with parsing tree based and production rule in English text translator to Indonesian is able to handle the different grammar rule from both languages, so that it produces the suitable translation. Abstract in Bahasa Indonesia : Natural Language Processing (Pemrosesan Bahasa Alami merupakan kemampuan suatu komputer untuk memproses bahasa, baik lisan maupun tulisan yang digunakan oleh manusia dalam komunikasi sehari-hari. Untuk proses komputasi, bahasa harus dipresentasikan sebagai rangkaian simbol yang memenuhi aturan tertentu. Penerjemahan teks bahasa Inggris ke bahasa Indonesia menggunakan metode Rule Based karena penerjemahan dilakukan secara bilingual (dua bahasa yang mempunyai tata bahasa yang berbeda. Penerjemah teks bahasa Inggris ke teks bahasa Indonesia ini dapat menerjemahkan kalimat-kalimat dalam "daily conversation" dengan cukup baik dan mendekati makna aslinya sehingga dapat membantu proses pembelajaran bahasa Inggris dengan lebih mudah. Penerjemah teks bahasa Inggris ke teks bahasa Indonesia ini mampu mengenali kumpulan kalimat dalam beberapa paragraf untuk sekali eksekusi input. Pola MD (Menerangkan-Diterangkan yang umum dijumpai dalam teks bahasa Inggris dapat diterjemahkan menjadi DM (Diterangkan-Menerangkan sesuai kaidah umum bahasa Indonesia. Penggunaan metode Rule Based dengan parsing tree dan aturan produksi dalam penerjemah teks bahasa Inggris ke teks bahasa Indonesia dapat menangani perbedaan aturan tata bahasa dari kedua bahasa tersebut sehingga menghasilkan terjemahan yang sesuai. Kata kunci: pemrosesan bahasa alami, penerjemahan, metode rule based, bilingual, bahasa Inggris, bahasa Indonesia.

  18. PENGGAMBARAN SOSOK BAPAK DALAM NOVEL IL A JAMAIS TUÉ PERSONNE, MON PAPA KARYA JEAN-LOUIS FOURNIER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endah Istiqomah Apriliani

    2013-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggambaran kontruksi dominasi bapak serta peran fiksi autobiografis dalam meresistensi dominasi bapak. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab dua persoalan, yaitu gambaran dominasi name-of-the-father dalam novel dan gambaran resistensi naratif melalui fiksi autobiografis terhadap dominasi yang diilustrasikan dalam novel. Data penelitian ialah novel yang ditulis oleh Jean-Louis Fournier dengan judul Il A Jamais Tué Personne, Mon Papa. Adapun analisis dilakukan dengan cara teknik deskriptif kualitatif. Novel ini dianalisis dengan kajian psikoanalisis Lacan mengenai name-of-the-father, teori dominasi Bourdieu (2010, serta konsep fiksi au tobiografis menurut Austin (1998. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya dominasi name-of-the-father terhadap Jean-Louis Fournier (tokoh aku, narator, sekaligus pengarang dan wujud resistensi terhadap dominasi tersebut ditampilkan melalui genre fiksi autobiografis.

  19. EFEK VITAMIN C DALAM MEDIUM DMEM TERHADAP PERTUMBUHAN SEL PARU-PARU FETUS HAMSTER SECARA IN VITRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ema Kurnia W,

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efek vitamin C dalam medium DMEM terhadap pertumbuhan sel paru-paru fetus hamster secara in vitro dan untuk mengetahui pada konsentrasi berapakah vitamin C dalam medium DMEM yang berpengaruh paling efektif terhadap pertumbuhan sel paru-paru fetus hamster secara in vitro. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan 6 perlakuan dan 2 ulangan. Masing-masing perlakuan tersebut adalah vitamin C dengan konsentrasi 0mM (kontrol, 5mM, 10mM, 15mM, 20mM, dan 25mM. Vitamin C dengan berbagai konsentrasi tersebut ditambahkan ke dalam medium DMEM dan selanjutnya digunakan untuk menumbuhkan sel paru-paru fetus hamster. Sel paru-paru fetus hamster diisolasi dari fetus hamster berumur 2 hari, ditumbuhkan dalam medium DMEM yang sudah ditambah dengan vitamin C dengan berbagai konsentrasi dan diinkubasi dalam inkubator CO2 5% pada suhu 370C selama beberapa hari sampai biakan sel-sel tersebut konfluen. Setelah konfluenbiakan sel diamati persentase konfluen, viabilitas dan abnormalitas sel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vitamin C dengan konsentrasi 0mM (kontrol, 5mM, 10mM, 15mM, 20mM, dan 25mM dalam medium DMEM mampu menghasilkan persentase konfluen berturut-turut 50%, 65%, 72.5%, 82.5%, 87.5%, dan 92.5% dan persentase viabilitas sel sebesar 89%, 94.5%, 94%, 93%, 94%, dan 96.5%. Sedangkan konsentrasi vitamin C yang efektif terhadap pertumbuhan sel paru-paru fetus hamster secara in vitro adalah konsentrasi 25mM.

  20. PERNIKAHAN DINI, PERCERAIAN, DAN PERNIKAHAN ULANG: SEBUAH TELAAH DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suhadi -

    2013-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan penelitian sosiologis dan antropologis tentang pernikahan dan perceraian dengan menggunakan perspektif komprehensif. Penelitian yang sudah ada tentang pernikahan dini, perceraian, dan pernikahan ulang dianalisi dan dikelompokkan dalam perpektif fungsional, perspektif konflik, dan perspektif interaksionisme simbolik ini.Penelitian dilakukan terhadap 12 judul penelitian pernikahan dini, 10 judul penelitian perceraian, dan 3 judul penelitian pernikahan ulang. Fenomena pernikahan dini, perceraian dan nikah ulang ternyata memiliki relasi kompleks terhadap kehidupan sosial. Relasi tersebut diantaranya; beragamnya realitas sosial yang melahirkan perceraian, perceraian untuk meraih kekuasaan, terdapat redefinisi bahwa perceraian itu pilihan rasional. Perpektif sosiologi yang sering digunakan dalam penelitian perkawinan dan perceraian adalah perspektif fungsional dan perspektif konflik, diperlukan kajian dengan pendekatan interaksionisme simbolik untuk menghasilkan nuansa baru dalam kajian perkawinan.The objective of this study is to map the existing sociological and anthropological researches about marriage and divorce using a comprehensive perspective. Existing research on early marriage, divorce, and remarriage are analyzed and grouped into functional perspective,  conflict perspective and  symbolic interactionist perspective. Twelve research reports on early marriage, 10 research  titles on divorce and 3  titles on remarriage are analysed. The phenomenon of early marriage, divorce and re-marriage appears to have a complex relationship to social life. The relationship for exampple include the diverse factors that contribute to divorce, the use of divorce to gain power, the redefinition of divorce as rational choice and so on. Sociological perspective often used in the study of marriage and divorce is a functional and conflict perspective. It is necessary to study the symbolic interactionism approach to produce a new nuance in the study of marriage.

  1. Studi Eksperimen pada Investment Casting dengan Komposisi Ceramic Shell yang Berbeda dalam Pembuatan Produk Toroidal Piston

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Setiyono

    2012-09-01

    Full Text Available Piston yang terbuat dari bahan paduan aluminium dapat dibuat dengan investment casting. Porositas dan kekasaran permukaan yang tinggi sering terjadi pada produk cor hasil investment casting. Salah satu penyebabnya adalah kualitas ceramic shell yang kurang baik, sehingga diperlukan penelitian tentang komposisi ceramic shell pada investment casting terhadap kualitas produk, kekasaran permukaan, dan porositas produk cor. Eksperimen untuk membuat produk toroidal piston dilakukan dalam empat tahap. Tahap pertama adalah pembuatan master pola, cetakan pola dari silicon rubber, duplikasi pola lilin, dan perakitan pohon lilin. Tahap kedua pembuatan ceramic slurry dengan komposisi: tipe 1 (95% alumina dan 5%  gipsum, tipe 2 (90% alumina dan 10%  gipsum, tipe 3 (85% alumina dan 15%  gipsum, dan tipe 4 (80% alumina dan 20%  gipsum. Proses coating pada pohon lilin dilakukan hingga ketebalan 10 mm ( 5x pelapisan primer dengan ceramic slurry dan 3x pelapisan sekunder dengan pasir silika. Tahap ketiga adalah dewaxing pada temperatur 120şC, kemudian sintering pada temperatur 25 - 340şC dan 340 - 730şC dengan masing-masing  holding time 30 menit. Tahap keempat adalah pengecoran dengan temperatur 700°C. Hasil produk cor dilakukan pengukuran kekasaran permukaan dengan Surface Roughness Tester dan pengukuran porositas kuantitatif dilakukan dengan cara menghitung perbandingan volume porositas terhadap volume total spesimen. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan gipsum dalam ceramic slurry sebesar 5% dan 10% telah menghasilkan porositas mikro, sedangkan 15% dan 20% menghasilkan porositas mikro dan rongga udara pada produk cor. Selain itu, penambahan gipsum dalam ceramic slurry (5% hingga 20% menghasilkan kekasaran permukaan dari 7,71?m meningkat hingga 11,36?m dan porositas produk cor dari 5,16% meningkat hingga 15,38%.

  2. STUDI PERBANDINGAN PERFORMANCE ALGORITMA HEURISTIK POUR TERHADAP MIXED INTEGER PROGRAMMING DALAM MENYELESAIKAN PENJADWALAN FLOWSHOP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tessa Vanina Soetanto

    2004-01-01

    Full Text Available This paper presents a study about new heuristic algorithm performance compared to Mixed Integer Programming (MIP method in solving flowshop scheduling problem to reach minimum makespan. Performance appraisal is based on Efficiency Index (EI, Relative Error (RE and Elapsed Runtime. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini menyajikan penelitian tentang performance algoritma heuristik Pour terhadap metode Mixed Integer Programming (MIP dalam menyelesaikan masalah penjadwalan flowshop dengan tujuan meminimalkan makespan. Penilaian performance dilakukan berdasarkan nilai Efficiency Index (EI, Relative Error (RE dan Elapsed Runtime. Kata kunci: flowshop, makespan, algoritma heuristik Pour, Mixed Integer Programming.

  3. Peranan Faktor Imun dan Profil Protein dalam Penelitian dan Pengembangan Vaksin Malaria Iradiasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mukh Syaifudin

    2014-04-01

    Full Text Available Pengembangan vaksin terhadap malaria yang merupakan penyakit yang mematikan tetap menjadi satu prioritas kesehatan masyarakat global, termasuk pemanfaatan parasit iradiasi sebagai bahan vaksin. Imunisasi dengan sporozoit iradiasi mampu memberikan imunitas protektif pada hewan coba dan sukarelawan. Mekanisme sistem kekebalan tubuh ini banyak dipelajari karena merupakan faktor penting dalam pengembangan vaksin, demikian halnya profil dan/atau ekspresi protein pasca iradiasi yang terkait erat dengan keamanan dan aspek lain dari bahan vaksin. Meskipun telah melalui penelitian yang ekstensif, vaksin yang aman dan protektif belum dapat diperoleh karena masih diperlukan pengetahuan yang lebih mendalam mengenai mekanisme imunitas dan protein dalam litbang malaria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sel limfosit T berperan penting dalam pengaturan respon imun dan pembentukan memori imunologik yang mengontrol dan mengeliminasi infeksi. Sitokin proinflamasi seperti interleukin-12 (IL-12, interferon-gamma (IFN-?, dan tumor necrosis factor alpha (TNF-? juga merupakan mediator esensial dari imunitas protektif pada malaria eritrositik. Berbagai pendekatan lain terkait respon imun seperti genetika molekuler saat ini sedang dilakukan. Studi juga menunjukkan bahwa profil protein bergantung pada beberapa faktor yang akan dibahas lebih lanjut dalam makalah. The development of vaccine against malaria as the deadly disease remains the global public health priority; and it includes the use of irradiated parasites as vaccine materials. Immunization with irradiated sporozoites could provide protective immunity in animals and volunteers. The mechanism of this body immunity system has been studied widely due to its important role in the development of vaccines and profiles and/or protein expression post-irradiation which are closely related to safety and other aspects of vaccine materials. Even though extensive research has been done, a safe and protective vaccine remains elusive because more deeply knowledge on immunity mechanism and protein in malaria research is still needed. Results showed that T-cell lymphocytes have an important role in the regulation of immune response and in the formation of immunological memory which controls and eliminates the infection. Pro-inflammatory cytokines such as interleukin-12 (IL-12, interferon-gamma (IFN-?, and alpha tumor necrosis factor (TNF-? are also essential mediators of protective immunity in erythrocytic malaria. Various other approaches related to immune response such as molecular genetics has been carried out. The study also showed that protein profile is depended on some factors that will be discussed further in the paper.

  4. EKSISTENSI GRUP MUSIK KASIDAH “NASIDA RIA” SEMARANG DALAM MENGHADAPI MODERNISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umi Cholifah

    2013-04-01

    Full Text Available Grup musik Kasidah Nasida Ria adalah grup musik bercirikan keIslaman dari Kota Semarang yang cukup legendaris. Seiring dengan berkembangnya musik-musik modern, grup musik ini menghadapi tantangan baru yang mempengaruhi eksistensinya. Tujuan penelitian ini adalah membahas bagaimana eksistensi grup musik Kasidah Nasida Ria Semarang dalam menghadapi modernisasi, serta faktor-faktor yang menjadi pendorong dan penghambat perkembangan grup musik ini dalam menghadapi modernisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah grup musik Kasidah Nasida Ria Semarang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa grup musik Kasidah Nasida Ria Semarang masih eksis, terbukti masih tampil di televisi dan di berbagai acara. Eksistensi ini didukung oleh motivasi dari pimpinan dan para personel; sifat syairnya yang religius; tanggapan masyarakat; dan faktor lingkungan. Walaupun masih eksis, grup Kasidah Nasidaria mengalami masa surut karena adanya faktor penghambat antara lain, kurangnya publikasi dan promosi, isu-isu yang tidak bertangggung jawab;  plagiarisme, serta persaingan dengan jenis musik lain. Grup musik Kasidah Nasidaria Semarang perlu lebih terbuka terhadap perkembangan teknologi serta berinovasi dalam kesenian keagamaan agar mampu bertahan. Pemerintah juga perlu melakukan pembinaan untuk mengembangkan kesenian-kesenian keagamaan. Nasida Ria is a popular kasidah music group based in Semarang. This group has strong Islamic character and has spawned many hits. Along with the development of modern music, the band is facing new challenges that affect their existence.The objective of this study is to discuss how the existence of Music Group Kasidah Nasida Ria Semarang in present modernization as well as the factors driving and inhibiting the development of this band in facing modernization. In this study, the author uses a qualitative approach. Data collection techniques are observation, interview and documentation. The study shows that the Music Group of Kasidah Nasida Ria Semarang still exist. It is proven by their performance on television and at various public social events. The existence of this group is supported by the motivation of the leadership and personnel; the religious message of their songs; and the support from community and environment. Although it still exists, the group experienced regress because of the inhibiting factors such as capability; lack of publicity and promotion, irresponsible issues; plagiarism, as well as competition with other genres of music. Seeing the challenge of modernization, thus, the Music Group of Kasidah Nasidaria Semarang needs to be more open to technological developments and innovations in religious art in order to survive. The Government also needs to provide guidance to develop religious arts.

  5. KAJIAN KES KEATAS KESAN KAEDAH PEMBELAJARAN KOPERATIF TEKNIK ’JIGSAW’ DALAM KURSUS ISYARAT DAN SISTEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Norinawati Md. Tahir

    2010-01-01

    Full Text Available Kaedah pembelajaran koperatif (KOOP berpusatkan pelajar merupakan suatu metodologi pengajaran aktif dalam kumpulan-kumpulan kecil berbanding kaedah pembelajaran kompetitif (KOMP atau secara individu dan berpusatkan pensyarah. Teknik Jigsaw yangmerupakan subset pembelajaran KOOP telah menunjukkan keupayaan memupuk kemahiran interaksi berkumpulan, berfikiran kritis serta sifat positif, selaras dengan paradigma masa kini yang berlandas keperluan hasil pembelajaran. Dalam kajian ini ia digunakan dalam proses mengulangkaji topik yang telah diajar di bilik kuliah. Sehubungan dengan itu, kertaskerja ini membincangkan kedua-dua metodologi pembelajaran yang telah dilaksanakan dalam kelas kursus isyarat dan sistem (KL2093 di Fakulti Kejuruteraan, UKM dan mengupas keberkesanannya secara kuantitatif dan kualitatif. Iajuga membandingkan struktur pembelajaran kooperatif dan kompetitif menggunakan rekabentuk kuasi-ujikaji. Analisis kuantitatif dilakukan ke atas dua set data markah peperiksaan pelajar untuk melihat kesan ke atas pencapaian akademik manakala analisis kualitatif dilakukan secara analisis sebab-akibat (cause-effect untuk mengkaji kesannyaterhadap sikap pelajar. Pemerhatian dan analisis awal menunjukkan teknik jigsaw yang berpusatkan pelajar memberikan kesan yang lebih positif berbanding kaedah tradisional pembelajaran KOMP berpusat pensyarah.The student oriented cooperative leaning method (COOP exhibit an active teaching methodology in small groups, as compared to the lecturer oriented competitive learning method (COMP. The Jigsaw technique is a subset of the COOP learning that has been demonstrated to nurture good group interaction skill, critical thinking ability, and positive attitude among students that are in agreement with the current outcome based paradigm. In this study, both methods were used in the revision process to reinforce theunderstanding of the topics taught in the class. This paper specifically discusses both methodologies that have been implemented in Signal and System course (KL2093 at the Engineering Faculty, UKM and analyzes its quantitative and qualitative effectiveness. Italso compares the cooperative and competitive structure using the quasi-experiment design approach. The quantitative analysis was carried out on two data sets of examination scores to evaluate their effects towards academic achievements, while, the qualitative analysis based on cause-effect process is performed to investigate the effects towards students’ behavior. Preliminary observation and analysis indicates that the student oriented jigsaw technique is more effective compared to the traditional lecturer oriented COMP learning.

  6. PENGGUNAAN MATLAB SIMULINK DALAM PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN PENUKAR KUASA MOD PENSUISAN (PKMP UNTUK PELAJAR PRA - SISWAZAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nasrudin Abd. Rahim

    2010-01-01

    Full Text Available Elektronik kuasa telah dijadikan kursus asas jabatan untuk para pelajar pra-siswazah program kejuruteraan elektrik dan elektronik di UKM. Untuk membantu para pelajar memahami kursus ini dengan lebih mudah, pantas dan berkesan; proses pembelajaran dan pengajaran berasaskan sistem pemodelan dan penyelakuan komputer diperkenalkan.Pendekatan ini adalah alternatif kepada latihan amali di makmal yang berkos tinggi. Kertas kerja ini membincangkan penggunaan perisian Matlab Simulink dalam memodel penukar Buck. Para pelajar didedahkan kepada bagaimana membina model litar, menganalisis operasi pensuisan dan sistem kawalan litar sebelum penyelakuan penukar Buck dilaksanakan. Hasil keputusan daripada penyelakuan komputer menentusahkan teori yang telah dibincangkan dalam kuliah. Justeru itu, kertas kerja ini boleh menjadi sebagai panduan asas untuk makmal latihan amali kursus elektronik kuasa berasaskan pemodelan danpenyelakuan komputer.Power electronics has become a departmental basic course for undergraduate students of electrical and electronics engineering program at UKM. To help students understand thiscourse easily, quickly and efficiently; teaching and learning process based on computer modeling and simulation are introduced. This approach is an alternative to laboratory experiment which is costly. This paper discusses implementation of Matlab Simulink software in modeling a Buck converter. Students are exposed on how to construct a circuit model, to analyze switching operation, and control system before Buck converter simulation is being executed. Results from the computer simulation should verifiy the theory that has been discussed in class. Hence, this paper can be a basic guideline for computer modeling and simulation-based laboratory experiment for power electronics course.

  7. Studi Eksperimental Sistem Pengering Tenaga Matahari Tipe Rumah Kaca dengan Variasi Jarak Cermin dalam Pengering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nibras Fitrah Yayienda

    2013-09-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian tentang sistem pengering tenaga matahari tipe rumah kaca dengan menggunakan variasi penempatan jarak antara cermin di dalam pengering.  Pengering terbuat dari kaca dengan ketebalan 5mm dan kemiringan atap pengering sebesar 600. Penelitian tipe rumah kaca ini digunakan untuk mengeringkan produk biji-bijian berupa gabah padi. Pada penelitian ini terdapat 3 variasi jarak antar cermin yang dibandingkan dengan pengeringan tanpa menggunakan cermin di dalam pengering dan pengeringan secara konvensional. Dari hasil perhitungan, diperoleh nilai rata-rata laju penguapan untuk pengeringan konvensional sebesar 0,0000579 Kg/s, pengeringan tanpa cermin sebesar 0,0000542 Kg/s, variasi 1 sebesar 0,0002202 Kg/s, untuk variasi 2 sebesar 0,0000987 Kg/s, dan untuk variasi 3 sebesar 0,0000806 Kg/s. Dengan nilai laju penguapan tersebut, kadar air yang terkandung pada padi untuk pengeringan konvensional sebesar 21,9999 % ; pengeringan tanpa cermin sebesar 21,7448 % ; variasi 1 sebesar 19,0267 %, untuk variasi 2 sebesar 19,5948 % ; dan untuk variasi 3 sebesar  20,5049 %.

  8. OPTIMASI POLA PENYUSUNAN BARANG DALAM RUANG TIGA DIMENSI MENGGUNAKAN METODE GENETIC ALGORITHMS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kartika Gunadi

    2003-01-01

    Full Text Available The good arrangement pattern in the three dimension space, for example container, must be made as optimal as possible to keep the dispatch cost down. Genetic algorithms as the solution search methods which depends on the natural selection to get an individual with the best gene arrangement, is able to give the solution towards how the good arrangement pattern is optimized through iteration process until some generations with reproduction, crossover, and mutation operators. By inserting some input such as the space and goods specification, and the probability of the three genetic algorithms operator, the optimization process will look for the good arrangement pattern based on fitness or the best grade, that is the fewer empty space left. Abstract in Bahasa Indonesia : Pola penyusunan barang dalam ruang tiga dimensi, contohnya kontainer, harus bisa seoptimal mungkin untuk menekan biaya pengiriman dalam berbisnis. Algoritma genetik sebagai metode pencarian solusi yang berpatokan pada seleksi alam untuk mendapatkan sebuah individu dengan susunan gen-gen terbaik, mampu memberikan solusi bagaimana pola susunan barang dioptimalkan melalui proses iterasi sampai beberapa generasi dengan operatornya yaitu reproduksi, pindah silang, dan mutasi. Dengan memasukkan inputan berupa spesifikasi ruang dan barang beserta probabilitas ketiga operator algoritma genetik, proses optimasi akan menemukan pola susunan barang berdasarkan fitness atau nilai terbaik, yaitu semakin sedikit ruang kosong yang tersisa. Kata kunci: optimasi, penyusunan barang, algoritma gemetik.

  9. POLA PENGETAHUAN SIKAP DAN PERILAKU KARYAWATI DALAM FUNGSI PEMELIHARAAN ANAK DIDAERAH INDUSTRI JABOTABEK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunanti Zalbawi

    2012-10-01

    Full Text Available Pengetahuan, sikap dan perilaku karyawati di Jabotabek pada umumnya cukup baik dalam menjalankan fungsi keluarga khususnya dalam fungsi reproduksi dan memelihara anak. Pendapat tentang anak pada umumnya sebagai harapan di hari kemudian, persiapan penyediaan makanan dan keperluan anak cukup baik, karena sebagian besar dilakukan sendiri oleh responden. Banyak responden yang menginginkan setuju adanya fasilitas TPA di perusahaannya. Sebagian besar tidak setuju anak diasuh oleh pembantu. Informasi tentang pemeliharaan anak pada umumnya diperoleh dari kombinasi melalui media cetak, media elektronik, tenaga kesehatan dan keluarga. lnformasi tentang pemeliharaan dari mass media (radio, koran dll dan  tenaga kesehatan masih kurang, karena keterbatasan waktu dan kesempatan.Pandangan tentang anak dan memelihara anak pada umumnya cukup kondusif untuk berjalannya fungsi keluarga terutama fungsi reproduksi dan memelihara anak. Dengan semakin banyaknya wanita bekerja maka diperlukan mengembangkan program pengadaan TPA untuk wilayah Jabotabek. Karena masih kurangnya informasi dan pengetahuan yang diterima karyawati mengenai reproduksi dan kesehatan anak maka perlu diberikan penyuluhan. Bisa diupayakan oleh perusahaan atau kerjasama dengan Puskesmas setempat, dan dilakukan di perusahaan bisa secara berkala. Karena fungsi anak itu penting sebagai harapan orang tua di masa mendatang dan sebagai generasi penerus bangsa.

  10. SEKTOR KEUANGAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA: PENDEKATAN KAUSALITAS DALAM MULTIVARIATE VECTOR ERROR CORRECTION MODEL (VECM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inggrid Inggrid

    2006-01-01

    Full Text Available This paper attempts to investigate whether financial development leads to growth in developing country like Indonesia. It is found that there is stable long-run equilibrium relationship between the development of financial sector and the real output. Granger causality test suggests the bi-directional causality for real output and credit volume and one-way causality from spread to real output. Vector Error Correction methodology results seem to give strong support to the hypothesis that financial system can be an engine of growth in this country. Abstract in Bahasa Indonesia : Tulisan ini mencoba menginvestigasi peranan sektor keuangan dalam memicu pertumbuhan ekonomi di negara berkembang, seperti Indonesia. Hasil-hasil empiris mengindikasikan, dalam jangka panjang, terdapat hubungan ekuilibrium antara perkembangan sektor keuangan dan output riil. Uji kausalitas Granger menunjukkan bi-directional causality diantara output riil dan volume kredit serta one-way causality yang berasal dari spread menuju output riil. Hasil dari Vector Error Correction Model (VECM cenderung mendukung hipotesis bahwa sistem keuangan dapat menjadi mesin pertumbuhan di negara ini. Kata kunci: perkembangan sektor keuangan, pertumbuhan ekonomi, kausalitas, VECM.

  11. Masalah Pelaksanaan Program Kesehatan di Daerah dan Informasi yang Dibutuhkan Dalam Upaya Penanggulangannya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anorital Anorital

    2012-09-01

    Full Text Available Secara umum hasil-hasil penelitian kesehatan belum sepenuhnya mendukung kebutuhan program baik di tingkat pusat maupun daerah. Untuk menanggulangi masalah tersebut, salah satu upaya adalah melibatkan para pelaksana program kesehatan (di daerah dalam mengidentifikasi masalah pada program kesehatan yang dilaksanakan selama PJP I khususnya pada Repelita V dan informasi yang dibutuhkan dalam upaya pemecahan dan penanggulangannya. Untuk menjawab pernyataan tersebut, telah dilakukan suatu studi deskriptif guna mengetahui sampai seberapa banyak jumlah masalah yang terdapat pada program prioritas yang ada pada unit eselon I Depkes yang dilaksanakan di seluruh propinsi di Indonesia. Studi ini mencakup 27 propinsi, sebanyak 17 propinsi (63% mengembalikan formulir isian dengan jumlah program prioritas sebanyak 43 program dari 6 unit eselon I Depkes, dan telah diidentifikasi sebanyak 320 item masalah serta 400 item informasi yang dibutuhkan agar dapat dilakukan upaya peningkatan program kesehatan pada masa awal PJP II. Hasil yang diperoleh dari studi ini menunjukkan bahwa lebih dari 56% masalah-masalah yang ada merupakan masalah yang terdapat pada teknis substantif, sedangkan jenis informasi yang dibutuhkan ternyata 37,7% adalah informasi yang dibutuhkan untuk peningkatan program.

  12. Pengaruh pupuk kandang dan NPK terhadap populasi bakteri Azotobacter dan Azospirillum dalam tanah pada budidaya cabai (Capsicum annum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MUJIYATI

    2009-11-01

    Full Text Available Mujiyati, Supriyadi. 2009. Pengaruh pupuk kandang dan NPK terhadap populasibakteri Azotobacter dan Azospirillum dalam tanah pada budidaya cabai (Capsicumannum. Bioteknologi 6: 63-69. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan populasi bakteri Azotobacter dan Azospirillum akibat pemberian pupuk kandang. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan perlakuan: (i tanpa pupuk sebagai kontrol, (ii dengan pupuk kandang, (iii dengan pupuk NPK. Data dikumpulkan secara eksperimen dengan menanam cabai pada beberapa petak percobaan dengan perlakuan penggunaan pupuk sebanyak tiga kali ulangan. Data yang dikumpulkan terdiri atas jumlah populasi Azotobacter dan Azospirillum, kandungan nitrogen dalam tanah dan hasil cabai. Percobaan lapangan dilakukan di Desa Gathak, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Data primer dari hasil penelitian di analisis dengan uji ANAVA dan dilanjutkan dengan uji BNT dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan pupuk kandang dapat meningkatkan populasi bakteri Azotobacter (0,02% dan Azospirillum (0,46% apabila dibandingkan kontrol, sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah dalam waktu yang cukup lama yaitu dengan meningkatkan ketersediaan hara dalam tanah. Kandungan nitrogen total tanah setelah diberi pupuk kandang juga meningkat dan sangat bermanfaat untuk bahan penyusun tubuh tumbuhan.

  13. ANALISIS PEMANFAATAN RUANG DALAM PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL (STUDI KASUS PULAU PASI, KABUPATEN SELAYAR)

    OpenAIRE

    Ali, Syamsu Alam; Jompa, Jamaluddin; Ilyas, Syahruni

    2011-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi umum dan potensi ekosistem laut yang ada di sekitar Pulau Pasi, menganalisa pola pemanfaatan ruang wilayah pesisir dan laut di sekitar Pulau Pasi bagi peruntukan budidaya laut, wisata alam, konservasi dan penangkapan, serta memberikan alternatif zonasi dalam pengelolaan Pulau Pasi berdasarkan kondisi, potensi dan kesesuaian pemanfaatan ruang. Penelitian dilakukan di Pulau Pasi Kabupaten Selayar. Metode pengumpulan dat...

  14. HUBUNGAN KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN, DAN SIKAP, DENGAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN ANTI NYAMUK DI KELURAHAN KUTOWINANGUN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R.A. Wigati

    2013-02-01

    Full Text Available Abstract. There are various selections of household insecticides in the community. So far socialization on appropriate method of using household insecticide has never been undertaken. The majority of heterogenous community of Kutowinangun village have the habit of using household insecticide. Based on this condition the problem of the study is how community behaves in relation to the use of household insecticide. The aim of study was to describe community behavior include knowledge, attitude and their practice in the use of household insecticide . The study used descriptive analytical. method to identify community behavior was done by closed questionnaire. Population of the study were community of Kutowinangun village, Salatiga Municipality whereas samples were taken using quota sampling technique. Information on community behavior was obtained quantitatively and qualitatively. Out of 100 respondents, only 72 respondents that use of mosquito repellent. Users of aerosol insecticides were 28%, repellent insecticide 8%, Mosquito coils were 36% and electric mat insecticide were 42%.  Knowledge of respondents was 62% is adequate; but only 36% had supportive attitude toward the use of mosquito repellent. Users of household insecticides sometimes read the label of mosquito repellent package (58 % at the frequency of spray  once a day (36.3%. Most of them did not wash their hand after using household insecticide (54%, and they were kept insecticide on the floor (> 40%. Knowledge and attitudes influence people's behavior with a p value <0.05. Keywords: Knowledge, Attitude, practice,  household insecticide . Abstrak. Berbagai jenis insektisida rumah tangga sudah banyak beredar di masyarakat. Sosialisasi tentang cara penggunaan insektisida rumah tangga yang tepat dosis dan cara penggunaan sampai saat ini tidak pernah dilakukan. Sebagian besar masyarakat Kelurahan Kutowinangun memiliki kebiasaan menggunakan insektisida rumah tangga. Berdasarkan hal tersebut maka masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perilaku masyarakat dalam penggunaan insektisida rumah tangga (anti nyamuk. Tujuan penelitian adalah untuk menggambarkan perilaku masyarakat meliputi pengetahuan, sikap dan praktek mereka dalam penggunaan insektisida rumah tangga. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Metode untuk mengidentifikasi perilaku masyarakat dilakukan melalui kuesioner tertutup. Populasi penelitian adalah masyarakat Kelurahan Kutowinangun, Kota Salatiga sedangkan sampel diambil dengan teknik quota sampling. Informasi tentang perilaku masyarakat diperoleh secara kuantitatif dan kualitatif. Dari 100 responden, hanya 72 responden yang menggunakan anti nyamuk. Pengguna insektisida (anti nyamuk aerosol adalah sejumlah 28%, repellent sejumlah 8%, anti nyamuk bakar sebanyak 36% dan insektisida elektrik adalah sebanyak 42%. Pengetahuan responden sebagian besar (62% adalah cukup, tetapi hanya 36% dari responden yang memiliki sikap mendukung terhadap pemanfaatan anti nyamuk. Praktik perilaku masyarakat dalam membaca label kemasan anti nyamuk sebagian besar (58% menyatakan kadang-kadang saja, sedangkan frekuensi penggunaan anti nyamuk semprot sebagian besar (36,3% adalah sekali dalam sehari. Kebanyakan dari masyarakat tidak mencuci tangan mereka setelah menggunakan insektisida rumah tangga (54%, dan mereka meletakkan insektisida di lantai (> 40%. Pengetahuan dan Sikap berpengaruh terhadap perilaku masyarakat dengan p value < 0.05. Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Praktik, insektisida rumah tangga

  15. Analisa Karakteristik Distribusi Tekanan dan Kecepatan Pada Bodi Aerodinamika Airfoil Dengan Metoda Panel Dalam Fenomena

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herman Sasongko

    2003-01-01

    Full Text Available The aerodynamics characteristics of a body are the most important in the subject of aerodynamics application in which is intended to get the aerodynamically body profile. This research was performed on both a symmetrical model of NACA Airfoil and Joukowski Airfoil. In this research, the analysis of aerodynamics characteristics had been performed by using Smith-Hess' panel method that distributes both the source flow and the vortex flow along the surface of airfoil to get the velocity distribution, in which is used to get the pressure distribution on the surface of airfoil. The parameters used as the aerodynamics characteristics are the coefficient of pressure distribution (Cp and the coefficient of lift (Cl. The research results show that the accuracy level of panel method in analyzing the aerodynamics characteristics is high quite. It could be proved by the graphical visualization of software simulation. This visualization met the trend line of the available charts, hence, the greater of pressure difference between upper and lower surface of airfoil, the bigger of lift. Furthermore, the chart of lift coefficient (Cl to the angle of attack is linear. The pressure difference was trigged by some factors including the variance of attack angle and the maximum thickness of airfoil. Furthermore, in the geometric of airfoil profile, the difference between the NACA Airfoil and the Joukowski Airfoil is on their sharper trailing edge. Abstract in Bahasa Indonesia : Karakteristik aerodinamika suatu benda uji merupakan suatu hal yang sangat penting dalam bidang ilmu aplikasi aerodinamika yang ditujukan untuk mendapatkan bentuk benda yang aerodinamis. Penelitian karakteristik aerodinamika ini dilakukan pada benda uji simetrik NACA Airfoil dan Joukowski Airfoil. Dalam penelitian ini, analisa karakteristik aerodinamika dilakukan dengan metoda panel Smith-Hess yang mendistribusikan aliran source dan aliran vortex di sepanjang kontur airfoil untuk mendapatkan distribusi kecepatan, yang kemudian digunakan untuk mendapatkan distribusi tekanan pada kontur airfoil. Parameter yang digunakan sebagai karakteristik aerodinamika adalah koefisien distribusi tekanan (Cp, koefisien lift (Cl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keakuratan metoda panel di dalam analisa karakteristik aerodinamika cukup tinggi, dengan terlihatnya hasil grafik dari simulasi software yang dapat mengikuti trend line atau alur dari grafik pembanding yang telah ada sebelumnya, demikian dengan semakin besarnya perbedaan tekanan (pressure difference antara bagian atas dengan bagian bawah kontur airfoil maka akan menimbulkan lift yang semakin besar, sedangkan grafik koefisien lift (Cl terhadap sudut serang adalah linier. Perbedaan tekanan dipicu oleh beberapa faktor, misalnya perubahan sudut serang, dan perubahan ketebalan maksimum yang dimiliki airfoil. Sedangkan untuk geometri penyusun airfoil, perbedaan antara NACA Airfoil dengan Joukowski Airfoil terletak pada bentuk trailing edge-nya yang lebih lancip. Kata kunci: karakteristik aerodinamika, NACA Airfoil, Joukowski Airfoil, metoda panel Smith-Hess, koefisien distribusi tekanan, koefisien lift.

  16. PERANAN UNIVERSITAS DALAM MEMOTIVASI SARJANA MENJADI YOUNG ENTREPRENEURS (Seri Penelitian Kewirausahaan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yohnson Yohnson

    2003-01-01

    Full Text Available The role of university to motivate the fresh graduate to be young entrepreneurs is very important to increase the number of entrepreneurs. Be Increasing of young entrepreneurs will decrease unemployment and it will even open more job vacancies. How the university can produce young entrepreneurs. The role of university is explained by some expert of entrepreneurship .One of them is explained by Thomas Zimmerer . He explained that one factor that triggers the growth of entrepreneurship is educational entrepreneurship. Mr.Douglas.A Gray suggested that people should start their own business as soon as possible. For example, when the students are still studying in the university they can try to start their own business. By empirical data, research has been done to Petra Christian University Student about the dominant factor that influences the student to be young entrepreneurs. The result of the research shows that the dominant factor is opportunity. Therefore the university should play it's roles which are giving information about the advantages of becoming entrepreneurs, giving educational entrepreneurship and providing some activities where they can practice their knowledge and feel the entrepreneurship world. With those roles of the university, young entrepreneurs can be produce successfully. Abstract in Bahasa Indonesia : Peranan Universitas dalam memotivasi sarjana menjadi wirausahawan muda sangat penting dalam menumbuhkan jumlah wirausahawan . Dengan meningkatnya wirausahawan dari kalangan sarjana akan mengurangi pertambahan jumlah pengangguran bahkan menambah jumlah lapangan pekerjaan. Pertanyaannya adalah bagaimana pihak universitas dapat mencetak wirausahawan muda. Peranan universitas dijelaskan oleh beberapa pendapat para ahli bidang kewirausahaan .Salah satunya dijelaskan oleh Thomas Zimmerer bahwa salah satu faktor pendorong pertumbuhan kewirausahaan adalah pendidikan kewirausahaan. Selain itu Douglas A.Gray menyarankan untuk memulai usaha sejak dini misalnya pada waktu masih kuliah . Sedangkan data secara empirical juga didapatkan melalui penelitian yang dilakukan pada alumni Universitas Kristen Petra tentang faktor paling dominan memotivasi alumni menjadi wirausahawan. Hasil penelitian tersebut menyebutkan bahwa faktor kesempatan yang mendorong alumni memutuskan menjadi wirausahawan. Jadi pihak universitas berperan menjadi pemberi informasi tentang kesempatan apa yang akan didapat jika menjadi wirausahawan, serta memberikan pendidikan kewirausahaan dan memberikan wadah bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmunya dengan mendirikan bisnis kecil di lokasi universitas. Peranan universitas sangat menentukan tercetaknya wirausahawan muda yang handal. Kata kunci: wirausahawan, motivasi, peranan universitas

  17. PERAN ORANG TIONGHOA DALAM PERDAGANGAN DAN HIDUP PEREKONOMIAN DALAM MASYARAKAT (Studi Kepustakaan dan Studi Kasus tentang Interaksi Etnik Tionghoa dan Pribumi di Bidang Perekonomian di Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukas S. Musianto

    2003-01-01

    Full Text Available The economic function of the Chinese has been existing since many centuries ago. This function has close relationship with "Jati Diri" of a businessman or an entrepreneur in the economic activities. Besides, the context of the social cultural and political interaction which has been prevailing for centuries, will condense to form the "Jati Diri" of a Chinese in Indonesia community. This must have positive or negative influences in a community. A sample with an application on the ethical interaction in Surabaya completes this contextual thinking. The projection to overcome it is our assignment in our nation economics, between the community and the government. Abstract in Bahasa Indonesia : Fungsi orang Tionghoa dalam dunia perekonomian telah terasa berabad-abad yang lampau. Fungsi ini erat berhubungan dengan jati diri suatu wirausaha di bidang perekonomian. Di samping itu konteks interaksi sosial budaya dan politis yang telah berabad-abad lamanya, akan mengkristal memupuk jati diri seorang Tionghoa di tanah air dan masyarakat besar Indonesia. Barang tentu ini bersifat positif atau pun negatif bagi suatu komunitas tertentu. Suatu contoh dengan aplikasi pada interaksi etnik di Surabaya, melengkapi pemikiran kontekstual ini. Proyeksi untuk menanggulanginya menjadi tugas bersama pada aspek perekonomian bangsa antara masyarakat dan pemerintah. Kata kunci:perdagangan, perekonomian, pasar, Tionghoa, Bumi Putera, globalisme.

  18. Pengaruh Aerasi dan Sumber Nutrien terhadap Kemampuan Alga Filum Chlorophyta dalam Menyerap Karbon (Carbon Sink untuk Mengurangi Emisi CO2 di Kawasan Perkotaan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lancur Setoaji

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian terkait mitigasi pemanasan global, khususnya dalam penyerapan karbon dioksida (CO2, menjadi fokus utama di kalangan ilmuwan dunia. Secara alamiah, karbon dioksida dapat diserap oleh tumbuhan hijau, laut, karbonasi batuan kapur, dan alga. Pigmen hijau dalam alga atau klorofil dapat menyerap karbon dioksida dalam proses fotosintesis. Alga memiliki pertumbuhan yang sangat cepat sehingga cocok digunakan sebagai carbon sink. Penelitian terkait carbon sink ini bertujuan untuk menentukan kemampuan rata-rata serapan CO2 oleh alga di kawasan perkotaan dan menentukan pengaruh aerasi dan variasi sumber N terhadap pertumbuhan dan perkembangan alga. Penelitian ini dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan reaktor dengan proses batch. Sampel alga yang digunakan didapatkan dari hasil pengembangbiakan yang bersumber dari perairan di kawasan perkotaan. Penelitian ini menggunakan dua variabel uji, yaitu aerasi dan sumber nutrien. Jumlah karbon dioksida yang diserap didapatkan dari perbandingan stoikiometri pada reaksi fotosintesis.  Berdasarkan perbandingan stoikiometri tersebut diketahui bahwa 1 gram sel alga yang terbentuk sebanding dengan 1,92 gram CO2 yang diserap. Dari hasil penelitian, alga dengan penambahan pupuk urea dapat menyerap 4,87 mg CO2/hari dalam kondisi tanpa aerasi atau 3,84 mg CO2/hari dengan aerasi. Sedangkan alga dengan penambahan pupuk NPK dapat menyerap 3,61 mg CO2/hari dalam kondisi tanpa aerasi atau 3,01 mg CO2/hari dengan aerasi.

  19. KAJIAN KINERJA DINAS KESEHATAN KOTA SEMARANG TAHUN 2005 DALAM PENGENDALIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD DARI PERSPEKTIF PROSES INTERNAL DAN PERSPEKTIF PEMBELAJARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Evi Sulistyorini

    2012-09-01

    Full Text Available Demam berdarah dengue merupakan penyakit yang berpotensi terjadinya kejadian luar biasa (KLB. Trend kasus DBD mengalami peningkatan baik nasional. Provinsi Jawa Tengah, maupun Kota Semarang dalam lima tahun terakhir. Pengukuran kinerja instansi pemerintah, khususnya dalam pengendalian DBD saat ini menggunakan LAKIP dengan indikator inputs, outputs. outcomes, benefits, dan impacts. LAKIP tersebut belum melihat adanya indikator proses. Pada pemerintahan yang berfokus masyarakat, indikator proses dapat diukur dengan menggunakan Balanced Scorecard (BSC, khususnya perspektif proses internal dan perspektif pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pelayanan dan penanganan keluhan dalam perspektif proses internal, serta mengetahui pelatihan, pembimbingan, serta pemberdayaan karyawan dari perspektif pembelajaran dalam pengendalian DBD. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan studi kasus. Data primer diperoleh melalui Focus Group Discussion (FGD dan divalidasi dengan teknik triangulasi metode, yaitu wawancara mendalam. Subyek penelitian ini adalah organisasi Dinas Kesehatan Kota Semarang. Cara penentuan subyek tersebut menggunakan purposive sampling. Data dianalisa secara kualitatif dengan cara koding. Hasil penelitian diketahui bahwa dari perspektif proses internal pengendalian DBD dilakukan dengan mengacu pada SPM, proses pelayanan dituangkan dalam bentuk flow chart, dan untuk memberikan pelayanan yang bermutu telah dibentak tim penanganan keluhan masyarakat. Dari perspektif pembelajaran diketahui bahwa peningkatan profesionalisme dan kemampuan karyawan dilakukan dengan pembimbingan secara berjenjang dan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk studi lanjut. Pemberian lugas dan pendelegasian wewenang dalam pemberdayaan karyawan sudah dilakukan dengan melihat permasalahan dan kemampuan karyawan, umpan balik dan penghargaan diberikan sebagai upaya peningkatan motivasi karyawan.   Kata Kunci: pengendalian DBD, kinerja dinas kesehatan, perspektif proses internal dan perspektif pembelajaran, balanced scorecard.

  20. REKA BENTUK DAN PEMBANGUNAN PEMBELAJARAN ATAS TALIAN MENGGUNAKAN SUMBER TERBUKA DALAM PENGURUSAN DAN KEPIMPINAN PENDIDIKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohd. Izham bin Mohd. Hamzah

    2009-07-01

    Full Text Available Kajian ini bertujuan menilai penggunaan pembelajaran atas talian dalam kalangan bakal pengurus dan pemimpin sekolah. Kajian ini dijalankan dalam dua fasa. Fasa pertama membangunkan sistem pembelajaran atas talian menggunakan sumber terbuka Moodle. Fasa ini menekankan proses mereka bentuk dan membangunkan prototaip sistem pembelajaran atas talian yang dinamakan e-Headship. Modul kandungankursus adalah yang berkaitan dengan kursus Kelayakan Profesional Kebangsaan untuk Pengurus dan Pemimpin Sekolah (National Profesional QualiŢcation for Headship (NPQH. Fasa kedua kajian ini berkaitan dengan penilaian pembelajaran atas talian yang telah dibangunkan terhadap peserta kursus NPQH yang bakal menjadi pengurus dan pemimpin sekolah di Malaysia. Penilaian dalam kajian ini adalahberkaitan dengan kandungan pembelajaran atas talian peserta kursus yang dikaji. Peserta kursus adalah terdiri daripada bakal pengurus dan pemimpin sekolah yang mengikuti kursus di Institut Aminuddin Baki, iaitu institut yang memberi latihan kepada pengurus dan pemimpin sekolah. Kajian ini menggunakan reka bentuk kajian eksperimental ujian pasca untuk melihat dapatan kajian yang dijalankan. Seramai 60 responden yang terdiri daripada peserta kursus NPQH terlibat dalam kajian ini. Pengumpulan data dibuat melalui borang soal selidik. Dapatan kajian menunjukkan bahawa pengetahuan, penggunaan, kemahiran dan tahap kognitif kumpulan rawatan adalah tinggi daripada kumpulan kawalan yang menggunakan e-Headship berbanding kaedah pengajaran dan pembelajaran konvensional. Adalah diharapkan agar pembangunan prototaip pembelajaran atas talian ini dapat membantu pihak IAB membuat penambahbaikan terhadapprogram latihan pengurusan dan kepimpinan sekolah secara lebih menyeluruh pada masa akan datang.This study aimed to investigate the use of e-learning among school heads in educational management and educational leadership. The study was conducted in two phases. The Ţrst was to develop an e-learning management system using open source software, Moodle. This phase emphasized on the processes involved in designing and developing the e-learning management system prototype, named e-Headship. The content of e-Headship was related to modules on the National Professional QualiŢcation for Headship (NPQH programme. The second phase of the study was the evaluation of e-Headship. The elements evaluated in this paper were the e-learning content. The participants involved were those trained as future heads of schools in Malaysia. They were all trained at Institut Aminudin Baki (IAB, an institute for training schools’ administrators. Using quasi-experimental study design, the study analyzed participants’respond towards the usage of e-Headship. The sample of the study comprised of 60 school heads from one cohort. Analysis of data was done based on the parametric approach. The researchers had designedand developed various instruments (which were represented in the form of surveys for measuring effectiveness of e-Headship based on the participants’ knowledge, usage, skills and cognitive level.Generally, the fi ndings of the research showed that the use of e-Headship based in the participants’ knowledge, usage, skills and cognitive level was signifi cantly more effective as compared to the use of conventional teaching and learning method. It was hoped that the use of such prototype would help IAB in designing and developing better programmes that could benefi t the participants at large.

  1. PENETAPAN KADAR RESIDU SPIRAMISIN DALAM DAGING AYAM DI JAKARTA, CIBINONG DAN SUKABUMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indri Rooslamiati

    2012-10-01

    Full Text Available Spiramisin adalah antibiotika golongan makrolida yang dapat digunakan untuk pengobatan maupun untuk pemacu pertumbuhan ternak. Penggunaan spiramisin dapat meninggalkan residu yang dapat merugikan kesehatan konsumen apabila waktu henti obat tidak dipatuhi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui adanya perbedaan residu dalam daging ayam yang berasa! dari dua tempat berbeda yaitu pasar swalayan dan pasar tradisional yang berada di wilayah Jakarta, Bogar, Cibinong dan Sukabumi. Umur ayam 40 hari. Penetapan kadar residu spiramisin menggunakan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Hasil analisa menunjukkan adanya residu spiramisin pada contoh daging ayam tetapi tidak ada yang melebihi batas maksimum SNI No:01-6366-2000 yaitu 0,05 ppm. Kata kunci: spiramisin, residu, penetapan kadar

  2. PENDEKATAN INTEGRASI DENGAN BASIS BIAYA ELEMENTER: ALTERNATIF PENGAKUAN PENDAPATAN DALAM KONSTRUKSI JANGKA PANJANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Narsa

    1999-01-01

    Full Text Available Profit is one of any indicator that used for performance evaluation of management. For fair presentation of revenue as important variable, the accurate measurement method needed. We must be sure that the revenue recognition and matching principle were follow. Revenue recognition for long term construction usually uses the percentage of completion method with two approaches, like physical approach and cost approach. Unfortunately, both physical approach and cost approach include seriously disadvantages. The effect of this disadvantages, that the profit as performance indicators were bias or distorted. What are disadvantages that exist in the percentage of completion method? Is the integration approach more accurate and can eliminate the disadvantages of the old one, so the revenue for the current period more accurate, fair and realistically?. Abstract in Bahasa Indonesia : Laba adalah salah satu indikator yang acapkali dipergunakan sebagai dasar untuk mengukur keberhasilan seorang manajer. Oleh karena itu salah satu faktor pembentuk laba yaitu pendapatan harus diukur dengan wajar, dan harus dipastikan telah mengikuti prinsip-prinsip pengakuan pendapatan dan penandingan. Dalam pengakuan pendapatan untuk perusahaan konstruksi jangka panjang, penggunaan mentode persentase penyelesaian konvensional baik pendekatan fisik maupun biaya, ternyata mengandung kelemahan yang cukup serius, terutama jika dikaitkan dengan prinsip-prinsip pengakuan pendapatan dan penandingan. Akibatnya laba sebagai ukuran kinerja menjadi bias. Kelemahan-kelemahan apa saja yang terdapat dalam metode tersebut? Apakah pendekatan integratif dapat menutupi kelemahan-kelemahan tersebut, sehingga pendapatan yang diakui pada periode berjalan lebih realistis untuk mencerminkan kinerja yang sesungguhnya? Kata kunci: prinsip pengakuan pendapatan, prinsip penandingan, persentase penyelesaian dan pendekatan integrasi

  3. Efek Shot Peening Terhadap Korosi Retak Tegang (SCC Baja Karbon Rendah dalam Lingkungan Air Laut

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Badaruddin

    2005-01-01

    Full Text Available The aim of this study is to investigate the effect of shot peening on stress corrosion cracking of a low carbon steel in ocean water environment. The dimension of specimens were prepared in accordance with the ASTM G39. The hardness testing was carried out using microvickers with 0,25 kgf load in the longitudinal direction. The corrosion cracking test was immersed into artificial sea water for about 7 months. The test shows that the pitting corrosion is dominantly nucleated at the metal film interface. The biggest pitting corrosion was occurred under the static loading of 70 for the specimens unpeened. The presence of pitting corrosion promotes stress corrosion cracking. The cracking has a intergranular branched morphology which is typical for the chloride cracking of low carbon steel Abstract in Bahasa Indonesia : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh shot peening terhadap korosi retak tegang baja karbon rendah dalam lingkungan air laut yang mengandung 3,5 % NaCl. Dimensi spesimen uji korosi dibuat berdasarkan standar ASTM G39. Pengujian kekerasan dilakukan menggunakan mikrovickres dengan beban 0,25kgf pada arah ketebalan bahan. Uji korosi dilakukan dengan mencelupkan dalam air laut buatan selama 7 bulan. Hasil pengujian menunjukan bahwa spesimen uji cenderung lebih dominan terserang korosi sumuran (pitting corrosion. Korosi sumuran yang terbesar terdapat pada spesimen uji tanpa shot peening pada pembebanan static 70%. Terbentuknya korosi sumuran menjadi pemicu terbentuknya korosi retak tegang. Bentuk retak yang terdapat pada daerah korosi sumuran adalah intergranular bercabang yang merupakan hasil serangan klorida pada baja karbon rendah. Kata kunci: shot peening, korosi sumuran, korosi retak tegang.

  4. ALGORITMA RC4 DALAM PROTEKSI TRANSMISI DAN HASIL QUERY UNTUK ORDBMS POSTGRESQL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuri Ariyanto

    2009-01-01

    Full Text Available In this research will be worked through about how cryptography RC4's algorithm implementation in protection to query result and of query, security by encryption and descryption up to both is in network. Implementation of this research which is build software in client that function access databases that is placed by the side of server. Software that building to have facility for encryption and descryption query result and of query that is sent from client goes to server and. transmission query result and of query can secure its security. Well guaranted transmission security him of query result and of query can be told to succeed if success software can encryption query result and of query which transmission so that in the event of scanning to both, scanning will not understand data content. Conclusion of this research that is woke up software succeed encryption query and result of query which transmission between application of client and of server databases. Abstract in Bahasa Indonesia: Pada penelitian ini dibahas mengenai bagaimana mengimplementasikan algoritma kriptografi RC4 dalam proteksi terhadap query dan hasil query, pengamanan dilakukan dengan cara melakukan enkripsi dan dekripsi selama keduanya berada di dalam jaringan. Pengimplementasian dari penelitian ini yaitu membangun sebuah software yang akan diletakkan di sisi client yang berfungsi mengakses database yang diletakkan di sisi server. Software yang dibangun memiliki fasilitas untuk mengenkripsi dan mendektipsi query dan hasil query yang dikirimkan dari client ke server dan juga sebaliknya. Dengan demikian tramsmisi query dan hasil query dapat terjamin keamanannya.Terjaminnya keamanan transmisi query dan hasil query dapat dikatakan berhasil jika software berhasil mengenkripsi query dan hasil query yang ditransmisikan sehingga apabila terjadi penyadapan terhadap keduanya, penyadap tidak akan mengerti isi data tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu software yang dibangun berhasil mengenkripsi query dan hasil query yang ditransmisikan antara aplikasi client dan server database. Kata kunci: enkripsi, transmisi, RC4, query, database

  5. ANALISA VARIABEL INTRINSIK, LINGKUNGAN, DAN JARAK DALAM PENILAIAN RUMAH PERISTIRAHATAN DI GRAHA PUNCAK TRAWAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Njo Anastasia

    2002-01-01

    Full Text Available The market comparison method of valuation compares the value of property with a group of properties that have similar characteristics and which have recently sold. If there is a difference, then adjustments are made for the variables that are different. The purpose of this research is to determine if there is a difference between appraisers and buyers using intrinsic, environmental, and distance variables to set market value for villas in the Graha Puncak Trawas development. This research uses a questionnaire for both appraisers and buyers. Each is asked to determine their ranking for the three above variables. The data obtained is analysed using Kendall Concordance method. The result of this study shows that there is a difference in preference between appraisers and buyers. Appraisers first consider environmental variables then intrinsic variables, but the buyers first consider intrinsic variables then environmental variables. Distance variables are not found to be too important. Abstract in Bahasa Indonesia : Penilaian menggunakan metode data pasar adalah membandingkan properti yang dinilai dengan properti lain yang sejenis dan baru saja terjual. Jika terjadi perbedaan maka dilakukan penyesuaian pada variabel-variabel yang membedakan. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat apakah ada perbedaan preferensi antara penilai dan pembeli dalam penggunaan variabel intrinsik, lingkungan, dan jarak dalam menentukan nilai pasar rumah peristirahatan di Graha Puncak Trawas. Penelitian ini menggunakan kuesioner untuk disebarkan pada penilai dan pembeli. Kemudian masing-masing pihak menentukan ranking terhadap ketiga variabel di atas. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan Uji Konkordasi Kendall. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan preferensi antara penilai dan pembeli. Penilai lebih mempertimbangkan variabel lingkungan kemudian variabel intrinsik, sedangkan pembeli lebih mempertimbangkan variabel intrinsik kemudian variabel lingkungan. Sedangkan variabel jarak dianggap tidak terlalu penting. Kata kunci: penyesuaian, intrinsik, lingkungan, jarak.

  6. ANALISIS PREDIKSI MOTION SICKNESS INCIDENCE (MSI PADA KAPAL CATAMARAN 1000 GT DALAM TAHAP DESAIN AWAL (INITIAL DESIGN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mardi Santoso

    2015-02-01

    Full Text Available Gerakan kapal terombang – ambing atau naik turun di laut lepas yang diakibatkan oleh ombak yang besar dan terus menerus dapat mengakibatkan gejala sakit berupa kepala pusing, mual bahkan muntah yang seringkali diistilahkan sebagai mabuk laut (sea sickness atau motion sickness.  Pada kapal penumpang(ferrykondisi ini menjadi suatu persyaratan penting yang harus dipertimbangkan dalam proses desain. Dalam penelitian ini dilakukan kajian terhadap hasil perhitungan dan simulasi percepatan vertikal gerakan kapal catamaran 1000GT sehingga bisa dilihat unjuk kerja kapal terhadap kenyamanan penumpang. Kenyamanan pada penumpang dilihat dari indeks jumlah penumpang yang mengalami mabuk laut pada periode tertentu dengan mengacu pada standard ISO-2631/1997. Perhitungan dan simulasi dilakukan pada beberapat titik di kapal untuk melihat percepatan vertikal yang terjadi. Dari hasil simulasi didapatkan pengaruh dari lokasi pengukuran, durasi dan arah ombak terhadap persentase jumlah penumpang yang mengalami gejala mabuk laut atau motion sickness incidence (MSI.

  7. INTEGRASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL TERHADAP IMPLEMENTASIGOOD GOVERNANCE DALAM PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH (Studi pada 3 Daerah Kabupaten Hasil Pemekaran)

    OpenAIRE

    Kausar Bailusy

    2012-01-01

    Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Mamuju Utara, Polewali Mandar dan Toraja Utara.Penelitian ini bertujuan untuk mencermati pelaksanaan dinamika pemerintahan dalam era otonomi daerah terkait dengan implementasi Good governance serta kondisi yang berpotensi untuk dapat menguatkannya, salah satunya adalah nilai-nilai local.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dinamika pemerintahan daerah masih belum berhasil dengan baik untuk mewujudkan prinsip-prinsip good governance karena berbagai ke...

  8. Konsep Fiqah Malaysia dalam Perundangan Islam: Satu Pengenalan (The Concept of Malaysian Fiqah in Islamic Law: An Introduction)

    OpenAIRE

    Rahimin Affandi Abd. Rahim; Shamsiah Mohamad; Paizah Ismail; Nor Hayati Mohd Dahlal

    2010-01-01

    Kajian ini bertujuan untuk menunjukkan sifat dinamik konsep fiqah dalam sistem perundangan Islam Malaysia yang menekankan kepentingan hubungan dengan Allah dan sesama makhluk. Teori utama yang digunakan adalah teori epistemologi hukum Islam yang menetapkan bahawa sifat kelestarian sistem hukum Islam hanya boleh dicapai melalui pembentukan kerangka epistemologi (apa, bagaimana dan untuk tujuan apa) yang jelas. Bagi mencapai objektif, kajian ini menggunakan kaedah pengumpulan data primer dan da...

  9. PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM UPAYA PENANGGULANGAN MALARIA DI DESA BUARAN DAN DESA GENENG, KABUPATEN JEPARA, JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mardiana Mardiana

    2012-10-01

    Full Text Available Penelitian peran serta masyarakat dalam upaya penanggulangan malaria di desa Buaran dan desa Geneng. Kabupaten Jepara, telah dilakukan pada tahun 2000. Makalah ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan indikator sistim kewaspadaan dini (SKD untuk monitoring transmisi malaria di Kabupaten Jepara. Jawa Tengah. bertujuan untuk mengetahui peran serta masyarakat di dua desa penelitian dalam penanggulangan malaria. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara kepada responden terpilih dengan menggunakan kuesioner terstruktur, dengan jumlah respoden dari dua desa sebanyak 100 orang. Hasil penelitian dari kedua desa temyata baik para suami maupun istri umumnya tamat SD masing-masing sebanyak 39% dan 51%. pekerjaan utama responden sebanyak 41% adalah sebagai petani dengan rata-rata pengeluaran per keluarga sebanyak 60% di bawah Rp. 200.000,- perbulan. Untuk menghindari gigitan nyamuk sebanyak 74% membakar obat  nyamuk  dan sebanyak 19% tidur menggunakan kelambu serta sebanyak 55% respoden menyatakan untuk mengurangi nyamuk di luar rumah dengan cara membersihkan lingkungan. Peran serta pengobatan sebanyak 17% responden menyatakan bila ada anggota keluarga yang sakit panas diduga malaria setelah satu hari langsung dibawa ke puskesmas, namun sebanyak 66% responden tidak tahu mereka harus berbuat apa. Bila ada yang sakit tindakan pertama kali yang dilakukan adalah sebanyak 600.16 responden mengobati sendiri, yang pemah sakit malaria dan berobat ke Puskesmas sebanyak 59% serta minum obat dari Puskesmas secara teratur, dan sebanyak 61% responden langsung minum obat malaria dari Puskesmas. Kesimpulan penelitian adalah bahwa peran positif menyangkut penanggulangan malaria masih kurang. dalam hal bila ada anggota keluarga yang sakit panas diduga malaria hanya sebagian kecil yang segera membawa ke pelayanan kesehatan. Di samping itu hanya sebagian kecil responden yang tidur menggunakan kelambu yang disebabkan oleh faktor Ekonomi. Dalam hal ini kebersihan lingkungan dan obat malaria dari Puskesmas diminum secara teratur, sikap masyarakat sudah cukup positif.

  10. ETNOGRAFI DAN FOKUS STEREOTIP SEBAGAI PENDEKATAN DALAM MELAKUKAN RISET PRODUK SERTA POTENSI PASAR PADA MASYARAKAT YANG MULTIETNIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Obed Bima Wicandra

    2003-01-01

    Full Text Available Actually multiethnic society is a potential market to launch a product. The problem is that the potential product and it s publicize on media become an horizontal conflict among ethnics. Etnography as a chain of both anthropology and sociology majors is quite relevant to anticipate the collision of different cultures. The collision might be occurred because of promotional medias which ignore the local culture. It s important to have a research based on etnography approach or stereotype focus to decide the target audience and the potential market. Abstract in Bahasa Indonesia : Masyarakat yang multietnis sebenarnya pasar yang potensial bagi sebuah produk untuk diluncurkan. Yang menjadi persoalan adalah ketika potensi produk dan penempatannya dalam media menjadi sebuah konflik horizontal antar etnis. Etnografi sebagai mata rantai dalam bidang antropologi maupun sosiologi menjadi relevan dalam mengantisipasi persinggungan budaya akibat dari media berpromosi yang tidak memperhitungkan budaya lokal. Untuk menentukan target audiens maupun potensi pasar itulah%2C maka perlu dilakukan riset yang didasarkan pada pendekatan etnografi maupun stereotype focus. Etnography%2C Stereotype Focus%2C Culture%2C Research%2C Product%2C Multiethnic.

  11. PENERAPAN KONSEP FUZZY DALAM VARIABLE-CENTERED INTELLIGENT RULE SYSTEM (Studi Kasus: Pemilihan Jurusan di Chinese University of Hongkong

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irfan Subakti

    2006-01-01

    Full Text Available Variable-Centered Intelligent Rule System (VCIRS is a system which is inspired by Rule-based System (RBS and Ripple Down Rules (RDR. The system architecture is adapted from RBS, while from RDR this system obtained its advantages. The system organized Rule Base (RB in a special structure so that easy knowledge building, powerful knowledge inferencing and evolutionally system performance refining can be obtained in the same time. In this paper, the architecture of VCIRS is used to build an expert system for helping students to choose a department at a university. The application of this expert system is able to handle fuzzy concepts (e.g., such as good, high or rather high which is a prominent part of sentences in natural language. This system is able to cope with exact values, fuzzy (or inexact values and combined reasoning, allowing fuzzy and normal terms to be freely mixed in the rules and facts. An application example in this paper is a RBS which is employed fuzzy logic and fuzzy number for inexact reasoning. It uses two inexact basic concepts, i.e., fuzziness and uncertainty. A case study presented here is the department admission at Chinese University of Hongkong, formed in a RB containing with fuzzy and normal terms. From experiments performed, there's the proper result obtained comparing with the result from Z-II system (i.e., a comprehensive expert system builder tool developed by Chinese University of Hongkong which is this paper refers to. So that the conclusion is a fuzzy VCIRS proposed here, is working properly and producing the right and true results. Abstract in Bahasa Indonesia : Variable-Centered Intelligent Rule System (VCIRS adalah sistem yang terinspirasi dari Rule-based System (RBS dan Ripple Down Rules (RDR. Arsitektur sistem diadaptasi dari RBS dan ia mengambil kelebihan-kelebihan dari RDR. Sistem ini mengorganisasikan basis aturan dalam sebuah struktur yang spesial sehingga kemudahan pembangunan pengetahuan, penelusuran pengetahuan yang kuat, dan perbaikan unjuk kerja sistem yang selalu berkembang dapat diperoleh pada waktu yang sama. Dalam paper ini, arsitektur VCIRS dimanfaatkan untuk membangun sebuah sistem pakar yang dapat membantu calon mahasiswa memilih jurusan pada suatu Perguruan Tinggi. Aplikasi sistem pakar ini dapat menangani konsep fuzzy seperti good, high, atau rather high, yang merupakan bagian kalimat yang sangat berarti dalam bahasa sehari-hari. Sistem ini dapat menangani nilai yang tepat/teliti, nilai fuzzy (atau tidak tepat/tidak teliti, dan jenis pertimbangan gabungan, serta mengijinkan istilah fuzzy dan istilah normal untuk digabungkan secara bebas dalam aturan dan fakta. Contoh aplikasi dalam paper ini adalah sebuah sistem berbasis aturan yang menggunakan logika fuzzy dan bilangan fuzzy untuk jenis pertimbangan yang tidak tepat/tidak teliti. Sistem ini menggunakan dua konsep dasar ketidaktepatan/ketidaktelitian, yaitu fuzziness dan uncertainty. Kasus dalam penelian ini adalah pemilihan jurusan di Chinese University of Hongkong dalam bentuk basis aturan yang didalamnya mengandung istilah fuzzy dan istilah normal. Dari uji coba yang dilakukan, didapat hasil yang sesuai dengan hasil dari sistem Z-II, yaitu alat bantu pembangun sistem pakar komprehensif yang dikembangkan di Chinese University of Hongkong, yang menjadi acuan dari paper ini. Sehingga dapat disimpulkan bahwa fuzzy VCIRS dapat bekerja dengan baik, serta memberikan hasil yang benar dan dapat dipercaya. Kata kunci: rule-based systems, VCIRS, knowledge building, knowledge inferencing, knowledge refining, logika fuzzy, bilangan fuzzy.

  12. ANALISA INVESTASI DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI PADA PENGEMBANGAN LAPANGAN GOLF DAN PERUMAHAN CITRARAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Njo Anastasia

    2001-01-01

    Full Text Available Investment in the real estate sector has a great risk, therefore a developer needs to do investment analysis before making a decision. The decision is made by considering the returns from two investment alternatives. The first alternative examined is a 9-hole golf course and housing in proximity to the golf. The second alternative is residential property. Given the above conditions, the purpose of this research is to help the developer to make the proper investment decision, based on which alternative has the higher return. Two data collection methods are used in this research, including interviews and a survey which was done by distributing questionnaires to develop a profile of golfers and purchasers as well as potential residential purchasers. Forecasting analysis using the Holt-Winters model was used for forecasting the number of golfers. The Box-Jenkins model was utilized to forecast residential sales. The forecasting results were used for cash flow analysis. The results show that the first alternative produces a higher IRR (25,16% per year and NPV of Rp.25.056.800.000 , relative to the the second alternative with an IRR of 16,72% per year and NPV of Rp.4.794.945.000. Thus, the first alternative, a 9-hole golf course and housing in proximity to the golf, was selected. Abstract in Bahasa Indonesia : Investasi di bidang real estat mengandung risiko besar, sehingga pengembang perlu melakukan analisa investasi sebelum mengambil keputusan. Pengambilan keputusan adalah dengan mempertimbangkan tingkat pengembalian dua alternatif investasi. Alternatif pertama adalah properti 9-hole lapangan golf dan perumahan dalam bentuk kavling golf. Alternatif kedua adalah properti perumahan saja. Dengan kondisi di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah membantu pengembang untuk memutuskan menginvestasikan dananya di alternatif pertama jika tingkat pengembalian investasinya lebih tinggi dibanding alternatif kedua. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dan menyebarkan kuesioner untuk menganalisa deskripsi pemain golf dan pembeli serta calon pembeli rumah. Kemudian melakukan analisa peramalan dengan model Holt-Winters untuk meramalkan jumlah pemain golf dan model Box-Jenkins untuk meramalkan penjualan rumah. Dengan analisa permalan tersebut maka dilakukan analisa arus kas. Setelah melakukan analisa-analisa diatas, maka hasil penelitian menunjukkan alternatif pertama memiliki IRR 25,16% per tahun dan NPV Rp.25.056.800.000 lebih besar dari alternatif kedua yang IRR-nya 16,72% per tahun dan NPV Rp.4.794.945.000. Jadi keputusan investasi adalah pada alternatif pertama yaitu properti, 9-hole lapangan golf dan perumahan dalam bentuk kavling golf. Kata kunci: investasi, risiko, 9-hole lapangan golf, kavling golf, perumahan, tingkat pengembalian.

  13. MAJOR HYSTOCOMPATIBILITY COMPLEX: STRUKTUR, FUNGSI, HUBUNGAN DENGAN PENYAKIT DAN PEMANFAATAN DALAM RESPON IMUN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Basundari Sri Utama

    2012-10-01

    Full Text Available Respon imun terhadap antigen asing dapat terjadi karena kemampuan dari organisme untuk membedakan "non self" dengan "self", sehingga dapat terhindar dari efek patogen dari antigen yang masuk. Hal ini terjadi karena kemampuan polimorfisme dari komponen molekul yang terdapat pada permukaan sel presentan pada saat proses respon imun terjadi. Komponen molekul tersebut disebut MHC (Major Hystocompatibility Complex pada tikus diberi kode H-2 atau HLA (Human Leucocyt Antifen pada manusia. Pengkode genetik MHC pada tikus terletak pada kromosom 17, pada manusia terletak pada kromosom 6. MHC tersebar pada hampir semua permukaan sel tubuh. Pada tikus MHC kelas 1 terdapat sel-sel yang berinti, platelet dan sel darah merah. Pada manusia terdapat pada sel-sel yang berinti dan platelet. MHC pada tikus terutama terdapat pada sel B, makrofag, sel epithel, sel limfosit T. Pada manusia terutama terdapat pada sel B dan makrofag. Fungsi MHC kelas I diantaranya adalah reaksi penolakan jaringan, stimulasi produksi antibodi, proses interaksi antigen dengan sel T. MHC kelas II diperlukan dalam proses presentasi antigen. Pengetahuan tentang MHC/HLA seseorang, dapat dipakai untuk memperkirakan risiko seseorang mendapatkan penyakit yang bersifat herediter atau kelainan imunologik. Dengan mengetahui bahwa MHC/HLA hanya dapat mengikat peptida, hal ini dapat dimanfaatkan untuk pencegahan reaksi alergi.

  14. PENGEPAKAN PIPA BERAGAM DIAMETER KE DALAM SATU KONTAINER DENGAN MENGGUNAKAN SOLUSI HEURISTIK ALGORITMA GENETIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sundoro Untung

    2000-01-01

    Full Text Available Literature on packing problems in general is extensive and too broad to be covered here. One of the packing problems is packing for cylindrical material, that is packing for pipe. To pack the pipes, a mathematical model non linier mixed integer programming will be applied to explain packing problem mathematically. A combined genetic algorithm and tabu list is suggested to solve the mathematical problem to obtain satisfactory solution in terms of packing configuration and computational time. The algorithm gives a good result in terms of space utilization and computational time. Abstract in Bahasa Indonesia : Literatur mengenai permasalahan pengepakan (packing problem secara umum telah dipelajari secara intensif dan sangat luas pengembangannya. Salah satu masalah pengepakan yang ada adalah masalah pengepakan silinder. Pada tulisan ini diteliti mengenai masalah yang merupakan bagian dari pengepakan silinder yaitu pengepakan pipa. Dalam pengepakan pipa digunakan model matematis non linier mixed integer programming untuk menerangkan permasalahan pengepakan secara matematis dan menyarankan menggunakan metode heuristik algoritma genetika (genetic algorithm dipadukan dengan penggunaan daftar iterasi tabu untuk menyelesaikan model matematis yang dihadapi sehingga solusi yang dihasilkan dapat memuaskan ditinjau dari sisi konfigurasi pengepakan dan juga efisien ditinjau dari waktu komputasi. Algoritma yang diusulkan pada tulisan ini mampu memberikan konfigurasi pengepakan pipa yang memuaskan bila ditinjau dari pemanfaatan ruangan dan waktu komputasi yang cepat. Kata kunci: pengepakan pipa, model matematis, Algotirma Genetika.

  15. MEMPREDIKSI POLA PERUBAHAN TEMPERATUR DALAM RUMAH TROPIS LEMBAB DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ANALOGI ELEKTRIK SATU DIMENSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sangkertadi Sangkertadi

    2002-01-01

    Full Text Available This study concern in the application of a simplified heat transfer model for simulation of thermal behaviour of tropical buildings. The model is to be integrated to a transient simulation program TRNSYS. The objective of this study is to predict the variable of indoor air temperature due to outdoors environmental climatic. The first case is about the comparison of the model with other model from ASHRAE (i.e. Transfer Function Method. The second case is the application of the model for a thermal simulation of a 7-zones typical tropical house. The simulation results (indoor air temperature and surfaces temperature are to be then compared to the results from field measurement. The comparison shows that there is similarity between those two approaches. Abstract in Bahasa Indonesia : Studi ini diarahkan pada validasi dan penggunaan suatu model perhitungan perpindahan panas sederhana satu dimensi untuk memprediksi perubahan suhu udara dalam ruang rumah beriklim tropis lembab. Model tersebut adalah model analogi elektrik yang dapat dipakai untuk membuat simulasi perpindahan panas pada kondisi tak-stedi.Pada penerapan di kasus pertama, hasil perhitungan dengan model sederhana tersebut dibandingkan terhadap perhitungan dengan model lainnya yaitu model TFM (Transfer Function Method dari ASHRAE (American Society of Heating, Referigerating and Air conditioning Engineers. Pada penerapan di kasus kedua, dilakukan pembandingan terhadap hasil pengukuran pada kasus rumah tinggal 7 zona. Hasilnya menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil perhitungan dengan model sederhana tersebut dibandingkan terhadap hasil perhitungan dengan model TFM maupun terhadap hasil pengukuran di lapangan.

  16. FALSE CAMPAIGN DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT PASKA KENAIKAN HARGA BAHAN BAKAR MINYAK 1 OKTOBER 2005

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrian Dektisa Hagijanto

    2006-01-01

    Full Text Available Due to public?s reaction initiated by the raised oil prices per October 1%2C 2006%2C the government launched several Public Service Advertisements featuring a religious figure%2C an education figure%2C and a former cabinet member. These advertisements%2C however%2C raised some critiques. Public Service Advertisement (PSA is a social discourse that can influence the public. In essence%2C PSA is objective and in general portray the reality in our community. Blunder in creating PSA?s will cause social reaction%2C false campaign%2C and even empty discourse that will actually make blunder for the advertisers. Abstract in Bahasa Indonesia : Akibat reaksi masyarakat yang dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar minyak per 1 Oktober 2006 maka pemerintah meluncurkan iklan layanan masyarakat yang memakai figur tokoh agama%2C pendidikan%2C dan mantan menteri. Namun iklan layanan masyarakat ini juga menuai kritik. Iklan Layanan Masyarakat (ILM adalah diskursus sosial yang dapat mempengaruhi khalayak masyarakat. Sejatinya ILM adalah objektif dan menggambarkan realitas masyarakat pada umumnya. Kecerobohan di dalam membuat ILM akan memancing reaksi sosial%2C kampanye salah (false campaign%2C dan bahkan empty discourse yang justru akan menjadi blunder bagi pengiklan. Public Service Advertisement post oil price increase of 1 October 2006%2C false campaign%2C subjective interpretation%2C communication using symbol as the signified.

  17. INVESTIGASI POLA ALIRAN UDARA DALAM BANGUNAN BERTINGKAT AKIBAT PENGARUH PENGHALANG DI DEPAN DAN DI BELAKANGNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jefrey I. Kindangen

    2005-01-01

    Full Text Available This article describes the results of a 2D numerical simulation by Computational Fluid Dynamics (CFD of airflow distribution over all of building's storeys. Obstruction of a tall building with certain distances from the windward or the leeward side of a building storey was simulated in order to investigate its effects on air motion distribution. This investigation demonstrates significant different effects of airflow distribution for each level of a building storey. It was noted that an obstruction placed at front of building has decreased Cv comparing with that placed at behind of building. Abstract in Bahasa Indonesia : Artikel ini menerangkan hasil dari pola aliran udara melewati bangunan bertingkat dengan simulasi numerik 2 dimensi (2D menggunakan Komputasi Dinamika Fluida (CFD. Penghalang yang ditempatkan di muka dan belakang bangunan studi dengan jarak tertentu telah disimulasikan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap pola aliran udara. Studi ini menjelaskan bahwa terdapat pengaruh yang berbeda secara signifikan terhadap pola aliran udara dari suatu bangunan bertingkat. Dicatat bahwa penghalang yang diletakkan di depan bangunan akan menurunkan nilai koefisien kecepatan udara dalam ruang (Cv dibandingkan dengan penghalang yang diletakkan di belakangnya. Kata kunci: pengaruh bangunan sekitar, pola aliran udara, bangunan bertingkat, 2D, Komputasi Dinamika Fluida.

  18. Karakteristik pantai Taman Nasional Wakatobi dalam mendukung potensi wisata bahari: Studi kasus Pulau Wangiwangi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dini Purbani

    2014-08-01

    Full Text Available Kabupaten Wakatobi dengan pusat pemerintahan di Pulau Wangiwangi memiliki sumberdaya alam yang sangat potensial dengan pantainya yang landai dan berpasir putih, membujur dari utara ke selatan dan posisinya sangat strategis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan jenis pantai di Pulau Wangiwangi dan memetakan kondisi pantai di Pulau Wangiwangi serta mengidentifikasikan potensi wisatanya . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi langsung dan analisis spasial. Pengamatan observasi langsung diterapkan untuk mengukur lebar pantai, panjang pantai dan berm menggunakan alat ukur meteran, sedangkan kemiringan pantai dengan kompas geologi. Hasil dari pengamatan pantai digunakan untuk membuat analisis spasial sehingga diperoleh Peta jenis karakteristik pantai. Proses pengolahan mengunakan ARC GIS 9,3. Kondisi pantai Pulau Wangiwangi berdasarkan geologi (litologi penyusun didominasi oleh Batu Gamping Koral (Limestone, morfologi terdiri atas Relief Tinggi dan Relief Sedang sedangkan karakteristik pantai Pulau Wang-Wangi terdiri dari Pantai berpasir,. Pantai berpasir bercampur fragmen karang dan. Pantai bertebing karang. Lokasi Pantai Berpasir di Pantai Waha dan Pantai Cemara. Pantai Berpasir bercampur fragmen karang berada di Pantai Wapia, Pantai Patuno, Pulau Matahora, sedangkan Pantai bertebing karang tersebar di Pantai Weki, Pulau Kapotan, Bungi dan Batutobengko. Potensi wisata pantai dapat diusulkan pada jenis pantai berpasir dan pantai berpasir bercampur fragmen karang. Objek wisata antara lain berenang, berjemur dan memancing.

  19. PENDEKATAN PERILAKU-LINGKUNGAN DALAM PERANCANGAN PEMUKIMAN KOTA Panduan desain bagi pencegahan tindak kriminal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joyce M.Laurens

    2006-01-01

    Full Text Available The increase of crime statistics in urban residential area, and the fact that there is no particular guidance for Indonesian architects which explicitly refers to crime prevention, leads the Housing Development Research Centre, Department of Housing and Regional Infrastructure, to promote a research, which aims to set out guidance dealing with principles of crime prevention in urban housing. In reference to the situational approach, or more specifically as "crime prevention through environmental design", this research studies the relationship between building typo-morphology and environmental behaviour. The case study, -urban residential areas with high, medium dan low crime statistics-, shows that environment can be manipulated to reduce opportunities for commiting crime. Abstract in Bahasa Indonesia : Meningkatnya tindak kriminal di kawasan perumahan kota, serta belum adanya panduan bagi perancang di Indonesia yang mengacu pada usaha mencegah terjadinya tindak kriminal, mendasari penelitian yang diprakarsai oleh Pusat Penelitian Pengembangan Pemukiman, Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah. Penelitian ini dibuat untuk menyusun panduan desain dengan prinsip pencegahan tindak kriminal di pemukiman kota. Dengan mengacu pada pendekatan situasional, atau secara spesifik dikenal sebagai "pencegahan tindak kriminal melalui perancangan lingkungan" (Crime Prevention Through Environmental Design-CPTED, penelitian ini mempelajari hubungan antara tipologi bangunan dan morfologi kawasan dengan perilaku lingkungan. Dari obyek studi, -kawasan dengan tingkat kriminalitas tinggi, sedang dan rendah-, terlihat bahwa lingkungan dapat berperan dalam mengurangi peluang terjadinya tindak kriminal. Kata kunci: perilaku lingkungan, kriminalitas, perancangan pemukiman kota

  20. KAJIAN DESAIN SENSOR KIMIA : ESI-SULFIT DAN ESI-SULFAT TERHADAP MONITORING PENCEMARAN ION FOSFAT,SULFIT DAN SULFAT DALAM AIR TAMBAK DI KABUPATEN MAROS.

    OpenAIRE

    Syahruddin Kasim; St, Fauziah

    2007-01-01

    Telah dilakukan penelitian Kajian Desain Sensor Kimia: ESI-Sulfit dan ESI-Sulfat terhadap Monitoring Pencamarang Ion Fosfat, Sulfit dan Sulfat dalam air Tambak di Kabupaten Maros. Tujuan Penelitian Tahun I : 1) Desain Elektroda Selektif Ion (ESI) untuk ion fosfat, sulfit dan sulfat yang cukup selaktif dan sensitif; 2) Membuat ESI-Fosfat, ESI-Sulfit dan ESI-Sulfat dan timbal dalam bentuk tipe Kawat Terlapis dan tipe Tabung; 3) Menentukan optimasi ESI-Fosfat, ESI-Sulfit dan ESI-Fos...

  1. PERLETAKAN STASIUN KERETA API DALAM TATA RUANG KOTA-KOTA DI JAWA (KHUSUSNYA JAWA TIMUR PADA MASA KOLONIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Handinoto Handinoto

    1999-01-01

    Full Text Available Railway Company in Indonesia started in 1860's. They were held by both government (SS- Staad Spoorwegen and private (NIS, etc. The same happened as in Europe after rev. industry, railway station's placement as new kind of building became very important in urban planning. Faster progression,in railway services in Indonesia in the begining 20 th century, that reached almost all of town in Java; caused railway station's placement, either in larger city or Kabupaten city will be importance. In the end of 19 th and 20 th century, railway transportation was one of important infrastructure.But in the second part of 20 th century, after independence, the roadway progression caused railway services become come down, so railway stations were careless. In the end of 20 th century, the dense of roadway in Java caused railway's function raise again. In general towns has been develop, so railway station placement which been though exactly in urban planning, become to make trouble for city trafic. The scoupe of this paper covered about the placement of railway station in the past, as input for development city in Java for the future. Abstract in Bahasa Indonesia : Per kereta api an di Indonesia baru dimulai pada th. 1860 an. Perusahaan kereta api ditangani oleh dua instansi yaitu oleh pihak pemerintah (seperti: S.S - Staad Spoorwegen dan pihak swasta (seperti :NIS - Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij, dan sebagainya. Seperti halnya di Eropa setelah revolusi industri, perletakkan stasiun sebagai suatu jenis bangunan baru, menjadi sangat penting dalam tata ruang kota. Dengan makin majunya per kereta api an di Indonesia pada awal abad ke 20, yang hampir mencapai seluruh kota di Jawa, maka penempatan stasiun kereta api baik di kota-kota besar maupun kota Kabupaten menjadi suatu pemikiran yang penting. Pada akhir abad ke 19 dan abad ke 20, angkutan dengan kereta api, menjadi salah satu sarana yang sangat penting, baik angkutan barang maupun manusia. Tapi pada bagian kedua abad 20, setelah kemerdekaan, karena kemajuan jalan darat, peran kereta api menjadi menurun, sehingga stasiun kereta api menjadi merana. Di akhir abad 20, karena padatnya arus lalu lintas jalan darat di P. Jawa, peran kereta api menjadi hidup kembali. Kota-kota pada umumnya telah berkembang pesat, sehingga letak stasiun kereta api yang dulunya telah dipikirkan dengan sangat baik sekali dalam tata ruang kotanya, sekarang menjadi masalah dalam pengaturan lalu lintas kota. Tulisan ini membahas tentang perletakkan stasiun kereta api dimasa lampau sebagai masukan dalam pemikiran perkembangan kota-kota di Jawa untuk masa mendatang. Kata kunci: Stasiun kereta api, Tata ruang kota.

  2. KEUNGGULAN KAEDAH ELEKTIK SISTEMATIK DALAM PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB KEPADA PELAJAR MELAYU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hj Maimun Aqsha Lubis

    2009-07-01

    Full Text Available Kajian ini dijalankan untuk membandingkan keberkesanan tiga kaedah pengajaran bahasa Arab iaitu di antara kaedah Taqlidiyah, kaedah al-Syam’iyat al-Shafawiyah dan kaedah eklektik sistematik. Tujuanutama kajian ini ialah untuk mengenal pasti kaedah pengajaran bahasa Arab yag paling berkesan untuk mencapai penguasaan dalam empat kemahiran bahasa (mendengar, bertutur, membaca dan menulis.Kajian ini dijalankan dengan menggunakan rekabentuk eksperimen quasi. Enam kumpulan pelajar yang masing-masing terdiri daripada 50 orang pelajar di Pusat Matrikulasi Universiti Islam Antarabangsamerupakan subjek kajian ini. Kaedah Taqlidiyah digunakan oleh golongan pensyarah yang mempunyai latar belakang pendidikan TAFL (Teaching Arabic As First Language, kaedah al-Sam’iyat al-Shafawiyah digunakan oleh golongan pensyarah yang mempunyai latar belakang pendidikan TASL (Teaching Arabic As A Second Language. Manakala kaedah Eklektik Sistematik merupakan gabungankedua-dua kaedah Taqlidiyah, kaedah al-Syam’iyat al-Shafawiyah. Kurikulum yang digunapakai bagi keenam-enam kumpulan pelajar dalam kajian ini adalah dikawal dari segi jantina, bangsa, pengetahuan asas bahasa Arab dan latihan bahasa Arab di luar kelas. Kajian ini telah mengenal pasticiri-ciri dan langkah-langkah kaedah Eklektik Sistematik, yang dianggap sesuai untuk pengajaran bahasaArab kepada pelajar Melayu di Pusat Matrikulasi Universiti Islam Antarbangsa Malaysia. Hasil kajian menunjukkan bahawa kaedah Taqlidiyah berkesan bagi kemahiran kefahaman bacaan dan kemahiran menulis di peringkat permulaan dan peringkat pertengahan. Kaedah al-Sam’iyat al-Syafawiyah didapati berkesan bagi kemahiran kefahaman mendengar dan kemahiran bertutur pada kedua-dua peringkat; permulaan dan pertengahan. Kaedah Eklektik Sistematik didapati berkesan bagi keempatempat kemahiran pada kedua-dua tahap atau peringkat iaitu peringkat permulaan dan pertengahan.This study was conducted to compare the effectiveness of three methods of teaching the Arabic language namely the Taqlidiyah, the al-Sam’iyat al-Safawi’yah and the Eclectic Systematic. The purposeof this study was to determine which of the three methods was more effective in achieving proŢciencyin the four language skill (listening, speaking, reading, and writing. The study was carried out using a quasi experimental design. Six groups of 50 students each from the matriculation centre of the InternationalIslamic University were used as sample for this study. The Taqlidiyah method used sometechniques of TAFL (Teaching Arabic As First Language, the al-Sam’iyat al-Shafawiyah method usedsome of the techniques of TASL (Teaching Arabic As A second Language. While the Eclectic Systematic method used the combination techniques of Taqlidiyah and al-Sam’iyat al-Safawi’yah method.The curriculum for six groups of students used in this study were controlled in terms of gender, nationality, basic Arabic language skills and Arabic language training outside classrooms. This studyhas identiŢed the characteristics and the procedures of the Eclectic Systematic teaching method, which was found suitable for the teaching of Arabic language for Malay student at the matriculationof the International Islamic University. Results of the study showed that the Taqlidiyah method was effective in teaching reading comprehension and writing skill for both the elementary and intermediate levels. The al-Sam’iyat al-Shafawiyah method was effective in teaching listening comprehension and speaking skill for both the elementary and intermediate levels. The Eclectic Systematic method was effective in teaching all four language skills for both the elementary and intermediate levels.

  3. Suplementasi Serat Pangan Karagenan dalam Diet untuk Memperbaiki Parameter Lipid Darah Mencit Hiperkolesterolemia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Apri Astuti

    2013-06-01

    Full Text Available Abstrak Karagenan merupakan bahan pangan alamiah yang mengandung serat cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh serat pangan karagenan pada parameter lipid darah mencit jantan hiperkolesterolemia. Penelitian dilakukan di Laboratorium Fisiologi Universitas Pendidikan Indonesia dan Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor pada bulan Agustus 2011 sampai Maret 2012. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif; mencit normokolesterolemia yang diberikan pakan standar, kontrol positif; mencit hiperkolesterolemia tanpa suplementasi karagenan, kelompok perlakuan; kelompok mencit hiperkolesterolemia yang diberikan suplementasi karagenan 15%, 30%, dan 46%. Kadar serat makanan tidak larut pada masing-masing pakan mencit percobaan ialah 6,92; 8,75; 10,48; 12,27; dan 14,05%. Parameter yang diukur ialah bobot badan, konsentrasi kolesterol total serum, hati, dan feses, serta kadar trigliserida, high density lipoprotein (HDL, low density lipoprotein (LDL,dan glukosa dalam serum. Hasil penelitian menunjukkan suplementasi karagenan sebesar 46% menurunkan bobot badan sebesar 7,99%, kadar total kolesterol sebesar 18,78%, trigliserida sebesar 17,53%, dan LDL sebesar 71,33%, serta meningkatkan HDL sebesar 15,59?20,47%. Suplementasi serat pangan karagenan dapat menurunkan kandungan kolesterol hati sebesar 38,46% dan meningkatkan pembuangan kolesterol melalui feses sebesar 57,07%. Suplementasi serat pangan karagenan sebesar 46% dalam diet hiperkolesterolemik dapat memperbaiki parameter lipid darah mencit hiperkolesterolemia. Abstract The Carrageenan Dietary Fiber Suplementation in Feed to Improving BloodLipid Parameters of Hypercholesterolemic Mice.Carrageenan is example of food with high content of fiber. An experiment was conducted to study the effects of carrageenan supplementations on blood lipid parameters of hypercholesterolemic male mice. The experiment were done at animal cages Departemen of Biology Education, Indonesia University of Education and Fisiology Laboratory Faculty of Veteriner Medicine, Bogor Agricultural Institute on August 2011 until March 2012. The experimental mice were assigned into a completely randomized design with 5 treatments i.e., negative control group; normocholesterolemic mice fed with a standard diet, positive control group; hypercholesterolemic mice fed with a standard diet without carrageenan supplementation, treatments group; hypercholesterolemic mice feds with supplemented with 15%, 30%, and 46% carrageenan. The nonsoluble content of dietary fiber in the experimental treatments were 6.92, 8.75, 10.48, 12.27, and 14.05%, respectively. The parameters measured were body weight, cholesterol levels of blood serum, liver and feces, triglyceride, high density lipoprotein (HDL, low density lipoprotein (LDL and glucose levels. Supplementation of carrageenanas a source of dietary fiber increased serum HDL concentrations, and decreased body weight, serum cholesterol, triglyceride, and LDL concentrations of hypercholesterolemic male mice without a significant effect on serum glucose consentrations. Hypercholesterolemic mice fed with a supplemented with 46% carrageenan decreased body weight by 7.99%, total serum cholesterol by 18.78%, triglyceride by 17.53%, LDL by 71.33%, and increased HDL by 15.59?20.47%. Carrageenan supplementation reduce liver cholesterol levels by 38.46% and increased cholesterol excretion through feces by 57.07%. Supplementation of 46% carrageenan in hipercholesterolemic fed is effective in improving blood lipid parameters of hypercholesterolemic male mice.

  4. PENETAPAN KADAR ARTEMISININ DALAM EKSTRAK HEKSAN TANAMAN Artemisia annua L. MENGGUNAKAN METODE DENSITOMETRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Isnawati

    2013-05-01

    Full Text Available Abstrak Penyakit malaria masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia karena angka kesakitan penyakit ini masih cukup tinggi. Kinin dan klorokuin masih merupakan obat malaria yang banyak digunakan masyarakat di dunia, namun telah mengalami resisten. Artemisinin dan derivatnya merupakan obat yang digunakan terhadap plasmodium yang resisten terhadap klorokuin. Artemisinin diperoleh dari ekstrak tanaman Artemisia Annua L. Tanaman ini berasal dari daratan China namun dapat dibudidayakan di BPTO Tawangmangu. Penetapan kadar artemisinin menggunakan metode densitometri yang telah divalidasi. Ekstraksi heksan Artemisia annua L dilakukan fraksinasi dengan menggunakan acetonitril. Fraksi acetonitril  di uji dengan menggunakan KLT dengan fasa diam silica gel 60 GF254 dan eluen hexan: etil asetat (4:1 guna mengidentifikasi artemisinin. Pemisahan lebih lanjut dilakukan dengan kromatografi kolom dengan fase diam silika gel dan fase geraknya yaitu n-heksan: etil asetat (4:1. Eluat yang diperoleh diujikan pada plat KLT silica gel 60 GF254 menggunakan eluen yang sama dengan sebelumnya. Eluat yang mempunyai Rf sama digabung menjadi satu fraksi dan ditetapkan kadar artemisinin menggunakan densitometri beserta validasi metodenya. Hasil validasi metode menunjukkan bahwa linearitas dengan koefisien korelasi 0,998, batas deteksi 0,028mg/mL dan batas kuantitasi 0,094mg/mL dan nilai simpangan baku relatif artemisinin memenuhi persyaratan untuk presisi yaitu lebih kecil dari 2%. Hasil perolehan kembali untuk artemisinin adalah 100,08%. Kadar artemisinin dalam ekstrak heksan herba Artemisia annua L dengan metode densitometri sebesar 0,46% dan kadar artemisinin dalam herba Artemisia annua L. 0,02% Kata Kunci: Artemisinin, Artemisia annua L, ekstrak heksan daun Artemisia annua L, Densitometri. Abstract Malaria desease is still problem health people in Indonesia, because morbiditas rate is high. Kinin and Klorokuin are used by most of people in the world, but it were resistance. Artemisinin and it’s derivate are used against resistance’s plasmodium. Artemisinin is isolation from Artemisia Annua L. plant. This is Chinese original plan but is cultivated in BPTO Tawangmangu. Artemisinin content determination in heksane extract from Artemisa annua using validated densitometry method. Artemisinin extract can be obtained by soxletasi using hexane and then fractionation was done by using acetonitril. This acetonitril extract is concentrated by rotary evaporator and artemisinin detection use thin layer chromatography with silica gel 60 GF 254 and eluen hexan :etil acetate (4:1. Separation was done by colloumm chromatography with silica gel and eluen hexane : etil acetate (4:1. Eluat which is content artemisinin determinated with the same way. Eluat with same Rf is fused and determination content using validated densitometry method. The validation result showed that linieritas with correlation coefficient is 0,9998, detection limit is 0,028 mg/ml, detection quantitation limit is 0,094 mg/ml, and deviation relative at least 2%. Recovery result artemisinin is 100,08%. Artemisinin content in heksane extract from Artemisia annua L with denisitometry method is 0,0850 grm and Artemisinin content in Artemisia annua L plant is 0,02% Key words: Artemisinin, Artemisia annua L, hexane extract Artemisia annua L, Densitometry method

  5. Perbandingan umbi iles-iles dan singkong sebagai substrat fermentasi Saccharomyces cerevisiae dalam produksi bioetanol

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    KUSMIYATI

    2010-11-01

    Full Text Available Kusmiyati. 2010. Perbandingan umbi iles-iles dan singkong sebagai substrat fermentasi Saccharomyces cerevisiae dalam produksi bioetanol. Bioteknologi 7: 63-72. Produksi bioetanol meningkat dengan cepat karena merupakan energi terbarukan untuk mengatasi krisis energi yang disebabkan oleh habisnya minyak fosil. Produksi bioetanol skala besar di industri umumnya menggunakan bahan baku seperti tebu, jagung, dan ubi kayu yang juga diperlukan sebagai sumber makanan. Oleh karena itu, banyak studi pada proses bioetanol terkait dengan penggunaan bahan baku yang tidak bersaing dengan pasokan makanan. Salah satu alternatif bahan baku dapat dimanfaatkan untuk produksi bioetanol adalah bahan berpati yang tersedia secara lokal yaitu iles-iles (Amorphophallus mueller Blum. Kandungan karbohidrat umbi iles-iles sekitar 71,12% yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan umbi singkong (83,47%. Pengaruh berbagai bahan awal, konsentrasi pati, pH, waktu fermentasi dipelajari. Konversi dari bahan berpati menjadi etanol memiliki tiga langkah, pencairan dan sakarifikasi dilakukan dengan ?-amilase dan amyloglucosidase kemudian difermentasi dengan ragi S.cerevisiaie. Bioetanol tertinggi diperoleh pada variabel berikut rasio pati: air = 1:4; likuifaksi dengan 0,40 mL ?-amilase (4h; sakarifikasi dengan amyloglucosidase 0,40 mL (40h; fermentasi dengan 10 mL S.cerevisiae (72h memproduksi bioetanol 69,81 g/L dari singkong sementara 53,49 g/L dari umbi iles-iles. Pada kondisi optimum, gula total dihasilkan 33.431 g/L dari ubi kayu sementara 16.175 g/L dari umbi iles-iles. Pengaruh pH menunjukkan bahwa etanol yang dihasilkan terbaik diperoleh pada pH fermentasi 5,5 baik untuk ubi kayu maupun umbi iles-iles. Hasil studi menunjukkan bahwa umbi iles-iles menjanjikan sebagai bahan baku bioetanol karena menghasilkan bioetanol hampir sama dengan ubi kayu.

  6. PENGGUNAAN MEDIA KOMIK DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI PADA POKOK BAHASAN MASYARAKAT MULTIKULTURAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Kurnia Wardani

    2013-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi proses dan tahapan pembelajaran Sosiologi pokok bahasan masyarakat multikultural dengan menggunakan media komik di SMAN I Bawang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Bawang  Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mesti melakukan persiapan sebelum pembelajaran dengan menyiapkan atau memilih komik tepat. Penelitian menunjukkan bahwa  siswa lebih senang pembelajaran dengan media komik tersebut dibanding dengan metode konvensional ceramah. Saat guru meminta siswa untuk membaca komik, siswa terlihat tertib. Semua siswa membaca komik dengan semangat karena di dalam komik terdapat gambar-gambar yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari dan kata-kata yang digunakan merupakan kata-kata yang mudah dipahami. Siswa pun dengan aktif merespon apa yang mereka diskusikan. Pada saat diskusi kelompok berlangsung, siswa terlihat aktif. Kelompok satu menanggapi kelompok yang lain. Dari data tersebut, berarti komik yang diterapkan  dapat menunjang aktivitas belajar siswa. The objective of this study is to explore the processes and stages of learning the subject Sociology multicultural society by using comics as learning medium at SMAN I Bawang. The subjects were students of class XI IPS 2 SMAN 1 Bawang. The results show that teachers should make preparations before learning by preparing or selecting appropriate comics. Research also shows that students prefer to study with the comic medium compared with the conventional lecture method. When the teacher asks students to read a comic, students look enthusiatic. All students read the comics with the comic enthusiastically because there are images that relate to everyday life and the words used are words that are easily understood. Students also actively respond to what they were discussing. At last group discussions, students were active. The group responded to the other one. From these data, the comic is applied to support the students’ learning activities.

  7. Studi Perbandingan Kinerja Anoda Korban Paduan Aluminium dengan Paduan Seng dalam Lingkungan Air Laut

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soejono Tjitro

    1999-01-01

    Full Text Available There are two kinds of sacrificial anodes available to protect steel structure in the marine environment; they are zinc and aluminum alloy. This research studies their performance by conducting galvanic corrosion test in the substitute ocean water. The performance evaluated covers potential of protection, galvanic current, capacity and efficiency, the rate of anode consumption, the induction time, and their corrosion form. The result shows that aluminum alloy has galvanic current and anode capacity higher than the zinc alloy. It is also found that this alloy gives the higher efficiency and shows the lower anode consumption rate than the zinc alloy. From the macro photographs, it is found that these two alloys corrode locally by pitting formation. Abstract in Bahasa Indonesia : Terdapat dua jenis paduan anoda korban yang digunakan untuk memproteksi struktur baja karbon di lingkungan air laut, yaitu paduan aluminium dan paduan seng. Penelitian ini bertujuan mempelajari kinerja dua jenis anoda korban tersebut dengan melakukan uji korosi galvanik dalam lingkungan pengganti air laut. Kinerja yang diukur adalah potensial proteksi, arus galvanik, kapasitas anoda, efisiensi anoda, laju konsumsi anoda, waktu induksi, dan pola korosi anoda. Hasil penelitian menunjukkan anoda korban paduan aluminium menghasilkan arus galvanik dan kapasitas anoda yang lebih besar daripada paduan seng. Demikian pula efisiensi paduan aluminium lebih baik dan laju konsumsinya lebih rendah daripada paduan seng. Dengan foto makro tampak bahwa pola korosi yang terjadi pada kedua jenis paduan menunjukkan anoda korban tidak terkorosi secara merata, melainkan terjadinya korosi pitting pada permukaannya. Kata kunci : proteksi katodik, anoda korban, lingkungan pengganti air laut.

  8. PENGARUH MEDIA KOMUNIKASI MASSA TERHADAP POPULAR CULTURE DALAM KAJIAN BUDAYA/CULTURAL STUDIES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bing Bedjo Tanudjaja

    2007-01-01

    Full Text Available Cultural studies (including social studies differs than the conventional modern cultural studies. Cultural studies cannot be examined and understood based on modern epistemology, because the basic asumptions of the two are very much influenced by postmodern thoughts. There is incommensurability between the two because of the different worldview and language games. If modern cultural studies is objective, universal, monocultural, and has single identity, then cultural studies sees culture as plural, multicultural, complex, and has constructed identity, that is dynamic, different, interactive, and intensively effecting others. Pop culture, which has more attention in cultural studies, is a place where consciousness is being fought for. This situation cannot be separated from the growth of the information and the globalization eras that tend to bring the world into a global world. Abstract in Bahasa Indonesia: Cultural Studies atau kajian budaya adalah model kajian budaya (termasuk sosial yang berbeda dengan kajian budaya modern (konvensional. Cultural Studies tidak dapat diteliti dan pahami berdasarkan epistemologi modern, karena asumsi-asumsi dasar kedua kajian ini sangat dipengaruhi oleh pemikiran posmodern. Ada prinsip ketidakterbandingan (incommensurability antara kajian budaya modern dengan Cultural studies, karena perbedaan pandangan dunia dan language games-nya. Jika karakter kajian budaya modern bersifat obyektif, universal, monokultural, dun beridentitas tunggal, maka cultural Studies memandang budaya bersifat plural, multikultural, kompleks, identitas terkonstruksi, dinamis, berbeda, interaktif, dan saling berpengaruh secara intens. Budaya pop, yang mendapat perhatian berlebih dalam kajian budaya, merupakan medan di mana kesadaran diperebutkan. Situasi ini tentu tidak dapat dipisahkan dan berkembangnya era informasi dan era globalisasi yang cenderung membawa dunia menjadi desa global. Kata kunci: cultural studies, multikultural, budaya pop.

  9. Kematian Akibat Pneumonia Berat pada Anak Balita

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Asri Wulandari

    2013-03-01

    Full Text Available Pneumonia is one of the leading causes of morbidity and mortality in children, mainly in developing countries with a 10–15 times higher mortality rate than developed countries. The aim of the study was to know the mortality rate and its risk factors among under five years old children who were hospitalized due to severe pneumonia. This cross-sectional study was conducted to 1 to 59 months old children with pneumonia at the Department of Pediatric Dr. Hasan Sadikin Bandung Hospital from November 2007 to January 2009. Three hundred and eighteen children were enrolled in this study. The median age was 11.16 months, and 237 (74.5% were ?12 months of age. Very severe pneumonia was diagnosed in 93 (29.2% and severe pneumonia in 225 (70.8% children. Twenty three (7.2% children died during hospitalization, 20 were hospitalized with very severe pneumonia (p<0.001, OR 20.274, 95%CI: 5.855?70.197. Congenital heart disease (p=0.002, OR 5.795, 95%CI: 2.115–15.407 and leucocytosis (?15,500/mm3, p=0.002, OR 3.879, 95%CI: 1.547–9.727 were significantly associated to the mortality. Pathogenic bacteria were identified in 11 of 23 patients. In conclusions, the mortality of severe pneumonia is still high. Very severe pneumonia, congenital heart disease and leucocytosis are factors that increase mortality among under-five years old children with pneumonia.

  10. The Synonymy of the Story and the Message in Abdullah Hussain’s Novel Masuk ke dalam Cahaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ungku Maimunah Mohd. Tahir

    2013-06-01

    Full Text Available When Abdullah Hussain’s novel Masuk ke dalam Cahaya, which won a consolation prize in an Islamic novel-writing competition in 1983, first met its reading public in the same year, there was no home-grown analytical framework, one dedicated to the Islamic worldview, to evaluate its literary merit and worthiness as an Islamic novel. But now there is the recently and locally-produced Persuratan Baru which, in consonant with Islamic precepts, prioritises true knowledge, and distinguishes between discourse and story, the former to articulate knowledge and the latter to develop and disseminate the knowledge so articulated. It also introduces, in ascending order of literary worthiness, the three categories of persuratan, sastera and picisan with persuratan and picisan occupying the highest and lowest strata respectively. With Persuratan Baru as its critical tool, the article examines the novel’s objective, and the extent to and manner in which the objective realised has been put to the service of disseminating true knowledge. The article argues that Masuk ke dalam Cahaya dismisses discourse as irrelevant, and presents the story and the message or knowledge as synonymous entities. In so doing, the novel prevails as a work of sastera for which story-making and the story serve as its main literary preoccupation.

  11. The relationships of forest biodiversity and rattan jernang (Deamonorops draco sustainable harvesting by Anak Dalam tribe in Jambi, Sumatra

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ANDRIO ADIWIBOWO

    Full Text Available Adiwibowo A, Sulasmi IS. 2012. Relationships of forest biodiversity and rattan jernang (Deamonorops draco sustainable harvesting by Anak Dalam tribe in Jambi, Sumatra. Biodiversitas 13: 00-00. Conservation of tropical trees can be achieved if supported by the sustainable use of forest by community live nearby through harvesting of non timber woods, for instance rattan. Furthermore, rattan jernang individuals and trees have significant associations. Therefore, objective of this paper is to investigate the utilization of rattan jernang (Deamonorops draco Wild related to the forest tree biodiversity by Anak Dalam tribe in several villages in Jambi, Sumatra. The study has identified that populations of Deamonorops draco were varied among villages, ranged from 40 to 71 clumps in the forests and up to 500 clumps in plantations. Moreover, 73 individual trees consisted of 32 species were identified as rattan host and conserved by the community. Dialium platyespalyum. Quercus elmeri, and Adinandra dumosa were rattan host trees with the highest populations. Meanwhile, a biodiversity of non-host trees consisted of 30 individual trees from 16 species. Interviews revealed that traditional harvesters have acknowledged that trees have significant important ecological roles for the rattan livelihood and therefore it is very important to conserve the forests for the sustainability of harvest in the future. Furthermore, to secure the availability of rattan, the traditional harvesters had started rattan plantation.

  12. TINJAUAN YURIDIS PARA PIHAK DALAM TRANSAKSI PENGAMBILAN ATAU TRANSFER DANA MELALUI MESIN ANJUNGAN TUNAI MANDIRI (ATM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Augustinus Simanjuntak

    2007-01-01

    Full Text Available According to civil code or Burgerlijk Wetboek (BW, article 1320, there are four legal conditions of business contract must be fulfilled by parties. One of condition is agreement. Based on this condition, the position of each parties must be equal at the same level. Besides, each parties must be exist and make effective communication before get in to that agreement. Commonly, every subjects in business transaction need dealing process first between one to another party, and than the parties goes to delivering or transfering the object of transaction. At least they have to know each other first if transaction will be implemented. But, this legal term is not fully found in one of banking transaction facilities that is automatic teller machine as we called Anjungan Tunai Mandiri (ATM. The legal issue which come out from this transaction system is particularly regarding to the subjects or parties. Every time the customer goes to ATM, she or he will not find another party existing there. It means that customer do transaction without presence of bank party. So, if ATM has broken and the balance in costumer account has decreased for debit, bank does not always liable for the costumer loss. Abstract in Bahasa Indonesia : Menurut pasal 1320 Kitab Undang-undang Hukum Perdata atau Burgerlijk Wetboek (BW, ada empat syarat sahnya suatu kontrak bisnis yang harus dipenuhi oleh para pihak. Salah satunya ialah kesepakatan. Berdasarkan syarat ini, posisi para pihak harus sejajar pada tingkat yang sama. Selain itu, masing-masing pihak harus eksis dan melakukan komunikasi yang efektif sebelum mencapai kesepakatan. Lazimnya, setiap subjek dalam transaksi bisnis membutuhkan proses persetujuan terlebih dahulu antara pihak yang satu dengan pihak lainnya, dan kemudian para pihak menuju pada penyerahan atau pemindahan objek transaksi. Paling tidak, mereka harus saling mengetahui bila transaksi akan dilaksanakan. Tetapi, syarat hukum ini tidak sepenuhnya ditemukan di salah satu fasilitas transaksi bank, yaitu automatic teller machine atau yang biasa disebut mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM. Permasalahan hukum yang timbul dari sistem transaksi ini adalah terkait dengan subjek atau para pihak. Setiap waktu nasabah pergi ke mesin ATM, ia tidak akan menemukan pihak lain berada di sana. Itu artinya bahwa nasabah melakukan transaksi tanpa kehadiran perwakilan pihak bank. Oleh karena itu, jika mesin ATM rusak dan saldo nasabah sudah berkurang karena sempat terdebet maka bank tidak selalu mau bertanggungjawab atas uang nasabah yang hilang itu. Kata kunci: transaksi, para pihak, kesepakatan, mesin ATM, kerugian nasabah.

  13. DINAMIKA SOSIAL DAN BUDAYA MASYARAKAT BADUY DALAM MENGELOLA HUTAN DAN LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gunggung Senoaji

    2010-08-01

    Full Text Available Baduy community is a Sundanese ethnic isolating themselves around Kendeng Mountains, South Banten. They occupy an area about 5101.8 hectares of land in which the property rights were granted from the government. The people strictly adhere to their customary rules and norms. The increase of population has resulted in changes in social and cultural aspect of this community. Hence, this study aimed to investigate social and cultural dynamics of Baduy community in managing its forests and environments. The technique of Partisipatory Rural Apraisal surveys were employed in the study. Data were collected by conducting participating observations and open in-depth interviews in the Kanekes Village, Leuwidamar, Lebak, Banten. The results showed that there have been some dynamic changes in terms of social and cultural of the community in managing their forests and environment. These changes were believed to be initiated by the decrease of availability of cultivated areas due to the population growth. The Baduy community started adjusting their ways of life in order to survive. Customary rules (pikukuh karuhun which were originally applicable to all people have been shifting. The evidence was clear from the obvious differences in the life of the people of Baduy-Luar and Baduy-Dalam. There has been, for example, an alteration in the people’s status in the society. It was all community members that have to obey the pikukuh karuhun rules. However, currently Baduy-Luar community has also been helping to maintain the persistence of Baduy-Dalam’s pikukuh karuhun. Basic rules that must be followed by Baduy’s people include farming procedures and post-productions, the treatment to the forest and environment, and the implementation of the Sunda Wiwitan pillars. These customary rules were absolutely compulsory for the Baduy-Dalam’s people. However, there are some exceptions for Baduy-Luar community members, particularly in relations to fulfilling their daily life necessities. Some socio-cultural changes in the life of Baduy’s people include dress codes, the use of manufactured goods, land preparation methods, variety of cultivated crops and plantations, the use of transportation means, and the design of residential buildings.

  14. Hubungan Corporate Governance, Corporate Social Responsibilities dan Corporate Financial Performance Dalam Satu Continuum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Etty Murwaningsari

    2009-01-01

    Full Text Available This research aims to identify the influence of Good Corporate Governance, represented by institutional ownership and managerial ownership, on Corporate Social Responsibility and Corporate Financial Performance, and also to observe the possible influence of Corporate Social Responsibility on Corporate Financial Performance. This research examines 126 manufacturing companies which are listed in Indonesian Stock Exchange (ISX and have issued an audited financial statement for 2006. The statistical method used to test the hypothesis is Path Analysis. The result suggests that Good Corporate Governance influences both the disclosure of Corporate Social Responsibility and Corporate Financial Performance and that Corporate Social Responsibility significantly influences Corporate Financial Performance. The result also suggests that CEO Tenure, the controlling variable, holds a significant influence on the disclosure of Corporate Social Responsibility. Yet, there is no strong evidence to support the type of industries as an influencing factor of Corporate Social Responsibility. Furthermore, we found that the latter condition would also apply when we analyze the influence of Corporate Secretary and Nomination and Remuneration Committee on Corporate Financial Performance. Abstract in Bahasa Indonesia: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh antara struktur Coorporate Governance yang diproksikan sebagai kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial terhadap corporate social responsibility dan corporate social responsibility terhadap corporate financial performance. Penelitian menggunakan data sekunder dari laporan tahunan 2006 perusahaan publik yang terdapat di Pusat Referensi Pasar Modal (PRPM Bursa Efek Indonesia (BEI. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 126 perusahaan. Melalui pendekatan analisa jalur (path analysis menunjukkan Good Corporate Governance yaitu kepemilikan managerial dan institusional mempunyai pengaruh terhadap kinerja perusahaan Good Corporate Governance yang diamati melalui kepemilikan managerial dan institusional, mempunyai pengaruh terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR. Pengujian variabel control, yaitu CEO Tenure mempunyai pengaruh terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR. Sedangkan jenis Industri tidak mempunyai pengaruh terhadap CSR. Untuk Corporate Secretary dan Komite Nominasi dan Remunerasi juga tidak mempunyai pengaruh terhadap kinerja perusahaan. Kata kunci: corporate governance, corporate social responsibility, corporate financial performance, kepemilikan institusional, kepemilkan mangerial, CEO tenure, corporate secretary, komite nominasi dan remunerasi

  15. Efektivitas Suplementasi Giberelin (GA3) Untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Produktivitas Ulat Sutera (Bombyx mori L.) Serta Inkorporasi 14C-gIisin dan 14C-serin dalam kokon

    OpenAIRE

    Tanjung, Masitta

    2008-01-01

    Giberelin merupakan zat tumbuh tanaman yang dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan sel-sel tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efektivitas giberelin (GA3) dalam merangsang pertumbuhan dan produktivitas ulat sutera (Bombyx mori L.) serta inkorporasi 14C-glisin dan 14C-serin dalam kokon. Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima dosis perlakuan ( 0, 50, 100, 150, dan 200 ppm GA3) dan 30 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi g...

  16. Hubungan kejiranan dalam membentuk kesejahteraan hidup masyarakat ‘kampung bandar’: Kes Kampung Berjaya dan Kampung Mempelam, Alor Setar, Malaysia (The influence of neighbourliness in shaping the social wellbeing of urban villages: Evidence from Kampung Berjaya and Kampung Mempelam, Alor Setar, Kedah, Malaysia)

    OpenAIRE

    Abd Hair Awang; Suraiya Ishak; Mohamad Shaharudin Samsurijan; Mohd Yusof Hussain

    2011-01-01

    Hubungan kejiranan adalah penting dalam melahirkan masyarakat sejahtera. Ia juga boleh dianggap sebagai penentu kesejahteraan hidup bagi sesuatu masyarakat, melaluinya juga kerjasama dan perpaduan masyarakat dapat dibentuk. Di dalam kajian ini penyelidik telah memilih penduduk di Kampung Berjaya dan Kampung Mempelam, Alor Setar, Kedah iaitu kampung yang wujud dalam bandar sebagai responden. Objektif kajian ini adalah untuk mengkaji persepsi penduduk terhadap tahap kesejahteraan hidup mereka ...

  17. PENINGKATAN PERANSERTA MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DBD (PSN-DBD DI DUA KELURAHAN DI KOTA PALU, SULAWESI TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sitti Chadijah

    2012-07-01

    Full Text Available Dengue hemorrhagic fever (DHF is still one of the most important public health problem in Indonesia. Disease control efforts have been widely carried out, such as larvaciding, fogging focus, and mosquito breeding control. The efforts will be performing well if its involves community participation. The objectives of this study was to enhance community participation in the implementation of the mosquito control program of Dengue Hemorrhagic fever in Palupi and Singgani villages, Palu. The research design is a quasi experimental to analyze the difference between two approach, i.e. larvae surveyors (in Indonesia called as Jumantik empowerment and the participation of the community leadres (in Indonesia called Ketua RT. Mosquito larvae survey was conducted with a single larval method. The population in this tsudy is all house in the two villages. Sample are consist of 100 houses in each village which were randomly selected. The result showed that during the first larvae survey in Palupi village, the larva-free rate (ABJ was 68% with the result of CI, HI and BI were 20.81%, 32% and 46 respectively. In the village of Siranindi, the number of larva-free rate was 78%, with CI 19.64%, HI 22% and BI 33. At the seven weeks after the intervention with community participation  suggests that the larva-free rate in Palupi village was became 89%, with the number of CI 3.67%, HI 11% and BI 1%. While in Siranindi village, the larva-free rate was 85% with the CI, HI and BI were 8.4%, 15% and 21% respectively. According to that result, the most effective of community participation on DHF vector control is larva monitors (jumantik empowerment.AbstrakDemam berdarah dengue (DBD masih merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling penting masyarakat di Indonesia. Upaya pengendalian penyakit telah banyak dilakukan, seperti larvaciding, fokus fogging, dan pengendalian nyamuk berkembang biak. Upaya ini akan lebih baik jika  melibatkan partisipasi masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program pengendalian nyamuk demam berdarah Dengue di Palupi dan desa-desa Singgani, Palu. Desain penelitian adalah kuasi eksperimental untuk menganalisis perbedaan antara dua pendekatan, yaitu surveyor larva (di Indonesia disebut sebagai Jumantik pemberdayaan dan partisipasi masyarakat leadres (di Indonesia disebut Ketua RT. Larva nyamuk survei dilakukan dengan metode larva tunggal. Populasi dalam penelitian ini adalah semua rumah di dua desa. Sampel terdiri dari 100 rumah di setiap desa yang dipilih secara acak. Hasilnya menunjukkan bahwa selama survei larva pertama di desa Palupi, larva yang bebas nilai (ABJ adalah 68% dengan hasil CI, HI dan BI 20,81%, 32% dan 46 masing-masing. Di desa Siranindi, jumlah larva yang bebas nilai adalah 78%, 19,64% dengan CI, HI 22% dan BI 33. Pada tujuh minggu setelah intervensi dengan partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa tingkat larva-bebas dalam Palupi desa menjadi 89%, dengan jumlah 3,67% CI, HI dan BI 11% 1%. Sementara di Siranindi desa, tingkat larva-bebas adalah 85% dengan CI, HI dan BI 8,4%, 15% dan 21% masing-masing. Menurut hasil itu, yang paling efektif partisipasi pemberdayaab masyarakat dalam pengendalian vektor DBD adalah larva surveyor (jumantik.

  18. PENGARUH "THERMAL PROPERTIES" MATERIAL BATA MERAH DAN BATAKO SEBAGAI DINDING, TERHADAP EFISIEN ENERJI DALAM RUANG DI SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mas Santosa

    2006-01-01

    Full Text Available Surabaya is one of the cities in tropical region; with the high temperature. The main problem of such case is the indoor nighttime temperature is higher than that of the outdoor. In this research, the wall material of brick and Batako are considered as the main variable, both materials are chosen in the finding materials, which have energy efficient to keep the low temperature mainly in nighttime. This research applies two methods of data recording; those are field measurement and model simulation. Recording of data logger Hobo is used to record the indoor temperatures in field, while the model simulation is conducted by "Archipac" program. This research compares the wall of brick and Batako temperature including the peak temperature, the overheated condition, overheated duration and the material thermal properties. The finding of this investigation shows that brick wall is more efficient energy than that of Batako wall. Abstract in Bahasa Indonesia : Surabaya adalah salah satu kota didaerah tropis, mempunyai temperatur yang relatif tinggi. Masalah utama temperatur dalam ruang di Surabaya adalah: temperatur didalam ruang pada malam hari lebih tinggi daripada temperatur luar. Pada penelitian ini, material dinding batako dan bata merah dicoba sebagai variabel utama. Kedua material dipilih untuk mendapatkan material yang mempunyai efisien enerji untuk mendapatkan temperatur yang rendah dalam ruangan. Metoda yang dilakukan pada penelitian ini adalah: pengukuran di lapangan dan perhitungan model simulasi dengan bantuan program komputer. Pengamatan lapangan mempergunakan data logger Hobo, sedangkan program Archipac 5.2 digunakan untuk model simulasi. Penelitian ini membandingkan antara temperatur dinding batako dan bata merah yang meliputi: Tinggi temperatur puncak, besar overheted dan durasi overheated, disamping thermal properties materialnya. Temuan yang diperoleh adalah: bahwa secara umum dinding bata merah lebih efisien energi daripada dinding batako. Kata kunci: thermal properties, overheated, temperatur puncak.

  19. SEX-ROLE STEREOTYPE DALAM REKRUTMEN PEGAWAI AKUNTANSI DAN KEUANGAN: OBSERVASI TERHADAP POLA REKRUITMEN TERBUKA DI MEDIA MASA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Narsa

    2006-01-01

    Full Text Available A Sex-role stereotype is the belief that differing traits and abilities make men and women particularly well suited to different roles. The objectives of this research were to know if there is stereotype gender prerequisite in recruitment of finance and accounting staff. Observation conducted to advertisement for job opening at Jawa Pos news paper during four months and ten days. We found amounted 301 vacancies for finance and accounting staff. Result of these study show companies that want to recruit staff tend to bias for the gender issues. Companies that require sex tend to men orientation for the specific job and women for the other. This reflects there are sex-role stereotype in the recruitment process of finance and accounting staff. Good Job specification should not be discriminative about the gender. The Restrictive may be expense of the firm that is losing potential candidate. Sex requires have to base on logic consideration and about many job characteristic and environment. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terjadi bias gender dalam penentuan spesifikasi/qualifikasi karyawan bidang akuntansi dan keuangan dalam proses rekrutmen. Data diperoleh melalui observasi mengenai iklan rekruitmen tenaga akuntansi dan keuangan yang dipublikasikan secara terbuka di Harian Pagi Jawa Pos yang terbit di Jawa Timur, khususnya Surabaya selama 4 bulan 10 hari. Total ada 301 formasi jabatan dan bidang pekerjaan yang diiklankan. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan para pengguna tenaga akuntansi cenderung mempersyaratkan jenis kelamin. Jenis kelamin laki-laki secara dominan lebih dipersyaratkan hampir untuk semua bidang akuntansi kecuali untuk spesifikasi administrasi dan staf akuntanai. Hasil ini mencerminkan esensi dari Sex-role stereotypes bahwa spesifikasi pekerjaan tertentu sesuai untuk jenis kelamin tertentu. Kata kunci: sex-role stereotype, rekruitmen, akuntansi dan keuangan

  20. IMPLEMENTASI METODE 5S PADA LEAN SIX SIGMA DALAM PROSES PEMBUATAN MUR BAUT VERSING (Studi Kasus di CV. Desra Teknik Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adriansyah Adriansyah

    2007-01-01

    Full Text Available The objective of this research was to minimize processing time in manufacturing using 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke method. As well as quality, processing time is one of the important points to consider. Improvement had been done in every step of the process to achieve 3.4 defect per million (DPM. Although 6s had not been achieved yet, but 5S method in Lean Sigma have already improved the production process Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan untuk memperlihatkan penggunaan Metoda 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke dalam meminimalkan waktu proses pembuatan produk. Selain kualitas produk, waktu proses merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Perbaikan dari setiap proses dilakukan agar didapat 3,4 kegagalan persejuta (DPM. Walaupun 6s belum tercapai, tapi penerapan metoda 5S dalam Lean Sigma sudah menunjukkan perbaikan pada proses yang dilakukan. Kata kunci: 5S, six sigma, lean sigma

  1. KAJIAN DESAIN ELEKTRODA ENZIM URICASE,GLUKOSA OKSIDASE, DAN KOLESTEROL OKSIDASE SEBAGAI BIOSENSOR UNTUK ANALISIS ASAM URAT, GLUKOSA, DAN KOLESTEROL DALAM KOMPONEN BIOLOGI

    OpenAIRE

    Abdul Karim; Musa Ramang, L.

    2007-01-01

    Telah dilakukan penelitian kajian desain elektroda enzim uricase, glukosa oksidase, dan kolesterol oksidase sebagai biosensor untuk analisis asam urat, glukosa, dan kolesterol dalam komponen biologi. Elektoda enzim tipe kawat terlapis dibuat dengan melapisi kawat Pt dengan membran sellulosa asetat 20 %, glutaral dehid 15,20 dan 25 % dan enzim uricase, glukosa oksidase dan kolesterol oksidase. Hasil pengukuran konsentrasi asam urat, glukosa dan kolesterol standar secara potensiometri dan v...

  2. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU IBU BALITA DALAM PENCARIAN PENGOBATAN PADA KASUS-KASUS BALITA DENGAN GEJALA PNEUMONIA DI KABUPATEN SERANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harimat Hendarwan

    2012-10-01

    Full Text Available Tingginya mortalitas bayi dan  balita karena  ISPA-Pneumonia menyebabkan penanganan penyakit ISPA -Pneumonia menjadi sangat penting artinya. Kondisi ini disadari oleh pemerintah sehingga dalam Program Pemberantasan Penyakit (P2 ISPA telah menggariskan untuk menurunkan angka kematian balita akibat pneumonia dari 511000 balita pada tahun 2000 menjadi 311000 balita pada tahun 2005 dan menurunkan angka kesakitan pneumonia balita dari 10- 20 % menjadi 8- 16 % pada tahun 2005. Resiko mortalitas pada balita, khususnya pada bayi sangat tinggi dan resiko ini lebih ditentukan pada kemampuan ibu atau keluarga atau masyarakat dalam memberikan perhatian dan pengobatan kepada anak-anaknya. Rendahnya cakupan penemuan kasus pnemonia di Kabupaten Serang menunjukkan adanya.suatu mata rantai yang harus ditelusuri mengenai pola pencarian pengobatan dari balita yang menderita pneumonia. T!i-Juan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku pencarian pengobatan dari ibu yang memiliki balita dengan gejala pneumonia dan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencarian pengobatan. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang (cross  sectional. Lokasi  penelitian meliputi wilayah kerja dari 3 puskesmas di wilayah utara Kabupaten Serang, 3 puskesmas di dalam kota, dan 3 puskesmas di daerah selatan Kabupaten Serang. Sampel diambil secara quota dengan memperhitungkan proporsi balita yang ada di masing-masing wilayah kerja puskesmas tempat penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 8 variabel yang diteliti (umur, pendidikan, pekerjaan, penghasilan, pengetahuan, pengalaman, kepercayaan pengobatan, dan pengaruh orang lain dalam hubungannya dengan upaya pencarian pengobatan terhadap kasus-kasus balita dengan gejala pneumonia ditemukan ada 2 variabel yang berhubungan secara bermakna dengan perilaku pencarian pengobatan pada ibu balita yakni pengaruh orang lain dan kepercayaan pengobatan. Variabel pengaruh orang lain merupakan variabel yang paling dominan, dimana ibu yang memilih upaya pencarian pengobatan dipengaruhi oleh orang lain berpeluang untuk mengobati  anak balitanya ke tenaga kesehatan 6,54 x dibandingkan dengan ibu yang memilih upaya pencarian pengobatan dengan inisiatif sendiri setelah dikontrol dengan variabel kepercayaan pengobatan.

  3. PERANAN WANITA MELAYU DALAM PROSES PENJAGAAN IBU BAPA TUA: DILEMA DAN CABARAN DALAM ERA GLOBALISASI (ROLES OF MALAY WOMEN IN THE PROCESS OF CARING FOR ELDERLY PARENTS: DILEMMA AND CHALLENGES IN THE ERA OF GLOBALISATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khadijah Alavi

    2010-01-01

    Full Text Available Peningkatan bilangan warga tua (60 tahun ke atas di beberapa negara Asia Tenggara termasuk Malaysia dan Indonesia semakin membimbangkan. Kepadatan penduduk warga tua di Malaysia dijangka akan meningkat kepada 2.2 juta orang pada tahun 2020. Statistik juga menunjukkan bahawa kadar kelahiran terus menurun beberapa dekad kebelakangan ini. Statistik ini menghuraikan satu fenomena global berkaitan dengan anak dewasa yang menjaga ibu bapa tua mereka. Fenomena anak dewasa yang menggalas beban penjagaan (kerjaya, menjaga keluarga sendiri, dan menjaga ibu bapa tua kurang dikaji dan diperbincangkan. Artikel ini meninjau pengalaman penjagaan yang dilalui oleh anak dewasa (wanita yang menjaga warga tua dengan menggunakan teori peranan. Pengumpulan data telah dilaksanakan terhadap 8 orang responden menggunakan kaedah temu bual mendalam dan 399 orang responden menggunakan kaedah tinjauan. Hasil kajian daripada kedua-dua pendekatan menunjukkan bahawa wanita lebih banyak terlibat dalam penjagaan warga tua. Ibu bapa tua juga mengharapkan bantuan dan sokongan daripada anak perempuan. Fenomena ini boleh memberi implikasi kepada kerjaya wanita, keluarga dan pembangunan negara. Artikel ini merumuskan bahawa dalam era globalisasi, majikan perlu mengambil kira masa anjal di tempat kerja, peningkatan sistem sokongan formal dan informal bagi membantu wanita dalam mengharungi dilema dan cabaran penjagaan warga tua, anak, keluarga dan kerjaya wanita, di samping untuk mencapai masyarakat penyayang dan budaya ikram yang boleh dipupuk seiring dengan pembangunan negara maju.A drastic increase in the number of elderly people (above 60 years in several countries in Southeast Asia including Malaysia and Indonesia has raised concerns. The numbers of elderly population in Malaysia are projected to grow to 2.2 million by the year 2020. Statistics also shows that the birth rate in Malaysia has been decreasing in the last few decades. Both these statistics describe a global phenomenon relating to the caring for elderly parents by adult children. Challenges faced by adult children who are taking care of their elderly parents (i.e., career, care of their own family, and care of elderly parents have not been analysed or discussed widely. This article discusses the experience of adult children (daughters who are taking care of their elderly parents by using role theory. The data collection was done using in-depth interview method on 8 respondents and the survey method on 399 respondents both of which were conducted by enumerators. The survey and in-depth interview results show that daughters are more involved in caring for their elderly parents. The elderly parents also expect help and support from their daughters more than from their sons. This phenomenon will have negative implications on women's career, family and nation development. This article concludes that employers should take into consideration more flexible hours, increase formal and informal support for the working women who are caring for their elderly parents and family in achieving our goal as a caring society in a developed nation.

  4. NILAI VERNAKULAR DALAM PENATAAN LINGKUNGAN PADA PERMUKIMAN LERENG GUNUNG (Studi di Desa Kapencar, Lereng Gunung Sindoro, Wonosobo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    VG Sri Rejeki

    2007-01-01

    Full Text Available The plateau settlement is one typology of settlement in Java. Some theory about the it have been presented the problem solving of contour or sloping land, but not discuss about the strategy of climatic solution yet. At Kapencar Village we founded some phenomenas of problem solving naturally. Some strategies are 1 the building typologies have the jogan as strategy to multy activities and the pogo as strategy to suport the tobacco and corn own activities. 2 The cut and fill construstion as the strategy of sloping land. 3 The pebble became the building material locally, that it put from yard themselves. 4 The little ventilation and the zink material as the strategy of the too cold and high humidity climate. Abstract in Bahasa Indonesia : Permukiman di dataran tingi merupakan salah satu tipe permukiman di Jawa. Selama ini teori dan konsep permukiman lerengan yang berkembang sebatas membahas tentang bentuk kontur/ kelerengan. Tetapi belum mendiskusikan tentang strategi menyelesailan masalah iklim secara vernakular. Di Desa Kapencar ditemukan beberapa fenomena strategi penyelesaian masalah secara natural oleh masyarakat. Beberapa temuan yang dapat dijadikan pembahasan antara lain 1 adanya tipologi rumah dengan prioritas ruang jogan multi fungsi dan pogo, sebagai strategi mendukung kegiatan berladang tembakau dan jagung. 2 penyelesaian kontur diselesaikan dengan cut â?? fill,. 3 penggunaan batu alam sebagai bahan lokal, diambil dalam pekarangan sendiri, 4 sesedikit mungkin lubang di rumah dan pemilihan bahan seng , sebagai strategi mengarasi suhu dingin dan kelembaban tinggi di lokasi tersebut. Kata kunci: Permukiman, lereng gunung, bahan bangunan, iklim, tipologi.

  5. Estimasi limbah organik dan daya dukung perairan dalam upaya pengelolaan terumbu karang di perairan Pulau Semak Daun Kepulauan Seribu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wan Mansur

    2013-12-01

    Full Text Available Kegiatan Sea ranching sangat tergantung kondisi ekologi terutama ekositem terumbu karang. Dengan adanya aktivitas keramba jaring apung yang terdapat di perairan Pulau Semak Daun memiliki potensi untuk menghasilkan limbah pakan bersama dengan limbah organik yang berasal dari berbagai kegiatan di darat dan apabila tidak terkendali dengan baik akan menyebabkan terjadinya eutrofikasi sehingga menyebabkan degradasi terumbu karang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Menggunakan Analisis dilakukan terhadap estimasi limbah organik dan analisis daya dukung perairan. Hasil penelitian menunjukkan estimasi beban limbah budidaya jaring apung yang masuk ke perairan Pulau Semak Daun yaitu sebesar 1.178,1 Kg /ton ikan produksi (N 243,9 Kg/ton ikan dan P 54,1 Kg/ton ikan. Estimasi limbah antropogenik dari daratan sekitar pulau Semak Daun diperoleh 4.167 Kg N dan 1.738,8 Kg P. Berdasarkan pendekatan beban limbah N, daya dukung lingkungan perairan Pulau Semak Daun untuk pengembangan KJA ikan kerapu adalah 32 unit (192 petak KJA atau 2 ha dari 9,99 ha luasan yang sesuai untuk kegiatan KJA. Berdasarkan ketersediaan oksigen terlarut, daya dukung perairan diperoleh 28 unit (168 petak KJA atau 1,6 ha dari 9,99 ha luasan yang sesuai untuk KJA.

  6. Analisa ekonomi budidaya kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus dan kerapu bebek (Cromileptes altivelis dalam keramba jaring apung di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farok Afero

    2012-04-01

    Full Text Available Penelitian ini menyajikan analisa ekonomi budidaya kerapu macan dan bebek dengan skala produksi yang berbeda. Penelitian menunjukkan bahwa budidaya kerapu macan dalam skala kecil, dengan proyeksi 5 tahun menghasilkan arus kas kumulatif negatif sebesar –Rp. 18.102.650 dan NPV negatif –Rp. 22.059.576. Peningkatan skala produksi (skala menengah meningkatan keuntungan (proyeksi aliran kas kumulatif selama 5 tahun sebesar Rp. 198.320.673, NPV sebesar Rp. 105.578.440, B/C 1,25; IRR 88%, dan jangka waktu pengembalian modal selama 0,99 tahun, sedangkan untuk skala besar (dengan proyeksi 5 tahun menghasilkan kas kumulatif sebesar Rp. 707.746.923; NPV sebesar Rp. 406.801.749, B/C 1,33; IRR 157%, dan jangka waktu pengembalian modal selama 0,57 tahun. Analisis ekonomi kerapu bebek pada skala produksi yang berbeda menunjukkan kas kumulatif positif, NPV positif, ratio manfaat-biaya (B/C lebih tinggi dari 2, IRR lebih dari 300% dan jangka waktu pengembalian modal kurang dari satu tahun. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa sintasan kehidupan lebih 80% akan meningkatkan kas kumulatif dan NPV pada budidaya kerapu macan skala kecil. Selain itu, peningkatan profitabilitas berkaitan dengan penurunan biaya produksi, peningkatan produksi dan harga produk.

  7. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM MENCEGAH PENULARAN SCHISTOSOMIASIS DI DUA DESA DI DATARAN TINGGI NAPU KAPUPATEN POSO, SULAWESI TENGAH TAHUN 2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Nyoman Veridiana

    2013-11-01

    Full Text Available Abstrak Pemberantasan penyakit schistosomiasis sudah dilaksanakan sejak tahun 1974, namun sampai dengan tahun 2010 prevalensi penyakit ini masih tinggi yaitu sebesar 4,78%, dan akan mengalami peningkatan apabila tidak dilaksanakan kegiatan pemberantasan. Keberhasilan program pemberantasan terhadap suatu penyakit sangat tergantung dari partisipasi/perilaku masyarakat dalam mendukung program tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku masyarakat di Desa Mekarsari dan Desa Dodolo dalam mencegah penularan schistosomiasis dan mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan, pekerjaan dan pengetahuan dengan perilaku masyarakat dalam pencegahan schistosomiasis. Penelitian dilaksanakan di Desa Mekarsari dan Dodolo selama enam bulan dari bulan Juni – November 2010. Desain penelitian yaitu cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah kepala keluarga atau yang mewakili yang berusia diatas 15 tahun, yang terpilih secara acak pada waktu pengambilan sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner yang terstruktur dan observasi lapangan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat di Desa Mekarsari dan Desa Dodolo sebagian besar memiliki perilaku yang kurang dalam mencegah penularan schistosomiasis. Dari ketiga faktor yang diteliti, yang berhubungan dengan perilaku masyarakat dalam mencegah penularan schistosomiasis adalah pekerjaan (p=0,013. Oleh karena itu, upaya pencegahan schistosomiasis perlu diinformasikan pada semua masyarakat tanpa melihat jenis pekerjaan, tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan yang mereka miliki. Selain itu peningkatan perilaku tidak semata-mata karena tingkat pengetahuan yang tinggi, karena itu perlu juga mempelajari faktor-faktor lain yang dapat berpengaruh pada perilaku seperti faktor lingkungan, tingkat sosial ekonomi, budaya dan kebiasaan setempat. Kata kunci : Pengetahuan, Perilaku, Schistosomiasis, Dataran Tinggi Napu Abstract Schistosomiasis control programs have been done since 1974. However, the prevalence of schistosomiasis is still high with 4.78% in 2010 and it will continuosly increase if the control programs are not conducted. The success of a disease control programs depends on the participation/behavior of the community in supporting the program. The aim of this study was to describe the community behavior to prevent the transmission of schistosomiasis and to identify the relationship between educational level, occupation, knowledge, and community behavior in prevention of schistosomiasis. This study was carried out in Mekarsari and Dodolo villages from June to November 2010. The sample of this cross-sectional study was the head of household that randomly selected from the population. Data were collected through interview with structured questionnaire and field observation. The results showed that most of the people in Mekarsari and Dodolo did not have adequate behavior in schistosomiasis prevention. From all variables, only occupation was found related to schistosomiasis (p=0.013. Therefore, schistosomiasis prevention programs need to be informed to all people, from all occupation, educational level, and knowledge level. As good behavior not only depends on knowledge, other factors that related to behavior, such as environment, social-economy, and culture need to be studied. Key words: knowledge, behaviour, schistosomiasis, Napu highland

  8. KONTRIBUSI MIKROFLORA DALAM SALURAN PENCERNAAN IKAN GURAME ( Microflora Contribution in The Intestine of The Omnivore Phase Giant Gouramy,Osphronemus Gouramy Lacepede)

    OpenAIRE

    Siti Aslamyah; Azis, Hasni Y.; Sriwulan

    2007-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk investigasi kontribusi mikroflora dalam saluran pencernaan ikan gurame pada fase omnivora. Wadah percobaan adalah aquarium ukuran 50 x 40 x 35 cm dengan sistem resirkulasi, media yang digunakan 55 L air tawar, ikan uji bobot rata-rata ?? 100 g dengan kepadatan 5 ekor/wadah. Ikan uji diberi pakan yang mengandung antibiotik dengan dosis 100 IU/ml penicilin G dan 100 mg/mL. streptomisin dibandingkan dengan ikan uji yang diberi pakan tanpa antibiotik, masing-masing ...

  9. KOSMOLOGI DALAM ARSITEKTUR TORAJA

    OpenAIRE

    Yulianto Sumalyo

    2001-01-01

    Modernism in architecture always has a concrete, profane and clear concept.On the totally contrary, traditional architecture traditional has an abstract, spiritual and often religious concept or way of thinking. Toraja, an ethnic group in the northern part of South Sulawesi, has a beautiful and unique architecture which is the expression of Aluk Todolo their way of life and religion. The cosmological thinking of Aluk Todolo is expressed in the architecture of Toraja through it's site plan and...

  10. KREATIVITAS DALAM SENI FOTOGRAFI

    OpenAIRE

    Yekti Herlina

    2003-01-01

    The art of photography is combination between technology and art. Esthetic values which not coveret in photography technology must be harmonized with technical process to give character and beauty at its visual result. The art of photography is not only simple record from the real world%2C but become the complex creation of art and the image medium that also give meaning and message. Abstract in Bahasa Indonesia : Seni fotografi adalah perpaduan antara teknologi dan seni. Berbagai nilai estet...

  11. KOMPOSISI DALAM SENI FOTOGRAFI

    OpenAIRE

    Yekti Herlina

    2007-01-01

    The art of photography is not only a simple record of the real world, but becomes a complex creation of art and an image medium that also gives meaning and message. The quality of a good photo is not only becouse of its clear picture but also because of its proper lighting and also its good composition. Composition contains the elements of an image in a format. An image can be produced more effectively and meaningfully with an understanding of good composition. Composition is an instrument fo...

  12. Avatar, Identitas dalam Cyberspace

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Nala Damayanti

    2013-01-01

    Full Text Available Human dependence on technology will have implications for a new culture of communication. Culture is related to the person behind the presence of elements of verbal or visual communication through internet media. Communication established via the Internet, known as cyberspace, allows the presence of a person in a variety of virtual identities. These identities emerge through verbal and visual appearances. They have names and shapes but can be present in any kind of form, commonly called avatars. The identity of a person can be represented by a number of different avatars capable of having more than one party at the same time. Communication that exists in cyberspace exceed time and space. The presence of these identities clearly indicates a relationship model that has a specific purpose. It could be a model of social relations that promote friendship, excitement, a sense of play, a critical mind or with other purposes. But the presence of such virtual identity cannot simply be equated with human beings as their personal identity in the real world, because in cyberspace, identity is plural and fluid. It can even be made with a hidden agenda.

  13. Algoritma Berkebarangkalian dalam Pengoptimuman

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siska Candra Ningsih

    2005-12-01

    Full Text Available This article discusses the efficiency of the probabilistic algorithm for determining the optimal point of global optimization problems. Randomness and normality tests were conducted to verify that the optimization problem constitutes a Wiener process. Furthermore, two numerical examples are given with different gamma values to illustrate the efficiency of the algorithm.

  14. Biomassa, kandungan klorofil dan nitrogen daun dua varietas cabai (Capsicum annum pada berbagai perlakuan pemupukan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    DASIYEM FATHONAH

    2009-05-01

    Full Text Available Fathonah D, Sugiyarto. 2009. Pengaruh IAA dan GA3 terhadap pertumbuhan dan kandungan saponin purwaceng (Pimpinella alpina. Bioteknologi 6: 21-28. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji (i pengaruh IAA dan GA3 dengan konsentrasi yang berbeda untuk pertumbuhan tanaman dan (ii saponin yang terkandung di dalam daun Pimpinella alpina. Penelitian dilakukan di Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah pada Juli-November 2007. Metode percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktor digunakan untuk menganalisis percobaan ini. Pertama memberikan perlakuan IAA dan GA3, kedua memberikan perlakuan IAA dan GA3 dengan konsentrasi berbeda. Percobaan diulang tiga kali. Variabel yang diukur adalah pertumbuhan tanaman yang terdiri dari jumlah daun, tinggi tanaman, lebar daun, berat basah maupun berat kering; serta senyawa kimia metabolit sekunder dalam bentuk saponin. Hasil penelitian ditelaah dengan Analisis Varian (ANAVA, kemudian dilanjutkan ke Uji Jarak Berganda Duncan pada tingkat 5% untuk mengetahui perbedaan nyata antara perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian IAA dan GA3 yang berbeda mempengaruhi pertumbuhan P. alpina. Pada variabel tinggi, berat basah dan berat kering tanaman perlakuan GA3 yang optimal adalah 50 ppm, jumlah daun optimal dalam perlakuan GA3 adalah 50 ppm dimana lebar daun optimal pada perlakuan IAA adalah 200 ppm dan pada perlakuan GA3 adalah 75 ppm, sedangkan kadar saponin optimal adalah perlakuan IAA 200 ppm dan GA3 25 ppm.

  15. Karakteristik Dengue Berat yang Dirawat di Pediatric Intensive Care Unit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dzulfikar D. Lukmanul Hakim

    2012-09-01

    Full Text Available Dengue viral infections affect all age groups and produce a spectrum of clinical illness that ranges from asymptomatic to severe and occasionally fatal disease. Severe dengue characterized by plasma leakage, hemoconcentration, and hemostatic disorder. The aim of this study was to know the characteristic of severe dengue patients admitted to Pediatric Intensive Care Unit (PICU Dr. Hasan Sadikin Hospital Bandung during January 2009 to December 2010. This was a retrospective descriptive study based on the data collected from the medical records. Twenty-one severe dengue cases in two years were admitted 15/21 girls and 6/21 boys, and 5/21 of them died during hospitalization because of dengue shock syndrome (DSS and disseminated intravascular coagulation (DIC. Most of them were 1?5 years old with good nutritional status. Hepatomegaly was found in all cases with mean hematocrit was 38%. In this research, the most manifestation of severe dengue were DSS (15/21, DIC (11/21, encephalopathy (6/21, pleural effusion (5/21, myocarditis (3/21, and acute respiratory distress syndrome (3/21. In conclusions, severe dengue are more common in girls, 1–5 years old, and well-nourished children. The most common clinical manifestation of severe dengue are shock, disseminated intravascular coagulation, and encephalopathy.

  16. TERAPI BERHENTI MEROKOK (STUDI KASUS 3 PEROKOK BERAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atik Triratnawati

    2005-06-01

    Full Text Available Smoking Cessation Therapy. Cigarettes are regarded as being highly addictive. Consequently, if the smoker quits their habit, they will feel physically and mentally stressed. The purpose of this research is to understand, successful methods of quitting smoking, and factors which ease quitting smoking. It is also hoped to be able to lay a base for and bring into reality every element of society to create a social etiquette in smoking. Research using qualitative method bycase studies among 3 smokers was undertaken in 2004. The criteria of the informant was age more than 40 years old, married, successfully in smoking cessation, and 10 years more as a smoker. The interview to informants was hold by recorder. The principle model of successful quitting smoking was the strong will and determination of the smokersthemselves. The reasons to stop smoking were also health, religious organisation, and, family factors. Health factors are related with disease suffered by the informants such as hypertension, fever, cough and headache. Religious organisation factors are related to religious organization that prohibit to smoke. Family factors were related to the family of the informants who followed in their footprints as smokers. Besides that, the informants also had young children whoshould not be exposed to cigarette smoke. The methods used by the informants to smoke cessation were therapy, changing behavior, and positive encouragement. All the above incidents resulted in a smoker quitting their habit. The wisdom behind all this is a smoker who has a strong will to quit smoking.

  17. Memahami Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prognosa Cedera Kepala Berat

    OpenAIRE

    Sastrodiningrat, Abdul Gofar

    2010-01-01

    A large series of references had been studied. There are a lot of factors that influence prognosis of severe traumatic brain injury. Among factors that had been studied were : age, mechanism of injury, systemic injury, alcohol and drugs, level of consciousness, brainstem injury,imaging findings : CT scan and MRI, increased intracranial pressure (ICP), Cerebral Blood Flow (CBF and Cerebral Perfusion Pressure (CPP), Biochemical indices: Cathecolamine and creatine kinase BB isoenzyme. Several m...

  18. EFEK PENAMBAHAN ION TARTRATE TERHADAP ELEKTRODEPOSISI Mn-Cu PADA PIPA BAJA KARBON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Warlinda Eka Triastuti

    2013-01-01

    Full Text Available Sistem perpipaan pada kapal laut menunjang seluruh sistem dalam kapal. Pipa-pipa ini merupakan tempat mengalirnya uap ataupun cairan yang berupa air, bahan bakar ataupun minyak pelumas. Tekanan, temperatur dan jenis fluida yang mengalir dalam pipa dapat mengakibatkan korosi yang akhirnya mempengaruhi kekuatan dan umur pipa. Salah satu metode untuk menurunkan laju korosi yaitu penggunaan anoda korban. Jenis anoda korban yang digunakan dalam penelitian ini adalah paduan mangan-tembaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi dan karakter korosi elektrodeposisi Mn-Cu pada baja AISI 1020.  Proses elektroplating dilakukan dan dengan tanpa penambahan surfaktan potassium sodium tartrate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elektrodeposisi Mn-Cu yang dihasilkan dari proses pelapisan pada baja AISI 1020 dengan penambahan  potassium sodium memiliki performance yang lebih baik karene logam Mn-Cu menempel pada permukaan baja lebih merata. Laju korosi terendah sebesar 1.116 mpy pada waktu deposisi 180 detik.

  19. PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT SHIGELLA (DISENTRI PADA MASYARAKAT DI JAKARTA UTARA, DKI JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunanti Zalbawi

    2012-10-01

    Full Text Available Di Indonesia proporsi penderita diare dengan Shigella (disentri dilaporkan berkisar antara 5-15%. Proporsi Shigella yang menjadi berat belum jelas. Sindrom disentri terdiri dari kumpulan gejala diare dengan darah dan lendir dalam feses dan adanya tenesmus. Dalam tata laksana kasus diare yang ditetapkan Sub.Direktorat P2.Diare, K&PP Ditjen.PPM & PLP Depkes Rl. (selanjutnya disebut Tata laksana Diare Akut semua diare berdarah dikatagorikan sebagai disentri sesuai batasan WHO. Disentri berat adalah disentri yang disertai komplikasi.Telah dilakukan penelitian tentang perilaku dan sosial budaya penganggulangan penyakit Shigella di Jakarta Utara. Tujuan umum penelitian itu adalah untuk melihat perilaku pencarian pengobatan dan pencegahan terhadap penyakit Shigella (disentri dan penyakit diare lainnya oleh masyarakat serta untuk mengetahui penerimaan masyarakat pada pemberian vaksin Shigella.Tulisan ini merupakan sebagian dari hasil penelitian dan membahas tentang perilaku pencegahan penyakit Shigella (disentri menurut masyarakat di Jakarta Utara, DKI Jakarta. 

  20. EFFECT OF TRADITIONAL BIRTH ATTENDANT TRAINING ON MATERNAL KNOWLEDGE OF PREGNANCY AND NEWBORN RISK FACTORS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. F. Peeters

    2012-09-01

    Full Text Available Sebagai bagian dari studi intervensi di Tanjungsari, telah dilaksanakan dua survai di suatu kecamatan di Jawa Barat. Tujuan survai adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan mengenai faktor-faktor risiko dari penduduk wanita usia reproduktif dalam kecamatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya tingkat pengetahuan yang cukup tinggi pada responden mengenai faktor-faktor risiko, yang kurang diketahui sebagai faktor-faktor risiko ialah berat badan lahir, penurunan berat badan bayi baru lahir, panjang badan, lingkaran lengan atas dan kelahiran kembar. Dapat disimpulkan bahwa meskipun tingkat pengetahuan cukup tinggi, masih perlu diusahakan peningkatan pengetahuan tersebut. Pengetahuan saja belum cukup untuk terjadinya pembahan dalam perilaku. Faktor yang menunjang untuk melaksanakan rujukan seperti perbaikan jalan dan transportasi, tersedianya pelayanan kesehatan dan perbaikan sosial ekonomi juga sangat penting untuk berubahnya perilaku rujukan.

  1. KAJIAN KARAKTERISTIK KOMPONEN BUAH DAN BIJI KAKAO YANG DIFERMENTASI DAN TIDAK DIFERMENTASI DI TIGA KABUPATEN SULAWESI SELATAN

    OpenAIRE

    Bilang, Mariyati; Langkong, Jumriah; Bastian, Februadi

    2012-01-01

    Kakao adalah salah satu komoditi unggulan yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi industri. Sulawesi Selatan termasuk salah satu provinsi penghasil kakao terbesar di Indonesia. Kabupaten Luwu Utara, Bulukumba, dan Soppeng merupakan tiga kabupaten penghasil kakao di Sulawesi Selatan. Biji kakao yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari buah hasil peremajaan tanaman kakao nasional dengan teknik sambung samping. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari dimensi, berat biji dan buah kak...

  2. Macerated Alfalfa Forage For Beef And Dairy Cattle

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suwarno

    2001-05-01

    Full Text Available Sejumlah penelitian telah dilakukan untuk menyelidiki faedah pemecahan batang alfalfa pada saat dipanen di daerah prairi terhadap lama pengeringan, sifat-sifat nutrisi pada saat disimpan dan nilai nutrisi pakan. Alfalfa pada awal pertumbuhan bunga dipanen menggunakan salah satu dari dua mesin. : mesin convensional, (CONV atau dengan mesin pemecah batang yang mempunyai empat tingkat pemecahan (LIGHT : ringan,LIGHT + : agak berat, SEVERE : berat dan SEVERE+ : sangat berat. Selama pengeringan, perlakuan LIGHT + s.d. SEVERE+ mencapai kadar Bahan Kering (BK 45 % dan 80% dalam waktu masing-masing hanya sekitar 2 jam dan 9-11 jam, dibanding CONV, yang mencapai kadar BK tersebut berturut-turut dlm waktu 6 dan 54 jam. Padet sapi pedaging mengonsumsi BK silase 13 % lebih banyak dan memperoleh pertambahan bobot badan harian 22.7% lebih berat (P<0.05 jika batang alfalfa dipecah pada saat dipanen(SEVERE, dibanding tidak (CONV , pada awal pertumbuhan selama 21 hari. Sapi perah Holstein betina awal laktasi yang diberi ransum yang mengandung silase dan hay dari alfalfa yang batangnya dipecah pada saat dipanen memproduksi susu dengan kandungan gizi yang sama disbanding batang. Namun demikian, kelompok sapi yang diberi ransum yang mengandung alfalfa yang terpecah batangnya memberikan bobot hidup yang lebih berat dan nilai kondisi tubuh yang lebih baik (P<0.05 pada saat akhir penelitian laktasi selama 14 minggu. (Animal Production 3(2: 83-90 (2001 Key Words : Alfalfa, maceration, wilting time, silage, hay, dairy, beef.

  3. PERAN SUMBER DAYA DALAM MENINGKATKAN PENGARUH TEKNOLOGI KARAKTERISTIK DEMOGRAFI DAN SOSIAL EKONOMI BURUH WANITA SERTA KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA (Studi Kasus pada Buruh Tembakau di Kabupaten Jember

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isti Fadah

    2004-01-01

    Full Text Available Attendance of medium and large industry give a new alternative on opening woman work opportunity. But on these industry is needed a certain skill in order to use woman worker in a productive manner. The object of this research are to know social economy and demographi characteristic of woman worker in district of Jember, a work intencity different among married and un married woman worker, contribution of woman worker salary to family income and, factors influence work intencity of married woman worker. Total sample are 60 respondents ( 45 respondents are married and 15 are un married woman. The Technics sampling is simple random sampling. The researcher uses structure interview. After collected data, the researcher analyse them by using statistic descriptive, "t test" paired two sample for means and multiple regression analysis. The result of it is there is a work intencity different among married and un married woman worker. And simultantly all of independent variables namely woman worker days salary (X1, number of their child (X2 and distance from their house to work place (X3 have significant influence to work intencity of married woman worker (Y . Abstract in Bahasa Indonesia : Kehadiran industri besar dan sedang memberikan alternatif baru dalam membuka kesempatan kerja bagi wanita. Namun untuk dapat bekerja pada industri-industri ini diperlukan ketrampilan untuk memungkinkan penggunaan tenaga kerja wanita secara produktif. Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui karakteristik demografi dan sosial ekonomi buruh wanita di Kabupaten Jember, perbedaan intensitas kerja dari buruh wanita yang berstatus kawin dan yang tidak kawin, besarnya kontribusi yang diberikan oleh pekerja wanita terhadap pendapatan keluarga, dan hubungannya dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya. total sampelnya ada 60 (terdiri dari 45 responden berstatus kawin dan 15 berstatus belum kawin. Teknik samplingnya adalah metode acak sederhana. Metode pengumpulan data dengan wawancara berstruktur. Setelah data terkumpul maka dilakukan analisis statistik deskriptif, uji "t" berpasangan dan analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian menunjukkan ada perbedaan intensitas kerja antara buruh wanita yang berstatus kawin dan yang berstatus belum kawin. Hasil analisis regresi menunjukkan secara simultan seluruh variabel bebasnya yang meliputi (X1 upah per hari yang diterima oleh buruh wanita, (X2 jumlah anak yang dimiliki buruh wanita, serta (X3 jarak dari rumah tempat tinggalnya ke tempat kerja, berpengaruh signifikan terhadap intensitas kerja buruh wanita ( Y yang telah berstatus kawin. Kata kunci : buruh wanita, kontribusi, pendapatan keluarga.

  4. KAJIAN PERAN MANGANESE-CONTAINING SUPER OXIDE DISMUTASE (MNSOD DALAM REGULASI EKSPRESI HYPOXIA INDUCIBLE FACTOR-1? (HIF-1? PADA KEADAAN HIPOKSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masagus Zainuri

    2014-02-01

    Full Text Available AbstrakKekurangan suplai oksigen pada jaringan disebut hipoksia. Sel tumor sering mengalami hipoksia dan menjadi tidak responsif terhadap terapi. Keadaan hipoksia pada jaringan tumor perlu ditanggulangi agar keberhasilan terapi tumor dapat  ditingkatkan.  Pada keadaan hipoksia,  factor  Hypoxia Inducible Factor-1?  (HIF-1? berperan  penting  dalam pengendalian respon selular. Ekspresi gen HIF-1? sangat dipengaruhi oleh status redoks sel. Enzim MnSOD merupakan enzim antioksidan endogen yang berperan sebagai scavenger O2.-yang menghasilkan H2O2 dan O2 , sehingga aktivitas MnSOD akan mempengaruhi status redoks dari sel. Melalui O2.-dan H2O2, MnSOD memiliki peran biphasic terhadap regulasi ekspresi gen HIF-1?, sehingga dapat menekan dampak hipoksia pada jaringan. Sampai saat ini MnSOD belum dimanfaatkan  sebagai  terapi  pendukung  pada  terapi tumor  dan  perlu  dilakukan  banyak  eksperimen  untuk mengeksplorasi potensi MnSOD sebagai terapi adjuvant alternative untuk terapi tumor.Kata Kunci : MnSOD, HIF-1?, Superoksida (O2.-, Hidrogen Peroksida (H2O2AbstractInsufficient oxygen supply in tissue is named hypoxia. Tumor cells frequentlyexperience tissue hypoxia, therefore it becomes irresponsive to the main therapy. Hypoxia of tumor tissue needs to be solved to improve the tumor therapy succeed. In hypoxia, Hypoxia Inducible Factor-1? (HIF-1? plays an essential role in controlling the cellular responses. HIF-1?  gene  expression  is  influenced  by  the  redox stateof the cells. MnSOD enzyme is an endogenous antioxidant enzyme that acting as an O2.-scavenger that producing H2O2 and O2, so that MnSOD activity would affect the redox state of the cells. ViaO2.-and H2O2, MnSOD has a biphasic role for gene expression of HIF-1? regulation and reducing the tissue hypoxia effect. Recently, MnSOD is not an adjuvant therapy for tumor treatment yet, and some experiments are needed to explore MnSOD potential as an alternative adjuvant therapy for tumor treatment.Keywords : MnSOD, HIF-1?, Superoxide (O2.-, Hydrogen Peroxide (H2O2

  5. KONTRIBUSI HEWAN MAMALIA SAPI, KERBAU, KUDA, BABI DAN ANJING DALAM PENULARAN SCHISTOSOMIASIS DI KECAMATAN LINDU KABUPATEN SIGI PROPINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gunawan Gunawan

    2015-01-01

    Full Text Available AbstrakSchistosomiasis merupakan penyakit parasitik jaringan yang terabaikan. Schistosomiasis adalah penyakit parasitik yang bersifat zoonosis, selain menginfeksi manusia juga menginfeksi hewan mamalia lainnya. Ada 13 mamalia yang diketahui dapat terinfeksi oleh schistosomiasis antara lain sapi(Bos sundaicus, kerbau (Bubalus bubalis, kuda (Equus cabalus, anjing (Canis familiaris, babi (Sus sp, musang (Vivera tangalunga, rusa (Carvus timorensis, dan berbagai jenis tikus (Rattus exulans, R. hoffmani, R. chysomomusrallus, R. marmosurus, R norvegicus, R palallae. Di Indonesia schistosomiasis disebabkan oleh cacing Schistosoma japonicum dan hanya ditemukan endemik di Sulawesi Tengah yaitu di dataran tinggi Lindu, Napu dan Bada.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi reservoir dalam penularan schistosomiasis di Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Propinsi Sulawesi Tengah. Metode penelitian ini adalah deskriptif observational dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data primer dilakukan dengan mengobservasi mamalia yang berisiko,dengan pengambilan dan pemeriksaan sampel tinja hewan mamali tersebut. Sejumlah 219 sampel tinja hewan mamalia yang terdiri dari sapi, kerbau, anjing, babi dan kuda diperiksa dengan menggunakan metode sentrifugasi formalin-eter. Dari hasil pemeriksaan tinja yang dilakukan dilaboratorium Parasitologi Balai Litbang P2B2 Donggala sebanyak 54 sampel tinja hewan mamalia (sapi, kerbau, anjing, babi dan kuda positif terinfeksi S.japonicum.Kata kunci : Schistosomiasis, hewan mamalia, Schistosoma japonicumAbstractSchistosomiasis is one of neglected parasitic diseaseds and also a zoonosic disease, in addition to humans it also infect mammals. There were 13 known mammals that can be infected by schistosomiasis, i.e. cattle (Bos sundaicus, buffalo (Bubalus bubalis, horse (Equus Cabalus, dog (Canis familiaris, pig(Sus sp, civet cat(Vivera tangalunga, deer (Cervus timorensis, and various types of rat (Rattus exulans, R. hoffmani, R. chysomomusrallus, R. marmosurus, R. norvegicus, R. palallae. In Indonesia schistosomiasis is caused by Schistosoma japonicum and is only found in three endemic areas in the highlands of Central Sulawesi i.e Lindu valley, Napu and Bada, in the province of Central Sulawesi. The intermediate host is a amphibious snail, Ocomelania hupensis lindoensis. This study was aimed to determine the contribution of mammals in the transmission of schistosomiasis in Lindu Valley endemic areas, District Sigi. Method of this study was descriptive observational and cross sectional. Primary data were collected by observing the risk, retrieval and examination of stool samples of mammals. A total of 219 stool samples of cows, buffaloes, dogs, pigs and horses were examined using formalin - ether centrifugation method.Stool examination were conducted in the Parasitology Laboratory, Vector Borne Diseases Research Unit, NIHRD, Donggala. The results shown that a total of 54 stool samples of mammals (cows, buffaloes, dogs, pigs and horses, all were positive with S.japonicum eggs.Keyword : Schistosomiasis, mammals, Schistosoma japonicum

  6. ANALISA KEKUATAN TARIK PENYAMBUNGAN PELAT DENGAN KETEBALAN BERBEDA PADA TYPE SAMBUNGAN BUTT JOINT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A.F. Zakki

    2012-04-01

    Full Text Available Pengelasan merupakan suatu cara untuk menyambung dua buah logam tanpa mengurangi kekuatan dan bentuk material logam tersebut. Pengerjaan Pengelasan memiliki porsi 1/3 dari seluruh pengerjaan pembuatan kapal. Sambungan tumpul atau butt joint adalah jenis sambungan yang paling efisien dan salah satu sambungan yang terbanyak diaplikasikan pada pengerjaan pengelasan konstruksi kapal. Penyambungan pelat dengan type butt joint pada umumnya dijumpai antara pelat yang mempunyai ketebalan yang sama, tetapi didaerah tertentu sering juga dijumpai penyambungan antara pelat yang berbeda ketebalan. Pada penyambungan jenis ini ditemukan dua macam metode dalam penyambungannya, yaitu dengan menyamakan ketebalan pelat pada tepi yang akan dilas (Chamfering dan tanpa menyamakan ketebalannya(non-Chamfering sehingga dari kedua metode tersebut akan dibandingkan kekuatan tarik sambungannya disertai analisis teknis dan biayanya. Dari hasil penelitian yang dilakukan di didapatkan hasil tegangan Tarik, tegangan luluh, dan perpanjangan dari kedua metode penyambungan yaitu antara metode Chamfering dan non-Chamfering memiliki hasil pengujian yang relatif sama dan memiliki persamaan pula  yaitu di daerah yang mempunyai ketebalan pelat yang lebih tipis (pelat berketebalan 6 mm hal ini membuktikan kekuatan sambungan las dari metode Chamfering dan non-Chamfering lebih besar dari pada kekuatan material/logam induknya masing-masing. Ditinjau dari segi analisa biaya menunjukkan perlakuan dengan metode Chamfeing merupakan metode yang lebih efisien dibandingkan metode non-Chamfering . 

  7. ANCAMAN DI BALIK HASIL LAUT DI PERAIRAN TELUK JAKARTA TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Satmoko Wisaksono

    2012-10-01

    Full Text Available Tidak dapat dipungkiri dan disangsikan bahwa bahan makanan yang berasal dari hasil perikanan laut mempunyai kadar nilai gizi tinggi. lkan laut misalnya selain dagingnya mudah dicerna, juga kandungan protein, vitamin, mineral serta lemak tak jenuh sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan kecerdasan. Jenis-jenis ikan laut segar yang banyak dikonsumsi dan disajikan di restoran seafood adalah ikan tongkol, tengiri, kakap, kerang, cumi, sotong, udang, kepiting, rajungan, dan lain sebagainya.Hasil penelitian yang dilakukan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indoneia (YLKI bekerjasama dengan IPB tahun 1997 menunjukkan bahwa contoh komoditi hasil laut yang diperoleh mengandung logam berat Hg adalah dari kelompok kerang-kerangan (Bivalvia yaitu kerang darah, hijau dan tahu.

  8. IMPLEMENTASI CASE BASE REASONING PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KESEHATAN UNTUK PENANGANAN DINI PADA KECELAKAAN DENGAN METODE HERBAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rima Nurasmi

    2012-05-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat, semakin berat pula kemampuan komputer dalam membantu menyelesaikan permasalahan di berbagai bidang di antaranya adalah sistem pendukung keputusan berbasis komputer, seperti pada pengambilan keputusan dalam penanganan dini pada kecelakaan dalam lingkup rumah tangga. Perlu penanganan atau pertolongan segera agar terhindar dari kondisi yang lebih parah, dalam penanganan ini dapat dilakukan dengan menggunakan tanaman herbal. Kebanyakan masyarakat tidak tahu akan kegunaan dari tanaman herbal tersebut terutama untuk penanganan dini pada kecelakaan, untuk itu diperlukan suatu sistem pendukung keputusan untuk penanganan dini pada kecelakaan dengan metode herbal. Model yang digunakan dalam pengambilan keputusan adalah Case Base Reasoning, yang menitikberatkan pemecahan masalah dengan didasarkan pada knowledge dari kasus-kasus sebelumnya. Langkah pengembangan aplikasi diawali dengan analisis kebutuhan sistem yaitu analisis input, proses, dan output, kemudian dilakukan perancangan sistem yang berupa desain pemodelan data dan pemodelan proses. Perancangan sistem diimplementasikan ke dalam bahasa pemrograman Visual Basic 6.0 dan menggunakan Access. Hasil penelitian ini adalah aplikasi pendukung keputusan untuk penanganan dini pada kecelakaan dalam lingkup rumah tangga dengan metode herbal. Aplikasi ini telah diuji dengan menggunakan black box test dan alpha test, dan diperoleh kesimpulan bahwa aplikasi ini dinyatakan baik dan layak digunakan.

  9. IKLAN TELEVISI DALAM PERSEPSI KOMUNIKAN

    OpenAIRE

    Deddi Duto Hartanto

    2000-01-01

    Private televisions have taken a role in the fast growing of advertising world in Indonesia. The ascent of the private televisions with their commercial programs has shifted the position of printed and radio commercials. All programs in the television such as entertaintment%2C news%2C movies%2C quizzes%2C etc. are inseparable with TV commercials. Through these commercials%2C advertising producers and their creative team expect their commercials%2C advertising producers and their creative team...

  10. PERANAN GULMA DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Komang S. Padma Dewi W.

    2012-11-01

    Full Text Available Life creates and maintains environmental conditions as such, that is necessary tosupport life itself. Weeds, as part of living beings, are not plants out place, or out of time, butrather plants which their meanings, roles, and importances, for man in particular and life ingeneral are still unknown. The existence of weeds is not only for their spatial and trophicniches, but also for their multidimentional (in balancing environmental quality and geneticniches. Therefore, weed control must be part of efforts in vegetation management. Variousefforts in weed management, in particular those with herbicides, from their production,distribution, storage, and applications must be based on their environmental feasibility, andnot just their economic and technological feasibilities.The development of weed management technology must be supported by scientificand technological studies, but the results must be translated in a simple and practical way forthe users and the farmers, since only simple innovations easy to understand and easy toimplement that will motivate efforts for a better cultural practices.

  11. PAJAK PENGHASILAN DALAM SEBUAH KEBIJAKSANAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yenni Mangoting

    2001-01-01

    Full Text Available Tax is a transfer of resources to the public sector under compulsion that taxable with tax regulation without receipt of a specific benefit of equal value, in order to accomplish some of a nation's economic and social objectives. Collecting of tax should be based on equality concept. Indonesian tax system is based on the concept of horizontal and vertical equality. There is some tax policies in relation with Income Tax. They are kind of tax levied, who's the taxpayer, which one will become tax objects, tariff of Income Tax and tax procedures. Abstract in Bahasa Indonesia : Pajak adalah iuran kepada negara yang dapat dipaksakan, yang terutang menurut peraturan perundang-undangan, tanpa mendapatkan prestasi kembali yang langsung dapat ditunjuk. Pajak digunakan untuk membiayai pengeluaran umum sehubungan dengan tugas negara untuk menyelenggarakan pemerintahan. Pemungutan pajak harus sesuai dengan prinsip keadilan. Sistem perpajakan Indonesia menganut prinsip keadilan horizontal dan keadilan vertikal. Ada kebijaksanaan-kebijaksanaan penting yang terkait dengan sistem perpajakan Indonesia. Kebijaksanaan tersebut adalah : jenis pajak yang akan dipungut, siapa yang menjadi subyek pajak, apa saja yang menjadi obyek pajak, tarif Pajak Penghasilan dan prosedur pajak. Kata kunci: pajak, prinsip kemampuan untuk membayar, benefit principle, keadilan horizontal, keadilan vertikal, obyek pajak, subyek pajak, tarif Pajak Penghasilan.

  12. FAKTOR KEBUDAYAAN DALAM PENENTUAN POSITIONING

    OpenAIRE

    Lesie Yuliadewi

    1999-01-01

    The culture is the important part to influent people s attitudes like the way they have seen or thinked. Usually%2C people will learn some thing faster than the other%2C because it has been related with their past experience. That is why%2C the culture become one of the most important thing in advertising and it have great influence for the brand image of the consumers. So the consumers can be easily remember the products that have been advertising. Last%2C all of it%2C will change the sales ...

  13. AMONIUM DALAM AIR SUMUR PENDUDUK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustina Lubis

    2012-09-01

    Full Text Available Ammonium is a water pollutant which causes odor problems and tends to increase the nitrite and nitrate concentration in water. However, serious and occasionally fatal poisonings in infants have occured following ingestion of well water shown to contain high nitrite concentration. The aim of this study is to get information about ammonium pollution in the community. The wa­ter samples were taken from community water wells in 5 Kelurahans in Jakarta: Sunter, Cipinang, Mang-garai, Kampung Kapuk and Klender. The results showed that 65% from 40 samples of water wells were polluted by ammonium and the highest is 25,84 ppm in Manggarai, South Jakarta area.

  14. GENDER DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asasriwarni Asasriwarni

    2012-07-01

    Full Text Available Gender is more directed to the social construction by proposing a review of the aspects of sex. When the gender issue is analyzed based on the Islamic law, so it can not be avoided its discussion although it have to refer to  the provisions of Allah and the prophet based on the Qur'an and Sunnah. Based on the Islamic law, gender is a nature that must be used wthn their respective roles sustably, not to be exploited for the  momentary interest or certain group. So the restrictions in an absolute man-made law should refer to the provisions of the Syari’ah. Keywords : Gender, Syari’ah and  FiqhCopyright © 2012 by Kafa`ah All right reservedDOI : 10.15548/jk.v2i2.48 

  15. PEREMPUAN DALAM WACANA POLITIK ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hulwati Hulwati

    2012-01-01

    Full Text Available Talk about women in Islamic studies became more prevalent and warmed up, it even looks that this study has never lost its appeal. All activities are highlighted in the context of modern life, because in some of them there are only dropped as a housewife (domistic-worker. But became a career woman and even plunge into politics, so this statement has invited some controversial comments. Based on the problems described above, this paper will not examine all aspects of the women in the Islamic view, but this discussion will focus on how the position of women in Islamic political debate, it is precisely this paper tries to reveal how the movement of women seen from the eyes of political Islam, the reveals some important points, such as women in Islam, the position of women in Islamic politics and the last of this section described the reality of women in the social world. Keywords : Women and Islamic political debateCopyright © 2012 by Kafa`ah All right reservedDOI : 10.15548/jk.v2i1.42

  16. Pengaruh Penambahan Karbon terhadap Sifat Mekanik dan Konduktivitas Listrik Komposit Karbon/Epoksi sebagai Pelat Bipolar Polimer Elektrolit Membran Sel Bahan Bakar (Polymer Exchange Membran(PEMFC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ara Gradiniar Rizkyta

    2013-03-01

    Full Text Available Sel bahan bakar merupakan sel elektrokimia yang mampu mengkonversi bahan bakar menjadi energi listrik. Lebih dari 70% dari total berat dan 60%  biaya dalam  fuel cell berupa pelat bipolar. Maka dibutuhkan pemilihan bahan yang sesuai untuk mereduksi berat, volume dan biaya  pada sel bahan bakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karbon terhadap sifat mekanik dan konduktivitas listrik komposit karbon/epoksi. Matriks yang digunakan adalah epoksi dengan hardener poliamino amid dengan  rasio pencampuran 20 dan 80% poliamino amid. Filler yang digunakan adalah karbon dengan kadar karbon 20, 40, 60 dan 80%.  Bahan campuran dimatangkan dalam furnace pada temperatur 50, 100, 150, 200, 240oC selama satu jam. Pengujian yang dilakukan yaitu FT-IR, tarik, SEM, TGA dan konduktivitas listrik. Hasil pengujian menunjukkan penambahan karbon  dapat meningkatkan Modulus Young tetapi menurunkan sifat tarik dan elongasi. Kekuatan tarik epoksi tertinggi adalah 61 MPa, sedangkan pada 20% karbon 18,9 MPa. Stabilitas thermal meningkat dengan penambahan karbon, data 60% karbon menunjukkan  berat sisa pada 800? C senilai 63%. Penambahan karbon juga dapat menaikkan konduktivitas listrik. Data tertinggi diperoleh pada komposisi 80% karbon yaitu 424,8 S.Cm-1

  17. STATUS GIZI BATITA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustina Lubis

    2012-10-01

    Full Text Available Keadaan gizi golongan rawan khususnya anak batita (bawah tiga tahun dapat dipakai sebagai petunjuk keadaan gizi masyarakat. Penentuan status gizi biasanya dilakukan atas dasar pengukuran berat dan tinggi badan dengan menggunakan indeks berat menurut umur, berat menurut tinggi badan atau tinggi menurut umur. Prevalensi kurang gizi yang tinggi pada anak Batita menjadi petunjuk bahwa status gizi masyarakat tersebut masih rendah. Banyak faktor yang diduga mempengaruhi status gizi pada Batita, seperti faktor sosial, lingkungan dan penyakit infeksi. Untuk mengetahui seberapa jauh peran dari faktor-faktor tersebut di atas, dilakukan analisis data ini dengan menggunakan indeks anthropometri berat badan menurut umur.Sumber data yang digunakan adalah hasil Survei Kesejahteraan Keluarga Indonesia 1992 (IFLS. Penelitian ini bersifat cros sectional dan dilakukan di tujuh propinsi di Indonesia. Sebagai unit analisis adalah anak Batita (umur 1-3 tahun, dengan jumlah 1540 populasi.Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa faktor yang berperan dalam status gizi anak antara lain adalah urutan kelahiran, pendidikan ibu, diare, panas dan jumlah anggota rumah tangga. Pola makan tidak mempengaruhi status gizi anak laki-laki ataupun anak perempuan. Besarnya anggota rumah tangga walaupun pada analisis bivariat memberikan pengaruh yang bermakna namun pada analisis multivariat tidak memberikan pengaruh yang bermakna, baik pada anak laki-laki ataupun perempuan. pada analisis multivariat untuk anak laki-laki hanya variabel unrutan kelahiran dan pendidikan ibu yang menunjukkan risiko yang bermakna. Sedangkan pada anak perempuan terdapat tiga variabel yang memberikan risiko yang bermakna yaitu urutan keluarga, diare dan panas.

  18. Increasing Laying Performances and Egg Vitamin A Content Through Zinc Oxide and Phytase Enzyme Supplementation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumiati

    2005-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan performan ayam petelur dan kandungan vitamin A dalam telur ayam yang diproduksi dari ayam yang diberi ransum berkadar asam fitat tinggi yang berasal dari dedak padi. Penelitian ini menggunakan 162 ekor ayam petelur strain ISA-Brown umur 18 minggu dan dipelihara sampai umur 33 minggu. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL pola faktorial dengan 3 ulangan, masing-masing ulangan terdiri atas 6 ekor ayam. Faktor pertama (A adalah suplementasi Zn dalam bentuk ZnO (0, 252 dan 567 mg ZnO/kg ransum, faktor kedua (B adalah suplementasi enzim fitase (0, 300 dan 400 unit fitase/kg ransum. Data performan ayam petelur dianalisis sidik ragam (analyses of variance/ANOVA, sedangkan data vitamin A dalam telur dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi ZnO maupun enzim fitase dalam ransum tidak mempengaruhi produksi telur hen day, konsumsi ransum, konversi ransum dan berat telur. Suplementasi ZnO maupun enzim fitase dalam ransum meningkatkan kandungan vitamin A dalam telur. Telur ayam yang diberi ransum dengan perlakuan suplementasi 252 mg ZnO/kg ransum mengandung vitamin A paling tinggi.

  19. EPIDEMIC MALARIA AMONG TRANSMIGRANTS IN IRIAN JAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    J. K. Baird

    2012-09-01

    Full Text Available Malaria merupakan masalah kesehatan yang penting untuk masyarakat transmigrasi di daerah endemisitas malaria tinggi seperti Irian Jaya. Di Arso, epidemi malaria timbul setelah dua sampai enam bulan sesudah tibanya transmigran baru. Dalam tiga bulan angka parasitemia bisa mencapai 70% dan hampir 10% dari transmigran mendapat malaria berat yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit dalam enam bulan p< rtama. Usaha penanggulangan malaria di daerah seperti Arso menghadapi berbagai tantangan dan hambatan karena tingginya derajat resistensi parasit terhadap klorokuin, fasilitas dan kemampuan untuk diagnostik yang terbatas, sulitnya pengendalian vektor (An. punctulatus group dan tidak adanya strategi untuk menghilangkan sumber infeksi yang asimptomatik. Berbagai usaha yang dapat mengurangi risiko epidemi malaria di daerah transmigrasi Irian Jaya ialah antara lain pemberian profilaksis selama tiga bulan (selain klorokuin perlu dipertimbangkan pemberian primakuin bagi transmigran yang tidak hamil dan tidak menderita defisiensi G-6-PD, peningkatan fasilitas diagnostik dan pengobatan/termasuk rujukan untuk kasus malaria berat, pemakaian kelambu; penemuan kasus aktif untuk menghilangkan gametocytemia yang asimptomatik (selama enam bulan serta penyuluhan dan partisipasi masyarakat dalam pemberantasan malaria (termasuk pembinaan kader kesehatan. Untuk melaksanakan kegiatan tersebut di atas perlu disediakan tenaga dan sumber dana yang khusus.

  20. PENGUJIAN MUTU MAKANAN FORMULA OLAHAN HASIL LAUT PADA TIKUS PERCOBAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uken Soetrisno

    2012-09-01

    Full Text Available Kurang energi protein dan kurang multi zat gizi mikro pada anak-anak mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan, di samping mudah terkena infeksi penyakit. Indonesia merupakan negara kurang gizi yang kaya akan sumber laut. Berbagai jenis ikan dan rumput laut sudah diketahui mempunyai khasiat kesehatan atau zat bioaktifdi samping sebagai sumber zat gizi bagi pertumbuhan. Makanan formula yang dibuat dari ikan laut dan rumput laut sebagai sumber protein dan zat gizi mikro telah dikembangkan dan disukai citarasanya. Untuk dapat digunakan sebagai makanan anak kurang gizi, formula ini masih perlu diuji mutu keamanannya pada tikus percobaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji mutu keamanan formula sebagai makanan anak kurang gizi. menggunakan tikus percobaan. Tikus sapihan umur 21 hari dari jenis Sprague-Dawley, terdiri dari 2 kelompok dengan berat badan (BB normal dan 4 kelompok dengan BB kurang (tikus kurang gizi. Data yang dikumpulkan berupa asupan makanan, BB. PB. panjang ekor (PE, berat organ hati dan tampilan mikroskopis sel hati. Hasil menunjukkan bahwa pertumbuhan tikus erat hubungannya dengan asupan zat gizi makro, folacin. Fe, dan Zn (r= 0.38-0.97. Data berat badan dihubungkan dengan rasio antara BB dengan total asupan makanan menunjukkan formula hasil laut berpengaruh positif terhadap pertumbuhan (P<0.05, terutama formula jagung-ikan hiu, pisang oli- ikan kwee dan ubi mera-ikan tuna. Organ hati hampir sama berat, kecuali kelompok dengan formula beras-ikan pari mempunyai hati yang teringan, tapi dalam angka perbandingan BB terhadap berat organ hati, semua kelompok sama. Berdasarkan tampilan mikroskopis, semua kelompok tidak mempunyai kelainan spesifik setelah mengonsumsi makanan formula olahan hasil laut. Hal ini menandakan bahwa formula aman dikonsumsi tikus kurang gizi sekalipun.   Kata kunci: makanan formula, ikan laut. rumput laut. pertumbuhan, keamanan.

  1. Studi Eksperimen Pengaruh Ukuran Partikel Batubara Pada Swirling Fluidized Bed Dryer Terhadap Karakteristik Pengeringan Batubara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zainal Fanani

    2014-03-01

    Full Text Available Desain suatu PLTU salah satunya dibuat berdasarkan kualitas batubara yang akan digunakan sebagai bahan bakar. Pada PLTU batubara dibakar didalam boiler, didalam boiler terdapat pulverizer yang berfungsi untuk menghaluskan batubara dan menambah pasokan batubara kedalam boiler jika batubara didalam boiler memiliki nilai heating value rendah. Dengan menggunakan batubara dengan kualitas rendah maka suplai batubara yang dibutuhkan untuk memanaskan boiler  akan semakin banyak, hal ini bisa mengakibatkan kerja dari pulverizer akan semakin berat. Indonesia sendiri merupakan salah satu negara penghasil batubara terbersa didunia. Namun hampir 80% batubara yang dihasilkan tergolong batubara rendah dan sedang [1] . Untuk meningkatkan nilai kalor batubara perlu dilakukan pengeringan untuk mengurangi kadar air dalam batubara. Eksperimen dilakukan dengan mengeringkan batubara didalam chamber dengan temperature udara 550C, sudut blade 200 dan massa pengeringan sebanyak 600gram, variasi ukuran partikel batubara 5mm, 10mm, 15mm. Pengambilan data dilakukan dengan menimbang berat batubara setiap satu menit sebanyak 5 kali  , dua menit sebanyak 3 kali, dan lima menit sebanyak 4 kali. Data yang diperoleh berupa relative humidity udara, temperature udara, berat sampel basah dan berat sampel kering. Pengambilan data berat sampel kering dilakukan berdasarkan standart ASTM D5142 dengan pengeringan pada temperatur 1050C selama 3 jam. Dari hasil eksperimen didapat bahwa proses pelepasan massa uap air paling banyak terjadi pada lima menit pertama yang ditandai dengan penurunan moisture content paling besar. Pada partikel batubara ukuran 5mm,10mm,15mm didapat moisture content terendah berturut-turut sebesar  6,48 %, 7,66 %, 7,47 %. Untuk laju pengeringan didapat nilai terendah berturut-turut sebesar 0,062 gram/menit, 0,104 gram/menit, 0,023 gram/menit,  sedangkan selisih humidity ratio ( ?2-?1 didapat nilai terendah berturut turut sebesar 0,0072gram/kg dry air, 0,0713 gram/kg dry air, 0,1372 gram/kgdry air.

  2. Tatalaksana Peningkatan Tekanan Intrakranial Akibat Trauma Kepala Berat pada Anak dengan Metode Hipotermia

    OpenAIRE

    Trisnawati, Yunnie; Lubis, Munar

    2010-01-01

    Intracranial pressure can be measured as a total amount of pressure of brain, blood and its vessels and also the cerebrospinal fluid intracranially. To maintain a normal constant pressure, due to the increase of intracranial pressure, a reduction of brain volume will happen. Increased of intracranial pressure in severe pediatric traumatic brain injury associated with recovery, influenced by the intracranial pressure’s value and duration of the increased of intracranial pressure. Hypothermia...

  3. Peningkatan Berat Badan pada Bayi Prematur yang Mendapat ASI, PASI, dan Kombinasi ASI-PASI

    OpenAIRE

    Ariani, Ani

    2010-01-01

    Background. The preterm infant should be prepared that it would achieved the stage of optimum growth and development as the normal infant born then it would have optimum quality of life as well. One of the effort, it could be done, was given enough nutritional intake that it support the fast processed of growth on the preterm infant than the normal term infant. The aim. To view the increasing of body weight in the preterm infant which given breast feeding (BF), preterm infanf formula (PIF)...

  4. Pengaruh Modifikasi Diet Rendah Kalori terhadap Berat Badan dan Lingkar Pinggang Wanita Obesitas Dewasa

    OpenAIRE

    Alrasyid, Harun

    2010-01-01

    Several intervention studies in human which energy-restricted diets based on low-glycemic index foods produced greater weight loss than equivalent diets based on high-glycemic index foods. We investigated whether a modified low energy diet affect on body weight and waist cicumfrence in adult visceral/abdominal obesity women. This study was conducted under a randomized crossover design. However, only 33 of 40 subjects completed the study.The experimental subjects consumed the low energy low gl...

  5. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BAYI LAHIR DENGAN BERAT BADAN RENDAH (Analisis Lanjut SDKI, 1994

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titiek Setyowati

    2012-09-01

    Full Text Available Efforts to improve human quality should start early from intra uterine growth which depends on the mothers health status including safe reproduction. Low birth weight is one of the risk factors that influences infant mortality especially during perinatal periods. The objective of this analysis is to study the factors which influence low birth weight such as socio economic charactersitics (mother's education, mother's occupation, and economic status, biomedical factors (age, parity, pregnancy history and antenatal care (frequency, assistance during antenatal care, gestational age at first antenatal Source of data for the analysis were obtained from the Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS, 1994. The data were analysed by using descriptive and inferential statistics (logistic-regression The results showed that only 47,5% children born in the last five years preceeding the survey have their birth weight taken. Among children with recorded birth weight 7,1 % have low birth weight. Twenty one percent of low birth weight infants were born premature. Four out of 9 variables which were suspected as risk factors were frequency of antenatal care less than 3 times (OR=1,40, mothers with only primary education (OR=l,29, mother aged less than 20 years (OR=l,28 and previous pregnancy history with abortion/ stillbirth (OR—1,38. Considering the above mentioned factors it is recommended: a To promote health education especially to mothers from low socio economic status particularly, about fetal growth and recognition of early signs of high risk, b to start antenatal care in the first trimester with minimal frequency of 4 times during gestation period, c plan the parity during the safe reproduction age (20-34 years, and d to improve social and family supports by upgrading woman's education level as well as economic status so that they have better access to health services.

  6. Struktur Mikro Las Baja C-Mn Hasil Pengelasan Busur Terendam dengan Variasi Masukan Panas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suharno Suharno

    2008-01-01

    Full Text Available This research aims to study the effect of heat input of submerged arc welding on the microstructure of weld metal made from C-Mn steel. The study focused on the formation of acicular ferrite which could improve weld mechanical properties. The welding process was carried out using various heat inputs, i.e. 3.99 kJ/mm, 3.19 kJ/mm, 2.12 kJ/mm, and 1.77 kJ/mm. Microstructural examinations were performed using optical microscope and scanning electron microscope (SEM. Results show that the weld metal welded with heat input 2.12 kJ/mm produces more acicular ferrite than grain boundary and Widmanstatten ferrite. It is evident that this acicular ferrite nucleates on inclusions in the forms of SiO2, TiO, and Al2O3. Abstract in Bahasa Indoensia: Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh masukan panas proses las busur rendam pada struktur mikro logam las baja C-Mn. Struktur mikro dengan bentuk acicular ferrite merupakan struktur yang dapat meningkatkan sifat mekanis logam las. Proses pengelasan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan empat macam masukan panas yang berbeda, yaitu 3,99 kJ/mm, 3,19 kJ/mm, 2,12 kJ/mm, dan 1,77 kJ/mm. Struktur mikro yang terbentuk diuji dengan mikroskop optik dan scanning electron microscope (SEM. Hasilnya menunjukkan bahwa logam las dengan masukan panas 2,12 kJ/mm mempunyai jumlah struktur acicular ferrite lebih besar dari pada grain boundary ferrite dan widmanstatten ferrite. Hal ini disebabkan oleh adanya nukleasi dari inklusi yang berbentuk SiO2, TiO, dan Al2O3. Kata kunci: masukan panas, acicular ferrite, sifat mekanis

  7. Peningkatkan Penetrasi Pengelasan pada Las TIG (Tungsten Inert Gas Menggunakan Pengaruh Medan Elektromagnetik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ario Sunar Baskoro

    2013-01-01

    Full Text Available Pengelasan Tungsten Inert Gas (TIG adalah salah satu pengelasan yang memiliki kelebihan dari berbagai macam proses pengelasan yang membutuhkan kepresisian dan mutu yang baik. Pengelasan TIG banyak digunakan untuk pengelasan pelat tipis karena pem¬bentukan busur yang kecil dan area yang dipanasi menjadi minimal sehingga mengurangi masalah penggunaan energi listrik dan distorsi pada pelat. Pada penelitian ini dilakukan percobaan dengan meletakkan solenoid magnetik di sekeliling obor las TIG. Pemanfaatan medan elektromagnetik ini dilakukan pada keadaan statis dan dinamis. Fenomena yang terbentuk akan diamati dengan menggunakan kamera sehingga diketahui pengaruh efek medan elektromagnetik bagi efiensi pengelasan pada saat pencairan logam las. Hasil dari penelitian menunjukkan pengaruh dari efek elektromagnetik pada pembentukan busur yang lebih stabil dan mengecil dengan penetrasi las yang dalam. Pengelasan ini juga menggunakan daya yang lebih rendah sehingga didapatkan efisiensi pemakaian energi listrik dan membatasi pemanasan yang lebih tinggi.

  8. KOHESI KONJUNGTOR DALAM WACANA NARASI BAHASA TORAJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jerniati

    2010-02-01

    Full Text Available This writing discusses about grammatical cohesion used by the speaker in constructing the unity of discourse, focused on the markness of cohesion of conjunctor found in narrational discourse of Toraja. This writing is analyzed using theory of cohesion and intended to describe cohesion of conjunctor found in narrational discourse of Toraja. Found conjunctors are 1 addition of conjunctor, 2 period of conjunctor, 3 conclusion of conjunctor, 4 condition of conjunctor, 5 validity of conjunctor, and 6 causality of conjunctor.

  9. KEINDAHAN DAN ORNAMENTASI DALAM PERSPEKTIF ARSITEKTUR ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulia Eka Putrie, Atik Hosiah

    2012-09-01

    Full Text Available This study discusses about the Islamic view from al-Quran and al-Hadith about beauty and its application in the form of architectural ornamentation of the building. This is done to obtain the basic philosophical as well as corridors for the implementation of the beauty in the building, as well as to restore the function of ornamentation itself. Of this study obtained an understanding that displayed beauty should still consider the values of Islam, namely the value of the benefit, harm avoidance, tauhid, cleanliness, and so forth. Between the harm to be avoided in the ornamentation of the mosque is a tendency to exaggerate (mubadzir, depiction of animate beings, disturbance of concentration, intention to brag, luxury, causing difficulty in maintaining cleanliness in the future, and so forth. The expression of beauty can also be done through simplicity, moderation, harmony with nature, concern for human needs and society, and conformity with the rules set by God Almighty and His Messenger.   Keywords:  Ornamentation, mosque, islamic architecture, beauty

  10. PENGARUH KEBUDAYAAN KONTEMPORER DALAM PERANCANGAN ARSITEKTUR MAL

    OpenAIRE

    Istanto, Freddy H.

    2000-01-01

    Market is traditionally known as the place where the seller and the buyers meet. In its development, it grows to be big shopping centers and even malls. Along with it, the concept of market has also changed within this building. It is not only the place where the transaction between the sellers and the buyers happen but also it expands to be the one where each person has turned to be the "player" in the nowadays "cultural-theatre". Being the designers, the architect is challenged to respond t...

  11. PERANAN CYBORG DALAM FILM “I, ROBOT“

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deddi Duto Hartanto

    2006-01-01

    Full Text Available Cyborg is a human reconstruction with the use of sophisticated technology. Cyborgs are made to move just like real humans. The application of cyborgs is through futuristic movies. This technology is the basis of our dreams that is beyond that also a detailed representation illustrated by the film directors and producers that try to bring people to step into the future's reality. The film I Robot gives detail about the robot-human relationship, where human involvement is replaced by the robots, and it is the humans' fault that the robots are able to fight them. Abstract in Bahasa Indonesia: Cyborg adalah salah satu hasil rekayasa manusia dengan menggunakan teknologi canggih. Cyborg dibuat digerakkan seperti manusia secara real. Aplikasi dari cyborg munculnya film–film dengan menggambarkan suasana masa depan . Teknologi inilah yang menjadi dasar impian manusia tidak hanya mimpi saja, tapi sebuah presentasi yang dipaparkan secara detail oleh para sutradara dan produser film mencoba mengajak manusia menginjak realitas masa depan. Film I Robot memaparkan bagaimana hubungan robot dan manusia, dimana peran manusia tergantikan peran robot, karena kesalahan manusialah robot bisa melawan manusia. Kata kunci: cyborg, representasi cyborg.

  12. PERANAN CYBORG DALAM FILM “I, ROBOT“

    OpenAIRE

    Deddi Duto Hartanto

    2006-01-01

    Cyborg is a human reconstruction with the use of sophisticated technology. Cyborgs are made to move just like real humans. The application of cyborgs is through futuristic movies. This technology is the basis of our dreams that is beyond that also a detailed representation illustrated by the film directors and producers that try to bring people to step into the future's reality. The film I Robot gives detail about the robot-human relationship, where human involvement is replaced by the robots...

  13. DAUR-HIDUP-GEDUNG DALAM SISTEM ARSITEKTUR

    OpenAIRE

    Wanita Subadra Abioso

    2007-01-01

    Eco or Environmental Labeling, certification of acknowledgement on sustainable products, could only be carried out within economically established countries by way of Life Cycle Analysis (LCA), a cradleâ??toâ??grave paradigm based instrument for measuring the products sustainability by analyzing energy, cost, and others environmental impact that would be spent and occur along productâ??lifeâ??cycle. What about buildings in terms of products of architecture which have always been i...

  14. KARAKTER ATRAKTIF DALAM PERANCANGAN TAMAN PETUALANGAN ANAK

    OpenAIRE

    Renata Heryawati Hess; Hastuti Saptorini

    2007-01-01

    Learning by adventural games has strongly built in self confidence, emotion defensibility, teamwork, creativity and fast in making decision, leadership, are the effective education system if started as soon as possible. That is in child growing period. The challenge and pleasant caracters, these games need the attractive and dynamic performance buildings. By research and design cooperation between supervisor and the final studio student by the title " Psychological Approach in Building Design...

  15. Kadar TNF-? dalam Zalir Peritoneal Penderita Endometriosis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    TEDJA DANUDJA OEPOMO

    2005-11-01

    Full Text Available The aim of this research was to expose the role of tumor necrotic factor alpha (TNF-? in the pathogenetic endometriosis. This research had been done in dr. Muwardi Hospital Surakarta. Twenty patients undergoing laparoscopic operation because of endometriosis indication (Group I, 20 women (aged 23 to 40 who undergo interval sterilization by means of laparoscopic technique (Group II. During laparoscopic operation, peritoneal fluid is taken to examine TNF-? by ELISA technique. The results indicated that by independent t-test, a significant difference of concentration of TNF-? in the peritoneal fluid is found between endometriosis patients and normal women (who are sterilized (P=0.00. By chi-square test, the Ratio Odds value 171 shows that the high concentration of TNF-? will increase the possibility of endometriosis 171 times rather than the low TNF-?. It could be concluded the high concentration of TNF-? is the risk factor of endometriosis in comparison with the low TNF-?. It shows that quite possibly TNF-? has a role in the pathogenic endometriosis.

  16. Hipoteks Sejarah Dalam Novel Panglima Awang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mawar Shafei

    2006-01-01

    Full Text Available This article focuses on the concept of ‘intertext’ in Harun Aminurrashid’s novels. The concept appears in Malay literary tradition for example in lipurlara, manuscript writing and the novel itself. This tendency relates to ‘intertextuality’ as a phenomenon on the existence of ‘a text within a text’ or ‘dialogue between texts’. Julia Kristeva coined the term ‘intertextuality’ in her readings of the work of Mikhail Mikhailovich Bakhtin and Ferdinand de Saussure’s sign system and later followed by several scholars such as Roland Barthes, Gerard Genette, Michael Riffaterre and Harold Bloom. Harun Aminurrashid demonstrates his inclination towards historical themes and settings through his novels such as Darah Kedayan, Jong Batu, Siapakah Bersalah?, Sebelum Ajal, Merebut Gadis Jelita, Wak Cantuk, Panglima Awang and Anak Panglima Awang. Explicitly, Panglima Awang, portrays its intertextuality with the historical elements. The hypotexts incorporated several articles on the Portuguese in Malacca and Ferdinand de Magalhaes @ Magellan’s circumnavigation. Some intertextual processes involve transformation, modification and demitefication. Intertextuality could be said to denote authorship strategy, reflecting an attempt to ‘modify’ history to channel Malay aspirations and the spirit to uphold the self-worth of the Malays.

  17. SENI GERAK DALAM PERTUNJUKAN WAYANG TINJAUAN ESTETIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darmoko

    2004-08-01

    Full Text Available Movement art in the puppet performances is often mentioned as sabetan. Puppet movement art, that contains rules, norms, guidance (orientation is convention that is observed and referred to guidance the dalang artists when they move the puppets. One of the convention of movement in the puppet performance is udanagara. Udanegara, that contains ethics and aesthetic, is the rules of speaking, attitude, and action for actors in the puppet performance. Puppet movement include among others paying homage, walking, running, dancing, flying and fighting. That puppet movement is based on social class of puppet, age of puppet, class of puppet, and mood of expression of puppet. Therefore, the movement art of the puppet adopts basic wiraga(true or false action in the puppet movement, wirasa true or false feeling of puppet movement, and wirama (true or false rhythm in the puppet movement. Method in this research will be conducted step by step: collection data (to watch of puppet performance on television, live performance, dialogue with dalang artist, analysis of data, literary research, conclusion and reporting of the research. This research concludes: puppet movement has of two meanings, large (totality of puppet movement and narrow (fighting; puppet movement refers to the conventions (norms, oriented by dalang artists (udanegara; basic of puppetmovement refers to social class of puppet, age of puppet, class of puppet, and mood of expression of puppet; now, puppet movement becomes more and more creative and dynamic. The development of puppet movement in line with the way of thinking of society that is more improved, critical, and dynamic.

  18. ESTETISISME DAN DILEMA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM IKLAN

    OpenAIRE

    Moeljadi Pranata

    2001-01-01

    The development in women%5C%27s role is constructed by ads%5C%27 aestheticism and women%5C%27s attitude. Aestheticism provokes bad taste advertisement reducing woman as a mere biological object. Capitalistic system and structure has encouraged women to compete in social arena and subordination of women by men as well as conflicts among women. The empowerment of women%5C%27s role in ads can be achieved by generating the awareness on women not to part in stereotype establishing which inflicts w...

  19. EROTISME DALAM TEKS SASTRA JAWA KUNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soeharto Mangkusudarmo

    2005-02-01

    Full Text Available Old Javanese literature which is well-known until the present is expressed in either prose or poetry (kakawin . Old Javanese literature, kakawin, must comply with certain norms for example it must convey stones that portray battles, the beauty of nature and love . The portrayal of love expresses eroticism which radiates a sense of pornography. This is caused by the misinterpretation in appraising the erotic scenes . In discussing eroticism it is also important to consider the cultural background of the poet, sang kawi.

  20. PROBLEMA ANOMALI DALAM INITIAL PUBLIC OFFERING (IPO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sautma Ronni Basana

    2003-01-01

    Full Text Available This study on Initial Public Offerings (IPO showed that IPO stocks on average were underpriced, underperformed in the long run aftermarket and the Hot and Cold market cycle was present. These phenomenom can be explained by among others, the following: Asymetric Information, Winner's Curse, Traditional-Ibbotson, and Signalling Equilibrium Phenomenom. However, all of these can't give a satisfactory explanation because they were based on the price which existed on the secondary market (Underpriced Theory. The Withdrawn IPO (WIPO theory tried to explain the IPO anomaly differently so that the IPO anomaly could be explained clearly. Abstract in Bahasa Indonesia : Studi tentang Penawaran Saham Perdana (IPO menunjukkan saham-saham IPO secara rata-rata mengalami Underpriced, kinerja jangka panjang yang jelek dan adanya siklus pasar "Hot" dan "Cold". Ada beberapa penjelasan terhadap fenomena tersebut, antara lain: Informasi Asimetri, WinnerCurse, Tradisional-Ibbotson, Signaling Equilibrium Phenomenom tetapi semuanya belum memuaskan karena berdasarkan pada basis harga yang ada di pasar sekunder (Teori Underpriced. Teori Withdrawn IPO (WIPO mencoba menjelaskan fenomena anomali IPO dengan cara yang berbeda sehingga fenomena anomali IPO dapat dijelaskan secara tuntas. Kata kunci: Penawaran Saham Perdana (IPO, Underpriced, Withdrawn IPO (WIPO.

  1. Adopsi Model Competency Based Training dalam Kewirausahaan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Ketut Santra

    2009-01-01

    Full Text Available The aim of the research is improving the teaching method in entrepreneurship subject. This research adopted the competency based training (CBT into the entrepreneurship. The major task in this research is formulated and designed the entrepreneurship competency. Entrepreneurship competency indicated by Personal, Strategic and Situational and Business competence. All of entrepreneurship competences are described into sub topic of competence. After designing and formulating the game and simulation the research continuing to implement the competency based training in the real class. The time consumed to implementing the CBT one semester, starting on September 2006 to early February 2007. The lesson learnt from the implementation period, the CBT could improve the student competence in Personal, Situational Strategic and Business. The three of the competencies are important for the success entrepreneur. It is a sign of application of “Kurikulum Berbasis Kompetensi”. There are many evidences to describe the achievement of the CBT in entrepreneurship subject. Firstly, physically achievement, that all of the student’s business plan could became the real business. The evidences are presented by picture of the student’s real business. Secondly theoretically achievement, that the Personal, Situational Strategic and Business competence statistically have significant relation with Business Plan even Real Business quality. The effect of the Personal, Situational Strategic and Business competence to Business Plan quality is 84.4%. and, to the Real Business quality 77.2%. The statistic’s evidence suggests that the redesign of the entrepreneurship subject is the right way. The content of the entrepreneur competence (Personal, Situational and Strategic and Business competence have impact to the student to conduct and running for own business.

  2. Kerangka Kerja Ekonofisika dalam Basel II

    OpenAIRE

    Situngkir, Hokky; Surya, Yohanes

    2006-01-01

    The paper elaborates some analytical opportunities for econophysics in the implementation of Basel II documents for banking. We see this chances by reviewing some methodologies proposed by the econophysicists in the three important aspects of risk management: the market risk, credit risk, and operational risk.

  3. DISTORSI DALAM TRANSISI DEMOKRASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soebagio

    2009-12-01

    Full Text Available Reformation which shifts democratization of the state gave constructive energy for Indonesian to reconstruct its democratic state. Therefore, reformation which became the democratic transition to democratic consolidation, is a phase toward substancial democratic state who prospers the people in politics, social & economics. In fact, the democratic transition is not always smooth; many distortions disturbing the democratic consolidation toward the realization of the democratic state appear.

  4. PERAN WAKAF DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rozalinda Rozalinda

    2014-05-01

    Full Text Available Women have an important contribution to the economy. Contribution of women in the micro, small and medium enterprises (SMEs is quite large. Is a small micro economic activities became the choice of most members of society, particularly women's groups, they are many involve in industrial activities crafts and home industries. Development of waqaf money to acquire a strategically. Endowments money can be invested and distributed to economically empower women entrepreneurs through micro-finance and business assistance. Cash waqaf management institutions to empower women by providing working capital and business development Keywords : Women, Mikro finance, enpowerment, entrepreneurshipCopyright © 2012 by Kafa`ah All right reservedDOI : 10.15548/jk.v2i1.40

  5. Keindahan Versus Narsisme dalam Undangan Pernikahan

    OpenAIRE

    Maria Nala Damayanti

    2010-01-01

    One type of graphic design product that is quite popular in the community is a wedding invitation, because generally people who get married make them. Invitations are usually printed at a certain amount and sent to relatives and friends to various parts of the city and even the country. Lately models of wedding invitations decorated by the bride and groom photos are frequently encountered. A variety of poses and styles of the couple’s intimacy that have been personal property then spread an...

  6. MELAHIRKAN IMPERATIF MORALITAS DALAM KARYA VISUAL

    OpenAIRE

    Obed Bima Wicandra

    2005-01-01

    Visual aesthetics in visual arts are more and more questioned in the context of open global culture. Works that lead to violence%2C pornography%2C lies%2C and other things far from morality and ethics%2C are faced with public s identity to follow their desire to fulfill their consumtive needs. The blossoming of visual works and their media stimulates the visual creators in expressing ideas and imagination. Created visual works must support a better cultural direction for human life. Faith in ...

  7. Analisis Parameter Proses Pengecoran Squeeze Terhadap Cacat Porositas Produk Flens Motor Sungai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firdaus Firdaus

    2002-01-01

    Full Text Available The existing flanges component which is produced by traditional sand casting shows low quality both of the material and dimension, since the product made from recycled material and supported by a very simple technology. The quality of casting is not depends on the microstructure, but also supported by a good appearance. This research is to analyze the effect of process parameters by producing specimens through squeeze casting process using the existing recycled material. Process parameter such as squeeze pressure and punch & die temperature. The process consists of melting the alloys and heating the die in two difference resistance furnaces, ladling the melt into pre-heated die cavity and finally applying pressure by hydraulic power until the melt is fully solidified. After investigating the specimen, the results show that the quantity of the porosity as compared to traditional sand casting is decreasing significantly. Abstract in Bahasa Indonesia : Produk flens yang ada, dihasilkan dari pengecoran cetakan pasir dengan bahan baku daur-ulang dan didukung oleh teknologi sederhana, bermutu rendah baik dari segi bahan maupun dimensi. Mutu hasil cor yang baik tidak hanya ditentukan dengan strukturmikro yang baik dan homogen tetapi juga dengan kekuatan dan penampakan yang baik. Penelitian ini mencoba menganalisis pengaruh parameter proses pengecoran squeeze paduan aluminium daur ulang yang ada dengan cara memvariasikan parameter tekanan squeeze, dan temperatur punch & die. Langkah proses squeeze casting meliputi pemanasan logam dan die dalam dua dapur induksi berbeda, dilanjutkan dengan penuangan logam cairan ke dalam die dan diteruskan dengan pemberian tekanan selama waktu tertentu. Setelah melakukan beberapa pengujian terhadap spesimen, hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa persentase porositas yang dihasilkan menurun secara signifikan dibandingkan dengan proses pengecoran cetakan pasir yang ada. Kata kunci: pengecoran squeeze, porositas, paduan aluminium daur ulang.

  8. Pola Pertumbuhan Fisik pada Anak-anak Suku Arfak Papua Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elda Irma Jeanne Joice Kawulur

    2013-06-01

    Full Text Available Abstrak Pola pertumbuhan tinggi dan berat badan merefleksikan status nutrisi dan kondisi kesehatan suatu populasi. Penilaian pola pertumbuhan dan status nutrisi pada anak dan remaja sangat diperlukan karena selama periode pertumbuhan ini, terdapat periode transisi dari masa bayi hingga dewasa yang ditandai oleh lonjakan pertumbuhan, kematangan ciri kelamin sekunder, dan perubahan proporsi tubuh yang dramatis. Studi cross-sectional status pertumbuhan fisik dilakukan terhadap 514 anak Arfak, terdiri atas 231anak perempuan usia 6-19 tahun dan 283 anak laki-laki usia 6-23 tahun, di daerah Manokwari Provinsi Papua Barat. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pola pertumbuhan besar tubuh anak Arfak. Pengukuran antropometri meliputi tinggi badan dalam satuan (cm dan berat badan dalam satuan (kg. Kurva pertumbuhan dari variabel tersebut menunjukkan peningkatan menurut umur baik pada anak laki-laki maupun anak perempuan. Laju pertumbuhan berat badananak Arfak pada fase yuwana lebih tinggi dari populasi lain, yaitu India, Purwakarta dan Karawang, kecuali populasi Amerika. Abstract Growth Pattern of Body Dimension of Arfak Children. Growth pattern of body height and weight reflect the nutritional status and health condition of a population. Assessment of growth pattern and nutritional status of children and adolescence is urgently needed because during this growth period there is a transition period frominfant to adult with fast growth spurt, secondary sexual character maturation, and dramatic body proportion change. A cross-sectional study of the physical growth status was done to 514Arfak children consisted of 231 girls aged 6-19 years and 283 boys aged 6-23 years, in Manokwari, West Papua Province.The study was conducted to find out the growth pattern of the body size of Arfak children. Anthropometry measurement consists of body height (cm and body weight (kg. Growth charts of these variables showed increase with age in both sexes. Growth rate of body weight of Arfak children at juvenile phase was higher than those of other populations, such as India, Purwakarta, and Karawang, except American population.

  9. KONSTRUKSI REALITAS POLITIK DALAM MEDIA MASSA (Studi Pesan Politik Dalam Media Cetak Pada Masa Pemilu 1999

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ibnu Hamad

    2004-04-01

    Full Text Available During the 1999-campaign period generally the mass media in Indonesia constructed political parties like a music group; and present the politicians acts as celebrities. At that time, national newspapers describe political parties as the instrument to harvested masses. Meanwhile the political partyfunctions, as broker within the clearinghouse of ideas in the democratic lives didn’t appear within the political party’s discourse. In spite of the media have different interests one each other in news making the political parties, such as ideological, idealism, political, and economic or market factors.

  10. AKTIVITAS IBU DALAM ORGANISASI DAN PAPARAN TERHADAP MEDIA MASSA DALAM PENYIMPANGAN POSITIF STATUS GIZI ANAK BALITA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sihadi Sihadi

    2012-09-01

    Full Text Available Malnutrition causes growth and mental retardation, and also contributes to child mortality. One of the causal factors which leads to protein energy malnutrition are social factors. This study looked for social factors which are associated to mother's participation in organizations and mother's exposure to mass media in regards to positive deviance of children's nutritional status. Design of this study was case control. The case samples were children with good nutritional status, while for control children with malnutrition were used. Matching was conducted according to sex, age, and socio economic status of the family. Nutritional status was determined by Z-Score weight for age. The study was conveyed in Gunung Kidul and Sukabumi district with total a number of samples of 450 children under five years old. The respondents were the mothers of participating children. The study showed a significant correlation of nutritional status of underfive children with mother's participation in organizations (p < 0.05. There was also a significant difference of media exposure between mother's exposure of newspaper, magazine, and television to nutritional status of children under five (p < 0.05. The study revealed that mother's participation including their role in the organization, exposure of mothers to newspaper, magazine, and television could improve nutritional status of children under five.

  11. KEBIMBANGAN UJIAN DAN MOTIVASI DALAM KALANGAN PELAJAR KURSUS BAHASA ARAB DALAM KONTEKS KEMAHIRAN LISAN

    OpenAIRE

    Shah, Parilah M.; Nik Mohd Rahimi; Ghazali Yusri

    2010-01-01

    AbstractThe Arabic Language course in MARA University of Technology (UiTM) is an elective offered undergraduate students. The purpose of this study was to investigate the level of test anxiety, and intrinsic and extrinsic motivation of oral Arabic among students who enrolled in the Arabic courses in UiTM Shah Alam, Malaysia. The objectives were to investigate (1) the level of test anxiety, and intrinsic and extrinsic motivation among students and (2) the level of correlation between test anxi...

  12. KONSEP PEMERINTAHAN DALAM ALQURAN: ANALISIS MAKNA KHAL?FAH DALAM PERSPEKTIF FIQH POLITIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abd. Gani Jumat

    2014-06-01

    Full Text Available This article discusses the concept of governance in the Koran. Key terms that will be elaborated is the term Caliphate and derivation by using the approach of political fiqh. In the Koran, there are other terms that also connotes leadership, among others: im?m, ?l? al-Amr, and al-Sul??n. The use of these terms in accordance with their respective context. But the term is more often used by the caliphs of God for the meaning of power and authority. However, in essence, the Qur'an as the revelation of God's holy, does not contain or explain the system and political order of government or a particular form of state that must be used by Muslims, but it only contains the basic values of ethics and political morality to serve as a guide in the national and state .

  13. OPTIMASI PENGAMBILAN DAN PENATAAN ULANG BARANG DI GUDANG DENGAN PENERAPAN STACK MENGGUNAKAN METODE GENETIC ALGORITHM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Resmana Lim

    2004-01-01

    Full Text Available Industrial field which getting more advance needs computer to help them. In industrial field, computer will make something get easier, fetching and reordering goods in warehouse is including here. A software including that needs have been made by writers. This software is specified for a warehouse which goods stored in plates at the rack in the warehouse. To reordering goods, writers use the Genetic Algorithm, which will process making population, finding the fitness cost with counting the vast and weight of the goods, sorting, immigration, cross over, and mutation. With this software, user can also check the condition of the warehouse in two and three dimensions, using OpenGL. This optimation software have been tried and give fitness cost average up to 90%, this software have been succeed to operate the function. Abstract in Bahasa Indonesia : Dunia industri yang semakin maju membutuhkan komputer sebagai alat bantu utama. Sistem komputerisasi di dalam dunia industri akan membuat beberapa hal menjadi lebih mudah, antara lain dalam pengambilan barang dan penataan ulang barang di gudang. Suatu perangkat lunak untuk keperluan tersebut telah dibuat oleh penulis. Perangkat lunak yang dibuat ini dikhususkan untuk gudang yang barang-barangnya disimpan dalam palet-palet pada rak di gudang. Penataan ulang barang ini menggunakan algoritma genetika, yang akan melalui proses pembuatan populasi awal, pencarian fitness cost dengan memperhitungkan luas area dan berat barang, pengurutan data, imigrasi, persilangan, dan mutasi. Melalui perangkat lunak ini, user juga dapat melihat kondisi gudang secara baik secara 2 dimensi ataupun 3 dimensi, yang dalam pengerjaannya menggunakan OpenGL. Sistem dari perangkat lunak yang dibuat ini sudah diuji coba dan memberikan nilai rata-rata fitness cost di atas 90%, ini berarti perangkat lunak ini telah sukses dalam menjalankan fungsinya. Kata kunci: penataan barang, pengambilan barang dari gudang, penataan ulang barang, rak, palet, Algoritma Genetika, imigrasi, persilangan, mutasi, OpenGL.

  14. DUA PULUH LIMA TAHUN KERJA SAMA DEPKES RI DENGAN NAMRU-2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suriadi Gunawan

    2012-09-01

    Full Text Available Buletin nomor ini diterbitkan untuk memperingati 25 tahun kerja sama antara Departemen Kesehatan RI dan U.S. Naval Medical Research Unit No. 2 (NAMRU-2. Kerja sama ini telah menghasilkan sumbangan yang sangat berharga untuk peningkatan kesehatan baik di Indonesia maupun di dunia, khususnya di negara sedang berkembang. Hasil evaluasi vaksin typhoid dan cara pengobatan malaria serta dehidrasi berat akibat diare adalah beberapa contoh dari kerja sama ini yang sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit dan kematian. Hasil kerja sama dalam 20 tahun pertama telah diseminarkan dalam tahun 1990 dan dipublikasikan dalam suatu nomor khusus buletin ini. Dengan staf yang terdiri dari 20 orang asing, dan 140 orang Indonesia, NAMRU-2 telah melaksanakan berbagai penelitian di berbagai daerah bersama peneliti Badan Litbangkes, Universitas, Angkatan Bersenjata serta dinas kesehatan setempat. Lebih dari 400 publikasi ilmiah telah dihasilkan oleh kerja sama ini. Dalam lima tahun terakhir penelitian berbagai aspek malaria di Irian Jaya antara lain telah menghasilkan peta resistensi obat malaria dan penemuan manfaat primakuin sebagai obat profilaksis yang aman dan relatif murah. Uji coba fase III vaksin tifoid oral Ty21a telah dilaksanakan di Sumatra Selatan, sedangkan suatu vaksin kolera oral, CVD 103 HgR, sedang diuji coba fase III di Jakarta. Penelitian genotype HIV di Indonesia yang telah dilaksanakan bersama Universitas Indonesia dan Dinas Kesehatan ABRI telah membantu memperjelas epidemi HIV/AIDS di Indonesia. Penelitian lapangan mengenai hepatitis E di Kalimantan dan Japanese Encephalitis di Bali telah memperjelas penularan dan risiko penyakit tersebut. Badan Litbangkes dan NAMRU akan melanjutkan kerjasama penelitian dan pelatihan di bidang penyakit menular dalam masa lima tahun yang akan datang. Beberapa bidang yang akan mendapat perhatian ialah surveilans berbagai penyakit infeksi yang baru dan timbul kembali (new and reemerging infections, uji coba berbagai vaksin (antara lain enterotoxigenic E. coli, hepatitis E, malaria, imunologi dan pengobatan malaria, penularan dan imunopatogenesis DHF serta epidemiologi genetik HIV.

  15. PENCEMARAN DI WILAYAH TAMBANG EMAS RAKYAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inswiasri Inswiasri

    2012-09-01

    Full Text Available  Kajian tentang pencemaran di wilayah tambang emas rakyat perlu dilakukan untuk mendapatkan gambaran sejauh mana kegiatan proses penambangan emas yang dilakukan oleh masyarakat berisiko mencemari lingkungan. Kajian dilakukan terhadap hasil penelitian di beberapa negara yaitu; Brazil, Equador, Peru Selatan, Nevada, California, Papua New Guinea, Ghana, Queenland Australia, Mongolia, Tanzania, Bolivia, Zimbabwe, Philipina, Lao PDR, Sudan, Afrika Selatan, Pilipina, Indonesia. Beberapa penelitian tentang tambang emas rakyat memfokuskan pada studi penggunaan bahan berbahaya logam Hg seperti, Hg yang terbuang ke lingkungan, kadar Hg dalam sumber air minum dan ikan. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan tambang emas rakyat di berbagai wilayah mempunyai kesamaan yaitu menggunakan Hg untuk proses amalgamisasi. Akibat amalgamisasi tersebut, sering muncul pencemaran Hg di lingkungan pada saat amalgamisasi dan pemijaran sehingga mengkontaminasi sumber air minum dan ikan yang sangat diperlukan oleh masyarakat sekitar tambang. Oleh karena itu monitoring lingkungan sangat diperlukan sebagai peringatan dini bila terjadi pencemaran. Kajian tentang cost and benefit kegiatan tambang emas belum ada yang melakukan. Di masa mendatang kajian cost and benefit sangat diperlukan untuk dasar penyusunan kebijakan kegiatan lambang emas rakyat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan untuk menjaga pencemaran jangan sampai meluas, perlu ada sentralisasi (tata ruang kegiatan proses pengolahan tambang rakyat. Penggunaan alat (retort-amalgam dalam pemijaran emas perlu dilakukan agar dapat mengurangi pencemaran Hg. Penyuluhan kepada masyarakat tentang bahayanya Hg perlu dilakukan. Bagi tenaga kesehatan perlu ada pelatihan surveilans risiko kesehatan masyarakat akibat pencemaran Hg di wilayah tambang emas rakayat. Kata kunci: Tambang emas rakyat, pencemaran 

  16. Perbedaan Indeks Apoptosis Plasenta Antara Preeklamsi dan Kehamilan Normal serta Hubungannya dengan Berat Badan Lahir dan Tekanan Darah Ibu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mintareja Teguh

    2010-03-01

    Full Text Available The incidence of preeclampsia in Indonesia (1980–2001 was around 6-8% of the total pregnancies with maternal mortality rate 9.8-25%. In preeclampsia, an increase of apoptosis occurs as a result of a decrease of Bcl-2 expression before a pregnancy reached full term. The objectives of this study were to determine placental apoptosis index (AI in preeclampsia and normal pregnancy, and its correlation with birth weight and mother's blood pressure. This study was an observational analytical study using cross sectional design among 63 patients consisted of 32 preeclampsia and 31 normal pregnancies. This study was performed at Dr. Hasan Sadikin Hospital, during April-June 2008.Immunohistochemical analysis was used to examine the placental AI (caspase 3. Chi square test was used to analysed the result using p<0.05 for the significant difference. AI was significantly higher in preeclampsia group (21.9% than in the normal pregnancies (0% (p=0.006. There was significantly difference of AI with birth weight in preeclampsia with p=0.046. On the otherhand, there was no significantly difference of AI with birth weight in normal pregnancies. There was no significantly difference of AI with mother's blood pressure in the two

  17. Studi Keandalan Struktur Jembatan Sungai Tello (Lama) Berdasarkan Beban Lalu Lintas Umum dan Trailer Super Berat dengan Metode Moving Load

    OpenAIRE

    Amir, Ashadi

    2013-01-01

    A Lot of Bridge Structure on Indonesia lately got mechanical structure of failure like collapse and vanish. For example Bridge of Kutai Kartanegara, Bridge of Mayoa (Central Sulawesi), Bridge of Bamba Batulappa Pinrang, Bridge of Toddopuli (Makassar) and many others due to natural disaster or because the operational load is too high, more than maximum load design for the bridge. In effort to reduce the bridge failure at this country, needed to make an assessment study of bridges for generally...

  18. PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENYAKIT SHIGELLA (DISENTRI DI JAKARTA UTARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Sapardiyah Santoso

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian telah dilakukan di Kecamatan Tanjung Priok dan Kecamatan Koja, Jakarta Utara, mengenai perilaku dan sosial budaya dalam penanggulangan penyakit shigella (disentri. Tulisan ini merupakan bagian dari penelitian tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi masyarakat Jakarta Utara mengenai penyakit shigella (disentri. Rancangan penelitian cross sectional. Responden berumur diatas 22 tahun laki-laki dan perempuan dipilih secara acak. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan koesioner terstruktur kepada 500 responden (250 laki-laki dan 250 wanita. Analisis data menggunakan SPSS. Hasil, menurut responden laki-laki dan perempuan. Masyarakat menganggap serius penyakit shigella (disentri berkisar antara 72,4% - 77,6%. Masyarakat cukup peduli terhadap penyakit tersebut berkisar antara 59,6% - 63,2%. Masyarakat menganggap sakit shigella (disentri lebih berat dari penyakit diare lainnya berkisar antara 67,2% - 71,2%. Kelompok mudah terserang penyakit tersebut adalah balita berkisar antara 85,2% - 86,6%, anak 6 -14 tahun berkisar antara 79,2% -80,8%, bayi 0-1 tahun berkisar antara 79,6% - 86,4%. Lama waktu sembuh yang mengatakan seminggu berkisar antara 54,0% - 55,6%. Penyakit tersebut berpengaruh terhadap sosial ekonomi keluarga dan dianggap serius berkisar antara 52,4% - 53,6%. Biaya bila sakit shigella (disentri ringan maupun berat dianggap mahal berkisar antara 33, 6% - 39,2%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa masyarakat menganggap peduli dan serius terhadap penyakit shigella (disentri karena dianggap lebih parah dari diare lainnya dan pengobatannya dianggap mahal baik shigella (disentri ringan maupun berat.

  19. PENGARUH BUAH ADAS (Foeniculum vulgare Mill TERHADAP PERTUMBUHAN JANIN TIKUS PUTIH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Nuratmi

    2012-10-01

    Full Text Available Adas digunakan dalam campuran jamu pengatur haid. Apabila kembalinya haid disebabkan karena rangsagan jamu atau komponennya, ini berbahaya dan berarti bahan bersifat aborsif. Diantara komponen jamu yang digunakan adalah adas. Untuk menunjukkan sifat abortif adas, diadakan percobaan pengaruh perkembangan janin mulai darl pembuahan sampai beberapa hari sebelum dilahirkan. Bahan yang digunakan berupa infus dengan dosis 100, 300 dan 900 mg/100 g bb. Pemberian dilakukan secara oral selama 14 hari berturut-turut. Dari hasil percobaan adas tidak dapat dikatakan mempunyai sifat antiimplantasi atau antikonsep terhadap pembuahan. Dilihat dari jumlah tikus yang kehilangan janin (gugur, resorbsi, cacat, maka adas juga tidak bisa dikatakan abortif. Dilihat dari jumlah anak, adas tidak mempunyai pengaruh terhadap janin. Secara statistik, berat janin tidak menunjukkan beda nyata, antara dosis yang diberikan dibanding dengan akuades sebagai kontrol. Hal ini berarti, tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan.

  20. Pencegahan Terjadinya Retak Panas pada Proses Pengecoran Squeeze Benda Tipis Al-Si

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elfendri Elfendri

    2009-01-01

    Full Text Available Solidification of molten metal in squeeze casting was done under high pressure condition. It will produce small grains and decrease porosity of product but have high probability of hot crack. Hot crack depend on silicon content, molding and pouring temperature of squeeze cast parameters. The aim of this research is to analize silicon content, melt temperature and mold temperature on hot crack to eliminate this defect on production of thin wall of Al-Si. Hydraulic pressure of 135 MPa is applied to forge molten metal of aluminum-silicon alloys. Mold temperature from 220 to 330 0C, pouring temperature from 665 to 885 0C and silicon content from 0.45 to 6.04 % weight were considered. Hot crack length and cracking index were used to indicate the dimension of hot crack. The increasing of silicon content decreases hot crack length and cracking index of thin wall. The increasing of pouring and mold temperature increases hot crack length and cracking index of thin wall. Combination of the higher silicon content, the lowest melt and mold temperature produced the flawless thin wall squeeze cast of hot crack. Abstract in Bahasa Indonesia: Pengecoran squeeze Al-Si adalah proses pengecoran dimana logam cair Al-Si dibekukan dibawah tekanan tinggi sehingga akan menghasilkan produk dengan butir halus dan menekan jumlah cacat porositas namun cendrung mengalami retak panas. Parameter kandungan silikon Al-Si, temperatur tuang dan cetakan mempengaruhi terjadinya retak panas pada benda cor tipis Al-Si. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kandungan silikon Al-Si, temperatur tuang dan cetakan terhadap terjadinya retak panas pada proses pengecoran squeeze benda tipis Al-Si sehingga tindakan pencegahan bisa dilakukan pada proses produksi. Pengecoran squeeze ini menggunakan penekan hidrolik bertekanan 135 MPa. Temperatur yang dipakai adalah 220, 275 dan 330 0C untuk cetakan dan 665, 775 dan 885 0C untuk logam cair. Kandungan silikon material mengunakan tiga variasi yaitu: 0,45, 3,22 dan 6,04 % berat. Panjang dan indeks retak panas digunakan sebagai indikator terukur retak panas. Peningkatan kandungan silikon akan menurunkan panjang dan indeks retak panas benda cor tipis Al-Si. Peningkatan temperatur tuang dan cetakan akan meningkatkan panjang dan indeks retak panas benda cor tipis Al-Si. Kombinasi temperatur tuang dan cetakan rendah serta komposisi silikon tinggi akan menghasilkan benda cor tipis Al-Si bebas retak panas. Kata kunci: Al-Si, pengecoran squeeze, retak panas.

  1. STRUKTUR PASAR PERSAINGAN PERBANKAN INDONESIA DALAM PERIODE KONSOLIDASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutardjo Sutardjo

    2011-11-01

    Full Text Available The objective of this study is to investigate evidence of market structure and to analyze market structure variables that influence bank revenue in the Indonesian banking market during the consolidation era. The Hirschman-Herfindahl (HHI and Concentration Ratio Four (CR4 indices indicated decreasing trend and low level of market concentration. The test of market competition by using Panzar-Rosse approach at industry level indicating a monopolistic competition behaviors among banks. In addition,the market for interest-based income is found to be more competitive than that of for fee-based income. The study also suggest that during the consolidation period, input price of banks product seems higher. In addition, the study conclude that there is no indication of changes of the Indonesian banking market structure in the period of 1999-2009. The result of partial analysis also indicate a monopolistic competition behaviors among banks according to their ownership status. Accordingly, the market for non interest based income is found to be more competitive than that of interest based income for the Joint Venture Bank (Bank Campuran and the Foreign Bank (Bank Asing.Keywords : Market Structure, HHI, CR4, Panzar and Rosse

  2. URGENSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENGEMBANGAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Salmiwati Wati

    2013-02-01

    Full Text Available The function of Islamic education as one of compulsory subjects is to form the students’ character in order to be obedience and tolerance muslims. Thus, they can accept multicultural system and reject any form of oppresses because of diversity. It can be specifically seen from the objective of the lesson which aims to create Indonesian citizens to be  diligent worshipers,  good ,  knowledge, intelligent, honest, wise, discipline, and tolerance muslims. They also should keep the harmony and develop religion and culture in the schools.

  3. Peran Employability dalam Hubungan Job Insecurity dan Kepuasan Kerja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Byarbreda Mahaputra

    2013-12-01

    Full Text Available Job insecurity is often thought to cause lower job satisfaction. However, research shows that the relationship between these two variables is more complicated than previously assumed. Previous studies fail to provide conclusive results, which indicate that the relationships between job insecurity and job satisfaction may be moderated by other variables. Two variables that can explainthis relationship are employability, defined as employees’ perception of their abilities to find a new job, and work status differences (i.e., permanent and contract employees. Therefore, this study hypothesizes that employability will moderate the relationship between job insecurity and job satisfaction for, both, permanent and contract employees. Adapting scales from previous research, this study conducted a cross-sectional survey of 172 employees, comprised of permanent and contract employees, of a logistic services company in Indonesia. Results reveal that employability moderates the relationship between job insecurity and job satisfaction among permanent but not contract employees. This paper also discusses the implication of these results for the advancement of organizational behavior theory, especially for understanding the impact of job insecurity on job satisfaction.

  4. TEORI KONFLIK DALAM PERSFEKTIF HUKUM ISLAM: INTERKONEKSI ISLAM DAN SOSIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hayat

    2013-12-01

    Full Text Available Religion as an ideology in society is believed to allow it to become a paradigm as a solution to conflicts. Islam is a rahmat li al-?lam?n religion in the life of mankind with conflicts settlement construction in the community as connectivity with customary law (ethics, moral values, character, and culture and state laws that in fact emerged from the discourse of Islamic law. Religion becomes a balancing of social conflicts that arise from a variety of indicators, because Islam is a legal consensus that includes a variety of conditions and situations of society. Therefore, Islam as a principle regulator of human order become a theory of conflict resolution in the minds of some scientists that suggests an existence of Islam in it

  5. Perspektif Informasi Keruangan (Geospasial dalam Melihat Fenomena Demam Berdarah Dengue

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andri Ruliansyah

    2010-06-01

    Full Text Available Dengue hemorrhagic fever (DHF is important public health problem in Indonesia and often cause Unusual with high mortality. this is possible regarding the condition of spa-tial planning is still not well ordered, the total population continues to swell, the weather is conducive to the development of mosquitoes, and the added concern that the low population and government to a healthy environment.Factors that related with DHF spreading, can be analyzed from the perspective of spatial information (geospatial. Hence the necessary cooperation geometrics specialists, regional planners, and health professionals in preventing the spread of dengue viruses. The presence of remote sensing technology and Geographic Information Systems (GIS is very useful as a provider of continuous data and as a tool that can visualize and manage the spatial and tex-tual data of the factors that influence the spread of dengue. There are many products from remote sensing image interpretation that can be relied upon in the monitoring of dengue phenomenon, frequently used images such as Ikonos, Quickbird, Aster, ALOS, Landsat and many more types of images that can be used in the interpretation of phenomena in the monitoring of DHF. With the results of remote sensing geospatial information, the control and prevention of the spread of dengue can be carried out effectively and efficiently. Thus, all activities can be done by planning a very mature, so that control programs can be done with the right

  6. PAGAR UNTUK MENGURANGI INTRUSI POLUSI DEBU HALUS KE DALAM BANGUNAN

    OpenAIRE

    Scanlon, Thomas J.; Mediasti, Christina E.

    2001-01-01

    The effects of fence in reducing particulate matter concentration from street traffic to adjacent buildings (i.e. houses) were studied by using computational fluid dynamics. A variety of fence property: porosity, height,positions relative to the house and wind direction were investigated related to a constant set of weather data of a hot-humid country (i.e. Indonesia). This investigation shows that a solid fence, which is close proximity to the building, will give a considerable particulate m...

  7. KEIKUTSERTAAN MASYARAKAT DALAM MENGATASI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI DKI JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inswiasri Suprijanto

    2012-09-01

    Full Text Available A study on community attitudes in environmental pollution has been conducted in Jakarta. The purpose of this study was to provide information about community attitudes in solving environmental pollution problems. A total sample of 240 households were selected from 5 districts of Jakarta. Most of the respondents (51.7% passed the elemtary school. However, only 59.6% of the 240 respondents knew about environ­mental pollution while only 23.8% had a good knowledge about these problems. Others (40.4% knew nothing about environmental pollution. Environmental conditions showed that 97.4% of the houses were clean and 87.5% had human waste facilities but only 42.5% of the respondents had waste containers.

  8. ANALISIS TUJUAN PENGELOLAAN DAN KEBUTUHAN DALAM PENGEMBANGAN DANAU SENTANI JAYAPURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Auldry F. Walukow

    2011-02-01

    Full Text Available The destruction of nature is caused by the wrong human’s point of view towards neighbourhoods. Ecofeminism assumes the caused factor of nature destruction comes from patriarchy culture which more on dualistic logic, hierarchy and the fight for domination. The thought of patriarchy causes destruction of nature and oppression of woman. Ecofeminism thought is interesting to be researched because it offers alternative vision which more sociable and gender balanced. The aim of this research is to explicit, critically evaluate, formulate concept of ecofemisthics ethics thought comprehensively and to reveal new vision relating to keep forest preservation. The chosen literature is analyzed using philosophy method: description, interpretation, and holistic. The result of this research shows that nature preservation is lasting and oppression towards woman is stopped if society abandoned patriarchy thought. Ecofeminism develops the concept of care ethics holistically, interactively, non-reduction, and participatively. Principe of ethics which need to be concerned are responsibility towards the whole biosphere, cosmic solidarity, keeping balance with nature, equal relation, careens and simplicity. The excess of ecofeminism succed in realizing the danger of patriarchy thought towards woman and nature. The weakness of it is that it generalizes and universalizes feministhics values uniformity towards all women instead of a priory negative towards the quality of masculinity values. Ecofeminism develops human moral responsibility based on women special experiences.

  9. METROSEKSUALITAS DALAM IKLAN SEBAGAI WACANA GAYA HIDUP POSMODERN

    OpenAIRE

    Cons. Tri Handoko

    2004-01-01

    Nowdays Metrosexual is becoming an interesting topic not just in the fashion field but also in the public. Metrosexual is the product of consumption-advertisement-lifestyle hegemonic. The growing of Metrosexual lifestyle because of synergic cooperation between producers of postmodern culture and media also advertising to create new needs for male. In advertisements%2C metrosexual models are appeared to promote products of consumption lifestyles%2C spectacle%2C body (taste) and image. Clearly%...

  10. ANALISIS HADITS DALAM PERMASALAHAN PERANCANGAN MASJID MODERN DI MALAYSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nangkula Utaberta, Hafsah Othman

    2012-04-01

    Full Text Available This paper tries to make a documentation and analysis based on the second source of Islam which is Prophetic traditions in providing an alternative approach for the design of modern mosques in Malaysia. This research is done by gathering traditions from the compilation of al-Bukhari and Muslim which are then being interpreted and used as a framework to answer different type of problem, issue, crisis in mosque design in Malaysia. The study is divided into two main sections. The first section contains issues and problems in mosque design in Malaysia while the second  section try to analyze the compilation of hadith in attempt to view issue and problems in mosque design in Malaysia. It is expected that through this paper we can understand the use of Prophetic traditions as one of the main foundations and framework for the present and the  future modern mosque designs in Malaysia.   Keyword: Prophetic tradition, modern mosque design, Islamic architecture

  11. Kuaso betino rimbo: Potret perempuan dalam keluarga rimba

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Syarifin

    2015-04-01

    Full Text Available The relation between masculinity and femininity in the jungle family has a vital position. In inheritance case, a divorce, either life or death, causes several rights that belong to women such as child custody, property split (community or separate property. This nature resource inheritance status covers an ownership, utilization, and distribution for example in agricultural or hunted resource. However, social changes affect female (batino role in a domestic field. She takes care not only for women responsibilities such as child care, household task, cooking and serving the husband, but also takes care of men’s responsibilities such as providing water from the river, collecting wood, farming and other activities that men should do.    

  12. PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA DAERAH DALAM MEWUJUDKAN SISTEM KETAHANAN NASIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dadang Garnida

    2011-09-01

    Full Text Available Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 st1\\:*{behavior:url(#ieooui } /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} Leadership is a phenomenon of society, nation, and state which influence and characterize the life of society, nation, and state. Leadership is also one of all functions which can push both the realization of national ideas and national objectives, and national security and defense system. This research seeks for a strategic leadership model which can be implemented in all provinces in Indonesia, and which will influence all of provincial leaders, especially governors, in order to improve the strength of the National Security System (NSS. The collected quantitative and qualitative data were selected and analized descriptively and analitically by the use of descriptive analysis and multivariate regression, to meet the objective of this research. The result of this study shows that the leadership of a governor has a significant and positive influence upon national security and defense system and, therefore, it maybe concluded that a strong leadership of a governor will provide his local area with positive effect, namely, there will be an establishment of a strong and realiable system of national security and defense.   Keywords: Leadership, Province, Governor, National Security and Defense System, Multivariate Regression

  13. Penggunaan Strategi Pembelajaran Bahasa Dalam Kalangan Pelajar Tingkatan Dua

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Radha Nambiar

    2008-01-01

    Full Text Available According to Chapman (2006, about 20,000 Year Six pupils in schools have been identified as lacking in basic literacy skills. The poor performance of students, which was largely attributed to their being very weak in reading and writing, provided the impetus for a nesting of studies to investigate the reasons for this decline in standards amongst students. This article reports on one study that sets out to investigate the use of language learning strategies among secondary school students in the state of Johor Darul Takzim. A total of 315 students from three rural and urban national type schools participated in a survey and unstructured interviews were held with the students and teachers. Firstly, findings from the study indicate that the poor use of learning strategies could account for their weakness in reading. In addition, only certain strategies which did not require them to be analytical and critical were popular among the students. This article provides suggestions on how to arrest the continuing decline among students by providing them with the necessary strategies to facilitate their learning abilities.

  14. Jejak-jejak Imperial dalam Beragam Nasionalisme Asia Tenggara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ihsan Ali-Fauzi

    2013-12-01

    Full Text Available Anthony Reid, Imperial Alchemy: Nationalism and Political Identity in Southeast Asia (New York: Cambridge University Press. 2010, xiii + 248 pages.Reid has long been widely known as a senior historian with a specialty in the history of Aceh, Sumatra, and the Indonesian revolution. Recently, he has begun to write about the history of Southeast Asia. Inspired by French historian Fernand Braudel, this work presents what Reid calls a “total history” of this region. In this approach wars, royal dynasties, and foreign traders are not prioritized over the diets, health, and pastimes of ordinary people. Through this work, Reid has begun to strengthen the study of Southeast Asia. As one of the pioneers and masters of the study of Asia and the Pacific, particularly Southeast Asia, Reid is uniquely positioned to offer new insights about this region’s history. In this book, Reid offers a new understanding of the historical data collected on the link between ethnic identity, nationalism, and history of Southeast Asia.Copyright (c 2014 by SDI. All right reserved.DOI: 10.15408/sdi.v20i3.516

  15. PENINGKATAN KUALITAS TANAH DALAM MEWUJUDKAN PRODUKTIVITAS LAHAN PERTANIAN SECARA BERKELANJUTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Adnyana

    2011-02-01

    Full Text Available Soil survey and analysis for evaluating soil quality was done at paddy soil of Tabanan regency, to rehabilitate the soil quality on physically, chemically, and biologically, respectively, and for increased the sustainable productivity. Soil samples were collected from top soil (0-20 cm and subsoil (20-60 cm, selected on composite sampling. In this study, the soil characteristics analyzed is: soil texture, caution exchange capacity, base saturated, organic matter, P and K contents. Analysis results showed that most of Tabanan regency paddy soil had a medium physical-quality, very low to low chemical-quality, low biological-quality, and low productivity. To implementation the land agriculture productivity, could be increased the soil quality with integrated fertilization recommendation by combined inorganic fertilizers (Urea and SP-36 and organic fertilizers (manure and straw with suitable dosage.

  16. KAJIAN ASPEK LINGKUNGAN DALAM PENGEMBANGAN AGROEKOWISATA PADA SISTEM SUBAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumiyati Sumiyati

    2013-02-01

    Full Text Available Along with the development of the tourism in Bali, one of the phenomena occurs was that the land conversion to the non-agricultural land and pollution, and increased water demand not only for irrigation. These conditions affect the sustainability of the subak system. One strategy to support the sustainability of the subak system is the synergy between agriculture (Subak to tourism, which developed agroecotourism on the subak system. It must consider the physical and social environment. The purpose of this study is to analyze the existing condition of Subak in Bali and if it made the development agroecotourism on the subak systems. This is about the quality of irrigation water, the physical condition of irrigation facilities, subak system facilities, and socio-cultural conditions of subak system. Water quality in Subak Anggabaya, Subak Lodtunduh, and Subak Padanggalak with the development of Kertalangu agrotourism, is in good condition. It could be argued that if made ??the development of agroecotourism on the subak systems, irrigation water quality can still be maintained in good condition are used for agriculture. The value of physical conditions on Subak Anggabaya was 2.00 (moderate and at the Subak Lodtunduh are 2.00. With the development of agroecotourism on the subak systems be 2.21 on Subak Anggabaya and 2.23 on Subak Lodtunduh. A Socio cultural condition on subak system management to support the development of agroecotourism area, at Subak Anggabaya was 2.00 (moderate and at the Subak Lodtunduh are 2.23 (between moderate and good. With expected agroecotourism visitors activities can provide positive influence (3.00 to the local community and the socio cultural conditions of subak system can increase or better.

  17. BENTUK-BENTUK KARTUNAL SEBAGAI MEDIUM PENYAMPAIAN PESAN DALAM IKLAN

    OpenAIRE

    Bing Bedjo Tanudjaja

    2002-01-01

    Cartoon is one medium that can be used to deliver the communication massage. Besides having the incredible capability to adapt%2C this medium could be used for any purposes%2C one of them is advertising. Abstract in Bahasa Indonesia : Kartun merupakan salah satu medium yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan komunikasi. Medium ini selain mempunyai kemampuan yang luar biasa untuk menyesuaikan diri juga dapat dipergunakan untuk bermacam tujuan%2C salah satunya periklanan. cartoon%2C commu...

  18. BENTUK-BENTUK KARTUNAL SEBAGAI MEDIUM PENYAMPAIAN PESAN DALAM IKLAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bing Bedjo Tanudjaja

    2002-01-01

    Full Text Available Cartoon is one medium that can be used to deliver the communication massage. Besides having the incredible capability to adapt%2C this medium could be used for any purposes%2C one of them is advertising. Abstract in Bahasa Indonesia : Kartun merupakan salah satu medium yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan komunikasi. Medium ini selain mempunyai kemampuan yang luar biasa untuk menyesuaikan diri juga dapat dipergunakan untuk bermacam tujuan%2C salah satunya periklanan. cartoon%2C communication%2C advertising.

  19. SEKSISME DALAM BAHASA PRANCIS: KONSTRUKSI SOSIO-HISTORIS DAN POLITIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wening Udasmoro

    2006-06-01

    Full Text Available This paper aims at exploring the use of sexism in French language, which occurs frequently since the French Revolution in 1789. This sexism is historically and politically constructed by the society and espoused by different social actors, such as philosophers, politicians, religious leaders and others. The various forms of this sexism range from the level of syntax to semantics and place women in different categories. The overall analysis reveals that the women’s representations are underestimated, stigmatized and considered inferior vis ŕ vis men’s representations.

  20. Prospek Pengelolaan Lingkungan Dalam Upaya Pengendalian Serangga Kesehatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasan Boesri

    2010-06-01

    Full Text Available Environment is an important media for the life of all creatures in this world. It al-ways changes accordingly based onto the nature change and human act. Its control mosqui-to has been done for the purpose of reducing the transmission’s source, by establishing Pan-ama Canal on 1904-1907, Polentine Marsh Project in Italy on 1930, Water Irrigation pro-gram for Tennese Valley Authority (TVA in USA on 1935-1945 and Aedes aegypti control in each water content for housesholds needs in Brazil, on 1930. By that time (1939-1944, DDT was starting to spread out in Italy. Those methods were used to control Pediculus sp. This factor created ups and downs on the methods application

  1. APLIKASI FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DALAM SELEKSI KARYAWAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jani Rahardjo

    2002-01-01

    Full Text Available The paper discusses the decision making problem for worker selection. To solved this problem is applied the Fuzzy Analytical Hierarchy Process, development of the ordinary Analytical Hierarchy Process which created to handle the subjectivity of multi-criteria. The best choice by Fuzzy Analytical Hierarchy Process showed that subjectivities criteria have been included comparing by the ordinary Analytical Hierarchy Process. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini membahas mengenai masalah pengambilan keputusan untuk memilih alternatif karyawan terbaik. Untuk memecahkan masalah ini digunakan Fuzzy Analytical Hierarchy Process, pengembangan Analytical Hierarchy Process konvensional yang dirancang untuk menangani permasalahan yang kriteria-kriterianya lebih banyak bersifat subjektif. Pilihan karyawan terbaik dengan Fuzzy Analytical Hierarchy Process menunjukkan bahwa subjektifitas kriteria sangat diperhatikan dibandingkan dengan menggunakan Analytical Hierarchy Process konvensional. Kata kunci: Analytical Hierarchy Process, Fuzzy Analytical Hierarchy Process.

  2. APLIKASI FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DALAM SELEKSI KARYAWAN

    OpenAIRE

    Jani Rahardjo; Nyoman Sutapa, I.

    2002-01-01

    The paper discusses the decision making problem for worker selection. To solved this problem is applied the Fuzzy Analytical Hierarchy Process, development of the ordinary Analytical Hierarchy Process which created to handle the subjectivity of multi-criteria. The best choice by Fuzzy Analytical Hierarchy Process showed that subjectivities criteria have been included comparing by the ordinary Analytical Hierarchy Process. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini membahas mengenai masalah pe...

  3. REALISASI KATEGORIAL DAN SEMANTIS FUNGSI KETERANGAN DALAM BAHASA INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Mastoyo Jati Kesuma

    2005-10-01

    Full Text Available The paper describes the realizations of adjuncts in Indonesian sentences. Adjunct is an optional syntactic function or constituent in sentences. This constituent can be described from two aspects, i.e. categorial and semantic realizations. The former realization covers noun phrases (e.g. kemarin ‘yesterday’ in Ia mengundurkan diri dari pekerjaannya kemarin ‘He retired from his work yesterday’, prepositional phrases (e.g. pada hari Minggu ‘on Sunday’ in Ibu saya pergi ke Jakarta pada hari Minggu ‘My mother went to Jakarta on Sunday’ and additional clauses (e.g. kalau tidak keliru ‘If I’m not mistaken’ in Kalau saya tidak keliru, Tuan-tuan adalah prajurit Kerajaan Majapahit ‘If I’m not mistaken, you are Majapahit Kingdom soldiers’. The later realization covers temporal, locative, instrumental, manner, benefactive, receptive, agentive, companional, purposive, causative, fundamental, positional and comparative.

  4. Performansi Algoritma CODEQ dalam Penyelesaian Vehicle Routing Problem

    OpenAIRE

    Annisa Kesy Garside; Satya Sudaningtyas

    2014-01-01

    Genetic Algorithm, Tabu Search, Simulated Annealing, and Ant Colony Optimization showed a good performance in solving vehicle routing problem. However, the generated solution of those algorithms was changeable regarding on the input parameter of each algorithm. CODEQ is a new, parameter free meta-heuristic algorithm that had been successfully used to solve constrained optimization problems, integer programming, and feed-forward neural network. The purpose of this research are improving CODEQ ...

  5. Performansi Algoritma CODEQ dalam Penyelesaian Vehicle Routing Problem

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annisa Kesy Garside

    2014-01-01

    Full Text Available Genetic Algorithm, Tabu Search, Simulated Annealing, and Ant Colony Optimization showed a good performance in solving vehicle routing problem. However, the generated solution of those algorithms was changeable regarding on the input parameter of each algorithm. CODEQ is a new, parameter free meta-heuristic algorithm that had been successfully used to solve constrained optimization problems, integer programming, and feed-forward neural network. The purpose of this research are improving CODEQ algorithm to solve vehicle routing problem and testing the performance of the improved algorithm. CODEQ algorithm is started with population initiation as initial solution, generated of mutant vector for each parent in every iteration, replacement of parent by mutant when fitness function value of mutant is better than parent’s, generated of new vector for each iteration based on opposition value or chaos principle, replacement of worst solution by new vector when fitness function value of new vector is better, iteration ceasing when stooping criterion is achieved, and sub-tour determination based on vehicle capacity constraint. The result showed that the average deviation of the best-known and the best-test value is 6.35%. Therefore, CODEQ algorithm is good in solving vehicle routing problem.

  6. ASPEK IKLIM DALAM DESAIN BANGUNAN DI KAWASAN KONSERVASI KOTA JAKARTA

    OpenAIRE

    Achsien Hidajat

    2008-01-01

    Colonialism periode in Indonesia left many old buildings especially in North Jakarta which they were put into a conservation buildings`s area by gouverment of Jakarta at present time. The arrival of the colonialism brought architectural styles to the buildings that they build. Also the buildings styles that were influenced at past time in Europe. More than 3 centuries of colonialism in Nusantara left many buildings with many buildings`s conceptional and design which represent the time. Archit...

  7. KAWASAN "PUSAT KOTA" DALAM PERKEMBANGAN SEJARAH PERKOTAAN DI JAWA

    OpenAIRE

    Rully Damayanti

    2005-01-01

    Meaning of 'urban centre' terminology is adaptable with urban history. Political situation; includes government system, geographical condition, history of the past are three major keys to understand the meaning of 'urban centre'. In Jakarta, Semarang and Surabaya, urban centre created a gap with city periphery. The gap, since 1980s, becomes less and less because the existence of small to medium scale industry which is located surrounding the city centre. During 1980s, political situation enco...

  8. TEKNOLOGI ZONE AGROEKOLOGI DALAM PEMBANGUNAN PERTANIAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Adnyana

    2012-11-01

    Full Text Available Technology of agroecologycal zonning is a land evaluation to using specific areaespecially in agriculture with friendly environment. Agroecologycal zonning based onfisically environment elements i.e., climate, physiography and landform, soil resources,vegetation and land use. Alternative commodities that will be devolloped based on socialeconomy factors. In area with stable land using (East and centre of Buleleng thecommodities that will be choised : adaptive, profitable, and acceptability. In area with not yetstable land using (west of Buleleng will be purposed with agroecologycal zonning as (1 atslopping area for suitable and profitable annual cropping, (2 at hilly area for multiplecropping, (3 in mountainous area with slope < 40% for multiple cropping and estate,whereas, if slope >40% and elevation >700 m over the sea level for plants conservation.

  9. PERILAKU PEDAGANG SAYUR DALAM MENGELOLA KEBERSIHAN LINGKUNGAN HIDUP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoni Hermawan

    2012-11-01

    Full Text Available Two variables that influenced environmental sanitation were knowledge sanitation and income of vegetable traders. The research revealed how far the correlation between the knowledge of environmental sanitation and income of vegetable traders’ vendors the way of managing the environment sanitation. The research utilized descriptive methods and correlation methods with samples of vegetable vendors in Pancasila Market, Tawang Sub-district, Tasikmalaya City. Results of this research showed that there were a positive correlation between the knowledge of environmental sanitation and income of vegetable vendors in the way of managing the environment.

  10. BUDAYA SENSOR-DIRI DALAM KEBEBASAN PERS DI JEPANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ilya Revianti Sudjono Sunarwinadi

    2006-06-01

    Full Text Available Freedom of the press and freedom of expression are formally guaranteed on the Constitution of Japan, therefore to be expected that the press and people in general have their independency vis a vis the state. The Japanese media people feel that those freedoms have been practiced, and the particular article of the constitution has been regarded as a norm by the media. But some opinions have also emerged that freedom of the press in Japan is in fact controlled in some ways by those in power. This notion is perhaps related to the practice of “self-censorship” that has been commonly thought of the Japanese media. This practice is seen in this work as closely linked to Japan’s traditional cultural philosophy. The Japan media make it as an “obligation” for themselves to voluntarily regard things related to the imperial family as something very sensitive to be touched upon. There are limitations that cannot be breached. Violations will mean that they will be sanctioned by other fellow members of the’ kisha kurabbu’ or socially punished by the public. Sometimes self-censorship is implemented by the media out of their fear of right wingers or the ruling party.

  11. Peranan Probiotik dalam Tatalaksana Konstipasi Fungsional pada Anak

    OpenAIRE

    Supriatmo

    2010-01-01

    Background: constipation is often seen in childhood, the prevalence between 0.3 – 28%, commonly found in children with lack of daily dietary fiber. Encoporesis occurred in 1-3% child on group age 4-7 years old. Constipation more common in boys than girls in school age group. Generally, the constipation in childhood is functional without any evidence of organic process or any abnormalities. Almost 80% of children with constipation recovered in 5 years period management and relapse was found ...

  12. KEBIJAKAN DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Sabri

    2013-07-01

    Full Text Available Human beings as individuals and social beings are constantly faced with various problems or issues that they encounter in almost every side of life.  Precise decision making is required to overcome these problems so that all of the alternative solutions can be achieved optimally.  One’s position in an organization or institution has often been distracted by some polices and decision, and therefore, he or she has to consider solutions while keeping the organization runs well.   This is so because in every organization whether big and small, the changing of situation  such as personnel shift  has often raised conflict and misunderstanding.  These problems must be avoided or clarified.  Policy and decision making in substantive Islamic education is not too much different from the common theories of policy and decision-making. However, the policy and decision-making in Islamic education is more focused on the principles outlined in the Quran and the Hadith of the Prophet (Peace be upon him. Copyright © 2013 by Al-Ta'lim All right reservedDOI: 10.15548/jt.v20i2.34

  13. GEREJA DAN KESEJAHTERAAN WARGA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI KERAKYATAN

    OpenAIRE

    Nababan, Tongam Sihol

    2011-01-01

    To overcome the socio-economic reality that harm society, the church needs to have a sensitivity and a strong commitment to encourage cooperation between the elements of the government, market forces, community institutions to empower people, especially poor and marginalized communities. The church should be called to involve themselves actively in the process of socio-economic empowerment of the people with the vision to build the congregation self-help. Groups of the poor need to be raised ...

  14. Civil disobedience dalam kalangan pengundi Cina di Malaysia

    OpenAIRE

    Kartini Aboo Talib@Khalid2; Suhana Saad

    2011-01-01

    Malaysia adalah sebuah negara multi-etnik. Parti-parti politik yang ditubuhkan juga cenderung mengikut identiti etnik masing-masing. Misalnya Barisan Nasional (BN) merupakan parti pemerintah yang cenderung berasaskan etnik dan terdiri daripada Parti Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO) mewakili kaum Melayu, Malaysian Chinese Associasion (MCA) yang mewakili etnik Cina dan Malaysian Indian Congress (MIC) yang mewakili etnik India begitu juga dengan parti-parti politik di Sabah dan Sarawak yang menj...

  15. ANALISIS IMPLEMENTASI METODE TAGUCHI DALAM PERANCANGAN PERBAIKAN MUTU SEMEN

    OpenAIRE

    Amrin Rapi, S. T.

    2005-01-01

    Metode Taguchi merupakan usaha peningkatan kualitas produk dengan mencari faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kualitas, lalu memisahkannya kedalam faktor kendali dan faktor tidak terkendali (noise). Masing-masing faktor dibagi berdasarkan level, lalu dipilih matriks orthogonal sebagai alat bantu untuk pelaksanaan ekperimen berdasarkan jumlah faktor dan level faktor yang terpilih. Hasil ekperimen dianalisis dengan Signal to Noise Ratio dan ANOVA untuk menentukan faktor-faktor dan level...

  16. KLASIFIKASI OBJEK DALAM VISI KOMPUTER DENGAN ANALISIS DISKRIMINAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amir Hamzahan

    2002-04-01

    Full Text Available A robotic sensor system is always supported by a computer system called ‘computer vision’. The important concept of computer vision is object classfi fi cation. In this study two algorithms for object classifi cation in this system will be compared. Firstly, A simple method that do not need complex computation and that considered as an informal method is called binary tree decision structure. This method is based on modest caracteristic decriptors of an object such as vertical line, horizontal line or ellipse line. Unfortunately this method has weakness in recognize an image that contaminated by a noise. Secondly, a more formal method with high variability descriptors. In this contect a multivariate statistical approach named discriminant analysis is proposed as an alternative for object classifi cation. This method is operated by computation of a function called Fisher discriminant function that can be used for separating an object. From the data simulation and analysis for calssifi cation of two object i.e. screw and bolt and three objects i.e. alphabet T,O and S it can be shown that discriminant analysis approach can classify an object better than binary decision algorithm. The superority of discriminant method is especially seen when this method is applied for classifi cation of a noisy image of object.

  17. KATEGORI TUMBUH-TUMBUHAN WIT DAN SUKET DALAM BAHASA JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suhandano

    2007-02-01

    Full Text Available Javanese speakers classify plants into two major categories which are named by the words of wit and suket in their language. Generally the word wit refers to large plants while the word suket refers to small plants. However, the size of plants is not the only criterion; there are some small plants which are referred to as wit not suket. In this case, it seems that the function of plants in Javanese society is also another criterion and there are cultural reasons why such plants are classified as wit.

  18. Peran Agama Islam Dalam Penanggulangan Demam Berdarah Dengue

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasan Boesri

    2012-09-01

    Full Text Available Demam Berdarah Dengue (DBD merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan belum ditemukan obatnya.Penyakit DBD disebab­kan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti yang berkembang-biak di tempat penampungan air yang biasa dipergunakan sehari-hari seperti bak mandi, tempayan, drum dan genangan air yang tidak berhubungan langsung dengan tanah.Karena sampai saat ini masih belum ditemukan obatnya, maka perlu dicari cara yang efektif untuk pencegahannya, salah satunya pendekatan agama.

  19. Pengaruh Etika Bisnis Terhadap Kejahatan Korporasi dalam Lingkup Kejahatan Bisnis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elfina Lebrine S.

    2010-01-01

    Full Text Available Much of our lives and daily routines are affected by corporate activities. Business ethics (also known as corporate ethics is a form of applied ethics or professional ethics that examine ethical principles and moral or ethical problems that arise in a business environment.Corporate crime as a part of bussines crime refers to crimes committed either by a corporation or by individuals that may be identified with a corporation or other business entity. Corporate crime demonstrates the destructive impact on politics, environment, consumers, workers, stakeholders, foreign policy and future generations.

  20. PRODUCT DATA MANAGEMENT DALAM KAITAN DENGAN CAD/CAM

    OpenAIRE

    Bernardo Nugroho Yahya

    2004-01-01

    The future industry is the one who can manage the information system. Today, communication technology and distributed system computerization already have the ability to implement system that able to exchange and share information between different users. Product Data Management (PDM) is an up-to-date and excellent method on managing the exchange and share of information. PDM is able to integrate and manage data analyzing process and documentation of the related product component physically. B...

  1. PENATAAN TAMAN DALAM KAJIAN BALI SEBAGAI PULAU TAMAN YANG BERBUDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Dewa Putu Darma

    2012-11-01

    Full Text Available Bali is one of famous tourism object in the world. To realize Bali as a park island ofculture, it is necessary to be attention in improvement Bali itself. Between human being andnature are interlocked to make Bali as a park island. In fact at the field that the arrangementof park in Bali has not reflected life culture of Balinese people, where the used of plants hasnot referenced for the kinds of the plats which is used to religion ceremony, holy building,medicines an so on, According to the result of the research the selection of the kinds of theplants is used to arrange the park in Bali, have inventarization as 105 kinds. To realize Balias park island of culture so government, private and people to needed.

  2. Penggunaan Formula Mineral Lokal dalam Ransum Ayam Petelur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khalil

    2010-08-01

    Full Text Available A mineral formula composed of three locally available materials: limestone originated from Bukit Kamang of West Sumatra, freshwater oyster shell and bone meal and fortified with micro minerals of Cu, Zn and I was investigated as mineral supplement for diet of laying hens. The experimental diets were: P0 (diet contained of 6% commercial mineral, P1 (diet contained of 6% local mineral, P2 (diet contained of 6% Bukit Kamangs’ limestone and P3 (diet contained of 6% fresh water oyster shell meal. The total of four experimental diets was then fed to 120 laying hens. The hens were divided into 3 groups based on body weight: heavy, medium and light. Each group was subdivided into 4 subgroups in accordance with number of treatments, so that each treatment consisted of 3 replicates containing of 10 hens. Parameters measured included: feed intake, hen-day egg production, feed conversion ratio (FCR, eggshell quality, mineral retention and mineral composition of tibia bone. Data were subjected to statistical analysis using variance analysis in a completely block design with 4 treatments and 3 blocks as replicates The results showed that the egg weight and eggshell qualities were found not significantly difference, but different mineral sources gave significant effect on egg production and bone mineralization. The laying performances and tibia bone weight of chickens fed diet mixed with the local mineral formula were found not significantly different with those fed diet mixed with commercial formula, but significantly better (P<0.05 than those of fed diet mixed with only limestone or oyster shell. Hens fed with diet mixed with Bukit Kamangs’ limestone showed better performances and heavier tibia bone than those fed with diet mixed with oyster shell. It was concluded that the local mineral formula could be used as sole mineral source for laying hens. The nutritive value of Bukit Kamangs’ limestone was better than that of fresh water oyster shell.

  3. POTENSI JENDELA DALAM MEMINIMALKAN INTRUSI KEBISINGAN: SEBUAH STUDI AWAL

    OpenAIRE

    Mediastika, Christina E.

    2005-01-01

    Low cost domestic building of warm humid climate depends very much on natural ventilation, and thus large openings. However, since adjacent street transforms into potential noise source, the openings will be critical points for noise intrusion. Opening design strategies is then of importance to adopt. Prior to this investigation, a computational simulation has been carried out to calculate ventilation rates within building to meet airflow requirement, which shows that there are three type of ...

  4. RELASI JARINGAN ORGANISASI PEMUDA DALAM PEMILIHAN GUBERNUR SUMATERA UTARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muryanto Amin

    2014-06-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatari oleh munculnya para ”preman” sebagai aktor lokal di Sumatera Utara yang berperan mendukung Syamsul Arifin sebagai calon Gubernur Sumatera Utara tahun 2008. Sebagian aktor lokal itu berasal dari kader Pemuda Pancasila. Mereka mengandalkan kekerasan dan uang yang dimiliki untuk memperoleh serta memaksimalkan akses sumber daya dari pemerintah daerah. Untuk menjelaskan model relasi jaringan yang digunakan Pemuda Pancasila sebagai modal memenangkan calon gubernur yang didukung, penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pendekatan studi kasus dan analisis tipologi dipilih sebagai sebagai cara untuk menyusun interpretasi atas data tertulis, wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model relasi yang terjalin antara Pemuda Pancasila dengan birokrasi, pengusaha, dan media cetak lokal dilakukan atas dasar hubungan yang saling menguntungkan atau simbiosis mutualisme. Jalinan relasi jaringan tersebut dilakukan dengan cara yang beragam, saling mengait, dan penuh intrik untuk mempertahankan akses kekuasaan dan memanfaatkan sumber daya yang dikuasai. Pemuda Pancasila tetap ingin memperoleh akses sumber daya yang dikuasai negara di tingkat lokal. Sementara, para pejabat birokrasi, pengusaha, dan pengelola media cetak lokal membutuhkan kekuatan Pemuda Pancasila untuk mempertahankan kekuasaan dan usaha mereka seperti menghindari ancaman dan menjaga keamanan di lokasi-lokasi kekuasaan dan usaha mereka. The background of this study is the emergence of “gangsters”—some of whom were cadres of Pemuda Pancasila—as local actors who played an important role to support Syamsul Arifin as governor candidates in North Sumatera. They rely intimidated with violence and money to gain access resources from the local government and maximize them. This study used qualitative methods that would explain network relation models of Pemuda Pacasila used as capital backed winning candidate for governor. The qualitative analysis with typology technique is chosen as a way to arrange interpretations on data—written materials, in depth interviews, and observations. The findings showed that the network relation models among Pemuda Pancasila, bureaucracy, businessman, and local print media was performed based on mutualistic symbiosis. Interwoven network of relationships is done in stepwise manner, interlocking, full of intrigue, and power to maintain access and utilize resources owned. Pemuda Pancasila still want to gain resources accsess that local state controlled. While bureaucrats, businessman, and local media managers need strength of Pemuda Pancasila to maintain their power and attempt to avoid such threats and security at sites and their efforts.

  5. PENURUNAN KADAR KHROM DALAM AIR MENGGUNAKAN CARA PENUKAR ION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukar Sukar

    2012-09-01

    Full Text Available Chromium hexavalent compound, Cr (VI are irritant and corrosive, and are absorbed by ingestion through the skin and by inhalation. The extensive use of Cr (VI compounds in many industrial processes makes those compounds exist in the industrial effluent and may contaminate the rivers. To minimize water pollution, the effluent should be treated first before discharged to rivers. The chromates ion-exchange recovery processes are usualy carried out at an acidic pH. This study was carried out to provide a better process of chromate removal capacity than another process including precipitation, extraction, absorption, and adsorption. Twenty minutes contact time at pH 2 was the optimum recovery by the constant Reynold number.

  6. KARAKTER FISIK DAN SOSIAL REALESTAT DALAM TINJAUAN GERAKAN NEW URBANISM

    OpenAIRE

    Timoticin Kwanda

    2001-01-01

    Rapid urbanization will be critical to urban environments. The immediate and most critical urban environment problems facing several big cities, such as Jakarta and Surabaya, what are referred to as the "brown" problems, among them: lack of safe water, pollution from vehicles and industrial facilities, and congestion. To cope with these urban environmental problems, New Urbanism through the Traditional Neighborhood Development (TND) believes that it will cure the problems by pedestrian orient...

  7. PENGARUSUTAMAAN KESEHATAN LINGKUNGAN DALAM PENINGKATAN KUALITAS HIDUP MANUSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hadi Siswanto

    2012-09-01

    Full Text Available The physical, biological and social environment  give a big influence on health status (wellbeing. The good and healthy environment and health are the basic rights. However, in implementing those as rights and the importance of environmental  health, there is a problem. The problem  is the inappropriateness between  th decide policy and implementation on  the field.  The environmental health seems to be  separated  from  the business  process of health services. The  infrastructure   of  environmental health is not yet adequates. The objectives of study are to know  (1 environmental health's pesrspektive in health  efforts, (2 shifting of environmental health perspective and (3 perspectives  and efforts implemented  in improving life quality. This study is a qualitative research and using the method and analysis through literature study,  documents  and phenomenon  and  be completed by the information  from  six  informants  related  to  the  policy formulation, endorsement  and implementation. The research reveals  that first from the  historical  perspective,  human  life cannot  be separated  from the environmental condition.  From the past, it is realized that  there  is a relation between nature and environment and the incidence of disease. Second, from the health perspective basic change happens which is the alteration  of health view. Initially health oriented to disease, disability and weakness then changes to the view of productive  physically, mentally and socially healthy. This change is equivalent with the paradigm change which is from sick paradigm  to healthy  paradigm  and the perspective change of the role of environment and environmental health. The environment  is initially considered  limited to its relation with the incidence of disease. The conducted effort is aimed to prevent and break the chain of disease occurrence. Third, as a conceptual  changed, but in the field implemented  efforts have not been shifted conforming  to paradigm change and still in a marginal. Based on this study, it is recommended  to place the environmental health as a mainstream in the policy field and in its implementation as a value, socio-cultural and ecological system in the health, education and environment sector. Keyword: health,environmental ltealtlz and mainstream

  8. UPAYA PENINGKATAN EFISIENSI TENAGA GURU PROFESIONAL DALAM PENCAPAIAN MUTU PENDIDIKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusra Datu

    2013-06-01

    Full Text Available This paper discusses efforts to increase the efficiency of utilization of professional teachers for the achievement of quality education. Teachers are professionals who have the duty and responsibility of educating, teaching, guiding, training, directing, and make an assessment and evaluation of students in early childhood education, formal education, elementary education, and secondary education. Education today is in dire need of professional teachers. It is intended for educational interaction between teachers and learners. Human learners not without potential, every student has provided a variety of potential that should be developed in education.

  9. Efektivitas Asam Asetat dalam Ekstraksi Asam Fitat Pollard

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I. Hernaman

    2007-08-01

    Full Text Available Phytate is commonly high in cereals grain. This compound can be extracted with acid solution. The purpose of this study is to extract phytic acid from pollard using acetic acid at the concentration of 0.1, 0.5, 1, and 5%. Pollard was fractionated using vibrator ball mill to evaluate the distribution of phytic acid in the particle of pollard. One percent of acetic acid was used to extract phytic acid from pollard at ratio of 1:1; 1:1.5; 1:2; and 1:3. The fraction having particle size of 16, 30 and 50 mesh had similar phytic acid content. The results indicated that phytic acid content of these fractions was higher than that of 100 and 400 mesh fractions. Whole pollard had higher phytic acid content than its fractions. Phytic acid in pollard can be extracted by 1% acetic acid solution. Extraction of phytic acid from pollard using 1% acetic acid solution at ratio of 1:3 produced 23.83 g/kg.

  10. Syingir: Transformasi Puisi Arab ke dalam Puisi Jawa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hindun

    2012-02-01

    Full Text Available Syingir is a advice poem that uses the daily Javanese Language and sung individually or together. Syingir developed in pesantren [lslamic boarding school] or in Islamic region, in Central Java and East Java. The creators are kyai or da'i. This poem created to spread the teachings of Islam including akidah, syariah, and muamalah by means of an easy to remember so it was easy to be understood. In terms of firm, syingir closer to the pattern of traditional Arabic poem, syi'ir known as the pattern of al-Khalil. Usage that pattern was caused by penyingir are kiais that had been familiar with ilmul arudl wal-'-qafiyah, the science of rhythm and rhyme in Arabic poetry. While in the term of content, syingir as a religious message is the transformation of the contents of the Arabic poetry which is at-ta'lim (education.

  11. ANALISIS BIAYA PROJEK KONSTRUKSI DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF SYARIAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Sedayu

    2012-03-01

    Full Text Available The monetary circulation in construction projects is very important to be analyse and evaluated from the perspective of islamic law. This is so because most construction companies were indicated practicing some methods which have no basis in Islam. Some of them are even legally done some practice which considered as forbidden in Islam, such as dishonesty, manipulations, and injustice acts. Moreover, in Indonesia most of construction companies are using a foreign method from the former collonial government. The methods are found to be generating conflicts between persons in the project, and therefore could damage the social relationship of human being. BOW Analysis, and SNI which developed from BOW are still used in Indonesia. Those methods are not able yet to stand for some essential human rights, especially for the projects’ labor. The same condition happens too in the modern-world analysis which have coeffecients in determining worker fee, such as Weibull Analysis. This very sophisticated analysis is unable to answer the economic problems of society. All these methods were developed under the capitalistic framework which only intended to obtain more individual benefit, without considering the loss resulted to other people’s lives. Labor’s payment is very low in this capitalistic construction analysis. They are assumed similar to machines and equipments which has a range of productivity. If they became unproductive after some period of time, they can be thrown easily without considering their lives needs. On the other side, economic system in Islamic law is provided with some solutions to answer all social and economical problems in the society. Shariah economic and management system which is applied in a construction corporation’s system analysis and accountancy will bring great advantages, whether for its labor and company, or for society in general. Within the shariah construction management, all parties will reach Allah’s blessing and gain benefits in both worldly life and the hereafter.

  12. “FIRDAUS” DALAM KRITIK FEMINIS NAWAL EL SA’DAWI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asrina Asrina

    2011-01-01

    Full Text Available It was one too many of the lack of information concerning Islam and understanding textual doctrines of Islam,  used to spread out traditional believes considering gender bias.  Gender bias, which is represented in form of women subordination in communal interactions, is generally sparkled by common misperception on viewing women’s role in society, whether it is indigenous or merely derived from social construction. This misperception, of course, has placed men at superior position and crystallized as the culture of patriarchy. Moreover, this unfair patriarchal culture is often employed as approaches in interpreting religious texts that throw women away to the lower level in social status.In her explanation, by mentioning some social and culture of people who lived in Arabic areas, Nawal el Sa’adawi  indicated that gender equity is one of basic principles of al-Qur’an, the main source of religious texts for moslem community. But unfortunately,  that gender-related Qur’anic verses are often misinterpreted and misused. Therefore, she thought that reinterpretation of religious doctrine on women issues is exteremely fundamental. By linguistic literature points of view, Nawal el Sa’adawi tried to described and criticized the traditions of  moslem society in Arabic areas relating to gender bias.  Keywords : Bias Gender, Masyarakat Arab dan BudayaCopyright © 2011 by Kafa`ah All right reservedDOI: 10.15548/jk.v1i1.36

  13. POSISI NA? DALAM IJTIHAD ‘UMAR IBN KHA???B

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahmi Jawwas

    2013-12-01

    Full Text Available This article discusses the position of the na? in the ijtihad of ‘Umar ibn Kha???b. ‘Umar is a companion of the Prophet who is known to have insight and intelligence. He is known by Muslims as the father of the mujtahid. Courage in ijtihad sometimes spawned debate among scholars. Some have even considered that aspect of ijtihad put the benefit greater than the na?. This is because the results of ijtihad impressed-for some people-contrary to what is contained in the passage, both the Qur'an and Sunnah. Is it true that ‘Umar ibn Kha???b rule out na? in ijtihad such allegations as scholars? While on the other hand, 'Umar was a man who got recognition by the Prophet over his intelligence in understanding the religion (Islam. This is what will be examined in this paper.

  14. MODERNISME DAN REFORMISME DALAM PEMBINAAN HUKUM ISLAM DAN PRANATA SOSIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bahdar

    2013-12-01

    Full Text Available This paper describes the development of modernism and reformism in Islamic law and social institutions. This study is directed to the existence of Islamic law in the midst of social change. Islamic law is eternal is faced with an ever-changing social reality, has attracted serious attention in many scientific experts. It is a debate among scholars orientalis is about environmental adaptability of Islamic law with the social development of society. Society always change with the change of time and place, while sharia law final and eternal nature. In connection with the issue, it is questionable whether Islamic law can be developed and can accommodate the interests of humanity that is always moving forward. Or whether only follow God set eternity.

  15. CORAK PENAFSIRAN M. QURAISH SHIHAB DALAM TAFSIR AL-MISBAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atik Wartini

    2014-06-01

    Full Text Available This article examines the patterns of M. Quraish Shihab’s interpretation in his work Tafsir Al-Misbah. From the beginning it appears that Tafsir al-Misbah uses multidipliner approach in assessing and interpreting the Koran. So that, it is can be concluded that M. Quraish Shihab is subjectivist position. It can be seen from his styles of interpretation often strengthened by historical data as the data interpretation or sometimes data cited from other holy scriptures such as Gospel and the Book of the Law. The later is cited to use as a comparison in order to strengthen his interpretation argument over the verses of Qur'an . Nowadays, these types of interpretation effort are quite influential in understanding the Qur'an. although the progression of the new interpretation is measured based on the ability of the developing community.

  16. KEUNGGULAN KOMPETITIF INDUSTRI KECIL DI KLASTER INDUSTRI KECIL TRADISIONAL DENGAN PENDEKATAN BERBASIS SUMBER DAYA: STUDI KASUS PENGUSAHA INDUSTRI KECIL LOGAM KIARA CONDONG, BANDUNG

    OpenAIRE

    Widjajani Widjajani; Gatot Yudoko

    2008-01-01

    Small-scale industries play an important role in the betterment of society. Industrial cluster approach has been used by government as an alternative government policy to increase competitiveness of small-scale industries in Indonesia. An industry cluster consists of core enterprise(s) and related enterprises in which the core acts as a pulling agent for the other counterparts. Therefore, developing the core enterprises is expected to increase competitiveness of the whole cluster. This resear...

  17. STUDI KORELASI ION ASING LOGAM MONOVALEN DAN BIVALEN TERHADAP NILAI KOEFISIEN SELEKTIVITAS (Kij) ESI-Hg(II) MENGGUNAKAN MEMBRAN BERBASIS PVC DAN IONOFOR DBA218C6

    OpenAIRE

    Paulina Taba; Abd Wahid Wahab, H.

    2007-01-01

    Penelitian tentang studi korelasi ion asing bivalen terhadap nilai koefisien selektivitas (Kij)l menggunakan elektroda selektif ion untuk Hg(II), ESI-Hg(II) menggunakan membran berbasis PVC dan ionofor N,N???-dibensil-1-4,10,13-tetraoksa-7,16-diazosiclooktadekana (DBA218c6) telah dilakukan. Tujuan penelitian adalah membuat ESI-Hg(II) dengan komposisi membran yang optimal, menentukan koefisien selektivitas (Kij) dan menentukan korelasi ion asing bivalen terhadap nilai Kij ESI-Hg(II0. Kinerja E...

  18. ANALISA SIFAT MEKANIK PADUAN ALUMINIUM SEBAGAI RANGKA JENDELA KAPAL DI PERUSAHAAN PENGECORAN LOGAM CV. SETIA KAWAN KOTA TEGAL DENGAN CETAKAN TIDAK PERMANEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kiryanto Kiryanto

    2013-01-01

    Full Text Available Shiping components necessary are needed nowadays. For that many minor industry develop. One of them is CV. Setia Kawan Tegal City which is one of central metal cast company which main product is ship component but product that produced by CV. Setia Kawan has not comply but JIS or SNI standart. Based on that, this final project purposed to now tensil test and material composition include from the material that produced by CV. Setia Kawan. Materials which used is pure elbow Aluminium, Aluminium Plat, brake Canvas and used pan. Those materials must pass some process before tested, melting process, casting process than extracting from mould with use permanent mould. After that the next process which done is tensil test. Beside tensil test material also pass material composition test. Tensil test result shows that Aluminium and Break canvas has the best materials quallity and fullfell JIS and SNI standart about 13,18 kg/mm˛ for Aluminium Plate with used pan fusion about 10,46 kg/mm˛. Where as for elbow Aluminium and Aluminium Plate fot it about 8,84 kg/mm˛ and 10,33 kg/mm˛. For the materials composition test result with passed melting process, elbow aluminium and brake canvas and Aluminium Plate with used plan have fullfelled standart both JIS and SNI which each content about 92,46% and 99,43%. For elbow Aluminium and Aluminium Plate each content about 99,43% and 98,46% but material give not pass standart. Where as pure materilas has not passed melting process for Aluminium and Aluminium Plate doesn’t meet standart both have its content 98,33% and 99,59%. For breake canvas and used panthose about materials comply SNI and JIS standart with content 84,68% and 97,66%.

  19. Isu-Isu Multikulturalisme dalam Film “cin(T)a-God is a Director” dalam Konteks Keindonesiaan Sekarang

    OpenAIRE

    Elisabeth Christine Yuwono

    2011-01-01

    “cin(T)a – GODIS A DIRECTOR” is a love story indie movie which is wrapped by Indonesian social issues, such as ethnic group, religion, race, and social status. This article uses qualitative based research method, which describes and explains scene by scene along with its dialogues as to situations or events and how the different views of social issues are explained in the context of multiculturalism of recent Indonesianity.

  20. Pemberian Tepung Daun Salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) dalam Ransum Sebagai Bahan Antibakteri Escherichia coli terhadap Organ Dalam Ayam Broiler

    OpenAIRE

    Hermana, W.; Puspitasari, D. I.; Wiryawan, K. G.; Suharti, S.

    2008-01-01

    The objective of the present experiment was to evaluate the utilization of bay leaf (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) in the diets as antibacterial agent and its effect on the weight viscera organ of broilers. The experiment was arranged in a completely randomized design with six treatments and three replications. One hundred and eighty birds of five week-old broiler were used in the present experiment, and thirty six birds were decapitated to measure the weight of viscera. On day four, ex...

  1. CITRA PEREMPUAN DALAM IKLAN DI MAJALAH FEMINA EDISI TAHUN 1999 Kajian Semiotik Terhadap Nilai-nilai Gender Dalam Desain Iklan

    OpenAIRE

    Martadi Martadi

    2001-01-01

    This writing is about a search for conventional values cast off by ads in Femina magazines and an analysis on the new gender eminence constituted by that magazine. The analysis shows that in general%2C images of women are portrayed as individuals playing a role as ?warden of refined and noble civilization? in family. In average%2C the concept of ads depicts women?s nature as graceful%2C elegant%2C good at cook%2C more emotional%2C physically weak and whose main responsibility is to produce...

  2. Pengaruh Konsentrasi Karbon Terhadap Performa Elektrokimia Anoda Liti2(Po43 Untuk Aplikasi Baterai Ion Lithium Tipe Aqueous Elektrolit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zeddy Argasani

    2014-09-01

    Full Text Available Salah satu sistem penyimpanan energi terbarukan yang banyak digunakan dewasa ini adalah rechargeable lithium-ion battery. Pada rechargeable lithium-ion battery terdapat 4 bagian utama yang salah satunya adalah bagian anoda. Anoda yang dipakai adalah LiTi2(PO43 dengan tipe NASICON yang dilakukan proses conductive coating yang menggunakan sukrosa dengan pemanasan 600?C selama 3 jam didalam atmosfer argon untuk membentuk coating karbon LiTi2(PO43/C sehingga meningkatkan performa elektrokimia yaitu dalam hal kapasitas material LiTi2(PO43. Hasil persentase berat karbon yang terdapat pada LiTi2(PO43/C diidentifikasi dengan Carbon Analyzer didapat dengan kadar karbon 8%, 13%, dan 17.2%. Dari hasil CV, penambahan karbon coating dapat meningkatkan stabilitas, konduktifitas elektronik, kapasitas, dan performa siklik material LiTi2(PO43/C di dalam aqueous elektrolit. Pada hasil charge-discharge, penambahan karbon coating yang tepat dapat membawa ion lithium berinterkalasi secara mudah dan didapatkan kapasitas charge tertinggi dari LiTi2(PO43 8% C yaitu sebesar 45.9 mAh/g dengan kapasitas yang hilang sebesar 53.4% setelah 100 siklik.

  3. Rancang Bangun Maximum Power Point Tracking pada Panel Photovoltaic Berbasis Logika Fuzzy di Buoy Weather Station

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Prima Juliansyah Putra

    2013-09-01

    Full Text Available Salah satu aplikasi yang sering digunakan dalam bidang energi terbarukan adalah panel photovoltaic. Panel ini memiliki prinsip kerja berdasarkan efek photovoltaic dimana lempengan logam akan menghasilkan energi listrik apabila diberi intensitas cahaya. Untuk menghasilkan daya keluaran panel yang maksimal, maka diperlukan suatu algoritma yang biasa disebut Maximum Power Point Tracking (MPPT.MPPT yang diterapkan pada sistem photovoltaic berfungsi untuk mengatur nilai tegangan keluaran panel sehingga titik ker-janya beroperasi pada kondisi maksimal. Algoritma MPPT pada panel ini telah dilakukan dengan menggunakan logika fuzzy melalui mikrokontroler Arduino Uno sebagai pem-bangkit sinyal Pulse Width Modulation (PWM yang akan dikirimkan menuju DC-DC Buck Boost Converter. Keluaran dari buck boost converterakan dihubungkan secara langsung dengan buoy weather station untuk menyuplai energi listrik tiap komponen yang berada di dalamnya. Untuk menguji performansi dari algoritma MPPT yang telah dirancang, maka sistem akan diuji menggunakan variasi beban antara metode direct-coupled dengan MPPT menggunakan logika fuzzy. Hasil pengujian menunjukkan bahwa MPPT dengan logika fuzzy dapat menghasilkan daya maksimum daripada direct-coupled. Pada sistem panel photovoltaic ini memiliki range efisiensi 33.07589 % hingga 74.25743 %. Daya mak-simal dapat dicapai oleh sistem untuk tiap variasi beban dan efisiensi maksimal dapat dicapai pada beban 20 Ohm dari hasil pengujian sistem MPPT.

  4. Daya Cerna Protein Pakan, Kandungan Protein Daging, dan Pertambahan Berat Badan Ayam Broiler setelah Pemberian Pakan yang Difermentasi dengan Effective Microorganisms-4 (EM-4

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    SUTARNO

    2006-05-01

    Full Text Available Effective Microorganisms-4 ( EM-4 is a mixture consists of photosynthetic bacteria, lactic acid bacteria (Lactobacillus sp, yeast (Saccharomyces sp, Actinomycetes and fermentation mushroom (Aspergillus sp, Penicillium sp. EM-4 able to increase digestibility capacity through the balancing of microorganism in digestive tract. The objectives of the research are to know the influence of giving various concentration of EM-4 fermented feed on feed protein digestibility, meat protein and increasing body weight of broiler chicken. Complete Random Design (RAL involving five treatments with five repetitions were used in this study. The treatments given were subsequently of: addition of 5% (PI, 10% (P2, 15% (P3 and 20% (P4 of starter solution and a control group (P0 without any addition of starter solution. The Broiler Chicken used was 25 broiler cocks produced by CP 707 of PT. Charoen Pokphand Jaya Farma. The protein content was measured by Kjedahl method. Collected data were then analyzed statistically by ANOVA and followed with DMRT test with significance level of 5%. The result of the research indicated that the treatment significantly increased the digestibility of feed protein, meat protein content and increasing of body weight of broiler chicken. The use of EM-4 at the concentration of 15% (P3 increased feed quality and feed efficiency by increasing feed protein content. Therefore, addition of EM-4 fermented feed could increase feed protein digestibility, meat protein content and increasing body weight of broiler chicken.

  5. DAMPAK PEMBERIAN TABLET ZAT BESI (Fe PADA IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN BAYI DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (Analisis Lanjut SDKI 1994

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Magdarina Destri Agtini

    2012-09-01

    Full Text Available The prevalence of low birth weight (LBW in Indonesia varied between 2.1 - 17.2%. At the end of Five years Development Plan V (Repelita V it was 15.0%, and is expected to decrease to 10.0% by the end of Repelita VI. Low Birth Weight infant (less than 2500 grm is an important issue, because of its relationship with the survival and health status of the infant in the future. The prevalence of anemia in pregnant women is 63.5%. The cause of anemia is mostly iron deficiency. The need of iron in pregnant women is quite high which is an average of 800 mg during pregnancy. Daily food contains 10 - 20 mg iron but the human body can absorb only less than 10.0%. To overcome the problem, iron pills distribution program is implemented. The iron pills contain 200 mg ferro sulfate and 0.25 mg folic acid, and are given to all pregnant women who visit Community Health Centres (Puskesmas and Integrated Health Service Posts (Posyandu. Each pregnant women is expected to have at least 90 iron pills during the pregnancy. The objective of further analysis of the Demographic and Health Survey 1994 is to obtain information on the impact of iron pills on low birth weight. Among the 1689 weighted children born in 1994, there were 6.7% (112 children with low birth weight. The percentage of low birth weight (10.6% in the mothers who did not take the iron pills is the highest, followed by mothers who took less than 90 pills (6.0% and the lowest percentage of low birth weight is found among mothers who took the least iron pills (5.9%, and statistically the difference is significant at p=0.0271. Among mothers who weighted their new born children, 14.6% did not take iron pills during pregnancy, only 26.1% mothers who took at least 90 iron pills during pregnancy. There is variation among the number of iron pills taken. Iron pill is useful for pregnant women. Based on the pills consumed by the pregnant women, the risk for having low birth weight infant for mother who did not take pills compared with those who take at least 90 pills is 3.5 times (95% CI: 1.41 - 9.09 in Java Bali, 10.3 times (95% CI: 1.11-14.29 for mothers with education Junior High School and 2.7 times (95% CI: 1.11 - 6.66 for mothers who give birth for the first child.Based on the number of pills taken by pregnant women, risk for Low Birth Weight in urban and rural area is not different, in Java Bali and as outer Java Bali. To reduce the Low Birth Weght, it is important to intensify monitoring, educating, informating on the importance of iron pills with balanced nutrition through health attendant and community key person and involvement of private company through mass media. It is important to have examination of women before she get pregnant and give proper treatment to the diseases which can worsen the anemia during pregnancy. It is also important to do special research on the high risk of anemia by considerating factors which determine low birth weight in the effort of promoting the health of pregnant women and the infants, so that specific and or appropriate methods of intervention can be developed and applied. 

  6. PROGRESS IN DIARRHEAL DISEASE RESEARCH AT NAMRU-2 IN COLLABORATION WITH BADAN LITBANGKES AND RSPI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. Richie

    2012-09-01

    Full Text Available Penyakit diare termasuk kolera masih merupakan masalah kesehatan yang penting untuk Indonesia. Kejadian luar biasa (KLB "muntah-berak" masih terus dilaporkan dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi keadaan ini adalah menemukan suatu vaksin yang aman, praktis dan terjangkau harganya. CVD-103 adalah strain V. cholerae yang sebagian besar gen penyebab diare, toksin subunit A, telah dibuang. Pada penelitian dengan peserta anak-anak di Jakarta, CVD 103-HgR ternyata memberikan kenaikan antibodi dan dapat diterima baik oleh anak-anak Indonesia berusia 5-9 tahun dan 25-59 bulan. Di samping itu pemeriksaan sampel bakteriologik dari lingkungan dekat tempat kediaman peserta dengan menggunakan teknik yang peka untuk mendeteksi V. cholerae, tidak menemukan adanya strain vaksin. Suatu penelitian lapangan dengan tujuan untuk menilai kemanjuran dosis tunggal vaksin oral kolera CVD 103-HgR untuk pencegahan kolera secara klinis selama tiga tahun, telah dimulai didaerah Jakarta Utara pada tahun 1993. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk menetapkan kemanjuran vaksin terhadap berbagai kelompok umur, terhadap kolera berat, serta membandingkan kemanjurannya pada peserta dengan golongan darah O. Jumlah penduduk yang ikut dalam penilaian vaksin ini adalah 67.000 peserta sukarela. Hasil penelitian ini diharapkan dapat diketahui pada akhir tahun 1996.Di samping penelitian tentang vaksin kolera, NAMRU dan Badan Litbangkes juga telah ikut serta dalam berbagai penelitian WHO, misalnya tentang larutan garam oralit (ORS yang dilakukan di RS Karantina/RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso. Salah satu penelitian terakhir adalah manfaat larutan ORS dengan osmolaritas rendah pada tahun 1994. Hasil penelitian ini telah mendorong WHO untuk melaksanakan penelitian dengan larutan yang sama di berbagai pusat penelitian (multicenter pada tahun 1995 sebelum mengusulkan suatu perubahan formulasi larutan ORS secara global.

  7. Studi Kinetika Pembentukan Karaginan dari Rumput Laut

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dini Fathmawati

    2014-03-01

    Full Text Available Karaginan merupakan senyawa polisakarida galaktosa.Senyawa-senyawa polisakarida mudah terhidrolisis dalam larutan yang bersifat asam dan stabil dalam suasana basa.Karaginan juga merupakan senyawa hidrokoloid yang terdiri atas ester kalium, natrium, magnesium dan kalium sulfat dengan galaktosa 3,6 anhidrogalaktosa kopolimer. Karaginan adalah suatu bentuk polisakarida linear dengan berat molekul di atas 100 kDa atau berkisar antara 100-800 ribu Da.Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh variabel konsentrasi NaOH dan konsentrasi rumput laut terhadap rendemen karaginan pada ekstraksi basa rumput laut, mempelajari pengaruh variabel suhu dan waktu terhadap rendemen karaginan pada ekstraksi basa rumput laut, mempelajari kinetika reaksi pembentukan karaginan dari rumput laut.Analisa identifikasi karaginan dengan menggunakan spektrofotometri FTIR menunjukkan bahwa jenisnya adalah kappa karaginan dan iota karaginan.Semakin besar konsentrasi NaOH, rate pembentukan karaginan semakin meningkat. Semakin besar suhu ekstraksi, rate pembentukan karaginan semakin meningkat. Dengan persamaan reaksi rate adalah rp = k’CAn , harga Ea (E.Spinosum NaOH 6% = 43989,37 J/mol, dan harga Ea (E.Cottoni NaOH 6%= 43066,52  J/mol. Untuk harga k masing-masing pada saat NaOH 6%, yaitu:E. Spinosum : k 80 oC  = 3,2949072;k 85 oC = 3,7439337; c. k 90 oC = 5,5655806. E. Cottoni :k 80 oC  = 0,04925;  k 85 oC = 0,0577; dan k 90 oC = 0,08249. Dari hasil penelitian yang di dapat, kecepatan reaksi pada E. Spinosum dan E. Cottoni ditetapkan orde reaksi 1,5.

  8. INFLASI DI INDONESIA : SUMBER-SUMBER PENYEBAB DAN PENGENDALIANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adwin Surja Atmadja

    1999-01-01

    Full Text Available The monetary crisis that happens among the ASEAN countries including Indonesia has cause the broken of the national economical aspects. The monetary crisis causes the imported inflation, which is the result of the sharp depreciation of rupiah exchange rate toward the foreign exchange rate. This condition can cause the heavy inflation pressure for Indonesia. The inflation phenomenon in Indonesia actually is not the short-term phenomena. That is only happens incidentally. In fact, the same general problem also happens in others developing countries. The inflation problem in Indonesia is the kind of long-term inflation that caused by the structural of economic obstacles that still occur in Indonesia. As the result, the reconstruction of inflation problem in Indonesia is not enough to be accomplished only with monetary instruments, which usually tend to be in short-term. Therefore, the reconstruction in the real sector with the main target to eliminate the nation structural economic obstacles also needed in order to improve the national economy of Indonesia. Abstract in Bahasa Indonesia : Krisis moneter yang melanda negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, telah menyebabkan rusaknya sendi-sendi perekonomian nasional. Krisis moneter menyebabkan terjadinya imported inflation sebagai akibat dari terdepresiasinya secara tajam nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, yang selanjutnya mengakibatkan tekanan inflasi yang berat bagi Indonesia. Fenomena inflasi di Indonesia sebenarnya semata-mata bukan merupakan suatu fenomena jangka pendek saja dan yang terjadi secara situasional, tetapi seperti halnya yang umum terjadi pada negara-negara yang sedang berkembang lainnya, masalah inflasi di Indonesia lebih pada masalah inflasi jangka panjang karena masih terdapatnya hambatan-hambatan struktural dalam perekonomian negara. Dengan demikian, maka pembenahan masalah inflasi di Indonesia tidak cukup dilakukan dengan menggunakan instrumen-instrumen moneter saja, yang umumnya bersifat jangka pendek, tetapi juga dengan melakukan pembenahan di sektor riil, yaitu dengan target utama mengeliminasi hambatan-hambatan struktural yang ada dalam perekonomian nasional. Kata kunci : inflasi, structural bottleneck.

  9. Pengaruh VCO terhadap hitung jenis leukosit, kadar glukosa dan kreatinin darah Mus musculus Balb/c hiperglikemi dan tersensitisasi ovalbumin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NOOR SOESANTI HANDAJANI

    2009-05-01

    Full Text Available Handajani NS, Dharmawan R. 2009. Pengaruh VCO terhadap hitung jenis leukosit, kadar glukosa dan kreatinin darah Mus musculus Balb/c hiperglikemi dan tersensitisasi ovalbumin. Bioteknologi 6: 1-10. Obat-obatan kimia dan insulin dapat menurunkan kadar glukosa darah pada pasien dengan efek samping hiperglikemi makro vaskular. Diabetes dan insiden alergi dipengaruhi kualitas dan kuantitas leukosit. Asam laurat dalam VCO dilaporkan menurunkan tingkat glukosa darah pada kejadian diabetes dan beberapa insiden alergi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh VCO pada tingkat glukosa darah, diferensial leukosit dan kadar kreatinin pada mencit hiperglikemi dan normoglicemic tersensitisasi ovalbumin. Empat puluh lima (45 mencit Mus musculus Balb/c jantan dengan berat rata-rata 35 g dibagi menjadi 9 kelompok dengan 5 ulangan, yaitu 4 kelompok non aloksan dan 5 kelompok hiperglikemi yang diinduksi aloksan, Pada hari ke-22 sampai ke-36, mereka disensitisasi dengan ovalbumin sebagai penyebab alergi. Sampel darah diperoleh dari vena orbital menggunakan heparin sebagai anti koagulan, kadar glukosa darah diukur dengan metode GOD sebanyak 6 kali, pada hari ke-1, 4, 18, 22, 32 dan 37, kemudian diuji dengan ANAVA yang diikuti oleh DMRT 0,05 untk mengetahui tingkat perbedaan antar perlakuan. Pada hari ke-37, diferensial leukosit dan tingkat kreatinin darah ditentukan, lalu dibandingkan dengan nilai normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hitungan diferensial leukosit mencit hiperglikemi, persentase neutrofil jauh lebih rendah daripada nilai normal (3.22%, dan persentase limfosit jauh lebih tinggi daripada nilai normal (94.54%. Konsumsi 0.003 mL/35 g VCO lebih dari 18 hari menurunkan kadar glukosa darah pada mencit hiperglikemi, menurunkan persentase basophile pada mencit tersensitisasi ovalbumin, normalisasi persentase neutrophile tidak meningkatkan tingkat kreatinin darah.

  10. S?RYA DALAM PRATI??H? DAN RASAVYAŃJAKA: HERMENEUTIK BH??MA DALAM KAKAVIN AMB?RAYA MENURUT TEORI DHVANI ?NANDVARDHANA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Manu J. Widyaseputra

    2009-02-01

    Full Text Available This article explores the existence of Bh??ma in the Ambâ?raya Kakavin with applying the Dhvani theory of ?nandavardhana in his book Dhvany?loka. Dhvani is basically a hint, a silent suggestion, and works mere through evocation than through implication. Whatever is implied can be arrived at merely from an analysis of the implying statement or gesture. Not so with dhvani. No amount of analysis can be lay bare the dhvani-effect, if the hearer/reader does not have a special qaulity that attunes him to it. Whereas an implication can be pin- pointed, and even expressed, dhvani can never be pin- pointed, much less can it be expressed in words. It can at best be merely pointed at through figures speech of Old Javanese kakavin but its precise content evades formulation.

  11. A STUDY ON THE EFFECTS ADMINISTRATION OF ONE DOSE OF 300.000 I.U. ORAL VITAMIN A AND DEWORMING FOR PREVENTION AND TREATMENT OF VITAMIN A DEFICIENCY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samsudin Samsudin

    2012-09-01

    Full Text Available Suatu penyelidikan tentang pencegahan dan pengobatan defisiensi citamin A pada anak-anak prasekolah telah dikerjakan didesa Tegal dan Iwul, Bogor dengan memberikan preparat vitamin A oral dosis tinggi. Preparat tersebut mengandung emulsi retinyl-palminate 300.000 I.U. yang dicampur dengan 100 I.U. citamin E (tocopheryl acetate. Dua golongan anak yaitu 100 tanpa dan 75 dengan xerophthalmia dipergunakan untuk studi tersebut. Mereka dibagi lagi dalam 4 kelompok. Kelompok pertama diberikan hanya vitamin A oral. Kelompok kedua diberikan obat cacing (deworming terlebih dahulu sebelum diberikan vitamin A oral, dengan combantrin (pyrantel pamoate single dose 10 mg/kg. berat badan. Kelompok ketiga diberi obat cacing dan placebo dan kelompok keempat hanya diberi placebo. Ternyata pada pemeriksaan setelah 6 dan 12 bulan kemudian semua anak tanpa xerophthalmia tetap terlindung dari xeropthalmia setelah diberikan vitamin A baik dengan atau tanpa deworming terlebih dahulu. Sedangkan 5-8 persen anak dengan xerophthalmia tidak dapat disembuhkan. Obat ca­cing tidak jelas menunjukkan pengaruhnya untuk memperbaiki penggunaan oral vitamin A, tetapi obat cacing dan vitamin A oral tersebut menunjukkan pengaruh baik terhadap keadaan gizi. Sedangkan terhadap kejadian penyakit, pengaruhnya tidak begitu jelas.

  12. A PRELIMINARY STUDY ON HISTOLOGICAL EFFECT OF SALTED FISH (OPHIOCEPHALUS STRIATA IN ALBINO RATS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Geertruida Sihombing

    2012-09-01

    Full Text Available Tiga puluh ekor tikus putih umur 28 hari dibagi menjadi 3 kelompok. Setiap kelom­pok terdiri atas 10 ekor. Grup I diberi makan pakan non-protein, Grup II diberi pakan 10% susu skim dan Grup III diberi pakan 10% protein ikan asin. Makanan dan minuman diberikan secara ad. libitum. Setiap ekor sebelum percobaan dimulai dan 2 kali seminggu selama masa observasi ditimbang berat badannya. Pada hari ke 28, setiap tikus diukur protein efficiency rationya. Percobaan ini diamati selama 4 bulan penuh. Dalam masa observasi, ditemukan 3 ekor tikus Grup III mati dan 2 ekor tampak kurus serta bulunya kasar dan tidak berkilau. Pada otopsi dari tikus yang mati ditemukan mukosa bagian posterior orofaring berwarna keputihan dan permukaannya bergranuler. Pada pemeriksa­an mikroskopik jaringan ini menunjukkan reaksi radang kronis dan disertai dengan hiperplasi dan hiperkeratosis lapisan mukosa. Lapisan epitel beberapa asinus kelenjar ludah mengalami skuamus metaplasia dan ada pula yang disertai mutiara keratin. Ada beberapa lagi asinus yang mengalami delatasi dan lumennya dilapisi epitel gepeng. Alat-alat tubuh lain tidak mengalami perubahan yang nyata.

  13. Pembuatan Fuel dari Liquid Hasil Pirolisis Plastik Polipropilen Melalui Proses Reforming Dengan Katalis NiO/?-Al2O3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mahendra Fajri Nugraha

    2013-09-01

    Full Text Available Estimasi jumlah timbulan sampah di Indonesia pada tahun 2008 mencapai 38,5 juta ton/tahun. Melihat dari sifat penyusun plastik yang tersusun dari komponen hidrokarbon minyak bumi, maka limbah plastik sangat berpotensi untuk dikonversi menjadi BBM. Tujuan penelitian ini Mempelajari proses konversi limbah plastik khususnya jenis polipropilen (PP menjadi fuel serta pengaruh berbagai macam komposisi katalis NiO/?-Al2O3, temperatur, laju alir reaktan pada reactor reforming terhadap kualitas fuel (yield aromatis yang dihasilkan. Pada penelitian ini bahan baku yang digunakan merupakan plastik jenis Polipropilen (PP. Pada penelitian ini minyak yang telah dihasilkan pada proses pirolisis selanjutnya akan di reforming. Pada penelitian ini digunakan logam NiO dengan penyangga ?-Al2O3 (NiO/?-Al2O3 sebagai katalis untuk proses reforming minyak hasil pirolisis plastik polipropilen. Variabel penelitian meliputi Loading Ni (% massa : 6; 10; 14, Laju alir (ml/jam : 2I7; 500; 690, Suhu reaksi (oC : 400; 450; 500. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa diketahui bahwa % yield aromatis terbesar pada proses reforming minyak hasil pirolisis plastik polipropilen dihasilkan dengan kondisi operasi 14 % loading Ni pada katalis, temperatur reforming 500oC serta laju reaktan sebesar 217 mL/jam. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini, hasil terbaik didapat pada variabel flowlaju terendah dan variabel suhu tertinggi. Kondisi operasi efektif dalam pembuatan fuel pada proses reforming diperoleh saat loading Ni pada katalis NiO/?-Al2O3 14 %, temperatur reforming 400oC serta laju reaktan 500 mL/jam.

  14. Pembuatan Kristal Tembaga Sulfat Pentahidrat (CuSO4.5H2O dari Tembaga Bekas Kumparan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitrony Fitrony

    2013-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu untuk mempelajari proses pembuatan kristal CuSO4.5H2O dari bahan baku Cu bekas kumparan; mempelajari pengaruh suhu reaksi, pengadukan, dan seeding terhadap kristal CuSO4.5H2O yang dihasilkan; dan membuktikan kristal hasil percobaan berupa kristal CuSO4.5H2O yang dihasilkan. Bahan baku yang dipakai yaitu berupa kawat tembaga bekas kumparan dinamo. Penelitian ini mencakup penanganan produk dan persiapan bahan baku. Sebelum digunakan, bahan baku logam dibersihkan dari pengotor lalu dipotong kecil-kecil yang bertujuan agar mempermudah dan mempercepat proses pelarutan tembaga dengan HNO3. Setelah pelarutan, larutan direaksikan dengan H2SO4 pekat yang sudah diencerkan pada suhu tertentu. Kemudian dilakukan kristalisasi disertai dengan pengadukan. Dari data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kristal CuSO4.5H2O dengan 99% yield dan ukuran kristal rata-rata 0,7 mm dapat dibuat dari tembaga bekas kumparan dengan suhu reaksi 90şC, penambahan seed, dan pengadukan kristalisasi 500 rpm. Semakin tinggi suhu reaksi maka kelarutan CuSO4 dalam air semakin besar sehingga semakin banyak yield kristal yang dihasilkan. Kecepatan pengadukan cenderung tidak mempengaruhi yield kristal yang dihasilkan, namun berpengaruh terhadap ukuran kristal. Pengadukan akan membuat ukuran kristal lebih kecil daripada tanpa pengadukan. Pengondisian seeding dapat menaikkan yield kristal sekitar 10,72 – 27,13 % jika dibandingkan dengan non seeding dikarenakan terjadinya heterogeneous nucleation. Berdasarkan analisa XRD, kristal CuSO4.5H2O hasil percobaan sesuai dengan data standard XRD kode referensi 01-072-2355.

  15. PENGENDALIAN HAMA PADA TANAMAN KUBIS DENGAN SISTEM TANAM TUMPANGSARI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Seto Pandu Kristanto

    2013-08-01

    Full Text Available [ENGLISH]The research of pest control at cabbage plant by inter cropping system was done at Semboro village, Semboro town, Jember Regency. The aim of this research is to find out the most effective inter cropping system to overcome the cabbage plant’s pest problem. This research uses randomized block design (RBD with six treatments and each treatment is repeated five times. The treatments are planting monoculture cabbage, inter cropping cabbage with chili, inter cropping cabbage with marigold, inter cropping cabbage with sweet basil, inter cropping cabbage with eggplant, and inter cropping cabbage with tomato. The results shows that none of the treatments are sufficienly effective to reduce the population of both caterpillar pest, Crociodolomia binotalis or Plutella xylostella. The average population of Crociodolomia binotalis at cabbage with sweet basil’s inter cropping is lower than monoculture cabbage that is 0,89 tail/plant. The average population of Plutella xylostella for each treatment did not give a substantial different. The inter cropping of cabbage with sweet basil produces the highest weight per crop, that is 1,11 Kg/krop with grade II crop quality. Keywords: Cabbage; Crocidolomia binotalis; Plutella xylostella; inter cropping  [INDONESIAN] Penelitian pengendalian hama pada kubis dengan sistem tanam tumpangsari dilakukan di desa Semboro Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis tumpangsari yang efektif dalam mengendalikan hama tanaman kubis. Rancangan yang dipergunakan dalam penelitian yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK dengan enam perlakuan dan diulang sebanyak lima kali. Perlakuan yang digunakan yaitu penanaman kubis monokultur, kubis tumpangsari dengan cabai rawit, kubis tumpangsari dengan kenikir, kubis tumpangsari dengan selasih, kubis tumpangsari dengan terung, dan kubis tumpangsari dengan tomat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing perlakuan tidak efektif dalam menekan populasi hama ulat Crocidolomia binotalis maupun ulat Plutella xylostella. Rata-rata populasi Crocidolomia binotalis pada tumpangsari kubis dan selasih hasilnya lebih rendah dibandingkan kubis monokultur yaitu 0.89 ekor/tanaman. Rata-rata populasi Plutella xylostella pada masing-masing perlakuan menunjukkan hasil yang berbeda tidak nyata. Perlakuan tumpangsari kubis dan selasih menghasilkan berat per krop paling tinggi, yaitu 1.11 Kg/krop dengan kriteria mutu II. Kata Kunci: Kubis; Crocidolomia binotalis; Plutella xylostella; tumpangsari  How to citate: Kristanto SP, Sutjipto, Soekarto. 2013. Pengendalian hama pada tanaman kubis dengan sistem tanam tumpangsari. Berkala Ilmiah Pertanian 1(1: 7-9.

  16. BUDAYA ORGANISASI UNJUK RASA DI PERUSAHAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sentot Harman Glendoh

    2000-01-01

    Full Text Available Labor demonstrations have occurred at various companies, at various places throughout the Republic of Indonesia, the news of which can be read in the print media, as well as seen and heard via electronic media such as television and radio. Cases of labor demonstrations at companies are closely related to the organizational culture which views people as a resource and company asset in achieving goals and obtaining benefits for the welfare of all, including the owner and all the workers, hopefully with the end result of increased welfare of society at large across the country of Indonesia. Owners and workers in a company need to be aware that labor demonstrations, though not forbidden, can influence operations and even cause loss to the business. Owners and workers should seek to avoid confrontational and destructive behavior, because they are partners who should always work together closely in seeing that the duties in the company go smoothly and in the right direction, and that the weight each must carry is equal. If owners and workers of a company can be harmonious in their work and share profits according to the ability of the company so that there is not a greater gap between them, then actually, labor demonstrations need not occur. Abstract in Bahasa Indonesia : Unjuk rasa karyawan telah terjadi di berbagai perusahaan, di berbagai tempat di wilayah Republik Indonesia, yang beritanya dapat dibaca di berbagai media cetak serta yang dapat dilihat dan didengar melalui media elektronik televisi dan radio. Kasus-kasus unjuk rasa karyawan perusahaan terkait erat dengan budaya organisasi yang memperhatikan manusia sebagai sumber daya dan aset perusahaan dalam mencapai tujuan dan mencari untung untuk kesejahteraan bersama yaitu pengusaha dan seluruh karyawan yang sekaligus dapat diharapkan untuk kemakmuran masyarakat disekitarnya dan seluruh bangsa Indonesia. Para pengusaha dan karyawan perusahaan perlu menyadari bahwa unjuk rasa walaupun tidak dilarang, namun berpengaruh bagi kelancaran operasional bahkan merugikan usahanya. Para pengusaha dan karyawan seyogyanya menghindari perilaku konfrontatif dan destruktif, karena pengusaha dan karyawan merupakan mitra kerja yang seharusnya selalu menggalang kerja sama yang erat dalam mengemban tugas perusahaan berjalan seiring dan sejalan, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Kalau pengusaha dan karyawan perusahaan dapat rukun dalam bekerja dan dapat membagi keuntungan yang tidak menimbulkan kesenjangan menurut kemampuan perusahaan, maka sebenarnya unjuk rasa tidak perlu terjadi. Kata kunci: budaya organisasi, unjuk rasa karyawan

  17. KARAKTERISTIK PERUBAHAN PROTEIN BIJI MELINJO (GNETUM GNEMON PADA AWAL PERKECAMBAHAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adrian Syawaluddin Siregar

    2013-11-01

    Full Text Available [ENGLISH] Protein was one of macromolecule in seed which played an important role in the process of germination. Storage protein in seed was hydrolyzed to amino acid which are then used in the translation process for a genetic message interpretating and protein building in pre-germination process. Pre-Germination was the first step of germination that have many biochemical changes. The objectives of this research was to know biochemical characteristic of soluble protein and protein pattern of melinjo seed during pre-germination. Two varieties of melinjo seed Gentong and Kerikil was used in this research with three stages of treatment (initial seed, 3 weeks warm stratification seed and 1 month seed seedling. Seed samples are extracted to determine total soluble protein and protein pattern with 15 % SDS-PAGE. The results showed that total soluble protein have a change different at each stage of the treatment. Protein patterns analysis indicates band protein with molecular weight 66 kDa and 14 kDa change during pre-germination. Keywords: Melinjo Seed; Pre-Germination; Protein; SDS-PAGE [INDONESIAN] Protein merupakan salah satu makromolekul dalam biji yang berperan penting pada proses perkecambahan. Protein yang tersimpan pada biji dihidrolisis menjadi asam amino yang kemudian digunakan dalam proses translasi untuk menginterpretasi suatu pesan genetik dan membentuk protein dalam proses awal perkecambahan. Awal perkecambahan adalah tahapan pertama dari proses perkecambahan dimana perubahan biokimia telah banyak terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik perubahan kandungan protein terlarut dan pola protein biji tanaman melinjo pada awal perkecambahan. Penelitian ini menggunakan 2 varietas biji melinjo yaitu varietas Gentong dan Kerikil dengan tiga tahap perlakuan yaitu biji awal, biji setelah perlakuan stratifikasi hangat selama 3 minggu dan biji setelah 1 bulan semai. Sampel biji melinjo diekstrak untuk menentukan kandungan protein terlarut dan pola protein menggunakan 15% SDS-PAGE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan protein terlarut mengalami perubahan yang berbeda pada setiap tahap perlakuan. Analisa pola protein menunjukkan adanya 2 jenis pita protein yang mengalami perubahan pada awal perkecambahan yaitu protein dengan berat molekul 66 kDa dan 14 kDa. Kata Kunci: Biji Melinjo; Awal Perkecambahan; Protein; SDS-PAGE How to citate: Siregar AS, TA Siswoyo, B Sukowardojo. 2013. Karakteristik perubahan protein biji melinjo (Gnetum gnemon pada awal perkecambahan. Berkala Ilmiah Pertanian 1(2: 24-26.

  18. Augmented Reality sebagai Metafora Baru dalam Teknologi Interaksi Manusia dan Komputer

    OpenAIRE

    Kurniawan Teguh Martono

    2011-01-01

    This paper contains about how the augmented reality technology used in new metaphors in computer interaction technology. Metaphor is one form of change. With changes in the field of interaction it will improve the user experience when operating the application. Augmented reality is the additional reality that is used to blend or combine objects in the virtual world with real-world environment. By using this technology are expected participation of users in interacting with existing applicatio...

  19. Hubungan Antara Atopi dengan Riwayat Penyakit Alergi Dalam Keluarga dan Manifestasi Penyakit Alergi Pada Balita

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endah Weninggalih

    2009-03-01

    Full Text Available There was an increase in prevalence of allergic diseases in the last decade. This was because of genetic and environmental factors. Genetic factor were proven by allergic history in the family. Allergic reaction in individu with atopy determined as allergic disease.The aim of this study was to know whether atopy and family allergic disease were risk factors for the occurrence of allergic disease manifestation. This study was conducted at Garuda, Padasuka and Babakan Sari Primary Health Center in Bandung, Indonesia, during February-March 2007, with cross sectional designed. Subjects with skin prick test (SPT result and history or no history allergic disease data were questioned by The International Study of Asthma and Allergies in Childhood (ISAAC and physical examination. Data were analyzed >using chi square and Mantel Haenszel test for confounding variables. A total of 260 (92% children joined the third phase; consisted of 130 children with family history of allergic and 130 children without family history of allergic. Based of SPT consisted of 70 children with positive results and 190 children with negative results. The incidence of allergic disease was confirmed in 86 (33.08% children: 41 (15.77% children with allergic rhinitis, 18 (6.92% children with atopic dermatitis, and 5 (1.92% with asthma. Allergic diseases manifestation were confirmed in 57.1% atopy children and 24.2% nonatopy children. Allergic diseases manifestation were confirmed in 41.5% children with and 24.6% children without family history of allergic. Atopy has stronger association with allergic disease manifestation in under five children, but family history of allergic also has association so it's important to ask parents.

  20. Penambahan Urea atau DL-Metionina ke dalam Ransum Komplit Biomassa Ubi Jalar pada Kelinci

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    L. Khotijah

    2006-08-01

    Full Text Available Twenty male cross-breed weanling rabbits were used to study the effect of urea or DL-methionine addition in sweet potatoes biomass complete diets. Completely randomized design was used in this experiment with four treatments and five replications. The treatments consisted of A (comercial diet; B (sweet potatoes biomass diet; BU (B + 0.5% urea and BM (B + 0.5% DL-methionine. The dry matter intake, average daily gain (AVG, feed conversion ratio, dry matter and protein digestibility and nitrogen retention were measured in this experiment. The result showed that the treatments did not significantly affect dry matter intake and feed conversion ratio, digestibility of dry matter and protein, but supplementation of DL-methionine significantly affected average daily gain and nitrogen retention (P<0.05. It was concluded that urea or DL-methionine supplementation in sweet potatoes biomass diets could support good performance of rabbits and it could be used as an alternative source of feed for rabbits.

  1. Model Simultan Penentuan Toleransi Komponen Produk Rakitan dan Pabrik dalam Kolaborasi Manufaktur Make-to-Order

    OpenAIRE

    Imron Mustajib, M.

    2010-01-01

    This paper discusses the development of simultaneous optimization model to determine component tolerance of assembly product and plant for manufacturing processes by considering quality tolerance limits, and delivery time constraint to minimize total cost in collaboration environment of make-to-order manufacturing systems. Total cost of the system consists of manufacturing costs and quality loss costs as the tolerance function, operational costs for multi-plant manufacturing collaboration whi...

  2. PERANAN MULTINATIONAL CORPORATIONS DALAM INDUSTRIALISASI DI INDONESIA PADA ERA ORDE BARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Januar Heryanto

    2003-01-01

    Full Text Available In the early phase of industrialization, Indonesia was short of capital and foreign investment moved into various fields in this country. Later, though industrialization was happened, it will continue to be plagued with dependency, which is normally named dependent development. Abstract in Bahasa Indonesia : Pada tahap awal industrialisasi, Indonesia mengalami kekurangan modal dan para investor asing bergerak masuk ke berbagai bidang di negeri ini. Di belakang hari, walaupun terjadi industrialisasi, namun diikuti suatu ketergantungan, yang umumnya disebut dependent development. Kata kunci: Perusahaan Multinasional, industrialisasi, dependent development.

  3. KEMAMPUAN BACILLUS LICHENIFORMIS DALAM MEMPRODUKSI ENZIM PROTEASE YANG BERSIFAT ALKALIN DAN TERMOFILIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yati Sudaryati Soeka

    2012-07-01

    Full Text Available The aim of the research was to measure the production of protease enzyme in alkaline and thermophilic of bacteria Bacillus licheniformis. The protease enzyme signed by clear zone arround the bacteria colonies on medium which contain 1% skimmed milk. The activities of protease enzyme treated  by the period of incubation, temperature and pH, which measured by spectrophotometer at ? 280 nm. The results showed that the highest production of protease activity at 2 days incubation was 150,52 U/mL. At temperature 50°C and pH 10 they were 123,34  U/mL and 193,14 U/mL.

  4. PENELITIAN RESIDU PESTISIDA DALAM SUSU SAPI PERAH DENGAN CARA KROMATOGRAFI GAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jasmaini Iljas

    2012-09-01

    Full Text Available Pesticides are used nowadays for the control of insects and vector diseases. Chlorinated pesticides are chemically stable and not easily decompoused in nature. They are lipophylic, so if they enter the ecosystem through the food chain, they will accumulate in fat tissues and liver. Chronic poisoning of the chlorinated pesticides could lead to diminished liver function, necrosis of liver and adrenals or could even be teratogenic or carcinogenic. The object of this study is to compare the concentration of pesticide residues found in cow's milk with the Acceptable Daily Intake established by WHO and compare the Maximum Residues Level established by WHO, USA and West Germany. Sample were taken from farms selected at random from Malang area in East Java. Identification and quantitation were carried out by Gas Chromatography with an Electron Capture Detector, SE 30 — OV 210 coulomn and Nitrogen carrier gas. In this study it was apparent that the pesticide residues found in the cow's milk samples were Dieldrin, Lindane and DDT. The concentration of pesticide residues were higher than the Acceptable Daily Intake established by WHO. However, the milk samples were still safe for consumption because the calculated Maximum Residue Level for the general population is higher than the Maximum Residue Level established by WHO, USA and West Germany. In order to prevent long term effect of pesticide residues, control on the use of pesticides should be intensified, especially on DDT, so pesticides residues in the environment and agricultural product will decrease.

  5. Korelasi Empiris Perpindahan Kalor Dua Fase (Air Udara Aliran Kantung Gas dalam Pipa Horisontal Sirkular

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Matheus M. Dwinanto

    2011-01-01

    Full Text Available This research aimed at determining the heat transfer correlation of a heated non-boiling two phase flow consisting of air and water in a horizontal round pipe. The test section was a 24 mm ID cooper pipe with a length 1 m, and the heat transfer data a uniform wall heat flux boundary condition ranging from about 5968,17 to 10503,97 W/m2. From this research, it can be concluded that heat transfer coefficient of two-phase flow of bubble flow is increase as increase of gas superficial velocity and liquid superfisial velocity. The comparison deviation standart between heat transfer coefficient of two-phase flow experimental and heat transfer coefficient of two-phase flow correlation that proposed is 34%, but this deviation is still in limited value for experimental research.

  6. Kualitas Daging Babi dengan Pemberian Zeolit dan Tepung Darah Sebagai Sumber Protein dalam Ransum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Sembiring

    2004-04-01

    Full Text Available Zeolite is a composite minerals from mining which can be used as a source of minerals in animal ration. It has high absorbability and cation exchange characteristics. This study was aimed to examine the influence of zeolit and blood meal in the pig ration on pork quality characterictics. The experiment used 27 crossbred pig comprising 19 gilts and 8 barrows, with initial weight of 25.29 + 2.67 kgs. They were set up in a completely randomized factorial design 3 x 3, where the first factor was zeolit levels (0, 3, and 6% and the second factor was blood meal level (0, 5, and 10%. The results showed that there were no significant influence of zeolite, blood meal or their interaction on all meat quality characteristics including pH, water holding capacity, tenderness, color and intramuscular fat contents of pork, except the measurement at pH of six hours postmortem of the pork was significantly (P < 0.01 affected by blood meal level of the ration. Five percent (5% blood meal in the ration gave the highest pH of pork compared to the other blood meal levels.

  7. PENINGKATAN PERAN SERTA MASYARARAT DALAM PENGOBATAN FILARIASIS LIMFATIK DI KECAMATAN TIRTO KABUPATEN PEKALONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Ramadhani

    2012-09-01

    Full Text Available The aims of the study were to examine the characteristics of the respondents, knowledge, attitude and practices (KAP of the community on the transmission, control and prevention of lymphatic filariasis. The study was designed as quasi experimental study with control. Data collections were conducted through interviews by using questionnaires, focus group discussion and observation. A total of 200 respondents were interviewed. One hundred respondents were use as the target of intervention while the other 100 respondents were control. The intervention model was face to face health education with oral communication every month, in three months and distribution of pocket books on filariasis. The results of the study showed that knowledge, attitude and practice of the respondents on the lympahtic filariasis were relatively high. The health education activities which were conducted by face to face oral communication was shown could improve the knowledge, attitude and practice among the respondents. The improvements of the KAP among the respondents in the intervention area was higher (1,0% - 16% as compared to that in the control area (0,6% - 4,0% after intervention, especially on the knowledge on lymphatic filariasis life cycle. The coverage of filariasis treatment in intervention area was higher (9,9 % as compared to the control area (4 %.  Keyword: The role of the community,lymphatic filariasis

  8. PEMBERDAYAAN ANAK SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA DALAM UPAYA PENGENALAN TUBERCULOSIS PARU DI KABUPATEN BANDUNG BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Merryani Girsang

    2013-02-01

    Full Text Available Abstract Educate high school student about the dangers of tuberculosis has not been done. The tuberculosis (TB disease is common in the community and it is contagious, while the the protection of the disease through immunization is only up to age <15 years, therefore, knowledge to the danger of the transmission of this disease needs to be communicated to the students, sothat, they can understand how to keep themselves aware and know the dangers of transmission of Tuberculosis disease. To find out whether students understand the dangers of the tuberculosis disease, the research has been done by providing information through manual intervention counseling of Tuberculosis. Before education pre and post-test of pulmonary TB disease to 900 students from high school student in West Bandung regency were conducted in the year 2009. Research methods is pre and post test quesionair about tuberculosis, counseling intervention using manual tuberculosis, knowledge and ways of disease prevention. Research design is Quasy Experiment with control group. The result of the study shows a significant increase of knowledge of the student in all three high school student in West Bandung regency, 45% of students in Cililin got their knowledge through books and counseling, and 35% of the student in Cikalong Wetan through-pulmonary TB education course, and only 20% of the student in Padalarang as a control goup got the knowledge from the explanation of TB disease only. The difference of improving those  knowledge occur in phases. The differences is also affected by the model of education. Apparently, counseling and motivational text books to the students is one of the most high, usable and useful for improving student’s  knowledge of the tuberculosis diseases. Key words:Tuberculosis, High School,Counseling.   Abstrak Penyuluhan kepada siswa-siswi sekolah tentang bahaya penyakit tuberculosis  belum banyak dilakukan, mengingat penyakit tuberculosis (TB merupakan penyakit yang banyak ditemukan di masyarakat dan mudah menular, sedangkan proteksi penyakit melalui imunisasi hanya sampai usia <15 tahun, oleh sebab itu pengetahuan tentang bahaya penularan penyakit ini perlu dan baik disampaikan kepada murid sekolah, agar mereka mengerti cara menjaga diri serta mengetahui bahaya penularan penyakit TB-paru. Untuk mengetahui apakah siswa-siswi mengerti bahaya penyakit tuberculosis, maka dilakukan penelitian dengan memberikan penyuluhan melalui intervensi buku pedoman penyakit Tuberculosis.Sebelum penyuluhan dilakukan pre dan post test tentang penyakit TB-paru kepada siswa-siswi 900 orang dari SMAN di Kabupeten Bandung Barat pada tahun 2009. Metode penelitian pre dan post test kuesioner tentang tuberculosis, intervensi penyuluhan menggunakan buku pedoman tuberculosis pengetahuan dan cara pencegahan penyakit.  Disain penelitian Quasy Experiment dengan kontrol group. Hasil Penelitian memperlihatkan peningkatan pengetahuan secara bermagna pada ketiga buah SMAN di Kabupaten Bandung Barat. Sebesar 45%  siswa/i di Cililin melalui buku dan penyuluhan, dan 35% melalui penyuluhan TB-paru saja pada siswa/i di Cikalong Wetan, dan terendah sebesar 20% pada kelompok kontrol pada siswa/i di Padalarang hanya penjelasan tentang penyakit TB saja. Perbedaan peningkatan pengetahuan ini terjadi berjenjang, masalah ini juga dipengaruhi oleh model penyuluhan. Ternyata penyuluhan dengan buku pedoman dan motivasi kepada siswa-siswi adalah salah satu yang paling tinggi dan bermanfaat serta berguna untuk meningkatkan pengetahuan siswa/i tentang penyakit Tuberculosis. Kata kunci: Tuberculosis, Anak Sekolah Menengah Atas, Penyuluhan.

  9. Substitusi Rumput Lapangan dengan Kulit Buah Coklat Amoniasi dalam Ransum Domba Lokal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Zain

    2009-04-01

    Full Text Available An experiment was aimed to evaluate the effect of substitution of native grass with ammoniated cocoa pod on digestibility and live weight gain of sheep. Three treatments were arranged in a randomized block design consisting of five replicates. The total of 15 head of 8–14 months old lokal sheeps with initial live weight 9-12 kg were used. The treatments were A= 50% native grass and 50% concentrate, B= 25% native grass+ 25% ammoniated cocoa pod + 50% concentrate C= 50% ammoniated cocoa pod + 50% concentrate. The results indicated that substitution of native grass with ammoniated cocoa pod did not significantly influence feed intake, digestibility, live weight gain and diet efficiency. It was indicated that ammoniated cocoa pod can be used to replace the native grass in sheep diet.

  10. Transformasi dan Integrasi dalam Kesusastraan Nusantara: Perbandingan Teks Amir Hamzah Melayu dan Jawa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kun Zachrun Istanti

    2010-10-01

    Full Text Available The Persian Amir Hamzah text has been transformated either directly or indirectly into Arabic, Hindustani, Bengali, Turkish, and Malay. The Malays Amir Hamzah text is connector the Amir Hamzah text contained in the regional languages in Indonesia since the Malays language is the spreader of religion of Islam in Indonesia. In Indonesia, the Amir Hamzah text spread and became popular along with the spread of Islam. The Amir Hamzah text used to convey the Islamic teaching in its creation occurs through the distortion (i.e., modification, manipulation, and adjustment with the teaching will be delivered. Various distortions are done, either for its Malay, or Javanese.

  11. LAMA PAJANAN ORGANOFOSFAT TERHADAP PENURUNAN AKTIVITAS ENZIM KOLINESTERASE DALAM DARAH PETANI SAYURAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Susanna

    2010-12-01

    Full Text Available Organophosphate Pesticide Exposure Effects toward Inhibition of Blood Cholinesterase Activity among Vegetable Farmers. Organophosphate pesticides can inhibit blood cholinesterase in human body. This study aimed to find relationship between length of exposure of organophosphate pesticides with cholinesterase enzyme activity in the farmers’ blood. The study was conducted at the Joint Farmers Group in Kelurahan Campang year 2009 using cross-sectional study design and sampling by the simple random sampling method (56 respondents. Data collection was carried out by interview and blood cholinesterase was measured using the Livibond Cholinesterase Test Kit AF267. Results showed that 100% farmers were poisoned, with 71.4% suffer from light-over-exposure and 28.6% moderate-over exposure. Bivariate test analysis using chi-square test showed that there are no statistically significant relationship between the length of exposure (year of working as pesticide farmer, spraying time per week, and the last time spraying with poisoning level (over-exposure probable and serious-over exposure. It takes the role of government to educate and trained farmers how to use pesticide safely and the importance of personal protective equipment to reduce the poisoning level.

  12. PELESTARIAN SUBAK DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN KEARIFAN LOKAL MENUJU KETAHANAN PANGAN DAN HAYATI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Gst.Ag.Gde Eka Martiningsih

    2013-02-01

    Full Text Available This paper  present in accordance with the field research findings (empirical data, observation conducted by the writer. This research  is a case study  in   Subak Wangaya Betan (SWB focus on preserving  Subak through revitalizing  local knowledge .  Now a days it is very rare researches  focus on local knowledge  roles in Subak, how ever  in fact its very important to empower local knowledge in strong cultural community. SWB is one of successful subak in Bali on preserving local knowledge to be a core rule on sustainable agriculture. Many debates on issue that Bali only focus on tourism industry will be refused when SWB will nominate by UNESCO being one of natural cultural heritage of Bali province. The focus of this research is to observe how SWB still exist and developed preserving their activities on agriculture areas and how strugling of SWB face of many dispute of environment and natural  disaster.  The findings of this research are the involvement of  local knowledge activities and  ritual  on somehow  was ignorance, but in fact its very tough to consolidate community to encourage their awreness of environment problem. In order to get food security and biosecurity interest, the research need to more deeper observe the implementation of the rituals activities and local knowledge roles in the reality of farmer life.

  13. Pengaruh Ideologi Visual dalam Penciptaan Positioning Clothing (Studi Kasus: Unkl/347-Bandung)

    OpenAIRE

    Monica Hartanti

    2012-01-01

    The Uniqueness and characteristics of Clothing, two of the fashion categories have created the under¬standing of fashion as an ideology, which ensures the functioning of dominant and dominance systems in a social order. Through the analysis of qualitative descriptive research will be known the visual ideology of a clothing product formed by producers in the eyes of consumers. In the end it is capable of forming the product positioning concerned. The results of of this research reveals the em...

  14. Pengaruh Ideologi Visual dalam Penciptaan Positioning Clothing (Studi Kasus: Unkl/347-Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Monica Hartanti

    2012-01-01

    Full Text Available The Uniqueness and characteristics of Clothing, two of the fashion categories have created the under¬standing of fashion as an ideology, which ensures the functioning of dominant and dominance systems in a social order. Through the analysis of qualitative descriptive research will be known the visual ideology of a clothing product formed by producers in the eyes of consumers. In the end it is capable of forming the product positioning concerned. The results of of this research reveals the emergence of Ideology in clothing, based on the ideals of the creator of the clothing products. The formation of these ideals cannot be separated from the role of the community as a medium that supports the absorption of the ideology as the characteristic of a particular group. It reveals that visual ideology is one of the important factors that establishes the positioning of a product, which is created because of the existence of product differentiation that supports it.

  15. Viabilitas Spermatozoa Babi dalam Pengencer BTS (Beltsville Thawing Solution) yang Dimodifikasi pada Penyimpanan Berbeda

    OpenAIRE

    Sumardani, N. L. G.; Tuty, L. Y.; Siagian, P. H.

    2008-01-01

    The optimal storage temperature for preserve boar semen is 17-18°C. The temperature fluctuations can decrease sperm viability. The aim of this study was to obtain a boar semen extender for Artificial Insemination (AI) at a certain distance area. The observation was based on the sperm viability in modified Beltsville Thawing Solution (BTS) extender in different storage, and the effect of storage system i.e.: room temperature (22°C) and styrofoam box (18°C) were conducted for this purpose. T...

  16. Viabilitas Spermatozoa Babi dalam Pengencer BTS (Beltsville Thawing Solution yang Dimodifikasi pada Penyimpanan Berbeda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    N. L. G. Sumardani

    2008-08-01

    Full Text Available The optimal storage temperature for preserve boar semen is 17-18°C. The temperature fluctuations can decrease sperm viability. The aim of this study was to obtain a boar semen extender for Artificial Insemination (AI at a certain distance area. The observation was based on the sperm viability in modified Beltsville Thawing Solution (BTS extender in different storage, and the effect of storage system i.e.: room temperature (22°C and styrofoam box (18°C were conducted for this purpose. The research used a completely randomized design (CRD with two factorial i.e.: BTS and M-BTS extender (F1, room temperature and styrofoam box (F2. Semen from three years old Yorkshire boars (n = 3 were collected twice a week by glove hand method. Semen characteristics and their quality were evaluated macro and microscopically. These semen were added with BTS and M-BTS extender up to fourfold volume (ratio 1 : 3. This is based on the assumption of AI dose of 2 - 3 x 109cells/80ml and the sperm motility and viability were evaluated every six hours for 24 hours observation. The results showed that fresh semen characteristics were good, with the percentage of sperm motility 65.56±2.55% and sperm viability of 87.70±2.87%. The best extender found in this experiment of 24 hours observation was BTS extender with sperm motility 53.33±3.33% in styrofoam box. In conclusion, BTS extender can maintain the quality of spermatozoa stored in styrofoam box for about 24 hours with sperm motility 40%-50%, and the styrofoam box can be used as an alternative container for insemination program in the field.

  17. PROBLEM INSIDER DAN OUTSIDER DALAM STUDI AGAMA PERSPEKTIF RUSSEL T. McCUTCHEON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rusdin Ahmad

    2012-12-01

    Full Text Available Russel T. McCutheon, a critical figure in studying and responding to the issue of religion, argued that in dealing with a modern and sophisticated life, a variety of approaches must be used to produce a theory that can be understood and accepted by all religions. In addition, no one would have felt marginalized from the structure of social life as the world inhabited by human beings sometimes makes them feel more powerful than the actual ruler. McCutheon gives an example of America and Europe in which considerable change in the structure of the understanding and culture of the community occurs because both regions have different characters and cultures. Thus, an anthropological approach to understand the character and behavior of the society and religion as a whole is necessary.

  18. TEATER RAKYAT SEBAGAI MEDIA KRITIK SOSIAL: FUNGSI HUMOR DALAM SENI PERTUNJUKAN LENONG BETAWI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Julianto Ibrahim

    2006-02-01

    Full Text Available Lenong Betawi is a part of community theatrical performance that is still able to survive in today globalization era. Lenong Betawi has a great role in making criticism about current social life. The criticisms are expressed through humor that is the a main characteristic of the performance art. In Betawi society, humor is a form of expression of long time under-pressured condition. The story of lenong that describes life in the colonial era has function as medium relating the past and today. The past that placed Betawi society as peripheral society is understood by lenong performers and its supporters that live in peripheral society. Community theatrical performance is part of peripheral culture, so it has interest in expressing criticism as a form of counter culture over excessive ruler domination.

  19. ANALISIS MIKROBIOLOGI ESCHERICHIA COLI O157:H7 PADA HASIL OLAHAN HEWAN SAPI DALAM PROSES PRODUKSINYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Trini Sudiarti

    2005-06-01

    Full Text Available Microbiological analysis of Escherichia coli O157:H7 on Cow’s Products during the Production Process. The problem on food health is the high amount of bacterial contamination of food served by several kinds of food sellers, e.g. vendors, restaurants, caterers and food industries. Meat and milk products are kinds of food prone to contamination. To secure food against contamination by bacteria such as E. coli O157:H7, especially related to raw food, should beginwith the securing of products through the whole production process till it reaches the consumers. Although these pathogenic bacteria are part of the normal flora in the intestines of cattle, however we should be aware of the possibility of an outbreak in the community due to E. coli O157:H7 contamination of beef products. To anticipate the danger of an outbreak a study should be conducted to know about this microorganism from the beginning i.e. the production phaseuntil the seller phase. The aim of this research is to know the existence of E. coli O157:H7 on beef and milk products obtained from abattoirs, cow ranches, traditional markets and other sellers in addition with knowing the influencing factors on the spreading of the microorganism. The survey design used for this research is the cross sectional design. The material used for the tests are 250 ml water/milk and 250 gram beef/carcass. The bacterial tests included qualitative tests as follows: presumptive test, confirmed test, completed test, whereas quantitatively tests as follows: Total PlateCound (TPC, Most Probable Number (MPN, which is a near amount prediction of bacteria per 100 ml of water. Results showed that all meat (100% coming from abattoirs and traditional markets were contaminated with E. coli O157:H7, in addition with most of the fresh and pasteurized milk samples (73.3% coming from cattle ranches and home industries. Contamination was also found in most of the water samples (60% and in food handlers (41.7%.

  20. Integrasi Taguchi Loss Function dengan Fuzzy Analytical Hierarchy Process dalam Pemilih Pemasok

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad S. Indrapriyatna

    2011-01-01

    Full Text Available One important issue in the line production is the selection of the company's best supplier. Various criteria should be considered for determining the best supplier. Answering to that challenge, we apply Taguchi loss function- Analytical Hierarchy Process Fuzzy-Linear Programming (Taguchi loss function-Fuzzy AHP to find out the best supplier. Moreover, we also consider multiple criteria, i.e., goods’ completeness, quality, delivery, and quality loss in that analysis. By maximizing the suppliers’ performances based on each criterion and aggregated the suppliers’ performances based on the overall criteria, we selected the best one. Applying this method for selecting the best pressure gauge’s supplier in PT. Coca Cola Bottling Indonesia Central Sumatera (PT. CCBICS, we found out that among three suppliers, the second supplier is the best one.

  1. Suplementasi Fitase, Seng dan Tembaga dalam Ransum Sebagai Stimulan Pertumbuhan Ayam Broiler

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H. Setiyatwan

    2007-08-01

    Full Text Available Zinc and Cu have important roles in growth and immune system, but their bioavailability are low due to the phytic acid content in poultry diet. This experiment was conducted in order to obtain the best combination of phytase, Zn, and Cu as growth stimulants for broiler fed diet containing phytic acid. Two hundred eighty eight Day Old Chicks unsexed were allocated into nine treatment diets with four replications (eight chicks in each replicate. The birds were raised up to 42 days old. Combination of the treatment diets were: R1 (positive control, R2 (negative control, R3 (R2 + 132.70 ppm ZnO, R4 (R2 + 286.16 ppm CuSO4, R5 (R2 + 132.70 ppm ZnO + 286.16 ppm CuSO4, R6 (R2 + phytase 1000 FTU/kg, R7 (R2 + phytase 1000 FTU/kg + 132.70 ppm ZnO, R8 (R2 + phytase 1000 FTU/kg + 286.16 ppm CuSO4 , R9 (R2 + phytase 1000 FTU/kg + 132.70 ppm ZnO + 286.16 ppm CuSO4. The results of this research indicated that the phytase supplementation (1000 FTU/kg, ZnO (132.70 ppm, and CuSO4 (286.16 ppm in poultry diet 1 improved the body weight and feed conversion, but did not significantly influence the feed consumption, 2 increased serum Zn, and 3 increased the alkalin and phosphatase activity.

  2. PERSEPSI DAN PARTISIPASI PETANI DALAM PENERAPAN USAHATANI KONSERVASI (Studi Kasus Petani Sayuran Di Hulu DAS Jeneberang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nuraeni Nuraeni

    2012-02-01

    Full Text Available Utilization of dry land resources most available in the upper watershed which hilly landform and heavy rainfall. This leads to erosion event and resulting decrease of land productivity. Thus, it needs application of conservation techniques to optimize the utilization of dry land in the upstream watershed. The aims of study are to identify the conservation application on the farm vegetables, to examine the perception of farmers towards conservation farming, and to assess the participation of farmers in conservation farming in the Upper Jeneberang watershed. Research sites in the upstream watershed Jeneberang, Gowa in South Sulawesi. The population is vegetable farming. The respondents did sampling randomly with number 182 farming. Data analysis methods used is descriptive analysis that is equipped with a qualitative analysis that are category and comparison analysis. The results showed the level of farmers' perceptions about the benefits of conservation has been generally high, the benefits to the prevention of erosion (61.54%, soil fertility (58.89%, availability of water (64.84% and prevention of floods and landslides (67.58 %. The high perception of farmers on the benefits of conservation is not followed by the participation of farmers in conservation farming. This is evident from the participation in counseling following the generally very low (56.59%, participation in the application of generally low conservation (27.47%, while participation in the maintenance has been generally high (31.32%.

  3. Inovasi Dalam Kejuruteraan Mekatronik : Perbandingan Pencapaian Pelajar Yang Berorentasikan Kemahiran Analisis Dengan Berorentasikan Sosial

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zol Bahri Razali

    2011-10-01

    Full Text Available Conventional ways of teaching Mechanical or Mechatronics Engineering subjects are no longer relevant. With the expending of latest technology, students need to be exposed with real-life apparatus to increase the awareness and understand more on the engineering concepts. Nevertheless, the lacking of these equipments, partly due to its size, cost and space, has hardened the learning process. Therefore, suitable teaching aids can be used to ensure students’ comprehension between theory and reality part. In addition, the different cognitive styleof students need different approach of learning. Multimedia-based learning modul can be performed in order to tackle the problem. Hence, this research is conducted to study and recognize the usage of learning module based on multimedia in education of Mechatronics Engineering subjects, which is focussing on students with analysis skill orientation and social orientation.The main objective of this research is to study the efficiency of multimedia learning courseware towards Mechatronics Engineering students. The aim was to identify whether there is significant difference existed in overall achievement compared to the conventional method of learning. Results obtained have proved the effectiveness of this multimedia learning modul due to the increment of score in students’ performance test to low internal motivation and dependent students.

  4. PERAN KELUARGA DAN SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN DAYA LENTING SISWA: UPAYA PROTEKSI ANAK DARI KEKERASAN

    OpenAIRE

    Yulia Sholicatun

    2012-01-01

    Recently, violence or bullying has become the customary phenomenon in society life. It's included in education world whether by teacher to student and also among students. In the world of education, violence happens because of some factors either from the side of teacher, students or society. Violence can affect psychological aspect of students like anxiety, depression, lower students' academic achievement, and lower students' self esteem. Besides, tendency to develop of negative behaviors he...

  5. PERAN KELUARGA DAN SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN DAYA LENTING SISWA: UPAYA PROTEKSI ANAK DARI KEKERASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulia Sholicatun

    2012-03-01

    Full Text Available Recently, violence or bullying has become the customary phenomenon in society life. It's included in education world whether by teacher to student and also among students. In the world of education, violence happens because of some factors either from the side of teacher, students or society. Violence can affect psychological aspect of students like anxiety, depression, lower students' academic achievement, and lower students' self esteem. Besides, tendency to develop of negative behaviors hence of an effort to enlarge their resilience ability is also extremely important. The involvement of school and parents role can be optimal to promote resilience. Protective potency along with school is juxtaposition development in school, existence of structuring and controlling and also developmental approach to curriculum that is supporting coping or problem solving and also self esteem. The role of parents and teachers in promoting resilience especially become a model from good moral reasoning either indoors or outdoors to students' problems particularly which are related to problem of violence.

  6. PERAN PERPUSTAKAAN DALAM KEGIATAN LITBANG KESEHATAN : EVALUASI PERPUSTAKAAN BADAN LITBANG KESEHATAN, 1984

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Hartono

    2012-09-01

    Full Text Available A survey was conducted to evaluate the library of the National Institute of Health Research and Development from October to December 1984. The result shows that the library has a big collection, i.e. 4.498 titles of books, 504 titles of jour­nals, 617 titles of research reports, 512 titles of proceedings of meetings, and 1,328 titles of other collec­tions. However, the utilization is low. An average of 3.5 people attending the library a day. Only 49% of the total staff of the Institute have ever borrowed books from the library, and only around 35% bene­fited the literature search service. The causes of this low utilization were identified as : inadequacy of the collection (in term of sub­ject, inefficient physical facilities of the room, improper organization of the stacks, unsatisfying ser­vices of the librarians, and lack of information on the library services in users side. To improve the function of the library in health research and development, it is suggested to reor­ganize the library and increase the users education activities.

  7. LINGKUNGAN "PECINAN" DALAM TATA RUANG KOTA DI JAWA PADA MASA KOLONIAL

    OpenAIRE

    Handinoto Handinoto

    1999-01-01

    Pecinan (Chinese Camp) area is never absent in the town of Java. Although the specific characteristics of this mileu is not so strong any more at the present as it was in the past, its presency in diverse smaller towns in Java is still felt as something different. The specific atmosphere of the area, centered on the klenteng as the place of workship, its social environment, included the specific style of house construction, are easy to be recognized. In some world cities like San Fransisco an...

  8. LINGKUNGAN "PECINAN" DALAM TATA RUANG KOTA DI JAWA PADA MASA KOLONIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Handinoto Handinoto

    1999-01-01

    Full Text Available Pecinan (Chinese Camp area is never absent in the town of Java. Although the specific characteristics of this mileu is not so strong any more at the present as it was in the past, its presency in diverse smaller towns in Java is still felt as something different. The specific atmosphere of the area, centered on the klenteng as the place of workship, its social environment, included the specific style of house construction, are easy to be recognized. In some world cities like San Fransisco and Manila, the socalled China Towns are just stimulated for its existence. It is even so far, that theyare recomended as tourist destination objects. During the rule of the New Order (1965-1998, Pecinan in the towns in Indonesia are systimatically abolished, because of sicio political considerations. This paper tries to trace back the history of those Chinese Camps in the older towns of Java, to have a certain picture of its existence in the past. Abstract in Bahasa Indonesia : Lingkungan "Pecinan" selalu ada di hampir semua kota-kota di Jawa. Meskipun sekarang lingkungan ini sudah semakin kabur, tapi di beberapa kota kecil di Jawa bekas kehadirannya masih sangat terasa sekali. Atmosfir lingkungannya yang khas, diperkuat dengan kehadiran kelenteng sebagai pusat ibadah dan sosial, serta bentuk-bentuk bangunan yang khas pula sangat mudah untuk ditengarai. Di beberapa kota di dunia seperti San Fransisco, Manila dan sebagainya daerah Pecinan ini justru di perkuat kehadirannya. Bahkan daerah tersebut bisa dijadikan sebagai daerah tujuan wisata kota. Selama Orde baru, karena alasan sosial dan politik, kehadiran Pecinan di kota-kota Indonesia, mulai dihapuskan. Tulisan ini mencoba untuk menelusuri sejarah kehadiran daerah "Pecinan" pada kota-kota di Jawa pada masa lampau. Kata kunci : Kota di Jawa jaman kolonial, Pecinan.

  9. PEMANFAATAN RAGI (SACCAROMYCES SP. DALAM PENGENDALIAN PENYAKIT TUMBUHAN YANG RAMAH LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khamdan Khalimi

    2010-08-01

    Full Text Available One of the most important challenges is preventing and controlling pest and diseases problems, which can partly or completely ruin agricultural crops. Survey done in Bali at three main vanilla growing areas indicated that the stem rot disease was the main and the most destructive disease on vanilla. The objective of the research is to control the vanilla stem rot disease caused by pathogenic fungus Fusarium oxysporum f, sp.vanillae. The test for antagonistic activity by fungi was done through side by side culture and antifungal activity test on vanilla seedlings. Results of this study showed that Saccaromyces sp.effectively suppressed the growth of fungi on Potato Dextrose Agar medium and vanilla seedlings.

  10. Genre Fiksi Dalam Linguistik Fungsional Sistemis: Perbandingan Teks “Lau Kawar” Dan “Putri Tikus”

    OpenAIRE

    Siregar, Rumnasari K.

    2010-01-01

    This research applies Sistemic Functional Linguistics approach to analyze transitivity system and social context in “Lau Kawar” and “Putri Tikus”. The two texts are choosed because they have the same basic meaning, i.e. ‘swear’ although it is packaged by different cultural background. The analysis results showed that transitivity system in “Lau Kawar” are dominant in the material process, but “Putri Tikus” are dominant in the relational process. The similarity ...

  11. Kadar IgE Total pada Anak Obesitas Dengan atau Tanpa Riwayat Penyakit Atopik dalam Keluarga

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Setiabudiawan

    2013-06-01

    Full Text Available The prevalence of obesity and atopic disease in children, especially at school age increased in the last decade. Diseases mediated by IgE and atopy were influenced by genetic and environmental factors. Leptin resistance in obesity is associated with stimulation of TH 2 which affects the production of IgE. The purpose of this study was to determine the relationship of total IgE levels with obesity in children with or without family history of atopic disease. A cross-sectional study was conducted in the period April-September 2010, which involved 160 children aged 6–11 years at several elementary schools in Bandung. There are 4 groups: group 1: obese with family history of atopic disease, 2: normal nutrition with family history of atopic disease, 3: obese without family history of atopic disease, 4: normal nutrition without family history of atopic disease. Examination of total IgE levels were done by ECLIA method. Significance categorical data were tested by Chi-Square test, based on p <0.05. High total IgE levels in each group, respectively 30 (83%, 24 (60%, 21 (54%, and 11 (28% children (p<0.001. In the group with family history of atopic disease, total IgE levels in obese children were higher [30 children (83%] compared with normal nutrition [24 children (60%] (p=0.025. In the group without family history of atopic disease, high total IgE levels in obese children [21 children (54%] were higher than the normal nutrition [11 children (28%] (p = 0.017. Inferred high total IgE levels more in obese children compared with normal nutrition with and without a history of atopic disease in the family

  12. Perbedaan Metode ELISA Sandwich A dan B dalam Deteksi Antigen Membran Toxoplasma gondii

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ADI PRAYITNO

    2004-11-01

    Full Text Available Spreading of toxoplasmosis to fetus can by placenta, so it caused theabortion, born dead or congenital defect. To diagnosis this disease for fixed the acute infection must get the significant increasing of IgG by the soft fee. The objections of this study are to know the difference between ELISA Sandwich A and B in detecting of membrane antigen of Toxoplasma gondii (T. gondii in placenta tissue of pregnant women three-semester I and II with spontaneous abortion in Surakarta. One hundred serum and placenta tissue samples of pregnant women three-semester I and II with spontaneous abortion are got from dr. Muwardi Hospital. IgM anti Toxo from serum was examined by Toxo ISAGA Kit and IgG anti Toxo by Toxo Screen DA Kit. Detecting of membrane antigen of T. goodie from placenta tissue were done by ELISA Sandwich A and B. The result of this experiment showed that 33% were positive IBM and or Gig anti Toxo. Detection of membrane antigen toward 33 samples with positive Toxo (IgG positive was highly significant different between ELISA Sandwich A (3% positive toward ELISA Sandwich B (72.7% positive.

  13. Augmented Reality sebagai Metafora Baru dalam Teknologi Interaksi Manusia dan Komputer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kurniawan Teguh Martono

    2011-10-01

    Full Text Available This paper contains about how the augmented reality technology used in new metaphors in computer interaction technology. Metaphor is one form of change. With changes in the field of interaction it will improve the user experience when operating the application. Augmented reality is the additional reality that is used to blend or combine objects in the virtual world with real-world environment. By using this technology are expected participation of users in interacting with existing applications, various fields such as military, health, education and other fields of applied science which has been implemented as part of augmented reality technology in its environment. Using augmented reality technology is expected to application users will feel the direct interaction process.

  14. PARADIGMA DAN AKTUALISASI INTERPRETASI DALAM PEMIKIRAN MU?AMMAD AL-GHAZ?L?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fejrian Yazdajird Iwanebel

    2014-06-01

    Full Text Available Mu?ammad al-Ghaz?l? is one of the prominent thinkers of Ikhw?n al-Muslimin. He has been regarded by some scholars to possess progressive ideas and accomodative and contextual character. This paper, exemines the coherency of al-Ghaz?l?’s thought of interpretation and his paradigm manifested in his works on exegesis. In conclusion, the ideal interpretation paradigm offered by al-Ghaz?l? as knife analysis of the Koran texts is not fully applied. In fact, he intends to interpret the verses of the Koran textually. The question is where the inductive method of interpretation of the Koran which he thinks as the Qur'anic method. There is a discontinuity of thought which al-Ghaz?l? does not realize in reference to his paradigm for his interpretation.

  15. POLEMIK LAHIRNYA KONSEP QIR?‘AH SAB’AH DALAM DISIPLIN ILMU QIR?‘AH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mustopa

    2014-06-01

    Full Text Available Qir?'ah is a very important science in the study of the Ul?m al-Qur‘?n.The importance of this science lies not only on the mehod of how to recite the Qur’an but also on the method of how to understabd the meaning of the Koran. In this regard, understanding the formation of qir?‘ah history in its present form becomes important, especially because so rich treasures that the qir?‘ah possesses that appeared during the codification of official qir?'ah. The standardization of this qirâ'ah, on the one hand, gives the muslims a lot ease in reading the Koran; on the other hand, it burries the treasures of the qir?'ah science very dynamic during qir?'ah sab'ah codification. This paper discusses the crucial issues related to qir?‘ah, including the dark side of its birth to the critical and the objective reading towards the science.

  16. Tahap penerimaan pelajar terhadap peruntukan orang Melayu dalam perlembagaan dari perspektif hubungan etnik di Malaysia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nazri Muslim

    2011-12-01

    Full Text Available This research aims to examine the level of knowledge, understanding, acceptance and perception among public university students towards Malays in the Federal Constitution within the context of ethnic relations in Malaysia. This research involves 800 respondents selected from four public universities. The data is collected through survey with SPSS to analyze the function of descriptive statistic such as frequency, percentage, mean, cross tabulation and correlation coefficiency to describe and explain respondents’ background and evaluate their level of knowledge, understanding, acceptance and perception towards provisions of the Malay in Constitution. Thefindings of this research also show that the level of knowledge, understanding and acceptance of students towards provisions of the Malay in the Constitution is high in general. However there are clear differences in terms of knowledge, understanding, acceptance and perception level of students depending on their ethnicity and education stream. Based on these findings, a few suggestions are addressed to solve conflicts pertaining Malay. Furthermore, a lot have been made through qualitative researches, but yet a few is done quantitatively. This research therefore is theoretically contributed to the field in term of its quantitative nature with the production of a survey instrument.

  17. Peranan Business Development Service dalam Pengembangan Usaha Kecil Menengah di Wedoro Centre Waru Sidoarjo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Imamah

    2008-01-01

    Full Text Available Expansion of Middle and Small Business in coming is required existence of business service help, either from private sector institute, individual and also governmental as according to insuffiency of each Middle and Small Business. Government agency gives serious attention to activity of Middle and Small Business in the form of handling area financial and also non financial. Handling of non financial proven by formed Business Development Service expected will assist fluency various activity processes Middle and Small Business. The purpose of this research is to know role Business Development Service in expansion of Middle and Small Business in Wedoro Centre Waru Sidoarjo and prove factor having role of significance in expansion of Middle and Small Business in Wedoro Centre Waru Sidoarjo. As for hypothesis submitted in this research is Business Development Service has role in significance in Middle Small Business facility in Wedoro Center Waru Sidoarjo to obtain legal capital, extends technological market share and expansion in development of business. The result of this research is ( 1 Variables that is in real statistic has role in expansion of Middle and Small Business is facility in obtaining legal capital ( X1 and facility in extending market ( X2 mean Business Development Service in facility Middle and Small Business to obtain legal capital and extends market to have role significance in expansion Middle and Small Business, while facility in technology expansion ( X3 in statistic significance doesn't mean role of Business Development Service in facility Middle and Small Business to authority technology ( X3 in expansion of Middle and Small Business is not significance.

  18. PENGARUH UNSUR – UNSUR KIMIA KOROSIF TERHADAP LAJU KOROSI TULANGAN BETON : I. DI DALAM AIR RAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andri Krisnadi Wicaksono

    2002-06-01

    Full Text Available Most of infrastructures using steel concrete to reinforce the strength of concrete. Steel concrete is so vulnerable to chemical compounds that can cause corrosion. It can happen due to the presence of chemical compounds in acid environment in low pH level. These chemical compounds are SO4 2-, Cl-, NO3 -. There are many swamp area in Indonesia. The acid contents and the concentration of ion sulphate, chlorides, and nitrate are higher in the swamp water than in the ground water .The objective of this research was to find out the influence of corrosive chemicals in the swamp water to the steel concrete corrosion rate. There were two treatment used: (1 emerging ST 37 and ST 60 within 60 days in the ‘polluted’ swamp water, (2 moving the ST 37 up and down periodically in the ‘ polluted’ swamp water. Three variation of ’polluted’ swamp water were made by increasing the concentration of corrosive chemical up to 1X, 5X and 10X respectively. The corrosion rate was measured by using an Immersion Method. The result of Immersion test showed that chloride had the greatest influence to corrosion rate of ST 37 and ST 60 and followed by sulphate and Nitrate. Corrosion rate value for ST 37 is 24.29 mpy and for ST 60 is 22.76 mpy. By moving the sample up and down, the corrosion rate of ST 37 increase up to 37.59 mpy, and chloride still having the greatest influence, followed by sulphate and nitrate.

  19. Penyerapan Kadmium pada Ayam Kampung yang Diberi Dedak Padi dalam Ransum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Saefulhadjar

    2008-08-01

    Full Text Available Phytate is commonly found in high concentration in rice bran. This compound can bind multivalency ions. The purpose of this study was to know the effect of rice bran in native chicken diet on Cd absorption. Twenty four native male chicks aged 3 months were randomly divided into six groups of treatments. The average weight of chick used in this experiment was 422.08 ± 39 g. The dietary treatments were 0% (R0, 10% (R1, 20% (R2, 30% (R3, 40% (R4, and 50% (R5 of rice bran in the ration given for 8 weeks. Drinking water containing 100 ppm Cd was given ad libitum. The results indicated that those treatments had no significant effect on Cd absorption, Cd concentration in feces, kidney, liver and weight of kidney and liver. Average of Cd in kidney and liver were 284.24 and 117.53 ppm respectively. It was concluded that rice bran in the native chick diet did not reduce Cd absorption. The utilization of rice bran and Cd pollution for long term period and in high concentration in the diet gave negative effect on native chicken performance.

  20. ASPEK SOSIO-NATURAL HALAMAN SEKOLAH: MODEL EVALUASI ERINTEGRASI BIOEKOLOGI DAN PREFERENSI LINGKUNGAN DALAM EKOSISTEM URBAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sang Putu Kaler Surata

    2011-08-01

    Full Text Available School yards are a part of a few green open areas in urban environment. Therefore, school yard has important role for urban ecosystem. The goal of this research is to compare bioecological condition among elementary, middle and high schools and analyse the level of relationship among bioecological aspects, students and teachers preferencies toward their school yards. We have conducted research in 2008 which involved 20 elementary, 8 middle and 8 high schools at Denpasar Bali. Those schools were devided to be two groups: A (we observed their shool yards and have taken survey for students and teachers and B (only taken survey to students and teachers. Results showed that percentage of oppened yard toward total areas of elementary school (46,5±17,1% higher than middle school (38,8 ±15,5% and high school (37,5±9,6%. Also the proportion of school garden in elementary school (30,2±20,3% nearly twice higher than middle school (18,8± 6,3% and high school (20,0±8,2%. Environmental preferencies of majority sample (>80% were higher than point 4 of 7 Likert scales. Its mean, they tend to give positive image both artistic (beautiful, green, fresh, healty, happy and wide and the ecological roles of school yard (rain water catchment, pollution absorbtion, animal habitat, oxygen supply, opennes toward sunlight and plant biodiversity. While plot of factor analysis showed that bioecological scores located in the same field with environmental preferencies of samples from group B. Thus the model of integration between environmental preferencies and bioecological evaluation able to give a new perspective of school yard as a socio-natural unit. Its not only important for ecosystem but also for human well-being. Thus we suggested to apply socio-natural approaches, mainly through enggaging non-owner communities in rating certain of the urban ecosistem.

  1. Al-Qarinah: antara Kekuatan dan Keperluan dalam Mensabitkan Kesalahan Jenayah (Zina)

    OpenAIRE

    Wan Abdul Fattah Wan Ismail; Lukman Abdul Mutalib

    2012-01-01

    Justice is the ultimate objective of any judiciary system. The absolute justice is only belongs to Islamic judiciary system. However it is highly dependant on the quality of the implementation methodology that man could produce. In the Islamic judiciary system, especially to convict a zina, there are various methods in establishing evidence. Some of the methods are unanimously accepted while some others are not unanimously accepted. Al-qarinah is among those which are not unanimously accepted...

  2. Analisis Rugi-Rugi Panas pada Tangki Penyimpan Panas dalam Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Matahari

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ghalya Pikra

    2010-10-01

    Full Text Available Analysis of heat loss on heat storage tank in solar power generation system is intended to determine the heat loss value during storage. Selection of insulation material, insulation thickness, time of storage and heat storage fluid affects the heat losses. The research was initiated by determining the dimension of the tank and its insulation material, and determining the heat storage time in the tank. Fluid and operating temperature is determined to get the fluid specification to be used as data analysis. The analysis begins with the calculation of storage capacities, followed by making of thermal nets to get the thermal resistance equation which is then used to calculate the heat loss in the tank. The result shows that the heat storage tank with 0.4 m diameter and 0.45 m height and uses ceramic fiber wool insulation with 0.1m thickness gives the value of heat loss of 63.43 W. 

  3. Indeks Pertumbuhan Larva Aedes aegypti L yang Terdedah Dalam Ekstrak Air Kulit Jengkol (Pithecellobium lobatum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firda Yanuar Pradani

    2009-12-01

    Full Text Available The control of dengue fever (DBD vector generally use the synthetic insecticides, however it’s utilization had negative effect to the environment. Jengkol (Pithecellobium lobatum was one of the plants which could be used as larvacide alternative because it had phenolate acid, alkaloid, terpenoid and saponin in its rind. This research was conducted to know the growth index of Aedes aegypti larvae which was soaked in the extract of P. lobatum rind. This experiment used P. lobatum rind ekstract at concentration 36%, 18%, 9% and 0% . The data were analyzed by using Zhang et.al methode (1993. The P. lobatum rind extract were toxic to larvae especially in first and second instar at concentration 17,94% respectively. Relativelly growth index range from 0,817-1, it is mean that some larvae were stuned, and some were growth into the next phase.

  4. Relasi dan Negosiasi Ideologis dalam Naga Sasra dan Sabuk Inten Karya S.H. Mintardja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teguh Supriyanto

    2011-02-01

    Full Text Available Naga Sasra dan Sabuk Inten--the silat story-- is built based on various ideological confrontation. It is assumed that this text has a close relation with extra situation because in outside the text, the political and social situation was facing similar ideological confrontations. Th eproblems are how ideology play in the artistic structure of the text and how are the relation and negotiation pattern of the ideologies. An artistic space is constructed by semantic fields and a place for seedbed of various ideologies. The dominant odeology is feodalism in a text. Negotiation and relation for ideology can be a way to grashep hegemonic ideology. The myth is the medium to relate capitalistic ideology. In extra-textual, capitalism is hegemonic ideology. The genetics of the text originates from capitalism class.

  5. KEKUASAAN DI ATAS PENTAS : LA TRAGÉDIE « PHČDRE» DALAM PERSPEKTIF FEMINISME POSTSTRUKTURALIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wening Udasmoro

    2008-02-01

    Full Text Available This article attempts to analyse one of Jean Racine’s famous works entitled Phčdre using the feminist post-structuralist approach, which differs from earlier analysis of his dramas by others. As a classical work, Phčdre has frequently been analysed by many scholars using the structuralist approach, thus specifically concentrating on binary opposition synthesis. As a result, the dichotomous understanding of Phčdre has been produced, and in many instances shows the stereotypical effect of women in many aspects of their lives. In this analysis of Phčdre, the feminist post structuralist approach deconstructs that understanding and revealed that power relation is one of the important perspectives that can be used in illuminating meaning within the text.

  6. FAKTOR-FAKTOR PENANDA KESANTUNAN TUTURAN IMPERATIF DALAM BAHASA JAWA DIALEK SURABAYA: ANALISIS PRAGMATIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bea Anggraini

    2005-02-01

    Full Text Available This paper attemps to describe politeness strategies found in imperative of Javanese language in Surabaya . This is a descriptive and qualitative study under the scope of pragmatics . Linguistically, markers of politeness may be seen in the differences of long and short utterances, intonation and speech hiearchy: non-imperative such as declarative and interrogative forms are examples of pragmatic politeness .

  7. Isolasi Bakteri Pendegradasi Limbah Industri Karet dan Uji Kemampuannya dalam Perbaikan Kualitas Limbah Industri Karet

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    KUSUMO WINARNO

    2005-11-01

    Full Text Available Rubber industry waste could be degraded naturally by microorganism; especially bacteria. The ability of bacteria to degrade the waste could be used to improve waste quality. This research was purposed to isolate the bacteria from rubber industrial waste and to evaluate the ability of those bacteria in improving the quality of rubber industrial waste with indicator: pH, BOD, COD, TSS and ammonia. The bacteria were identified based on their characters of colony’s morphology, cell’s morphology and physiology. Three isolated bacteria which had the most optimum growth were grew in the waste for 6 days. Quality parameters measured i.e. pH, BOD, COD, TSS and ammonia were in the day 0, 2, 4 and 6. The result showed that in rubber waste there are 18 isolated bacteria, namely BKA 1, BKA 2, BKA 3, BKA 4, BKA 5, BKA 6, BKA 7, and BKA 8. Three types of bacteria were used in the waste treatment have the different abilities to change the quality of waste. The BKA 8 was the best improving the waste of rubber industry, based on indicator of pH 8.28; BOD 58.50 mg/L; COD 87.50 mg/L; TSS 75 mg/L; and ammonia 3.17 mg/L.

  8. Pengaruh Media Tumbuh terhadap Kadar Protein Saccharomyces cerevisiae dalam Pembuatan Protein Sel Tunggal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RATNA SETYANINGSIH

    2004-11-01

    Full Text Available The aim of this research was to examine the influence of difference growth media, i. e. tofu liquid waste, tofu solid waste, and coconut water in various composition and Yeast Extract Peptone Dextrose (YEPD, to protein contents of Saccharomyces cerevisiae in Single Cell Protein (SCP production. The framework of this research was that tofu liquid waste, tofu solid waste, and coconut water were containing a lot of carbons, nitrogens, minerals, and vitamin that could be used as growth medium of S. cerevisiae to produce SCP, which was commonly used. The medium from tofu liquid waste and the coconut water were made by ratio 2:1, 1:1, 1:2 and added with tofu solid waste 1.5 g and 2.5 g. Then, the measurement of pH medium, the amount of cell, cell dried weight, and the protein content in S. cerevisiae was done. The measurement of protein content was done by Lowry method. The result of the research showed that growth media influenced protein content of S. cerevisiae. Protein content of S. cerevisiae cultured in tofu liquid waste- coconut water was lower then in YEPD medium. The protein content of S. cerevisiae cultured in tofu liquid waste and coconut water ratio 1:2, added with 2.5 g tofu solid waste was higher then in other medium composition.

  9. STRUKTUR KOMUNITAS MIKROBA TANAH DAN IMPLIKASINYA DALAM MEWUJUDKAN SISTEM PERTANIAN BERKELANJUTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prihastuti Prihastuti

    2011-04-01

    Full Text Available Soils are made up of organic and an organic material. The organic soil component contains all the living creatures in the soil and the dead ones in various stages of decomposition. Biological activity in soil helps to recycle nutrients, decompose organic matter making nutrient available for plant uptake, stabilize humus, and form soil particles.The extent of the diversity of microbial in soil is seen to be critical to the maintenance of soil health and quality, as a wide range of microbial is involved in important soil functions. That ecologically managed soils have a greater quantity and diversity of soil microbial. The two main drivers of soil microbial community structure, i.e., plant type and soil type, are thought to exert their function in a complex manner. The fact that in some situations the soil and in others the plant type is the key factor determining soil microbial diversity is related to their complexity of the microbial interactions in soil, including interactions between microbial and soil and microbial and plants.The basic premise of organic soil stewardship is that all plant nutrients are present in the soil by maintaining a biologically active soil environment. The diversity of microbial communities has on ecological function and resilience to disturbances in soil ecosystems. Relationships are often observed between the extent of microbial diversity in soil, soil and plant quality and ecosystem sustainability. Agricultural management can be directed toward maximizing the quality of the soil microbial community in terms of disease suppression, if it is possible to shift soil microbial communities.

  10. PENGARUH PENGUJI TERHADAP ESTIMASI KADAR IODIUM DALAM GARAM MENGGUNAKAN TEST KIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dhuto Widagdo

    2012-09-01

    Full Text Available Elimination of Iodine Deficiency Disorders (IDD is expected to be achieved through Universal Salt lodization (USI where at least 90 percent of households consume iodised salt that contained sufficient iodine i.e. 30 ppm of potassium iodate. At national level, simple semi quantitative test kit is used to estimate and monitor of iodine content in salt at household level. However, result of estimation of iodine content in salt maybe influenced by the obsener. This paper present the influenced of observers in the estimation of iodine content in salt using semi quantitative tes kit. Methods. Forty five house wives and forty five cadres in Bantul District, Yogyakarta were selected purposively as observer. Every test observer was asked to bring salt sample (3 tables spoon. The observation was conducted twice where the second observation was done 2 weeks after the first observation. The semi quantitative test kit used in this study was test kit that developed by BP2GAKI, Magelang. The analysis chi square and F-test was done to examine the influenced of test observer on the result of iodine content compared to the iodometric titration as a reference method. Results. The results showed that observation test from 60,46% of house wives and 71,10% cadres at the first obsenation was similar to with the reference method. However, at the second observation test, only 52,38%, of house wives and 56,82% of cadres was similar to with the reference method (p>0.05. Result from group of34-44 years of age had the highest coincidence with reference method. Moreover, result from housewives and cadres with high school educational had the highest similar to reference method. Conclusions. There was no significant difference (p>0.05 in the estimation of iodine content between ordinary housewives and cadres. Age and educational level of the observer was not statistically influence the result of iodine content estimation using semi quantitative iodine test kit.   Keywords     : observers, iodine content, salt, test kit

  11. ANALISIS KINERJA PERAWAT DALAM PENGENDALIAN INFEKSI NOSOKOMIAL DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Herpan

    2013-04-01

    Full Text Available Background: Nosocomial infection is an important health care problem worldwide. Nosocomial infections in the hospital at about 9% (variation 3- 21% or over 1.4 million patients admitted to hospi-tals around the world. Nosocomial infections pose some problems, namely an increase in morbid-ity and mortality, the addition of day care, the increasing cost of care and dissatisfaction with both pa-tients and their families. Nosocomial infection control efforts are very complex and involves a variety of targets including hospital personnel, patients, medical equipment, treatment rooms, and the envi-ronment. The purpose of this study was to mengetahuai performance of nosocomial infection con-trol nurse in PKU Muhammadiyah Hospital in Bantul, Yogyakarta. Methods: This study was a type of observational analytic study using quantitative cross- sectional survey design. The sample size was of the study was 50 nurses. The sampling technique used Sampling Random sampling techniques with systematic sampling. Data was taken using a ques-tionnaire. Results: Based on the results of the bivariate test there were three variables that were statistically significant, namely knowledge (p value = 0.000 and RP = 7.115, attitude (p value = 0.000 and RP = 6.519 and skills (p value = 0.000 and RP = 6.519. Non- significant variables: education (p value = 0.486 and RP = 0.542 and training (p value = 0.670 and RP = 1.432. Conclusion: There was a statistically significant relationship between knowledge, attitudes and skills in nosocomial infection control and there was no statistically significant relationship between education and training in nosocomial infection control. Key words: nosocomial infection control, nurse performance, cross sectional.

  12. ANALISIS KETAATAN KARYAWAN DALAM PEMERIKSAAN KESEHATAN BERKALA DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH KOTA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afridah Salhah

    2013-04-01

    Full Text Available Background: The hospital is one workplace where there is staff, patients, visitors, medical devices and non-medical, so in the hospital there are a variety of exposures, among others, chemical, biological, ergonomics. Employees at the hospital is a potential resource that must be nurtured to become productive and quality. But apparently in carrying out daily sociality services especially in the work environment, employees are more exposed to the various factors that may cause negative impact and affect their health status. Employees in hospitals vary greatly in terms of type and number in executing its duties is always associated with a variety of potential hazards if not properly and correctly anticipated to have a negative impact on safety and health, which in turn can affect the productivity of work. Low labor productivity will also have an impact on health services provided by the hospital. The implementation of occupational safety and health program (K3 in the hospital is required to prevent various hazards that may cause health effects. However, the implementation of K3 in particular areas of work on employee health in RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta has not fully run optimally, citing the cost is relatively expensive. Method: This study was an observational study that was descriptive qualitative located in RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. The subjects consisted of Chairman PK3, PK3 Secretary, and 50 permanent employees in RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Results: Based on the research of 52 employees, obtained results showed that the level of employee compliance in following the health checks can be quite good even as many as 65%. Conclusion: Factors inhibiting the implementation of occupational health in RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta is the lack of socialization from the hospital to its employees, employee behavior, and no sanctions for employees who do not want to follow the program. While the reasons for employees to check their health on a regular basis is self-protection, and to know his health. Compliance level employees in the following periodic medical examinations in hospitals PKU Muhammadiyah Yogyakarta good enough. Level of occupational health services in RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta good enough. Keywords: Analyze, Employees Compliance, the Periodic Health Examination

  13. PENGEPAKAN PIPA BERAGAM DIAMETER KE DALAM SATU KONTAINER DENGAN MENGGUNAKAN SOLUSI HEURISTIK ALGORITMA GENETIKA

    OpenAIRE

    Sundoro Untung; Singgih, Moses L.

    2000-01-01

    Literature on packing problems in general is extensive and too broad to be covered here. One of the packing problems is packing for cylindrical material, that is packing for pipe. To pack the pipes, a mathematical model non linier mixed integer programming will be applied to explain packing problem mathematically. A combined genetic algorithm and tabu list is suggested to solve the mathematical problem to obtain satisfactory solution in terms of packing configuration and computational time. T...

  14. PERGESERAN BAHASA JAWA DALAM RANAH KELUARGA PADA MASYARAKAT MULTIBAHASA DI WILAYAH KABUPATEN BREBES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hari Bakti Mardikantoro

    2007-06-01

    Full Text Available Language contact and dialectal contact of social interaction at multilingual society in Brebes represent phenomenon draw to be studied from the perspective of sociolinguistics because this phenomenon has a correlation not only with language aspect, but also with social aspect of culture. This research aims to express 1 the pattern of Javanese shift in Brebes and 2 the social factor effect of culture in Javanese shift in Brebes. The result of this Research find that there is a Javanese shift of domain family multilingual society in Brebes. The Javanese shift happens in the pattern of Javanese shift including (a the pattern of husband relation with wife, (b the pattern of wife relation with husband, (c the pattern of parents relation with child, (d the pattern of child relation with pattern, and (d the pattern of child relation with child. The Javanese shift in the domain family in Brebes is influenced by some social factors. The factor are (a the speaking situation, (b the ethnic background, (c the ability of family members language, (d the consanguinity relation, and (e the topic of discussion.

  15. Faktor-Faktor Dalam Desain Penunjang Buku Autobiografi I Made Ada

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asthararianty .

    2009-01-01

    Full Text Available A sculptor named I Made Ada that comes from Pakuduwi village, Tegallalang, Gianyar, Bali and his work of garuda statues have been recognized worlwide. His works are spread all over the world. It causes fear that history will be repeated again. That is a claim from our neighboring country about our origins’ culture. The journey of I Made Ada the sculptor is worth to be documented as an autobiography that contains and tells every authentic data in detail and also so that Indonesian people may know about I Made Ada’s existence. The method used to collect all the needed data are observation, interview, and documentation. The making of an autobiography can create an understanding that this is one of Indonesian richness cultures that need to be kept and preserved. Furthermore, this book is presented as an authentic proof that can facilitate in managing patents and legality rights processes on intellectual properties. This autobiography book is designed by combining modern with traditional impressions and supported by photography, information resources, and other attractive interests.

  16. Faktor-Faktor Dalam Desain Penunjang Buku Autobiografi I Made Ada

    OpenAIRE

    Asthararianty .; Andrian Dektisa H.; Jacky Cahyadi

    2009-01-01

    A sculptor named I Made Ada that comes from Pakuduwi village, Tegallalang, Gianyar, Bali and his work of garuda statues have been recognized worlwide. His works are spread all over the world. It causes fear that history will be repeated again. That is a claim from our neighboring country about our origins’ culture. The journey of I Made Ada the sculptor is worth to be documented as an autobiography that contains and tells every authentic data in detail and also so that Indonesian people may...

  17. KEKUATAN GEL GELATIN TIPE B DALAM FORMULASI GRANUL TERHADAP KEMAMPUAN MUKOADHESIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Astri Fajriani

    2009-06-01

    Full Text Available Type B Gelatin Gel Strength in Granule Formulation and its Mucoadhesive Characteristics. Mucoadhesive test of polymer excipient is important for development of oral sustained release dosage form in mucoadhesive system to increase bioavailability of a drug. The study focused on mucoadhesive strength of gelatinus granules in stomach and intestine of rat using bioadhesive and wash off tests. Gelatin is a substance obtained from partially hydrolyzed collagen of skin, white cattle bones and animal bones. Gelatin derived from acid process is called type A gelatin and those from alkali process is called type B gelatin. This research studied the influence of various gel strength of type B gelatins, particularly their mucoadhesive characteristics. Mucoadhesive tests were performed at the concentration of 7.14%, 3.66%, and 2.45% and with gel strength of 328 g Bloom, 230 g Bloom and 119 g Bloom respectively. The results showed that granules formula with 230 g Bloom gel strength showed the best mucoadhesive strength, with adhesion percentage of 100%.

  18. KAUKUS LINGKUNGAN DPRD DALAM MEMPERJUANGKAN KEPENTINGAN LINGKUNGAN DAN MENCAPAI AGENDA POLITIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Suarna

    2012-11-01

    Full Text Available Efforts made to achieve clean and healty environment should not merely put on the responsility of executive institutions only, but also all stakeholders who have concerned on environment including house of representatives. The Environmental Caucus of the house representative are expected to improve survailance, budgetting, as well as release of pro-environment regulations which are predominantly related to environmental management. On carrying out sustainable development, providing main attention on environment on any decisions and regulations made is a must. Therefore the existence of Environmental Caucus of the house representative is important because the institution can push any parties to make decission which are pro to the environment on the parliament levels. If we look at the challenge and chance faced by the Environmental Caucus of the house representative, strong commitment needed by their members to fight for pro-environment supporters and take environmental problems as priority on their political agenda.

  19. PERAN ANGGOTA KELUARGA DALAM PEMILIHAN RESTORAN DI KAWASAN PUNCAK, KABUPATEN BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmat Ingkadijaya

    2011-08-01

    Full Text Available Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 The purpose of this research are (1 to analyze the roles of familiy members in choosing restaurant, (2 to analyze restaurant attributes perceived as the most important one by each family members, and (3 to make managerial recommendation for marketing restaurants in Puncak area, Bogor Regency. This research used descriptive method and involved 141 respondents. The respondents were members of family who were eating in restaurants along street in Puncak area were result showed that children is roles were as initiator, gatekeeper, dan influencer. The roles of mother  were more flexible because she had roles as initiator, gatekeeper, influencer and decider. Father had only one role but very important that was as decider. Restaurant attributes that became priority were taste of food and beverage, food hygien and sanitation, and the cleanliness of restaurant. Perception of father, mother, and children about those attributes were the same.

  20. PENERAPAN TEKNIK PARTISIPATORY RAPID APPRAISSAL (PRA DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN DI DATARAN TINGGI NUSA TENGGARA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Merta

    2012-11-01

    Full Text Available Research on slash and burning practices was conducted in Kecamatan Insana,TimorTengah Utara Regency on August , 2004. The research aim is for better understanding ,why the community practicing this method and tray to stop it. This research usedPRA technique ,because PRA is a participatory approach , new innovation method forimproving efficacy and rapidity in data collection. Research concluded that thecommunity become conscious there was serious declines in ecosystem due to slash andburning practice. The farmers need counseling, extension and demonstration on usinghoe, sickles etc. Participatory method was interested the community in prepare theaction program and developing the learning process for solving the environmentproblems.

  1. BUDAYA DAN PERDAMAIAN : HARMONI DALAM KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT JAWA MENGHADAPI PERUBAHAN PASCA GEMPA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kwartarini Wahyu Yuniarti

    2012-03-01

    Full Text Available The earthquake that took place in Daerah Istimewa Yogyakarta (DIYand Central Java on 27 May 2006 gave such tremendous impact toindividual and social’s physical and psychological factor, as well as materialdamage. Such alterations were potentially threatening harmonious livingthat has been upheld by the Javanese. Based on the above thought, thisresearch aimed to illustrate the whole psychological overview about theindividual’s efforts in countenancing the alterations triggered by theearthquake, using the local wisdom which then brought them to harmonioussociety’s life. This study used qualitative method with the ethnography-grounded theoretical approach. One of this research’s essential findingshows that the Javanese still adhering the Javanese local wisdom incountenancing any kinds of post-earthquake alterations. The society wassomewhat took any kinds of conflict, such as the unfair disaster-aiddistributions and the local residence officer’s corruption acts, passively.Their passive reaction showed that – for Javanese – maintaining the socialharmonious life is the most essential life purpose; compared if they had toclaim their violated rights.

  2. FENOMENA SEKS DALAM NOVEL INDONESIA MUTAKHIR KARYA PENGARANG PEREMPUAN: KAJIAN KRITIK SASTRA FEMINIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiyatmi

    2006-10-01

    Full Text Available This research is aimed at describing and understanding (1 homo­sexuality phenomena in the current Indonesian novels, (2 the relationship between homosexuality phenomena with the existence of homosexual community in Indonesia, and(3 the relationship between homosexuality phenomena with feminist school. To achieve these aims, six novels are analyzed. They are (1 Larung by Ayu Utami, (2 Supernova by Dee (Dewi Lestari, (3 Mahadewi Mahadewi (4 Garis Tepi Seorang Lesbian by Herlinatien, (5 Tabularasa by Ratih Kumala, and (6 Dadaisme by Dewi Sartika. The result of the research shows that (1 homosexuality phenomena in the current Indonesian novels are reflected in theme and character problems, (2 these phenomena are related to the existence of homosexual community in Indonesia, whose members already demand that their existence be recognized in society, and (3 these phenomena are related to feminism, especially radical feminism that influences the authors’ creativity.

  3. REFORMASI PENDIDIKAN PADA MASA JEPANG MEIJI: STUDI TENTANG PERAN POLITIK KEKUASAAN DALAM PENERAPAN PENDIDIKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ferry Rustam

    2003-12-01

    Full Text Available The Meiji administration issued some new policies on education which were basically carried out socially by transforming the awareness of each citizen on the role of the state. The Japanese during the Tokugawa era were still bound by provincialism, whereas in the Meiji era they were obliged to have a national consciousness based on a nationalistic educational policy. The transformation of the provincial awareness to the nationalistic one is the most significant change carried out by the Meiji administration in the domain of education.

  4. ANALISIS SOFT SYSTEMS METHODOLOGY (SSM DALAM PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI: STUDI PADA SUNGAI CITARUM JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sam’un Jaja Raharja

    2009-02-01

    Full Text Available Different methods of watershed management have different technical and organizational problems. First, watershed management approach which was based on admisitrative region had clash of interest and authority. Second, river as resources of flow was not restricted by administrative boundary and technically there were impossible that flow of river stopped or switched to other regions because of the authority of every organization or institution. Consistent with technical and organizational problems above, watershed management based on space planning or government autonomy tended to be unoptimal, because it was not pararell with nature, characteristics of river flow (hidrologically, nor administrative or technical boundaries. In this condition, a new frame of watershed management needed, which had systemics frames, based on systemtematic thinking. One of tools of analysis which could be applaid was soft systems methodology (SSM.

  5. KEKERASAN VIGILANTISM DALAM TATANAN SOSIAL: SEBUAH USULAN KERANGKA ANALISIS KEKERASAN DARI KASUS AMERIKA, AFRIKA, DAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cho Youn Mee

    2005-02-01

    Full Text Available This article examines vigilantism as a framework to see various violence cases in Indonesia, and through which tries to open a scope for further discussion about building a scheme of violence study in general . Vigilantism is analyzed on its stance in the established socio-political order and defined as establishment violence . Various case materials from America, Africa and Indonesia are offered in this analytical framework .

  6. STUDI PENGGUNAAN STATISTIKA DALAM KARYA ILMIAH MAHASISWA STRATA 1 (S-1 STIE SWADAYA JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bainar

    2004-08-01

    Full Text Available The finally of day, used the Statistic in social and economics research was be important to description of social andeconomics phenomena’s. How far used intensity of statistics as tools of analysis, the mistake in applied and relevancywith numeric of graduate of statistics and Value of Average Quality at Student of High School of Economic Swadaya in Jakarta is the interesting research. The result of this research are; The low intensity of used statistics analysis in their research, and there is trend that to be complex of used statistic analysis, to be high of the mistake in used them. The lower of ability to understanding the statistical science and others is correlated by the result of this research.

  7. FAKTOR-FAKTOR PENTING DALAM MERANCANG PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH UNTUK ANAK JALANAN DAN PEKERJA ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Clara R.P. Ajisuksmo

    2012-07-01

    Full Text Available Due to poverty, children have to be on the street or involve in child labour to support the families’ economy to survive.As a consequence, children have to drop their school activities out. Refering to article 28 of the Convention of TheRights of The Children (CRC children have the right to education and the states party recognizes to achieving this rightby providing primary education compulsory and available free on the basis to equal opportunity. Non formal educationis an alternative education for street children and working children, intended for them to fulfill their right to education.The aim of this study is to identify important factors that are essential for designing and implementing educationalprogram for out-of school children, such as street children and working children. In addition, this study is intended toidentify training needs for tutors who facilitate street children and working children in their non formal educationprogram. In order to achieve the research objectives, series of FGDs and in depth interviews with staff of NGO workingwith out-of school children, tutors who facilitate children’s learning processes, and street children and working childrenas the beneficiaries of the non-formal education program implemented by the NGO.

  8. Integrasi Taguchi Loss Function dengan Fuzzy Analytical Hierarchy Process dalam Pemilih Pemasok

    OpenAIRE

    Indrapriyatna, Ahmad S.; Yumi Meuthia; Dicky Fatrias; Monalisa Gusti

    2011-01-01

    One important issue in the line production is the selection of the company's best supplier. Various criteria should be considered for determining the best supplier. Answering to that challenge, we apply Taguchi loss function- Analytical Hierarchy Process Fuzzy-Linear Programming (Taguchi loss function-Fuzzy AHP) to find out the best supplier. Moreover, we also consider multiple criteria, i.e., goods’ completeness, quality, delivery, and quality loss in that analysis. By maximizing the suppl...

  9. Suplementasi Nutrien Defisien untuk Meningkatkan Penggunaan Daun Rami (Boehmeria nivea, L. Gaud dalam Ransum Domba

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Despal

    2007-12-01

    Full Text Available A research to improve ramie leaf utilization in local sheep ration by supplementation of deficient nutrients was conducted. Four rations as treatments were tested using 12 local sheep (16.5 ± 1.6 kg LW in a block randomized design. The treatments were T1 = 3% BW of DM native grass; T2 = T1 + 0.75% BW (25% of DM native grass of DM ramie leaf; T3 = T2 + supplements Cu, P and methionine; T4 = T1 + 1.5% BW (50% of DM native grass of DM ramie leaf + supplements Cu, P and methionine. Ration consumptions and digestibility, plasma level of Ca and P and body weight changed were determined. Dry matter intake increased in line with level of ramie leaf offered and there were no significantly difference on digestibility between the rations. Native grass alone failed to give a positive body weight change of local sheep. Addition of 25% DM ramie to native grass (T2 increased intake of digested nutrient and reduced body weight loss. Addition of supplement (T3 at the same level of ramie leaf increased intake of digested nutrient and changed the curve slope to the positive direction after the third week of observation. Addition of 50% DM ramie leaf to native grass basal ration followed by supplementation (T4 improved intake of digested nutrient closed to recommended nutrient requirement and showed a positive body weight changed.

  10. IMPLEMENTASI REFERENTIAL INTEGRITY CONSTRAINT PADA MICROSOFT ACCESS DALAM UPAYA MEMELIHARA KONSISTENSI DATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oviliani Yenty Yuliana

    2001-01-01

    Full Text Available Data is business asset that should be safeguarded and maintained. Business data is recorded in a table/relation. Because inconeet relation structure could produce any modification anomaly, this relation should be normalized. Data modification in normalized relation will face referential integrity constraint problem. This problem could make inconsistent data and wrong information. Referential integrity constraint depends on minimum relationship cardinality. The trial and implementation of referential integrity constraint is taken on Microsoft Access. Abstract in Bahasa Indonesia : Data adalah asset perusahaan yang harus dijaga dan dipelihara. Data perusahaan dicatat pada tabel/relation. Struktur relation yang kurang baik dapat mengakibatkan modification anomaly, sehingga relation tersebut harus di-normalisasi. Modifikasi data pada relation yang sudah di-normalisasi akan menghadapi masalah referential integrity constraint. Masalah tersebut menyebabkan data tidak konsisten dan menghasilkan informasi yang salah. Referential integrity constraint tergantung pada minimum relationship cardinality. Penulis mengimplementasikan dan menguji coba referential integrity constraint pada Microsoft Access. Kata kunci: modification anomaly, normalization, referential integrity constraint, relationship cardinality constraint.

  11. PERAN MEDIASI PERSEPSI KOHESI SOSIAL DALAM HUBUNGAN PREDIKTIF PERSEPSI PEMANFAATAN RUANG TERBUKA PUBLIK TERHADAP KESEHATAN JIWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afifatun Nisa

    2012-12-01

    Full Text Available Various phenomena involving university students such as suicide and gang fights indicate that students mental healthconditions of need to be worried about. Some studies had linked the public space utilization with social interactionfacilitation and social cohesion, as well as social cohesion with mental health. The original contribution of this researchis that it employed perceived social cohesion as the mediating variable of the predictive relationship between publicopen space utilization with mental health. The design of this research is non-experimental, predictive correlational. Asmany as 375 university students in Jakarta participated in this research (Mage = 20.8 years old; SDage = 1.4 years old.This research used convenience, incidental sampling technique. The path analysis showed that the perceived publicopen space utilization is able to predict mental health level through perceived social cohesion (?2 = 0, df = 1, p > 0.05,RMSEA < 0.05.

  12. PENGARUH MEDIA KOMUNIKASI MASSA TERHADAP POPULAR CULTURE DALAM KAJIAN BUDAYA/CULTURAL STUDIES

    OpenAIRE

    Bing Bedjo Tanudjaja

    2007-01-01

    Cultural studies (including social studies) differs than the conventional modern cultural studies. Cultural studies cannot be examined and understood based on modern epistemology, because the basic asumptions of the two are very much influenced by postmodern thoughts. There is incommensurability between the two because of the different worldview and language games. If modern cultural studies is objective, universal, monocultural, and has single identity, then cultural studies sees culture as ...

  13. KEARIFAN DALAM BAHASA SEBUAH TINJAUAN PRAGMATIS TERHADAP PROFIL KEBAHASAAN MEDIA MASSA PADA MASA PASCAORDE BARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Puspitorini

    2005-12-01

    Full Text Available The Wisdom of Language A Pragmatic Study on the Profile of the Post-New Order Era Mass Media Language. “Total Reformasi!” is the slogan circulated in the public discourse of the post-New Order era. All kinds of condemnation, grievances, and anger have been raised in various discourses, from formal to informal dialogues. In such an era, people’s collective memory is mostly associated with uncontrollable events, and it is eventually represented in the discourse of “the overdosed Reformasi” (Reformasi yang kebablasan. A word, phrase, and sentence basically have the potential of expressing both referential and contextual meanings. From a pragmatic point of view, a word, phrase, or sentence has a capacity to express either wise or unwise intentions. “Unwise intention” in the context of this research is defined as an act of transgressing or violating the ethics and etiquettes of a society. How can the discourse of Reformasi be constructed wisely? Is it necessary to appropriate unwise vocabulary in public discourses? Who holds the responsibility for fostering public wisdom? The wisdom of language has nothing to do whatsoever with manipulative acts in information dissemination. The wisdom of language relates to strategies of choosing certain linguistic features. Wisdom is a collective responsibility. A wise language would not be able to fully exist unless all of the related parties and resulting events make a concerted effort towards wisdom. Wisdom does not involve itself in the tug of war between the right and freedom of participating in discursive formations.

  14. WACANA HAK-HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL DALAM PENCIPTAAN KARYA DESAIN GRAFIS

    OpenAIRE

    Banindro, Baskoro S.

    2002-01-01

    Graphic design product is produced by many creative process after many lay out%2C have been made comprehensively. While producing design%2C graphic designer usually have their own style. Style that is produced by graphic designer is an intellectual property product that must be protected. In other way%2C the right of intellectual property as a law product%2C trying to protect the creation of graphic designer throught the law of mark and copy right. Abstract in Bahasa Indonesia : Karya desain ...

  15. Ulama dalam Dinamika Sosial dan Budaya Masyarakat Aceh di Awal Abad Kedua Puluh Satu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aslam Nur

    2011-10-01

    Full Text Available The Acheh Ulama who live in the early of 21st century do not play their esential role in multifunctional frame and polimorfict leadership pattern as the characteristic of the Achehness Ulama did in the past. Yet, now they perform one role only (monofunctional in monomorfic leadership system. Nevertheless, this research found that Ulama’s leadership is still needed by the Acehness community.

  16. PERBANDINGAN KEANEKARAGAMAN DAN PREDOMINANSI FAUNA TANAH DALAM PROSES PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitrahtunnisa Fitrahtunnisa

    2013-10-01

    Full Text Available AbstractActually, the problem of garbage can be solved by a good management, for exampledecomposition. Decomposition occure as a result of soil fauna activities. This research wasaimed to analyse comparation the diversity and predominance of soil fauna in thedecomposition all kinds of organic garbage. It was designed as an experimental study withgarbage variation were : the agriculture garbage, the cattle faeces, the city garbage, mixtureof agriculture garbage and faeces of cattle, mixture of agriculture and city garbages, mixtureof cattle faeces and city garbage, and mixture of three kinds of garbage. The soil faunaswere collected with Pitfall-traps and soil cores. The diversity indeks (H’ of soil fauna wasanalized by Shannon-Wienner indeks, while the predominance of soil fauna was countedbased on the base of its relative abundance (RA. The highest diversity indeks of soil faunawas found at PTK, H’=3,01, while the lowest was found at P, H’=1,60. The kinds ofpredominant soil fauna were Hypogastrura armata (RA=71%, Carohodes marginatus(RA=54%, Cllohmannia gigatea (RA=30,3%, Phidole sithyesi (RA=19,1%, Suctobelbaobtusa (RA=13,9%, Polyrhachis hauxwelli (RA=9,27, Lepidocyrtus pictus (RA=8,85%,Tetranychus canadensis (RA=7,07%, Narceus americanus (RA=7%, Entomobrya cingula(RA=6,82%, Lasius fuliginosus (RA=5,14%, and Isotomurus tricolor (RA=5,03%.

  17. Mitos Kelas Menengah ke Atas dalam Desain Iklan Politik Risma-Bambang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muh. Bahruddin

    2012-01-01

    Full Text Available Local elections (pilkada in the entire territory of Indonesia affect the huge presence of the candidate's political advertising. This study examines myths about the middle to upper class in political advertising design of Risma-Bambang who won the mayoral election of Surabaya in 2010. This advertising design is interesting to study because it has a different concept of political advertising in general (out of the mainstream. The other candidate's political advertising design accentuate the face image in attracting potential voters in contras to political advertising design of Risma- Bambang that shous just a lot of display symbols that are accompanied with the tagline "Not The Others". Using a semiotic analysis from Roland Barthes, the results of this study indicate that in order to create the myth of middle to upper class in Surabaya, political advertising of Risma-Bambang has been labeled with the symbols of sandal slippers, penguin, and reading a book. This myth is known after doing an analysis of the paradigmatic, syntagmatic, denotation, and connotation in political advertising design of Risma-Bambang. The myth of the middle to upper class is imaged with intelligence, relaxing, and fun through these symbols.

  18. GENDER DALAM KOMUNIKASI POLITIK AKTIVIS PARTAI ISLAM (Analisis Terhadap Aktivis PBB, PPP dan PKS di Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alqanitah Pohan

    2014-05-01

    Full Text Available Affirmative action in gender mainstreaming at politic party, is marked with the existence of quota 30% women ro