WorldWideScience

Sample records for proses kering secara

  1. RESPON EKSPLAN SETENGAH BIJI KEDELAI VARIETAS TAHAN TANAH KERING MASAM TERHADAP HIGROMISIN SECARA IN VITRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D Rizania

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon dan konsentrasi optimal higromisin terhadap pertumbuhan eksplan kedelai varietas tahan tanah kering masam. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah varietas kedelai (var. Ijen, var. Sinabung, var. Argomulyo, var. Anjasmoro, var. Burangrang, faktor kedua adalah konsentrasi higromisin (0 mg/l, 10 mg/l, 15 mg/l, 20 mg/l, 25 mg/l. Data dianalisis dengan Anava dua jalan, bila signifikan dilanjutkan dengan uji lanjut menggunakan DMRT (Duncan’s Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan varietas kedelai dan konsentrasi higromisin berpengaruh sangat signifikan pada jumlah eksplan yang hidup, jumlah tunas, dan hari muncul tunas. Interaksi dari varietas kedelai dan konsentrasi higromisin tersebut juga berpengaruh signifikan pada semua parameter. Konsentrasi optimal higromisin yang diperlukan untuk menyeleksi eksplan kedelai varietas tahan tanah kering masam pada parameter jumlah eksplan yang hidup, jumlah tunas, dan hari muncul tunas yaitu pada konsentrasi 15 mg/l.This research aims to determine the response and optimal concentration of hygromycin on the growth of dry acid soil resintant soybean variety explant. This research was used a completely randomized design factorial consisting of two factors. The first factor was soybean variety (var. Ijen, var. Sinabung, var. Argomulyo, var. Anjasmoro, var. Burangrang, the second factor is the concentration of hygromycin (0 mg/l, 10 mg/l, 15 mg/l, 20 mg/l, 25 mg/l. Data were analyzed by using two-way ANOVA, followed by significant when using DMRT further test (Duncan's Multiple Range Test. The results showed soybean variety and concentration of hygromycin significantly effect on the number of live explants, number of shoots, and the emerging shoots. The interaction of soybean varieties and the hygromycin concentration was also a significant effect on all

  2. Studi Eksperimental dan Pemodelan Matematika Proses Pengeringan Kakao Dengan Energi Surya Secara Intermitten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haznam Putra

    2014-06-01

    dimulai dari proses fermentasi kakao. Dengan beberapa kali pengujian kakao, diambil hasil salah satu pengujian dimana hasil fermentasi kakao yang telah dicuci kemudian dikeringkan dari kadar air 55,83% menjadi 7,01% yang berlangsung selama tiga hari yakni 22–24 April 2013 dari pukul 07.00 – 17.00 WIB (Intermitten.  Penelitian dilakukan di Laboratorium Solar Energi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara Medan yang berada di kota Medan dengan posisi 3.36 °LU – 98.4 °BT, ketinggian di atas permukaan laut 200 meter dan waktu meridian (7 + GMT. Dari hasil percobaan percobaan didapat persamaan model matematika untuk pengeringan kakao secara intermitten, dengan nilai koefisien difusifitas berada pada nilai 1,39 x10-10 – 1,85 x10-10 m2/detik, selain itu kualitas kakao yang dikeringkan lebih baik dari segi warna dan tidak berjamur dibandingkan dengan kakao yang dikeringkan secara langsung dibawah sinar matahari. st1\\:*{behavior:url(#ieooui } /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

  3. Teknik Penanaman Eboni (Diospyros Celebica Bakh.) Di Daerah Agak Kering

    OpenAIRE

    Hendromono, Hendromono

    2008-01-01

    Pohon eboni sebagai penghasil kayu mewah merupakan jenis yang hanya tumbuh alami di Sulawesi. Harga kayu eboni yang mahal mengakibatkan pohonnya dieksploitasi secara berlebihan dihabitat alarnnya. Untuk mencegah eboni dari kepunahan diperlukan konservasi eboni secara in-situ dan ex-situ. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui teknik penanaman eboni di daerah tropik yang beriklim agak kering. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap berkelompok dalam percobaan faktorial 2 x 3. Perlaku...

  4. Pengolahan Biodiesel dari Biji Nyamplung (Calophyllum Inophyllum L Dengan Cara Purifikasi Kering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizal Alamsyah

    2012-10-01

    Full Text Available Tanaman nyamplung atau hutaulo merupakan tanaman yang tumbuh di banyak tempat di Indonesia. Tanaman ini menghasilkan biji yang mempunyai kadar minyak yang tinggi dan dapat diubah menjadi biodiesel. Salah satu masalah dalam proses purifikasi (pencucian biodiesel kasar adalah kebutuhan air dan energi yang tinggi untuk pemanasan air tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan purifikasi/pencucian kering biodiesel dan menggantikan metode pencucian dengan air dan proses pengeringan. Percobaan dilakukan dengan mereaksikan minyak nyamplung dengan metanol (MeOH pada suhu 65oC menggunakan katalis NaOH 1% dari berat minyak. Rasio molar minyak nyamplung dan metanol adalah 1 : 11,5. Pencucian kering biodiesel kasar dilakukan dengan penambahan cleaning agent (CA, arang aktif (AA, dan campuran cleaning agent dan arang aktif (AACA. Pencucian kering dilakukan dengan mereaksikan biodiesel kasar dengan CA (1%, 3%, dan 5%, AA (1%, 3%, dan 5%, AACA (1%, 3%, dan 5% dilanjutkan dengan penyaringan vakum. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penambahan campuran CA dan AA (5% ke dalam biodiesel menunjukkan hasil terbaik dalam memperoleh kandungan fatty acid methyl ester (FAME sesuai SNI sebesar 96,5%. 

  5. Kajian Produksi Bersih Proses Elektroplating Emas pada Perhiasan Imitasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Surti Indriastuti

    2016-04-01

    Full Text Available Proses electroplating emas pada barang perhiasan imitasi adalah proses melpisi permukaan perhiasan imitasi yang berupa gelang tembaga dengan bahan pelapis emas, dengan bantuan arus litrik. Proses ini menggunakan media pelapisan larutan elaktrolit emas Kau(CN2. Tahapan proses electroplating meliputi: pencucian gelang tembaga, pembilasan awal, proses electroplating, pembilasan akhir, pengeringan.Kajian Produksi Bersih (PB yang dilakukan pada proses tersebut yaitu dengan mengganti  bahan masukan, memperpanjang umur larutan elektrolit emas dilakukan minimasi drag out, pengaturan proses dan peralatan. Mengganti bahan masukan meliputi: air alam diganti aquades, emas berkadar di bawah 24 karat diganti dengan emas berkadar 24 karat (murni, bahan pencuci HCl/H2SO4 diganti dengan asam jawa/lerak. Memperpanjang larutan elektrolit emas dengan jalan: penyaringan, penambahan unsur kimia, pengurangan drag in. Minimasi drag out dengan jalan: menampung drag out. Pengaturan proses dan peralatan meliputi penataan layout peralatan, pemisahan proses basah dan kering, pembuangan limbah langsung ke saluran pembuangan.Hasil kajian memberikan simpulan bahwa penerapan prouksi bersih pada proses electroplating barang perhiasan dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produk, mengurangi kuantitas dan meningkatkan kualitas limbah, menurunkan produk rejek dari 10% menjdai 5%. Kata kunci: electroplating, produksi bersih

  6. Fermentasi Biji Kakao Kering Menggunakan Saccharomyces cerevisiae, Lactobacillus lactis, dan Acetobacter aceti

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mulono Apriyanto

    2018-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sifat kimia pada fermentasi biji kakao kering jemur. Biji kakao kering jemur yang diperoleh dari petani memiliki kadar air yang tidak seragam. Guna menimalkan kegagalan fermentasi maka biji kakao kering jemur diperoleh melalui pengeringan biji kakao segar menggunakan kabinet dryer dengan sebelumnya dikondisikan pada suhu seperti pengeringan dengan sinar matahari, dan masing ditentukan kadar gula reduksinya. Percobaan fermentasi biji kakao kering dilakukan fermentasi pada wadah fermentasi dengan jumlah biji 150 g setiap wadah. Sebelum difermentasi terlebih dahulu biji kakao kering jemur direhidrasi agar didapat kadar air mendekati biji segar, kemudian biji kakao kering jemur diinkubasi selama enam hari dan tanpa dibalik selama fermentasi. Setiap perlakuan diulangi tiga kali dan diamati tiap 24 jam sampai 120 jam. Kadar gula reduksi (kontrol 4,49–11,45%, inokulum diawal (IA 4,69–11,55%, inokulum bertahap (IB 4,64–11,54%, kadar asam tertitrasi (kontrol 4,48–6,45%, inokulum diawal (IA 4,64–6,39%, inokulum bertahap (IB  4,45–6,59%, populasi Saccharomycescerevisiae (kontrol 5,56–7,28 (log CFU/g, inokulum diawal (IA 6,45–8,75 (logCFU/g, inokulum bertahap (IB 6.88 – 8.99 (logCFU/g, Lactobacillus lactis (kontrol 6,66–8,15 (log CFU/g, inokulum diawal (IA 7,65–8,21(log CFU/g, inokulum bertahap (IB 7,66–8,95 (log CFU/g dan Acetobacter aceti (kontrol 4,26–6,95% (log CFU/g, inokulum diawal (IA 4,85–7,40 (log CFU/g, inokulum bertahap (IB 4,35–7,91 (log CFU/g dalam pulp fermentasi diamati selama proses fermentasi. Untuk mengetahui kualitas biji kakao dilakukan pengukuran pH (kontrol 5,67–3,98, inokulum diawal (IA 5,67–3,55, inokulum bertahap (IB 5,67–3,50, kadar etanol (kontrol 0,3–0,5%, inokulum diawal (IA 0,3–0,52%, inokulum bertahap (IB 0,35–0,53% dan indeks fermentasi selama fermentasi (kontrol 0,31–0,88, inokulum diawal (IA 0,32–0,99, inokulum bertahap (IB 0,33–1,03. Kata

  7. PROSES KOGNITIF DALAM UNGKAPAN METAFORIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    deli - Nirmala

    2014-09-01

    Full Text Available PROSES KOGNITIF DALAM  UNGKAPAN METAFORIS Deli Nirmala deliundip@gmail.com Abstract Speech is produced through cognitive or psychological process, physiological process, and physical process (de Saussure, 1959. The cognitive process is the focus of this study especially in producing metaphorical expressions. This paper is trying to elaborate how the cognitive process happens when someone is producing metaphorical expressions. The data used for explaining the cognitive process are the metaphorical expressions found in bahasa Indonesia. The data were collected randomly from the sources like conversation, news, or bahasa Indonesia used in Indonesian newspapers. The method used is observation and intuition. To analyze, I used identity method, distributional method, and reflective-introspective methods. The result shows that the cognitive process in producing metaphorical process is done by using associative strategies by showing the correspondences between the source concept and the target concept. The correspondences found are those in embodied experiences, characters, functions, characteristics, and strenghts.   Proses menghasilkan tuturan meliputi proses kognitif, fisiologis, dan fisik (de Saussure, 1959. Proses kogntif menjadi fokus dalam tulisan ini khususnya dalam proses menghasilkan ungkapan metaforis. Dalam tulisan ini, saya akan mencoba mengungkap bagaimana proses kognitif terjadi ketika seseorang menghasilkan ungkapan metaforis. Data yang dijadikan dasar dalam menjelaskan proses kognitif adalah ungkapan metaforis dalam bahasa Indonesia. Data dipilih secara random dari sumber berupa percakapan, berita, bahasa di surat kabar. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan intuisi. Untuk menganalisis, saya menggunakan metode padan, distribusional, dan reflektif-introspektif. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses kognitif dalam menghasilkan ungkapan metaforis dilakukan dengan strategi asosiatif dengan menunjukkan korespondensi

  8. PENGARUH TINGKAT YOGURT DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP KECERNAAN IN VITRO BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK, PROTEIN, DAN SERAT KASAR KULIT NANAS FERMENTASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhayati (Nurhayati

    2014-10-01

    Full Text Available Penelitian dilaksanakan untuk melihat pengaruh tingkat yogurt dan waktu fermentasi terhadap kecernaan in vitro bahan kering, bahan organik, protein, dan serat kasar kulit nanas fermentasi. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan 2 faktor yaitu tingkat yogurt (0, 3, 6, dan 9 ml/kg dan lama waktu fermentasi (24, 48, dan 72 jam yang diulang sebanyak 5 kali. Bahan yang digunakan adalah kulit nanas, plain yogurt yang mengandung bakteri Lactobacillus delbrueckii subsp. bulgaricus dan Streptococcus salivarius subsp. thermophilus, bahan kimia yang digunakan untuk analisis proksimat protein dan serat kasar kulit nanas fermentasi, larutan saliva buatan McDougall dan cairan rumen. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan pengaruh yang nyata (P<0,05 tingkat yogurt terhadap kecernaan in vitro bahan kering, bahan organik, dan protein kasar tetapi tidak berbeda nyata terhadap kecernaan serat kasar. Waktu fermentasi berpengaruh nyata (P<0,05 terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik, protein kasar, dan serat kasar secara in vitro. Interaksi tingkat yogurt dengan waktu fermentasi memberikan perbedaan pengaruh yang nyata (P<0,05 terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik dan protein kasar tetapi tidak memberikan perbedaan pengaruh nyata terhadap kecernaan serat kasar. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tingkat yogurt 6 ml/kg dan waktu fermentasi 72 jam dapat meningkatkan kecernaan in vitro bahan kering, bahan organik, dan protein kasar serta menurunkan kecernaan in vitro serat kasar kulit nanas fermentasi. (Kata kunci: Fermentasi, Kecernaan in vitro, Kulit nanas, Yogurt

  9. Konversi Rumput Laut Menjadi Monosakarida Secara Hidrotermal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Silvy Eka Andansari

    2014-09-01

    Full Text Available Rumput laut merupakan salah satu sumber devisa negara dan sumber pendapatan bagi masyarakat pesisir dan merupakan salah satu komoditi laut yang sangat populer dalam perdagangan dunia, karena pemanfaatannya yang demikian luas dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai sumber pangan, obat-obatan dan bahan baku industri. Pada proses hidrolisis biasanya menggunakan katalisator asam seperti HCl, asam sulfat. Bahan yang digunakan untuk proses hidrolisis adalah pati. Hidrolisis merupakan reaksi pengikatan gugus hidroksil / OH oleh suatu senyawa. Tujuan penelitian ini antara lain mempelajari proses, pengaruh waktu, suhu, dan konsentrasi katalis terhadap reaksi konversi, serta kinetika reaksi proses hidrolisis rumput laut menjadi monosakarida secara hidrotermal. Dari hasil analisa penelitian yang telah dilakukan, didapatkan analisa gula pereduksi menggunakan metode HPLC dan spektofotometer reagen Nelson-Somogyi. Hidrolisis termal rumput laut dengan katalis asam sulfat dapat menghasilkan gula reduksi. Dari hasil penelitian dan analisa yang telah dilakukan, semakin lama waktu hidrolisis, semakin tinggi suhu, dan semakin besar konsentrasi katalis yang diberikan dapat menghasilkan % gula reduksi yang besar yaitu pada kondisi 80 menit; 240°C; 1N katalis menghasilkan presentase gula reduksi sebesar 0,2848 %. Dengan reaksi yang didapatkan adalah reaksi orde 1, diperoleh energi aktivasi yang lebih kecil pada konsentrasi katalis 1N yaitu sebesar 12.675 J/mol.

  10. Ekstrak Air Daun Sirih (Piper betle Linn sebagai Antioksidan Alami pada Pengolahan Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus Asin Kering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farida Ariyani

    2015-04-01

    Full Text Available Kajian peran ekstrak air daun sirih sebagai antioksidan alami pada proses pengolahan ikan patin asin kering telah dilakukan. Penambahan ekstrak air daun sirih pada berbagai konsentrasi (0, 4, 5, 6, 7% b/v dilakukan pada saat perendaman patin segar dalam larutan garam jenuh selama 48 jam. Selanjutnya patin asin hasil penggaraman dikeringkan di bawah sinar matahari selama 4–5 hari. Pengamatan aktivitas antioksidan ekstrak air daun sirih dilakukan dengan metode 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH yang dibandingkan dengan Buthylated Hydroxytoluene (BHT sebagai kontrol positif, sedangkan pengamatan efektivitas ekstrak air daun sirih sebagai antioksidan patin asin dilakukan melalui analisis parameter oksidasi yakni angka TBA, angka anisidin dan produk berfluoresen serta karakteristik  sensori (warna, bau, dan rasa. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekstrak air daun sirih memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan BHT. Penambahan ekstrak air daun sirih dengan konsentrasi 4–7% (b/v selama penggaraman dalam proses pengolahan patin asin mampu menghambat proses oksidasi lemak patin asin dan patin asin kering yang tercermin dari rendahnya angka TBA, angka anisidin dan produk berfluoresen dibanding kontrol. Perlakuan terpilih dari penelitian ini adalah kelompok perlakuan penambahan ekstrak daun sirih 4% yang menghasilkan patin asin kering dengan angka TBA 6,42 mMol MDA/kg (kontrol 15,10 mMol MDA/kg, angka anisidin 3,41 mMol/g minyak (kontrol 6,87 mMol/g minyak, dan produk berfluoresen 0,091 mg/g ikan (kontrol 0,219 mg/g ikan. Karakteristik sensori patin asin dengan perlakuan terpilih berwarna coklat muda, berbau tidak tengik, dan berasa sedikit getir.

  11. Pengaruh Jenis Bahan pada Proses Pirolisis Sampah Organik menjadi Bio-Oil sebagai Sumber Energi Terbarukan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Sigit Cahyono

    2013-06-01

    Full Text Available Sampah organik merupakan potensi sumber energi yang melimpah di Indonesia. Sampah organik berupa daun dan ranting kering bisa dikonversi menjadi bahan bakar berupa bio-oil melalui proses fast pirolisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis bahan terhadap rendemen dan nilai kalor bio-oil yang dihasilkan dari proses pirolisis sampah organik. Bahan baku berupa daun dan ranting kering campuran tanaman angsana, mahoni dan mangga dengan komposisi daun bervariasi 0%, 50%, dan 100%, dipotong-potong dengan ukuran maksimal 10 cm. Kemudian bahan baku tersebut dipanaskan di dalam reaktor pirolisis pada suhu 500 C selama 1 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kalor tertinggi (5175,35 J/g dan rendemen tertinggi (24,5% didapatkan pada bio-oil yang dihasilkan dari pirolisis ranting 100%. Kata kunci: Sampah Organik, Bio-oil, Pirolisis, Rendemen, Nilai Kalor

  12. PENENTUAN BAHAN KERING BUAH SAWO SECARA TIDAK MERUSAK MENGGUNAKAN NIR SPECTROSCOPY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diding Suhandy

    2012-12-01

    Full Text Available This work was conducted to develop a new measuring system for nondestructive dry matter prediction in sawo fruit using short wavelength near infrared (SW-NIR spectroscopy. In this research, a number of 100 sawo fruits were used as samples. Spectra were acquired using a portable spectrometer (VIS-NIR USB4000, The Ocean Optics, USA with 100 ms integration time and 50 scans for number of scanning. Dry matter was measured using oven drying. The calibration and validation model was developed using the partial least squares (PLS regression method. The result showed that the best calibration model could be developed for original spectra in the wavelength range of  700-990 nm with F= 8, r = 0.92, SEC = 0.68 and  SEP = 0.86. Keywords:   Absorbance mode, dry matter, nondestructive method, sawo fruit, SW-NIR spectroscopy.

  13. Alur Kerja Baru Simulasi Performa Bangunan Dalam Proses Desain Parametrik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firza Utama Sjarifudin

    2010-12-01

    Full Text Available Makalah ini menjelaskan hubungan alur kerja baru antara program pemodelan CAD 3D (Rhino/Grasshopper dan simulasi pencahayaan dengan (Radiance/Daysim. Alur kerja perancangan yang sangat efektif dalam Rhino disajikan secara langsung dengan mengekspor geometri, material properties, dan sensor grid ke dalam format Radiance/Daysim untuk menghitung serangkaian indikator performa termasuk peta radiasi matahari serta faktor pendistribusian pencahayaan dalam setahun. Hasil simulasi secara otomatis dikirim kembali ke dalam Rhino menggunakan pemetaan warna. Dengan menggunakan Grasshopper, parameter desain utama seperti ukuran jendela dan deskripsi material dapat diubah secara bertahap dan hasil simulasi dapat dikombinasikan menjadi sebuah simulasi performa bangunan dalam bentuk animasi transformasi parametrik. Desain alur kerja ini telah secara khusus dikembangkan bagi proses perancangan arsitektur dengan menyediakan semua feedback yang sangat berguna bagi perancang secara interaktif dari tahap rancangan skematis sampai tahap pengembangan perancangan. 

  14. Pengembangan Instrumen Penilaian Mapel Sains melalui Pendekatan Keterampilan Proses Sains SD/MI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Arif

    2016-06-01

    Full Text Available Penulisan artikel ini bertujuan untuk memberikan format pengembangan intrumen penilaian keterampilan proses sains SD yang masih menjadi problematika untuk menentukan pengembangan instrumen. Di samping itu, artikel ini ditulis untuk mengetahui karakteristik dan beberpa prosedur pelaksanaan penilaian proses sains SD dengan memberikan format pengembangan instrumen penialaian proses sains yang meliputi penyusunan rencana penelitian, penyusunan kisi-kisi, pembuatan soal sampai pada penganalisian butir soal. Konsep dasar penilaian yang perlu ditekankan adalah keefektivan instrumen penilaian, yang terdiri dari tiga unsur utama yakni valid (validity, reliabel (reliability, dan praktis (practicality. Berdasarkan tujuan dan perbedaan waktu pelaksanaanya, terdapat tiga jenis bentuk penilaian proses sains pada siswa Sekolah Dasar: Penilaian Diagnostik, Penilaian formatif dan Penilaian sumatif. Tes akan dianalisis secara kualitatif baik dari segi materi, konstruksi maupun bahasa. Analisis secara kuantitatif dengan pendekatan teori tes klasik yakni dengan Iteman dan analisis secara kuantitatif menggunakan pendekatan teori tes modern yakni program Bigstep.

  15. Aplikasi Proses Pengkelatan untuk Peningkatan Mutu Minyak Nilam Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pocut Nurul Alam

    2007-12-01

    Full Text Available Industri kecil minyak nilam di Nanggroe Aceh Darussalam tersebar di beberapa kabupaten yaitu Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Jaya, dan beberapa daerah lainnya. Namun perolehan dan mutu minyak nilam yang dihasilkan masih tergolong rendah karena warna minyak coklat kehitaman. Untuk meningkatkan kualitas dan nilai jualnya, bisa dilakukan dengan beberapa proses pemurnian baik secara fisika maupun secara kimia. Untuk peningkatan kualitas tersebut dapat dilakukan antara lain dengan menurunkan kandungan Fe yang membuat warna minyak menjadi gelap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemurnian dengan menggunakan senyawa pengkelat Na-EDTA sebagai senyawa pengkelat dalam pemurnian minyak nilam dapat menurunkan kandungan Fe (besi secara signifikan sebesar 60% untuk minyak nilam yang diperoleh dari hasil penyulingan petani di daerah Aceh Barat dan Aceh Selatan. Selain itu, minyak yang dihasilkan berwarna lebih cerah dan karakteristiknya memenuhi persyaratan mutu standar. Kata kunci: minyak nilam, pemurnian, pengkelat

  16. Ekstraksi Kata Dasar Secara Berjenjang (Incremental Stemming Berbasis Aturan Morfologi untuk Teks Berbahasa Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Hidayat

    2017-05-01

    Full Text Available Ekstraksi kata dasar atau stemming pada Bahasa Indonesia adalah proses yang kompleks di mana beberapa partikel awalan dan beberapa partikel akhiran dari 13 awalan, 3 sisipan dan 19 akhiran yang dikenal dapat digunakan secara sekaligus pada sebuah kata. Selain itu, proses stemming tidak selalu menghasilkan 1 kata dasar (non-deterministik, karena terdapat beberapa kata dalam bahasa Indonesia yang memiliki 2 kemungkinan yaitu sebagai kata dasar maupun kata berimbuhan, misalnya pada kata “beruang”. Penelitian yang telah ada sebelumnya menggunakan kombinasi awalan dan akhiran yang tidak mungkin dan menerapkan heuristik untuk memilih kata dasar. Dalam penelitian ini diusulkan sebuah metode stemming secara berjenjang di mana berdasarkan urutan tertentu, secara bergantian partikel akhiran dan awalan dilepaskan dari sebuah kata sehingga dihasilkan sebuah kata dasar. Jika ditemukan beberapa kandidat kata dasar maka salah satu kata dasar akan dipilih. Metode ini diuji pada 6464 dokumen Al-Quran Terjemahan Indonesia dengan menggunakan kamus berukuran 5000 kata yang disampling secara acak dari Kamus Besar Bahasa Indonesia.. Dari 3432 kata unik yang diproses 94,7% kata dasar dapat diekstrak secara langsung dan hanya 5,3% yang perlu diproses lebih lanjut karena kandidat kata dasar yang ditemukan lebih dari satu. Dibandingkan dengan melakukan pemilihan kata dasar secara manual, metode ini dapat  memilih kata dasar yang tepat hingga 79.12%.

  17. Model Metric untuk Mengukur Fleksibilitas Model Proses Bisnis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Wahyu Pamungkas

    2014-10-01

    Full Text Available Abstrak Organisasi bisnis dunia saat ini banyak memanfaatkan sistem informasi digital untuk memberikan pemahaman mengenai manajemen proses bisnis yang mereka jalani. Pemanfaatan sistem Enterprise Resource Planning (ERP merupakan contoh teknologi dalam manajemen proses bisnis. Melalui sistem ini perusahaan dapat membangun dan mengembangkan proses bisnis. Selain itu, perusahaan juga dapat menyesuaikan proses bisnis secara cepat terhadap perubahan yang terjadi seiring bertambahnya kebutuhan dan informasi, berubahnya kondisi pasar, atau perubahan kebijakan. Sehubungan dengan perubahan proses bisnis yang sering terjadi, maka aspek fleksibilitas terhadap model proses yang dibangun harus ditingkatkan. Dalam mendukung peningkatan fleksibilitas tersebut tentunya dibutuhkan sebuah model untuk mengukur tingkat flesibelitas model proses bisnis. Model tersebut yang kemudian dapat digunakan oleh analis untuk melakukan perbandingan sehingga dapat diperoleh model proses bisnis yang paling fleksibel dan cocok dengan perusahaan. Hal ini dapat dianalisa dengan melibatkan aspek-aspek fleksibel yang telah diteliti pada penelitian-penelitian sebelumnya. Dalam paper ini akan dilakukan penelitian mengenai aspek fleksibitas dalam model proses bisnis untuk menghasilkan model metric yang dapat melakukan kuantifikasi tingkat fleksibilitas pada model proses bisnis. Model metric yang dihasilkan pada penelitian ini mampu melakukan perhitungan fleksibelitas pada model proses bisnis secara kuantitatif. Kata kunci: ERP, fleksibilitas, metadata, model metric, model proses bisnis, variasi Abstract Recently, business organizations in the world are making use of digital information systems to provide an understanding of the business process management in which they live. Utilization of Enterprise Resource Planning (ERP system is an example of technology in business process management. Through this system, some companies can build and develop business process and can quickly adjust

  18. Optimasi Proses Produksi Etanol dari Molases Menggunakan Teknik Fermentasi- Ekstraktif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firda Atikah Rosyadi

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan yield dan produktivitas etanol menggunakan fermentasi kontinyu pada packed bed bioreaktor dan proses fermentasi yang diintegrasikan proses ekstraksi dengan recycle dari rafinat yang dikembalikan pada fermentor serta mengetahui jenis pelarut yang terbaik untuk proses fermentasi ekstraktif ditinjau dari sifat inhibisi serta melakukan optimasi dengan mengembangkan model matematis dari proses fermentasi-ekstraktif menggunakan MATLAB 7.0 dengan metode Golden Section serta membandingkan hasilnya antara eksperimen dan pemodelannya. Pada proses ini digunakan molases sebagai bahan baku dan n-amyl alcohol, 1-octanol dan 1-dodecanol sebagai solvent pada proses ekstraksi. Konsentrasi awal molases adalah 161,14 g/L (17%. Variabel recycle ratio yang digunakan sebesar 40%, 50%, 60% dan 70% terhadap feed. Pelarut yang digunakan ada tiga macam berdasarkan jumlah atom C-nya yaitu n-amyl alcohol (C-5, 1-octanol (C-8, dan 1-dodecanol(C-12. Konsentrasi gula reduksi sisa dianalisa dengan metode DNS (Dinitrosalisilic acid, sedangkan kadar etanol dianalisa dengan metode Gas Cromatography (CG. Fermentasi-ekstraktif dilakukan secara eksperimen dan pemodelan dengan metode Golden Section. Yield optimum untuk pelarut n-amyl alcohol adalah sebesar 10,0049%. Pada recycle ratio 0.4 . Nilai yield optimum yang didapatkan untuk pelarut 1-octanol dan 1-dodecanol adalah saat tidak ada recycle sebesar 9,9949% dan 9,992%. Berdasarkan hasil tersebut maka diketahui bahwa n-amyl-alkohol merupakan pelarut terbaik yang digunakan pada proses fermentasi ekstraktif.

  19. FISIKA MEDIK PROSES PENDENGARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lili Irawati

    2012-09-01

    Full Text Available AbstrakSuara yang didengar telinga manusia mengalami perubahan dari sinyal akustik yang bersifat mekanik menjadi sinyal listrik yang diteruskan saraf pendengaran ke otak. Proses mendengar tentunya tidak lepas dari organ pendengaran manusia yakni telinga.Telinga terdiri atas tiga bagian dasar, yaitu telinga bagian luar, telinga bagian tengah dan telinga bagian dalam. Setiap bagian telinga bekerja dengan tugas khusus untuk mendeteksi dan menginterpretasikan bunyi.Telinga bagian luar fungsi utamanya adalah mengumpulkan dan menghubungkan suara menuju meatus akustikus eksterna. Telinga bagian tengah terdiri dari 3 buah tulang (ossicle yang akan mengamplifikasikan tekanan 20 kali dari gelombang suara untuk menghasilkan getaran cairan pada koklea. Pada telinga bagian dalam terdapat koklea, membran basilaris membentuk dasar duktus koklear. Membran basilaris ini sangat penting karena di dalamnya terdapat organ korti yang merupakan organ perasa pendengaran. Organ corti, yang terletak di atas membran basilaris di seluruh panjangnya, mengandung sel rambut yang merupakan reseptor suara. Sel rambut menghasilkan sinyal saraf jika rambut permukaannya mengalami perubahan bentuk secara mekanik akibat gerakan cairan di telinga dalam. Resonansi frekuensi tinggi dari membran basilaris terjadi dekat basis, tempat gelombang suara memasuki koklea melalui jendela oval dan resonansi frekuensi rendah terjadi dekat apeks. Sel rambut dalam yang mengubah gaya mekanik suara (getaran cairan koklea menjadi impuls listrik pendengaran (potensial aksi yang menyampaikan pesan pendengaran ke korteks serebri.Kata kunci: Proses pendengaranAbstractSound heard by human ears undergo change from mechanical accustic signal to electrical signal continued by hearing nerves to brain. Of course the hearing process do not get out from human hearing organs in this case is ear.Ear comprise the three principle portions, external ear, middle ear, and internal ear. Each portion work with special

  20. FORMULASI MI KERING SAGU DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG KACANG HIJAU (Formulation of Dry Sago Noodles with Mung Bean Flour Substitution

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hilka Yuliani

    2015-11-01

    dilakukan menggunakan Mixture Design (DX7 dengan variabel berupa persentase pati sagu (80-100% dan tepung kacang hijau (0-20%. Substitusi tepung kacang hijau dapat menurunkan kekerasan, kelengketan, dan elongasi mi sagu, namun meningkatkan cooking loss. Produk optimum mi sagu diperoleh dengan substitusi tepung kacang hijau 4,7%. Pada kondisi ini mi sagu memiliki karakteristik kekerasan 1996,03 gf, skor kelengketan -19,2 gf, skor elongasi 214,35% dan skor cooking loss 10,82%. Uji sensori terhadap mi sagu formula optimum menunjukkan bahwa mi sagu yang dibuat secara keseluruhan tidak berbeda nyata dengan mi kering terigu komersial. Kata kunci: Cooking loss, elongasi, mi pati, sagu, tepung kacang hijau

  1. PROSES REPRESENTASI SIMBOL MATEMATIKA PADA PROSES BERMAIN ANAK TK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Kusuma Sulyandari

    2017-01-01

    Full Text Available This study aims to determine the representation of children in kindergartens of the objects and symbols of numbers 1 to 10 when playing activities. So the mathematical activity in appropriate with the child's development. This study uses qualitative descriptive by Moleong. The collection of data through observation, interviews, photo and recording. To check the validity of researchers used data triangulation of data sources, theory and methodology. Results of the study is that children need visual in process representation. They need to understand the concept of visualization when many objects, counting objects, understand the numbers 1 to 10. Children are not able to think abstractly. Representation of children has not been perfect. Method of learning in kindergarten helps learning to count and recognize numbers. Especially if done with playing. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses representasi anak TK pada simbol matematika bilangan asli 1 sampai 10 pada proses bermain sehingga pembelajaran matematika sesuai dengan perkembangan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi berupa foto serta perekaman. Teknik analisis data yang digunakan pada saat penelitian adalah analisis deskriptif untuk mengecek keabsahan peneliti menggunakan data triangulasi sumber data, teori, dan metodologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia TK membutuhkan visual dalam aktivitas representasi. Anak-anak membutuhkan bantuan visual saat memahami konsep banyak benda, menghitung benda, memahami bilangan 1 sampai 10. Hal ini dikarenakan anak usia TK masih belum dapat berpikir secara abstrak sehingga representasi anak usia TK masih belum sempurna. Penggunaan metode pembelajaran tematik terpadu di TK mempermudah pembelajaran berhitung dan mengenal angka terlebih jika dilakukan dengan bermain.

  2. KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS VII DENGAN PEMBELAJARAN MODEL LEVELS OF INQUIRY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitri Fatimah

    2016-09-01

    Banyak penelitian yang mengkaji tentang keterampilan proses sains namun masih diteliti secara terpisah antara keterampilan proses dasar dan keterampilan terintegrasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian tentang keterampilan proses sains yang menggabungkan keterampilan dasar dan terintegrasi dengan menggunakan Levels of Inquiry pada materi ciri-ciri dan klasifikasi makhluk hidup. Penelitian ini menggunakan mixed methods desain embedded terhadap siswa kelas VII SMPN 9 Pontianak. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan pembelajaran model Levels of Inquiry dapat melatih dan mengembangkan keterampilan proses sains siswa mulai dari kurang terampil sampai menjadi sangat terampil. Hasil pretes dan postes memperlihatkan peningkatan hasil dengan N-gain sebesar 0.67 berada pada kriteria sedang.

  3. REENGINEERING PROSES BISNIS : TINJAUAN KONSEPTUAL DAN METODOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lena Ellitan

    1999-01-01

    Full Text Available Business process reengineering is fundamental rethinking and radical redesign of an organization's business processes that leads the organization to achieve dramatic improvement in business performance. Many firms have successfully embraced this new innovation paradigm to achieve orders of magnitude improvements in cost, eficiency, quality and value. Even more firms are seeking opportunities to apply reengineering and methodologies to assist them in doing so. The recognition of reengineering as a new management paradigm emerged in the 1990's, though it may be argued that the principle of reengineering has been applied well before then. The early 1990's saw world wide interest in reengineering. Consequently, many organizations have reported their first-cycle experiences in reengineering. Reengineering practices in the period of the 1990's was largerly characterized by application to operational processes and emphasis on operational measure of time, cost, and quality. Quite recently, a more strategic flavor of reengineering has been advocated. One of the hopes of new thinking is that by trancending microscopic concern of operational strategy, it would help the organization derive significantly greater value out of the reengineering effort. This paper presents: 1. The concept of reengineering 2. Various problems in business process reengineering. 3. The rigorous methodology for organizing reengineering activities. Abstract in Bahasa Indonesia : Reengineering proses bisnis adalah pemikiran ulang fundamental dan disain ulang radikal suatu proses bisnis organisasi yang akan mengarahkan organisasi untuk mencapai peningkatan kinerja bisnis secara dramatis. Beberapa perusahaan telah menerapkan paradigma inovasi baru ini untuk mencapai berbagai perbaikan dalam biaya, kualitas, dan efisiensi. Bahkan makin banyak perusahaan yang mencari peluang untuk menerapkan proyek reengineering dan metodologi-metodologi yang membantu mereka dalam mencapai usaha

  4. PERBAIKAN PROSES FERMENTASI BIJI KAKAO KERING DENGAN PENAMBAHAN TETES TEBU, KHAMIR, DAN BAKTERI ASAM ASETAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Donny Widianto, Ajeng Dara Pramita, dan Sri Wedhastri

    2013-12-01

    Full Text Available Most of cocoa beans produced by smallholder farmers were non fermented which can be improved by modifiedfermentation processing. This study was aimed to inverstigate the influence of molasses, yeast Saccharomycescerevisiae, and Acetobacter aceti addition on dried cocoa beans fermentation process.Fresh cocoa beans were dried in a glasshouse and its reducing sugar was analyzed before and after drying. Asmall plastic bucket (20 cm diameter and 30 cm height with aeration holes was used as fermentation vessel. Driedcocoa beans were soaked in distilled water for 4 hours, inoculated with yeast and acetic acid bacteria cultures, andmolasses were added at two different concentration, i.e, 1 and 1.5 times of reducing sugar lost during drying.Reducing sugar, ethanol, titrated acid, population of yeast, and acetic acid bacteria were monitored duringfermentation. After fermentation the beans were sun dried and its pH and degree of fermentation were determinedto assess the bean quality.The results showed that the addition of molasses mostly at the level of 1.5, S. cerevisiae, and A. aceti increasereducing sugar, ethanol, titrated acid, yeast and acetic acid bacteria of fermentation liquid (pulp. The highestpercentage of fermented beans (68.4 % was achieved by addition of S. cerevisiae, A. aceti, and molasses atthe level 1.5. It is likely that the addition of S. cerevisiae, A. aceti, and molasses could improve fermentationprocessing of dried cocoa bean.

  5. Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Kelapa Dengan Katalis NaOH Menggunakan Gelombang Mikro (Microwave Secara Kontinyu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daru Satria Prayanto

    2016-04-01

    Full Text Available Biodiesel merupakan bioenergi atau bahan bakar nabati yang dibuat dari minyak nabati melalui proses transesterifikasi, esterifikasi, atau proses esterifikasi-transesterifikasi. Proses pembuatan biodiesel dapat dilakukan dengan metode pemanasan konvensional maupun dengan metode pemanasan microwave. Dengan radiasi microwave, maka waktu yang dibutuhkan saat proses transesterifikasi lebih singkat dibandingkan dengan konvensional. Disisi lain, minyak kelapa memiliki potensi yang besar untuk digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan biodiesel karena ketersediaannya yang melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk membuat biodiesel dari minyak kelapa secara kontinyu melalui proses transesterifikasi metanol dengan menggunakan radiasi microwave dengan katalis NaOH dan mempelajari pengaruh konsentrasi tiap katalis, daya, dan laju umpan yang digunakan terhadap yield, densitas, dan viskositas biodiesel yang dihasilkan. Dalam penelitian ini di gunakan 3 variabel, yaitu laju umpan 0,73; 1,25; 1,72 ml/s, konsentrasi katalis 0,25; 0,5; 1 (% berat variabel daya microwave 100, 264, 400, 600, dan 800 Watt. Rasio umpan ditentukan pada 1:9. Pada tahap persiapan melarutkan metanol dan katalis sesuai dengan variabel hingga tercampur homogen. Selanjutnya tahap transesterifikasi dengan mencampurkan larutan metanol (metanol dan katalis dengan minyak kelapa dengan mol ratio yang telah ditentukan dan mengatur daya microwave untuk memulai proses transesterifikasi, proses berlangsung secara kontinyu menggunakan mix flow reaktor. Selanjutnya pemisahan hasil transesterifikasi dari gliserol, dilanjutkan dengan tahap pencucian dengan aquadest untuk memisahkan impurities dan katalis yang masih tersisa dalam biodiesel kemudian memanaskan pada oven untuk menguapkan kandungan air dalam biodiesel. Selajutnya menganalisisa hasil biodiesel terhadap yield, densitas, dan viskositasnya. Hasil terbaik dari variabel yang digunakan di atas adalah pada katalis NaOH dengan konsentrasi 1

  6. Optimasi Proses Spray Drying Pada Enkapsulasi Antosianin Ubi Ungu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Retno Yunilawati

    2018-04-01

    Full Text Available Teknologi proses spray drying banyak dilakukan pada enkapsulasi zat warna alam untuk aplikasi di industri. Pada penelitian ini dilakukan enkapsulasi antosianin ubi ungu dengan teknik spray drying. Tujuan dari penelitian ini adalah optimasi proses spray drying pada enkapsulasi antosianin ubi ungu. Optimasi proses dilakukan pada kondisi berbagai suhu inlet (150 °C sampai dengan 180 °C dan jumlah maltodekstrin sebagai carrier (5% sampai dengan 15%. Sebagai respon dilakukan pengukuran kadar air, absorbansi, dan kadar antosianin. Response Surface Methodology (RSM dengan metode Central Composite Design (CCD digunakan untuk analisis data optimasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa suhu inlet dan persentase maltodekstrin berpengaruh secara signifikan terhadap kadar air, absorbansi, dan kadar antosianin total. Kondisi optimal didapatkan pada suhu inlet 166,96 °C dan maltodekstrin sebesar 5%. Pada kondisi ini dihasilkan serbuk antosianin ubi ungu dengan kadar air 4,79%; absorbansi 0,8827; dan kadar antosianin total 968,65 mg/kg.

  7. Uji Angka Paling Mungkin (APM) Coliform pada Teh Kering Dalam Kemasan

    OpenAIRE

    Gaol, Patma Lumban

    2017-01-01

    142410054 Teh kering dalam kemasan adalah produk teh kering tunggal atau campuran dari teh hitam, teh hijau, teh putih dan atau teh beraroma lain yang harus memenuhi ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI). Pengujian ini bertujuan untuk memeriksa adanya bakteri coliform pada teh kering dalam kemasan dengan persyaratan SNI yang berlaku. Pengujian bakteri coliform dilakukan dengan metode Angka Paling Mungkin (APM) Coliform menggunakan metode tiga tabung berdasarkan metode MA Supp 69/MIK/0...

  8. TRANSLATING SERVICE TECHNICAL PROSE

    African Journals Online (AJOL)

    language. The Application of Technical Service. Prose. To form a good idea of the appl ication .... cost lives. In this particular domain, translators must have a sound technical ... These semantic ... another language and often, in doing so, changing its meaning. The words ..... He will hand out tasks to each translator and after.

  9. Isolasi Minyak Atsiri dari Sereh Merah (Andropogon citratus DC.) Segar dan Kering Serta Analisis Komponen Secara GC-MS

    OpenAIRE

    Situmorang, Betty Meilya

    2013-01-01

    Essential oil is a term used for volatile oil and obtained from part of plant such as leaves, flowers, fruit, bark and roots. Lemongrass oil is a major export commodities among the various types of essential oil. The main content of lemongrass oil are sitronellal and geraniol, and content oil of lemongrass is 0.5 to 1.2%. Andropogon citratus DC. of the family Poaceae is one of plant that contains essential oil and is widely used as a liniment. The objective of this research is to determine th...

  10. Pengawetan Kayu Gubal Jati Secara Rendaman Dingin dengan Pengawet Boron untuk Mencegah Serangan Rayap Kayu Kering (Cryptotermes cynocephalus Light.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afif Sumaryanto

    2015-10-01

    The utilization of younger teakwood has a disadvantage, which is the sapwood is more susceptible to dry wood termites as it has less natural durability. Boric acid and borax are inexpensive preservatives, which contain boron as the active material. Those preservatives are also easy to be obtained as well as do not produce smells and the wood discoloration. The experiment materials were the sapwood parts from teak boards obtained from the felled trees in the community forest of Kali Bawang, Kulon Progo. A complete randomized block design was arranged in a factorial with two factors, which were the type of preservatives (boric acid and borax in 5% concentration and duration of cold soaking (12, 24, 36, and 48 hours. To examine the durability of sample, dry wood termites (Cryptotermes cynocephalus Light were used. The results showed that the average values of absorption, retention, and depth of penetration were 33.09 to 70.77 kg/m3, 3.81 to 10.77 kg/m3, and 2.34 to 3.86 mm, respectively. The average values of termite mortality during 2 weeks and 4 weeks were 46.33 to 53 %, 82.67 to 94.33 %. Weight reduction and degree of the damage were, 560 to 570 mg, and 30.34 to 31.27 %, respectively. By analysis of variance, there was an interaction between the type of preservatives and the duration of cold soaking factors, which affected significantly the termite mortality. Type of preservative affected significantly the absorption and penetration. Further, the duration of cold soaking affected significantly the level of absorption, retention and penetration. The application of preservatives could reduce the mass loss of specimens until 70 % as well as to give higher levels of mortality rate (87-92 % compared to that of untreated one.

  11. Sifat Fisika Mekanika dan Ketahanan Papan Partikel Bambu dengan Perekat Asam Sitrat terhadap Serangan Rayap Kayu Kering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ragil Widyorini

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian mengenai penggunaan asam sitrat sebagai agen pengikat alami masih relatif sedikit. Oleh karena itu penelitian ini difokuskan pada pengaruh jumlah asam sitrat dan suhu pengempaan terhadap sifat papan partikel bambu, termasuk ketahanannya terhadap serangan rayap kayu kering. Bahan penelitian adalah partikel bambu petung. Komposisi kimia bahan baku bambu diuji untuk kadar ekstraktif, holoselulosa, lignin, dan alfa selulosa. Faktor pada penelitian ini adalah jumlah asam sitrat (0 - 40% berdasarkan berat kering udara partikel dan suhu pengempaan (200 oC dan 220 oC. Sifat fisika dan mekanika papan partikel diuji berdasarkan standar pengujian JIS A 5908. Analisis menggunakan Fourier transform infrared spectroscopy (FTIR juga dilakukan untuk mengetahui perubahan gugus ester pada berbagai jumlah asam sitrat dan suhu pengempaan. Pengujian ketahanan terhadap serangan rayap kayu kering juga dilakukan dengan menghitung nilai pengurangan berat dan mortalitas rayap setelah 6 minggu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa interaksi kedua faktor berpengaruh nyata terhadap nilai pengembangan tebal, penyerapan air, modulus elastisitas dan modulus patah. Intensitas gugus C=O yang ditunjukkan pada puncak 1720 cm-1 semakin bertambah besar seiiring dengan semakin banyaknya jumlah asam sitrat, yang menyebabkan kekuatan perekatan dan stabilitas dimensi papan partikel menjadi semakin kuat. Kondisi optimum pada penelitian ini adalah papan partikel dengan penambahan jumlah asam sitrat 20 % pada suhu pengempaan 200 oC dengan kualitas yang dapat memenuhi standar JIS A 5908 tipe 8. Penambahan asam sitrat dapat meningkatkan mortalitas rayap kayu kering secara nyata. Penambahan 20 % asam sitrat pada suhu pengempaan 200 oC menghasilkan nilai pengurangan berat 0,9 % dan mortalitas rayap 57 %. Kata kunci: bambu petung, asam sitrat, suhu pengempaan, jumlah asam sitrat.   Mechanical properties and durability against the dry termite attacks of particleboard made from bamboo

  12. ANALISIS KEPERCAYAAN-KEPERCAYAAN INDIVIDU DALAM MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENUNJANG PROSES BELAJAR MENGAJAR DI PERGURUAN TINGGI

    OpenAIRE

    Supardi Supardi; Eka Noor Asamara

    2017-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mendiskusikan dan menguji secara empiris hubungan faktor sosial dengan cognitive absorption dan hubungannya terhadap faktor kepercayaan-kepercayaan (perceived ease of use dan perceived usefulness) dalam menggunakan teknologi informasi pada proses belajar mengajar diperguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan sebanyak 125 dosen jurusan akuntansi di propinsi Yogyakarta sebagai responden. Faktor sosial diukur dengan menggunakan pengaruh rekan sejawat, cognitive ab...

  13. The Prose of Action

    DEFF Research Database (Denmark)

    Christiansen, Ulrik; Thrane, Sof

    2014-01-01

    risks changes over time in response to a lack of action on reported risks. In these processes Frontline Managers take on new responsibilities to make General Managers take action on reported risk. The reporting practice changes from the mere identification of risk to risk assessment and, finally......, to incorporating the possible response into the risk report. These findings add to extant literature by illustrating that actions do not automatically flow from the identification of risk. Rather, risk and action are dynamically interrelated in the sense that the prose in the risk report is a variable input...... to generate action and that a lack of action encourages managers to change their approach to reporting....

  14. PEMISAHAN Zr – Hf SECARA SINAMBUNG MENGGUNAKAN MIXER SETTLER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Biyantoro

    2017-01-01

    Full Text Available ABSTRAK PEMISAHAN Zr – Hf SECARA SINAMBUNG MENGGUNAKANMIXER SETTLER. Telah dilakukan pemisahanZr – Hf secara sinambung menggunakan pengaduk pengenap (mixer settler 16 stage. Larutan umpan adalah zirkon nitrat dengan kadar Zr = 30786 ppm dan Hf = 499 ppm. Ekstraktan dipakai adalah solven 60 % TBP dalam kerosen dan larutan scrubbingyang dipakai adalah asam nitrat 1 M. Umpan masuk pada stageke 5 dikontakkan secara berlawanan arah dengan solven masuk pada stage ke 16 dan larutan scrubbing masuk pada stage ke 1. Tujuan penelitian ini adalah memisahkan unsur Zr dan Hf dari hasil olah pasir zirkon menggunakan solven TBP dengan alat mixer settler16 stage. Analisis umpan dan hasil proses pemisahan untuk zirkonium (Zr dilakukan dengan menggunakan alat pendar sinar-X, sedangkananalisis unsur hafnium (Hf menggunakan Analisis Pengaktifan Neutron (APN. Parameter penelitian dilakukan dengan variasi keasaman asam nitrat dalam umpan dan variasi waktu pada berbagai laju pengadukan. Hasil penelitian pemisahan unsur Zr dengan Hf diperolehkondisi optimum pada keasaman umpan 4 N HNO3, keseimbangan dicapai setelah 3jam dan laju pengadukan 3300 rpm. Hasil ekstrak  unsur zirkon (Zr diperoleh kadar sebesar 28577 ppm dengan efisiensi 92,76 % serta kadar pengotor hafnium (Hf sebesar 95 ppm. Kata Kunci: pemisahan Zr, Hf, ekstraksi, mixer settler, alat pendar sinar-X, APN. ABSTRACT SEPARATION of Zr - Hf CONTINUOUSLY USE THE MIXER SETTLER. Separation of Zr - Hf continuously using mixer settler 16 stage has been done. The feed solution is zircon nitrate concentration of Zr = 30786 ppm  and Hf = 499 ppm. As the solvent used extractant 60 % TBP in 40 % kerosene. Nitric acid solution used srubbing 1 M. The feed entered into stage to 5 is contacted with solvents direction on the stage to 16 and the scrubbing solution enter the stage to 1. The purpose of this study is to separate Zr and Hf of the results from the process of zircon sand using solvent TBP using 16 stage

  15. PENGARUH POSISI ORIENTASI OBJEK PADA PROSES RAPID PROTOTYPING 3D PRINTING TERHADAP KEKUATAN TARIK MATERIAL POLYMER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lubis Sobron

    2016-12-01

    Full Text Available Pembuatan prototipe pada industri manufaktur berkembang dengan pesat, berawal dari pembuatan secara konvensional, kemudian dilakukan dengan menggunakan mesin-mesin perkakas, dan berkembang dengan pemanfaatan komputer sebagai alat kontrol pada mesin tersebut sehingga dikenal dengan istilah CNC (computer numerically control. Pada awalnya, pembuatan prototipe dilakukan menggunakan mesin perkakas yang membentuk kontur permukaan dengan melakukan pemotongan pada  benda kerja, tentunya dalam hal ini terdapat bahan tersisa yang dikenal dengan chip. Dewasa ini perkembangan dalam pembuatan prototipe maju dengan pesat yang dikenal dengan pembuatan prototipe cepat (rapid prorotyping. Keunggulan dari rapid prototyping dalam bidang manufaktur adalah kemudahannya dalam menghasilkan suatu produk yang kompleks dengan tepat dan efisien. Proses rapid prototyping mampu merealisasikan hasil permodelan 3D software dalam bentuk nyata tanpa intervensi apapun. Dalam penelitian ini, dikaji tentang pengaruh penentuan posisi orientasi secara vertical dan horizontal terhadap kekuatan Tarik material polymer yang digunakan. Penelitian dilakukan dengan dengan menggunakan perangkat rapid prototyping tipe fused deposition modeling yakni 3D printing. Bahan filament yang digunakan jenis polymer PLA dan ABS. Proses printing dilakukan terhadap bentuk objek uji Tarik ASTM D638. Proses 3D printing dilakukan dengan memvariasikan posisi orientasi objek secara vertikal dan horizontal. Spesimen yang dihasilkan selanjutnya dilakukan uji tarik. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan dapat diketahui bahwa penentuan orientasi posisi objek spesimen memberi pengaruh terhadap tegangan tarik spesimen.

  16. Peta Buatan untuk Peningkatan Efektivitas Proses Belajar Sistem Koordinat Cartesius

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NFN Rahmiah

    2012-01-01

    Full Text Available Pendidikan merupakan suatu rekayasa untuk mengendalikan learning guna mencapai tujuan yang direncanakan secara efektif dan efisien, dalam proses rekayasa ini peranan teaching sangat penting karena merupakan kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk mentransfer pengetahuan, keterampilan dan nilai kepada siswa sehingga apa yang ditransfer memiliki makna bagi siswa sendiri dan berguna bagi dirinya sendiri dan masyarakat. Upaya untuk menghadapi tantangan tersebut adalah seorang guru perlu kreatif dan inovatif menciptakan metode mengajar yang dapat meningkatkan efektivitas proses pembelajaran. Oleh karena itu, kajian ini yang merupakan laporan hasil penelitian tindakan kelas pada salah satu SD Negeri di Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan hasil yang diperoleh, pada umumnya terjadi peningkatan efektivitas proses berupa sikap belajar peserta didik yang diukur dengan menggunakan angket pengamatan dari siklus I dengan mean sebesar 1,80 ke siklus II sebesar 2,20. Sementara itu, hasil penilaian kognitif yang diukur dengan soal pencapaian kompetensi dasar juga mengalami peningkatan mean dari 70,55 pada siklus I menjadi 74,00 pada siklus ke II. Metode ini sangat dimungkinkan dapat dikembangkan melalui pendidikan matematika, karena matematika memiliki struktur dengan keterkaitan yang kuat dan jelas satu dengan yang lainnya, serta berpola pikir deduktif dan konsisten serta matematika merupakan alat yang dapat memperjelas dan menyederhanakan suatu keadaan atau situasi melalui abstraksi, idealisasi, atau generalisasi untuk suatu studi pemecahan masalah

  17. Proses Kerja Komputer yang dapat Mengoptimalkan Hasil Komunikasi Visual secara Efisien

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas James Darmawan

    2010-10-01

    Full Text Available  To be able to work optimally and efficiently by computer, in making a visual communication, we need to understand the three kinds of process/ how to work a computer. There are three bases logic how computer works, such as text, pixel, and vector. Each made with different methods of logic, as a result of efforts to meet the needs of creators of computer communication. So after the third understands the workings of TSB, the ease and optimization in making a visual communication can be achieved.  

  18. Analisis Sistem Proses Pindah Massa pada Ekstraksi secara Mekanik Minyak Kedelai (Glycine Max Oil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Dwi Argo

    2010-10-01

    Full Text Available Soybean, a vegetable protein-rich commodity needed to improve public nutrition, safe to consume, and the price affordable. The purpose of this research are to: 1. determine the effect of pressure and time of extraction the mass balance, yield and level of soybean oil extraction, 2. Gain mass transfer coefficient value in soybean oil extraction process, and 3. analyze the mechanism of mass changes during the extraction process soybean oil is mechanically using hydraulic pressing. Oil obtained results indicate an increase due to the influence of a given amount of pressure and length of time silenced. The greater the pressure exerted, the more oil produced this shows soybean oil can come out with a maximum at the greatest pressure of 200 kg/cm2. Mass transfer coefficient in soybean oil extraction process at a pressure of 100 kg/cm2 5.57x10-5 gcm3/cm seconds. In the pressure is 200 kg/cm2 15.39 x 10-5g cm3/cm seconds.

  19. Classroom Assessment: Bagian Integral Proses Pembelajaran Kejuruan Dalam Upaya Menyiapkan Tenaga Kerja Secara Holistik

    OpenAIRE

    Wagiran, Wagiran

    2011-01-01

    Assessment of student achievement needs to change, largely because today's students face a world that will demand new knowledge and abilities. In the global economy of the 21st century, students not only need to understand the basics, but also to think critically, to analyze, and to make inferences. In order to develop these skills, changes in assessment at school and classroom level are required. Classroom assessment is an effective strategy to improve the quality of learning to achieve the ...

  20. Kajian Dampak Proses Pengolahan Air di IPA Siwalanpanji Terhadap Lingkungan dengan Menggunakan Metode Life Cycle Assessment (LCA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fara Pratiwi Eka Riyanty

    2015-12-01

    Full Text Available Proses pengolahan air minum secara konvensional dapat menyebabkan dampak lingkungan akibat konsumsi energi dan pemakaian bahan kimia. Penelitian ini mengidentifikasi dampak pencemaran yang dihasilkan dari proses pengolahan air di IPA Siwalanpanji menggunakan life cycle assessment. Life Cycle Assessment (LCA merupakan metode untuk menganalisis dampak suatu produk terhadap lingkungan sepanjang siklus hidupnya. Siklus hidup dari suatu produk terdiri dari ekstraksi bahan baku, proses produksi hingga proses pembuangan akhir. Dari hasil analisis LCA, menggunakan software Simapro 7.33 dampak pencemaran yang terjadi berupa pencemaran udara yang disebabkan oleh penggunaan klorin, polyaluminium chloride (PAC dan konsumsi listrik. Dampak pencemaran terbesar terjadi pada penggunaan listrik dalam pemakaian satu hari yaitu menyebabkan respiratory inorganics sebesar 0,748 kg PM2.5, ozone layer depletion sebesar 0,000295 kg CFC-11 dan global warming sebesar 1000 kg CO2. Solusi untuk mengurangi dampak lingkungan yang dapat dilakukan instalasi pengolahan air adalah dengan cara peningkatan efesiensi peralatan.

  1. PREPARASI DAN KARAKTERISASI ZEOLIT DARI ABU LAYANG BATUBARA SECARA ALKALI HIDROTERMAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jumaeri Jumaeri

    2012-01-01

    Full Text Available Preparasi zeolit dari abu layang batubara PLTU Suralaya secara alkali hidrotermal telah dilakukan. Preparasi dilakukan terhadap abu layang yang telah direfluks dengan HCl 1M dan tanpa refluks. Larutan NaOH dengan konsentrasi tertentu ( 1 ; 2 dan 3 M dicampur dengan abu layang batu bara dengan rasio 10 ml larutan tiap 1 gram abu layang, ke dalam tabung Teflon 100 ml dalam suatu autoclave stainless-steel. Autoclave kemudian dipanaskan pada temperature 80-16 oC selama tiga hari. Zeolit sintesis yang dihasilkan selanjutnya diuji secara kualitatif dengan menggunakan Spektroskopi Inframerah, dan Difraksi Sinar-X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivasi abu layang dengan proses alkali hidrotermal dapat menghasilkan material yang mempunyai struktur mirip zeolit (zeolit-like. Produk hidrotermal terdiri dari campuran zeolit (Zeolit P, Zeolit Y serta kristal sodalit dan mullit. Pada temperatur 160 oC, diperoleh zeolit dengan kristalinitas lebih tinggi dari pada 100 oC, baik melalui refluks atau tanpa refluks. Karakteristik zeolit yang terbentuk sangat ditentukan oleh kondisi proses, yang meliputi konsentrasi NaOH, waktu, dan temperatur.

  2. The sudden success of prose

    DEFF Research Database (Denmark)

    Mortensen, Lars Boje

    2017-01-01

    The article presents a new model for understanding the sudden success of prose in four literatures: Greek, Latin, French and Old Norse. Through comparison and quantitative observations, and by focusing on the success of prose rather than its invention, it is shown that in all four cases two...... reading aloud) has been underplayed in previous scholarship mostly focused on authorial choices and invention. For two of the literatures (Greek, French) the fast dynamics of the rise of prose has already been identified and discussed, but for the two others (Latin, Old Norse), the observation is new....... It is also suggested that the exactly contemporary rise of French and Old Norse prose (c. 1200-1230) most probably is connected. The four literatures are each shown in chronological charts so as to visualize the timeline and the relation between poetic and prosaic works. The article furthermore reflects...

  3. Sistem Monitoring Proses Produksi pada Mesin Bardi di PT. Tirta Investama (Danone Aqua Sukabumi Berbasis Web

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Haryanto

    2016-03-01

    Full Text Available Proses produksi pengisian air Aqua galon menggunakan mesin Bardi di PT. Tirta Investama Aqua Danone Sukabumi memiliki parameter-parameter proses yang harus selalu dipantau, sehingga jika terjadi nilai parameter yang melebihi atau kurang dari batas toleransi yang diberikan dapat segera dilakukan tidakan intervensi untuk menghindari terjadi kerusakan atau hal-hal yang tidak diinginkan. Sistem monitoring parameter proses produksi berbasis web dapat dimanfaatkan untuk memantau parameter-parameter pada mesin Bardi. Sistem ini terdiri atas perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras terdiri atas sensor-sensor yang dipasang pada mesin Bardi yang menghasilkan sinyal analog yang kemudian oleh PLC Allen Bradley data akan dikonversi menjadi data digital. Data akan dikirimkan secara real-time dan disimpan pada database server komputer dan disinkronisasikan dengan web server. Perangkat lunak pada pemograman website menggunakan Adobe Dreamweaver CS6 sebagai kontrol visual dan tampilan data menggunakan bahasa pemograman PHP dan database MySQL. Sistem monitoring proses produksi dapat memantau parameter-parameter mesin Bardi serta mentransmisikan data perubahan parameter proses produksi yang ditampilkan melalui aplikasi web.

  4. Pengaruh Substitusi Tepung Pisang Terhadap Mutu Kue Kering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sifia Silfia

    2012-06-01

    Full Text Available Banana (Musa paradisiaca is a highly nutritious fruit that is a source of vitamins, minerals and carbohydrates. Bananas are used as table fruit, smoked bananas, mashed bananas and banana flour. The purpose of this research was to extend the shelf life of banana which was processed into cookies. The research was conducted by treatment of comparison between banana flour and wheat flour, which is 100:0%, 80:20%, 60:40%, 40:60%, and 0:100%. The product was then analyzed the moisture content, ash, protein, and organoleptic test for taste, aroma, texture, and storage resistance. The results showed that comparison treatment of banana flour and wheat flour 80:20%, providing optimal results with 3.55% moisture content, 1.19% ash content, 14.25% protein, texture, flavor and aroma, and preferably keep hold more than 16 weeks.ABSTRAKPisang (Musa paradisiaca adalah buah yang sangat bergizi yang merupakan sumber vitamin, mineral dan juga karbohidrat. Pisang dijadikan buah meja, sale pisang, pure pisang dan tepung pisang. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperpanjang masa simpan pisang yang diolah menjadi kue kering. Penelitian dilakukan dengan perlakuan perbandingan tepung pisang dengan tepung terigu, yaitu 100:0%, 80:20%, 60:40%, 40:60% dan 0:100%. Produk kemudian dianalisis kadar air, abu, protein, dan uji organoleptik terhadap rasa, aroma, tekstur, dan ketahanan simpan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tepung pisang dengan tepung terigu 80:20% memberikan hasil optimal dengan kadar air 3,55%, kadar abu 1,19%, protein 14,25%, tekstur, rasa dan aroma disukai serta ketahanan simpan lebih dari 16 minggu.

  5. Perancangan dan Proses Pembuatan Inner Door Panel Mobil Pick Up Multiguna

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Prayogi

    2014-09-01

    Full Text Available Sejak tahun 2012 Jurusan Teknik Mesin bekerja sama dengan PT. INKA mengembangkan mobil murah multigna. Mobil pick up tersebut diberi nama GEA. Pengembangan dilakukan pada body, chasis dan engine. Sebagai bagian dari body, pintu mobil juga akan dikembangkan. Pada tahun 2013, penelitian terhadap posisi handle pengatur kaca jendela atau window regulator mobil pick up GEA telah dilakukan. Evaluasi tersebut mengharuskan adanya perubahan desain dari inner door panel. Suatu rancangan pengembangan desain inner door panel perlu dilakukan agar inner door panel dapat diproduksi secara massal. Langkah-langkah penelitian yang dilakukan meliputi penyusunan list of requirement untuk pengembangan konsep, analisa getaran dan tegangan yang terjadi pada panel dengan bantuan software CATIA. Selanjutnya perancangan proses pembuatan dan perancangan punch and dies-nya dilakukan. Dari analisa getaran yang dilakukan, dapat diketahui inner door panel memiliki frekuensi natural sebesar 166,94 Hz (10.016,4 rpm artinya panel aman dan tidak terpengaruh oleh getaran dari mesin mobil. Tegangan yang terjadi pada inner door panel akibat gaya pembebanan pada handle pintu bagian dalam adalah 2,9159 x 107 Pa (2,97 Kg/mm2 sehingga lebih kecil dari tegangan ijin materialnya 13,94 Kg/mm2 dan rancangan masih berada dalam kategori aman. Untuk membuat inner door panel dilakukan 3 macam proses pembentukan yaitu trimming, embossing dan piercing. Total gaya pembentukan masing-masing proses sebagai berikut: Gaya pembentukan proses trimming = 48.96 ton, proses embossing = 26.89 ton dan proses piercing = 41.66 ton. Window regulator yang disarankan untuk digunakan pada mobil pick up multiguna ini adalah scissor type window regulator dengan tenaga penggerak manual. Pada perancangan punch and dies, tegangan kompresi masing-masing proses dihitung dan hasilnya adalah sebagai berikut: Tegangan kompresi proses trimming 0.11 Kg/mm2, tegangan kompresi proses embossing 0.28 Kg/mm2, tegangan kompresi

  6. RANCANG BANGUN APLIKASI PENGAMBILAN BERITA SECARA OTOMATIS MENGGUNAKAN CONTENT SYNDICATION BERBASIS XML DENGAN PLATFORM MICROSOFT .NET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diana Purwitasari

    2004-01-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Banyaknya kebutuhan akan informasi di internet menyebabkan penyedia jasa situs berita untuk memberikan berita yang selalu yang terbaru. Salah satu alternatif solusi adalah dengan melakukan content syndication. Content syndication adalah adalah proses dimana suatu isi berita dikirimkan atau disediakan, biasanya dengan biaya tertentu, dari penyedia berita, biasanya disebut originators, ke pasar yang membutuhkan atau subscribers. RSS (Rich Site Summary adalah format yang secara umum digunakan untuk melakukannya. RSS pada dasarnya adalah suatu file yang berada di suatu situs, yang menyediakan informasi tentang isi dari situs tersebut. File tersebut biasa disebut sebagai RSS Feeds dan dapat di ambil dan diolah untuk mendapatkan informasi tentang isi situs tersebut. Dibuat sebuah aplikasi untuk pengambilan situs berita secara otomatis menggunakan content syndication yang memerlukan aplikasi pada proses background untuk mengambil RSS Feeds secara berkala pada komputer yang berfungsi sebagai server. Server yang mengambil berita dari situs penyedia terdiri dari aplikasi yang mengatur konfigurasi berita tersebut, dan sebuah windows service untuk mengambil RSS feeds kemudian mengolahnya secara otomatis. Sedangkan aplikasi

  7. Analisis ergonomi postur kerja operator pada proses pembuatan batako

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Regina Anggraini

    2017-03-01

    Full Text Available Abstrak: Proses pembuatan batako merupakan salah satu pekerjaan yang membutuhkan penanganan material secara manual,sehingga tenaga fisik pekerja diperlukan meskipun mesin bantu cetak sudah tersedia. Berdasarkan pengamatan dilapangandiketahui bahwa seluruh aktivitas pembuatan batako banyak membutuhkan tenaga fisik. Pekerjaan membuat batako dapatdibagi menjadi beberapa elemen kerja dan setiap elemen kerja memberikan postur kerja yang bervariasi. Hasil analisis posturkerja dengan menggunakan REBA menunjukkan pekerja pada proses pemindahan batako basah memiliki nilai 11 dengan levelrisiko sangat tinggi. Perbaikan dilakukan dengan menambahkan kursi pekerja dan berhasil menurunkan skor REBA menjadi 5.Kata Kunci: Postur kerja, REBA Abstract: Brick-making process is one of those jobs that require manual materials handling, so that the physical exertion of workersneeded though a production machine is already available. Based on observations in the field note that the entire activity ofbrick-making requires a lot of physical exertion. Brick-making can be divided into several working elements and each element ofthe work provides a varied work posture. The results of the analysis work posture using REBA showed workers in the processof moving the wet concrete blocks have a value of 11 with a very high risk level. Improvement of working conditions by adding aseat for workers reduce the REBA score to 5 .Keywords: Work Posture , REBA

  8. PROSES BERPIKIR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN LANGKAH-LANGKAH POLYA DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Yani

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan proses berpikir dan menganalisis kesulitan siswa dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan pengukuran Polya ditinjau dari Adversity Quotient (AQ. Penelitian ini merupakan penelitian deskirptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah siswa dari kelas IX SMP N 1 Banda Aceh tediri dari tiga siswa. Pemilihan subjek penelitian menggunakan metode purposive sampling dan berdasarkan tingkatan AQ (climber, camper, dan quitter dan komunikasi (lisan dan tertulis. Pengumpulan data menggunakan wawancara berbasis tugas, dan triangulasi untuk mengecek validitas data. Data dianalisis menggunakan konsep dari Miles dan Huberman: yaitu tahap pengurangan data, presentasi data, dan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa: (1 Proses berpikir dari subjek climber yaitu secara asimilasi dalam memahami, merencanakan penyelesaian, .serta mengecek kembali; (2 Subjek camper juga berpikir secara asimilasi pada tahap memahami masalah, merencanakan penyelesaian, dan mengecek kembali; (3 subjek quitter berpikir secara akomodasi dalam memahami masalah dan menyelesaikan masalah. Kata kunci: Proses Berpikir, Pemecahan Masalah, Tahap Polya, Adversity Quotient (AQ DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jpm.10.1.3278.42-57

  9. APLIKASI MONITORING PRAKTEK KERJA LAPANGAN SECARA ONLINE (STUDI KASUS JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Andriati Asri

    2017-12-01

    Full Text Available Mahasiswa Politeknik Negeri Bali melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL selama tiga bulan. Selama PKL mahasiswa diwajibkan untuk melaksanakan bimbingan dengan dosen pembimbing PKL. Dalam hal ini, jarak dan waktu menjadi kendala utama yang dialami mahasiswa PKL. Pengelolaan PKL yang telah berjalan selama ini ditangani oleh seorang koordinator. Pengelolaan  tersebut masih dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu yang lama dan rawan terjadi kesalahan. Untuk mengatasi hal tersebut peneliti mengembangkan sebuah aplikasi online bimbingan dan monitoring PKL. Aplikasi ini diharapkan mampu mengatasi kendala jarak dan waktu pada proses bimbingan dan membantu koordinator kegiatan PKL untuk membantu pengelolaan dengan lebih baik. Aplikasi dibuat dengan menggunakan metode waterfall, dengan PHP 5.6 dan MYSQL 5.6 sebagai bahasa pemrograman dan basis data. Aplikasi ini telah diujicoba ke pengguna dan dari hasil kuesioner diketahui 17,5% responden sangat setuju dan 82,5 % responden setuju bahwa aplikasi ini sangat membantu.

  10. Studi Eksperimen Pengaruh Pencampuran Gas Hidrogen Dari Generator HHO Tipe Kering Dengan Bahan Bakar Kerosene Pada Distribusi Temperatur Nyala Api Kompor Tekan Blowtorch

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Brillyano Agni Pradipta

    2013-09-01

    Full Text Available Gas hidrogen mempunyai nilai kalor yang dapat dimanfaatkan untuk menambah energi  pada berbagai keperluan pembakaran, bahkan dapat mengurangi penggunaan bahan bakar konvensional yang digunakan saat ini. Blowtorch kerosin digunakan sebagai alat uji. Pengujian dilakukan dengan menggabungkan bahan bakar kerosin dan gas hidrogen dalam HHO yang dihasilkan dari generator HHO tipe kering dengan plat SS316L berukuran 16mmx16mm sebanyak 15 plat sebagai elektroda dan larutan elektrolit KOH dilengkapi Pulse Width Modulation (PWM sebagai alat pengontrol generator HHO dengan duty cycle 25%, 50%, dan 75%. Penggabungan bahan bakar dilakukan secara difusi menggunakan ejector. Hasil yang didapatkan bahwa efisiensi unjuk kerja generator HHO tertinggi pada duty cycle 25%, yaitu sebesar 54,32% dan efisiensi terendah pada generator HHO tanpa PWM, yaitu sebesar 13,2%. Temperatur api yang dihasilkan gabungan kerosin dan gas HHO lebih panas dari pembakaran kerosin saja. Gabungan daya bahan bakar yang dihasilkan gas HHO sebesar 16,5W dan daya yang dikeluarkan kerosin murni sebesar 25,77kW, menaikkan temperatur api lebih dari 100oC dari temperatur api hasil pembakaran kerosin murni .

  11. PENGUNGKAPAN KEUANGAN PERKARA SECARA MEMADAI DALAM LAPORAN KEUANGAN SATUAN KERJA PERADILAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Anis

    2013-07-01

    Full Text Available Biaya perkara yang dipungut dan dikelola pada Mahkamah Agung dan lembaga peradilan dibawahnya sampai dengan saat ini masih menjadi persoalan terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dan penatausahaannya. Berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 09 Tahun 2008 tentang Pelaporan Penerimaan dan Penggunaan Biaya Perkara pada Pengadilan dan Peraturan Mahkamah Agung RI. No. 03 Tahun 2012 tentang Biaya Proses penyelesaian perkara dan Pengelolaannya pada MA dan Badan Peradilan yang berada dibawahnya telah diatur bahwa Biaya Perkara pada pengadilan dalam bentuk agregatditampilkan ke muka publik secara berkala dan dikelola secara efektif, efisien, transparan dan dicatat dalam Catatan atas Laporan Keuangan Mahkamah Agung RI. Berdasarkan Surat Edaran Ketua Mahkamah Agung Nomor 09 Tahun 2008, pelaporan biaya perkara telah berjalan namun belum ditampilkan dalam Laporan keuangan lembaga. Biaya perkara merupakan bagian dari informasi penting yang harus dilaporkan dalam laporan keuangan lembaga sebagai bentuk akuntabilitas lembaga atas biaya yang dipungut dan atau diterima dari pihak ke tiga. Legal fees are collected and maintained by Supreme Court and the courts underneath it so far still an issue related to the management of accounting and reporting. Based on Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 09 tahun 2008 tentang Pelaporan Penerimaan dan Penggunaan Biaya Perkara pada Pengadilan and Peraturan Mahkamah Agung RI. No. 03 Tahun 2012 tentang Biaya Proses penyelesaian perkara dan Pengelolaannya pada MA dan Badan Peradilan yang berada dibawahnyaIn these rules have arranged that legal fees in the court aggregately were published periodically and managed effectively, efficiently, transparency and stored in a note upon the financial report of the supreme court. Based on Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 09 tahun 2008, report of legal fees has been running well but not yet shown in the financial statements of the institution. The legal fees become important

  12. PERANCANGAN MESIN PENYAYAT BAMBU SECARA ERGONOMIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Kristanto

    2012-12-01

    Full Text Available Jamboel Kipas adalah UKM yang memproduksi souvenir kipas dengan sistem pesanan make to order. Seiring perkembangan waktu, Jamboel Kipas tidak dapat memenuhi pesanan karena keterbatasan kapasitas produksi souvenir kipas. Hal ini disebabkan karena waktu proses yang lama terjadi pada bagian penyayatan bambu, yaitu sebesar 22 detik/iratan. Penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas penyayatan bambu serta memperbaiki posisi operator saat bekerja, dengan perancangan mesin penyayat bambu berdasar anthropometri ukuran tubuh operator, keluhan selama bekerja, dan waktu proses penyayatan bambu. Hasil penelitian setelah perancangan menunjukan posisi operator saat bekerja cukup ergonomis karena ukuran tempat kerja disesuaikan dengan dimensi antropometri operator. Waktu baku pada kondisi sebelum perancangan sebesar 21,16 detik/iratan dan output standar sebesar 170,09 iratan/jam. Sedangkan setelah perancangan sebesar 4,42 detik/iratan dan output standarnya sebesar 815,22 iratan/jam dengan peningkatan output standar 479,46%, terjadi penurunan waktu baku sebesar 378,73%. Sementara itu nilai break event point terjadi ketika UKM Jamboel Kipas sudah memproduksi 12927 kipas.

  13. PERANCANGAN MESIN PENYAYAT BAMBU SECARA ERGONOMIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Kristanto

    2012-12-01

    Full Text Available Jamboel Kipas adalah UKM yang memproduksi souvenir kipas dengan sistem pesanan make to order. Seiring perkembangan waktu, Jamboel Kipas tidak dapat memenuhi pesanan karena keterbatasan kapasitas produksi souvenir kipas. Hal ini disebabkan karena waktu proses yang lama terjadi pada bagian penyayatan bambu, yaitu sebesar 22 detik/iratan. Penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas penyayatan bambu serta memperbaiki posisi operator saat bekerja, dengan perancangan mesin penyayat bambu berdasar anthropometri ukuran tubuh operator, keluhan selama bekerja, dan waktu proses penyayatan bambu. Hasil penelitian setelah perancangan menunjukan posisi operator saat bekerja cukup ergonomis karena ukuran tempat kerja disesuaikan dengan dimensi antropometri operator. Waktu baku pada kondisi sebelum perancangan sebesar 21,16 detik/iratan dan output standar sebesar 170,09 iratan/jam. Sedangkan setelah perancangan sebesar 4,42 detik/iratan dan output standarnya sebesar 815,22 iratan/jam dengan peningkatan output standar 479,46%, terjadi penurunan waktu baku sebesar 378,73%. Sementara itu nilai break event point terjadi ketika UKM Jamboel Kipas sudah memproduksi 12927  kipas.

  14. PENINGKATAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR MATA KULIAH TEORI AKUNTANSI MELALUI PENDEKATAN DISCOVEY LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Yulianto

    2007-06-01

    Full Text Available Hakekat belajar yang sesungguhnya adalah belajar yang tidak hanya sekedar mendengarkan dosen mengajar, tapi mahasiswa harus mampu mengembangkan wacana pengetahuan yang diperoleh melalui proses pencarian berbagai sumber. Proses transfer belajar harus mampu membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang secara fleksibel dapat diterapkan/ditransfer dari satu permasalahan ke satu permasalahan yang lain. Dalam pembeljaran menempatkan mahasiswa sebagai pembelajar dimana memberikan kesempatan kepada siswa mempelajari hal-hal yang baru dan dosen dengan strategi belajarnya memfasilitasi agar informasi baru bermakna. lingkungan belajar juga mempunyai posisi yang penting sehingga pengajaran harus berpusat pada bagaimana cara mahasiswa menggunakan pengetahuan baru mereka. Pendekatan pembelajaran yang berbasis discovery learning (DL, peran pendidik harus mampu menciptakan situasi, dimana mahasiswa dapat belajar sendiri daripada memberikan paket yang berisi informasi atau pelajaran, sehingga pengetahuan diperoleh melalui proses bukan produk. Keuntungan cara belajar ini yang diungkap oleh Martin (1975, ada dua hal penting yaitu; (1 menimbulkan keingin tahuan, memotivasi untuk menemukan jawaban, (2 menimbulkan kemandirian dengan menganalisis, memanipulasi informasi. Kata Kunci: discovery learning, kualitas proses dan hasil belajar

  15. PENINGKATAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR MATA KULIAH TEORI AKUNTANSI MELALUI PENDEKATAN DISCOVEY LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Yulianto

    2011-06-01

    Full Text Available Hakekat belajar yang sesungguhnya adalah belajar yang tidak hanya sekedar mendengarkan dosen mengajar, tapi mahasiswa harus mampu mengembangkan wacana pengetahuan yang diperoleh melalui proses pencarian berbagai sumber. Proses transfer belajar harus mampu membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang secara fleksibel dapat diterapkan/ditransfer dari satu permasalahan ke satu permasalahan yang lain. Dalam pembeljaran menempatkan mahasiswa sebagai pembelajar dimana memberikan kesempatan kepada siswa mempelajari hal-hal yang baru dan dosen dengan strategi belajarnya memfasilitasi agar informasi baru bermakna. lingkungan belajar juga mempunyai posisi yang penting sehingga pengajaran harus berpusat pada bagaimana cara mahasiswa menggunakan pengetahuan baru mereka. Pendekatan pembelajaran yang berbasis discovery learning (DL, peran pendidik harus mampu menciptakan situasi, dimana mahasiswa dapat belajar sendiri daripada memberikan paket yang berisi informasi atau pelajaran, sehingga pengetahuan diperoleh melalui proses bukan produk. Keuntungan cara belajar ini yang diungkap oleh Martin (1975, ada dua hal penting yaitu; (1 menimbulkan keingin tahuan, memotivasi untuk menemukan jawaban, (2 menimbulkan kemandirian dengan menganalisis, memanipulasi informasi. Kata Kunci: discovery learning, kualitas proses dan hasil belajar

  16. Implementasi Sistem Jaminan Mutu (Quality Assurance Proses Pembelajaran di Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Basuki

    2004-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memonitor implementasi sistem jaminan mutu (Quality Assurance proses pembelajaran jenjang SI di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Unhrersitas Gadjah Mada. Fokus penelitian melipuri proses pelaksanaan, problema yang dihadapi, serta dampak atau perubahan yang dihasilkannya. Model penelitian yang digunakan ialah monitoring kebijakan yang diadopsi dan teori William N. Dunn. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Responden yang dipilih dalam penelitian ini ialah Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ekonomi UGM, Ketua Jurusan Manajemen, Direktur Eksekutif QUE-Project Jurusan Manajemen, Dosen Jurusan Manajemen, para Kepala Sub Bagian, serta 200 mahasiswa Jurusan Manajemen yang dipilih secara acak. Teknik analisis data dilakukan dengan sajian tabel, sajian grafik, dalam hubungannya dengan fungsi monitor­ing yaittu compliance (kepatuhan, eksplanasi, auditing (pemeriksaan, dan akuntansL Temuan pokok dalam penelitian ini ialah pelaksanaan sistem jaminan mutu proses pembelajaran di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi UGM secara eksplisit dimulai sejak Jurusan ini menerima dukungan dana QUE-Project pada tahun 1998. Pelaksanaan program berjalan dan berhasil baik karena komitmen para pelaku, manajemen bagus dengan indikator yang bisa diukur, dan dukungan dana yang memadai. Dampak positif yang terjadi antara lain: (1 terciptanya kultur organisasi yang makin kondusif, (2 peningkatan mutu kinerja dosen, (3 mutu proses pembelajaran yang cukup baik, dan (4 tingkat kepuasan mahasiswa yang cukup tinggL Adapun problema yang dihadapi antara lain: (1 keterbatasan SDM karena cukup banyaknya dosen yang sedang menempuh studi lanjut, dan (2 tidak mudahnya mengintegrasikan antara penilaian kinerja dengan reward and punishment system. Kata kunci: sistem jaminan mutu, pembelajarun diperguruan tinggL

  17. Pengaruh Simultan Parameter Suhu dan Konsentrasi Larutan NaOH Terhadap Kuantitas dan Kualitas Hasil Cellulose Powder pada Proses Delignifikasi Tongkol Jagung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suprianto Suprianto

    2015-08-01

    Full Text Available Jagung merupakan sumber karbohidrat ketiga di Indonesia setelah padi dan ketela. Produksi jagung Indonesia meningkat terus menerus selama 10 tahun terakhir, yang diikuti dengan konsekuensi meningkatnya tongkol jagung sebagai produk ikutan pertanian jagung. Jumlah tongkol jagung dapat mencapai 40% dari produksi jagung. Fakta ini menunjukkan semakin tinggi potensi tongkol jagung untuk dapat dimanfaatkan bagi penunjang kehidupan manusia. Pemanfaatan tongkol jagung secara langsung sebagai bahan bakar maupun tidak langsung, yaitu melalui tahapan proses fisika dan kimia, sebelum dimanfaatkan langsung, telah mulai banyak menarik perhatian. Penelitian ini dimaksudkan untuk menambah informasi pengolahan tongkol jagung menghasilkan selulosa powder yang dapat digunakan sebagai cellulose gel, selulose membrane filter penjernihan air maupun sebagai bahan baku turunan senyawa selulosa, seperti selulosa asetat, carboxy methyl cellulose dan nitro selulosa.Proses pengolahan tongkol jagung menjadi cellulose prowder dilakukan dalam tiga tahapan proses, masing-masing untuk menghilangkan komponen hemiseluola, lignin dan warna dalam tongkol jagung. Proses tahap pertama menggunakan larutan asam nitrat 7,5% pada suhu 80 o C selama 2 jam, dilanjutkan dengan proses tahap kedua menggunakan larutan NaOH selama 2 jam dengan variasi suhu 80 sampai 100 o C dan variasi konsentrasi NaOH dari 1 N sampai 3 N dan selanjutnya proses tahap ketiga menggunakan hydrogen peroksida dengan konsentrasi 4%, suhu 80 o C dan waktu 2 Jam. Keberhasilan proses diidentifikasi dengan kuantitas dan kualitas hasil cellulose powder.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi proses yang baik dalam tahap proses delignifikasi adalah suhu antara 85 sampai 95 o C dan konsentrasi NaOH antara 1,25 N sampai 2 N. Produk pengolahan dari tongkol jagung, dengan proses tiga tahap ini diperoleh hasil cellulose powder warna putih dengan kadar   selulosa sekitar 88 sampai 90%, dengan yield investor sekitar 30

  18. KEPASTIAN HUKUM DALAM PELELANGAN OBJEK HAK TANGGUNGAN SECARA ONLINE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Begiyama Fahmi Zaki

    2017-03-01

    Full Text Available Abstract an auction object the formal use of mortgage online in KPKNL arranged in Article 54 paragraph (3 Minister of Finance Regulation Number 106/PMK.06/2013 that the supply of indirect in writing can be done via email or the internet. The auction the object a mortgage via email done through the application of auction email (ALE, both in terms of registration prospective bidders and documents should be equipped with the determination of the winning bidder performed on these applications. Legal certainty in this case that is at the time of the registration process bidders up to set the winning bidder through ALE. This strengthens with the Law Number 11 of 2008 on information and electronic transaction, where Article 5 paragraph (1 described that information electronically and/or document electronic and/or result print is a legal evidence legitimate. The principle of legal certainty of the opinion that an auction had been conducted by KPKNL for the legal protection to parties concerned to an auction. This is in accordance with rights legislation are explained that when debtors injured promise, the holder the mortgage over its own power has the right to sell by auction common. Implementing auction made treatise auction by officials an auction is a certificate authentic in accordance with Article 1867 and 1868 the book the Act of Civil Law. Treatise auction used the seller/the owner goods, buyers and officials auction to maintain and carry out their rights and duties and have the power of perfect in accordance with Article 1 the 32 Minister of Finance Regulation Number 106/PMK.06/2013. Key words: Legal Certainty, The Protection of the Law, Auction, Mortgage Object, Online Volume Abstrak Penggunaan resmi obyek lelang hipotek secara online di KPKNL diatur dalam Pasal 54 ayat (3 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 106/PMK.06/2013 yang pasokan tidak langsung secara tertulis dapat dilakukan melalui email atau internet. Lelang objek hipotek melalui email

  19. KANDUNGAN ASAM AMINO, TAURIN, MINERAL MAKRO-MIKRO, DAN VITAMIN B12 UBUR-UBUR (Aurelia aurita SEGAR DAN KERING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - - Nurjanah

    2014-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian adalah menentukan komposisi gizi, asam amino, taurin, mineral makro dan mikro,dan vitamin B12 pada ubur-ubur (Aurelia aurita segar dan kering. Asam amino esensial pada ubur-uburyaitu arginina, leusina, valina, treonina, lisina, isoleusina, fenilalanina, metionina, dan histidina, sedangkanasam amino non esensial yaitu asam glutamat, glisina, asam aspartat, serina, alanina, dan tirosina. Asamamino esensial tertinggi segar dan kering adalah arginina sebesar 1,72% (bk dan 1,44% (bk dan terendahhistidina yaitu sebesar 0,19% (bk dan 0,13% (bk. Asam amino non esensial segar dan kering tertinggiadalah asam glutamat dan glisina yaitu sebesar 3,26% (bk dan 2,62% (bk dan terkecil tirosina sebesar0,38% (bk dan 0,41% (bk. Taurin segar sebesar 2,68% (bk dan kering sebesar 0,67% (bk. Mineral makrotertinggi segar dan kering adalah natrium yaitu 180.092,1 ppm (bk dan 111.209,4 ppm (bk, terkecil adalahkalsium yaitu 5.750,2 ppm (bk dan 11,1 ppm (bk. Mineral mikro tertinggi segar dan kering adalah iodium yaitu8.291,5 ppm (bk dan 1.800 ppm (bk dan yang terkecil adalah tembaga yaitu 1,1 ppm (bk dan 0,6 ppm (bk.Vitamin B12 segar adalah 396,6 μm/100 g (bk dan kering 63,5 μm/100 g (bk.Kata kunci: asam amino, mineral, taurin, ubur-ubur (Aurelia aurita, vitamin B12

  20. Efek Sterilisasi dan Komposisi Media Produksi Inokulan Fungi Mikoriza Arbuskula terhadap Kolonisasi Akar, Panjang Akar dan Bobot Kering Akar Sorgum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tarra Martiana Dewi

    2017-07-01

    Full Text Available Pengujian kualitas inokulan mikoriza yang berkualitas antara lain dapat dilakukan melalui optimasi metode sterilisasi dan komposisi media. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh sterilisasi dan komposisi media terhadap derajat infeksi akar, panjang akar, dan bobot kering akar sorgum telah dilakukan di rumah kaca. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial terdiri atas perlakuan faktor pertama berupa sterilisasi media yang terdiri atas empat taraf, yaitu: tanpa sterilisasi (kontrol; autoklaf; NaOCl 10%; dan iradiasi gamma Co-60, serta faktor kedua adalah komposisi media tanam yang terdiri atas tiga taraf yaitu: 100% zeolit; 75% zeolit + 25% arang sekam; dan 50%  zeolit + 50% arang sekam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara perlakuan sterilisasi dan komposisi media tanam terhadap peningkatan kolonisasi akar, panjang akar, dan bobot akar sorgum. Teknik sterilisasi media berpengaruh terhadap kolonisasi akar, panjang akar dan bobot akar sorgum. Teknik sterilisasi dengan autoklaf dan iradiasi tidak berbeda nyata dengan kontrol dalam meningkatkan kolonisasi akar, panjang akar dan bobot akar sorgum, namun iradiasi Gamma cenderung memperlihatkan hasil terbaik. Perlakuan komposisi media zeolit dan arang sekam secara umum tidak memberikan perbedaan yang nyata, sehingga produksi inokulan FMA dapat menggunakan berbagai komposisi sesuai dengan ketersediaan bahannya. Quality of biofertilizer such as arbuscular myorrhizal fungi could be improved through the selection of appropriate sterilization and composition of the medium. The objective of the experiment was to determine the effect of sterilization and carrier composition on root colonisation, root length and weight of sorghum root. A green house experiment was conducted in randomized block design. The factors were: 1. methods of sterilization (ie. control; autoclave; NaOCl 10%; Co-60 gamma irradiation, and 2. composition of the carrier of

  1. Evaluasi Tingkat Kematangan Proses Pengelolaan Data Pada Sistem Informasi E-Learning SMKN 1 Jenangan Menggunakan Cobit Quickstart

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwiyono Ariyadi

    2016-05-01

    Full Text Available SMKN 1 Jenangan telah mengadopsi TI sebagai sarana pendukung kegiatan pendidikan, salah satunya adalah e-learning sebagai sarana penunjang kegiatan pembelajaran. Pengelolaan manajemen data e-learning ini merupakan hal penting karena data sangat diperlukan dalam administrasi harian guru bahkan juga untuk keperluan administrasi akreditasi. Saat ini pengelolaan manajemen data masih belum optimal, hal ini terlihat guru sering kehilangan data e-learning-nya saat terjadi perbaikan sistem. Backupan data belum dilakukan oleh sebagian besar guru sebagai pengguna e-learning. Perlu adanya suatu perencanaan tata kelola TI yang diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengelolaan sistem e-learning di sekolah tersebut, sehingga e-learning ini bisa berjalan optimal sesuai yang diharapkan. COBIT merupakan framework yang bisa digunakan untuk menyusun Tata kelola TI maupun melaksanakan audit TI yang telah diakui secara internasional. Versi yang sederhana adalah COBIT Quickstart. Penelitian ini menggunakan model tingkat kematangan yang bertujuan untuk memperoleh data kondisi aktual pada domain DS 11(mengelola data dengan mempertimbangkan nilai indek kematangan (maturity index pada 6 atribut kematangan yaitu: Awareness and Communication (AC, Policies, Standards and Procedures (PSP, Tools and Automation (TA, Skill and Expertise (SE. Responsibilities and Accountabilities (RA, Goal Setting and Measurement (GSM. Kondisi saat ini (as-is terdapat tiga atribut berada pada level 1(inisialisasi, yaitu atribut RA, GSM dan AC, sedangkan lainnya sudah berada pada level dua(dapat diulang. Ini tergambar dengan kondisi sebagai berikut : peran dan tanggungjawab dalam manajemen data server belum ada kejelasan, kegiatan pengawasan terkait keamanan, backup data serta penghapusan data belum dilaksanankan, serta kesadaran terkait proses DS 11 baru sebagian pengguna SI yang peduli. Rekomendasi tindakan perbaikan merupakan proses perbaikan secara alamiah, serta merupakan proses pembelajaran

  2. Language, Metaphor, and Creativity in Discursive Prose.

    Science.gov (United States)

    Ross, William T.

    1978-01-01

    Traces the denigration of discursive prose back through the "New Criticism" to Romanticism and Samuel Taylor Coleridge, who saw poetry as special and separate from other rhetoric. Notes that discursive prose can be just as creative and interesting as poetry. Urges composition teachers to shift their point of view accordingly. (RL)

  3. Studi Implementasi Six Sigma pada Tahap Fabrikasi dalam Proses Pembangunan Kapal Baru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jauhary Tsulastsy Yanuar

    2013-03-01

    Full Text Available Proses produksi pada tahap fabrikasi dalam proses pembangunan kapal baru masih memiliki masalah defect pada output proses produksi berupa defect dimension yang menyebabkan rework (pekerjaan tambahan. Tugas akhir ini bertujuan untuk menentukan besarnya sigma proses tahap fabrikasi dari sebuah galangan kapal yang menjadi studi kasus, mengidentifikasi penyebab yang mempengaruhi defect, dan menentukan upaya-upaya yang dilakukan untuk meminimasi defect menggunakan metode six sigma DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control. Berdasarkan perhitungan menggunakan lembar kerja perhitungan sigma yang dikeluarkan oleh pivotal resources, komponen plate mengalami defect dimension sebesar 0,36% untuk hasil marking dan 0,48% untuk hasil proses cutting menghasilkan nilai sigma 2,2074, komponen bracket mengalami defect dimension sebesar 0,28% untuk hasil marking dan 0,40% untuk hasil cutting menghasilkan nilai sigma 2,3429, komponen stiffener mengalami defect dimension sebesar 0,20% untuk hasil marking dan 0,24% untuk hasil cutting menghasilkan nilai sigma 2,6771, dan  komponen clip (collar plate mengalami defect dimension sebesar 0,28% untuk hasil marking dan 0,36% untuk hasil cutting menghasilkan nilai sigma 2,4171. Berdasarkan hasil analisa, nilai sigma tersebut masih jauh dari nilai yang seharusnya dapat dicapai oleh suatu perusahaan (6σ disebabkan oleh faktor antara lain keterampilan SDM yang belum memadai saat ini, PMS (Planned Maintenance System yang berjalan tidak sesuai prosedur, dan tidak dilakukannya pendokumentasian/kontrol pada setiap komponen hasil tahap fabrikasi. Dengan menggunakan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis yang dikorelasikan dengan berbagai analisa, diperoleh solusi antara lain diperlukannya training/pelatihan untuk meningkatkan skill/kemampuan SDM baru, dijalankannya PMS sesuai prosedur, dan menghidupkan kembali tim QC yang tergabung dalam keorganisasian bengkel fabrikasi. Implementasi six sigma dilakukan secara

  4. Pengolahan Limbah Cair Rumah Sakit secara Sonochemical

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laila Kusuma

    2017-06-01

    Full Text Available Hospital as a service provider has an important role in human life, especially for people who are experiencing physical and mental disorders. Various types of diseases and therapies performed in hospitals has made it as one of the producers of hazardous and infectious waste that requires special handling and processing so as not to pollute the water, soil, and air environment. Hospital wastewater treatment was conducted to determine the ability of sonochemical method to reduce level of Chemical Oxygen Demand (COD and determine the optimum conditions of the parameters used by the design of Response Surface Methodology Box-Behnken. The parameters that affected this process was the concentration of hydrogen peroxide (H2O2, pH, and reaction time. The Waste used was taken from the waste water treatment plant in Zainoel Abidin General Hospital in Banda Aceh with COD value 260.65 ppm. The optimum conditions of this treatment process occured at pH 2, H2O2 concentration 500 ppm, and reaction time 119.98 minutes with reduction of COD was 81.88%.ABSTRAKRumah sakit sebagai penyedia layanan jasa memegang peranan cukup penting dalam kehidupan manusia, terutama bagi orang-orang yang sedang mengalami gangguan fisik dan mental. Berbagai jenis penyakit dan terapi yang dilakukan di rumah sakit telah menjadikannya sebagai salah satu penghasil limbah berbahaya dan infeksius yang memerlukan penanganan dan pengolahan khusus agar tidak mencemari lingkungan yaitu air, tanah dan udara. Pengolahan limbah cair rumah sakit dilakukan untuk mengetahui kemampuan metode sonochemical dalam menurunkan kadar Chemical Oxygen Demand (COD dan menentukan kondisi optimum dari parameter yang digunakan berdasarkan disain Response Surface Methodology Box-Behnken. Parameter yang mempengaruhi proses ini adalah konsentrasi hidrogen peroksida (H2O2, pH, dan waktu reaksi. Limbah yang digunakan diambil dari instalasi pengolahan air limbah di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Kota Banda Aceh

  5. Perancangan Aplikasi Berbasis Komputer untuk Proses Manajemen Mutu pada Pembangunan Kapal Baru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Renny Rahmadi Putra

    2017-01-01

    Full Text Available Manajemen mutu di galangan kapal saat ini belum dilaksanakan dengan sistematis. Hasil proses pemeriksaan pembangunan kapal baru, masih disimpan di dalam lemari dan folder–folder komputer secara terpisah. Manajemen pemeriksaan belum didukung dengan sistem yang mempermudah pihak Galangan, Owner Surveyor, Class dan State Regulator dalam pengawasan, pencarian, review, evaluasi dan pelaksanaan pemeriksaan. Tugas akhir ini bertujuan untuk merancang aplikasi berbasis komputer dalam membantu pelaksanaan manajemen mutu pada pembangunan kapal baru yang lebih baik. Pertama, dilakukan observasi sistem manajemen mutu di galangan kapal, diambil sebagai sampel adalah Galangan PT. PAL Indonesia. Kedua, ditentukan parameter–parameter yang diperlukan dalam aplikasi manajemen mutu. Ketiga, dilakukan perancangan aplikasi manajemen mutu berdasarkan parameter–parameter aplikasi. Parameter–parameter di dalam aplikasi diidentifikasi selama tahapan pembangunan kapal, proses, komponen kapal dan dokumen kapal, serta item pemeriksaan dan standar pemeriksaan. Software yang digunakan untuk perancangan aplikasi adalah kombinasi bahasa pemograman PHP, text editor Sublime Text 2 dan database MySQL. Aplikasi berbasis komputer yang dirancang dapat membantu pelaksanaan manajemen mutu dalam pengawasan, pencarian, review, evaluasi dan pelaksanaan pemeriksaan. Setelah aplikasi dibuat, dilakukan uji perbandingan sistem dan uji verifikasi, didapatkan hasil bahwa aplikasi lebih baik dibandingkan dengan sistem eksisting yang secara perseorangan dijalankan di galangan kapal.

  6. Proses Kondensasi Imaji dan Pengalihan Mimpi dalam Dongeng Nenek Pakande

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nuraidar Agus

    2013-06-01

    Full Text Available Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap proses kondensasi imaji dan pengalihan mimpi dalam dongeng Nenek Pakande (NP berdasarkan teori psikoanalisis Freud. Pengumpulan data di lakukan secara dokumentatif atas cerita­‐cerita tentang NP, yaitu melalui teknik pembacaan, analisis teks, dan teknik elisitasi. Berdasarkan hal tersebut ditemukan bahwa gejala kondensasi dan pengalihan mimpi dalam cerita NP adalah melalui usaha penciptaan tokoh­‐tokohnya dan berdasarkan realita yang kemudian diimajinasikan. Proses tersebut melahirkan citraan tentang kemampuan akal tokoh anak kecil dengan segala usahanya untuk menaklukkan NP (raksasa. Selain itu, citra ibu tiri telah terkondensasi lewat imajinasi yang menakutkan bagi sang anak tiri linear dengan sifat­‐sifat buruk dan eksistensi supranatural NP yang mengendap dalam alam imajinasi. Abstract: This paper attempts to describe the process of condensation of reality and its imagination found in the fairy tale Nenek Pakande. This paper aims to reveal the image of the NP condensation process by Freud's psychoanalytic theory. The data was collected through the documentation on the stories of NP by reading techniques, text analysis, and elicitation techniques. Based on them, it is found that the symptoms of NP condensation in the story is through the characters venture creation and, based on what is true in reality, then imagined. It gives birth to images of a child's way of thinking and his efforts to conquer NP. In addition, the image of stepmothers has condensed through a frightening image to his stepson, and of the NP’s vices and supernatural existence living in an imagination. Key Words: Freud’s psychoanalysis, condensation, imagination, fables

  7. ANALISIS KEPERCAYAAN-KEPERCAYAAN INDIVIDU DALAM MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENUNJANG PROSES BELAJAR MENGAJAR DI PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supardi Supardi

    2017-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendiskusikan dan menguji secara empiris hubungan faktor sosial dengan cognitive absorption dan hubungannya terhadap faktor kepercayaan-kepercayaan (perceived ease of use dan perceived usefulness dalam menggunakan teknologi informasi pada proses belajar mengajar diperguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan sebanyak 125 dosen jurusan akuntansi di propinsi Yogyakarta sebagai responden. Faktor sosial diukur dengan menggunakan pengaruh rekan sejawat, cognitive absorption diukur dengan menggunakan lima dimensi yaitu temporal dissociation, focused immertion, heightened enjoyment, control, dan curiosity serta kepercayaan-kepercayaan diukur dengan menggunakan perceived ease of use dan perceived usefulness. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara non-probability yaitu purposive sampling dengan tipe judgment. Data dianalisis dengan structural equation modeling (SEM menggunakan SmartPLS2.0. Dari hasil pengujian hipotesis, diperoleh temuan bahwa seluruh hipotesis terdukung. Hal ini ditunjukkan dengan adanya bukti hubungan secara positif signifikan antara faktor sosial dengan cognitive absorption dan cognitive absorption dengan faktor kepercayaan-kepercayaan dalam menggunakan teknologi informasi. Penelitian ini telah membuktikan adanya pengaruh faktor sosial terhadap cognitive absorption dalam kepercayaan-kepercayaan menggunakan teknologi infomarmasi untuk mendukung proses belajar mengajar. Selain itu, penelitian ini telah berhasil mengembangkan model penelitian yang dilakaukan oleh Agarwal dan Karahanna (2000, yaitu dengan memberikan bukti empiris faktor sosial sebagai anteseden bagi cognitive absorption

  8. Pengembangan Aplikasi @Webplan untuk Perhitungan Waktu Standar pada Proses Perakitan Manual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Sutanto

    2010-04-01

    Full Text Available Karya tulis ini berkenaan dengan pengembangan perangkat lunak berbasiskan Web untuk perhitungan waktu kerja standar yang merupakan sebuah modul tambahan pada aplikasi perangkat lunak untuk perancangan sistem kerja berbasiskan Web atau yang diberi nama @WebPlan® yang sudah dikembangkan oleh penulis. @WebPlan ini merupakan integrasi dari beberapa modul untuk perancangan tataletak dan disain stasiun kerja secara virtual 3D. Beberapa modul sudah dirancang sebelumnya yaitu modul untuk visualisasi produk dan strukturnya sehingga dimungkinkan visualisasi yang interaktif untuk proses perakitannya. Sedangkan modul utama dalam @WebPlan ini adalah 3D Facilities Layout dan disain/layout stasiun kerja. Untuk tujuan ini juga sudah dibuat beberapa alat bantu yaitu model manusia 3D untuk beberapa persentil dan beberapa analisa dan checklist ergonomi. Pengembangan aplikasi @WebPlan ini untuk perhitungan waktu standar pada produksi serial merupakan suatu yang sangat diperlukan untuk menentukan waktu total yang diperlukan dalam memproduksi/merakit sebuah produk. Waktu total ini merupakan data penting dalam membuat konfigurasi stasiun kerja untuk pembuatan produk. Metoda Pengukuran waktu perakitan yang dipakai dalam hal ini adalah MTM-UAS (Universal Analysing System yang sangat cocok untuk perakitan manual. Hasil perhitungan waktu proses perakitan ini divalidasi dengan proses perakitan yang sebenarnya dan tidak menunjukkan perbedaan harga yang cukup signifikan. Beberapa kemudahan yang didapat pada metoda ini adalah MTM-UAS menggabungkan beberapa gerakan dan tidak terlalu detail dibandingkan metoda pengukuran waktu lainnya. Akan tetapi memiliki hasil yang cukup mendekati hasil yang sebenarnya. Modul aplikasi perhitungan waktu standar ini merupakan bagian yang diintergrasikan nantinya dalam perancangan tataletak dan stasiun kerja secara virtual 3D

  9. Hubungan Negara-Masyarakat dalam Proses Pembentukan Daerah Otonom di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Damopolii

    2014-12-01

    Full Text Available Tuntutan pembentukan daerah otonom di Indonesia dewasa ini semakin intensif dan masif. Seringkali diartikulasikan sebagai tuntutan politik tanpa melihat urgensi administratif sehingga cenderung mengesampingkan hakekat otonomi daerah dan tujuan desentralisasi. Otonomi daerah masih dipahami sebatas hak daerah memperoleh otonomi, tanpa memperhitungkan kapasitas daerah dalam berotonomi. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis latar belakang tuntutan pembentukan, proses pembentukan, dan partisipasi masyarakat dalam proses pembentukan daerah otonom di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisa model Mills dan Huberman melalui langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan; pertama, latar belakang tuntutan pembentukan sebagai upaya lokalisasi kekuasaan untuk menciptakan pusat kekuasaan baru di daerah dan faktor gerakan sosial yang dipicu konflik sosial berbasis etnik, gerakan reaksioner, pembandingan dengan pencapaian daerah lain, serta adanya peluang politik. Kedua, proses pembentukan terbagi dalam tiga tahap yakni sosialisasi dan konsolidasi elit, pemekaran desa dan kecamatan, serta pendekatan dan komunikasi politik di semua tingkatan. Pada aspek keterpenuhan syarat sebagaimana diatur UU 32/2004 dan PP 78/2007, daerah ini telah memenuhi syarat administratif dan fisik namun belum memenuhi syarat teknis. Ketiga, partisipasi masyarakat dilakukan dalam bentuk musyawarah, pengumpulan dana dan hibah tanah atau bangunan, serta pemasangan atribut pemekaran, sehingga secara keseluruhan telah ada pertanda partisipasi walaupun belum sampai pada derajat kendali warga. Kata kunci: Gerakan sosial, Lokalisasi kekuasaan, Partisipasi masyarakat, Pembentukan daerah otonom 

  10. Pola Proses Penyebaran dan Penerimaan Informasi Teknologi Kamera DSLR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sidiq Setyawan

    2017-10-01

    Full Text Available Abstrak   Kamera DSLR sebagai sebuah produk inovasi memiliki cara tersendiri untuk dapat diterima dan diadopsi oleh sebuah sistem sosial khususnya fotografer non profesional di Kota Solo. Difusi inovasi menjelaskan secara sistematis bagaimana sebuah produk inovasi DSLR disebarluaskan dan diterima oleh golongan inovasi di dalamnya. Sebagai sebuah bentuk komunikasi khusus, dalam teori difusi inovasi terdapat dua pokok utama kajian komunikasi, yakni bagaimana seorang komunikator maupun komunikan dalam golongan inovasi bertindak untuk menyebarkan pesan dan menerima pesan. Kedua pokok bahasan ini yang menjadi kunci bagaimana sebuah produk inovasi mampu efektif disebarkan dan diterima (diadopsi oleh golongan inovasi di dalamnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskiptif kualitatif. Peneliti menggunakan metode studi kasus. Studi kasus cocok digunakan bila penelitian berkenaan dengan how dan why. Peneliti menjabarkan hasil dari penelitian yang dilakukan dalam bentuk narasi. Sampel dari populasi yang diambil melalui proses teknik cuplikan dengan maximum variation sampling atau pengambilan sampel variasi maksimum. Selain menggunakan teknik sampel variasi maksimum, peneliti menggunakan teknik cuplikan snowball sampling. Peneliti mengambil sampel fotografer non profesional di Kota Solo. Teknik pengumpulan data melalui in-depth interview (wawancara mendalam dan observasi lingkungan terhadap sampel penelitian. Untuk validasi data, peneliti menggunakan triangulasi sumber Hasil penelitian ini menunjukan bahwa memiliki memiliki karakteristik dan saluran komunikasi komunikasi tersendiri ketika mereka menerima informasi mengenai inovasi dan memutuskan untuk mengadopsi teknologi tersebut. Hal ini misalnya bisa dilihat dari pemilihan media dalam berkomunikasi dan menggunakan berbagai media untuk referensi mengumpulkan informasi terkait dengan inovasi.   Kata kunci: difusi inovasi, innovator, early adopter, early majority, late majority, pola komunikasi.

  11. Pemberdayaan Petani Lahan Gambut Melalui Proses Penjernihan Air Gambut

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Widiastuti

    2017-12-01

    Full Text Available Masyarakat di kawasan gambut umumnya mengandalkan air hujan untuk kebutuhan air bersih sehari-hari, akan tetapi ketersediaan air hujan menjadi terbatas pada musim kemarau, itu berarti tidak ada pilihan lain selain memanfaatkan air gambut yang mengalir di parit dilingkungan tempat tinggal mereka. Program KKN PPM bertujuan untuk memberdayakan petani melakukan penjernihan air gambut melalui program  alih teknologi dan pendampingan petani. Penjernihan air gambut menggunakan bahan - bahan  alami yang mudah didapatkan dilingkungan sekitar mereka, yaitu menggunakan kapur sirih, PAC dan Tawas sebagai koagulan penjernihan air dan juga menggunakan batu kerikil, pasir, arang dan ijuk sebagai filter pada proses penyaringan air. Sasaran utama adalah kelompok tani pengguna air gambut  anggota Gapoktan Sumber Bersama yang berada di kampung Kembang Wonosari, dusun Karya 1, desa Kuala Dua. Kegiatan KKN PPM  diselenggarakan selama 1bulan diikuti oleh 30 mahasiswa, Metode yang diterapkan adalah membuat  plot percontohan, penyuluhan, bersama Poktan membuat sumur resapan, instalasi dan demo penjernihan air gambut. Pada 6 lokasi yang berbeda telah berhasil didirikan 6 buah instalasi pengolahan air gambut dan 6 sumur resapan, Melalui kegiatan KKN-PPM ini para petani telah dapat melakukan penjernihan air secara mandiri dan dapat mengatasi kesulitan air bersih pada musim kemarau.   Kata kunci : air gambut, penjernihan, sumur

  12. FORMULASI PRODUK SUSU FERMENTASI KERING DENGAN PENAMBAHAN BAKTERI PROBIOTIK Lactobacillus casei DAN Bifidobacterium longum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dida Hani Rahman

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACTFermented milk is a healthy product that has many benefits especially for human digestive tract. Manufacturing of probiotic fermented milk products as a functional food with a viable long shelf life needs to be developed. The purpose of this study was to formulate a dried fermented milk product using probiotic bacterias. The experimental design study was a complete random design with 4 treatments using different lactic acid bacteria (LAB: A1 (Streptococcus lactis: 0.5%; A2 (Streptococcus lactis: 0.25% and Lactobacillus casei: 0.25%; A3 (Streptococcus lactis: 0.25%, Lactobacillus bulgaricus: 0.125%, Streptococcus thermophiles: 0.125%; and A4 (Streptococcus lactis: 0.25% and Bifidobacterium longum: 0.25%. The highest level of hardness was A2 product and the highest level of tenderness is A1 product. Results of proximate analysis showed that dried fermented milk products had high levels of the protein, calcium, and phosphorus. Microbiological test results showed that the amount of lactic acid bacteria (BAL in dried fermented milk products were eligible based on CODEX: 243 (2003. Statictical analysis using ANOVA in the hedonic quality test showed that the treatments were significantly different (p 0.05 on the attributes of color, aroma, hardness, and flavor except texture.Key words: dried fermented milk, functional food, probiotic, lactic acid bacteria (LABABSTRAKSusu fermentasi merupakan produk kesehatan yang mempunyai banyak manfaat terutama untuk saluran pencernaan manusia. Pembuatan produk susu fermentasi probiotik sebagai makanan fungsional yang mempunyai kelangsungan hidup dan daya simpan yang lama perlu dikembangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memformulasikan susu fermentasi kering menggunakan bakteri probiotik. Desain penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan menggunakan 4 bakteri asam laktat (BAL, (Streptococcus lactis, 0.5%, A2 (Streptococcus lactis; 0.25% dan Lactobacillus casei; 0.25%, A3

  13. SINTESA GULA DARI SAMPAH ORGANIK DENGAN PROSES HIDROLISIS MENGGUNAKAN KATALIS ASAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deddy Irawan

    2012-11-01

    Full Text Available SYNTHESIS OF SUGAR FROM ORGANIC WASTES VIA ACID CATALYSTHYDROLYSIS. Hydrolysis process is an important step from every process to produce biofuel withorganic wastes as raw material. Hydrolysis process with chemical uses hydrochloride acid as catalystin which will transform holocellulose to glucose. Raw material of 100 grams is put into hydrolysisreactor with batch system equipped with pressure control and ratio hydrochloride of 1 : 6 w/v. Thevariables studied were temperature of 110-140oC, HCl concentration of 0.5-1%, time of hydrolysis of15-60 minutes. The sugar concentration was taken and then be analyzed by Nelson-Somogy method.The hydrolysis, which was carried out with the temperature of 120oC, time of 30 minutes, HClconcentration of 0.75%, and the pressure of 6 bar, produced sugar reduction of 27.3 mg/mL and yieldof 15.07%. Proses hidrolisis merupakan satu tahap penting dari rangkaian tahapan proses produksi bahan bakarnabati menggunakan bahan baku sampah organik. Proses hidrolisis secara kimiawi menggunakanHCl sebagai katalis akan mengubah holoselulosa yang terdapat pada sampah organik menjadi gula.Gula yang dihasilkan inilah yang dapat difermentasi menjadi bahan bakar nabati. Bahanbaku sebanyak 100 g dimasukkan dalam reaktor hidrolisis sistem batch yang dilengkapi denganpengukur tekanan dan ditambahkan larutan HCl pada perbandingan 1:6 b/v. Hidrolisis dilakukandengan memvariasikan suhu operasi 100-140oC, waktu proses 15-60 menit, serta konsentrasi HCl 0,5-1%. Hidrolisat yang dihasilkan dianalisis kadar gula menggunakan metode Nelson-somogy. Hasilhidrolisis yang dilakukan pada suhu 120oC selama 30 menit serta konsentrasi HCl 0,75% dan tekananterukur 6 bar menghasilkan gula 27,30 mg/mL dan yield gula sebesar 15,07%.

  14. MODEL PERUBAHAN VOLUME KERIPIK BUAH SELAMA PROSES PENGGORENGAN SECARA VAKUM [Model for Volume Changes in Fruit Chips during Vacuum Frying

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jamaluddin1*

    2011-06-01

    Full Text Available Expansion and puffing are specific characteristics of fried products critical for consumer preferences. To obtain expanded and puffed dried products that fit well with consumer acceptance criteria, it is necessary to pay attention to the process conditions which change the raw material characteristics during frying. The important changes include volume and density ratio of the products during frying. Hypothetically, these changes are due to water vaporization and the decrease dry matter in the products. The objective of this research is to develop a mathematical model of volume and density ratio changes for jack fruit during vacuum frying as a function of water and starch content reductions. Samples were vacuum fried at 70–100OC and pressure of 80-90 kPa for 15–60 min. The parameters observed were volume and density as well as water and starch contents of samples before and after vacuum frying. The results showed that the developed model can be used to predict changes in volume and density ratio of jack fruit during vacuum frying.

  15. ESOTERIC IN CONTEMPORARY LITHUANIAN PROSE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ieva Naikienė

    2018-04-01

    Full Text Available This article focuses on esotericism in contemporary Lithuanian prose. For the revelation of this topic, Donaldas Kajokas’ novel Ežeras ir kiti jį lydintys asmenys (The Lake and Other Escort Members, 2003 and Jurga Ivanauskaitė’s novel Placebas (Placebo, 2012 have been chosen. The analysed writings reveal the point of view of contemporary Lithuanian writers about esoteric beliefs. In this article, esotericism is related with persons’ feelings but is excluded from occult and parapsychology fields such as alchemy, cabbala, Tarot, etc. This work focuses on the idea that an individual, who has only a few senses, cannot reach actuality. On the other hand, the possibility of acquiring those senses is not rejected. In addition, obtaining those senses would help to reach higher, over-sensational worlds and in that way to discover personal correlation with forms of multiple personal identities. This article establishes an idea that awareness of higher worlds/spheres unlocks the possibilities of revealing the main core of human (as micro-cosmos and the Universe (as macro-cosmos. The possibility to perceive oneself as a micro-cosmos discloses not only personal identity, but also the value of Other’s entity and inevitable entities stratifying.

  16. PRODUKTIVITAS JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus PADA MEDIA LIMBAH SEKAM PADI DAN DAUN PISANG KERING SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparti Suparti

    2015-08-01

    Full Text Available Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus merupakan jenis jamur pangan yang banyak dikonsumsi mengandung protein 27%. Kandungan protein pada jamur tiram putih dapat dipengaruhi oleh komposisi media tanam seperti selulosa, hemiselulosa, lignin dan nutrisi tambahan. Sekam padi dan daun pisang kering merupakan salah satu limbah organik yang dapat digunakan sebagai media alternatif untuk meningkatkan produktivitas jamur tiram putih.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas jamur tiram putih yang ditumbuhkan pada media  limbah sekam padi dan daun pisang kering sebagai media alternatif. Jenis penelitian eksperimen dengan metode rancangan acak lengkap (RAL dua faktor yaitu faktor 1 penambahan sekam padi dan faktor 2 daun pisang kering (0%, 5%, 10%, 15%, masing-masing  dengan empat perlakuan dan dua kali ulangan.  Hasil analisis data menunjukkan bahwa penambahan sekam padi dan daun pisang kering  15% (S3T3 memberikan pengaruh nyata terhadap lama penyebaran miselium, jumlah badan buah dan berat segar jamur tiram putih.Perlakuan yang paling baik untuk pertumbuhan jamur pada perlakuan S3T3, dengan rata-rata lama penyebaran miselium 25,5 hari, jumlah badan buah 64,5 buah dan berat segar yang dihasilkan 402,5. Hasil data tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan yang lain.

  17. PENGARUH 2,4-D TERHADAP HIPOKOTIL DAN KOTILEDON KEDELAI VARIETAS SLAMET YANG DITUMBUHKAN SECARA IN VITRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iman Budisantoso

    2015-02-01

    Full Text Available Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh 2,4-D terhadap pertumbuhan dan perkembangan hipokotil dan kotiledon kedelai varietas Slamet dalam kultur in vitro. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL, perlakuan yang dicobakan adalah larutan 2,4-D yang terdiri dari 4 level konsentrasi yaitu 0 mg/L; 20 mg/L; 40 mg/L dan 60 mg/L dan masing-masing perlakuan diulang 4 kali. Parameter perkembangan eksplant yang diamati meliputi prosentase pertumbuhan melalui pembentukan kalus maupun proses embriogenesis, waktu tumbuh kalus, berat basah kalus dan jenis kalus yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksplant hipokotil maupun kotiledon kedelai varietas Slamet yang ditumbuhkan dalam media MS dengan perlakuan 2,4-D 20-60 mg/L tidak menghasilkan kalus maupun tanaman melalui proses embriogenesis, eksplant berwarna coklat dan mati. Setelah perlakuan konsentrasi hormon diubah menjadi 0, 5, 10 dan 15 mg/L, kalus tumbuh pada eksplant hipokotil dengan perlakuan 2,4-D 5 mg/L, sedangkan eksplant kotiledon kalus tumbuh pada media dengan perlakuan 2,4-D 15 µM.

  18. SELEKSI IN VITRO EKSPLAN SETENGAH BIJI KEDELAI VARIETAS TAHAN TANAH KERING MASAM MENGGUNAKAN KANAMISIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aisyah Aisyah

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi yang optimal untuk seleksi in vitro kedelai varietas tahan tanah kering masam dan mengetahui respon pertumbuhan kedelai varietas tahan tanah kering masam terhadap berbagai konsentrasi antibiotik kanamisin. Jenis eksplan yang digunakan adalah setengah biji. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktor yaitu konsentrasi kanamisin (0 mg/L, 50 mg/L, 100 mg/L, 150 mg/L, dan 200 mg/L, dan varietas kedelai yang tahan tanah kering masam (Gepak kuning, Tanggamus, Gema, Grobogan, dan Burangrang. Parameter yang diukur adalah hari muncul tunas, jumlah eksplan yang tumbuh tunas, jumlah tunas yang tumbuh dan jumlah eksplan yang hidup. Data dianalisis menggunakan Anava dua jalur dan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi kanamisin optimal berdasarkan LD50 (Lethal Dosis 50% untuk setiap varietas memiliki sensitivitas yang berbeda. Varietas Gema, Gepak Kuning dan Tanggamus pada 150 mg/L, varietas Grobogan pada 100 mg/L, sedangkan varietas Burangrang sensitif pada konsentrasi 200 mg/L. Semakin meningkatnya konsentrasi kanamisin menyebabkan penurunan jumlah eksplan hidup, jumlah tunas dan eksplan yang membentuk tunas, serta penundaan munculnya tunas.This research aimed to determine the optimal concentration for in vitro selection of dry acid soil resistance soybean variety and evaluate the growth response of dry acid soil resistance soybean variety to various concentrations of the kanamycin antibiotic. The half-seed explants were used. The research used completely randomized design with two factors: the concentration of kanamycin (0 mg/L, 50 mg/L, 100 mg/L, 150 mg/L, and 200 mg/L, and soybean varieties which are resistant to dry acid soil (Gepak kuning, Tanggamus, Gema, Grobogan, and Burangrang. Parameters measured were: the emerging shoot day, number of explants emerging shoots, number of shoots, and the number of survive explants. Data were analyzed used two

  19. PROSES BERKARYA GRUP MUSIK DISTORSI AKUSTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Fauzie Tolah

    2014-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran proses berkarya grup musik distorsi akustik, meliputi empat tahapan proses kreativitas. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian analisis kualitatif dengan lokasi penelitian di Kota Semarang, adapun wujud dan sumber data terdiri dari sumber dan wujud data tertulis maupun tidak tertulis. Instrumen dan teknik pengambilan data mengunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Sedangkan teknik analisis dan pengolahan data pengumpulan, reduksi, klarifikasi dan verifikasi data. Ciri khas karya dari distorsi akustik adalah musik bergenre shoegaze yang mampu diterima semua komunitas musik indie. Selain itu karya lagu dari proses kreativitas berkarya distorsi akustik mampu relevan terhadap pendidikan seni. Proses berkarya dari grup musik distorsi akustik telah melewati empat tahapan proses kreativitas, yaitu tahap preparasi, inkubasi, iluminasi dan verifikasi. Karya yang dihasilkan setelah melewati empat tahapan proses kreativitas hasilnya dapat dikatakan sebagai sebuah produk kreatif.This study aims to provide an overview work process distortion acoustic music group, includes four stages of the process of creativity. The study was conducted by the research method of qualitative analysis to study the location in the city, while the form and source of data consists of the data source and form of written or unwritten. Instruments and data capture techniques using observation, interview and documentation. Data validation techniques using data triangulation technique. While technical analysis and processing of data collection, reduction, clarification and verification of data. The distinctive feature of the work is the acoustic distortion shoegaze genre of music that is able to welcome all the indie music community. In addition, the work songs from the acoustic distortion capable of creativity at work relevant to art education. Working process of

  20. Faktor - Faktor Keberhasilan Proses Virtualisasi Dalam Perspektif E-Commerce Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Rustam Sandegi

    2017-05-01

    Full Text Available Perkembangan dunia IT di Indonesia yang semakin pesat sehingga semakin menggantikan berbagai kegiatan yang dilakukan secara tradisional mulai perlahan berpindah ke arah virtual, termasuk salah satunya adalah di bidang perdagangan yang sekarang dikenal dengan e-commerce, perkembangan dan animo masyarakat dalam menggunakan e-commerce bisa dilihat dari mulai banyaknya perusahaan besar baik lokal maupun internasional berusaha masuk dan menguasai pasar online di Indonesia, kucuran dana yang tidak sedikit kerap kali diberitakan oleh media nasional untuk perusahaan-perusahaan e-commerce tanah air. Tentu dengan harapan dapat menguasai atau minimal bertahan di persaingan bisnis e-commerce di Indonesia, untuk itu harus memperhatikan beberapa faktor apa saja mengapa orang memiliki minat untuk melakukan transaksi online. Hasil dari penelitian ini memberikan model keberhasilan proses virtualisasi dilihat dari perspektif e-commerce dengan memperhatikan minat belanja online.

  1. Analisis Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Melalui Bahan Ajar Multimedia Interaktif Alat Ukur dan Pengukuran dengan Pendekatan Behavioristik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ino Angga Putra

    2017-10-01

    Full Text Available Abstract The development of science and technology today is spreading rapidly in the field of education, especially in the development of learning media. The application of learning media using behavioristic approach that tends to optimize the stimulus and learners' response in process (science process skill. The purpose of this research is a to describe the application of interactive multimedia teaching materials to the students 'science process skills and b to know the impact of interactive multimedia materials on the students' learning process skill. The type of this research is Pre-Experimental Research by using one-shot case study design. Implementation of research product in field can develop skill of science process learners based on result of T test 2,229 significance of 0.056. It is expected that further research to determine the positive response of learners. Abstrak Perkembangan IPTEKS dewasa ini menyebar secara cepat dibidang pendidikan khususnya dalam pengembangan media pembelajaran. Penerapan media pembelajaran tersebut menggunakan pendekatan behavioristik yang cenderung mengoptimalkan stimulus dan respon peserta didik dalam proses (keterampilan proses sains. Tujuan penelitian ini yaitu a untuk mendeskripsikan penerapan bahan ajar multimedia interaktif terhadap keterampilan proses sains peserta didik dan b untuk mengetahui dampak bahan ajar multimedia interaktif terhadap keterampilan proses sains peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Pre-Eksperimen dengan menggunakan desain one shot case study. Implementasi produk penelitian dilapangan dapat mengembangkan keterampilan proses sains peserta didik berdasarkan hasil Uji T sebesar 2.229 signifikansi 0.056 . Diharapkan adanya penelitian lanjutan untuk mengetahui respon positif peserta didik.

  2. SELEKSI SPESIES ADAPTIF PADA DAERAH KERING UNTUK ANTISIPASI PERUBAHAN IKLIM GLOBAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rina Laksmi Hendrati

    2017-01-01

    Full Text Available Kementerian Kehutanan, melalui Badan Litbang Kehutanan yang dituangkan dalam Roadmap 2010-2025 telah mencanangkan kegiatan untuk mengantisipasi terjadinya perubahan iklim global. Berbagai Rencana Penelitian Integratif (RPI telah ditetapkan termasuk RPI Adaptasi Bioekologi dan Sosial Ekonomi Budaya terhadap Perubahan Iklim yang diinisiasi pada tahun 2010. Dalam RPI ini salah satu penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai spesies pohon dari berbagai provenans yang potensial untuk mengantisipasi perubahan iklim dengan penekanan untuk tujuan pengujian pada daerah kering. Pada makalah ini, hasil identifikasi dan seleksi yang dilakukan tahun 2010 didiskusikan. Identifikasi dari daerah bercurah hujan rendah (<1000-1500mm/tahun di Indonesia (Sulawesi, Madura, JawaTimurdanNusaTenggaraTimursertaseleksidenganmempertimbangkantampilansebagaipohon, manfaat, kemungkinannya untuk koleksi materi genetik, rekomendasi dan beberapa kriteria lain akhirnyamendapatkan29spesies potensialyangadaptifpadadaerahkeringuntukdiujilebihlanjut.

  3. OPTIMASI POLA TANAM PADA LAHAN KERING DI KOTA PEKANBARU DENGAN MENGGUNAKAN METODA MULTI OBJECTIVE (GOAL PROGRAMMING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vera Devani

    2012-12-01

    Full Text Available Salah satu alternatif pilihan yang diharapkan dapat meningkatkan potensi produksi tanaman dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan adalah pendayagunaan lahan kering. Pada model Linear Programming kendala-kendala fungsional menjadi pembatas bagi usaha memaksimumkan atau meminimumkan fungsi tujuan, maka pada Multi Objective Goal Programming kendala-kendala itu merupakan sarana untuk mewujudkan sasaran yang hendak dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola tanam sayur-sayuran, menentukan kendala sasaran yang dapat dicapai, dan mengetahui sensitivitas terhadap solusi optimum yang telah dicapai. Dari penelitian diperoleh bahwa dengan luas lahan 504 Ha, jumlah tenaga kerja 300 orang, kebutuhan pupuk kandang sebanyak 15.000 kg/Ha, dan kebutuhan pupuk urea sebanyak 350 kg/Ha dapat mengoptimasi pola tanam dengan menanam jenis komoditas sayuran berupa ketimun dan sawi.

  4. PENGEMBANGAN KETERAMPILAN PROSES DAN PEMAHAMAN SISWA KELAS X MELALUI KIT OPTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Widayanto

    2011-09-01

    Full Text Available Keterampilan proses sains sangat diperlukan sebagai dasar agar siswa mampu memecahkan masalah. Ketrampilan proses sains dapat dilatihkan melalui kegiatan laboratorium. Dengan memanfaatkan kit optik peneliti bertujuan meningkatkan keterampilan proses sains dan pemahaman materi fisika bagi siswa SMA. Subyek penelitian adalah siswa kelas X-C SMA 3 Sragen tahun ajaran 2006/2007. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan kit optik dalam pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan proses sains siswa. Skor rata-rata pemahaman siswa pada siklus I sebesar 73,27 dengan ketuntasan belajar secara  klasikal  sebesar  80,49%,  sedangkan  siklus II  skor  rata-rata  adalah  84,20  dengan  ketuntasan klasikal  sebesar  100%. Sedangkan prosentase rata-rata keterampilan proses sains siswa pada siklus I sebesar 77,37% dan siklus II sebesar 87,36%.The science process skills play an important role as basic for students in solving their problems and can be developed through laboratory activities. By using optical kit, we aim increasing science process skill and understanding physics matter for students. The research subject is X-C Class Senior High School 3 Sragen academic year 2006/2007. The research result show that the use of optical  kit  in  the  learning  can increase  understanding  and  science  process  skill  of students.  The  average  score  of  students understanding at cycle I equals to 73,27 with mastery of learning as much as 80,49%, while that of the cycle II equals to 84,20% with the classically mastery of learning 100%. In addition, the average percentages of students science process skill at cycle I and II are 77,37% and 87,36% respectively© 2009 Jurusan Fisika FMIPA UNNES SemarangKeywords: mastery of learning; optical kit; learning process

  5. Proses Berpikir Siswa SD dalam Melakukan Estimasi Masalah Berhitung Berdasarkan Jenis Kelamin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muh. Rizal

    2013-01-01

    perempuan menggunakan rounding strategy. Dalam me­laksanakan rencana, laki-laki berhitung secara mental melalui proses berpikir asimilasi, sedangkan perem­puan berhitung menggunakan algoritma melalui proses berpikir akomodasi. Dalam mengecek pekerjaan, laki-laki menelusuri dengan berhitung mental, sedangkan perempuan menggunakan operasi balikan.

  6. Proses Knowledge Management di Semen Indonesia Group

    OpenAIRE

    Putri, Natalia Yan

    2017-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prosesknowledge management yang ada di Perusahaan Semen IndonesiaGroup, yakni PT Semen Gresik, PT Semen Padang, PT SemenTonasa. Proses knowledge management dapat dilakukan denganpenciptaan pengetahuan, berbagi pengetahuan dan penggunaankembali pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif dengan wawancara. Validasi data menggunakan codingdan uji triangulasi sumber data dan teori.

  7. Pictures as Prose-Learning Devices.

    Science.gov (United States)

    Levin, Joel R.

    Most popular strategies, including illustrations, for improving prose processing consist of procedures that force attention either to the text's macrostructure or to the organization and interconnections of its propositions. These strategies are assumed to enhance students' comprehension of the text as encoded, as well as to afford students an…

  8. A COMPUTER ANALYSIS OF FICTIONAL PROSE STYLE.

    Science.gov (United States)

    KROEBER, KARL

    FUNDAMENTAL CHARACTERISTICS OF FICTIONAL PROSE STYLE WERE STUDIED THROUGH SYSTEMATIC AND OBJECTIVE ANALYSES OF NOVELISTIC SYNTAX AND VOCABULARY. SAMPLE PASSAGES FROM THE MAJOR NOVELS OF JANE AUSTEN, THE BRONTE SISTERS, AND GEORGE ELIOT AS WELL AS NOVELS BY 13 OTHER AUTHORS WERE ANALYZED. INFORMATION ON PASSAGE SENTENCES, CLAUSES, AND WORDS WAS…

  9. Prose Learning for Veterinary Educators: Facilitating Acquisition

    Science.gov (United States)

    Harkness, John E.

    1978-01-01

    A prose text in veterinary medicine can be arranged and supplemented to facilitate efficient and effective acquisition into short-term memory. Methods include: variation in textual format; relating new information to previous knowledge and future goals; providing specific, test-relevant objectives or introductions, describing mnemonic devices; and…

  10. A Word Count of Modern Arabic Prose.

    Science.gov (United States)

    Landau, Jacob M.

    This book presents a word count of Arabic prose based on 60 twentieth-century Egyptian books. The text is divided into an alphabetical list and a word frequency list. This word count is intended as an aid in the: (1) writing of primers and the compilation of graded readers, (2) examination of the vocabulary selection of primers and readers…

  11. PEMODELAN ARSITEKTUR ENTERPRISE MENGGUNAKAN TOGAF ADM UNTUK MENDUKUNG SISTEM INFORMASI PROSES AKADEMIK PADA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendrik Kusbandono

    2016-05-01

    Full Text Available Pengembangan EA di perguruan tinggi merupakan pekerjaan yang besar dan penuh dengan tantangan, salah satu tantangan tersebut adalah tuntutan manajemen dan stakeholder. Solusi dari masalah tersebut adalah pemodelan EA yang memandang elemen-elemen yang berbeda dalam suatu perguruan tinggi secara keseluruhan sebagai satu kesatuan. Penerapan EA bertujuan untuk menciptakan keselarasan antara bisnis dan TI bagi kebutuhan organisasi dan tidak bisa dilepaskan bagaimana organisasi tersebut membuat dan merencanakan enterprise. Penggunaan dan pemilihan framework EA yang tepat akan mempercepat danmenyederhanakan pengembangan arsitektur dalam pengembangan di masa depan sebagai respon terhadap kebutuhan bisnis. TOGAF ADM merupakan sebuah framework yang kompleks yang mampu memenuhi seluruh kebutuhan pengembangan EA, juga memiliki metode yang umum, menerima penggabungan dengan framework lain, sehingga dapat menghasilkan arsitektur yang spesifik terhadap kebutuhan organisasi. Pemodelan EA pada proses akademik di UMP menghasilkan blueprint arsitektur bisnis, data, aplikasi, dan teknologi. Dengan proses tahapan TOGAF ADM pada Fase Persiapan menghasilkan prinsip (bisnis, data, aplikasi, dan teknologi, pada Fase Visi Arsitektur menghasilkan visi arsitektur (bisnis, data, aplikasi, dan teknologi, pada Fase Arsitektur Bisnis menghasilkan blueprint arsitektur bisnis, pada Fase Arsitektur Sistem Informasi menghasilkan blueprint arsitektur sistem informasi berupa data dan aplikasi, sedangkan Fase Arsitektur Teknologi menghasilkan blueprint arsitektur teknologi.

  12. Pengkajian Rakitan Teknologi Budidaya Kentang dan Strategi Pengembangannya : Studi Kasus di Wilayah Prima Tani Lahan Kering Dataran Tinggi Kabupaten Magetan

    OpenAIRE

    Santoso, Pudji; Yuniarti; Purnomo, Sudarmadi; Subandi

    2009-01-01

    Pengkajian Rakitan Teknologi Budidaya Kentang dan Strategi Pengembangannya : Studi Kasus di Wilayah Prima Tani Lahan Kering Dataran Tinggi Kabupaten Magetan. The assessment on improving the cultivation technology of potato as demonstration plot in farmer's land was done in Prima Tani area of Magetan regency in Genilangit village, during dry season on June – September 2007. Collecting data was done using farm record keeping method on the application of improving cultivation technology of potat...

  13. Hubungan Persepsi Siswa tentang Proses Peminatan dengan Aspirasi Karir Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ria Febriani

    2015-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa tentang proses peminatan, mendeskripsikan aspirasi karir siswa, dan menguji  hubungan persepsi siswa tentang proses peminatan dengan aspirasi karir siswa. Penelitian ini berbentuk deskriptif  korelasional dengan sampel 85 orang siswa. Penelitian ini menggunakan instrumen persepsi siswa tentang proses peminatan dan instrumen aspirasi karir siswa yang dikembangkan oleh Afriyadi Sofyan (2013. Dari hasil penelitian diketahui sebagian besar persepsi siswa tentang proses peminatan berada pada kategori cukup baik, namun memiliki kecenderungan baik, sebagian besar aspirasi karir siswa berada pada kategori sedang, namun memiliki kecenderungan tinggi, serta terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi siswa tentang proses peminatan dengan aspirasi karir siswa. Perlu upaya guru BK untuk lebih  meningkatkan pemberian layanan bimbingan dan konseling, agar pelaksanaan proses peminatan dapat berjalan dengan baik sehingga dapat meningkatkan persepsi siswa tentang proses peminatan dan dapat meningkatkan aspirasi karir siswa.

  14. Pengaruh Variasi Mikroorganisme dan Pelarut Dalam Produksi Etanol Dari Nira Tebu (Sachharum officinarum Dengan Proses Fermentasi Ekstraktif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusfa Anugrah Baihaki

    2014-09-01

    Full Text Available Kebutuhan energi dari bahan bakar minyak bumi (BBM didunia semakin tahun mengalami peningkatan tajam. Salah satu energi alternatif yang didorong pemerintah Indonesia adalah dengan memproduksi bioetanol. Salah satu bahan yang sangat berpotensial sebagai bahan baku utama dalam pembuatan bioetanol adalah nira batang tebu. Upaya peningkatan produktivitas etanol dilakukan secara kontinyu dikarenakan pada fermentasi konvensional terdapat kendala pada produktivitas dan konsentrasi etanol yang rendah. Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk produksi etanol dengan keunggulan keterpaduan proses dan rendah energi yang selanjutnya dapat dijadikan sebagai dasar desain untuk rancang bangun skala industri kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui performa terbaik dari variasi mikroorganisme dan pelarut yang digunakan dalam memproduksi etanol dengan proses fermentasi ekstraktif dan untuk mengetahui karakteristik kinerja sistem fermentasi kontinyu dalam bioreaktor packed bed dengan variasi mikroorganisme. Dalam penelitian ini digunakan macam variasi mikroorganisme Zymomonasmobilis A3 termutasi dan campuran Saccharomyces cerevisiae dan Pichiastipitis dengan sistem tanpa recycle dan pelarut n-Amyl Alcohol. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa proses fermentasi kontinyu dan ekstraksi tanpa recycle menggunakan Zymomonas mobilis A3 dan pelarut n-Amyl Alkohol memberikan hasil produktivitas dan yield yang terbaik, yaitu sebesar 133,417 g/l.jam dan 35,049%.

  15. PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA MELALUI IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING DIPADU THINK PAIR SHARE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abu Husen

    2017-06-01

    Full Text Available This study aims to implement of Problem Based Learning combined Think Pair Share in order to improve critical thinking and science process skills of students at XI IPA SMA. This research was classroom action research. The subjects were 28 students of classroom XI IPA 1 SMAN 1 Kasiman Bojonegoro 2016/2017. This research was conducted in two cycles. The research data consists of the learning realized by observation, the results of the critical thinking paper and pencil tests, and the science process skills by observation. Data were analyzed by descriptive qualitative technique. The results showed that the combined PBL and TPS learning model can improve the ability of critical thinking, and science process skills students of classroom XI IPA 1 SMAN 1 Kasiman Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Problem Based Learning dipadu Think Pair Share dalam rangka meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan proses sains siswa kelas XI IPA SMA. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 SMAN 1 Kasiman Bojonegoro tahun pelajaran 2016/2017 dengan jumlah 28 siswa. Penelitian dilaksanakan selama dua siklus. Data penelitian terdiri atas hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran, hasil tes tulis kemampuan berpikir kritis, dan hasil observasi keterampilan proses sains. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL dipadu TPS dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan proses sains siswa kelas XI IPA 1 SMAN 1 Kasiman Bojonegoro.

  16. Modifikasi Blade Pencampur Pada Alat Pencampur Bahan Secara Mekanis

    OpenAIRE

    Nasution, Budiman Syahputra

    2011-01-01

    The agriculture equipment and machine has been operated since long time ago and their development were keep in touch with the development of human culture. Mixing is the distribution of one component to another. The mechanical mixing equipment has been designed to help the proses of mixing . The blade modification increase the capacity of mixing equipment and make the flow of material easier. The capacity of the equipment was 31,6 kg/hour, the percentage of imperfect mixing material was ...

  17. EVALUASI CSE-UCLA PADA STUDI PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siska Andriani

    2015-12-01

    Full Text Available tandar proses merupakan salah satu standar nasional yang mengatur perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan pengawasan proses pembelajaran. Pelaksanaan standar proses yang terjadi di lapangan belum terlihat keterlaksanaannya. Tujuan penelitian ini yaitu memperoleh deskripsi keterlaksanaan standar proses pada proses pembelajaran matematika menggunakan analisis CSE-UCLA di SMP Negeri Satu Atap Lerep. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan evaluatif. Sumber data utama adalah guru matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji credibility (triangulasi dan kecukupan bahan referensi, uji transferability, dan uji dependability.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran matematika di SMP Negeri Satu Atap Lerep sudah mengikuti standar proses. Implementasi standar proses dengan analisis CSE-UCLA menunjukkan bahwa standar proses dilaksanakan melalui tahap  perencanaan, pengembangan, implementasi, hasil dan dampak. Dampak yang muncul pembelajaran yang terjadi tidak maksimal. Selain itu, banyak faktor yang mempengaruhi implementasi standar proses pada pembelajaran matematika di SMP Negeri Satu Atap Lerep. Faktor-faktor tersebut berupa faktor pendukung dan faktor penghambat.

  18. KARAKTERISTIK BATUBARA DAN PENGARUHNYA TERHADAP PROSES PENCAIRAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harli Talla

    2014-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh karakteristik batubara terhadap proses pencairan dengan menggunakan metoda hidrogenasi katalitik. Sampel batubara yang digunakan adalah batubara Sorong dengan peringkat lignit dan batubara Mulia dengan peringkat sub bituminus. Proses pencairan dilakukan dalam sebuah otoklaf yang berkapasitas 5 liter dengan menggunakan pelarut antrasen dan katalis bijih besi. Kisaran suhu pencairan adalah 375ºC, 400ºC, 425ºC, dan 450ºC, sementara tekanan awal hidrogen ditetapkan 100 bar. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa karakteristik batubara memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pencairan. Konversi tertinggi batubara Sorong adalah 89,94% pada suhu 400ºC, sementara untuk batubara Mulia sebesar 87,28% pada suhu 450ºC

  19. PENGGUNAAN AUGMENTED REALITY UNTUK MENSIMULASIKAN DEKORASI RUANGAN SECARA REAL TIME

    OpenAIRE

    Ulva Erida Nur Rochmah; Aris Rakhmadi

    2016-01-01

    Abstrak Mendekorasi ruangan merupakan kegiatan  yang memakan banyak waktu dan tenaga, terutama jika objek yang digunakan besar dan berat. Akan merepotkan jika seseorang harus menggeser setiap objek untuk menentukan letak yang sesuai. Hal ini dapat dihindari dengan menggunakan aplikasi berbasis Augmented Reality. Augmented Reality merupakan sebuah teknologi untuk menggabungkan dunia nyata dan dunia virtual dengan cara menampilkan objek-objek virtual di dunia nyata secara real time. Tujuan uta...

  20. Writing intelligible English prose for biomedical journals.

    Science.gov (United States)

    Ludbrook, John

    2007-01-01

    1. I present a combination of semi-objective and subjective evidence that the quality of English prose in biomedical scientific writing is deteriorating. 2. I consider seven possible strategies for reversing this apparent trend. These refer to a greater emphasis on good writing by students in schools and by university students, consulting books on science writing, one-on-one mentoring, using 'scientific' measures to reveal lexical poverty, making use of freelance science editors and encouraging the editors of biomedical journals to pay more attention to the problem. 3. I conclude that a fruitful, long-term, strategy would be to encourage more biomedical scientists to embark on a career in science editing. This strategy requires a complementary initiative on the part of biomedical research institutions and universities to employ qualified science editors. 4. An immediately realisable strategy is to encourage postgraduate students in the biomedical sciences to undertake the service courses provided by many universities on writing English prose in general and scientific prose in particular. This strategy would require that heads of departments and supervisors urge their postgraduate students to attend such courses. 5. Two major publishers of biomedical journals, Blackwell Publications and Elsevier Science, now provide lists of commercial editing services on their web sites. I strongly recommend that authors intending to submit manuscripts to their journals (including Blackwell's Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology) make use of these services. This recommendation applies especially to those for whom English is a second language.

  1. WHEN PROSE DANCES AND DANCE WALKS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ana Marques Gastão

    2011-04-01

    Full Text Available To Paul Valéry, prose follows the less action path, as in marching in a straight line, and poetry, as in dancing – in as much as it is a «system of acts» – it not only intends to go nowhere but it remains in its own realisation, creating its own purpose. Why then does his prose contain this commanded impulse, led by desire, and his poetry does not, since they are so often one and the same? In this essay, looking at works by Rainer Marie Rilke, Fernando Pessoa, António Vieira and Yvette K. Centeno, I develop the idea that, very often, to establish a distinction between genres can be impractical and useless, if one considers concepts such as march/walk and dance from a choreographic perspective. Even if it be a possible question and since it has nevertheless been the object of study by scholars of all times, why is it undertaken? Why can’t prose be danced to, and poetry marched to? Can the walking essence unconsciously dance?

  2. Mediasi perbankan dalam kerangka penyelesaian sengketa perbankan secara sederhana, Cepat, dan biaya ringan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    noor hafidah

    2017-01-01

    Full Text Available Industri perbankan sebagai bagian dari Industri keuangan mempunyai karakteristik yang khusus sebagai lembaga keuangan. Karakteristik khusus tersebut tercermin dalam operasional perbankan yang memiliki fungsi Intermediary, yaitu menghimpun dan menyalurkan dana kepada masyarakat yang dilandasi oleh kepercayaan, serta layanan yang lebih kompleks yang meliputi pembiayaan makro, pembiayaan ekspor impor, transaksi derivatif, fasilitas pembayaran perdagangan internasional (letter of credit dan lain sebagainya.Layanan Perbankan yang sedemikian kompleks dalam prakteknya kadang kala bersentuhan dengan konflik atau sengketa. Sengketa dapat terjadi karena adanya perbedaan pendapat antara bank dengan nasabah mengenai kewajiban dan hak masing-masing, wanprestasi dari nasabah sebagai debitur, tindakan sepihak bank yang dianggap merugikan nasabah, dan sebagainya. Kenyataan demikian menuntut adanya pola penyelesaian sengketa yang efektif dan efisien.Dalam konteks penyelesaian sengketa secara demikian, Bank Indonesia sebagai bank sentral yang memiliki kewenangan dalam menata aktivitas perbankan di Indonesia telah mengeluarkan beberapa peraturan yang terkait dengan mekanisme penyelesaian sengketa, antara lain Peraturan Bank Indonesia Nomor 8/5/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 dan Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 8/14/DPNP tanggal 1 Juni 2006 tentang Mediasi Perbankan.Pasal 1 angka 5 Peraturan Bank Indonesia Nomor 8/5/PBI/2006 menyatakan bahwa mediasi merupakan proses penyelesaian sengketa yang melibatkan mediator untuk membantu para pihak yang bersengketa guna mencapai penyelesaian dalam bentuk kesepakatan sukarela terhadap sebagian ataupun seluruh permasalahan yang disengketakanModel penyelesaian mediasi bagi kalangan perbankan merupakan model yang dianggap tepat karena hubungan bank dan nasabah mengandung kerahasiaan. Kerahasiaan dimaksud adalah kerahasiaan bank sebagaimana tersebut di dalam pasal 40 UU No. 10 tahun 1998 tentang Perbankan. Penyelesaian secara

  3. Implementasi Proses Bisnis pada Perusahaan Retail Menggunakan Software Adempiere

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deria Dwi Antari

    2016-01-01

    Full Text Available Sistem Enterprise Resource Planning (ERP merupakan sebuah aplikasi sistem informasi terintegrasi yang dapat digunakan untuk pengelolaan dan integrasi proses bisnis perusahaan. Perusahaan retail memiliki beberapa departemen dan menangani transaksi dalam jumlah banyak dalam satu waktu, sehingga penerapan sistem ERP sangat bermanfaat bagi perusahaan tersebut. Sistem ERP dapat mempermudah penyaluran informasi antar departemen karena menggunakan satu logical basis data. Adempiere merupakan software ERP open source yang dapat digunakan untuk pengelolaan proses bisnis menjadi suatu sistem informasi terintegrasi. Proses bisnis yang diimplementasikan adalah proses bisnis pembelian, penjualan, pergudangan, dan akunting. Hasil akhir dari penelitian ini adalah rekomendasi sistem informasi terintegrasi dengan pemodelan proses bisnis perusahaan menggunakan software Adempiere. Proses bisnis existing menjadi terintegrasi dan lebih bersifat otomatis.   Kata Kunci: sistem informasi terintegrasi, enterprise resource planning, Adempiere

  4. PERSEPSI DALAM PEMBELAJARAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA (STUDI PENELITIAN DI SMP NEGERI 1 WANRAJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Pitriani

    2017-01-01

    Full Text Available Kemampuan koneksi matematis merupakan hal yang penting namun siswa yang menguasai konsep matematika tidak dengan sendirinya pintar dalam mengoneksikan matematika. Koneksi matematis merupakan suatu keterampilan yang harus dibangun dan dipelajari. Kegiatan penyelesaian masalah kontekstual merupakan aktivitas yang membantu siswa untuk dapat mengetahui hubungan berbagai konsep dalam matematika dan mengaplikasikan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan keterampilan proses pada hakikatnya adalah suatu pengelolaan kegiatan belajar-mengajar yang berfokus pada pelibatan siswa secara aktif dan kreatif dalam proses pemerolehan hasil belajar. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa tentang pembelajaran pendekatan keterampilan proses terhadap kemampuan koneksi matematis siswa dalam pengajaran matematika pada pokok bahasan Lingkaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wanaraja dan untuk sampel dipilih satu kelas yang diambil secara acak, yaitu kelas VIII-A. Dalam penelitian ini penulis menggunakan instrumen yang terdiri dari tes kemampuan koneksi berupa tes uraian (tes akhir yang sebelumnya di uji cobakan kepada siswa kelas 1X-A di SMP Negeri 1 Wanaraja dan angket. Analisis data dilakukan dengan korelasi Rank Sperman dan dilanjutkan dengan uji t,dari perhitungan diperoleh Ho ditolak, artinya Ha diterima sehingga terdapat pengaruh yang positif persepsi siswa tentang pembelajaran pendekatan keterampilan proses (PKP terhadap kemampuan koneksi matematis siswa. Sedangkan untuk analisis kemampuan koneksi matematis siswa secara keseluruhan berinterpretasi baik dan persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika dengan Pendekatan Keterampilan Proses menunjukan interpretasi yang baik pula. Kata kunci: kemampuan koneksi matematis, pendekatan keterampilan proses, persepsi siswa, penelitian   eksperimen Mathematical connection

  5. MENDOBRAK KELEMAHAN LITIGASI KONVENSIONAL MELALUI MODEL ADVOKASI MANDIRI DALAM RANGKA PEMBAHARUAN PROSES PERADILAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rd. Dewi Asri Yustia

    2016-01-01

    tindak pidana dominan bersumber dari KDRT. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan didukung metode yuridis empiris, melalui pendekatan multidisiplin yaitu pendekatan dari aspek hukum perdata dan hukum pidana serta hukum acara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara yuridis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, model litigasi konvensional, mengarahkan pada seluruh proses hukum yang akan dilalui diserahkan seluruhnya kepada penasihat hukum. Model litigasi ini belum memberikan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran hukum terhadap perempuan pelaku tindak pidana (korban termarginalkan. Hasil penelitian ini merekomendasikan perlunya model litigasi mandiri. Model ini diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan berlitigasi dari perempuan pelaku tindak pidana, sehingga dapat mengadvokasi dirinya sendiri pada saat menghadapi proses beracara. Selain itu, diharapkan model advokasi mandiri ini dapat dijadikan alternatif baru di dalam proses peradilan, dan dapat dijadikan alasan pertimbangan untuk dilakukannya upaya pembaharuan proses peradilan. Kata Kunci :   Pemberdayaan; Perempuan; Advokasi Mandiri; Pembaharuan

  6. Profil Proses Berpikir Mahasiswa Tipe Kepribadian Sensing dalam Pemecahan Masalah Logika Matematika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M.J. Dewiyani Sunarto

    2017-06-01

    Full Text Available ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil proses berpikir mahasiswa dengan tipe kepribadian Sensing, yang terdiri atas Artisan dan Guardian, dalam menyelesaikan masalah matematika.  Pengenalan terhadap profil berpikir mahasiswa penting diketahui oleh pengajar, karena melalui pengenalan tersebut, pengajar dapat mengembangkan model pembelajaran yang sesuai pada masing-masing tipe kepribadian sehingga proses pembelajaran dapat dicapai secara optimal. Mengenai tipe kepribadian, David Keirsey membagi menjadi tipe Sensing dan Intuisi. Pada penelitian ini, akan dibicarakan tipe Sensing, yang terbagi menjadi tipe Artisan dan Guardian. Subjek penelitian adalah mahasiswa jurusan Sistem Informasi sebuah perguruan tinggi di Surabaya. Metode yang digunakan  adalah metode kualitatif eksploratif dimana subjek diminta untuk memecahkan masalah matematika menggunakan langkah heuristik dari Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil proses berpikir mahasiswa dengan tipe Guardian lebih detail dan spesifik dalam memecahkan masalah matematika daripada tipe Artisan, yang lebih mengutamakan persoalan yang harus diselesaikan. Kata Kunci:  Pemecahan Masalah Matematika, Tipe Kepribadian, Sensing, Proses Berpikir. THINKING PROCESS PROFILE OF SENSING STUDENTS’ PERSONALITY TYPE IN SOLVING MATHEMATICAL PROBLEMS   ABSTRACT. The study was aimed  to understand the thinking process profile of Artisan and Guardian students in solving mathematical problem. The importance of thinking process profile,  an instructor can develop appropriate learning model for each personality type. So, the learning process can be optimized. The personality type is divided, by David Keirsey, into two types, Sensing and Intuition. In this research will be studied about Sensing type, which is divided into two, Artisan and Guardian. The subjects were students of Information Systems at a college in Surabaya. The used methods in this research is eksploratif qualitative method

  7. Proses Menjadi dalam Novel Tarian Setan Karya Saddam Hussein dan Siddhartha Karya Hermann Hesse

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sariban Sariban

    2009-06-01

    Full Text Available Artikel ini bertujuan menjelaskan pemikiran filsafat dalam novel Tarian Setan dan Siddharta (2007. Kumpulan pemikiran filsafat yang dibangun adalah hasrat karakter sebagai representasi manusia sehingga semua argumen yang dibangun berakar pada latar belakang kemunculan hasrat, proses hasrat, dan hasil hasrat. Berdasarkan pemikiran filsafat, bisa disimpulkan bahwa Hasqil dan Siddharta memiliki hasrat menjadi karena pengaruh imitasi, mimetik. Dalam proses menjadi yang disebabkan oleh mimetik, bisa diidentifikasi bahwa Hasqil lebih memiliki hasrat fisik, agresif, sementara Siddharta memiliki hasrat psikologis, reseptif. Sebagai subjek yang memiliki hasrat menjadi, Hasqil dan Siddharta bisa dianggap sebagai korban karena keduanya tidak pernah bebas dalam menentukan hasratnya sendiri. Individu adalah korban lingkungannya. Ironi tentang keterjebakan manusia pada hasrat libidinal telah didemonstrasikan oleh kedua karakter tersebut. Hasqil telah terjebak dalam hasrat libidinal sehingga menjadi orang gagal, sementara Siddharta secara sengaja menjebak dirinya sendiri untuk proses kesadaran menjadi karena prinsip bahwa hidup adalah tindakan. Hasrat kematian selalu menjadi bagian dari proses menjadi untuk tiap individu. Kematian adalah sebuah pelarian dari ketidakbahagiaan dan harapan untuk sekaligus meraih kebahagiaan. Abstract: This paper is aimed to explain the philosophical way of thinking in the novels Tarian Setan and Siddharta (2007. The collection of a way of thinking built is the character’s desire as a human representation so that all arguments built are rooted in the background of desire emergence, desire process, and desire result. Based on the philosophical way of thinking, it can be concluded that Hasqil and Siddharta have a desire of being for the influence of imitation, mimetic. In the process of being caused by the mimetic, it can be identified that Hasqil has a more physical desire, aggressive, whereas Siddharta has a psychological desire

  8. AKTIVITAS HEPATOPROTEKTOR BATANG FIBRAURE TINCTORIA LOUR SECARA IN VIVO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Fikriah

    2012-06-01

    Full Text Available Study on Fibraurea tinctoria Lour (FT stems gives information about its traditional utility as  yellow fever treatment. Research of antecedent of FT stem proved that inhibited lipid peroxidation more effective than tocopherol acetate. These study was intended to prove hepatoprotector activity of ethanolic FT stem extract by in vivo. FT stem extract was macerated using absolute ethanol during 5 days that was repeated  3 times . FT stem extract hepatoprotector activity by in vivo was tested using carbon tetrachloride induced hepatotoxicity on Wistar rat. They were given FT stem extract orally once a day at dose 50, 100, and 200 mg/kgBW and Curcumin at dose 50 mg/KgBW as positive control.  After 10 days, all groups were examined liver function (SGOT, SGPT, ALP, liver Malonedialdehide (MDA level by Thiobarbituric acid method,  and liver histopathology by Haemotoxylin-Eosin staining. Group that induced by CCl4 showed significant elevation of SGOT, SGPT and ALT also Liver MDA than group control. FT stem extract treatment inhibited elevation of SGOT, SGPT, ALT and Liver MDA significantly.Qualitative histopathological examination on Group 2 showed extensive fibrosis and necrosis, along with  periportal PMN and lymphocyte infiltration. FT stem extract treatment inhibited pathological change that was induced by CCl4. Dose elevation showed tendency of stronger inhibition on liver cell tissue destruction and inflammation. Key words: Fibraurea tinctoria, hepatoprotector, in vivo   Abstrak Penelusuran secara etnobotani, batang Fibraurea tinctoria Lour (FT digunakan untuk obat sakit kuning. Penelitian pendahuluan batang FT berkemampuan meredam peningkatan lipid peroksidasi secara in vitro yang lebih kuat dibandingkan dengan tokoferol asetat. Membuktikan khasiat ekstrak etanol batang FT sebagai hepatoprotektor secara in vivo. Batang FT dimaserasi dengan etanol absolut selama 3 x 5 hari. Uji hambatan kerusakan hati secara in vivo digunakan model tikus yang

  9. PENGARUH VARIASI SUHU PADA PROSES SELF TEMPERING DAN VARIASI WAKTU TAHAN PADA PROSES TEMPERING TERHADAP SIFAT MEKANIS BAJA AISI 4140

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunardi Sunardi

    2016-07-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat mekanis pada baja AISI 4140 dengan proses tempering dengan variasi waktu tahan dan variasi suhu pada proses self tempering. Material terlebih dahulu dipanaskan pada suhu 850°C, di tahan dengan waktu 14 dan 28 menit, media pendinginan adalah Oli SAE 20. Pada proses tempering baja dipanaskan kembali dengan suhu 200°C di tahan dengan waktu 30 dan 120 menit. Sedangkan untuk proses self tempering, baja di panaskan pada suhu 850°C di tahan dengan waktu 14 dan 28 menit kemudian didinginkan, suhu yang harus dicapai pada pendinginan adalah 200°C, 400°C dan 600°C. Proses tempering dengan variasi waktu tahan mempunyai nilai kekerasan terbesar 50,1 HRC dengan waktu tahan 120 menit, sedangkan nilai kekerasan terbesar pada proses self tempering dengan variasi suhu adalah 29,68 HRC pada suhu 200°C. Nilai ketangguhan terbesar pada saat proses tempering adalah 0,341 (J/mm2 dengan waktu tahan 120 menit, sedangkan pada saat proses self tempering ketangguhan terbesar pada suhu 600°C dengan nilai 0,375 (J/mm2. Laju korosi terbesar pada saat tempering adalah 0,055 (mpy dengan waktu tahan 30 menit, sedangkan pada saat proses self tempering laju korosi terbesar pada suhu 400°C dengan nilai 0,0388 (mpy. 

  10. Praktik Trademark Squatting dalam Proses Pendaftaran Merek di Indonesia

    OpenAIRE

    Widya Justitia

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengapa praktik trademark squatting dapat terjadi dalam proses pendaftaran merek beserta cara mengatasinya. Selanjutnya, penelitian ini juga membahas mengenai konsepsi ideal terkait proses pendaftaran merek di Indonesia guna menghindari dan meminimalisasi praktik trademark squatting. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat yuridis empiris dan data yang terkumpul dianalisa dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil...

  11. PENYUSUNAN ULANG AREA KERJA PRODUKSI MESIN THRESSER UNTUK PERCEPATAN PROSES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noviyarsi Noviyarsi

    2014-02-01

    Full Text Available Permasalahan yang umum dihadapi oleh industri kecil menengah adalah kemampuan untuk menghasilkan produk dengan kualitas baik dengan harga yang bersaing di pasaran. Hal ini dikarenakan proses produksi yang belum terstandarisasi dan area kerja yang tidak tertata sehingga berdampak pada banyaknya pemborosan pada area kerja. Tujuan penelitian ini adalah menyusun ulang area kerja mesin thresser untuk percepatan proses. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah lean six sigma dan 5S. Penggunaan kedua metode ini akan dapat meminimasi aktivitas, material, komponen dan spare part yang berada pada area produksi sehingga waktu proses menjadi lebih cepat, area kerja dimanfaatkan dengan optimal dan lingkungan kerja menjadi lebih rapi dan teratur. Hasil analisis dengan lean six sigma memperlihatkan bahwa efisiensi siklus proses 0.84%, dengan peningkatan kecepatan proses 7.9%. Hasil analisis terhadap area kerja terdapat 5 area kerja yang memerlukan perbaikan susunan area yaitu area storage, mesin potong plat, mesin potong besi, mesin rolling dan mesin compressor.

  12. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN InSTAD TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF FISIKA DI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Richie Erina

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran InSTAD terhadap: (1 keterampilan proses sains peserta didik, (2 hasil belajar kognif peserta didik, dan (3 proses sains dan hasil belajar kognitif peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mengguna-kan desain kuasi eksperimen. Analisis data menggunakan Independent t-test dan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan: (1 penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (t= 7.47 dan 7.53 dengan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05; (2 penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar kognitif dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (t= 4.41dan 5.00 dengan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05; (3 penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (F= 26.36 dan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05. Kata Kunci: InSTAD, keterampilan proses sains, hasil belajar kognitif   THE EFFECT OF InSTAD LEARNING MODEL ON THE SCIENCE PROCESS SKILLS AND COGNITIVE LEARNING OUTCOMES IN PHYSICS IN SENIOR HIGH SCHOOL Abstract This study aims to find out the effect of InSTAD learning model on: (1 the science process skills of the students, (2 the cognitive learning outcomes of the students, (3 the science process skills and cognitive learning outcomes of the students. This study is a quantitative research using a quasi-experimental design. The data analysis used the Independent t-test and MANOVA. The results show that: (1 the implementation of InSTAD learning model gives a significantly more positive effect to the

  13. PENGARUH PARAMETER CUACA TERHADAP PROSES EVAPORASI PADA INTERVAL WAKTU YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Trinah Wati

    2016-03-01

    Full Text Available Evaluasi perbandingan, analisis korelasi dan regresi antara evaporasi panci dengan parameter cuaca dilakukan pada interval waktu harian, dasarian dan bulanan untuk mempelajari ketergantungan evaporasi panci terhadap parameter cuaca dan untuk menduga evaporasi panci menggunakan parameter cuaca di stasiun Darmaga Bogor, Semarang dan Karangploso. Variasi lima faktor utama yang mengendalikan proses evaporasi antara lain radiasi matahari (lama penyinaran, defisit tekanan uap air, kelembaban relative, kecepatan angin dan suhu udara telah dibandingkan dengan variasi evaporasi panci pada interval waktu harian, dasarian dan bulanan. Defisit tekanan uap air memiliki pengaruh dominan dengan evaporasi panci pada semua interval waktu di Darmaga dan Semarang, sedangkan di Karangploso pada interval waktu harian dan dasarian. Kecepatan angin juga memiliki pengaruh dominan dengan evaporasi panci di Karangploso pada interval waktu dasarian dan bulanan. Pemodelan evaporasi panci menggunakan parameter cuaca yang dominan berpengaruh terhadap proses evaporasi menghasilkan persamaan model yang cukup baik dengan nilai R2 > 0,50, berdasarkan validasi data model dengan observasi memiliki. secara keseluruhan kesalahan hasil validasi antara data model dengan data pengamatan kurang dari 12%.. Tren evaporasi panci di Darmaga menunjukkan peningkatan dengan koefisien determinansi > 0.5, sedangkan di Semarang dan Karangploso secara statistik belum mengalami kecenderungan perubahan evaporasi.   Comparative evaluation, correlation and regression analysis of pan evaporation with other meteorological variables at daily, 10-daily and monthly time-scales were conducted to learn the dependence of pan evaporation to other meteorological variables and to estimate pan evaporation using other meteorological variables at Darmaga Bogor station, Semarang and Karangploso. Five major factors that control evaporation were solar radiation (sunshine duration, vapour pressure deficit, relative

  14. ANALISA FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN MESIN GRINDER PADA PROSES PRODUKSI PLASTIC FILM DI PT. MUTIARA HEXAGON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Hidayat

    2013-10-01

    Full Text Available Bila suatu mesin memiliki tingkat kegagalan yang tinggi, maka perlu dilakukan analisis mengenai  penyebab  –  penyebab  kegagalan  tersebut  hingga  ke  akar  permasalahannya sehingga dapat menentukan tindakan yang sesuai untuk meningkatkan kinerja suatu mesin. PT. Mutiara Hexagon merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang industri pembuatan plastik  kemasan.  Dalam  line  pembuatan lembaran film  diperlukan mesin  CPP  (Cast  Poly Propylene Machine dan mesin grinder dalam prosesnya. Pada penelitian yang dilakukan di PT. Mutiara Hexagon, terdapat beberapa kegagalan yang terjadi pada mesin grinder pada proses produksi plastic film, sehingga menyebabkan seluruh line pada divisi film mengalami downtime. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisa mengenai faktor penyebab kegagalan mesin grinder, penulis melakukan observasi secara langsung dan melihat proses produksi plastic film.Penulis menggunakan metode Failure Effect and Mode Analysis (FMEA dan Fault Tree Analysis (FTA. Penerapan analisis Failure Effect and  Mode Analysis (FMEA dapat menentukan sejauh mana tingkat kegagalan terjadi. Dari hasil analisis FMEA kemudian dapat dilanjutkan dengan menggunakan Fault Tree Analysis (FTA guna mengetahui lebih lanjut penyebab-penyebab dasar suatu kegagalan.Dari hasil perhitungan nilai Risk Priority Number (RPN pada tiap-tiap kegagalan yang terjadi  diantaranya yang  paling  tinggi  adalah kegagalan mesin  grinder rusak  dengan nilai kegagalannya mencapai 120. Kemudian dianalisa penyebab kegagalan tersebut dengan menggunakan metode FTA di dapatkan minimal cut sets yaitu: as grinder patah, katup hisap blower terbuka terlalu besar, kegagalan pada motor blower, baut pada dudukan pisau patah, pisau tumpul dan human error. Berdasarkan nilai probabilitas masing-masing cut set didapatkan nilai probabilitas kegagalan grinder periode 1 Juni 2012 -1 Juni 2013 mencapai 60%.

  15. Karakterisasi Unjuk Kerja Diesel Engine Generator Set Sistem Dual Fuel Solar-Syngas Hasil Gasifikasi Briket Municipal Solid Waste (MSW Secara Langsung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Rizkal

    2017-01-01

    Full Text Available Sejalan dengan semakin banyaknya kebutuhan energi untuk dapat digunakan sebagai bahan bakar maka perlu adanya pengembangan gas biomassa sebagai bahan bakar alternatif pada motor pembakaran dalam maka akan dilakukan penelitian mengenai aplikasi sistem dual fuel gas hasil gasifikasi biomassa municipal solid waste (msw pada sistem downdraft dengan minyak solar pada motor diesel stasioner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar solar yang tersibtitusi dengan adanya penambahan syngas yang disalurkan secara langsung. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan proses pemasukan aliran syngas yang dihasilkan downdraft municipal solid waste (MSW kedalam saluran udara mesin diesel generator set secara langsung menggunakan sistem mixer. Pengujian dilakukan dengan putaran konstan 2000 rpm dengan pembebanan bervariasi dari 200 watt sampai dengan 2000 watt dengan interval 200 watt. Bahwa produksi syngas dari reaktor gasifikasi ditambahkan sistem bypass untuk mengetahui kesesuaian antara reaktor gasifikasi dan mesin generatorset data ṁ syngas yang dibutuhkan mesin diesel, ṁ syngas yang di bypass untuk mendapatkan kesesuaian antara produksi syngas dan yang di bypass.  Data-data yang diukur dari penelitian ini menunjukkan bahwa besar nilai mass flowrate gas syngas yang dibutuhkan mesin diesel pada AFR reaktor gasifier 1,39 sebesar 0,0003748 kg/s. Mass flowrate gas syngas yang di bypass menunjukkan nilai 0 pada saat sistem dijalankan karena seluruh gas syngas masuk kedalam ruang bakar. AFR rata-rata sebesar 14,54 ,Nilai Spesifik fuel consumption (sfc mengalami peningkatan 68% dari kondisi standar single fuel , Nilai efesiensi thermal mengalami kenaikan sebesar 7% dari kondisi single fuel, Nilai daya rata-rata sebesar 2,28kW, Nilai torsi rata-rata sebesar 10,94 N.m. Solar yang tersibtitusi sebesar 48%. Nilai temperatur (coolant, mesin, oil, dan gas buang pada setiap pembebanan mengalami kenaikan.

  16. ANALISIS SPASIAL DISTRIBUSI BULAN BASAH DAN BULAN KERING DI JAWA TIMUR (Spatial Distribution of Wet Month and Dry Month in East Java Region

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indarto Indarto

    2013-03-01

    Makalah ini memaparkan distribusi spasial Bulan Basah (BB dan Bulan Kering (BK di Jawa Timur.  Data hujan diperoleh dari 943 lokasi stasiun hujan yang tersebar merata di seluruh wilayah Provinsi Jawa Timur.  Hujan bulanan dihitung dari kumulatif hujan harian. Selanjutnya, nilai BB dan BK ditentukan berdasarkan metode klasifikasi Iklim Oldeman.  Analisa spasial dilakukan menggunakan tool  ESDA (Exploratory Spatial Data Analysis yang terdapat pada ArcGIS Geostatistical Analyst. Tool yang digunakan mencakup:  Histogram, Voronoi Map, dan QQ-Plot.  Hasil analisa menunjukkan grafik Histogram dan Normal QQPlot untuk Bulan Basah dan Bulan Kering (BK mendekati distribusi normal.  Nilai statistik BB  yang diperoleh adalah: minimal = 1 bulan/tahun dan maksimal = 9 bulan/tahun. Nilai bulan basah (BB rerata dari seluruh stasiun untuk semua periode adalah 3,67 bulan/tahun dan nilai median = 4 bulan/tahun.  Histogram bulan basah  menghasilkan nilai standar deviasi = 1,2; koefisien skewness = 0,05;  dan koefisien curtosis sebesar (3,09.  Histogram Bulan Kering, menghasilkan nilai minimal 2 bulan/tahun dan maksimal = 11 bulan/tahun.  Sedangkan, nilai BK rerata dari seluruh stasiun untuk semua periode adalah 6,4 bulan/tahun dan nilai median = 6 bulan/tahun.  Histogram juga menampilkan nilai standar deviasi = 1,21; koefisien skewness = 0,11;  dan koefisien curtosis = (3,6.   Penelitian menunjukkan bahwa analisa menggunakan : histogram, Voronoi Map, Normal QQ-Plot dapat menggambarkan lebih detail variabilitas spasial Bulan Basah  dan Bulan Kering di Jawa Timur. Kata kunci: ESDA, Histogram, Voronoi-Map, QQ-Plot,  Bulan basah, Bulan kering, Jawa Timur

  17. PENGARUH ORIENTASI OBJEK PADA PROSES 3D PRINTING BAHAN POLYMER PLA DAN ABS TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN KETELITIAN DIMENSI PRODUK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sobron Lubis

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh posisi objek dalam pembuatan protipe cepat (rapid prototyping dengan menggunakan 3D printing untuk bahan polymer PLA dan ABS terhadap kekuatan tarik maupun ketelitian dimensi yang dihasilkan. Untuk  mencapai objektif penelitian ini dilakukan percobaan dengan membuat prototype spesimen ujitarik berdasarkan ASTM dengan menggunakan 3D printer. Produk yang dihasilkan dilakukan pengukuran dimensi untuk melihat akurasi peroduk melalui perubahan dua posisi variasi orientasi objek yakni secara vertikal dan horizontal. Setelah proses pengukuran dimensi, dilakukan pengujian tarik spesimen dengan menggunakan alat uji tarik. Dari eksperimen yang dilakukan diketahui bahwa posisi orientasi dan besar layer pada proses printing memberi efek terhadap kualitas permukaan, efisiensi waktu dan kekuatan dari benda. Produk material PLA dengan orientasi posisi objek horizontal memiliki kualitas dimensi yang paling baik. Jumlah kesalahan akurasi material ini tidak melebihi 1 mm pada setiap layer. Material ABS dengan posisi orientasi objek  vertikal dan tebal layer sebesar 0,10 mm menghasilkan kekuatan tegangan tarik yang terkecil sebesar 8,62 MPa dan material PLA dengan orientasi posisi objek horizontal dengan dan tebal layer sebesar 0,40 mm menghasilkan kekuatan tegangan tarik terbesar 35,57 MPa

  18. PROSES BRAZING Cu-Ag BERBAHAN BAKAR BIOGAS TERMURNIKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Kusrijadi

    2015-01-01

    Full Text Available Pemanfaatan biogas sebagai salah satu alternatif bahan bakar  pada proses brazing merupakan langkah diversifikasi biogas, yang diharapkan dapat meningkatkan tingkat efisiensi dan keramahan teknologi. Permasalahan yang bersifat teknis dan menjadi kendala dalam pemanfaatan biogas ini adalah rendahnya konsentrasi CH4 dikarenakan adanya pengotor utama berupa air, karbondioksida dan asam disulfida. Penelitian dilakukan melalui dua tahap yaitu  tahap  pressureized storage process meliputi pemisahan komponen pengotor yang terdapat dalam biogas melalui teknik absorbsi sehingga dihasilkan biogas yang berkualitas gas alam terbarukan dan proses injeksi ke dalam suatu tangki penyimpanan, dan tahap selanjutnya adalah menggunakan biogas tersebut pada proses brazing logam Cu (tembaga dengan bahan tambah Ag (silver. Analisis hasil brazing dilakukan melalui analisis struktur mikro (metalografi untuk melihat kualitas tampak dari hasil brazing, serta analisis kekerasan mikro dan analisis parameter fisik standar terhadap hasil proses brazing. Penelitian ini telah menghasilkan perangkat alat pemurnian biogas yang dapat memurnikan biogas menjadi metana mendekati 100% dan sistem pengemasan (storage system  biogas bertekanan hingga 2 bar. Dari hasil analisis struktur mikro dan uji kekerasan mikro diketahui bahwa hasil proses brazing dengan biogas menghasilkan kualitas yang sama dengan hasil proses brazing dengan gas acetylene sehingga disimpulkan bahwa biogas dapat menjadi bahan bakar alternatif untuk proses brazing, khususnya untuk logam Cu dengan bahan tambah Ag.  Kata kunci : Biogas, Pressureized Storage, Brazing

  19. ANALISA KARAKTERISTIK MINYAK PLASTIK HASIL DUA KALI PROSES PIROLISIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Untung Surya Dharma

    2015-06-01

    Full Text Available Limbah plastik dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku minyak plastik dengan menggunakan proses pirolisis. Minyak plastik yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai zat aditif atau campuran bahan bakar pada mesin. Pada Penelitian ini, proses pembuatan minyak plastik menggunakan dua kali proses pirolisis. Suhu reaktor pada proses pirolisis yang pertama dan kedua berbeda berturut-turut yaitu 200 oC dan 150 oC. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pada proses pirolisis pertama dengan suhu reaktor 200 oC, dari 25 kg bahan baku menghasilkan 15,5 liter minyak plastik dalam waktu 80 jam. Sedangkan pada proses pirolisis kedua dengan suhu reaktor 150 oC, dari 15 liter minyak plastik dari hasil proses pirolisis pertama menghasilkan 11,6 liter minyak plastik dalam waktu 3,33 Jam. Adapun karakter minyak plastik yang dihasilkan adalah massa jenis 771,4 kg/m3, Viskositas 0,501 m2/s dan Nilai kalor 10518 kJ/kg

  20. Christian Values in Vilhelm Kyukhelbekker's Early Prose

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fedoseeva T.V.

    2013-12-01

    Full Text Available This article examines Vilhelm Kyukhelbekker's narrative prose of the first half of the 1820s. For the analysis we have chosen the most significant works of this period — his book of travel notes The Journey and the novel Ado. The study reveals the writer's attitude to Christianity and Christian values in his early period of work. In this research the axiological approach is used, as well as the methods of historical, typological, structural and semiotic study of literary texts. Studying The Journey, we performed a detailed analysis of the author's letters which describe the paintings by the artists of Flemish and Dutch schools, as well as German and Italian painters of the 17th and 18th centuries exhibited in the Dresden gallery. The writer prefers the paintings of biblical subjects to those of naturalistic everyday scenes. He pays special attention to the evangelical themes. He is attracted by Christ the child's divine nature and the heavenly purity, high humility of the Mother of God's image, and the fact that St. Sebastian is portrayed as joyfully suffering for Christ. Historical events of the novel Ado date back to the time of the Baltic peoples' forced Christianization by the Order of the Brothers of the Sword. Baltic peoples are trying to keep the faith of their ancestors and rebel against the cruel governor of the Order. The novel focuses particularly on one knight, Michael, who stood up for the oppressed and like Archangel Michael found himself on the cutting edge of Good and Evil. This character of the novel is connected with the idea of Christian sacrificial love and eternal spiritual life, which was very important for Kyukhelbekker. We concluded that even in his early prose Kyukhelbekker expressed the main spiritual and moral values of Christianity.

  1. CHRISTIAN VALUES IN VILHELM KYUKHELBEKKER'S EARLY PROSE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tatiana Vasilyevna Fedoseeva

    2013-11-01

    Full Text Available This article examines Vilhelm Kyukhelbekker's narrative prose of the first half of the 1820s. For the analysis we have chosen the most significant works of this period — his book of travel notes The Journey and the novel Ado. The study reveals the writer's attitude to Christianity and Christian values in his early period of work. In this research the axiological approach is used, as well as the methods of historical, typological, structural and semiotic study of literary texts. Studying The Journey, we performed a detailed analysis of the author's letters which describe the paintings by the artists of Flemish and Dutch schools, as well as German and Italian painters of the 17th and 18th centuries exhibited in the Dresden gallery. The writer prefers the paintings of biblical subjects to those of naturalistic everyday scenes. He pays special attention to the evangelical themes. He is attracted by Christ the child's divine nature and the heavenly purity, high humility of the Mother of God's image, and the fact that St. Sebastian is portrayed as joyfully suffering for Christ. Historical events of the novel Ado date back to the time of the Baltic peoples' forced Christianization by the Order of the Brothers of the Sword. Baltic peoples are trying to keep the faith of their ancestors and rebel against the cruel governor of the Order. The novel focuses particularly on one knight, Michael, who stood up for the oppressed and like Archangel Michael found himself on the cutting edge of Good and Evil. This character of the novel is connected with the idea of Christian sacrificial love and eternal spiritual life, which was very important for Kyukhelbekker. We concluded that even in his early prose Kyukhelbekker expressed the main spiritual and moral values of Christianity.

  2. Penerapan Supervisi Klinis untuk Meningkatkan Kinerja Guru dalam Proses Belajar Mengajar Gugus IV Sanankulon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Utami

    2017-08-01

    Full Text Available Tujuan penelitian untuk mengetahui dampak supervise klinis terhadap kinerja guru dalam proses belajar mengajar.Tindakan melalui supervise klinis.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kinerja guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar, siklus I mencapai 72% atau ada13 guru dari 18 guru sudah berhasil dalam melaksanakan proses belajar mengajar, siklus II keberhasilan guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar mencapai 89%atau ada 16 guru dari 18 guru sudah berhasil dalam melaksanakan proses belajar mengajar.

  3. PENGEMBANGAN SOFT SKILLS MAHASISWA PROGRAM KELAS INTERNASIONAL MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR MEKANIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Rosana

    2014-04-01

    Full Text Available Pengembangan soft skills bukanlah hal baru dalam bidang pendidikan, karena landasan untuk pengembangannya sudah sangat jelas, UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab I, Pasal 1 Ayat 1. Perlunya pengembangan soft skills di program kelas internasional terkait dengan permasalahan yang muncul di rintisan program kelas internasional yang sudah diselenggarakan di Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA UNY.  Dari kelas rintisan  tersebut dapat teramati pada proses perkuliahan sering terlihat keraguan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam perkuliahan. Selain karena kendala yang muncul akibat keterbatasan mahasiswa dalam menguasai percakapan bahasa Inggris, sehingga mereka memerlukan waktu lebih lama untuk menyimak isi perkuliahan,  tapi juga yang tampak menonjol adalah pengaruh dari kurang berkembangnya soft skills mahasiswa.Rancangan eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non Random Pre-tes Post-test Control Group. Dalam rancangan ini, pengambilan subyektidak dilakukan secara rambang. Rancangan ini dipilih karena selama eksperimentidak memungkinkan untuk mengubah kelas yang telah ada. Pra tes digunakan untukmenyetarakan pengetahuan awal kedua kelompok sedangkan post tes digunakan untukmengukur hasil belajar dan lembar observasi untuk mengetahui perkembangan soft skillsselama dan setelah proses belajar. Kegiatan belajar yang dilakukan dengan berbasis konteks, menyebabkan peserta didik aktif merumuskan pertanyaan, mencari sumber informasi dan mengumpulkan informasi dari sumber, mengolah informasi yang sudah dimiliki, merekonstruksi data/fakta/nilai, menyajikan hasil rekonstruksi/proses pengembangan nilai. Hal ini menumbuhkan soft skills pada diri mahasiswa melalui berbagai kegiatan belajar yang terjadi di kelas pembelajaran, lingkungan kampus, dan tugas-tugas di luar kampus. Pengembangan soft skills ini berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa baik secara proses maupun produk yang di

  4. Perawatan ortodontik pada kasus periodontitis kronis dengan kerusakan tulang infraboni secara menyeluruh

    OpenAIRE

    Susanto, Stephanie Adelia; Farmasyanti, Cendrawasih Andusyana; Kuswayuning, Kuswayuning

    2016-01-01

    Penyakit periodontal merupakan penyakit inflamasi yang mempengaruhi jaringan periodontal dan menyebabkan hilangnya perlekatan jaringan ikat dengan tulang alveolar. Peningkatan kedalaman probing dengan kombinasi faktor usia pasien, onset dan kecepatan perkembangan penyakit, dan kondisi psikologis akan mempengaruhi rencana dan prognosis perawatan. Pergerakan gigi secara ortodontik pada individu dewasa dengan kondisi periodontal perlu disertai dengan kontrol akumulasi plak secara berkala dan pen...

  5. UNJUK KERJA APLIKASI DIGITAL SIGNAGE XIBO PADA PROSES PEMBUATAN PAPAN PENGUMUMAN DIGITAL DI JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ketut Udy Ariawan

    2016-01-01

    Full Text Available Pendidikan Ganesha telah memanfaatkan media website sebagai sarana penyampaian informasi. Namun dalam lingkungan internal jurusan masih juga menggunakan cara konvensional dengan menempel lembar pengumuman pada papan informasi yang tersedia. Di era digital, papan pengumuman bermigrasi dari bentuk konvensional ke bentuk digital, sehingga dikenal istilah digital signage. Bentuk digital signage yang sering diterapkan saat ini adalah menggunakan seperangkat komputer yang dihubungkan ke satu atau beberapa buah TV Plasma untuk menampilkan informasi. Salah satu aplikasi digital signage yang mendukung proses pembuatan papan pengumuman digital dan berbasis Web adalah XIBO yang bersifat open source. Pada penelitian ini, proses pembuatan papan pengumuman digital dilakukan dengan cara membuat sebuah sistem yang terdiri dari komposisi software (XIBO, Web Hosting, dan Internet dan hardware (PC Server, PC Client, dan TV Plasma. Aplikasi XIBO yang digunakan terdiri dari XIBO CMS untuk diinstallkan pada web hosting melalui PC Server, XIBO CLIENT FOR WINDOWS untuk diinstallkan pada PC Client agar bisa terhubung dengan PC Server, dan TV Plasma digunakan untuk menampilkan display hasil desain konten papan pengumuman digital yang telah dibuat agar terlihat lebih tajam, cerah, dan besar jika dibandingkan menggunakan monitor komputer biasa. Penerapan XIBO pada web hosting dimaksudkan agar proses pembuatan desain konten papan pengumuman digital dan jadwal tayangnya dapat dilakukan secara online, dimana saja, dan kapan saja oleh admin, sehingga hal ini akan menjadikan digital signage lebih efektif dan efisien dari segi waktu, tenaga, dan biaya serta mudah dalam hal pengoperasiannya. Hasil penelitian ini nantinya diharapkan dapat memberikan kontribusi pada sarana penyampaian informasi secara digital terutama dalam bidang periklanan/advertising. Kata-kata kunci: Digital Signage, Web Hosting, XIBO. ABSTRACT During this time the Department of Electrical Engineering at the

  6. On the Alternative Use of Verse and Prose in Hamlet

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    李雷

    2008-01-01

    As a master in language,William Shakespeare is proficient in using verse and prose alternatively in his tragedies and comedies,which is regarded as the key to his success in literature by some critics.In this thesis,I would like to analyze the three criteria for the altemafion of verse and prose in Hamlet,in which a discussion of functions of the alternation will be included

  7. PENGGUNAAN AUGMENTED REALITY UNTUK MENSIMULASIKAN DEKORASI RUANGAN SECARA REAL TIME

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulva Erida Nur Rochmah

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak Mendekorasi ruangan merupakan kegiatan  yang memakan banyak waktu dan tenaga, terutama jika objek yang digunakan besar dan berat. Akan merepotkan jika seseorang harus menggeser setiap objek untuk menentukan letak yang sesuai. Hal ini dapat dihindari dengan menggunakan aplikasi berbasis Augmented Reality. Augmented Reality merupakan sebuah teknologi untuk menggabungkan dunia nyata dan dunia virtual dengan cara menampilkan objek-objek virtual di dunia nyata secara real time. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menciptakan suatu aplikasi Android dengan menggunakan Augmented Reality yang dapat digunakan untuk menggantikan objek nyata dengan objek virtual 3D sehingga memudahkan pengguna dalam mensimulasikan dekorasi ruangan. Aplikasi ini bekerja dengan cara memindai marker yang sudah dicetak pada selembar kertas. Jika marker telah terdeteksi, objek 3D berupa perabot akan ditampilkan di kamera aplikasi. Pengguna dapat memindah lokasi, memutar, dan mengubah ukuran objek untuk mensimulasikan tata letak ruangan. Hasil penelitian ini adalah aplikasi Android berbasis Augmented Reality yang dapat digunakan untuk mensimulasikan dekorasi ruangan secara real time. Kata Kunci: augmented reality, dekorasi, interior, marker Abstract Decorating the room is an activity that takes a lot of time and effort, especially if the object is large and heavy. It would be inconvenient if someone has to drag each object to determine the appropriate location. This problem can be avoided using an Augmented Reality-based application. Augmented reality is a technology that combine the real world and the virtual world by displaying virtual object in real world. The main purpose of this research is to create an Android application using Augmented reality  that can be used to replace the real object with virtual 3D object, making it easier for the user to simulate the decoration of the room. This application works by scanning the marker that has been printed on a

  8. KANDUNGAN NATRIUM (Na DAN GARAM (NaCl DALAM IKAN ASIN KERING MENTAH DAN GORENG DI PASAR ANYAR BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Yuniati

    2012-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui kandungan natrium (Na dan garam (NaCl dalam 10 jenis ikan asin kering yang beredar di Pasar Anyar Bogor. Analisis natrium dilakukan terhadap ikan asin mentah, setelah dicuci, dan setelah digoreng dengan menggunakan flamefometer. Analisis garam dilakukan dengan titrasi argentometri terhadap ikan asin mentah. Hasil analisis menunjukkan, kandungan Na dan garam dalam ikan asin sangat beragam besarnya berturut-turut berkisar antara 0,3-8,1% dan 5,7-21,2%. Ikan asin yang mempunyai kadar Na dan garam tinggi adalah ikan sepat, peda putih dan gabus. Jumlah air dalam ikan asin juga bervariasi, berkisar antara 10,3-46,8%. pencucian dan penggorengan dapat menurunkan kadar garam ataupun natrium sebesar 37,4%.

  9. Perawatan Pulpektomi Secara Singkat Pada Gigi Sulung Nekrotik (Laporan Kasus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarworini Bagio Budiardjo

    2015-10-01

    Full Text Available Perawatan pulpektomi gigi sulung nekrotik akibat atrisi, trauma atau karies yakni pembuangan seluruh jaringan pulpa nekrotik dan menggantikannya dengan bahan pengisi yang padat, dapat diresorbsi serta tampak secara radiografis. Tujuannya antara lain untuk mempertahankan gigi sulung sampai saatnya digantikan dengan gigi tetap pengganti. Perkembangan, anatomi dan histologi gigi sulung membedakan teknik perawatan pulpektomi gigi sulung dan gigi tetap.Indikasinya adalah gigi sulung nekrotik tanpa peradangan periapikal, mahkota mendukung sterilisasi dan dapat direstorasi serta resorbsi akar fisiologis kurang dari sepertiga akar.Kesulitan perawatan terutama karena bentuk saluran akar yang sangat bervariasi dan resorbsi akar yang tidak beraturan. Tahap perawatan terdiri dari persiapan gigi, sterilisasi, pengisian dan restorasi.Keempat tahap dapat diselesaikan dalam satu kali kunjungan.Pada keadaan dimana terjadi kesulitan persiapan gigi, maka tindakan pengisian saluran akar dan restorasi ditunda 1 minggu kemudian, sehingga perawatan pulpektomi diselesaikan dalam 2 kali kunjungan.Dalam laporan kasus, perawatan pulpektomi dilakukan pada gigi insisif dan molar sulung dengan teknik 1-2 kali kunjungan.Sebagai bahan sterilisasi saluran akar digunakan formokresol dan bahan pengisi campuran zinkoksid-eugenol.  

  10. PENGGUNAAN FMEA DALAM MENGIDENTIFIKASI RESIKO KEGAGALAN PROSES PRODUKSI SARUNG ATM (ALAT TENUN MESIN (STUDI KASUS PT. ASAPUTEX JAYA TEGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nia Budi Puspitasari

    2014-05-01

    Full Text Available Pengendalian kualitas merupakan salah satu hal yang penting untuk mempertahankan reputasi perusahaan di mata konsumen. PT. Asaputex Jaya adalah perusahaan textil yang bergerak dalam bidang sarung tenun.  Pada saat ini cacat produk yang terjadi pada perusahaan masih ada yang diluar dari ketentuan batas perusahaan yaitu diatas angka persentase yang telah ditetapkan oleh perusahaan yaitu sebesar 2%. Sehingga perusahaan segera melakukan perbaikan agar tidak terjadi waste yang merugikan perusahaan. Dengan adanya pengendalian kualitas secara baik dan benar, maka akan diperoleh produk yang dapat memenuhi keinginan konsumen. Salah satu tool yang digunakan untuk membantu pengendalian kualitas adalah menggunakan metode Failure Modes and Effects Analysis (FMEA. Penggunaan FMEA mampu mengidentifikasi resiko kegagalan yang terjadi selama proses produksi pada pembuatan sarung tenun. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa moda kegagalan yang menyebabkan cacat produk dengan menggunakan metode FMEA, mendapatkan resiko kegagalan proses produksi terbesar dalam nilai RPN (Risk Priority Number, memberikan usulan perbaikan untuk produksi selanjutnya.  Berdasarkan pengolahan dengan metode FMEA dapat mengidentifikasi moda kegagalan yang terjadi pada proses pembuatan sarung tenun. Moda kegagalan potensial pada proses pembuatan sarung tenun dengan alat tenun mesin (ATM pada PT. Asaputex Jaya terdiri dari 14 jenis kegagalan. Kata Kunci : kualitas; alat tenun mesin; failure mode and effect analysis; risk priority number Abstract Quality control is one of the things that are important to maintain the company's reputation in the eyes of consumers. PT. Asaputex Jaya is a company engaged in the field of textile woven sarongs. At this time the product defect that occurs in companies that still exist outside the corporate limits of the provisions of the above percentage figures set by the company which is 2%. So the company immediately repairs to prevent harmful waste. With

  11. Studi Eksperimen Pengaruh Pencampuran Gas Hidrogen Dari Generator HHO Tipe Kering Dengan Bahan Bakar Kerosene Pada Distribusi Temperatur Nyala Api Kompor Tekan Blowtorch

    OpenAIRE

    Brillyano Agni Pradipta; Djoko Sungkono Kawano

    2013-01-01

    Gas hidrogen mempunyai nilai kalor yang dapat dimanfaatkan untuk menambah energi  pada berbagai keperluan pembakaran, bahkan dapat mengurangi penggunaan bahan bakar konvensional yang digunakan saat ini. Blowtorch kerosin digunakan sebagai alat uji. Pengujian dilakukan dengan menggabungkan bahan bakar kerosin dan gas hidrogen dalam HHO yang dihasilkan dari generator HHO tipe kering dengan plat SS316L berukuran 16mmx16mm sebanyak 15 plat sebagai elektroda dan larutan elektrolit KOH dilengkapi P...

  12. Studi Eksperimen Pengaruh Pencampuran Gas Hidrogen Dari Generator HHO Tipe Kering Dengan Bahan Bakar Kerosene Pada Distribusi Temperatur Nyala Api Kompor Tekan Blowtorch

    OpenAIRE

    Pradipta, Brillyano Agni; Kawano, Djoko Sungkono

    2013-01-01

    Gas hidrogen mempunyai nilai kalor yang dapat dimanfaatkan untuk menambah energi pada berbagai keperluan pembakaran, bahkan dapat mengurangi penggunaan bahan bakar konvensional yang digunakan saat ini. Blowtorch kerosin digunakan sebagai alat uji. Pengujian dilakukan dengan menggabungkan bahan bakar kerosin dan gas hidrogen dalam HHO yang dihasilkan dari generator HHO tipe kering dengan plat SS316L berukuran 16mmx16mm sebanyak 15 plat sebagai elektroda dan larutan elektrolit KOH dilengkapi P...

  13. PENGARUH PENGGUNAAN KLOBOT JAGUNG SEGAR DALAM RANSUM TERHADAP KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK SERTA PRODUKSI KARKAS KELINCI PERANAKAN NEW ZEALAND WHITE JANTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Risang Pramudyo Wardhana

    2014-10-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan klobot jagung sebagai pengganti sebagian kangkung dalam ransum terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik serta produksi karkas kelinci Peranakan New Zealand White jantan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2013 di Balai Pembibitan dan Budidaya Ternak Non Ruminansia (BPBTNR Surakarta. Penelitian ini menggunakan 16 ekor kelinci New Zealand White jantan berumur ±2 bulan dengan bobot badan awal 1301,69±155,01 g. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola searah dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Ransum basal disusun dari dedak halus, BR1 dan kangkung (Ipomoea aquatica. Keempat level perlakuan pakan tersebut adalah dedak halus 55% + BR1 25% + kangkung 20% + klobot jagung 0% (P0; dedak halus 55% + BR1 25% + kangkung 17,5% + klobot jagung 2,5% (P1; dedak halus 55% + BR1 25% + kangkung 15% + klobot jagung 5% (P2 dan dedak halus 55% + BR1 25% + kangkung 12,5% + klobot jagung 7,5% (P3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan klobot jagung sampai level 7,5% dari total ransum tidak berpengaruh terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik serta karkas kelinci Peranakan New Zealand White jantan. (Kata kunci: Kelinci, Klobot jagung, Kecernaan bahan kering, Kecernaan bahan organik, Karkas

  14. MODEL PERPINDAHAN MASSA PADA EKSTRAKSI SAPONIN BIJI TEH DENGAN PELARUT ISOPROPIL ALKHOHOL 50% DENGAN PENGONTAKAN SECARA DISPERSI MENGGUNAKAN ANALISIS DIMENSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susiana Prasetyo

    2012-11-01

    Full Text Available Indonesia merupakan salah satu penghasil teh terbesar di dunia. Menurut data dari Deptan 2010, dengan luas lahan sebesar 127712 ha, Indonesia dapat menghasilkan produktivitas teh sebesar 153971 ton/tahun. Namun sayangnya, selama ini pemanfaatan tanaman teh di Indonesia masih terbatas pada pucuk daunnya saja. Bagian tanaman teh yang memiliki kandungan potensial namun belum dimanfaatkan adalah  biji teh, mengandung 26% saponin, 20-60% minyak dan 11% protein. Saponin merupakan salah satu komponen bioaktif yang telah dimanfaatkan sebagai insektisida pembasmi hama pada tambak udang, bahan baku industri deterjen, shampoo, minuman bir, pembentuk busa pada pemadam kebakaran, dan dapat dimanfaatkan pula sebagai pupuk organik. Pada penelitian ini, saponin biji teh diperoleh melalui ekstraksi biji teh pasca pengepresan menggunakan pelarut IPA 50% secara batch di dalam sebuah ekstraktor berkapasitas 2 L. Pengontakan solvent dengan biji teh dilakukan secara dispersi. Pada penelitian ini, rasio massa pelarut terhadap massa umpan diset 20:1; temperatur divariasikan 25-60 oC, kecepatan pengadukan 100-400 rpm, serta ukuran biji teh divariasikan -40+50 mesh s.d -100+200 mesh. Ekstraksi dilakukan hingga tercapai kesetimbangan. Ekstrak yang diperoleh dipekatkan menggunakan rotavapor vakum pada temperatur di bawah 40oC. Ekstrak pekat saponin kasar yang didapat dimurnikan dengan penambahan eter, etanol dan petroleum eter secara bertahap sehingga diperoleh endapan saponin murni yang kemudian dikeringkan menggunakan tray drier pada temperatur 40oC. Pada penelitian ini, model perpindahan massa sederhana dikembangkan untuk menggambarkan proses ekstraksi padat-cair saponin biji teh. Berdasarkan hasil analisis dimensi diperoleh hubungan antara koefisien perpindahan massa volumetrik (kLa pada lapisan antar fasa padat-cair dengan variabel-variabel ekstraksi yang dinyatakan dalam persamaan bilangan tak berdimensi dengan ralat rata-rata 3,7904 %.DIMENSIONAL ANALYSIS FOR MASS

  15. KENYAMANAN DAN KEPUASAN PASIEN DALAM PROSES INTERAKSI PELAYANAN KEPERAWATAN DI RSUD PETALA BUMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syafrisar Meri Agritubella

    2018-03-01

    kelompok rawatan ke 1 – 2 (95,1%, kelompok perawatan Kelas III (51,2%,  mayoritas hari rawatan 1-3 hari  (73,2%, Cara Pembayaran pasien di Instalasi Rawat Inap adalah BPJS (63,4%, sebagian besar berada di ruang Lantai III (41,5%, berda pada kategori Nyaman (52,03% dan sebagian besar pasien berada pada kategori puas (72,36% dalam proses interaksi pelayanan keperawatan. Diharapkan manajemen rumah sakit dapat mengoptimalkan kemampuan komunikasi perawat melalui kegiatan seminar dan pelatihan terkait komunikasi yang efektif secara interpersonal sehingga meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pasien

  16. The neuroaesthetics of prose fiction: pitfalls, parameters and prospects.

    Science.gov (United States)

    Burke, Michael

    2015-01-01

    There is a paucity of neuroaesthetic studies on prose fiction. This is in contrast to the very many impressive studies that have been conducted in recent times on the neuroaesthetics of sister arts such as painting, music and dance. Why might this be the case, what are its causes and, of greatest importance, how can it best be resolved? In this article, the pitfalls, parameters and prospects of a neuroaesthetics of prose fiction will be explored. The article itself is part critical review, part methodological proposal and part opinion paper. Its aim is simple: to stimulate, excite and energize thinking in the discipline as to how prose fiction might be fully integrated in the canon of neuroaesthetics and to point to opportunities where neuroimaging studies on literary discourse processing might be conducted in collaborative work bringing humanists and scientists together.

  17. ANALISIS PENGENDALIAN MUTU PROSES MACHINING ALLOY WHEEL MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ong Andre Wahyu Rijanto

    2014-12-01

    Full Text Available PT. Meshindo Alloy Wheel adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur alloy wheel atau dikenal dengan sebutan velg racing untuk didistribusikan ke industri mobil atau dikenal sebagai OEM (Original Equipment Manufacturer baik untuk industri otomotif di Indonesia maupun di Jepang. Mutu merupakan syarat penting dalam sukses bisnis. Kehandalan kinerja proses dan keakuratan pencapaian persyaratan mutu harus dapat dipenuhi. Proses dikatakan capable jika dapat memenuhi spesifikasi pelanggan, variasi yang terjadi pada proses relatif kecil, dan defect atau DPMO yang terjadi kecil. Artikel ini menganalisis pengendalian mutu proses pembuatan valve hole location pada alloy wheel type MS 511 YA. Pengendalian variasi proses produksi dan pengukuran dengan menggunakan metode six sigma DMAIC (Define Measure Analysis Improve Control untuk dapat mencapai target penurunan cacat sampai mencapai 3,4 DPMO (defect per million opportunities, Cp 1,54 dan Cpk 1,54. Setelah proses six sigma selesai, diharapkan implementasi six sigma dapat memberikan saran-saran perbaikan pada proses-proses yang lain.

  18. Penambangan Proses Yang Mendukung Penilaian Perangkat Lunak Dengan Cobit4.1

    OpenAIRE

    Setiawan, Nanang Yudi; Sarwosri, Sarwosri

    2013-01-01

    Ide dasar di Balik software process improvement - SPI menjadi alasan bahwa proses perangkat lunak berkualitas baik merupakan prasyarat bagi produk perangkat lunak berkualitas baik. Oleh karenanya, proses dalam perangkat lunak perlu untuk terus dinilai dan ditingkatkan. COBIT merupakan salah satu kerangka SPI yang dapat menjadi acuan ketercapaian kualitas perangkat lunak. Untuk mendukung penilaian proses, penelitian ini mengusulkan penerapan teknik penambangan proses (process mining) dalam pen...

  19. Improving Children's Prose Comprehension: Selected Strategies That Seem to Succeed. Theoretical Paper No. 72.

    Science.gov (United States)

    Levin, Joel R.; Pressley, Michael

    Prose-learning strategies are classified in this paper as prose-dependent (those that authors can use to optimize communication) or processor-dependent (those that learners can use to optimize reception) and are cross-classified as stage-setting (those that prepare the learner for upcoming prose information) or storage-retrieval oriented (those…

  20. Proses dan Hasil Belajar pada Prakerind Bidang Keahlian Kendaraan Ringan: Studi Kasus pada Industri Pasangan SMKN 3 Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuneldi Miswardi

    2013-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan proses belajar siswa SMKN 3 Yogyakarta kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan di tempat kerja dalam pelaksanaan praktek kerja industri (pra-kerind. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Subjek penelitian adalah empat manager/pihak DUDI yang mengelola pelaksanaan prakerind dan tujuh siswa yang terlibat dalam ke-giatan prakerind pada empat DUDI  tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wa-wancara. Teknik analisis data yang digunakan ialah metode Miles dan Huberman, melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. 1 Pengaturan belajar siswa di tempat kerja dengan membatasi jumlah siswa dalam pekerjaan dan menjadikan siswa sebagai helper mekanik. 2 Proses pembelajaran siswa di tempat kerja: (a belajar melalui pekerjaan dengan mengikuti mekanik; (b peran mekanik: memberikan ke-sempatan kepada siswa untuk melakukan pekerjaan secara langsung dengan bimbingan dan pengawas-an, memberikan penilaian terhadap kinerja siswa; (c cara siswa mendapatkan kompetensi di tempat kerja: (1 berkomunikasi dan bersosialisasi, (2 rajin dan ulet, (3 memiliki inisiatif dan aktif; (d pe-ngetahuan, keterampilan dan sikap yang diperoleh siswa di tempat kerja:  (1 pengetahuan tentang du-nia kerja bengkel otomotif  dan pengalaman kerja pada pekerjaan yang sesungguhnya, (2 kategori kompetensi siswa yang diperoleh dalam prakerind untuk kategori bengkel besar dan kecil adalah kate-gori specialist, sedangkan untuk kategori bengkel menengah masih dalam kategori orang yang belum berpengalaman, (3 sikap siswa sesuai dengan budaya kerja di DUDI yaitu kerja keras dan peduli mutu. Kata kunci: Pembelajaran di tempat kerja

  1. Urgensi Kecerdasan Emosional guna Menentukan Keberhasilan Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    agus musodiq

    2017-07-01

    Full Text Available Penelitian ini diproyeksikan untuk memaparkan kecerdasan emosional yang dimiliki oleh Nabi Musa di dalam Surat al-Qasas. Mengingat bahwa keberhasilan seseorang dalam menggapai suatu keinginan tertentu di dalam kehidupan nyatatidak hanya ditentukan oleh kecerdasan kognitif saja. akan tetapi diperlukan kecerdasan emosional yang  sangat menentukan keberhasilan tersebut. Di dalam teori kecerdasan emosional yang dirumuskan Golemann, terdapat lima dasar kecakapan emosi dan sosial yang  meliputi (1 kesadaran diri. Mengetahui apa yang kita rasakan pada suatu saat dan menggunakannya untuk  mengambil keputusan, (2 penguasaan diri.mampu pulih dari tekanan emosi dengan cepat, (3 motivasi dapat mengendalikan emosi ketika mendapatkan kegagalan, menggerakan hasrat untuk menuju ke sasaran, (4 empati; merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain, mampu memahami perspektif mereka, (5 keterampilan sosial; menangani emosi dengan baik ketika berhubungan dengan orang lain dengan cermat memahami situasi dan jaringan social. penelitian ini juga akan dibantu dengan teori semiotika Charles S. Peirce untuk dapat menganalisi tanda bahasa yang menggambarkan kecerdasan emosional Nabi Musa as. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa Allah menggambarkan kecerdasan emosional dan sosial pada diri Nabi Musa secara berurutan, yakni dimulai dari ayat ke 14 hingga ayat ke 35. Nabi Musa yang dikirim Allah untuk membimbing dan memimpin Bani Israil dibekali dengan kecerdasan emosional dan sosial yang sangat mengagumkan. Beliau dapat memotivasi dirinya sendiri, berempati, dapat mengurangi keagresifan diri, dan kemampuan-kemampuan lain yang membantu Musa “berprestasi” dalam memimpin Bani Israil, terlepas dari penafsiran, dan anggapan lain yang bertentangan dengan apa yang diinterpretasikan oleh peneliti. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa makna argument dari kisah Musa di dalam Surat al-Qasas adalah seluruh pemimpin yang “berprestasi” memiliki

  2. Alterasi Akibat Proses Hidrothermal Di Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara

    OpenAIRE

    Harjanto, Agus; Sutanto, Sutanto; Sutarto, Sutarto; Subandrio, Achmad; Suasta, I Made; Hartono, Giri; Suputra, Putu; Basten, I Gde; Fauzi, Muhammad; Rosdiana, Rosdiana

    2016-01-01

    Bolaang Mongondow terletak di bagian tengah lengan utara Sulawesi yang disusun oleh busur magmatik berumur Neogen dan berpotensi mengandung mineral-mineral ekonomis. Hal tersebut yang melatarbelakangi dilakukan penelitian terhadap potensi sumber daya mineral. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari alterasi akibat proses hidrotermal serta hubungannya dengan cebakan emas (Au) berdasarkan kajian di lapangan maupun analisis laboratorium. Metode yang digunakan dalam penelitian, yaitu kajian li...

  3. Episodic and Semantic Aspects of Memory for Prose.

    Science.gov (United States)

    Dooling, D. James

    This report describes research on Bartlett's theory of constructive memory. In experiment one, schematic retention is related to Tulving's distinction between episodic and semantic memory. With the passage of time, memory for prose reflects decreasing output from episodic memory and increasing output from semantic memory. In experiment two,…

  4. Studying the prose style of Dastgiri Rules

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tahereh Mirzaei

    2016-12-01

    nature of the letters and its three types which are written, verbal and masrouri. In chapter4 he explained about the letters in detail including metaphor letter, conjunction letter, conditioning letter and so on. Finally, he stated infinitive constructions, the names of Allah in Persian and specific names of kings and volume I ends in this way. The prose style of this manuscript can be studied from the formal and content point of view. Examining stylistic features of Dastgiri Rules first of all indicates literary knowledge of the author, his awareness of Persian grammar and dictionaries during his time. Although this work, like other grammarians works in the subcontinent, is written in Arabic language style, but in many cases he observed moderation and have applied Persian language syntax. In formal Stylistics of the book, abundance of Arabic words is seen which was influenced by the common literary style of return period. Special use of some Arabic words and combination of Persian and Arabic words in the syntactic structure of sentences are also noteworthy. These combinations are mostly simple, short and literary. Compound verbs have been applied more than simple and prefix verbs. Orthography of this manuscript was influenced by the common style of these periods, which are eleventh to the thirteenth century. In this work some cases like writing the letter of "ک" instead of "گ", and the letter of "ج" instead of "چ", inarticulate omission when making plural, use of "مَر" for putting emphasis on object and application of "را" as object sign can be seen. The pros style of this work is simple and scientific except the introduction, however the author shows us his literary talent and ability by applying literary figures of speech everywhere in his work including rhyme and pun, symmetry, simile, metaphor and metonymy which are applied very artistically in the introduction. The author's great attention to mention poems by Persian and Hindi poets indicates his admirable

  5. PENGUKURAN NILAI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS SEBAGAI DASAR USAHA PERBAIKAN PROSES MANUFAKTUR PADA LINI PRODUKSI (Studi Kasus pada Stamping Production Division Sebuah Industri Otomotif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Robby Suhendra

    2005-01-01

    Full Text Available Overall Equipment Effectiveness (OEE is an effectiveness measurement method of equipment utilization in the implementation of Total Productive Maintenance (TPM. The ability of identification in details toward main problem and the cause factors that makes the improvement efforts become more focused is the reason why this method applied comprehensively by all manufacturing companies around the world. Manufacturing process at Stamping Production Division an automotive isdustry still keeps some unrevealed problems. This condition makes the achievement of OEE figure below the target that means production equipments are not utilized optimally yet. The expression of main problem and the cause factors is needed before the company starts some improvement efforts. This research is started by understanding the equipment losses that existed in company. Then, measuring the achievement of OEE figure in one period and through the pareto analysis toward the measurement's results, the main problem and the cause factors are obtained and clearly depicted in cause-and-effect diagram. Abstract in Bahasa Indonesia : Overall Equipment Effectiveness (OEE adalah metode pengukuran efektivitas penggunaan suatu peralatan. OEE dikenal sebagai salah satu aplikasi progam Total Productive Maintenance (TPM. Kemampuan mengidentifikasikan secara jelas akar permasalahan dan faktor penyebabnya sehingga membuat usaha perbaikan menjadi terfokus merupakan faktor utama metode ini diaplikasikan secara menyeluruh oleh banyak perusahaan didunia. Saat ini proses manufaktur di Stamping Production Division sebuah industri otomotif memiliki permasalahan yang belum terungkap jelas. Hal tersebut mengakibatkan penggunaan peralatan yang ada belum optimal. Pengungkapan akar masalah dan faktor penyebabnya diperlukan sebelum perusahaan melakukan usaha perbaikan. Penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi kerugian peralatan (Equipment Losses yang terjadi. Kemudian mengukur pencapaian nilai OEE

  6. Redesain Tempat Kerja Untuk Meningkatkan Kenyamanan Dalam Proses Peleburan Paduan Perunggu Perajin Gamelan Bali Di Desa Tihingan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    IGN. Priambadi

    2015-07-01

    Full Text Available Gamelan Bali merupakan suatu alat akustik yang keberadaannya dimanfaatkan sebagai salahsatu sarana pendukung dalam melakukan upacara ritual bagi umat Hindu di Bali. Desa Tihinganadalah merupakan ikon dari gamelan Bali, karena desa ini terkenal dengan produksi gamelannyadan terkenal sampai ke Mancanegara. Proses pembuatan gamelan dimulai dari peleburanpaduan perunggu, forging, serta pelarasan yang bertujuan untuk mendapatkan nada dasar daribilah gamelan. Proses peleburan adalah merupakan peleburan paduan perunggu yang terdiridari unsur 80 % Cu dan 20 % Sn, dimana komposisi tersebut secara konvensional dipakai olehperajin untuk menjaga kualitas gamelan yang dihasilkan. Pada proses peleburan paduanperunggu temperatur yang diperlukan ± 1083 o C, pencapaian temperatur ini tentunyamenyebabkan temperatur lingkungan tempat kerja menjadi tinggi. Berdasarkan studi yangdilakukan temperatur tempat kerja perajin diukur dengan metode MRT rata-rata mencapai 42,69± 0,73 o C, temperatur ini menunjukkan kondisi tempat kerja kurang nyaman. Berdasarkankondisi tersebut, maka dilakukan studi terhadap tempat kerja perajin agar paparan panas yangterjadi dapat dikurangi sehingga tempat kerja perajin dapat ditingkatkan kenyamanannya. Studiyang dilakukan adalah mendesain ulang tempat kerja dengan memperhatikan konseppenugasan, lingkungan dan organisasi kerja. Penerapan ketiga konsep ini dalam prosespendesainan ulang (redesain pada tempat kerja perajin dimulai dari paparan panas yang terjadi,selanjutnya dilakukan perhitungan dimensi dari tempat kerja yang didasarkan atas konseptermodinamika. Studi yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa redesain yang dilakukanmemberikan dampak yang positif terhadap kondisi lingkungan tempat kerja. Kondisi lingkungantempat kerja perajin secara thermodinamika menunjukkan bahwa faktor kenyamanan mengalamipeningkatan. Adapun perubahan dimensi bangunan sebelum redesain (S1 dan sesudahredesai (S2 tersebut mulai dari ketinggian total bangunan

  7. Emerging Competitive Strategies in the Global Luxury Industry in the Perspective of Sustainable Development: the Case of Kering Group

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Roberta PEZZETTI

    2016-06-01

    Full Text Available In the last years, many drivers should motivate luxury companies to engage in more sustainable practices. On the one hand, consumers seek new forms of luxury that shows respect for natural resources and human beings, yet standing by traditional factors such as quality, creativity, originality, craftsmanship and savoirfaire. The recent economic crisis has thrust the consumers towards the search for responsible luxury. In the new economic and competitive scenario, luxury brands would base their identity and image on a set of values through which they should be known and publicly judged by both clients and the market; sustainable development and corporate social responsibility strategies offer a particularly suitable platform to enrich the value-set of luxury brands. In this framework, the luxury industry is undergoing a process of self-analysis and redefinition of competitive strategies in the light of social responsibility and sustainable dimension. In order to create both financial and non-financial value, sustainable development needs to be incorporated in the core strategy of the firm and its core business. In this perspective, the paper provides an analysis of the main drivers that, in the luxury industry, are leading to a growing integration of social responsibility and sustainable development principles in the competitive strategies of luxury firms. In particular, the paper focuses on innovations emerging in the luxury industry, both at strategic and organizational levels, and provides an overview of new emerging innovative business models coherent with the principles of corporate social responsibility and sustainability. The theoretical analysis is supported by presentation of the case of the French Group Kering, which represents a pioneering example in sustainable development applied to competitive strategies and leading brand management practices.

  8. Pengolahan Limbah Rumah Makan dengan Proses Biofilter Aerobik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laily Zoraya Zahra

    2015-03-01

    Full Text Available Berkembangnya rumah makan/restoran yang semakin pesat dapat dipastikan akan turut menambah buangan air limbah domestik dengan kadar organik yang tinggi dalam jumlah yang tidak sedikit yang dibuang ke badan air.Tingginya kadar organik dalam limbah domestik rumah makan akan menyebabkan aroma yang tidak sedap jika tidak ada pengolahan terlebih dahulu, maka pengolahan yang dapat digunakan untuk mengolah air limbah rumah makan tersebut adalah proses biofilter aerobik. Penelitian dilakukan dengan proses biofilter aerobik dengan aliran downflow dan menggunakan sistem intermitten.Variabel dalam penelitian ini adalah media biofilter berupa kerikil dan batu alam serta Hydraulic Retention Time (HRT 8 jam. Parameter pencemar yang diukur efisiensinya adalah BOD, COD, dan TSS. Besarnya penyisihan parameter BOD, COD dan TSS dengan menggunakan biofilter aerob berturut-turut mencapai 94,83%, 92,95%, dan 95%. Reaktor paling baik dalam mengolah air limbah adalah reaktor biofilter dengan media kerikil pada HRT 8 jam.

  9. Prinsip termodinamika dalam proses pendinginan sperma sapi (semen) beku

    OpenAIRE

    Kholifah, Kholifah; Bahari Nurdin, Wira; Harimei, Bambang; Yusuf, Muhammad

    2016-01-01

    Telah dilakukan penelitian prinsip termodinamika dalam proses pendinginan sperma sapi (semen) beku. Sperma sapi (semen) sebagai sampel utama dan besi sebagai sampel pembanding. Nitrogen cair sebagai bahan pendingin untuk membekukan semen dalam tangki kriogenik. Motility Analysis Semen dilakukan untuk mengetahui gerakan massa atau kualitas semen. Hasil Motility Analysis Semen menggunakan mikroskop menunjukkan bahwa semen Messi memiliki kualitas yang baik dengan gerakan massa (+++) dan semen Ro...

  10. Model Penilaian Kapabilitas Proses Optimasi Resiko Ti Berdasarkan Cobit 5

    OpenAIRE

    Putri, Rahmi Eka

    2015-01-01

    Teknologi informasi (TI) saat ini telah menjadi kebutuhan yang mendasar bagi setiap organisasi dan tidak jarang sebuah organisasi memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap TI. Resiko penggunaan TI di organisasi harus dikelola dengan baik, agar resiko penggunaan TI dapat diminimalisasi dan TI dapat membantu dalam pencapaian tujuan organisasi. Optimasi resiko penggunaan TI di organisasi merupakan salah satu domain dalam tata kelola TI berdasarkan COBIT 5. Proses ini bertujuan untuk memastika...

  11. Gambaran Respon Anak Usia Prasekolah dalam Menjalani Proses Transfusi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meila Sabridatia Putri

    2017-09-01

    Full Text Available Tindakan transfusi darah yang dilakukan pada anak usia prasekolah yang mengalami talasemia membuat anak merasa terancam. Hal ini ditunjukkan oleh anak dengan berbagai respon (kognitif, afektif, fisiologis, perilaku dan sosial anak prasekolah dalam menjalani proses transfusi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran respon kognitif, afektif, fisiologis, perilaku dan sosial pada anak usia prasekolah dalam menjalani proses transfusi di Poli Talasemia RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sample sebanyak 50 orang selama periode 3–13 Juni 2014 diambil dengan teknik insidental sampling. Hasil penelitianini dianalisis dengan menggunakan rumus distribusi frekuensiPenelitian yang sudah dilakukan, didapatkan hasil respon yang paling banyak ditunjukkan oleh anak prasekolah ketika proses transfusi berlangsung adalah hampir seluruhnya menunjukkan respon sosial (84% dengan jenis respon terbanyak ialah meminta dukungan emosional pada orang yang bermakna, hampir seluruhnya menunjukkan respon afektif (74% dengan jenis respon terbanyak adalah mengeluarkan ekspresi verbal, sebagian besar menunjukkan respon perilaku (66% dengan jenis respon terbanyak adalah memukul-mukulkan lengan dan kaki dan juga respon kognitif (72% dengan jenis respon terbanyak gelisah, dan hampir setengahnya dari responden menunjukkan respon fisiologis (34% dengan jenis respon terbanyak bernapas cepat. Simpulan penelitian ini adalah bahwa presentase respon terbesar yang dikeluarkan oleh anak usia prasekolah berupa respon sosial dengan jenis meminta dukungan emosional pada orang bermakna. Saran bagi instansi pendidikan dan rumah sakit untuk bisa berkontribusi mengembangkan asuhan keperawatan pada orang yang paling dekat pada anak sebelum tindakan invasif.

  12. ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN DALAM KONSEP PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dani Ari Setiawan

    2017-08-01

    Full Text Available The purpose of this research is analyzing the role of agricultural extension Hall (BPP, analyze the process stages of the occurrence of agricultural learning, and analyze agricultural learning model on a group of farmers. This qualitative research methods are case studies. Data collection techniques: interviews, observation and study of the document. The result is that (1 the existence of the role of agricultural extension officers as education, dissemination of information/innovation facilitators, consultants, supervision, monitors and evaluators, (2 the learning process starts from his protégé participant fedback or, the lesson process, then the output or outputs of learning outcomes to farmers, and (3 learning Models include (a Airy School Integrated pest control (SLPHT; (b Pilot planting padi cultivation; (c guidance techniques; d exercises and visits; (e planting synchronously. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP, menganalisis proses tahapan terjadinya pembelajaran pertanian, dan menganalisis model pembelajaran pertanian pada kelompok tani. Metode penelitian ini berupa kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data, meliputi wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasilnya bahwa (1 adanya peran penyuluh pertanian sebagai edukasi, diseminasi informasi/inovasi fasilitator, konsultan, supervisi, pemantau dan evaluator, (2 proses Pembelajaran dimulai dari masukan atau peserta didiknya, proses pembelajarannya, kemudian keluaran dari hasil pembelajaran kepada petani, dan (3 model pembelajaran, meliputi (a Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT; (b percontohan budidaya tanam padi; (c bimbingan teknik; (d Latihan dan Kunjungan (LAKU; (e tanam serempak.

  13. Memory decreases for prose, but not for poetry.

    Science.gov (United States)

    Tillmann, Barbara; Dowling, W Jay

    2007-06-01

    Memory for details of text generally declines relatively rapidly, whereas memory for propositional and context-based meanings is generally more resilient over time. In the present study, we investigated short-term memory for two kinds of verbal material: prose and poetry. Participants heard or read prose stories or poems in which aphrase near the start of the passage served as a target. The text continued, and after various delays, memory was tested with a repetition of the target (old verbatim; O), a paraphrased lure (P), or a lure in which the meaning was changed. For prose, memory for surface details (as measured by O/P discrimination) declined over time (Experiments 2-4), as was expected. For poetry, memory for surface details (O/P discrimination) did not decline with increasing delay (Experiments 1, 3, and 4). This lack of decline in memory for the surface details of poetry is discussed in relation to similar results previously observed for musical excerpts (Dowling, Tillmann, & Ayers, 2001), suggesting that a particular role is played by the temporal organization and rhythmic structure of poetry andmusic.

  14. Pola Penguasaan Tanah Sawah secara Sistem Gilir Ganti pada Masyarakat Hukum Adat Kerinci

    OpenAIRE

    Idris, Isran

    2011-01-01

    Sistem gilir ganti sawah adalah pola penguasaan tanah sawah menurut Hukum Adat Kerinci. Sistem ini memberikan bagi ahli waris perempuan untuk secara bergilir ganti dalam menggunakan atau pemakaiannya guna mendapatkan hasilnya. Adanya sistem ini adalah pengaruh sistem kewarisan yang membedakan antara harta berat dan ringan. Banyaknya peserta dan persilangan gilir ganti sawah mempengaruhi pergerakan sistem dan masa tunggu setiap peserta untuk mendapatkan gilirannya.

  15. REDUKSI AKTIVITAS URANIUM DALAM LIMBAH RADIOAKTIF CAIR MENGGUNAKAN PROSES ELEKTROKOAGULASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prayitno Prayitno

    2017-01-01

    Full Text Available ABSTRAK REDUKSI AKTIVITAS URANIUM DALAM LIMBAH RADIOAKTIF CAIR MENGGUNAKAN PROSES ELEKTROKOAGULASI. Limbah yang dihasilkan dari proses pengembangan bahan industri bersifat radioaktif yang mengandung uranium yang dapat menimbulkan dampak negatif pada manusia dan lingkungan. Pengolahan limbah radioaktif pada saat ini masih banyak menggunakan bahan-bahan kimia.Penambahanbahan kimiauntuk mereduksi bahan pencemar dinilai kurang efisien karena kurang ramah lingkungan, memerlukan waktu yang lama, dan biaya yang mahal. Untuk itu akan diterapkan metode proses elektrokoagulasi untuk menurunkan aktivitas uranium dari larutan limbah cair. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi penurunan aktivitas uranium dalam limbah radioaktif cair yang dihasilkan pada proses elektrokoagulasi dengan variasi tegangan, waktu tinggal, jarak elektroda dan pH inlet limbah. Limbah simulasi yang digunakan memiliki kadar kontaminan uranium sebesar 500 mg/L. Percobaan ini dilakukan dengan metode batch dengan elektroda aluminium. Hasil penelitian diperoleh parameter optimal pada tegangan 12,50 V, jarak 1 cm, pH 7, dan waktu proses selama 60 menit diperoleh efisiensi penurunan limbah uranium sebesar 97,20 %. Kata Kunci:elektrokoagulasi, reduksi limbah uranium, tegangan, aluminium. ABSTRACT REDUCTION OF URANIUM ACTIVITIES IN LIQUID WASTE RADIOACTIVE BY USING OF ELCTROCOAGULATION PROCESS.  Waste generated from the process of the industrial material development one of which waste containing uranium radioactive, can have negative impact on humans and the environment. In  the present time, chemicals are still mostly use in radioactive waste treatment. To reduce pollutants with the use of chemicals is less efficient, because less environmentally friendly, take long time and costly. Therefore, a system of electrocoagulation process will be applied to decrease the activity of uranium from waste solution. The purpose of this study is to determine the efficiency of uranium

  16. PEMODELAN MATEMATIKA PROSES PRODUKSI POLYHYDROXYBUTYRATE (PHB DARI TAPIOKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Margono Margono

    2012-05-01

    Full Text Available MATHEMATICS MODELLING OF POLYHYDROXYBUTYRATE (PHB PRODUCTION FROM TAPIOCA. One of the technical approaches to get improvement of PHB productivity was a process simulation by using mathematical modeling. The objective of this research was to develop mathematical model which could be used to simulate fermentation of polyhydroxybutyrate production by Bacillus cereus IFO 13690 using tapioca substrates. Three different experiments with initial ammonium of 0.286, 0.566, and 1.203 g/L were carried out in 5 L fermentor and 500 rpm of agitation speed. The pH medium was controlled at 5.6 after it came down from the initial pH of 6.8. Meanwhile, the initial doT was 70% air saturation and also came down to and maintained at doT of 5% air saturation. PHB accumulation was growth associated product. Model of bacteria mechanism on utilizing tapioca and the mathematical model were proposed. The proposed model was suitable with the experimental phenomena. However, the rate of fermentation process was the controlling rate for overall PHB synthesis.   Abstrak   Salah satu pendekatan teknis untuk melakukan optimasi proses fermentasi adalah melakukan simulasi menggunakan model matematika.  Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model matematika yang dapat digunakan untuk melakukan simulasi proses pada fermentasi produksi polyhydroxybutyrate (PHB dari tapioka oleh Bacillus cereus IFO 13690. Tiga buah percobaan dengan konsentrasi amonium awal 0,286, 0,566, dan 1,203 g/L dilakukan pada fermentor dengan volume 5 L dan kecepatan pengadukan 500 rpm. Percobaan dilakukan dengan kondisi awal  pH 6,8 dan konsentrasi oksigen terlarut (doT 70% udara jenuh. Kondisi awal tidak dikontrol sehingga pH medium turun dan dijaga pada 5,6 menggunakan pengontrol pH. Sedangkan doT turun dan dikontrol pada 5% udara jenuh. Data percobaan dan model matematika menunjukkan bahwa produksi PHB mengikuti pola pertumbuhan berasosiasi dengan produk (growth associated product. Model mekanisme

  17. Fungsi dan Proses Pembuatan Topeng di Kabupaten Malang Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Robbi Hidajat

    2016-04-01

    Full Text Available AbstrakTopeng Malang adalah salah satu jenis topeng Jawa yang berkembang di Malang Jawa Timur. Memperhatikan bentuk raut topeng yang digambarkan tergolong dalam genre tokoh-tokoh lakon Panji. Topeng berfungsi sebagai properti seni pertunjukan Wayang Topeng. Penelitian ini merupakan kajian fungsi, baik dari sisi kegunaan material dan teknik pembuatan topeng. Permasalahan penelitian ini ada 2, yaitu (1 apakah fungsi Topeng Malang, (2 bagaimana teknik dan proses pembuatan Topeng Malang. Informan penelitian adalah perajin. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam. Teknik analisis adalah interpretasi simbolis. Hasil penelitian ini adalah deskripsi tentang fungsi wayang topeng sebagai alat untuk menutup wajah penari agar sebagai bentuk penyamaran bagi penari agar dapat melakukan komunikasi spiritual dengan roh leluhur untuk mengharapkan berkah kesuburan. Teknik dan proses pembuatan Topeng Malang yaitu teknik ukir menggunakan pisau pangot. Proses pembuatannya terdiri dari 4 tahap, mbakali, wiwit, meraeni, dan maesi. Tiga tahap proses ini berelasi dengan proses penggarapan lahan sawah.Kata kunci: topeng, teknik, wayang, kerajinan AbstractMask of Malang is a type of Javanese masks which develop in Malang, East Java. From the face form, the masks portray the figures from Panji tales. The main function of the masks is as a property in Mask Puppet art performance. This research is a study of functions, both in terms of material usability and mask making techniques. The problems discussed in this study are, (1 what the mask of Malang's function is, (2 how the mask making technique and process are. Research informants are craftsmen. Data collection methods are by observation and interviews. Analysis methods are by symbolic interpretation. The results of this study are description of mask puppet as an equipment to cover the dancer's face, as a camouflage in order to communicate spiritually with ancestors' spirits to ask for

  18. PROSES PEMBELAJARAN BERBASIS METODE MONTESSORI DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA DINI (Penelitian Deskriptif Di PAUD Assya’idiyah Kab. Bandung Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Sumitra

    2018-01-01

    Full Text Available Pada penelitian ini, penulis mengidentifikasi masalah sebagai berikut: 1. Perencanaan pembelajaran, pengembangan dan proses kegiatan pembelajaran belum mengacu betul terhadap tahap-tahap perkembangan anak, 2. Keterampilan sosial belum tertampilkan secara optimal mengingat sarana dan prasarana yang menunjang pengembangan keterampilan sosial belum memadai, 3. Pembelajaran anak usia dini masih terfokus pada peningkatan kemampuan akademik (hapalan dan calistung, 4. Rasa egois pada diri anak masih tinggi disebabkan cakrawala sosial anak terbatas dirumah, peserta didik seringkali memikirkan diri sendiri. Kemudian penulis merumuskan masalah sebagai berikut: Bagaimana proses pembelajaran metode montessori terhadap keterampilan sosial anak?Berdasarkan pada rumusan masalah di atas, tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah : 1. Rencana pembelajaran dengan metode montessori dalam upaya meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini dengan bermacam aktifitas di PAUD, 2. Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode montessori dalam mengembangkan keterampilan sosial anak usia dini, 3. Evaluasi proses pembelajaran dengan menggunakan metode montessori untuk meningkatkan keterampilan sosiak anak usia dini, 4. Untuk mengembangkan keterampilan sosial anak yang tertampilkan sebagai hasil pembelajaran dengan menggunakan metode montessori pada anak usia dini.Metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk mengetahui seberapa besar proses pembelajaran peserta didik dengan menggunakan metode montessori dalam mengembangkan keterampilan sosial anak. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan studi dokumentasi terhadap sumber data, objek penelitian yaitu PAUD Assya’idiyah, Kecamatan. Cipongkor, Kabupaten. Bandung Barat.Dari hasil penganalisisan data di peroleh sebagai berikut: 1. Perencanaan pembelajaran di PAUD Assya’idiyah sesuai dengan metode Montessori dimulai

  19. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KIMIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES DAN KETERAMPILAN BERPIKIR SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Darsati

    2015-01-01

    Full Text Available Tujuan penyusunan model pembelajaran kimia ini untuk meningkatkan keterampilan proses dan keterampilan berpikir siswa SMA. Model Pembelajaran Laju Reaksi untuk SMA mengandung 17 konsep, meliputi konsep abstrak, konsep yang berdasarkan prinsip dan konsep yang menyatakan simbol. Keterampilan Berpikir Kritis dan Keterampilan Proses Sains yang dikembangkan lebih banyak pada keterampilan menyimpulkan. Model ini telah di implementasikan pada 2 SMA di Kodya/Kabupaten Bandung. Kata kunci: Model pembelajaran, keterampilan proses, keterampilan berpikir

  20. PENGARUH PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS X SMA NEGERI SIDOARJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nuril Maghfiroh

    2016-08-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Project Based Learning terhadap keterampilan proses sains siswa kelas X SMA Negeri 4 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan rancangan pretest postest non-equivalent control group design. Penentuan sampel mempertimbangkan kemampuan kognitif yang setara antara dua kelas yang menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Keterampilan proses sains diukur melalui tes tulis yang kemudian dianalisis dengan rubrik penilaian yang sudah disesuaikan untuk setiap aspek keterampilan proses sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pembelajaran Project Based Learning terhadap keterampilan proses sains siswa.

  1. Pengaruh Penambahan Garam Natrium Dalam Proses Pengendapan Limbah Pengolahan Gambir Terhadap Rendemen Tanin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendri Muchtar

    2013-06-01

    Full Text Available Wastewater from gambier industry which contains tannin has not been utilized optimally yet. The wastewater does not hold up in storage because is often overgrown with fungus, so that in the solid / powdery tannins will be more profitable. To get the tannins precipitate, it had been done research about the effect of settling material to the formation of gambier dye from waste gambier industry. This study aimed to obtain optimum yield of tannins through the precipitation process. Settling material which were used technically NaCl salt and table salt, while for pH regulator used sodium bicarbonate and saturated solution of lime. Phase of precipitation was done by adding NaHCO3  or lime water saturated in such a manner until pH 8. The addition of NaCl salt or table salt with concentration 50 g/L, 100 g/L, 150 g/L, 200 g/L, 250 g/L, 300 g/L, 350g/L, 400 g/L in 200 ml of gambier industry liquid waste. The research result was obtained that the optimum precipitate by the addition of NaCl with concentrations 300 g/L and the use of sodium bicarbonate as a pH regulator gave 30.05% yield. The addition of NaCl with concentrations above 300 g/L gave results which were not much different. Tannin dyes from wastewater of gambier treatment were in the form of brown colour flour.ABSTRAKAir limbah industri pengolahan gambir yang mengandung senyawa tanin saat ini belum dimanfaatkan secara optimum. Limbah cair ini dapat digunakan sebagai sumber warna alami atau tanin, namun tidak tahan dalam penyimpanan karena sering ditumbuhi jamur, sehingga dalam bentuk padatan/tepung tanin akan lebih menguntungkan. Untuk mendapatkan endapan tanin dilakukan penelitian pengaruh penambahan bahan pengendap terhadap pembentukan tanin dari limbah proses pengolahan gambir. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rendemen tanin yang optimal melalui proses pengendapan. Bahan pengendap yang digunakan adalah   garam NaCl  teknis,  garam dapur, sedangkan untuk pengatur pH digunakan

  2. Praktik Trademark Squatting dalam Proses Pendaftaran Merek di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widya Justitia

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengapa praktik trademark squatting dapat terjadi dalam proses pendaftaran merek beserta cara mengatasinya. Selanjutnya, penelitian ini juga membahas mengenai konsepsi ideal terkait proses pendaftaran merek di Indonesia guna menghindari dan meminimalisasi praktik trademark squatting. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat yuridis empiris dan data yang terkumpul dianalisa dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik trademark squatting merupakan suatu tindakan mendaftarkan merek milik orang lain yang belum terdaftar, sehingga membuat pemilik merek yang sebenarnya tidak dapat lagi mendaftarkan mereknya. Setelah itu, pelaku menjual sertifikat hak atas merek tersebut kepada pemilik aslinya dengan harga melebihi biaya permohonan pendaftaran merek pada umumnya. Kendala yang ditemui dalam proses pendaftaran merek di Indonesia adalah kurangnya sumber daya manusia dalam menangani jumlah permohonan pendaftaran merek yang mencapai ribuan setiap harinya. Hal ini berdampak pada tidak optimalnya proses pendaftaran merek di Indonesia yaitu dengan menggagas suatu sistem yang bernama first to file based on use guna mengoptimalisasikan perlindungan pemilik merek, pertimbangan untuk meratifikasi Madrid System juga merupakan salah satu opsi lain untuk mencegah praktik trademark squatting. Abstract The purpose of this research is to identify and analyze why the practice of trademark squatting could occur in Indonesia's trademark registration process along with the constraints found in the trademark registration process in Indonesia and how to overcome them. Furthermore, it will also discuss the ideal conception related to trademark registration process to avoid and minimize the practice of trademark squatting. This research is an empirical legal research and all data were analyzed with qualitative methods. The results showed that trademark squatting is

  3. Formation of Critical Realism Principles in Kazakh Prose

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zhansaya Zharylgapov

    2012-12-01

    Full Text Available The article is focused on aesthetic principles of the critical realism of the early XX century, which found their expression in the manner of leading artistic method in Kazakh poetry and in political-social lyric poetry. Kazakh prose, which was formed in the critical form during the new type of the realism developed as a definite ideological-artistic method. Due to this fact, the authors conclude that the origin of the realism in Kazakh literature originate from the novels by S. Kubeev "Kalym", M. Kashimov "Bednaya Mariyam", S. Toraygyrov "Krasavitsa Kamar", "Kto vinovat?" and "Neshchastnaya Zhamal" by M. Dulatov.

  4. Deteksi Fraud Menggunakan Metode Model Markov Tersembunyi Pada Proses Bisnis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrean Hutama Koosasi

    2017-03-01

    Full Text Available Model Markov Tersembunyi merupakan sebuah metode statistik berdasarkan Model Markov sederhana yang memodelkan sistem serta membaginya dalam 2 (dua state, state tersembunyi dan state observasi. Dalam pengerjaan tugas akhir ini, penulis mengusulkan penggunaan metode Model Markov Tersembunyi untuk menemukan fraud didalam sebuah pelaksanaan proses bisnis. Dengan penggunaan metode Model Markov Tersembunyi ini, maka pengamatan terhadap elemen penyusun sebuah kasus/kejadian, yakni beberapa aktivitas, akan diperoleh sebuah nilai peluang, yang sekaligus memberikan prediksi terhadap kasus/kejadian tersebut, sebuah fraud atau tidak. Hasil ekpserimen ini menunjukkan bahwa metode yang diusulkan mampu memberikan prediksi akhir dengan evaluasi TPR sebesar 87,5% dan TNR sebesar 99,4%.

  5. Rancang Bangun Auto Switch PID pada Sistem ILFM (In Line Flash Mixing Untuk Proses Netralisasi pH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hariadi Kurniawan

    2013-09-01

    Full Text Available Perubahan nilai pH larutan asam terhadap penambahan larutan basa memiliki sifat nonlinier. Pada umumnya pengendalian PID digunakan pada proses yang linier. Namun demikian, pada pengendalian pH yang merupakan proses nonlinier  ini akan diterapkan auto switch PID sebagai solusinya. Sistem ILFM merupakan  pengembangan dari sistem CSTR (Continous Stirred Tank Reactor yang mengasumsikan reaksi asam-basa terjadi secara cepat. Pada sistem ILFM laju aliran asam dibuat konstan sedangkan laju aliran basa dapat dikontrol. Pompa DC 12V digunakan untuk mengalirkan larutan asam dan basa. Alat ukur pH yang digunakan adalah pH meter YK-2001PH. Software LabVIEW digunakan sebagai penanaman algoritma autoswitch PID dan HMI pada tugas akhir ini. Auto switch PID akan bekerja sesuai dengan daerah linier yang telah dibagi. Daerah linier tersebut didapatkan berdasarkan hasil kurva eksperimen titrasi larutan CH3COOH 0,1M, 16,25ml dengan NaOH 0,1M, 20 ml.  Terdapat tiga daerah linier pada kurva titrasi, yaitu 3,5≤pH≤6,21, 6,22≤pH≤10,73 dan 10,74≤pH≤11,9. Pada uji closed loop,untuk setpoint pH5 didapatkan nilai karateristik respon maximum overshoot sebesar 19,6 %,Ess (error steady state sebesar 0,04% dan Ts (Time Settling sebesar 6s. Pada uji setpoint 6 didapatkan maximum overshoot 3,3%, Ess 3% dan Ts 13s. Pada uji nilai setpoint pH 11 didapatkan maximum overshoot sebesar 6 %,Ess sebesar 2,7% dan Ts sebesar 20s. Pada tracking turun nilai setpoint pH 11-5 didapatkan maximum overshoot 1,6%,Ess sebesar  1% dan Ts sebesar 8s. Pada daerah linier 2 tidak dapat tercapainya SP yang diinginkan. Hal ini dikarenakan daerah linier 2 adalah  daerah kritis dengan penambahan 1ml/s akan mengubah nilai pH menjadi 2 kali semula sedangkan resolusi pompa melibihi dari 1mL/s.

  6. Efek Antibakteri Ekstrak Daun Mimba (Azadirachta indica A. Juss) terhadap Bakteri Vibrio algynoliticus Secara In Vitro

    OpenAIRE

    Uli Ayini; Siti Harnina B.; Titis Candra Dewi

    2014-01-01

    Budidaya udang windu di Indonesia telah berkembang pesat. Salah satu kendala budidaya udang adalah penyakit Vibriosis yang disebabkan oleh bakteri Vibrio algynoliticus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek antibakeri ekstrak daun mimba terhadap bakteri Vibrio algynoliticus. Penelitian ini menggunakan metode dilusi untuk mengetahui efek antibakteri ekstrak daun mimba terhadap bakteri Vibrio algynoliticus secara in vitro. Konsentrasi ekstrak yang digunakan (%) yaitu: 0; 2,5; 5; 7,...

  7. Pola Penguasaan Tanah Sawah Secara Sistem Gilir Ganti pada Masyarakat Hukum Adat Kerinci

    OpenAIRE

    Idris, Isran

    2011-01-01

    Sistem gilir ganti sawah adalah pola penguasaan tanah sawah menurut Hukum Adat Kerinci. Sistem ini memberikan  bagi ahli waris perempuan untuk secara bergilir ganti dalam menggunakan atau pemakaiannya guna  mendapatkan hasilnya. Adanya sistem ini adalah pengaruh sistem kewarisan yang membedakan antara harta berat dan ringan. Banyaknya peserta dan persilangan gilir ganti sawah mempengaruhi pergerakan sistem dan masa tunggu setiap peserta untuk mendapatkan gilirannya.   Kata kunci: sistem gilir...

  8. Analisa Dimensi Website Yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Surabaya Dalam Melakukan Reservasi Hotel Secara Online

    OpenAIRE

    Sosiawan, Marchella; Sandhika, Vicky Violetta

    2016-01-01

    Penelitian ini ditujukan untuk menganalisa dimensi website yang mempengaruhi keputusan konsumen Surabaya dalam melakukan reservasi hotel secara online. Penelitian ini menggunakkan analisa faktor, hasil penelitian menunjukan 8 faktor baru yaitu dimensi Access (1), Safety and Privacy (2), Marketing (3), Navigation (4), Clarity of Information (5), Personalization (6), Service (7), dan Accurancy (8). Sebagai faktor dari dimensi website yang mempengaruhi konsumen untuk melakukan reservasi hotel s...

  9. PERAN AYAH DALAM KEBERHASILAN PROGRAM INISIASI MENYUSUI DINI (IMD PADA BAYI YANG LAHIR SECARA SECTIO CESARIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    sestu retno

    2016-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Pendahuluan: Persalinan secara Sectio Cesaria (SC merupakan salah satu kendala untuk melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD.  Kesiapan ibu yang baru melahirkan untuk memberikan ASInya pada bayi yang baru dilahirkan memerlukan adanya persiapan karena ibu mengalami perubahan peran. Pencapaian peran ibu bisa berhasil bila ibu menjadi dekat dengan bayinya dan mendapatkan dukungan dari suami. Peran suami dalam pelaksanaan IMD adalah sangat penting. Keterlibatan suami dalam pelaksanaan IMD ini meliputi pemberian dukungan dan interaksi. Suami merupakan orang terdekat bagi ibu menyusui yang diharapkan selalu ada di sisi ibu dan selalu siap memberi bantuan. Jika ibu mendapatkan kepercayaan diri dan mendapat dukungan penuh dari suami, motivasi ibu untuk menyusui akan meningkat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlibatan suami mendampingi istri bersalin secara SC dalam pelaksanaan IMD. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksplanatif observasional dengan rancangan cross sectional, bertujuan menggumpulkan data responden untuk menjawab issu strategis yang sedang terjadi, yang menyebabkan ibu post SC tidak melaksanakan IMD. Responden sejumlah 282 ibu post SC yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Tempat penelitian ini dilakukan di  ruang operasi (OK  kebidanan rumah sakit Tipe B, yaitu RSUD Jombang dan RSUD Sogaten Madiun. Hasil: Hasil pengujian secara bersama terdapat pengaruh  dari variabel dukungan suami  dan interaksi suami  terhadap pelaksanaan IMD. Hasil pengujian secara individu terhadap variabel dukungan suami  terdapat pengaruh  terhadap pelaksanaan IMD, sedangkan pada variabel interaksi suami tidak terdapat pengaruh terhadap pelaksanaan IMD.  Pelaksanaan IMD dipengaruhi oleh dukungan suami sebesar 3,7%. Diskusi: Ibu yang didukung suami lebih termotivasi untuk melaksanakan IMD kepada bayinya. Kata kunci: persalinan sectio cesaria, Inisiasi Menyusui Dini (IMD

  10. Evaluasi proses bimbingan skripsi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta berdasar perspektif pembelajaran orang dewasa

    OpenAIRE

    Sugito Sugito; Sunaryo Soenarto; Entoh Tohani

    2017-01-01

    Dalam menghadapi tantangan dan permasalahan abad kedua puluh satu ini, pendidikan tinggi memiliki peran yang sangat strategis. Mata kuliah Skripsi dapat berperan untuk mengembangkan kemampuan guna menghadapi tantangan dan masalah yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses pembimbingan skripsi dari perspektif teori pembelajaran orang dewasa, hambatan dan upaya yang dilakukan mahasiswa dan dosen dalam proses penulisan skripsi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)....

  11. Põhja-Küprose liider soovib isolatsiooni lõppemist / Mehmet Ali Talat ; interv. Erkki Bahovski

    Index Scriptorium Estoniae

    Talat, Mehmet Ali

    2004-01-01

    Põhja-Küprose liidri väitel soovib türklaste kogukond diplomaatilise tunnustuse asemel isolatsiooni lõppemist. Intervjuus käsitletavad teemad: Küprose saare tulevik, liitumine Euroopa Liiduga, Türgi liitumine euroliiduga. Lisad: Kahe kogukonna - kreeklaste ja türklaste - vahel lõhestatud Küpros; Mehmet Ali Talat

  12. Differential Forgetting of Superordinate and Subordinate Information Acquired from Prose Material

    Science.gov (United States)

    Miller, Raymond B.; And Others

    1977-01-01

    The superior retention of superordinate ideas over time was replicated in this study which demonstrated the construct validity of a recognition test based upon the structure of a prose passage. A link was made between existing data on memory for prose and past theory: Ausubel's subsumption theory and Craik and Lockhart's levels-of-processing…

  13. PROSES PENENTUAN HARGA JUAL PADA RUMAH MAKAN CITRA MINANG DI MAKASSAR

    OpenAIRE

    SULPA, NADYLAH

    2015-01-01

    2015 Proses Penentuan Harga Jual Pada Rumah Makan Citra Minang di Makassar The Process of Determining the Selling Price at Citra Minang Restaurant in Makassar Nadylah Sulpa Abdul Hamid Habbe Darmawati Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penentuan harga jual menurut Rumah Makan Citra Minang dan nilai harga jual produk bila dihitung menggunakan metode cost plus pricing. Data penelitian ini diperoleh dari data...

  14. ANALISIS PENGENDALIAN MUTU PROSES MACHINING ALLOY WHEEL MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ong Andre Wahyu Rijanto

    2014-12-01

    Full Text Available PT. Meshindo Alloy Wheel adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur alloy wheel atau dikenal dengan sebutan velg racing untuk didistribusikan ke industri mobil atau dikenal sebagai OEM (Original Equipment Manufacturer baik untuk industri otomotif di Indonesia maupun di Jepang. Mutu merupakan syarat penting dalam sukses bisnis. Kehandalan kinerja proses dan keakuratan pencapaian persyaratan mutu harus dapat dipenuhi. Proses dikatakan capable jika dapat memenuhi spesifikasi pelanggan, variasi yang terjadi pada proses relatif kecil, dan defect atau DPMO yang terjadi kecil.  Artikel ini menganalisis pengendalian mutu proses pembuatan valve hole location pada alloy wheel type MS 511 YA. Pengendalian variasi proses produksi dan pengukuran dengan menggunakan metode six sigma DMAIC (Define Measure Analysis Improve Control untuk dapat mencapai target penurunan cacat sampai mencapai 3,4 DPMO (defect per million opportunities, Cp 1,54 dan Cpk 1,54. Setelah proses six sigma selesai, diharapkan implementasi six sigma dapat memberikan saran-saran perbaikan pada proses-proses yang lain.

  15. Penerapan Pasal 1320 KUH Perdata terhadap Jual Beli secara Online (E-Commerce

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herniwati ,

    2015-07-01

    Full Text Available Pasal 1320 KUHPerdata mengatur tentang syarat-syarat sah perjanjian. Ketentuan Pasal 1320 ini berlaku terhadap perjanjian jual beli secara konvensional dan perjanjian jual beli melalui online (internet Dewasa ini Perjanjian jual beli melalui online sangat diminati oleh kaum muda dan kaum ibu rumah tangga.Transaksi jual beli secara online atau disebut dengan e-commerce yang dilakukan melalui  media elektronik sudah sangat populer. Para pembeli yang akan membeli barang-barang atau jasa yang ditawarkan oleh penjual (pedagang. Dengan perkembangan teknologi informasi ini akan berdampak terhadap perkembangan aturan-aturan hukum yang ada. Atauran hukum yang diatur dalam KUHPerdata mengatur tentang  syarat-syarat perjanjian. Pasal 1320 KUHPerdata mengatur tentang syarat-syarat sah perjanjian. Ketentuan ini juga berlaku terhadap transaksi jual beli secara online. Ketentuan dalam KUHPerdata ini diperkuat  dengan adanya  Undang-Undang Nomor  11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi  Elektronik yang mengatur tentang transaksi elektronik.Kata Kunci:  Jual Beli, e-commerce

  16. ISOLASI DAN IDENTIFIKASI KHAMIR SECARA MORFOLOGI DI TANAH KEBUN WISATA PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jumiyati -

    2012-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian untuk mengisolasi dan mengidentifikasi khamir secara morfologi di tanah Kebun Wisata Pendidikan Unnes. Penelitian ini merupakan penelitian eksplorasi yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Biologi FMIPA Unnes. Populasi penelitian adalah khamir di tanah Kebun Wisata Pendidikan Unnes. Sampel penelitian adalah isolat khamir yang diambil dengan teknik Purposive Sampling yaitu membagi kebun menjadi lima zona dan setiap zona diambil secara acak lima titik pengambilan kemudian dihomogenkan. Sampel dibawa ke Laboratorium untuk dilakukan isolasi, purifikasi dan identifikasi secara morfologi koloni dan sel. Simpulan penelitian ditemukan tujuh isolat khamir dan termasuk ke dalam lima genus yaitu Saccharomyces, Candida, Debaromyces, Brettanomyces dan Saccharomycodes. The purpose of the research was to isolate and to identify morphologically the individually-isolated yeasts from the soil of Biology Educational Garden Semarang State University. The exploration research was conducted in the Microbiology Laboratory Department of Biology, FMIPA Semarang State University. The yeasts were collected using purposive sampling technique in five zones and from each zone five random plots were selected to obtain the samples. Samples were isolated, purified and identified morphologically in terms of the colonies and the cells. Result revealed that seven isolated yeasts from five generas (Saccharomyces, Candida, Debaromyces, Brettanomyces, and Saccharomycodes had been collected from the soil of Biology Educational Garden Semarang State University.

  17. PENGARUH WAKTU KONTAK TERHADAP DAYA ADSORPSI KARBON AKTIF PADA PROSES PURIFIKASI CH4 DARI BIOGAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nani Harihastuti

    2016-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Penggunaan biogas sebagai bahan bakar secara langsung sering menimbulkan permasalahan yaitu terjadi bau tidak sedap, peralatan logam  dan kompor cepat berkarat, dinding dapur terkikis  dan api sering  padam sendiri. Hal ini disebabkan dalam biogas selain metana (CH4 terkandung gas-gas lain H2S, NH3, CO2, H2 , CO dan uap air (H2O. Beberapa gas yang bersifat impurities ( H2S, NH3, CO2 dan uap air /H2O akan menurunkan nilai kalori dari biogas dan merugikan lingkungan dan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghilangkan gas impurities dari biogas melalui proses purifikasi sehingga diperoleh biogas yang mempunyai nilai kalor tinggi dan ramah lingkungan.Metode yang dilakukan dengan proses adsorpsi menggunakan  adsorben karbon aktif dengan variabel waktu kontak, untuk mendapatkan daya adsorpsi yang optimum dari karbon aktif terhadap gas impurities yang ada dalam biogas. Hasil penelitian ini diperoleh data- data              penghilangan / reduksi gas  impuritis H2S mencapai 99,99% , dari 4200 ppm menjadi 0,22 ppm, penghilangan gas NH3 mencapai 94,96%, dari 12,7 ppm menjadi 0,65 ppm, penghilangan gas CO2 mencapai 77,48 %, dari 30, 77 % menjadi 6,93 %, penghilangan uap air (H2O mencapai 97,95%,  dari 0,584 mg/lt menjadi 0,012 mg/lt.Kenaikan konsentrasi methane (CH4 dari 38,2 % menjadi 84,12 %. Hasil purifikasi metana (CH4 dari biogas ini merupakan sumber energi  terbarukan yang aman dan  ramah lingkungan serta dapat di kembangkan lagi penerapannya di IKM tahu lainnya. Waktu jenuh adsorben karbon aktif diperoleh setelah  48 jam proses purifikasi berlangsung. Daya adsorpsi Karbon aktif optimum terhadap masing masing komponen gas impuritis adalah sebagai berikut terhadap H2S adalah  10,98 mg H2S/gram karbon aktif/menit, terhadap NH3  adalah 0,016 mg NH3/gram karbon aktif/menit, terhadap CO2 adalah 0,090mg CO2/gram karbon aktif/menit.Dampak yang terjadi bila biogas tidak dimanfaatkan dan dibiarkan terlepas ke

  18. HUBUNGAN PENDAMPINGAN KELUARGA DENGAN LAMA PROSES PERSALINAN KALA I DI PUSKESMAS KARANGDORO KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widyah Setyowati

    2017-09-01

    Full Text Available Latar Belakang : Support system yang diberikan kepada ibu menjelang persalinan sangat mendukung dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu pada saat persalinan. Keuntungan pendamping persalinan oleh keluarga dapat mengurangi rasa cemas, mempercepat  proses persalinan, menghindari komplikasi-komplikasi pada persalinan, mengurangi nilai score APGAR < 7 pada bayi baru lahir sehingga menghindari bayi asfeksia, waktu yang di butuhkan dalam proses persalinan semakin pendek, kepuasan ibu semakin meningkat dalam pengalaman melahirkan, persalinan yang diakhiri dengan vacuum ekstraksi, fosceps, dan secsio cesaria semakin menurun. Tujuan : Mengetahui hubungan pendampingan keluarga dengan lama proses persalinan kala I di Puskesmas Karangdoro Kota Semarang. Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dan jenis penelitian deskriptif analitik. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 39 responden, menggunakan teknik sampel Total populasi yaitu semua ibu Primipara yang bersalin di puskesmas Karangdoro Semarang sebanyak 39 responden. Analisa yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil : Sebagian besar ibu dalam proses persalinan kala I mendapatkan pendampingan keluarga yang baik selama proses persalinan kala 1 sebanyak 24 (72,7% responden; Sebagian besar ibu mengalami proses persalinan kala 1 cepat sebanyak 21 (63, 6% responden; Ada hubungan yang bermakna antara pendampingan keluarga dengan lama proses persalinan di Puskesmas Karangdoro Semarang dengan  nilai continuity correction sebesar 3,275 dengan p value fisher exact sebesar 0,044 < 0,05. Simpulan : Ada hubungan yang bermakna antara pendampingan keluarga dengan lama proses persalinan di Puskesmas Karangdoro Semarang. Masyarakat diharapkan menambah wawasan tentang pendampingan keluarga pada proses persalinan kala I, sehingga masyarakat tidak merasa tabu dan takut dalam mendampingi persalinan kala I pada ibu bersalin.Latar Belakang : Support system yang diberikan

  19. KINETIKA REAKSI PADA PROSES PRODUKSI DIETIL ETER DARI ETANOL DENGAN KATALIS H-ZEOLIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widayat Widayat

    2012-11-01

    Full Text Available DiEtil Eter diproduksi dari etanol dengan proses dehidrasi. Penelitian ini bertujuan untukmempelajari kinetika reaksi proses dehidrasi etanol dengan katalis H-zeolit. Katalis H-zeolitdisintesis dengan proses dealuminasi dan kalsinasi dan impregnasi dengan logam Al dan prosesreduksi dan kalsinasi. Proses produksi DiEtil Eter dilaksanakan dengan proses adsorpsi dan reaksikatalitik sedangkan proses studi kinetika reaksi menggunakan pendekatan Langmuir-Hinshelwood.Proses analisis kinetika reaksi menggunakan perangkat lunak MATLAB. Model kinetika reaksi prosesdehidrasi etanol menjadi DiEtil Eter dan etilen dengan katalis H-zeolit pada konsentrasi umpanetanol 85-95% dan rentang temperatur 140-240oC, dimana reaksi permukaan yang mengontrol reaksiglobal adalahDiEthyl Ether is produced by using ethanol dehydrationprocess. The objective of this research was to study the reaction kinetic of ethanol dehydrationprocess by H-zeolite catalyst from natural zeolite. The H-zeolite catalyst was prepared bydealumination, calcination, impregnation with Al and reduction processes. DiEthyl Ether productionwas produced by using adsorption-catalytic reaction. The kinetic study was did with MATLABsoftware. Kinetic model of ethanol dehydration processes into DiEthyl Ether and ethylene with Hzeolitecatalyst and ethanol feed concentration among 85-95% and temperature between 140-240oCunder surface reaction is shown by

  20. The Prose of Anastasia I. Tsvetaeva: Autobiographical Mythmaking

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ekaterina A. Esenina

    2017-12-01

    Full Text Available Anastasia Tsvetayeva’s literary work can be largely defined as autobiographical. Her first pen probe, “Royal reflections,” is a philosophical essay where the author represents herself as a “theomachist” and the debunker of all moral values. Later, Tsvetaeva ventured into the genre of autobiographical novel, yet her novel may be called “autobiographical” only with some reservations. On the one hand, this work reflects real facts of the author’s life. On the other, the narrator, at some points, deliberately departs from truth, obscures and alters the facts, pursuing specific aims. The elements of autobiographical mythmak- ing may be found in the Memoirs of Anastasia Tsvetayeva that would be worthwhile to compare with the autobiographical prose of her elder sister Marina.

  1. The trend of dystopia in contemporary Croatian prose

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Igor Gajin

    2015-09-01

    Full Text Available In contemporary Croatian prose from 2010 to the present day, there has been an abundant series of novels with dystopian content that has introduced, so to speak, a new genre in the Croatian literary tradition, since in the diachrony of this national literature the dystopian themes have barely been represented. The paper intends to construe the cultural context of the cause of this phenomenon and point to the link in the structure of feelings formed by the processes of transition, globalization and neoliberal capitalism with the manifestation of the intensification of the dystopian genre as a motivated discursive manoeuvre by which social criticism is moved from the present “realistic prose” to “fantasy” imaginings of the future.

  2. KNOWLEDGE CONVERSION PADA PROSES PERENCANAAN PROYEK DI PT. LEN RAILWAY SYSTEM UNTUK STANDARDISASI PROSES DENGAN METODE SECI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atikah Sayyidatu Nisaa

    2013-04-01

    Full Text Available PT LEN Railway System bergerak pada pembangunan proyek pensinyalan kereta api, namun pada proses perencanaan proyek pada perusahaan tersebut masih berupa tacit knowledge (pengalaman pekerja yang akan hilang. Oleh karena itu, diperlukan adanya konversi knowledge pekerja yang masih berbentuk tacit knowledge menjadi knowledge yang terdokumentasikan ke dalam bentuk explicit knowledge. Penelitian ini menggunakan metode SECI (Socialization, Externalization, Combination, Internalization. Pada tahap socialization dilakukan eksplorasi data kepada pelaku proyek yang bersangkutan mengenai proses bisnis suatu aktivitas maupun tacit dan explicit knowledge dari masing-masing aktivitas. Pada tahap externalization dilakukan pendokumentasian dari hasil eksplorasi data. Pada tahap combination dilakukan pemilihan best practice dengan menggunakan beberapa tools yaitu: metode Delphi, metode AHP dan pemilihan best practice menggunakan metode factor rating. Best practice yang didapatkan akan dikombinasikan dengan proses aktivitas dari PMBOK. Pada tahap internalization dilakukan penginformasian kepada pekerja mengenai best practice yang telah didapatkan dari hasil penelitian. Best practice yang terpilih dari hasil perhitungan factor rating didapatkan sebagai berikut best practice pembuatan WBS adalah proses bisnis dari responden 2 dengan nilai sebesar 8,710, untuk penentuan jadwal proyek dari responden 2 dengan nilai sebesar 8,067, untuk penentuan biaya proyek dari responden 3 sebesar 9,554, untuk pemilihan supplier dari responden 1 sebesar 8,330, untuk pembuatan desain proyek dari responden 1 sebesar 8,368 dan untuk pengadaan barang dari responden 1 dengan nilai sebesar 8,195. Kata Kunci : knowledge conversion, knowledge management, metode SECI Abstract The economic foundation movement of industrial era into the knowledge era has involved the project PT LEN Railway System which operates in the construction of the railway signaling project. This research uses SECI

  3. Perancangan Mesin Fish Dryer Menggunakan Tenaga Angin Untuk Mempercepat Proses Pengeringan Ikan

    OpenAIRE

    Waluyo, Ahmad Edi; Najib, M. Imha Ainun; Mutiasari, Erna; Inayah, Miftahul; Fiati, Rina

    2017-01-01

    Ikan merupakan bahan makanan yang banyak dikonsumsi masyarakat dalam dan bahkan luar negeri. Namun, ikan cepat membusuk karena adanya bakteri dan enzyme jika dibiarkan begitu saja tanpa proses pengawetan.salah satu cara yang digunakan untuk proses pengawetan ikan adalah dengan pengeringan dengan memanfaatkan energi matahari, hal tersebut kurang efektif karena waktu pengeringan yang lama, sangat bergantung pada cuaca dan ikan kurang higienis karena banyak bakteri yang menempel pada waktu penge...

  4. Pengaruh Proses Delignifikasi Pada Produksi Glukosa Dari Tongkol Jagung Dengan Hidrolisis Asam Encer

    OpenAIRE

    Mardina, Primata; Talalangi, Adelina I; Sitinjak, Jhon F. M; Nugroho, Andri; Fahrizal, M. Reza

    2013-01-01

    Hidrolisis asam encer dari tongkol jagung untuk produksi glukosa mengalami hambatan karena adanya lignin. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dari proses Perusakan lignin dengan proses menggunakan hidrolisis basa Hidrolisis basa yang biasa disebut delignifikasi dilakukan pada suhu 55oC selama 4 jam dengan konsentrasi larutan basa, yaitu NaOH 5%, 10% dan 15% berat Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi NaOH yang optimal untuk pengurangan lignin adalah 15% berat dengan persentase penguran...

  5. PENGEMBANGAN WANA WISATA WATU SUMONG SEBAGAI KAWASAN EKOWISATA BERBASIS POHON AREN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SECARA BERKELANJUTAN DI DESA PERON, LIMBANGAN, KENDAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eram Tunggul Pawenang

    2015-12-01

    Full Text Available Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperdalam pengertian, penghayatan, dan pengalaman mahasiswa tentang cara berfikir dan bekerja interdisipliner pada lintas sektoral yaitu bidang ilmu Kesehatan Masyarakat, Hukum dan Akuntansi Manajemen, kegunaan hasil pendidikan dan penelitian bagi pembangunan pada umumnya dan pembangunan daerah pedesaan khususnya Desa Peron dalam membudidayakan pohon aren dalam fungsi konservasi dan pemberdayaan hasil pengolahan aren sebagai fungsi produksi, bagi perguruan tinggi dapat mengembangkan IPTEKS yang lebih bermanfaat dalam pengelolaan dan penyelesaian berbagai masalah pembangunan. Masalah utama yang ada di Desa Peron adalah petani aren dalam pemasaran hasil masih tergantung dengan tengkulak, kurangnya diversifikasi dari aren menjadi produk-produk yang lain, pengemasan hasil diversifikasi olahan aren kurang menarik konsumen, pemanfaatan ijuk, akar dan daun dari pohon aren yang tidak maksimal, potensi Wisata Watu Sumong yang belum dieksplorasi secara optimal serta kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pengolahan limbah aren. Hasil dari kegiatan KKN PPM meliputi Program pengemasan gula aren dilaksanakan dengan 3 variasi bentuk pengemasan yaitu Gula aren cetak, Gula Semut dan Sirup Aren dengan label “Arenku” dan sedang dalam proses permintaan no PIRT. Program pemasaran gula aren telah terlaksana yaitu dengan memasarkan produk gula aren berupa gula semut aren, gula cetak dan sirup aren di beberapa tempat yaitu di KPRI Handayani, UNSEC UNNES, dan Sekatul. Kegiatan Pengenalan Watu Sumong telah dilaksanakan dan mendapat apresiasi positif dari Bupati Kendal dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kendal dan akan dikembangkan menjadi Desa Wisata. Pengenalan juga dilaksanakan pada saat Peron Expo dengan menampilkan Video dan Pemasangan papan sejarah Watu Sumong dan Denah Lokasi Wisata di Desa Peron. Pengembangan desa Wisata akan dilanjutkan oleh Kelompok sadar wisata “Wikir Sari”. Program

  6. On authorship in Samuel Beckett’s prose

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Willian André

    2014-06-01

    Full Text Available This study aims at building a reflection on the notion of authorship in Samuel Beckett’s work, with a main focus on his short prose from the 60s and 70s. Thereunto, supported by the writings of Maurice Blanchot, S. E. Gontarski, João Adolfo Hansen and Hugh Kenner, we draw a route that starts with the Beckettian post-war trilogy, going through the subsequent productions that culminate in the short pieces outlined by the author after the publishing of How It Is (1961. As we take the path run by the Irish writer in his deal with failure (a path full of mud and light-grey-dark oscillations, we experience the rise of a paradoxical impression: the more severe are Beckett’s attacks against the shapes of the I, testifying the dilution of identity, more accurate become the shapes surrounding the idea of “author” that surmounts the whole of his literary project.

  7. Kajian Proses Pembuatan Perhiasan Perak Cara Manual dan Masinal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joni Setiawan

    2016-04-01

    Full Text Available Perhiasan dapat dibuat dengan 2 cara yaitu manual dan masinal. Masing-masing cara mempunyai kekurangan dan kelebihan. Oleh karena itu perlu adanya kajian dari dua cara tersebut sehingga bisa mengetahui cara apa yang lebih optimal dalam memproduksi perhiasan. Dalam kajian ini perhiasan yang dibuat adalah cincin dengan bahan perak 100 gram dan dicampur dengan tembaga 5 gram dengan 2 (dua model yaitu model A (cincin motif polos dan model B (cincin motif parang.Metode yang dipakai adalah dengan membandingkan hasil produk dari dua cara tersebut. Parameter yang dibandingkan adalah kualitas, waktu dan biaya dari produk tersebut.Hasil kajian menunjukkan bahwa kadar produk rata-rata dengan cara masinal lebih tlnggi 1,25%dibanding cara manual, dimensi produk rata-rata dengan cara masinal lebih presisi dibanding cara manual. Waktu proses rata-rata dengan cara masinal lebih cepat 97% dibanding cara manual dan biaya produksi cara masinal lebih rendah 63% dibanding cara manual.Dengan melihat hasil kajian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa cara masinal lebih efisien dan efektif dibanding cara manual.

  8. Modern experimental prose through the prism of psychoanalytical theories

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lončar-Vujnović Mirjana N.

    2014-01-01

    Full Text Available The balance between the subjective and the objective perspectives in experimental prose must be accomplished in order to achieve the effect of intensive reflective and spiritual reality. Deleuze and Guattari take the method of William Burroughs and James Joyce as examples of the so- called 'butchered text method' which refers to the temporal-spatial perspective. Furthermore, they mention Nietzsche's interlocking of 'eternal return of the present as something that opinion does not know' and the theory of Stephen Mallarme, who combines well known, fragmented style with alchemical dream. According to him, the primary purpose of the modern text is to get closer to the reader so that any reader can interpret it in his own way. Trying to demystify scientific fantasy of objectivity, Lacan does not attribute impersonality and exteriority to art, but science and theory. According to him, a text without the influence of psychological factors, which make both life and characters more realistic, is not art. The connection between the external world and a man is expressed through a mirror, which Lacan tentatively calls 'imago'. Imago of the outside world or one's appearance is present in hallucinations or dreams, always reflecting the internal condition of the individual, its fragility (senility or its fair projection, thereby making this 'subjective-objective' relationship unbreakable.

  9. ANALISA PENGARUH SUHU AWAL PELAT PANAS PADA PROSES QUENCHING CELAH SEMPIT REKTANGULAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Hadi Kusuma

    2015-03-01

    Full Text Available Pemahaman terhadap manajemen termal apabila terjadi suatu kecelakaan parah reaktor nuklir seperti melelehnya bahan bakar dan teras reaktor, menjadi prioritas utama untuk menjaga integritas bejana tekan reaktor. Dengan demikian hasil lelehan bahan bakar dan teras reaktor (debris tidak keluar dari bejana tekan reaktor dan mengakibatkan dampak lain yang lebih besar ke lingkungan. Salah satu cara yang dilakukan untuk menjaga integritas bejana tekan reaktor adalah dengan melakukan pendinginan terhadap panas berlebih yang dihasilkan akibat dari kecelakaan tersebut. Untuk mempelajari dan mendapatkan pemahaman mengenai hal tersebut, maka dilakukan penelitian mengenai pengaruh suhu awal pelat panas dalam proses quenching (pendinginan secara tiba-tiba celah sempit rektangular. Penelitian difokuskan pada penentuan suhu rewetting dari pendinginan pelat panas dengan suhu awal pelat 220 0C, 400 0C, dan 600 0C dengan laju aliran air pendingin 0,2 liter/detik. Eksperimen dilakukan dengan menginjeksikan air pada laju aliran 0,2 liter/detik pada suhu air pendingin 85 0C ke dalam celah sempit rektangular. Data hasil pengukuran digunakan untuk mengetahui suhu rewetting yang terjadi pada pendinginan pelat panas tersebut. Tujuannya adalah untuk memahami pengaruh suhu awal pelat panas terhadap rewetting pada proses quenching di celah sempit rektangular. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa titik rewetting pada pendinginan pelat panas 220 0C, 400 0C, dan 600 0C terjadi pada suhu rewetting yang berbeda-beda. Pada suhu awal pelat panas 220 0C, suhu rewetting terjadi pada 220 0C yaitu langsung ketika air dilewatkan melalui celah sempit rektangular. Pada suhu awal pelat panas 400 0C, suhu rewetting terjadi pada 379,51 0C. Dan pada suhu awal pelat panas 600 0C, suhu rewetting terjadi pada 426,63 0C. Perbedaan suhu awal pelat panas yang sangat signifikan menyebabkan terjadinya perubahan sifat fisik benda uji, berbedanya rejim pendidihan yang dialami oleh fluida yang

  10. IMPLEMENTASI ALGORITMA MONTE CARLO PADA SISTEM INFORMASI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB SECARA ONLINE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Rizki Irwanto

    2017-08-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengimplementasikan algoritma pada sistem in­formasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB secara online.Metode penelitian yang digunakan dalam pengembangan sistem informasi ini adalah metode pe­ngem­bang­an Waterfall. Tahap-tahap dalam metode pengembangan Waterfall, ada­lah: (1 de­finisi kebutuhan sistem, (2 desain sistem dan perangkat lunak, (3 im­ple­men­tasi dan pengujian unit, (4 integrasi dan sistem, dan (5 operasi dan pemeliharaan. Hasil uji coba sis­tem informasi oleh ahli rekayasa web dan admin sebesar 100,00%. Data hasil uji coba sistem informasi oleh guru sebesar 84,10%. Sedangkan data hasil uji coba sis­tem informasi oleh siswa sebesar 87,20%. Dari  data hasil uji coba di atas, dapat di­sim­pulkan bahwa sistem informasi ini sudah valid dan siap digunakan di sekolah.

  11. PEMBAGIAN TUGAS DALAM KOLONI ROBOT OTONOM BERGERAK PADA STUDI KASUS PEMBENTUKAN POLA FORMASI SECARA GRADUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wisnu Jatmiko

    2012-05-01

    Full Text Available Pada penelitian ini dilakukan suatu eksperimen pembentukan formasi pola dengan menggunakan Robot LEGO Mindstorms NXT. Pembentukan pola ini dilakukan secara bertahap dimulai dari pembentukan formasi pola yang lebih sederhana menuju kepada formasi pola yang lebih kompleks. Dalam penelitian ini, diterapkan konsep pembedaan peranan dalam pembentukan formasi pola poligon. Konsep pembedaan peranan ini diterapkan dengan menggunakan persamaan periodik. Selain itu, persamaan pembedaan peranan dibuat dengan fitur terbebas dari kondisi awal dari nilai variabel pembeda. Pembentukan formasi pola pada penelitian ini dilakukan dalam 3 tahapan, yaitu tahap penerapan persamaan, tahap penerapan robot simulasi, dan tahap penerapan perangkat robot. Pembentukan formasi pola yang dilakukan pada penelitian ini ada tiga macam, yaitu pembentukan formasi pola segitiga, pembentukan formasi pola segiempat / jajaran genjang, dan pembentukan formasi pola segilima.

  12. PENGEMBANGAN APLIKASI MANAJEMEN PROYEK SECARA GRAFIS BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE DIAGRAM PRESEDENSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suhadi Lili

    2004-07-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Dalam kegiatan manajemen proyek diperlukan koordinasi yang bagus dan kerjasama tim yang kompak antar divisi pelaksana proyek. Selama ini, secara kovensional untuk membuat perencanaan proyek maupun melakukan review dan evaluasi jalannya proyek, perlu diadakan rapat atau pertemuan langsung dari orang-orang yang berperan sebagai manajer dan perencana. Para manajer profesional ini seringkali adalah orang-orang yang mobilitasnya tinggi sehingga tidak selalu berada ditempat pada saat dibutuhkan, sehingga koordinasi proyek akan terhambat dan menjadi tidak efisien. Dengan adanya kemajuan teknologi pada saat ini khususnya internet, permasalahan tersebut sangat memungkinkan untuk diselesaikan dengan menyediakan perangkat lunak yang dikhususkan untuk manajemen proyek, yang bisa diakses online secara multiuser dengan pendekatan sifat real time sehingga para manajer dapat melakukan kolaborasi kerja di mana saja mereka berada selama tersedia perangkat komputer yang terhubung dengan internet. Penelitian ini bertujuan untuk membuat perangkat lunak tersebut. Dalam Teknik Informatika, aplikasi seperti ini merupakan aplikasi terdistribusi, karena itu idealnya harus dibuat bersifat portabel agar dapat berjalan pada semua sistim

  13. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK YANG TEREKSPLOITASI SECARA EKONOMI DI KOTA PADANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laurensius Arliman S

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract This paper examines and analyzes the role and constraints of the Department of Social Welfare and Labor of Padang in carrying out child protection economically exploited. This paper uses socio legal research. The results of this paper are: Department of Social Welfare and Labor of Padang has been quite active in implementing the protection of children who are economically exploited, by conducting raids, coaching and training. The obstacles foundwere classic, namely: the nature of the child, the family, the fade of religious values, education, community, economic, cultural shift, the lack of facilities for the development of children, the lack of human resources, and inadequate funds. The author expects that in the future the child is considered by the government of Padang and also by the Child Family and Community. Key words: child, Department of Social Welfare and Labor, economics, padang, exploitation   Abstrak Tulisan ini meneliti serta menganalisis peran dan kendala-kendala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Padang dalam menjalankan perlindungan anak yang dieksploitasi secara ekonomi. Tulisan ini menggunakan penelitian socio legal. Hasil dari tulisan ini adalah: Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Padang sudah cukup aktif dalam melaksanakan perlindungan anak yang dieksploitasi secara ekonomi, dengan mengadakan razia, pembinaan dan pelatihan. Kendala yang ditemukan, adalah kendala yang terbilang klasik yaitu: sifat dari anak, keluarga, nilai-nilai agama yang luntur, pendidikan, lingkungan masyarakat, masalah ekonomi, pergeseran budaya, fasilitas pembinaan anak yang kurang, sumber daya manusia yang kurang, dan dana yang kurang memadai. Penulis mengharapkan kedepannya, agar anak lebih diperhatikan oleh Pemerintah Kota Padang serta Masyarakat dan Keluarga anak. Kata kunci: anak, dinsosnaker, ekonomi, padang, eksploitasi

  14. PENAMBANGAN PROSES YANG MENDUKUNG PENILAIAN PERANGKAT LUNAK DENGAN COBIT4.1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nanang Yudi Setiawan

    2013-01-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Ide dasar di balik software process improvement - SPI menjadi alasan bahwa proses perangkat lunak berkualitas baik merupakan prasyarat bagi produk perangkat lunak berkualitas baik. Oleh karenanya, proses dalam perangkat lunak perlu untuk terus dinilai dan ditingkatkan. COBIT merupakan salah satu kerangka SPI yang dapat menjadi acuan ketercapaian kualitas perangkat lunak. Untuk mendukung penilaian proses, penelitian ini mengusulkan penerapan teknik penambangan proses (process mining dalam penilaian perangka t lunak untuk menilai ketercapaian indikator kematangan proses sesuai panduan COBIT -PAM (COBIT Process Assessment Model. Hasil evaluasi dengan validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa teknik penambangan proses dapat diterapkan dengan menyesuaikan tujuan dan produk kerja dari setiap atribut penilaian proses dalam COBIT.

  15. PEMBUATAN ALAT LABORATORIUM FISIKA FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN IAIN WALISONGO UNTUK PRAKTIKUM OSILASI CAIRAN DAN AYUNAN MATEMATIS SECARA DIGITAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    agus sudarmanto

    2016-02-01

    Hasil penelitian ini adalah bahwa pembuatan alat lab- oratorium sika  untuk praktikum osilasi cairan dan ayu- nan matematis secara digital sudah dapat berfungsi sesuai dengan yang diinginkan dan data hasil dari alat tersebut mendekati nilai percepatan gravitasi bumi sebenarnya yai- tu sebesar 9,8 m/s2.

  16. Efek Antibakteri Ekstrak Daun Mimba (Azadirachta indica A. Juss terhadap Bakteri Vibrio algynoliticus Secara In Vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uli Ayini

    2014-03-01

    Full Text Available Budidaya udang windu di Indonesia telah berkembang pesat. Salah satu kendala budidaya udang adalah penyakit Vibriosis yang disebabkan oleh bakteri Vibrio algynoliticus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek antibakeri ekstrak daun mimba terhadap bakteri Vibrio algynoliticus. Penelitian ini menggunakan metode dilusi untuk mengetahui efek antibakteri ekstrak daun mimba terhadap bakteri Vibrio algynoliticus secara in vitro. Konsentrasi ekstrak yang digunakan (% yaitu: 0; 2,5; 5; 7,5; 10; 12,5 dan sebagai kontrol terdiri dari kontrol positif, dan kontrol negatif. Pengumpulan data untuk menentukan MIC (Minimum Inhibitory Concentration dilakukan dengan membandingkan kejernihan kultur di medium TSB 2% pada berbagai konsentrasi yang berbeda, dengan kontrol positif dan kontrol negatif. Penentuan MBC (Minimum Bacterisidal Concentration dilakukan dengan melihat ada tidaknya dan jumlah koloni bakteri Vibrio alginolyticus yang muncul pada medium subkultur TSA 2% setelah inkubasi 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan nilai MIC yaitu konsentrasi 5%, hal ini ditunjukkan dengan tabung yang mulai jernih. Nilai MBC ekstrak daun mimba terhadap bakteri Vibrio alginolyticus adalah konsentrasi 12,5% ditandai dengan sudah tidak munculnya  koloni bakteri Vibrio alginolyticus. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun mimba dapat memberikan efek antibakteri terhadap bakteri Vibrio alginolyticus secara in vitro.Tiger shrimp cultivation in Indonesia has been growing rapidly. The main obstacle is the shrimp farming vibriosis disease caused by the bacterium Vibrio algynoliticus. The aim of this research was to determine the effects of neem leaf extract antibakeri against Vibrio algynoliticus. This study used a dilution method to determine the antibacterial effect of neem leaf extract against Vibrio algynoliticus bacteria in vitro. The concentration of the extract used (%: 0; 2.5; 5; 7.5; 10; 12.5 and as a control consisting of a positive

  17. Teori Implisit dalam Proses Belajar, Relasi antar Pribadi dan antar Kelompok

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aquilina Tanti Arini

    2014-06-01

    Full Text Available Artikel ini memaparkan tentang teori implisit yang perkembangannya dipelopori oleh Carol S. Dweck dan kolega-koleganya. Teori implisit merupakan teori orang awam yang terdiri atas teori entitas dan inkremental. Teori entitas adalah pandangan yang dimiliki orang awam bahwa sifat bersifat permanen, sedangkan teori inkremental adalah pandangan orang awam bahwa sifat bersifat dinamis dan dapat dikembangkan. Pemaparan teori implisit didasarkan pada hasil-hasil penelitian pada berbagai isu belajar dan relasi-relasi sosial, meliputi penelitian-penelitian tentang peran teori implisit pada performansi dan proses-proses belajar yang mendasarinya, pada relasi antar pribadi dan relasi antar kelompok. Selain itu juga dipaparkan hasil penelitian tentang intervensi untuk mengubah teori implisit yang mendukung perubahan diri dan sosial yang konstruktif. Paparan tentang teori implisit diharapkan memberikan pemahaman tentang peran perbedaan individu dalam proses interaksi sosial.

  18. THE SHEPHERD AND THE ARTIST: IGNATIUS BRYANCHANINOV’S SPIRITUAL PROSE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nataliya Viktorovna Prashcheruk

    2012-11-01

    Full Text Available The article looks at the works of St. Ignatius Bryanchaninov. His dialogue Christian Shepherd and Christian Artist (1851 reflects the holy bishop's views of art. In its highest form, art should follow the Gospel, said St. Ignatius. In this article we analyse his meditative prose (Ascetic Experience, A Word on Death, etc. A special focus is made on lyrical and philosophical autobiographic fragments which can be compared to Turgenev's Poems in Prose. These texts describe the moments of spiritual balance and inner peace which are rare in secular prose. Citing some fragments from Ascetic Experiences as an example, we show how “strong and profound spiritual impressions” take the shape of aesthetic expression. Our study of Ignatius Bryanchaninov's works led us to the notion of epiphanic vision and writing, and to a more general conclusion that these works can be described as belonging both to the patristic tradition and Russian literature.

  19. PEMBUATAN KALSIUM KARBONAT DARI BITTERN DAN GAS KARBON DIOKSIDA SECARA KONTINYU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soemargono Soemargono

    2012-01-01

    Full Text Available Kalsium karbonat  yang  digunakan  dalam  industri- industri cat, karet, dan  kertas  harus  mempunyai  mutu yang  tinggi, terutama  kemurnian  dan kehalusannya.Untuk itu, Indonesia masih  mendatangkan  kalsium  karbonat murni dari luar negeri dalam jumlah yang cukup besar. Bittern merupakan bahan buangan industri garam yang disebut juga air tua, mengandung senyawa kalsium. Karbon dioksida biasanya berasal dari hasil pembakaran yang masuk ke udara. Kandungannya di udara kecil, tetapi berpotensi sebagai pencemar. Dengan mereaksikan kalsium yang terkandung dalam bittern dengan gas CO2 akan terbentuk CaCO3 dalam suasana basa. Pembentukan kalsium karbonat dilakukan dengan proses kontinyu dalam reaktor kolom bersekat miring. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pengendapan magnesium dengan larutan ammonia menyebabkan kandungan kalsium ikut terdegradasi. Hasil terbaik yang diperoleh dicapai pada kondisi pH awal, kecepatan alir gas CO2, kecepatan alir cairan, dan suhu masing-masing pada 8,7; 2265 mL/menit; 10 mL/menit; dan 303 K, dengan konversi sebesar 38,40%. Produk berupa CaCO3, yang diperoleh mempunyai kemurnian sebesar 21,34%.

  20. prose president ootab Türgilt inimõiguste täitmist / Tassos Papadopoulos ; interv. Erkki Bahovski

    Index Scriptorium Estoniae

    Papadopoulos, Tassos

    2004-01-01

    Eestis viibinud Küprose president ei ole vastu Türgiga liitumiskõneluste alustamisele, ta loodab Euroopa Liidu abile saare ühendamisel. Intervjuus käsitletakse veel Euroopa Liidu põhiseaduslikku lepet, Eesti - Küprose suhteid. Lisa: Tassos Papadopoulos. Kaart

  1. Pengaruh penambahan Ca(OH2 pada Proses Pirolisis terhadap Hasil Gasifikasi Batubara Bituminus dengan medium Gas CO2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saripah Sobah

    2014-06-01

    Full Text Available Pemanfaatan batubara melalui proses gasifikasi perlu dikembangkan lebih lanjut karena proses ini dapat dijadikan alternatif untuk menggantikan peranan  gas alam sebagai sumber gas sintesis. Di samping itu, proses ini dapat mengurangi pencemaran lingkungan karena teknologi gasifikasi merupakan teknologi yang bersih dan dapat mengurangi jumlah gas CO2 yang dibuang ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Ca(OH2 pada proses pirolisis terhadap hasil gasifikasi arang batubara bituminus dengan medium gas CO2. Reaksi karbon dari arang batubara dengan gas CO2 pada proses gasifikasi merupakan reaksi endotermis dan berlangsung sangat lambat pada suhu di bawah 1000oC sehingga digunakan Ca(OH2 sebagai katalisator. Proses gasifikasi batubara dijalankan dalam reaktor fixed bed. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gasifikasi arang batubara dengan penambahan Ca(OH2 pada proses pirolisis memberikan pengaruh terhadap komposisi gas hasil yaitu berkurangnya kadar gas CO2 dan menyebabkan berkurangnya kadar belerang pada arang hasil pirolisis dan gasifikasi. Proses ini juga dapat mengurangi kadar gas CO2 sebesar 63,17% dan untuk  gasifikasi tanpa Ca(OH2 , CO2 dapat dikurangi kadarnya sampai 35,2%.

  2. AKTIVITAS ANTIMIKROBA YOGURT BERBASIS AIR KELAPA MENGHAMBAT BAKTERI PATOGEN SECARA IN VITRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lindawati S. A.

    2014-11-01

    Full Text Available Yogurt merupakan minuman susu yang difermentasi dengan menggunakan bakteri asam laktat Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophyllus sebagai starter. Tujuan penelitian untuk mengetahui kemampuan tertinggi dari yogurt berbasis air kelapa dalam menghambat pertumbuhan bakteri pathogen (Salmonella, Staphylococcus, Klebsiela pneumonia dan E.coli secara in vitro. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Keempat perlakuan tersebut: Ko: susu skim 12%+air; K1: susu skim 12%+air kelapa gading; K2: susu skim 12%+kelapa gading bulan; K3: susu skim 12%+air kelapa hijau. Peubah yang diamati adalah aktivitas antimikroba yogurt terhadap bakteri pathogen (Salmonellatyphi, Staphylococcus, Klebsiella pneumonia dan E.coli, total plate count (TPC, total bakteri asam laktat dan E,coli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antimikroba tertinggi diperoleh pada yogurt berbasis air kelapa bulan terhadap bakeri Salmonella typhi dan Staphylococcus masing-masing sebesar 0,21 dan 0,26 cm dengan total bakteri asam laktat1,1×107 cfu/mL sedangkan untuk Klebsiella pneumonia dan E.coli diperoleh pada yogurt berbasis air kelapa gading sebesar 0,38 dan 0,64 mm dengan total bakteri asam laktat 3,1×106 cfu/mL.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa yogurt berbasis air kelapa gading, bulan, hijau dan tanpa air kelapa memiliki aktivitas antimikroba berspektrum luas (menghambat bakteri gram positif dan negatif.

  3. Aktivitas Vermisidal dan Ovisidal Daun Biduri (Calotropis Spp. Terhadap Cacing Fasciola Gigantica Secara In Vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gilang Kala Maulana

    2015-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas vermisidal dan ovisidal daun Biduri (Calotropis spp. terhadap cacing F. gigantica. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu telur dan cacing F. gigantica yang diperoleh dari Rumah Potong Hewan Pesanggaran dan daun biduri diambil dari pantai Sanur, Denpasar Bali. Konsentrasi daun biduri dibuat menggunakan daun segar yang dihancurkan dan kemudian dicampurkan dengan cairan empedu untuk vermisidal dan aquades untuk ovisidal. Konsentrasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10%. Pengujian dilakukan secara in vitro dengan menggunakan lima perlakuan dan empat kali ulangan. Pengamatan vermisidal dilakukan setiap 30 menit sedangkan untuk ovisidal dilakukan pada hari ke-21 dan ke-28. Hasil dari penelitian didapatkan konsentrasi daun biduri (2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% pada masing-masing kelompok perlakuan memiliki pengaruh vermisidal, tidak berbeda nyata (P>0.05 terhadap satu dengan yang lainnya. Efek ovisidal pada hari ke-21 dan ke-28 didapatkan adanya pengaruh yang nyata (P<0.05 terhadap daya hambat tetas telur cacing F. gigantica. Disimpulkan bahwa daun biduri memiliki aktivitas vermisidal dan ovisidal terhadap cacing dan telur F. gigantica. Konsentrasi yang paling efektif untuk vermisidal dan ovisidal terhadap cacing F. gigantica adalah 5%.

  4. PERANCANGAN KENDALI NAVIGASI ROBOT TANK SECARA NIRKABEL BERBASIS SENSOR ACCELEROMETER BERDASARKAN GERAKAN TANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Yusvin Mustar

    2018-04-01

    Full Text Available Sebuah sistem kendali berbeda pada navigasi robot tank diperkenalkan pada penelitian ini. Umumnya sistem kendali navigasi robot tank dikendalikan meggunakan remot kontrol atau joystick dan beberapa perangkat pengontrolan robot lainya. Pengontrolan navigasi robot tank bertujuan untuk dapat mengendalikan pergerakan robot agar dapat berjalan maju, mundur, berbelok ke kiri dan ke kanan. Pada penelitian ini, pengontrolan navigasi robot dilakukan berdasarkan gerakan tangan manusia. Sebuah sarung tangan yang dilengkapi sensor accelerometer ADXL335 didesain untuk dapat mendeteksi setiap bentuk gerakan tangan. Pendeteksian gerakan tangan didasarkan pada pembacaan orientasi axis X dan Y acceleometer. Gerakan tangan ini kemudian diinput pada mikrokontroler Arduino Nano dan ditransmisikan melalui nRF24L01 2.4GHz. Hasil pendeteksian gerak kemudian diterima dan diolah pada mikrokontroler Arduino Mega yang terdapat pada robot tank. Selanjutnya, hasil pendeteksian gerakan tangan ini dipetakan dalam beberapa bagian pengontrolan, agar sesuai dengan pola pengontrolan navigasi robot tank. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebuah sistem pengontrolan navigasi robot tank berdasarkan gerakan tangan dapat diimplementasikan dan diaplikasikan secara riil, sehingga dapat memberikan pengalaman baru dalam berinteraksi dengan robot. Kata kunci: navigasi, robot tank, deteksi gerakan, accelerometer ADXL335, arduino, nRF24L01.

  5. Vermisidal dan Ovisidal Ekstrak Daun Pepaya Terhadap Cacing Ascaris suum Secara In Vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Mourizd Adventus Bili Bora

    2014-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui vermisidal dan ovisidal dari ekstrak daun pepaya terhadap cacing Ascaris suum. Menggunakan  Rancangan  Acak  Lengkap (RAL, dengan perlakuan beberapa konsentrasi ekstrak daun pepaya 1,5%, 3%, 4,5% dan 6%; kontrol negatif menggunakan NaCl fisiologis dan kontrol positif menggunakan Albendazole 0,12%. Dilakukan uji vermisidal dan uji  ovisidal, uji ovisidal dibagi  menjadi  dua  uji,  yaitu kontak langsung dan kontak tidak  langsung. Untuk uji vermisidal data dianalisis dengan Analisis Probit untuk mengetahui LC100 (Lethal concentration dan LT100 (Lethal  time, sedangkan  untuk  uji  ovisidal  data dianalisis dengan Sidik Ragam dan  jika terdapat perbedaan, dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil  penelitian  vermisidal  didapatkan  LC100 ekstrak  daun  pepaya adalah  3,362%  dan  LT100 39,822  jam.  Untuk  uji  ovisidal  kontak  langsung  dan kontak tidak langsung didapatkan ekstrak daun pepaya berpengaruh sangat nyata (P<0,01 terhadap daya berembrio telur A. suum. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa ekstrak daun pepaya efektif sebagai vermisidal dan ovisidal terhadap cacing A. suum secara in-vitro.

  6. Prose recall and amnesia: implications for the structure of working memory.

    Science.gov (United States)

    Baddeley, Alan; Wilson, Barbara A

    2002-01-01

    Two densely amnesic patients are shown to have good immediate but poor delayed prose recall, a result that presents problems for the current multi-component model of working memory. Examination of a wide sample of memory impaired patients suggests that this pattern occurs in densely amnesic patients who have well-preserved intelligence and good executive capacities. Patients suffering from Alzheimer's disease typically show poor immediate and delayed prose recall, reflecting their combined intellectual and memory deficits. The results are interpreted in terms of a proposed new component of working memory, the episodic buffer.

  7. ANALISIS PERUBAHAN KURIKULUM PADA PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Slamet Yulianto

    2017-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan proses pembelajaran PJOK yang dilakukan guru seiring dengan tuntutan perubahan kurikulum sebagai kompetensi keprofesionalan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis fenomenologi untuk menggali data alamiah dari subjek guru PJOK. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti sebagai instrumen kunci dengan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen kepada subjek guru PJOK di SD inti kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, guru PJOK telah memenuhi standar profesi guru, guru PJOK telah memahami konsep perubahan kurikulum dan konsep PJOK, namun proses pembelajaran PJOK tidak maksimal sesuai dengan tuntutan perubahan kurikulum sebagai kompetensi keprofesionalan guru.

  8. Pengaruh Pretreatment Secara Alkalisasi-Resistive Heating terhadap Kandungan Lignoselulosa Jerami Padi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Maya Maharani

    2017-09-01

    Full Text Available Cellulose is a potential biomass that is used for bioethanol production and commonly present in agricultural residues like rice straw. Cellulose is an important material to produce glucose and bioethanol, but it is covered by lignin and hemicellulose bonds to form a lignocellulose.  Bioethanol production using basic material containing cellulose requires special attention in the process of pretreatment for lignin degradation process and increase the accessible surface and decrystallize cellulose. The aim of this research was to apply alkalization and resistive heating combine method for rice straw pretreatment process before further being converted into bioethanol and to determine the effects of heating temperature and NaOH concentration on the content of  lignin, cellulose, and hemicellulose. The reactor had been designed for resistive heating process. Rice straw that was resized into 100 mesh has dissolved with 0.03 M, 0.05 M, and 0.07 M NaOH and heated with resistive heating temperature of 75 oC, 85 oC, and 99 oC. Cellulose is a raw material that will be further converted into glucose. So that, the selected optimum conditions of this study were  pretreatment with the highest increase of cellulose content level until 8.88% and resulted decreasing levels of lignin (1.39% and hemicellulose (4.33% by temperature  75 oC and 0.07 M NaOH concentration. Resistive heating that combine with alkalization can be used for rice straw pretreatment process that reduce lignin and hemicellulose content as well as increasing cellulose content.   ABSTRAK Selulosa merupakan biomassa yang potensial digunakan untuk produksi bioetanol dan banyak ditemukan di residu pertanian seperti jerami padi. Selulosa merupakan material penting yang dapat dikonversi menjadi glukosa kemudian dikonversi menjadi bioetanol, namun selulosa pada alam dilapisi oleh ikatan lignin dan hemiselulosa menjadi lignoselulosa. Pembuatan bioetanol berbasis selulosa membutuhkan proses

  9. Pengukuran Tingkat Efektivitas Kinerja UMKM Batik Bakaran Secara Berkelanjutan Mengunakan Model Green SCOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniel Alfa Puryono

    2017-09-01

    Full Text Available Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM merupakan salah satu kekuatan pendorong terdepan dalam pembangunan perekonomi di Indonesia. Agar UMKM tersebut tetap mampu bertahan dalam menghadapai tantangan sekaligus peluang yang ada, maka UMKM harus bisa meningkatkan kinerja dan kerja sama dengan sektor usaha yang lainnya. Selain itu UMKM tersebut juga harus tetap memperhatikan dampak terhadap linkgungannya. Untuk itu maka diperlukan adanya pengukuran tingkat efektivitas kinerja dalam UMKM tersebut. Supaya bisa menjadi tolak ukur maupun penetuan arah kebijakan kedepanya. Serta bisa memastikan bahwa semua faktor dalam usaha tersebut tidak menimbulkan pencemaran serta dampak sosial ekonomi bagi lingkungannya. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan pada penelitian ini mengunakan model Green Supply Chain Operations Refernece (Green SCOR. Model tersebut digunakan untuk menentukan kriteria serta tujuan sistem rantai pasok UMKM Batik Bakaran yang ramah lingkungan. Selain metode tersebut penelitian ini juga mengunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP yang digunakan untuk menentukan Key performance Indikator (KPI yang mempengaruhi tingkat efektivitas kinerja UMKM Batik, serta dapat mengukur tingkat kinerja maupun proses kinerja dari masing masing kriteria tersebut. Sehingga akan menghasilkan tingkat efektivitas kinerja yang ramah lingkungan bagi UMKM Batik Bakaran. Model Green SCOR dan metode AHP mampu untuk menghubungkan semua kriteria kinerja yang ada. Kombinasi metode tersebut, terbukti mampu untuk memberikan penilaian tingkat efesiensi sebesar 65,4% dan profitability sebesar 34,6%. Green Supply Chain Management (GSCM merupakan kata kunci untuk meyakinkan bahwa semua faktor atau semua elemen dalam rantai pasokan memperhatikan lingkungannya atau tidak menimbulkan dampak berbahaya bagi lingkungan. Namun karena pengukuran dan penerapan GSCM yang begitu kompleks jadi tidak semua kriteria dapat diidentifikasi dan di hubungkan dengan

  10. UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L.) SECARA IN VIVO TERHADAP SCABIES PADA KAMBING KACANG (Capra hircus)

    OpenAIRE

    -, NUR SRIANI REZKI

    2017-01-01

    ABSTRAK Nur Sriani Rezki. O111 12 110, Uji Aktivitas Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.) Secara In Vivo terhadap Scabies pada Kambing Kacang (Capra hircus). Di bawah bimbingan ABDUL WAHID JAMALUDDIN dan MUHAMMAD FADHLULLAH MURSALIM. Kehidupan ternak kambing sering diganggu oleh beberapa penyakit. Salah satu yang disebabkan oleh parasit terutama ektoparasit yang sering dijumpai adalah scabies. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh Sarcoptes scabiei. Tujuan penelitian ini untuk menguji akt...

  11. The Role of Elaboration in the Comprehension and Retention of Prose: A Critical Review.

    Science.gov (United States)

    Reder, Lynne M.

    1980-01-01

    Recent research in the area of prose comprehension is reviewed, including factors that affect amount of recall, representations of text structures, and use of world knowledge to aid comprehension. The need for more information processing models of comprehension is emphasized. Elaboration is considered important for comprehension and retention.…

  12. Response Requirement and Nature of Interpolated Stories in Retroactive Inhibition in Prose.

    Science.gov (United States)

    Van Mondfrans, Adrian P.; And Others

    Retroactive inhibition, a loss of memory due to learning other materials between recall and exposure to the original materials, was investigated in relation to prose. Two variables were manipulated in the study: similarity of interpolated stories (dissimilar or similar), and the response requirements (completion-recall or multiple-choice). The 190…

  13. Prose Checklist: Strategies for Improving School-to-Home Written Communication

    Science.gov (United States)

    Nagro, Sarah A.

    2015-01-01

    Effective communication enhances school-family partnerships. Written communication is a common, efficient way of communicating with families, but potential barriers to effective communication include readability level, clarity of presentation, complexity of format, and structural components. The PROSE Checklist presented in this article can…

  14. The Use of Organizational Strategies to Improve Memory for Prose Passages.

    Science.gov (United States)

    Byrd, Mark

    1986-01-01

    Examined effects of enforced organizational strategies on the memory of older adults for textual material. Young and old adults sorted scrambled sentences of a prose passage into the correct order. When older adults were required to make an in-depth analysis to sort material, their incidental memory for textual information was approximately equal…

  15. Self-Questioning and Prose Comprehension: A Sample Case of ESL Reading.

    Science.gov (United States)

    Miciano, Remedios Z.

    2002-01-01

    Report on an experiment to discover if self-questioning as a reading strategy would help Filipino ESL students improve comprehension of English prose texts. Concludes that self-questioning as a strategy does not significantly affect comprehension despite the number and types of questions asked. (Contains 4 tables and 25 references.) (WFA)

  16. Sistem Pengendali Peralatan Elektronik dalam Rumah secara Otomatis Menggunakan Sensor PIR, Sensor LM35, dan Sensor LDR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Desyantoro

    2015-08-01

    Full Text Available Listrik merupakan hal yang sangat penting di kehidupan kita. Setiap pekerjaan kita pasti dibantu dengan adanya listrik. Mulai dari penerangan hingga pengaturan suhu ruangan pun semuanya dibantu oleh listrik. Ketergantungan manusia terhadap listrik ini menimbulkan kebiasaan buruk. Banyak orang yang terkadang membiarkan suatu peralatan elektronik hidup pada saat tidak dibutuhkan. Terjadi suatu permasalahan untuk menciptakan suatu desain sistem embedded untuk mengendalikan peralatan elektronik dalam rumah secara otomatis. Makalah ini membahas tentang perancangan sistem pengendali peralatan elektronik dalam rumah secara otomatis. Sistem terdiri dari sensor PIR yang berfungsi untuk mendeteksi objek bergerak (manusia, sensor LM35 yang berfungsi untuk mendeteksi suhu, dan sensor LDR berfungsi sebagai sensor cahaya. Mikrokontroller ATMega16 sebagai pengendali jalannya sistem dari pembacaan sensor, menampilkan data sensor pada LCD dan mengatur kontak relay untuk menghidup dan mematikan listrik. Sistem pengendali peralatan elektronik dalam rumah secara otomatis menunjukan sensor LDR dapat membedakan gelap dan terang, sensor suhu LM35 dapat mendeteksi suhu dalam ruangan dengan toleransi kesalahan pembacaan kurang lebih 2o Celcius, dan sensor PIR dapat mendeteksi pergerakan manusia sejauh 5 meter.

  17. STRATEGI DAN PROSES BERPIKIR DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH BERDASARKAN TINGKAT KECEMASAN MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Ismawati

    2015-03-01

    Full Text Available Strategi dan proses berpikir memiliki peran sangat penting dalam proses pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah siswa kelas VII dengan tingkat kecemasan matematika tinggi, sedang, maupun rendah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah 3 siswa dengan kecemasan matematika tinggi (KMT, 3 siswa dengan kecemasan matematika sedang (KMS, dan 3 siswa dengan kecemasan matematika rendah (KMR kelas VII MTs NU Nurul Huda Kudus. Penetapan subyek berdasarkan hasil tes skala kecemasan matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dan proses berpikir diketahui sebagai berikut (1 tiga subyek KMT tidak dapat menggunakan sebagian besar tahapan strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan tepat sehingga jawaban tidak tepat, (2 tiga subyek KMS dapat menggunakan sebagian besar tahapan strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan tepat terhadap beberapa soal yang diberikan, dan (3 tiga subyek KMR dapat menggunakan sebagian besar tahapan strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan tepat dan memperoleh jawaban tepat.Strategy and thinking process have a very important role in the process of problem solving. This study aimed to obtain a description of the strategies and thought processes in solving problem solving seventh grade students with mathematics anxiety levels. This research is a descriptive qualitative approach. Subjects in this study were three students with high math anxiety (KMT, 3 students with math anxiety medium (KMS, and 3 students with low math anxiety (KMR class VII MTs. NU NU Nurul Huda. Determination of the subject based on the results of tests of mathematics anxiety scale. The results showed that the strategies and thought processes KMT three subjects can not

  18. ANALISIS DESAIN PROSES SISTEM PENDINGIN PADA REAKTOR RISET INOVATIF 50 MW

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukmanto Dibyo

    2015-03-01

    Full Text Available Reaktor Riset Inovatif (RRI merupakan jenis MTR (Material Testing Reactor yang dipersiapkan ke depan sebagai desain reaktor baru. Daya RRI telah ditetapkan dari perhitungan neutronik dan termohidrolika teras yaitu 50 MW termal. Reaktor bertekanan 8 kgf/cm2 dan laju aliran massa pendingin primer 900 kg/s. Tantangan yang penting dalam menindak lanjuti desain reaktor ini adalah analisis desain pada sistem pendingin. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis desain proses sistem pendingin utama reaktor RRI daya 50 MW (RRI-50 dengan menggunakan program Chemcad 6.1.4. Dalam analisis ini dilakukan perhitungan neraca massa dan energi (mass/energy balances pada sistem pendingin primer dan sekunder sebagai pendingin utama. Masing-masing sistem pendingin tersebut terdiri dari 2 jalur beroperasi secara paralel dan 1 jalur redundansi. Disamping itu untuk desain termal unit komponen telah dianalisis dengan program RELAP5, frenchcreek dan Metoda Analitik. Hasil analisis yang diperoleh adalah desain diagram sistem pendingin yang mencakup data parameter entalpi, temperatur, tekanan dan laju aliran massa pendingin untuk masing-masing jalur. Adapun hasil desain unit komponen utama pada RRI-50 adalah tangki tunda dengan volume 51,5 m3, 2 unit pompa sentrifugal dan 1 unit pompa cadangan pada pendingin primer daya 141 kW/pompa dan pendingin sekunder daya 206 kW/pompa, 2 unit penukar panas tipe shell-tube dengan koefisien termal overall 1377 W/m2.oC dan 4 unit menara pendingin yang mampu melepaskan panas ke udara dengan desain temperatur approach 5,0 oC dan temperatur range 9,0 oC. Desain sistem pendingin reaktor RRI-50 ini telah menetapkan parameter operasi sistem pendingin yaitu temperatur, tekanan dan laju aliran massa pendingin dengan mempertimbangkan tuntutan aspek keselamatan teras reaktor sehingga desain temperatur maksimum pendingin masuk ke teras 44,5 oC. Kata kunci : RRI 50 MW, desain sistem pendingin, program Chemcad 6.1.4   Innovative Research Reactor RRI

  19. Pengaruh Penempatan Sirip Berbentuk Segitiga Yang Dipasang Secara Aligned Dan Staggered Terhadap Performansi Kolektor Surya Pelat Datar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ketut Astawa

    2016-07-01

    Full Text Available Abstrak: Energi surya adalah jenis energi terbarukan yang umum digunakan karena ketersediaannya yang sangat besar. Teknologi pengolah energi surya, salah satunya adalah kolektor surya. Kolektor surya pada umumnya, menggunakan laju aliran massa udara yang secara parallel melewati pelat penyerap. Udara yang masuk inlet akan melewati pelat penyerap dan langsung keluar melalui outlet. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan pengaruh penempatan sirip berbentuk segitiga yang dipasang secara alignedyang mengarah ke atas pada bagian atas pelat penyerap dan staggeredyang mengarah ke bawah pada bagian bawah dari pelat penyerap sehingga akan terjadi aliran udara secara turbulen di dalam kolektor dan dengan penambahan sirip segitiga ini juga dapat memperluas daerah penyerapan panas pada pelat penyerap kolektor surya yang secara langsung memperluas permukaan perpindahan panas dari pelat penyerap ke fluida kerja yang nantinya diharapkan mampu menghasilkan temperatur keluar kolektor yang lebih tinggi dan meningkatkan performansi kolektor surya pelat datar.Penelitian ini dilakukan secara eksperimen, sebagai variable bebas dalam penelitian ini adalah intensitas radiasi matahari dan variabel terikatnya adalah energi berguna dan efisiensi kolektor surya pelat datar.Dari hasil pembahasan penempatan sirip berbentuk segitiga pada kolektor surya pelat datar yang dipasang secara staggered menghasilkan energi berguna dan efisiensi yang lebih besar dibandingkan dengan kolektor surya yang dipasang secara aligned. Dilihat dari rata-rata hariannya energi berguna untuk kolektor bersirip aligned adalah 153.01 Watt dan untuk kolektor bersirip staggered sebesar 157.42 Watt, sedangkan untuk efesiensinya pada kolektor surya bersirip aligned adalah 37.94% dan untuk kolektor bersirip staggered42.12 %.Kata kunci : Performansi kolektor surya pelat datar, sirip segitiga aligned, sirip segitiga staggered Abstract: Solar energy is a type of renewable energy that is commonly used

  20. STATUS INTRODUKSI IKAN DAN STRATEGI PELAKSANAAN SECARA BERKELANJUTAN DI PERAIRAN UMUM DARATAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chairulwan Umar

    2013-11-01

    Full Text Available Masuknya jenis ikan asing berpotensi merubah keseimbangan pada perairan umum daratan, dan di Indonesia gejala ini sudah mulai terlihat. Makalah ini bertujuan untuk membahas lebih lanjut tentang perkembangan introduksi ikan asing, strategi pelaksanaan intoduksi dan berbagai dampaknya terhadap komunitas ikan asli perairan di Indonesia. Penelitian dilakukan melalui penelusuran dan studi pustaka tentang: sejarah kegiatan introduksi ikan yang dilakukan ke Indonesia, jenis-ikan introduksi ikan di Indonesia dan kegiatan introduksi ikan yang telah dan dilakukan di Indonesia beserta dampaknya. Verifikasi lapangan dilakukan pada tahun 2011 di beberapa danau dan waduk antara lain Danau Sentani, Danau Kerinci, Danau Matano dan Waduk Riam Kanan. Data yang terkumpul ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa introduksi ikan asing dilakukan di Indonesia sebelum tahun 1900. Introduksi ikan yang telah dilakukan selama ini, lebih banyak dilakukan tanpa melalui kajian ilmiah yang mendalam dan telah terbukti mengakibatkan hilang atau berkurangnya populasi ikan asli atau endemik serta menjadi agen pembawa penyakit. The entry of alien fish species could potentially change the balance of the inland waters and in Indonesia this symptoms was shown. The paper aims are to discuss more about the development introduction of alien fish species, the introduction implementation strategy and its impact to indigenous fish species communities in Indonesian inland waters. The study was conducted through a literature research about: the history of fish introductions activities which carried out in Indonesia, the species of fish introduction in Indonesia and the activities of introduction fish that have been conducted in Indonesia and its impact. Field verification was conducted in 2011 at several lakes and reservoir such us: Sentani Lake, Kerinci Lake, Matano Lake and Riam Kanan Reservoir. The collected data were tabulated and analyzed

  1. Kajian Beberapa Tumbuhan Obat Yang Digunakan Dalam Pengobatan Malaria Secara Tradisional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ira Indriaty Paskalita Bule Sopi

    2017-02-01

    tradisional anti malaria yang teruji secara ilmiah. Masih banyaknya masyarakat yang menggunakan pengobatan tradisional untuk penyembuhan penyakit menunjukkan masih kuatnya tradisi masyarakat dalam hal pencaharian pengobatan. Tujuan penulisan adalah untuk menggambarkan tumbuhan obat yang dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional anti malaria. Metode dilakukan melalui tinjauan literatur dengan penelusuran dan pengumpulan data dari berbagai referensi mengenai tumbuhan obat yang dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional anti malaria. Data yang telah terkumpul kemudian dideskripsikan menjadi suatu informasi yang menggambarkan jenis tumbuhan obat tradisional dan hasil uji tumbuhan obat. Terdapat beberapa tanaman yang diuji yaitu daun pohon kapur (Harmsiopanax aculeatus Harms, buah merah (Pandanus conoideus Lam., benalu mangga (Dendrophthoe pentandra, manggis (Garcinia mangostana Linn., cempedak (Artocarpus champedem, buah sirih (Piper betle (L. R. Br, mundu (Garcinia dulcis Kurz, dan bunga matahari (Helianthus annuus L.. Dari hasil yang diperoleh menunjukan kandungan senyawa aktif yang terdapat pada jenis tumbuhan obat tersebut telah teruji dalam pengobatan tradisional anti malaria.Kata Kunci : Tumbuhan, obat, tradisional, malaria

  2. PRODUK BENANG SUTRA BERKUALITAS MELALUI TEKNIK SERIKULTUR DENGAN PAKAN YANG DIKEMBANGKAN SECARA IN VITRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Faradilla Faradilla

    2018-01-01

    Full Text Available Samarinda woven sarong is typical sarong of Samarinda. This sarong is still using silk spun silk raw material imported from Tiongkok. The development of aquaculture is needed to obtain local silk threads in order to help to reduce production costs in the samarinda silk industry. The high quality mulberry plants are needed to support silkworm cultivation (sericulture. The qualified mulberry plants are obtained by in vitro culture techniques. The objective of this study is to obtain mulberry leaf (Morus Sp free from disease, uniform, and to obtain quality silk threads through sericulture techniques with feeds that were propagated in vitro. The research stages consist of sterilization, Murashige and Skoog (MS media, sub culture, observation of data analysis fund. The design used is Completely Randomized Design with single factor, ie BAP concentration (control, 0.5 mg / l, 1 mg / l and 2 mg / l. Each treatment is repeated 8 times. The results showed that administration of ZPT 2 mg / l at age 4 MST gives the best response for all observed variables. The use of ZPT BAP with various concentrations produces the germination rate, shoot height, number of shoots and number of different leaves. All treatments are unsuccessful in inducing roots. Keywords: in vitro; Murbei; Sericulture Sarung tenun samarinda adalah sarung khas kota Samarinda. Sarung ini masih menggunakan bahan baku sutera jenis spun silk yang diimpor dari Tiongkok. Pengembangan serikultur diperlukan untuk mendapatkan benang sutera lokal. Sehingga membantu mengurangi biaya produksi dalam industri persuteraan samarinda. Tanaman murbei yang berkualitas diperlukan untuk menunjang budidaya ulat sutera (serikultur. Tanaman murbei yang berkualitas diperoleh dengan teknik kultur in vitro. Tujuan penelitian adalah memperoleh daun murbei (Morus Sp yang bebas penyakit dan seragam serta memperoleh benang sutera berkualitas melalui teknik serikultur dengan pakan yan diperbanyak secara in vitro. Tahapan

  3. Pembentukan mother plant Bacopa australis secara In-vitro dan aklimatisasi dalam aquascape air tawar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Media Fitri Isma Nugraha

    2017-12-01

    Full Text Available Tanaman air adalah bagian penting dari ekosistem air tawar. Salah satu spesies yang terkenal adalah Bacopa australis. Hobiis aquascape saat ini memiliki ketertarikan tinggi terhadap tanaman air dengan kualitas yang bagus dari setiap spesiesnya. Metode perbanyakan tanaman air tanpa tanah, lahan pertanian dan air perlu dilakukan untuk memenuhi keinginan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan formula media kultur jaringan dan zat pengatur tumbuh yang tepat untuk multiplikasi dalam perakitan mother plant (tanaman induk Bacopa australis, serta mendapatkan media terbaik untuk aklimatisasi. Media yang digunakan adalah media Murashige dan Skoog (MS A padat dengan perbedaan konsentrasi zat pengatur tumbuh. Perlakuan uji dalam kombinasi zat pengatur tumbuh (a 0,50 mg/L BAP + 0,50 mg/L kinetin; (b 0,50 mg/L BAP; dan (c 0,50 mg/L 2,4-D. Aklimatisasi tanaman induk dilakukan pada berbagai media antara lain 1 pasir silika + pupuk aqua soil amazonia, 2. pasir malang + pupuk aqua soil amazonia, 3 pasir silika + pupuk cair; 4 pasir malang + pupuk. Hasil yang diperoleh, yaitu formula media kultur terbaik untuk multiplikasi tunas tanaman B. australis secara in-vitro adalah media MS (A yang diperkaya dengan 0,5 mg/L BAP + 0,5 mg/L kinetin, sedangkan aklimatisasi terbaik pada media pasir malang + pupuk aqua soil amazonia. Water plant is an important part of freshwater ecosystems. One of the famous species is Bacopa australis. Today, many aquascape hobbyists have a high interest in aquatic plant species that have good aesthetic appearances. To answer this challenge, a new method in-vitro propagation of aquatic plants, planted without soil, agricultural land and water was conducted. The aim of this research was to find the best growth regulator hormon formula and aclimatisation medium, in creating the mother plant Bacopa australis. The medium used was MS (Murashige and Skoog, 1974 with different growth regulator hormon, i.e: (a 0.50 mg L-1 BAP

  4. VISUALISASI DESAIN GEOMETRIK JALAN SECARA 3D BERDASARKAN PERHITUNGAN ALINYEMEN HORISONTAL DAN ALINYEMEN VERTIKAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Arif Dwi Nugroho

    2005-01-01

    Full Text Available Highway geometric design is a part of highway planning which focused on physical form planning, so it can fulfil the highway basic function. Highway geometric design consists of horizontal alignment and vertical alignment and each of them has its own calculation. Computer technology developments can produce softwares which is able to help and simplify the calculations of both alignments and the softwares also can produce designs which visualize the calciulation into 2D images. But 2D image is not real enough to imagine the realistic form of the highway. We need 3D visualisation to imagine the realistic highway. This paper explains how the system can produce the 3D visualisation from horizontal alignment and vertical alignment calculations. First, find the highway 3D position in the 3D coordinate. 3D coordinate has three component, x, y and z axis. From horizontal alignment calculation, we get the x and y value and from vertical alignment, we get the z value. After obtaining the 3D position, then the highway design can be drawn. This software can design the highway better because it can simulate the highway wether it is comfort enough to be passed. Abstract in Bahasa Indonesia : Desain geometrik jalan merupakan bagian dari perencanaan jalan yang dititik-beratkan pada perencanaan bentuk fisik sehingga dapat memenuhi fungsi dasar dari jalan. Desain geometrik jalan terdiri dari Alinyemen Horisontal dan Alinyemen Vertikal, dan masing-masingnya memiliki perhitungan tersendiri. Dengan adanya kemajuan teknologi komputer, mampu menghasilkan program komputer yang dapat membantu dan menyederhanakan perhitungan dari masing-masing alinyemen tersebut serta menghasilkan rancangan yang sesuai dengan kaidah yang berlaku, bahkan mampu membuat visualisasi dua dimensi dari rancangan tersebut. Namun visualisasi dua dimensi dirasa kurang mampu memberi gambaran secara nyata bentuk asli dari rancangan geometrik jalan. Oleh karena itu dalam penelitian yang dilakukan ini

  5. KARAKTERISASI DAN EVALUASI POPULASI ABALON Haliotis squamata SECARA MOLEKULER, MORFOMETRIK, DAN BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ngurah Permana

    2017-10-01

    Full Text Available Abalon merupakan salah satu komoditas penting gastropoda laut. Tingginya permintaan abalon ini mengakibatkan menipisnya stok di alam. Oleh karena itu, upaya keberhasilan budidaya abalon perlu didukung oleh jenis unggul. Indikasi awal suatu jenis unggul dapat dilakukan dengan menganalisis potensi genetik yang dimiliki. Penelitian ini dilakukan dengan analisis gen 16S rRNA, karakter morfolologi, dan biologi dianalisis secara deskriptif dengan metode kajian pustaka. Hasil yang diperoleh menunjukkan keragaman inter populasi Haliotis squamata mendeteksi adanya tujuh haplotipe yang terbagi dalam dua kelompok. Penyertaan H. diversicolor sebagai outgroup dalam pengujian memperlihatkan bahwa populasi H. squamata dari Pulau Bali dan beberapa lokasi di Pulau Jawa berada dalam satu kelompok yang terpisah dengan outgroup. Hasil ini kongruen dengan analisis morfometrik terdapat perkembangan pertumbuhan cangkang yang asimetri pada populasi Banten. Pertumbuhan asimetri merupakan indikasi spesifik untuk populasi Banten atau merupakan gejala abnormalitas yang dapat diakibatkan oleh faktor penurunan kualitas genetik atau lingkungan. Karakter biologi terlihat proporsi daging dan gonad berbeda pada populasi Banten dengan indikasi adanya pertumbuhan asimetri. Rasio gonad dan daging populasi Banyuwangi berbeda nyata (P<0,05 dengan populasi lainnya. Abalone is arguably one of the highly valued and sought-after marine gastropods. However, the over-exploitation of this species has exhausted its wild stock. To overcome this challenge, the culture technique and management of this species must be established and continually improved. One of the ways is through producing superior broodstocks. An initial assessment of a genetically superior broodstock can be done using the potential genetic analysis. This recent research employed the analysis to study the species’ 16S rRNA gene. To complement the study, the morphometric and biological characteristics of the species were

  6. A Comparative Analysis of Golestan and rhymed Prose on the basis of Arabic Rhetoric

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taher Lavzheh

    2015-03-01

    Full Text Available Abstract Harmonious and rhymed prose is a literary kind of speech characterized by producing music and intonation in order to conveying meaning of the context as well as possible and influencing the addressee more. In this paper main question is “whether Sa’di in writing the Golestan, besides of applying rules of this kind of speech in Persian language, has used those characteristics of rhymed prose that exist in the main Arabic rhetoric books?” For this purpose, Characteristics of rhythmic and rhymed prose in Arabic rhetoric books have been examined by using description-annalistic approach, and brief pointing to the situation of Persian rhetoric science. The hypothesis is based on the belief that Golistan’s author uses ideas of Arab rhetorician in composition of this book to strengthen the structure of Harmonious and rhymed prose. The aim of the present study is recognizing that Sa'di in the rhymed prose of Golistan how much has used important Arabic rhetorical resources in the field of word and meaning. Having a critical look at the rhetorical books, New and Old Persian sources, it can be found that the researchers noted only a short definition limited to interpretation of some words or expressions based on great prose works and poetries, and not expressed their opinion by a critical attitude and also not looked on the details exactly and thoroughly of the aesthetic view. In the other side, in Arabic literature up to the Sa’di’s range, the field of rhetoric has been expanded and developed more and more. Most parts of Golistan are consistent with theories in view of Arab rhetoricians that in the following of this paper some cases are briefly mentioned: In the period of Abuhelal Askari, main idea was that meaning is superior to the word, and meaning was not as important as word. Abd ol-Qahr Jorjani abolished that belief and so emphasized that word and meaning cannot be separated and also proved that word out of the

  7. A Comparative Analysis of Golestan and rhymed Prose on the basis of Arabic Rhetoric

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taher Lavzheh

    2015-04-01

    Full Text Available Abstract Harmonious and rhymed prose is a literary kind of speech characterized by producing music and intonation in order to conveying meaning of the context as well as possible and influencing the addressee more. In this paper main question is “whether Sa’di in writing the Golestan, besides of applying rules of this kind of speech in Persian language, has used those characteristics of rhymed prose that exist in the main Arabic rhetoric books?” For this purpose, Characteristics of rhythmic and rhymed prose in Arabic rhetoric books have been examined by using description-annalistic approach, and brief pointing to the situation of Persian rhetoric science. The hypothesis is based on the belief that Golistan’s author uses ideas of Arab rhetorician in composition of this book to strengthen the structure of Harmonious and rhymed prose. The aim of the present study is recognizing that Sa'di in the rhymed prose of Golistan how much has used important Arabic rhetorical resources in the field of word and meaning. Having a critical look at the rhetorical books, New and Old Persian sources, it can be found that the researchers noted only a short definition limited to interpretation of some words or expressions based on great prose works and poetries, and not expressed their opinion by a critical attitude and also not looked on the details exactly and thoroughly of the aesthetic view. In the other side, in Arabic literature up to the Sa’di’s range, the field of rhetoric has been expanded and developed more and more. Most parts of Golistan are consistent with theories in view of Arab rhetoricians that in the following of this paper some cases are briefly mentioned: In the period of Abuhelal Askari, main idea was that meaning is superior to the word, and meaning was not as important as word. Abd ol-Qahr Jorjani abolished that belief and so emphasized that word and meaning cannot be separated and also proved that word out of the meaning frame and

  8. OPTIMASI PROSES PEMBUATAN BUBUK OLEORESIN LADA (Piper nigrum MELALUI PROSES EMULSIFIKASI DAN MIKROENKAPSULASI (Optimization Process Production Powder of Oleoresin Pepper (Piper nigrum by Process of Emulsification and Microencapsulation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firdaus Syafi'i

    2016-10-01

    Full Text Available The aim of this study was to improve the quality of pepper product by optimize process of emulsification and microencapsulation. The experimental design used in this study was Response Surface Methodology (RSM. The results showed that the selected emulsifier was arabic gum that had the highest solubility in water (99.78%. The optimum point of emulsification occured at 15% of concentration arabic gum and 4 minutes of homogenization time with the result was solubility in water 99.80%, and emulsion stability 97.78%. The optimum point of microencapsulation process occured at 3:1 of maltodextrin and sodium caseinate ratio, 10% of coating material concentration, and 180°C of drying temperature with the result was essential oil content 1.04%, solubility in water 98.18%, surface oil 0.20%, water content 2.45%, oil recovery 77.07%, and the yield of microcapsule 69.87% Keywords: Pepper oleoresin, RSM, emulsification, microencapsulation ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas mutu produk oleoresin lada melalui optimasi proses emulsifikasi dan mikroenkapsulasi. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Response Surface Methodology (RSM. Hasil penelitian menunjukkan bahan pengemulsi yang terpilih adalah gum arab yang memiliki kelarutan tertinggi dalam air (99,78%. Titik optimum proses emulsifikasi terjadi pada konsentrasi gum arab 15% dan lama homogenisasi 4 menit yang memberikan nilai kelarutan dalam air 99,80% dan stabilitas emulsi 97,15%. Titik optimum proses mikroenkapsulasi terjadi pada rasio maltodekstrin dan natrium kaseinat (3:1, konsentrasi bahan penyalut 10%, dan suhu inlet pengeringan 180°C yang memberikan nilai kadar minyak atsiri 1,04%, kelarutan dalam air 98,18%, kadar surface oil 0,20%, kadar air 2,45%, oil recovery 77,07%, dan rendemen 69,87% Kata kunci: Oleoresin lada, RSM, emulsifikasi, mikroenkapsulasi

  9. PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS KIMIA PESERTA DIDIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eli Rohaeti

    2017-10-01

    Full Text Available This research aimed to investigate the effect of PBL model on students’ analytical thinking abilities and science process skills at rate reaction. This research was quasi experimental research using posttest-only control design. The sample was consisted 2 classess, experiment class used Problem Based Learning model and control class used Direct Instruction model with a total sample of 61 students. Instruments of this research were the observation sheet for measuring science process skills and the integrated assessment instrument which involved two indicators, analytical thinking abilities and science process skills. The result of this study shows that PBL model can increase students’ analytical thinking abilities and science process skills. The mean of posttest analytical thinking abilities and science process skills in experiment class is better than control class. The result of the statistic tests using ancova analysis shows that significance 0.000 < 0.05 at 5% significance level, so there’s effect of the using of PBL model on students’ analytical thinking abilities and science process skills. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model PBL terhadap kemampuan berpikir analitis dan keterampilan proses sains kimia peserta didik pada materi laju reaksi menggunakan instrumen penilaian terintegrasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Desain penelitian yang digunakan, yaitu posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 61 peserta didik yang dibagi dalam dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model Problem Based Learning, sedangkan kelas kontrol menggunakan model Direct Instruction. Instrumen yang digunakan dalam penelitian, yaitu lembar observasi untuk mengukur keterampilan proses sains kimia dan instrumen penilaian terintegrasi yang mencakup indikator kemampuan berpikir analitis dan keterampilan proses sains kimia peserta didik. Hasil

  10. PERAN BADAN REINTEGRASI DAMAI ACEH DALAM PROSES GENCATAN SENJATA, DEMOBILISASI, DAN REINTEGRASI DI ACEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Fakhrurrazi

    2013-04-01

    Full Text Available Badan Reintegrasi Damai Aceh (BRDA didirikan berdasarkan Nota Kesepahaman Helsinki yang ditandatangani 15 Agustus 2005, khususnya pasal 3.2 yang menyatakan tentang reintegrasi bekas anggota GAM. Beragam upaya reintegrasi telah dilakukan oleh pemerintah melalui pendekatan ekonomi, sosial, budaya, politik dan keamanan. Namun beragam hambatan muncul dalam proses reintegrasi mantan anggota GAM serta dalam implementasi proses tersebut yang dikawal oleh BRDA.Menggunakan konsep analisis wacana, dalam penelitian ini, penulis berupaya menggambarkan peran BRDA dalam proses reintegrasi mantan anggota GAM kedalam masyarakat serta hambatan-hambatan yang dihadapi dalam proses tersebut. Hasil penelitan menunjukkan bahwa muncul berbagai hambatan dalam proses reintegrasi mantan anggota GAM yakni hambatan dalam bidang ekonomi; hambatan dalam bidang politik, hukum dan keamanan; serta hambatan dalam bidang sosial budaya. BRDA juga terlihat belum optimal dalam menangani proses reintegrasi, masih terdapat banyak kekurangan.Aceh Peace Reintegration Institution (APRI was established based on Helsinki Memorandum of Understanding signed on August 15, 2005, especially article 3.2 states about reintegration of GAM (Freedom Aceh Movement ex-combatant. Various reintegration efforts have been done by the overnment through economic, social, cultural, political, and security approaches. However, many obstacles appeared in the process of reintegration of ex GAM combatant, and in the management of this process by Aceh Peace Reintegration Institution (BRDA. Using the concept of discourse analysis, in this research, the author attempts to describe the role of BRDA in the reintegration process of GAM ex-combatant to adapt in society and how Aceh Peace Reintegration Institution as the authority board managing the reintegration process play its role. Using the concepts of conflict and integration, the study seeks to describe the process of reintegration of former GAM members into

  11. PEMBUATAN APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PROSES KENAIKAN JABATAN DAN PERENCANAAN KARIR PADA PT. X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas Handojo

    2003-01-01

    Full Text Available Fulfilling empty position on company often become complicated process because the candidate who can be placed in that position by matching between employee-profile and position-profile sometimes not well define. To minimize that problem, there should be a method such as decision support system which can analize employees who suitable with the available position. This decision support system for profile matching process and gap analization is made based on company's data and rules which locate on PT.X. Profile Matching process is taken to recommend employees in Positioning and Carrier Planning based on three stages, which are Intelectual Capacity, Working Area and Attitude. The result of this process is represented ini rank of employees as recommendation for decision maker in deciding which employee is suitable for the position.This Software is using Microsoft Access 2000 for database and Borland Delphi 5.0 as compiller. Form the result of this implementation system can be seen that this software can be very helpfull on decision support to profile matching in positioning and career planning on PT. X. Abstract in Bahasa Indonesia : Pengisian jabatan yang kosong pada proses kenaikan jabatan sering mengalami kesulitan karena pengajuan calon kandidat yang bisa menempati jabatan tersebut dengan cara pencocokan profil karyawan dan profil jabatan kurang terdefinisi dengan baik. Untuk meminimumkan kendala tersebut diperlukan suatu sistem pendukung keputusan yang dapat menganalisa beberapa karyawan yang sesuai dengan profil jabatan yang ada. Sistem pendukung keputusan untuk proses profile matching dan analisis gap ini dibuat berdasarkan data dan norma-norma SDM yang terdapat di PT. X. Proses Profile Matching dilakukan untuk menentukan rekomendasi karyawan dalam Sistem Kenaikan Jabatan dan Perencanaan Karir berdasar pada 3 aspek yaitu Kapasitas Intelektual, Sikap Kerja dan Perilaku. Hasil dari proses ini berupa ranking karyawan sebagai rekomendasi bagi

  12. RENDEMEN DAN KOMPOSISI PROKSIMAT GELATIN KULIT IKAN BELUT DAN LELE PADA KEADAAN SEGAR DAN KERING (YIELD AND PROXIMATE OF GELATIN EXTRACTED FROM FRESH AND DRY SWAMP ELL AND CATFISH SKIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hafni Rahmawati

    2017-02-01

    Full Text Available Kulit ikan belut dan lele berpotensi untuk diekstrak gelatinnya. Kulit ikan belut dan lele tidak bersisik, berlendir dan berlemak untuk ikan lele, berbeda dengan kulit ikan pada umumnya yang dijadikan gelatin. Penelitian ini mempelajari tentang gelatin kulit ikan belut dan lele dari segi rendemen dan komposisi proksimat. Untuk mengetahui pengaruh pengeringan, kondisi kulit segar dan kering juga dipelajari. Tahapan ekstraksi yang dilakukan untuk keseluruhan jenis ikan sama, kecuali penanganan kulit ikan kering yang sebelumnya direndam dalam air selama 4 jam. Kulit ikan direndam kembali dalam 0,05M asam asetat selama 10 jam, kemudian dicuci dan diekstraksi dengan aquadest pada suhu 80OC selama 2 jam, cairan yang didapat difiltrasi. Filtratnya dikeringkan dalam cabinet dryer suhu 55OC selama        48 jam hingga diperoleh lembaran gelatin, kemudian diblender menjadi granula gelatin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelatin kulit ikan kering mempunyai rendemen sedikit lebih rendah dibandingkan gelatin dari kulit ikan segarnya. Kadar protein gelatin kulit ikan kering telihat tinggi dibandingkan kulit segarnya. Pengeringan kulit ikan berpengaruh pada penurunan kadar abu dan lemak, namun tidak mempengaruhi kadar air gelatin hasil ekstraksi. Gelatin kulit segar ikan lele memiliki nilai rendemen tertinggi yaitu 22,01%. Komposisi proksimat yang terbaik diantara keseluruhan kondisi dan jenis kulit dapat dilihat pada gelatin kulit segar ikan belut dimana memiliki kadar air 9,91%; kadar abu 3,07%; kadar protein 91,61%; dan kadar lemak 0,82%. Skin of swam ell and catfish were potential to gelatin extracted. Swamp ell skin doesn’t have scales, with much mucus and a few fat for catfish, it’s different from another fish skin that gelatin extracted usually. This research was studied yield and proximate gelatin extracted from skin of swam ell and catfish. Influence of drying was observed too. The first stage of the research was raw

  13. ANALISIS CFD HAMBATAN LAMBUNG KAPAL TRIMARAN ASIMETRIS FLAT SIDE INSIDE DENGAN VARIASI JARAK ANTAR LAMBUNG SECARA MEMBUJUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrew Gibson

    2016-04-01

    Full Text Available Kapal dibuat dengan fungsi sebagai sarana transportasi untuk kebutuhan niaga maupun perang. Saat ini kebutuhan kapal cepat meningkat sehingga diperlukan kapal dengan bentuk multihull, salah satunya adalah kapal Trimaran. Kapal Trimaran merupakan kapal yang mempunyai 3 lambung, yaitu satu mainhull dan dua side-hull atau disebut juga outriggers sehingga mempunyai nilai stabilitas yang tinggi. Untuk itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membuat kapal Trimaran yang memiliki hambatan yang kecil sehingga dapat menambah nilai ekonomis dari segi efisiensi mesin dan performa kapal yang baik. Berbagai bentuk badan kapal kemudian dikembangkan untuk mendapatkan desain lambung kapal Trimaran yang paling optimum salah satunya adalah kapal Trimaran flat side inside, yaitu sebuah konfigurasi baru dengan lambung yang memiliki bidang datar atau asimetris di dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan variasi letak stagger atau jarak antar lambung secara membujur (R/L kapal Trimaran asimetris flat side inside yang menghasilkan hambatan paling kecil dengan menggunakan bantuan software Computational Fluid Dynamics (CFD. Dengan melakukan variasi kecepatan yaitu 12, 14, 16, dan 22 knot dan variasi jarak antar lambung (R/L dimana R merupakan jarak antar lambung secara membujur dan L adalah panjang kapal mainhull, yaitu untuk R/L = 0.1, R/L = 0.2 dan R/L = 0.3  pada ketentuan jarak antar lambung secara melintang (S/L = 0.4 dapat dilihat pengaruh interaksi gelombang terhadap nilai hambatan gelombang kapal Trimaran asimetris flat side inside. Hasil pengujian didapatkan bahwa  model C dengan R/L = 0,3 dan S/L = 0,4 adalah variasi model paling baik dalam tugas akhir ini karena menghasilkan hambatan viscous dan hambatan total        terkecil dengan presentase yang dibandingkan dengan model awal masing-masing 7,137 % dan 24,965 %.

  14. EFEK VITAMIN C DALAM MEDIUM DMEM TERHADAP PERTUMBUHAN SEL PARU-PARU FETUS HAMSTER SECARA IN VITRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ema Kurnia W,

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efek vitamin C dalam medium DMEM terhadap pertumbuhan sel paru-paru fetus hamster secara in vitro dan untuk mengetahui pada konsentrasi berapakah vitamin C dalam medium DMEM yang berpengaruh paling efektif terhadap pertumbuhan sel paru-paru fetus hamster secara in vitro. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan 6 perlakuan dan 2 ulangan. Masing-masing perlakuan tersebut adalah vitamin C dengan konsentrasi 0mM (kontrol, 5mM, 10mM, 15mM, 20mM, dan 25mM. Vitamin C dengan berbagai konsentrasi tersebut ditambahkan ke dalam medium DMEM dan selanjutnya digunakan untuk menumbuhkan sel paru-paru fetus hamster. Sel paru-paru fetus hamster diisolasi dari fetus hamster berumur 2 hari, ditumbuhkan dalam medium DMEM yang sudah ditambah dengan vitamin C dengan berbagai konsentrasi dan diinkubasi dalam inkubator CO2 5% pada suhu 370C selama beberapa hari sampai biakan sel-sel tersebut konfluen. Setelah konfluenbiakan sel diamati persentase konfluen, viabilitas dan abnormalitas sel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vitamin C dengan konsentrasi 0mM (kontrol, 5mM, 10mM, 15mM, 20mM, dan 25mM dalam medium DMEM mampu menghasilkan persentase konfluen berturut-turut 50%, 65%, 72.5%, 82.5%, 87.5%, dan 92.5% dan persentase viabilitas sel sebesar 89%, 94.5%, 94%, 93%, 94%, dan 96.5%. Sedangkan konsentrasi vitamin C yang efektif terhadap pertumbuhan sel paru-paru fetus hamster secara in vitro adalah konsentrasi 25mM.

  15. EFEK GENDER DAN TIPE KEPRIBADIAN DALAM PROSES PEMEROLEHAN BAHASA JAWA SEBAGAI BAHASA KEDU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paundra Pristyasiwi

    2018-02-01

    Full Text Available Pemerolehan bahasa kedua tidak lepas dari beberapa faktor pendukung dan faktor penghambat. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam keberhasilan proses pemerolehan bahasa kedua adalah usia, jenis kelamin dan tentunya perbedaan kepribadian setiap individu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan efek gender dan tipe kepribadian terhadap pemerolehan bahas Jawa sebagai bahasa kedua pada siswa di SMK Giki 1 Surabaya. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas sebelas dan duabelas yang berasal dari luar Jawa (Surabaya tahun akademik 2017/2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan model analisis kategoris deskriptif. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa (1 terdapat perbedaan pada proses pemerolehan bahasa kedua atara siswa perempuan dan laki-laki, siswa perempuan memiliki kemauan dan kemampuan yang lebih tinggi daripada siswa laki-laki, (2 terdapat perbedaan penguasaan pemerolehan bahasa pada siswa berkepribadian ekstrovert dan introvert, siswa ektrovert memiliki kompetensi pemerolehan lebih tinggi daripada siswa berkepribadian introvert.

  16. PENUNDAAN PEMBERIAN PAKAN ARTEMIATERHADAP PERFORMANSI BENIH IKAN COBIA (Rachycentron canadum YANG DIPELIHARA SECARA TERKONTROL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titiek Aslianti

    2016-11-01

    Full Text Available Upaya kontinuitas produksi benih ikan cobia, Rachycentron canadum telah dilakukan namun besarnya biaya operasional dalam penggunaan artemia sebagai pakan masih menjadi faktor pembatas. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian penundaan pemberian artemia dengan tujuan untuk mengetahui waktu yang tepat saat awal diberikan artemia sehingga penggunaannya efektif dan efisien. Penelitian dilakukan dengan menggunakan wadah berupa bak fiber (1 m3 berjumlah 9 unit yang diisi telur cobia sebanyak 3.000 butir/bak dan larva dipelihara hingga mencapai ukuran benih (± 3 cm/umur 20 hari. Rancangan penelitian adalah acak lengkap yang terdiri atas 3 perlakuan yaitu perbedaan waktu awal pemberian artemia yakni pada larva (A umur 5 hari; (B umur 10 hari; dan (C umur 15 hari. Masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Data pertumbuhan dan sintasan dianalisis menggunakan sidik ragam. Performansi fisik dan perkembangan tulang belakang diamati sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan panjang, bobot, ataupun sintasan di antara perlakuan secara statistik tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (P>0,05. Namun pemberian artemia pada larva umur 5 hari (perlakuan A menghasilkan pertumbuhan panjang (28 mm dan bobot badan (74,067 mg serta sintasan (12,07% relatif lebih tinggi daripada perlakuan B ataupun C. Penundaan pemberian artemia lebih dari 5 hari justru menghasilkan benih yang bertumbuh lebih lambat dan banyak mengalami kematian. Hasil pengamatan terhadap perkembangan tulang belakang pada semua perlakuan tidak menunjukkan performansi tulang belakang yang abnormal.  The effort to guarantee a sustainable seed production of cobia, Rachycentron canadum have been carried out but the weight of operational cost in the use of artemia as food has been a problem. The aim of the experiment was to describe the exact and effective time for the initial feeding of seed of cobia using Artemia nauplii. Nine concrete tanks with 1 m3 capacity were stocked

  17. UNDERSTANDING PROSE THROUGH TASK ORIENTED AUDIO-VISUAL ACTIVITY: AN AMERICAN MODERN PROSE COURSE AT THE FACULTY OF LETTERS, PETRA CHRISTIAN UNIVERSITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarah Prasasti

    2001-01-01

    Full Text Available The method presented here provides the basis for a course in American prose for EFL students. Understanding and appreciation of American prose is a difficult task for the students because they come into contact with works that are full of cultural baggage and far apart from their own world. The audio visual aid is one of the alternatives to sensitize the students to the topic and the cultural background. Instead of proving the ready-made audio visual aids, teachers can involve students to actively engage in a more task oriented audiovisual project. Here, the teachers encourage their students to create their own audio visual aids using colors, pictures, sound and gestures as a point of initiation for further discussion. The students can use color that has become a strong element of fiction to help them calling up a forceful visual representation. Pictures can also stimulate the students to build their mental image. Sound and silence, which are a part of the fabric of literature, may also help them to increase the emotional impact.

  18. Mekanisme Proses Pemanasan Air Di Dalam Boiler Dengan Mempergunakan Heater Tambahan Untuk Efisiensi Pembakaran

    OpenAIRE

    Helmon Sihombing

    2010-01-01

    Pada proses pemanasan air, air yang berasal dari raw water (air tanah) tidak langsung dibakar didalam boiler. dalam hal ini digunakan peralatan instrumen Deaerator dan economizer yang berfungsi untuk pemanasan awal sebelum dibakar didalam boiler. Fungsi deaerator dan economizer ini adalah sebagai komponen pembantu untuk memanaskan air sebelum dibakar didalam boiler. Apabila pemanasan air langsung dilakukan didalam boiler maka akan membutuhkan waktu yang cukup lama dan menggunakan bahan b...

  19. Proses Komunikasi Interpersonal Antara Orang Tua Tunggal (Ibu) Dengan Anak Dalam Mempertahankan Intimacy

    OpenAIRE

    Suryadinata, Elvany

    2016-01-01

    Penelitian ini membahas mengenai proses komunikasi antara ibu sebagai orang tua tunggal, dengan anak dalam mempertahankan intimacy dengan metode studi kasus. Menggunakan teori elemen komunikasi interpersonal dari Devito, yang terdiri dari sumber-penerima, enkoding-dekoding, pesan, media, hambatan, konteks, etika, dan kompetensi. Intimacy diantara mereka dikategorikan ke dalam 4 dimensi yaitu kedekatan emosional, kontak fisik, shared activities, serta intellectual sharing. Hasil penelitian men...

  20. CLARIFY (Trademark): An On-Line Guide for Revising Technical Prose,

    Science.gov (United States)

    1983-11-01

    it appears that writers nominalize in an unconscious attempt to make their prose sound significant. Sociolinguistic studies consistently show that...technical information more effectively than a varied mix of long and short sentences. And there are no empirical studies to suggest that varied sentence...earlier studies , especially those that contrast memory and comprehension - 18 - topic" and "agent." New instance,;--that is, elements of new sentences

  1. Efektivitas Penambahan Karbon Aktif Cangkang Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis dalam Proses Filtrasi Air Sumur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Fadhillah

    2016-05-01

    Full Text Available Dampak dari pencemaran air dapat menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan ekosistem dan dapat sebagai pembawa penyakit menular. Oleh karena itu perlu dilakukan penjernihan terhadap air sebelum digunakan untuk meningkatkan kualitas air.  Salah satu  yang dapat digunakan untuk penjernihan air adalah arang aktif cangkang kelapa sawit (Elaeis guineensis. Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui efektifitas penambahan arang aktif cangkang kelapa sawit  dalam proses  filtrasi terhadap karakter fisik (kekeruhan, Ph, bau dan rasa air sumur. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL. Filtrasi air sumur dilakukan dengan 4 perlakuan  dan 3 kali ulangan yaitu: 1. tanpa melewati saringan pasir (kontrol, 2. melewati saringan pasir tanpa arang aktif cangkang kelapa sawit, 3. melewati saringan pasir dengan penambahan arang aktif cangkang kelapa sawit  dengan ketebalan 10 cm, dan 4. ketebalan 15 cm. One way ANOVA digunakan dalam analisis data. Analisa kekeruhan adalah 100,0; 50,5; 40,4; dan 47,5 berturut-turut untuk kontrol, tanpa arang aktif, dengan arang aktif 10 cm dan dengan arang aktif 15 cm. Hasil uji menunjukkan perbedaan yang bermakna antara kekeruhan air kontrol dengan kekeruhan dari perlakuan lainnya. pH air < 7 menjadi 8,99. Analisa bau dan rasa didapatkan  air yang melewati proses filtrasi dengan penambahan arang aktif menghilangkan bau dan rasa pada air tersebut. Penambahan arang aktif cangkang kelapa sawit dengan ketebalan 10 cm cukup efektif dalam proses filtrasi air sumur dan dapat memperbaiki kualitas fisik air.

  2. Pengolahan Lindi Menggunakan Moving Bed Biofilm Reactor dengan Proses Anaerobik-Aerobik-Anoksik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nuriflalail Rio Jusepa

    2017-01-01

    Full Text Available Lindi mengandung konsentrasi organik, Total Kjeldahl Nitrogen, amonium, nitrit dan nitrat yang tinggi sehingga lindi yang tidak diolah dapat mencemari lingkungan. Pengolahan biologis dengan sistem fluidized attached growth seperti Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR dapat digunakan untuk menurunkan senyawa organik dan senyawa nitrogen. Konsentrasi organik dan nitrogen yang tinggi pada lindi dapat diolah dengan mengatur proses aerobik-anaerobik-anoksik di dalam MBBR. Kapasitas pengolahan MBBR yang digunakan sebesar 10 L dan media Kaldness (K1 sebanyak 2 L. MBBR dioperasikan dengan sistem batch, dengan kondisi aerobik yang berasal dari aerator dan pompa submersible, kondisi anaerobik berasal dari pompa submersible saja, dan kondisi anoksik yang berasal dari pompa submersible dan aerator. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa MBBR dapat digunakan untuk menurunkan senyawa nitrogen dan senyawa organik. Efisiensi penyisihan optimum senyawa organik sebesar 87% pada proses anaerobik baik pada sistem fluidized attached growth maupun suspended growth. Efisiensi penyisihan optimum senyawa nitrogen sebesar 72% pada proses anoksik baik pada sistem fluidized attached growth maupun suspended growth.

  3. USAHA PENURUNAN PERSENTASE CACAT RING PISTON TIPE 4JA1 PADA PROSES HABANAKASHI MESIN BESLY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E.V. Yuliana Wibisono

    2007-01-01

    Full Text Available One of the programs that can be used to improve the quality is Six Sigma program using DMAIC method. The research is performed at PT Baninusa Indonesia (PT. BN producing the 2nd type of 4JA1 piston ring. The program is implemented to decrease the defect proportion The production process performance and the problem priority are known from the CTQ itself. The fish bone diagram is used to determine the causes of the problem. The improvement is performed by determination of the best process parameter through the fullfactorial experiment design. The result is significantly decrease defect proportion by 2.682%. Abstract in Bahasa Indonesia : Salah satu program peningkatan kualitas yang dapat mengakomodasi tuntutan peningkatan kualitas adalah program Six Sigma dengan menggunakan metode DMAIC. Penelitian dilakukan pada PT.Baninusa Indonesia (PT.BN, salah satu perusahaan yang memproduksi produk ring piston tipe 4JA1 jenis 2nd ring. Program digunakan untuk menurunkan persentase cacat produk. Dari CTQ yang ada dapat diketahui kinerja proses produksi saat ini dan prioritas permasalahan. Fish bone diagram digunakan untuk akar penyebab masalah Tindakan perbaikan yang dipilih adalah menentukan parameter proses terbaik dengan menggunakan metode eksperimen full factorial. Hasil penerapan parameter proses tersebut menunjukkan pengurangan yang signifikan terhadap persentase cacat sebesar 2,682%. Kata kunci: metoda six sigma, DMAIC, perbaikan kualitas, karakteristik kualitas kritis, diagram fish bone.

  4. PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS BERORIENTASI PROBLEM-BASED INSTRUCTION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Wardani

    2011-12-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian tindakan kelas untuk memperbaiki dan meningkatkan hasil belajarsiswa melalui penelitian tindakan kelas dengan pendekatan Keterampilan Proses Sains (KPS BerorientasiProblem Based Instruction (PBI. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XII IPA 8 SMA N 2 Semarang tahunpelajaran 2008/2009, dengan jumlah siswa 40 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakahpembelajaran dengan menggunakan Pendekatan KPS Berorientasi PBI dapat meningkatkan hasilbelajar dan aktivitas belajar siswa. Fokus dalam penelitian ini adalah hasil belajar kimia yang meliputiaspek kognitif, afektif, psikomotorik, selain juga aktivitas belajar dan keterampilan proses sains siswa,serta kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan hasil belajar siswa berturut-turutadalah 70,33 , 80,63 dan 89,88. Aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan yaitu dengan skorrata-rata 65,21 pada siklus I naik menjadi 75,88 pada siklus II serta meningkat pada siklus III menjadi85,05. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kimia melalui pendekatan KPS berorientasi PBI dapatmeningkatkan hasil belajar serta aktivitas belajar siswa. Kata Kunci: keterampilan proses sains, problem based instruction

  5. Analisis Potensi Ledakan dan Kebakaran Primary Reformer sebagai Unit Proses Produksi Amonia di PT. X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Resti Ayu Lestari

    2016-12-01

    Full Text Available Peningkatan industri pupuk di dunia berimplikasi pada peningkatan jumlah industri amonia. Amonia memegang peranan penting pada proses produksi pupuk dalam hal penyediaan nitrogen. Proses pembuatan amonia melibatkan bahan baku berupa gas alam yang bersifat flammable dengan temperatur dan tekanan yang tinggi dalam setiap tahapan prosesnya. Primary reformer merupakan salah satu peralatan proses dalam produksi amonia dengan temperatur dan tekanan paling tinggi serta paling berisiko mengalami kegagalan yang dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran/ledakan. Primary reformer berperan sebagai salah satu tahapan pemurnian gas alam dengan hasil berupa karbon monoksida. Identifikasi bahaya pada unit primary reformer dilakukan dengan menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA. Hasil analisis FTA menghasilkan bahwa sumber bahaya dari ledakan primary reformer dapat ditinjau dari faktor teknis dan faktor non teknis. Faktor non teknis menyumbang 74% dari penyebab terjadinya ledakan/kebakaran pada primary reformer. Hasil analisis risiko ledakan/kebakaran pada primary reformer dilakukan dengan menggunakan Dow’s Fire & Explosion Index  dengan hasil radius area dampak adalah 51 meter. Nilai kerugian finansial mencapai US$ 23.640.285 dengan kerugian hari kerja minimal adalah 138 hari. Perangkat lunak Arial Location of Hazardous Atmospheres menghasilkan radius ledakan dengan dampak terkecil yaitu dapat memecahkan kaca jendela/pintu (0,5 psi adalah 73 m dari primary reformer. Radius ledakan dengan kekuatan ledakan 1 psi (meruntuhkan rumah/perkantoran adalah 48 m dari primary reformer.

  6. OPTIMASI LAJU ALIR MASSA DALAM PURIFIKASI PENDINGIN RGTT200K UNTUK PROSES KONVERSI KARBONMONOKSIDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumijanto Sumijanto

    2016-03-01

    Full Text Available ABSTRAK OPTIMASI LAJU ALIR MASSA DALAM PURIFIKASI PENDINGIN RGTT200K UNTUK PROSES KONVERSI KARBONMONOKSIDA. Karbonmonoksida adalah spesi yang sulit dipisahkan dari helium pendingin reaktor karena mempunyai ukuran molekul relatif kecil sehingga diperlukan proses konversi menjadi karbondioksida. Laju konversi karbonmonoksida dalam sistem purifikasi dipengaruhi oleh beberapa parameter diantaranya konsentrasi, temperatur dan laju alir massa. Dalam penelitian ini dilakukan optimasi laju alir massa dalam purifikasi pendingin RGTT200K untuk proses konversi karbonmonoksida. Optimasi dilakukan melalui simulasi proses konversi karbonmonoksida menggunakan perangkat lunak Super Pro Designer. Laju pengurangan spesi reaktan, laju pertumbuhan spesi antara dan spesi produk dalam kesetimbangan reaksi konversi dianalisis untuk memperoleh optimasi laju alir massa purifikasi terhadap proses konversi karbonmonoksida. Tujuan penelitian ini adalah menyediakan data laju alir massa purifikasi untuk pembuatan dasar desain sistem purifikasi helium pendingin RGTT200K. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada laju alir massa 0,6 kg/detik proses konversi belum optimal, pada laju alir massa 1,2 kg/detik mencapai optimal dan pada laju alir 3,6 kg/detik s/d 12,0 kg/detik tidak efektif. Untuk memdukung dasar desain sistem purifikasi helium pendingin RGTT200K maka laju alir massa purifikasi untuk proses konversi karbonmonoksida digunakan laju alir massa 1,2 kg/detik. Kata kunci: Karbonmonoksida, konversi, purifikasi, laju alir massa, RGTT200K.   ABSTRACT OPTIMIZATION OF MASS FLOW RATE IN RGTT200K COOLANT PURIFICATION FOR CARBONMONOXIDE CONVERSION PROCESS. Carbonmonoxide is a species that is difficult to be separated from the reactor coolant helium because it has a relatively small molecular size.  So it needs a process of conversion from carbonmonoxide to carbondioxide. The rate of conversion of carbonmonoxide in the purification system is influenced by several parameters

  7. Aspek Keselamatan Kerja Pada Proses Pembentukan Batu Permata Menggunakan Mesin Gerinda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anom Santiana

    2015-07-01

    Full Text Available Proses pengerjaan batu permata ini ada tiga tahapan yaitu proses pemotongan, prosespembentukan dan proses penghalusan. Pada proses pemotongan, bahan baku yang semulamasih berbentuk bongkahan batu baik batu pirus, batu akik, batu kecubung, dan semacamnyadipotong-potong menjadi bagian kecil dengan teknik tertentu dengan menggunakan gerindapotong. Selanjutnya adalah proses pembentukan, potongan batu yang sudah kecil dibentukdengan menggunakan gerinda asah. Bentuk batu permata disesuaikan dengan pesanankonsumen atau sesuai keinginan perajin sendiri. Sedangkan proses akhir pada pengerjaan batupermata ini adalah menggosok atau mengasah batu permata tersebut biar licin dan menggkilap.Dalam setiap proses ini tentunya mempunyai resiko terhadap kecelakaan kerja. Bahaya-Bahayadari Mesin gerinda ini antara antara lain adalah putaran grinda yang sangat cepat, terbentur olehbarang-barang yang terlempar keluar dari mata asah mesin gerinda, Percikan api yang keluar, jaritangan terpotong, debu yang keluar, dan sebagainya. Untuk itu dilakukan observasi terhadap 12orang pekerja perajin batu permata di Karangasem Bali. Gerinda yang digunakan adalah gerindatangan, beban kerja dihitung berdasarkan denyut nadi, keluhan otot diprediksi denganmenggunakan nordic body map. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek keselamatan yangharus diperhatikan oleh perajin adalah penggunaan APD (alat pelindung diri seperti sarung tangan,masker, dan kaca mata, perubahan Sikap Kerja agar lebih alamiah, dan pengaturan waktu kerja.Untuk itu diperlukan pemahaman prosedur kerja sebelum menggunakan gerinda tangan dalampembentukan batu permata pada perajin sebelum menggunakan mesin gerinda.Kata Kunci : Aspek Keselamatan, Mesin Gerinda, perajin batu permata There are three stages in gemstones processing namely the cutting , forming and polishingprocesses. In the cutting process, the raw materials are initially still a good chunk of stone ofturquoise, agate, amethyst, and the like is cut into

  8. Improvement of chronic corneal opacity in ocular surface disease with prosthetic replacement of the ocular surface ecosystem (PROSE) treatment.

    Science.gov (United States)

    Cressey, Anna; Jacobs, Deborah S; Remington, Crystal; Carrasquillo, Karen G

    2018-06-01

    To demonstrate clearing of chronic corneal opacities and improvement of visual acuity with the use of BostonSight prosthetic replacement of the ocular surface ecosystem (PROSE) treatment in ocular surface disease. We undertook retrospective analysis of the medical records of a series of patients who underwent PROSE treatment from August 2006 to December 2014. Patients were referred for ocular surface disease of various etiologies. Primary inclusion criterion was corneal opacity that improved with PROSE treatment. Patients were excluded if topical steroids or adjuvant therapy used once PROSE treatment was initiated. Underlying disease, prior treatment, clinical presentation, and clinical course were extracted from the medical record. Four patients are included in this series. There were three females and one male; median age at time of treatment initiation was 30 years (range = 0.5-58 years). Median duration of PROSE treatment at time of retrospective analysis was 3.5 years (range = 1-8 years). Two cases had corneal opacification in the context of neurotrophic keratopathy: a unilateral case due to presumed herpes simplex keratitis and a bilateral case due to congenital corneal anesthesia associated with familial dysautonomia. One case had corneal opacity from exposure related to seventh nerve palsy, and one had corneal opacification associated with recurrent surface breakdown, neurotrophic keratopathy, and limbal stem deficiency of uncertain etiology. After consistent wear of prosthetic devices used in PROSE treatment for support of the ocular surface, visual acuity improved and clearing of the opacities was observed, without use of topical steroids or adjuvant therapy. These cases demonstrate clearing of chronic corneal opacity with PROSE treatment for ocular surface disease. This clearing can occur with no adjuvant therapy, suggesting that restoration of ocular surface function and integrity allows for corneal remodeling.

  9. Analisa Kesenjangan dan Dampak Perubahan Proses Bisnis Financial Accounting Berdasarkan Best Practice SAP (Studi Kasus: PT Perkebunan Nusantara XI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizki Fadhil Syahria

    2017-01-01

    Full Text Available Salah satu strategi perusahaan yang sangat penting dalam perusahaan adalah dengan melakukan perencanaa sumber daya perusahaan atau dikenal dengan istilah Enterprise Resource Planning (ERP. Perencanaan sumber daya saat ini sangat bergantung dengan teknologi informasi untuk mempercepat proses dan melakukan integrasi data. PT. Perkebunan Nusantara XI (PTPN XI. PTPN sebelas melalui direksi, hendak melakukan penerapan ERP berbasis SAP di perusahaannya. Sebelum melangkah lebih jauh ke implementasi, sebuah organisasi harus melalui serangkaian tahapan yang dimulai dari project preparation, business blueprint, realization, final preparation, dan go live and support (implementasi untuk menerapakan ERP. Pada tugas akhir ini, proses berkedudukan pada tahapan poject preparation tepatnya pada business process requirement and design. Dalam tugas akhir ini, aktifitas business process requirement and design yang didefinikasi sebagai aktifitas pemodelan proses bisnis as-is dan tobe. Dari hasil pemodelan tersebut dilakukan analisa kesenjangan antara proses as is dan to be. Tugas akhir ini berfokus pada aktifitas proses bisnis di dalam kegiatan keuangan atau finance. Hasil dari aktifitas tugas akhir ini akan dijadikan sebagai bahan untuk mengambil keputusan dalam membuat business blueprint serta sebagai acuan untuk tahapan setelahnya

  10. KAJIAN PROSES PEMBUATAN TEPUNG BUAH MANGGA (Mangivera Indica L VARIETAS ARUMANIS DENGAN SUHU PERENDAMAN YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Octavianti Paramita

    2013-05-01

    Full Text Available Salah satu diversifikasi produk olahan yang menarik untuk dikembangkan adalah tepung da-ging buah mangga (mango powder yang telah dikembangkan di negara India, Tepung buah mangga dapat digunakan sebagai bahan alternatif untuk membuat DF (dietary fibre, karena daging buah mangga mengandung pati yang banyak, tinggi selulosa, hemiselulosa, lignin dan carotin. Buah mangga  arumanis yang dibuat menjadi tepung mangga digunakan mangga arumanis yang belum matang / yang masih mentah. Proses perendaman sebelum dilakukan pengeringan sangat berpengaruh terhadap hasil dari tepung mangga yang dihasilkan baik berupa kandungan gizi dan warna. Penelitian ini bertujuan mendapatkan proses pembuatan tepung mangga varietas arumanis yang paling optimal hasilnya berdasarkan karakteristik fisik dan komposisi zat gizi. Proses pembuatan tepung mangga varietas arumanis yang paling optimal hasilnya dengan proses perendaman pada air dingin dan proses tersebut bisa dijadikan bahan dasar pembuatan olahan-olahan pangan yang tinggi serat. Karakteristik Fisik Tepung Mangga Arumanis dan Komposisi Zat Gizi Tepung Mangga Arumanis dengan proses Perendaman Air Dingin yaitu : Tepung berwarna putih kecoklatan, Tekstur : Halus, dan tidak tercium aroma mangga, Rendemen : 12,4 %., Kadar Serat : 3,7370 %, Kadar Vitamin C : 154,9944 mg/100 g, Kandungan Amilum/ Pati : 49,0419 % dan Kandungan Protein: 9,2856 %. One of the interesting diversification of the processed products to be developed is a mango pulp powder which has been developed in India. The mango flour can be used as an alternative material for making the dietary fiber (DF because mango contains a lot of starch, high cellulose, hemicellulose, lignin, and carotin. The “arumanis” mango flour can be made from the immature “arumanis” mango fruits. The immersing process before drying greatly affect the quality of produced mangoes flour in terms of the nutrient composition and the colour. The study aimed to

  11. USULAN PERBAIKAN PROSES BISNIS DENGAN KONSEP BUSINESS PROCESS REENGINEERING (STUDI KASUS : PERMATA GUEST HOUSE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bhaswara Adhitya Wardhana

    2013-04-01

    Full Text Available Permata Guest House Semarang merupakan usaha bisnis yang bergerak di bidang jasa penginapan. Perkembangan skala bisnis Permata Guest House yang pesat tidak disertai dengan penataan dan pengelolaan proses bisnis (Business Process yang memadai, mengakibatkan banyak kemunculan keluhan dari stakeholder, yaitu dari pelanggan (customer, dan kalangan internal karyawan. Key Performance Indicator (KPI yang digunakan dalam penelitian terhadap Permata Guest House ini adalah KPI yang diturunkan dari Critical Success Factor (CSF. Pengukuran kinerja dilakukan dengan berdasarkan indikator performansi (Performance Indicator yang telah ditentukan pada observasi awal beserta ukuran dan target yang dicapai untuk tiap indikatornya. Dari hasil observasi awal didapatkan selisih indikator moral kerja dan loyalitas sebesar 20%, komplain keramahtamahan sebesar 16,67%, komplain penampilan dan sikap sebesar 16,67%, tingkat okupansi marketing sales sebesar 30%, dan kepuasan layanan sebesar 77,78%. Berdasarkan analisis pengukuran kinerja dan proses bisnis telah didapatkan faktor-faktor yang menyebabkan kinerja proses bisnis belum sesuai target, salah satu penyelesaian untuk dapat memperbaiki kinerja adalah dengan merancang ulang proses bisnis dengan menggunakan metode Business Process Reengineering (BPR. Dari hasil BPR perlu dilakukan peninjauan kembali (rethinking, perancangan ulang (redesign, dan evaluasi (retool terhadap model kinerja bisnis. Hasil dari rekayasa ulang proses bisnis berupa pembakuan usulan proses bisnis, penyusunan visi misi perusahaan, perancangan struktur organisasi dan job description, serta penyusunan Standart Operating Procedure Kata Kunci  : critical success factor, key performance indicator, business process reengineering   Abstract Permata Guest House Semarang is a business engaged in the lodging services. The development of business scale rapid Permata Guest House is not accompanied by the administration and management of business processes are

  12. Model Persamaan Faktor Koreksi pada Proses Sedimentasi dalam Keadaan Free Settling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Roessiana D L

    2015-08-01

    Full Text Available Sedimentasi adalah proses pengendapan padatan yang terkandung dalam cairan oleh gaya gravitasi. Pada umumnya proses sedimentasi dilakukan setelah proses koagulasi dan flokulasi, tujuannya adalah untuk memperbesar partikel padatan agar menjadi lebih berat dan dapat tenggelam dalam waktu lebih singkat. Ukuran dan bentuk partikel mempengaruhi rasio permukaan terhadap volume partikel sedangkan konsentrasi partikel mempengaruhi pemilihan tipe bak sedimentasi. Semua factor ini mempengaruhi kecepatan mengendap partikel pada sedimentasi, karena itu membutuhkan kecepatan turunnya partikel untuk mendesain bak sedimentasi yang efektif dan efisien.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkirakan bentuk bentuk persamaan empiric yang merupakan faktor koreksi sebagai fungsi konsentrasi slurry mula-mula serta diameter partikel. Persamaan faktor koreksi dibuat berdasarkan data hasil perhitungan dari persamaan Stokes-Newton, Farag, Fergusson-Church serta persamaan Gibbs-Mathew-Link ternadap data percobaan. Percobaan yang dilakukan adalah mula-mula gaplek dihancurkan kemudian dicampur air lalu dimasukkan ke dalam tabung kaca setinggi 100 cm. Tinggi lapisan padatan yang turun ke bawah dicatat tingginya tiap 3 menit, pencatatan dihentikan setelah beda tinggi lapisan padatan yang diukur tiap 3 menit sudah mulai menurun. Percobaan dilakukan dengan menvariasikan konsentrasi tepung tapioka dalam umpan dari 0,5% sampai 5%, serta diameter partikel antara 0,057 mm sampai 0,1245 mm.Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa persamaan F yang paling cocok adalah bila dikalikan dengan Farag Law dengan persamaan F = 480.941. X 1(0,0751 .X 2(1,7777. . Jadi persamaan kecepatan sedimentasi yang paling baik adalah : gd p 2  s   f  f 2 V = . F 18  f b  

  13. PENELITIAN SIFAT FISIS DAN MEKANIS BAJA KARBON RENDAH AKIBAT PENGARUH PROSES PENGARBONAN DARI ARANG KAYU JATI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masyrukan Masyrukan

    2017-01-01

    Full Text Available Pada penelitian ini, proses pengarbonan (carburising yang dilakukan adalah dengan menambahkan kandungan unsur karbon (C ke dalam permukaan baja. Sumber karbon diperoleh dari arang kayu jati yang telah ditumbuk halus. Temperatur yang digunakan selama proses pengarbonan adalah 900°C, dengan variasi waktu penahanannya 2 jam,  4 jam, dan 6 jam. Setelah itu didinginkan dengan air (quench. Pembuatan benda uji dilakukan untuk mendapatkan sampel dan supaya memudahkan dalam pelaksanaan penelitian.  Pengujian yang dilakukan adalah pengujian struktur mikro, pengujian kekerasan dan pengujian impact.Pengujian kekerasan yang telah dilakukan terhadap material pengarbonan menghasilkan distribusi kekerasan dari permukaan menuju inti, untuk masing-masing waktu penahanan yang berbeda. Untuk waktu penahanan 2 jam mulai HVN 257,5 Kg/mm²  sampai 205,3 Kg/mm² menuju inti ; 4 jam mulai HVN 273,1 Kg/mm² sampai 204,4 Kg/mm² menuju inti ; 6 jam mulai HVN 274,6 Kg/mm²  sampai 204,4 Kg/mm² menuju inti.Hasil pengamatan foto struktur mikro melalui microscope olympus photomicrographic system dihasilkan foto struktur mikro untuk raw material dan carburising sama terdapat ferit dan perlit,  untuk yang dikarburising struktur mikronya,  yaitu ferit  dan perlit.  Semakin lama proses karburising,  semakin banyak pula kandungan perlitnya yang mengakibatkan semakin tingginya tingkat kekerasan. Hasil pengujian impak menunjukkan rata-rata harga impak untuk spesimen raw material = 0,350 J/mm2, waktu penahanan 2 jam = 1,013 J/mm2 , spesimen waktu penahanan 4 jam = 0,600 J/mm2, spesimen waktu penahanan 6 jam = 1,590 J/mm2.

  14. MODEL PENYELESAIAN PERSELISIHAN PARTAI POLITIK SECARA INTERNAL MAUPUN EKSTERNAL (The Model of Political Party Dispute Settlement Internally and Externally

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Cahya Indra Permana

    2016-03-01

    Full Text Available Undang-Undang Parpol mengatur bahwa perselisihan Parpol diselesaikan secara internal oleh Mahkamah Partai atau sebutan lain daripada itu dan secara eksternal oleh Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung. Substansi perselisihan yang final dan mengikat di Mahkamah Partai adalah perselisihan kepengurusan, selebihnya dapat diajukan upaya hukum ke Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung. Di dalam praktek, pengaturan tersebut telah menjauhkan dari rasa keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatan, oleh karenanya sebaiknya direvisi yang mana perselisihan PAW, pelanggaran terhadap hak anggota partai politik, penyalahgunaan wewenang,  pertanggungjawaban keuangan, dan atau keberatan terhadap keputusan partai politik (termasuk keputusan untuk tidak memutuskan terhadap sesuatu hal final dan mengikat dengan Putusan MPP. Sedangkan perselisihan kepengurusan dapat diajukan upaya hukum ke Mahkamah Konstitusi. Political parties act stipulates that a political party dispute resolved internally by the Mahkamah Partai or other designation of that and externally resolved by the District Court and the Supreme Court. The dispute substance in Mahkamah Partai which is final and binding is about organization dispute, the other can be settled in District Court and the Supreme Court. In practice, that arrangement makes the decision apart from the sense of justice, legal certainty and utility. Therefore, these rules should be revised so that the regulation of PAW, violations of the rights of members of political parties, abuse of authority, financial liability, or an objection to the decision of political parties (including the decision not to decide on something is final and binding through Mahkamah Partai decision. While the organization disputes can be submitted to the Constitutional Court for legal action.

  15. PENERAPAN PEMBELAJARAN DENGAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR SECARA BERKELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DI KELAS X SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atik Krismiati

    2013-09-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis serta kinerja siswa. Subyek populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Aloysius Bandung. Pendekatan yang digunakan dengan PMR. Instrumen yang digunakan terdiri dari: tes kemampuan pemecahan masalah dan aktivitas siswa selama pembelajaran. Secara keseluruhan siswa yang pembelajaran pemecahan masalah dengan metode PMR lebih baik dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, yaitu terlihat dengan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Kesulitan siswa terutama pada permasalahan dengan aspek argumentasi dan keakuratan. Selain itu kelebihan dari metode ini siswa lebih terlihat menyukai yaitu terlihat dengan antusiasnya mengerjakan tugas-tugas dari guru serta memberi alasan secara geometri, kreativitas, dan generalisasi yang sebagian besar perwujudannya dilakukan oleh siswa sendiri. Berdasarkan respon dan hasil akhir LKS menunjukkan aktivitas, dan kinerja yang lebih meningkatkan untuk setiap siklusnya Kata Kunci : Pendidikan Matematika Realistik, Pemecahan Masalah Matematis     The purpose of this study is to determine the increase in mathematical problem-solving skills as the well as student performance. The population subjects in this study are the high school students Aloysius Bandung . The approach applied is PMR . The used instruments consisted of : problem solving ability testing and students activities during the learning process. Overall, the students who are applying PMR method is better, which is seen from the increasing cycle I to cycle II. The primary students difficulties are on problems with aspects of argumentation and accuracy. However the advantages of this method the students look more enthusiastic in doing the tasks given are by the teachers, and they are also able to give geometrical and creative reasons. Which most of its manifestations are generally made by the students themselves. Based on the response and the

  16. Graphical Argument in the Essayist Prose of the Pesquisa FAPESP Journal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irene Machado

    2016-03-01

    Full Text Available This article investigates the concept of graphical argumentation as an exercise of essayistic prose developed in the process of writing expansion in printed texts. It is understood that by expanding the scope of the word in the context of visual graphics processes such as drawings, photography and infographics, arguments are achievements much more of diagrammatic reasoning than of rhetorical elaboration. Proof of that are graphic arguments, which have become an inalienable modeling from texts of scientific communication, such as the ones produced in the Pesquisa FAPESP journal.

  17. Sensitivity Analysis of ProSEDS (Propulsive Small Expendable Deployer System) Data Communication System

    Science.gov (United States)

    Park, Nohpill; Reagan, Shawn; Franks, Greg; Jones, William G.

    1999-01-01

    This paper discusses analytical approaches to evaluating performance of Spacecraft On-Board Computing systems, thereby ultimately achieving a reliable spacecraft data communications systems. The sensitivity analysis approach of memory system on the ProSEDS (Propulsive Small Expendable Deployer System) as a part of its data communication system will be investigated. Also, general issues and possible approaches to reliable Spacecraft On-Board Interconnection Network and Processor Array will be shown. The performance issues of a spacecraft on-board computing systems such as sensitivity, throughput, delay and reliability will be introduced and discussed.

  18. The description of morality and manners in Vsevolod Solovyov’s short prose

    OpenAIRE

    Nikolsky Evgeny Vladimirovich

    2013-01-01

    This article contains a genre specificity of short prose by Vsevolod Solovyov, whose work is devoted to the Russian history between the 18th and 19th centuries. According to professor N.L. Vershinina, the author distinguishes the difference between the description of morality and manners. The main difference is in the presence of author’s point of view on the describing occurrences. In this case, such works are considered to be a kind of morality, which characterizes Solovyov’s works. Showing...

  19. The description of morality and manners in Vsevolod Solovyov’s short prose

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nikolsky Evgeny Vladimirovich

    2013-06-01

    Full Text Available This article contains a genre specificity of short prose by Vsevolod Solovyov, whose work is devoted to the Russian history between the 18th and 19th centuries. According to professor N.L. Vershinina, the author distinguishes the difference between the description of morality and manners. The main difference is in the presence of author’s point of view on the describing occurrences. In this case, such works are considered to be a kind of morality, which characterizes Solovyov’s works. Showing every-day life, he examined the process of turning barbarism into a civilizing society.

  20. Eavan O’BRIEN. Women in the prose of María de Zayas

    OpenAIRE

    Costa Pascal, Anne-Gaëlle

    2016-01-01

    Después de haber publicado varios artículos sobre la prosa narrativa de María de Zayas (1590-1661), una de las más famosas escritoras del Siglo de Oro, la catedrática Eavan O’Brien, que trabaja actualmente en el departamento de Hispanic Studies en el famoso Trinity College de Dublin, nos ofrece una monografía escrita en inglés y titulada Women in the prose of María de Zayas. No es la primera vez que sale a la luz un trabajo sobre las diferentes figuras femeninas que aparecen en las dos colecc...

  1. ANALISIS KOMPETENSI PROFESIONAL GURU ADMINISTRASI PERKANTORAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SMK TAMTAMA PREMBUN KABUPATEN KEBUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Ayu

    2016-03-01

    Full Text Available Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan: 1 Kompetensi profesional guru administrasi perkantoran dalam proses pembelajaran, 2 Penerapan kompetensi profesional guru administrasi perkantoran dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif persentase. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa X, XI, XII program keahlian Administrasi Perkantoran. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin diperoleh sampel sejumlah 60 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru administrasi perkantoran dalam proses pembelajaran menunjukkan bahwa 76% dalam kriteria baik. Guru sudah menerapkan kompetensi profesional dalam proses pembelajaran dari indikator keterampilan membuka dan menutup pelajaran sebesar 73% dalam kriteria baik. Indikator keterampilan menjelaskan sebesar 83% dalam kriteria sangat baik. Indikator keterampilan bertanya sebesar 78% dalam kriteria baik. Indikator keterampilan memberi penguatan sebesar 70% dalam kriteria baik. Indikator keterampilan menggunakan media pembelajaran sebesar 63% dalam kriteria baik. Indikator membimbing diskusi kelompok sebesar 81% dalam kriteria baik. Indikator keterampilan mengelola kelas sebesar 85% dalam kriteria sangat baik. Indikator keterampilan mengadakan variasi sebesar 80% dalam kriteria baik. Indikator keterampilan mengajar perorangan dan kelompok kecil sebesar 75% dalam kriteria baik. The purpose of this research is to analyze and describe: 1 teacher's professional competence of the administrative offices in the learning process in vocational Enlisted Prembun Kebumen, (2 Is the professional competence of teachers office administration already applied in the process of learning in vocational Enlisted Prembun Kebumen. The population is students of class X, XI, XII Administrative skills program

  2. Proses Penanganan Tata Kearsipan Daerah pada Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Deli Serdang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisnawati Lisnawati

    2014-06-01

    Full Text Available Kebutuhan manusia akan informasi begitu penting, beragamnya jenis media saluran informasi turut menambah kemudahan bagi siapa saja untuk mencari informasi tidak terkecuali bagi pemerintahan daerah sebagai penyelenggara pemerintahan memiliki peran penting untuk menyediakan sistem pengarsipan dalam mendukung kinerja. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimanakah proses penanganan tata kearsipan daerah pada kantor perpustakaan arsip dan dokumentasi Kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian yang digunakan adalah berjenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif dimana pencarian data menggunakan data primer dan data skunder. Hasil penelitian memperlihatkan peralatan penyimpanan arsip masih mengunakan peralatan sederhana dan belum berbasis teknologi.

  3. Pengaruh Media Massa terhadap Proses Peradilan Pidana dalam Kasus Pencurian Kakao oleh Minah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kurniawan Akbar

    2013-04-01

    Full Text Available Di dalam upaya penegakan hukum, media massa memiliki pengaruh yang cukup penting melalui pemberitaannya kepada masyarakat terhadap suatu perkara. Media massa mampu menciptakan suatu opini publik dalam masyarakat terhadap suatu perkara hukum dengan informasi dan berita yang disampaikannya.  Melalui opini publik yang dibangun dalam masyarakat, media massa melakukan fungsi kontrol terhadap proses peradilan atas suatu perkara hukum, tidak terkecuali dalam perkara pidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media massa pada proses peradilan pidana dalam kasus pencurian kakao oleh Minah. Data yang digunakan adalah primer dan sekunder. Adapun analisis yang digunakan menggunakan pendekatan yuridis-empiris. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa opini publik terhadap perkara pencurian 3 (tiga kilogram kakao merupakan salah satu contoh dari fungsi kontrol yang dijalankan oleh media massa, dalam hal ini media massa menyoroti proses peradilan pidana yang tidak berkeadilan bagi Minah. Pengaruh media massa tersebut tampak di dalam proses persidangan terhadap terdakwa Minah oleh majelis hakim pada acara sidang III, yaitu dalam hal pertimbangan putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim terhadap terdakwa. In law enforcement, the media has a significant impact to the community through the preaching of a case. The mass media are able to create a public opinion on a matter of law with which it conveys information and news. Through public opinion in society, mass media perform the control functions of the judicial process of a lawsuit, not the exception in criminal cases. This study aims to analyze the influence of mass media on criminal justice processes in cases of theft of cocoa by Minah. The data used are the primary and secondary. The analysis used juridical-empirical approach. These results indicate that public opinion against theft case 3 (three pounds of cocoa is one example of a control function that is run by the mass media. Mass media

  4. Perancangan Fasilitas Kerja yang Ergonomis pada Proses Pelarutan Printed Circuit Board (PCB dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment (Studi kasus di IK-Tech

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhi Susatyo

    2017-11-01

    Full Text Available IK-Tech merupakan home industry  yang bergerak dalam pembuatan PCB. Proses produksi di IK-Tech masih dengan proses manual, terutama pada proses pelarutan PCB (proses Etching. Proses Etching di IK-Tech tumpah, proses yang lama dan penggunaan yang tidak ergonomis karena operator bekerja dengan menggunakan alat yang seadanya berupa nampan, sehingga dalam proses pelarutan, terdapat banyak kekurangan seperti pelarut mudah posisi jongkok membungkuk. Gerakan kerja yang berulang-ulang dengan frekuensi yang sering, mengakibatkan operator tidak nyaman dalam bekerja dan mudah lelah. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan dalam proses Etching yaitu merancang fasilitas kerja.       Pada penelitian ini, dirancang fasilitas kerja dengan pendekatan Quality Function Deployment. Metode ini bertujuan mengakomodasi perancangan fasilitas kerja berdasakan kebutuhan pengguna. Selain itu, pendekatan ergonomis pada perancangan fasilitas kerja untuk memperkecil beban kerja operator sehingga menciptakan rasa nyaman dan aman bagi operator dalam bekerja.        Berdasarkan hasil analisis dan pengolahan data, enumeration persentase keluhan operator sebelum perancangan sebesar 7% keluhan sakit, setelah perancangan turun menjadi 0% (tidak ada keluhan sakit. Rekapitulasi waktu pelarutan sebelum perancangan sebesar 22,66 menit/unit, waktu pelarutan setelah perancangan (penggunaan manual sebesar 13,66 menit/unit dan waktu pelarutan setelah perancangan (penggunaan otomatis sebesar 11,37 menit/unit. Dari rekap waktu pelarutan, diketahui penurunan waktu pelarutan sebelum dan setelah perancangan (penggunaan manual sebesar 39,72 %, penurunan waktu pelarutan sebelum dan setelah perancangan (penggunaan otomatis sebesar 49,82 %.

  5. PENJADWALAN PRODUKSI IKS-FILLER PADA PROSES GROUND CALCIUM CARBONATE MENGGUNAKAN METODE MPS DI PERUSAHAAN KERTAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supriyadi Supriyadi

    2016-06-01

    Full Text Available Persaingan industri kertas semakin ketat dengan banyaknya industri atau perusahaan yang bergerak dalam industri yang sama dalam bersaing mendapatkan dan mempertahankan pelanggan. Permasalahan yang terjadi saat ini di CaCO3 Section pada Perusahaan Kertas adalah belum tersedianya jadwal induk produksi (Master Production Schedule = MPS sebagai dasar penentuan proses produksi IKS-Filler yang menyebabkan kekurangan persediaan sehingga kualitas kertas cacat dan perusahaan menderita kerugian yang cukup besar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa peramalan yang sesuai untuk diterapkan, merencanakan produksi dengan biaya terendah, penjadwalan produksi sebagai dasar proses produksi dan menghitung persediaan pengaman. Metode yang digunakan adalah peramalan (moving average, perencanaan produksi (level production plan, chase plant, dan intermediate plan, penjadwalan produksi (MPS trial and error dan menganalisis jumlah persediaan pengaman (safety stock menggunakan distribusi normal. Dari hasil pengolahan data menyimpulkan bahwa peramalan yang sesuai adalah Moving Average (n = 3 dengan nilai MAD terkecil dan tracking signal yang tidak menyimpang. Biaya terendah perencanaan produksi menggunakan metode intermediate plan sebesar 56,5 USD. Jadwal Induk Produksi mempunyai persediaan akhir 191 Ton dan rata-rata produksi tiap minggu sebesar 1,852 Ton. Jumlah persediaan pengaman dengan tingkat layanan 95% sebesar 101,75 Ton.

  6. PEMANFAATAN HUTAN MELALUI PEMBELAJARAN BIOLOGI TERINTEGRASI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN SIKAP ILMIAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurmaliahayati S.Pd.

    2013-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan keterampilan proses sains (KPS dan sikap ilmiah melalui pemanfaatan hutan dalam pembelajaran biologi terintegrasi tipe connected. Metode penelitian yang digunakan adalah metode weak experiment dengan desain one group pretest-postest dilaksanakan di SMA Negeri di Krayan Kalimantan Timur kelas X tahun ajaran 2011-2012 Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan postest untuk KPS dan sikap ilmiah, lembar observasi aktivitas guru dan siswa untuk menjaring informasi mengenai kegiatan selama pembelajaran berlangsung. Data dianalisis dengan uji perbedaan dua rata-rata, yaitu paired samples T Test dalam program komputer SPSS 16 for windows. Hasilnya terdapat perbedaan signifikan antara skor tes awal dan skor tes akhir KPS dan sikap ilmiah siswa. Rerata N-gain KPS dan sikap ilmiah berturut-turut adalah 0,46 dan 0,35 (sedang. Tingkat presentase keterlibatan siswa pada tiap pertemuan semakin mendekati 100%, artinya hampir semua siswa terlibat aktif dalam melakukan pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan KPS dan sikap ilmiah siswa setelah melalui pemanfaatan hutan dalam pembelajaran biologi terintegrasi tipe connected. Kata Kunci : keterampilan proses sains, pemanfaatan hutan, pembelajaran terintegrasi, sikap ilmiah

  7. PELACAKAN KEMBALI KONTROL-KONTROL OBYEK PADA PENAMBAHAN OBYEK SECARA DINAMIS BERBASIS VISUAL BASIC STUDI KASUS ANALISA HIRARKI TUGAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Sunaryono

    2003-01-01

    Full Text Available v\\:* {behavior:url(#default#VML;} o\\:* {behavior:url(#default#VML;} w\\:* {behavior:url(#default#VML;} .shape {behavior:url(#default#VML;} Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Pembentukan HTA(Hierarchical Task Analysis pada dunia nyata dapat menentukan urutan tugas yang harus diselesaikan dan beberapa jalan / cara yang dapat dicapai baik secara horizontal maupun vertikal. Pendekatan HTA dapat dipetakan kedalam logika komputer berupa alur tugas dari setiap obyek di komputer yang membentuk hirarki tugas dari masing-masing obyek yang akan dikerjakan oleh komputer. Pekerjaan ini mirip dengan pembuatan strategi dan kemudian hasilnya terlihat secara visual, sehingga memungkinkan terjadinya refresh engineering tanpa harus melakukan kompilasi program. Pekerjaan tersebut terdiri dari : pembuatan aturan untuk masing-masing obyek dan cara penerjemahannya (interpreter. Setiap obyek yang dibuat diberi urutan tugas yang berkaitan dengan event, property dan method dari suatu obyek yang akan dikerjakan. Perencanaan obyek tersebut tersimpan ke dalam database sehingga untuk pengerjaan akan merefer ke aturan yang ada di database tersebut yang kemudian di load ke memory sama halnya ketika suatu obyek di instanciate.Kontrol-kontrol obyek setelah terbentuk (instance

  8. Perbandingan Daya Hambat Larutan Antiseptik Povidone iodine dengan Ekstrak Daun Sirih terhadap Candida albicans secara In Vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Septriana Putri

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Candida albicansb (C. albicans adalah salah satu mikroorganisme penyebab masalah kesehatan reproduksi wanita, yaitu keputihan (fluor albus. Penggunaan larutan povidone iodine dan bahan alam seperti ekstrak daun sirih menjadi pilihan masyarakat sebagai pembersih alat kewanitaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkandaya hambat larutan antiseptik povidone iodine dan ekstrak daun sirih terhadap jamur C. albicans secara in vitro. Penelitian dilakukan terhadap lima isolat jamur C. albicans dengan larutan kontrol akuades.Perlakuan terdiri dari povidone iodine, ekstrak daun sirih dengan konsentrasi 5%, 10%, dan 20%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa povidone iodine memiliki daya hambat terhadap C. albicans. Ekstrak daun sirih dengan konsentrasi 5% dan 10% tidak memiliki daya hambat terhadap C. albicans, namun ekstrak daun sirih konsentrasi 20% memiliki daya hambat terhadap C. albicans. Analisis statistik dengan uji ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Post-hoc menunjukkan perbedaan bermakna antara daya hambat larutan povidone iodine dan ekstrak daun sirih 20% terhadap kontrol(p < 0.05.Larutan povidone iodine memiliki daya hambat dua kali lebih besar terhadap pertumbuhan C. albicans dibandingkan ekstrak daun sirih 20%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa larutan povidone iodine dan ekstrak daun sirih 20% dapat menghambat pertumbuhan jamur C. albicans secara in vitro. Kata kunci: povidone iodine, ekstrak daun sirih, Candida albicansAbstract Candida albicans (C. albicans is one of the frequent causes of  reproductive health problems in women, namely vaginal discharge (fluor albus. The antiseptic solution, povidone iodine, is still an option to overcome vaginal discharge. The use of natural materials such as betel (Piper betle L. leaves extract also become a popular choice as adouche for women. The objective of this study was to compare the inhibitory activity of povidone iodine solution and betel leaf extract against the growth of

  9. ANALISIS DIAZINON SECARA DIFERENSIAL PULSA VOLTAMETRI DIBANDINGKAN DENGAN KROMATOGRAFI (Diazinon Analysis with Differential Pulse Voltametry Compared to Chromatography

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pirim Setiarso

    2011-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Telah dilakukan penelitian penentuan diazinon dari sampel tanah pertanian di beberapa kecamatan Kabupaten Nganjuk Jawa Timur menggunakan elektroda kerja tembaga amalgam padat (CuSAE secara diferensial pulsa voltametri (DPV dibandingkan dengan metode kromatografi. 100 g sampel tanah pertanian yang dihaluskan dengan ukuran 100 mesh diekstraksi menggunakan aseton. Ekstraksi dilakukan menggunakan ekstraktror soxhlet dengan 10 kali sirkulasi. Hasil ekstraksi sebagian ditambahkan surfaktan SDS untuk dianalisis secara voltametri menggunakan elektroda CuSAE dan sebagian dianalisis menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi (HPLC. Analisis voltametri dilakukan pada pH 3 dengan elektrolit pendukung CaCl 2 menggunakan standar adisi, sedangkan analisis dengan HPLC menggunakan grafik standar. Berdasarkan data voltamogram dan kromatogram yang telah diolah dengan program origin 7.0 menghasilkan perolehan kembali rata-rata diazinon (97.40 ± 1.02 % pada voltametri dan (100.98 ± 7.10 % pada HPLC. Analisis diazinon kedua metode dibandingkan dengan uji t (t hitung = 0.4785 < t tabel = 2.31 sehingga tidak ada perbedaan hasil antara metode voltametri dan HPLC. ABSTRACT The research has been done for determination of diazinon in agricultural soil samples from several districts n Nganjuk, East Java . Solid copper amalgam (CuSAE used  as a working electrode using differential ulse voltammetry (DPV compared with chromatographic method. Around 100 g sample of agricultural soil ith a size 100 mesh was extracted using 100 ml acetone. The extraction was done using extractor oxhlet with 10 times the circulation. A part of the extraction  yield  was  added SDS surfactant for analysis by DPV,  and another part analyzed  by using high performance liquid chromatography (HPLC. Voltammetric analysis carried out at pH 3 with CaCl2 as a supporting electrolyte   using standard addition method, while the analysis by HPLC using calibration curve (standard

  10. Uji Daya Hambat Ekstrak Buah Belimbing Manis (Averrhoa carambola terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus pneumoniae secara In Vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rita Risandi

    2016-09-01

    Full Text Available AbstrakBuah belimbing manis (Averrhoa carambola merupakan salah satu tanaman Indonesia yang diyakini memiliki khasiat obat. Salah satu manfaat yang dapat diambil dari sari buah belimbing manis (Averrhoa carambola adalah dapat mengobati radang tenggorokan. Radang tenggorokan merupakan salah satu infeksi yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae. Tujuan penelitian ini adalah menentukan daya hambat ekstrak buah belimbing manis (Averrhoa carambola terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus pneumoniae  secara in vitro. Metode studi ini ialah eksperimental dengan desain postest only control group design yang dilakukan di Laboratorium Biota Sumatera Universitas Andalas dan Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dari Agustus sampai Oktober 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah belimbing manis (Averrhoa carambola dengan konsentrasi yaitu 5%, 10%, 15% dan 20% tidak memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus pneumoniae.  Hal ini terbukti karena tidak terbentuk zona hambat pada agar darah dan tidak terdapat pengaruh lama kontak ekstrak buah belimbing manis (Averrhoa carambola  terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus pneumoniae secara in vitro. Ekstrak buah belimbing manis tidak memiliki efek antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus pneumoniae.Kata kunci: ekstrak buah belimbing manis, Streptococcus pneumoniae, daya hambat Abstract             Star fruit (Averrhoa carambola is a Indonesian plant that is believed to have medicinal properties. One of the benefits that can be drawn from the juice of star fruit (Averrhoa carambola is the ability to treat strep throat. Strep throat is a bacterial infection caused by Streptococcus pneumoniae. The objective of this study was to determine the inhibitory extract of star fruit (Averrhoa carambola on the growth of the bacterium Streptococcus pneumoniae in vitro. This was an experimental  research  with design

  11. Uji Efektivitas Pestisida terhadap Beberapa Patogen Penyebab Penyakit Penting pada Buah Naga (Hylocereus sp. secara In Vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Widiastuti

    2011-12-01

    Full Text Available Problem caused by pathogen in Dragon Fruit (Hylocereus sp. cultivation became very important because it decreased significantly the quantity and quality of the fruit production. This study aims to determine the effectiveness of some pesticides against pathogens that cause diseases of dragon fruit in several plantations in the DIY (Sleman and Kulon Progo and Central Java (Magelang and Batang. Test of fungicide effectiveness was done in vitro on PDA medium (potato dextrose agar by poisoned food technique. The fungicides were mancozeb 80 %, methyl tiofanat 70 %, copper hydroxide 80 %, chlorotalonil 75 %, mancozeb 64 % + metalaxyl 4 %, mancozeb karbendazim 73.8 % + 6.8 %,benomyl 50 % at a concentration of 1g/L. The bactericides used were streptomycin sulfate 20 % and oxytetracycline 150 AL with each concentration of 1 g/L and 1 mL /L. The results showed that benomyl 50 % was the most effective fungicide to suppress the growth of Fusarium sp. (brown spot, Colletotrichum sp. (anthracnose and Pestalotiopsis sp. (scab, followed by mancozeb 73.8 % +karbendazim 6.8 % and 73.8 % mancozeb. Bactericide which was able to suppress the growth of Erwinia sp. (stem rot was streptomycin sulfate 20 %.   Gangguan patogen pada buah naga (Hylocereus sp. saat ini menjadi masalah penting karena secara signifikan menurunkan kuantitas dan kualitas hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektivan beberapa pestisida terhadap patogen penyebab penyakit-penyakit penting pada tanaman buah naga yang ditanaman pada beberapa sentra pertanaman di Propinsi DIY (Sleman dan Kulon Progo dan Jawa Tengah (Magelang dan Batang. Uji keefektivan pestisida dilakukan secara in vitro pada medium PDA (potato dextrose agar dengan metode teknik makanan beracun (poisoned food technique. Fungisida yang dipergunakan adalah mankozeb 80%, tiofanat metil 70%, tembaga hidroksida 80%, klorotalonil 75%, mankozeb 64% + metalaksil 4%, mankozeb 73,8% + karbendazim 6,8%, benomil 50% dengan

  12. MENINGKATKAN KAPASITAS LOADING MESIN PRESS 1000T PADA PROSES PRESS BRACKET SUPPORT AIR TANK DENGAN METODE PDCA DI PT. XYZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Renty Anugerah Mahaji Puteri

    2016-01-01

    Full Text Available Agar proses produksi bisa berjalan dengan lancar, diperlukan improvement. Dalam pembahasan ini, improvement yang akan dilakukan terkait dengan proses pembentukan part bracket support air tank. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah PDCA (Plan Do Check Action. Metode ini diangkat penulis sebagai metode yang paling cocok untuk diterapkan pada perusahaan yang bergerak di bidang otomotif seperti PT. XYZ ini. Yang menjadi titik fokus dari improvement yang akan dilakukan saat ini adalah dies untuk part bracket support air tank. Produk ini dianggap cocok untuk menjadi bahan improvement karena merupakan new project. Sehingga dapat melakukan improvement yang ekstrim sekalipun tanpa harus mengganggu produksi yang sedang berlangsung. Untuk itu penyesuaian atau rekayasa terhadap dies dari part tersebut akan dilaksanakan guna mencapai hasil atau target yang diinginkan.Adapun hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah tercukupinya kapasitas mesin untuk melakukan prosesproses yang harus dilakukan untuk pembuatan part bracket support air tank. Selain itu, kualitas dari produk yang dibuat juga menjadi item yang harus tetap dijaga. Karena kualitas dari produk yang dibuat akan menjaga kepercayaan customer terhadap PT. XYZ.

  13. Delayed Release from Proactive Interference with Meaningful Material: How Much Do We Remember After Reading Brief Prose Passages?

    Science.gov (United States)

    Blumenthal, Gary B.; Robbins, Donald

    1977-01-01

    Three experiments were conducted, investigating the buildup of and the release from proactive interference, in which the stimulus materials were brief prose passages about specific topics. Each passage was followed by a multiple-choice test, and then a final test on all the passages read was given. Implications of the data for standardized tests…

  14. Flawlessi tankeriga sõitnud Küprose firma ei võta merereostuse tekitamist omaks / Martin Hanson

    Index Scriptorium Estoniae

    Hanson, Martin, 1984-

    2006-01-01

    Flawlessi tankeriga opereerivat Küprose firmat Hanseatic Shipping ei saa reostuses süüdistada, sest nemad vedasid rasket kütteõli, kuid Lääne-Eesti rannikult leiti pooltahke õlimass. Vt. samas: Piret Reiljan. Alambra reostuse puhul jäi Eestil trahv saamata; Prokuratuuril sadu kahtlusaluseid

  15. Faktor Penghambat Proses Layanan Konseling Individual di SMA se-Kota Cilacap

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fenti Nurindahsari

    2015-12-01

    Full Text Available Berdasarkan penuturan guru BK di salah satu SMA di kota Cilacap yang pernah menjadi tempat observasi oleh peneliti, ditemukan fenomena terkait dengan layanan konseling individual di sekolah tersebut yang tidak sesuai dengan teori-teori mengenai konseling individual yang ada dalam bimbingan konseling. Contoh yang tidak sesuai dengan teori  ketika proses konseling berakhir guru BK di sekolah tersebut tidak ada upaya tindak lanjut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor penghambat proses layanan konseling individual di SMA sekota Cilacap. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konselor yang ada di SMA sekota Cilacap. Teknik sampel untuk konselor yang dipilih praktikan adalah sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah angket. Validitas menggunakan rumus Product Moment. Uji reliabitilitas menggunakan rumus Alpha. Metode analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukan faktor internal penghambat berasal dari konselor dalam kriteria tinggi (71,74% faktor eksternal penghambat termasuk kriteria tinggi yaitu norma (71,59%, sarpras (71,38% dan lingkungan fisik (72,39%. Dapat disimpulkan hambatan yang ada dalam proses layanan konseling individual di SMA sekota Cilacap berasal dari faktor internal dan eksternal yang memiliki kriteria yang sama yaitu dalam kategori tinggi. Based the narrative counseling teacher in one high school in Cilacap town that  once a place observation, discovered the phenomenon associated with individual counseling services in the school is not in accordance with the theories about the existing individual counseling in counseling. Examples that don’t fit with theory when the counseling process ends counseling teacher the school is’n follow-up effort. The purpose of this study to determine inhibiting factors individual counseling service process In senior high school Cilacap derby. Pupolasi in research is senior high school counselors. Technical

  16. PERBEDAAN FISIK DAN KIMIA KOMPOS DAUN YANG MENGGUNAKAN BIOAKTIVATOR MOL DAN EM 4

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Priyantini Widiyaningrum

    2013-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan mikroorganisme lokal (MOL sebagai aktivator dalam proses pengomposan sampah daun, serta membandingkan penampilan fisik, penyusutan bahan, kadar air dan C/N rasio kompos yang dihasilkan dengan kompos yang menggunakan EM sebagai bioaktivator. Bahan baku kompos terdiri dari daun kering cacah dan kotoran kambing. Kompos dipanen setelah proses pengomposan berlangsung selama 6 minggu. Setiap perlakuan dibuat tiga ulangan. Data kualitatif yang diamati meliputi tekstur, warna dan bau, sedangkan data kuantitatif yang diukur meliputi persentase penyusutan bahan, persentase kompos yang terbentuk, kadar air, dan C/N rasio. Analisis data kualitatif dilakukan secara deskriptif, sedangkan data kuantitatif menggunakan uji t. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kompos kedua perlakuan memiliki penampilan fisik tidak berbeda. Berdasarkan uji t, ratarata penyusutan bahan, kadar air dan C/N rasio kompos matang tidak berbeda nyata, akan tetapi persentase kompos yang terbentuk menunjukkan perbedaan nyata. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa kompos daun kedua perlakuan memperlihatkan penampilan fisik, penyusutan, kadar air dan C/N rasio yang tidak berbeda, sedangkan persentase kompos yang terbentuk pada kompos + EM lebih tinggi dibanding kompos + MOL. Secara umum kedua kompos masuk kategori layak digunakan berdasarkan standar SNI No. 19-7030-2004. 4 4

  17. PENGARUH IMPLEMENTASI THE 4-E LEARNING CYCLE TERHADAP PENGETAHUAN, KETERAMPILAN PROSES DASAR, DAN SIKAP ILMIAH IPA SISWA SDK KEREROBBO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ferdinandus Bele Sole

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model 4-E learning cycle terhadap: (1 pe-ngetahuan IPA siswa SD, (2 keterampilan proses dasar IPA siswa SD, dan (3 sikap ilmiah IPA siswa SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah selu-ruh siswa kelas V SDK Kererobbo, Kecamatan Kota Tambolaka semester II tahun ajaran 2012/ 2013. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling jenuh untuk dijadikan sebagai kelas eksperi-men dan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen dilaksanakan pembelajaran IPA dengan menggunakan model 4-E Learning Cycle, sedangkan pada kelas kontrol menggunakan pembelajaran ekspositori. Instrumen yang digunakan adalah (1 tes terintegrasi untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan proses dasar IPA dan (2 skala sikap untuk mengukur sikap ilmiah. Analisis data menggunakan (1 statistik deskriptif untuk mendeskripsikan data pengetahuan, keterampilan proses dasar dan sikap ilmi-ah; dan (2 statistik inferensial dengan menggunakan independent sampel t-test untuk menguji hipote-sis penelitian pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 penerap-an model 4-E learning cycle berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengetahuan IPA siswa di SDK Kererobbo dengan nilai sig 0,044; (2 penerapan model 4-E learning cycle berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan proses dasar IPA siswa di SDK Kererobbo dengan nilai sig 0,020; dan (3 penerapan model 4-E learning cycle berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap ilmiah siswa di SDK Kererobbo dengan nilai sig 0,000. Kata Kunci: the 4-E Learning Cycle, pembelajaran ekspositori, pengetahuan sains, keterampilan proses dasar, sikap ilmiah.

  18. PROSES BERPIKIR SISWA TUNANETRA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI TEORI PEMROSESAN INFORMASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Syafitri T

    2016-07-01

    Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan bertempat di UPT SMPLBN Kota Pasuruan. Subjek dalam penelitian ini merupakan seorang siswa tunanetra dari kelas IX tahun ajaran 2015/2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir siswa tunanetra dimulai dari adanya stimulus, stimulus berupa soal masuk ke dalam sensory register siswa tunanetra melalui indra perabaan dan indra pendengaran, kemudian memasuki short-term memory setelah sebelumnya melalui tahap selective attention dan perception, dalam short-term memory informasi lama berupa konsep-konsep yang dibutuhkan dalam menyelesaikan masalah dipanggil dari long-term memory (retrieval, ketika informasi meninggalkan short-term memory, ada dua kemungkinan yang terjadi yaitu informasi akan menuju ke long-term memory (encoding dan atau akan diteruskan menuju lingkungan berupa respon/jawaban siswa.

  19. Analisa Pengaruh Penambahan Kapasitor Terhadap Proses Pengisian Baterai Wahana Bawah Laut

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Muhammad Chanif

    2014-03-01

    Full Text Available Potensi wisata bawah laut Indonesia banyak yang belum dikembangkan, hanya Pulau Bali yang sudah memanfaatkannya dengan membuat wahana bawah laut yang berpenggerak motor DC yang listriknya disuplai oleh baterai. Setiap satu jam pelayanan berupa penyelaman, wahana bawah laut ini melakukan pengisian baterai sekaligus muat penumpang. Agar terdapat nilai ekonomis dan efektivitas selama proses itu di pelabuhan, dalam skripsi ini akan diuraikan mengenai pengaruh kapasitor untuk menambah muatan baterai charger, sehingga arus yang masuk bisa bertambah. Dalam rangkaian baterai charger yang telah dimodifikasi jumlah kapasitor menjadi 3 buah, nilai arus yang keluar sebesar 18 Ah dan tegangan yang keluar adalah tegangan input ditambah 4 V. Perbandingan rangkaian baterai charger yang termodifikasi penambahan kapasitor mampu mempercepat 1.44 kali dibanding dengan rangkaian sederhana. Selain itu, penambahan kapasitor bank juga mampu memberikan penghematan daya sebesar 22 % dengan menambahkan kapasitor berkapasitas 0.00519 Farad.

  20. Perancangan dan Simulasi MRAC untui Proses Pengendalian Temperatur pada Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amelia Sylvia

    2014-03-01

    Full Text Available Temperatur merupakan salah satu variabel proses dasar yang dikendalikan untuk menjaga suhu cairan di dalam reaktor. Model Reference Adaptive Controller (MRAC dengan MIT rule dipilih untuk mencapai spesifikasi respon yang diinginkan pada CSTR. Beban yang bervariasi berupa debit aliran likuid yang masuk ke dalam reaktor dapat menyebabkan perubahan parameter yang mempengaruhi perubahan temperatur output produk pada CSTR. Sebuah simulasi dilakukan dengan menggunakan MATLAB dan hasilnya dianalisa. Respon plant dapat melakukan adaptasi parameter – parameter kontrolernya cukup baik pada nilai gain adaptasi dengan rentang 0.00000010000 sampai 0.00000000001. Waktu yang dibutuhkan untuk mengatasi beban yang bervariasi berupa debit aliran yang masuk ke dalam reaktor dengan nilai yang maksimal (1.5 m^3/min menghasilkan respon plant lebih cepat 42 detik dari pada debit aliran masuk dengan nilai yang nominal (1 m^3/min 63 detik dan minimal (0.5 m^3/min 75 detik.

  1. Mirrors in Russian Decadent and Symbolist Prose: Valery Briusov and Dmitry Merezhkovsky

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kirsten Lodge

    2010-06-01

    Full Text Available Examining mirror imagery in the prose works “In the Mirror” by Valery Briusov and The Resurrected Gods: Leonardo da Vinci by Dmitry Merezhkovsky, both published in 1902, this article situates the Russian Decadent and Symbolist associations of the mirror in the pan-European literary and philosophical context. The mirror constitutes the threshold of manifold oppositions, including life and art, life and death, and reality and dream or imagination. It is a realm of alternative reality, magical and seductive, as in Briusov’s story, or potentially both demonic and divine, as in Merezhkovsky’s novel. In accordance with the Romantic tradition as well as Decadent and Symbolist iconography, mirror imagery in these two works is inseparable from questions of the nature of art and the power of artistic creation.

  2. LA PHOTOGRAPHIE ET LE CORPS DANS LA PROSE DE MIRCEA NEDELCIU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iuliana MIU

    2015-11-01

    Full Text Available The article p roposes an interpretation of Mircea Nedelciu's work according to the techniques used in his writing and to the cultural predispositions adapted for the time he created. Beside the influences and the interferences between literature and cinematography, ther e is specific interest regarding the reader 's role or the ideal representation of reality; the prose of Mircea Nedelciu contains a sum of reflexions about body and writing. Same as Gheorghe Crăciun, the author of The Somotographic Pact , Nedelciu finds in his photographies a way of catching the present, the sense of reality and palpable in literature. Either he describes the photographic process, or he stops in front of some plastic backgrounds, all of these images cause the writer changes of physiological behavior or of opinion regarding time, perception and object.

  3. PERAN KEPEMIMPINAN KONTAK TANI DALAM PROSES DIFUSI INOVASI TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAMAN DAN SUMBERDAYA TERPADU PADI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pepi Rospina Pertiwi

    2013-03-01

    Full Text Available Farmers group is lead by a farmer leader that was expected to improve a dynamic of group activities. The farmer leader has significant role in ensuring the relationship between farmers in relation to the information sharing of the agricultural innovation. This study was aimed to examine the leadership role of the farmer leaders in the process of technology diffusion namely PTT Paddy, an innovation that was currently being introduced. An explanatory research design was chosen to describe the phenomenon of the leadership role of farmer leaders that was evaluated by other farmers. The research was conducted in the subdistrict Carenang, Serang, Banten. Forty participants in successfull farmer groups were selected to evaluate farmer leadership characteristics. The results showed that the farmer leaders have been helping the group to achieve goals, improving communication, increasing the motivation of the farmers, facilitating the farming infrastructure, and solving problems. The role of the farmer leaders as bridging agent in communication is categorized satisfactory. This role is effectively used in the process of the innovation dissemination of PTT Paddy to the farmers. Kelompok tani dipimpin oleh seorang kontak tani yang diharapkan dapat meningkatkan dinamika kegiatan kelompok. Kontak tani memiliki peran penting dalam memastikan hubungan antara petani dengan berbagi informasi mengenai inovasi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peran kontak tani dalam proses difusi teknologi yaitu Pengelolaan Tanaman dan Sumberdaya Terpadu (PTT Padi, sebuah inovasi yang saat ini sedang diperkenalkan. Desain penelitian adalah eksplanatory research dipilih untuk menggambarkan fenomena peran kontak tani yang dievaluasi oleh petani lain. Penelitian dilakukan di Kecamatan Carenang, Serang, Banten. Empat puluh peserta dalam kelompok tani terpilih untuk mengevaluasi karakteristik kontak tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontak tani telah membantu

  4. UJI ZONA HAMBAT EKSTRAK DAUN PUTRI MALU (Mimosa pudica TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA SECARA IN VITRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nyoman Ririn Chandrika Sari

    2015-04-01

    Full Text Available Resistensi Staphylococcus aureus dan MRSA terhadap antibiotika spektrum luas mendorong berbagai penelitian untuk menemukan senyawa aktif yang sensitif dan efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penghambatan ekstrak daun putri malu (Mimosa pudica terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan MRSA.Penelitian terhadap aktivitas antimikrobial ekstrak daun putri malu dilakukan dengan metode agar difusi cakram dengan menggunakan metode Kirby-Bauer.Suspensi bakteri disesuaikan dengan standar kekeruhan Mc Farland 0.5. Biakan bakteri dalam cawan petri masing-masing diberikan 6 perlakuan, yaitu kontrol positif (amoxicillin atau vancomycin, kontrol negatif (alkohol, serta ekstrak daun putri malu dengan konsentrasi 25 mcg/ml, 50 mcg/ml, 75 mcg/ml dan 100 mcg/ml. Pertumbuhan Staphylococcus aureus dihambat secara signifikan oleh ekstrak daun putri malu, dengan efek inhibisi pada semua konsentrasi secara signifikan lebih baik dibandingkan dengan kontrol positif (p<0.05. Zona inhibisi Staphylococcus aureus pada konsentrasi 25 mcg/ml adalah 28.86 mm dan telah memenuhi kriteria sebagai antimikrobial sensitif berdasarkan Clinical and Laboratory Standard Institute (CLSI. Inhibisi pertumbuhan MRSA secara signifikan terjadi pada semua konsentrasi ekstrak daun putri malu dibandingkan dengan kontrol negatif (p=0.00. Zona inhibisi terbesar ditemukan pada konsentrasi 100 mcg/ml dengan diameter sebesar 14.16 mm dan memiliki efek antimikrobial sebanding dengan vancomycin dalam menghambat pertumbuhan MRSA (p=0.186. Hasil uji agar difusi cakram menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam ekstrak daun putri malu memiliki aktivitas antimikrobial yang tinggi terhadap Staphylococcus aureus dan MRSA secara in vitro.

  5. Audit Secara Prospektif terhadap Antimicrobial Stewardship Program pada Pasien Kanker Payudara di RSUP Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yelly Oktavia Sari

    2017-12-01

    Full Text Available Pembedahan yang digunakan sebagai bagian dari pengobatan kanker payudara memiliki potensi risiko infeksi karena pengaruh flora normal pada tubuh dan udara di lingkungan rawat inap. Keefektifan suatu antibiotik dipengaruhi oleh resistensi bakteri terhadap antibiotik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola bakteri, pola sensitifitas antibiotik dan pola penggunaan antibiotik pada pasien kanker payudara di bangsal bedah RSUP Dr. M. Djamil Padang pada bulan April - September 2017. Penelitian ini dilakukan secara prospektif menggunakan metode observasi yang bersifat deskriptif. Pola bakteri pada pasien ditemukan Staphylococcus aureus dan Klebsiella sp. sedangkan pada udara ditemukan bakteri Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis dan Klebsiella sp. Berdasarkan pola sensitifitas bakteri terhadap antibiotik  selama bulan April-Mei 2017 maka yang tergolong baik (>80% adalah amoksisilin/asam klavulanat dan meropenem sementara pada bulan Agustus-September 2017 adalah meropenem. Pola sensitifitas bakteri udara selama bulan April-Mei 2017 tidak ditemukan yang tergolong baik sedangkan pada bulan Agustus-September 2017 adalah gentamisin, siprofloksasin dan meropenem. Dari total pasien sebanyak 32 orang, yang memenuhi kriteria inklusi hanya 7 orang pasien. Pola penggunaan antibiotik terbanyak pada pasien adalah seftriakson dengan jumlah 7(77,8% dan terjadi perubahan pola sensitifitas antibiotik seftriakson pada bulan April - Mei 2017 yaitu sensitif (66,7% menjadi (33,3% pada bulan Agustus-September 2017. Evaluasi kerasionalan penggunaan antibiotik, diperoleh 6(66,7% tepat obat, 9(100% tepat dosis, 7(77,8% tepat lama pemberian 9(100% tepat rute,7(100% tepat pasien dan 4(45,1% tepat indikasi serta potensi interaksi obat sebanyak 1(14,3% yaitu potensi minor.

  6. Hasan Basri Çantay’ın “On Kere Kırk Hadis” Adlı Eserinde Ahkâm Hadislerine Getirdiği Fıkhî Yorumlar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mehmet Özkan

    2015-06-01

    Full Text Available Milli mücadele yıllarının öne çıkan isimlerinden biri olan Hasan Basri Çantay yazarlık, gazetecilik, öğretmenlik ve milletvekilliği gibi birçok alanda faaliyet göstermiş, çeşitli konularda yazılar yazmış, eserler kaleme almıştır. İslami ilimler alanında da kendini yetiştiren Çantay’ın bu alandaki en önemli eseri “Kur’an-ı Hakîm ve Meal-i Kerîm” adlı Kur’an mealidir. İkinci önemli eseri, “On Kere Kırk Hadis” adlı kitabıdır. 1955-1962 yılları arasında üç cilt halinde basılan bu kitap iman, ibâdet, temizlik, ahlak, muâmelat, evlenme, boşanma, suç ve cezalar, şûra, askerlik ve cihat, savaş hukuku,  helal,  haram gibi birçok konuyla ilgili bin iki yüz hadisten oluşmaktadır. Bunların yaklaşık dört yüz yirmisi ahkâm hadisidir. Çantay, hadisleri tercüme etmekle kalmamış yeri geldikçe izahlarda da bulunmuştur. Bu çalışmada Çantay’ın yaklaşık yüz otuz ahkâm hadisine yaptığı izah ve fıkhî değerlendirmelerden örneklere yer verilecektir.

  7. IMPLEMENTASI METODE 5S PADA LEAN SIX SIGMA DALAM PROSES PEMBUATAN MUR BAUT VERSING (Studi Kasus di CV. Desra Teknik Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adriansyah Adriansyah

    2007-01-01

    Full Text Available The objective of this research was to minimize processing time in manufacturing using 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke method. As well as quality, processing time is one of the important points to consider. Improvement had been done in every step of the process to achieve 3.4 defect per million (DPM. Although 6s had not been achieved yet, but 5S method in Lean Sigma have already improved the production process Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan untuk memperlihatkan penggunaan Metoda 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke dalam meminimalkan waktu proses pembuatan produk. Selain kualitas produk, waktu proses merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Perbaikan dari setiap proses dilakukan agar didapat 3,4 kegagalan persejuta (DPM. Walaupun 6s belum tercapai, tapi penerapan metoda 5S dalam Lean Sigma sudah menunjukkan perbaikan pada proses yang dilakukan. Kata kunci: 5S, six sigma, lean sigma

  8. EFFECTS OF TWO METHODS OF INSTRUCTION ON STUDENTS’ CRITICAL RESPONSE TO PROSE LITERATURE TEXT IN ENGLISH IN SOME SECONDARY SCHOOLS IN BENIN CITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F. O. EZEOKOLI

    2016-08-01

    Full Text Available This study investigated the effects of two methods of instruction on secondary school students’ critical response to Prose Literature text. The study adopted a pretest, posttest, control group quasi experimental design. The participants in the study were 84 Senior Secondary II students of Literature-in-English purposively selected from four Schools in Ikpoba-Okha Local Government Area of Edo State. Two intact classes were randomly assigned to each of the treatment and control groups. Three hypotheses were tested at 0.05 alpha level. The instruments used were: Critical Response to Prose Literature Test (r = .75, Questionnaire on Home Background of Students (r = .82, and Critical Response to Prose Literature Test Marking Guide. Data obtained were subjected to Analysis of Covariance and graph. The results showed significant main effect of treatment on students’ critical response to Prose Literature (F (1, 77 = 44.731; p < .05. Students exposed to Engagement Strategies Method performed better than those exposed to the Conventional Method of instruction. Further, home background of students had no significant effect on students’ critical response to Prose Literature text (F (2, 77 = 4.902; p < .05. There was significant interaction effect of treatment and home background of students on students’ critical response to Prose Literature text (F (2, 77 = 3.508; p < .05. It was concluded that Engagement Strategies Method is effective in promoting students’ critical response to Prose Literature text. Teachers of Literature-in-English should employ Engagement Strategies Method in teaching Prose Literature to students in Senior Secondary Schools.

  9. PROSES PRODUKSI BIOETANOL DARI LIMBAH CAIR GULA DALAM KAITANNYA DENGAN POTENSI SEBAGAI BAHAN BAKAR DALAM PERSPEKTIF LIFE CYCLE INVENTORY ASSESSMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agusta Samodra Putra

    2013-11-01

    Full Text Available Life cycle inventory assessment merupakan salah satu tahapan di dalam Life Cycle Assessment (LCA yang bisa digunakan untuk menggambarkan interaksi materi dan energi di dalam suatu proses produksi bioetanol. Studi kasus dilakukan di pabrik gula kawasan Subang dan pabrik bioetanol di kawasan Palimanan yang merupakan pabrik gula dan bioetanol terbesar di Jawa Barat. Inventory yang dilakukan adalah pada bagian perkebunan tebu, pabrikasi tebu menjadi gula, transportasi dari pabrik gula menuju ke pabrik bioetanol, dan pabrikasi etanol. Luas lahan kebun tebu yang dimiliki oleh pabrik gula di Subang adalah seluas 5000 hektar. Dari bahan baku tebu 3000 ton/hari dihasilkan molase sebanyak 60 ton/hari, sisanya menjadi gula dan ampas tebu. Pada inventory kali ini selain dari sisi proses juga dilakukan inventory pada sisi transportasi.

  10. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI RESISTENSI PEMBELIAN PANGAN ORGANIK DAN PROSES PENDIDIKAN KONSUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fety Nurlia Muzayanah

    2015-11-01

    Full Text Available Organic food market share in Indonesian only 0,5–2% from all agricultural products. There are problems in organic food marketing in Indonesia such as consumer confidence and limited information about organics food. This research aimed to analyze correlation of gender, occupation, age and education in intention to purchase organic foods, factors influencing purchase resistance of organic foods, and the pendidikan konsumen process. This research was involved 150 respondents. Data was collected using questionnaire survey. The result showed that gender, occupation, age and education not correlate with purchase intention of organic foods. Result from Structural Equation Modeling (SEM showed that factors caused purchase resistance was negative attitude toward organic foods, unaffordability of organic foods, and lack of awareness in organic foods but subjective norm don’t have significant correlation with purchase intention. Market Education process that can do is educate consumers about health benefits of organic food, organics certification and economics value of organic food.Keywords: consumer behavior, market education, organic foods,  SEMABSTRAKPangsa pasar pangan organik di Indonesia baru mencapai 0,5-2 persen dari keseluruhan produk pertanian. Beberapa kendala pemasaran pangan organik di Indonesia seperti consumer confidence dan terbatasnya informasi mengenai produk organik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan gender, pekerjaan, usia, dan pendidikan terakhir terhadap minat beli pangan organik, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi resistensi pembelian pangan organik, dan mengidentifikasi proses pendidikan konsumen. Penelitian ini melibatkan 150 responden. Responden terdiri dari dosen, staf kependidikan, dan mahasiswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil analisis menunjukkan tidak ada hubungan antara gender, pekerjaan, usia, dan pendidikan

  11. Uji kesetimbangan kalor proses sterilisasi kumbung jamur merang kapasitas 1.2 ton media tanam menggunakan tungku gasifikasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Maulana K

    2016-12-01

    Full Text Available Pada setiap budidaya jamur merang memerlukan proses sterilisasi dengan menggunakan uap panas yang dihasilkan dari boiler sederhana dengan tungku tradisional berbahan bakar kayu bakar. Penggunaan tungku tradisional pada aplikasi proses sterilisasi tersebut dinilai kurang efisien karena efisiensi pembakaran yang masih sangat rendah dan emisi gas buang yang mengganggu. Tungku gasifikasi memiliki kinerja yang lebih baik dari pada tungku tradisional karena memiliki efisiensi yang relatif lebih tinggi dan bebas dari asap pembakaran yang mengganggu. Untuk menggantikan tungku tradisional tersebut dengan tunggku gasifikasi, harus dilakukan uji kesetimbangan kalor terlebih dahulu agar dapat diketahui kebutuhan energi yang diperlukan pada proses sterilisasi tersebut. Dengan uji kesetimbangan kalor dapat diketahui perbandingan energi input pada sisi bahan bakar dengan energi yang termanfaatkan (energi output dan energi yang terbuang (heat losses selama proses sterilisasi tersebut berlangsung. Pengujian dilakukan dengan menggunakan kumbung jamur ukuran sebenarnya yang ada di lapangan dengan jumlah media tanam jamur merang sekitar 1.2 ton limbah kapas menggunakan tungku gasifikasi yang dibuat dari drum bekas oli. Pengujian dilakukan dengan dua variasi bahan bakar pada reactor gasifikasinya yaitu bahan bakar limbah kapas dan bahan bakar limbah sekam padi. Dari hasil uji yang didapat, limbah kapas memiliki jumlah energi output yang lebih besar daripada limbah sekam padi (energi output pada limbah kapas sebesar 8.4% dari energi inputnya dan limbah sekam padi memiliki 7.9% energi output. Namun jika dilihat dari efisiensi pembakarannya, limbah sekam padi memiliki efisiensi yang lebih tinggi daripada limbah kapas (28.0% untuk limbah sekam padi dan 27.2% untuk limbah kapas.

  12. Perancangan SCADA Software dengan Wonderware InTouch Recipe Manager dan SQL Access Manager pada Simulator Proses Pencampuran Bahan

    OpenAIRE

    Wicaksono, Handy; Lim, Resmana; Sutanto, William

    2008-01-01

    In Bahasa Indonesia: Banyak industri yang sudah menggunakan sistem automasi dengan menggunakan PLC (Programmable Logic Controller) dan SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition). Salah satu software untuk membuat program SCADA adalah Wonderware InTouch. Untuk mengelola data dalam bentuk recipe dan database, Wonderware InTouch mempunyai program-program tambahan yaitu Recipe Manager dan SQL Access Manager. Pada penelitian ini, akan digunakan proses pembuatan kertas sebagai contoh kas...

  13. Peningkatan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Fisika Siswa pada Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Happy Komike Sari

    2016-06-01

    Full Text Available Berdasarkan observasi di SMA Negeri 15 Bandarlampung, proses pelaksanaan pembelajaran fisika masih belum meraih hasil yang maksimal terutama pada siswa kelas X. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan Keterampilan Proses Sains (KPS dan hasil belajar fisika siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus pada 30 siswa di kelas X5 SMA Negeri 15 Bandarlampung. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan dan pengamatan, dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi untuk Keterampilan Proses Sains (KPS dan soal uraian untuk hasil belajar. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD dapat meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS dan hasil belajar fisika siswa dari siswa ke siswa. Based on observations in SMA NegerI 15 Bandarlampung, the implementation process of learning physics is still not achieve the maximum results, especially in class X. The main purpose of this study is to describe the increase of KPS and students’ learning achievement in learning physics using a cooperative learning model type Student Team Achievement Division (STAD. This classroom action research has been conducted in three cycles with 30 students of X5 Class of SMA Negeri 15 Bandarlampung. Every cycle consists of planning, action and observation, and reflection. The data were collected using observation sheet for KPS and essay test for learning achievement. Based on the results indicate that the cooperative learning model type STAD effectively could increase KPS and students’ learning achievement in learning physics from cycle to cycle

  14. Perceived Effectiveness of Identified Methods and Techniques Teachers Adopt in Prose Literature Lessons in some Secondary Schools in Owerri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F. O. Ezeokoli

    2016-07-01

    Full Text Available The study determined the methods adopted by teachers in prose literature-in-English classrooms, activities of teachers and students, teachers’ perceived effectiveness of techniques used. It also examined the objectives of teaching prose literature that teachers should address and the extent teachers believe in student-identified difficulties of studying prose literature. The study adopted the descriptive survey research design. Purposive sampling technique was used to select 85 schools in Owerri metropolis and in each school, all literature teachers of senior secondary I and II were involved. In all, 246 literature teachers participated out of which 15 were purposively selected for observation. The two instruments were: Teachers’ Questionnaire (r = 0.87 and Classroom Observation Schedule (r = 0.73. Data were analysed using frequency counts and percentages. Results revealed that teachers adopted lecture (28.4%, reading (10.9% and discussion (7.3% methods. Teacher’s activities during the lesson include: giving background information, summarizing, dictating notes, reading aloud and explaining and asking questions. The adopted techniques include: questioning, oral reading, silent reading and discussion. Teachers’ perceived questioning as the most effective technique followed by debating and summarizing. Teachers identified development of students’ critical faculties and analytical skills, literary appreciation and language skills to be of utmost concern. It was concluded that the methods adopted by teachers are not diverse enough to cater for the needs and backgrounds of students. Keywords: Methods, Techniques, Perceived Effectiveness, Objectives, Literature-in-English

  15. Constrained prose recall and the assessment of long-term forgetting: the case of ageing and the Crimes Test.

    Science.gov (United States)

    Baddeley, Alan; Rawlings, Bruce; Hayes, Amie

    2014-01-01

    It has become increasingly clear that some patients with apparently normal memory may subsequently show accelerated long-term forgetting (ALF), with dramatic loss when retested. We describe a constrained prose recall task that attempts to lay the foundations for a test suitable for detecting ALF sensitively and economically. Instead of the usual narrative structure of prose recall tests, it employs a matrix structure involving four episodes, each describing a minor crime, with each crime involving the binding into a coherent episode of a specified range of features, involving the victim, the crime, the criminal and the location, allowing a total of 80 different probed recall questions to be generated. These are used to create four equivalent 20-item tests, three of which are used in the study. After a single verbal presentation, young and elderly participants were tested on three occasions, immediately, and by telephone after a delay of 6 weeks, and at one of a varied range of intermediate points. The groups were approximately matched on immediate test; both showed systematic forgetting which was particularly marked in the elderly. We suggest that constrained prose recall has considerable potential for the study of long-term forgetting.

  16. The Mythical, Fantastic and Allegorical Sphere of D.R. Popescu’s Prose

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paul Dugneanu

    2016-12-01

    Full Text Available The literature belonging to various genres extended mythological narrative, given that in both cases the main focus is on the narrative of events that took place in a past more or less fabulous. The extension of myth in ritual demonstrates that the message sent by the first is a truth. A convincing argument for this assumption is the fact that in traditional societies the life is highly ritualized. The existence, the experiences and pursuits are modeled after the mythical scheme. The only one that could legitimize them and could offer an entire authority is the myth because man follows his behavior revealed by myth but its consequences also. In D.R. Popescu’s prose, the myth descends to human understanding and living the story is much more possible. The true meanings are deep and paradoxically, not only because it offers solutions to various problems but because it calls the archaic man to transform his condition. Hence, the myth represents a human’s dream to transcend the mortal condition and to integrate his existence in a sacred universe. The mythical vitalism takes place in a system of its own affirmation and the human is showcased excessively in multiple perspectives, drawn to thresholds of experiences.

  17. Functional and thematic diversity of essayistics (on the example if J.Brodsky prose

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maslakov Anton Alexandrovich

    2015-03-01

    Full Text Available The article analyzes how the classification of essay types is related to the genre forming features of essays. It is considered in what way at the end of XX - the beginning of the XXI century it has changed the understanding genre forming features of essays and its place in the literary process. Attention is paid to the genre of the essay universal signs, the importance of which is recognized by the majority of researchers: subjective and complex nature of the genre and “discontinuity” works of the genre. It also discusses the different types of genre classification of the essay, based on the features of the hermeneutic, communicative and tribal nature of the essay. According to the author in the construction of productive varieties of the genre classification can be an approach that takes into account the complex nature of literary essays and specificity of subjectivity associated with the position of the media statements in the work. On the example of prose works, J. Brodsky demonstrated relation with the theme of the work, genre features are highlighted in the main types of essays of the poet. The main variety of works of this author are biographical and autobiographical essay; sustainable variant is essay-journey. Subjectivity and leitmotif organization of the text in these works are the main markers of essayism.

  18. SOCIALIST REALISM IN LITERARY DEPICTIONS OF WAR (THE CASE OF CROATIAN PROSE NARRATIVE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maciej Czerwiński

    2017-01-01

    Full Text Available In this article paradigms of socialist realist poetics in prose narrative on World WarTwo are taken into consideration. Some key ideologemes of socialist realism and communist worldview are underlined, such as absence of ambiguity (unequivocalness, simplifi cations, consistent mimeticism (truthful and historically concrete representation of reality, class awareness, militancy and heroism in war. Alongside theoretical and official directives, formulated by dogmatic theoreticians of socijalist realist doctrine (like Jure Franičević-Pločar who based his understandings of literature on the Soviet principles, created by Zhdanov and Stalin, there are given analyses of some literary texts written by Josip Barković, Joža Horvat, Ivo Andrić i Mate Beretin. The author focuses on literary construction of characters – the prototype illegal partisans who ruthlessly struggle against the occupiers as well as chronotopic settings which enable for the action to be set within schematized confl ict of good and evil. Including the new communist man, that is created during the revolution, there are given crucial political orientations concerning the canonized vision of the war, such as the principle of symmetry (meaning that all peoples’ traitors are fascists and the vision of the liberation from fascism as the victory of the communist revolution (in this perspective, communists are depicted as the sole antifascists.

  19. Prose Fiction as a Narrative Companion for a Vegetable Parenting Videogame.

    Science.gov (United States)

    Brand, Leah; Beltran, Alicia; Buday, Richard; O'Connor, Teresia; Hughes, Sheryl; Baranowski, Janice; Diep, Cassandra; Lu, Amy Shirong; Baranowski, Tom

    2015-08-01

    The purpose of this research is to explore the capacity of story to connect to a health-related videogame, as well as the qualities that may increase efficacy by making the story compelling. Parents of 3-5-year-old children often report difficulty getting their children to eat vegetables, which are protective against chronic illnesses. Videogames may be vehicles for training parenting practices for successful vegetable consumption outcomes but often rely on stories to provide context and details. Unfortunately, storytelling may interrupt immersion and player agency. Delivering stories outside of gameplay may provide an understanding of game situations while maintaining immersion. Two companion storylines (one a romantic adventure and the other a suspenseful fantasy) were generated for a vegetable parenting game, "Mommio," targeting mothers of preschool children. Mothers of 3-5-year-old children (n=18) read both storylines and completed semistructured interviews. Mothers preferred the romantic adventure, which featured strong characters, relatable issues, and an engaging plot. Most mothers were interested in playing the "Mommio" videogame after reading the stories. Results suggest that it is possible for prose literature to both motivate gameplay and be an immersive narrative companion to, but separate from, games for health. This literature should include engaging, realistic stories and relatable strong characters.

  20. PROFESSIONAL TRANSLATOR’S ETHICS: TRANSLATION ANALYSIS OF THE EXAMPLE OF FRENCH WOMEN’S PROSE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lyudmila Diachuk

    2018-04-01

    Full Text Available This article focuses on the ethical aspects of translation and the question of translators’ responsibility, which nowadays are major issues in Ukraine. The paper demonstrates and reviews numerous cases of copyright infringement. As our research has shown, the texts are sometimes translated into Ukrainian not from their source language, but from Russian translations, which leads to double manipulations with the text. To verify this claim, French women’s belles-lettres texts and their Ukrainian and Russian translations have been analysed and compared. The post-Soviet period of Ukraine’s development has showcased not only the translation-related issues, but also the moral and ethical attitude of translators and publishing houses towards translation as the sphere of copyright. This analysis of Ukrainian translations raises concerns that some book titles, and sometimes the entire belles-lettres works of French women’s prose, have been “copied” from Russian translations. The most significant, in this respect, is the Ukrainian translation of George Sand’s novel “Consuelo”, translated by Viktor Boyko and published in 2011 by the Kharkiv publishing house “Folio”.

  1. Epistolary Prose in Modern Ukrainian Literature (O. Bazaluk “Woman for Inspiration”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Olga Petriashvili

    2015-07-01

    Full Text Available Ukrainian scientist, philosopher, Professor Oleg Bazaluk in their artistic and philosophical works in detail examines gender problem in contemporary society. In 2013 he published a book “Woman for inspiration”. This is an epistolary prose — uncommon genre for modern literary. O. Bazaluk’s new work is characterized by its peculiarity. It comprises 41 letter of the main character to her granddaughter, and the letters tell us about the private life, but having been gathered up as a whole they become a completed piece of literary work. Indeed, the chronological framework of “Women for inspiration” cover seventy years of life of the heroine, the famous writer and educator, who worked in the leading universities of Paris, Beijing and Shanghai. The letters heroine are a way to gain spiritual intimacy with her granddaughter, located far away. There is not dialogue, there is only a monologue heroine. In her letters to unfold reflections of the heroine. It is a conversation with no replies. The heroine of the work — a strong personality, her biography is closely connected with the history of his native country. Personal tragedy is intertwined with the historical period of the collapse of the Soviet Union and the difficult way of formation of independentUkraine

  2. Aesthetics of Modernism in the Prose of German Female Writers at the Turn of GDR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tamila Kyrylova

    2013-12-01

    Full Text Available The article offers the analysis of the aesthetics of modernism in the prose of German female writers at the turn of GDR. Texts of H. Königsdorf, M. Maron and B. Burmeister have a high grade of the modernist aesthetics in order to overcome the crisis cultural-historical period at the turn of GDR and also as a mode to resist against doctrines of socrealizm in the conditions of the strict regulation of art and its ideologization of the state. The fact of active using of modernist aesthetics becomes an interesting unknown case in the modern history of German female literature. Purpose of the study is to search a strong intertextual connection between novels different chronological periods in order to find out important factors and changes of national German history by means of literary contextualization female experience of dictatorship, to make links with the most important historical-literary features in the beginning of 20th century, establish reasons for return of modernist aesthetics, to prove interrelationships between turning stages of German female literature in the 20th century. The complex analysis consists of the modern methods and ideas of German studies: Gender Studies and historical-cultural analysis (W. Emmerich, S. Schaffratch. The benefits of this study let discover dynamism of national events and literary process, its projection in the newest female literature of women after 1989.

  3. Korelasi indeks morfologi wajah dengan sudut interinsisal dan tinggi wajah secara sefalometri (Cephalometric correlation of facial morphology index with interincisal angle and facial height

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pricillia Priska Sianita K

    2013-12-01

    Full Text Available Background: In a disaster or criminal case, comprehensive information is needed for identification process of each victim. Especially for some cases that only leave skull without any information that could help the identification process, including face reconstruction that will be needed. One way of identifications is specific face characteristic, race, some head-neck measurements, such as facial morphology index, interincisal angle and facial height. Purpose: The aim of study was to determine the correlation of facial morphology index with interincisal angle and facial height through cephalometric measurement. Methods: The samples were cephalogram of 31 subjects (Deutro-Malayid race who met the inclusive criteria. Cephalometric analysis were done to all samples and followed by Pearson Correlation statistical test. Results: The correlation was found between facial morphology index and facial height, but no correlation between facial morphology index and interincisal angle. Conclusion: The study showed that the cephalometric measurement of facial morphology index and facial height could be used as the additional information for identification process.Latar belakang: Dalam bencana alam atau kasus kriminal informasi yang komprehensif diperlukan untuk proses identifikasi masing korban. Khususnya pada beberapa kasus yang hanya meninggalkan tengkorak tanpa informasi yang dapat membantu proses identifikasi, termasuk rekonstruksi wajah yang akan dibutuhkan. Salah satu cara identifikasi karakteristik wajah tertentu, ras, beberapa pengukuran kepala leher, seperti indeks morfologi wajah, sudut interincisal dan tinggi wajah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan meneliti korelasi indeks morfologi wajah dengan sudut interincisal dan tinggi wajah melalui pengukuran sefalometrik. Metode: Sampel penelitian adalah cephalogram dari 31 subyek ras Deutro - Malayid ras yang memenuhi kriteria inklusif. Analisis cephalometri dilakukan pada semua sampel dan dilanjutkan

  4. Analisis Perbandingan Algoritma Bubble Sort, Merge Sort, Dan Quick Sort Dalam Proses Pengurutan Kombinasi Angka Dan Huruf

    OpenAIRE

    Sonita, Anisya; Nurtaneo, Febrian

    2015-01-01

    Peran algoritma dalam perangkat lunak atau pemprograman begitu penting, sehingga perlu memahami konsep dasar algoritma. Begitu banyak logika pemprograman yang telah diciptakan, untuk kasus yang umum dan juga khusus. Seiring berkembangnya kemajuan di bidang informatika dan teknologi, tuntutan untuk menemukan metode pemecahan masalah secara lebih tepat, efektif dan kuat menjadi sebuah kebutuhan, terutama untuk permasalahan klasik. Salah satu masalah klasik di bidang tersebut adalah pengurutan d...

  5. Teknologi Proses Pembuatan Molecular Sieve TiZA Untuk Pemekatan Asam Nitrat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Nurdin

    2017-10-01

    Full Text Available Molecular sieve zeolit dapat memurnikan campuran larutan yang bersifat azeotrop yang tidak bisa dilakukan menggunakan metode distilasi biasa. Namun, masih memiliki kelemahan dalam half life time molecular sieve tersebut, khususnya stabilitas bahan apabila digunakan pada larutan yang bersifat korosif seperti larutan asam atau basa. Pada penelitian ini telah  dilakukan pembuatan molecular sieve zeolit A yang dimodifikasi  dengan penambahan 10% titanium. Molecular sieve titanium - zeolit A (TiZA dibuat dengan dengan metode hidrotermal pada temperatur 110 °C dan kalsinasi pada temperatur 500 °C. Karakterisasi dilakukan antara lain menggunakan X-ray Diffraction (XRD, Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive X-ray Spectroscopy (SEM-EDX dan karakterisasi pori dengan metode physisorption menggunakan nitrogen pada temperatur 44 K. Molecular sieve TiZA yang dihasilkan stabil terhadap temperatur tinggi, dan larutan asam. Modifikasi zeolit A dengan titanium telah mampu meningkatkan stabilitas molecular sieve Ti-zeolit A dalam larutan asam nitrat selama 24 jam. Distribusi ukuran pori BJH (Barret Joyner Halenda  yang sempit menggambarkan ukuran yang homogen dengan didominasi oleh mikro porus dengan diameter rata-rata sekitar 4Å. Uji coba pemurnian asam nitrat dengan menggunakan molecular sieve secara single stage dapat meningkatkan kemurnian asam nitrat dari 70% hingga 85%.

  6. Model Polikultur Udang Windu (Penaeus monodon Fab, Ikan Bandeng (Chanos-chanos Forskal dan Rumput Laut (Gracillaria Sp. Secara Tradisional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Murachman - -

    2012-05-01

    ,157 mgl-1, H2S 0,025 mgl-1, NO2 0,109 mgl-1, PO4-3 0,461 mgl-1, pH 8,05, TOM 38.635 mgl-1, TSS 176,418 mgl-1, alkalinitas 4,665 mgl-1, suhu 32.96 °C, kadar garam 32,5, BOD 2,88 mgl-1 dan kandungan Pb 0,245 mgl-1. Secara kualitatif dan kuantitatif tingkat produksi udang windu adalah (201.11 kgha-1m-1 dan ikan bandeng (1180,56 kgha-1m-1 pada sistem polikultur tiga komoditas lebih tinggi daripada tingkat produksi di sistem polikultur dua komoditas. Secara kuantitatif diketahui bahwa untuk budidaya udang windu kelimpahan plankton adalah 11,466 ekor tiap liter, pertumbuhan absolut 23,93 g, lemak 0,604, tingkat kelangsungan hidup 53% dan rata-rata ukuran tubuh adalah  34 ekor tiap kg. Parameter untuk budidaya ikan bandeng adalah  kelimpahan plankton adalah 69,845 ekor tiap liter, pertumbuhan absolut 354,99 g, lemak 0,604, tingkat kelangsungan hidup 95% dan rata-rata ukuran tubuh adalah 4,25 ekor tiap kg. Keuntungan finansial pada polikultur tiga komoditas adalah Rp. 20.717.628 dan Rp. 11.924.115 pada polikultur dua komoditas untuk tiap hektar tambak pada satu musim tanam.   Katakunci: polikultur, ikan bandeng, komoditas, udang windu     Abstract Polyculture is an alternative to solving water quality problems leading to decrease of fish production in the ponds. The present research is aimed at establishing the management of polyculture of black tiger prawn, milkfish, and seaweed. This study employs method of case study in Dusun Tanjung Sari, Desa Kupang, sub-district of Jabon, Regency of Sidoarjo. Samples were collected from 18 polyculturers of three commodities (black tiger prawn, milkfish, and seaweed and 20 polyculturers of two commodities (black tiger prawn and milkfish by means of proportional sampling. Variables to be investigated were type of commodity, treatment in the polyculture processes, stocking density, water quality, mangrove forest, social and economic institutions, investment and operational funds, production, quality and fertility of water, and financial

  7. Karakter Geoarkeologis dan Proses Budaya Prasejarah Zona Poros Ponjong – Rongkop di Blok Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jarwo Susetyo Edy Yuwono

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di Zona Poros Ponjong - Rongkop, yaitu bagian dari Blok Tengah Gunungsewu di Pegunungan Selatan Jawa, yang posisinya diapit oleh dua depresi bekas danau purba, yaitu Ledok Wonosari dan Ledok Baturetno. Morfologinya berupa punggungan perbukitan karst berarah utara-selatan antara daerah Ponjong dan Rong-kop, membentuk semacam poros hampir tegak lurus terhadap bentangan umum Gunungsewu. Bagian paling utara ber-batasan dengan pegunungan non-karst dan memiliki topografi tertinggi di Blok Tengah Gunungsewu, sehingga menjadi wilayah hulu bagi sungai-sungai bawahtanah di Gunungkidul. Melalui beberapa survei ditemukan sejumlah 56 gua yang memiliki potensi arkeologis, tujuh di antaranya sudah diekskavasi dan terbukti menyimpan jejak-jejak hunian prase-jarah dari Kala Pleistosen Akhir - Holosen Awal. Pendekatan geoarkeologis sebagai studi gabungan antara arkeologi dan geomorfologi, dilakukan untuk membangun model-model integral mengenai hubungan sistematik antara manusia dengan bentanglahan karst Gunungsewu di area penelitian. Dua hal yang menjadi tujuan utama penelitian ini adalah: Pertama, menjelaskan karakter geoarkeologis Zona Poros Ponjong - Rongkop sebagai perpaduan antara aspek-aspek geomorfologis (morfologi, morfogenesis, morfokronologi, dan morfoaransemen dan aspek-aspek arkeologis (distri-busi gua dan potensi arkeologisnya. Tujuan ini dicapai melalui penilaian dan pemetaan distribusi potensi gua sebagai situs arkeologis, kemudian menganalisis hubungannya dengan aspek-aspek geomorfologis setempat. Kedua, menjelas-kan proses budaya prasejarah, yaitu bentuk dinamis dari budaya penghunian gua beserta faktor-faktor yang mempen-garuhinya. Metode untuk mencapai tujuan ini adalah dengan menganalisis konteks data arkeologis dan stratigrafi lantai gua yang pernah diekskavasi. Sintesis kajian atas kedua capaian tujuan ini memberikan penjelasan integral atas karakter geoarkeologis dan proses budaya prasejarah di area

  8. Le rôle de la traduction dans la constitution de la prose fondamentale bulgare

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irena Kristeva

    2015-05-01

    Full Text Available Cette étude se propose d’examiner l’évolution de la traduction en Bulgarie dans l’objectif de démontrer que la littérature bulgare est née dans l’acte traductionnel. En s’appuyant sur le concept bermanien de prose fondamentale, elle cherchera à illustrer, à travers des exemples, le rôle décisif que la traduction a joué au cours des différents âges de cette littérature. L’esquisse des majeurs enjeux traductionnels tâchera de révéler les deux caractéristiques essentielles de cette activité à la fois fondatrice et compensatrice pour prouver qu’elle a contribué à la constitution de l’identité nationale, à l’épanouissement de la culture bulgare et à la consolidation de son polysystème littéraire.La réflexion sera articulée en trois volets. D’abord, elle va interroger le rapport entre la tradition et la traduction. Ensuite, elle va tracer le parcours traductif à partir du premier essai de traduction de la Bible de Cyrille et Méthode, lequel, en contribuant à la formation de l’identité linguistique bulgare, a servi de modèle aux expériences ultérieures. Enfin, elle cherchera à mettre en valeur quelques faits saillants de l’histoire de la traduction en Bulgarie qui ont influencé la création littéraire.This study aims to examine the evolution of translation in Bulgaria in order to demonstrate that Bulgarian literature was born in the translational act. Based on the concept fundamental prose of Berman, it will seek to illustrate, through examples, the decisive role that translation played in the stages of this national literature. The outline of the major translational issues will try to reveal the two essential characteristics of this founder and compensatory activity, and prove that the translation has contributed to the formation of national identity, the development of Bulgarian culture and the consolidation of his literary polysystem.The reflection will be structured in three parts

  9. KARAKTERISASI PERTUKARAN ION TIMBAL (II DENGAN KALSIUM PADA PROSES BIOSORPSI ALGA HIJAU CLADOPHORA FRACTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ade Wirli Putra

    2016-05-01

    Full Text Available ABSTRAKKarakterisasi pertukaran ion Pb2+ dengan Ion Ca2+ dalam larutan menggunakan proses biosorbsi dengan biomassa alga hijau cladofora fracta  telah diteliti.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui selektifitas pertukaran pertukaran ion Pb2+  dengan ion Ca2+ dan sebaliknya, Pengaruh pH eluen terhadap desorpsi  ion Pb2+  dan adsorpsi Ion Ca2+, Karakterisasi desorpsi  Ion Ca2+ dan  Ion Pb2+ dengan larutan HNO3 0,1 M dan H2O akan diamati pada penelitian ini. Hasil penelitian yang diperoleh memperlihatkan bahwa proses pertukaran ion Ca2+ dengan ion Pb2+ lebih mudah terjadi dibandingkan pertukaran ion Pb2+ dengan Ca2+. Desorpsi  ion Pb2+ relatif rendah saat pH eluen sama dengan pH optimum biosorpsi  ion  Pb2+ (pH 4,0. Pada pH 5,0 kemungkinan terjadi endapan  timbal (II hidroksida ( Pb(OH2 .  Penyerapan  ion Ca2+, yang terdapat  dalam eluen, lebih besar terjadi pada pH yang lebih tinggi (pH 5,0. Desorpsi ion Pb2+ dengan larutan HNO3 0,1M dan H2O memperlihatkan hasil yang berbeda (masing-masing  28,10% dan 15,56%, sedangkan desorpsi ion Ca2+ dengan  larutan HNO3 0,1M dan H2O tidak memperlihatkan berbeda yang signifikan (masing-masing 37,91% dan 34,75%, sehingga larutan HNO3 0,1M sebagai eluen pendesorpsi ion Pb2+ dari biosorben lebih efektif dibandingkan eluen H2O.  ABSTRACTCharacterization of  Pb 2+ ion exchange with Ca2 + ions using the process biosorbtion with green algae biomass Cladofora fracta been investigated. This study aims to determine the selectivity of the exchange ion exchange Pb 2+ ions with Ca2 + and vice versa, Effect of pH eluent to desorption of ions Pb 2+ and adsorption of ions Ca2 +, Characterization desorption of ions Ca2 + and Ion Pb 2+ with a solution of HNO3 0.1 M and H2O will be observed in this study. The results obtained showed that the Ca2 + ion exchange process with Pb 2+ ions more readily than Pb 2+ ion exchange with Ca2 +. Desorption of Pb 2+ ion is relatively low at the same eluent pH with a p

  10. PERANCANGAN SISTEM PREDIKSI CHURN PELANGGAN PT. TELEKOMUNIKASI SELULER DENGAN MEMANFAATKAN PROSES DATA MINING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rajesri Govindaraju

    2008-01-01

    Full Text Available The purpose of this research is to design a customer churn prediction system using data mining approach. This system is able to perform data integration, data cleaning, data transformation, sampling and data splitting, prediction model building, predicting customer churn, and show the results in certain agreed forms. Churn prediction variables were identified based on earlier research reports that include customer information, payment method, call pattern, complaint data, telecommunication services usage and change of telecommunication services usage behavior data. The preferred mining technique used is the classification with decision tree algorithm. The decision tree can present visual model which represents customer churn and non churn pattern behavior. This system was tested using Kartu Halo customer data in Bandung area and testing result showed 70,94% accuracy of the prediction model. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan merancang sistem prediksi churn pelanggan yang memanfaatkan proses data mining. Sistem yang dihasilkan dapat melakukan integrasi data, pembersihan data, transformasi data, sampling dan pemisahan data, konstruksi model prediksi, memprediksi churn pelanggan dan menampilkan hasil prediksi dalam format laporan tertentu yang diperlukan. Identifikasi variabel-variabel prediksi churn dilakukan berdasarkan model prediksi churn yang telah dikembangkan pada penelitian terdahulu yang antara lain mencakup informasi mengenai pelanggan, metode pembayaran, data percakapan, data penggunaan jenis-jenis layanan telekomunikasi dan data yang menggambarkan perubahan perilaku penggunaan layanan telekomunikasi tersebut. Teknik mining yang dipilih adalah teknik klasifikasi dengan algoritma decision tree. Decision tree menghasilkan model visual yang merepresentasikan pola perilaku pelanggan yang churn dan tidak churn. Uji coba sistem yang dilakukan menggunakan data pelanggan Kartu Halo daerah Bandung menghasilkan tingkat akurasi

  11. ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PROYEK NARROWNECK PRESS AND BLOW UNTUK PROSES PRODUKSIBOTOL MINUMAN BERENERGI DI PT. ABC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toni MT Munthe

    2015-08-01

    Full Text Available PT. ABC merupakan salah satu pabrik yang memproduksi botol kemasan kaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layak atau tidaknya rencana investasi pada proyek Narrow Neck Press and Blow secara finansial di PT. ABC pada periode bulan April 2014 hingga bulan Juni 2014. Analisis kelayakan finansial proyek Narrow Neck Press and Blow, menggunakan metode analisis Net Present Value, Internal Rate of Return, Payback Period dan Sensitivity Analysis. Perbedaan antara nilai sekarang dari semua kas masuk dengan nilai sekarang dari semua kas keluar dari suatu proyek atau suatu investasi diperoleh dengan metode NPV, sedangkan untuk mencari tingkat bunga yang menyamakan nilai sekarang dari aliran kas bersih dan investasi diperoleh dengan metode IRR. Metode analisis yang dapat digunakan untuk mengetahui berapa lamakah waktu yang diperlukan untuk menutup dana yang dikeluarkan untuk suatu proyek dapat diperoleh dengan metode Payback Period. Setelah itu, dilakukan pengujian menggunakan sensitivitas analisis untuk mengetahui tingkat sensitivitas untuk tiap-tiap parameter terhadap persentase kenaikan dan penurunan. Dari hasil analisis data diperoleh nilai NPV sebesar Rp. 1.179.728.649.900,06, nilai IRR sebesar 56,36% dan periode pengembalian terletak pada 2 tahun 2 bulan 9 hari. Dengan menggunakan analisis sensitivitas dapat diketahui bahwa proyek ini sangat sensitif terhadap penurunan volume produksi. Berdasarkan hasil perhitungan, titik impas akan dicapai apabila volume produksi 213.403.267 unit per tahun atau 88,92% dari volume produksi awal. Nilai ini menunjukkan bahwa apabila volume produksi pada suatu periode mengalami penurunan lebih dari 11,08% dari volume produksi awal, maka investasi tersebut akan merugikan.

  12. KATALIS HETEROGEN DARI ABU VULKANIK UNTUK PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK MIKROALGA 1,2 CHLORELLA Sp

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Catur Rini Widyastuti

    2015-02-01

    Full Text Available Proses produksi biodiesel secara konvensional menggunakan bahan baku yang terbatas jumlahnya, proses yang rumit, dan banyaknya limbah yang dihasilkan menyebabkan produksi biodiesel dalam skala besar tidak dapat direalisasikan dengan mudah. Mikroalga merupakan sumber bahan alam terbarukan yang sangat potensial untuk produksi biodiesel karena kandungan minyaknya yang tinggi, kecepatannya tumbuh pada lahan yang terbatas, serta merupakan produk non-pangan. Salah satu jenis mikroalga dengan kandungan minyak yang relatif besar (28-32% berat kering adalah mikroalga Chlorella sp. Selain bahan baku, pemilihan proses yang lebih sederhana dan ekonomis perlu dikembangkan. Selama ini, proses produksi biodiesel konvensioanal banyak menghasilkan air limbah pada tahap pemisahan produk dari katalis yang larut dan produk samping yang dihasilkan. Oleh karena itu, untuk mengurangi limbah yang dihasilkan selama proses pemisahan tersebut, jenis katalis heterogen dapat digunakan untuk menggantikan katalis homogen alkali yang biasa digunakan. Katalis padat tersebut dapat disintesis dari abu vulkanik yang mengandung unsur-unsur seperti SiO2, Al2O3, Fe2O3, TiO2, MnO, CaO, MgO, Na2O, K2O, P2O5, serta beberapa elemen minor seperti Zr, Sr, dan V. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jenis katalis dan aktivitasnya dalam reaksi transesterifikasi minyak mikroalga Chlorella sp menjadi biodiesel. Tahap awal penelitian yang dilakukan adalah preparasi minyak mikroalga yang akan digunakan untuk uji aktivitas katalis. Minyak mikroalga diperoleh dengan ekstraksi menggunakan metode maserasi menggunakan pelarut n-heksana. Rendemen minyak yang diperoleh sebesar 12,26%. Dari hasil uji GC-MS diketahui dua kandungan asam lemak terbesar dalam minyak mikroalga, yaitu Dodecanoic acid sebesar 59.52% dan n-Decanoic acid sebesar 12.64%. Selanjutnya minyak mikroalga direaksikan dengan metanol dengan rasio molar 1:6 menggunakan jenis katalis yang disintesis dari abu vulkanik. Preparasi katalis

  13. Analisis Domain Proses COBIT Framework 5 Pada Sistem Informasi Worksheet (Studi Kasus: Perguruan Tinggi STMIK, Politeknik Palcomtech

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahmi Ajismanto

    2018-01-01

    Full Text Available Perguruan tinggi Stmik, PalComTech adalah lembaga pendidikan komputer dan internet yang berdiri sejak tahun 2003. PalComTech menggunakan Sistem belajar praktek, diskusi, pemecahan studi kasus, praktikum di laboratorium dan setiap pertemuan didukung dengan fasilitas komputer dan internet. Sistem Pembelajaran Worksheet merupakan sistem informasi akademik yang digunakan oleh STMIK Palcomtech Palembang dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menentukan domain proses pada Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT 5 dan Analisa Current Maturity Level, pengukuran tingkat kematangan tata kelola Worksheet. Metode yang digunakan yaitu, deskriptif, quantitative dan metode analisis mengunakan COBIT 5. Berdasarkan hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa proses domain COBIT Framework versi 5 yang digunakan adalah: (1. EDM, (Evaluate, Direct And Monitor, (a EDM03, (b EDM04 sedangkan pada domain  (2. APO (Align Plan and Organise yaitu: (a. APO02, (b. APO04, (c. APO07, (d. APO11, (e. APO12, (f. APO13 dan pada domain (3. MEA (Monitor Evaluate and Assess yaitu: MEA01. Hasil dari Analisis Current Maturity Level adalah: (1. EDM03 : 4,23 berada pada level 4 - Managed and Measureable,(2. APO12 : 4,15 berada pada level 4 - Managed and Measureable,   (3. APO07 : 4,07 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (4. MEA01 Memantau,: 3,96 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (5. EDM04: 3,90 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (6. APO11: 3,80 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (7. APO02: 3,70 berada pada level 4 -  Managed and Measureable, (8. APO13 : 3,61 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (9. APO04: 3,55 berada pada level 4 - Managed and Measureable.   Keywords : COBIT Fremework 5, Tata Kelola TI, Domain Proses, Worksheet

  14. Study of Music in Prose Works of 5th and 6th Century: on the Basis of Farsi Works of Ahmad GHazali Abstract

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdollah Hasanzadeh Mir Ali

    2013-05-01

    Full Text Available Abstract One of the important methods of defamiliarization is the order according to formalist /association of the words in the verse, whose foundation is rhythm and music of phonemes and the factors personify each word. Literal works, by the we get music element benefit from particular criteria and the web of these elements in prose and poetic works have special characteristics’. Farsi works of Ahmad Qazali are the examples of prose poems in which music helps the effective inspiration at the message. on this aspect different kids of exterial music (prosodic and phonemic rhythm, side music (rime and order internal music (pan, middle rimes and coordination of internal vowels and consonants or phonemic tone spiritual music (avidity of coordination’s of one or some rimes according to paradox , parallel and soon in Farsi works of Ahmad Qazali – by the use of a kind of defamiliarization and prominent – making – are applied to inspire the message in a best manner .   Persian works of Ahmad Qazali are among mystic Prose works. The attraction of this piece of work is more due to its poetic prose which has turned it to an attractive prose poem. So far, nothing has been done regarding the characteristics of this kind of prose except in the literature history and methodology, and it was only in the field of literary criticism. Thus, we consider it as our duty to analyze these works from a new literary perspective, which is the investigation of works in terms of the originality of word in contrast to the originality of meaning. So, we have investigated the Persian works of Qazali in the area of music- as one of the four major elements of poem- in terms of application of exterior, interior, marginal and moral music. These factors have played a significant role in giving rhythm to the prose in order to surprising the audience due to the highlighting the language. There is no nation which is deprived of music. So, we should accept that music is an

  15. PENGARUH JENIS ANODA PADA PROSES PEMULIHAN LOGAM NIKEL DARI TIRUAN AIR LIMBAH ELECTROPLATING MENGGUNAKAN SEL ELEKTRODEPOSISI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djaenudin Dhaenudin

    2013-11-01

    Full Text Available EFFECT OF ANODES TYPES ON NICKEL RECOVERY FROM SYNTHETIC ELECTROPLATING WASTE ELECTRODEPOSITION CELLS. A study concerning the recovery of nickel from electroplating wastewater artificial solution. The study was conducted with a batch system using electrodeposition cell consisting of two spaces separated by water hyacinth leaf, copper cathode plate, H2SO4 solution anolyte, catholyte solution of NiSO4 plus NaCl supporting electrolyte and anode varied. Electrodeposition performed at the direct current of 5V power for 4 hours each run. The research objective was to obtain the best anode in nickel electrodeposition process of electroplating waste artificial solution. Graphite, stainless steel type AISI 316 and the lead were used as a variation of the anode. Concentration of nickel in the catholyte at baseline 2200 mg/L. The results showed that the anode was a graphite anode with best value decreased by 72.44% nickel concentration, deposition of nickel on the cathode of 0.188 grams and specific energy values ​​of 6.1625 kWh/kg.nickel.   Telah dilakukan penelitian tentang pemulihan logam nikel dari larutan tiruan air limbah electroplating. Penelitian dilakukan dengan sistem batch menggunakan sel elektrodeposisi yang terdiri dari dua ruang yang dipisahkan dengan daun eceng gondok, katoda pelat tembaga, anolit larutan H2SO4, katolit larutan NiSO4 ditambah elektrolit pendukung larutan NaCl dan anoda divariasikan. Elektrodeposisi dilakukan pada listrik searah sebesar 5V selama 4 jam setiap tempuhan. Tujuan penelitian adalah memperoleh anoda terbaik pada proses elektrodeposisi nikel dari larutan tiruan limbah electroplating. Grafit, Stainless Steel  tipe AISI 316 dan timbal digunakan sebagai variasi jenis anoda. Konsentrasi nikel dalam katolit pada awal penelitian 2200 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anoda grafit merupakan anoda yang paling baik dengan nilai penurunan konsentrasi nikel sebesar 72,44%, deposisi nikel di katoda sebesar 0

  16. PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MEMINIMASI PRODUK CACAT PADA PROSES PRODUKSI BESI BETON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tantri Windarti

    2014-09-01

    Full Text Available Untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang baik pada era globalisasi saat ini, sebuah industri dituntut untuk memberikan produk yang tidak cacat dan sesuai dengan spesifikasi. PT. X adalah sebuah industri besi beton dengan berbagai macam ukuran diameter. Dalam proses produksinya, PT. X melakukan pengendalian kualitas dengan menetapkan batas maksimum toleransi kerusakan sebesar 2%. Namun, dalam pengendalian kualitas tersebut, masih terdapat produk cacat pada minggu ke-5 dan minggu ke-12 di atas batas toleransi yaitu sebesar 2,42% dan 2,21%. Penyebab kerusakan produk cacat yang terjadi pada besi beton diameter 12 mm didominasi oleh overfill sebanyak 48,97% dan scratch sebanyak 32,93% yang akan dikualifikasikan sebagai Critical To Quality (CTQ. Untuk itu,  metode six sigma ini digunakan dalam upaya meningkatkan kualitas produk besi beton melalui tahap DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa setelah menggunakan metode six sigma terjadi penurunan nilai DPMO (Defect Per Million Opportunities sebesar 33,21% dan terjadi peningkatan nilai sigma yang semula 2,96 menjadi 3,17. Faktor penyebab utama terjadinya produk cacat adalah faktor mesin yaitu adanya trouble pada rolling mill, kemudian diikuti faktor manusia dan faktor metode sebagai penyebab lain yang membentuk produk akhir.   Kata kunci:  CTQ; DMAIC; pengendalian kualitas; six sigma   Abstract   To produce products with good quality in era of globalization, an industry is required to provide a product that is not defective and in accordance with the specifications. PT. X is a concrete iron industry with various diameter sizes. In the production process, PT. X performs quality control by setting damage tolerance maximum limit. The maximum limit is 2%. However, in the quality control, there are still defect levels at fifth and twelfth week that over tolerance limit are 2.42% and 2.21%. The causes of products defects that occur at

  17. Aplikasi Penilaian Kinerja Dosen pada Proses Belajar Mengajar Berbasis Web: Studi Kasus di Badan Penjamin Mutu Internal Institut Teknologi Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harison Son

    2017-05-01

    Full Text Available The lecturer has the main duty of Tridharma of Higher Education, namely education, research and community service. Currently, the assessment of lecturers using questionnaires by students at the Padang Institute of Technology is still ineffective and the data is less valid. With this application, the internal quality assurance agency of Padang Technology Institute will not be bothered to calculate student questionnaire data as much as 2500 people. The results of this application provide a detailed value to the lecturer, in which a lecturer has a low score and in which part a lecturer excels based on the question items. This value will be calculated by the application of each student who has filled the questionnaire. The application will provide information on the value of the whole lecturer and can be the basis to make improvements to the weakness of the lecturer in detail and accurately. This application is designed using PHP programming language and MySql database. Lecturer performance appraisal results can be obtained directly, to determine the highest to lowest score and can also see the results of the overall lecturer's score accessed on the account of each lecturer on the campus information system. Dosen mempunyai tugas pokok tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Saat ini, penilaian dosen menggunakan kuesioner oleh mahasiswa di Institut Teknologi Padang masih tidak efektif dan datanya kurang valid. Dengan adanya Aplikasi ini badan penjamin mutu internal Institut Teknologi Padang tidak akan direpotkan untuk mengalkulasi data angket mahasiswa sebanyak 2500 orang. Hasil dari aplikasi ini memberikan nilai secara detail kepada dosen, di bagian mana seorang dosen yang mempunyai nilai rendah dan di bagian mana seorang dosen unggul berdasarkan item pertanyaan. Nilai ini akan di kalkulasi oleh aplikasi setiap mahasiswa yang telah mengisi kuesioner dan akan memberikan informasi nilai secara

  18. Studi Awal Desain Pabrik Bioetanol dari Corn stover

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gumelar Ahmad Muhlis

    2015-12-01

    Full Text Available Jagung (Zea mays merupakan tanaman pangan yang penting di Indonesia. Pada tahun 2006, luas panen jagung adalah 3,5 juta hektar dengan produksi rata-rata 3,47ton/ha, produksi jagung secara nasional 11,7 juta ton. Limbah batang dan daun jagung kering adalah 3,46 ton/ha sehingga limbah pertanian yang dihasilkan sekitar 12.1juta ton. Potensi energi limbah pada komoditas jagung sangat besar dan diharapkan akan terus meningkat sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan produksi jagung secara nasional yaitu program pengembangan peternakan secara terintegrasi (Crop Livestock System/CLS. Oleh karena itu, optimasi pemanfaatan limbah jagung sangat diperlukan untuk mendapatkan keuntungan yang optimal sehingga dalam studi ini diputuskan pemanfaatan sebanyak 50% limbah pertanian jagung yang ada di Kab. Tuban untuk selanjutnya diproses menjadi Bioetanol 95%. Ketersediaan bahan baku, letak strategis, transportasi yang mudah terletak di jalur pantura dan langsung terhubung dengan pelabuhan, serta potensi tenaga kerja yang cukup menjanjikan menjadikan alasan dalam pemilihan Kawasan Industri Kec. Jenu Kab. Tuban sebagai lokasi pabrik. Proses pembuatan bioetanol dari corn stover dengan proses fermentasi dibagi menjadi 4 tahap yaitu:  penyimpanan dan penanganan bahan baku, hidrolisis, fermentasi, dan pemurnian. Desain konseptual yang disajikan mengacu pada Technical Report Pilot Plan National Renewable Energy Laboratory tahun 2011. Pabrik Bioetanol direncanakan dapat mengolah 484.625 ton corn stover kering/hari pada yield etanol (303 L/dry ton dengan kapasitas produksi etanol 95% sebanyak 44.226 kL/tahun, harga jual adalah Rp13.500,00/L. Masa konstruksi pabrik yang didirikan 2 tahun dengan pembiayaan berupa modal tetap (FCI Rp. 515.854.121.170; modal kerja (WCI Rp. 91.033.080.207; investasi total (TCI Rp. 606.887.201.377 ; total production cost (TPC Rp. 345.715.009.709. Sehingga didapatkan IRR 23,37 % pertahun ;pay out time (POT 6,98 tahun dengan project

  19. Pemanfaatan Potensi Limbah Tongkol Jagung Sebagai Syngas Melalui Proses Gasifikasi Di Wilayah Provinsi Gorontalo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siradjuddin Haluti

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak: Jagung merupakan komoditi unggulan Propinsi Gorontal. Walaupun mengalami fluktuasi produksi jagung ditiap tahuntidak mempengaruhi produksi jagung di Provinsi Gorontalo. Dalam beberapa tahun terakhir kebutuhan jagung makinmeningkat, dengan meningkatnya kebutuhan jagung berdampak pada tingginya produksi limbah tongkol jagung yangdihasilkan provinsi Gorontalo, tentunya ini akan menimbulkan masalah bagi lingkungan. Limbah tongkol jagungmerupakan salah satu sektor yang belum dimanfaatkan di provinsi Gorontalo secara maksimal dalam meningkatkannilai ekonomis, lebih efisien dan efektif penggunaannya. Diantaranya pemanfaatan biomassa tongkol jagung sebagaienergi bahan bakar alternatif. Tujuan yang diangkat dalam peneliitian ini adalah (1 Mengetahui potensi produksi limbahtongkol jagung di wilayah Provinsi Gorontalo sebagai energi alternatif. (2Mengetahui potensi energi alternatif melaluiproses gasifikasi sebagai pemanfaatan dari bahan baku limbah tongkol jagung untuk jadi Gas Syntesis (Syngas.Metode pengumpulan data, pengolahan data dan analisis data. Hasil potensi bahan bakar yang dapat dihasilkan daripemanfaatan limbah tongkol jagung untuk wilayah Provinsi Gorontalo dapat mencapai total rata-rata sebesar 72.931 tonlimbah tongkol jagung. Untuk pemanfaatan limbah tongkol jagung sebagai bahan bakar alternatif melalui prosesgasifikasi menghasilkan syngas sebesar 92.852 ton.Kata kunci: potensi, limbah, tongkol jagung, gsifikasi, energi Abstract: Corn is a commodity Gorontal province. Despite the fluctuations in maize production in each year does not affect maizeproduction in Gorontalo Province. In recent years, corn demand is increasing, with the increasing demand of corncontributes to the high production of waste generated corncob Gorontalo province, this course will cause problems forthe environment. Corncob waste is one sector that is untapped in the province of Gorontalo to the maximum inimproving economic value, more efficient and effective

  20. Tradittonal heritage of the Serbs from Kosovo and Metohija in the prose of Janićije Popović

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pitulić Valentina D.

    2013-01-01

    Full Text Available In his prose works, Janićije Popović presented the ethno-psychological heritage of the Serbs in Kosovo and Metohija under the Turkish rule. The author, born in Gračanica, was educated in Bitolj, where his teacher, Milan Gajić, was the first to notice his talent for writing. He recorded the social and historical situation in the Old Serbia, under the Turkish rule. His prose works cover the period between 1812 and 1912. In view of the constant Turkish oppression of the Serbian population in this territory and the so-called 'rayah mentality' which, according to Jovan Cvijić, was formed in these peculiar living conditions, the paper is concerned with the forms of the traditional heritage preserving the archetypal patterns of the ancestors. The writings of Janićije Popović depict the customs of the people from Kosovo, particularly the weddings, Family Saint's Day, folk gatherings, as well as architecture, style of clothing and other forms of everyday life. Janićije Popović provided valuable information on the life of the Serbs under the Turkish rule on the eve of the Balkan wars. The importance of the traditional heritage for preservation of the identity is particularly seen in the forms of collective consciousness which are the subject of our study.

  1. Reflections of social relations in the language of Andrić's prose for children and young adults

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Stakić Mirjana M.

    2017-01-01

    Full Text Available The paper examines the language of Andrić's prose on the example of his short stories 'Deca' (Children, 'Kula' (Tower, and 'Prozor' (Window written for children and young adults, interpreting social relations which represent their thematic, sociological, cultural, and historical context. We studied causes of social prejudices which represent the main cause of interpersonal and internal conflicts of the main protagonists in the context of learning sociological theories (sociocognitive theory, theory of social identity, and theory of social learning and from the standpoint of the psycholinguistic approach. We also observed language as a medium in discovering the internal and external characterization of protagonists achieved by means of verbalization of internal and external conflicts. We interpreted social relations and conflicts reflected in the language as an aesthetic, cultural, and social phenomenon as the conceptual framework of Andrić's prose. Literary language thus becomes a medium that achieves a cognitive role, in addition to its aesthetic role, discovering and illuminating social relations and conflicts which represent a reflexive core woven into the conceptual framework of the three short stories for children and young adults: 'Deca' (Children, 'Kula' (Tower, and 'Prozor' (Window.

  2. ANALISIS PENGARUH VARIASI SUHU dan WAKTU PADA PROSES HIDROLISIS TERHADAP KADAR GLUKOSA DALAM PEMANFAATAN Lemna minor SEBAGAI BIOETANOL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vivi Mayangsari

    2014-10-01

    Full Text Available Energi terbarukan sangatlah diperlukan karena semakin meluasnya krisis energi sehingga memerlukan alternatif selain penggunaan bahan bakar fosil, penggunaan bioethanol merupakan alternatif yang baik karena banyak kelebihanya. Lemna minor merupakan salah satu tumbuhan yang berpotensi sebagai bioethanol, hal ini dapat dilihat dari kandungan glukosanya yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan waktu dan suhu pada proses hidrolisis terhadap nilai kadar glukosa serta mengetahui hubungan densitas terhadap kadar etanol. Proses ekstrasi glukosa menggunakan perbandingan volume HCl dengan kosentrasi 0,1 N, berat serbuk Lemna minor dan volume aquades yaitu 1:10:100 dengan variasi waktu ekstrasi 60, 90, dan 120 menit pada variasi suhu 60, 70, 80 °C dengan ukuran serbuk 60 mesh. Hasil penelitian ekstrasi hidrolisis terbaik pada menit ke-90 didapatkan panjang gelombang tertinggi 415 nm. Semua glukosa pada ekstrasi 90 menit difermentasi menggunakan bakteri Saccharomiches cerevisiae sebanyak 10% dari volume glukosa dengan waktu 144 jam, setelah fermentasi selesai sampel didestilasi untuk menghilangkan kadar air dan dihasilkan kadar ethanol terbaik 0,47% dengan densitas 0,9345 gr/ml3pada panjang gelombang larutan glukosa 316 nm.

  3. Efektifitas Jahe Merah (Zingiber officinale Var. Rubrum sebagai Additif Pakan dan Antimikrobia terhadap Pertumbuhan Bakteri Anaerob dan Coliform Secara In Vivo pada Ayam Pedaging

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    J.R. Manullang

    2015-10-01

    Full Text Available Jahe merah (Zingiber officinale Var. Rubrum dikenal sebagai bakteriasida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakterial bubuk jahe terhadap pertumbuhan bakteri anaerob dan coliform (Escherichia coli dan Salmonella sp. secara in vivo pada Broiler. Penelitian ini menggunakan dua puluh empat DOC dengan berat badan 40,7 g. Pemberian bubuk jahe diberikan pada Broiler selama 5 hari dengan konsentrasi ekstrak jahe merah yaitu, 0,5, 1, dan 1,5% per kg pakan. Peubah yang diamati adalah berat badan, asupan pakan dan koloni bakteri. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh ekstrak jahe merah pada total koloni bakteri yang cenderung menurun dengan semakin tinggi konsentrasi ekstrak jahe merah, semakin tinggi efek hambatan pertumbuhan bakteri. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak jahe merah memiliki sejumlah aktivitas antibakteri untuk pertumbuhan bakteri anaerob dan coliform (E. coli dan Salmonella sp..

  4. PENGARUH PROSES PENGOLAHAN DAUN SINGKONG (Manihot esculenta Crantz DENGAN BERBAGAI PERLAKUAN TERHADAP KADAR β-KAROTEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meiliana Liem

    2014-07-01

    Full Text Available Abstrak Pada banyak negara berkembang, defisiensi vitamin A menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius. Pemanfaatan bahan pangan nabati yang dapat menjadi sumber utama vitamin A merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Daun singkong adalah salah satu bahan pangan nabati yang kaya β-karoten, dapat memberikan kontribusi terhadap kebutuhan vitamin A, dan mudah didapatkan oleh masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh variasi pengolahan daun singkong terhadap kadar β-karoten. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental rancangan acak lengkap (RAL dengan unit eksperimental 100 gram daun singkong yang mirip dengan variasi Adira 4, segar, berwarna hijau cerah, tidak ada cacat atau noda pada permukaan kulit, dan bagian pucuk tanaman (3-5 susun daun. Daun singkong dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan pengolahan (segar, perebusan dengan air garam, perebusan dengan air garam dilanjutkan perebusan dengan santan, dan perebusan dengan air garam dilanjutkan dengan penumisan dengan minyak goreng dengan 5 kali replikasi. Kadar β-karoten olahan daun singkong diukur dengan metode spektrofotometri. Hasil menunjukkan kadar β-karoten berbeda secara signifikan pada semua kelompok perlakuan pengolahan (p=0,001. Perlakuan yang satu dengan perlakuan yang lain pada semua pasangan perlakuan juga memiliki perbedaan yang signifikan. Kadar β-karoten olahan daun singkong dari yang tertinggi berturut-turut didapatkan dari pengolahan perebusan dengan air garam (79,534 ± 5,784 µg/g, perebusan dengan air garam dilanjutkan penumisan dengan minyak goreng (65,926 ± 6,244 µg/g, daun singkong segar (43,530 ± 11,062 µg/g, dan perebusan dengan air garam dilanjutkan perebusan dengan santan (19,022 ± 3,509 µg/g. Variasi cara pengolahan mempengaruhi kadar β-karoten dalam daun singkong akibat faktor-faktor pengolahan, seperti suhu, pH, waktu, matriks pangan, dan pemakaian minyak kelapa sawit. Daun singkong

  5. Kajian Aus Pahat pada pembubutan Baja Aisi 4340 Menggunakan Pahat Karbida PVD Berlapis

    OpenAIRE

    Carnegie, Dale

    2017-01-01

    120401084 Pada industri pemotongan logam, cairan pendingin banyak digunakan untuk memperoleh umur pahat yang lebih lama, tetapi cairan pendingin yang digunakan pada proses pemotongan logam mempunyai beberapa dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan. Oleh karena itu dilakukan permesinan kering pada penelitian ini untuk membuat proses pemotongan logam yang bersih dan aman terhadap lingkungan. Proses pembubutan dilakukan juga dengan permesinan keras untuk membubut material baja AISI 4340 ...

  6. KARAKTERISTIK MANISAN NANGKA KERING DENGAN PERENDAMANGULA BERTINGKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imron sohibulloh

    2016-11-01

    Full Text Available Characteristics by soaking dried candied jackfruit sugar rise. This study examines the rise of sugar immersion or not the characteristics of candied dried jackfruit. Research purposes to determine the concentration of sugar solution and the optimal level of immersion in the manufacture of sugar candied dried jackfruit. The design of the experiment used Completely Randomized Design with two factors: first giving the concentration of sugar solution 3 levels ie 30%, 40% and 50%. The second factor is the level of immersion that for a second soaking soaked in a solution with a higher sugar concentration is 40%, 50% and 60%. Observed variables are organoleptic test, water content, sugar content, sucrose content, and texture analysis. Data were analyzed using ANOVA (Analysis of Variance Univariate followed by Duncan's test. Research and the level of sugar concentration and immersion significantly affect the color and moisture content. Texture analysis candied dried jackfruit only generate values of hardness and resilience. Highest hardness value sebesar6 candied dried jackfruit, 0120x10 3 on treatment B1A3 (1 time soaking in the sugar concentration of 50%, and the lowest at 5.8347x10 3 treatment B2A1 (2 times soaking in sugar concentration of 40%. Resilience highest value of 0.840 candied dried jackfruit obtained treatment B2A3 (2 times soaking in sugar concentration 60% and the lowest in treatment B1A3 0.511 (1 time soaking in sugar concentration 50%. Characteristics best candied jackfruit contained on B2A2 treatment (soaking 2 times the sugar concentration of 50%.. B2A2 treatment has karkateristik 17.64% moisture content, sugar content mg/100ml 4.987, 34.0481% yield, hardness 5.9900 x10 3 Ng, resilience 0.540, and the value of a sense of (7.17, aroma (5.27, color (4.73, texture (4.9, and overall preference (4,47.

  7. Rancangbangun Aplikator Kompos untuk Tebu Lahan Kering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iqbal

    2014-04-01

    Full Text Available The widely sugarcane plantation area in Indonesia causes the management of sugarcane litter conducted by mechanization. To manage sugarcane litter into compost needed several machineries such as tractors,trash rakes, trailesr, choppers, trucks, composting turner, loaders, and compost applicators. The objective of this study was to design a compost applicator for sugarcane litter that can be used for a plant cane and ratoon in dry land. The process of making a prototype applicators follow the design flowchart that begins with the calculation of the dimensions, design of engineering drawings, selection and material purchases. The result showed that the applicator prototype with belt conveyor metering device could function well and was able to apply the compost with a high dose (15 ton / ha.

  8. PROSFEKTIF METODE SAMPEL DARAH KERING DALAM BIOANALISIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supandi Supandi

    2017-08-01

    Full Text Available Biosampling of dried blood spot method became lately very interested in bioanalysis, some of the advantages given in this method compared to conventional venous canulla (venipuncture; less invasive making it more pleasant for the patient or subject, requires small volume, requires simple transportation process and storage did not need special equipment, suod stabilizes analit and reduces risk of infection. The method of dried blood spot is done by invasive light on the finger or heel prick and then spike on filter paper and dried at room temperature or under nitrogen flow with controlled humidity and stored in bag with desiccant packages, than it analyzed using validation bioanalyzing method. Dried blood spot method can be applied on bioanalysis test for pharmacokinetic, toksikokinetic , epidemiologic and Teurapeutic drug monitoring.

  9. Pembuatan Fuel dari Liquid Hasil Pirolisis Plastik Polipropilen Melalui Proses Reforming Dengan Katalis NiO/γ-Al2O3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mahendra Fajri Nugraha

    2013-09-01

    Full Text Available Estimasi jumlah timbulan sampah di Indonesia pada tahun 2008 mencapai 38,5 juta ton/tahun. Melihat dari sifat penyusun plastik yang tersusun dari komponen hidrokarbon minyak bumi, maka limbah plastik sangat berpotensi untuk dikonversi menjadi BBM. Tujuan penelitian ini Mempelajari proses konversi limbah plastik khususnya jenis polipropilen (PP menjadi fuel serta pengaruh berbagai macam komposisi katalis NiO/γ-Al2O3, temperatur, laju alir reaktan pada reactor reforming terhadap kualitas fuel (yield aromatis yang dihasilkan. Pada penelitian ini bahan baku yang digunakan merupakan plastik jenis Polipropilen (PP. Pada penelitian ini minyak yang telah dihasilkan pada proses pirolisis selanjutnya akan di reforming. Pada penelitian ini digunakan logam NiO dengan penyangga γ-Al2O3 (NiO/γ-Al2O3 sebagai katalis untuk proses reforming minyak hasil pirolisis plastik polipropilen. Variabel penelitian meliputi Loading Ni (% massa : 6; 10; 14, Laju alir (ml/jam : 2I7; 500; 690, Suhu reaksi (oC : 400; 450; 500. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa diketahui bahwa % yield aromatis terbesar pada proses reforming minyak hasil pirolisis plastik polipropilen dihasilkan dengan kondisi operasi 14 % loading Ni pada katalis, temperatur reforming 500oC serta laju reaktan sebesar 217 mL/jam. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini, hasil terbaik didapat pada variabel flowlaju terendah dan variabel suhu tertinggi. Kondisi operasi efektif dalam pembuatan fuel pada proses reforming diperoleh saat loading Ni pada katalis NiO/γ-Al2O3 14 %, temperatur reforming 400oC serta laju reaktan 500 mL/jam.

  10. Proses Produksi Pembuatan Tekstur Material pada Desain 3d Karakter Menggunakan Perangkat Lunak Maxon 3D Bodypaint

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardiyan Ardiyan

    2014-10-01

    Full Text Available Digital production proses using integrated image editor software, which has own drawing tools function, makes easier producing textures material that applied in 3D model. The feature of image editor combined with 3D Editor Software makes the easier adjustment of 3D model needs when we see the visible improvement, so the software utilization will be more efficient. In the discussion, this study is done by making the production of 3D model, that is the 3D Character that has material texturing from utilizing the available image editor software features, so the alternative production by using the integrated image editor is possibly to be done. The discussion can be utilized as an insight into the manufacture of technical design in determining the design workflow of 3D models. Utilization of software take one example of software Maxon Cinema 4D version 14, which is used as a reference as software that integrates image processing therein. 

  11. Pengaruh Waktu Dan Temperatur Hidrolisis Dalam Proses Sintesis Furfural Dari Sekam Padi Dengan Menggunakan Metode Hidrolisis Dan Dehidrasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cindi Amborowati

    2017-01-01

    Full Text Available Lahan persawahan di Kalimantan Timur merupakan salah satu lahan yang masih produktif. Hal ini terlihat dari banyaknya tumpukan limbah sekam padi di tempat penggilingan padi. Limbah sekam padi tersebut belum banyak dimanfaatkan, sehingga pada penelitian ini menggunakan limbah sekam padi sebagai bahan baku pembuatan furfural. Penelitian dilakukan dengan tiga tahap, yaitu persiapan bahan baku, hidrolisa dan analisa. Pada tahap persiapan bahan baku, sekam padi dikecilkan ukurannya hingga 100 mesh, kemudian dikeringkan didalam oven. Proses hidrolisa menggunakan asam sulfat 1% sebagai katalis dengan memvariasikan waktu 10, 40, 70, 100, 130 (menit dan temperatur 30, 50, 70, 90, 105 (°C. Kemudian hasil hidrolisis disaring dan filtratnya dianalisa kuantitatif dengan metode volumetri, pada variasi waktu diperoleh hasil tertinggi yaitu pada 130 menit dengan konsentrasi furfural 8,182 mol/L, sedangkan pada variasi temperatur diperoleh hasil tertinggi pada suhu 105°C dengan konsentrasi furfural yaitu 10,741 mol/L.

  12. An investigation of the effects of interference speech on short-term memory for verbally presented prose

    Science.gov (United States)

    Lodico, Dana M.; Torres, Rendell R.; Shimizu, Yasushi; Hunter, Claudia

    2004-05-01

    This study investigates the effects of interference speech and the built acoustical environment on human performance, and the possibility of designing spaces to architecturally meet the acoustical goals of office and classroom environments. The effects of room size, geometry, and acoustical parameters on human performance are studied through human subject testing. Three experiments are used to investigate the effects of distracting background speech on short-term memory for verbally presented prose under constrained laboratory conditions. Short-term memory performance is rated within four different acoustical spaces and five background noise levels, as well as a quiet condition. The presentation will cover research methods, results, and possibilities for furthering this research. [Work supported by the Program in Architectural Acoustics, School of Architecture, Rensselaer Polytechnic Institute.

  13. PERMODELAN PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL SECARA TERPADU YANG BERBASIS MASYARAKAT (STUDI KASUS PULAU RAAS KABUPATEN SUMENEP MADURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Waluyo

    2013-04-01

    Full Text Available Negara Indonesia adalah negara maritim yang memiliki banyak pulau baik yang bernama maupun yang belum bernama. Salah satunya adalah pulau Raas Madura, dimana pulau ini memiliki sumber daya alam yang melimpah di sepanjang garis pantainya. Dibalik melimpahnya sumber daya alam tersebut masih terdapat masyarakat yang sebagian besar prasejahtera. Pemanfaatan yang berlebih (over exploitation dan krisis ekonomi yang menyebabkan terjadinya persaingan untuk memperoleh sumber daya alam yang tersisa sehingga mengakibatkan terjadinya degradasi sumber daya alam. Sistem pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang secara terpadu yang dapat mengatisipasi terjadinya degradasi sumber daya alam tersebut. Upaya ini harus didukung oleh pemerintah untuk memberikan kesejahteraan mayarakat di darah pesisir di pulau-pulau kecil. Kata kunci : sumber daya alam, Over exploitation, degradasi, pengelolaan terpadu MODELLING OF COMMUNITY BASED INTEGRATED COASTAL AND SMALL ISLAND MANAGEMENT (CASE STUDY OF RAAS ISLAND SUMENEP DISTRICT MADURA Indonesia is a maritime nation consists of small islands. One of them is the Raas island of Madura. This island has abundant natural resources along its coastline however most of the population lives under the poverty line. Over exploitation of fisheries resources and economic crisis caused competition to obtain the remaining of natural resources resulting in the degradation of natural resources. Integrated coastal and small island management is expected to prevent the degradation. This effort should be supported by the government in order to provide prosperity for the coastal community.Key words : natural resources, over exploitation, degradation, integrated management

  14. IDENTIFIKASI SENYAWA EKSTRAK ETANOL DAUN MIMBA (Azadirachta indica A.Juss SEBAGAI ANTIBAKTERI SECARA KLT-BIOAUTOGRAFI TERHADAP BAKTERI Stahpylococcus aureus DAN Escherichia coli

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurfijrin Ramadhani

    2017-03-01

    Full Text Available Rendahnya kesadaran masyarakat dan kurangnya sarana kesehatan membuat penyakit infeksi semakin meningkat. Pengobatan secara alami sekarang menjadi pilihan baru sebagai antibakteri, salah satunya adalah mimba. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa daun mimba dapat menghambat pertumbuhan bakteri, akan tetapi belum diketahui senyawa apa yang berperan sebagai antibakteri tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui di dalam daun mimba senyawa yang berperan sebagai antibakteri. Penelitian dilakukan dengan metode KLT Bioautografi langsung, dimana hasil maserasi esktrak etanol daun mimba yang telah dielusi ditempelkan ke media yang telah ditanami bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Zona hambat yang terbentuk dilakukan identifikasi senyawa dengan menggunakan pereaksi semprot Dragendorf, FeCl3, Sitroborat, Lieberman Bouchardat, dan SbCl3. Hasil uji KLT-Bioautografi menunjukkan bahwa daun mimba dapat menghambat pertumbuhan bakteri yang ditandai dengan terbentuknya zona bening masing-masing dengan Rf 0,4 pada bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Senyawa yang berperan sebagai antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli diduga adalah senyawa saponin dimana terbentuk warna ungu dengan pereaksi SbCl3.

  15. KOMPOSISI KIMIA DAN KRISTALINITAS TEPUNG PISANG TERMODIFIKASI SECARA FERMENTASI SPONTAN DAN SIKLUS PEMANASAN BERTEKANAN-PENDINGINAN (Chemical Composition and Crystallinity of Modified Banana Flour by Spontaneous Fermentation and Autoclaving-Cooling Cycle

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhayati Nurhayati

    2014-07-01

    (39,13 – 42,68% bk dibandingkan dengan yang satu siklus (29,34 – 35,93% bk. Proses pemanasan bertekananpendinginan menurunkan kristalinitas tepung pisang dari 18,74-20,08% menjadi 6,98-9,52%. Difraksi sinar X menunjukkan granula pati pisang adalah granula tipe C yang merupakan campuran dari granula tipe A dan tipe B. Kata kunci: Tepung pisang termodifikasi, fermentasi spontan, autoclaving-cooling cycles

  16. REPETITION AS A SPECIAL TYPE OF SYNTACTIC RELATIONS IN REPRESENTED SPEECH: BASED ON THE PROSE BY MARINA TSVETAEVA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Olga Pavlovna Puchinina

    2017-03-01

    Full Text Available The author studies the peculiarities of repetition, being one of the ways to build syntactic relations in the represented speech structure, based on the prose by Marina Tsvetaeva. The article describes the different types of repetitions, their distinctive features and frequency of usage in the studied tests. The author describes different types of repetitions in the studied cases of represented speech from the point of view of their position. Repetition occurs at the beginning, end of sentences, beginning and end of a statement or paragraph, end of a statement and beginning of the next one; lexical items may be repeated in the middle of a statement. The morphology of repetitions, i.e., the way by what parts of speech the repeated words and structures are expressed, is of interest from the point of view of functional grammar. The author notes that Tsvetaeva repeats different parts of speech: conjunctions, prepositions, particles, nouns, pronouns, adverbs, numerals, verbs, modal words or a combination of two words. Moreover, due to her special intention, Tsvetaeva intensifies repetition through particular phonetic devices, such as alliteration, rhyme and rhythm, which make her prosaic works sound poetic. Purpose. The article is devoted to the topic of rendering another person’s speech, as it continues to be one of the most important issues of modern linguistics. The subject of analysis is repetition and its different types in the structure of represented speech on the material of prose texts by Marina Tsvetaeva. The author’s aims is to reveal the way these types of repetition (lexical, syntactic, semantic ones function in the structure of represented speech and what effect is achieved with their help. Methodology. The research has been conducted using the continuous sampling method and the quantitative estimation method, aimed to identify the frequency of using different types of repetition and repeated parts of speech and constructions in the

  17. UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PADA PEMBUATAN RODA CASTOR 5” MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DAN PENGENDALIAN PROSES STATISTIK (Studi Kasus Di Unit Komponen Plastik PT. Mega Andalan Kalasan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naniek Utami Handayani

    2012-02-01

    Full Text Available PT. Mega Andalan Kalasan (MAK merupakan industri manufaktur yang menghasilkan peralatan rumah sakit dari logam. Dalam penelitian ini, studi kasus dilakukan pada Unit Komponen Plastik yang salah satu hasil produknya adalah roda castor 5”. Keluhan yang sering terjadi adalah adanya kerusakan pada bagian roda, terutama bagian wheel out roda. Hal ini disebabkan adanya rongga udara antara komponen wheel out dengan wheel in yang dapat menyebabkan pecah/terpisahnya bagian wheel out dengan wheel in. Untuk mengetahui ada tidaknya rongga, cara yang dapat dilakukan selama ini adalah membelah roda sehingga dapat terlihat bagian dalamnya (uji merusak. Cara ini tentu saja sulit dan tidak ekonomis. Pihak perusahaan pun memutuskan untuk mengganti material yang selama ini digunakan (Haibam dengan material lain (TPU yang memiliki sifat bahan lebih baik. Hal ini mampu mengurangi keluhan yang terjadi akibat cacat yang terjadi ketika masih menggunakan material haibam. Akan tetapi, penggantian bahan tidak serta merta menyelesaikan permasalahan, hal ini dapat dilihat dengan muncunya permasalahan baru berkaitan dengan proses produksinya. Penelitian ini dilakukan untuk meminimalkan cacat yang terjadi pada proses pembuatan roda castor 5” dan difokuskan pada cacat wheel out Castor 5”. Hasil identifikasi terhadap bahan haibam dan TPU menunjukkan bahwa sink mark merupakan cacat dominan. Pengolahan data dengan menggunakan metode DPMO menghasilkan tingkat sigma yang berbeda. Dari kedua tingkat sigma yang dihasilkan tersebut terlihat bahwa Tingkat Sigma Haibam > TPU (3,0 Sigma > 2,8 Sigma. Hal ini menunjukkan terjadinya penurunan kemampuan proses ketika proses produksi castor diganti bahan bakunya dari Haibam menjadi TPU. Kata kunci : Wheel in, Wheel out, Haibam, TPU, DPMO, SPC, Ttngkat Sigma

  18. Pengembangan Order Management System untuk Mendukung Perbaikan Proses Bisnis Pengelolaan Pemesanan Jasa Inbound dan Outbound Gudang Disertai Audit System Development Life Cycle Guna Menanggulangi Risiko Pengembangan Sistem

    OpenAIRE

    Santosa, Budi; Satrio, Rudi Theo; Abipradja, Jerrystama; Putri, Dinda Sekar

    2014-01-01

    PT XYZ adalah salah satu Perusahaan penyedia jasa logistic atau bisa disebut 3PL. Salah satu customer yang menggunakan jasa 3PL adalah DEF Company. DEF company adalah Perusahaan yang bergerak dalam bidang pendistribusian dan import barang. Ketika melakukan aktivitas pelaporan dokumen pada proses inbound dan outbound, XYZ company mengalami keterlambatan pada bulan April 2014 sebesar 5%. Keterlambatan dokumen ini disebabkan oleh tidak terorganisirnya order dokumen yang ada, sehingga akan berdam...

  19. PENGGUNAAN MEDIA DALAM PROSES BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS (Pada Siswa SMA Negeri 10 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2007-2008

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Susanto

    2012-09-01

    Full Text Available Masalah pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan kreativitas siswa. Adapun permasalahannya, apakah penggunaan media dalam proses bimbingan kelompok dapatmeningkatkan kreativitas siswa. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan kreativitas siswa dengan menggunakan media dalam proses bimbingan kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitan ini adalah metode eksperimental semu (Quasi Experimental dengan design One Group Pretest-Posttest. Dengan subjek penelitian 12 orang siswa di SMA Negeri 10 Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata pretest 116,25 dan skor rata-rata posttest 127,50. Setelah dilakukan Uji t menunjukkan adanya perbedaan skor kreativitas yang cukup signifikan antara sebelum dan sesudah mengikuti bimbingan kelompok, perbedaan skor kreativitas sampai pada taraf signifikansi 0,01, maka dapat dikatakan adanya peningkatan kreativitas antara sebelum dan sesudah dilakukan bimbingan kelompok. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media dalam proses bimbingan kelompok dapat meningkatkan kemampuan kreativitas siswa. Saran dari hasil penelitian ini menyarankan kepada guru pembimbing untuk dapat memanfaatkan media sebagai alat bantu dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling disekolah. Bagi peneliti dan mahasiswa bimbingan konseling diharapkan dapat berinovasi untuk mengembangkan media-media bimbingan yang lain dalam rangka pengembangan diri siswa.

  20. Perbandingan Efektivitas Daya Hambat Kotrimoksazol Generik dan Paten terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli sebagai Penyebab Infeksi Saluran Kemih secara In Vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puti Anggun Sari

    2015-01-01

    Full Text Available AbstrakInfeksi saluran kemih merupakan salah satu infeksi yang sering ditemukan setelah infeksi saluran napas. Penyebab terbanyak infeksi saluran kemih adalah Escherichia coli. Kotrimoksazol merupakan kombinasi dari dua obat yaitu trimetoprim dan sulfametoksazol serta salah satu contoh antibiotik yang merupakan first-line therapy untuk infeksi saluran kemih. Kotrimoksazol terbagi menjadi dua jenis obat yaitu obat generik dan paten. Akan tetapi, belakangan ini penggunaan obat generik mulai menurun di masyarakat dan masyarakat cenderung meragukan kualitasnya. Padahal masyarakat yang akan diuntungkan jika mengetahui mutu obat generik tidak kalah dengan obat paten. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan efektivitas daya hambat kotrimoksazol generik dan paten terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli sebagai penyebab infeksi saluran kemih secara in vitro. Penelitian ini merupakan penelitian analitik eksperimental dengan desain cross-sectional study. Penelitian ini menggunakan 19 sampel isolat bakteri dari pasien infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh Escherichia coli di RSUP Dr. M. Djamil yang ditentukan rumus minimal adequate sample size menggunakan metode difusi cakram dan dilihat perbandingan antara zona bebas kuman yang dibentuk oleh obat generik dan paten tersebut. Data yang diperoleh akan diolah secara statistik dengan uji hipotesis t-independent test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 17 sampel tidak didapatkan zona bebas kuman baik pada kotrimoksazol generik atau paten. Sedangkan pada 2 sampel lainnya didapatkan zona bebas kuman pada kedua obat kotrimoksazol generik dan paten. Setelah dilakukan analisis statistik menggunakan SPSS dengan uji t-independent test didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna antara sensitivitas bakteri Escherichia coli penyebab infeksi saluran kemih terhadap kotrimoksazol generik dan paten. Sedangkan resistensi yang terjadi pada 17 sampel lain diduga disebabkan penggunaan

  1. Uji Efektivitas Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia dalam Mempercepat Laju Disinfeksi Bakteri Escheria Coli pada Proses Solar Water Disinfection

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saprian Saprian

    2015-08-01

    Full Text Available Solar Water Disinfection (SODIS memerlukan waktu rata-rata berkisar antara 5-6 jam untuk dapat membunuh bakteri 3-4 Log pada air berkapasitas maksimal 2 liter atau 1 jam dengan suhu di atas 50°C. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa dengan mengkombinasikan SODIS dengan psoralens, zat aktif seperti yang terdapat pada jeruk Lemon (Citrus Limon dapat menginaktivasi bakteri hingga 5,6 Log reduksi dalam rentang waktu 30 menit pada suhu 29°C. Mengingat faktor ketersediaan dan harga jeruk lemon di Indonesia maka pada penelitian ini dilakukan pengamatan dengan menggunakan jeruk nipis (Citrus aurantifolia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar potensi jeruk nipis untuk dipergunakan dalam mempercepat laju disinfeksi pada proses SODIS. Adapun faktor-faktor yang akan dipelajari terkait dengan hubungan antara variasi dosis jeruk nipis, perubahan pH dan suhu air terhadap efisiensi inaktivasi bakteri yang mampu dihasilkan. Variasi jeruk nipis yang digunakan adalah 0%, 2%, 4% dan 6% dengan variasi waktu 0 menit, 30 menit, 60 menit dan 120 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan SODIS dengan menggunakan jeruk nipis mampu menginaktivasi E. coli sebesar 5.4 Log dengan waktu 1 jam pada suhu 32°C. Hal ini menunjukkan bahwa Jeruk nipis berpotensi untuk digunakan dalam mempercepat laju disinfeksi E. coli pada air minum. Kata Kunci : SODIS, E.coli, Psoralens, Jeruk Nipis

  2. Prologues, Poetry, Prose and Portrayals: The Purposes of Fifteenth Century Fight Books According to the Diplomatic Evidence

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deacon Jacob Henry

    2016-12-01

    Full Text Available Although by far the most popular use of fifteenth century Fight Books in recent years has been their application to the study of Historical European Martial Arts and interpretations of medieval combat, this manner of learning from them was rarely what their creators had in mind. The following paper, relying primarily on the materials produced by Fiore dei Liberi, Filippo Vadi, Hans Talhoffer, and the anonymous author of Le Jeu de la Hache, will address modern practice and its connection to the source material via a study of the diplomatics of fifteenth century Fight Books, that is to say common tropes that are definitive of the genre. This has been done through analysing the roles of three of these; the purposes of introductions, of the use of language relating to the employment of either a prose or poetic structure, and the importance of the relationships between texts and illustrations. Through this application of diplomatics to Fight Books, the paper shall demonstrate how modern claims regarding authenticity are often overstated and in need of moderation.

  3. IMPLEMENTASI MODEL LEARNING CYCLE “5E” DISERTAI LKS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN PROSES SAINS, DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Purwanto

    2014-05-01

    Full Text Available This research aims to implement the model learning cycle "5E" accompanied by worksheets to increase activity, science process skills and student learning outcomes. This model provides student involvement and hands-on experience for students, develop a collaborative manner with the group and share your knowledge with other students. Conclusions of this study is the implementation model of learning cycle "5E" with worksheets may enhance the activity, science process skills, and student learning outcomes of  X8 in the second semester  at senior high school 4th Metro on academic year 2011/2012. The increase can be observed as follows: the activity of reading the literature by 23%, experiment activity (drawing objects of observation by 25%, in a group discussion activity by 23%, the activity of asking questions by 17%, and argues activity by 10%. In the process skills of science students on aspects of the skill increased by 25% using the tool, the object classifies 30%, the cooperation within the group by 22%, delivering the acquisition of 23%. Learning outcomes of students has increased by 4% which is in cycle I of 71% to 75% in cycle II. As for the improvement of pre-survey to cycle II by 56% which is 19% in pre-survey become to 75% in Cycle II.   Kata kunci: model learning cycle "5E" disertai LKS, aktivitas belajar, keterampilan proses sains, hasil belajar

  4. Stephen Hawking's Community-Bound Voice A Functional Investigation of Self-Mentions in Stephen Hawking's Scientific Prose

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Davud Kuhi

    2015-11-01

    Full Text Available Thanks to the development of the concept of metadiscourse, it is now widely acknowledged that academic/scientific writing is not only concerned with communicating purely propositional meanings: what is communicated through academic/scientific communication is seen to be intertwined with the negotiation of social and interpersonal meanings. While a large number of so called metadiscoursal resources contribute to the simultaneous negotiation of propositional and interpersonal meanings, the present study aimed at investigating the functions self-mention forms can fulfill in academic/scientific communication. Two of Stephen Hawking's scientific books were selected as the corpus of the research, and based on Tang and John's (1999 model, the constructed corpus was analyzed in terms of the functions self-mention forms can fulfill in academic/scientific writing. The findings revealed that from among the different roles identified by Tang and John, the representative role constituted the most frequent self-mention function in the corpus. The remarkably heavy presence of representative role in Hawking's scientific prose was interpreted as a further evidence for the claim that scientists are more likely to persuade readers of their ideas if they frame their messages in ways which appeal to appropriate community-recognized relationships.

  5. Peranan Teknologi dalam Mendukung Proses Berpikir Level C3 Siswa pada Materi Operasi Himpunan melalui Penggunaan Swish Max4

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arinaldi Arinaldi

    2018-03-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi pada abad ke-21 ini sudah sangat pesat, membuat guru menjadi lebih kreatif dalam hal membuat media pembelajaran yang inovatif, menarik, serta tidak ketinggalan zaman. Dengan menggunakan media visual guru dapat memberikan visual tertentu pada siswa dalam proses pembelajaran, yang nantinya diharapkan dapat membantu siswa dalam berpikir C3. Lalu dilatar belakangi oleh kemampuan siswa yang rendah dalam mengerjakan soal applikasi operasi pada himpunan dikehidupan sehari-hari sekaligus memvisualisasikan operasi himpunan, berdasarkan survei peneliti melalui wawancara dengan guru SMP Negeri 11 Tanjungpinang. Sehingga pada penelitian ini peneliti menggunakan media visual berbasis multimedia berbantuan software swish max4, untuk membantu siswa berpikir hingga level C3 atau pada ranah mengaplikasikan khususnya pada materi operasi himpunan dan juga dapat memvisualisasikan operasi himpunan dikehidupan sehari-hari. Telah dilakukan eksperimen di kelas VII.1 dan kelas VII.2 pada SMP Negeri 11 Tanjungpinang, memperoleh hasil posttest kelas eksperimen lebih tinggi 76,24 dibangdingkan dengan kelas kontrol 66,92, terbukti bahwa kelas yang diberikan treatment media swish max4  dapat membantu siswa dalam berpikir hingga level C3 atau mengapplikasikan. Kata kunci : Swish max4, berpikir level C3, Soal applikasi operasi himpunan

  6. A sub-process view of working memory capacity: evidence from effects of speech on prose memory.

    Science.gov (United States)

    Sörqvist, Patrik; Ljungberg, Jessica K; Ljung, Robert

    2010-04-01

    In this article we outline a "sub-process view" of working memory capacity (WMC). This view suggests that any relationship between WMC and another construct (e.g., reading comprehension) is actually a relationship with a specific part of the WMC construct. The parts, called sub-processes, are functionally distinct and can be measured by intrusion errors in WMC tasks. Since the sub-processes are functionally distinct, some sub-process may be related to a certain phenomenon, whereas another sub-process is related to other phenomena. In two experiments we show that a sub-process (measured by immediate/current-list intrusions) is related to the effects of speech on prose memory (semantic auditory distraction), whereas another sub-process (measured by delayed/prior-list intrusions), known for its contribution to reading comprehension, is not. In Experiment 2 we developed a new WMC task called "size-comparison span" and found that the relationship between WMC and semantic auditory distraction is actually a relationship with a sub-process measured by current-list intrusions in our new task.

  7. The Content of Dream in Islamic Mystic Prose Texts (Pre–Seventh ah/13th ad Century

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. M. Mirbagherifard

    2016-02-01

    Full Text Available Dream is one of the important topics of mystic texts and is of great significance in Islamic mysticism. Most writers of such texts have allocated a section of their books to it. Dream could be viewed from different perspectives, but it seems, what attracts mystics the most is the content of dream. The important issues considered the content of dream are seeing God, the Prophet, the Imams, the saints; the state of mystics after death; seeing angels and Paradise huris (the beauties; seeing what helps the Wayfarer in his difficulties; gaining knowledge of the future; and, finally, seeing Iblis (the Satan. In this article, an attempt is made to analyze the reactions of dreamers to each type of content by comparing the content of mentioned dreams in mystic prose texts of pre-seventh century. The results show that dreaming the beloved (God is of the most importance whereas dreaming the Satan is the least desirable one. As for the reactions, the most frequent reactions are fear, enthusiasm, hope, confidence, pride, and joy.

  8. Sistem Administrasi Proses Belajar Mengajar Di Program Studi Teknik Telekomunikasi PNJ Berbasis Android dengan Transmisi WiFi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toto Supriyanto

    2016-11-01

    Full Text Available Sistem Administrasi Proses Belajar Mengajar di Program Studi Teknik Telekomunikasi PNJ Berbasis Android dengan Transmisi Wifi  merupakan sebuah sistem untuk pencatatan kegiatan belajar mengajar berupa absen mahasiswa dan materi pembelajaran setiap harinya. Web server bertindak sebagai admin dan aplikasi android sebagai user. User dalam hal ini adalah dosen. Aplikasi ini terinstal pada tablet PC dan setiap menggunakan aplikasi ini user akan melakukan login terlebih dahulu dengan memasukkan username dan password sesuai dengan database server. Setelah melakukan login aplikasi akan menampilkan halaman menu. Pada halaman menu berisi  profil dosen, kelas dan mata kuliah yang diajar oleh dosen, kurikulum yang ada di program studi teknik telekomunikasi PNJ dan jadwal mengajar dosen. Pada menu jadwal, dosen dapat melakukan absensi mahasiswa didik. Dosen melakukan absen satu persatu dengan menekan tombol “absen”. Data absensi dikirimkan ke web server dengan transmisi wifi dan masuk ke halaman lembar kontrol kegiatan dimana user diminta untuk mencatatkan judul materi. Web server akan menyimpan seluruh data yang dikirimkan oleh aplikasi android dan mengakumulasi absensi mahasiswa. Jika terdapat mahasiswa yang tidak hadir pada jam belajar dan memiliki masalah pada jumlah absensi sistem akan mengirimkan notifikasi berupa SMS kepada mahasiswa bersangkutan melalui SMS gateway.

  9. ANALISIS PENGARUH VARIASI PERSENTASE RAGI (Saccharomyces cerevisiae DAN WAKTU PADA PROSES FERMENTASI DALAM PEMANFAATAN DUCKWEED (Lemna minor SEBAGAI BIOETANOL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Khodijah

    2015-04-01

    Full Text Available Salah satu alternatif dalam mendukung ketersediaan sumber daya energi terbarukan adalah dengan memanfaatkan sumber dari non fosil seperti bioetanol. Bioetanol merupakan etanol yang dibuat dari biomass yang mengandung komponen pati (karbohidrat atau selulosa yang selanjutnya di fermentasi menggunakan bantuan mikroorganisme (Sacharomyces cerevisiae. Karbohidrat yang digunakan pada penelitian ini berasal dari Lemna minor (Duckweed. Penelitian ini bertujuan membuat bioetanol dari Lemna minor dengan variasi penambahan ragi dan lamanya waktu fermentasi terhadap nilai kadar etanol dan nilai densitas, serta mengetahui hubungan densitas dengan kadar etanol. Produksi bioetanol dari tanaman yang mengandung pati (karbohidrat, dilakukan melalui proses konversi karbohidrat menjadi gula (glukosa dengan hidrolisis asam (HCl, hidrolisat yang diperoleh selanjutnya dilakukan fermentasi dengan menambahkan yeast atau ragi sehingga diperoleh bioetanol. Variabel yang digunakan adalah perubahan massa ragi 5%,15%, dan 25% serta lama fermentasi 5, 6, dan 7 hari . Hasil penelitian menunjukkan lama fermentasi dan persentase ragi mempengaruhi kadar etanol. Nilai kadar etanol optimum diperoleh presentase ragi 25% dengan lama fermentasi 7 hari sebesar 3.81% dengan density optimum sebesar 0.9438 gr/cm3, Hubungan nilai densitas berbanding terbalik dengan peningkatan kadar etanol.

  10. Uji Daya Hambat Sabun Cair Cuci Tangan pada Restoran Waralaba di Kota Padang Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Secara In Vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anisha Fazlisia

    2014-09-01

    Full Text Available AbstrakSabun cair cuci tangan terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Sebagian besar restoran waralaba di Kota Padang menyediakan sabun cair cuci tangan yang telah diencerkan. Proses pengenceran mengubah kemampuan sabun dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian bertujuan untuk menguji daya hambat sabun cair cuci tangan pada restoran waralaba di Kota Padang terhadap pertumbuhan E. coli dan S. aureus. Sampel diambil dari empat restoran waralaba dan diuji dengan metode difusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat sabun dapat menghambat pertumbuhan S. aureus namun hanya sebagian yang memiliki daya hambat terhadap E. coli. Median daya hambat pertumbuhan E. coli dan S. aureus pada setiap periode yaitu 0, 7.4, 7.3 dan 0, 26.1, 23.3. Nilai maksimum daya hambat pertumbuhan E.coli dalam tiga periode yaitu 19.5, 35.4, 27.1 dan 20.7, 40.2, 36.6 untukS. aureus. Daya hambat minimum terhadap kedua bakteri adalah 0.00. Hal tersebut dapat dipengaruhi komposisi dan konsentrasi antiseptik, antibakteri, pH sabun, pengenceran dan struktur dinding sel bakteri. Disimpulkan bahwa sabun cair cuci tangan yang diuji memiliki kemampuan lebih besar dalam menghambat pertumbuhan S.aureus daripada E.coli.Kata kunci: sabun cair cuci tangan, restoran, pengenceran, uji daya hambat, pertumbuhan bakteriAbstractLiquid hand soaps proved to inhibit Escherichia coli and Staphylococcus aureus bacterial growth. In Padang, most of Restaurants provide diluted liquid hand soaps. Research found dilution changed soap ability to inhibit bacterial growth. The purpose of this study was to examine the ability of Padang City Restaurants’ liquid hand soaps to inhibit E. coli and S. aureus bacterial growth. The samples were taken from four restaurants and examined by using diffusion method. The results showed all of them could inhibit S. aureus but only a half inhibited Escherichia coli bacterial growth. Median for E. coli and S

  11. Strategi Pengelolaan Usaha Jasa Rumah Pemotongan Hewan Ruminansia Secara Berkelanjutan (MANAGEMENT STRATEGY FOR SUSTAINABLE RUMINANT-CATTLE SLAUGHTERHOUSE (RC-S SERVICES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maya Dewi Dyah Maharani

    2017-04-01

    Full Text Available Uncontrolled cattle slaughtering may result in reduce water quantity and quality, number of cattle, and product of animal origin that does not fit the criteria of safety-healthy-whole-halal. The research objective was to analyze and measure important variables which might be required in developing a modelas well as to formulate strategic plans for managing sustainable abattoir services. Analysis methods used in this study were: Multidimensional Scaling (MDS or rap-slaughterhouse, Monte Carlo Analysis, and Analytical Hierarchy Process (AHP. Results of the analysis showed that the important variables were, i.e.: water availability and animal health status (ecological dimension; willingness to conduct hygienic and sanitation procedures at business scale level, service business orientation, availability of animal and slaughtering schedule management (economical dimension; workers safety and security (sociological dimension, noncompliance of the use of infrastructure by managers, workers and service users; lack off ulfillment of the requirements of the building frame (dimension regulations; and processing technology (technological dimension. The priority strategic analysis concluded that supply services of product of animal origin is eligible to be considered as components required in the food security program through the development and renovation program of effective slaughter houses. ABSTRAK Pemotongan hewan yang tidak terkendali mengakibatkan penurunan ketersediaan jumlah dan mutu air, hewan, dan pangan asal ternak yang tidak sesuai kriteria aman-sehat-utuh-halal (ASUH. Tujuan penelitian adalah menganalisis dan mengukur peubah-peubah penting yang diperlukan untuk menyusun model dan merancang rencana strategik pengelolaan usaha jasa rumah pemotongan hewan ruminansia secara berkelanjutan. Metode analisis yang digunakan adalah Multi Dimensional Scaling (MDS atau rap-slaughterhouse, Monte Carlo, dan Analytical Hierarchy Process. Hasil analisis

  12. Studi Perbandingan Proses Pengelasan Smaw Pada Lingkungan Darat dan Bawah Air Terhadap Ketahanan Uji Bending Weld Joint Material A36

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Safira Dwi Anggraeni

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai kekuatan uji bending,  dan kekerasan pada sambungan weld joint plat baja A36 pada proses pengelasan SMAW di lingkungan darat dan bawah air. Penelitian ini menggunakan Baja A36 dengan variasi lingkungan pengelasan yakni di darat dan di bawah air dengan menggunakan las SMAW dan memakai elektroda E7018 diameter 3,2 mm. Spesimen dilakukan pengujian bending berupa face bend dan root bend, pengujian kekerasan dan foto mikro. Pada pengujian bending pengelasan di darat tidak menghasilkan cacat yang berarti, sedangkan untuk hasil pengujian bending face dan root pada pengelasan bawah air terdapat cacat sepanjang daerah lasan sebesar 38 mm, hal ini tidak dapat diterima karena ukuran cacat lebih besar dari persyaratan yang ada pada ASME Section IX edisi 2015. Pada pengujian kekerasan, nilai kekerasan tertinggi pada pengelasan di darat adalah 200,5 HVN sedangkan nilai kekerasan teritinggi pada pengelasan bawah air adalah 290,2 HVN. Hasil pengujian kekerasan tertinggi pada pengelasan bawah air lebih rendah dari persyaratan AWS D3.6M – Underwater Welding Code, sehinga nilai kekerasan memenuhi persyaratan standar. Hasil foto mikro pada pengelasan di darat pada daerah base metal, persentase struktur mikro untuk ferit adalah 75,44% dan perlit adalah 24,56%. Pada daerah HAZ, persentase struktur mikro untuk ferit adalah 70,11% dan perlit adalah 28,89%. Pada daerah weld metal, persentase struktur mikro untuk ferit adalah 61,11% dan perlit adalah 38,89%. Sedangkan untuk hasil foto mikro pada pengelasan di bawah air pada daerah base metal, persentase struktur mikro untuk ferit adalah 74,89% dan perlit adalah 25,11%. Pada daerah HAZ, persentase struktur mikro untuk martensit adalah 46,11%,   struktur mikro ferit adalah 18,22% dan struktur mikro perlit adalah 35,67%. Pada daerah weld metal, persentase struktur mikro untuk ferit adalah 48,9% dan struktur mikro perlit adalah 51,1%. 

  13. Imobilisasi TiO2 ke dalam Resin Penukar Kation dan Aplikasinya sebagai Fotokatalis dalam Proses Fotoreduksi Ion Hg2+

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosyid Ridho

    2017-03-01

    Full Text Available Abstrak Dalam rangka mengembangkan bahan fotokatalitis TiO2 pada penelitian ini telah dilakukan preparasi fotokatalis TiO2-Resin yang disertai dengan karakterisasi dan uji aktivitas untuk proses fotoreduksi ion Hg(II. Preparasi imobilisasi ini dilakukan dengan metode pertukaran ion yang di ikuti dengan kalsinasi pada suhu tertentu. Pada preparasi telah dipelajari pengaruh konsentrasi Titanium Isopropoksida sebagai sumber ion Ti(IV terhadap TiO2-Resin yang dikarakterisasi dengan menggunakan Difraksi Sinar X (XRD dan Thermografimetri (TGA. Pada proses fotoreduksi ion Hg(II dipelajari pengaruh massa fotokatalis, kadar TiO2 yang terimobilisasi ke dalam resin, konsentrasi Ion Hg(II, dan pengaruh pH. Proses fotoreduksi dilakukan dalam suatu reaktor tertutup yang dilengkapi dengan lampu UV, yaitu dengan cara menyinari campuran yang terdiri dari larutan ion Hg(II dan serbuk fotokatalis TiO2-Resin, disertai dengan pengadukan selama waktu tertentu. Hasil fotoreduksi dihitung berdasarkan selisih antara konsentrasi ion Hg(II awal dengan ion Hg(II yang tak tereduksi. Penentuan konsentrasi ion Hg(II yang tak tereduksi dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA teknik pembangkitan uap dingin atau Cold Vapor Atomic Absorption Spectrophotometry(CV-AAS. Hasil preparasi menunjukkan semakin tinggi konsentrasi Titanium Isopropoksida yang ditambahkan pada resin semakin tinggi juga kadar TiO2 yang terbentuk pada TiO2-Resin. Hasil uji fotokatalis menunjukkan bahwa penggunaan fotokatalis TiO¬2-Resin dapat meningkatkan hasil fotoreduksi ion Hg(II yang peningkatannya lebih tinggi dibandingkan TiO2 serbuk. Penambahan fotokatalis dengan massa yang semakin besar menambah efektivitas fotoreduksi terhadap ion Hg(II yang semakin besar, namun jika ditambahkan massa fotokatalis yang lebih tinggi lagi akan menurunkan efektivitas fotoreduksi terhadap ion Hg(II. Kenaikan konsentrasi Hg(II menyebabkan efektivitas fotoreduksi semakin rendah. Pada pH 1-4 terjadi

  14. Domates Pulpu ve Salçasında Viskozite (Konsistens ve Renk Üzerine Proses Koşullarının Etkisi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aziz Ekşi

    2015-02-01

    Full Text Available Kıvam ve renk, domates pulpu ve salçada kaliteyi belirleyen ve ticarette üzerinde en çok durulan iki önemli etkendir. Domates salçasında renk ve kıvam ile hammaddenin durumu arasında yakın bir ilişki bulunduğu bilinmektedir. Ancak her iki kalite öğesini ve özellikle kıvamı, hammadde olduğu kadar, proses koşulları da etkilemektedir.

  15. Efektivitas Pengolahan Air Limbah Batik dengan Cara Kimia dan Biologi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Istihanah Nurul Eskani

    2016-04-01

    Full Text Available Kebanyakan industri batik membuang air limbah ke lingkungan tanpa diolah terlebih dahulu dengan alasan keterbatasan tempat, dana dan penguasaan teknologi. Beberapa cara pengolahan air limbah telah dilakukan untuk mengatasi penurunan mutunlingkungan akibat pembuangan air limbah.Telah dilakukan penelitian proses pengolahan air limbah batik secara kimia, biologi aerob dan biologi anaerob. Proses kimia dilaksanakan dengan menambahkan koagulan tawas dan kapur ke dalam air limbah batik. Proses biologi aerob dijalankan dalam reaktor terbuka selama 5 hari, sedang proses biologi anaerob  dijalankan dalam reaktor tertutup selama 12 hari. Hasil proses kemudian diukur parameter warna, COD dan alkalinitasnya.Hasil penelitian pengolahan air limbah batik secara kimia dapat menurunkan parameter warna yang berasal dari zat warna Naphtol sebesar 83,15 %, COD sebesar 28,82% dan pH hasil proses 7. Proses biologi anaerob menurunkan parameter warna sebesar 94,95%, COD sebesar 59,89% dan pH hasil proses 5. Proses biologi aerob dapat menurunkan parameter warna yang berasal dari zat warna Naphtol sebesar 97,82%, COD sebesar 72, 88% dan pH hasil proses 6,5. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengolahan limbah cair batik secara biologi aerob lebih efektif daripada pengolahan secara biologi anaerob maupaun secara kimia. Kata kunci : pengolahan air limbah batik, proses kimia, proses biologi

  16. Aplikasi Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle Linn dalam Menghambat Oksidasi Lemak Jambal Patin (Pangasius hypophthalmus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farida Ariyani

    2008-12-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian aplikasi ekstrak daun sirih (Piper betle Linn untuk menghambat proses oksidasi jambal patin telah dilakukan. Percobaan dilakukan dengan penambahan ekstrak daun sirih (Piper betle Linn dalam larutan garam yang digunakan untuk penggaraman ikan. Perbandingan ekstrak daun sirih dan larutan garam yang digunakan adalah 1:2, 1:3, 1:4, 1:5 (v/v, sedangkan larutan garam tanpa penambahan ekstrak daun sirih digunakan sebagai kontrol. Selesai perendaman dalam campuran larutan garam dan ekstrak sirih (48 jam, patin asin dikeringkan di bawah sinar matahari selama 4–5 hari, selanjutnya disimpan pada suhu ruang (25-32oC selama 8 minggu. Perubahan mutu jambal patin dimonitor secara organoleptik dan kimiawi (angka Thiobarbituric Acid Reactive Substances/TBARS, angka anisidin, dan produk berfluoresen, sebelum jambal patin kering disimpan dan setiap 2 minggu selama penyimpanan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun sirih pada larutan garam selama penggaraman mampu menghambat oksidasi lemak jambal patin selama penyimpanan 8 minggu tercermin dari rendahnya angka TBARS, anisidin, dan produk berfluoresen jambal patin yang diperlakukan dengan daun sirih dibanding dengan kontrol. Berdasarkan hasil uji sensori, jambal patin yang diberi ekstrak air daun sirih tidak berbau tengik, walaupun warna dan rasa jambal patin sedikit berubah. Perlakuan ekstrak sirih yang mampu menghambat oksidasi lemak jambal patin dengan nilai sensori terbaik adalah kelompok perlakuan ekstrak daun sirih dengan perbandingan 1:5 (v/v.

  17. STRATEGI PENGEMBANGAN PERTANIAN DAN KONSERVASI LAHAN DI KAWASAN SEGARA ANAKAN, JAWA TENGAH (Agriculture and Land Conservation Development Strategy in Segara Anakan Region, Central Java, Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suratman Suratman

    2015-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Segara Anakan merupakan suatu kesatuan kawasan laguna yang mempunyai keunikan, tidak sebagaimana umumnya lahan pantai pasang surut di Indonesia. Beberapa keadaan dan proses yang khas terjadi di kawasan ini, antara lain adanya pasang surut yang bergantian secara musiman antara air asin dan tawar, sedimentasi sungai sangat cepat sehingga terbentuk “tanah timbul”, penyempitan kawasan perairan, pembentukan dan perubahan alur sungai, serta penciutan hutan mangrove. Keadaan ini menyebabkan perubahan yang drastis terhadap mata pencaharian penduduk yang tadinya nelayan menjadi petambak dan petani. Untuk itu diperlukan masukan strategi pengembangan pertanian yang sesuai dengan karakteristik lahan yang khas tersebut. Sesuai dengan karakteristik lahannya, daerah ini dapat dikelompokkan menjadi zona pengembangan tambak, pengembangan lahan basah, lahan kering, tanaman tahunan, dan areal konservasi. Dari segi konservasi diperlukan tindakan pengendalian sedimen dan mempertahankan keberadaan areal sempadan pantai dan hutan mangrove.   ABSTRACT Segara Anakan is a lagoon which has unique characteristics different from other swamp lands in Indonesia. Its characteristics include seasonal fluctuation of fresh water river and sea water, rapid river sedimentation, narrowing water area, forming and changing river channels, and decreasing forest area. These phenomena have drastically changed people occupation. They, who were previously fishermen, have changed to be farmers. These conditions require an agriculture development strategy suitable for that area. Based on its characteristics, the area can be categorized into development zones for fishpond, wetland, dry land, annual crop, and conservation. This area requires actions to control the sedimentation process for maintaining its coastal belt and mangrove forest.

  18. CD-ROM. ISBN 978-0-981-4434-1-6. Stellenbosch

    African Journals Online (AJOL)

    rbr

    Om te sien hoeveel maal en waar 'n bepaalde woord (A–Z) in die WAT voorkom: Stap 1: Druk die snelskakel [F2]. Stap 2: Tik die woord in by die teksvenster. Stap 3: Druk [OK]. (Tydens die proses kan daar in die resultaatuit- leg die hoeveelheid kere wat die lemma voorkom, gesien word. Daar kan ook met "Volgende ...

  19. PROSES PENGUJIAN TIDAK MERUSAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarjito Jokosisworo

    2012-03-01

    Full Text Available Pengujian tidak merusak merupakan bagian dari pengujian bahan, berlainan dengan pengujian merusak, maka pengujian tidak merusak atau Non Destructive Examination(NDE tidak merusak bahan. Pengujian tidak merusak ini terdiri dari : Pengujian Visual, Pengujian dengan Penetrant, Magnetic Particle Testing, radiographic Testing, Ultrasonic Trsting, Eddy Current Testing, Accoustic Emission Testing, Leak Test, Proof test, Magnetic Test for Delta ferrite

  20. STRUKTUR DAN PROSES MEMORI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Magda Bhinnety

    2015-09-01

    Full Text Available This paper describes structures and processes of human memory system according to the modal model. Sensory memory is described as the first system to store information from outside world. Short‐term memory, or now called working memory, represents a system characterized by limited ability in storing as well as retrieving information. Long‐term memory on the hand stores information larger in amount and longer than short‐term memory

  1. Psychoanalytic reality of prose

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Todorović Milorad V.

    2015-01-01

    Full Text Available Scientific methods of a particular field of knowledge can not be freely applied to a different field without any adjustments or reservations. Openness to a different approach is detrimental here. According to Nothrop Frye, psychonalysis in literature tends to 'blur the lines between methods' (Frye 1979: 383 thus increasing openness. Therefore, the anxiety that exists between the theory of psychonalysis and the practice of psychoanalytic therapy will follow the application of psychoanalysis to other scientific fields. Solid grasp of the theory of psychoanalysis is incomplete without understanding its practical implementation in the domain of pain as its priviledged source of truth. Even Jacques Lacan emphasized this by distinguishing between understanding and knowing Jacques Derrida's psychoanalysis. The interdisciplinary activity, valued today as an important aspect of research, cannot be accomplished by simple confrontations between various specialized branches of knowledge. According to Roland Barthes, interdisciplinary work is not a peaceful operation: it begins effectively when the solidarity of the old disciplines breaks down to the benefit of a new object and a new language, neither of which is in the domain of those branches of knowledge that one calmly sought to confront (Barthes 1986b:181. Mirjana Lončar Vujnović proposes, following Barthes logic, to substitute the term psychoanalysis with the term 'experimental mysticism' (Lončar Vujnović 2014: 46. Her proposition has no semantic justification (and not only for its failed attempt at oxymoron let alone scientific. The exploration of the unconscious psyche which is unknown and irrational - designated under certain circumstances as the exploration of the mystical as a hidden, secret part of a man's soul - was scrutinized in psychoanalysis by employing a rigorous scientific method in reverence to the methods of the natural sciences. Furthermore, due to the nomothetic-ideographic and discursive nature of psyche, psychoanalysis also included the hermeneutic method pertinent to the research of various symptoms and sintomas, as well asgenesis and telos.

  2. STRUKTUR DAN PROSES MEMORI

    OpenAIRE

    Bhinnety, Magda

    2015-01-01

    This paper describes structures and processes of human memory system according to the modal model. Sensory memory is described as the first system to store information from outside world. Short‐term memory, or now called working memory, represents a system characterized by limited ability in storing as well as retrieving information. Long‐term memory on the hand stores information larger in amount and longer than short‐term memory

  3. Penduduk dalam Proses Pembangunan

    OpenAIRE

    -, Zumaeroh

    2011-01-01

    Population problems in countries developing countries is the high level of growth, the spread is uneven between regions, the structure of the population that are less profitable, quality of population and labor force is still low, the nature and behavior of the population economically and socially, still less favorable or unfavorable development. To address and solve the problems of the people mentioned above, it is necessary to pursue various measures and policies, among others are: (1) St...

  4. Mengelola Proses Tim

    OpenAIRE

    Raharso, Sri

    2012-01-01

    Work teams has become relatively common in organizations because brilliant execution that can onlybe done with teamwork. A team as a group of individuals who work together under a unity of purpose,as a united front. But develop team is not easy, take some years. When team leaders focus primarily onhard business tools, such as schedule, budget, and scope, they can lose sight of a more subjective aspectof the project—the team member. Each person brings a unique set of experiences and knowledge ...

  5. PENGARUH SERBUK U-Mo HASIL PROSES MEKANIK DAN HYDRIDE – DEHYDRIDE – GRINDING MILL TERHADAP KUALITAS PELAT ELEMEN BAKAR U-Mo/Al

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supardjo Supardjo

    2015-07-01

    Full Text Available PENGARUH SERBUK U-Mo HASIL PROSES MEKANIK DAN HYDRIDE – DEHYDRIDE – GRINDING MILL TERHADAP KUALITAS PELAT ELEMEN BAKAR U-Mo/Al. Penelitian bahan bakar U-7Mo/Al tipe pelat dilakukan dalam rangka pengembangan bahan bakar U3Si2/Al untuk mendapatkan bahan bakar baru yang memiliki densitas uranium lebih tinggi, stabil selama digunakan sebagai bahan bakar di dalam reaktor dan mudah dilakukan proses olah ulangnya. Lingkup penelitian meliputi pembuatan: paduan U-7Mo dengan teknik peleburan, pembuatan serbuk U-7Mo dengan dikikir dan hydride - dehydride - grinding mill, IEB U-7Mo/Al dengan teknik kompaksi pada tekanan 20 bar, dan PEB U-7Mo/Al dengan teknik pengerolan panas pada temperatur 425oC. Paduan U-7Mo hasil proses peleburan cukup homogen, berat jenis 16,34 g/cm3 dan bersifat ulet, kemudian dibuat menjadi serbuk dengan cara dikikir dan hydride - dehydride - grinding mill. Serbuk U-7Mo hasil proses kikir berbentuk pipih, kontaminan Fe cukup tinggi, sedangkan serbuk hasil proses hydride - dehydride - grinding mill, cenderung equiaxial dengan kontaminan yang rendah. Kedua jenis serbuk U-7Mo tersebut digunakan sebagai bahan baku pembuatan IEB U-7Mo/Al dan PEB U-7Mo/Al dengan densitas uranium 7 gU/cm3 dan diperoleh produk dengan kualitas yang hampir sama. Hasil uji IEB U-7Mo/Al berukuran 25 x 15 x 3,15±0,05 mm, tidak terdapat cacat/retak, distribusi U-7Mo di dalam matriks cukup homogen dan tidak terdapat pengelompokan/aglomerasi U-7Mo yang berdimensi >1 mm. PEB U-7Mo/Al hasil pengerolan dengan tebal akhir 1,45 mm, memiliki ketebalan meat rerata 0,60 mm dan tebal kelongsong 0,4 mm dan terdapat 1 titik pengukuran kelongsong dengan ketebalan 0,15 mm. Dengan membandingkan penggunaan kedua jenis serbuk U-7Mo tersebut, IEB U-7Mo/Al dan PEB U-7Mo/Al yang dihasilkan memiliki kualitas hampir sama. Namun demikian penggunaan serbuk U- 7Mo hasil proses hydride - dehydride - grinding mill lebih baik karena proses pengerjaannya lebih cepat dan impuritas dalam

  6. HAMBATAN SEMANTIK DAN BUDAYA DALAM PROSES TRANSFER IDE OLEH MAHASISWA JURUSAN NON BAHASA INGGRIS DALAM PENULISAN PARAGRAF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Doddy Rusmono

    2016-05-01

    Full Text Available Abstrak. Proses transfer ide dalam bentuk tulisan yang dilakukan oleh mahasiswa jurusan ilmu perpustakaan dan informasi sebagai mahasiswa jurusan non Bahasa Inggris (SNED yang mempelajari Bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL perlu diinvestigasi. Ketidakmampuan untuk menjembatani kesenjangan antara ide dalam bahasa ibu (Bahasa Inggris dengan ide dalam bahasa pembaca (Bahasa Inggris menghambat pemahaman pembaca, khususnya pembaca yang merupakan penutur asli Bahasa Inggris. Paragraf yang ditulis oleh mahasiswa SNED sebagai pembelajar Bahasa Inggris tidak dapat dipahami karena hambatan linguistik dan budaya. Sejumlah kecil mahasiswa yang membuat tulisan Bahasa Inggris dalam ujian tengah semester memperlihatkan gambaran ketidaktepatan dalam hal menyusun kalimat sehingga Bahasa Inggris mereka pada tingkatan tertentu terdengar seperti Bahasa Indonesia. Dalam hal ini kemampuan mereka untuk menggunakan Bahasa Inggris seperti layaknya bahasa Indonesia terbukti sangat rendah sehingga seorang penutur asli Bahasa Inggris yang mencoba untuk memahami ide mereka bisa salah memahaminya. Seorang pembelajar Bahasa Inggris harus memiliki kosakata yang cukup banyak dan setidaknya mengetahui aturan gramatikal seperti formulasi 9BP+3CC (Cd,Cx,Cdx dan PoS misalnya, untuk melengkapi pemahaman sebelum benar-benar dapat mengekspresikan ide dalam tulisan Bahasa Inggris yang dapat dipahami. Selain itu, pengetahuan mahasiswa tentang budaya penutur Bahasa Inggris memainkan peranan yang sangat penting untuk menghasilkan tulisan yang bagus, sebagaimana yang diungkapkan oleh seorang ahli bahasa bahwa seringkali seorang pembelajar bahasa mengetahui aturan tata bahasa tetapi tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang budaya penutur asli. Mahasiswa mengalami kesulitan dalam mengkomunikasikan idenya dikarenakan ekspresi suatu ide terikat oleh budaya yang merupakan entitas independen. Budaya penutur asli mempengaruhi dan membentuk perasaan, sikap, dan respons terhadap

  7. ANALISIS PERGERAKAN POLUTAN TRIKLOROETILEN DALAM MEDIA BERPORI MENGGUNAKAN SENTRIFUG GEOTEKNIK (Analysis of Trichloroethylene Pollutant Migration in Porous Media Using Geotechnical Centrifuge

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muchlis Muchlis

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Trikloroetilen (TCE adalah pelarut organik yang sering digunakan dalam proses industri. TCE adalah salah satu contoh dari Non Aqueous Phase Liquid (NAPL yang sudah banyak mencemari tanah dan air tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat-sifat pergerakan TCE dalam berbagai jenis tanah yang berbeda, mengkaji sifat-sifat pergerakan TCE dalam tanah dengan menggunakan kecepatan 1 dan 25 Gravitasi, dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan TCE dalam tanah. Sifat pergerakan TCE dalam tanah riolit dan granit adalah TCE akan masuk langsung secara vertikal dan horizontal dalam tanah hingga ke dasar tanah. Pergerakan TCE akan terhambat pada tanah yang banyak mengandung partikel berukuran kecil. Pergerakan TCE secara vertikal pada gaya 1G dan 25G dalam tanah granit adalah paling cepat berbanding dalam tanah riolit. Pergerakan TCE dalam tanah kering dipengaruhi oleh sifat tanah terutama ukuran butir dan Kapasitas Pertukaran Kation (KPK. ABSTRACT Tricholoroethylene (TCE is an organic solvent used in many industrial processes. TCE is one of Non-Aqueous Phase Liquid (NAPL which has already contaminated soil and groundwater. The objectives of this study are to determine the migration of TCE in rhyolite and granite soil, to determine the migration of TCE in soil using 1 and 25 Gravity (G force, and to determine the migration of TCE influencing factors in the soil. The characteristics of TCE migration in rhyolite and granite soil will migrate vertically and laterally to the bottom of the ground. The migration will be retarded in small particle size of soil. The fastest migration of TCE at 1G and 25G was found in the granite soil. The migration of TCE in dry soil is affected by properties of soil particularly particle size and cation exchange capacity.

  8. Studi Eksperimental Pengaruh Penambahan Disturbance Body Terhadap Karakteristik Aliran Yang Melintasi Sebuah Silinder Sirkular Yang Tersusun Secara Tandem Dalam Saluran Sempit ”Studi Kasus Untuk Disturbance Body Berulir Dan Polos Dengan Rasio Diameter D

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pratista Hariyanto

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari aliran yang melintasi silinder sirkular yang tersusun tandem yang ditempatkan pada saluran sempit. Adapun penelitian ini juga berusaha untuk mereduksi gaya hambat yang terjadi dengan menggunakan sebuah disturbance body yang memiliki rasio yang d/D=0.1dengan kondisi permukaan polos dan berulir dengan rasio jarap gap L/D = 2.0. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan cara meletakkan silinder sirkular (D= 37.5mm dalam sebuah terowongan udara saluran sempit berpenampang bujur sangkar (h=125mm dengan bilangan Reynolds sebesar 1.16x102 (berdasarkan diameter hidrolis saluran dan kecepatan freestream. Tekanan diukur dengan pressure tap yang terpasang pada permukaan silinder sirkular dan pada test section terowongan angin (inlet dan outlet. Sedangkan profil kecepatan aliran didapatkan dengan menggunakan pitot static tube yang dipasang dibelakang silinder sirkular.

  9. APLIKASI THERMAL PRE-TREATMENT LIMBAH TANAMAN JAGUNG (Zea mays SEBAGAI CO·SUBSTRAT PADA PROSES ANAEROBIK DIGESTI UNTUK PRODUKSI BIOGAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darwin Darwin

    2016-04-01

    mikroorganisme anaerobik untuk mengkonversi polimer yang berupa selulosa dan hemiselulosa menjadi biogas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan kajian mengenai penerapan thermal pre-treatment pada limbah tanaman jagung terhadap proses anaerobik digesi yang meliputi efisiensi proses digesi dan produksi biogas yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan reaktor tipe batch yang suhunya dipertahankan pada kondisi mesophilic atau di atas rata-rata suhu kamar (33 ± 2 oC. Hasil penelitian diperoleh bahwa thermal pre-treatment yang diberikan pada limbah tanaman jagung mampu mempercepat proses produksi biogas pada 10 hari pertama sehingga dapat mengurangi lag-phase pada proses anaerobik digesi. Limbah tanaman jagung yang diberikan thermal pre-treatment mengalami perlambatan produksi biogas pada hari ke 26 dengan rata-rata total produksi 12.412,5 mL untuk limbah tanaman jagung yang diberikan thermal pre- treatment selama 15 menit, dan 12.310 mL untuk limbah tanaman jagung yang diberikan thermal pre-treatment selama 25 menit, sedangkan limbah tanaman jagung yang tidak diberikan pre-treatment menghasilkan produksi biogas sebesar 12.557 mL pada hari ke 26. Produksi biogas harian tertinggi terjadi pada substrat yang diberikan thermal pre-treatment 25 menit, dengan produksi biogas tertinggi pada hari ke 9 dengan rata-rata produksi sebesar 915 mL. Substrat yang diberikan thermal pre-treatment 15 menit juga memproduksi biogas jauh lebih tinggi (772,5 mL pada hari ke 9 jika dibandingkan dengan substrat tanpa diberikan pre-treatment yang hanya memproduksi biogas sebesar 405 mL. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah tanaman jagung yang diberikan thermal pre-treatment memperoleh biogas yield lebih tinggi dari pada yang tidak diberikan pre-treatment dimana 670,39 mL/g volatile solids untuk thermal pre- treatment 15 menit, 690,65 mL/g volatile solids untuk thermal pre-treatment 25 menit dan 456,37 mL/g volatile solids untuk limbah tanaman jagung yang tidak

  10. ANALISIS ENERGI MASUKAN-KELUARAN PADA PROSES PRODUKSI KELAPA SAWIT (Elaesis guineensis jacq. Input-Output Energy Analyisis in Oil Palm Production

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Haryanto

    2012-03-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis energi masukan-keluaran dan mengidentifikasi kemungkinan penghematan energi pada proses budidaya kelapa sawit. Penelitian dilakukan di PTPN VII Unit Usaha Rejosari, Lampung Selatan dengan mengamati semua energi yang digunakan dan dihasilkan. Energi masukan terdiri dari tenaga manusia, bahan bakar, energi tidak langsung dari pupuk, pestisida, dan alat-mesin pertanian. Energi keluaran berasal dari tandan buah segar (TBS dengan komponen minyak sawit, minyak inti sawit, serat, cangkang, dan tandan kosong, serta pelepah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya kelapa sawit memerlukan energi masukan sebesar 57,63 GJ.ha-1  dan menghasilkan energi 339,14 GJ.ha-1. Sebagian besar energi masukan adalah penggunaan pupuk yang mencapai 31,22 GJ.ha-1  (54,18 % dari total energi masukan. Berdasarkan tahapan budidaya, maka pemeliharaan tanaman produktif memerlukan energi yang paling besar yaitu 33,06 GJ.ha-1  (57,37 %. Budidaya kelapa sawit menghasilkan energi neto 281,51 GJ.ha-1 dengan rasio energi 5,88, produktivitas energi 0,258 kg TBS/MJ, dan intensitas energi 3,87 MJ/kg TBS.   Kata kunci: Analisis energi, energi masukan, energi keluaran, indikator energi

  11. Thermal Orbital Environmental Parameter Study on the Propulsive Small Expendable Deployer System (ProSEDS) Using Earth Radiation Budget Experiment (ERBE) Data

    Science.gov (United States)

    Sharp, John R.; McConnaughey, Paul K. (Technical Monitor)

    2002-01-01

    The natural thermal environmental parameters used on the Space Station Program (SSP 30425) were generated by the Space Environmental Effects Branch at NASA's Marshall Space Flight Center (MSFC) utilizing extensive data from the Earth Radiation Budget Experiment (ERBE), a series of satellites which measured low earth orbit (LEO) albedo and outgoing long-wave radiation. Later, this temporal data was presented as a function of averaging times and orbital inclination for use by thermal engineers in NASA Technical Memorandum TM 4527. The data was not presented in a fashion readily usable by thermal engineering modeling tools and required knowledge of the thermal time constants and infrared versus solar spectrum sensitivity of the hardware being analyzed to be used properly. Another TM was recently issued as a guideline for utilizing these environments (NASA/TM-2001-211221) with more insight into the utilization by thermal analysts. This paper gives a top-level overview of the environmental parameters presented in the TM and a study of the effects of implementing these environments on an ongoing MSFC project, the Propulsive Small Expendable Deployer System (ProSEDS), compared to conventional orbital parameters that had been historically used.

  12. Basic language metaphor "man - animal" as style forming means of the ornamental prose of B. Poplavsky (on the example of the novel "To Home from the Heaven'

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lugovaya Nika Vyacheslavovna

    2016-03-01

    Full Text Available The article deals with the metaphor as an integral component of the ornamental prose. It is assumed that the paths based on the similarity of the compared concepts mean in a literary text the presence of not only common knowledge, but also the copyright implications of that destination singled out and decrypted. It takes into account the cognitive theory, according to which the metaphor is one of the fundamental ways of modeling reality. It creates a picture of the object, and promotes the formation of a certain style of thinking about it. Analysis of the novel by B. Poplavsky «To Home from heaven» with regard to these theoretical premises (regulations allows to see that the basis of the artistic world lies in the basic linguistic metaphor "man - animal", which includes a number of sub-fields: the name of animal species; the habits and actions of the animals; body parts of animals, as well as words with seme ‘beast’, ‘animal’, ‘cattle’. Implementation metaphor generates numerous «animal» metamorphosis of female images and transformation taking place with the main character. Metaphorical transformation corresponds to the complex relationships of the characters with Tanya and Katya on the background of his spiritual quest. The basic metaphor and its implementation are updated by the author’s intent, helping to reveal the philosophical idea of the novel.

  13. HISTORICAL PROSE ON «COSSACKS» IN THE COLLECTIONS OF THE UNIVERSITY LIBRARY AND ITS ROLE IN THE EVENTS OF UKRAINIAN REVOLUTION OF 1917-1921

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Д. В. Кобельський

    2017-02-01

    of the 20th century about the Cossacks and their role in events of 1917-1921 that is in funds of Scientific Library of the Odessa I. I. Mechnikov National University. The main objective of article is to expand knowledge of the unique editions, which are contained in a meeting of university library. On concrete examples, it is shown how the historical prose, ideologically influenced participants of events, the essence of use of the idea of the Cossacks by warring parties in race for power in Ukraine is disclosed 1917-1921. The popularity reasons of “the Cossack myth” in the Ukrainian people are established. In article, various parties of events of that time in the territory of Ukraine pay special attention to the analysis of various forms of involvement of the Cossacks. The main contribution of work, consists in what has been tracked library marks on this subject, clarifications of owners of books, are tracked bibliographic notes and dedicatory inscriptions and so forth. Results of a research have practical value for all who are interested in history of the Ukrainian revolution of 1917-1921, the Ukrainian historical fiction the beginning of the 20th century and history of Scientific Library of University.

  14. OPTIMASI PROSES MESIN STRETCH BLOW MOULDING PADA BOTOL 600 ML DENGAN METODE RSM (RESPONSE SURFACE METHODOLOGY STUDI KASUS DI PT. UNIPLASTINDO INTERBUANA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochamad Mas'ud

    2017-04-01

    Full Text Available Pada proses produksi Aqua botol plastik 600 ml menggunakan mesin stretch blow moulding dengan sistem pneumatik, Pembuatan produk dengan menggunakan mesin ini memiliki faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kualitas botol yang dihasilkan . Penyimpangan ukuran (pemerataan tebal botol dan kemiringan botol tidak sesuai dengan spesifikasi mengakibatkan botol dibagian pundak putih dan bergelang (shrinkage. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengoptimalkan setting parameter mesin stretch blow moulding agar menghasilkan kualitas baik pada produk botol plastik 600 ml. Adapun variable(prediktor yang di pilih yaitu preblow (bar, preform temperature (, dan P1 point (mm, sedangkan respon yang dicari yaitu kemiringan minimal dan tebal maksimal. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Response Surface Metodhology (RSM yang mana dalam perhitungannya menggunakan software minitab 16. Dengan menggunakan Box Behnken Design dan 3 level factorial di hasilkan run 15 percobaan. Berdasarkan hasil kondisi yang optimal parameter yaitu preblow sebesar 6,5 bar, preform temperature sebesar 114 , dan P1 Point sebesar 25 mm. Dengan setting sebesar tersebut akan menghasilkan respon tebal botol sebesar 0,1446 dan kemiringan botol sebesar 0,1875.

  15. Pemanfaatan Pasta Sukun (Artocarpus altilis pada Pembuatan Mi Kering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novi Safriani

    2013-06-01

    Full Text Available The aim of this study was to determine the best treatment combination between the ratio of wheat flour and breadfruit pasta, and the combination of the drying temperature and time to produce dried noodles with good quality and preferred by consumers. The effect of the ratio of wheat flour and breadfruit pasta (70:30%, 60:40%, and 50:50%, and the combination of the drying temperature and time (60°C, 70 minutes and 70°C, 60 minutes on the quality of the dried noodles were investigated. The results showed that the best quality of the dried noodles based on the organoleptic and cooking quality test obtained from the combination of the treatment of ratio of wheat flour and breadfruit pasta = 70:30% and the combination of drying temperature and time = 700C for 60 minutes with the following characteristics: water content of 8,78%, fat content of 13,67%, protein content of 11.90%, ash content of 1,35%, and carbohydrate content of 65,22%. The organoleptic value of the best dried noodles before rehydration: color of 2,75; flavor of 2,83; texture of 2,73; whereas after the rehydration, the best dried noodles has organoleptic values: color of 2,81; flavor of 2,92; and taste of 2,77.

  16. PENINGKATAN PRODUKSI DAN KECERNAAN BAHAN KERING ALFALFA DENGAN PEMUPUKAN FOSFAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Sunarni

    2014-06-01

    Full Text Available Alfalfa (Medicago    sativa    L. as one of legume forage crops for ruminant livestock is very sensitive to the phosphorus deficiency. Phosphorus fertilizers have been used widely to overcome those problem. However, the high cost of superphosphate (SP is now focusing attention on cheaper rock phosphate (RP fertilizer. A field experiment was conducted on a latosolic soil (low pH, and low available Bray II extractable P. The objective of the research is to evaluate the effect of phosphorus fertilizer from difference sources on dry matter production, and in    vitro dry matter digestibility of alfalfa. Completely randomized block design with 7 treatments in 3 replicates was used in this field experiment. The treatments were T0 (control, T1 (SP, 100 kg P2O5/ha, T2 (SP, 200 kg P2O5/ha, T3 (SP, 300 kg P2O5/ha, T4 (RP, 100 kg P2O5/ha, T5 (RP, 200 kg P2O5/ha, T6 (RP, 300 kg P2O5/ha. Size of each plot was 2 m x 2 m, and fertilized with P fertilizer (SP, RP according to the assigned treatment. All plot received basal fertilizer of urea (50 kg N/ha, KCl (100 kg K2O/ha and poultry manure (2 ton/ha. Medicago    sativa was defoliated on 12 weeks after planting and analyzed for dry matter (DM production and in    vitro DM digestibility. Result showed that DM production significantly influenced by the treatments. Superphosphate fertilization resulted DM production significantly higher compared to control and RP, except on RP 300 kg P2O5/ha was non-significant difference. In    vitro dry matter digestibility (IVDMD of alfalfa was not affected by the treatment. There was non-significant difference in IVDMD between the treatments. Therefore, RP (300 kg P2O5/ha could replace SP to increased DM production and not affected for IVDMD of Medicago    sativa in acid latosolic soil.

  17. ANALISIS POLA INTERAKSI SERANGGA-GLMA PADA EKOSISTEM SAWAH SURJAN DAN LEMBARAN YANG DIKELOLA SECARA ORGANIK DAN KONVENSIONAL (Analysis of Insect-Weed Interaction Pattern in Surjan and Lembaran Rice Farm Ecosystems under Organic and Conventional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tien Aminatun

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur food web dalam pola interaksi serangga-gulma pada ekosistem sawah surjan dan lembaran yang dikelola secara organik dan konvensional.        Penelitian dilakukan pada enam petak sawah surjan dan enam petak sawah lembaran di daerah Kulon Progo dalam dua musim tanam pada bulan Desember 2009 sampai Juli 2010.  Baik sawah surjan maupun sawah lembaran, masing-masing dibedakan dalam dua pengelolaan, yaitu pengelolaan organik dan konvensional, dengan ulangan masing-masing tiga petak.  Lima plot ukuran 1x1 m ditempatkan pada masing-masing petak yang tidak diubah posisinya sampai berakhir satu musim tanam. Inti dari penelitian lapangan ini adalah menghitung jenis dan kelimpahan gulma setiap tiga minggu sekali untuk setiap petak, demikian juga untuk jenis dan kelimpahan dari serangga herbivora untuk setiap jenis tanaman/gulma pada setiap plot. Analisis data dilakukan dengan program Bipartite in R statistics 2.12.0, dan dilakukan uji pengaruh tipe sawah dan cara pengelolaan lahan terhadap struktur dan network level (jumlah jenis trofik atas, jumlah jenis trofik bawah, keterhubungan, diversitas Shannon, dan kemerataan interaksi dengan menggunakan General Linear Model (GLM dalam program SPSS 17.0. Hasil penelitian sawah surjan yang dikelola secara organik mempunyai pola interaksi serangga-gulma yang lebih kompleks dengan lebih banyak link interaksi, jumlah jenis trofik atas dan bawah, indeks diversitas Shannon, dan kemerataan interaksi yang lebih tinggi, serta keterhubungan (connectance yang lebih rendah.  ABSRACT The aims of this research was to analyse food web structure of insect-weed interaction in surjan and lembaran rice field ecosystems under organic and conventional managements. We observed six rice fields of local farms called “surjan” rice fields, and six rice fields of “lembaran” farms in Kulon Progo District, central Java, in two planting seasons in December 2009 until

  18. DAMPAK PACARAN SECARA HOLISTIK TERHADAP REMAJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hikmah Hikmah

    2014-04-01

    Full Text Available Thisstudy aims at knowing the impact of going to the physical, psychological, social, spiritual (holistic inclass X and XI in MAN 1 Wates in 2013. The reason this research because the results obtained from in-depth interviews in 4 students MAN 1 Wates lackof knowledge about the courtship activities and impactso there are irregularities in the reproductive organs as well as the impact of physical,psychological,social and spiritual students. The method used by the Qualitative Quantitative Descriptivesampling technique used "Simple Random Sampling". Quantitative respondents in this study werestudents of class X and XI as many as 181 people, while respondents in-depth qualitative interviews withas many as 4 people. The results showed that there is going to impact as much as 75.2 % physical, 74%psychological, social as much as 73.5 %, 76.7 % and spiritual as much as 52.5 % holistic impact. ForMAN 1 Wates is expected to provide the facilities and infrastructure to provide information onreproductive health knowledge and prevention of courtship holistic impact both on the parents and to thestudents directly through counseling and peer group .

  19. BELAJAR BAHASA SECARA HOLISTIK: APAKAH PANDANGAN MURID ?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulkifli Osman

    2013-10-01

      Learning Language by Holistic Approach: What Atudent’s View”. A variety of teaching approaches such as structural approach, code-cognitive, communicative was implemented in the classroom. These approaches have their own specific strength and weakness. The cod-cognitive approach emphasizes on the ability of the students to mastering the language competence. The communicative approach likewise to enhance on the communication process only. The purpose of this study is to introduce the implementation of the holistic approach in teaching of the Malay Language to ensure pupils are able to learn the language as a whole or holistic. In order to obtain the student’s views on the implementation of this approach, questionnaire and semi-structured interview was implemented. Document analysis also used in order to support the data. One hundred and twenty five students are involved in this study whose consist of three classes of Form Four (SMA. Questionnaires and interviews were administered to the students after teaching modules run. Results showed that the language process by using the holistic approach is more attractive. This approach is able to increase the student’s motivation and language skills. Implications of the study are also discussed Keywords: Learning language, language learning, holistic approach,                   language teaching modules

  20. Perawatan Kasus Diastema Multipel Secara Multidisiplin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadli Jazaldi

    2012-10-01

    Full Text Available Diastemas are spaces or gaps between two or more consecutive teeth. They can occur anywhere in the upper or lower dental arches. Diastemas can occur in mixed dentition and closes spontaneously when the canines erupt, but in certain circumstances, diastema will persist until period of permanent teeth. This etiologic factor has to identify because it will influenc effectivenees of closing the multiple diastemas. The multiple diastemas that happened at the anterior upper and lower which caused by deficient tooth structure and missing of some teeth (agenesis, accompanied of central diastema which influenced by anterior labialis frenulum, should treated comprehensively. Treatment of this case entangle ortodontic, periodontic, conservative dentistry, and prostodontic. Reposition of abnormal frenulum attachment (frenectomy, arrangement of occlusion and teeth interdigitation, getting continuity of dental arch through achieving good approximal teeth contact by crown reshaping andreplaced of missing tooth element with prothesis, and then making of retainer to maintain stability of treatment result are serial of treatments for the case. By cooperation of multidicipline proffesionals, the final result is to obtain the optimal esthetics, functional, and stability result of  treatment, will achived.DOI: 10.14693/jdi.v15i3.29

  1. Pemetaan Risiko Tsunami terhadap Bangunan secara Kuantitatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Totok Wahyu Wibowo

    2017-12-01

    Full Text Available ABSTRAK Tsunami merupakan bencana alam yang sebagian besar kejadiannya dipicu oleh gempabumi dasar laut. Dampak kerugian tsunami terhadap lingkungan pesisir antara lain rusaknya properti, struktur bangunan, infrastruktur dan dapat mengakibatkan gangguan ekonomi. Bencana tsunami memiliki keunikan dibandingkan bencana lainnya, karena memiliki kemungkinan sangat kecil tetapi dengan ancaman yang tinggi. Paradigma Pengurangan Risiko Bencana (PRB yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir yang menekankan bahwa risiko merupakan hal utama dalam penentuan strategi terhadap bencana. Kelurahan Ploso, merupakan salah satu lokasi di Kabupaten Pacitan yang berpotensi terkena bencana tsunami. Pemetaan risiko bangunan dilakukan dengan metode kuantitatif, yang mana disusun atas peta kerentanan dan peta harga bangunan. Papathoma Tsunami Vulnerability 3 (PTVA-3 diadopsi untuk pemetaan kerentanan. Data harga bangunan diperoleh dari kombinasi kerja lapangan dan analisis Sistem Informasi Geografis (SIG. Hasil pemetaan risiko menunjukkan bahwa Lingkungan Barehan memiliki risiko kerugian paling tinggi diantara semua lingkungan di Kelurahan Ploso. Hasil ini dapat dijadikan sebagai acuan untuk penentuan strategi pengurangan risiko bencana di Kelurahan Ploso. ABSTRACT Tsunami is a natural disaster whose occurrences are mostly triggered by submarine earthquakes. The impact of tsunami on coastal environment includes damages to properties, building structures, and infrastructures as well as economic disruptions. Compared to other disasters, tsunamis are deemed unique because they have a very small occurrence probability but with a very high threat. The paradigm of Disaster Risk Reduction (DRR that has developed in the last few years stresses risk as the primary factor to determine disaster strategies. Ploso Sub-district, an area in Pacitan Regency, is potentially affected by tsunamis. The risk mapping of the buildings in this sub-district was created using a quantitative method based on maps of vulnerability and building’s cost. This research used Papathoma Tsunami Vulnerability 3 (PTVA-3 for vulnerability mapping. The cost of the buildings was obtained from a combination of fieldwork and Geographic Information System (GIS. The results of risk mapping showed that the Barehan Environment had the highest risk of loss among the other environments in Ploso Sub-district. These findings, thereby, can be used as a reference for determining DRR strategy in Ploso Sub-district.

  2. Pembelajaran Interdisipliner: Upaya Mengapresiasi Sastra Secara Holistik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daru Kabeka Janarto

    2010-10-01

    Full Text Available The research is regarding 4 class cycle about interdisciplinary teaching technique of literature teaching in BINUS International School Simprug, Jakarta. The interdisplinary teaching is done in grade 10 in 3 subjects of Indonesian Language and Literature, Computer (IT, and Visual Arts. The teaching topic is Ma Yan, a novel about Muslim teenager who struggles for education in Zhang Jiashu, a remote village in China. This teaching climax is talk show with the writer of Ma Yan and its publisher followed with visual arts show from the students. The observation result shows that talent and involvement of students are high through the learning materials, proved by assignments done in time and their antusiasm towards their projects and assignments.  

  3. Keterampilan Mendengarkan Secara Aktif dalam Komunikasi Interpersonal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nikodemus Thomas Martoredjo

    2014-04-01

    Full Text Available Interpersonal communication is transactional and two-way direction. Therefore active listening skills play a key role in interpersonal communication. These active listening skills can have a positive impact on communication and at the same time creating a better relationship. So it is very useful to improve the skills of active listening. This paper intends to reveal the important role of active listening skills in interpersonal communication, identifying the challenges that exist within it both internally and externally as well as indicate the action that needs to be developed to improve these skills. 

  4. KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN YANG BERGUNA SECARA LOKAL DI DESA BATU AMPAR, DI DEKAT KAWASAN HUTAN LINDUNG BUKIT RAJA MANDARA, KABUPATEN BENGKULU SELATAN (The Diversity of Locally Useful Plants in Batu Ampar Village Near Bukit Raja Mandara Protected

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiryono Wiryono

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Keanekaragaman jenis tumbuhan memiliki banyak fungsi bagi masyarakat, terutama adalah mereka yang tinggal di daerah pedesaan. Masing-masing masyarakat tradisional di Indonesia memiliki pengetahuan khusus tentang tumbuhan yang terdapat di lingkungan mereka dan pemanfaatanya. Memiliki banyak jenis tumbuhan dan suku bangsa, Indonesia kaya akan keanekaragaman biologi dan budaya. Namun, pertanian modern dan globalisasi cenderung menurunkan keanekaragaman biologi dan budaya tersebut. Oleh karena itu, pelestarian pengetahuan dan pemanfaatan tradisional sangat penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan keanekaragaman jenis tumbuhan yang digunakan oleh penduduk desa Batu Ampar, di Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penduduk desa tersebut memanfaatkan 83 jenis tanaman dalam 8 kategori, yaitu bahan makanan sebanyak 35 jenis, bahan obat-obatan 30 jenis, bahan bangunan 16 jenis, kayu bakar 9 jenis, pagar dan pagar hidup 9 jenis, kerajinan tangan 9 jenis, pewarna 1 jenis dan racun 1 jenis. Lima puluh lima jenis tumbuhan diambil dari lahan pribadi dan 28 jenis dari hutan. Secara ekonomis, 54 jenis tumbuhan dimanfaatkan untuk keperluan sendiri, sedangkan 29 jenis tumbuhan selain dimanfaatkan sendiri juga dijual. ABSTRACT The diversity of plant species serves many purposes for community, especially those living in rural areas. Each traditional community inIndonesiamay have specific knowledge and use of plants found in their environment.  Having many plant species and tribes,Indonesiais rich in biological and cultural diversity. Modern agriculture and globalization, however, tends to reduce both diversities. It is, therefore, essential that traditional knowledge and uses of biological diversity be preserved. This study was aimed to document the diversity of plants used by villagers of Batu Ampar,KedurangSubdistrict, South Bengkulu District. Results showed that villagers used

  5. OPTIMASI PROSES EKSTRAKSI PEKTIN DAMI BUAH NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk Optimizing of Pectin Extraction Process from Jackfruit Rags (Artocarpus heterophyllus Lamk

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nengah Kencana Putra

    2012-05-01

    Full Text Available The objective of this research was to determine the optimum  condition  on extraction process of jackfruit rags pectin. The experiment was designed by Randomized Block Design (RBD within 3 x 3 factorial experiment. The first factorwas pH of solvent consisted of 3 levels: 1.5, 2.5, and 3,5. The second factor was ratio of jackfruit rags to solvent, con-sisted of 3 levels: 1:5, 1:6 and 1:7. Results repealed that the solvent pH effected significantly yield, total ash, equivalentweigh and anhydrogalacturonic acid content of pectin produced. The optimum conditions for jackfruit rags pectin extraction were: the pH of extracting solvent was 1.5, and the ratio of jackfruit rags to solvent was 1:5. Those condi- tions gave the yield of 4.45 %, produced pectin having total ash (2.82 %, equivalent  weigh (3,022.24 g/eqi, methoxylcontent (8.16 %, and anhydrogalacturonic acid content (88.01 %. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimal pada proses ekstraksi pektin dami buah nangka. Rancanganpenelitian  yang digunakan adalah Rancangan Acak �elompok (RA� dengan pola percobaan faktorial  3 x 3. Faktorpertama adalah pH cairan pengekstrak yang terdiri dari 3 taraf: pH 1,5; 2,5 dan 3,5. Faktor kedua adalah perbandingandami buah nangka dengan cairan pengekstrak yang terdiri dari 3 taraf: 1:5, 1:6 dan 1:7. Hasil penelitian menunjukkan pH cairan pengekstrak berpengaruh nyata terhadap rendemen, kadar abu, berat ekivalen dan kadar asam anhidrogalak- turonat. Kondisi optimal untuk ekstraksi pektin dami buah nangka adalah: cairan pengekstrak pH 1,5, dengan perband- ingan dami nangka dan cairan pengekstrak 1:5. Kondisi ini menghasilkan rendemen 4,54 %, serta pektin dengan kara- kteristik: kadar abu 2,82 %, berat ekivalen 3.022,24 g/eki, kadar metoksil 8,16 % dan kadar asam anhidrogalakturonat88,01 %.

  6. PERFORMA DOMBA YANG DIBERI COMPLETE FEED KULIT BUAH KAKAO TERFERMENTASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kamalidin (Kamalidin

    2013-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa domba yang diberi complete feed kulit buah kakao (KBK terfermentasi. Domba ekor tipis umur 1-1,5 tahun sebanyak 15 ekor digunakan dalam penelitian ini dengan pemberian pakan dan air minum secara ad libitum. Perlakuan yang dicobakan adalah K yang merupakan pakan kontrol terdiri dari hijauan (sumber serat + konsentrat, NF merupakan complete feed dari kulit buah kakao (sumber serat + konsentrat tanpa fermentasi dan F merupakan complete feed dari kulit buah kakao (sumber serat + konsentrat yang melalui proses fermentasi (CFF dengan perbandingan antara sumber serat dan konsentrat adalah 40% : 60%. Variabel yang diamati adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan, feed cost per gain dan income over feed cost. Hasil penelitian menunjukkan bahwa complete feed berpengaruh nyata terhadap konsumsi bahan kering (BK, bahan organik (BO, protein kasar (PK, serat kasar (SK, lemak kasar (LK dan total digestible nutrients (TDN, sedangkan pertambahan bobot badan harian dan konversi pakan tidak berbeda nyata terhadap formulasi complete feed. Rerata konsumsi BK, BO, PK, SK, LK, dan TDN berturut-turut adalah 87,72; 78,21; 10,12; 12,21; 1,77, dan 59,52 g/kg BW0,75. Rerata pertambahan bobot badan harian adalah 128,67 g/hari atau 0,88 g/kg BW0,75, sedangkan rerata konversi pakan adalah 6,27. Disimpulkan bahwa pemberian ransum complete feed menghasilkan konsumsi nutrien yang tinggi tetapi tidak memberikan efek pertambahan bobot badan harian dan nilai konversi pakan yang lebih tinggi. Pemanfaatan fermentasi KBK menggunakan biofit menghasilkan PBBH 128,57 g/ekor/hari atau 0,88% g/kg BB0,75 efektif untuk digunakan dalam ransum penggemukan ternak domba. (Kata kunci: Domba, Complete feed, Kinerja

  7. Pemodelan Matematik Kinerja Pengering Surya Efek Rumah Kaca (ERK-Hibrid Menggunakan Rak Berputar secara Vertikal (Mathematical Modeling Performance of Greenhouse Effect (GHE-Hybrid Solar Dryer with a Vertical Rotating Rack

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sigit Triwahyudi

    2016-12-01

    ini menyajikan uji unjuk kerja dan pemodelan matematik pengering energi surya (ERK-Hibrid  menggunakan  rak berputar secara vertikal. Pengering terdiri dari bangunan rumah kaca berukuran (1100 × 860 × 1300 mm dengan delapan buah rak dan sistim pemanas tambahan yang terdiri dari kolektor plat datar (1,04 m2, tangki penyimpan air panas (197 liter dan penukar panas. Untuk mengetahuikinerja pengering energi surya, dilakukan lima kali percobaan variasi kecepatan putar rak (1, 4, 7, 10 rpm dan tanpa pemutaran rak. Bahan yang dipergunakan pada pengujian adalah kapulaga lokal (Amomum cardamomum Wild. Masing-masing percobaan seberat 9 sampai dengan 10 kg. Rata-rata suhu air tangki penyimpan panas bervariasi dari 50,0 sampai dengan 55,0 °C suhu ruang pengering antara 38,9 sampai dengan 45,9 °C, sedangkan kelembaban relatif (RH ruang pengering berkisar antara 32,1 sampai dengan 47,4 %. Perlakuan pemutaran rak berpengaruh terhadap keseragaman suhu bahan maupun kadar air pada masing rak pengering. Pada perlakuan pemutaran 1 rpm (percobaan II, didapatkan kondisi terbaik (suhu bahan maupun kadar air yang paling seragam. Dengan kecepatan putar rak yang semakin meningkat menyebabkan nilai ragam suhu bahan maupun kadar air semakin meningkat. Untuk melakukan simulasi unjuk kerja dilakukan pemodelan matematik berdasarkan pindah panas dan massa serta pendekatan pengeringan lapisan tipis. Persamaan diselesaikan secara numerik menggunakan finite difference Euler dengan bantuan bahasa pemrograman Visual Basic Aplication (VBA Excell. Validasi dilakukan dengan membandingkan antara perhitungan hasil pemodelan (data prediksi dengan data hasil pengukuran (data observasi. Kriteria kevalidan ditentukan dengan melihat nilai koefisien determinasi (R2, nilai RMSD maupun nilai MAPD. Pemodelan  matematik yang telah dibangun dapat menggambarkan dengan tepat perubahan suhu air tangki penyimpan panas, suhu ruang pengering, suhu bahan maupun penurunan kadar air. Kata kunci: Pengering surya efek rumah

  8. Roman picaresque et prose d’idées : Guzmán de Alfarache de Mateo Alemán

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jean-Louis Brau

    2011-01-01

    Full Text Available La prose d’idées et la littérature ne sont pas des catégories textuelles étanches car si la première utilise abondamment des exempla fictionnels pour illustrer ses démonstrations, la seconde contient toujours une dimension idéologique plus ou moins importante et plus ou moins explicite. Il s’agit donc d’une affaire de « dosage » entre la matière idéologique et la matière fictionnelle, dosage qui permet en principe de ranger les oeuvres dans l’une ou l’autre catégorie, ce qui n’est pas toujours évident car certaines oeuvres se situent à la frontière entre les deux. C’est le cas du roman picaresque espagnol, facétieux et burlesque, mais qui véhicule aussi dès les origines une indéniable satire sociale et morale. Le chef-d’œuvre du genre, le Guzmán de Alfarache de Mateo Alemán, se distingue par sa structure extrêmement digressive. Les aventures picaresques du protagoniste sont constamment entrecoupées de discours idéologiques sur toutes sortes de sujets touchant à la société et à la morale, discours entrelardés de cellules narratives secondaires qui font office d’exempla. L’ensemble de ces « sermons », d’un pessimisme profond, a sa source dans la doctrine religieuse catholique longuement exposée et appliquée rigoureusement et dans laquelle se détachent les thèmes fondamentaux du déterminisme, donc de la prédestination, et du libre arbitre de l’homme. Le Guzmán de Alfarache apparaît ainsi comme un vaste traité théologico-moral illustré par une infinité d’exempla parmi lesquels la fiction picaresque, l’histoire du gueux, est aussi un exemplum, le plus vaste et le plus important, au service de la thèse centrale du livre : la possibilité de rédemption de l’homme, fût-il le criminel le plus endurci, s’il est sauvé par la miséricorde divine. A tous les niveaux, thématique, réthorique et stylistique, le Guzmán de Alfarache a donc de grandes affinités avec la prose d

  9. Kombucha Rosella (Hibiscus Sabdariffa Linn) dan Kemampuannya sebagai Antihiperkolesterolemia

    OpenAIRE

    Suhartatik, Nanik; Karyantina, Merkuria; Purwanti, Indrias Tri

    2009-01-01

    Kita mengenal adanya teh yang diekstrak dari kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa Linn). Teh jenis ini dapat dibuat menjadi kombucha dengan cara memfermentasikan ekstrak rosella menggunakan peran mikrobia dalam fer­ mentasi kombucha. Mikrobia dalam fermentasi kombucha ini ditumbuhkan dalam ekstrak rosella sebagai medium per­ tumbuhan dengan variasi konsentrasi rosella (30, 40, 50 gram rosella kering/L). Selama proses fermentasi, kombucha rosella dianalisis pH, total asam, dan aktivitas ...

  10. PROSES PEMBENTUKAN KOMUNITAS MUSLIM INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mirhan AM

    2014-10-01

    Full Text Available This paper is a study in mapping out more about the process of formation of the Muslim community in Indonesia. History is a reconstruct of the past. It seems as if the past was to be away from the present. Is it true that this view. We borrow the Kuntowijoyo’s words: “Historians are like people take who takes the train to look back, and he can freely turn to the right and to the left, which can not be done is to look ahead”. History is a valuable clue, a picture of the past that can be used as guidelines in stride, present and future. The Indonesian Islam history has significance for this nation generation. Because it has its own characteristics compared to the history of Islam in other countries. It can give the feel of the real Islam in Indonesia. The Indonesian Islam is an Islamic hue promising future in the era of globalization. Thus, Indonesian Islam will be in focus in the eyes of the world. In this description, the writer describes the entry and the development of Islam in Indonesia with discussion; process and the introduction of Islam to Indonesia, acceptance by indigenous and institutionalization of Islam in society. Then, point the establishment of Islam in Indonesia, as well as the transformation of Indonesia society

  11. PENINGKATAN KUALITAS DAN PROSES PEMBUATAN BIODIESEL DARI BLENDING MINYAK KELAPA SAWIT (PALM OIL DAN MINYAK KELAPA (COCONUT OIL DAN BANTUAN GELOMBANG ULTRASONIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hantoro Satriadi

    2015-01-01

    Full Text Available Keterbatasan solar sebagai sumber energi bahan bakunya tidak dapat diperbaharui menuntut adanya bahan baku alternatif yang dapat diperbaharui dan ramah lingkungan untuk pembuatan biodiesel. Reaksi utama produksi biodiesel adalah esterifikasi dan transestirifikasi yang berlangsung lambat dan membutuhkan banyak katalis dan alkohol. Reaksi yang terjadi belum sempurna dan belum memenuhi standar SNI dan ASTM. Untuk memperbaiki mutu biodiesel serta menghasilkan yield maksimal, maka dilakukan blending bahan baku antara minyak kelapa sawit dan minyak kelapa dan dengan bantuan gelombang ultrasonic. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh variabel perbandingan volume minyak kelapa sawit dan minyak kelapa, perbandingan volume methanolminyak, dan persentase berat katalis terhadap minyak terhadap hasil atau yield biodiesel. Alat utama yang digunakan adalah reaktor yang dilengkapi pembangkit gelombang ultrasonic dengan temperature 60 oC, tekanan 1 atm, volume 3 liter, dan frekuensi 28 kHz. Variabel proses pada penelitian ini adalah perbandingan volume minyak sawit dan kelapa 2:1, 3:1, dan 4:1, pebandingan volume metanol-minyak 0,2:1, 0,25:1, dan 0,3:1, dan persentase berat katalis KOH terhadap minyak 0,3%, 0,5%, dan 0,7%. Hasil penelitian didapat konversi tertinggi dicapai pada variabel perbandingan volume minyak sawit dan kelapa 3:1, perbandingan volume metanol/minyak 0,25:1, dan persentase berat katalis terhadap minyak dengan yield 97,26%.[A Improvement of Quality and Process for Biodiesel Production from Palm Oil and Coconut Oil Blends with Ultrasound Assisted] Limitations of solar energy as a source of raw material cannot be renewed demands for alternative raw materials that are renewable and environmentally friendly for the manufacture of biodiesel. The main production of biodiesel reaction is esterification and transestirifikasi which runs slow and requires a lot of alcohol and a catalyst. Reactions that happen yet perfect, and has not met

  12. Efektivitas Penurunan Konsentrasi Karbon Monoksida (CO dengan Sistem Kontak Media Karbon Aktif Menggunakan Variasi Ukuran Partikel Pada Proses Pembakaran Sampah Polistirena Foam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elanda Fikri

    2018-04-01

    Full Text Available Latar belakang: PT Beton Elemenindo Perkasa merupakan industri yang bergerak di bidang konstruksi. Salah satu sampah yang dihasilkan PT Beton Elemenindo Perkasa adalah  sampah  polistirena foam yang pengolahannya masih dilakukan dengan pembakaran terbuka sehingga berdampak pada kesehatan dan penurunan kualitas lingkungan. Pembakaran sampah polistera foam menghasilkan gas berbahaya seperti styrene, hydrochloroflourocarbon (HCFC, polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs, carbon black serta karbon monoksida. Salah satu teknologi pengolahan sampah polisterana foam adalah dengan membuat tungku pembakaran yang dilengkapi media filter karbon. Karbon aktif merupakan salah satu media filter udara yang dapat menyerap gas berbahaya dari proses pembakaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penurunan konsentrasi karbon monoksida (CO dengan sistem kontak media karbon aktif menggunakan variasi ukuran partikel. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan desain post test with control. Jumlah sampel dihitung berdasarkan banyaknya perlakuan dan jumlah pengulangan dalam penelitian. Penelitian ini menggunakan 2 macam perlakuan 20 mesh dan 30 mesh didapatkan 9 kali pengulangan. Hasil: Analisis statistik Independent T-Test menunjukkan ada perbedaan yang bermakna (p-value=0,001 pada variasi ukuran partikel karbon aktif terhadap paramater karbon monoksida (CO. Simpulan: Rata-rata persentase penurunan paling efektif pada ukuran partikel karbon aktif 30 mesh sebesar 77,95%.   ABSTRACT Title: Effectiveness of Carbon Monoxide (CO Concentration Reduction on Active Carbon Contact System Using Particle Size Variation in Burning Process of Polystyrene Foam Background:PT Beton Elemenindo Perkasa is an industry engaged in construction. One of the wastesgenerated by PT Beton Elemenindo Perkasa is polystyrene foam waste, its processing of which is still done with open burning so it has impact on health and environmental quality

  13. Ekspresi COX-2 dan Jumlah Neutrofil Fase Inflamasi pada Proses Penyembuhan Luka Setelah Pemberian Sistemik Ekstrak Etanolik Rosela (Hibiscus sabdariffa (studi in vivo pada Tikus Wistar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endah Kusumastuti

    2014-06-01

    Full Text Available Inflamasi merupakan respon alami tubuh terhadap adanya kerusakan jaringan. Salah satu medikamen untuk mengatasi inflamasi adalah antiinflamasi non steroid (AINS. Penggunaan AINS mempunyai beberapa efek samping dan dalam beberapa hal penggunaan tanaman obat dinilai lebih aman. Rosela merupakan salah satu tanaman obat yang mempunyai potensi sebagai antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian sistemik ekstrak etanolik rosela terhadap ekspresi COX-2 dan jumlah neutrofil fase inflamasi pada proses penyembuhan luka. Bunga rosela didapatkan dari perkebunan di Dusun Bulusari Desa Pojok Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri Jawa Timur. Pembuatan ekstrak rosela dilakukan di LPPT unit I UGM Yogjakarta dengan cara perkolasi. Tikus putih galur Wistar sebanyak 36 ekor diberi perlukaan dengan punch biopsi ɵ 3 mm pada mukosa bukal. Subjek dibagi menjadi 3 kelompok, masing-masing kelompok 12 ekor tikus. Pembagian kelompok terdiri dari kontrol negatif (saline, kontrol positif (ibuprofen 20 mg/kg BB dan perlakuan (ekstrak rosela 500 mg/kg BB. Pemberian minum sesuai kelompoknya sehari sekali selama 4 hari. Pada hari ke-1, ke-2, ke-3 dan ke-4 tikus dikorbankan lalu jaringan mukosa yang mengalami perlukaan dibuat preparat histologis. Pewarnaan Hematoksilin Eosin (HE dilakukan untuk mengamati jumlah neutrofil. Ekspresi COX-2 diamati pada preparat dengan pewarnaan imunohistokimia menggunakan rabbit polyclonal antibody COX-2 (Lab Vision, USA. Jumlah neutrofil dan ekspresi COX-2 dihitung di bawah mikroskop cahaya lalu data dianalisi menggunakan ANAVA dan LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspresi COX-2 dan jumlah neutrofil lebih rendah pada kelompok perlakuan dibanding kontrol. Pengamatan klinis pada hari ke-4 juga tampak luka seluruh subjek telah menutup sempurna setelah pemberian minum rosela. Disimpulkan bahwa ekstrak etanolik rosela mempunyai kemampuan menghambat ekspresi COX-2 dan menurunkan jumlah neutrofil sehingga dapat digunakan

  14. Bercengkerama dengan Semiotika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alex Sobur

    2002-06-01

    Full Text Available Munculnya studi khusus tentang sistem penandaan benar-benar merupakanfenomena modern. Tanda, dalam pandangan Peirce, adalah sesuatu yang hidup dan dihidupi (cultivated. fa hadir dalam proses interpretasi (semiosis yang mengalir. Dalam konteks ini, semiotika berusaha menjelaskanjalinan tanda atau ilmu tentang tanda; secara sistematik menjelaskan esensi, ciri-ciri, dan bentuk suatu tanda, serta proses signifikasiyang menyertainya.

  15. Transesterifikasi Minyak Nabati

    OpenAIRE

    Manurung, Renita

    2009-01-01

    tkp-jan2006 (9) Transesterfikasi minyak nabati menggunakan metanol menghasilkan fatty acid methyl ester (FAME) dijelaskan dalam tulisan ini. Beberapa aspek umum dari proses transesterifikasi dan penggunaan jenis katalis yang berbeda seperti katalis asam dan basa juga dipaparkan secara singkat. Di samping itu, aplikasi dari ester yang diperoleh melalui proses transesterifikasi minyak nabati juga dijelaskan.

  16. Implementasi KD-Tree K-Means Clustering Untuk Klasterisasi Dokumen

    OpenAIRE

    Gosno, Eric Budiman; Arieshanti, Isye; Soelaiman, Rully

    2013-01-01

    Klasterisasi dokumen adalah suatu proses pengelompokan dokumen secara otomatis dan unsupervised. Klasterisasi dokumen merupakan permasalahan yang sering ditemui dalam berbagai bidang seperti text mining dan sistem temu kembali informasi. Metode klasterisasi dokumen yang memiliki akurasi dan efisiensi waktu yang tinggi sangat diperlukan untuk meningkatkan hasil pada mesin pencari web, dan untuk proses filtering. Salah satu metode klasterisasi yang telah dikenal dan diaplikasikan dalam klaster...

  17. 《三国演义》与汉赋:两种文学经典的重要关联%The Relationship between The Romance of Three Kingdoms and Prose of the Han Dynasty

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    李建武

    2014-01-01

    There is the same in ideological culture between the work of The Romance of Three King-doms and Han Prose. That is the theory and culture of Great Unification. It greatly helps them become lit-erature canons. So there is some Relationship between the two canons.%《三国演义》与汉代辞赋之间有着某些重要关联。第一,两者的文化精髓相通,即都为“大一统”思想文化,且这一文化对两者成为文学经典起了重要作用;第二,《三国演义》恰当而成功地点缀了部分汉代辞赋,属妙笔生辉、锦上添花之笔。

  18. PEMBUATAN SISTEM KONTROL MESIN CAULKING ROD GUIDE OTOMATIS MENGGUNAKAN PLC OMRON CPM1A

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syahril Ardi

    2015-02-01

    Full Text Available Kenaikan tingkat produksi shock absorber perusahaan manufaktur membuat proses produksi harus berjalan dengan baik . Pipa proses pemotongan pada mendempul panduan mesin batang memiliki beberapa masalah yang harus diatasi . Untuk mengatasi masalah tersebut kemudian melakukan modifikasi mesin batang mendempul yang secara otomatis dapat mengurangi waktu siklus pada proses mendempul batang dari 4,5 detik per potong sehingga tingkat produksi memotong garis pipa dapat ditingkatkan . Sistem kontrol otomatis mendempul mesin batang panduan ini dirancang untuk menggunakan Programmable Logic Controller (PLC

  19. PIROLISIS LIGNIN DARI LIMBAH INDUSTRI KELAPA SAWIT UNTUK PENGEMBANGAN SURFAKTAN DALAM PROSES ENHANCE OIL RECOVERY (EOR (Pyrolysis of Lignin From Waste of Palm Oil Industries for The Development of Surfactants for Enhance Oil Recovery (EOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suryo Purwono

    2001-12-01

    Full Text Available ABSTRAK Pirolisis dari lignin yang berasal dari limbah industri kelapa sawit dapat menghasilkan alkohol dan derivatif lainnyd yang dapat digunakan sehagai surfaktan. Prosedur penelitian proses pirolisis ini odalah sebagai berikut: I serabut atau tandan sisa pengolahon kelapa sawit yang sudah dikeringkan dimasukkan kedalam reaktor dengan berat tertentu dan dipanaskan sampai suhu yang diinginkan, 2 produk pirolisis yang keluar dari reoktor kemudian didinginkan sampoi mencapai suhu kamor, 3 hasil cair ditampung didalam gelas ukur dan hasil gasnya ditampung di suatu botol tertentu. Suhu paling baik yang dicapai adalah 4A0 "C untuk lignin yong berasal dari serabut dan 350'C untuk lignin yang berasal dari tandan kelapa sawit. Surfaktan yang dihasilkan sekitar j4 sampai 38% dari produk pirolisis. Pada penelitian ini kecepatan reaksi dianggap order satu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surfakton yang dihasilkan dapat membentuk emulsi dengan minyak menta.h. Hal ini menunjukkon bahwa surfaktan yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan untuk proses EOR.   ABSTRACT Pyrolysis of lignin from waste of palm oil industries produces alcohol and its derivatives which can be sulfonated to become surfactant. The experimental procedures for the pyrolysis process were as follows: 1 dried palm oil husks at a certain weight were put into the pyrolysis reactor and heated up to a certain temperafure; 2 the product leaving the reactor was cooled down to room temperature; and 3 the liquid product was collected in a flask while the gas product was put into a big bottle. The best temperature obtained for producing liquid product was 400 oC for lignin from palm oil fruit fibers and 350 oC for lignin from palm oil fruit stems. The surfactant developed was in the range between 34 and 38% from the pyrolysis product. In this experiment, the reaction rate was assumed to be in first order. The result showed that the surfactant obtained from the experiment could form emulsion

  20. EVALUASI NILAI BIOLOGIS PROTEIN RENDANG DAN KALIO KHAS SUMATERA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Yaumil Fajri

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRACTRendang is a traditional Indonesian dishes from West Sumatera whichglobally well known. Inrendang making process, a meat is cooked under long time heat with a large amount of variety spices.Kalio, a rendang similar dishes,is cooked with a shorter heating time and less of spices. Kalio has a few sauce while rendang has no sauce. Long time heating in cooking processmay cause maillard reactionin rendang and kalio. One effect of maillard reaction is lowering the availability of amino acids, consequently could reduce the protein content qualities. To assess the protein nutritional values of rendang and kalio, an in vivo study was conducted using albino rats as animal models. The result showed that cooking process did not confirm any significant differences on feed conversion efficiency, protein efficiency ratio, net protein ratio (NPR, true protein digestibility and biological value (p>0.05between rendang and kalio, however asignificant difference on net protein utilization (p<0.05 was found.Keywords: rendang, kalio, protein qualityABSTRAKRendang merupakan salah satu masakan tradisional Indonesia asal Sumatera Barat yang sudah mendunia. Pada proses pembuatannya, rendang dimasak dalam jangka waktu yang lama dengan menggunakan beragam bumbu dalam jumlah banyak. Kalio merupakan jenis masakan yang hampir sama dengan rendang, akan tetapi dimasak dengan waktu lebih singkat, dan menggunakan bumbu yang lebih sedikit. Pada kalio masih terdapat sedikit kuah, sedangkan pada rendang sudah tidak terdapat kuah, atau kering. Pemanasan dalam jangka waktu lama pada proses pemasakan kedua jenis hidangan ini, menyebabkan terjadinya reaksi maillard pada rendang ataupun kalio. Salah satu dampak reaksi maillard adalah menurunnya ketersediaan asam-asam amino, sehingga mengakibatkan penurunan kualitas protein. Untuk membuktikan hal tersebut, dilakukan analisis kualitas protein rendang dan kalio secara in vivo dengan menggunakan tikus albino sebagai hewan model

  1. REKAYASA PROSES HIDROLISIS PATI DAN SERAT UBI KAYU (Manihot utilissima UNTUK PRODUKSI BIOETANOL Hydrolysis Process Design of Starch and Cassava (Manihot utilissima Fibers for Bioethanol Production

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuana Susmiati

    2012-05-01

    Full Text Available Ethanol production from cassava (Manihot utilissima usually uses enzymatic process for starch hydrolysis. Enzymatichydrolysis by α-amylase and amyloglucosidase enzymes are not able to convert cassava fibers into sugars. Dilute acid hydrolysis is applied to convert both starch and fibers, which will increase the yield of simple sugars as fermentable sugars and resulting in high ethanol production. In this research there are two steps of dilute acid hydrolysis, first for starch hydrolysis at H SO concentration of 0.1-0.5 M, 5-15 minutes and second for fiber hydrolysis at 0.5-1.0 2 4M H SO , 10-20 minutes, at the same temperature of 121-127 oC and pressure of 1.0-1.5 atm. The disadvantage of acid hydrolysis is the formation of toxic compounds such as hydroxymethyl furfural (HMF which is inhibited yeast fermentation. Therefore, acid hydrolyzates were detoxified with NH OH before use as fermentation substrate. The best starch hydrolysis condition was obtained at 0.4 M H SO  for 10 minutes which gave 257.37 g/l of total sugars, 2 4229.38 g/l of reducing sugars, 89.59 of dextrose equivalent (DE and 0.57 g/l of HMF. While the best fiber hydrolysis performed at 1.0 M H SO  solution for 20 minutes which gave 79.74 g/l of total sugars, 70.88 g/l of reducing sugars, 2 488.99 of DE and 0.0142 g/l of HMF. Single direct acid hydrolysis was the most suitable substrate for yeast fermentationwith the ethanol concentration of 5.7 % (w/v and 30.5 % (w/w of ethanol yield. This result is comparable with enzymatic hydrolysis which gave ethanol yield of 30 % (w/w. ABSTRAK Produksi etanol dari ubi kayu biasanya menggunakan enzim untuk menghidrolisis pati. Hidrolisis secara enzimatismenggunakan enzim α-amilase dan amiloglukosidase tidak mampu mengkonversi serat menjadi gula. Hidrolisis asam  berkonsentrasi  rendah  dilakukan  untuk  mengkonversi  pati  dan  serat,  sehingga  gula-gula  sederhana  yang dapat difermentasi meningkat dan menghasilkan

  2. Implementasi Algoritma Genetika pada Aplikasi Penjadwalan Perkuliahan Berbasis Web dengan mengadopsi model Waterfall (Studi Kasus: STMIK Prabumulih

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmat Josi

    2017-07-01

    Full Text Available Proses penyusunan jadwal perkuliahan di stmik prabumulih  masih dilakukan secara semi-manual dengan bantuan Microsoft Excel dan membutuhkan waktu berhari-hari, bahkan berminggu-minggu, sedangkan dalam membuat jadwal  harus dilakukan dengan optimal dan cepat dikarenakan jadwal akan dipergunakan untuk kegiatan perkuliahan tiap semesternya, agar proses penjadwalan dapat dilakukan secara efektif dan efesien maka  diperlukan suatu aplikasi yang bisa mempermudah proses penjadwalan yaitu aplikasi penjadwalan dan  menerapkan algoritma yang tepat, salah satu algoritma  bisa digunakan dalam aplikasi penjadwalan adalah Algoritma Genetika. Algoritma Genetika adalah algoritma pencarian yang didasarkan pada mekanisme seleksi alamiah dan genetika alamiah.

  3. PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN DALAM TRANSAKSI E-COMMERCE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dianne Eka Rusmawati

    2014-06-01

    Full Text Available Mengetahui dan memahami mengenai perlindungan hukum bagi konsumen dalam transaksi e-commerce adalah tujuan yang hendak dicapai. Berdasarkan pendekatan normatif, perlindungan hokum bagi konsumen dalam transaksi e-commerce dapat dilihat berdasarkan proses transaksinya, yaitu Proses transaksi menggunakan media on-line secara keseluruhan atau proses transaksinya saja yang menggunakan media on-line tapi pembayarannya dilakukan secara manual. Bentuk Perlindungan hukum bagi konsumen dalam transaksi e-commerce diatur dalam ketentuan Pasal 4 huruf b dan c UUPK dan Ps 2 serta Pasal 9 UUITE.Kata Kunci: perlindungan hukum, konsumen, e-commerce

  4. Gry z czasem, pamięcią i historią: O prozie Milady Součkovej [Games with time, memory and history: About the prose of Milada Součková

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kamila Woźniak

    2017-12-01

    Full Text Available Games with time, memory and history: About the prose of Milada Součková The article discusses selected short stories by the Czech avant-garde writer Milada Součková. The author presents a brief interpretation of certain primary themes in the writer’s work, such as the themes of memory and history as a kind of framework of Součková’s writing. Another aspect of the article indicates subjects related to specific historical events that constitute for Součková a backdrop for presenting so-called alternative history which is combined with the microcosm of the characters in her stories.   Gry z czasem, pamięcią i historią: O prozie Milady Součkovej W artykule omówione zostały wybrane opowiadania czeskiej pisarki awangardowej Milady Součkovej. Autorka szkicu przedstawia interpretację stałych motywów w twórczości tej pisarki, takich jak motyw pamięci i historii, jako swoistej klamry ujmującej pisarstwo Součkovej. Kolejnym aspektem artykułu jest wskazanie na funkcjonowanie wątków związanych z konkretnymi wydarzeniami historycznymi, stanowiącymi tło do zaprezentowania tzw. historii alternatywnej, łączącej się z mikroświatem przedstawionych postaci.

  5. PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI SUSU (Liquid Waste Management in Milk Factory

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wagini Wagini

    2002-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Telah dilakukan suatu penelitian untuk mengetahui kondisi limbah cair industri susu. hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair industri susu mengandung zat-zat pencemar dalam tingkat yang membahayakan lingkungan, sehingga limbah cair tersebut perlu didaur ulang. Untuk itu diperlukan suatu instalasi peralatan yang mampu mengolah limbah tersebut. Pada penelitian ini proses pengolahan dilakukan dengan mengkombinasikan proses-proses pengolahan secara Fisika, Kimia dan Biologi. Dengan tahapan proses pengolahan yang dipilih meliputi; Proses equalisasi, proses anaerob, proses aerasi, lumpur aktif, proses sedimentasi, proses koagulasi-flokulasi, proses sedimentasi, proses flotasi, proses pengendapan partikel ringan, proses penyaringan dengan pasir dan arang aktif.    Kualitas air hasil pengolahan dianalisa secara Fisika, Kimia dan Biologi melalui parameter-parameter: suhu, kekeruhan, zat padat tersuspensi, zat padat terlarut, daya hantar listrik, PH, BOD, COD dan jumlah bakteri. Penelitian ini menunjukkan air hasil pengolahan aman untuk dibuang ke lingkungan.   ABSTRACT A research to identify the condition of milk industry liquid waste was conducted. The result showed that the waste contained pollutants at the level the endangered the environment. Therefore, the waste had to be recycled in which a liquid waste treatment installation is needed. In this research, the process of milk industry liquid waste was done by combining processing techniques of physics, chemistry and biology. The processing steps include the processes of equalization, anaerobe, aeration, sedimentation, coagulation-flocculation, sedimentation, flotation, sedimentation, filtering with sand and activated carbon. The water resulted from the processes was analyzed in terms of physical, chemical and biological characteristics e.g. temperature, turbidity, suspended solid, solutes solid, conductivity, pH, BOD, COD and amount of bacteria. This research, shows that the water

  6. EFEK KOMBINASI SISTEM PENGATURAN AIR IRIGASI DENGAN PEMANGKASAN DAUN BAWAH TERHADAP EFISIENSI AIR DAN RADIASI, SERTA PRODUKTIVITAS TANAMAN JAGUNG PADA LAHAN KERING BERIKLIM KERING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yonny Koesmaryono

    2012-12-01

    Full Text Available Study on the effect of dose management on water irrigation and the effect of pruning corn lower leaves on productivity of Lamuru variety grown on dry land of dry climate area has been done. The experiment was organized at Naibonat Experimental Station, East Kupang Subdistrict, Kupang, East Nusa Tenggara, from June to October 2011. The area used was 72 × 32 m using split plot design methods, employing two treatments. The first treatment was conducted on the main plot with water irrigation dose given 100, 80, and 60% the dose control was according to the farmer’s customary. The second treatment was applied by pruning or not pruning the lower leaves at the generative phase on the determined submain plot. The result showed that dose of water irrigation of 80 and 60% gave significant effect on corn productivity, that is 7.3 and 5.3 ton/ha, but not significant to the control (6.6 ton/ha. On the other hand, the treatment with and without leaf pruning did not give significant effect on the growth component because pruning was conducted during the generative phase. The Anova test result of corn productivity was not significantly different between the treatment of with and without pruning. The treatment of 80% dose of water irrigation could save water until 842 m3 or 20% per planting season per hectare. Meanwhile, the farmer’s customary wasted the water up to 2.105 m3 or 50% per planting season per hectare. Based on the results, the optimizing of water irrigation interval is seven times more efficient in one planting period as compared to 14 irrigation times in one planting period.

  7. Pengaruh Variasi Konsentrasi Inulin pada Proses Fermentasi oleh L. acidophilus, L. bulgaricus dan S. thermophillus - (The Inulin Variation Concentration Effect in Fermentation Using L. acidophilus, L. bulgaricus and S. thermophilus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Haryo Bimo Setiarto

    2017-06-01

    Full Text Available Prebiotics are food components that can not enzymatically digested, thus it fermented by probiotic bacteria. Inulin is a prebiotic source that widely used in processed food products such as fermented milk. This study aimed to know the variation concentrations effect of prebiotic inulin on the growth of lactic acid bacteria starter yogurt (Lactobacillus acidophillus, Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophillus. The growth of those lactic acid bacteries was determined based on OD (Optical Density, Total Plate Count (TPC, total lactic acid content and pH. Inulin concentration of 0.5% (w/v increased the growth of those three bacteries. Reductioned of pH value during inulin fermentation indicated the growth of bacteria that produced lactic acid. L.bulgaricus and S.thermophilus growth rate were more sensitive than L.acidophilus in addition of prebiotic inulin concentration. The growth of those bacteries in MRSB medium supplemented inulin decreased pH around 7.00 into below 5.00 due to organic acids formation.Keywords: Fermentation, Inulin, L.acidophilus, L.bulgaricus, S.thermophilusABSTRAKPrebiotik adalah komponen bahan pangan yang tidak dapat dicerna oleh saluran pencernaan secara enzimatis sehingga akan difermentasi oleh bakteri probiotik di usus besar. Inulin merupakan salah satu sumber prebiotik yang banyak dimanfaatkan dalam produk pangan olahan seperti susu fermentasi. Pemberian inulin pada kadar tertentu perlu diketahui untuk mengetahui jumlah optimal yang diperlukan untuk menjaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi prebiotik inulin terhadap pertumbuhan bakteri asam laktat starter yogurt (Lactobacillus acidophillus, Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus. Pengamatan pertumbuhan L. acidophilus, L. bulgaricus dan S. thermophillus dilakukan dengan beberapa cara antara lain perhitungan total sel dengan menggunakan prinsip turbidimetrik OD (Optical Density,  jumlah total

  8. ОБРАЗНІСТЬ ПРОЗИ ВІРИ ВОВК / THE IMAGERY OF PROSE OF VIRA VOVK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Руслана СЛУХЕНСЬКА

    2017-09-01

    отивы синтеза искусств, элементы интертекстуальности. Важным для автора является религиозное восприятие мира и искусства. Работы автора наполнены библейскими образами и символами. Но есть и пантеистические мотивы, поскольку писатель любит природу, и часто оживляет явления природы. Основой текстов Веры Вовк и ее жизненной философии является любовь ко всему земному и жертвенность одновременно. Ключевые слова: произведения Веры Вовк, художественный синтез, рассказы, метафора, идиостиль, поэтический синтаксис. Sluhenska R., Vylka L. The Imagery of Prose of Vira Vovk. Vira Selianska, pen name Vira Vovk – Ukrainian writer, critic and translator living in Brazil. She writes in Ukrainian, German and Portuguese. Since 1959 Vovk has been associated with the New York Group of ukrainian poets. Vovk writes in three genres: poetry, prose, and drama. The most voluminous is her poetic output. The interest in mysticism and myth carries over into her less-voluminous prose, which consists of the collections Legendy (Legends, 1954, Kazky (Fairy Tales, 1956, Dukhy i dervishi (Spirits and Dervishes, 1956, the novel Vitrazhi (Stained-Glass Windows, 1961, Stari panianky (Old Maids, 1993, and the book of collected prose Proza (Prose, 2001. Of special interest are her bilingual prose works, such as Sviatyi hai (The Holy Grove, 1983 and Karnaval (Carnival, 1986. Many of her publications, from the 1970s on, are exquisite esthetic productions with hand-inserted illustrations by Ukrainian artists (Zoia Lisovska, Mykhailo Dzyndra, Jurij Solovij, and others or Vovk's own paper

  9. OPTIMALISASI PEMECAHAN MASALAH TRANSPORTASI MENGGUNAKAN METODE NWC, INPEKSI, DAN VAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Ketut Kertiasih

    2013-08-01

    Full Text Available Sistem optimalisasi dalam pemecahan masalah transportasi menggunakan metode NWC (north west corner, INPEKSI (matrik minimum, dan VAM (Vogel Approximation Method adalah sebuah sistem yang dibangun dan difungsikan sebagai sistem yang diharapkan mampu mengetahui biaya paling minimum dalam pengalokasian barang dengan membandingkan tiga metode tersebut. Sistem ini memiliki kelebihan dalam proses input, keakuratan proses perhitungan dan proses pengerjaan lebih cepat dari proses perhitungan secara manual. Sistem ini digunakan untuk melakukan proses input jumlah gudang, input jumlah pabrik, biaya satuan dari tiap-tiap pabrik menuju tiap-tiap gudang, hasil produksi tiap pabrik, dan kapasitas gudang, selanjutnya dilakukan proses perhitungan dengan menggunakan ketiga metode tersebut. Sistem ini dibangun dengan menggunakan visual basic 6.0 dan microsoft office accsess 2007 sebagai basis datanya. Sistem ini diharapkan dapat mempermudah pengguna dalam penyelesaian masalah pendistribusian barang dari pabrik ke masing-masing gudang.   Kata-kata  kunci :  Optimalisasi, NWC, INPEKSI dan VAM

  10. IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN DATA CENTER UNTUK PEMETAAN PENYEBARAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DI KABUPATEN PONOROGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Angga Prasetyo

    2016-05-01

    Full Text Available Perkembangan informasi penyebaran penyakit menular diperlukan oleh beberapa pihak, seperti Dinas kesehatan. Salah satu informasinya adalah mengenai penyebaran penderita demam berdarah dengue (DBD secara spasial di kabupaten Ponorogo. Keterbatasan pergerakan informasi penyebaran dan pemetaan data penderita demam berdarah yang tidak real time, menyebabkan penanganan serta proses antisipasi penyebaran di suatu daerah tertentu menjadi sangat lamban. Sistem Informasi Geografis (SIG merupakan salah satu teknologi pemetaan secara geografis yang memadukan sentuhan sistem informasi. SIG memiliki kemampuan yang sangat baik dalam memvisualisasikan data spasial berikut atribut-atributnya, memodifikasi bentuk, warna, dan simbol. Proses penyimpanan dalam suatu basis data dan berhubungan dengan persoalan serta keadaan dunia nyata (real world. Manfaat SIG secara umum memberikan informasi yang mendekati kondisi dunia nyata, memprediksi suatu hasil dan perencanaan strategis. Proses surveilan epidemologi pengamatan penyakit demam berdarah asih berdasar pada riwayat dan data pelaporan yang tidak real time, sehingga penanggulangan penyakit masih terkesan lambat.

  11. PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PROSES BUDIDAYA KARET ALAM DENGAN PENDEKATAN GREEN PRODUCTIVITY: STUDI KASUS DI PT. XYZ (The Increase of Natural Rubber Plantations Productivity with Green Productivity Approach: a Case Study at PT. XYZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marimin Marimin

    2014-02-01

    Full Text Available Indonesia is the second largest natural rubber producer in the world with 28% of the total world production in 2010. In line with the growth of the world’s automotive industry, the needs of natural rubber as a complementary synthetic rubber products will also increase. The main objective of this research was to find the best alternative strategy to increase the productivity of the natural rubber plantations through the green productivity (GP approach. The case study was conducted at PT. XYZ, a private company which runs the plantation and processing of natural rubber businesses. The material flow analysis was performed to identify the seven green wastes. The best alternative strategy was determined by using the  analytical Hierarchy Process (AHP model developed into several improvement scenarios. The measurement of  the alternative strategy performance was rated as the future Green Productivity Index (GPI and compared with the value of current GPI, which had been calculated in the PT. XYZ, as the case study. The results of this research was  able to provide the best productivity improvement strategy, the level of company’s productivity which has been achieved, and the productivity levels of the implementation of the strategy chosen. Keywords: aHP, green productivity,  green wastes, natural rubber, green productivity index, latex   ABSTRAK Indonesia merupakan negara kedua penghasil karet alam terbesar di dunia dengan produksi sebesar 28% dari total produksi dunia di tahun 2010. Sejalan dengan bertumbuhnya industri otomotif dunia, kebutuhan karet alam sebagai produk komplementer karet sintetik akan turut mengalami peningkatan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk merumuskan alternatif strategi terbaik pada peningkatan produktivitas proses budidaya karet alam melalui pendekatan konsep Green Productivity (GP. Studi kasus dilakukan di PT. XYZ, perusahaan swasta yang bergerak dibidang usaha perkebunan dan pengolahan karet alam. analisis

  12. PENCEMARAN UDARA DI RUANG PROSES PEMBATIKAN INDUSTRI RUMAH TANGGA BATIK: STUDI KASUS INDUSTRI RUMAH TANGGA BATIK DI KAMPUNG TAMAN KOTAMADYA YOGYAKARTA (Indoor Air Polution in batik-Making Workrooms of Batik Home Industry:Case Study of Batik Home

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darmiyanti Darmiyanti

    2003-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi konsentrasi karbon monoksida, karbon dioksida, sulfur dioksida, suhu, kelembaban dan bau ruang kerja pembuatan batik sebagai akibat dari proses pembuatan batik dalam lingkungan kerja. Studi kasus dilakukan di industri rumahan (home indyustry di kampung Taman Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dari bulan desember 1999 sampai januari 2000. Pengukuran parameter dilakukan dalam 2 rumah industri batik yang masing-masing menggunakan satu dan tiga kompor sebagai pemanas. Metode analisis data adalah analisis times series dan analisis grafis. Konsentrasi karbon monoksida berkisar antara 2,00-8,66 ppm, karbondioksida berkisar antara 372,498-472,885 ppm. Sulfurdioksida berkisara antara 0,00028-0,00268 ppm. Temperatur berkisar antara 29 oC-34 oC, sedangkan kelembaban berkisar antara 50,5 %-67%. Penelitian mengindikasikan bahwa ruang kerja batik telah terkontaminasi karbon monoksida yang beresiko terhadap kesehatan para pekerja. Ruang kerja pembuatan batik tidak nyaman.   ABSTRACT This research aims to investigate the concentrations of carbon monoxide, carbon dioxide, sulfur dioxide, temperature, humidity and smells batik-making workrooms as a result of the batik-making process on work environments. A case-study of home industries was conducted in Kampung Taman Yogyakarta Municipal City. The research was conducted from December 1999 to January 2000. Measurement of parameters under investigation was carried out in two batik home industries, each of which used stove and there stove as heaters. Methods of analyzing the data were time series analysis, and graphics analysis. The concentration of carbon monoxide in batik-making workrooms ranges between 2.00 ppm and 8.66 ppm carbon dioxide ranged between 372.498 ppm and 473.885 ppm. Sulfur dioxide ranged vetweeb0.00028 ppm and 0.00268 ppm. Temperature ranged between 29oC and 34oC. Humidity ranged from 50.5% to 67%.The research indicated that batik masking

  13. HYDRO-METEOROLOGICAL CHARACTERISTICS FOR SUSTAINABLE LAND MANAGEMENT IN THE SINGKARAK BASIN, WEST SUMATRA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasdi Subagyono

    2008-11-01

    Full Text Available Studi tentang karakteristik hidro-meteorologi telah dilakukan di wilayah danau Singkarak pada 2006-2007 dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Stasiun iklim otomatis dan pengukur tinggi muka air otomatis dipasang untuk memonitor data hidrologi dan meteorologi di wilayah cekungan Singkarak. Data meteorologi dianalisa untuk mengetahui karakteristik iklim di wilayah sekitar danau. Model hidrologi GR4J dan H2U diaplikasikan untuk simulasi discharge dan untuk mengkarakterisasi proses hidrologi di wilayah danau. Simulasi model aliran divalidasi pada musim hujan. Alternatif pengelolaan lahan diformulasikan berdasarkan karakteristik hidrologi daerah aliran sungai di sekitar cekungan Singkarak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah tangkapan di sekitar danau Singkarak memiliki respon yang tinggi terhadap jumlah dan intensitas hujan. Hidrograp menunjukkan peningkatan yang tajam dari discharge segera setelah curah hujan mulai dan menurun relative lamban ketika curah hujan berhenti. Untuk pengelolaan lahan secara berkelanjutan di wilayah danau Singkarak, konservasi lahan dan air harus menjadi prioritas utama. Wanatani dapat diimplementasikan sebagai alternatif sistem pertanaman oleh penduduk lokal. Karena potensi kelangkaan air bisa terjadi pada periode kering, panen air dan konservasi air dapat diterapkan sebagai opsi yang dapat dikombinasikan dalam sistem pengelolaan lahan.   Hydro-meteorological processes of the Singkarak basin has been studied involving participatory of local community in 2006-2007. Automatic weather station (AWS and automatic water level recorder (AWLR were installed to record meteorological and hydrological data within the Singkarak Basin. Meteorological data was analyzed to understand the meteorological characteristic surrounding the Basin area. Model of GR4J and H2U were used to simulated discharge and to understand the hydrological processes within the basin. The validation of simulated discharge was done in the wet season

  14. Latihan Keterampilan Intelektual dan Kemampuan Pemecahan Masalah Secara Kreatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deetje Josephine Solang

    2016-02-01

    Full Text Available The study tries to investigate the utilization of intellectual creative skills within the framework of the triarchic theory of intelligence in reading activities. The subject in which the theory was applied was Bahasa Indonesia (Indonesian. This experimental study involved randomly selected seventh graders of Junior High School. There were three hypotheses to test in the study. First, the order of the three types of intellectual skills suggested in the triarchic theory of intelligence presented during training as well as during instruction has effects on students' performance in attempting creative solution to problems derived from reading texts in the subject of Bahasa Indonesia. Multiple comparisons were employed to test this hypothesis. Second, there is a significant difference in creative problem solving performances between the experimental and the control groups. Analysis of variance was carried out to test this hypothesis. Third, scholastic aptitude has a role in predicting the creative problem solving performance. ANACOVA was employed to test this hypothesis. The results show that the students show the best performance when they are trained using the thinking order of practice-synthesis-analysis.

  15. Aplikasi Android Untuk Berbagai Jenis Toko Secara Online

    OpenAIRE

    Gunawan, Chandra Ari; Kasih, Julianti

    2016-01-01

    E-Commerce as an alternative mean of transaction along with the USAge of smartphone as a tool to perform e-commerce transaction is gaining ground. This development could be seen from the emergence of numerous mobile payment applications.The USAge of mobile devices to pay for goods, services, bills, or money transfer.Stores as a location for transaction are currently in a fierce completion to gain customers, on the other hand, there are issues for the customers, the customers often do not have...

  16. UPAYA PENGAKARAN Echinacea purpurea L DENGAN AUKSIN SECARA KULTUR JARINGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Sudrajat

    2013-03-01

    Full Text Available Recently, to meet the needs of botanicals medicinal plants the cultivation directed, require good quality and uniform seeds on form and time.    Tissue culture research to from root of Echinacea purpurea L by the provision of IBA and NAA will be conducted.This recearched aimed to develop an and cultivate qualified Echinacea purpurea L as the raw material for drug foemulation. Tissue culture techniques has  more advantage because it is not affected by the climate, relatively fast production, free contamination of microbial and do not require large tracts of land. The research was carried out considering the need to be developed and cultivated plant Echinacea purpurea L qualified as raw material for the drug tissue culture techniques has advantages because it is not affected by the climate with relatively fast production time, free of microbial contamination and do not require large tracts of land. Shoots multipication done on MS medium using growth regulators GA3with concentration of 3 mg / l. Research foor rof induction on Echinacea purpurea L shoot made by adding growth regulators of IBA and NAA with concentrations with 0, 2, 4 and 6 mg / l respectively. The 2 months incubation periods produced tehe best root induction on the additon of IBA 4 mg / l. It producted 16 roots with a length of 4 cm and relatively lagre in size.Keywords: Echinacea purpurea L., tissue culture, IBA, NAA, plant growth regulators

  17. PELATIHAN PEMECAHAN MASALAH SECARA KREATIF UNTUK MENINGKATKAN KINERJA WIRANIAGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Listya Istiningtyas

    2016-05-01

    Full Text Available Sales people often experience obstacle in marketing, it’s because they disable to face troubles that appear. Salespeople need creative problem solving ability to do their job. The main purpose of this research is to examine the effectiveness of creative problem solving training to increase job performance. This research use quasi experimental approach with the untreated control group design with pretest and posttest plan. Creative problem solving training is given to the experimental group and the control group did not receive this training. The subjects are salespeople of dealer motorcycle who face consumer directly. The subject is divided into experimental group (18 subject, middle area and control group (18 subject, south area. Job performance form is made by researcher and company party to appraise job performance. The result of the data were analyzed by mixed anova with statistic programe SPSS 15.0 for Windows. The result showed that creative problem solving training can significant increase job performance in experimental group (F = 13,387; p < 0,01. The experimental group showed higher job performance than the control group. This research goes to show that Creative problem solving training contributes 28,3 % in increasing the level of job performance.

  18. Pengendalian Penyakit Busuk Pangkal Batang Kelapa Sawit secara Kultur Teknis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hari Priwiratama

    2014-08-01

    Full Text Available Effort to manage basal stem rot disease (BSR caused by Ganoderma boninense could be conducted through several cultural practice approaches. Four series of field experiments was conducted to observe the effectiveness of cultural practice methods for controlling the epidemic of basal stem rot due to G. boninense. Sanitation trial consisted of three treatments i.e root sanitation with big hole planting system, big hole without root sanitation, and standard replanting system as comparison. Hole in hole and standard planting system were compared in the hole in hole trial. Digging and mounding trial was conducted in four treatments, i.e. digging and mounding with teer and Trichoderma, digging and mounding with Trichoderma, mounding with Trichoderma, and infected palm without any treatment as comparison. Meanwhile, a 4 m × 4 m trench was used in the isolation trench trial. Annual observation was conducted to determine the disease incidence of BSR in each trial. Results showed that all methods could prevent palms from G. boninense infection in the early stage of oil palm development. Proper root sanitation delayed G. boninense infection until 2 years after treatment (YAT, hole in hole planting system was able to suppress disease incidence up to 7 YAT, digging and mounding was useful to prolong the life of the infected palms up to 3 YAT, meanwhile the use of isolation trench was demonstrated to prevent G. boninense infection to neighboring palms up to 2 YAT.

  19. Time Management: Menggunakan Waktu Secara Efektif dan Efisien

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Antonius Atosökhi Gea

    2014-10-01

    Full Text Available Living in the midst of a changing business environment, which many people are burdened with more than one responsibilities, especially in a company with very high business activity and also in highly competitive industry, is imperative for the leaders of the company to be able to manage their time well in order to survive and be able to move in a sustainable manner. The concept of time management began during the industrial revolution and became a modern idea about doing things effectively and efficiently. Time management is one of the basic skills needed to be successful in life. The findings of various surveys indicated that time management enabled organizations or companies learn to survive in the face of competition and achieve a lot of success in business. 

  20. TEKNOLOGI PEMELIHARAAN LARVA KERAPU SUNU (Plectropomus leopardus SECARA MASSAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titiek Aslianti

    2016-12-01

    Seed production technology of leopard coral trout, Plectropomus leopardus by improving hatchery management had been conducted in order to increase survival rate and to produce seed continuity. The initial feeding can successfully support in larval rearing. Feed organism as rotifer, trochophore gonad, egg yolk emulsion, and artificial feed emulsion, had been used as an initial feed. The twelve of concrete tanks with 6 m3 capacity were stocked with coral trout eggs at density 100,000—150,000 eggs/tank. Artemia nauplii, artificial feed, and mysid as feed, start on larvae D20 up to juvenile stage (D45. Growth rate and survival rate were observed and calculated when the experiment was terminated. The data was analyzed by descriptive. Nutrition value of food was analyzed by proximate and fatty acid composition. The others parameters such as deformity and water quality were observed. The result showed that artificial feed emulsion and egg yolk emulsion as an initial feeding can be improve the growth rate and increase survival rate of larvae. The range of total length, body weight and survival rate of the seed i.e. 1.95—2.85 cm; 0.64—0.73 g, and 0.25%— 3.97% with the daily growth rate 3,9%—4,22%, respectively. No back bone deformity in the seed, that is 21—23 segments with interspaces of segments 0.030—0.036 mm.

  1. Kajian Peran Waduk Sebagai Pengendali Kualitas Air Secara Alami

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung B. Supangat

    2016-08-01

    Full Text Available In Indonesia it was identified that there were much of polluted stream flow which cause improper consumed water. One of the rivers which has low of water qualities is Citarum River, West Java. However, along the Citarum river, there were built three reservoir dams (Saguling, Cirata and Jatiluhur that can control the condition of river water regime. Research was conducted in Citarum watershed to determine the role of those reservoirs on water quality control. Seven stations along the river were selected as observation posts of water samples. Based on the observation results it was indicated that water pollutants within Citarum river was very high. However, those pollutants could be purified or reduced by those reservoirs, hence water discharge from the reservoirs has better quality. In the future, deposition of those pollutants within the dam may has negative environment impact. Therefore, to sustain that function of the dam, comprehensive efforts on reducing pollutants from the catchment area is urgently required.

  2. UNJUK KERJA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAHU SECARA BIOLOGI

    OpenAIRE

    Indriyati, Indriyati; Susanto, Joko Prayitno

    2016-01-01

    Sebagian besar industri makanan, termasuk industri tahu membuang limbah cairnya yang mengandung bahan organik dengan kadar tinggi (lebih dari 16,483 mg/L) langsung ke badan air. Dengan menggunakan teknologi yang tepat, limbah cair ini dapat diolah lebih lanjut untuk menghasilkan produk samping berupa biogas yang mengandunggas methan sebagai substitusi energi pada industri yang bersangkutan. Desa Kalisari merupakan salah satu sentra industri UKM tahu, untuk mengolah limbah cair yang dihasilkan...

  3. Perekayasaan mesin injeksi bakalan acuan sepatu secara sederhana

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustin Suraswati

    1995-06-01

    Full Text Available Engineering of the injection molding machine to mold a master last made of plastics was done in the simple mechanism. Machine specification is a single screw, screw diameter 40 mm, ratio L/D = 24/1, heater 220/380 V. 700 W, motor 5,5 Hp, capacity 500 cm3/ minute.

  4. Kajian Rumput Vetiver Sebagai Pengaman Lereng Secara Berkelanjutan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susilawati Susilawati

    2016-12-01

    Full Text Available Flores is the island in the NTT province, which has a row of volcanoes, with the mountainous topography. Transportation is state road, along the coast with high cliffs on the other side. That often causes problems during the rainy season as several landslides. Various methods are used to overcome this landslide. Studies on vetiver grass as slope protection done to secure the slopes on a sustainable basis. First, an evaluation done for the slope construction along the slope safety from Nangaroro to Aegela, which are using vetiver grass as a safety slopes in addition to other security structures. It is also done for the same job of the road from Ende to Nangaroro and Ende-Detusoko. This study covers the technical aspects, ecological, construction and sustainability of the infrastructure that has been built. Furthermore, it is done the literature study to find more appropriate method, environmentally friendly and sustainable in securing these slopes problematic. From the literature studies and the field survey done, it can be concluded and recommended several models of eco-friendly structural design of vetiver grass and geotextile for slope protection, which is based on technical-meet standard strength, ecologically-friendly environment, locally-developed local wisdom, so it is easy to construct.

  5. EFEK PEMBERIAN PAKLOBUTRAZOL PADA ANGGREK Vanda tricolor SECARA IN VITRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Wayan Deswiniyanti

    2018-03-01

    Full Text Available Vanda tricolor Lindl. Var. Suavis forma Bali has a specific character than the forma Merapi and forma West Java that is size of flowers and fruits, spots purple in labellum purple colored labelum and floral fragrance. High genetic diversity is one of the major factors in breeding improvement. Increasing the diversity of orchid plant characteristics can be done by giving paclobutrazol. Treatment by paklobutrazol in culture medium aims to inhibit growth both in number of leaves and shoot length so that the plant becomes smaller size than their parent or original. The result of growth resistance that occurs varies based on the concentration of paclobutrazol added to medium Vacint & Went (VW in culture of seeds V. tricolor orchid added with coconut water with concentration of paklobutrazol Control K0 (0%, K1 (1mg / l, K2 (3mg / l, K3 (5mg / L, and K4 (7mg / l. Each treatment performed 5 times repetition. The result of planting of Vanda tricolor seed explants with paclobutrazol modification in vitro was found 40% cultured imbibition and then protocorm, 8% browning on seed, and 52% contamination. This study showed descriptively the orchid seed Vanda tricolor responded to Vacint and Went (VW media which was added with plant growth regulator of paklobutrazol, so that it was able to grow and develop until reaching phase 1 that seeds to form protocorm, but statistically the addition of plant growth regulator of paklobutrazol has not show a significant influence on the growth and growth response of orchids Vanda tricolor (P> 0.05 because the observation time is not sufficient for at least 6 months of observation and see the function of paklobutrazol is to slow the growth. Keywords :Vanda tricolor, paclobutrazol, in vitro, vacin went, protocorm

  6. PEMBUATAN PUPUK FOSFAT DARI BATUAN FOSFAT ALAM SECARA ACIDULASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Faleh Setia Budi

    2012-02-01

    Full Text Available Phosphate rock containing P2O5 can be used as raw material of phosphate fertilizer. Phosphate rock canbe found in many areas in Indonesia, but its P2O5-content is relative low. In this research, phosphate rockfrom Rembang (P2O5-content 11.37% is used as raw material for phosphate fertilizer production byacidulation process using phosphoric acid solution. Operation variables are phosphoric acid concentration(10, 20, 30, 40 %-vol, spraying model of phosphoric acid solution (one hole and many holes, andspraying position of phosphoric acid solution (end, centre, end & centre. The result shows that theincrease of phosphoric acid concentration is proportional to P2O5-content in phosphate fertilizer withhighest P2O5-content in the amount of 18.29%. One-hole spraying model and end-position spraying giveshighest phosphate fertilizer yield in amount of 169.5 grams.

  7. Uji Penghambatan Xantin Oksidase Secara In Vitro Ekstrak Kulit Rambutan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Eka Putri

    2016-04-01

    Full Text Available Hyperuricemia is a condition that uric acid levels increased and cause accumulated uric acid crystals in the tissues. Xanthine oxidase is an enzyme which catalyze the oxidation of hypoxanthine into xanthine and into uric acid. Therefore, the inhibition of xanthine oxidase will reduce ammount of uric acid. The purpose of this study was to determine xanthine oxidase inhibition activity and to identify chemical constituent of rrind rambutan (Nephelium lappaceum Linn.. Rind of Rambutan was extracted using maceration methods, based on polarity the solvent are n-hexane, ethyl acetate and methanol. The test of inhibition xanthine oxidase activity used a spectrophotometer at λ = 274.79 nm, pH 7.8, substrate concentration of xanthine 0.15 mM and incubation temperature of 30°C. Allopurinol as positive control had C50 0.15 μg/mL. The result showed that methanol extract of rind rambutan had the highest inhibition with IC50 3.71 μg/mL. Phytochemical screening showed that the most active extract methanol of rind rambutan contain flavonoids, saponins, tannins and terpenoids.

  8. Pemantauan Parameter Panel Surya Berbasis Arduino secara Real Time

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Rizal Fachri

    2015-09-01

    Full Text Available Monitoring the output parameters of a solar module is required for assessing its performance under real operating conditions. This paper presents a new technique for monitoring the output parameters i.e. current and voltage of a solar module directly under real operating conditions. In this new monitoring technique, the output parameters of a solar module can be directly processed in real time condition and their results are displayed in a graph. The monitoring system is developed using microprocessor Arduino Atmega 328P and equipped with calibrated current and voltage sensors, a data acquisition system which is integrated directly into an Excel spreadsheet using the PLX-DAQ application program and a memory card for backup. The monitoring system is connected to a computer using a RS232 serial port. The collected data is saved directly into a spreadsheet and plotted in real time. This technique provides an easy access to the collected data for further analysis.

  9. Peningkatan Kompetensi Guru Menuju Pelaksanaan Dan Tanggung Jawab Secara Mandiri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Lukman Syafii

    2016-03-01

    Full Text Available Teacher competency standards include pedagogical, personal, professional and social competences. In line with the global challenges of life, the roles and responsibilities of teachers in the future will become more complex, so it requires teachers to constantly perform various improvements and adjustments in the mastery of their competences. To add to the quality standards of teachers, Kemdikbud will propose three teacher training patterns, e.g. competency testing, Penilaian Kinerja Guru (PKG, and training on an ongoing basis and sustainable (PKB. One of the many activities of PKB for self-development is the activities performed by the teacher independently and carried out by teachers in collaboration with other teachers in the school. Implementation of this activity is relatively more independent and different from one teacher to another teacher in the school, as well as between oneto another school. Technically, this activity is not set by default. It is very likely to cause a variety of problems for teachers, perhaps even confusion can arise. All of which is feared will lead to the counter-productive, particularly with regard to achievement standards to increase the competence of teachers should meet the need independently.

  10. PENGARUH VARIETAS DAN SISTEM BUDIDAYA TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI, DAN KANDUNGAN GIZI JAGUNG (ZEA MAYS L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yukarie Ayu Wulandari

    2016-06-01

    Full Text Available Jagung merupakan bahan pangan yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai pangan lokal, pakan, dan bahan baku industri. Mengingat pentingnya jagung, maka perlu adanya upaya untuk peningkatan produktivitasnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas dan sistem budidaya terhadap pertumbuhan, produksi, dan kandungan gizi jagung. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi dengan petak utama varietas (Srikandi Putih-1 dan Srikandi Kuning-1 dan anak petak sistem budidaya (organik dan inorganik yang diulang lima kali. Hasil menunjukkan bahwa varietas Srikandi Putih-1 memberikan hasil tertinggi pada tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, lingkar batang, pati, dan vitamin A. Varietas Srikandi Kuning-1 memberikan hasil tertinggi pada produksi, protein dan lemak. Sistem budidaya inorganik memberikan hasil tertinggi pada tinggi tanaman, jumlah daun, panjang tongkol, bobot bersih tongkol, bobot pipilan kering, bobot 100 butir, konversihasil/ha, patidan protein. Interaksi varietas Srikandi Putih-1 dengan sistem budidaya organik memberikan hasil tertinggi terhadap jumlah daun, lingkar batang dan kandungan vitamin A. Varietas Srikandi Kuning-1 yang dibudidayakan secara inorganik memberikan hasil tertinggi terhadap bobot bersih tongkol, bobot pipilan kering, bobot 100 butir, konversi hasil ha-1 dan kandungan protein. Kandungan pati tertinggi pada varietas Srikandi Putih-1 yang dibudidayakan secara inorganik, sedangkan kandungan lemak tertinggi pada varietas Srikandi Kuning-1 yang dibudidayakan secara organik.

  11. La prose d’idées espagnole et le paradigme de l’économie domestique ou l’économie dans la littérature (XVIe-XVIIe siècles

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marie-Laure Acquier

    2010-07-01

    Full Text Available Cette étude tente d’approcher le sens et les enjeux de la présence du paradigme de l’économie domestique dans la prose d’idées espagnole, en particulier dans la littérature nobiliaire et « économique » du siècle d’or espagnol. Inclus dans le vaste champ de la philosophie morale dont l’histoire ramène aux sources antiques et médiévales, le gouvernement de la maison (sens étymologique du terme « économie » peine à s’abstraire, dans les textes de cette « littératures d’idées », d’une chaîne conceptuelle analogique structurante qui la situe entre le gouvernement de la république (politique et le gouvernement de soi (éthique. Or à l’âge classique, la littérature est traversée par des tensions paradoxales qui lui permettent de conserver son rôle de creuset de tous les savoirs mais en même temps la conduisent à favoriser l’autonomisation progressive -mais jamais linéaire- des différents champs de la connaissance. L’article présenté s’attache à faire la part entre les adaptations génériques inventées par la prose d’idées pour s’approprier ces savoirs, l’instrumentalisation dans les discours de l’inclusion de l’« économie » dans la philosophie morale à des fins de stratégies sociales (individuelles ou catégorielles (collectives et les glissements épistémologiques que cela suppose. En passant par les strates de l’analyse générique, socio-historique et épistémologique d’un Discours économique (1652 dû à Antonio López de Vega, ce travail tente de mettre en valeur la promotion d’une « économie moralisée », qui jette les bases d’une possible évolution de l’« économie domestique » dépassant la gestion et l’administration de la maison.El presente estudio intenta medir la significación del paradigma de la economía doméstica en la prosa de ideas española, en particular en la literatura nobiliaria y económica del siglo de oro español. Incluido en el

  12. El cuerpo como materia educativa en la prosa castellana de los siglos 13 y 14 - The body as educational content in late medieval spanish prose: 13th and 14th centuries

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miguel Vicente Pedraz, España

    2012-07-01

    Full Text Available O CORPO COMO CONTEÚDO DA EDUCAÇÃO EM PROSA ESPANHOLA DOS SÉCULOS 13 E 14 ResumoO artigo propõe a seguinte hipótese: a gênese medieval da educação física remete, sobretudo, à emergência da sensibilidade cortesã, manifestada na aparência distinguida e no autodomínio gestual. A partir dessa perspectiva, as destrezas corporais próprias da atividade bélica ou da prática lúdica cavalheiresca constituem um aspecto de menor relevância; somente uma expressão dessa sensibilidade, uma vez que o fundamental é que manifesta o relativo declínio da idéia de estirpe e dos atributos do sangue como dispositivso determinantes da excelência, processo que abriria espaço a um crescente interesse educativo pela instrução do corpo para além do exercício ou do mero endurecimento físico. A partir da perspectiva de Norbert Elias, exposta em O processo civilizatório, se mostram alguns exemplos literários da pujança dessa nova sensibilidade na literatura castelhana da baixa Idade Média.Palvras-chave: educação do príncipe, corpo, cortesía, literatura medieval castelhana.  THE BODY AS EDUCATIONAL CONTENT IN LATE MEDIEVAL SPANISH PROSE: 13TH AND 14TH CENTURIES AbstractThis paper advances the following hypothesis: physical education in the Middle Ages originates mainly in the emergence of a new sensibility, exhibited in control of gestures, posture and speech. Thus, the physical strength and bodily skills required of a knight in order to face combat represent an expression, among many others, of this new chivalrous sensibility, which would eventually lead to the decline of the concepts of lineage and blood as supreme marks of nobility and excellence, as well as to a growing educational interest in the instruction of the body, beyond mere physical exercise and training. Following the theory proposed by Norbert Elias in his Process of civilization, this paper aims to offer a selection of literary examples of this new sensibility

  13. Pemutihan Daun Nanas Menggunakan Hidrogen Peroksida

    OpenAIRE

    Jayanudin, Jayanudin

    2012-01-01

    Daun nanas mengandung selulosa sekitar 69,5% - 71,5%, sehingga dapat dijadikan bahan baku alternatif pembuatan kertas. Kualitas kertas dapat ditingkatkan dengan melakukan proses pemutihan mengunakan H2O2 karena senyawa ini lebih ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi optimum yaitu waktu dan suhu pemutihan. Tahapan penelitian ini adalah daun nanas kering dihidrolisis memakai larutan NaOH dengan konsentrasi 0,1, 0,2, 0,3 dan 0,35 N sebanyak 400 mL dalam labu leh...

  14. Model Matematik Reduksi Thorium dalam Proses Elektrokoagulasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prayitno

    2017-11-01

    Full Text Available Thorium reduction by electrocoagulation has been conducted on radioactive waste with thorium contaminant grade of 5x10-4Kg/l through a batch system using aluminium electrodes. This study aims to determine a mathematical model of thorium reduction through speed reaction, constante reaction rate and reaction order which are affected by electrocoagulation process parameters like voltage, time, electrode distance, and pH. The research results the optimum voltage condition at 12.5 V at 1 cm electrode spacing, pH 7, and 30 minutes of processing time with 99.6 % efficiency. Prediction on thorium decline rate constante is obtained through mathematic integral method calculation. The research results thorium decline rate is following second order constante with its value at 5x10-3KgL-1min-1.

  15. PENGGUNAAN MEDIA GRAFIS DALAM PROSES PEMBELAJARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Safei Safei

    2007-06-01

    Full Text Available The existence of teacher in educational sector is very important, because, the teacher is one of components instructional system which decides educational quality in the future. In teaching learning process, a teacher is demanded to do the instruction effec-tively and efficiently. Therefore, the use of graphic media in becomes a solution in teaching learning process with verbal teaching in the classroom. By using graphic media in teaching learning process can increase the learner interest and attention and it can also make clear the material is presented. It is very simple and easy to make it relatively cheaper. Besides that, it can help the teacher in teaching and learning process in order to help the leaner to study.

  16. Teknologi 3D dalam Proses Pembuatan Komik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johanes Baptista Permadi

    2011-04-01

    Full Text Available Comic has been people’s favorite since 1930. As the growth of years and technology, the demands in designing comic were also increasing. To fulfill the demands, comic authors spent their times to draw so that they have no time to discover other element besides technical. Therefore, it is important if the comic author helped by 3D technology to accelerate technical process so that the comic authors will get extra time to develop other elements like concept and story. Data is gathered from interviews with both semi-professional and professional comic authors who are having problems being solved. Solving problems are conducted by using 3D software to draw picture of distorted space. And then two semi-professional comic authors will try to draw distorted space in tracing the picture from 3D software to see how many times needed to draw hard part traditionally. 

  17. Text Structure and Retention of Prose.

    Science.gov (United States)

    Zimmer, John W.

    1985-01-01

    The effects of text structure were studied using two kinds of reading materials: a standard text with headings and illustrations, as well as a nonstructured manuscript. The manuscript readers scored higher on delayed tests, generated more relevant ideas, and wrote better essays both immediately and after a delay. (Author/GDC)

  18. APLIKASI GANTT CHART PADA ALGORITMA PENJADUALAN PROSES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Handayani

    2014-01-01

    Full Text Available Operating system is a compulsory subject taken in the Information Technology Student FTIK - USM . In the discussion of the material management process of the operating systems course , there are some scheduling algorithm which processes need to be understood and any existing process scheduling algorithm presented in the form of Grantt Charts . Because of the difficulties experienced by students in understanding the process of scheduling algorithms by an Operating System become researchers inspiration to conduct this study to make an application Grantt Chart.. This study uses a waterfall system development , where the flow will follow the research the phase in waterfall . This application will be built using Visual Basic 6 .  The purpose of this research is to produce an application of learning are presented in graphical form to facilitate students in understanding the material scheduling process performed by an operating system so that students can also understand how a computer can do multiple processes simultaneously.

  19. Produksi Etanol Proses Sinambung dengan Schizosaccharomyces Pombe

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Panca Nugrahini Febriningrum

    2009-12-01

    Full Text Available Ethanol is one of fermentation products which are mostly used as solvent in pharmaceutical and chemical industries. Ethanol production by fermentation generally uses yeast from Saccharomyces and Schizosaccharomyces. The fermentation of ethanol by both processes yields great quantities of ethanol. Optimum productivity in ethanol fermentation by continuous process using Schizosaccharomyces pombe was obtained at initial substrate concentration of 200g/L, with value as much of 7.342g/L·hour at dilution rate of 0.1/hour, 4.643 g/L·hour at dilution rate of 0,06/hour and 3.213g/L·hour at dilution rate of 0.04/hour. The highest value of ethanol coefficient YP/S obtained at initial substrate concentration of 100g/L was as much of 0.461 at batch process, while values of ethanol coefficient YP/S obtained were in the range of 0,477-0,511 in continuous process, which were higher than those of batch process. Keywords: continuous process, ethanol, schizosaccharomyces pombe

  20. Proses Adaptasi Mahasiswa Binus University Asal Daerah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tukina Tukina

    2014-05-01

    Full Text Available Research on the adaptation process of students from other regions aim to answer fundamental things related to the adaptation process of students from other regions who are studying at Binus University. Appropriate adaptation process can help create conducive environment to achieve good quality of learning (good quality of education. With good adaptability, students are expected to graduate well too. Becoming excellent graduates are the dream of every student, parents and university as well as community and country. Research of adaptation process of students from other regions who are studying at Binus University was conducted with descriptive qualitative methodology, the data obtained through in-depth interviews in the field and then were exposed to inductive analysis through the stages planned. To support the study, data collection is done in the following way: observation, survey, search and find key informants, and conducted in-depth interviews. Once the data is collected and analyzed then the next step is to generate data on the final results report. Students who come from other regions view that the process of adaptation is important and should be done. What is important and should be done in an adaptation process includes several things, such as the distance between students’ new area of domicile to campus, social culture in students’ place of origin to the students’ new area of domicile, and the situation of environmental conditions (society of students’ place of origin to students’ new domicile as well as individual specific views (attitudes and behaviors . Students from other regions adapt in a variety of ways, ranging from respecting new area of domicile custom, getting involved in students’ activities in campus and to comply with regulations. Adaptation also needs to be done to the entire academic community, including with other related environment. From the results of the study also showed that students who come from other regions view adaptation process is associated with learning outcomes at the university. 

  1. Paparan Formalin Menghambat Proses Spermatogenesis pada Mencit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luh Gde Sri Surya Heryani

    2012-11-01

    Full Text Available Formaldehyde is one of the exogenous free radicals. During formaldehyde exposure, there will be morefree radical or reactive oxygen compound formed through electron transport chain. Excessive reactiveoxygen compound triggers the process of lipid peroxide reaction in the membrane of spermatozoa cell. Theaims of this study were to find out that formaldehyde exposure caused abnormalities in the number of thenumber of spermatogonium type A, spermatogonium type Pachytene, 7th spermatid and 16th spermatid inspermatogenesis process.This study was experimentally and randomly pretested-posttested- with controlgroup design. The samples of this study were adult male mice strain Balb-C (age 2-3 months with thefollowing criteria: body weight between 22-25 grams and healthy. Randomly, 48 mice were divided intothree groups, were control group, the first treatment group and the second treatment group. Prior to thetreatment, were taken a half from each group for the pre-test, by preparing microscopic preparation testicleand examination was performed to the total spermatogenic cells. The rests of the mice were used as posttestexamination after 35 days treatment. On the 36th day, all the rest mice were necropsied for microscopictesticle preparation. The result of this study showed that the formaldehyde exposure caused significantlydecrease in the number of spermatogenic cells (p<0,05, the average of type A spermatogonium cells atcontrol group, 1st treatment group and 2nd treatment group were 39,90±0,51; 20,42±0,72; 15,65±0,88respectively; spermatogonium type Pachytene were 48,47±1,28; 32,60±3,06; 23,14±3,16 respectively; 7thspermatid were 97,47±5,28; 39,98±4,28; 30,36±2,96 respectively and16th spermatid were 73,08±4,05;21,70±1,70; 16,38±1 respectively.It can be concluded that the formaldehyde exposure decreased the amountof spermatogenic cells. The result of this study is expected to be used as the baseline for further study inorder to measure formaldehyde content as a free radical in testicle .

  2. Studying the prose style of Dastgiri Rules

    OpenAIRE

    Tahereh Mirzaei; Ali (Pedram) Mirzaei; Morteza Charmgi; Mohsen Sadeghi

    2016-01-01

    Abstract Dastgiri Rules is a valuable work in the field of Persian grammar and rhetoric which has remained in manuscript form. In case of an exact and scientific editing of this title, a precious source will be added into the legacy of Persian language and literature. The manuscript belongs to the thirteenth century and the early Qajar period. It was writtenin two volumes by Maulana Gholam Dastgir in order to teach Persian grammar to non-Persian speakers of the Indian subcontinent. Like most ...

  3. Proses Pengambilan Keputusan dalam Perspektif Ibn Taimiyyah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Shobahussurur Shobahussurur

    2010-05-01

    Full Text Available An important problem in the discourse of Islamic political study is the problem of decision-making process within the political order of a country. Does Islam follow a view of absolutism in the decision making process. How does representative institutions decision become a constitutional decision. What is the form of consultation can be done to get the best decision. Almost all forms of Islamic political thought agree to make syûrâ (consultation system, consulting as a tool to create a state decision. Yet, the debate is on the problems that can be decided or determined through the mechanism of the syûrâ. For Ibn Taymiyyah, people are the main owners of state power. Determination of choice for power players and the way of power are completely in the hands of the people. They are the owners of the leadership in general. They are entitled to elect and dismiss the leader, as they also decide the broad outlines of state policy that must be done by him. Moreover, the authority outlines is not on the leader, but on the whole people. However, the syûrâ is not like the promoted Western liberal democracy. It has its characteristics, traits and principles.

  4. Penggunaan Media Visual dalam Proses Pembelajaran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haris Budiman

    2017-08-01

    Full Text Available Conventional teaching and learning process it has many shortcomings, which are caused by not all teachers have the same competence, differences in absorption of learners in listening to lessons, teaching materials that teachers have limited and learning activities for students as objects tend to be boring.                For that teachers are required to have creativity in teaching, teachers are required able to stimulate learners to be proactive in learning activities. Like a bridge connecting the two sides, the role played by media learning in a teaching system. That role becomes vital for visual learning media is not only responsible for the arrival of a message to student learning, but also ensures that the message does not degrade or irregularities meaning. Thus a learning process by using visual media can boost creativity and motivation for learners to learn and can be done effectively and efficiently.

  5. Open Introductory Psychology Textbooks: Prose and Qualms

    Science.gov (United States)

    Griggs, Richard A.; Jackson, Sherri L.

    2017-01-01

    Given their high cost, many students no longer buy textbooks for all of their courses, impacting their learning and performance in these courses. This is especially prevalent at community colleges. Open (digitally free) textbooks constitute one solution to this problem, but the latest national survey of college faculty found that 66% were not…

  6. Implikasi Nilai dalam Proses Pendidikan Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abd. Aziz

    2013-06-01

    Full Text Available Merit can be understood as the standard of how human being behaves in relation to others. Merit or moral value can be classified in some categories depending on the perspectives by which such merit is viewed. In general, merit is classified into two, namely formal and material. This writing is intended to discuss how such classification works within the context of Islamic education. It is believed that Islamic merit only remains as subject matter but it is not internalized into students’ way of life. Thus, even though students achieve high scores in their Islamic subject matter, their behaviour is not acceptable in the society.

  7. Auditory Memory Distortion for Spoken Prose

    Science.gov (United States)

    Hutchison, Joanna L.; Hubbard, Timothy L.; Ferrandino, Blaise; Brigante, Ryan; Wright, Jamie M.; Rypma, Bart

    2012-01-01

    Observers often remember a scene as containing information that was not presented but that would have likely been located just beyond the observed boundaries of the scene. This effect is called "boundary extension" (BE; e.g., Intraub & Richardson, 1989). Previous studies have observed BE in memory for visual and haptic stimuli, and…

  8. Copywriting and the Prose of Hemingway.

    Science.gov (United States)

    Feasley, Florence G.

    1985-01-01

    Argues that advertising copywriting did not suddenly appear in its entirety, that it came from literature, and that it has a great deal in common with literature and with the writing of Hemingway in particular. (FL)

  9. Sumbangan Paul Ricoeur dalam Proses Berteologi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    John Christianto Simon

    2018-04-01

    Full Text Available In understanding the theologizing process, the foci are not only on the reality, but also on the means or tools to understand the reality. This article intends to explain the means or tools of theologizing process according to Paul Ricoeur. As a process what at stake is not only the method, but also the methodology, namely the thinking process, the interest of the subject and the premises on certain values. The guiding question is what is Ricoeur’s theologizing methodology, i.e. his hermeneutics? Through dialogue with many parties, Ricoeur found the methodology of reading reality is started with an affi rmation and ended with a critic toward the distortion of reality; this is an affirmative-critical position. However, this methodology is inadequate to comprehend an extremely distorted reality. Hence, the present article offers a reversal move of theologizing process, by prioritizing the critical position toward the distorted reality and following up with the affirmation process by uncovering the element of hope of a good and just life. Ultimately, the theologizing process requires a dialectical methodology of reading the reality, between the critical-affirmative and affirmative-critical positions. The priority of the option is determined by the contextual challenges at hand.

  10. Gebed: 'n Proses wat verandering bemiddel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D.J. Human Desk

    2001-08-01

    Full Text Available Prayer is an integral part of the believer's communion with God. It reflects different dimensions and functions in the faith-relationship between God and man. Worship, praise, thanksgiving, intercession, petition, confession and trust are only a few to be mentioned. A neglected aspected of the prayer experience is the lament. Prayer is, in this sense, an exposure of the self and the circumstances of the petitioner before God. The purpose of this article is to illuminate the theological meaning of the lament as prayer for the individual and the faith community. Prayer is also understood within the broader scope of different expressive human deeds. It is a process which mediates perspective and essential change in the life of the believer and faith community. In a final application it is argued that the lament-prayer can contribute to change and renewal in a transitional and disturbed South African church and society.

  11. PENGEMBANGAN APLIKASI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT RUMAH SAKIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rachmad Hidayat

    2012-06-01

    Full Text Available Penelitian ini merancang dan membangun aplikasi Customer Relationship Management rumah sakit yang sesuai dengan kebutuhan pengguna yang dapat memberikan kemudahan dalam penyediaan informasi, serta meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan (pasien. Pada perancangan sistem aplikasi ini, terdapat 4 aktor yaitu : admin, dokter, pasien dan pengunjung. Penelitian ini menghasilkan website bagi rumah sakit maka akan membantu menyelesaikan kendala dan hambatan yang ditemukan dalam proses pelayanan secara manual, seperti keterbatasan pelayanan karyawan. Sistem pengisian data dan proses transaksi tidak lagi dilakukan secara manual dan dapat sedikit terhindar dari kesalahan karyawan. Penyediaan sarana bagi pelanggan untuk melakukan akses 24 jam baik itu untuk bertransaksi maupun memproleh informasi sehingga memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pasien.

  12. Analisis Finansial Dan Strategi Pengembangan Usaha Serat Kelapa (Coco Fiber)

    OpenAIRE

    Sitohang, Adolf Paskaris

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana proses produksi usaha serat kelapa, untuk menganalisis usaha serat kelapa (coco fiber) di Kecamatan Batang Kuis sudah layak atau tidak, untuk menjelaskan strategi pengembangan yang cocok untuk usaha serat kelapa (coco fiber) di Kecamatan Batang Kuis. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara secara purposive (sengaja) dan metode pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan pertimbangan bahwa responden/sampel penelitian adalah ...

  13. DISKURSUS BAHAN BAKAR AIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Poempida Hidayatulloh

    2015-06-01

    Full Text Available Kebutuhan akan energi bagi manusia adalah suatu keniscayaan. Oleh karena itu pencarian manusia dalam menemukan suatu energi yang berkelanjutan (sustainable adalah suatu proses alamiah yang terjadi secara terus-menerus. Keterbatasan manusia dalam mendapatkan energi selalu berkutat pada paradigma keberadaan hukum kekekalan energi yang menjadi basis pemikiran fisika klasik. Air adalah suatu senyawa yang senantiasa ada di sekitar kita dan tersedia dalam berbagai wujud. Senyawa Air (H2O terdiri dari atom hidrogen (H2 dan oksigen (O2 yang keduanya dapat dibakar dan membantu proses pembakaran. Di mana dalam pembakaran akan tercipta energi yang dapat dimanfaatkan untuk menjadi energi gerak seperti dalam mesin bakar (combustion engine. Proses penguraian senyawa air menjadi hidrogen dan Oksigen dapat dilakukan melalui proses elektrolisa. Proses elektrolisa secara langsung akan membutuhkan energi listrik dalam jumlah yang tidak sedikit. Namun proses elektrolisa yang tepat dapat menghasilkan Brown Gas (HHO yang mempunyai daya bakar yang cukup besar. Tulisan ini membahas dilema pemakaian Brown Gas dalam konteks energi yang dihasilkan dengan perbandingan energi yang diperlukan untuk menghasilkannya. Komparasi energi ini ditujukan untuk menunjukkan apakah kemudian Brown Gas dapat lebih lanjut digunakan untuk menjadi energi penggerak mesin yang ekonomis. Pembahasan tentang terjadinya pelanggaran terhadap hukum kekekalan energi berbasis fisika klasik secara filosofis pun termaktub.

  14. Toplumun Devrik Cümle Hakkındaki Düşüncesi ve Nesirde Devrik Cümlenin Yeri / Opinion of Society on the Inverted Sentence and the Place of the Inverted Sentence in Prose

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Serhat Küçük

    2017-12-01

    Full Text Available Abstract This study aims to analyse the usage of inverted sentences which we have been witnessing in daily life, language and literature as well as show public perception about the inverted sentences. In the research, eight proses by eight different Turkish writers have been analysed according six factors. The observed data showed that inverted sentences more likely to be used by so-called left-wing writers who wrote about social subjects. To collect data about public opinion, a survey, consisting of 12 questions and answered by 500 people, conducted by the researchers. Regarding the last question, which serves most for the work, 772 connotations have been indicated by 448 people and these connotations have been associated with 267 different terms. According to data gathered by the open-ended questions, it could be said that society is in a dilemma as well as linguists. That we have come across different terms in addition to positive and negative answers shows the wealthy world of thought in Turkish society. ÖZ Bu araştırma, son yıllarda günlük hayatımızda gerek iletişimimizde gerek okuyup yazdıklarımızda sık sık karşılaştığımız devrik cümle kullanımını ve bunun toplum tarafından algılanış biçimini incelemeyi amaçlamaktadır. Araştırmada, sekiz Türk yazarın nesirlerinde devrik cümle kullanımları 6 faktör açısından incelenerek elde edilen veriler ışığında devrik cümleyle ilgili düşünce tarzları ortaya konulmaya çalışılmıştır. Elde edilen bulgular, toplumsal konularda yazılar yazan ve solcu olarak nitelendirilen yazarların devrik cümle kullanım oranlarının daha yüksek olduğunu göstermiştir. Araştırmada, devrik cümle yapısı ile ilgili toplum algısını ölçmek amacıyla 500 katılımcının cevapladığı 12 soruluk bir anket çalışmasının sonuçlarına da yer verilmiştir.  Çalışmanın amacına en çok hizmet eden son soruya; 448 katılımcıdan 772

  15. KUALITAS EGGURT KERING DENGAN BAHAN DASAR SUSU DAN BERBAGAI MACAM BIJI-BIJIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indratiningsih (Indratiningsih

    2012-06-01

    concentration, pH and acidity levels. It can be concluded that eggurt-sesame has the best sensory and microbiological quality, while the best chemical quality was obtained from eggurt-black soybeans. (Keywords: Quality, Dried eggurt, Milk, Sesame, Green beans, Black soybeans

  16. Analisis Komparatif USAhatani Jagung Lahan Sawah dan Lahan Kering di Kabupaten Sumbawa

    OpenAIRE

    Nurwahidah, Siti

    2014-01-01

    Development of corn commodity is still superior commodity in West Nusa Tenggara in general and Sumbawa in particular. Therefore, information on corn farming in different agrosystem (wet and dry lands) is needed. Research location was determined purposively. The research used t-test analysis, R/C ratio, production factors, cost, revenue and farming income to analyze data. It is done in Labangka district having great potential for dry land cultivation and Utan district that is corn productio...

  17. Uji Adaptasi Galur Mutan Harapan Padi Gogo pada Lokasi Lahan Kering Dataran Tinggi Iklim Basah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S.A.N. ARYAWATI

    2015-09-01

    Full Text Available Adaptation Test of Promising Upland Rice Mutant Line On Dry Highland With Wet Climate. Upland rice productivity is still low, productivity can be improved by using high yielding varieties through the breeding programs, by the Agency for agricultural research (BATAN. Test adaptation is necessary to determine the superiority of promising lines. The objective of this research was to determine adaptability, performance of growth, and productivity of mutant lines of upland rice. Research used randomized complete block design (RAK single factor with 10 lines of treatment the results of gene mutation and 2 check varieties with three replications. Those treatments were PMG 01/Psj, PMG 02/Psj, PMG 03/Psj, PMG 04/Psj, PMG 05/Psj, PMG 06/Psj, PMG 07/Psj, PMG 08/Psj, PMG 09/Psj, PMG 10/Psj, Limboto and Local. The research was conducted on August 2014 until February 2015 in Tiga Village, District Susut, Bangli regency at high dry land wet climate. Data were analyzed by analysis of variance (Annova and LSD test at 5% level. The results showed that tested of promising mutant lines show significant differences were observed in all parameters. Treatment of lines PMG 05/Psj, PMG 06/Psj, and PMG 08/Psj gave a yield of 2.22; 2.66; and 3.18 tons GKG/ha or higher than Limboto and Local check varieties as big as 2.04 and 0.90 tones GKG/ha. The three lines showed the parameters of flowering dates, number of filled grain, empty grain, and weight of 1000 grain, harvest time, KAR leaf, and chlorophyll better than check varieties. Lines of PMG 08/Psj gave the results 36.49% higher than Limboto and 71.78% higher than local varieties.

  18. ANALISIS KOMPARATIF USAHATANI JAGUNG LAHAN SAWAH DAN LAHAN KERING DI KABUPATEN SUMBAWA

    OpenAIRE

    Siti Nurwahidah

    2014-01-01

    Development of corn commodity is still superior commodity in West Nusa Tenggara in general and Sumbawa in particular. Therefore, information on corn farming in different agrosystem (wet and dry lands) is needed. Research location was determined purposively. The research used t-test analysis, R/C ratio, production factors, cost, revenue and farming income to analyze data. It is done in Labangka district having great potential for dry land cultivation and Utan district that is co...

  19. Penjadwalan Irigasi Berbasis Neraca Air pada Sistem Pemanenan Air Limpasan Permukaan untuk Pertanian Lahan Kering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sophia Dwiratna Nur Perwitasari

    2016-10-01

    Full Text Available Dry land farmers in Jatinangor only able to plant during the growing season twice a year. Runoff harvesting systems for agriculture is expected to answer the problems of water availability in drylands. This study aimed to explore the period of water deficit in the soil, which is used as the basis for determining the scheduling and amount of irrigation water needed for the planting pattern recommended in runoff harvesting systems for dryland agriculture. The method used in this research is descriptive method, by analyzing the water balance of dry land in order to determine the frequency of irrigation and irrigation needs. Parameters required in the analysis of soil water balance are: precipitation, evapotranspiration, soil water availability on the condition of field capacity and permanent wilting point based on the value of MAD (Maximum Allowable depletion are permitted. The results showed a total water deficit of 217.42 mm in the cropping pattern of sweet corn - sweet corn - sweet potato, where the period of water deficit occurs during planting sweet potato in the third decade of May to the first decade of September.Irrigation scheduling is determined by the selection of fixed interval irrigation between interval 2 days, 4 days and 5 days. With an area of fields to be watered amounted to 264 meter square (57.4 metercubic water needs, 60 meter cubic of runoff that was collected in the storage pond capable to irrigate the entire of land planted with sweet potato, it indicates that the runoff water harvesting systems can increase cropping intensity dry land farming.

  20. Sikap Rumah Tangga terhadap Komoditas Cabai Kering (Aplikasi Pendekatan Theory Of Planned Behavior)

    OpenAIRE

    Fachruddin, Achmad; Firdaus, Muhammad; Tinaprilla, Netti

    2014-01-01

    Dried chillies arepotential to substitute fresh chillies when the price of fresh chillies significantly increases, and its purchases were expected to determine by the household consumer's attitude. The aims of this researchare 1) to examine the household attitudes on dried Chilies purchasing bythe Theory of Planned Behavior approach, 2) to determine the determinant factors ofdried chilli buying intention, and 3) to estimate the cross-elasticity of dried Chili againsts fresh chilli. The result...

  1. EVALUASI BIJI TANAMAN GAMAL PROVENAN RETALHULEU PADA LAHAN KERING DI BUKIT BADUNG BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A.W. Puger

    2011-08-01

    Full Text Available Gliricidia (Gliricidia sepium provenance Retalhuleu seed garden has been established in 1992 in dry land farming at Bukit Pecatu Village, Bukit Badung Peninsula, South Bali, at 100m sea level, on red-brown mediteran calcareous-base soil, with 1552 mm rainfall, distributed during 4 months wet season and 8 months dry season. The Completely Randomized Block Design Arrangement consisted of 60 famili(F as treatments, 6 blocks as replications and 10 plants per treatment were used in this experiment. The first harvest was carried out in November 1995 and the subsequent harvest was carried out in October-November each year. Results of 11nd harvests (16 year plant age on seed production and quality showed that famili F12, F17 and F51 (ranking order could be registered (priority rights as planting.

  2. Karakteristik Fisikokimia Mie Kering Berbasis Pati Ubi Jalar Varietas Lokal Dengan Menggunakan Metode Heat Moisture Treatment

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zaidiyah Zaidiyah

    2015-10-01

    Full Text Available The effects of heat moisture treatment (110°C and pretreatment on the physicochemical properties of sweet potato dried-noodles starch based were investigated. Completely randomized design was performed which arranged by two-factor. The first factor is noodles consist of native starch and treated starch (heat moisture treatment. The second factor is a type of sweet potato local varieties which consists of three levels: orange, purple and cream flesh color, respectively. Native starch and treated starch treatment showed significant effect on water content, protein and carbohydrate/fiber. Water absorption and cooking loss of dried noodle is highly different between native (non-HMT and treated starch (HMT.

  3. KERAGAAN MUTU BIJI KAKAO KERING DAN PRODUK SETENGAH JADI COKELAT PADA BERBAGAI TINGKATAN FERMENTASI

    OpenAIRE

    Dian Adi A. Elisabeth; Ludivica Endang Setijorini

    2010-01-01

    Basic of cocoa bean preparation process is fermentation. Fermentation is done especially to improve and build specific chocolate flavour of cocoa bean and its products, i. e. cocoa liquor, butter, and powder; and also to decrease the disliked flavors, like bitter and acid. Research of cocoa bean fermentation was hold on in Subak Abian Pucaksari, Tabanan. This research involved 20 cooperative farmers with 0,5 hectare farm area per each farmer. The treatment used was time of cocoa bean fermenta...

  4. ANALISA KARAKTERISTIK MANISAN KERING SALAK(SALACCA EDULIS DENGAN LAMA PERENDAMAN DAN KONSENTRASI LARUTAN GULA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arini Maulidiah

    2016-11-01

    Full Text Available Snake fruit (Salacca edulis can be made into dried fruit with addition of high concentration of sugar syrup prior to drying. This study aims to determine the effect of the concentration of sugar solution and soaking time on the characteristics of candied snake fruit. The experimental design used was a completely randomized design (CRD factorial consisting of two factors: the concentration of sugar solution (40%, 50%, 60% and the soaking time (24 and 48 hours. Each treatment was repeated three times. Data processing on quality of candied snake fruit was done using the General Linear Model (GLM and univariate test of Duncan Multiple Range Test (DMRT. Results showed that concentration of sugar solution and soaking time gave significant effect on concentration of reducing sugar. Soaking at 48 hours significantly affectedyield, preferences for taste, texture, and overall preferences of candied snake fruit. Interaction of soaking and the concentration of sugar solution significantly affected moisture content of final product.

  5. Penggunaan Pupuk Kandang pada Padang Rumput di Lahan Kering Sulawesi Tenggara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harapin Hafid H

    2007-12-01

    Full Text Available Generally, the permanent pasture of dry farming in South East Sulawesi is dominated by the perennial grass and coppi plant, which have very low palatability and benefit for livestock. The aim of the research was to increase the productivity of pasture in South East Sulawesi by introducing perennial grasses and manure application. The experiment was conducted in UPTD and analytical laboratory of FMIPA from April to September 2006 using three types of perennial grasses i.e. Brachiaria decumbens, Paspalum dilatatum and Cynodon plectostachyrus. Perception conducted to calculate the botanical composition and soil properties before and after the treatment. The field experiment was carried out as two factorial experiment arranged in Randomized Block Design. The first factor was the species of perennial grass and the second factor was different level of manure fertilizer. The result of the experiment showed that the crude fibre content of B. decumbens was lower than those of P. dilatatum and C. plectostachyrus. The crude fibre content increased with the increasing manure application. But the protein content of B. decumbens was higher than those of P. dilatatum and C. plectostachyrus. It is suggested to plant B. decumbens to get higher quality forage for livestock in South East Sulawesi.

  6. Implementasi Inovasi Teknologi Sistem Penyediaan Hijauan Makanan Ternak Di Lahan Kering di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supriadi Supriadi

    2015-08-01

    Full Text Available The successful development of agriculture depends on the success in optimizing the utilization of natural resources owned. Potential sources of forage availability based on land resources is possible in each area there will be a difference, this difference is very important to be in the know as it will determine the further development model farm. From the results of the identification of problems in dryland farm development include (1 The availability of food in the dry season is very less; (2 Distance birth (calving interval long; (3 low soil fertility and limited manpower. Fermented corn husk and rice straw fermentation can increase the protein content and improve digestibility. Provision of forage with corn planting pattern thinning meeting four times to get forage 22.5 tonnes / ha and corn dry as much as 4.2 tons / ha. Improvements pattern plants can guarantee the availability of forage throughout the year. Hermada grass planting in dry soil can produce forage 35.56 tonnes / ha or can accommodate 3.3 livestock units / year. Increased production of rice straw IP 300 and IP 400 can increase the production of rice straw up to 30%. Feed quality improvements at the farm level by fermenting corn husks with curing for 14 days plus 2% urea may contain crude protein ranged from 4.8% to 8.4%. Fermented rice straw by addition of 1 kg of probiotics and 2 kg of urea to 500 kg of dry rice straw can produce quality hay-scented and soft textured.

  7. EVALUASI EKONOMI LAHAN PERTANIAN: PENDEKATAN NILAI MANFAAT MULTIFUNGSI LAHAN SAWAH DAN LAHAN KERING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irawan

    2006-12-01

    Full Text Available Agricultural lands not only produce food and fibre, but also generate social and economic services such as job opportunities, rural culture preservation, and food security, as well as environmental services such as flood mitigation, erosion and sedimentation preventions, water resource conservation, and biodervesity. The services are called multifunctionality. The out put of multifunctionality is public goods since the beneficiaries are not only farmers but also the publi at large. The value of environmental services produced by farmers, in general, is not accoundted in the current market mechanism, and in most casses is ignored in the policy making. This condition leas to lack of attractiveness of farming, which subsequently leads to conversion of agricultural lands. This paper presents research results on economic valuation on the multifunctionality of agricultural lands, particulary paddy fields and upland farming in Citarik Sub Watershed, Bandung District, West Java. The reulsts showed that using replacement cost method (RCM the economic value (EV of paddy fields and uplands were Rp. 55.4 million and Rp. 9.9 million/ha/year. Repectively. The EV of paddy fields consisted of environmental services (71.4% and marketable products (18.6%. It means that farmers had provied free of charge environmental services to the society. The community’s knowledge on multifunctionality of agriculture based on interview ws still low. Around 66% of respondents recognized only one to two agricultural multifunctionality aspects.

  8. Lagrangian Observations of the Deep Western Boundary Currents in the North Pacific During KERE

    National Research Council Canada - National Science Library

    Riser, Stephen

    1997-01-01

    .... This study resulted from the observation that numerical model solutions of upper ocean flows in the western Pacific often appear to depend on the state of the deep ocean flow near the western boundary...

  9. Perlakuan Panas Kering dan Bakterisida untuk Menekan Infeksi Pantoea stewartii subsp. stewartii pada Benih Jagung Manis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suswi Nalis

    2015-09-01

    Full Text Available Stewart’s Wilt is an important bacterial disease of sweet corn caused by Pantoea stewartii subsp. stewartii (synonim Erwinia stewartii. This bacteria is a seed transmitted pathogen therefore seed treatment is one method to control stewart’s wilt. The aim of this research was to study the effectiveness of dry heat, bactericide treatment, and their combinations to eliminate P. stewartii subsp. stewartii infection on sweet corn seed without damaging seed quality. The research was conducted in 3 experiments. Experiment I was conducted to determine the treatment window of dry heat and bactericide treatment. The treatment was carried out on sweet corn seed using the P. stewartii subsp. stewartii in vitro. Experiment II was conducted to study dry heat and bactericide treatment on sweet corn seed infested by P. stewartii subsp. stewartii. Experiment III was conducted to study combination of dry heat and bactericide treatment on sweet corn seed infested by P. stewartii subsp. stewartii. The results showed that dry heat treatment at 50 °C for 24 hours was able to eliminate pathogen populations in vitro but was unable to eliminate the 128 pathogen on infected seed (in vivo. Germination tests indicated that seed treatments with dry heat up to 55 °C did not decrease the germination level. The use of bactericide treatment in 100 ppm could reduce the population of bacteria on sweet corn seeds. Bactericide concentration of 150 and 200 ppm could decrease the population of bacteria on sweet corn seeds, however it could cause phytotoxic effect. The combination of bactericide (100 ppm, w/v with dry heat treatment (55 °C for 24 hours was able to eliminate bacteria on infected seed with seed germination above 85%.

  10. SIFAT FISIKO-KIMIA GELATIN KULIT IKAN BELUT DAN LELE PADA KEADAAN SEGAR DAN KERING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hafni Rahmawati

    2016-06-01

    The first stage of the research was raw material preparation (fresh and dry fish skin soaked in aquadest for 4 hours. Fish skin extracted using 0,05 M acetic acid for 10 hours, washed in water and then extracted using aquadest at 80OC for 2 hours to get gelatin liquid, the liquid was filtrated. Filtrat was dried in cabinet dryer at 55OC for  48 hours to get gelatin layers, and then blended to get gelatin granule. The results were showing viscosity of gelatin from dry fish skin as same as from fresh fish skin, gel strength and melting point of gelatin from dry fish skin was higher than from fresh fish skin. Influence of fish skin drying was increase turbidity and color of gelatin. The best gelatin was ekstracted from dry skin swamp ell with viscosity 6,65 cps, gel strength 206,30 Bloom, melting point 22,33OC. Gelatin from fresh skin swamp ell was the best turbidity 1,65 ntu and color (L = 41,87, a = 8,90, b = 27,27.

  11. Ketahanan Papan Unting (Oriented Strand Board) terhadap Serangan Rayap Tanah dan Rayap Kayu Kering

    OpenAIRE

    Gea, Bud diman

    2011-01-01

    Oriented strand board is panel of wood raw material from which strand composed of cross and upright structure. In order to oriented strand board can be used for interior and exterior needs, than necessary to be applied various thenology of quality improvement like durabelities and endurance of oriented strand board. For it does found endurance oriented strand board from attack of ground termite and wood dry termite, necessary doing grave yard trial and wood dry termite trial. This research ta...

  12. Pengaruh lama fermentasi EM-4 terhadap kandungan protein kasar padatan kering lumpur organik unit gas bio

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Wildan Fajarudin

    2014-02-01

    Full Text Available The objective of this research is to know good duration against the influence of the duration of EM-4 fermentation by adding EM-4 to increase contents of crude protein for dry solids of unit organic sludge bio gas. The materials of this research were dry solids of organic sludge biogas unit resulted from the separation of organic sludge. The research method was experiments using Completely Randomized Design with different duration of fermentation treatments as follow 0 hour (P1, 24 hours (P2, 48 hours (P3, and 72 hours (P4 with 6 times recurrences to each treatments. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA and continued by Duncan's Multiple Range test if they were significantly different. The result of Analysis of Variance shows that there was an increase of rough protein to P1, P2, P3, and P4. Specifically for P4 treatment gave very different influence (P<0.01 against crude protein contents. The research suggested adding EM-4 in the fermentation process of organic sludge solids biogas unit for 72 hour to increase the crude protein content. Keywords: fermentation, biogas, sludge, crude protein

  13. PRODUKSI MANISAN RAMBUTAN KERING DENGANVARIASI KONSENTRASI LARUTAN KAPUR DAN KARAKTERISTIK PENGERINGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hastuti

    2016-11-01

    Full Text Available Rambutan susceptible to damage due to respiration and transpiration processes thatcause huge losses to farmers and traders , even the price of rambutan to be low due to the highproduction and efficient distribution of marketing . One alternative to reduce the level ofdamage to the fruit rambutan is to make candied dried rambutan . The purpose of this study wasto determine the effect of drying characteristics and concentration of lime solution to the watercontent , texture and vitamin C in the making candied dried rambutan . The method used RAK (completely randomized design with factorial . The results of this study indicate that the use oflime solution concentrations result in increased water content but had no effect on the levels ofvitamin C , hardness and resilience . While the differences in drying characteristics and theirinteraction did not affect the increase in water content , vitamin C content, hardness andresilience.

  14. KERAGAAN PENYAKIT PADI PADA VARIETAS UNGGUL BARU UNTUK AGROEKOSISTEM RAWA DAN LAHAN KERING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dini Yuliani

    2017-10-01

    Full Text Available Swampand dryland agroecosystems has the potential tobe used as acomplementary effort to improve national food security. This effort washamperedby the disruption of plant disease in new improved varieties of riceasone of the technology to increase rice production. This study aims to determine the performance of rice diseases at new improved varieties for swamp and dryland agro eco systems. Research conducted in 2013 growing season in ICR Rusinga randomized block design with 3 replications. The treatments were13new improved varietiesi.e. Inpara 1, Inpara 2, Inpara 3, Inpara 4, Inpara 5, Inpara 6, Inpara 7, Inpago 4, Inpago 4, Inpago 5, Inpago 6, Inpago 7, Inpago 8, and Inpago 9. For disease survei llance drawn diagonalline in each experimental plot, each diagonalline taken10 samples of plant clumps. Each sample clumps was observed the disease severity that were found by scoring method (IRRI, 2002.The results showed there were six diseases that infect new improved varieties for swampand upland agro ecosystems name lystem rot, sheath blight, red stripe, cercosporaleaf spot, bacterial leaf blight,and bacterialleafstreak. Stem rot with the highest severity found in Inpara3(35.18% and Inpago4(32.96%. Sheath blight with the highest severity found in Inpara1(6.11% and Inpago7(5.74%. Red stripe withthe highests everity found in Inpara6 (47.78% and Inpago9 (40.74%. Cercosporaleaf spotwiththe highestseverity found in Inpara5(40.37% and Inpago6 (14.82%. Bacterial leaf blight with the highest severity found in Inpara3(24.26% andInpago9 (32.04%. Bacterial leaf streak with the highest severity found in Inpara3(9.26% and Inpago6 (30.56%.

  15. Kandungan nutrien dan kecernaan bahan kering in-vitro limbah udang hasil fermentasi dengan Aspergillus oryzae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irfan H. Djunaidi

    2014-08-01

    Full Text Available The research aimed at evaluating the nutrient content and dry matter digestibility of aspergillus oryzae fermented shrimp waste meal. The material used are vannamei shrimp waste meal, A.oryzae isolate and chemical standard microbe growth. The research was arranged in completely randomized design with 4 treatments of time incubation (W0 = no fermentation; W1 = 24; W2 = 48 and W3 = 72 hours with 3 replications. The variables measured were dry matter, organic matter, crude fat, crude fibre, crude protein and dry matter digestibility. The research showed that the nutrient of shrimp waste was changed after 72 hours incubation. The dry matter and organic matter were increased, but crude fibre, fat and crude protein were decreased with 1,67–2,02%, 6,13–6,87%, 0,20–2,065% and 3,48–5,84% respectively, and dry matter digestibility increased 9%. Keywords: Shrimp waste, digestibility value

  16. Evaluasi Pertumbuhan dan Perkembangan Arachis Pintoi sebagai Biomulsa pada Budidaya Tanaman di Lahan Kering Tropis

    OpenAIRE

    Sumiahadi, Ade; Chozin, M. Achmad; Guntoro, dan Dwi

    2016-01-01

    ABSTRACTCover crops is widely used as biomulch because of its advantages for land conservation, weed control and increasing soil nutrients, especially in upland agriculture. The objective of the research was to study the growth and development of Arachis pintoi as biomulch in upland agriculture. The experiment was carried out at IPB Experimental Field from February until May 2014. Observation was done everyweek up to 12 weeks with 10 plants were used for each observation. One stolon of A. pin...

  17. ANALISIS VARIABILITAS CURAH HUJAN DAN SUHU DI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ogi Setiawan

    2017-01-01

    Full Text Available Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdiri dari pulau-pulau besar dan kecil menjadi sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim. Salah satu pulau yang juga rentan terhadap perubahan iklim adalah pulau Bali. Dampak potensial adanya perubahan iklim adalah perubahan pola hujan, peningkatan suhuudaradankenaikanpermukaanlaut. Sektoryangakanmenerimadampakperubahaniklimdengan serius adalah sektor kehutanan dan pertanian. Untuk mendukung upaya mitigasi dan adaptasi maka diperlukan informasi perubahan iklim yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabilitas iklim di Bali. Metode yang digunakan adalah analisis kecenderungan curah hujan, analisis perubahan suhu udara, analisis perubahan tipe iklim dan analisis pergeseran bulan basah, lembab dan kering. Data hujan yang digunakan adalah data hujan dari GPCC (1961-1998 dan BMKG Bali (19992008, sedangkan data suhu berasal dari BMKG Bali (2004-2008. Hasil analisis menunjukkan bahwa di pulau Bali secara umum sudah mengalami perubahan iklim. Tipe iklim berdasarkan Schmidt-Ferguson mengalami perubahan dari relatif basah menjadi agak kering. Suhu udara rata-rata bulanan serta curah hujan bulanan dan tahunan memiliki kecenderungan yang semakin meningkat. Bulan basah dan bulan kering telah mengalami pergeseran dan perubahan jumlahnya. Dampak perubahan iklim terhadap ekosistem hutan di Bali belum diketahui dengan pasti, namun terdapat beberapa implikasi perubahan iklim terhadap sektor kehutanan diantaranya kebakaran hutan dan perubahan jadwal penanaman.

  18. الطريقة التوليفية في تدريس مهارة القراءة للناطقين بغير العربية

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmadon

    2016-01-01

    Full Text Available Qiraah atau membaca dalam pengajaran bahasa arab merupakan salah satu keterampilan bahasa, membaca secara umum bertujuan agar para siswa mampu mendapatkan informasi secara langsung dari teks dan naskah bacaan dalam bahasa arab. Sehingga seorang dikatakan mampu membaca ketika ia dapat memahami isi bacaan secara sempurna kemudian mampu ‘menerjemahkannya’ dalam pikirannya secara total dan dapat memberikan kesimpulan terhadapa bacaan tersebut. Tentunya kemahiran membaca membutuhkan usaha yang sungguh-sungguh dari diri pembaca itu sendiri. Bagi orang yang tidak berbicara dengan bahasa arab atau siswa non arab, membaca naskah arab memerlukan metode yang tepat untuk bisa sampai pada tujuan pemahaman. Metode pengajaran qiraah yang digunakan guru atau pengajar bagi siswa non Arab harus menjawab permasalahan kesulitan mereka dalam memahami bacaan. Terdapat banyak Metode dalam pengajaran Kemahiran Membaca diantaranya, Metode Tarkibi, Metode Tahlili dan Metode Jumlah, yang kesemuanya tentu saja mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam terapannya.Dalam tulisan ini, penulis ingin membahas secara mendetil metode tersebut dengan menyarankan satu metode yang dianggap paling tepat untuk pengajaran qiraah bagi siswa non Arab yaitu yang disebut dengan metode Tulifiyah dimana metode ini sebenarnya adalah hasil penggabungan ketiga metode diatas dari sisi kelebihan dan meminimalisir kekurangan yang dimilikinya. Lebih lanjut akan dibahas tentang detil dari metode ini dari pengertian sampai bagaimana terapannya sehingga membantu guru atau pengajar dalam proses pembelajaran keterampilan membaca secara khusus dan proses pembelajaran bahasa Arab secara umum.

  19. Perancangan Aplikasi Pemetaan Sarana Olahraga (PSO Berbasis Website dan Selular Sebagai Informasi untuk Memetakan Sarana Olahraga

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmat Hidayat

    2017-05-01

    Full Text Available Aplikasi Pemetaan Sarana Olahraga (PSO berbasis Website dan Selular merupakan suatu aplikasi untuk memetakan sarana olahraga menggunakan layanan GPS, sehingga pengguna dapat mengetahui lokasi sarana olahraga, informasi fasilitas, dan jalan yang ditempuh menuju lokasi tersebut. Layanan ini dapat diakses melalui website secara online dan juga perangkat selular dengan tingkat mobilitas yang tinggi. Adapun tujuan dari pembuatan dan penelitian aplikasi PSO ini adalah: 1 Mengetahui proses pembuatan, 2 Mengetahui cara kerja, dan 3 Mengetahui keunggulan  aplikasi PSO. Pembuatan aplikasi PSO terdiri dari beberapa tahap, yaitu: (a Peninjauan Aplikasi, pada tahap ini menggunakan proses pengumpulan data dan fakta sebagai awal pembuatan aplikasi PSO. Terdiri dari mendownload aplikasi pendukung dan pembelian hosting dan domain, (b Analisa Aplikasi, menggunakan proses tahapan untuk menganalisa aplikasi secara lebih spesifik baik secara proses, fungsi dan prosedur yang disesuaikan berdasarkan data-data. Terdiri dari analisa requirement system, analisa proses dan analisa modul sistem, (c Desain Aplikasi, pada tahap ini menggunakan proses pemodelan untuk keperluan database, alur sistem, dan proses yang sesuai dengan analisa sebelumnya. Tahapannya adalah: desain modul, dan proses, desain struktur database dan desain arsitektur sistem, (d Prototyping, pada tahap ini dilakukan pengkodean program, prototype database dan desain template form, menu dan report. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh hasil yaitu aplikasi PSO. Cara kerjanya adalah ketika pengguna mengakses  aplikasi melalui website ataupun selular maka data yang ada di website PSO maupun di selular, datanya diambil dari MySQL server yang ada di VPS Hosting. Kemudian dieksekusi oleh PHP server. Tetapi jika melalui selular ditambah dengan fasilitas GPS Tracking System. GPS diaktifkan dan dibuka aplikasi PSO mobile, kemudian akan didapat titik koordinat dimana posisi pengguna berada

  20. Analisis Finansial dan Strategi Pengembangan USAha Pengolahan Sabut Kelapa Menjadi Serat Kelapa (Coco Fiber) (Studi Kasus : Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang)

    OpenAIRE

    Sitohang, Adolf Paskaris; Ayu, Salmiah, Sri Fajar

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk untuk menjelaskan bagaimana proses produksi USAha serat kelapa (coco fiber), menganalisis USAha serat kelapa (coco fiber) sudah layak atau tidak, dan menjelaskan strategi pengembangan yang cocok untuk USAha serat kelapa (coco fiber) di daerah penelitian. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) berdasarkan pertimbangan tertentu, yaitu di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Penarikan sampel dilakukan dengan metode teknik purposive sampli...

  1. Communication Privacy Management Penderita HIV Di Media Facebook

    OpenAIRE

    Ukung, Anneke Mathilda

    2013-01-01

    Communication Privacy Management yang dilakukan seorang penderita HIV dalam proses pembukaan informasi pribadinya tentang status sebagai pengidap positif HIV dalam akun Facebooknya. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, serta metode studi kasus dengan cara observasi dan wawancara kemudian dipaparkan secara deskriptif. Peneliti menggunakan 5 asumsi dasar Communication Privacy Management (Petronio, 2002) dan membuktikan bahwa masih melakukan batasan serta aturan pada informasi...

  2. KAROTENOID PADA ALGAE: KAJIAN TENTANG BIOSINTESIS, DISTRIBUSI SERTA FUNGSI KAROTENOID

    OpenAIRE

    Merdekawati, Windu; Karwur, Ferry F.; Susanto, A. B.

    2017-01-01

    ABSTRAK   Karotenoid terdistribusi pada archaea, bakteri, jamur, tumbuhan, hewan serta algae. Karotenoid dihasilkan dari komponen isopentenyl pyrophosphate (IPP) yang mengalami proses secara bertahap untuk membentuk beragam jenis karotenoid. Terdapat dua kelompok karotenoid yaitu karoten dan xantofil dengan berbagai jenis turunannya. Struktur kimia pada karotenoid algae yaitu allene, acetylene serta acetylated carotenoids. Algae mempunyai karotenoid spesifik yang menarik untuk dipe...

  3. EVALUASI MODEL STRATEGI PENINGKATAN KINERJA BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) DAN PENGEMBANGAN BPP MODEL (POSLUHDES) DI KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN

    OpenAIRE

    Jamil, Muh.Hatta; Tenriawaru, Nixia A; Akhsan Djalaluddin; . Rukka, Rusli M

    2014-01-01

    Evaluasi Model Strategi Peningkatan Kinerja Balai Penyuluhan Pertanian dan Pengembangan BPP Model (Posluhdes) bertujuan mengungkapkan dan menyusun desain evaluasi implementasi model dari modul yang telah diimplementasikan pada penelitian tahap sebelumnya dan diikuti dengan proses transfer pengetahuan dan keterampilan. Melakukan pendampingan pembentukan secara partisipatif BPP Model (Posluhdes) serta mengukur partisipasi petani pada penyuluhan pertanian dan peran penyuluh dalam menjalankan kee...

  4. FREKUENSI PULPITIS REVERSIBEL DAN PULPITIS IREVERSIBEL PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN PANGKEP

    OpenAIRE

    -, ASTUTI

    2016-01-01

    2015 Frekuensi Pulpitis Reversibel dan Pulpitis Ireversibel pada Ibu Hamil di Kabupaten Pangkep Astuti Universitas Hasanuddin RINGKASAN Kehamilan merupakan suatu proses alamiah yang melibatkan perubahan secara anatomi, fisiologi, dan hormonal. Efek perubahan hormonal mempengaruhi hampir semua sistem organ pada tubuh termasuk rongga mulut. Selama kehamilan ibu hamil sering mengeluhkan sakit gigi. Sakit gigi atau pulpitis (reversibel dan ireversibel) dapat mengganggu kesehatan...

  5. Mixed Methods: Pengantar dalam Penelitian Olahraga

    OpenAIRE

    putra, miftah fariz

    2017-01-01

    Tujuan artikel ini adalah untuk mendiskusikan tentang mixed methods research (MMR) yang terbuka diaplikasikan dalam konteks olahraga. MMR dipahami sebagai pengabungan dua metode (kuantitatif dan kualitatif) dalam satu proses penelitian yang dilakukan secara berurutan atau bersamaan dengan tujuan untuk memahami lebih komprehensif serta mendalam tentang fenomena keolahragaan yang dikaji. Desain penelitian yang dikembangkan oleh Steckler et al., (1992), Tashakkori & Teddlie (2010), Creswell ...

  6. DAMPAK PEMAKAIAN BATU BARA TERHADAP KESEHATAN DAN LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Soewasti Soesanto

    2012-09-01

    Full Text Available Dewasa ini mulai dari cara penambangan sampai dengan proses pengolahan menjadi bahan bakar diupayakan untuk menghasilkan bahan bakar yang mengandung abu dan sulfur yang rendah. Caranya disebut "coal beneficiation" yaitu dengan memisahkan bahan yang tak diinginkan secara fisika dan kimia.

  7. Analisis Value Chain Di Industri Otomotif

    OpenAIRE

    Hendri, Hendri

    2017-01-01

    Penelitian ini untuk menganali