WorldWideScience
 
 
1

Kandungan Logam Berat Dalam Persekitaran Tanih Dan Dillenia Suffruticosa Di Kawasan Lombong Pelepah Kanan, Kota Tinggi Johor  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Kajian ini dijalankan di kawasan lombong besi Pelepah Kanan di Kota Tinggi, Johor. Tiga bahagian tumbuhan (daun, batang dan akar) Dillenia suffruticosa serta substrat tanih yang menyokong pertumbuhannya dikumpulkan dari kawasan tanih lombong. Tujuan kajian ini ialah untuk menentukan kandungan logam berat dalam tanih dan tumbuhan Dillenia suffruticosa. Sebanyak 14 sampel tanih dan tumbuhan Dillenia suffruticosa dikumpul untuk dianalisis. Kandungan logam berat jumlah dalam tanih diekstrak dengan asid nitrik dan asid perklorik dalam nisbah 3:1 manakala kandungan logam berat tersedia dalam tanih diekstrak dengan larutan ammonium asetat-asid asetik. Kandungan logam berat dalam tumbuhan pula diekstrak melalui kaedah penghadaman basah. Kandungan logam berat di dalam larutan hasilan ekstrak tanih dan tumbuhan ditentukan dengan Spektrofotometer Penyerapan Atom Nyalaan (Perkin Elmer Model 3300). Hasil kajian menunjukkan bahawa Fe mencatatkan kepekatan purata jumlah yang tertinggi di dalam tanih diikuti oleh Mn, Sn, Co, Cu, Pb, Zn, Ni, Cd dan Cr. Kepekatan purata logam berat tersedia dalam susunan menurun adalah serupa dengan purata kepekatan jumlah. Logam berat yang banyak diambil oleh tumbuhan berdasarkan BACnya adalah Ni, Mn, Cr, Sn, Zn dan Cu. Didapati tumbuhan Dillenia suffruticosa ini sesuai sebagai agen fitoremidiasi untuk logam-logam ini.

Sahibin Abd. Rahim; Wan Mohd. Razi Idris; Zulfahmi Ali Rahman; Tukimat Lihan; Ramlan Omar; Muhammad Barzani Gasim; WongWei Cheng

2011-01-01

2

KANDUNGAN LOGAM FE DAN MN DALAM AIR BERSIH DI JAKARTA, BOGOR, TANGERANG, BEKASI (JABOTABEK) TAHUN 1992/1993  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Pemeriksaan logam Fe dan Mn dalam air bersih yang digunakan di rumah tangga tipe kecil (T.21-T.45) di wilayah Jabotabek telah dilakukan dengan menggunakan alat Spektrophotometer Serapan Atom (AAS) dengan metode nyala udara Acetyline.Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kadar Fe rata-rata paling tinggi terdapat dalam air yang diambil dari Bogor dengan kadar Fe rata-rata 2,029 -3,150 ppm pada musim kemarau dan 1,348 - 2,129 ppm pada musim hujan, sedangkan kadar Mn rata-rata paling tinggi didapatkan dari daerah Bekasi dengan kadar Mn rata-rata 0,608 - 1,140 ppm pada musim kemarau dan 0,391 - 0,423 ppm pada musim hujan.Persentase sampel dengan kadar Fe melebihi persyaratan air bersih menurut Permenkes No.416/1990 terbanyak terdapat dalam sampel yang diambil dari daerah Bogor pada musim kemarau yaitu 38,3%, sedangkan persentase sampel dengan kadar Mn yang telah melebihi persyaratan air bersih menurut Permenkes No.416/1990 terbanyak terdapat dalam sampel yang diambil dari daerah Bekasi pada musim hujan yaitu 26,3%.Dari kisaran kadar Fe yang terdeteksi masih dapat dikatakan bahwa kadar Fe dalam air bersih tersebut adalah alamiah. Namun demikian, untuk kadar logam Mn dalam air bersih belum bisa dikatakan alamiah atau telah tercemar mengingat kurangnya data pendukung. Untuk mengurangi kadar Fe dan Mn dalam air tersebut diperlukan alat pengolahan tepat guna yang berskala rumah tangga (paling kecil berkapasitas 300 l/hari).

Inswiasri Inswiasri; Agustina Lubis; Athena Anwar

2012-01-01

3

KANDUNGAN LOGAM BERAT (Hg, Cd, dan Pb) DALAM AIR TANAH PADA PERUMAHAN TIPE KECIL DI JABOTABEK  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available A survey of heavy metals (Hg, Cd, Pb) in drinking water at small and very small houses was conducted in Jakarta, Bogor, Tangerang and Bekasi (Jabotabek), in 1992. The purpose of this study was to get information about water quality and environmental condition of water sources at low cost housing and very low cost housing in Jabotabek. Forty to sixty water samples were taken from each location and analyzed by Atomic Absorption Spectrophotometer. The mercury concentration was analyzed using Cold Vapor Technique, whereas Cd and Pb were analized using The Air-acetylene method. Water samples were collected in dry season and rainy season. Interview of the owners of the house and of environmental observation of the water sources were done to get information about the condition of drinking water sources. The highest concentration of mercury detected in Jakarta was in the rainy season (2.50 mg/l). Cadmium and Lead were detected in Bogor, (Cd: 0.26 mg/l) in the rainy season and Pb : 0.16 mg/l in dry season). However 41.5% water samples from Jakarta were exceeding the mercury concentration standard, 25.4% water samples from Bogor were exceeding cadmium concentration standard, and 41.1% water samples from Bogor were exceeding lead concentration standard Heavy metals concentration in drinking water at Bekasi and Tangerang were relatively lower than Bogor and Jakarta. The environmental condition of shallow wells in Bekasi and Tangerang were also better than Bogor and Jakarta.

Athena Athena; A. Tri Tugaswati; Sukar Sukar

2012-01-01

4

Aplikasi Metode Group Technology dalam Memperbaiki Tata Letak Mesin untuk Meminimalkan Jarak Perpindahan Bahan (Studi Kasus di Perusahaan Mebel Logam)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Material handling process is affected by planning and setting layout facility since cost of material handling can reached 30-90% total production cost. In a metal furniture factory products were made without good setting layout facility. The machines and material were set at empty places. Distances between machines were not set so the traffic would get traffic jam. Unfinished material must wait until the number requirement for handling is reached. The layout setting of machines will be set with Group Technology. The methods used are Rank Order Clustering, Similarity Coefficient and p-median. The result of this method can reduce distance of material handling until 68%. Abstract in Bahasa Indonesia: Perencanaan dan pengaturan tata letak pabrik berpengaruh pada proses pemindahan bahan karena biaya proses pemindahaan bahan dapat mencapai 30%-90% dari total biaya produksi. Selama ini sebuah perusahaan mebel logam melakukan proses pembuatan mebel logam berdasarkan lokasi mesin-mesin yang ada. Penempatan penambahan mesin ataupun bahan yang digunakan hanya berdasarkan ruang yang ada. Jarak antara proses (mesin) satu dengan yang lain tidak dipertimbangkan sehingga terjadi kesimpangsiuran proses. Bahan setengah jadi harus menunggu hingga jumlah tertentu untuk dipindahkan. Untuk itu dilakukan pengaturan tata letak mesin-mesin yang ada dengan menggunakan Metode Group Techonology. Metode yang digunakan adalah metode Rank Order Clustering, Similarity Coefficient dan p-median. Dengan metode ini jarak perpindahan bahan berhasil dikurangi hingga 68 %. Kata kunci: Group technology, rank order clustering, pengangkutan material.

Amelia Amelia

2007-01-01

5

PENCEMARAN BTEX DAN LOGAM BERAT PADA HUTAN MANGROVE PESISIR TAMBAK LEKOK  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This research was aimed to explore land function changes and contamination levels (BTEX and heavy metals) on the mangrove area. The results of BTEX parameters from soil sample and indentified benzene showed heavy metal contaminations on Plot A, B, C and D were16.30 ppm, 81.30 ppm, 56.90 ppm, and 93.50 ppm respectively, but it was not detected on Plot E. Toluene contaminations was 481 ppm, 824 ppm, 490 ppm, 896 ppm, and 93.50 ppm. It showed that Plot B and D were heavily contaminated. Based on EC values of water, it showed that contamination was heavy on Plot B (4.76 us/cm), Plot C (4.67 us/cm), Plot D (4.64 us/cm) and Plot E (4.66 us/cm). Based on water samples and detected benzene, it indicated an heavy contamination on Plot A (24.30 ppm), Plot B (8.13 ppm), Plot C (20.20 ppm), Plot D (8.13 ppm), Plot E (8.13 ppm), while toluene (460 ppm, 522 ppm, 509 ppm, 319 ppm, 522 ppm) contaminated slightly. Ethylbenzene and Xilene were not detected by gas chromatography. EC value of soil showed that intensive contamination occurred on Plot E (4.81 us/cm). It showed that intensive contamination took place on soil mainly by Pb contamination on Plot C, Plot D, and Plot E (5.98 mg/kg, 7.24 mg/kg, and 6.43 mg/kg). Meanwhile, Plot A and B were slightly contaminated only. The same levels occurred on Cu for all plots, except Plot A (6.22 mg/kg). Zn and Cr did not contaminate, while Ag and Cd were not detected. Water medium was not contaminated by Pb, Cd, Cr, and Zn. Furthermore, Ag and Cu were not detected.

Edyson Indawan

2009-01-01

6

PENGARUH LOGAM BERAT Cd, Pb TERHADAP PERUBAHAN WARNA BATANG DAN DAUN SAYURAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Cd, Pb heavy metal absorption in aquatic vegetables: Genjer (Limnocharis flava), Kangkung air (Ipomoea aquatica Forsk) dan Selada air (Nasturtium officinale R. Br), studied to see the relationship with green figure scale. The research objective was to identify the accumulated Cd, Pb in the consumed organ vegetable, and their impacts to the levels of green figure scale. The research was undertaken by planting three kinds of the aquatic vegetables to the contaminated pure Cd,pure Pb media, mixture of Cd and Pb with factorial randomized block design. Data were analyzed by factorial One-Way Anova and further test of Duncan and HSD to see the difference of Cd, Pb and green figure scale, regression and correlation to know the contribution of Cd, Pb in influencing the green figure scale. Variety of vegetables, media, organ, and the interaction influences the accumulation of Cd, Pb and level of green figure scale. There is a relationship between Cd, Pb metal accumulation to the level of green figure scale of the aquatic vegetables, with negative correlation that Cd, Pb decreased the vegetable green figure scale.

Hening Widowati

2011-01-01

7

Kajian histologis infeksi SlNPV terhadap berat badan dan kerusakan membran peritrofik larva Spodopteera litura  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Sanjaya Y, Machmudin D, Kurniawati ND. 2011. Kajian histologis infeksi SlNPV terhadap berat badan dan kerusakan membran peritrofik larva Spodopptera litura. Bioteknologi 8: 78-85. Pengaruh infeksi SlNPV pada berat badan dan kerusakan membran peritrofik larva Spodoptera litura Fab. telah dilakukan. Metode yang digunakan adalah analisis probit, dan berdasarkan LD 50 virus yang terinfeksi untuk mengetahui berat badan dan kerusakan pasca infeksi. Kerusakan struktur histologi yang disebabkan oleh infeksi SlNPV (0, 315, 390, 465, 540 dan 615 PIB/mL) diamati setelah 0, 12, 24, 72 dan 96 jam pasca infeksi. Preparasi histologis dibuat dengan metode parafin setelah fiksasi dengan larutan Bouin, kemudian diiris setebal 7 um dan diwarnai dengan Hematoxilin-Eosin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan SlNPV menyebabkan penurunan konsumsi pangan terutama pada 540 PPIB/mL dengann rata-rata 0,16775 mg. Pengamatan deskriptif pada struktur histologi membran peritrophic yang terkena infeksi SlNPV menunjukkan kecenderungan kerusakan, sementara pada kontrol tidak ada kerusakan sama sekali. Semakin lama paparan virion di dalam lumen midgut maka semakin tinggi terjadinya kerusakan membran peritrofik. Kerusakaan paling parah terjadi 96 jam setelah infeksi. Hasilnya membuktikan bahwa virion haNPV dapat menghancurkan struktur histologi midgut.

YAYAN SANJAYA; DADANG MACHMUDIN; NANIN DIAH KURNIAWATI

2011-01-01

8

Morfologi dan Karakteristik Lapisan Intermetalik Akibat Die Soldering pada Permukaan Baja Cetakan (Dies) dalam Proses Pengecoran Tekan Paduan Aluminium Silikon  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The major mode which lead to die failure in die casting is die soldering caused by the intimate contact between alloy and die at high temperature. It leads to malfunctioning of die inserts that require replacement or repair, thus causing significant decrease in productivity. The effect of melt temperatures on morphology and characteristic of intermetallic layer such as thickness and hardness of intermetallic layer between die surface and aluminum has been studied. This experiment used as-annealed H13 tool steel as die material which dipped into Al-7%Si alloy at 6800C, 7000C, 7200C and Al-11%Si alloy at 6600C, 6800C, 7000C. High melt temperature favored the growth of intermetallic layer due tp the increasie of the diffusion rate of iron and aluminum atoms. Hence, high melt temperature facilitates die soldering. Abstract in Bahasa Indonesia: Umumnya kerusakan cetakan pada industri die casting disebabkan die soldering yang terjadi pada permukaan cetakan yang mengalami kontak langsung dengan logam cair pada temperatur tinggi. Hal ini dapat menyebabkan perlu diadakannya perbaikan atau penggantian cetakan sehingga menurunkan produktivitas. Untuk itu dilakukan penelitian mengenai pengaruh temperatur logam cair (melt) terhadap morfologi dan karakteristik lapisan intermetalik yaitu ketebalan dan kekerasan lapisan intermetalik yang terbentuk antara permukaan cetakan dan logam cair. Pada penelitian ini digunakan baja H13 as annealed sebagai material cetakan yang dicelup ke dalam paduan Al-7%Si pada temperatur 6800C, 7000C, 7200C dan Al-11%Si pada temperatur 6600C, 6800C, 7000C. Peningkatan temperatur logam cair akan meningkatkan laju difusi pertumbuhan lapisan intermetalik karena laju difusi atom-atom besi dan aluminium meningkat. Sehingga ketebalan dari lapisan intermetalik akan meningkat seiring dengan peningkatan temperatur logam cair. Oleh sebab itu, tinggiya temperatur logam cair memper¬mudahkan terjadinya die soldering. Kata kunci: Die casting, die soldering, paduan aluminium silikon, temperatur logam cair, lapisan intermetalik.

Bambang Suharno; Rima Dimiyati; Bustanul Arifin; Sri Harjanto

2007-01-01

9

Teknologi Pembuatan Material Shot Blast untuk Mendukung Industri Pengecoran Logam Nasional  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Shot blast material is a supporting material in foundry which is used at surface finishing process of metal casting. Recently, there is no one of national industry that produce shot blast material, in consequence, the purpose of this research is to lessen the dependence of using shot blast material import by making a shot blast material which improve its hardness exceed the shot blast material import. This research use the raw material from scrap iron with the following composition: C (3.2%), Si (1.18%), Mn (6.1%), Cu (0.35%), Fe (88.7%). The scrap is melted in induction furnace untill melt (hot metal), then the hot metal (1200 oC) is tilted into a runner which is connected with pan crucible, which is consisted of 107 holes with diameter of each holes is 10 mm. Hot metal that is leave from the holes, is injected by pressurized water 1.1 atm with the velocity 0.8 m/s, untill obtained grains of shot blast material, then these grains goes into the water tank which it has temperature 40oC. From thermodynamic study, to avoid the happening of the explosion that is arising out because the effect of high temperature difference at injection process beetween water and hot metal, hence the comparison value beetween the mass of water and hot metal equal to 1:4.6. From this research is obtained shot blast material Ø0.8-3.2 mm with the metallography structure with martensite domination and dispersion of cementite and a little austenit. The hardness value of this material is 54.8 HRC, where this value is larger than shot blast material import (45-50 HRC). Abstract in Bahasa Indonesia: Material shot blast merupakan material pendukung pengecoran logam yang digunakan pada proses surface finishing benda cor logam. Saat ini belum ada satupun industri nasional yang memproduksi material shot blast, karena itu tujuan penelitian ini untuk mengurangi ketergantungan penggunaan material shot blast impor dengan membuat material shot blast yang nilai kekerasannya melebihi material shot blast impor. Penelitian ini menggunakan bahan baku scrap besi dengan komposisi: C (3,2%), Si (1,18%), Mn (6,1%), Cu (0,35%) Fe (88,7%). Scrap dilebur dalam tungku induksi hingga mencair (hot metal), lalu hot metal (1200oC) di tuang ke dalam runner yang terhubung dengan pan crucible yang terdiri dari 107 buah lubang berukuran Ø10 mm. Hot metal yang keluar dari lubang tersebut diinjeksi oleh air bertekanan 1,1 atm dengan kecepatan 0,8 m/s, hingga diperoleh butiran material shot blast, lalu butiran itu masuk ke dalam bak air bertemperatur 40oC. Dari kajian termodinamika, untuk menghindari terjadinya resiko ledakan yang timbul akibat diferensiasi temperatur yang tinggi saat proses injeksi, maka besarnya nilai perbandingan massa air dan hot metal sebesar 1:4,6. Dari penelitian ini diperoleh material shot blast berukuran Ø0,8-3.2 mm dengan struktur metalografi yang didominasi oleh struktur martensit dengan sebaran sementit dan sedikit austenit. Nilai kekerasan material ini adalah 54,8 HRC, dimana nilai ini melebihi nilai kekerasan material shot blast impor (45-50 HRC). Kata kunci: Shot blast, induction furnace, nozzle, hot metal, pengecoran logam.

Fajar Nurjaman

2009-01-01

10

KAJIAN PENYERAPAN LOGAM BERAT AIR RAKSA (Hg) DENGAN MENGGUNAKAN KARBON AKTIF BATUBARA SUB-BITUMINUS YANG DIKARBONISASI (COALITE)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available One of diversification usage of coal is made for carbon active. The main element in coal which is very useful for carbon active is carbon (C) as other raw materials such as bone, coffee bean, coconut shell, etc. This research used carbonized coal from PT.Bukit Asam as a media to absorb methyl mercury (CH3Hg+2) solution. The carbonized coal has iodine number of ± 386 mg/gram after it was activated at 9000C for 1 hour. It has an adsorption level of 70-80% because the SEM photograph showed a pore size of coarse fraction higher than fine fraction. The degree of saturation is influenced by the grain size of the coal carbon active where the saturation degree of coarse fraction was relatively faster than the fine fraction. Moreover, weightier and bigger debit of carbon active could adsorb higher MeHg concentration.

Solihin Solihin; Chusharini Chamid; Garlan Sugarba

2009-01-01

11

PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU REMAJA TENTANG KELUARGA SADAR GIZI (KADARZI): DENGAN PERHATIAN KHUSUS TERHADAP PANTAUAN BERAT BADAN DAN MENGONSUMSI MAKANAN BERAGAM  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Latar belakang: Kualitas remaja sangat mempengaruhi masa depan suatu bangsa. Pengetahuan sikap dan perilaku remaja tentang keluarga sadar gizi (KADARZI) utamanya pengetahuan tentang pentingnya memantau berat badan dan mengonsumsi beraneka ragam makanan akan mempengaruhi status gizi dan kesehatannya masa kini, maupun di kemudian hari. Tujuan penelitian: Mendapatkan gambaran PSP remaja tentang KADARZI, utamanya tentang pentingnya pemantauan berat badan dan mengonsumsi aneka ragam makanan. Metode: Desain penelitian adalah kros-seksional. Penelitian dilakukan di 226 posyandu yang tersebar di 6 provinsi yaitu provinsi Sumatera Barat, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Timur. Jumlah seluruh sampel adalah 970 remaja dari 4289 rumah tangga. Pemilihan sampel kabupaten sampai posyandu dilakukan secara purposif dan sampel rumah tangga dilakukan secara acak. Remaja dari rumah tangga terpilih dicakup dalam studi ini. Data yang dikumpulkan meliputi pengetahuan, sikap dan perilaku berbagai aspek gizi remaja. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif untuk memperoleh gambaran kesadaran gizi remaja menurut indikator kadarzi. Hasil: Secara umum pengetahuan remaja pada beberapa aspek gizi cukup baik yakni: 90,6% mengetahui manfaat sarapan pagi, 65% tanda–tanda gizi buruk. Tetapi pengetahuan tentang aspek gizi lain masih rendah, stakeholder).   Kata kunci:  keluarga sadar gizi, pengetahuan, sikap dan perilaku (PSP), remaja, pemantauan berat badan, konsumsi makanan beragam. 

Herman Sudiman; Abas Basuni Jahari

2012-01-01

12

Analisa Perubahan Struktur Akibat Heat Treatment pada Logam ST FC Dan Ni-Hard 4  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available To get the quality of metal ST, FC, and Ni-Hard 4 apropriate with the machine of construction will be used through the heat treatment process, because it can change the microstructure of metal. The heat treatment process is being done after analyzed by metallography test, hardness test, and magnetic test. From the result test to got metal ST 70 containing 100 % martensite, hardness 49 HRC and ferromagnetic. The metal FC 30 containing form lamelare, structure A, measure 5-6 and pearlit 100 %. While the metal Ni-Hard 4 containing form lamelare, structure A, measure 5-6 and martensite 100 %. Abstract in Bahasa Indonesia : Untuk mendapatkan kualitas logam ST, FC dan Ni-Hard 4 yang sesuai dengan konstruksi mesin yang akan digunakan dapat dilakukan dengan proses heat treatment. Karena logam tersebut bila dibenahi heat treatment akan mengalami perubahan struktur yang mempengaruhi sifatnya. Sebelum dan sesudahnya proses heat treatment struktur logam diamati dengan uji metallografi, silanjutkan dengan uji kekerasan dan uji magnetic. Hasil pengujian menunjukkan bahwa logam ST 70 terdiri dari 100% martensit, kekerasannya 49 HRC dan bersifat ferromagnetik. Logam FC 30 berstruktur lamellar, susunan A, ukuran 5-6 dan perlit 100%. Sedangkan logam Ni-Hard 4 mengandung bentuk lamellar, susunan A, ukuran 5-6 dan martensit 100%. Kata kunci : ST, FC, Ni-Hard 4, heat treatment, metallografi, kekerasan, magnet..

Asrul Hidayat; Herwandi Herwandi

2005-01-01

13

Kandungan Karbon Organik Dan Stok Karbon Dalam Tanih Gambut, Persekitaran Pertanian Kelapa Sawit, Kuala Langat Selatan, Selangor  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Kajian telah dijalankan untuk menentukan kandungan karbon dan stok karbon dalam tanih gambut di kawasan penanaman kelapa sawit di Kampung Tumbuk Darat, Kuala Langat Selatan, Selangor. Sampel tanih gambut telah diambil berdasarkan persampelan dalam plot satu hektar yang telah dibahagikan kepada 16 subplot bersaiz 25x25m. Kajian telah dilakukan pada 20hb Disember 2008. Persampelan telah dilakukan di semua subplot mengikut kedalaman hingga ke tanih mineral. Kandungan karbon organik tanih ditentukan berdasarkan Kaedah Walkley & Black. Penentuan pH dalam tanih: air suling dan pH dalam tanih: KCl dijalankan berdasarkan nisbah 1:2.5 bagi tanih dan air. Kekonduksian elektrik ditentukan di dalam hasil ekstrak gipsum tepu. Kandungan asid humik dan asid fulvik ditentukan dengan kaedah pengasingan molekul asas. Purata nilai kekonduksian elektrik adalah dari 2.50 mScm-1 hingga 2.78 mScm-1. Nilai kekonduksian elektrik meningkat mengikut kedalaman. Purata nilai pH:air suling dan pH:KCl adalah masing-masing dari 3.36 hingga 3.59 dan 2.91 hingga 3.09. Purata nilai pH dalam KCl meningkat sedikit mengikut kedalaman. Purata kandungan karbon organik di dalam tanih berjulat dari 38.25% hingga 42.49%, dengan kandungannya berkurang mengikut kedalaman. Bagi asid humik dan asid fulvik, purata kandungannya masing-masing adalah dari 3.29 hingga 4.24% dan dari 1.10 hingga 2.61%. Purata kandungan kedua-dua jenis asid organik ini berkurangan mengikut kedalaman. Berat tanih yang dikira dalam satu hektar pada kedalaman 80 cm dan mempunyai ketumpatan pukal 0.26 g/cm3 adalah 2080 tan/ha, manakala stok karbonnya adalah 872.72 tan/ha.

Sahibin Abd. Rahim; Zulfahmi Ali Rahman; Mohd Nizam Mohd Said; Wan Mohd Razi Idris; Tukimat Lihan; Lee Yook Heng; Tajudin Mahmud; Cho Wai Keat

2011-01-01

14

GADAI DALAM HUKUM ISLAM  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Pawning is a lawful transaction in Islam. In the discussion of Islamic law, pawning is framed as a form of secured money lending by pawnshops. In so doing, the pawnshop has authority to confiscate the assuring valued-things as the lender fails to fulfill the contract. The article discusses various perspectives and issues mentioned by Muslim scholars pertaining to the practice of pawning in Islam.   Pegadaian merupakan salah satu bentuk muamalah dengan memberikan harta sebagai jaminan utang agar digunakan sebagai pelunasan utang dengan harta atau nilai harta tersebut, bila pihak berutang tidak mampu melunasinya. Meski sebagaian besar ulama sepakat bahwa gadai merupakan sistem keuangan yang sah dalam Islam, namun mereka berbeda pendapat dalam memahami syarat dan proses yang sah terjadinya transaksi gadai. Artikel ini membahas ragam interpretasi ulama mengenai dua hal tersebut. Kata Kunci: Rahn, Fiqih, Gadai

Abdul Rahim

2012-01-01

15

Senyawa Organik Dalam Air Minum  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Kadar zat   organik   yang berlebihan dalam  air  minum  tidak diperbolehkan karena selain menimbulkan warna, bau dan  rasa yang tidak  diinginkan, juga mungkin bersifat toksik baik secara langsung maupun setelah bersenyawa dengan zat lain yang ada.Zat organik yang ada dalam air minum dapat berasal dari alam atau sebagai dampak dari kegiatan manusia.

Sri Soewasti Soesanto

2012-01-01

16

KOSMOLOGI DALAM ARSITEKTUR TORAJA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Modernism in architecture always has a concrete, profane and clear concept.On the totally contrary, traditional architecture traditional has an abstract, spiritual and often religious concept or way of thinking. Toraja, an ethnic group in the northern part of South Sulawesi, has a beautiful and unique architecture which is the expression of Aluk Todolo their way of life and religion. The cosmological thinking of Aluk Todolo is expressed in the architecture of Toraja through it's site plan and units orientation, construction, orientation, material, detail, ornament and other architectural aspects. This article summarises the results of researches, seminars and bibliographical studies on the architecture of Toraja,conducted in the department of architecture University of Hasanuddin Makassar cases from three traditional villages (desa adat): Palawa a big traditional village, Ketekesu' one of the most beautiful traditional villages and Siguntu represent a small desa adat, represent the Toraja traditional architecture. Abstract in Bahasa Indonesia : Modernisme dalam arsitektur selalu menunjuk pada hal-hal yang bersifat konkrit, profan dan konsep yang jelas. Sebaliknya tradisional seperti arsitektur tradisional menunjuk pada hal-hal yang bersifat abstrak, spiritual dan bahkan konsep religius atau "way of thinking". Toraja, sebuah kelompok etnik yang tinggal disebelah utara propinsi Sulawesi Selatan, mempunyai bentuk arsitektur tradisional yang unik dan indah, yang merupakan ekspresi dari "Aluk Todolo", agama dan "way of life" nya. Pemikiran kosmologi dan "Aluk Todolo" diekspresikan dalam arsitektur Toraja, baik dalam tata letak ( site plan), orientasi, konstruksi, material bangunan, detail, ornamen dan aspek-aspek arsitektur lainnya. Tulisan ini merupakan hasil ringkasan dari riset, seminar dan studi kepustakaan arsitektur Toraja, yang dilakukan oleh jurusan arsitektur Universitas Hasanuddin, Makasar di tiga desa adat. Palawa (desa tradisional yang besar), Ketekesu (sebuah desa adat yang indah) dan Siguntu (desa adat yang kecil tapi mempunyai banyak bangunan arsitektur tradisional Toraja). Kata kunci: Arsitektur Tradidional, Toraja.

Yulianto Sumalyo

2001-01-01

17

KOMPOSISI DALAM SENI FOTOGRAFI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The art of photography is not only a simple record of the real world, but becomes a complex creation of art and an image medium that also gives meaning and message. The quality of a good photo is not only becouse of its clear picture but also because of its proper lighting and also its good composition. Composition contains the elements of an image in a format. An image can be produced more effectively and meaningfully with an understanding of good composition. Composition is an instrument for a photographer to take the viewer beyond the experience of “peeking through someone else’s window. Abstract in Bahasa Indonesia: Seni fotografi bukan sekedar merupakan rekaman apa adanya dari dunia nyata, tapi menjadi karya seni yang kompleks dan media gambar yang juga memberi makna dan pesan. Foto yg baik tidak cukup hanya tajam gambarnya, tetapi juga tepat pencahayaannya dalam bidang gambar dengan komposisi yang baik pula. Komposisi adalah rangkaian elemen gambar dalam suatu ruang/format. Dengan komposisi yang baik, foto akan lebih efektif menampilkan pesan pembuatnya dan menimbulkan dampak yang lebih kuat. Komposisi foto merupakan salah satu cara bagaimana fotografer mengekspresikan dirinya. Kata kunci: seni, fotografi, komposisi.

Yekti Herlina

2007-01-01

18

INSTRUMEN DERIVATIF: PENGENALAN DALAM STRATEGI MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Recent investment inflows through the capital and money market has begun to stimulate the Indonesian economy. New investment instruments are offered by the capital market for the purpose of accomodating investor's risk dan return preferences. Besides stocks and bonds as the primary securities in the capital market, the Indonesian government also issued long-term bonds as its means to obtain capital funds from investors. Derivative securities, such as options and futures, are contractual agreement between two parties to deliver and purchase some specified amount of financial assets or commodity at a specified date and specified price. Option contracts give its holder the right, not the obligation, to do something; while futures contract obligates the transacting parties to perform or fulfill the contract agreement. This paper discusses definition, terminologies related to derivative, profit profile and the use of derivative instruments in the company's hedging strategy. It is essential to note that companies may use different underlying instruments to hedge, such as commodities, gold, stock index, interest rate, and currency. Abstract in Bahasa Indonesia : Arus investasi yang masuk melalui pasar modal dan pasar uang mulai menggairahkan kondisi ekonomi Indonesia. Instrumen-instrumen investasi baru mulai ditawarkan di pasar modal dengan tujuan mengakomodasikan tingkat pengembalian dan risiko tertentu yang dikehendaki oleh para investor. Selain saham dan obligasi sebagai instrumen utama di pasar modal, pemerintah Indonesia juga menerbitkan obligasi sebagai sarana mendapatkan dana. Sekuritas derivatif, seperti option dan futures, merupakan kontrak perjanjian antara dua pihak untuk menjual atau membeli sejumlah aktiva finansial atau komoditas pada tanggal tertentu di masa datang dengan harga yang telah disepakati saat ini. Option atau kontrak opsi memberikan hak, bukan kewajiban, bagi pemegangnya untuk melakukan sesuatu; sedangkan kontrak futures merupakan kewajiban antara dua pihak yang terikat dalam kontrak untuk memenuhi perjanjian dalam kontrak. Tulisan ini akan membahas definisi, terminologi, profil keuntungan dan penggunaan kedua instrumen derivatif tersebut untuk strategi hedging perusahaan. Adapun untuk sarana hedging dapat digunakan komoditas, logam berharga, indeks saham, tingkat suku bunga, dan kurs nilai tukar. Kata kunci: opsi beli, opsi jual, futures/forwards, lindung nila

Lisa Linawati Utomo

2000-01-01

19

Elemen psikologi pengguna dalam pengiklanan  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Dalam kehidupan seharian, manusia tidak boleh terlepas daripada pengaruh iklan. Media massa, sama ada media cetak atau media elektronik, telah dan semakin banyak memperuntukkan ruang untuk pengiklanan. Kajian yang dilakukan di Amerika Syarikat telah mendapati setiap hari manusia terdedah kepada lebih daripada 3,000 iklan yang dimuatkan dalam media massa dan 200 daripadanya ditayangkan di televisyen (Schultz, 1993). Iklan juga boleh dilihat dengan mudah di dinding-dinding kenderaan, kaset-kaset video, kain-kain pemidang dan sebagainya. Sesetengah bangunan dan pejabat meletakkan iklan di bilik rehat awam atau di pintu masuknya. Penggunaan iklan secara meluas ini adalah menggambarkan pengaruh psikologi pengguna, khususnya peranan pengiklanan terhadap pemasaran barangan industri. Pengaruh iklan ke atas pemasaran barangan ini telah menarik minat ramai ahli psikologi industri untuk melihatnya secara dekat. Ahli-ahli psikologi ingin mengetahui sejauhmana iklan mampu mempengaruhi tingkah laku dan mental pengguna semasa memberi. John B Watson Buckley (1989) adalah tokoh yang mula-mula memberi perhatian kepada tingkah laku manusia. Beliau menyatakan bahawan tingkah laku manusia boleh ditentukan. Pada awal abad ke-20, muncul seorang tokoh pengiklanan yang bertanggungjawab membicarakan applikasi pengiklanan dalam pemasaran barangan industri iaitu Walter Dill Scott (Scuhltz, 1993). Beliau menegaskan bahawa pengiklanan harus lebih mempokuskan kepada ciri-ciri gaya dan imej daripada ciri-ciri kandungan dan fakta sesuatu barangan sekiranya ingin mempengaruhi tingkah laku membeli pengguna.Kedua-dua tokoh di atas telah menyatakan bahawa tabiat manusia perlu dibiasakan terhadap suatu barangan, dan untuk berbuat demikian ia perlu diramal dan dikawal seperti tabiat-tabiat yang lain. Tokoh-tokoh tersebut menekankan bahawa elemen-elemen psikologi dalam iklan adalah penting sebagai daya penarik kepada pengguna untuk membeli barangan yan dikeluarkan oleh industri.

Ishak Mad Shah

2004-01-01

20

Peranan institusi keluarga dalam penjanaan bangsa bertamadun  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Artikel ini membincangkan tentang permasalahan sosial yang dihadapi oleh masyarakat Melayu. Hal ini menjadi suatu keperluan untuk ditangani dalam konteks negara kita sedang menuju ke era pembangunan dan mencapai status negara maju. Justeru itu, peranan keluarga adalah komponen yang paling asas dalam proses pembentukan masyarakat dan negara keseluruhannya. Artikel ini mencadangkan agar pendidikan dijadikan perkara yang paling asas untuk membangunkan umat dan seterusnya menyumbang kepada pembangunan negara. Tambahan pula, ajaran agama Islam yang terkandung dalam kitab al-Qur’an dan hadith begitu banyak memuatkan tentang peranan ibu bapa, kepentingan pendidikan danpembangunan ummah.

Ratna Roshida Abd. Razak; Nik Haslinda Nik Hussain

2007-01-01

 
 
 
 
21

Contamination Of Heavy Metals In The Rice Paddy Soils At Tanjung Morawa B Village, Tanjung Morawa Subdistrict, Distirct Of Deli (Pencemaran Logam Berat pada Tanah Sawah di Desa Tanjung Morawa-B Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang)  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

Contamination of soils is increases with the progress of industrial technology surrounding citizenship suttlement and agricultural area nowdays. Industrial wastes contain various kinds of heavy metals as one of the reason caused soil contamination. Based on this case, this study had an objective t...

Jamilah; Mukhlis; Yovita S

22

PUBLIK FIGUR DALAM IKLAN TESTIMONIAL  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Testimonial advertising seemingly identical with famous figure such as artist%2C sportmen or others. They are all branded as "public figure" because they are well known by public. A lot of advertising creators using public figure in order to gain a high brand awareness. Is the use of public figure in testimonial advertising more profitable? Is their able quite representative for the products they represent ? Abstract in Bahasa Indonesia : Iklan testimonial identik dengan tokoh terkenal%2C baik itu artis%2C tokoh masyarakat%2C olahragawan%2C atau yang lainnya. Semuanya di cap sebagai "publik figur%2C" karena sudah dikenal masyarakat.Banyak kreator iklan menggunakan publik figur dengan harapan dapat mencapai brand awareness yang tinggi. Apakah penggunaan publik figur dalam iklan testimonial lebih menguntungkan ?%2C Apakah peran publik figur (sudah) mewakili produk yang dibawakan?. testimonial advertising%2C public figure

Deddi Duto Hartanto

2000-01-01

23

Penentuan Bilangan Sambungan Dalam Mesin Hiperkubus Menerusi Persamaan Beza  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Persamaan beza telah banyak digunakan dalam memodelkan masalah diskret. Kertas ini mengemukakan suatu penggunaan masalah beza bagi menentukan bilangan sambungan dalam satu mesin hiperkubus. Beberapa maklumat mengenai sambungan hiperkubus dan terminologi yang berkaitan dihurai sebelum persamaan beza yang berkaitan diterbitkan. Penyelesaian yang diperolehi sah untuk sebarang bilangan pemproses dalam hiperkubus yang ditentukan.

Baharom Sanugi

1993-01-01

24

FAKTOR KEBUDAYAAN DALAM PENENTUAN POSITIONING  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The culture is the important part to influent people s attitudes like the way they have seen or thinked. Usually%2C people will learn some thing faster than the other%2C because it has been related with their past experience. That is why%2C the culture become one of the most important thing in advertising and it have great influence for the brand image of the consumers. So the consumers can be easily remember the products that have been advertising. Last%2C all of it%2C will change the sales of the products goes up and hopefully%2C it will increase the revenue/profit of the firm. Abstract in Bahasa Indonesia : Kebudayaan akan mempengaruhi sudut pandang seseorang terhadap sesuatu yang dilihat atau diterima oleh otaknya. Seseorang akan lebih cepat menerima sesuatu apabila ciri-ciri hal yang baru diterimanya berhubungan dengan masa lampaunya. Oleh karena itu%2C kebudayaan merupakan faktor yang penting diperhitungkan agar pesan yang termuat dalam iklan cepat diterima dan diingat di benak calon konsumen%2C sehingga angka penjualan dapat meningkat.

Lesie Yuliadewi

1999-01-01

25

Penggunaan internet dalam menyalurkan maklumat korporat  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Makalah ini cuba meneliti sorotan literatur mengenai pelaporan kewangan menerusi internet (PKMI). Bidang kajian ini dipelopori oleh sarjana barat yang mendapati bahawa terdapat beberapa laman web di Sweden telah dibangunkan sebelum tahun 1995 (Hedlin, 1999). Manakala di Malaysia, bidang ini turut mendapat perhatian para sarjana mulai tahun 1999. Makalah ini turut membentangkan beberapa sub tema kajian terdahulu yang boleh dibahagikan kepada beberapa komponen utama iaitu pelaporan menerusi internet, peranan internet dalam pelaporan korporat, definisi dan terma, pembangunan pelaporan dalam talian,dan kelebihan dan kekurangan pelaporan dalam talian. Seterusnya, peningkatan bilangan syarikat yang menggunakan internet sebagai saluran berkomunikasi menyebarkan maklumat merupakan satu perkara yang menarik untuk diselidiki. Oleh yang demikian, kajian literaturterdahulu telah menjadi asas bagi penyelidik untuk membuat kajian pada masa hadapan.

Mohd. Noor Azli bin Ali Khan; Noor Azizi bin Ismail

2007-01-01

26

Medienkompetenz in der Online-Beratung. Erfahrungen aus der Ausbildung von E-BeraterInnen  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available In Seminaren, die den Erwerb von Online-Beratungskompetenz zum Ziel haben, liegt ein Schwerpunkt in der Vermittlung des Umgangs mit jenen Medien, die bei der Beratung im Internet zur Anwendung kommen (Medienkompetenz). Aus der Sicht der Trainerin stimmt dieses Angebot sehr gut mit den Erwartungen der SeminarteilnehmerInnen überein. In den bisherigen Seminaren wurde nicht nach einer neuen Beratungsmethode, sondern - je nach Berufsgruppe und Arbeitsfeld sowie Zielgruppe - nach der bestmöglichen Umsetzung der bereits vorhandenen Kenntnisse und Fertigkeiten der BeraterInnen gesucht; diese sollen um die Facette der computergestützten textbasierten Kommunikation, wie sie derzeit in der Online-Beratung am weitesten verbreitet ist, bereichert werden. Die zu erwerbende Medienkompetenz wird daher mittels theoretischer und praktischer Auseinandersetzung mit dem technischen Hintergrund einerseits und den Spezifika der Textverwendung und speziellen Aspekten der Online-Kommunikation andererseits vermittelt.

Sandra Gerö

2008-01-01

27

MODEL PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PENDIDIKAN ISLAM  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Pluralism is a package of God-given reality to human. However, this principle is often neglected as we have seen many conflicts as consequences of differences among Indonesians. For the purpose of dealing with the problem, therefore education based on multiculturalism is imperative to implement. Through the spirit of multiculturalism in education, tolerance and peaceful living are enabled to transfer. This paper deals with the importance of multiculturalism in Islamic educational institutions. It argues that the principle of multiculturalism should be emphasized more in the institution for the sake of harmony-living among Indonesians.Pluralitas dan perbedaan merupakan realitas kehidupan yang tidak dapat terelakkan. Namun demikian, sebagian masyarakat Indonesia kurang memahami dan menyadarinya. Merebaknya konflik dan kekerasan berbasis SARA di Indonesia adalah bukti bahwa sebagian masyarakat Indonesia belum memahami makna pluralitas. Oleh karena itu, penting untuk mempromosikan nilai-nilai perdamaian dan toleransi, salah satunya adalah melalui pendidikan multikultural dalam pendidikan Islam. Secara umum, pendidikan multikultural dapat didefinisikan sebagai model pendidikan yang mengajarkan signifikansi keragaman dan perbedaan dalam masyarakat. Model pendidikan ini dapat diajarkan di lembaga pendidikan Islam, baik formal dan non-formal dan tidak harus menjadi mata pelajaran/kuliah tersendiri. Pendidikan multikultural dapat diintegrasikan dalam mata pelajaran/kuliah yang telah ada. Tulisan ini menjelaskan bagaimana pola integrasi pendidikan multikultural dalam pendidikan Islam.

Ahmad Asroni; Ma’rifah Ma’rifah

2013-01-01

28

PENGARUH KEBUDAYAAN KONTEMPORER DALAM PERANCANGAN ARSITEKTUR MAL  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Market is traditionally known as the place where the seller and the buyers meet. In its development, it grows to be big shopping centers and even malls. Along with it, the concept of market has also changed within this building. It is not only the place where the transaction between the sellers and the buyers happen but also it expands to be the one where each person has turned to be the "player" in the nowadays "cultural-theatre". Being the designers, the architect is challenged to respond the changing pattern in the society by making use of the building. Abstract in Bahasa Indonesia : Pasar dikenal sebagai tempat dimana penjual dan pembeli bertemu. Dalam perkembangan lebih lanjut muncul pusat-pusat pertokoan yang sangat besar sampai hadirnya shopping-mall. Di dalam bangunan inilah konsep pasar secara tradisional telah berkembang, tidak saja tempat transaksi antara penjual dan pembeli, tetapi telah melebar menjadi tempat dimana setiap individu telah menjadi "pemain" di dalam sebuah teater kebudayaan masa kini. Arsitek sebagai perancang bangunan harus menyikapi perubahan-perubahan perilaku yang terjadi di masyarakat dalam menggunakan bangunannya. Kata kunci: kebudayaan kontemporer, arsitek, arsitektur mal, kebudayaan milenium tiga.

Freddy H. Istanto

2000-01-01

29

FUNGSI PENGAWASAN DALAM PENYELENGGARAAN MANAJEMEN KORPORASI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The transition from the 20th to the 21st century in Indonesia has been accompanied by great upheavals in the economic and political sectors as reform efforts to bring about a clean, legitimate democracy which is free from corruption, collusion and nepotism have taken place. These efforts have taken place in order to create a just and prosperous society based on Pancasila and the 1945 Basic Laws. In the areas of both business management and public administration, the function of control and oversight, (first introduced by Fayol and Taylor and developed by other researchers), is used to deal with mistakes, errors, discrepancies, leakages, and cheating so that the operation of activities achieves the objective in accordance with the original planning. Corruption, collusion, and nepotism is everywhere in Indonesia, in fact, to the point that Indonesia has the distinction being one of the countries with the highest level of corruption. Beginning with this condition, the writer has taken the topic of "The Role of Control and Oversight in Corporate Management" to give attention to this issue and seek an answer to the question of how to handle these functions in a corporation. Abstract in Bahasa Indonesia : Pergantian abad XX ke abad XXI di Indonesia ditandai peristiwa-peristiwa besar dalam bidang ekonomi yang semakin terpuruk dan peristiwa-peristiwa besar di bidang politik dalam rangka reformasi sebagai upaya mewujudkan cita-cita pemerintahan menjadi bersih, berwibawa, demokratis bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dalam rangka mencapai masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Dalam manajemen, baik manajemen bisnis maupun manajemen publik sejak awal diperkenalkan oleh dua tokoh manajemen terkenal yaitu Fayol dan Taylor yang kemudian disusul ilmuwan lain bahwa fungsi pengawasan diharapkan mampu mengatasi adanya kesalahan, penyimpangan, penyelewengan, kebocoran, cacat, kecurangan dan sebagainya sehingga pelaksanaan kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sesuai dengan perencanaan. Korupsi, kolusi, dan mepotisme telah merajalela di Indonesia, bahkan pernah diinformasikan bahwa Indonesia berstatus penyandang gelar sebagai negara yang tingkat korupsinya tinggi. Berangkat dari kondisi ini, penulis mengangkat judul "Fungsi Pengawasan dalam Penyelenggaraan Manajemen Korporasi" sebagai kepedulian dalam memecahkan masalah dan mencari jawaban atas pertanyaan bagaimana cara melaksanakan fungsi dalam suatu korporasi. Kata kunci: fungsi pengawasan, manajemen korporasi.

Sentot Harman Glendoh

2000-01-01

30

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGGUNAKAN PROBLEM FOCUSED COPING PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

AbstrakKekerasan dalam rumah tangga merupakan peristiwa yang menekan dan menyakitkanbagi para korban. Perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga selama ini cenderungmenggunakan emotion focused coping dalam menghadapi kekerasan yang dialaminya.Penggunaan strategi ini cender...

Siti Rohmah Nurhayati

31

Menggabungkan Beberapa File Dalam SPSS/PC  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Pada dasamya piranti lunak komputer dapat dibagi ke dalam lima kelompok besar yaitu pengolah kata, spreadsheet database, statistika dan animasi/desktop. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Piranti lunak dBase 111+ yang merupakan piranti lunak paling populer dalam"database", hanya dapat menampung 128 variabel saja. Oleh karenanya pada suatu kuesioner yang besar seperti Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional) atau SKRT (Survei Kesehatan Rumah Tangga), datanya tidak dapat dijadikan satu "file". Biasanya dipecah menjadi banyak "file", umpamanya fileldbf, file2.dbf dan seterusnya.Masalahnya adalah bagaimana menggabung beberapa variabel yang ada di file1.dbf engan beberapa variabel yang ada di file5.dbf? Tulisan ini mencoba membahas masalah tersebut

Syahrudji Naseh

2012-01-01

32

HUBUNGAN GENDER DALAM REPRESENTASI IKLAN TELEVISI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Gender discourse up to now still have become the main subject to come up for discussion. As long we keep questioning of the gender innequalities%2C there are the others which feel suffer a ideologocal loss. For example in the whole of advertising businees%2C women have been involved with the advertisement in a variety of ways ? as consumers%2C subject%2C and as object of representation%2C even women have become as commercial comodity. To appreciate the fact that women often bring up out of the representation%2C be desirable that we understanding by ideology and images which developed into the representation. That fact has inseparable with the codes of social reconstruction%2C which a lot of advertising designer adopt that as matters to create work of advertisement like television commercial. Abstract in Bahasa Indonesia : Diskursus tentang gender sampai saat ini masih menjadi diskusi yang menarik. Selama kita masih mempertanyakan tentang ketidakadilan gender%2C selalu ada pihak-pihak yang merasa dirugikan%2C terutama menyangkut ideologinya. Sebagai contoh adalah dalam dunia bisnis periklanan%2C perempuan selalu pihak yang terkait dari berbagai sisi%2C baik itu diposisikan sebagai pemakai%2C subyek%2C maupun obyek itu sendiri%2C bahkan bisa dikatakan perempuan saat ini telah menjadi obyek komoditi yang dapat dikomersialkan. Untuk memahami kenyataan bahwa perempuan sering dimunculkan dalam representasi%2C sebaiknya kita terlebih dahulu melihat dari sisi ideologi atau citra yang dibangun di dalam representasi. Hal ini tidak dapat dipisahkan dengan bagaimana melihat kode-kode sosial yang terdapat dalam tiap rekonstruksi sosial masyarakat itu sendiri%2C di mana kode-kode sosial ini sering digunakan sebagai bahan bagi disaner periklanan ketika dia akan membuat sebuah karya iklan%2C seperti halnya iklan-iklan televisi. gender%2C ideology%2C images.

Arief Agung Suasana

2001-01-01

33

Matematik Di Dalam Industri: Perancangan Dan Rekabentuk Sistem-sistem Telekomunikasi  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Sebarang perancangan dan rekabentuk sistem-sistem telekomunikasi biasanya melibatkan isu-isu mengenai penggunaan secara optimum sumber-sumber yang terhad. Di dalam kertas ini saya cuba untuk menghuraikan di dalam bahasa yang mudah difahami oleh semua orang, beberapa sumbangan penting matematik di dalam telekomunikasi. Masa depan matematik di dalam telekomunikasi juga disentuh secara ringkas.

M. Naim Yunus

1992-01-01

34

GIS dalam pendidikan geografi di Malaysia: Cabaran dan potensi  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Teknologi Maklumat dan Komunikasi (ICT) kini menjadi tunjang dalam merangka sistem pendidikan di Malaysia. Pengenalan KBSR dan KBSM merupakan reformasi pendidikan yang terbesar di Malaysia. Pendidikan di Malaysia sentiasa diselaraskan dengan kehendak pasaran dunia, iaitu bertujuan menghasilkan modal insan kelas pertama. Program Pengkomputeran Sekolah berjaya melengkapkan prasarana sekolah dengan makmal komputer. Integrasi ICT dalam subjek-subjek di sekolah mula dilaksanakan. Namun, sebarannya adalah tidak sekata. Subjek Geografi merupakan salah satu subjek yang masih bersifat penghafalan fakta tanpa kemahiran teknologi. Integrasi teknologi dalam subjek ini amat perlu bagi memartabatkan serta menghidupkannya. Sistem Maklumat Geografi (GIS) adalah amat sesuai diterapkan dalam subjek Geografi. GIS merupakan salah satu sistem maklumat yang digunakan untuk menyimpan, memapar, menganalisis dan memanipulasi data yang berkaitan dengan ruangan. Pelbagai negara lain seperti Australia, New Zealand dan Singapura telahpun mengintegrasi GIS dalam proses P&P di sekolah. Di Malaysia, GIS dalam bidang pendidikan masih di tahap perbincangan atas kertas kerja. Keupayaan GIS untuk menerap masuk dalam sistem pendidikan di Malaysia masih dipersoalkan. Pelbagai persoalan seperti sejauhmana GIS sesuai di peringkat sekolah, keberkesanan terhadap pelajar, kesesuaian dengan pelajar sekolah dan keupayaan guru mengendalikan GIS sering timbul. Maka artikel ini membincangkan cabaran dan potensi GIS untuk diimplimentasi dalam subjek geografi di sekolah. Kaedah analisis kandungan digunakan untuk mencari sebanyak mungkin peluang dan halangan dalam mengimplimentasi GIS. Dua puluh artikel dari dalam dan luar negara dianalisis secara terperinci menggunakan borang analisis kandungan yang diadaptasi dari Crosswell, P. L. Penyenaraian halangan dan peluang ini diikuti dengan pengagihan menggunakan analisis SWOT. Analisis SWOT ini bertujuan mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, ancaman serta peluang secara terperinci.

Habibah Lateh; Vasugiammai Muniandy

2011-01-01

35

How much consulting does the energy sector need?; Wie viel Consulting braucht die Energiewirtschaft? Kriterien zum Einsatz externer Berater  

Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

The decision making process and the management of the company remains today as in the past outside of the realm of consultancy. Consulting can be understood as a support and coaching function in a company. The systematic management of external consultants (experts) either in projects or in consulting is the way of the future. (orig.) [German] Beim Einsatz externer Consultants ist heute - wie auch in der Vergangenheit - wichtig, dass Funktionen wie das Treffen von Entscheidungen und die Steuerung des Unternehmens nicht an die Berater uebergeben werden. Consulting ist als Unterstuetzungs- und Coachingfunktion fuer die Fuehrung des Unternehmens zu verstehen. (orig.)

Knechtel, K. [Process Management Consulting GmbH, Muenchen/Koeln (Germany)

2003-01-13

36

NASKAH SERAT SITI JENAR DALAM BERBAGAI VERSI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Among Javanese Muslim society, Sheikh Siti Jenar was commonly perceived as a legendary figure popular with his opposing view against the mainstream of Muslems’ view at his time. The article studies the manuscripts of Serat, Suluk, Babad as well as oral tradition widely spread in the society in a comparative perspective pertaining to the figure. Dalam masyarakat Muslim Jawa, Sheikh Siti Jenar adalah tokoh penting yang dijadikan model penentangan terhadap pandangan mainstream kala itu. Tulisan ini mengulas dan membandingkan tiga manuskrip yang bercerita mengenai tokoh tersebut, yaitu Serat, Suluk, Babad, sekaligus cerita lisan yang berkembang di masyarakat. Kata Kunci: Siti Jenar, serat, suluk, babad

M. Afif Anshori

2010-01-01

37

KARAKTER ATRAKTIF DALAM PERANCANGAN TAMAN PETUALANGAN ANAK  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Learning by adventural games has strongly built in self confidence, emotion defensibility, teamwork, creativity and fast in making decision, leadership, are the effective education system if started as soon as possible. That is in child growing period. The challenge and pleasant caracters, these games need the attractive and dynamic performance buildings. By research and design cooperation between supervisor and the final studio student by the title " Psychological Approach in Building Design: Adventure Park for Kids Case Study", funded by the PHK A-3 Dikti, the performance criteria have been found for design reference. The research has used deductive-inductive method by phenomenology approach to the number of the relevant case studies. By inductive analysis method have found the architectural performance criteria of attractive, safety and dynamic building both cognitive, affective, and psychomotoric consideration. The organic and variative elevation of room and building form, kid's scale and room dimension, warm polychromatic colour compotition, maximalize vegetation and water for landscape, rough texture and circle circulation pattern, strong construction, are the findings for accommodating safety, pleasant, imajinative, and natural building image. Abstract in Bahasa Indonesia : Pembelajaran melalui permainan yang mengandung tantangan dan petualangan membangun karakter kuat dalam hal percaya diri, ketahanan emosi, kerjasama, kecermatan, kecepatan dan kreativitas dalam mengambil keputusan, kepemimpinan, serta sejumlah motivasi lain yang secara prinsip bersifat psikologis. Pendidikan ini bersifat efektif apabila dimulai sedini mungkin, yaitu dari masa anak. Karakternya yang menantang dan menyenangkan, permainan ini menuntut wadah, bangunan, yang dinamis dan atraktif. Bagaimana tolok ukur ungkapan bangunan yang atraktif dan dinamis merupakan arah yang dituju tulisan ini. Melalui penelitian terpadu antara dosen pembimbing dan mahasiswa peserta tugas akhir dengan judul "Pendekatan Psikologis dalam Perancangan Bangunan dengan Studi Kasus Taman Petualangan Anak" atas biaya PHK A-3 Dikti, tolok ukur dapat diperoleh sebagai panduan rancangan. Penelitian ini menggunakan metode deduktif-induktif melalui pendekatan fenomenologis terhadap sejumlah kasus bangunan sejenis. Melalui analisis indukrif telah ditemukan tolok ukur tuntutan arsitektural bangunan yang menjawab atraktivitas dan kedinamisan, serta keamanan pengguna, baik secara kognitf, afektif, maupun psikomotorik. Bentuk masa dan ruang yang organis dengan ketinggian bervariasi, dimensi bangunan berskala anak, komposisi warna polichromatic yang hangat, memaksimalkan komponen landscape dengan vegetasi, air, pola pergerakan yang melingkar, konstruksi yang kokoh, dan tekstur pergerakan yang kasar, merupakan temuan tolok ukur yang dimaksud demi mengakomodasi rasa aman, menyenangkan, mampu membangun imajinasi anak dalam suasana alami. Kata kunci: anak, bermain, atraktif, alami, imajinatif, aman, menyenangkan.

Renata Heryawati Hess; Hastuti Saptorini

2007-01-01

38

PERAN MENGGAMBAR DALAM MEWUJUDKAN IDE KARYA ANIMASI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Animation had been known since 1940. Although obstructed by limited facilities and simple technologies%2C back then the Walt Disney had successfully produced animation masterpieces such as Pinocchio%2C Snow White%2C etc. In the world of animation%2C technology isn?t the most important player%2C the one who plays the biggest role is the animator. A good animator should be competent in drawing / having good drawing skill. This competency is very important because a good animator is supposedly able to translate ideas in his / her mind into visual in the form of animated pictures. Abstract in Bahasa Indonesia : Animasi sudah dikenal sejak tahun 1940-an. Dengan teknologi yang masih sederhana pada waktu itu%2C Walt Disney antara lain memproduksi film-film masterpiece seperti Pinocchio dan Snow White. Dalam animasi bukan teknologinya yang terpenting%2C tetapi justru tenaga kerjanya (animator). Seorang animator harus memiliki kemampuan menggambar. Hal ini karena seorang animator dituntut mampu menterjemahkan sesuatu dalam pikiran menjadi wujud visual berupa gambar animasi. drawing%2C ideas%2C animation

Heru Dwi Waluyanto

2001-01-01

39

KARIKATUR SEBAGAI KARYA KOMUNIKASI VISUAL DALAM PENYAMPAIAN KRITIK SOSIAL  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Caricature is one effective form of visual communications in delivering social criticisms. In good caricatures there are combined elements of intelligence%2C sharpness and critical thinking as well as expressiveness in response to public living. These social criticism are packed in humorous style. Abstract in Bahasa Indonesia : Karikatur merupakan salah satu bentuk karya komunikasi visual yang efektif dalam penyampaian pesan kritik sosial. Dalam karikatur yang baik ada perpaduan unsur-unsur kecerdasan%2C ketajaman dan ketepatan berpikir kritis serta ekspresif dalam menanggapi fenomena kehidupan masyarakat%2C kritik sosial tersebut dikemas secara humoris. caricature%2C visual communication%2C social criticism

Heru Dwi Waluyanto

2000-01-01

40

Mekanisme Penyusunan molekul Antibodi dalam larutan Sodium Alginat  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Molekul-molekul anti bodi yang dikurung oleh matrik polimer alginate tersusun akibat interaksi antar molekul-molekul yang terlibat di dalamnya; yaitu molekul Air, Sodium Alginat dan molekul Antibodi. Dalam proses pelarutan energy bebas memegang peranan penting dalam menentukan distribusi serta pola struktur Antibodi . Energi terrendah dari susunan molekul Antibodi tidak hanya ditentukan oleh pola interaksi antar Antibodi dengan molekul Air dan Alginat semata, akan tetapi nampaknya lebih dominan ditentukan oleh keteraturan interaksi antar molekul-molekul Antibodi . Dalam studi awal ini, model penyusunan molekul Antibodi yang dikurung oleh matrik Alginat diperlihatkan struktur yang paling teratur akibat pengaruh parameter konsentrasi.

Suparno Satira; Sparisoma Viridi

2009-01-01

 
 
 
 
41

Beberapa Model Statistik Dalam Penelitian Kesehatan/Kedokteran  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Beberapa paket program bagi pemakai komputer pribadi, dipersiapkan khusus untuk biostatistik, yaitu ilmu statistik yang diterapkan dalam dunia kesehatan dan kedokteran. Piranti lunak tersebut antara lain BMDP, Epiinfo, Epilog, MULTLR dan Epistat.Adanya paket-paket khusus ini me­nunjukkan bahwa ada metoda statistik atau model statistik yang digunakan khusus dalam bidang biostatistik/epidemiologi atau pada lingkungan yang lebih luas, yakni penelitian kesehatan/kedokteran. Hal ini disebabkan karena jenis data dalam penelitian kesehatan agak berbeda dengan jenis data yang umum didapat.

Syarudji Naseh; Bambang Sukana, SKM

2012-01-01

42

PENDOPO DALAM ERA MODERNISASI : Bentuk Fungsi dan Makna Pendopo pada Arsitektur Tradisional Jawa dalam Perubahan Kebudayaan  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Pendopo is part of the traditional housing in Java and is of significant importance, because of its location at the front part of the residental housing with multiple funtions, like the rendez vous for member of the family and for visiting neigbours; not only is it a place to meet each other, but it conceives the togetherness between friends and acquaintances. In the present era of globalization, a change is underway in the function as well as in its from notwith standing, the existence of the pendopo is still desired and needed. Abstract in Bahasa Indonesia : Pendopo merupakan bagian dari sebuah rumah tradisional Jawa yang mempunyai arti penting, selain karena letaknya yang terdapat pada bagian paling depan dari sebuah rumah tinggal, fungsi sebuah pendopo adalah tempat untuk bersosialisasi dengan keluarga, kerabat maupun tetangga, demikian juga sebuah pendopo tidak hanya sekedar sebuah tempat tetapi mempunyai makna yang lebih dalam yakni mengaktualisasi satu bentuk kerukunan antara si penghuni dengan masyarakat sekitarnya/kerabatnya. Dalam era globalisasi ada satu pergeseran dalam makna, fungsi maupun bentuk dari sebuah pendopo, walaupun eksistensi/kehadiran dari pendopo tersebut masih tetap diakui dan dibutuhkan. Kata kunci : Pendopo, bentuk, fungsi dan makna.

Maria I Hidayatun

1999-01-01

43

ASPEK-ASPEK BIAYA DALAM JASA INFORMASI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The value of information depends on its content, how to find it, and how to utilize it to support user's activities. It means that the value of information can only be determined until the information has been received. First step for analyzing such cost are to identify and classify them properly. This classification should be based on the total costs of entire service activities such as direct costs, indirect costs, and some instances of additional costs. The important elements for determining costs that are burdened to users are salaries, raw materials or collection costs, and unexpected costs. The strategy for determining cost of information service in library depends on the aim for offering the services, price of service/product, and the fitness between the needs and the information provided as well as the demand for the services being offered. Although the cost and price of information services could be determined by five approaches -(those are optimal pricing, pricing according to value, pricing for full cost recovery, marginal cost pricing, and free distribution of services information)- provider must consider the content of information. It means that the calculation of information service cost should be based not only by fixed and variable costs, but also by the information contents and depreciation of each collection. Abstract in Bahasa Indonesia : Nilai informasi sangat tergantung dari isi, cara perolehan, dan manfaatnya bagi pengguna dalam mendukung aktivitas yang sedang dilakukan. Hal tersebut menunjukkan bahwa nilai informasi baru dapat ditentukan kemudian setelah informasi itu diperoleh. Langkah awal yang harus ditempuh untuk melakukan analisis biaya adalah dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasi biaya yang dimaksud. Klasifikasi lebih didasarkan pada biaya total dari keseluruhan aktivitas jasa, yang terdiri atas biaya langsung, biaya tidak langsung, dan biaya tambahan. Elemen-elemen yang harus diperhatikan oleh pengelola informasi dalam menentukan besarnya biaya informasi yang akan dibebankan kepada pengguna adalah biaya kerja/upah, biaya bahan atau koleksi, dan biaya tak terduga. Strategi penentuan biaya jasa informasi di perpustakaan sangat ditentukan oleh tujuan jasa yang ditawarkan, harga jasa/produk dan kebutuhan informasi yang berhubungan dengan data yang dicari serta tingkat kebutuhan pasar terhadap jasa yang telah dilakukan. Walaupun sebenarnya besarnya biaya dan harga jasa informasi dapat juga ditentukan melalui lima pendekatan utama, yaitu optimal pricing, pricing according to value, pricing for full cost recovery, marginal cost pricing, dan free distribution of services; namun demikian penentuan biaya pengelola jasa informasi, harus diperhitungkan nilai informasi yang terkandung didalamnya. Oleh sebab itu dalam perhitungan biaya jasa informasi, selain besarnya biaya tetap dan tidak tetap, pengelola juga harus mempertimbangkan besarnya biaya jasa dari sudut isi koleksi yang dimiliki dan besarnya nilai penyusutan dari masing-masing koleksi tersebut. Kata kunci: biaya, jasa informasi, nilai informasi.

Tri Margono

2000-01-01

44

Penentu deposit dalam sistem perbankan Islam di Malaysia  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Kajian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi deposit permintaan dalam sistem perbankan Islam (SPI) di Malaysia. Kajian ini dijalankan menggunakan ujian kointegrasi dan Model Vektor Pembetulan Ralat (VECM) untuk melihat kesignifikan pembolehubah dengan permintaan deposit. Hasil kajian menunjukkan wujudnya hubungan antara permintaan deposit dengan kadar pulangan deposit perbankan Islam, kadar faedah deposit tabungan bank perdagangan, kadar inflasi serta output negara. Dalam kepesatan pembangunan dunia kewangan, perbankan Islam dimestikan berinovasi dalam satu set teknik untuk memobilisasi deposit, memberi keutamaan dan pilihan utama risiko pelbagai kategori pendeposit. Semua keuntungan deposit dalam perbankan Islam termasuk deposit tabungan di mana bank memberi kemudahan keselamatan percuma, harus diterima pada dasar perkongsian laba dan rugi. Nisbah pembahagian keuntungan antara bank dan pendeposit harus dipersetujui pada saat pembukaan akaun dan sesuai dengan hukum Syariah di mana kedua-dua pihak bersetuju pada nisbah keuntungan yang berbeza daripada nisbah modal tetapi kerugian perlu dikongsi mengikut nisbah modal. Perbankan Islam dikatakan unik dari segi produk perkhidmatannya. Misalnya, dalam konsep Wadiah, bank dianggap sebagai penjana dan pemegang amanah dana. Pendeposit akan mendepositkan dana ke dalam bank akan menjamin pembayaran balik kesemua atau sebahagian daripada amaun apabila diminta oleh pendeposit. Pendeposit mungkin akan diberikan ‘hibah’ atas budi bicara bank sebagai satu bentuk penghargaan. Selain Wadiah, terdapat juga produk seperti Murabahah, Mudarabah dan sebagainya. Perbankan Islam di Malaysia mempunyai potensi yang cerah untuk berkembang memandangkan Malaysia merupakan sebuah negara Islam dan mempunyai populasi penduduk Muslim yang ramai.

Shim Man Kit

2011-01-01

45

WHITE SPACE DALAM IKLAN DI MEDIA CETAK  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Readers are often unware of advertisments published in print media%2C therefore the elements of communication design composed in the promotion process fail to reach the objectives. One of the methods use to gain attention from the readers so they focus their vision to the advertisment is by presenting the lay out using white space. This article is to discuss about white space in media advertisments%2C especially newspaper and magazines. Abstract in Bahasa Indonesia : Iklan pada media cetak terkadang dilewati begitu saja oleh pembaca%2C sehingga proses promosi yang dikemas dengan elemen desain komunikasi visual itu gagal mencapai tujuannya. Salah satu cara untuk menarik perhatian pembaca agar menghentikan sejenak kedua matanya dan mengamati iklan adalah dengan menciptakan layout iklan lewat peranan white space. Tulisan ini akan membahas mengenai white space di dalam iklan media cetak%2C khususnya koran dan majalah.

Andrian D. Hagijanto

1999-01-01

46

Analisa Varians (ANOVA) dalam Penelitian Kesehatan  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Suatu penelitian yang mempunyai sampel lebih dari dua, maka tidak dianjurkan memakai t-test karena kemungkinan besar peneliti membuat kesalahan dalam perhitungan-perhitungan, sebaiknya menggunakan Analisa Varians (ANOVA). Uji Anova ini ada yang one-way dan two-way. Uji Anova one-way hanya mempunyai satu faktor ( atau satu variabel independen), sedangkan uji Anova two-way ada dua faktor (atau dua variabel independen).Uji Anova termasuk uji parametrik. Sama halnya dengan uji-uji parametrik lainnya, sebelum menggunakan uji yang dimaksud, terlebih dahulu periksa apakah sampel itu telah memenuhi asumsi-asumsi dari uji tersebut.Tulisan ini untuk melakukan perhitungan-perhitungan Analisa Varians dengan cara biasa (tanpa komputer), khususnya pada teknik one­way. 

Anna Maria Sirait

2012-01-01

47

RETRO SEBAGAI WACANA DALAM DESAIN KOMUNIKASI VISUAL  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available For some people%2C it is interesting to reminisce and expose the past. This phenomenon of reviving past trends%2C or called retro%2C becomes part of visual communication design applications. Retro is a past product that is assimilated to something new%2C that of a contemporary product; not only uplifting eclectic spirit%2C revival%2C historicism%2C reconstruction%2C and duplication%2C but also creating unique synergy to attract attention. This paper focuses on retro or recurrence that varies in definitions as a part of the past or even as a creative vitality and catharsis of the postmodern era%2C because it is a medium for appreciation%2C awarding%2C insults%2C and humor in the postmodern discourse. Abstract in Bahasa Indonesia : Bagi sebagian orang%2C masa lalu menarik untuk dikenang dan ditampilkan kembali. Fenomena mengulang trend yang lalu atau disebut retro menjadi bagian aplikasi desain komunikasi visual. Dalam hal ini%2C retro yang merupakan produk masa lalu diasimilasikan dengan kebaruan yang merupakan produk kontemporer%2C tidak hanya mengusung semangat eklektik%2C revival%2C historisisme%2C rekonstruksi%2C dan duplikasi namun juga menciptakan sinergi unik untuk menarik perhatian. Tulisan ini menyoroti tentang retro atau pengulangan%2C yang beragam definisinya baik sebagai bagian dari masa lalu maupun sebagai gejolak kreatif dan katarsis di era pasca modernitas%2C karena merupakan media bagi apresiasi%2C penghargaan%2C sindiran%2C dan lelucon teks dalam diskursus postmodern. retro%2C revival%2C eclecticism%2C postmodernism.

Andrian Dektisa Hagijanto

2004-01-01

48

Makanan Hantaran Dalam Perkahwinan Melayu Kelantan: Adat Dan Interpretasi  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Dalam perkahwinan Melayu Kelantan, adat menuntut supaya pengantin lelaki dan wanita bertukar-tukar pemberian pada hari perkahwinan. Pemberian ini dinamakan hantaran dan selalunya dalam bentuk barang keperluan peribadi kedua-dua pengantin (seperti baju, alat persolekan, barang kemas) dan makanan. Makalah ini meninjau perkara yang bersangkutan dengan adat dan makna makanan hantaran dalam upacara perkahwinan Melayu Kelantan dengan memberi perhatian kepada tingkah laku dan item-item simbolik yang berkaitan dengan makanan. Perbincangan ini diasaskan kepada kajian yang dilakukan di Kelantan. Orang Melayu Kelantan masih mengamalkan adat memberi makanan sebagai sebahagian daripada bahan hantaran perkahwinan mereka. Jumlah bahan hantaran ini mestilah dalam angka ganjil. Makanan yang menjadi hantaran terdiri daripada nasi pulut dan telur semangat, sirih junjung, buah-buahan, kueh muih dan lauk paut (hanya daripada pihak pengantin perempuan). Makanan itu diletakkan di atas pahar (iaitu talam berkaki yang dibuat daripada gangsa atau tembaga) dan dihias cantik mengikut kemampuan keluarga pengatin. Kepentingan dan makna makanan hantaran ini dibincangkan dengan detail dalam artikel ini.

Aishah@Eshah Haji Mohamed; Sulong Mohamad; Haziyah Hussain

2010-01-01

49

Keperluan, Kepentingan Dan Sumbangan Perancangan Pendidikan Dalam Pembangunan Ekonomi Malaysia  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Perancangan rapi yang dibuat oleh Malaysia telah berjaya membawa negara ke tahap yang agak memuaskan berbanding dengan negara membangun yang lain. Perancangan pembangunan negara bermula dengan Rangka Rancangan Jangka Panjang Pertama (RRJP 1) sehingga Rangka Rancangan Jangka Panjang Ketiga (RRJP 3) yang meliputi dasar utama pembangunan seperti Dasar Ekonomi Baru (DEB), Dasar Pembangunan Nasional (DPN) dan Dasar Wawasan Negara (DWN). Sehingga kini semua dasar telah menampakkan kesan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara dan telah diperincikan melalui rancangan lima tahun. Selepas pembentukan Malaysia pada tahun 1963, struktur pendidikan telah berubah di mana rancangan pendidikan dihubungkaitkan dengan memperkukuhkan sistem pendidikan negara dan membina perpaduan sosial, ekonomi dan politik. DEB mempunyai hubungan yang rapat dengan sistem pendidikan negara. Sebelum tahun 1970, sebilangan besar bumiputera lemah dalam pendidikan menyebabkan hanya segelintir sahaja yang mempunyai peluang untuk mendapatkan pekerjaan bagi memenuhi gunatenaga mahir manusia dalam berbagai-bagai profesion yang diperlukan. Pendidikan dan pembangunan sumber manusia adalah kunci kepada peningkatan daya saing negara. Kertas kerja ini menganalisis kepentingan sektor pendidikan dalam setiap rancangan pembangunan lima tahun dan sumbangannya kepada pembangunan ekonomi negara. Kajian empirik juga dilakukan untuk menentukan kesan keberkesanan perbelanjaan pendidikan terhadap pertumbuhan Keluaran Dalam Negara Kasar (KDNK). Kajian mendapati dalam setiap rancangan pembangunan lima tahun bermula dari Rancangan Malaysia Pertama hingga ke rancangan terkini, aspek pendidikan dan pembangunan sumber manusia memang sentiasa ditekankan. Dasar pembangunan sumber manusia terutama sekali bahagian pendidikan dan latihan menjadi semakin penting lebih-lebih lagi dengan peralihan ekonomi Malaysia daripada intensif buruh kepada intensif modal dan intensif teknologi. Peruntukan yang tinggi juga telah diberikan kepada sektor ini dan telah memberikan banyak kesan positif seperti pengurangan kemiskinan dan penstrukturan semula masyarakat bagi menegakkan DEB, DPN dan DWN.

Hasnah Ali; Luqman Ahmad; Sanep Ahmad; Noraziah Ali

2009-01-01

50

ELECTRONIC COMMERCE: TANTANGAN KOMPETENSI AKUNTAN DALAM MENGHADAPI ISU INTERNAL KONTROL  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The emerging of the internet and world wide web as enabler of electronic commerce has resulted in some complexities for accountants in conducting their engagement. In electronic commerce, which trading activities have been facilitated with computer network such as intranet, extranet or internet, internal control structure has become more complicated than those without network. Confidentiality, integrity, authenticity and non-repudiation are some of the major complex issues in the application of electronic commerce these days.Those complexities, which do not occur in non computer-based trading, are based on the fact that electronic commerce not only involves accounting disiplines but also technical comprehension from other diciplines. Accountants find difficulties in facing the internal control issues in computer-based information system environment, especially in a situation that business has already been implementing computer network in conducting its primary and support activities. This article will discuss material related to the current issues of internal control structure, the implication of electronic commerce on internal control structure and opportunities for accountants. Abstract in Bahasa Indonesia : Kemunculan internet dan world wide web sebagai dasar berkembangnya perdagangan elektronik atau electronic commerce telah menimbulkan permasalahan yang cukup pelik bagi seorang akuntan dalam menjalankan penugasannya. Dalam lingkungan perdagangan yang sudah memanfaatkan jaringan komputer, baik dalam kapasitasnya sebagai intranet, extranet, maupun internet, sistem pengendalian internal menjadi semakin rumit. Beberapa isu seperti keamanan dan keaslian transaksi yang dulunya nampak sederhana dalam lingkungan yang tidak berbasis komputer, sekarang menjadi sangat kompleks. Dalam electronic commerce, isu-isu tersebut dikenal dengan istilah confidentiality, integrity, authenticity, non-repudiation dan sebagainya. Kekompleksan ini dikarenakan hal-hal tersebut tidak bisa lagi dilihat hanya dari disiplin akuntansi atau bisnis semata, tetapi juga mengarah dan melibatkan pemahaman permasalah teknis yang menginjak disiplin ilmu di luar akuntansi. Hal ini tidak jarang menimbulkan kegagapan akuntan dalam menghadapi masalah-masalah pengendalian internal dalam lingkungan sistem akuntansi berbasis komputer, apalagi jika bisnis telah memanfaatkan jaringan komputer dalam melakukan aktifitas utama dan aktifitas pendukung administratif akuntansinya. Artikel ini akan membahas materi-materi yang terkait dengan isu-isu baru diseputar pengendalian internal, implikasi e-commerce terhadap pengendalian internal dan peluang yang dimiliki oleh akuntan. Kata kunci: pengendalian internal, e-commerce, confidentiality, integrity, authenticity, non-repudiation.

Setyarini Santosa

2002-01-01

51

Pemantapan komponen akhlak dalam pendidikan islam bagi menangani era globalisasi  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Pendidikan akhlak merupakan wadah penting untuk merungkai permasalahan akhlak dan melahirkan manusia yang baik. Penekanan pendidikan akhlak dalam Pendidikan Islam adalah jelas. Ini kerana Pendidikan Islam antara lainnya bertujuan membangun dan melahirkan insan secara bersepadu dan seimbang demi merealisasikan fungsi manusia sebagai hamba dan khalifah Allah di muka bumi. Artikel ini membincangkan beberapa persoalan berkaitan dengan pemantapan komponen akhlak terkini dalam era globalisasi khususnya di peringkat prauniversiti. Beberapa kekuatan dan kelemahan di peringkat tersebut akan diperhalusi. Sehubungan dengan itu, penulis turut mencadangkan kaedah penyelesaian yang sewajarnya.

ASMAWATI BTE SUHID

2005-01-01

52

ASPEK PERPAJAKAN DALAM PRAKTEK TRANSFER PRICING  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Transfer pricing is defined as a special price for sale that is used in exchange of interdivisional to record the revenue of the selling division and expense of the buying division. The main goal of transfer pricing is to evaluate and measure the performance of a company. But transfer pricing is often used by multinational companies to minimize tax paid through the re-engineering of price transferred among divisions. The key to a successful practice of transfer pricing from tax standpoint is the existence of related parties transactions. Related parties is relationship between one company with other company and this relationship happens because of such relationship between each company does not exist naturally.To regulate the tranfer pricing practice, the regulations govern the authority to realocate transfer price among divisions that have related parties transactions. Abstract in Bahasa Indonesia : Transfer pricing didefenisikan sebagai suatu harga jual khusus yang dipakai dalam pertukaran antardivisional untuk mencatat pendapatan divisi penjual (selling division) dan biaya divisi pembeli (buying division). Tujuan utama dari transfer pricing adalah mengevaluasi dan mengukur kinerja perusahaan. Tetapi sering juga transfer pricing digunakan oleh perusahaan-perusahaan multinasional untuk meminimalkan jumlah pajak yang dibayar melalui rekayasa harga yang ditransfer antardivisi. Kunci utama keberhasilan transfer pricing dari sisi pajak adalah adanya transaksi karena adanya hubungan istimewa. Hubungan istimewa merupakan hubungan kepemilikan antara satu perusahaan dengan perusahaan lain dan hubungan ini terjadi karena adanya keterkaitan satu pihak dengan pihak lain yang tidak terdapat pada hubungan biasa. Untuk mengatur transfer pricing ini, undang-undang memberikan kewenangan kepada pihak fiskus untuk menentukan kembali jumlah harga transfer antar pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Kata kunci: transfer pricing, hubungan istimewa, perusahaan multinasional, perpajakan.

Yenni Mangoting

2000-01-01

53

EFEKTIVITAS Bacillus thuringiensis H-14 STRAIN LOKAL DALAM BUAH KELAPA TERHADAP LARVA Anopheles sp dan Culex sp di KAMPUNG LAUT KABUPATEN CILACAP  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Abstrak Bacillus thuringiensis serotipe H-14 strain lokal adalah bakteri patogen bersifat target spesifiknya larva nyamuk, aman bagi mamalia dan lingkungan. Penelitian bertujuan menentukan efektivitas B. thuringiensis H-14 strain lokal yang dikembangbiakkan dalam buah kelapa untuk pengendalian larva Anopheles sp dan Culex sp. Rancangan eksperimental semu, terdiri dari kelompok perlakuan dan kontrol. Bacillus thuringiensis H-14 strain lokal dikembangbiakan dalam10 buah kelapa umur 6–8 bulan, dengan berat kira-kira 1 kg, telah berisi air kelapa sekitar 400-500 ml/buah kelapa yang diperoleh dari Desa Klaces, Kampung Laut, Kabupaten Cilacap. Diinkubasi selama 14 hari pada temperatur kamar dan ditebarkan di 6 kolam yang menjadi habitat perkembangbiakan larva nyamuk dengan luas berkisar 3–100 m2.Hasil yang diperoleh menunjukkan efektivitas B. thuringiensis H-14 strain lokal terhadap larva Anopheles sp dan Culex sp selama 1 hari sesudah penebaran kematian larva berturut-turut sebesar 80–100% dan 79,31–100%. Sedangkan pada hari ke-14 sebesar 69,30–76,71% dan 67,69–86,04%. Buah kelapa dapat digunakan sebagai media lokal alternatif untuk pengembangbiakan B. thuringiensis H-14 strain lokal Kata kunci: B. thuringiensis H-14,  strain  lokal, buah kelapa, pengendalian larva Abstract Bacillus thuringiensis serotype H-14 local strain is pathogenic bacteria which specific  target to mosquito larvae. It is safe for mammals and enviroment. The aims of this study was to determine the effectivity of B. thuringiensis H-14 local strain which culturing in thecoconut wates against Anopheles sp and Culex sp mosquito larvae. This research is quasi experiment which consist of treated  and control groups. Bacillus thuringiensis H-14 local strain was cultured in 10 coconuts with 6–8 months age with weight around 1 kg that contained were approximately 400-500 ml/coconut were taken from Klaces village, Kampung Laut. After that the coconuts incubated for 14 days in the room temperatur and applied to 6 ponds breeding habitat larvae with the width of samples  from  3–100 m2 . The results showed the effectivity of B. thuringiensis H-14 local strain against Anopheles sp and Culex sp mosquito larvae until 1 day after applied the larvae mortalities were 80–100% dan 79,31–100% respectively. Fourteen days after applied were 69,30–76,71% and 67,69–86,04%. Coconut water can be used as  alternative local media to culture B. thuringiensis local strain. Key words : B. thuringiensis H-14,  local strain, coconut, larvae control

Blondine Ch. P; Umi Widyastuti

2013-01-01

54

PENGGUNAAN ALGORITMA GENETIKA UNTUK PEMILIHAN PORTFOLIO SAHAM DALAM MODEL MARKOWITZ  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Modern portfolio theory is based on asumption that investor can choose his proportion asset in portfolio, so they can minimize the risk and maximize the return. This paper presents the use of genetic algorithm (GA) to optimize the choice of share portfolio in markowitz model by representing the efficient set portfolio. GA represent the efficient set using undirect representation to avoid infeasible solution and penalty function. From the implementation, it can be concluded that GA is one of methods which is able to obtain optimum point from portfolio. Abstract in Bahasa Indonesia : Teori portofolio modern mendasarkan teorinya pada asumsi bahwa investor bertindak secara rasional dengan memilih proporsi asetnya dalam sebuah portofolio sedemikian rupa sehingga dapat meminimalkan resiko dan memaksimalkan return. Dalam paper ini penulis mencoba menyajikan penggunaan algoritma genetika (Genetic Algorithm/GA) untuk optimasi pemilihan portofolio saham dalam model markowitz dengan cara merepresentasikannya sebagai kumpulan portofolio yang efisien (the efficient set portofolio). GA merepresentasikan kumpulan yang effisien ini dengan menggunakan representasi tidak langsung untuk menghindari solusi yang tidak feasible dan fungsi penalti. Dari hasil yang telah diimplementasikan dapat disimpulkan bahwa GA dapat digunakan sebagai salah satu metode yang cukup berhasil dalam menemukan titik optimum dari sebuah portofolio. Kata kunci: markowitz, teori portofolio, algoritma genetika.

Silvia Rostianingsih; Wawan Taufiq N.

2005-01-01

55

KONSEP PENGAUDITAN DALAM LINGKUNGAN PENGELOHAN DATA AKUNTANSI TERKOMPUTERISASI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Auditing concept pertaining to the assessment of control risk, control testing and substantive testing related to the collection of evidence. Used of Electronic Data Processing (EDP) into processing of accounting data has effects on controls and the audit trail. The independent auditor must evaluate these effects on the element of the control structure and must be aware of how EDP may change the audit trail. Additional controls that have been specified in response to the effects of EDP on the processing of accounting data include general and application control. Computer auditor, the computer and computer testing can play major roles in controls and substantive testing. Abstract in Bahasa Indonesia : Konsep pengauditan berkaitan dengan menilai resiko pengendalian, uji pengendalian dan pengujian substantif berkenaan dengan pengumpulan bukti guna mendukung pendapat auditor independen. Penggunaan Electronic Data Processing (EDP) dalam pemrosessan data akuntansi memiliki pengaruh terhadap pengendalian dan jejak audit. Auditor independen harus mengevaluasi pengaruh ini dalam kaitannya dengan struktur pengendalian dan menyadari bagaimana EDP mempengaruhi jejak Audit. Pengendalian tambahan yang seharusnya ada untuk merespon pengaruh penggunaan EDP dalam pemrosessan data akuntansi dikenal dengan Pengendalian Umum dan Pengendalian Aplikasi. Auditor komputer, komputer dan pengujian komputer memegang peranan penting dalam pengujian pengendalian dan pengujian substantif. Kata kunci: pengauditan, pengendalian umum, pengendalian aplikasi, pengujian pengendalian, pengujian substantif.

Yulius Jogi Christiawan

2000-01-01

56

UPAYA MENCAPAI LOYALITAS KONSUMEN DALAM PERSPEKTIF SUMBER DAYA MANUSIA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Service is a very unique area because its differences. In this area human elements is extremly important because its role in achieving company' main goal which is to gain more loyal consumer since loyal consumer will lead to greater competitive advantange. This research aim to describe and find out the effect of human elements on customer loyalty through customer satisfaction and trust. We use path analysis to test the research model and the result suggest that employee reliability is the most important variable among human elements in gaining customer loyalty through customer satisfaction and trust. It also suggest the important role of customer' trust to customer satisfaction. In order to gain loyal consumer from human resources management perspective, service organization needs to develop its intellectual capital. Abstract in Bahasa Indonesia : Jasa adalah bidang yang sangat unik karena perbedaannya bila di bandingkan bidang usaha lain. Dalam bidang jasa, elemen manusia sangat penting karena perannya dalam upaya mencapai kesetiaan konsumen yang akan mengarah kepada keunggulan kompetitif perusahaan. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan dan menemukan pengaruh elemen manusia terhadap kesetiaan konsumen melalui kepuasan konsumen dan kepercayaan. Analisa yang digunakan untuk menguji hipotesa adalah Path Analysis. Ditemukan dalam studi ini bahwa kehandalan karyawan merupakan variabel yang paling penting dalam upaya memperoleh konsumen yang setia melalui kepuasan dan kepercayaan. Ditemukan juga peran kepercayaan konsumen terhadap kepuasan konsumen. Menurut perspektif manajemen sumber daya manusia untuk memperoleh konsumen yang loyal perusahaan perlu mengembangkan modal intelektualnya. Kata kunci: Jasa, Loyalitas Konsumen, Sumber Daya Manusia.

Erna Ferrinadewi; S. Pantja Djati

2004-01-01

57

PERBEDAAN PENDEKATAN KUANTITATIF DENGAN PENDEKATAN KUALITATIF DALAM METODE PENELITIAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Quantitative and qualitative methods are most different, especially in their axioms and their characteristics. In the past, they were separate from each other. This paper analyzes those differences so that in the future, comprehensive methods such as envisioned by Brennan allow the two types of methodologies to be used together in research. In the past, because of the differences in the two methods, especially in basic concepts and aspects, usually only the quantitative or qualitative method was used. The situation in universities in Indonesia shows that the qualitative method is a relatively new approach and that until now, most research has been applied quantitative research, since there are few experts in the qualitative method. Abstract in Bahasa Indonesia : Metode kuantitatif dan kualitatif memang berbeda, terutama dalam axioma dan cirri-cirinya. Pada masa lalu, kedua metode tersebut dipisahkan. Artikel ini menganlisa tentang perbedaan-perbedaan tersebut, agar pada masa depan, metode yang menyeluruh seperti yang diusulkan oleh Brennan dapat dikembangkan bersama dalam penelitian. Pada masa lalu juga, oleh karena berbagai perbedaan yang ada antara dua metode, terutama dari segi konsep-konsep dasar serta berbagai aspek dari masing-masing metode, maka biasanya hanya salah satu pendekatan digunakan dalam penelitian. Keadaan dalam universitas-universitas di Indonesia menunjukkan bahwa metode kualitatif menjadi pendekatan yang relative lebih baru dan sampai sekarang, sebagian besar penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif karena jumlah orang yang sungguh memahami metode kualtitatif masih sedikit. Kata kunci: metode kualitatif, metode kuantitatif.

Lukas S. Musianto

2002-01-01

58

Kestabilan Kaedah Multilangkah Dalam Pelaksanaan Secara Praktikal Menggunakan Lelaran Newton  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Diketahui bahawa persamaan ralat yang terhasil apabila kaedah multilangkah umum dengan lelaran titik tetap digunakan kepada PPB mempunyai satu polinomial cirian yang menggandingkan syarat penumpuan dan syarat kestabilan. Sebaliknya dalam pelaksanaan praktikal bagi kaedah FBB dengan lelaran Nwewton, poinomial cirian itu adalah semata-mata kerana syarat kestabilan.

Saiman Mat Baok; Mohammad Suleiman; Fudziah Ismail

1994-01-01

59

PERAN PERAPIAN DALAM PEMBENTUKAN RUANG BARU DI SASAK  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The presence of fireplace in the traditional architecture has been exhibiting their important role during this time. The role of fireplace was not just through their location that dominant enough in such house but their presence also accompanying any tradition that still hold out until recent time.Contemporary development has brought many changes to the Sasak community on using their fireplace. Technology has an impact towards the form the fireplace, the number could be increased according to needs, and the location could be appropriated for the intended purpose and event. The changes on the using of this fireplace in fact have been influencing the shape and room on the previous Sasak's building. Abstract in Bahasa Indonesia : Kehadiran sebuah perapian dalam arsitektur tradisional telah memperlihatkan peranan pentingnya selama ini. Peranan perapian tidak hanya ditunjukkan melalui letaknya yang cukup dominan di dalam sebuah rumah namun kehadirannya seringkali menyertai tradisi-tradisi yang sampai saat ini tetap dipertahankan. Perkembangan jaman telah membawa banyak perubahan pada masyarakat Sasak dalam memanfaatkan perapian mereka. Bentuk dapat berubah menyesuaikan dengan kemajuan teknologi, jumlah dapat bertambah sesuai dengan kebutuhan baru, dan letak juga dapat berubah menyesuaikan tujuan dan kegiatan yang menyertainya. Perubahan dalam memanfaatkan perapian ini ternyata telah mempengaruhi bentuk dan ruang pada bangunan Sasak sebelumnya. Kata kunci: sasak, perapian, ruang.

Pancawati Dewi

2005-01-01

60

BIOMETRIC SECURITY: ALTERNATIF PENGENDALIAN DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERKOMPUTERISASI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available As organization search more secure authentication method for user access, biometric security technology is gaining more and more attention. The implementation of biometric security technology in accounting information systems was physical access, virtual access, e-commerce applications and covert suveillance. There are three phase when an organization implementation biometric technology: strategic planning and budgeting, developing a system reliability plan and documentation. The challenges will face when develop biometric technology as control in accounting information system are standardization, hybrid technology uses, life cycle management. Abstract in Bahasa Indonesia : Adanya keinginan setiap organisasi untuk mencari metode pengamanan authentication yang lebih untuk akses user, dijawab dengan adanya teknologi biometric security yang mendapat perhatian yang cukup besar bagi organisasi. Implementasi teknologi biometric security cukup luas dalam sistem informasi akuntansi yaitu sebagai pengendalian pada physical access, virtual access, e-commerce applications dan covert surveillance. Dalam mengimplementasikan teknologi biometric, ada tiga tahapan yang harus dilakukan organisasi, yakni strategic planning and budgeting, developing a system reliability plan dan documentation. Tantangan yang akan dihadapi dalam mengembangkan teknologi biometric sebagai pengendalian dalam sistem informasi akuntansi yakni standarisasi, aplikasi teknologi hybrid dan manajemen siklus hidup pada biometric security. Kata kunci: authentication, akses user dan biometric security.

Josua Tarigan

2004-01-01

 
 
 
 
61

PENGARUH TIPE JENDELA TERHADAP POLA ALIRAN UDARA DALAM RUANG  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Windows are of primary concern as vehicles for getting air into and out of buildings, and they must be chosen carefully for their air-controlling characteristics. In present study, we modelled two types of window: horizontal centre-pivot and top edge-hung types with 30, 45 and 60 degrees of shutter's inclinations, kept the same for inlet and outlet. Numerical simulation used to study the turbulent airflow in two dimensions has been carried out in order to analyse the effect of windows types on interior airflow pattern. Compared to reference model, percentage of mean interior air velocity within models decreased due to shutters presence. Magnitude of interior air velocity decreases accordingly to shutter's inclination. Position of shutters has significant role as guidance of airflow direction that influence interior airflow pattern. Abstract in Bahasa Indonesia : Jendela sebagai sarana utama untuk mengaliri udara dari dan ke dalam bangunan harus dipilih secara teliti terutama karakteristiknya untuk kebutuhan pengendalian udara. Dalam studi ini, telah dimodelkan dua tipe jendela, putar horisontal dan gantung-atas dengan sudut inklinasi daun jendela sebesar 30, 45 dan 60 derajat, masing-masing sama untuk inlet dan outlet. Simulasi numerik untuk aliran turbulen dua dimensi telah dilakukan untuk menganalisa aliran udara dalam bangunan akibat pengaruh tipe jendela. Dalam perbandingannya dengan model acuan, prosentasi kecepatan udara rata-rata dalam model menurun akibat kehadiran daun jendela. Besaran penurunan ini sesuai dengan posisi inklinasi daun jendela. Posisi daun jendela memegang peranan sebagai pengarah arah aliran yang sangat mempengaruhi pola aliran udara interior. Kata kunci: Tipe jendela, Komputasi Dinamika Fluida, pola aliran udara.

Jefrey I. Kindangen

2003-01-01

62

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGGUNAKAN PROBLEM FOCUSED COPING PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available AbstrakKekerasan dalam rumah tangga merupakan peristiwa yang menekan dan menyakitkanbagi para korban. Perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga selama ini cenderungmenggunakan emotion focused coping dalam menghadapi kekerasan yang dialaminya.Penggunaan strategi ini cenderung mengungkung mereka dalam situasi kekerasan yang tidakberakhir.Para perempuan korban kekerasan perlu diberdayakan dengan cara meningkatkankemampuan mereka dalam menggunakan problem focused coping. Kekerasan adalah suatuhal yang harus dihentikan, bukan ditolerir. Salah satu cara untuk menghentikannya adalahmelalui pengatasan-pengatasan yang berkaitan langsung dengan tindakan kekerasan itu sendiri.Upaya tersebut dapat dilakukan dengan cara membantu mereka untuk melihat penyebabkekerasan secara realistis, merestrukturisasi keyakinan yang salah tentang penyebab kekerasan,serta meningkatkan kesadaran mereka terhadap kesetaraan gender. Hal ini akan kianmembantu mereka menilai diri mereka secara lebih positif serta mempengaruhi mereka untukmemilih pengatasan-pengatasan yang lebih aktif dan konstruktif.Kata Kunci : problem focused coping, kekerasan dalam rumah tangga

Siti Rohmah Nurhayati

2012-01-01

63

Profil Peneliti Badan Litbang Kesehatan Dalam Komputasi: Unit Komputasi - Badan Litbang Kesehatan  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Dalam rangka memberi dukungan terhadap pembangunan kesehatan, Badan Litbang Kesehatan dituntut untuk terus menerus memberi dukunganinformasi bagi pelaksana program Departemen Kesehatan. Kualitas dan informasi yang disampaikan diantaranya sangat ditentukan oleh kualitas peneiiti dilingkungan Badan Litbang Kesehatan.Dalam waktu yang sama, teknologi komputasi terus berkembang, kemajuan dalam bidang ini memungkinkan peneiiti untuk melakukan penelitian lebih cepat dan ruang lingkup yang lebih luas. Kemudahan penggunaan komputer memungkinkan peneiiti melakukan kegiatan lebih mandiri mulai dan tahap awal, selama kegiatan penelitian, sampai dengan tahap akhir dalam menyampaikan hasil penelitiannya.

dr. Zainul Bakri, M.Sc; Syahrudji Naseh, Dip.Med. Stat.

2012-01-01

64

Cabaran arah perubahan kini dalam geografi fizikal di Malaysia  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Tujuan kertas ini ialah untuk meninjau arahaliran perubahan kini dalam subdisiplin geografi fizikal seperti yang diamalkan di Jabatan Geografi Universiti Kebangsaan Malaysia dan di dunia luar, terutamanya di United Kingdom. Dalam pada menyerlahkan peripentingnya memanfaatkan kemahiran geoteknologi tercanggih dan terkini seperti teknologi komputer, satelait, GIS dan multi-media kertas ini merumuskan lima bentuk implikasi arahaliran perubahan kini tersebut kepada pengamalan geografi fizikal di Universiti Kebangsaan khususnya dan Malaysia umumnya: (1) kajian-kajian gunaan dan pengurusan boleh menjadi tempat pertemuan geografi fizikal dan geografi manusia; (2) ahli geografi fizikal perlu meningkatkan pengetahuan saintifik mereka demi mencapai kecemerlangan; (3) peri pentingnya georafi fizikal diperkasakan state of the art geotechnologies demi meningkatkan ketepatan penyukatan dan pemantauan; (4) perlunya kurikulum geografi fizikal di rombak supaya dapat memuatkan kaedah penyelidikan baru, kemahiran menyelesaikan masalah, pemikiran kritikal, dan etika terpuji; (5) perlunya diseimbangkan antara pendekatan menyeluruh (holism) dan pengkhususan (specialism) antara ketiga-tiga komponen utama geografi fizikal iaitu geomorfologi, kajiklim dan biogeografi.

Sharifah Mastura SA

2005-01-01

65

Civil disobedience dalam kalangan pengundi Cina di Malaysia  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Malaysia adalah sebuah negara multi-etnik. Parti-parti politik yang ditubuhkan juga cenderung mengikut identiti etnik masing-masing. Misalnya Barisan Nasional (BN) merupakan parti pemerintah yang cenderung berasaskan etnik dan terdiri daripada Parti Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO) mewakili kaum Melayu, Malaysian Chinese Associasion (MCA) yang mewakili etnik Cina dan Malaysian Indian Congress (MIC) yang mewakili etnik India begitu juga dengan parti-parti politik di Sabah dan Sarawak yang menjadi komponen BN cenderung berasaskan etnik masing-masing. Bagaimanapun, selepas pilihan raya 2008, berlaku peralihan dalam tren pengundian bagi ketiga-tiga etnik iaitu Melayu telah berpaling daripada Pertubuhan Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO), India daripada Malaysian Indian Congress (MIC) begitu juga dengan Cina yang berpaling daripada Malaysian Chinese Organisation (MCA) dan Gerakan. Keputusan pilihan raya umum menjelaskan tentang fenomena civil disobedience yang merujuk kepada bantahan atau protes rakyat terhadap beberapa isu dan dasar yang dikaitkan dengan kerajaan seperti politik, ekonomi, pendidikan, etnik dan agama. Rentetan daripada gelombang civil disobedience tersebut, pengundi Cina yang rata-ratanya menghuni kawasan bandar telah beralih menyokong pembangkang terumanya Democratic Action Party (DAP) yang terkenal sebagai sebuah parti cauvinis Cina. Persoalannya apakah pola ini akan berkekalan dalam kalangan pengundi bandar? Kertas ini bertujuan untuk meneliti pencapaian parti politik Cina terutamanya DAP sejak pilihan raya 2008 dengan memberikan fokus terhadap pola pengundian di dua buah negeri iaitu Selangor dan Kuala Lumpur serta perkembangan terkini dalam pilihan raya DUN Sarawak 2011.

Suhana Saad1,; Kartini Aboo Talib@Khalid2

2011-01-01

66

Ekspresi protein pada mikroorganisme resisten Cr dengan metode elektroforesis  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Fatmawati U, Suranto, Sajidan. 2009. Ekspresi protein pada mikroorganisme resistenCr dengan metode elektroforesis. Bioteknologi 6: 40-48. Krom heksavalen (Cr(VI)) dikenal sebagai logam berat beracun, sehingga perlu direduksi menjadi Cr(III) yang lebih rendah toksisitasnya. Pseudomonas aeruginosa, Pseudomonas putida, Klebsiella pneumoniae, Pantoea sp. dan Saccharomyces cerevisiae adalah mikroorganisme resisten dan mampu mereduksi Cr(VI). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kemampuan mikroorganisme dalam mengurangi Cr(VI) dan mengetahui pola pita protein antara mikroorganisme resisten Cr(VI) dan mikroorganisme tidak resisten yang diinokulasi pada medium kaldu LB. SDS-PAGE digunakan untuk mengetahui ekspresi protein, sementara konsentrasi Cr(VI) diidentifikasi dengan metode 1,5 difenilkarbazid. Data kuantitatif dianalisis dengan ANAVA dua faktorial dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf 1%. Data kualitatif yaitu ekspresi protein dianalisis dengan mobilitas relatif (Rf). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mikroorganisme dalam mereduksi Cr(VI) pada konsentrasi awal 0.5 ppm, 1 ppm, 5 ppm dan 10 ppm berbeda-beda, persentase rata- rata kemampuan masing-masing mikroorganisme dalam mereduksi Cr(VI) adalah: P. putida (65%) > S. cerevisiae (64,45%) > P. aeruginosa (60,73%) > Pantoea sp. (50,22%) > K. pneumoniae (47,82%) > tanpa mikroorganisme (34,25%). Penambahan mikroorganisme secara nyata mempengaruhi reduksi Cr(VI). SDS-PAGE menunjukkan bahwa ekspresi protein antara mikroorganisme resisten dan tidak resisten tidak berbeda, tetapi mikroorganisme resisten memiliki lebih banyak protein (pita protein lebih tebal).

UMI FATMAWATI; SURANTO; SAJIDAN

2009-01-01

67

PERAN SUMBER DAYA DALAM MENINGKATKAN PENGARUH TEKNOLOGI TERHADAP PRODUKVITAS  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available With increasing global competition for manufacturers, interest has grown among researchers and practitioners in the role of technology in assisting firms to maintain their competitive advantage. Technology adoption is a powerful force for industrialization, increasing productivity, supporting growth, and improving the standards of living. One of the issues raised on the relationship between technology and competitive advantage is whether the relationship is the same for all organizations with abundant or scarce resources. This study focused on the role of resources on the technology-productivity relationship. Data were collected through mailed questionnaires to the CEO of Indonesian manufacturing firms. This study finds that soft technology have positive impacts on productivity. Furthermore, availability of resources is found to significantly moderate the relationship between technology and productivity. Abstract in Bahasa Indonesia : Dengan meningkatnya persaingan global diantara perusahaan manufaktur, perhatian peneliti dan praktisi semakin meningkat terhadap peran teknologi dalam membantu perusahaan untuk mempertahankan keunggulan kompetitif. Pengambilgunaan teknologi merupakan kekuatan untuk melakukan industrialisasi, meningkatkan produktivitas, dan memperbaiki standar hidup suatu negara. Suatu isu yang muncul dalam pembahasan mengenai hubungan teknologi dengan kinerja adalah apakah hubungan antara teknologi dengan kinerja akan sama bagi perusahaan yang beroperasi dalam lingkungan dengan sumber daya yang berlimpah atau sumberdaya yang langka. Studi ini memfokuskan pada peran ketersediaan sumber daya terhadap hubungan teknologi-produktivitas. Data dikumpulkan melalui survey surat yang ditujukan kepada pimpinan perusahaan. Studi ini menemukan bahwa hanya teknologi lunak yang berpengaruh signifikan terhadap produktivitas. Lebih jauh lagi, ketersediaan sumber daya terbukti secara signifikan memoderasi hubungan antara teknologi dengan produktivitas. Kata kunci: Teknologi, Sumberdaya, Produktivitas.

Lena Ellitan

2003-01-01

68

POTENSI JENDELA DALAM MEMINIMALKAN INTRUSI KEBISINGAN: SEBUAH STUDI AWAL  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Low cost domestic building of warm humid climate depends very much on natural ventilation, and thus large openings. However, since adjacent street transforms into potential noise source, the openings will be critical points for noise intrusion. Opening design strategies is then of importance to adopt. Prior to this investigation, a computational simulation has been carried out to calculate ventilation rates within building to meet airflow requirement, which shows that there are three type of windows suitable to be employed. These windows, i.e. casement, top-hung and jalousie, were then to be examined of doing task in reducing noise ingress. The research shows indication rather than conclusion that jalousie window insignificantly offers better noise reduction than the two others do. Some unconsidered factors are predicted having effect on this result. Abstract in Bahasa Indonesia : Bangunan domestik sederhana, seperti rumah tinggal, yang berlokasi di negara tropis lembab seperti Indonesia, sangat bergantung pada keberadaan jendela demi kelangsungan ventilasi alami. Seiring pertumbuhan fungsi jalan di depan bangunan, jendela juga meupakan titik kritis terjadinya intrusi kebisingan dari jalan ke dalam bangunan. Oleh karenanya, perlu ditempuh kompromi desain jendela untuk kepentingan ventilasi dan reduksi kebisingan. Penelitian sebelumnya terhadap 3 model jendela menunjukkan bahwa ketiga jendela tersebut mampu mensuplai tingkat ventilasi yang disyaratkan. Pada penelitian ini ketiga model jendela tersebut kemudian diuji kemampuannya dalam mereduksi kebisingan melalui proses uji lapangan. Ketiga model tersebut adalah jendela casement, top-hung dan jalusi. Namun demikian, keterbatasan dana dan sumber daya telah menyebabkan beberapa faktor belum dapat diuji dalam penelitian ini. Faktor-faktor tersebut menyebabkan perbedaan hasil pengujian antara tiga jendela tersebut kurang signifikan. Hal ini menyebabkan penelitian belum dapat menghasilkan kesimpulan yang cukup valid. Namun demikian, muncul indikasi bahwa jendela jalusi mampu meminimalkan intrusi kebisingan sedikit lebih baik dibandingkan dua model jendela yang lain. Kata kunci: ventilasi alami, intrusi kebisingan, jendela jalusi.

Christina E. Mediastika

2005-01-01

69

CONTEMPORARY THEORY SEBAGAI PENDEKATAN ALTERNATIF DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KONSOLIDASI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Consolidated financial statements must be prepared if one of the combining entities obtain control over another. These reports should not be biased in favor of any group and must be based on the underlying substance of the economic events. There are some approaches or methods in preparing consolidated financial statements such as parent company theory, entity theory, proportional consolidation and contemporary theory. Certain problems and inconsistency in accounting procedures under each method arise in case the company owns less than 100% shares of the subsidiaries. Moreover there is no concencus among theorists which approach should be applied. Eventhough the pros and cons in arguing the proper approach has been going on in dabate, this paper attempts to set forth theoretical investigation to support the argumentation that contemporary theory is more appropriate approach. Abstract in Bahasa Indonesia : Laporan keuangan konsolidasi harus disusun jika salah satu perusahaan yang bergabung memiliki kontrol terhadap perusahaan lain. Laporan tersebut tidak boleh menyesatkan pihak-pihak yang berkepentingan dan harus didasarkan pada substansi atas peristiwa ekonomi. Terdapat beberapa pendekatan atau metode yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi seperti parent company theory, entity theory, proportional consolidation dan contemporary theory. Masalah dan inkonsistensi dalam prosedur akuntansi dengan menggunakan masing-masing prosedur tersebut muncul jika kepemilikan terhadap perusahaan anak kurang dari 100%. Selain itu masih belum ada kesepakatan dari para teoritisi di bidang akuntansi mengenai metode yang harus diterapkan. Meskipun pro dan kontra dalam memperdebatkan pendekatan mana yang lebih sesuai terus berlangsung, tulisan ini mencoba mengetengahkan kajian teoritis untuk mendukung argumentansi bahwa contemporary theory merupakan pendekatan yang lebih sesuai. Kata kunci: laporan keuangan konsolidasi, penggabungan perusahaan, pendekatan.

Juniarti Juniarti

2001-01-01

70

Contoh Penggunaan "Anova" Satu Arah Dalam Bidang Kesehatan  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Untuk menguji hipo­tesis apakah dari dua atau lebih populasi yang bebas mempunyai nilai rata-rata hi­tung yang sama atau tidak, digunakan ANOVA (Analysis of Variances) satu arah yang biasa disebut sebagai ONEWAY ANOVA. Dengan demikian, metoda statis­tika ini sudah termasuk analisis "multivari­ate" tetapi terbatas hanya untuk menguji satu faktor saja. Di dalam ilmu Rancang­an Percobaan (Experimental Design), analisis ini dikenal pula sebagai RAL (Ran­cangan Acak Lengkap) atau "Compeletely Randomized Design".

Syahrudji Naseh

2012-01-01

71

KEDUDUKAN DAN TUGAS MANUSIA DALAM AL-QUR’AN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The article is aimed at scrutinizing the position and the human task that includes the place of humanity and his mission on earth. It argues that human have a position as caliph (leader) with a mandate from God and of fellow human beings. This duty is classified into three: religion, social, and the universe. Artikel ini mendiskusikan posisi dan tugas manusia di muka bumi sebagai khalifah. Artikel ini menemukan bahwa peran khilafah berasal dari mandat yang diberikan oleh Allah dan sekaligus mandat dari rakyat. Tugas ini dibagi dalam tiga aspek: agama, sosial, dan dunia. Kata Kunci: kedudukan manusia, khalifah, khilafah, mandat ketuhanan

Subandji Subandji

2011-01-01

72

PENGARUH BOARD DIVERSITY TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DALAM PERSPEKTIF CORPORATE GOVERNANCE  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Board diversity is one the issue related to corporate governance. Board diversity shall influence Board of Directors composition. In this research, board diversity is measured by 5 variables, i.e. women in board, minority race availability, outsider directors, age, and educational background, with board and company measurement control variables. Company value is measured by utilizing Tobin's Q ratio. The research samples are taken from 48 manufacturing companies listed at Jakarta Stock Exchange in 2005. This research shows that board diversity members influencing to company value. Abstract in Bahasa Indonesia : Persebaran anggota dewan (board diversity) merupakan salah satu isu yang terkait dengan corporate governance. Board diversity akan mempengaruhi komposisi dewan direksi yang nantinya akan mempengaruhi implementasi corporate governance. Dalam penelitian ini, board diversity diukur dengan 5 variabel, yaitu keberadaan dewan direksi wanita, keberadaan etnis Tionghoa dalam anggota dewan (sebagai proksi dari minoritas), proporsi outside directors, usia anggota dewan direksi, dan latar belakang pendidikan anggota dewan, dengan ukuran dewan dan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Sedangkan nilai perusahaan diukur dengan menggunakan rasio Tobin's Q. Sampel penelitian ini adalah 48 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta pada tahun 2005. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persebaran anggota dewan (board diversity) berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Kata kunci: persebaran aggota dewan, corporate governance, nilai perusahaan, tobin's Q.

Sari Kusumastuti; Supatmi Supatmi; Perdana Sastra

2007-01-01

73

METROSEKSUALITAS DALAM IKLAN SEBAGAI WACANA GAYA HIDUP POSMODERN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Nowdays Metrosexual is becoming an interesting topic not just in the fashion field but also in the public. Metrosexual is the product of consumption-advertisement-lifestyle hegemonic. The growing of Metrosexual lifestyle because of synergic cooperation between producers of postmodern culture and media also advertising to create new needs for male. In advertisements%2C metrosexual models are appeared to promote products of consumption lifestyles%2C spectacle%2C body (taste) and image. Clearly%2C advertisements no longer offer product functions but also relate to image of surface and style%2C with the result that nowdays metrosexual identity not just a trend but has become a new social identity. Abstract in Bahasa Indonesia : Metroseksual saat ini menjadi wacana aktual di dunia fashion juga di masyarakat luas. Metroseksual adalah produk dari hegemonitas konsumsi-iklan-gaya hidup. Gaya hidup metroseksual ini tumbuh dan berkembang tidak lepas dari adanya sinergi antara produsen ?ideologi? budaya posmodern dalam ?kerjasamanya? dengan media serta iklan untuk menciptakan kebutuhan baru pada kaum pria. Dalam iklan-iklan tersebut%2C sosok metroseksual dihadirkan untuk menawarkan produk dari gaya hidup konsumtif%2C tubuh (cita rasa)%2C dan citra. Jelasnya iklan tidak lagi menjual fungsionalitas produk namun juga telah dikaitkan dengan tampilan permukaan dan gaya%2C sehingga saat ini identitas metroseksual menjadi tidak hanya sekedar trend namun telah menjadi sebuah identitas sosial yang baru.

Cons. Tri Handoko

2004-01-01

74

ARSITEKTUR VERNAKULAR INDONESIA Perannya Dalam Pengembangan Jati Diri  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Vernacular architecture is derived from The Folk Architecture.The Folk Architecture is born by the ethnical community ,anchored by tradition. Vernacular architecture usually concerned with the cosmology,way of life and life style of the ethnical community, it would be an alternative answer of modernization. Modernization,the development of Technology and the social-economical interaction would like to get some modern needs .Vernacular Architecture is a translation of tradition and also it haves identities which can be increased by inovation and creativity in syncretism or eclectism.The syncretism or eclectism of Indonesian vernacular architecture would be a strand of post modernism in the form of Neo-Vernacular architecture. Vernacular architecture have been proposed as one of the vehicles toward the evolution of Indonesian architecture with National identity. Abstract in Bahasa Indonesia : Arsitektur Vernakular tumbuh dari arsitektur rakyat,yang lahir dari masyarakat etnik dan berjangkar pada Tradisi etnik.Dengan demikian Arsitektur tersebut sejalan dengan paham kosmologi,pandangan hidup, gaya hidup dan memiliki tampilan khas sebagai cerminan jati diri yang dapat dikembangkan secara inovatif kreatif dalam pendekatan sinkretis ataupun eklektis. Modernisasi dan kemajuan teknologi serta interaksi sosial ekonomi menuntut kehadiran Arsitektur yang mampu berdialog dengan tuntutan baru.Sinkretisme .arsitektur vernakular Indonesia merupakan potensi yang memberi sumbangan pada "post modernisme" dalam tampilan arsitektur "Neo-Vernakular".Dengan demikian diharapkan Arsitektur Vernakular menjadi salah satu jembatan menuju evolusi arsitektur Indonesia modern yang tetap berjati diri dan berakar pada tradisi. Kata kunci : Arsitektur adalah sebuah produk Budaya Bangsa.

Wiranto Wiranto

1999-01-01

75

PRODUCT DATA MANAGEMENT DALAM KAITAN DENGAN CAD/CAM  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The future industry is the one who can manage the information system. Today, communication technology and distributed system computerization already have the ability to implement system that able to exchange and share information between different users. Product Data Management (PDM) is an up-to-date and excellent method on managing the exchange and share of information. PDM is able to integrate and manage data analyzing process and documentation of the related product component physically. By adjusting the CAD/CAM on certain condition, the PDM will function maximally by using the information based on STEP (Standard for the Exchange of Product Data model). This article will explain the relationship between PDM system and CAD/CAM on industry. Abstract in Bahasa Indonesia : Sistem informasi merupakan ujung tombak sebuah perusahaan yang unggul di masa depan. Komputerisasi dengan sistem yang terdistribusi dan teknologi komunikasi saat ini memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan sistem yang dapat menukar dan men-share informasi antar user yang berbeda. Teknologi yang mendapat cukup perhatian luas dalam hal pertukaran dan sharing informasi ini adalah Product Data Management (PDM). PDM dapat mengintegrasikan dan mengatur proses pengolahan data dan dokumen teknik yang berhubungan dengan komponen fisik produk yang bersangkutan. PDM akan berfungsi maksimal apabila kesesuaian dengan CAD/CAM diatur sedemikian rupa, dihubungkan dengan informasi berbasiskan STEP (Standard for the Exchange of Product Data model). Artikel ini akan menjelaskan hubungan antara sistem PDM dengan CAD/CAM dalam industri. Kata kunci: PDM, Manajemen Data, CAD/CAM, STEP.

Bernardo Nugroho Yahya

2004-01-01

76

PERANAN EYE CATHCER DALAM IKLAN DAN MASALAH PENCARIANNYA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Eye Cathcer represents one of the determinant factors for succeeding in an advertisement. The main objective in advertising is to get positive response from the consumer, to use the product offered, through advertisements and to position the product image in the consumer’s mind. Advertisements that go to and fro have various styles from the products offered. Advertisers also must think deeper on how to attract consumers so that the products offered are appropriate towards the sales target. This article will discuss the attraction in the different kinds of ads and how to look for attraction in the ads. Abstract in Bahasa Indonesia: Eye cathcer merupakan salah satu faktor penentu berhasil tidaknya suatu iklan. Tujuan utama beriklan adalah memunculkan respons positif konsumen untuk memakai produk yang ditawarkan melalui iklan dan memposisikan image produk di benak konsumen. Iklan yang berlalu-lalang memiliki berbagai macam daya tarik dari produk yang ditawarkan. Pengiklan juga harus berpikir lebih dalam untuk menarik konsumen supaya produk yang ditawarkan sesuai dengan target penjualan. Tulisan ini akan membahas daya tarik apa saja yang ada dalam iklan dan bagaimana cara mencari daya tarik yang ada pada iklan tersebut. Kata kunci: eye cathcer, iklan, konsumen

Nova Kristiana

2007-01-01

77

Pemurnian kreativiti dalam pendidikan prasekolah sebagai asas pembinaan bangsa malaysia yang kreatif: Suatu kupasan awal  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Kreativiti merupakan mauduk dan agenda penting dalam mana-mana orientasi pendidikan di dunia. Institusi pendidikan merupakan tempat terpenting untk menyuburkan bakat dan kebolehan kreatif pelajar. Banyak negara di dunia seperti Amerika Syarikat, Jerman, Swedan, Jepun, Singapura dan Korea Selatan memberi penekanan dalam sistem pendidikan prasekolah hingga peringkat pendidikan tinggi. Justeru, negara-negara yang disebutkan tadi, khususnya Amerika Syarikat berusaha melahirkan sumber manusia kreatif yang mampu mengangkat martabat dan dignity bangsa itu. Hal ini di akui oleh pakar-pakar sains pemikiran kreatif seperti Amabile (1992), Swartz (1989), Buzan (2002), De Bono (1971), Leong (1998), dan ramai lagi. Amabile (1992), misalnya menyifatkan institusi pendidikan. Khususnya pendidikan prasekolah merupakan tempat paling penting untuk memupuk alam kreativiti di kalangan kanak-kanak. Selanjunya, Cropley (2001), menegaskan bahawa pendidikan awal kanak-kanak sangat memerlukan persekitaran dan motivasi yang amat signifikan bagi meralisasikan bakat dan kemahirankreativiti kanak-kanak. Namun begitu, menurut de Bono (1970), tanpa prime mover (dibaca sebagai pendidik)yang menggerakkan persekitaran yang kondusif untuk berkreativiti, maka sukar untuk para pelajar untuk berkreasi dengan selasa dan selamat. sungguhpun begitu, Prime mover yang dimaksudkan oleh de Bono itu ialah pendidik yang dibekali dengan pengetahuan dan kemahiran kreativiti. Pendidik yang tidak memiliki kemahiran dan pengetahuan kreativiti sukar untuk merealisasikan suasana, ruang, dan pengalaman kreatif dalam pengajaran dan pembelajarannya. Oleh yang demikian, kertas kerja konseptual ini akan mengupas agenda pemurnian kretiviti dalam pendidikan prasekolah serta kesannya terhadap pembinaan bangsa Malaysia yang kreatif. Justeru, kami akan memulakan dengan kupasan terma-terma penting kertas kerja ini seperti pemurnian kreativiti, bangsa Malaysia yang kreatif serta komponen- proses kreativiti kanak-kanak prasekolah. Selain itu, kertas kerja ini akan memberi tumpuan terhadap motivasi bagi mengharmonikan kreativiti dalam aktiviti pengajaran dan pembelajaran pada peringkat prasekolah. Selanjutnya, kertas kerja ini akan menggagaskan persekitaran yang kondusif serta teknk-teknik yang spesifik dalam pemurnian kreativiti dalam aktiviti pendidikan prasekolah. Akhirnya, kertas kerja ini akan melakarkan model pemurnian kreativiti yang sesuai dalam konteks pendidikan prasekolah.

Mohd Azhar b. Abd. Hamid; Othman b. A. Kassim

2004-01-01

78

PENTINGNYA PERILAKU KONSUMEN DALAM MENCIPTAKAN IKLAN YANG EFEKTIF  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Advertising is one of the stages is marketing. Without advertising%2C many products would not reach through to the distributors or sellers%2C moreover the consumers. Consumer behavior has increasingly become more varied%2C and influenced by a number of factors. To create an effective ad%2C one needs to research consumer behavior based on aspects of culture%2C society%2C personality%2C and psychology. Abstract in Bahasa Indonesia : Periklanan merupakan salah satu tahap dalam pemasaran. Tanpa periklanan%2C berbagai produk tidak akan dapat mengalir ke para distributor atau penjual apalagi ke konsumen. Perilaku konsumen semakin lama semakin beraneka ragam%2C dipengaruhi beberapa faktor. Untuk menciptakan iklan yang efektif diperlukan riset perilaku konsumen yang didasarkan pada faktor budaya%2C sosial%2C pribadi serta psikologis advertising%2C consumer behavior.

Ani Wijayanti Suhartono

2004-01-01

79

Tradisi keilmuan dan pendidikan dalam tamadun melayu di nusantara  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Kertas ini mengyelongkar tradisi keilmuan dan keintelektualan dalam tamadun Melayu di Nusantara. Masyarakat Melayu yang tersebar luar di alam Melayu atau Nusantara ini telah memiliki tradisi keilmuan dan pendidikan yang menjadi teras kepada kemunculan tamaduan yang tinggi dan cemerlang. Tradisi keilmuan ini kemudiannya menjadi marak melalui kedatangan Islam di Nusantara apabila ia merevolosikan tradisi ini kerana Islam memang amat manganjurkan kepada keilmuan dan keintelektualan. gelombang ini kemudiannya melahirkan beberapa kerajaan Islam yang menjadikan pendidikan keilmuan sebagai suatu yang amat penting dan amat digalakkan. Kemudiannya, lahirlah Pasai, Melaka, Acheh Demak, dan lain-lain menjadi pusat keilmuan dan pendidikan di Nusantara. Teratak keilmuan dan pendidikan ini telah melahirkan tokoh-tokoh Melayu yang tersohor sepanjang zaman. Lantaran, ketinggian ketamadunan Melayu tidak terletak kepada kehebatan budaya meterialnya, sebaliknya terletak kepada kehebatan dan ketinggian tradisi keilmuan dan keintelektualannya. Tradisi keilmuan dan pendidikan merupakan tradisi umat Melayu-Islam sepanjang zaman.

Mohd Koharuddin b. Mohd Balwi

2004-01-01

80

SISTEM INFORMASI MANUFAKTUR DALAM KERANGKA KERJA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The value of an information is more valuable than the value of an investment. To make in information needs a system that can produce an accurate & priceless information. Management Information System needs to be defined more details to get a specific information, especially for production activity (manufacturing). Manufacture Information System can support the whole manufacture activity to make a good product in means of time, cost and also quality. Abstract in Bahasa Indonesia : Nilai sebuah informasi lebih berharga daripada nilai investasi. Oleh karena itu, dalam membuat sebuah informasi diperlukan sebuah sistem yang dapat membuat sebuah informasi yang tepat dan akurat. Sistem Informasi Manajemen perlu didefinisikan lebih detail untuk mendapatkan informasi yang lebih spesifik, khususnya untuk kegiatan produksi (manufaktur). Sistem Informasi Manufaktur dapat mendukung kegiatan manufaktur secara keseluruhan untuk menghasilkan produk yang baik dari segi waktu, biaya dan kualitas. Kata kunci: Sistem Informasi Manajemen, Sistem Informasi Manufaktur.

Bernardo Nugroho Yahya

2001-01-01

 
 
 
 
81

MEMANFAATKAN TANAMAN UNTUK MENGURANGI POLUSI PARTICULATE MATTER KE DALAM BANGUNAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Inhabitants of a building are difficult to escape particulate matter emission. Within this condition, buildings should have vertical element that could block the dispersion of particulate matter to living spaces. Vegetation, a part of vertical elemen for fencing, is considered to do this task. The use of vegetation is chosen with reference to nature and behaviour of particulate matter. Earlier research found that dispersion of particulate matter is mostly at lower atmospheric layer and that particulate matter could be deposited. Therefore, low growing vegetation or climbing plants with particular leaf condition to encourage deposition is predicted suitable. Four vegetation was examined: Duranta repens, Polyscias fruticosa, Stephanotis floribunda and Scindapsus sp. As a preliminary study, there is no valid conclusion could be made from this experiment. However, there are indications that Duranta repens and Stephanotis floribunda block and deposit slightly more particulate matter than the two others. Abstract in Bahasa Indonesia : Polusi particulate matter atau partikel halus tidak hanya terjadi di jalan raya, tetapi juga masuk ke dalam bangunan yang terletak di sepanjang jalan. Oleh karenanya, bangunan seyogyanya memiliki elemen vertikal yang mampu bertugas menghalangi masuknya polusi partikel halus. Salah satu kemungkinan penggunaan elemen vertikal, yaitu tanaman yang ditempatkan pada posisi pagar diteliti dalam studi ini. Mempelajari bahwa partikel halus dengan ukuran tertentu dapat diendapkan dan penyebarannya umumnya terjadi pada lapisan udara rendah, maka studi terhadap tanaman semak atau perdu atau tanaman rambat dengan jenis permukaan daun tertentu lebih diutamakan. Empat jenis tanaman diuji kemampuannya, yaitu: Duranta repens, Polyscias fruticosa, Stephanotis floribunda and Scindapsus sp. Sebagai studi yang sangat awal, masih belum ada hasil valid yang ditawarkan, namun setidaknya ditemukan indikasi bahwa Duranta repens and Stephanotis floribunda mampu menjadi bloking dan mampu mengendapkan sedikit lebih banyak partikel halus dibandingkan dua jenis tanaman lainnya. Kata kunci: particulate matter, tanaman semak/perdu, tanaman rambat.

Christina E. Mediastika

2002-01-01

82

Peter Winzen: Das Ende der Kaiserherrlichkeit. Die Skandalprozesse um die homosexuellen Berater Wilhelms II. 1907–1909. Köln u.a.: Böhlau Verlag 2010.  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Peter Winzen versucht in vorliegender Studie zu beweisen, dass Kanzler von Bülow hinter der Harden-Eulenburg-Affäre steckte. Der Publizist Harden beschuldigte in mehreren Artikeln einige der Freunde und Berater von Wilhelm II. der Homosexualität, was zu einer Reihe von Skandalprozessen führte. Winzens Argumentation kann in diesem Punkt nicht überzeugen, gleichzeitig zeichnet er aber den Verlauf der Affäre und ihre politischen Ursachen und Wirkungen unter Verwendung einer Fülle an Quellen sehr anschaulich nach. Das Buch eignet sich damit als Einführung in das Thema, für die Forschung, insbesondere für die Genderforschung, wird es dagegen wohl nicht von größerer Bedeutung sein.In this present study, Peter Winzen tries to prove that chancellor von Bülow was behind the Harden-Eulenburg affair. In several articles, the journalist Harden accused several friends and counselors of Wilhelm II. of homosexuality, which led to a number of scandalous processes. Regarding this point, Winzen’s line of argument fails to convince; at the same time, however, he vividly traces the course of the affair and its political causes and effects using a multitude of resources. Thus, the book is a suitable introduction to the topic. However, it will probably not be of major importance for research, particularly gender research.

Julian Herbert Köck

2011-01-01

83

PENGEMBANGAN SANDPILE MODEL UNTUK MEMPREDIKSI SISTEM YANG DALAM KONDISI CHAOTIC  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Chaotic condition or dynamic system (in physics) is a condition that a system always grows. In a system that has chaotic condition, a method to predicti the future condition is needed. This method is important to support the decision for industry or organization.Chaotic condition also has happened in the industry or organizations that will launch a new product. Launching the new product not only influence this new product but also influence the product in the market. Sand pile model is an algorithm that designed wit illustration of sand pile in the real life. In this research a sand pile model for solved the chaotic condition is developed. The result of this research shows that sand pile model algorithm can be used to solve the chaotic condition with pay attention of add inside, rounds and surface parameters. Abstract in Bahasa Indonesia : Keadaan chaotic atau dalam ilmu fisika disebut sebagai dynamic system merupakan kondisi dimana sistem selalu berkembang. Pada sistem yang memiliki kondisi chaotic ini dibutuhkan metode yang cukup rumit untuk memprediksi kondisi yang akan datang, padahal prediksi merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk menentukan suatu keputusan yang diambil suatu perusahaan atau organisasi yang berpengaruh pada kondisi yang direncanakan. Keadaan chaotic ini juga terjadi apabila suatu perusahaan atau organisasi akan meluncurkan produk baru atau fitur tambahan dari suatu produk yang sudah ada. Peluncuran suatu produk baru atau fitur tambahan dari produk yang sudah ada tidak hanya mempengaruhi produk yang akan diluncurkan, akan tetapi juga mempengaruhi produk yang sudah ada. Sandpile model merupakan algoritma yang dibuat dengan mengilustrasikan prinsip bagaimana perilaku sandpile pada real-life. Pada penelitian ini dikembangkan sandpile model untuk memecahkan keadaan chaotic pada saat perusahaan atau organisasi akan meluncurkan produk baru atau fitur tambahan dari suatu produk yang sudah ada. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa algoritma sandpile model merupakan salah satu algoritma yang dapat digunakan untuk memprediksi sistem yang dalam kondisi chaotic dengan memperhatikan parameter add Inside, parameter rounds dan parameter Surface. Kata kunci: Sandpile model, parameter add inside, parameter rounds, parameter surface.

Saiful Bukhori

2007-01-01

84

ASPEK IKLIM DALAM DESAIN BANGUNAN DI KAWASAN KONSERVASI KOTA JAKARTA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Colonialism periode in Indonesia left many old buildings especially in North Jakarta which they were put into a conservation buildings`s area by gouverment of Jakarta at present time. The arrival of the colonialism brought architectural styles to the buildings that they build. Also the buildings styles that were influenced at past time in Europe. More than 3 centuries of colonialism in Nusantara left many buildings with many buildings`s conceptional and design which represent the time. Architectural designing with 4 seasons of Europe brings differences to architectural design with 2 seasons of Nusantara. Tropical area such as Jakarta which has wet-hot season gives sun-shine and rains along the year. It means high temperature and humidity at the same time will really influence the buildings. Concerns to local`s wise in designing the buildings at colonialsm periode, we could read the architecs`s conceptional to gain the adaptive and compromized design with local climate. Abstract in Bahasa Indonesia: Periode kolonialisasi di daerah Jakarta khususnya banyak meninggalkan jejak yang dapat dilihat pada beberapa gedung di kawasan Jakarta Utara, yang mana pada saat ini oleh pemerintah setempat dijadikan kawasan konservasi kota. Kedatangan kaum kolonial tersebut membawa serta pengaruh-pengaruh langgam arsitektur yang saat itu sedang berkembang di benua Eropa. Masa kolonialisasi lebih dari 3 abad selain meninggalkan banyak gedung di seantero Nusantara, meninggalkan juga jejak aneka konsep dan disain Langgam arsitektur dari Eropa yang berhawa dingin dengan 4 musim akan sangat berbeda dengan keadaan daerah berhawa panas dan lembab (tropis-lembab) seperti daerah Jakarta yang beriklim tropis-lembab. Daerah beriklim tropis-lembab- seperti pada umumnya di Nusantara- ditandai dengan melimpahnya cahaya matahari serta hujan sepanjang tahun. Hal ini berarti daerah tropis-lembab akan selalu mengalami suhu panas dibarengi kelembaban yang tinggi pula. Dikaitkan dengan kearifan dalam mendisain gedung, pada perjalanan kolonialisasi dengan rentang waktu 3 abad lebih tersebut bisa terbaca bagaimana usaha arsitek gedung-gedung pada masanya berusaha adaptif dan berkompromi dengan iklim setempat. Kata kunci: Langgam arsitektur, periode kolonialisasi, iklim setempat, usaha adaptif dan kompromistis, kearifan dalam mendisain.

Achsien Hidajat

2008-01-01

85

Pemerkasaan pengguna dadah dalam institusi pemulihan di Malaysia: Ke arah menjamin kesejahteraan individu dan masyarakat  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Negara Malaysia tidak terkecuali daripada berdepan dengan masalah penyalahgunaan dadah. Oleh itu pelbagai program rawatan dan pemulihan telah diadakan baik di dalam mahupun luar institusi demi menangani masalah tersebut. Kertas kerja ini mengupas pengalaman menagih dalam kalangan penghuni di institusi pemulihan dadah, pelaksanaan program pemulihan dan pengalaman penghuni selama menjalani pemulihan. Seramai 100 orang penghuni telah ditemubual menggunakan satu set soalselidik, sementara 14 orang telah diwawancara secara mendalam. Kajian mendapati keberhasilan sesebuah program pemulihan lebih banyak bergantung pada dua faktor, iaitu penerimaan program dan kepuasan penghuni berbanding hubungan baik antara penghuni dengan kakitangan am dan profesional semasa menjalani program. Perasaan gembira dan minat penghuni terhadap sesebuah program pemulihan mencirikan penerimaan dan kepuasan mereka secara keseluruhannya. Dalam hal ini yang sangat bermanfaat adalah pengetahuan dan kemahiran khusus yang dipelajari, disamping keupayaan program pemulihan membangkitkan kesedaran untuk penghuni menjalani kehidupan secara positif setelah dibebaskan dari institusi pemulihan. Namun, meskipun secara umum pelbagai program pemulihan mempunyai beberapa kekuatan yang tersendiri, keberkesanannya dalam membendung masalah pengulangan penagihan dadah masih menjadi satu isu. Pada sebahagian besar program pemulihan berguna hanya selama penghuni berada dalam institusi. Namun, pengalaman menjalani program pemulihan di institusi tidak pula menjamin bahawa mereka dapat mengawal sepenuhnya sikap dan tingkah laku mereka berkait dengan masalah penagihan dadah setelah mereka dibebaskan.

Rokiah Ismail

2010-01-01

86

MODAL SOSIAL DAN PEMILIHAN DUKUN DALAM PROSES PERSALINAN: APAKAH RELEVAN?  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Pemanfaatan dukun beranak dipandang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kematian ibu di Indonesia. Penelitian menunjukkan bahwa salah satu penyebab kecenderungan pemilihan dukun adalah adanya jampi-jampi dan doa-doa tertentu yang dilakukan dukun pada saat persalinan. Namun, analisis terhadap faktor-faktor yang melatarbelakangi munculnya kecenderungan ini belum banyak dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk menggali peran dari modal sosial terhadap pemilihan persalinan menggunakan dukun. Penelitian ini menggunakan data Indonesia Family Life Survey (IFLS) tahun 2007. Modal sosial diukur dari kohesivitas masyarakat dan kepercayaan sosial sementara faktor demografi ibu diukur dari status perkawinan, status pekerjaan, dan pendidikan. Uji Chi-Square digunakan untuk menganalisis hubungan yang diantara variabel. Untuk mengetahui efek dari variabel modal sosial dan demografi terhadap pemanfaatan dukun digunakan uji regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa keberadaan modal sosial di masyarakat memiliki hubungan yang bermakna dengan pemanfaatan dukun beranak di Indonesia. Untuk faktor demografi, tingkat pendidikan rendah berasosiasi dengan persalinan menggunakan dukun. Faktor yang mendorong pemilihan persalinan menggunakan dukun sangat kompleks. Pemahaman terhadap konteks sosial di masyarakat seharusnya menjadi bahan pertimbangan penting dalam menurunkan angka kematian ibu.

Gita Setyawati; Meredian Alam

2010-01-01

87

RELASI PARADIGMATIK IKON KRISTIANI DALAM POSTER PROPAGANDA KUBA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Posters which are entitled Guerrilla Christ and Foreign Debt/IMF created by designers from Cuba contain many Christianity icons. Guerrilla Christ agitative poster with black and red colour background described Jesus Christ constricting a gun just looks like guerrillas. Foreign Debt/IMF poster described someone was crossed on the icon of US dollar as a symbol of IMF. As we know Cuba is one of the glorious communist socialist country. Writer is interested in investigating paradigm aspects related to the poster creating process include ideological aspect%2C community life%2C also narration or message extended. Abstract in Bahasa Indonesia : Poster yang berjudul Guerrilla Christ dan Foreign Debt/IMF karya desainer Alfredo Rostgaard dan Rafael Enriquez asal Kuba memasukkan ikon-ikon kristiani di dalamnya. Poster agitatif Guerrilla Christ dengan warna dasar hitam dan merah melukiskan gambar Yesus Kristus memanggul senjata layaknya seorang gerilyawan. Sedangkan poster Foreign Debt/IMF menggambarkan seorang yang disalib di atas ikon dollar AS sebagai simbol. Kuba merupakan salah satu negara sosialis komunis yang masih berjaya. Penulis tertarik untuk mengkaji lebih dalam mengenai unsur paradigmatik yang ada di sekeliling proses penciptaan poster tersebut%2C yaitu dari ideologi%2C kehidupan masyarakatnya hingga narasi atau pesan yang hendak disampaikan. Cuban Poster%2C Christianity Icons%2C Paradigm Relation.

Obed Bima Wicandra

2004-01-01

88

KOMPUTER GRAFIS DALAM IKLAN DI MEDIA CETAK DAN TELEVISI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Commercial appearances in television and printed media has evolved continuosly. Ad designers always try to improve their commercial works performance. The existence of graphic computer in the world of advertising has succeded to draw attention of the targetted public. Through the advancement of computer technology%2C the designers tend to create their works by blending art and technology. However the creative work of ad designer is the process of imaging%2C writing%2C arranging and producing of an advertisement. Abstract in Bahasa Indonesia : Penampilan iklan di media cetak maupun televisi terus-menerus mengalami perkembangan. Para desainer dibidang periklanan selalu berupaya menyempurnakan penampilan iklan-iklan hasil karya mereka. Keberadaan komputer grafis dalam dunia periklanan ternyata berhasil menarik perhatian khalayak sasaran%2C dan berkat kemajuan teknologi komputer yang semakin canggih%2C para desainer iklan berkarya dengan cara memadukan seni dan teknologi. Bagaimanapun pekerjaan kreatif desainer iklan tersebut adalah sebagai proses penggambaran%2C penulisan%2C perancangan dan produksi sebuah iklan. Computer graphic%2C advertisement%2C print media%2C television media

Heru Dwi Waluyanto

2000-01-01

89

Pemantauan keberkesanan pembangunan wilayah Malaysia dalam aspek penduduk tempatan di Iskandar Malaysia  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Konsep pembangunan wilayah melibatkan perubahan dalam masyarakat dan sistem sosial daripada keadaan yang dianggap tidak memuaskan kepada keadaan yang lebih baik akibat beberapa kriteria yang seragam dalam lingkungan yang dibentuk. Sejak merdeka, Malaysia telah membangun dengan pesat dan kejayaan ini terbukti dengan kemajuan fizikal yang telah dicapai sehingga kini. Kemajuan lazimnya diukur berdasarkan faktor ekonomi dengan pendapatan per kapita digunakan sebagai petunjuk utama. Walau bagaimanapun, petunjuk yang merangkumi dimensi pembangunan lain juga perlu diambil kira untuk mendapatkan gambaran yang menyeluruh mengenai pembangunan. Tujuan kajian ini ialah memantau keberkesanan Dasar Perancangan Wilayah Malaysia dan mengenalpasti kualiti hidup dan kesejahteraan penduduk tempatan di Bandar Johor Bahru yang merupakan perintis pembangunan di Iskandar Malaysia dalam aspek perumahan.

Rosniza Aznie Hj. Che Rose; Abdul Rahim Md Nor; Asmah Ahmad; Amriah Buang; Rosmiza Mohd Zainol

2011-01-01

90

Minda objektif – dimensi gerhana dalam persoalan kesejahteraan dan hubungan Indonesia-Malaysia  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Minda objektif ialah kesanggupan meneliti pokok persoalan menurut fakta. Fakta ertinya kenyataan sebagaimana yang berlaku. Tesis kertas ini ialah bahawa sekian banyak perbicaraan permasalahan kesejahteraan dalam hubungan dua hala Indonesia-Malaysia dewasa ini adalah berpunca dari pendekatan yang kurang menghormati dan meraikan pemikiran yang objektif, pemikiran yang berlandaskan fakta. Kertas ini merujuk kepada dua kes utama untuk menunjukkan bagaimana minda yang kurang objektif telah mengeruhkan keadaan dan seterusnya hubungan Indonesia-Malaysia. Satu, kes pembantu rumah Indonesia di Malaysia, dan satu lagi kes meningkatnya jenayah di Malaysia akibat kehadiran pekerja asing Indonesia. Kertas ini juga melakarkan jalan keluar yang menghargai minda objektif kerana di dalam penyerlahan kembali minda yang objektif inilah letaknya harapan realistik dalam memurnikan kembali hubungan dua negara serumpun ini.

Amriah Buang

2009-01-01

91

Hubungan Antara Psikopathi, Psikopatologi Dan Estim Kendiri Dalam Kalangan Remaja Perempuan  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Kajian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara psikopathi, psikopatologi dan estim kendiri. Dalam kajian ini, seramai 82 remaja perempuan telah dipilih dari beberapa buah sekolah menengah di Melaka (min umur 16.3 tahun, julat umur 14-17 tahun) telah ditadbirkan dengan soal selidik Antisocial Process Screening Device, Symptoms Checklist-90-Revised dan Rosenberg Self-esteem Scale. Keputusan kajian menunjukkan tret psikopathi, psikopatologi dan estim kendiri tidak mempunyai korelasi yang signifikan( r = -0.009, r=0.087, dan r = 0.114). Oleh itu, estim kendiri dan psikopatologi bukan peramal yang baik kepada tret psikopathi. Kajian ini telah mencadangkan aspek lain dalam tret psikopathi seperti perbezaan jantina, pengaruh rakan, keluarga dan cara asuhan ibu bapa perlu diambil kira dalam kajian pada masa depan. Selain itu, rawatan untuk psikopathi perlu mengambil kira latar belakang subjek dan menggunakan pendekatan yang multidimensi.

Khaidzir Hj Ismail; Ong Lee Lee

2007-01-01

92

STUDI ALIRAN SUARA DENGAN METODE GAS DALAM JARINGAN (LATTICE GAS METHOD)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available We have applied the lattice gas method with using Pascal program language. Some 2-D building models have been implemented in the simulation. The results showed that this method could be used and reliable for studying behavior of airflow pattern in buildings having wide openings. Abstract in Bahasa Indonesia : Kode simulasi numerik dengan menggunakan bahasa pemrograman Pascal dan menerapkan metode Gas Dalam Jaringan (littice gas method) telah dibuat. Beberapa obyek berupa bangunan 2-D (daerah dan potongan) telah diaplikasikan dalam simulasi ini. Hasil simulasi menunjukkan metode ini dapat digunakan untuk mempelajari pola aliran udara pada bangunan dengan bukaan lebar, secara kualitatif. Kata kunci: Metode gas dalam jaringan, simulasi, pola aliran udara..

Jefrey Ignatius Kindangen

2002-01-01

93

Mata Air sebagai Kawasan Suci (Sebuah Kearifan Lokal dalam Pelestarian Sumber Daya Alam)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Kearifan lokal merupakan kebijakan manusia dan komunitas dengan bersandar padafilosofi, nilai-nilai, etika, cara, dan perilaku yang melembaga secara tradisional untukmengelola sumber daya alam, sumber daya manusia dan sumber dayabudaya secaraberkelanjutan. Salah satu kearifan lokal dalam masyarakat Bali adalah adanya persepsitentang kawasan-kawasan suci. Dalam masyarakat Bali terdapat berbagai perangkatkepercayaan tradisional yang merupakan bagian yang terintegrasi dari sistem kepercayaanAgama Hindu yang terbukti memberikan nilai positif bagi kelestarian dan pelestarianlingkungan.Berdasarkan pandangan Hindu sumber-sumber air atau tempat yang banyak menampungair dianggap sebagai salah satu tempat suci. Air yang murni (suci) baik dari kelembutan (mataair), danau, campuhan (pertemuan dua buah sungai atau anak sungai) loloan (pertemuansungai dengan laut) mempunyai kekuatan yang menyucikan.Air merupakan salah satu unsur penting dalam upacara keagamaan Hindu. Untukmembuat tirta, air biasanya diambil dari mata air tertentu. Pada saat-saat tertentu (misalnyaHari Raya Nyepi) masyarakat Hindu melakukan upacara melasti ke sumber-sumber air,seperti danau, campuhan, atau ke laut.Air sungai atau mata air dalam fungsinya sebagai tirta, dalam prosesi upacara dipakaiuntuk memerciki bagian kepala, tubuh, dan kemudian diminum. Karena itu, air sungai ataumata air harus tetap bersih dan tidak tercemar. Karena fungsinya tersebut masyarakat selaluberusaha untuk menjaga agar kondisi atau kualitas air tetap terjaga. Jadi secara sadar atau puntidak mereka telah melakukan penjagaan dan konservasi terhadap lingkungan mata air.Bagi krama subak air sangat bermakna dalam kehidupan mereka . Secara teknis airmerupakan sumber daya yang sangat penting bagi mereka agar dapat melaksanakan aktivitaskehidupan bertani. Secara religius mata air diyakini sebagai sumber kesejahteraan mereka.Hal ini dapat dilihat melalui aktivitas-aktivitas keagamaan yang dilakukan petani selaluberorientasi pada pura-pura yang terletak pada sumber-sumber air utama, yaitu Pura UlunSuwi dan Pura Ulun Danu.

Ida Ayu Alit Laksmiwati

2012-01-01

94

FAKTOR-FAKTOR STRATEGI POSITIONING DALAM PEMASARAN REALESTAT Suatu Studi Pengalaman Pengembang Realestat di Surabaya  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Real estate development needs an exact positioning strategy by knowing the significant factors. Positioning strategy is the combination of marketing actions used to portray the positioning concept to targeted buyers. The factors of positioning strategy in this research are product attribute, product price, product usage, product user, product class, and competitor. The research was focused on ten real estate developers with spesific criteria, i.e : located in Surabaya City, area bigger than 40 ha, in development stage, and average price of land more than Rp. 550.000,- per square meter. The results show that the highest rating is “consumers income” in “product user” factor with a mean of 3.9. Group A + B, and group B rejected null hypothesis, it means at least one of six factors has a different role. The developers can choose the significant factors such as “location” in “product attribute”. Group A accepted the null hypothesis, it means that six factors at positioning strategy have the same role in the real estate marketing. There are some differences in the market positioning between group A and group B. This research also suggests the developers who will choose the factors of positioning strategy to consider the external strength and emphasize in “consumer income” and “location”. Abstract in Bahasa Indonesia : Pengembangan realestat memerlukan strategi positioning yang tepat dengan mengetahui faktor-faktor yang signifikan. Strategi positioning adalah kombinasi dari tindakan pemasaran yang digunakan untuk memberikan gambaran konsep positioning kepada pembeli yang ditargetkan. Faktor-faktor strategi positioning dalam penelitian ini adalah atribut produk, harga produk, pemakaian produk, pemakai produk, kelas produk, dan pesaing. Penelitian difokuskan kepada sepuluh pengembang realestat di Surabaya dengan kriteria spesifik yaitu merupakan lahan di dalam kota Surabaya luas lahan lebih besar 40 ha, berada dalam tahap pengembangan, dan harga jual kavling rata-rata di atas Rp. 550.000,- per meter persegi. Hasilnya menunjukkan bahwa peringkat tertinggi adalah “pendapatan konsumen” yang terdapat dalam faktor “pemakai produk” dengan nilai rata-rata sebesar 3,9. Grup A + B, dan grup B menolak hipotesis null, artinya sekurang-kurangnya ada satu diantara enam faktor tersebut mempunyai peran yang berbeda. Pengembang dapat memilih faktor yang signifikan misalnya ”lokasi” yang terdapat dalam “atribut produk”. Grup A menerima hipotesis null, artinya bahwa enam faktor dalam strategi positioning mempunyai peran yang sama dalam pemasaran realestat. Ada perbedaan positioning pasar antara grup A dan grup B. Hasil penelitian juga menyarankan agar pengembang yang akan memilih faktor-faktor dalam strategi positioning untuk memperhatikan kekuatan eksternal dan mengutamakan pada “pendapatan konsumen” dan “lokasi”.

Herry Pintardi Chandra

1999-01-01

95

EKONOMI BERBASISKAN UANG: Perbandingan Investasi Uang dalam Sistem Ekonomi Konvensional dan Islam  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This article discusses the status of money in the light of two perspectives: Islamic economics and conventional ones. Two important issues addressed are on usury and investment. It argues that Islam legitimizes investment, but not usury, whereas the conventional system legitimizes both. Artikel ini mendiskusikan uang dalam perspectif ekonomi Islam dan ekonomi konvensional. Dua isu penting didiskusikan, yaitu mengenai riba dan investasi. Penulis berpenndapat bahwa, dalam Islam, investasi dibenarkan, sementara bunga diharamkan, namun berbeda dengan sistem konvensional yang menyetujui keduanya. Kata Kunci: uang, ekonomi Islam, ekonomi konvensional

Syaparuddin Syaparuddin

2011-01-01

96

STUDI RUANG BERSAMA DALAM RUMAH SUSUN BAGI PENGHUNI BERPENGHASILAN RENDAH  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Surabaya, to be considered from the national scope, they have an important role/function for the development of its district; whereas from regional scope, they have acted as development central for its province. Since the city,s condition was not ready toaccept this situation, then this makes aresult to many dirty/improper places every where, as it has been caused by the low income work-seeker,need for house. So, as one alternative for making the city propely, we have done many improvement from every aspect, i.e. : by developing those illegal/improper location and further to place the occupants from those illegal/improper places/location to the stories houses. The results of this observation have shown the following ; this gathering room is necessary tobe built up ; this gathering room should be placed relatively close to the house location ; this gathering room, from religious side, could be approved ; this gathering room is necessary to be built up for fulfilling the human life purpose (e.g.: washing, bathroom/toilet), whereas the facility for cloth - drying ; this gathering cooking room, is still necessery for occupant but the condition will be made more privately. Abstract in Bahasa Indonesia : Secara nasional, Surabaya berperan dalam pembangunan wilayah; sedangkan lingkup regional sebagai pusat pengembangan wilayah propinsi, konsekwensinya timbul arus urbanisasi besar-besaran dari desa ke kota. Disebabkan kondisi kota tidak siap menerima, timbul kekumuhan karena pencari kerja membutuhkan tempat tinggal. Peremajaan merupakan alternatif menertibkan kota, dan menempatkan warga kedalam Rumah Susun. Disimpulkan bahwa ; adanya ruang bersama, tetap diperlukan ; keberadaan ruang bersama, sebaiknya yang penempatannya relatif dekat hunian warga ; keberadaan ruang bersama, untuk kegiatan "keagamaan", dapat diterima sebagaimana adanya ; keberadaan ruang bersama, untuk menunjang kehidupan warga (cuci,kamar mandi/WC) masih diperlukan ; keberadaan dapur bersama, masih diperlukan warga, dan sebaiknya lebih bersifat pribadi. Kata kunci: rumah susun, penghuni berpenghasilan rendah, ruang bersama.

Ratna Darmiwati

2000-01-01

97

KARAKTER FISIK DAN SOSIAL REALESTAT DALAM TINJAUAN GERAKAN NEW URBANISM  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Rapid urbanization will be critical to urban environments. The immediate and most critical urban environment problems facing several big cities, such as Jakarta and Surabaya, what are referred to as the "brown" problems, among them: lack of safe water, pollution from vehicles and industrial facilities, and congestion. To cope with these urban environmental problems, New Urbanism through the Traditional Neighborhood Development (TND) believes that it will cure the problems by pedestrian oriented planning, encouraging people to drive less, mixed land uses, higher density, then traffice congestion is reduced,and mitigate air pollution. Moreover, the other physical and social characters are mixed housing types, front porches, more park that will encourage more interaction, then restore a sense of community. Based on this concept, this paper discusses the physical and social characters of real estates in Jakarta and Surabaya. The results show that real estate developments in these suburban areas is one of the causes of urban environment problems. Abstract in Bahasa Indonesia : Cepatnya urbanisasi akan menyebabkan lingkungan perkotaan yang kritis. Masalah lingkungan kritis yang dihadapi oleh kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya adalah apa yang disebut dengan masalah "warna coklat" yaitu kurangnya air yang sehat, polusi udara yang berasal dari kendaraan bermotor dan industri, serta kemacetan lalu lintas. Untuk menyelesaikan masalah lingkungan ini, gerakan New Urbanism melalui konsep Traditional Neighborhood Development (TND) percaya bahwa masalah lingkungan ini dapat diatasi dengan perencanaan permukiman yang berorientasi pada pejalan kaki, multi fungsi, kepadatan tinggi, sehingga mengurangi kendaraan bermotor dan berakibat pada berkurangnya kemacetan lalu lintas dan polusi udara. Karakter fisik dan sosial lainnya adalah multi tipe rumah, taman publik yang lebih banyak dan rumah berteras depan yang akan mendorong interaksi sosial dalam lingkungan perumahan. Berdasarkan konsep ini, tulisan ini membahas karakter fisik dan sosial realestat di kota Jakarta dan Surabaya. Hasilnya menunjukan bahwa pengembangan realestat di kota-kota ini merupakan salah satu penyebab masalah-masalah lingkungan yang ada di perkotaan. Kata kunci: new urbanism, realestat.

Timoticin Kwanda

2001-01-01

98

MELETAKKAN KOMPETENSI DAN PROFESIONALISME GURU PAI DALAM KONTEKS SERTIFIKASI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Since 2005, the Indonesian government has ruled a regulation pertaining to teachers and lectures. The regulation is aimed at maintaining and enhancing teacher’s competency, in addition to promote their financial income as they passed the evaluation for professional teachers. However, in practical levels, this regulation seems to neglect some aspects contained within a certain subject in education, particularly in Islamic education subject. It is argued that to enhance the quality of evaluation aspects it is important for the official to consider aspects other than cognitive element in education. Islamic education subject is one example of subject which covers both cognitive and religious aspects in education. Another relevant problem pertaining to the implementation of the law is closely connected to the schedule for teachers to obtain their salaries as professional teachers which are ineffective.   Sejak tahun 2005, pemerintah memberlakukan undang-undang sertifikasi guru dan dosen yang bertujuan meningkatkan serta menjaga kompetensi tenaga didik pada satu sisi dan meningkatkan tingkat pendapatan mereka. Melalui undang-undang tersebut, tenaga didik diwajibkan melalui sejumlah evaluasi kompetensi sebelum memperoleh tunjangan sertifikasi sebagai tanaga didik profesional. Namun, pada penerapannya, metode evaluasi menemui beberapa kendala, misalnya kewajiban jam mengajar yang cenderung semakin memberatkan, belum lagi instrumen evalusi yang tidak cukup komprehensif, serta kendala teknis lainnya. Artikel ini membahas implementasi dan kendala evaluasi terhadap tanaga didik Pendidikan Agama Islam. Penulis berpendapat bahwa evaluasi terhadap tenaga didik PAI tidak mempertimbangkan fokus, materi serta tujuan pendidikan PAI di sekolah-sekolah. Selain itu, jadual pencairan tunjangan juga menjadi penghambat dalam menumbuhkan profesionalisme tenaga didik. Kata kunci: kompetensi, guru PAI, profesional,

Ahmad Salim

2012-01-01

99

Peranan kod etika dalam profesion perakuanan : Satu kajian empirikal di Malaysia.  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Kajian ini cuba melihat peranan dan pengaruh kod etika yang dikeluarkan oleh badan profesional perakaunan Malaysia ke atas tingkahlaku akauntan dan bakal akauntan dalam melaksanakan tugas mereka. Data primer dikutip melalui temubual dan soal selidik yang diedarkan kepada akauntan dan bakal akauntan di firma audit tempatan. Kajian mendapati kod etika tidak begitu memberi kesan kepada tingkahlaku etika akauntan dan bakal akauntan. Majoriti responden berpendapat, kod etika jarang dapat membantu menyelesaikan masalah etika yang dihadapi. Bagi mengatasi masalah ketidak berkesanan kod etika dalam menanam sifat dan tingkahlaku bererti akauntan dan bakal akauntan ini, adalah dicadangkan supaya badan profesional perakaunan mengkaji dan menyemak semula kod etika yang dikeluarkan dari semasa ke semasa untuk mengikuti perkembangan di dalam dan di luar profesion perakaunan. Di samping itu, para akademik disarankan untuk meningkatkan usaha dalam menyediakan graduan tempatan tentang pengetahuan etika memandangkan kesedaran dan pendedahan adalah berkesan di peringkat pembelajaran. Akhir sekali, kajian juga mencadangkan satu usaha untuk melihat perlaksanaan konsep etika mengikut undang-undang bagi memastikan kedudukan profesion yang baik dan dihormati.

Maisarah bt. Hj. Mohamed Saat

2003-01-01

100

Peranan Korban Kejahatan (Victim) Dalam Terjadinya Suatu Tindak Pidana Kejahatan Ditinjau Dari Segi..  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

Unfortunately, as is often the case in sociology, the more we research into a problem, the less clear out things become. Ungkapan terkenal dari Peter Aggleton yang sangat dikenal dalam kriminologi modern seolah menggambarkan kepada kita betapa sulitnya untuk memahami dengan jelas tentang sebab-sebab...

Syafruddin

 
 
 
 
101

ATRIBUT PRODUK YANG DIPERTIMBANGKAN DALAM PEMBELIAN KOSMETIK DAN PENGARUHNYA PADA KEPUASAN KONSUMEN DI SURABAYA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Cosmetique is a unique product since it contain a spesific usage risk to the consumer regardless its social benefit. Consumer tend to consider more in its attribute in order to reduce the risk. The purpose of this study is to determine which attribute are most important perceived by the consumer in choosing cosmetique. The results are used in gap analysis to evaluate customerr satisfaction. We also conducted factor analysis, and use its resutl in simple regresion to find out the effect of each factor to overal satisfaction. As a result, there are three factor which consumer perceived as the most important attributse which are quality, risk, and brand. Quality and Brand factor both influencing overal customer satisfaction in cosmetique consumption greater then Risk factor. Abstract in Bahasa Indonesia : Kosmetik adalah produk yang unik karena mengandung resiko penggunaan bagi konsumen disamping manfaat sosialnya. Konsumen cenderung untuk mempertimbangkan atribut-atribunya dalam rangka mengurangi resiko yang mungkin dihadapinya. Tujuan dari studi ini adalah untuk menentukan attribut produk manakah yang dinilai konsumen menjadi atribut terpenting dalam memilih kosmetik. Kemudian hasilnya digunakan dalam analisis gap untuk mengevaluasi kepuasan konsumen. Studi ini juga menggunakan analisa faktor untuk kemudia dianalisis lebih lanjut dengan regresi sederhana untuk mengetahui pengaruh setiap faktor terhadap kepuasan konsumen. Hasilnya, terdapat 3 faktor atribut yang dinilai penting oleh konsumen dalam pemilihan kosmetik yaitu faktor kualitas, resiko dan merek. Faktor kualitas dan faktor merek berpengaruh lebih besar terhadap kepuasan konsumen kosmetik daripada faktor resiko. Kata kunci: atribut produk, kosmetik, kepuasan konsumen.

Erna Ferrinadewi

2005-01-01

102

Rattan Jernang (Daemonorops draco) management by Anak Dalam Tribe in Jebak Batanghari, Jambi Province  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Sulasmi IS, Fatimah S, Nisyawati. 2012. Rattan Jernang (Daemonorops draco) management by Anak Dalam Tribe in Jebak Batanghari, Jambi Province. Biodiversitas 13: 152-162. Management of Rattan Jernang (Daemonorops draco Willd.) in Jebak Forest, Batanghari, Jambi is not well documented. It is noted that fruits of D. draco is the best income source for Anak Dalam Jambi people since 1624. They harvest fruits of D. draco as many as they need. The management of Jebak forest is an open access, so all the people of Anak Dalam Jambi Tribe have the same right and responsibility on the forest. However, almost 60% of Jebak Forest area have been severed because of illegal logging for palm oil plantation. This is the reason why people of Suku Anak Dalam such as Sudirman and Suin, try to cultivate D. draco by growing 40 clumps of this species at their latex field. The aim of their activity is to conserve D. draco at their forest. Based on the recent situation, research study of rattan jernang’s management in Jebak Forest is conducted. This research method is semi structural interview. All data are analyzed by description. As a result is the management and cultivation of D. draco in Jebak Forest is very difficult because the availability of seeds are not enough for root stocks.

IIK SRI SULASMI; NISYAWATI; YOHANES PURWANTO; SITI FATIMAH

2012-01-01

103

Penolakan sentimen etnik dalam politik semasa Malaysia: Kes pilihan raya kecil 2009 Bukit Selambau, Kedah  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Etnik merupakan faktor penting dalam mempengaruhi proses dan pola tingkahlaku politik di Malaysia. Dengan keadaan demografi dan struktur ekonomi penduduk Malaysia yang berbilang kaum maka politik perkauman telah sekian lama diterima oleh majoriti pengundi negara ini sejak merdeka. Bagaimanapun, politik perkauman telah tercabar dan ditumbangkan di beberapa negeri, termasuk Kedah, dalam pilihanraya umum 2008. Kertas ini menganalisis pendapat umum pra-pilihanraya oleh pelbagai etnik penduduk tempatan mengenai pilihan raya kecil DUN Bukit Selambau, Kedah dan membandingkannya dengan keputusan sebenar pilihanraya kecil tersebut . Secara keseluruhannya, hasil kajian pendapat umum ini menunjukkan bahawa 41.2 peratus responden Melayu, 45.5 peratus responden Cina dan 41.1 peratus responden India menyatakan PKR akan mengekalkan kerusi DUN Bukit Selambau. Dapatan ini adalah selaras dengan keputusan pilihan raya kecil pada 7 April 2009 yang memihak kepada PKR. Pada zahirnya keputusan pilihan raya kecil ini menunjukkan majoriti pengundi menolak politik perkauman Barisan Nasional dan menyokong ideologi ‘Makkal Sakthi’ atau kuasa rakyat PKR. Ia juga menunjukkan impak keputusan pilihan raya umum 2008 yang lalu masih kekal dimana pengundi memilih pakatan parti yang menguasai Kerajaan Negeri Kedah supaya wakil rakyat yang mereka pilih berpeluang dilantik sebagai EXCO Kerajaan Negeri. Keputusan pilihan raya kecil ini juga jelas menunjukkan bahawa pihak yang tewas iaitu BN perlu melakukan 'post mortem' secara terperinci, telus dan tegas bagi memperbaiki kelemahannya. Ini kerana apa yang berlaku dalam pilihan raya kecil tersebut tidak harus dilihat sebagai 'kalah di satu kerusi sahaja' tetapi perlu dilihat dalam skop yang lebih luas dalam menghadapi pilihan raya umum akan datang.

Abdul Halim Sidek; Junaidi Awang Besar; Mohd Fuad Mat Jali; Yahaya Ibrahim; Noor Aziah Mohd Awal; Khaidzir Ismail

2010-01-01

104

PEMERIKSAAN CEMARAN PESTISIDA DALAM KOMODITI CABAl MERAH BESAR DAN CABAI MERAH KERITING DI BEBERAPA KOTA DALAM UPAYA PENETAPAN BMR (BATAS MAKSIMUM RESIDU)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Telah dilakukan penelitian terhadap residu pestisida dalam komoditi cabai merah besar dan cabai merah keriting yang berasal dari pasar di kota Cianjur, Semarang dan Surabaya. Pengujian dilakukan menggunakan alat KCKT (Kromatografi Cair Kinerja Tinggi). Hasil pengujian terhadap beberapa golongan pestisida kemudian dikaji kembali berdasarkan pola konsumsi cabai orang Indonesia dan dihitung BMR-nya dan dibandingkan terhadap BMR pustaka. Dari hasil pemeriksaan terdeteksi pestisida golongan organoklorin seperti lindon, aldrin, heptaklor, endosulfon. Golongan organofosfat yang terdeteksi adalah paration, klorpirifos, dimethoat, profenofos, protiofos. Golongan karbamat yang terdeteksi adalah karbofuran, sedangkan golongan piretrin tidak terdeteksi, hasil perhitungan lebih kecil dari BMR pustaka.   Kata kunci : Pestisida, cabai

D. Mutiatikum; Mariana Raini

2012-01-01

105

PROFIL PESERTA SENI PERNAFASAN TENAGA DALAM SATRIA NUSANTARA MENURUT FOTO KIRLIAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Moto Satria Nusantara (SN) yaitu sembuh-sehat-saudara telah lama dikenal, dipelajari dan dilaksanakan. Bukti yang menunjukkan adanya perubahan sesudah mengikuti Seni Pernapasan Tenaga Dalam (SPTD) secara medis telah banyak dilaporkan baik melalui pemeriksaan fisik, laboratorium maupun pemeriksaan medis lain.Dalam studi ini kecuali pemeriksaan darah juga dilakukan pemeriksaan lain antara lain pemeriksaan dengan foto Kirlian pada 25 pelatih dan 39 peserta pra dasar pria. Pemeriksaan foto Kirlian dilakukan sekali pada pagi hari sesudah meditasi dan sebelum latihan. Pemotretan hanya dilakukan pada ujung dari telunjuk, jari tengah dan jari manis pada tangan kanan yang berarti hanya meliputi keadaan usus besar, persyarafan, peredaran darah dan kelenjar endokrin. Makalah ini merupakan salah satu laporan dari studi di atas yang mengulas secara deskriptif profil peserta SPTD dilihat dari pemeriksaan foto Kirlian. 

Haryadi Suparto

2012-01-01

106

Pengaruh Kadar TiO2 Terhadap Kekuatan Bending Komposit Serbuk Al/TiO2  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Aluminum fine powder as the matrix and TiO2 as the reinforcement is known as Al/metal matrix composite, that can be produced by powder metallurgy. The research of Al/TiO2 MMC with various content of reinforcement was 0, 2, 4, 6 and 8% weight of TiO2. Green body was produced with variuos compacting pressures 400 and 500 MPa, then sintered at 550 oC for 5 hour. Optical and SEM were used to observe the microstructures. Mechanical properties of the specimens including Brinell hardness and modulus of rupture by four point bending. The results of the research show that Brinell hardness number, modulus of rupture and density of composites increases with increasing compacting pressure. The optimum properties were achieved on the composites containing 4% weight of TiO2 were modulus of rupture was 82 kg/mm2, hardness was 42 BHN and density 2.57 gr/cm3 with compacting pressure of 500 MPa. Abstract in Bahasa Indonesia : Aluminium serbuk sebagai matrik dan TiO2 sebagai penguat dikenal sebagai bahan komposit matrik logam (MMC), yang dapat diproduksi dengan teknik metalurgi serbuk. Dalam penelitian ini komposit Al/TiO2 dengan variasi penambahan unsur penguat sebesar 0, 2, 4, 6 dan 8% berat TiO2. Pembentukan green body dengan tekanan kompaksi 400 dan 500 MPa, dan proses sinter pada suhu 550 OC selama 2 jam. Pengujian meliputi uji bending dan kekerasan brinell, pengamatan srtuktur mikro menggunakan SEM dan mikroskop optik. Hasil penelitian menunjukan kekerasan dan kekuatan bending meningkat dengan meningkatnya tekanan kompaksi. Komposisi optimum dicapai pada komposisi Al/TiO2 4% berat, dengan kekuatan bending sebesar 82 kg/mm2 dan kekerasan 42 BHN pada pembentukan dengan tekanan kompaksi 500 MPa. Kata kunci: metalurgi serbuk, Al/TiO2, Komposit.

Lilik Dwi Setyana; Toto Rusianto

2005-01-01

107

KAJIAN KRITIS PRAKTIK ANAK MENONTON FILM KARTUN DI TELEVISI DALAM AKTIFITAS KESEHARIAN DI BANYUWANGI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This research was held in 2006 for six months. It has been done because the audience was considering become the power to determine the Television program strength. As we know the audience has an important position in mediated communication, they are equal with communicator or text. The research of Television audience is to complete the studies about Television; however text will be meaningful if they deliver by the new communicator. Children are the research object in order to know how much Television become a part of daily life, especially Television programmed that broadcast the cartoon. This research involves three children with different social culture as an informant that lives in Banyuwangi. The research focus is analyze the practical of watching television activity of those three children and what kind of matter that negotiate and integrated in their daily life. Abstract in Bahasa Indonesia: Penelitian yang dilakukan pada tahun 2006 selama enam bulan ini dilakukan karena penonton dianggap menjadi kekuatan penentu bagi keberlangsungan suatu program televisi. Seperti kita ketahui bahwa penonton memiliki posisi penting dalam proses komunikasi bermedia (mediated communication) sebanding dengan komunikator maupun teks dan penelitian audiens televisi dilakukan untuk melengkapi kajian tentang televisi, karena bagaimanapun juga pesan (teks) yang disampaikan oleh pembuat pesan (komunikator) baru akan bermakna ketika sampai ke mata penonton. Anak menjadi objek penelitian untuk mengetahui seberapa banyak televisi menjadi bagian dari keseharian hidup mereka, terutama acara televisi yang menayangkan film-film kartun. Dengan menggunakan 3 anak dengan latar belakang sosial dan budaya yang berbeda sebagai informan yang berada di Banyuwangi, fokus perhatian dalam analisis ini adalah praktik menonton program film kartun yang dilakukan ketiga anak tersebut dan hal-hal apa sajakah yang ternegosiasikan di dalam praktik menonton yang terintegrasi dalam keseharian mereka. Kata kunci: audiens, anak, televisi, menonton, film kartun.

Reny Triwardani; Obed Bima Wicandra

2007-01-01

108

INFORMALITAS DALAM FORMALITAS PADA RUANG TERBUKA PUBLIK (Studi Kasus Lapangan Gasibu, Bandung)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Gasibu square plays an important role for the Bandung City. At the beginning, this open space was formally designed as part of government complex buildings (Kompleks Gedung Sate). For last ten years, this public space has achieved its ultimate position in its diversity and participants. Various activities such as economic, social, political, cultural and religion held there which are daily, weekly, monthly, and yearly. One of the most interesting activities is The Sunday Market which is probably the biggest Sunday market in Indonesia. This spontaneous market activity is a phenomena of urban vernacular which happened at the other part of the city of Bandung. Discourse in informality and formality of public space become an important issues which has to be treated carefully. Abstract in Bahasa Indonesia : Lapangan Gasibu saat ini memiliki peran yang sangat penting bagi Kota Bandung. Pada awalnya, ruang terbuka ini dirancang sebagai ruang publik formal sebagai bagian dari Kompleks Gedung Sate. Dalam sepuluh tahun terakhir, ruang terbuka publik ini menduduki tempat teratas dalam hal jumlah maupun keragaman aktivitasnya. Beragam kegiatan ekonomi, sosial, politik, budaya termasuk keagamaan diselenggarakan di area ini baik harian, mingguan, maupun bulanan. Salah satu kegiatan yang menarik adalah pasar minggu yang mungkin merupakan pasar minggu terbesar di Indonesia. Pasar yang terjadi secara spontan ini adalah sebuah fenomena urban vernakular yang terjadi pula di bagian lain di Kota Bandung. Saat ini, wacana informalitas dalam formalitas ruang publik menjadi isu penting yang harus ditempatkan pada posisi yang tepat. Kata kunci: informalitas-formalitas; lapangan gasibu; urban-vernakular

RR Dhian Damajani

2007-01-01

109

Selat Melaka 1992 - 2006: Iktibar beberapa aspek permasalahan dalam mengurus kese¬jahteraan sumber sekitaran serantau  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Selat Melaka adalah laluan perkapalan utama antara Lautan Pasifik dan Lautan Hindi yang memainkan peranan penting bagi pembangunan ekonomi negara pertumbuhan pesat Asia seperti Cina, India, Jepun, dan Korea Selatan serta negara ASEAN khususnya Malaysia, Indonesia dan Singapura. Pada 2006, jumlah minyak yang diangkut melalui selat ini dianggarkan 15 juta tong sehari (2,400,000 m3/d) dalam keadaan berlakunya 34 kejadian kapal karam. Kejadian perlanunan pula telah meningkat menjelang alaf baru, iaitu 220 kejadian pada tahun 2000 berbanding dengan 25 pada 1994 (satu pertiga daripada jumlah kejadian perlanunan di seluruh dunia) sehingga memaksa negara litoral (Indonesia, Malaysia, Singapura) mengambil langkah pembanterasan yang lebih canggih teknologinya apabila kejadian perlanunan ini meningkat semula pada tahun 2004. Hasilnya ialah penurunan kejadian perlanunan kepada 150 pada 2003, 79 pada 2005 dan 50 pada 2006 meskipun industri perkapalan masih dirundung kekhuatiran kejadian serangan lanun akan meningkat semula. Demikianlah cabaran berterusan pengurusan sumber sekitaran serantau seperti Selat Melaka ini. Kertas ini mengimbas kembali situasi pada tahun 1992 iaitu antara tahun paling mencabar pengurusan keselamatan selat ini dan merumuskan tiga iktibar - iaitu (1) kerjasama di kalangan litoral dalam memperbaiki lagi teknik dan keupayaan pengurusan; (2) tindakan pro-aktif di pihak industri perkapalan selalu membaharui dan meningkatkan sumber peralatan dan kemahiran perkapalan demi mengurangkan pelanggaran kapal; dan (3) penglibatan bertanggungjawab dari kalangan pengguna antarabangsa selat ini dalam memastikan keselamatan penggunaan selat ini - yang sama pentingnya pada tahun 2006 seperti pada tahun 1992.

Amriah Buang

2006-01-01

110

PARALEL BLOK FAKTORISASI QR DALAM SISTEM MEMORI TERSEBAR MULTIKOMPUTER BERBASIS MPI-LINUX  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This paper will present the implementation of parallel block factorization QR with Compact WY form. The parallel program has written in the SPMD (Single Program Multiple Data) style and use MPI (Message Passing Interface) library for communication. The program was successfully run in distributed memory system, with four computers. The Speedup was increase significantly long with increasing the number of processor and increasing the size of matrix: 1.47 for two processors, 1.84 for three processors and 2.13 for four processors. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam tulisan ini akan dipaparkan implementasi dari paralel Blok Faktorisasi QR dengan bentuk Compact WY. Program paralel ditulis dalam model SPMD (Single Program Multiple Data) dan memanfaatkan pustaka MPI (Message Passing Interface) untuk komunikasi. Program ini sukses dijalankan dalam sistem memori tersebar, dengan empat komputer. Terjadi peningkatan kinerja (speedup) yang berarti seiring dengan penambahan jumlah prosesor dan penambahan ukuran matriks: 1.47 untuk dua prosesor, 1.84 untuk tiga prosesor dan 2.13 untuk empat prosesor.

Abdul Rochman

2007-01-01

111

Kesan penggunaan peta konsep dan pembelajaran koperatif terhadap prestasi pelajar dalam mata pelajaran sejarah tingkatan empat  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Artikel ini cuba mengkaji mengenai keberkesanan penggunaan strategi kognitif peta konsep dan pembelajaran koperatif untuk meningkatkan kefahaman, pengetahuan jangka pendek, kemampuan menyelesaikan masalah yang diberi berdasarkan topik yang diajar dalam bentuk soalan esei pada akhir sesi pengajaran atau ujian bagi mata pelajaran Sejarah tingkatan empat. Kajian ini juga ingin melihat perbezaan pencapaian antara pelajar lelaki dan perempuan yang menggunakan strategi kognitif peta konsep dan pembelajaran koperatif berbanding pelajar lelaki dan perempuan yang tidakmenggunakan pembelajaran koperatif. Seramai 60 pelajar dari Sekolah Menengah di Pulau Pinang diambil sebagai sampel kajian. Kajian ini menggunakan eksperimen kuasi dengan rekabentuk faktorial 2x2 yang melibatkan ujian-t pada paras signifikan 0.05. Dapatan kajian menunjukkan bahawa pelajar yang belajar menggunakan strategi pembelajaran peta konsep dan pendekatan koperatif dapat meningkatkan prestasi pencapaian dalam mata pelajaran Sejarah. Pelajar bukan sahaja dapat meningkatkan kefahaman terhadap topik yang diajar, malah dapat menggunakan pengetahuan yang baru diperolehi daripada pembelajaran secara koperatif untuk menyelesaikan masalah dengan lebih yakin. Oleh itu, pembelajaran menggunakan peta konsep dan strategi koperatif adalah dicadangkan untuk diamalkan dalam pengajaran dan pembelajaran mata pelajaran Sejarah tingkatan 4.

MOHAN RATHAKRISHNAN; BALAN RATHAKRISHNAN

2005-01-01

112

Keperluan Sokongan Emosional Dalam Kalangan Anak Dewasa Yang Menjaga Warga Tua  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Peningkatan bilangan warga tua di Malaysia (60 tahun ke atas) akan mencapai jumlah 2.2 juta orang atau 9.5% menjelang 2020. Statistik juga menunjukkan bahawa kadar kelahiran semakin menurun beberapa dekad kebelakangan ini. Statistik ini menggambarkan satu dimensi baru berkaitan penjagaan warga tua dalam kalangan anak dewasa. Anak-anak dewasa pula, selain menghadapi bebanan untuk menyara keluarga sendiri, terpaksa menyara orang tua mereka yang kos kesihatan semakin hari semakin meningkat. Artikel ini meninjau aspek sokongan emosi dan timbal balik dalam hubungan anak dewasa (penjaga) dengan warga tua dengan menggunakan pendekatan teori pertukaran sosial. Kaedah survei digunakan dari bulan November 2008 hingga Januari 2009 untuk mengumpul data daripada 640 orang anak dewasa daripada etnik Melayu, Cina dan India. Dapatan kajian menunjukkan 65% anak dewasa bandar dan 59.7% anak dewasa luar bandar yang menjaga warga tua ialah anak dewasa perempuan yang majoritinya telah berkahwin dan mempunyai anak antara satu ke tiga orang. Majoriti responden luar bandar (92.8%) dan 43.1% responden bandar tinggal bersama warga tua yang dijaga mereka dan kerelaan untuk menjadi penjaga kepada warga tua merupakan pilihan mereka sendiri. Pasangan penjaga merupakan pemberi bantuan fizikal dan emosi utama dalam proses penjagaan warga tua.

Khadijah Alavi; Rahim M. Sail; Khairuddin Idris; Asnarulkhadi Abu Samah; Christine Chan

2011-01-01

113

STUDI AWAL APLIKASI TEORI FUZZY SET PADA PERUSAHAAN READYMIX CONCRETE DALAM MEMILIH PEMASOK MATERIAL BETON  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Material supply has a very important role in construction process. Material supply process require suitable and reliable supplier. In this study, fuzzy set theory is used as the appraisal and selection process of material suppliers to supply materials needed to produce concrete mix in a ready mix company. Sinusoidal, Blockley, and Baldwin models are used. This research uses three variables as qualifications, which are quality, performance, and payment. With these qualifications, ready mix concrete company can appraise material suppliers to be selected. It is shown that quality can be represented by Sinusoidal model, performance by Blockley model, and payment by Baldwin model, while the appropriate defuzzification method is maximum composite method. Abstract in Bahasa Indonesia : Aktivitas yang mempunyai peranan penting dalam proses pelaksanaan proyek konstruksi adalah penyediaan material. Proses penyediaan material memerlukan pemasok yang sesuai dan dapat diandalkan. Dalam studi ini dicoba untuk menggunakan teory fuzzy set dalam proses penelitian dan pemilihan pemasok material untuk adonan beton suatu perusahaan readymix concrete. Model yang dipergunakan adalah model Sinusoidal, Blockley dan Baldwin. Kualifikasi yang digunakan dipengaruhi oleh tiga variabel penentu yaitu variabel kualitas, performa dan pembayaran. Dengan kualifikasi tersebut perusahaan readymix concrete bisa menilai para supplier material yang akan dipakai perusahaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penilaian melalui variabel kualitas dapat diwakili oleh model Sinusoidal, untuk variabel performa diwakili oleh model Blockley dan variabel pembayaran diwakili oleh model Baldwin, sedangkan metode defuzifikasi yang sesuai adalah metode maksimum komposit.

Sentosa Limanto; Adi Sanjaya; Tirta Djusman Arief; Josep Buntoro

2005-01-01

114

PENDEKATAN METODE RULE BASED DALAM MENGALIHBAHASAKAN TEKS BAHASA INGGRIS KE TEKS BAHASA INDONESIA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Natural Language Processing is computer ability to process language, written and oral which was used by human in daily conversation. For computation process, language must be presented as simbolic line which follows certain rule. This English text translation into Indonesian text uses Rule Based method because it was done bilingually with different grammar. This English text translator to Indonesian is able to translate the sentences in daily conversation sentences that is close to its original meaning, so that it could help The English learning process to be easier. English text translator to Indonesian is able to detect group of sentences within several paragraphs for one input execution. The general pattern of Explaining-Explained which was found in English language could be translated into Explained-Explaining which follows Indonesian general grammar. The use of Rule Based method with parsing tree based and production rule in English text translator to Indonesian is able to handle the different grammar rule from both languages, so that it produces the suitable translation. Abstract in Bahasa Indonesia : Natural Language Processing (Pemrosesan Bahasa Alami) merupakan kemampuan suatu komputer untuk memproses bahasa, baik lisan maupun tulisan yang digunakan oleh manusia dalam komunikasi sehari-hari. Untuk proses komputasi, bahasa harus dipresentasikan sebagai rangkaian simbol yang memenuhi aturan tertentu. Penerjemahan teks bahasa Inggris ke bahasa Indonesia menggunakan metode Rule Based karena penerjemahan dilakukan secara bilingual (dua bahasa) yang mempunyai tata bahasa yang berbeda. Penerjemah teks bahasa Inggris ke teks bahasa Indonesia ini dapat menerjemahkan kalimat-kalimat dalam "daily conversation" dengan cukup baik dan mendekati makna aslinya sehingga dapat membantu proses pembelajaran bahasa Inggris dengan lebih mudah. Penerjemah teks bahasa Inggris ke teks bahasa Indonesia ini mampu mengenali kumpulan kalimat dalam beberapa paragraf untuk sekali eksekusi input. Pola MD (Menerangkan-Diterangkan) yang umum dijumpai dalam teks bahasa Inggris dapat diterjemahkan menjadi DM (Diterangkan-Menerangkan) sesuai kaidah umum bahasa Indonesia. Penggunaan metode Rule Based dengan parsing tree dan aturan produksi dalam penerjemah teks bahasa Inggris ke teks bahasa Indonesia dapat menangani perbedaan aturan tata bahasa dari kedua bahasa tersebut sehingga menghasilkan terjemahan yang sesuai. Kata kunci: pemrosesan bahasa alami, penerjemahan, metode rule based, bilingual, bahasa Inggris, bahasa Indonesia.

Ema Utami; Sri Hartati

2007-01-01

115

EFEK VITAMIN C DALAM MEDIUM DMEM TERHADAP PERTUMBUHAN SEL PARU-PARU FETUS HAMSTER SECARA IN VITRO  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efek vitamin C dalam medium DMEM terhadap pertumbuhan sel paru-paru fetus hamster secara in vitro dan untuk mengetahui pada konsentrasi berapakah vitamin C dalam medium DMEM yang berpengaruh paling efektif terhadap pertumbuhan sel paru-paru fetus hamster secara in vitro. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan 6 perlakuan dan 2 ulangan. Masing-masing perlakuan tersebut adalah vitamin C dengan konsentrasi 0mM (kontrol), 5mM, 10mM, 15mM, 20mM, dan 25mM. Vitamin C dengan berbagai konsentrasi tersebut ditambahkan ke dalam medium DMEM dan selanjutnya digunakan untuk menumbuhkan sel paru-paru fetus hamster. Sel paru-paru fetus hamster diisolasi dari fetus hamster berumur 2 hari, ditumbuhkan dalam medium DMEM yang sudah ditambah dengan vitamin C dengan berbagai konsentrasi dan diinkubasi dalam inkubator CO2 5% pada suhu 370C selama beberapa hari sampai biakan sel-sel tersebut konfluen. Setelah konfluenbiakan sel diamati persentase konfluen, viabilitas dan abnormalitas sel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vitamin C dengan konsentrasi 0mM (kontrol), 5mM, 10mM, 15mM, 20mM, dan 25mM dalam medium DMEM mampu menghasilkan persentase konfluen berturut-turut 50%, 65%, 72.5%, 82.5%, 87.5%, dan 92.5% dan persentase viabilitas sel sebesar 89%, 94.5%, 94%, 93%, 94%, dan 96.5%. Sedangkan konsentrasi vitamin C yang efektif terhadap pertumbuhan sel paru-paru fetus hamster secara in vitro adalah konsentrasi 25mM.

Ema Kurnia W,; Kholifah Holil

2012-01-01

116

PERAN TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DALAM MENGUBAH PERILAKU MASYARAKAT MENUJU HIDUP BERSIH DAN SEHAT  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional. Pada tahun 1948, Badan Kesehatan Dunia/WHO menyepakati bahwa diperolehnya derajat kesehatan yang setinggi-tingginya adalah hak fundamental bagi setiap orang tanpa membedakan ras, agama, politik yang dianut dan tingkat sosial ekonominya. Perubahan pemahaman konsep sehat dan sakit serta makin majunya ilmu pengetahuan dan teknologi telah menggugurkan paradigma kesehatan lama yang mengutamakan pelayanan kesehatan yang bersifat kuratif dan rehabilitatif digantikan paradigma pembangunan kesehatan baru, yaitu Paradigma Sehat yang bersifat proaktif. Dalam Indonesia sehat 2010, yang diharapkan adalah lingkungan yang kondusif, ditunjang dengan perilaku masyarakat yang proaktif serta mampu menjangkau pelayanan kesehatan. Untuk meningkatkan percepatan perbaikan derajat kesehatan masyarakat, diperlukan strategi pem­bangunan kesehatan, sasaran serta kebijaksanaan pembangunan kesehatan yang berkesinambungan, berkelanjutan, menyeluruh, merata dan terintegrasi. Dalam pembangunan kesehatan, tenaga kesehatan masyarakat merupakan bagian dari sumber daya manusia yang sangat penting perannya guna meningkatkan kesadaran yang lebih tinggi pada pelayanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif. Untuk itu perlu dipersiapkan tenaga terlatih di bidang promosi kesehatan termasuk pakar yang memahami sosiologi, antropologi, perilaku, ilmu penyuluhan dan lain-lain. Di samping itu, tenaga kesehatan masyarakat juga dapat berperan di­ bidang kuratif dan rehabilitatif. Tenaga kesehatan masyarakat mempunyai peran strategis dalam mengubah perilaku masyarakat menjadi kondusif terhadap Perilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) melalui promosi kesehatan. Promosi yang dilakukan perlu mengikuti 4 tahapan yaitu: 1) memperkenalkan gagasan dan teknik perilaku sehat, 2) melakukan identifikasi dan mengembangkan strategi perubahan perilaku sehat, 3). memotivasi masyarakat sehingga terjadi perubahan perilaku sehat dan 4) memahami cara berkomunikasi serta merancang program komunikasi.

Supratman Sukowati; Shinta Shinta

2012-01-01

117

KAJIAN KES KEATAS KESAN KAEDAH PEMBELAJARAN KOPERATIF TEKNIK ’JIGSAW’ DALAM KURSUS ISYARAT DAN SISTEM  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Kaedah pembelajaran koperatif (KOOP) berpusatkan pelajar merupakan suatu metodologi pengajaran aktif dalam kumpulan-kumpulan kecil berbanding kaedah pembelajaran kompetitif (KOMP) atau secara individu dan berpusatkan pensyarah. Teknik Jigsaw yangmerupakan subset pembelajaran KOOP telah menunjukkan keupayaan memupuk kemahiran interaksi berkumpulan, berfikiran kritis serta sifat positif, selaras dengan paradigma masa kini yang berlandas keperluan hasil pembelajaran. Dalam kajian ini ia digunakan dalam proses mengulangkaji topik yang telah diajar di bilik kuliah. Sehubungan dengan itu, kertaskerja ini membincangkan kedua-dua metodologi pembelajaran yang telah dilaksanakan dalam kelas kursus isyarat dan sistem (KL2093) di Fakulti Kejuruteraan, UKM dan mengupas keberkesanannya secara kuantitatif dan kualitatif. Iajuga membandingkan struktur pembelajaran kooperatif dan kompetitif menggunakan rekabentuk kuasi-ujikaji. Analisis kuantitatif dilakukan ke atas dua set data markah peperiksaan pelajar untuk melihat kesan ke atas pencapaian akademik manakala analisis kualitatif dilakukan secara analisis sebab-akibat (cause-effect) untuk mengkaji kesannyaterhadap sikap pelajar. Pemerhatian dan analisis awal menunjukkan teknik jigsaw yang berpusatkan pelajar memberikan kesan yang lebih positif berbanding kaedah tradisional pembelajaran KOMP berpusat pensyarah.The student oriented cooperative leaning method (COOP) exhibit an active teaching methodology in small groups, as compared to the lecturer oriented competitive learning method (COMP). The Jigsaw technique is a subset of the COOP learning that has been demonstrated to nurture good group interaction skill, critical thinking ability, and positive attitude among students that are in agreement with the current outcome based paradigm. In this study, both methods were used in the revision process to reinforce theunderstanding of the topics taught in the class. This paper specifically discusses both methodologies that have been implemented in Signal and System course (KL2093) at the Engineering Faculty, UKM and analyzes its quantitative and qualitative effectiveness. Italso compares the cooperative and competitive structure using the quasi-experiment design approach. The quantitative analysis was carried out on two data sets of examination scores to evaluate their effects towards academic achievements, while, the qualitative analysis based on cause-effect process is performed to investigate the effects towards students’ behavior. Preliminary observation and analysis indicates that the student oriented jigsaw technique is more effective compared to the traditional lecturer oriented COMP learning.

Hafizah Husain; Abdul Wahab Mohammad; Aini Hussain; Salina Abdul Samad; Azah Mohamed; Che Husna Azhari; Norinawati Md. Tahir

2010-01-01

118

PENGGUNAAN MATLAB SIMULINK DALAM PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN PENUKAR KUASA MOD PENSUISAN (PKMP) UNTUK PELAJAR PRA - SISWAZAH  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Elektronik kuasa telah dijadikan kursus asas jabatan untuk para pelajar pra-siswazah program kejuruteraan elektrik dan elektronik di UKM. Untuk membantu para pelajar memahami kursus ini dengan lebih mudah, pantas dan berkesan; proses pembelajaran dan pengajaran berasaskan sistem pemodelan dan penyelakuan komputer diperkenalkan.Pendekatan ini adalah alternatif kepada latihan amali di makmal yang berkos tinggi. Kertas kerja ini membincangkan penggunaan perisian Matlab Simulink dalam memodel penukar Buck. Para pelajar didedahkan kepada bagaimana membina model litar, menganalisis operasi pensuisan dan sistem kawalan litar sebelum penyelakuan penukar Buck dilaksanakan. Hasil keputusan daripada penyelakuan komputer menentusahkan teori yang telah dibincangkan dalam kuliah. Justeru itu, kertas kerja ini boleh menjadi sebagai panduan asas untuk makmal latihan amali kursus elektronik kuasa berasaskan pemodelan danpenyelakuan komputer.Power electronics has become a departmental basic course for undergraduate students of electrical and electronics engineering program at UKM. To help students understand thiscourse easily, quickly and efficiently; teaching and learning process based on computer modeling and simulation are introduced. This approach is an alternative to laboratory experiment which is costly. This paper discusses implementation of Matlab Simulink software in modeling a Buck converter. Students are exposed on how to construct a circuit model, to analyze switching operation, and control system before Buck converter simulation is being executed. Results from the computer simulation should verifiy the theory that has been discussed in class. Hence, this paper can be a basic guideline for computer modeling and simulation-based laboratory experiment for power electronics course.

Yushaizad Yusof; Nasrudin Abd. Rahim

2010-01-01

119

OPTIMASI POLA PENYUSUNAN BARANG DALAM RUANG TIGA DIMENSI MENGGUNAKAN METODE GENETIC ALGORITHMS  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The good arrangement pattern in the three dimension space, for example container, must be made as optimal as possible to keep the dispatch cost down. Genetic algorithms as the solution search methods which depends on the natural selection to get an individual with the best gene arrangement, is able to give the solution towards how the good arrangement pattern is optimized through iteration process until some generations with reproduction, crossover, and mutation operators. By inserting some input such as the space and goods specification, and the probability of the three genetic algorithms operator, the optimization process will look for the good arrangement pattern based on fitness or the best grade, that is the fewer empty space left. Abstract in Bahasa Indonesia : Pola penyusunan barang dalam ruang tiga dimensi, contohnya kontainer, harus bisa seoptimal mungkin untuk menekan biaya pengiriman dalam berbisnis. Algoritma genetik sebagai metode pencarian solusi yang berpatokan pada seleksi alam untuk mendapatkan sebuah individu dengan susunan gen-gen terbaik, mampu memberikan solusi bagaimana pola susunan barang dioptimalkan melalui proses iterasi sampai beberapa generasi dengan operatornya yaitu reproduksi, pindah silang, dan mutasi. Dengan memasukkan inputan berupa spesifikasi ruang dan barang beserta probabilitas ketiga operator algoritma genetik, proses optimasi akan menemukan pola susunan barang berdasarkan fitness atau nilai terbaik, yaitu semakin sedikit ruang kosong yang tersisa. Kata kunci: optimasi, penyusunan barang, algoritma gemetik.

Kartika Gunadi; Irwan Kristanto Julistiono; Beny Hariyanto

2003-01-01

120

"CROSS-SECTIONAL VS LONGITUDINAL": PILIHAN RANCANGAN WAKTU DALAM PENELITIAN PERUMAHAN PERMUKIMAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Cross-sectional and longitudinal are terminology related to assessment of time-design in research process. Both of them have different characteristics and implication when used in research, especially in housing and settlement research. However, the differences between them rarely understood or unrealized by the researcher when they plan or do the research, especially on its implication to the data collection and analysis. This paper explain the distinction of them and its implication to the researches, show the implementation precedent on housing researches, and descript how to define appropriate research time-design according to its goal and its influence condition. Abstract in Bahasa Indonesia : Cross-sectional dan longitudinal adalah istilah yang berkaitan dengan penetapan rancangan waktu dalam pelaksanaan penelitian. Kedua pilihan rancangan ini memiliki karakteristik serta implikasi yang berbeda bila digunakan dalam penelitian, khususnya penelitian perumahan dan permukiman. Namun, perbedaan kedua rancangan ini seringkali tidak dipahami atau tidak disadari oleh para peneliti perumahan permukiman ketika merencanakan maupun melaksanakan penelitiannya, terutama implikasinya terhadap pengumpulan serta analisis data yang diperolehnya. Tulisan ini bermaksud menjelaskan perbedaan kedua rancangan waktu penelitian tersebut serta implikasinya bagi penelitian, menampilkan preseden penggunaannya pada penelitian perumahan dan permukiman, serta memaparkan petunjuk pemilihan rancangan waktu penelitian sesuai dengan tujuan dan kondisi-kondisi yang mempengaruhi jalannya penelitian. Kata kunci: rancangan waktu penelitian, cross-sectional, longitudinal, perumahan dan permukiman.

Allis Nurdini

2006-01-01

 
 
 
 
121

STUDI KUALITATIF PENGETAHUAN DAN PERAN TOKOH MASYARAKAT DALAM PENGENDALIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA SALATIGA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Prioritas program pemberantasan Demam Berdarah Dengue (DBD), yaitu pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang pelaksanaannya melibatkan peran serta masyarakat. Salah satu perilaku masyarakat dipengaruhi oleh faktor pendorong, yaitu faktor yang terwujud dalam sikap dan perilaku petugas kesehatan atau petugas lain yang merupakan kelompok referensi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengetahuan tokoh masyarakat tentang DBD dan perannya di masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data melalui Diskusi Kelompok Terarah (DKT) dengan peserta 8-10 orang dalam satu kelompok. Informan penelitian ini adalah tokoh masyarakat yang berada pada tiga wilayah endemis DBD di Kota Salatiga. Data yang diperoleh diolah berdasar analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan telah mengetahui tentang gejala, penular dan pencegahan serta pemberantasan DBD. Mereka menyampaikan berbagai informasi tentang DBD yang diperoleh dari media massa baik cetak maupun elektronik kepada masyarakat di wilayahnya, informasi tersebut disampaikan pada saat pertemuan rutin yang diadakan setiap bidan. Pembinaan dan perhatian dari sektor kesehatan terhadap kegiatan yang dilakukan informan masih kurang, sedangkan dari sektor lain belum dilakukan, pengetahuan tokoh masyarakat sudah cukup baik dan peran mereka cukup besar di masyarakat sekitarnya.   Kata kunci: pengetahuan, peran, tokoh masyarakat, pemberantasan DBD.

Wiwik Trapsilowati; Suskamdani Suskamdani

2012-01-01

122

Pengaruh pupuk kandang dan NPK terhadap populasi bakteri Azotobacter dan Azospirillum dalam tanah pada budidaya cabai (Capsicum annum)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Mujiyati, Supriyadi. 2009. Pengaruh pupuk kandang dan NPK terhadap populasibakteri Azotobacter dan Azospirillum dalam tanah pada budidaya cabai (Capsicumannum). Bioteknologi 6: 63-69. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan populasi bakteri Azotobacter dan Azospirillum akibat pemberian pupuk kandang. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan perlakuan: (i) tanpa pupuk sebagai kontrol, (ii) dengan pupuk kandang, (iii) dengan pupuk NPK. Data dikumpulkan secara eksperimen dengan menanam cabai pada beberapa petak percobaan dengan perlakuan penggunaan pupuk sebanyak tiga kali ulangan. Data yang dikumpulkan terdiri atas jumlah populasi Azotobacter dan Azospirillum, kandungan nitrogen dalam tanah dan hasil cabai. Percobaan lapangan dilakukan di Desa Gathak, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Data primer dari hasil penelitian di analisis dengan uji ANAVA dan dilanjutkan dengan uji BNT dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan pupuk kandang dapat meningkatkan populasi bakteri Azotobacter (0,02%) dan Azospirillum (0,46%) apabila dibandingkan kontrol, sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah dalam waktu yang cukup lama yaitu dengan meningkatkan ketersediaan hara dalam tanah. Kandungan nitrogen total tanah setelah diberi pupuk kandang juga meningkat dan sangat bermanfaat untuk bahan penyusun tubuh tumbuhan.

MUJIYATI; SUPRIYADI

2009-01-01

123

HUBUNGAN KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN, DAN SIKAP, DENGAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN ANTI NYAMUK DI KELURAHAN KUTOWINANGUN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Abstract. There are various selections of household insecticides in the community. So far socialization on appropriate method of using household insecticide has never been undertaken. The majority of heterogenous community of Kutowinangun village have the habit of using household insecticide. Based on this condition the problem of the study is how community behaves in relation to the use of household insecticide. The aim of study was to describe community behavior include knowledge, attitude and their practice in the use of household insecticide . The study used descriptive analytical. method to identify community behavior was done by closed questionnaire. Population of the study were community of Kutowinangun village, Salatiga Municipality whereas samples were taken using quota sampling technique. Information on community behavior was obtained quantitatively and qualitatively. Out of 100 respondents, only 72 respondents that use of mosquito repellent. Users of aerosol insecticides were 28%, repellent insecticide 8%, Mosquito coils were 36% and electric mat insecticide were 42%.  Knowledge of respondents was 62% is adequate; but only 36% had supportive attitude toward the use of mosquito repellent. Users of household insecticides sometimes read the label of mosquito repellent package (58 %) at the frequency of spray  once a day (36.3%). Most of them did not wash their hand after using household insecticide (54%), and they were kept insecticide on the floor (> 40%). Knowledge and attitudes influence people's behavior with a p value Keywords: Knowledge, Attitude, practice,  household insecticide . Abstrak. Berbagai jenis insektisida rumah tangga sudah banyak beredar di masyarakat. Sosialisasi tentang cara penggunaan insektisida rumah tangga yang tepat dosis dan cara penggunaan sampai saat ini tidak pernah dilakukan. Sebagian besar masyarakat Kelurahan Kutowinangun memiliki kebiasaan menggunakan insektisida rumah tangga. Berdasarkan hal tersebut maka masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perilaku masyarakat dalam penggunaan insektisida rumah tangga (anti nyamuk). Tujuan penelitian adalah untuk menggambarkan perilaku masyarakat meliputi pengetahuan, sikap dan praktek mereka dalam penggunaan insektisida rumah tangga. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Metode untuk mengidentifikasi perilaku masyarakat dilakukan melalui kuesioner tertutup. Populasi penelitian adalah masyarakat Kelurahan Kutowinangun, Kota Salatiga sedangkan sampel diambil dengan teknik quota sampling. Informasi tentang perilaku masyarakat diperoleh secara kuantitatif dan kualitatif. Dari 100 responden, hanya 72 responden yang menggunakan anti nyamuk. Pengguna insektisida (anti nyamuk) aerosol adalah sejumlah 28%, repellent sejumlah 8%, anti nyamuk bakar sebanyak 36% dan insektisida elektrik adalah sebanyak 42%. Pengetahuan responden sebagian besar (62%) adalah cukup, tetapi hanya 36% dari responden yang memiliki sikap mendukung terhadap pemanfaatan anti nyamuk. Praktik perilaku masyarakat dalam membaca label kemasan anti nyamuk sebagian besar (58%) menyatakan kadang-kadang saja, sedangkan frekuensi penggunaan anti nyamuk semprot sebagian besar (36,3%) adalah sekali dalam sehari. Kebanyakan dari masyarakat tidak mencuci tangan mereka setelah menggunakan insektisida rumah tangga (54%), dan mereka meletakkan insektisida di lantai (> 40%). Pengetahuan dan Sikap berpengaruh terhadap perilaku masyarakat dengan p value Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Praktik, insektisida rumah tangga

R.A. Wigati; Lulus Susanti

2013-01-01

124

Analisa Karakteristik Distribusi Tekanan dan Kecepatan Pada Bodi Aerodinamika Airfoil Dengan Metoda Panel Dalam Fenomena  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The aerodynamics characteristics of a body are the most important in the subject of aerodynamics application in which is intended to get the aerodynamically body profile. This research was performed on both a symmetrical model of NACA Airfoil and Joukowski Airfoil. In this research, the analysis of aerodynamics characteristics had been performed by using Smith-Hess' panel method that distributes both the source flow and the vortex flow along the surface of airfoil to get the velocity distribution, in which is used to get the pressure distribution on the surface of airfoil. The parameters used as the aerodynamics characteristics are the coefficient of pressure distribution (Cp) and the coefficient of lift (Cl). The research results show that the accuracy level of panel method in analyzing the aerodynamics characteristics is high quite. It could be proved by the graphical visualization of software simulation. This visualization met the trend line of the available charts, hence, the greater of pressure difference between upper and lower surface of airfoil, the bigger of lift. Furthermore, the chart of lift coefficient (Cl) to the angle of attack is linear. The pressure difference was trigged by some factors including the variance of attack angle and the maximum thickness of airfoil. Furthermore, in the geometric of airfoil profile, the difference between the NACA Airfoil and the Joukowski Airfoil is on their sharper trailing edge. Abstract in Bahasa Indonesia : Karakteristik aerodinamika suatu benda uji merupakan suatu hal yang sangat penting dalam bidang ilmu aplikasi aerodinamika yang ditujukan untuk mendapatkan bentuk benda yang aerodinamis. Penelitian karakteristik aerodinamika ini dilakukan pada benda uji simetrik NACA Airfoil dan Joukowski Airfoil. Dalam penelitian ini, analisa karakteristik aerodinamika dilakukan dengan metoda panel Smith-Hess yang mendistribusikan aliran source dan aliran vortex di sepanjang kontur airfoil untuk mendapatkan distribusi kecepatan, yang kemudian digunakan untuk mendapatkan distribusi tekanan pada kontur airfoil. Parameter yang digunakan sebagai karakteristik aerodinamika adalah koefisien distribusi tekanan (Cp), koefisien lift (Cl). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keakuratan metoda panel di dalam analisa karakteristik aerodinamika cukup tinggi, dengan terlihatnya hasil grafik dari simulasi software yang dapat mengikuti trend line atau alur dari grafik pembanding yang telah ada sebelumnya, demikian dengan semakin besarnya perbedaan tekanan (pressure difference) antara bagian atas dengan bagian bawah kontur airfoil maka akan menimbulkan lift yang semakin besar, sedangkan grafik koefisien lift (Cl) terhadap sudut serang adalah linier. Perbedaan tekanan dipicu oleh beberapa faktor, misalnya perubahan sudut serang, dan perubahan ketebalan maksimum yang dimiliki airfoil. Sedangkan untuk geometri penyusun airfoil, perbedaan antara NACA Airfoil dengan Joukowski Airfoil terletak pada bentuk trailing edge-nya yang lebih lancip. Kata kunci: karakteristik aerodinamika, NACA Airfoil, Joukowski Airfoil, metoda panel Smith-Hess, koefisien distribusi tekanan, koefisien lift.

Herman Sasongko; Yudiansyah Harahap

2003-01-01

125

PERANAN UNIVERSITAS DALAM MEMOTIVASI SARJANA MENJADI YOUNG ENTREPRENEURS (Seri Penelitian Kewirausahaan)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The role of university to motivate the fresh graduate to be young entrepreneurs is very important to increase the number of entrepreneurs. Be Increasing of young entrepreneurs will decrease unemployment and it will even open more job vacancies. How the university can produce young entrepreneurs. The role of university is explained by some expert of entrepreneurship .One of them is explained by Thomas Zimmerer . He explained that one factor that triggers the growth of entrepreneurship is educational entrepreneurship. Mr.Douglas.A Gray suggested that people should start their own business as soon as possible. For example, when the students are still studying in the university they can try to start their own business. By empirical data, research has been done to Petra Christian University Student about the dominant factor that influences the student to be young entrepreneurs. The result of the research shows that the dominant factor is opportunity. Therefore the university should play it's roles which are giving information about the advantages of becoming entrepreneurs, giving educational entrepreneurship and providing some activities where they can practice their knowledge and feel the entrepreneurship world. With those roles of the university, young entrepreneurs can be produce successfully. Abstract in Bahasa Indonesia : Peranan Universitas dalam memotivasi sarjana menjadi wirausahawan muda sangat penting dalam menumbuhkan jumlah wirausahawan . Dengan meningkatnya wirausahawan dari kalangan sarjana akan mengurangi pertambahan jumlah pengangguran bahkan menambah jumlah lapangan pekerjaan. Pertanyaannya adalah bagaimana pihak universitas dapat mencetak wirausahawan muda. Peranan universitas dijelaskan oleh beberapa pendapat para ahli bidang kewirausahaan .Salah satunya dijelaskan oleh Thomas Zimmerer bahwa salah satu faktor pendorong pertumbuhan kewirausahaan adalah pendidikan kewirausahaan. Selain itu Douglas A.Gray menyarankan untuk memulai usaha sejak dini misalnya pada waktu masih kuliah . Sedangkan data secara empirical juga didapatkan melalui penelitian yang dilakukan pada alumni Universitas Kristen Petra tentang faktor paling dominan memotivasi alumni menjadi wirausahawan. Hasil penelitian tersebut menyebutkan bahwa faktor kesempatan yang mendorong alumni memutuskan menjadi wirausahawan. Jadi pihak universitas berperan menjadi pemberi informasi tentang kesempatan apa yang akan didapat jika menjadi wirausahawan, serta memberikan pendidikan kewirausahaan dan memberikan wadah bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmunya dengan mendirikan bisnis kecil di lokasi universitas. Peranan universitas sangat menentukan tercetaknya wirausahawan muda yang handal. Kata kunci: wirausahawan, motivasi, peranan universitas

Yohnson Yohnson

2003-01-01

126

PENERAPAN KONSEP PERENCANAAN DAN POLA JALAN DALAM PERENCANAAN REALESTAT 1 DI SURABAYA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Planning concepts and road patterns are two main elements in real estate planning. Theoretically, in real estate planning there are three planning concepts, such as neo-traditional or conventional concept, cluster and Planned Unit Development (PUD). Of the 53 real estates in Surabaya, mostly (92,45%) apply neo-traditional concepts. This circumstance is understood, because first the other concepts are not known in the development period of 1970-1990, and secondly because that the scale of development is relatively small, less than 200 ha. On the other hand, the PUD concept is already developed during the 1991-2000 period, firstly in BOTABEK areas and then in Surabaya, especially in large scale real estates. For the implementation of road patterns, either in the 1970-1990 period or the 1991-2000 period, the grid road pattern is commonly applied which is 48 real estates (90,56%) of the total of 53 real estates in Surabaya. This road pattern is dominantly used for efficient and practical reasons in subdivision. By using this pattern, a square shape of lot is obtained that is conformed the market condition in Indonesia. Because of practical (design) and belief (feng-shui) reasons, consumers are not interested in irregular shape and wider frontage of lots. Abstract in Bahasa Indonesia : Konsep perencanaan dan pola jalan merupakan dua hal utama dalam perencanaan realestat. Secara teori dalam perencanaan realestat terdapat tiga (3) konsep perencanaan yaitu konsep neotradisional atau konvensional, cluster dan Planned Unit Development (PUD). Dari 53 realestat yang ada di Surabaya sebagian besar (92,45%) menerapkan konsep neotraditional. Hal ini dapat dipahami, pertama karena konsep yang lain belum dikenal pada masa pengembangan tahun 1970-1990, kedua karena skala pengembangannya yang relatif kecil, dibawah 200 ha. Sedangkan pada masa tahun 1991-2000, konsep PUD sudah berkembang pada awalnya di kawasan BOTABEK dan kemudian di Surabaya terutama pada realestat skala besar. Untuk penerapan pola jalan, baik pada masa 1970-1990 maupun pada masa 1991-2000, pola jalan grid yang paling banyak diterapkan yaitu sebanyak 48 realestat (90,56%) dari 53 realestat yang ada. Penerapkan pola jalan ini lebih banyak dilakukan karena lebih praktis dan efisien dalam penataan kapling. Dengan pola ini akan diperoleh bentuk kapling empat persegi yang relatif lebih sesuai dengan kondisi pasar di Indonesia. Karena alasan praktis (desain) dan kepercayaan (feng-shui), konsumen tidak berminat dengan bentuk kapling yang tak beraturan dan kapling dengan sisi depan yang lebih panjang dari sisi belakang. Kata kunci: realestat, pola jalan.

Timoticin Kwanda

2000-01-01

127

COMPUTER SELF EFFICACY (CSE) MAHASISWA AKUNTANSI DALAM PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI: TINJAUAN PERSPEKTIF GENDER  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The purpose of the study is first, to investigated about propensity of computer self efficacy mahasiswa akuntansi in using information technology and to investigated differences about computer self efficacy between man and woman. The 149 students are enrolled in management information system are drawn by personally queistionaire. This research result that man's CSE higher than woman's CSE. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kecenderungan keahlian penggunaan komputer para mahasiswa akuntansi dalam penggunaan teknologi informasi dan menyelidiki perbedaan keahlian penggunaan komputer diantara mahasiswa laki-laki dan perempuan. Sebanyak 149 mahasiswa yang mengambil matakuliah sistem informasi manajemen dijadikan sebagai subyek penelitian dengan metoda pengumpulan data menggunakan kueisoner. Penelitian ini membuktikan bahwa CSE mahasiswa liki-laki lebih baik dibanding mahasiswa perempuan. Kata kunci: keahlian penggunaan komputer, mahasiswa akuntansi, teknologi informasi.

Rustiana Rustiana

2004-01-01

128

PELAKSANAAN PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADASEKTOR INDUSTRI DALAM KATTANNYA DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA DI KAWASAN INDUSTRI, KABUPATEN SERANG  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Tujuan umum penelitian adalah untuk mengetahui pelaksanaan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) pada sektor industri dalam kaitannya dengan jumlah kecelakaan kerja. Sedangkan tujuan khususnya adalah untuk mengetahui: pengetahuan sikap dan perilaku karyawan industri terhadap program K-3; keadaan lingkungan kerja pada perusahaan; status dan pola penyakit yang terjadi pada sektor industri; pembagian shift kerja dalam kaitannya dengan absensi kcryawan dan kesehatan kerja; jumlah kecelakaan yang terjadi dalam satu taliun terakhir; dan menemukan model intervensi sistem pelaksanaan program K-3. Penelitian ini merupakan studi Cross Sectional terhadap program K-3 serta wilayah lingkungan industri untuk mengetahui seberapa jauh efektivitas pelaksanaan K-3 di sektor industri. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Serang, pada 3 (tiga) skala industri, yaitu industri kecil, industri sedang/menengah dan industri besar. Dari skala industri tersebut, dipilih 6 (enam) jenis industri secara classified random sampling yang masing-masing diambil 2 (dua) industri skala kecil, 2 (dua) industri skala sedang/menengah, dan 2 (dua) industri skala besar. Secara umum, tingkat pengetahuan pekerja tentang kegunaan alat pelindung diri keselamatan dan kesehatan kerja cukup tinggi (82,3%). Namun, yang inengaku selalu mempergunakan hanya 41,7%. Sedangkan, tingkat penyediaan alat tersebut oleh pengusaha juga sudah cukup memadai (87,6%). Shift kerja tetap dibutuhkan dalam rangka efektivitas dan efisiensi dan tingkat absensi tertinggi pada pagi hari, menyusul malam dan siang hari. Alasan tidak masuk kerja/absen yang banyak dikemukakan adalah dikarenakan sakit. Kecelakaan kerja banyak terjadi pada pekerja industri skala kecil (26,9%). Angka kesakitan pekerja dalam kurun waktu 1 tahun terakhir cukup tinggi (51,2%) dengan pola penyakit yang bervariasi; yang tertinggi pekerja mengeluhkan pusing (34,4%), kemudian batuk (16,7%), dan yang terrendah adalah gatal-gatal (1,0%). Lingkungan kerja menunjukan kondisi cukup baik, baik dari segi kebersihan lingkungan kerja maupun sirkulasi udara dalam ruangan kerja. Dengan metode intervensi pelaksanaan program K-3 yang telah dibuat, diliarapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan karyawan/buruh, memperkecil angka kecelakaan kerja serta meningkatkan produktivitas kerja.

Bagus Trihandoyo; Hendrianto Trisnowibowo; Wahyu Pudji Nugraheni

2012-01-01

129

HARAPAN DAN REALITA SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9000 DALAM PENERAPANNYA DI PERUSAHAAN KONTRAKTOR  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The opening of free market in 2003, leads into the stridently escalating business competition both in domestic and global market. The company, therefore, is trying to win the competition by obtaining ISO 9000 certification which can be applied in the construction business. The purpose of the research is to investigate the reason, the obstacles, the gap between expectation and reality of using ISO 9000, as well as the main priority to be implemented in the company. This research uses survey on contractor companies in Surabaya and Gresik which has implemented ISO 9000. The statistical results show that the main reason to implement ISO 9000 is to increase consistency and to improve its quality. Meanwhile, the main obstacle is time constraint to complete the implementation. Companies still need to increase customer satisfaction and attend on customer focus principle to increase the quality of their outcomes. Abstract in Bahasa Indonesia : Akibat terbukanya perdagangan bebas di tahun 2003, persaingan bisnis makin meningkat tajam baik di pasar domestik (nasional) maupun global (internasional). Salah satu upaya perusahaan untuk memenangkan persaingan dengan peningkatan mutu produk atau jasa adalah mendapatkan sertifikasi ISO 9000 yang dapat diterapkan juga dalam bisnis konstruksi. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui alasan, hambatan, perbedaaan antara harapan dan realita, dan prioritas utama ISO 9000 yang harus diterapkan oleh perusahaan. Penelitian ini menggunakan survei terhadap perusahaan-perusahaan kontraktor di Surabaya dan Gresik yang sudah menerapkan ISO 9000. Hasil analisa statistik menunjukkan bahwa perusahaan menerapkan ISO 9000 terutama agar mencapai konsistensi dalam pelaksanaan dan memperbaiki mutu. Sedangkan hambatan terbesar yaitu waktu yang diperlukan untuk melengkapi penerapan. Perusahaan-perusahaan kontraktor tersebut masih perlu meningkatkan kepuasan pelanggan dan menerapkan prinsip fokus pelanggan sebagai prioritas utama untuk meningkatkan mutu perusahaan.

Connie Susilawati

2005-01-01

130

AKAR-AKAR RADIKALISME ISLAM DALAM TAFSIR FI ZILAL AL-QUR’AN KARYA SAYYID QUTB  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Radicalism and fundamentalism have been an alarming problem for contemporary Indonesia. These have been rooted in enclosed views of Muslim towards their sacred texts as many Qur’anic exegeses mentioned. However, these exegeses are historically embedded as the author’s responses towards certain condition. This article discusses one of most influential Quranic exegesis within Islamist circle, FiZilal al-Qur’an. Authored by an Islamist thinker, Sayyid Qutb, this exegesis has been inspiring many Islamic radical-fundamentalist groups around the world. It is argued despite the exegesis represents the author’s personal world views, it is without a doubt “Islamic activism interpretation” (harakiy) model of Quranic exegesis.[Persoalan radikalisme dan fundamentalisme agama semakin mewarnai kehidupan keberagamaan di Indonesia akhir-akhir ini. Hal ini tentu saja terjadi karena berbagai macam hal. Salah satu yang turut andil dalam membentuk sikap radikalisme dan fundamentalisme dalam Islam adalah pemahaman terhadap ajaran agama yang sangat eksklusif dan hal ini salah satunya sangat dipengaruhi kitab-kitab tafsir yang ditulis oleh para ulama yang notabene merupakan karya dan refleksi dari situasi dan kondisi yang dihadapi sang pengarang. Tafsir karya Sayyid Qutb, Fi Zilal al-Qur’an, selama ini menjadi salah satu kitab tafsir yang populer di kalangan umat Islam termasuk umat Islam di Indonesia. Tafsir ini dianggap sebagai penyemangat bagi umat Islam untuk berjihad karena situasi saat ini dianggap sedang mengalami ketertindasan. Beberapa ulama menilai corak dan karakteristik tafsir Sayyid Qutb ini dengan berbeda-beda, ada yang mengatakan tafsir Sayyid Qutb ini bercorak h}arakiy (pergerakan), ada yang menyatakan tafsir ini hanyalah kumpulan khutbah serta pendapat pribadi karena tidak memakai metode tafsir tradisional, ada yang menyatakan tafsir ini adalah tafsir yang bercorak praksis dan ideologis.]Kata Kunci: Tafsir, Sayyid Qutb, radikalisme, fundamentalisme

Zunly Nadia

2012-01-01

131

ALGORITMA RC4 DALAM PROTEKSI TRANSMISI DAN HASIL QUERY UNTUK ORDBMS POSTGRESQL  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available In this research will be worked through about how cryptography RC4's algorithm implementation in protection to query result and of query, security by encryption and descryption up to both is in network. Implementation of this research which is build software in client that function access databases that is placed by the side of server. Software that building to have facility for encryption and descryption query result and of query that is sent from client goes to server and. transmission query result and of query can secure its security. Well guaranted transmission security him of query result and of query can be told to succeed if success software can encryption query result and of query which transmission so that in the event of scanning to both, scanning will not understand data content. Conclusion of this research that is woke up software succeed encryption query and result of query which transmission between application of client and of server databases. Abstract in Bahasa Indonesia: Pada penelitian ini dibahas mengenai bagaimana mengimplementasikan algoritma kriptografi RC4 dalam proteksi terhadap query dan hasil query, pengamanan dilakukan dengan cara melakukan enkripsi dan dekripsi selama keduanya berada di dalam jaringan. Pengimplementasian dari penelitian ini yaitu membangun sebuah software yang akan diletakkan di sisi client yang berfungsi mengakses database yang diletakkan di sisi server. Software yang dibangun memiliki fasilitas untuk mengenkripsi dan mendektipsi query dan hasil query yang dikirimkan dari client ke server dan juga sebaliknya. Dengan demikian tramsmisi query dan hasil query dapat terjamin keamanannya.Terjaminnya keamanan transmisi query dan hasil query dapat dikatakan berhasil jika software berhasil mengenkripsi query dan hasil query yang ditransmisikan sehingga apabila terjadi penyadapan terhadap keduanya, penyadap tidak akan mengerti isi data tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu software yang dibangun berhasil mengenkripsi query dan hasil query yang ditransmisikan antara aplikasi client dan server database. Kata kunci: enkripsi, transmisi, RC4, query, database

Yuri Ariyanto

2009-01-01

132

Efek Shot Peening Terhadap Korosi Retak Tegang (SCC) Baja Karbon Rendah dalam Lingkungan Air Laut  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The aim of this study is to investigate the effect of shot peening on stress corrosion cracking of a low carbon steel in ocean water environment. The dimension of specimens were prepared in accordance with the ASTM G39. The hardness testing was carried out using microvickers with 0,25 kgf load in the longitudinal direction. The corrosion cracking test was immersed into artificial sea water for about 7 months. The test shows that the pitting corrosion is dominantly nucleated at the metal film interface. The biggest pitting corrosion was occurred under the static loading of 70 for the specimens unpeened. The presence of pitting corrosion promotes stress corrosion cracking. The cracking has a intergranular branched morphology which is typical for the chloride cracking of low carbon steel Abstract in Bahasa Indonesia : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh shot peening terhadap korosi retak tegang baja karbon rendah dalam lingkungan air laut yang mengandung 3,5 % NaCl. Dimensi spesimen uji korosi dibuat berdasarkan standar ASTM G39. Pengujian kekerasan dilakukan menggunakan mikrovickres dengan beban 0,25kgf pada arah ketebalan bahan. Uji korosi dilakukan dengan mencelupkan dalam air laut buatan selama 7 bulan. Hasil pengujian menunjukan bahwa spesimen uji cenderung lebih dominan terserang korosi sumuran (pitting corrosion). Korosi sumuran yang terbesar terdapat pada spesimen uji tanpa shot peening pada pembebanan static 70%. Terbentuknya korosi sumuran menjadi pemicu terbentuknya korosi retak tegang. Bentuk retak yang terdapat pada daerah korosi sumuran adalah intergranular bercabang yang merupakan hasil serangan klorida pada baja karbon rendah. Kata kunci: shot peening, korosi sumuran, korosi retak tegang.

Mohammad Badaruddin; Sugiyanto Sugiyanto

2005-01-01

133

Pengaruh Posisi Pipa Segi Empat dalam Aliran Fluida Terhadap Perpindahan Panas  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available A rectangular pipe is placed perpendicularly to viscous fluid flow which has higher temperature. The positions of a rectangular pipe in the flow are one of the rectangular wall placed perpendicularly to the flow, one of the corner of rectangular pipe placed to the direction of coming flow and one of the corner with angle of less or greater than 90o placed to the direction of coming flow. With numerical study by using Finite Volume Method, is obtained that the position of pipe in which one of the corner directed to the coming flow has good heat transfer when compared with rectangular pipe of which one of the rectangular side directed perpendicularly to the coming flow. More the angle of corner will give more the heat transfer and vice versa. Every variation of 15o of wall angle of pipe makes the variation of heat transfer approximatly 1.5%. Abstract in Bahasa Indonesia: Sebuah pipa berpenampang segi empat dipasang melintang dalam aliran fluida viskos yang bertemperatur lebih tinggi. Posisi pipa dalam aliran yaitu salah satu bidang pipa tegak lurus dengan datangnya aliran, salah satu sudut pipa diarahkan dengan datangnya aliran dan sudut pipa yang lebih besar atau lebih kecil dari 90o diarahkan dengan datangnya aliran. Melalui studi numerik dengan Metode Volume Hingga, didapatkan bahwa posisi pipa dengan salah satu sudut segi empatnya diarahkan ke datangnya aliran mempunyai perpindahan panas lebih baik dibanding dengan pipa yang mana salah satu dindingnya dipasang tegak lurus dengan aliran. Semakin besar sudut pipa yang diarahkan ke aliran maka semakin besar perpindahan panasnya, dan sebaliknya. Setiap perubahan sudut pipa segi empat 15o akan membuat perubahan perpindahan panas sekitar 1,5%. Kata kunci: Fluid velocity, rectangular pipe, flow, heat transfer, finite volume method.

Kaprawi Kaprawi

2007-01-01

134

PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM UPAYA PENANGGULANGAN MALARIA DI DESA BUARAN DAN DESA GENENG, KABUPATEN JEPARA, JAWA TENGAH  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Penelitian peran serta masyarakat dalam upaya penanggulangan malaria di desa Buaran dan desa Geneng. Kabupaten Jepara, telah dilakukan pada tahun 2000. Makalah ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan indikator sistim kewaspadaan dini (SKD) untuk monitoring transmisi malaria di Kabupaten Jepara. Jawa Tengah. bertujuan untuk mengetahui peran serta masyarakat di dua desa penelitian dalam penanggulangan malaria. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara kepada responden terpilih dengan menggunakan kuesioner terstruktur, dengan jumlah respoden dari dua desa sebanyak 100 orang. Hasil penelitian dari kedua desa temyata baik para suami maupun istri umumnya tamat SD masing-masing sebanyak 39% dan 51%. pekerjaan utama responden sebanyak 41% adalah sebagai petani dengan rata-rata pengeluaran per keluarga sebanyak 60% di bawah Rp. 200.000,- perbulan. Untuk menghindari gigitan nyamuk sebanyak 74% membakar obat  nyamuk  dan sebanyak 19% tidur menggunakan kelambu serta sebanyak 55% respoden menyatakan untuk mengurangi nyamuk di luar rumah dengan cara membersihkan lingkungan. Peran serta pengobatan sebanyak 17% responden menyatakan bila ada anggota keluarga yang sakit panas diduga malaria setelah satu hari langsung dibawa ke puskesmas, namun sebanyak 66% responden tidak tahu mereka harus berbuat apa. Bila ada yang sakit tindakan pertama kali yang dilakukan adalah sebanyak 600.16 responden mengobati sendiri, yang pemah sakit malaria dan berobat ke Puskesmas sebanyak 59% serta minum obat dari Puskesmas secara teratur, dan sebanyak 61% responden langsung minum obat malaria dari Puskesmas. Kesimpulan penelitian adalah bahwa peran positif menyangkut penanggulangan malaria masih kurang. dalam hal bila ada anggota keluarga yang sakit panas diduga malaria hanya sebagian kecil yang segera membawa ke pelayanan kesehatan. Di samping itu hanya sebagian kecil responden yang tidur menggunakan kelambu yang disebabkan oleh faktor Ekonomi. Dalam hal ini kebersihan lingkungan dan obat malaria dari Puskesmas diminum secara teratur, sikap masyarakat sudah cukup positif.

Mardiana Mardiana; Siti Sapardiyah Santoso

2012-01-01

135

SUATU PENDEKATAN BARU DALAM PRODUCT DEVELOPMENT COSTING UNTUK BARANG-BARANG INDUSTRI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available In the very competitive bussiness environment, the company ability to create or develop its product is an important thing to keep. With the competitivenes of each product, especially industrial product, each product has a short life-cycle. The life-cycle of an industrial product become shorter because of the technology used in its development phase. This will be one of many factors that encourage industrial company to develop their product, besides the profitability factor that many companies achieve for. In industrial product development process, companies use many method to develop its product and shorten their industrial product life-cycle, but it is still difficult to obtain cost which incur to develop an industrial product. An industrial company has to know exactly its product development costs and determine its most expensive production activities in order to plan future financial performance and identify potential improvements. Using life-cycle costing, a company can anticipate the costs which occur in each phase of product life-cycle and determine the product cost of new industrial product which has been developed accurately. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam persaingan dunia bisnis yang sangat ketat, kemampuan perusahaan untuk dapat menciptakan atau mengembangkan produk baru sangat diperlukan. Dengan semakin ketatnya persaingan antar perusahaan tersebut produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan akan memiliki jangka waktu (umur) tertentu di pasaran. Khusus untuk barang-barang industri, daur hidup produk industri akan memiliki kecenderungan umur hidup yang semakin pendek terutama didukung dengan adanya perkembangan teknologi yang digunakan oleh perusahaan tersebut. Hal ini menjadi salah satu faktor yang mendorong dilakukannya proses pengembangan produk industri selain faktor laba (profit) yang diperoleh oleh perusahaan dengan melakukan usaha pengembangan produk. Dalam usaha pengembangan produk untuk barang-barang industri, perusahaan menggunakan berbagai metode untuk memperpendek siklus pengembangan produk industrinya. Meskipun demikian perusahaan masih tetap mengalami kesulitan didalam menentukan biaya-biaya yang dibutuhkan untuk melakukan pengembangan produk industri yang masih berada pada tahap perkembangan produk. Suatu perusahaan industri haruslah mengetahui berapa biaya-biaya yang diperlukan untuk pengembangan produk yang dilakukannya dan menentukan tingkat aktivitas pengembangan produk industri yang membutuhkan biaya paling besar agar dapat melakukan perencanaan dan pengendalian biaya atas produk industri baru yang dikembangkannya. Dengan menggunakan sistem produk life-cycle costing perusahaan akan dapat mengantisipasi besarnya biaya yang muncul pada tiap-tiap tahap daur hidup produk dan melakukan pembebanan yang akurat atas produk industri baru yang dihasilkannya. Kata kunci : produk industri, barang konsumsi, pengembangan produk, daur hidup produk, biaya berdasar daur hidup produk, pengembangan produk industri baru

Monika Kussetya Ciptani

1999-01-01

136

PENERAPAN KONSEP FUZZY DALAM VARIABLE-CENTERED INTELLIGENT RULE SYSTEM (Studi Kasus: Pemilihan Jurusan di Chinese University of Hongkong)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Variable-Centered Intelligent Rule System (VCIRS) is a system which is inspired by Rule-based System (RBS) and Ripple Down Rules (RDR). The system architecture is adapted from RBS, while from RDR this system obtained its advantages. The system organized Rule Base (RB) in a special structure so that easy knowledge building, powerful knowledge inferencing and evolutionally system performance refining can be obtained in the same time. In this paper, the architecture of VCIRS is used to build an expert system for helping students to choose a department at a university. The application of this expert system is able to handle fuzzy concepts (e.g., such as good, high or rather high) which is a prominent part of sentences in natural language. This system is able to cope with exact values, fuzzy (or inexact) values and combined reasoning, allowing fuzzy and normal terms to be freely mixed in the rules and facts. An application example in this paper is a RBS which is employed fuzzy logic and fuzzy number for inexact reasoning. It uses two inexact basic concepts, i.e., fuzziness and uncertainty. A case study presented here is the department admission at Chinese University of Hongkong, formed in a RB containing with fuzzy and normal terms. From experiments performed, there's the proper result obtained comparing with the result from Z-II system (i.e., a comprehensive expert system builder tool developed by Chinese University of Hongkong) which is this paper refers to. So that the conclusion is a fuzzy VCIRS proposed here, is working properly and producing the right and true results. Abstract in Bahasa Indonesia : Variable-Centered Intelligent Rule System (VCIRS) adalah sistem yang terinspirasi dari Rule-based System (RBS) dan Ripple Down Rules (RDR). Arsitektur sistem diadaptasi dari RBS dan ia mengambil kelebihan-kelebihan dari RDR. Sistem ini mengorganisasikan basis aturan dalam sebuah struktur yang spesial sehingga kemudahan pembangunan pengetahuan, penelusuran pengetahuan yang kuat, dan perbaikan unjuk kerja sistem yang selalu berkembang dapat diperoleh pada waktu yang sama. Dalam paper ini, arsitektur VCIRS dimanfaatkan untuk membangun sebuah sistem pakar yang dapat membantu calon mahasiswa memilih jurusan pada suatu Perguruan Tinggi. Aplikasi sistem pakar ini dapat menangani konsep fuzzy seperti good, high, atau rather high, yang merupakan bagian kalimat yang sangat berarti dalam bahasa sehari-hari. Sistem ini dapat menangani nilai yang tepat/teliti, nilai fuzzy (atau tidak tepat/tidak teliti), dan jenis pertimbangan gabungan, serta mengijinkan istilah fuzzy dan istilah normal untuk digabungkan secara bebas dalam aturan dan fakta. Contoh aplikasi dalam paper ini adalah sebuah sistem berbasis aturan yang menggunakan logika fuzzy dan bilangan fuzzy untuk jenis pertimbangan yang tidak tepat/tidak teliti. Sistem ini menggunakan dua konsep dasar ketidaktepatan/ketidaktelitian, yaitu fuzziness dan uncertainty. Kasus dalam penelian ini adalah pemilihan jurusan di Chinese University of Hongkong dalam bentuk basis aturan yang didalamnya mengandung istilah fuzzy dan istilah normal. Dari uji coba yang dilakukan, didapat hasil yang sesuai dengan hasil dari sistem Z-II, yaitu alat bantu pembangun sistem pakar komprehensif yang dikembangkan di Chinese University of Hongkong, yang menjadi acuan dari paper ini. Sehingga dapat disimpulkan bahwa fuzzy VCIRS dapat bekerja dengan baik, serta memberikan hasil yang benar dan dapat dipercaya. Kata kunci: rule-based systems, VCIRS, knowledge building, knowledge inferencing, knowledge refining, logika fuzzy, bilangan fuzzy.

Irfan Subakti; Oky Wijayanto

2006-01-01

137

WACANA HAK-HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL DALAM PENCIPTAAN KARYA DESAIN GRAFIS  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Graphic design product is produced by many creative process after many lay out%2C have been made comprehensively. While producing design%2C graphic designer usually have their own style. Style that is produced by graphic designer is an intellectual property product that must be protected. In other way%2C the right of intellectual property as a law product%2C trying to protect the creation of graphic designer throught the law of mark and copy right. Abstract in Bahasa Indonesia : Karya desain grafis pada hakekatnya merupakan buah pikir dari serangkaian proses kreatif setelah melalui beberapa tahap layout secara komprehensif. Karya desain biasanya identik dengan style seseorang dalam menghasilkan karya%2C yang tidak lain merupakan produk kekayaan intelektual desainer yang patut untuk dilindungi. Hak-hak atas kekayaan intelektual sebagai produk hukum disisi lain berupaya melindungi produk grafis atas penciptaan seorang desainer melalui perangkat UU Hak Cipta dan Merek. Intelectual property right%2C graphic design%2C law of mark and copy right.

Baskoro S. Banindro

2002-01-01

138

PENDEKATAN MODEL REA DALAM PERANCANGAN DATABASE SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENDAPATAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Normalization concept in database is necessary in support in the computerized Accounting Information Systems (AIS). Entity Relationship Model (E-R Model) is usually used to design database as a common tool. However the rule of drawing E-R Model diagram is not so clear, therefore it make difficulty for data designer to construct normalization database. REA Model is a further development of E-R Model. REA Model using give-to-get principle that makes more easily to construct data model. This paper discuss the logical and physical view data, schema, REA Model, how to construct REA diagram, database design stages and how accountant participate in database design, as well as how to implement REA model into relational database specifically for revenue cycle Abstract in Bahasa Indonesia : Database yang memenuhi aturan normalisasi diperlukan untuk menunjang Sistem Informasi Akuntansi (SIA) terkomputerisasi. Alat yang biasa digunakan untuk merancang database adalah Entity Relationship Model (Model E-R). Namun aturan penggambaran diagram tidak begitu jelas, sehingga mempersulit perancang data untuk membentuk database yang memenuhi aturan normalisasi. Model REA merupakan pengembangan dari Model E-R. Model REA menerapkan prinsip give-to-get, sehingga mempermudah pembentukan model data. Dalam tulisan ini dibahas Logical dan Physical View data, schema, Model REA, menyusun diagram REA, tahap-tahap perancangan database dan peran serta akuntan, serta cara mengimplementasikan Model REA ke database relasional, khususnya pada siklus pendapatan. Kata kunci: Database, Model E-R, Model REA, SIA, Siklus Pendapatan

Oviliani Yenty Yuliana

2001-01-01

139

ISLAM KAMPUS DALAM PERUBAHAN POLITIK NASIONAL: Studi KeIslaman Masjid Kampus di Yogyakarta  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This article discusses the importance of mosque in mobilisation of Islamic activism. It argues the mosque has been a central institution within the Muslim world where the sacred and the mundane go into intersection. Based on in-depth interview, literature surveys, and observation, the article explores mosque managers (takmir) responses of five mosques attached to universities in Yogyakarta to current gaining attention issues, ranging from the issue of pluralism, liberalism, secularism to politics. The article further found out that takmir responses toward the above issues can be framed into several variants: moderate, radical and progressive.[Artikel ini mendiskusikan signifikansi masjid dalam mobilisasi massa. Penulis berpendapat bahwa masjid merupakan ruang di mana yang sakral dan yang profan saling bertemu. Melalui metode penelitian wawancara mendalam, studi pustaka dan observasi, artikel ini mengulas respon takmir masjid terhadap persoalan-persoalan kontemporer, mulai dari isu pluralisme, liberalisme, sekularisme hingga politik. Melalui artikel ini, peta respon takmir masjid di lima Perguruan Tinggi di Yogyakarta memperlihatkan beberapa kecenderungan, yaitu moderat, radikal, dan progresif.]Kata Kunci: aktifisme Islam, radikalisme, perubahan dan respon politik.

Zuly Qodir

2012-01-01

140

FALSE CAMPAIGN DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT PASKA KENAIKAN HARGA BAHAN BAKAR MINYAK 1 OKTOBER 2005  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Due to public?s reaction initiated by the raised oil prices per October 1%2C 2006%2C the government launched several Public Service Advertisements featuring a religious figure%2C an education figure%2C and a former cabinet member. These advertisements%2C however%2C raised some critiques. Public Service Advertisement (PSA) is a social discourse that can influence the public. In essence%2C PSA is objective and in general portray the reality in our community. Blunder in creating PSA?s will cause social reaction%2C false campaign%2C and even empty discourse that will actually make blunder for the advertisers. Abstract in Bahasa Indonesia : Akibat reaksi masyarakat yang dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar minyak per 1 Oktober 2006 maka pemerintah meluncurkan iklan layanan masyarakat yang memakai figur tokoh agama%2C pendidikan%2C dan mantan menteri. Namun iklan layanan masyarakat ini juga menuai kritik. Iklan Layanan Masyarakat (ILM) adalah diskursus sosial yang dapat mempengaruhi khalayak masyarakat. Sejatinya ILM adalah objektif dan menggambarkan realitas masyarakat pada umumnya. Kecerobohan di dalam membuat ILM akan memancing reaksi sosial%2C kampanye salah (false campaign)%2C dan bahkan empty discourse yang justru akan menjadi blunder bagi pengiklan. Public Service Advertisement post oil price increase of 1 October 2006%2C false campaign%2C subjective interpretation%2C communication using symbol as the signified.

Andrian Dektisa Hagijanto

2006-01-01

 
 
 
 
141

INVESTIGASI POLA ALIRAN UDARA DALAM BANGUNAN BERTINGKAT AKIBAT PENGARUH PENGHALANG DI DEPAN DAN DI BELAKANGNYA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This article describes the results of a 2D numerical simulation by Computational Fluid Dynamics (CFD) of airflow distribution over all of building's storeys. Obstruction of a tall building with certain distances from the windward or the leeward side of a building storey was simulated in order to investigate its effects on air motion distribution. This investigation demonstrates significant different effects of airflow distribution for each level of a building storey. It was noted that an obstruction placed at front of building has decreased Cv comparing with that placed at behind of building. Abstract in Bahasa Indonesia : Artikel ini menerangkan hasil dari pola aliran udara melewati bangunan bertingkat dengan simulasi numerik 2 dimensi (2D) menggunakan Komputasi Dinamika Fluida (CFD). Penghalang yang ditempatkan di muka dan belakang bangunan studi dengan jarak tertentu telah disimulasikan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap pola aliran udara. Studi ini menjelaskan bahwa terdapat pengaruh yang berbeda secara signifikan terhadap pola aliran udara dari suatu bangunan bertingkat. Dicatat bahwa penghalang yang diletakkan di depan bangunan akan menurunkan nilai koefisien kecepatan udara dalam ruang (Cv) dibandingkan dengan penghalang yang diletakkan di belakangnya. Kata kunci: pengaruh bangunan sekitar, pola aliran udara, bangunan bertingkat, 2D, Komputasi Dinamika Fluida.

Jefrey I. Kindangen

2005-01-01

142

PENELITIAN KANDUNGAN ORGANOFOSFAT DALAM TOMAT DAN SLADA YANG BEREDAR DI BEBERAPA JENIS PASAR DI DKI JAKARTA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Organofosfat adalah golongan pestisida yang disukai oleh petani karena mempunyai daya basmi yang kuat, cepat dan hasilnya terlihat jelas pada tanaman. Departemen Pertanian menganjurkan pemakaian pestisida ini karena sifat organofosfat yang mudah hilang di alam. Meskipun demikian residu pestisida organofosfat pada manusia dapat menimbulkan keracunan baik akut maupun kronis, hal ini disebabkan oleh sifat akumulatif dari residu pestisida organofosfat. Pengambilan sampel tomat dan slada dilakukan secara purposive yang diambil dari pasar tradisional dan pasar swalayan di lima wilayah Jakarta. Tiap wilayah ditetapkan 1 pasar tradisional dan 1 pasar swalayan serta 1 pasar Induk dan 1 Hipermarket. Pestisida organosfat yang diuji adalah diazinon, klorfirifos, metidation, fention, fenitroin, fenthoat, profenofos, protiofos, triazofos, metamidofos dan dimethoat. Penetapan kadar residu pestisida dilakukan dengan menggunakan kromatografi gas chromapact CP-9001, kolom CP-sil 13 CB, 30m x 0,5 mm fused silica WCOT, aliran gas pembawa : Nitrogen UHP = 14,05mllmin (110 Kpa), hidrogen: 4,5 ml/min, udara tekan : 70 ml/min.Hasil penelitian menunjukkan pestisida golongan organofosfat dalam tomat dan slada negatif.   Kata Kunci : Pestisida organofosfat, Tomat, Slada

Sukmayati Alegantina; Mariana Raini; Pudji Lastari

2012-01-01

143

MEMPREDIKSI POLA PERUBAHAN TEMPERATUR DALAM RUMAH TROPIS LEMBAB DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ANALOGI ELEKTRIK SATU DIMENSI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This study concern in the application of a simplified heat transfer model for simulation of thermal behaviour of tropical buildings. The model is to be integrated to a transient simulation program TRNSYS. The objective of this study is to predict the variable of indoor air temperature due to outdoors environmental climatic. The first case is about the comparison of the model with other model from ASHRAE (i.e. Transfer Function Method). The second case is the application of the model for a thermal simulation of a 7-zones typical tropical house. The simulation results (indoor air temperature and surfaces temperature) are to be then compared to the results from field measurement. The comparison shows that there is similarity between those two approaches. Abstract in Bahasa Indonesia : Studi ini diarahkan pada validasi dan penggunaan suatu model perhitungan perpindahan panas sederhana satu dimensi untuk memprediksi perubahan suhu udara dalam ruang rumah beriklim tropis lembab. Model tersebut adalah model analogi elektrik yang dapat dipakai untuk membuat simulasi perpindahan panas pada kondisi tak-stedi.Pada penerapan di kasus pertama, hasil perhitungan dengan model sederhana tersebut dibandingkan terhadap perhitungan dengan model lainnya yaitu model TFM (Transfer Function Method) dari ASHRAE (American Society of Heating, Referigerating and Air conditioning Engineers). Pada penerapan di kasus kedua, dilakukan pembandingan terhadap hasil pengukuran pada kasus rumah tinggal 7 zona. Hasilnya menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil perhitungan dengan model sederhana tersebut dibandingkan terhadap hasil perhitungan dengan model TFM maupun terhadap hasil pengukuran di lapangan.

Sangkertadi Sangkertadi

2002-01-01

144

Hubungan antara komunikasi dalam organisasi dengan kepuasan kerja, prestasi kerja dan komitmen kerja  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Kajian ini bertujuan untuk melihat hubungan komunikasi dalam organisasi (komunikasi ke atas, komunikasi mendatar dan komunikasi ke bawah) dengan kepuasan kerja, prestasi kerja dan komitmen kepada organisasi di kalangan pekerja. Rekabentuk kajian ini adalah berbentuk kajian lapangan. Subjek kajian adalah terdiri daripada 155 orang kakitangan di salah sebuah Institusi Pengajian Tinggi Awam. Alat kajian terdiri daripada empat alat ukuran psikometrik iaitu alat ukuran proses komunikasi, Minnesota Satisfaction Questionaire (MSQ), Organizational Commitment Quetionaire (OCQ), dan soal selidik penilaian prestasi. Keempat-empat alat psikometrik ini juga telah diuji kebolehpercayaan dan kesahihannya. Hasil kajian menunjukkan bahawa terdapat hubungan positif yang signifikan di antara ketiga-tiga jenis komunikasi (komunikasi ke atas, komunikasi mendatar dan komunikasi ke bawah) dengan kepuasan kerja. Jenis komunikasi mendatardan jenis komunikasi ke bawah mempunyai hubungan positif yang signifikan dengan komitmen organisasi tetapi jenis komunikasi ke atas didapati tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan komitmen organisasi. Dapatan juga menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan di antara ketiga-tiga jenis komunikasi (ke atas, mendatar dan ke bawah) dengan prestasi kerja. Kepuasan kerja juga didapati mempunyai hubungan positif yang signifikan dengan prestasi kerja dan juga kepuasan kerja didapati mempunyai hubungan positif yang signifikan dengan komitmen organisasi.

SHARIFAH BAHARUM; JOKI PERDANI SAWAI; R. BALAN RATHAKRISHNAN

2006-01-01

145

PENGEPAKAN PIPA BERAGAM DIAMETER KE DALAM SATU KONTAINER DENGAN MENGGUNAKAN SOLUSI HEURISTIK ALGORITMA GENETIKA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Literature on packing problems in general is extensive and too broad to be covered here. One of the packing problems is packing for cylindrical material, that is packing for pipe. To pack the pipes, a mathematical model non linier mixed integer programming will be applied to explain packing problem mathematically. A combined genetic algorithm and tabu list is suggested to solve the mathematical problem to obtain satisfactory solution in terms of packing configuration and computational time. The algorithm gives a good result in terms of space utilization and computational time. Abstract in Bahasa Indonesia : Literatur mengenai permasalahan pengepakan (packing problem) secara umum telah dipelajari secara intensif dan sangat luas pengembangannya. Salah satu masalah pengepakan yang ada adalah masalah pengepakan silinder. Pada tulisan ini diteliti mengenai masalah yang merupakan bagian dari pengepakan silinder yaitu pengepakan pipa. Dalam pengepakan pipa digunakan model matematis non linier mixed integer programming untuk menerangkan permasalahan pengepakan secara matematis dan menyarankan menggunakan metode heuristik algoritma genetika (genetic algorithm) dipadukan dengan penggunaan daftar iterasi tabu untuk menyelesaikan model matematis yang dihadapi sehingga solusi yang dihasilkan dapat memuaskan ditinjau dari sisi konfigurasi pengepakan dan juga efisien ditinjau dari waktu komputasi. Algoritma yang diusulkan pada tulisan ini mampu memberikan konfigurasi pengepakan pipa yang memuaskan bila ditinjau dari pemanfaatan ruangan dan waktu komputasi yang cepat. Kata kunci: pengepakan pipa, model matematis, Algotirma Genetika.

Moses L. Singgih; Sundoro Untung

2000-01-01

146

PENGARUH KEGIATAN BERDAGANG TERHADAP POLA RUANG-DALAM BANGUNAN RUMAH-TOKO DI KAWASAN PECINAN KOTA MALANG  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available "Pecinan" district as the commercial district in Malang, is the "growth-center" of the town. It because this place is commercial district which is very crowded. The building which becomes is distinctive feature in "Pecinan" is the building which has combination function as dwelling and commercial, later it is known as shop-house. The building plan of shop-house in Chinnese society is a long and narrow shop-house. However it is the most effective plan to exploit the area which is limited. At the beginning, the function of shop-house still in balance both as dwelling and commercial, within years and since commercial activities growing rapidly than dwelling activities, the changing in room pattern has been occured. To know about the changing, a research of shop-house's room patten at Pasar Besar which is the part of "Pecinan" district was made. This research has some purposes: 1.) To see the changing of shop-house's room pattern at "Pecinan"-Malang, 2.)To search the correlation between commercial activities aspect and the changing of shop-house's room pattern at "Pecinan"-Malang. The result of two porpuses is a type or changing characteristic that happenend in shop-house at "Pecinan". The analysis which has been used are quantitative methods. The conclution of this research is the changing's characteristic of shop-house's room pattern is medium category. The changing most occur in dwelling room which has been used for commercial room. Abstract in Bahasa Indonesia : Kawasan Pecinan sebagai kawasan perdagangan kota Malang, merupakan "pusat perkembangan" kota karena daerah tersebut merupakan daerah perdagangan yang ramai. Bangunan yang menjadi ciri khas di Pecinan merupakan gabungan bangunan dengan fungsi hunian dan perdagangan atau kemudian dikenal dengan sebutan rumah-toko (Shop house). Perencanaan bangunan rumah toko masyarakat Cina adalah rancangan rumah toko yang panjang dan sempit, tetapi sebenarnya paling tepat-guna dalam memanfaatkan lahan yang terbatas. Pada awalnya, fungsi rumah-toko masih seimbang antara fungsi hunian dan dagang, namun perkembangan zaman serta meningkatnya aktivitas berdagang daripada aktivitas berhuni, telah menyebabkan terjadinya perubahan pola ruang dalam. Untuk mengetahui tentang perubahan tersebut, maka dilakukan penelitian pola ruang dalam pada bangunan rumah-toko di kawasan Pasar Besar yang merupakan daerah Pecinan di Malang. Penelitian ini dilakukan untuk: 1) Melihat perubahan pola ruang-dalam yang terjadi pada bangunan rumah toko di Pecinan-Malang; 2) Mencari faktor-faktor kegiatan berdagang yang diduga menjadi penyebab terjadinya perubahan pola ruang dalam pada bangunan rumah toko di kawasan Pecinan-Malang. Hasil dari dua hal tersebut akan dirumuskan suatu tipe atau karakteristik perubahan yang terjadi pada bangunan rumah toko di Pecinan kota Malang. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis kuantitatif. Dari keseluruhan proses penelitian diperolah hasil bahwa, karakteristik dari perubahan pola ruang-dalam bangunan rumah-toko di Malang, adalah perubahan dengan kategori sedang. Perubahan ini paling banyak terjadi pada ruang-ruang hunian yang digunakan untuk ruang-ruang dagang. Kata kunci: Pecinan, rumah-toko, pola ruang, berhuni, berdagang.

Aryanti Dewi; Antariksa Antariksa; San Soesanto

2005-01-01

147

PERLETAKAN STASIUN KERETA API DALAM TATA RUANG KOTA-KOTA DI JAWA (KHUSUSNYA JAWA TIMUR) PADA MASA KOLONIAL  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Railway Company in Indonesia started in 1860's. They were held by both government (SS- Staad Spoorwegen) and private (NIS, etc). The same happened as in Europe after rev. industry, railway station's placement as new kind of building became very important in urban planning. Faster progression,in railway services in Indonesia in the begining 20 th century, that reached almost all of town in Java; caused railway station's placement, either in larger city or Kabupaten city will be importance. In the end of 19 th and 20 th century, railway transportation was one of important infrastructure.But in the second part of 20 th century, after independence, the roadway progression caused railway services become come down, so railway stations were careless. In the end of 20 th century, the dense of roadway in Java caused railway's function raise again. In general towns has been develop, so railway station placement which been though exactly in urban planning, become to make trouble for city trafic. The scoupe of this paper covered about the placement of railway station in the past, as input for development city in Java for the future. Abstract in Bahasa Indonesia : Per kereta api an di Indonesia baru dimulai pada th. 1860 an. Perusahaan kereta api ditangani oleh dua instansi yaitu oleh pihak pemerintah (seperti: S.S - Staad Spoorwegen) dan pihak swasta (seperti :NIS - Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij, dan sebagainya). Seperti halnya di Eropa setelah revolusi industri, perletakkan stasiun sebagai suatu jenis bangunan baru, menjadi sangat penting dalam tata ruang kota. Dengan makin majunya per kereta api an di Indonesia pada awal abad ke 20, yang hampir mencapai seluruh kota di Jawa, maka penempatan stasiun kereta api baik di kota-kota besar maupun kota Kabupaten menjadi suatu pemikiran yang penting. Pada akhir abad ke 19 dan abad ke 20, angkutan dengan kereta api, menjadi salah satu sarana yang sangat penting, baik angkutan barang maupun manusia. Tapi pada bagian kedua abad 20, setelah kemerdekaan, karena kemajuan jalan darat, peran kereta api menjadi menurun, sehingga stasiun kereta api menjadi merana. Di akhir abad 20, karena padatnya arus lalu lintas jalan darat di P. Jawa, peran kereta api menjadi hidup kembali. Kota-kota pada umumnya telah berkembang pesat, sehingga letak stasiun kereta api yang dulunya telah dipikirkan dengan sangat baik sekali dalam tata ruang kotanya, sekarang menjadi masalah dalam pengaturan lalu lintas kota. Tulisan ini membahas tentang perletakkan stasiun kereta api dimasa lampau sebagai masukan dalam pemikiran perkembangan kota-kota di Jawa untuk masa mendatang. Kata kunci: Stasiun kereta api, Tata ruang kota.

Handinoto Handinoto

1999-01-01

148

PENETAPAN KADAR ARTEMISININ DALAM EKSTRAK HEKSAN TANAMAN Artemisia annua L. MENGGUNAKAN METODE DENSITOMETRI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Abstrak Penyakit malaria masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia karena angka kesakitan penyakit ini masih cukup tinggi. Kinin dan klorokuin masih merupakan obat malaria yang banyak digunakan masyarakat di dunia, namun telah mengalami resisten. Artemisinin dan derivatnya merupakan obat yang digunakan terhadap plasmodium yang resisten terhadap klorokuin. Artemisinin diperoleh dari ekstrak tanaman Artemisia Annua L. Tanaman ini berasal dari daratan China namun dapat dibudidayakan di BPTO Tawangmangu. Penetapan kadar artemisinin menggunakan metode densitometri yang telah divalidasi. Ekstraksi heksan Artemisia annua L dilakukan fraksinasi dengan menggunakan acetonitril. Fraksi acetonitril  di uji dengan menggunakan KLT dengan fasa diam silica gel 60 GF254 dan eluen hexan: etil asetat (4:1) guna mengidentifikasi artemisinin. Pemisahan lebih lanjut dilakukan dengan kromatografi kolom dengan fase diam silika gel dan fase geraknya yaitu n-heksan: etil asetat (4:1). Eluat yang diperoleh diujikan pada plat KLT silica gel 60 GF254 menggunakan eluen yang sama dengan sebelumnya. Eluat yang mempunyai Rf sama digabung menjadi satu fraksi dan ditetapkan kadar artemisinin menggunakan densitometri beserta validasi metodenya. Hasil validasi metode menunjukkan bahwa linearitas dengan koefisien korelasi 0,998, batas deteksi 0,028mg/mL dan batas kuantitasi 0,094mg/mL dan nilai simpangan baku relatif artemisinin memenuhi persyaratan untuk presisi yaitu lebih kecil dari 2%. Hasil perolehan kembali untuk artemisinin adalah 100,08%. Kadar artemisinin dalam ekstrak heksan herba Artemisia annua L dengan metode densitometri sebesar 0,46% dan kadar artemisinin dalam herba Artemisia annua L. 0,02% Kata Kunci: Artemisinin, Artemisia annua L, ekstrak heksan daun Artemisia annua L, Densitometri. Abstract Malaria desease is still problem health people in Indonesia, because morbiditas rate is high. Kinin and Klorokuin are used by most of people in the world, but it were resistance. Artemisinin and it’s derivate are used against resistance’s plasmodium. Artemisinin is isolation from Artemisia Annua L. plant. This is Chinese original plan but is cultivated in BPTO Tawangmangu. Artemisinin content determination in heksane extract from Artemisa annua using validated densitometry method. Artemisinin extract can be obtained by soxletasi using hexane and then fractionation was done by using acetonitril. This acetonitril extract is concentrated by rotary evaporator and artemisinin detection use thin layer chromatography with silica gel 60 GF 254 and eluen hexan :etil acetate (4:1). Separation was done by colloumm chromatography with silica gel and eluen hexane : etil acetate (4:1). Eluat which is content artemisinin determinated with the same way. Eluat with same Rf is fused and determination content using validated densitometry method. The validation result showed that linieritas with correlation coefficient is 0,9998, detection limit is 0,028 mg/ml, detection quantitation limit is 0,094 mg/ml, and deviation relative at least 2%. Recovery result artemisinin is 100,08%. Artemisinin content in heksane extract from Artemisia annua L with denisitometry method is 0,0850 grm and Artemisinin content in Artemisia annua L plant is 0,02% Key words: Artemisinin, Artemisia annua L, hexane extract Artemisia annua L, Densitometry method

Ani Isnawati; Indri Rooslamiati

2013-01-01

149

STUDI EFEKTIFITAS PENGGUNAAN TUNED MASS DAMPER PADA STRUKTUR GEDUNG DALAM MEREDUKSI RESPONS DINAMIK AKIBAT BEBAN SEISMIK  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available One of the approaches to reduce excessive oscillation on buildings due to dynamic forces is by installing a mechanical device called tuned mass damper (TMD). This paper presents a study on the effectiveness of TMDs installed on the top story of 1, 5, 10, and 15-story buildings excited by earthquake accelerograms of El Centro 1940, Denpasar 1981, and Pacoima 1971. Two-dimensional linear-elastic shear building model with TMD on the top is used in performing dynamic analysis. The effectiveness of the TMD is evaluated by comparing the responses: displacement, inter-story drift, and acceleration, with and without TMD. The results of the study show that the responses are generally damped. However, in some cases the responses could be larger, thus using of TMD for reducing seismic response should be reconsidered. Abstract in Bahasa Indonesia : Untuk mengatasi masalah guncangan yang berlebihan pada struktur gedung akibat beban dinamis, telah dikembangkan konsep kontrol pada struktur dengan menggunakan Tuned Mass Damper (TMD). Tulisan ini menyajikan studi efektifitas TMD yang dipasang pada struktur gedung 1, 5, 10, dan 15 tingkat yang dikenai akselerogram gempa-gempa El Centro 1940, Denpasar 1981, dan Pacoima 1971 (modifikasi). Dalam melakukan analisis dinamis, struktur dimodelkan sebagai bangunan geser elastis linier dua dimensi dengan TMD pada lantai teratas. Efektifitas TMD dievaluasi dengan membandingkan respons perpindahan, simpangan antar tingkat, dan percepatan dari struktur tanpa dan dengan TMD. Massa TMD ditetapkan sebesar 1%, 2%, dan 3% dari massa struktur utamanya. Hasil studi menunjukkan umumnya respons struktur dapat teredam. Meskipun demikian, pada beberapa kasus dapat terjadi respons struktur bertambah besar, sehingga penggunaan TMD untuk mereduksi respons akibat gempa perlu dipertimbangkan lagi

Wong Foek Tjong; Robby Sumendap; Freddy Gunawan; Takim Andriono

2003-01-01

150

Studi Perbandingan Kinerja Anoda Korban Paduan Aluminium dengan Paduan Seng dalam Lingkungan Air Laut  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available There are two kinds of sacrificial anodes available to protect steel structure in the marine environment; they are zinc and aluminum alloy. This research studies their performance by conducting galvanic corrosion test in the substitute ocean water. The performance evaluated covers potential of protection, galvanic current, capacity and efficiency, the rate of anode consumption, the induction time, and their corrosion form. The result shows that aluminum alloy has galvanic current and anode capacity higher than the zinc alloy. It is also found that this alloy gives the higher efficiency and shows the lower anode consumption rate than the zinc alloy. From the macro photographs, it is found that these two alloys corrode locally by pitting formation. Abstract in Bahasa Indonesia : Terdapat dua jenis paduan anoda korban yang digunakan untuk memproteksi struktur baja karbon di lingkungan air laut, yaitu paduan aluminium dan paduan seng. Penelitian ini bertujuan mempelajari kinerja dua jenis anoda korban tersebut dengan melakukan uji korosi galvanik dalam lingkungan pengganti air laut. Kinerja yang diukur adalah potensial proteksi, arus galvanik, kapasitas anoda, efisiensi anoda, laju konsumsi anoda, waktu induksi, dan pola korosi anoda. Hasil penelitian menunjukkan anoda korban paduan aluminium menghasilkan arus galvanik dan kapasitas anoda yang lebih besar daripada paduan seng. Demikian pula efisiensi paduan aluminium lebih baik dan laju konsumsinya lebih rendah daripada paduan seng. Dengan foto makro tampak bahwa pola korosi yang terjadi pada kedua jenis paduan menunjukkan anoda korban tidak terkorosi secara merata, melainkan terjadinya korosi pitting pada permukaannya. Kata kunci : proteksi katodik, anoda korban, lingkungan pengganti air laut.

Juliana Anggono; Soejono Tjitro

1999-01-01

151

PENGARUH MEDIA KOMUNIKASI MASSA TERHADAP POPULAR CULTURE DALAM KAJIAN BUDAYA/CULTURAL STUDIES  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Cultural studies (including social studies) differs than the conventional modern cultural studies. Cultural studies cannot be examined and understood based on modern epistemology, because the basic asumptions of the two are very much influenced by postmodern thoughts. There is incommensurability between the two because of the different worldview and language games. If modern cultural studies is objective, universal, monocultural, and has single identity, then cultural studies sees culture as plural, multicultural, complex, and has constructed identity, that is dynamic, different, interactive, and intensively effecting others. Pop culture, which has more attention in cultural studies, is a place where consciousness is being fought for. This situation cannot be separated from the growth of the information and the globalization eras that tend to bring the world into a global world. Abstract in Bahasa Indonesia: Cultural Studies atau kajian budaya adalah model kajian budaya (termasuk sosial) yang berbeda dengan kajian budaya modern (konvensional). Cultural Studies tidak dapat diteliti dan pahami berdasarkan epistemologi modern, karena asumsi-asumsi dasar kedua kajian ini sangat dipengaruhi oleh pemikiran posmodern. Ada prinsip ketidakterbandingan (incommensurability) antara kajian budaya modern dengan Cultural studies, karena perbedaan pandangan dunia dan language games-nya. Jika karakter kajian budaya modern bersifat obyektif, universal, monokultural, dun beridentitas tunggal, maka cultural Studies memandang budaya bersifat plural, multikultural, kompleks, identitas terkonstruksi, dinamis, berbeda, interaktif, dan saling berpengaruh secara intens. Budaya pop, yang mendapat perhatian berlebih dalam kajian budaya, merupakan medan di mana kesadaran diperebutkan. Situasi ini tentu tidak dapat dipisahkan dan berkembangnya era informasi dan era globalisasi yang cenderung membawa dunia menjadi desa global. Kata kunci: cultural studies, multikultural, budaya pop.

Bing Bedjo Tanudjaja

2007-01-01

152

The relationships of forest biodiversity and rattan jernang (Deamonorops draco) sustainable harvesting by Anak Dalam tribe in Jambi, Sumatra  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Adiwibowo A, Sulasmi IS. 2012. Relationships of forest biodiversity and rattan jernang (Deamonorops draco) sustainable harvesting by Anak Dalam tribe in Jambi, Sumatra. Biodiversitas 13: 00-00. Conservation of tropical trees can be achieved if supported by the sustainable use of forest by community live nearby through harvesting of non timber woods, for instance rattan. Furthermore, rattan jernang individuals and trees have significant associations. Therefore, objective of this paper is to investigate the utilization of rattan jernang (Deamonorops draco Wild) related to the forest tree biodiversity by Anak Dalam tribe in several villages in Jambi, Sumatra. The study has identified that populations of Deamonorops draco were varied among villages, ranged from 40 to 71 clumps in the forests and up to 500 clumps in plantations. Moreover, 73 individual trees consisted of 32 species were identified as rattan host and conserved by the community. Dialium platyespalyum. Quercus elmeri, and Adinandra dumosa were rattan host trees with the highest populations. Meanwhile, a biodiversity of non-host trees consisted of 30 individual trees from 16 species. Interviews revealed that traditional harvesters have acknowledged that trees have significant important ecological roles for the rattan livelihood and therefore it is very important to conserve the forests for the sustainability of harvest in the future. Furthermore, to secure the availability of rattan, the traditional harvesters had started rattan plantation.

ANDRIO ADIWIBOWO; IIK SRI SULASMI; NISYAWATI

2012-01-01

153

PERENCANAAN STRATEGI DALAM UPAYA MENYELARASKAN TUJUAN ORGANISASI DAN TUJUAN KARYAWAN DENGAN PENDEKATAN TOTAL PERFORMANCE SCORECARD (Studi Kasus Departemen Internal Audit Perusahaan Minyak dan Gas Bumi)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The competition in industry is getting harder, where companies face changes in their environment. So that organization must increase their performance and show their ability to win the competition. This tight competition makes organization has to own innovation where employees grow according to change. In the effort of improving organization performance, it must be an harmony between organization and individual objectives. This research in the oil company Indonesia aims to harmonize it based on Total Performance Scorecard (TPS). This harmonization is done through several phases with the results of a communication among organizational Balance scorecard, scorecard section and Individual Performance plan. These things become a integrated strategic planning of the company. This integrated plan means in the process of planning, it involves departments, sections, and all employees. The advantages are to make sure all employees understand the objective of their departments and their sections, whereas they involve in the process and the implementation of the strategy. Abstract in Bahasa Indonesia: Untuk menghadapi persaingan, umumnya kalangan industri terus berupaya untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kinerja. Dalam upaya peningkatan kinerja organisasi, keselarasan antara tujuan organisasi dengan tujuan setiap individu yang ada dalam organisasi merupakan hal yang penting. Penelitian di sebuah perusahaan minyak dan gas bumi ini bertujuan untuk menyelaraskan tujuan organisasi dengan tujuan individu dengan menggunakan pendekatan Total Performance Scorecard. Pendekatan ini mempunyai kekhasan yaitu menyelaraskan tujuan organisasi dengan tujuan individu yang tergambar dalam hubungan antara Organizational Balanced Scorecard, Scorecard Section dan rencana kinerja individu. Hubungan tersebut dapat menjadi rancangan strategi yang terintegrasi bagi perusahaan, yang dalam perumusannya melibatkan pihak departemen, seksi, serta seluruh karyawan yang berada didalamnya. Hal ini dapat meningkatkan kepastian bahwa para karyawan mengerti dan mendukung tujuan dari departemen dan seksi tempatnya bekerja, dimana mereka ikut terlibat dalam proses pembuatan dan pelaksanaan strategi tersebut. Kata kunci: Total Performance Scorecard (TPS), Organizational Balanced Scorecard (OBSC), Personal Balanced Scorecard (PBSC).

T. Yuri Zagloel puslit; Yadrifil Yadrifil; Lithrone Lithrone

2008-01-01

154

PENGUJIAN FORMAT DAN ISI KARTU BERAT BADAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Although there is much experience in the use of weight charts to monitor the growth of children, there have been virtually no comparative experiments that is, where one type of chart is scientifically tested against alternatives. This paper describes a simple comparative experiment, where the effect of inserting an instruction on interpretation is measured. The experiment was conducted at the Nursing Teachers Training School, and the Health Services Research and Development Centre in Surabaya in May 1977. The results show that nurses arc better able to interpret the trend of growth when an ins­truction on the meaning of trend is inserted on the chart. This paper recommends that further compar­ative experiments of this type be undertaken so that decisions on the further development of the weight chart can be based on scientific analysis rather than on personal judgments.

Hindle Hindle

2012-01-01

155

Political scientists discuss Ukraine, berate Moscow  

Index Scriptorium Estoniae

Leedus toimunud demokraatia ja Euroopa integratsiooni teemalisel konverentsil, arutleti muu hulgas olukorra üle Ukrainas. Paljud osalised olid nõus, et Ukraina sündmused võivad mõjutada demokraatia arengut kogu endise Nõukogude Liidu piirkonnas

2004-01-01

156

PENERAPAN ARSITEKTUR MULTI-TIER DENGAN DCOM DALAM SUATU SISTEM INFORMASI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Information System implementation using two-tier architecture result lack in several critical issues : reuse component, scalability, maintenance, and data security. The multi-tiered client/server architecture provides a good resolution to solve these problems that using DCOM technology . The software is made by using Delphi 4 Client/Server Suite and Microsoft SQL Server V. 7.0 as a database server software. The multi-tiered application is partitioned into thirds. The first is client application which provides presentation services. The second is server application which provides application services, and the third is database server which provides database services. This multi-tiered application software can be made in two model. They are Client/Server Windows model and Client/Server Web model with ActiveX Form Technology. In this research is found that making multi-tiered architecture with using DCOM technology can provide many benefits such as, centralized application logic in middle-tier, make thin client application, distributed load of data process in several machines, increases security with the ability in hiding data, dan fast maintenance without installing database drivers in every client. Abstract in Bahasa Indonesia : Penerapan sistem informasi menggunakan two-tier architecture mempunyai banyak kelemahan : penggunaan kembali komponen, skalabilitas, perawatan, dan keamanan data. Multi-tier Client-Server architecture mempunyai kemampuan untuk memecahkan masalah ini dengan DCOM teknologi. Perangkat lunak ini dapat dibuat menggunakan Delphi 4 Client/Server Suite dan Microsoft SQL Server 7.0 sebagai perangkat lunak database. Aplikasi program multi-tier ini dibagi menjadi tiga partisi. Pertama adalah aplikasi client menyediakan presentasi servis, kedua aplikasi server menyediakan servis aplikasi, dan ketiga aplikasi database menyediakan database servis. Perangkat lunak aplikasi multi-tier ini dapat dibuat dalam dua model, yaitu client/server windows model dan client/server web model dengan activeX Form teknologi. Pada penelitian ini ditemukan bahwa pembuatan arsitektur multi-tier dengan DCOM teknologi memiliki banyak keuntungan seperti, memusatkan logika aplikasi pada middle-tier, membuat thin client aplikasi, mendistribusikan beban proses data pada beberapa mesin, meningkatkan keamanan dengan kemampuan menyembunyikan data, cepatnya perawatan dengan tanpa instalasi database driver pada setiap client. Kata kunci: multi-tier clien-server, architecture, DCOM, active form.

Kartika Gunadi; Irwan Kristanto Julistiono; Heliman Prasetya Tantama

2001-01-01

157

DINAMIKA SOSIAL DAN BUDAYA MASYARAKAT BADUY DALAM MENGELOLA HUTAN DAN LINGKUNGAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Baduy community is a Sundanese ethnic isolating themselves around Kendeng Mountains, South Banten. They occupy an area about 5101.8 hectares of land in which the property rights were granted from the government. The people strictly adhere to their customary rules and norms. The increase of population has resulted in changes in social and cultural aspect of this community. Hence, this study aimed to investigate social and cultural dynamics of Baduy community in managing its forests and environments. The technique of Partisipatory Rural Apraisal surveys were employed in the study. Data were collected by conducting participating observations and open in-depth interviews in the Kanekes Village, Leuwidamar, Lebak, Banten. The results showed that there have been some dynamic changes in terms of social and cultural of the community in managing their forests and environment. These changes were believed to be initiated by the decrease of availability of cultivated areas due to the population growth. The Baduy community started adjusting their ways of life in order to survive. Customary rules (pikukuh karuhun) which were originally applicable to all people have been shifting. The evidence was clear from the obvious differences in the life of the people of Baduy-Luar and Baduy-Dalam. There has been, for example, an alteration in the people’s status in the society. It was all community members that have to obey the pikukuh karuhun rules. However, currently Baduy-Luar community has also been helping to maintain the persistence of Baduy-Dalam’s pikukuh karuhun. Basic rules that must be followed by Baduy’s people include farming procedures and post-productions, the treatment to the forest and environment, and the implementation of the Sunda Wiwitan pillars. These customary rules were absolutely compulsory for the Baduy-Dalam’s people. However, there are some exceptions for Baduy-Luar community members, particularly in relations to fulfilling their daily life necessities. Some socio-cultural changes in the life of Baduy’s people include dress codes, the use of manufactured goods, land preparation methods, variety of cultivated crops and plantations, the use of transportation means, and the design of residential buildings.

Gunggung Senoaji

2010-01-01

158

TINJAUAN YURIDIS PARA PIHAK DALAM TRANSAKSI PENGAMBILAN ATAU TRANSFER DANA MELALUI MESIN ANJUNGAN TUNAI MANDIRI (ATM)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available According to civil code or Burgerlijk Wetboek (BW), article 1320, there are four legal conditions of business contract must be fulfilled by parties. One of condition is agreement. Based on this condition, the position of each parties must be equal at the same level. Besides, each parties must be exist and make effective communication before get in to that agreement. Commonly, every subjects in business transaction need dealing process first between one to another party, and than the parties goes to delivering or transfering the object of transaction. At least they have to know each other first if transaction will be implemented. But, this legal term is not fully found in one of banking transaction facilities that is automatic teller machine as we called Anjungan Tunai Mandiri (ATM). The legal issue which come out from this transaction system is particularly regarding to the subjects or parties. Every time the customer goes to ATM, she or he will not find another party existing there. It means that customer do transaction without presence of bank party. So, if ATM has broken and the balance in costumer account has decreased for debit, bank does not always liable for the costumer loss. Abstract in Bahasa Indonesia : Menurut pasal 1320 Kitab Undang-undang Hukum Perdata atau Burgerlijk Wetboek (BW), ada empat syarat sahnya suatu kontrak bisnis yang harus dipenuhi oleh para pihak. Salah satunya ialah kesepakatan. Berdasarkan syarat ini, posisi para pihak harus sejajar pada tingkat yang sama. Selain itu, masing-masing pihak harus eksis dan melakukan komunikasi yang efektif sebelum mencapai kesepakatan. Lazimnya, setiap subjek dalam transaksi bisnis membutuhkan proses persetujuan terlebih dahulu antara pihak yang satu dengan pihak lainnya, dan kemudian para pihak menuju pada penyerahan atau pemindahan objek transaksi. Paling tidak, mereka harus saling mengetahui bila transaksi akan dilaksanakan. Tetapi, syarat hukum ini tidak sepenuhnya ditemukan di salah satu fasilitas transaksi bank, yaitu automatic teller machine atau yang biasa disebut mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Permasalahan hukum yang timbul dari sistem transaksi ini adalah terkait dengan subjek atau para pihak. Setiap waktu nasabah pergi ke mesin ATM, ia tidak akan menemukan pihak lain berada di sana. Itu artinya bahwa nasabah melakukan transaksi tanpa kehadiran perwakilan pihak bank. Oleh karena itu, jika mesin ATM rusak dan saldo nasabah sudah berkurang karena sempat terdebet maka bank tidak selalu mau bertanggungjawab atas uang nasabah yang hilang itu. Kata kunci: transaksi, para pihak, kesepakatan, mesin ATM, kerugian nasabah.

Augustinus Simanjuntak

2007-01-01

159

PENDEKATAN LINGUISTIK DAN SASTRA DALAM TAFSIR: Telaah Pemikiran Amin al-Khuli, Mohammed Arkoun, dan Muhammad Syahrur  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Muslims believe that the Qur’an is authored and revealed by God. It contains Islamic principles, values, and norms by which human should embrace. This model of definition of the Qur’an is akin of God-centred, therefore the Qur’an is framed in the light of theological perspective. Inspite of its theological-foundation, this Holy Scripture develops in the form of human experiences as the language it uses is Arabic. This later understanding leads some Qur’anic experts to expand the study of the Qur’an in the lights of linguistic and literary analysis. The article deals with the methods of linguistic and literary analysis to the Qur’an developed by three important muslim scholars, Amin al-Khuli, Mohammed Arkoun, and Muh?ammad Syah?rur. Through the comparative approach, the article finds out that those scholars heavily depends on the aspect of language in their analysis. The differences among the three lie in methodological approaches to the Qur’an. Whereas Al-Khuli emphasizes on literary analysis and Arkoun pays a particular attention to the critical reading to linguistic aspect, and Muhammad Syahrur depends on semiotic and inter-textuality of the Qur’annic readings.etiap muslim meyakini al-Qur’an sebagai karya Tuhan yang berisi nilai dan norma tentang kehidupan manusia. Implikasi dari keyakinan ini adalah bahwa penafsiran terhadap al-Qur’an cenderung dilakukan dengan menggunakan pendekatan teologis. Di sisi lain, al-Qur’an juga dipahami sebagai teks Ilahi yang tidak lepas dari hakikatnya sebagai teks berbahasa Arab dan terikat konteks ruang dan waktu dalam pengertian historis dan sosiologis. Sebagai hasil ekspresi kebahasaan dalam struktur budaya Arab, para pemikir muslim kontemporer telah mengembangkan model penafsiran baru terhadap al-Qur’an dengan pendekatan bahasa (linguistik) dan sastra. Tulisan ini mengeksplorasi bagaimana aplikasi pendekatan tersebut dengan menganalisis pemikiran tiga tokoh, meliputi Amin al-Khuli, Mohammed Arkoun, dan Muh?ammad Syah?rur. Dengan analisis komparatif, penulis menemukan bahwa ketiga tokoh tersebut menggunakan bahasa sebagai sumber analisis. Perbedaan pemikiran mereka terletak pada aspek metodologi, yaitu Al-Khuli menekankan pada metode analisis sastra, Arkoun menggunakan pendekatan linguistik dalam tahap linguistik kritis dan hubungan kritis, dan Muhammad Syahrur lebih berorientasi pada metode semiotik dan intratektualitas.

Muhammad Latif Fauzi

2013-01-01

160

PENGGUNAAN METODE BY PURCHASE DAN POOLING OF INTEREST DALAM RANGKA PENGGABUNGAN USAHA (BUSINESS COMBINATION) DAN EFEKNYA TERHADAP PAJAK PENGHASILAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Business combination incurred if two or more separate company join to be one economic entity. There are some reasons which taken by companies to have business combination. They are cost advantage, lower risk, fewer operating delays, avoidance of takeovers, acquisition of intangible assets and another reason. There are two methods of business combination, they are purchase method and pooling by interest. Purchase method based on assumption that business combination is a transaction whether one entity is acquired net assets from other companies who joined. Pooling of interest method based on assumption that there is a unity of the ownership of companies. The assets and liabilities of the new entity after combination is the same with the total book value of assets and liabilities of both companies before combinations. The impact of business combination for taxation depend on method used by. The implementation of purchase method will create difference between market value and book value, that is taxable income. On the contrary, the implementation of pooling of interest method will not create any taxable income since this method uses the book value to appraise company. Abstract in Bahasa Indonesia : Penggabungan usaha (business combination) terjadi jika dua atau lebih usaha yang terpisah bersama-sama menjadi satu entitas ekonomis. Ada beberapa sebab yang dijadikan sebagai alasan oleh perusahaan dalam melakukan penggabungan usaha yaitu manfaat biaya, risiko lebih rendah, penundaan operasi lebih sedikit, mencegah pengambilalihan, akusisi harta tidak berwujud dan alasan-alasan lainnya. Ada dua metode yang bisa digunakan dalam penggabungan usaha yaitu metode pembelian dan metode penyatuan kepentingan. Metode pembelian didasarkan pada asumsi bahwa penggabungan usaha merupakan suatu transaksi dimana suatu entitas memperoleh aktiva bersih dari perusahaan-perusahaan lain yang bergabung. Pada metode penyatuan kepentingan, diasumsikan bahwa kepemilikan perusahaan-perusahaan yang bergabung adalah satu kesatuan secara relatif tetap tidak berubah pada entitas akuntansi yang baru, selanjutnya pada metode penyatuan kepentingan aktiva dan kewajiban dari perusahaan-perusahaan yang bergabung dimasukkan dalam entitas gabungan sebesar nilai bukunya. Apabila penggabungan yang dilakukan dengan menggunakan metode purchase, maka selisih antara nilai wajar (market value) dan nilai buku (book value) aktiva adalah penghasilan yang merupakan objek pajak. Sedangkan apabila penggabungan badan usaha menggunakan metode pooling of interest tidak akan menimbulkan objek pajak penghasilan, karena harta perusahaan dinilai berdasarkan nilai buku (book value). Perusahaan yang memilih melakukan penggabungan dengan menggunakan metode ini diharuskan memenuhi beberapa persyaratan yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Kata kunci: restrukturisasi, metode by purchase, metode pooling of interest, taxable income

Yenni Mangoting

1999-01-01

 
 
 
 
161

Sintesis Nanopartikel Y2O3:Eu (Yttria) yang Didispersikan dalam Larutan Polivinil Alkohol Sebagai Tinta Luminisens  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Yttrium Nitrat Hexahidrat (Y(NO3)3. 6H2O) yang di doping dengan Europium Nitrat Hexahidrat (Eu(NO3)3. 6H2O) merupakan salah satu material yang menghasilkan luminisens berwarna merah yang stabil. Sintesis nanopartikel ini telah dilakukan dengan menggunakan metoda pemanasan sederhana dalam larutan polimer (Polietilen Glikol (PEG)) pada temperatur 800 oC dan 1000 oC, dan konsentrasi doping divariasikan yaitu 4% mol/mol, 5% mol/mol, dan 7% mol/mol. Pada paper ini juga akan dilaporkan pembuatan sistem koloid dari nanopartikel tersebut dengan menggunakan pendispersi yaitu larutan Polivinil Alkohol (PVA). Proses pengadukan dan temperatur pemanasan saat pengadukan sangat berpengaruh terhadap kestabilan koloid. Koloid stabil diperoleh dengan temperatur pengadukan 30-40 oC, dan diaduk selama 8 jam. Koloid ini menunjukkan hasil yang baik, dan stabil setelah dibiarkan selama 4 bulan sehingga dapat diaplikasikan sebagai tinta Luminisens.

Astuti; Mikrajuddin Abdullah; Khairurrijal

2009-01-01

162

SEX-ROLE STEREOTYPE DALAM REKRUTMEN PEGAWAI AKUNTANSI DAN KEUANGAN: OBSERVASI TERHADAP POLA REKRUITMEN TERBUKA DI MEDIA MASA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available A Sex-role stereotype is the belief that differing traits and abilities make men and women particularly well suited to different roles. The objectives of this research were to know if there is stereotype gender prerequisite in recruitment of finance and accounting staff. Observation conducted to advertisement for job opening at Jawa Pos news paper during four months and ten days. We found amounted 301 vacancies for finance and accounting staff. Result of these study show companies that want to recruit staff tend to bias for the gender issues. Companies that require sex tend to men orientation for the specific job and women for the other. This reflects there are sex-role stereotype in the recruitment process of finance and accounting staff. Good Job specification should not be discriminative about the gender. The Restrictive may be expense of the firm that is losing potential candidate. Sex requires have to base on logic consideration and about many job characteristic and environment. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terjadi bias gender dalam penentuan spesifikasi/qualifikasi karyawan bidang akuntansi dan keuangan dalam proses rekrutmen. Data diperoleh melalui observasi mengenai iklan rekruitmen tenaga akuntansi dan keuangan yang dipublikasikan secara terbuka di Harian Pagi Jawa Pos yang terbit di Jawa Timur, khususnya Surabaya selama 4 bulan 10 hari. Total ada 301 formasi jabatan dan bidang pekerjaan yang diiklankan. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan para pengguna tenaga akuntansi cenderung mempersyaratkan jenis kelamin. Jenis kelamin laki-laki secara dominan lebih dipersyaratkan hampir untuk semua bidang akuntansi kecuali untuk spesifikasi administrasi dan staf akuntanai. Hasil ini mencerminkan esensi dari Sex-role stereotypes bahwa spesifikasi pekerjaan tertentu sesuai untuk jenis kelamin tertentu. Kata kunci: sex-role stereotype, rekruitmen, akuntansi dan keuangan

I Made Narsa

2006-01-01

163

PENGARUH "THERMAL PROPERTIES" MATERIAL BATA MERAH DAN BATAKO SEBAGAI DINDING, TERHADAP EFISIEN ENERJI DALAM RUANG DI SURABAYA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Surabaya is one of the cities in tropical region; with the high temperature. The main problem of such case is the indoor nighttime temperature is higher than that of the outdoor. In this research, the wall material of brick and Batako are considered as the main variable, both materials are chosen in the finding materials, which have energy efficient to keep the low temperature mainly in nighttime. This research applies two methods of data recording; those are field measurement and model simulation. Recording of data logger Hobo is used to record the indoor temperatures in field, while the model simulation is conducted by "Archipac" program. This research compares the wall of brick and Batako temperature including the peak temperature, the overheated condition, overheated duration and the material thermal properties. The finding of this investigation shows that brick wall is more efficient energy than that of Batako wall. Abstract in Bahasa Indonesia : Surabaya adalah salah satu kota didaerah tropis, mempunyai temperatur yang relatif tinggi. Masalah utama temperatur dalam ruang di Surabaya adalah: temperatur didalam ruang pada malam hari lebih tinggi daripada temperatur luar. Pada penelitian ini, material dinding batako dan bata merah dicoba sebagai variabel utama. Kedua material dipilih untuk mendapatkan material yang mempunyai efisien enerji untuk mendapatkan temperatur yang rendah dalam ruangan. Metoda yang dilakukan pada penelitian ini adalah: pengukuran di lapangan dan perhitungan model simulasi dengan bantuan program komputer. Pengamatan lapangan mempergunakan data logger Hobo, sedangkan program Archipac 5.2 digunakan untuk model simulasi. Penelitian ini membandingkan antara temperatur dinding batako dan bata merah yang meliputi: Tinggi temperatur puncak, besar overheted dan durasi overheated, disamping thermal properties materialnya. Temuan yang diperoleh adalah: bahwa secara umum dinding bata merah lebih efisien energi daripada dinding batako. Kata kunci: thermal properties, overheated, temperatur puncak.

Mas Santosa; V. Totok Noerwasito

2006-01-01

164

Sintesis dan Pengujian Katalis Nanokristallin Cu/ZnO/Al2O3 Dengan Metode Pemanasan Dalam Larutan Polimer Untuk Aplikasi Konversi Metanol Menjadi Hidrogen  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Dalam paper ini dilaporkan pembuatan katalis Cu/Zn/Al2O3 dengan metode pemanasan dalam larutan polimer. Tiga buah sample disintesis masing-masing pada suhu 600 oC (nano 1), 800 oC (nano 2), dan 1000 oC (nano 3). Pengukuran dengan metode BET menunjukkan bahwa luas permukaan spesifik nano 1 adalah 4.5294 m2/g, nano 2 1.2269 m2/g, dan nano 3 0.4008 m2/g. Hasil karakterisasi SEM menunjukan bahwa ukuran partikel nano 1 < nano 2 < nano 3. Peningkatan temperatur pembuatan hingga temperatur optimal akan meningkatkan kristalinitas. Namun peningkatan temperatur lebih lanjut diatas temperatur optimal tersebut tidak meningkatkan kristalinitas yang berarti. Diperoleh temperatur optimum pembuatan katalis ini adalah 800 oC. Diamati efisiensi konversi metanol yang cukup tinggi pada jangkauan suhu antara 400 – 500 oC

Mikrajuddin Abdullah; Khairurrijal Khairurrijal; Ahmad Rifqy Maruly; Liherlinah Liherlinah; Muhammad Sanny

2008-01-01

165

IMPLEMENTASI METODE 5S PADA LEAN SIX SIGMA DALAM PROSES PEMBUATAN MUR BAUT VERSING (Studi Kasus di CV. Desra Teknik Padang)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The objective of this research was to minimize processing time in manufacturing using 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) method. As well as quality, processing time is one of the important points to consider. Improvement had been done in every step of the process to achieve 3.4 defect per million (DPM). Although 6s had not been achieved yet, but 5S method in Lean Sigma have already improved the production process Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan untuk memperlihatkan penggunaan Metoda 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) dalam meminimalkan waktu proses pembuatan produk. Selain kualitas produk, waktu proses merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Perbaikan dari setiap proses dilakukan agar didapat 3,4 kegagalan persejuta (DPM). Walaupun 6s belum tercapai, tapi penerapan metoda 5S dalam Lean Sigma sudah menunjukkan perbaikan pada proses yang dilakukan. Kata kunci: 5S, six sigma, lean sigma

Adriansyah Adriansyah; Yesmizarti Muchtiar; Noviyarsi Noviyarsi

2007-01-01

166

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU IBU BALITA DALAM PENCARIAN PENGOBATAN PADA KASUS-KASUS BALITA DENGAN GEJALA PNEUMONIA DI KABUPATEN SERANG  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Tingginya mortalitas bayi dan  balita karena  ISPA-Pneumonia menyebabkan penanganan penyakit ISPA -Pneumonia menjadi sangat penting artinya. Kondisi ini disadari oleh pemerintah sehingga dalam Program Pemberantasan Penyakit (P2) ISPA telah menggariskan untuk menurunkan angka kematian balita akibat pneumonia dari 511000 balita pada tahun 2000 menjadi 311000 balita pada tahun 2005 dan menurunkan angka kesakitan pneumonia balita dari 10- 20 % menjadi 8- 16 % pada tahun 2005. Resiko mortalitas pada balita, khususnya pada bayi sangat tinggi dan resiko ini lebih ditentukan pada kemampuan ibu atau keluarga atau masyarakat dalam memberikan perhatian dan pengobatan kepada anak-anaknya. Rendahnya cakupan penemuan kasus pnemonia di Kabupaten Serang menunjukkan adanya.suatu mata rantai yang harus ditelusuri mengenai pola pencarian pengobatan dari balita yang menderita pneumonia. T!i-Juan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku pencarian pengobatan dari ibu yang memiliki balita dengan gejala pneumonia dan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencarian pengobatan. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang (cross  sectional). Lokasi  penelitian meliputi wilayah kerja dari 3 puskesmas di wilayah utara Kabupaten Serang, 3 puskesmas di dalam kota, dan 3 puskesmas di daerah selatan Kabupaten Serang. Sampel diambil secara quota dengan memperhitungkan proporsi balita yang ada di masing-masing wilayah kerja puskesmas tempat penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 8 variabel yang diteliti (umur, pendidikan, pekerjaan, penghasilan, pengetahuan, pengalaman, kepercayaan pengobatan, dan pengaruh orang lain) dalam hubungannya dengan upaya pencarian pengobatan terhadap kasus-kasus balita dengan gejala pneumonia ditemukan ada 2 variabel yang berhubungan secara bermakna dengan perilaku pencarian pengobatan pada ibu balita yakni pengaruh orang lain dan kepercayaan pengobatan. Variabel pengaruh orang lain merupakan variabel yang paling dominan, dimana ibu yang memilih upaya pencarian pengobatan dipengaruhi oleh orang lain berpeluang untuk mengobati  anak balitanya ke tenaga kesehatan 6,54 x dibandingkan dengan ibu yang memilih upaya pencarian pengobatan dengan inisiatif sendiri setelah dikontrol dengan variabel kepercayaan pengobatan.

Harimat Hendarwan

2012-01-01

167

PERANAN WANITA MELAYU DALAM PROSES PENJAGAAN IBU BAPA TUA: DILEMA DAN CABARAN DALAM ERA GLOBALISASI (ROLES OF MALAY WOMEN IN THE PROCESS OF CARING FOR ELDERLY PARENTS: DILEMMA AND CHALLENGES IN THE ERA OF GLOBALISATION)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Peningkatan bilangan warga tua (60 tahun ke atas) di beberapa negara Asia Tenggara termasuk Malaysia dan Indonesia semakin membimbangkan. Kepadatan penduduk warga tua di Malaysia dijangka akan meningkat kepada 2.2 juta orang pada tahun 2020. Statistik juga menunjukkan bahawa kadar kelahiran terus menurun beberapa dekad kebelakangan ini. Statistik ini menghuraikan satu fenomena global berkaitan dengan anak dewasa yang menjaga ibu bapa tua mereka. Fenomena anak dewasa yang menggalas beban penjagaan (kerjaya, menjaga keluarga sendiri, dan menjaga ibu bapa tua) kurang dikaji dan diperbincangkan. Artikel ini meninjau pengalaman penjagaan yang dilalui oleh anak dewasa (wanita) yang menjaga warga tua dengan menggunakan teori peranan. Pengumpulan data telah dilaksanakan terhadap 8 orang responden menggunakan kaedah temu bual mendalam dan 399 orang responden menggunakan kaedah tinjauan. Hasil kajian daripada kedua-dua pendekatan menunjukkan bahawa wanita lebih banyak terlibat dalam penjagaan warga tua. Ibu bapa tua juga mengharapkan bantuan dan sokongan daripada anak perempuan. Fenomena ini boleh memberi implikasi kepada kerjaya wanita, keluarga dan pembangunan negara. Artikel ini merumuskan bahawa dalam era globalisasi, majikan perlu mengambil kira masa anjal di tempat kerja, peningkatan sistem sokongan formal dan informal bagi membantu wanita dalam mengharungi dilema dan cabaran penjagaan warga tua, anak, keluarga dan kerjaya wanita, di samping untuk mencapai masyarakat penyayang dan budaya ikram yang boleh dipupuk seiring dengan pembangunan negara maju.A drastic increase in the number of elderly people (above 60 years) in several countries in Southeast Asia including Malaysia and Indonesia has raised concerns. The numbers of elderly population in Malaysia are projected to grow to 2.2 million by the year 2020. Statistics also shows that the birth rate in Malaysia has been decreasing in the last few decades. Both these statistics describe a global phenomenon relating to the caring for elderly parents by adult children. Challenges faced by adult children who are taking care of their elderly parents (i.e., career, care of their own family, and care of elderly parents) have not been analysed or discussed widely. This article discusses the experience of adult children (daughters) who are taking care of their elderly parents by using role theory. The data collection was done using in-depth interview method on 8 respondents and the survey method on 399 respondents both of which were conducted by enumerators. The survey and in-depth interview results show that daughters are more involved in caring for their elderly parents. The elderly parents also expect help and support from their daughters more than from their sons. This phenomenon will have negative implications on women's career, family and nation development. This article concludes that employers should take into consideration more flexible hours, increase formal and informal support for the working women who are caring for their elderly parents and family in achieving our goal as a caring society in a developed nation.

Khadijah Alavi; Rahim M. Sail

2010-01-01

168

Konsep Fiqah Malaysia dalam Perundangan Islam: Satu Pengenalan (The Concept of Malaysian Fiqah in Islamic Law: An Introduction)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Kajian ini bertujuan untuk menunjukkan sifat dinamik konsep fiqah dalam sistem perundangan Islam Malaysia yang menekankan kepentingan hubungan dengan Allah dan sesama makhluk. Teori utama yang digunakan adalah teori epistemologi hukum Islam yang menetapkan bahawa sifat kelestarian sistem hukum Islam hanya boleh dicapai melalui pembentukan kerangka epistemologi (apa, bagaimana dan untuk tujuan apa) yang jelas. Bagi mencapai objektif, kajian ini menggunakan kaedah pengumpulan data primer dan data sekunder yang dianalisis kemudiannya bagi membentuk teori konsep fiqah semasa yang lebih bersesuaian dengan realiti Malaysia. Hasil kajian ini mendapati konsep fiqah semasa telah mula difahami oleh masyarakat Malaysia. Namun begitu, kelangkaan masih lagi wujud dalam soal pemantapan konsep fiqah semasa ini dari segi kerangka konsep, rasionaliti, pendekatan dan epistemologi, yang sepatutnya dijalankan oleh pihak Institusi Pengajian Tinggi Awam (IPTA) di Malaysia. Untuk itu, kajian ini telah cuba mengemukakan jalan penyelesaian kepada usaha pemantapan ini.This study aims to demonstrate the dynamism of the concept of Islamic fiqah in Malaysian Islamic law that emphasises the importance of the relationship between Allah and human beings. In this regard, this study hopes to show the dynamism of fiqah as a concept in Malaysia's Islamic legal system. The primary theory used here is the epistemology of Islamic law which determines that the sustainability of Islamic law can only be achieved by developing an epistemological framework (what, how and for what purpose) in a clear manner. In order to achieve this objective, the study had collected both primary and secondary data. The data was subsequently analysed to formulate a contemporary theory of Islam fiqah that is better suited to Malaysian reality. The findings show that the proposed concept of contemporary Islamic fiqah has begun to be understood by Malaysian society. However, the reinforcement of the contemporary fiqah concept is still rarely undertaken in terms of the concept framework, rationality, approach and epistemology that should have been done by the institutions of higher learning in Malaysia. For this purpose, this study has attempted to offer solutions to the effort of reinforcing the said concept.

Rahimin Affandi Abd. Rahim; Shamsiah Mohamad; Paizah Ismail; Nor Hayati Mohd Dahlal

2010-01-01

169

Pengembagan Reaktor Spray Pyrolysis dan Spray Drying Untuk Sintesis Partikel Oksida dan Partikel komposit Berbentuk Bulat dan Berukuran Mikrometer  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Reaktor vertikal yang dapat digunakan untuk mensintesis partikel oksida maupun partikel komposit berukuran mikrometer dengan morfologi bulat telah berhasil dibuat. Sintesis diawali dengan atomisasi prekursor menggunakan ultrasonic nebulizer sehingga dihasilkan droplet dengan ukuran beberapa mikrometer hingga puluhan mikrometer, yang selanjutkan dibawa ke tabung pemanasan menggunakan carrier gas. Partikel oksida dibuat menggunakan prekursor nitrat logam sedangkan partikel komposoit dibuat menggunakan prekursor dispersi nanopartikel dalam air DM.

Bebeh Wahid Nuryadin; Ahmad Rifqy Marully; Khairuddin; Mikrajuddin Abdullah; Khairurrijal

2009-01-01

170

Persepsi Khalayak Terhadap Kredibiliti Media Di Malaysia  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Artikel ini menganalisis komponen kredibiliti berita dalam akhbar, televisyen dan atas talian (online). Kajian ini bertujuan mengkaji persepsi khalayak terhadap kredibiliti sistem penyampaian berita dalam media iaitu akhbar, televisyen dan internet. Kaedah survei terhadap 100 responden dijalankan di sekitar Lembah Kelang pada tahun 2009 untuk menilai kredibiliti berita akhbar, televisyen dan atas talian dengan menggunakan skala kredibiliti berita yang dikemukakan oleh Gaziano dan McGrath (1986) iaitu amanah, semasa, berat sebelah, adil, lengkap, objektif, jujur, terkini, percaya/yakin, seimbang, ketepatan dan tepat pada masa. Hasil kajian menunjukkan bahawa kredibiliti berita dalam akhbar dan televisyen mempunyai persamaan tetapi tidak kepada kredibiliti berita internet.

Normah Mustaffa; Faridah Ibrahim; Mus Chairil Samani; Mohd. Helmi Abd. Rahim

2010-01-01

171

Biomassa, kandungan klorofil dan nitrogen daun dua varietas cabai (Capsicum annum) pada berbagai perlakuan pemupukan  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Fathonah D, Sugiyarto. 2009. Pengaruh IAA dan GA3 terhadap pertumbuhan dan kandungan saponin purwaceng (Pimpinella alpina). Bioteknologi 6: 21-28. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji (i) pengaruh IAA dan GA3 dengan konsentrasi yang berbeda untuk pertumbuhan tanaman dan (ii) saponin yang terkandung di dalam daun Pimpinella alpina. Penelitian dilakukan di Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah pada Juli-November 2007. Metode percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktor digunakan untuk menganalisis percobaan ini. Pertama memberikan perlakuan IAA dan GA3, kedua memberikan perlakuan IAA dan GA3 dengan konsentrasi berbeda. Percobaan diulang tiga kali. Variabel yang diukur adalah pertumbuhan tanaman yang terdiri dari jumlah daun, tinggi tanaman, lebar daun, berat basah maupun berat kering; serta senyawa kimia metabolit sekunder dalam bentuk saponin. Hasil penelitian ditelaah dengan Analisis Varian (ANAVA), kemudian dilanjutkan ke Uji Jarak Berganda Duncan pada tingkat 5% untuk mengetahui perbedaan nyata antara perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian IAA dan GA3 yang berbeda mempengaruhi pertumbuhan P. alpina. Pada variabel tinggi, berat basah dan berat kering tanaman perlakuan GA3 yang optimal adalah 50 ppm, jumlah daun optimal dalam perlakuan GA3 adalah 50 ppm dimana lebar daun optimal pada perlakuan IAA adalah 200 ppm dan pada perlakuan GA3 adalah 75 ppm, sedangkan kadar saponin optimal adalah perlakuan IAA 200 ppm dan GA3 25 ppm.

DASIYEM FATHONAH; SUGIYARTO

2009-01-01

172

ARTIKULASI PIDANA ISLAM DALAM RUANG PUBLIK: Tinjauan Politik Hukum Islam atas Kasus Rajam di Ambon, Putusan Mahkamah Konstitusi No. 19/PUU-VI/2008, dan Qanun Jinayat di Aceh  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The founding fathers of Indonesia seems to be aware of the notion that religion can not be detached from the public. There are two opinions raised in the eve of the contry independence; those who were in favour of theocratic state and the secular ones. Pancasila is a national agreement bridging between these two. This article discusses theories on religion in the public sphere, in addition to cases related to the roles of religion in the public. It also scrutinises the extent of which Islamic criminal laws have been articulated in the public in lights of theories of politics of Islamic Law (Fiqh Siya>sah).[Para pendiri bangsa ini sejak awal tampaknya menyadari bahwa agama tidak mungkin dipisahkan sama sekali dari ruang publik. Pada saat bentuk negara akan dirumuskan, ada dua arus aspirasi yang muncul saat itu. Pertama, mereka yang menginginkan bentuk negara sekuler, dan kedua, mereka yang menghendaki bentuk negara agama. Untuk menjembatani kedua aspirasi ini, muncullah Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. Tulisan ini memaparkan sejumlah teori tentang artikulasi agama dalam ruang publik, beberapa masalah atau kasus terkait dengan upaya sebagian umat Islam di Indonesia dalam mengartikulasikan Islam, utamanya pidana Islam, dalam ruang publik, kemudian dianalisis berdasarkan teori politik hukum Islam (fikih Siya>sah).]Kata Kunci: Politik Hukum Islam, Ruang Publik, hukum pidana

Nurrohman Nurrohman

2012-01-01

173

Karakteristik Perpindahan Panas dan Penurunan Tekanan Sirip-sirip Pin Silinder Tirus Susunan Segaris dan Selang-seling dalam Saluran Segi Empat  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This research was conducted to investigate the characteristics of heat transfer and pressure drop of tapered cylindrical pin fins array in the rectangular channel. The pin fins were arranged either inline or staggered. The average temperature of base plate surface was kept constant at 60oC. Pin fins were made of duralumin having the dimension of 75 mm of height, base and tip diameter 12.7 and 7 mm respectively, and the distance inter-fin pitch in the spanwise direction, Sx/D, was kept constant at 2.95. The parameters of this research were Reynolds number 3,100 – 39,200 for the inline array and 3,095 – 37,741 for the staggered array based on averaged inlet air velocity and hydraulic diameter, and the distance between the inter-fin pitch in the streamwise direction, Sy/D, was varied at 1.97, 2.36, 2.95, and 3.94. The research result shows that for both fin arrangements increasing Reynolds number and decreasing the distance Sy/D increases Nusselt number, that means increases heat transfer rate where it reaches maximum at Sy/D = 2.36. The values of pressure drop (?P) and friction factor (f) decreases with increasing Sy/D. Abstract in Bahasa Indonesia; Penelitian ini dilakukan untuk menguji karakteristik perpindahan panas dan penurunan tekanan dari susunan sirip-sirip pin silinder tirus dalam saluran udara segiempat. Sirip-sirip pin disusun secara segaris dan selang-seling. Temperatur rata-rata permukaan plat dasar dijaga konstan sebesar 60oC. Sirip-sirip pin terbuat terbuat dari bahan duralumin dengan tinggi 75 mm, diameter dasar dan diameter ujung berturut-turut 12,7 mm dan 7 mm, dan jarak antar titik pusat sirip dalam arah melintang aliran udara, Sx/D konstan, sebesar 2,95. Parameter-parameter dalam penelitian ini adalah bilangan Reynolds antara 3.100 hingga 39.200 pada susunan segaris dan antara 3.095 hingga 37.741 pada susunan selang-seling berdasarkan kecepatan aliran udara masuk rata-rata dan diameter hidrolik, dan jarak antar titik pusat sirip arah aliran udara, Sy/D, divariasi sebesar 1,97, 2,36, 2,95, dan 3,94. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada kedua susunan sirip pin, peningkatan bilangan Reynolds dan semakin kecil jarak Sy/D akan meningkatkan bilangan Nusselt, yang berarti meningkatkan laju perpindahan panas, dimana mencapai maksimum pada Sy/D = 2,36. Nilai penurunan tekanan dan faktor gesekan menurun dengan meningkatnya Sy/D. Kata kunci: Sirip pin, silinder tirus, bilangan Reynolds, bilangan Nusselt, faktor gesekan.

Tri Istanto; Wibawa Edra Juwana

2010-01-01

174

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP AUDIENCE TERHADAP PRODUCT/BRAND PLACEMENT DALAM ACARA TV (STUDI KASUS INDONESIAN IDOL 2007 & MAMAMIA SHOW 2007)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Product/brand placement is not such a new matter in the marketing world, including in Indonesia in the last few years. These practice have been conducted at 1920 by cigarette's company in USA, while on the success story can be found on E.T (Extra-Terrestrial): the movie by 1982 presenting Reese's Pieces candy. Product/brand placement can be found widely in various medium starting from movies, TV shows, comics, games, video clip, etc. Today, various TV shows like 'Akademi Fantasi Indosiar (AFI)', 'Indonesian Idol', 'Mamamia Show', 'Kontes Dangdut Indonesia (KDI)', 'Empat Mata', 'Katakan Cinta', 'I-Gosip' & 'Cek & Ricek' are popular to advertise and become alternative medium for product / brand placement. In order to make the right decisions by conducting product/brand placement especially in TV shows, the company should know & understand several factors that influence audience attitude towards product/brand placement. Based on article entitled 'audience attitude towards product placement in movies: a case from Turkey' as a referred journal, the result of the research conducted have been formed four factors influencing attitude of audience toward product/brand placement. The four factors are 'attention', 'acceptance', 'reference' and 'ethics & regulation' with total variance explained equal to 53,53%. By conducting principal component factor analysis for this research, there are five factors influencing audience attitude toward product/brand placement formed with the total variance explained equal to 63,823 %. Three among other formed factors have several similar variables with the factor in the referred journal, while the two other factors compiled with only two variable/statement item for each. The percentage of each factor were 'acceptance' (18,923%), ethics & regulation (14,978%), attention (13,844%), reference (9,139%) and interest (6,939%). The result of this research tried to conclude and give some input related with the final result of the main factors analysis only. This result of factors analysis can be categorized as minimum factors which are responsible for maximum variance in order to support another research. Abstract in Bahasa Indonesia : Product/brand placement bukan merupakan hal baru dalam dunia pemasaran, termasuk di Indonesia setidaknya beberapa tahun terakhir. Dalam dunia perfilman di Amerika Serikat praktek inipun sudah bisa ditemukan pada tahun 1920 an oleh perusahaan rokok, sedangkan sebuah fenomena product/brand placement yang dianggap sebagai salah satu puncak keberhasilan metode ini adalah film E.T: The Extra-Terrestrial pada tahun 1982 yang menampilkan permen Reese's Pieces. Aplikasi product/brand placement dapat ditemukan secara luas di berbagai variasi medium mulai dari film, acara televisi dengan berbagai format tayangan, komik, video games, video klip, dll. Di Indonesia berbagai format acara televisi sudah mulai menjalankan product/brand placement seperti pada 'Akademi Fantasi Indosiar' AFI), 'Indonesian Idol', 'Mamamia Show', 'Kontes Dangdut Indonesia (KDI)', 'Empat Mata', 'Katakan Cinta', 'I-Gosip' & 'Cek & Ricek' serta berbagai acara populer yang lain. Dalam aplikasinya terdapat tantangan bagi sponsor maupun perusahaan terkait (baik itu production house, perusahaan televisi/broadcaster, percetakan, grup musik, dll) untuk bisa mengetahui faktor-faktor utama yang mempengaruhi sikap audience terhadap product/ brand placement serta seberapa besar kontribusi masing-masing faktor yang ada. Adapun berdasarkan artikel pedoman yang digunakan penelitian ini dihasilkan empat faktor yang mempengaruhi, yaitu attention, acceptance, reference serta ethics & regulation dengan the explained variance sebesar 53,53%. Aplikasinya lebih lanjut ternyata menghasilkan lima faktor yang tersusun dari 23 variabel/item pernyataan yang sudah ada. Dari kelima faktor yang dihasilkan tiga diantaranya masih memiliki sebagian variabel pembentuk/ penyusunnya yang terdahulu seperti pada artikel jurnal (faktor attention, acceptance serta ethics & regulation), sedangkan dua faktor yang lain yang hanya disu

Leonid Julivan Rumambi

2008-01-01

175

TERAPI BERHENTI MEROKOK (STUDI KASUS 3 PEROKOK BERAT)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Smoking Cessation Therapy. Cigarettes are regarded as being highly addictive. Consequently, if the smoker quits their habit, they will feel physically and mentally stressed. The purpose of this research is to understand, successful methods of quitting smoking, and factors which ease quitting smoking. It is also hoped to be able to lay a base for and bring into reality every element of society to create a social etiquette in smoking. Research using qualitative method bycase studies among 3 smokers was undertaken in 2004. The criteria of the informant was age more than 40 years old, married, successfully in smoking cessation, and 10 years more as a smoker. The interview to informants was hold by recorder. The principle model of successful quitting smoking was the strong will and determination of the smokersthemselves. The reasons to stop smoking were also health, religious organisation, and, family factors. Health factors are related with disease suffered by the informants such as hypertension, fever, cough and headache. Religious organisation factors are related to religious organization that prohibit to smoke. Family factors were related to the family of the informants who followed in their footprints as smokers. Besides that, the informants also had young children whoshould not be exposed to cigarette smoke. The methods used by the informants to smoke cessation were therapy, changing behavior, and positive encouragement. All the above incidents resulted in a smoker quitting their habit. The wisdom behind all this is a smoker who has a strong will to quit smoking.

Nurhidayati Fawzani; Atik Triratnawati

2005-01-01

176

Blended Counseling – Neue Herausforderungen für BeraterInnen (und Ratsuchende!)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available According to Nestmann (2008, S. 13) "in the future, e-counseling, online counseling and counseling chats will ... be part of psychosocial advisors' daily routine. (...) "Blended Counseling", in which face-to-face sessions alternate with electronic communication, will likewise shape the future of counseling in social work." To encourage and enable synergy between online and offline counseling, the present parallel structures of face-to-face counseling and online counseling must continue to merge.In this article, the authors examine the future positioning of online counseling as an integrated form of counseling in social work. The article is based on the scientific findings of Stefanie Weiß's masters thesis on the topic of "Blended Counseling" and on the insights gained from a work-shop jointly conducted during the Fachforum Online-Beratung conference. The article provides an in-depth discussion of the emerging concept of "Blended Counseling" and encourages critical reflection of the reader's own (online) counseling experience. In addition, meaningful suggestions are made for the on-going merger of face-to-face counseling and online counseling.

Stefanie Weiß; Emily Engelhardt

2012-01-01

177

Memahami Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prognosa Cedera Kepala Berat  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

A large series of references had been studied. There are a lot of factors that influence prognosis of severe traumatic brain injury. Among factors that had been studied were : age, mechanism of injury, systemic injury, alcohol and drugs, level of consciousness, brainstem injury,imaging findings : C...

Sastrodiningrat, Abdul Gofar

178

GAMBARAN KADAR BESI DALAM SUMBER AIR RUMAH TANGGA DI JAKARTA, BOGOR, DEPOK, TANGERANG DAN BEKASI: (Studi Kasus Pemeriksaan Air di Puslitbang Farmasi dan Obat Tradisional)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Besi merupakan mineral yang sangat dibutuhkan manusia dan dapat diperoleh dari air yang kita minum. Namun, air minum yang mengandung kadar besi yang berlebihan berpengaruh terhadap nilai estetika (warna, endapan dan rasa) dan secara tidak langsung dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Persy or atan kadar besi dalam air minum dianjurkan tidak lebih dari 0,3 mg/l. Oleh karena itu, masyarakat ingin mengetahui apakah salah satu parameter (besi) pada sumber air minum rumah tangga telah memenuhi syarat air minum. Sehingga untuk maksud tersebut di atas dilakukan pemeriksaan kadar besi (Fe) pada sumber air minum rumah tangga di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Pemeriksaan kadar besi (Fe) terhadap sampel air yang diajukan oleh penduduk di wilayah Jabodetabek dilakukan dengan menggunakan metode kolorimetri menurut /criteria Permenkes RI No. 416/Men.Kes/IX/1990. Selama kurun waktu 1999-2001 telah diperiksa 1172 sampel air, dari jumlah tersebut 391 sampel (33,4%) tidak memenuhi syarat air minum, di antar anya 69 sampel (5,9%) disebabkan tidak memenuhi persyaratan kadar besi. Sampel air yang berasal dari wilayah Depok 17,6% paling banyak tidak memenuhi persyaratan kadar besi, atau tertinggi dari wilayah lain. Dari berbagai jenis sumber air yang diperiksa, sampel dari air kolam (23,1%) paling banyak mengandung besi sehingga tidak memenuhi persyaratan air minum. Kata kunci: sumber air minum rumah tangga, besi

Herni Asih Setyorini; Kurniyati Kurniyati

2012-01-01

179

PENANGANAN PAJANAN KHLORIN DI TEMPAT KERJA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Akibat yang timbul dari pajanan khlorin pada manusia adalah gangguan kesehatan berupa iritasi pada mata dan saluran pemapasan, serta kematian pada pajanan yang berat. Untuk menangani korban yang terpajan khlorin dalam jumlah besar akibat kecelakaan atau kebocoran di lingkungan keja, maka diperlukan suatu prosedur tindakan emergensi. Berdasarkan hal-hal tersebut maka tulisan ini dibuat untuk menambah pengetahuan mengenai khlorin, efeknya pada manusia, pengobatan, pencegahan dan penanganan saat terjadi kejadian emergensil kebocoran sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja.

Lusianawaty Tana

2012-01-01

180

MORTALITY IN INFANCY AND CHILDHOOD IN INDONESIA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Telah dilakukan analisa dan ulasan dari beberapa makalah dan laporan hasil penelitian yang berkait­an dengan kematian bayi dan anak Balita (1 -4 tahun). Survai Kesehatan Rumah Tangga 1980, mendapatkan angka kematian anak di bawah umur 5 tahun adalah 24.1 per 1000 anak. Pola penyakit penyebab kematian yang prevalen adalah diare yang menca­kup 1500.1 kematian bayi per 100.000 bayi lahir hidup dan pada anak 1—4 tahun adalah 416.6 per 100.000 anak. Tetanus didapati pada 1296.7 kematian per 100.000 bayi lahir hidup dan pada anak 14 tahun, adalah 321.5 per 100.000 anak. Anak-anak di bawah umur 5 tahun yang sakit dalam waktu 1 bu­lan adalah 186.0 per 1000 anak, diantaranya 53.1 per 1000 anak menderita penyakit infeksi dan parasit. Penelitian secara prospektif tentang kelahiran dan kematian bayi dan anak 1—4 tahun di Sukabumi, pada tahun 1982/1983, menghasilkan pola penyakit penyebab utama kematian bayi dan anak. Pertama adalah penyakit yang dapat dicegah dengan immunisasi, kedua adalah penyakit diare yang prevalen pada bayi. Berat badan lahir rendah didapati pada 11.1% dari seluruh bayi lahir hidup. Penelitian Morbiditas, Mortalitas perinatal dan berat badan waktu lahir telah dilakukan di Kabupa­ten Bandung dan R.S. Hasan Sadikin pada tahun 1978—1980. Angka lahir mati adalah 13.7 dan kemati­an neonatal dini 34.2 per 1000 kelahiran hidup di Ujung Berung. Berat badan rendah meliputi 14.7% dari seluruh bayi yang dilahirkan. Kematian perinatal didapati dua kali lebih tinggi pada kelompok bayi yang dilahirkan dengan berat badan kurang dari 2500 gm, dibandingkan dengan kelompok bayi yang dilahirkan dengan berat badan 3000-3999 gm. Umur ibu waktu melahirkan mempengaruhi berat badan waktu lahir, di Ujung Berung pada ibu golongan umur dibawah 20 tahun didapati 22.2% bayi dengan berat badan lahir rendah, dan di R.S. Hasan Sadikin didapati 27.9% bayi dengan berat badan lahir ren­dah. Pada 12 rumah sakit rujukan dan pendidikan, telah dilakukan monitoring ibu hamil, 1978—1980. Kematian perinatal didapati rendah (3.5-3.9%) pada kelompok bayi dengan berat badan waktu lahir 3000—3999 gm, sedangkan pada kelompok bayi dengan berat badan waktu lahir kurang dari 2500 gm, kematian perinatal meliputi 30.0%. Pendidikan ibu, pemeriksaan pada waktu hamil dan kesehatan ibu mempengaruhi kematian perinatal.

Ruth R. Puffer; L. Ratna P. Budiarso

2012-01-01

 
 
 
 
181

PERAN SUMBER DAYA DALAM MENINGKATKAN PENGARUH TEKNOLOGI KARAKTERISTIK DEMOGRAFI DAN SOSIAL EKONOMI BURUH WANITA SERTA KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA (Studi Kasus pada Buruh Tembakau di Kabupaten Jember)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Attendance of medium and large industry give a new alternative on opening woman work opportunity. But on these industry is needed a certain skill in order to use woman worker in a productive manner. The object of this research are to know social economy and demographi characteristic of woman worker in district of Jember, a work intencity different among married and un married woman worker, contribution of woman worker salary to family income and, factors influence work intencity of married woman worker. Total sample are 60 respondents ( 45 respondents are married and 15 are un married woman). The Technics sampling is simple random sampling. The researcher uses structure interview. After collected data, the researcher analyse them by using statistic descriptive, "t test" paired two sample for means and multiple regression analysis. The result of it is there is a work intencity different among married and un married woman worker. And simultantly all of independent variables namely woman worker days salary (X1), number of their child (X2) and distance from their house to work place (X3) have significant influence to work intencity of married woman worker (Y) . Abstract in Bahasa Indonesia : Kehadiran industri besar dan sedang memberikan alternatif baru dalam membuka kesempatan kerja bagi wanita. Namun untuk dapat bekerja pada industri-industri ini diperlukan ketrampilan untuk memungkinkan penggunaan tenaga kerja wanita secara produktif. Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui karakteristik demografi dan sosial ekonomi buruh wanita di Kabupaten Jember, perbedaan intensitas kerja dari buruh wanita yang berstatus kawin dan yang tidak kawin, besarnya kontribusi yang diberikan oleh pekerja wanita terhadap pendapatan keluarga, dan hubungannya dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya. total sampelnya ada 60 (terdiri dari 45 responden berstatus kawin dan 15 berstatus belum kawin). Teknik samplingnya adalah metode acak sederhana. Metode pengumpulan data dengan wawancara berstruktur. Setelah data terkumpul maka dilakukan analisis statistik deskriptif, uji "t" berpasangan dan analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian menunjukkan ada perbedaan intensitas kerja antara buruh wanita yang berstatus kawin dan yang berstatus belum kawin. Hasil analisis regresi menunjukkan secara simultan seluruh variabel bebasnya yang meliputi (X1) upah per hari yang diterima oleh buruh wanita, (X2) jumlah anak yang dimiliki buruh wanita, serta (X3) jarak dari rumah tempat tinggalnya ke tempat kerja, berpengaruh signifikan terhadap intensitas kerja buruh wanita ( Y) yang telah berstatus kawin. Kata kunci : buruh wanita, kontribusi, pendapatan keluarga.

Isti Fadah; Istatuk Budi Yuswanto

2004-01-01

182

TRANSISI EPIDEMIOLOGI DI INDONESIA DALAM DUA DEKADE TERAKHIR DAN IMPLIKASI PEMELIHARAAN KESEHATAN MENURUT SURVEI KESEHATAN RUMAH TANGGA, SURKESNAS, RISKESDAS (1986-2007)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Abstract The result of cause of death from several national health surveys could provide an analysis of the epidemiological transition in Indonesia as well as health care efforts to improve public health. Material taken from the Household Health Survey (HHS) 1986, 1992, 1995, National Heath Survey (Surkesnas) 2001, Baseline Health Research (Riskesdas) 2007 using cross-sectional method for the death over a period of one year before the survey in selected households. The sample of the 1986 HHS comes from 7 provinces covering 56,900 households (HH) based on stratified random sampling technique. Household Health Survey sample in 1992, 1995, 2001, 2007 using a Susenas core sample that include 65,664 HH, 206,240 HH, 211,168 HH, 258,366 HH, taken by Probability Proportional to Size method. Cause of death data was collected by quesioner using verbal autopsy technique and was classified based on ICD-9 and ICD-10. Ongoing epidemiological transition period continues in Indonesia and unfinished, this Epidemiological Transition has started earlier in Java-Bali, more powerful, and run faster than in outer Java-Bali. Regions reduction of the burden of disease is focused on communicable diseases and non-communicable diseases. In Java Bali region, the burden to overcome non communicable diseases is greater than the burden to overcome communicable disease. In outer Java Bali region, the burden to handle communicable disease including maternal and perinatal disorder is greater than in Java Bali region. The Government responsibility to ensure equitable health care for all citizens, to improve the quality of health care resources and to arrange performance of duty are evenly distributed throughout Indonesia. Key words: epidemiological transition, diseases, region AbstrakPenyakit penyebab kematian hasil dari beberapa kali survei kesehatan yang bersifat nasional dapat memberikan analisis transisi epidemiologi di Indonesia serta upaya pemeliharaan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Bahan berasal dari hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) 1986, 1992, 1995, Surkesnas 2001, Riskesdas 2007 menggunakan metode potong lintang (cross-sectional) untuk peristiwa kematian dalam kurun waktu satu tahun pada masing-masing survei tersebut di rumah tangga terpilih.  Besar sampel SKRT 1986 berasal dari 7 provinsi yang mencakup 56.900 rumah tangga (RT) berdasarkan stratified random sampling technique. Sampel SKRT 1992, 1995, Surkesnas 2001, Riskesdas 2007 menggunakan sampel Susenas Kor yang mencakup 65.664 RT, 206.240 RT, 211.168 RT, 258.366 RT, diambil dengan menggunakan metode Probability Proportional to Size (PPS). Data penyebab kematian dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan teknik autopsi verbal dan diklasifikasi berdasarkan ICD ke 9 dan 10. Masa transisi epidemiologi sedang terus berjalan di Indonesia dan belum selesai,  masa transisi ini telah dimulai di Jawa Bali lebih awal, lebih kuat, serta berjalan lebih cepat dibandingkan di wilayah luar Jawa Bali.  Pengurangan beban penyakit difokuskan pada penyakit menular dan tidak menular. Beban untuk mengatasi penyakit tidak menular di wilayah Jawa Bali lebih besar daripada beban untuk mengatasi penyakit menular. Beban penanganan penyakit menular termasuk penyakit maternal dan gangguan pada masa perinatal lebih besar di luar Jawa Bali daripada di Jawa Bali. Pemerintah wajib merealisasikan jaminan pemeliharaan kesehatan yang berkeadilan bagi seluruh penduduk, peningkatan kualitas sumber daya tenaga kesehatan dan pengaturan pelaksanaan penugasan yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Kata kunci: transisi epidemiologi, penyakit, wilayah

Sarimawar Djaja

2013-01-01

183

IKLAN TELEVISI DALAM PERSEPSI KOMUNIKAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Private televisions have taken a role in the fast growing of advertising world in Indonesia. The ascent of the private televisions with their commercial programs has shifted the position of printed and radio commercials. All programs in the television such as entertaintment%2C news%2C movies%2C quizzes%2C etc. are inseparable with TV commercials. Through these commercials%2C advertising producers and their creative team expect their commercials%2C advertising producers and their creative team expect their works perceived by the public. accordingly%2C TV commercial creators should give a clear perception of the ad they made. Abstract in Bahasa Indonesia : Berkembang pesatnya dunia periklanan di Indonesia tidak terlepas dari peranan televisi swasta. Munculnya televisi swasta dengan iklan televisinya berhasil menggeser posisi iklan media cetak dan radio. Setiap tayangan hiburan%2C informasi%2C film%2C kuis dan lain-lain tidak bisa dipisahkan dari iklan. Melalui iklan televisi ini%2C para produsen dan kreator iklan berharap hasil karyanya dapat diterima komunikan. Untuk itu kreator iklan. harus dapat memberikan persepsi yang jelas tentang iklan yang dibuatnya. tv commercials%2C advertisement perception.

Deddi Duto Hartanto

2000-01-01

184

Interpersonal Skill dalam Pelayanan Perpustakaan  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The image of librarians in the world today has not changed much since many years ago. Entering the library, people expect to find an old – fashioned librarian usually woman with hair in tight bun, wearing glasses, and sensible shoes. She also loves silence, likes books and says “shh“ a lot. Although librarian deals with computer everyday, the people think that she still looks like the mid-century stereotype. The question is “what happened to the librarian? In a working situation where employees are in continuous contact with the client, such as librarian in the library, the ability to interact and communicate well is essential to the outcome of so much of the work they do. The important thing is it also build the image of the employees /librarians. In other words the image of the librarians, whether it is positive or negative, is really depends on how librarians satisfy the user’s needs through library services. Library users do not only search products or services, they also search the many intangible things such as friendliness, goodwill, a caring attitude, and a whole range of other behaviors and emotions which go to create the package called “interpersonal skill”.

Damayani, Ninis Agustini

2005-01-01

185

PERSPEKTIF GENDER DALAM REPRESENTASI IKLAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Reconstructing women to obtain a role equal to that of man requires cognizance on how to reconstruct the dominant ideology of patriarch. Ads representation plays as a means of legitimating or preserving ideology and social phenomena. However%2C ultimately%2C the ads representation also reflects social culture. Abstract in Bahasa Indonesia : Kesadaran untuk merekonstruksi perempuan memperoleh peran yang setara dengan laki-laki memang memerlukan penyadaran bagaimana merekonstruksi dominasi ideologi patriarki. Representasi iklan memang dapat menjadi sarana legitimasi atau pelestari ideologi dan fenomena sosial. Akan tetapi pada akhimya representasi iklan juga menjadi cerminan budaya masyarakat. ideology%2C images%2C culture.

Arief Agung Suwasana

2001-01-01

186

PAJAK PENGHASILAN DALAM SEBUAH KEBIJAKSANAAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Tax is a transfer of resources to the public sector under compulsion that taxable with tax regulation without receipt of a specific benefit of equal value, in order to accomplish some of a nation's economic and social objectives. Collecting of tax should be based on equality concept. Indonesian tax system is based on the concept of horizontal and vertical equality. There is some tax policies in relation with Income Tax. They are kind of tax levied, who's the taxpayer, which one will become tax objects, tariff of Income Tax and tax procedures. Abstract in Bahasa Indonesia : Pajak adalah iuran kepada negara yang dapat dipaksakan, yang terutang menurut peraturan perundang-undangan, tanpa mendapatkan prestasi kembali yang langsung dapat ditunjuk. Pajak digunakan untuk membiayai pengeluaran umum sehubungan dengan tugas negara untuk menyelenggarakan pemerintahan. Pemungutan pajak harus sesuai dengan prinsip keadilan. Sistem perpajakan Indonesia menganut prinsip keadilan horizontal dan keadilan vertikal. Ada kebijaksanaan-kebijaksanaan penting yang terkait dengan sistem perpajakan Indonesia. Kebijaksanaan tersebut adalah : jenis pajak yang akan dipungut, siapa yang menjadi subyek pajak, apa saja yang menjadi obyek pajak, tarif Pajak Penghasilan dan prosedur pajak. Kata kunci: pajak, prinsip kemampuan untuk membayar, benefit principle, keadilan horizontal, keadilan vertikal, obyek pajak, subyek pajak, tarif Pajak Penghasilan.

Yenni Mangoting

2001-01-01

187

IMPLEMENTASI CASE BASE REASONING PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KESEHATAN UNTUK PENANGANAN DINI PADA KECELAKAAN DENGAN METODE HERBAL  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat, semakin berat pula kemampuan komputer dalam membantu menyelesaikan permasalahan di berbagai bidang di antaranya adalah sistem pendukung keputusan berbasis komputer, seperti pada pengambilan keputusan dalam penanganan dini pada kecelakaan dalam lingkup rumah tangga. Perlu penanganan atau pertolongan segera agar terhindar dari kondisi yang lebih parah, dalam penanganan ini dapat dilakukan dengan menggunakan tanaman herbal. Kebanyakan masyarakat tidak tahu akan kegunaan dari tanaman herbal tersebut terutama untuk penanganan dini pada kecelakaan, untuk itu diperlukan suatu sistem pendukung keputusan untuk penanganan dini pada kecelakaan dengan metode herbal. Model yang digunakan dalam pengambilan keputusan adalah Case Base Reasoning, yang menitikberatkan pemecahan masalah dengan didasarkan pada knowledge dari kasus-kasus sebelumnya. Langkah pengembangan aplikasi diawali dengan analisis kebutuhan sistem yaitu analisis input, proses, dan output, kemudian dilakukan perancangan sistem yang berupa desain pemodelan data dan pemodelan proses. Perancangan sistem diimplementasikan ke dalam bahasa pemrograman Visual Basic 6.0 dan menggunakan Access. Hasil penelitian ini adalah aplikasi pendukung keputusan untuk penanganan dini pada kecelakaan dalam lingkup rumah tangga dengan metode herbal. Aplikasi ini telah diuji dengan menggunakan black box test dan alpha test, dan diperoleh kesimpulan bahwa aplikasi ini dinyatakan baik dan layak digunakan.

Rima Nurasmi

2012-01-01

188

PENGECORAN SQUEEZE  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Squeeze casting, also known as liquid metal forging, is a term commonly used to describe a process by which molten metal solidifies under pressure within closed dies position between the plates of a hydraulic press. The applied pressure and instant contact of the molten metal with the die surface produce a rapid heat transfer condition that yields a pore-free fine grain casting with mechanical properties. Which is similar to those of wrought products. This papers reviews aspect of recent progress in the development of current squeeze casting techniques, and address both the advantages and limitations of the various processes. Abstract in Bahasa Indonesia : Pengecoran squeeze, yang juga dikenal dengan istilah penempaan logam cair, merupakan suatu istilah yang dipakai untuk menggambarkan suatu proses dimana logam cair didinginkan di dalam cetakan tertutup sambil diberi tekanan luar yang biasanya berasal dari tenaga hidrolik. Tekanan yang diberikan serta kontak langsung antara logam cair dengan dinding cetakan akan menyebabkan terjadi perpindahan panas secara cepat yang memungkinkan untuk menghasilkan produk cor dengan porositas rendah serta memiliki ukuran butir yang halus dengan sifat mekanik yang mendekati produk tempa umumnya. Karya tulis ini mencoba mengkaji perkembangan terkini dari pengecoran squeeze serta keunggulan dan keterbatasan proses ini dibandingkan proses-proses lainnya. Kata kunci: pengecoran squeeze langsung, pengecoran squeeze tak langsung

Soejono Tjitro; Firdaus Firdaus

2000-01-01

189

Hubungan kejiranan dalam membentuk kesejahteraan hidup masyarakat ‘kampung bandar’: Kes Kampung Berjaya dan Kampung Mempelam, Alor Setar, Malaysia (The influence of neighbourliness in shaping the social wellbeing of urban villages: Evidence from Kampung Berjaya and Kampung Mempelam, Alor Setar, Kedah, Malaysia)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Hubungan kejiranan adalah penting dalam melahirkan masyarakat sejahtera. Ia juga boleh dianggap sebagai penentu kesejahteraan hidup bagi sesuatu masyarakat, melaluinya juga kerjasama dan perpaduan masyarakat dapat dibentuk. Di dalam kajian ini penyelidik telah memilih penduduk di Kampung Berjaya dan Kampung Mempelam, Alor Setar, Kedah iaitu kampung yang wujud dalam bandar sebagai responden. Objektif kajian ini adalah untuk mengkaji persepsi penduduk terhadap tahap kesejahteraan hidup mereka dalam aspek hubungan kekeluargaan dan kejiranan dan seterusnya menganalisis faktor penentu tahap kesejahteraan hidup penduduk sebagai penghuni di “urban village” ini. Seramai 132 orang ketua isi rumah telah ditemuselidik dan jumlah ini mewakili 30% jumlah ketua isi rumah yang terdapat di Kampung Berjaya dan Kampung Mempelam. Hasil kajian telah menunjukkan bahawa hubungan kekeluargaan sahaja masih belum cukup untuk menjamin kesejahteraan, manakala hubungan kejiranan yang baik telah dianggap sebagai penentu kesejahteraan hidup penduduk. Namun, gabungan kedua-dua hubungan ini lebih memberi jaminan kesejahteraan hidup masyarakat “urban village” (Neighbourliness is essential for social wellbeing as it promotes social cooperation and solidarity. This study analyses the perception of urban villagers of the role of neighbourliness and the determinants of their wellbeing as dwellers of urban villages in Malaysia’s town of Alor Star, Kedah. A 30 per cent sampling comprising 132 household heads were interviewed in the urban villages of Kampung Berjaya and Kampung Mempelam for this purpose. It was found that while family relationship alone was deemed not enough to ensure social wellbeing in urban villages, good neibourliness emerged as more of a real determinant of the residents’ social wellbeing.The most ideal factors of social wellbeing, nevertheless, would be a combination of family ties and good neighbourliness).

Mohd Yusof Hussain; Mohamad Shaharudin Samsurijan; Suraiya Ishak; Abd. Hair Awang

2011-01-01

190

STATUS GIZI BATITA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Keadaan gizi golongan rawan khususnya anak batita (bawah tiga tahun) dapat dipakai sebagai petunjuk keadaan gizi masyarakat. Penentuan status gizi biasanya dilakukan atas dasar pengukuran berat dan tinggi badan dengan menggunakan indeks berat menurut umur, berat menurut tinggi badan atau tinggi menurut umur. Prevalensi kurang gizi yang tinggi pada anak Batita menjadi petunjuk bahwa status gizi masyarakat tersebut masih rendah. Banyak faktor yang diduga mempengaruhi status gizi pada Batita, seperti faktor sosial, lingkungan dan penyakit infeksi. Untuk mengetahui seberapa jauh peran dari faktor-faktor tersebut di atas, dilakukan analisis data ini dengan menggunakan indeks anthropometri berat badan menurut umur.Sumber data yang digunakan adalah hasil Survei Kesejahteraan Keluarga Indonesia 1992 (IFLS). Penelitian ini bersifat cros sectional dan dilakukan di tujuh propinsi di Indonesia. Sebagai unit analisis adalah anak Batita (umur 1-3 tahun), dengan jumlah 1540 populasi.Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa faktor yang berperan dalam status gizi anak antara lain adalah urutan kelahiran, pendidikan ibu, diare, panas dan jumlah anggota rumah tangga. Pola makan tidak mempengaruhi status gizi anak laki-laki ataupun anak perempuan. Besarnya anggota rumah tangga walaupun pada analisis bivariat memberikan pengaruh yang bermakna namun pada analisis multivariat tidak memberikan pengaruh yang bermakna, baik pada anak laki-laki ataupun perempuan. pada analisis multivariat untuk anak laki-laki hanya variabel unrutan kelahiran dan pendidikan ibu yang menunjukkan risiko yang bermakna. Sedangkan pada anak perempuan terdapat tiga variabel yang memberikan risiko yang bermakna yaitu urutan keluarga, diare dan panas.

Agustina Lubis; Kristanti Kristanti; Sarimawar Djaja; Inswiasri Inswiasri

2012-01-01

191

Teknologi Pembuatan Material Shot Blast untuk Mendukung Industri Pengecoran Logam Nasional  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

Shot blast material is a supporting material in foundry which is used at surface finishing process of metal casting. Recently, there is no one of national industry that produce shot blast material, in consequence, the purpose of this research is to lessen the dependence of using shot blast material...

Fajar Nurjaman

192

Pengaruh Modifikasi Diet Rendah Kalori terhadap Berat Badan dan Lingkar Pinggang Wanita Obesitas Dewasa  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

Several intervention studies in human which energy-restricted diets based on low-glycemic index foods produced greater weight loss than equivalent diets based on high-glycemic index foods. We investigated whether a modified low energy diet affect on body weight and waist cicumfrence in adult viscera...

Alrasyid, Harun

193

AN UNKNOWN TOXIC (OR ANTI-NUTRITIVE) SUBSTANCE IN THE SAGA-BEAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Biji saga (Adenanthera pavonina Linn), tergolong Leguminosae, dilaporkan dimakan oleh sego­longan penduduk antara lain di daerah Pati (Jawa Tengah), sebagai makanan selingan "snack ". Penelitian menunjukkan bahwa kadar protein dan kwalita* protein biji saga terkupas hampir sama dengan protein biji kedelai. Kulit luar dan dalam biji saga merupakan kira-kira 55 % dari berat kotor, berbeda dengan kacang kedelai dengan angka antara 20 - 25 %. Percobaan dengan anak tikus putih muda yang diberikan makanan mengandung biji saga menun­jukkan adanya suatu "toxic factor". Berbeda dengan "toxic factor" yang juga ada pada kacang-kacangan lain, seperti kacang kedelai, "toxic factor" biji saga tidak dapat dihilangkan dengan perebusan dalam air selama l'/> jam. Keterangan lebih banyak mengenai sifat toxin ini belum diperoleh. Perlu diadakan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan cara sederhana untuk menghilangkan zat toksik tersebut bila biji saga akan dipertimbangkan sebagai makanan manusia di pedesaan.

Oey Kam Nio; Lie Goan Hong; J. Herlinda; G. Nainggolan Sihombing; Risnawati Aminah; Sumardi Sumardi

2012-01-01

194

Struktur Mikro Las Baja C-Mn Hasil Pengelasan Busur Terendam dengan Variasi Masukan Panas  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This research aims to study the effect of heat input of submerged arc welding on the microstructure of weld metal made from C-Mn steel. The study focused on the formation of acicular ferrite which could improve weld mechanical properties. The welding process was carried out using various heat inputs, i.e. 3.99 kJ/mm, 3.19 kJ/mm, 2.12 kJ/mm, and 1.77 kJ/mm. Microstructural examinations were performed using optical microscope and scanning electron microscope (SEM). Results show that the weld metal welded with heat input 2.12 kJ/mm produces more acicular ferrite than grain boundary and Widmanstatten ferrite. It is evident that this acicular ferrite nucleates on inclusions in the forms of SiO2, TiO, and Al2O3. Abstract in Bahasa Indoensia: Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh masukan panas proses las busur rendam pada struktur mikro logam las baja C-Mn. Struktur mikro dengan bentuk acicular ferrite merupakan struktur yang dapat meningkatkan sifat mekanis logam las. Proses pengelasan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan empat macam masukan panas yang berbeda, yaitu 3,99 kJ/mm, 3,19 kJ/mm, 2,12 kJ/mm, dan 1,77 kJ/mm. Struktur mikro yang terbentuk diuji dengan mikroskop optik dan scanning electron microscope (SEM). Hasilnya menunjukkan bahwa logam las dengan masukan panas 2,12 kJ/mm mempunyai jumlah struktur acicular ferrite lebih besar dari pada grain boundary ferrite dan widmanstatten ferrite. Hal ini disebabkan oleh adanya nukleasi dari inklusi yang berbentuk SiO2, TiO, dan Al2O3. Kata kunci: masukan panas, acicular ferrite, sifat mekanis

Suharno Suharno

2008-01-01

195

KANDUNGAN KOLESTEROL DALAM BERBAGAI BAHAN MAKANAN HEWANI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The risk of consuming large quantities of food containing cholesterol has been widely known by the community. However, information concerning cholesterol content in a variety of foods originating from animal tissue is not very well known. By knowing the cholesterol content of food products, people could restrict or prevent their consumption of high cholesterol food and select foods with a low cholesterol content. The cholesterol content of various foods originating from animal tissues, such as beef, mutton, broiler and domestic chicken meat, entrails (liver, heart, kidney and intestines), skin, tail part and eggs and fish (salt water and fresh water) had been investigated. Cholesterol content was analysed using David Sleighton's method, which was a modification from Abell et. al. The study revealed that the cholesterol content of every 100 g wet weight meat of domestic chiken was similar to that of broiler chicken, 116 mg and 110 mg respectively. Cholesterol content of broiler chiken entrails was higher than that of domestic chicken. The highest cholesterol content of broiler chicken entrails was liver (529 mg/100 g) and the lowest was heart (171 mg/100 g), while for domestic chicken, the highest was kidney (336 mg/100 g) and the lowest was heart (164 mg/100 g). Egg yolk cholesterol content of domestic chicken was 922 mg/100 g nearly two folds of broiler chicken's egg which was 485 mg/100 g. The highest content of cholesterol among salt water animals was shrimp (179 mg/100 g) and the lowest was pomfret (97 mg/100 g), while for fresh water fishes the highest was catfish (94 mg/100 g) and the lowest was mujair (52 mg/100 g).

Muhamad Saidin

2012-01-01

196

Kadar TNF-? dalam Zalir Peritoneal Penderita Endometriosis  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The aim of this research was to expose the role of tumor necrotic factor alpha (TNF-?) in the pathogenetic endometriosis. This research had been done in dr. Muwardi Hospital Surakarta. Twenty patients undergoing laparoscopic operation because of endometriosis indication (Group I), 20 women (aged 23 to 40) who undergo interval sterilization by means of laparoscopic technique (Group II). During laparoscopic operation, peritoneal fluid is taken to examine TNF-? by ELISA technique. The results indicated that by independent t-test, a significant difference of concentration of TNF-? in the peritoneal fluid is found between endometriosis patients and normal women (who are sterilized) (P=0.00). By chi-square test, the Ratio Odds value 171 shows that the high concentration of TNF-? will increase the possibility of endometriosis 171 times rather than the low TNF-?. It could be concluded the high concentration of TNF-? is the risk factor of endometriosis in comparison with the low TNF-?. It shows that quite possibly TNF-? has a role in the pathogenic endometriosis.

TEDJA DANUDJA OEPOMO

2005-01-01

197

PENENTUAN KADAR NIKOTIN DALAM ASAP ROKOK  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The purpose of this descriptive study is to assess the nicotine level of several types of cigarettes brand sold in the market. The study includes three brands of filtered cigarette and three brands of non-filtered cigarette. The nicotine content was measured from both mainstream smoke and sidestream smoke by using the HPLC (High Performance Liquid Chromatography). It was found that the nicotine content of nonfiltered cigarette was higher than the filtered cigarette. The highest nicotine content in the filtered cigarettes was the Filter-C, meanwhile the lowest was Filter-A. The highest nicotine content of the non filtered cigarettes was the Kretek-X with the lowest nicotine content the Kretek-Z. The nicotine content of sidestream smoke was 4 – 6 times than mainstream smoke. Nicotine content level in the cigarette package should be mentioned and further studies should determine the effect of cigarettes to the public healths.

Dewi Susanna; Budi Hartono; Hendra Fauzan

2003-01-01

198

PENGECEKAN PLAGIARISME PADA CODE DALAM BAHASA C++  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Informatics department of Petra Christian University has used to practice programming for students at programming studio, especially students who take algorithms and programming course. The system is currently implemented is to provide practice programming skill according to their ability. Assessment is done by calculating the points of all questions are done correctly. Problem which occurs at about the work in programming studio is plagiarism among students’ work. Unfortunately, plagiarism checking consumes a lot of time. In one semester, each student can do about 100 questions. If the total of students taking programming course, at least 100 people, we need many people to do this work. Departing from this problem, we design and develop an application to check for plagiarism between two different answer files from the same question. The degree of similarity is calculated using combined method of Jaccard similarity coefficient and cosine similarity coefficient. This system is able to check similarities in source code files are the work of students with moderate levels of complexity.

Liliana .; Gregorius Satia Budhi; Anthony Wibisono; Ricky Tanojo

2012-01-01

199

Adopsi Model Competency Based Training dalam Kewirausahaan  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The aim of the research is improving the teaching method in entrepreneurship subject. This research adopted the competency based training (CBT) into the entrepreneurship. The major task in this research is formulated and designed the entrepreneurship competency. Entrepreneurship competency indicated by Personal, Strategic and Situational and Business competence. All of entrepreneurship competences are described into sub topic of competence. After designing and formulating the game and simulation the research continuing to implement the competency based training in the real class. The time consumed to implementing the CBT one semester, starting on September 2006 to early February 2007. The lesson learnt from the implementation period, the CBT could improve the student competence in Personal, Situational Strategic and Business. The three of the competencies are important for the success entrepreneur. It is a sign of application of “Kurikulum Berbasis Kompetensi”. There are many evidences to describe the achievement of the CBT in entrepreneurship subject. Firstly, physically achievement, that all of the student’s business plan could became the real business. The evidences are presented by picture of the student’s real business. Secondly theoretically achievement, that the Personal, Situational Strategic and Business competence statistically have significant relation with Business Plan even Real Business quality. The effect of the Personal, Situational Strategic and Business competence to Business Plan quality is 84.4%. and, to the Real Business quality 77.2%. The statistic’s evidence suggests that the redesign of the entrepreneurship subject is the right way. The content of the entrepreneur competence (Personal, Situational and Strategic and Business competence) have impact to the student to conduct and running for own business.

I Ketut Santra

2009-01-01

200

DIABETES MELLITUS DI DALAM MASYARAKAT INDONESIA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The number of diabetes patients treated in class A. hospitals has increased 70 fold in the period 1964-1985. Several surveys in the community have found a diabetes prevalence in the adult population (20 years and over) of 1.5% in urban areas and 1.2% in rural areas. In the 6-20 year age group the prevalence is around 0.25%. It is estimated that there are 1.5 to 2 million people suffering from diabetes in 1986, women and men in equal numbers. Based on data from 14 outpatient departments the most important chronic complications of DM are impotence (43.9%), neuropathy (34.5%), arthritis (25.5%), retinopathy (18.6%), coronary heart disease (18.2%), hypertension (17.9%), pulmonary tb (15.1%), cataract (13.8%), nephropathy (9.6%), gangrenelceUulitis (3.5%). It is estimated that 70% or DM patients need oral anti diabetics, 15% need insuline and 15% need dietary management. The costs of those treatments amount to Rp. 1.5 billion a day or Rp. 500 billion a year (if 50% of the patients are treated). In the USA there are 5.8 million diabetes patients spending $ 13.5 billion a year for treatment. Multidisciplinary Diabetes Centres have to be established in the mayor cities to implement curative as well as preventive programmes.

H. Askandar Tjokroprawiro

2012-01-01

 
 
 
 
201

DUKUN BAYI DALAM PERSALINAN OLEH MASYARAKAT INDONESIA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Baby Soothsayers are Still in Birthing Process by Indonesian Community. One of health case which still many happened in Indonesia, born children with helped by baby soothsayer. In reality, most all Indonesia publics either that is who live in rural and also more even a urban love to be helped by soothsayer. The thing because of local tradition and mores. Finds strategic to build cohesive network between the prominent as of themes, public, soothsayer and midwife in executing health service of maternal and perinatal joinly. Applies qualitative method. Technique done is in-depth interview. Informan is baby soothsayer, nurse and delivering birth mother helped by delivering birth baby soothsayer and mother helped by midwife. Research is done in Kabupaten Kendari (South-east Sulawesi), countryside Tobimiita and countryside Inalobu and countryside Lapulu; Sub-Province Cirebon (West Java), countryside Bode Sari and countryside Karangasem and countryside Gombong. Effort for improvement of service of health of like the one mirror in soothsayer program to train that of course not aim to eliminate role played by system treatment of old health and changes it with system treatment of new health. Education given in soothsayer program to train that is justri realized as confession to carry out (enforcement) health service to baby soothsayer institute. Moreover, with education given, baby soothsayer is assumed can replace presence of new health facility assumed able to increase public health level. Partnership is one of solution for this problem most off all will develop cloistered areas where access every very limited health service.

Rina Anggorodi

2009-01-01

202

STRATEGI PELESTARIAN TANAMAN OBAT DALAM PERSPEKTIF BUDAYA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The traditional medicine still exists in Bali; it is supported by the fact that some plants are used for traditional drugs. Up now, the Balinese traditional medicine still functions. It is as an element of Balinese culture. As a consequence of development in general, there is a shift in land-use. It is assumed, that some of medicinal plants will exctinctive. It is a fact; the young generation is not familiar with the medicinal plants. Not all of the medicinal plants have been studied, its effect as well its active compound. Eventually, there is a trend in Balinese society, that they are favor of horticulture, by making use of medicinal plants. That is become a stepping stone for conservation of the medicinal plants. In relation to that, a walk-through survey was conducted in 20 households, 26 out of house yards, 10 governmental offices, 10 stars hotels, and five segments of median road in Denpasar. The goals are: to know the total number of horticultures planted, kind of the medicinal plants used as horticultures. The results found are as follows: 1) there are about 190 names of plants for horticultures; 2) many of the medicinal plants are used for the horticultures; 3) the horticultures are planted in house yards, out of house yards, government offices stars hotels and median road; 4) through horticultures some of the scarcely medicinal plants could be preserved. The conclusions could be drawn are: 1) the horticultures make use of local existing-medicinal plants; 2) for horticultures it is also imported from other islands; and 3) the horticultures could be used as a strategy for medicinal plants conservation in Bali. For further study the followings suggestions are addressed: a) all of the medicinal plants in Bali used for horticultures; b) more attempt must be focused on the existence of medicinal plants in Bali; c) the idea for establishing medicinal plants park in Bali, needs support from all stake holders, for natural resources conservation and preservation. The preserved medicinal plants will be good as an asset for education, tourism and social-cultural aspect as well.

I Nyoman Adiputra; Luh Made Indah Sri Handari A.

2012-01-01

203

Hipoteks Sejarah Dalam Novel Panglima Awang  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This article focuses on the concept of ‘intertext’ in Harun Aminurrashid’s novels. The concept appears in Malay literary tradition for example in lipurlara, manuscript writing and the novel itself. This tendency relates to ‘intertextuality’ as a phenomenon on the existence of ‘a text within a text’ or ‘dialogue between texts’. Julia Kristeva coined the term ‘intertextuality’ in her readings of the work of Mikhail Mikhailovich Bakhtin and Ferdinand de Saussure’s sign system and later followed by several scholars such as Roland Barthes, Gerard Genette, Michael Riffaterre and Harold Bloom. Harun Aminurrashid demonstrates his inclination towards historical themes and settings through his novels such as Darah Kedayan, Jong Batu, Siapakah Bersalah?, Sebelum Ajal, Merebut Gadis Jelita, Wak Cantuk, Panglima Awang and Anak Panglima Awang. Explicitly, Panglima Awang, portrays its intertextuality with the historical elements. The hypotexts incorporated several articles on the Portuguese in Malacca and Ferdinand de Magalhaes @ Magellan’s circumnavigation. Some intertextual processes involve transformation, modification and demitefication. Intertextuality could be said to denote authorship strategy, reflecting an attempt to ‘modify’ history to channel Malay aspirations and the spirit to uphold the self-worth of the Malays.

Mawar Shafei

2006-01-01

204

Agama dalam Tentukur Antropologi Simbolik Clifford Geertz  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Clifford Geertz can be regarded as one of the most influential figures in religious studies, particularly in the field of anthropology. His unique symbolic anthropology approach had attracted researchers because of his emphasis on deductive reasoning in explaining the meaning of religion and in viewing cultural values that exist in religion. Research based on the content analysis of his works found that Clifford Geertz thought very strongly influenced by Ibn Khaldun as both of them emphasize on the practical reality of religious phenomena in the society. These symbols are then making a cultural system of what we call religion.

Yusri Mohamad Ramli

2012-01-01

205

PERANAN CYBORG DALAM FILM “I, ROBOT“  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Cyborg is a human reconstruction with the use of sophisticated technology. Cyborgs are made to move just like real humans. The application of cyborgs is through futuristic movies. This technology is the basis of our dreams that is beyond that also a detailed representation illustrated by the film directors and producers that try to bring people to step into the future's reality. The film I Robot gives detail about the robot-human relationship, where human involvement is replaced by the robots, and it is the humans' fault that the robots are able to fight them. Abstract in Bahasa Indonesia: Cyborg adalah salah satu hasil rekayasa manusia dengan menggunakan teknologi canggih. Cyborg dibuat digerakkan seperti manusia secara real. Aplikasi dari cyborg munculnya film–film dengan menggambarkan suasana masa depan . Teknologi inilah yang menjadi dasar impian manusia tidak hanya mimpi saja, tapi sebuah presentasi yang dipaparkan secara detail oleh para sutradara dan produser film mencoba mengajak manusia menginjak realitas masa depan. Film I Robot memaparkan bagaimana hubungan robot dan manusia, dimana peran manusia tergantikan peran robot, karena kesalahan manusialah robot bisa melawan manusia. Kata kunci: cyborg, representasi cyborg.

Deddi Duto Hartanto

2006-01-01

206

PERANAN CYBORG DALAM FILM “I, ROBOT“  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

Cyborg is a human reconstruction with the use of sophisticated technology. Cyborgs are made to move just like real humans. The application of cyborgs is through futuristic movies. This technology is the basis of our dreams that is beyond that also a detailed representation illustrated by the film d...

Deddi Duto Hartanto

207

Keindahan Versus Narsisme dalam Undangan Pernikahan  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available One type of graphic design product that is quite popular in the community is a wedding invitation, because generally people who get married make them. Invitations are usually printed at a certain amount and sent to relatives and friends to various parts of the city and even the country. Lately models of wedding invitations decorated by the bride and groom photos are frequently encountered. A variety of poses and styles of the couple’s intimacy that have been personal property then spread and become publicly owned. Invitations ultimately serve also as a 'show off' or 'advertising' media. In developmental psychology, the tendency of individuals to ostentatiously self exhibit is a personality disorder known as narcissistic. Is the trend of stylish invitation designs as described above can be regarded as a form of narcissism will be questioned. This topic will be further investigated by a review by social psychology. On the other hand, this kind of design can reflect the interests of consumers towards the beauty of wedding invitations. The extent to which these things are related, will be explored in this paper.

Maria Nala Damayanti

2010-01-01

208

Beberapa Penganggar Kukuh Dalam Model Linear Teritlak  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Several robust estimators as alternative to Maximum Likelihood Estimator in Generalized Linear Models(GLMs) in the presence of outlying observations is discussed. These robust estimators are generalization of the Mestimator and Least Median of Squares (LMS) in the linear model. A simulation study when the response is from the Gamma distribution will be carried out to compare the robustness of these estimators when the data is contaminated. A real example will be revisited.

Nor Aishah Hamzah

1999-01-01

209

SENI GERAK DALAM PERTUNJUKAN WAYANG TINJAUAN ESTETIKA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Movement art in the puppet performances is often mentioned as sabetan. Puppet movement art, that contains rules, norms, guidance (orientation) is convention that is observed and referred to guidance the dalang artists when they move the puppets. One of the convention of movement in the puppet performance is udanagara. Udanegara, that contains ethics and aesthetic, is the rules of speaking, attitude, and action for actors in the puppet performance. Puppet movement include among others paying homage, walking, running, dancing, flying and fighting. That puppet movement is based on social class of puppet, age of puppet, class of puppet, and mood of expression of puppet. Therefore, the movement art of the puppet adopts basic wiraga(true or false action in the puppet movement), wirasa true or false feeling of puppet movement), and wirama (true or false rhythm in the puppet movement). Method in this research will be conducted step by step: collection data (to watch of puppet performance on television, live performance, dialogue with dalang artist), analysis of data, literary research, conclusion and reporting of the research. This research concludes: puppet movement has of two meanings, large (totality of puppet movement) and narrow (fighting); puppet movement refers to the conventions (norms), oriented by dalang artists (udanegara); basic of puppetmovement refers to social class of puppet, age of puppet, class of puppet, and mood of expression of puppet; now, puppet movement becomes more and more creative and dynamic. The development of puppet movement in line with the way of thinking of society that is more improved, critical, and dynamic.

Darmoko

2004-01-01

210

PENGARUH FLY ASH TERHADAP SIFAT PENGEMBANGAN TANAH EKSPANSIF  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Swell and shrink behavior of expansive clays raise significant problem in the field of civil engineering. This paper presents the laboratory experiment of expansive soil stabilization using fly ash (FA). The amount of fly ash used in this experiment ranges from 10% to 25% of dry weight of soil. The results show that the addition of fly ash reduces the specific gravity (Gs), increases the plasticity index (PI), increases the dry density, decreases swelling potentials, and increases strength of soil. This experiment also shows that the increase of strength and the decrease of swelling potential were influenced by the curing time. Abstract in Bahasa Indonesia : Sifat kembang susut tanah expansif merupakan salah satu kendala yang cukup rumit dalam rekayasa bidang teknik sipil. Makalah ini mempresentasikan penelitian laboratorium tentang stabilisasi tanah expansif dengan menggunakan fly ash (FA). Kandungan fly ash yang ditambahkan bervariasi antara 10% sampai 25% dari berat kering tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan fly ash ke dalam tanah dapat menurunkan specific gravity (Gs), meningkatkan indeks plastisitas (PI), meningkatkan berat volume kering (dry density), menurunkan potensi pengembangan (swelling potential), dan menaikkan kekuatan tanah. Sedangkan pengaruh curing menunjukkan bahwa, lamanya curing dapat menurunkan potensi pengembangan dan meningkatkan kekuatan. Kata kunci: tanah expansif, stabilisasi tanah, fly ash.

Gogot Setyo Budi; Andy Cristanto; Eddy Setiawan

2003-01-01

211

Brugia timori INFECTION IN LEKEBAI, FLORES: clinical aspects  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Pengamatan filariasis pada penduduk Nualolo-Lekebai, Pulau Flores telah dilakukan pada bulan Februari 1975. Kampung Nualolo-Lekebai berpenduduk 680 jiwa, pekerjaan bertani dan menganut agama Nasrani. Kebiasaan hidup di antara penduduk di daerah ini adalah menyerahkan pelaksanaan pekerjaan berat pada kaum wanita, baik di rumah ataupun di kebun. Dalam perjalanan jauh baik ke kebun atau ke pasar, kaum wanitanya selalu berjalan kaki sedangkan kaum prianya menunggang kuda. Sejumlah 80% dari penduduk kampung ini telah diperiksa terhadap infeksi parasit filaria dan terhadap gejala filariasis. Dari hasil yang ditemukan ternyata penduduk kampung ini menderita infeksi Brugia timori dengan angka derajat infeksi sebesar 7.0% dan angka derajat elephantiasis sebesar 10.3%. Hal yang menarik yang ditemukan dalam pengamatan ini adalah tingginya angka derajat elephantiasis pada kaum wanita dibandingkan dengan pada kaum pria. Fenomena ini mungkin disebabkan oleh kebiasaan hidup kaum wanita di daerah ini sehari-hari yang bekerja lebih berat dan berjalan kaki lebih sering dan lebih jauh dibandingkan kaum prianya.

Arbain Joesoef

2012-01-01

212

Sintesis Nanopartikel Magnetite dengan Metode Elektrokimia Sederhana  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Permasalahan dalam sintesis nanopartikel oksida logam, khususnya Fe3O4 adalah bagaimana memperoleh partikel berukuran nano yang monodisperse dan tak teraglomerasi. Persyaratan ini dibutuhkan pada aplikasinya di berbagai bidang. Penelitian ini bertujuan mengembangkan cara sintesis nanopartikel Fe3O4 dengan metode elektrokimia. Sintesis dilakukan dengan elektroda besi dan elektrolit air demineralisasi pada harga rapat arus yang bervariasi pada suhu konstan. Produk yang diperoleh berupa powder hitam magnetis yang terdeposisi di anode. Karakterisasi produk dilakukan dengan XRD (X-Ray Diffraction) dan SEM (Scanning Electron Microscopy). Dari hasil karakterisasi disimpulkan bahwa:(1) sintesis nanopartikel Fe3O4 dapat dilakukan dengan metode elektrokimia sederhana, (2) Karakater nanopartikel Fe3O4 yang dihasilkan dipengaruhi oleh rapat arus. Nanopartikel Fe3O4 monodisperse yang memiliki morfologi sferik dan tak teraglomerasi diperoleh pada elektrolisis dengan rapat arus 325 ?A/cm2 pada 30 oC.

Fauziatul Fajaroh; Heru Setiawan; Sugeng Winardi; Widyastuti; Wahyu Rahardjo; Endik Sentosa

2009-01-01

213

Analisis Parameter Proses Pengecoran Squeeze Terhadap Cacat Porositas Produk Flens Motor Sungai  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The existing flanges component which is produced by traditional sand casting shows low quality both of the material and dimension, since the product made from recycled material and supported by a very simple technology. The quality of casting is not depends on the microstructure, but also supported by a good appearance. This research is to analyze the effect of process parameters by producing specimens through squeeze casting process using the existing recycled material. Process parameter such as squeeze pressure and punch & die temperature. The process consists of melting the alloys and heating the die in two difference resistance furnaces, ladling the melt into pre-heated die cavity and finally applying pressure by hydraulic power until the melt is fully solidified. After investigating the specimen, the results show that the quantity of the porosity as compared to traditional sand casting is decreasing significantly. Abstract in Bahasa Indonesia : Produk flens yang ada, dihasilkan dari pengecoran cetakan pasir dengan bahan baku daur-ulang dan didukung oleh teknologi sederhana, bermutu rendah baik dari segi bahan maupun dimensi. Mutu hasil cor yang baik tidak hanya ditentukan dengan strukturmikro yang baik dan homogen tetapi juga dengan kekuatan dan penampakan yang baik. Penelitian ini mencoba menganalisis pengaruh parameter proses pengecoran squeeze paduan aluminium daur ulang yang ada dengan cara memvariasikan parameter tekanan squeeze, dan temperatur punch & die. Langkah proses squeeze casting meliputi pemanasan logam dan die dalam dua dapur induksi berbeda, dilanjutkan dengan penuangan logam cairan ke dalam die dan diteruskan dengan pemberian tekanan selama waktu tertentu. Setelah melakukan beberapa pengujian terhadap spesimen, hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa persentase porositas yang dihasilkan menurun secara signifikan dibandingkan dengan proses pengecoran cetakan pasir yang ada. Kata kunci: pengecoran squeeze, porositas, paduan aluminium daur ulang.

Firdaus Firdaus

2002-01-01

214

AKTIVITAS IBU DALAM ORGANISASI DAN PAPARAN TERHADAP MEDIA MASSA DALAM PENYIMPANGAN POSITIF STATUS GIZI ANAK BALITA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Malnutrition causes growth and mental retardation, and also contributes to child mortality. One of the causal factors which leads to protein energy malnutrition are social factors. This study looked for social factors which are associated to mother's participation in organizations and mother's exposure to mass media in regards to positive deviance of children's nutritional status. Design of this study was case control. The case samples were children with good nutritional status, while for control children with malnutrition were used. Matching was conducted according to sex, age, and socio economic status of the family. Nutritional status was determined by Z-Score weight for age. The study was conveyed in Gunung Kidul and Sukabumi district with total a number of samples of 450 children under five years old. The respondents were the mothers of participating children. The study showed a significant correlation of nutritional status of underfive children with mother's participation in organizations (p

Sihadi Sihadi; Sandjaja Sandjaja; Sudjasmin Sudjasmin

2012-01-01

215

Perubahaan mikroanatomi pada insang dan ginjal kerang air tawar (Anodonta woodiana) terhadap paparan kadmium.  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Fitriawan F, Sutarno, Sunarto. 2011. Perubahaan mikroanatomi pada insang dan ginjal kerang air tawar (Anodonta woodiana) terhadap paparan kadmium. Bioteknologi 8: 42-52. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat akumulasi, perubahan struktur mikroanatomi setelah perlakuan logam berat Cd pada insang dan ginjal A. woodiana. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimental laboratorium dengan rancangan acak lengkap (5 x 3) berupa besarnya paparan Cd (0 ppm, 0,5 ppm, 11 ppm, 5 ppm, 10 ppm) dan waktu pemaparan Cd (setelah 7 hari, 14 hari, dan 30 hari). Parameter pengujian mencakup uji akumulasi Cd pada insang dan ginjal dengan metode AAS, dan abnormalitas insang dan ginjal akibat akumulasi Cd dengan metode preparasi. Analisis akumulasi Cd pada insang dan ginjal menggunakan analisis varian (ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji lanjut jarak berganda Duncan (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan pengaruh pemberian beberapa perlakuan Cd terhadap koontrol insang dan ginjal A. wooodiana signifiikan sebesar 4775,3 > 0,000 dan 60150,3 > 00,000 dengan taraf signifikansi rata-rata 5% (P<0,05) yang ditandai dengan perubahan struktur mikroanatomi pada insang berupa edema, hiperplasia, fusi lamella, nekrosis hingga atropi. Sedangkan pada ginjal berupa edema, hiperplasia dan nekrosis pada tubulus, glommerulus, dan mineralisasi pada sel darah hingga mengalami pendarahan.

FUAD FITRIAWAN; SUTARNO; SUNARTO

2011-01-01

216

OPTIMASI PENGAMBILAN DAN PENATAAN ULANG BARANG DI GUDANG DENGAN PENERAPAN STACK MENGGUNAKAN METODE GENETIC ALGORITHM  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Industrial field which getting more advance needs computer to help them. In industrial field, computer will make something get easier, fetching and reordering goods in warehouse is including here. A software including that needs have been made by writers. This software is specified for a warehouse which goods stored in plates at the rack in the warehouse. To reordering goods, writers use the Genetic Algorithm, which will process making population, finding the fitness cost with counting the vast and weight of the goods, sorting, immigration, cross over, and mutation. With this software, user can also check the condition of the warehouse in two and three dimensions, using OpenGL. This optimation software have been tried and give fitness cost average up to 90%, this software have been succeed to operate the function. Abstract in Bahasa Indonesia : Dunia industri yang semakin maju membutuhkan komputer sebagai alat bantu utama. Sistem komputerisasi di dalam dunia industri akan membuat beberapa hal menjadi lebih mudah, antara lain dalam pengambilan barang dan penataan ulang barang di gudang. Suatu perangkat lunak untuk keperluan tersebut telah dibuat oleh penulis. Perangkat lunak yang dibuat ini dikhususkan untuk gudang yang barang-barangnya disimpan dalam palet-palet pada rak di gudang. Penataan ulang barang ini menggunakan algoritma genetika, yang akan melalui proses pembuatan populasi awal, pencarian fitness cost dengan memperhitungkan luas area dan berat barang, pengurutan data, imigrasi, persilangan, dan mutasi. Melalui perangkat lunak ini, user juga dapat melihat kondisi gudang secara baik secara 2 dimensi ataupun 3 dimensi, yang dalam pengerjaannya menggunakan OpenGL. Sistem dari perangkat lunak yang dibuat ini sudah diuji coba dan memberikan nilai rata-rata fitness cost di atas 90%, ini berarti perangkat lunak ini telah sukses dalam menjalankan fungsinya. Kata kunci: penataan barang, pengambilan barang dari gudang, penataan ulang barang, rak, palet, Algoritma Genetika, imigrasi, persilangan, mutasi, OpenGL.

Resmana Lim; Ong Wie Gang; Kartika Gunadi

2004-01-01

217

International projects for methane utilisation. Experience of a technical consultant; Internationale Projekte zur Grubengasverwertung. Erfahrungen eines technischen Beraters  

Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

The methane gas present in coal mines can now be utilised economically. In addition to conversion into electricity by gas engines there is an increasing demand for thermal oxidation of the methane highly diluted in the air flow. Financing is generally affected via the still young carbon market. The DMT supports worldwide various companies in the development of corresponding projects. (orig.)

Imgrund, Thomas [DMT GmbH und Co. KG, Essen (Germany)

2010-03-15

218

Jugend und Gewalt - Die Vorgehensweisen in der eMail-Beratung und die unterstützenden Angebote für die BeraterInnen.  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Das thematische Dreigespann „Jugend – Gewalt – eMail-Beratung“ stellt einen an sich bereits hochkomplexen Inhalt dar, zu dem in dieser Dichte weder ausreichend fokussierte noch umfangreiche Ergebnisse vorliegen. So gesehen stellt die Bearbeitung dieses Themen-Dreiecks im Rahmen einer Diplomarbeit ein sehr engagiertes Unterfangen dar und zeigt auf, wie weit das Spektrum des Unerforschten in einer noch jungen Spezialdisziplin reicht.

Silvia Pammer

2009-01-01

219

Uji teratogenik ekstrak Pandanus conoideus varietas buah kuning terhadap perkembangan embrio tikus putih (Rattus norvegicus)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Muna L, Astirin OP, Sugiyarto. 2011. Uji teratogenik ekstrak Pandanus conoideus varietas buah kuning terhadap perkembangan embrio tikus putih (Rattus norvegicus). Bioteknologi 8: 65-77. Penelitiian ini betujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian ekstrak Pandanus conoideus Lam. var. buah kuning terhadap persentase fetus hidup, kematian intrauterus, berat dan panjang fetus, keadaan morfologi fetus, serta struktur skeleton fetus tikus putih. Dalam penelitian ini diggunakan 25 tikus bunting yang dibagi menjadi lima kelompok secara acak, sehingga masing-masing kelompok terdiri dari lima ekor tikus. Setiap kelompok diberi dosis yang berbeda. P1 (kontrol) diberi 1 mL minyak wijen, P2 , P3, P4 dan P5 diberi ekstrak masing-masing: 0,02 mL, 0,04 mL, 0,08 mL dan 0,16 mL. Ekstrak tersebut diberikan secara oral pada kebuntingan hari ke 5 sampai hari ke 17 (fase organogenesis). Pengamatan dilakukan pada hari ke 18 dengan cara bedah sesar untuk menggambil fetus dari uterus. Morfologi fetu s diamati setelah fetus dikeluarkan dari uterus, sedangkan untuk pengamatan struktur skeleton dibuat preparat wholemount dengan pewarnaan ganda Alcian blue dan Allizarrin Red-S. Hasil percobaan diianalisis dengan ANAVA satu jalur. Hasil penelitiann menunjukkan bahwa pemberian ekstrak tidak berpengaruh terhadap persentase fetus hidup, kematian intrauterus, serta berat dan panjang fetus (P?0,05). Pemberian ekstrak pada induk mengakibatkan kecacatan skeleton (lordosis) fetus pada dosis 0,16 mL dan menghambat osifikasi fetus.

LINTAL MUNA; OKID PARAMAA ASTIRIN; SUGIYARTO

2011-01-01

220

PENYAKIT MENULAR SEKSUAL AKIBAT JAMUR, PROTOZOA, DAN PARASIT  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Berbagai penyakit akibat hubungan seksual (PHS) selain yang disebabkan oleh bakteri, klamidia, virus, dan mikroplasma, juga mungkin disebabkan oleh jamur, protozoa dan parasit, antara lain kandidiasis, trikomoniasis, giardiasis, amebiasis, kudis, dan kutu pubis. Diagnosis PHS yang tepat dan pasti sangat penting karena mcmiliki konotasi sosial dan biasanya diperoleh melalui pemeriksaan mikroskopik, pembenihan bakteriologis atau virologis. Sedangkan penatalaksanaan PHS bergantung pada infeksi masing-masing individu, tetapi secara umum apabila PHS sendiri tidak/kurang serius seperti trikomoniasis atau ektoparasit maka tidak perlu pengamatan pasangan seksual meskipun harus diobati juga karena hampir pasti ia juga terinfeksi. Sebagian besar PHS lain demikian berat (dalam kasus gonore resistensi terhadap antibiotika merupakan masalah) sehingga semua kontak seksual harus ditelusuri dan diobati, khususnya pada gonore, sifilis dan AIDS.

Max Joseph Herman

2012-01-01

 
 
 
 
221

CARA MENGHILANGKAN RASA DAN BAU PADA PENGOLAHAN AIR MINUM  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Salah satu syarat kualitas air minum adalah tidak berwarna, tidak ada rasa, dan tidak berbau. Kebanyakan konsumen air minum menilai baik tidaknya kualitas air minum hanya secara visual, keruh atau jernih, berwarna atau tidak dan dengan indera pengecap apakah ada rasa atau tidak serta dengan indera pencium; berbau atau tidak. Tulisan ini hanya akan membahas dua aspek yaitu rasa dan bau yang sering dikeluhkan oleh konsumen.Sumber kontaminasi yang menimbulkan rasa dan bau dalam air dapat bersifat alami maupun anthropogenik.Untuk menghilangkan rasa dan bau karena sebab alami ada beberapa pilihan cara pengolahan yaitu sedimentasi konvensional secara gaya berat (Conventional Gravity Sedimentatin = CGS) dan pengembangan udara terlarut (Dissolved Air Flotation = DAF), ozonisasi dan filtrasi dengan karbon aktif granular (Granular Activated Carbon = GAC). 

Sri Soewasti Soesanto

2012-01-01

222

Analisa Ketangguhan dan Struktur Mikro pada Daerah Las dan HAZ Hasil Pengelasan Sumerged Arc Welding pada Baja SM 490  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Submerged Arc Welding (SAW) is one of method for welding process which used for the extensions of heavy construction, for example bridge construction. Broadness usage of SAW caused by welding process can be done automatically and have high reliability. Microstructure and toughness properties of weld metal were influenced by many factors such as chemical composition, heat input, filler, fluks, etc. This research aim to study influence of heat input. Welding Process was carried out using SAW with the material is SM 490, filler type used was EH 14 and the heat input were varied at 2,1 kJ/mm, 3,16 kJ/mm and 4,3 kJ/mm. The Results of this research show that an increase on heat input leads to coarsening the microstructure on the weld metal. A maximum percentage of Acicular Ferrite and hence the highest impact toughness were achieved at weld metal with heat input 2,1 kJ/mm where it's 50 joule with transition temperature -10 oC. The highest toughness with transition temperature 20 oC were obtained at heat input 3,16 kJ/mm where toughness was 117 joule. Abstract in Bahasa Indonesia : Pengelasan dengan menggunakan metode Sumerged Arc Welding (SAW) adalah pengelasan yang banyak digunakan untuk penyambungan konstruksi berat, misalnya jembatan, perpipaan den bangunan. Luasnya penggunaan metode ini dikarenakan dapat dilakukan secara otomatis dan memiliki keandalan yang tinggi. Struktur mikro dan ketangguhan las dipengaruhi oleh banyak faktor seperti komposisi kimia logam las, input panas, filler, fluks dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa struktur mikro dan ketangguhan hasil pengelasan SAW pada bahan baja karbon rendah. Percobaan dilakukan menggunakan bahan baja SM 490 dan filler jenis EH 14 sedangkan input panas yang digunakan adalah 2,1 kJ/mm, 3,16 kJ/mm, dan 4,3 kJ/mm. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya pembesaran ukuran butir logam induk untuk setiap penaikan input panas. Pada heat input 2,1 kJ/mm menunjukkan jumlah Ferit Accicular yang lebih banyak, sehingga memberikan nilai ketangguhan las tertinggi pada suhu transisi -10 0C sebesar 50 joule dan pada suhu 20 0C ketangguhan las tertinggi pada masukan panas 3,16 kJ/mm sebesar 117 joule. Kata kunci: Sumerged arc welding, ketangguhan, input panas.

Anang Setiawan; Yusa Asra Yuli Wardana

2006-01-01

223

Pencegahan Terjadinya Retak Panas pada Proses Pengecoran Squeeze Benda Tipis Al-Si  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Solidification of molten metal in squeeze casting was done under high pressure condition. It will produce small grains and decrease porosity of product but have high probability of hot crack. Hot crack depend on silicon content, molding and pouring temperature of squeeze cast parameters. The aim of this research is to analize silicon content, melt temperature and mold temperature on hot crack to eliminate this defect on production of thin wall of Al-Si. Hydraulic pressure of 135 MPa is applied to forge molten metal of aluminum-silicon alloys. Mold temperature from 220 to 330 0C, pouring temperature from 665 to 885 0C and silicon content from 0.45 to 6.04 % weight were considered. Hot crack length and cracking index were used to indicate the dimension of hot crack. The increasing of silicon content decreases hot crack length and cracking index of thin wall. The increasing of pouring and mold temperature increases hot crack length and cracking index of thin wall. Combination of the higher silicon content, the lowest melt and mold temperature produced the flawless thin wall squeeze cast of hot crack. Abstract in Bahasa Indonesia: Pengecoran squeeze Al-Si adalah proses pengecoran dimana logam cair Al-Si dibekukan dibawah tekanan tinggi sehingga akan menghasilkan produk dengan butir halus dan menekan jumlah cacat porositas namun cendrung mengalami retak panas. Parameter kandungan silikon Al-Si, temperatur tuang dan cetakan mempengaruhi terjadinya retak panas pada benda cor tipis Al-Si. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kandungan silikon Al-Si, temperatur tuang dan cetakan terhadap terjadinya retak panas pada proses pengecoran squeeze benda tipis Al-Si sehingga tindakan pencegahan bisa dilakukan pada proses produksi. Pengecoran squeeze ini menggunakan penekan hidrolik bertekanan 135 MPa. Temperatur yang dipakai adalah 220, 275 dan 330 0C untuk cetakan dan 665, 775 dan 885 0C untuk logam cair. Kandungan silikon material mengunakan tiga variasi yaitu: 0,45, 3,22 dan 6,04 % berat. Panjang dan indeks retak panas digunakan sebagai indikator terukur retak panas. Peningkatan kandungan silikon akan menurunkan panjang dan indeks retak panas benda cor tipis Al-Si. Peningkatan temperatur tuang dan cetakan akan meningkatkan panjang dan indeks retak panas benda cor tipis Al-Si. Kombinasi temperatur tuang dan cetakan rendah serta komposisi silikon tinggi akan menghasilkan benda cor tipis Al-Si bebas retak panas. Kata kunci: Al-Si, pengecoran squeeze, retak panas.

Elfendri Elfendri

2009-01-01

224

Pengaruh Etika Bisnis Terhadap Kejahatan Korporasi dalam Lingkup Kejahatan Bisnis  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

Much of our lives and daily routines are affected by corporate activities. Business ethics (also known as corporate ethics) is a form of applied ethics or professional ethics that examine ethical principles and moral or ethical problems that arise in a business environment.Corporate crime as a part...

Elfina Lebrine S.

225

PENURUNAN KADAR KHROM DALAM AIR MENGGUNAKAN CARA PENUKAR ION  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Chromium hexavalent compound, Cr (VI) are irritant and corrosive, and are absorbed by ingestion through the skin and by inhalation. The extensive use of Cr (VI) compounds in many industrial processes makes those compounds exist in the industrial effluent and may contaminate the rivers. To minimize water pollution, the effluent should be treated first before discharged to rivers. The chromates ion-exchange recovery processes are usualy carried out at an acidic pH. This study was carried out to provide a better process of chromate removal capacity than another process including precipitation, extraction, absorption, and adsorption. Twenty minutes contact time at pH 2 was the optimum recovery by the constant Reynold number.

Sukar Sukar; Tri Tugaswati; Suhanda Suhanda

2012-01-01

226

PENGARUSUTAMAAN KESEHATAN LINGKUNGAN DALAM PENINGKATAN KUALITAS HIDUP MANUSIA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The physical, biological and social environment  give a big influence on health status (wellbeing). The good and healthy environment and health are the basic rights. However, in implementing those as rights and the importance of environmental  health, there is a problem. The problem  is the inappropriateness between  th decide policy and implementation on  the field.  The environmental health seems to be  separated  from  the business  process of health services. The  infrastructure   of  environmental health is not yet adequates. The objectives of study are to know  (1) environmental health's pesrspektive in health  efforts, (2) shifting of environmental health perspective and (3) perspectives  and efforts implemented  in improving life quality. This study is a qualitative research and using the method and analysis through literature study,  documents  and phenomenon  and  be completed by the information  from  six  informants  related  to  the  policy formulation, endorsement  and implementation. The research reveals  that first from the  historical  perspective,  human  life cannot  be separated  from the environmental condition.  From the past, it is realized that  there  is a relation between nature and environment and the incidence of disease. Second, from the health perspective basic change happens which is the alteration  of health view. Initially health oriented to disease, disability and weakness then changes to the view of productive  physically, mentally and socially healthy. This change is equivalent with the paradigm change which is from sick paradigm  to healthy  paradigm  and the perspective change of the role of environment and environmental health. The environment  is initially considered  limited to its relation with the incidence of disease. The conducted effort is aimed to prevent and break the chain of disease occurrence. Third, as a conceptual  changed, but in the field implemented  efforts have not been shifted conforming  to paradigm change and still in a marginal. Based on this study, it is recommended  to place the environmental health as a mainstream in the policy field and in its implementation as a value, socio-cultural and ecological system in the health, education and environment sector. Keyword: health,environmental ltealtlz and mainstream

Hadi Siswanto

2012-01-01

227

Efektivitas Asam Asetat dalam Ekstraksi Asam Fitat Pollard  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Phytate is commonly high in cereals grain. This compound can be extracted with acid solution. The purpose of this study is to extract phytic acid from pollard using acetic acid at the concentration of 0.1, 0.5, 1, and 5%. Pollard was fractionated using vibrator ball mill to evaluate the distribution of phytic acid in the particle of pollard. One percent of acetic acid was used to extract phytic acid from pollard at ratio of 1:1; 1:1.5; 1:2; and 1:3. The fraction having particle size of 16, 30 and 50 mesh had similar phytic acid content. The results indicated that phytic acid content of these fractions was higher than that of 100 and 400 mesh fractions. Whole pollard had higher phytic acid content than its fractions. Phytic acid in pollard can be extracted by 1% acetic acid solution. Extraction of phytic acid from pollard using 1% acetic acid solution at ratio of 1:3 produced 23.83 g/kg.

I. Hernaman; T. Toharmat; W. Manalu; P.I. Pudjiono

2007-01-01

228

PENGGUNAAN ALGORITMA GENETIKA UNTUK PEMILIHAN PORTFOLIO SAHAM DALAM MODEL MARKOWITZ  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

Modern portfolio theory is based on asumption that investor can choose his proportion asset in portfolio, so they can minimize the risk and maximize the return. This paper presents the use of genetic algorithm (GA) to optimize the choice of share portfolio in markowitz model by representing the eff...

Silvia Rostianingsih; Wawan Taufiq N.

229

MEMANFAATKAN TANAMAN UNTUK MENGURANGI POLUSI PARTICULATE MATTER KE DALAM BANGUNAN  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

Inhabitants of a building are difficult to escape particulate matter emission. Within this condition, buildings should have vertical element that could block the dispersion of particulate matter to living spaces. Vegetation, a part of vertical elemen for fencing, is considered to do this task. The ...

Christina E. Mediastika

230

Suplementasi Kolin Klorida dalam Ransum untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ayam Broiler  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Cholin (?-hydroxyethyl-trimethylammonium hydroxide) is a constituent of phospholipids, can interfere the metabolism process that affects the growth. Sometimes cholin in a diet does not meet the animal requirement because of its low availability. The objective of the research was to study the effect of cholin chloride supplementation in the diets on broiler performance. A completely randomized design with 4 treatments and 4 replications were used in the experiment on broiler chicks reared up to 6 weeks of age. The treatment diets were R1 (control), R2 (R1 + 750 mg cholin chloride/kg diet), R3 (R1+ 1,500 mg cholin chloride/kg diet), R4 (R1+ 2,250 mg cholin chloride/kg diet). All of the prestarter diets (0-2 weeks of age) contained isocaloric (3,000 kcal ME/kg) and isoprotein (24.8% crude protein). The starter-finisher diet (2-6 weeks of age) contained 3,000 kcal ME/kg and 20% crude protein. Supplementation of 750 mg cholin chloride/kg diet (R2) increased (P<0.01) body weight gain and final body weight. Supplementation of 1,500 mg cholin chloride/kg diet (R3) and 2,250 mg cholin chloride/kg diet decreased (P<0.01) body weight gain, final body weight, as well as feed efficiency. It was concluded that supplementation of 750 mg cholin chloride/kg diet (containing 1,956 mg cholin/kg in prestarter diet and 1,791.3 mg cholin/kg in starter-finisher diet) yielded the best performance of the broilers.

Sumiati; W. Hermana; A. Afiati

2006-01-01

231

Pengaruh Ion Karbonat dalam Proses Presipitasi Senyawa Kalsium Fosfat  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available An experiment has been conducted to fi nd out the effect of ion carbonate in the calcium phosphate precipitation process. It was conducted by adding CaCl2.2H2O 8 mM into Na2HPO4.2H2O 8 mM and NaHCO3. The NaHCO3 concentrations varied from 0 mM, 16 mM, 80 mM, 320 mM, and 720 mM. The results of the infra red measurement indicated that the precipitation in the form of carbonate apatite crystals particularly at low ion carbonate concentrations. However, if ion carbonate concentration was higher than 80 mM the crystallization process was disturbed, and the produced calcium phosphate was dominated by amorf phase. Besides this calcium phosphate amorf, calcium carbonate compound that probably also in the form of amorf phase was also produced. Stirring of the solution infl uenced the crystallization process. It was likely that the longer time of stirring would inhibit the crystallization of calcium phosphates, but it enhanced the crystallization of calcium carbonates in the form of calcites.

Siti Ahmiatri; Djarwani S. Soejoko

2002-01-01

232

POLA ASUH ORANG TUA DALAM MEDIDIK ANAK MELESTARIKAN LINGKUNGAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Environment is a part of the child's life. In the environment, students live and interact in the chain of life, called ecosystems. Interdependence between biotic and abiotic environment can not be avoided. That is the law of nature that must be faced by the children as belonging to live beings part of biotic groups. During life, the child can not avoid the natural environment and socio-cultural environment. The interaction of these two different environments is always happening in filling the child's life. The family is the neighborhood children. Families play important roles as first and foremost educators. Habits, social attitudes, and creativity of children are affected by parents involvement. Education in this family would not be separated from environmental influences. Therefore, parenting manner is very important role in helping children for environmental preservation.

Ida Ayu Gde Yadnyawati

2010-01-01

233

MASALAH PENDIDIKAN DI PRANCIS DALAM KARYA RABELAIS, MONTAIGNE DAN ROUSSEAU  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available In the 16th., 17th. and 18th. century, the first ideas of educative reform in France appeared in litterary master pieces.Rabelais wrote his critics and proposals on child education in his stories Pantagruel (1532) and Gargantua (1534),developped later in the Essays (three volumes) written by Montaigne and in Rousseau’novel, Emile. Actually the sameideas were supported also by Descartes in Discours de la Méthode (1637) and Voltaire in L’Ingénu (1767). The centralissue was the opposition between the old system of education focusing on learning by heart and theories and the systemthey proposed which gave importance on the formation of the way of thinking, in a pleasant learning atmosphere, inrelation to real life and nature. Officially French education reform was started by the Minister of Education Jules Ferryin 1880 in the decrees proclaming compulsory education in the primary school, free of charge, and the separationbetween secular and religious education

Ida Sundari Husen

2002-01-01

234

Tranformasi Fragmen Dna Kromosom Xanthomonas Campestris ke dalam Escherichia Coli  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Research on DNA transformation of Xanthomonas campestris into Escherichia coli DH5?? using plasmid vector Escherichia coli (pUC19). was carried out. DNA chromosome was isolated using CTAB method, alkali lysis method was used to isolate DNA plasmid. Both of DNA plasmid and chromosome were digested using restriction enzyme EcoRI. Competent cell was prepared with CaCl2 and heat shock method for transformation procedure. The result revealed transformation obtain 5 white colonies, with transformation frequency was 1,22 x 10-8 colony/competent cell. Electrophoresis analysis showed the DNA fragment (insert) in range 0.5 – 7,5 kb. Further research should be carried out to prepare the genomic library to obtain better result of transformant.

Wibowo Mangunwardoyo

2002-01-01

235

Analisis Komponen Utama Teguh dalam Pembinaan Indeks Kualiti Udara  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This study discusses a new formulation of environmental quality indices which can be used for monitoring environmental as well as meteorological parameters. The formulation of the indices is based on robust principal component analysis (PCA) which gives the best linear combination of air parameters. Three formulations are introduced, namely, the conventional quality index, therobust principal component analysis quality index and the base-weighted robust principal component analysis quality index. Comparison with some existing indices were made and it was found that the new indices provide the most reliable results and gave more information on environmental parameters.

Azme Khamis; Mokhtar Abdullah

1999-01-01

236

Pengaruh Etika Bisnis Terhadap Kejahatan Korporasi dalam Lingkup Kejahatan Bisnis  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Much of our lives and daily routines are affected by corporate activities. Business ethics (also known as corporate ethics) is a form of applied ethics or professional ethics that examine ethical principles and moral or ethical problems that arise in a business environment.Corporate crime as a part of bussines crime refers to crimes committed either by a corporation or by individuals that may be identified with a corporation or other business entity. Corporate crime demonstrates the destructive impact on politics, environment, consumers, workers, stakeholders, foreign policy and future generations.

Elfina Lebrine S.

2010-01-01

237

KRITIK SOSIAL DALAM HAUS OHNE HÜTER Karya Heinrich Böll  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Wars have always brought huge negative impacts, for example: it breaks the human spirit, deeply buries traditionalvalues and customs, and destroys morals, economy, souls, idealism and the future of the human race. Heinrich Böll,who experienced World War I and II, had been deeply concerned about the social conditions in Germany in theaftermath of the Second World War. This research tries to explain Böll’s criticism on the condition of the Germansociety after World War II from the sociological approach. This writing explains how wars destroy morals, souls, andthe human future.

Gomgom Basa Hutagalung

2004-01-01

238

ETIKA LINGKUNGAN DALAM PERSPEKTIF YUSUF AL-QARADAWY  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Environmental crisis is in principal brought about by human activities. Therefore, it is required to exercise new approach towards the environment, that is ethical approach by which principles and moral guidance for human behaviors are put forward. This article is to describe Yusuf al-Qaradawy’s thought of Islamic-ethical concept on environment, and its relevance with the handling of environmental-global crisis. His thought is based on Islamic jurisprudential and ethical values. Values of the former are the followings: planting barren land, keeping cleanliness, cultivation, and forestation, meanwhile those of the latter are the application of al-ihsan concept, being friendly with environment, destructive prohibition, justice, gratitude, and simplicity. Al-Qaradawy’s concept is absolutely appropriate for the prevailing environmental-global crisis. It is hoped that Indonesian Muslims, as majority group, would like to comprehend the concept and to build consciousness of religious way of thinking towards the environment. Hopefully, this concept is workable for coping with the environmental crisis, as well.

Maizer Said Nahdi; Aziz Ghufron

2006-01-01

239

KLASIFIKASI OBJEK DALAM VISI KOMPUTER DENGAN ANALISIS DISKRIMINAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available A robotic sensor system is always supported by a computer system called ‘computer vision’. The important concept of computer vision is object classfi fi cation. In this study two algorithms for object classifi cation in this system will be compared. Firstly, A simple method that do not need complex computation and that considered as an informal method is called binary tree decision structure. This method is based on modest caracteristic decriptors of an object such as vertical line, horizontal line or ellipse line. Unfortunately this method has weakness in recognize an image that contaminated by a noise. Secondly, a more formal method with high variability descriptors. In this contect a multivariate statistical approach named discriminant analysis is proposed as an alternative for object classifi cation. This method is operated by computation of a function called Fisher discriminant function that can be used for separating an object. From the data simulation and analysis for calssifi cation of two object i.e. screw and bolt and three objects i.e. alphabet T,O and S it can be shown that discriminant analysis approach can classify an object better than binary decision algorithm. The superority of discriminant method is especially seen when this method is applied for classifi cation of a noisy image of object.

Amir Hamzahan; Gatot Santosa; Wisnu Widiarto

2002-01-01

240

BIODEGRADASI DODECYL BENZENA SULFONAT DALAM SISTEM LUMPUR AKTIF  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The research about biodegradation of dodecyl benzene sulfonat ( DBS) has been conducted by using bacterium of sediment of Tebe River in Denpasar. Goals of research were to determine curve of growth bacterium in DBS media and its ability to degradation of DBS. Determination of research consist of exponential phase of bacterium, measurement of volatyl suspended solid (VSS), biologycal oxygen demand (BOD), and biodegradation rate of DBS. Isolate that isolation from Tebe River of Denpasar was seed in DBS media (1g of DBS ;1,5g of NPK ; and 0,2 g of MgSO4.7 H2O to dissolved in 1 L aquadest) with control of growth by measurement of VSS during 12 hours. Active mud that seeding was used to treat of waste water with DBS content. Counted 200 ml active mud in exponential phase, enhanced by 800 ml of waste with DBS content. Measure value of BOD and DBS content, and analysis its rate of decrease. Result of the research indicate that exponential phase of bacterium at an hour of eight with value of VSS equal to 1421,73 mg /l. During treatment of waste, value of BOD and DBS has decreased from initial. Rate of BOD decrease happened to 3 days that following equation is y = - 0,167 X + 3,932 with rate of decrease is 0,167 mg /l. Rate of degradation of DBS quickly, is indicated to 3 days by following fast equation is y = - 0,306X + 6,714 with rate of degrade equal to 0,306 mg /l.

I Wayan Budiarsa Suyasa; Ni Putu Diantariani

2009-01-01

 
 
 
 
241

STRUKTUR PASAR PERSAINGAN PERBANKAN INDONESIA DALAM PERIODE KONSOLIDASI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The objective of this study is to investigate evidence of market structure and to analyze market structure variables that influence bank revenue in the Indonesian banking market during the consolidation era. The Hirschman-Herfindahl (HHI) and Concentration Ratio Four (CR4) indices indicated decreasing trend and low level of market concentration. The test of market competition by using Panzar-Rosse approach at industry level indicating a monopolistic competition behaviors among banks. In addition,the market for interest-based income is found to be more competitive than that of for fee-based income. The study also suggest that during the consolidation period, input price of banks product seems higher. In addition, the study conclude that there is no indication of changes of the Indonesian banking market structure in the period of 1999-2009. The result of partial analysis also indicate a monopolistic competition behaviors among banks according to their ownership status. Accordingly, the market for non interest based income is found to be more competitive than that of interest based income for the Joint Venture Bank (Bank Campuran) and the Foreign Bank (Bank Asing).Keywords : Market Structure, HHI, CR4, Panzar and Rosse

Sutardjo Sutardjo; Arief Daryanto; Bustanul Arifin; D. S. Priyarsono

2011-01-01

242

Pengujian Pengaturan dan Penyeimbangan dalam Sistem Pengkondisian Udara  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The design and installation of an air conditioning system may be carried out properly, but if it is not adjusted and balanced to meet design conditions, it will not perform satisfactorily. The complexity of modern air conditioning systems may make the balancing process quite involved. Even some experienced personnel frequently are unaware of the difficulties and requirements of balancing. In the past it was often possible to get by with making a few adjustments and checking if people were comfortable. This is no longer satisfactory on large systems. Organized procedures are required to balance a system so that it will result in comfort in all seasons. Furthermore, the increased need for minimizing energy waste also requires correct balancing techniques. An improperly balanced system will almost certainly use excess energy. The testing and balancing process is often carried out by the contractor upon completion of the installation but for large systems a whole new profession has grown, with organizations and specialist who do only this work. This has happened not only because of the complexity of the task, but it also means an independent organization verifies that the system is operating correctly. Abstract in Bahasa Indonesia : Desain dan pelaksanaan pemasangan sistem pengkondisian udara bisa saja sudah dilakukan dengan tepat, tetapi jika tidak diatur (adjusted) dan diseimbangkan (balanced) sesuai dengan kondisi desain, maka tidak akan menunjukkan hasil yang memuaskan. Kompleksitas sistem pengkondisian udara modern menjadikan proses penyeimbangan cukup rumit. Bahkan para ahli seringkali tidak sadar akan kesulitan dan persyaratan balancing. Pada masa lalu, seringkali mungkin mendapatkan penghuni merasa nyaman dengan sedikit pengaturan dan pemeriksaan. Hal itu tidak akan memuaskan untuk sistem yang besar. Prosedur yang terorganisir dibutuhkan untuk menyeimbangkan sistem tersebut sehingga menghasilkan kenyamanan sepanjang waktu. Terlebih lagi kebutuhan yang meningkat akan meminimalkan energi yang terbuang juga memerlukan teknik balancing yang benar. Sistem yang tidak diimbangkan dengan benar pasti akan memerlukan energi lebih besar. Proses testing dan balancing sering dilakukan oleh kontraktor pada penyelesaian instalasi tetapi untuk sistem yang besar, profesi baru muncul, dengan organisasi dan spesialis yang hanya khusus menangani pekerjaan ini. Hal ini terjadi bukan hanya disebabkan kompleksitas dari tugas, tetapi juga berarti organisasi mandiri memverifikasi bahwa sistem beroperasi dengan benar. Kata kunci : testing, adjusting, balancing, sistem pengkondisi udara

Herry Sunandar; Soejono Tjitro

1999-01-01

243

Penggunaan Formula Mineral Lokal dalam Ransum Ayam Petelur  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available A mineral formula composed of three locally available materials: limestone originated from Bukit Kamang of West Sumatra, freshwater oyster shell and bone meal and fortified with micro minerals of Cu, Zn and I was investigated as mineral supplement for diet of laying hens. The experimental diets were: P0 (diet contained of 6% commercial mineral), P1 (diet contained of 6% local mineral), P2 (diet contained of 6% Bukit Kamangs’ limestone) and P3 (diet contained of 6% fresh water oyster shell meal). The total of four experimental diets was then fed to 120 laying hens. The hens were divided into 3 groups based on body weight: heavy, medium and light. Each group was subdivided into 4 subgroups in accordance with number of treatments, so that each treatment consisted of 3 replicates containing of 10 hens. Parameters measured included: feed intake, hen-day egg production, feed conversion ratio (FCR), eggshell quality, mineral retention and mineral composition of tibia bone. Data were subjected to statistical analysis using variance analysis in a completely block design with 4 treatments and 3 blocks as replicates The results showed that the egg weight and eggshell qualities were found not significantly difference, but different mineral sources gave significant effect on egg production and bone mineralization. The laying performances and tibia bone weight of chickens fed diet mixed with the local mineral formula were found not significantly different with those fed diet mixed with commercial formula, but significantly better (P<0.05) than those of fed diet mixed with only limestone or oyster shell. Hens fed with diet mixed with Bukit Kamangs’ limestone showed better performances and heavier tibia bone than those fed with diet mixed with oyster shell. It was concluded that the local mineral formula could be used as sole mineral source for laying hens. The nutritive value of Bukit Kamangs’ limestone was better than that of fresh water oyster shell.

Khalil

2010-01-01

244

PENGARUH KESAMAAN KOMUNIKATOR DAN TARGET DALAM KUALITAS PERSUASI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available AbstrakAnjuran lewat nasehat, dakwah, khotbah atau yang lain, sering diabaikan. Ini bukan sematakarena anjurannya yang tidak benar, juga dapat merupakan pertanda adanya krisis kepercayaanorang terhadap komunikator. Persoalannya terletak pada hubungan antara komunikator dan target,orang yang menerima anjuran tersebut. Kepercayaan terhadap suatu informasi merupakan pangkaldari perubahan sikap. Oleh karena itu kepercayaan atas suatu informasi menandakan kualitas suatupersuasi. Komunikator tidak hanya dipandang oleh target sebagai individu terlepas dari diri target,tetapi juga seseorang yang memiliki kaitan dengan target. Pendekatan kognitif  memberi penjelasanmengenai pemikiran target terhadap siapa dirinya dan siapa komunikator.Tujuan dari penelitian ini adalah apakah ada pengaru unsur kesamaan komunikator dantarget terhadap kualitas persuasi. Kesamaan itu meliputi jenis kelamin, suku, dan agama. Kesamaantersebut merupakan identitas diri yang umum, biasanya tergambar oleh nama komunikator. Secarapraktis metodologis, apakah informasi yang disampaikan oleh komunikator yang memiliki unsurkesamaan dengan dirinya lebih dipercayai dari pada komunikator yang tidak memilki unsur kesamaandengan target.

Choirul Anam

2012-01-01

245

Peran Agama Islam Dalam Penanggulangan Demam Berdarah Dengue  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan belum ditemukan obatnya.Penyakit DBD disebab­kan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti yang berkembang-biak di tempat penampungan air yang biasa dipergunakan sehari-hari seperti bak mandi, tempayan, drum dan genangan air yang tidak berhubungan langsung dengan tanah.Karena sampai saat ini masih belum ditemukan obatnya, maka perlu dicari cara yang efektif untuk pencegahannya, salah satunya pendekatan agama.

Hasan Boesri

2012-01-01

246

Falsafah Alam dalam Konteks Falsafah Ketuhanan Menurut Hamka  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Islam via al-Quran strongly stresses the significant existence of nature. The creation of universal nature is considered as ultimate proof of the existence of God, the Creator. Islamic philosophers or religious thinkers tend to relate the significance of nature with living an appreciative life. Hamka on his philosophy of nature relates the creation to philosophy of God without distinguishing sharply between philosophy of nature and philosophy of God, calling his position ‘philosophy of life’. He was a prolific Muslim scholar whose influence persists throughout Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapore and Southern Thailand. Although Hamka passed away 31 years ago, his philosophy still remained strong in Malay Archipelago because of his greatness. Thus, the aim of this article is to analyze Hamka’s philosophy on nature and its relation to philosophy of God as portrayed in his book Filsafat Ketuhanan (Philosophy of God) and Falsafah Hidup (Philosophy of Life).

Zul'azmi Yaakob

2012-01-01

247

SISTEM INFORMASI MANUFAKTUR DALAM KERANGKA KERJA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

The value of an information is more valuable than the value of an investment. To make in information needs a system that can produce an accurate & priceless information. Management Information System needs to be defined more details to get a specific information, especially for production activity ...

Bernardo Nugroho Yahya

248

BIOMETRIC SECURITY: ALTERNATIF PENGENDALIAN DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERKOMPUTERISASI  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

As organization search more secure authentication method for user access, biometric security technology is gaining more and more attention. The implementation of biometric security technology in accounting information systems was physical access, virtual access, e-commerce applications and covert s...

Josua Tarigan

249

PARTISIPASI PENGGUNA DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI (TELAAH LITERATUR)  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

User participation in information system development was found to be the important factor that influenced the system success. Researches found that user participation influenced the system success indirectly through the user satisfaction. The results show the importance of accommodating the users' ...

Priyo Hari Adi

250

Rasuah Dalam Karya Sastera Melayu Klasik: Satu Analisis Semantik Kognitif  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Syed Hussein Alatas has given seven typologies of corruption namely, nepotism, investive, defensive, transactive, autogenic, blackmail and supportive. The typologies listed are based on personal observation. This article attempts to formalize these corruption typologies using a cognitive semantics approach. Based on the classical literary works such as Sejarah Melayu, Hikayat Hang Tuah, Hikayat Terung Pipit and Hikayat Raja Pasai, the concept of corruption will be explicated. The meaning extension of corruption in Malay can be divided into core meaning, peripheral meaning and sub-peripheral meaning. Cognitive mechanisms, especially the conceptual metaphor such as container schema, force schema, link schema, and hierarchical schema are utilized in explaining the corruption typologies in depth. Subsequently, this article attempts to relate the phenomena of corruption with contemporary Malay mind. The perception of ‘membalas budi’ (to pay back in return) has made the concept of corruption ambiguous, in fact ‘halal’ (permissible) in the eyes of the Malays.

Nor Hashimah Jalaluddin; Rozaimah Rashidin

2008-01-01

251

PENGEMBANGAN SANDPILE MODEL UNTUK MEMPREDIKSI SISTEM YANG DALAM KONDISI CHAOTIC  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

Chaotic condition or dynamic system (in physics) is a condition that a system always grows. In a system that has chaotic condition, a method to predicti the future condition is needed. This method is important to support the decision for industry or organization.Chaotic condition also has happened ...

Saiful Bukhori

252

PELESTARIAN ALAM DALAM ARSITEKTUR : MASALAH DAN USULAN PEMECAHANNYA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available As a built environment, architecture had faced the challenges that must be answered in 21st century. The most ever whelmingly urgent crisis facing mankind is the degradation of the natural environment. The fragility of the natural environment comes to the fore as a compelling principle for the revitalization of architecture. This study intended to formulate theory or principle that leads architecture to faced the challenge. This is a library research, with logical argumentation & critical methods and Jurgen Habermas strategy. The result hope to be a theoretical alternative in architecture, especially for revitalization in nature and architecture.

Murni Rachmawati; JosefThis study concern to discuss about Prijotomo

2010-01-01

253

BUDAYA SENSOR-DIRI DALAM KEBEBASAN PERS DI JEPANG  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Freedom of the press and freedom of expression are formally guaranteed on the Constitution of Japan, therefore to be expected that the press and people in general have their independency vis a vis the state. The Japanese media people feel that those freedoms have been practiced, and the particular article of the constitution has been regarded as a norm by the media. But some opinions have also emerged that freedom of the press in Japan is in fact controlled in some ways by those in power. This notion is perhaps related to the practice of “self-censorship” that has been commonly thought of the Japanese media. This practice is seen in this work as closely linked to Japan’s traditional cultural philosophy. The Japan media make it as an “obligation” for themselves to voluntarily regard things related to the imperial family as something very sensitive to be touched upon. There are limitations that cannot be breached. Violations will mean that they will be sanctioned by other fellow members of the’ kisha kurabbu’ or socially punished by the public. Sometimes self-censorship is implemented by the media out of their fear of right wingers or the ruling party.

Ilya Revianti Sudjono Sunarwinadi

2006-01-01

254

APLIKASI FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DALAM SELEKSI KARYAWAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The paper discusses the decision making problem for worker selection. To solved this problem is applied the Fuzzy Analytical Hierarchy Process, development of the ordinary Analytical Hierarchy Process which created to handle the subjectivity of multi-criteria. The best choice by Fuzzy Analytical Hierarchy Process showed that subjectivities criteria have been included comparing by the ordinary Analytical Hierarchy Process. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini membahas mengenai masalah pengambilan keputusan untuk memilih alternatif karyawan terbaik. Untuk memecahkan masalah ini digunakan Fuzzy Analytical Hierarchy Process, pengembangan Analytical Hierarchy Process konvensional yang dirancang untuk menangani permasalahan yang kriteria-kriterianya lebih banyak bersifat subjektif. Pilihan karyawan terbaik dengan Fuzzy Analytical Hierarchy Process menunjukkan bahwa subjektifitas kriteria sangat diperhatikan dibandingkan dengan menggunakan Analytical Hierarchy Process konvensional. Kata kunci: Analytical Hierarchy Process, Fuzzy Analytical Hierarchy Process.

Jani Rahardjo; I Nyoman Sutapa

2002-01-01

255

PEMERIKSAAN RESIDU PESTISIDA DALAM KOMODITI BERAS YANG BERASAL DARI BEBERAPA KOTA DALAM UPAYA PENETAPAN BATAS MAKSIMUM PESTISIDA (BMR)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available It has researched that the residual pesticide in rice commodities with come from Cianjur, Semarang and Surabaya markets. The test examined using HPLC (High Pressure Liquid Chromatography) method. The result of the test that come from some kind of Indonesia people and is calculated  pattern of Indonesia people. The result of test, the karbofuran has detected 0,0296 - 0,0755 mg/kg and according to BMR level allowable minimum consume around 0,02 mg/kglday, which is ADI level 0,01 mg/kg/day from cereal.   Kata Kunci : Residual pesticide, Rice

D. Mutiatikum; Sukmayati A.

2012-01-01

256

Pemberian Tepung Daun Salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) dalam Ransum Sebagai Bahan Antibakteri Escherichia coli terhadap Organ Dalam Ayam Broiler  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The objective of the present experiment was to evaluate the utilization of bay leaf (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) in the diets as antibacterial agent and its effect on the weight viscera organ of broilers. The experiment was arranged in a completely randomized design with six treatments and three replications. One hundred and eighty birds of five week-old broiler were used in the present experiment, and thirty six birds were decapitated to measure the weight of viscera. On day four, experimental animals were divided into six group of treatments and were provided standard diet. The treatments were as follows, Escherichia coli (E.coli)-uninfected broiler without bay leaf (R0/positive control goup), E. coli-infected broiler without bay leaf (R1/negative control group), R1 + 1% bay leaf (R2), R1 + 2% bay leaf (R3), R1 + 3% bay leaf (R4), and R1 + 0.02% tetracycline (R5). The results showed that weight percentage of liver, spleen, heart, pancrease, bile and intestine were not affected by the addition of 1, 2 and 3% bay leaf (R2,R3 and R4) as compared to those of R0, R1 and R5. However, gizzard percentage of broiler given 3% bay leaf (R4) increased (P<0.01) to the value same as that of R0 (2.31 vs 2.71%). The highly significant (P<0.01) increased in weight percentage of kidney was also found due to the treatments, and the increase was significant (P<0.05) when R5 compared to R2 and R4. The addition of 2% (R3) and 3% (R4) bay leaf and 0.02% tetracycline (R5), as compared to R0, R1 and R2, could depress the number of E. coli in the excreta. In conclusion, the addition of bay leaf up to 3% was able to minimize the number of E. coli in excreta without negatively affecting weight of viscera of broiler chickens.

W. Hermana; D. I. Puspitasari; K. G. Wiryawan; S. Suharti

2008-01-01

257

Isu-Isu Multikulturalisme dalam Film “cin(T)a-God is a Director” dalam Konteks Keindonesiaan Sekarang  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

“cin(T)a – GODIS A DIRECTOR” is a love story indie movie which is wrapped by Indonesian social issues, such as ethnic group, religion, race, and social status. This article uses qualitative based research method, which describes and explains scene by scene along with its dialogues as to situations ...

Elisabeth Christine Yuwono

258

Isu-Isu Multikulturalisme dalam Film “cin(T)a-God is a Director” dalam Konteks Keindonesiaan Sekarang  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available “cin(T)a – GODIS A DIRECTOR” is a love story indie movie which is wrapped by Indonesian social issues, such as ethnic group, religion, race, and social status. This article uses qualitative based research method, which describes and explains scene by scene along with its dialogues as to situations or events and how the different views of social issues are explained in the context of multiculturalism of recent Indonesianity.

Elisabeth Christine Yuwono

2011-01-01

259

Perbandingan Kinerja Sistem Kontrol Berumpan Balik Feedback Dengan Sistem Kontrol Berumpan Maju Feedfoward Pada Jaringan Penukar Panas Heat Exchanger  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available In industrial process, there are many variables that must be controlled. Control Action can be done manually by operator, but because in industrial process contains hundred of variables that must be controlled, so the consequence is hundred of operators are needed. Therefore the best way is applied automatic s control in industrial process. Process heat is used for many various applications. Temperatures depend on industry type, such as high heat up to 1500 oC. Chemical industry is an example of industry with temperature range between 500-600oC. Non-iron metal industry, and hydrogen production are applications that use temperature range between 600 - 1000oC This paper explained about the comparison between feedfoward and feedback control system on heat exchanger plant. After mathematical models can be obtained, the next step was to simulate system performance by using Matlab. From the simulation result, was obtained that every control strategy had its strength and weaknesses. So their combination will give better response. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam proses industri terdapat banyak variabel yang harus dikontrol. Tindakan kontrol dapat dilakukan secara manual oleh operator, tetapi karena dalam proses industri terdapat ratusan variabel yang harus dikontrol, sehingga konsekuensinya dibutuhkan ratusan operator. Karenanya langkah yang paling tepat adalah menerapkan kontrol otomatis dalam proses industri. Panas proses digunakan untuk banyak aplikasi yang bervariasi. Persyaratan suhu tergantung pada jenis industri meliputi, suhu tinggi sampai sekitar 1500oC. Industri kimia adalah contoh industri dengan suhu antara 500-600oC. Industri logam non besi, serta produksi hidrogen adalah aplikasi-aplikasi yang menggunakan suhu antara 600 - 1000oC. Paper ini membahas perbandingan kinerja sistem kontrol dengan umpan maju (feedfoward) dengan umpan balik (feedback) untuk pengendalian panas pada plant heat exchanger. Langkah awal dalam simulasi adalah penurunan model matematis. Setelah itu dilakukan simulasi dengan menggunakan program Matlab. Dari hasil simulasi terlihat bahwa tiap-tiap strategi kontrol mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri. Sehingga penggabungan keduanya akan menghasilkan respon yang lebih baik. Kata kunci: sistem kontrol, umpan balik, umpan maju, jaringan penukar panas.

Fendy Santoso

2003-01-01

260

Simulasi Komputer Untuk Memprediksi Besarnya Daya Pemotongan Pada Proses Cylindrical Turning Berdasarkan Parameter Undeformed Chip Thickness  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available In metal cutting using machine tool, the power required to perform machining operation is influenced by cutting parameters. Some of these parameters are feed, depth of cut, cutting speed and metal removal rate. Undeformed chip thickness is the thickness of the layer of material being removed at the selected point on the tool cutting edge. Undeformed chip thickness is known as a factor that significantly affects the power required to perform the machining operation. Therefor this factor can be used to predict the power required by machine tool to perform machining operation. This paper deals with simulation to approximate the power required by machine tool to perform machining operation (cylindrical turning). Abstract in Bahasa Indonesia : Pada proses pemotongan logam dengan mesin perkakas, besarnya daya pemotongan yang diperlukan dipengaruhi oleh beberapa parameter pemotongan. Beberapa parameter pemotongan diantaranya adalah: pemakanan (feed), kedalaman pemotongan (depth of cut), kecepatan potong (cutting speed) dan laju penghasilan geram (metal removal rate) Undeformed chip thickness adalah tebal geram (chip) sebelum terpotong, terletak di titik/daerah tertentu pada mata potong pahat. Undeformed chip thickness diyakini sebagai faktor yang memiliki pengaruh signifikan pada besar/kecilnya daya pemotongan. Dengan demikian besarnya daya pemotongan bisa diprediksi berdasarkan faktor ini. Dalam paper ini akan dibahas dan dilakukan simulasi untuk memprediksi besarnya daya pemotongan berdasarkan. undeformed chip thickness. Kata kunci: daya pemotongan, tebal geram sebelum terpotong, pemakanan, kedalaman pemakanan, kecepatan potong.

Oegik Soegihardjo

2002-01-01

 
 
 
 
261

Daya Cerna Protein Pakan, Kandungan Protein Daging, dan Pertambahan Berat Badan Ayam Broiler setelah Pemberian Pakan yang Difermentasi dengan Effective Microorganisms-4 (EM-4)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Effective Microorganisms-4 ( EM-4) is a mixture consists of photosynthetic bacteria, lactic acid bacteria (Lactobacillus sp), yeast (Saccharomyces sp), Actinomycetes and fermentation mushroom (Aspergillus sp, Penicillium sp). EM-4 able to increase digestibility capacity through the balancing of microorganism in digestive tract. The objectives of the research are to know the influence of giving various concentration of EM-4 fermented feed on feed protein digestibility, meat protein and increasing body weight of broiler chicken. Complete Random Design (RAL) involving five treatments with five repetitions were used in this study. The treatments given were subsequently of: addition of 5% (PI), 10% (P2), 15% (P3) and 20% (P4) of starter solution and a control group (P0) without any addition of starter solution. The Broiler Chicken used was 25 broiler cocks produced by CP 707 of PT. Charoen Pokphand Jaya Farma. The protein content was measured by Kjedahl method. Collected data were then analyzed statistically by ANOVA and followed with DMRT test with significance level of 5%. The result of the research indicated that the treatment significantly increased the digestibility of feed protein, meat protein content and increasing of body weight of broiler chicken. The use of EM-4 at the concentration of 15% (P3) increased feed quality and feed efficiency by increasing feed protein content. Therefore, addition of EM-4 fermented feed could increase feed protein digestibility, meat protein content and increasing body weight of broiler chicken.

HANIFIASTI WINEDAR; SHANTI LISTYAWATI; SUTARNO

2006-01-01

262

DAMPAK PEMBERIAN TABLET ZAT BESI (Fe) PADA IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN BAYI DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (Analisis Lanjut SDKI 1994)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The prevalence of low birth weight (LBW) in Indonesia varied between 2.1 - 17.2%. At the end of Five years Development Plan V (Repelita V) it was 15.0%, and is expected to decrease to 10.0% by the end of Repelita VI. Low Birth Weight infant (less than 2500 grm) is an important issue, because of its relationship with the survival and health status of the infant in the future. The prevalence of anemia in pregnant women is 63.5%. The cause of anemia is mostly iron deficiency. The need of iron in pregnant women is quite high which is an average of 800 mg during pregnancy. Daily food contains 10 - 20 mg iron but the human body can absorb only less than 10.0%. To overcome the problem, iron pills distribution program is implemented. The iron pills contain 200 mg ferro sulfate and 0.25 mg folic acid, and are given to all pregnant women who visit Community Health Centres (Puskesmas) and Integrated Health Service Posts (Posyandu). Each pregnant women is expected to have at least 90 iron pills during the pregnancy. The objective of further analysis of the Demographic and Health Survey 1994 is to obtain information on the impact of iron pills on low birth weight. Among the 1689 weighted children born in 1994, there were 6.7% (112 children) with low birth weight. The percentage of low birth weight (10.6%) in the mothers who did not take the iron pills is the highest, followed by mothers who took less than 90 pills (6.0%) and the lowest percentage of low birth weight is found among mothers who took the least iron pills (5.9%), and statistically the difference is significant at p=0.0271. Among mothers who weighted their new born children, 14.6% did not take iron pills during pregnancy, only 26.1% mothers who took at least 90 iron pills during pregnancy. There is variation among the number of iron pills taken. Iron pill is useful for pregnant women. Based on the pills consumed by the pregnant women, the risk for having low birth weight infant for mother who did not take pills compared with those who take at least 90 pills is 3.5 times (95% CI: 1.41 - 9.09) in Java Bali, 10.3 times (95% CI: 1.11-14.29) for mothers with education Junior High School and 2.7 times (95% CI: 1.11 - 6.66) for mothers who give birth for the first child.Based on the number of pills taken by pregnant women, risk for Low Birth Weight in urban and rural area is not different, in Java Bali and as outer Java Bali. To reduce the Low Birth Weght, it is important to intensify monitoring, educating, informating on the importance of iron pills with balanced nutrition through health attendant and community key person and involvement of private company through mass media. It is important to have examination of women before she get pregnant and give proper treatment to the diseases which can worsen the anemia during pregnancy. It is also important to do special research on the high risk of anemia by considerating factors which determine low birth weight in the effort of promoting the health of pregnant women and the infants, so that specific and or appropriate methods of intervention can be developed and applied. 

Magdarina Destri Agtini; Ratna L. Budiarso; Agustina Lubis; Zainul Bakri; Ch. M. Kristanti

2012-01-01

263

INFLASI DI INDONESIA : SUMBER-SUMBER PENYEBAB DAN PENGENDALIANNYA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The monetary crisis that happens among the ASEAN countries including Indonesia has cause the broken of the national economical aspects. The monetary crisis causes the imported inflation, which is the result of the sharp depreciation of rupiah exchange rate toward the foreign exchange rate. This condition can cause the heavy inflation pressure for Indonesia. The inflation phenomenon in Indonesia actually is not the short-term phenomena. That is only happens incidentally. In fact, the same general problem also happens in others developing countries. The inflation problem in Indonesia is the kind of long-term inflation that caused by the structural of economic obstacles that still occur in Indonesia. As the result, the reconstruction of inflation problem in Indonesia is not enough to be accomplished only with monetary instruments, which usually tend to be in short-term. Therefore, the reconstruction in the real sector with the main target to eliminate the nation structural economic obstacles also needed in order to improve the national economy of Indonesia. Abstract in Bahasa Indonesia : Krisis moneter yang melanda negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, telah menyebabkan rusaknya sendi-sendi perekonomian nasional. Krisis moneter menyebabkan terjadinya imported inflation sebagai akibat dari terdepresiasinya secara tajam nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, yang selanjutnya mengakibatkan tekanan inflasi yang berat bagi Indonesia. Fenomena inflasi di Indonesia sebenarnya semata-mata bukan merupakan suatu fenomena jangka pendek saja dan yang terjadi secara situasional, tetapi seperti halnya yang umum terjadi pada negara-negara yang sedang berkembang lainnya, masalah inflasi di Indonesia lebih pada masalah inflasi jangka panjang karena masih terdapatnya hambatan-hambatan struktural dalam perekonomian negara. Dengan demikian, maka pembenahan masalah inflasi di Indonesia tidak cukup dilakukan dengan menggunakan instrumen-instrumen moneter saja, yang umumnya bersifat jangka pendek, tetapi juga dengan melakukan pembenahan di sektor riil, yaitu dengan target utama mengeliminasi hambatan-hambatan struktural yang ada dalam perekonomian nasional. Kata kunci : inflasi, structural bottleneck.

Adwin Surja Atmadja

1999-01-01

264

Pengaruh VCO terhadap hitung jenis leukosit, kadar glukosa dan kreatinin darah Mus musculus Balb/c hiperglikemi dan tersensitisasi ovalbumin  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Handajani NS, Dharmawan R. 2009. Pengaruh VCO terhadap hitung jenis leukosit, kadar glukosa dan kreatinin darah Mus musculus Balb/c hiperglikemi dan tersensitisasi ovalbumin. Bioteknologi 6: 1-10. Obat-obatan kimia dan insulin dapat menurunkan kadar glukosa darah pada pasien dengan efek samping hiperglikemi makro vaskular. Diabetes dan insiden alergi dipengaruhi kualitas dan kuantitas leukosit. Asam laurat dalam VCO dilaporkan menurunkan tingkat glukosa darah pada kejadian diabetes dan beberapa insiden alergi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh VCO pada tingkat glukosa darah, diferensial leukosit dan kadar kreatinin pada mencit hiperglikemi dan normoglicemic tersensitisasi ovalbumin. Empat puluh lima (45) mencit Mus musculus Balb/c jantan dengan berat rata-rata 35 g dibagi menjadi 9 kelompok dengan 5 ulangan, yaitu 4 kelompok non aloksan dan 5 kelompok hiperglikemi yang diinduksi aloksan, Pada hari ke-22 sampai ke-36, mereka disensitisasi dengan ovalbumin sebagai penyebab alergi. Sampel darah diperoleh dari vena orbital menggunakan heparin sebagai anti koagulan, kadar glukosa darah diukur dengan metode GOD sebanyak 6 kali, pada hari ke-1, 4, 18, 22, 32 dan 37, kemudian diuji dengan ANAVA yang diikuti oleh DMRT 0,05 untk mengetahui tingkat perbedaan antar perlakuan. Pada hari ke-37, diferensial leukosit dan tingkat kreatinin darah ditentukan, lalu dibandingkan dengan nilai normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hitungan diferensial leukosit mencit hiperglikemi, persentase neutrofil jauh lebih rendah daripada nilai normal (3.22%), dan persentase limfosit jauh lebih tinggi daripada nilai normal (94.54%). Konsumsi 0.003 mL/35 g VCO lebih dari 18 hari menurunkan kadar glukosa darah pada mencit hiperglikemi, menurunkan persentase basophile pada mencit tersensitisasi ovalbumin, normalisasi persentase neutrophile tidak meningkatkan tingkat kreatinin darah.

NOOR SOESANTI HANDAJANI; RUBEN DHARMAWAN

2009-01-01

265

Pengaruh Lama Miling Terhadap Sifat Absorpsi Material Penyimpan Hidrogen MgH2 yang Dikatalisasi Dengan Fe (The Role of Milling Time on the Absorption Behaviour of MgH2 Catalyzed by Fe)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Hidrida logam berbasis MgH2 dengan sisipan 1 wt% katalis Fe telah berhasil disintesis dengan teknik ball milling. Hasil proses miling selama 80 jam menunjukkan bahwa ukuran butir material telah membentuk struktur nanokristal. Hal ini ditunjukkan oleh profil difraksi sinar-X dimana terjadi pelebaran puncakpuncak difraksinya dengan meningkatnya waktu miling. Hasil uji absorpsi secara gravimetrik diketahui bahwa MgH2 berkatalis 1 wt% Fe mampu menyerap hydrogen sebesar 5,5 wt% dalam waktu ~20 menit pada temperatur 300 oC. Hasil ini sekaligus memperlihatkan bahwa sejumlah kecil katalis Fe bekerja secara baik dalam memperbaiki sifat absorpsi material penyimpan hydrogen berbasis Mg.(Metal hydrides are of great interest as hydrogen storage media especially for automotive application. Hydrides of magnesium and magnesium alloys are particularly attractive as they combine potentially high hydrogen storage capacities, 7.6 wt%. But, unfortunately, the sorption properties are poor. For example, conventional hydrogenation of magnesium requires prolonged treatment at temperatures of 300 oC and above. Here, we report the absorption properties of MgH2 catalyzed with a small amount of Fe element (1wt%) under argon atmosphere prepared by ball milling in 80 hours. As the results, it showed the influence of milling time on the absortion kinetics of material which could absorp hydrogen in amount 5.5 within 20 minutes at 300 oC. It is obvious that longer milling time and small amount of catalyst could improve the sorption properties of Mg-based hydrides). © 2009 BCREC UNDIP. All rights reserved[Received: 13rd November 2009, Revised: 25th December 2009, Accepted: 31st December 2009][How to Cite: M. Mustanir, Z. Jalil. (2009). Pengaruh Lama Miling Terhadap Sifat Absorpsi Material Penyimpan Hidrogen MgH2 yang Dikatalisasi Dengan Fe (The Role of Milling Time on the Absorption Behaviour of MgH2 Catalyzed by Fe). Bulletin of Chemical Reaction Engineering and Catalysis, 4(2): 69-72. doi:10.9767/bcrec.4.2.32.69-72][How to Link/ DOI: http://dx.doi.org/10.9767/bcrec.4.2.32.69-72

Mustanir Mustanir; Zulkarnain Jalil

2009-01-01

266

KAUKUS LINGKUNGAN DPRD DALAM MEMPERJUANGKAN KEPENTINGAN LINGKUNGAN DAN MENCAPAI AGENDA POLITIK  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Efforts made to achieve clean and healty environment should not merely put on the responsility of executive institutions only, but also all stakeholders who have concerned on environment including house of representatives. The Environmental Caucus of the house representative are expected to improve survailance, budgetting, as well as release of pro-environment regulations which are predominantly related to environmental management. On carrying out sustainable development, providing main attention on environment on any decisions and regulations made is a must. Therefore the existence of Environmental Caucus of the house representative is important because the institution can push any parties to make decission which are pro to the environment on the parliament levels. If we look at the challenge and chance faced by the Environmental Caucus of the house representative, strong commitment needed by their members to fight for pro-environment supporters and take environmental problems as priority on their political agenda.

I Wayan Suarna

2012-01-01

267

Augmented Reality sebagai Metafora Baru dalam Teknologi Interaksi Manusia dan Komputer  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This paper contains about how the augmented reality technology used in new metaphors in computer interaction technology. Metaphor is one form of change. With changes in the field of interaction it will improve the user experience when operating the application. Augmented reality is the additional reality that is used to blend or combine objects in the virtual world with real-world environment. By using this technology are expected participation of users in interacting with existing applications, various fields such as military, health, education and other fields of applied science which has been implemented as part of augmented reality technology in its environment. Using augmented reality technology is expected to application users will feel the direct interaction process.

Kurniawan Teguh Martono

2011-01-01

268

Efektifitas Teknologi Informasi Dalam Proses Belajar Mengajar Pada Universitas Budi Luhur  

CERN Multimedia

In general, however, IT will empower students to have greater control over the learning process, with all the benefits associated with active learning and personal responsibility. Not only will students decide when to learn and how to learn, increasingly they will also decide what to learn and how that learning is to be certified. Traditionally, higher education institutions have combined several functions in their faculty. Faculty are architects as they design learning programs; navigators as they help advise students in their course of study; instructors when they lecture; mentors when they help students form a sense of connectedness to the world; and evaluators and certifiers as they decide to grant students grades or degrees.

Warnars, H L H Spits

2010-01-01

269

BUDAYA DAN PERDAMAIAN : HARMONI DALAM KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT JAWA MENGHADAPI PERUBAHAN PASCA GEMPA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The earthquake that took place in Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)and Central Java on 27 May 2006 gave such tremendous impact toindividual and social’s physical and psychological factor, as well as materialdamage. Such alterations were potentially threatening harmonious livingthat has been upheld by the Javanese. Based on the above thought, thisresearch aimed to illustrate the whole psychological overview about theindividual’s efforts in countenancing the alterations triggered by theearthquake, using the local wisdom which then brought them to harmonioussociety’s life. This study used qualitative method with the ethnography-grounded theoretical approach. One of this research’s essential findingshows that the Javanese still adhering the Javanese local wisdom incountenancing any kinds of post-earthquake alterations. The society wassomewhat took any kinds of conflict, such as the unfair disaster-aiddistributions and the local residence officer’s corruption acts, passively.Their passive reaction showed that – for Javanese – maintaining the socialharmonious life is the most essential life purpose; compared if they had toclaim their violated rights.

Yohanes Kartika Herdiyanto; Kwartarini Wahyu Yuniarti

2012-01-01

270

Warna Lokal Batak Angkola Dalam Novel Azab Dan Sengsara Karya Merari Siregar  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

This writing tells about the variation of Bataknese cultural of Angkola on torture and misery novel. Since Indonesia literature was born. The variation of culture always enriches it. The variation of culture especially visible novel Azab dan Sengsara work in Merari Siregar of Batak Angkola. The vari...

Fitrah, Yundi

271

KONFLIK DALAM PEMANFAATAN DAERAH ALIRAN SUNGAI AYUNG, DI BALI ( Kajian Ekologi Manusia )  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Ayung river which is stretching along the five regencies constitutes the longes river (68.5 km) in Bali. The river has important roles in term of supplying water needed by localcommunities for subak irrigation system, for local comsumtions, tourism industries and forholding a religius ritual. The study is aimed to identify problems or conflicts which recentlyemerging to utilization of the river basin. The study was preceded by reviewing literatures,field observation, and indept-interview to the key informans. Data collected then bringanalyzed by a qualitative-description techniqueThe results of the study showed, that on line with tourism and demographicaldevelopment in Bali, there are some conflicts of interests have been emerging, including : (1)conflict between a group of farmers or regional government at upstream against middle ordownstream, (2) internal conflicts among tourism business (hotels/restourants and rafting),(3) conflicts between tourism businesses against local communities, and (4) conflicts betweenreal estates (public housing businesses) against subak institutions. In addition to those, thereare also some problems related to convertion of conserved area along the river edges.To coup with the problems/conflicts, integrated management approaches throughestablishing an institutions or forum to watch and to manage the river basin is needed. Themanagement should involve all stakeholders including local communities. All isues relatedto economical, ecological and culture aspects need to be consider in management system ofthe river basin, so that the harmony and sustainable development can be achieved.

I Nyoman Wardi

2012-01-01

272

ANALISIS KINERJA PERAWAT DALAM PENGENDALIAN INFEKSI NOSOKOMIAL DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL YOGYAKARTA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Background: Nosocomial infection is an important health care problem worldwide. Nosocomial infections in the hospital at about 9% (variation 3- 21%) or over 1.4 million patients admitted to hospi-tals around the world. Nosocomial infections pose some problems, namely an increase in morbid-ity and mortality, the addition of day care, the increasing cost of care and dissatisfaction with both pa-tients and their families. Nosocomial infection control efforts are very complex and involves a variety of targets including hospital personnel, patients, medical equipment, treatment rooms, and the envi-ronment. The purpose of this study was to mengetahuai performance of nosocomial infection con-trol nurse in PKU Muhammadiyah Hospital in Bantul, Yogyakarta. Methods: This study was a type of observational analytic study using quantitative cross- sectional survey design. The sample size was of the study was 50 nurses. The sampling technique used Sampling Random sampling techniques with systematic sampling. Data was taken using a ques-tionnaire. Results: Based on the results of the bivariate test there were three variables that were statistically significant, namely knowledge (p value = 0.000 and RP = 7.115), attitude (p value = 0.000 and RP = 6.519) and skills (p value = 0.000 and RP = 6.519). Non- significant variables: education (p value = 0.486 and RP = 0.542) and training (p value = 0.670 and RP = 1.432). Conclusion: There was a statistically significant relationship between knowledge, attitudes and skills in nosocomial infection control and there was no statistically significant relationship between education and training in nosocomial infection control. Key words: nosocomial infection control, nurse performance, cross sectional.

. Herpan; Yuniar Wardani

2013-01-01

273

PERANAN AIR DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN (Air Sebagai Sumber Kehidupan)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Air merupakan kebutuhan pokok dan esensial bagi manusia dan makhluk hidup di muka bumi ini, oleh karena itu keberadaannya merupakan anugerah teragung yang dilimpahkan Allah Swt kepada seluruh makhluknya, sebab dengan air Allah menghidupkan segala makhluk di atas bumi ini, menyebarkan rejeki melalui pemanfaatannya sebagai zat yang menumbuhkan tanaman, sebagai minuman bagi binatang ternak dan bahkan sebagai sumber energi yang dapat diperbaharui. Disisi lain air juga dapat mendatangkan bahaya dan bencana besar bagi ekosistem makhluk hidup di muka bumi ini seperti datangnya banjir, air pasang di tepi laut dan longsor. Namun datangnya bencana tersebut apakah disebabkan oleh kesalahan alam ataukah manusia yang salah mengelola alam ini. Maka pada penelitian ini penulis akan mengungkap bagaimana pandangan al-Quran tentang air dari segi manfaatnya sebagai sumber kehidupan sehingga dapat menambah wawasan tentang air dari perspektif al-Quran.

Mochamad Imamudin

2012-01-01

274

Penambahan Urea atau DL-Metionina ke dalam Ransum Komplit Biomassa Ubi Jalar pada Kelinci  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Twenty male cross-breed weanling rabbits were used to study the effect of urea or DL-methionine addition in sweet potatoes biomass complete diets. Completely randomized design was used in this experiment with four treatments and five replications. The treatments consisted of A (comercial diet); B (sweet potatoes biomass diet); BU (B + 0.5% urea) and BM (B + 0.5% DL-methionine). The dry matter intake, average daily gain (AVG), feed conversion ratio, dry matter and protein digestibility and nitrogen retention were measured in this experiment. The result showed that the treatments did not significantly affect dry matter intake and feed conversion ratio, digestibility of dry matter and protein, but supplementation of DL-methionine significantly affected average daily gain and nitrogen retention (P<0.05). It was concluded that urea or DL-methionine supplementation in sweet potatoes biomass diets could support good performance of rabbits and it could be used as an alternative source of feed for rabbits.

L. Khotijah

2006-01-01

275

Integrasi Taguchi Loss Function dengan Fuzzy Analytical Hierarchy Process dalam Pemilih Pemasok  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

One important issue in the line production is the selection of the company's best supplier. Various criteria should be considered for determining the best supplier. Answering to that challenge, we apply Taguchi loss function- Analytical Hierarchy Process Fuzzy-Linear Programming (Taguchi loss funct...

Ahmad S. Indrapriyatna; Yumi Meuthia; Dicky Fatrias; Monalisa Gusti

276

KEKUATAN GEL GELATIN TIPE B DALAM FORMULASI GRANUL TERHADAP KEMAMPUAN MUKOADHESIF  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Type B Gelatin Gel Strength in Granule Formulation and its Mucoadhesive Characteristics. Mucoadhesive test of polymer excipient is important for development of oral sustained release dosage form in mucoadhesive system to increase bioavailability of a drug. The study focused on mucoadhesive strength of gelatinus granules in stomach and intestine of rat using bioadhesive and wash off tests. Gelatin is a substance obtained from partially hydrolyzed collagen of skin, white cattle bones and animal bones. Gelatin derived from acid process is called type A gelatin and those from alkali process is called type B gelatin. This research studied the influence of various gel strength of type B gelatins, particularly their mucoadhesive characteristics. Mucoadhesive tests were performed at the concentration of 7.14%, 3.66%, and 2.45% and with gel strength of 328 g Bloom, 230 g Bloom and 119 g Bloom respectively. The results showed that granules formula with 230 g Bloom gel strength showed the best mucoadhesive strength, with adhesion percentage of 100%.

Nelly Suryani; Farida Sulistiawati; Astri Fajriani

2009-01-01

277

Suplementasi Fitase, Seng dan Tembaga dalam Ransum Sebagai Stimulan Pertumbuhan Ayam Broiler  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Zinc and Cu have important roles in growth and immune system, but their bioavailability are low due to the phytic acid content in poultry diet. This experiment was conducted in order to obtain the best combination of phytase, Zn, and Cu as growth stimulants for broiler fed diet containing phytic acid. Two hundred eighty eight Day Old Chicks unsexed were allocated into nine treatment diets with four replications (eight chicks in each replicate). The birds were raised up to 42 days old. Combination of the treatment diets were: R1 (positive control), R2 (negative control), R3 (R2 + 132.70 ppm ZnO), R4 (R2 + 286.16 ppm CuSO4), R5 (R2 + 132.70 ppm ZnO + 286.16 ppm CuSO4), R6 (R2 + phytase 1000 FTU/kg), R7 (R2 + phytase 1000 FTU/kg + 132.70 ppm ZnO), R8 (R2 + phytase 1000 FTU/kg + 286.16 ppm CuSO4 ), R9 (R2 + phytase 1000 FTU/kg + 132.70 ppm ZnO + 286.16 ppm CuSO4). The results of this research indicated that the phytase supplementation (1000 FTU/kg), ZnO (132.70 ppm), and CuSO4 (286.16 ppm) in poultry diet 1) improved the body weight and feed conversion, but did not significantly influence the feed consumption, 2) increased serum Zn, and 3) increased the alkalin and phosphatase activity.

H. Setiyatwan; W.G. Piliang; D.T.H. Sihombing; W. Manalu; A. Anang

2007-01-01

278

Performa Ayam Broiler yang Diberi Metabolit Aceto-Sacch dalam Air Minum  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This research was conducted to study the effect of addition of Aceto-Sacch metabolite (m-AS) product into drinking water on performance, percentage of intestine and caeca of broilers. One hundred and fifty birds of day old chicks (DOC) of ‘Hubbard’ strain were divided into 5 groups of treatments. The treatments were R0 (control diet + drinking water without Aceto-Sacch metabolite / 0% m-AS), R1 (R0 + 12.5% m-AS), R2 (R0 + 25% m-AS), R3 (R0 + 50% m-AS), Rk (commercial diet + 0% m-AS). Chicken were given diet and drinking water ad libitum. Feed intake, body weight gain and feed conversion were measured weekly. Throughout four weeks feeding trial, two animals from each group were taken and decapitated for measuring percentage of intestine and caeca. Data from completely randomized design were analyzed statistically by analysis of variance (ANOVA) and contrast orthogonal. Results showed that drinking water containing more than 25% m-AS (R2 and R3) reduced body weight, feed intake and increased percentage of small intestine and caeca. However, m-AS addition at 12.5% improved feed conversion ratio and slightly increased body weight gain. Addition of 9.0 % m-AS in total drinking water was the optimum level increasing performance of broiler. It is concluded that addition of 12.5 % m-AS product into drinking water could slightly increased body weight gain and improve feed efficiency of broiler chicken.

N. Ramli; Sofyan; Anggraini

2007-01-01

279

Viabilitas Spermatozoa Babi dalam Pengencer BTS (Beltsville Thawing Solution) yang Dimodifikasi pada Penyimpanan Berbeda  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The optimal storage temperature for preserve boar semen is 17-18°C. The temperature fluctuations can decrease sperm viability. The aim of this study was to obtain a boar semen extender for Artificial Insemination (AI) at a certain distance area. The observation was based on the sperm viability in modified Beltsville Thawing Solution (BTS) extender in different storage, and the effect of storage system i.e.: room temperature (22°C) and styrofoam box (18°C) were conducted for this purpose. The research used a completely randomized design (CRD) with two factorial i.e.: BTS and M-BTS extender (F1), room temperature and styrofoam box (F2). Semen from three years old Yorkshire boars (n = 3) were collected twice a week by glove hand method. Semen characteristics and their quality were evaluated macro and microscopically. These semen were added with BTS and M-BTS extender up to fourfold volume (ratio 1 : 3). This is based on the assumption of AI dose of 2 - 3 x 109cells/80ml and the sperm motility and viability were evaluated every six hours for 24 hours observation. The results showed that fresh semen characteristics were good, with the percentage of sperm motility 65.56±2.55% and sperm viability of 87.70±2.87%. The best extender found in this experiment of 24 hours observation was BTS extender with sperm motility 53.33±3.33% in styrofoam box. In conclusion, BTS extender can maintain the quality of spermatozoa stored in styrofoam box for about 24 hours with sperm motility 40%-50%, and the styrofoam box can be used as an alternative container for insemination program in the field.

N. L. G. Sumardani; L. Y. Tuty; P. H. Siagian

2008-01-01

280

SUATU PENDEKATAN BARU DALAM PRODUCT DEVELOPMENT COSTING UNTUK BARANG-BARANG INDUSTRI  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

In the very competitive bussiness environment, the company ability to create or develop its product is an important thing to keep. With the competitivenes of each product, especially industrial product, each product has a short life-cycle. The life-cycle of an industrial product become shorter beca...

Monika Kussetya Ciptani

 
 
 
 
281

Efektivitas Daun Murbei Sebagai Pengganti Konsentrat dalam Sistem Rumen in Vitro  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Mulberry leave has a great potential as animal feed because of its high nutrient content. It also has deoxynojirimycin (DNJ) compound, that is potential to increase fermentability of fibrous feed in ruminal system. An in vitro experiment was conducted to investigate the capability of mulberry leaves to substitute concentrate as feed for ruminant in increasing fermentability of fibrous feed in ruminal system. This experiment was carried out using randomized block design with five treatments and four replications. The treatments were: P0 (50% rice straw + 50% concentrate) as a control, P1 (50% rice straw + 37.5% concentrate + 12.5% mulberry leave), P2 (50% rice straw + 25% concentrate + 25% mulberry leave), P3 (50% rice straw + 12.5% concentrate + 37.5% mulberry leave), P4 (50% rice straw + 50% mulberry leave). Variables measured were fermentability (NH3 and VFA concentrations), pH, gas production, dry matter and organic matter digestibility. Data were analyzed using analysis of variance and duncan multiple range test was further used to test the significant differences. VFA concentration, dry matter digestibility and organic matter digestibility were significantly difference (P<0.05) among treatments. However, there was no significant effect on the other variables. It is concluded that mulberry leave are able to substitute the concentrate and increased fermentability of fibrous feed in ruminal system.

S. Syahrir; K.G. Wiryawan; A. Parakkasi; M. Winugroho; O.N.P. Sari

2009-01-01

282

KEARIFAN DALAM BAHASA SEBUAH TINJAUAN PRAGMATIS TERHADAP PROFIL KEBAHASAAN MEDIA MASSA PADA MASA PASCAORDE BARU  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The Wisdom of Language A Pragmatic Study on the Profile of the Post-New Order Era Mass Media Language. “Total Reformasi!” is the slogan circulated in the public discourse of the post-New Order era. All kinds of condemnation, grievances, and anger have been raised in various discourses, from formal to informal dialogues. In such an era, people’s collective memory is mostly associated with uncontrollable events, and it is eventually represented in the discourse of “the overdosed Reformasi” (Reformasi yang kebablasan). A word, phrase, and sentence basically have the potential of expressing both referential and contextual meanings. From a pragmatic point of view, a word, phrase, or sentence has a capacity to express either wise or unwise intentions. “Unwise intention” in the context of this research is defined as an act of transgressing or violating the ethics and etiquettes of a society. How can the discourse of Reformasi be constructed wisely? Is it necessary to appropriate unwise vocabulary in public discourses? Who holds the responsibility for fostering public wisdom? The wisdom of language has nothing to do whatsoever with manipulative acts in information dissemination. The wisdom of language relates to strategies of choosing certain linguistic features. Wisdom is a collective responsibility. A wise language would not be able to fully exist unless all of the related parties and resulting events make a concerted effort towards wisdom. Wisdom does not involve itself in the tug of war between the right and freedom of participating in discursive formations.

F.X. Rahyono; Irzanti Sutanto; Ratnawati Rachmat; Dwi Puspitorini

2005-01-01

283

Peranan Manajemen Puncak, Wakil Manajemen, dan Konsultan dalam Tahap Awal Penerapan Sistem Manajemen Mutu  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The success of implementing the quality management system (QMS) ISO 9001:2008 for the family companies that applying in the initial stage will be the beginning of the strategic competitiveness. To develop, implement, control, and improve the QMS, it required roles, responsibilities, and sufficient authority for implementing actors. In this study, five hypotheses put forward by processing 30 data samples from the two companies of truck and bemo, and motorcycle parts’s company. The results of hypothesis testing showed the successful application of SMM in the family companies that already implementing QMS in the initial stage, significantly influenced by the roles, responsibilities, and authority from top management, and bridged with the role and tasks of the management representative and companion consultant.

I Nyoman Sutapa

2012-01-01

284

PENGGUNAAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS DALAM MENGANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN MODA KE KAMPUS  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Limitation of parking spaces in Petra Christian University need to be solved by deterring private cars usage. However, the factors that affect students to choose their mode to campus are unknown. Determination of factors that influence mode choices may support alternatives and policy that could be proposed. Analytic Hierarchy Process was used to analyze the factors. Trips characteristics data of the students was collected by questionnaires interview. The results of the analysis show that the main factors that influence student to choose their mode to campus is security (49,3%) and time (27,3%). Walking from student dormitory was the best alternative (33.2%), while carpool (16%) is slightly lower than private cars usage (18%). Vanpool (12.4%) is lower than carpool. Abstract in Bahasa Indonesia : Lahan parkir di Universitas Kristen Petra yang terbatas, memerlukan solusi alternatif yang mengalihkan penggunaan kendaraan pribadi. Permasalahannya, faktor-faktor apa yang menyebabkan mahasiswa memilih menggunakan mobil pribadi daripada alternatif moda yang lain belum diketahui. Dengan menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan moda, serta besar pengaruhnya, berbagai alternatif dan kebijakan untuk menurunkan kebutuhan akan lahan parkir, dapat diusulkan dengan lebih efektif. Metoda Analytic Hierarchy Process (AHP) dapat dipergunakan untuk menentukan faktor-faktor pemilihan moda. Data karakteristik perjalanan dilakukan dengan wawancara berkuisioner kepada mahasiswa Universitas Kristen Petra yang mempunyai kemungkinan untuk melakukan pilihan terhadap alternatif-alternatif moda yang ada. Hasil analisa menunjukkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi pemilihan moda untuk berangkat kuliah adalah faktor keamanan (49,3%) dan faktor waktu (27,3%). Ditinjau dari berbagai faktor, alternatif jalan kaki dari pondokan merupakan alternatif yang terbaik (33,2%), sedangkan carpool (16%), sedikit lebih rendah daripada penggunaan mobil pribadi (18%). Angkutan kampus (antar jemput) justru lebih rendah daripada carpool (12.4%). Kata kunci : Analytic Hierarchy Process, parkir, faktor pemilihan moda.

Kardi Teknomo

1999-01-01

285

PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL DALAM UPAYA PENGOBATAN SENDIRI DI INDONESIA (ANALISIS DATA SUSENAS TAHUN 2007)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Abstract. Data of National Social Economics Survey included self-medication behavioural by Indonesia population. The purpose of study is to know the traditional medicine usage in self medication, as well as factors related to the traditional medicine usage. The data subset of KOR-MODUL of National Economic Social Survey 2007 (Susenas 2007) consist of 280.000 house hold in 33 provinces in Indonesia The respondents are who were ill during the past month before survey and used the traditional medicine in self medication. The variables analysis are age, sex, marital status, education, occupation, living area, kind of illness and traditional medicine usage. Data were analyzed by proportion, Chi-square test and multiple logistic regression test. The research results are indicate : (1) The percentage of Indonesian population using the traditional medicine in self-medication has been increased in the last seven years from 15,2 % up to 38,30%. The traditional medicine usage in the self-medication is more the older age group, married/divorced, low education, farmer/fisherman/un-employee, living in the rural, and the suffering diarrhoea. (2) Factors related to the use of traditional medicine is older age, living in the rural, and marital statusKey words: National Social Economics Survey, self-medication, traditional medicine

Sudibyo Supardi; Andi Leny Susyanty

2012-01-01

286

PENDEKATAN MODEL REA DALAM PERANCANGAN DATABASE SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENDAPATAN  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

Normalization concept in database is necessary in support in the computerized Accounting Information Systems (AIS). Entity Relationship Model (E-R Model) is usually used to design database as a common tool. However the rule of drawing E-R Model diagram is not so clear, therefore it make difficulty ...

Oviliani Yenty Yuliana

287

Pengaruh Penambahan Biovet dalam Ransum dengan Berbagai Kandungan Protein-Energi terhadap Pertumbuhan Anak Kelinci Rex  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available An experiment was conducted to study the effect of Biovet supplement in diets of different protein-energy to weight gain of Rex rabbit kit. The experiment used 112 kit of 28 Rex Rabbits at PT Fiva Bandung Rabitry, Pangkalan village, Sub districk Gambung-Ciwidey District Bandung in Completely Randomized Design 7 treatments and 4 replications. The treatments were: R0: 18% CP and 2750 kcal/kg; DE R1: 16% CP, 2500 kcal/kg DE + 0% Biovet; R2: 16% CP, 2500 kcal/kg DE + 0,1% Biovet; R3: 16% CP, 2500 kcal/kg DE + 0,5% Biovet; R4: 14% CP, 2400 kcal/kg DE + 0% Biovet; R5: 14% CP, 2400 kcal/kg DE + 0,1% Biovet; and R6: 14% CP, 2400 kcal/kg DE + 0,5 % Biovet. Results showed that body weight gain, feed consumption, and conversion were similar to rabbits given biovet supplement in low quality diet.

D. Aritonang; M. A. Harahap; Y. C. Raharjo

2004-01-01

288

Implementasi Metode Studio-Based Learning dalam Pengelolaan dan Prosedur Pembelajaran Studio Perancangan Arsitektur  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Learning Model studio known as Studio - Based Learning (SBL) has the main features hands-on or first hand experience or learning by doing. Ideally, most of the SBL activities, either individually or in groups, conducted in a studio which was accompanied by a number of teachers / assistants. Student’s evaluation efficiently when using the method of correlational research conducted with data collection and analysis of questionnaire data with the statistics. Questions in the questionnaire were arranged by following structure: the ability of professors, lecturer’s attitudes, organization of the studio system, the ability of students, and student attitudes. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) was conducted on students of Architectural Engineering, Faculty of Engineering UR S1 are taking courses in Architectural Design Studio 2010/2011 academic year, are 22 students. Four cycles of study procedures are planning, action, observation and reflection. Quantitive analysis was used to data analysis. The result of the research was the assessment of knowledge of the supervisor, supervisor attitudes, and the studio administration systems are good category. 

Muhammad Rijal; Pedia Aldy

2012-01-01

289

Dukungan Manajemen Puncak terhadap Strategic Purchasing dalam Berkomunikasi dan Berkolaborasi dengan Supplier untuk Meningkatkan Kinerja Perusahaan  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

The relationship between buyers and suppliers has received considerable attention in recent years. There are fourth major questions being discussed in this research, i.e. firstly, how to determine the support of the top management to influence strategic purchasing; secondly, how to determine the in...

Zeplin Jiwa Husada Tarigan

290

PERAN KELUARGA DAN SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN DAYA LENTING SISWA: UPAYA PROTEKSI ANAK DARI KEKERASAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Recently, violence or bullying has become the customary phenomenon in society life. It's included in education world whether by teacher to student and also among students. In the world of education, violence happens because of some factors either from the side of teacher, students or society. Violence can affect psychological aspect of students like anxiety, depression, lower students' academic achievement, and lower students' self esteem. Besides, tendency to develop of negative behaviors hence of an effort to enlarge their resilience ability is also extremely important. The involvement of school and parents role can be optimal to promote resilience. Protective potency along with school is juxtaposition development in school, existence of structuring and controlling and also developmental approach to curriculum that is supporting coping or problem solving and also self esteem. The role of parents and teachers in promoting resilience especially become a model from good moral reasoning either indoors or outdoors to students' problems particularly which are related to problem of violence.

Yulia Sholicatun

2012-01-01

291

KEMAMPUAN BACILLUS LICHENIFORMIS DALAM MEMPRODUKSI ENZIM PROTEASE YANG BERSIFAT ALKALIN DAN TERMOFILIK  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The aim of the research was to measure the production of protease enzyme in alkaline and thermophilic of bacteria Bacillus licheniformis. The protease enzyme signed by clear zone arround the bacteria colonies on medium which contain 1% skimmed milk. The activities of protease enzyme treated  by the period of incubation, temperature and pH, which measured by spectrophotometer at ? 280 nm. The results showed that the highest production of protease activity at 2 days incubation was 150,52 U/mL. At temperature 50°C and pH 10 they were 123,34  U/mL and 193,14 U/mL.

Yati Sudaryati Soeka; Sri Hartin Rahayu; Ninu Setianingrum; Elidar Naiola

2012-01-01

292

KETAHANAN HIDUP (VIABILITY) TELUR ASCARIS LUMBRICOIDES DALAM CAIRAN OLAHAN TINJA TANGKI PENCERNA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available An introduction of integrated management system for human excreta was carried out in the village of Cirimekar, Cibinong subdistrict, West Java The purpose of this study is to gain the readiness and motivation of the population in that village to participate and benefit the product of this system for fish farming and the growth of water hyacinth (Eichornia crassipes). The study was performed integratedly between several aspects namely the socio-economica, tech­nical, medical, biologicatas well as environmental, and this involved the establishment of the profile of the community, stool, sludge, effluent and fish examinations In this paper only the Viability of Ascaris lumbricoides eggs is discussed. The digestion tank seemed to work as expected, resulted in the de­generation of 423%. A lumbricoides eggs found in the tank as well as in the experimental ponds It was most probable that the death of the A. lumbricoides eggs was due to aerobic decomposition which took place in the tank giving rise to an increase of temperature which would enhance the death of the eggs

Pinardi Hadidjaja; Siti Alisah N. Abidin; Sulistyoweni W.

2012-01-01

293

Citra Lelaki Dulu Dan Kini Dalam Prosa Melayu: Analisis Teori Relevans  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Much research has been done and written on women. However, the same cannot be said about men. Novels, as one of the sources of corpus, are able to portray the image of Malay men which to some extent mirrors reality. The Malay culture has always looked at a man as someone who is powerful, strong, a pillar of strength for women to depend on and is always “right” in his actions. All these perceptions give the impression that the world belongs to men, alone. These images are portrayed in such genres as television, classical novels, P. Ramlee films and even popular contemporary novels. It is obvious that there has been no paradigm shift in the portrayal of men in contemporary times. Relevance theory, a theory that focuses on information processing, is able to scientifically guide readers in understanding how these images of men are being portrayed. This article looks at images of men as depicted in films and novels through a relevance theory analysis to reaffirm the above mentioned perception. Explicatures and implicatures in the messages will be explicated to help understand Malay men, in particular.

Nor Hashimah Jalaluddin; Norsimah Mat Awal

2006-01-01

294

PENGARUH MENULIS PENGALAMAN EMOSIONAL DALAM TERAPI EKSPRESIF TERHADAP EMOSI MARAH PADA REMAJA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This study focused on the emotion of adolescent’s anger, and effortsto manage the emotion of anger. This research used expressive therapy bywriting about emotional experience that aims to help adolescents are ableto express their anger and as a medium of catharsis. The research designwas a Single Group Design with “one group pre-test and post-testexperimental” method. Participants who attend this research are eight male,with age between 16 to 21 years and had STAXI’s high scores. Participantswere asked to write down their emotional experiences in a book. Theresult of the Wilcoxon Signed Ranks Test showed a significant decreasingin participant’s anger emotional after writing session, that is while the pre-test to post-test with a value of z = -1.893 with p = 0.029 (p While pre-test to follow-up with the value z = - 2.524 with p = 0.006 (pwith p = 0.046 (p experience in expressive therapies able to reduce the emotion of anger inadolescent.Key word : writing emotional experience therapy, anger, and emotion.

Harry Theozard Fikri

2013-01-01

295

TINJAUAN YURIDIS PARA PIHAK DALAM TRANSAKSI PENGAMBILAN ATAU TRANSFER DANA MELALUI MESIN ANJUNGAN TUNAI MANDIRI (ATM)  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

According to civil code or Burgerlijk Wetboek (BW), article 1320, there are four legal conditions of business contract must be fulfilled by parties. One of condition is agreement. Based on this condition, the position of each parties must be equal at the same level. Besides, each parties must be ex...

Augustinus Simanjuntak

296

FAKTOR-FAKTOR STRATEGI POSITIONING DALAM PEMASARAN REALESTAT Suatu Studi Pengalaman Pengembang Realestat di Surabaya  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

Real estate development needs an exact positioning strategy by knowing the significant factors. Positioning strategy is the combination of marketing actions used to portray the positioning concept to targeted buyers. The factors of positioning strategy in this research are product attribute, produc...

Herry Pintardi Chandra

297

PERAN KEGIATAN KEAGAMAAN DALAM KEBAHAGIAAN WANITA LANSIA PASCA GEMPA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available AbstractVarious services for older people in order to make them live in happiness should keep todevelop. This research tried to find out whether or not role of  religious activity on older people’slife happiness. Religious activity included religious knowledge and religious acts. Life happinessincluded affect and satisfaction on life. This research will benefit if  it is found proper service inolder people to achieve life happiness.Sample was randomly obtained from praying groups in five villages and four regenciesand one city of  Special Province of  Yogyakarta. It was expected to be able to describe conditionin older people at Special Province of  Yogyakarta. Using questionnaire and scale deliveredindividually, it was obtained data on level activity and religious knowledge and happiness from131 older women. Quantitative data analysis used canonic correlation, it will be obtainedseparated or joint correlation between two independent and dependent variable.Conclusion of this research was that there was significant role level of activity andhappiness and there was significant roel between religious knowledge level and happiness. Aswell as it could be concluded that axctive older women in religious activity were happier thanthose that has inactive religious activity.

Choirul Anam AM Diponegoro

2012-01-01

298

ANALISIS KANDUNGAN NITRIT DALAM SOSIS PADA DISTRIBUTOR SOSIS DI KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2011  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Background: Sausage was a snack with raw meat, crushed meat preserved by salting. Nitrateand nitrite salt is one of the preservatives used in meat preservation process to obtain goodcolor and prevent microbial growth. Nitrite as a preservative permitted its use, but keep in mindits use in food in order not to exceed the limits, so it does not negatively impact human health.Permenkes Republic of. 1168/Menkes/Per/X/1999 about food additives limit the maximum useof the preservative nitrite in processed meat product that is equal to 125 mg / kg. Excessiveconsumption of nitrite can cause harm to the wearer, whether they are direct, ie poisoning, orwho are indirect, ie nitrites are carcinogenic. The purpose of this study to determine the contentof nitrite in sausages at sausage distributor in the city of Yogyakarta in 2011.Method: The study was descriptive research laboratory test. The object of this study were 5brand sausage sausage found in a different distributor. Nitrite content analysis conducted by twostages of testing, the test qualitative and quantitative test. Qualitative test performed todetermine whether there is content of nitrite in sausages by using reagents sulfanilat acid-?-naftilamina, while the quantitative tests conducted to determine the levels of nitrite contained inthe sausage with a spectrophotometer. Data analysis results of research done descriptively andare presented in table and narrative.Results: The study of five brands of sausage on the distributor in the city of Yogyakarta showsthat all brands of sausage samples containing nitrite with nitrite levels varied.Conclusion: Of the 5 brands of sausage samples studied, the results showed that one samplehad higher levels of nitrite that does not meet the requirements under Decree No. Permenkes.1168/Menkes/Per/X/1999, namely the brand sausage sample E with higher levels of nitrite of211.294 mg / kg.Keywords: Analysis, sausage, nitrite

Hasna Hayati Nur; Dyah Suryani

2013-01-01

299

Tingkat Penggunaan Media Massa dan Peran Komunikasi Anggota Kelompok Peternak dalam Jaringan Komunikasi Penyuluhan Sapi Potong  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The aims of study were to investigate the communication behavior changes, in term of the level of mass media used by the cattle farmers in utilizing the cattle extension program; and to analyze the participation level of cattle farmers based on their communication roles in the cattle communication network. This research was designed as correlation descriptive survey towards sample of cattle farmers’ head of families integrated into two groups of advanced category cattle farmers group and two groups of less advanced, lived and having its place of business in three regencies namely the West Java Sukabumi Regency, Central Java Sukohardjo Regency and D.I. Yogyakarta Gunung Kidul Regency. The determination of the regencies and the selected groups were conducted purposively, based on the advance level data of the cattle farmer group derived from the Cattle Farmer Directorate General office of the Ministry of Agriculture. The data analyses were conducted using descriptive analysis comprising of frequency, boxplot, percentage, cross tabulation, correlations matrix, inferences about a mean factor or T2 Hotelling, and byplot test. The results of research showed: (1) there was significant difference among the communication behavior in advanced cattle farmers group and the less advanced group, indicating (the circumstance) a level of mass media usage by cattle farmers in getting information. From prioritized the interpersonal communication relationship in receiving and diffusing information to the media communication behavior, particularly in behavior impact of television broadcast and newspapers. (2) The level of cattle farmers communication role in a cattle communication network comprising of star, mutual pairs and neglectee, did not indicate a communication role as isolate. The advanced cattle farmers group members had a dominant communication role as neglectee, while the less advanced group had a dominant role of mutual pairs. The role of the star, was found more in the less advanced group compared with the advanced group.

A. Saleh

2006-01-01

300

Komparasi Destination Branding dalam Official Website Negara Singapura-Malaysia-Indonesia  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available High profit income has attracted South Asian countries to compete in the fields of tourism marketing. Destination branding as a differentiating factor is an alternative approach in marketing communication. The purpose of this research is to make a comparison study of destination branding application in Singapore's, Malaysia's and Indonesia's tourism official websites. Destination branding in websites as part of promotion campaigns is a strategy used by each country to promote tourism to consumers worldwide. This research uses qualitative method, and involves experts in the fields of Information Technology (IT) and Visual Communication Design. Each website's elements contributes in the success of a country's destination branding and influences its brand image.

Ryan Pratama Sutanto; Listia Natadjaja; Erandaru .

2010-01-01

 
 
 
 
301

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DAN PERSEPSI DENGAN PERILAKU IBU RUMAH TANGGA DALAM PEMELIHARAAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Circles Conception behaviour needed to public, create recontruction circlesconception that continuity (sustainable). Circles pollution in fact many in domination byhuman with various causal factor. This research is to dig up that education level relationship and perception with housewife’s behavior inside circles cleanliness.The research uses description method and corelational with taking housewife’s sampelin cupids sub district of Tasikmalaya town. The crop research showed that is foundpositive’s relation between education level and preception with housewife’s behavior insidecleanliness environment.

Yoni Hermawan

2012-01-01

302

Al-Qarinah: antara Kekuatan dan Keperluan dalam Mensabitkan Kesalahan Jenayah (Zina)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Justice is the ultimate objective of any judiciary system. The absolute justice is only belongs to Islamic judiciary system. However it is highly dependant on the quality of the implementation methodology that man could produce. In the Islamic judiciary system, especially to convict a zina, there are various methods in establishing evidence. Some of the methods are unanimously accepted while some others are not unanimously accepted. Al-qarinah is among those which are not unanimously accepted by the Islamic jurists. The Islamic law is actually dynamic. The dynamism lies on its flexibility, which is the main characteristic of the law itself. It is because the fiqh law is not isolated from reality, but derived from the analysis on the contemporary environments. The development in science and technology has changed the human civilisation and perception towards life. The development of knowledge in producing evidence scientifically such as DNA test, fingerprint etc. coupled with the more complex criminal behaviour, demand us to take a detailed and in-depth study to determine the status of al-qarinah in the contemporary Islamic judiciary system in order to make sure an Islamic law is relevant and effort to give a justice and positive perception among nation toward Islam.

Lukman Abdul Mutalib; Wan Abdul Fattah Wan Ismail

2012-01-01

303

Pengaruh Posisi Pipa Segi Empat dalam Aliran Fluida Terhadap Perpindahan Panas  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

A rectangular pipe is placed perpendicularly to viscous fluid flow which has higher temperature. The positions of a rectangular pipe in the flow are one of the rectangular wall placed perpendicularly to the flow, one of the corner of rectangular pipe placed to the direction of coming flow and one of...

Kaprawi Kaprawi

304

Suplementasi Nutrien Defisien untuk Meningkatkan Penggunaan Daun Rami (Boehmeria nivea, L. Gaud) dalam Ransum Domba  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available A research to improve ramie leaf utilization in local sheep ration by supplementation of deficient nutrients was conducted. Four rations as treatments were tested using 12 local sheep (16.5 ± 1.6 kg LW) in a block randomized design. The treatments were T1 = 3% BW of DM native grass; T2 = T1 + 0.75% BW (25% of DM native grass) of DM ramie leaf; T3 = T2 + supplements Cu, P and methionine; T4 = T1 + 1.5% BW (50% of DM native grass) of DM ramie leaf + supplements Cu, P and methionine. Ration consumptions and digestibility, plasma level of Ca and P and body weight changed were determined. Dry matter intake increased in line with level of ramie leaf offered and there were no significantly difference on digestibility between the rations. Native grass alone failed to give a positive body weight change of local sheep. Addition of 25% DM ramie to native grass (T2) increased intake of digested nutrient and reduced body weight loss. Addition of supplement (T3) at the same level of ramie leaf increased intake of digested nutrient and changed the curve slope to the positive direction after the third week of observation. Addition of 50% DM ramie leaf to native grass basal ration followed by supplementation (T4) improved intake of digested nutrient closed to recommended nutrient requirement and showed a positive body weight changed.

Despal

2007-01-01

305

PENGARUH PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENANGANAN ANJING PELIHARAANNYA TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERANTASAN RABIES  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This study was conducted in rural areas in the districts of Bekasi, Karawang and in urban areas at Central, South, East and North Jakarta in 1986. The way how to take care of the dog by the owner in rural and urban areas influenced the bite cases and the positive rate of rabies among dogs. This difference in vaccination lates of dogs in rural and urban areas is statistically significant (p 65.5% dog owners in rural and 24.0% in urban populations let their dog run around loosely out side the house. In rural areas 82.3% of the Moslem dominated population let their dogs run free as compared to only 37.2% in urban areas. Of non Moslem population in rural area 28.2% let their dog run free as compared to 19.6% population in urban area. The Moslem families in rural areas who tight their dogs were about 0.6% while non Moslem families were 8.4%. In the urban areas the Moslem and non Moslem families have no differences about 5.4% tight their dogs. Non Moslem families in rural and urban areas used to take care of their dog inside the fence (32.4%) while in Moslem population 10.8% in rural, but in the urban areas non Moslem were 42.0% and Moslem 48.2%. The total vaccination coverage was 43.5%, 10.8% in the rural and 55.2% in urban areas. Rabies certificate vaccination owners in rural were 86,1%, and in urban were 70.9%. The study need to be continued in order to determine the dog owner behaviors which influence the dog population increase as a factor influencing the succes of rabies control program in Indonesia.

Salma Maroef

2012-01-01

306

Korelasi Empiris Perpindahan Kalor Dua Fase (Air Udara) Aliran Kantung Gas dalam Pipa Horisontal Sirkular  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This research aimed at determining the heat transfer correlation of a heated non-boiling two phase flow consisting of air and water in a horizontal round pipe. The test section was a 24 mm ID cooper pipe with a length 1 m, and the heat transfer data a uniform wall heat flux boundary condition ranging from about 5968,17 to 10503,97 W/m2. From this research, it can be concluded that heat transfer coefficient of two-phase flow of bubble flow is increase as increase of gas superficial velocity and liquid superfisial velocity. The comparison deviation standart between heat transfer coefficient of two-phase flow experimental and heat transfer coefficient of two-phase flow correlation that proposed is 34%, but this deviation is still in limited value for experimental research.

Matheus M. Dwinanto

2011-01-01

307

DESAIN RULES UNTUK TRANSFORMASI SINTAKS RDF (TEXT) KE RDF BERBASIS GRAFIK DALAM SEMANTIC WEB  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Semantic Web is a branch of field that provides infrastructure for the exchange of information from various resources based on the combined meaning contained in the information exchanged and the relationship between one particular meaning to another. In the semantic web, there are semantics, which connect a set of data that has a meaning which allows occurrence of the exchange of information. The aim of this study is to make rules used in the process of transformation from the RDF document to be RDF graph, the data model so that it can provide semantic meaning in a web of visual content (graphic). By using these rules, a case can be made based graphical tool that can help the designer in created the data model. The results are models form of graphical data input from text-based documents RDF. For the transformation process, starting with a separate document, then taken sequentially the object, and then take the attributes of the object, and the last search for the relationship of each object that is.

Aditya Prapanca

2008-01-01

308

MASYARAKAT KONSUMEN SEBAGAI CIPTAAN KAPITALISME GLOBAL: FENOMENA BUDAYA DALAM REALITAS SOSIAL  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Global capitalism, which is born in the globalization process, has created consumption culture and consumer society—whose existence is seen just in the differences of their consumption commodities, and on and on consumes the signsand social status that marked on the commodities. In itself, global capitalism has the progressive-power which can helpus in our daily live. However, the same progressiveness could bring the world in the unrecoverable and uncontrollableprogressiveness. Progressive-power that inherent in the global capitalism has the tendency to lead the world intoundetermined, injustice and hegemonic situation. This paper would discover this global capitalism phenomena,includes its positive result and negative effects on human’s live changes as the consumer society.

Selu Margaretha Kushendrawati

2006-01-01

309

Penggunaan Model Berstruktur Linear dalam Pembinaan Indeks Kualiti Hidup di Malaysia  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Linear structural relation or LISREL has been adopted to checkthe relationship between observable variables and latent variables, which reflect to the quality of life. The formation of measurement model and structural model has been able to explain the relation between observable variable and latent variables and between latent variables and latent variables. As many as 15 variables which represent three factors have been taken into consideration in the measurement of quality of life (QOL) index, i.e. socioeconomic factor, demography structure factor and family size formation factor. An example of index measurement has been presented and lastly the QOL index based on three factors is listed according to district and state. It has been found that 59.5% of the districts in Peninsular are below the minimum level, whereas the Federal Territory is at the highest index and Kedah records the lowest index.

Azme Khamis

2000-01-01

310

KEAMANAN STEVIA HASIL BUDIDAYA B2P2TO2T DALAM ASPEK TERATOGENITAS  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Teratogenic test has been performed on sweet stevia as product of B2P2TO2T cultivation at  rats (Rattus novergicus) pregnant female  Wistar. Stevia sweet was administered orally at a dose of 360, 120 and 40 mg/kg bw, volume 1 ml/100g bw per day during organogenesis period, on the day of pregnancy to the 6th until 15th. During the test, test animals were observed two times daily with the distance of six hours against the toxicity symptoms such as changes in skin, hair, eyes and mucous membranes, bleeding. Animals that experienced abortion, premature birth or death during the trial period were sacrificed and observed immediately with microscopic technic. At 20th day of pregnancy all of the pregnant rat dissected, and put out the fetuses  from the mother's and observated the health conditions in general and  the whole of mothers reproductive systems of fetuses, the outer fetal malformation and soft tissue system of fetal. The conclusion were  sweet stevia  of B2P2TO2T  no worse effect on the mother rats, fetal body weight and morphology of mother rats and the fetus, does not affect the process of development of fetal soft tissue, and does not affect the development of fetal skeleton. Generally the B2P2TO2T stevia sweet substances safe for used, does not cause teratogenic effects.

Lucie Widowati; Awal Prichatini Kusumadewi; Sri Murhandini

2012-01-01

311

Studi Perbandingan Kinerja Anoda Korban Paduan Aluminium dengan Paduan Seng dalam Lingkungan Air Laut  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

There are two kinds of sacrificial anodes available to protect steel structure in the marine environment; they are zinc and aluminum alloy. This research studies their performance by conducting galvanic corrosion test in the substitute ocean water. The performance evaluated covers potential of pro...

Juliana Anggono; Soejono Tjitro

312

BEBERAPA HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PEMBANGUNAN SARANA PENYEDIAAN AIR BERSIH, KHUSUSNYA SUMUR POMPA TANGAN DANGKAL  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available A rural water supply survey was conducted in 1981 to evaluate the rural water supply program. The survey was done in the province of Bali, in 2 sample areas, the regencies of Badung and Gianyar. The two regencies were similar in demographic characteristics and composition, and both had high prevalence of cholera or gastroenteric diseases, but had different methods of acquiring ground water sources. In general, the groundwater capacities of Badung were higher than that of Gianyar, and the results indicated were : a high correlation between the shallow well hand pump that were not in function with the loca­tion of the pump installation (private or community owned land).a high correlation between the depth of the shallow well hand pump that have been installed with the location of the pump (Badung and Gianyar).a high correlation between the reasoning of the shallow well hand pump that were not in function with the location of the pump (Badung and Gianyar) due to the degree pf abundance of water.

Sidik Wasito; Sri Soewasti Soesanto; Ida Bagus Indra Gotama

2012-01-01

313

Penambahan Sabun-Kalsium dari Minyak Ikan Lemuru dalam Ransum: 1. Pengaruhnya terhadap Tampilan Produksi Domba  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Since the use of fat more than 5% in ruminant diets would disturb fermentation process in the rumen, the use of fat more than 5% must be protected. The calcium soap is one form of protected fat. The objective of this research was to study the effect of calcium soap in the diets on performance of sheep. Sixteen sheep were used and divided into four groups consisted of four animals in each group. The sheep were allocated in a Randomized Block Design. The treatment diets were, R0: control diet, R1: R0 + 1.5% calcium soap, R2: R0 + 3% calcium soap and R3: R0 + 4.5% calcium soap. Data were analyzed using analysis of variance and any significant differences were further tested using contrast orthogonal. The results showed that the treatments significantly (P<0.05) decreased daily gain, dry matter, energy and protein intake, but feed conversion ratio and water intake were not significantly affected.

A. Sudarman; K. G. Wiryawan; H. Markhamah

2008-01-01

314

ANALISIS MIKROBIOLOGI ESCHERICHIA COLI O157:H7 PADA HASIL OLAHAN HEWAN SAPI DALAM PROSES PRODUKSINYA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Microbiological analysis of Escherichia coli O157:H7 on Cow’s Products during the Production Process. The problem on food health is the high amount of bacterial contamination of food served by several kinds of food sellers, e.g. vendors, restaurants, caterers and food industries. Meat and milk products are kinds of food prone to contamination. To secure food against contamination by bacteria such as E. coli O157:H7, especially related to raw food, should beginwith the securing of products through the whole production process till it reaches the consumers. Although these pathogenic bacteria are part of the normal flora in the intestines of cattle, however we should be aware of the possibility of an outbreak in the community due to E. coli O157:H7 contamination of beef products. To anticipate the danger of an outbreak a study should be conducted to know about this microorganism from the beginning i.e. the production phaseuntil the seller phase. The aim of this research is to know the existence of E. coli O157:H7 on beef and milk products obtained from abattoirs, cow ranches, traditional markets and other sellers in addition with knowing the influencing factors on the spreading of the microorganism. The survey design used for this research is the cross sectional design. The material used for the tests are 250 ml water/milk and 250 gram beef/carcass. The bacterial tests included qualitative tests as follows: presumptive test, confirmed test, completed test, whereas quantitatively tests as follows: Total PlateCound (TPC), Most Probable Number (MPN), which is a near amount prediction of bacteria per 100 ml of water. Results showed that all meat (100%) coming from abattoirs and traditional markets were contaminated with E. coli O157:H7, in addition with most of the fresh and pasteurized milk samples (73.3%) coming from cattle ranches and home industries. Contamination was also found in most of the water samples (60%) and in food handlers (41.7%).

Ratu Ayu Dewi Sartika; Yvonne M. Indrawani; Trini Sudiarti

2005-01-01

315

Hak Asasi Manusia (Human Rights) dalam Menangani Krisis Alam Sekitar: Perspektif Seyyed Hossein Nasr  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available ‘Human rights’ are the basic rights and fundamental freedoms. Today’s human rights movements also concern on nature in resolving the environmental crisis. Within the freedom of thought and expression, this trend has extended dramatically in recent years, as many people have been surrounded by massive pollutions such as global warming and water crisis. Many environments have been greatly altered by human activities. On the right track, scholars and scientists have taken risks to test so many ideas and approaches that could lead to exponential changes to improve or even preserve the natural environment. Although ‘human rights’ has been used popularly in recent decades, Seyyed Hossein Nasr argues that the term should be blamed for the environmental crisis we are presently facing. As one of the most important and foremost Muslim philosophers in the world today, Nasr emphasizes that the environmental crisis is created by the crisis of human value in their philosophy of human rights based on human ‘freedom’. Nasr’s writings on human rights can be observed in his Islam and the Environmental Crisis (1990), Islam and the Challenge of the 21st Century (1993) and Religion and the Order of Nature (1996). This semantic study is to show that human rights’ philosophy is too dangerous to nature, tracking on the unconditional absolute rights. Through semantic analysis, the study finds that ‘human rights’ are related to secular philosophy which enthrones the unlimited human freedom, and at the same time against the order of nature as Divine Order.

Zul`Azmi Yaakob; Zailan Moris

2012-01-01

316

Penggunaan Tepung Limbah Udang yang Diolah dengan Filtrat Air Abu Sekam dalam Ransum Ayam Broiler  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The objective of this study was to measure the effect of different levels of shrimp head waste (SHW) substituting fish meal (FM) in broiler diets. FM is the sole crude protein from animal sources. A control fish meal broiler diet and four different levels of SHW substituted for crude protein FM were fed to CP 707 Arbor Acres broiler strains from day old chick to four weeks of age. The crude proteins FM were replaced with 0 (R0); 25 (R1); 50 (R2); 75 (R3); and 100 (R4) percent of crude protein SHW. The five treatments were assigned to completely randomized design. Feed consumption, body weight gain, feed conversion and carcass percentage were recorded to measure the performances. The results of Duncan’s revealed that feed consumption, feed conversion and carcass percentage were not significantly different with increasing level of SHW as substituted crude protein FM in broiler diets. However these parameters in bird fed 100 % SHW diets did not differ from those in birds fed 16 % FM (7.32% crude protein from FM). While body weight gain decreased with increasing levels of SHW in broiler diets (R4). The decrease body weight gain may be due to the decreased feed intake and amino acid in balance and the increased chitin content in the diet. The conclusion of this experiment that SHW can be used as a protein source in broiler diets up to 75% to replace FM.

Mirzah

2007-01-01

317

PENGARUH PENGUJI TERHADAP ESTIMASI KADAR IODIUM DALAM GARAM MENGGUNAKAN TEST KIT  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Elimination of Iodine Deficiency Disorders (IDD) is expected to be achieved through Universal Salt lodization (USI) where at least 90 percent of households consume iodised salt that contained sufficient iodine i.e. 30 ppm of potassium iodate. At national level, simple semi quantitative test kit is used to estimate and monitor of iodine content in salt at household level. However, result of estimation of iodine content in salt maybe influenced by the obsener. This paper present the influenced of observers in the estimation of iodine content in salt using semi quantitative tes kit. Methods. Forty five house wives and forty five cadres in Bantul District, Yogyakarta were selected purposively as observer. Every test observer was asked to bring salt sample (3 tables spoon). The observation was conducted twice where the second observation was done 2 weeks after the first observation. The semi quantitative test kit used in this study was test kit that developed by BP2GAKI, Magelang. The analysis chi square and F-test was done to examine the influenced of test observer on the result of iodine content compared to the iodometric titration as a reference method. Results. The results showed that observation test from 60,46% of house wives and 71,10% cadres at the first obsenation was similar to with the reference method. However, at the second observation test, only 52,38%, of house wives and 56,82% of cadres was similar to with the reference method (p>0.05). Result from group of34-44 years of age had the highest coincidence with reference method. Moreover, result from housewives and cadres with high school educational had the highest similar to reference method. Conclusions. There was no significant difference (p>0.05) in the estimation of iodine content between ordinary housewives and cadres. Age and educational level of the observer was not statistically influence the result of iodine content estimation using semi quantitative iodine test kit.   Keywords     : observers, iodine content, salt, test kit

Dhuto Widagdo; Suryana Purawisastra; Djoko Kartono

2012-01-01

318

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN EKSKRESI YODIUM DALAM URIN DI KABUPATEN GROBOGAN JAWA TENGAH  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Universal salt iodination (USI) is global policy for eliminating iodine deficiency disorder (IDD), and the content of iodine salt was 30-80 ppm. Survey 2003 show that 35% urine iodine excretion (UIE) of school children is was high, more than 300 µg/L, survey 2004 in Grobogan district in central Java by Department of Health show that UIE is was high to. The objective of the study is to conduct some factors that related with level of UIE in district of Grobogan, Central Java. Method: This study was comparative cross sectional study. Elementary school children were collected by random and divided into three areas, area I was elementary school children with UIE high level, area II was optimal UIE anda area III was UIE in adequate. Total sample for UIE level was 242 elementary school children, by spectrohptometer. Sample of salt was 242, measured by titration, and 76 samples of drinking water was collected by spectrophotometer. Goitogenic and iodine UIE optimal (area 11) and UIE adequate (area III). Total to sample is 242 school children, 242 sample of salt, 76 sample of drinking water. Goitrogenic and iodine intake were collected by FFQ and recall 24 hour. The data was analysis by univariat, bivariat and regressi multivariate. There are 24,1% adequate iodine in salt at area I, 2,6% at area II and 7,3% at area III. The mean of iodine content in water drinking in area I is 156.74 µg/L, area II is 189.06 µg/L, and area III is 84.03 µg/L. Median UEI in area I is 542 µg/L, area II is 502 µg/L and area III is 467 µg/L. There are significantly factors related to UEI is iodine content in water drinking.   Key words : Urine Iodine Excretion, Iodine Water Drinking, Iodine Salt

Dhuta Widagdo; Djoko Kartono; Yusi Dwi Nurcahyani; M. Samsudin; Nur Ihsan

2012-01-01

319

PENGETAHUAN DAN SIKAP KONSELOR SMP DAN SMA DALAM PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI DI KOTA SEMARANG  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Knowledge and Attitude of Junior and Senior High School Counselors on Health Reproduction Counseling in Semarang. To provide of in dissemination of information on reproduction health (RH) is important for adolescents. This research aimed to assess both knowledge and attitude towards RH among counselors of junior as well as senior high schools in Semarang. Using a cross sectional survey, data was gathered using pre-test before and post test after intervention that measure knowledge and attitude. Thirty respondents were participated in the study. They consisted of 15 counselor teachers from 8 junior high schools and 8 senior high schools in Semarang City. The results showed that there were significant increase in knowledge score on RH before and after intervention in both groups. There was also significant improvement in each group in their supportive attitude toward RH education. The result shows that respondents’ knowledge after the research is good junior high group, (80%) and high school group (100%). Respondents support RH education both from junior high group (93.3%) and high school group (100%). There was a significant knowledge increase (p = 0.001), and significant attitude change (p = 0.003) after RH education for junior high counselor. In senior high group, there was a significant knowledge increase (p = 0.0095) and significant attitude change (p= 0, 0095) after RH education for high school counselors. It is recommended that similar RH education is conducted among both junior and high school counselor.

Besar Tirto Husodo; Laksmono Widagdo

2008-01-01

320

PERANAN PROFITABILITAS, SUKU BUNGA, INFLASI DAN NILAI TUKAR DALAM MEMPENGARUHI PASAR MODAL INDONESIA SELAMA KRISIS EKONOMI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The economic crisis which had happening in Indonesia since 1997 has already given significant effect. Stock price decreased dramatically as well as its transaction volume. Boedie, et.all and Weston and Brigham state that there are many factor influence stock price such as profitability, interest rate, inflation and exchange rate. This, the aim of this research is to find at whether profitability, interest rate, inflation and exchange rate have significant effect to fluctuation of the stock price within the economic crisis in Indonesia. The result of this research proves that the change of profitability, interest rate, inflation and exchange rate have significant influence to the fluctuation of company stock price within the period of the economic crisis. Partially, only interest rate and exchange rate have significant effect to stock price in the period of the economic crisis. Abstract in Bahasa Indonesia : Krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia sejak tahun 1997 telah mempunyai pengaruh yang sangat signifikan. Harga-harga saham turun secara tajam demikian pula dengan volume transaksi. Boedie, Weston dan Brigham menyatakan bahwa beberapa faktor mempengaruhi harga saham, seperti profitabilitas, suku bunga, inflasi dan nilai tukar. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah profitabilitas, suku bunga, inflasi dan nilai tukar mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap perubahan harga saham selama krisis ekonomi di Indonesia. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa perubahan profitabilitas, suku bunga, inflasi dan nilai tukar mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap perubahan harga saham badan usaha selama periode krisis ekonomi. Secara parsial hanya suku bunga dan nilai tukar mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap harga saham selama periode krisis ekonomi tersebut. Kata kunci: profitabilitas, suku bunga, inflasi, nilai tukar.

Mudji Utami; Mudjilah Rahayu

2003-01-01

 
 
 
 
321

LAMA PAJANAN ORGANOFOSFAT TERHADAP PENURUNAN AKTIVITAS ENZIM KOLINESTERASE DALAM DARAH PETANI SAYURAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Organophosphate Pesticide Exposure Effects toward Inhibition of Blood Cholinesterase Activity among Vegetable Farmers. Organophosphate pesticides can inhibit blood cholinesterase in human body. This study aimed to find relationship between length of exposure of organophosphate pesticides with cholinesterase enzyme activity in the farmers’ blood. The study was conducted at the Joint Farmers Group in Kelurahan Campang year 2009 using cross-sectional study design and sampling by the simple random sampling method (56 respondents). Data collection was carried out by interview and blood cholinesterase was measured using the Livibond Cholinesterase Test Kit AF267. Results showed that 100% farmers were poisoned, with 71.4% suffer from light-over-exposure and 28.6% moderate-over exposure. Bivariate test analysis using chi-square test showed that there are no statistically significant relationship between the length of exposure (year of working as pesticide farmer, spraying time per week, and the last time spraying) with poisoning level (over-exposure probable and serious-over exposure). It takes the role of government to educate and trained farmers how to use pesticide safely and the importance of personal protective equipment to reduce the poisoning level.

Hana Nika Rustia; Bambang Wispriyono; Dewi Susanna; Fitra N. Luthfiah

2010-01-01

322

Alihkode Dan Peran Psikologis Bahasa Ibu Dalam Proses Belajar-Mengajar Bahasa Asing1  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

The role of mother tongue is not only social but also psychological, either in its daily use or in foreign language learning. This article is the development and further analysis of a part of the writer’s research results conducted in 2007 and in 1999. The main topic of this article focuses on socio...

Refnita, Lely

323

Alihkode Dan Peran Psikologis Bahasa Ibu Dalam Proses Belajar-Mengajar Bahasa Asing  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

The role of mother tongue is not only social but also psychological, either in its daily use or in foreign language learning. This article is the development and further analysis of a part of the writer’s research results conducted in 2007 and in 1999. The main topic of this article focuses on socio...

Refnita, Lely

324

Pengurusan Fasiliti Dalam Penyelenggaraan Bangunan:Amalan Kualiti, Keselamatan dan Kesihatan  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Malaysia is a speedy developing country and now struggling to become a developed country with a first class infrastructural network. Towards the vision, various developments have been well planned especially in building construction sectors in order to fulfill the need of society and an organization. In the hasty stream of building construction whether government, private or personal building, the facilities management planning should not be neglected. The planning of building and facilities management before, during and after a building creation must be parallel to maintain the initial condition of the building and to ensure the surrounding of the building is always in good quality, safe and healthy to all occupants or visitors of the building. Practically the construction management only focuses on before and after building construction. Otherwise the facilities management should focus on three levels that are before, during and after construction. Nowadays, many issues reflected to quality, safety and health originated from the weakness of facilities management especially building maintenance aspect such as impairment, fire, collapse, failure compliance of law and so on. Such events will threat the safety and health of the occupants and visitors of buildings. So, the quality, safety and health practices are two essential elements in building maintenance to ensure that all occupants always comfortable, safe and healthy during occupation of a building. This paper discussed a few factors that should be considered by facilities management organization to maintain a good level of quality, safe and healthy of a building. Some of the factors are developing objective, policy and strategy; implementation of planning; providing budget; procedure development, regulation and standard compliance; and human resources.

Hafizi Zakaria; Kadir Arifin; Shaharuddin Ahmad; Kadaruddin Aiyub; Zahedi Fisal

2011-01-01

325

SIMBOL BUDAYA SEBAGAI REPRESENTASI POSITIONING DALAM IKLAN PRODUK MOBIL EROPA DAN MOBIL JEPANG  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Understanding advertising is not as simple and short as looking at it. Besides it is used as visual approach to create persuasif communication%2C advetisement can be created with something pointed to reality and hyperreality. Complexity can be more felt whenever cultural symbol is used as aplication in positioning approach. Abstract in Bahasa Indonesia : Memahami iklan tidak sesederhana dan sesingkat menikmati iklan tersebut. Selain dipakai sebagai pendekatan visual untuk menciptakan komunikasi persuasif%2C iklan dapat dikreasi dengan citraan yang mengacu kepada realitas dan bahasa realitas semu (hiper-realitas). Kompleksitas ini makin terasa lagi ketika simbol budaya yang dipakai sebagai pendekatan aplikasi posisioning. Positioning representation%2C cultural symbol%2C car advertisement.

Andrian Dektisa Hagijanto

2003-01-01

326

Model Simultan Penentuan Toleransi Komponen Produk Rakitan dan Pabrik dalam Kolaborasi Manufaktur Make-to-Order  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This paper discusses the development of simultaneous optimization model to determine component tolerance of assembly product and plant for manufacturing processes by considering quality tolerance limits, and delivery time constraint to minimize total cost in collaboration environment of make-to-order manufacturing systems. Total cost of the system consists of manufacturing costs and quality loss costs as the tolerance function, operational costs for multi-plant manufacturing collaboration which includes: setup costs, material handling costs, operating costs of assembly, manual operations costs, and transportation costs. Formulation of the model developed uses mixed integer non linear programming as a method of solution search. In the numerical examples presented, the optimization process results an optimal solution. Optimal solution is not sensitive if the changes in quality tolerance constraint and delivery time constraint is not large. While the addition of an alternative plant for producing a component can changes the alternative plant selected

M. Imron Mustajib

2010-01-01

327

PEMANFAATAN RAGI (SACCAROMYCES SP.) DALAM PENGENDALIAN PENYAKIT TUMBUHAN YANG RAMAH LINGKUNGAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available One of the most important challenges is preventing and controlling pest and diseases problems, which can partly or completely ruin agricultural crops. Survey done in Bali at three main vanilla growing areas indicated that the stem rot disease was the main and the most destructive disease on vanilla. The objective of the research is to control the vanilla stem rot disease caused by pathogenic fungus Fusarium oxysporum f, sp.vanillae. The test for antagonistic activity by fungi was done through side by side culture and antifungal activity test on vanilla seedlings. Results of this study showed that Saccaromyces sp.effectively suppressed the growth of fungi on Potato Dextrose Agar medium and vanilla seedlings.

Khamdan Khalimi

2010-01-01

328

MODEL SISTEM BISNIS INTELIJEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PERSAINGAN TEKNOLOGI INFORMASI PERBANKAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 The objective of this study is to provide a structured modelling of business intelligence system for helping decision makers in banking IT management to extract external competitive information, to anticipate business environment changes, and to make appropriate and effective business decisions. Using a system perspective where the focus is on the interaction between dependent and independent variables, this study shows how IT management could use neural network to help improve the strategy formulation process. Combined with a business intelligence roadmap, the system has an ability to process internal and external data as well as providing intelligence analysis to determine IT strategy to anticipate competition. Expert system and artificial neural network were used in this competition submodel to predict bank’s transaction cost strategies which gives some priority actions for management to decide the best IT cost strategy such as focus, differentiation, and overall cost leadership.

Rico Rizal Budidarmo; Marimin Marimin; Rina Oktaviani; Noer Azam Achsani

2010-01-01

329

PENERAPAN ARSITEKTUR MULTI-TIER DENGAN DCOM DALAM SUATU SISTEM INFORMASI  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

Information System implementation using two-tier architecture result lack in several critical issues : reuse component, scalability, maintenance, and data security. The multi-tiered client/server architecture provides a good resolution to solve these problems that using DCOM technology . The softwa...

Kartika Gunadi; Irwan Kristanto Julistiono; Heliman Prasetya Tantama

330

Analisis Rugi-Rugi Panas pada Tangki Penyimpan Panas dalam Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Matahari  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Analysis of heat loss on heat storage tank in solar power generation system is intended to determine the heat loss value during storage. Selection of insulation material, insulation thickness, time of storage and heat storage fluid affects the heat losses. The research was initiated by determining the dimension of the tank and its insulation material, and determining the heat storage time in the tank. Fluid and operating temperature is determined to get the fluid specification to be used as data analysis. The analysis begins with the calculation of storage capacities, followed by making of thermal nets to get the thermal resistance equation which is then used to calculate the heat loss in the tank. The result shows that the heat storage tank with 0.4 m diameter and 0.45 m height and uses ceramic fiber wool insulation with 0.1m thickness gives the value of heat loss of 63.43 W.Keywords:  solar power plants, heat storage tank, ceramic, heat loss.

Ghalya Pikra; Agus Salim; Tri Admono; Merry Indahsari Devi

2010-01-01

331

ANALISIS KETAATAN KARYAWAN DALAM PEMERIKSAAN KESEHATAN BERKALA DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH KOTA YOGYAKARTA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Background: The hospital is one workplace where there is staff, patients, visitors, medical devices and non-medical, so in the hospital there are a variety of exposures, among others, chemical, biological, ergonomics. Employees at the hospital is a potential resource that must be nurtured to become productive and quality. But apparently in carrying out daily sociality services especially in the work environment, employees are more exposed to the various factors that may cause negative impact and affect their health status. Employees in hospitals vary greatly in terms of type and number in executing its duties is always associated with a variety of potential hazards if not properly and correctly anticipated to have a negative impact on safety and health, which in turn can affect the productivity of work. Low labor productivity will also have an impact on health services provided by the hospital. The implementation of occupational safety and health program (K3) in the hospital is required to prevent various hazards that may cause health effects. However, the implementation of K3 in particular areas of work on employee health in RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta has not fully run optimally, citing the cost is relatively expensive. Method: This study was an observational study that was descriptive qualitative located in RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. The subjects consisted of Chairman PK3, PK3 Secretary, and 50 permanent employees in RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Results: Based on the research of 52 employees, obtained results showed that the level of employee compliance in following the health checks can be quite good even as many as 65%. Conclusion: Factors inhibiting the implementation of occupational health in RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta is the lack of socialization from the hospital to its employees, employee behavior, and no sanctions for employees who do not want to follow the program. While the reasons for employees to check their health on a regular basis is self-protection, and to know his health. Compliance level employees in the following periodic medical examinations in hospitals PKU Muhammadiyah Yogyakarta good enough. Level of occupational health services in RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta good enough. Keywords: Analyze, Employees Compliance, the Periodic Health Examination

Afridah Salhah; Agus Suwarni; Widodo Hariyono

2013-01-01

332

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN OBAT ATAU OBAT TRADISIONAL DALAM UPAYA PENGOBATAN SENDIRI DI PEDESAAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Self-medication might potentially be an efficient self-help means for the community before getting the opportunity to reach the Primary health center. Information about the determinants of self-medication is needed to enhance community participation in self-medication. The cross sectional study has been carried out among a rural community in two villages of Subdistrict Tanjung Bintang, in the Southern part of Lampung province. The sample population consists of housewives, who had ever taken drug or traditional medicines within the last month prior to the interview. Respondents (320 housewives) were choosen by multistage random sampling based on the number of household, RT and RW. The variables are knowledge, attitude, distance, purpose (curative/preventive), reference, and drugs usage or traditional medicines. Data were analized by Chi-square test and Logistic regression analysis. The results of the study are as follows : Modern drugs are used more frequently than traditional medicines. Most of the respondents obtained information about drugs from advertisement in television and radio program, and about traditional medicines from their neighbours. Most of the respondents know about brandname of drug to relieve headache, fever and cough, and traditional medicines to relieve diarrhoea and muscle pain. The determinants of self medication are purpose (curative/ preventive), attitude and distance.

Sudibyo Supardi; S. R. Muktiningsih; Rini Sasanti Handayani

2012-01-01

333

PENGGUNAAN KONEKSI CORBA DENGAN PEMROGRAMAN MIDAS MULTI-TIER APPLICATION DALAM SISTEM RESERVASI HOTEL  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This paper is made from a multi-tier system using corba technology for hotel reservation program for web browser and also client program. Client software is connected to application server with Corba Connection and client and application server connect to SQL server 7.0. via ODBC. The are 2 types of client: web client and delphi client. In making web browser client application, we use delphi activex from technology, in where in this system made like making the regular form, but it has shortage in integration with html language. Multi-pier application using corba system generally has another profit beside it could be developed, this system also stake with multi system database server, multi middle servers and multi client in which with these things all the system can system can be integrated. The weakness of this system is the complicated corba system, so it will be difficult to understand, while for multi-tier it self need a particular procedure to determine which server chossed by the client. Abstract in Bahasa Indonesia : Pada makalah ini dibuat suatu sistem multi-tier yang menggunakan teknologi CORBA untuk program reservasi hotel baik dengan web browser maupun program client. Perangkat lunak yang dipakai sebagai database server adalah SQL server 7.0. Program Client Delphi melalui Corba Connection akan dihubungkan ke Aplikasi server. Dan melalui ODBC Aplikasi Server akan dihubungkan ke SQL Server 7.0. Ada dua buah aplikasi client yaitu yang menggunakan lokal network dan yang menggunakan global network/web browser. Pada pembuatan aplikasi client untuk web browser. Digunakan teknologi activex form pada delphi dimana sistem ini dibuat seperti membuat form biasa, hanya saja memiliki kekurangan pada integrasi dengan bahasa html. Penggunaan sistem multi-tier dengan Corba ini secara umum memiliki keuntungan selain dapat dikembangkan lebih lanjut juga sistem ini dirancang dengan sistem multi database server, multi midle server, dan multi client dimana dengan hal ini seluruh sistem dapat terkait menjadi satu. Kelemahan sistem ini adalah struktur sistem corba yang rumit sehingga sulit dipahami, sedangkan untuk multi tier itu sendiri dibutuhkan suatu prosedur tersendiri untuk menentukan server mana yang menjadi pilihan dari client. Kata kunci: CORBA, multi tier

Irwan Kristanto Julistiono; Hendra Lamidjan

2001-01-01

334

Komparasi Destination Branding dalam Official Website Negara Singapura-Malaysia-Indonesia  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

High profit income has attracted South Asian countries to compete in the fields of tourism marketing. Destination branding as a differentiating factor is an alternative approach in marketing communication. The purpose of this research is to make a comparison study of destination branding applicatio...

Ryan Pratama Sutanto; Listia Natadjaja; Erandaru .

335

KAJIAN SISTEM PENGENDALIAN RISIKO KREDIT DALAM PELAKSANAAN AUDIT BERBASIS RISIKO (KASUS PADA KANTOR CABANG BANK)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The purpose of this study was to evaluate a credit risk control system to implement risk-based audit (RBA). The case was conducted in three stages using system approach. The first stage was to identify the factors influencing the effectiveness RBA implementation. Identification process was conducted through gap observation and exploration to determine key factors derived through gap analysis comparing the empirical outcome of the effectiveness credit management process from the expectation outcome. The second stage was using Exponential Comparison Method (ECM) which produces the ranking and the priority of the key factors through experts with in-depth interview which is the paramount importance steps to evaluate. The third stage was using Analytical Hierarchy Process (AHP) techniques, involving the experts with questionnaire and in-depth interview to decide the best, suitable alternative strategies to cope with the negative gap, to reach the goals expected which is to minimize the gap. There were four components mentioned to complete and to detect the gap, which credit operation, human resource knowledge, organization, and supporting system/IT. The output of this study was a credit risk control system for the bank. The study has limitation, due to the scope of the region of the bank, and the risk mapping only for credit risk. The preposition of the study, that the application of the system will enhance the implementation of risk-based audit model.Keywords: Exponential Comparison Method/ECM, Key Factors, Study, Credit Risk Control, AHP, Risk-Based Audit

HC Royke Singgih; Eriyatno Eriyatno; Heny K. Daryanto; Dedi Budiman Hakim

2012-01-01

336

Analisis D-loop DNA Mitokondria untuk Memposisikan Ayam Hutan Merah dalam Domestikasi Ayam di Indonesia  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The current poultry is a domesticated chickens used for both meat and egg production. Pedigree investigation is an important part to understand the process of chicken domestication in Indonesia. Molecular DNA approach using D-loop Mitochondrial DNA marker (hypervariable 1 segment) was used in this analysis. The objective of the study was to construct the pedigree analysis of Indonesian chicken. Four hundreds and eighty four (434) samples belonging to 15 breeds of Indonesian local chicken (Cemani, Kedu, Kedu Putih, Pelung, Sentul, Wareng, Merawang, Kapas, Kate, Arab Silver, Arab Gold, Gaok, Nunukan, Kalosi and Tolaki) and 9 samples of Red jungle fowls (Gallus gallus gallus) were extracted, PCR amplified and subsequently sequenced. Four sequence references from GeneBank, Gallus gallus (NCBI, accession number AB0986688). G. gallus (GenBank accession number AB098668), G. gallus spadiceus (GenBank accession number AB007721), and G. gallus bankiva (GenBank accession number AB007718) were included in this analysis. The sequences of the first 397 nucleotides were used for analysis. The results show that 72 haplotypes were identified from 56 polymorphic sites. Phylogenetic analysis showed that Indonesian chicken have a close relationship with 2 subspecies of Gallus gallus (G. gallus gallus and G. gallus spadiceus). Our results suggest that D-loop region is highly variable in Indonesian chicken with large number of haplotypes.

S. Sulandari; M.S.A. Zein

2009-01-01

337

Tahap Penguasaan Kemahiran Generik Dalam Kalangan Pelajar Tahun Akhir Diploma Kejuruteraan Elektrik Serta Pendidikan, UTHM  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Generic skill is very important especially in the globalization era. Dominating this skill will give an advantage especially to students who are going to involve in working field. This research was conducted to determine student’s awareness level on the importance of generic skill, and the effective teaching and learning methods to improve generic skill acquisition based on student’s perception. 42 students of Diploma in Electrical Engineering with Education from Faculty of Electrical and Electronic Engineering, UTHM get involved in this research emprising 25 male and 17 female students. The instrument used in this research is a set of questionnaire. The data were processed through Statistic Package for Social Science (SPSS) version 11.0.There were adopted the analysis descriptive statistics technique using score mean, percentage and standard deviation. The research finding showed level of awareness on theimportance of generic skills among final year student of Diploma in Electrical Engineering with Education’s is at high level. Beside that, based on student’s perception, an effectiveness of teaching and learning methods is problem based-learning.

Marliana Musa; Ahmad Esa

2011-01-01

338

Dukungan Manajemen Puncak terhadap Strategic Purchasing dalam Berkomunikasi dan Berkolaborasi dengan Supplier untuk Meningkatkan Kinerja Perusahaan  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The relationship between buyers and suppliers has received considerable attention in recent years. There are fourth major questions being discussed in this research, i.e. firstly, how to determine the support of the top management to influence strategic purchasing; secondly, how to determine the influence of strategic purchasing to good communication and collaboration with supplier; and thirdly, how to determine the influence of communication and collaboration to supplier involvement; and the last, how to increase enterprise performance by collaboration and supplier involvement. Based on previous research, it is found that top management support influenced to strategic purchasing and effect to communication and collaboration and affect to supplier involvement. Collaboration and supplier involvement have been to influence enterprise performance. According survey by questionnaires to 105 respondent and 98 completed questionnaires were returned. Two responses were considered incomplete and had to be discarded, and this left 96 valid responses. It is found, top management support as an organization don’t have influenced strategic purchasing, but strategic purchasing have impact to communication and collaboration to supplier involvement. Collaboration will bring significant contribution to increase performance, even without the supplier involvement.

Zeplin Jiwa Husada Tarigan

2009-01-01

339

PERAN ANGGOTA KELUARGA DALAM PEMILIHAN RESTORAN DI KAWASAN PUNCAK, KABUPATEN BOGOR  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 The purpose of this research are (1) to analyze the roles of familiy members in choosing restaurant, (2) to analyze restaurant attributes perceived as the most important one by each family members, and (3) to make managerial recommendation for marketing restaurants in Puncak area, Bogor Regency. This research used descriptive method and involved 141 respondents. The respondents were members of family who were eating in restaurants along street in Puncak area were result showed that children is roles were as initiator, gatekeeper, dan influencer. The roles of mother  were more flexible because she had roles as initiator, gatekeeper, influencer and decider. Father had only one role but very important that was as decider. Restaurant attributes that became priority were taste of food and beverage, food hygien and sanitation, and the cleanliness of restaurant. Perception of father, mother, and children about those attributes were the same.

Rahmat Ingkadijaya; Bunasor Sanim; Agus Maulana

2007-01-01

340

EFEKTIVITAS MUSIK KLASIK DALAM MENURUNKAN KECEMASAN MATEMATIKA (MATH ANXIETY) PADA SISWA KELAS XI  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This study aims to determine the effectiveness of classical music inreducing math anxiety. The participants in this study were 14 public highschool students from class XI at Department of Social Sciences (IPS)which has an average to above average IQ scores and high to very highlevels of anxiety. Data collection tool used Mathematics Anxiety Scaleand Evaluation Music Sheet. This study used a pretest-posttest experimentalwith control group design. Random used in this study was a matchingsystem. Data analysis in this study used Wilcoxon test. The results of dataanalysis showed significant decrease in scores between pretest and posttestin the experimental group (KE) with p = 0.014. This result indicated thatclassical music was effective in reducing math anxiety in students. Mathanxiety might decline as the students listen to classical music while learningmathematics.

Devi Winja Susanti; Faridah Ainur Rohmah

2012-01-01

 
 
 
 
341

AKTIVITAS KATEKIN TERHADAP STABILISASI PLAK (DALAM RANGKA MEMPERKECIL RESIKO SERANGAN JANTUNG)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah membuktikan efek katekin teh hijau terhadap peng-hambatan peningkatan ekspresi MMP9 pada tikus wistar jantan dengan diet tinggi lemak. Metode yang digunakan pada penelitian ini terdiri ELISA untuk pengukuran ekspresi MMP9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa katekin menghambat peningkatan ekspresi MMP9 pada dosis 6 mg/ hari dan 24 mg / hari secara bermakna tetapi tidak untuk dosis 3mg / hari. Ini menunjukkan dosis 6mg/ hari dan 24 mg / hari mampu memperbaiki keru-sakan pensinyalan insulin pada jalur MAPK yang disebabkan oleh resistensi insulin. Hasil ini didasarkan pada kemampuan katekin sebagai antioksidan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan katekin menghambat peningkatan ekspresi MMP9 pada dosis 6 mg/ hari dan 24 mg/hari dan dapat dikembangkan sebagai agen ateroprotektif untuk stabilisasi plak sehingga dapat mencegah resiko serangan jantung.

Erna Susanti

2012-01-01

342

EFEKTIVITAS MUSIK KLASIK DALAM MENURUNKAN KECEMASAN MATEMATIKA (MATH ANXIETY) PADA SISWA KELAS XI  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

This study aims to determine the effectiveness of classical music inreducing math anxiety. The participants in this study were 14 public highschool students from class XI at Department of Social Sciences (IPS)which has an average to above average IQ scores and high to very high

Devi Winja Susanti; Faridah Ainur Rohmah

343

PENGARUH KUALITAS LINGKUNGAN DALAM RUANG (INDOOR) TERHADAP PENYAKIT ISPA-PNEMONIA DI INDRAMAYU, JAWA BARAT  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available A case-control study was done in Indramayu, West Java, about the association between housing characteristics, indoor air pollution and childhood Acute Respiratory Infections (ARI)-Pneumonia. Using the Respirable Suspended Particulate (RSP), nitrogen dioxide (N02), sulfur dioxide (S02), carbon monoxide (CO), formaldehyde (HCHO) and amonia (NH3) as determinants of indoor air pollutants, mites as allergens and interview of ventilation and cooking as housing characteristics. In this study, 140 children with ARI-pneumonia and 227 controls were involved. Levels of air pollutants, except of RSP was found to be smaller than those levels of pollutants recommended by WHO. There was a significant association between ARI and level of RSP due to the habit of mothers taking their babies and children while cooking in the kitchen. Two species of mites were identified as allergens found in this study, although the significance of the association with respiratory desease(s) was not clear yet.

Sukar Sukar; Agustina Lubis; A. Tri Tugaswati; Kasnodihardjo Kasnodihardjo; Ima Nurisa Ibrahim

2012-01-01

344

Pelaksanaan Skema Kaedah Lelaran Kumpulan Tak Tersirat Terubahsuai Bagi Unsur Terhingga Dalam Masalah Resapan Satu Matra  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The aim of this paper is to describe formulation of the 2, 3 and 4 Point Modified Explicit Group (MEG) iterative methods scheme with finite element approximation to solve the one dimensional diffusion equation. It had shown tha the MEG iterative methods is faster than the halfsweeps or fullsweeps Explicit Group (EG) iterative methods.

Jumat bin Sulaiman; Abdul Rahman bin Abdullah

2000-01-01

345

Pengaruh Ideologi Visual dalam Penciptaan Positioning Clothing (Studi Kasus: Unkl/347-Bandung)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The Uniqueness and characteristics of Clothing, two of the fashion categories have created the under¬standing of fashion as an ideology, which ensures the functioning of dominant and dominance systems in a social order. Through the analysis of qualitative descriptive research will be known the visual ideology of a clothing product formed by producers in the eyes of consumers. In the end it is capable of forming the product positioning concerned. The results of of this research reveals the emergence of Ideology in clothing, based on the ideals of the creator of the clothing products. The formation of these ideals cannot be separated from the role of the community as a medium that supports the absorption of the ideology as the characteristic of a particular group. It reveals that visual ideology is one of the important factors that establishes the positioning of a product, which is created because of the existence of product differentiation that supports it.

Monica Hartanti

2012-01-01

346

Mutu Papan Partikel dari Kayu Kelapa Sawit (KKS) Berbasis Perekat Polystyrene  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The specific target of this research is finding out an ideal composition of wood palm oil particle and polystyrene in standard particle board. Indonesian standard of SNI 03-2105-1996 used for reference of test result. The experiment started by screening of particle, mixing, forming of particle board, and test. Forming elements are wood palm oil particle, PS, benzoyl peroxide, maleated coupling agent, and xilena. The compositions of mass fraction KKS-PS: 20:80, 30:70, 40:60, 50:50, 60:40, 70:30 and 80:20. Testing was performed mechanical, physical and fraktografi analysis. Results of mechanical and physical test show that particle board characteristics increase due to the increase of adhesive concentration. From the variation of composition, starting composition of KKS-PS, 60:40 has been used in the manufacture of particle board KKS. Tensile strength and flexural strength optimum of particle board KKS-PS is 55.15 kg/cm2 and 92.27 kg/cm2. The particle board wood palm oil with adhesive polystyrene fulfilled the acceptable Indonesian standard of SNI 03-2105-1996. Abstract in Bahasa Indonesia: Target khusus penelitian adalah mendapatkan komposisi kayu kelapa sawit (KKS) dan polystyrene (PS) yang tepat pada pembuatan papan partikel yang memenuhi standar mutu. Standar mutu SNI 03-2105-1996 dijadikan referensi pembanding hasil pengujian. Tahapan penelitian dimulai dari pemilihan ukuran partikel, pencampuran, dan pembentukan papan partikel, sampai pada pengujian. Unsur pembentuk papan partikel adalah KKS, perekat PS, benzoyl peroxide, maleated coupling agent, dan pelarut xilena. Spesimen dibuat dengan komposisi variasi fraksi berat KKS-PS: 20:80, 30:70, 40:60, 50:50, 60:40, 70:30 dan 80:20. Pengujian mekanis, dan fisis dilakukan untuk mendapatkan komposisi optimum dari masing-masing fraksi berat. Hasil pengujian sifat fisis dan mekanis cenderungan meningkat seiring bertambahnya kadar perekat. Dari variasi komposisi, mulai komposisi KKS-PS, 60:40 telah dapat digunakan dalam pembuatan papan partikel KKS. Papan partikel KKS-PS memiliki nilai kekuatan tarik optimum sebesar 55,15 kg/cm2 dan kekuatan lentur optimum sebesar 92,27 kg/cm. Secara umum papan partikel KKS-PS telah memenuhi persyaratan standar SNI 03-2105-1996. Kata kunci: Papan partikel, polystyrene, kayu kelapa sawit.

Indra Mawardi

2009-01-01

347

RICKETTSIAL DISEASES: RISK FOR INDONESIA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Penyakit Rickettsia bersifat endemik hampir di seluruh bagian dunia, dan begitu juga di Indonesia. Termasuk dalam penyakit-penyakit rickettsia adalah tifus epidemik, tifus murine, "scrub typhus," dan "spotted fever." Tifus epidemik, yang ditularkan kepada manusia melalui tuma pada tubuh manusia, dan dapat menyebabkan sakit berat dan kematian.   Tifus murine (tifus endemik), bersumber pada pinjal hewan, merupakan penyakit yang mirip tifus epidemik, tetapi dengan gejala-gejala yang lebih ringan dan jarang menyebabkan kematian. "Scrub typhus", merupakan penyakit yang dapat ringan sampai berat dan dapat membahayakan hidup, ditularkan kepada manusia melalui gigitan tungau yang belum dewasa yang dikenal sebagai "chigger". "Spotted fever: (demam yang disertai dengan bintik-bentik pada kulit), disebabkan karena terinfeksi oleh salah satu dari berbagai spesies rickettsia dari kelompok "spotted fever", dan ditularkan kepada manusia oleh pejamu (hospes) vertebrata melalui gigitan caplak (tick) yang terinfeksi. Penyakit yang disebabkan oleh organisma yang menyerupai rickettsia (rickettsia-like organism) adalah: "Q fever", yaitu penyakit yang akut atau kronis yang diduga ditularkan secara alamiah akibat terhirup oleh partikel udara yang terinfeksi Coxiella burnetti sejenis bakteri yang sangat resisten terhadap upaya menonaktifkannya secara kimiawi dan fisik. Bartonellosis atau penyakit Carrion, ditemukan pada daerah dengan ketinggian sedang di Andes, Amerika Selatan. Penyakit ini ditularkan oleh lalat pasir (sand flies). "Trench fever", mirip dengan tifus epidemik, ditularkan kepada manusia oleh tuma; penyakit ini sembuh sendiri. Penyakit garutan kucing (Cat-scratch disease), disebabkan oleh infeksi Bartonella henselae di tempat gigitan atau garutan kucing rumah yang merupakan hospes. Demam sennetsu, merupakan penyakit yang dapat sembuh sendiri dan hanya ditemukan di Jepang dan Malaysia. Pengobatan dengan tetrasiklin atau kloramfenikol untuk penyakit Rickettsia dan penyakit yang menyerupai Rickettsia, serta monositik dan granulositik ehrlichiosis pada manusia, menunjukkan hasil yang baik. Ehrlichiosis pada manusia merupakan penyakit baru yang tidak diketahui penyebarannya di seluruh dunia, sangat mungkin ditularkan oleh "tick". Walaupun umumnya dapat sembuh sendiri, angka kematian ehrlichiosis dilaporkan mencapai 2-10%. Sebagian besar penyakit rickettsia dan penyakit yang menyerupai rickettsia tersebut di atas belum dikaji secara intensif di Asia Tenggara. Walaupun masih terbatas, di Indonesia sudah dilakukan penelitian-penelitian tentang "scrub typhus" dan "murine typhus." Sedangkan penyakit-penyakit yang ada hubungan dengan kutu penyebar Rickettsia seperti "tick typhus" atau "spottedfever", "trench fever", bartonellosis, "Q fever", dan ehrlichiosis masih terabaikan di Indonesia. Tinjauan ini bertujuan untuk memperkenalkan hasil-hasil penelitian tentang penyakit-penyakit rickettsia di Indonesia, dan memperlihatkan berberapa penyakit yang penyebarannya sekarang telah diketahui disebabkan oleh arthropoda.

Allen L. Richards; Eko Rahardjo; Djoko W. Soeatmadji

2012-01-01

348

PERMASALAHAN DAN FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA HIPERTENSI DI KABUPATEN BOGOR PROV. JAWA BARAT  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Abstract. Background: At this time hypertension has been showed a sustained, consistent and independent of heart disease in the leading cause of death. This study aimed to identify the problems and risk factors associated with hypertension in Bogor regency, West Java Province. Methods: The study was a secondary data analysis Riskesdas 2007 with a cross-sectional design and qualitative study. The respondents of this study were 15-60 years age group a total of 2.785 person. The multivariate logistic regression and qualitative analysis were used for analysis. Results: Statistical models showed that risk factors associated with the occurrence of hypertension in Bogor district needs to focus on health behavior e.g enough physical activity, not smoking, reducing fat diet, maintaining ideal body weight and central obesity. Qualitative results showed a lack of knowledge about the causes of hypertension, symptom of hypertension, how to detect hypertension and the treatment of hypertension that needs to takes a long time and continuously. This time the program of non-communicable diseases has not been a priority, so the activities and the availability of antihypertensive drugs in health facilities inadequate. Conclusion: Modifying lifestyle to reduce the risk of increased body weight and abdominal circumference, is an important role in preventing the occurrence of hypertension in Bogor district. Healthy Behaviors promotion have to raise awareness of risk factors for hypertension. Keyword : Hypertension, Risk Factors, Intervention, Bogor district Abstrak. Latar belakang : Hipertensi memperlihatkan hubungan yang berkelanjutan, konsisten dan independen terhadap penyakit jantung yang merupakan penyebab kematian utama saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan dan faktor risiko yang berhubungan dengan terjadinya hipertensi di Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. Metode: Penelitian ini merupakan analisis data sekunder Riskesdas 2007 dengan desain penelitian potong lintang dan penelitian kualitatif.  Sampel dalam penelitian ini adalah penduduk kelompok umur 15-60 tahun sebanyak 2,785 orang. Analisis menggunakan metode multivariate regresi logistik dan analisis kualitatif. Hasil: Model statistik menunjukkan faktor risiko yang berhubungan dengan terjadinya hipertensi di kabupaten Bogor perlu difokuskan pada perilaku hidup sehat. Perilaku yang mempunyai hubungan dengan terjadinya hipertensi adalah cukup aktivitas fisik, tidak merokok, kurangi makanan berlemak, mempertahankan berat badan ideal dan tidak obesitas sentral. Hasil kualitatif menunjukkan kurangnya pengetahuan informan tentang penyebab terjadinya hipertensi, gejala hipertensi, cara mendeteksi hipertensi, dan penggunaan obat antihipertensi yang membutuhkan waktu lama dan berkesinambungan. Hal ini terjadi karena program PTM belum merupakan prioritas, sehingga kegiatan penyuluhan dan ketersediaan obat antihipertensi belum mencukupi di fasilitas kesehatan. Kesimpulan: Melakukan modifikasi gaya hidup dengan mengurangi risiko meningkatnya berat badan dan lingkar perut, memegang peranan penting dalam mencegah terjadinya hipertensi di kabupaten Bogor, sehingga perlu menargetkan upaya promosi Perilaku Hidup Sehat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya faktor risiko terjadinya hipertensi. Keyword: Hypertension, Risk Factors, Intervention, Bogor district

Julianty Pradono; Lely Indrawati; Tony Murnawan

2013-01-01

349

JERAMI SEBAGAI BAHAN BAKU PANEL AKUSTIK PELAPIS DINDING  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The demand of walling panels with acoustic qualification has surprisingly increased, due to the needs for home theaters and mini recording studios in the increase of environmental noise. Therefore, good supply of acoustic panels, especially those with lower price are necessary. A series of study to explore possibility in using paddy-straw as main material to construct cheap and high quality panels has been developed. Prior to this study, an earlier small research showed there was a great potency in using paddy-straw as panels, especially ones drawn from paddy in type IR. The earlier study recommends further research to examine strength of compression and tensile of the constructed panels to go for building materials, which is presented in this paper. Acoustic qualification of the panels is subject for further reserach. Abstract in Bahasa Indonesia: Kebutuhan akan panel pelapis dinding yang bersifat akustik terus meningkat seiring meningkatnya kebisingan dan kebutuhan terhadap ruang studio pribadi. Ketersediaan panel pelapis dinding dengan harga yang lebih terjangkau seperti yang terbuat dari bahan limbah sangatlah dibutuhkan. Pada penelitian awal telah diselidiki kemungkinan penggunaan jerami yang merupakan limbah sebagai bahan baku pembuatan panel akustik. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa jerami sangat potensial digunakan sebagai bahan aku panel, terutama jerami padi berjenis IR. Selanjutnya panel jerami ini perlu mendapatkan perlakukan uji desak dan lentur untuk memastikan kemampuannya menahan berat sendiri dan kekuatannya saat proses penggunaan, sebelum akhirnya mengalami pengujian berkaitan dengan kualitas akustik. Kekuatan desak dan lentur panel dimaksud, tersaji dalam tulisan ini. Kata kunci: panel jerami, uji desak, uji lentur.

Christina E. Mediastika

2008-01-01

350

PENGGUNAAN KOMPUTER DALAM PENGAJARAN-PEMBELAJARAN DALAM KALANGAN GURU SEKOLAH MENENGAH: SATU KAJIAN KES DI PULAU PINANG (COMPUTER USAGE IN TEACHING AND LEARNING AMONG SECONDARY SCHOOL TEACHERS: A CASE STUDY IN PENANG)  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available In the education field, computer usage in teaching and learning activities among teachers have become a priority. Continuous efforts made by the government to encourage computer usage among teachers are with the aim of producing a computer literate generation as well as sensitive to the current technological developments.In line with the government is efforts to encourage the usage of computers, it is timely to conduct a research on computer usage in teaching and learning in schools. This is to gauge the level of computer usage among teachers. A case study of a group of teachers from three schools in the North-East District of Penang, namely, SMK Abdullah Munshi, SMK Bukit Gambir and SMK Datuk Hj. Mohd. Nor Ahmad, was conducted. The objectives of the study were to measure the computer usage in teaching and learning as well as the factors that influence the computer usage. The Diffusion of Innovation theory has been applied and is fundamental for this research. Using the survey method, a questionnaire was developed and distributed to a total number of 184 teachers from the respective schools. The results showed that there is no significant difference between male and female respondents, age categories and major subjects taught using computers in teaching and learning. However, factors such as knowledge, attitude, personality, support from organisations and innovation attributes of the computer (relative advantage, compatibility, complexity, trialibility and observability) were proven to have influenced computer usage in teaching and learning among teachers.

Abdul Wahab Ismail Gani; Kamaliah Hj. Siarap; Hasrina Mustafa

2006-01-01

351

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU NELAYAN ARTISANAL DALAM PEMANFAATAN SUMBERDAYA PERIKANAN DI PANTAI UTARA PROVINSI JAWA BARAT  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available This study aims to estimate accurately the behavior using the Theory of Planned Behavior perspective of artisanalfishermen in Indonesia, in the midst of life with the condition of degradation of marine resources are declining, absolutepoverty faced by artisanal fishermen and the more complex issues of coastal resource use in Indonesia with a morediversity of stakeholders utilizing these resources. The population of artisanal fishermen in the northern coast of WestJava Province 10,404. Techniques for sampling by cluster random sampling clusters with the number of householdsample of 400 artisanal fishermen. Data was collected using a questionnaire interview further processed using theprogram structural equation model (SEM) and LISREL 8:54. The conclusion of this study were (1) Theory of plannedbehavior perspective can be used to view the intention to behave and conduct artisanal fishermen in the northern coastof West Java province, despite the possible existence of behavior that is done without the intention to behave (2) thecoefficient of determination between the attitude variables, subjective norm, perceived behavior control to variablebehavior intention at 0.40. These conditions indicate the existence of other variable factors of 60% outside variables thataffect the intention of this study to behave. Meanwhile the influence of variables on behavior intention to behave by 0.51 indicates that it is not fully manifested the intention to behave in accordance with the behavior of fishermen in theirfishing activities, (3) that explains the study's findings about the factors that influence the behavior of artisanalfishermen in the utilization fishery resources, can contribute to the activities of co-management of fisheries inIndonesia, especially in communities in the study area on the northern coast of West Java Province.

Prihandoko; Amri Jahi; Darwis S. Gani; I Gusti Putu Purnaba; Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor 16680, Indonesia; Iwan Tjitradjaja

2011-01-01

352

PERBANDINGAN PENGGUNAAN MEDIA OGAWA PUSAT PENELITIAN PENYAKIT MENULAR DAN PERUM. BIO FARMA DALAM TES JUMLAH KUMAN VAKSIN BCG DI JAKARTA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available The aim of the study was to elaborate factors those might have played a role in the interlaboratory results discrepancies of the quality control for BCG vaccine. One hundred and nineteen samples of commercial BCG vaccine, produced by Bio Farma, had been put into extensive viability tests at Communicable Diseases Research Centre. The tests were done in a pair using Ogawa media prepared both by Bio Farma and by Communicable Diseases Research Centre. The Bio Farma's Ogawa medium revealed an average colony-count values of 1,529 x 106 particles/ ml^ while the Communicable Diseases Research Centre's Ogawa medium gave average figure of 1,504 x 10 particles/ml. As judged by student's paired t test, these results were not statistically significant. Apparently, the media used in the test were not responsible for the discrepancies of results of quality control for BCG vaccine.

Dyah W. Isbagio; Muljati Prijanto; Dewi Suwarto; Adelina Rizal; Siti Sundari Yuwono

2012-01-01

353

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU PERAWAT DALAM PEMBUANGAN SAMPAH MEDIS DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Background: Hospitals in organizing the efforts of health services will result in waste that couldaffect the surrounding environment, so it needs a good waste management efforts. The successof waste management is influenced by the behavior of nurses in performing particular medicalwaste specially. The waste management is good and right by the nurses is basically able todistinguish non-medical and medical waste. Factors knowledge and attitude is one factor in theformation of nurse behavior disposal of medical waste in hospitals. This study aims to determinethe knowledge, attitudes and behavior of nurses, determine the relationship of knowledge todetermine the relationship of behavior and attitudes to the behavior of nurses in medical wastedisposal in PKU Muhammadiyah Hospital of Yogyakarta.Methods: This study was an observational analytic, using cross sectional approach. Theresearch tool was used quesionnaire. The population in this study was nurse as many as 155people and sample as many as 60 people who were on morning shift. Analysis of the data usingunivariate analysis using frequency distributions and bivariate analysis using the Kendall taucorrelation test.Results: There was a relationship between the level of knowledge of the behavior of caregiversin the dump medical waste with coeffisien correlation of 0.373 with a significant value (?) are0.002 which indicates that the value of (?) are smaller than the value of alpha (?). There was alink attitudes with behavior of nurses in the disposal of medical waste with coeffisien correlationis 0.414 with a significant value (?) are 0.000 which indicates that the value of (?) are smallerthan the value of alpha (?).Conclusion: There was a relationship between knowledge of the behavior of nurses in medicalwaste disposal in PKU Muhammadiyah Hospital of Yogyakarta. There was a relationshipbetween attitudes to the behavior of nurses in medical waste disposal in PKU MuhammadiyahHospital of Yogyakarta.Keywords: Knowledge, Attitudes, Behavior, Medical Waste.

. Sudiharti; . Solikhah

2013-01-01

354

KETERKAITAN KATEGORI KEPEMIMPINAN DENGAN ENAM KATEGORI LAINNYA DALAM MALCOLM BALDRIGE CRITERIA FOR PERFORMANCE EXCELLENCE (MBCFPE) PADA BADAN USAHA MILIK NEGARA  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 Some State Own Enterprises (SOEs) have measured their performance based on Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence method yearly since 2005 and participated in Indonesia Quality Award (IQA) to recognize their performances. The MBCfPE method measures company performance based on seven criterion categories, which Leadership as the first category is stated in the method that must be visionary, motivator and as the driver to lead people and entire organization to achieve performance excellence. The purposes of this study is to analyze the interrelatation of Leadership as first category to category second up to category seventh of MBCfPE.Convenience and purposive (judgmental) sampling techniques are used to choose twelve SOEs, which consist of two groups of six SOEs: “Good Performance” and “Below Good Performance”. Two hundred seventy two respondents consist of SOEs’ CEO, management and employees who understand MBCfPE method have participated in this study which selected by judgmental sampling technique. Reseacher used Rank Spearman and Discriminant anlysis for analyzing the interrelation of leadership category to category second up to seventh of MBCfPE. According to rank-spearman correlation analysis results, in overall, most of variables X (areas to address of Laedership category), have relation with variables Y (areas to address of category second up category seventh of MBCfPE, except for variable X4 (Legal and ethical behavior) and variable X5 (Societal Responsibility and Support of key communities) to variable Y1 (Strategy development process). From Discriminant analysis, it can be concluded that Communication and Company Performance is variable that discriminate between SOEs “Good Performance” and SOEs “Below Good Performance”.

Rudjito Rudjito; Arief Daryanto; Sjafri Mangkuprawira; Noer Azam Achsani

2010-01-01

355

ANALISIS PENCAPAIAN IMPAS-BIAYA RUMAH SAKIT UMUM PEMERINTAH DALAM RANGKA PELAYANAN BAGI MASYARAKAT MISKIN: STUDI KASUS JAWA TENGAH  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Abstract The study is a systematic empirical analysis to test some hypotheses. The objectives were (1) to analyze the sufficiency of government subsidy for poor people to cover the cost of hospital care for the hospital to reach cost recovery, and (2) to test whether economic theories can be used to analyze factors affecting the sales volume of product/service of public general hospital. Population studied were 35 general hospitals owned by district governments in Central Java. From each hospital four year time series data were taken (pooling method), so that there were 140 observations (at the end there were only 136 observations, since four observations could not be done due to incompleteness of the hospital records). Analysis of government subsidy for poor community showed that the subsidy could only cover 5% of the hospital's yearly deficit (total yearly deficit is Rp. 1.5 billions in average). Meanwhile, correlation analysis revealed that only two variables having significance and strong correlation with sales volume of hospital's product/service, i.e. incidence of disease and spending for social marketing. Other variables had no correlation with sales volume of product/service, or the correlations were very weak. Multivariate analysis showed that only incidence of disease, consumer's income, geographic condition, and coverage of insurance, represented in a regression model, were affecting sales volume of hospital's product/service. Results of the study confirmed that neoclassic economics theories are not suitable to analyze problems faced by government owned general hospitals. Sales volume of product/service of public general hospital was more determined by incidence of disease and consumer 'smotivation created by providers, especially physicians, not by variables regarded as dominant by neoclassic economics theories. The motivation was likely created through abuse of agency relationship which produces supplier-induced demand   Keyword: Health services for the poor, Hospital management, Health economics

Bambang Hartono

2012-01-01

356

FAKTOR NYAMUK CULEX DAN BABI DALAM PENYEBARAN VIRUS JAPANESE ENCEPHALITIS (J.E.) DI PONTIANAK DAN SOLO  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available A sero-epidemiological study was conducted in Solo (Central Java) and Pontianak (West Kaliman­tan) to compare the role of culex mosquitoes and pigs in transmitting the Japanese Encephalitis (J.E.) virus in the community. Data were obtained from 898 children at 6—7 y.o. using C.F. test, while light traps and mosquito larval collection gained from 235 houses in endemic and silent areas, and from 416 pigs collected from farmers, using H.I. test. The high infection rate against J.E. among children in Pontianak (44.4%) compared with in Solo (6.8%) was correlated with the higher infection rate (100.0%) and higher geometric mean of antibody titer (> 80) among pigs population rather than with the Culex density which was found high in both cities. Cx. gelidus was found only in Pontianak , but its role in transmission was not studied yet.

Imran Lubis; Suharyono W.

2012-01-01

357

PENERAPAN KONSEP FUZZY DALAM VARIABLE-CENTERED INTELLIGENT RULE SYSTEM (Studi Kasus: Pemilihan Jurusan di Chinese University of Hongkong)  

Digital Repository Infrastructure Vision for European Research (DRIVER)

Variable-Centered Intelligent Rule System (VCIRS) is a system which is inspired by Rule-based System (RBS) and Ripple Down Rules (RDR). The system architecture is adapted from RBS, while from RDR this system obtained its advantages. The system organized Rule Base (RB) in a special structure so that...

Irfan Subakti; Oky Wijayanto

358

PEMANFAATAN CABANG DENGAN KULIT KAYU SENGON (PARASERIANTHES FALCATARIA L. NIELSEN) SEBAGAI BAHAN BAKU PULP DALAM UPAYA MENGURANGI KERUSAKAN HUTAN  

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Full Text Available Based on preliminary researches, stem and branchwood of Paraserianthes falcataria L. Nielsen were suitable as raw material for pulp and paper manufacture. For the whole tree the highest proportion of bark was found in branches and the top of the tree with a value ranging 20 – 35%. Up to now, the pulp industries have spent money to remove bark of P. falcataria branch before pulping. The objective of this study was to know the suitability of branches including bark as raw material for pulp and paper manufacture. Samples were determined for fiber dimension and its derivation. Screened chips were cooked with the Kraft process. Liquor-to-wood-ratio was 4 : 1. Chemical charge was 13.3% NaOH and 6.7% Na2S. The temperature was raised from room temperature to 170 oC for 90 min and kept at this temperature for 90 min. Pulp was washed; then kappa number, screened and rejected pulp, residual of black liquor were determined. Research results showed that pulp bra