WorldWideScience

Sample records for pupuk organik yang

  1. ISOLASI MIKROBA YANG DAPAT MENGHILANGKAN BAU PADA PUPUK ORGANIK AIR LIMBAH CUCIAN BERAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elfarisna .

    2015-04-01

    Full Text Available Air limbah cucian beras jika difermentasi selama dua minggu menimbulkan bau. Penelitian yang dilakukan dengan menambah Efektif Microorganisme (EM 4 dapat memperpendek waktu fermentasi dan tidak menimbulkan bau. Efektif Microorganisme 4 adalah produk dari luar, sementara Indonesia mempunyai banyak mikroorganisme lokal yang potensial untuk dikembangkan. Pupuk organik ini telah diteliti pada tanaman anggrek, sayur-sayuran, dan kedelai. Tujuan penelitian untuk mendapatkan mikroorganisme lokal yang dapat menghilangkan bau pada air limbah cucian beras yang akan digunakan sebagai pupuk organik. Isolasi dengan menggunakan media Patato Dextrose Agar (PDA dan Mann Rogosa Sharpe Agar (MRSA, dengan sumber inokulan air limbah cucian beras, ragi tape, kombucha, dan yoghurt. Hasil isolasi diperoleh 2 jenis Lactobacillus dari air limbah cucian beras dan yogurt. Ada tujuh khamir yang diperoleh, yaitu dari air limbah cucian beras (4 jenis, ragi tape (2 jenis, dan kombucha (1 jenis. Dari hasil penelitian ini dipilih 1 jenis Lactobacillus, dan 4 jenis khamir yang dapat hidup dengan baik di dalam air limbah cucian beras dan tidak menimbulkan bau.

  2. Studi Awal Desain Pabrik Pupuk Organik Granul Dari Organic Waste

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulfatul Hanna

    2015-12-01

    Full Text Available 800x600 Banyak pertanian di Indonesia yang masih bergantung pada penggunaan pupuk kimia. Padahal penggunaan pupuk kimia yang berlebihan dapat menyebabkan penurunan bahan organik tanah. Untuk menyeimbangkannnya saat ini petani juga sedang menggalakkan penggunaan pupuk organik. Sehingga membuat kebutuhan pupuk organik meningkat setiap tahunnya. Pendirian pabrik pupuk organik granul ini dapat memenuhi kebutuhan pupuk organik untuk petani. Prosess pembuatan pupuk organik granul terdiri dari pencampuran bahan baku, yakni sampah organik, kotoran sapi, kotoran domba, dan dipotong dengan rotary knife cutter. Tahap berikutnya adalah proses fermentasi, dengan penambahan bioactivator agar meningkatkan kandungan C-organik, phosphor, dan kalium. Selanjutnya adalah proses granulasi, pembesaran dari partikel dengan proses aglomerasi. Ukuran yang diharapkan pada proses granulasi ini adalah 2-4 mm sehingga produk undersize maupun oversize akan dikembalikan ke dalam granulator setelah melewati screener. Selanjutnya pupuk organik granul dikeringkan. Selanjutnya produk dipisahkan berdasarkan ukurannya lalu didinginkan di Rotary cooler. Setelah keluar dari Rotary Cooler suhu keluaran sekitar 40 oC dan masih mengandung kadar air sebesar 13,7%. Produk dari rotary cooler siap untuk di packaging dan masuk ke dalam pupuk organik granul storage. Dari analisa ekonomi didapatkan BEP sebesar 45% dengan POT sesudah pajak sebesar 4,8 tahun. Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

  3. INOVASI PUPUK ORGANIK KOTORAN AYAM DAN ECENG GONDOK DIKOMBINASI DENGAN BIOTEKNOLOGI MIKORIZA BENTUK GRANUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A Asngad

    2014-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah membuat formula pupuk organik limbah dari campuran kotoran ayam dan eceng gondok sebagai pupuk organik dasar dan memproduksi pupuk organik unggul kombinasi pupuk organik dasar dan pupuk hayati spora CMA dalam kemasan granul. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen dan analisis laboratorium dilakukan untuk mengetahui kuantitas dan kualitas hara pupuk yang dihasilkan, serta kandungan logam berat. Pupuk secara diskriptif dibandingkan dengan baku mutu pupuk organik menurut SK Mentan 2009. Hasil analisis hara makro dan mikro, serta logam berat pada pupuk organik dasar sudah memenuhi persyaratan baku mutu pupuk organik. Perbanyakan pupuk  hayati CMA diperoleh 35 butir spora CMA/gram. Formula pembuatan campuran pupuk organik dasar: 2 kotoran ayam, 1 eceng gondok. Pupuk tersebut ditambah dengan 1 kg inokulum CMA atau pupuk hayati, 0,5 kg clay merah, 0,5 kg fosfat alam, 0,25 kg clay putih; 500 cc air. Hasil analisis hara makro dan mikro, campuran pupuk organik dasar dan hayati yang telah digranul sesuai dengan standar pupuk organik dari SK Mentan 2009. Disimpulkan bahwa campuran pupuk organik dari bahan dasar (kotoran ayam dan gulma air, yang ditambah dengan pupuk hayati dapat digunakan sebagai alternatif pengganti pupuk anorganik. Pupuk granul lebih efisien dan efektif digunakan untuk berbagai campuran dan di lapang. The research objective is to make the formula of organic fertilizer from water weed and chicken poop mixture as the basic organic fertilizer and to produce excellent organic fertilizer from the combination of basic organic fertilizer and biologic CMA spore fertilizer in a granule package. The study was conducted with an experimental method and laboratory analysis to determine the quantity and quality of fertilizer nutrients and heavy metal content that was descriptively compared to the standard organic fertilizer by SK Mentan 2009. The results showed that the quantity and quality of the fertilizer

  4. Respons Pertumbuhan Dan Produksi Jahe (Zingiber officinale Rosc.) Sistem Keranjang Terhadap Pemberian Pupuk Organik Padat Dan Komposisi Media Tanam

    OpenAIRE

    Yoga Lesmana

    2009-01-01

    Penelitian bertujuan untuk mengetahui respos pertumbuhan dan produksi jahe (Zingiber officinale Rosc.) sistem keranjang terhadap pemberian pupuk organik padat dan komposisi media tanam, dilaksanakan di lahan masyarakat Kecamatan Medan Johor, Medan, pada bulan Juni 2007 sampai dengan Maret 2008. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelmpok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama adalah pupuk organik padat (M) yang terdiri atas 2 taraf yaitu : M0 (tanpa pupuk organik padat) ...

  5. STRATEGI PRODUKSI PUPUK ORGANIK CAIR KOMERSIAL DARI LIMBAH RUMAH POTONG HEWAN (RPH SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiharyanto Oktiawan

    2015-09-01

    Full Text Available Limbah Rumah Pemotongan Hewan (RPH Kota Semarang yang didominasi oleh rumen sapi jika tidak diolah dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada manusia dan kerusakan lingkungan. Dampak negatif dari limbah adalah proses pembuangan dan pembersihannya memerlukan biaya serta efeknya dapat mencemari lingkungan. Hal ini mendorong adanya inovasi dan pengembangan teknologi pengolahan air limbah yang murah dan mudah operasional dan pemeliharaannya serta biaya yang sedikit. Upaya meningkatkan keuntungan akan keberadaan limbah dilakukan cara mengolah limbah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai jual. Keuntungan yang bisa diperoleh dari proses pengolahan limbah tersebut menjadi biogas, bioenergi, dan pupuk. Pupuk yang mengandung magnesium yang tinggi yang beredar di pasaran biasanya berbentuk granul/ serbuk. Apabila tanaman mengalami kekurangan magnesium maka akan menyebabkan kuningnya daun dan menghambat proses fotosintesis yang terjadi di daun. Penambahan limbah garam pada penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kandungan unsur hara makro C,N,P,K, dan Mg, tidak mencemari lingkungan, tidak merusak struktur tanah, serta mudah dalam pengaplikasiannya. Variasi rasio serat kasar dengan cairan rumen bertujuan untuk mengetahui kandungan paling optimum,antara lain: 100:0 ,75:25 , 50:50 , 25:75 , 0:100 (serat kasar:cairan rumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan limbah garam tidak mempengaruhi terhadap kandungan unsur hara C-Organik dan Nitrogen, sedangkan pada kandungan Fospor, Kalium, dan Magnesium memiliki pengaruh dari penambahan limbah garam. Kandungan unsur hara makro paling optimum yaitu C-Organik pada fermentor B1 sebesar 1,44%, Ntotal pada fermentor B2 sebesar 0,73%, Fospor (P2O5 pada fermentor B3 sebesar 2,243%, Kalium pada fermentor B3 sebesar 13,05, dan Mg pada fermentor B3 sebesar 26,82%. meskipun demikian, pupuk organik cair ini belum memenuhi persyaratan teknis Permentan No.70/Permentan/SR.140/10/2011 tentang pupuk organik, pupuk

  6. PEMANFAATAN SEREH (Cymbopogon Cytratus DALAM MENURUNKAN BAU PADA PUPUK ORGANIK CAIR DAN POTENSINYA DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN CABAI (Capsicum Annum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhasanah Nurhasanah

    2013-09-01

    Full Text Available Research in the use of lemongrass (Cymbopogon citratus to reduce odors in liquid organic fertilizer has been conducted in Bogor for 6 months. This study begin with a liquid organic fertilizer produced from 1 kg of shrimp waste, 1 kg of maize, 1 kg of bean sprouts, 10 liters of coconut water, 500 ml of EM4 and 500 g of sugar through fermentation process for 6 weeks. Then the result of liquid organic fertilizer was added by an ingredient lemongrass as deodorizing with doses of 0, 10%, 20% and 30% (w/v. After that it is fermented for 2 weeks. The next stage was the application of liquid organic fertilizer as a foliar fertilizer at chillies (Capsicum annum planting using a completely randomized design (CRD 1 factors type of using liquid organic fertilizer (control, liquid organic fertilizer without lemongrass, liquid organic fertilizer + 10% lemongrass, liquid organic fertilizer + 20% lemongrass and liquid organic fertilizer + 30% lemongrass respectively at doses of 0, 6, 12 and 18 ppm. The parameters measured were odor (NH3 and H2S, levels of macro nutrients (N, P, K, Ca, Mg, and S and micro nutrients (Cu, Zn, Mn, and Fe after fermenting process, and the production of crops (fruit number and fruit weight after planting. Research results show that the higher dose of lemongrass added cause levels of odor (NH3 and H2S in the liquid organic fertilizer decreased and content of macro nutrients, micro nutrients, and phytohormones increased. The planting results indicate liquid organic fertilizer which added 20% lemongrass in a dose of 12 ppm was the optimal dose in increasing crop production. Penelitian penggunaan sereh (Cymbopogon citratus dalam menurunkan bau pada pupuk organik cair telah dilakukan di Bogor selama 6 bulan. Penelitian ini diawali dengan membuat pupuk organik cair yang dihasilkan dari 1 kg limbah udang, 1 kg jagung, 1 kg touge, 10 Liter air kelapa, 500 ml EM4 dan 500 g gula pasir melalui proses fermentasi selama 6 minggu. Kemudian pada

  7. Pengaruh Bahan Organik Terhadap Ketersediaan Hara P Dari Beberapa Jenis Pupuk Fosfat Pada Tanah Ultisol

    OpenAIRE

    Zega, Radius Oranizatulo

    2012-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Bahan Organik Limbah Padat Sawit dan Beberapa Jenis Pupuk Fosfat dalam meningkatkan ketersediaan hara P - Tanah Ultisol. Model rancangan menggunakan Rancangan Petak Terpisah ( RPT ) dengan perlakuan sebagai berikut : Pemberian Bahan Organik Limbah Padat Sawit sebagai Petak Utama terdiri dari 3 (tiga) taraf : BO ( Bahan Organik 0.00 g/polybag ) BI ( Bahan Organik 18.75 g/polybag ) dan B3 ( Bahan Organik 37.5 g/polybag ). Pemberian...

  8. Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Terhadap Dosis Pupuk NPK Organik dan Konsentrasi ZPT Dekamon 22,43 L di Pembibitan Utama

    OpenAIRE

    Bukhari

    2012-01-01

    Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Jl. Ternak Simalingkar B Medan dengan ketinggian tempat lebih kurang 30 meter diatas permukaan laut, berlangsung dari bulan Juni 2002 sampai bulan Oktober 2002. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor perlakuan yaitu : Faktor pertama pemberian dosis pupuk N PK Organik (N) tcrdrri dari 4 taraf yaitu : No = 0 g/polybag, Ni = 40 g/polybag, N2 = 80 g/polybag, Ns = 120 g/...

  9. BUDIDAYA TABAT BARITO (Ficus deltoidea JACK SECARA STUMP DENGAN VARIASI PERLAKUAN MEDIA TANAM DAN PUPUK ORGANIK NASA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudi Firmanul Arifin

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRACT.  Indonesia is rich of medicinal plants for some ecosystem types of forest, one of which is tabat barito (Ficus deltoidea Jack. The utilization of tabat barito mainly used for women's health and other using. Until present day its use continues to increase, especially for traditional medicines, but efforts for cultivation have not been much done. To overcome the sustainability of raw material, the research of cultivation systems have to be done. The vegetative methods which are using stump is an alternative for reproduction.  The treatments of media and liquid fertilizer NASA were given of every treatment for improving survival rate and the increment of height and diameter.  Result of research showed the treatment for media of top soil was better than sand for height and number of leaf parameter.  The treatment of organic fertilizer was only improving number of leaves.  Keywords: vegetative,  stump,  organic fertilizer, growth ABSTRAK.  Indonesia sangat kaya akan tumbuhan berkhasiat obat yang tumbuh pada berbagai tipe ekosistem hutan.  Tabat barito (Ficus deltoidea Jack adalah salah satu tumbuhan yang sudah dikenal oleh masyarakat berkhasiat obat untuk berbagai penyakit, khususnya untuk kesehatan wanita setelah melahirkan dan penggunanya pun untuk bahan baku industri obat tradisional sudah dilakukan hingga kini.  Untuk mengatasi kekhawatiran akan keberlanjutan bahan baku tersebut, maka penelitian budidaya tumbuhan ini dilakukan.  Metode yang digunakan adalah secara vegetatif dengan cabutan anakan alam (stump.  Perlakuan terhadap media tanam dan pemberian pupuk cair NASA diberikan pada setiap metode untuk meningkatkan daya hidup dan mempercepat pertumbuhan anakan.  Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Perlakuan media top soil lebih baik dibandingkan dengan media pasir pada parameter tinggi dan jumlah daun.  Perlakuan pemberian pupuk organik cair NASA hanya dapat meningkatkan pertambahan jumlah daun. Kata kunci: vegetatif

  10. Studi Pengembangan Pertanian Padi Sawah Organik Berdasarkan Kesesuaian Lahan dan Potensi Pupuk Organik dari Limbah Pertanian di Kecamatan Temon Kabupaten Kulon Progo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rusiyah Rusiyah

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Revolusi Hijau telah menimbulkan berbagai dampak negatif, baik pada lingkungan, keanekaragaman hayati pertanian, maupun sosial ekonomi masyarakat. Tujuan  penelitian ini mengkaji: 1 tingkat kesesuaian lahan untuk tanaman padi sawah, 2 potensi pupuk organik dari  limbah pertanian,3 karakteristik  sosial ekonomi petani, dan 4 merumuskan  strategi  pengembangan pertanian padi  sawah organik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Teknik pengambilan sampel  dengan  purposive area sampling untuk aspek fisik lahan dan purposive sampling untuk sampel petani. Teknik  pengolahan data  dengan Software LCLP, tabel frekuensi, dan analisis SWOT. Hasil penelitian dan pembahasan menggunakan analisis kuantitatif dan  kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kesesuaian lahan untuk tanaman padi sawah di daerah penelitian adalah sesuai marginal (S3 dengan luas 1.165,77 ha atau  99,11% dan tidak sesuai saat ini (N1 dengan luas 10,51 ha atau 0,89%, potensi pupuk organik dari limbah pertanian  pada  musim tanam I adalah  5.070,05 ton dan  musim tanam II adalah 3.595,04 ton, karakteristik sosial ekonomi internal petani  memiliki  kekuatan lebih baik dibandingkan karakteristik sosial ekonomi eksternal  petani bagi  pengembangan pertanian padi sawah organik di daerah penelitian, strategi pengembangan pertanian padi sawah  organik di Kecamatan Temon dapat dilakukan  sebagai berikut: (a pemberian penghargaan/apresiasi kepada petani yang telah berhasil mengembangkan pertanian organik, (b pemerintah perlu membantu petani dalam mendapatkan  sertifikat produk pertanian organik, (c pembuatan lahan percontohan/demplot pertanian organik, (d pemberdayaan peran kelembagaan, (e kegiatan sosialisasi kepada petani, konsumen  pedagang, pemerintah daerah, penyuluh, dan institusi terkait lainnya, (f mengintegrasikan pembangunan bidang pertanian dan peternakan,(g pelatihan teknologi pembuatan pupuk organik dan

  11. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI RESISTENSI PEMBELIAN PANGAN ORGANIK DAN PROSES PENDIDIKAN KONSUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fety Nurlia Muzayanah

    2015-11-01

    Full Text Available Organic food market share in Indonesian only 0,5–2% from all agricultural products. There are problems in organic food marketing in Indonesia such as consumer confidence and limited information about organics food. This research aimed to analyze correlation of gender, occupation, age and education in intention to purchase organic foods, factors influencing purchase resistance of organic foods, and the pendidikan konsumen process. This research was involved 150 respondents. Data was collected using questionnaire survey. The result showed that gender, occupation, age and education not correlate with purchase intention of organic foods. Result from Structural Equation Modeling (SEM showed that factors caused purchase resistance was negative attitude toward organic foods, unaffordability of organic foods, and lack of awareness in organic foods but subjective norm don’t have significant correlation with purchase intention. Market Education process that can do is educate consumers about health benefits of organic food, organics certification and economics value of organic food.Keywords: consumer behavior, market education, organic foods,  SEMABSTRAKPangsa pasar pangan organik di Indonesia baru mencapai 0,5-2 persen dari keseluruhan produk pertanian. Beberapa kendala pemasaran pangan organik di Indonesia seperti consumer confidence dan terbatasnya informasi mengenai produk organik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan gender, pekerjaan, usia, dan pendidikan terakhir terhadap minat beli pangan organik, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi resistensi pembelian pangan organik, dan mengidentifikasi proses pendidikan konsumen. Penelitian ini melibatkan 150 responden. Responden terdiri dari dosen, staf kependidikan, dan mahasiswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil analisis menunjukkan tidak ada hubungan antara gender, pekerjaan, usia, dan pendidikan

  12. POSITIONING PUPUK HAYATI (STUDI KASUS PT. KARYA ANUGRAH RUMPIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ervina Aprianti

    2015-07-01

    Full Text Available Positioning is required in every company to influence consumer perceptions and purchasing decisions. Biofertilizer is important to support organic agriculture so market competition in fertilizer industry was increasing. It is important for companies to develop positioning strategies continuously. This study was aim to analyze the position of biofertilizers based on product excellence, identifying attributes that affect consumers choosing biofertilizer, and recommends alternative positioning strategies of biotilizers. Samples consist of 120 respondents, drawn from population farmers in Bogor who know biofertilizer. Respondents were determined using purposive and simple random sampling. The survey was conducted by direct interview. Descriptive, Thurstone Case V, Correspondence, and Chi-Square analysis were used to analyze data. The study find that the EM-4 was the most known biofertilizers. It assessed as trustworthy product, reliable product, cheaper than others, easy to obtain, as well as spread advertising. While Sumber Subur assessed as a product that always want to used. Three main attributes that influence the selection of biofertilizers are quality, price, and content of product. Companies have to improve product quality in order to win market competition. Companies must provide clear information about the advantages and how to use the product on the product packaging. Companies need to approach consumers through farmers' groups, to do direct promotion such as demontration plots and free samples.Keyword: positioning, biofertilizer, thurstone case v, correspondence analysisABSTRAKPositioning perlu dilakukan setiap perusahaan, dengan tujuan membentuk persepsi konsumen yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Pentingnya pupuk hayati dalam menunjang budidaya pertanian organik menyebabkan persaingan pada industri pupuk semakin meningkat. Sehingga menjadi penting bagi perusahaan untuk selalu mengembangkan strategi positioning Penelitian ini

  13. Ketersediaan Nitrogen Tanah dan Pertumbuhan Tanaman Bayam (Amaranthus tricolor L. yang Diperlakukan dengan Pemberian Pupuk Kompos Azolla

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Amir

    2014-01-01

    Full Text Available DOWNLOAD PDFPenelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui kadar  nitogen  tanah  dan  pertumbuhantanaman bayam yang diberi pupuk kompos Azolla. Penelitian ini menggunakan rancanganacak kelompok (RAK yang terdiri atas 2 kelompok, dimana tiap kelompok terdiri atas 4perlakuan dan  1  kontrol  dengan  3  ulangan.  Parameter  pengamatan adalah  pertumbuhantanaman bayam yang meliputi tinggi tanaman (cm, berat kering tanaman bayam (gram,kadar amonium (NH4+ dan nitrat (NO3- pada tanah serta kadar nitrat (NO3- air lindihan.Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  pupuk  kompos  Azolla  mulai  berpengaruh  nyataterhadap  tinggi  tanaman  sejak  pengamatan  minggu  ke-tiga  dan  berpengaruh  nyata  pulaterhadap berat kering tanaman bayam. Pemberian pupuk kompos Azolla berpengaruh nyataterhadap kadar amonium dan nitrat tanah masing-masing pada minggu ke dua dan mingguke  dua  dan  ke  empat.  Disamping  itu  pemberian  pupuk  tersebut  juga  berpengaruh  nyataterhadap kadar nitrat pada air lindihan.Kata kunci : Pupuk kompos Azolla, pertumbuhan tanaman bayam, nitrogen tanah

  14. KEPERCAYAAN KONSUMEN PADA PRODUK ORGANIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Doni Purnama Alamsyah

    2016-10-01

      Indonesia merupakan salah satu negara di ASEAN yang memiliki populasi manusia cukup padat, salah satu provinsinya adalah Jawa Barat dengan Ibu Kota Bandung. Namun demikian jumlah populasi yang tinggi tidak diimbangi dengan pola hidup sehat, terlihat dari rendahnya konsumsi pada produk organik. Tujuan penelitian ini mengkaji faktor yang membentuk kepercayaan konsumen pada produk organik. Confirmatory Factor Analisys digunakan sebagai teknik analisis data, dengan survey pada konsumen yang ada di Kota Bandung sebanyak 351 reponden. Hasil penelitian ditemukan bahwa kepercayaan konsumen pada produk organik belum optimal. Penelitian ini menyempurnakan penelitian sebelumnya dimana terdapat faktor yang mampu membentuk kepercayaan konsumen pada produk organik diantaranya adalah  reliable, dependable, trustworthy, expectation, enviromental protection, dan safer.   Kata Kunci: Kepercayaan, Produk Organik, Confirmatory Factor Analisys

  15. Variasi Dosis Pupuk Cair Lcn (Limbah Cair Nanas terhadap Pertumbuhan Anggrek Dendrobium Sp untuk Menyusun Panduan Praktikum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Sutanto

    2015-05-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk cair oganik LCN (Limbah Cair Nanas terhadap pertumbuhan tanaman anggrek Dendrobium sp, dan hasil penelitiannya sebagai rancangan sumber belajar Biologi SMA Kelas XII Semester Ganjil berupa Panduan Praktikum. Rancangan penelitian menggunakan penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL. Penelitian ini terdapat 1 kontrol, 3 perlakuan. Pupuk Cair LCN (Limbah Cair Nanas dengan dosis kontrol (0ml, A (2ml, B (3ml, dan C (4ml. pupuk cair diberikan dengan cara penyemprotan menggunakan spreyer. Parameter yang diukur adalah pertumbuhan tinggi tanaman (cm dan pertambahan jumlah daun (helai. Hasil penelitian diuji menggunakan uji ANAVA satu jalur menunjukkan bahwa pada aplikasi pupuk cair organik LCN tidak berpengaruh secara nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman anggrek (p<0,05 dan pada pertambahan jumlah daun (helai berpengaruh secara nyata (p>0,05. Hasil validasi panduan praktikum menunjukkan bahwa panduan praktikum yang dibuat layak untuk digunakan menjadi sumber belajar dalam proses belajar mengajar biologi pada materi Pertumbuhan dan Perkembangan.

  16. PUPUK PHOSPHO-KOMPOS ORGANIK YANG DIPERKAYA DENGAN MIKROORGANISME PELARUT P DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT Setaria splendida

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmi Dianita

    2014-06-01

    Full Text Available The aimed of this experiment was to investigate the effect phosphorus-enriched compost fertilizer with P solubilizing microorganisms on the growth of Setaria splendida. The experiment was designed in completely randomized designed with 4 treatments, consisted of R0 = Rock phosphate, R1 = Rock phosphate + rice straw + chicken manure, R2 = Rock phosphate +  rice straw + chicken manure + Trichoderma harzianum. R3 = Rock phosphate + rice straw+ chicken manure + Aspergillus niger. Preparation of phosphorus-enriched compost was modified from Bangar et al. (1989; Biswas (2008 with the dosage of aplication based on Apniyarni, (2003 and Dewi (2002. Physical and chemical characteristics of phosphorus-enriched compost fertilizer and the growth of S. splendida were observed in this experiments. The results showed that phosphorus- enriched compost fertilizer with and without P solubilizing microorganisms resulted good physical and chemical characteristics. The growth of S. splendida did not significantly different for phosphorus-enriched compost with and without P solubilizing microorganism treatments. Application of enriched phospho-compost fertilizer with and without P solubilizing microorganisms significantly increased the growth of S. splendida compared to control (rock phosphate.

  17. Pertumbuhan, Hasil dan Analisis Produksi Tanaman Jagung (Zea mays L. yang Diperlakukan dengan Pupuk Organik dan Biourin di Lahan Kering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I MADE SUKADANA

    2015-09-01

    Full Text Available Growth, Yield, and Production Analysis of Maize (Zea mays L. Treated by Organic Fertilizer and Cow Biourine in Dry Land Maize productivity in Bali is still low at around 3.4 ton/ha. Low soil fertility is one of the factors contributable to the low productivity of maize. Soil condition at the research field has low level of fertility with low levels of nitrogen and C-organic. This research aims at finding out the impact of organic fertilizers and cow biourine to the growth and yield of maize in dry land and to analyze it gross margin. Experiment was designed with randomized block design (RBD with two factors and four replications. The dosage of the first factor namely without organic fertilizer, cow organic fertilizer 15 tonnes/ha and worm casting fertilizer 15 tonnes/ha, whereas dosage of cow biourine namely 0 liter, 1.000 liters, 2.000 liters and 3.000 liters/ha respectively for the second factor. The research results show that there is highly significant interaction (p<0.01 between organic fertilizers and cow biourine to the number of leaves aged at 21, 35, 49 and 63 dap, trunk diameter, dry matter weight/plant, number of cobs/plant, and harvest index, however it shows significant interaction (p<0.05 to leave area index (LAI at age 35 dap and soil pH at harvest. The combination of worm casting fertilizer of 15 tonnes/ha with cow biourine 2.000 liters/ha resulted in the highest dry weight of seed/ha to 4,09 tonnes/ha, an increase of 69,71% compared to no fertilizer. The relationship between organic fertilizer and cow biourine to the dry matter yield follows a quadratic pattern, hence 15 tonnes/ ha worm casting fertilizer and 2000 liters/ha of cow biourine resulted in optimum yield from this research. Result from the gross margin analysis shows that revenue received at Rp 8.7935 million based on the price of dry shelled corn at Rp 2.150/kg does not cover the high variable cost at Rp 26.664,500.

  18. PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK YANG BERKUALITAS DARI LIMBAH PETERNAKAN SAPI DAN BABI DI DESA MARGA DAUHPURI, KECAMATAN MARGA, KABUPATEN TABANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MEGA I M

    2012-10-01

    Full Text Available ABSTRACT The training programme of making the qualities organic fertilizers derived from waste livestock cattle and pig were conducted at Marga Dauhpuri village, Marga District, Regency of Tabanan, from June until October 2008. The purpose of this programme was improving society skill on making organic fertilizers.The methods of programme were : ! giving counseling to livestock farmers who merged into group of Livestock Sari Buana about : environmental contamination problem by waste of livestock of cattle and pig, and way of the settlement of disposal 2 Training of making organic fertilizers ( compost having quality from waste of ranch of cattle and pig. The results of devotion activity to this society were 1 can improve the society awareness specially group of farmer of livestock Sari Buana about : a livestock waste deriving from cattle and pig become the economic valuable substance in order not to spoil environment b Dirt of pig and cattle become the organic manure (compost which is good for crop 2 Can improve skilled in making organic fertilizers ( compost having quality from dirt of cattle and pig 3 The yielding of certifiable compost with the characteristic : dark brown color, granulous refine, not smell and content of element nutrient namely : C-Organic ( 3.04 %; N-Total ( 0.41 %, available-P ( 20.56 ppm, available-K ( 842.31 ppm, C / N ( 7.41 for the compost of cattle dirt, and C-Organic ( 3.70 %; N-Total ( 0.16 %, available-P ( 35.91ppm, available-K ( 2517.10 ppm, C / N (23.13 for the compost of pig dirt

  19. PERAN MIKROBA STARTER DALAM DEKOMPOSISI KOTORAN TERNAK DAN PERBAIKAN KUALITAS PUPUK KANDANG (The Role of Microbial Starter in Animal Dung Decomposition and Manure Quality Improvement

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cahyono Agus

    2014-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Pupuk organik perlu didekomposisi oleh mikroba dan memerlukan lingkungan yang sesuai agar cepat matang sempurna dan tidak memberikan dampak negatif pada aspek sosial, estetika maupun kesehatan pada makluk hidup dan lingkungan. Dekomposisi bahan pupuk organik dilakukan dengan menggunakan kotoran sapi, dengan 2 perlakuan mikroba (tanpa dan dengan mikroba starter dan 3 variasi waktu, yaitu 0, 6 dan 24 jam setelah diberi mikroba starter. Analisis meliputi  uji fisik bahan pupuk yang meliputi pH, warna, aroma, lengas, dan DHL,  uji mikroba patogen (Eschericia. coli dan Salmonella pada pupuk, pengujian kandungan hara pupuk total (C, N, P, K, Ca, Mg, Na, S, Cd, Cr, B, Fe, Cu, Zn  dan Ntersedia (NH4 dan NO3,  serta analisis emisi gas amonia (NH3, oksigen (O2, karbon monoksida (CO, karbon dioksida (CO2, metana (CH4, NOx, NO, dan SO2. Mikroba starter mengandung mikrobia dan unsur hara yang sangat diperlukan dalam proses dekomposisi bahan organik. Pupuk kandang sapi setelah aplikasi  mikroba starter masih mengandung E. coli dan Salmonella sp. yang cenderung menurun seiring dengan lama waktu inkubasi. Terjadi dinamika kandungan unsur-unsur hara seperti P, K, Mg, Fe dan Cu serta logam berat Cr selama proses inkubasi baik pada pupuk kandang ayam maupun sapi. Dengan perlakuan mikroba starter, bagian senyawa sulfur dari bahan organik banyak yang terombak menjadi gas SO2 yang relatif tidak berbau, dan sebaliknya H2S serta senyawa reduktif sulfida lainnya menjadi terhambat pembentukannya. Perombakan dengan  mikroba starter sebaiknya diupayakan dalam suasana aerobik atau dengan suasana lembab tetapi tidak sampai anaerobik sehingga kehadiran senyawa H2S dan senyawa sulfur reduktif lainnya dapat dikurangi atau tidak terbentuk. Hasil penelitian ini menunjukkkan pentingnya penggunaan mikroba starter optimal dan benar untuk memperbaiki kandungan nutrisi dan kualitas pupuk kandang.   ABSTRACT Process of decomposition of organic fertilizer relies on the

  20. Pemanfaatan Limbah Daun Kelapa Sawit sebagai Bahan Baku Pupuk Kompos

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ramayanty Bulan

    2016-10-01

    Full Text Available Abstrak. Limbah padat pada perkebunan kelapa sawit telah diketahui potensial sebagai bahan baku pupuk organik padat melalui proses pengomposan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan teknik dan mengkarakterisasi proses pengomposan limbah daun kelapa sawit sebagai bahan dasar pupuk organik potensial. Proses pengomposan dilakukan dengan dua faktor perlakuan, meliputi komposisi bahan katalisator kompos (Bokashi, Vermikompos dan Natural dan ukuran cacahan daun sawit (2 cm, 4 cm 6 cm. Parameter yang diamati meliputi persentase penyusutan massa dan fluktuasi perubahan suhu selama proses pengomposan, serta pengukuran zat hara Nitrogen, Phospor, Kalium (NPK dan rasio C/N yang terkandung pada hasil pengomposan yang diukur setelah 10 dan 14 minggu proses pengomposan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengomposan dengan bokashi memberikan penyusutan massa terbesar jika dibandingkan dua metode lainnya pada semua ukuran cacahan yaitu sebesar 32%. Cacahan daun sawit yang berukuran kecil cenderung memberikan proses pengomposan yang lebih cepat dan memberikan produk kompos yang lebih baik. Hasil pengukuran setelah proses pengomposan menunjukkan bahwa interaksi dua faktor perlakuan yang diberikan hanya berpengaruh signifikan pada rasio C/N dan tidak signifikan pada zat hara NPK.   Utilization of Waste Palm Leaves as Raw Material Palm Compost Abstract. The use of oil palm plantation solid waste, particularly oil palm leaf as organic compost raw material are now receiving greater attention by researchers, but have not been fully utilized on large scale, either agriculturally or industrially. The aim of present study was to characterize composting process with oil palm leaf as raw material. The research of composting conducted with two combination of composting factor, namely: composting starter composition (i.e. Bokashi, vermi-compost and natural composting and piece of frond dimension (2 cm, 4 cm, 6 cm. The percentage of mass reduction and temperature

  1. SIKAP KONSUMEN TERHADAP BERAS ORGANIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Northa Idaman

    2014-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThe purpose of this study were (1 to analyze the product attributes which considered necessary by the consumers of organic rice in Sukabumi Region, (2 to analyze the contribution of attitude toward behavior, subjective norms, and perceived behavioural control toward the intention to buy organic rice in Sukabumi Region, and (3 to formulate the managerial implication to improve the intention to buy organic rice in Kabupaten Sukabumi. The analyzed data on the 151 respondents were collected from four sub-districts in Sukabumi using convenience-sampling method. While analysis used were descriptive, cochran, and structural  equation  modelling. The result show that there were three attributes which were necessitated by the consumers in Sukabumi Region in buying organic rice, and there were big contributions from two constructs in forming the intention to buy organic rice in Sukabumi Region. Keywords: organic rice, consumer attittude, theory of planned behavior, structural equation modelling (SEMABSTRAKTujuan penelitian ini adalah (1 menganalisis atribut-atribut produk yang dipentingkan oleh konsumen terhadap beras organik di Kabupaten Sukabumi. (2 menganalisis kontribusi sikap terhadap perilaku pembelian beras organik (attitude toward behavior, norma subjektif (subjective norms, dan kontrol perilaku (perceived behavioral control terhadap minat (intention membeli beras organik di Kabupaten Sukabumi, (3 merumuskan implikasi manajerial yang dapat diambil dari hasil penelitian untuk meningkatkan minat membeli beras organik di Kabupaten Sukabumi. Analisis data dilakukan terhadap 151 responden yang dikumpulkan dari empat kecamatan di Kabupaten Sukabumi menggunakan metode convenience-sampling. Analisis yang digunakan adalah deskriptif, Cochran dan structural  equation  modelling.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga atribut yang dipentingkan oleh konsumen di Kabupaten Sukabumi dalam membeli beras organik, serta kontribusi yang besar

  2. Pengaruh Macam dan Waktu Aplikasi Bahan Organik pada Tanaman Ubi Jalar (Ipomoea batatas L. Var. Kawi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Edy Suminarti

    2015-07-01

    Full Text Available Diversifikasi pangan merupakan langkah tepat untuk mengantisipasi kondisi rawan pangan.  Hal ini menjadi penting karena setiap tahun luas lahan basah telah mengalami penyusutan sekitar 0,1% dari total luas lahan di Indonesia. Sehubungan dengan hal tersebut, dan dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, maka pemanfaatan ubi jalar sebagai sumber bahan pangan alternatif perlu dilakukan. Penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang macam dan waktu aplikasi bahan organik yang tepat telah dilakukan di Desa Landungsari, Kabupaten Malang. Rancangan yang digunakan adalah Petak Terpisah, macam bahan organik ditempatkan pada petak utama, terdiri dari 3 macam, yaitu  pupuk kandang sapi, kompos azolla dan kompos sampah kota.  Waktu aplikasi bahan organik sebagai anak petak, terdiri dari 3 macam, yaitu : 30 hari sebelum tanam, 15 hari sebelum tanam dan bersamaan tanam. Pengumpulan data dilakukan secara destruktif, meliputi  komponen pertumbuhan dan panen, analisis pertumbuhan tanaman dan analisis tanah. Uji F taraf 5% ditujukan untuk menguji pengaruh perlakuan, sedang perbedaan diantara rata-rata perlakuan didasarkan pada nilai BNT taraf 5%. Interaksi nyata terjadi pada sebagian besar parameter yang diamati, dan hasil umbi tertinggi didapatkan pada kompos sampah kota yang waktu aplikasinya dilakukan 30 hari sebelum tanam : 28,03 ton umbi ha-1. Food diversification is a precise step to anticipate food shortage condition. It becomes important because wetland area is decreasing of approximately 0,1% each year of total area in Indonesia. Related to that point, also in order to meet food national demand, utilization of sweet potato as alternative food resource needs to be done. Research aimed to get information about proper kind and application time of organic matter had been done at Landungsari, Malang. The design used was Split Plot, kind of organic matter was placed as main plot, consisting of 3 kinds, ie: cow manure, azzola

  3. Pengaruh pupuk organik hayati yang mengandung mikroba bermanfaat terhadap pertumbuhan dan hasil panen tanaman semangka serta sifat biokimia tanahnya pada percobaan lapangan di malinau-kalimantan timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarjiya Antonius

    2012-05-01

    Full Text Available In field experiments during dry season 2010, the effects of biofertilization on growth of fruit yield Semangka (Citrullus lanatus and of biochemical properties of soil were investigated. The experimental design was Randomly Block Design (RBD with four treatments and fi ve replications. The treatments were biofertilizer only; chemical fertilizer only; biofertilizer plus a half dose of chemical fertilizer,and control. The application of biofertilizer which was a mixture of Pseudomonas sp., Bacillus sp. and Streptomyces sp and chemicalfertilizers (only 50% of the recommended dosage of NPK increased vegetative growth (plant height, number of branches compared to chemical fertilizer treatments only. An addition of biofertilizer with the chemical fertilizer also increased the biochemical propertiesas well as the yield of C. lanatus compared to other treatments. The possible role of biofertilizer on improving soil enzymatic activities,vegetative growths and yield will be discussed more detail in the paper.

  4. Kajian Penggunaan Pupuk Hayati untuk Mengendalikan Penyakit Akar Gada (Plasmodiophora brassicae pada Tanaman Sawi Daging

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diding Rachmawati

    2016-03-01

    Full Text Available Pada budidaya tanaman sawi daging (pakcoi  dijumpai berbagai masalah  serius  yang menghambat upaya peningkatan produksi dan kualitas hasil. Salah satu kendala utama adalah penyakit tular tanah yang disebabkan oleh cendawan Plasmopara brassicae Wor . Serangan patogen tular tanah dapat menekan produksi tanaman hortikultura secara significan. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengendalikan patogen tular tanah antara lain dengan menggunakan bekterisida sistemik . Salah satu alternatif pengendalian yang paling prospektif adalah dengan menggunakan pupuk hayati yang telah diperkaya dengan mikroorganisme. antara lain bakteri selulotik, Azotobacter sp., Azospirillium sp., Rhizobium sp., Pseudomonas sp., Lactobacillus sp., dan  bakteri pelarut fosfat yang bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah dan mengendalikan penyakit tular tanah. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Karangploso BPTP Jatim,  pada bulan Januari sampai dengan April 2014, menggunakan rancangan acak kelompok, 4 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan  terdiri dari  : A = Pupuk hayati dosis 15 kg/ha,   B = Pupuk hayati dosis 30 kg/ha,  C = Pupuk hayati dosis 45 kg/ha, D = Cara petani. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas pupuk hayati dalam mengendalikan penyakit akar gada  P.brassicae  pada tanaman sawi daging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk hayati dosis 45 kg/ha dapat memberikan pertumbuhan yang baik terhadap tinggi tanaman ( 26,50 cm, jumlah daun (21 helai, lebar tajuk (33,25 cm, panjang akar (14,38 cm dan bobot/tanaman (380 g/tanaman. Persentase serangan penyakit akar gada terendah juga ditunjukkan oleh pemberian pupuk hayati dosis 45 kg/ha, yaitu sebesar 1,75 % dan penekanan penyakit sebesar 70,83 %.Kata Kunci : Brassica juncea, pupuk hayati, penyakit bengkak akar

  5. KERAGAAN USAHATANI DAN PEMASARAN BUAH NAGA ORGANIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kustiawati Ningsih

    2015-10-01

    Full Text Available Salah satu faktor penting dalam agribisnis hortikultura adalah kelembagaan pemasaran dan salah satu komoditi yang menjanjikan adalah buah naga organik. Penelitian ini bertujuan mengetahui penerimaan petani dan marjin pemasaran buah naga organik di Kabupaten Pamekasan. Hasil analisis usahatani menunjukkan adanya keuntungan dalam usahatani buah naga organik, hal ini ditunjukkan oleh nilai R/C=2,34. Bila dibandingkan dengan nilai R/C rasio usahatai tembakau Madura yaitu sebesar 1,38 maka dapat disimpulkan bahwa usahatani buah naga organik lebih efisien sehingga dapat dikatakan usahatani buah naga organik dapat dijadikan sebagai alternatif usahatani tembakau Madura. Kisaran (Acquirement marjin pemasaran antara lembaga-lembaga pemasaran cenderung bervariasi dan timpang. Besarnya marjin pemasaran pada tengkulak dan pedagang pengumpul masing-masing Rp 5.000/kg dan Rp 4.000/kg. Besarnya bagian petani (farmer share buah naga organik pada tengkulak dan pedagang pengumpul masing-masing 10%dan 10,67%. Secara ekonomi, buah naga organik masih menguntungkan. Keuntungan ini masih dapat ditingkatkan dengan memperbaiki sistem produksi, sehingga produktivitas dapat ditingkatkan. Diperkirakan dengan proses produksi ini dapat memperbaiki kualitas dan kuantitas, terutama pada tingkat lebih tinggi lagi, sehingga memiliki peluang mengakses pasar lebih luas, khususnya pasar luar negeri (ekspor.  ABSTRACTOne important factor in the agribusiness of horticulture is institutional marketing and one of the commodities that prospecive is organic dragon fruit. This study aims to determine the revenue of farmers and marketing margin of organic dragon fruit in Pamekasan. Results of the analysis showed profit in organic dragon fruit farming, this is indicated by the value of R / C = 2,34. When compared with the value of R / C ratio of Madura tobacco farming in the amount of 1.38 it can be concluded that organic dragon fruit farming more efficient so that it can be said dragon

  6. Pengaruh Jenis Bahan pada Proses Pirolisis Sampah Organik menjadi Bio-Oil sebagai Sumber Energi Terbarukan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Sigit Cahyono

    2013-06-01

    Full Text Available Sampah organik merupakan potensi sumber energi yang melimpah di Indonesia. Sampah organik berupa daun dan ranting kering bisa dikonversi menjadi bahan bakar berupa bio-oil melalui proses fast pirolisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis bahan terhadap rendemen dan nilai kalor bio-oil yang dihasilkan dari proses pirolisis sampah organik. Bahan baku berupa daun dan ranting kering campuran tanaman angsana, mahoni dan mangga dengan komposisi daun bervariasi 0%, 50%, dan 100%, dipotong-potong dengan ukuran maksimal 10 cm. Kemudian bahan baku tersebut dipanaskan di dalam reaktor pirolisis pada suhu 500 C selama 1 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kalor tertinggi (5175,35 J/g dan rendemen tertinggi (24,5% didapatkan pada bio-oil yang dihasilkan dari pirolisis ranting 100%. Kata kunci: Sampah Organik, Bio-oil, Pirolisis, Rendemen, Nilai Kalor

  7. Keragaan Hama, Penyakit, dan Musuh Alami pada Budidaya Padi Organik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dini Yuliani

    2017-07-01

    Full Text Available Budidaya padi organik bertujuan meminimalkan penggunaan pupuk anorganik dan pestisida kimia, namun kenyataannya tetap tidak terlepas dari gangguan hama dan penyakit. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keragaan hama, penyakit, dan musuh alami pada budidaya padi organik. Penelitian dilaksanakan di Screen Field BB Padi pada Musim Hujan (MH 2015/2016 dan Musim Kemarau (MK 2016. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Split Plot dengan tiga ulangan. Petak utama yaitu varietas: 1. Inpari 25, 2. Inpari 33, dan 3. Sintanur. Anak petak yaitu aplikasi ekstrak daun: 1. Mindi, 2. Sirsak, 3. Mahoni, dan 4. Kontrol. Aplikasi dilakukan pada 4, 6, 8, dan 10 minggu setelah tanam (MST. Pengamatan hama, penyakit, dan musuh alami pada 5, 7, 9, dan 11 MST sebanyak 20 rumpun per plot. Hasil penelitian menunjukkan varietas dan aplikasi Daun Mindi, Sirsak dan Mahoni berpengaruh nyata pada keparahan penyakit busuk batang pada 5 dan 7 MST di MH 2015/2016. Pada musim hujan ditemukan yellowing pada varietas Inpari 25 dan Inpari 33. Akan tetapi, varietas Sintanur lebih tahan terhadap yellowing dengan nilai BWD pada dua musim tanam paling tinggi dibandingkan varietas lainnya. Sintanur memiliki keparahan penyakit Bercak Daun Cercospora paling rendah dibandingkan varietas lainnya. Keparahan penyakit umumnya meningkat seiring dengan bertambahnya umur padi, sedangkan kepadatan populasi hama dan musuh alami berfluktuasi. Kepadatan hama cukup tinggi pada plot kontrol, sedangkan kepadatan musuh alami cukup tinggi pada plot aplikasi ekstrak daun Mindi, Mahoni, dan Sirsak. Organic rice cultivation intents to minimize the use of inorganic fertilizers and chemical pesticides, but in fact not apart from the disruption of pests and diseases. The study aimed to determine the pests, diseases, and natural enemies on organic rice cultivation. The research was conducted at Screen Field of ICRR at WS 2015/2016 and DS 2016, using Split Plot research design with three replications. The

  8. Optimasi Dosis Pupuk Dolomit pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq. Belum Menghasilkan Umur Satu Tahun

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Sudradjat

    2015-09-01

    Full Text Available Kelapa sawit merupakan komoditi perkebunan utama karena sebagai sumber devisa negara dan menyediakan lapangan kerja. Indonesia adalah negara produsen terbesar kelapa sawit di dunia dengan luas areal mencapai 10.1 juta hektar. Peningkatan produktivitas dicapai dengan intensifikasi antara lain dengan melakukan rasionalisasi pemupkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis optimum pupuk dolomit pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan umur satu tahun. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Pendidikan dan Penelitian Kelapa Sawit IPB-Cargill, Jonggol, Bogor dari bulan Maret 2013 sampai Maret 2014. Rancangan yang digunakan adalah Faktorial Tunggal,  dosis pupuk dolomit,  yang disusun dalam lingkungan Acak Kelompok dengan tiga ulangan. Dosis pupuk dolomit yang diuji  terdiri atas 0, 200, 400, dan 600 g tanaman-1 tahun-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk dolomit meningkatkan secara nyata terhadap peubah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan kandungan khlorofil daun, namun tidak berpengaruh terhadap kandungan Mg dalam jaringan daun. Berdasarkan tanggap peubah tinggi tanaman, dosis optimum pupuk dolomit untuk tanaman kelapa sawit pada umur satu tahun adalah 306.4 g dolomit tanaman-1tahun -1. Kata kunci: dolomit, dosis optimum, kelapa sawit, respons fisiologi, respons morfologi.

  9. PERUBAHAN NILAI NUTRIEN TANAMAN SORGUM (Sorghum bicolor (L. MOENCHVARIETAS LOKAL ROTE SEBAGAI HIJAUAN PAKAN RUMINANSIA PADA BERBAGAI UMUR PANEN DAN DOSIS PUPUK UREA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bernadete B Koten

    2014-12-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi perubahan nilai nutrien hijauan sorgum (Sorghum bicolor (L.Moench varietas lokal Rote sebagai pakan ternak ruminansia pada umur panen dan dosis urea yang berbeda,telah dilaksanakan di rumah kaca Laboratorium Hijauan Makanan Ternak dan Pastura Fakultas PeternakanUniversitas Gadjah Mada selama 4 bulan dari tanggal 11 November 2011 hingga 27 Februari 2012. Penelitianini dirancang dengan rancangan acak lengkap pola faktorial dengan 2 faktor perlakuan yaitu umur panen (UPsebagai faktor pertama (UP1= 50 hari, UP2 = 70 hari, dan UP3 = 90 hari dan dosis pupuk urea (P0 = tanpaurea sebagai kontrol, P1 = 50 kg/ha, dan P2 = 100 kg/ha sebagai faktor kedua. Kombinasi perlakuan inidiulang 4 kali. Variabel yang diamati adalah kadar bahan organik (BO, protein kasar (PK, serat kasar (SK,ekstrak eter (EE, bahan ekstrak tanpa N, dan kadar abu (% hijauan sorgum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar BO pada UP3P2, UP3P1 dan UP3P0 lebih tinggi dari perlakuan lainnya. Kadar PK tertinggi terdapat pada UP1P2 dan kadar EE tertinggi pada UP3P2. Kadar SK pada UP3P2 dan UP3P0 lebih tinggidan kadar BETN pada UP2P0 dan UP1P1 lebih tinggi dari perlakuan lainnya. UP1P0, UP1P1, dan UP1P2menghasilkan kadar abu yang lebih tinggi dari perlakuan lainnya. Disimpulkan bahwa umur panen 90 hariyang dikombinasikan dengan dosis urea 100 kg/ha menghasilkan nilai nutrien hijauan sorgum terbaik sebagaipakan ruminansia dengan 93,69% kadar BO, 04,45% kadar PK, 08,41% EE, dan 33,14% SK, 47,21% kadarBETN, dan 06,79% kadar abu. Kata kunci : Sorghum bicolor (L. Moench, hijauan pak

  10. Nilai orientasi alami manusia dan pengetahuan organik sebagai determinan perilaku beli pangan organik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tony Wijaya

    2017-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menguji model perilaku beli pangan organik. Model ini mempresentasikan pengaruh dari orientasi nilai alami manusia, pengetahuan organik, sikap membeli pangan organik, norma subjektif, kontrol perilaku and niat beli terhadap perilaku beli pangan organik. Penelitian ini menggunakan metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sejumlah 516 responden dari Yogyakarta, Surabaya dan Jakarta berpartisipasi dalam penelitian ini. Structural equation modeling (SEM digunakan untuk analisis data. Pengujian model sesuai dengan data empiris. Orientasi alami manusia dan pengetahuan organik berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap sikap membeli makan organik. Sikap membeli pangan organik, norma subjektif dan kontrol perilaku berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap niat beli makan organik. Kontrol perilaku memberikan kontribusi positif namun tidak signifikan terhadap perilaku beli pangan organik. Niat beli pangan organik berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku beli pangan organik.

  11. RANCANGAN TATAKELOLA TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK PABRIK PUPUK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kridanto Surendro

    2008-01-01

    Full Text Available Many believe that information technology will be the major driver for economic wealth in the 21st century, but investing in information technology implementation on supporting corporate business process have a huge risk of failure because of the huge investment involved. There is a need of a comprehensive and structured IT governance from design until monitoring phase. This paper was trying to propose an IT governance model for a fertilizer company as a strategic state company in Indonesia’s macro economics. It identified current IT implementation, governance model requirements aligned with corporate resources and vision and mission base on COBIT standard. COBIT Standard is used because it has a good combination of the width and the depth of IT governance processes compared to other standards. Identification of current IT process maturity level showed that 50% of COBIT IT processes have maturity scale at 2, 37,5% at 1, and 12,5% at 3. None of current IT process maturity level had the same level with the expected one, so all of the process had a gap to be closed. The action in closing the maturity gap need a hard work for PT XYZ management. There are actions about defining policies and procedures, documentation of the defined policies and procedures, and a routine reviews of it. Abstract in Bahasa Indonesia: Teknologi Informasi diyakini sebagai pendukung utama tercapainya tujuan perusahaan di abad 21 ini, namun investasi penerapan teknologi informasi dalam menunjang proses bisnis suatu perusahaan mempunyai resiko kegagalan yang cukup besar dikarenakan nilai investasi yang menyertainya cukup besar. Untuk itu diperlukan suatu tatakelola teknologi informasi yang komprehensif dan terstruktur dari mulai perancangan sampai pengawasannya. Makalah ini mencoba memberikan suatu usulan model tatakelola teknologi informasi di sebuah pabrik pupuk yang merupakan salah satu BUMN yang mempunyai nilai strategis dalam menunjang makro ekonomi di Indonesia

  12. Pemanfataan Pupuk Daun, Air Kelapa dan Bubur Pisang sebagai Komponen Medium Pertumbuhan Plantlet Anggrek Dendrobium Kelemense

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uhwatul Hasanah

    2014-09-01

    Full Text Available Bahan alternatif alami diperlukan untuk menggantikan bahan kimia yang mahal untuk kegiatan kultur jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh merk, konsentrasi pupuk daun, interaksinya terhadap pertumbuhan plantlet anggrek Dendrobium dan menentukan konsentrasi yang paling optimal dalam menginduksi pertumbuhan plantlet. Percobaan dilakukan dengan rancangan acak lengkap faktorial yang terdiri dari dua perlakuan yaitu merk pupuk dan konsentrasi pupuk, masing-masing dengan tiga taraf perlakuan yaitu merk pupuk (growmore, hyponex, gandasil dan konsentrasi (1 g/l, 2 g/l, 3 g/l. Pertumbuhan plantlet anggrek pada penelitian ini diukur berdasarkan parameter tinggi plantlet, jumlah daun, luas daun, jumlah akar dan panjang akar. Data dianalisis dengan anava dua arah, bila signifikan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil anava menunjukkan merk pupuk berpengaruh signifikan terhadap penambahan jumlah daun, luas daun dan jumlah akar, konsentrasi pupuk berpengaruh signifikan terhadap penambahan tinggi plantlet dan panjang akar sedangkan interaksi merk pupuk dengan konsentrasi pupuk signifikan terhadap penambahan tinggi plantlet dan luas daun. Kombinasi perlakuan yang paling optimal yang menginduksi penambahan tinggi plantlet dan luas daun adalah pupuk hyponex dengan konsentrasi 2 g/l (5,40 cm dan 5,43 cm2. Untuk mendapatkan pertumbuhan plantlet paling tinggi dan luas daun paling optimal digunakan media pupuk hyponex dengan konsentrasi pupuk 2 g/l.Natural alternative materials needed to replace expensive chemicals for tissue culture activities. This study aimed to examine the influence of the brand, the concentration of foliar fertilizer, interaction on the growth of dendrobium orchid Dendrobium and determine the optimal concentration in inducing the growth of plantlets. Experiments were carried out with completely randomized factorial design consisting of two treatments, the brand of fertilizer and manure concentration, each with three levels

  13. Pemanfataan Pupuk Daun, Air Kelapa dan Bubur Pisang sebagai Komponen Medium Pertumbuhan Plantlet Anggrek Dendrobium Kelemense

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uhwatul Hasanah

    2014-09-01

    Full Text Available Bahan alternatif alami diperlukan untuk menggantikan bahan kimia yang mahal untuk kegiatan kultur jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh merk, konsentrasi pupuk daun, interaksinya terhadap pertumbuhan plantlet anggrek Dendrobium dan menentukan konsentrasi yang paling optimal dalam menginduksi pertumbuhan plantlet. Percobaan dilakukan dengan rancangan acak lengkap faktorial yang terdiri dari dua perlakuan yaitu merk pupuk dan konsentrasi pupuk, masing-masing dengan tiga taraf perlakuan yaitu merk pupuk (growmore, hyponex, gandasil dan konsentrasi (1 g/l, 2 g/l, 3 g/l. Pertumbuhan plantlet anggrek pada penelitian ini diukur berdasarkan parameter tinggi plantlet, jumlah daun, luas daun, jumlah akar dan panjang akar. Data dianalisis dengan anava dua arah, bila signifikan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil anava menunjukkan merk pupuk berpengaruh signifikan terhadap penambahan jumlah daun, luas daun dan jumlah akar, konsentrasi pupuk berpengaruh signifikan terhadap penambahan tinggi plantlet dan panjang akar sedangkan interaksi merk pupuk dengan konsentrasi pupuk signifikan terhadap penambahan tinggi plantlet dan luas daun. Kombinasi perlakuan yang paling optimal yang menginduksi penambahan tinggi plantlet dan luas daun adalah pupuk hyponex dengan konsentrasi 2 g/l (5,40 cm dan 5,43 cm2. Untuk mendapatkan pertumbuhan plantlet paling tinggi dan luas daun paling optimal digunakan media pupuk hyponex dengan konsentrasi pupuk 2 g/l.Natural alternative materials needed to replace expensive chemicals for tissue culture activities. This study aimed to examine the influence of the brand, the concentration of foliar fertilizer, interaction on the growth of dendrobium orchid Dendrobium and determine the optimal concentration in inducing the growth of plantlets. Experiments were carried out with completely randomized factorial design consisting of two treatments, the brand of fertilizer and manure concentration, each with three levels

  14. PENGARUH PERBEDAAN WARNA PIGMEN BERAS ORGANIK TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paini Sri Widyawati

    2015-02-01

    dan mereduksi ion besi. Hasil menunjukkan bahwa beras organik merah varietas Saodah paling berpotensi sebagai sumber antioksidan. Hal ini ditunjukkan dengan total fenol dan total flavonoid beras merah tertinggi dibandingkan kedua beras yang lain, masing-masing sebesar 37,93 mg GAE/g sampel db dan 0,85 mg CE/g sampel db. Meskipun beras organik merah mempunyai total antosianin (0,0025 mg/g sampel db lebih rendah dari beras organik hitam (0,024 mg/g sampel db. Jenis senyawa antosianin yang terdeteksi pada ketiga jenis organik ini adalah sianidin-3-glukosida yang terdeteksi pada waktu retensi 32 menit dan peonidin-3-glukosida dengan waktu retensi 37 menit. Kemampuan menangkap radikal bebas DPPH dan kemampuan mereduksi ion besi beras organik merah tertinggi, masing-masing sebesar 0,90 mg ekuivalen vit E/g sampel db dan278,28 mg ekuivalen vit E/g sampel db. Kata kunci: Pigmen, beras organik, aktivitas antioksidan

  15. Sistem Rantai Pasok Pupuk Area

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harry Rahmadi Putra

    2011-10-01

    Full Text Available PT. Pupuk Kaltim is biggest manure manufacturer in Indonesia, where its market area covering entire Sulawesi, Bali, some of Kalimantan East Java, Papua, Japan, Taiwan, India, and Australia. Main produced product of PT Pupuk Kaltim is based fertilizer. To meet the demand, PT Kaltim produce up to 2,3 million tons per year.Identifiaction process of supply chain done by accesing company website of PT Kaltim. Then it is outlined each step of supply chain from aggregate planning, production process, suppliers selection, quality mangement, warehousing, performance measure and used transportation unit. From that criteria would visible supply chain of based-fertilizer in PT Pupuk Kaltim. By having long and wide supply chain, PT Pupuk Kaltim still have bullwhip effect because of inacurate in forecasting cause over-stock or out of stock in many production period. In quality, PT Kaltim had got ISO 9001, ISO 14001 and ISO 17025 certification in production management and sea-port. Keywords: Fertilizer, supply chain, analysis

  16. RANCANG BANGUN DAN UJI KINERJA VERTICAL ROTARY GARDEN UNTUK PERTANIAN SAYUR ORGANIK DI LAHAN SEMPIT PERKOTAAN

    OpenAIRE

    POMALINGO, MOH. FIKRI

    2012-01-01

    - Moh. Fikri Pomalingo (G621 08 010) ??? Rancang Bangun dan Uji Kinerja Vertical Rotary Garden untuk Pertanian Sayur Organik di Lahan Sempit Pekotaan??? Di bawah Bimbingan Dr. Ir. Daniel, M.Eng. Sc dan Ir. Abdul Waris, MT Sulitnya mencari lahan untuk bercocok tanam di daerah perkotaan dikarenakan tingginya laju pertumbuhan penduduk yang sebanding dengan laju alih fungsi lahan. Desain rumah perkotaan yang cenderung minimalis membuat sulitnya ...

  17. Pengaruh ZPT Dekamon 22,43 L Dan Pupuk Pelengkap Cair TNF Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Bibit Okulasi Rambutan (Nephelium lappaceum L.)

    OpenAIRE

    Gultom, Horasman

    2012-01-01

    Penelitian ini dilaksanakan di Balai Benih Induk Gedung Johor, Medan dengan ketinggian tempat ± 27 mdpl, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Dekamon dan pupuk cair TNF serta interaksinya terhadap pertumbuhan vegetatif bibit okulasi rambutan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Raneangan Acak Kelompok Faktorial 5 x 4, yang terdiri dari 2 perlakuan. 950301037

  18. Penurunan Kadar Amonium dan Fosfat pada Limbah Cair Industri Pupuk

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Rodlia Fitriana

    2017-01-01

    Full Text Available Limbah cair industri pupuk mengandung kadar amonium dan fosfat yang cukup tinggi. Kadar ini dihasilkan dari kegiatan produksi pabrik amoniak dan pabrik asam fosfat. Penurunan ammonium dan fosfat ini dapat dilakukan melalui proses presipitasi kimiawi dan menghasilkan mineral Magnesium Ammonium Phosphate (MAP atau Struvite. Sumber Mg yang akan digunakan adalah MgCl2. Penelitian dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan sistem batch. Variabel yang digunakan adalah kecepatan pengadukan, pH, dan rasio molar [Mg2+]:[NH4+]:[PO43-]. pH yang akan digunakan adalah 7,5; 8; dan 8,5. Sedangkan rasio molar yang digunakan adalah 1:1:1; 1,5:1:1; dan 2:1:1. Kedua hasil variabel ini merupakan hasil dari permodelan Visual MINTEQ v3.0. Variasi G.td yang digunakan adalah 0,5.106; 106; dan 1,5.106. Presipitasi dilakukan selama 60 menit dan dilanjutkan dengan proses sedimentasi selama 30 menit. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah presentase removal amonium dan fosfat optimum terjadi pada pH 8,5 dan rasio molar 1:1:1 dengan G.td 106 atau setara degan 158 rpm. Kadar amonium awal sebesar 2864 mg/L dan fosfat sebesar 14656 mg/L. Residual amonium sebesar 396,82 mg/L dan residual fosfat sebesar 148,86 mg/L. Residual amonium dan fosfat pada penelitian ini masih tinggi.

  19. PENGARUH TINGKAT YOGURT DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP KECERNAAN IN VITRO BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK, PROTEIN, DAN SERAT KASAR KULIT NANAS FERMENTASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhayati (Nurhayati

    2014-10-01

    Full Text Available Penelitian dilaksanakan untuk melihat pengaruh tingkat yogurt dan waktu fermentasi terhadap kecernaan in vitro bahan kering, bahan organik, protein, dan serat kasar kulit nanas fermentasi. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan 2 faktor yaitu tingkat yogurt (0, 3, 6, dan 9 ml/kg dan lama waktu fermentasi (24, 48, dan 72 jam yang diulang sebanyak 5 kali. Bahan yang digunakan adalah kulit nanas, plain yogurt yang mengandung bakteri Lactobacillus delbrueckii subsp. bulgaricus dan Streptococcus salivarius subsp. thermophilus, bahan kimia yang digunakan untuk analisis proksimat protein dan serat kasar kulit nanas fermentasi, larutan saliva buatan McDougall dan cairan rumen. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan pengaruh yang nyata (P<0,05 tingkat yogurt terhadap kecernaan in vitro bahan kering, bahan organik, dan protein kasar tetapi tidak berbeda nyata terhadap kecernaan serat kasar. Waktu fermentasi berpengaruh nyata (P<0,05 terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik, protein kasar, dan serat kasar secara in vitro. Interaksi tingkat yogurt dengan waktu fermentasi memberikan perbedaan pengaruh yang nyata (P<0,05 terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik dan protein kasar tetapi tidak memberikan perbedaan pengaruh nyata terhadap kecernaan serat kasar. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tingkat yogurt 6 ml/kg dan waktu fermentasi 72 jam dapat meningkatkan kecernaan in vitro bahan kering, bahan organik, dan protein kasar serta menurunkan kecernaan in vitro serat kasar kulit nanas fermentasi. (Kata kunci: Fermentasi, Kecernaan in vitro, Kulit nanas, Yogurt

  20. Pengolahan Limbah Cair Pabrik Pupuk Urea Menggunakan Advanced Oxidation Processes

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darmadi Darmadi

    2014-06-01

    Full Text Available Limbah cair pabrik pupuk urea terdiri dari urea dan amonium yang masing-masing mempunyai konsentrasi berkisar antara 1500-10000 ppm dan 400-3000 ppm. Konsentrasi urea yang tinggi di dalam badan air dapat menyebabkan blooming algae dalam ekosistem tersebut yang dapat mengakibatkan kehidupan biota air lain terserang penyakit. Peristiwa ini terjadi karena kurangnya nutrisi bagi biota air dan sedikitnya sinar matahari yang dapat menembusi permukaan air. Disamping kedua hal tersebut di atas, algae juga dapat memproduksi senyawa beracun bagi biota air dan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah urea menggunakan oksidasi konvensional (H2O2 dan Advanced Oxidation Processes (kombinasi H2O2-Fe2+ pada pH 5 dengan parameter yang digunakan adalah variasi konsen-trasi awal H2O2  dan konsentrasi Fe2+. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penurunan konsentrasi urea tertinggi diperoleh pada penggunaan reagen fenton (8000 ppm H2O2 dan 500 ppm Fe2+, yaitu dapat menurunkan urea dari konsentrasi awal urea 2566,145 ppm menjadi 0 ppm. Kinetika reaksi dekomposisi urea menjadi amonium dan amonium menjadi nitrit dan nitrat yang diuji mengikuti laju kinetika reaksi orde 1 (satu terhadap urea dan orde satu terhadap amonium dengan konstanta laju reaksi masing-masing k1 = 0,019 dan k2 = 0,022 min-1.

  1. Penggunaan BIOST untuk Mengurangi Dosis Pupuk Tunggal NPK pada Tanaman Kelapa Sawit Umur Dua Tahun

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Khairulya

    2016-05-01

    Full Text Available Pupuk hayati merupakan bahan alternatif yang dapat meningkatkan kesuburan tanah sehingga dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari tanggap fisiologi dan morfologi tanaman kelapa sawit belum menghasilkan terhadap Bio Organic Soil Treatment (BIOST. Penelitian dilakukan pada Mei 2014 sampai Mei 2015 di Kebun Pendidikan dan Penelitian Kelapa Sawit IPB-Cargill, Jonggol, Jawa Barat. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan kelompok lengkap teracak dengan tiga ulangan dantujuh taraf perlakuan yaitu dosis standar (B1, 250 g BIOST + dosis standar (B2, 500 g BIOST + dosis standar (B3, 750 g BIOST + dosis standar (B4, 250 g BIOST + 50% dosis standar (B5, 500 g BIOST + 50% dosis standar (B6, dan 750 g BIOST + 25% dosis standar (B7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B5, B6, dan B7, dengan pengurangan dosis standar memberikan tanggap fisiologi dan morfologi yang relatif sama dengan perlakuan 100% dosis standar. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan 250 g BIOST pada tanaman kelapa sawit dapat mengurangi 50% dosis standar dan penggunaan 750 g BIOST dapat mengurangi penggunaan 75% dosis standar .Kata kunci: pupuk hayati, rekomendasi pemupukan, tanggap isiolog, tanggap morfologi.

  2. KAJIAN MACAM PUPUK ORGANIK DAN DOSIS PUPUK P TERHADAP HASIL KACANG TANAH (Arachis hypogaea L. Dl TANAH ENTISOL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumarno

    2001-07-01

    Full Text Available The aim of the study was to know the affect of organic fertilizer kind and dosage of P fertilizer to yield of peanut (Arachis hypogaea L on entisol. The research was carried out at Colomadu, Karanganyar from September 1999 to January 2000. The field research design was factorial arranged in Completely Randomized Block Design, consist of two factors : organic Fertilizer and Dosage of P fertiilizer. The first factor was kind of organic fertilizer: bokhasi (O1, animal manure (O, and fine compost (O3. The second factor was dosage of P fertilizer consist of four doses: without P fertilizer (P0, 50 kg SP-36 /ha (P1, 100 kg SP-36 /ha (P2 and 150 kg SP-36 /ha (P3. The study indicated that the kind of organic fertilizer non significant to soil pH, available Pemegang, height of plant, total of fill pod, total of empty pod, weight of fresh pod of plant and weight of 100 seeds and significant to fresh weight of plant, weight of fresh pod of plot, weight of dry pods of plot and weight of seed of plant. Bokhasi indicated better affect than animal manure and fine compost. P fertilizer incraesed weight fresh pod of plot and weight of dry of plot.

  3. Penggunaan Unit Slow Sand Filter, Ozon Generator dan Rapid Sand Filter Skala Rumah Tangga Untuk Meningkatkan Kualitas Air Sumur Dangkal Menjadi Air Layak Minum (Parameter Zat Organik dan Deterjen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anindya Prawita Sari

    2014-09-01

    Full Text Available Air sumur merupakan air tanah yang sering kali digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari. Air sumur dengan kadar organik dan deterjen tinggi tidak layak dikonsumsi masyarakat karena dapat menyebabkan berbagai macam penyakit. Selain itu, adanya zat organik dan deterjen mempengaruhi warna dan bau air sumur sehingga tidak layak konsumsi. Slow sand filter merupakan unit pengolahan yang mampu meremoval zat organik pada air. Slow sand filter dan rapid sand filter tidak menggunakan bahan kimia dalam proses pengolahan sehingga lebih ekonomis dan efektif. Sedangkan ozon, efektif digunakan untuk meremoval zat organik yang ada dalam air dengan mengubah rantai zat organik menjadi lebih sederhana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan penggunaan slow sand filter, ozon generator dan rapid sand filter dalam menyisihkan beban deterjen dan zat organik pada air sumur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi removal pada unit slow sand filter untuk beban organik dan deterjen sebesar 57,6% dan 60,5 %, pada unit ozonasi sebesar 47,4% dan 17,5%, dan pada unit rapid sand filter sebesar 50,0% dan 50,9 %.

  4. PENGGUNAAN SAMPAH ORGANIK SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK DI TPA SUWUNG - DENPASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cokorde Gde Indra Partha

    2010-12-01

    Full Text Available Kebutuhan energi listrik di Bali khususnya, meningkat pesat. Untuk memenuhi kebutuhan itu, pemerintahberusaha membangun pembangkit baru, atau pun dengan mencoba mengembangkan pembangkit alternatif sepertipembangkit tenaga surya dan pembangkit tenaga angin. Namun disisi lain pemerintah daerah khususnya Denpasar,Badung, Gianyar dan Tabanan (Sarbagita bergulat dengan masalah sampah yang sangat mengganggu, makadirencanakanlah untuk membangun pembangkit listrik dengan sumber energinya berasal dari sampah. Ada berbagaicara untuk menanggulangi masalah sampah sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik yaitu denganpembakaran sampah dengan teknologi Thermal Converter dan penggasan dengan Teknologi Gasifikasi. Keduateknologi ini masing-masing mempunyai kelebihan-kelebihan maupun kekurangan-kekurangan. Dari kondisi diatasmaka dicoba untuk menganalisa dan membandingkan berapa besar daya listrik yang bisa dihasilkan dari sampahorganik yang tersedia di TPA Suwung, dilihat dari besar nilai kalor dari sampah organik tersebut, baik untukteknologi thermal converter maupun teknologi gasifikasi. Sehingga nantinya dapat dipergunakan sebagai bahanpertimbangan untuk memilih teknologi yang tepat dipergunakan untuk mengatasi kondisi sampah kota khususnyasampah Sarbagita. Dari hasil perhitungan, besar daya listrik yang dapat dibangkitkan, dengan teknologi termalkonverter rata-rata sebesar 6 MW per unit atau sama dengan 144 MWh dan dengan teknologi gasifikasi dapatmembangkitkan listrik sebesar 4,128 MW per unit atau sama dengan 99,072 MWh, dengan efisiensi pembangkitansebesar 30%.

  5. Tanggap Pertumbuhan dan Produksi Padi (Oryza sativa L.) Varietas Ciherang Terhadap Pemberian Pupuk Organik

    OpenAIRE

    Sari, Vira Irma

    2011-01-01

    VIRA IRMA SARI. Response of Growth and Production of Rice (Oryza sativa L.) Variety Ciherang to The Application of Organic Fertilizer. Scarcity of inorganic fertilizer and the negative effect caused by inorganic fertilizer continuing to make organic fertilizer as a solution to overcome these problems. The availability of organic fertilizers is expected that the farmers can get the optimal production and profit, because the organic fertilizer is cheaper and easy ...

  6. PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK MENJADI PUPUK KOMPOS DENGAN BANTUAN MIKROORGANISME DI DESA SIBETAN KARANGASEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    WAYAN GUNAM

    2012-10-01

    Full Text Available ABSTRACT Sibetan village which located in Karangasem Regency eastern of Bali is well known for its zallaca farming, that produces high quality and original taste of zallaca fruits. Zallaca,s post harvest process in farmer’s and distributor’s level produces enough quantity of organic waste. This waste currently is become a pollutant to their neighborhood and their soil. Even tough the majority of the waste is organic, it still became a disturbance because of its large volume. Hence, a special method or treatment is needed to solve this problem. Composting this organic waste through the helps of micro-organisms is became the selected method because this process is able to decreases the volume of the organic waste, and also the fermented waste is useful as an organic fertilizer. The fermented waste add a value to the zallaca’s farmer in order to decrease the dependency to artificial fertilizer, and helps increase the income of the zallaca’s farmer with the decrease allocations of farming expenses to bought an artificial fertilizer.

  7. Pengaruh Pupuk Organik Cair NASA terhadap Nitrogen Bintil Akar dan Produksi Macroptilium Atropurpureum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Nur Husin

    2012-10-01

    Full Text Available The effect of liquid organic fertilizing NASA on nitrogen root nodule and production of siratro ABSTRACT.  A study was carried out in Experimental Farm and Laboratory for Animal Nutrition of the Faculty of Agriculture in Syiah Kuala University, Darussalam Banda Aceh to know the dose of liquid organic fertilizing (LOF NASA on nitrogen root nodule and production of Siratro plants. The study use pot (plastic bag containing 15 kg of soil. The soil type was of kind of Alluvial. Experimental design was of Completely Randomized Design (CRD. Treatment with LOF NASA was of 0.00 cc/l water, 2.50 cc/l water, 5.00 cc/l water, 7.50 cc/l water, and 10 cc/l water. Result showed that a maximum nitrogen root nodule of Siratro 8.54 mg/m2/day and maximum dry matter production of Siratro 2.26 g/m2/day was founded at 10 cc/l water LOF NASA.

  8. KEPUASAN PELAKU USAHA TERHADAP KUALITAS LAYANAN PERIZINAN PUPUK DI KEMENTERIAN PERTANIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasim Ashari

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objectives of this study were: 1 analyze level of satisfaction index, 2 analyze factors that influence the satisfaction of fertilizer license services at the Ministry of Agriculture, 3 analyze the impact of satisfaction that influence recommendation. Data obtained from 86 respondents who were making license at the Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP and Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP. The data were processed using Microsoft Office Excel to perform a descriptive cross tabulation analysis for each variable, while the analysis of the direct impact of service satisfaction variable to the recommendation used Path Analysis with LISREL 8.30 program. The conclusion of this study is the reliability and empathy shows direct significant influence to satisfaction but directly all variables are insignificant to recommendation. Indirectly, the variables of tangibility, reliability and responsiveness have significant influence to recommendation.Keywords: servqual model, fertilizer permit service, path analysis, fertilizerABSTRAKTujuan dai penelitian adalah 1 menganlisis tingkat kepuasn, 2 menganalilis faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan terhadap pelayanan perizinan pupuk di Kementerian Pertanian, 3 menganalisis pengaruh kepuasan terhadap pemberian rekomendasi. Pengambilan data terdiri dari 86 responden yang sedang mengurus perizinan di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP dan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP. Pengolahan data dengan menggunakan Mocrosoft Office Excel untuk menghitung analisis tabulasi silang pada setiap variabel, dan untuk mengetahui pengaruh kepuasan terhadap pemberian rekomendasi menggunakan analisis jalur (path analysis yang menggunakan program Lisrel 8.30. Kesimpulan pada penelitian ini adalah secara langsung variabel keandalan (reliability dan empati (empathy berpengaruh siknifikan terhadap terhadap

  9. Perancangan Kebijakan Perawatan dan Penentuan Persediaan Spare Part di Sub Sistem Evaporasi Pabrik Urea Kaltim-3 PT Pupuk Kalimantan Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Weny Yuliana Sari

    2012-09-01

    Full Text Available Pabrik Kaltim-3 PT Pupuk Kalimantan Timur memberikan kontribusi 17,84 % untuk produksi amoniak dan 19,13 % untuk produksi urea dari total produksi di PKT. Salah satu proses di Pabrik Urea Kaltim-3, yaitu evaporasi merupakan proses dimana larutan urea dinaikkan konsentrasinya (dikentalkan dari konsentrasi 75% menjadi 99,8%. Untuk  mencegah kegagalan fungsi, maka diperlukan aktivitas perawatan. Aktivitas perawatan yang dilakukan di PKT masih menunjukkan adanya over dan under maintenance. Oleh karena itu akan dilakukan perancangan kegiatan perawatan dengan metode Reliability Centered Maintenance II (RCM II yang menghasilkan fungsi, kegagalan fungsi, serta Failure Mode and Effect Analysis (FMEA. Berdasarkan informasi pada FMEA tersebut, kemudian dihasilkan kebijakan perawatan dan pelaksana teknis, serta data historis kerusakan yang digunakan untuk menghitung interval waktu perawatan. Selain itu juga dilakukan perhitungan persediaan spare part dengan memperhatikan lead time pemesanan komponen. Dengan menentukan kebijakan perawatan  dan persediaan spare part yang tepat, maka biaya yang dikeluarkan dapat diminimalisir.

  10. Pengaruh macam limbah organik dan pengenceran terhadap produksi biogas dari bahan biomassa limbah peternakan ayam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    SUNARTO

    2012-05-01

    Full Text Available Pamungkas GS, Sutarno, Mahajoeno E. 2012. Pengaruh macam limbah organik dan pengenceran terhadap produksi biogas dari bahan biomassa limbah peternakan ayam. Bioteknologi 9: 18-25. Kelangkaan bahan bakar merupakan masalah penting saat ini, sehingga diperlukan berbagai alternative sumbernya. Dengan sistem biodigester anaerob, limbah peternakan ayam dengan penambahan limbah organik lain dapat menghasilkan biogas, sebagai sumber energi terbarukan (renewable energy. Tujuan penelitian ini adalah (i menguji produksi biogas dari pencerna anaerob limbah peternakan ayam dengan perlakuan pengenceran, dan penambahan berbagai substrat sampah organik skala laboratorium, (ii mengetahui produksi biogas dari pencerna anaerob sistem curah limbah peternakan ayam dengan frekuensi agitasi berbeda pada skala semi pilot. Penelitian dilakukan dua tahap yaitu penelitian skala laboratorium dan skala semi pilot. Rancangan percobaan menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL yang terdiri dari 2 faktor yaitu, rasio pengenceran, dan penambahan substrat. Hasil dari produksi biogas terbaik direkomendasikan pada penelitian skala semi pilot sistem curah. Perlakuan dalam tahapan semi pilot dengan interval waktu pengadukan, yaitu 4 jam/hari dan 8 jam/hari. Produksi biogas tertinggi diperoleh dari penyampuran kotoran ayam dengan eceng gondok pengenceran 1:1 sebesar 0,60 L dalam 6 minggu dan efisiensi perombakan COD, TSS, VS adalah 63,80%; 14,79%; 75,14%. Pada sekala semi pilot sistem curah dengan frekuensi pengadukan 8 jam/hari, diperoleh hasil biogas tertinggi sebesar 624,99 L dalam 6 minggu.

  11. PENGARUH PENAMBAHAN PUPUK NPK TERHADAP PRODUKSI BEBERAPA AKSESI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Danny Pratikta

    2013-11-01

    Full Text Available [ENGLISH] The experiment was conducted in the Field Research, in Kumendung village, Muncar, Banyuwangi from November 2012 until February 2013. The objectives of the study was to evaluate the effect of NPK fertilizer in some accession of maize on it’s growth and production. It’s also evaluate the protein content of the accession under different fertilizer treatment. The experiment was set up as a split plot design with three replications. Main plot were NPK aplication rates (200, 300, 400 kg NPK ha-1 and the sub-plots were accesion number ( V1 = Srikandi Kuning x Manado Merah ; V2 = Bisma x Srikandi Kuning ; V3 = Srikandi Kuning x Bisma ; and V4 = Bisma x Manado Merah. An split plot statistical analysis of varience (ANOVA and Duncan Multiple Range Test (DMRT at 5 % level of probability according to Hanafiah, (2005 was realized using the excel program. Growth and yield parameters recorded at different stages of crop growth and development. There were plant height, leaves number above the ear, leaves number under the ear, tassel emergence, silk emergence, physiologically ripe age, ear lenghth, ear weight, ear circumference, ear weight per plot, kernel weight, kernel weight per plot, 100-grain weight, and protein content. The result showed that no significant different affected by the defferent NPK application rates on these accession. Base on the character selection, the yielding of all accession were higher than Bisma variety. Content of the accession were 11,14 ; 10,25 ; 10,95 ; and 10,10 mg g-1 for V1, V2, V3, and V4, respectively. Keywords: NPK Fertilizer; Maize accession; Production [INDONESIAN] Penelitian dilakukan di lahan Desa Kumendung Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi pada bulan November 2012 hingga Febuari 2013. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan produksi beberapa Aksesi jagung, dan mengevaluasi kadar protein yang terkandung didalamnya. Percobaan menggunakan Rancangan

  12. SINTESA GULA DARI SAMPAH ORGANIK DENGAN PROSES HIDROLISIS MENGGUNAKAN KATALIS ASAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deddy Irawan

    2012-11-01

    Full Text Available SYNTHESIS OF SUGAR FROM ORGANIC WASTES VIA ACID CATALYSTHYDROLYSIS. Hydrolysis process is an important step from every process to produce biofuel withorganic wastes as raw material. Hydrolysis process with chemical uses hydrochloride acid as catalystin which will transform holocellulose to glucose. Raw material of 100 grams is put into hydrolysisreactor with batch system equipped with pressure control and ratio hydrochloride of 1 : 6 w/v. Thevariables studied were temperature of 110-140oC, HCl concentration of 0.5-1%, time of hydrolysis of15-60 minutes. The sugar concentration was taken and then be analyzed by Nelson-Somogy method.The hydrolysis, which was carried out with the temperature of 120oC, time of 30 minutes, HClconcentration of 0.75%, and the pressure of 6 bar, produced sugar reduction of 27.3 mg/mL and yieldof 15.07%. Proses hidrolisis merupakan satu tahap penting dari rangkaian tahapan proses produksi bahan bakarnabati menggunakan bahan baku sampah organik. Proses hidrolisis secara kimiawi menggunakanHCl sebagai katalis akan mengubah holoselulosa yang terdapat pada sampah organik menjadi gula.Gula yang dihasilkan inilah yang dapat difermentasi menjadi bahan bakar nabati. Bahanbaku sebanyak 100 g dimasukkan dalam reaktor hidrolisis sistem batch yang dilengkapi denganpengukur tekanan dan ditambahkan larutan HCl pada perbandingan 1:6 b/v. Hidrolisis dilakukandengan memvariasikan suhu operasi 100-140oC, waktu proses 15-60 menit, serta konsentrasi HCl 0,5-1%. Hidrolisat yang dihasilkan dianalisis kadar gula menggunakan metode Nelson-somogy. Hasilhidrolisis yang dilakukan pada suhu 120oC selama 30 menit serta konsentrasi HCl 0,75% dan tekananterukur 6 bar menghasilkan gula 27,30 mg/mL dan yield gula sebesar 15,07%.

  13. Pengaruh Berbagai Level Zat Pengatur Tumbuh Dekamon 22,43 L dan Pupuk Kandang Domba Terhadap Kualitas Legum Stylo (Stylosanthes gracilis)

    OpenAIRE

    Samosir, Arianto F

    2012-01-01

    Penelitian ini dilakukan di areal rumah kaea Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, dengan ketinggian 25 meter diatas permukaan laut. Berlangsung selama kurang lebih tiga bulan mulai bulan Maret sampai juni 2001. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Zat Pengatur Tumbuh Dekamon 22,43 L dan Pupuk Kandang Domba terhadap kualitas legum Stylo (Stylosanthes gra,c ilis). Metode penelitian yang digunakan adalah Raneangan Aeak Lengkap fak...

  14. STRATEGI PRODUKSI PANGAN ORGANIK BERNILAI TAMBAH TINGGI YANG BERBASIS PETANI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Musa Hubeis

    2013-12-01

    Full Text Available Food security is a system consists of availability, distribution, and consumption subsystems. Food availability subsystem functions in guaranting food supply, in terms of quantity, quality (certification, variability, and safety. The main problem in materializing security of organic food commodities are quantity and quality of organic food, particularly vegetables. In other words, the organic vegetable can affect farmer’s economic situation in different way depending on the adopted particular technolog. Therefore, the objectives of this study are (1 to describe the characteristics of organic vegetable products, (2 to identify internal and external factors related to the production of organic vegetables with a farmer-based high added value, and (3 to formulate a strategy of the production of organic vegetables with a farmer-based high added value (certified. Data were collected by purposive sampling and analyzed using matrix analysis tools of internal factor evaluation, external factor evaluation, internal external, and focus group discussion, as the basis for analyzing strengths, weaknesses, opportunities, and threats (SWOT, followed by quantitative strategic planning matrix (QSPM to obtain the main alternative strategy for the development of organic vegetable with premium price. The study was carried out in Garut, West Java. This study confirmed 3 main strategic issues for the development of organic vegetables in the region, that is, market, organic vegetable production, and human resource.

  15. APLIKASI PUPUK BERIMBANG TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT, Gracilaria verrucosa Di Tambak Tanah Sulfat Masam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Brata Pantjara

    2016-11-01

    Full Text Available Salah satu faktor lingkungan yang mempengaruhi produksi rumput laut, Gracilaria verrucosa adalah kualitas tanah. Rumput laut jenis ini banyak dibudidayakan di tambak tanah sulfat masam yang tergolong tanah dengan kesuburan rendah. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui imbangan dosis pupuk yang optimal untuk pertumbuhan rumput laut di tambak tanah sulfat masam. Penelitian dilakukan di Desa Lampuara Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu. Penentuan dosis pupuk dan frekuensi aplikasi mengacu pada penelitian pendahuluan skala laboratorium. Perlakuan dalam penelitian ini adalah perbandingan pupuk urea dan SP-36, masing-masing secara berurutan adalah 150 dan 0 kg/ha (A; 112,5 dan 37,5 kg/ha (B; 75 dan 75 kg/ha (C; 37,5 dan 112,5 kg/ha (D; 0 dan150 kg/ha dan tanpa pupuk (E. Bibit rumput laut ditebar dengan kepadatan 2 ton/ha dan dipelihara selama 60 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang dicobakan memberikan pengaruh yang signifikan (P<0,05 terhadap rumput laut basah, di mana produksi tertinggi didapatkan pada perlakuan B dan C yaitu 2.090 g/m2 (20,9 ton/ha dan 1.986,7 g/m2 (19,9 ton/ha selama 60 hari dengan laju pertumbuhan harian (LPH sebesar 6,97% dan 6,62% per hari. One of the environment factors that influences seaweed, Gracilaria verrucosa production is soil quality. This seaweed is commonly cultured in acid sulphate-affected soil ponds that is classified as a soil with low fertility. The objective of the research was to know the optimum fertilizer dosage for seaweed growth in acid sulphate-affected soil ponds. The research was conducted in Lampuara Village Ponrang Sub-district Luwu Regency. Dosages and frequencies of fertilizer were determined by referring to a preliminary research in the laboratory. The treatments of this research were using Urea and SP-36 fertilizers with composition of 150 and 0 kg/ha (A; 112.5 and 37.5 kg/ha (B; 75 and 75 kg/ha (C; 37.5 and 112.5 kg/ha (D; 0 and 150 kg/ha and

  16. Optimasi Time Dial Setting (TDS Relay Arus Lebih Menggunakan Adaptive Modified Firefly Algorithm Pada Sistem Kelistrikan PT. Pupuk Kalimantan Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vincentius Raki Mahindhara

    2017-01-01

    Full Text Available Penggunaan relay arus lebih (over current relay pada industri memerlukan pengaturan beberapa parameter seperti arus pickup (Ip, time dial setting (TDS, serta waktu operasi (top. Dalam standard acuan dicantumkan batasan-batasan dan formulasi dalam menentukan parameter tersebut. Salah satu permasalahan adalah penentuan TDS pada relay inverse (Kode ANSI 51. Umumnya penentuan nilai TDS dilakukan dengan metode trial and error, hal ini dirasa kurang efektif sehingga diusulkan suatu metode baru dalam menentukan TDS pada sistem kelistrikan eksisting PT. Pupuk Kalimantan Timur. Digunakan algoritma adaptive firefly yang dimodifikasi dalam menyelesaikan permasalahan dengan mempertimbangkan kurva starting motor dan perbedaan tipe kurva antar relay

  17. Pembuatan Service Level Requirement, Service Level Agreement dan Operational Level Agreement pada layanan help desk SAP berdasarkan kerangka kerja ITIL versi 2011 (Studi Kasus : Pupuk Indonesia Holding Company

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Shabrina Prameswari

    2017-01-01

    Full Text Available PT. Pupuk Indonesia Holding Company baru saja melakukan implementasi SAP pada tahun 2014. Dalam penerapannya, perusahaan merasa perlu membuat help desk SAP sebagai pusat penanganan masalah bagi perusahaan dan 7 anak perusahaannya yang kemudian dapat berfungsi juga sebagai knowledge base yang berguna apabila ada masalah yang berulang diwaktu selanjutnya. Untuk merancang layanan help desk yang baik, perlu didefinisikannya target layanan dalam sebuah kontrak perjanjian antara pengguna layanan dan penyedia layanan. Selain itu,Perjanjian layanan tersebut diperlukan juga sebagai jaminan kualitas help desk yang dapat disepakati oleh penyedia layanan dan pengguna layanan yang merupakan pengguna SAP pada PT. Pupuk Indonesia dan anak perusahaannya. Hal tersebut bertujuan untuk menyelaraskan bisnis dengan kualitas layanan serta menentukan kebutuhan dan harapan pelanggan dalam sebuah perjanjian antara penyedia layanan dan pengguna layanan. Dari permasalahan tersebut, maka diperlukan pembuatan dokumen Service Level Requirement, Service Level Agreement dan juga Operational Level Agreement pada help desk SAP, dengan dilakukan observasi dokumen dan wawancara pada pihak pengguna layanan dan penyedia layanan, maka setelah itu dibuatlah dokumen Service Level management tersebut berdasarkan ITIL Versi 2011.

  18. TEKNIK PENAMPUNGAN DAN FERMENTASI AIR KENCING SAPI BALI DI DESA DAUH YEH CANI, BADUNG MENJADI PUPUK ORGANIK RAMAH LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    IM.S. Negara

    2012-09-01

    Full Text Available ABSTRACT The activity was carried out to put to use of the urine cattle bali with fermented technology. The activity of community servece was ccaried out at Dauh Yeh Cani village, Badung regency, on Suturday, 4 August 2007. The participants from the farmers group at Dauh Yeh Cani village. The demo plots was carried out at KUBE KMM. The material of a demo plots i.e. a removal by product (urine with feces and than its were fermented.. The products made from the activity were liquied fertilizer organic (clean governunt. The participants were curious to follow all the activities and hope for the team Unud be able to came again with a news information.

  19. KERAGAAN PERTUMBUHAN DAN BIOMASSA VARIETAS KEDELAI (GLYCINE MAX (L DI LAHAN SAWAH DENGAN APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Widiastuti

    2016-08-01

    Full Text Available Liquid organic fertilizers (POC is an alternative to the addition of macro and micro nutrients to improve the productivity of soybean. The aim of the research was to determine the effect of varieties and POC Biotek concentration and the interaction on growth and yield of soybean. The experiment was conducted in BPTP East Java experiment field, Malang Karangploso from February-May 2012. Randomized Complete Block Design (RCBD factorial with three replication was used in this experiment. The first factor is five soybean varieties and the second factor is four POC Biotek concentration. The result of experiment show that varieties significantly different with POC concentration and had interaction varieties and Biotek POC concentration. Burangrang varieties with the Biotek POC concentration 4 ml/l give higher yield (seed weight 17.67 g. Burangrang varieties can be used as a potential alternative to animal feed because it was high dry weight (0.70 kg.

  20. PENGARUH APLIKASI URIN KAMBING DAN PUPUK CAIR ORGANIK KOMERSIAL TERHADAP BEBERAPA PARAMETER AGRONOMI PADA TANAMAN PAKAN INDIGOFERA SP.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    L. Abdullah

    2011-08-01

    Full Text Available An experiment has been done during 6 months period in order to study the effect of goat urine and comersial liquid organic fertilizer (NASA® as fertizers on some agronomic parameters which are related with potential forage production. Completely randomized design was used in this experiment which is consist of PO = control, P1 = 50% goat urine + 50% mineral water, P2= 100% urine, P3= NASA 0.25%, P4 NASA= NASA 0.50% and P5 = NASA 0.75%, with 5 repetitions. Some agronomic parameters observed were biomass production of tajuk, leaves dry matter production, numbers of leafs and leaf square. To observe the effect of goat urine observation were conducted in two growth periodes. The results of the experiment showed that the application of goat urine and comercial liquid organic fertilizer produce better results in all treatments compared to control. 100% goat urine treatment showed that better results in all parameters compared to commercial liquid organic fertilizers

  1. SIFAT FISIK TANAH DAN HASIL TANAMAN AKIBAT PEMBERIAN PUPUK ORGANIK PADA SISTEM TUMPANGSARI JAGUNG-KACANG TANAH PADA INCEPTISOL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NI MADE TRIGUNASIH

    2012-11-01

    Full Text Available Soil Physical   Properties and Plant Yield on Organic Fertilizing and Intercropping System of Corn-Peanut on  Inceptisol The experiment was conducted at Pengotan Village, Bangli Regency. The purpose of this experiment was to study  physical   properties of soil organic fertilizer and the intercropping system of corn and peanut on  Inceptisol.The experiment  was arranged in nested  Randomized Block Designed  (RBD  with three replications. The treatments was consisted of two factors i.e. dosages of organic fertilizers (P and cropping systems (S. The organic fertilizer treatment consisted of four levels i.e. without fertilizer  (P0,  5  tons  ha   (P1,    10  tons  ha -1 -1 (P2,  and  15  tons  ha (P3.  The treatment of cropping system  consists  of three types i.e. multiplecropping corn and peanut (S1, corn monoculture (S2 and peanut monoculture (S3. The results showed that cropping systems were not significantly influenced to all parameters of soil physical properties, but significantly influenced to the yield of corn and peanuts. The NRR Test indicated that the corn was more profitable on monoculture, but yield of peanut was higher on multiplecropping. Treatment  dosages of  15  tons  ha -1 -1   (P3  in the  peanut monoculture  provide  the highest fresh  pod weight of 3.13 tons ha . -1

  2. Pengaruh macam limbah organik dan pengenceran terhadap produksi biogas dari bahan biomassa limbah peternakan ayam

    National Research Council Canada - National Science Library

    SUNARTO; EDWI MAHAJOENO; DODIK LUTHFIANTO

    2012-01-01

    ...). Tujuan penelitian ini adalah (i) menguji produksi biogas dari pencerna anaerob limbah peternakan ayam dengan perlakuan pengenceran, dan penambahan berbagai substrat sampah organik skala laboratorium, (ii...

  3. MODEL ADSORPSI LANGMUIR GAS DINITROGEN MONOKSIDA DALAM SISTEM BIOFILTER DENGAN MEDIUM PUPUK KOMPOS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tania Surya Utami

    2012-04-01

    lingkungan yang dapat digunakan dalam pengelolaan emisi industri. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hasil biofiltrasi gas N2O dengan medium pupuk kompos dalam bentuk model adsorpsi Langmuir. Penelitian dilakukan dalam kolom biofilter skala laboratorium, dan parameter-parameter yang diteliti adalah pengaruh dari ketinggian biofilter dan laju alir gas N2O. Hasil dari pemodelan kemudian disimulasikan dalam analisis sensitivitas. Nilai konstanta Langmuir rata-rata yang didapatkan dari pemodelan penelitian ini adalah 16,006 liter/mol.

  4. Kajian Potensi Teknologi Microbial Electrosynthesis Cell untuk Sintesis Senyawa Organik (C1 - C5 dari Gas Karbondioksida

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rustiana Yuliasni

    2015-10-01

    Full Text Available Karbon dioksida dapat direduksi menjadi etanol dan senyawa organik lainnya seperti asetat  dengan cara mengaplikasikan energi listrik dan dengan bantuan bakteri elektroaktif sebagai katalis, suatu teknologi yang dinamakan sebagai Microbial Electrosynthesis Cell (MES. Teknologi ini menjadi sangat menarik untuk diteliti lebih lanjut  karena merupakan upaya  untuk menyimpan energi listrik dari sumber  energi terbarukan seperti  energi panas matahari dan angin, sebagai upaya untuk mereduksi gas CO2dan  sebagai salah satu alternatif teknologi dalam produksi bahan bakar ramah lingkungan (biofuel.  Walaupun demikian, teknologi ini masih tergolong baru,dan penelitian yang ada masih  dalam skala laboratorium karena adanya hambatan-hambatan  untuk aplikasi  teknologi ini dalam skala pilot plant. Oleh karena itu, di dalam kajian iniakan menitik beratkan pada investigasi  secara kuantitatif dengan cara mereview  penelitian-penelitian yang sudah dilakukan selama kurun waktu 10 tahun ini, sehingga dapat dijadikan referensi dalam pengembangan teknologi ini untuk skala yang lebih besar nantinya.

  5. HUBUNGAN JARAK DAN KUALITAS FISIK SUMUR TERHADAP JUMLAH KOLIFORM TINJA DAN KADAR ZAT ORGANIK AIR SUMUR SEKITAR PETERNAKAN BABI DAN INDUSTRI TAHU DI DESA NGESTIHARJO KECAMATAN KASIHAN KABUPATEN BANTUL (The Relationship between Distance and Physical

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Mukti Suhardini

    2005-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini mengamati korelasi jarak dan kualitas fisik sumur terhadap jumlah koliform tinjad dan kadar zat organik air sumur sekitar peternakan babi dan industri tahu. Penelitian ini menerapkan cross sectoral design variabel independen meliputi jarak dan kualitas fisik sumur, sedangkan variabel dependen adalah jumlah koliform tinja dan kadar zat organik di dalam air sumur. Sampel air diteliti di laboratorium dengan menggunakan metode multiple tube. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 ditemukan korelasi yang sangat signifikan antara kualitas fisik sumur dan jumlah koliform tinja di sekitar peternakan babi, (2 terkait dengan jarak dan kualitas fisik sumur di sekitar peternakan babi, tidak ada korelasi yang signifikan dengan kadar zat organik dan (3 tidak ada korelasi antara jarak dan kualitas fisik sumur terhadap kadar zat organik di sekitar industri tahu.   ABSTRACT The purpose of the study was observe the correlation between distance and Physical Quality of Wells to the number of fecal coliforms and content of organic matter of wells water around the pig husbandry, and around tofu industry. The study applied a cross sectional design. Independent variables were the number of fecal coliforms and content of organic matters of wells water. They were examined in the laboratory by means of a multiple tube method for the content of organic matter of wells water. The result of the research indicated (1 there was found a very significant correlation between well physics quality and the number of fecal coliforms around the pig husbandry; (2 regarding both distance and well physics quality around the pig husbandry there was no significant correlation with the content of organic matter; and (3 there was no correlation between the distance and the well physics quality to the content of organic matter of wells water around the tofu industry.

  6. MODEL PEMBELAJARAN KIMIA ORGANIK TERINTEGRASI DENGAN KEMAMPUAN GENERIK SAINS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Sudarmin

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract: Learning Models of Organic Chemistry Subject Integrated with Science Generic Skills. The aim of the study is to investigate how Organic Chemistry and Generic Science Skills Teaching Model can be developed for prospective chemistry teachers. This research and development study involves 79 stu­dents of Chemistry Education Department of Sema­rang State University. The data are collected using a test of organic chemistry concepts and generic science skills, a questionnaire, and an observation sheet and then analyzed using N-gain test. The result shows that the OCGSSM teaching model improves the pro­spective chemistry teachers' generic science skills in high and medium category. The high achieving stu­dent group has better comprehension of generic skills in logical consistency, observation, abstraction, symbolic language, sense of scale, and logical frame aspects than low achieving student group. Abstrak: Model Pembelajaran Kimia Organik Terintegrasi Kemampuan Generik Sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran kimia organik terintegrasi kemampuan generik sains. Penelitian dan pengembangan melibatkan 79 mahasiswa Pendidikan Kimia Jurusan Kimia Universitas Negeri Semarang. Data dikumpulkan dengan tes penguasaan konsep kimia organik terintegrasi kemam­puan generik sains, angket, dan lembar observasi, dan dianalisis dengan uji N-gain. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan MPKOKG meningkatkan penguasaan kemampuan generik sains calon guru kimia dengan taraf pencapaian tinggi dan sedang. Mahasiswa kelompok prestasi tinggi memiliki penguasaan kemam­puan generik sains konsistensi logis, pengamatan, abstraksi, bahasa simbolik, kesadaran tentang skala serta logical frame lebih baik dibandingkan kelompok prestasi rendah.

  7. Sintesis Amida Dari Asam Organik Alami Dengan Amina Alami

    OpenAIRE

    Jamaran Kaban

    2009-01-01

    Senyawa N-Stearoil glutamida dapat dihasilkan dari asam stearat (asam organik alami) dan asam glutamat (asam amino alami) melalui amidasi turunan asam stearat yakni stearoil klorida dengan asam glutamat. Amidasi stearoil klorida dengan asam glutamat menghasilkan senyawa N-stearoil glutamida dengan rendemen sebesar 77, 13 % dan titik lebur 135 – 136 0C. Hasil analisis produk N-stearoil glutamida didukung oleh data spektroskopi FT-IR dan 1H-NMR serta mempunyai harga HLB 3,39. skm-jul20...

  8. KANDUNGAN BAHAN ORGANIK DAN AKUMULASI MINERAL TANAH PADA BANGUNAN SARANG RAYAP TANAH Macrotermes gilvus Hagen (BLATTODEA: TERMITIDAE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Niken Subekti

    2012-03-01

    Full Text Available Rayap Macrotermes gilvus Hagen mempunyai peranan ekologis rayap tanah M. gilvus sebagai degradator primer di dalam hutan, eksplorasi perananannya sebagai agen biologis dalam perbaikan vegetasi dan perbaikan kualitas tanah. Rayap dapat memodifikasi sifat fisik dan kimia tanah. Penelitian tentang kandungan bahan organik telah dilakukan dengan analisis proksimat (metode Weende, sementara akumulasi mineral tanah menggunakan metode X-Ray berdasarkan Analysis Program Cristallynity. Rayap M. gilvus Hagen merupakan komponen penting dalam memodifikasi beragam mineral dari tanah disekitarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata antara komposisi mineral tanah dalam sarang rayap M. gilvus Hagen dengan mineral tanah disekitar sarang. Hasil penelitian menunjukkan kandungan bahan organik dalam bangunan sarang menghasilkan sebesar 98.33% dan padatannya 1.67%. Padatan ini terdiri dari karbohidrat sebesar 3.16%, abu 4.19%, lemak 23.95%, protein sebesar 39.52%, dan sisanya 29.18% berupa mineral-mineral. Bangunan sarang rayap yaitu SiO2 dan Despujolsite yang dibawa dari lingkungan sekitar kedalan bangunan sarang. Unsur-unsur yang lain diperoleh dari sebagian material yang berasal dari saliva, humus dan tanah sekitar sarang. The termite Macrotermes gilvus Hagen plays an ecological role. Subterranean termites M. gilvus is considered as the primary degradator in the forest, and therefore the exploration of its role as the biological agent to recover the vegetation and soil quality might be useful. Termites could modify the physical and chemical nature of soil. M. gilvus Hagen was an important component in modifying various minerals of the surrounding soil.  Research on the content of the organic materials had been proximat analysis (Weende methode, and the accumulation of soil mineral structure in the mound with X-Ray Methode (Analysis Program Cristallynity 2006. The result of the research indicated that there was significant difference

  9. PENGARUH BAHAN ORGANIK DAN TRACE ELEMENTS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN GULA TANAMAN STEVIA (STEVIA REBAUDIANA BERTONI M.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lussana Rossita Dewi

    2013-09-01

    Full Text Available The aims of research was to study the effect of organic material and trace elements added on growth and sugar content of Stevia rebaudiana. The research was designed using Complete Random Design (CRD consist of 20 factors with 3 repeats. The factors given consist of combination of 0, 0,5, 1, and 1,5 kg of organic material, 0, 25, and 50 ppm of trace elements, and spraying time, unsprayed, sprayed once every 3 days, and sprayed once every 6 days, respectively. Observed variable includes plant height, number of leaves, fresh and dry weight of root and stem. The observation was conducted every 4 days, started from 1 week after planting up to harvest. Observation of fresh and dry weight of root and stem was conducted upon harvesting. The result indicated that application of organic material have significant influence on plant height, number of leaves, fresh and dry weight of root and stem. Concentration of trace elements showed significant influence on plant height, number of leaves, and stem fresh weight, but didnt influence on stem dry weight and fresh and dry weight of root. Spraying time of trace elements had significant influence on number of leaves, fresh and dry weight of stem and root fresh weight, but didnt show significant influence on plant height and root dry weight. The content of stevia sugar using treatment applications with organic material and trace elements was higher compared to control. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian bahan organik dan unsur trace elements terhadap pertumbuhan dan kandungan gula stevia pada tanaman Stevia rebaudiana Bertoni M. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 20 perlakuan dengan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah kombinasi bahan organik dengan dosis 0 kg, 0,5 kg, 1 kg, dan 1,5 kg, trace elements (dosis 0 ppm, 25 ppm, dan 50 ppm, dan waktu penyemprotan (tanpa disemprot, disemprot 3 hari sekali, dan disemprot 6 hari sekali. Peubah yang diamati

  10. Senyawa Bufadienolida yang bersifat Insektisida, Daigremontianin dari daun Cocor Bebek (Kalanchoe daigremontiana

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Mayanti

    2017-03-01

    Full Text Available Dalam penelitian berkelanjutan untuk pencarian senyawa-senyawa yang bersifat insektisida daritanaman Kalanchoe (Cocor bebek Indonesia, diperoleh hasil bahwa ekstrak metanol daun Cocorbebek (Kalanchoe daigremontiana memberikan aktivitas insektisida yang kuat terhadap instar ke tigalarva ulat sutera (Bombyx mori. Ekstrak metanol yang diperoleh selanjutnya dipisahkan senyawasenyawanyamenggunakan partisi dengan pelarut organik dan kombinasi kolom kromatografi padasilika gel dan ODS sehingga dihasilkan satu senyawa aktif insektisida. Struktur kimia senyawa yangbersifat insektisida tersebut ditentukan dengan metoda spektroskopi dan perbandingan data spektrasenyawa analog yang telah diperoleh dari penelitian sebelumnya sehingga senyawa aktif insektisidatersebut diidentifikasikan sebagai senyawa turunan bufadienolida, daigremontianin. Daegremontianinmenunjukkan aktivitas insektisidal yang kuat terhadap instar ke tiga ulat sutera (Bombyx mori denganLD50 0,9 μg/g diet.

  11. PENGARUH KONSENTRASI BUAH CABAI MERAH (Capsicum annum L. DAN BUAH CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L. DALAM PRODUKSI BIOGAS DARI SAMPAH ORGANIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khamdan Cahyari

    2014-10-01

    Full Text Available Meningkatnya kesejahteraan masyarakat Indonesia berdampak positif bagi peningkatan jumlah pasar tradisional dan komoditas perdagangannya. Namun, permasalahan sampah yang ditimbulkan oleh kegiatan perdagangan tersebut masih belum dapat ditangani dengan baik. Tidak hanya itu, sampah pasar tradisional yang hanya ditimbun di area tempat pembuangan akhir (TPA telah menyebabkan pencemaran lingkungan berupa kontaminasi air tanah, emisi gas rumah kaca dan masalah kesehatan. Sampah pasar tradisional memiliki potensi yang besar untuk diolah menjadi biogas melalui metode anaerobic digestion. Dengan adanya mikroorganisme, proses ini mampu mendegradasi sampah organik menjadi bahan organik yang stabil dan biogas (metana dan karbondioksida. Salah satu faktor yang mempengaruhi proses tersebut adalah adanya senyawa-senyawa antibiotik yang terkandung dalam sampah. Senyawa capsaicinoid dalam sampah buah cabai merupakan senyawa yang berperan dalam rasa pedas cabai memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja mikroorganisme dalam mendegradasi sampah menjadi biogas. Pengaruh konsentrasi buah cabai terhadap produksi biogas ini belum banyak diteliti dan diketahui sehingga perlu dilakukan penelitian untuk menentukan konsentrasi minimal yang menyebabkan proses inhibisi (penghambatan.Hasil penelitian membuktikan adanya pengaruh konsentrasi buah cabai (capsaicinoid terhadap produksi biogas. Sampah pasar tradisional dengan konsentrasi 8 g VS/liter yang diumpankan terhadap konsorsium mikroorganisme tanpa adanya buah cabai menghasilkan yield biogas yang lebih tinggi dibandingkan dengan sampah yang tercampur buah cabai. Semakin tinggi konsentrasi buah cabai semakin besar pengaruh penghambatannya (inhibition. Hal ini ditunjukkan dengan menurunnya yield biogas yang dihasilkan. Konsentrasi buah cabai yang menghasilkan yield optimal diperoleh pada nilai konsentrasi 5 dan 8 g VS/liter untuk cabai merah dan cabai rawit secara berturut-turut. Yield tertinggi biogas dan gas metana ialah

  12. Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik dan Degradabilitas Serat pada Pakan yang Disuplementasi Tanin dan Saponin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idha Muthiah Dwi Wahyuni

    2014-10-01

    ABSTRACT. The study was conducted to assess the effect of the addition of tannins, saponin and their combinations on the feed, as defaunation agent in the dry matter and organic matter digestibility and ADF, NDF degradability. The study used an experimental method with a completely randomized design. The treatments were T0 : feed without supplementation; T1: feed supplementation with 1,2% saponin; T2 : feed with supplemetation combined of 0,5% tannin and 0,9% saponin; T3 : feed with supplementation combined of 1,0% tannin and 0,6% saponin; T4 : feed with supplementation combined of 1,5% tannin and 0,3% saponin and T5 : feed with supplementation with 2% tannins. The result showed that DMD and OMD increased with treatment added combination  of tannin and saponin.  The best result for DMD and OMD in combination of  1,5% tannin and 0,3% saponin.  Degradability of ADF and NDF was decreased on the supplemented feed.  The addition of a combination of tannins and saponins in the feed at dose of 1% tannin and 0.6% saponin showed the best result that increased of DMD and OMD and give good value on NDF and ADF degradability.

  13. Mekanisme Penambatan Nitrogen Udara oleh Bakteri Rhizobium Menginspirasi Perkembangan Teknologi Pemupukan Organik yang Ramah Lingkungan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    GEDE MENAKA ADNYANA

    2014-01-01

    Full Text Available Interaction of microbes with human living in the nature are able to seen from their capabilitiesimproving the environmental by composting waste of agriculture to become organic fertilizer. In thecontrary, the epidemic and infectious phatogens are also its contribution. In agriculture sector, the livingof microbes has been explored to keep the soil fertile, and to improve growth and plant production.The symbiosis of Rhizobium bacteria with the specific host plant from legumes is able to run because ofboth side giving a signal, where host plant give an organic molecoles called inducer. From the bacteriaside, also give an organic materials called nod factor. The step of nitrogen fixation mechanism can bedescribed from infection of root legume as the first step, followed by the nitrogen fixation by thebacteroid and synthesis of the nitrogen organic by host plant as the last step. These natural processesinspire finding and development of the ecologically organic fertilizer technology.

  14. Fermentabilitas dan Kecernaan in Vitro Ransum Limbah Agroindustri yang Disuplementasi Kromium Anorganik dan Organik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Jayanegara

    2006-08-01

    Full Text Available Chromium is a trace element which has been considered essential for humans and animals since 1959. However, the effect of chromium on activity of rumen microorganisms has not been yet investigated. This experiment was conducted to determine the effect of chromium supplementation to agroindustrial waste based diets on rumen microorganisms which was measured in vitro. Chromium supplement was in the form of anorganic and organic incoroporated to Rhizopus sp. fungus. Two experimental designs were used in this experiment. A completely randomized design with 10 treatments and 3 replications was used to measure dry matter and organic matter digestibilities (DMD and OMD. A factorial randomized block design 10 x 3 was used to measure total VFA and NH3 productions. Factor A was diet treatments and Factor B was fermentation period. Rumen fluid was used as block (replication. Treatments consisted of K1 (control diet, K2 (K1 + non mineral Rhizopus sp. fungus, A (K2 + anorganic Cr with 4 levels of anorganic Cr (1, 2, 3, and 4 ppm, and O (K1 + organic Cr with 4 levels of organic Cr (1, 2, 3, and 4 ppm. Incubation period was carried out for 1, 3, and 5 hours. The addition of non mineral Rhizopus sp. fungus (K2 decreased total VFA production from 110 to 59 mM (P<0.05 and increased NH3 production from 9.97 to 13.28 mM (P<0.05. Supplementation of anorganic Cr decreased DMD and OMD compared to K2 (P<0.05, but organic Cr supplementation increased DMD and OMD. Optimum level of organic Cr supplementation was 1 ppm and 4 ppm for anorganic Cr. This means that supplementation of organic Cr is four times more efficient than that of anorganic Cr.

  15. PENINGKATAN PRODUKTIVITAS Indigofera sp. SEBAGAI PAKAN HIJAUAN BERKUALITAS TINGGI MELALUI APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR: 1. PRODUKSI HIJAUAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KONDISI TANAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suharlina Suharlina

    2011-08-01

    Full Text Available The food flavor manufacture waste (called Sipramin have a great potential to used as liquid organic fertilizer due to the nutrition contents that needed by plants. The objectives of this research were to evaluate the effect of sipramin as liquid organic fertilizer on soil condition, re-growth, and herbage productivity of Indigofera sp. For ruminants. This experiment used factorial completely randomized design; the first factor was fertilizer dosages (0, 10, 20 and 40% and the second factor was fertilization times (30 and 15 days before harvested [dbh]. The observed variables were soil chemical and biological characteristic, re-growth and forage production, and nutritive value of Indigofera sp. for ruminants. The data were analyzed by analysis of variance. The result showed that the soil nitrogen, number of phosphate resolvability bacteria and Rhizobium sp. were significantly different (P<0.05 on 40% fertilizer dosage than the other treatments. The phosphate resolvability bacteria and available phosphate (P available of 15 dbh were higher than 30 dbh. Sipramin fertilizer of 40% dosage improved C-organic content and carbon to nitrogen (C/N ratio value of soil, and significantly (P<0.01 increased forage production (leaf and steam. The leaf and steam ratio of 15 dbh were higher than 30 dbh. There were significantly different (P<0.01 on number of root nodule on 40% dosage than others. The addition of 40% sipramin at 15 dbh fertilization time showed the best result to chemical and biological soil characteristic, re-growth, and productivity of Indigofera sp.

  16. Pembuatan pupuk bokashi dari sampah lingkungan berdasarkan rancangan percobaan campuran yang optimum pada model permukaan multirespon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ruslan Ruslan

    2012-02-01

    Full Text Available Environment waste arround ITS college such as waste of Trembesi leaves, Sono leaves, and Satintail at this research will be used as part of materials of Bokashi fertilizer producing. The first aim of this research produced Bokashi fertilizer in various proportion waste of Trembesi leaves, Sono leaves, and Satintail with other materials proportion which has been assumed to be constant based ondevelopment of optimum mixture design of multiresponse surface theory by D-optimum criterion. The second aim of this research was compared 5:3:1:1 composition from reference to 5:2:1:2 composition from researcher hypothesis with proportion of waste of Trembesi leaves, Sono leaves, and Satintail as independent variables to N, P, and K percentation as response variables. Optimum mixture designsof multiresponse surface model will be optimum if it weighted w = 1qs means the each point of experiment will be given s-replications as much as proportion number of experiment point to number of component. The 5:2:1:2 and 5:3:1:1 compositions of Bokashi fertilizer producing are not statistically difference, therefore both compositions can be used to produce Bokashi fertilizer.

  17. Multi-proxy identification of the Laschamp geomagnetic field excursion in Lake Pupuke, New Zealand

    Science.gov (United States)

    Nilsson, Andreas; Muscheler, Raimund; Snowball, Ian; Aldahan, Ala; Possnert, Göran; Augustinus, Paul; Atkin, Daniel; Stephens, Tom

    2011-11-01

    We present palaeomagnetic and cosmogenic radionuclide records of the Laschamp geomagnetic excursion in Lake Pupuke, a maar lake in Auckland, New Zealand. Laschamp was identified by a combination of relative palaeointensity, 10Be and 14C data from the lake sediments and represents the first such record from the Southern Hemisphere. Despite the high organic carbon content, which causes relatively weak natural remanent magnetisations, the geomagnetic intensity minimum associated with the Laschamp excursion is identifiable as a relative palaeointensity minimum that is synchronous with (i) a peak in 10Be concentration and (ii) an anomaly in Δ 14C. The Lake Pupuke time scale, provided by 14C data calibrated with INTCAL09, places the 10Be maximum at the same time as a 10Be maximum in Greenland ice cores when secured to the GICC05 time scale. The central age of the Laschamp geomagnetic excursion in Lake Pupuke as defined by the 10Be prediction peak is c. 41 kyr, which confirms its global application as a palaeomagnetic isochron. Anomalous palaeomagnetic directional data at c. 32 kyr in the Lake Pupuke sediments may represent the Mono Lake geomagnetic excursion, but tephra layers caused by frequent eruptions in the Auckland volcanic field during this excursion probably disrupted the palaeointensity signal. The study highlights the value of combining traditional palaeomagnetic methods with measurements of cosmogenic radionuclides in the quest for accurate and precise geochronologies during MIS3, a time of rapid global climate change.

  18. ANALISIS TINGKAT KECERNAAN PAKAN DAN LIMBAH NITROGEN (N BUDIDAYA IKAN BANDENG SERTA KEBUTUHAN PENAMBAHAN C-ORGANIK UNTUK PENUMBUHAN BAKTERI HETEROTROF (BIOFLOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usman Usman

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kecernaan pakan dan beban limbah nitrogen (N dan karbon organik (C pada pembesaran ikan bandeng untuk dijadikan acuan penumbuhan bakteri heterotrof (bioflok. Pakan uji yang digunakan adalah pakan komersial yang memiliki kadar protein berbeda yaitu 17%, 21%, dan 26%. Pakan tersebut digiling ulang, lalu ditambahkan kromium oksida (Cr2O3 sebagai indikator kecernaan. Untuk menentukan total limbah N termasuk ekskresi amonia, dilakukan juga pemeliharaan ikan bandeng selama 45 hari dan menghitung retensi N. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecernaan ketiga pakan tersebut tidak berbeda nyata yaitu antara 77,2%-78,2% untuk bahan kering; 88,6%-90,0% untuk protein; dan 81,6%-83,1% untuk C-organik. Namun total limbah N per 100 g pakan yang masuk ke perairan meningkat secara nyata dengan meningkatnya kadar protein pakan yaitu 2,27 g N untuk pakan berprotein 17%; 2,76 g N untuk pakan berprotein 21%; dan 3,28 g N untuk pakan berprotein 26%. Untuk mengkonversi limbah N dari budidaya bandeng ini menjadi bakteri heterotrof (bioflok, diperlukan aplikasi C-organik sebanyak 22,7 g; 27,6; dan 33 g per 100 g pakan berturut-turut untuk pakan yang berprotein 17%, 21%, dan 26%. This experiment was conducted to analyze the feed digestibility and nitrogen (N waste of milk fish grow-out and assessment of organic-C addition to promote heterotrophic bacteria (biofloc. The three commercial diets were used containing different protein levels i.e. (A 17%, (B 21%, and (C 26%. Chromic oxide was used as the digestibility marker. To assess the total nitrogen waste, the milk fish with initial weight of 48 g/fish were reared for 45 days and the protein retention was calculated. The results showed that the apparent digestibility of the all three tested diets was not significantly different (>0.05 i.e. 77.2%-78.2% for dry matter, 88.6%-90% for protein, and 81.6%-83.1% for organic-C. However, the total nitrogen waste per 100 g of feed

  19. OKSIDASI SENYAWA ORGANIK DENGAN RADIASI UV DAN HIDROGEN PEROKSIDA : TOLUEN DALAM LARUTAN (Oxidation of Organic Compounds with UV Radiation And Hydrogen Peroxide : Toluene in Aqueous Solutions

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Bendiyasa

    2007-11-01

    Full Text Available ABSTRAK  Umumnya limbah cair mengandung bermacam-macam senyawa organik dan unorganik. Sebagian besar senybawa organik, diantaranya adalah senyawa-senyawa aromatis, seperti toluene, tidak dapat dikenakan proses kemis maupun biologis konvensional. Tulisan ini menyajikan hasil penelitian yang terkait dengan oksidasi toluen dengan gabungan UV (ultra violet dan H2O2 yang sering disebut Advance Oxidation Processes (AOPs. Percobaan dilakukan di dalam sebuah reaktor batch pada suhu kamar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi awal H2O2 maupun pH mempengaruhi tingkat oksidasi toluen. Order reaksi yang sesuai dengan sistem ini adalah reaksi order satu semu terhadap toluen. Hubungan nilai kapparent dengan konsentrasi awal H2O2 adalah linier sedangkan hubungan kapparent dengan pH adalah eksponensial. Pengaruh konsentrasi awal H2O2 terhadap kapparent dapat dituliskan dalam bentuk persamaan kapparent = 0,0015 Cinitial + 0,0204 min-1 dan pH awal terhadap konsentrasi kapparent adalah sebagai berikut kapparent =  0,0309 0,027 (pH min-1. Pengaruh gabungan nkonsentrasi H2O2 dan pH awal dapat dinyatakan dalam persamaan kapparent  = (0,0374 = 0,0009 Cinitial e -0,0316 (pH min-1 ABSTRACT  Generally, waste water contains a large variety of organic and inorganic compounds. Most organic compounds are resistant to conventional chemical and biological treatments. Among them are aromatic compounds, such as toluene. This paper presents the results of experimental oxidation of toluene with combinations of UV and H2O2 which are usually called Advanced Oxidation Processes (AOPs. The experiments were performed in a batch system at room temperature. The experimental results exhibit that both initial concentration of hydrogen peroxide and initial pH affect the degree of oxidation. It is found that the order of reaction is pseudo first order with regard to toluene. The value of kapparent. is observed linearly with respect to the initial hydrogen peroxide concentration

  20. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HIJAU CAIR KIHUJAN (Samanea saman) DAN AZOLLA (Azolla pinnata) TERHADAP KANDUNGAN SELULOSA DAN HEMISELULOSA RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum)

    OpenAIRE

    KARIMUDDIN, KHAERUN NUR

    2016-01-01

    2016 KHAERUN NUR KARIMUDDIN (I11111018). Pengaruh Pemberian Pupuk Hijau Cair Ki hujan (Samanea saman) dan Azolla (Azolla pinnata) Terhadap Kandungan Selulosa dan Hemiselulosa Rumput Gajah (Pennisetum purpureum). Dibawah bimbingan SYAMSUDDIN NOMPO sebagai pembimbing utama dan MARHAMAH NADIR sebagai pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk hijau cair dari tanaman Ki hujan (Samanea saman), dan Azolla (Azolla pinnata) terhadap ...

  1. JENIS DAN DOSIS AKTIVATOR PADA PEMBUATAN KOMPOS BERBAHAN BAKU MAKROALGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Susianingsih

    2011-06-01

    Full Text Available Kompos (pupuk organik merupakan salah satu bahan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah karena dapat meningkatkan retensi/ketersediaan hara di dalam tanah sebagai upaya untuk memperbaiki sifat kimia, fisika, dan biologi tanah. Salah satu material organik yang dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan kompos adalah makroalga dari jenis rumput laut terutama dari jenis yang kurang memiliki nilai ekonomis (fluktuasi harga dan dari jenis yang pertumbuhannya cepat karena dapat menjadi limbah dalam perairan. Teknologi pengomposan sangat beragam, di antaranya dengan penggunaan aktivator yang bertujuan untuk mempercepat proses pengomposan. Beberapa aktivator komersil telah banyak beredar di pasaran sesuai dengan peruntukan dan keunggulannya masing-masing. Akan tetapi aktivator yang diperoleh dari bahan baku yang akan dijadikan kompos atau pupuk organik belum banyak dilakukan begitu pula mengenai dosis penggunaannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan dosis aktivator komersil dan aktivator hasil isolasi yang sesuai dan dapat digunakan untuk pembuatan kompos berbahan baku makroalga. Sebanyak 3 jenis makroalga yang digunakan sebagai bahan baku yaitu: Sargassum sp., E. spinosum, dan Gracilaria sp., menggunakan 2 (dua jenis aktivator yaitu aktivator hasil isolasi dari bahan baku dan EM 4 sebagai aktivator pembanding dengan 3 tingkatan dosis aktivator 104, 106, dan 108 CFU/mL. Peubah yang diamati meliputi perubahan kompos yang terjadi secara morfologi pada akhir penelitian, suhu, kadar C-organik, N-total, P, dan K. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Sargassum dengan aktivator hasil isolasi pada dosis 108 CFU/mL menghasilkan kompos dengan mutu yang lebih baik.

  2. APLIKASI KOMBINASI KOMPOS JERAMI, KOMPOS AZOLLA DAN PUPUK HAYATI UNTUK MENINGKATKAN JUMLAH POPULASI BAKTERI PENAMBAT NITROGEN DAN PRODUKTIVITAS TANAMAN PADI BERRBASIS IPAT-BO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ferina Rosiana

    2013-03-01

    Full Text Available Penelitian untuk mengetahui efek pemberian kombinasi kompos jerami dengan Azolla dan pupuk hayati majemuk terhadap peningkatan populasi bakteri penambat N dan produktivitas tanaman padi dengan teknologi IPAT-BO dilaksanakan dari bulan April hingga Juli 2012 di kebun percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, dengan ketinggian + 740 m dpl. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktor tunggal dengan dua belas perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan terdiri dari (A tanpa kompos jerami, (B kompos jerami 2,5 ton ha-1, (C kompos jerami 5 ton ha-1, (D kompos Azolla 0,5 ton ha-1, (E kompos jerami 2,5 ton ha-1 + kompos Azolla 0,5 ton ha-1, (F kompos jerami 5 ton ha-1 + kompos Azolla 0,5 ton ha-1, (G pupuk hayati 400 g ha-1, (H kompos jerami 2,5 ton ha-1 + pupuk hayati 400 g ha-1, (I kompos jerami 5 ton ha-1 + pupuk hayati 400 g ha-1, (J kompos Azolla 0,5 ton ha-1 + pupuk hayati 400 g ha-1, (K kompos jerami 2,5 ton ha-1 + kompos Azolla 0,5 ton ha-1 + pupuk hayati 400 g ha-1, (L kompos jerami 5 ton ha-1 + kompos Azolla 0,5 ton ha-1 + pupuk hayati 400 g ha-1.Aplikasi perlakuan kompos jerami, kompos Azolla dan pupuk hayati majemuk memberikan pengaruh terhadap populasi penambat N (Azotobacter sp. dan Azospirilium sp. dan produktifitas tanaman padi. Aplikasi kompos jerami 2,5 ton ha-1 dengan pupuk hayati 400 g ha-1 memberikan hasil GKP yaitu 64,39 g tanaman-1 (6,13 ton ha-1. Kata kunci: IPAT-BO, kompos Azolla, kompos jerami, pupuk hayati.

  3. KEMAMPUAN GENTENG PLASTIK BERGELOMBANG (CORRUGATED PLASTIC SEBAGAI BIOFILTER PARTIKEL AMONIAK DAN BAHAN ORGANIK DI MEDIA BUDIDAYA DAN LIMBAH CAIR BUDIDAYA IKAN (Performance of Corrugated Plastic as Biofilter of Ammonia Particle and Organic Material

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muslim Muslim

    2010-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Pertumbuhan budidaya ikan dalam beberapa dekade ini berkembang sangat pesat, hal ini karena permintaan akan ikan meningkat. Meningkatnya kegiatan budidaya ikan selalu diiringi dengan meningkatnya limbah yang dihasilkan. Hal ini akan sangat cepat berpengaruh bila sistem budidaya yang dipakai adalah semi intesif atau intensif. Limbah tersebut harus segera dihilangkan atau dikurangi, karena akan berdampak pada ikan yang dibudidaya dan lingkungan seperti sungai dan laut. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui kemampuan genteng plastik bergelombang mengurangi limbah yang dihasilkan budidaya ikan yaitu Total Suspended Sediment (TSS, Suspended Sediment (SS, amoniak dan bahan organik (COD. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa air limbah budidaya ikan yang mengandung TSS, SS, amoniak dan bahan organik setelah dilewatkan dengan genteng plastik bergelombang konsentrasinya menurun dengan tingkat efisiensi pengurangan yang terjadi di dalam kolam ikan dan di luar kolam ikan adalah sebagai berikut: 74,51% dan 54,42% (TSS; 39,20% dan 49,12% (SS; 19,82% dan 14,2% (amoniak; dan 24,82% dan 22,47% (COD. Ternyata genteng plastik bergelombang mempunyai tingkat pengurangan (g/m3/hr dan tingkat pengurangan spesifik (mg/m2/hr terhadap kandungan amoniak lebih efektif bila dibandingkan dengan material lain seperti plastic rolls, scrub pads, pipa PVC dan lain sebagainya.   ABSTRACT Aquaculture has been developing rapidly during the last few decades; it is due to the increase of fish demand. Increasing aquaculture activities especially with semi-intensive and intensive system have significant effect on waste production, which has to be removed or to be reduced quickly because will effect on fish in rearing tank and environment when through away to environment such as river and sea. The objectives of this study were to know the capability of corrugated plastic to remove or to reduce wastes content produced by aquaculture activities, i.e, Total Suspended

  4. Karakteristik Fisiko-Kimiawi (Morfologi, Higroskopisitas, pH dan Toksisitas Panel Bangunan yang Dihasilkan dari Komposit Limbah Abu Terbang Batu Bara (Fly Ash, Daun-Ampas Tebu, Jerami-Sekam Padi dan Ijuk (Palm Fiber

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulianto P. Prihatmaji

    2015-10-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian tentang karakteristik fisiko-kimiawi (morfologi, higroskopisitas, ph dan toksisitas panel bangunan yang dihasilkan dari komposit limbah abu terbang batu bara (fly ash, daunampas tebu, jerami-sekam padi dan ijuk (palm fiber. Berdasarkah hasil uji dan analisis fisiko-kimiawi kaitannya dengan morfologi secara makroskopis menunjukkan bahwa komposit panel bangunan dari berbagai macam jenis bahan baku tersebut tampak menyatu secara solid dengan ikatan kimia antar bahan yang terlibat. Bahan organik yang berupa limbah ampas-daun tebu, jerami-sekam padi, dan ijuk tampak menyatu padu dengan komponen anorganiknya berupa fly ash dan semen. Kaitannya dengan higroskopisitasnya, produk panel bangunan yang dihasilkan tampaknya tidak terpengaruh oleh iklim dan kelembaban di dalam maupun di luar ruang karena kadar air panel bangunan yang diuji pada hari ke-30 dan hari ke-60 relatif stabil yakni 19,65% yang berarti normal. Kaitannya dengan tingkat keasaman (pH, panel bangunan yang dihasilkan menunjukkan kondisi yang aman/tidak menyebabkan iritasi karena pH: 7-8 yang berarti tidak mengiritasi/aman. Adapun hasil uji dan analisis toksisitas fly ash dilakukan menggunakan indikator biologis; mencit menunjukkan harga LD50: 32,915 mg/kg (bb yang berarti relatif tidak berbahaya. Kutu air menunjukkan harga LC50: 75,515 ppm (7,552% yang berarti hampir tidak toksik dan ikan mas menunjukkan harga LC50: 121,943 ppm (12,194% yang berarti tidak toksik. Oleh sebab itu produk panel bangunan yang dihasilkan dapat dipastikan aman dikonsumsi.

  5. Pengaruh Pupuk Nitrophoska dan ZPT Dekamon terhadap pertuubuhan dan Produksi Jagung (Zea Mays L. ) Varietas Bisi-2

    OpenAIRE

    Gultom, Yunidix

    2012-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pupuk Nitrophoska dan ZPT Dekamon terhadap pertumbuhan dan produksi jagung Varietas Bisi - 2. Penelitian ini dilakukan di lahan pertanian Johor Indah Jl.Karya Wisata, Medan Johor dengan ketinggian 27 meter diatas permukaan laut. Penelitian ini berlangsung dari bulan April hingga Agustus 2000. 950301084

  6. Pengaruh Pupuk Daun Bayfolan Dan Dekamon 22,43 L Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit(Elaeis Gutneensis Jacq) Di Pembibitan Utama

    OpenAIRE

    Naiborhu, Josua

    2013-01-01

    "Pengaruh Pupuk Daun Bayfolan dan Dekamon 22,43 L terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (FJaeis guineemis Jacq) di Pembibitan Utama". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk daun Bayfolan dan Dekamon 22,43 L terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pembibitan ulama. Penelitian ini dilaksanakan di Kompleks Kejaksaan Gang Pertambangan, Medan dengan ketinggian 25 meter di atas permukaan laut. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Maret sampai dengan Agustus 2000. Ran...

  7. KEPEMIMPINAN YANG MEMBANGUN TIM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu A Rini

    2006-05-01

    Full Text Available Kepemimpinan pada dasarnya tidak bisa berjalan sendirian. Kepemimpinan muncul karena kerja sama dengan orang lain. Tanpa orang lain, tidak ada pemimpin,  kepemimpinan bukanlah upaya satu orang saja, melainkan melibatkan kerja sama tim. Tim yang handal adalah tim yang bisa bekerja sama, saling percaya, dan saling menghargai. Dalam membangun tim kerja adalah mengupayakan  kesamaan visi, misi dan tujuan yang ingin dicapai dengan terus melakukan brainstorming agar kesepakatan bersama dapat tercapai. Tantangan utama yang berhubungan dengan aspek kepemimpinan Tim adalah membangun budaya yang kondusif serta menciptakan atmosfer yang mendukung kerja tim. Pemimpin tim yang percaya kepada teamwork biasanya memiliki posisi yang lebih baik untuk membangun kultur teamwork. Tim dengan kinerja tinggi pada umumnya heterogen. Artinya, tim yang mencapai tingkat kinerja yang tinggi tidak terdiri dari orang-orang yang benar-benar sama. Melainkan, tim ini terdiri dari para anggota yang mempunyai kecakapan-kecakapan yang saling melengkapi. Fondasi dari sebuah tim kerja yang sukses dengan mengedepankan hubungan antar manusia, tim kerja yang efektif adalah saling mempedulikan satu dengan lainnya, membangun disiplin serta membangun komitmen agar tim dapat bekerja secara efektif.

  8. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PADI Studi Kasus di Kecamatan Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MAHANANTO - -

    2012-05-01

    was not optimum either so that its use needed to be increased.   Keywords: Rice production, production factor ABSTRAK Tujuan penelitian antara lain untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan produksi padi sawah, dan menganalisis tingkat optimasi penggunaan faktor-faktor produksi pada usahatani padi sawah. Penelitian dilakukan terhadap 120 petani sampel di empat desa sampel di wilayah Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Penarikan sampel dilakukan dalam dua tahap, yang pertama menentukan sampel desa yang dilakukan dengan metode stratified random sampling dan yang kedua menentukan petani sampel yang dilakukan dengan metode simpel random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dengan menggunakan instrumen kuesioner. Alat analisis yang digunakan adalah model Fungsi produksi Transendental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: model yang digunaka secara simultan faktor-faktor luas lahan garapan, jumlah tenaga kerja efektif, jumlah pupuk, jumlah pestisida, pengalaman petani dalam berusahatani, jarak rumah petani dengan lahan garapan, dan sistem irigasi berpengaruh sangat nyata terhadap peningkatan produksi padi sawah. Selain itu model yang digunakan menunjukkan bahwa: secara parsial luas lahan garapan, jumlah tenaga kerja efektif, jumlah pupuk, jumlah pestisida (obat-obatan, jarak lahan garapan dengan rumah petani, dan sistem irigasi berpengaruh terhadap peningkatan produksi padi sawah, sedangkan, pengalaman petani tidak berpengaruh (non significant terhadap peningkatan produksi padi sawah. Sedangkan hasil analisis optimasi (efisiensi ekonomis penggunaan faktor produksi menunjukkan bahwa: luas lahan garapan belum optimum (efisien sehingga penggunaannya perlu ditambah, jumlah tenaga kerja efektif tidak optimum sehingga penggunaannya perlu dikurangi terutama pada MT. I dan MT. II sedangkan pada MT. III sudah optimum (efisien, jumlah pupuk tidak optimum sehingga penggunaannya perlu dikurangi, jumlah pestisida (obat

  9. TERNYATA IKAN NILA, Oreochromis niloticus MEMPUNYAI POTENSI YANG BESAR UNTUK DIKEMBANGKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supriyono Eko Wardoyo

    2007-06-01

    seperti: pakan, pupuk, obat, vaksin, dan lain-lain. Pengelolaan induk nila yang terkoordinasi antar pembudi daya dengan aparat yang berwewenang agar tidak terjadi penurunan mutu genetik. Penelitian masih perlu dilanjutkan terutama terhadap penurunan mutu genetik ikan nila, utamanya di bidang pembesaran (grow-out.

  10. Efektivitas Isolat Bakteri Yang Berasal Dari Berbagai Rhizosfer dan Bahan Organik Terhadap Patogen Penyakit Layu Secara In vitro

    OpenAIRE

    Kuswinanti, Tutik; Baharuddin; Sukmawati

    2013-01-01

    As the new regional development of potato, Tana Toraja District has the different climate, and types of soil compared with other regions. Rhizosphere is an ideal area for growth and development of microbial antagonists, caused of rhizosphere function as providers of nutrition. Some nutrients that secreted in the rhizosphere are influenced by many environmental factors. Based on these facts, the research were aimed to explore the diversity of bacteria from the rhizosphere of plants and organ...

  11. PEMANFAATAN LIMBAH DARAH SAPI DAN KIAMBANG SEBAGAI PUPUK RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MENDUKUNG PERTANIAN LAHAN GAMBUT YANG BERKELANJUTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    HASTIN ERNAWATI

    2015-12-01

    Full Text Available ABSTRACTA Farming system adopted by farmers in Sub-District Kalampangan is very dependent agricultural systems within organic fertilizer. The use of in organic fertilizers continuously providea considerable impact on the surroundingenvironment. Nutrient the soilare bound by the molecules of chemical fertilizers so the top soi lregenerationprocess can not to be done.One alternativesolutionthat is proposed is the use of fertilizers derived from localresources around, the cow blood waste from slaughter houses and swamp plant sgiant salvinia (Salvinia molesta.Trouble shooting methods in this service activities were 1 education and training composting of cow blood-giantsalvinia 2 demonstration plot to show the prove of greatness of cow blood-giant salvinia compost to the plants3 mentoring and coaching partner farmers. The results showed that cow blood and giant salvinia potentially beusedas contained in an environmentally friendly organic fertilizer fo able crops grownon peat. Thefertilizershouldbe developedso thatfarmerscanbea superior productin order to meetone of thecomponents neededto initiatethechangefromconventional farming systemstoorganic farming systems.Keywords : cow blood waste, giant salvinia, compost, organic fertilizer, organic farming

  12. FAKTOR STATUS PEMBUDIDAYA, KONDISI, DAN PENGELOLAAN TAMBAK YANG BERPENGARUH TERHADAP PRODUKSI RUMPUT LAUT (Gracilaria verrucosa DI TAMBAK TANAH SULFAT MASAM KABUPATEN LUWU UTARA PROVINSI SULAWESI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Ratnawati

    2016-11-01

    Full Text Available Tambak di Kabupaten Luwu Utara umumnya tergolong tanah sulfat masam dan banyak digunakan untuk budidaya rumput laut (Gracilaria verrucosa dengan produksi yang tinggi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui faktor status pembudidaya, kondisi, dan pengelolaan tambak yang mempengaruhi produksi rumput laut. Metode penelitian yang diaplikasikan adalah metode survai untuk mendapatkan data primer dari produksi, status pembudidaya, dan pengelolaan tambak yang dilakukan melalui pengajuan kuisioner kepada responden secara terstruktur, sedangkan kondisi tambak ditentukan melalui pengamatan dan pengukuran langsung di lapangan. Sebagai peubah tidak bebas adalah produksi dan peubah bebas adalah faktor status pembudidaya yang terdiri atas 10 peubah, kondisi tambak yang terdiri atas 12 peubah, dan pengelolaan tambak yang terdiri atas 26 peubah. Analisis regresi berganda dengan peubah boneka digunakan untuk memprediksi produksi rumput laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi aktual rata-rata rumput laut di tambak tanah sulfat masam sebesar 7.821 kg/ha/tahun dengan prediksi produksi sebesar 23.563 kg kering/ha/tahun. Produksi rumput laut dapat ditingkatkan melalui: peningkatan pengalaman pembudidaya tambak, penambahan jumlah pintu air, tambak dibuat dengan bentuk bujur sangkar atau empat persegi panjang dengan luasan tambak tidak terlalu luas serta peningkatan lama pengeringan tanah dasar tambak, padat penebaran ikan bandeng, dosis kapur dan dosis pupuk Urea, SP-36, KCl, dan Za sebagai pupuk dasar. Brackishwater pond in North Luwu Regency, generally as classified as acid sulfate soils and most of them was used for culturing seaweed (Gracilaria verrucosa with high productivity. Hence, it was conduct research that aim to know the effect of farmer status, condition, and management of pond on the seaweed production. Survey method was applied to find primary data of seaweed production, farmer status and pond management, while

  13. Pengaruh Pemberian Limbah Kalapa sawit (Sludge) dan Pupuk Majemuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guinsensis Jacq) di Pembibitan Awal

    OpenAIRE

    Siregar, Zulkarnain

    2012-01-01

    Penelitian bertujuan untuk mengetahui Pengaruh pemberian Limbah Kelapa Sawit (Sludge) dan Pupuk Majemuk NPK terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pre Nursery. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Gedung Johor Kecamatan Medan Johor pada ketinggian 27 meter diatas permukaan laut. Penelitian berlangsung dari bulan November-Maret 2001. 950301088

  14. Yin-Yang Balancing

    DEFF Research Database (Denmark)

    Li, Peter Ping

    The potential contribution of the Eastern frame of Yin-Yang Balancing lies in the mindset of "either/and", in contrast to Aristotle's either/or logic and Hegel's "both/or". Implications of this either/and thinking for science and management will be explored.......The potential contribution of the Eastern frame of Yin-Yang Balancing lies in the mindset of "either/and", in contrast to Aristotle's either/or logic and Hegel's "both/or". Implications of this either/and thinking for science and management will be explored....

  15. ANALISIS WAKTU PEMUPUKAN TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica rapa var. parachinensis DENGAN TEKNIK PERUNUT RADIOAKTIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ngurah Sutapa

    2016-06-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian analisis waktu pemupukan pada tanaman sawi hijau (Brassica rapa var. parachinensisdengan teknik perunut radioaktif. Untuk menuju sistem pertanian berkelanjutan perlu adanya perbaikan pertanian(intensifikasi selama beberapa tahun yang lalu masih signifikan, karena ketersediaan sumber daya alam danteknologi pertanian cukup memadai dan berimbang dengan ketersediaan lahan dan peningkatan jumlah penduduk.Keadaan ini sulit untuk dipertahankan dimasa yang akan datang, kecuali ada pendekatan baru yang menawarkan ide dan teknik untuk meningkatkan produktifitas pertanian. Efesiensi pemupukan tanaman dengan teknik perunut (tracer radioisotop adalah salah satu potensi menujusistem pertanian berkelanjutan. Teknik perunut dapat digunakan antara lain untuk mempelajari hubungan antaratanah dan tanaman, menentukan kondisi optimal dalam penggunaan pupuk (waktu pemupukan, pola perakaranaktif tanaman, jenis dan takaran pupuk, mempelajari proses dekomposisi dan mineralisasi bahan organik, sertamempelajari proses fotosintesis tanaman,baik dengan metoda langsung maupun tidak langsung.Waktu pemupukanyang lebih tepat dapat ditentukan dengan teknik perunut tersebut, sehingga optimalisasi pemupukan dapat dicapai,tanpa pemborosan yang tidak berguna.Dari penelitian dengan menggunakan radioisotop P, ternyata waktupemupukan pada tanaman sawi hijau (Brassica rapa var. parachinensis yang paling signifikan adalah padapukul 9.00 pagi. Waktu siang hari mulai pukul 11.00 sampai pukul 15.00 adalah waktu pemupukan yang sangatburuk. Sedangkan waktu sore hari yaitu pukul 15.00 sampai 17.00 menunjukkan waktu pemupukan yang semakinbaik namun tidak signifikan.32

  16. ANALISIS WAKTU PEMUPUKAN TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica rapa var. parachinensis DENGAN TEKNIK PERUNUT RADIOAKTIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ngurah Sutapa

    2016-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian analisis waktu pemupukan pada tanaman sawi hijau (Brassica rapa var. parachinensisdengan teknik perunut radioaktif. Untuk menuju sistem pertanian berkelanjutan perlu adanya perbaikan pertanian(intensifikasi selama beberapa tahun yang lalu masih signifikan, karena ketersediaan sumber daya alam danteknologi pertanian cukup memadai dan berimbang dengan ketersediaan lahan dan peningkatan jumlah penduduk.Keadaan ini sulit untuk dipertahankan dimasa yang akan datang, kecuali ada pendekatan baru yang menawarkan ide dan teknik untuk meningkatkan produktifitas pertanian. Efesiensi pemupukan tanaman dengan teknik perunut (tracer radioisotop adalah salah satu potensi menujusistem pertanian berkelanjutan. Teknik perunut dapat digunakan antara lain untuk mempelajari hubungan antaratanah dan tanaman, menentukan kondisi optimal dalam penggunaan pupuk (waktu pemupukan, pola perakaranaktif tanaman, jenis dan takaran pupuk, mempelajari proses dekomposisi dan mineralisasi bahan organik, sertamempelajari proses fotosintesis tanaman,baik dengan metoda langsung maupun tidak langsung.Waktu pemupukanyang lebih tepat dapat ditentukan dengan teknik perunut tersebut, sehingga optimalisasi pemupukan dapat dicapai,tanpa pemborosan yang tidak berguna.Dari penelitian dengan menggunakan radioisotop P, ternyata waktupemupukan pada tanaman sawi hijau (Brassica rapa var. parachinensis yang paling signifikan adalah padapukul 9.00 pagi. Waktu siang hari mulai pukul 11.00 sampai pukul 15.00 adalah waktu pemupukan yang sangatburuk. Sedangkan waktu sore hari yaitu pukul 15.00 sampai 17.00 menunjukkan waktu pemupukan yang semakinbaik namun tidak signifikan.32

  17. Yin and Yang

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    2010-01-01

    @@ The I-Ching is the most fundamental foundation of Chinese philosophy.To understand a little bit about Yin and Yang,Tai-Chi,and I-Ching,is very helpful to understand Chinese way of thinking,even their business style.

  18. Pengaruh Dosis Pupuk Zeorea dan Konsentrasi ZPT Dekamon 22.43 L Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt.)

    OpenAIRE

    Aruan, Marnaek H.

    2012-01-01

    MARNAEK HASIHOLAN ARUAN, "Pengaruh Dosis Pupuk Zeorea dan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Dekamon 22.43 L Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays sacchurata Sturt.)", dibawah bimbingan ibu Ir. Hj. Sabar Ginting, MS selaku ketua komisi pembimbing dan bapak Ir Toga Simannngkalit, MS selaku anggota komisi pembimbing. Penelitian ini telah dilaksanakan di Jalan Matahari Raya Kecamatan Medan Helvetia mulai dari. bulan Januari ,2004 - April 2004. Tujuan dari penelitian...

  19. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HIJAU CAIR KIHUJAN (Samanea saman) DAN AZOLLA (Azolla pinnata) TERHADAP KANDUNGAN NDF DAN ADF PADA RUMPUT SIGNAL (Brachiaria decumbens)

    OpenAIRE

    SYAM, NURFAJRI

    2016-01-01

    2016 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk hijau cair dari tanaman Kihujan (Samanea saman), dan Azolla (Azolla pinnata) terhadap kandungan NDF dan ADF rumput signal.Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 5 kali ulangan sehingga di peroleh 15 unit percobaan. Perlakuan penelitian ini yaitu P0 (Kontrol), P1 (azolla), P2 (kihujan). Parameter yaitu kandungan NDF dan ADF. Hasil penelitian menunjukkan b...

  20. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HIJAU CAIR KIHUJAN (Samanea saman) DAN AZOLLA (Azolla pinnata) TERHADAP KANDUNGAN NDF DAN ADF PADA RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum)

    OpenAIRE

    -, SUCI RAMADANI

    2016-01-01

    2016 ABSTRAK Suci Ramadani (I111 11 006). Pengaruh Pemberian Pupuk Hijau Cair Kihujan (Samanea saman) dan Azolla (Azolla pinnata) Terhadap Kandungan NDF dan ADF Pada Rumput Gajah (Pennisetum purpureum). Dibawah bimbingan Dr. Ir Syamsuddin Nompo, MP sebagai Pembimbing Utama dan Dr Ir Budiman Nohong,MP sebagai Pembimbing Anggota. Hijauan merupakan sumber makanan utama bagi ternak ruminansia untuk dapat bertahan hidup, berproduksi serta berkembangbiak. Produksi ternak...

  1. PEUBAH KUALITAS AIR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Gracilaria verrucosa DI TAMBAK TANAH SULFAT MASAM KECAMATAN ANGKONA KABUPATEN LUWU TIMUR PROVINSI SULAWESI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Mustafa

    2009-04-01

    Full Text Available Rumput laut (Gracilaria verrucosa telah dibudidayakan di tambak tanah sulfat masam dengan kualitas dan kuantitas produksi yang relatif tinggi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui peubah kualitas air yang mempengaruhi laju pertumbuhan rumput laut di tambak tanah sulfat masam Kecamatan Angkona Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan. Pemeliharaan rumput laut dilakukan di 30 petak tambak  terpilih selama 6 minggu. Bibit rumput laut dengan bobot 100 g basah ditebar dalam hapa berukuran 1,0 m x 1,0 m x 1,2 m. Peubah tidak bebas yang diamati adalah laju pertumbuhan relatif, sedangkan peubah bebas adalah peubah kualitas air yang meliputi: intensitas cahaya, salinitas, suhu, pH, karbondioksida, nitrat, amonium, fosfat, dan besi. Analisis regresi berganda digunakan untuk menentukan peubah bebas yang dapat digunakan untuk memprediksi peubah tidak bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan relatif rumput laut di tambak tanah sulfat masam berkisar antara 1,52% dan 3,63%/hari dengan rata-rata 2,88% ± 0,56%/hari. Di antara 9 peubah kualitas air yang diamati ternyata hanya 5 peubah kualitas air yaitu: nitrat, salinitas, amonium, besi, dan fosfat yang mempengaruhi pertumbuhan rumput laut secara nyata. Untuk meningkatkan pertumbuhan rumput laut di tambak tanah sulfat masam Kecamatan Angkona Kabupaten Luwu Timur dapat dilakukan dengan pemberian pupuk yang mengandung nitrogen untuk meningkatkan kandungan amonium dan nitrat serta pemberian pupuk yang mengandung fosfor untuk meningkatkan kandungan fosfat sampai pada nilai tertentu, melakukan remediasi untuk menurunkan kandungan besi serta memelihara rumput laut pada salinitas air yang lebih tinggi, tetapi tidak melebihi 30 ppt. Seaweed (Gracilaria verrucosa has been cultivated in acid sulfate soil-affected ponds with relatively high quality and quantity of seaweed production. A research has been conducted to study water quality variables that influence the

  2. EKSTRAKSI TANNIN SEBAGAI BAHAN PEWARNA ALAMI DARI TANAMAN PUTRIMALU (MIMOSA PUDICA MENGGUNAKAN PELARUT ORGANIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tjukup Marnoto

    2012-05-01

    Full Text Available EXTRACTION OF TANNINS AS NATURAL DYES FROM PUTRIMALU (MIMOSA PUDICA PLANT USING VARIOUS ORGANIC SOLVENTS. Public awareness on using natural dyes has encouraged the extraction of tannins from putrimalu. Extraction was performed continuously using a Soxhlet apparatus. The parameter studied was the influence of solvent polarity on the amount of tannin and mass transfer coefficient. Tannin was extracted from ten grams of dried putrimalu plants using polar solvents (ethanol, acetone and methanol and a non-polar solvent (n-hexane. Extraction is considered complete when the concentration of tannins in the liquid is no longer changing with time. Liquid samples were withdrawn every 20 minutes interval for tannin analyses using Thin Layer Chromatography (TLC. The results showed that the maximum concentration of tannins in the extract (g/mL when extraction were performed using n-hexane was 0.0031, acetone (0.016, methanol (0.0274 and ethanol (0.044. From extract yield and mass transfer coefficient point of views, it can be concluded that the best solvent is ethanol. The relationship between tannin concentration in the ethanol 96% solvent and the time was expressed in term of mathematical equations             CAL=1.046(1-e-0.0213t with error was 3.6%. Where CAL is the concentration of tannins in the solvent (g/ml and t is the extraction time (minutes.  Kesadaran masyarakat untuk kembali menggunakan bahan pewarna alami mendorong dilakukannya ekstraksi tannin dari putrimalu. Ekstraksi dilakukan secara kontinyu menggunakan alat Soxhlet. Parameter yang dipelajari adalah pengaruh polaritas pelarut terhadap ekstrak tannin dan koefisien transfer massa. Tannin diekstrak dari sepuluh gram tanaman putrimalu kering menggunakan pelarut polar (etanol, aseton dan metanol dan pelarut non-polar n-heksana. Ekstraksi dianggap selesai jika konsentrasi tannin di dalam pelarut sudah tidak berubah. Tannin di dalam contoh cairan yang diambil setiap selang waktu 20

  3. KOEFESIEN CERNA BAHAN KERING DAN NUTRIEN RANSUM KAMBING PERANAKAN ETAWAH YANG DIBERI HIJAUAN DENGAN SUPLEMENTASI KONSENTRAT MOLAMIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    IGLO. CAKRA

    2012-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Padanggalak, Denpasar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh suplementasi konsentrat Molamik terhadap koefesien cerna bahan kering dan nutrien ransum kambing PE yang diberi hijauan berbasis leguminosa. Penelitian menggunakan tancangan acak kelompok (RAK dengan tiga perlakuan dan tiga kelompok (blok sebagai ulangan. Ternak yang digunakan berjumlah 9 ekor, rata-rata berat badan awal 15,56±1,63 kg. Ketiga perlakuan tersebut adalah: perlakuan A: 100% ransum hijauan (20% Rumput lapangan, 60% Gamal dan 20% Waru, perlakuan B: 92,5% ransum A + 7,5% konsentrat Molamix dan perlakuan C: 85% ransum A+15% konsentrat Molamix. Peubah yang diamati adalahk oefisien cerna bahan kering, dan nutrien ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien cerna bahan kering, bahan organik, protein kasar pada perlakuan B dan C nyata lebih tinggi (P<0,05 dibandingkan dengan perlakuan A. Koefesien cerna serat kasar pada perlakuan B dan C nyata lebih tinggi (P<0,01 dibandingkan dengan perlakuan A. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemberian ransum hijauan berbasis leguminosa dengan suplementasi 7,5% dan 15% konsentrat Molamik pada kambing Peranakan Etawah secara nyata dapat meningkatkan koefisien cerna bahan kering dan nutrien ransum (bahan organik, protein kasar dan serat kasar. COEFESIEN DIGESTIBILITY OF DRY MATTER AND NUTRITION CONTENT OF ETAWAH CROSS BREED GOAT RATION WITH FORAGE AND MOLAMIK CONSENRAT ABSTRACT This experiment was conducted to find out the effect of suplement molamik consentrat on digestibility of dry matter and nutrien content on etawah cross breed goat ration with leguminosa forage.The experiment used nine goats that had an average initial weight of 15.56 ±1.63 that were alocated into three treatment group of diets i. e. Diet A =100% forage (20% grass, 60 % Gliricidia sepium and 20% Hibiscus teilleaceus ; Diet B = 92,5% diet A + 7.5% Molamik consentrat ; Diet C = 85 % diet A

  4. Enterococci: yin - yang microbes

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreja Čanžek Majhenič

    2006-03-01

    Full Text Available This review deals with the duality of enterococci, which can be illustrated by their yin - yang behaviour. The rough nature of this specific group of lactic acid bacteria promotes their dissemination in various environments where they significantly influence the outcome of a certain process. In the technological meaning, enterococci are leading microbes in fermentation processes of traditional foods, where their detrimental spoilage activities are equally significant. As therapeutics, enterococci manifest the probiotic properties through their positive effects on maintaining of the normal intestinal microflora, on stimulation of the immune system, on improved nutritional value of food and with the production of antimicrobial compounds (bacteriocins. At the same time, enterococci present an emerging pool of opportunistic pathogens for humans as they cause disease, possess agents for antibiotic resistance and their transfer mechanisms, and are frequently armed with potential virulence factors. Despite the yin - yang characteristics of enterococci, the long history of safe use of certain strains of enterococci in food/feed, and reliable identification and classification of enterococci with phenotypic methods supported with modern genetic tools, enables selection of promising enterococci, which could be safely used as starter cultures or food/feed additives.

  5. PERFORMA PRODUKSI DOMBA YANG DIBERI COMPLETE FEED FERMENTASI BERBASIS POD KAKAO SERTA NILAI NUTRIEN TERCERNANYA SECARA IN VIVO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suci Wulandari

    2014-02-01

    Full Text Available Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui nilai manfaat pod kakao sebagai bahan pakan complete feed ruminansia, khususnya domba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi nutrien tercerna complete feed, berbahan baku utama pod kakao terfermentasi, dan mengetahui performa produksi domba. Perlakuan CF0 adalah complete feed tanpa fermentasi (kontrol, perlakuan CF1 adalah complete feed dengan penambahan pod kakao terfermentasi, dan perlakuan CF2 adalah complete feed fermentasi berbasis pod kakao. Replikasi masing-masing perlakuan sebanyak 6 ekor domba. Analisis statistik yang digunakan adalah analisis variansi pola searah dan hasil yang berbeda dilanjutkan dengan uji beda mean Duncan new Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pod kakao terfermentasi pada complete feed maupun pakan complete feed fermentasi berbasis pod kakao tidak berpengaruh terhadap konsumsi bahan kering, protein, maupun bahan organik tercerna, serta tidak mempengaruhi pertambahan bobot badan harian dan konversi pakan. Nilai serat kasar tercerna secara in vivo terbaik terdapat pada pakan perlakuan CF2. (Kata kunci: Pod kakao, Fermentasi anaerob, Inokulum mikrobia, Complete feed, Domba

  6. Oil Paintings by Ou Yang

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    2000-01-01

    Ou Yang, professor of the Oil Painting Department of Guangdong Art College, has been pursuing perfection in the field of art for many years. With their rich emotional color, paintings by her do not simply

  7. YANG-MILLS FIELD CAPACITOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Trunev A. P.

    2015-10-01

    Full Text Available The article presents a project of the capacitor in the Yang-Mills theory. Model capacitor represents the equipotential surfaces separated by a space. To describe the mechanism of condensation chromodynamics field used numerical models developed based on an average of the Yang-Mills theory. In the present study, we used eight-scalar component model that in the linear case is divided into two groups containing three or five fields respectively. In contrast to classical electrodynamics, a static model of the Yang-Mills is not divided into independent equations because of the nonlinearity of the model itself. However, in the case of a linear theory separation is possible. It is shown that in this particular case, the Yang-Mills theory is reduced to Poisson theory, which describes the electrostatic and magnetostatic phenomena. In the present work it is shown that in a certain region of the parameters of the capacitor of the Yang-Mills theory on the functional properties of the charge accumulation and retention of the field is similar to the capacitor of the electrostatic field or a magnet in magnetostatics. This means that in nature there are two types of charges, which are sources of macroscopic Yang-Mills field, which are similar to the properties of electric and magnetic charges in the Poisson theory. It is shown that in Yang-Mills only one type of charge may be associated with the distribution density of the substance, while another type of charge depends on the charge distribution of the first type. This allows us to provide an explanation for the lack of symmetry between electric and magnetic charges

  8. Organik ve Konvansiyonel Tüplü Asma Fidanı Üretim Uygulamalarının Ekonomik Karşılaştırması

    OpenAIRE

    Uysal, Hulya; ATEŞ, Fadime

    2016-01-01

    Bu çalışmanın amacı organik ve konvansiyonel tüplü asma fidanı üretim maliyet ve karını hesaplamaktır. 2013–2015 üretim döneminde Manisa Bağcılık Araştırma Enstitüsü seralarında yapılan bu çalışma ile tüplü organik ve konvansiyonel asma fidanlarının dekara üretim maliyetlerinin karşılaştırılması yapılmıştır. Dekar bazında üretim maliyeti organik tüplü asma fidanında 19016.03 TL, konvansiyonel tüplü asma fidanında 17144.47 TL olarak belirlenmiştir. Dekara net kar organik tüplü asma fidanı için...

  9. ANCAMAN DARI NYAMUK Culex sp YANG TERABAIKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zumrotus Sholichah

    2012-11-01

    Full Text Available Nyamuk Culex sp lebih menyukai meletakkan telurnya pada genangan air berpolutan tinggi, berkembang biak di air keruh dan lebih menyukai genangan air yang sudah lama daripada genangan air yang baru. Aktif menggigit pada malam hari. Tempat yang gelap, sejuk dan lembab merupakan tempat yang disukai untuk beristirahat. Nyamuk betina dewasa menggigit dengan abdomen terletak sejajar dengan permukaan induk semang yang sedang digigit.Gangguan yang ditimbulkan oleh nyamuk selain dapat menularkan penyakit juga dapat sangat mengganggu dengan dengungan dan gigitannya sehingga bagi orang-orang tertentu dapat menimbulkan phobi (entomopobhia serta dapat menyebabkan dermatitis dan urticaria.

  10. YANG-MILLS FIELD AMPLIFIER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Trunev A. P.

    2015-09-01

    Full Text Available The article presents a project of the Yang-Mills amplifier. Amplifier model is a multilayer spherical shell with increasing density towards the center. In the center of the amplifier is the core of high-density material. It is shown that in such a system, the amplitude of the Yang-Mills waves rises from the periphery to the center of several orders of magnitude. The role of the Yang-Mills field in the processes occurring in the nuclei of galaxies, stars and planets is discussed. The data modeling to strengthen the Yang-Mills field in the bowels of the planet, with an atomic explosion, and in some special devices such as the voltaic pile. To describe the mechanism of amplification chromodynamics field used as accurate results in Yang-Mills theory and numerical models developed based on an average and the exact equations as well. Among the exact solutions of the special role played by the centralsymmetric metric describing the contribution of the Yang-Mills field in the speed of recession of galaxies. Among the approximate numerical models can be noted the eight-scalar model we have developed for the simulation of non-linear color oscillations and chaos in the Yang-Mills theory. Earlier models were investigated spatio-temporal oscillations of the YangMills theory in the case of three and eight colors. The results of numerical simulation show that the nonlinear interaction does not lead to a spatial mixing of colors as it might be in the case of turbulent diffusion. Depending on the system parameters there is a suppression of the amplitude of the oscillations the first three by five colors or vice versa. The kinetic energy fluctuations or shared equally between the color components, or dominated by the kinetic energy of repressed groups of colors. In the present study, we found that amplification chromodynamic field leads to a sharp increase in the amplitude of the suppressed color, which can lead to an increase in entropy, excitation of nuclear

  11. Yang Hua's Modern Chinese Painting

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    2000-01-01

    Yang Hua, a female painter from Hainan Province forms her style of modern Chinese painting with an original, exotic and ingenious means of artistic expression. Full of vigor, her paintings convey intimacy among human beings. She expresses her feelings towards nature and society through her dimly visible and disorderly pictures. The harmony of abstract and

  12. Computing Critical Properties with Yang-Yang Anomalies

    Science.gov (United States)

    Orkoulas, Gerassimos; Cerdeirina, Claudio; Fisher, Michael

    2017-01-01

    Computation of the thermodynamics of fluids in the critical region is a challenging task owing to divergence of the correlation length and lack of particle-hole symmetries found in Ising or lattice-gas models. In addition, analysis of experiments and simulations reveals a Yang-Yang (YY) anomaly which entails sharing of the specific heat singularity between the pressure and the chemical potential. The size of the YY anomaly is measured by the YY ratio Rμ =C μ /CV of the amplitudes of C μ = - T d2 μ /dT2 and of the total specific heat CV. A ``complete scaling'' theory, in which the pressure mixes into the scaling fields, accounts for the YY anomaly. In Phys. Rev. Lett. 116, 040601 (2016), compressible cell gas (CCG) models which exhibit YY and singular diameter anomalies, have been advanced for near-critical fluids. In such models, the individual cell volumes are allowed to fluctuate. The thermodynamics of CCGs can be computed through mapping onto the Ising model via the seldom-used great grand canonical ensemble. The computations indicate that local free volume fluctuations are the origins of the YY effects. Furthermore, local energy-volume coupling (to model water) is another crucial factor underlying the phenomena.

  13. On Quadrirational Yang-Baxter Maps

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    V.G. Papageorgiou

    2010-04-01

    Full Text Available We use the classification of the quadrirational maps given by Adler, Bobenko and Suris to describe when such maps satisfy the Yang-Baxter relation. We show that the corresponding maps can be characterized by certain singularity invariance condition. This leads to some new families of Yang-Baxter maps corresponding to the geometric symmetries of pencils of quadrics.

  14. Einstein--Yang--Mills strings

    CERN Document Server

    Galtsov, D V; Volkov, M S; Davydov, Evgeny A.; Gal'tsov, Dmitri V.; Volkov, Mikhail S.

    2006-01-01

    We present globally regular vortex-type solutions for a pure SU(2) Yang-Mills field coupled to gravity in 3+1 dimensions. These gravitating vortices are static, cylindrically symmetric and purely magnetic, and they support a non-zero chromo-magnetic flux through their cross section. In addition, they carry a constant non-Abelian current, and so in some sense they are analogs of the superconducting cosmic strings. They have a compact central core dominated by a longitudinal magnetic field and endowed with an approximately Melvin geometry. This magnetic field component gets color screened in the exterior part of the core, outside of which the fields approach exponentially fast those of the electrovacuum Bonnor solutions with a circular magnetic field. In the far field zone the solutions are not asymptotically flat but tend to vacuum Kasner metrics.

  15. SUMBERDAYA GENETIK IKAN, ASET YANG MASIH TIDUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Hunaina Fariduddin Ath-thar

    2010-12-01

    Full Text Available Berkaitan dengan sumberdaya alam kekayaan sumberdaya genetik ikan, Indonesia merupakan negara terkaya di dunia. Kajian mengenai sumberdaya genetik atau keanekaragaman hayati memerlukan suatu pendekatan genetika evolusi. Seiring perkembangan zaman, keanekaragaman hayati yang kita miliki harus diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan dalam negeri. Untuk itu, dibutuhkan spesies ikan yang mudah dibudidayakan, harganya relatif terjangkau oleh masyarakat dan produktivitasnya tinggi. Jenis nila, patin, dan lele diharapkan dapat mengawal ketahanan pangan nasional yang dapat dipersiapkan untuk membantu ketergantungan masyarakat terhadap unggas. Dari segi pengelolaan dan pelestarian, spesies-spesies yang memainkan peranan penting dalam proses ekologi akan mendapatkan prioritas yang lebih tinggi untuk dikonservasi. Pendekatan ekologi dengan sistematik dapat dijadikan acuan ke mana program konservasi yang akan kita jalankan untuk melindungi kekayaan hayati yang kita miliki.

  16. Wilson Loops in Noncommutative Yang Mills

    CERN Document Server

    Ishibashi, N; Kawai, H; Kitazawa, Y; Ishibashi, Nobuyuki; Iso, Satoshi; Kawai, Hikaru; Kitazawa, Yoshihisa

    2000-01-01

    We study the correlation functions of the Wilson loops in noncommutative Yang-Mills theory based upon its equivalence to twisted reduced models. We point out that there is a crossover at the noncommutativity scale. At large momentum scale, the Wilson loops in noncommmutative Yang-Mills represent extended objects. They coincide with those in ordinary Yang-Mills theory in low energy limit. The correlation functions on D-branes in IIB matrix model exhibit the identical crossover behavior. It is observed to be consistent with the supergravity description with running string coupling. We also explain that the results of Seiberg and Witten can be simply understood in our formalism.

  17. Yang-Mills origin of gravitational symmetries

    CERN Document Server

    Anastasiou, A; Duff, M J; Hughes, L J; Nagy, S

    2014-01-01

    By regarding gravity as the convolution of left and right Yang-Mills theories, we derive in linearised approximation the gravitational symmetries of general covariance, p-form gauge invariance, local Lorentz invariance and local supersymmetry from the flat space Yang-Mills symmetries of local gauge invariance and global super-Poincar\\'e. As a concrete example we focus on the new-minimal (12+12) off-shell version of simple four-dimensional supergravity obtained by tensoring the off-shell Yang-Mills multiplets (4 + 4, N_L = 1) and (3 + 0, N_R = 0).

  18. Pengalaman Spiritualitas pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitri Mailani

    2017-09-01

    Full Text Available Spiritualitas merupakan aspek yang sangat penting bagi pasien yang menderita penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi spiritualitas pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Penelitian ini merupakan studi fenomenologi deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang yang berasal dari unit hemodialisis RSUP H.Adam Malik dan RSU dr. Pirngadi Medan dengan kriteria partisipan berusia lebih dari 18 tahun, menjalani hemodialisis lebih dari 3 bulan, kesadaran compos mentis dan reguler menjalani hemodialisa 2 kali seminggu. Data yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan Colaizzi. Dari hasil analisis penelitian di temukan 4 tema yang mencerminkan fenomena yang diteliti. Tema-tema tersebut antara lain adalah mendekatkan diri kepada Tuhan, dukungan dari orang terdekat, mempunyai harapan besar untuk sembuh, dan menerima dengan ikhlas penyakit yang diderita. Dengan demikian disarankan kepada perawat dialisis untuk membuat program yang mendukung kegiatan spiritualitas secara berkelompok sesuai dengan kepercayaan masing-masing pasien.

  19. Analisis Dukungan Psikososial yang dibutuhkan Keluarga dengan Anak yang mengalami Kekerasan Seksual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lia Novianty

    2017-09-01

    Full Text Available Angka kekerasan seksual pada anak saat ini cukup tinggi baik di Indonesia maupun di dunia. Masalah yang dihadapi oleh anak yang mengalami kekerasan seksual bukan hanya masalah fisik, tetapi juga masalah psikologis dan sosial yang akan ditanggungnya seumur hidup. Masalah psikososial yang dialami oleh anak korban kekerasan seksual juga ikut dirasakan oleh keluarga. Masalah psikososial yang muncul pada keluarga dapat berupa stres pasca trauma, disfungsi keluarga, kecemasan dan depresi, oleh karena itu keluarga sangat memerlukan dukungan psikososial. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis berbagai dukungan psikososial yang dibutuhkan keluarga meliputi dukungan emosional, penghargaan, instrumental dan informasi. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga yang memiliki anak korban kekerasan seksual di Kota Sukabumi sebanyak 35 responden dengan pengambilan sampel menggunakan total sampel. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner yang dibuat sendiri oleh peneliti serta sudah melalui content validity, uji validitas dengan rentang nilai p-value 0,00-0,17, dan uji reliabilitas dengan nilai r 0.75. Analisa data menggunakan metode RASCH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan psikosisial yang paling dibutuhkan oleh keluarga adalah dukungan penghargaan. Dukungan penghargaan memiliki nilai measure 0.72, dukungan emosional dengan nilai 0.01, dukungan instrumental -0.37 dan dukungan informasi -0.37. Simpulan penelitian adalah keluarga membutuhkan semua dukungan psikososial dan dukungan penghargaan merupakan dukungan yang paling dibutuhkan. Pihak P2TP2A mampu memberikan dukungan emosional, penghargaan, informasi maupun instrumental pada kelurga. Dan untuk pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan kolaborasi yaitu dengan membentuk Community Mental Health Nursing, dan dapat membangun kebijakkan untuk mengatasi stigma masyarakat terkait dengan kekerasan seksual.

  20. Pengaruh Pemberian ZPT Dekamon 22,43 L Dan Pupuk Majemuk Totaro Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis jacq) di Pembibitan Utama

    OpenAIRE

    Sander, Alex

    2012-01-01

    Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian UISU Kecamatan Medan Johor dengan ketinggian 27 meter di atas permukaan laut. Penelitian ini berlangsung dari bulan Januari - Mei 2000. Rancangan yang dilakukan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. 950301004

  1. Yang-Yang thermometry and momentum distribution of a trapped one-dimensional Bose gas

    NARCIS (Netherlands)

    Davis, M.J.; Blakie, P.B.; van Amerongen, A.H.; van Druten, N.J.; Kheruntsyan, K.V.

    2012-01-01

    We describe the use of the exact Yang-Yang solutions for the one-dimensional Bose gas to enable accurate kinetic-energy thermometry based on the root-mean-square width of an experimentally measured momentum distribution. Furthermore, we use the stochastic projected Gross-Pitaevskii theory to provide

  2. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AUDITOR SWITCHING PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI

    OpenAIRE

    -, OLIVIA

    2014-01-01

    2014 Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris opini going concern, reputasi KAP, financial distress, audit tenure, dan pergantian menajemen terhadap auditor switching. Auditor switching merupakan perilaku perpindahan auditor yang dilakukan oleh perusahaan akibat adanya kewajiban rotasi auditor. Pengumpulan data menggunakan purposive sampling terhadap perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2008 sampai tahun 2012. Sebanyak 40 p...

  3. Yang/Qi Invigoration: An Herbal Therapy for Chronic Fatigue Syndrome with Yang Deficiency?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pou Kuan Leong

    2015-01-01

    Full Text Available According to traditional Chinese medicine (TCM theory, Yang and Qi are driving forces of biological activities in the human body. Based on the crucial role of the mitochondrion in energy metabolism, we propose an extended view of Yang and Qi in the context of mitochondrion-driven cellular and body function. It is of interest that the clinical manifestations of Yang/Qi deficiencies in TCM resemble those of chronic fatigue syndrome in Western medicine, which is pathologically associated with mitochondrial dysfunction. By virtue of their ability to enhance mitochondrial function and its regulation, Yang- and Qi-invigorating tonic herbs, such as Cistanches Herba and Schisandrae Fructus, may therefore prove to be beneficial in the treatment of chronic fatigue syndrome with Yang deficiency.

  4. Yang-Baxter deformations of Minkowski spacetime

    CERN Document Server

    Matsumoto, Takuya; Reffert, Susanne; Sakamoto, Jun-ichi; Yoshida, Kentaroh

    2015-01-01

    We study Yang-Baxter deformations of 4D Minkowski spacetime. The Yang-Baxter sigma model description was originally developed for principal chiral models based on a modified classical Yang-Baxter equation. It has been extended to coset curved spaces and models based on the usual classical Yang-Baxter equation. On the other hand, for flat space, there is the obvious problem that the standard bilinear form degenerates if we employ the familiar coset Poincar\\'e group/Lorentz group. Instead we consider a slice of AdS$_5$ by embedding the 4D Poincar\\'e group into the 4D conformal group $SO(2,4)$. With this procedure we obtain metrics and $B$-fields as Yang-Baxter deformations which correspond to well-known configurations such as T-duals of Melvin backgrounds, Hashimoto-Sethi and Spradlin-Takayanagi-Volovich backgrounds, the T-dual of Grant space, pp-waves, and T-duals of dS$_4$ and AdS$_4$. Finally we consider a deformation with a classical $r$-matrix of Drinfeld-Jimbo type and explicitly derive the associated met...

  5. Yang-Baxter deformations of Minkowski spacetime

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Matsumoto, Takuya [Graduate School of Mathematics and Institute for Advanced Research,Nagoya University, Nagoya 464-8602 (Japan); Orlando, Domenico [IPT Ph.Meyer, and LPTENS,24 rue Lhomond, 75005 Paris (France); Reffert, Susanne [Institute for Theoretical Physics,Albert Einstein Center for Fundamental Physics, University of Bern,Sidlerstrasse 5, CH-3012 Bern (Switzerland); Sakamoto, Jun-ichi; Yoshida, Kentaroh [Department of Physics, Kyoto University,Kyoto 606-8502 (Japan)

    2015-10-28

    We study Yang-Baxter deformations of 4D Minkowski spacetime. The Yang-Baxter sigma model description was originally developed for principal chiral models based on a modified classical Yang-Baxter equation. It has been extended to coset curved spaces and models based on the usual classical Yang-Baxter equation. On the other hand, for flat space, there is the obvious problem that the standard bilinear form degenerates if we employ the familiar coset Poincaré group/Lorentz group. Instead we consider a slice of AdS{sub 5} by embedding the 4D Poincaré group into the 4D conformal group SO(2,4) . With this procedure we obtain metrics and B-fields as Yang-Baxter deformations which correspond to well-known configurations such as T-duals of Melvin backgrounds, Hashimoto-Sethi and Spradlin-Takayanagi-Volovich backgrounds, the T-dual of Grant space, pp-waves, and T-duals of dS{sub 4} and AdS{sub 4}. Finally we consider a deformation with a classical r-matrix of Drinfeld-Jimbo type and explicitly derive the associated metric and B-field which we conjecture to correspond to a new integrable system.

  6. PENGARUH PERILAKU MASYARAKAT YANG BERMUKIM DI KAWASAN BANTARAN SUNGAI TERHADAP PENURUNAN KUALITAS AIR SUNGAI KARANG ANYAR KOTA TARAKAN (Influence of The Behavior of Citizens Residing in Riverbanks to The Decrease of Water Quality in The River of Karang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ira Puspita

    2016-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Data Status Lingkungan Hidup Daerah Kota Tarakan menyatakan bahwa kualitas air Sungai Karang Anyar Kota Tarakan yaitu parameter COD, amoniak dan TSS tahun 2010-2013 melebihi baku mutu. Penurunan kualitas air tersebut disebabkan oleh perilaku masyarakat yang bermukim di kawasan bantaran sungai. Pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan gabungan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kuantitatif antara lain digunakan untuk teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan menghitung status mutu air Sungai Karang Anyar menggunakan metode Indeks Pencemaran. Metode kualitatif antara lain digunakan untuk observasi, wawancara mendalam kepada swasta dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian yaitu perilaku masyarakat yang membuang air limbah domestik langsung ke sungai mempengaruhi parameter COD melebihi baku mutu karena air limbah yang dibuang terdapat busa sabun berasal dari buangan air cucian. Air limbah domestik yang dibuang langsung ke sungai berasal dari sisa memasak sehingga diduga menyebabkan amoniak juga melebihi baku mutu. Perilaku masyarakat yang tidak mengolah kotoran ayam dapat mempengaruhi parameter amoniak melebihi baku mutu karena kotoran ayam membusuk dan mengalir ke sungai. Perilaku masyarakat yang mengambil tanah dari bukit/gunung tidak mempengaruhi parameter TSS karena dipengaruhi mengambil tanah dari bukit/gunung dilakukan pada curah hujan menurun/kemarau. Perilaku masyarakat yang menambang pasir di sungai mempengaruhi parameter amoniak melebihi baku mutu karena air limbah domestik yang organik dan kotoran ayam membusuk yang telah tertimbun lama di dasar sungai akan terangkat. Perilaku masyarakat yang menambang pasir di sungai tidak mempengaruhi parameter TSS karena kegiatan menambang pasir tidak dilakukan setiap hari dan bergantung pada curah hujan. Sebagai kesimpulan adalah tidak semua perilaku masyarakat yang bermukim dan berkegiatan di kawasan bantaran sungai mengakibatkan penurunan kualitas air sungai.   ABSTRACT

  7. Penentuan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketertinggalan Kawasan Kabupaten Pamekasan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riezky Ayudia Trinanda

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mngetahui faktor-faktor penyebab ketertinggalan kawasan di Kabupaten Pamekasan. Dalam Penelitian ini, menggunakan alat analisis yaitu analisis Delphi yang bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi ketertinggalan kawasan di Kabupaten Pamekasan berdasarkan opini/pendapat para pakar/ stakeholders dengan menggunakan variabel yang diperoleh dari hasil tinjauan pustaka tinjauan teori. Penerapan teknik Delphi ini sesuai dengan tujuan dari proses identifikasi faktor yang mempengaruhi ketertinggalan kawasan di Kabupaten Pamekasan. Responden yang digunakan dalam identifikasi faktor ini merupakan responden dari hasil analisa stakeholder berdasarkan kepentingan dan pengaruhnya. Terhadap pengembangan kawasan tertinggal di Kabupaten Pamekasan.. Berdasarkan hasil analisis, diproleh faktor-faktor yang mempengaruhi ketertinggalan kawasan

  8. Yang-Mills for historians and philosophers

    Science.gov (United States)

    Crease, R. P.

    2016-01-01

    The phrase “Yang-Mills” can be used (1) to refer to the specific theory proposed by Yang and Mills in 1954; or (2) as shorthand for any non-Abelian gauge theory. The 1954 version, physically speaking, had a famous show-stopping defect in the form of what might be called the “Pauli snag,” or the requirement that, in the Lagrangian for non-Abelian gauge theory the mass term for the gauge field has to be zero. How, then, was it possible for (1) to turn into (2)? What unfolding sequence of events made this transition possible, and what does this evolution say about the nature of theories in physics? The transition between (1) and (2) illustrates what historians and philosophers a century from now might still find instructive and stimulating about the development of Yang-Mills theory.

  9. ANALISIS VARIABEL KEUANGAN YANG MEMPENGARUHI KEBIJAKAN DEVIDEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumiadji -

    2012-03-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh variabel keuangan yang terdiri dari: rasio pro-fitabilitas (return on assets, likuiditas (cash ratio, rasio hutang (debt to equity ratio, market value (earnings per share, dan perputaran total aset (total assets turnover terhadap kebijakan dividen yang diproksikan dengan dividend payout ratio (DPR pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2004-2008. Prosedur pemilihan sampel penelitian menggunakan purposive sampling sehingga menghasilkan 8 perusahaan yang memenuhi kriteria sampel. Data sekunder dikumpulkan dengan teknik dokumentasi bersumber dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD, laporan keuangan, dan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini adalah secara simultan variabel ROA, CR, DER, EPS dan TATO berpengaruh terhadap DPR. Secara parsial variabel yang mempengaruhi DPR adalah CR, EPS dan TATO. Varabel lainnya, yaitu ROA dan DER ditemukan tidak berpengaruh terhadap DPR. This research was conducted to examine the influence of the financial variables which consists of: return on assets (ROA, cash ratio (CR, debt to equity ratio (DER, earnings per share (EPS, and total asset turnover (TATO to the dividend policy that indicated by the dividend payout ratio (DPR of listed manufacturing company in Indonesia Stock Exchange  2004 to 2008. The sample selection procedure used was a purposive sampling so that it produced eight companies that met the sample criteria. Se-condary data was collected by the documentation technique were obtained from the Indonesian Capital Market Directory (ICMD, financial statements, and the results of the Annual General Meeting of Shareholders. The analysis technique used was multiple linear regression analysis. The research found that five variables of kind of ROA, CR, DER, EPS dan TATO simultaneously influence to dividend

  10. Einstein-Yang-Mills-Lorentz Black Holes

    CERN Document Server

    Cembranos, Jose A R

    2015-01-01

    Different black hole solutions of the coupled Einstein-Yang-Mills equations are well known from long time. They have attracted much attention from mathematicians and physicists from their discovery. In this work, we analyze black holes associated with the gauge Lorentz group. In particular, we study solutions which identify the gauge connection with the spin connection. This ansatz allows to find exact solutions to the complete system of equations. By using this procedure, we show the equivalence between the Yang-Mills-Lorentz model in curved space-time and a particular set of extended gravitational theories.

  11. Supermembrane limit of Yang-Mills theory

    CERN Document Server

    Lechtenfeld, Olaf

    2015-01-01

    We consider Yang-Mills theory with $N{=}1$ super translation group in eleven auxiliary dimensions as the structure group. The gauge theory is defined on a direct product manifold $\\Sigma_3\\times S^1$, where $\\Sigma_3$ is a three-dimensional Lorentzian manifold and $S^1$ is a circle. We show that in the infrared limit, when the metric on $S^1$ is scaled down, the Yang-Mills action supplemented by a Wess-Zumino-type term reduces to the action of an M2-brane.

  12. PEMANFAATAN SAMPAH UNTUK MENDUKUNG USAHA TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA DAN AGROEKOSISTEM DI DESA BENTENG, KECAMATAN CIAMPEA, KABUPATEN BOGOR (Waste Utilisation to Support Herbal Medicine Family Enterprise and Agroecosystem in Benteng Village, Ciampea

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Amanah

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRAK Volume sampah yang semakin meningkat merupakan isu yang ditemui di kota dan desa seiring meningkatnya populasi dan aktivitas manusia.  Sampah perlu dikelola dengan baik agar tidak berakibat buruk bagi kehidupan manusia. Penanganan sampah memerlukan keterampilan khusus, dan penelitian ini mengkaji upaya penanganan sampah oleh perempuan tani di Desa Benteng, Kabupaten Bogor. Tujuan penelitian meliputi mengetahui persepsi masyarakat tentang lingkungan, menganalisis pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah menjadi pupuk organik, dan  menganalisis tingkat kepedulian masyarakat tentang lingkungan demi kelestariannya. Penelitian dilaksanakan dengan teknik penilaian tentang sampah dan lingkungan oleh 30 responden wanita tani tanaman obat keluarga (toga, dilanjutkan dengan kaji tindak.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga tani di Desa Benteng mempunyai persepsi yang positif tentang lingkungan dan mendukung pemeliharaan alam, namun persepsi tersebut belum diikuti oleh tindakan nyata.  Aksi bersama berupa praktik bersama mengolah sampah menjadi pupuk organik (kompos merupakan salah satu forum mendorong masyarakat mengelola sampah. Sampah yang diolah menjadi pupuk organik dimanfaatkan perempuan tani memupuk tanaman obat keluarga (Toga yang ditekuni oleh wanita tani.  Aksi bersama tersebut perlu disertai penyuluhan tentang pengolahan kompos untuk usaha toga. Hal ini dapat memantapkan difusi-adopsi dalam pertanian berwawasan lingkungan.   ABSTRACT The volume of garbage keep increase and needs waste management to prevent human life from hazard.  The issue of increasing volume of garbage has also found in Kampung Gunung Leutik, Benteng Village, in Ciampea, District of Bogor.  Kampung Gunung Leutik has been known as Kampung Toga (herbal village. The women group run Toga expect that the village can exist as eco-village with characterised by ability to conserve the ecosystem through processing organic waste into compost

  13. NU: Jamaah konservatif yang melahirkan gerakan progresif

    NARCIS (Netherlands)

    Bruinessen, M.M. van

    2007-01-01

    Martin van Bruinessen, "NU: Jamaah konservatif yang melahirkan gerakan progresif", Kata pengantar pada: Laode Ida, NU Muda: Kaum progresif dan sekularisme baru. Jakarta: Erlangga, 2004, hal. xii-xvii. Pada dasawarsa 1980an dan 1990an terjadi perubahan mengejutkan di dalam lingkungan Nahdlatul Ulama

  14. Trichinella spiralis, Cacing yang Menginfeksi Otot

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novia Tri Astuti

    2012-11-01

    Full Text Available Trichinella spiralis merupakan salah satu jenis nematoda/cacing gilig. Cacing ini tersebar di seluruh dunia (kosmopolit, terutama daerah beriklim sedang. Trichinella spiralis menyebabkan penyakit yang disebut trichinosis, trikinelosis, dan trikiniasis. Selain menginfeksi manusia, cacing ini juga menginfeksi mamalia lain seperti tikus, kucing, anjing, babi, beruang dan lain-lain.

  15. Translations of Poems by Yang Lian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mabel Lee

    2007-01-01

    Full Text Available Biographical note on Yang Lian Yang Lian grew up in Beijing and began to establish his credentials as a poet from 1979. His early collections in China include Ritualisation of the Soul (1985, Desolate Soul (1986, Yellow (1989 and his long poem Yi that was first published under the title Sun and Man (1991. His poetry began to appear in English translations by John Minford, Sean Golden and Alisa Joyce in the Hong Kong translation magazine Renditions (1983 and 1985. He travelled to Australia in 1988, and then to New Zealand in 1989. After the June 4 events in Tiananmen Square, Beijing, he sought and obtained New Zealand citizenship. In 1991 he relocated to London where he now lives. His poems, essays and criticism have been collected in Yang Lian’s Works, 1982–1997 (1998 in two volumes and amounting to over 1000 pages, and in Yang Lian’s New Works, 1998-2002 (2003. Yang Lian’s major collections in English include: Masks and Crocodile (1990, The Dead in Exile (1990 and Yi (2002, translated by Mabel Lee; Non-Person Singular (1996, Where the Sea Stands Still (1999, Notes of a Blissful Ghost (2002, Concentric Circles (2005, translated by Brian Holton; and Unreal City: A Chinese Poet in Auckland (2006, translated by Jacob Edmond and Hilary Chung. Selections of his poems have been translated in over thirty languages, and have enabled him to travel regularly to literary festivals all over the world. In 1999 he won the Flaiano International Prize for Poetry.

  16. A mild source for the Wu-Yang magnetic monopole

    CERN Document Server

    Constantinidis, C P; Luchini, G

    2016-01-01

    We establish that the Wu-Yang monopole needs the introduction of a magnetic point source at the origin in order for it to be a solution of the integral equations for the Yang-Mills theory. That result is corroborated by the analysis of the differential Yang-Mills equations using distribution theory. The subtlety lies on the fact that with the non-vanishing magnetic point source required by the Yang-Mills integral equations, the Wu-Yang monopole configuration does not violate, in the sense of distribution theory, the differential Bianchi identity.

  17. Yang-Lee Circle Theorem for an Antiferromagnetic Heisenberg Ladder

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    王先智

    2001-01-01

    The Yang-Lee zeros of an antiferromagnetic Heisenberg ladder model are determined. It is found that if J4≤0 Yang-Lee zeros are located on the unit circle and on the negative real axis in the complex activity plane. In particular, if J4≤0 and 2J2≥J4, Yang-Lee zeros are located on the unit circle and the Yang-Lee circle theorem is valid. If J4 > 0, Yang-Lee zeros are located on some complicated curves.

  18. Yang-Baxter Systems, Algebra Factorizations and Braided Categories

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Florin F. Nichita

    2013-09-01

    Full Text Available The Yang-Baxter equation first appeared in a paper by the Nobel laureate, C.N. Yang, and in R.J. Baxter’s work. Later, Vladimir Drinfeld, Vaughan F. R. Jones and Edward Witten were awarded Fields Medals for their work related to the Yang-Baxter equation. After a short review on this equation and the Yang-Baxter systems, we consider the problem of constructing algebra factorizations from Yang-Baxter systems. Our sketch of proof uses braided categories. Other problems are also proposed.

  19. Yang-Baxter Systems, Algebra Factorizations and Braided Categories

    OpenAIRE

    2013-01-01

    The Yang-Baxter equation first appeared in a paper by the Nobel laureate, C.N. Yang, and in R.J. Baxter’s work. Later, Vladimir Drinfeld, Vaughan F. R. Jones and Edward Witten were awarded Fields Medals for their work related to the Yang-Baxter equation. After a short review on this equation and the Yang-Baxter systems, we consider the problem of constructing algebra factorizations from Yang-Baxter systems. Our sketch of proof uses braided categories. Other problems are also proposed.

  20. Pengaruh ZPT Dekamon 22,43 L dan Pupuk Pelengkap Cair TNF terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pernbibitan Utama

    OpenAIRE

    Flato Genius S

    2012-01-01

    Penelitian ini elilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian UISU Kecamatan Medan Johor dengan ketinggian 27 meter diatas permukaan laut. Penelitian ini berlangsung dari bulan Mei -September 2000. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. 950301025

  1. Menentukan Faktor Yang Berpengaruh Dalam Persebaran Pencemaran Industri Migas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arina Marta Setya Putri

    2014-03-01

    Full Text Available Kegiatan industri migas merupakan kegiatan yang memiliki potensi yang sangat besar dan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Timur. Namun kegiatan industri migas di Indonesia juga menimbulkan dampak negatif yaitu kerusakan lingkungan. Lapangan migas Banyu Urip merupakan salah satu lapangan migas yang berada pada Kabupaten Bojonegoro dengan perusahaan migas yang beroperasi yaitu PT Exxon Mobil. Dengan memperhatikan hal tersebut maka dibutuhkanlah pengendalian ruang untuk kawasan industri migas untuk meminimalisasi persebaran pencemaran. Identifikasi faktor berpengaruh dalam persebaran pencemaranperlu dilakukan sebagai awalan pengendalian ruang. Proses identifikasi ini dilakukan melalui proses deskriptif kualitatif. Untuk prioritasi faktor, analisa AHP digunakan dengan mempertimbangkan nilai kepentingan stakeholder. Hasil yang didapatkan yaitu faktor yang mempengaruhi persebaran pencemaran oleh industri migas dipengaruhi oleh tiga aspek yaitu tanah, air dan udara. Faktor yang sangat berpengaruh pada tanah yaitu kemiringan tanah dengan bobot faktornya 0.310. Pada aspek air, faktor yang sangat berpengaruh yaitu sistem drainase dengan nilai 0.618. Sedangkan pada udara, faktor yang sangat berpengaruh yaitu jenis vegetasi dengan nilai 0.669. Dari ketiga aspek yang ada tersebut yaitu tanah, air, dan udara, aspek dengan tingkat persebaran yang paling cepat yaitu aspek udara dengan bobot nilainya yaitu 0,518.

  2. Simulasi Numerik Dynamic Stall Pada Airfoil Yang Berosilasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Galih S.T.A. Bangga

    2012-09-01

    Full Text Available Kebutuhan analisa pada sudu helikopter, kompresor, kincir angin dan struktur streamline lainya yang beroperasi pada angle of attack yang tinggi dan melibatkan instationary effects yang disebut dynamic stall menjadi semakin penting. Fenomena ini ditandai dengan naiknya dynamic lift melewati static lift maksimum pada critical static stall angle, vortex yang terbentuk pada leading edge mengakibatkan naiknya suction contribution yang kemudian terkonveksi sepanjang permukaan hingga mencapai trailling edge diikuti terbentuknya trailling edge vortex yang menunjukkan terjadinya lift stall. Fenomena ini sangat berbahaya terhadap struktur airfoil itu sendiri. Secara umum, beban fatique yang ditimbulkan oleh adanya efek histerisis karena fluktuasi gaya lift akibat induksi vibrasi lebih besar dibandingkan kondisi statis. Simulasi numerik dilakukan secara 2D dengan menggunakan profil Boeing-Vertol V23010-1.58 pada α0 = 14.92°. Standard-kω dan SST-kω digunakan sebagai URANS turbulence modelling. Model osilasi dari airfoil disusun dalam suatu user defined function (UDF. Gerakan meshing beserta airfoil diakomodasi dengan menggunakan dynamic mesh approach. Simulasi numerik menunjukkan bahwa, model SST-kω menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan dengan Standard-kω. Fenomena travelling vortex yang terjadi mampu ditangkap dengan baik, meski pada angle of attack yang tinggi URANS turbulence model gagal memprediksikan fenomena yang terjadi karena dominasi efek 3D.

  3. SINTESIS BIOKOAGULAN BERBASIS KITOSAN DARI KULIT UDANG UNTUK PENGOLAHAN AIR SUNGAI YANG TERCEMAR LIMBAH INDUSTRI JAMU DENGAN KANDUNGAN PADATAN TERSUSPENSI TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Shofia Lathifa Ihsani

    2014-12-01

    Full Text Available Koagulan sintetik telah umum digunakan untuk penjernihan air. Meskipun koagulan tersebut kelihatan lebih praktis dalam penggunaan dan mudah diperoleh tetapi pemakaian koagulan sintetik yang berlebih justru akan menimbulkan efek yang tidak baik bagi lingkungan maupun kesehatan karena koagulan jenis ini tidak mudah terbiodegradasi. Eksplorasi terhadap material alami, yang lebih ramah lingkungan namun mempunyai potensi yang baik perlu terus dikaji. Keunggulan kitosan sebagai koagulan adalah sifatnya tidak beracun, mudah mengalami biodegradasi, tidak mencemari lingkungan, dan mudah bereaksi dengan zat-zat organik lainnya seperti protein. Dengan demikian diharapkan bahwa koagulan yang diperoleh dari kulit udang adalah bahan yang ramah lingkungan dan mempunyai nilai tambah yang tinggi. Pada tugas akhir ini, isolasi kitosan dilakukan melalui tiga tahap yaitu deproteinasi, demineralisasi dan deasetilasi. Deproteinasi dilakukan dengan melarutkan kulit udang menggunakan NaOH 5% (b/v pada perbandingan 1:10 (gr/mL dan direfluks selama 1 jam pada suhu 650C. Sedangkan demineralisasi dilakukan dengan melarutkan serbuk hasil deproteinasi dengan HCl 1M dengan perbandingan 1:15 (g/mL dan direfluks selama 2 jam pada suhu 650C. Serbuk kitin hasil demineralisasi selanjutnya diproses lebih lanjut dengan mereaksikan kitin menggunakan NaOH 50%(b/v dengan perbandingan 1:15 (gr/mL dan direfluks selama 4 jam pada suhu 1000C. Kitosan yang diperoleh diaplikasikan sebagai biokoagulan untuk menjernihkan air sungai yang tercemar limbah industri. Variabel yang diteliti adalah konsentrasi kitosan 0,01 %, 0,4%, 1%, 1,5%, 2%. Kemudian sampel limbah yang sudah diolah diuji pH dan tingkat kekeruhannya. Hasil proses deproteinasi kulit udang menghasilkan rendemen 55,55%, sedangkan proses demineralisasi menghasilkan rendemen 32,65%. Pada proses deasetilasi kitin dari kulit udang menghasilkan rendemen sebesar 69,25%, sedangkan rendemen kitosan yang diperoleh sebanyak 12,466%. Dari hasil

  4. Yang-Baxter equations and quantum entanglements

    Science.gov (United States)

    Ge, Mo-Lin; Xue, Kang; Zhang, Ruo-Yang; Zhao, Qing

    2016-12-01

    In this paper some results associated with a new type of Yang-Baxter equation (YBE) are reviewed. The braiding matrix of Kauffman-Lomonaco has been extended to the solution (called type-II) of Yang-Baxter equation (YBE) and the related chain Hamiltonian is given. The Lorentz additivity for spectral parameters is found, rather than the Galilean rule for the familiar solutions (called type-I) of YBE associated with the usually exact solvable models. Based on the topological basis, the N-dimensional solution of YBE is found to be the Wigner D-functions. The explicit examples for spin-1/2 and spin-1 have been shown. The extremes of ℓ _1-norm of D-functions are introduced to distinguish the type-I from type-II of braiding matrices that also correspond to those of von Neumann entropy for quantum information.

  5. Analytic representations of Yang-Mills amplitudes

    Science.gov (United States)

    Bjerrum-Bohr, N. E. J.; Bourjaily, Jacob L.; Damgaard, Poul H.; Feng, Bo

    2016-12-01

    Scattering amplitudes in Yang-Mills theory can be represented in the formalism of Cachazo, He and Yuan (CHY) as integrals over an auxiliary projective space-fully localized on the support of the scattering equations. Because solving the scattering equations is difficult and summing over the solutions algebraically complex, a method of directly integrating the terms that appear in this representation has long been sought. We solve this important open problem by first rewriting the terms in a manifestly Möbius-invariant form and then using monodromy relations (inspired by analogy to string theory) to decompose terms into those for which combinatorial rules of integration are known. The result is the foundations of a systematic procedure to obtain analytic, covariant forms of Yang-Mills tree-amplitudes for any number of external legs and in any number of dimensions. As examples, we provide compact analytic expressions for amplitudes involving up to six gluons of arbitrary helicities.

  6. Analytic Representations of Yang-Mills Amplitudes

    CERN Document Server

    Bjerrum-Bohr, N E J; Damgaard, Poul H; Feng, Bo

    2016-01-01

    Scattering amplitudes in Yang-Mills theory can be represented in the formalism of Cachazo, He and Yuan (CHY) as integrals over an auxiliary projective space---fully localized on the support of the scattering equations. Because solving the scattering equations is difficult and summing over the solutions algebraically complex, a method of directly integrating the terms that appear in this representation has long been sought. We solve this important open problem by first rewriting the terms in a manifestly Mobius-invariant form and then using monodromy relations (inspired by analogy to string theory) to decompose terms into those for which combinatorial rules of integration are known. The result is a systematic procedure to obtain analytic, covariant forms of Yang-Mills tree-amplitudes for any number of external legs and in any number of dimensions. As examples, we provide compact analytic expressions for amplitudes involving up to six gluons of arbitrary helicities.

  7. STUDI PENGGUNAAN PRODUK KIMIA DAN BIOLOGI PADA BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei DI TAMBAK KABUPATEN PESAWARAN PROVINSI LAMPUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Mustafa

    2016-11-01

    Full Text Available Kemerosotan kualitas lingkungan menyebabkan terjadinya serangan penyakit udang vaname (Litopenaeus vannamei, sehingga penggunaan produk kimia dan biologi  menjadi penting sebagai konsekuensi dalam mempertahankan produksi di tambak. Oleh karena itu, studi ini dilakukan untuk mengetahui produk kimia dan biologi yang digunakan di tambak udang vaname Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung sebagai upaya awal untuk mengantisipasi dampaknya terhadap lingkungan. Produk kimia dan biologi serta karakteristik budidaya tambak diketahui melalui pengajuan kuisioner secara terstruktur kepada responden di 29 usaha budidaya tambak di Kecamatan Padang Cermin dan Punduh Pidada Kabupaten Pesawaran. Pengukuran dan pengambilan contoh air dilakukan pada siklus hujan dan kemarau. Statistik deskriptif digunakan untuk mengetahui gambaran umum data penggunaan produk kimia dan biologi serta kualitas air. Uji-T digunakan untuk mengetahui perbedaan karakteristik budidaya tambak intensif dan super-intensif. Hasil studi menunjukkan bahwa ada 48 jenis produk kimia dan biologi yang digunakan di tambak dan dapat dibagi atas 5 kelompok yaitu: disinfektan, pestisida, pupuk, perbaikan tanah, dan air serta tambahan pakan yang masing-masing dibagi lagi menjadi beberapa sub-kelompok. Pestisida organik dan kapur adalah sub-kelompok produk yang banyak digunakan dan sebaliknya pestisida anorganik adalah sub-kelompok produk yang paling sedikit digunakan di tambak udang vaname. Produk kimia dan biologi yang bersifat sangat beracun, sulit terurai, dapat terakumulasi dalam tubuh organisme dan berbahaya bagi keselamatan makanan ternyata tidak digunakan dalam budidaya tambak udang vaname. Dengan berdasar pada produksi dan luasan tambak udang vaname intensif dan super-intensif maka dihasilkan beban limbah sebesar 21.349-35.582 kg N dan 3.050-6.100 kg P pada setiap siklus budidaya yang memiliki potensi sebagai pencemar untuk budidaya udang vaname itu sendiri di Kabupaten Pesawaran

  8. POLA DEMOKRASI YANG DIKEMBANGKAN PENDIRI BANGSA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hariyono Hariyono

    2012-07-01

    Full Text Available The founding fathers have concerned with democracy since the early struggle of nation independence. They have considered that Indonesian people could not develop their justice and prosperity without democracy. Colonialism and feodalism had influenced mentality and character of Indonesian people as an inferior personality. Considering those situation, the founding fathers attempted to develop a daily democratic system which is practiced in government system. In general, there are two existing models of democracy which is developing, that are, the cultural democracy and the radical democracy. The cultural democracy model tends to develop as a gradual process and their supporters could cooperate with the colonial government. On the contrary, the radical democracy model assumed that democracy, included economic and political aspects and also their supporter, could not cooperate with the colonial government. Keywords: The Founding Father’s, cultural democracy and radical democracy.   Para pendiri bangsa telah peduli dengan demokrasi sejak perjuangn awal kemerdekaan bangsa. Mereka menganggap bahwa orang Indonesia tidak bisa berkembang menuju keadilan dan kesejahteraan tanpa demokrasi. Kolonialisme dan feodalisme telah mempengaruhi mentalitas dan karakter bangsa Indonesia sebagai pribadi yang rendah. Melihat situasi tersebut para pendiri bangsa berusaha mengembangkan sistem demokrasi dalam kehidupan sehari-hari yang dipraktikkan dalam sistem pemerintah. Secara umum, model demokrasi yang berkembang dapat dibedakan dalam dua model, yang merupakan demokrasi budaya dan demokrasi radikal. Model demokrasi budaya cenderung berkembang sebagai rangkaian proses bertahap dan pendukungnya bisa kerjasama dengan pemerintah kolonial. Sebaliknya, model demokrasi radikal berasumsi bahwa demokrasi termasuk baik aspek ekonomi dan politik dan kerjasama pendukungnya tidak bisa dengan pemerintah kolonial. Kata kunci: pendiri bangsa, demokrasi kulrural, demokrasi

  9. Higher derivative super Yang-Mills theories

    NARCIS (Netherlands)

    Bergshoeff, E.; Rakowski, M.; Sezgin, E.

    1987-01-01

    The most general higher derivative Yang-Mills actions of the type (F^2 + α^2F^4) which are globally supersymmetric up to order α^2 in six- and ten-dimensional spacetimes are given. The F^4-terms turn out to occur in the combination α^2[tr F^4 - ¼(tr F^2)^2], where the trace is over the Lorentz i

  10. Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Berobat Pasien Yang Diterapi Dengan Tamoxifen Setelah Operasi Kanker Payudara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Budiman

    2013-01-01

    Full Text Available Abstrak Banyak faktor yang mempengaruhi kepatuhan berobat pasien yang diterapi dengan tamoxifen setelah operasi kanker payudara. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kepatuhan berobat pasien di RS. Dr. M Djamil, Padang. Sehingga dapat menjadi masukan dan perbaikan untuk meningkatkan kepatuhan berobat pasien. Metode yang digunakan adalah wawancara langsung, penderita mengisi daftar pertanyaan (kuesioner dan skala likert pelayanan tenaga medis. Periode penelitian dilakukan selama 3 bulan. Analisis univariat, bivariat dan multivariat dilakukan dengan memakai SPSS versi 18.00. Dari 61 pasien didapatkan 9 pasien tidak patuh terapi tamoxifen, hasil penelitian bivariat didapatkan hubungan yang bermakna antara kepatuhan dengan umur, tingkat pendidikan, pendapatan keluarga, ketersediaan asuransi kesehatan dan pelayanan tenaga medis (p<0,05 sedangkan efek samping tidak berhubungan dengan kepatuhan (p>0,05. Analisis multivariat didapatkan faktor yang paling berpengaruh adalah pelayanan tenaga medis dengan p= 0,06. Dapat disimpulkan bahwa pelayanan medis merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan berobat pasien yang diterapi tamoxifen setelah operasi kanker payudara, faktor lain yang berpengaruh adalah umur, tingkat pendidikan, pendapatan keluarga dan ketersediaan asuransi kesehatan. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan pada tenaga medis sehingga dapat meningkatkan kepatuhan berobat pasien. Kata kunci: Kepatuhan, tamoxifen, kanker payudara.AbstractMany factors affect compliance of treatment in patients treated with tamoxifenAfter breast cancer surgery. This study aims to determine the factors that may affect treatment compliance of patients in the hospital. Dr.M.Djamil, Padang. So it can be sugestion and improvement to enhance patients treatment compliance.Methods. The method is a direct interview, patients filled out a questionnaire (questionnaire and Likert scale medical services

  11. Twin Supergravities from Yang-Mills Squared

    CERN Document Server

    Anastasiou, A; Duff, M J; Hughes, M J; Marrani, A; Nagy, S; Zoccali, M

    2016-01-01

    We consider `twin supergravities' - pairs of supergravities with $\\mathcal{N}_+$ and $\\mathcal{N}_-$ supersymmetries, $\\mathcal{N}_+>\\mathcal{N}_-$, with identical bosonic sectors - in the context of tensoring super Yang-Mills multiplets. It is demonstrated that the pairs of twin supergravity theories are related through their left and right super Yang-Mills factors. This procedure generates new theories from old. In particular, the matter coupled $\\mathcal{N}_-$ twins in $D=3,5,6$ and the $\\mathcal{N}_-=1$ twins in $D=4$ have not, as far as we are aware, been obtained previously using the double-copy construction, adding to the growing list of double-copy constructible theories. The use of fundamental matter multiplets in the double-copy construction leads us to introduce a bi-fundamental scalar that couples to the well-known bi-adjoint scalar field. It is also shown that certain matter coupled supergravities admit more than one factorisation into left and right super Yang-Mills-matter theories.

  12. Analisis Faktor yang Mempengaruhi Indeks Prestasi Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putriaji Hendikawati

    2011-12-01

    Full Text Available Penelitian ini dilaksanakan untuk mengungkap dan menganalisis faktor-faktor yangmempengaruhi perolehan indeks prestasi mahasiswa. Populasi penelitian adalahmahasiswa program studi Pendidikan Matematika FMIPA Unnes dan dipilih sampelsebanyak 3 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara stratified cluster randomsamplingdengan sampel penelitian berjumlah 114 mahasiswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Prestasi (IP mahasiswa dipengaruhioleh beberapa variabel antara lain: variabel suasana hati, membagi waktu, hubungandengan keluarga, penjelasan dosen, suasana tempat tinggal, kegiatan selain kuliah, bakat,adaptasi lingkungan, pantauan orang tua, perhatian orang tua, pergaulan, makan dan gizi,IQ dan EQ, kemampuan sosialisasi, kondisi keuangan, suasana belajar kampus, pancaindera kemampuan menangkap materi, dan olahraga. Setelahdilakukan analisis faktor danproses reduksi diperoleh5 faktor yang mempengaruhi IP mahasiswa. Lima faktor tersebutadalah Faktor Manajemen Diri, Faktor Lingkungan Sekitar, Faktor Kondisi Eksternal,Faktor Kondisi Fisik dan Faktor Olahraga.Hasil penelitian ini bermanfaat bagi mahasiswa serta para dosen khususnyapenentu kebijakan di jurusan Matematika FMIPA Unnes, untuk mengembangkan sertameningkatkan faktor-faktor yang mempengaruhi IP mahasiswa yang berhubungan dengankebijakan dalam kampus agar dapat memberikan kontribusi positif bagi perolehan IPmahasiswa. Kata kunci: analisis faktor, indeks prestasi, mahasiswa.

  13. Superstring limit of Yang-Mills theories

    Science.gov (United States)

    Lechtenfeld, Olaf; Popov, Alexander D.

    2016-11-01

    It was pointed out by Shifman and Yung that the critical superstring on X10 =R4 ×Y6, where Y6 is the resolved conifold, appears as an effective theory for a U(2) Yang-Mills-Higgs system with four fundamental Higgs scalars defined on Σ2 ×R2, where Σ2 is a two-dimensional Lorentzian manifold. Their Yang-Mills model supports semilocal vortices on R2 ⊂Σ2 ×R2 with a moduli space X10. When the moduli of slowly moving thin vortices depend on the coordinates of Σ2, the vortex strings can be identified with critical fundamental strings. We show that similar results can be obtained for the low-energy limit of pure Yang-Mills theory on Σ2 × Tp2, where Tp2 is a two-dimensional torus with a puncture p. The solitonic vortices of Shifman and Yung then get replaced by flat connections. Various ten-dimensional superstring target spaces can be obtained as moduli spaces of flat connections on Tp2, depending on the choice of the gauge group. The full Green-Schwarz sigma model requires extending the gauge group to a supergroup and augmenting the action with a topological term.

  14. KEPRIBADIAN DOSEN YANG BERPENGARUH TERHADAP PRESTASI BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vicky Dwi Saputra

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor yang menyebabkan penurunan prestasi belajar mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro dan menganalisis pengaruh kepribadian dosen terhadap prestasi belajar mahasiswa. Data penelitian dikumpulkan dari 100 mahasiswa program Akuntansi, Manajemen, dan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan  yang memiliki jangka waktu minimal lima semester studi. Pertanyaan-pertanyaan dengan menggunakan kuesioner diberikan melalui teknik purposive sampling. Jenis sampling yang digunakan adalah kuota sampling, kemudian dianalisis dengan menggunakan regresi berganda dan nilai jangka indeks menggunakan SPSS 16. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua jenis kepribadian empat (optimis, mudah tersinggung, melankolis dan apatis memiliki dampak positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Dengan pengaruh 43,3% sedangkan 56,7% dipengaruhi oleh variabel lain.This study aimed to determine factor causing degradation of achievement learn student in Faculty of Economics and Business University Diponegoro and analyse influence personality of lecturer to achievement learn student. Research data collected from 100 students in the program of Accounting, Management, and IESP (Economics of Development Studies that has minimal period of five semesters of study. The questions using a questionnaire administered through purposive sampling technique. The type of sampling that used was quota sampling, then analyzed using multiple regression and the value of the index run with SPSS 16. The analysis showed that all four personality types (sanguine, choleric, melancholic and phlegmatic has a positive and significant impact on learning achievement. With the influence of 43.3% while 56.7% are influenced by other variables

  15. KEPRIBADIAN DOSEN YANG BERPENGARUH TERHADAP PRESTASI BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vicky Dwi Saputra

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor yang menyebabkan penurunan prestasi belajar mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro dan menganalisis pengaruh kepribadian dosen terhadap prestasi belajar mahasiswa. Data penelitian dikumpulkan dari 100 mahasiswa program Akuntansi, Manajemen, dan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan  yang memiliki jangka waktu minimal lima semester studi. Pertanyaan-pertanyaan dengan menggunakan kuesioner diberikan melalui teknik purposive sampling. Jenis sampling yang digunakan adalah kuota sampling, kemudian dianalisis dengan menggunakan regresi berganda dan nilai jangka indeks menggunakan SPSS 16. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua jenis kepribadian empat (optimis, mudah tersinggung, melankolis dan apatis memiliki dampak positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Dengan pengaruh 43,3% sedangkan 56,7% dipengaruhi oleh variabel lain.This study aimed to determine factor causing degradation of achievement learn student in Faculty of Economics and Business University Diponegoro and analyse influence personality of lecturer to achievement learn student. Research data collected from 100 students in the program of Accounting, Management, and IESP (Economics of Development Studies that has minimal period of five semesters of study. The questions using a questionnaire administered through purposive sampling technique. The type of sampling that used was quota sampling, then analyzed using multiple regression and the value of the index run with SPSS 16. The analysis showed that all four personality types (sanguine, choleric, melancholic and phlegmatic has a positive and significant impact on learning achievement. With the influence of 43.3% while 56.7% are influenced by other variables

  16. Karakteristik Minuman Laktat Sari Buah Durian Lay (Durio kutejensis yang Disuplementasi dengan Kultur Lactobacillus selama Penyimpanan pada Suhu Rendah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Neti Yuliana

    2017-02-01

    suhu 37 °C selama 2 jam dan kemudian disimpan selama 0, 1, 2, 3, dan 4 minggu. Perubahan pH, total asam, gula, total sel BAL. Total padatan terlarut, viabilitas BAL, dan sensori selama penyimpanan dingin diukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan pH dari 4,79 ke 4,20; kandungan gula dari 4,52 ke 0,75%; total padatan terlarut dari 8,93 ke 7.97 °Bx, viabilitas BAL dari 100 % menjadi 95,90 %,  dan skor sensori dari 3,71 suka ke 3,40 (agak suka; sementara pada total asam terjadi peningkatan dari 0,33 ke 0,69 %; dan sel hidup BAL meningkat dari 8,86 menjadi 9,14 log CFU/mL. Berdasarkan parameter sensori, perlakuan kultur campuran Lactobacillus plantarum FNCC-0265 dan Lactobacillus acidophillus FNCC-0051 yang disimpan selama 2 minggu merupakan perlakuan terbaik. Sari buah durian lay ini mempunyai karakteristik sebagai berikut: pH 4,45, total asam laktat 0,83 %, gula 2,20%, sel hidup BAL 9,33 log CFU/mL, total padatan terlarut  9,16 °Bx, dan karbohidrat 35,04 %. Asam organik yang terkandung pada jus durian lay ini adalah asam oksalat (108 mg/L, malat (528 mg/L, laktat (4382 mg/L dan sitrat (351 mg/L.

  17. Penilaian Fungsi Hati Penderita Talasemia Mayor Yang Mengalami Hemokromatosis Menggunakan Indocyanine Green

    OpenAIRE

    2011-01-01

    Adanya eritropoiesis inefektif dan hemolisis eritrosit yang mengandung badan inklusi di darah tepi menyebabkan anemia pada talasemia mayor (TM), sehingga diperlukan transfusi yang adekuat dan teratur untuk mengurangi komplikasi anemia, mendukung pertumbuhan yang normal, mengurangi keluhan dan tanda-tanda fisik yang abnormal. Hemokromatosis merupakan akibat yang tidak bisa dihindari pada pasien yang mendapat transfusi regular karena tubuh manusia mempunyai kemampuan yang terbatas dalam mengel...

  18. MODUS OPERANDI YANG MENJADIKAN PERBANKAN SEBAGAI SASARAN SUATU KEJAHATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Ngurah Krisnadi Yudiantara

    2017-05-01

    Full Text Available Transnational crime related to financial, mostly done through the banking sector. The banking sector is one of the most widely used mode by the perpetrators of money laundering. It certainly can not be released with the development and progress of science and technology, especially in the field of communications that impact the financial system, including the integration of the banking system that offers traffic mekanmisme funds between countries which can be done in a very short time. Kejahatan transnasional yang berhubungan dengan finansial, banyak dilakukan melalui sektor perbankan. Sektor perbankan merupakan salah satu modus yang paling banyak dimanfaatkan oleh pelaku tindak pidana pencucian uang. Hal ini tentunya tidak dapat dilepaskan dengan perkembangan serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang komunikasi yang berdampak pula pada  terintegerasinya sistem keuangan termasuk sistem perbankan yang menawarkan mekanmisme lalu lintas dana antar negara yang dapat dilakukan dalam waktu yang sangat singkat.

  19. NILAI-NILAI BUDAYA YANG MENDASARI PEMERATAAN MAKANAN YANG DAPAT MENUNJANG GIZI KELUARGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasnodihardjo Kasnodihardjo

    2014-05-01

    distributed to the people who came to the house who conducted the “selametan” and distributed also to the neighbouring households. This tradition allows every family to get adequate nutrition both in quantity and quality due to the variation of the food. The sharing of food among households through social tradition will always happen in the community lives in Gadingsari village and will continue as long as people still cling to the cultural values of solidarity and a high tolerance to the fellow community. The sharing of good food among the people will give extra nutrition to the family, and indirectly affect the health status of mother and child. Cultural values are still strongly held by the community as a form of solidarity as well as a high tolerance among them.Keywords : Cultural Values, Equity , Food , Nutrition , FamilyAbstrakHasil analisis Riskesdas 2010 menggambarkan bahwa Kabupaten Bantul Yogyakarta termasuk 10 besar dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia yang mempunyai Indek Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM cukup baik yaitu sebesar 0,69148. IPKM yang merupakan komposit yang menggambarkan kemajuan pembangunan kesehatan termasuk didalamnya kesehatan ibu dan anak. Jika mendasarkan pada asumsi bahwa ada hubungan yang signifikan kemajuan ekonomi suatu masyarakat dengan tingginya status kesehatan masyarakat maka untuk daerah Bantul menjadikan suatu pertanyaan, karena jumlah keluarga pra-sejahtera atau keluarga miskin di kabupaten tersebut masih cukup tinggi. Oleh karena itu perlu diungkap berbagai faktor endogen; salah satunya faktor sosial budaya yang diduga ikut berperan menunjang status kesehatan masyarakat di kabupaten tersebut. Daerah penelitian dikonsentrasikan di desa Gadingsari Kecamatan Sanden Bantul Yogyakarta, yang mana kasus kematian bayi dan balita sedikit. Data berupa berbagai informasi budaya kaitannya dengan KIA dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada sejumlah informan yang terdiri dari ibu-ibu yang sedang hamil dan atau pernah

  20. NILAI-NILAI BUDAYA YANG MENDASARI PEMERATAAN MAKANAN YANG DAPAT MENUNJANG GIZI KELUARGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasnodihardjo Kasnodihardjo

    2014-05-01

    distributed to the people who came to the house who conducted the “selametan” and distributed also to the neighbouring households. This tradition allows every family to get adequate nutrition both in quantity and quality due to the variation of the food. The sharing of food among households through social tradition will always happen in the community lives in Gadingsari village and will continue as long as people still cling to the cultural values of solidarity and a high tolerance to the fellow community. The sharing of good food among the people will give extra nutrition to the family, and indirectly affect the health status of mother and child. Cultural values are still strongly held by the community as a form of solidarity as well as a high tolerance among them.Keywords : Cultural Values, Equity , Food , Nutrition , FamilyAbstrakHasil analisis Riskesdas 2010 menggambarkan bahwa Kabupaten Bantul Yogyakarta termasuk 10 besar dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia yang mempunyai Indek Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM cukup baik yaitu sebesar 0,69148. IPKM yang merupakan komposit yang menggambarkan kemajuan pembangunan kesehatan termasuk didalamnya kesehatan ibu dan anak. Jika mendasarkan pada asumsi bahwa ada hubungan yang signifikan kemajuan ekonomi suatu masyarakat dengan tingginya status kesehatan masyarakat maka untuk daerah Bantul menjadikan suatu pertanyaan, karena jumlah keluarga pra-sejahtera atau keluarga miskin di kabupaten tersebut masih cukup tinggi. Oleh karena itu perlu diungkap berbagai faktor endogen; salah satunya faktor sosial budaya yang diduga ikut berperan menunjang status kesehatan masyarakat di kabupaten tersebut. Daerah penelitian dikonsentrasikan di desa Gadingsari Kecamatan Sanden Bantul Yogyakarta, yang mana kasus kematian bayi dan balita sedikit. Data berupa berbagai informasi budaya kaitannya dengan KIA dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada sejumlah informan yang terdiri dari ibu-ibu yang sedang hamil dan atau pernah

  1. Dynamical Breaking of Generalized Yang-Mills Theory

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    WANGDian-Fu; SONGHe-Shan

    2004-01-01

    The dynamical breaking of a generalized Yang-Mills theory is discussed. It is shown, in terms of the Nambu Jona-Lasinio mechanism, that the gauge symmetry breaking can be realized dynamically in the generalized Yang-Mills theory. The combination of the generalized Yang-Mills theory and the NJL mechanism provides a way to overcome the difficulties related to the Higgs field and the Higgs mechanism in the usual spontaneous symmetry breaking theory.

  2. Dynamical Breaking of Generalized Yang-Mills Theory

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    WANG Dian-Fu; SONG He-Shah

    2004-01-01

    The dynamical breaking of a generalized Yang-Mills theory is discussed. It is shown, in terms of the Nambu-Jona-Lasinio mechanism, that the gauge symmetry breaking can be realized dynamically in the generalized Yang-Mills theory. The combination of the generalized Yang-Mills theory and the NJL mechanism provides a way to overcome the difficulties related to the Higgs field and the Higgs mechanism in the usual spontaneous symmetry breaking theory.

  3. C. N. Yang on Teaching and Research in Physics

    Science.gov (United States)

    Shi, Yu; Waxman, David

    2016-04-01

    This document is based on five conversations between Prof. C. N. Yang and others in Beijing in 1986. In the conversations, Yang gave his views on the state and development of physics at that time, and the relationship between physics and philosophy. The conversations also contain Yang’s reminiscences on the creation of Yang-Mills theory and his advice to young people, especially those in China.

  4. PERSAMAAN MEDAN DIRAC DALAM PENGARUH MEDAN MAGNETIK YANG SERAGAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrias Widiantoro, Erika Rani

    2012-03-01

    Full Text Available Telah dilakukan perlakuan khusus terhadap persamaan gerak partikel elementer yaitu Persamaan Dirac dengan dipengaruhi oleh medan magnet eksternal yang seragam untuk mendapat solusi Persamaan Dirac dalam pengaruh medan magnetic. Penambahan pengaruh potensial magnetik terhadap momentum dan energi total suatu partikel bermuatan dalam kajian teoritis terhadap persamaan gerak yaitu persamaan Dirac telah memberikan solusi persamaan medan Dirac yang baru, dan kuantisasi kedua yang terdapat konstanta tambahan serta propagasi fermioniknya terdapat suku pengali baru.

  5. Solutions of Yang-Baxter equation with color parameters

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    孙晓东; 王世坤

    1995-01-01

    All solutions of Yang-Baxter equation with color parameters for six-vertex model are achieved by five solution transformations, three nondegenerate basic solutions and several degenerate basic solutions. It is shown that all solutions of Yang-Baxter equation with spectral parameter for six-vertex model are obtainable from solutions of Yang-Baxter equation with color parameters for six-vertex model.

  6. HEAT FLOW FOR YANG-MILLS-HIGGS FIELDS, PART I

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    2000-01-01

    The Yang-Mills-Higgs field generalizes the Yang-Mills field. The authors establish the local existence and uniqueness of the weak solution to the heat flow for the Yang-Mills-Higgs field in a vector bundle over a compact Riemannian 4-manifold, and show that the weak solution is gauge-equivalent to a smooth solution and there are at most finite singularities at the maximum existing time.

  7. Teledekteksi Gas pada Mobile Robot yang dikendalikan Gelombang Radio

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Herjuno

    2012-09-01

    Full Text Available Beberapa tahun terakhir terjadi peristiwa hilangnya nyawa manusia karena keracunan gas alam diarea pertambangan. Ada pula terjadi peristiwa dicurigainya bungkusan atau kemasan yang diduga adalah barang yang membahayakan jiwa. Karena banyaknya peristiwa yang meresahkan dan membahayakan masyarakat, maka dibutuhkan suatu alat yang dapat melakukan pengecekan pada suatu area atau benda dimana manusia tidak terlibat secara langsung atau melakukan kontak secara langsung yang dapat membahayakan manusia. Pada penlitian ini telah dibuat robot yang dilengkapi dengan sensor gas, sistem mikrokontroler serta beberapa perangkat jaringan seperti router, kamera ip yang digunakan untuk mensupport kelengkapan sistem. Dibutuhkan juga sebuah server komputer yang dapat memberikan perintah maupun memantau dari jarak jauh. Berdasarkan hasil pengukuran, resistansi sensor pada saat tidak terdeteksi gas bernilai paling tinggi 30KΩ dan resistansi sensor saat terdeteksi gas bernilai paling rendah sebesar 3KΩ. Dalam pengujian keseluruhan alat , robot ini berhasil bergerak sesuai perintah yang diberikan melalui gelombang radio dan mendeteksi gas dengan keberhasilan sebanyak 10 kali dari 10 kali percobaan dengan kecepatan rata-rata 0,12 m/s

  8. MEMODIFIKASI PERILAKU ORANG YANG RENTAN TERHADAP HIV/AIDS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Satrio Budi Wibowo

    2013-09-01

    Full Text Available Pergaulan bebas dan penggunaan narkoba yang marak di Indonesia, menyebabkan semakin pesatnya penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV di Indonesia. Pad a tahun 2000 jumlah pengidap AIDS naik menjadi 3 kali lipat dan parahnya, trend ini terus berlangsung hingga saat ini. Intervensi yang tepat untuk merubah perilaku rentan penyebab menyebamya HIV amat dibutuhkan. Intervensi perlakuan dibuat dengan mentargetkan perilaku yang rentan terhadap penyebaran HIV. Perilaku yang menjadi targen dan akan di rubah dalam tulisan ini adalah; a Perilaku mengkuti tes HIV b Mengurangi perilaku beresiko penyebab penyebaran HIV c Mengembangkan pola hidup sehat pada pengidap HIV.Kata Kunci: lntervensi, HIV

  9. Prevalensi Halitosis pada Pasien yang Berkunjung Ke RSGM USU Tahun 2015

    OpenAIRE

    Aryetta, Cindy Amallia

    2016-01-01

    Halitosis adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan bau nafas tidak sedap yang berasal dari rongga mulut serta dapat melibatkan kesehatan dan kehidupan sosial seseorang. Halitosis dibedakan menjadi halitosis fisiologis yaitu halitosis yang disebabkan oleh faktor fisiologis yang bersifat sementara dan halitosis patologis yaitu halitosis permanen yang tidak dapat dihilangkan dengan metode pembersihan mulut biasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi halitosis pa...

  10. String Scale in Noncommutative Yang-Mills

    CERN Document Server

    Ishibashi, N; Kawai, H; Kitazawa, Y

    2000-01-01

    We identify the effective string scale of noncommutative Yang-Mills theory (NCYM) with the noncommutativity scale through its dual supergravity description. We argue that Newton's force law may be obtained with 4 dimensional NCYM with maximal SUSY. It provides a nonperturbative compactification mechanism of IIB matrix model. We can associate NCYM with the von Neumann lattice by the bi-local representation. We argue that it is superstring theory on the von Neumann lattice. We show that our identification of its effective string scale is consistent with exact T-duality (Morita equivalence) of NCYM.

  11. Duality in supersymmetric Yang-Mills theory

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Peskin, M.E.

    1997-02-01

    These lectures provide an introduction to the behavior of strongly-coupled supersymmetric gauge theories. After a discussion of the effective Lagrangian in nonsupersymmetric and supersymmetric field theories, the author analyzes the qualitative behavior of the simplest illustrative models. These include supersymmetric QCD for N{sub f} < N{sub c}, in which the superpotential is generated nonperturbatively, N = 2 SU(2) Yang-Mills theory (the Seiberg-Witten model), in which the nonperturbative behavior of the effect coupling is described geometrically, and supersymmetric QCD for N{sub f} large, in which the theory illustrates a non-Abelian generalization of electric-magnetic duality. 75 refs., 12 figs.

  12. Perturbative spacetimes from Yang-Mills theory

    CERN Document Server

    Luna, Andrés; Nicholson, Isobel; Ochirov, Alexander; O'Connell, Donal; Westerberg, Niclas; White, Chris D.

    2017-04-12

    The double copy relates scattering amplitudes in gauge and gravity theories. In this paper, we expand the scope of the double copy to construct spacetime metrics through a systematic perturbative expansion. The perturbative procedure is based on direct calculation in Yang-Mills theory, followed by squaring the numerator of certain perturbative diagrams as specified by the double-copy algorithm. The simplest spherically symmetric, stationary spacetime from the point of view of this procedure is a particular member of the Janis-Newman-Winicour family of naked singularities. Our work paves the way for applications of the double copy to physically interesting problems such as perturbative black-hole scattering.

  13. Landau gauge Yang-Mills correlation functions

    Science.gov (United States)

    Cyrol, Anton K.; Fister, Leonard; Mitter, Mario; Pawlowski, Jan M.; Strodthoff, Nils

    2016-09-01

    We investigate Landau gauge S U (3 ) Yang-Mills theory in a systematic vertex expansion scheme for the effective action with the functional renormalization group. Particular focus is put on the dynamical creation of the gluon mass gap at nonperturbative momenta and the consistent treatment of quadratic divergences. The nonperturbative ghost and transverse gluon propagators as well as the momentum-dependent ghost-gluon, three-gluon and four-gluon vertices are calculated self-consistently with the classical action as the only input. The apparent convergence of the expansion scheme is discussed and within the errors, our numerical results are in quantitative agreement with available lattice results.

  14. Perturbative spacetimes from Yang-Mills theory

    CERN Document Server

    Luna, Andres; Nicholson, Isobel; Ochirov, Alexander; O'Connell, Donal; Westerberg, Niclas; White, Chris D.

    2016-01-01

    The double copy relates scattering amplitudes in gauge and gravity theories. In this paper, we expand the scope of the double copy to construct spacetime metrics through a systematic perturbative expansion. The perturbative procedure is based on direct calculation in Yang-Mills theory, followed by squaring the numerator of certain perturbative diagrams as specified by the double-copy algorithm. The simplest spherically symmetric, stationary spacetime from the point of view of this procedure is a particular member of the Janis-Newman-Winicour family of naked singularities. Our work paves the way for applications of the double copy to physically interesting problems such as perturbative black-hole scattering.

  15. Yang-Mills theory in Coulomb gauge; Yang-Mills-theorie in Coulombeichung

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Feuchter, C.

    2006-07-01

    In this thesis we study the Yang-Mills vacuum structure by using the functional Schroedinger picture in Coulomb gauge. In particular we discuss the scenario of colour confinement, which was originally formulated by Gribov. After a short introduction, we recall some basic aspects of Yang-Mills theories, its canonical quantization in the Weyl gauge and the functional Schroedinger picture. We then consider the minimal Coulomb gauge and the Gribov problem of the gauge theory. The gauge fixing of the Coulomb gauge is done by using the Faddeev-Popov method, which enables the resolution of the Gauss law - the constraint on physical states. In the third chapter, we variationally solve the stationary Yang-Mills Schroedinger equation in Coulomb gauge for the vacuum state. Therefor we use a vacuum wave functional, which is strongly peaked at the Gribov horizon. The vacuum energy functional is calculated and minimized resulting in a set of coupled Schwinger-Dyson equations for the gluon energy, the ghost and Coulomb form factors and the curvature in gauge orbit space. Using the angular approximation these integral equations have been solved analytically in both the infrared and the ultraviolet regime. The asymptotic analytic solutions in the infrared and ultraviolet regime are reasonably well reproduced by the full numerical solutions of the coupled Schwinger-Dyson equations. In the fourth chapter, we investigate the dependence of the Yang-Mills wave functional in Coulomb gauge on the Faddeev-Popov determinant. (orig.)

  16. YANG2UML: Bijective Transformation and Simplification of YANG to UML

    NARCIS (Netherlands)

    Golling, Mario; Koch, Robert; Hillmann, Peter; Hofstede, Rick; Tietze, Frank

    2014-01-01

    Specifically designed to exchange configuration information from a management platform to network components, the XML-based NETCONF protocol has become widely used. In combination with NETCONF, YANG is the corresponding protocol that defines the associated data structures, supporting virtually all n

  17. PENGEMBANGAN SANDPILE MODEL UNTUK MEMPREDIKSI SISTEM YANG DALAM KONDISI CHAOTIC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saiful Bukhori

    2007-01-01

    Full Text Available Chaotic condition or dynamic system (in physics is a condition that a system always grows. In a system that has chaotic condition, a method to predicti the future condition is needed. This method is important to support the decision for industry or organization.Chaotic condition also has happened in the industry or organizations that will launch a new product. Launching the new product not only influence this new product but also influence the product in the market. Sand pile model is an algorithm that designed wit illustration of sand pile in the real life. In this research a sand pile model for solved the chaotic condition is developed. The result of this research shows that sand pile model algorithm can be used to solve the chaotic condition with pay attention of add inside, rounds and surface parameters. Abstract in Bahasa Indonesia : Keadaan chaotic atau dalam ilmu fisika disebut sebagai dynamic system merupakan kondisi dimana sistem selalu berkembang. Pada sistem yang memiliki kondisi chaotic ini dibutuhkan metode yang cukup rumit untuk memprediksi kondisi yang akan datang, padahal prediksi merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk menentukan suatu keputusan yang diambil suatu perusahaan atau organisasi yang berpengaruh pada kondisi yang direncanakan. Keadaan chaotic ini juga terjadi apabila suatu perusahaan atau organisasi akan meluncurkan produk baru atau fitur tambahan dari suatu produk yang sudah ada. Peluncuran suatu produk baru atau fitur tambahan dari produk yang sudah ada tidak hanya mempengaruhi produk yang akan diluncurkan, akan tetapi juga mempengaruhi produk yang sudah ada. Sandpile model merupakan algoritma yang dibuat dengan mengilustrasikan prinsip bagaimana perilaku sandpile pada real-life. Pada penelitian ini dikembangkan sandpile model untuk memecahkan keadaan chaotic pada saat perusahaan atau organisasi akan meluncurkan produk baru atau fitur tambahan dari suatu produk yang sudah ada. Dari hasil penelitian didapatkan

  18. Quantum Yang--Mills Dark Energy

    CERN Document Server

    Pasechnik, Roman

    2016-01-01

    In this short review, I discuss basic qualitative characteristics of quantum non-Abelian gauge dynamics in the non-stationary background of the expanding Universe in the framework of the standard Einstein--Yang--Mills formulation. A brief outlook of existing studies of cosmological Yang--Mills fields and their properties will be given. Quantum effects have a profound impact on the gauge field-driven cosmological evolution. In particular, a dynamical formation of the spatially-homogeneous and isotropic gauge field condensate may be responsible for both early and late-time acceleration, as well as for dynamical compensation of non-perturbative quantum vacua contributions to the ground state of the Universe. The main properties of such a condensate in the effective QCD theory at the flat Friedmann--Lema\\'itre--Robertson--Walker (FLRW) background will be discussed within and beyond perturbation theory. Finally, a phenomenologically consistent dark energy can be induced dynamically as a remnant of the QCD vacua co...

  19. Deformations of Yang-Mills theory

    CERN Document Server

    Cofano, Marco; Krasnov, Kirill

    2015-01-01

    We introduce and study a new class of power-counting non-renormalisable gauge theories in four space-time dimensions. The Lagrangian is an arbitrary function of the self-dual part of the field strength. The resulting perturbation theory has the property that whenever two derivatives act on an internal line propagator, the result is a delta-function and the line collapses to a point. This means that there remains at most one derivative on each internal line, which gives improved ulta-violet behaviour. For many purposes, this class of theories behaves just like ordinary Yang-Mills theory. In particular, they all share the Yang-Mills theory MHV amplitudes. Moreover, these theories remain constructible in the sense that higher-point tree level scattering amplitudes can be obtained from the lower-point amplitudes using the BCFW recursion relations. Also, the square of these gauge-theory amplitudes gives the scattering amplitudes of "deformations" of General Relativity, at least for the low particle numbers that we...

  20. FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KUSTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yessita Yuniarasari

    2014-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara faktor risiko dengan kejadian kusta di wilayah kerja puskesmas Gunem dan puskesmas Sarang Kabupaten Rembang tahun 2011. Penelitian ini menggunakan pendekatan kasus kontrol. Populasi penelitian adalah penderita kusta  yang tercatat dalam rekam medis puskesmas Gunem dan puskesmas Sarang Tahun 2011. Sampel penelitian yaitu 36 kasus dan 36 kontrol. Instrumen penelitian berupa kuesioner, thermohygrometer, dan rollmeter. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan (p=0,026, OR=4,343; personal hygiene (p=0,012, OR=5,333; jenis pekerjaan (p=0,001, OR=11,400 dan  tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan (p=0,160 lama kontak (p=0,703; suhu kamar tidur (p=1,000; umur (p=0,522; jarak rumah (p=0,577; jenis kelamin (p=0,779 dengan kejadian kusta. Saran untuk Puskesmas Gunem dan Puskesmas Sarang sebaiknya diberikan penyuluhan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan kepada masyarakat dalam upaya peningkatan pengetahuan mengenai kusta. Untuk masyarakat sebaiknya mengikuti penyuluhan tentang kusta dan dapat berperan serta dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kusta

  1. Yang-Baxter deformations and string dualities

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Matsumoto, Takuya [Institute for Advanced Research and Department of Mathematics, Nagoya University,Nagoya 464-8602 (Japan); Yoshida, Kentaroh [Department of Physics, Kyoto University,Kyoto 606-8502 (Japan)

    2015-03-25

    We further study integrable deformations of the AdS{sub 5}×S{sup 5} superstring by following the Yang-Baxter sigma model approach with classical r-matrices satisfying the classical Yang-Baxter equation (CYBE). Deformed string backgrounds specified by r-matrices are considered as solutions of type IIB supergravity, and therefore the relation between gravitational solutions and r-matrices may be called the gravity/CYBE correspondence. In this paper, we present a family of string backgrounds associated with a classical r-matrices carrying two parameters and its three-parameter generalization. The two-parameter case leads to the metric and NS-NS two-form of a solution found by Hubeny-Rangamani-Ross [hep-th/0504034] and another solution in [arXiv:1402.6147]. For all of the backgrounds associated with the three-parameter case, the metric and NS-NS two-form are reproduced by performing TsT transformations and S-dualities for the undeformed AdS{sub 5}×S{sup 5} background. As a result, one can anticipate the R-R sector that should be reproduced via a supercoset construction.

  2. Evolutions of Yang Phase Under Cyclic Condition and Adiabatic Condition

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    QIAN Shang-Wu; GU Zhi-Yu

    2005-01-01

    There are three non-integrable phases in literatures: Berry phase, Aharonov-Anandan phase, and Yang phase. This article discusses the evolutions of Yang phase under the cyclic condition and the adiabatic condition for the generaltime-dependent harmonic oscillator, thus reveals the intimate relations between these three non-integrable phases.

  3. Beauty and physics: 13 important contributions of Chen Ning Yang

    Science.gov (United States)

    Shi, Yu

    2014-06-01

    In 2012, Chen Ning Yang received a 90th birthday gift in the form of a black cube inscribed with his 13 most important contributions, which cover four major areas of physics: statistical mechanics, condensed matter physics, particle physics and field theory. We briefly describe these 13 contributions and make general comments about Yang's distinctive style as a trailblazing leader in research.

  4. From the braided to the usual Yang-Baxter relation

    CERN Document Server

    Fioravanti, D; Fioravanti, Davide; Rossi, Marco

    2001-01-01

    Quantum monodromy matrices coming from a theory of two coupled (m)KdV equations are modified in order to satisfy the usual Yang-Baxter relation. As a consequence, a general connection between braided and {\\it unbraided} (usual) Yang-Baxter algebras is derived and also analysed.

  5. Torsion Wave Solutions in Yang-Mielke Theory of Gravity

    CERN Document Server

    Pasic, Vedad

    2015-01-01

    The approach of metric-affine gravity initially distinguishes it from Einstein's general relativity. Using an independent affine connection produces a theory with 10+64 unknowns. We write down the Yang-Mills action for the affine connection and produce the Yang-Mills equation and the so called complementary Yang-Mills equation by independently varying with respect to the connection and the metric respectively. We call this theory the Yang-Mielke theory of gravity. We construct explicit spacetimes with pp-metric and purely axial torsion and show that they represent a solution of Yang-Mills theory. Finally we compare these spacetimes to existing solutions of metric-affine gravity and present future research possibilities.

  6. MALIGNANT TRITON TUMOR NERVUS SURALIS YANG BERASAL DARI PLEXYFORM NEUROFIBROMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Made Maharini Rahayu

    2014-09-01

    Full Text Available Tumor ganas yang berasal dari saraf tepi atau tumor dengan diferensiasi elemen-elemen selubung saraf disebut sebagai malignant peripheral nerve sheath tumors (MPNST. Sebuah varian dari MPNST yang memperlihatkan pembentukan otot lurik disebut sebagai malignant Triton tumor. Diagnosis malignant Triton tumor harus memenuhi kriteria diagnosis MPNST dan dibuktikan adanya diferensiasi rhabdomyoblas. Kasus ini dibahas oleh karena insidennya jarang, yaitu kurang dari 5% dari keseluruhan tumor ganas jaringan lunak. Pasien adalah seorang wanita, 40 tahun, dengan nodul pada cruris dan siku kanan. Pemeriksaan mikroskopis dengan pulasan  hematoxylin eosin  pada cruris menunjukkan gambaran yang khas untuk MPNST, serta terlihat sebaran sel-sel rhabdomyoblas yang positif terhadap pengecatan Desmin dan S-100. Tumor pada siku dan nervus suralis menunjukkan gambaran plexyform neurofibroma. Berdasarkan histopatologi konvensional dan imunohistokimia, kasus disimpulkan sebagai malignant Triton tumor nervus suralis yang berasal dari plexyform neurofibroma.[MEDICINA 2013;44:135-140

  7. Nonperturbative aspects of Yang-Mills theory

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Schleifenbaum, Wolfgang

    2008-07-01

    The subject of this thesis is the theory of strong interactions of quarks and gluons, with particular emphasis on nonperturbative aspects of the gluon sector. Continuum methods are used to investigate in particular the confinement phenomenon. Confinement which states that the elementary quarks and gluons cannot be detected as free particles requires an understanding of large-scale correlations. In perturbation theory, only short-range correlations can be reliably described. A nonperturbative approach is given by the set of integral Dyson Schwinger equations involving all Green functions of the theory. A solution for the gluon propagator is obtained in the infrared and ultraviolet asymptotic limits. In chapter 1, redundant degrees of freedom of the Yang Mills gauge theory are removed by fixing the Weyl and Coulomb gauge prior to quantization. The constrained quantization in the Dirac bracket formalism is then performed explicitly to produce the quantized Yang Mills Hamiltonian. The asymptotic infrared limits of Coulomb gauge correlation functions are studied analytically in chapter 2 in the framework of the Gribov Zwanziger confinement scenario. The Coulomb potential between heavy quarks as part of the Yang Mills Hamiltonian is calculated in this limit. A connection between the infrared limits of Coulomb and Landau gauge is established. The Hamiltonian derived paves the way in chapter 3 for finding the Coulomb gauge vacuum wave functional by means of the variational principle. Numerical solutions for the propagators in this vacuum state are discussed and seen to reproduce the anticipated infrared limit. The discussion is extended to the vertex functions. The effect of the approximations on the results is examined. Chapter 4 is mainly devoted to the ultraviolet behavior of the propagators. The discussion is issued in both Coulomb and Landau gauge. A nonperturbative running coupling is defined and calculated. The ultraviolet tails of the variational solutions from

  8. ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA IKAN BANDENG YANG BERASAL DARI HABITAT YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H Hafiludin

    2015-04-01

    Full Text Available Bandeng (Chanos chanos, Forskal merupakan salah satu komoditas yang strategis untuk memenuhi kebutuhan protein yang relatif murah dan digemari oleh konsumen di Indonesia.  Bandeng sebagai bahan pangan, merupakan sumber zat gizi yang penting bagi proses kelangsungan hidup manusia Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi kimia daging ikan bandeng yang berasal dari habitat yang berbeda yaitu air tawar dan air payau. Penelitian dilakukan dengan dua tahap yaitu preparasi sampel saat transportasi dan preparasi bahan baku untuk memisahkan daging, kulit, tulang dan jeroan. Analisa yang dilakukan yaitu analisis proksimat, asam amino, asam lemak, mineral dan vitamin. Hasil yang didapatkan bahwa ikan bandeng dari dua habitat memperoleh rendemen yang berbeda. Rendemen ikan bandeng air tawar sebesar 38,5%, sedangkan air payau sebesar 50,8%. Ikan bandeng kaya akan sumber protein (20-24%, asam amino, asam lemak, mineral dan vitamin. Komposisi asam amino tertinggi yaitu glutamat sebesar 1,386% (air tawar dan 1,268% (air payau. Asam lemak tidak jenuh tertinggi oleat 31-32%, mineral makro pada daging ikan bandeng yaitu: Ca, Mg, Na dan K. Mineral mikronya terdiri dari Fe, Zn, Cu, Mn. Kandungan vitamin daging ikan bandeng meliputi vitamin A, B1 dan B12.Kata Kunci: habitat berbeda, ikan bandeng (Chanos chanos, Forskal, kandungan giziTHE ANALYSIS OF NUTRITIONAL CONTENT OF MILKFISHES WHICH COME FROM DIFFERENT HABITATSABSTRACTMilkfish (Chanos chanos, Forskal is one of the strategic commodities to fulfill protein need which is relatively cheap and favored by Indonesian consumer. Milkfish as a comestible is an important sources of nutrient for the survival of mankind. The objective of this research is to know the flesh’s chemical composition of the milkfishes come from different habitats which are freshwater and brackish water. The research was conducted through two stages, the stage of sample preparation for transportation, and the stage of raw

  9. The Yang-Yang anomaly in liquid-liquid criticality: Experimental evidence from adiabatic scanning calorimetry

    Science.gov (United States)

    Losada-Pérez, Patricia; Tripathi, Chandra Shekhar Pati; Leys, Jan; Cerdeiriña, Claudio A.; Glorieux, Christ; Thoen, Jan

    2012-01-01

    Using adiabatic scanning calorimetry, we have found the first experimental evidence of the Yang-Yang anomaly in liquid-liquid criticality from high-resolution two-phase isobaric heat capacity measurements for the binary mixture 3-pentanol + nitromethane. The results suggest a rather strong effect. The critical amplitude of the partial molar heat capacity is higher for the component with larger molecular volume, in accordance with the predictions of complete scaling as obtained from the customary observed asymmetric behavior of the coexistence-curve diameter. This consolidates complete scaling as the true formulation of fluid-fluid criticality. The quantitative analysis indicates that molecular size is not the only microscopic factor at play in asymmetric liquid-liquid criticality.

  10. Quantum Yang-Mills field theory

    Science.gov (United States)

    Frasca, Marco

    2017-01-01

    We show that the Dyson-Schwinger set of equations for the Yang-Mills theory can be exactly solved till the two-point function. This is obtained given a set of nonlinear waves solving the classical equations of motion. Translation invariance is maintained by the proper choice of the solution of the equation for the two-point function as devised by Coleman. The computation of the Dyson-Schwinger equations is performed in the same way as devised by Bender, Milton and Savage providing a set of partial differential equations whose proof of existence of the solutions is standard. So, the correlation functions of the theory could be proved to exist and the two-point function manifests a mass gap.

  11. Yang Liping and her Love Story

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    1994-01-01

    YANG Liping, known as the nation’s flower, dances with her spirit and repays the land and people that have fostered her through her dance. With her superb performances she has joined the two sides of the Taiwan Strait, and has united people of different countries and nations. Just as the American petroleum king Armand Hammer says, "Yang’s dance belongs to all mankind." Yang’s husband, Tony Liu, is Taiwanese, who worked 12 years in the United States. He describes his wife’s dancing "The Two Trees" as "entwining in life and death. No matter how you regard it, as an ancient theme of love, or the relationship between the two sides of the strait, Yang’s language of dance tells you a story about the tradition of the Chinese nation;

  12. Band Structure in Yang-Mills Theories

    CERN Document Server

    Bachas, Constantin

    2016-01-01

    We show how Yang-Mills theory on $S^3\\times R$ can exhibit a spectrum with continuous bands if coupled either to a topological 3-form gauge field, or to a dynamical axion with heavy Peccei-Quinn scale. The basic mechanism consists in associating winding histories to a bosonic zero mode whose role is to convert a circle in configuration space into a helix. The zero mode is, respectively, the holonomy of the 3-form field or the axion momentum. In these models different theta sectors coexist but are not mixed by local operators. Our analysis sheds light on, and extends Seiberg's proposal for modifying the topological sums in quantum field theories. It refutes a recent claim that $B+L$ violation at LHC is unsuppressed.

  13. ANALISIS VARIABEL YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR KEUANGAN INDUSTRI MANUFAKTUR (MAKANAN DAN MINUMAN YANG GO PUBLIK DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jaelani La Masidonda

    2008-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengetahui pengaruh variabel struktur aktiva, pertumbuhan penjualan, beban pajak dan laba ditahan terhadap struktur keuangan, (2 mengetahui variabel yang paling signifikan dan dominan pengaruhnya terhadap struktur keuangan. Populasi penelitian adalah industri manufaktur (makanan dan minuman yang go publik di Bursa Efek Indonesia (BEI sejak 2003-2007 sejumlah 19 perusahaan. Sampel diambil 9 perusahaan yang ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling. Data berasal dari data sekunder Bursa Efek Indonesia, terutama laporan keuangan dan informasi perkembangan industri manufaktur (makanan dan minuman dengan menggunakan teknik dokumentasi dan tipe pooled data. Model analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan variabel struktur aktiva, pertumbuhan penjualan, beban pajak dan laba ditahan berpengaruh signifikan terhadap struktur keuangan, dan secara parsial hanya variabel  struktur aktiva yang tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur keuangan.

  14. Penampilan Produksi Sapi Peranakan Ongole yang Diberi Pakan Konsentrat yang Mengandung Tepung Daun Murbei

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Duta Setiawan

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAK. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan pakan konsentrat yang mengandung tepung daun murbei terhadap performa sapi peranakan ongole. Percobaan ini menggunakan rancangan acak kelompok, dengan 4 perlakuan dan 4 kelompok. Perlakuan terdiri dari P1 (Pakan hijauan berupa rumput lapang dan pakan konsentrat berupa murbei dan konsentrat komplit, P2 (Pakan hijauan berupa rumput lapang dan pakan konsentrat berupa murbei dan konsentrat jagung, P3 Pakan hijauan berupa rumput lapang dan pakan konsentrat berupa murbei dan konsentrat dedak padi, P4 (Pakan hijauan berupa rumput lapang dan pakan konsentrat berupa murbei dan konsentrat onggok. Parameter yang diukur adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan harian, efisiensi pakan, Income Over Feed Cost (IOFC, dan R-C rasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung daun murbei pada konsentrat yang berbeda tidak memberikan pengaruh yang nyata (P> 0,05 terhadap pertambahan bobot badan harian, konsumsi pakan, efisiensi pakan, Income Over Feed Cost (IOFC, dan R-C rasio. Kesimpulan penelitian ini bahwa konsentrat yang mengandung tepung daun murbei dapat dikombinasikan dengan konsentrat tunggal seperti jagung, onggok atau konsentrat komplit.    (Performance of local cattle (Peranakan Ongole-PO feed concentrates containing mulberry leave meal  ABSTRACT. The research has been conducted to study the ability of mulberry leaves that mixed in concentrates feed on the performance of Local cattle. A randomized block design, with 4 treatments and 4 blocks applied. The treatments consisted of 4 different mix of feed which were P1 (native grass and concentrate feed in the form of mulberry leaves and concentrate complete, P2 (native grass and concentrate feed in the form of mulberry leaves meal and corn concentrate, P3 (native grass and concentrate feed in the form of mulberry leaves meal and rice bran concentrate, P4 (native grass and concentrate feed in the form of mulberry leaves meal and tapioca

  15. GREECE FACES A YIN-YANG DEVELOPMENT PHASE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Stefania Andra SIMIONESCU

    2015-09-01

    Full Text Available The concept Yin-Yang represents the unity of opposites and complementarity. In this respect, from the economical point of view a positive Yin phase represents the cash flow, brings nutrition, gentleness and protection, while a negative Yin phase means capital loss, sloth and passive obedience, a positive Yang phase is translated as an action based on funds, emphasising the creation, the construction and the development of infrastructure thanks to an economical action plan, while a negative Yang phase leads to conflicts, to excessive product stocks and to a stock market collapse, causing, in this line, crisis and inflation by increasing prices and decreasing purchasing power. In the European Union, Greece faces a Yang negative phase. When having too much positive Yin monetary stimulus from the EU, the Yin-Yang balance turns in favour of a negative Yang bankrupcy and unemployment. Thus, I explore not only the Greece’s economical dimension, but also its geographic role, the synergy between culture and DNA and the last, but not the least, the human’s ability in creating a new positive Yin-Yang flourishing future.

  16. PEMBANGUNAN PERMUKIMAN YANG BERKELANJUTAN UNTUK MENGURANGI POLUSI UDARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Timoticin Kwanda

    2003-01-01

    Full Text Available The rapid increase of urban population will cause environment problems, such as clean water scarcity, bad condition of sanitation, garbage disposal, and air pollution. Main sources of air pollution in large cities are emissions of motor vehicles (CO which is 70% to 80% of the total air pollutant. Air pollution may create hazard for human health. Carbon monoxide (CO which changes into carbon dioxide (CO2 will cause global warming, and then climate change happened will cause flood and dry land, which then it effects on human health. In addition, the damage of Ozone layer caused by CFC chemical will cause more ultra violet going into the troposphere which causes skin cancer. To solve air pollution, first is to decrease energy consumption and search for a cleaner alternated energy. Second is to build sustainable buildings and settlements, and environment friendly public transportation system. Abstract in Bahasa Indonesia : Peningkatan jumlah penduduk perkotaan yang relatif tinggi menimbulkan masalah bagi lingkungan hidup, misalnya masalah kurangnya air bersih, buruknya kondisi sanitasi, pembuangan sampah, dan polusi udara. Sumber terbesar polusi udara di kota besar adalah asap kendaraan bermotor (CO yaitu sebesar 70% - 80% dari total polutan udara. Pencemaran udara berdampak pada kesehatan manusia. Karbon monooksida (CO yang berubah menjadi karbon dioksida (CO2 akan berakibat pada pemanasan global, sehingga terjadi perubahan iklim yang menyebabkan banjir dan kekeringan, yang kemudian berpengaruh pada kesehatan manusia. Selain itu, rusaknya lapisan Ozon yang diakibatkan oleh senyawa kimia CFC, berakibat pada banyaknya sinar ultra violet memasuki troposfer yang dapat mengakibatkan kanker kulit. Untuk mengatasi masalah polusi udara ini, pertama adalah mengurangi konsumsi energi dan mencari energi alternatif yang lebih bersih. Kedua, mengurangi polusi udara dengan cara pembangunan ruang terbuka hijau, pembangunan bangunan dan permukiman yang

  17. The Parisi-Sourlas Mechanism in Yang-Mills Theory?

    CERN Document Server

    Magpantay, J A

    2000-01-01

    The Parisi-Sourlas mechanism is exhibited in pure Yang-Mills theory. Using the new scalar degrees of freedom derived from the non-linear gauge condition, we show that the non-perturbative sector of Yang-Mills theory is equivalent to a 4D O(1,3) sigma model in a random field. We then show that the leading term of this equivalent theory is invariant under supersymmetry transformations where (x^{2}+\\thetabar\\theta) is unchanged. This leads to dimensional reduction proving the equivalence of the non-perturbative sector of Yang-Mills theory to a 2D O(1,3) sigma model.

  18. Noncommutative Yang-Mills in IIB Matrix Model

    CERN Document Server

    Aoki, H; Iso, S; Kawai, H; Kitazawa, Y; Tada, T

    2000-01-01

    We show that twisted reduced models can be interpreted as noncommutative Yang-Mills theory. Based upon this correspondence, we obtain noncommutative Yang-Mills theory with D-brane backgrounds in IIB matrix model. We propose that IIB matrix model with D-brane backgrounds serve as a concrete definition of noncommutative Yang-Mills. We investigate D-instanton solutions as local excitations on D3-branes. When instantons overlap, their interaction can be well described in gauge theory and AdS/CFT correspondence. We show that IIB matrix model gives us the consistent potential with IIB supergravity when they are well separated.

  19. Yang-Mills Instanton Sheaves with Arbitrary Topological Charges

    CERN Document Server

    Lai, Sheng-Hong; Lai, I-Hsun

    2016-01-01

    We use a set of ADHM 3-instanton data to systematically construct a class of SU(2) Yang-Mills instanton solutions with arbitrary topological charges. Moreover, by using the biquaternion calculation with biconjugation operation developed recently, these new ADHM data are used to construct a class of SL(2,C) Yang-Mills instanton sheaves on CP^3 with arbitrary topological charges k greater than 3. This result extends the previous construction of Yang-Mills 2-instanton sheaves to arbitrary higher k-instanton sheaves.

  20. Hom-O-Operators and Hom-Yang-Baxter Equations

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuanyuan Chen

    2015-01-01

    Full Text Available In Hom-Lie set, we introduce the concept of Hom-O-operators and study its relation with classical Hom-Yang-Baxter equation, as well as left-symmetric Hom-algebras. We construct the corresponding relation between left-symmetric Hom-algebras and Hom-1-cocycles, which are both related to classical Hom-Yang-Baxter equation. Moreover, in Hom-algebra setting, we establish the equivalent relationship between AHYBE (associative Hom-Yang-Baxter equations and O-operators on Frobenius monoidal Hom-algebras.

  1. Yang-Baxter equation and quantum enveloping algebras

    CERN Document Server

    Ma Zhong Qi

    1993-01-01

    The exact solution of C N Yang's one-dimensional many-body problem with repulsive delta-function interactions and R J Baxter's eight-vertex statistical model are brilliant achievements in many-body statistical physics. A nonlinear equation, now known as the Yang-Baxter equation, is the key to the solution of both problems. The Yang-Baxter equation has also come to play an important role in such diverse topics as completely integrable statistical models, conformal and topological field theories, knots and links, braid groups and quantum enveloping algebras.This pioneering textbook attempts to m

  2. PROPAGASI BIBIT RUMPUT LAUT Gracilaria gigas PADA TAHAP KULTUR JARINGAN, AKLIMATISASI, DAN PEMBESARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Fadilah

    2017-01-01

    Full Text Available Ketersediaan bibit rumput laut secara berkesinambungan diperlukan untuk meningkatkan produktivitas budidayanya. Kultur jaringan adalah salah satu metode yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan bibit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performansi pertumbuhan dan sintasan bibit rumput laut Gracilaria gigas pada tiga tahap propagasi bibit rumput laut. Propagasi bibit rumput laut dilakukan melalui tahap kultur jaringan, kemudian dilanjutkan dengan aklimatisasi dan pembesaran bibit. Pada tahap kultur, eksplan dengan panjang awal ± 2 cm dikultur dalam 2 L media air laut yang diperkaya pupuk PES 20 mL/L. Kepadatan eksplan adalah 500, 750, 1.000, dan 1.250 per L. Eksplan dipelihara selama delapan minggu dengan pembaruan media setiap minggu. Pada tahap aklimatisasi bibit, perlakuan yang dicobakan adalah penambahan pupuk organik dengan dosis 0,025; 0,05; dan 0,1 mL/L. Aklimatisasi dilakukan dengan menggunakan kontainer plastik dengan 20 L media air laut selama delapan minggu. Pembesaran bibit dilakukan di kotak hapa berukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm di laut selama tujuh minggu. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada beda nyata (P>0,05 sintasan antar kepadatan eksplan. Sintasan eksplan pada tahap kultur di atas 95%. Pada tahap aklimatisasi, dosis pupuk organik 0,05 mL/L cenderung memberikan pertumbuhan bibit yang lebih baik daripada dosis lainnya. Pertumbuhan bibit rumput laut pada pembesaran di laut setelah tujuh minggu mengikuti persamaan y= 17,09x + 27,8 dengan rata-rata LPH sebesar 3,57%/hari. Sustainability supply of seaweed seedlings is needed to improve its productivity. Tissue culture is one of the methods applied to fulfill the seedlings demands. This study aims to evaluate the growth performance and survival rate of seaweed seedlings Gracilaria gigas at three stages of seedling propagation. Seedling propagation was carried out by three stages namely, tissue culture acclimatization and seedlings rearing. For the stage of tissue

  3. Pertumbuhan ekonomi yang dikehendaki dalam pembangunan nasional adalah pertumbuhan yang dibarengi dengan proses pemerataan. Untuk itu, pemerintah masih tetap diperlukan untuk berpihak pada golongan ekonomi lemab dan koperasi. Kendala umum yang dihada

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saefur Rochmat

    2015-11-01

    maan yang tidak sama. Didalam meng ajarkan peng etahuan agama harus mampu merumuskan landasan filosofis berdasarkan warisan peradaban Islam sehingga dapat dihasilkan pemikiran yang asli dan menjadi rekayasa sosial.

  4. Infra-red structure of Yang-Mills theories

    CERN Document Server

    Cvitanovic, P

    1976-01-01

    An analysis of QCD magnetic moment shows that all infra-red divergences are contained in the coupling constant renormalization. They are controlled by the renormalization function beta for the pure Yang-Mills field. (21 refs).

  5. Yang-Baxter invariance of the Nappi-Witten model

    CERN Document Server

    Kyono, Hideki

    2015-01-01

    We study Yang-Baxter deformations of the Nappi-Witten model by adopting a prescription invented by Delduc-Magro-Vicedo. The deformations are specified by skew-symmetric classical $r$-matrices satisfying (modified) classical Yang-Baxter equations. We show that the sigma-model metric is invariant under arbitrary deformations (while the coefficient of $B$-field is changed) by adopting the most general classical $r$-matrix. Then the Yang-Baxter invariance of the background follows from the requirement that the one-loop $\\beta$-function should vanish. As a result, it is shown that the Nappi-Witten model is the unique conformal theory in the present class of Yang-Baxter deformations.

  6. MODEL OPTIMASI PENJADWALAN PRODUKSI YANG TERINTEGRASI DENGAN MEMPERTIMBANGKAN FAKTOR BIAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Retno Sari Dewi

    2003-01-01

    Full Text Available The paper discusses optimation integrated production scheduling model which is included deciding production allocation, operations regulating for job shop process and capacity planning as integrated activity. The criteria is to complete the amount of order that is needed at some period during a planning horizon to minimize total cost. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini membahas model optimasi penjadwalan produksi yang terintegrasi meliputi penentuan alokasi kegiatan produksi, pengaturan operasi-operasi dari proses job shop dan perencanaan kapasitas sebagai suatu kegiatan yang terintegrasi. Kriteria yang digunakan adalah memenuhi pesanan sejumlah produk yang terjadi pada sejumlah periode dari suatu horizon perencanaan dengan tujuan untuk meminimalkan total biaya. Kata kunci: alokasi produksi, penjadwalan job shop, perencanaan kapasitas, struktur produk multi-level.

  7. Introduction to the Yang-Baxter Equation with Open Problems

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Florin Nichita

    2012-04-01

    Full Text Available The Yang-Baxter equation first appeared in theoretical physics, in a paper by the Nobel laureate C. N. Yang, and in statistical mechanics, in R. J. Baxter’s work. Later, it turned out that this equation plays a crucial role in: quantum groups, knot theory, braided categories, analysis of integrable systems, quantum mechanics, non-commutative descent theory, quantum computing, non-commutative geometry, etc. Many scientists have found solutions for the Yang-Baxter equation, obtaining qualitative results (using the axioms of various algebraic structures or quantitative results (usually using computer calculations. However, the full classification of its solutions remains an open problem. In this paper, we present the (set-theoretical Yang-Baxter equation, we sketch the proof of a new theorem, we state some problems, and discuss about directions for future research.

  8. Cylindrically symmetric Einstein-Yang-Mills-Higgs gauge configurations.

    Science.gov (United States)

    Mondaini, R. P.

    1985-02-01

    Two solutions are obtained for coupled Einstein-Yang-Mills-Higgs fields with cylindrical symmetry and rigid rotation. The Higgs fields are responsible for the creation of singularities and infinite energy densities at the cylinder's axis.

  9. Gravity as the square of Yang-Mills?

    CERN Document Server

    Borsten, L

    2016-01-01

    In these lectures we review how the symmetries of gravitational theories may be regarded as originating from those of "Yang-Mills squared". We begin by motivating the idea that certain aspects of gravitational theories can be captured by the product, in some sense, of two distinct Yang-Mills theories, particularly in the context of scattering amplitudes. We then introduce a concrete dictionary for the covariant fields of (super)gravity in terms of the product of two (super) Yang-Mills theories. The dictionary implies that the symmetries of each (super) Yang-Mills factor generate the symmetries of the corresponding (super)gravity theory: general covariance, $p$-form gauge invariance, local Lorentz invariance, local supersymmetry, R-symmetry and U-duality.

  10. On maximally supersymmetric Yang-Mills theories

    CERN Document Server

    Movshev, M

    2004-01-01

    We consider ten-dimensional supersymmetric Yang-Mills theory (10D SUSY YM theory) and its dimensional reductions, in particular, BFSS and IKKT models. We formulate these theories using algebraic techniques based on application of differential graded Lie algebras and associative algebras as well as of more general objects, L_{\\infty}- and A_{\\infty}- algebras. We show that using pure spinor formulation of 10D SUSY YM theory equations of motion and isotwistor formalism one can interpret these equations as Maurer-Cartan equations for some differential Lie algebra. This statement can be used to write BV action functional of 10D SUSY YM theory in Chern-Simons form. The differential Lie algebra we constructed is closely related to differential associative algebra Omega of (0, k)-forms on some supermanifold; the Lie algebra is tensor product of Omega and matrix algebra . We construct several other algebras that are quasiisomorphic to Omega and, therefore, also can be used to give BV formulation of 10D SUSY YM theory...

  11. Simulations of supersymmetric Yang-Mills theory

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Demmouche, K.; Farchioni, F.; Ferling, A.; Muenster, G.; Wuilloud, J. [Muenster Univ. (Germany); Montvay, I. [Deutsches Elektronen-Synchrotron (DESY), Hamburg (Germany); Scholz, E.E. [Fermi National Accelerator Lab., Batavia, IL (United States)

    2009-11-15

    Results of a numerical simulation concerning the low-lying spectrum of four-dimensional N = 1 SU(2) Supersymmetric Yang-Mills (SYM) theory on the lattice with light dynamical gluinos are reported. We use the tree-level Symanzik improved gauge action and Wilson fermions with stout smearing of the gauge links in the Wilson-Dirac operator. The configurations are produced with the Two-Step Polynomial Hybrid Monte Carlo (TS-PHMC) algorithm. We performed simulations on lattices up to a size of 24{sup 3}.48 at {beta}=1.6. Using QCD units with the Sommer scale being set to r{sub 0}=0.5 fm, the lattice spacing is about a {approx_equal}0.09 fm, and the spatial extent of the lattice corresponds to 2.1 fm to control finite size effects. At the lightest simulated gluino mass our results indicate a mass for the lightest gluino-glue bound state, which is considerably heavier than the values obtained for its possible superpartners. Whether supermultiplets are formed remains to be studied in upcoming simulations. (orig.)

  12. Curving Yang-Mills-Higgs Gauge Theories

    CERN Document Server

    Kotov, Alexei

    2015-01-01

    Established fundamental physics can be described by fields, which are maps. The source of such a map is space-time, which can be curved due to gravity. The map itself needs to be curved in its gauge field part so as to describe interaction forces like those mediated by photons and gluons. In the present article, we permit non-zero curvature also on the internal space, the target of the field map. The action functional and the symmetries are constructed in such a way that they reduce to those of standard Yang-Mills-Higgs (YMH) gauge theories precisely when the curvature on the target of the fields is turned off. For curved targets one obtains a new theory, a curved YMH gauge theory. It realizes in a mathematically consistent manner an old wish in the community: replacing structures constants by functions depending on the scalars of the theory. In addition, we provide a simple 4d toy model, where the gauge symmetry is abelian, but turning off the gauge fields, no rigid symmetry remains---another possible manife...

  13. Generalisation of the Yang-Mills Theory

    CERN Document Server

    Savvidy, George

    2015-01-01

    We suggest an extension of the gauge principle which includes tensor gauge fields. In this extension of the Yang-Mills theory the vector gauge boson becomes a member of a bigger family of gauge bosons of arbitrary large integer spins. The proposed extension is essentially based on the extension of the Poincar\\'e algebra and the existence of an appropriate transversal representations. The invariant Lagrangian is expressed in terms of new higher-rank field strength tensors. It does not contain higher derivatives of tensor gauge fields and all interactions take place through three- and four-particle exchanges with a dimensionless coupling constant. We calculated the scattering amplitudes of non-Abelian tensor gauge bosons at tree level, as well as their one-loop contribution into the Callan-Symanzik beta function. This contribution is negative and corresponds to the asymptotically free theory. Considering the contribution of tensorgluons of all spins into the beta function we found that it is leading to the theo...

  14. Exact solutions for classical Yang-Mills fields

    OpenAIRE

    2014-01-01

    We provide a set of exact solutions of the classical Yang-Mills equations. They have the property to satisfy a massive dispersion relation and hold in all gauges. These solutions can be used to describe the vacuum of the quantum Yang-Mills theory and so, they provide a general framework to build a quantum field theory. The components of the field become separated on a generic gauge but are all equal just in the Lorenz (Landau) gauge.

  15. PERTUMBUHAN Kappaphycus alvarezii YANG TERKONTAMINASI EPIFIT DI PERAIRAN SUMENEP

    OpenAIRE

    Apri Arisandi; Akhmad Farid; Sri Rokhmaniati

    2013-01-01

    Peningkatan suhu musim kemarau yang relatif tinggi memicu peningkatan kontaminasi penyakit dan epifit di perairan Sumenep, sehingga mempengaruhi rata-rata pertumbuhan harian Kappaphycus alvarezii.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kontaminasi epifit, terhadap pertumbuhan K. alvarezii di perairan Sumenep.  Penelitian dilakukan menggunakan metode budidaya dalam rakit apung, thallus K. alvarezii yang terkontaminasi epifit diamati serta dihitung rata-rata pertumbuhan hariannya.  H...

  16. Kelke da aferoj pri Xu Shouzhen kaj Yang Fuchen

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    Fu; Xianpei

    2000-01-01

    Antau 50 jaroj, la 7-an de decembro 1949, martiroj Xu Shouzhen(Eltunko) kaj Yang Fuchen(Yang Qiuzhen) oferis sian vivon al la movado por Esperanto kaj demokratio en Chengdu, la cefurbo de la provinco Sichuan. Xu Shouzhen estis kompetenta cina esperantisto. Komence de la 40-aj jaroj li venis de Chongqing al Chengdu kaj aktivis por nia lingvo. Tiam Li Shijun(Laulum) enhospitaligis en

  17. A QCD Model Using Generalized Yang-Mills Theory

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    WANG Dian-Fu; SONG He-Shan; KOU Li-Na

    2007-01-01

    Generalized Yang-Mills theory has a covariant derivative,which contains both vector and scalar gauge bosons.Based on this theory,we construct a strong interaction model by using the group U(4).By using this U(4)generalized Yang-Mills model,we also obtain a gauge potential solution,which can be used to explain the asymptotic behavior and color confinement.

  18. Dynamical CP violation of the generalized Yang-Mills model

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    WANG Dian-Fu; SUN Xiao-Yu; CHANG Xiao-Jing

    2011-01-01

    Starting from the generalized Yang-Mills model which contains, besides the vector part Vμ, also a scalar part S and a pseudoscalar part P. It is shown, in terms of the Nambu-Jona-Lasinio (NJL) mechanism,that CP violation can be realized dynamically. The combination of the generalized Yang-MiUs model and the NJL mechanism provides a new way to explain CP violation.

  19. DAMPAK PENGGUNAAN OVITRAP YANG DIBUBUHI TEMEPHOS TERHADAP ANGKA LARVA NYAMUK Aedes aegypti

    OpenAIRE

    M. Hasyimi; Suwarto Suwarto; Suyitno Suyitno; Mardiana Mardiana; Supriyono Supriyono; Sukijo Sukijo

    2012-01-01

    Penelitian lapangan penggunaan ovitrap yang dibubuhi temephos untuk pengendalian vektor demam berdarah dengue (Aedes aegypti) telah dilakukan dari bulan Agustus 1997 sampai dengan Januari 1998 di kelurahan Rawajati dan kelurahan Cipinang Muara Jakarta. Ovitrap yang dibubuhi temephos dipasang pada 25 rumah penduduk sebagai daerah perlakuan, yang dikelilingi 75 rumah dipasangi ovitrap yang sama sebagai daerah penyangga. Masing-masing rumah dipasang 2 buah ovitrap, yang diletakkan di dalam dan d...

  20. Yang-Mills-Vlasov system in the temporal gauge. Systeme de Yang-Mills-Vlasov en jauge temporelle

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Choquet-Bruhat, Y.; Noutchegueme, N. (Paris-6 Univ., 75 (FR))

    1991-01-01

    We prove a local in time existence theorem of a solution of the Cauchy problem for the Yang-Mills-Vlasov integrodifferential system. Such equations govern the evolution of plasmas, for instance of quarks and gluons (quagmas), where non abelian gauge fields and Yang-Mills charges replace the usual electromagnetic field and electric charge. We work with the temporal gauge and use functional spaces with appropriate weight on the momenta, but no fall off is required in the space direction.

  1. Perancangan Zeta Converter yang dilengkapi Power Factor Correction pada Aplikasi Pengaturan Kecepatan Motor Brushless DC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhika Prajna Nandiwardhana

    2017-01-01

    Full Text Available Penggunaan motor brushless DC telah banyak digunakan dalam berbagai bidang seperti peralatan rumah tangga maupun industri dikarenakan motor ini memiliki struktur yang sederhana, efisiensi dan torsi yang tinggi, serta menggunakan konsep komutasi elektris yang berbeda dari motor DC lainnya. Namun pengoperasian pada umumnya yang menggunakan sumber AC, penyearah serta inverter membuat tingginya nilai harmonisa arus (THD sebesar 73,33% dan power factor sebesar 0,803 dimana nilai ini kurang baik dalam pengaplikasiannya. Pada penelitian ini akan dikaji mengenai proses power factor correction yang mereduksi harmonisa arus (THD sumber AC dengan menggunakan zeta converter dalam pengaplikasian motor brushless DC, serta pengoperasian motor dengan mengamati respon motor terhadap kecepatan referensi yang berubah-ubah dan mengamati kestabilan motor terhadap pembebanan yang bervariasi. Dalam menerapkan metode yang dilakukan pada penelitian ini, pengoperasian motor brushless DC yang telah dirancang dapat bekerja dengan baik meliputi respon motor yang dapat mengikuti kecepatan referensi yang berubah-ubah, serta kestabilan motor dalam mempertahankan kecepatannya pada pembebanan yang bervariasi. Proses power factor correction dapat meningkatkan kualitas daya pada berbagai kecepatan dan mode penerapan yang berbeda-beda, dimana peningkatan tersebut membuktikan kinerja yang baik dalam sistem ini dan memiliki nilai kualitas daya yang baik.

  2. Pengendalian Motor Servo Yang Terintegrasi Dengan Webcam Berbasis Internet Dan Arduino

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rinaldy Rinaldy

    2013-11-01

    Full Text Available Seperti halnya internet, yang merupakan suatu jaringan global yang dapat mengkomunikasikan satu komputer dengan komputer yang lain, di manapun lokasi komputer tersebut berada, maka dapat diaplikasikan suatu proses pengendalian jarak jauh, dengan menggunakan mikrokontroler, sedemikian hingga objek yang bergerak mencurigakan dapat dimonitor oleh webcam, yang dapat digerakkan secara dinamis oleh pengguna. Hal ini diaplikasikan dalam sistem keamanan di dalam rumah pada saat rumah ditinggal jauh oleh pemiliknya. Untuk menunjang sistem keamanan, perlu adanya pemantauan yang dilakukan demi menghindari kasus pencurian. Pengguna dapat melihat tampilan camera dari software yang terintegrasi dengan webcam, selain itu pengguna dapat mengendalikan pergerakan kamera dengan tombol-tombol yang tersedia pada tampilan website yang berbasis HTML.  Dalam penelitian ini alat kendali motor servo dapat bekerja dengan baik, dengan simpangan sudut mendekati 1800

  3. Yang-Baxter σ -models, conformal twists, and noncommutative Yang-Mills theory

    Science.gov (United States)

    Araujo, T.; Bakhmatov, I.; Colgáin, E. Ó.; Sakamoto, J.; Sheikh-Jabbari, M. M.; Yoshida, K.

    2017-05-01

    The Yang-Baxter σ -model is a systematic way to generate integrable deformations of AdS5×S5 . We recast the deformations as seen by open strings, where the metric is undeformed AdS5×S5 with constant string coupling, and all information about the deformation is encoded in the noncommutative (NC) parameter Θ . We identify the deformations of AdS5 as twists of the conformal algebra, thus explaining the noncommutativity. We show that the unimodularity condition on r -matrices for supergravity solutions translates into Θ being divergence-free. Integrability of the σ -model for unimodular r -matrices implies the existence and planar integrability of the dual NC gauge theory.

  4. KOMBINASI ULTRAFILTRASI DAN DISSOLVED AIR FLOTATION UNTUK PEMEKATAN MIKROALGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Widiasa

    2014-05-01

    Full Text Available Abstrak Mikroalga merupakan mikroorganisme fotosintetik prokariotik atau eukariotik yang dapat tumbuh dengan cepat. Pemanfaatan mikroalga tidak hanya berorientasi sebagai pakan alami untuk akuakultur, tetapi terus berkembang untuk bahan baku produksi pakan ternak, pigmen warna, bahan farmasi (β-carotene, antibiotik, asam lemak omega-3, bahan kosmetik, pupuk organik, dan biofuel (biodiesel, bioetanol, biogas, dan biohidrogen. Studi ini bertujuan untuk menginvestigasi kombinasi ultrafiltrasi (UF – dissolved air flotation (DAF untuk pemekatan mikroalga skala laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan fluks membran UF secara tajam sebagai akibat dari deposisi sel mikroalga terjadi pada 20 menit pertama proses filtrasi. Backwash pada interval 20 menit selama 10 detik dengan tekanan 1 bar memberikan pengendalian fouling yang efektif dalam nilai kestabilan fluks yang layak. Membran UF yang digunakan dapat memberikan selektivitas pemisahan biomassa mikroalga ~ 100%. Kualitas permeat sangat stabil, yaitu kekeruhan < 0,5 NTU, kandungan organik < 10 mg/L, dan warna < 10 PCU. Lebih lanjut, pemekatan retentat membran dengan DAF pada tekanan saturasi 6 bar dapat menghasilkan pasta mikroalga dengan konsentrasi 20 g/L. Koagulan PAC perlu ditambahkan kedalam umpan DAF dengan dosis 1,3–1,6 mg PAC/mg padatan tersuspensi.   Kata Kunci: ultrafiltrasi; dissolved air flotation; pemanenan mikroalga; pemekatan mikroalga   Abstract COMBINATION OF Ultrafiltration and Dissolved Air Flotation for Microalgae CONCENTRATION. Microalgae is a prokaryotic photosynthetic microorganism or eukaryotic microorganism  that proliferate rapidly. Cultivation of the microalgae is not only oriented  as natural food for aquacultures, but also developed  for animal food, color pigment, pharmaceutical raw material (β-carotene, antibiotic, fatty acid omega-3, cosmetic raw material, organic fertilizer, and biofuels (biodiesel, bioethanol, biogas, and biohydrogen. This

  5. FAKTOR–FAKTOR YANG MEMENGARUHI MINAT MAHASISWA ASAL LUAR BALI KULIAH DI FMIPA UNIVERSITAS UDAYANA BALI

    OpenAIRE

    DAIMATUL KHOIRIYAH; MADE SUSILAWATI; DESAK PUTU EKA NILAKUSMAWATI

    2013-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor–faktor yang memengaruhi minat mahasiswa luar Bali kuliah di FMIPA Universitas Udayana Bali. Analisis yang digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  analisis  faktor.  Data  yang digunakan  adalah data primer yang diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada setiap mahasiswa asal luar Bali yang kuliah di FMIPA Universitas Udayana Bali angkatan 2008-2011. Dalam penelitian ini faktor-faktor  yang digunakan  adalah  lokasi,  faktor  biay...

  6. Analysis on Treatment Regulation of "Reinforcing Yang from Yin"and"Reinforcing Yin from Yang"%"阴中求阳阳中求阴"探析

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    孙子超

    2011-01-01

    "阴中求阳"是在补阳药中佐以滋阴药,目的是补阴生阳,适用于阳损及阴."阳中求阴"是在补阴药中,佐以温阳药,适用于阴损及阳.%"Reinforcing yang from yin" is that the drug amount of replenish ing yang and the drug amount of nourishing yin is the same or the drug amount of nourishing yin is littlemore than that of replenishing yang and it adapts to "deficiency yang affecting yin."Reinforcing yin from yang "is giving suitable drugs of replenishing yang in plentiful drugs of nourishing yin and it adap ts to "deficiency yin affecting yang"

  7. Yang-Baxter invariance of the Nappi-Witten model

    Science.gov (United States)

    Kyono, Hideki; Yoshida, Kentaroh

    2016-04-01

    We study Yang-Baxter deformations of the Nappi-Witten model with a prescription invented by Delduc, Magro and Vicedo. The deformations are specified by skew-symmetric classical r-matrices satisfying (modified) classical Yang-Baxter equations. We show that the sigma-model metric is invariant under arbitrary deformations (while the coefficient of B-field is changed) by utilizing the most general classical r-matrix. Furthermore, the coefficient of B-field is determined to be the original value from the requirement that the one-loop β-function should vanish. After all, the Nappi-Witten model is the unique conformal theory within the class of the Yang-Baxter deformations preserving the conformal invariance.

  8. [Brief introduction of professor Yang Jia-san's academic thought].

    Science.gov (United States)

    Liu, Qing-guo

    2008-05-01

    The present paper introduces Prof. YANG's academic thought from acupoint theory, acupoint selection method, filiform needle needling methods, reinforcing and reducing manipulation, clinical acupoint association, syndrome differentiation treatment thought, etc. Essence of acupoints is "Shenqi" freely flowing out and in, and is not local tissues of "skin, muscle, tendon and hone". Deeply understanding the essence of acupoints is of an important significance. Reinforcing and reducing of acupuncture are one of core links for attaining clinical therapeutic effect and are paid great attention by physicians of past ages. Prof. YANG deeply red classical works, learnt from all schools of thought, gradually achieve mastery through a comprehensive study of the subject, simplifying something by cutting out the superfluous, forming own acupuncture reinforcing and reducing style. YANG's syndrome differentiation treatment thought includes following 3 characteristics: (1) reflecting the spirit of special recipe, special drug and special acupoint for special disease; (2) being good at combined acupuncture and drug; (3) flexible clinical thinking and methods.

  9. Quantum Yang-Mills theory: an overview of a programme

    CERN Document Server

    Milsted, Ashley

    2016-01-01

    We present an overview of a programme to understand the low-energy physics of quantum Yang-Mills theory from a quantum-information perspective. Our setting is that of the hamiltonian formulation of pure Yang-Mills theory in the temporal gauge on the lattice. Firstly, inspired by recent constructions for $\\mathbb{Z}/2\\mathbb{Z}$ lattice gauge theory, in particular, Kitaev's toric code, we describe the gauge-invariant sector of hilbert space by introducing a primitive quantum gate: the quantum parallel transporter. We then develop a nonabelian generalisation of laplace interpolation to present an ansatz for the ground state of pure Yang-Mills theory which interpolates between the weak- and strong-coupling RG fixed points. The resulting state acquires the structure of a tensor network, namely, a multiscale entanglement renormalisation ansatz, and allows for the efficient computation of local observables and Wilson loops. Various refinements of the tensor network are discussed leading to several generalisations. ...

  10. Yang-Mills Connections On Orientable and Nonorientable Surfaces

    CERN Document Server

    Ho, Nan-Kuo

    2007-01-01

    In math.SG/0605587, we studied Yang-Mills functional on the space of connections on a principal G_R-bundle over a closed, connected, nonorientable surface, where G_R is any compact connected Lie group. In this sequel, we generalize the discussion in "The Yang-Mills equations over Riemann surfaces" by Atiyah and Bott, and math.SG/0605587. We obtain explicit descriptions (as representation varieties) of Morse strata of Yang-Mills functional on orientable and nonorientable surfaces for non-unitary classical groups SO(n) and Sp(n). It turns out to be quite different from the unitary case. In the orientable case, we give a slightly modified version of Laumon and Rapoport's solution to the Atiyah-Bott recursion relation, and use it to write down explicit formulas of rational equivariant Poincar\\'{e} series of the top stratum for SO(n) and Sp(n).

  11. Exact, Schwarzschild-like solution for Yang-Mills theory

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Singleton, D.

    1995-04-01

    Exploiting the connection between general relativity and Yang-Mills theory an exact, Schwarzchild-like solution is given for an SU(N) gauge field coupled to a scalar field in the Bogomolny, Prasad, Sommerfield limit. The SU(2) solution is found using the second order Euler-Lagrange formalism, while the SU(N) generalization is given using the first order Bogomolny formalism. In analogy with the Schwarzschild solution of general relativity, these Yang-Mills solutions possess an event horizon with respect to the SU(N) charge. It is conjectured that this may be the confinement mechanism for QCD, since just as a Schwarzschild black hole will permanently confine anything which carries the charge of general relativity (mass-energy), so this Yang-Mills solution will confine any particle which carries the SU(N) charge.

  12. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KETIMPANGAN PENDAPATAN DI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rusli Abdulah

    2015-07-01

    Full Text Available Perhatian ekonom terhadap masalah ketimpangan sangatlah kurang. Kondisi ini juga dilakukan oleh lembaga dunia (Bank Dunia dan UNDP terutama di bidang kemiskinan, serta pemerintah kita. Dampak kebijakan yang bias antara kemiskinan dan penanggulangan ketimpangan sosial dapat dilihat dari data. Di Indonesia, khususnya Jawa Tengah, selama periode 2002-2011, pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah meningkat disertai dengan pengurangan kemiskinan. Namun ketimpangannya meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis determinan pendapatan yang timpang di Jawa Tengah dari tahun 2002 sampai dengan 2011. Panel metode Data regerssion digunakan untuk mencapai tujuan penelitian ini. Ada 35 data cross section yang mewakili setiap kabupaten dan data seri selama 10 tahun Uji F dan uji Hausman menunjukkan bahwa model efek random terbatas adalah yang terbaik untuk analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya ada dua variabel yang signifikan yang menyebabkan ketimpangan (share of economic output received by employers wages. Sementara itu, dua variabel lain tidak signifikan (urbanization and dependency ratio.The attention of economist to the problem of inequality is weak. This condition is followed by the world institution (World Bank and UNDP which concerns in the areas of poverty, as well as our government. The impact of biased policy between poverty and inequality reduction can be seen from the data. In Indonesia, especially Central Java, during the period of 2002 to 2011, economic growth in Central Java increased accompanied by poverty reduction. However inequality increasedThe purpose of the study is to analyze the determinant of inequality income in Central Java from 2002 up to 2011. Panel data regerssion method is used to achieve the objectives of this study. There are 35 cross section data represent every regency and 10-years data series. F test and Hausman test indicate that restricted random effect models are best for analysis. The result

  13. Regulasi Diri dalam Belajar pada Mahasiswa yang Memiliki Peran Banyak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Nur Rachmah

    2015-04-01

    Full Text Available This study aimed at identifying and understanding more deeply the self-regulated learning of students with high GPA, who had multiple roles (as housewife and worker also. The approach employed in this study was qualitative-phenomenological approach. The subjects of the study were selected by purposive sampling technique and the data were collected using techniques of observations and in-depth interviews. The results indicated that the four subjects conducted self-regulation in learning through regulating the cognition, motivation, behavior and emotion. Moreover, the subjects performed context regulation in order to achieve certain learning objectives. Self-regulated learning performed by the subjects was influenced by specific precipitating situations and the characteristics of each related individual. It was also strengthened by social support given to them. Keywords: self-regulated learning, student, many roles Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami lebih mendalam bagaimana regulasi diri dalam belajar (self regulated learning mahasiswa yang memiliki banyak peran (sebagai ibu rumah tangga dan bekerja dengan indeks prestasi tinggi. Pendekatan yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif-fenomenologi. Subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling dan teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah meng¬gunakan observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menemukan bahwa empat orang subjek menggunakan regulasi diri dalam belajar berupa regulasi kognitif, regulasi motivasi, regulasi perilaku dan regulasi emosi. Selain itu subjek juga melakukan regulasi konteks agar tujuan pembelajaran dapat dicapai. Regulasi diri dalam belajar yang dilakukan oleh para subjek dipengaruhi oleh situasi pencetus dan karakteristik tiap individu bersangkutan. Regulasi diri dalam belajar yang dilakukan juga tidak terlepas dari dukungan sosial yang diberikan kepada mereka. Kata kunci: regulasi diri dalam belajar, mahasiswa, peran

  14. “Diam yang Menggeliat” dalam Karya Fotografi Ekspresi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tanto Harthoko

    2014-11-01

    Full Text Available ”Diam yang Menggeliat” menunjukkan adanya suatu pertentangan yang sedangterjadi. Diam yang menggeliat perlu dimaknai secara lebih mendalam atau dikembangkandalam arti kiasan. Sesuai dengan imajinasi, persepsi, dan pengalamanbatin penulis, karya ini dimaknai sebagai bentuk proses sebuah perjalanan kehidupanmanusia yang divisualkan secara simbolis dengan subjek tumbuh-tumbuhanatau tanaman. Proses hidup tanaman sama dengan perjalanan hidup manusia, dariawal tumbuh hingga dewasa, sampai menuju masa akhirnya, yaitu menguning,layu, kemudian mengering atau mati. Perwujudan karya ini menggunakan teknikpemotrean close-up agar dapat menangkap detail yang membentuk gambaran fisiksesuatu yang menggeliat. Sebagai ujungnya, dalam pengekspresiaan penciptaankarya ini berorientasi pada “Squirming Silence” In the Art Work of Photographic Expression. Silence is mute,still, or not moving, while squirm means starting a movement no matter how slow it is.“Squirming Silence” indicates the existence of an ongoing dispute. If simply defined asit is, it would become impossible or would be a questionable truth. A possible solutionfor the phrase of squirming silence is that it needs to be interpreted deeper or developedin the sense of metaphor. In accordance with my imagination, perception, and innerexperience, “Squirming Silence” could be interpreted as a form of process of a humanlife journey which is symbolically visualized with the subject of greenery or plants. Thereason is that the process of a plant’s life is almost similar with the journey of humanlife, growing at the beginning until reaches adulthood, towards the end of life, turningyellow, wilting, and finally drying out or passing away. Using the technique of closeupphotography, to capture the details may shape the physical description of somethingsquirming. At the end, in expressing this art work, an orientation on the enlightmentvalues is highly needed to define the meaning of life which is

  15. PENGAMATAN JENIS-JENIS JAMUR YANG DITEMUKAN PADA MINUMAN SUSU SEGAR DAN SUSU KEMASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nunik Siti Aminah

    2012-10-01

    Full Text Available Minum susu dari wadah kemasan lebih praktis daripada minum susu segar yang harus dimasak lebih dahulu. Pengolahan susu biasanya dilakukan dengan dua cara yaitu dengan proses Ultra High Temperature (UHT yang menggunakan panas tinggi sekitar 140° C dalam waktu 14 detik dan cara Pasteurisasi yang menggunakan suhu 63° C dalam waktu 30 menit. Menurut label yang tertera dalam kemasan, susu dengan proses pengolahan di atas mempunyai daya simpan selama 10 bulan, terhindar dari cemaran bakteri serta efek luar seperti udara dan cahaya. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa susu dalam kemasan kardus, kaleng, botol kaca dan plastik tidak bebas dari cemaran jamur seperti Aspergillus sp. , Penicillium sp., Geotrichum sp. dan Khamir. Dari tempat pemerahan susu ditemukan cemaran jamur yang sama dengan jamur yang ditemukan pada susu kemasan. Jamur Geotrichum sp ditemukan pada tanah yang berada di sekitar tempat pemerahan susu. Aspergillus sp ditemukan pada pakan sapi perah yang berupa rumput - rumputan, Risophus sp ditemukan pada sumber air yang berada disekitar tempat pemerahan susu. Pada susu kemasan kaleng yang berasal dari luar negeri baik yang legal maupun yang ilegal hanya ditemukan Penicillium sp dan Khamir berarti cemaran jamur berasal dari udara. Sedangkan susu kemasan dalam negeri ditemukan jamur A.niger, Penicillium sp., Khamir, dan Geotrichum sp.yang menandakan dapat tercemar dari bahan/susu perah karena penanganannya kurang higienis. ' Keywords: Jamur, susu segar dan susu kemasan.

  16. PENGARUH KONSUMSI TEMPE TERHADAP SUPLEMENTASI ZAT BESI PADA TIKUS YANG MENDERITA ANEMI GIZI BESI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudith Herlinda

    2012-11-01

    Full Text Available Beberapa penelitian menunjukkan bahwa persentasi absorpsi zat besi kedele dan beberapa produk protein kedele tergolong rendah. Sekiranya tempe sebagai produk fermentasi kedele juga mempunyai daya absorpsi zat besi yang rendah, apakah ini akan juga menghambat penyerapan suplementasi besi yang diberikan pada penderita anemi gizi yang biasa mengkonsumsi tempe? Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh konsumsi tempe terhadap suplementasi besi pada tikus yang menderita anemi gizi. Empat kelompok tikus percobaan diberi ransum yang defisien besi selama 6 minggu sehingga mengalami penurunan kadar hemoglobin dan hematokrit yang nyata dibanding dengan kelompok kontrol. Selanjutnya, kelompok tikus yang defisiensi besi tersebut selama 4 minggu berikutnya, disamping mendapat suplementasi zat besi juga mendapat ransum yang berbeda-beda, yaitu ransum yang sama dengan kelompok kontrol dan ransum yang mengandung campuran tempe dan sususkim dengan rasio protein tempe terhadap susu skim berbeda-beda, yaitu 10:90; 25:75; dan 50:50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ransum tikus dengan campuran tempe yang tertinggi pun (50:50 tidak mempengaruhi absorpsi zat besi yang diberikan sebagai tambahan pada tikus yang menderita anemi gizi besi.

  17. Combinatorial Yang-Baxter maps arising from the tetrahedron equation

    Science.gov (United States)

    Kuniba, A.

    2016-10-01

    We survey the matrix product solutions of the Yang-Baxter equation recently obtained from the tetrahedron equation. They form a family of quantum R-matrices of generalized quantum groups interpolating the symmetric tensor representations of U q ( A n-1 (1)) and the antisymmetric tensor representations of {U_{ - {q^{ - 1}}}}( {A_{n - 1}^{( 1 )}} ) . We show that at q = 0, they all reduce to the Yang-Baxter maps called combinatorial R-matrices and describe the latter by an explicit algorithm.

  18. New Elliptic Solutions of the Yang-Baxter Equation

    Science.gov (United States)

    Chicherin, D.; Derkachov, S. E.; Spiridonov, V. P.

    2016-07-01

    We consider finite-dimensional reductions of an integral operator with the elliptic hypergeometric kernel describing the most general known solution of the Yang-Baxter equation with a rank 1 symmetry algebra. The reduced R-operators reproduce at their bottom the standard Baxter's R-matrix for the 8-vertex model and Sklyanin's L-operator. The general formula has a remarkably compact form and yields new elliptic solutions of the Yang-Baxter equation based on the finite-dimensional representations of the elliptic modular double. The same result is also derived using the fusion formalism.

  19. The Yang-Baxter relation and gauge invariance

    Science.gov (United States)

    Kashaev, Rinat

    2016-04-01

    Starting from a quantum dilogarithm over a Pontryagin self-dual LCA group A, we construct an operator solution of the Yang-Baxter equation generalizing the solution of the Faddeev-Volkov model. Based on a specific choice of a subgroup B\\subset A and by using the Weil transformation, we also give a new non-operator interpretation of the Yang-Baxter relation. That allows us to construct a lattice QFT-model of IRF-type with gauge invariance under independent B-translations of local ‘spin’ variables. Dedicated to Professor Rodney Baxter on the occasion of his 75th birthday.

  20. Global symmetries of Yang-Mills squared in various dimensions

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Anastasiou, A. [Theoretical Physics, Blackett Laboratory, Imperial College London,London SW7 2AZ (United Kingdom); Borsten, L. [Theoretical Physics, Blackett Laboratory, Imperial College London,London SW7 2AZ (United Kingdom); School of Theoretical Physics, Dublin Institute for Advanced Studies,10 Burlington Road, Dublin 4 (Ireland); Hughes, M.J. [Theoretical Physics, Blackett Laboratory, Imperial College London,London SW7 2AZ (United Kingdom); Nagy, S. [Theoretical Physics, Blackett Laboratory, Imperial College London,London SW7 2AZ (United Kingdom); Department of Mathematics, Instituto Superior Técnico,Av. Rovisco Pais, 1049-001 Lisbon (Portugal)

    2016-01-25

    Tensoring two on-shell super Yang-Mills multiplets in dimensions D≤10 yields an on-shell supergravity multiplet, possibly with additional matter multiplets. Associating a (direct sum of) division algebra(s) D with each dimension 3≤D≤10 we obtain a formula for the supergravity U-duality G and its maximal compact subgroup H in terms of the internal global symmetry algebras of each super Yang-Mills theory. We extend our analysis to include supergravities coupled to an arbitrary number of matter multiplets by allowing for non-supersymmetric multiplets in the tensor product.

  1. PERTUMBUHAN Kappaphycus alvarezii YANG TERKONTAMINASI EPIFIT DI PERAIRAN SUMENEP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Apri Arisandi

    2013-10-01

    Full Text Available Peningkatan suhu musim kemarau yang relatif tinggi memicu peningkatan kontaminasi penyakit dan epifit di perairan Sumenep, sehingga mempengaruhi rata-rata pertumbuhan harian Kappaphycus alvarezii.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kontaminasi epifit, terhadap pertumbuhan K. alvarezii di perairan Sumenep.  Penelitian dilakukan menggunakan metode budidaya dalam rakit apung, thallus K. alvarezii yang terkontaminasi epifit diamati serta dihitung rata-rata pertumbuhan hariannya.  Hasil penelitian menunjukkan,kontaminasi epifitmenyebabkanrata-rata pertumbuhan harian K. alvareziimenurunhingga-0,07% sampai 0,92%, oleh karena itu K. alvareziiyang telah terkontaminasiharus segera dipanen.Kata Kunci: epifit, pertumbuhan, K. alvarezii

  2. All tree amplitudes of supersymmetric Einstein-Yang-Mills theory

    CERN Document Server

    Adamo, Tim; Roehrig, Kai A; Skinner, David

    2015-01-01

    We present a new formula for all tree amplitudes in four dimensional supergravity coupled to super Yang-Mills. Like the Cachazo-He-Yuan formula, our expression is supported on solutions of the scattering equations, but with momenta written in terms of spinor helicity variables. Supersymmetry and parity are both manifest. In the pure gravity and pure Yang-Mills sectors, it reduces to the known twistor-string formulae. We show that the formula behaves correctly under factorization. We sketch how these amplitudes may be obtained from a four-dimensional (ambi)twistor string.

  3. Field-dependent BRST transformations in Yang-Mills theory

    CERN Document Server

    Lavrov, Peter M

    2013-01-01

    We find an explicit form for the Jacobian of arbitrary field-dependent BRST transformations in Yang-Mills theory. For the functional-integral representation of the (gauge-fixed) Yang-Mills vacuum functional, such transformations merely amount to a precise change in the gauge-fixing functional. This proves the independence of the vacuum functional under any field-dependent BRST transformation. We also give a formula for the transformation parameter functional which generates a prescribed change of gauge and evaluate it for connecting two arbitrary R_xi gauges.

  4. Field-dependent BRST transformations in Yang-Mills theory

    Science.gov (United States)

    Lavrov, Peter M.; Lechtenfeld, Olaf

    2013-10-01

    We find an explicit form for the Jacobian of arbitrary field-dependent BRST transformations in Yang-Mills theory. For the functional-integral representation of the (gauge-fixed) Yang-Mills vacuum functional, such transformations merely amount to a precise change in the gauge-fixing functional. This proves the independence of the vacuum functional under any field-dependent BRST transformation. We also give a formula for the transformation parameter functional which generates a prescribed change of gauge and evaluate it for connecting two arbitrary Rξ gauges.

  5. Equivariance on Discrete Space and Yang-Mills-Higgs Model

    CERN Document Server

    Ikemori, Hitoshi; Matsui, Yoshimitsu; Otsu, Hideharu; Sato, Toshiro

    2015-01-01

    We introduce the basic equivariant quantity $Q$ in the gauge theory on the noncommutative descrete $Z_{2}$ space, which plays an important role for the equivariant dimensional reduction. If the gauge configuration of the ground state on the extra dimensional space is described by the equivariant $Q$, then the extra dimensional space is invisible. Especially, using the equivariance principle, we show that the Yang-Mills theory on $R^{2}\\times Z_{2}$ space is equivalent to the Yang-Mills-Higgs model on $R^{2}$ space. It can be said that this model is the simplest model of this type.

  6. Chou-Yang model and PHI form factor

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Fazal-e-Aleem; Saleem, M.; Rafique, M.

    1988-03-01

    By using the deduced differential cross-section data for PHIp elastic scattering at 175 GeV/c in the Chou-Yang model, the PHI form factor has been computed and parametrized. Then in conjunction with the proton form factor this form factor is used in the pristine Chou-Yang model to obtain differential cross-section data at Fermilab energies. The theoretical results agree with the experimental measurements, endorsing the conjecture that the hadronic form factor of neutral particle is proportional to its magnetic form factor.

  7. Penetapan Kadar Kalsium Dan Besi Pada Bubur Bayi Instan Yang Beredar Di Kota Medan Secara Spektrofotometri Serapan Atom

    OpenAIRE

    Marpaung, Elsa Elfrida

    2015-01-01

    Kalsium dan besi merupakan mineral yang diperlukan oleh bayi yang sedang bertumbuh dan jumlah yang diperlukan melebihi jumlah yang diperoleh dari ASI. Oleh karena itu, bayi harus mendapat makanan tambahan disamping ASI. Makanan pendamping ASI seperti bubur susu merupakan sumber yang baik bagi beberapa vitamin dan mineral seperti kalsium dan besi dalam kadar tertentu yang cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi dalam hal pembentukan tulang dan gigi serta hemoglobin. Tujuan penelitian ini adalah un...

  8. Qubit representations of the braid groups from generalized Yang-Baxter matrices

    Science.gov (United States)

    Vasquez, Jennifer F.; Wang, Zhenghan; Wong, Helen M.

    2016-07-01

    Generalized Yang-Baxter matrices sometimes give rise to braid group representations. We identify the exact images of some qubit representations of the braid groups from generalized Yang-Baxter matrices obtained from anyons in the metaplectic modular categories.

  9. Siapakah Dia: Sang Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal dan Raja Damai? Studi Terhadap Makna Teks Yesaya 8:23-9:6

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marde Christian Stenly Mawikere

    2015-06-01

    Full Text Available Panggilan dan pelayanan kenabian Yesaya berada dalam situasi genting seperti yang telah diungkapkan di atas.  Akan tetapi penekanan nubuat Yesaya adalah kepada eksistensi dan atribut Tuhan Yang Mahakudus yang dapat dipercaya dan diandalkan.  Bergantung kepada manusia sekuat atau sehebat apapun kekuasaannya hanya bersifat sementara dan cenderung membahayakan dalam waktu yang lama.  Sedangkan bergantung pada Allah justru membawa  damai sejahtera dan pemulihan.  Dalam situasi genting, sendiri hadir dan bertindak untuk membebaskan dan menyelamatkan bangsa Israel.  Tuhan jugalah yang merupakan “Sang Penasihat Ajaib, Allah Yang Perkasa, Bapa Yang Kekal, Raja Damai” yang dapat dipercaya dan diandalkan ketimbang raja-raja, kerajaan-kerajaan maupun orang-orang bijaksana.  Bangsa Israel sebagai pendengar nubuat Yesaya maupun pembaca mula-mula Kitab Yesaya telah mendengar hal tersebut, sekalipun mereka “tidak mengerti, tidak menanggapi, tidak mendengar, menutup mata dan tidak melihat” (Yesaya 6:9-10.           Bagi orang Kristen yang memercayai Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan yang menjadi daging (Yohanes 1:14, disamping memiliki kekayaan yang melimpah dalam terang Perjanjian Baru untuk mengenal dan memahami pribadi dan karya Tuhan Yesus Kristus, juga terdapat Perjanjian Lama dengan kekayaan yang sama yakni sebagai kitab untuk menelusuri akar-akar inkarnasi Sang Juruselamat!  Karena itu, sebetulnya pemberitaan firman Tuhan dari Yesaya 8:23-9:6 tidak melulu hanya disampaikan pada “musim perayaan Natal”, namun menjadi pemberitaan sepanjang masa dalam situasi sukacita terlebih dalam situasi genting.  Karena Tuhan begitu mengasihi dan mempedulikan setiap situasi manusia dan ciptaan-Nya, bahkan seperti cinta orang muda; dengan “kasih yang cemburu”!

  10. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR CRUDE PALM OIL INDONESIA DALAM PERDAGANGAN INTERNASIONAL

    National Research Council Canada - National Science Library

    fakhrus radifan

    2014-01-01

    Abstrak ___________________________________________________________________ Crude Palm Oil merupakan salah satu komoditas perkebunan ekspor unggulan yang mampu memberikan kontribusi dan sebagai salah...

  11. Penentuan Konversi CO Yang Menjadi Metanol Pada Metanol Reaktor Di PT. Kaltim Metanol Industri

    OpenAIRE

    Marduansyah, Muhammad

    2015-01-01

    Telah dilakukan penelitian tentang penentuan konversi CO yang menjadi metanol pada reaktor metanol, di PT. Kaltim Metanol Industri dimana dalam penelitian ini digunakan data laju alir dan komposisi gas yang didapat dari control room. Dari perhitungan yang dilakukan maka didapat hasil konversi CO pada tanggal 25 februari 2013 yaitu 74,93%. Selain itu juga didapat hasil data perhitungan yang sebelumnya telah dilakukan yaitu 61,21% pada 12 november 2012; 68,53% pada 13 april 2012; 66,89% pada 14...

  12. EVALUASI KARAKTERISTIK FISIK EDIBLE FILM DARI GELATIN KULIT KAMBING BLIGON YANG MENGGUNAKAN GLISEROL SEBAGAI PLASTICIZER

    OpenAIRE

    Said, Muhammad Irfan; Triatmojo, Suharjono; Erwanto, Yuny; Fudholi, Achmad

    2013-01-01

    Bahan baku dalam pembuatan edible film dari golongan pati telah banyak digunakan, sedangkan golongan protein yang berasal dari ternak masih jarang digunakan. Gelatin merupakan salah satu jenis bahan yang digunakan dalam pembuatan edible film dari golongan protein asal ternak. Bahan ini diketahui memiliki sifat-sifat yang baik dan berpotensi untuk digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan edible film (Klahorst, 1999). Gelatin pada dasarnya adalah sebuah produk hidrokoloid yang merupa...

  13. ANALISIS ECONOMIC VALUE ADDED UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEMEN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    OpenAIRE

    PATA, MARIANUS

    2015-01-01

    2015 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan pada perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia melalui metode analisis Economic Value Added sebagai alat ukur kinerja keuangan pada perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan tahun 2011-2013 masing-masing perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil analisis kinerja keuangan dari 5 perusahaan semen yang ter...

  14. KOMPETENSI PEMBENTUKAN KALIMAT PENDERITA AFASIA TIDAK LANCAR YANG DISEBABKAN OLEH STROK ISKEMIK*)

    OpenAIRE

    Ikhwan M. Said

    2011-01-01

    Bahasa adalah fungsi luhur yang paling utama bagi manusia selain fungsi daya mengingat, persepsi, kognisi, dan emosi. Kerusakan atau kelainan di otak dapat menimbulkan gangguan kemampuan berbahasa yang disebut afasia. Afasia adalah gangguan kemampuan berbahasa seseorang (baik lisan maupun tulis) yang disebabkan oleh gangguan atau kerusakan di otak (Kusumoputro, 1999:22). Kerusakan otak itu sendiri dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit, tetapi yang paling sering oleh penyakit gangguan ...

  15. Penentuan Konversi CO Yang Menjadi Metanol Pada Metanol Reaktor Di PT. Kaltim Metanol Industri

    OpenAIRE

    Marduansyah, Muhammad

    2015-01-01

    Telah dilakukan penelitian tentang penentuan konversi CO yang menjadi metanol pada reaktor metanol, di PT. Kaltim Metanol Industri dimana dalam penelitian ini digunakan data laju alir dan komposisi gas yang didapat dari control room. Dari perhitungan yang dilakukan maka didapat hasil konversi CO pada tanggal 25 februari 2013 yaitu 74,93%. Selain itu juga didapat hasil data perhitungan yang sebelumnya telah dilakukan yaitu 61,21% pada 12 november 2012; 68,53% pada 13 april 2012; 66,89% pada 14...

  16. Perturbation Theory of Massive Yang-Mills Fields

    Science.gov (United States)

    Veltman, M.

    1968-08-01

    Perturbation theory of massive Yang-Mills fields is investigated with the help of the Bell-Treiman transformation. Diagrams containing one closed loop are shown to be convergent if there are more than four external vector boson lines. The investigation presented does not exclude the possibility that the theory is renormalizable.

  17. Phase structure of lattice N=4 super Yang-Mills

    DEFF Research Database (Denmark)

    Catterall, Simon; Damgaard, Poul H.; DeGrand, Thomas;

    2012-01-01

    We make a first study of the phase diagram of four-dimensional N = 4 super Yang-Mills theory regulated on a space-time lattice. The lattice formulation we employ is both gauge invariant and retains at all lattice spacings one exactly preserved supersymmetry charge. Our numerical results are consi...

  18. Functional relations and the Yang-Baxter algebra

    NARCIS (Netherlands)

    Galleas, W.|info:eu-repo/dai/nl/372660568

    2013-01-01

    Functional equations methods are a fundamental part of the theory of Exactly Solvable Models in Statistical Mechanics and they are intimately connected with Baxter's concept of commuting transfer matrices. This concept has culminated in the celebrated Yang-Baxter equation which plays a fundamental r

  19. Special solutions of the quantum Yang-Baxter equation

    NARCIS (Netherlands)

    N.W. van den Hijligenberg

    1996-01-01

    textabstractWe present solutions of the Quantum Yang-Baxter Equation that satisfy the condition [ R_{cd^{ab neq 0 Rightarrow ({ a,b = { c,d ) quad mbox{or quad (b=sigma(a) quad hbox{ and ; d= sigma (c)), ] where $sigma$ denotes the involution on ${ 1, ldots ,n $ given by $sigma (i)=n+1-i$.

  20. ℤ3 parafermionic chain emerging from Yang-Baxter equation.

    Science.gov (United States)

    Yu, Li-Wei; Ge, Mo-Lin

    2016-02-23

    We construct the 1D ℤ3 parafermionic model based on the solution of Yang-Baxter equation and express the model by three types of fermions. It is shown that the ℤ3 parafermionic chain possesses both triple degenerate ground states and non-trivial topological winding number. Hence, the ℤ3 parafermionic model is a direct generalization of 1D ℤ2 Kitaev model. Both the ℤ2 and ℤ3 model can be obtained from Yang-Baxter equation. On the other hand, to show the algebra of parafermionic tripling intuitively, we define a new 3-body Hamiltonian H123 based on Yang-Baxter equation. Different from the Majorana doubling, the H123 holds triple degeneracy at each of energy levels. The triple degeneracy is protected by two symmetry operators of the system, ω-parity P [formula in text] and emergent parafermionic operator Γ, which are the generalizations of parity PM and emergent Majorana operator in Lee-Wilczek model, respectively. Both the ℤ3 parafermionic model and H123 can be viewed as SU(3) models in color space. In comparison with the Majorana models for SU(2), it turns out that the SU(3) models are truly the generalization of Majorana models resultant from Yang-Baxter equation.

  1. ZN graded discrete Lax pairs and Yang-Baxter maps

    Science.gov (United States)

    Fordy, Allan P.; Xenitidis, Pavlos

    2017-05-01

    We recently introduced a class of ZN graded discrete Lax pairs and studied the associated discrete integrable systems (lattice equations). In this paper, we introduce the corresponding Yang-Baxter maps. Many well-known examples belong to this scheme for N=2, so, for N≥3, our systems may be regarded as generalizations of these. In particular, for each N we introduce a class of multi-component Yang-Baxter maps, which include HBIII (of Papageorgiou et al. 2010 SIGMA 6, 003 (9 p). (doi:10.3842/SIGMA.2010.033)), when N=2, and that associated with the discrete modified Boussinesq equation, for N=3. For N≥5 we introduce a new family of Yang-Baxter maps, which have no lower dimensional analogue. We also present new multi-component versions of the Yang-Baxter maps FIV and FV (given in the classification of Adler et al. 2004 Commun. Anal. Geom. 12, 967-1007. (doi:10.4310/CAG.2004.v12.n5.a1)).

  2. Yin Yang 1: a multifaceted protein beyond a transcription factor.

    Science.gov (United States)

    Deng, Zhiyong; Cao, Paul; Wan, Mei Mei; Sui, Guangchao

    2010-01-01

    As a transcription factor, Yin Yang 1 (YY1) regulates the transcription of a dazzling list of genes and the number of its targets still mounts. Recent studies revealed that YY1 possesses functions independent of its DNA binding activity and its regulatory role in tumorigenesis has started to emerge.

  3. Yang-Mills analogues of the Immirzi ambiguity

    CERN Document Server

    Gambini, R; Pullin, J

    1999-01-01

    We draw parallels between the recently introduced ``Immirzi ambiguity'' of the Ashtekar-like formulation of canonical quantum gravity and other ambiguities that appear in Yang-Mills theories, like the $\\theta$ ambiguity. We also discuss ambiguities in the Maxwell case, and implication for the loop quantization of these theories.

  4. Internal Structure of Einstein-Yang-Mills Black Holes

    OpenAIRE

    Donets, E. E.; Gal'tsov, D. V.; Zotov, M. Yu.

    1996-01-01

    It is shown that a generic black hole solution of the SU(2) Einstein-Yang-Mills equations develops a new type of an infinitely oscillating behavior near the singularity. Only for certain discrete values of the event horizon radius exceptional solutions exist, possessing an inner structure of the Schwarzschild or Reissner-Nordstrom type.

  5. Internal Structure of Einstein-Yang-Mills Black Holes

    CERN Document Server

    Donets, E E; Zotov, M Yu

    1996-01-01

    Interior solutions for the SU(2) Einstein-Yang-Mills black holes are investigated. It is found that generically the metric does not possess inner Cauchy horizons and infinitely oscillates near the singularity. However, for certain discrete radii of the event horizon exceptional solutions exist with an inner structure of the Schwarzschild (n=1) or Reissner--Nordstrom (n=2,3,...) type.

  6. Super Yang-Mills theory from nonlinear supersymmetry

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Shima, Kazunari, E-mail: shima@sit.ac.j [Laboratory of Physics, Saitama Institute of Technology Fukaya, Saitama 369-0293 (Japan); Tsuda, Motomu, E-mail: tsuda@sit.ac.j [Laboratory of Physics, Saitama Institute of Technology Fukaya, Saitama 369-0293 (Japan)

    2010-04-05

    The relation between a nonlinear supersymmetric (NLSUSY) theory and a SUSY Yang-Mills (SYM) theory is studied for N=3 SUSY in two-dimensional space-time. We explicitly show the NL/L SUSY relation for the (pure) SYM theory by means of cancellations among Nambu-Goldstone fermion self-interaction terms.

  7. Coset space dimensional reduction of Einstein-Yang-Mills theory

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Chatzistavrakidis, A. [Institute of Nuclear Physics, NCSR Demokritos, 15310 Athens (Greece); Physics Department, National Technical University of Athens, 15780 Zografou Campus, Athens (Greece); Manousselis, P. [Physics Department, National Technical University of Athens, 15780 Zografou Campus, Athens (Greece); Department of Engineering Sciences, University of Patras, 26110 Patras (Greece); Prezas, N. [Theory Unit, Physics Department, 1211 Geneva (Switzerland); Zoupanos, G.

    2008-04-15

    In the present contribution we extend our previous work by considering the coset space dimensional reduction of higher-dimensional Einstein-Yang-Mills theories including scalar fluctuations as well as Kaluza-Klein excitations of the compactification metric and we describe the gravity-modified rules for the reduction of non-abelian gauge theories. (Abstract Copyright [2008], Wiley Periodicals, Inc.)

  8. 5D Maximally Supersymmetric Yang-Mills on the Lattice

    CERN Document Server

    Joseph, Anosh

    2016-01-01

    We provide details of the lattice construction of five-dimensional maximally supersymmetric Yang-Mills theory. The lattice theory is supersymmetric, gauge invariant and free from spectrum doublers. Such a supersymmetric lattice formulation is interesting as it can be used for non-perturbative explorations of the five-dimensional theory, which has a known gravitational dual.

  9. S-duality in N=4 Yang-Mills theories

    CERN Document Server

    Girardello, L; Porrati, Massimo; Zaffaroni, A

    1995-01-01

    Evidence in favor of SL(2,Z) S-duality in N=4 supersymmetric Yang-Mills theories in four dimensions and with general compact, simple gauge groups is presented. (Contribution to the Proceedings of the Strings '95 conference, March 13-18, 1995, USC, and the Proceedings of the Trieste Conference on S-Duality and Mirror Symmetry June 5-9, 1995.)

  10. A nonperturbative method for the Yang Mills Lagrangian

    CERN Document Server

    Jora, Renata

    2014-01-01

    Using the properties of the partition function for a Yang Mills theory we compute simple relations among the renormalization constants. In the particular case of the background gauge field method we obtain that the all orders beta function for the gauge coupling constant contains only the first two orders coefficients different than zero and thus corresponds to the 't Hooft scheme.

  11. ℤ3 parafermionic chain emerging from Yang-Baxter equation

    Science.gov (United States)

    Yu, Li-Wei; Ge, Mo-Lin

    2016-02-01

    We construct the 1D parafermionic model based on the solution of Yang-Baxter equation and express the model by three types of fermions. It is shown that the parafermionic chain possesses both triple degenerate ground states and non-trivial topological winding number. Hence, the parafermionic model is a direct generalization of 1D Kitaev model. Both the and model can be obtained from Yang-Baxter equation. On the other hand, to show the algebra of parafermionic tripling intuitively, we define a new 3-body Hamiltonian based on Yang-Baxter equation. Different from the Majorana doubling, the holds triple degeneracy at each of energy levels. The triple degeneracy is protected by two symmetry operators of the system, ω-parity P and emergent parafermionic operator Γ, which are the generalizations of parity PM and emergent Majorana operator in Lee-Wilczek model, respectively. Both the parafermionic model and can be viewed as SU(3) models in color space. In comparison with the Majorana models for SU(2), it turns out that the SU(3) models are truly the generalization of Majorana models resultant from Yang-Baxter equation.

  12. Special solutions of the quantum Yang-Baxter equation

    NARCIS (Netherlands)

    Hijligenberg, N.W. van den

    1996-01-01

    We present solutions of the Quantum Yang-Baxter Equation that satisfy the condition [ R_{cd^{ab neq 0 Rightarrow ({ a,b = { c,d ) quad mbox{or quad (b=sigma(a) quad hbox{ and ; d= sigma (c)), ] where $sigma$ denotes the involution on ${ 1, ldots ,n $ given by $sigma (i)=n+1-i$.

  13. Schur Polynomials and the Yang-Baxter equation

    CERN Document Server

    Brubaker, Ben; Friedberg, Solomon

    2009-01-01

    We show that within the six-vertex model there is a parametrized Yang-Baxter equation with nonabelian parameter group GL(2)xGL(1) at the center of the disordered regime. As an application we rederive deformations of the Weyl character formule of Tokuyama and of Hamel and King.

  14. Eigenvalue spectrum of lattice N=4 super Yang-Mills

    Science.gov (United States)

    Weir, D.; Catterall, S.; Mehta, D. B.

    We present preliminary results for the eigenvalue spectrum of four-dimensional ${\\cal N}=4$ super Yang-Mills theory on the lattice. In particular, by studying the the spectral density a measurement of the anomalous dimension is made and found to be consistent with zero.

  15. Lagrangian multiplier and massive Yang-Mills fields

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Li, Z.P.

    1982-09-01

    If we give appropriate constraint to the gauge invariant Lagrangian, the variation principle of the action convert to the variational problems with subsidiary condition. The effective Lagrangian which contains Lagrangian multiplier may have the mass term of the mesons. In that case we obtain naturally the massive Yang-Mills fields which was discussed by Nakanishi.

  16. Perturbation theory of massive Yang-Mills fields

    NARCIS (Netherlands)

    Veltman, M.J.G.

    1968-01-01

    Perturbation theory of massive Yang-Mills fields is investigated with the help of the Bell-Treiman transformation. Primitive diagrams containing one closed loop are shown to be convergent if there are more than four external vector boson lines. The investigation presented does not exclude the possib

  17. MAKNA PERILAKU MOTIVASI BELAJAR GEOGRAFI YANG RENDAH DENGAN PENDEKATAN FENOMENOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Anang Hadi Santoso

    2017-01-01

    Full Text Available Motivation to learn is an important aspect in the learning process of a student. However, efforts to understand the motivation of student learning through an educational research with phenomenological approach has not been done by education practitioners. Man as the subject of education is dynamic, it takes an in-depth approach, holistic and humanistic to study it. Phenomenological approach is an appropriate alternative to research in education. The focus in this paper is the meaning of a low learning motivation by student of Sukosari Senior High School. The results showed that students have low motivation to learn its meaning is to have a broken home and do not get the urge to learn from their parents is a major factor students are not motivated. Motivasi belajar merupakan aspek penting dalam proses belajar seorang siswa. Namun, upaya memahami motivasi belajar siswa melalui sebuah riset pendidikan dengan pendekatan fenomenologi belum banyak dilakukan oleh praktisi pendidikan. Manusia sebagai subyek pendidikan bersifat dinamis, maka dibutuhkan suatu pendekatan yang mendalam, holistik dan humanistik untuk mengkajinya. Pendekatan fenomenologi merupakan alternatif yang tepat untuk riset dalam pendidikan. Fokus pada tulisan ini adalah mengenai makna motivasi belajar yang rendah oleh siswa SMA Negeri 1 Sukosari Bondowoso. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki motivasi belajar yang rendah maknanya adalah memiliki keluarga broken home dan tidak mendapatkan dorongan belajar dari orangtua merupakan faktor utama siswa tidak termotivasi.

  18. Topological susceptibility for the SU(3) Yang--Mills theory

    DEFF Research Database (Denmark)

    Del Debbio, Luigi; Giusti, Leonardo; Pica, Claudio

    2004-01-01

    We present the results of a computation of the topological susceptibility in the SU(3) Yang--Mills theory performed by employing the expression of the topological charge density operator suggested by Neuberger's fermions. In the continuum limit we find r_0^4 chi = 0.059(3), which corresponds to c...

  19. PERBEDAAN TINGKAT SIMTOM ANSIETAS DAN DEPRESI ANTARA PEKERJA SEKS KOMERSIAL YANG MENDERITA HIV/ AIDS DENGAN YANG TIDAK MENDERITA HIV/ AIDS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Gusya Liza

    2014-12-01

    Full Text Available AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat simtom ansietas dan depresi antara pekerja seks komersial (PSK yang menderita HIV/ AIDS dengan yang tidak menderita HIV/ AIDS. Penelitian potong lintang, dengan nonprobability sampling, jenis cluster sampling. Tempat penelitian adalah di lokalisasi Kabupaten Bengkalis dan di klinik VCT RSUD Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Subjek penelitian adalah wanita yang bekerja sebagai PSK di lokalisasi PSK, kooperatif, bersedia diwawancara. Subjek berjumlah 96 orang PSK; 48 orang menderita HIV/ AIDS dan 48 tidak menderita HIV/ AIDS. Data tentang status HIV/ AIDS diambil dari laporan klinik VCT RSUD Kecamatan Mandau. Alat ukur yang digunakan adalah Hospital Anxiety and Depression Scale. Analisis data yang digunakan adalah uji Kolmogorov-Smirnov. Didapatkan proporsi ansietas pada seluruh PSK adalah 22.9%, pada PSK yang menderita HIV/ AIDS 31.2% dan PSK tidak menderita HIV/ AIDS 14.6%, sedangkan proporsi depresi pada seluruh PSK adalah 25%, pada PSK yang menderita HIV/ AIDS 27.1% dan PSK yang tidak menderita HIV/ AIDS 22.9%. Tidak terdapat perbedaan yang bermakna tingkat simtom ansietas dan depresi antara pekerja seks komersial yang menderita HIV/ AIDS dengan yang tidak menderita HIV/ AIDS. Simpulan, didapatkan tingginya ansietas dan depresi pada keseluruhan PSK itu sendiri. Disamping menjadi seorang PSK ditambah lagi dengan menderita HIV/ AIDS akan menambah beratnya simtom ansietas dan depresinya.AbstractThe aims of this study is to determine the differences of anxiety and depression symptoms level between commercial sex workers who suffer HIV/AIDS with not suffer HIV/AIDS.Cross sectional study, using nonprobability sampling technique, the type is cluster sampling. Location is in red light district of commercial sex workers in Kabupaten Bengkalis and in VCT clinic of general hospital of Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Subjects were women who worked as prostitutes in red light

  20. FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TANAMAN PANGAN JAGUNG DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Poppy Erviyana

    2015-09-01

    Full Text Available Food is the basic needs for people in the world. The food stock should be able to fill out the needs of every person. Most of Indonesians’ staple food is rice. As a matter of fac, the land in Indonesia is very fertile and various staple foods such as corn can grow well. In this case, corn can be an alternative food besides rice, so that food sustaina-bility , especially corn should be well monitored and supervised. This study has a purpose for analizing the effect of rice production, the width of corn land area, GDP to the corn production. The method applied was Fixed Effect model that uses Generalized Least Square (GLS. The result shows that rice production, the width of corn land area has significant influance to the corn production, and GDP has no direct effect and significant influence to the corn production. Knowing the result of this study, there should be deeper analysis about the other factors that can support corn sustainability in the future, a socialization about other alternative food, so that Indonesians do not always depend on the rice as their staple food. Pangan merupakan kebutuhan pokok bagi seluruh penduduk di dunia ini. Ketersediaan pangan yang ada harus mampu memenuhi kebutuhan pangan setiap penduduk. Di Indonesia, sebagian besar makanan pokok pen-duduknya adalah beras. Padahal Indonesia merupakan negara yang dianugerahi kesuburan tanah, yang dapat ditanami berbagai macam tanaman pangan lain seperti jagung salah satunya. Jagung dapat menjadi bahan makanan pokok altenatif kedua setelah padi (beras. Oleh karena itu ketersediaan jagung dalam hal ini adalah produksi jagung perlu mendapat pengawasan dan kajian lebih mendalam agar ketersediaannya juga memen-uhi. Penelitian ini menganalis bagaimana pengaruh produksi padi, luas lahan jagung dan PDRB terhadap produksi tanaman pangan jagung di Indonesia. Metode analisis yang diunakan adalah menggunakan analisis regresi data panel dengan model Fixed Effect dengan metode Generalized

  1. TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP KOMERSIALISASI SEKS YANG MENGORBANKAN ANAK DI KOTA MAKASSAR

    OpenAIRE

    -, SURYANINGSIH

    2013-01-01

    2013 SURYANINGSIH (B 111 09 470). Tinjauan Kriminologis Terhadap Komersialisasi Seks Yang Mengorbankan Anak Di Kota Makassar. (dibimbing oleh Said Karim selaku pembimbing I dan Haeranah selaku Pembimbing II). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa faktor penyebab terjadinya komersialisasi seks yang mengorbankan anak dan bagaimana upaya pencegahan maupun penanggulangan terhadap komersialisasi seks yang mengorbankan anak ...

  2. Korelasi Harga Diri Dan Penerimaan Sosial Terhadap Kepribadian Yang Sehat pada Mahasiswa STT Jaffray Makassar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Peniel C.D. Maiaweng

    2011-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan korelasi harga diridan penerimaan sosial terhadap kepribadian yang sehat pada mahasiswa Sekolah TinggiTheologia Jaffray Makassar. Harga diri mahasiswa menyangkut penilaian individumahasiswa terhadap dirinya sendiri atau pandangan keseluruhan individu tentangdirinya sendiri. Penerimaan sosial menyangkut penilaian orang lain terhadap individu,partisipasi aktifnya dalam kegiatan sosial,dan memiliki sikap yang bersahabat denganoran lain. Jika harga diri dan penerimaan sosial yang dimiliki individu baik, maka iaakan mampu menilai diri, situasi. Dan prestasi yang dicapainya secara realistik; mampumenerima tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya; mandiri; dapat menguasaiemosi; memiliki pertimbangan yang matang; respek dan empati terhadap orang lain;memiliki filsafat hidup berdasarkan keyakinan agama; dan merasa berbahagia.Metode penelitian adalah survey- kuantitatif yang meneliti para mahasiswa STTJaffray Makassar. Jumlah populasi mahasiswa STT Jaffray Makassar yang ditelitisebanyak 128. Teknik pengambilan sampel secara random sebanyak 91. Data yangterkumpul dianalisa dengan skala tinggi, rendah, sedang, dan rendah dari setiap varibelyang ada.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antaraharga diri dan penerimaan sosial terhadap kepribadian yang sehat pada mahasiswa STTJaffray Makassar dengan nilai korelasi sumbangsih harga diri dan penerimaan sosialterhadap kepribadian yang sehat sebesar 31,5%, sedangkan 68,5% dipengaruhi olehfactor-faktor yang lain.

  3. PEMERIKSAAN ENDOPARASIT (CACING NEMATODA DAN CESTODA YANG DITEMUKAN DALAM ORGAN TIKUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novia Tri Astuti

    2012-11-01

    Full Text Available Adapun kegiatan yang dilakukan selama pelatihan adalah melakukan pembedahan tikus hasil penangkapan di daerah sekitar LIPI, kemudian dari hasil pembedahan diambil organ dalam tikus berupa hati, ginjal, paru-paru dan organ pencernaan diambil kemudian ditempatkan pada cawan petri yang terpisah untuk diperiksa ada tidaknya cacing baik nematoda maupun cestoda. Untuk organ yang tidak langsung diperiksa, disimpan dalam larutan alkohol 70%.

  4. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ibu Hamil dalam Melakukan Pemeriksaan Antenatal Care

    OpenAIRE

    Ritonga, Fatimah Jahra; Sitohang, Nur Asnah

    2016-01-01

    Pemeriksaan Antenatal Care adalah suatu program yang terencana berupa observasi, edukasi dan penanganan medik pada ibu hamil, untuk memperoleh suatu proses kehamilan dan persalinan yang aman dan memuaskan. Faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan antenatal care adalah pengetahuan,pendidikan,umur,ekonomi,sumber informasi, letak geografis dan dukungan keluarga. Nur Asnah Sitohang

  5. Strategi Regulasi Emosi Kognitif dan Pola Asuh Orangtua pada Anak yang Menjalani Kemoterapi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Yuyun Rahayu

    2017-08-01

    Full Text Available Penelitian sebelumnya telah melihat kaitan antara regulasi emosi pada anak yang sehat dengan pola asuh orangtuanya, namun belum jelas gambaran tentang regulasi emosi pada anak yang sakit kronis dan pola asuh yang diterimanya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran strategi regulasi emosi kognitif yang digunakan oleh anak berusia 9–11 tahun dengan kanker yang menjalani kemoterapi dan perbedaan individunya yang terdiri dari pola asuh yang didapat dari orangtuanya serta jenis kelamin anak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik sampling menggunakan accidental samplingdan didapatkan sampel sebanyak 42 orang (21 anak dan 21 orangtua. Instrumen menggunakan CERQ-k (Cognitive Emotion Regulation Questionnaire-kids dan PAQ-R (Parental Authority Questionnaire-revised. Analisis data menggunakan skor mean. Hasil menunjukkan bahwa strategi regulasi emosi yang sering digunakan oleh anak adalah planning, rumination, dan putting into perspective. Perbandingan jenis kelamin sampel berimbang. Kemudian pola asuh orangtua yang sering dilakukan menunjukkan secara berturut-turut adalah tipe autoritatif, autoritarian, dan permisif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa regulasi emosi yang dilakukan oleh anak dengan kanker yang melakukan kemoterapi cukup adaptif, sedangkan pola asuh orangtua yang diberikan masih kurang efektif.

  6. PREVALENSI TUMOR DAN BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Oemiati

    2012-07-01

    Dampak Penyakit Tidak Menular khususnya penyakit kanker terhadap ke-tahanan sumber daya manusia sangat besar karena selain merupakan penyebab kematian dan kesakitan juga menurunkan produktivitas. Angka kesakitan dan kematian tersebut sebagian besar terjadi pada penduduk dengan sosial ekonomi menengah ke bawah. Di Indonesia penyakit kanker merupakan urutan ke 6 dari pola penyakit nasional. Setiap tahunnya 100 kasus baru terjadi diantara 100.000 penduduk. (7 Meningkatnya pengguna rokok (57 juta orang, konsumsi alkohol, kegemukan atau 0 besitas dan kurangnya aktifitas fisik/olahraga juga berperan dalam peningkatan angka kejadian kanker di Indonesia. (8 Kanker merupakan penyakit dengan penyebab multifactor yang terbentuk dalam jangka waktu yang lama dan mengalami kemajuan melalui stadium yang berbeda-beda. (9 Faktor nutrisi merupakan salah satu aspek yang sangat penting, yang kompleks dan sangat dikaitkan dengan proses patologis kanker. Secara umum total asupan berbagai lemak (yaitu tipe yang berbeda-beda dari makanan yang berlemak bisa dihubung-kan dengan peningkatan insiden beberapa kanker utama misalnya kanker payudara, colon, pro stat, ovarium, endometrium dan pancreas. (10, 11 Disamping itu obesitas juga meningkatkan risiko untuk kanker dan aktivitas fisik merupakan determinan utama dari pengeluaran energi akan mengurangi risiko. (12 Faktor gaya hidup antara lain merokok, diet, konsumsi alcohol, reproduksi (hamil, menyusui, umur pertama menstruasi, menopause, obesitas dan kurangnya aktivitas fisik diduga sebagai kontributor utama per-tumbuhan kanker. Dari kajian literatur terlihat beberapa faktor risiko penyakit kanker antara lain; merokok dan faktor gaya hidup (khususnya konsumsi sayur dan buah serta aktivitas fisik merupakan faktor risiko kanker. (14 Hal ini diperjelas dengan per-nyataan Ray (2005 yang mengatakan bahwa asupan buah dan sayur yang tinggi akan menurunkan risiko kanker. (15. Alkohol adalah faktor risiko untuk tumor dan saluran pencemaan atas, kanker

  7. Conference on Yang-Mills Gauge Field Theories : C. N. Yang's Contributions to Physics

    CERN Document Server

    Phua, K K

    2016-01-01

    During the last six decades, Yang–Mills theory has increasingly become the cornerstone of theoretical physics. It is seemingly the only fully consistent relativistic quantum many-body theory in four space-time dimensions. As such it is the underlying theoretical framework for the Standard Model of Particle Physics, which has been shown to be the correct theory at the energies we now can measure. It has been investigated also from many other perspectives, and many new and unexpected features have been uncovered from this theory. In recent decades, apart from high energy physics, the theory has been actively applied in other branches of physics, such as statistical physics, condensed matter physics, nonlinear systems, etc. This makes the theory an indispensable topic for all who are involved in physics.The conference celebrated the exceptional achievements using Yang–Mills theory over the years but also many other truly remarkable contributions to different branches of physics from Prof C N Yang. This volum...

  8. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INDEPENDENSI PENAMPILAN AKUNTAN PUBLIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardiani Ika S.

    2012-03-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris faktor-faktor yang mempengaruhi independensi penampilan akuntan publik baik secara parsial dan simultan. Faktor-faktor tersebut adalah financial interests, hubungan bisnis dengan klien, pelayanan asuransi dan audit, hubungan antara klien atau yg diaudit dengan auditor, kompetisi antara Kantor Akuntan Publik (KAP, ukuran KAP dan audit fee. Populasi dalam penelitian ini adalah para auditor di akuntan publik di Semarang tahun 2009. Metode penyeleksian sampel yang digunakan adalah convenience sampling dan jumlah respondennya 35. Alat analisis yang digunakan adalah multiple regression analysis. Dimulai dengan analisis kuantitatif untuk mengetes validitas dan reabilitas. Kemudian dilanjutkan uji asumsi klasik termasuk normality, multicollinearity, and heteroscedastisity. Hasil menunjukkan bahwa 6 variabel yang sudah dikaji secara simultan dan partial tersebut mempunyai efek yang signifikan terhadap independensi penampilan akuntan publik dengan R square 0.749. The objective of this study is to test empirically the factors that influence the independence of public accountant appearance both partially and simultaneously. The factors cover financial interests, business relationships with clients, assurance services and audit services, the length of relationship between client or auditee and auditor, the competition between Public Accountan Offices (KAPs, the size of KAP, and audit fee. The population in this study was the auditors who worked in the public accountant’s office in Semarang in 2009. The sample selection method is a convenience sampling and the  number of  respondents are 35. The Analysis tools used is multiple regression analysis. It starts by applying quantitative analysis to test the validity and reliability. Then, it is continued by testing the classical assumptions which include normality, multicollinearity, and heteroscedastisity. The result shows that the six

  9. MODEL PEMBELAJARAN RICOSRE YANG BERPOTENSI MEMBERDAYAKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susriyati Mahanal

    2017-05-01

    Full Text Available Creative thinking skill is high order thinking skill which must be empowered in education, because it is an important component in the development of science and technology. Creative thinking skill can be integrated into the curiculum that is implemented through learning activities such as science/biology or other subjects. The aims of this study are to develop RICOSRE learning model to empower the creative thinking skill. The study used the research and development design of PLOMP (1997, which consists of 5 phases, namely (1 initial investigation phase, (2 design phase, (3 realization/construction phase, (4 test, evaluation, and revisions phase, and (5 implementation phase. The result of this study was RICOSRE learning model consist of: Reading, Indentifying the Problem, Contructing the Solution, Solving the Problem, Reviewing the Problem Solving, and Extending the Problem Solving. The product has been validated with the results of content validity and construct validity are very good. The RICOSRE learning model can be implemented in learning to improve students’ creative thinking skill. Keterampilan berpikir kreatif merupakan keterampilan berpikir tingkat tinggi, yang harus diberdayakan dalam pendidikan karena merupakan komponen penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Peningkatan keterampilan berpikir kreatif dapat diintegrasikan dalam kurikulum yang implementasinya melalui kegiatan pembelajaran, di antaranya pembelajaran IPA/Biologi atau mata pelajaran yang lain. Tujuan penelitian ini mengembangkan model pembelajaran RICOSRE untuk memberdayakan keterampilan berpikir kreatif. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian dan pengembangan dari Plomp (1997, yang terdiri atas 5 fase, yaitu (1 fase investigasi awal, (2 fase desain, (3 fase realisasi/konstruksi, (4 fase tes, evaluasi, dan revisi, serta (5 fase implementasi. Hasil penelitian berupa model pembelajaran RICOSRE yang terdiri atas tahap Reading, Indentifying the

  10. Spinors, strings, integrable models, and decomposed Yang-Mills theory

    Science.gov (United States)

    Ioannidou, Theodora; Jiang, Ying; Niemi, Antti J.

    2014-07-01

    This paper deals with various interrelations between strings and surfaces in three-dimensional ambient space, two-dimensional integrable models, and two-dimensional and four-dimensional decomposed SU(2) Yang-Mills theories. Initially, a spinor version of the Frenet equation is introduced in order to describe the differential geometry of static three-dimensional stringlike structures. Then its relation to the structure of the su_(2) Lie algebra valued Maurer-Cartan one-form is presented, while by introducing time evolution of the string a Lax pair is obtained, as an integrability condition. In addition, it is shown how the Lax pair of the integrable nonlinear Schrödinger equation becomes embedded into the Lax pair of the time extended spinor Frenet equation, and it is described how a spinor-based projection operator formalism can be used to construct the conserved quantities, in the case of the nonlinear Schrödinger equation. Then the Lax pair structure of the time extended spinor Frenet equation is related to properties of flat connections in a two-dimensional decomposed SU(2) Yang-Mills theory. In addition, the connection between the decomposed Yang-Mills and the Gauß-Codazzi equation that describes surfaces in three-dimensional ambient space is presented. In that context the relation between isothermic surfaces and integrable models is discussed. Finally, the utility of the Cartan approach to differential geometry is considered. In particular, the similarities between the Cartan formalism and the structure of both two-dimensional and four-dimensional decomposed SU(2) Yang-Mills theories are discussed, while the description of two-dimensional integrable models as embedded structures in the four-dimensional decomposed SU(2) Yang-Mills theory are presented.

  11. Pemeraman untuk meningkatkan kualitas keju yang diinnokulasi Rhizopus oryzae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    SOLIKAH ANA ESTIKOMAH

    2010-11-01

    Full Text Available Estikomah SA, Sutarno, Pangastuti A. 2010. Pemeraman untuk meningkatkaan kualitas keju yang diinokulasi Rhizopus oryzae. Bioteknologi 7: 55-62. Keju merupakan makanan hasil fermentasi dari susu yang proses fermentasinya dilakukan oleh bakteri asam laktat maupun jamur. Rhizopus oryzae diketahui mampu menghasilkan asam laktat, protease, dan lipase. Perubahan cita rasa dan tekstur keju terjadi selama pemeraman keju. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas keju yang diinokulasi R. oryzae melalui pemeraman. Pemeraman dilakukan dengan variasi waktu (7, 14 hari dan suhu (5ºC, 10ºC, 15ºC. Penelitian ini terdiri dua tahap, yaitu pembuataan keju mentah diikuti pemeraman keju mentah tersebut. Keju penelitian dianalisis nilai pH, kadar lemak, kadar protein, kadar asam amino dan diidentifikasi mikrobanya. Data hasil penellitian dianalisis dengan uji siidik ragam (ANAVA, kemudian dilanjutkan dengan uji berjarak ganda Duncan (DMRT pada taraf signifikansi 5%. Data hasil tingkat kesukaan dianalisis dengan statistik nonparametrik uji Fridman yang dilanjutkaan dengan Wilcoxon Signed Rank Test (WSRT pada taraf sigifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keju peram yang disukai panelis adalah keju peram pada suhu 15ºC selama 14 hari. Kondisi pemeraman berpengaruh terhadap nilai pH, kadar lemak,, kadar proteinn dan tidak berpengaruh pada kadar asam amino. Kualitas keju peram terbaik terdapat pada kondisi suhu 15°C selama 14 hari, memiliki nilai pH 4,40, kadar protein tertinggi yaitu sebesar 99,78%, dan kadar lemak sebesar 35,02%. Hasil identifikasi mikroba pada keju mentah dan keju peram meliputi Enterococcus hirae (Enterococcus faecalis, Bacillus subtilis, dan Aspergillus sp.

  12. Magnit untuk Obturator pada Pasca Maksilektomi dengan Defek yang Luas (Laporan Kasus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Himawan Chandra

    2015-10-01

    Full Text Available Paper ini melaporkan penggunaan lempeng magnit dalam rekonstruksi prostetik pada kasus pasca maksilektomi. Lempeng magnit ini menghubungkan kerangka dari resin akrilik yang dibuat ekstra oral dengan obturator intra oral. Konstruksi ini dapat memberikan retensi yang memuaskan pada obturator untuk rahang tidak bergigi, menggantikan retensi yang seharusnya diperoleh dari cengkeram yang diletakkan pada gigi, dari jaringan parut mukosa pipi atau dari defek pada palatum. Dengan demikian obturator yang dicekatkan dengan magnit dapat mengembalikan fungsi makan, minum, bicara, dan estetika serta kepercayaan diri pasien pasca maksilektomi, juga mempermudah proses pembuatan gigi tiruan selanjutnya.

  13. Karakteristik Roti Manis dari Pati Sagu yang Dimodifikasi dengan Lactobacillus plantarum 1 RN2-12112

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusmarini Yusmarini

    2016-10-01

    Full Text Available Pati sagu dapat dimodifikasi secara mikrobiologis dengan memanfaatkan isolat bakteri asam laktat   L. plantarum 1 RN2-12112. Tujuan penelitian adalah untuk megetahui karakteristik  roti manis yang dibuat dengan memanfaatkan pati sagu temodifikasi sebagai bahan substitusi tepung terigu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa roti manis yang dibuat dengan memanfaatkan pati sagu termodifikasi dapat mengurangi penggunaan terigu. Pemanfaatan pati sagu termodifikasi secara mikrobiologis dalam pembuatan roti manis memberikan pengaruh yang nyata terhadap kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat dan volume pengembangan. Penambahan pati sagu hingga 45% masih menghasilkan roti manis yang memenuhi standar dengan tingkat pengembangan yang cukup baik.

  14. PENGARUH PERBAIKAN TANAH SALIN TERHADAP KARAKTER FISIOLOGIS Calopogonium mucunoides

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F Kusmiyati

    2015-06-01

    Full Text Available Peralihan fungsi lahan pertanian menjadi wilayah pemukimam dan industri menyebabkan semakinberkurangnya lahan pertanian.Hal tersebut menyebabkan pengembangan pertanian perlu diarahkan padalahan-lahan marginal seperti tanah salin.Tanah salin adalah tanah yang mengandung garam terlarut netraldalam jumlah tertentu yang berpengaruh buruk terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman.Penelitian yangdilaksanakan bertujuan mengkaji pengaruh perbaikan tanah salin secara kimia dan biologi terhadap karakterfisiologis Calopogonium mucunoides. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 3ulangan. Perbaikan tanah salin dilakukan melalui penambahan gipsum (P1, pupuk kandang (P2, abu sekampadi (P3, tanaman halofita (P4, gipsum dan pupuk kandang (P5, gipsum dan abu sekam padi (P6, gipsumdantanamanhalofita (P7, pupuk kandang dan abu sekam padi (P8, pupuk kandang dan tanaman halofita(P9, abusekam padi dan tanaman halofita (P10 dan tanpa penambahan sebagai kontrol (P0. Parameter yangdiamati adalah kandungan klorofil a, kandungan klorofil b, kandungan total klorofil, aktivitas nitrat reduktase,luas daun dan laju fotosintesis.Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam dan uji lanjut dengan ujiwilayah ganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan kandungan klorofil a, klorofil b, total klorofil, aktivitasnitrat reduktase dan laju fotosintesis calopo berbeda nyata (P<0,05 lebih tinggi pada perlakuan perbaikantanah salin dibandingkan kontrol. Kandungan klorofil a, klorofil b dan total klorofil calopo pada perlakuankombinasi pupuk kandang dan abu sekam padi serta kombinasi gipsum dan pupuk kandang berbeda nyata(P<0,05 lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Aktivitas nitrat reduktase dan laju fotosintesis calopopada perlakuan kombinasi pupuk kandang dan abu sekam padi serta perlakuan pupuk kandang berbeda nyata(P<0,05 lebih tinggi daripada perlakuan lainnya. Simpulan adalah perbaikan tanah salin dengan penambahankombinasi pupuk kandang dan abu

  15. ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI REMITANSI DI KABUPATEN CILACAP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anggriawan Wisnu Putra

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendapatan, kebutuhan keluarga di daerah asal dan pengeluaran konsumsi TKI terhadap remitansi baik secara simultan maupun parsial. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh tenaga kerja yang pernah dan akan berangkat menjadi TKI di kabupaten Cilacap sebanyak 50 orang. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purpossive Sampling dimana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendapatan (X1, kebutuhan keluarga (X2, konsumsi pribadi (X3 dan remitansi (Y. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui wawancara terstruktur dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan SPSS rilis 17. Hasil penelitian menunjukkan pendapatan dan kebutuhan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap remitansi, sedangkan konsumsi pribadi berpengaruh negatif signifikan terhadap remitansi. Simpulan dari penelitian ini yaitu secara parsial pendapatan dan kebutuhan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap remitansi. Ketika pendapatan dan kebutuhan keluarga meningkat maka remitansi akan meningkat begitu pula sebaliknya. Sedangkan konsumsi  pribadi memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap remitansi, yang berarti ketika konsumsi pribadi mengalami kenaikan maka remitansi mengalami penurunan. Sedangkan secara simultan model regresi dapat digunakan untuk memprediksi remitansi. Variabel pendapatan berperan sebagai variabel paling dominan mempengaruhi remitansi. The purpose of this study was to determine the effect of income, family needs in the area of origin and consumption expenditure of remittances migrant workers against either simultaneously or partially. The population in this study are the entire workforce ever and will go into migrant workers in Cilacap regency with the number of sample are 50 people. The sample used in this study is

  16. DAN IDENTIFIKASI PATOGEN POTENSIAL YANG MENGINFEKSI IKAN RAINBOW (Melanotaenia sp.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lili Sholichah

    2014-03-01

    Full Text Available Pemeliharaan ikan rainbow (Melanotaenia sp. di Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias selalu terjadi kematian secara bertahap mulai calon induk hingga proses pemijahan. Hal ini terjadi berulang kali sehingga ketersediaan induk Melanotaenia sp. sangat terancam. Ikan ini berasal dari Papua yang diperoleh mengandalkan penangkapan di alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginventarisir dan mengidentifikasi berbagai patogen (parasit, jamur, bakteri potensial yang menginfeksi ikan rainbow yang dipelihara di dalam akuarium berukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm dengan sistem aliran air stagnan. Tiga jenis rainbow yang dipelihara yaitu: rainbow Sungai Salawati, asal Sungai Sawiat, dan asal Danau Kurumoi. Setiap ikan masing-masing berjumlah 100 ekor dipelihara di akuarium dengan penambahan batu karang dan tanpa penambahan karang (kontrol ke dalam akuarium. Ikan diberi pakan sekenyangnya berupa jentik nyamuk dan cacing rambut beku setiap pagi dan sore hari. Sampling dilakukan secara random sebulan sekali dan secara unrandom setiap ada kejadian ikan sakit. Gejala klinis ikan yang sakit sebagai berikut: ikan berenang di permukaan dan menggosok-gosokkan badan di dinding akuarium, nafsu makan berkurang, gerakan berputar-putar, warna memudar menjadi putih, penekanan warna hitam pada sirip punggung dan perut meningkat, pendarahan pada perut, lendir berlebihan dan sangat berbau, serta sisik berdiri/terbuka. Diagnosa dan deteksi penyakit awal berupa pengamatan parasit baik ektoparasit maupun endoparasit, pengamatan dan isolasi jamur pada media selektif jamur, dan isolasi bakteri dilakukan untuk mengetahui jenis-jenis patogen yang menginfeksi ketiga jenis ikan rainbow. Selanjutnya dilakukan uji histologi dan analisa DNA beberapa patogen. Hasil pengamatan diperoleh patogen berupa parasit (Ichthyophthirius sp., Dactylogyrus sp., Gyrodactylus sp., dan Trichodina sp. dan bakteri (Aeromonas hydrophila, Acinetobacter sp

  17. HUBUNGAN ANTARA GRATITUDE DENGAN PSYCHOLOGI CALWELLBEING IBU YANG MEMILIKI ANAK TUNAGRAHITA DI SLB NEGERI SALATIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Theresia Lisiau Ratnayanti

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gratitude dengan psychological well-being pada ibu yang memiliki anak tunagrahita. Dalam penelitian ini, pengambilan data menggunakan metode kuantitatif dengan teknik korelasi Product Moment dari Carl Pearson. Hipotesis pada penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara gratitude dengan psychological well-being pada ibu yang memiliki anak tunagrahita. Skala pertama yang digunakan adalah Ryff ’s psychological well-being scale yang terdiri dari 42 item dengan reliabilitas (α 0,848 . Skala kedua yang digunakan adalah The Gratitude Questionnaire-Six Item Form (GQ-6 yang memiliki 6 item dengan reliabilitas (α 0,82. Sampel dalam penelitian ini adalah 51 ibu yang memiliki anak tunagrahita yang bersekolah di SLB Negeri Salatiga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara gratitude dan psychological well-being dengan hasil r = 0.322 dengan nilai signifikansi sebesar 0,011 (p<0,05 yang artinya semakin tinggi gratitude maka semakin tinggi pula psychological well-being, begitu sebaliknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gratitude memberikan sumbangan sebesar 10,37%. Hal ini dapat menunjukkan bahwa 89,63% PWB ibu yang memiliki anak tunagrahita masih dipengaruhi oleh faktor lain.

  18. ANALISIS RASIO KEUANGAN DALAM MEMPREDIKSI LABA YANG AKAN DATANG PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulistyo Sulistyo

    2011-02-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh rasio profitabilitas (Net Profit Margin (NPM, Return on Investment (ROI dan Return on Equity (ROE, dan rasio penilaian (Price Earning Ratio (PER terhadap prediksi laba yang akan datang. Data diperoleh dengan metode dokumentasi, cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria (1 Perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2005-2009, (2 Perusahaan manufaktur yang menghasilkan laba setelah pajak selama periode penelitian dan (3 Perusahaan manufaktur yang mengeluarkan NPM, ROI, ROE dan PER bernilai positif selama periode penelitian. Hasil analisis regresi linier berganda dengan tingkat signifikansi sebesar 5% menunjukkan bahwa variabel PER secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap prediksi laba yang akan datang. Sedangkan variabel NPM, ROI, dan ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap prediksi laba yang akan datang. Secara bersama-sama menunjukkan bahwa variabel NPM, ROI, ROE dan PER berpengaruh signifikan terhadap prediksi laba yang akan datang 

  19. KUALITAS BAHAN MAKANAN DAN MAKANAN JAJANAN YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL DI BEBERAPA KOTA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supraptini Supraptini

    2015-03-01

    Full Text Available Pasar tradisional merupakan fasilitas umum untuk tempat jual beli bahan makanan/ makanan jajanan yang banyak dikunjungi masyarakat . Di Indonesia terdapat sekitar 13.450 pasar tradisional dengan 12.625 juta pedagang beraktivitas di dalamnya.  Selama ini masih sering terjadi keracunan makanan di masyarakat, oleh karena itu perlu diteliti kualitas makanan/ bahan makanan yang dijajakan. Penelitian ini bertujuan mengukur kualitas makanan (bahan makanan dan makanan jajanan yang dijual di pasar tradisional. Populasi adalah pasar tradisional yang sudah pernah dibina oleh Ditjen PP-PL. Sampel diambil secara purposif dari pasar yang telah dibina, kemudian diambil pasar yang mewakili daerah Jawa (Kab.Sragen dan Bali (Kab.Gianyar karena daerah Sumatera yang tadinya akan diwakili pasar Payakumbuh tidak dapat dilakukan akibat gempa yang menghancurkan pasar tersebut. Penelitian diaksanakan buan Februari – Nvember 2010. Metode pemeriksaan cemaran bakteriologi pada sampel makanan dengan Profile Method. Pemeriksaan cemaran kimia pada sampel uji petik makanan dengan Comparation Method, dan amino antipirin method. Dari hasil pemeriksaan beberapa makanan jajanan baik di pasar yang dibina maupun belum dibina mengandung bahan pewarna Rhodamin-B pada kue mangkok merah, cenil warna merah, kue ku merah, geplak merah, roll cake merah-kuning kerupuk warna-warni, kembang goyang orange mengandung Rhodamin-B. Methanyl Yellow ditemukan pada kerupuk warna-warni. Selain itu pengawet bahan makanan formalin ditemukan pada mie kuning di pasar yang dibina. Hasil pemeriksaan bakteriologis E. coli dan Coliform pada semua sampel daging negatif, tetapi ada beberapa sampel total mikroba positif antara 104 sampai dengan 107, yang artinya masih ada pencemaran mikroba lain selain E. coli dan Coliform. Kualitas air bersih yang digunakan di sebagian besar pasar tradisional masih memenuhi persyaratan Permenkes No.41/1999. Kesimpulan : Beberapa bahan makanan dan makanan jajanan yang dijual

  20. İzmir ve Aliağa Körfezinde Mevsimsel Olarak Avlanan Bazı Ekonomik Balık Türlerinde Organik Klorlu Pestisit Kalıntılarının Araştırılması.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Belgin H. Uluocak

    2015-12-01

    Full Text Available Bu çalışmada, Aliağa, Foça, Tuzla (Homa, Urla İskele ve Mordoğan’dan dört tür balık (Kefal, Barbun, Çipura, Dil balığı mevsimsel olarak toplanmış ve analize alınmıştır. Balık dokusunda Organik Klorlu (OC pestisitler GC-ECD ile analiz edilmiş ve GCMS ile doğrulanmıştır. Elde edilen bulgulara göre tüm numunelerde OC’lu pestisitlerden DDT nin metaboliti olan DDE bulunmuştur.DDE daha kararlı bir bileşik olup, DDT nin eskiden kullanılmış olduğunu göstermektedir

  1. ANALISIS METODE ALTMAN Z-SCORE DALAM MEMPREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN PERTAMBANGAN BATUBARA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    OpenAIRE

    ARISKA, NUR

    2016-01-01

    2016 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi prediksi kebangkrutan perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2012-2014 melalui penerapan analisis Altman Z-Score. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Objek penelitiannya adalah sebanyak dua puluh perusahaan pertambangan batubara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah ringkasan laporan keuangan tahunan perusahaan yang d...

  2. Schr\\"odinger geometries arising from Yang-Baxter deformations

    CERN Document Server

    Matsumoto, Takuya

    2015-01-01

    We present further examples of the correspondence between solutions of type IIB supergravity and classical $r$-matrices satisfying the classical Yang-Baxter equation (CYBE). In the previous works, classical $r$-matrices have been composed of generators of only one of either $\\mathfrak{so}(2,4)$ or $\\mathfrak{so}(6)$. In this paper, we consider some examples of $r$-matrices with both of them. The $r$-matrices of this kind contain (generalized) Schr\\"odinger spacetimes and gravity duals of dipole theories. It is known that the generalized Schr\\"odinger spacetimes can also be obtained via a certain class of TsT transformations called null Melvin twists. The metric and NS-NS two-form are reproduced by following the Yang-Baxter sigma-model description.

  3. Yang-Baxter equations with two Planck constants

    CERN Document Server

    Levin, A; Zotov, A

    2015-01-01

    We consider Yang-Baxter equations arising from its associative analog and study corresponding exchange relations. They generate finite-dimensional quantum algebras which have form of coupled ${\\rm GL}(N)$ Sklyanin elliptic algebras. Then we proceed to a natural generalization of the Baxter-Belavin quantum $R$-matrix to the case ${\\rm Mat}(N,\\mathbb C)^{\\otimes 2}\\otimes {\\rm Mat}(M,\\mathbb C)^{\\otimes 2}$. It can be viewed as symmetric form of ${\\rm GL}(NM)$ $R$-matrix in the sense that the Planck constant and the spectral parameter enter (almost) symmetrically. Such type (symmetric) $R$-matrices are also shown to satisfy the Yang-Baxter like quadratic and cubic equations.

  4. Exact solutions for classical Yang-Mills fields

    CERN Document Server

    Frasca, Marco

    2014-01-01

    Some years ago we displayed a set of classical solutions for the classical Yang-Mills field theory having the property to satisfy a dispersion relation typical of a massive theory. But such solutions seemed to be exact only in the Landau gauge making all the argument an asymptotic one for the most general case of a generic gauge. These solutions can be used to describe the vacuum of the quantum Yang-Mills theory and so, to prove that they are always exact can grant a general framework to build a quantum field theory. Here we show that these solutions are always exact changing just the normalization factor. The components of the field become separated on a generic gauge being all equal just in the Landau gauge.

  5. Einstein-Yang-Mills solitons towards new degrees of freedom

    CERN Document Server

    Galtsov, D V

    1998-01-01

    A recent progress in obtaining non-spherical and non-static solitons in the four-dimensional Einstein--Yang--Mills (EYM) theory is discussed, and a non-perturbative formulation of the stationary axisymmetric problem is attempted. First a 2D dilaton gravity model is derived for the spherically symmetric time-dependent configurations. Then a similar Euclidean representation is constructed for the stationary axisymmetric non-circular SU(2) EYM system using the (2+1)+1 reduction scheme suggested by Maeda, Sasaki, Nakamura and Miyama. The crucial role in this reduction is played by the extra terms entering the reduced Yang--Mills and Kaluza--Klein two-forms similarly to Chern--Simons terms in the theories with higher rank antisymmetric tensor fields. We also derive a simple 2D action describing static axisymmetric magnetic EYM configurations and discuss a possibility of existence of cylindrical EYM sphalerons.

  6. Emergent Yang-Mills Theories from Universal Extra Dimensions

    CERN Document Server

    Chkareuli, J L

    2016-01-01

    We study emergent Yang-Mills theories which could origin from universal extra dimensions. Particularly, some vector field potential terms or polynomial vector field constraints introduced into five-dimensional non-Abelian gauge theory is shown to lead to spontaneous violation of an underlying spacetime symmetry and generate vector pseudo-Goldstone modes as conventional 4D gauge boson candidates. As a special signature, apart from conventional gauge couplings, there appear an infinite number of the properly suppressed direct multi-boson (multi-photon in particular) interaction couplings in emergent Yang-Mills theories whose observation could shed light on their high-dimensional nature. Moreover, in these theories an internal symmetry is also appeared spontaneously broken to its diagonal subgroups. This breaking origins from the extra vector field components playing a role of some adjoint scalar field multiplet in the 4D spacetime. So, one naturally has the Higgs effect without a specially introduced scalar fie...

  7. (Super)Yang-Mills at Finite Heavy-Quark Density

    CERN Document Server

    Faedo, Anton F; Mateos, David; Tarrio, Javier

    2014-01-01

    We study the gravitational duals of $d$-dimensional Yang-Mills theories with $d\\leq 6$ in the presence of an ${\\cal O} (N^2)$ density of heavy quarks, with $N$ the number of colors. For concreteness we focus on maximally supersymmetric Yang-Mills, but our results apply to a larger class of theories with or without supersymmetry. The gravitational solutions describe renormalization group flows towards infrared scaling geometries characterized by fixed dynamical and hyperscaling-violating exponents. The special case $d=5$ yields an $AdS_3 \\times \\mathbb{R}^4 \\times S^4$ geometry upon uplifting to M-theory. We discuss the multitude of physical scales that separate different dynamical regimes along the flows, as well as the validity of the supergravity description. We also present exact black brane solutions that encode the low-temperature thermodynamics.

  8. Yang-Mills moduli space in the adiabatic limit

    CERN Document Server

    Lechtenfeld, Olaf

    2015-01-01

    We consider the Yang-Mills equations for a matrix gauge group $G$ inside the future light cone of 4-dimensional Minkowski space, which can be viewed as a Lorentzian cone $C(H^3)$ over the 3-dimensional hyperbolic space $H^3$. Using the conformal equivalence of $C(H^3)$ and the cylinder $R\\times H^3$, we show that, in the adiabatic limit when the metric on $H^3$ is scaled down, classical Yang-Mills dynamics is described by geodesic motion in the infinite-dimensional group manifold $C^\\infty (S^2_\\infty,G)$ of smooth maps from the boundary 2-sphere $S^2_\\infty=\\partial H^3$ into the gauge group $G$.

  9. Towards a Loop Quantum Gravity and Yang-Mills unification

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Alexander, Stephon, E-mail: stephonalexander@mac.com [Department of Physics and Astronomy, Dartmouth College, Hanover, NH 03755 (United States); Department of Physics and Astronomy, Haverford College, Haverford, PA 19041 (United States); Department of Physics, Princeton University, NJ 08544 (United States); Institute for Gravitation and the Cosmos, Department of Physics, Penn State, University Park, PA 16802 (United States); Marciano, Antonino [Department of Physics and Astronomy, Haverford College, Haverford, PA 19041 (United States); Department of Physics, Princeton University, NJ 08544 (United States); Tacchi, Ruggero Altair [Department of Physics, University of California, Davis, CA 95616 (United States)

    2012-09-19

    We propose a new method of unifying gravity and the Standard Model by introducing a spin-foam model. We realize a unification between an SU(2) Yang-Mills interaction and 3D general relativity by considering a constrained Spin(4){approx}SO(4) Plebanski action. The theory is quantized a la spin-foam by implementing the analogue of the simplicial constraints for the Spin(4) symmetry, providing a way to couple Yang-Mills fields to spin-foams. A natural 4D extension of the theory is introduced. We also present a way to recover 2-point correlation functions between the connections as a first way to implement scattering amplitudes between particle states, aiming to connect Loop Quantum Gravity to new physical predictions.

  10. Yang-Baxter equations with two Planck constants

    Science.gov (United States)

    Levin, A.; Olshanetsky, M.; Zotov, A.

    2016-01-01

    We consider Yang-Baxter equations arising from its associative analog and study the corresponding exchange relations. They generate finite-dimensional quantum algebras which have the form of coupled {{GL}}(N) Sklyanin elliptic algebras. Then we proceed to a natural generalization of the Baxter-Belavin quantum R-matrix to the case {{Mat}}{(N,{{C}})}\\otimes 2\\otimes {{Mat}}{(M,{{C}})}\\otimes 2. It can be viewed as symmetric form of {{GL}}({NM}) R-matrix in the sense that the Planck constant and the spectral parameter enter (almost) symmetrically. Such type (symmetric) R-matrices are also shown to satisfy the Yang-Baxter like quadratic and cubic equations.

  11. Yang-Baxter Maps, Discrete Integrable Equations and Quantum Groups

    CERN Document Server

    Bazhanov, Vladimir V

    2015-01-01

    For every quantized Lie algebra there exists a map from the tensor square of the algebra to itself, which by construction satisfies the set-theoretic Yang-Baxter equation. This map allows one to define an integrable discrete quantum evolution system on quadrilateral lattices, where local degrees of freedom (dynamical variables) take values in a tensor power of the quantized Lie algebra. The corresponding equations of motion admit the zero curvature representation. The commuting Integrals of Motion are defined in the standard way via the Quantum Inverse Problem Method, utilizing Baxter's famous commuting transfer matrix approach. All elements of the above construction have a meaningful quasi-classical limit. As a result one obtains an integrable discrete Hamiltonian evolution system, where the local equation of motion are determined by a classical Yang-Baxter map and the action functional is determined by the quasi-classical asymptotics of the universal R-matrix of the underlying quantum algebra. In this paper...

  12. Penanganan penyu yang tertangkap rawai tuna di Samudera Hindia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Nugraha

    2017-03-01

    Full Text Available Turtle is one of the vulnerable of megafauna and as a by-catch in tuna longline fisheries, however, management practices have not been done yet. This paper described the efforts to avoid the capture of turtles on the tuna longline fishery and its handling recommendation. It has been written based on the research results and observer programs of activities that have been implemented since 2005. It’s also including a literature review rules and regulations regarding the management of sea turtles. The record results during 2005 - 2014 conducted by an independent scientific board on tuna longline in the Indian Ocean with 72 times number of setting and 89,441number of hooks. There are 105 turtles caught, which are leatherback, olive ridley turtles, hawksbill, loggerhead sea turtles as well as the unknown green turtle where the current status of turtles in the Indian Ocean is in a state of vulnerable, endangered, critically even endangered. The olive ridley turtle, loggerhead and leatherback turtles are in a vulnerable status. While, the green turtles are in a state endangered and even hawksbill in a state extremely endangered. Policy measures for handling of turtles in tuna longline fishery needs to be taken in order to be implemented include the socialization of the use of intensified circle hooks and if necessary the government issued regulations regarding the use of circle hooks, the implementation of the placement of fishing monitoring (observer aboard the tuna longline in order to assist the skippers monitoring the catch of turtles and turtle handling training for the skippers and crew in order to hold the caught turtles can be handled directly on the boat to reduce the mortality turtles which can be released back into the sea alive. Penyu merupakan salah satu biota yang rawan punah dan sebagai hasil tangkapan sampingan pada perikanan rawai tuna dimana pengelolaannya belum banyak dilakukan. Makalah ini membahas tentang upaya bagaimana

  13. HYM-flation: Yang-Mills cosmology with Horndeski coupling

    Science.gov (United States)

    Davydov, E.; Gal'tsov, D.

    2016-02-01

    We propose new mechanism for inflation using classical SU (2) Yang-Mills (YM) homogeneous and isotropic field non-minimally coupled to gravity via Horndeski prescription. This is the unique generally and gauge covariant ghost-free YM theory with the curvature-dependent action leading to second-order gravity and Yang-Mills field equations. We show that its solution space contains de Sitter boundary to which the trajectories are attracted for some finite time, ensuring the robust inflation with a graceful exit. The theory can be generalized to include the Higgs field leading to two-steps inflationary scenario, in which the Planck-scale YM-generated inflation naturally prepares the desired initial conditions for the GUT-scale Higgs inflation.

  14. Spectroscopy of two dimensional N=2 Super Yang Mills theory

    CERN Document Server

    August, Daniel; Wipf, Andreas

    2016-01-01

    Albeit the standard model is the most successful model of particles physics, it still has some theoretical shortcomings, for instance the hierarchy problem, the absence of dark matter, etc. Supersymmetric extensions of the standard model could be a possible solution to these problems. One of the building blocks of these supersymmetric models are supersymmetric gauge theories. It is expected that they exhibit interesting features like confinement, chiral symmetry breaking, magnetic monopoles and the like. We present new results on N=2 Super Yang Mills theory in two dimensions. The lattice action is derived by a dimensional reduction of the N=1 Super Yang Mills theory in four dimensions. By preserving the R symmetry of the four dimensional model we can exploit Ward identities to fine tune our parameters of the model to obtain the chiral and supersymmetric continuum limit. This allows us to calculate the mass spectrum at the physical point and compare these results with effective field theories.

  15. HYM-flation: Yang-Mills cosmology with Horndeski coupling

    CERN Document Server

    Davydov, E

    2016-01-01

    We propose new mechanism for inflation using classical SU(2) Yang-Mills (YM) homogeneous and isotropic field non-minimally coupled to gravity via Horndeski prescription. This is the unique generally and gauge covariant ghost-free YM theory with the curvature-dependent action leading to second-order gravity and Yang-Mills field equations. We show that its solution space contains de Sitter boundary to which the trajectories are attracted for some finite time, ensuring the robust inflation with a graceful exit. The theory can be generalized to include the Higgs field leading to two-steps inflationary scenario, in which the Planck-scale YM-generated inflation naturally prepares the desired initial conditions for the GUT-scale Higgs inflation.

  16. Currents and anomalies in topological Yang-Mills theory

    Science.gov (United States)

    Dahmen, H. D.; Marculescu, S.; Szymanowski, L.

    1992-09-01

    The quantum properties of topological Yang-Mills theory are investigated in the light of the N = 2 supersymmetry observed in flat space. We construct a unique system of covariantly (partially) conserved currents which develop anomalies while preserving BRS invariance of the theory. In particular, the one-loop renormalized energy-momentum tensor is free of purely gravitational contributions and can be written as a BRS variation. We study the consequences of changing the renormalization prescriptions inherited from the N = 2 supersymmetry to those consistent with BRS. Most of our conclusions are verified by explicit calculations. As a byproduct we derive the formula of Atiyah, Hitchin and Singer for the dimension of the moduli space of self-dual Yang-Mills fields. Finally strong arguments are given that the full system of Donaldson polynomials and the quantum BRS current are not renormalized beyond one-loop.

  17. Value distribution theory and the research of Yang Lo

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    HAYMAN; W.; K.

    2010-01-01

    Value distribution theory is concerned with the position and frequency of solutions of the equation f(z) = a. Here f may be entire, i.e. an everywhere convergent power series or meromorphic, i.e. the ratio of two such series, or a function in some other domains, such as an angle or a disk. Yang Lo’s significant contributions to this area will be highlighted. Some of his important contributions to normal families will also be described.

  18. The hyperbolic modular double and Yang-Baxter equation

    CERN Document Server

    Chicherin, D

    2015-01-01

    We construct a hyperbolic modular double -- an algebra lying in between the Faddeev modular double for U_q(sl_2) and the elliptic modular double. The intertwining operator for this algebra leads to an integral operator solution of the Yang-Baxter equation associated with a generalized Faddeev-Volkov lattice model introduced by the second author. We describe also the L-operator and finite-dimensional R-matrices for this model.

  19. C. N. Yang Discusses Physics in People's Republic of China

    Science.gov (United States)

    Yang, Chen Ning

    2013-05-01

    Before the cultural revolution started in 1966, high-energy theorists in the People's Republic of China were very active, according to Chen Ning Yang, who recently returned from a month-long visit there. He learned that in 1965 or 1966 Chinese theorists had developed a theory of "stration" (for strata) that very much parallels the quark theory, which was proposed by Murray Gell-Mann and by George Zweig in 1964...

  20. Special Geometries Emerging from Yang-Mills Type Matrix Models

    CERN Document Server

    Blaschke, Daniel N

    2011-01-01

    I review some recent results which demonstrate how various geometries, such as Schwarzschild and Reissner-Nordstroem, can emerge from Yang-Mills type matrix models with branes. Furthermore, explicit embeddings of these branes as well as appropriate Poisson structures and star-products which determine the non-commutativity of space-time are provided. These structures are motivated by higher order terms in the effective matrix model action which semi-classically lead to an Einstein-Hilbert type action.

  1. POLITIK ETIS KEPAHLAWANAN RA KARTINI: MENGUAK SPIRITUALISME KARTINI YANG DIGELAPKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Said

    2016-03-01

    Full Text Available Artikel ini membahas tiga isu utama terkait kepahlawanan RA Kartini di Indonesia: (1 Apa saja pertimbangan politikpemerintah dalam menetapkan Kartini sebagai pahlawanannasional?; (2 Bagaimana arkeologi pemikiran Kartiniterbentuk sehingga dikenal sebagai tokoh emansipasiwanita di Indonesia?, (3 Mengapa spiritualisme Kartinicenderung tersembunyi?, Makalah ini ditulis berdasarkanpenelitian perpustakaan dengan pendekatan filosofis.Kesimpulan dari artikel ini adalah: (1 Penentuan Kartinisebagai pahlawan tak lepas dari kepentingan politik. (2Telah terjadi intervensi dari orientalis yang mengesankanKartini sebagai seorang sekuler dan penganut feminis Barat.(3 Kartini adalah seorang Muslim yang kritis bahkan diatidak ragu-ragu untuk memberikan gugatan dan kritik tajamdari fenomena keagamaan yang kurang mendidik, termasukdalam pembelajaran dari Al-Qur’an. Hal ini telah benar benar mencapai tingkat tertinggi kesadaran Kartini sebagai “hambaAllah” yang anti-feodalisme dan kolonialisme. kata kunci: Kepahlawanan Kartini, Spiritualisme, kolonialisme, politik etis   This article discusses three focus issues: (1 What kindsof political interest in deciding behind the heroism ofKartini?; (2 What is the archaeological thought of  Kartinidespite his heroic figure?, (3 Why does the spiritualismof Kartini inclined hidden behind the frenzied heroismKartini that tends to make it as an object of ethical politics of dutch colonialism? This paper was writtenbased on library research with philosophical approaches.Conclusions of this article are: (1 the determinationof Kartini as an hero could not be separated from thepolitical intrigues. (2 Due to the intervention of theOrientalist writer has impressed Kartini be secular andWestern feminist adherents. (3 Kartini is a Muslimcritical even she did not hesitate to give the lawsuit andsharp criticism of the religious phenomenon which doesnot educate, including the learning of the Qur’an. It hasactually reached the

  2. Continuous Family of Einstein-Yang-Mills Wormholes

    CERN Document Server

    Donets, E E

    1992-01-01

    It is shown that for some particular value of the cosmological constant depending on the gauge coupling constant a continuous one-parameter family of Einstein-Yang-Mills wormholes exists which interpolates between the instanton and the gravitating meron solutions. In contradistinction with the previously known solutions the topological charge of these wormholes is not quantized. For all of them the contribution of gravity to the action exactly cancels that of the gauge field.

  3. SOLVING COLORED YANG-BAXTER EQUATION BY WU'S METHOD

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    Ren Xin'an; Wang Shikun; WU Ke

    2009-01-01

    In this article, we discuss nonsymmetric solutions of the colored Yang-Baxter equation dependent on spectral as well as colored parameters and give all seven-vertex solutions by Wu's method. It is also proved that the solutions are composed of six groups of basic solutions up to five solution transformations. Moreover, all solutions can be classified into two categories called Baxter type and free-fermion type.

  4. Jordan-Schwinger Representations and Factorised Yang-Baxter Operators

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Roland Kirschner

    2010-04-01

    Full Text Available The construction elements of the factorised form of the Yang-Baxter R operator acting on generic representations of q-deformed sl(n+1 are studied. We rely on the iterative construction of such representations by the restricted class of Jordan-Schwinger representations. The latter are formulated explicitly. On this basis the parameter exchange and intertwining operators are derived.

  5. A Classical Solution of Massive Yang-Mills Fields

    CERN Document Server

    Mogami, Tsuguo

    2016-01-01

    Recent researches on the solution of Schwinger-Dyson equations, as well as lattice simulations of pure QCD, suggest that the gluon propagator is massive. In this letter, we assume that the classical counterpart of this massive gluon field may be represented with the equation of motion for Yang-Mills theory with a mass term added. A new classical solution is given for this equation. It is discussed that this solution may have some role in confinement.

  6. Yang Hueisan’s Modern Chinese Glass Works

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    1999-01-01

    On leaving the film industry in 1987,YangHueisan set up a glassmaking workshop inTaiwan.After strenuous study and manyupheavals,she has accomplished greatachievements in modern glassmaking art.Through the transparent material,her works arewell presented by color,shape and quality andhave revealed the glory of Chinese glass art thathas gone unrecognized for more than 300 years.One can easily appreciate the beauty of herartistic style and the efficacy of her method.

  7. Regge trajectories in {N} = 2 supersymmetric Yang-Mills theory

    Science.gov (United States)

    Córdova, Clay

    2016-09-01

    We demonstrate that {N} = 2 supersymmetric non-Abelian gauge theories have towers of BPS particles obeying a Regge relation, J ˜ m 2, between their angular momenta, J, and their masses, m. For SU( N) Yang-Mills theories, we estimate the slope of these Regge trajectories using a non-relativistic quiver quantum mechanics model. Along the way, we also prove various structure theorems for the quiver moduli spaces that appear in the calculation.

  8. A Curious Relation Between Gravity and Yang-Mills Theories

    CERN Document Server

    Baulieu, L

    2000-01-01

    We find that Euclidian or Minkowski gravity in d dimensions can be formally expressed as the restriction to a slice of a supersymmetric Yang-Mills theory in d+1 dimensions with SO(d+1), SO(d,1) or SO(d-1,2) internal symmetry. We suggest that renormalization effects in the bulk imply a contraction of the latter symmetry into the Poincare group ISO(d) or ISO(d-1,1).

  9. Yin Yang gene expression ratio signature for lung cancer prognosis.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wayne Xu

    Full Text Available Many studies have established gene expression-based prognostic signatures for lung cancer. All of these signatures were built from training data sets by learning the correlation of gene expression with the patients' survival time. They require all new sample data to be normalized to the training data, ultimately resulting in common problems of low reproducibility and impracticality. To overcome these problems, we propose a new signature model which does not involve data training. We hypothesize that the imbalance of two opposing effects in lung cancer cells, represented by Yin and Yang genes, determines a patient's prognosis. We selected the Yin and Yang genes by comparing expression data from normal lung and lung cancer tissue samples using both unsupervised clustering and pathways analyses. We calculated the Yin and Yang gene expression mean ratio (YMR as patient risk scores. Thirty-one Yin and thirty-two Yang genes were identified and selected for the signature development. In normal lung tissues, the YMR is less than 1.0; in lung cancer cases, the YMR is greater than 1.0. The YMR was tested for lung cancer prognosis prediction in four independent data sets and it significantly stratified patients into high- and low-risk survival groups (p = 0.02, HR = 2.72; p = 0.01, HR = 2.70; p = 0.007, HR = 2.73; p = 0.005, HR = 2.63. It also showed prediction of the chemotherapy outcomes for stage II & III. In multivariate analysis, the YMR risk factor was more successful at predicting clinical outcomes than other commonly used clinical factors, with the exception of tumor stage. The YMR can be measured in an individual patient in the clinic independent of gene expression platform. This study provided a novel insight into the biology of lung cancer and shed light on the clinical applicability.

  10. Rooted in symmetry: Yang reflects on a life of physics

    CERN Multimedia

    2007-01-01

    "During his latest visit to CERN, Nobel laureate Chen Ning Yang talked to CERN Courier about some of his early work, his impressions of the LHC and his thoughts about the future of physics."; 2006 Nobel laureate George Smoot talked about his quest to explore the early universe; Masayuki Nakahata, who ofundthe signal of a neutrino pulse emitted by SN1987A, looks at the ongoing legacy of this event; (9 pages with photos)

  11. Multiscale Monte Carlo equilibration: pure Yang-Mills theory

    CERN Document Server

    Endres, Michael G; Detmold, William; Orginos, Kostas; Pochinsky, Andrew V

    2015-01-01

    We present a multiscale thermalization algorithm for lattice gauge theory, which enables efficient parallel generation of uncorrelated gauge field configurations. The algorithm combines standard Monte Carlo techniques with ideas drawn from real space renormalization group and multigrid methods. We demonstrate the viability of the algorithm for pure Yang-Mills gauge theory for both heat bath and hybrid Monte Carlo evolution, and show that it ameliorates the problem of topological freezing up to controllable lattice spacing artifacts.

  12. Induced mass in N=2 super Yang-Mills theories

    CERN Document Server

    Araújo-Diniz, S; Diniz, Sortelano A.; Piguet, Olivier

    2003-01-01

    The masses of the matter fields of N=2 Super-Yang-Mills theories can be defined as parameters of deformed supersymmetry transformations. The formulation used involves central charges for the matter fields. The explicit form of the deformed supersymmetry transformations and of the invariant Lagrangian in presence of the gauge supermultiplet are constructed. This works generalizes a former one, due to the same authors, which presented the free matter case.

  13. Slavnov determinants, Yang-Mills structure constants, and discrete KP

    CERN Document Server

    Foda, O

    2012-01-01

    Using Slavnov's scalar product of a Bethe eigenstate and a generic state in closed XXZ spin-1/2 chains, with possibly twisted boundary conditions, we obtain determinant expressions for tree-level structure constants in 1-loop conformally-invariant sectors in various planar (super) Yang-Mills theories. When certain rapidity variables are allowed to be free rather than satisfy Bethe equations, these determinants become discrete KP tau-functions.

  14. BRST symmetric gaugeon formalism for Yang-Mills fields

    CERN Document Server

    Koseki, M; Endo, R

    1995-01-01

    Yokoyama's gaugeon formalism is knwon to admit q-number gauge transformation. We introduce BRST symmetries into the formalism for the Yang-Mills gauge field. Owing to the BRST symmetry, Yokoyama's physical subsidiary conditions are replaced by a single condition of the Kugo-Ojima type. Our physical subsidiary condition is invariant under the q-number gauge transformation. Thus, our physical subspace is gauge invariant.

  15. Generalised Chou-Yang model and recent results

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Fazal-e-Aleem [International Centre for Theoretical Physics, Trieste (Italy); Rashid, H. [Punjab Univ., Lahore (Pakistan). Centre for High Energy Physics

    1996-12-31

    It is shown that most recent results of E710 and UA4/2 collaboration for the total cross section and {rho} together with earlier measurements give good agreement with measurements for the differential cross section at 546 and 1800 GeV within the framework of Generalised Chou-Yang model. These results are also compared with the predictions of other models. (author) 16 refs.

  16. Asymptotic freedom of Yang-Mills theory with gravity

    CERN Document Server

    Folkerts, Sarah; Pawlowski, Jan M

    2011-01-01

    We study the high energy behaviour of Yang-Mills theory under the inclusion of gravity. In the weak-gravity limit, the running gauge coupling receives no contribution from the gravitational sector, if all symmetries are preserved. This holds true with and without cosmological constant. We also show that asymptotic freedom persists in general field-theory-based gravity scenarios including gravitational shielding as well as asymptotically safe gravity.

  17. Asymptotic freedom of Yang-Mills theory with gravity

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Folkerts, Sarah, E-mail: Sarah.Folkerts@physik.uni-muenchen.de [Institut f. Theoretische Physik, Universitaet Heidelberg, Philosophenweg 16, 69120 Heidelberg (Germany); Litim, Daniel F. [Department of Physics and Astronomy, University of Sussex, Brighton, BN1 9QH (United Kingdom); Pawlowski, Jan M. [Institut f. Theoretische Physik, Universitaet Heidelberg, Philosophenweg 16, 69120 Heidelberg (Germany); ExtreMe Matter Inst. EMMI, GSI, Planckstr. 1, 64291 Darmstadt (Germany)

    2012-03-19

    We study the behaviour of Yang-Mills theory under the inclusion of gravity. In the weak-gravity limit, the running gauge coupling receives no contribution from the gravitational sector, if all symmetries are preserved. This holds true with and without cosmological constant. We also show that asymptotic freedom persists in general field-theory-based gravity scenarios including gravitational shielding as well as asymptotically safe gravity.

  18. The local renormalization of super-Yang-Mills theories

    CERN Document Server

    Gillioz, Marc

    2016-01-01

    We show how to consistently renormalize $\\mathcal{N} = 1$ and $\\mathcal{N} = 2$ super-Yang-Mills theories in flat space with a local (i.e. space-time-dependent) renormalization scale in a holomorphic scheme. The action gets enhanced by a term proportional to derivatives of the holomorphic coupling. In the $\\mathcal{N} = 2$ case, this new action is exact at all orders in perturbation theory.

  19. Second Hopf map and supersymmetric mechanics with Yang monopole

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Gonzales, M.; Toppan, F. [Centro Brasileiro de Pesquisas Fisicas (CBPF), Rio de Janeiro, RJ (Brazil); Kuznetsova, Z. [Universidade Federal do ABC, Santo Andre, SP (Brazil); Nersessian, F. [Artsakh State University, Stepanakert (Armenia); Yeghikyan, V. [Yerevan State University (Armenia)

    2009-07-01

    We propose to use the second Hopf map for the reduction (via SU(2) group action) of the eight-dimensional supersymmetric mechanics to five-dimensional supersymmetric systems specified by the presence of an SU(2) Yang monopole. For our purpose we develop the relevant Lagrangian reduction procedure. The reduced system is characterized by its invariance under the N = 5 or N = 4 supersymmetry generators (with or without an additional conserved BRST charge operator) which commute with the su(2) generators. (author)

  20. Perjanjian Berbahasa Asing yang Dibuat Oleh Notaris Berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aliya Sandra Dewi

    2016-04-01

    Full Text Available Perjanjian Berbahasa Asing yang Dibuat Notaris Berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004. Posisi notaris sebagai fungsionaris dalam masyarakat dianggap sebagai tempat resmi yang dapat memperoleh saran. Segala sesuatu yang ditulis dan ditetapkan sudah benar dan pejabat produsen resmi dalam dokumen kekuatan hukum, khususnya dokumen yang berkaitan dengan kontrak yang terjadi di masyarakat. Dengan perkembangan hubungan antara subjek hukum warga negara yang berbeda untuk membuat perjanjian dalam bahasa asing selalu digunakan antara pihak-pihak yang memilikin perbedaan karena perbedaan bahasa kewarganegaraan.DOI:10.15408/jch.v1i1.2922

  1. Magnetic Yang-Mills Theory of the Gluon Plasma

    CERN Document Server

    Baker, M

    2009-01-01

    We propose magnetic SU(N) pure gauge theory as an effective field theory describing the long distance nonperturbative magnetic response of the deconfined phase of Yang-Mills theory. The magnetic non-Abelian Lagrangian, unlike that of electrodynamics where there is exact electromagnetic duality, is not known explicitly, but here we regard the magnetic SU(N) Yang-Mills Lagrangian as the leading term in the long distance effective gauge theory of the plasma phase. In this treatment, which is applicable for a range of temperatures in the interval T_c < T < 3 T_c accessible in heavy ion experiments, formation of the magnetic energy profile around a spatial Wilson loop in the deconfined phase parallels the formation of an electric flux tube in the confined phase. We use the effective theory to calculate spatial Wilson loops and the magnetic charge density induced in the plasma by the corresponding color electric current loops. These calculations suggest that the deconfined phase of Yang-Mills theory has the p...

  2. Deconfinement in Yang-Mills Theory through Toroidal Compactification

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Simic, Dusan; Unsal, Mithat; /Stanford U., Phys. Dept. /SLAC

    2011-08-12

    We introduce field theory techniques through which the deconfinement transition of four-dimensional Yang-Mills theory can be moved to a semi-classical domain where it becomes calculable using two-dimensional field theory. We achieve this through a double-trace deformation of toroidally compactified Yang-Mills theory on R{sup 2} x S{sub L}{sup 1} x S{sub {beta}}{sup 1}. At large N, fixed-L, and arbitrary {beta}, the thermodynamics of the deformed theory is equivalent to that of ordinary Yang-Mills theory at leading order in the large N expansion. At fixed-N, small L and a range of {beta}, the deformed theory maps to a two-dimensional theory with electric and magnetic (order and disorder) perturbations, analogs of which appear in planar spin-systems and statistical physics. We show that in this regime the deconfinement transition is driven by the competition between electric and magnetic perturbations in this two-dimensional theory. This appears to support the scenario proposed by Liao and Shuryak regarding the magnetic component of the quark-gluon plasma at RHIC.

  3. New relations for Einstein-Yang-Mills amplitudes

    Science.gov (United States)

    Stieberger, Stephan; Taylor, Tomasz R.

    2016-12-01

    We obtain new relations between Einstein-Yang-Mills (EYM) amplitudes involving N gauge bosons plus a single graviton and pure Yang-Mills amplitudes involving N gauge bosons plus one additional vector boson inserted in a way typical for a gauge boson of a "spectator" group commuting with the group associated to original N gauge bosons. We show that such EYM amplitudes satisfy U(1) decoupling relations similar to Kleiss-Kuijf relations for Yang-Mills amplitudes. We consider a D-brane embedding of EYM amplitudes in the framework of disk amplitudes involving open and closed strings. A new set of monodromy relations is derived for mixed open-closed amplitudes with one closed string inserted on the disk world-sheet and a number of open strings at the boundary. These relations allow expressing the latter in terms of pure open string amplitudes and, in the field-theory limit, they yield the U(1) decoupling relations for EYM amplitudes.

  4. Topologically Massive Gauge Theory: Wu-Yang Type Solutions

    CERN Document Server

    Saygili, K

    2006-01-01

    We discuss euclidean topologically massive Wu-Yang type solutions of the Maxwell-Chern-Simons and the Yang-Mills-Chern-Simons theories. The most distinctive feature of these solutions is the existence of a natural scale of length which is determined by the topological mass. The topological mass is proportional to the square of the gauge coupling constant. We find the non-abelian solution by a SU(2) gauge transformation of the abelian magnetic monopole type solution. In the topologically massive electrodynamics the field strength locally determines the gauge potential modulo a closed term via the self-duality equation. We present the Hopf map including the topological mass. The Wu-Yang construction is based on patching up the local potentials by means of a gauge transformation which can be expressed in terms of the magnetic or the electric charges. We also discuss solutions with different first Chern numbers. There exists a fundamental scale of length over which the gauge function is single-valued and periodic...

  5. ANALISIS LAYANAN VOIP PADA JARINGAN MANET DENGAN CODEC YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Randa Oktavada Zein

    2016-12-01

    Full Text Available Voice Over Internet Protocol (VoIP merupakan layanan bersifat real-time, parameter yang dapat mempengaruhi kulitas layanan seperti delay, jitter dan packet loss. Dalam proses pengkodean sinyal analog menjadi sinyal digital menyebabkan terjadiya delay pada VoIP. Sistem pengcodean ini disebut codec, setiap codec memiliki bitrate yang berbeda pengkodeannya. Pada penelitian ini menggunakan codec G.711, G729 dan codec G.723.1 sebagai perbandingan untuk mengetahui qulity of service (QoS VoIP jika diterapkan pada jaringan MANET. Dengan penambahan aplikasi Hypertext Transfer Protovol (HTTP untuk mendapatkan parameter QoS VoIP dari codec G.711, G.729 dan G.723.1. Hasil yang didapat pada codec G.723.1 lebih baik jika dibandingkan dengan codec g.711 dan G.729 dilihat dari nilai dari parameter QoS seperti delay, jitter dan packet loss. Sesuai standar ITU-T G114 dimana perhitunan teoritis parameter dari codec G.723.1 didapat hasil terendah 7,68 kbps.

  6. New Results on N=4 SuperYang-Mills Theory

    CERN Document Server

    Baulieu, L; Baulieu, Laurent; Bossard, Guillaume

    2005-01-01

    The N=4 SuperYang--Mills theory is covariantly determined by a U(1) \\times SU(2) \\subset SL(2,R) \\times SU(2) internal symmetry and two scalar and one vector BRST topological symmetry operators. This determines an off-shell closed sector of N=4 SuperYang-Mills, with 6 generators, which is big enough to fully determine the theory, in a Lorentz covariant way. This reduced algebra derives from horizontality conditions in four dimensions. The horizontality conditions only depend on the geometry of the Yang-Mills fields. They also descend from a genuine horizontality condition in eight dimensions. In fact, the SL(2,R) symmetry is induced by a dimensional reduction from eight to seven dimensions, which establishes a ghost-antighost symmetry, while the SU(2) symmetry occurs by dimensional reduction from seven to four dimensions. When the four dimensional manifold is hyperKahler, one can perform a twist operation that defines the N=4 supersymmetry and its SL(2,H)\\sim SU(4) R-symmetry in flat space. (For defining a TQ...

  7. Notes on theta dependence in holographic Yang-Mills

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Bigazzi, Francesco [INFN - Sezione di Pisa,Largo B. Pontecorvo 3, I-56127 Pisa (Italy); Cotrone, Aldo L. [Dipartimento di Fisica e Astronomia, Università di Firenze and INFN - Sezione di Firenze,Via G. Sansone 1, I-50019 Sesto Fiorentino, Firenze (Italy); Sisca, Roberto [Università di Pisa, Dipartimento di Fisica “E. Fermi' ,Largo Bruno Pontecorvo 3, I-56127 Pisa (Italy)

    2015-08-18

    Effects of the θ parameter are studied in Witten’s model of holographic 4d Yang-Mills, where θ is the coefficient of the CP-breaking topological term. First, the gravity background, including the full backreaction of the RR form dual to the θ parameter, is revisited. Then, a number of observables are computed holographically: the ground-state energy density, the string tension, the ’t Hooft loop, the light scalar glueball mass, the baryon mass scale, the critical temperature for deconfinement — and thus the whole (T,θ) phase diagram — and the entanglement entropy. A simple rule is provided to derive the θ corrections to (at least) all the CP-neutral observables of the model. Some of the observables we consider can and have been in fact studied in pure 4d Yang-Mills on the lattice. In that framework the results, obtained in the small θ regime, are given up to very few powers of θ{sup 2}. The corresponding holographic results agree qualitatively with available lattice data and signal an overall mass scale reduction by θ. Moreover, being exact in θ, they provide a benchmark for higher order corrections in Yang-Mills.

  8. Keadaan Oral Hygiene Dan Gingivitis Serta Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya Pada Anak SD Muhammadiyah 28 Kecamatan Medan Timur

    OpenAIRE

    Muhammad Syafri

    2008-01-01

    Gingivitis merupakan penyakit periodontal stadium awal berupa peradangan pada gingiva, termasuk penyakit paling umum yang sering ditemukan pada jaringan mulut. Gingivitis yang ringan umumnya tidak segera mendapatkan perhatian karena tidak menimbulkan rasa sakit atau gangguan fungsi, akan tetapi jika keadaan ini dibiarkan, gingivitis dapat menjadi bentuk yang destruktif. Prevalensi gingivitis dapat berkurang dengan bertambah baiknya status oral hygiene, pasok flour yang memadai, diet yang baik...

  9. Penetapan Harga PKA Dari Ketoprofen Bpfi Dan Beberapa Sediaan Tablet Ketoprofen Yang Terdapat Dipasaran Dengan Metode Spektrofotometri Ultraviolet Secara Isobestik

    OpenAIRE

    Rina Astuti

    2010-01-01

    Ketoprofen yang terdapat dipasaran diproduksi oleh beberapa industri farmasi dan masing-masing industri memiliki formulasi yang berbeda, dengan perbedaan formulasi ini tentu akan mempengaruhi harga pKa dari molekul obat yang akan menentukan absorpsi dan distribusi obat dalam jaringan-jaringan tubuh. Harga pKa yang diperoleh dari suatu senyawa tergantung dari metode yang digunakan, diantaranya perhitungan secara ? Hammett (Siswandono & Soekardjo, 1998), secara Spektrofotometri Ultraviolet m...

  10. Pengaruh Suhu Terhadap % Recovery Aluminium pada Pengolahan Campuran Aluminium Oksida yang Terakumulasi pada Permukaan Aluminium Cair (DROSS)

    OpenAIRE

    Ulpa, Dwi Raafiah

    2010-01-01

    Dross adalah kotoran yang mengapung di atas permukaan aluminium cair yang terbentuk akibat proses penambahan fluks ke dalam aluminium cair. Suhu merupakan variabel yang sangat berpengaruh dalam pengolahan dross. Telah dilakukan pengamatan pada pengolahan dross dengan cara sentrifugasi yang melibatkan variasi suhu (772oC – 802oC). Alat yang digunakan dalam pengolahan dross adalah alat pengolahan dross. Hasil pengamatan menunjukkan pada suhu maksimum 802oC menghasilkan recovery aluminium maksim...

  11. PEMBERIAN OBAT SECARA POLIFARMASI PADA ANAK DAN INTERAKSI OBAT YANG DITIMBULKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ernie HP

    2012-09-01

    Full Text Available Dalam konsep tumbuh kembang, anak bukanlah miniatur dewasa terutama bila dikaitkan dengan pengobatan. Pengobatan yang diberikan mengacu pada patogenesis dan patofisiologis penyakit, sehingga pemilihan obat ditentukan berdasarkan kausa dan atau gejala penyakit. Akan tetapi, tidak semua gejala yang dikeluhkan penderita akan diobati. Dengan demikian, jumlah obat yang diberikan tidak berlebihan. Pemberian dua macam obat atau lebih dapat menimbulkan interaksi obat. Berdasarkan hasil observasi terhadap pendidikan terintegrasi sejak tahun 2000 antara Departemen I. Farmasi Kedokteran dan Departemen I. Kesehatan Anak FKUI, dijumpai masalah yang dapat menimbulkan interaksi obat yang merugikan pada penderita anak-anak karena pemberian obat yang berlebihan, yaitu lebih dari 4 macam obat yang dikenal dengan pengobatan secara polifarmasi. Atas dasar permasalahan tersebut, dilakukan analisis terhadap sejumlah resep untuk penderita anak-anak yang masuk ke Apotik "A " (nama Apotik ada pada Dewan Redaksi di Jakarta Selatan pada tahun 2005. Sebanyak 480 resep yang umumnya ditulis oleh dokter ahli IKA masuk dalam analisis, 53% di antaranya merupakan pemberian obat secara polifarmasi (lebih dari 4 obat dan 12% di antaranya memicu timbulnya interaksi obat yang tidak diinginkan.Kata kunci: polifarmasi, interaksi obat, penyakit anak-anak  

  12. KARAKTERISTIK SEBAB DAN MEKANISME KEMATIAN PADA KORBAN YANG DIDUGA DIBUNUH YANG DIOTOPSI DI INSTALASI KEDOKTERAN FORENSIK RSUP SANGLAH TAHUN 2011-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ricky Dany Agus Wicaksono

    2014-05-01

    Full Text Available Pembunuhan adalah tindakan melanggar hukum yang dilakukan seseorang terhadap oranglain sehingga mengakibatkan kematian. Prevalensi semakin meningkat seti ap tahun. Balisebagai tujuan wisata harus waspada dengan peningkatan prevalensi pembunuhan, karenadapat menurunkan jumlah kunjungan wisatawan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahuipenyebab dan mekanisme kematian pada korban yang diduga dibunuh. Metode penelitianini adalah deskriptif cross-sectional dengan menggunakan data sekunder. Variabel yangditeliti adalah umur, jenis kelamin, sebab dan mekanisme kematian pada kasus didugapembunuhan. Dari hasil penelitian didapatkan prevalensi kasus diduga pembunuhan di Balidari Januari 2011 sampai Desember 2012 adalah 73 kasus. korban paling banyak adalahberjenis kelamin laki-laki 29 orang (72,5%. Kelompok umur 21-40 tahun menjadikelompok umur yang dominan. Simpulan penelitian adalah mekanisme kematian terseringpada korban melibatkan sistem kardiovaskular. Penyebab kematian antara kekerasan tajamdan tumpul tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Saran dari peneliti adalah melakukanpenelitian lebih lanjut dengan melibatkan pihak kepolisian agar dapat diketahui aktivitasapa saja yang meningkatkan resiko seseorang untuk terlibat kasus pembunuhan.

  13. Analisa Perbandingan Kadar Kotoran (Dirt Content) Pada Karet Remah Yang Berasal Dari Bahan Baku Lump Mangkok Dengan Bahan Baku Latex PT.Bridgestone Sumatera Rubber Estate,Tbk

    OpenAIRE

    Oriza Irawan

    2011-01-01

    Karet remah adalah karet yang dibuat secara khusus, sehingga mutu teknisnya terjamin dan penetapannya didasarkan pada sifat teknis. Salah satu parameter yang dianalisa pada karet remah yaitu kadar kotoran. Dan sampel yang dianalisa adalah karet remah yang berasal dari bahan baku cuplump (SIR 20), dan karet remah yang berasal dari bahan baku lateks (SIR 3), yang memiliki nilai standar sesuai dengan Standard Indonesian Rubber (SIR) yaitu maksimum 0,20% untuk karet remah yang berasal dari ba...

  14. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA SAHAM (Kasus Perusahaan Jasa Perhotelan yang Terdaftar di Pasar Modal Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edi Subiyantoro

    2003-01-01

    Full Text Available The study of testing the impact of several factors on stock price of hotel industry listed in Indonesia stock exchange is based on an approach to the constant growth of dividend discount model. By using regression analysis, this study provides evidence that stock price is influenced by book value equity per share and return on equity. The other factors of the research model such as return on asset (ROA, debt to equity ratio, stock return, market risk and return on the market index have no impact to the stock price. In general, it's discovered that all of the factors have weak influence in explaining stock price variation which means that mostly it is determined by other various things. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian terhadap pengaruh beberapa faktor yang mempengaruhi harga saham perusahaan jasa perhotelan yang terdaftar di pasar modal Indonesia didasarkan atas suatu pendekatan terhadap pertumbuhan tetap dari devidend discount model. Dengan menggunakan analisa regresi maka diketahui bahwa harga saham dipengaruhi oleh book value equity per share dan return on equity. Faktor-faktor lain seperti return on asset (ROA, debt to equity ratio, stock return, market risk dan return on the market index ternyata tidak berpengaruh terhadap harga saham. Secara umum, dapat dikatakan bahwa faktor-faktor tersebut mempunyai pengaruh yang relatif lemah terhadap variasi harga saham. Ini berarti bahwa variasi harga saham ditentukan oleh faktor-faktor lainnya. Kata kunci: harga saham, equity, return on asset (ROA

  15. ANALISIS VARIABEL YANG MEMPENGARUHI EARNINGS PER SHARE PADA INDUSTRI FOOD AND BAVERAGES YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    SUTEJO - -

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK Ide penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa para investor bersedia melakukan investasi, kalau obyek investasi tersebut mampu menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi dari obyek investasi lainya, sehingga perusahaan yang go public harus menarik bagi calon investor. Earnings per share merupakan salah satu indikator utama yang digunakan investor dalam melihat daya tarik suatu saham. Informasi ini akan bermanfaat bagi pengambilan keputusan di bidang keuangan pada industri food and baverages yang menjual sahamnya di Bursa Efek Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh variabel-variabel return on equity (X1, net sales (X2, current ratio (X3, debt to equity (X4, inventory turnover (X5, total assets turnover (X6, dan net profit margin (X7 terhadap earnings per share, baik secara simultan maupun secara partial. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil keseluruhan elemen populasi industri food and baverages yang go public di Bursa Efek Jakarta, mulai tahun 1992 sampai dengan tahun 1996 dengan rincian sebagai berikut: tahun 1992 berjumlah 9 perusahaan, tahun 1993 berjumlah 15 perusahaan, tahun 1994 berjumlah 19 perusahaan, tahun 1995 berjumlah 20 perusahaan dan tahun 1996 berjumlah 20 perusahaan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda, dengan hasil sebagai berikut : Pertama, return on equity (X1, net sales (X2, current ratio (X3, debt to equity (X4, inventory turnover (X5, total assets turnover (X6, dan net profit margin (X7 secara simultan berpengaruh dalam menentukan variabilitas earnings per share. Kedua, diantara berbagai variabel bebas tersebut hanya inventory turnover (X5 yang tidak berpengaruh secara signifikan dalam menentukan variabilitas earnings per share, hal ini tentunya tidak terlepas dari kenyataan pada industri food and baverages di Indonesia, dimana untuk menjamin kelancaran dan kualitas bahan baku yang dibeli, perusahaan harus memberikan bantuan teknis

  16. PERBANDINGAN NILAI KALOR BIOBRIKET YANG TERBUAT DARI BOTTOM ASH LIMBAH PLTU DAN BIOMASSA CANGKANG KOPI DENGAN VARIASI KOMPOSISI DAN JENIS PENGIKAT YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Gunawan

    2015-12-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah membuat biobriket dari bahan bottom ash limbah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU dengan biomassa cangkang kopi dengan zat pengikat tetes tebu serta menguji nilai kalor yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah; pembuatan biobriket dengan memvariasi komposisi antara bottom ash dengan biomassanya serta zat pengikat yang berbeda. Variasi komposisi antara biomassa cangkang kopi dengan bootom ash yang digunakan adalah 60% : 40% dan 70% : 30%, sedangkan bahan perekatnya menggunakan tetes tebu dan tepung kanji. Pengujian yang dilakukan adalah menguji nilai kalor dari biobriket yang dihasilkan menggunakan alat uji calloriboom. Dari hasil pengujian didapatkan biobriket dengan komposisi 70% biomassa cangkang kopi dan 30% bottom ash dengan pengikat tetes tebu mempunyai nilai kalor yang paling tinggi dibandingkan dengan komposisi dan pengikat yang lain dengan nilai kalor yang dihasilkan yaitu 2496,18 kal/gr. Nilai kalor ini dipengaruhi oleh kandungan karbon aktif yang terdapat pada arang cangkang kopi dan besar kecilnya kandungan carbon, oxygen dan ash yang dimiliki, semakin tinggi kandungan carbon dan oxygen maka makin tinggi pula nilai kalor yang kandungan kalor yang terdapat pada jenis perekat tetes tebu lebih tinggi dari pada tepung kanji. [Title: Comparison of Calorific Value of Biobriket Made of Bottom Ash Waste and Biomass Plant Shell Coffee by Varying Composition and Types of Binder] This study is aimed to make biobriket of bottom ash material waste biomass power plant and different binder of coffee shell (molasses as well as measuring the calorific value. The method in this study are by manufacturing biobricket by varying the composition of bottom ash with biomass and different binder. Biomass composition variation of the shell coffee and bottom ash are 60%:40% and 70%:30%. The binder used are molasses and starch. This experiment was carry out by measuring the calorific value of produced

  17. ANALISA KINERJA MANET (Mobile Ad Hoc Network PADA LAYANAN VIDEO CONFERENCE DENGAN RESOLUSI YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Nengah Semara Putra

    2016-12-01

    Full Text Available Video Conference merupakan teknologi yang bersifat multimedia, real-time dan multipoint. Pengguna jaringan saat ini mulai merasakan kebutuhan untuk melakukan komunikasi yang melibatkan lebih dari dua orang secara bersamaan. Aplikasi Video Conference ini menggunakan jaringan MANET dimana jaringan MANET ini merupakan jaringan yang tidak mempunyai sebuah infrastruktur yang tetap. Node-node pada jaringan ini bergerak secara acak dan berubah-ubah sehingga topologi jaringan ini dapat berubah dengan cepat dan tidak dapat diperkirakan. Routing protocol yang digunakan dalam simulasi yaitu AODV, simulasi video conference ini membandingkan resolusi SQCIF dan QCIF dengan jumlah frame 15 fps, jumlah node yang digunakan untuk simulasi, 2 sampai 20 node. Hasil penelitian ini nilai delay, packet loss dan throughput sudah sesuai standar ITU. Nilai delay terendah 28 ms, nilai packet loss terendah 0,002% dan throughput sebesar 952.370 bps.

  18. Faktor-faktor yang Memengaruhi Perilaku Konsumen dalam Bertransaksi di Media Sosial

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irfan Aulia Syaiful

    2017-01-01

    Abstrak: Banyak faktor yang membingungkan perusahaan dalam memetakan perilaku konsumen yang menjadi targetnya. Penelitian ini berupaya menggambarkan faktor-faktor yang memengaruhi perilaku transaksi konsumen di media sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif yang melibatkan sebanyak 5 orang dengan karakter telah sering melakukan transaksi belanja lewat media sosial. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi dan wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjuk­kan, ada tiga faktor yang me­me­ngaruhi perilaku konsumen di media sosial. Pertama, faktor budaya seperti antara kesesuaian bahasa antara konsumen dan penjual, faktor sosial seperti testimonial, tawaran dari teman, cara penjual mendeskripsikan produk. Kedua, faktor pribadi seperti kemudahan berbelanja. Ketiga, faktor psikologis seperti diskon, waktu pengiriman, dan pengemasan produk.

  19. Karakter Morfologi dan Pertumbuhan Tiga Jenis Cacing Tanah Lokal Pekanbaru pada Dua Macam Media Pertumbuhan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Indriyani Roslim

    2013-03-01

    Full Text Available Limbah organik dari limbah rumah tangga, pertanian, perkebunan, dan peternakan sering menimbulkan masalah, karena mencemari lingkungan. Cacing tanah dapat menggunakan limbah organik tersebut sebagai media pertumbuhannya dan juga merombaknya menjadi pupuk kasting. Penelitian ini bertujuan menganalisis pertumbuhan tiga jenis cacing tanah yang ditemui di kota Pekanbaru pada dua media pertumbuhan. Tiga jenis cacing tanah yang diteliti adalah Amynthas aspergillum (Cacing Gila Bodoh, Perionyx sp1 (Cacing Merah, dan Perionyx sp2 (Cacing Susu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Faktorial Lengkap. Masing-masing cacing tanah ditumbuhkan pada dua media, yaitu serasah dan campuran kotoran sapi+tanah, di dalam pot plastik. Medium tanpa cacing tanah digunakan sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan cacing tanah Amynthas aspergillum (Cacing Gila Bodoh, Perionyx sp1 (Cacing Merah, dan Perionyx sp2 (Cacing Susu memiliki perbedaan karakter morfologi pada panjang tubuh, warna kulit, jumlah segmen, tipe prostomium, jumlah seta per segmen, warna dan posisi klitellum, posisi dan jumlah lubang jantan. Medium campuran kotoran sapi+tanah lebih cocok untuk pertumbuhan Perionyx sp2 (Cacing Susu, media serasah untuk pertumbuhan Amynthas aspergillum (Cacing Gila Bodoh, dan media kotoran sapi saja tanpa penambahan tanah untuk Perionyx sp1 (Cacing Merah.Organic waste produced from household, agriculture, plantation, and animal husbandry may cause environmental pollution. Earthworms can utilize this organic waste for their growth medium and decompose them to produce casting fertilizer. The objective of this study was to analyze the growth of three earthworm species from Pekanbaru using two types of media, i.e. Perionyx sp1 (Cacing Merah, Perionyx sp2 (Cacing Susu, and Amynthas aspergillum (Cacing Gila Bodoh. All these earthworms were grown in litter media and manure-soil mixture. Media without the earthworms were used as control. The experiment design used in this

  20. PERILAKU LENTUR BALOK BETON BERTULANG YANG DIPERKUAT DENGAN LEMBARAN SERAT KARBON

    OpenAIRE

    AY, NUR IKHSANI

    2014-01-01

    Desain struktur merupakan salah satu bagian dari keseluruhan proses perencanaan bangunan. Beton bertulang merupakan material yang banyak digunakan untuk membuat struktur bangunan karena material pembentuknya mudah di dapat. Dengan berkembangnya kemajuan teknologi saat ini seiring pula dengan kreatifitas para engineer dalam hal melakukan penelitian dengan berbagai cara yang ditempuh untuk memperoleh sifat-sifat beton yang lebih baik dari beton konvensional sebelumnya, hal ini dikarenakan salah...

  1. PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN A TAKARAN TINGGI PADA TIKUS HAMIL MUDA TERHADAP ANAK YANG DILAHIRKAN

    OpenAIRE

    Endi Ridwan; Sari P.; Hanny M.; Muhilal Muhilal

    2012-01-01

    Salah satu usaha jangka pendek dan dianggap paling efektif, dapat memberikan hasil nyata dalam waktu singkat untuk penanggulangan kekurangan vitamin A adalah pemberian vitamin A takaran tinggi. Pengunaan vitamin A yang berlebihan pada ibu hamil dapat menimbulkan efek negatif yang tidak diinginkan terhadap janin. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan kebenaran dugaan tersebut diatas, dengan melihat kelainan anatomis dari anak yang dilahirkan, status vitamin A anak dan perkembangan pertumb...

  2. TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP ILLEGAL FISHING YANG TERJADI DI KOTA MAKASSAR (Studi Kasus Tahun 2010-2013)

    OpenAIRE

    PRATOMO R.S, WILIATER

    2014-01-01

    2014 Wiliater Pratomo R.S (B111 09133), Tinjauan Kriminologis terhadap Illegal Fishing yang Terjadi di Kota Makassar (Studi Kasus Tahun 2010-2013) dibimbing oleh Andi Sofyan sebagai Pembimbing I, dan Amir Ilyas sebagai Pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi pendorong terjadinya tindak pidana Illegal Fishing dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan Direktorat Polair Polda Sulselbar dala...

  3. A global solution of the Einstein-Yang-Mills equation on the conformal space

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    LU; Qikeng(陆启铿)

    2002-01-01

    The method used to construct the SU(2) Yang-Mills field on a compactified Minkowski space-M(which is equivalent to the conformal space) is generalized to construct an SU(N)(N > 2) Yang-Mills fieldFjκ on M. It is proved that both Fjκ and the invariant metric tensor gjκ of M satisfy the Einstein-Yang-Mills equation. The case of N →∞ is also discussed.

  4. BUDI DAYA KARANG HIAS MENDUKUNG PERDAGANGAN KARANG HIAS YANG BERKESINAMBUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ofri Johan

    2007-12-01

    Full Text Available Kegiatan budi daya karang hias di Indonesia perlu dilakukan untuk menjamin perdagangannya agar berjalan tanpa merusak keanekaragaman dan kondisi terumbu karang. Budi daya karang hias menggunakan rak berupa meja yang terbuat dari paralon PVC yang dinilai sangat ekonomis dan mudah diaplikasikan masyarakat lokal. Pengamatan pertumbuhan hanya dilakukan pada 1 rak masing-masing jenis karang yang dibudidayakan yaitu Acropora sp., Acropora formosa, Acropora humilis, Acropora millepora, Acropora nobilis, dan Seriatopora hystrix. Kegiatan dilakukan pada dua lokasi yaitu Pulau Simakakang-Mentawai, Sumatera Barat dan Gondol, Bali. Pengamatan dilakukan setiap dua bulan dan penelitian dilaksanakan selama 6 bulan. Hasil pengamatan diperoleh tingkat mortalitas pada lokasi Pulau Simakakang diperoleh 5,56% dari 36 sampel yang diukur dari 6 jenis karang dan 6 ulangan, pertambahan panjang jenis A. formosa 0,64 cm/bulan, lebih cepat dibandingkan dengan jenis A. millepora 0,58 cm/bulan dan jenis lain. Karang A. humilis memiliki laju perambatan pada substrat semen dan batang pengikat yang  lebih cepat dari jenis lain. Pada lokasi Gondol, Bali memiliki laju pertambahan panjang karang A. millepora lebih cepat (0,50 cm/bulan dibandingkan dengan jenis A. tenuis (0,43 cm/bulan dan jenis lain berkisar antara 0,21—0,39 cm/bulan.Tingkat kematian 3 koloni (7,1% dari total 42 koloni yang disampling. The culture of ornamental coral is important to be conducted to guarantee the coral trade can be run well without giving impact to coral reef biodiversities and coral reef condition in Indonesia. This cultured using table using nets as a place which is made from PVC pipe. This method can minimize cost comparing with others materials as well as applicable for coastal community. One table can be placed 12 (3x4 substrate with a distance among others of 25 cm, then fragmented coral were tied to that substrates. This activity was carried out in two locations that were Simakakang

  5. Analisa Penerapan Sistem Hybrid Pada Kapal KPC-28 Dengan Kombinasi Diesel Engine dan Motor Listrik Yang Disuplai Dengan Batterai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tangguh Tangguh Bimantoro

    2014-03-01

    Full Text Available Teknologi Hybrid System Vessel akhir-akhir ini sedang menjadi bahasan yang sering dibicarakan di dunia pendidikan dan teknologi permesinan. Teknologi Hybrid System Vessel yang dimaksud adalah kapal yang berjalan dengan dua sumber tenaga, mesin yang bekerja dengan sumber tenaga bahan bakar dan motor listrik yang bekerja dengan sumber tenaga listrik. Oleh karena adanya permasalahan tersebut maka dikembangkanlah konsep system hybrid pada kapal.Hybrid ini mengacu teknologi pada mobil hybrid yang sudah dikembangkan sekarang, tujuan dari hybrid ini adalah sebagai penghematan BBM dan juga sebagai pereduksi emisi di system permesinan kapal.Penelitian ini menggunakan simulasi dengan software Maxsurf, kemudian dilakukan dengan metode perhitungan manual yang nantinya digunakan untuk menentukan jumlah batterai yang dibutuhkan pada penggerak motor induksi. Hasil dari penelitian ini berupa desain  Hybrid System kapal KPC – 28, serta hasil analisa Hybrid System di kapal apakah memberikan effisiensi bahan bakar yang cukup hemat dengan tanpa menggunakan Hybrid System pada mesin kapal tersebut.

  6. Kebutuhan Psikososial Keluarga yang Mempunyai Anggota Keluarga MenderitaTB Paru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noor Indyah Rachmawati

    2017-09-01

    Full Text Available TB paru masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia dan dunia. Upaya pengendalian TB paru menjadi perhatian dunia dan menjadi salah satu indikator dalam pencapaian tujuan pembangunan global. Peran keluarga dalam pengobatan TB paru sangat besar yaitu sebagai PMO, pemberi dukungan psikis dan menciptakan lingkungan yang sehat untuk mencegah penularan. Keluarga yang mempunyai anggota keluarga menderita TB paru sering mendapat stigma negatif sehingga bisa menyebabkan kegagalan dalam merawat pasien. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran kebutuhan psikososial keluarga yang mempunyai anggota keluarga menderita TB Paru di RS X. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan total sampling keluarga pasien TB Paru yang sedang dirawat sebanyak 57 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden membutuhkan kebutuhan psikososial yang meliputi kebutuhan interaksi sosial, emosi, pengetahuan dan spiritual. Kebutuhan psikososial yang paling banyak dibutuhkan adalah dalam hal pengetahuan. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan sangat berpengaruh terhadap peran keluarga sebagai PMO dan dalam merawat anggota keluarganya yang menderita TB paru. Kebutuhan dengan nilai persentase tertinggi adalah dalam hal spiritual pada item adanya harapan untuk kesembuhan anggota keluarga yang menderita TB paru. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan RS X berupaya meningkatkan pemenuhan kebutuhan psikososial keluarga, dengan cara menambah frekuensi penyuluhan, mengembangkan metode pemberian informasi untuk menguatkan pengetahuan atas informasi yang diberikan, kemudahan konsultasi dengan teknik konseling dapat diberikan untuk meningkatkan pengetahuan dan partisipasi keluarga dalam program pengobatan.

  7. EKSTRAKSI DNA SPERMA PADA KONDOM YANG DISIMPAN DALAM RENTANG WAKTU BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A.A. Gde Lanang

    2015-02-01

    Full Text Available Sperma adalah bahan biologis yang sering digunakan sebagai bukti untuk kasus pemerkosaan. Penelitian ekstraksi DNA dari sperma dilakukan untuk mengetahui apakah DNA dapat diekstraksi dari sperma pada kondom yang tersimpan selama 15, 20, 25, 30, dan 35 hari serta untuk mengetahui keberhasilan amplifikasinya. Sampel sperma dari seorang probandus diteteskan ke dalam kondom 2000 µL, kemudian disimpan selama 15, 20, 25, 30, dan 35 hari. Ekstraksi DNA dilakukan dengan menggunakan metode fenol-klorofom yang sudah dimodifikasi dan amplifikasi DNA dengan menggunakan PCR Mastermix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DNA masih dapat diekstraksi dan diamplifikasi dari sperma dalam kondom yang tersimpan hingga 35 hari.  

  8. PRAKTEK SEHAT YANG BERPENGARUH TERHADAP KESEHATAN SOSIAL PADA LANJUT USIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elfian Zulkarnain

    2017-01-01

    Full Text Available Secara individu pengaruh proses menua menimbulkan berbagai masalah baik secara fisik biologis, mental, maupun sosial dan ekonomi. Sampai saat ini telah ditetapkan 50 indikator untuk Indonesia Sehat 2015, lengkap dengan target yang ingin dicapai pada tahun 2010. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor praktek sehat dalam mempengaruhi kesehatan soaial pada lanjut usia dan mengkaji faktor mana yang berkontribusi tebesar sampai terkecil terhadap kesehatan mental pada lanjut usia di Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakann penelitian analitik dengan pendekatan kuantitatif. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik multistage random sampling, dilakukan di daerah urban, sub urban dan rural dengan jumlah sampel 378 responden. Kabupaten Lumajang dengan membagi menjadi 3 daerah, yaitu urban (wilayah Puskesmas Labruk Kecamatan Lumajang, sub urban (wilayah Puskesmas Tekung Kecamatan Tekung, dan rural (wilayah Puskesmas Padang Kecamatan Padang. Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara terstruktur, dan analisis data menggunakan confirmatory factor analysis. Praktek sehat secara sosial antara lain mengikuti kegiatan sosial di lingkungan sekitar, menjalin hubungan baik dengan keluarga serta tetangga dalam kategori baik, sedangkan dengan teman sesama lansia dalam kategori kurang. Variabel praktek sehat aspek sosial semua signifikan, kecuali variabel praktek menjalin hubungan baik dengan keluarga. Variabel praktek sehat mengikuti kegiatan sosial di lingkungan sekitar memberikan kontribusi tertinggi dalama menentukan sehat secara sosial bagi lansia. Dalam upaya promosi kesehatan, maka dengan adanya praktek (perilaku sehat pada lansia ini, maka diharapkan ada intervensi pada golongan pra lansia agar tetap menjaga dan mempertahankan kesehatanya, sehingga lansia Indonesia dapat betul-betul tercapai derajat kesehatan yang setinggi-tinginya. Kata Kunci: praktek sehat, kesehatan sosial, lanjut usia

  9. Integrability in N=4 super Yang-Mills theory

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Eden, B. [ITF and Spinoza Institute, University of Utrecht, Minnaertgebouw, Leuvenlaan 4, 3584 CE Utrecht (Netherlands)

    2008-10-15

    We use the Bethe ansatz to calculate the cusp anomalous dimension in planar N=4 super Yang-Mills theory as an exact function of the coupling constant. The calculation allows us to fix the remaining ambiguities in the integrable system describing the spectrum of operators/string energy levels in the AdS/CFT correspondence. The cusp anomalous dimension is not affected by finite size effects, which in general remain ill-understood. We suggest a method for computing the lowest example of an anomalous dimension modified by such corrections.

  10. Abelian Yang-Baxter deformations and TsT transformations

    Science.gov (United States)

    Osten, David; van Tongeren, Stijn J.

    2017-02-01

    We prove that abelian Yang-Baxter deformations of superstring coset σ models are equivalent to sequences of commuting TsT transformations, meaning T dualities and coordinate shifts. Our results extend also to fermionic deformations and fermionic T duality, and naturally lead to a TsT subgroup of the superduality group OSp (db ,db | 2df). In cases like AdS5 ×S5, fermionic deformations necessarily lead to complex models. As an illustration of inequivalent deformations, we give all six abelian deformations of AdS3. We comment on the possible dual field theory interpretation of these (super-)TsT models.

  11. Width of the confining string in Yang-Mills theory.

    Science.gov (United States)

    Gliozzi, F; Pepe, M; Wiese, U-J

    2010-06-11

    We investigate the transverse fluctuations of the confining string connecting two static quarks in (2+1)D SU(2) Yang-Mills theory using Monte Carlo calculations. The exponentially suppressed signal is extracted from the large noise by a very efficient multilevel algorithm. The resulting width of the string increases logarithmically with the distance between the static quark charges. Corrections at intermediate distances due to universal higher-order terms in the effective string action are calculated analytically. They accurately fit the numerical data.

  12. Mutu Pelayanan Puskesmas Perawatan yang Berstatus Badan Layanan Umum Daerah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Ayu Indrayathi

    2014-12-01

    Full Text Available Kebijakan pusat pelayanan kesehatan masyarakat (puskesmas sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD diimplentasikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar. Kebijakan BLUD puskesmas telah diterapkan di Kabupaten Gianyar sejak tahun 2010 dan berlaku pada puskesmas perawatan maupun nonperawatan. Pelaksanaan BLUD puskesmas tidak selalu meningkatkan mutu layanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran mutu pelayanan puskesmas perawatan yang berstatus BLUD di Kabupaten Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Tempat dan waktu penelitian ini dilakukan di Kabupaten Gianyar, Agustus hingga Desember 2013. Data kuantitatif dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 105 pengguna layanan di empat puskesmas yang dipilih dengan cara multistage random sampling. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada 13 penyedia pelayanan kesehatan yang dipilih secara purposive sampling. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif dan data kualitatif dianalisis dengan analisis tematik. Dari hasil penelitian, pelayanan di puskesmas perawatan berstatus BLUD di Gianyar dinilai kurang memuaskan karena keterbatasan peralatan medis dan kurangnya tenaga yang kompeten dalam pengelolaan keuangan. Pelatihan pengelolaan keuangan pada staf puskesmas dan perekrutan tenaga berlatar belakang akuntansi penting untuk dilakukan. Quality of Services in Health Care Center with General Services Agency Status The policy of primary health care as local public service agencies (BLUD was established to improve the quality of basic health care services. The public service agencies primary health care policy has been implemented to all primary health care in Gianyar district since 2010. The implementation does not always improving health service quality. This research was aimed to overview the quality of services in primary health care with general services agency status in Gianyar district

  13. Branes from Moyal Deformation Quantization of Generalized Yang Mills Theories

    CERN Document Server

    Castro, C

    1999-01-01

    It is shown that a Moyal deformation quantization of the SO(4k) Generalized Yang-Mills (GYM) theory action in D=4k dimensions, for spacetime independent field configurations, in the $\\hbar \\to 0$ limit, yields the Dolan-Tchrakian p-brane action after fixing the conformal and world volume reparametrization invariance, associated with the p-brane world volume dimension p+1=4k, embedded in a D=4k target spacetime background. The gauge fields/target spacetime coordinates correspondence is required but no large N limit is necessary.

  14. Super-Yang-Mills theories on S4 x R

    CERN Document Server

    Kim, Jungmin; Lee, Kimyeong; Park, Jaemo

    2014-01-01

    We construct super-Yang-Mills theories on S4 x R, S4 x S1 and S4 x interval with the field content of maximal SYM, coupled to boundary degrees in the last case. These theories provide building blocks of the `5d uplifts' of gauge theories on S4, obtained by compactifying the 6d (2,0) theory. We pay special attention to the N=2* theory on S4. We also explain how to construct maximal SYM on S5 x R, and clarify when SYM theories can be put on S^n x R.

  15. Callan-Symanzik approach to infrared Yang-Mills theory

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Weber Axel

    2014-01-01

    Full Text Available Dyson-Schwinger equations are the most common tool for the determination of the correlation functions of Landau gauge Yang-Mills theory in the continuum, in particular in the infrared regime. We shall argue that the use of Callan-Symanzik renormalization group equations has distinctive advantages over the Dyson-Schwinger equations, in particular for the vertex functions. We present a generalization of the infrared safe renormalization scheme proposed by Tissier and Wschebor in 2011. The comparison with the existing lattice data for the gluon and ghost propagators can be used to determine the most appropriate renormalization scheme.

  16. Fate of Yang-Mills black hole in early Universe

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Nakonieczny, Lukasz; Rogatko, Marek [Institute of Physics Maria Curie-Sklodowska University 20-031 Lublin, pl. Marii Curie-Sklodowskiej 1 (Poland)

    2013-02-21

    According to the Big Bang Theory as we go back in time the Universe becomes progressively hotter and denser. This leads us to believe that the early Universe was filled with hot plasma of elementary particles. Among many questions concerning this phase of history of the Universe there are questions of existence and fate of magnetic monopoles and primordial black holes. Static solution of Einstein-Yang-Mills system may be used as a toy model for such a black hole. Using methods of field theory we will show that its existence and regularity depend crucially on the presence of fermions around it.

  17. A Curious Truncation of N=4 Yang-Mills

    CERN Document Server

    Basu, A; Sethi, S; Basu, Anirban; Sethi, Savdeep

    2004-01-01

    The coupling constant dependence of correlation functions of BPS operators in N=4 Yang-Mills can be expressed in terms of integrated correlation functions. We approximate these integrated correlators by using a truncated OPE expansion. This leads to differential equations for the coupling dependence. When applied to a particular sixteen point correlator, the coupling dependence we find agrees with the corresponding amplitude computed via the AdS/CFT correspondence. We conjecture that this truncation becomes exact in the large N and large 't Hooft coupling limit.

  18. Ward identity implies recursion relations in Yang-Mills theory

    Science.gov (United States)

    Chen, Gang

    2012-07-01

    The Ward identity in gauge theory constrains the behavior of the amplitudes. We discuss the Ward identity for amplitudes with a pair of shifted lines with complex momenta. This will induce a recursion relation identical to Britto-Cachazo-Feng-Witten recursion relations at the finite poles of the complexified amplitudes. Furthermore, according to the Ward identity, it is also possible to transform the boundary term into a simple form, which can be obtained by a new recursion relation. For the amplitude with one off-shell line in pure Yang-Mills theory, we find this technique is effective for obtaining the amplitude even when there are boundary contributions.

  19. Abelian Yang-Baxter Deformations and TsT transformations

    CERN Document Server

    Osten, David

    2016-01-01

    We prove that abelian Yang-Baxter deformations of superstring coset sigma models are equivalent to sequences of commuting TsT transformations, meaning T dualities and coordinate shifts. Our results extend also to fermionic deformations and fermionic T duality, and naturally lead to a TsT subgroup of the superduality group OSp(d_b,d_b|2d_f). In cases like AdS_5 x S^5, fermionic deformations necessarily lead to complex models. As an illustration of inequivalent deformations, we give all six abelian deformations of AdS_3. We comment on the possible dual field theory interpretation of these (super-)TsT models.

  20. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI GULA PTPN VII (PERSERO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizky Savitri

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThis study aimed to analyze the influence of the level of sugar cane yield, labor, production process period, and supporting materials on the production of PTPN VII (Persero PG. Cinta Manis, as well as analyzing the elasticity of production and business scale  of PTPN VII (Persero PG. Cinta Manis. The method used to analyze the data were quantitative analysis of Cobb Douglas production function with ordinary least square method to observe variable influences of PG. Cinta Manis sugar production. Cobb Douglas estimation results indicate that the level of sugar cane yield, labor, production process period, and supporting materials affect sugar production in PTPN VII (Persero PG. Cinta Manis. Production elasticity of each production factor shows that the use of production factors is not yet optimal, while the production scale of the company is Increasing Return to Scale (IRTS in which the proportion of additional input will produce output with the larger proportion. Accordingly, company should utilize the factors of production optimally, improve the quality of human resources with various activities to improve skills, increase the productivity of land by having land intensification, and optimize milling period by improving the quality of machine.Keywords: PG. Cinta Manis, increasing return to scale, Cobb Douglas function, PTPN VIIABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tingkat rendemen, tenaga kerja, bahan pembantu dan lama lama giling terhadap produksi gula PTPN VII (Persero PG. Cinta Manis, sekaligus menganalisis elastisitas produksi dan skala usaha PTPN VII (Persero PG. Cinta Manis. Metode analisis data yang digunakan adalah  analisis kuantitatif. Analisis kuantitatif pada penelitian ini menggunakan fungsi produksi cobb douglas dengan metode ordinary least square untuk melihat pengaruh variabel-variabel yang telah ditentukan terhadap produksi gula PG. Cinta Manis. Hasil estimasi cobb douglas menunjukkan  bahwa tingkat

  1. Stabilizing Perturbative Yang-Mills Free Energy with Gribov Quantization

    CERN Document Server

    Fukushima, Kenji

    2013-01-01

    We evaluate the free energy of the Yang-Mills theory using the Gribov quantization that copes with non-perturbative resummation. The magnetic scale is automatically incorporated in the framework and we find it efficient to stabilize the perturbative expansion of the free energy. In the range of the temperature T=T_c~2T_c major uncertainty in our results comes from the non-perturbative running coupling that is adopted from the lattice simulation, while the convergence above 2T_c is impressively robust.

  2. Maximally supersymmetric Yang-Mills on the lattice

    CERN Document Server

    Schaich, David

    2015-01-01

    We summarize recent progress in lattice studies of four-dimensional N=4 supersymmetric Yang--Mills theory and present preliminary results from ongoing investigations. Our work is based on a construction that exactly preserves a single supersymmetry at non-zero lattice spacing, and we review a new procedure to regulate flat directions by modifying the moduli equations in a manner compatible with this supersymmetry. This procedure defines an improved lattice action that we have begun to use in numerical calculations. We discuss some highlights of these investigations, including the static potential and an update on the question of a possible sign problem in the lattice theory.

  3. Solipsisme dan Fenomenalisme : Dua Kutub Ekstrim Kantian yang Mengoyak Spiritualitas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Husain Heriyanto

    2013-06-01

    Full Text Available Abstract : Solipsism, which is set up by a very influential modern philosopher Immanuel Kant, constitutes one main characteristic of modern philosophy and thought. In the realm on metaphysics, it has brought down the meaning of reality. In epistemological perspective, it has caused modern man to live and think in an isolated mental world that is alienated from objective reality. In the levels of ethics and psychology, it paves the way for flourishing any kind of self-centered standpoint and attitude such as individualism, egoism, racism, and anthropocentrism in the context of human and universe relation. We however find another kind of solipsism in the context of theology and religion (focused on Muslim community. Neo-Salafi  Wahhabi puritanism that appears to claim its doctrine as a purified version of Islamic teachings and tradition is essentially an elimination and alienation of Islamic Ummah from transcendent reality, universe, history, humanity, and civilization. Similar to Kantian ontological assumption, Wahhabi insists to believe in transcendent reality with denial of the gates and ways of understanding the reality as well as with removal the keys of revealing reality. Both Kant and Wahhabi reject the capability of human reason to grasp and understand the transcendent reality.Keywords : Agnosticism, noumenalism, phenomenalism, solipsism, Kant, Wahhabi, onto-epistemological solipsism, onto-theological solipsism, intellectuality, spiritual intelligence. Abstrak : Solipsisme, yang dirumuskan oleh tokoh filsuf modern Immanuel Kant, merupakan salah satu karakter utama filsafat dan pemikiran modern. Pada level metafisis, ia telah memiskinkan wawasan manusia modern terhadap realitas. Sementara pada level epistemologis, ia telah memenjarakan manusia modern dalam dunia subyektif mental belaka yang terisolasi dari realitas obyektif dan bahkan terasing dari realitas kemanusiaannya sendiri. Dalam wilayah praktis, yaitu psikologis dan etis

  4. Transport coefficients in Yang-Mills theory and QCD

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Strodthoff, Nils; Christiansen, Nicolai; Haas, Michael [Institut fuer Theoretische Physik, Heidelberg (Germany); Pawlowski, Jan M. [Institut fuer Theoretische Physik, Heidelberg (Germany); ExtreMe Matter Institute EMMI, Darmstadt (Germany)

    2015-07-01

    We calculate the shear viscosity over entropy density ratio η/s in Yang-Mills theory from the Kubo formula using an exact diagrammatic representation in terms of full propagators and vertices using gluon spectral functions as external input. We provide an analytic fit formula for the temperature dependence of η/s over the whole temperature range from a glueball resonance gas at low temperatures, to a high-temperature regime consistent with perturbative results. Subsequently we provide a first estimate for η/s in QCD.

  5. Lectures on Supersymmetric Yang-Mills Theory and Integrable Systems

    Science.gov (United States)

    D'Hoker, Eric; Phong, D. H.

    Introduction Supersymmetry and the Standard Model Supersymmetry and Unification of Forces Supersymmetric Yang-Mills Dynamics Supersymmetric Yang-Mills in 4 Dimensions Supersymmetry Algebra Massless Particle Representations Massive Particle Representations Field Contents of Supersymmetric Field Theories N = 1 Supersymmetric Lagrangians N = 1 Superfield Methods Irreducible Superfields of N = 1 General N = 1 Susy Lagrangians via Superfields Renormalizable N = 2,4 Susy Lagrangians N = 2 Superfield Methods: Unconstrained Superspace N = 2 Superfield Methods: Harmonic/Analytic Superspaces Seiberg-Witten Theory Wilson Effective Couplings and Actions Holomorphicity and Nonrenormalization Low Energy Dynamics of N = 2 Super-Yang-Mills Particle and Field Contents Form of the N = 2 Low Energy Effective Lagrangian Physical Properties of the Prepotential Electric-Magnetic Duality Monodromy via Elliptic Curves for SU(2) Gauge Group Physical Interpretation of Singularities Hypergeometric Function Representation More General Gauge Groups, Hypermultiplets Model of Riemann Surfaces Identifying Seiberg-Witten and Riemann Surface Data SU(N) Gauge Algebras, Fundamental Hypermultiplets Classical Gauge Algebras, Fundamental Hypermultiplets Mechanical Integrable Systems Lax Pairs with Spectral Parameter-Spectral Curves The Toda Systems The Calogero-Moser Systems for SU(N) Relation between Calogero-Moser and Toda for SU(N) Relations with KdV and KP Systems Calogero-Moser Systems for General Lie Algebras Scaling of Calogero-Moser to Toda for General Lie Algebras Calogero-Moser Lax Pairs for General Lie Algebras Lax Pairs with Spectral Parameter for Classical Lie Algebras The General Ansatz Lax Pairs for Untwisted Calogero-Moser Systems Lax Pairs for Twisted Calogero-Moser Systems Scaling Limits of Lax Pairs Super-Yang-Mills and Calogero-Moser Systems Correspondence of Seiberg-Witten and Integrable Systems Calogero-Moser and Seiberg-Witten Theory for SU(N) Four Fundamental Theorems Partial

  6. Yang-Mills Theories at High-Energy Accelerators

    CERN Document Server

    Sterman, George

    2016-01-01

    I'll begin with a brief review of the triumph of Yang-Mills theory at particle accelerators, a development that began some years after their historic paper. This story reached a culmination, or at least local extremum, with the discovery at the Large Hadron Collider of a Higgs-like scalar boson in 2012. The talk then proceeds to a slightly more technical level, discussing how we derive predictions from the gauge field theories of the Standard Model and its extensions for use at high energy accelerators.

  7. On Landau gauge Yang-Mills correlation functions

    CERN Document Server

    Cyrol, Anton K; Mitter, Mario; Pawlowski, Jan M; Strodthoff, Nils

    2016-01-01

    We investigate Landau gauge $SU(3)$ Yang-Mills theory in a systematic vertex expansion scheme for the effective action with the functional renormalisation group. Particular focus is put on the dynamical creation of the gluon mass gap at non-perturbative momenta and the consistent treatment of quadratic divergences. The non-perturbative ghost and transverse gluon propagators as well as the momentum-dependent ghost-gluon, three-gluon and four-gluon vertices are calculated self-consistently with the classical action as only input. The apparent convergence of the expansion scheme is discussed and within the errors, our numerical results are in quantitative agreement with available lattice results.

  8. Aspects of lattice N=4 supersymmetric Yang--Mills

    CERN Document Server

    Schaich, David

    2015-01-01

    Non-perturbative investigations of $\\mathcal N = 4$ supersymmetric Yang--Mills theory formulated on a space-time lattice have advanced rapidly in recent years. Large-scale numerical calculations are currently being carried out based on a construction that exactly preserves a single supersymmetry at non-zero lattice spacing. A recent development is the creation of an improved lattice action through a new procedure to regulate flat directions in a manner compatible with this supersymmetry, by modifying the moduli equations. In this proceedings I briefly summarize this new procedure and discuss the parameter space of the resulting improved action that is now being employed in numerical calculations.

  9. Latest results from lattice N=4 supersymmetric Yang--Mills

    CERN Document Server

    Schaich, David; Damgaard, Poul H; Giedt, Joel

    2016-01-01

    We present some of the latest results from our numerical investigations of N=4 supersymmetric Yang--Mills theory formulated on a space-time lattice. Based on a construction that exactly preserves a single supersymmetry at non-zero lattice spacing, we recently developed an improved lattice action that is now being employed in large-scale calculations. Here we update our studies of the static potential using this new action, also applying tree-level lattice perturbation theory to improve the analysis of the potential itself. Considering relatively weak couplings, we obtain results for the Coulomb coefficient that are consistent with continuum perturbation theory.

  10. Topological susceptibility for the SU(3) Yang--Mills theory

    CERN Document Server

    Del Debbio, L; Pica, C; Debbio, Luigi Del; Giusti, Leonardo; Pica, Claudio

    2005-01-01

    We present the results of a computation of the topological susceptibility in the SU(3) Yang--Mills theory performed by employing the expression of the topological charge density operator suggested by Neuberger's fermions. In the continuum limit we find r_0^4 chi = 0.059(3), which corresponds to chi=(191 \\pm 5 MeV)^4 if F_K is used to set the scale. Our result supports the Witten--Veneziano explanation for the large mass of the eta'.

  11. Loop formulation of supersymmetric Yang-Mills quantum mechanics

    CERN Document Server

    Steinhauer, Kyle

    2014-01-01

    We derive the fermion loop formulation of N=4 supersymmetric SU(N) Yang-Mills quantum mechanics on the lattice. The loop formulation naturally separates the contributions to the partition function into its bosonic and fermionic parts with fixed fermion number and provides a way to control potential fermion sign problems arising in numerical simulations of the theory. Furthermore, we present a reduced fermion matrix determinant which allows the projection into the canonical sectors of the theory and hence constitutes an alternative approach to simulate the theory on the lattice.

  12. N=1 supersymmetric Yang-Mills theory on the lattice

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Piemonte, Stefano

    2015-04-08

    Supersymmetry (SUSY) relates two classes of particles of our universe, bosons and fermions. SUSY is considered nowadays a fundamental development to explain many open questions about high energy physics. The N=1 super Yang-Mills (SYM) theory is a SUSY model that describes the interaction between gluons and their fermion superpartners called ''gluinos''. Monte Carlo simulations on the lattice are a powerful tool to explore the non-perturbative dynamics of this theory and to understand how supersymmetry emerges at low energy. This thesis presents new results and new simulations about the properties of N=1 SYM, in particular about the phase diagram at finite temperature.

  13. SARANA PENGUJIAAN MUTU MAKANAN PADA BEBERAPA PABRIK MAKANAN YANG MEMPRODUKSI PRODUK OLAHAN HASIL PETERNAKAN DAN PERIKANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Isnawati

    2012-10-01

    Full Text Available Seiring dengan berkembangnya industri makanan dan minuman maka berbagai jenis produk makanan instan/siap saji banyak membanjiri pasar. Di satu sisi konsumen diuntungkan dengan kemudahan pengadaan dan penyajian namun di sisi lain dapat menimbulkan kerugian berupa kemungkinan terjadinya penurunan atau penyimpangan mutu keamanan produk, terutama makanan yang berisiko tinggi sebagai penyebab penyakit dan keracunan. Yaitu produk : sapi, ayam, kambing dll. Penelitian ini merupakan survei eksplorasi yang dilakukan di pabrik makanan yang mengolah makanan dengan resiko tinggi yaitu pabrik produk olahan hasil peternakan dan perikanan. Pengambilan sampel ditentukan secara purposif, berdasarkan data dari Ditjen POM tahun 1997 ada 26 pabrik yang tersebar di 4 wilayah yaitu : Jakarta 5 pabrik, Botabek (Bogor, Tangerang dan Bekasi 10 pabrik, Bandung 6 pabrik serta Surabaya dan sekitarnya 5 pabrik Pengamatan dilakukan dengan mendatangi tiap pabrik untuk mendapatkan data berupa jenis pengujian yang dilakukan, yang meliputi jenis pengujian yang dilakukan sendiri, jenis pengujian yang dilakukan di tempat lain serta sarana yang dipunyai pabrik untuk melakukan uji mutu produk. Hasil penelitian menunjukkan 18 pabrik ( 78,3 % mempunyai sertifikat analisis bahan baku. Pengujian mutu terhadap bahan baku secara fisika umumnya dilakukan semua pabrik. Jenis pengujian bahan baku yang dilakukan sendiri, di luar dan yang tidak melakukan yaitu meliputi: pengujian kimia dilakukan oleh 2 pabrik (8,7%, 8 pabrik (34,8% dan 13 pabrik (56,5%; mikrobiologi 9 pabrik (39,13%, 10 pabrik (43,48% dan 13 pabrik (17,3%. Untuk pengujian produk jadi yang dilakukan sendiri, di luar dan yang tidak melakukan yaitu meliputi: pengujian kimia   dilakukan pada 3 pabrik (13,04%, 17 pabrik (73,91% dan 3 pabrik (13,04%; pengujian mikrobiologi dilakukan pada 9 pabrik (39,13 %, 10 pabrik (43,48% dan 13 pabrik (17,39%. Peralatan uji kimia yang dimiliki oleh pabrik yaitu : Spektrofotometer UV dimiliki

  14. Perlindungan Hukum Bagi Pihak Pembeli yang Beritikad Baik dalam Jual Beli Tanah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hamdaliah

    2016-09-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari perlindungan hukum dari pembeli itikad baik dalam jual beli tanah terhadap penjual itikad buruk dan mempelajari pertimbangan hakim dalam menilai ada tidaknya itikad baik dalam perjanjian jual beli dalam kasus sengketa. Metode penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan mempelajari norma-norma hukum yang terkait dengan objek penelitian. Sumber hukum yang telah digunakan dalam penelitian ini adalah sumber utama hukum, sumber sekunder hukum, dan sumber daya lain yang tidak berasal dari literatur untuk mendukung analisis. Kasus yang termasuk dalam rangka untuk mengatasi masalah dengan baik dan tepat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan konseptual, dengan mengacu pada ide-ide dan doktrin yang dikembangkan dalam hukum, terutama berkaitan dengan analisis masalah yang ditangani, Jenis penelitian ini adalah persediaan undangundang. Aturan yang dikumpulkan akan menjadi acuan dalam menganalisis masalah seperti yang ditunjukkan dalam perumusan masalah penelitian ini. Hasil ini menunjukkan bahwa: pertama, perlindungan hukum kepada pembeli itikad baik dalam pelaksanaan perjanjian dalam hal ini jual beli tanah mulai dari tahap pra-perjanjian sampai dengan pascakesepakatan tahap hingga pasca-kesepakatan tahap keharusan ditegakkan sebagaimanadiatur dalam Pasal 1341, Pasal 1491 dan Pasal 1942 KUH Perdata. Isi dari jual beli tanah juga harus rasional atau adil sesuai dengan konteks itikad baik sebagaimana diatur dalam Pasal 1338 ayat (3 KUHPerdata, Kedua, para hakim dalam pertimbangan mereka belum mendapat mendalam dan pemahaman yang konsisten tentang makna itikad baik tercantum dalam Pasal 1338 ayat (3 KUHPerdata.Standar yang diterapkan oleh hakim dalam mempertimbangkan adanya itikad baik dalam kasus tanah atau pelaksanaan jual beli tanah adalah standar obyektif, yaitu dengan mengacu pada sikap para pihak dalam melakukan perjanjian.Hasil pemeriksaan atas isi dari

  15. Yang-Mills correlators across the deconfinement phase transition

    CERN Document Server

    Reinosa, U; Tissier, M; Tresmontant, A

    2016-01-01

    We compute the finite temperature ghost and gluon propagators of Yang-Mills theory in the Landau-DeWitt gauge. The background field that enters the definition of the latter is intimately related with the (gauge-invariant) Polyakov loop and serves as an equivalent order parameter for the deconfinement transition. We use an effective gauge-fixed description where the nonperturbative infrared dynamics of the theory is parametrized by a gluon mass which, as argued elsewhere, may originate from the Gribov ambiguity. In this scheme, one can perform consistent perturbative calculations down to infrared momenta, which have been shown to correctly describe the phase diagram of Yang-Mills theories in four dimensions as well as the zero-temperature correlators computed in lattice simulations. In this article, we provide the one-loop expressions of the finite temperature Landau-DeWitt ghost and gluon propagators for a large class of gauge groups and present explicit results for the SU(2) case. These are substantially dif...

  16. Lifting the Gribov ambiguity in Yang-Mills theories

    CERN Document Server

    Serreau, Julien

    2013-01-01

    We report on the work presented in Phys. Lett. B712 (2012) 97, where a new one-parameter family of Landau gauges has been proposed for Yang-Mills theories, inspired by an analogy with disordered systems in condensed matter physics. This is based on a particular average over Gribov copies which avoids the Neuberger zero problem of the standard Fadeev-Popov construction. The proposed gauge fixing can be formulated as a local renormalizable field theory in four dimensions and is well-suited for analytical calculations. A remarkable feature is that, for what concerns the calculation of ghost and gauge field correlators, the gauged-fixed action is perturbatively equivalent to a simple massive extension of the Faddeev-Popov action. The renormalization group flow of the theory admits infrared safe trajectories, with no Landau pole. The one-loop calculations of Yang-Mills two-point correlators show remarkable agreement with lattice simulations all the way to the deep infrared.

  17. PERBANDINGAN TINGKAT KEPENTINGAN VARIABEL LAYANAN PADA JASA YANG BERSIFAT REKREATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kriswanto Widiawan

    2004-01-01

    Full Text Available Surveying the differences of importance level of service variables is a must for service providers. The ten service variables are tangible, reliability, responsiveness, competence, courtesy, credibility, security, access, communication, and understanding the customer. The categories of service providers to be compared are recreative (represented by supermarket and restaurant and non recreative (represented by hospital and education/university characteristics. The result shows there are no differences among recreative and non recreative service providers. But there are some differences among each service providers, because of unique characteristics of each service provider. Abstract in Bahasa Indonesia : Diduga ada perbedaan tingkat kepentingan variabel layanan pada jasa yang bersifat rekreatif (supermarket, restoran dan non rekreatif (rumah sakit, pendidikan/perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan membandingkan tingkat kepentingan variabel-variabel layanan pada bidang-bidang jasa tersebut. Dalam penelitian ini terdapat sepuluh variabel layanan yang akan disoroti, yaitu tangible, reliability, responsiveness, competence, courtesy, credibility, security, access, communication, dan understanding the customer. Hasil perbandingan menunjukkan tidak ada beda tingkat kepentingan variabel layanan antara jasa rekreatif dan non rekreatif. Namun terdapat perbedaan tingkat kepentingan pada masing-masing jasa, karena adanya perbedaan karakteristik jasa. Kata kunci: Servqual, tingkat kepentingan.

  18. PERMASALAHAN YURIDIS YANG TIMBUL TERKAIT LISENSI MEREK TERKENAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Sujatmiko

    2012-07-01

    Full Text Available Exclusive rights on trademark also cover the right to give permission to others to use the mark. Rights licensing is a licensing agreement. It takes two main principles of contract law, namely freedom of contract and good faith to enforce the contract. Strengthening the principles as the basis for the creation and implementation of a mark license agreement is required given the continuity of the implementation of a mark licensing agreement is highly dependent on the goodwill of the parties to implement the agreement. Strengthening of the principles can be achieved when the parties are honest and fully undertake to honour the agreement which they had agreed together. Hak eksklusif pada hak atas merek termasuk hak untuk memberi izin pada orang lain untuk menggunakan merek. Hak pemberian izin tersebut merupakan perjanjian lisensi. Diperlukan dua prinsip utama hukum kontrak, yakni prinsip kebebasan berkontrak dan prinsip itikad baik untuk menegakkan kontrak yang disepakati. Penguatan prinsip kebebasan berkontrak dan itikad baik sebagai dasar pembuatan dan pelaksanaan perjanjian lisensi merek diperlukan mengingat keberlangsungan pelaksanaan perjanjian lisensi merek sangat tergantung pada niat baik para pihak untuk melaksanakan isi perjanjian. Penguatan terhadap kedua prinsip itu dapat tercapai manakala para pihak secara jujur dan penuh tanggungjawab melaksanakan isi perjanjian yang telah mereka sepakati bersama.

  19. Emergent Yang-Mills theories from universal extra dimensions

    Science.gov (United States)

    Chkareuli, J. L.; Kepuladze, Z.

    2017-02-01

    We study emergent Yang-Mills theories which could origin from universal extra dimensions. Particularly, some vector field potential terms or polynomial vector field constraints introduced into five-dimensional (5D) non-Abelian gauge theory is shown to lead to spontaneous violation of an underlying spacetime symmetry and generate vector pseudo-Goldstone modes as conventional four-dimensional (4D) gauge boson candidates. As a special signature, apart from conventional gauge couplings, there appear an infinite number of the properly suppressed direct multi-boson (multi-photon in particular) interaction couplings in emergent Yang-Mills theories whose observation could shed light on their high-dimensional nature. Moreover, in these theories, an internal symmetry also appeared spontaneously broken to its diagonal subgroups. This breaking originates from the extra vector field components playing the role of some adjoint scalar field multiplet in the 4D spacetime. So, one naturally has the Higgs effect without a specially introduced scalar field multiplet. Remarkably, when applied to Grand Unified Theories (GUTs), this results in an automatic breakdown of emergent GUTs down to the Standard Model (SM) just at the 5D Lorentz violation scale M.

  20. The Metric on the Space of Yang-Mills Configurations

    CERN Document Server

    Orland, P

    1996-01-01

    A distance function on the set of physical equivalence classes of Yang-Mills configurations considered by Feynman and by Atiyah, Hitchin and Singer is studied for both the $2+1$ and $3+1$-dimensional Hamiltonians. This set equipped with this distance function is a metric space, and in fact a Riemannian manifold as Singer observed. Furthermore, this manifold is complete. Gauge configurations can be used to parametrize the manifold. The metric tensor without gauge fixing has zero eigenvalues, but is free of ambiguities on the entire manifold. In $2+1$ dimensions the problem of finding the distance from any configuration to a pure gauge configuration is an integrable system of two-dimensional differential equations. A calculus of manifolds with singular metric tensors is developed and the Riemann curvature is calculated using this calculus. The Laplacian on Yang-Mills wave functionals has a slightly different form from that claimed earlier. In $3+1$-dimensions there are field configurations an arbitrarily large ...

  1. Yang-Mills correlators across the deconfinement phase transition

    Science.gov (United States)

    Reinosa, U.; Serreau, J.; Tissier, M.; Tresmontant, A.

    2017-02-01

    We compute the finite temperature ghost and gluon propagators of Yang-Mills theory in the Landau-DeWitt gauge. The background field that enters the definition of the latter is intimately related with the (gauge-invariant) Polyakov loop and serves as an equivalent order parameter for the deconfinement transition. We use an effective gauge-fixed description where the nonperturbative infrared dynamics of the theory is parametrized by a gluon mass which, as argued elsewhere, may originate from the Gribov ambiguity. In this scheme, one can perform consistent perturbative calculations down to infrared momenta, which have been shown to correctly describe the phase diagram of Yang-Mills theories in four dimensions as well as the zero-temperature correlators computed in lattice simulations. In this article, we provide the one-loop expressions of the finite temperature Landau-DeWitt ghost and gluon propagators for a large class of gauge groups and present explicit results for the SU(2) case. These are substantially different from those previously obtained in the Landau gauge, which corresponds to a vanishing background field. The nonanalyticity of the order parameter across the transition is directly imprinted onto the propagators in the various color modes. In the SU(2) case, this leads, for instance, to a cusp in the electric and magnetic gluon susceptibilities as well as similar signatures in the ghost sector. We mention the possibility that such distinctive features of the transition could be measured in lattice simulations in the background field gauge studied here.

  2. Factorial Schur functions and the Yang-Baxter equation

    CERN Document Server

    Bump, Daniel; Nakasuji, Maki

    2011-01-01

    Factorial Schur functions are generalizations of Schur functions that have, in addition to the usual variables, a second family of "shift" parameters. We show that a factorial Schur function times a deformation of the Weyl denominator may be expressed as the partition function of a particular statistical-mechanical system (six vertex model). The proof is based on the Yang-Baxter equation. There is a deformation parameter $t$ which may be specialized in different ways. If $t=-1$, then we recover the expression of the factorial Schur function as a ratio of alternating polynomials. If $t=0$, we recover the description as a sum over tableaux. If $t=\\infty$ we recover a description of Lascoux that was previously considered by McNamara. We also are able to prove using the Yang-Baxter equation the asymptotic symmetry of the factorial Schur functions in the shift parameters. Finally, we give a proof using our methods of the dual Cauchy identity for factorial Schur functions. Thus using our methods we are able to give...

  3. One Yin-Yang Wu-Xing Model of TCM

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    陈树新; 张文然

    2008-01-01

    Although Yin-Yang Wu-Xing (Yin-Yang and Five-Elements, subsystems of human body) has been the theoretical basis of traditional Chinese medicine (TCM) for more than 5 000 years, it has been primarily analytical or empirical in nature without a formal scientific foundation. Based on bipolar set theory, an equilibrium/non-equilibrium computational model of Yin-Yang Wu-Xing is proposed. The Yin-Yang Wu-Xing dynamical systems are formulated so that equilibrium and non-equilibrium conditions can be established and proved. Computer simulations of equilibrium and non-equilibrium processes show that this new approach can provide diagnostic decision support in TCM. Thus, this equilibrium-based approach provides a unique scientific basis for future research in TCM, Qi (vital energy), QiGong, Meridians and Collaterals (acupuncture channels) and herbal treatment. On the other hand, it provides a basic Yin-Yang cellular network architecture for modem scientific research in genomics such that regulation mechanisms of the ubiquitous YY1 protein for cell processes can be explained.%尽管5000多年来阴阳五行说(即阴阳和五种元素一人体的子系统)一直是传统中医的理论基础,但本质上阴阳五行说主要来自于人们的日常分析和经验,缺乏正规的科学依据.我们基于两极学说提出了一种阴阳五行的均衡/非均衡计算模型.文中我们阐述了该阴FEI_E行动态系统,以便于构建和验证均衡和非均衡条件.计算机模拟均衡和非均衡序列的实验表明,这种新方法可以给传统中医提供诊断决策支持.因此,这种基于均衡的方法给传统中医、气(生命力)、气功、经络(针刺通道)、草药医疗等领域未来的研究工作提供了唯一的科学依据.同时,该方法还为现代基因组学的科研工作提供了一个基本的阴阳细胞网络架构,这样的话人们就可以解释细胞序列中普遍存在YYl蛋白质的常规机理了.

  4. ANALISIS KARAKTERISTIK UNJUK KERJA SISTEM PENDINGIN (AIR CONDITIONING YANG MENGGUNAKAN FREON R-22 BERDASARKAN PADA VARIASI PUTARAN KIPAS PENDINGIN KONDENSOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heroe Poernomo

    2015-02-01

    Full Text Available Pengkondisian udara pada ruangan berfungsi untuk mengatur kelembaban, pemanasan dan pendinginan udara di dalam ruangan tersebut. Pengkondisian ini bertujuan memberikan kenyamanan, sehingga mampu mengurangi keletihan. Untuk mendapatkan suhu udara yang sesuai dengan yang diinginkan banyak alternative yang dapat diterapkan, diantaranya adalah dengan menaikkan koefisien perpindahan kalor kondensasi dan dengan menambahkan kecepatan udara pendingin pada kondensor sehingga akan diperoleh harga koefisien prestasi yang lebih besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah percobaan dengan menggunakan peralatan dari mesin refrigerasi sistem pendingin udara di laboratorium Fluida, Data-data yang dicatat yaitu suhu, tekanan dan perbedaan tekanan di kompresor. Untuk membuat variasi putaran poros fan kondensor dilakukan dengan melakukan beberapa perubahan frequensi motor listrik yang menggerakkannya. Variasi putaran motor listrik fan kondensor yang digunakan adalah 50 rpm sampai dengan 150 rpm. Data hasil pencatatan berupa tekanan dan temperatur selanjutnya diplot pada diagram P-h untuk refrigeran R-22. Berdasarkan pembahasan dan perhitungan data yang diperoleh, dapat ditarik beberapa kesimpulan karakteristik dan unjuk kerja sistem pendingin, Semakin besar laju aliran udara untuk mendinginkan kondensor maka besarnya koefisien prestasi semakin meningkat. Karena laju pelepasan kalor yang besar akan berimbas pada temperature kondensor yang semakin rendah, sehingga dapat mencapai temperatur yang lebih rendah lagi pada keluaran evaporator. Jadi kerja kompresor lebih ringan pada variasi laju pelepasan kalor yang paling besar.

  5. Cloud amount/frequency, NITRATE and other data from XIANG YANG HONG 05 and XIANG YANG HONG 14 in the TOGA Area - Pacific from 1986-01-30 to 1989-05-25 (NCEI Accession 9000195)

    Data.gov (United States)

    National Oceanic and Atmospheric Administration, Department of Commerce — The Conductivity, Temperature and Depth (CTD) data were collected from Peoples Republic of China (PRC) using two ships XIANG YANG HONG 05 and XIANG YANG HONG 14...

  6. Menciptakan Pengelolaan Arsip Surat Kabar yang Andal (Studi Kasus Depo Arsip Suara Merdeka)

    OpenAIRE

    Sadhyoko, Joseph Army

    2017-01-01

    Depo Arsip Suara Merdeka menciptakan pengelolaan arsip surat kabar yang andal. Pengelolaan tersebut diwujudkan dalam program mesin pencari data yang telah disusun secara sistematis. Pengelola berharap pengguna arsip dapat lebih efektif mengakses arsip surat kabar Suara Merdeka dengan media tersebut.

  7. KINERJA DAN EFISIENSI BANK PEMERINTAH (BUMN DAN BUSN YANG GO PUBLIK DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugeng Haryanto

    2012-06-01

    Full Text Available Penelitian ini menganalisis kinerja dan tingkat efisiensi bank-bank BUMN dan BUSN yang go Publik di Bursa Efek Indonesia.  Sample penelitian ini mengambil  tiga bank BUMN Bank BNI 46, Bank Mandiri dan Bank BRI  dan tiga bank BUSN (Bank BCA, Bank Niaga dan Bank Panin dengan periode analisis tahun 2005-2011. Varibael yang digunakan meliputi ROA, ROE, LAR. LDR, NPL dan BOPO. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat dan menganalisis perbedaan kinerja antara Bank BUMN dan BUSN yang go public di Bursa Efek Indonesia tahun 2005-2011.  Pendekatan pengukuran kinerja yang digunakan adalah Return on Asset (ROA, Return on Equity (ROE dan Loan to Deposit Ratio (LDR, Loan to Asset Ratio (LAR,  dan efisiensi bank. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 1 Bank-bank nasional, baik itu bank BUMN maupun BUSN menunjukkan kinerja yang semakin baik, 2 tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja bank BUMN dan BUSN untuk variabel ROA, ROE, LAR, LDR, dan BOPO sedangkan variabel NPL yang merupakan indikator risiko kredit menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara Bank BUMN dan BUSN

  8. Tradeoff Transfer Informasi dan Energi pada Sistem Komunikasi Nirkabel yang Memanfaatkan Panen Energi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oktavia Ayu Permata

    2013-09-01

    Full Text Available Transfer informasi dan energi secara bersamaan melalui kanal nirkabel menawarkan keuntungan pada pengguna mobile. Akan tetapi desain receiver yang digunakan untuk memanen energi dari sinyal radio belum dapat mendekodekan carrier informasi secara langsung. Olehkarena itu diusulkan sebuah operasi umum pada receiver yang disebut Dynamic Power Splitting (DPS.DPS akan membagi sinyal terima dengan penyesuaian daya untuk panen energi dan dekoding informasi. Tipe dari arsitektur ini dinamakan tipe arsitekturreceiver pemisah.Dimana untuk panen energi akan dilakukan oleh receiver energi dan untuk dekoding informasi akan dilakukan oleh receiver informasi. Dua skema yang diusulkan pada DPS yaitu Time Switching (TSdan Static Power Splitting (SPS. Tradeoff rate energi dari sistem dikarakteristikkan sebagai rate-energi region. Pada tugas akhir ini, diasumsikan untuk komunikasi link wireless point to point. Dari hasil simulasi diketahui bahwa besarnya noise konversi hasil perpindahan dari RF band ke baseband sangat mempengaruhi nilai rate energi. Untuk skema SPS, menghasilkan rate energi yang lebih optimal dibandingkan dengan skema TS. Pada sistem ini, tradeoff untuk informasi dan energi bisa dicapai dengan menggunakan asumsi dan parameter yang telah ditentukan.Pada receiver informasi, untuk dapat mendekodingkan informasi dengan kesalahan yang kecil diperlukan alokasi daya terima yang besar untuk mengimbangi noise konversi yang muncul setelah power splitter.

  9. Faktor yang Memengaruhi Perilaku Penggunaan Air Bersih pada Masyarakat Kumuh Perkotaan berdasar atas Integrated Behavior Model

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardini S. Raksanagara

    2017-06-01

    Full Text Available Kebutuhan air bersih semakin meningkat terutama di wilayah perkotaan. Kelurahan Tamansari merupakan wilayah kumuh yang berlokasi di tengah Kota Bandung, 60% penduduk menggunakan air bersih perpipaan sisanya menggunakan sumber air tanah, namun tidak semua sumber air dilindungi secara benar sehingga berpotensi terkontaminasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang memengaruhi perilaku penggunaan air bersih pada masyarakat kumuh perkotaan dengan mengaplikasikan teori Integrated Behavior Model. Penelitian potong lintang dilakukan pada 188 rumah tangga di 10 RW pada bantaran sungai Cikapundung di Kelurahan Tamansari. Survei dilakukan menggunakan kuesioner dan ceklist observasi pada sumber air perpipaan (PDAM, sumur terlindungi (ST, dan sumur tidak terlindungi (STT. Hasil penelitian menunjukkan sikap, norma yang dipersepsikan dan faktor personal memengaruhi niat untuk menggunakan air bersih pada ketiga jenis sumber air yang digunakan. Pada pengguna PDAM tidak ada faktor yang signifikan memengaruhi perilaku. Pada pengguna ST perilaku dipengaruhi oleh faktor kepentingan menggunakan air bersih. Pada pengguna STT faktor niat, hambatan lingkungan dan kebiasaan memengaruhi perilaku menggunakan air bersih. Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku khususnya di wilayah kumuh perkotaan berbeda-beda berdasar atas sumber air bersih yang digunakan sehingga upaya promosi kesehatan untuk melakukan perubahan perilaku harus dikembangkan sesuai dengan jenis sumber air yang digunakan.

  10. Analisis Yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Membeli Produk Herbalife Pada PT. Herbalife Cabang Aviari Batam

    OpenAIRE

    Ginting, Nia Novriana

    2013-01-01

    Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara produk (product), harga (pricing), promosi (promotion) terhadap keputusan konsumen dalam membeli produk Herbalife pada PT. Herbalife Cabang Aviari Batam. Menyadari akan pentingnya pelanggan dalam menentukan kesuksesan suatu usaha maka PT. Herbalife Cabang Aviari Batam menggunakan bauran pemasaran yang ada semaksimal mungkin dalam usaha untuk menciptakan keputusan pembelian konsumen terhadap produk yang ditawarkan oleh perusahaan kh...

  11. MEKANISME PENGAWASAN YANG SINERGIS IMPLEMENTASI STANDAR PELAYANAN MINIMAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moerdiyanto *

    2005-01-01

    ment index, Indonesia hanya berada di peringkat 111 dari 177 negara di dunia yang disurvei. Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan dituangkan dalam Keputusan Mendiknas nomor 0971U/2002, tentang pengawasan penyelenggaraan pendidikan, termasuk pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM. Pada tataran praktis justru yang harus menjadi perhatian adalah bagaimana mekanisme dan prosedur monitoring dan kontrol dilakukan, agar pelaksanaan SPM di setiap lembaga pendidikan berjalan sebagaimana mestinya. Model monitoring dan pengawasan yang intensif adalah bentuk kolaborasi yang sinergis dan produktif antara inspektorat jenderal, Bawasda Provinsi, Bawasda KabupatenlKota dan Pengawas Sekolah, dan masyarakat. Oi dalam pelaksanaan pengawasan perlu dilakukan koordinasi dan sinkronisasi melalui pembagian kekuasaan dan kewenangan pengawasan yang diatur dalam Buku Pedoman Pengawasan Standar Pelayanan Minimal. Pelaksanaan pemeriksaan kolaboratif hendaknya dilandasi oleh prinsip-prinsip sebagai berikut: (1 prinsip manajemen yaitu fungsi kontrol, (2 prinsip pengendalian yaitu memberikan bimbingan, (3 prinsip integritas yang dilandasi integritas pribadi dan profesional, (4 prinsip pemberdayaan atas kemampuan dan kinerja kelembagaan, dan (5 prinsip efektivitas dan efisiensi agar pengawasan hemat biaya, tenaga, dan waktu. Selain itu, pengawasan harus ditempuh secara prosedural, yaitu: (1 dilaksanakan secara berkala dan terpadu, (2 melakukan penilaian atas manfaat dan keberhasilan pelaksanaan program kegiatan, (3 memberikan informasi adanya kotupsi, kolusi dan nepotisme, dan penyampaian saran perbaikan, (4 dilakukan oleh pengawas yang memadai, dan (5 adanya semangat saling memberi dan menerima secara profesional, obyektif dan akuntabel yang bernuansa pemberdayaan.

  12. KAJIAN PEMBERIAN ANTENATAL KORTIKOSTEROID UNTUK IBU HAMIL YANG BERISIKO MELAHIRKAN BAYI PREMATUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuyun Yuniar

    2016-03-01

    Full Text Available Latar Belakang: Kelahiran prematur merupakan salah satu penyebab utama kematian bayi terkait dengan komplikasi yang terjadi khususnya sindrom gagal nafas. Pemberian antenatal corticosteroid (ACS merupakan intervensi yang efektif untuk mencegah gangguan pernafasan pada bayi prematur. Cakupan pemberian ACS diperkirakan hanya 10 persen dari yang membutuhkan. Tujuan: Kajian ini dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai kebijakan, manfaat dan kerugian ACS, serta rekomendasi berbagai organisasi profesi terkait pemberian ACS. Metode: Data dikumpulkan melalui penelusuran data kebijakan, penelusuran literatur secara online untuk dibuat telaah secara sistematik serta pertemuan dengan narasumber dari organisasi profesi terkait. Hasil: Kebijakan yang sudah ada belum menjadi landasan hukum pemberian ACS dan belum ada prosedur teknis pelaksanaannya. ACS terbukti bermanfaat untuk membantu pematangan paru-paru pada janin sehingga mengurangi risiko komplikasi pada bayi prematur dan tidak memberikan komplikasi yang serius pada ibu. Pemberian ACS harus dilakukan sebagai satu paket komprehensif oleh tenaga kesehatan yang meliputi proses deteksi dini, pemberian tokolitik, pemberian ACS dan diikuti dengan rujukan ke fasilitas yang memadai. Pemahaman dan kompetensi tenaga kesehatan baik di rumah sakit maupun puskesmas perlu ditingkatkan dan didukung dengan peraturan yang memadai. Kesimpulan: Peningkatan cakupan pemberian ACS memerlukan dukungan kebijakan pemerintah serta peran organisasi profesi dan tenaga kesehatan.

  13. Effective Lagrangian of SU(2) Yang-Mills Theory in the Presence of Fermions

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    FAN Ji-Yang; JIANG Ying; ZHU Zhong-Yuan

    2002-01-01

    We derive the one-loop effective action of SU(2) Yang Mills theory in the presence of fermions in the lowenergy limit. This result is presented by separating the topological degrees, which describe the non-Abelian monopolesfrom the dynamical degrees of the gauge potential and integrate out all the dynamical degrees and fermions in SU(2)Yang-Mills theory.

  14. Pembelajaran sains yang menarik dan menantang [Science learning which is interesting and challenging

    NARCIS (Netherlands)

    van den Berg, E.; Rondonuwu, F.S.; Kristijanto, A.I.; Setiawan, A.; Kristiyanto, W.H.

    2008-01-01

    Tujuan ceramah dan makalah ini adalah untuk membahas judulnya, yaitu bagaimana mengajukan pembelajaran sains yang menarik dan menantang dan sekaligus mendemonstrasikannya. Semoga demonstrasi menjamin bahwa Anda tidak pulang dengan "kantong" yang kosong, tetapi dengan sedikit oleh-oleh dalam bentuk i

  15. DAMPAK PENGGUNAAN OVITRAP YANG DIBUBUHI TEMEPHOS TERHADAP ANGKA LARVA NYAMUK Aedes aegypti

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Hasyimi

    2012-10-01

    Full Text Available Penelitian lapangan penggunaan ovitrap yang dibubuhi temephos untuk pengendalian vektor demam berdarah dengue (Aedes aegypti telah dilakukan dari bulan Agustus 1997 sampai dengan Januari 1998 di kelurahan Rawajati dan kelurahan Cipinang Muara Jakarta. Ovitrap yang dibubuhi temephos dipasang pada 25 rumah penduduk sebagai daerah perlakuan, yang dikelilingi 75 rumah dipasangi ovitrap yang sama sebagai daerah penyangga. Masing-masing rumah dipasang 2 buah ovitrap, yang diletakkan di dalam dan di luar rumah. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan cara yang tepat guna pengendalian A. aegypti dengan cara memasang ovitrap tersebut yang dikerjakan bersama-sama dengan program PSN-3M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ovitrap ini dapat menurunkan angka larva vektor DBD yang terdiri angka kontainer (CI, angka rumah (HI dan angka breteau (BI. Diperoleh data penurunan angka larva sesudah pemasangan ovitrap sebagai berikut: (1 Daerah penelitian rawajati Jakarta Selatan CI= 23,4%, HI= 29,7% dan BI= 61. (2. Daerah penelitian Cipinang Muara Jakarta Timur CI = 6,7%; HI= 41,1% dan BI 18,6. Di dua daerah penelitian tersebut, angka-angka larva pada bulan-bulan pengamatan berikutnya senantiasa lebih rendah dibandingkan tanpa pemasangan ovitrap.

  16. PERBEDAAN PENERIMAAN TEMAN SEBAYA ANTARA SISWA YANG BERKEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT PADA SISWA SMK NEGERI 1 MADIUN TAHUN PELAJARAN 2010/2011

    OpenAIRE

    Dewi, Novianti Kartika

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerimaan teman sebaya pada siswa yang berkepribadian ekstrovert dan yang berkepribadian introvert . Penelitian ini juga ingin mengetahui perbedaan penerimaan teman sebaya antara siswa yang berkepribadian ekstrovert dan yang berkepribadian introvertRancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 1 Madiun, sebesar 735 siswa. Teknik sampel yang digunakan dalam ...

  17. PENELUSURAN REGISTRASI PENDERITA KANKER SERVIKS DI DKI JAKARTA YANG MENDAPAT PENGOBATAN DI RSCM PADA TAHUN 1990

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Oemyati

    2012-09-01

    Full Text Available Saat ini dari setiap 100.000 penduduk Indonesia terdapat kurang lebih 100 penderita baru kanker setiap tahun. Di RSCM, kanker serviks merupakan penyebab kematian terbanyak diantara kematian kanker ginekologis yaitu 66%.Sampai saat ini data/informasi mengenai jumlah kematian maupun survival pasien kanker khususnya kanker serviks belum diketahui dengan baik. Oleh karena itu, perlu dilakukan survei alamat penderita kanker serviks yang telah mendapat pengobatan.Tujuan tinjauan ini secara umum memperoleh data gambaran pasien (yang masih hidup setelah lima tahun yang lalu mendapat pengobatan dari kanker serviks dan secara khusus untuk mengetahui faktor-faktor hambatan penelusuran alamat pasien kanker serviks.Sampel yang diambil adalah pasien kanker serviks yang masih hidup dan berobat di RSCM pada tahun 1990 dan beralamat di Jakarta, mengingat survival pasien kanker adalah lima tahun. Kemudian dari catatan medik penderita kanker serviks akab ditelusuri alamatnya.

  18. Geodynamo and mantle convection simulations on the Earth Simulator using the Yin-Yang grid

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Kageyama, Akira; Yoshida, Masaki [Earth Simulator Center, Japan Agency for Marine-Earth Science and Technology, Showa-machi 3173-25, Yokohama (Japan)

    2005-01-01

    We have developed finite difference codes based on the Yin-Yang grid for the geodynamo simulation and the mantle convection simulation. The Yin-Yang grid is a kind of spherical overset grid that is composed of two identical component grids. The intrinsic simplicity of the mesh configuration of the Yin-Yang grid enables us to develop highly optimized simulation codes on massively parallel supercomputers. The Yin-Yang geodynamo code has achieved 15.2 Tflops with 4096 processors on the Earth Simulator. This represents 46% of the theoretical peak performance. The Yin-Yang mantle code has enabled us to carry out mantle convection simulations in realistic regimes with a Rayleigh number of 10{sup 7} including strongly temperature dependent viscosity with spatial contrast up to 10{sup 6}.

  19. KANDIDIASIS VAGINA YANG MENDAPAT TERAPI SISTEMIK DAN TOPIKAL: SEBUAH LAPORAN KASUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewa Made Rendy Sanjaya

    2014-08-01

    Full Text Available Kandidiasis vulvovaginitis ialah penyakit jamur candida yang mengenai mukosa vagina danvulva.Penyebabnya yang tersering biasanya adalah candida albicans.Gejala klinis KandidiasisVulvovaginitis ialah gatal didaerah vulva, dan pada yang berat terdapat rasa panas,dispaneuria.lesi eritema, hiperemis dilabia mayora, dan vagina 1/3 bawah. Dilaporkan satu  kasusseorang wanita. berumur 26 tahun dengan keluhan keputihan pada daerah vagina sertamengalami kegatalan dan rasa nyeri terjadi sejak 2 minggu yang lalu. Pada gambaran klinis tampak dinding vagina eritema, erosi dengan secret putih kental. Pada pengecatan gram darisecret mukosa vagina didapatkan leukosit blastopsora dan pseudohifa. Pemerikaan KOH 10%dari sekret vagina didapatkan blastopore dan pesudohifa.Penanganan yang diberikan adalah obatsistemik dengan flukonazol 1x150 mg dosis tunggal dan topical diberikan ketokenazol cream.Prognosis kasus tersebut adalah baik..

  20. Analisis Medan Magnetik terhadap Operator yang Bekerja di Saluran Transmisi Menggunakan 3D Metode Elemen Hingga

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Dwi Nugraha

    2017-03-01

    Full Text Available Pemakaian tegangan tinggi selain untuk mengurangi rugi-rugi daya, juga menghasilkan medan magnet di sekitar kawat penghantar. Medan magnet di sekitar kawat penghantar menimbulkan dampak merugikan bagi operator maupun penduduk yang bertempat tinggal di dekat saluran transmisi Untuk menganalisis distribusi medan magnet pada saluran transmisi di gunakan perangkat lunak berbasis FEM (Finite Element Methode. Ide dasar dari FEM adalah membagi struktur, badan (body, atau daerah yang dianalisis menjadi jumlah yang sangat besar dari suatu elemen hingga (finite element. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan mensimulasikan saluran transmisi 500kV dan pengaruhnya terhadap sekitar (operator untuk mendapatkan medan magnet yang di hasilkan. Penelitian ini akan menggunakan perangkat lunak CST Studio berbasis FEM untuk melakukan simulasi distribusi medan magnet yang di hasilkan oleh saluran transmisi dan terhadap manusia.

  1. N=2 SYM Action as a BRST Exact Term, Topological Yang Mills and Instantons

    CERN Document Server

    Ulker, K

    2003-01-01

    By defining an extended BRST operator that includes the chiral part of N=2 global supersymmetry, it is shown that the full N=2 off-shell Super Yang Mills Action can be represented as an exact BRST term. The action written in this form suggests that the fields of the Topological Yang Mills theory can be defined in terms of composite fields of supersymmetry ghosts and N=2 fields in a natural way. Topological Yang Mills theory is obtained from the ordinary Euclidean N=2 SYM directly as field redefinitions without using twisting procedure. With the help of these results, relation between the recent instanton calculations in N=2 Super Yang Mills and Topological Yang Mills theories is also discussed.

  2. MEMBANGUN MEREK DENGAN MENGAKUISISI PERUSAHAAN : REALITAS MEREK-MEREK YANG BERHASIL (STUDI KASUS – COCA COLA, STARBUCKS & HM SAMPOERNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S Pantja Djati

    2006-01-01

    Full Text Available Membangun sebuah merek sebagai investasi yang cukup panjang dan akan menghasilkan suatu keuntungan besar bagi perusahaan. Pada kenyataannya banyak merek-merek internasional yang sudah berhasil untuk jangka waktu yang panjang sampai saat ini, sebab ia sudah berhasil dalam merencanakan suatu merek. Pada beberapa waktu ternyata nilai suatu merek melebihi dari total asset perusahaan, tanah dan mesin yang dimiliki perusahaan, karena citra merek yang tinggi bisa mendatangkan keuntungan yang besar. Pada beberapa kasus di perusahaan pada dasarnya investasi dengan membeli perusahaan memiliki kecenderungan untuk mempertahankan merek mula-mula, yaitu merek yang sejak awal dibeli yang sudah cukup kuat di benak konsumen. Membuat merek baru lebih beresiko dan perlu biaya mahal. Justru dengan mengakuisisi perusahaan untuk menambah portofolio merek perusahaan.

  3. OPTIMISASI SISTEM USAHA TANI UNTUK PERTANIAN BERKELANJUTAN DI KAWASAN PESISIR BALI UTARA (Optimization of Farming System Towards Sustainable Agriculture in North Coastal Plain Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Budiasa

    2007-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Pengembangan sistem usaha tani secara intensif pada lahan kurang subur dengan sumberdaya air yang terbatas dapat mengarah pada trade-off antara manfaat ekonomi dalam jangka pendek dan permasalahan lingkungan dalam jangka panjang. Akibat degradasi lingkungan yang meningkat dan alokasi sumberdaya yang tidak efisien, sistem usahatani akan tidak berlanjut. Studi ini bertujuan untuk mengoptimalkan model sistem usahatani beririgasi dan menilai keberlanjutannya. Dengan menggunakan analisis programasi linier, petani di kawasan pesisir Bali bagian Utara telah optimal dalam alokasi sumberdaya yang diindikasikan oleh pencapaian solusi optimal pada model sistem usahatani konvensional yang mencerminkan kondisi kenyataan. Dengan berbagai penyesuaian model sistem usahatani konvensional dapat diperluas menjadi model sistem usahatani berkelanjutan. Diperoleh bahwa sistem usahatani berkelanjutan lebih baik ketimbang sistem usahatani konvensional. Karena semua komponen dan indikator keberlanjutan telah dipertimbangkan dalam model dan semua kriteria berkelanjutan telah tercapai dalam solusi optimal, maka model sistem usahatani yang telah diperluas tersebut juga menjamin bahwa pengembangan sistem usahatani beririgasi pda level rumah-tangga akan dapat berkelanjutan. Agar sistem usahatani rumah-tangga dapat berlanjut, petani seharusnya menggunakan air tahan sebesar atau kurang dari 8.547 L/dt, menambah pupuk organik dari pupuk kandang minimal sebesar 5t/ha/th, meneruskan sistem usahatani campuran dan rotasi tanaman, tetap mempertimbangkan pengeluaran minimum rumah-tangga, dan bersedia membayar harga air sebesar Rp 1.218,29/m3. Model sistem usahatani berkelanjutaan yang dihasilkan dari studi ini telah melalui proses validasi. Dengan demikian, hasil tersebut dapat dikontribusikan untuk pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pertanian. Juga, hasil tersebut dapat dijadikan pilihan praktek manajemen oleh petani dalam usahataninya.   ABSTRACT Intensive farming

  4. Implementasi Estimator Kecepatan Pertumbuhan Mikroorganisme pada Bioreaktor Anaerob

    OpenAIRE

    Dewinta Ria Wardhani; Ronny Dwi Noriyati; Totok Soehartanto

    2013-01-01

    Mikroba memiliki peranan yang sangat penting dalam produktivitas biogas pada pengolahan limbah bahan organik khususnya kotoran ternak pada bioreaktor anaerob, dimana dalam pengolahanya bakteri dipengaruhi oleh nutrisi, pH dan temperatur. Sehingga akan mempengaruhi produk biogas yang dihasilkan. Agar mendapatkan hasil biogas yang diharapkan maka diperlukan sebuah monitoring kecepatan pertumbuhan mikroorganisme. Namun saat ini belum ada alat untuk memonitoring secara langsung sehingga di...

  5. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG WISATAWAN MELAKUKAN KEPUTUSAN PEMBELIAN TIKET PESAWAT MELALUI MOBILE BOOKING PADA SITUS TRAVELOKA.COM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erni Muliana

    2016-07-01

    Full Text Available Pembelian kebutuhan perjalanan wisata secara online merupakan bagian dari transaksi business to-customer (B2C. Produk yang ditawarkan biasanya terdiri dari: pemesanan paket wisata, penjualan tiket pesawat dan kereta api, kamar hotel dan penyewaan transportasi. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong wisatawan melakukan keputusan pembelian tiket pesawat melalui mobile booking pada situs Traveloka.com serta faktor yang paling banyak berkontribusi dalam menentukan keputusan pembelian tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner online dan kuesioner yang disebarkan secara langsung (offline kepada 250 responden, penentuan responden ditetapaka menggunakn metode purposive sampling, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis faktor. Hasil analisis faktor yang didapatakan menjelaskan 67,066% dari keseluruhan total variance, dan hasil analisis data menunjukkan empat faktor terbentuk yang mendorong wisatawan melakukan keputusan pembelian tiket pesawat melalui mobile booking pada situs Traveloka.com, yaitu: kemudahan dan sistem informasi website (24,396 %, pelayanan konsumen/customer service (15,211%, citra perusahaan (14,681 %, dan motivasi pembelian (12,779%, adapun faktor yang paling berkontribusi dalam mendorong wisatawan melakukan keputusan pembelian tiket pesawat melalui mobile booking pada situs Traveloka.com adalah faktor terbentuk yang memiliki faktor laoding tertinggi dari keseluruhan faktor yang terbentuk, yaitu faktor “Kemudahan dan Sistem Informasi Website”, faktor ini terdiri dari 13 variabel yakni: (1 Kemudahan pencarian situs web, (2 kecepatan waktu mengakses (load time, (3 nama domain perusahaan, (4 kemudahan pemesanan, (5 Informasi yang lengkap, (6 Informasi yang akurat, (7 Informasi yang menarik, (8 Pemaparan informasi yang tepat, (9 Ketersediaan dan aksesibilitas, (10 Harga yang kompetitif, (11 Pengalaman secara keseluruhan, (12 Keamanan data

  6. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi MotivasI Ibu Terhadap Terapi Autisme Di Yayasan Tali Kasih Medan Tahun 2008

    OpenAIRE

    Sherly Cisilia Ivana

    2010-01-01

    Jumlah penyandang autisme semakin hari semakin banyak. Autisme dapat sembuh bila dilakukan intervensi secara dini, intervensi yang dilakukan salah satunya adalah terapi autisme. Ibu sebagai orang yang paling dekat dengan anak berperan penting dalam penentuan tempat terapi autisme. Penetuan tempat terapi autisme tidak terlepas dari faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi ibu terhadap terapi autisme seperti umur, pendidikan, pekerjaan, sumber informasi, lingkungan dan fasilitas yang tersedia d...

  7. The leading term of the Yang-Mills free energy

    CERN Document Server

    Chatterjee, Sourav

    2016-01-01

    The construction of quantum Yang-Mills theories is a central open question in mathematical physics, famously posed as one of the millennium prize problems by the Clay Institute. Although huge strides were made in the Eighties, the problem has remained unsolved in dimensions three and four. This article makes a new contribution to this quest, by explicitly calculating the leading term of the free energy of three dimensional $U(N)$ lattice gauge theory for any $N$, as the lattice spacing tends to zero. This is a small step towards the complete solution of the above problem, since the main question can be rephrased as the problem of determining of the full asymptotics of the free energy, rather than only the leading term. The proof is based on a novel technique that avoids phase cell renormalization. The technique also yields a similar formula for the four dimensional theory, but only in the weak coupling limit.

  8. Chaotic behavior of the lattice Yang-Mills on CUDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Forster Richárd

    2015-12-01

    Full Text Available The Yang-Mills fields plays important role in the strong interaction, which describes the quark gluon plasma. The non-Abelian gauge theory provides the theoretical background understanding of this topic. The real time evolution of the classical fields is derived by the Hamiltonian for SU(2 gauge field tensor. The microcanonical equations of motion is solved on 3 dimensional lattice and chaotic dynamics was searched by the monodromy matrix. The entropy-energy relation was presented by Kolmogorov-Sinai entropy. We used block Hessenberg reduction to compute the eigenvalues of the current matrix. While the purely CPU based algorithm can handle effectively only a small amount of values, the GPUs provide enough performance to give more computing power to solve the problem.

  9. Lax pairs on Yang-Baxter deformed backgrounds

    CERN Document Server

    Kameyama, Takashi; Sakamoto, Jun-ichi; Yoshida, Kentaroh

    2015-01-01

    We explicitly derive Lax pairs for string theories on Yang-Baxter deformed backgrounds, 1) gravity duals for noncommutative gauge theories, 2) $\\gamma$-deformations of S$^5$, 3) Schr\\"odinger spacetimes and 4) abelian twists of the global AdS$_5$\\,. Then we can find out a concise derivation of Lax pairs based on simple replacement rules. Furthermore, each of the above deformations can be reinterpreted as a twisted periodic boundary conditions with the undeformed background by using the rules. As another derivation, the Lax pair for gravity duals for noncommutative gauge theories is reproduced from the one for a $q$-deformed AdS$_5\\times$S$^5$ by taking a scaling limit.

  10. Matrix factorization for solutions of the Yang-Baxter equation

    CERN Document Server

    Chicherin, D

    2015-01-01

    We study solutions of the Yang-Baxter equation on a tensor product of an arbitrary finite-dimensional and an arbitrary infinite-dimensional representations of the rank one symmetry algebra. We consider the cases of the Lie algebra sl_2, the modular double (trigonometric deformation) and the Sklyanin algebra (elliptic deformation). The solutions are matrices with operator entries. The matrix elements are differential operators in the case of sl_2, finite-difference operators with trigonometric coefficients in the case of the modular double or finite-difference operators with coefficients constructed out of Jacobi theta functions in the case of the Sklyanin algebra. We find a new factorized form of the rational, trigonometric, and elliptic solutions, which drastically simplifies them. We show that they are products of several simply organized matrices and obtain for them explicit formulae.

  11. Preliminary Studies for Three Experiments at Treiman-Yang Criterion

    Science.gov (United States)

    Kres, I. V.; Kondratyev, V. N.; Cherubini, S.; Spitaleri, C.

    2016-05-01

    Nuclear reactions with three bodies in their final state may proceed through different reaction mechanisms. The Feynman graph technique has been widely used to describe such reactions. However, it is very difficult in general to select the graphs that dominate in given process. The Treiman-Yang criterion is one of the most powerful experimental tests for verifying the pole approximation prediction when describing a quasi-free reaction mechanism. We propose the theoretical study of the H2(B10, α Be7)ns, H1(B11, α1α2)αs, He3(Be9, α1α2)αs reactions at different energies. The preliminary study helps to check the existence of a QF channel by using the TY creterion.

  12. Covariant gauges without Gribov ambiguities in Yang-Mills theories

    CERN Document Server

    Serreau, Julien; Tresmontant, Andréas

    2013-01-01

    We propose a formulation of a certain class of nonlinear covariant gauges as an extremization procedure that can be implemented on the lattice. At high energies, where the Gribov ambiguities can be ignored, this reduces to the Curci-Ferrari-Delbourgo-Jarvis gauges. We further propose a continuum formulation in terms of a local action which is free of Gribov ambiguities and avoids the Neuberger zero problem of the standard Faddeev-Popov construction. This involves an averaging over Gribov copies with a nonuniform weight, which introduces a new gauge-fixing parameter. We show that the proposed gauge-fixed action is perturbatively renormalizable in four dimensions and we provide explicit expressions of the renormalization factors at one loop. We discuss the possible implications of the present proposal for the calculation of Yang-Mills correlators.

  13. Lifting the Gribov ambiguity in Yang-Mills theories

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Serreau, J., E-mail: serreau@apc.univ-paris7.fr [APC, AstroParticule et Cosmologie, Universite Paris Diderot, CNRS/IN2P3, CEA/Irfu, Observatoire de Paris, Sorbonne Paris Cite, 10, rue Alice Domon et Leonie Duquet, 75205 Paris Cedex 13 (France); Tissier, M. [LPTMC, Laboratoire de Physique Theorique de la Matiere Condensee, CNRS UMR 7600, Universite Pierre et Marie Curie, boite 121, 4 pl. Jussieu, 75252 Paris Cedex 05 (France)

    2012-05-30

    We propose a new one-parameter family of Landau gauges for Yang-Mills theories which can be formulated by means of functional integral methods and are thus well suited for analytic calculations, but which are free of Gribov ambiguities and avoid the Neuberger zero problem of the standard Faddeev-Popov construction. The resulting gauge-fixed theory is perturbatively renormalizable in four dimensions and, for what concerns the calculation of ghost and gauge field correlators, it reduces to a massive extension of the Faddeev-Popov action. We study the renormalization group flow of this theory at one-loop and show that it has no Landau pole in the infrared for some - including physically relevant - range of values of the renormalized parameters.

  14. Lifting the Gribov ambiguity in Yang-Mills theories

    CERN Document Server

    Serreau, Julien

    2012-01-01

    We propose a new one-parameter family of Landau gauges for Yang-Mills theories which can be formulated by means of functional integral methods and are thus well suited for analytic calculations, but which are free of Gribov ambiguities and avoid the Neuberger zero problem of the standard Fadeev-Popov construction. The resulting gauge-fixed theory is perturbatively renormalizable in four dimensions and, for what concerns the calculation of ghost and gauge field correlators, it reduces to a massive extension of the Fadeev-Popov action. We study the renormalization group flow of this theory at one-loop and show that it has no Landau pole in the infrared for some - including physically relevant - range of values of the renormalized parameters.

  15. Lifting the Gribov ambiguity in Yang-Mills theories

    Science.gov (United States)

    Serreau, J.; Tissier, M.

    2012-05-01

    We propose a new one-parameter family of Landau gauges for Yang-Mills theories which can be formulated by means of functional integral methods and are thus well suited for analytic calculations, but which are free of Gribov ambiguities and avoid the Neuberger zero problem of the standard Faddeev-Popov construction. The resulting gauge-fixed theory is perturbatively renormalizable in four dimensions and, for what concerns the calculation of ghost and gauge field correlators, it reduces to a massive extension of the Faddeev-Popov action. We study the renormalization group flow of this theory at one-loop and show that it has no Landau pole in the infrared for some - including physically relevant - range of values of the renormalized parameters.

  16. Covariant gauges without Gribov ambiguities in Yang-Mills theories

    Science.gov (United States)

    Serreau, J.; Tissier, M.; Tresmontant, A.

    2014-06-01

    We propose a one-parameter family of nonlinear covariant gauges which can be formulated as an extremization procedure that may be amenable to lattice implementation. At high energies, where the Gribov ambiguities can be ignored, this reduces to the Curci-Ferrari-Delbourgo-Jarvis gauges. We further propose a continuum formulation in terms of a local action which is free of Gribov ambiguities and avoids the Neuberger zero problem of the standard Faddeev-Popov construction. This involves an averaging over Gribov copies with a nonuniform weight, which introduces a new gauge-fixing parameter. We show that the proposed gauge-fixed action is perturbatively renormalizable in four dimensions and we provide explicit expressions of the renormalization factors at one loop. We discuss the possible implications of the present proposal for the calculation of Yang-Mills correlators.

  17. Planar Amplitudes in Maximally Supersymmetric Yang-Mills Theory

    CERN Document Server

    Anastasiou, C; Dixon, L; Kosower, D A

    2003-01-01

    The collinear factorization properties of two-loop scattering amplitudes in dimensionally-regulated N=4 super-Yang-Mills theory suggest that, in the planar ('t Hooft) limit, higher-loop contributions can be expressed entirely in terms of one-loop amplitudes. We demonstrate this relation explicitly for the two-loop four-point amplitude and, based on the collinear limits, conjecture an analogous relation for n-point amplitudes. The simplicity of the relation is consistent with intuition based on the AdS/CFT correspondence that the form of the large N_c L-loop amplitudes should be simple enough to allow a resummation to all orders.

  18. Cylindrically symmetric solitons in Einstein-Yang-Mills theory

    CERN Document Server

    Galtsov, D V; Davydov, Evgeny A.; Gal'tsov, Dmitri V.

    2006-01-01

    Recently new Einstein-Yang-Mills (EYM) soliton solutions were presented which describe superconducting strings with Kasner asymptotic (hep-th/0610183). Here we study the static cylindrically symmetric SU(2) EYM system in more detail. The ansatz for the gauge field corresponds to superposition of the azimuthal $B_\\phi$ and the longitudinal $B_z$ components of the color magnetic field. We derive sum rules relating data on the symmetry axis to asymptotic data and show that generic asymptotic structure of regular solutions is Kasner. Solutions starting with vacuum data on the axis generically are divergent. Regular solutions correspond to some bifurcation manifold in the space of parameters which has the low-energy limiting point corresponding to string solutions in flat space (with the divergent total energy) and the high-curvature point where gravity is crucial. Some analytical results are presented for the low energy limit, and numerical bifurcation curves are constructed in the gravitating case. Depending on ...

  19. Renormalization of the Yang-Mills spectral action

    CERN Document Server

    van Suijlekom, Walter D

    2011-01-01

    We prove renormalizability of the full spectral action for the Yang-Mills system on a flat 4-dimensional background manifold. Interpreting the spectral action as a higher-derivative gauge theory, a power-counting argument shows that it is superrenormalizable. We determine the counterterms at one-loop using zeta function regularization in a background field gauge and establish their gauge invariance. Consequently, the spectral action can be renormalized by a simple shift of the coefficients appearing in the asymptotic expansion of the spectral action. This manuscript provides more details than the shorter companion paper, where we have used a (formal) quantum action principle to arrive at gauge invariance of the counterterms. Here, we give in addition an explicit expression for the gauge propagator.

  20. Confinement in a three-dimensional Yang-Mills theory

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Frasca, Marco

    2017-04-15

    We show that, starting from known exact classical solutions of the Yang-Mills theory in three dimensions, the string tension is obtained and the potential is consistent with a marginally confining theory. The potential we obtain agrees fairly well with preceding findings in the literature but here we derive it analytically from the theory without further assumptions. The string tension is in strict agreement with lattice results and the well-known theoretical result by Karabali-Kim-Nair analysis. Classical solutions depend on a dimensionless numerical factor arising from integration. This factor enters into the determination of the spectrum and has been arbitrarily introduced in some theoretical models. We derive it directly from the solutions of the theory and is now fully justified. The agreement obtained with the lattice results for the ground state of the theory is well below 1% at any value of the degree of the group. (orig.)

  1. Confinement in a three-dimensional Yang-Mills theory

    CERN Document Server

    Frasca, Marco

    2016-01-01

    We show that, starting from known exact classical solutions of the Yang-Mills theory in three dimensions, the string tension is obtained and the potential is consistent with a confining theory. The potential we obtain agrees fairly well with preceding findings in literature but here we derive it analytically from the theory without further assumptions. The string tension is in strict agreement with lattice results and the well-known theoretical result by Karabali-Kim-Nair analysis. Classical solutions depends on a dimensionless numerical factor arising from integration. This factor enters into the determination of the spectrum and has been arbitrarily introduced in some theoretical models. We derive it directly from the solutions of the theory.

  2. Lifshitz black holes in Einstein-Yang-Mills theory

    CERN Document Server

    Devecioglu, Deniz Olgu

    2014-01-01

    We find that the four dimensional cosmological Einstein-Yang-Mills theory with $SU(2)$ gauge group admits Lifshitz spacetime as a base solution for the dynamical exponent $z>1$. Motivated by this, we next demonstrate numerically that the field equations admit black hole solutions which behave regularly on the horizon and at spatial infinity for different horizon topologies. The solutions depend on one parameter, the strength of the gauge field at the horizon, which is fine-tuned to capture the Lifshitz asymptotics at infinity. We also discuss the behavior of solutions and the change in Hawking temperature for black holes that are large or small with respect to the length scale $L$, which is itself fixed by the value of the cosmological constant.

  3. Yang-Feldman formalism on noncommutative Minkowski space

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Doescher, C.

    2006-12-15

    We examine quantum field theory on noncummutative spacetime. For this we choose an approach which lives explicitly on the noncommutative Minkowski space, namely the Yang-Feldman formalism. Here the ansatz is to try to solve the field equation of the quantum fields. In this setting we first take a look at an additional mass term, and use this to discuss possible IR cutoffs. We find classes of IR cutoffs which indeed yield the expected limit. Furthermore, we look at interacting models, namely the {phi}{sup 3} model in four and six dimensions, the {phi}{sup 4} model and the Wess-Zumino model. For these we calculate dispersion relations. We see that there exist huge differences in the orders of magnitude between logarithmically and quadratically divergent models. Integrals which are made finite by twisting factors are calculated rigorously in the sense of the theory of oscillatory integrals. (orig.)

  4. Function group approach to unconstrained Hamiltonian Yang-Mills theory

    CERN Document Server

    Salmela, A

    2004-01-01

    Starting from the temporal gauge Hamiltonian for classical pure Yang-Mills theory with the gauge group SU(2) a canonical transformation is initiated by parametrising the Gauss law generators with three new canonical variables. The construction of the remaining variables of the new set proceeds through a number of intermediate variables in several steps, which are suggested by the Poisson bracket relations and the gauge transformation properties of these variables. The unconstrained Hamiltonian is obtained from the original one by expressing it in the new variables and then setting the Gauss law generators to zero. This Hamiltonian turns out to be local and it decomposes into a finite Laurent series in powers of the coupling constant.

  5. Spatial geometry and the Wu-Yang ambiguity

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Freedman, D.Z. [European Organization for Nuclear Research, Geneva (Switzerland). Theory Div.; Khuri, R.R. [European Organization for Nuclear Research, Geneva (Switzerland). Theory Div.

    1995-12-31

    We display continuous families of SU(2) vector potentials A{sup a}{sub i}(x) in 3 space dimensions which generate the same magnetic field B{sup ai}(x) (with det B {ne} 0). These Wu-Yang families are obtained from the Einstein equation R{sub ij} = -2G{sub ij} derived recently via a local map of the gauge field system into a spatial geometry with 2-tensor G{sub ij} = B{sup a}{sub i}B{sup a}{sub j} det B and connection {Gamma}{sup i}{sub jk} with torsion defined from gauge covariant derivatives of B. (orig.)

  6. Solvable Relativistic Hydrogenlike System in Supersymmetric Yang-Mills Theory

    DEFF Research Database (Denmark)

    Caron-Huot, Simon; Henn, Johannes M.

    2014-01-01

    he classical Kepler problem, as well as its quantum mechanical version, the hydrogen atom, enjoys a well-known hidden symmetry, the conservation of the Laplace-Runge-Lenz vector, which makes these problems superintegrable. Is there a relativistic quantum field theory extension that preserves...... this symmetry? In this Letter we show that the answer is positive: in the nonrelativistic limit, we identify the dual conformal symmetry of planar N=4 super Yang-Mills theory with the well-known symmetries of the hydrogen atom. We point out that the dual conformal symmetry offers a novel way to compute...... the spectrum of bound states of massive W bosons in the theory. We perform nontrivial tests of this setup at weak and strong coupling and comment on the possible extension to arbitrary values of the coupling....

  7. Fluxes, Tadpoles and Holography for N=1 Super Yang Mills

    CERN Document Server

    Gómez, C; Resco, P; Gomez, Cesar; Montanez, Sergio; Resco, Pedro

    2004-01-01

    We study non perturbative superpotentials for N=1 super Yang Mills from the point of view of large $N$ dualities. Starting with open topological strings we work out the relation between the closed string sector dilaton tadpole, which appears in the annulus amplitude, and NSNS fluxes in the closed string dual on the resolved conifold. For the mirror closed string dual version on the deformed conifold we derive, for a non vanishing $G_{3}$ form, the $N$ supersymmetric vacua and the transformations of $G_{3}$ through domain walls. Finally, as an extension of Fischler Susskind mechanism we find a direct relation between the dilaton tadpole and the geometric warping factors induced by the gravitational backreaction of NSNS fluxes.

  8. Yang-Baxter algebras, integrable theories and quantum groups

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Vega, H.J. de (Paris-6 Univ., 75 (France). Lab. de Physique Theorique et Hautes Energies)

    1990-12-01

    The Yang-Baxter algebras (YBA) are introduced in a general framework stressing their power to exactly solve the lattice models associated to them. The algebraic Bethe Ansatz is developed as an eigenvector construction based on the YBA. The six-vertex model solution is given explicitely. It is explained how these lattice models yield both solvable massive QFT and conformal models in appropriated scaling (continuous) limits within the lattice light-cone approach. This approach permit to define and solve rigorously massive QFT as an appropriate continuum limit of gapless vertex models. The deep links between the YBA and Lie algebras are analyzed including the quantum groups that underly the trigonometric/hyperbolic YBA. Braid and quantum groups are derived from trigonometric/hyperbolic YBA in the limit of infinite spectral parameter. To conclude, some recent developments in the domain of integrable theories are summarized. (orig.).

  9. Brownian Motion in Non-Commutative Super-Yang-Mills

    CERN Document Server

    Fischler, Willy; Garcia, Walter Tangarife

    2012-01-01

    Using the gauge/gravity correspondence, we study the dynamics of a heavy quark in strongly-coupled non-commutative Super-Yang-Mills at finite temperature. We propose a Langevin equation that accounts for the effects of non-commutativity and resembles the structure of Brownian motion in the presence of a magnetic field. As expected, fluctuations along non-commutative directions are generically correlated. Our results show that the viscosity of the plasma is smaller than the commutative case and that the diffusion properties of the quark are unaffected by non-commutativity. Finally, we compute the random force autocorrelator and verify that the fluctuation-dissipation theorem holds in the presence of non-commutativity.

  10. Yang-Mills Theory and the ABC Conjecture

    CERN Document Server

    He, Yang-Hui; Probst, Malte; Read, James

    2016-01-01

    We establish a precise correspondence between the ABC Conjecture and N=4 super-Yang-Mills theory. This is achieved by combining three ingredients: (i) Elkies' method of mapping ABC-triples to elliptic curves in his demonstration that ABC implies Mordell/Faltings; (ii) an explicit pair of elliptic curve and associated Belyi map given by Khadjavi-Scharaschkin; and (iii) the fact that the bipartite brane-tiling/dimer model for a gauge theory with toric moduli space is a particular dessin d'enfant in the sense of Grothendieck. We explore this correspondence for the highest quality ABC-triples as well as large samples of random triples. The Conjecture itself is mapped to a statement about the fundamental domain of the toroidal compactification of the string realization of N=4 SYM.

  11. Step scaling and the Yang-Mills gradient flow

    CERN Document Server

    Lüscher, Martin

    2014-01-01

    The use of the Yang-Mills gradient flow in step-scaling studies of lattice QCD is expected to lead to results of unprecedented precision. Step scaling is usually based on the Schr\\"odinger functional, where time ranges over an interval [0,T] and all fields satisfy Dirichlet boundary conditions at time 0 and T. In these calculations, potentially important sources of systematic errors are boundary lattice effects and the infamous topology-freezing problem. The latter is here shown to be absent if Neumann instead of Dirichlet boundary conditions are imposed on the gauge field at time 0. Moreover, the expectation values of gauge-invariant local fields at positive flow time (and of other well localized observables) that reside in the center of the space-time volume are found to be largely insensitive to the boundary lattice effects.

  12. Chiral symmetry and the Yang--Mills gradient flow

    CERN Document Server

    Lüscher, Martin

    2013-01-01

    In the last few years, the Yang--Mills gradient flow was shown to be an attractive tool for non-perturbative studies of non-Abelian gauge theories. Here a simple extension of the flow to the quark fields in QCD is considered. As in the case of the pure-gauge gradient flow, the renormalizability of correlation functions involving local fields at positive flow times can be established using a representation through a local field theory in 4+1 dimensions. Applications of the extended flow in lattice QCD include non-perturbative renormalization and O(a) improvement as well as accurate calculations of the chiral condensate and of the pseudo-scalar decay constant in the chiral limit.

  13. Perturbative study of Yang-Mills theory in the infrared

    CERN Document Server

    Siringo, Fabio

    2015-01-01

    Pure Yang-Mills SU(N) theory is studied in four dimensional space and Landau gauge by a double perturbative expansion based on a massive free-particle propagator. By dimensional regularization, all diverging mass terms cancel exactly in the double expansion, without the need to include mass counterterms that would spoil the symmetry of the original Lagrangian. The emerging perturbation theory is safe in the infrared and shares the same behaviour of the standard perturbation theory in the UV. At one-loop, Gluon and ghost propagators are found in excellent agreement with the data of lattice simulations and an infrared-safe running coupling is derived. A natural scale m=0.5-0.6 GeV is extracted from the data for N=3.

  14. Confinement in a three-dimensional Yang-Mills theory

    Science.gov (United States)

    Frasca, Marco

    2017-04-01

    We show that, starting from known exact classical solutions of the Yang-Mills theory in three dimensions, the string tension is obtained and the potential is consistent with a marginally confining theory. The potential we obtain agrees fairly well with preceding findings in the literature but here we derive it analytically from the theory without further assumptions. The string tension is in strict agreement with lattice results and the well-known theoretical result by Karabali-Kim-Nair analysis. Classical solutions depend on a dimensionless numerical factor arising from integration. This factor enters into the determination of the spectrum and has been arbitrarily introduced in some theoretical models. We derive it directly from the solutions of the theory and is now fully justified. The agreement obtained with the lattice results for the ground state of the theory is well below 1% at any value of the degree of the group.

  15. Residual Confinement in High-Temperature Yang-Mills Theory

    CERN Document Server

    Maas, A; Gruter, B; Alkofer, R; Maas, Axel; Wambach, Jochen; Gruter, Burghard; Alkofer, Reinhard

    2004-01-01

    The infrared behavior of Landau gauge gluon and ghost propagators are investigated in Yang-Mills theory at non-vanishing temperatures. Self-consistent solutions are presented for temperatures below the presumed phase transition and in the infinite temperature limit. Gluon confinement is manifest in the infrared behavior of these propagators. As expected confinement prevails below the phase transition. In the infinite-temperature limit a qualitative change is observed: the chromoelectric sector exhibits a near-perturbative behavior while long-range chromomagnetic interactions, mediated by soft ghost modes, are still present. The latter behavior is in agreement with corresponding lattice results. It furthermore implies that part of the gluons are still confined.

  16. Residual Confinement in High-Temperature Yang-Mills Theory

    Science.gov (United States)

    Maas, A.; Wambach, J.; Grüter, B.; Alkofer, R.

    2005-01-01

    The infrared behavior of Landau gauge gluon and ghost propagators are investigated in Yang-Mills theory at non-vanishing temperatures. Self-consistent solutions are presented for temperatures below the presumed phase transition and in the infinite temperature limit. Gluon confinement is manifest in the infrared behavior of these propagators. As expected confinement prevails below the phase transition. In the infinite-temperature limit a qualitative change is observed: the chromoelectric sector exhibits a near-perturbative behavior while long-range chromomagnetic interactions, mediated by soft ghost modes, are still present. The latter behavior is in agreement with corresponding lattice results. It furthermore implies that part of the gluons are still confined.

  17. ANALISIS VARIABEL YANG MEMPENGARUHI EARNINGS PER SHARE PADA INDUSTRI FOOD AND BAVERAGES YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutejo - -

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh variabel-variabel return on equity (X1, net sales (X2, current ratio (X3, debt to equity (X4, inventory turnover (X5, total assets turnover (X6, dan net profit margin (X7 terhadap earnings per share, baik secara simultan maupun secara partial. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil keseluruhan elemen populasi industri food and baverages yang go public di Bursa Efek Jakarta, mulai tahun 1992 sampai dengan tahun 1996 dengan rincian sebagai berikut: tahun 1992 berjumlah 9 perusahaan, tahun 1993 berjumlah 15 perusahaan, tahun 1994 berjumlah 19 perusahaan, tahun 1995 berjumlah 20 perusahaan dan tahun 1996 berjumlah 20 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa return on equity (X1, net sales (X2, current ratio (X3, debt to equity (X4, inventory turnover (X5, total assets turnover (X6, dan net profit margin (X7 secara simultan berpengaruh dalam menentukan variabilitas earnings per share. Variabel inventory turnover (X5 tidak mempengaruhi variabilitas earnings per share, hal ini tentunya tidak terlepas dari kenyataan pada industri food and baverages di Indonesia, dimana untuk menjamin kelancaran dan kualitas bahan baku yang dibeli, perusahaan harus memberikan bantuan teknis maupun modal kerja kepada para supplier lokal, sehingga perusahaan harus menyediakan modal atau kredit lunak dalam rangka kerja sama yang saling menguntungkan. Di sisi lain bahan baku industri food and baverages dalam prakteknya dipengaruhi oleh keberhasilan dan kegagalan panen para supplier, sehingga dari berbagai kendala yang dihadapi industri food and baverages tersebut sebagai akibatnya kadang-kadang bahan baku melimpah dan tidak jarang mengalami kekurangan atau menghadapi kelangkaan. Oleh karena itu tingginya tingkat perputaran persediaan tidak dapat menunjukan efisiensi perusahaan. Diantara variabel bebas yang berpengaruh signifikan tersebut net sales (X2, dan current ratio (X3 mempunyai pengaruh

  18. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KUNYIT PADA ANAK BABI YANG MENDERITA COLIBACILLOSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I NENGAH KERTA BESUNG

    2012-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Kolibasilosis adalah salah satu penyakit pada anak babi yang disebabkan oleh Escherichia coli (E.coli dan umumnya penyakit tersebut diobati dengan antibiotika. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi pengaruh kunyit sebagai obat alternatif untuk mengobati kejadian kolibasilosis pada anak babi. Dua belas ekor anak babi yang menderita kolibasilosis dikelompokkan ke dalam tiga kelompok yakni kelompok pertama adalah anak babi sebagai kontrol yakni tidak diberikan ekstrak kunyit maupun sulfonamida. Kelompok kedua anak babi diberikan ekstrak kunyit, sedangkan kelompok ketiga anak babi diobati dengan sulfonamida. Data berupa kejadian diare dan total bakteri E. coli dianalisis dengan analisis varian. Pengaruh pemberian kunyit dan pengobatan dengan sulfonamida nampak pada hari kelima setelah perlakuan, yakni berupa penurunan kejadian diare dan pengurangan total bakteri E.coli. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa ekstrak kunyit sangat potensial dapat dipakai sebagai obat alternatif dalam pengobatan penyakit kolibasilosis pada anak babi. THE EFFECT OF TURMERIC (Curcuma longa ON PIGLETS WITH COLIBACILLOSIS ABSTRACT Colibacillosis is one of diseases in piglets coused by Eschericia coli (E.coli, and commonly antibiotica therapy to used preventively that diseases. The present study was conducted to observe that effect of turmeric (Curcuma longa, as a alternative drugs on therapy of collibacillosis. Twelve of piglets with colibacillosis diseases were devided in to three groups, each group consisted of four piglets. First group was the negative control group without treatment of sulphonamides and turmeric too, the second group was the turmeric extract treatment and the last group was the colibacillosis piglets treated with sulphonamides. Analisis of variance was to analysed of data from diarrhea occurrence and a total of E. coli bacteria. Effect of turmeric and sulphonamides on colibacillosis of all piglets was detected at fifth days, with

  19. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN PAJAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Phany Ineke Putri

    2013-09-01

    Full Text Available The purpose of this study was to analyze the influence of population, income per capita, inflation and the number of Trade Permit toward billboard tax revenue in Purbalingga. The results of this study is expected to provide benefit and input to the Local Government of Purbalingga, especially Departement of management of financial income and regional asset. Analysis tool used is multiple linear regression (Multiple Linear Regression Method by the method of least squares Ordinary Least Square (OLS. Jointly test results showed that overall independent variables (population, income per capita, inflation, and the number of trade permit together to show their effects on the billboard tax revenue. Adjusted R-Squared value of 0,951, which means 95,1 percent of the four independent variables. While the remaining 4,9 percent is explained by other causes outside the model. The results showed that the per capita income variable and the number of trade permit have a significant positive effect, the inflation variable has a significant negative effect, whereas a number of population variable have a positive effect which is not significant at α = 5 percent of tax revenue in Purbalingga billboard. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, pendapatan per kapita, inflasi dan jumlah surat ijin usaha perdagangan (SIUP terhadap penerimaan pajak reklame di Kabupaten Purbalingga. Manfaat penelitian ini diharapkan menjadi bahan masukan Pemerintah Kabupaten Purbalingga khususnya Dinas Pengelolaan, Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh secara bersama-sama variabel jumlah penduduk, pendapatan per kapita, inflasi dan jumlah surat ijin usaha perdagangan terhadap penerimaan pajak reklame. Koefisien determinasi 95,1% dapat dijelaskan oleh variabel independen terhadap variabel dependen, dan sisanya

  20. Thermal Yang-Mills theory in the Einstein universe

    Science.gov (United States)

    Avramidi, Ivan G.; Collopy, Samuel

    2012-09-01

    We study the stability of a non-Abelian chromomagnetic vacuum in Yang-Mills theory in Euclidean Einstein universe S1 × S3. We assume that the gauge group is a simple compact group G containing the group SU(2) as a subgroup and consider static covariantly constant gauge fields on S3 taking values in the adjoint representation of the group G and forming a representation of the group SU(2). We compute the heat kernel for the Laplacian acting on fields on S3 in an arbitrary representation of SU(2) and use this result to compute the heat kernels for the gluon and the ghost operators and the one-loop effective action. We show that the only configuration of the covariantly constant Yang-Mills background that is stable is the one that contains only spinor (fundamental) representations of the group SU(2); all other configurations contain negative modes and are unstable. For the stable configuration we compute the asymptotics of the effective action, the energy density, the entropy and the heat capacity in the limits of low/high temperature and small/large volume and show that the energy density has a non-trivial minimum at a finite value of the radius of the sphere S3. This article is part of a special issue of Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical in honour of Stuart Dowker’s 75th birthday devoted to ‘Applications of zeta functions and other spectral functions in mathematics and physics’.

  1. Pengembangan Sistem E-Learning yang Adaptif untuk Pelatihan dan Tes TOEFL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sofian Arifianto

    2012-09-01

    Full Text Available TOEFL (Test of English as a Foreign Language memiliki 3 bagian jenis soal, Listening Comprehension, Structure & Write Expression dan Reading Comprehension. Untuk saat ini, kebanyakan TOEFL dilakukan dengan manual, yaitu dengan pengerjaan dengan kertas dan membutuhkan waktu beberapa hari agar bisa mengetahui hasil tes tersebut. Dalam artikel ini, LMS Dokeos dikembangkan dengan beberapa perubahan, sehingga didapatkan suatu sistem yang adaptif yang mampu menganalisis kelemahan user dan memberikan soal yang menjadi kelemahan. Dokeos sendiri dibangun dengan bahasa pemrograman PHP&MySQL. Pada sistem ini ada 2 macam tes, Pretest dan posttest. Pretest merupakan suatu latihan TOEFL. Sedangkan Posttest merupakan TOEFL yang sesungguhnya. Posttest bisa dilakukan setelah user lulus dari pretest. Nilai untuk kelulusan dalam  pretest dan posttest ini adalah 477. Pada pretest, sistem bisa menganalisis kelemahan seorang user berdasarkan nilai tes yang telah didapat dari tiap section. Pengguna juga bisa memonitor nilai yang didapatkan pada saat pretest. Sedangkan pada posttest, terdapat pin yang digunakan sebagai hak akses untuk melakukan tes. Dengan begitu, diharapkan aplikasi ini bisa lebih aman dan efisien dalam menghemat waktu dan biaya

  2. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS KERJA PEMETIK TEH DI PTPN XII (PERSERO KEBUN WONOSARI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ary Rahmady Pratama

    2015-09-01

    Full Text Available Produktivitas tenaga kerja merupakan hal yang penting bagi perusahaan. Peningkatan produktivitas kerja membuat pekerjaan lebih efektif dan efisien sehingga diperlukan dalam pencapaian tujuan yang telah ditetapkan perusahaan terutama dalam peningkatan produksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik umum karyawan khususnya tenaga kerja bagian pemetikan di PTPN XII (PERSERO Kebun Wonosari, menganalisis faktor-faktor yang signifikan dan paling dominan mempengaruhi produktivitas kerja pemetik di PTPN XII (PERSERO Kebun Wonosari. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan tujuh variabel (usia, pengalaman kerja, gaji, jaminan sosial, hubungan sesama pemetik, dan hubungan atasan bawahan sebagai variabel dependen dan variabel produktivitas tenaga kerja senagai variabel dependen. Hasil penelitian ini yaitu : Produktivitas tenaga kerja PTPN XII (PERSERO Kebun Wonosari pada setiap tenaga kerja berbeda tiap bulannya. Tenaga kerja yang termasuk kedalam golongan produktivitas rendah sebesar 30 orang responden dari 59 orang responden. Presentase pengaruh variabel independen seperti usia, pengalaman kerja, upah, jaminan sosial, hubungan sesama pemetik, hubungan atasan dan bawahan, jenis kelamin terhadap variabel dependen produktivitas tenaga kerja sebesar 93,8% atau variasi variabel independen yang digunakan dalam model mampu menjelaskan sebesar 93,8% variasi variabel dependen sedangkan sisanya sebesar 6,2% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas kerja tenaga kerja adalah usia, pengalaman kerja, dan tingkat upah. Ketiga variabel tersebut berpengaruh pada taraf signifikansi alpha 5% dengan koefisien regresi masing-masing sebesar -0,79, 0,26 dan 0,54.

  3. Explicit formulae for Yang-Mills-Einstein amplitudes from the double copy

    Science.gov (United States)

    Chiodaroli, Marco; Günaydin, Murat; Johansson, Henrik; Roiban, Radu

    2017-07-01

    Using the double-copy construction of Yang-Mills-Einstein theories formulated in our earlier work, we obtain compact presentations for single-trace Yang-Mills-Einstein tree amplitudes with up to five external gravitons and an arbitrary number of gluons. These are written as linear combinations of color-ordered Yang-Mills trees, where the coefficients are given by color/kinematics-satisfying numerators in a Yang-Mills + ϕ 3 theory. The construction outlined in this paper holds in general dimension and extends straightforwardly to supergravity theories. For one, two, and three external gravitons, our expressions give identical or simpler presentations of amplitudes already constructed through string-theory considerations or the scattering equations formalism. Our results are based on color/kinematics duality and gauge invariance, and strongly hint at a recursive structure underlying the single-trace amplitudes with an arbitrary number of gravitons. We also present explicit expressions for all-loop single-graviton Einstein-Yang-Mills amplitudes in terms of Yang-Mills amplitudes and, through gauge invariance, derive new all-loop amplitude relations for Yang-Mills theory.

  4. DIFERENSIASI KELAMIN TIGA GENOTIPE IKAN NILA YANG DIBERI BAHAN AROMATASE INHIBITOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Didik Ariyanto

    2016-11-01

    Full Text Available Penggunaan hormon sintetik 17 a-metiltestosterone untuk sex reversal ikan konsumsi sudah dilarang. Salah satu bahan yang terbukti efektif dalam sex reversal adalah bahan aromatase inhibitor. Bahan ini dapat digunakan dalam proses pembalikan kelamin karena menghambat sekresi enzim aromatase yang bertanggung jawab dalam konversi hormon androgen menjadi estrogen. Tingginya kadar androgen dalam tubuh akan mengarahkan proses diferensiasi kelamin ke arah kelamin jantan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian bahan aromatase inhibitor terhadap diferensiasi kelamin tiga genotipe ikan nila. Bahan utama yang digunakan adalah larva ikan nila genotipe XX, XY, dan YY yang diberi bahan aromatase inhibitor, khususnya imidazole. Penambahan hormon sintetik 17a-metiltestosterone digunakan sebagai kontrol (+. Pemberian imidazole dilakukan melalui pakan pada larva ikan nila yang berumur 7 hari setelah menetas, selama 28 hari. Selanjutnya benih dipelihara dalam hapa pendederan selama 60 hari di kolam tanah. Pada akhir pendederan dilakukan identifikasi jenis kelamin, bobot individu rata-rata, dan sintasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa imidazole efektif meningkatkan rasio kelamin jantan pada ikan nila genotipe XX dan YY, tetapi tidak pada genotipe XY. Sampai akhir tahap pendederan, semua genotipe dan perlakuan yang berbeda tidak memberikan efek yang berbeda nyata terhadap laju pertumbuhan maupun nilai sintasan, kecuali pada genotipe YY

  5. PEMELIHARAAN BENIH IKAN KLON ( Amphiprion ocellaris DENGAN SISTEM PENGELOLAAN AIR YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ketut Maha Setiawati

    2011-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pergantian air yang sesuai untuk pemeliharaan benih ikan klon. Perlakuan yang diuji adalah sistem pergantian air yang berbeda: air mengalir (A, semi statis (B, dan resirkulasi (C. Perlakuan dengan 3 kali ulangan. Wadah yang digunakan berupa 9 buah akuarium dengan volume 30 L. Hewan uji yang digunakan adalah benih ikan klon dengan ukuran panjang total 2,6 ± 0,2 cm. Kepadatan benih ikan 20 ekor/akuarium. Pakan yang diberikan berupa pakan buatan dan Artemia dengan frekuensi pemberian 2 kali sehari. Variabel yang diamati kualitas air (suhu, pH, salinitas, oksigen terlarut, PO4, NH3, NO2, NO3, pertumbuhan, sintasan, dan jumlah bakteri pada masing-masing perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan B semua ikan uji mati pada hari ke-10 dan hari ke-23 pemeliharaan karena tingginya kandungan amonia dan bakteri Vibrio spp., sedangkan pada perlakuan A dan C dapat menunjang kehidupan benih ikan klon. Sintasan pada perlakuan A (63,3% ± 7,64% lebih tinggi daripada perlakuan C (35% ± 5%.

  6. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wawan Hermawan

    2016-03-01

    Full Text Available Sektor pariwisata merupakan sektor yang dapat diandalkan untuk mendapatkan devisa negara. Pendapatan dari sektor pariwisata menunjukkan perkembangan yang berarti dan terus tumbuh, sehingga membawa pengaruh yang tinggi untuk perekonomian Indonesia. Jumlah kunjungan wisata manca negara merupakan indikator penting atas tumbuhnya sektor pariwisata Indonesia yang berhubungan dengan peningkatan devisa. Peningkatan atau penurunan dari kunjungan wisatawan mancanegara dipengaruhi baik oleh faktor internal berupa kondisi destinasi wisata di Indonesia, politik dan keamanan di Indonesia atau faktor eksternal berupa kondisi ekonomi dari berbagai negara asal wisatawan mancanegara. Penelitian ini menggunakan annual panel data dengan data jumlah kedatangan wisatawan dari sejumlah negara ke Indonesia selama 19 tahun sebagai variabel dependennya. Variabel independen penelitian ini yaitu RGDPP (Real GDP Per Capita, RREER (Relative Real Effective Exchange Rate,TCPI (Indicative Ratio of Consumer Price Index, Populasi, CPITUNIS (Consumer Price Index Tunisia,TO (Trade Openness. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia banyak dipengaruhi oleh jarak tempuh dari negara asal mereka ke destinasi-destinasi di Indonesia. Variabel ini merupakan variabel terbesar yang mempengaruhi kedatangan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Pendapatan perkapita merupakan variabel kedua terbesar dan mempunyai koefisien yang mendekati satu, sehingga elastisitas dari pendapatan asal negara merupakan variabel yang penting untuk diperhatikan.

  7. PENTINGNYA PENDIDIKAN ANTI KEKERASAN BAGI ANAK SD DALAM MEWUJUDKAN WARGA NEGARA YANG BAIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sigit dk

    2010-01-01

    Full Text Available Kekerasan  yang terjadi di Indonesia dari hari ke sehari angkanya semakin meningkat, kekerasan itu terjadi terhadap perempuan, anak-anak,  dan kekerasan  biasanya  lebih  banyak dalam rumah tangga (KDRT. Data yang dilansir Komnas Perempuan paska diundangkan UU-PKDRT tahun 2004 menunjukkan angka yang sangat memprihatinkan. Oleh karena itu masalah  kekerasan terhadap istri (KTI  tahun 2004 mencapai 1.782 kasus, sedang tahun 2005 terdapat 4.889 kasus, dan tahun 2007  mencapai 17.772 kasus  dan angka tersebut cenderung meningkat (Kedaulatan Rakyat 29 Nov. 2008; 1. Dalam peringatan 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan yang dimulai tanggal 25 November 2008 sampai dengan 10 Desember 2008, hari AIDS 1 Desember dan hari Hak Azasi Manusia (HAM  jatuh  pada tanggal 10 Desember masih terdapat kekerasan masif,  dan agaknya bangsa ini perlu meratifikasi kembali pelbagai kekerasan yang terjadi di Indonesia. Kekerasan virtual juga disuguhkan di layar TV melalui film anak-anak seperti Naruto, Avatar dan media elektronika melalui komputer, geme onliene dan tersosialisasi pada anak-anak SD (Sekolah Dasar.  Akibatnya anak-anak SD akrab dengan kekerasan dan mengimplementasikan dalam bentuk perilaku yang distruktif. Melalui Pendidikan anti kekerasan diharapkan dapat memberikan secercah harapan agar generasi muda khususnya anak SD menjadi warga negara yang baik, cinta damai mengasihi sesama mengabdikan diri pada anti kekerasan.   Kata Kunci: Pendididikan, Kekerasan, Sekolah Dasar.

  8. PERTUMBUHAN EUCHEUMA COTTONII PADA KEDALAMAN 150 CM DENGAN JARAK TANAM YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ihsan Fadilulhak

    2012-04-01

    Full Text Available Budidaya rumput laut memiliki peranan penting dalam usaha meningkatkan produksi perikanan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi serta memenuhi kebutuhan pasar dalam dan luar negeri. Budidaya rumput laut dapat dilakukan dengan menggunakan metode rawai, yang saat ini merupakan metode yang dapat dianggap fleksibel dalam pemilihan lokasi dan biaya lebih rendah dibanding metode lain. Namun pada saat ini, dari metode tersebut masih belum dapat memenuhi permintaan pasar. Untuk itu diperlukan penelitian yang berkaitan dengan metode budidaya yang tepat mengenai jarak tanam, sehingga dapat meningkatkan produksi rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam (30 cm, 35 cm, 40 cm, 45 cm, dan 50 cm terhadap pertumbuhan Eucheuma cottonli pada kedalaman 150 cm. Rancangan yang digunalcan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan faktor tunggal yaitu jarak tanam yang terdiri was lima perlakuan jarak tanam yaitu ; 30 cm (JT(30, 35 cm (JT(35, 40 cm (JT (40, 45 cm (JT(45, dan 50 cm (JT(50 dengan pengulangan sebanyak 3 kali. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai Agustus 2010 di perairan Gerupuk, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak tanam berpengaruh terhadappertumbuhan Eucheuma cottonii pada kedalaman 150 cm. Jarak tanam yang memberikan pertumbuhan paling balk pada kedalaman 150 cm untuk pertumbuhan Eucheuma cottonii adalah 45 clan 50 cm.Kata Kunci: Eucheuma cottonli, kedalaman, jarak tanam, pertumbuhan

  9. STUDI FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idral Purnakarya

    2011-03-01

    Full Text Available Mahasiswa merupakan sumberdaya manusia yang produklif bagi bangsa ini. Kondisi kurang gizi dapat menurunkan kemampuan belajar,  meningkatkan angka kesakitan, dan menurunkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mcngetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi mahasiswa. Desain penelitian yaitu cross-sectional, dengan waktu penelitian dari bulan Juni - Juli 2009. Populasi adalah mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, dengan sampel sebesar 106 responden yang diambil secara Stratified Proportional Random Sampling. Status gizi dihitung dengan Indeks Massa Tubuh (IMT. Penelitian ini menunjukkan bahwa 16,0% responden mengalami status gizi kurang. Rata-rata asupan zat gizi makro dan mikro kurang dari AKG. Uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara asupan karbohidrat dengan status gizi mahasiswa (p-vaiue < 0,05. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan penggunaan sampel yang lebih besar dengan rancangan yang sama atau dengan disain studi lainnya untuk melihat pengaruh zat-zat gizi dan faktor lainnya yang berkaitan dengan status gizi.Kata Kunci: status gizi, mahasiswa, asupan zat-zat gizi

  10. KUALITAS DAN KUANTITAS DNA DARAH KERING PADA BESI DAN KAYU YANG DISIMPAN DALAM KURUN WAKTU BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Putu Puniari Eka Putri

    2015-11-01

    Full Text Available DNA merupakan materi genetik yang berfungsi untuk mengatur aktivitas biologis seluruh bentuk kehidupan. Darah merupakan salah satu sumber DNA yang sering digunakan sebagai barang bukti dalam bidang forensik.Kondisi darah sebagai barang bukti di TKP (tempat kejadian perkara yang ditemukan diantaranya  pada besi, kayu, pakaian, tembok, lantai, kertas dan gunting dapat mempengaruhi hasil ekstraksi dan analisis DNA. Dalam ilmu forensik menerapkan prinsip Locard yaitu adanya pertukaran materi ketika terjadi kontak dari dua buah benda. Materi yang tertinggal akibat kontak dari dua buah benda tersebut akan menjadi barang bukti kuat yang sangat menentukan dalam penyelesaian suatu kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dan kuantitas DNA dari darah kering pada besi dan kayu yang disimpan dalam kurun waktu berbeda (satu, dua, tiga, dan empat bulan, kemudian diekstraksi dengan menggunakan metode fenol kloroform termodifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa DNA dari darah kering pada besi dan kayu masih dapat diekstraksi menggunakan metode fenol kloroform yang dimodifikasi sampai empat bulan penyimpanan, tetapi terjadi penurunan kuantitas DNA sejalan dengan lama waktu penyimpanan.

  11. PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN ASAP CAIR TERHADAP MUTU BELUT ASAP YANG DIHASILKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bagus Sediadi Bandol Utomo

    2009-06-01

    Full Text Available Telah dilakukan riset tentang pengaruh konsentrasi larutan asap cair terhadap mutu belut asap yang dihasilkan. Belut yang digunakan adalah jenis Monopterus albus dan asap cair yang dipakai diperoleh dari CV Pusat Pengolahan Kelapa Terpadu,Yogyakarta. Riset pendahuluan dilakukan untuk mengetahui waktu pengeringan yang terbaik, dengan melakukan pengeringan dalam oven pada suhu 90ºC selama 2, 4, 6, dan 8 jam diikuti pengujian kadar air terhadap produk yang dihasilkan. Riset utama dilakukan unluk mengetahui pengaruh konsentrasi asap cair terhadap mutu belut asap yang dihasilkan dengan variasi konsentrasi larutan asap cair 0, 10, 20, dan 30%. Penilaian mutu dilakukan berdasarkan analisis komponen asap, komposisi proksimat, den mutu organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi larutan asap cair terbaik untuk pembuatan belut asap adalah 30% dengan waktu pengeringan 8 jam yang menghasilkan rendamen 28,04%. Secara umum produk ini disukai oleh panelis dengan nilai orgenoleptik 7,36 dengan karakteristik kadar air 10,38%, lemak 2,74%, protein 68,96%, dan abu 15,81%. Asap cair den belut asap hasil pengolahan menggunakan asap cair tidak mengandung senyawa Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAH, sebaliknya belut asap komersial mengandung senyawa PAH.

  12. APLIKASI EDUCATION BAHASA INGGRIS YANG BISA DIATUR SEBAGAI ALAT PENGUKUR KEMAMPUAN PENGUASAAN KOSAKATA BERBASIS ANDROID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    harison son

    2016-05-01

    Full Text Available Bahasa inggris merupakan bahasa internasional yang dipergunakan untuk komunikasi antar negara. Karna begitu pentingnya maka bahasa inggris di negara indonesia dijadikan kurikulum pembelajaran SMP, SMA dan Perguruan Tinggi  serta wajib untuk diikuti. Begitu banyak alat atau aplikasi yang bisa dimanfaatkan dalam sarana pembelajaran  bahasa inggris, namun penulis melihat masih perlu untuk mengembangkan aplikasi yang ada sebagai media pembelajaran. Perancangan aplikasi ini dengan menggunakan database mysqlite, bahasa pemograman Java Nebeant dan penggunaan Android sebagai media Interface.   Aplikasi yang dirancang ini nantinya bisa membantu siswa  SMP, SMA, Mahasiswa dan masyarakat umum dalam belajar bahasa inggris menggunakan Android atau smartphone. Penggunaan aplikasi ini mempunyai kelebihan dari aplikasi yang telah ada yaitu, memasukan kosakata/ prasa sendiri ke aplikasi tersebut untuk disimpan,  kemudian bisa mencari kosakata atau prasa yang disimpan baik itu dalam pencarian inggris ke indonesia atau sebaliknya. Aplikasi ini juga memberikan petunjuk sudah berapa banyak kosakata yang sudah kita simpang dan aplikasi ini juga bisa membaca kasokata atau prasa sampai pada paragraf dalam ejaan bahasa Inggris.

  13. PENGGUNAAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS DALAM MENGANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN MODA KE KAMPUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kardi Teknomo

    1999-01-01

    Full Text Available Limitation of parking spaces in Petra Christian University need to be solved by deterring private cars usage. However, the factors that affect students to choose their mode to campus are unknown. Determination of factors that influence mode choices may support alternatives and policy that could be proposed. Analytic Hierarchy Process was used to analyze the factors. Trips characteristics data of the students was collected by questionnaires interview. The results of the analysis show that the main factors that influence student to choose their mode to campus is security (49,3% and time (27,3%. Walking from student dormitory was the best alternative (33.2%, while carpool (16% is slightly lower than private cars usage (18%. Vanpool (12.4% is lower than carpool. Abstract in Bahasa Indonesia : Lahan parkir di Universitas Kristen Petra yang terbatas, memerlukan solusi alternatif yang mengalihkan penggunaan kendaraan pribadi. Permasalahannya, faktor-faktor apa yang menyebabkan mahasiswa memilih menggunakan mobil pribadi daripada alternatif moda yang lain belum diketahui. Dengan menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan moda, serta besar pengaruhnya, berbagai alternatif dan kebijakan untuk menurunkan kebutuhan akan lahan parkir, dapat diusulkan dengan lebih efektif. Metoda Analytic Hierarchy Process (AHP dapat dipergunakan untuk menentukan faktor-faktor pemilihan moda. Data karakteristik perjalanan dilakukan dengan wawancara berkuisioner kepada mahasiswa Universitas Kristen Petra yang mempunyai kemungkinan untuk melakukan pilihan terhadap alternatif-alternatif moda yang ada. Hasil analisa menunjukkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi pemilihan moda untuk berangkat kuliah adalah faktor keamanan (49,3% dan faktor waktu (27,3%. Ditinjau dari berbagai faktor, alternatif jalan kaki dari pondokan merupakan alternatif yang terbaik (33,2%, sedangkan carpool (16%, sedikit lebih rendah daripada penggunaan mobil pribadi (18%. Angkutan kampus (antar

  14. PERAN INDIKATOR KEKAYAAN INTELEKTUAL TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elen Puspitasari

    2015-04-01

    Full Text Available Capability of knowledge and technology becomes a key factor for the progress of the economy in many developed countries, so there is a necessity intended for companies to change their business strategy, which was originally based labor force towards knowledge-based businesses. Companies need to communicate some other information to users of financial statements related to the value added that is owned by the company i.e. intellectual capital (IC.This study will describe the role of IC indicators as measured by VAICTM, which consists of VACA, VAHU, and STVA to the company's performance measured by market valuation, profitability and productivity,which firm size as a control variable. The population in this study is manufacturing companies listed on the IDX from 2007 to 2010, with purposive sampling to obtain a sample of 20 companies with 80 data observations. The results of statistical hypothesis testing using multiple linear regression test showed that the IC has a positive and significant influence on company's performance. Kemampuan pengetahuan dan teknologi menjadi faktor kunci bagi kemajuan ekonomi di banyak negara maju, sehingga ada kebutuhan yang ditujukan bagi perusahaan untuk mengubah strategi bisnis mereka, yang pada awalnya berbasis tenaga kerja terhadap usaha berbasis pengetahuan. Perusahaan perlu berkomunikasi beberapa informasi lain untuk pengguna laporan keuangan yang berkaitan dengan nilai tambah yang dimiliki oleh perusahaan yaitu modal intelektual (IC. Penelitian ini akan menjelaskan peran IC indikator yang diukur dengan VAIC, yang terdiri dari VACA, VAHU, dan STVA untuk kinerja perusahaan yang diukur dengan nilai pasar, profitabilitas dan produktivitas, yang ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI 2007-2010, dengan purposive sampling untuk mendapatkan sampel dari 20 perusahaan dengan 80 data pengamatan. Hasil pengujian hipotesis statistik

  15. GAMBARAN HISTOPATOLOGI VENTRIKEL KIRI TIKUS YANG DIBERI PAPARAN ROKOK ELEKTRIK (ENDS DAN KONVENSIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yanuarita Tursinawati Tursinawati

    2017-07-01

    Key words:histopathological appearence of  left ventricle, electrical cigarrete, ENDS, conventional cigarrete   ABSTRAK Rokok elektrik (ENDS dan konvensional mengandung karbonmonoksida (CO yang diduga berperan utama menyebabkan penyakit kardiovaskuler.CO merupakan zat yang berbahaya karena sebagai radikal bebas dan sifatnya yang memiliki afinitas yang tinggi terhadap Hemoglobin. Hal ini dapat menyebabkan hipoksia jaringan yang mengakibatkan kematian sel (nekrosis ditandai dengan inti sel yang piknosis. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi gambaran histopatologi ventrikel kiri tikus terhadap paparan rokok elektrik (ENDS dan konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan post test only control group design. Sampel adalah tikus Rattus norvegicus dengan jumlah 18 ekor dibagi dalam 3 kelompok, yakni kelompok K sebagai kontrol negatif, kelompok P1 diberikan paparan Rokok Konvensional dan kelompok P2 diberikan paparan rokok elektrik (ENDS. Sampel diperlakukan selama 30 hari, kemudian diterminasi untuk pengambilan organ jantung dan dibuat preparat dengan pengecatan HE. Pembacaan preparat dengan mikroskop perbesaran 400x untuk melihat inti sel piknotik pada 5 lapang pandang. Data dianalisis menggunakan uji Oneway ANOVA dengan p<0,05 dan CI=95%. Dari hasil penelitian didapatkan perbedaan yang bermakna jumlah inti sel piknotik pada ketiga kelompok (p-value=0,008. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok K dan P1 (p=0,004, kelompok K dan P2 (p=0,012. Namun antar kelompok P1 dan P2 tidak terdapat perbedaan bermakna (p=0,567.Paparan rokok elektrik dan konvensional memiliki efek yang signifikan dibanding kontrol terhadap jumlah inti piknotik. Namun, Jumlah inti sel piknotik ventrikel kiri tikus tidak mengalami perbedaan bermakna antara paparan asap rokok elektrik (ENDS dan konvensional.   Kata kunci: Histopatologi ventrikel kiri, rokok elektrik,ENDS, rokok konvensional.

  16. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENGHAMBAT PENYELESAIAN STUDI MAHASISWA FMIPA UNM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hisyam Ihsan

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji prosedur analisis matematis analisis faktor (Factor Analysis dan mengkaji faktor-faktor yang menghambat penyelesaian studi mahasiswa FMIPA UNM. Output dari penelitian ini yaitu (1 mengetahui prosedur analisis matematis analisis faktor, (2 mengetahui faktor-faktor yang menghambat penyelesaian studi mahasiswa FMIPA UNM, dan (3 menghasilkan karya tulis ilmiah yang dapat dipublikasi pada jurnal atau seminar. Penelitian ini merupakan gabungan dua jenis penelitian yaitu penelitian dasar dan penelitian terapan. Penelitian murni (pure research yaitu mengkaji prosedur matematis analisis faktor. Tahapan penelitian terdiri atas (1 identifikasi, pemilihan, dan perumusan masalah, (2 kajian kepustakaan dan hasil penelitian yang relevan, (3 melakukan kajian penelitian, (4 menyusun pembahasan, dan (5 menyusun kesimpulan dan saran. Selanjutnya penelitian terapan yaitu penerapan analisis faktor dalam mengkaji faktor-faktor yang menghambat penyelesaian studi mahasiswa FMIPA UNM. Hasil penelitian diperoleh model umum analisis faktor sebagai berikut: Xi  = Bi1F1 + Bi2F2 + Bi3F3 + ... + BijFj +  ViI selanjutnya hasil analisis faktor menunjukkan variabel-variabel yang signifikan mempengaruhi lama studi mahasiswa yaitu: kesehatan, intelegensi, kesiapan, bakat, minat, hubungan orangtua dan anak, hubungan antar anggota keluarga, keadaan ekonomi keluarga, latar belakang budaya, hubungan antara dosen dengan mahasiswa, hubungan antara mahasiswa dengan mahasiswa yang lain, kurikulum, disiplin kampus, lingkungan tetangga, aktivitas dalam masyarakat, dan organisasi. Hasil analisis faktor merekomendasikan faktor-faktor yang dominan dapat dikelompokkan menjadi 4 bagian yang terdiri atas: (1 faktor pertama diberi nama faktor intern dan pembelajaran; (2 faktor kedua diberi nama faktor kesiapan dan potensi diri; (3 faktor ketiga diberi nama faktor ekonomi dan manajemen kampus; dan (4 faktor keempat diberi nama faktor ekstern lingkungan

  17. Yang-Mills theory in terms of gauge invariant dual variables

    CERN Document Server

    Diakonov, D

    2002-01-01

    Quantum Yang-Mills theory and the Wilson loop can be rewritten identically in terms of local gauge-invariant variables being directly related to the metric of the dual space. In this formulation, one reveals a hidden high local symmetry of the Yang-Mills theory, which mixes up fields with spins up to J=N for the SU(N) gauge group. In the simplest case of the SU(2) group the dual space seems to tend to the de Sitter space in the infrared region. This observation suggests a new mechanism of gauge-invariant mass generation in the Yang-Mills theory.

  18. Uji Kualitas Mikrobiologis Minuman Teh Poci yang Dijual Pedagang Kaki Lima di Pasar Raya Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Genta Pradana

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Minuman Teh Poci merupakan produk minuman yang berkembang pesat dan banyak dijual oleh pedagang kaki lima di Padang terutama di Pasar Raya kota Padang. Penjualan Teh Poci oleh pedagang kaki lima di Pasar Raya tidak mengikuti sistem franchise yang mempunyai standar kebersihan penyajian menyebabkan proses pembuatan Teh Pociyang  dijual di Pasar Raya tidak terjamin kebersihan penyajianya. Tujuan penelitian ini adalah menguji kualitas mikrobiologis  minuman Teh Poci yang dijual pedagang kaki lima di Pasar Raya Padang. Minuman yang diperiksa adalah minuman Teh Poci yang dijual di sepanjang jalan Pasar Raya dengan mengambil 13 sampel. Penelitian dilakukan dari bulan November 2011- September 2012 dengan menggunakan metode Most Probable Number (MPN yang terdiri dari tes penduga dan tes konfirmasi. Dari 13 sampel minuman yang diperiksa seluruh sampel tersebutmengandung bakteri Coliform. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi adalah kebersihan penjual minuman dalam menutup kemasan minuman, kurangnya higiene perseorangan, lokasi penjualan di tengah pasar, es batu yang tidak bersih, dan alat-alat yang digunakan. Kesimpulan penelitian ini ialah minuman Teh Poci yang dijual di Pasar Raya Padang tidak memenuhi standar kualitas mikrobiologis air minum yang sudah ditetapkan pada Peraturan Menteri Kesehatan tahun No. 492 tahun 2010.Kata kunci: pedagang kaki lima, teh Poci, higieneAbstract Teh Poci has become popular nowadays. There is a significant movement of Teh Poci street sellers in Padang especially in Pasar Raya Padang. Teh Poci street sellers in Pasar Raya do not buy the franchise system which has the appropriate standard for food serving. The Teh Poci stands are also located in the middle of traditional market which cause the serving to the society do not fulfill the sanitary standard.One of the indicators of water contamination is by measuring the amount of the coliform bacteria presents in water.  The objective of this study was to do

  19. Stabilization of the Yang-Mills chaos in non-Abelian Born-Infeld theory

    CERN Document Server

    Galtsov, D V

    2003-01-01

    We investigate dynamics of the homogeneous time-dependent SU(2) Yang-Mills fields governed by the non-Abelian Born-Infeld lagrangian which arises in superstring theory as a result of summation of all orders in the string slope parameter $\\alpha'$. It is shown that generically the Born-Infeld dynamics is less chaotic than that in the ordinary Yang-Mills theory, and at high enough field strength the Yang-Mills chaos is stabilized. More generally, a smothering effect of the string non-locality on behavior of classical fields is conjectured.

  20. Pemodelan Gerak Parabola yang Dipengaruhi Seretan serta Spin Efek Magnus Bola dengan Program Modellus dan Excell

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purwadi Purwadi

    2014-04-01

    Full Text Available Gerak parabola adalah gerak yang banyak dijadikan sebagai model untuk pengajaran Fisika khususnya kinematika dalam hal penjumlahan kecepatan; dalam hal ini gerak lurus beraturan (GLB dalam arah horisontal dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB dalam arah vertikal. Dalam kenyataannya, gerak parabola dipengaruhi oleh variabel lain yaitu adanya hambatan udara yang membuat trayektori lintasan tidak lagi berbentuk parabola dengan asumsi adanya gesekan udara. Tendangan Bola dengan melibatkan faktor spin akan membuat lintasan lateral berbentuk melengkung karena adanya Efek Magnus. Dengan menganalisa faktor-faktor yang berpengaruh dalam gerakan benda dan dibantu dengan software Modellus dan Excell, maka dibuat pemodelan untuk gerak benda.

  1. Neutrino Oscillation, Finite Self-Mass and General Yang-Mills Symmetry

    CERN Document Server

    Hsu, Jong-Ping

    2016-01-01

    The conservation of lepton number is assumed to be associated with a general Yang-Mills symmetry. New transformations involve (Lorentz) vector gauge functions and characteristic phase functions, and they form a group. General Yang-Mills fields are associated with new fourth-order equations and linear potentials. Lepton self-masses turn out to be finite and proportional to the inverse of lepton masses, which implies that neutrinos should have non-zero masses. Thus, general Yang-Mills symmetry could provide an understanding of neutrino oscillations and suggests that neutrinos with masses and very weak leptonic force may play a role in dark matter.

  2. KEWENANGAN MELAKUKAN PENYIDIKAN TERHADAP PRAJURIT TNI YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Pramono

    2013-05-01

    Full Text Available Kejahatan yang termasuk extra ordinary crime adalah kejahatan pencucian uang (money laundering dapat mengancam stabilitas dan integritas perekonomian suatu negara yang merusak sendi­-sendi negara. Tindak pidana ini dapat dilakukan oleh TNI aktif. Untuk proses hukum terhadap anggota TNI aktif yang melakukan tindak pidana berada dalam penyidikan militer sebagaimana di atur dalam pasa124 ayat 2 UUD 1945 dan UU 110.48 tahun 2009 tentang kekuasaan kehakiman jo. UU no.31 tahun 1997 tentang peradilan militer. Pada kasus prajurit TNI aktif melakukan tindak pidana korupsi hingga saat ini aturan hukumnya belum ada sehingga dalam rangka mengisi kekosongan hukum maka dapat digunakan ketentuan dalam UU peradilan militer.

  3. Geometry and off-shell nilpotency for N = 1 supersymmetric Yang-Mills theory

    CERN Document Server

    Meziane, A

    2015-01-01

    We show that for N = 1 supersymmetric Yang-Mills theory it is possible to build an off-shell nilpotent BRST and anti-BRST algebra in terms of a BRST superspace formalism. This is based on the introduction of the basic fields of the quantized theory together with an auxiliary real field via the lowest components of the superfield components of a superYang-Mills connection. Here, the associated supercurvature is constrained by horizontality conditions as in ordinary Yang-Mills theory. We also show how the off-shell BRST-invariant quantum action can be constructed starting from a gauge-fixed superaction.

  4. A Generalized Yang-Mills Model and Dynamical Breaking of Gauge Symmetry

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    WANG Dian-Fu; SONG He-Shan

    2005-01-01

    A generalized Yang-Mills model, which contains, besides the vector part Vμ, also a scalar part S, is constructed and the dynamical breaking of gauge symmetry in the model is also discussed. It is shown, in terms of Nambu-Jona-Lasinio (NJL) mechanism, that the gauge symmetry breaking can be realized dynamically in the generalized Yang-Mills model. The combination of the generalized Yang-Mills model and the NJL mechanism provides a way to overcome the difficulties related to the Higgs field and the Higgs mechanism in the usual spontaneous symmetry breaking theory.

  5. DISTRIBUSI ANGGARAN YANG TIDAK MERATA SEBAGAI SALAH SATU PENYEBAB KEMISKINAN DI JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heni Rohaeni

    2015-03-01

    Full Text Available Abstract - Poverty is a chore that must be immediately addressed so that the effects of poverty does not cause problems increasingly complex again. Lots of programs or policies that were created by the government to tackle problems of poverty, but only government that has a mature concept and is supported by major funding sources that would be able to solve the problem of poverty. Besides poverty can be overcome by the uneven distribution of the budget based on the priorities Scale to do and put forward in doing development that can reduce poverty. to narrow the focus area of research the author of this study only look at poverty in Jawa Barat province alone in particular based on survey data BPS period of 2012. The method used in this research is the method of research policy (Policy Research. This policy research method begins because of the problems, and these problems are generally owned by the administrators / managers or decision makers in an organization. Results from this study can be seen that the factors causing poverty were a lot apart from cultural diversity contribute the causes of poverty in addition, the government also plays a role in widening poverty one of the causes is the distribution of budget allocations that are less targeted or in this case the distribution is not This uniform will also cause poverty. Therefore demanded transparency in the distribution of budget allocations in addition to the need for a scale of priorities which areas should receive funds larger budget than the other areas this is determined by the level of importance of programs to be carried.   Keyword : Distribution Of budget Alocation, Proverty   Abstrak - Kemiskinan merupakan pekerjaan rumah yang harus segara ditanggulangi supaya efek kemiskinan ini tidak menimbulkan masalah yang makin komplek lagi. Banyak sekali program atau kebijakan yang diciptakan oleh pemerintah guna menanggulangi permasalah kemiskinan, namun hanya pemerintahan yang memiliki

  6. PERKEMBANGAN VISUAL MOTORIK PADA PASIEN YANG MENGALAMI GANGGUAN PEMUSATAN PERHATIAN DAN HIPERAKTIVITAS Di PUSAT PENGKAJIAN dan PENGAMATAN TUMBUH KEMBANG ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Mulyani

    2012-11-01

    Full Text Available AbstrakPenelitian ini dimaksudkan untuk menguji teori apakah anak yang mengalami GangguanPemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas mengalami hambatan perkembangan motorik halusseperti menggambar dan menulis.Penelitian ini melibatkan   33 subjek, yaitu anak-anak usia 4 – 7 tahun  yang menjadiklien di Pusat Pengkajian Tumbuh Kembang Anak (PPPTKA yang didiagnosis mengalamiGangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas. Perinciannya adalah 18 anak yangterdeteksi mengalami Gangguan Pemusatan Perhatian (GPP dan 15 anak mengalamiGangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH. Penegakan diagnosis dilakukanpengukuran inteligensi dengan tes WISC dan observasi pada anak yang diduga mengalamiGPP dan GPPH dengan menggunakan  guide line  yang disusun sesuai dengan kriteriadiagnostik Gangguan Pemusatan Perhatian dari DSM IV, serta diberikan tes VMI untukmengukur kemampuan visual motorik anak.Berdasarkan hasil analisis data yang menggunakan  perhitungan frekuensi ataumenghitung berapa banyak anak GPP dan GPPH yang mempunyai kemampuan visualmotorik yang rendah. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak semua anak (GPP mempunyaikemampuan visual motorik yang rendah, karena dari 19 anak  GPP hanya 6 anak yangmempunyai kemampuan visual motorik yang rendah, sedangkan 13 anak kemampuan visualmotoriknya rata-rata dan tinggi. Namun pada anak yang mengalami Gangguan Pemusatan

  7. RIWAYAT KONSUMSI MAKANAN PENDERITA STROK YANG MASUK RUMAH SAKIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Basuki Budiman

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRACTStroke is one of main contributing diseases to global death as well as in Indonesia. One of risk factors for stroke is food pattern while the post stroke food pattern affect on later survival. This study provided the food pattern of hospitalized stroke patient. Data were derived from Indonesia stroke registry 2011-2012 which covered 3999 patients from 17 main hospitals in Sumatera, Java, Bali and West Nusa Tenggara. Diagnosis of stroke followed ICD_X. A number 3401 out of 3999 patients were analyzed for the food pattern with complete data. Patients were interviewed for their food consumption using food frequency questionnaire (FFQ method and then the result scored in five groups’ i.e. every day was scored by 30.4; if consumed 4-6 days in a week was scored 21.7; and 2-3 days and 1-3 in a week were scored by 8,70 and 2,40 respectively. Scored 1 for food consumption 1-2 or never consumed at all in last 3 months. Different pattern of frequency distribution of food consumption adjusted by gender failed to detect the different food pattern, but when the pattern adjusted by ethnic and food group and ever happened in previous stroke, the differences were found. Hemorrhagic stroke patients especially 65 years or over whom consumed high sweetened, salty, fatty and high content cholesterol more frequent than ischemic one. An in-depth study should be conducted to confirm the result.Keywords : food frequency, stroke registry, food patternABSTRAKStrok merupakan penyumbang kematian utama di dunia dan juga di Indonesia. Pola konsumsi makanan dipercaya sebagai faktor risiko terjadinya strok. Pola makanan pasca strok berpengaruh terhadap kemunculan strok berikutnya. Makalah ini menyajikan riwayat pola konsumsi makanan penderita strok yang masuk rumah sakit. Data penderita strok diperoleh dari registri strok tahun 2011-2012 dari 17 rumah sakit Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 3999 penderita didiagnosis mengikuti definisi strok ICD

  8. FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG PERPINDAHAN AUDITOR (AUDITOR SWITCH PADA PERUSAHAAN-PERUSAHAAN DI SURABAYA DAN SIDOARJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Juniarti Juniarti

    2002-01-01

    Full Text Available This research intends to predict factors that drive client to switch their existing auditor based on prior research undertaken by Chow and Rice (1982. The main independent variable used in this research is qualified audit opinion. In addition, this study also include merger, management changes and expansion as the control variables. The analysis unit for the four independent variables are some companies in East Java especially Surabaya and Sidoarjo area which have been audited by Audit Firm. The data collection is conducted by using mail survey. The multivariate techniques, i.e binary logistic is used to test the hypothesis. Overall, the finding showed that there is no significant evidence that qualified audit opinion and the other three control variables as the predicted variable for auditor switch by some companies in Surabaya and Sidoarjo. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi faktor-faktor yang mendorong klien untuk mengganti auditor yang ada, berdasarkan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Chow dan Rice (1982. Variabel utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah qualified audit opinion. Disamping itu penelitian ini juga menggunakan variabel kontrol yang terdiri dari merger, management changes dan expansion. Unit analisis yang diteliti adalah perusahaan-perusahaan yang berada di wilayah Surabaya dan Sidoarjo yang pernah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik. Data diperoleh dengan cara mengirimkan kuesioner kepada responden yang dituju. Secara keseluruhan, temuan yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan tidak terdapat bukti yang signifikan bahwa qualified audit opinion dan ketiga variabel kontrol yang lain merupakan variabel yang memprediksi perpindahan auditor yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Kata kunci: audit, pergantian auditor, qualified audit opinion.

  9. IDENTIFIKASI BAKTERI DARI IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis YANG DIPERDAGANGKAN DI PASAR IKAN KEDONGANAN BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ayu Dianti Violentina

    2016-06-01

    Full Text Available Ikan tongkol (Euthynnus affinis merupakan ikan konsumsi yang disukai masyarakat.Pengetahuan tentang bakteri yang ditemukan pada tubuh ikan ini sangat penting untuk tujuan kesehatan masyarakat dan kajian biologi ikan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri yang berasosiasi dengan ikan tersebut.Bakteri dari usus ikan diambil secara aseptis dan ditumbuhkan pada Blood Agar dan Nutrient Broth. DNA total dari kultur agar cair diisolasi dengan chelax, gen 16S RNA diamplifikasi dengan PCR menggunakan primer universal dengan produk sekitar 1300 bp. Produk PCR dirunut dengan metode Big-Dye termination. Hasilnya disepadankan dan dianalisis dengan MEGA 6.0. Pada penelitian ini, 14 spesies bakteri yang memiliki > 99% kesamaan dengan data GenBankteridentifikasi, yaitu Photobacterium leiognathi, Uruburuella testudinis, Aeromonas molluscorum, Psychrobacter celer, Psychrobacer faecalis, Acinetobacter johnsonii, Vibrio gallicus, Bacillus megaterium, Vagococcus fessus, Shewanella baltica, Shewanella algae, Rothia nasimurium, Myroides phaeus dan Yersinia ruckeri. Peran bakteribakteri tersebut dalam biologi ikan dan kesehatan masyarakat perlu dikaji lebih lanjut.

  10. FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN KAIN DONGGALA DI KOTAMADYA PALU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Benyamin - Parubak

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK Kain Donggala merupakan kain tradisional hasil kerajinan masyarakat Kaili yang mencerminkan ciri khas daerah Sulawesi Tengah. Kain ini selain digunakan untuk upacara-upacara adat, juga untuk pakaian sehari-hari. Industri Kain Donggala ini terus dikembangkan untuk mempertahankan ciri khas daerah sebagai bagian yang tak terpisahkan dari upaya melestarikan seni budaya daerah sebagai asset nasional. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang dipertimbangkan konsumen didalam melakukan pembelian Kain Donggala di Kotamadya Palu. Penelitian ini juga bermaksud untuk mengetahui apakah faktor-faktor yang dipertimbangkan tersebut juga berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen. Tehnik yang digunakan untuk menentukan sampel adalah metode Purposive Sampling dan Accidental Sampling. Purposive dalam menentukan toko dan sentra industri Kain Donggala, karena di Kotamadya Palu terdapat banyak toko dan sentra industri yang menjual produk tersebut. Dan Accidental sampling digunakan untuk menentukan responden yang dijadikan sampel. Jumlah sampel yang diambil adalah sebanyak 153 orang. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Faktor dan Analisis Regresi Linier Berganda. Dengan analisis faktor diperoleh hasil bahwa terdapat 7 faktor yang dipertimbangkan oleh konsumen didalam melakukan pembelian Kain Donggala. Ketujuh faktor tersebut adalah : (1 faktor budaya, ekonomi, dan psikologis, (2 faktor gaya hidup, (3 faktor mutu, (4 faktor promosi, (5 faktor reperensi, (6 faktor harga, dan (7 faktor produk. Dari tujuh faktor yang dipertimbangkan tersebut, dengan menggunakan alat analisis regresi berganda diperoleh hasil bahwa terdapat satu faktor yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada a = 1%. Faktor tersebut adalah faktor 1 (budaya, ekonomi dan psikologis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang signifikan berpengaruh secara positif terhadap keputusan pembelian merupakan faktor

  11. Poisson-Lie T-duals of the bi-Yang-Baxter models

    CERN Document Server

    Klimcik, C

    2016-01-01

    We prove the conjecture of Sfetsos, Siampos and Thompson that suitable analytic continuations of the Poisson-Lie T-duals of the bi-Yang-Baxter sigma models coincide with the recently introduced generalized lambda models.

  12. Experimental realization of the Yang-Baxter Equation via NMR interferometry.

    Science.gov (United States)

    Vind, F Anvari; Foerster, A; Oliveira, I S; Sarthour, R S; Soares-Pinto, D O; Souza, A M; Roditi, I

    2016-02-10

    The Yang-Baxter equation is an important tool in theoretical physics, with many applications in different domains that span from condensed matter to string theory. Recently, the interest on the equation has increased due to its connection to quantum information processing. It has been shown that the Yang-Baxter equation is closely related to quantum entanglement and quantum computation. Therefore, owing to the broad relevance of this equation, besides theoretical studies, it also became significant to pursue its experimental implementation. Here, we show an experimental realization of the Yang-Baxter equation and verify its validity through a Nuclear Magnetic Resonance (NMR) interferometric setup. Our experiment was performed on a liquid state Iodotrifluoroethylene sample which contains molecules with three qubits. We use Controlled-transfer gates that allow us to build a pseudo-pure state from which we are able to apply a quantum information protocol that implements the Yang-Baxter equation.

  13. Form Invariance, Topological Fluctuations and Mass Gap of Yang-Mills Theory

    CERN Document Server

    Qian, Yachao

    2016-01-01

    In order to have a new perspective on the long-standing problem of the mass gap in Yang-Mills theory, we study the quantum Yang-Mills theory in the presence of topologically nontrivial backgrounds in this paper. The topologically stable gauge fields are constrained by the form invariance condition and the topological properties. Obeying these constraints, the known classical solutions to the Yang-Mills equation in the 3- and 4-dimensional Euclidean spaces are recovered, and the other allowed configurations form the nontrivial topological fluctuations at quantum level. Together, they constitute the background configurations, upon which the quantum Yang-Mills theory can be constructed. We demonstrate that the theory mimics the Higgs mechanism in a certain limit and develops a mass gap at semi-classical level on a flat space with finite size or on a sphere.

  14. Isolasi Actinomycetes Laut Penghasil Metabolit Sekunder yang Aktif terhadap Sel Kanker A549

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rofiq Sunaryanto

    2010-12-01

    Full Text Available Telah dilakukan isolasi Actinomycetes laut yang mampu menghasilkan senyawa aktif citropeptin yang memiliki efek toksik terhadap sel kanker paru-paru A549. Isolasi dilakukan dengan menggunakan medium agar starch caseinyang ditambah dengan cycloheximidedan nistatin sebagai antifungi serta rifampisin dan nalidixic acids ebagai antibakteri. Sampel sedimen laut diperoleh dari pelabuhan Kamaishi-shi Iwate, Jepang pada kedalaman 5 meter. Dari 71 isolat yang diperoleh, hanya 9 isolat menunjukkan aktivitas terhadap sel kanker A549 pada konsentrasi 1 µg/200 µL. Hasil studi lebih lanjut menunjukkan bahwa isolat RS02-85 yang merupakan isolat terpilih adalah Streptomyces tsukubaensis dengan tingkat kemiripan 98%. Dari hasil identifikasi senyawa aktif, diduga senyawa tersebut adalah citropeptin dengan m/z (M+H+ 1035,4 g/mol dan rumus molekul C50H82N8O15

  15. Mechanism by which spatially homogeneous Yang-Mills fields become stochastic

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Avakyan, A.R.; Arutyunyan, S.G.; Baseyan, G.Z.

    1982-11-20

    A mechanical system with a nonzero angular momentum, corresponding to spatially homogeneous Yang-Mills fields, is analyzed. Numerical simulations have been carried out. A mechanism by which the fields become stochastic is found.

  16. KAJIAN PERTUMBUHAN Kappaphycus alvarezii HASIL KULTUR JARINGAN PADA PERLAKUAN SUHU YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Apri Arisandi

    2011-04-01

    Full Text Available Saat ini awal dan akhir periode budidaya rumput laut sudah tidak dapat dipastikan lagi karena mengalami pergeseran yang diduga akibat perubahan iklim global.  Hal tersebut mengakibatkan gagal panen dan rendahnya rendemen karaginan.  Salah satu cara untuk mengetahui dampak perubahan iklim terhadap budidaya rumput laut (Kappaphycus alvarezii adalah dengan mengkaji parameter kualitas air yang mempengaruhi pertumbuhannya yaitu suhu.  Melalui penelitian ini diharapkan diperoleh temuan baru mengenai pengaruh suhu terhadap pertumbuhan rumput laut.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Kappaphycus alvarezii yang diberi perlakuan suhu 200C, 250C, 300C, 350C dan 400C tidak menunjukkan perbedaan yang nyata terhadap rata-rata pertumbuhan hariannya. Kata kunci: suhu, pertumbuhan, Kappaphycus alvarezii

  17. Kaehler transformations and the coupling of matter and Yang-Mills fields to supergravity

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Binetruy, P.; Girardi, G.; Grimm, R.; Mueller, M.

    1987-04-30

    It is demonstrated that a geometric interpretation of Kaehler transformations in superspace allows to construct the full action for matter and Yang-Mills fields coupled to supergravity in a concise way, both in terms of superfields and component fields.

  18. IMPLEMENTASI METODE EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PENGEMBANGAN SOFTSKILLS MAHASISWA YANG MENUNJANG INTEGRASI TEKNOLOGI, MANAJEMEN DAN BISNIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahayu S. Purnami

    2013-04-01

    Full Text Available Integrasi teknologi, manajemen dan bisnis yang menghasilkan produk yang unggul, inovatif dan kompetitif tidak hanya tergantung pada penguasaan hardskills para pelakunya, namun juga perlu penguasaan softskills termasuk bagi para mahasiswa. Pembekalan softskills bagi mahasiswa menjadi sangat penting supaya mereka tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan profesionalitas (hardskills saja, namun juga kemampuan intrapersonal dan interpersonal (softskills. Kemampuan intrapersonal meliputi kesadaran diri dan kemampuan diri. Sedangkan kemampuan interpersonal meliputi kesadaran sosial dan kemampuan sosial. Pembelajaran softskills mengantarkan peserta didik untuk mengalami perubahan perilaku secara perlahan-lahan sehingga mereka menjalankan, merasakan manfaat yang diperoleh hingga menjadi kebiasaan. Experiential learning merupakan sebuah proses pembelajaran dimana para pembelajar menggabungkan pengetahuan, keterampilan dan nilai melalui pengalaman-pengalaman langsung. Pembelajaran akan lebih optimal apabila para peserta dilibatkan. Ide dan prinsip-prinsip yang dialami dan ditemukan oleh para pembelajar akan lebih efektif dalam perubahan perilaku. Makalah ini memaparkan konsep pengembangan softskills dengan metode experiential learning dan peningkatan peran dosen sebagai fasilitator.

  19. Estimating Magic Numbers Larger Than 126 by Fermi-Yang Liming Method

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    LI Xian-Hui; ZHOU Zhi-Ning; ZHONG Yu-Shu; YANG Ze-Sen

    2001-01-01

    The Fermi Yang Liming method is followed and developed to estimate new magic numbers in nuclei with a Woods Saxon density function. The calculated results predict that the magic number next to 126 should be around 184 and 258.

  20. Future applications of the Yang-Mills gradient flow in lattice QCD

    CERN Document Server

    Lüscher, Martin

    2013-01-01

    The Yang--Mills gradient flow has many interesting applications in lattice QCD. In this talk, some recent and possible future uses of the flow are discussed, emphasizing the underlying theoretical concepts rather than any computational aspects.