WorldWideScience

Sample records for evaluasi dan perkembangan

  1. PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KEBUTUHAN PERKEMBANGAN UNTUK PENYUSUNAN KURIKULUM DAN EVALUASI PROGRAM BK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gendon Barus

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan instrumen asesmen kebutuhan peserta didik, disebut Invantori Kebutuhan Perkembangan Murid (IKPM. Penelitian mengikuti model Plomp (1999 dengan lima fase. Reliabilitas instrumen diestimasi dengan teknik Alpha Cronbach, validitas isi diperiksa oleh pakar dan telaah praktisi melalui FGD. Validitas empirik dan kecocokan model pengukuran dibuktikan dengan analisis faktor konfirmatori (CFA dengan program Lisrel 8.30. Telaah praktisi melibatkan 60 orang guru kelas V dan VI SD dalam dua tahap FGD, sedangkan uji coba empirik dan implementasi melibatkan murid kelas V dan VI. Hasil penelitian pengembang-an ini adalah: 1 IKPM dapat digunakan untuk menghimpun data kebutuhan perkembangan sebagai dasar penyusunan kurikulum bimbingan dan melaksanakan evaluasi program, bimbingan dan alat ukur evaluasi program bimbingan klasikal di sekolah dasar dan 2 teridentifikasi butir-butir kebutuhan per-kembangan murid yang intens dan sangat intens untuk dipenuhi melalui layanan bimbingan klasikal. Kata kunci: instrumen asesmen kebutuhan, kurikulum bimbingan, instrument evaluasi program BK ______________________________________________________________ DEVELOPMENT OF DEVELOPMENTAL NEEDS ASSESSMENT INSTRUMENT FOR CURRICULUM ARRANGEMENT AND EVALUATION OF BK PROGRAM Abstract The goal of this research is to produce a developmental needs assessment instrument, called Student’s Developmental Needs Inventory, which can be use to reveal the needs of students in elementary school. The research method follows the model of Research and Development (R & D by Plomp (1999 with five phases. The instrument which is developed in this study guidance and counseling (Bimbingan Konseling, BK in elementary school. Instrument reliability is estimated using by Alpha Cronbach technique, it content validity is checked by experts judgment and practitioner’s assessment with FGD technique. Furthermore, empirical validity and the goodness of fit

  2. PERKEMBANGAN DAN EKSISTENSI MUSIK TARLING CIREBON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Salim -

    2015-08-01

    Full Text Available Kemajuan teknologi berpengaruh terhadap perkembangan Tarling namun demikian Tarling masih tetap menunjukan eksistensinya. Nampaknya ada hal yang menarik bagi peneliti untuk selanjutnya mengadakan penelitian tentang perkembangan dan eksistensi Tarling. Sehubungan dengan permasalahan tersebut maka masalah penelitiannya adalah bagaimana perkembangan Tarling, dan Bagaimana eksistensi Tarling. Penelitian Tesis ini menggunakan metoda penelitian kualitatif. Peneliti berusaha mendeskripsikan perkembangan dan eksistensi Tarling. Untuk memahami  perkembangan, dan eksistensi maka penelitian ini  menggunakan teori perkembangan dan eksistensi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan  menggunakan metode tringulasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan: Reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan perkembangannya Tarling mengalami beberapa periodisasi perubahan yaitu periode musik, periode  lagu dan lawak kemudian periode teater. Berkenaan dengan eksistensinya musik Tarlingpun mengalami perubahan bentuk yaitu Tarling kreasi dan Tarling dangdut. Eksistensi musik Tarling terbentuk melalui proses akulturasi. Saran dari hasil penelitian menyatakan bahwa, perubahan yang terjadi dalam  Tarling dimaksudkan sebagai upaya agar Tarling tetap menarik kemudian eksis. Maka bagi Para tokoh masyarakat, seniman Tarling, pemerintah dan masyarakat Cirebon harus bersinergi melakukan berbagai langkah agar Tarling tetap menujukan eksistensinya The progress of technology influence the development Tarling, however Tarling still shows its existence. It seems that there is something interesting for researchers to conduct further research on the development and existence Tarling. In connection with these problems, the research problem is how the development Tarling and How existence Tarling. This thesis research uses qualitative

  3. Perkembangan Pemikiran Dan Peradaban Islam Dalam Perspektif Sejarah

    OpenAIRE

    Mugiyono, Mugiyono

    2013-01-01

    Lajunya perkembangan pemikiran Islam sepanjang sejarah, karena adanya sikap terbuka, toleran dan akomodatif kaum muslimin terhadap hegemoni pemikiran dan peradaban asing, cinta ilmu, budaya akademik, kiprah cendikiawan muslim dalam pemerintahan dan lembaga sosial kemasyarakatan, berkembangnya aliran yang mengedepankan rasio dan kebebasan berpikir, meningkatnya kemakmuran negeri-negeri Islam, dan permasalahan yang dihadapi umat Islam dari masa ke masa semakin kompleks dan memerlukan solusi. ...

  4. PERMASALAHAN PERKEMBANGAN BAHASA DAN KOMUNIKASI ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riandi Marisa

    2015-09-01

    Full Text Available Gangguan perkembangan berbahasa adalah ketidakmampuan atau keterbatasan dalam menggunakan simbol linguistik untuk berkomunikasi secara verbal atau keterlambatan kemampuan perkembangan bicara dan bahasa anak sesuai kelompok umur, jenis kelamin, adat istiadat, dan kecerdasannya. Oleh sebab itu bila gangguan bicara dan bahasa tidak diterapi dengan tepat akan terjadi gangguan kemampuan membaca, kemampuan verbal, perilaku, penyesuaian psikososial dan kemampuan akademis yang buruk. Orang tua/guru perlu memahami perilaku bermasalah ini sebab “anak yang bermasalah” biasanya tampak di dalam kelas bahkan dia menampakkan perilaku bermasalah itu dalam keseluruhan interaksi dengan lingkungannya. Dengan bahasanya, manusia berkomunikasi untuk bersosialisasi dan menyampaikan hasil pemikirannya. Identifikasi dini keterlambatan bahasa harus memecahkan dua masalah utama yaitu masalah ketersediaan informasi yang dapat dipercaya dari seorang anak pada usia berapa ketika mereka mengalami keterbatasan dalam kemampuan berkomunikasi. Selanjutnya, teknik pengukuran harus cost-effective dengan menghargai waktu secara professional dan secara luas mampu diaplikasikan untuk anak pada berbagai tingkat sosial dan latarbelakang bahasa termasuk bilingual. Masalah kedua adalah pada interpretasi hasil dari proses identifikasi. Banyak anak yang mengalami keterlambatan bahasa pada usia 24 sampai 30 bulan akan mengejar dalam beberapa tahun kemudian dan tidak memerlukan intervensi. Tantangan yang ada adalah dalam mengidentifikasi dan menggunakan informasi lain yang relevan dalam memperbaiki keputusan diagnosis mengenai seorang anak secara individual untuk mencegah gangguan perkembangan yang lebih signifikan.Kata kunci: bahasa, komunikasi, anak  Language development disorders is the inability or limitations in the use of linguistic symbols to communicate verbally or delay the ability of speech and language development of children according to age group, sex, customs, and

  5. Perkembangan Pendidikan Meunasah dan Dayah di Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mujianto Solichin

    2015-12-01

    Full Text Available Meunasah dan Dayah dalam masa perjalanannya tumbuh seiring perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Aceh yang memiliki peran strategis dalam pembentukan kebudayaan Islam di wilayah kekuasaan mereka masing-masing. Ini membuktikan bahwa kerajaan-kerajaan Melayu baik di Malaka (Malaysia maupun di Aceh (Nangroe Aceh Darussalam memiliki jaringan arkeologi sejarah kebudayaan dan peradaban yang terbentuk berdasarkan motivasi agama dan menjadikan tradisi Melayu sebagai identitas pemersatu mereka. Kehadiran lembaga-lembaga klasik Islam tersebut di atas terus mengalami perluasan secara fungsional, pergeseran sistem karena tuntutan perkembangan zaman, pun juga tuntutan sosial kehidupan masyarakat yang saat ini tidak lagi membutuhkan pemecahan problematika kehidupan melalui ilmu-ilmu agama semata, namun juga integrasi antara agama, ilmu pengetahuan dan teknologi. Memodernisasikan Meunasah dan Dayah sebagai upaya menyelamatkan institusi Islam tua ini agar tidak menjadi “cagar budaya”, tentu bisa belajar dari pengalaman model-model modernisasi madrasah berdasarkan pengalaman Mesir (Masjid-Madrasah-Universitas al-Azhar, Turki (Maktab-Sekolah Remaja-Sekolah perempuan-Sekolah Imam-Khatib, dan Saudi Arabia (Madrasah-Sekolah Hasyimiyah. || Meunasah and Dayah in their development along with Islamic kingdoms in Aceh have a strategic role in the formation of Islamic culture in their own territories. This proves that the Malay kingdoms either in Malacca (Malaysia as well as in Aceh (NAD had a network of archaeological history of culture and civilization formed based on religious motivation and made the Malay tradition as their unifying identity. The existence of the classical Islamic institutions mentioned above continue to functionally expand and the system shifted because of the demands of the current time. It was also because of the social demands of the society that is no longer in need of solving the problems of life through a mere religious science, but also

  6. Media Sosial dan Perkembangan Komunikasi Korporat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rina Juwita

    2017-07-01

    Full Text Available Kehadiran media sosial telah mengubah aktivitas komunikasi korporat dan dengan cepat merevolusi bagaimana kampanye atau program public relations berjalan. Jika dibandingkan dengan cara tradisional yang mengandalkan pada output murni, media sosial memaksa komunikasi korporat beralih pada proses dialog dimana para pemangku kepentingan, dan bukan hanya perusahaan sama-sama memiliki kekuasaan terhadap pesan yang beredar. Media sosial merupakan alat komunikasi revolusioner yang mengubah secara cepat bagaimana praktik PR menjadi bagian integral dari komunikasi korporat bagi sejumlah perusahaan dan menawarkan pilihan baru bagi para praktisi PR pada setiap aspek proses komunikasi yang dilakukan.

  7. Evaluasi dan Desain Ulang Unit Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL Industri Tekstil di Kota Surabaya Menggunakan Biofilter Tercelup Anaerobik-Aerobik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Muzakky

    2017-01-01

    Full Text Available Perkembangan dunia fashion saat ini membuat permintaan produk tekstil meningkat. Industri tekstil Z sebagai salah satu industri tekstil tua di Kota Surabaya berusaha untuk tetap bersaing dipangsa pasarnya dengan memproduksi berupa pakaian berwarna gelap. Peningkatan kegiatan produksi yang tidak diikuti dengan perubahan pada sistem pengolahan IPAL membuat perubahan pada karakteristik air limbah yang dikeluarkan oleh industri. Hal ini menyebabkan air yang dikeluarkan tidak memenuhi baku mutu. Sehingga diperlukan sebuah evaluasi dari setiap unit dan perencanaan ulang dari sistem IPAL. Evaluasi dilakukan dengan mengukur dimensi dari masing-masing unit IPAL eksisting, menganalisa sampel air limbah, dan membandingkannya dengan kriteria desain dari masing-masing unit. Perencanaan ulang dilakukan pada unit yang tidak berfungsi dengan baik. Biofilter tercelup anaerobik-aerobik adalah salah satu teknologi yang dapat dijadikan sebagai alternatif karena memiliki banyak kelebihan dari aspek teknis dan finansial. Hasil evaluasi IPAL eksisting menunjukkan bahwa semua unit tidak memenuhi kriteria desain. Hal inilah yang menyebabkan air limbah yang dihasilkan tidak memenuhi baku mutu. Limbah yang dihasilkan IPAL eksisting adalah 52,05 mg/L TSS; 899,3 mg/L COD; 182,61 mg/L BOD; dan 31,85 PtCo warna. Rekomendasi berupa perencanaan ulang menggunakan biofilter tercelup anaerobik-aerobik menghasilkan limbah dengan kadar TSS, COD, BOD, dan warna secara berurutan adalah 15,93 mg/L; 29,05 mg/L; 2,99 mg/L; dan 2,63 PtCo dengan biaya investasi sebesar Rp 793.175.680.

  8. DAMPAK PENGGUNAAN PENGUKUR KINERJA DAN EVALUASI DALAM KEMAMPUAN STRATEGIS ORGANISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ewing Yuvisa Ibrani

    2014-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah peran pengukuran kinerja dapat memfasilitasi keputusan dan hubungannya dengan evaluasi umpan balik dan umpan kedepan serta dapat mempengaruhi kemampuan dalam menghasilkan kemampuan baru sehingga dapat mempengaruhi hasil kinerja SBU. Penelitian ini dilakukan pada 88 Perusahaan dibidang industri kimia di Serang dan Cilegon, Banten, dengan objek penelitian adalah manajer produksi dan manajer pemasaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan pengumpulan data primer berupa kuesioner. Pemilihan sampel yang diuji dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, terpilih 47 responden sebagai sampel penelitian. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan Partial Least Square (PLS. Hasil dari penelitian ini adalah (1 Peran pengukuran kinerja memfasilitasi keputusan dan mempengaruhi keputusan mempunyai hubungan positif signifikan dengan evaluasi umpan balik dan umpan kedepan, (2 Terdapat hubungan yang positif signifikan antara evaluasi umpan balik dengan kemampuan yang ada. (3 Terdapat hubungan yang positif signifikan antara evaluasi umpan kedepan dengan kemampuan baru, (4 Terdapat hubungan yang positif signifikan antara kemampuan yang ada dengan kemampuan baru, dan (5 Terdapat hubungan yang positif signifikan antara kemampuan yang ada dengan Kinerja SBU saat ini. This study aims to examine whether the role of performance measurement can facilitate decision and its relation to the evaluation of feedback and can affect the ability to produce new capabilities that can affect the outcome of the SBU performance. This study was conducted on 88 Companies in the field of chemical industry in Serang and Cilegon, Banten. The objects of research is the production manager and marketing manager. This study employs survey research with primary data collection in the form of questionnaires. Selection of samples tested in this study uses a purposive sampling method by selecting 47 respondents as

  9. Modifikasi Meja Evaluasi Perbedaan Warna Pada Industri Kerajinan Dan Batik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djumala Machmud

    2016-04-01

    Full Text Available Industri tekstil kerajinan dan batik dalam mengevaluasi ketidakseragaman kualitas, dilakukan pengujian perbedaan warna pada produk yang dihasilkan. Kekeliruan penilaian hasil pengujian dapat diminimalisasi apabila ada sarana kotak penilaian yang menjaga standar penyinaran yang meneranginya.            Penilaian perbedaan warna dilakukan pada kekuatan penerangan 50 feet candle atau lebih. Penerangan tersebut dapat disubtitusikan cahaya lampu listrik setara dengan 62.849, 7 Lumen yang terdisi dari penggabungan warna ungu (violet, biru, putih dan kuning jingga.Meja evaluasi direncanakan berupa berbagai warna sinar lampu listrik pada suatu ruangan yang kemudian dilewatkan pada kaca pembesar sinar. Hasil sinar pada jarak tertentu dipakai untuk menyinari hasil pengujian perbedaan warna yang akan dinilai.            Pembuatan meja diawali dari bagian boks pengumpulan sinar yang berada di atas meja evaluasi dan bertumpu pada empat tiang penyangga. Pengerjaan pembuatannya sesuai aturan teknik pengerjaan yang berlaku.Hasil unjuk kerja peralatan terlihat bahwa sinar yang dihasilkan dapat menyinari contoh uji pada setiap sudut meja tanpa menimbulkan bayangan. Kekuatan penyinaran yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan sehingga dapat dikatakan bahwa meja dapat berfungsi sebagaimana mestinya.Industri tekstil kerajinan dan batik dalam mengevaluasi ketidakseragaman kualitas, dilakukan pengujian perbedaan warna pada produk yang dihasilkan. Kekeliruan penilaian hasil pengujian dapat diminimalisasi apabila ada sarana kotak penilaian yang menjaga standar penyinaran yang meneranginya.            Penilaian perbedaan warna dilakukan pada kekuatan penerangan 50 feet candle atau lebih. Penerangan tersebut dapat disubtitusikan cahaya lampu listrik setara dengan 62.849, 7 Lumen yang terdisi dari penggabungan warna ungu (violet, biru, putih dan kuning jingga.Meja evaluasi direncanakan berupa berbagai warna sinar lampu listrik pada suatu

  10. PROFIL PEMIJAHAN DAN PERKEMBANGAN MORFOLOGI LARVA DAN YUWANA IKAN CLOWN HITAM (Amphiprion percula

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniar Kusumawati

    2016-11-01

    Full Text Available Amphiprion percula (ikan clown hitam atau clown Biak merupakan salah satu spesies ikan hias laut yang umumnya ditangkap untuk tujuan komersial. Di samping itu, indikasi menurunnya jumlah ikan clown hitam disebabkan oleh kematian secara alami di alam sebesar 75% akibat tingkat agresivitas ikan clown hitam dalam mempertahankan wilayahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pemijahan dan perkembangan morfologi larva dan yuwana ikan clown hitam. 10 pasang koleksi induk diperoleh dari Biak. Pengamatan dilakukan selama 1 tahun yang meliputi pengamatan reproduksi biologis dan aspek morfologi dan perkembangan larva dan yuwana ikan clown hitam. Berdasarkan pengamatan diketahui bahwa 70% dari populasi induk ikan clown hitam telah berhasil bertelur dengan periode pemijahan 9-30 hari. Jumlah produksi telur yang diperoleh 25 hingga 2.244 butir. Jumlah telur dengan bobot induk betina berkorelasi positif. Masa inkubasi telur terjadi selama 6 hingga 7 hari. Sesaat setelah menetas, larva (D0 dapat mengkonsumsi rotifer. Artemia dan pakan pelet yang diberikan mulai dari D6 dan D17. Periode perkembangan larva sangat singkat yaitu 17 hari. Selama pengamatan ikan clown hitam menunjukkan pertumbuhan yang relatif lambat

  11. Strategi Komunikasi Program Internet Sehat Dan Aman Kementerian Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia (Studi Kasus Evaluasi Program Incakap Tahun 2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sucianty Dyah Astuti

    2016-07-01

    2008 to 2015 as a result of the evaluation of the program conducted by KemKominfo, namely: (i the change in INSAN name since 2003 into INCAKAP, (ii the change of INSAN logo , (iii the change of INSAN mascot. Seiring dengan perkembangan teknologi internet dan penggunaannya dalam kehidupan dan pergaulan, internet telah menjadi sebuah gaya hidup (life style di masyarakat. Tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia memunculkan berbagai dampak di masyarakat baik positif maupun negatif. Untuk membuat pemahaman di masyarakat terhadap penggunaan internet pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia membuat suatu program, yaitu Internet Sehat dan Aman dengan tujuan untuk mensosialisasikan penggunaan internet secara sehat dan aman melalui pembelajaran etika berinternet sehat dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Penelitian ini mengambil fokus pada evaluasi program internet sehat dan aman yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia tahun 2015. Tujuan dari penelitian adalah melihat strategi komunikasi dan pencapaian tujuan dari program internet sehat dan aman yang dilakukan KemKominfo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan riset studi kasus deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dan studi pustaka, sedangkan informan pada penelitian ini adalah staf KemKominfo pada bagaian Direktorat Jenderal Aplikasi Infomatika sub direktotar pemberdayaan informatika sebanyak tiga orang. Dari seluruh rangkaian proses penelitian diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa: (1 Pencapaian Program Internet Sehat dan Aman hingga tahun 2015 telah mencapai target namum belum 100%. (2 Dalam pelaksanaan program INSAN terdapat beberapa hambatan yang dihadapi KemKominfo, yaitu: (i Keterbatasan Anggaran Pemberian dan Belanja Negara (APBN, (ii keterbatasan daya jangkau akibat letak geografis indonesia yang merupakan negara kepulauan.(3 perlu dilakukan evaluasi menganai penggunaan media online dalam startegi komunikasi

  12. HUBUNGAN KOMPOSISI TUBUH DAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN SEKSUAL PADA REMAJA PUTRI DI PERKOTAAN DAN PERDESAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mega Seasty Handayani

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to analyzed the association of percent body fat and nutritional status on sexual development in adolescence girls in urban and rural areas. A cross sectional study involved 100 students of 8th grade junior high school. Age of menarche and breast growth used as sexual development indicators. Results showed that proportion of subjects with stunting and severe stunting was higher in rural area (34% than urban area (14%. Subjects in urban area had earlier age of menarche (18%. Breast growth of subjects in urban and rural areas were in midpuberty phase. Statistical analysis showed a correlation between nutritional status (BMI/U and percent body fat, nutritional status and sexual development, as well as percent body fat and sexual development (p<0.05.Keywords: age of menarche, breast growth, percent body fatABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan persen lemak tubuh dan status gizi dengan perkembangan seksual pada remaja putri di perkotaan dan perdesaan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang melibatkan 100 siswi kelas VIII SMP. Usia menarche dan pertumbuhan payudara digunakan sebagai indikator perkembangan seksual. Hasil penelitian menunjukkan proporsi subjek pendek dan sangat pendek lebih banyak terdapat di SMP desa (34% dibandingkan SMP kota (14%. Subjek di SMP kota mengalami menarche lebih awal (18%. Pertumbuhan payudara subjek di SMP kota maupun di SMP desa berada pada fase midpubertas. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan antara status gizi (IMT/U dengan persen lemak tubuh, status gizi dengan perkembangan seksual dan persen lemak tubuh dengan perkembangan seksual (p<0.05.Kata kunci: persen lemak tubuh, pertumbuhan payudara, usia menstruasi

  13. DAENDELS DAN PERKEMBANGAN ARSITEKTUR DI HINDIA BELANDA ABAD 19

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Handinoto Handinoto

    2008-01-01

    Full Text Available In periods of his governance, Governor General Herman Willem Daendels (1808-1811 greatly influenced the city growth of Batavia (currently known as Jakarta and Surabaya. He has also affected colonial architecture in Dutch East Indies during 19th century. His style of leadership that was arrogant and tough has been succeeded to reborn proud of Dutch nation as a colonist and also eliminate Javanese traditional architecture that was started to adopt by some Dutch ‘aristocrat’ at the end of 18th century for housing development. Daendels’ governance initiated new style of architecture which is known as ‘Indische Empire’. The style has been adopted from ‘Empire’ style of France and has made some adjustment with local climate and life style of Dutch East Indies The style has been used in Dutch East Indies during 19th century. Abstract in Bahasa Indonesia: Dalam kurun waktu pemerintahannya selama kurang lebih 3,5 tahun, Gubernur Jendral Herman Willem Daendels (1808-1811 ternyata berperan besar terhadap perkembangan kota di Batavia (sekarang Jakarta dan Surabaya maupun arsitektur kolonial di Hindia Belanda sepanjang abad ke 19. Gaya pemerintahannya yang keras dan angkuh ternyata berhasil menghidupkan kembali keangkuhan Belanda sebagai kaum penjajah dan menjauhkan pengaruh arsitektur tradisional Jawa yang sudah mulai diadaptasi oleh kaum ’aristokrat’ Belanda pada akhir abad 18, untuk pembangunan perumahan. Kedatangan Daendels mengakibatkan timbulnya gaya arsitektur yang kemudian dikenal dengan sebutan ” Indische Empire”, berasal dari gaya Empire di Perancis yang disesuaikan dengan iklim dan gaya hidup di Hindia Belanda. Gaya ini berkembang di Hindia Belanda sepanjang abad ke 19. Kata kunci: Sejarah arsitektur Kolonial Belanda, Daendels, Indische Empire.

  14. Evaluasi Sistem Informasi Online Di STMIK STIKOM Bali Dengan Model Delone Dan Mclean

    OpenAIRE

    Ramayasa, I Putu

    2017-01-01

    Pengelolaan sistem informasi secara efektif pada perguruan tinggi sangat penting karena dapat menjadi dasar untuk memperoleh keunggulan kompetitif. Banyak perguruan tinggi mulai mengembangkan dan memberikan perhatian khusus pada sistem informasi sebagai sumber yang memfasilitasi pengumpulan dan penggunaan informasi secara efektif. Evaluasi kesuksesan Sistem Informasi Online perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan penerapan sistem informasi dari sisi penerima. Model Delone dan M...

  15. Model Evaluasi Kesuksesan dan Penerimaan Sistem Informasi E-Learning pada Lembaga Diklat Pemerintah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haris Pamugar

    2014-05-01

    Full Text Available Sistem pembelajaran secara elektronik (e-learning pada lembaga pendidikan dan pelatihan (diklat pemerintah dibangun untuk memudahkan pegawainya dalam belajar secara on line melalui komputer di unit kerja masing- masing. Melalui sistem informasi e-learning pengguna dapat mengunduh materi diklat, mengambil dan mengumpulkan tugas-tugas, mengerjakan soal-soal ujian, melihat nilai tugas dan ujian, melihat peringkat diklat berdasarkan nilai yang diperoleh saat pelaksanaan diklat dan ikut serta dalam komunitas diskusi. Penggunaan sistem informasi e-learning di lingkup pemerintah memiliki karakteristik yang berbeda dengan lingkup perguruan tinggi. Hal ini berkaitan dengan karakteristik organisasi, proses bisnis organisasi, budaya organisasi dan karakteristik pelaku organisasi yang berbeda antara lingkup pemerintah dan lingkup perguruan tinggi. Perbedaan tersebut membutuhkan model evaluasi yang disesuaikan dengan karakteristik lembaga diklat pemerintah, sehingga dapat menggambarkan kesuksesan dan penerimaan pengguna terhadap sistem informasi e-learning. Untuk menentukan model evaluasi yang tepat dan sesuai dengan karakteristik lembaga diklat pemerintah, maka perlu dilakukan penelitian terkait model evaluasi sistem informasi. Penelitian ini mengusulkan model evaluasi integrasi dari model penerimaan UTAUT, model kesuksesan sistem informasi DeLone dan McLean dan model kesesuaian manusia-organisasi-teknologi HOT Fit dengan modifikasi yang disesuaikan dengan karakteristik lembaga diklat pemerintah dan dapat menggambarkan kesuksesan dan penerimaan sistem informasi e-learning-nya. 

  16. EVALUASI KHASIAT DAN KEAMANAN OBAT (UJI KLINIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmatini Rahmatini

    2010-05-01

    Full Text Available AbstrakUji klinik adalah suatu pengujian khasiat obat baru pada manusia, dimana sebelumnya diawali oleh pengujian pada binatang atau uji pra klinik. Pada dasarnya uji klinik memastikan efektivitas, keamanan dan gambaran efek samping yang sering timbul pada manusia akibat pemberian suatu obat. Bila uji klinik tidak dilakukan maka dapat terjadi malapetaka pada banyak orang bila langsung dipakai secara umum seperti pernah terjadi dengan talidomid (1959-1962 dan obat kontrasepsi pria (gosipol di Cina. Setiap obat yang ditemukan melalui eksperimen in vitro atau hewan coba tidak terjamin bahwa khasiatnya benar-benar akan terlihat pada penderita. Pengujian pada manusia sendirilah yang dapat “menjamin” apakah hasil in vitro atau hewan sama dengan manusia.Uji klinik terdiri dari 4 fase, yaitu uji klinik fase I.Uji klinik fase II, uji klinik fase III dan uji klinik fase IV. Uji klinik fase I dilakukan pada manusia sehat, bertujuan untuk menentukan dosis tunggal yang dapat diterima, Uji klinik fase II, dilakukan pada 100-200 orang penderita untuk melihat apakah efek farmakologik yang tampak pada fase I berguna atau tidak untuk pengobatan. Uji klinik fase III dilakukan pada sekitar 500 penderita yang bertujuan untuk memastikan bahwa suatu obat baru benar-benar berkhasiat. Uji klinik fase IV merupakan pengamatan terhadap obat yang telah dipasarkan. Fase ini bertujuan menentukan pola penggunaan obat di masyarakat serta pola efektifitas dan keamanannya pada penggunaan yang sebenarnya.Uji klinik yang baik dilakukan dengan prosedur yang sudah digariskan dan komponen- komponennya disiapkan dengan matang sehingga hasilnya betul- betul dapat dimanfaatkan sebagai acuan pengobatan.Kata kunci : Khasiat- keamanan- uji klinikAbstractClinical trials is a new drug efficacy testing in humans, which previously preceded by testing on animals or pre-clinical testing. Basically, clinical trials confirm description of effectiveness, safety and side effects that often arise

  17. Pertumbuhan dan Perkembangan Eksplan Rumput Laut Gracilaria verrucosa dan Gracilaria gigas pada Aklimatisasi di Tambak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Redjeki Hesti Mulyaningrum

    2015-09-01

    Full Text Available Aklimatisasi eksplan rumput laut hasil kultur jaringan merupakan proses adaptasi eksplan dengan lingkungan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa pertumbuhan dan perkembangan eksplan rumput laut G. verrucosa dan G. gigas yang diaklimatisasi di tambak dan mendapatkan informasi awal mengenai prospek pengembangan budidaya rumput laut G. gigas di tambak. Eksplan rumput laut G. verrucosa dan G. gigas hasil kultur jaringan dipelihara dalam hapa berukuran 50x50x50 cm dengan berat awal 15 g.hapa-1 dan dipelihara di tambak. Desain penelitian adalah rancangan acak lengkap (RAL dengan enam unit penelitian terdiri dari tiga ulangan untuk masing-masing spesies. Pemeliharaan eksplan dilakukan selama 60 hari dan setiap 15 hari dilakukan pengukuran bobot, panjang dan perkembangan eksplan serta monitoring terhadap kualitas air. Pengamatan histologi sel rumput laut G. verrucosa dan G. gigas dilakukan dibawah mikroskop. Analisis data pertumbuhan dilakukan dengan uji komparatif independent t-test sedangkan data perkembangan eksplan dan histologi sel rumput laut dianalisis secara deskritif. Pada pemeliharaan di tambak kedua jenis rumput laut memiliki pertumbuhan yang berbeda nyata (P<0,05. Rumput laut G. verrucosa memiliki bobot mutlak lebih tinggi (221,82 g dari G. gigas (51,94 g dan LPH (laju pertumbuhan harian bobot lebih tinggi (3,27% dari G. gigas (2%. Rumput laut G. verrucosa juga memiliki pertambahan panjang yang lebih tinggi (5,28 cm dari G. gigas (2,71 cm dengan LPH panjang masing-masing sebesar 3,06% dan 2,18%. Perkembangan eksplan rumput laut G. verrucosa lebih cepat daripada G. gigas karena faktor fisika dan kimia lingkungan perairan tambak yang tidak sesuai untuk pertumbuhan rumput laut G. gigas yang memiliki susunan sel korteks lebih rapat. Kata kunci: pertumbuhan, perkembangan, G. verrucosa, G. gigas, eksplan, tambak Acclimatization of tissue culture seaweed explants was an adaptation procces of explants to cultivation

  18. DAMPAK PEMIKIRAN SAUSSURE BAGI PERKEMBANGAN LINGUISTIK DAN DISIPLIN ILMU LAINNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    didi sukyadi

    2014-01-01

    Full Text Available There is no discipline  standing alone. What we know and what we create  or  engineer  both  directly  and  indirectly  are  influenced  by other people’s ideas. Semiotics as a discipline just appearing at the beginning of the 20th century has flourished not only in linguistics and  literature,  but  also  in  other  disciplines  such  as  anthropology, sociology,  psychiatry,  culture,  music,  arhitecture,  advertisement, and  even  politics.  We  are  all  aware  that  all  these  embryos  derive from  Saussure’s  ideas    which  became  the  foundation  of structuralism  such  as  synchronic-diachronic,  language-parole, signifier-signified,  arbitrary-motivated,  and  syntagmatic- paradigmatic. This paper will elaborate Saussure’s essential ideas, and their impacts to the studies of linguistics, literature, and other disciplines as well as the development of semiotics today. Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE Tidak  ada  ilmu  yang  berdiri  sendiri.  Apa  yang  kita  ketahui,  apa yang  kita  ciptakan atau  rekayasa secara  langsung  maupun  tidak langsung  dipengaruhi gagasan  atau  pikiran  orang  lain.  Semiotika sebagai sebuah disiplin ilmu yang baru muncul pada awal abad dua puluh  telah  berkembang  begitu  pesat  dan  luas  tidak  hanya  dalam linguistik dan sastra tetapi juga dalam disiplin ilmu lainnya seperti antropologi,  sosiologi,  psikiatri,  budaya,  musik,  arsitektur,  iklan, dan  bahkan  politik. Kita  menyadari  cikal-bakal  semua  itu  adalah gagasan  Saussure  yang  menjadi  dasar  strukturalisme  seperti synchronic-diachronic, langue-parole,  signifier-signified, arbitrary-motivated, dan syntagmatic-paradigmatic.  Tulisan  ini berusaha  memaparkan  buah  pikiran  penting  Saussure, dan dampaknya  bagi  kajian  linguistik,  sastra  dan  bidang  lainnya  serta perkembangan kajian tanda

  19. Pertumbuhan dan Perkembangan Uterus dan Plasenta Babi dengan Superovulasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    REVOLSON ALEXIUS MEGE

    2007-03-01

    Full Text Available Forty eight gilts with average body weight of 107.83 ± 5.08 kg were used in experiments to study the use of pregnant mare serum gonadotrophin (PMSG and human chorionic gonadotrophin (hCG as superovulation agent in gilts to increase piglet production. Four groups of twelve gilts were injected with PMSG dan hCG dose levels of 0, 600, 1200, and 1800 IU/gilt. Injections were conducted three days before estrus. During gestation, gilts were placed in colony pigpens. On days 15, 35, and 70 of gestation, gilts were slaughtered in order to measure the number of corpus luteum, growth and development of the uterus and placenta. Blood samples were collected to determine progesterone and estradiol concentrations. The resuts showed that superovulation dose levels of 600 to 1200 IU/gilt increased progesterone and estradiol secretions, growth and development of the uterus and placenta in gestation ages of 15, 35, and 70 days. It is concluded that superovulation with dose of 600 to 1200 IU can improve the gilts reproduction.

  20. PENGAWASAN, EVALUASI, DAN PENILAIAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERKAIT BILLING SYSTEM PADA RSUD UNGARAN BERDASARKAN KERANGKA KERJA COBIT 5 (MEA02)

    National Research Council Canada - National Science Library

    Marthania Firmadita; Wellia Shinta Sari

    2016-01-01

    ... keefektifan implementasi layanan. Dari hasil observasi, wawancara, dan kuesioner berdasarkan COBIT 5 dihasilkan level kapabilitas tata kelola proses pengawasan, evaluasi, dan penilaian pengendalian internal terkait billing system (MEA02...

  1. Fenomena ‘Entertainment Architecture’ di Indonesia dan Perkembangan dalam Arsitektur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Endah Nuffida

    2017-02-01

    Full Text Available Fenomena ‘entertainment architecture’ berkembang pada paruh akhir abad 20 di dunia yang ditandai dengan kehadiran karya-karya arsitektur yang dibangun dengan tujuan utama sebagai hiburan yang atraktif bagi penggunanya. Kajian ini merupakan upaya untuk menganalisis munculnya fenomena ‘entertainment architecture’ sebagai sebuah tipe dalam karya arsitektur, khususnya di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan paradigma naturalistik Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menemukan pengertian ‘entertainment architecture’, berbagai karakteristik tertentu dalam bentuk rupa dan wujud arsitekturalnya dan bagaimana karakteristik tersebut dapat dibaca sebagai sebuah tipe dalam perkembangan arsitektur. Hasil kajian memberikan kesimpulan bahwa fenomena ‘entertainment architecture’ di Indonesia dapat dibaca sebagai perkembangan gagasan baru dalam paras berpikir dan membuat arsitektur melalui bahasa bangunan yang tertampilkan melalui sosok, tampang dan wujudnya yang berbeda dengan bahasa bangunan yang telah ada sebelumnya.

  2. Evaluasi dan Analisis Dampak Program Corporate Social Responsibility Badak LNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanes Utama

    2017-08-01

    Full Text Available Program CSR Badak LNG telah melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, sampai pada proses monitoring dan evaluasi. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan kualitas program serta meningkatkan peran partisipasi masyarakat sebagai kelompok sasaran penerima program CSR. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap program CSR yang telah dijalankan dan mengevaluasi dampak program CSR yang telah dilakukan. Adapun metode yang digunakan adalah  melalui pendekatan kajian input, output, outcome dan impact melalui analisis Indeks Kepuasan Masyarakat, Importance Performance Analysis, dan Compass Sustainability Analysis. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan program CSR Badak LNG menunjukkan parameter sangat baik. Tingkat kesesuaian antara kepuasan kinerja dengan tingkat kepentingan masyarakat masuk dalam kategori sangat baik. Indikator kejelasan petugas pendamping,  tanggung jawab petugas pendamping, kemampuan petugas pendamping,  kesopanan petugas pendamping, dan kepastian biaya pelayanan adalah indikator yang memiliki harapan tinggi dari masyarakat penerima manfaat, dan perusahaan memiliki kinerja yang sangat baik dalam hal tersebut. Dampak positif yang diterima dari  kegiatan CSR pada dimensi nature, wellbeing, economy, social di Kota Bontang sangat tinggi, di antaranya terjadinya peningkatan kualitas lingkungan, pemanfaatan potensi alam, peningkatan pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, peningkatan kemandirian UMKM, semakin dikenalnya kebudayaan masyarakat, dan tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kegiatan-kegiatan CSR Badak LNG. The CSR program from Badak LNG has been involving the society in the planning, implementation, monitoring and evaluation process. It has an impact to the improvement quality program and increase peoples participation as a CSR awardee. This research aims to measure the peoples satisfactory towards CSR

  3. KAITAN ANTARA STATUS GIZI, PERKEMBANGAN KOGNITIF, DAN PERKEMBANGAN MOTORIK PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITIONAL STATUS, COGNITIVE DEVELOPMENT, AND MOTOR DEVELOPMENT IN PRESCHOOL CHILDREN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rindu Dwi Malateki Solihin

    2013-06-01

    Full Text Available ABSTRACT Growth failure (stunting in children under five causes a variety of development disorders, including cognitive and motor development. The objective of this study was to analyze the relationship between nutritional status, cognitive development, and motor development in preschool children. This survey was conducted on 73 children aged 3-5 years in Bogor regency, West Java. This study showed that 30.2 percent children had low height for age. 98.6 percent children had normal birth weight and 76.7 percent children had normal birth length. Children’s level of cognitive (54.8% and fine motor development (68.5% were low, while gross motor development level were moderate (41.1%. Factors that significantly associated with children’s nutritional status were mother’s height, children’s energy and protein sufficiency level, and birth length of children. Factors that significantly associated with children’s fine and gross motor development were children’s nutritional status, early education, and age of children. Factors that significantly associated with children’s cognitive development were children’s nutritional status, age of children, early education, and children care practices of mother. Children’s nutrient sufficiency level, especially energy and protein, has significant association to their nutritional status and development Keywords: nutritional status, cognitive development, motor development, preschool children   ABSTRAK Kegagalan pertumbuhan (stunting pada anak usia di bawah lima tahun (balita dapat menyebabkan berbagai gangguan perkembangan, termasuk perkembangan kognitif dan motorik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kaitan antara status gizi, perkembangan kognitif dan motorik pada anak usia prasekolah. Penelitian berdesain survei ini dilakukan pada 73 anak usia 3-5 tahun di Desa Cibanteng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 30,2 persen anak balita berstatus gizi

  4. PERKEMBANGAN TELUR DAN SPERMA INDUK IKAN BELIDA, Notopterus chitala YANG DIPELIHARA DI KOLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anang Hari Kristanto

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian pengamatan telur dan sperma induk ikan belida (Notopterus chitala yang dipelihara di kolam telah dilakukan dari bulan Agustus 2006—Maret 2007. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan telur dan sperma induk ikan belida yang dipelihara di kolam. Induk ikan belida dipelihara di kolam dengan pola induk betina saja, induk jantan saja, induk betina dan induk jantan secara bersama. Pengukuran dilakukan terhadap suhu harian, curah hujan, dan konduktivitas selama pemeliharaan serta melihat pengaruhnya terhadap perkembangan telur dan jumlah sperma serta motilitasnya. Selama pengamatan tujuh bulan, peningkatan curah hujan menyebabkan perubahan suhu dan konduktivitas air kolam pemeliharaan dan mempengaruhi jumlah spermatozoa dan motilitasnya demikian juga terhadap perkembangan telurnya. Induk jantan yang dipelihara secara terpisah, setiap bulannya dijumpai induk matang, sedangkan yang dicampur, pada bulan Februari dan Maret tidak dijumpai sperma matang. Pada induk betina baik yang terpisah maupun dicampur, bulan Februari dan Maret tidak dijumpai induk matang. Research on eggs and sperm development of featherback (Notopterus chitala reared in earthen pond was conducted during August 2006—March 2007. The aim of the research was to observe the eggs and sperm development. Featherback broodstocks were reared in ponds as female only, male only, and female and male broodstock together. Measurement was done on the daily water temperature, conductivity and amount of rainfall during rearing period and also was obseved the eggs development and amount of sperms and their motilities. During the seven months of rearing, increasing the rainfall caused the alteration of temperature and conductivity of pond water. They influenced the amount of sperm and their motility and so did the eggs development. The males broodstock in separated rearing, each month was found matured sperm, while in mixed rearing, on Februari and March was not found. In

  5. EVALUASI KINERJA THIRD PARTY LOGISTIC (3PL PENGIRIMAN LOKAL DENGAN METODE AHP DAN TOPSIS DI PT. APAC INTI CORPORA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diana Puspita Sari

    2017-11-01

    Full Text Available Evaluasi kinerja Third Party Logistic (3PL merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan kinerja logistik suatu perusahaan. Untuk itu perlu dilakukan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan yang diberikan, demi terciptanya kepuasan pelanggan secara maksimal. PT Apac Inti Corpora saat ini memiliki 12 3PL yang bekerjasama dalam pengiriman lokal. Namun, selama ini belum terdapat adanya metode penilaian khusus untuk mengevaluasi kinerja 3PL perusahaan. Dengan tidak adanya evaluasi kinerja 3PL tersebut, terdapat adanya beberapa masalah dalam pengiriman yang menyebabkan adanya klaim dari customer dan bertambahnya jam kerja karyawan gudang karena kedatangan armada yang tidak tepat waktu. Untuk itu pada penelitian ini dilakukan evaluasi kinerja 3PL dengan menggunakan metode AHP untuk didapatkan bobot kepentingan kriteria yang digunakan dalam evaluasi dan metode TOPSIS untuk mendapatkan rangking kinerja 3PL yang optimal bagi perusahaan. Selanjutnya akan diberikan usulan model penilaian untuk evaluasi kinerja 3PL pengiriman lokal agar dapat digunakan dalam evaluasi selanjutnya. Model evaluasi yang diusulkan tersebut berdasarkan bobot kepentingan kriteria dari metode AHP dengan rating penilaian dengan skala Likert 1-5. Berdasarkan hasil skor dan rating keseluruhan dapat ditentukan kategori kinerja masing-masing 3PL yang selanjutnya dapat ditindaklanjuti oleh PT AIC sesuai dengan kategori penilaian yang diperoleh. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa urutan tingkat kepentingan dari bobot kriteria terbesar yakni ukuran dan kualitas aset tetap, ketepatan waktu pengiriman, kinerja operasional, dan kualitas pelayanan. Dari hasil TOPSIS dan usulan model penilaian yang diberikan didapatkan bahwa 3PL yang memiliki peringkat pertama dengan kategori penilaian kinerja “di atas rata-rata” adalah PT Bakti Jaya, sedangkan untuk peringkat terakhir dengan kategori penilaian kinerja “butuh peningkatan” adalah PT Satyamitra Anugerah Sejahtera.

  6. EVALUASI PEMANFAATAN JURNAL DALAM DATABASE "EBSCO BIOMEDICAL REFERENCE COLLECTION" DI UNIT PERPUSTAKAAN DAN INFORMATIKA KEDOKTERAN (UPIK FAKULTAS KEDOKTERAN UGM YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Wardhani S.

    2015-12-01

    Full Text Available Evaluasi terhadap pemanfaatan koleksi sangat diperlukan untuk mengetahui seberapa besar koleksi tersebut diakses dan dimanfaatkan oleh pengguna. Ebsco Biomedical Reference Collection (Ebsco BRC merupakan salah satu database jurnal yang berparadigma akses. Evaluasi pemanfaatan jurnal dalam database Ebsco BRC merupakan penelitian tentang pemanfaatan koleksi perpustakaan yang dilakukan di UPIK (Unit Perpustakaan dan Informatika Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterpakaian dan pemanfaatan jumal oleh sivitas akademika di FK UGM. Evaluasi dilakukan dengan metode deskriptif dengan pendekatan data kuantitatif dan kualitatif. . Instrumen yang digunakan dalam evaluasi adalah kuesioner dan usage statistics report. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat keterpakaian jurnal berdasarkan judul yang ada tinggi (97,96%, akan tetapi tingkat pengaksesannya belum dilakukan secara maksimal. Rata-rata pengaksesan jurnal setiap harinya 25%. Dari data usage statistics report dapat diketahui sebanyak 12 judul jumal yang diakses lebih dari 1000 kali yang dinyatakan sebagai jumal yang paling sering diakses oleh pengguna. Saran peneliti berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa kegiatan melanggan koleksi database Ebsco dapat terus dilakukan , akan tetapi UPIK harus berusaha meningkatkan sosialisasi koleksi, aksesibilitas, fasilitas, dan bimbingan bagi pengguna dalam melakukan penelusuran dalam database tersebut agar dapat dimanfaatkan secara maksimal. Kata Kunci: Evaluasi Koleksi, Ebsco

  7. Evaluasi keseragaaman, keragaman, dan kestabilan karakter agronomi galur-galur padi haploid ganda hasil kultur antera

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    PRIATNA SASMITA

    2011-05-01

    Full Text Available Sasmita P. 2011. Evaluasi keseragaman, keragaman, dan kestabilan karakter agronomi galur-galur padi haploid ganda hasil kultur antera. Bioteknologi 8: 10-17. Pembentukan galur haploid ganda dalam kultur antera bertujuan untuk mempercepat perolehan galur murni. Seleksi karakter yang diinginkan dapat dilakukan langsung terhadap progeni hasil kultur antera pada generasi awal. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik agronomi, keseragaman, dan kestabilan galur haploid ganda, serta mendapatkan putatif galur-gallur haploid ganda sebagai bahan evaluasi lebih lanjut untuk mendapatkan galur harapan. Percobaan pertama menggunakan rancangan acak lengkap diulang lima kali. Perlakuannya aadalah 111 galur haploid ganda hasil kultur antera generasi pertama (DH1. Percobaan kedua menggunakan rancangan petak terpisah dengan perlakuan petak utama adalah galur haploid ganda hasil kultur antera dan perlakuan anak petaknya generasi galur haploid ganda kedua (DH2 hingga kelima (DDH5. Hasil percobaan menunjukkan bahwa setiap tanaman dalam galur yang sama memiliki karakter agronnomi seragam, sedangkan tanaman antar galur berbeda memiliki karakter agronomi beragam. Hasil evaluasi lebih lanjut terhadap tiga dari 111 galur haploid ganda yang berasal dari generasi kedua hingga kelima menunjukkan tidak terdapat perbedaan karakter antar generasi untuk setiap p galur yang sama. Hasil penelitian tersebut menunjukkan pula bahwa karakteristik agronomi galur haploid ganda stabil dari generasi ke generasi.

  8. EVALUASI SARANA DAN PRASARANA BENGKEL PRAKTIK SMK TEKNIK PEMESINAN DI KOTA SEMARANG BERDASARKAN KEBUTUHAN KURIKULUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudiyono Sudiyono

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1 kondisi sarana dan prasarana bengkel praktik SMK teknik pemesinan di Kota Semarang berdasarkan persepsi guru pengampu dan tool men, (2 ting-kat kesesuaiannya terhadap standar minimal Permendiknas Nomor 40 tahun 2008, dan (3 tingkat kecukupannya terhadap kebutuhan kurikulum. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan model evaluasi diskrepansi. Pendekatan yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan analisis persentase. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis dokumen, wawancara, dan observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 Kondisi sarana dan prasarana bengkel praktik SMK Teknik Pemesinan di Kota Semarang menurut persepsi guru pengampu dan tool men pada SMK negeri maupun swasta sudah dinyatakan layak, (2 Prasarana pada SMK negeri sesuai dengan standar minimal, sedangkan pada SMK swasta cukup sesuai, (3 Sarana pada SMK negeri sangat sesuai dengan standar mini-mal, sedangkan pada SMK swasta sesuai standar, (4 Prasarana pada SMK negeri cukup meme-nuhi kebutuhan kurikulum, sedangkan pada SMK swasta kurang memenuhi, (5 Sarana pada SMK negeri cukup memenuhi kebutuhan kurikulum, sedangkan pada SMK swasta kurang memenuhi.

  9. Mazhab Akidah dan Sejarah Perkembangan Tasawuf Ba’lawi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kholili Hasib

    2017-03-01

    Full Text Available Kaum Ba’lawi atau Bani Alawi yang leluhurnya berasal dari Hadramaut, Yaman, memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap dakwah Islam di kepulauan Nusantara, dimana mayoritas penduduknya menganut mazhab fikih Imam Syafi’i. Salah satu bentuk pengaruh itu dapat ditelusuri dalam aspek tasawuf. Kaum Ba’lawi merupakan keturunan Nabi SAW-di Indonesia disebut habib-yang kedudukannya cukup terhormat di kalangan pengikut mazhab Syafi’iyah. Dalam gerakannya, mereka memainkan peran penting pada internalisasi corak tasawuf. Tasawuf kaum Ba’lawi sendiri telah menjadi ‘pagar’ sekaligus media dakwah yang efektif. Sebagai ‘pagar’, tasawuf mereka yang disebut dengan Ṭarīqah Bā’lawī berisi doktrin-doktrin akidah dan amaliyah dalam rangka melindungi akidah Ahlusunah wal Jama’ah (Aswaja melalui jalan spiritual. Sebagai ‘wadah’, karakter Ṭarī qah Bā’lawī yang mudah dan tidak jumud menjadi daya tarik tersendiri bagi umat Islam untuk mengikuti akidah Aswaja. Pendekatan akhlak dan tasawuf tersebut sangat diminati penduduk kepulauan Nusantara. Secara fungsional, sejumlah amalan doa-doa tertentu dalam ṭarīqah ini memiliki tujuan khusus untuk melindungi keturunan Ba’lawi dan kaum Muslimin dari aliran non-Aswaja. Namun, beberapa tuduhan terkait hubungan kaum Ba’lawi dengan Syi’ah cukup menarik untuk dibahas. Terutama ketika para da’i kaum Ba’lawi mulai memperluas ekspansi dakwahnya ke Nusantara, dimana pada saat itu, kerajaan Perlak menjadi destinasi utamanya. Sejauh manakah tuduhan itu dihadapkan pada kaum Ba’lawi? Lantas bagaimanakah sikap peneliti Muslim terhadap distorsi fakta yang cukup fatal ini? Inilah yang akan menjadi topik kajian penulis dalam makalah ini.

  10. Eyeshield 21: Manga, Identitas, dan Perkembangan Olah Raga di Jepang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Aziz Turhan Kariko

    2010-04-01

    Full Text Available Article presents manga and its development related to sport in Japan. This effort brings financial advantages because the society likes and makes it into national identity. Presentation begins with manga history, manga sport, dan Eyeshield 21. It is concluded that Eyeshield 21 has a positive impact for Japanese society because that comic teaches the importance of teamwork, overcoming obstacles, and achieving life goals; Japan has succeeded to develop manga into their own cultural contact that implies in their national identity, that is Manga Eyeshield 21.

  11. Perkembangan Islam di Pulau Ambalau: Kajian atas Data Arkeologi dan Tradisi Makam Islam Berundak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wuri Handoko

    2016-04-01

    Full Text Available Abstrak Kajian terhadap perkembangan Islam salah satunya menyangkut apek karakteristik Islam dapat dilihat melalui lensa arkeologi berdasarkan temuan artefak maupun fitur. Dalam aspek budaya material tersebut, dapat memperlihatkan perkembangan nilai budaya yang terkandung dalam konteks sistem dan transformasi nilai budaya sejak masa lampau hingga kini. Data arkeologi yang menunjukkan karakter megalitis hingga data arkeologi Islam serta tradisi keagamaan yang berlaku pada mayarakat Ambalau, memberikan gambaran tentang perkembangan religi mayarakat lokal sejak kepercayaan atau religi masa prasejarah hingga munculnya Islam. Dari data arkeologi dan tradisi yang masih bertahan, memberikan gambaran bahwa agama Islam berkembang dengan tetap mengakomodir kepercayaan lokal yang berbasis pada kepercayaan terhadap leluhur. Bentuk makam kuno berundak, adalah salah satu wujud material budaya yang menggambarkan bahwa masyarakat sangat menghormati leluhur.   Abstract The study on the development of Islam one of which involves stale Islamic characteristics can be seen through the lens based on the findings of archaeological artifacts and features. In the aspect of material culture, can show the development of cultural values   embodied in the context of the system and transformation of cultural values from the past until now. Archaeological data indicate that the data character megalitis Islamic archeology and religious traditions prevailing in society Ambalau, gives an overview of the development of local people’s religious beliefs or religious since prehistoric times until the advent of Islam. Of archaeological data and traditions still survive, giving the impression that Islam evolved with fixed accommodate local beliefs based on trust towards ancestors. The shape of an ancient tomb staircase, is one manifestation of cultural material that illustrates that the community is honoring ancestors.

  12. PEMIKIRAN JESSE H SHERA DAN PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ILMU PERPUSTAKAAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widiyastuti Widiyastuti

    2016-10-01

    Full Text Available AbstrakNama Jesse Hauk Shera tidak asing lagi di dunia perpustakaan, banyak buku yang telah dia tulis tentang ilmu perpustakaan. Shera merupakan tokoh yang meletakkan ilmu perpustakaan sebagai sebuah ilmu, pemikiran Shera ini kemudian menegaskan keilmuan yang melandasi kepustakawanan di seluruh dunia. Shera mengungkapkan dalam bukunya “The foundations of education for librarianship”. Perkembangan ilmu perpustakaan di Indonesia secara falsafah atau hakikat ilmu perpustakaan pada awal 1990 an, yaitu dengan ditandai munculnya program pascasarjana ilmu perpustakaan di Universitas Indonesia. Perkembangan ilmu perpustakaan di Indonesia diantaranya dipelopori oleh Sulistyo-Basuki dan Putu Laksman Pendit yang mengusung konsep ilmu perpustakaan ditinjau dari aspek filsafatnya.Kata Kunci:     Pemikiran Jesse H Shera, Perkembangan Pendidikan Ilmu Perpustakaan, IndonesiaAbstractIn the library world, name Jesse Hauk Shera is very famous. She has written many books related to library. Shera is a founder who makes library science to be science. This Shera’s thinking then clarifies the sience as the foundations for library science in the world. Shera explaines in her book “ The Foundations of Education for Librarianship”,. Philosophically, the development of library science in Indonesia or substantial library science in the early 1990s, marked by the opening magister program in library science in Universiy of Indonesia. The development of library science in Indonesia lead by Sulistyo-Basuki and Putu Laksman Pendit where both famouf figures bring the concept of library science is seen from phylosophy aspect.Keywords:    Jesse H Shera thinking, The develppment of Library Science Education, Indonesia

  13. PERKEMBANGAN GONAD DAN PERTUMBUHAN IKAN NILEM BETINA ALL FEMALE HASIL FERTILISASI JANTAN NEOMALE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jojo Subagja

    2017-10-01

    Full Text Available Dalam memenuhi kebutuhan produksi diperlukan ketersediaan induk betina yang unggul. Pembentukan all female berasal dari pemijahan jantan fungsional (aplikasi hormon metil testosteron hasil secara pool gamet dengan betina normal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perkembangan gonad dan pertumbuhan ikan nilem betina (all female hasil fertilisasi jantan fungsional (neomale. Pemeliharaan ikan uji all female dilakukan dalam jaring polyetilene berukuran 2 m x 2 m x 2 m dengan kepadatan 60 ekor di Instalasi Penelitian Toksikologi dan Lingkungan Budidaya Cibalagung Bogor. Selama enam bulan pemeliharaan ikan diberi pakan komersil berupa pelet dengan kandungan protein 28% sebanyak 5% dari bobot total dengan frekuensi tiga kali sehari (pagi, siang, dan sore. Pengamatan pertumbuhan dan pengambilan sampel ikan untuk materi histologi dilakukan setiap bulan. Hasil penelitian menunjukkan ikan all female dapat tumbuh dan berkembang normal. Secara statistik pertumbuhan ikan all female berbeda nyata (P<0,05 dibandingkan dengan kontrol, dengan nilai panjang (14,2 ± 2,35 cm, bobot (28,9 ± 2,24 g, dan pertumbuhan bobot relatif (58,79%. Pada perkembangan kematangan gonad ikan all female masuk pada tingkat III dan IV dengan nilai IGS sebesar 20,2% serta tidak ditemukan gonad intersex. In order to supply sufficient seed for grow out industry, the availability of female broodstock takes the priority in hatchery operations. In order to reach that objective, all female seed batch for potential future broodstock could be produced by breeding functional males (induced with methyl testosterone hormone application with a pool gametes of normal females. This study was aimed to evaluate the gonadal development and growth of all female Bonylip barb produced from fertilization of neomale and normal females. All the females were reared in polyethylene net cages (2 m x 2 m x 2 m in size with a stocking density of 60 individuals/cage. The trial was conducted at the Cibalagung

  14. Evaluasi Pelaksanaan Program Pendidikan dan Pelatihan Struktural di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alip Sudarjo

    2004-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetaliui dan mengevaluasi pelaksanaan pendidikan dan pelatihan (diklat struktural Staf dan Pimpinan Administrasi Tingkat Pertama (SPAMA yang dilaksanakan oleh Diklat Wilayah III Departemen Dalam Negeri di Yogyakarta. Aspek yang dievaluasi adalah pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM sesuai komponen-komponen yang diamati. meliputi: widyaiswara. peserta, pengelola dan sarana prasarana. Komponen yang diamati tersebut dijabarkan dalam kompetensi atau faktor, kemudian dirinci ke dalam kriteria-kriteria. Widyaiswara, dengan tiga kompetensi yaiiu personal, sosial dan profesional; Peserta, dengan dua faktor yaitu sikap terhadap profesinya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS dan sikap terhadap bidang akadeniis; Pengelola. dengan dua faktor yaitu kualitas pelayanan dan pengaturan fisik kelas: Sarana prasarana. dengan tiga faktor yaitu kondisi lingkungan fisik, prasarana penunjang PBM dan pendukung terciptanya lingkungan belajar. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta diklat SPAMA Angkatan XVI sebanyak 33 (tiga puluh tiga orang, dan sampelnya menggunakan studi populasi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. lembar observasi dan wawancara. Instrumen tersebut telah diujicobakan pada peserta diklat SPAMA angkatan sebelumnya (XV dengan menggunakan analisis faktor dan memenuhi syarat keandalan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. teknis analisisnya menggunakan tabulasi silang (crosstabs dan asosiasi analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterkaitan beberapa faktor terhadap sikap peserta dalam bidang akadeniis cenderung rendah. Adapun hasil analisis tabulasi silang menunjukkan: (1 Kemampuan profesional widyaiswara perlu ditunjang dengan kemampuan personal dan sosial. (2 Sikap peserta dalam bidang akadeniis atau kegairahan saat mengikuti kuliali di kelas dipengaruhi oleh kemampuan profesio­nal widyaiswara. usia, pangkat/golongan serta eselon. (3 Usia peser­ta diklat

  15. Evaluasi Pemilihan Supplier Terbaik Menggunakan Metode Taguchi Loss Functions Dan Analytical Hierarchy Process Di PT Indomaju Textindo Kudus

    OpenAIRE

    Sari, Diana Puspita; Kusumo, Seto Ari

    2011-01-01

    PT Indomaju Textindo merupakan produsen karung plastik yang menggunakan kalsium sebagai salah satu bahan bakunya. Saat ini terdapat 4 supplier kalsium, sementara masing – masing supplier memiliki performansi yang berbeda. Untuk itu Perusahaan menginginkan evaluasi terhadap masing – masing supplier. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kriteria - kriteria yang menjadi pertimbangan di dalam pemilihan supplier dan melakukan pembobotan terhadap kriteria-kriteria tersebut, menentukan nilai lo...

  16. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN WAJIB LATIH DAN GLADI LAPANG BAGI MASYARAKAT KAWASAN RAWAN BENCANA MERAPI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puri Bhakti Renatama

    2015-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan hasil program pelatihan wajib latih dan gladi lapang bagi masyarakat kawasan rawan bencana Merapi di desa Argomulyo Cangkringan Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan menggunakan model penelitian CIPP. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan perencanaan program pelatihan wajib dan gladi lapang merupakan hasil identifikasi BPBD Sleman dan kebutuhan masyarakat kawasan rawan bencana Merapi,  pelaksanaan program pelatihan wajib latih dan gladi lapang ini berjalan dengan baik dan melibatkan narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya serta motivasi dan antusias peserta yang cukup tinggi, dan hasil pelaksanaan program pelatihan wajib latih dan gladi lapang ditunjukkan dengan perubahan sikap peserta yang meliputi kemampuan konseptual, teknis, dan sosial. Dampak dari program ini menunjukkan dampak positif yaitu peserta dapat melakukan tindakan pengurangan risiko secara mandiri dan berkelompok, memanfaatkan pengetahuan yang dimiliki untuk menerapkan rencana kesiapsiagaan di lingkungan tempat tinggalnya. Kata kunci: evaluasi program pelatihan, wajib latih, masyarakat kawasan rawan bencana Merapi   AN EVALUATION OF THE OBLIGED TRAINING AND FIELD PRACTICE PROGRAM FOR THE COMMUNITY AROUND DISASTER PRONE AREAS OF MERAPI Abstract This study aims to investigate plan, implementation, and result of the obliged training and field practice program for the people in the village of Argomulyo Cangkringan Sleman. This was an evaluation study employing the CIPP. The data were collected through observations, interviews, and documentation. The results are as follows planning program obliged training and field practice program is the identification of BPBD Sleman and the needs of the community disaster prone area Merapi, the implementation of the programs obliged training and field practice program goes well

  17. PENGARUH PAKAN ALAMI Chaetoceros spp. TERHADAP PERKEMBANGAN DAN SINTASAN LARVA UDANG WINDU, Penaeus monodon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samuel Lante

    2015-09-01

    Full Text Available Pakan alami berupa mikroalga merupakan salah satu faktor pendukung dalam keberhasilan usaha pembenihan udang windu, Penaeus monodon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pakan alami, Chaetoceros spp., yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan sintasan larva udang windu. Penelitian ini menggunakan 15 buah bak fiber berukuran 60 cm x 40 cm x 50 cm dengan volume 120 liter yang disi air sebanyak 100 liter. Kepadatan naupli adalah 90 ekor/liter atau 9.000 ekor/bak dan lima jenis pakan alami Chaetoceros spp. yang diuji yaitu: Chaetoceros simplex, Chaetoceros ceratosporum, Chaetoceros calcitrans, Chaetoceros amami, dan Chaetoceros gracilis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kelima jenis pakan alami memberikan laju perkembangan larva yang relatif sama sampai stadia PL-1. Aplikasi Chaetoceros gracilis memberikan sintasan larva udang windu tertinggi yaitu 41,48% dan dengan Chaetoceros simplex memberikan sintasan larva terendah (28,02%. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa aplikasi Chaetoceros spp. yang berbeda pada pemeliharaan larva berpengaruh terhadap sintasan larva udang windu, namun tidak berpengaruh terhadap laju metamorfosis larva. Aplikasi Chaetoceros gracilis sebagai pakan alami adalah terbaik untuk sintasan larva udang windu.

  18. PENGARUH Implantasi HCG PADA PERKEMBANGAN TELUR, Pematangan Akhir Gonad, dan Pemijahan Ikan Tor soro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jojo Subagja

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian tentang implantasi hormon Human Chorionic Gonadotropin (HCG dengan tujuan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap perkembangan pematangan akhir gonad dan pemijahan ikan Tor soro telah dilakukan di Instalasi Riset Plasma Nutfah Perikanan Budidaya Air Tawar, Cijeruk-Bogor. Perlakuan dosis hormon yang diimplantasikan adalah: 300; 400; 500 IU.Kg-1 bobot tubuh dan kontrol (tanpa hormon. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan nyata antara perlakuan pada pengamatan ke 25 dan 50 hari setelah implantasi, yaitu pemberian pelet hormon dengan kadar 500 IU.kg-1 bobot tubuh, menghasilkan perkembangan diameter oosit paling besar dengan rataan diameter oosit 3,07 ± 0,31 mm dibandingkan dengan perlakuan lainnya, diikuti perlakuan  kontrol, 300 IU.kg-1 bobot tubuh dan 400 IU.kg-1 bobot tubuh, dengan nilai rataan berturut-turut 2,11 ± 0,53 mm; 1,97 ± 0,55 mm; dan 0,87 ± 0,50 mm. Keberhasilan pemijahan pada dosis implan 500 IU. kg-1 bobot tubuh mencapai 100% dengan kisaran waktu laten antara 25 dan 27 jam dengan suhu inkubasi 22°C—24°C, serta larva normal berkembang mencapai 90,19%. Study aimed to identify the effect of Human Chorionic Gonadotropin hormone implantation on gonadal development, final maturation, and spawning of Tor soro was conducted at Research Instalation of Germ Plasm Cijeruk-Bogor. Experimental dosage of hormone treated were 300, 400, 500 IU kg-1 body weight and control (without hormonal treatment. The result showed a significant difference between each treatment observed at the 25th and 50 th day after implantation. Hormon pellet at dosage 500 IU kg-1 body weight produced the biggest oocytes with average diameter 3.07 ± 0.31 mm, and followed by control, 300 IU treatment and 400 IU treatment with average diameter were 2.11 ± 0.53 mm, 1.97 ± 0.55 mm and 0.87 ± 0.50 mm, respectively. Succesful spawning rate of Tor soro treated hormone pellet of 500 IU kg-1 body weight reached of 100% at latentcy time of 25—27 hour

  19. PENGARUH RANGSANGAN HORMON AROMATASE INHIBITOR DAN OODEV TERHADAP PERUBAHAN KELAMIN DAN PERKEMBANGAN GONAD IKAN KERAPU SUNU, Plectropomus leopardus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hirmawan Tirta Yudha

    2018-01-01

    Full Text Available Permasalahan utama yang dihadapi dalam penyediaan calon induk ikan kerapu sunu Plectropomus leopardus hasil budidaya yang bersifat hermaprodit sekuensial adalah keterlambatan dalam perkembangan gonad dan perubahan gonad dari betina menjadi jantan. Manipulasi hormonal merupakan cara yang paling efektif dan efisien dalam memacu perkembangan reproduksi dan pematangan gonad. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis hormon aromatase inhibitor dan oodev yang tepat untuk memacu perubahan kelamin dan perkembangan gonad ikan kerapu sunu. Ikan uji yang digunakan sebanyak 35 ekor F-1 dengan bobot rerata 2,3 ± 0,28 kg. Penelitian dilakukan selama dua bulan. Induksi hormon dilakukan melalui penyuntikan setiap dua minggu sekali dengan empat dosis aromatase inhibitor dan oodev yang berbeda; A (aromatase inhibitor 1 mg kg-1 ikan, O (oodev 1 mL kg-1 ikan, AO1 (aromatase inhibitor 0,1 mg kg-1 ikan + oodev 1 mL kg-1 ikan, AO2 (aromatase inhibitor 1 mg kg-1 ikan + oodev 1 mL kg-1 ikan, dan K (plasebo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi aromatase inhibitor 1 mg kg-1 ikan dan oodev 1 mL kg-1 ikan efektif untuk merangsang perubahan kelamin. Perlakuan tersebut dapat meningkatkan konsentrasi testosteron dalam darah (2,819 ng/mL setelah delapan minggu pemeliharaan. Berdasarkan hasil histologi gonad dan observasi terhadap ekspresi gen terkait reproduksi menggunakan gen target DMRT1 dan SOX3 menunjukkan bahwa perlakuan hormon AO2 (Aromatase inhibitor 1 mg kg-1 ikan + oodev 1 mL kg-1 ikan terbukti dapat memacu perubahan kelamin dari betina menjadi jantan dan kematangan gonad pada ikan kerapu sunu Plectropomus leopardus. The main problems faced in providing prospective broodstock of protogynous hermaphrodite coral trout grouper Plectropomus leopardus are lateness of gonadal development and gonadal sex reversal from female to male. Hormonal manipulation is the most effective way to induce reproductive development and gonadal maturation. The present

  20. KARAKTERISASI DAN EVALUASI POPULASI ABALON Haliotis squamata SECARA MOLEKULER, MORFOMETRIK, DAN BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ngurah Permana

    2017-10-01

    Full Text Available Abalon merupakan salah satu komoditas penting gastropoda laut. Tingginya permintaan abalon ini mengakibatkan menipisnya stok di alam. Oleh karena itu, upaya keberhasilan budidaya abalon perlu didukung oleh jenis unggul. Indikasi awal suatu jenis unggul dapat dilakukan dengan menganalisis potensi genetik yang dimiliki. Penelitian ini dilakukan dengan analisis gen 16S rRNA, karakter morfolologi, dan biologi dianalisis secara deskriptif dengan metode kajian pustaka. Hasil yang diperoleh menunjukkan keragaman inter populasi Haliotis squamata mendeteksi adanya tujuh haplotipe yang terbagi dalam dua kelompok. Penyertaan H. diversicolor sebagai outgroup dalam pengujian memperlihatkan bahwa populasi H. squamata dari Pulau Bali dan beberapa lokasi di Pulau Jawa berada dalam satu kelompok yang terpisah dengan outgroup. Hasil ini kongruen dengan analisis morfometrik terdapat perkembangan pertumbuhan cangkang yang asimetri pada populasi Banten. Pertumbuhan asimetri merupakan indikasi spesifik untuk populasi Banten atau merupakan gejala abnormalitas yang dapat diakibatkan oleh faktor penurunan kualitas genetik atau lingkungan. Karakter biologi terlihat proporsi daging dan gonad berbeda pada populasi Banten dengan indikasi adanya pertumbuhan asimetri. Rasio gonad dan daging populasi Banyuwangi berbeda nyata (P<0,05 dengan populasi lainnya. Abalone is arguably one of the highly valued and sought-after marine gastropods. However, the over-exploitation of this species has exhausted its wild stock. To overcome this challenge, the culture technique and management of this species must be established and continually improved. One of the ways is through producing superior broodstocks. An initial assessment of a genetically superior broodstock can be done using the potential genetic analysis. This recent research employed the analysis to study the species’ 16S rRNA gene. To complement the study, the morphometric and biological characteristics of the species were

  1. EVALUASI APLIKASI EXPLOID WIFI DI TINGKAT AVAILABILITY DAN VULNERABILITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Timur Dali Purwanto

    2017-11-01

    Full Text Available Pada sistem jaringan wireless sering terjadi masalah yaitu salah satunya keamanan wifi yang menggunakan keamanan WPA, WPA2, dan WEP yang ditinjau dari vulneravility. Karena teknologi  wireless memanfaatkan frekwensi tinggi untuk menghantarkan sebuah komunikasi, maka kerentanan terhadap keamanan juga lebih tinggi dibanding dengan teknologi komunikasi yang lainnya. Sekarang ini sudah banyak tool aplikasi exploit wifi yang di gunakan oleh hacker atau attacker salah satunya tool Reaver dan tool Aircrack dalam system operasi kali linux, dari kedua tool tersebut peneliti ingin mencari perbandingan dari tingkat availability. Karena kedua tool tersebut menrut peneliti adalah tool yang terbaik saat ini. Dalam penelitian ini parameter yang akan di ukur adalah seberapa capat waktu ackes ke jaringan wifi, seberapa cepat menembus keamanan wifi, dan berapa besaran biter yang di dapat. Dari hasil penelitian dan uji coba maka di simpulkan bahwa untuk segi kecepatan aircrack yang lebih cepat untuk memecah password karena bruteforce dengan wordlist, reaver langsung scanning password wifi namun memakan waktu sangat lama hampir 13 jam untuk waktu terlama   Kata kunci:  Tool Reaver dan Aircrack, Avability dan vurnability bruteforce, wordlist

  2. PENGARUH FREKUENSI PENGHISAPAN DARAH TERHADAP PERKEMBANGAN, REPRODUKSI,VERTILITAS DAN RASIO SEX Aedes aegypti

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riyani Setiyaningsih

    2014-06-01

    Full Text Available Aedes aegypti is a vector of Dengue hemorrhagic fever in Indonesia. Aedesaegypti has a high reproduction ability. Each individual can produce 50-100 eggs. Which80% of them are fertile. The mosquito is multiple biting (which means each individualsucks blood several time. Based on that background, this research was aimed torecognize the frequency of blood sucking to development, reproduction, fertility, and sexratio of Ae. aegypti. Thirty Ae. aegypti mosquito were put into the plastic cupsindividually, then fed with mammals. The treatments were the first, second, third, fourth,and fifth blood sucking. The eggs produced in each blood sucking were hatched andmaintain to become mosquitoes. The parameter measured from each blood sucking istotal egg production, egg fertility, larvae mortality, pupae mortality, and sex ratio. Theresult of the research shows that the frequency of blood sucking affects the production ofegg fertility, but does not affect the total egg production, larvae mortality, pupaemortality, and sex ratio significantly.Key words: sex ratio, egg fertility, reproduction Aedes aegypti adalah vektor Demam berdarah dengue di Indonesia. Ae aegyptimempunyai kemampuan berkembang biak dengan cepat. Setiap individu mempunyaikemampuan menghasilkan telur 50 sampai 100 ekor skali bertclur. Ae. aegypti bersifat multibiting, masing-masing individu mempunyai kemampuan menghisap darah beberapa kali dalamkurun waktu tertentu. Berdasarkan latar belakang tersebut tujuan penelitian ini adalahmendapatkan pengaruh frekuensi penghisapan darah terhadap perkembangan reproduksi,fcrtilitas, dan rasio sex dari Ae. aegypti. Ae aegypti dimasukkan ke dalam cup plastik secaraindividual, kemudian diberikan darah mamalia selama kurang lebih 3 menit. Pemberian darahdilakukan secara bertahap yaitu pemberian darah pertama, kedua, ketiga, ke empat, dan ke limaTelur-telur yang dihasilkan pada masing-masing penghisapan darah di tetaskan dan dipeliharasampai menjadi nyamuk

  3. GANGGUAN PRILAKU PADA ANAK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Siti Anisah

    2015-09-01

    Full Text Available Gangguan perilaku didefinisikan sebagai perilaku berulang dan pola perilaku menetap yang melanggar hak-hak orang lain yang melanggar norma-norma dan aturan masyarakat. Jika gangguan prilaku ini dibiarkan, maka akan berdampak secara berkelanjutan dan akan menyebabkan kerusakan yang signifikan pada fungsi sosial, akademis, maupun masa depannya. Jika gangguan perilaku itu makin kompleks maka menyebabkan gangguan perilaku pada diri anak  akan  semakin parah. Gangguan ini mulai terjadi pada anak usia SD. Siswa Sekolah Dasar disebut usia kanak-kanak pertengahan, ditandai dengan mulai berkembangnya kemampuan membuat keputusan, memahami hubungan sebab-akibat, pemahaman sosial, mengatur emosi, dan kesadaran diri. Berdasarkan karakteristik kognitif, sosial, emosi, dan fisik, siswa-siswa sekolah dasar seringkali digolongkan sebagai banyak bertingkah, kelebihan gerak, dan nakal dalam hubungan sosialnya. Batas-batas  tertentu perilaku-perilaku tersebut masih dapat ditolerir sebagai manifestasi dari usia mereka. Namun adakalanya tingkat perilaku dan emosi menunjukkan adanya gangguan yang tidak disadari oleh orang-orang sekitarnya, termasuk orang tua dan guru di sekolah. Kata Kunci: Gangguan Perilaku, Perkembangan Anak, Usia SDConduct Disorder are defined as repetitive behaviors and patterns of sedentary behavior that violates the rights of others who violate the norms and rules of society. If this is allowed to behavioral disorders, it will have an impact on an ongoing basis and will cause significant damage to the social functioning, academic, as well as its future. If it is more complex behavioral disorders that cause behavioral disorders in children will be more severe. This disorder begins in elementary school age children. Elementary school students called middle childhood, marked by the development of the ability to make decisions, to understand the cause-effect relationships, social understanding, managing emotions, and self-awareness. Based on the

  4. PEMIJAHAN DAN PERKEMBANGAN EMBRIO IKAN PELANGI (Melanotaenia spp. ASAL SUNGAI SAWIAT, PAPUA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bastiar Nur

    2016-11-01

    Full Text Available Ikan pelangi asal Sungai Sawiat, Papua merupakan ikan hias endemik yang belum diketahui data biologinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah telur yang dihasilkan, fertilitas dan daya tetas telur serta tahapan perkembangan embrio ikan pelangi asal Sungai Sawiat. Induk jantan dan betina ukuran 10–15 cm sebanyak 20 ekor, dipelihara dalam bak beton berukuran 2,5 x 2,5 x 1,0 m3 dengan sistem resirkulasi dan diberi pakan berupa cacing darah (bloodworm dengan frekuensi 3 kali sehari secara ad libitum. Dua ekor induk betina dan satu ekor induk jantan yang matang gonad dipijahkan dalam bak beton berukuran 1,0 x 1,0 x 0,75 m3 dan diberi tanaman air berupa eceng gondok sebagai pelindung serta media penempelan telur. Pengamatan ada tidaknya telur dilakukan setiap pagi dan sore hari selama 14 hari. Telur yang didapat dicatat baik fertile maupun infertile. Sebanyak 20 butir telur ditetaskan dalam basket plastik berukuran 13 x 10 x 5 cm dan selanjutnya diamati perkembangan embrionya dengan menggunakan mikroskop. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa jumlah telur yang dihasilkan sebanyak 436 butir per dua ekor induk betina (218 butir per ekor, fertilitas 77,06%; daya tetas telur 74,71%; dan telur menetas setelah 8.579 menit (142 jam 59 menit pada suhu air inkubasi 27,6 – 28,3oC. Rainbow fish species originated from Sawiat River of Papua is one of Indonesian endemic species which its biological data has not been catalogued properly. The objectives of this research were to know the number of eggs (fecundity, fertility and hatchability and also the stages of embryonic development of the fish. Total of 20 male and female broodstock around 10–15 cm in size, reared in concrete tank sized 2.5 x 2.5 x 1.0 m3 equipped with closed recirculating water system and fed with bloodworm  ad libitum 3 times daily. Two already matured females and one male were selected for natural breeding and then transferred to another concrete tank (1.0 x 1.0 x 0.75 m3 in

  5. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI CORPORATE SOSIAL RESPONSIBILITY (CSR DI PERUSAHAAN PENGEBORAN MINYAK PETROCINA KABUPATEN BOJONEGORO - JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukriyah Kustanti

    2011-06-01

    Full Text Available Pada dasarnya Corporate Social Responsibility (CSR membawa misi organisasi dan panduan untuk berdirinya suatu perusahaan yang menjujung tinggi kepada para konsumennya. Perusahaan-perusahaan mulai menerapkan etika bisnis yang merupakan salah satu bentuk bisnis yang memperhatikan Pembangunan Berkelanjutan yang menekankan pada sinergi antara tiga aspek yakni aspek lingkungan hidup, aspek keuangan serta aspek sosial yang dikenal oleh perusahaan-perusahaan dengan sebutan Triple bottom line. JOB Pertamina – PetroChina East Java yang berada di Kabupaten Bojonegoro ini adalah Perusahaan Penanam modal asing yang bergerak pada kegiatan pemboran dalam rangka eksplorasi sumur minyak yang dilaksanakan mulai Juni 2007 hingga saat ini. Perusahaan ini sudah melaksanakan kajian lingkungan yang diharuskan oleh Lembaga Lingkungan Hidup. Oleh karena itu peneliti ingin melihat dampak dari penerapan etika sosial ekonomi yang sudah dilaksanakan selama ini. Permasalahan penelitian melihat sejauh mana implementasi dan evaluasi program CSR yang sudah dilaksanakan oleh perusahaan ini. Manfaat penelitian adalah bisa digunakan sebagai data base pemerintah dalam hal etika bisnis perusahaan serta untuk mengukur kinerja perusahaan petrocina dalam melaksanakan nilai-nilai sosial ekonomi pada masyarakat. Hasil penelitian Corporate Sosial Responsibility (CSR JOB Pertamina – PetroChina East Java, yang sudah dilaksanakan sejak dilaksanakannya kegiatan pemboran di lapangan Sukowati, sebagai tanggung jawab sosial perusahaan dalam menejemen lingkungan hidup. Bentuk/wujud dari Corporate Sosial Responsibility (CSR yang dilaksanakan JOB Pertamina-Petro Cina adalah pemberian tali asih, dana Community Development serta perekrutan tenaga kerja masyarakat lokal dalam perusahaan tersebut. Evaluasi terhadap pelaksanaan Corporate Sosial Responsibility (CSR, tidak ada aspek kecenderungan kritis seperti sikap aksi protes dan demo masyarakat.

  6. EVALUASI IMPLEMENTASI TQM PADA SDN KARANGREJEK II DAN SD MUHAMMADIYAH AL MUJAHIDIN WONOSARI GUNUNGKIDUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Pramono

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1 seberapa besar tingkat implementasi TQM, (2 perbandingan implementasi, (3 aspek-aspek yang perlu mendapatkan perbaikan untuk ditingkatkan. Penelitian evaluasi dengan model descrepancy. Instrumen pengumpul data berupa angket jawaban skala 2 terdiri atas 69 butir. Teknik analisis data menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 implementasi TQM di SD Negeri Karangrejek II rata-rata sebesar 87,73%, aspek-aspek yang mendekati standar: mutu pembelajaran, organisasi terbalik, perubahan kultur, kolega sebagai pelanggan, profesionalisme, dan pemasaran internal. Implementasi TQM di SD Muhammadiyah Al Mujahidin rata-rata sebesar 94,42%. Aspek-aspek yang mendekati standar: organisasi terbalik, mutu pembelajaran, perubahan kultur, profesionalisme, kaizen dan menjaga hubungan dengan pelanggan. (2 Perbandingan implementasi TQM sebagai berikut: aspek mutu pembelajaran, organisasi terbalik dan perubahan kultur merupakan aspek dengan rata-rata tertinggi di SD Karangrejek II, sedangkan di SD Muhammadiyah Al Mujahidin: aspek organisasi terbalik, mutu pembelajaran, dan perubahan kultur. (3 Aspek yang perlu mendapatkan perbaikan di kedua sekolah adalah perbaikan terus-menerus.

  7. PENGEMBANGAN MODEL EVALUASI KURIKULUM MULTIDIMENSI UNTUK KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Berman Hutahaean

    2014-08-01

    Full Text Available Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan model evaluasi kurikulum multidimensi (EKM untuk Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK di Politeknik dari enam dimensi evaluasi; mengetahui strategi penerapannya; menghasilkan program aplikasinya dengan komputer; dan mengetahui keunggulan dan keterbatasannya. Metode penelitian yang digunakan untuk menjaring data sesuai permasalahan dan tujuan penelitian adalah survei, studi kepustakaan, dan metode Delphi yang dimodifikasi. Temuan Penelitian, dihasilkan suatu model evaluasi kurikulum multidimensi (EKM yang komprehensif yang sesuai untuk KBK, sesuai dengan sistem pendidikan Politeknik, dan dapat digunakan di Politeknik. Model EKM ini dikembangkan dari model CIPP menjadi enam dimensi evaluasi dalam satu siklus evaluasi yang bertujuan untuk menyediakan informasi sebagai alternatif penentuan keputusan untuk perbaikan kurikulum. Penerapannya dimulai dari dimensi evaluasi: konteks dan kebutuhan, desain, implementasi, hasil, dampak, sampai evaluasi terhadap evaluasi kurikulum. Dihasilkan suatu program EKM dengan menggunakan komputer. Kata Kunci: evaluasi, kurikulum, kompetensi, multidimensi, dan komprehensif

  8. Implementasi dan Evaluasi Kinerja Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM Menggunakan WARP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasan Hasan

    2015-03-01

    Full Text Available Salah satu permasalahan dalam perkembangan teknologi telekomunikasi yaitu bagaimana mencapai data rate yang besar namun dengan bandwidth yang tidak lebih besar dari bandwidth koheren kanal untuk menghindari terjadinya Inter-Symbol Interference (ISI. Salah satu solusi yang ditawarkan yaitu transmisi multi-carrier. Contoh transmisi multicarrier yaitu Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM dimana subcarrier-subcarrier dapat saling tegak lurus satu sama lain sehingga bendwidth yang dibutuhkan menjadi lebih efisien jika dibandingkan dengan multicarrier konvensional seperti FDM.  SDR merupakan sistem pemancar dan penerima yang menggunakan pemrosesan sinyal digital untuk coding, decoding, modulasi dan demodulasi data. Modul WARP tersebut digunakan sebagai model pemancar dan penerima pada pengukuran kualitas unjuk kerja sistem OFDM dengan barbagai kondisi. Hasil dari implementasi dan pengukuran menunjukkan bahwa nilai BER tidak selalu berpengaruh terhadap perubahan jarak karena ketika jarak semakin jauh tidak menjamin nilai BER semakin besar. Sementara dalam hal obstacle, nilai BER sangat berpengaruh dimana nilainya akan lebih baik saat tidak adanya obstacle. Seperti saat daya pancar sebesar -26.125 dBm nilai BER saat Line Of Sight (LOS sudah 0 sementara Non Line of Sight (NLOS bernilai 9.3x10-6. Untuk lingkungan pengukuran, lingkungan indoor menghasilkan kualitas sistem yang paling baik dibandingkan dengan lingkungan lainnya.

  9. PENGEMBANGAN PERSAMAAN VO2 MAX DAN EVALUASI HR MAX (STUDI AWAL PADA PEKERJA PRIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purnawan Adi Wicaksono

    2012-10-01

    berganda memberikan hasil persamaan sebagai berikut :VO2 Max = 3,996 - 0,046 usia. Sedangkan untuk evaluasi persamaan HR Max memberikan hasil bahwa persamaan terpilih yang memprediksi nilai HR Max pekerja industri pria Indonesia lebih baik adalah persamaan Tanaka et al. (2001. Penelitian memberikan hasil lain yaitu mencoba untuk mengembangkan persamaan HR Max untuk pekerja industri pria Indonesia. Dengan menggunakan regresi linier berganda memberikan hasil persamaan sebagai berikut: HR Max = 202,71 – 0,541 usia. VO2 Max dan HR Max yang dikaji dapat dijadikan sebagai referensi kriteria justifikasi kemampuan maksimum seseorang sehingga dapat dijadikan sebagai dasar perancangan sistem kerja agar beban kerja yang diterima pekerja tidak melebihi kapasitas maksimumnya. Penelitian yang mengembangkan persamaan prediksi VO2 Max dan evaluasi persamaan HR Max di Indonesia masih terbatas, sehingga dirasa perlu untuk mengembangkan persamaan prediksi VO2 Max dan evaluasi HR Max karena manfaatnya besar bagi dunia industri.. Dalam dunia pendidikan, penelitian kali ini dapat dijadikan sebagai studi awal yang dapat dikembangkan untuk penelitian – penelitian selanjutnya. Kata Kunci : VO2 max, kapasitas aerobik,kapasitas fisik maksimum, model prediksi, evaluasi HR Max   Abstract Maximum physical capacity of a person represented by the maximum oxygen consumption (VO2 Max and the maximum pulse rate (HR Max which gives a maximum of information limits a person's physical ability to do the job. The current study has the objective to find the value of VO2 Max Indonesia for male workers will be developed a prediction equation VO2 Max is approximated by a linear relationship between pulse rate (Heart Rate as that of Astrand (2003, height (Chatterjee et al, 2006 , weight (deceivingly et al, 2008, age (Magrani et al, 2009 and evaluate HR Max Which equation can be applied to approximate the value of the maximum pulse rate of Indonesian workers. Respondents in the study was 12 male industrial

  10. PENGARUH OBESITAS PADA PERKEMBANGAN SISWA SEKOLAH DASAR DAN PENANGANANNYA DARI PIHAK SEKOLAH DAN KELUARGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Labib Sajawandi

    2015-09-01

    Full Text Available Obesitas didefinisikan sebagai suatu kelainan atau penyakit yang ditandai dengan penimbunan jaringan lemak tubuh secara berlebihan. Obesitas adalah permasalahan umum yang dialami anak-anak pada masa sekarang ini, tetapi tidak mendapat banyak perhatian karena dianggap hanya masalah fisik bukan masalah kognitif, padahal dampaknya dapat mengancam masa depan anak. Beberapa factor yang menyebabkan anak mengalami obesitas,diantaranya adalah: Factor genetic, Pola makan, Kurangnya aktifitas fisik, Factor psikologis, Factor keluarga, Factor social ekonomi, Factor psikososial, dan Factor kesehatan. Dampak Obesitas bukan hanya masalah fisik (seperti sakit-sakitan dan mudah lelah tetapi juga psikis yang dapat mempengaruhi perkembangannya.Dalam memecahkan masalah obesitas ini, kita dapat merumuskan pola pemecahan masalahnya dari dua pihak, yaitu pihak sekolah dan keluarga. Kedua pihak ini harus bekerja sama saling mendukung untuk memecahkan masalah obesitas yang mengancam masa depan anak-anak mereka. Sekolah dan pihak keluarga terutama orang tua harus bisa mensosialisasikan dan mengimplementasikan pola makan sehat dan gaya hidup aktif untuk mengurangi dan mencegah obesitas sehingga dapat menyelamatkan masa depan anak-anak.Kata kunci: Obesitas, dampak fisik dan psikis, pola makan sehat, gaya hidup aktifObesity is defined abnormality or as a disease characterized by accumulation of excessive body fat. Obesity is a very common problem at the present time on children, but it did not get a lot of attention because look like just physical problem and not cognitive problems, whereas the impact can threatens future of children. Several factors that led children are obese: genetic factors,diet, lack of physical activity, psychological factors, family factors, social economic factors, psychosocial factors, and health factors. The impact of obesity is not only physical problems (such as sickly and easy tired but also psychic that can affect on child development. In

  11. Status pekerjaan ibu tidak berhubungan dengan status gizi dan perkembangan anak 1–3 tahun di Kecamatan Kadia, Kendari

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Risma .

    2016-03-01

    was signifi cant association between occupation of mothers and feeding pattern of children (p=0.32; OR=2.30. Factor of feeding pattern had the greatest contribution (3% to undernourished nutrition status; and duration of rearing contributed as much as 3% to delayed child development. Conclusion: There was no association between occupational status of mothers and nutrition status and development of children of 1-3 years. There was association between occupational status of mothers and feeding pattern of children of 1 – 3 years. There was association between feeding pattern and nutrition status of children of 1- 3 years at Subdistrict of Kadia, Kendari Municipality.KEYWORDS: occupational status of mothers, nutritional status, child development ABSTRAKLatar belakang: Tiga tahun pertama merupakan periode keemasan (golden periodataumasakritis (critical period untuk optimalisasi proses tumbuh kembang. Ibu yang bekerja akan menghambat peran ibu dalam merawat dan mengasuh anak sehingga anak tidak mendapat waktu cukup untuk urusan makan. Pada tahun 2004 diperkirakan sekitar 23% anak mengalami gangguan perkembangan dan 80% perkembangan bayi tidak normal pada ibu yang bekerja. Pada tahun 2007, di Indonesia prevalensi balita gizi buruk 8,8% dan gizi kurang 19,2 %. Untuk daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, gizi buruk dan kurang  masing-masing sebesar 2,7% dan 13,6%, sedangkan di Kota Kendari 0,9%  dan 3,2%. Tujuan: Mengetahui hubungan status pekerjaan ibu dengan status gizi dan perkembangan anak usia 1–3 tahun di Kecamatan Kadia, Kota Kendari.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Wilayah penelitian di Kecamatan Kadia, Kota Kendari. Populasi adalah seluruh anak balita dengan usia 1–3 tahun di Kecamatan Kadia Kota Kendari. Sampel dalam penelitian sebanyak 156 subjek. Pengambilan sampel dengan systematic random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner, daftar recall, Denver II Dacin dan panjang

  12. PERANAN LEMAK PAKAN DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN EMBRIO, DERAJAT PENETASAN TELUR, DAN SINTASAN LARVA IKAN BAUNG (Mystus nemurus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ningrum Suhenda

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan di Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar (BRPBAT, Bogor dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kadar lemak pakan yang berbeda terhadap perkembangan embrio, derajat pembuahan, penetasan telur, dan sintasan larva ikan baung. Pakan yang digunakan berupa pakan buatan yang mengandung lemak dengan kadar yang berbeda yaitu 4%, 6%, 8%, 10%, dan 12% dengan sumber lemak yang dipergunakan adalah campuran minyak ikan dan minyak nabati dengan perbandingan 1:1. Bobot rata-rata induk ikan baung pada awal percobaan 420,89±72,10 g/ekor dan dipelihara di dalam kolam beton. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Parameter yang diamati yaitu derajat penetasan, perkembangan embrio, dan sintasan larva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemak pakan merupakan faktor penting yang erat hubungannya dengan perkembangan embrio yang terlihat mulai dari pembuahan sampai dengan penetasan yaitu berkisar antara 25 jam 5 menit sampai 26 jam 37 menit. Stadia morula, blastula, dan gastrula terjadi relatif lebih cepat pada induk yang diberi pakan dengan kadar lemak 8%, akan tetapi induk yang diberi pakan dengan kadar lemak 6%, telur yang dihasilkan lebih cepat menetas. Perlakuan kadar lemak 6% dan 8% memperoleh derajat pembuahan di atas 98%, derajat penetasan telur di atas 95%, dan sintasan larva di atas 99%. Selanjutnya pakan ini cukup untuk mendukung terjadinya proses perkembangan embrio secara sempurna dan mendukung sintasan larva. Fish feed should contain sufficient amount of lipid and fatty acid because these elements play eminent roles in supporting reproduction and survival rate of larvae. Fatty acid in egg mass has an important role in fish breeding technology development because it influences the early development of embryogenesis and development of embryo. The research was conducted at the Research Institute for Freshwater Aquaculture, Bogor aimed to study the effect of different

  13. EVALUASI PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK DI KELAS INKLUSIF DI SD PLUS DARUL 'ULUM JOMBANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilik Maftuhatin

    2014-10-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan belum ada standar evaluasi pembelajaran yang pasti untuk anak yang memiliki kelebihan dan kekurangan, walaupun mereka mendapat pelayanan pendidikan di kelas inklusif. Karena itu penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi pemecahan masalah bagaimana sistem perencanaan evaluasi pembelajaran, bentuk evaluasi, bentuk pelaporan hasil evaluasi yang terdapat di kelas inklusif. Penelitian ini difokuskan pada  perencanaan evaluasi pembelajaran, bentuk evaluasi yang dilakukan, dan bentuk laporan evaluasi yang telah dilakukan di kelas inklusif yang terdapat di SD Plus Darul Ulum. Penelitian ini dilakukan dengan metode interview,observasi dan dokumentasi. Obyek penelitian adalah kepala sekolah, guru-guru pendamping ABK, serta koordinator kelas inklusi disertai dengan data-data di lapangan yang dapat mendukung penelitian ini. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa evaluasi pembelajaran sudah cukup bagus karena guru sudah menerapkan dua metode dalam evaluasi yaitu dengan soal yang disamakan dengan reguler dan yang kedua dengan soal sesuai dengan kebutuhan mereka, disertai dengan portofolio yang mencatat perkembangan mereka selama pembelajaran.This research is based on the lack of learning evaluation standard  for the children with special education need. It is based on the fact that inclusive class for them has no evaluation standard yet. Therefore, the research was used to figure out; the problem, method and the form of learning evaluation planning system. It also used to find out the result report form of learning evaluation at inclusive class, SD Plus  Darul Ulum. The focus of the research were the problem, method and the form of learning evaluation planning system. This research was done by interviewing, observation and documentation. Meanwhile the targets of the research were teachers for children with special needs, inclusion class coordinator and the supporting data.Based on the research, it can be

  14. MODEL EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS KAIZEN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

    OpenAIRE

    Primardiana Hermilia Wijayati; Suyata Suyata; Sumarno Sumarno

    2013-01-01

    Tujuan penelitian adalah mengembangkan model evaluasi pembelajaran yang hasilnya dapat digunakan untuk mendeteksi kekeliruan dan melakukan koreksi sendiri, serta sistem informasi-nya. Pengembangan dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam empat tahap, yaitu penelitian, penciptaan dan desain, rekayasa dan pengemasan, tahap pengujian dan evaluasi. Konstruk model evaluasi dimodifikasi dari model Marzano dan divalidasi melalui focus group discussion dan teknik Delphi. Subjek p...

  15. Evaluasi Keamanan Teknologi Informasi pada PT INDOTAMA PARTNER LOGISTICS Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Yani Akhirina

    2016-08-01

    Full Text Available PT Indotama Partner Logistics adalah salah satu perusahaan besar yang bergerak dibidang jasa logistiks di Indonesia. Semakin pesatnya persaingan dan perkembangan perusahaan dibidang yang sama menuntut pihak manajemen untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen, salah satu penunjangnya adalah ketersediaan informasi yang cepat dan akurat.  Sehingga perlunya dilakukan evaluasi keamanan sistem informasi pada PT Indotama Partener Logistics. Indeks KAMI adalah aplikasi yang digunakan untuk mengukur kematangan dan kelengkapan keamanan informasi yang telah disesuaikan dengan standart ISO/IEC 27001:2009 yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Tahap pertama dalam evaluasi indeks KAMI adalah melakukan penilaian tingkat ketergantungan TIK pada instansi tersebut, dan hasil dari tingkat ketergantungan tersebut akan digunakan sebagai batasan nilai dari penilaian lima area dalam indeks KAMI. Penilaian ini digunakan untuk melihat seberapa jauh tingkat kematangan keamanan informasi di lingkungan PT Indotama Partner Logistics , yang hasilnya dapat digunakan sebagai media evaluasi dalam rangka meningkatkan keamanan informasi dari perusahaan di masa yang akan datang. Untuk itu akan dibuatkan suatu saran perbaikan pada bagian-bagian yang masih kurang dari hasil penilaian indeks KAMI yang telah dilakukan.

  16. PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuliyanto Budi Setiawan

    2008-01-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi komunikasi di dunia (termasuk Indonesia dapat membuat perubahan pada sikap dan perilaku penggunanya. Hal ini memunculkan dampak positif dan negatif. Untuk contoh dampak positif: jika pengguna ingin mencari informasi, mereka hanya perlu browsing di internet. Hal ini membuat aktivitas mereka menjadi lebih mudah dan sederhana. Untuk contoh dampak negatifnya: anak-anak dapat mengakses situs porno. Hal ini membuat degradasi/turunnya kepribadian mereka. Jadi, kita harus bijaksana saat menggunakan teknologi.

  17. DINAMIKA PERKEMBANGAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

    National Research Council Canada - National Science Library

    Ali Syukron

    2013-01-01

    ... yang sehat, juga memenuhi prinsip-prinsip syariah. Tulisan ini mencoba mereview bagaimana perjalanan dan perkembangan bank syariah di Indonesia serta dibandingkan dengan beberapa Negara muslim lainnya...

  18. EVALUASI PENYEMPROTAN DINDING RUMAH PENDUDUK DI DESA JINTUNG DAN DESA SRATI KECAMATAN AYAH KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2006

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunaryo Sunaryo

    2013-03-01

    Full Text Available Desa Jintung dan Desa Slatri, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen merupakan daerah Reseptif malaria.Terjadi peningkatan kasus malaria pada bulan Juli dan Agustus 2006. Hasil Penyelidikan Epidemiologi di kedua wilayah tersebut telah terjadi penularan malaria setempat yang bersumber dari penderita malaria yang baru pulang dari luar jawa (import. Tersangka vektor yang teridentifikasi adalah Anophelesmaculatus, An.aconitus dan An.balabacensis yang ditemukan baik menggigit di dalam rumah dan di luar rumah.Untuk mengantisipasi terjadinya penularan malaria yang lebih luas di wilayah tersebut dilakukan upaya intervensi berupa penyemprotan rumah (IRS / indoor Residual Spraying dengan cakupan pada seluruh rumah di Desa Jintung dan Slatri. Penyemprotan rumah dilakukan pada minggu ke IV bulan Agustus 2006, petugas penyemprot dari masyarkat/kader setempat yang dilatih oleh Dinas Kesehatan Kebumen dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Kandungan bahan aktif insektisida yang digunakan adalah Bifentrin 0, 10.Agar upaya pemberantasan vektor (IRS dapat berhasil guna dan berdaya guna harus dilakukan dengan cara yang benar yaitu meliputi ketepatan dosis insektisida, kerataan residu insektisida yang menempel dipermukaan dinding serta cakupan rumah yang di semprot.Untuk mengetahui keberhasilan kegiatan penyemprotan rumah dilakukan upaya evaluasi, salah satunya dengan uji hayati (Bioassay.

  19. PENGAWASAN, EVALUASI, DAN PENILAIAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERKAIT BILLING SYSTEM PADA RSUD UNGARAN BERDASARKAN KERANGKA KERJA COBIT 5 (MEA02

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marthania Firmadita

    2016-10-01

    Full Text Available RSUD Ungaran Kabupaten Semarang ini memiliki sejumlah layanan kesehatan yang melayani masyarakat umum, layanan kesehatan dinamakan dengan Billing System yang dibuat dengan tujuan mempercepat pelayanan kesehatan terhadap pelanggan. Melihat banyaknya kebutuhan setiap bagian yang terkait sehingga semakin besar pengelolaan data yang ada menyebabkan keterlambatan sistem dan kesalahan dalam pengelolaan data. Berbagai upaya dilakukan untuk memberikan layanan operasional terbaik dan meminimalisasi kesalahan. Salah satunya dilakukan penilaian kinerja pengelolaan layanan yang diberikan, penilaian kinerja ini merupakan pengendalian kontrol internal secara sistematik, untuk melihat tingkat kesesuaian dan keefektifan implementasi layanan. Dari hasil observasi, wawancara, dan kuesioner berdasarkan COBIT 5 dihasilkan level kapabilitas tata kelola proses pengawasan, evaluasi, dan penilaian pengendalian internal terkait billing system (MEA02 pada RSUD Ungaran saat ini adalah Level 2 dengan status Largely Achieved sebesar 71,56% setara 2,71 dimana Level 1 dan Level 0 tercapai Fully Achieved.Hal ini menunjukan sudah dilakukan komunikasi perencanaan kedepan dari hasil penilaian kinerja tetapi belum diimplementasikan. Dan untuk mencapai level kapabilitas, RSUD Ungaran dapat melakukan strategi perbaikan yang dilakukan secara bertahap dari proses atribut level 1 sampai 3. Kata Kunci: Analisis Tata Kelola TI, Sistem Informasi Kesehatan, COBIT 5, Analisis Tingkat Kapabilitas, Analisis Kesenjangan

  20. Implementasi dan Evaluasi Kinerja Modulasi dan Demodulasi GMSK dengan menggunakan WARP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Putri Kusumadewi

    2015-03-01

    Full Text Available Modulasi GMSK ( Gaussian Minimum Shift Keying adalah teknik modulasi yang mengurangi spectrum sidelobe pada modulasi Minimum Shift Keying (MSK dengan cara melewatkan sinyal NRZ ke filter LPF Gaussian. Pada Tugas Akhir ini dilakukan proses perancangan dan implementasi modulasi dan demodulasi GMSK pada platform WARP. Proses perancangan modulasi GMSK dilakukan melalui pemrograman pada software MATLAB 2012. Sistem diimplementasi pada modul WARPLab7. Jumlah bit yang dibangkitkan adalah 106800 bit. Sebelum sistem diimplementasikan pada modul WARP, sinyal hasil ditambahkan dengan bit pilot dan preamble yang nantinya berguna untuk mendeteksi data informasi di penerima. Setelah penambahan pilot dan preamble, data di upsample terlebih dahulu kemudian dilakukan proses upconvert agar dapat dikirimkan melalui WARP. Pengujian implementasi sistem dilakukan dengan cara pengukuran nilai BER (Bit Error Rate secara real pada beberapa kondisi, diantaranya perbedaan nilai BT, perbedaan jarak antara node pengirim dan node penerima dan kondisi LOS (Line of Sight dan NLOS (No Line of Sight.  Berdasarkan hasil pengujian didapatkan pada lingkungan indoor nilai BER terkecil diperoleh pada jarak 4 meter kondisi LOS dengan TxRF sebesar -22.97 dBm dengan BER 6x10-6, sedangkan untuk lingkungan outdoor nilai BER terkecil diperoleh pada jarak 6 meter kondisi LOS dengan TxRF sebesar -22.97 dBm dengan BER 6.9x10-5

  1. Model Layanan Monitoring Perkembangan Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suryatiningsih Suryatiningsih

    2014-05-01

    Full Text Available Aktivitas monitoring merupakan hal yang penting di sebuah daycare. Hal ini dikarenakan adanya kebutuhan untuk memantau aktivitas harian dan perkembangan anak oleh orang tua yang menitipkan anaknya di daycare tersebut. Salah satu bentuk penerapan dari kegiatan monitoring adalah ketersediaan buku komunikasi. Buku komunikasi merupakan sarana untuk mengetahui aktivitas harian anak selama di daycare. Pada buku komunikasi dicatat aktivitas harian dan perkembangan anak. Selain itu, terdapat pencatatan indikator-indikator tertentu untuk beberapa lembaga yang telah menerapkan konsep integrated school and daycare. Indikator tersebut merupakan bentuk pengarahan berdasarkan kurikulum dan silabus yang telah direncanakan. Setiap tahap perkembangan perlu dicatat indikator-indikatornya oleh guru kelas dan biasanya akan dilaporkan dalam bentuk raport/portofolio anak. Berdasarkan pengamatan, raport terbukti kurang efektif untuk melakukan kegiatan monitoring. Hal ini dikarenakan orangtua tidak dapat memantau perkembangan anak setiap saat. Pemakaian raport hanya dilakukan persemester. Pemantauan persemester membutuhkan waktu yang lama. Untuk menyelesaikan hal ini, diperlukan sebuah Content Management System (CMS yang dapat menyediakan daily report untuk memantau perkembangan anak. Kebutuhan untuk monitoring perkembangan anak oleh orang tua menggunakan CMS berawal dari fakta sedikitnya jumlah aplikasi CMS open source berbasis web yang diimplementasikan untuk manajemen daycare dan preschool. Penyediaan fitur khusus seperti dailyreport, tumbuh kembang anak, dan portofolio (pengganti raport sangat penting untuk dipantau orang tua kapan pun

  2. ANALISIS DAN EVALUASI IMPLEMENTASI PENGELOLAAN KEPEMILIKAN UMUM DAN NEGARA DI INDONESIA (PENDEKATAN MADZHAB HAMFARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Murtiyani

    2016-06-01

    Full Text Available This study aims to analyze and critically evaluate the implementation of the management of public ownership (Milkiyah 'ammah and State ownership (Milkiyah Daulah in Indonesia. This study descriptively describes the implementation of both ownerships that are currently practicing in Indonesia. Theoretical approaches used is the Islamic Economic System Madzhab Hamfara (Hadza Min fadzli Rabbi who critically evaluate the implementation of the public wealth management and state wealth in Indonesia. This research used secondary data that was obtained from Madzhab Hamfara books, literature, journal and information relating to the Indonesian State assets management system. A comparative analysis was conducted to understand the difference between the public wealth management and state wealth management in Indonesia. Findings show that the management of both, public and state ownership are not in accordance to the ownership management approach of Madzhab Hamfara Islamic Economic System. The evidence suggests that both public and state ownership are not fully managed by the Government of Indonesia. The fact shows that public ownership in the form of water, fire and pastures are managed by individuals and institutions as well as foreign parties who have fund to privatize the public ownership. Consequently, it has the impact on unequal distribution of income that cause poverty in Indonesia. This research suggest that government should implement Islamic Economic System Madzhab Hamfara in managing public and state ownership in Indonesia. =========================================== Kajian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi secara kritis penerapan pengelolaan kepemilikan umum (Milkiyah 'Ammah dan kepemilikan negara (Milkiyah Daulah di Indonesia. Studi ini menjelaskan secara deskriptif tentang implementasi pengelolaan kedua kepemilikan tersebut yang sekarang dipraktikkan di Indonesia. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sistem Ekonomi

  3. IDENTIFIKASI DAN EVALUASI AKSES PUBLIK DAN OPEN SPACE DI KAWASAN SENG HIE PONTIANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bontor Jumaylinda Br. Gultom

    2016-09-01

    Seng Hie area has a unique character that gives the image of the city of Pontianak. This area has the potential to be developed. This area already has the appeal of the inherent function, namely trade. This makes this area very easily become a magnet to invite more people to visit. REFERENCES Breen, Ann dan Dick Rigby. (1994. Waterfront, Cities Reclaim Their Edge. Mc.Graw Hill. New York Breen, Ann dan Dick Rigby. (1996. The New Waterfront: A Worldwide Urban Success Story. Mc.Graw Hill. New York Department of City Planning, Waterfront Urban Design Technical Advisory Committee. (1997. The Port of San Francisco Waterfront Design & Access: An Element of the Waterfront Land Use Plan, Port of San Francisco. San Francisco. Garnham, Harry Launce. (1985 Maintaining the Spirit of Place: a Process for the preservation of Town Character. PDA Publisher Corp. Madison Garnham. H. L. (1976. Maintaining the Spirit of Place: A Guidebook for Citizen/professional Participation in the Preservation and Enhancement of Small Texas Towns.  A & M University Printing. Texas. Jumaylinda. (2007. Kualitas Visual Fasad Bangunan Komersil Seng Hie. Thesis. UGM. Yogyakarta Maryono, Agus; Parikesit, Danang. (2003. Transportasi Sungai Mulai Ditinggalkan. Kompas, 01 Mei 2003 Wrenn, Douglas M, dkk. (1983. Urban Waterfront Development. Urban Land Institute. Michigan

  4. HUBUNGAN FUZZY LOGIC DENGAN BOSTON CONSULTING GROUP UNTUK EVALUASI PRODUK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titin Winarti

    2010-07-01

    Full Text Available Dalam perkembangan teknologi yang semakin pesat ini kebutuhan hari informasi yang benar akurat dan real sangat dibutuhkan oleh banyak orang. Dengan informasi, kita dapat melakukan apa yang akan kita lakukan ke depan dengan memiliki informasi. Informasi dapat menyediakan data yang relevan, akurat, dapat mengerti, pada jadwal untuk semua orang sehingga dapat dibuat untuk membuat keputusan. Fuzzy Logic dengan Boston Consulting Group digunakan untuk mengevaluasi produk untuk mendapatkan keputusan yang relevan Fuzzy Logic adalah metode diterapkan untuk mendukung proses evaluasi. Fuzzy Logic adalah metodologi yang telah ditetapkan dan secara luas digunakan untuk sistem model yang variabelnya bersifat kontinu, tidak pasti, atau ambigu. Ide utama dari Logika Fuzzy adalah bahwa hal-hal dalam dunia realitas yang lebih baik digambarkan dengan memiliki fungsi keanggotaan parsial pada pertemuan yang masing-masing saling melengkapi selain memiliki fungsi keanggotaan yang lengkap dalam sebuah pertemuan eksklusif. Proses evaluasi produk dilakukan sebagai berarti untuk menganalisis performansi produk di lapangan dilihat dari beberapa parameter tertentu. Output dari proses ini adalah mengevaluasi strategi rekomendasi untuk menjadi acuan dalam pengambilan keputusan atau rencana aksi untuk kelanjutan produk. Rencana Aksi ini merupakan strategi ini atau perlakuan yang akan diberlakukan untuk produk dievaluasi. Kata Kunci : Fuzzy Logic, Boston Consulting Group, Pengambilan Keputusan

  5. Peran Hipertensi terhadap Mediator Peradangan dalam Perkembangan Penyakit Periodontal dan Jantung Koroner

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rendy Sumali

    2010-06-01

    Full Text Available Badan kesehatan dunia (WHO pada tahun 2002 melaporkan bahwa lebih dari 7 juta orang meninggal dunia akibat penyakit kardiovaskular. Prevalensi penyakit periodontal pun dapat mencapai sekitar 70% pada usia produktif. Mengingat besarnya prevalensi keduanya, ada baiknya kita mentelaah lebih dalam hubungan diantara keduanya. Penyakit periodontal merupakan penyakit peradangan yang berhubungan dengan sejumlah kecil bakteri anaeob negatif Gram yang terdapat pada plak supragingiva. Bakteri negatif Gram anaerob tersebut juga mempunyai peluang menjadi penyebab tiga penyakit sistemik, seperti diabetes melitus, penyakit kardiovaskular, dan masalah penggumpalan darah. Penyakit kardiovaskular yang paling banyak dijumpai adalah penyakit jantung koroner dan hipertensi. Penyebab utama penyakit jantung koroner adalah aterosklerosis koroner, jika ditelaah lebih dalam, periodontitis dan aterosklerosis keduanya mempunyai faktor risiko yang sama, seperti: merokok, umur, etnis, jenis kelamin laki-Iaki, hipertensi, hiperkolesterol dan stress. Hubungan antara hipertensi dan penyakit periodontal bahwa keduanya merupakan proses peradangan. Baik pada penderita hipertensi dan penyakit periodontal dijumpai adanya peningkatan kadar C-reactive protein (CRP, sitokin-sitokin peradangan seperti IL-6, IL-1~, dan Tumour Necrosis Factor Alpha (TNF-a. C-Reactive Protein (CRP juga menstimulasi pelepasan monosit yang menghasilkan Intercellular Adhesion Molecule (ICAM -1 dan Vascular Adhesion Molecule (VCAM -1 yang berperan dalam proses aterosklerosis. Disfungsi endotel pembuluh darah akibat proses aterosklerosis ini dapat memicu pengeluaran hormon Angiotensin /I (Ang II yang berperan dalam mengatur tekanan darah. Hipertensi dapat menyebabkan disfungsi mikrosirkulasi pada jaringan periodontal, sehingga dapat mengakibatkan terjadi kelainan periodontal dan secara tidak langsung juga sebagai faktor risiko terjadinya penyakit jantung koroner.

  6. Evaluasi Canting Elektrik (Cantrik Lama Sebagai Dasar Perbaikan Dalam Pengembangan Canting Elektrik (Cantrik Studi Kasus di Balai Besar Kerajinan dan Batik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Lestariningsih

    2013-07-01

    Full Text Available AbstrakBeberapa kekurangan yang terjadi dalam penggunaan canting tradisional menjadi dasar Balai Besar Kerajinan dan Batik melakukan penelitian tentang rekayasa canting listrik (cantrik, mengingat begitu pentingnya alat tersebut dalam pembuatan batik khususnya batik tulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi cantrik lama sebagai dasar perbaikan dalam pengembangan cantrik supaya diperoleh cantrik yang sesuai dengan keinginan pengguna. Penelitian dilakukan di Balai Besar Kerajinan dan Batik, pengambilan data tentang evaluasi cantrik lama dengan kuesioner I, data kebutuhan dan keinginan pengguna diketahui dari kuesioner II yang diolah berdasarkan metode Kano dan QFD. Hasil evaluasi dari cantrik lama adalah tidak ergonomis, untuk memperoleh cantrik yang sesuai keinginan, faktor teknik yang perlu diperbaiki dalam pengembangan cantrik yaitu: mekanisme, model sesuai dengan pekerjaan, kualitas bahan, ukuran sesuai dengan antropometri, keringanan bahan, dan kekuatan bahan. Kata Kunci: Canting elektrik, evaluasi, faktor teknis AbstractSome disadvantages which are found in utilization of traditional canting, are the main reasons for Balai Besar Kerajinan dan Batik in conducting research to develop an electrical canting  (Cantrik, given the importance of these tools in batik making process, specifically written batik. This research aims to evaluate old cantrik, as a basic to develop it into a cantrik which fulfill the needs of batik makers.This research is conducted at Balai Besar Kerajinan dan Batik. The data about old cantrik evaluation are collected using questionnaire I, while data of users’ requirements are obtained using questionnaire II, which then are proceeded using Kano method and QFD. The evaluation results of old cantrik show that it does not meet ergonomic requirements. To obtain appropriate cantrik, it needs some technical factor improvements, namely: mechanism, suitable model for work, quality of materials, sizes according to

  7. PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MONITORING PERKEMBANGAN MORFOLOGI DELTA SUNGAI JENEBERANG MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT MULTI TEMPORAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nursyamsi Junus

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan citra Landsat TM dan ETM+ untuk memantau perkembangan morfologi dan perubahan bentuk lahan kepesisiran yang terjadi pada delta Sungai Jeneberang selama rentang waktu 1989-2006 serta mengkaji kemampuan citra penginderaan jauh terutama citra Landsat dalam mendeteksi perubahan geomorfologi yang terjadi pada daerah delta Sungai Jeneberang. Daerah penelitian meliputi kawasan delta Sungai Jeneberang Kota Makassar Propinsi Sulawesi Selatan. Metode perolehan data primer adalah dengan menggunakan citra penginderaan jauh time series dan diolah dengan Sistem Informasi Geografis (SIG, pengukuran di lapangan (gelombang, arus, pasang surut dan analisis sampel sedimen tersuspensi di laboratorium.  Data sekunder dikumpulkan dari Badan Meteorologi dan Geofisika berupa peta, gambar, data statistik, data meteorologi serta laporan tertulis. Analisis data dilakukan dengan integrasi antara analisis kuantitatif dan analisis deskriptif dimana data-data hasil pengukuran lapangan digunakan untuk mendukung analisis deskriptif yang didapatkan melalui interpretasi citra penginderan jauh. Pengolahan SIG akan menghasilkan peta-peta perubahan garis pantai yang terjadi pada delta Sungai Jeneberang selama rentang waktu 1989-2006. Hasil penelitian diperoleh adanya fluktuasi panjang garis pantai dan luasan delta, bentuk daratan delta secara umum tidak mengalami perubahan yakni dari tahun 1989 ke tahun 2006 yakni berbentuk multi lobate kemudian berbentuk lobate. Delta mengalami perluasan rata-rata sebesar 8,84 ha/tahun namun pada tahun 2001-2005 mengalami pengurangan luas sebesar 2,38 ha/tahun. Panjang garis pantai bertambah rata-rata 23,10 km/tahun, namun pada tahun 1999-2001 garis pantai berkurang karena abrasi sebesar 37,02 km/tahun. Pengaruh fluvial dan pengaruh marin memainkan peranan yang hampir sama pada muara sungai Jeneberang sehingga proses abrasi dan sedimentasi terjadi bergantian pada beberapa bagian delta. Perubahan

  8. Analisis Ekosistem TIK Indonesia Untuk Mendorong Perkembangan Industri Local dan Ekonomi Kreatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vidyantina Heppy Anandhita

    2016-03-01

    Full Text Available Abstrak             Sektor TIK merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi sehingga kondisi ekosistem TIK menjadi faktor penting dalam pembangunan. Model New ICT Ecosystem dirumuskan Profesor Martin Fransman  membagi ekosistem TIK menjadi 4 layer yaitu elemen jaringan (layer1, jaringan (layer2, platform, konten dan aplikasi (layer3 dan konsumen final (layer 4. Studi ini bertujuan untuk mengetahui peluang dan tantangan bagi pelaku industri ekosistem TIK Indonesia serta rekomendasi strategi pemerintah untuk mendukung pertumbuhan industri TIK local dan ekonomi kreatif. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data melalui FGD dan dept interview dengan narasumber pakar TIK, MIKTI, Kementerian Kominfo, Kementerian Perindustrian dan Detiknas. Dari hasil studi, peluang terbesar Indonesia untuk bersaing dalam industri TIK berada dalam layer 3 yaitu industri konten dan aplikasi. Sedangkan melalui analisis SWOT disimpulkan bahwa untuk mendorong pertumbuhan industri local dan ekonomi kreatif diperlukan strategi antara lain kerjasama sektor pemerintah dan swasta untuk membangun inkubasi TIK dan technopark, kebijakan pemerintah memberikan insentif, proteksi maupun promosi kepada industri TIK domestik. Strategi yang dapat dilakukan Pemerintah untuk mengurangi ketergantungan komponen LN dari industri elektronika dan telekomunikasi dengan pelaksanaan rencana aksi peraturan TKDN industri TIK dan fasilitasi akses finansial/pembiayaan bagi industri. Strategi lainnya adalah peningkatan kualitas tenaga kerja TIK dengan fasilitasi sertifikasi kompetensi (SKKNI bidang kominfo.   Abstract The ICT sector is an important driver of economic growth. “New ICT Ecosystem” model was formulated by Professor Martin Fransman divides ICT Ecosystem in  4 layers, networked element (layer1,: networks (layer2, platform, content and application (layer3, and final consumer.  The purpose of  the study  was to understand the opportunities and

  9. DINAMIKA PERKEMBANGAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

    OpenAIRE

    Ali Syukron

    2013-01-01

    Perkembangan perbankan syariah di Indonesia merupakan suatu perwujudan dari permintaan masyarakat yang membutuhkan suatu sistem perbankan alternatif yang selain menyediakan jasa perbankan/keuangan yang sehat, juga memenuhi prinsip-prinsip syariah. Tulisan ini mencoba mereview bagaimana perjalanan dan perkembangan bank syariah di Indonesia serta dibandingkan dengan beberapa Negara muslim lainnya. Secara umum, kebijakan pengembangan perbankan syariah di Indonesia belum mencapai target y...

  10. PERAN TELEVISI DALAM MASYARAKAT CITRAAN DEWASA INI SEJARAH PERKEMBANGAN DAN PENGARUHNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Freddy H. Istanto

    1999-01-01

    Full Text Available When television was invented for the first time%2C the inventor never imagined that the apparatus he designed would have an incredible impact to the civilized world. Watching television has even become habitual activity just like we take a bath or brush our teeth. This paper will impart the history of invention of televion%2C its development in the world especially in Indonesia as well as its role and influence to the social%2C political and cultural situation recently. Abstract in Bahasa Indonesia : Saat televisi diciptakan untuk pertama kalinya%2C penciptanya tidak pernah membayangkan bahwa alat yang dirancangnya akan menjadi alat yang luarbiasa pengaruhnya bagi peradaban dunia. Televisi bahkan telah menjadi ritual layaknya mandi dan gosok gigi saja. Tulisan ini menuturkan sejarah terciptanya televisi%2C perkembangannya di dunia bahkan di Indonesia serta peran televisi pada kondisi dan situasi budaya/politik akhir-akhir ini.

  11. PRINSIP-PRINSIP EPISTEMOLOGI IMAM SYAFI’I DAN IMPLIKASINYA PADA PERKEMBANGAN EPISTEMOLOGI HUKUM ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dr. Dra. Tutik Hamidah, M.Ag.

    2010-06-01

    Full Text Available Pemenuhan nafkah istri bukan hanya ketika ikatan perkawinan masih terjalin, namun pasca perceraian nafkah istri juga harus dipenuhi. Agama sangat jelas mengatur dan menjembatani hal-hal yang berkaitan dengan pemenuhan nafkah istri. Problem seputar  nafkah istri pasca perceraian sering kali menjadi kasus yang tak kunjung usai, karena banyak terjadi dari pihak mantan suami lalai memenuhi kewajibannya terhadap mantan istrinya, akibatnya pihak istri sering kali dirugikan. Kasus yang sering mencuat ke permukaan masyarakat  adalah disebabkan banyaknya istri yang awam hukum diselesaikan begitu saja, sementara hak- haknya diabaikan. Hal tersebut disebabkan karena masih banyak masyarakat yang belum melek hukum, terutama yang berkaitan dengan hukum-hukum agama. Di sisi lain suami masih cenderung menyepelekan kewajiban karena dianggap persoalan  sudah selesai seiring dengan putusan cerai, sehingga banyak yang tak memenuhi kewajibannya seperti: memberi nafkah selama iddah, pembagian harta bersama (gono gini, melunasi mahar yang terutang dan  memberikan biaya hadhanah kepada anak- anaknya. Maintenance is not only the right of  wife in the bond of  marriage but also after the divorce. However, women mostly denied the right of  maintenance after the dissolution of marriage. This denial is partly resulted from the women’s ignorance of  their legal right and partly due to the negligence of the men to carry out their duty of  maintenance falsely considering that the duty has ended by the termination of marriage. Maintenance during the waiting period (iddah, distribution of  estates (gono gini, giving the unpaid dower, and widow right of  retention are among the perplexing issues following the dissolution of  marriage. Sanction against the violation of  these rulings should be enacted and implemented.

  12. Persebaran Layanan dan Infrastruktur Telekomunikasi Provinsi Papua

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prajna Deshanta Ibnugraha

    2014-05-01

    Full Text Available Layanan dan infrastruktur telekomunikasi merupakan bagian penting dari kehidupan modern karena hampir di segala bidang membutuhkan hal tersebut seperti pendidikan, pemerintahan, ekonomi dan sebagainya. Oleh karena pentingnya sektor telekomunikasi di Indonesia sebagai negara kepulauan maka perlu evaluasi tentang penyebaran layanan dan infrastrukturnya selain dilihat dari sisi fungsional dan perkembangan teknologinya. Provinsi Papua adalah provinsi terbesar di Indonesia namun justru memiliki layanan telekomunikasi yang paling sedikit dan terbatas. Demikian pula untuk penyebaran layanan ke kabupaten maupun ke distrik (kecamatan masih belum merata. Hal tersebut terbukti dari laporan hasil distribusi pita frekuensi yang hanya 1,5% untuk kawasan Maluku dan Papua serta kerapatan layanan tiap kabupaten yang ditunjukkan pada hasil penelitian ini.

  13. Evaluasi Kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan Menggunakan Analisa Multikriteria (Studi Kasus Di Desa Butuh Kidul Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aris Jatmiko

    2014-01-01

    Full Text Available Rehabilitasi hutan dan lahan (RHL merupakan upaya untuk memulihkan, mempertahankan, dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan.Tujuan akhir program ini adalah tetap terjaganya daya dukung, produktivitas serta peranan hutan dan lahan dalam mendukung sistem penyangga kehidupan. Evaluasi RHL diperlukan dalam upaya mengetahui tingkat keberhasilan RHL, menekan risiko kegagalan dan meningkatkan kemungkinan keberhasilan. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan perangkat kriteria dan indikator keberhasilan RHL, serta menggunakan perangkat kriteria dan indikator tersebut untuk menilai keberhasilan RHL di Desa Butuh Kidul Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Evaluasi RHL dilakukan dengan analisis multikriteria menggunakan metode Analytical Hierarchy Processes. Proses evaluasi dimulai dari penetapan kriteria dan indikator, kemudian diikuti dengan pemberian bobot yang melibatkan pakar, masyarakat serta stakeholder. Langkah selanjutnya adalah pemberian skor pada tiap indikator; dan perhitungan skor total tingkat keberhasilan RHL di desa Butuh Kidul Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Penelitian ini menghasilkan empat kriteria yang digunakan untuk mengevaluasi kegiatan RHL yaitu kriteria prasyarat, produksi, ekologi, dan sosial ekonomi. Dari perbandingan berpasangan yang dilakukan oleh tim pakar diperoleh bobot untuk kriteria tersebut masing-masing sebesar : 0,05; 0,21; 0,43; dan 0,31. Berdasarkan bobot tersebut maka keberhasilan RHL di Desa Butuh Kidul Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo mempunyai skor terbobotkan sebesar 0,80, dalam rentang skor 0,33-1. Persentase tingkat keberhasilan kegiatan RHL adalah sebesar 70,55 %, termasuk dalam predikat “sedang” sehingga masih perlu diadakan penyempurnaan kegiatan RHL di masa yang akan datang. Kata Kunci : Evaluasi rehabilitasi hutan dan Lahan, analisis multikriteria, kriteria dan indikator   Evaluation using Multi-criteria Analysis of Forest and Land Rehabilitation Program in

  14. PENGARUH KESIAPAN MENJADI ORANG TUA DAN POLA ASUH PSIKOSOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuli Dwi Setyowati

    2017-08-01

    Full Text Available The purpose of this study was to analyze the effect of parenthood readiness and parenting psychosocial to social development in 2-3 years old. This study used cross sectional dan retrospective design in the Village Besar, Labuhan Subdistrict, and Village Medan Area, Kota Matsum Subdistrict, Medan City. One hundred families selected by purposive sampling child and mother as respondents. Data were analyzed using Partial Least Square (PLS. The questionnaire of Parenthood Readiness used for assessing readiness to become parenthood, HOME Inventory to assessing parenting psychosocial and Vineland Social Maturity used for Social Development in 2-3 years old. Parenthood readiness was categorized by the index average of 72,1±11,07. Nearly two-thirds of families (62,0% have psychosocial parenting categorized amateurish with an index average 56,2±16,3. Mostly of children have social development categorized less independent (62,0% with an index average 56,5±14,9. The higher age of maternal and paternal, more ready to become parents and good in psychosocial parenting. These will increase opportunities for social development for children to become independent.

  15. Evaluasi Manajemen Keamanan Informasi Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI Berdasarkan ISO/IEC 27001:2013 pada Direktorat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (DPTSI ITS Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firzah Abdullah Basyarahil

    2017-03-01

    Full Text Available DPTSI merupakan sebuah direktorat untuk menangani permasalahan teknologi informasi dan sistem informasi yang dimiliki oleh ITS. Menurut UU. No. 12 Tahun 12 Ttg. Perguruan Tinggi, misi mencari, menemukan, dan menyebarluaskan kebenaran ilmiah tersebut dapat diwujudkan apabila perguruan tinggi di kelola berdasarkan suatu Tata kelola perguruan tinggi yang baik (Good University Governance. Pengelolaan Informasi merupakan salah satu aspek dalam Good University Governance, termasuk kualitas dan keamanan pengelolaan informasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dari keamanan informasi, kementrian Kominfo membuat alat bantu untuk mengukur tingkat kematangan dan kelengkapan dalam keamanan informasi yang disebut dengan Indeks Keamanan Informasi (KAMI. Penggunaan Indeks KAMI ini juga diikuti dengan penerapan ISO 27001 sebagai standar keamanan internasional yang dapat membantu sebuah organisasi memastikan bahwa keamanan informasi yang diterapkan sudah efektif. Hasil dari penggunaan Indeks KAMI versi 3.1 di DPTSI ITS ini adalah tingkat ketergantungan penggunaan sistem elektronik sebesar 26 dari total skor 50 dan masuk kedalam kategori Tinggi dimana sistem elektronik adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses kerja yang berjalan. Hasil penilaian kelima area yang telah dilakukan adalah sebesar 249 dari 645 dan berada pada kategori tidak layak. Dari hasil tersebut maka dibuat rekomendasi berdasarkan kontrol ISO 27002:2013 untuk pertanyaan-pertanyaan yang mendapat nilai kurang. Kemudian rekomendasi dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi bagi pihak DPTSI ITS Surabaya dalam melakukan perbaikan yang berkaitan dengan mitigasi atau pencegahan kerentanan keamanan informasi, serta memastikan regulasi dapat dicapai dengan baik dan kebijakan keamanan institusi di masa yang akan datang.

  16. PERKEMBANGAN DAN POTENSI PRODUKSI PERIKANAN PELAGIS KECIL, SERTA STRATEGI PEMULIHAN SUMBER DAYA IKANNYA DI LAUT JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purwanto Purwanto

    2015-03-01

    Full Text Available Laut Jawa adalah salah satu daerah penangkapan utama perikanan pelagis kecil di Indonesia. Untuk pengelolaan perikanan tersebut, telah dilakukan pengkajian sumber daya ikannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa produksi lestari maksimum (MSY dari pemanfaatan sumber daya ikan pelagis kecil sekitar 312,1 ribu ton/tahun, yang dihasilkan dari penangkapan dengan upaya optimal (EMSY setara dengan pengoperasian 996 kapal pukat cincin berukuran 80 GT dengan mesin utama 270 DK. Hasil kajian juga menunjukkan bahwa sumber daya ikan pelagis kecil di Laut Jawa sudah dimanfaatkan secara berlebih sejak 1999. Agar sumber daya ikan menghasilkan produksi pada tingkat MSY perlu dilakukan langkah pemulihannya, yaitu penghentian penangkapan ikan pada tahun pertama; kegiatan penangkapan dimulai kembali pada tahun kedua dari periode pemulihan dengan upaya penangkapan setara 80% dari EMSY dan tahun-tahun sesudahnya setara dengan EMSY. Bila terdapat resistensi kuat terhadap penghentian kegiatan penangkapan, strategi alternatifnya adalah pengendalian upaya penangkapan pada tingkat EMSY sejak tahun pertama periode pemulihan. The Java Sea is one of the main fishing areas for small pelagic fishery in Indonesia. To support the management of that fishery, an assessment of the small pelagic fish stock was conducted. The result shows that the maximum sustainable yield from utilizing small pelagic fish stock in the Java Sea was about 312.1 thousand tons per year, resulting from fishing activity with optimum effort (EMSY equaling to the operation of 996 purse seiners of 80 GT with the main engine of 270 HP. Unfortunately, fishing effort was higher than EMSY and the fish stock has been over-exploited since 1999. To ensure the optimal sustainable production from utilizing the small pelagic fish stock, it is necessary to recover fish stock by halting fishing activity in the first year of the recovery period; the fishing activity should be started at the second year

  17. DINAMIKA PERKEMBANGAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Syukron

    2013-12-01

    Full Text Available Perkembangan perbankan syariah di Indonesia merupakan suatu perwujudan dari permintaan masyarakat yang membutuhkan suatu sistem perbankan alternatif yang selain menyediakan jasa perbankan/keuangan yang sehat, juga memenuhi prinsip-prinsip syariah. Tulisan ini mencoba mereview bagaimana perjalanan dan perkembangan bank syariah di Indonesia serta dibandingkan dengan beberapa Negara muslim lainnya. Secara umum, kebijakan pengembangan perbankan syariah di Indonesia belum mencapai target yang ideal yang direncanakan. Berdasarkan Global Islamic Financial Report (GIFR tahun 2014, Indonesia menduduki urutan ketujuh turun tiga peringkat yang sempat menempati urutan keempat pada tahun 2011. Sebagai negara yang memiliki potensi dan kondusif dalam pengembangan industri keuangan syariah setelah Iran, Malaysia dan Saudi Arabia. Dengan melihat beberapa aspek dalam penghitungan indeks, seperti jumlah bank syariah, jumlah lembaga keuangan non-bank syariah, maupun ukuran aset keuangan syariah yang memiliki bobot terbesar, dapat dikatakan perkembangan perbankan syariah di Indonesia berjalan di tempat, bahkan belum menunjukkan perkembangan yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.

  18. REVIEW DESAIN INTERFACE APLIKASI SOPPPOS MENGGUNAKAN EVALUASI HEURISTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Peti Savitri

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan dari artikel ini adalah melakukan sebuah review terhadap desain antar muka (interface pada aplikasi yang bernama System Online Payment Point PT Pos Indonesia atau disingkat SOPPPOS. Review menggunakan evaluasi interaksi manusia komputer yang bernama evaluasi heuristik yang diperkenalkan oleh Molich dan Nielsen. Berdasarkan hasil evaluasi menyatakan bahwa secara umum desain interface dan kemudahan pengguna (usability dari aplikasi SOPPPOS cukup baik, namun masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki terutama dalam karakteristik kemudahan penggunaan. Kata kunci: review, interface, aplikasi SOPPPOS, evaluasi, heuristik.

  19. Evaluasi Parameter Desain Termohidrolika Teras dan Sub Kanal PLTN AP1000 Pada Kondisi Tunak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muh. Darwis Isnaini

    2013-03-01

    sepanjang bejana teras sebesar 271,53 kPa (deviasi -1,26%, dengan distribusi laju alir melalui teras aktif sebesar 48.537,9 ton/jam (deviasi 0,19%, melalui guide thimble dan core barrel sebesar 2944,8 ton/jam (deviasi -3,05% dan melalui core shroud sebesar 283,2 ton/jam (deviasi 9,98%. Perhitungan penurunan tekanan teras aktif dengan CAUDVAP, COBRA-EN dan RELAP5 adalah 76,01 kPa, 73,78 kPa dan 73,3 kPa. Perbedaan ini disebabkan karena perubahan luasan dari bagian penyangga teras ke bagian perangkat bahan bakar tidak diperhitungkan di dalam kode COBRA-EN dan RELAP5. Hasil perhitungan termohidrolika teras (analisis kanal dengan COBRA-EN diperoleh bahwa temperatur meat perangkat bahan bakar berkisar antara 507,95 – 945,45oC, temperatur permukaan kelongsong bahan bakar 302,15 – 338,75oC dan DNBR minimum berkisar 2,23 – 6,07. Adapun analisis subkanal terpanas dengan COBRA-EN dan RELAP5 diperoleh temperatur pendingin keluaran masing-masing diperoleh 329,42 oC (deviasi 1,47% dan 324,51 oC (deviasi -0,05%, fluks kalor maksimum masing-masing diperoleh 1634,13 kW/m2 (deviasi -0,04% dan 1601,0 kW/m2 (deviasi -2,06%. Keseluruhan parameter termohidrolika yang didapat dari hasil perhitungan, dibandingkan dengan data desain menunjukkan tidak adanya perbedaan yang berarti, sehingga dapat disimpulkan bahwa perhitungan menggunakan kode CAUDVAP, COBRA-EN dan RELAP5 tersebut valid.

  20. Evaluasi Potensi Airtanah Bebas untuk Penyediaan Air di Kalasan dan Prambanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Asrifah

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah 1 mengkaji ketersediaan, kualitas dan pola pemanfaatan airtanah bebas untuk kebutuhan air bersih, serta 2 mengevaluasi kondisi dan tingkat kekrilisan airtanah bebas untuk penyediaan air bersih di Kecamatan Kalasan dan Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Penelitian dilakukan dengan pendekatan penelitian deskriptif dengan cara penelitian survei (lapangan, pengambilan data dan sampel, serta analisis laboratorium. Pengumpulan data primer dengan observasi, quesioner, analisis laboratorium. Penelitian lapangan dengan teknik sampling yaitu 1purposive sampling untuk sumur gali dan sampel kualitas airtanah dan 2 randomsampling untuk wawancara. Analisis data secara matematis, kualitatif, skoring, dan spasial. Daerah penelitian terdiri atas 3 jenis sistem Akuifer, yaitu : a. Sistem Akuifer Merapi dengan potensi airtanah bebas sangat tinggi dan tinggi, dan kualilas tercemar ringan - baik; b. Sistem Akuifer Dataran Bokoharjo dengan potensi airtanah bebas tinggi - sedang, dan kualilas tercemar ringan - baik; c. Sistem Akuifer Perbukitan Bokoharjo dengan potensi airtanah bebas sangat rendah, dan kualitas tercemar ringan. Jenis sistem akuifer di daerah penelitian berpengaruh terhadap ketesediaan dan pola penggunaan, akan tetapi tidak berpengaruh pada kualitas airtanah bebas. Kualilas airtanah bebas dipengaruhi oleh kondisi sanitasi lingkungan dan aktivitas manusia. Pada tahun 2020, Kecamatan Prambanan sudah mengalami kekritisan air bersih. ABSTRACT This research aims at assessing the avialability, quality and usage of unconfined groundwater, evaluating the conditions and the critical level of unconfined groundwater for water availability in those areas. n", study was conducted by descriptive approach by means of survey research (in field, dahl and sample collection, and laboratory analysis. The primary data were collected through observation, quesioner, laboratory analysis, field research by sampling techniques are 1

  1. Evaluasi Pelaksanaan Model Pendidikan Luar Biasa di SDLB Playen Gunungkidul dan Pengasih Kulonprogo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haryanto Haryanto

    2004-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan model Pendidikan Luar Biasa, khususnya model Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB. Pelaksanaan model diketabui dengan cara mengevaluasi komponen program yang telah digariskan dari Depdikbud, di antaranya: (1 komponen makro, meliputi pendataan anak berkelainan, penentuan lokasi dan persyaratan gedung sekolah, (2 komponen mikro, meliputi ketenagaan, kurikulum, alat dan fasilitas pendidik­an, kerjasama antar departemen, organisasi kemasyarakatan terkait. Model penelitian evaluatif, menggunakan pendekatan kualitatif. Terapat penelitian di SDLB Playen dan Pengasih. Pengumpulan data melalui observasi, interviu, dan dokumenter. Teknik analisis data jenis kualitatif, menerapkan pendekatan filsafat positivisme dan rasional, membandingkan kenyataan pelaksanaan program yang sebenarhya di lapangan dengan program yang seharusnya dilaksanakan sebagai kriterium. Hasil penelitian menunjukkan: (1 pendataan anak berke­lainan telah dilaksanakan, walaupun belum sempurna, (2 penentuan lokasi gedung sekolah tidak berdasar populasi anak berkelainan, tetapi dipertimbangkan tersedianya lahan dan memenuhi volume proyek, (3 bangunan gedung sekolah belum memenuhi standart kriteria tempat pendidikan anak berkelainan, (4 tenaga kependidikan di kedua sekolah telah memenuhi kualifikasi yang ditentukan, sedang tenaga non kependidikan belum ad a, (5 pelaksanaan belajar-mengajar mengikuti kalender pendidikan dari Kanwil Depdikbud Propinsi DIY. (6 kerjasama kedua SDLB dengan instansi dan organisasi kemasyarakatan terkait berjalan baik.

  2. Evaluasi Pelaksanaan Program SMK Kelas Jauh di MAN Karanganyar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudi Salam

    2013-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelenggaraan program SMK Kelas Jauh di MAN Karanganyar.Penelitian ini merupakan jenis penelitian evaluasi dengan pendekatan model context, input, process dan product(CIPPyang dikembangkan oleh Stuflebeam.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif menggunakan persentase.Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1 Hasil evaluasi context siswa termasuk cukup relevan (23,73, dan evaluasi context guru termasuk relevan (41,14. (2 Hasil evaluasi input siswa menunjukkan skor rata-rata sebesar 43,41 (kategori baik dan skor rata-rata evaluasi input guru adalah 67,83 (kategori baik. Kurikulum yang digunakan sama dengan kurikulum SMK induk ditambah bahasa Arab dan keterampilan las. (3 Hasil evaluasi process, baik dinilai oleh siswa dengan skor 94,71 maupun oleh guru dengan skor 70,86, termasuk kategori baik. (4 Hasil evaluasi product menurut siswa adalah 9,56 dan menurut guru 15,00 sehingga secara keseluruhan termasuk kategori cukup baik. Kata kunci: evaluasi, kelas jauh, sekolah kejuruan

  3. Model Perkembangan Nilai Lahan Perkotaan di Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatmawati Raeka

    2012-09-01

    Full Text Available Kota Surabaya mengalami suatu perkembangan yang sangat pesat dibandingkan dengan pertumbuhan kota-kota disekitar Kota Surabaya.Kebijakan Pemerintah melalui NJOP sejauh ini belum dapat mengendalikan perilaku pasar tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu model perkembangan nilai lahan perkotaan di Surabaya. Teknik analisis yang digunakan dalam menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi nilai lahan perkotaan di Surabaya adalah menggunakan SPSS Inc. Kemudian model terhadap perkembangan nilai lahan perkotaan di Surabaya dengan menggunakan Geographically Weighted Regression (GWR. Hasil dari penelitian adalah model perkembangan nilai lahan yaitu Y = 0.982195 + 0.904970X1 + 0.293309X2 + 0.279019X3 + 0.036190X4 - 0.131236X5 - 0.082324X6 dan simulasi faktor-faktor yang dominan dipengaruhi oleh faktor jarak berupa faktor jarak terhadap CBD, jarak ke pusat perbelanjaan lokal dan faktor sosial yaitu jumlah penduduk.

  4. Evaluasi User Interface Video Interaktif Manusia Purba dengan Menggunakan Metode Heuristik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emi Iryanti

    2014-11-01

    Full Text Available Aplikasi video interaktif mengenai manusia purba didesain dan diimplementasikan bertujuan agar materi mengenai manusia purba yang salah satu tujuannya ialah menjadi bagian dari alat peraga di museum tertentu memiliki tampilan yang lebih interaktif dan tidak melupakan unsur pendidikan. Aplikasi ini memungkinkan pengguna mendapatkan pengalaman baru dalam pembelajaran dan memotivasi pengguna untuk menyukai pengetahuan sejarah. Proses evaluasi pada aplikasi ini dilakukan untuk  mengenali masalah-masalah usability pada rancangan antarmuka, metode yang digunakan yaitu evaluasi heuristik berdasarkan 10 panduan kriteria yang dikembangkan oleh Jacob Nielsen. Langkah-langkah dalam melakukan evaluasi ini adalah menentukan kriteria evaluator, melakukan evaluasi dan menganilisi hasil evaluasi. Setelah dilakukan evaluasi, evaluator menemukan 8 isu permasalahan interface usability dan desain konten sebagai bahan perbaikan dan pengembangan produk.

  5. Evaluasi Sistem Pendeteksi Intrusi Berbasis Anomali dengan N-gram dan Incremental Learning

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Agus Adi Wirawan

    2017-01-01

    Full Text Available Keberadaan teknologi informasi yang terus berkembang dengan pesat menjadikan kebutuhan akan penggunaannya semakin hari semakin meningkat. Transaksi data melalui internet telah menjadi kebutuhan wajib hampir dari semua perangkat lunak yang ada saat ini. Perangkat lunak seperti media social, colud server, online game, aplikasi layanan pemerintah, aplikasi pengontrol suatu tempat secara remote, dsb. Tentu dengan berbagai macam penggunaan internet tersebut dibutuhkan metode untuk mengamankan jaringannya. Sistem pendeteksi intrusi atau yang pada umumnya disebut IDS (Intrusion Detection System merupakan solusi untuk mengamankan suatu jaringan. Sistem ini nantinya bertugas untuk menentukan apakah suatu paket merupakan bentuk serangan atau paket biasa sesuai dengan kondisi tertentu. Saat ini telah banyak dikembangkan aplikasi IDS (Intrusion Detection System, namun sebagian besar yang dikembangkan berbasis signature atau menggunakan rule, dan sebagaian kecil menggunakan anomali. Anomali adalah suatu metode untuk mencari penyimpangan dalam sebuah data. Pada aplikasi ini konsep IDS yang diterapkan adalah IDS berbasis anomali dimana analisis datanya pada infromasi paket data yang dikirimkan. Pada tugas akhir ini menggunakan dua metode, yaitu metode n-gram yang digunakan untuk mengitung distribusi byte karakter pada paket data sedangkan metode mahalanonis distance digunakan untuk menghitung jarak antara paket data normal dan paket data yang berupa intrusi. Metode mahalanobis distance dapat membedakan paket data yang normal dan paket data yang berupa intrusi dengan menghitung rata-rata dan standar deviasi dari paket data.

  6. PERKEMBANGAN DESALINASI AIR LAUT DENGAN TEKNOLOGI NANOMATERIAL

    OpenAIRE

    Judistira, J.

    2017-01-01

    Abstrak Dengan struktur dan morfologi unik yang dimiliki oleh nanomaterial, penggunaan nanomaterial menjadi pusat perhatian peneliti-peneliti untuk mengembangkannya sehingga dapat diaplikasikan pada kebutuhan-kebutuhan tertentu. Salah satu pemenfaatan tersebut adalah dalam membran desalinasi. Hasil perkembangan terkini menghasilkan membran dengan nanomaterial didalamnya dapat memberikan fluks aliran air yang sangat besar dan menyingkirkan garam yang terkandung dalam air laut yang diolah. ...

  7. Evaluasi Elektrokardiogram Interval QTc dan JTc pada Penderita Malaria Vivaks yang Diberikan Dihidroartemisinin-Piperakuin dan Primakuin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jason Sriwijaya

    2016-03-01

    Full Text Available Dihidroartemisinin-piperakuin (DHA-PPQ telah digunakan secara global sebagai terapi malaria vivaks. Salah satu efek samping DHA-PPQ adalah pemanjangan repolarisasi ventrikel yang dapat menimbulkanaritmia ventrikuler yaitu Torsade de Pointes (TdP. Studi before-after ini bertujuan untuk mengetahuiperbedaan rerata interval QTc dan JTc penderita malaria vivaks sebelum dan sesudah pemberian DHA-PPQdan primakuin (PQ. Penelitian dilakukan di Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Jakarta pada bulan Mei-Juli2015. Sumber data adalah data sekunder hasil rekaman EKG pada penelitian utama “Safety, tolerability, andefficacy of artesunat-pyonaridine or dihydroartemisinin-piperaquine in combination with primaquine as radicalcure for P.vivax in Indonesian soldiers” tahun 2010. Subyek yang masuk kriteria seleksi pada pemberianDHA-PPQ dan PQ, masing-masing berjumlah 24 subyek dan 14 subyek. Interval QT dan JT dalam penelitianini menggunakan dua formula yang sudah dikoreksi terhadap frekuensi denyut jantung yaitu formula Bazett(QTcB, JTcB dan Fridericia (QTcF, JTcF. Pemberian DHA-PPQ menunjukkan pemanjangan rerata intervalQTcF secara bermakna dibandingkan baseline yaitu sebesar 14,42 milidetik terjadi di D3 predose dan 20,53milidetik di D3 postdose. Rerata pemanjangan interval JTcF setelah pemberian DHA-PPQ adalah 13,43milidetik di D3 postdose. Pada pemberian PQ terdapat perbedaan nilai rerata interval QTcB dibandingkanbaseline sebesar 19,42 milidetik. Rerata pemanjangan interval JTcF dibandingkan baseline 16,50 milidetik diD42 postdose dan secara statistik bermakna. Kata kunci: dihidroartemisinin-piperakuin, primakuin, malaria vivaks, Torsade de Pointes, interval QTc, interval JTc.   Electrocardiogram Evaluation of QTc and JTc Interval of DihydroartemisininPiperaquine and Primaquine Therapies Given to The Vivax Malaria Patients Abstract Dihydroartemisinin-piperaquin (DHA-PPQ has been used globally as standard combination therapies for vivax malaria treatment

  8. Dampak Stimulasi Kognitif Disertai Pemberian Garam Beriodium Tiga Bulan terhadap Kecukupan Iodium, Kualitas Lingkungan Pengasuhan dan Perkembangan Kognitif Balita di Daerah Endemik GAKI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Leny Latifah

    2015-01-01

    in maternal quality of care related to quality of home stimulation relevance with child non verbal cognitive development. It was suggested to optimized maternal parenting quality to enhance child cognitive development in IDD areas. Future research should extend the time of intervention to evaluate the impact of the intervention on child verbal cognitive development, iodine intake and also thyroid status. Keywords: cognitive stimulation, iodized salt, iodine status, cognitive development, under five years children. ABSTRAK International Child Development Steering Group menyebutkan stimulasi kognitif tidak memadai dan GAKI sebagai dua dari empat faktor risiko utama kegagalan perkembangan anak di negara berkembang. Belum diketahui dampak kombinasi intervensi gizi iodium dan stimulasi perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak stimulasi kognitif berbasis pengasuhan disertai intervensi garam beriodium 30 ± 5 ppm terhadap peningkatan status iodium, kualitas lingkungan pengasuhan, dan perkembangan kognitif anak. Penelitian dilakukan di Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo terhadap 76 anak 4-5 tahun beserta ibunya. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimental pre test post test with control group design. Pengambilan data kualitas lingkungan pengasuhan dengan HOME, kecukupan iodium dengan EIU, dan kemampuan kognitif anak diukur dengan WPPSI (Weschler Primary and Preschool Scale of Intelligent. Intervensi dilakukan selama 3 bulan. Tidak ada perbedaan tingkat EIU kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebelum dan sesudah intervensi (p>0.05, dengan rerata EIU lebih (254 μg ± 130 μg/L. Perubahan proporsi status defisien dan ekses iodium belum menunjukkan perubahan signifikan. Hasil analisis kelompok intervensi menunjukkan skor lebih tinggi dalam kualitas lingkungan pengasuhan pada aspek: stimulasi bahasa (p<0.05, materi belajar (p<0.05, dan variasi pengalaman (p<0.05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata peningkatan kelompok eksperimen

  9. Evaluasi Orientasi Layanan Sebagai Bagian dari Budaya Organisasi dan Efeknya Terhadap Kinerja Organisasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahyar Yuniawan

    2011-01-01

    Full Text Available Nowadays, there are many organizations including universities supposed to develop their performance or effectiveness and also their service quality. Effectiveness have become an important issue because of the explanation on what makes the organizations have their excellence, high quality, productivity, vitality, which represents the concept of effectiveness in organizational science literature. In addition, organizational performances are complex and become one of functions of many variables. One of the multi facet variables which is continuously taken into account from many faculties and business professionals is orientation. Although it is difficult to conceptualize and to measure, organizational orientation directly affects the organizational performance. Organizational orientation, especially service orientation, has shown the significant effect to organizational performance. Together with the increase of the interest in gaining the service orientation, this concept has been proved to be main factor in creating the superior customer value and service quality. The study aims to evaluate the university service orientation as social variable, to empirically test its relationship to organizational performance measures dan to provide managerial implications. The premise behind the study is that service-oriented organizations that strategically choose to emphasize service excellence as a valueadded deliverable will perform significantly better than organizations that do not possess this orientation. This study was aimed to measure the service orientation concept as an aspect of organizational culture and to understand the the relationship between strategically-chosen service orientation, employee service outcomes and business performance by using multiple informants. To date, little empirical research has focused on understanding the complex relationship between service orientation and organizational performance. Moreover, existing research tends

  10. Media Baru dan Peluang Counter-Hegemony atas Dominasi Logika Industri Musik (Studi Kasus Perkembangan Netlabel di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alexander Beny Pramudyanto

    2013-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui relasi antara peluang counter-hegemony dengan dominasi logika industri musik. Perspektif ekonomi politik dan budaya industri digunakan dalam melakukan penelitian ini. Sebagai penelitian kualitatif kritis, digunakan metode studi kasus dengan cara observasi dan studi dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Netlabel dapat dikategorikan sebagai counter-hegemony yang berhubungan dengan dominasi logika industri musik. Sebagai counter-hegemony, Netlabel didukung oleh pengaruh fenomena pertumbuhan internet dan media baru.

  11. EVALUASI PROGRAM KONSELING DI SMP KOTA MALANG: DISCREPANCY MODEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Nanda Eka Saputra

    2015-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui kesenjangan antara performansi program konseling di SMP Kota Malang dengan standar yang telah ditentukan. Penelitian ini menggunakan standar dari Guidelines for Performance Based Professional School Counselor Evaluation. Standar tersebut berbunyi “konselor sekolah professional melaksanakan konseling pada siswa secara individual dan kelompok yang teridentifikasi kebutuhan dan masalahnya dan memerlukan bantuan”. Penelitian ini adalah penelitian evaluasi. Evaluasi yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan discrepancy model. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sistem yang difokuskan pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program konseling. Berdasarkan analisis hasil evaluasi, program konseling di SMP Kota Malang masih jauh dari standar. Hasil penelitian ini merekomendasikan kepada konselor untuk memperbaiki kualitas pelaksanaan program konseling, sehingga memberikan pengaruh positif bagi siswa.

  12. Evaluasi Penerapan Internal Control dan Pelaksanaan Good Corporate Governance pada PT PLN (Persero Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iswandi Iswandi

    2011-11-01

    Full Text Available PT. PLN (Persero Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang have implemented Internal Control and Good Corporate Governance. The research would like to evaluate the implementation of Internal Control accordance with COSO’s criteria (Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission and KNKG’s criteria (Komite Nasional Kebijakan Governance. Based on research found that five components of COSO such as control environment, risk assessment, control activities, information and communication, monitoring have been implemented but unfortunately one of the component such as control activities not yet implemented properly accordance with COSO’s criteria. The company also have been imlemented GCG accordance with KNKG’s criteria but still need development through internalization GCG’s spirit among the employees because some employees still have different perception related to GCG. For example from employee stand point there’s no problem receive special gift or receive special payment from customer and have a conflict of interest when deal with public accountant.

  13. THE LOST-CITY DAN LOST-SPACE KARENA PERKEMBANGAN PENGEMBANGAN TATA-RUANG KOTA Kasus Koridor Komersial Jalan Tunjungan Kotamadya Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Benny Poerbantanoe

    1999-01-01

    Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Malang and Ujung Pandang with their respective spesific colonial character impression. For the aging generation of the town, Surabaya is called with much regret as the lost city, because of the declining quality of some of its urban artefacts, which once has been their pride and their joy. The abovementioned commercial corridor of Jalan Tunjungan is an example of a lost space Abstract in Bahasa Indonesia : Kota adalah arsitektur. Arsitektur yang bukan sekedar gambar (wujud fisik-visual dari kota yang bisa dilihat saja, melainkan juga sebagai suatu konstruksi. Yaitu konstruksi dari kota sepanjang waktu (Aldo Rossi, 1980. Kota merupakan karya seni yang sempurna, yang dibuat hanya oleh orang-orang yang benar-benar mengerti tentang urban. Konsep kota atau tepatnya urban-artefak sebagai karya seni selalu muncul dan diketemukan dalam bentuk-bentuk yang bervariasi ; dalam segala jaman dan kehidupan sosial-religius. Urban-artefak selalu berkaitan dengan tempat, peristiwa dan wujud-kota. Kota pada umumnya mempunyai sifat dinamis, alias tidak statis. Oleh karena itu tidaklah berlebihan apabila terdapat pernyataan umum yang menyebutkan bahwa; kota itu adalah lambang perjalanan sejarah, teknologi dan jamannya. Namun jika disimak dari sistem-sejarah maupun sistem-visual. Banyaknya ruang fisik dan sosial telah berubah baik secara kwalitas maupun kwantitas, sebagai konsekwensi logis adanya pertumbuhan (perkembangan dan pengembangan dari ruang fisik dan sosial, yang belum dikelola secara benar dan baik. Bisa mengganggu keseimbangan , serta merusak kesan dan memori publik tentang identitas dan citra. Yang akhirnya akan dapat melahirkan apa yang disebut dengan lost space. Surabaya adalah salah satu kota besar di Indonesia, yang memiliki beberapa artefak-urban yang spesifik. Salah satunya yaitu jalan Tunjungan; yang pernah didesain serta dikembangkan pada masa pemerintahan Gemeente, sebagai "koridor komersial" Belanda dengan segala kelebihan dan

  14. EVALUASI KESEPADANAN MUTU GIZI TEMPE KEDELAI PANGAN REKAYASA GENETIK (PRG DAN NON-PRG SERTA DAMPAK KONSUMSINYA PADA TIKUS PERCOBAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dadi Hidayat Maskar

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThis study was conducted to evaluate the effect of tempe that were made from Genetically Modified (GM and non-GM soybean on protein quality, malondialdehide (MDA levels, intracellular antioxidant superoxide dismutase (SOD activity in the liver and kidneys, as well as spermatozoa profile of experimental rats. Fourty five Sprague Dawley rats divided into eight treatment grups and one control, fed with tempe and soybean from GM and non-GM at 10% and 20% concentrations for 90 days. The results showed that there was no significant difference in term of protein quality, tempe made from GM soybean is substantially equivalent with tempe made from non-GM soybean. Results showed that group which was given ration of 10% protein from conventional soybean had lower liver and kidney MDA levels as compared to GM tempe 10% and 20% groups, but was not significant compared to conventional soybean 20% and casein 10% groups. While the value of liver and kidney SOD activity were not significantly different (p>0.05 between the groups of rats. There was no significant differences among the spermatozoa profiles treatment groups and control and they were within normal condition. Results of protein quality, MDA, SOD, and spermatozoa profile showed that tempe made from GM soybean was substantially equivalent with the non-GM soybean.Keywords: GM soybean, MDA, non-GM tempe, SOD, spermatozoa profileABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh tempe Pangan Rekayasa Genetik (PRG dan non-PRG meliputi kualitas protein, kadar malondialdehida (MDA hati dan ginjal, aktivitas superoksida dismutase (SOD hati dan ginjal, dan profil spermatozoa pada tikus percobaan. Sebanyak 45 tikus terbagi ke dalam delapan perlakuan dan satu kontrol yang diberikan perlakuan dengan ransum tempe dan kedelai, baik PRG maupun non-PRG, dengan konsentrasi 10% dan 20% selama 90 hari. Hasil percobaan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam kualitas protein

  15. Terapi Okupasi Perkembangan Motorik Halus Anak Autisme

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Evi Hasnita

    2017-02-01

    Full Text Available Anak autis diartikan sebagai gangguan perkembangan pervasif yang ditandai oleh adanya abnormalitas dan kelainan yang muncul sebelum anak berusia 3 tahun. Hampir semua anak autisme mempunyai keterlambatan dalam perkembangan motorik halus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi okupasi terhadap perkembangan motorik halus anak dengan autisme di Sekolah Luar Biasa (SLB Khusus Autis Al-Ikhlas Bukittinggi tahun 2014. Menggunakan rancangan penelitian eksperimen dengan menggunakan One Group Pretest Post Test Design, dengan cara total sampling dan jumlah sampel 13 orang. Hasil penelitian didapatkan sebelum intervensi yaitu mean 3,62 (diragukan dan setelah intervensi menjadi mean 7,85 (sesuai tahap perkembangan dimana p value = 0.00 (α<0.05. Dapat disimpulkan bahwa terapi okupasi efektif terhadap perkembangan motorik halus anak dengan autisme dan kepada pihak petugas sekolah autis agar dapat secara rutin melaksanakan terapi okupasi sebagai salah satu intervensi keperawatan terhadap perkembangan motorik halus anak dengan autisme. Diharapkan dengan adanya penelitian ini, terapi yang telah diteliti dapat berguna dalam memberikan intervensi khususnya anak yang mengalami gangguan motorik halus agar bisa lebih mandiri. Kata kunci: Terapi Okupasi, Motorik Halus, Anak Autisme This study aims to determine the effectiveness of occupational therapy on the development of fine motor skills in children with autism in Al-Ikhlas Special Children’s School (SCS for Autism Bukittinggi 2014.This research was conducted by observation in SCS for Autism Al-Ikhlas from November 2014 until December 2014. The design of this research was an experimental research using One Group Pretest Post Test Design. The sample was taken by using total sampling technique with the total sample of 13 people. The result of this research showed the average of stimulation in child’s development before the intervention, was 3.62 (doubtful and after the intervention, the

  16. Perkembangan Korupsi Dalam Novel Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Shoim Anwar

    2012-12-01

    Full Text Available Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan korupsi yang terepresentasikan dalam novel Indonesia. Teori yang digunakan adalah teori sosiologi, kajian budaya, jaringan, dan pasca­kolonial. Sumber datanya adalah novel Korupsi (1954 karya Pramoedya Ananta Toer, Senja di Jakarta (1970 karya Mochtar Lubis, Ladang Perminus (1990 karya Ramadhan K.H., Orang-­Orang Proyek (2002 karya Ahmad Tohari, dan Memburu Koruptor (2009 karya Urip Sutomo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sesuai dengan latar waktu dalam novel, waktu penyelesaian, serta waktu diterbitkan, perkembangan korupsi dalam novel Indonesia dapat dirumuskan dengan periode tahun: 1945-1954, 1954-1957, 1966-1976/1982, 1991-1992/2001, 1998-2009. Korupsi dalam teks novel Indonesia berkembang semakin luas baik dari segi pelaku, penyebab, modus, maupun sifatnya. Abstract: This paper is aimed at describing the development of corruption in Indonesian novels. This paper uses theories of sociology, cultural studies, network, and postcolonial. The sources of data are Korupsi (1954 by Pramoedya Ananta Toer, Senja di Jakarta (1970 by Mochtar Lubis, Ladang Perminus (1990 by Ramadhan K.H., Orang­Orang Proyek (2002 by Ahmad Tohari, and Memburu Koruptor (2009 by Urip Sutomo. The result of the research shows that in accordance with the background of the time in the novels, completion time, and publication time, the development of corruption in Indonesian novels can be formulated by the way of periods of years: 1945-1954, 1954-1957, 1966-1976/1982, 1991-1992/2001, 1998-2009. Corruption in the texts of Indonesian novels has developed widely in terms of actors, causes, modes, and nature. Key Words: corruption, period, development, Indonesian novels

  17. EVALUASI KERAGAMAN GENETIK IKAN KANCRA DENGAN MENGGUNAKAN MARKER Mt DNA D-loop DAN RANDOM AMPLIFIED POLYMORPHISM DNA (RAPD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Estu Nugroho

    2016-11-01

    Full Text Available Variasi genetik ikan kancra yang dikoleksi dari daerah Kuningan (Pesawahan, Gandasoli, dan Ragawacana dan Sumedang di Jawa Barat telah diteliti dengan menggunakan polimorfisme Mitokondria DNA D-loop dan Random Amplified Polymorphism DNA (RAPD. Berdasarkan analisis Mt DNA tidak terdapat perbedaan yang nyata antara ras ikan kancra dari empat lokasi tersebut. Sedangkan analisis RAPD menunjukkan perbedaan yang nyata. Panjang daerah Mt DNA D-loop ikan kancra berkisar antara 700--800 bp. Satu komposit haplotype terdeteksi dengan menggunakan 4 enzim restriksi yaitu Rsa I, Nde II, Taq I, dan Sac I pada sekuens D-loop. Dua dari 20 primer RAPD menunjukkan perbedaan yang nyata di antara keempat populasi ikan kancra. Jarak genetik berdasarkan polimorfisme dua primer tersebut adalah 0,349. The aim of this research was to evaluate genetic variability of Tor soro. The genetic variability of Tor soro collected from Kuningan (Pesawahan, Gandasoli, and Ragawacana and Sumedang, West Java were examined using polymorphism of the mitochondria DNA (MtDNA D-loop and RAPD markers. Based on MtDNA D-loop analysis, there was no significant different among collection. The length size of MtDNA D-loop region was approximately 700--800 bp. A composite haplotype was detected using four endonuclease i.e. Rsa I, Nde II, Taq I, and Sac I. Two of 20 RAPD primers showed significantly different among collections. Average genetic distance based on the polymorphism of two primers was 0.349.

  18. PERKEMBANGAN PERBANKAN DAN PROBLEM INTERMEDIASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Manap Pulungan

    2017-03-01

    Full Text Available After economy crisis in 1997/1998, gradually banking intermediation had held its function again although untilnow it was still far from what it was hoped. Some banks had already fulfilled the regulation of Indonesia Bank togive credit more than 78% (LDR, but there were still many banks that had not fulfilled the regulation. Thefactors of high interest rate, banking efficiency, and economy infrastructure availability were considered as thefactors that impeded the banking intermediation function. Not all those problems belonged to Indonesia Bank.However, some of them were the homework for government (like economy infrastructure supplying. Thus,cooperation between Indonesia Bank and government was something that had to be done to finish the problem.Besides, there were other problems that needed to be paid attention in bank performance that was gradually better.They were: (1 banking credit which was farther from real sector (agriculture and industry; (2 credit which wasnot evenly distributed in all areas (3 savings dominated by short term fund; (4 banking structure which tendedoligopoly; and (5 most savings or fixed deposits which were dominated by few account owners.

  19. Pengaruh Jenis Mangsa dan Suhu pada Perkembangan Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae dan Peranannya dalam Pengendalian Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tris Haris Ramadhan

    2008-07-01

    Full Text Available Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae is the vector of citrus greening (Huanglongbing bacterium and the most serious impediment to citrus culture. Classical biological control of this psyllid vector should contribute to suppress their population. This research was conducted to determine the performance of Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae when they were fed with D. citri. The larval performance index of M. sexmaculatus on D. citri compared with Aphis craccivora Koch (Hemiptera: Aphididae diet was 1.3.M. sexmaculatus fed with D. citri had lower fitness than those fed with A. craccivora as shown by longer larval stadium, lower adult dry weight, less number of egg produced and lower percentage of egg hatched. M. sexmaculatus grew best at the temperature of 27oC. Employing the exclusion procedure under field condition,M. sexmaculatus could reduce the population of D. citri up to 90%. These findings showed that theM. sexmaculatus could be a potential predator in reducing D. citri, particularly when the more preferred prey A. craccivora was not present.   Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae merupakan kelompok Psyllid yang menularkan penyebab penyakit Huanglongbing yang sangat berbahaya pada tanaman jeruk. Pengendalian hayati klasik telah banyak memberikan kontribusi dalam pengendalian di lapangan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat penampilan Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae dengan pakan D. citri. Indeks penampilan larva M. sexmaculatus dengan pakan D. citri dibandingkan dengan Aphis craccivora Koch (Hemiptera: Aphididae adalah 1,3. M. sexmaculatus yang diberi pakan D. citri menunjukkan penurunan kebugaran dibandingkan jika diberi pakan A. craccivora seperti yang ditunjukkan dengan stadium larva lebih lama, penurunan berat kering serangga dewasa, telur yang dihasilkan lebih sedikit, dan penurunan jumlah telur yang menetas. Menggunakan metode eksklusi pada kondisi

  20. Kepemimpinan Gembala: Suatu Kajian Filosofis tentang Proses Integrasi Kepemimpinan Rohani dan Sekuler

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nicodemus Yuliastomo

    2010-04-01

    Full Text Available Tugas gembala jemaat untuk memelihara umat Allah, merupakan tugas yang sangat strategis. Pada satu sisimanusia diperhadapkan kepada kompleksitas permasalahan yang semakin lama semakin rumit. Gereja melalui fungsipenggembalaannya bisa menjadi tempat bagi orang-orang untuk mendapatkan jawaban dan pertolongan dalamhidupnya. Pada sisi yang lain dengan tingkat perkembangan sumber daya manusia dan ilmu pengetahuan yang semakinmaju, gereja sebenarnya bisa memanfaatkannya untuk pelayanan secara maksimal. Realitanya, sekarang orang lebihmencari jawaban melalui apa yang ditawarkan para pofesional dunia. Gereja dianggap ketinggalan jaman dalamupaya menjalankan tugas dan fungsinya. Melalui berbagai pandangan dan survei yang ada, diperoleh kesimpulanbahwa salah satu penyebab kemunduran gereja adalah tidakberfungsinya kepemimpinan gembala dengan baik.Mengingat kondisi seperti ini kepemimpinan gembala mesti digali, dikaji , dan dikembangkan, salah satu diantaranyamelalui pendekatan dengan bidang lain, dalam hal ini integrasi kepemimpinan rohani dan sekuler. Melalui tehnikpengumpulan data literatur (Library Research, yaitu melakukan penyelidikan terhadap buku-buku dan tulisantulisanyang berkaitan dengan karya ilmiah, berdasarkan pendekatan : hermeneutik, komparatif, evaluasi dan induksidan diduksi. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh pengertian kepemimpinan gembala sebagai proses integrasikepemimpinan rohani dan sekuler serta kontribusinya bagi pelayanan gereja, sehingga gembala dan gereja dapatmenjalankan pelayanannya dengan baik.

  1. CIPP: Suatu Model Evaluasi Program Pendidikan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ihwan Mahmudi

    2011-06-01

    Full Text Available Sistem pendidikan merupakan sebuah kumpulan-kumpulan strategi yangdigunakan oleh sebuah institusi dalam menjalankan program pendidikannya.Sistem adalah struktur yang memiliki rangkaian-rangkaian unsure-unsurpendidikan yang integral yang membentuk suatu kesatuan yang utuh. Sebuahstruktur yang didasari oleh ideology dasar sebagai pijakan untuk mewujudkantujuan pendidikan tertentu dengan mekanisme yang tertib dan teratur. Mekanismeinilah yang mengatur secara langsung sistem pendidikan ketika dihadapkankepada realita proses belajar mengajar secara langsung.Evaluasi pendidikan merupakan salah satu bentuk mekanisme sistempendidikan yang bertujuan untuk meninjau ulang proses pendidikan yang telahdilaksanaka dalam beberapa kurun waktu tertentu. Tinjauan ulang tersebutdimaksudkan untuk memahami, menggali, serta mengkoreksi proses pendidikantersebut sehingga akan diketahui celah-celah kekurangan yang harus diperbaikidan ditutupi. Maka dari itu, evaluasi pendidikan sangat dibutuhkan dalam upayamewujudkan suatu sistem pendidikan yang baik. Yaitu suatu sistem pendidikanyang selalu memperbaiki diri dengan menutupi setiap kekurangan dari waktuke waktu.

  2. Integrasi Foto Udara dan Sistem Informasi Geografis untuk Evaluasi Penentuan Letak Bangunan Candi di Wilayah Prambanan, Klaten, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutikno Sutikno

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Sebagai bangunan keagamaan, bangunan candi didirikan atau dibangun berdasarkan syarat tertentu.  Dikenal beberapa kitab pedoman pembangunan candi seperti Manasara, Silpasastra, Vastupurusa, Kashyapasilpa. Pedoman pembangunan candi tersebut tidak hanya berlaku di India saja tetapi juga di Indonesia dan begitu juga di wilayah Prambanan. Lahan yang sesuai adalah lahan yang subur, datar, jenis tanah yang baik, permeabilitas baik, tidak mengandung gas atau racun, serta mudah memperoleh air. Kesesuaian lahan merupakan tujuan utama dari penelitian ini. Penelitian dilakukan terhadap lahan di wilayah Prambanan meliputi Kecamatan Kalasan dan Prambanan Kabupaten Sleman, DIY dan Kecamatan Prambanan,  Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Digunakan data foto udara hitam putih skala 1:20.000 liputan wilayah Yogyakarta tahun perekaman 2001. Dari foto udara akan dilakukan interpretasi parameter fisik lahan yaitu bentuklahan dan penggunaan lahan.  Parameter lainnya diperoleh dari data sekunder hasil penelitian yang telah dilakukan. Dilakukan interpretasi, digitasi, overlay analisis dan penilaian terhadap parameter fisik lahan dengan bantuan perangkat SIG dan diperoleh kelas kesesuaian lahan untuk bangunan candi. Diperoleh tiga kelas kesesuaian lahan untuk bangunan candi yaitu kelas S1 (Baik, S2 (Sedang dan S3 (Buruk. Dari 11 bangunan candi terdapat sembilan candi yang terletak di lahan kelas S1 (Baik, dua candi di lahan kelas S2 (Sedang dan tidak ada candi yang terletak di lahan kelas S3 (Buruk. Bangunan candi yang didirikan dengan persyaratan lahan secara konseptual dan tradisional berdasarkan kitab ternyata  sesuai dengan kriteria  kesesuaian lahan dalam pengetahuan modern. Integrasi antara data penginderaan jauh (foto udara dan perangkat analisis SIG (ArcView dapat digunakan untuk menyadap informasi parameter fisik lahan untuk memperoleh kelas kesesuaian lahan untuk bangunan candi di wilayah Prambanan.   ABSTRACT As a religious building, the temple was

  3. Evaluasi Pelaksanaan Program Kursus Bahasa Inggris Sanggar Kegiatan Belajar (SKB di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhaeni Nurhaeni

    2004-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang: (1 relevansi program kursus dengan kebutuhan warga belajar; (2 karakteristik input yang terlibat dalam program; warga belajar, tutor, penyelenggara, program belajar, serta sarana dan prasarana pendukung program; (3 gambaran tentang proses pembelajaran yang mencakup: aktivitas tutor, persiapan mengajar, strategi mengajar, aktivitas warga belajar, pelaksanaan evaluasi kemajuan belajar, (4 manfaat program bagi warga belajar dan kelangsungan program. Sumber data penelitian adalah warga belajar dan pengelola kursus bahasa Inggris yang dilaksanakan oleh SKB Kota Yogyakarta, yang terdiri atas: (1 warga belajar bahasa Inggris sebanyak 15 orang, (2 tutor 2 orang dan (3 3 orang penyelenggara (pamong belajar SKB, (4 Kepala SKB. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan model evaluasi CIPP (context, input, process, product. Untuk menganalisis data penelitian ini digunakan metode kualitatif deskriptif berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kursus bahasa Inggris diselenggarakan dalam rangka memenuhi kebutuhan warga belajar untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam berbahasa Inggris. Hasil evaluasi input menunjukkan warga belajar terdiri 15 orang lakd-laki yang sebagian besar dari mereka berusia kurang dari 45 tahun (sasaran usia prioritas. Rata-rata pendidikan warga belajar SLTP dan SLTA. Latar belakang pendidikan tutor dan penyelenggara cukup memenuhi, sarana dan fasilitas pendukung pembelajaran bahasa Inggris masih kurang memadai. Pelaksanaan kegiatan pembelajaran secara rutin berlangsung setiap had selama 10 hari. Tingkat kehadiran warga belajar cukup baik, begitu juga aktivitas warga belajar dalam hal pembelajaran. Tingkat kehadiran dan aktivitas tutor secara keseluruhan dalam kegiatan pembelajaran termasuk baik. Pelaksanaan evaluasi belajar dan tutor maupun pamong belajar SKB dilakukan pada awal program, selama

  4. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN DAN OPTIMASI PENGGUNAAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L. (Studi Kasus di Kecamatan Batee dan Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie Propinsi Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Sri Jayanti

    2013-08-01

    Full Text Available The research was conducted to find out the classification of land suitability and the influences of land characterization for cacao; and to optimize the land use based on the classification of land suitability. This classification was derived from physical and chemical properties of land and by overlaying maps which suitable with the requirements of cacao’s growth using ArcGIS. The suitable level for cacao was optimized using QM for windows to obtain the optimal land. The classification of land suitability in Batee District were: S1 (very suitable was 35,42 % (2.572,662 ha; S2 (suitable was 20,31 % (1.922,737 ha and N (not suitable was 44,27 % (3.572,008 ha, respectively. The classification of land suitability in Padang Tiji District were: S1 (very suitable was 2,72 % (306,173 ha; S2 (suitable was 92,50 % (10.429,770 ha and N (not suitable was 4,79 % (539,606 ha, respectively. Based on the linear programming, the results showed that the optimal land was 3.475,065 ha with the maximum profit was Rp 29.756.057.638,21. This production begun at the 7th year. The actual land areas in Batee and Padang Tiji Districts were 4.495,359 ha and 10.735,943 ha, respectively. This results implied that there was still the availability of land that could be used to develop cacao. Keywords: the land suitability, cacao, linear programming, optimization.   ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelas kesesuaian lahan tanaman kakao; mengetahui pengaruh karakteristik lahan untuk pengembangan kakao dan memperoleh tingkat kelayakan usahatani; dan optimalisasi penggunaan lahan berdasarkan kelas kesesuaian lahan. Kelas kesesuaian lahan didapatkan dengan mencocokkan sifat fisik dan kimia dari lahan usahatani serta mengoverlaikan peta-peta yang sesuai dengan persyaratan tumbuh tanaman kakao dengan ArcGIS. Selanjutnya dihitung tingkat kelayakan usahatani kakao dan dilakukan optimasi menggunakan QM for Windows untuk mendapatkan lahan optimum dengan

  5. EVALUASI PEMBELAJARAN SEJARAH PADA SMA NEGERI DI DKI JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umasih Umasih

    2012-07-01

    Full Text Available This article discusses the evaluation done by history teachers in high school in Jakarta, especially on the understanding of teachers about the evaluation of learning and the types and models of evaluation they perform. The instrument used to get the data s in the form of questionnaire given to 38 teachers from 152 people as the population using survey techniques. The results showed that most respondents (94.73% understand the principles of competency-oriented evaluation. Evaluation after the implementation of KTSP (the curriculum at the level of education units is different in quantity, form and manner about assessment. 23.69% of the respondents differ in quantity (frequency, the methods of evaluation and weighted score. Assessment given not only to answer the questions either multiple choice or essay, but students are also working on a quiz question, analyzing sources, practicing skills in developing mind mapping as well as a portfolio. While the types and models of assessment that are suitable for assessing history learning outcomes is the judgment that can measure cognitive and affective discourse up to the levels of analysis. Keywords: principles of evaluation, competence, and model evaluation Artikel ini membahas tentang evaluasi yang dilaksanakan guru-guru sejarah SMA Negeri  di DKI Jakarta, khususnya tentang pemahaman guru mengenai pelaksanaan evaluasi pembelajaran serta jenis dan model evaluasi apa yang dilaksanakannya. Instrumen yang digunakan untuk menjaring data berupa angket yang diberikan kepada 38 orang guru dari 152 orang sebagai populasi dengan menggunakan teknik survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (94,73 % memahami prinsip evaluasi yang berorientasi pada kompetensi. Pelaksanaan evaluasi sesudah pemberlakuan KTSP berbeda  dalam kuantitas, bentuk soal dan cara penilaian. 23,69 % responden menyatakan berbeda dalam kuantitas (frekuensi, cara penilaian dan bobot skornya. Penilaian yang diberikan

  6. RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PELATIHAN (SIMPEL UNIT PELATIHAN TEKNIS PERTANIAN DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusuf - Hasyim

    2017-05-01

    Full Text Available Perkembangan  teknologi informasi menjadi pemicu berbagai perusahaan, organisasi bahkan instansi pemerintah untuk memanfaatkan sistem informasi berbasis desktop maupun Web. Balai pelatihan pertanian Provinsi Jawa Timur pun membutuhkan sebuah sistem informasi manajemen pelatihan untuk mempercepat dan mempermudah pekerjaan di bidang administrasi. Permasalahan yang dialami oleh Balai pelatihan pertanian Provinsi Jawa Timur  yaitu pada kegiatan pelatihan seperti pendaftaran , rekapitulasi hasil pelatihan, dan pembuatan laporan, penjadwalan pelatihan dan administrasi peserta pelatihan. Metodologi pengembangan  yang digunakan dalam membangun sistem informasi manajemen pelatihan adalah prototyping. Implementasi desain program menggunakan bahasa PHP versi 6, Sedangkan DBMS menggunakan MySQL. Dalam sistem informasi ini terdapat fitur untuk melakukan registrasi (pendaftaran peserta secara online, pembuatan surat (pemangilan dan pengembalian peserta, fitur membuat laporan administrasi peserta pelatihan, fitur input materi dan download materi, fitur lihat jadwal, fitur lihat hasil evaluasi dan hasil pelatihan, fitur kelola data peserta pelatihan, dan fitur kelola data widyaiswara. Dengan adanya sistem informasi administrasi berbasis web ini dapat memberikan kemudahan dan meminimalkan kesalahan yang terjadi pada bagian administrasi serta stakeholders yang terkait dengan kegiatan pelatihan tersebut.

  7. Evaluasi Instalasi Pengolahan Air Limbah Hotel X di Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hutomo Dwi Prabowo

    2017-03-01

    Full Text Available Hotel X merupakan salah satu hotel bintang 4 di Surabaya yang memiliki sarana pengolahan limbah cair dengan kualitas effluent belum memenuhi baku mutu Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 tahun 2013. Berdasarkan hasil pelaporan pengujian kualitas effluent Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL Hotel X pada 11 Juni 2015 diketahui bahwa salah satu parameter kualitas effluent tidak memenuhi baku mutu. Parameter tersebut adalah COD dengan konsentrasi sebesar 71,684 mg/l. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi terhadap IPAL yang ada. Unit yang dievaluasi terdiri dari bak ekualisasi, tangki aerasi, dan bak pengendap 2 dengan sistem activated sludge. Unit-unit ini dievaluasi terhadap efisiensi dan efektivitas masing-masing bangunan. Sampel yang diuji diambil dari influent dan effluent tiap bangunan untuk mengetahui tingkat penyisihan dari tiap bangunan. Hasil evaluasi berupa perubahan fungsi unit, modifikasi unit, dan juga penambahan unit baru.yang direncanakan agar kualitas effluent IPAL Hotel X memenuhi baku mutu. Biaya yang dibutuhkan untuk perencanaan sesuai hasil evaluasi adalah Rp. 297.960.000,-

  8. Dampak Sosial Ekonomi dan Peran Pemerintah Daerah dalam Perkembangan Teknologi Pitalebar di Indonesia [Social Economy Impact and Local Government Initiative relating to Broadband Technology Development in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wirianto Pradono

    2016-12-01

    Full Text Available Indonesia memiliki aset yang berperan penting bagi pembangunan nasional termasuk sosial dan ekonomi antara lain sumber daya manusia dan industri dalam negeri. TIK khususnya internet pitalebar merupakan salah satu kunci dalam pembangunan sosial ekonomi di suatu negara. Studi ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana dampak pemanfaatan internet pitalebar di Indonesia terhadap aspek sosial ekonomi masyarakat serta mengidentifikasi apakah langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan internet pitalebar telah dilakukan secara optimal. Data yang diperoleh melalui penelitian dianalisis menggunakan metode Matthew B Miles dan A Michael Huberman, (2007. Hasil studi menunjukkan bahwa penggunaan internet pitalebar di Indonesia meningkat dengan signifikan dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat. Namun demikian pemanfaatan internet pitalebar tersebut belum dilakukan secara optimal terutama untuk tujuan yang bersifat produktif. Pemerintah daerah telah melakukan sejumlah langkah strategis untuk mendorong pemanfaatan internet pitalebar di Indonesia seperti penggelaran ducting untuk kabel serat optik, pelatihan bidang TIK, penyediaan akses internet WiFi di fasilitas publik. Namun, langkah yang dilakukan pemerintah daerah perlu lebih diintensifkan guna memperluas penetrasi internet pitalebar untuk peningkatan dan pemerataan pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.*****Indonesia has invaluable assets which are important to the national development. Those assets need to be managed properly in order to deliver significant contribution to the national development, especially in social and economy aspects. Nowadays, Information and Communication Technology (ICT, especially broadband internet, is one of some key points in social economy development in a country. Both qualitative and quantitative methods are used in this study to capture broadband internet utilization in Indonesia and identify

  9. Perancangan dan Pembuatan Aplikasi Pembelajaran Bahasa Jepang Untuk Pemula Dengan Metode User Centered Design Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Michael Agustav

    2016-11-01

    Full Text Available Seiring perkembangan zaman dimana perdagangan bebas Asia Pasifik mulai sering terjadi, maka penduduk Indonesia perlu mempelajari bahasa lain selain bahasa Indonesia. Bahasa Jepang perlu dipelajari karena mulai banyak investor asing dari negara Jepang di Indonesia. Oleh sebab itu dibuat aplikasi sederhana untuk membantu proses pembelajaran bahasa Jepang untuk pemula menggunakan metode User Centered Design. Dalam metode User Centered Design pada pembuatan aplikasi pembelajaran aplikasi pembelajaran bahasa Jepang untuk pemula ini dilakukan dengan membuat prototype pertama berupa hand-sketches prototype, kemudian dibuat prototype kedua berupa realisasi dari hasil handsketches, dan yang terakhir dibuat prototype ketiga berupa dynamic design prototype. Dari ketiga jenis prototype juga dilengkapi dengan evaluasi terhadap pengguna dan dilakukan perbaikan. Kemudian untuk pengujian telah dilakukan dua kali pengujian menggunakan metode dari usability testing yaitu completing a transaction dan evaluating the impact of subtle changes. Hasil dari kedua pengujian itu telah dianalisa dan dihitung, berdasarkan hasil analisa tersebut disimpulkan bahwa pada pengujian completing a transaction mendapatkan hasil 92,3% menunjukkan bahwa pengguna telah memahami fitur dan fungsi dari tombol yang telah disediakan pada aplikasi pembelajaran bahasa Jepang yang telah dibuat dan pada hasil pengujian evaluating the impact of subtle changes mendapatkan hasil 100% hasil tersebut menunjukkan bahwa pengguna telah dapat mempelajari bahasa Jepang dengan menggunakan aplikasi pembelajaran bahasa Jepang yang dibuat.

  10. BUDIDAYA LOBSTER (Panulirus sp. DI VIETNAM DAN APLIKASINYA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Mustafa

    2013-12-01

    Full Text Available Desa Xuan Tun di Kecamatan Van Ninh Kota Nha Trang Provinsi Khanh Hoa merupakan lokasi pertama kegiatan budidaya lobster di Vietnam yang dilakuan pada tahun 1992. Secara umum di Kota Nha Trang, ada tiga jenis lobster yang dibudidayakan yaitu lobster mutiara (Panulirus ornatus, lobster pasir (Panulirus homarus, dan lobster batik (Panulirus longipes, karena benih lobster tersebut mudah didapat pada awalnya, cepat tumbuh, berukuran besar, warna cerah, dan memiliki harga yang tinggi. Kegiatan budidaya lobster pada dasarnya terdiri atas: penangkapan benih lobster, produksi tokolan lobster, dan pembesaran lobster yang masing-masing merupakan segmen usaha tersendiri. Pakan yang digunakan dalam produksi tokolan dan pembesaran lobster adalah berupa udang, kerang, tiram, cumi-cumi, dan ikan rucah, di mana sebagian besar dari pakan tersebut digunakan ikan rucah terutama pada pembesaran lobster. Sebagai akibat penggunaan pakan tersebut dan peningkatan jumlah keramba jaring apung yang cukup signifikan berdampak pada penurunan kualitas perairan yang memicu berkembangya penyakit susu (milky haemolymph disease sehingga terjadi penurunan produksi. Terkait dengan hasil yang didapatkan tersebut, ke depan diperlukan berbagai kegiatan termasuk untuk dapat diaplikasikan di Indonesia. Kegiatan tersebut meliputi: produksi benih lobster secara buatan di hatcheri dan penggunaan pakan buatan berupa moist pellet. Upaya pencegahan penyakit susu dan perlakuan-perlakuan praktis untuk mencegah perkembangan serangan penyakit susu juga perlu mendapat perhatian. Perkembangan budidaya lobster yang begitu cepat memicu terjadinya penurunan daya dukung lahan. Oleh karena itu, kegiatan untuk menentukan daya dukung lahan dan kesesuaian lahan menjadi penting untuk dilakukan untuk menentukan lokasi dan jumlah keramba jaring apung yang dapat dioperasikan. Penentuan daya dukung lahan dan evaluasi kesesuaian lahan tidak hanya dilakukan pada daerah yang

  11. Diagnosa Gangguan Perkembangan Anak Dengan Metode Fuzzy Expert System

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diki Arisandi

    2017-05-01

    Full Text Available AbstrakAnak-anak dibawah umur 10 tahun merupakan fase yang sangat perlu diperhatikan perkembangannya oleh orang tua dan dibantu oleh pakar, apakah mengalami gangguan perkembangan atau tidak. Gangguan perkembangan anak dapat didiagnosis dari perilaku yang diperlihatkan oleh anak dengan cara observasi oleh seorang pakar psikologi anak. Hasil diagnosa dari observasi yang dilakukan beberapa pakar bisa saja berbeda. Hal ini membuat para orang tua menjadi kebingungan terhadap tindak lanjut yang harus dilakukan kepada anak mereka. Untuk mempermudah mendiagnosis gangguan perkembangan pada anak perlu adanya sebuah sistem pakar berbasis Fuzzy. Metode Fuzzy yang diterapkan didasari atas rentang logika berpikir manusia seperti dingin dan panas, tinggi dan rendah, dan lainnya.  Diharapkan dengan adanya sistem pakar berbasis fuzzy ini, hasil diagnosa dapat menghasilkan solusi seperti nalar manusia dari sehingga didapatkan solusi untuk tindak lanjut pada gangguan anak. Kata kunci: Diagnosa, Fuzzy, Fungsi Keanggotaan, Gangguan perkembangan, Sistem Pakar. AbstractChildren under 10 years is a critical phase of their developmental and should be noticed by parents and assisted by experts, whether experiencing developmental disruption or not. Children developmental disruption can be diagnosed from behaviors shown by children by observation by a psychologist. Diagnosis results from observations made by some experts may be different. This makes the parents become confused about the follow-up to be done to their children. A Fuzzy-based expert system is needed to overcome the children developmental disruption. The applied Fuzzy method is based on the logical range of human thinking such as cold and hot, high and low, and others. With the fuzzy-based expert system, the diagnostic results can produce solutions such as human reasoning from that obtained a solution to following up on children disruption. Keywords: Diagnosis, Fuzzy, Membership Function, Developmental

  12. Persentasi Perkuliahan Perkembangan Peserta Didik Menggunaka Sistem Undian Meningkatkan Prestasi Belajar Mahasiswa Semester II Tahun 2011/2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nenden Herawati

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi adanya nilai akhir mata kuliah Psikologi Pendidikan pada semester satu (I nilai yang dicapai mahasiswa pada umumnya rendah, maka harus diperbaiki pada semester dua(IImata kuliah Perkembangan Peserta Didik, pembelajarannya menggunakan presentasi sistem undian yang rumusan masalahnya; bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan hasil belajar mahasiswa dengan menggunakan presentasi sistem undian.Tujuannya untuk mendapatkan gambaran perencanaan,pelaksanaan dan hasil belajar mahasiswa dengan menggunakan presentasi perkuliahan sistem undian, yang bermanfaat untuk mengembangkan potensi mahasiswa mencapai perkembangan yang optimal. Teori-teori yang menunjang tugas-tugas perkembangan mahasiswa, model-model pembelajaran dan layanan bimbingan. Sedangkan metode penelitiannya menggunakan metode penelitian tindakan kelas dari Carr dan Kemmis, yang karakteristiknya observasi, perencanaan,pelaksanaan, dan refleksi. Dengan subjek penelitian mahasiswa semester II (dua tahun 2011/2012. Teknik penumpulan data observasi dan wawancara. Instrumen penelitiannya resume, presentasi, diskusi, UTS dan UAS. Hasil penelitian dan Pembahasan menunjukkan adanya kemajuan dan keberhasilan dalam penilaian diakhir perkuliahan dari membuat resume, lalu dari mempresentasikan materi perkuliahan, mahasiswa mampu memaparkan materi dengan lancar. Begitu halnya dari hasil UTS dan UAS pada umumnya memperoleh nilai yang cukup bagus. Kemudian nilai akhir mata kuliah perkembangan peserta didik ini nilai terendah 7,6 dan nilai tertinggi dapat dicapai 8,6. Maka dapat disimpulkan metode pembelajaran dengan menggunakan presentasi sistem undian dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa. Olehkarena itu, disarankan mahasiswa sebaiknya secara rutin mempelajari semua mata kuliah yang ditempuh, sedikit demisedikit jangan belajar hanya akan menghadapi ujian. Bagi dosen selalu harus memfasilitasi dan mengembangkan potensi mahasiswa agar mencapai perkembangan dan hasil

  13. Evaluasi Lokasi Pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tettuko Wiwengku Adhiyakso

    2012-09-01

    Full Text Available Pelabuhan baru akan direncanakan oleh pemerintah kota sebagai  antisipasi melonjaknya tingkat kedatangan kapal yang diterima Pelabuhan Tanjung Perak di tahun mendatang. Terdapat 6 lokasi yang salah satunya akan dikembangkan oleh pemerintah sebagai pelabuhan diantaranya adalah di Teluk Lamong, Socah Madura, Tanjung Bumi Madura, Tanjung Bulupandan Madura, Gresik Selatan, dan Gresik Utara. Tugas Akhir ini bertujuan untuk membuktikan indikasi adanya stagnasi di Pelabuhan Tanjung Perak dengan cara melakukan peramalan (forecasting kemudian mengevaluasi manakah dari keenam lokasi tersebut yang sangat tepat dan cocok untuk menampung limpahan kapal dari Pelabuhan Tanjung Perak dengan cara menganalisa satu persatu lokasi tersebut dari sudut pandang pemilik barang, dengan menghitung transport cost dari beberapa pelabuhan kandidat tersebut. Sehingga diperoleh suatu lokasi alternatif pengembangan pelabuhan dengan pertimbangan transport cost yang paling minimum menuju lokasi-lokasi industri. Evaluasi ini diharapkan dapat membantu pemerintah untuk menetapkan lokasi pelabuhan yang tepat dari sisi kacamata ekonomi.

  14. Hubungan Tingkat Kecanduan Gadget Dengan Gangguan Emosi Dan Perilaku Remaja Usia 11-12 Tahun

    OpenAIRE

    Asif, Ahmad Ramadhan; Rahmadi, Farid Agung

    2017-01-01

    Latar Belakang: Gadget merupakan salah satu hasil perkembangan teknologi yang diciptakan dalam bentuk perangkat kecil. Kecanduan gadget dapat berdampak pada perkembangan anak dan remaja yaitu gangguan emosi dan perilaku. Gangguan emosi dan perilaku merupakan hendaya yang serius dalam perkembangan dan menurunkan produktivitas serta kualitas hidup.Tujuan: Menganalisis hubungan tingkat kecanduan gadget dengan gangguan emosi dan perilaku remaja usia 11-12 tahun.Metode: Penelitian ini merupakan pe...

  15. Menggali Filsafat Wayang Beber untuk Mendukung Perkembangan Industri Kreatif Batik Pacitan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suyanto -

    2017-03-01

      Artikel ini berjudul “Menggali Filsafat Wayang Beber untuk Mendukung Perkembangan Industri Kreatif Batik Pacitan” Ini merupakan perasan dari hasil penelitian  pada tahun kedua.    Penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kondisi Wayang Beber Pacitan hubungannya dengan pertumbuhan dan perkembangan  ekonomi dan industri, serta perannya sebagai media penguatan kearifan lokal dan upaya peningkatan perekonomian masyarakat  Pacitan. Penelitian ini menggunakan pendekatan action research melalui empat tahapan: menentukan fokus, pengumpulan data,  analisis dan interpretasi data, serta tindakan lapangan. Metode yang dilakukan melalui tahap pengkajian, perancangan, sosialisasi, pendampingan dan pelatihan, produksi, serta  Launching. Hasil penelitian tahun kedua ini menjadi acuan penelitian tahun ketiga untuk: desiminasi draft corporate identity branding panduan ekowisata kampung batik dan draft modul pelatihan perancangan desain motif batik yang diperuntukkan bagi pengrajin klaster industri batik Pacitan sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Pacitan.    Kata Kunci: Filsafat, Wayang Beber, Motif Batik Pacitan.

  16. Pengaruh Globalisasi Terhadap Perkembangan Kesusastraan Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cokorda Istri Sukrawati

    2015-12-01

    Full Text Available Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh globalisasi terhadap budaya dan perkembangan sastra Bali dengan landasan teori globalisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pustaka melalui langkah-­langkah, di antaranya observasi, menyimak, dan mencatat pada kartu data. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa budaya Bali sejak lama sudah bersentuhan dengan globalisasi. Potensi budaya dan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Bali dapat bersinergi dengan pengaruh globalisasi itu. Dalam bidang sastra khususnya, pengaruh globalisasi menunjukkan sesuatu yang positif. Semua itu dapat dibuktikan dengan semakin tingginya tingkat kreativitas dalam penciptaan karya sastra Bali, baik dalam bentuk tradisional maupun modern. Abstract: The paper aims to describe the effect of globalization toward the Balinese culture and literary development with the basic theory of globalization. The method used in this research is the literary method through some steps, including observes, observe, and noted on data cards. Data analysis uses qualitative of the descriptive method. Based on the result of the research it is found that Balinese culture has long been touched with globalization. The potency of culture and local genius of Balinese community can synergize with the effects of globalization. In the field of literature particularly, the effects of globalization mostly show something positive. All can be proved by the increasing creativity in creating literary works, both in traditional and modern forms. Key Words: globalization; influence; culture; Balinese literature; creativity

  17. Perkembangan Mutakhir Kondisioning Pavlovian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    T Dicky Hastjarjo

    2016-09-01

    Full Text Available Tahun 1997 jurnal American Psychologist (AP merayakan 100 tahun usia buku penting Ivan P. Pavlov yang berjudul Lecture on the Work of the Principal Digestive Glands. Buku tersebut diterbitkan oleh Pavlov pada tahun 1897 dan diterjemahkan kedalam bahasa Inggris pertamakali tahun 1902. Perayaan 100 tahun buku tersebut ditandai dengan diciptakannya rubrik Sejarah Psikologi pada AP edisi September 1997.

  18. EVALUASI KINERJA TEKNOLOGI INFORMASI DANA PENSIUN SEKOLAH KRISTEN SALATIGA MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yosafanto Adi

    2017-04-01

    Full Text Available Sistem Keuangan merupakan infrastruktur teknologi informasi yang ada di Dana Pensiun Sekolah Kristen Salatiga. Sistem Keuangan dapat mengelola berbagai laporan mulai dari pencatatan kas hingga pembuatan laporan keuangan. Pentingnya sistem keuangan dalam operasional, menjadikannya  harus dalam kondisi yang optimal. Perlu adanya kontrol dan evaluasi terhadap kinerja sistem informasi (SI agar sistem yang dibangun organisasi dapat mencapai tujuan bisnis. Untuk itu diperlukannya evaluasi kinerja sistem keuangan, pada penelitian ini standar yang digunakan untuk proses evaluasi kinerja yaitu COBIT 5. Framework COBIT 5 dapat menjadi sebuah alat evaluasi kinerja SI untuk menilai seberapa jauh SI  dapat memenuhi kebutuhan tujuan bisnis. Berdasarkan evaluasi kinerja pada sistem keuangan menggunakan COBIT 5 didapatkan hasil bahwa organisasi sudah mengimplementasikan semua proses, yang berarti Dana Pensiun Sekolah Kristen Salatiga sudah mencapai tingkat kapabilitas pada level 1 (Performed Process maupun level 2 (Managed Process. Untuk memperbaiki tingkat kapabilitas proses-proses TI tersebut, maka COBIT 5 telah memberikan panduan berupa rekomendasi guna penyelerasan antara tujuan bisnis Dana Pensiun Sekolah Kristen dengan tujuan TI dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektifitas Sistem Keuangan untuk mencapai tujuan organisasi.

  19. PENGEMBANGAN GAME SEBAGAI MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN PERAKITAN KOMPUTER KELAS X JURUSAN MULTIMEDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gesta Wahyu Sasongko

    2017-07-01

    Full Text Available This research and development is based on unavailability of media learning evaluation. Most students feel nervous when carrying out a learning evaluation because the absence of interesting and fun media to support the learning evaluation. This research employed ADDIE development model. There are important five stages in ADDIE model, namely (1 Analysis, (2 Design, (3 Development, (4 Implementation, (5 Evaluation. This media game evaluation provides quiz features and comes with games that can be used as a refreshing media during the learning process. The validation of game media for learning evaluation was conducted by media experts, subject matter experts, small-scale test, and wide-scale test. The average media validation result by media experts and material experts obtained 95.24%, the average value of small-scale test media validation obtained 92.8%, and the wide-scale test obtained 91.60%. From the results obtained, it shows that the game media for learning evaluation developed is valid as a medium in the process of learning evaluation. The operational field test was conducted in class X MM 2 SMKN 5 Malang for four meetings with learning process using game media for learning evaluation. In the students' learning outcomes. it showed an increase in the average value from pre test to post test by 36 students, with the average value of pre test was 33.15 and the average post test was 78,31. This shows that the game media developed is efficient to be utilized as learning evaluation of Computer Assembling subject. Penelitian dan pengembangan ini didasari oleh belum tersedianya sarana media evaluasi pembelajaran. Kebanyakan siswa merasa gugup saat melaksanakan evaluasi pembelajaran dikarenakan tidak adanya media yang menarik dan menyenangkan untuk menunjang evaluasi pembelajaran mengakibatkan evaluasi menjadi hal yang ditakuti atau membuat siswa menjadi gugup. Model pengembangan sistem mengadopsi model ADDIE. Terdapat lima tahapan penting dalam

  20. Evaluasi Soft Skills dalam Pembelajaran Mahasiswa Baru di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana

    OpenAIRE

    Arnata, I Wayan; Surjoseputro, Sutarjo

    2014-01-01

    : Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi atribut soft skills yang dimiliki oleh mahasiswa baru Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain pretest-posttest menggunakan kuesioner yang berisi atribut-atribut soft skills dan penilaian kemampuan pribadi. Dari hasil evaluasi terhadap pengembangan atribut soft skills diperoleh bahwa kemampuan soft skills yang dimiliki oleh mahasiswa baru setelah mengikuti pelatihan semuanya men...

  1. Analisa Operabilitas serta Evaluasi Aspek Slamming dan Greenwater pada Tugboat - Studi Kasus Towing FSO Arco Ardjuna dari Jurong Port menuju Ardjuna Marine Terminal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rainhart Gabriel

    2017-01-01

    Full Text Available AHTS (Anchor Handling Tug Supply MP Premier adalah kapal penarik yang digunakan dalam operasi towing FSO Arco Ardjuna dari jurong port menuju ardjuna marine terminal. Penelitian ini menganalisa gerakan AHTS MP Premier saat operasi towing dalam ranah time domain, selain itu Penelitian ini meninjau kemungkinan terjadinya slamming dan greenwater dengan melakukan analisa respon spektra relatif vertikal haluan AHTS MP Premier berdasarkan RAO heave dan pitch. Aspek-aspek tersebut dibandingkan dengan kriteria seakeeping untuk mengetahui kemampuan AHTS dalam melakukan operasi towing. Semua analisa dilakukan dalam keadaan melaju dengan kecepatan 5 knot untuk sejumlah arah propagasi gelombang. Didapat Gerakan rata-rata roll terbesar 4,53 deg pada kondisi 85% fuel tank dengan arah gelombang 120°, nilai rata-rata pitch terbesar 3,42 deg pada kondisi 85% fuel tank dengan arah datang gelombang 180°, nilai signifikan percepatan heave terbesar 1,98 m/s2 pada kondisi 85% fuel tank dengan arah datang gelombang 180 dan nilai signifikan kecepatan heave terbesar 2,36 m/s pada kondisi 85% fuel tank dengan arah datang gelombang 180°. sedangkan probability slamming terbesar 0,01259 pada kondisi 85% fuel tank dengan arah datang gelombang 180° dan probability greenwater terbesar 0,01741 pada kondisi full load dengan heading 180°. Berdasarkan aspek tersebut didapat operabilitas AHTS MP Premier saat pross towing sebesar 98,99% dengan batas gelombang general criteria sebesar 4m.

  2. Stunting berhubungan dengan perkembangan motorik anak di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Goreti Pantaleon

    2016-08-01

    ABSTRAKLatar belakang: Stunting (tubuh pendek adalah keadaan tubuh yang sangat pendek hingga melampaui defisit 2 SD di bawah median panjang atau tinggi badan populasi yang menjadi referensi internasional. Penyebab stunting adalah konsumsi makanan yang tidak seimbang dan penyakit infeksi. Sejumlahpenelitian memperlihatkan keterkaitan antara stunting dengan perkembangan motorik dan mental yang buruk dalam usia kanak-kanak dini, serta prestasi kognitif dan prestasi sekolah yang buruk dalam usia kanak-kanak lanjut. Prevalensi stunting secara nasional tahun 2013 adalah 37,2%, yang berarti terjadi peningkatan dibandingkan tahun 2010 (35,6% dan 2007 (36,8%.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kejadian stunting dengan perkembangan anak usia 6-23 bulan di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 100 anak yang berusia 6-23 bulan, terdiri dari 50 baduta stunting dan 50 baduta tidak stunting, dan dipilih dengan metode consecutive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner terstruktur dan dibantu oleh tenaga psikolog dalam pengukuran perkembangan anak. Stunting pada anak usia 6-23 bulan diukur menggunakan indikator panjang badan menurut umur dan pengukuran perkembangan anak menggunakan metode Bayley Scales of Infant Development III. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik dengan 95% confi dent interval.Hasil: Secara statistik, ada hubungan signifikan antara stunting dengan perkembangan motorik baduta (p=0,002, namun tidak terdapat hubungan signifikan antara stunting dengan perkembangan kognitif, bahasa, sosioemosional, dan perkembangan adaptif baduta. Hasil uji multivariat menunjukkan bahwa stunting dan jenis kelamin secara statistik berkaitan dengan perkembangan motorik (p<0,05.Kesimpulan: Ada hubungan signifikan antara stunting dengan perkembangan motorik baduta diKecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta.KATA KUNCI: perkembangan anak, stunting

  3. Implementasi Dan Evaluasi Kinerja Encoder-Decoder Reed Solomon Pada M-Ary Quadrature Amplitude Modulation (M-Qam Mengunakan Wireless Open-Access Research Platform (WARP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nadya Noor Oktarini

    2015-12-01

    Full Text Available Teknik modulasi multilevel seperti M-ary Quadrature Amplitude Modulation (M-QAM memiliki kelemahan yaitu semakin tinggi level modulasi yang digunakan, maka semakin tinggi pula nilai BER yang dihasilkan. Hal ini menyebabkan kinerja sistem menjadi tidak maksimal karena sistem semakin tidak tahan terhadap noise.  Salah satu teknik error control coding yang digunakan untuk mendeteksi kesalahan sekaligus memperbaiki kesalahan yaitu kode Reed Solomon. Kelebihan dari kode Reed Solomon adalah sifatnya yang non-binary artinya data diolah dalam simbol sehingga kemampuan koreksi data lebih banyak. WARP merupakan salah satu jenis dari teknologi SDR yang bisa diprogram untuk membuat prototype sistem komunikasi nirkabel. Pengimplementasian encoder dan decoder reed solomon dengan menggunakan perangkat WARP bertujuan untuk membandingkan modulasi M-QAM dengan dan tanpa kode reed solomon, kemudian mengetahui kinerja code rate yang berbeda pada modulasi M-QAM, serta mengetahui pengaruh besarnya daya pancar dan jarak pada sistem komunikasi. Hasil implementasi terbaik terdapat pada sistem RS (15,9 yang mana dapat memperbaiki kesalahan di semua level modulasi karena memiliki kemampuan koreksi error ganda (t=3 dengan ukuran k yang sama. Dari hasil implementasi juga didapatkan kesimpulan bahwa nilai BER akan semakin besar terhadap bertambahnya jarak antar node untuk daya pancar tetap, ini menandakan jarak sangat mempengaruhi kualitas kinerja suatu sistem komunikasi.

  4. Sejarah dan Perkembangan Pendidikan Islam di Malaysia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohd Roslan Mohd Nor

    2011-06-01

    Full Text Available The aim and purpose of education in Islam is among others to form acohesive Muslim personal in the development of spiritual, physical, emotional,intellectual and social. It is not only produced good citizens but also covers theformation of a complete human capital in terms of religious and worldly life.In addition, the education that is based on the teachings of Islam also aimed atproducing righteous human that can meet the needs of the world and life inthe hereafter. The main focus of this article is about the history and developmentof Islamic Education subject in Malaysia. It also includes the etymology ofeducation and the Islamic education debate from the views of scholars andacademics. Discussions also focused on the development of Islamic educationsubject in Malaysia in the early period of Islam, development during the Westerncolonization and development of education in Islam after the country gainedindependence.

  5. Sejarah dan Perkembangan Pendidikan Islam di Malaysia

    OpenAIRE

    Mohd Roslan Mohd Nor

    2011-01-01

    The aim and purpose of education in Islam is among others to form acohesive Muslim personal in the development of spiritual, physical, emotional,intellectual and social. It is not only produced good citizens but also covers theformation of a complete human capital in terms of religious and worldly life.In addition, the education that is based on the teachings of Islam also aimed atproducing righteous human that can meet the needs of the world and life inthe hereafter. The main focus of this a...

  6. Perkembangan dan Problematika Radio Komunitas di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masduki .

    2013-12-01

    Full Text Available Abstract: This article is about the development of community radio in Indonesia, it is problems and solutions. Community radio in Indonesia developed as an alternative to both public radio and commercial radio after the fall of Soeharto in 1998. Two important features of community radio are that it provides all community members with equal access to information, enhancing their rights and obligations, access to justice, public accountability and also enables them to participate actively in radio management and production. Both features enhance people’s selfawareness and sense of belonging to a community. The expansion of the progressive, participatory, community ownership, and non-profit model of community radio, has become a third sector of communication beside the commercial or state media. The dynamic development of community radio in Indonesia faced several problems starting from it is definition, implementation of regulation until standards of programmes operation based on the concept of community approach and participation

  7. Fenomena Perkembangan ICT dan Media Cetak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasyim Ali Imran

    2017-03-01

    Abstract Based on the analysis of secondary data concluded that the related phenomenon of structuration, Oetama become the prime social agent in KKG structure. In the context of the theory of political economy, associated with the structure of KKG, then Jacob Oetama become the prime social agent will be retained in the structure KKG in the style of leadership of collective management in respect of the unpreparedness of the other agent receives succession. This spatialization phenomenon, on the other hand, it could also be an indication that the prime social agent in KKG structure in terms of a relatively little force major nature it can also be affected by external structure (development of ICT. Spatialization policy through media convergence, though still a loss, but maintained the prime social agent in the world including KKG structure as assessed can strengthen their marketing position in the foreseeable future and is believed to be getting better. However, such optimism may be disturbed also by the emergence of the phenomenon of spatialization arising from members of the public in line with developments in technology gadgets such as through the appearance of a variety of operating systems that exist now (I OS, Android OS or Microsoft OS.

  8. Kemiskinan dan Perkembangan Wilayah di Kabupaten Boyolali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyuni Apri Astuti

    2009-07-01

    Full Text Available This research is based on the facts: first that, Boyolali is one of the regions which implement intensively many kinds of program in solving the poverty which gets the finance from APBD, central government and international institutions, eventhough the proportion of the poor society increases significantly.The proportion of poor society increases 20,8% in 2002 becomes 38,26% in 2006. Second, seen from the regional development indicator, it is shown that between one region and the others has various levels of the varieties of development.The objectives of this research are: first, the understanding of the distribution and of the poverty level in this region. Second, the understanding of the relationship between distribution of poverty level and the regional development level. Third, the understanding of the factors which influence the regional development. The method used in this research is secondary data analysis. The analysis unit of this research is village. The data resources are taken from the report of the identification result of poor families and the primary data is taken from BAPPEDA Boyolali. The primary data is a number of poor families, the regional scope and the use of farmland, the long street to account the regional accessibilities and the number and the distribution of social and economical facility in each village. The result is presented on the map with the analysis unit of the village. The represented map are the distribution level of poverty per village. To determine the relationship between the level of poverty and regional development uses the technique of qualitative and quantitative analysis. The qualitative analysis technique used is the analysis of the map of poverty distribution, analysis map of regional development and harmonious relationship between the level of regional development and poverty. The quantitative analysis technique used is the analysis of correlation statistic product moment.The results of this research are: first, there is distribution variation of poverty level, there is relationship between distribution of poverty level and natural resources endowment.The region with lower resources endowment (up land region have higher poverty level than the region with higher natural resources endowment (law land region and conversel. Second, there is negative relationship between regional development level and poverty level.Third, the factors which influence the level of regional development are the economical and social facility of the region and accessibilities.

  9. Sejarah dan Perkembangan Kritik Matn Hadis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masturi Irham

    2015-09-01

    Full Text Available Prophet Muh}ammad recommends to us, the Muslims to always keep and save his Sunnah of alteration and forgery. In addition, the Prophet Muh}ammad also invited and called for his Sunnah preserved and passed on to others. Instead, the Prophet threatens those who lie on his behalf, also those who add and subtract, especially falsifying his hadith, criticism of honor becomes a necessity in the narration hadith. If at the present time, the researchers’ hadith criticism has been presented with the concept of honor that has been established, it is different from previous periods. Criticism of honor has a history that may not be forgotten and will always experience growth. Discussion on the issue will be reviewed in this article. The article also stated that the seriousness of the researchers’ tradition from generation to generation has never diminished, despite the criticism of the method used matn not exactly the same as before.

  10. EVALUASI PENGGUNAAN MISOPROSTOL PADA KEHAMILAN POSTTERM DI BANGSAL KEBIDANAN RSUP DR. M. DJAMIL PADANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irene Puspa Dewi

    2016-08-01

    Full Text Available Telah dilakukan evaluasi penggunaan Misoprostol secara peroral dan pervaginam pada kehamilan postterm di bangsal kebidanan RSUP Dr. M. Djamil Padang. Data penggunaan Misoprostol diambil secara retrospektif selama tiga bulan. Evaluasi dilakukan dengan meninjau faktor umur ibu hamil, dosis Misoprostol yang diberikan, graviditas (primigravida atau multigravida, waktu yang dibutuhkan untuk pematangan serviks dan waktu mulai dari pemberian obat sampai bayi lahir. Kemudian data tersebut ditabulasi dan dilakukan evaluasi. Dari hasil yang didapat diketahui bahwa umur ibu hamil yang paling banyak diberikan induksi dengan Misoprostol adalah ibu yang berusia antara 21-35 tahun. Dosis Misoprostol yang lazim digunakan baik secara peroral maupun secara pervaginal adalah 25 µg. Graviditas ibu yang melahirkan dengan induksi Misoprostol baik secara peroral maupun pervaginal adalah multigravida. Waktu yang dibutuhkan untuk pematangan serviks baik secara peroral maupun pervaginal adalah > 4 jam. Waktu yang dibutuhkan mulai dari pemberian obat sampai bayi lahir dengan induksi Misoprostol secara peroral adalah 7 jam 43 menit, dan secara pervaginal 4 jam 40 menit. Dari hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa pemakaian Misoprostol secara pervaginam lebih efektif dan cepat dibandingkan secara peroral, walaupun berdasarkan umur pasien dan dosis misoprostol tidak didapatkan perbedaan yang cukup bermakna.

  11. Evaluasi PElaksanaan Pendidikan Sekolah Menengah Umum (SMU Unggul di SMU Negeri 1 Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djihad Hisyam

    2004-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan Sekolah Menengah Umum (SMU unggul, terutama mengenai: (1 kondisi lingkungan sekolah baik fisik, sosial maupun budaya, (2 cara seleksi atau penyaringan peserta didik untuk sekolah unggul, (3 kualifikasi dan cara rekrutmen tenaga kependidikan, (4 pemahaman dan penerapan kurikulum, (5 pengadaan dan pemanfaatan sarana serta prasarana, (6 pelaksanaan proses belajar mengajar, (7 manajemen sekolah, dan (8 usaha pencarian dana dan pemanfaatannya. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi yang bersifat kualitanf. Pendekatan evaluasi yang digunakan untuk mengembangkan kriteria adalah gabungan antara pendekatan proses dengan fidelity, sedang metode yang digunakan adalah metode etnografi. Penelitian ini dilaksanakan di SMU I Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis domain, taksonomi, komponensial dan tema. Pemeriksaan keabsahan data penelitian dilakukan dengan mengadakan triangulasi sumber data dan metode. Penelitian ini menghasilkan: (1 lingkungan fisik sekolah belum sepenuhnya kondusif dalam mendukung proses belajar mengajar. Sebaliknya hubungan sosial dan lingkungan budaya sekolah sudah cukup baik dan harmonis. (2 Cara seleksi belum sepenuhnya menggunakan pedoman yang digariskan oleh Depdikbud. (3 Cara rekrutmen dan penetapan kualifikasi guru cukup selektif, akan tetapi dalam pelaksanaannya masih banyak mengalami hambatan. (4 Pengembangan kurikulum dipahami dan dilaksanakan dengan cara menambah jam pelajaran pada pelajaran-pelajaran yang diujikan dalam EBTANAS. (S Pengadaan sarana dan prasarana cukup terbatas, walaupun demikian pemanfaatannya sebagian besar sudah cukup optimal. (6 Proses belajar mengajar sudah berjalan baik dan berkualitas karena guru menguasai mated, menggunakan berbagai metode dan penuh kedisiplinan. Untuk kelas tiga diadakan Pengembangan Materi Ketrampilan Teknis (PMKT dan

  12. PERKEMBANGAN STRUKTUR PNEUMATIK MEMPERKAYA DISAIN ARSITEKTUR LMF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    LMF. Purwanto

    2000-01-01

    bertingkat sedang (Medium Rise Building. Mencermati perkembangan pneumatic structure sebagai sistem struktur yang memiliki bentuk dan sistem kerja yang khas ini, sangatlah menatik. Walaupun pengembangannya tidak secepat sistem struktur lain yang lebih sederhana, namun sistem struktur ini ternyata menarik perhatian untuk dikembangkan karena kekhasannya prinsip kerjanya dan bentuknya yang inovatif. Kata kunci: struktur pneumatik, desain dan aplikasi.

  13. EVALUASI PEMANFAATAN LABORATORIUM DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI SEKABUPATEN SLEMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Retna Sundari

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pemanfaatan laboratorium pembelajaran biologi di Madrasah Aliyah Negeri se-Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi model CIPP (Contex, Input, Process, Product. Subjek penelitian meliputi 5 Kepala Madrasah, 12 guru biologi dan 400 siswa kelas X di Madrasah Aliyah Negeri se-Kabupaten Sleman. Data dikumpulkan dengan angket, observasi dan wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan (1 dukungan kepala madrasah terhadap program kegiatan laboratorium cukup tinggi, (2 ketersediaan sarana prasarana dalam kategori cukup, (3 pengelolaan laboratorium dalam kategori cukup, (4 pemanfaatan laboratorium dalam kategori cukup, (5 kendala-kendala yang dihadapi guru cukup tinggi, (6 minat siswa terhadap kegiatan laboratorium dan manfaat kegiatan laboratorium bagi siswa pada kategori tinggi. Kata kunci:      evaluasi, pemanfaatan laboratorium, pembelajaran biologi

  14. Dampak Digital Game Terhadap Perkembangan Sosial Budaya Masyarakat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Henry Bastian

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak Sejarah panjang perkembangan game menjadi digital game saat ini ikut membawa perkembangan di berbagai lini kehidupan manusia. Jika dahulu game hanya dikenal sebagai media hiburan dalam waktu luang, kini digital game telah menjadi sebuah kebutuhan utama masyarakat dalam keseharian. Di berbagai aktivitasnya, digital game selalu mewarnai kehidupan sosial dan budaya masyarakat, khususnya para remaja. Sebagai dampaknya muncul wacana negatif sebagai budaya baru yang merusak seperti membuat kecanduan, memberi efek emosi yang negatif kepada pemain, dan sebagainya. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan sebuah pandangan baru tentang bagaimana fenomena tersebut terjadi. Apakah dampak digital game sebenarnya yang terjadi di masyarakat dan bagaimana hal itu terjadi. Melalui observasi, wawancara, dan studi literatur terhadap pengguna aktif digital game didapatkan data perkembangan digital game di kehidupan masyarakat saat ini. Selanjutnya data dianalisis melalui pendekatan teori kebutuhan Maslow, teori interaksi sosial, dan teori perkembangan budaya masyarakat modern. Sebagai hasilnya digital game telah menjadi ciri masyarakat modern yang dinantikan perkembangan dan kehadirannya sebagai sebuah kebutuhan baru bersosialisasi. Digital game sebagai media komunikasi yang secara simbolik menawarkan simulasi kenyataan yang membuat penggunanya betah untuk berlama-lama memainkannya. Kata Kunci: digital game, sosial, budaya, masyarakat Abstract The long history of game development involving the development of today’s digital games ignites the development of various sectors of human life. If the first game was only known as a medium of entertainment in leisure time, now, digital games have become society’s major necessity in everyday life. In many activities, digital games always spark the social and cultural life of society, especially the youths. As a result, negative discourse appears as a new destructive culture. It creates addiction

  15. EVALUASI PROGRAM TALENT SCOUTING GURU SMK TAHUN 2013 DIREKTORAT P2TK DIKMEN KEMDIKBUD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Roudlotus Sholikhah

    2014-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1 relevansi pelaksanaan Program Talent Scouting Guru SMK tahun 2013 ditinjau dari aspek konteks; (2 kesesuaian pelaksanaan Program Talent Scouting Guru SMK tahun 2013 ditinjau dari aspek input; (3 efektifitas pelaksanaan Program Talent Scouting Guru SMK tahun 2013 ditinjau dari aspek proses; dan (4 pencapaian hasil pelaksanaan Program Talent Scouting Guru SMK tahun 2013 ditinjau dari aspek produk. Jenis penilitian ini adalah evaluasi program dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product. Hasil penelitian: (1 pencapaian relevansi program termasuk dalam kategori “sangat relevan” dengan persentase pencapaian 85%; (2 kesesuaian input SMK sasaran program, peserta program dan penyelenggara program termasuk dalam kategori “sesuai” dengan persentase pencapaian 76,38%; (3 keefektifan proses sosialisasi, seleksi dan pembekalan, proses pelaksanaan program serta proses monitoring dan pelaporan termasuk dalam kategori “efektif” dengan persentase pencapaian 74,52%; (4 pencapaian produk teaching dan non teaching termasuk dalam kategori “sangat tercapai” dengan persentase pencapaian 84,35%.Kata kunci: Program Talent Scouting Guru SMK, Evaluasi, CIPP.

  16. PENTINGNYA IMPLEMENTASI RASIO AKTIVITAS, RASIO LAVERAGE BERBASIS RASIO LIKUIDITAS DAN RASIO RENTABILITAS PADA BUMN DALAM UPAYA ANALISIS EVALUASI EFISIENSI PENGGUNAAN MODAL KERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adya Hermawati

    2013-06-01

    Full Text Available Tingkat efisien atau tidak efisien penggunaan modal erja pada produk pegadaian menjadi fokus dalam penelitian ini. Alat analisis yang digunakan meliputi rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio laverage dan rasio rentabilitas. Hasil perhitungan bahwa rasio likuiditas tahun 2007 sampai dengan tahun 2010 menunjukkan likuiditas perusahaan tidak  stabil,  tidak efisien artinya ada kewajiban keuangan lain yang masih belum terpenuhi pada waktunya. Jika ditinjau dari segi profitabilitas yaitu kemampuan perusahan dalam menghasilkan laba belum tentu dikatakan efisien, karena semakin banyak perusahaan menyimpan uang kas di tangan berarti semakin banyak dana yang menganggur. Hasil perhitungan rasio aktivitas perputaran piutang tahun 2007 sampai dengan tahun 2010 di nilai efisien. Karena dalam jangka waktu yang ditentukan oleh perusahaan perputaran uang pinjaman dari nasabah telah kembali.Sedangkan perputaran modal kerja dari tahun 2007 sampai dengan 2010 sudah efisien, artinya  kemampuan dana yang tertanam dalam modal kerja berputar di perusahaan sudah efisien sesuai dengan apa yang di harapkan perusahaan.Demikian hasil rasio laverage bahwa kemampuan perusahaan dalam memenuhi semua kewajiban keuangannya dinilai efisien karena jumlah dari total aktiva tahun  2007  sampai  dengan tahun  2010  lebih  besar  dibanding dengan jumlah total hutangnya. Kondisi Rentabilitas tahun 2007 sampai dengan 2010 menunjukkan perusahaan efisien karena kemampuan perusahaan dengan seluruh modal yang bekerja di dalamnya untuk menghasilkan laba masih stabil. Rentabilitas lebih penting dari masalah laba, karena laba yang besar belumlah merupakan ukuran bahwa perusahaan itu telah dapat bekerja secara efisien

  17. PERKEMBANGAN ENZIM PENCERNAAN LARVA IKAN PATIN, Pangasius hypophthalmus sp.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irzal Effendi

    2003-05-01

    Full Text Available Development of digestive enzymes; protease, lipase and amylase were observed in patin catfish, Pangasius hypophthalmus, larvae.  The 1 day old larvae (day after hatching, with 3,37-3,97 mm length and 0,62-0,79 mg weight, were reared in aquarium 60x50x40 cm with stocking  density of 20 fish/l.  Larvae were fed  Artemia dan tubificid worms 2-8 dan 7-15 days after hatching (dAH,  respectively (schedule I;  2-6 and  5-15 dAH (schedule II; and 2-4 and 5-15 dAH (schedule III.  Chlorella was ready to eat by larvae at the entirely rearing.  For enzyme assay, larvae were sampled from each aquarium at stages of 1, 2, 3, 5, 7, 10 and 15 dAH.    Protease and lipase activity were detected in digestive tract of  1 dAH larvae.   Digestive enzymes development have a similar pattern in larvae for all feeding schedules.  Protease activity  decreased with the increasing of age until 3 dAH, then increased  until the larvae reached 7 dAH, and sharply decreased until 10 dAH and then slowly decreased thereafter. Lipase activity tended to increase slowly with age up to 3 dAH, and increased sharply until 5 dAH, and then decreased sharply until 7 dAH  before decreased again up to the end of rearing.  Amylase activity in larvae increased slowly with the increasing of age up to 5 dAH, then increased sharply until 7 dAH, and decreased thereafter.  In dimly lighted larvae, amylase activity decreased before increased up to 12 d AH, then decreased thereafter.  The amount of food organisms in larval gut, body weight and length, and survival rate of larvae were also measured and discussed.Key Words:  Digestive enzymes, development, larvae, patin catfish, Pangasius hypophthalmus ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan enzim protease, lipase dan amilase saluran pencernaan larva ikan patin akibat perubahan skedul pemberian pakan.  Larva ikan patin (panjang 3,77–3,97 mm dan bobot 0,62-0,79 mg berumur 1 hari dipelihara di akuarium 60x

  18. Manajemen Pembelajaran Gerak Untuk Anak

    OpenAIRE

    Nugraha, Bayu

    2016-01-01

    Manajemen pembelajaran gerak di taman kanak-kanak meliputi kegiatan merencanakan,melaksanakan, dan melakukan evaluasi. Kegiatan perencanaan yang dapat dilakukan adalah memahamikurikulum, melihat kebutuhan perkembangan anak, mempertimbangkan lingkungan, dan membuatprogram pembelajaran jangka panjang dan pendek. Pelaksanaan pembelajaran gerak untuk anak terbagiatas tiga tahap yaitu tahap pengenalan, tahap keahlian, dan tahap puncak. Kegiatan evaluasi/penilaianpembelajaran gerak dimulai dalam ti...

  19. PERKEMBANGAN KEMAMPUAN PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK CALON GURU BIOLOGI PADA PENDEKATAN KONKUREN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yenny Anwar

    2016-10-01

    Full Text Available Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tahap perkembangan kemampuan PCK calon guru biologi yang mengikuti program konkuren. Perkembangan PCK diteliti selama  satu tahun setelah melalui semester ganjil dan praktik mengajar, dengan menggunakan metode Cross-sectional study. Data dikumpulkan dari CoRe dan PaP-eRs yang dibuat calon guru dan hasil wawancara. Sebagai data tambahan pelaksanaan pembelajaran oleh calon guru juga diobservasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif  menggunakan desain konkuren triangulasi (concurrent triangulation design. Hasil penelitian menunjukkan   Kemampuan PCK calon guru biologi yang mengikuti program pendidikan guru pada pendekatan konkuren mengalami peningkatan secara bertahap dari waktu ke waktu, mulai dari pra PCK menjadi growing PCK.  Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa perkembangan PCK calon guru ini bersifat kontinum, bertahap sesuai proses pada tiap tahapan.             Kata Kunci: Pendidikan Guru Biologi, Pedagogical Content Knowledge (PCK,      Pendidikan  Guru Konkuren, Calon Guru Biologi

  20. PEMBELAJARAN TEMATIK DAN BERMAKNA DALAM PERSPEKTIF REVISI TAKSONOMI BLOOM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Fajriana Wahyu Ardiani

    2013-12-01

    mengevaluasi dan mencipta. Dimensi pengetahuan dan proses kognitif menjadi syarat utama dalam pembelajaran tematik dan bermakna. Ketika seseorang mampu menerapkan pembelajaran tematik maka dimungkinkan terjadinya pembelajaran bermakna yang utuh sesuai dengan tahap perencanaan, penerapan dan evaluasi.

  1. EVALUASI PROGRAM RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL SMP NEGERI 3 PURWOREJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suharsono Suharsono

    2013-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tingkat keberhasilan pelaksanaan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI di SMP Negeri 3 Purworejo. Penelitian evaluasi ini menggunakan model Contex Input Process Product (CIPP. Subjek penelitian meliputi: kepala sekolah, wakil kepala sekolah, urusan kurikulum, koordinator RSBI, semua guru mata pelajaran, pustakawan, laboran, staf tata usaha, dan representasi peserta didik. Objek penelitian ini berkenaan dengan dimensi Standar Nasional Pendidikan (SNP dan dimensi Standar Mutu Bertaraf Internasional (RSBI, yang meliputi: 1 variabel konteks; 2 variabel input (Standar Isi, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Standar Pembiayaan; 3 variabel proses (Standar Proses, Standar Pengelolaan, dan Standar Penilaian; 4 variabel produk (Standar Kompetensi Lulusan. Data dikumpulkan melalui angket dan kajian dokumen dan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan pelaksanaan RSBI di SMPN 3 Purworejo untuk setiap variabel adalah sebagai berikut: 1 Konteks rerata 81,16% termasuk kategori baik. 2 Input, untuk SNP baik (82,13% untuk RSBI cukup (66,56%: a Standar Isi, untuk SNP baik (84,88% untuk RSBI cukup (72,92%; b Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, untuk SNP cukup (70,54% untuk RSBI kurang (55,32%; c Standar Sarana dan Prasarana, untuk SNP sangat baik (92,34% untuk RSBI baik (83,62%; d Standar Pembiayaan, untuk SNP sangat baik (87,50% untuk RSBI cukup (65,08%. 3 Variabel Proses, untuk SNP sangat baik (89,18% untuk RSBI baik (77,24%: a Standar Proses, untuk SNP baik (82,72% untuk RSBI cukup (73,10%; b Standar Pengelolaan, untuk SNP sangat baik (90,95% untuk RSBI baik (81,00%; c Standar Penilaian, untuk SNP sangat baik (93,99% untuk RSBI baik (76,29%. 4 Variabel Produk: Standar Kompetensi Lulusan, untuk SNP baik (79,69% untuk RSBI baik (80,37%. Secara umum tingkat keberhasilan pelaksanaan RSBI di

  2. PERKEMBANGAN PARADIGMA EPISTEMOLOGI DALAM FILSAFAT ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fathul Mufid

    2013-06-01

    Full Text Available Abstract:    Based on historical reports, Islamic epistemology paradigm has evolved from time to time bringing different schools each other. This paper aims at revealing such differences. Methods employed are philosophical Literary Review where compiled data are analyzed inductively to formulate theoretical constructions. Research findings reveal that peripatetic philosophers highlight their mind as a dominant tool to gain knowledge using demonstrative method (burhānī.Whilst illuminative philosophers, ‘irfāniyyīn, and Sufis believe that knowledge can only be derived from mystical intuition after purification of the heart (qalb trough practices (riyā╨ah. Different schools such as ones held by Mulla Sadra and Abed al-Jabiri are based on those distinctive principles.Abstrak:      Paradigma epistemologi pemikiran Islam menurut laporan sejarah mengalami perkembangan dari zaman ke zaman, yang berbeda prinsip antara aliran yang satu dengan yang lain. Tulisan ini bertujuan untuk menguak letak perbedaan antara aliran-aliran tersebut. Metode kepustakaan filsafat dilakukan dengan analisa data induktif untuk merumuskan konstruksi teoritik.  Temuan penelitian ini adalah, bahwa para filosof Muslim Paripatetik mengedepankan akal atau rasio sebagai alat yang paling dominan untuk memperoleh pengetahuan yang benar dengan menggunakan metode demonstratif (burhānī. Sementara filosof iluminasi, kaum ‘irfānī, dan kaum sufi berprinsip bahwa pengetahuan hakiki hanya dapat diperoleh melalui intuisi-mistik, setelah melalui proses penyucian hati (qalb dengan berbagai bentuk latihan (riyā╨ah. Sementara epistemologi Mulla Sadra menggunakan tipe “hikmah”, yaitu pemaduan antara visi rasional dengan visi mistik, yang kemudian diselaraskan dengan syari’at. Epistemolog kontemporer, Abed al-Jabiri memilih epistemologi burhānī yang meyakini bahwa sumber pengetahuan adalah rasio, bukan teks atau intuisi.

  3. Evaluasi Keamanan Informasi Pada Divisi Network of Broadband PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. Dengan Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endi Lastyono Putra

    2014-09-01

    Full Text Available PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom adalah perusahaan milik negara yang bergerak dalam bidang penyedia layanan komunikasi di Indonesia. Saat ini Telkom berpusat di kota Bandung. Banyaknya jaringan yang terhubung dengan kantor pusat Telkom tersebut, akan berdampak pada munculnya risiko keamanan informasi yang dapat mengancam Telkom dalam operasionalnya, sehingga perlu diadakan evaluasi atas keamanan informasi pada Divisi Network of Broadband kantor pusat Telkom untuk mengetahui kondisi  keamanan informasi pada Divisi Network of Broadband Telkom. Indeks Keamanan Informasi (KAMI merupakan suatu bentuk aplikasi yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dan digunakan untuk mencari ukuran tingkat kematangan dan kelengkapan keamanan informasi pada instasi negara yang telah disesuaikan dengan standar internasional, yaitu ISO 27001:2005. Tahap pertama dalam evaluasi indeks KAMI adalah melakukan penilaian tingkat ketergantungan TIK pada instasi tersebut, dan hasil dari tingkat ketergantungan tersebut akan digunakan sebagai batasan nilai dari penilaian lima area dalam indeks KAMI.

  4. Evaluasi Pemanfaatan Wireless Internet Protocol Access System di Kota Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Budi Setiawan

    2012-03-01

    Full Text Available WIPAS (Wireless Internet Protocol Accsess System adalah salah satu teknologi pita lebar (broadband yang terbaru. Teknologi tersebut dikembangkan berdasarkan model point-to-multipoint access system pada jaringan nirkabel tetap atau Fixed Wireless Access (FWA dengan memanfaatkan pita frekuensi 26-GHz. Dengan besarnya pita frekuensi yang digunakan, teknologi WIPAS dapat menampung kapasitas akses untuk lalu lintas jaringan yang sangat besar. Dalam penelitian ini akan dikaji dan dievaluasi efektifitas penggunaan teknologi WIPAS melalui kasus pemanfaatan teknologi WIPAS untuk pemberdayaan komunitas di kota Malang. Dalam penelitian ini juga akan dideskripsikan pemanfaatan teknologi WIPAS untuk melihat manfaat penggunaan teknologi tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan melakukan evaluasi terhadap infrastruktur yang telah dibangun untuk melihat efektifitas pemanfaatan WIPAS. Hasil penelitian ini adalah sebuah kajian evaluatif tentang pemanfaatan WIPAS di kota Malang dan rekomendasi untuk implementasi lebih lanjut.

  5. Evaluasi Pelaksanaan Konseling Menyusui

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Murtiyarini

    2014-08-01

    Full Text Available Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan pemberian ASI di Indonesia adalah dengan memberikan konseling menyusui di pelayanan kesehatan. Penelitian perlu dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan konseling menyusui di Kota Jambi dengan mengeksplorasi komponen input, activity, output, dan outcome. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan strategi studi kasus. Penelitian dilakukan di empat puskesmas Kota Jambi pada bulan Desember 2013 sampai dengan Februari 2014. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumen, observasi pelaksanaan konseling menyusui dan sarana prasarana, wawancara mendalam, serta focus group discussion. Analisis data yang digunakan adalah analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen input dan activity kurang optimal seperti kurangnya sumber daya manusia, keterbatasan sarana prasarana, belum ada petunjuk teknis pelaksanaan konseling menyusui, belum ada pemantauan pascapelatihan, kurangnya komitmen personal konselor, belum ada penegasan program, serta lemahnya pengawasan. Komponen output masih kurang baik, terlihat pada belum terdapat data jumlah klien yang diberi konseling menyusui dan jumlah monitoring/supervisi. Komponen outcome menunjukkan bahwa kepuasan klien konseling menyusui kurang. Pelaksanaan konseling menyusui di Kota Jambi masih kurang optimal. Terlihat dari komponen input masih kurang memadai, komponen activity belum berjalan optimal, sedangkan komponen output dan komponen outcome belum mencapai hasil yang diharapkan. The government’s efforts in improving breastfeeding in Indonesia is to provide breastfeeding counseling services in health care especially at primary health care centre. Therefore it is necessary to evaluate the implementation of breastfeeding counseling in the City of Jambi by exploring its input, activity, output, and outcomes components. This study was a qualitative research using case study strategy. The study was conducted in four health centers City of Jambi

  6. EVALUASI DAN PENGENDALIAN FAKTOR RISIKO KARIES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Narlan Sumawinata

    2015-08-01

    Full Text Available Dental caries is a multifactorial disease that it is a preventable one. The assessment and control of the risk factors, therefore, plays a significant role in evading the development of caries. Risk factors include medical and dental history, clinical, radiographic, and laboratory factors. Medical and dental history factors consist of social-economic status of the patients, age, gender, oral hygiene, fluoride exposure, the dietary carbohydrate, civilizaiton, general health, and medicaiton. Clinical factors to be assessed are dental plaque, the susceptible site of the tooth, the existing restoration, and orthodontic appliances. The laboratory factors evaluate the conditions of the saliva i.e. the buffer capacity, flow rate, and the presence of caries-related microorganisms such as mutans streptococci, lactobacilli, or yeast. As caries is caused by three main factors (host, cariogenic substrate, and microflora the control of the above mentioned factors consist of increasing the resistance of the host, evading the cariogenic substrate and microflora, and suppressing the modulator that increasing caries activity.

  7. Implementasi Metode Profile Matching Untuk Evaluasi Potensi Akademik Penjurusan Siswa MAN 2 Kota Kediri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Intan Nur Farida

    2016-11-01

    Full Text Available Pelaksanaan proses penjurusan siswa menggunakan cara manual menyebabkan pengolahan data belum dilaksanakan secara maksimal. Hal ini mendorong perlunya mengembangkan sistem berbasis komputer untuk memudahkan proses penjurusan. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan metode profile matching untuk evaluasi potensi akademik penjurusan siswa. Metode profile matching digunakan dengan menganalisa kriteria penilaian akademik dan non akademik. Kriteria nilai akademik meliputi nilai rata-rata raport dan nilai Ujian Nasional sedangkan data nilai  non akademik siswa meliputi minat siswa, minat orang tua, tes IQ dan catatan prestasi siswa. Adapun rekomendasi jurusan meliputi jurusan IPA, IPS dan Bahasa. Selanjutnya kriteria penilaian disesuaikan dengan nilai gap kompetensi jurusan berdasarkan kategori core factor dan secondary factor. Perancangan aplikasi menggunakan bahasa pemrograman java dan database mySQL. Hasil penelitian berupa rancangan aplikasi yang dapat menunjukkan rekomendasi jurusan siswa Madrasah.

  8. EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR KABUPATEN KULON PROGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Stovika Eva Darmayanti

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengevaluasi ketercapaian program pendidikan karakter pada tingkat sekolah dasar di Kabupaten Kulon Progo, (2 memberikan rekomendasi baik kepada guru, sekolah, maupun pemerintah untuk perbaikan program pendidikan karakter. Jenis penelitian adalah evaluasi program (evaluasi formatif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian meliputi: (1 empat sekolah dasar di Kabupaten Kulon Progo, yaitu SDN 4 Wates, SDN 6 Bendungan, SDN Kriyan, dan SDN Selo; (2 Pengawas SD Kecamatan Kokap dan Pengawas SD Kecamatan Wates; dan (3 Di-nas Pendidikan Kulon Progo. Data dianalisis dengan menggunakan analisis data Milles & Huberman meliputi: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1 kesiapan sekolah dasar di Kabupaten Kulon Progo untuk mengimplementasikan pendidikan karakter baik, dinilai dari kurikulum yang telah terintegrasi pendidikan karakter, namun masih kurang dalam hal pengelolaan sarana prasarana pendukung dan banyak guru memerlukan lebih banyak pengetahuan dan keterampilan tentang pendidikan karakter; (2 implementasi pendidikan karakter belum tampak pada kegiatan pembelajaran; (3 dukungan dari pemerintah dalam sosialisasi atau pelatihan dirasa masih kurang oleh sekolah; (4 monitoring dan evaluasi pendidikan karakter masih terbatas pada kurikulum dan dilakukan melalui pembinaan pengawas di setiap sekolah; dan (5 kendala yang umum dihadapi sekolah adalah penilaian sikap siswa yang belum terdokumentasi, kurangnya pemahaman guru untuk mengimplementasikan pendidikan karakter, dan tidak adanya sinergi antara pendidikan di sekolah dengan pendidikan di rumah. _________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ A PROGRAM EVALUATION OF CHARACTER EDUCATION IN ELEMENTARY SCHOOL OF KULON PROGO REGENCY ABSTRACT

  9. Komposisi Famili Tingkat Semai dan Sapihan pada Hutan Sekunder Berbeda Umur di Sarawak Malaysia

    OpenAIRE

    Effendi Wasli, Karyati , Isa B, Ipor, Ismail Jusoh, dan

    2016-01-01

    Kehadiran tingkat semai dan sapihan sebagai sumber regenerasi pertumbuhan dan perkembangan hutan merupakan hal yang sangat penting. Informasi tentang kehadiran dan komposisi berdasarkan famili pada tumbuhan tingkat semai dan sapihan pada hutan sekunder berbeda umur di Sarawak masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kehadiran dan komposisi tumbuhan tingkat semai dan sapihan (DBH

  10. PERKEMBANGAN ONTOLOGI DALAM FILSAFAT ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fathul Mufid

    2013-09-01

    Full Text Available THE ONTOLOGY DEVELOPMENTS IN ISLAMIC PHILOSOPHY. The primary basis in the study of ontology is what it is, where it exists and, what the truth is. The fundamental and profound of these issues, so that people are faced with different answers. The first question, “what is there”, gives different answers according to their beliefs. Monism, which is only one and that one was spirit and ideas, then gave the flow of spiritualism and idealism. But if that one is full of material, then gave materialism. Dualism, that is round two, for example, body and soul, it gives the existentialism flow. Pluralism, that is composed of  many elements, there is something that cannot be known, then gave the flow of agnosticism. The second problem, “where it exists”, the answer is that dwells in the world of  ideas, abstract, fixed and immutable. That is living in the world of  ideas that are concrete and individual, so that the truth is limited and changeable. The third issue, “what the truth is”, if  the truth is eternal and immortal, then it is God. However, if the truth is capricious, then the problem is how to change it and what determines the change. Keywords: Ontology, Philosophy, Existence, Essence, Metaphysics. Dasar  utama  dalam  kajian  ontologi  adalah  apa  yang  ada,  di mana yang ada dan, apa itu kebenaran. Sedemikian mendasar dan mendalamnya persoalan-persoalan ini, sehingga manusia dihadapkan pada  jawaban-jawaban  yang  berbeda.  Persoalan  pertama,  “apa yang ada”, memberikan jawaban yang berbeda-beda sesuai dengan keyakinan mereka. Monisme, yang ada hanya satu dan yang satu itu serba spirit dan ide, maka melahirkan aliran spiritualisme dan idealisme. Tetapi jika yang satu itu serba materi, maka melahirkan materialisme.  Dualisme,  yang  ada  serba  dua,  misalnya  jiwa  dan raga, maka lahirlah aliran eksistensialisme. Pluralisme, yang ada terdiri atas banyak unsur, yang ada adalah sesuatu yang tidak dapat

  11. Perkembangan Tari Pajaga Gilireng: Sebuah Kreativitas Sanggar Tomaradeka di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Selfiana Saenal

    2014-11-01

    Full Text Available Perkembangan sanggar tari dari Pajaga Gilireng ke Tomaradeka Wajo adalahperkembangan tari yang juga disebut Pajaga Gilireng tetap menjaga substansidasar tarian. Beberapa perubahan dalam bentuk gerak hanyalah perkembanganbertujuan untuk menghilangkan kesan tunggal bahwa gerakan disesuaikan denganperkembangan zaman. Sanggar Tari Pajaga Gilireng yang juga disebut Maradekadiatur untuk mendukung pertunjukan rutin, pernikahan orang biasa, dan untukwisatawan. Sementara pada awal mula, tarian Pajaga Gilireng hanya dilakukandi istana untuk penjemputan tamu penting kerajaan, dan pernikahan putra raja.Perkembangan sanggar tari dari Pajaga Gilireng ke Maradeka meliputi berbagaimappanetta, mappakaraja, marrongko, mabbetta, dan mallebu/massingkeruang.Kostum yang digunakan adalah pakaian khas Sulawesi Selatan dan penggunaansenjata properti (parang dan kaliao (perisai. The Development of Pajaga Gilireng Dance A Creativity of TomaradekaDance Studio in Rajo Regency, South Sulawesi Province. Dance Studio versionPajaga Gilireng Tomaradeka Wajo is the development of dance Pajaga Gilireng everwhile maintaining the basic substance of dance. Some changes in range of motion ismerely a development aimed at eliminating and mono gerak impression tailored tothe times. Gilireng Pajaga Dance Studio version Maradeka To serve as a regular gigas the performances, weddings ordinary people, and pick up tourists. While at firstdance Pajaga Gilireng can only be performed in the palace as a royal guest pick-upmeans, the king’s son’s wedding. Dance Studio version Pajaga Gilireng To Maradekaconsists of various mappanetta, mappakaraja, marrongko, mabbetta, and mallebu/massingkeruang. Costumes used are typical attire of South Sulawesi and use the propertyweapon (machete and kaliao (shield.

  12. Seni Sastra, Teater, dan Film dalam Konteks Perkotaan: Industrialisasi dan Urbanisme (Studi Kasus Serial Sinetron Film ”Intan”)

    OpenAIRE

    Soediro Satoto

    2010-01-01

    Tulisan ini bertujuan memaparkan korelasi antara produksi seni sastra, seni teate, dan film serta menjelaskan keterkaitan yang erat antara urbanisasi, industrialisasi, dan urbanisme dengan perkembangan iptek dan seni, termasuk seni sastra, seni drama/teater, dan seni film/sinetron. Seirama dengan dinamika proses globalisasi di segala bidang, termasuk budaya dan seni, fenomena tersebut akan berdampak pada proses akulturasi lintas/silang budaya, perge- seran dan atau perubahan tata nilai dan id...

  13. Perancangan Dan Pembuatan Model Sistem Kendali Untuk Pengendalian Dan Pengamanan Pintu Gudang Berbasis Mikrokontroler AT89S51 Dengan Menggunakan Media Kartu Identifikasi Dan Handphone

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jaenal Arifin

    2009-11-01

    Full Text Available Pada era globalisasi ini kemajuan di segala aspek kehidupan terus berkembang, seiring dengan perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi yang begitu pesat tersebut menjadikan sesuatu lebih mudah dan cepat. Hal ini terlihat dengan ditemukannya peralatanperalatan yang canggih dengan menerapkan prinsip kerja yang serba flexible. Pada teknologi seluler juga telah mengalami perkembangan dimana awalnya hanya digunakan untuk voice call dan SMS (Short Messege Service, kini beberapa perkembangan teknologi seluler sudah bisa digunakan untuk melakukan panggilan video (Video Call, internet, yang lebih utama yaitu dapat mengirimkan DTMF (Dual Tone Multy Frequency. Dengan adanya perkembangan teknologi DTMF ini maka antara teknologi seluler dengan teknologi mikrokontroler AT89S51 dapat diaplikasikan sebagai rangkaian pengendali jarak jauh untuk membuat suatu sistem pengendalian pintu gudang. Serta digunakan sistem kendali kartu sebagai kendali pintu yang utama.

  14. Evaluasi Ketersediaan Gate Di Terminal 3 Ultimate Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andree Noviar Pradana

    2017-03-01

    Full Text Available Gate sebagai akses yang digunakan untuk proses perpindahan penumpang dari terminal menuju ke sisi udara bandara. Dan sebaiknya untuk itu, pengaturan gate sangat berpengaruh dalam mengoptimalkan waktu pemakaian mulai dari pesawat mendarat hingga keberangkatan selanjutnya. Dalam evaluasi ketersediaanya gate terkadang hanya diperuntukkan untuk maskapai tertentu. Hal ini mempengaruhi jumlah gate yang tersedia. Adapun keterlambatan penerbangan yang terjadi juga dapat disebabkan oleh pengaturan gate yang kurang optimal, sehingga pesawat harus mengantri untuk lepas landas ataupun parkir di apron. Dalam mengevaluasi ketersediaan gate, maka dilakukan pengumpulan data aktivitas pesawat selama parkir di apron. Data yang diperoleh adalah data waktu block on dan block off, data penggunaan parking stand, dan jadwal penerbangan pesawat tiap maskapai. Data-data tersebut kemudian diplot sesuai jadwal penerbangan. Dari hasil plotting dapat diketahui gate-gate yang masih memungkinkan untuk digunakan. Dari hasil evaluasi yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa dari 167 turnaround flight hanya 10 penerbangan yang dapat melakukan pelayanan ground handling secara on time. Dan dari hasil peramalan didapatkan di tahun 2025 gate sudah tidak dapat melayani secara optimal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa jumlah gate belum memenuhi kebutuhan pergerakan pesawat yang beroperasi terutama pada peak hour.

  15. ANALISIS BANTUAN KREDIT TERHADAP PERKEMBANGAN KELOMPOK USAHA BERSAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Priyo Harsono

    2012-09-01

    Full Text Available The object of research is KUB Rukun Mina Barokah in Juwana, Pati. The purpose of research is to investigate the differences of KUB Rukun Mina Barokah development before and after getting the credit assistance from the Department of Marine and Fisheries, Pati in terms of capital, labor, thenumber of buyers, the total sales, and profits. The population for this research is 45 small micro enterprises. The type of data collected are primary and secondary data. The methods of data analysis are validity test, reliability test, and Wilcoxon sign rank test statistics. Based on the results of Wilcoxon sign rank test statistics which focuses on the variables of capital, labor, number of buyers, total sales and profit , it is obtained that p-value is 0.000 (0.000 <0,05. It shows that the credit assistance of the Department of Marine and Fisheries, Pati has given the changes in the joint venture group, Rukun Mina Barokah. The changes here means an increase in the variables before and after getting the credit assistance. Therefore, besides financial aid in the form of business loans, collaboration expansion is also needed to develop the business groups (KUB Objek dalam penelitian ini adalah KUB Rukun Mina Barokah di Kecamatan Juwana Kabupaten Pati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan perkembangan KUB Rukun Mina Barokah sebelum dan sesudah mendapatkan bantuan kredit dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati ditinjau dari modal usaha, tenaga kerja, jumlah pembeli, total penjualan, dan keuntungan. Populasi penelitian sebanyak 45 usaha mikro kecil.Jenis datanya adalah data primer dan data sekunder.Metode analisis data meliputi uji validitas, uji reabilitas, dan uji statistic pangkat tanda wilcoxon.Berdasarkan hasil uji statistik pangkat tanda wilcoxon, baik variabel modal usaha, variabel tenaga kerja,variabel jumlah pembeli, variabel total penjualan maupun variabel keuntungan didapatkan nilai -p sebesar 0,000 (0,000 < 0,05. Hal itu

  16. Perbedaan Dinamika Organisasi Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Berbadan Hukum dan Belum Berbadan Hukum (Studi Kasus : Desa Bandar Jawa dan Desa Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun)

    OpenAIRE

    Palupy, Ristiwi Retno

    2016-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan jumlah organisasi Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan jumlah organisasi P3A, luas tanam, luas panen dan produksi tanaman padi sawah di daerah penelitian selama 5 tahun terakhir; Perbedaan karakteristik umur, luas lahan, pendidikan, pengalaman bertani dan frekuensi pembayaran iuran P3A antara organisasi P3A Berbadan Hukum dan Belum Berbadan Hukum; Perbedaan dinamika organisasi antara P3A Berbada...

  17. PENGARUH BENTUK TES FORMATIF ASSOSIASI PILIHAN GANDA DENGAN REWARD DAN PUNISHMENT SCORE PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Slamet Slamet

    2014-02-01

    Full Text Available ABSTRAK                                          Penelitian ini mengkaji dan menemukan bentuk tes formatif yang efektif yaitu dengan penggunaan bentuk tes formatif assosiasi  pilahan ganda dengan reaward dan punishment score pada pembelajaran matematika siswa SMA. Adapun objek penelitian yang akan dilakukan pada penelitian ini adalah SMA Provinsi DKI Jakarta. Sampel yang diambil adalah SMA N 16 Jakarta Barat dan SMA N 46 Jakarta Timur. Tes formatif adalah tes yang diberikan secara periodik dalam proses pembelajaran yang bertujuan untuk memantau perkembangan siswa. Selain itu, sebagai bentuk evaluasi pembelajaran tes formatif diberikan untuk mengetahui bagaimana umpan balik siswa dalam proses pembelajaran untuk perbaikan konteks pembelajaran di dalam kelas. Dari hasiil pengujian diperoleh p-value (Asymp Sig kelas eksperimen adalah 0,355 > 0,05 = a, dan p-value (Asymp Sig kelas kontrol adalah 0,031 0.05 = α, and the p-value (Sig Asymp control class is 0.031 < 0.05 = α, then H0 is rejected. This shows the effect of giving formative test multiple choice form of association with reward math scores on learning outcomes of students on the subject of the derivative function. Thus, multiple-choice tests formative associations with reward and punishment score that matches the effective teaching high school mathematics implemented in the learning process, especially in the evaluation of learning. Keywords      :  association Formative Test double increments, reaward and punishment scores, Learning Outcomes

  18. KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAN ARAHAN POTENSI SUMBER DAYA PADA WILAYAH PERBATASAN NATUNA KEPULAUAN RIAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rendra Setyadiharja

    2016-08-01

    Full Text Available Abstrak Perkembangan sebuah daerah khususnya perbatasan yang memiliki potensi besar mengenai sumberdaya adalah daerah yang harus di perhatikan keberadaanya, selain memilki sumberdaya besar daerah perbatasan yang letaknya berbatasan dengan negara lain juga menjadi penguat sebuah negara terus mampu mempertahankan kesatuannya. Perkembangan melalui banyak sistem yang mulanya menjalankan otonomi daerah ,berlanjut dengan sistem penataan wilayah terus berkembang dengan naiknya perekonomian dan insfrastruktur dan terakhir dengan cara melakukan perubahan pada potensi wilayah. Daerah perbatasan natuna secara administratif berbatasan Utara dengan Vietnam dan Kamboja dan Selatan berbatasan dengan Kepulauan Bintan serta sebelah Timur berbatasan dengan Malaysia Timur dan Kalimantan Barat. Kabupaten Natuna memilki wilayah perairan yang luas dan daratan yang berbentuk kepulauan, Wilayah perbatasan yang kaya akan pertanian tanaman pangan,perkebunan,pertenakan, perikanan, perindustrian bahkan pertambangan. Arahan kebijakan pemerintah dalam hal ini mengacu pada perkembangan potensi sumberdaya yang dimilki Kabupaten Natuna sebagai daerah perbatasan. Kata Kunci: Perkembangan Potensi Wilayah, Otonomi Daerah, Penataan Wilayah.

  19. POSMODERN DAN SASTRA INDIGENOUS AUSTRALIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Furqan

    2016-12-01

    Full Text Available Karya sastra Indigenous Australia adalah karya masyarakat native yang tinggal di negara bentukan penjajah (settler state. Setelah opresi yang dialami selama beberapa dekade, perkembangan sastra mereka baru saja menapaki puncak di awal abad ke-21 bersama dengan adanya perubahan kebijakan politis serta didukung oleh perkembangan teknologi, serta bersamaan dengan kondisi posmodern atau logika kapitalisme lanjut. Tulisan ini hendak mengelaborasi perjalanan singkat dan resistensi yang muncul dalam sastra Indigenous Australia hingga kini menghadapi kapitalisme yang canggih. Di era global sekaramg ini, banyak sekali permasalahan yang muncul bahkan ketika karya sastra tersebut mulai merekah, mulai dari persoalan tentang identitas, sejarah, otentisitas, persaingan global, dan logika masyarakat posmodern.

  20. Perkembangan Pola Pemecahan Masalah Anak Usia Sekolah dalam Memecahkan Permasalahan Ilmu Pengetahuan Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. Juliyanto

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAKPenelitian yang mengungkap pola pemecahan masalah sudah banyak dilakukan, tetapi belum ada yang mengungkap perkembangan pola pemecahan masalah manusia, khususnya untuk pemecahan masalah dalam bidang fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan pola pemecahan masalah pada anak usia sekolah. Data penelitian diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara dengan mengajukan permasalahan yang berkaitan dengan fisika dalam kehidupan sehari-hari. Jenis Penelitian ini adalah studi perkembangan dengan metode Cross-Sectional. Subyek penelitian ini berjumlah 25 orang anak usia sekolah kelas IV SD hingga kelas XII SMA, dengan mengambil tiga orang setiap tingkatan kelas kecuali kelas XII SMA yang hanya diambil satu orang. Hasil studi ini menunjukkan pada anak rentang kelas IV SD hingga XII SMA ditemukan empat pola pemecahan masalah, yaitu Intuitive Problem Solving, Primitive Problem Solving, Hipotetic Problem Solving, dan Expert Problem Solving. Pola-pola tersebut menunjukkan sebuah tahapan perkembangan pemecahan masalah pada anak usia sekolah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan memecahkan masalah berkembang seiring perkembangan manusia. ABSTRACTThere are many study to reveal pattern of problem solving, but there is no study that reveal the development of human problem solving, especially in physics problem solving. This study aims  at describing the development of problem solving pattern of school-age children. Data were obtained through a written test and interview by asking question related to daily physics problem. This study was study of the development that used the Cross-Sectional method. Subject of this study were 25 school-age children of fourth grade until twelfth grade. There were three students taken from each grade level except the twelfth grade which was only supports by onestudent. Results of this study showed that there were four patterns of problem solving of fourth grade until twelfth grade

  1. Evaluasi Pelaksanaan Standar Penilaian Guru IPA Biologi pada Madrasah Tsanawiyah (MTs Negeri Model Makassar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muh. Khalifah Mustami

    2016-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1 perencanaan (antesedents pelaksanaan standar penilaian Guru IPA Biologi  pada MTs Negeri Model Makassar;  (2 proses (transactions pelaksanaan standar penilaian oleh guru IPA biologi pada MTs Negeri Model Makassar; (3 hasil (outcomes pelaksanaan standar penilaian oleh guru IPA biologi pada MTs Negeri Model Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan model Model Countenance Stake. Data penelitian ini merupakan  data yang dikumpulkan dari guru IPA Biologi, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis membandingkan kriteria eksternal  dengan kondisi ril yang terjadi di lapangan. Kesimpulan hasil penelitian: (1 perencanaan (antecedents pelaksanaan standar penilaian guru IPA biologi pada MTs Negeri Model Makassar secara umum sudah dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan. Namun, dilihat dari prosedur dan teknik penilaian yang sesuai kurikulum KTSP belum sepenuhnya terlaksana. Hal yang belum terlaksana dengan baik yakni penyusunan instrumen penilaian aspek afektif, psikomotor, dan rubrik penskoran; (2 proses (transactions pelaksanaan standar penilaian guru IPA biologi pada MTs Negeri Model Makassar secara umum sudah dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan. Namun, pelaksanaan remedial belum maksimal menekankan kelemahan dan kekurangan peserta didik, guru belum mencatat hasil pengamatan pada saat peserta didik melakukan unjuk kerja dan proses diskusi dengan menggunakan rubrik penskoran; (3 hasil (outcomes pelaksanaan standar penilaian guru IPA Biologi pada MTs Negeri Model Makassar sudah dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan. Guru telah mengolah, menyekor, memasukkan nilai dalam daftar penilaian, lalu melaporkan hasil penilaian ke wali kelas, kepala sekolah, dan mengundang orang tua/wali murid.Kata kunci: Evaluasi, Pelaksanaan, Standar Penilaian

  2. PENGEMBANGAN MATERI AJAR DAN EVALUASI PADA KETERAMPILAN MENDENGARKAN DAN MEMBACA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prana D. Iswara

    2016-05-01

    Full Text Available Some of the receptive language skills are listening and reading skills. Curriculum (Indonesian Curriculum 2006, 2013, or 2016 revision is a standard curriculum used by teachers in the school. Learning to listen assessed on the ability of students retold orally or in writing Learning reading rated from revealing reading materials orally or in writing Listeners and reader's comprehension must be equal to the intended speaker and author. Receptive expression in its evaluation involves the expressive ability (speaking and writing to revive the gathering and reading. Evaluation of the learning listening and reading could have been a test, performance test, project or portfolio. Keywords: learning materials, evaluation, listening, reading.

  3. PENGEMBANGAN MATERI AJAR DAN EVALUASI PADA KETERAMPILAN MENDENGARKAN DAN MEMBACA

    OpenAIRE

    Prana D. Iswara

    2016-01-01

    Some of the receptive language skills are listening and reading skills. Curriculum (Indonesian Curriculum 2006, 2013, or 2016 revision) is a standard curriculum used by teachers in the school. Learning to listen assessed on the ability of students retold orally or in writing Learning reading rated from revealing reading materials orally or in writing Listeners and reader's comprehension must be equal to the intended speaker and author. Receptive expression in its evaluation involves the expre...

  4. Dampak Ketidakhadiran Ibu Sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW Terhadap Perkembangan Psikologis Remaja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lia Amalia

    2010-12-01

    Full Text Available Abstrak: Bagi remaja yang memiliki ibu TKW, dinamika psikologis yang terjadi dalam  proses  perkembangan  ini  menjadi  hal  yang  menarik  karena ketidakhadiran  ibu  sebagai  salah  satu  tokoh  sentral  yang  biasanya memiliki peran besar dalam perkembangan sang anak. Hasil dari riset ini adalah: pertama,keempat subjek merasakan kesedihan saat ditinggalkan oleh sang ibu pada awalnya (saat masih anak-anak, namun berangsurangsur tiga subjek (H, P, dan D bisa beradaptasi, hingga saat remaja dapat menerima keadaan tersebut. Hanya ada satu subjek (A yang sampai saat ini masih terus merasa sedih dengan kepergian ibunya, hal ini ada kaitannya dengan ketidaktersedian figur attachment pengganti sang ibu dari keluarga. Kedua, tiga subjek (A, H, dan Pmemiliki persepsi positif mengenai pekerjaan sang ibu sebagai TKW (pekerjaan mulia, halal,  sumber  keuangan,  pahlawan  keluarga,  dan  pahlawan  devisa sedangkan satu subjek (D menilai sebenarnya pekerjaan ibunya sebagai TKW kurang layak tetapi ini adalah pekerjaan yang halal. Ketiga, tiga subjek (H, P, dan D menemukan figur attachment pengganti setelah kepergian sang ibu dari keluarga. Sedangkan subjek A tidak menemukan figur attachment pengganti ibu dari pihak keluarga sehingga ia mencari figur attachment dari luar keluarga (sahabat A beserta keluarganya. (d  Self  esteem dipengaruhi  kuat  oleh  keharmonisan  keluarga.  Dari 4 subjek, hanya satu (P yang merasa bahwa keluarganya harmonis meskipun ibu bekerja sebagai TKW. 3 subjek lainnya (A, H, dan D menilai bahwa keluarga mereka tidak harmonis. Kondisi keluarga yang tidak harmonis tidak mendukung terbangunnya self-esteem yang positif sehingga bisa disimpulkan bahwa self-esteem dari aspek keluarga pada subjek A, H, dan D adalah negatif.

  5. Toksikologi : Keamanan, Unsur dan Bidang-Bidang Toksikologi

    OpenAIRE

    Mansyur

    2002-01-01

    Toksikologi merupakan ilmu yang sangat luas yang mencakup berbagai disiplin ilmu yang sudah ada seperti ilmu kimia, Farmakologi, Biokimia, Forensik Medicine dan lain-lain. Disamping itu ilmu ini terus berkembang sejalan dengan perkembangan ilmu-ilmu lainnya, dan ini semua pada gilirannya akan menyulitkan kita dalam membuat definisi yang singkat dan tepat mengenai TOKSIKOLOGI. kedokteran-mansyur

  6. EVALUASI PROGRAM PELATIHAN IN-HOUSE TRAINING PEMBELAJARAN PAKET C DI SANGGAR KEGIATAN BELAJAR JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Rizqi Meilya

    2015-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil evaluasi tingkat: (1 kepuasan; (2 pemahaman materi; (3 implementasi perilaku; dan (4 peningakatan kompetensi peserta pelatihan. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi menggunakan model Empat Level Kirkpatrick. Hasil penelitian menunjukkan: (1 kepuasan peserta terhadap penyelenggaraan pelatihan menggunakan Penilaian ber-Acuan Patokan (PAP dan Penilaian ber-Acuan Norma (PAN masuk kategori “puas”. (2 pemahaman peserta pada materi standar isi pembelajaran paket C menggunakan PAP masuk kategori “tidak menguasai”, sedangkan menggunakan PAN masuk kategori “menguasai”; pemahaman peserta pada materi standar proses pembelajaran paket C menggunakan PAP dan PAN masuk kategori “menguasai”; pemahaman peserta pada materi standar penilaian pembelajaran paket C menggunakan PAP masuk kategori “tidak menguasai”, sedangkan menggunakan PAN masuk kategori “menguasai”. (3 implementasi perilaku peserta pascapelatihan terkait materi standar isi, proses, dan penilaian pembelajaran paket C berdasarkan persepsi tutor dan peserta didik menggunakan PAP dan PAN masuk kategori “mengimplementasikan”; (4 peningkatan kompetensi peserta disebabkan oleh pelatihan menggunakan PAP dan PAN masuk kategori “mengalami peningkatan”. Kata Kunci: evaluasi, pelatihan, in-house training, pembelajaran paket C   IN-HOUSE TRAINING PROGRAM EVALUATION OF PACKET C LEARNING IN SANGGAR KEGIATAN BELAJAR OF CENTRAL JAVA PROVINCE Abstract This study aimed to describe an evaluation results level of: (1 satisfaction; (2 material understanding; (3 behavior implementation; and (4 the improvement of participants’ competence. The type of this study was evaluation research using Four Levels of Kirkpatrick model. The result of this study indicates the following. (1 the participants’ satisfaction toward the implementation of training using Standard Referenced Assessment (PAP and Normative Referenced Assessment (PAN

  7. EVALUASI REPRODUKSI TIGA POPULASI IKAN PATIN SIAM Pangasionodon hypophthalmus PADA GENERASI KEDUA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sularto Sularto

    2012-04-01

    Full Text Available Penelitian dilakukan untuk mengetahui keragaan trait reproduksi ikan patin siam generasi F-1. Ikan uji yang digunakan adalah tiga populasi patin siam hasil seleksi pada tahun 2004. Ikan dipelihara dalam jaring yang ditempatkan dalam kolam 6.000 m2 dengan kedalaman antara 1,25-1,5 m. Pakan berupa pelet komersial dengan kadar protein 28% diberikan sebanyak 2% bobot biomassa/hari. Parameter yang diamati adalah perkembangan gonad, fekunditas, fertilitas, dan daya tetas. Parameter pendukung adalah kualitas air dan tingkat curah hujan. Pengamatan perkembangan gonad dilakukan setiap bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan patin populasi Sukamandi mempunyai fekunditas tertinggi yaitu 201.319 butir/kg induk diikuti oleh populasi Jakarta 163.348 butir dan populasi Sukabumi 132.340 butir. Nilai indeks ovosomatik tertinggi terdapat pada populasi Sukamandi sebesar 16,52%, diikuti populasi Jakarta 14,63% dan populasi Sukabumi 10,79%. Diameter oosit terbesar terdapat pada populasi Jakarta yaitu 1,08 mm; demikian pula panjang larva tertinggi pada populasi Jakarta yaitu 3,79 mm. Derajat fertilitas tertinggi terdapat pada populasi Sukamandi yaitu 67,88%; sedangkan derajat penetasan tertinggi terdapat pada populasi Sukabumi yaitu 96,67%.

  8. Uji teratogenik ekstrak Pandanus conoideus varietas buah kuning terhadap perkembangan embrio tikus putih (Rattus norvegicus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    LINTAL MUNA

    2011-11-01

    Full Text Available Muna L, Astirin OP, Sugiyarto. 2011. Uji teratogenik ekstrak Pandanus conoideus varietas buah kuning terhadap perkembangan embrio tikus putih (Rattus norvegicus. Bioteknologi 8: 65-77. Penelitiian ini betujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian ekstrak Pandanus conoideus Lam. var. buah kuning terhadap persentase fetus hidup, kematian intrauterus, berat dan panjang fetus, keadaan morfologi fetus, serta struktur skeleton fetus tikus putih. Dalam penelitian ini diggunakan 25 tikus bunting yang dibagi menjadi lima kelompok secara acak, sehingga masing-masing kelompok terdiri dari lima ekor tikus. Setiap kelompok diberi dosis yang berbeda. P1 (kontrol diberi 1 mL minyak wijen, P2 , P3, P4 dan P5 diberi ekstrak masing-masing: 0,02 mL, 0,04 mL, 0,08 mL dan 0,16 mL. Ekstrak tersebut diberikan secara oral pada kebuntingan hari ke 5 sampai hari ke 17 (fase organogenesis. Pengamatan dilakukan pada hari ke 18 dengan cara bedah sesar untuk menggambil fetus dari uterus. Morfologi fetu s diamati setelah fetus dikeluarkan dari uterus, sedangkan untuk pengamatan struktur skeleton dibuat preparat wholemount dengan pewarnaan ganda Alcian blue dan Allizarrin Red-S. Hasil percobaan diianalisis dengan ANAVA satu jalur. Hasil penelitiann menunjukkan bahwa pemberian ekstrak tidak berpengaruh terhadap persentase fetus hidup, kematian intrauterus, serta berat dan panjang fetus (P≥0,05. Pemberian ekstrak pada induk mengakibatkan kecacatan skeleton (lordosis fetus pada dosis 0,16 mL dan menghambat osifikasi fetus.

  9. Internal Control: Peran Dan Perkembangannya

    OpenAIRE

    Murtin, Alek

    2000-01-01

    Perhatian terhadap pentingnya internal control dalam organisasi berjalan dari waktu ke waktu untuk meningkatkan fungsi internal control yang disesuaikan dengan perkembangan lingkungan organisasi, dimulai dengan adanya internal check, kemudian internal control system, internal control structure dan terakhir adalah internal control-integrated framework. Internal control system sempat berkembang beberapa tahun di Indonesia yang selanjutnya digantikan oleh internal control structure yang digunaka...

  10. Evaluasi Kebutuhan Luasan Apron Pada Rencana Pengembangan Bandar Udara Internasional Ahmad Yani Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Nursalim

    2017-03-01

    Full Text Available Bandar Udara Ahmad Yani akan memiliki terminal yang lebih luas di sebelah Utara runway, lahan parkir yang luas, apron seluas 61.344 m2 serta dua buah taxiway. Pengembangan tahap II akan menjadikan Bandar Udara Ahmad Yani memiliki apron seluas 72.522 m2 dan 10 buah taxiway serta 1 buah parallel taxiway. Studi ini akan mengevaluasi kebutuhan apron Bandar Udara internasional Ahmad Yani Semarang saat ini dan 20 tahun kedepan. Pada evaluasi ini akan diprediksi jumlah pergerakan pesawat pada tahun rencana yang kemudian akan dikonversi menjadi jumlah pesawat pada jam sibuk. Hasil prediksi jumlah pesawat ini akan dianalisis terhadap kebutuhan apron Bandar Udara Ahmad Yani di tahun rencana. Dengan adanya pengembangan apron diharapkan dapat memenuhi kebutuhan lalu lintas udara. Untuk perencanaan perkerasan apron menggunakan rigid pavement dengan metode FAA dengan software FAARFIELD. Dari hasil perhitungan didapatkan, kebutuhan total jumlah gerbang landas parkir untuk tahun rencana (2035 adalah 51 pesawat, yang terdiri dari 35 kelas C dan 16 kelas D. Selanjutnya didapatkan dimensi gerbang landas parkir pada tahun rencana (2035 adalah untuk kelas C dengan panjang 2096,50 m dan lebar 98,37 m sedangkan untuk kelas D dengan panjang 1547,20 m dan 104,78 m. Tebal perkerasan landas parkir ini adalah 670 mm. Dalam penulangan perkerasan landas parkir tahun rencana (2035 dibutuhkan wiremesh dengan D14-100 dan Dowel dengan diameter 50 mm, panjang 610 mm, dan jarak 460 mm.

  11. PEMBINGKAIAN PEMBERITAAN KABUT ASAP PADA MEDIA ONILINE TERPILIH DI INDONESIA, MALAYSIA DAN SINGAPURA

    OpenAIRE

    Junaidi Junaidi

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana media online terpilih di Indonesia, Malaysia dan Singapura membingkai pemberitaan tentang asap di Indonesia dan menyebar di Malaysia dan Singapura. Berita diambil dari Kompas.com, Utusan Malaysia Online, dan The Straits Times.com pada juni 2013. Berita tersebut dianalisis menggunakan analisis framing yang diajukan oleh Robert M. Entman. Elemen yang didiskusikan dalam model ini adalah identifikasi, causal interpretation, evaluasi moral, dan reko...

  12. Evaluasi Kinerja Gate Assignment pada Terminal 1 Keberangkatan Domestik Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hersanti Rahayu

    2016-04-01

    Full Text Available Gate sebagai pintu yang digunakan untuk proses pergerakan penumpang keluar dari ruang tunggu di terminal menuju ke bis ataupun langsung menuju ke pesawat memiliki pengaruh yang besar terhadap proses pemindahan penumpang dari terminal menuju ke sisi udara bandara. Untuk itu, pengaturan gate (gate assignment sangat penting untuk mengoptimalkan waktu pemakaian gate yang dibutuhkan sejak pesawat mendarat hingga clearing aircraft untuk keberangkatan pesawat berikutnya. Beberapa kasus keterlambatan penerbangan yang terjadi juga bisa jadi disebabkan oleh gate assignment yang kurang optimal, sehingga pesawat harus mengantri untuk lepas landas atau untuk parkir di apron setelah mendarat. Untuk mengetahui apakah pengaturan penggunaan gate mempengaruhi keterlambatan yang terjadi saat ini, dilakukan studi untuk mengevaluasi kinerja gate assignment di Terminal 1 Bandara Internasional Juanda. Evaluasi dilakukan dengan cara pengumpulan data penggunaan gate, lama waktu penggunaan gate, pemetaan dan analisis perbandingan waktu aktual dan yang tertulis pada jadwal penerbangan. Dari hasil evaluasi yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa dari 111 turnaround flight hanya sekitar 28% diantaranya yang dapat melakukan pelayanan ground handling secara on time. Sehingga dapat disimpulkan bahwa jumlah gate yang ada saat ini yaitu 12 gate belum memenuhi kebutuhan pergerakan pesawat yang beroperasi terutama pada peak hour.

  13. EVALUASI UNJUK KERJA TURBIN AIR PELTON TERBUAT DARI KAYU DAN BAMBU SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK RAMAH LINGKUNGAN UNTUK PEDESAAN (Performance Evaluation of Hydraulic Pelton Turbine Made of Wood and Bamboo as Environmentally Friendly Electric Generation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samsul Kamal

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Pemanfaatan energi air di Indonesia, khususnya untuk pembangkit listrik skala kecil di pedesaan masih perlu diprioritaskan untuk ditingkatkan dalam program memperoleh energi bersih yang ramah lingkungan. Pemanfaatan tersebut masih terkendala oleh biaya investasi yang relatif tinggi serta teknologi yang sesuai. Pemerintah mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan melalui program Desa Mandiri Energi dengan menggunakan potensi dan sumber daya yang tersedia di pedesaan. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi unjuk kerja turbin air Pelton untuk pembangkit listrik skala kecil dengan sudu terbuat dari bambu dan roda turbin dari kayu. Data yang terkumpul menunjukkan bahwa efisiensi pembangkitan mampu mencapai sekitar 28% untuk debit aliran 28 liter/detik dan tinggi jatuh efektif 7 m menggunakan nosel berpenampang empat persegi panjang. Walaupun dari aspek teknik dan lingkungan penggunaan bambu sebagai sudu turbin adalah baik dan sesuai untuk digunakan di pedesaan, namun unjuk kerja yang diperoleh masih perlu ditingkatkan dibanding dengan umumnya turbin Pelton yang terbuat dari logam. Hal ini diperkirakan karena bentuk alamiah lengkung bambu yang tidak optimum untuk sudu serta bentuk penampang nosel yang masih harus disesuaikan.   ABSTRACT The use of hydroenergy in Indonesia, especially for small electric generation in rural areas is still to be priority increased in a program to find a clean and environmentally friendly energy.  The use is still limited by relatively high investation cost and appropriate technology. Government has pushed the use of new and renewable energy through the Village Self-Relliant Energy Supply Program by using potential and available resources in the village. The objective of this study is to evaluate the performance of a hydraulic Pelton turbine for small electric generation with the buckets are made of bamboo and the runner is made of wood. Data collected from the study show that the efficiency of the

  14. EVALUASI PROGRAM SMK KELAS JAUH DI PONDOK PESANTREN DARUL QUR’AN KABUPATEN GUNUNGKIDUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermawan Prono

    2014-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1 mendeskripsikan dukungan lingkungan terhadap program kelas jarak jauh SMK yang diselenggarakan dipondok pesantren Darul Qur’an Kabupaten Gunung Kidul, 2 mendeskripsikan input program kelas jarak jauh SMK jika ditinjau dari pendidik serta dukungan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh pondok pesantren Darul Qur’an Kabupaten Gunung Kidul, 3 mendeskripsikan proses pembelajaran kelas jauh SMK yang diselenggarakan oleh pondok pesantren Darul Qur’an Kabupaten Gunung Kidul, dan 4 mengetahui keberhasilan program pembelajaran kelas jauh jika dilihat dari segi manfaat yang di dapat oleh peserta didik, ketrampilan peserta didik serta persentase lulusan dari tahun ke tahun yang diselenggrakan oleh pondok pesantren  Darul Qur’an di Kabupaten Gunung Kidul.Penelitian ini merupkan jenis penelitian evaluasi dengan menggunakan model CIPP. Subjek penelitian ini adalah 1 kyai, 1 kepala sekolah, 3 wali murid, 20 orang guru dan 59 siswa kelas 1 dan kelas 2. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket, observasi dan wawancara. Angket divalidasi dengan validitas konstrak (constract validity. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif dengan menggunakan bantuam SPSS 16.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1 mendapatkan respon sangat baik dari masyarakat karena dapat membantu masyarakat bagi ekonomi lemah untuk menyekolahkannya ke jenjang sekolah yang tinggi, 2 rekruitmen tenaga pendidik yang sangat mengedepankan kompetensi kualitas dan kapabilitas hal ini dapat dilihat dari kemampuan pendidik, yaitu pemahaman pendidik mengenai konsep pembelajaran dalam penyusunan rencana pembelajaran dengan hasil 70% dengan kategori sangat baik dan aspek pengelolaan kegiatan pembelajaran dengan hasil 75% dengan kategori sangat baik.  Secara umum sarana dan prasarana yang ada di SMK Darul Qur’an sudah sangat memadai untuk menunjang lancarnya proses pembelajaran, 3 secara

  15. EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN RENANG DI KLUB TIRTA SERAYU, TCS, BUMI PALA, DEZENDER, SPECTRUM DI PROVINSI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardhika Falaahudin

    2013-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi konteks, input, process dan Produk pelaksanaan program pembinaan olahraga renang di Tirta Serayu, TCS, Bumi Pala, Dezender, Spectrum di Provinsi Jawa Tengah. Subjek penelitian ini adalah atlet yang pernah mengikuti kejuaraan renang tingkat Nasional di klub renang Tirta Serayu Banjarnegara, TCS Semarang, Bumi Pala Temanggung, Dezender Purbalingga dan Spectrum Semarang, pelatih dan orangtua atlet yang berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu análisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan hasil evaluasi program pembinaan olahraga renang klub renang Tirta Serayu, TCS, Bumi Pala, Dezender, Spectrum di Provinsi Jawa Tengah sudah baik, meliputi: (1 evaluasi konteks dukungan dari orang tua atlet kepada atlet sudah baik, (2 evaluasi input, secara umum sumber daya manusia untuk mencapai tujuan program pembinaan olahraga renang meliputi pelatih, atlet, dan pendukung lainnya seperti sarana dan prasarana dan kualifikasi pelatihan telah memenuhi ketercapaian ideal. Meskipun untuk tingkat pendidikan pelatih serta sarana dan prasarana masih ada yang belum memadai, (3 evaluasi proses, secara umum telah berjalan dengan baik. Dalam pemilihan program setiap klub renang sebelumnya menganalisis program yang telah berjalan dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan, pelatih telah mengikuti petunjuk teknis pelaksanaan program serta terdapat jadwal rutin dan target latihan serta dilaksanakan latih tanding, try out dengan klub atau atlet dari klub lain dan juga berperan aktif mengikuti kejuaraan, (4 evaluasi Produk, secara garis besar prestasi klub renang di Provinsi Jawa Tengah yang dicapai para atletnya terbilang sangat baik, dibuktikan dengan prestasi yang telah diraih melalui tingkat daerah, provinsi, nasional bahkan ASEAN.   THE EVALUATION OF POOL

  16. Peran Pembina Remaja Bagi Perkembangan Perilaku Remaja Di Gereja Kemah Injil Indonesia Tanjung Selor Kalimantan Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jonathan Matheus

    2015-01-01

    Full Text Available Tujuan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah untuk menemukan sejauh mana peranan seorang pembina remaja bagi perkembangan perilaku remaja.Penulisan karya ilmiah ini menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis ialah mengadakan kajian pustaka dengan mengumpulkan data melalui buku-buku dan internet, mengadakan observasi langsung di lapangan dan wawancara kepada objek kajian yaitu para pembina remaja beserta orangtua dan gembala serta pekerja setempat.Adapun kesimpulan karya ilmiah ini adalah peranan seorang pembina remaja dalam perkembangan perilaku remaja yaitu sebagai konselor, sebagai pemimpin yang memiliki visi, sebagai pemimpin rohani, sebagai sahabat, dan sebagai pendoa syafaat. Dengan demikian pembina remaja dapat menghasilkan: Pertama, remaja yang memiliki kualitas pengetahuan firman Tuhan yang baik dan benar sehingga remaja dapat menjalani kehidupan masa remajanya tanpa adanya perubahan perilaku yang menuju pada arah yang negatif. Kedua, dapat dijadikan sebagai acuan yang baik bagi pembina remaja selanjutnya dan dapat mendorong orang tua melakukan hal yang sama pada remaja saat berada dirumah. Ketiga, dapat menumbuhkan rasa percaya diri anak remaja saat mengalami perilaku yang berbeda dan mereka tahu pada siapa dapat mencurahkan masalah yang sedang dihadapinya.Kata Kunci: Peran, Pembina Remaja, Perilaku RemajaThe aim of this article is to explore the extent to which the role of a teen mentor impacts the development of youth behavior.  This work uses qualitative methods.  The author uses a data collection technique, conducting a literature review through gatheringdata from books and the internet, direct field observations, and interviews with research subjects that are all teen mentors, including parents, pastors and local workers. The conclusion of this article is that the role of a youth mentor in the flourishing of adolescent behavior is as a counselor, visionary leader, spiritual leader

  17. PERAN DONGENG BAGI PERKEMBANGAN DAN PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ipriansyah Ipriansyah

    2011-06-01

    Full Text Available Abstract:Various forms of folklore such as fairy tales are almost extinct because they are less popular compared to some TV shows. Even though various forms of folklore are only a fewbut it teaches positive values that are useful for children's development. Tale, for example, is believed to have an important role in helping cognitive development such as language, thought, and sosioemosional of a child such as emotions and personality. A fairy tale is quite reasonable to have an important role toward the development of children. Development is a pattern of change as a result of biological, cognitive, and sosioemosional processes which has begun  from the time of conception until the rest of a lifetime .Among periods of human development, there is a phase of human development which refers to the storytelling phase, that  is when a child is in the age of  5 to 8 years. Kata kunci: fairy tales/stories, child development, child's personality

  18. Sakral dan Profan dalam Perkembangan Ideologi Politik Agama

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jarman Arroisi

    2017-03-01

    Full Text Available Mostly, a research about nation ideology is related to a religion. Some people wish the religion becomes foundation for their nation, but others expect the opposite. The first type is optimistic that the religion will be able to help the nation to create a life with justice, prosperity, honesty, respect, unity in diversity, morality, and other sacred values. Therefore, there is no bargaining for integrity between religion and politics. They think religion and politics must be integrated with no exception, including the religion and the politics in Indonesia. The founders of Indonesia had said that the nation has to pay most attention to Moslem people’s privileges as the majority of Indonesian people. Meanwhile, according to the second type, Islam doesn’t have to play its role formally for the nation. It is enough for the religion to affect people’s mindset and their action. By using critical-analysis method, this paper tries to observe how the real process of political thought history including its ideological construction and its theory works together in one side, and how Islamic political thought develops and changes step by step to be profane and secular in another side. Finally, it will be revealed that a nation with a religion as its foundation to manage its government guarantees security, justice, prosperity, welfare, and happiness. It is more promising than a nation which marginalizes religion in managing its national affairs. It is proven by the Islamic history how the Prophet Muhammad had managed Islamic government very well and successfully.

  19. Fenomena Perkembangan TIK, Strukturasi, Spasialisasi dan Media Cetak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasyim Ali Imran

    2016-03-01

    Based on the analysis of secondary data concluded that the related phenomenon of structuration, Oetama become the prime social agent in KKG structure. In the context of the theory of political economy, associated with the structure of KKG, then Jacob Oetama become the prime social agent will be retained in the structure KKG in the style of leadership of collective management in respect of the unpreparedness of the other agent receives succession. This spatialization phenomenon, on the other hand, it could also be an indication that the prime social agent in KKG structure in terms of a relatively little force major nature it can also be affected by external structure (development of ICT. Spatialization policy through media convergence, though still a loss, but maintained the prime social agent in the world including KKG structure as assessed can strengthen their marketing position in the foreseeable future and is believed to be getting better. However, such optimism may be disturbed also by the emergence of the phenomenon of spatialization arising from members of the public in line with developments in technology gadgets such as through the appearance of a variety of operating systems that exist now (I OS, Android OS or Microsoft OS.

  20. Kepemimpinan Transformatif Perkembangan dan Implementasinya pada Lembaga Pendidikan

    OpenAIRE

    Indah Komsiyah

    2016-01-01

    Organizations must be seen as an open system today. With the open-ended nature of leaders and leadership is a strategic factor in an organization. The process of leadership in organizations occurs because of the element leader. Leaders are human individuals. Meanwhile, the leadership is inherent to him as a leader. In this case, there are many theories about leadership styles are offered, all have strengths and weaknesses. Theories that are considered effective or superior are the theory of t...

  1. Kepemimpinan Transformatif Perkembangan Dan Implementasinya Pada Lembaga Pendidikan

    OpenAIRE

    Komsiyah, Indah

    2016-01-01

    Organizations must be seen as an open system today. With the open-ended nature of leaders and leadership is a strategic factor in an organization. The process of leadership in organizations occurs because of the element leader. Leaders are human individuals. Meanwhile, the leadership is inherent to him as a leader. In this case, there are many theories about leadership styles are offered, all have strengths and weaknesses. Theories that are considered effective or superior are the theory of t...

  2. Kepemimpinan Transformatif Perkembangan dan Implementasinya pada Lembaga Pendidikan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Komsiyah

    2016-11-01

    Full Text Available Organizations must be seen as an open system today. With the open-ended nature of leaders and leadership is a strategic factor in an organization. The process of leadership in organizations occurs because of the element leader. Leaders are human individuals. Meanwhile, the leadership is inherent to him as a leader. In this case, there are many theories about leadership styles are offered, all have strengths and weaknesses. Theories that are considered effective or superior are the theory of transformational leadership. Namely, a leadership approach to doing business alters consciousness, to excite and inspire subordinates or members of the organization to expend extra effort in achieving organizational goals without feeling pressured or stressed. From the description, assessment of transformative leadership is necessary, including development of leadership transformative with the focus of discussion: 1 the origin of transformative leadership, 2 development of the concept of transformative leadership, 3 the development of the definition of transformative leadership, 4 development of the implementation of transformative leadership in educational institution.

  3. Morfogenesis dan Diferensiasi Sel dalam Perkembangan Gigi (Tinjauan Molekuler

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yani Corvianindya

    2015-11-01

    Full Text Available Tooth development provides a dynamic process that has recently been studied at molecular level. There has been much progress toward the understanding of epithelial-mesenchymal cell signaling in tooth germ formation, morphogenesis and cell differentiation. The epithelial-mesenchym interaction is suggested to be the most important mechanism in organogenesis that stimulate mitosis and prevent apoptosis adjacent to the tissue surface. Moreover it affects cell formation and cell differentiation. Enamel knot is assumed to act as a signaling center in the tooth germ epithelial in organizing the tooth pattern as well as controlling the tooth growth. The genes involved in this mechanism are p21, Fgf-4, Shh, Bmp-2, bmp-4, Msx-1 and Lef-1 which are expressed in the enamel knot during the bud stage and cap stage. At the further step of differentiation, epithelial ameloblast and mesenchymal odontoblast will deposit organic matrix in enamel and dentin. This article reviews the molecular morphogenesis of tooth development.

  4. Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Media Baru: Implikasi terhadap Teori Komunikasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novi Kurmia

    2005-12-01

    Full Text Available Technology development has shaped the way we communicate each other. New media also built a new mode of communication. These developments lead to a new map of communication—in the field of practice and theoretical domain. Responding to these developments, Ward divided media to ‘new’ news media, ‘new’ non-news media, and traditional media. Each was characterized by its technology, interactivity, and any other features. McQuail divided media into 4 type: interpersonal communication media, interactive playing media, information searching engine, and information exchange media such as Internet. For Pavlik, technical functions become the main feature of media categorization. There are stages of production and processing information, distribution and transmitting information, and display or ways of presenting information.

  5. Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Media Baru: Implikasi terhadap Teori Komunikasi

    OpenAIRE

    Novi Kurmia

    2005-01-01

    Technology development has shaped the way we communicate each other. New media also built a new mode of communication. These developments lead to a new map of communication—in the field of practice and theoretical domain. Responding to these developments, Ward divided media to ‘new’ news media, ‘new’ non-news media, and traditional media. Each was characterized by its technology, interactivity, and any other features. McQuail divided media into 4 type: interpersonal communication media, inter...

  6. Perkembangan Teknologi Komunikasi Dan Media Baru: Implikasi Terhadap Teori Komunikasi

    OpenAIRE

    Kurmia, Novi

    2005-01-01

    Technology development has shaped the way we communicate each other. New media also built a new mode of communication. These developments lead to a new map of communication—in the field of practice and theoretical domain. Responding to these developments, Ward divided media to ‘new' news media, ‘new' non-news media, and traditional media. Each was characterized by its technology, interactivity, and any other features. McQuail divided media into 4 type: interpersonal communication media, inter...

  7. Perkembangan Material Rotan dan Penggunaan di Dunia Desain Interior

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Grace Hartanti

    2012-10-01

    Full Text Available For most Indonesia people, rattan had long been known, for personal use and trade.  It started from raw materials and semi-finished trades, and later it was developed  into the finished rattan product trade conducted by the wholesalers in Indonesia. In addition to the processing of rattan in Indonesia, the rattan finished-product trade has also been done widely.The trade agreement that has been made with foreign parties spur the contribution in increasing the state revenue which deserves to be taken into account. In this case, rattan application has grown in the world of Interior Design, for example as furniture and as interior accessories. The use of substitute materials, such as synthetic rattan, is now also widely used to fulfill high demand and product diversity.With the growing numbers of variants of rattan application in interior design field, a research based on qualitative research was applied. Article explores the process of research and rattan is expected to be the mediator in bringing local Indonesian culture to the global world competition. Thus, the state gait could be known more widely, and hopefully could help improving the welfare of Indonesian people into a better place.  

  8. Analisis Perkembangan Internet Broadband di Daerah Perbatasan Sulawesi Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riva'atul Adaniah Wahab

    2016-12-01

    Full Text Available Adopsi teknologi internet broadband dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat perbatasan. Karenanya pemerataan pembangunan internet broadband di wilayah  ini harus segera diwujudkan. Penelitian deskriptif kuantitatif ini dilaksanakan di wilayah perbatasan Provinsi Sulawesi Utara untuk mengetahui kondisi aspek supply dan demand perkembangan internet broadband di wilayah tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dari aspek supply, kondisi infrastruktur masih sangat kurang, ketersediaan layanan internet broadband berkualitas tinggi dengan tarif rendah juga masih sulit diwujudkan. Dari aspek demand, stigma atau persepsi masyarakat bahwa internet tidak penting menjadi salah satu faktor penyebab tidak memiliki akses internet. Adapun hambatan yang paling dominan adalah ketidakpahaman dalam penggunaan internet. Faktor ini juga menjadi mendasari literasi internet broadband masyarakat pada level 0 yaitu  tidak peduli akan pentinya internet. Menanggapai kondisi ini, penyusunan dan penetapan kebijakan serta regulasi seperti QoS layanan, tarif interkoneksi, infrastructure sharing dibuat untuk menyediakan internet broadband berkualitas tinggi dengan harga murah. Selain itu distribusi perangkat mobile berharga murah (smartphone juga perlu didorong dengan penerapan TKDN untuk produksi perangkat. Tidak kalah pentingnya adalah peningkatan literasi internet broadband masyarakat melalui sosialisasi atau pelatihan baik formal maupun nonformal. Abstract   Adoption of internet broadband internet can provide the economic impact for border communities. Hence equitable development of internet broadband in the region should be immediately implemented. This quantitative descriptive study was conducted in the border region of North Sulawesi to determine the condition of supply and demand aspects of the development of internet broadband. Based on the results, it can be concluded that from the aspect of supply, the condition of the

  9. PENGEMBANGAN EVALUASI PETA KONSEP UNTUK MENGUKUR STRUKTUR KOGNITIF PADA POKOK BAHASAN PEMBIASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Supriyanto

    2012-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perangkat evaluasi peta konsep yang dapat mengukur struktur kognitif pada pokokbahasan pembiasan, menentukan validitas dan reliabilitas dari evaluasi peta konsep yang dikembangkan serta memperolehgambaran struktur kognitif siswa pada pokok bahasan pembiasan. Pengembangan model ini menggunakan jenis penelitianResearch and Development. Nilai validitas peta konsep pada daftar sebesar 0,986 dan nilai rata-rata reliabilitas seorang ratersebesar 0,772. Berdasarkan hasil analisis data besar kecilnya persentase indikator peta konsep dengan daftar konsep selaludiiringi dengan nilai besar kecilnya persentase indikator pada soal uraian contoh pembiasan kaca planparalel: 100% peta konsep98% soal uraian. Gambaran struktur kognitif siswa dalam pemahaman konsep pembiasan melalui peta konsep dengan daftar96% siswa dapat menentukan proposisi, 94% siswa dapat menentukan hirarki 98% siswa dapat menentukan crosslink dan 100%siswa dapat menentukan contoh. The goals of this research are to get the mind mapping teaching material that can measure student's cognitive structure of topic ofrefraction; to determine the validity and the reliability of mind mapping evaluation; and to obey the cognitive structure descriptionfrom the students of topic of refraction. The development of this model was used Research and Development. The validity score ofmind mapping model is 0.986 and average reliability score of rates 0.772. Based on these analysis results, the difference ofindicators of mind mapping model can be draw as follows. The students' cognitive structure of topic of refraction are 96% of studentsare able to determine the proposition; 94% of students can specify the hierarchies; 98% of students attain to arrange the crosslink;and 100% of students are able to decide the samples.Keywords: mind mapping instrument; learning development; cognitive structure

  10. EKSISTENSI MAQASID AL-SHARI’AH IMAM AL-SYATHIBY DALAM PERKEMBANGAN HUKUM EKONOMI SYARI’AH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bustanul Arifin

    2016-08-01

    Full Text Available THE EXISTENCE OF MAQA>S}ID AL-SHARI>’AH IMAM AL-SYATHIBY IN THE DEVELOPMENT OF THE SHARI'AH ECONOMIC LAW, is about the study of maqa>shid al-syari>‘ah imam Al-Syathiby in economic development of Shari'ah, conception maqa>shid al-syari>‘ah, the implications of maqa>shid al-syari>‘ah and urgency maqa>shid al-syari>‘ah in the economic development of Shariah today. This paper was written with a philosophical approach by trying to examine in depth the development of maslahah based economy. With the results of the study show that the maqa>shid al-syari>‘ah so far was the basis of the existing Islamic economic development in Indonesia. Due to the nature of this paper examines maqa>shid al-syari>‘ah, then the author does not discuss Indonesia's economic characteristics. EKSISTENSI MAQA>S}ID AL-SHARI>’AH IMAM AL-SYATHIBY DALAM PERKEMBANGAN HUKUM EKONOMI SYARI’AH, berisi tentang kajian maqa>shid al-syari>‘ah imam Al-Syathiby dalam perkembangan ekonomi syari’ah, konsepsi maqa>shid al-syari>‘ah,implikasi maqa>shid al-syari>‘ah dan urgensi maqa>shid al-syari>‘ah dalam perkembangan ekonomi syari’ah dewasa ini. Paper ini ditulis dengan pendekatan filosofis dengan berusaha mengkaji secara mendalam perkembangan ekonomi berbasis maslahah. Dengan hasil kajian yang menunjukkan bahwa maqa>shid al-syari>‘ah sejauh ini merupakan dasar pengembangan ekonomi Islam yang ada di Indonesia. Karena sifat makalah ini mengkaji maqa>shid al-syari>‘ah, maka penulis tidak membahas karakteristik ekonomi di Indonesia lebih mendalam.

  11. PERKEMBANGAN IMPLEMENTASI PASAR KARBON HUTAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deden Djaenudin

    2017-02-01

    Full Text Available Pasar karbon REDD+ dapat menjadi insentif bagi pelaku implementasi REDD+ di lapangan. Permasalahan yang dihadapi adalah ketidakpastian pasar yang tinggi yang diakibatkan oleh belum tersedianya mekanisme transaksi karbon. Komitmen pemerintah daerah baik propinsi maupun kabupaten relatif tinggi yang ditunjukan dengan disusunnya peraturan pendukung implementasi REDD+. Kegiatan REDD+ adalah dalam rangka menjaga hutan lestari dan seandainya terjadi perdagangan karbon maka hasil perdagangan merupakan manfaat tambahan.Stakeholder terutama pemda belum mengetahui secara pasti tentang tata cara atau mekanisme pasar karbon, termasuk standar karbon dan metodologi untuk mengha­sil­kan kredit karbon. Insentif yang diharapkan atas capai­an penurunan emisi yang dihasilkan lebih didasarkan pada perannya dalam pengelolaan hutan lestari/peningkatan kese­jah­teraan masyarakat bukan berdasarkan harga karbon. Terkait dengan pemenuhan target penurunan emisi 26% masih perlu kajian lebih jauh tentang proporsi yang dapat diklaim oleh pembeli. Besarnya proporsi perlu mempertimbangkan pangsa modal investasi antara pembeli dan pemerintah yang dikeluarkan, lain halnya jika pembiayaan awal ditanggung oleh pemerintah. Juga diperlukan lembaga registri yang mengelola kegiatan, capaian penurunan emisi, dan fasilitasi implementasi REDD+ di lapangan.Selain itu lembaga ini mengatur sistem insentif dan disinsentif dalam pengelolaan resiko kebocoran dan ketidakpermanenan.

  12. Disain Sistem Pemantauan Lingkungan Untuk Evaluasi Lepasan Radionuklida dari Subsistem pada Kecelakaan Reaktor Daya PWR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Kuntjoro

    2013-03-01

    Full Text Available PLTN. (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir sebagai sumber energi baru dipilih sebagai alternatif, karena memiliki berbagai kelebihan yaitu ramah lingkungan, pasokan bahan bakar yang tidak bergantung musim, serta harganya yang dapat bersaing dengan pembangkit listrik yang lain. Namun demikian, adanya keraguan sebagian masyarakat tentang keselamatan radiasi PLTN, maka pemerintah harus bisa meyakinkan tentang operasi PLTN yang aman dan selamat. Penelitian tentang disain sistem pemantauan lingkungan untuk evaluasi lepasan radionuklida dari subsistem reaktor dan lingkungan akibat terjadinya kecelakaan pada reaktor daya telah dilakukan. Penelitian dilakukan dengan melakukan perhitungan sebaran radionuklida ke subsistem dan lingkungan serta membuat sistim monitoring radiasi di lingkungan. Sistem monitoring lingkungan terdiri dari system pencacah radiasi, sistem peringatan dini, sistem pengukuran meteorologi, sistem GPS dan system GIS. Sistem pencacah radiasi digunakan untuk mencatat data radiasi, sistem pengukuran meteorologi digunakan untuk mencatat data arah dan kecepatan angin, sedangkan sistem GPS digunakan untuk menentukan data posisi pengukuran. Data tersebut kemudian dikirimkan ke system akuisisi data untuk ditransmisikan ke pusat kendali. Pengumpulan dan pengiriman data dilakukan melalui SMS menggunakan perangkat modem yang ditempatkan di ruang kendali. Ruang kendali menerima data dari berbagai tempat pengukuran. Dalam hal ini ruang kendali memiliki fungsi sebagai SMS gateway. Sistem ini dapat memvisualisasi untuk lokasi pengukuran yang berbeda. Selanjutnya, data posisi dan data radiasi diintegrasikan dengan peta digital. Integrasi sistem tersebut kemudian divisualisasikan dalam personal komputer. Untuk posisi pengukuran terlihat langsung di peta dan untuk data radiasi ditampilkan di monitor dengan tanda lingkaran merah atau hijau yang digunakan sebagai pemonitor batas aman radiasi. Bila tanda lingkaran berwarna merah maka akan menyalakan alarm di

  13. PENGARUH MEDIA SOSIAL FACEBOOK TERHADAP PERKEMBANGAN E–COMMERCE DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarif Hidayat

    2017-11-01

    Full Text Available Media sosial memang bukanlah hal yang baru dalam dunia modern sekarang ini, dimulai dari facebook, twitter, Path, Instagram dan masih banyak lagi. Peran media sosial memang dirasa sangat membantu bagi mereka yang ingin mencari teman yang mungkin sudah lama tidak bertemu. Selain fungsi “sosial”  media sosial saat ini bertransformasi menjadi sebuah media untuk menciptakan sebuah fenomena baru dalam dunia ekonomi, diantaranya sebagai media promosi hingga transaksi jual beli, hal ini menjadi sebuah kekuatan baru dalam dunia ekonomi dimana kita bisa memangkas biaya pemasaran dengan tidak mengurangi pemasukan bahkan pemasaran bisa lebih efektif. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui seberapa besar fungsi media sosial khususnya facebook dalam perkembangan e-commerce di Indonesia.

  14. PESANTREN DAN UPAYA DERADIKALISASI AGAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mukodi Mukodi

    2015-06-01

    Deradikalisasi agama Islam di Pondok Tremas dari generasi ke generasi se­nantiasa menemukan momentum. Melalui praktik budaya Pondok Tremas yang meliputi: budaya keilmuan, budaya keagamaan, budaya sosial dan budaya politik benih-benih deradikalisasi agama Islam disemaikan. Namun demikian, pasang surut paham ekstremisme yang berkembang di transnasional, dan inter­nasional menjadi tantangan tersendiri. Apalagi masifnya perkembangan media teknologi dan informatika berekses secara signifikan pada pola pikir warga Pondok Tremas. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dan metode fenomenologi, artikel ini menjelaskan bagaimana deradikalisasi agama di Pondok Tremas dirajut, dan dibingkai dalam praktik-praktik budaya keseharian. Hal itu, dilakukan agar generasi Islam dapat bijak dalam bersikap dan bertindak. Lebih dari itu, agar agama Islam dapat menempati area yang semestinya, yakni agama raḥmatan li ’l-‘ālamīn, tanpa kekerasan, cinta perdamaian, dan mengedepankan cinta kasih.

  15. PREPARASI MOLECULARLY IMPRINTED POLYMERS SEBAGAI ADSORBEN UNTUK UREA DAN KREATININ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irhamni Irhamni

    2016-07-01

    Full Text Available Penelitian mengenai Molecularly Imprinted Polymers (MIPs,, khususnya terkait dengan pemanfaatannya sebagai adsorben, mengalami perkembangan yang cukup signifikan, karena sensitivitas dan selektivitasnya tinggi. Selain itu, preparasinya yang mudah dan murah. Penelitian ini bertujuan untuk mensisntesis senyawa MIPs yang dapat digunakan untuk adsorben pada adsorpsi urea dan kreatinin. Penelitian dimulai dengan preparasi grapena dari grafit, preparasi senyawa Molecularly Imprinted Polymers (MIPs dan penentuan kondisi optimal preparasi dan karakterisasi kimia dan morfologi permukaannya menggunakan IR , XRD dan SEM. Kemudian dilanjutkan dengan karakterisasi adsorpsi senyawa MIPs terhadap urea dan kreatinin. Senyawa Molecularly imprinted polymers (MIPs telah berhasil dipreparasi dengan menggunakan material kitosan yang dikompositkan dengan grapena sebagai polimernya serta urea dan keatinin sebagai senyawa template. Senyawa MIPs yang terbentuk dapat digunakan sebagai adsorben pada urea dan kreatinin. Kemampuan adsorpsi MIPs terhadap urea dan kreatinin secara bertahap naik sebanding dengan kenaikan konsentrasi dan waktu interaksi dengan analit. Mekanisme adsorpsi MIPs terhadap urea dan kreatinin terjadi melalui meknisme ikatan hidrogen pada pori cetakan senyawa MIPs.

  16. Evaluasi Fungsi Insinerator Dalam Memusnahkan Limbah B3 Di Rumah Sakit NI Dr.Ramelan Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jahn Leonard Saragih

    2013-09-01

    Full Text Available Pengelolaan limbah padat B3 di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Ramelan sangat penting diperhatikan karena dapat berdampak buruk apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh sebab itu diperlukan adanya penelitian untuk mengidentifikasi jumlah timbulan dan penanganan limbah padat B3, mengevaluasi manajemen, penyimpanan sementara serta mengevaluasi proses insinerasi. Evaluasi fungsi incinerator di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Ramelan dilakukan dengan meneliti jumlah timbulan limbah B3, kapasitas pembakaran insinerator, suhu pembakaran insinerator, densitas limbah dan abu pembakaran, dan tes TCLP residu pembakaran incinerator Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Ramelan. Dalam penelitian ini, Rumkital Dr. Ramelan memusnahkan limbah dengan incinerator. Limbah B3 yang dihasilkan Rumkital Dr. Ramelan dimusnakan dengan satu incinerator dengan type KAMINE TYPE BDR-INC 10. Limbah yang dimusnahkan di Rumkital Dr. Ramelan berasal dari Rumkital Dr. Ramelan dan Lantamal Perak. Setelah dilakukan penelitian langsung selama 14 hari berturut-turut, didapatkan bahwa rata-rata timbulan limbah B3 di Rumkital Dr. Ramelan adalah 89.98 Kg/hari dan dengan densitas rata-rata limbah ialah 166,67 kg/m3. Tinggat removal dari pembakaran limbah dengan incinerator di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Ramelan ialah 82,63%. Pengelolaan abu sisa incinerator Rumkital Dr. Ramelan belum sesuai dengan peraturan yang berlaku dan dari penelitian yang dilakukan yaitu pengujian kandungan abu incinerator, solidifikasi abu incinerator dengan perbandingan semen:abu adalah 1:3 dan uji TCLP, didapatkan bahwa limbah abu sisa insinerator Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Ramelan Surabaya, dapat ditimbun pada landfill kategori I sesuai dengan Keputusan Kepala Bapedal No.4 Tahun 1995.

  17. Perkembangan Terkini Membran Guided Tissue Regeneration/Guided Bone Regeneration sebagai Terapi Regenerasi Jaringan Periodontal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cindy Cahaya

    2015-06-01

    kombinasi prosedur-prosedur di atas, termasuk prosedur bedah restoratif yang berhubungan dengan rehabilitasi oral dengan penempatan dental implan. Pada tingkat selular, regenerasi periodontal adalah proses kompleks yang membutuhkan proliferasi yang terorganisasi, differensiasi dan pengembangan berbagai tipe sel untuk membentuk perlekatan periodontal. Rasionalisasi penggunaan guided tissue regeneration sebagai membran pembatas adalah menahan epitel dan gingiva jaringan pendukung, sebagai barrier membrane mempertahankan ruang dan gigi serta menstabilkan bekuan darah. Pada makalah ini akan dibahas sekilas mengenai 1. Proses penyembuhan terapi periodontal meliputi regenerasi, repair ataupun pembentukan perlekatan baru. 2. Periodontal spesific tissue engineering. 3. Berbagai jenis membran/guided tissue regeneration yang beredar di pasaran dengan keuntungan dan kerugian sekaligus karakteristik masing-masing membran. 4. Perkembangan membran terbaru sebagai terapi regenerasi penyakit periodontal. Tujuan penulisan untuk memberi gambaran masa depan mengenai terapi regenerasi yang menjanjikan sebagai perkembangan terapi penyakit periodontal.   Latest Development of Guided Tissue Regeneration and Guided Bone Regeneration Membrane as Regenerative Therapy on Periodontal Tissue. Periodontitis is a patological state which influences the integrity of periodontal system that could lead to the destruction of the periodontal tissue and end up with tooth loss. Currently, there are so many researches and efforts to regenerate periodontal tissue, not only to stop the process of the disease but also to reconstruct the periodontal tissue. Periodontal regenerative therapy aims at directing the growth of new bone, cementum and periodontal ligament on the affected teeth. Regenerative procedures consist of soft tissue graft, bone graft, roots biomodification, guided tissue regeneration and combination of the procedures, including restorative surgical procedure that is

  18. ISLAM DAN OTORITAS KEAGAMAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rumadi Rumadi

    2012-05-01

    Mungkinkah agama tumbuh tanpa otoritas?Pada umumnya jawaban atas per­tanyaan ini ada dua:”agama dapat tumbuh tanpa otoritas” dan “agama tidak dapat tumbuh tanpa otoritas”, Pandangan pertama didasarkan pada argu­mentasi bahwa agama merupakan pemahaman total terhadap ketuhanan. Yang dibutuhkan dalam konteks ini adalah ketundukan terhadap Tuhan semata. Sementara pandangan kedua didasarkan pada argumentasi bahwa agama merupakan hak individual untuk berkomunikasi dan menyerahkan diri kepada Tuhan,namun di dalam lingkup sosial perkembangan agama mem­butuh­kan “penyebar” yang memiliki kredibilitas untuk berbicara dan me­nyampai­kan pesan-pesan agama. Namun demikian,  dalam kenyataannya otori­tas agama bukan merupakan hal yang statis, namun dinamis. Tingkat otoritas keagamaan dan inter relasi antar tingkat-tingkat otoritas merupakan bagian dari dinamika tersebut.

  19. EVALUASI TREND KUALITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA

    OpenAIRE

    Sabar Budi Raharjo

    2013-01-01

    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh informasi tentang tanggapan dan kelayakan satuan pendidikan terhadap penerapan delapan standar nasional pendidikan (SNP), trend kuantitas dan kualitas pendidikan, status akreditasi sekolah, tingkat pemenuhan, rasional dan tanggapan terhadap SNP, urutan delapan standar nasional yang harus dicapai, standar nasional yang paling sulit dicapai, tingkat kepuasan peserta didik terhadap pelayanan sekolah dan hambatan-hambatan dalam mencapai SNP....

  20. Karakteristik Perkembangan Sosial Emosi Siswa SD Laboratorium UPI Kampus Cibiru Dikaitkan Dengan Sistem Pembelajaran Full Day School

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hj. Entang Kartika

    2009-01-01

    Full Text Available Sekolah Dasar Laboratorium UPI Kampus Cibiru, merupakan model sekolah dasar 5 tahun, yang didalamnya juga menyelenggarakan program akselerasi atau percepatan untuk memfasilitasi siswa yang cerdas dan berbakat. Demikian juga program inklusisi diterapkan. Oleh karena itu kurikulum SD yang dirancang untuk 6 tahun dimodifikasi menjadi 5 tahun, maka lama jam pelajaran di sekolah menjadi panjang dengan sebutan sehari penuh (full day. Berdasarkan hal tersebut program pembelajaran difokuskan kepada hal‐hal yang sifatnya pengembangan kognitif, sehingga aspek lainnya yakni afektif dan psikomotor terabaikann. Dengan ini hasil pengamatan menunjukan social emosi siswa SD Lab School sepertinya belum berkembang secara optimal. Tujuan penelitian ini ingin mendapat gambaran perkembangan social emosi siswa SD Lab School dikaitkan dengan system pembelajaran full day.

  1. PENILAIAN TINGKAT FERTILITAS DAN PENATALAKSANAANNYA PADA PRIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masrizal Khaidir

    2006-09-01

    Full Text Available Analisis sperma dipakai untuk diagnosis evaluasi pre/post terapi medikal maupun surgical infertilitas pria. Analisis sperma dipakai juga di laboratorium forensik guna penanggulangan kasus perkosaan, kasus penolakan orangtua terhadap bayinya, dan untuk menyaring pengaruh bahan racun/obat yang toksik pada organ reproduktif. Saat ini, banyak diminta pemeriksaan DNA untuk penanggulangan perkosaan. Dengan demikian, pada masa mendatang diramalkan permintaan analisis sperma akan meningkat.

  2. KONTEKTUALISASI DAN (KEMUNGKINAN KONSEKUENSINYA BAGI PSIKOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prof. Supratiknya

    2015-09-01

    jaran di perguruan tinggi seperti kita kenal sekarang (selanjutnya disebut psikologi, lahir di Jerman pada penghujung abad ke‐19. Selanjutnya psikologi berkembang pesat di Amerika Utara khususnya Amerika Serikat dan negara‐negara lain di Eropa yang lebih dulu mengalami industrialisasi khususnya di Eropa Barat. 1 Alhasil, paling tidak sampai dasawarsa 1980‐an perkembangan dan persebaran psikologi di tingkat global ditandai oleh ketimpangan di antara apa yang oleh Moghaddam (1987 disebut tiga dunia tempat psikologi dikembangkan dan dipraktekkan, disimak antara lain berdasarkan besarnya produksi pengetahuan psikologis yang disebarluaskan melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi psikologi maupun lewat publikasi ilmiah berupa baik berkala maupun buku rujukan dan buku teks.

  3. EVALUASI PROSES PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK PADA VIRTUAL TEAM DEVELOPMENT MENGGUNAKAN CMMI Versi 1.3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Widodo

    2016-01-01

    Full Text Available Proses pengembangan perangkat lunak menggunakan outsouring virtual team development (VTD memiliki banyak kelebihan diantaranya biaya produksi lebih murah, tersedia banyak  tenaga ahli, dan waktu lebih kompetitif.  Namun demikian banyak temuan resiko yang berdampat pada kualitas produk perangkat lunak yang dihasilkan.  Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui tingkat kematangan dan tingkat kapabilitas  proses pengembangan perangkat lunak pada VTD.  Model yang digunakan untuk evaluasi dengan menggunakan  CMMI for development versi 1.3. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  menggunakan representasi continuous dengan memilih praktik-praktik spesifik tertentu pada area proses CMMI level 2 dan level 3. Pengambilan data dilakukan dengan kuisioner online pada responden yang merupakan agensi kontraktor pada situs freelance market place upwork.com. Hasil dari penelitian ini menjadi strategi bagi unit organisasi atau perusahaan yang menggunakan jasa outsourcing VTD dalam mengembangkan perangkat lunak yang berorientasi pada kualitas produk perangkat lunak yang dihasilkan

  4. EVALUASI KEGIATAN POSYANDU DI KABUPATEN BOJONEGORO, JOMBANG, SIKKA DAN CIANJUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siswanto Siswanto

    2012-11-01

    Full Text Available Since economic crisis in 1997 there has been a slowdown of community based health services, especially 'posyandu'. The study aims to evaluate 'posyandu' activities with the approach of input, process and output. This is an evaluative study, with the design of a cross-sectional survey. Sample of regencies was selected purposively, i.e. Jombang, Bojonegoro, Sikka and Cianjur Regencies. Each regency was taken 2 health centers, and then 5 villages were selected randomly. Each village was taken 3 'posyandu' randomly as well. Data were collected  by structured questionnaire, in-depth interview and Focus Group Discussion, analyzed in a descriptive way. The study has shown that the largest proportion of posyandu's chief was active household wives, with the education level of elementary, junior and senior high school. The assessment found the lack of posyandu's appliances (weighting scale, scale pants, healthy cards, SKDN graphs, medicines, and posters, the inadequacy of health center's and intersectoral personnel's commitment (supervision of 'posyandu' assigned to village midwives, the decline of five-program posyandu's activities (those routines were underfive weighting, educational food supplementation, and immunization, the 'ecline of posyandu's supporting activities ('BKB', TOGA', 'UKGMD', health fund, etc.. as well as, the low achievemen, of posyandu's targets (seen from SKDN indicators and MCH coverage. The study recommends that central and local government continue to conduct posyandu's revitalization programs, by strengthening input and process aspects for achieving a better population coverage and performance.  Key words: posyandu, evaluative study, input, process, output

  5. Evaluasi Sistem Informasi Akuntansi Pendapatan dan Persediaan Pada PT. DEF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kriswanto Kriswanto

    2012-11-01

    Full Text Available PT. DEF is a company engaged in the trading and distribution of food and frozen vegetables to customers in several restaurants and hotels in the big cities in Java. The problems faced by the company based on the results of observations made relating to revenue and inventory due to lack of internal controls in the company are because of the duplication of functions between the accounting and finance, many expired items should be disposed of and affect the company's earnings, collection of accounts receivable which resulted to financial turnaround interrupted, the data inventory is not accurate and complete so that the company's customer service to be less than satisfactory, and the problem of delay in making financial statements. The research method used in this study is data collection method which includes literature and field studies, analysis of findings, identifying the problems and the needs of information, and analysis method on object-oriented approach. The revenue accounting information systems and computerized inventory are expected to help the company run its operations, implement of internal controls within the company better, and overcome all the problems.

  6. Evaluasi Sistem Informasi Penjualan dan Piutang Dagang pada PT. LMY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Henny Hendarti

    2011-06-01

    Full Text Available The purpose of this research is to evaluate and test the reliability of sales and accounts receivable information system of PT. LMY in order to help overcome the problems faced by the company. The methods used are literature review and field researches such as interviews, checked-question lists, observations and analysis. Audit around the Computer is used as the audit method. The evaluation results in some discoveries of the advantages and disadvantages of the sales and account receivable information systems used, where the disadvantages allow for the potential risks. The conclusion based on the obtained evaluation results on the control of information systems sales and accounts receivable company is that any improvement is still needed, especially on the control of security management as well as boundary. Thus, it is necessary for the company to do audits regularly on sales and account receivable information system so that the information system can be more reliable. 

  7. Skrining dan Evaluasi Aktivitas Kitinase dari Sembilan Isolat Bakteri Lokal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Baitha Palanggatan Maggadani

    2017-04-01

    Full Text Available Chitinase is an enzyme that degrades chitin on β-1,4-acetamido-2-deoxy-D-glycoside bound to produce Chitin oligosaccharide or its soluble monomer, N-acetylglucosamine (NAG. Chitinase are usually produced naturally by chitinolytic microorganism that are found in soil or water environment. Chitinase have been widely used for biocontrol agents of plant pests. The product from chitinase hydrolysis can be used as antiinflammatory agent and anti hyperpigmentation. This research was aimed to screen and evaluate the chitinolytic ability of 9 isolate. The best isolate was the one which produced high chitinolytic activity and hydrolyzed chitin into NAG. 9 isolate were examined and BPPTCC-2 was the best isolate which produced highest level of chitinolytic activity 0.1780 U/ml. The chitinase was able to hydrolyzed chitin resulting high yields of NAG 11.5% as the only product.

  8. Vertical Garden Dan Hidroponik Sebagai Elemen Arsitektural Di Dalam Dan Di Luar Ruangan

    OpenAIRE

    Damayanti Asikin; Rinawati P. Handayani; Triandriani Mustikawati

    2016-01-01

    Area hijau tak hanya memberi manfaat visual saja, tetapi juga manfaat ekologis, edukatif, dan ekonomis.Perkembangan teknologi pertanian kota memunculkan berbagai teknik untuk dapat berkebun di lahan sempit, bahkan di dalam ruangan sekalipun. Dampak ekologis yang kini mulai dirasakan adalah perubahan visual lingkungan permukiman padat di perkotaan yang menjadi lebih hijau.Vertical garden dan hidroponik merupakan beberapa bentuk teknologi pertanian yang dapat dimanfaatkan sebagai elemen arsitek...

  9. Model Perkembangan Perumahan di Wilayah Peri Urban Kota Surabaya (Studi Kasus : Kabupaten Sidoarjo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Dewa Made Frendika Septanaya

    2012-09-01

    Full Text Available Saat ini perkembangan wilayah peri urban di berbagai kawasan metropolitan menunjukkan adanya pertambahan luas permukiman dalam jumlah banyak (real estate atau yang biasa di kategorikan sebagai proses formatif yang bersifat invasif. Kecenderungan beberapa wilayah peri urban yang menunjukkan pesatnya pertumbuhan perumahan ternyata tidak sepenuhnya terjadi di Kabupaten Sidoarjo. Fenomena  penurunan pengadaan perumahan yang terjadi pada periode  2006 – 2010 menyebabkan ketidakseimbangan antara rendahnya pengadaan (supply rumah dengan kebutuhan (demand atas perumahan yang semakin meningkat. Hasil akhir penelitian ini  menunjukkan bahwa faktor geografis (spasial dalam pemodelan GWR yang menyebabkan penuruan jumlah pengadaan perumahan di masing-masing kecamatan berbeda-beda, namun secara holistik disebabkan oleh pengaruh harga lahan, keterbatasan ketersediaan lahan kosong untuk peruntukan perumahan dan jarak dari lumpur Lapindo Kecamatan Porong. Sedangkan faktor aspasial yang mempengaruhi adalah stabilitas kondisi ekonomi, besarnya biaya taktis (transaction cost dan biaya dampak pembangunan (development impact fees, kendala perizinan serta aturan atau regulasi untuk pembebasan lahan yang tidak mengikat.

  10. HETEROSIS, MATERNAL , DAN INDIVIDUAL EFFECT PADA HIBRIDA ANTARA IKAN MAS RAJADANU, MAJALAYA, SUBANG, DAN KUNINGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Hunaina Fariduddin Ath-thar

    2011-12-01

    Full Text Available Ikan mas merupakan salah satu komoditas potensial untuk mendukung pencapaian peningkatan produksi perikanan budidaya nasional sebanyak 353% pada 2014. Ikan mas yang digunakan selama ini hanya mengandalkan strain lokal yang sudah mengalami penurunan kualitas. Hibridisasi merupakan salah satu cara untuk menghasilkan ikan unggul. Hibridisasi dilakukan secara resiprok dari 4 strain ikan mas Rajadanu, Subang, Majalaya dan Kuningan sehingga didapatkan 16 kandidat strain baru. Parameter yang digunakan sebagai evaluasi hibrida ini adalah sintasan dan keragaan pertumbuhan. Nilai maternal effect, individual effect dan heterosis dari sintasan dan keragaan pertumbuhan ikan hasil hibrid menjadi acuan untuk pemilihan kandidat hibrid yang terbaik. Untuk parameter pertumbuhan, nilai maternal effect tertinggi didapat dari ikan lokal Subang dan nilai individual effect tertinggi pada Majalaya. Sedangkan untuk parameter sintasan, nilai maternal effect tertinggi didapat dari ikan lokal Kuningan dan nilai individual effect tertinggi pada Rajadanu. Dari skoring nilai heterosis didapatkan hasil bahwa hibrida ikan lokal Kuningan dan Majalaya merupakan hibrida terbaik.

  11. KEJAHATAN PORNOGRAFI Upaya Pencegahan dan Penanggulangannya di Kabupaten Ponorogo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irma Rumtianing Uswatul Hanifah

    2013-12-01

    Full Text Available Pemerintah telah mengeluarkan undang-undang No 44 Tahun 2008 tentang pornografi. Tujuan dari undang-undang tersebut salah satunya mewujudkan dan memelihara tatanan kehidupan masyarakat yang beretika, berkepribadian luhur, menjungjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, serta menghormati harkat dan martabat kemanusiaan. Dalam perkembangannya, materi pornografi mengalami pertumbuhan dan penyebaran yang pesat seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Peredaran dan penyebaran film porno kini semakin pesat karena ditopang dengan kecanggihan sarana informasi dan komunikasi salah satunya media internet yang bisa diakses oleh masyarakat pada setiap saat. Tulisan berikut akan mengkaji bagaimana upaya dan trategi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam mencegah dan menanggulangi kejahatan pornografi di Kabupaten Ponorogo, apa hambatan dan bagaimana solusi dalam pencegahan serta penanggulangan kejahatan pornografi di Kabupaten Ponorogo serta bagaimana formulasi kebijakan untuk pencegahan dan penanggulangan kejahatan pornografi di Kabupaten Ponorogo. Kata kunci: Pornografi, Polres, KP3A

  12. Perencanaan Dan Pembuatan Antena UWB (Ultra Wide Band) Mahkota (Crown Antenna)

    OpenAIRE

    Yuwono, Rudy

    2010-01-01

    Kemajuan teknologi komunikasi menunjukkan perkembangan yang sangat pesat, khususnya komunikasi wireless. Komunikasi ini membutuhkan antena untuk mengirimkan dan menerima sinyal informasi. Antena yang digunakan dalam komunikasi wireless sangat beragam jenisnya, tergantung aplikasinya. Pada jurnal ini akan dibahas tentang perencanaan dan pembuatan antenna mahkota Ultra Wide Band (UWB). Antenna Ultra Wide Band merupakan sebuah perangkat yang mempunyai emisi/daya pancar dengan bandwith yang lebih...

  13. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN PENGENALAN AKSARA BALI BERBASIS MULTIMEDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Ketut Gede Sudiartha

    2016-03-01

    Full Text Available Seni dan budaya tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Salah satu bagian dari budaya adalah aksara Bali. Sejalan dengan perkembangan teknologi, seni dan budaya tradisional mulai ditinggalkan oleh generasi muda. Untuk itu, perlu kreativitas untuk memperkenalkan seni-budaya tanpa meninggalkan perkembangan teknologi digital dan internet. Dalam tulisan ini kami mengembangkan aplikasi untuk pengenalan aksara Bali dasar, diterapkan pada komputer dengan aplikasi multimedia. Aplikasi berbasis multimedia memberikan pengenalan bentuk aksara, gerakan  menulis dan menebak aksara. Aplikasi "pengenalan aksara Bali" dapat digunakan sebagai media yang memberikan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif dibandingkan dengan buku. Teknik random ini memberikan penampilan secara acak yang akan memberikan tantangan yang lebih bervariasi untuk para penggemar game komputer

  14. PENGEMBANGAN APLIKASI DATA MINING DENGAN ALGORITMA C4.5 DAN APRIORI DI FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMATIKA UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yasmiati Yasmiati

    2017-01-01

    Full Text Available Kemampuan dosen yang baik akan berdampak positif terhadap kualitas layanan terhadap mahasiswa. Salah satu cara untuk mengetahui, memperbaiki, dan menjaga mutu dosen adalah dengan mengevaluasi kinerja dosen. Evaluasi atau penilaian kinerja harus dilakukan karena memiliki pengaruh yang kuat terhadap bentuk dan sifat hubungan kerja dalam suatu lembaga pendidikan. Data nilai mahasiswa dan data hasil evaluasi belum pernah dianalisis lebih mendalam sehingga data tersebut digunakan dengan penerapan menggunakan algoritma C4.5 dan Apriori dari metode Data Mining. Algoritma C4.5 untuk melakukan klasifikasi dengan hasil pembentukan pohon keputusan (decision tree. Sedangkan Algoritma Apriori digunakan dengan  cara pengkombinasian  Item dengan Item yang lainya dan menghasilkan nilai support dan confidence.

  15. Pengembangan Materi Luas Permukaan Dan Volum Limas Yang Sesuai Dengan Karakteristik Pmri Di Kelas VIII SMP Negeri 4 Palembang

    OpenAIRE

    Hariyati, Hariyati; Indaryanti, Indaryanti; Zulkardi, Zulkardi

    2008-01-01

    Penelitian ini bertujuan mengembangkan materi luas permukaan dan volum limas dengan pendekatan PMRI. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Palembang. Dalam mengembangkan materi terdapat proses evaluasi formatif dan uji coba terhadap materi, yaitu expert review, one-to-one evaluation, small group, dan field test. Dari tiga tahap pertama, materi dinyatakan valid. Kemudian materi diujicobakan di lapangan (field test). Dari hasil uji coba diperoleh simpulan yaitu mengha...

  16. EVALUASI UJI KOMPETENSI SISWA KEAHLIAN MULTIMEDIA DI SMK SE-KOTA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yowanita Dwi Irwanti

    2014-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi uji kompetensi siswa keahlian multimedia di SMK Se-Kota Yogyakarta, ditinjau dari aspek: (1 context; (2 input; (3 process; (4 product; dan (5 CIPP secara akumulatif. Penelitian ini dilaksanakan pada delapan SMK di kota Yogyakarta. Populasi adalah asesor, yang berjumlah 44 orang. Sampel dengan sampel jenuh (total. Teknik pengumpulan data  menggunakan angket. Uji validitas dengan validitas isi melalui expert judgement, validitas konstruk dengan uji terbatas, dan dianalisis dengan korelasi Product Moment. Uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Teknik analisis data dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uji kompetensi siswa keahlian multimedia di SMK Se-Kota Yogyakarta ditinjau dari aspek: (1 context termasuk kategori sangat sesuai (84,7%; (2 input termasuk dalam kategori sangat sesuai (87,61%; (3 process termasuk kategori sangat baik (89,94%; (4 product termasuk kategori sangat baik (82,78%; (5 CIPP secara akumulatif termasuk kategori sangat baik (86,62%. Kata Kunci: evaluasi, CIPP, uji kompetensi, multimedia

  17. Perspektif Dan Peran Sosiologi Ekonomi Dalam Pembangunan Ekonomi Masyarakat

    OpenAIRE

    Mudiarta, Ketut Gede

    2011-01-01

    Sosiologi Ekonomi merupakan perspektif sosiologis yang menjelaskan fenomena ekonomi, terutama terkait dengan aspek produksi, distribusi, pertukaran, konsumsi barang, jasa, dan sumber daya, yang bermuara pada bagaimana masyarakat mencapai kesejahteraan. Sosiologi Ekonomi menunjukkan perkembangan yang eksplosif sejalan dengan berbagai permasalah sosial ekonomi masyarakat, baik di negara-negara maju maupun di negara-negara berkembang yang sedang berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatn...

  18. PERANAN PENGETAHUAN GIZI IBU HAMIL DAN IBU MENYUSUI TERHADAP KECERDASAN ANAK MELALUI PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Damiati Damiati

    2013-08-01

    Full Text Available Pendidikan Kesejahteraan Keluarga salah satu pendidikan formal dengan program regular yang diselenggarakan di sekolah dimana mempunyai tujuan untuk menjadikan anak didik menjadi kreatif sehingga dapat menggeneralisasikan, mengabstrakkan, dan menemukan hubungan sehingga dapat mengemukakan pendapat dan bersikap, selain itu dapat menumbuhkan nilai-nilai insani dan ilahi dalam masyarakat. Untuk itu anak perlu mendapatkan pendidikan melalui asuhan dan bimbingan serta pengawasan dari orang tua selain di sekolah. Agar anak dapat tumbuh kembang dengan optimal orang tua harus memenuhi kebutuhan faali anak yaitu kebutuhan anak dalam mendapatkan makanan bergizi mulai dalam kandungan sampai dilahirkan yang berguna untuk pertumbuhan badan perkembangan kecerdasannya. Keadaan perkembangan otak sangat terpengaruh apabila kurang gizi terjadi sejak dalam kandungan dan berlanjut sampai usia bayi. Keadaan malnutrisi akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin yang dikandungnya dan memberi dampak terjadinya inferior. Untuk itu diperlukan gizi yang cukup bagi calon ibu dan ibu hamil agar anak yang dilahirkan sehat dan kelak merupakan sumber daya yang berkualitas dan dapat diandalkan untuk bersaing di era globalisasi.   Kata-kata kunci :  Gizi ibu hamil dan menyusui, kecerdasan anak, Pendidikan PKK

  19. PENGARUH TINGKAT ATTRACTIVENESS CELEBRITY ENDORSER TERHADAP BRAND IMAGE (Studi Eksplanatif Perbandingan Pengaruh Tingkat Daya Tarik Agnes Monica, Nidji dan Sherina, Big Bang terhadap Brand Image Line dan Kakao Talk)

    OpenAIRE

    BRAHMANA, REGINA YATASIA

    2014-01-01

    Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi ditandai dengan munculnya berbagai aplikasi instant messenger, seperti Whatsapp, Line, WeChat, dan Kakao Talk. Penelitian ini memilih instant messenger Line dan Kakao Talk yang bertujuan untuk melihat pengaruh attractiveness celebrtity endorser terhadap brand image. Teori yang digunakan adalah teori SMCR dari David K. Berlo, the bullet theory, teori tentang daya tarik endorser dan teori tentang brand image. Penelitian ini mengg...

  20. Perbandingan Karakteristik Sosial Ekonomi Anggota P3A Berbadan Hukum dan P3A yang Tidak Berbadan Hukum di Kabupaten Serdang Bedagai. Studi kasus Desa Makmur dan Desa Sentang Kecamatan Teluk Mengkudu

    OpenAIRE

    Sihombing, Erlusi Tiurmaida Putry

    2010-01-01

    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengidentifikasi, mengolah dan menganalisis data tentang: 1. Perkembangan organisasi P3A didaerah penelitian selama 5 tahun terakhir yang diamati dari jumlah anggota P3A, jumlah P3A dan P3A yang Berbadan hukum dan P3A yang Tidak Berbadan Hukum 2. Pengaruh karakteristik sosial ekonomi petani terhadap ketaatan membayar iuran menjadi anggota P3A Berbadan Hukum dan P3A yang Tidak Berbadan Hukum 3. Perbedaan pengaruh karakteristik sosial ekonomi p...

  1. Evaluasi Sensitivitas Antibiotik dengan Demam Neutropenia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulaiman Hamid

    2016-11-01

    Kesimpulan. Bakteri Gram negatif merupakan penyebab utama demam neutropenia. Sensitivitas cefotaxime lebih rendah apabila dibandingkan dengan antibiotik yang lain. Cefpirome, cefepime dan ampicillin-sulbactam direkomendasikan untuk menggantikan cefotaxime sebagai obat yang dikombinasikan dengan gentamicin pada pengobatan demam neutropenia.

  2. Analisis Pengaruh Brand Image dan Celebrity Endorsment terhadap Keputusan Pembelian Produk Shampo Head And Shoulders di 24 Mart Manado

    OpenAIRE

    Wenas, Rudy S.; Tumbel, Altje; Parengkuan, Valentine

    2014-01-01

    Perkembangan dunia usaha ini ditandai dengan makin banyaknya persaingan. Tujuan Perusahaan adalah memperoleh laba yang maksimal. Untuk memperoleh laba yang maksimal Perusahaan harus menjual produk terlebih dahulu. Keputusan pembelian konsumen sangat menentukan penjualan suatu Perusahaan dan nantinya akan mempengrahui laba bersih Perusahaan. Beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian adalah Brand Image dan Celebrity Endorsmet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Brand...

  3. COGNITIVE SCIENCE DAN COGNITIVE DEVELOPMENT DALAM PEMROSESAN INFORMASI (INFORMATION PROCESSING PADAANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ellen Prima

    2017-03-01

    Full Text Available Cognitive science is a science which studies how human mental processes to influence one’s behavior. Principal major issue that needs to be known in the understanding of cognitive science and their development is related to how the initial state of cognitive science itself, the mind is adapted, the development process starting from the concrete to the abstract, the conceptual nature of the change, the difference between learning and development, format representation of the underlying changes in development, the role of implicit and explicit cognitions in the development, the role of the association and the rules in the development, the universal development, cognitive domain and how to influence the development of brain structure. There are three difference in the cognitive domain of the most common sense that domain as a module, as the domain of expertise, and domain as a model of mind.   Ilmu kognitif adalah suatu pengetahuan yang mempelajari tentang bagaimana proses mental manusia dalam mempengaruhi perilaku seseorang. Pokok pembahasan utama yang perlu diketahui dalam memahami ilmu kognitif dan perkembangannya yaitu terkait dengan bagaimana keadaan awal dari ilmu kognitif itu sendiri, pikiran yang teradaptasi, proses perkembangan mulai dari hal yang kongkrit sampai dengan abstrak, sifat konseptual dalam perubahan, perbedaan antara belajar dan pengembangan, format representasi yang mendasari perubahan dalam perkembangan, peran kognisi implisit dan eksplisit dalam perkembangan, peran asosiasi dan aturan dalam perkembangan, perkembangan secara universal, domain kognitif dan bagaimana struktur otak mempengaruhi perkembangan. Ada tiga perbedaan domain kognitif dari indera yang paling umum yaitu domain sebagai modul, domain sebagai bidang keahlian, dan domain sebagai model pikiran.

  4. Evaluasi Kekuatan Perkerasan Sisi Udara (Runway,Taxiway,Apron Bandara Juanda Dengan Metode Perbandingan ACN-PCN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Haryo Triharso Seno

    2015-03-01

    Full Text Available Fasilitas sisi udara merupakan fasilitas pergerakan pesawat. Fasilitas ini harus memenuhi kekuatan struktur untuk melayani pergerakan pesawat-pesawat yang beroperasi sesuai dengan perencanaan. Tujuan dari penyusunan makalah ini adalah untuk menganalisis apakah perkerasan fasilitas sisi udara di Bandar Udara Juanda saat ini sudah memenuhi batas PCN yang dipersyaratkan atau belum. Analisis dilakukan dengan cara mengevaluasi kekuatan perkerasan runway, taxiway, dan apron eksisting menggunakan metode perbandingan PCN–ACN yang didapat dari pabrik pembuat pesawat, perhitungan dengan software COMFAA dan perhitungan dari Canadian Department of Transportation. Data yang digunakan adalah data pergerakan pesawat termasuk jumlah pergerakan tahunan dan tipe pesawat. Data kekuatan perkerasan sisi udara diperlukan untuk proses analisis. Hasil dari evaluasi menunjukkan B773 memiliki nilai ACN yang melebihi nilai PCN sebesar 50% untuk apron dan 25% untuk runway/taxiway. Besar kelebihan nilai ACN ini tidak mempengaruhi kekuatan struktural karena frekuensi pergerakan yang hanya 45 pergerakan per tahun. Dampak lain adalah pada fungsional perkerasan yang menunjukkan berkurangnya kekesatan runway dari hasil sand patch test.

  5. PERKEMBANGAN PERUMAHAN DAN DIVERSIFIKASI MATA PENCAHARIAN PENDUDUK KECAMATAN UNGARAN BARAT DAN UNGARAN TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puji Hardati

    2012-06-01

    Full Text Available This research aims to study the development of housing and livelihood diversification, population located in the Subdistrict of West and East Ungaran. The methods used to analyze the housing development process approach is use to analyze the spatial pattern of housing, with the nearest neighbor analysis, and to study the livelihood diversification using descriptive analysis. Based on these studies, the housing in the two districts ranging from 1986 until the year 2009 experienced a very rapid development, from the original only in one location in a village into 37 unit with locations spread over 12 village/town. Settlement patterns in the two districts are spread that attempted by the numbers of 2.59 and 1, 73. The livelihood of most of the population is non agriculture and only 10 percent whose livelihoods in agriculture. All household livelihood to diversify to meet the necessities of life.

  6. PERKEMBANGAN HAMA DAN MUSUH ALAMI PADA TUMPANGSARI TANAMAN KACANG PANJANG DAN PAKCOY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Apriliyanto

    2014-12-01

    Full Text Available The aim of this study is to know the pest population and natural enemies in intercropping of cowpea and pakchoy then its influence toward the yield. The experiment was conducted in March to August 2014 at the Polytechnique Banjarnegara field trial. The design of the research used Randomized Complete Block Design (RCBD factorial with 4 treatment and 6 replications. Treatment plot size was 6 m x 6 m. The first factor was the spacing and the second factor was the type of fertilizer. Spacing of cowpea was 75 cm x 30 cm intercropped with pakchoy using interlinear treatment (75 cm contained 1 pakchoy plant (J1 and 2 plant pakchoy interlinear (J2. The second factor was the provision of goat manure is 15 tonnes/ ha (P1 and the synthesis of chemical fertilizer (P2, urea 50 kg/ ha, SP36 75 kg/ ha, and KCl 25 kg/ ha, so that there were 4 treatments combinations i.e. J1P1, J1P2, J2P1, and J2P2. Analysis of the data was using the F-test, if there was any significantly different, the study was followed by Duncan Multiple Range Test (DMRT at the 5% level. The main pests wich attacked cowpea intercropped with pakchoy were grasshoppers (Oxya sp., Fam. Acrididae, green leafhoppers (Empoasca spp., Fam Cicadellidae, caterpillars (Fam. Pyralidae, and aphis (Aphis cracivora, Fam. Aphididae. The type of intercropping (type of fertilizers and the amount of pakchoy lines had not been able to reduce pest population on cowpea. The dominant natural enemies on the cowpea were spiders (Fam. Lycosidae and ladybugs (Fam. Coccinellidae. The population of natural enemies along with the prey population. Intercropping types had not been able to increase the crop of cowpea (plant weight, strand number of cowpea, and cowpea weight and also to yield of pakchoy (number of leaves, plant height, and plant weight.

  7. PERKEMBANGAN DAN REPRODUKSI CROCIDOLOMIA PAVONANA (F. (LEPIDOPTERA: PYRALIDAE PADA PAKAN ALAMI DAN SEMIBUATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novalia Jelita Sari dan Djoko Prijono .

    2012-02-01

    Full Text Available Development and reproduction of Crocidolomia pavonana (F. (Lepidoptera: Pyralidae on natural and artificial diets.  Development and reproduction of Crocidolomia pavonana on natural and artificial diets were studied in the laboratory (25.2 ± 0.9 C; 84.6% ± 6.7% RH; ca. 12 h photophase.  The natural diets tested were broccoli, cabbage, chinese cabbage, and cauliflower leaves.  The artificial diets used were agar–based general lepidopteran diets mixed with red bean or broccoli leaves, and supplemented with vitamins and microbial inhibitors.  Observation of insect development was done since the egg stage.  After the eggs hatched, larvae were kept singly in plastic cups and fed with appropriate diets.  Fifty larvae were used for each diet.  Records were kept with regard to the duration of each larval instar, pupal period, and the pupal weight.  The emerging adults were paired, and then the number of dead adults and that of eggs laid were recorded daily.  On all the natural diets tested, the larval stage of C. pavonana passed through four instars.  The egg incubation, total larval developmental, and pupal period of C. pavonana on chinese cabbage were the shortest compared to those on the other natural diets.  The pupal weight, however, was the highest on broccoli, followed by that on chinese cabbage, cabbage, and cauliflower.  The female fecundity was also the highest on broccoli (average 258 eggs/female followed by that on chinese cabbage (212, cauliflower (162, and cabbage (102.  Broccoli diet also yielded adults with the longest lifespan although the adult lifespan on broccoli was not significantly different from that on the other natural diets, except that of males on cabbage.  C. pavonana failed to develop successfully on six kinds of artificial diets tested.  The best artificial diet (broccoli–based diet with microbial inhibitors 20% of the normal amount only yielded two males and five females with deformed wings, but none of the emerging females produced eggs.

  8. Peran Gen p53 dan Regulasi Apoptosis Pada Perkembangan Kanker, Khususnya Karsinoma Kepala dan Leher

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harmas Yazid Yusuf

    2015-10-01

    Full Text Available It is now well established that cancer is a complex genetic disease. These genetic alterations include the function of tumor supressor gene p 53 and apoptosis. The interaction between these factors have key role in cell proliferation and cell death. Functional lost of apoptotic regulation is an important thing in tumor pathogenesis as tumor will develop in rapid manner and indefinitely.

  9. PENGARUH PENGASUHAN IBU DAN NENEK TERHADAP PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN DAN KOGNITIF ANAK USIA PRASEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Wulida Latifah

    2016-09-01

    Full Text Available This study aimed to analyze the influence of the characteristics of children, mothers, and grandmothers; maternal and grandmother parenting style; mother-child and grandmother-grandchild attachment on the development of autonomy and cognitive of preschool children. Participants in this study were 156 respondents (52 preschoolers, 52 working mothers and 52 grandmothers. The data used in this study were primary data (interview and observation method. Processing and analyzing data was done by descriptive (cross tabulation and inferential (t-test, one way ANOVA and regression test. The results showed that mothers and grandmothers applied good parenting and attachment. In addition, children were taken care of grandmother have good development of autonomy and cognitive. Research found that the younger mother, the lower level of education of mother and grandmother, the increase of authoritative parenting styles of mother, the decrease of parenting style of authoritarian mother, and the increase of grandmother-grandchild attachment will affect the increase of autonomy of preschool children. Meanwhile, the younger grandmother, the lower education of grandmother, the older children when they were first raised by grandmother, the increase of mother-child and grandmother-grandchild attachment influence significantly the increase of child's cognitive development. The role of the grandmother found to be significant in this study.

  10. EVALUASI PENERAPAN ICT DALAM MENDUKUNG KETERAMPILAN SAINTIFIK PADA PEMBELAJARAN TATA SURYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Septiana Indri Hapsari

    2017-02-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persentase penerapan ICT dalam mendukung keterampilan saintifik pada pembelajaran IPA tema tata surya. Pemilihan sampel dengan cara purpossive sampling, diperoleh guru IPA dan peserta didik kelas VIII di SMPN 5, 8, 15 Yogyakarta dan SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian Evaluasi dengan model yang digunakan adalah Countenance Stake. Instrumen yang digunakan adalah angket peserta didik, angket guru, serta observasi. Data diolah dengan menggunakan deskriptif.  Hasil penelitian ini adalah 77,54% peserta didik mengaku ICT membantu kegiatan mengamati, 57,97% ICT membantu kegiatan menanya, 75,36% ICT membantu kegiatan mengumpulkan informasi, 57,00% ICT membantu kegiatan mengasosiasi, dan 42,75% ICT membantu kegiatan mengkomunikasikan. Dengan demikian penerapan ICT cukup mendukung keterampilan saintifik, namun harus tetap perlu ditingkatkan. Abstract ___________________________________________________________________ The purpose of this study to determine the percentage of the application of ICT in supporting scientific skills in learning science theme of the solar system. Election sample by purposive sampling, obtained a science teacher and students in class VIII SMPN 5, 8, 15 and SMP Pangudi Luhur Yogyakarta 1 Yogyakarta. This study is evaluation of the model used is the Countenance Stake. The instrument used was a questionnaire the learner, teacher questionnaire, and observation. The data was processed using descriptive. The results of this study are 77,54% of students admitted to ICT helps the activity observed, 57,97% ICT help activities ask, 75,36% ICT help in gathering information, 57,00% ICT assist the associates, and 42,75% ICT help communicate the activities. Thus the application of ICT support enough scientific skills, but must still be improved.

  11. DRAMA TRAGEDI TRISAKTI 1998 Analisis Struktur Naratif Seymour Chatman Pada Laporan Utama Majalah GATRA 23 Mei 1998 “Bau Mesiu dan Amis Darah di Trisakti”

    OpenAIRE

    Widya, Raymundus Rikang Rinangga

    2013-01-01

    Didasarkan oleh upaya rekoreksi dan re-evaluasi terhadap berita yang memiliki peran strategis dalam dinamika komunitas dan masyarakat, serta perannya untuk mengkonstruksi narasi pemahaman masyarakat tentang suatu realitas, khususnya soal Peristiwa Trisakti 1998, penelitian ini bertujuan untuk membedah struktur naratif teks berita majalah Gatra berjudul “Bau Mesiu dan Amis Darah di Trisakti” berikut dengan intensi dramatisasi yang terkandung di dalamnya. Dengan mendasarkan pada ...

  12. PENDEKATAN MULTI DIMENSIONAL SCALING UNTUK EVALUASI KEBERLANJUTAN WADUK CIRATA - PROPINSI JAWA BARAT (Multidimensional Scaling Approach to Evaluate Sustainability of Cirata Reservoir – West Java Province

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kholil Kholil

    2015-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Waduk Cirata merupakan salah satu waduk di Indonesia yang memiliki peran sangat besar bagi pembangunan ekonomi, sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA. Pertumbuhan Keramba Jaring Apung (KJA dan perkembangan permukiman di sekitar waduk, serta perubahan tataruang di DAS Citarum untuk kegiatan permukiman, industri, pertanian, dan peternakan menyebabkan peningkatan sedimentasi dan penurunan kualitas air waduk, sehingga berpengaruh terhadap kinerja dan keberlajutan waduk. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberlanjutan waduk dengan menggunakan metode Multidimesional Scaling berdasarkan 5 dimensi yaitu ekologi dan tata ruang, ekonomi, sosial dan budaya, peraturan dan kelembagaan, dan infrastruktur dan teknologi. Hasil analisis MDS menunjukkan bahwa dimensi ekologi dan tataruang, dan peraturan dan kelembagaan kurang berlanjut dengan nilai indeks keberlanjutan masing-masing 45,76 dan 42,24. Sementara untuk dimensi ekonomi, sosial dan budaya, dan infrastruktur dan teknologi memiliki nilai indeks keberlanjutan masing-masing 63,12; 64,42 dan 68,64 yang berarti hanya masuk kategori cukup berlanjut. Atribut yang paling sensitif yang mempengaruhi indeks keberlanjutan ekologi dan tataruang adalah laju sedimentasi, jumlah KJA dan kualitas air waduk. Pada dimensi peraturan dan kelembagaan adalah lemahnya koordinasi, perijinan dan penegakan hukum. Untuk menjamin keberlanjutan kinerja Waduk Cirata perlu dilakukan pengendalian penggunaan lahan di DAS Citarum dan permukiman di sekitar waduk, pengetatan perijinan, dan penegakan hukum. ABSTRACT Cirata reservoir is one of the reservoirs in Indonesia, that plays an important role for economic development as a Hydroelectric Power Plant. The development of settlement around the dam, and land use change of Citarum’s watershed for industrial activities, agriculture, and animal husbandry have increased the erosion, sedimentation and degradation water quality of reservoir. This paper will discuss

  13. TUGAS DAN FUNGSI PDII-LIPI DARI MASA KE MASA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zultanawar Zultanawar

    2011-12-01

    Full Text Available PDII-LIPI telah berusia 25 tahun pada tanggal 1 Juni 1990 ini.Sudah saatnya perlu ditinjau kembali misi atau tugas dan fungsiPDII-LIPI dalam menunjang keqiatan pembangunan, khususnya kegiatan Iptek, pendidikan dan pengembangan industri. Perlu ditinjau kembali tujuan semula mendirilcan Pusat Dokumentasi Ilmiah Nasional yang sejak tanggal 13 Januari 1986 bernama Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah. Perlu dilihat apakah tujuan semula mendirikan PDII-LIPI itu telah tercnpai, apakah telah terjadi penyesuaian- penyesuaian dan apakah tujuan semula itu perlu diubah sesuai dengan perkembangan zaman.

  14. Perancangan dan Implementasi Modul Praktikum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gita Indah Hapsari

    2015-05-01

    Full Text Available Kemajuan teknologi berbasis komputer berkembang dengan sangat pesat. Seiring dengan perkembangan jaman, kemajuan  tersebut memberikan pengaruh  terhadap  perubahan cara penyampaian pengajaran yang mengarah pada penggunaan jenis media penyampaian. Praktikum merupakan salah satu bentuk pengajaran yang memberikan pengalaman belajar secara nyata terhadap kondisi sebenarnya di lapangan mengenai penggunaan dan implementasi alat praktek yang berhubungan dengan berbagai materi yang dipelajari oleh mahasiswa dan memiliki tujuan untuk memberikan keterampilan dan pengenalan terhadap mahasiswa/peserta didik. Penelitian ini melakukan implementasi teknologi augmented reality terhadap salah satu modul praktikum yaitu pengenalan tata letak hardware dan Port I/O pada motherboard dan bertujuan sebagai alat bantu penyampaian pengajaran praktikum. Pengimplementasian teknologi augmented reality melibatkan aksi oleh user terhadap media penangkapan gambar motherboard menggunakan web camera dan tampilan pemetaan tata letak hardware dan port i/o pada motherboard. Penelitian telah diimplementasikan dan diujicoba terhadap 3 kelas dengan 97 responder. Adapun hasil dari penelitiannya adalah 83% responder menyukai aplikasi, 77% memahami materi, 84,5% menginginkan aplikasi ini menjadi alat bantu ajar, 65,98% meminta materi untuk dilengkapi dan diperbanyak, 77,3% dapat belajar mandiri menggunakan aplikasi ini, tanpa bantuan dari dosen ataupun asisten.

  15. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN JAGUNG MENGGUNAKAN METODE ANALISIS SPASIAL Land Suitability Assessment Of Corn (Zea mays L. Using Spasial Analysis Method

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ruslan Wirosoedarmo

    2012-05-01

    Full Text Available Land suitability assessment was needed to plan productive and sustainable land use. The aim of this research was to de- liver an informative data about land suitability of corn using spatial analysis model. The research was conducted from July 2007 to January 2008, located in Blitar district. The land survey and analysis covered several parameters needed for suitability assessment for corn such as temperature, rainfall, soil drainage, soil texture, pH, effective depth of soil, organic- C, soil content, Cation Exchange Capacity of clay, slope, altitude, and erosion endangered. The land suitability classes were classified into four classes, those were very suitable, suitable, marginally suitable, and not suitable. The data were finally analyzed using Map Calculator in Arc View GIS Software.The results showed that there were three classes of land suitability for corn i.e. very suitable, suitable and marginally suitable which accounted for 85 %, 10 %, and 5 % of 150.96 hectare areas in Blitar. The suitable class mainly located in the northern of Blitar district, while the marginally suitable class mostly located in more than 1200 meters height above sea level covered 10, 117, and 52 hectares area of Wlingi, Gandusari, and Doko county area respectively. ABSTRAK Evaluasi kesesuaian lahan diperlukan untuk perencanaan penggunaan lahan yang produktif dan lestari. Tujuan peneli- tian adalah untuk menyajikan data dan informasi tentang evaluasi kesesuaian lahan bagi tanaman jagung menggunakan model analisa spasial. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Juli 2007 sampai bulan Januari 2008. Lokasi penelitian dilaksanakan di Blitar, Jawa Timur. Data yang diperlukan meliputi data spasial berupa peta kontur dan peta jenis tanah skala 1:25000 serta data atribut berupa data klimatologi wilayah dan hasil pengamatan lapangan terhadap sifat fisik, morfologi dan kimia tanah. Parameter kesesuaian untuk tanaman jagung yang ditetapkan meliputi temperatur, curah hujan

  16. INDUSTRI PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN PANGAN DAN HUBUNGANNYA TERHADAP PEREKONOMIAN DESA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soekadri Soekadri

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Aktivitas industri yang berkembang dan terkait dengan perekonomian perdesaan di DAS Progo sampai dewasa ini masih merupakan suatu harapan. Hal ini karena sektor industri manufaktur dianggap memiliki kemampuan besar dalam memecahkan masalah berkaitan dengan aspek pendapatan, kesempatan kerja maupun penyerapan tenaga kerja, tetapi kenyataannya di berbagai tempat kemampuannya masih disangsikan karena berbagai sebab. Kesenjangan ini mendasari penelitian yang bertujuan untuk (1 memahami karakteristik faktor-faktor produksi dan faktor lokasi industri, serta pengaruhnya terhadap perkembangan Industri Hasil Pertanian Pangan (IHP; (2 mengkaji efek pelipatgandaan aktifitas IHP terhadap penyerapan tenaga kerja, dan peluang usaha; (3 dan mengkaji hubungan antara kebijaksanaan pembangunan industri oleh pemerintah, khususnya pembinaan usaha terhadap perkembangan IHP di daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah survei terhadap pengusaha IHP. Lokasi desa yang dipilih sebagai sampel kasus desa penelitian ditentukan secara purposive sampling, yaitu Desa Trimurti Kabupaten Bantul Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Desa Banyuraden Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Desa Sumurarum Kabupaten Magelang Propinsi Jawa Tengah. Responden adalah petani sekaligus pengusaha IHP, dengan jumlah sampel masing-masing desa 40 KK petani pengusaha IHP ditentukan dengan cara kuota. Analisis data menggunakan uji koefisien korelasi parsial dan ganda serta uji Kendall’s tau-b. Hasil penelitian menunjukkan pada dasarnya ekonomi IHP di ketiga desa kasus penelitian dapat berkembang, ditunjukkan oleh adanya perkembangan kesempatan usaha, dan kesempatan kerja, dan juga berpengaruhnya terhadap perkembangan perekonomian desa-desa tersebut. Hal ini disebabkan oleh faktor kebijakan pemerintah yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan proses produksi IHP. Perkecualian terjadi di Desa Banyuraden karena lokasinya dekat Kota Yogyakarta, dimana pengaruh faktor

  17. DAMPAK PERKEMBANGAN KAWASAN PENDIDIKAN DI TEMBALANG SEMARANG JAWA TENGAH (The Impact Development of Education Area in Tembalang Semarang Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Prasetyo Samadikun

    2015-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Kawasan Tembalang merupakan salah satu wilayah pemekaran Kota Semarang Propinsi Jawa Tengah yang peruntukannya sebagai daerah pusat pengembangan pendidikan serta  pertumbuhan perumahan dan permukiman.  Pada tahap awal,  perkembangan kampus (kawasan pendidikan di wilayah ini masih berdampak positif, khususnya pada pertumbuhan/perbaikan infrastruktur. Seiring dengan berjalannya waktu, ternyata mulai timbul dampak negatif pada lingkungan di sekitar kawasan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tahapan dan bentuk perubahan yang terjadi di Kawasan Tembalang, serta mengkaji kondisi eksisting permukiman dan infrastruktur di wilayah ini. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan menggabungkan metode kuantitatif dan metode kualitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive, teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa tahapan dan bentuk perubahan yang terjadi selama empat tahap mencakup aspek kependudukan, matapencaharian, kondisi sosial-ekonomi-budaya, suplai kebutuhan, tata guna lahan, kondisi infrastruktur, dan lingkungan. Nilai skoring terhadap infrastruktur eksisting bernilai baik untuk kondisi transportasi dan drainase, kondisi bangunan dinilai buruk, dan kondisi persampahan dinilai sedang.  ABSTRACT Tembalang region is one of expansion area in Semarang City that used for regional center of educational development and growth of housing and settlements. In the early stages, the development of the campus in the region still poses a positive impact, especially on the growth/improvement of infrastructure. Further developments, it began to be a negative impact on the environment around the campus area. The objectives of this research are to examine the changing phase and shape that occur in Tembalang region, and to assess the existing condition of settlements and infrastructure  in the region. This

  18. MANAJEMEN ALUMNI DI PONDOK PESANTREN MODERN DAN SALAF (STUDI DI PONDOK PESANTREN NURUL JADID DAN PONDOK PESANTREN SIDOGIRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ainur Rifqi

    2016-04-01

    Full Text Available The aim of this research is describing (1 alumni’s profile of address and proffession, (2 management of alumnus that include planning, organizing, development of alumnus, alumnus empowering, and evaluation, (3 network building of alumnus communication at Pondok Pesantren Nurul Jadid and Pondok Pesantren Sidogiri. `By means qualitative, the research found (1 location, vision, institute, and facilities of pesantren is influencing to spreading and proffession of alumnus; (2 management of alumnus are preparing alumnus candidate, encoding, planning program, developing alumnus, empowering alumnus, and evaluating; (3 network building of alumnus is built by organisation and personal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan 1 profil alumni yang berkaitan dengan tempat bermukim dan profesi alumni, 2 manajemen alumni yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengembangan alumni, pemberdayaan alumni, dan evaluasi, 3 pembangunan jaringan alumni di Pondok Pesantren Nurul Jadid dan Pondok Pesantren Sidogiri. Melalui penggunaan metode kualitatif, penelitian ini menemukan: 1 letak, tujuan, pendidikan, dan fasilitas pesantren memengaruhi keberasalan dan profesi alumni; 2 manajemen alumni terdiri dari penyiapan calon alumni, pendataan, perencanaan program, pengembangan alumni, pemberdayaan alumni, dan evaluasi; 3 jaringan komunikasi alumni dibangun secara organisatoris dan personal.

  19. Kandungan Logam Berat (Hg, Pb, Cd, dan Cu Pada Ikan, Air, dan Sedimen Di Waduk Cirata, Jawa Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nandang Priyanto

    2008-06-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian evaluasi kandungan logam berat pada ikan, air, dan sedimen serta evaluasi kualitas perairan dilakukan di Waduk Cirata, Jawa Barat. Pengambilan sampel dilakukan secara discrete pada 6 stasiun yang mewakili daerah inlet, outlet, dan sentra budidaya ikan (KJA. Waktu pengambilan sampel dilakukan tiga kali yaitu pada bulan Mei, Agustus, dan Nopember 2005. Parameter yang diamati meliputi logam berat (Hg, Pb, Cd, dan Cu, kualitas air (suhu, kecerahan, pH, DO, BOD, dan COD, serta unsur hara (amonia, nitrit, nitrat, sulfida, dan fosfat. Kandungan logam berat diamati dengan menggunakan alat Spektrofotometer Serapan Atom (AAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kandungan Hg, Pb, Cd, dan Cu pada berbagai jenis ikan yang ditangkap dari waduk lebih tinggi dibandingkan dalam air, tetapi lebih rendah dibandingkan pada sedimen. Kandungan Hg, Pb, Cd, dan Cu pada ikan masih di bawah ambang batas yang diijinkan. Sementara itu kandungan Hg, Cd, dan Cu dalam air di beberapa stasiun sudah ada yang melebihi ambang batas. Kandungan Hg, Pb, Cd, dan Cu pada sedimen umumnya juga masih di bawah ambang batas yang ditetapkan, kecuali kandungan Hg yang diambil pada bulan Mei di beberapa stasiun melebihi ambang batas yang diijinkan. Hasil pengamatan kualitas air yaitu suhu, pH, kecerahan, DO, BOD, COD, nitrat, dan fosfat umumnya masih dalam kisaran yang dipersyaratkan untuk kegiatan budidaya perikanan sesuai PP No. 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air, meskipun COD pada beberapa stasiun yang diamati melebihi ambang batas. Sementara itu, kandungan nitrit, amonia, dan sulfida umumnya sudah melebihi ambang batas yang ditetapkan.

  20. Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway di Petshop "PetZone"

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siska Fadhilah Wati

    2013-09-01

    Full Text Available Dewasa ini teknologi informasi sangat membantu dalam dunia bisnis. Kemudahan yang ditawarkan akan menjaring lebih banyak konsumen. Namun, perusahan tingkat menengah seperti PetZone saat ini masih jarang yang menawarkan kemudahan berbelanja atau pemesanan layanan secara online. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem berbasis web di perusahaan PetZone yang dapat memudahkan pemilik dan karyawan dalam apenjualan, pelayanan, dan pemasaran, serta memudahkan pelanggan dalam jual-beli barang dan jasa. Atas dasar masalah tersebut dibangun Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway untuk menunjang proses bisnis yang ada. Sistem informasi dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP framework Codeigniter, javascript untuk tampilan yang dinamis, dan database MySQL. Proses pembuatan dan pengembangan Sistem Informasi Penjualan ini menggunakan metode air terjun. Metode air terjun meliputi kebutuhan pengguna, analisis, rancangan, implementasi dan pengujian. Pemodelan Sistem Informasi yang dibangun menggunakan metode berorientasi objek UML (Unified Modeling Language yang terdiri dari Use case  diagram, Class diagram dan Sequence diagram. Hasil pengujian Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway menunjukkan bahwa semua fitur yang terdapat baik dalam sistem informasi maupun SMS gateway dapat bekerja dengan baikdengan ratusan sample data, dan server SMS gateway dapat memproses lebih dari satu SMS secara bersamaan. Dalam perkembangan ke depannya nanti, Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway masih dapat dikembangkan lagi dengan menambah fitur-fitur pada SMS gateway sehingga lebih memudahkan konsumen.

  1. EVALUASI KEAMANAN INFORMASI PADA PTI PDAM TIRTA MOEDAL KOTA SEMARANG BERDASARKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI SNI ISO/IEC 27001:2009

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Restu Wardani

    2015-10-01

    Full Text Available Adanya rencana untuk meningkatkan keamanan informasi sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI. Selain rencana tersebut, ditemukan kurangnya kesadaran dari masing-masing staff PTI PDAM Tirta Moedal Kota Semarang terkait dengan keamanan informasi menyebabkan terjadinya berbagai masalah salah satunya penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh staff PTI yaitu dengan mengubah sistem operasi yang telah ditetapkan oleh PTI PDAM dan kejadian tersebut berdampak pada proses bisnis. Ditemukan pula bahwa kurangnya pengamanan pada ruang server yang ada di divisi PTI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi pada divisi PTI serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi. Dari hasil studi dokumen, wawancara, dan kuesioner berdasarkan Indeks Keamanan Informasi SNI ISO/IEC 27001:2009 dihasilkan tingkat kelengkapan keamanan informasi sebesar 325 dan tingkat kematangan berada pada tingkat I+ dimana sudah ada pemahaman mengenai perlunya pengelolaan kemanan informasi akan tetapi penerapan langkah pengamanan masih belum teratur. Untuk mencapai tingkat kematangan V dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI PTI PDAM Tirta Moedal Kota Semarang dapat melakukan strategi perbaikan secara bertahap. Kata Kunci: Indeks Keamanan Informasi, SNI ISO/IEC 27001:2009, Evaluasi Keamanan Informasi, Tingkat Kelengkapan, Tingkat Kematangan

  2. MENCARI MODEL EVALUASI DENGAN PENDEKATAN YANG SESUAI UNTUK PENDIDIKAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria N D K Indrayana

    2002-01-01

    Full Text Available Visual communication design in coming years seem getting better. It can be seen by the growth of commercial advertisment in the last three years and the pers freedom make the printing media and new electronic media exist. It would make the Visual communication design proffesion is became important. In the other side%2C there is a fact that many of advertisement have been canceled because of many public critical. Because of this%2C the designer as a creatif person has to be responsible. Because of this fenomena%2C education of visual communication design in Indonesia as an institution has to make the best quality designer. The process of study is become very important. Because of that reason%2C the evaluation model with suitable approach is needed for education of visual communication design. Abstract in Bahasa Indonesia : Prospek desain komunikasi visual pada tahun-tahun mendatang tampak lebih cerah dengan fenomena kenaikan belanja iklan tiga tahun terakhir dan kebebasan pers yang memicu kelahiran banyak media cetak dan media elektronik baru. Sehingga profesi ini akan semakin berperan penting. Di pihak lain ada kenyataan ditariknya sejumlah iklan yang tengah ditayangkan karena kritik yang diterimanya%2C sehingga desainer sebagai pengolah kreatif dianggap turut bertanggung jawab . Dengan berbagai latar belakang itulah institusi pendidikan Desain Komunikasi Visual di Indonesia sebagai wadah penggodokan calon desainer dituntut untuk melahirkan desainer dengan kualitas terbaik. Maka proses studi menjadi penting. Untuk itu diperlukan model evaluasi dengan pendekatan yang sekiranya sesuai untuk pendidikan desain komunikasi visual%2C dewasa ini. evaluation model%2C education of visual communication design.

  3. Peran Partisipan sebagai Bagian Infrastruktur Seni di Sumatera Barat: Perkembangan Seni Musik Talempong Kreasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardipal Ardipal

    2016-02-01

    Full Text Available Perkembangan seni tidak lepas dari peran pelaku seni atau seniman musik. Namun peran itubukan hanya terletak pada seniman, tetapi juga berbagai unsur yang terlibat dalam kesenian dalammasyarakat atau partisipan seni, yang terlihat dalam infrastruktur seni. Penelitian ini menggunakanpendekatan deskriptif analisis, dengan maksud memberikan gambaran partisipan seni sebagai bagiandari infrastruktur seni dalam konteks kesenian Talempong Kreasi. Penelitian ini dilakukan untukmenjawab pertanyaan siapa yang berperan dan apa yang dilakukan mereka dalam musik talempongtradisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa talempong tradisi berhasil dikembangkan olehtokoh partisipan akademik. Pengembangan ini terlihat dari konsep harmoni dalam komposisi musikdan penggabungan alat musik baru dan tradisi sehingga lahirlah Talempong Kreasi. Genre musikini dapat berfungsi untuk pembentuk imaji dan identitas Minangkabau di masyarakat. Di antara permasalahan baru yang timbul, karena hasilnya masih berfokus kepada produksi musik komersial, bukan pada kualitas musik.   The Participants Role as a Part of the Arts Infrastructure in West Sumatra: The Developmentof Talempong Kreasi Musical Arts. The development of art cannot be separated from the role of performersor musical artists. But the role does not merely only lie in the artists themselves, but also in the various elementsinvolved in the arts in the community or the participants of art, which are commonly visible in the artsinfrastructure. This study used a descriptive analytical approach, with the intention of giving the participantsan overview of art as a part of the infrastructure of the art in the context of Talempong Kreasi art. Thisstudy was conducted to answer the questions of who play the role, and what they have done for Talempongmusic tradition. These results indicate that the tradition of talempong has successfully been developed by theacademic participants. This development can be seen from the concept

  4. Apeksifikasi Menggunakan Mineral Trioxide Aggregate dan Restorasi Resin Komposit dengan Pasak Fiber Reinforced Composite

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Ayu Tribumiana

    2010-06-01

    Full Text Available Tujuan penulisan laporan kasus ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan MTA (Mineral Trioxide Aggregate sebagai bahan apeksifikasi dan bleaching intrakoronal serta restorasi resin komposit dengan FRC (Fiber Reinforced Composite pada gigi insisivus sentralis kiri maksila, sehingga dapat mempertahankan dan mengembalikan fungsi gigi. Seorang pasien wan ita muda datang ke RSGM Prof. Soedomo untuk merawatkan gigi depan atas kiri yang patah ketika berusia 10 tahun. Diagnosa gigi insisivus sentralis kiri maksila fraktur Kelas III Ellis, pulpa nekrosis dengan lesi periapikal, apeks terbuka, dan diskolorasi. Prosedur perawatan diawali dengan preparasi saluran akar teknik konvensional, apeksifikasi menggunakan MTA dan bleaching intrakoronal teknik walking bleach. Restorasi resin komposit aktivasi sinar kavitas kelas IV dengan pasak FRC. Hasil evaluasi klinis dan radiografis setelah 3 bulan menunjukkan perbaikan lesi periapikal, warna restorasi resin komposit tidak berubah, bentuk dan kontur gigi baik, kerapatan tepi baik, dan pasien merasa puas dengan perawatan yang telah dilakukan. Fungsi gigi juga telah dapat dikembalikan, antara lain fungsi estetik dan fonetik.

  5. Accelerated Learning Dalam Proses Pembelajaran Dan E-learning Sebagai Alat Bantu Pembelajaran

    OpenAIRE

    Vydia, Vensy

    2006-01-01

    Perkembangan dari cara dari pembahasan di dunia Pendidikan, dalam beberapa tahun lalu adalah sangat cepat dan memperluas kreatif dengan sangat. Sayangnya di Indonesia, implementasi dari cara pembahasan belum optimal, walau di situ adalah berbagai dari sekolah atau universitas mencoba untuk menerapkannya ke alat hias dari cara pembahasan ini menjadi salah satu kebutuhan pemintaan dengan tegas pada di dunia dari Pendidikan Indonesia.

  6. ANTARA SEJARAH SOSIAL DAN SEJARAH PENGUASA: Kritik terhadap Historiografi Pendidikan Islam di Indonesia

    OpenAIRE

    Nadlir Nadlir

    2015-01-01

    Penulisan sejarah (historiografi) pendidikan Islam (SPI) ditanah air sampai saat ini masih memiliki problem mendasar, yaknidominasi pendekatan sejarah kekuasaan. Pendekatan ini, selainmengabsahkan praktek-praktek kekuasaan, juga  berkecenderungankuat melupakan aspek-aspek terpenting dalam kajian SPI yangselama ini nyaris tak tersentuh. Penegasian terhadap historiografipendidikan Islam sebelum era Abbasiyah, dan pengakuansepenuhnya peran penguasa terhadap perkembangan kelembagaanpendidikan Isl...

  7. Efektivitas Bimbingan Tugas Mahasiswa dalam Melakukan Asosiasi Fenomena Fisis dan Merumuskan Model Matematika Sederhana pada Mata Kuliah Kajian Fisika II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djeli Alvi Tulandi

    2017-06-01

    pada konteks, 3 Merumuskan model matematik hubungan variabel yang diamati dan membandingkan dengan konsep relevan. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan desain penelitian Treatment by Subject Design. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kuantitatif untuk mendeskripsikan kemampuan dan perkembangan kemampuan kelompok mahasiswa dalam: 1mengasosiasikan fakta atau fenomena yang relevan secara konseptual fisis dengan komponen fenomena umum dan mendeskripsikannya, 3 Membuat dan mendeskripsikan grafik hubungan antar variabel pada konteks, 4 Merumuskan model matematik hubungan variabel yang diamati, 5 menganalisis kerja kelompok dari pertemuan awal hingga akhir, dengan menggunakan rataan dan varians. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembimbingan penyelesaian tugas mahasiswa dengan pola pemeriksaan tugas secara berulang disertai evaluasi baik individu maupun kelompok efektif  meningkatkan kemampuan mahasiswa dari pertemuan awal sampai pertemuan akhir, walaupun di awal pertemuan  kemampuan mahasiswa masih rendah. Sementara itu hasil wawancara menunjukan bahwa  mahasiswa belum terbiasa dengan tugas yang mengkaitkan hubungan konsep fisika yang diajarkan di kelas dengan data pengamatan  fenomena alam, juga padatnya tugas matakuliah lain membuat waktu terbatas untuk penyelesiaan tugas namun tugas ini memberi pengalaman kepada mahasiswa menjelaskan variabel-variabel fisis. Kata Kunci : Mengasosiasi fenomena, menganalisis, model matematik sederhana.

  8. Perkembangan Profesional Konselor Untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat Industri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadhila Yusri

    2013-03-01

    Full Text Available Perubahan sosial yang amat cepat dan makin kompleksnya keadaan masyarakat dewasa ini telah terjadi di seluruh belahan dunia. Perubahan itu melahirkan diferensiasi dan situasi global yang berbeda. Masyarakat industri yang tiap hari disibukkan dengan rutinitas pekerjaan dan kariernya. Bekerja di bawah tekanan dan kecemasan akan kesuksesan dalam kariernya. Bahkan banyak diantara mereka yang melupakan bahwasanya di rumah mereka mempunyai anak-anak dan keluarga yang membutuhkan perhatian lebih dan kasih sayang. Kecenderungan kriminalitas meningkat dan kenakalan remaja serta perbuatan-perbuatan yang melampaui norma-norma sosial semakin subur. Kehadiran konselor sepertinya menjawab tantangan zaman dan seiring dengan pesatnya kemajuan pasar global. Kantor berita online, careerbuilder.co.uk menulis dan menempatkan konselor dalam 10 besar profesi yang sangat dibutuhkan di dalam masyarakat saat ini. Alasannya dikemukakan bahwa tekanan hidup yang semakin meningkat membuat banyak orang menderita stres dan mengalami kecemasan berlebihan. Karena itu, tenaga konselor merupakan profesi yang dibutuhkan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai permasalahan kehidupan di zaman globalisasi seperti saat sekarang ini. Seorang calon konselor  yang hanya cukup puas dengan kemampuan dan keahlian serta kompetensi yang sudah dikuasai secara benar dibangku perkuliahan saja tanpa membekali dengan kemampuan (skill lain. Hal ini, jelas akan menjadi pertanyaan besar, “apakah bisa menembus ketatnya persaingan dunia profesi di pasar global?”. Sementara dunia globalisasi menuntut pekerja profesional yang handal. Oleh karena itu, untuk dapat bersaing di pasar global konselor memang diharapkan untuk selalu mengembangkan kemampuan profesionalnya dibidang konseling. Arah pengembangan profesional konselor hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan pasar global, hingga tenaga konselor dapat membantu masyarakat industri keluar dari berbagai permasalahan yang dihadapinya. Pada

  9. FORMULASI MOUTHWASH MINYAK ATSIRI DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L. dan KAYU MANIS (Cinnamomum zeylanicum DENGAN MENGGUNAKAN TWEEN 80 SEBAGAI SURFAKTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhisty Kharisma Justicia

    2017-03-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian mengenai “Formulasi Mouthwash Minyak Atsiri Daun Kemangi (Ocimum sanctum L. Dan Kayu Manis (Cinnamomum zeylanicum dengan menggunakan Tween 80 sebagai Surfaktan”. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh konsentrasi surfaktan yang baik dalam formulasi mouthwash minyak atsiri daun kemangi dan minyak atsiri kayu manis dan stabil secara fisik. Metode penelitian yang dilakukan meliputi dua tahap yaitu pembuatan sediaan mouthwash dan uji evaluasi sediaan mouthwash. Pada pembuatan mouthwash minyak atsiri daun kemangi (Ocimum sanctum L. dan kayu manis (Cinnamomum zeylanicum dengan menggunakan Tween 80 sebagai surfaktan menggunakan variasi konsentrasi Tween 80 yaitu 3,75%, 7,5%, dan 15%. Pada formula mouthwash dilakukan pengujian sebelum dan sesudah kondisi penyimpanan dipercepat. Parameter yang diuji meliputi pengujian organoleptis, penentuan massa jenis, penentuan viskositas dan pengukuran pH. Dari hasil penelitian Formula II menghasilkan formula yang lebih baik dibandingkan dengan formula I dan III.

  10. Evaluasi Kinerja Algoritma Tanda Tangan digital RSA menggunakan Komputer Berbasis Prosesor Multicore

    OpenAIRE

    Adnan, Adnan

    2014-01-01

    Paper ini menyajikan hasil evaluasi kinerja perangkat lunak paralel yang diaplikasikan untuk sistem e-voting menggunakan bahasa cilk for menggunakan komputer paralel berbasis prosesor multicore. Evaluasi dilakukan dengan melakukan simulasi data pemungutan suara sebagai array berukuran 1024 bertipe multipecision integer. Simulasi pemungutan suara dilakukan dengan cara memberi nilai random ke setiap elemen array tadi. Algoritma tanda tangan digital rsa 1024 bit diterapkan pada setia...

  11. Ibm BAGI GURU DAN SISWA SMU SETIA BUDI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhi Kusmantoro

    2016-06-01

    Full Text Available Dalam dunia industri ada beberapasistem yang digunakan dalam mengoperasikan sistem pengendalielektromagnetik, antara lain sistem pengoperasian secara manual, semi otomatisdan otomatis.Tujuan pengabdian masyarakat di SMU Setia Budi Semarang adalah untuk memberikan kemampuan penggunaan software EKTS dan menambah pengetahuan atau wawasan teknik pengendali listrik di industri yang sedang berkembang dan banyak dipakai. Metode pelaksanaan kegiatan program Iptek bagi Masyarakat (IbM yang digunakan adalah metode pelatihan yang dibagi dalam tiga tahap, yaitu pelatihan secara teori, pelatihan menggunakan softawre EKTS dan beberapa rancangan pengendali motor listrik, dan tahap evaluasi dalam kegiatan awal sampai dengan akhir. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat di SMU Setia Budi Semarang telah dibuat pengendali start stop, pengendali motor berurutan, dan pengendali membalik putaran motor listrik. ?é?á Kata Kunci : EKTS, motor listrik, kontaktor magnet

  12. Pola Komunikasi Keluarga dan Perkembangan Emosi Anak (Studi Kasus Penerapan Pola Komunikasi Keluarga dan Pengaruhnya terhadap Perkembangan Emosi Anak pada Keluarga Jawa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuli Setyowati

    2013-12-01

    Full Text Available Abstact: This research aimed to describing the communication pattern taking place inside Javanese families in Sleman regency and city of Yogjakarta. It also to discover the extent to which Javanese families understood and realized the importance of family communication and child emotional development, and the impact of family communication on child emotional development. This research was using descriptive–qualitative method and based on symbolic interactionism theory. Data were collected by using a passive observation technique and by conducting in-depth interviews with 18 informans. Informans were taken by employing a purposive sampling and selected based on their accessibility to the studied issue. Data were analyzed using interactive analysis model.

  13. Hasil Cetak Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik Sebagai Alat Bukti Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Melalui Media Daring

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aris Hardinanto

    2016-12-01

    Full Text Available Perkembangan dan perubahan dunia menjadi sangat cepat sebagai akibat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama teknologi transportasi dan komunikasi telah membuat berbagai kemudahan terhadap mobilitas masyarakat. Arus perkembangan informasi antar negara tidak dapat lagi dikendalikan oleh pemerintah, sehingga peran dalam mengendalikan arus mobiltias penduduk melalui jejaring sosial. Pertumbuhan yang seperti ini mengakibatkan perubahan sosial di masyarakat seluruh dunia, lintas batas negara. Kejahatan jenis baru sebagai dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi muncul seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Kejahatan menggunakan media teknologi informasi atau komputer dan internet disebut Computer Related Crime atau Cybercrime. Kedudukan alat bukti sebagai penegak hukum pidana materiil menjadi parameter hakim untuk memutus suatu perkara. Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik memberikan ruang terhadap hasil cetak alat bukti elektronik dalam cybercrime sebagai alat bukti yang sah. Hasil cetak alat bukti elektronik sah apabila alat bukti elektronik itu dapat dijamin keasliannya. Dengan demikian kedudukan alat bukti elektronik dalam cybercrime memiliki kriteria yang ketat dibanding alat bukti konvensional. Metode penelitian dalam jurnal ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach, pendekatan kasus (case approach serta pendekatan konseptual (conceptual approach Kata kunci: alat bukti elektronik, cybercrime. 

  14. Perkembangan Ronggeng Sebagai Seni Tradisi Di Kabupaten Pangandaran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nina Herlina Lubis

    2015-03-01

    Full Text Available Tulisan ini merupakan hasil penelitian kepustakaan dan lapangan mengenai potensi sosial, ekonomi, politik, dan budaya Kabupaten Pangandaran yang dibiayai oleh Dikti tahun Anggar- an 2014. Permasalahan yang dikaji dalam tulisan ini adalah bagaimana sejarah seni ronggeng itu? Apakah penyajian seni ronggeng tersebut mengalami perubahan dari waktu ke waktu? Bagaimana upaya pemerintah dalam melestarikan seni ronggeng? Untuk menjawab pertanyaan itu, metode penelitian yang dipergunakan adalah metode sejarah karena penelitian ini dilaku- kan dalam perspektif historis. Dalam implementasinya, metode sejarah meliputi empat tahap, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Untuk keperluan analisis, tulisan ini dileng- kapi dengan konsep dan teori kesenian yang relevan dengan permasalahan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada awalnya, kesenian ronggeng menunjukkan sifat sakral karena terkait dengan kepercayaan samanisme dan dalam perkembangannya, bergeser menjadi bersifat profan. Unsur-unsur negatif yang melekat dalam kesenian ronggeng, secara perlahan dihapus atau diubah sehingga dipandang tidak lagi melanggar norma sosial.   Kata kunci: Pangandaran, ronggeng, sejarah, kesenian tradisional

  15. Masalah Psikososial Dan Lingkungan Dalam Psikosomatis

    OpenAIRE

    Lubis, Wika H; Hanum, Habibah; Ginting, Guntur

    2016-01-01

    Teori yang disampaikan oleh Erik Erikson yang membahas tentang perkembangan manusia dikenal dengan teori perkembangan psiko-sosial. Teori perkembangan psikososial ini adalah salah teori perkembangan psikososial terbaik dalam psikologi. Seperti halnya Sigmund Freud, Erickson percaya bahwa kepribadian berkembang dalam beberapa tingkatan. Menurut Erikson, perkembangan psikologi manusia dihasilkan dari interaksi antara proses-proses maturasional atau kebutuhan biologis dengan tuntutan masyarakat ...

  16. Evaluasi Pengendalian Internal dan Sistem Akuntansi atas Penerimaan Kas dan Piutang Premi Asuransi pada PT H

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nena Seoulinda

    2012-11-01

    Full Text Available PT H is an insurance company that only serves a group of life insurance. The purpose of this research is to evaluate the entity’s internal control and accounting system on cash receipt and insurance premium receivables. To conduct the research, the researcher used a method based on Committe of Sponsoring Organization or usually known as COSO. The data were collected from literatures such as textbooks, and other references, such as theories and scientific opinions related to this topic. Apart from the theories, researcher performed interviews, spread questionnaries, and observations to the entity. The internal control and accounting system in PT H has been well organized by the management and in accordance with the standards and the Entity’s policy. But other than that, the researcher found several weakness that should be a concern of management, especially on the Entity’s documentation and the delivery of information. Therefore, the researcher recommends that serial number in documents such as receipt, payment request form, and accounting request form should have been printed; to create a new company policy related to the delivery and receiving of files; and to make a written rules related to the Entity’s code of ethics and rules how to deliver information between sections and subsections.

  17. Monitoring dan Evaluasi Daerah Aliran Sungai dengan Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Beny Harjadi

    2009-12-01

    Full Text Available The characteristics of the landcover of a territory were really influenced by the condition biophysical and social his community’s economics. To the territory with the high rainfall had a rare population, the pattern of the landcover was more dominant to the annual crop, conversely to the high rainfall territory had a solid population the pattern of the land cover was more dominant in crops. Whereas to the dry territory (low rain with the rare inhabitants, the pattern of his land cover was dominated the meadow and the crop kept dry. The requirement would the latest data, the high accuracy, to the area that was wide to monitor the change in one unity of the management of watershed. This research aimed at studying the application of remote sensing (RS and the geographical information system (GIS to monitoring and the evaluation of watershed. Physical conditions for the land that was dominated by the land form of the mountainous land and hills with the slope that was steep until precipitous, caused the territory around Grindulu Sub Watershed the potential would the occurrence of the landslide. This landslide incident was also supported by the rock situation that has begun to go mouldy resulting from the disintegration by the hot influence and rain as well as decomposition. Although having some areas of the land that was dominated the bare-rock and the rock-outcrop, but because the land cover was relatively dense in the area of mountains and hills then year round the Grindulu river had not been dry.

  18. ALOKASI DAN DISTRIBUSI AIR DI DAERAH IRIGASI JATILUHUR INDONESIA: EVALUASI DAN TANTANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmat Sudiana

    2017-07-01

    Full Text Available Indonesia has rich natural resources including water resources. The abundance of water resources is characterized by an annual rainfall averaging about 2790 mm. Jatiluhur irrigation area is one of large irrigation system in Indonesia which plays main role for national food and agriculture defense. It receives water from Djuanda Multipurpose Reservoir located in Citarum River West Java Indonesia. This reservoir is responsible to irrigate 240,000 ha paddy field, raw water for domestic municipal industrial (DMI and hydropower generation. The water is released from the reservoir to Curug Diversion Weir where the water is diverted to West Tarum Canal (WTC, East Tarum Canal (ETC and North Tarum Canal (NTC. Mechanisms for water allocation and distribution are professionally managed by Jasa Tirta II Public Corporation (PJT II. Although provision of irrigation system seems performing well, some aspects still need improvement and development. The important issue for improvement is quality and reliability of basic data required to prepare the water allocation plan and distribution schedule. Taking into account future developments which will increase combined water demand. Consequently, there is a need to investigate how efficient the system is working currently and which improvements can be proposed to increase overall water use efficiency. Water balance in the Jatiluhur irrigation system theoretically capable to fulfill water demand until 2025 but climate change issue should be considered as period of dry season and wet season will be shifted. Based on the research scenario, dry season will be longer and wet season will be shorter with more intense rainfall.    Keywords: Jatiluhur irrigation area, Djuanda multipurpose reservoir, water allocation & distribution, water efficiency, water balance

  19. IMPLEMENTASI ALGORITMA BREADTH FIRST SEARCH DAN OBSTACLE DETECTION DALAM PENELUSURAN LABIRIN DINAMIS MENGGUNAKAN ROBOT LEGO

    OpenAIRE

    Adi Wibowo; Budianto .; Lasguido .; Fahry Fathurrahman

    2012-01-01

    Dewasa ini perkembangan teknologi di dunia robot edukasi berkembang pesat. Robot-robot edukasi ini sering digunakan dalam riset penelitian karena kemudahan-kemudahan yang diberikannya dari segi perangkat keras. Salah satu contoh robot edukasi adalah robot LEGO Mindstorms NXT. Pada penelitian ini robot LEGO dibangun dalam bentuk robot line follower. Robot ini mampu menelusuri dan mencari jalan keluar dari labirin dinamis. Dalam menelusuri dan mencari jalan keluar, robot LEGO menggunakan algori...

  20. Implementasi Algoritma Breadth First Search Dan Obstacle Detection Dalam Penelusuran Labirin Dinamis Menggunakan Robot Lego

    OpenAIRE

    Wibowo, Adi; Budianto; Lasguido; Fathurrahman, Fahry

    2011-01-01

    Dewasa ini perkembangan teknologi di dunia robot edukasi berkembang pesat. Robot-robot edukasi ini sering digunakan dalam riset penelitian karena kemudahan-kemudahan yang diberikannya dari segi perangkat keras. Salah satu contoh robot edukasi adalah robot LEGO Mindstorms NXT. Pada penelitian ini robot LEGO dibangun dalam bentuk robot line follower. Robot ini mampu menelusuri dan mencari jalan keluar dari labirin dinamis. Dalam menelusuri dan mencari jalan keluar, robot LEGO menggunakan algori...

  1. Prospek dan Tantangan Ilmu Administrasi Dalam Implementasi Otonomi Daerah di Indonesia

    OpenAIRE

    Sihombing, Marlon

    2010-01-01

    Perkembangan ilmu administrasi sebagai disiplin ilmu tidak terlepas dari hakekat manusia sebagai mahkluk yang bersifat inquisitive, yang selalu berfikir untuk mencari dan menemukan kebenaran dari waktu ke waktu, from cradle to cradle manusia berusaha menemukan kebenaran baru. Karenanya sosok ilmu administrasi menjadi amat dinamis sejalan dengan upaya dan penemuan kebenaran baru tersebut. Pada masa-masa lalu, ilmu administrasi dipandang sebagai normative science yang menekankan “what should be...

  2. DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DAN PERILAKU KONSUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bagus Limandoko

    2000-01-01

    Full Text Available The word design is a word with different meanings. In the visual communication context it has became part of the team in the communication industry - the world of advertising%2C magazine and newspaper publishing%2C marketing and public relations%2C and%2C indeed%2C it has became one of the influential aspects to shape the behavior of a society and its economic development. Abstract in Bahasa Indonesia : Desain merupakan sebuah kata dengan banyak makna. Dalam konteks komunikasi visual%2C desain sudah menjadi bagian dari tim dalam industri komunikasi. Dunia advertising%2C publikasi majalah dan suratkabar%2C pemasaran dan public relations%2C dan yang pasti desain juga sudah menjadi salah satu aspek yang berpengaruh dalam membentuk perilaku suatu masyarakat dan perkembangan ekonominya. design%2C designer%2C visual communication design%2C behavior%2C consumer

  3. Perubahan Eksternal, Soft Skills Dan Kurikulum Kesehatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elfindri Elfindri

    2010-11-01

    Full Text Available Tulisan ini menyoroti begitu pentingnya tingkah laku kesehatan rumah tangga ‘household health behavior’1 didorong dan direkayasa untuk meminimumkan efek dari persebaran virus. Sekiranya pengetahuan dan kesadaran akan hal ini rendah, maka untuk kasus negara berkembang seperti Indonesia, perkembangan berbagai jenis penyakit degeneratif akan semakin sulit dicegah. Meluasnya persoalan ini kemudian akan berdampak kepada semakin besarnya biaya pencegahannya, dan dampak dari kecepatan virus bisa berbahaya lebih besar lagi. Salah satu implikasi adalah pencegahan dapat dilakukan melalui perbaikan kurikulum pendidikan akan bahaya dari persebaran virus. AIDS, FLU Burung, Flu Babi, Demam Berdarah, dan sebagainya cukup memusingkan pelayanan kesehatan, termasuk insektisida. Pemutakhiran kurikulum tentunya bermanfaat untuk memajukan pendidikan kesehatan, khususnya pendidikan keperawatan, unsur soft skills sangat penting, selain dari perubahan kognitif.

  4. EFIKASI DAN KEAMANAN DIHIDROARTEMISININ-PIPERAKUIN PADA PENDERITA PLASMODIUM VIVAX DI KALIMANTAN DAN SULAWESI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armedy Ronny Hasugian

    2012-11-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian “Monitoring drug resistance in subject with P.falciparum and  P.vivax malaria in Kalimantan and Sulawesi, Indonesia” yang bertujuan untuk menilai efikasi dan keamanan Dihydroartemisinin – Piperaquine (DHP pada penderita malaria vivaks di Kalimantan dan Sulawesi. Disain penelitian adalah potong lintang dengan prospektif evaluasi terhadap 87 subyek penderita P. vivax. Efikasi dan keamanan DHP dinilai berdasarkan kriteria WHO. Hasil analisis menunjukkan bahwa efikasi DHP secara Intention To Treat (ITT pada Hari 28 (H28 setelah pengobatan DHP adalah 94,3% (95%CI: 87,2 – 97,5 dan H42 adalah 92% (95%CI: 87,2 – 97,5. Efikasi DHP secara Per Protokol (PP pada H28 adalah 100% dan H42 adalah 97,6% (95%CI:91,5 – 99,3. Bebas parasit 100% terjadi pada H2. Bebas gametosit 100% terjadi pada H7. Bebas demam 100% terjadi pada H7. Bebas gejala klinis tidak pernah mencapai 100% pasca pengobatan DHP. Kejadian sampingan yang ditemukan adalah berkeringat, tidak nafsu makan dan diare,  tetapi ringan dan dapat ditolerir.  Oleh karena itu dapat disimpulkan efikasi dan keamanan DHP sesuai dengan kriteria WHO dan dapat direkomendasikan untuk penggunaan secara luas.   Kata Kunci: Malaria, Efikasi, dihidroartemisinin, piperaquine, Kalimantan, Sulawesi 

  5. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK DI ERA GLOBALISASI Antara Ide dan Realita

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Layyin Mahfiana

    2013-12-01

    Full Text Available Globalisasi merupakan perkembangan dunia yang tidak bisa terelakkan lagi. Setiap warga negara harus siap menghadapi era globalisasi ini begitu juga anak. Ada banyak aspek positif yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak untuk menunjang tumbuh kembang dan belajar mereka, akan tetapi banyak juga aspek negatif yang harus diwaspadai. Aturan hukum tentang perlindungan anak di era globalisasi ini sudah ditetapkan, oleh karena itu penegakan hukumnya dibutuhkan peran orang tua, masyarakat, sekolah, pemerintah untuk mewujudkan lingkungan yang layak terhadap perkembangan jiwa anak. Kata kunci: Hak-Hak Anak, Eksploitasi, Layak anak.

  6. PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS BERKARAKTERISTIK RME MATERI BARISAN DAN DERET UNTUK KELAS X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Hidayatul Khusna

    2016-04-01

    : Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan menghasilkan bahan ajar yaitu Lembar Kerja Siswa berkarakteristik RME yang valid dan praktis sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran materi barisan dan deret. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Plomp yang terdiri dari tiga tahap yaitu 1 tahap investigasi awal, 2 tahap perancangan dan realisasi, 3 tahap tes, evaluasi, dan revisi. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh hasil, yaitu (1 tingkat kevalidan sebesar 3,7 dengan kriteria kevalidan sangat valid, dan (2 tungkat kepraktisan sebesar 3,5 dengan kriteria kepraktisan sangat praktis Jadi dapat disimpulkan bahwa LKS yang dikembangkan memenuhi kriteria baik dan layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar matematika pada materi Barisan dan Deret yang dapat mengingkatkan tingkat penalaran matematis siswa.

  7. Analisis Petrofisika dan Penentuan Zona Potensi Hidrokarbon Lapangan "Kaprasida" Formasi Baturaja Cekungan Sumatera Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Iqbal Maulana

    2017-01-01

    Full Text Available Abstrak--Analisis petrofisika pada sumur MI-1, MI-2, MI-3, dan MI-6dilakukan untuk evaluasi parameter petrofisika pada Formasi Baturaja. Identifikasi porositas, kandungan serpih, saturasi air dan permeabilitas dilakukan pada empat sumur. Estimasi kandungan serpih dilakukan dengan menggunakan log Gamma ray, estimasi porositas efektif dilakukan dengan menggunakan gabungan log densitas dan log neutron, Saturasi air dihitung dengan menggunakan persamaan Indonesia, dan permeabilitas dihitung dengan menggunakan persamaan Timur. Setelah parameter petrofisika didapat, pembungkalan (lumping dilakukan untuk mengetahui ketebalan reservoir bersih dan ditentukan wilayah yang memiliki potensi keterdapatan hidrokarbon. Melalui analisis petrofisika dan pembungkalan didapatkan bahwa ketebalan reservoir bersih (net reservoir thickness pada sumur MI-1 adalah sebesar 18,44 meter, sumur MI-2 sebesar 9,6 meter, sumur MI-3 sebesar 12,192 meter, dan sumur MI-6 sebesar 7,35 meter.

  8. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Perpustakaan di Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Undip

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lia Dorothy

    2014-11-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi informasi menciptakan keunggulan kompetitif dalam berbagai bidang. Perkembangan ini didukung oleh industri perangkat keras dan perangkat lunak komputer yang terus berkembang, yakni dengan pengaksesan dan pemrosesan informasi yang cepat, akurat, dan efisien melalui sebuah sistem informasi. Pengelolaan data buku di perpustakaan Teknik Lingkungan masih dilakukan menggunakan microsoft office excel, sedangkan pengelolaan data anggota dan data peminjaman masih dicatat secara manual. Oleh karena itu, diperlukan sebuah penelitian untuk membangun sebuah sistem informasi perpustakaan yang dapat mempermudah pengelolaan data dan aktivitas perpustakaan di Program Studi Teknik Lingkungan. Sistem informasi perpustakaan terkomputerisasi ini diharapkan dapat membantu pengelolaan data buku dan data anggota, transaksi peminjaman dan pengembalian buku, serta menghasilkan laporan untuk keperluan administrasi perpustakaan, sehingga dapat meningkatkan efektifitas kinerja karyawan. Sistem informasi perpustakaan ini berbasis web, dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, serta menggunakan framework CodeIgniter. Sistem informasi ini juga dilengkapi dengan barcode reader yang digunakan untuk mempermudah pengelolaan data buku. Penelitian dikembangkan dengan metode SDLC (System Development Life Cycle. Langkah-langkah penelitian meliputi tahap perencanaan, tahap analisis, tahap perancangaan, tahap implementasi, tahap pengujian, dan tahap pemeliharaan. Sistem dirancang dengan menggunakan diagram UML (Unified Modelling Language dan diuji dengan pengujian kotak hitam (blackbox testing. Semua menu dalam sistem informasi perpustakaan dan barcode reader dapat bekerja dengan baik. Sistem informasi perpustakaan telah diimplementasikan di Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik UNDIP. Sistem informasi ini menambah kualitas pelayanan pada perpustakaan Teknik Lingkungan.

  9. Penentuan Kebijakan Perawatan dan Optimasi Persediaan Suku Cadang pada Coal Handling System PLTU Paiton

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadeli Muhammad F

    2012-09-01

    Full Text Available Fasilitas yang terdapat pada sebuah pembangkit listrik membutuhkan perawatan agar dapat berfungsi  sesuai dengan kapasitasnya. Salah satu fasilitas yang membutuhkan perawatan pada PLTU Paiton adalah fasilitas coal handling system. Perusahaan perlu menerapkan strategi perawatan yang tepat agar biaya perawatan yang dikeluarkan dapat optimal. Permasalahan yang ada pada PLTU Paiton adalah strategi perawatan yang ada masih belum bisa mengatasi kemungkinan kegagalan yang terjadi dan aktivitas perawatan yang dilakukan tidak didukung oleh ketersediaan suku cadang yang dibutuhkan. Hal tersebut menyebabkan biaya perawatan yang dikeluarkan menjadi tidak optimal. Penelitian ini menggunakan metode reliability centered maintenance (RCM II yang dikombinasikan dengan metode evaluasi dari electrical power research institute (EPRI untuk menentukan strategi perawatan yang tepat terhadap coal handling system. Permasalahan persediaan untuk mendukung implementasi penerapan strategi perawatan akan diselesaikan dengan metode probabilistic economic order quantity (EOQ model. Penggunaan metode RCM II yang dikombinasikan dengan metode evaluasi dari EPRI dan penggunaan metode probabilistic EOQ model bertujuan untuk mengoptimalkan biaya perawatan yang dikeluarkan.

  10. PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERBASIS PENELITIAN EVOLUSI DAN FILOGENETIK MOLEKULER UNTUK MATAKULIAH EVOLUSI DI UNIVERSITAS JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulin Nuha

    2016-09-01

    Filogenetik molekuler merupakan salah satu kajian yang dipelajari pada matakuliah Evolusi untuk jenjang S1 Pendidikan Biologi. Kajian ini memerlukan bahan ajar yang kontekstual dan tetap mengikuti perkembangan IPTEKS. Kendala yang muncul adalah pengetahuan mahasiswa dalam ranah molekuler masih rendah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menyediakan buku ajar berbasis penelitian denan pendekatan molekuler. Buku ajar dikembangkan berdasarkan model pengembangan ADDIE. Produk divalidasi oleh ahli media, materi, praktisi pendidikan dan diujicobakan pada kelompok kecil. Hasil validasi ahli media, ahli materi, praktisi pendidikan, dan uji coba kelompok kecil secara berturut turut adalah 87,14%, 91,00%, 75,78%, dan 82,22%.

  11. KEEFEKTIFAN PELAKSANAAN PRINSIP PENDIDIKAN SISTEM GANDA SMKN 1 PANGKALAN KERINCI DAN SMKN 1 UKUI KABUPATEN PELALAWAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rika Ariani

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pelaksanaan prinsip Pendidikan Sistem Ganda (PSG di SMKN 1 Pangkalan Kerinci dan SMKN 1 Ukui ditinjau dari sisi (1 konteks, (2 input, (3 proses dan (4 produk/hasil. Metode penelitian yang digunakan adalah studi evaluasi dengan analisis deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan metode CIPP (Context, Input, Process, Product dari Stufflebeam. Subyek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah urusan Dunia Usaha dan Industri (Humas, wakil kepala sekolah urusan kurikulum, ketua jurusan masing-masing prodi, guru, dan 123 siswa yang telah melaksanakan PSG untuk jurusanTeknik Komputer Jaringan, Teknik Sepeda Motor, dan Teknik Kendaraan Bermotor. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan dari sisi (1 konteks: organisasi pelaksana/manajemen program pelaksanaan PSG sudah terstruktur, relevansi program PSG sudah cukup relevan dengan skill dan jurusan siswa, dan secara keseluruhan variable konteks ini sangat efektif, (2 input: pengelolaan peserta pelaksana PSG, tenaga kependidikan, kurikulum, sarana dan prasarana PSG, dan pembiayaan PSG telah terkelola dengan baik, dan variabel input sudah efektif, (3 proses: proses persiapan pelaksanaan PSG di sekolah sudah terorganisir dengan baik, namum proses pelaksanaan PSG oleh siswa pada Dunia Usaha dan Dunia Industri tidak terlaksana sepenuhnya seperti yang telah diprogramkan, dan pada umumnya variabel proses sudah efektif, (4 aspek hasil kemanfaatan pelaksanaan PSG telah meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam menghadapi Ujian Nasional dan meningkatkan kemampuan siswa dibidangnya dan variabel produk sangat efektif.

  12. PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT SUATU EVALUASI MELALUI KARAKTERISTIK KERJA (Studi Kasus Pada Perusahaan Gula Candi Baru Sidoarjo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hatane Semuel

    2003-01-01

    Full Text Available In the present, management has transformed radically from traditional change into Total Quality Management (TQM which stresses on organizational excellences such as reliability, responsiveness, assurance, competency and human resources. This research is an evaluation of TQM application held by a sugar factory, Candi Baru Sidoarjo through its program namely Gugus Kendali Mutu (GKM It is program of TQM at which it serves as an approach to endeavor its workers to have perception at different stages about different qualities. In addition, this is based on an analysis of job satisfaction of the workers, which is focused on woek charecteristics such as skill variation, job description, autonomy and feedback. From the results, it is concluded that human recources (workers, equipments or instruments being used as well as available period of time has positive relationship, especially between job satisfaction and skill variation. Other indicators, such as work flow and work result which are evaluated by the workers themselves as well as by their co-workers, have positive relationship between job satisfaction and job description. Furthermore, cooperation among workers within the same division having different levels of position has positive relationship between job satisfaction and job significance. In general, GKM implication in endeavoring the workers has positive impact towards worker satisfaction in sugar factory like Candi Baru Sidoarjo. Abstract in Bahasa Indonesia : Manajemen mengalami transformasi yang cukup radikal, yaitu perubahan dari model tradisional bergeser kepada Total Quality Management (TQM yang menuntut keunggulan organisasi seperti kecepatan, daya tanggap, kelincahan, pembelajaran, dan kompetensi karyawan. Penilitian ini merupakan suatu evaluasi penerapan program TQM yang dijalankan oleh Pabrik Gula (PG Candi Baru Sidoarjo melalui Gugus Kendali Mutu (GKM, yang merupa-kan suatu pendekatan dalam mewujudkan pemberdayaan karyawan, yang pada

  13. Analisa Pengaruh Customer Experience Terhadap Customer Loyalty Dengan Customer Engagement Dan Customer Trust Sebagai Variabel Intervening Di the Body Shop

    OpenAIRE

    Felita, Christina Irene

    2015-01-01

    Perkembangan bisnis ritel saat ini berkembang sangat pesat. Sebagai Perusahaan ritel yang bergerak di bidang beauty & personal care, The Body Shop harus memiliki keunggulan bersaing agar dapat menang dalam persaingan yang ketat. Salah satu strategi untuk menciptakan keunggulan bersaing adalah dengan memberikan customer experience yang tepat dan memuaskan sehingga dapat memanjakan mereka sebagai customer dan membuat mereka menjadi customer yang loyal. Penelitian ini dilakukan untuk mengan...

  14. Kontribusi Power Lengan dan Tungkai terhadap Hasil Pukulan Smash Penuh Cabang Bulutangkis pada Mahasiswa Penjaskesrek Fkip Unsyiah Angkatan 2010

    OpenAIRE

    Hisbullah, Hisbullah; Saifuddin, Saifuddin; Abdurrahman, Abdurrahman

    2015-01-01

    Bulutangkis merupakan salah satu permainan yang berkembang dengan baik di Indonesia. Perkembangan ini didasari karena bulutangkis merupakan permainan yang mudah dilakukan. Pukulan smash penuh merupakan salah satu pukulan yang memiliki manfaat besar untuk menekan permainan lawan, merusak pertahanan lawan dan sarana untuk mengumpulkan poin. Pukulan smash penuh adalah pukulan overhead (atas) yang diarahkan ke bawah dan dilakukan dengan tenaga penuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kont...

  15. ENERAPAN E-COMMERCE BERBASIS CMS DAN SEO UNTUK TOKO ON-LINE UMKM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Felix Andreas Sutanto

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak. IbM ini bertujuan membuat pruduk software framework aplikasi e-commerce untuk toko on-line UMKM khususnya handicraft, kuliner, batik dan pakaian dengan berbasis sistem manajemen isi (Content Management System/CMS dan optimisasi mesin pencari (Search Engine Optimization/SEO. Produk tersebut nantinya dipergunakan oleh mitra yang merupakan calon wirausaha baru di bidang teknologi informasi (TI. Untuk dapat menerapkan produk tersebut pada usahanya, dan mampu membuat sendiri, mengoperasikan, mengembangkan, dan memelihara maka perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan tentang framework aplikasi, manajemen usaha, dan kewirausahaan. Metode yang digunakan dalam IbM ini adalah kaji tindak partisipatif. Pelaksanannya yaitu dengan melakukan identifikasi dan analisis situasi tentang permasalahan yang dihadapi mitra, selanjutnya memberikan solusi berupa pelatihan, pendampingan, dan pembuatan teknologi Software framework E-commerce berbasis CMS dan SEO yang melibatkan mitra serta dilakukan monitoring dan evaluasi agar mitra menjadi terarah, terampil dan profesioanal di bidang tersebut. Target IbM ini adalah terbentuknya wirausaha baru bidang TI khususnya E-commerce bagi UMKM yang terlatih, terapil, dan profesional dalam menjalankan usahanya. Sehinga Luaran dari IbM ini adalah berupa Produk Software Framework E-commerce bagi UMKM berbasis CMS dan SEO, jasa pelatihan Desain web E-commerce, jasa pelatihan manajemen usaha, dan jasa pelatihan kewirausahaan.Kata Kunci : Framework, E-commerce, CMS, SEO, wirausaha, UMKM

  16. Perancangan Ulang Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik dengan Proses Anaerobic Baffled Reactor dan Anaerobic Filter

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Habib Prasetia Adi

    2017-01-01

    Full Text Available Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL Tarbiyatul Fallah merupakan IPAL domestik yang melayani Pesantren Tarbiyatul Fallah, namun berhenti beroperasi sejak tahun 2014. Agar manfaat IPAL dapat terus dirasakan, dilakukan perancangan ulang IPAL dengan alternatif Anaerobic Baffled Reactor (ABR dan Anaerobic Filter (AF. Alternatif IPAL anaerobik yang keunggulan dalam kemudahan penerapan dan biaya operasional yang rendah. Perancangan ulang dimulai dengan mengevaluasi kinerja IPAL yang sudah ada. Hasil evaluasi digunakan untuk mengetahui permasalahan IPAL. Kemudian dilakukan perencanaan aternatif IPAL dengan proses ABR dan AF. Hasil perencanaan adalah berupa DED, BOQ, dan RAB pembangunan dan operasional. Berdasarkan hasil tersebut kemudian dibandingkan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing alternatif IPAL. IPAL Tarbiyatul Fallah berhenti beroperasi disebabkan oleh permasalahan bau dan suara bising dari proses aerasi yang meresahkan masyarakat dan biaya operasional yang tinggi. Alternatif IPAL pengganti dapat berupa ABR dengan dimensi (15,1 m x 1,9 m x 2,3 m dan AF dengan dimensi (13,75 m x 2,4 m x 2,3 m. Biaya pembangunan untuk ABR sebesar Rp152.969.500 dan AF sebesar Rp175.140.500. Sedangkan biaya operasional ABR sebesar Rp17.012.400 per tahun dan AF sebesar Rp21.345.950 per tahun. ABR memiliki keunggulan dalam hal tingkat penyisihan polutan, waktu tinggal, luas lahan dan biaya pembangunan dan operasional dibanding AF. Sedangkan AF memiliki keunggulan dalam jumlah kompartemen dan kebutuhan beton yang dibanding ABR.

  17. Pengaruh Islam terhadap Perkembangan Budaya Jawa: tembang Macapat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asmaun Sahlan, Mulyono

    2012-12-01

    Full Text Available Islam came to Indonesia since the seventh century AD has a major influence on the transformation of the local culture. From cultures that were previously heavily influenced by Hinduism is primarily based on two major books from India, the Ramayana and the Mahabharata to the new culture that is influenced by Islamic values. One form of cultural transformation in the field of Javanese literature is the birth of the tembang macapat (song of macapat. Tembang macapat is a form of transformation from Javanese literature of the form kakawin literary dan kidung (ancient Javanese song became a form of Java new song (gending. During its development, macapat song contains a lot of Islamic values so utilized by teachers, preachers, religious scholars and Ulama’ to the means of education and transformation of Islamic values.   Islam datang ke Indonesia sejak abad ke tujuh Masehi memiliki pengaruh besar terhadap transformasi budaya setempat. Dari kebudayaan yang sebelumnya banyak dipengaruhi oleh agama Hindu terutama didasarkan pada dua karya besar dari India yaitu Ramayana dan Mahabharata menuju kepada kebudayaan baru yang dipengaruhi oleh nilai-nilai Islam. Salah satu bentuk transformasi kebudayaan dalam  bidang sastra Jawa adalah lahirnya tembang macapat. Tembang macapat merupakan bentuk transformasi sastra Jawa dari bentuk kakawin dan kidung menjadi sastra puisi yang berupa lagu/gending. Dalam perkembangannya, tembang macapat banyak mengandung nilai-nilai Islam sehingga dimanfaatkan oleh para guru, mubaligh, kyai maupun ulama’ untuk sarana pendidikan dan dakwah nilai-nilai Islam.

  18. Identifikasi Keterkaitan Variabel dan Prediksi Indeks Pembangunan Manusia (IPM Provinsi Jawa Barat Menggunakan Dynamic Bayesian Networks

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Betha Nurina Sari

    2016-11-01

    Full Text Available Indeks Pembangunan Manusia (IPM merupakan gambaran komprehensif mengenai tingkat pencapaian pembangunan manusia di suatu daerah, sebagai dampak dari kegiatan pembangunan yang dilakukan di daerah tersebut. Membangun sebuah model prediksi tingkat IPM sangat dibutuhkan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh dominan dan dijadikan sasaran fokus pengembangan dan perbaikan di daerah untuk dapat meningkatkan IPM. Penelitian ini menggunakan metode Dynamic Bayesian Networks untuk prediksi dan pemodelan suatu sistem yang dilengkapi dengan visualisasi berupa graf. Pada penelitian ini software CaMML versi 1.4.1 digunakan untuk membangun struktur graf Dynamic Bayesian Networks dan package Netica J-API yang berbasis Java untuk memvisualisasikan serta evaluasi graf. Evaluasi dilakukan dengan mengukur nilai akurasi dengan membentuk matriks konfusi. Eksperimen menggunakan 75% data latih dan 25% data uji pada prediksi tiga kategori tingkat IPM menunjukkan hasil yang terbaik, yaitu dapat memprediksi dengan akurasi sebesar 88,461%. Identifikasi keterkaitan variabel diketahui dengan memperhatikan struktur graf Dynamic Bayesian Networks. Struktur graf Dynamic Bayesian Networks yang terbangun bisa dijadikan model prediksi di mana dapat memberikan rekomendasi faktor utama apa yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kategori tingkat IPM di kab/kota yang ada di provinsi Jawa Barat, yaitu faktor pendidikan, faktor kependudukan, dan faktor kesehatan.

  19. PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI PENILAIAN KINERJA DOSEN DAN AKUNTABILITAS KINERJA DOSEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asrori -

    2011-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menilai penggunaan dosen terhadap Sistem Informasi Penilaian Kinerja (Silkados dengan tujuan meningkatkam laporan akuntabilitas beban kerja dan penilaian kinerja dosen di Universitas Negeri Semarang. Sampel dari penelitian ini adalah 88 dosen selaku pengguna Silkados di lingkungan kerja Universitas Negeri Semarang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibangun dari teori Planned Behavior (Ajzen, 1988 dan Technology Acceptance Model (Davis et al., 1989. Hasil penelitian mendukung secara empiris, bahwa Silkados sangat bermanfaat dan mudah digunakan dosen sebagai pemakai untuk tujuan evaluasi beban kerja dan kinerja, kegunaan dan kemudahan penggunaan Silkados berpengaruh positif pada intensi menggunakan Silkados, intensi menggunakan Silkados berpengaruh positif pada penggunaan Silkados untuk tujuan meningkatkan akuntabilitas pelaporan beban kerja dan evaluasi kinerja dosen sebagai bagian dari perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi. Saran dari penelitian ini adalah Silkados dapat digunakan sebagai acuan pengembangan profesionalisme dan peningkatan kompetensi dosen sesuai kebutuhan Fakultas. This study aims to assess the use of Performance Assessment Information System (Silkados by lecturers to increase accountability reporting of lecturer’s workload and performance evaluation in State University of Semarang (Unnes. The sample of this study is 88 lecturers as users of Silkados. Questionnaires are used to collect data based on the theory of planned behavior (Ajzen, 1988 and The technology acceptance model (Davis et al., 1989. The results show that Silkados very useful and easy to use for the lecturers to evaluate their workload and performance. Meanwhile the usefulness and easy to use of Silkados have positive effect on intention of using Silkados, furthermore the intention of using Silkados have positive influence on the use of Silkados to improve accountability reporting of lecturer’s workload

  20. PEMBELAJARAN SENI TARI MENGGUNAKAN PENDEKATAN APRESIASI DAN KREASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Malarsih Malarsih

    2013-02-01

    Full Text Available Permasalahan yang diangkat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah, para guru Sekolah Menegah Pertama kabupaten Semarang belum memberikan pelajaran seni budaya tari menggunakan pendekatan apresiasi dan kreasi untuk menuju tercapainya pendidikan yang diinginkan di sekolah umum. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah ingin mengenalkan bagaimana menerapkan metode pembelajaran seni budaya tari menggunakan pendekatan apresiasi dan kreasi itu. Kegiatan dilaksanakan melalui pendidikan dan pelatihan pembelajaran seni budaya tari menggunakan pendekatan apresiasi dan kreasi. Metode pembelajaran dilaksanakan menggunakan ceramah, tanya jawab, demonstrasi, latihan, dan drill. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat dikemukakan, dapat dipahaminya pembelajaran pendidikan seni budaya tari oleh para guru menggunakan pendekatan apresiasi dan kreasi. Langkah pembelajaran apresiasi melalui empat tahapan utama, yakni pengenalan awal atau deskripsi, pemahaman, interpretasi atau penghayatan, dan evaluasi atau penilaian. Langkah kreativitas telah dipahami sebagai pengembangan apresiasi dalam bentuk karya tari. Prosesnya berangkat dari adanya ide, memunculkan konsep, penuangan ide dan konsep dalam bentuk gerak, meramu gerak dalam bentuk tarian utuh, dan terwujudnya produk karya tari baru.

  1. PEMBINGKAIAN PEMBERITAAN KABUT ASAP PADA MEDIA ONILINE TERPILIH DI INDONESIA, MALAYSIA DAN SINGAPURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junaidi Junaidi

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana media online terpilih di Indonesia, Malaysia dan Singapura membingkai pemberitaan tentang asap di Indonesia dan menyebar di Malaysia dan Singapura. Berita diambil dari Kompas.com, Utusan Malaysia Online, dan The Straits Times.com pada juni 2013. Berita tersebut dianalisis menggunakan analisis framing yang diajukan oleh Robert M. Entman. Elemen yang didiskusikan dalam model ini adalah identifikasi, causal interpretation, evaluasi moral, dan rekomendasi penanggulangannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura memiliki pembingkaian yang berbeda. Bingkai utama yang ditampilkan media Indonesia adalah persoalan kabut asap lebih disebabkan oleh faktor alam dari pada faktor manusia, keterlibatan perusahaan Malaysia dan Singapura dalam pembakaran hutan, dan perlunya permintaan maaf pemerintah Indonesia kepada Malaysia dan Singapura. Sedangkan media Malaysia membingkai persoalan kabut asap yang terjadi dengan menampilkan penolakkan pihak Malaysia terhadap tuduhan yang menyatakan perusahaan dari Malaysia telah melakukan pembakaran hutan, dan Malaysia telah menawarkan bantuan bagi Indonesia dalam mengatasi kabut asap. Selanjutnya, media Singapura membingkai desakan Singapura kepada Indonesia untuk mengatasi kabut asap, pembakaran disebabkan orang Indonesia sendiri, dan penawaran Singapura kepada Indonesia untuk membantu menyelesaikan kabut asap. Pembingkaian oleh ketiga media tersebut cenderung dipengaruhi oleh kepentingan negara masing-masing. Dapat disimpulkan bahwa setiap media berusaha untuk menunjukkan kesan positif bagi negara mereka dan menjaga image tersebut dengan cara menyalahkan yang lain. Namun demikian, media dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura setuju secara bersama-sama merekomendasikan kerjasama antar negara untuk mengatasi masalah asap secara bersama-sama.

  2. INTERAKSI DENGAN CUCU, KUALITAS PERKEMBANGAN, DAN GEJALA STRES PADA KAKEK/NENEK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puspita Herawati

    2013-01-01

    Full Text Available  This research aimed to analyze intergenerational interaction between grandparents and grandchildren, quality of grandparent’s development, symptoms of grandparent’s stress, and also its correlation among those variables. This research located at one of village in Rembang District, Central Java Province and involved 30 grandfathers and 30 grandmothers with their grandchildren that choosen by snowball method. Data was collected by interview using structure questionnaire. Data was analyzed by descriptive analysis, independent t-test, and correlation analysis. Quality of development (cognitive and reflective dimension of grandfathers were higher than grandmothers. Interaction type of formal, fun-seeking, and distant figure were statistically different between grandfathers and grandmothers. Grandparent’s education was correlated positively significant with type of formal and fun-seeking. Father and mother age of grandchildren was correlated positively significant with type of distant figure. Grandparent’s income per capita was correlated negatively significant with psychological symptoms of stress and general symptoms of stress. Interaction role of remote was correlated negatively with physical symptoms of stress and general symptoms of stress. 

  3. Analisis Tingkat Ketercapaian Tugas Perkembangan Karier Mahasiswa dan Implikasinya Terhadap Pelayanan Konseling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Redi Eka Andriyanto

    2017-07-01

    Full Text Available The aims this study for examine the achievement level of student's career in terms of Ginsberg's career theory, after that which will be pursued what counseling service can be used to help students complete the task of career development. The research approach that used is quantitative descript. The population of this research is FKIP UNILA students. In the determination of the research sample, researchers used random sampling of 91 students. Data were collected by Likert Scale, and analyzed with mean hypotetic. The results of this research indicate that (1 the level of achievement of the career of FKIP UNILA students are in medium category, and the level of achievement of the career development task is decreased from the fantasy-tentatif-realistic phase, (2 the implication of the level career achievement task of development FKIP UNILA student is in the medium category, and the level achievement of career development task is decreasing from the fantasy-tentatif-realistic phase. Implications toward counseling services. There is a continuous, planned, and needs-based career guidance program, career information services are held, career visits and future studies are held, while counselors have implications for the need to increased competence and professionalism.

  4. Segmentation, Targeting, dan Positioning Studio Tato di Surabaya dalam Perkembangan Gaya Hidup

    OpenAIRE

    Anang Tri Wahyudi

    2013-01-01

    This study attempts to examine in depth the influence of lifestyle on the orientation of recipients (tattoo users) to the art of tattooing, which is independent of the value of a valuable commodity, and explore the extent to which the process of tattoo studios’ segmentation, targeting, and positioning in managing a tattoo studio. This study uses qualitative research methods with interpretive phenomenological foundation of thinking, which is oriented to truth that is subjective to informants, ...

  5. Ketercapaian Tugas-Tugas Perkembangan Remaja dan Pendidikan Seksual Pada Remaja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fuaddillah Putra

    2015-11-01

    Full Text Available Adolescence is a transitional period between childhood into adulthood, or period of a years, during which time they must meet some development tasks. Adolescent development tasks must be accomplished by a teenager. Fostering social relationships closer to same-sex and opposite sex friends is one of the nine developmental tasks that must be met by teenagers. The development task in achieving common understanding of the crisis affecting the values and morals that occurred in the community, such as the occurrence of free sex among teenagers. The occurrence of free sex for example form a misunderstanding of the meaning of fostering social connections among these teens, can be caused by a lack of sex education, information obtained by the teenagers, both from the family environment as well as from the environment outside the family (society and education in schools. Sex education is education which is given to individuals and discuss about reproductive health as well as things that can cause teens are no longer responsible for the reproductive organs. Fulfilling the development tasks that should be fulfilled by the teens must be accompanied by the guidance they can get from the people around them, thus fulfilling the development tasks can be in accordance with the values and norms that apply in an environment where they do the activity of life.

  6. PEMETAAN PERKEMBANGAN PERHOTELAN DI PUSAT PERDAGANGAN DAN JASA KOTA SEMARANG DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Hermawan

    2015-04-01

    Full Text Available The expanded growth of the trade and services area of Peterongan - Tawang – Siliwangi (Petawangi in Semarang City has resulted in a new growth of commercial center activity within the area. Hotels as one of the potential trade and service components in the center of the area have an important role in the Semarang economy. The growth of hotels is due to the growth of activities like meeting, incentives, conference, and exhibition (MICE as an effect of business activities in Semarang City. The share of hotels in the Petawangi area is around 70 percent of the total hotel tax in Semarang City. The purpose of this research is to identify the characteristics of the growth of hotels in the Petawangi Area during the last 3 years (2011-2014. The research has used spatio-temporal GIS and qualitative analysis, utilizing snowball sampling technique. The results show that the growth of hotels is excessive in the sense that the supply of hotel rooms exceeds the demand. The hotel growth is most intense in the urban villages of Sekayu and Pekunden. The emergence of the national government policy, which does not support the development of city hospitality through MICE, may result in a decrease of the hotel tax in Semarang for about 35 to 50 percent per year. To be able to keep the balance between supply and demand, better cooperation between the Semarang City government and the hotels managements is needed. It is especially for developing the infrastructure such as integrated inter-modal transportation for easier access to and from airport, improvement of urban facilities, city tourism development, and organizing national events to increase the declining demand of MICE. © 2015 GJGP UNDIP. All rights reserved

  7. Respon Petani Terhadap Perkembangan Teknologi dan Perubahan Iklim: Studi Kasus Subak di Desa Gadungan, Tabanan, Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Made Sukartini

    2013-12-01

    Full Text Available Agricultural sector is one of the economy’s sector well known for it slowly adapt the tehcnological progress as well as the most vulnerable sector affected by climate change. This study will analyze how technological adaptation by the farmers can improve the productivity of rice output, and investigate how social capital in the community can minimalize the downside effect of the climate change. We run the data with linear and logistic regression. Our study find that among several variables, only the plot size matters in determine the harvesting output volume. Technological adoption and set of farmers’ individual characteristics are not statistically significant influence the output variation. Our study infer this insignificant relation between technological adoption and farmers’ characteristic due to non linearity in relation between these variables. Based on our study finding, we would suggest the policy maker in Bali’s agricultural sector to minimize the possibility of land conversion from ricefield to other business activity of real estate, for example.

  8. Segmentation, Targeting, dan Positioning Studio Tato di Surabaya dalam Perkembangan Gaya Hidup

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anang Tri Wahyudi

    2013-01-01

    Full Text Available This study attempts to examine in depth the influence of lifestyle on the orientation of recipients (tattoo users to the art of tattooing, which is independent of the value of a valuable commodity, and explore the extent to which the process of tattoo studios’ segmentation, targeting, and positioning in managing a tattoo studio. This study uses qualitative research methods with interpretive phenomenological foundation of thinking, which is oriented to truth that is subjective to informants, which consists of a tattoo studio tattooist and managers who have more than five years of experience, and the recipient women and men under the age of 30. The development of post-modern lifestyle is synonymous with consumer culture, which affects the orientation of recipients towards tattoos as works of art, a medium of expression, search for identity, and part of fashion accessories, therefore tattoos become works of art that have commodity value. The existing tattoo studios already have market segments, target markets, positioning, and clear marketing strategy, however there are some tattoo studios that do not determine their market segments and target goals. They tend to flow and follow the situation and market conditions. Several factors that affect the condition and management of tattoo studios today are environmental factors, resource constraints, and tattoos as art products that are homogeneous.

  9. NORMA PERKEMBANGAN MOTOR MILESTONE ANAK SEHAT DAN BERGIZI BAIK DALAM RANGKA PENGEMBANGAN SUATU RUJUKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abas B. Jahari

    2012-11-01

    Full Text Available Norm of Motor Milestone Achievements In Healthy and Well Nourished Children Leading To The Development A Reference.Background: The prevalence of malnutrition is still high in Indonesia, and one of its functional consequences is level of the intelectual capacity of children. Motor development is an essential of cognitive performance, and it is generally believed related with nutritional status of children, however very few studies had been carried out in the field condition.Objectlves: To describe the ceiling of motor milestone achievements of healthy and well nourished children aged 3-18 months in the development of norms for Indonesian children.Methods: The study was conducted in 4 big cities: Surabaya, Malang, Bandung and Bogor in 2100 healthy and well nourished children aged 3-18 months came from high SES (socio-economic status families who had no constraints on achieving normal growth and development. There were 17 milestones observed by well trainned enumerators following standard procedure. Analysis of percentiles 5, 10, 50, 90, and 95 for age against motor achievement were carried out for all children.Results: The difference in the attainment of the ceiling of motor milestones between males and females were not significant at any points of observation, therefore sex combined norm curve of motor development for children aged 3-18 months was ilustrated.Conclusions: The norm of motor milestone development for Indonesian children aged 3-18 months has been developed. Before being used as a reference, it needs to be evaluated or it is reliability and feasibility.Keywords: motor milestone, motor development, reference of motor development.

  10. PERKEMBANGAN BAHASA ARAB MODERN DALAM PERSPEKTIF SINTAKSIS DAN SEMANTIK PADA MAJALAH ALJAZEERA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adit Tiawaldi

    2017-06-01

    Full Text Available This study aimed to investigate the modern Arabic language used by Aljazeera online. It focused on the analysis of the development of meaning and language structure. The object of this research is Aljazeera online magazine in the form of lexical, grammatical and contextual meaning analysis, and syntactic research in the form of phrase, clause and verbal analysis. The theory of this research was al-Nazhariyyah al-Siyaqiyyah or contextual theory developed by J.R Firth. This research used a library research using two approaches, namely the sociolinguistic and lexicostatistic approaches. The primary source of this research was Aljazeera online magazine. This study revealed that the modern Arabic language used by Aljazeera magazine had undergone much development in meaning and structure and the development of science and technology had also a great influence on the development of its vocabulary in various fields such as politics, economy and science and technology.

  11. STUDI KOMPARATIF PERKEMBANGAN USAHA PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN SIMPANG LIMA SEBELUM DAN SESUDAH RELOKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reni Shinta Dewi, Dinalestari Purbawati

    2016-02-01

    Full Text Available In 2010, one of the policies at Semarang Government is to the arrangement of the cadgers with the concept of the food court at Simpang Lima area. A number of shelter used as a culinary center grouped by type of business. This condition is apparently an impact on the development of the business has been run by cadgers. Therefore this study aimed to determine differences in business development both before and after the relocation of cadgers in the area of Simpang Lima Semarang. The study was conducted in the city of Semarang with a sample of 45 traders who occupy the shelter. The research method used was a comparative study. Further variables that all indicators have met the validity will be tested using different test Paired Sample T- Test. The results showed that there are differences in the development of business both before and after the relocation of cadgers in the area of Simpang Lima Semarang better on the indicators of turnover, profit/gain levels, the extent of effort, comfort, venture capital, number of employees and number of consumers. From the factors of business growth can be seen that the factor turnover, profit/gain levels, the extent of the business, venture capital, number of employees, the number of consumers and the number of productivity by traders felt better when compared before relocation than after relocation. Meanwhile as for the comfort factor by merchants considered to be in good condition at the time after relocation. Recommendations can be given the necessity of the payment made at one door/cashier using the concept that each customer can buy in any shop without fear that the buyer does not pay for the food they buy it’s . This concept can be done with the dealer manager agreement with the merchant so good between the consumer and the merchant is not harmed.

  12. Efek Toksin T-2 terhadap Perkembangan Embrio Praimplantasi dan Fetus Mencit Swiss Webster

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AGUS HARYONO

    2007-03-01

    Full Text Available T-2 toxin is a toxic and teratogenic mycotoxin produced by Fusarium tricintum which may contaminate cereal, seed, and food. The aim of this research is to find out the effects of T-2 Toxin on preimplantion embryos and fetuses of Swiss Webster mice. Pregnant female of Swiss Webster mice on 0 or 2 day of gestation was injected intraperitoneally with T-2 toxin at doses 0.05 or 0.10 mg/kg body weight (bw and the dam was observed at 3.5 and 18 days of gestation. At 0 day of gestation, embryos were arrested at one to eight cell and uncompacted morulae stages (P < 0.01 compared to control, in both 0.05 and 0.10 mg/kg bw doses. The cell numbers of late blastocyst at all treated groups were decreased significantly compared to control. At 2 day of gestation, most of embryos were arrested on compacted morulae stage at dose 0.10 mg/kg bw (P < 0.01, the late blastocyst and its cell number were dose-dependently decreased. The live fetuses decreased significantly at all dose of T-2 toxin. No external malformation occurred in the fetuses. Results showed that T-2 toxin given at preimplantation stages inhibited development of preimplantation embryos as indicated by decreased number of live fetuses. Therefore, it was grouped as embryotoxic agent but those dosages did not cause malformation of the external appearance of Swiss Webster mice fetuses.

  13. Perkembangan Dan Usaha Pengembangan Dadih: Sebuah Review Tentang Susu Fermentasi Tradisional Minangkabau

    OpenAIRE

    Putra, A. A.; Marlida, Y; Khasrad, Khasrad; Azhike, S.Y.D; Wulandari, R

    2011-01-01

    Dadih is a traditional fermented milk of Minangkabau ethnic which has been part of the richness of Indonesian food. Its existence has united with society life in West Sumatra, especially for community who resides in buffalo utilization areas. Here, some of buffalo milk productions are taken for dadih manufacturing. However, the production of dadih is still limited and does not show any immense progress so far. This review explains some aspects related to basic understanding about dadih, real ...

  14. Pengaruh Minyak Atsiri Asal Kulit Jeruk Manis dan Besar terhadap Perkembangan Tungau Panonychus citri (Acarina: Tetranychidae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mizu lstianto

    2003-12-01

    Full Text Available P. citri (Acarina: Tetranychidae is one of the economically important citrus pests in Indonesia. However, the association of this pest with its host is not well understood. The objective of this research was to evaluate the effects of essential oil extracted from sweet orange and pumello fruit peels on the development of P. citri. The research was conducted in the laboratory of IP2TP Tlekung Malang, using a complete random design consisted of six treatments. Fifteen mites were used for each treatment. The treatments were concentrations 10, 20, 40, and 80 ppm of essential oil. Parafin was used as a positive control because it was a diluting solution for the essential oil. The control received no application. The result showed that the main content of essential oil extracted from sweet orange and pumello was limonene. The essential oils prolonged the life cycle and reduced the fecundity of P. citri. The effects of essential oil extracted from pumello were found to be more pronounced than were from sweet orange. These differences might be due to the differences in the composition of the volatile compounds other than limonene.

  15. PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR BERBASIS PADA PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ujang jamaludin

    2015-03-01

    Full Text Available The success of teachers in carrying out the task as educators in elementary schools is not enough to rely only high spirits, but must also have sufficient knowledge about the growth and development of learners, because of good teaching should be based on the growth and development of learners, if this is done then the process more effective and efficient learning. Under these conditions, it is necessary educators to understand more deeply about it. Growth and development can not be separated, meaning that there will be no development if the child is not growing. Term growth is associated with changes in the form of biological / physical, while the developments related to the change in function biolgis / physical human being in line with its growth. In general, human growth and development and the growth and development each have specific characteristics, such as growth and development of elementary school students. Factors affecting the growth and development of learners Elementary School is Descendants (heredity and the environment (family environment, school environment, peer groups and communities The potential default on students is very likely to be developed through the learning process. Keywords: Growth, development, educators, elementary school students

  16. PERKEMBANGAN HIDUP DAN DAYA MEMANGSA CURINUS COERULEUS MULSANT PADA BEBERAPA KUTU TANAMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Yasin .

    2012-02-01

    Full Text Available The biological development and feeding ability of Curinus coeruleus Mulsant on several phytophthires. The research was conducted to investigate the survival and feeding capability of Curinus coeruleus Mulsant on Heteropsylla cubana, Aleurocanthus spiniferus, Planococcus citri, and Aspidiotus destructor.  The research was done in completely randomized design with eight replications.  The result showed that C. coeruleus could not survive on A. spiniferus.  The head width of  C. coeruleus larvae did not differ significantly in  A. destructor,  P. citri, or H. cubana. The head width increase of                   C. coeruleus larvae feeding on A. destructor followed Dyar’s law with growth ratio of 1,4.  Larval stadium of C. coeruleus, imago stadium, longevity, and the number of consumed preys were affected by phytophthires species.  C. coeruleus could feed on more H. cubana than A. destructor, or P. citri.

  17. PENGARUH REALIMENTASI TERHADAP PERKEMBANGAN BERAT BADAN DAN MORFOLOGI USUS HALUS PADA TIKUS MALNUTRISI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endi Ridwan

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACT Introduction: Intra Uterine Growth Retardation (IUGR cause the weight of baby body born to lower, as a result can cause the malnutrition. The most common etiology of failure to thrive in infants due to gastrointestinal origin, particularly nutrient maldigestion , malabsorbtion and chronic diarrhea. Malnutrition can be overcome with the gift of square meal and well-balanced by energy required to pursue the growth. Objectives: Learning growth response of body weight, morphology of intestinal parameters and activities of disaccharidases enzyme. by using rats as animal model. Methods: This Research is experimental. Malnutrition rats were made with the restriction  diet of equal to 50 percent  since gestation period, lactation and 3 week after delivering birth. Realimentation were conducted during 8 week, with the food gift ad libitum and use the control. Parameters  perceived is ; body weight, morphology and morphometry of small intestine, serum of albumin and enzyme activities in disaccharidase. Results: The body weight of rats in realimentation group was higher than malnutrition group, but lower than control group.  The morphology and morfometri of small intestine showed  the increase have a meaning , and so do serum of albumin and activities of  disaccharidases enzym. Conclusions: Realimentation at malnutrition rats can improve the body weight, morfology and morphometry of small intestine, and also enzyme activities in disaccharidases. [Penel Gizi Makan 2005,28(2: 72-78] Keywords: malnutrition rats, realimentation, small intestine, body weight

  18. Embriogenesis somatik anggrek bulan Phalaenopsis amabilis (L. Bl: struktur dan pola perkembangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edy Setiti Wida Utami

    2012-02-01

    Full Text Available Research of the structure and development pattern of somatic embryos from callus of leaf explants moon orchid Phalaenopsis amabilis (L Bl had been done. One year old of plantlets were used as explants sources. Basal leaf of these explants were cultured in Somatic Embryo Induction Medium (SEIM e.i.: NP(New Phalaenopsis medium added with 2 mg/L NAA, 1 mg/L BA, 10 g/L sucrose, and 2 g/L gellan gum. Then somatic embryos were transferred to EMM (Embryo Maturation Medium e.i.: NP medium added with 1 mg/L NAA, 1 mg/L BA, 10 g/L sucrose, and 2 g/L gellan gum. Finally, mature somatic embryo were transferred to NP medium without plant growth regulator as Embryo Germination Medium (EGM. The origin of somatic embryos initially from single cell at the pheriphery of embryogenic callus. These cells then devided in mitotic repeatedly formed globular proembryo, elongation embryo, and completed embryo. The structure and development pattern of somatic embryos as the same as with zygotic embryo.

  19. PERANAN ORANGTUA SEBAGAI WALI, PEMBIMBING, DAN PENDIDIK PADA PERKEMBANGAN ANAK DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh Rifai

    2016-11-01

    Full Text Available Family, parents, wives, children, are an entity of a small social unit of mankind. Family is an inherent and natural social body which willingly or reluctantly will occur among moslem families. Parents’ roles as the educator, guide of the children and family in order that they grow up to become ultimate moslems in the sense of insan kamil.

  20. Perkembangan dan Kandungan Nutrisi Larva Hermetia illucens (Linnaeus (Diptera: Stratiomyidae pada Bungkil Kelapa Sawit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RACHMAWATI RACHMAWATI

    2015-09-01

    Full Text Available Hermetia illucens, is used as a reducing agent of palm kernel meal (PKM, as well as one of alternative protein sources for aquaculture purposes. Information about biology of H. illucens is absolutely required in mass production. The objectives of these researches were to study the development of H. illucens including the effect of supplementary food to the adult, and nutrient content of the immature stage. The sample of 20 larvae from each 3 replicates were measured and weighed on 0-19th day (larva and 24th day (pupa from egg hatching. H. illucens adults were fed by water and honey 5% (v/v. Eggs were collected and counted. Nutrient content of immature stage: 5, 10, 15, 20 days old (larvae, and 25 days old (prepupae reared on PKM were analyzed proximately. Dry matter was determined by weight loss on drying at 105 oC during overnight. Crude protein was determined by Kjeldahl procedure (N x 6.25, crude fat by soxhlet (ether extract, crude ash by determining the residue after heating at 550 oC for 4–5 h. Data were analyzed descriptively by average from triplicate. The development of H. illucens was shorter than those in previous studies as the differences of abiotical factor. PKM was a suitable medium for development. It was better, however, to fed the adult with honey since it could enhance the fecundity. The young larva certainly contained the best quality of nutrition. To meet the quantity of mass production, however, the use of the elder larva (bigger was suggested.

  1. PERKEMBANGAN STUDI PEREMPUAN, KRITIK, DAN GAGASAN SEBUAH PERSPEKTIF UNTUK STUDI GENDER KE DEPAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. A. I. N. Marhaeni

    2012-11-01

    Full Text Available The efforts to improve gender equity and equality have been taken place for yearssince the struggle of R.A. Kartini. Up to present, the efforts are still in place, however, notyet gain expected results. Preservation of gender inequality can be reproduced in family,society, as well as in the country.The increasing attention to gender is forced by women conference conducted by theUN. Four paradigms are identified: 1 Women in Develoment (WID concept thatemerging researches on womwn participation in development process; 2 Gender andDevelopment (GAD concept in which female is related to male; 3 Women’sempowerment; 4 Gender Mainstreaming. All of these paradigms have been implemented,but the results are not as expected.This condition reflects the needs of more critical attention in the implementation.For instances by considering women heterogeneity in terms of culture, social, andeconomis values, and thus it is necessary to take a need assessment in individual andinstitution levels. Men are also needed to take participation in gender studies to avoid bias.It ia also important to carry out program of education information communication tospread the information about women programs that have been and will be conducted toimprove women participation. Also, government commitment is crucial to increase gendersensitivity in public bureaucracy

  2. PERKEMBANGAN KONSUMSI TERIGU DAN PANGAN OLAHANNYA DI INDONESIA 1993-2005

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Hardinsyah

    2012-03-01

    Full Text Available 800x600 Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 st1\\:*{behavior:url(#ieooui } /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";} The objective of this study was to analyze trend of wheat flour consumption and its processed products in Indonesia since 1993 until 2005.  The data used were food consumption data of Socio-economic Survey (SUSENAS collected by Statistics Indonesia (Badan Pusat Statistik, BPS. The results showed that the wheat flour consumption and its processed products tended to increase from 1993 to 2005. The rapid increase was occurred in the period of 1993-1996 and 1999-2005.  Three kinds of wheat flour-processed products that significantly increased were instant noodle, fried food and snack for children.  The average consumption level of wheat flour and their processed products in 2005 in urban areas were higher than the consumption level in rural areas, namely 47.7 vs. 36.3 g/cap/d.  Among all of the wheat flour-processed food, wheat flour based-fried food, instant noodle, and noodle with meat ball (mie bakso were the most three popular kind of wheat flour processed products consumed by Indonesian people, 49.4, 48.6 and 44.7% respectively. The consumption pattern was relatively similar between urban and rural areas.  It indicated that wheat flour processed food had already been a part of food consumption pattern of Indonesian people. Keywords:        wheat flour, wheat flour-processed food, consumption, trend of consumption, ur­ban area, rural area.

  3. PERKEMBANGAN KONSUMSI TERIGU DAN PANGAN OLAHANNYA DI INDONESIA 1993-2005

    OpenAIRE

    Hardinsyah; Leily Amalia

    2012-01-01

    The objective of this study was to analyze trend of wheat flour consumption and its processed products in Indonesia since 1993 until 2005.  The data used were food consumption data of Socio-economic Survey (SUSENAS) collected by Statistics Indonesia (Badan Pusat Statistik, BPS). The results showed that the wheat flour consumption and its processed products tended to increase from 1993 to 2005. The rapid increase was occurred in the period of 1993-1996 and 1999-2005.  Three kinds of wheat flo...

  4. Perkembangan Islam dan Praktek Islam dalam Selebaran Film Indonesia di Era Soeharto (1966-1998

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christopher A Woodrich

    2017-09-01

    Full Text Available Using a corpus of 300 film flyers issued between 1966 and 1998, this article examines how Islam was depicted in advertisements for Indonesian films under the Suharto government. It finds that, although explicit symbols of Islamic religiosity were generally not included in film flyers, such depictions could still be found, both in flyers for films intended to preach Islamic values as well as in flyers for films with more general themes. Markers of Islam identified include turbans, skullcaps, headscarves, language, the Qur'an, prayers, prayer beads, mosques, and the Kaaba, all of which were used to portray an Islamic identity that was in some ways highly normative while in other ways quite diverse. Though these flyers tempered the exclusivity of Islamic identity, they are also indicative of the religion's special position in contemporary Indonesian popular discourse. The use of these markers, thus, underscores the dynamicity and fluidity of discourse on Islamic identity in Suharto-era Indonesia and emphasizes the need to recognize the contributions of popular culture to national discourse of identity, religious or otherwise.

  5. EFEK SEDUHAN DAUN KELOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK TIKUS PUTIH JANTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Bagus Made Suaskara

    2017-02-01

    Full Text Available ABSTRCT         Determine food intake growth as it relates to the energy content in food. Protein plays an important role in the process of body growth, production and reproduction. This study aims to determine the weight gain, the number of red blood cells (tbsp, and the weight of testis and epididymis as criteria for the growth and development of the pups after by steeping the leaves of Moringa. This study uses a randomized complete block design (RAK and divided into 4 groups and each group consisted of 10 pups male rats, namely; the test group 0 (K0 / control given aquadem, the test group 1 (K1 is given steeping the leaves of Moringa with a dose of 50mg / kg, the test group 2 (K2 is given steeping the leaves of Moringa with a dose of 75 mg / kg, the test group 3 ( K3 Moringa leaves steeping given at a dose of 100 mg / kg. Data results of the weight, the number of red blood cells, and weight of testis and epididymis were analyzed by statistical LSD. The results of this study showed steeping the leaves of Moringa provided can improve the weight and the number of red blood cells (tbsp mice, whereas the weight of testis and epididymis are not increased significantly p = 0.550.Keywords: moringa leaves, dose, weight, number of tablespoons, testis and epididymis

  6. GAYA PENGASUHAN DAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSI ANAK USIA SEKOLAH PADA KELUARGA PETANI KAYU MANIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elmanora Elmanora

    2012-08-01

    Full Text Available  The aim of the research was to analyze correlation between parenting style and children’s social emotional development, and also to analyze the influence of family characteristics, child characteristics, and parenting style toward school-aged children’s social emotional development in cinnamon farmer families at Tamiai Village, Kerinci District, Jambi Province. This research involved 50 families that were selected randomly. Data collected by interview and self report with questionnaire. Parenting style were measured by emotional coaching instrument and children’s social emotional development were measured by Social Emotional Assets and Resiliency Scales A (SEARS A. Data was analyzed by descriptive, correlation, and regression analysis. The results showed that the mostly parent (34% applied disapproving parenting style. Index of children’s social emotional development scores were 71,30±10,35. Parenting style was influenced by mother’s education. Laissez faire style correlated negative significant with children’s social emotional development. Children’s social emotional development were influenced by child age. 

  7. Kelenteng: Benteng Terakhir Dan Titik Awal Perkembangan Kebudayaan Tionghoa Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Herwiratno

    2007-05-01

    Full Text Available This article discussed about the degradation of culture among Tionghoa society in Indonesia due to public pressure during Orde Baru era. It is fortune during the hard time, kelenteng as the  place for prayer for Tionghoa society also had became place of protection  for many forms of culture, such as life philosophy, ritual, and art. And now after the political pressure removed and the Tionghoa society wanted to know their culture, kelenteng becomes one of the important sources for knowledge about Tionghua’s culture. But, that apparently was not easy because many kelenteng were in sad condition and being pushed away by the Tionghoa society itself. 

  8. Identitas kepemilikan pura dalam hubungan dengan perkembangan pariwisata dan konflik sosial di Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    GPB Suka Arjawa

    2014-07-01

    Full Text Available Social conflict in Bali frequently involves public prayer area (Pura, can last in several days and leads to disputes between family within same community. Therefore, the community who perform prayer in the Pura was prone to disengagement caused by conflict. The purpose of this article was to understand the relations between social conflict in Bali which related to ownership social identity and tourism development in Bali. The research method used to approach was conducted in qualitative way in order to shows positive correlations between social changes and the conflicts. The social change in Bali was caused by economic factor to the social tradition factor, directly faced with identity in each community which have responsibility to protect the temple. Tourism is the basic factor for the social change in Bali. Tourist industry make the existence of hotel and restaurant increased. By the local goverment, the tax of these hotel and restaurant were allocated a fund for desa pakraman, the locus of cultural tourism in Bali. But in any cases, most of community members in desa pakraman make a decision to use this fund to develop the temple. Different opinion in community to use this fund could cause a conflict because the community in this temple has different identity.

  9. KELEKATAN IBU-ANAK, PERTUMBUHAN ANAK, DAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSI ANAK USIA PRASEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Wijirahayu

    2017-02-01

    Full Text Available The research aimed to analyze the influence of mother-child attachment and child growth on social-emotional development of preschoolers children. This research used cross sectional design and conducted in the Village of Balumbang Jaya, West Bogor sub-district, Bogor City.. This research involved 100 families that were selected by purposive sampling and then involved mother as respondent. For answering the purpose of the study, the data were analyzed using multiple linear regression. This research showed that about two of five mothers (61,0% had an insecure mother-child attachment. Moreover, about seven of ten children (70,0% had a risk on growth disorder. Meanwhile, the study revealed that emotional social development of children were in medium categorize with the highest average index on adaptive functioning dimension and the lowest on compliance dimension. Children whose the mother did not work had higher emotional social development than children whose the mother worked. Children who had normal growth status, had higher emotional social development than children who had the risk of growth disorder status. Moreover, increasing of education level of the mother and mother-child attachment will affect the improvement of social-emotional development of preschoolers children.

  10. Pertumbuhan dan perkembangan larva Musca domestica Linnaeus (Diptera: Muscidae dalam beberapa jenis kotoran ternak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ramadhani Eka Putra

    2015-09-01

    Full Text Available House fly (Musca domestica is an important urban insect that can transmit various infectious diseases. This insect usually utilized organic wastes as nutrition source for their larvae. One of the main sources of organic wastes is livestock manure produced by animal farming located near human dwelling area. Thus, appropriate house fly population control program at animal farm is needed,based on information on the house fly’s life history. The research is focused on the development of house fly larvae reared with different livestock manures, such as cow, chicken, and horse. As comparison, rice bran were used as control. Results showed that larvae reared with horse manure has the shortest development time (5 days, with lowest larval survival rate (30%, pupal weight (6.8 ± 0.141 g, and weight of female imago (4.9 ± 0.14 g. This finding indicates the lowest nutrition value of horse manure for house flies larvae. Further research is needed to find the effect of manure to variables that directly influence population growth, such as fecundity of female flies and egg survivorship. These additional information on life history will help the design of appropriate house fly population management program for animal farm.

  11. Identifikasi kutukebul (Hemiptera: Aleyrodidae dari beberapa tanaman inang dan perkembangan populasinya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purnama Hidayat

    2017-02-01

    Full Text Available Whiteflies (Hemiptera: Aleyrodidae can cause direct and indirect damages on plants, especially vegetables. There is only limited information regarding taxonomy and population dynamic of whiteflies attacking vegetables in Indonesia. This research is conducted to identify species of whitefly collected from chili pepper, tomato, and soybean, and to study their population dynamic. The information gathered from these studies will be useful to support whitefly management in the field. Based on morphology identification of the puparium collected directly from the host plants, there were four species of whitefly identified from chili pepper, tomato, and soybean in Bogor, Cianjur, and Sukabumi, i.e. Bemisia tabaci, Aleurodicus dispersus, Trialeurodes vaporariorum, and Dialeurodes sp. The presence of B. tabaci on chili pepper and tomato was associated with virus infection that causes yellowing and leaf curl disease. This population of B. tabaci tended to increase along with plant growth and generally reached the highest population when the plant was 60-70 days after planting.

  12. Perkembangan Indikator Ekonomi dan Kemakmuran Indonesia Dibandingkan dengan 6 Negara Tetangga Periode 2005-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Theresia Lesmana

    2014-05-01

    Full Text Available In this study, the writer attempts basically to look at the economic indicator from three things, there are output growth rate, unemployment rate and inflation rate. For state prosperity indicator, the writer uses Gross Domestic Product (GDP per capita. Object of this study uses the data from seven countries. They are Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina, India and Cina. Economic and state prosperity indicator is viewed from the growth of eight years period from 2005 until 2012. The writer uses secondary data that is available on websites, such as website of International Monetary Fund, Central Statistic Body and etc. The analysis shows that Indonesia is at fourth position for output growth rate, sixth position for unemployment rate, the second position for inflation rate and the highest position for GDP per capita.

  13. EFIKASI BACILLUS SPHAERICUS (VECTOLEX WDG TERHADAP JENTIK ANOPHELES MACULATUS DAN DAMPAK PERKEMBANGAN STADIUM DEWASANYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umi Widyastuti

    2012-10-01

    Full Text Available A study was conducted using Vectolex WDG, a Bacillus sphaericus (Water Dispersible Granule against Anopheles maculatus larvae and the impact on the developing of its adult. The objective of the study was: 1 to determine the efficacy of B. sphaericus on An. maculatus larvae in the laboratory and in the field, 2 to determine the sub-lethal effects of B. sphaericus (dosage of 0.02 ppm against late 3 rd instar larvae of An. maculatus. A study was conducted  from February to November 2003. The study in the laboratory was held to determine e.g: a bioassay test of B. sphaericus on late 3 rd instar An. maculatus larvae to asses the LC50 and LC95, calculated through the probit analysis, b the sub-lethal effects of B. sphaericus against late 3rd instar larvae of An. maculatus in the rate of pupation, rate of emergence, longevity of adults, fecundity of females, and hatchability of eggs produced. In addition, B. sphaericus was also applied to the groundpools along the river in Sub Districts Loano (500 g/Ha and Bagelen (1000 g/Ha, Purworejo Regency, against An. maculatus larvae. The results showed that after 24 hours of exposure, the LC50 and LC95 values calculated for late 3rd instar larvae of An. maculatus were 0.0082 ppm and 0.0301 ppm respectively. While after 48 hours of exposure, the LC50 and LC95 were estimated as 0.0276 ppm and 0.0689 ppm respectively. Result obtained indicated that B. sphaericus did not show any significant sublethal effects against An. maculatus in the rate of pupation, rate of emergence. longevity of adults. fecundity of females, and hatchability of eggs produced. Furthermore, in the field test, the efficacy of B. sphaericus (Vectolex WDG against An. maculatus larvae was maintained for 21 days with the reduction of larval population density of more than 70% at dosages of 500 g/Ha and 1000 g/Ha.

  14. Pertumbuhan dan perkembangan anak gizi buruk masa lalu di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suhartono Suhartono

    2008-07-01

    Full Text Available Background: Undernutrition is one of factors that influences growth and development of children and causes lost generation. In Indonesia, 2.4 million of underfives suffered from undernutrition and 7 millions of them suffered from protein energy malnutrition. In Tanggamus Regency, 46% of children suffered from protein energy malnutrition and 81 cases suffered from undernutrition. Objective: To identify the relationship between children’s previous undernutrition and their recent growth and development. Method: The study was observational with cross sectional design. Subjects were all undernutrition cases nursed in Regional Public Hospital of Pringsewu Tanggamus from 1999–2001. Antropometric measurement was done to children’s weight and height. The anthropometric indicators were weight for age z-score (waz, height for age z-score (haz, and weight for height z-score (whz. Raw motoric development was measured using Denver test. Data collected using questionnaire were child internal factors and external factors of family’s characteristics and health service. One variable analysis was done descriptively, while t-test was used to know the relationship between children’s previous undernutrition and their recent growth development. Results: There was relationship between previous undernutrition of children and their recent growth (p0,05. The other factor that had relationship with their development were the achievement of D/S (p0,05. Conclusion: There was relationship between previous undernutrition of children and their recent growth, but there was not with the recent development of children. The achievement of D/S was the other factor that had relationship with the growth of children.

  15. TRANSFORMASI SEBUAH TRADISI INTELEKTUAL: Asal Usul dan Perkembangan Pendidikan pada Masa Awal Sejarah Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    = Nasrul HS =

    2016-12-01

    Full Text Available Transformation is any displacement of science, the intellectual activity, from teacher to student and so in the context of the growth and development of education in the early history of Islam. The purpose of this discussion to determine the form peralihanilmu and development of Islamic education in the early history of Islam. This writing method descriptive analysis. Discussion regarding the form of change and transition of science in the early history of Islam. Makkah period, the process of transition of knowledge from the companions of the Prophet to be done with the system dealing directly with the Prophet (musyafahah .After the system says, memorizing and teaching returned as received from the teacher (talaqqi. Both systems are considered to be very tested and most noble among sistempendidikan that ever existed in the world of education. Medina period, is aimed more at political and social education and citizenship. The subject matter of this education is basic thoughts contained in the Charter of Medina and also the teaching of the Koran remains a priority

  16. Penentuan Interval Waktu Penggantian Optimum Komponen Kritis Mesin Tiup dengan Model Age Replacement dan Maintenance Value Stream Mapping (MVSM) di PT. Sinar Sanata

    OpenAIRE

    Siahaan, Febriro Immanuel

    2016-01-01

    Perkembangan teknologi pada industri manufaktur bertujuan agar mesin dapat beroperasi secara maksimal yang didukung oleh aktivitas perawatan mesin yang baik. Tujuan perawatan mesin untuk menghindari penurunan kemampuan mesin dalam berproduksi dan menghindari terjadinya kerusakan total mesin. PT. Sinar Sanata Electronic Industry, Medan, Sumatera Utara merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur elektronik. Produk yang dihasilkan perusahaan ini ...

  17. EVALUASI INPUT SISTEM SURVAILANS HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KOTA MAGELANG BERDASARKAN PEDOMAN SISTEM SURVEILANS PENYAKIT TIDAK MENULAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Tirta Indah

    2015-04-01

    Full Text Available Hipertensi merupakan penyakit ketiga terbesar penyebab kematian. Upaya pengendaliannya adalah surveilans hipertensi. Magelang menduduki peringkat pertama dengan jumlah kasus terbanyak di Jawa Tengah tahun 2009 - 2011. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran input sistem surveilans hipertensi di wilayah kerja Dinkes Kota Magelang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan rancangan studi evaluasi. Informan utama berjumlah 5 orang. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara terstruktur, studi dokumentasi dan observasi. Simpulan dari penelitian ini adalah man tidak sesuai dengan pedoman; methode yang sesuai dengan pedoman adalah ketersediaan pedoman penyelenggaraan sistem surveilans epidemiologi kesehatan, ketersediaan posbindu dan ketersediaan prolanis; alokasi dana belum sesuai dengan pedoman namun sumber dana sudah sesuai; sarana prasarana hanya ketersediaan formulir pengumpulan data yang belum sesuai dengan pedoman dari segi jumlah; sasaran informasi sudah sesuai dengan pedoman. Hypertension is the third biggest disease leading cause of death. The control effort for it is the Surveillance Hypertension. Magelang ranked first with the most number of cases in Central Java in 2009-2011. The aim of this research was to know the input conception of Surveillance Hypertension system in the working area of Magelang Health Department. This reseach was the qualitative research with the evaluation study design. The number of main informants were 5 people. The techniques of data gathering used were structured interview, documentation, and observation.The conclusion of this research was man not appropriate with the guidance; the appropriate method with the guidance was availability of the implementation of health epidemiological surveillance system, availability of the posbindu, and availability of the prolanis; the inappropriatness of funds allocation; the appropriatness of funds source; the infrastructure, the only availability of data

  18. APLIKASI FUZZY INFERENCE SYSTEM (FIS METODE SUGENO DALAM MENENTUKAN KEBUTUHAN ENERGI DAN PROTEIN PADA BALITA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosida Wachdani

    2012-03-01

    Full Text Available Masa balita merupakan periode perkembangan yang rentan terhadap masalah gizi. Energi dan protein yang tidak seimbang dalam menu makanan balita dapat menyebabkan malnutrisi (gizi salah. Oleh karena itu, pemenuhan energi dan protein merupakan faktor yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan balita yang sedang mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan. Pada penelitian ini, dibangun perangkat lunak yang dapat memudahkan seseorang dalam menentukan kebutuhan energi dan protein untuk balita usia 36-59 bulan. Metode yang digunakan dalam pengembangan perangkat lunak adalah fuzzy sugeno, yaitu aturan yang direpresentasikan dalam bentuk IF-THEN dengan output berupa konstanta untuk melakukan perhitungan terhadap kebutuhan energi dan protein. Sedangkan input yang digunakan dalam metode fuzzy sugeno meliputi berat badan, tinggi badan, umur dan jenis kelamin. Pengujian terhadap fuzzy sugeno tersebut menunjukkan bahwa nilai yang dihasilkan metode ini memiliki analisis kebenaran dengan standard ideal sebesar 58% dalam menentukan kebutuhan energi dan 86% dalam menentukan kebutuhan protein. Sedangkan metode manual  memiliki analisis kebenaran dengan standard ideal sebesar 24% dalam menentukan kebutuhan energi dan 34% dalam menentukan kebutuhan protein.   Kata kunci : balita, gizi, kebutuhan energi, kebutuhan protein,  fuzzy sugeno.

  19. Pengaruh Pariwisata pada Keberagaman Seni Rupa sebagai Modal Kultural Bali: Studi pada Komunitas dan Perhelatan Seni Rupa di Wilayah Denpasar, Klungkung, dan Singaraja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Willy Himawan

    2016-10-01

    Full Text Available Pulau Bali terkenal sebagai salah satu tujuan wisata terbesar di dunia yang berkaitan erat dengan budaya Bali. Perkembangan seni rupa modern tidak dapat dipisahkan dari sejarah kolonialisme pada tahun 1900-an melalui pengembangan awal pariwisata yang memengaruhi perkembangan praktik seni Bali dan wacananya. Studi kualitatif ini akan melihat Bali sebagai kawasan-kawasan yang berbeda dalam spektrum perkembangan seni rupa yang dipengaruhi oleh konteks perkembangan pariwisata di tiap wilayah. Metode yang digunakan adalah aksi partipatoris di lapangan dengan pendekatan hermeneutik untuk memahami konteks, makna, dan nilai estetik yang terbangun dalam kegiatan-kegiatan seni rupa di Klungkung dalam kegiatan komunitas Batu Belah dalam acara Global Change Art Climate 2015, di Denpasar dan sekitarnya dalam kegiatan komunitas Sprites Art 2015, dan di Buleleng dalam kegiatan komunitas Segara Lor pada Buleleng Festival 2013. Perbedaan dalam konteks pengembangan pariwisata di daerah-daerah tertentu di Bali telah memengaruhi perkembangan dan perbedaan makna dan nilai estetika karya seni di sana.   The Tourism Influence on Art Diversity as a Cultural Capital of Bali: Study on the Community and Art Events in Denpasar, Klungkung dan Singaraja. The island of Bali is famous as one of the largest tourist destination in the world. The development of modern art cannot be separated from the history of colonialism in the 1900s through the early development of Balinese art activities and their studies. This qualitative study sees Bali as different regions in the spectrum of the development of art which influenced by the context of the development of tourism in each region. The method used in this study is the action partipatoris field (participatory action field research with a hermeneutic approach to understand the context, meaning, and aesthetic value that are built in the activities of art in Klungkung by among others are Batu Belah community in “The Global Change

  20. Evaluasi Kemampuan Lahan Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kuswaji Dwi Priyono

    2016-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasi dan mengevaluasi kelas kemampuan lahan, serta memetakan kelas kemampuan lahan Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Hasil akhir disajikan dalam Peta Kelas Kemampuan Laban skala 1:50.000. Klasifikasi kelas kemampuan lahan didasarkan pada jumlah skor factor-faktor lahan yang menguntungkan dan yang merugikan dari metoda Soepraptohardjo (1962 dengan modifikasi. Faktor-faktor lajan tersebut dinilai pada setiap satuan bentuk lahan. Satuan bentuk lahan diperoleh melalut interpretasi peta topografi, peta geologi dan pengama!an lapangan. Dari basil klasifikasi didapatkan bahwa daerah penelitian seluas 2375 hektar (49.1% mempunyai kelas kemampuan lahan kelas I 2,400 hektar (49.6% dengan kelas kemampuan lahan kelas II, dan 62.5 hektar (1.3% mempunyai kelas kemampuan lahan kelas IV. Kemampuan laban Kelas I menyebar pada bentuk lahan Lembah Fluvial terkikis ringan dan Lereng Kaki Volkan terkikis Ringan, kelas II pada satuan bentuk lahan Lembab Fluvial terkikis sedang dan Lereng Bawah Volkan terkikis ringan, sedangkan Kelas IV terletak pada satuan bentuk lahan Lembab Fluvial terkikis berat. Adapun faktor penghambat pada kemampuan laban kelas II adalah erosi dan lereng, sedangkan pada Kelas IV adalah erosi, lereng, tanah dan batuan. Berdasarkan Faktor penghambat maka lahan ini termasuk dalam Sub-kelas II el dan Sub-kelas IV elsb.

  1. Pengembangan Buku Kartun Fisika Berbasis Kontekstual untuk Siswa SMP Kelas VIII pada Materi Gelombang dan Bunyi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Intan Fauziyyah

    2016-04-01

    Full Text Available Telah disusun sebuah buku teks pelajaran dalam bentuk kartun. Buku ini bertujuan untuk membantu siswa dalam memahami konsep fisika tentang gelombang dan bunyi. Sebagian siswa berpendapat bahwa buku fisika yang mereka miliki tidak menarik karena disesaki tulisan dan rumus-rumus yang membingungkan. Pengembangan pada penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari tahap analisis (analysis, desain (design, pengembangan (development, implementasi (implementation, dan evaluasi (eveluation Validasi produk memperoleh penilaian dari ahli materi sebesar 80,6 %, ahli media sebesar 81,5 %, dan peer reviewers sebesar 85,4%. Keseluruhan hasil penilaian termasuk dalam kategori SangatBaik (SB. Produk kemudian di ujicobakan kepada 20 siswa kelas IX SMP N 2 Lengkong Nganjuk menggunakan instrumen berupa angket. Hasil penilaian oleh guru IPA SMPN 2 Lengkong Nganjuk sebesar 91,16% dan hasil rata-rata penilaian oleh 20 siswa kelas IX di SMPN 2 Lengkong Patianrowo sebesar 92,0% dengan kategori Sangat Baik (SB.

  2. ANALISIS VARIABEL YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR KEUANGAN INDUSTRI MANUFAKTUR (MAKANAN DAN MINUMAN YANG GO PUBLIK DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jaelani La Masidonda

    2008-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengetahui pengaruh variabel struktur aktiva, pertumbuhan penjualan, beban pajak dan laba ditahan terhadap struktur keuangan, (2 mengetahui variabel yang paling signifikan dan dominan pengaruhnya terhadap struktur keuangan. Populasi penelitian adalah industri manufaktur (makanan dan minuman yang go publik di Bursa Efek Indonesia (BEI sejak 2003-2007 sejumlah 19 perusahaan. Sampel diambil 9 perusahaan yang ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling. Data berasal dari data sekunder Bursa Efek Indonesia, terutama laporan keuangan dan informasi perkembangan industri manufaktur (makanan dan minuman dengan menggunakan teknik dokumentasi dan tipe pooled data. Model analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan variabel struktur aktiva, pertumbuhan penjualan, beban pajak dan laba ditahan berpengaruh signifikan terhadap struktur keuangan, dan secara parsial hanya variabel  struktur aktiva yang tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur keuangan.

  3. PENGEMBANGAN MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUM LIMAS YANG SESUAI DENGAN KARAKTERISTIK PMRI DI KELAS VIII SMP NEGERI 4 PALEMBANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hariyati Hariyati

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengembangkan materi luas permukaan dan volum limas dengan pendekatan PMRI. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Palembang. Dalam mengembangkan materi terdapat proses evaluasi formatif dan uji coba terhadap materi, yaitu expert review, one-to-one evaluation, small group, dan field test. Dari tiga tahap pertama, materi dinyatakan valid. Kemudian materi diujicobakan di lapangan (field test. Dari hasil uji coba diperoleh simpulan yaitu menghasilkan buku siswa untuk materi luas permukaan dan volum limas yang sesuai dengan karakteristik PMRI. Dan buku siswa ini baik karena dilihat dari aktivitas siswa yang menunjukkan kategori aktif, hasil belajar siswa yang menunjukkan kategori baik, dan sikap siswa yang cenderung positif terhadap proses pembelajaran matematika menggunakan buku siswa yang sesuai dengan karakteristik PMRI.

  4. Peneliti Arkeologi di Indonesia: Antara Idealisme dan Kenyataan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marlon NR Ririmasse

    2016-08-01

    Full Text Available The archaeological research in Indonesia is in positive progress in the last years. This situation is reflected by the increasing of public and media interest  in the archaeological and cultural historical research activity. A main factor which is determine the quality of research result and the performance of the archaeological institution is the human capital. The quality and competence of researcher serve as the main factors in  developing archaeological research institution in Indonesia. This paper will discuss the performance of archaeology researchers in Indonesia with the main focus on the researcher in Balai Arkeologi Ambon. Analysis on the perfomance was conducted based on the synopsis of National Research Result Evaluation 2013. We hope that this paper might serves as the discussion medium to evaluate the performance of archaeological research and develop solution for the better perfomance in the future. Penelitian arkeologi di Indonesia semakin berkembang selama tahun-tahun belakangan. Hal mana tercermin dari meluasnya perhatian masyarakat dan media atas aktifitas riset arkeologi dan sejarah budaya. Hal mana juga berimplikasi pada meningkatnya ekspektasi publik atas hasil penelitian. Salah satu faktor kunci yang menentukan kualitas hasil penelitian dan kinerja lembaga riset termasuk bidang arkeologi adalah sumber daya manusia. Kualitas kemampuan dan kompetensi peneliti merupakan penentu kinerja dan capaian institusi penelitian arkeologi di Indonesia. Makalah ini membahas mengenai tinjauan atas kinerja peneliti arkeologi di Indonesia dengan fokus pada kinerja peneliti di Balai Arkeologi Ambon. Telaah atas kinerja dilakukan dengan mengacu pada tujuh parameter kinerja yang disampaikan dalam sinopsis kegiatan Evaluasi Hasil Penelitian Arkeologi Nasional 2013. Diharapkan makalah sederhana ini bisa menjadi ruang diskusi untuk melakukan evaluasi kinerja peneliti arkeologi dan membangun solusi bagi kinerja yang lebih baik ke depan.

  5. Evaluasi Supply Chain Quality Management pada CV. X

    OpenAIRE

    Wijaya, Stephanie Victoria

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa supply chain quality management pada CV. X dengan melihat keterkaitannya antara firm level dan supply chain quality practices. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur sedangkan narasumber dipilih menggunakan metode purposive sampling. Pengujian kredibilitas data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan firm level dan supply chain lev...

  6. ANALISIS PEMASARAN DAN KEBIJAKAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL DI SUMATERA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    yola malinda

    2016-04-01

    Full Text Available Globalisasi dan era perdagangan bebas memberikan kesempatan kepada perusahaan ekspor untuk masuk kedalam pasar dunia sekaligus juga menuntut kesiapan perusahaan dan aktor pendukung lainnya untuk bersaing. Teori-teori perdagangan internasional selama ini terbukti hanya menjelaskan sedikit saja dari perilaku bisnis pribadi yang berhubungan dengan perdagangan internasional. Artikel ini menganalisis kinerja ekspor Sumatera Barat dengan menggunakan model perkembangan ekspor yang mengutamakan faktor internal dan eksternal perusahaan sebagai unit usaha pribadi. Hasil menunjukkan bahwa faktor internal perusahaan yang berkaitan dengan strategi pemasaran ekspor seperti adaptasi produk, segmentasi pasar,pasar dunia, adaptasi harga,hubungan dalam dan luar negeri dan juga perencanaan ekspor dan yang berkaitan dengan perilaku managerial terhadap konsumen dan kompetitor menunjukkan hubungan dan pengaruh yang positif terhadap kinerja ekspor. Begitu juga dengan faktor eksternal perusahaan yang mencakup hambatan ekspor dan regulasi menunjukkan hubungan dan pengaruh yang positif terhadap kinerja ekspor. Kondisi perekonomian yang tidak stabil ditandai dengan berfluktuasinya nilai rupiah terhadap Dollar membutuhkan strategi lain untuk terus dapat bersaing dengan produk luar negeri. Salah satunya dengan memperkuat sektor internal sebagai factor yang dapat dikontrol perusahaan sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi suatu produk itu untuk bersaing dengan negara lain.

  7. Perawatan Saluran Akar Satu Kunjungan pada Nekrosis Pulpa Disertai Mahkota Porselin Fusi Metal dengan Pasak Fiber (terhadap Gigi Insisivus Pertama dan Kedua

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Purnomo

    2011-06-01

    Full Text Available Perawatan saluran akar satu kunjungan dapat memperkeeH risiko kontaminasi bakteri dan mikroorganisme serta menghemat waktu perawatan. Restorasi gigi insisivus maksila pasea perawatan saluran akar harus mempertimbangkan sisa jaringan keras yang masih ada. Tujuan laporan kasus ini adalah untuk untuk menginformasikan hasil restorasi gigi 21 dan gigi 22 yang nekrosis pulpa paska perawatan saluran akar satu kunjungan. Pasien perempuan 18 tahun datang ke klinik Konservasi Gigi RSGM FKG UGM ingin merawat gigi depan atas yang berlubang dan warnanya hitam. Berdasarkan pemeriksaan subyektif, obyektif dan radiografis diperoleh diagnosis gigi 21 dan gigi 22 nekrosis pulpa disertai lesi periapikal. Dilakukan perawatan saluran akar satu kunjungan, paska perawatan saluran akar gigi 21 dan gigi 22 direstorasi mahkotajaket porselin dengan pasak fiber. Hasil evaluasi klinis saat kontrol tidak ada keluhan rasa sakit gigi, warna gigi serasi dengan gigi tetangga dan pasien merasa puas.

  8. PEMODELAN ELEARNING PERGURUAN TINGGI DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK LEARNING TECHNOLOGY SYSTEM ARCHITECTURE (LTSA DAN UNIFIED MODELING LANGUAGE (UML

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harco Leslie Hendric Spits Warnars

    2017-01-01

    Full Text Available Saat ini, perguruan tinggi sebagai motor pencerdas bangsa dituntut untuk lebih melek dengan perkembangan informasi teknologi, perkembangan peralatan komunikasi dan jaringan internet berkecepatan tinggi saat ini. Pendidikan di perguruan tinggi dituntut untuk mampu mengarahkan mahasiswa untuk lebih mandiri dan mampu menggunakan teknologi pembelajaran elearning, yang pada akhirnya akan mempengaruhi kemampuan mahasiswa ketika bekerja dan terjun ke dalam masyarakat. Pengembangan sebuah Elearning sebagai sebuah software aplikasi dapat dilakukan dengan berbagai macam metodologi atau framework dan salah satunya adalah framework Learning Technology System Architecture (LTSA yang merupakan standar 1484.1-2013 dari Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE untuk teknologi pembelajaran. Standar IEEE 1484.1-2013 dikembangkan oleh IEEE Learning Technology Standards Committee (LTSC yang merupakan bagian dari IEEE Computer Society dan diterbitkan pada tahun 2013. Pengembangan elearning dengan framework LTSA akan menerapkan atau memetakan komponen proses dan penyimpanan data pada LTSA dengan menggunakan metode pengembangan berorientasi obyek yang disebut Unified Modeling Language (UML. Penerapan framework LTSA dalam mengembangkan elearning dibatasi pada penggunaan beberapa diagram pada UML seperti sequence diagram, use case diagram, class diagram, package diagram, activity diagram dan component diagram. Penggunaan UML pada pengembangan elearning dengan menggunakan framework LTSA diharapkan dapat memberikan pencerahan bagaimana membangun sebuah elearning dengan paradigma berorientasi obyek. Beberapa contoh penerapan diagram UML dalam pengembangan elearning diberikan sebagai gambaran bagaimana sebuah elearning dikembangkan dengan framework LTSA. Pada akhirnya perguruan tinggi yang mengabaikan teknologi dalam proses pembelajaran akan tidak menarik dan ditinggalkan oleh masyarakat yang semakin peduli dan menikmati teknologi sebagai bagian dari

  9. STIMULASI PSIKOSOSIAL PADA ANAK KELOMPOK BERMAIN DAN PENGARUHNYA PADA PERKEMBANGAN MOTORIK, KOGNITIF, SOSIAL EMOSI, DAN MORAL/KARAKTER ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Hastuti

    2009-01-01

    Full Text Available The study aimed to identify psycho social stimulation given at selected play groups in Bogor and its effect to motor, cognitive, socio-emotional, and moral development of children participated in the play groups. The play groups were classified into two groups which were play groups for children from upper middle class family’s (namely group KB1 and play groups for children from lower class family’s (namely group KB2. The study design was prospective cohort study, which observed child’s development of 89 children for 3 months. Psycho social stimulation at play group including facilities at play group, programs for development competencies, and variation of learning method. The facilities, programs and methods of KB1 was better than KB2, but only facilities was statistically significant. During 3 months there where an increase of scores in term of child’s motor, cognitive, socio-emotional, and moral development of children from the both group. Age of child, psycho social stimulation at home and facilities at play groups influenced significantly to motor development and cognitive development of children at both group. Factors influenced to child’s socio emotional development were psycho social stimulation at home and facilities provided at play groups, while moral development was possitively influenced by facilities and method at play groups. In contrast an increasing of program for child’s competency was likely to decrease moral development score of children

  10. PENGARUH PEMBERIAN ASI DAN STIMULASI PSIKOSOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSI ANAK BALITA PADA KELUARGA IBU BEKERJA DAN TIDAK BEKERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Latifah

    2010-01-01

    Full Text Available The aims of this research were to know characteristics of family and child who come from family whose working mother and unworking mother; to analyze the differences of breastfeeding and psychosocial stimulation between two groups; to analyze the correlation between characteristics family and child, with breastfeeding and psychosocial stimulation; and to analyze the impact of breastfeeding and psychosocial stimulation toward child’s social-emotion development. A cross sectional design was applied in this research. This research represented the part of Yuliati’s (2006 research which entitled “Study of behavior buying and consuming milk for 2-5 years old of child and impact to child’s growth and development”. Population in this research represented sample from Yuliati’s research that were selected by purposive with criteria 3,5-5 years old of children who come from family whose working mother and unworking mother. The result showed that there were not significant differences between characteristics of family and child, duration of breastfeeding and psychosocial stimulation between two groups. Correlation test of Rank Spearman showed that only father’s education and family’s income that had significantly negative correlation with duration of breastfeeding. Meanwhile, father’s education, mother’s education, family’s income and mother’s knowledge about child’s growth and development significantly had positive correlation with psychosocial stimulation. Based on gender, girl significantly had higher psychosocial stimulation than buy. Psychosocial stimulation and child’s age were dominant factor in influencing child’s social-emotion development, while duration of breastfeeding was not influencing.

  11. Analisa Pengaruh Service Quality, Food Quality Dan Price Terhadap Kepuasan Pelanggan Di Restoran Yung Ho Surabaya

    OpenAIRE

    sugianto, jimmy

    2013-01-01

    Perkembangan bisnis ritel di Indonesia yang semakin berkembang pesat membuat persaingan semakin meningkat. Sebagai salah satu bentuk USAha restoran Yung Ho harus memiliki keunggulan bersaing agar dapat tetap bertahan atau bahkan memenangkan persaingan dalam bisnis ritel. Salah satu cara untuk menciptakan keunggulan bersaing adalah dengan menerapkan service quality, food quality, dan price dengan baik sehingga dapat memuaskan pelanggan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh dari S...

  12. ANTARA SEJARAH SOSIAL DAN SEJARAH PENGUASA: Kritik terhadap Historiografi Pendidikan Islam di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nadlir Nadlir

    2015-11-01

    Full Text Available Penulisan sejarah (historiografi pendidikan Islam (SPI ditanah air sampai saat ini masih memiliki problem mendasar, yaknidominasi pendekatan sejarah kekuasaan. Pendekatan ini, selainmengabsahkan praktek-praktek kekuasaan, juga  berkecenderungankuat melupakan aspek-aspek terpenting dalam kajian SPI yangselama ini nyaris tak tersentuh. Penegasian terhadap historiografipendidikan Islam sebelum era Abbasiyah, dan pengakuansepenuhnya peran penguasa terhadap perkembangan kelembagaanpendidikan Islam di Andalusia menjadi petunjuk, bahwa pendekatansejarah politik atau sejarah penguasa masih dominan dalam kajian SPIdi tanah air

  13. Penerapan Sistem Remunerasi dan Kinerja Pelayanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Wisesa Soetisna

    2015-08-01

    Full Text Available Remunerasi dapat memengaruhi motivasi pegawai sekaligus meningkatkan kinerjanya. Demikian halnya di rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang padat modal, sumber daya manusia serta padat ilmu dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pegawai terhadap implementasi sistem remunerasi dan kinerja unit pelayanan bedah jantung dewasa (UPBJD di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods (kuantitatif dan kualitatif. Desain penelitian kuantitatif adalah potong lintang menggunakan instrumen kuesioner self-assessment. Sedangkan desain penelitian kualitatif adalah deskriptif, dilakukan melalui focus group discussion dan telaah dokumen pada data berupa buku jadwal, buku registrasi, catatan keperawatan, dan rekam medis. Pengambilan data dilakukan pada tahun 2013 di salah satu rumah sakit di Jakarta. Responden/informan adalah staf medis fungsional, perawat, dan petugas administrasi berjumlah 29 orang. Data dianalisis secara univariat (metode kuantitatif, dan content analysis (metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar staf medis fungsional dan perawat tidak puas (71,2% dengan beberapa hal dalam penerapan sistem remunerasi, seperti pada sistem penggajian dan penentuan grading. Terlihat kinerja unit pelayanan bedah jantung dewasa mengalami kenaikan setiap tahun sebelum dan setelah penerapan sistem remunerasi. Diharapkan agar rumah sakit ini dapat memperbaiki sistem remunerasi yang sesuai ketentuan kebijakan dan menyusun formulasi insentif dan bonus yang lebih sesuai dengan kondisi saat ini serta perlu dilakukan sosialisasi yang tepat dan evaluasi secara berkala. Implementation of Remuneration System and Service Performance Remuneration can influence worker`s motivation, and improve their performance. Likewise in hospital as capital-intensive, human resources-intensive as well as knowledge and technology-intensive health care institution. This study aimed to analyze employee

  14. Analisis Minat Beli Konsumen Sabun Cair Lux, Biore dan Lifebuoy di Kotamadya Yogyakarta Ditinjau dari Pengaruh Sikapnya Setelah Melihat Iklan di Televisi dan Norma Subyektif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Albari Albari

    2009-08-01

    Full Text Available Salah satu program pemasaran yang intensitasnya semakin gencar dilakukan berupa periklanan merek di media televisi, termasuk pada sabun cuci cair. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempengaruhi minat konsumen untuk membeli, baik melalui sikap konsumen dan atau norma subyektif. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Reasoned Action Model yang dianggap representatif mampu mengungkap minat beli konsumen.Populasi penelitian adalah konsumen potensial yang sudah pernah melihat iklan sabun cair merek Lux, Biore dan Lifebuoy di televisi Data penelitian diperoleh melalui dua tahap penyebaran angket dan dilakukan secara convenience sampling dan area random sampling. Hipotesis diuji melalui pendekatan uji–beda Friedman, serta analisis regresi dan koefisien determinan yang dikuatkan dengan uji-t dan uji-F pada taraf signifikansi 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 atribut produk sabun cair dan empat kelompok referen relevan dijadikan sebagai dasar analisis. Di samping itu ada perbedaan keyakinan konsumen bahwa membeli sabun cair merek Lux, Biore atau Lifebuoy menimbulkan akibat tertentu. Perbedaan juga terjadi pada keyakinan normatif kon¬sumen. Secara umum faktor evaluasi lebih dominan berpengaruh positif terhadap sikap konsumen dibandingkan dengan keyakinan konsumen. Pengaruh positif dari keyakinan normatif konsumen dan atau motivasi untuk mengi¬kuti referen terhadap norma subyektif menunjukkan hasil yang berbeda-beda, dan tidak ada pengaruh positif si¬kap dan norma subyektif terhadap minat konsumen untuk membeli sabun cair Lux, Biore atau Lifebuoy.Keyword: Sikap, norma subyektif, minat membeli

  15. Peran dan Karya Roh Kudus serta Implikasinya terhadap Pengembangan Pribadi dan Kualitas Pengajaran Guru Kristen [Roles and Work of the Holy Spirit and the Implications for the Personal Development and Teaching Quality of Christian Teachers

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imanuel Adhitya Wulanata

    2018-01-01

    BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Tulisan ini bertujuan untuk membahas peran dan karya Roh Kudus serta impilikasinya terhadap pengembangan pribadi dan kualitas pengajaran guru Kristen di era globalisasi. Tugas utama seorang guru dalam konteks pendidikan Kristen adalah membantu para siswa untuk belajar mengenal Allah di dalam Yesus Kristus dan melalui firman-Nya tersebut, mereka dapat bertumbuh dan menjadi serupa dengan Kristus dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, penting sekali peran dan karya Roh Kudus sebagai Roh Hikmat untuk membantu guru Kristen membedakan antara kebenaran sejati dan kebenaran yang bersifat humanisme belaka. Dengan demikian, pengajaran yang disampaikan oleh guru Kristen tersebut tidak akan membawa para siswanya ke dalam hal-hal yang bersifat negatif pasca pengajaran, tetapi memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan spiritual, karakter, intelegensi, dan perilaku mereka.

  16. Penerapan Reward dan Konsekuensi untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas II SD Sekolah Kristen ABC [The Implementation of Rewards and Consequences to Improve Students’ Discipline in Grade II of Christian School ABC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lasria Gultom

    2016-03-01

    Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK yang ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas II yang terdiri dari 25 siswa. Data dikumpulkan melalui instrumen penelitian berupa, lembar observasi mentor, lembar kuesioner siswa, lembar wawancara mentor dan teman sejawat, dan jurnal refleksi harian dan daftar centang dari mentor dan teman sejawat. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik sederhana dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa penerapan reward dan konsekuensi dapat meningkatkan kedisiplinan siswa kelas II. Penerapan reward dan konsekuensi dilaksanakan dengan memperhatikan kesesuaian dengan perkembangan siswa, memberikan penjelasan mengenai prosedur reward dan konsekuensi kepada siswa, mempertahankan kekonsistenan penerapan reward dan konsekuensi serta mengkombinasikan reward dan konsekuensi dengan komunikasi non-verbal.

  17. PEMERATAAN DAN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MELALUI KOMUNITAS GURU ONLINE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Candiasa

    2013-04-01

    Full Text Available Perluasan akses dan pemerataan mutu merupakan masalah pendidikan yang harus segera dicari solusinya. Banyak upaya sudah dilakukan, namun hasilnya belum optimal karena menghadapi beberapa kendala, seperti perbedaan kondisi geografis, ekonomi masyarakat, dan pendapatan daerah. Salah satu solusi yang telah dikembangkan adalah portal web komunitas guru on-line yang dapat memfasilitasi proses subsidi silang informasi pembelajaran. Media ini sudah diuji oleh pakar dan diujicoba terbatas dengan melibatkan beberapa orang guru, beberapa orang siswa, dan beberapa orang anggota masyarakat umum. Hasil uji pakar menunjukkan bahwa media ini memenuhi syarat cukup untuk diterapkan. Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa media ini cukup efektif untuk dijadikan media pertukaran informasi antar-guru dan menjadi media belajar yang efektif bagi siswa. Media ini dapat menjadi perpanjangan tangan dari forum seperti musyawarah guru mata pelajaran (MGMP karena mampu mengkomunikasikan guru-guru lintas kabupaten/kota dan bahkan lintas provinsi. Selain itu, media ini dapat dimanfaatkan sebagai media evaluasi diri bagi sekolah karena dari media tersebut sekolah dapat membandingkan dirinya dengan sekolah lain dalam kualitas pembelajaran Mekanisme seperti di atas diharapkan dapat mendorong pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan.

  18. SISTEM INFORMASI RENSTRA DAN RENOP JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alifia Choirunnisa

    2016-10-01

    Full Text Available Setiap jurusan di Politeknik Negeri Semarang mempunyai Rencana Strategi (Renstra dan Rencana Operasional (Renop untuk mengelola dan memantau perkembangan jurusannya masing-masing. Salah satu jurusannya yaitu jurusan Teknik Elektro. Dalam pengelolaan data perencanaan strategi dan operasional jurusan Teknik Elektro masih dilakukan secara manual. Dengan memanfaatkan teknologi sistem informasi, Sistem Informasi Renstra dan Renop Jurusan Teknik Elektro Berbasis Web mengubah sistem pengelolaan dari manual menjadi berbasis teknologi sistem informasi yang lebih efisien dan efektif. Tujuan dari pembuatan sistem informasi ini adalah untuk menghasilkan sebuah Sistem Informasi Renstra dan Renop Jurusan Teknik Elektro Berbasis Web serta membantu dan memberikan kemudahan dalam pengelolaan informasi Renstra dan Renop. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi waterfall, dimana dalam metodologi ini setiap langkah penelitian dilakukan secara berurutan, mulai dari tahapan Analisis Kebutuhan, Desain Sistem, Implementasi dan Pengujian Unit, Integrasi dan Pengujian Sistem, serta Operasi dan Pemeliharaan. Perancangan sistem menggunakan model Data Flow Diagram (DFD. Pembangunan sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP dan framework codeigniter serta database MySQL. Pengujian sistem menggunakan metode pengujian setiap unit fungsi dari masing-masing fitur. Hasil dari penelitian ini yaitu sebuah sistem informasi yang dapat membantu ketua jurusan, sekretaris jurusan, maupun ketua program studi dalam mengelola Renstra dan Renop. Sistem ini telah di uji coba dengan hasil tingkat kepuasan pengguna sebesar 81,2%.

  19. PENERAPAN QFD DAN ANALISIS SWOT UNTUK MENETAPKAN STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PRODUK SAYURAN SEGAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Enny Purwati Nurlaili

    2012-02-01

    Full Text Available Makalah ini memaparkan hasil penelitian menentukan strategi untuk meningkatkan kualitas produk sayuran segar dari Perusahaan Agroindustri PT Z.  Strategi perbaikan kualitas dirumuskan berdasar keinginan pelanggan, atribut kunci dan membandingkan evaluasi faktor internal dan eksternal. Keinginan pelanggan dirumuskan dengan metode QFD sedangkan penentuan strategi menggunakan analisa SWOT.. Analisis QFD menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan dalam memenuhi keinginan dan harapan pelanggan secara keseluruhan sudah cukup memuaskan konsumen. Sedangkan strategi yang paling tepat digunakan adalah stategi S – O yaitu melakukan peningkatan kualitas produk yang dihasilkan terutama upaya mempertahankan kesegaran dan jaminan kemanan pangan melalui penerapan  HACCP Kata Kunci :        Agroindustry, QFD, Formulasi Strategi,  Sayuran Segar

  20. Studi Koordinasi Proteksi Rele Arus Lebih dan Ground Fault pada Sistem Eksisting PT. VICO Indonesia, Kalimantan Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edo Yanuwirawan

    2015-12-01

    Full Text Available Di VICO Indonesia sering terjadi Black Out (Sistem Kelistrikanya Mati biasanya diakibatkan Karena gangguan interkoneksi disalah satu area di VICO itu sendiri, sehingga jika satu area terganggu maka area lain juga ikut terganggu. Namun dalam pelayanannya, peralatan pengaman yang dimiliki oleh VICO Indonesia masih belum terkoordinasi dengan baik. Dari hasil plot koordinasi kurva arus waktu kondisi existing dapat diketahui bahwa terdapat misscoordination dan overlaping. Melalui hasil analisis dan perhitungan manual direkomendasikan penyetelan pick up rele arus lebih dan penyetelan gradding time rele. Rele yang perlu disetel ulang adalah rele arus lebih gangguan fasa (Over Current Relay dan rele arus lebih gangguan tanah (Ground Fault Relay. Pada Tugas Akhir ini akan dilakukan evaluasi koordinasi proteksi yang ada seperti pengaman arus lebih (Over Current Relay dan rele pengaman gangguan tanah (Ground Fault Relay serta menggambarkan kurva karakteristik arus waktu pada perusahaan VICO Indonesia. Analisis koordinasi kurva proteksi ini diharapkan dapat mencegah atau membatasi kerusakan jaringan beserta peralatannya.

  1. EVALUASI PELAKSANAAN SURVEILANS KASUS LEPTOSPIROSIS DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN BOYOLALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lintang Dian Saraswati

    2017-04-01

    Full Text Available Kabupaten Boyolali merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang telah terjadi peningkatan kasus Leptospirosis selama 4 tahun terakhir. Salah satu upaya untuk mengatasinya adalah dengan melakukan surveilans epidemiologi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi pelaksanaan dan hasil surveilans kasus leptospirosis di Kabupaten Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian observasional. Sampel penelitian berjumlah 12 tenaga surveilans puskesmas dan 2 orang tenaga surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali yang dipilih dengan metode purposive sampling dan dilakukan wawancara, telaah data sekunder, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus leptospirosis di Kabupaten Boyolali tahun 2012-2015 paling banyak terjadi pada kelompok umur 26-45 tahun (38,3%, berjenis kelamin laki-laki (70%, dan pekerjaan sebagai petani (44,7%. Kasus paling banyak terjadi pada bulan Maret tahun 2014 dan 2015 dengan angka insiden kumulatif sebesar 0,6. Sebagian besar kasus leptospirosis terjadi di Kecamatan Nogosari (34%. Pelaksanaan surveilans epidemiologi leptospirosis di Kabupaten Boyolali belum berjalan dengan baik, pengumpulan data sudah dilakukan oleh semua responden, kompilasi data hanya dilakukan di 3 dari 12 puskesmas dan di dinas kesehatan, analisis data hanya dilakukan di dinas kesehatan berupa analisis sederhana kecenderungan leptospirosis, dan sudah dilakukan diseminasi informasi dalam bentuk pelaporan dan umpan balik. Boyolali is one of the regency in Indonesia that has been an increase of Leptospirosis cases for the last 4 years. One effort to overcome this problem is conduct epidemiological surveillance. The purpose of this study was to evaluate the implementation and results of leptospirosis case surveillance in Boyolali. This research was descriptive study with observational research design. Samples of this research were 12 puskesmas surveillance officers and 2 health office surveillance

  2. UANG DAN FUNGSINYA (Sebuah Telaah Historis dalam Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyuddin Wahyuddin

    2009-06-01

    Full Text Available Konsep uang dalam ekonomi Islam berbeda dengan ekonomi konvensional. Dalam ekonomi Islam, konsep uang sangat jelas dan tegas bahwa uang adalah uang, uang bukan capital. Sebaliknya, konsep uang yang dikemukakan dalam ekonomi konvensional tidak jelas. seringkali istilah uang dalam perspektif ekonomi konvensional diartikan secara bolak-balik, yaitu uang sebagai uang dan uang sebagai capital. Kata nuqud (uang tidak terdapat dalam Al-Qur’an maupun hadist Nabi saw, karena bangsa Arab umumnya tidak menggunakan kata nuqud untuk menunjukan harga. Mereka menggunakan kata dinar untuk menunjukan mata uang yang terbuat dari emas, kata dirham untuk menunjukan alat tukar yang terbuat dari perak. Mereka juga menggunakan kata wariq untuk menunjukan dirham perak, kata ‘ain untuk menunjukan dinar emas. Sedang kata fulus (uang tembaga adalah alat tukar tambahan yang digunakan untuk membeli barang-barang murah. Bahwa uang yang digunakan oleh umat islam pada masa Rasulullah adalah dirham perak Persia dan dinar emas Romawi dalam bentuk aslinya, tanpa mengalami pengubahan atau pemberian tanda tertentu. Rasulullah pun tidak pernah membuat uang khusus untuk umat Islam. Dengan kata lain, pada masa itu belum ada apa yang disebut dengan “uang Islam”. Sejarah mencatat bahwa selain uang emas dan perak murni berlaku pula jenis uang lain, yaitu uang emas dan perak campuran, fulus, dan uang kertas. Uang campuran tersebut pada mulanya beredar secara terbatas, kemudian beredar secara luas terutama setelah Khalifah al-Mutawakkil dan memberlakukannya secara resmi. Namun demikian mata uang emas dan perak murni tetap berlaku sebagai mata uang resmi dan paling banyak beredar. Selanjutnya, sejalan dengan perkembangan kehidupan ekonomi dan keterbatasan persediaan emas dan perak, umat Islam sedikit demi sedikit meninggalkan emas dan perak beralih menggunakan uang campuran dan akhirnya menggunakan fulus

  3. ANALISIS KINERJA PERBANKAN (Studi Komparasi Antara Perbankan Syariah Dan Konvensional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Rosna Yustani Toin

    2016-01-01

    Full Text Available Perkembangan terkini perbankan syariah menunjukkan sebuah tren yang sangat menarik bagi pendanaan pihak ketiga, pendanaan yang diberika, dan total aset. Selama krisis ekonomi, perbankan syariah juga menunjukkan kinerja yang lebih baik dibanding dengan bank konvensional. Tujuan riset ini adalah untuk menguji apakah terdapat perbedaan kinerja antara perbankan syariah dan konvensional. Variabel kinerja bank diuji dengan kapital yang diproksikan oleh capital adequacy ratio (CAR, profitabilitas dengan dua proksi yakni return on equity (ROE dan return on assets (ROA, likuiditas diproksikan oleh loan to deposit ratio (LDR dan efisiensi dengan proksi BOPO dan non performance loan (NPL. Hasil menunjukkan bahwa kinerja bank yang diukur dengan CAR dan NPL tidak berbeda secara signifikan di antara perbankan syariah dan konvensional. Bila dilihat dari efisiensi dengan proksi BOPO menunjukkan bank konvensional lebih baik daripada bank syariah, begitu juga profitabilitas yang diukur dengan ROA dan ROE. Sedangkan ketika dilihat dari likuiditas (LDR, maka perbankan syariah lebih baik dibandingkan dengan bank konvensional.Kata kunci: bank syariah, bank konvensional, LDR, CAR, NPL, ROA, ROE

  4. Potensi Trichoderma Spp. Dalam Menekan Perkembangan Penyakit Busuk Pucuk Vanili Di Pembibitan

    OpenAIRE

    Taufiq, Efi

    2012-01-01

    Penyakit busuk pucuk vanili (BPV) yang disebabkan oleh Phytophthora capsici merupakan kendala pada pembibitan dan pertanaman vanili. Pengendalian penyakit umumnya menggunakan fungisida sintetik yang harganya mahal dan menyebabkan pencemaran lingkungan. Pengendalian penyakit dengan agens hayati sudah dikembangkan dan berhasil mengatasi penyakit busuk pangkal batang pada tanaman vanili. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat Trichoderma dari tanah, rizosfer dan jaringan tanaman vani...

  5. MASYARAKAT MADURA DAN RENCANA PEMBANGUNAN PLTN; PERSPEKTIF TEOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abd. A'la

    2012-05-01

    Full Text Available Abd A’la   (Staf pengajar pada program Pascasarjana IAIN Sunan Ampel dan Asiten Direktur Bidang Akademik pada lembaga yang sama       Abstrak : Setiap pemanfaatan energi selalu memiliki resiko environmental. Resiko dalam dunia ilmu dapat ditolelir jika hal itu telah terkalkulasikan sehingga merupakan caculable risk. Sementara untuk energi nuklir, sampai saat ini, belum dapat dilakukan terutama terkait dengan teknologi pengamannya sehingga Fitjof Capra menyebutnya sebagai rasionalitas yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat Madura merupakan komunitas Sunny dan dalam merespon setiap perkembangan selalu berjangkar pada prinsip-prinsip Sunny yang dicirikan dengan kehati-hatian dan moderasi. Terkait dengan rencana PLTN madura, masalah data tentang kebutuhan hal itu harus segera diperoleh untuk menjawab perlu tidaknya PLTN di Madura. Kekhwatiran bahwa kebutuan itu hanya merupakan rekayasa perusahaan reaktor nuklir patut di pertimbangkan karena memang sangat beralasan Kata Kunci : masyarakat madura, nuklir, PLTN

  6. Pendekatan Semiotika dan Penerapannya dalam Teori Asma’ Al-Qur’an

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadhli Lukman

    2015-09-01

    Full Text Available Paradigma Integrasi-interkoneksi meniscayakan penggunaan pendekatan-pendekatan baru dalam studi Islam, termasuk studi al-Qur’an. Semiotika adalah salah satu pendekatan modern dan post-modern yang belakangan digemari. Artikel ini berniat melihat prinsip-prinsip semiotika dan bagaimana contoh penerapannya dalam studi al-Qur’an. Pendekatan ini dipandang bisa memberikan perkembangan bagi teori Asma’ al-Qur’an yang sejauh ini terlihat stagnan. Pendekatan ini berpotensi membawa teori tersebut ke arah yang lebih progresif, yaitu sebagai self-identity al-Qur’an.

  7. LOBSTER AIR TAWAR (Parastacidae: Cherax, ASPEK BIOLOGI, HABITAT, PENYEBARAN, DAN POTENSI PENGEMBANGANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titin Kurniasih

    2008-06-01

    Full Text Available Lobster air tawar (genus Cherax berasal dari Australia, Papua New Guinea, dan Irian Jaya, dengan spesies yang berbeda-beda. Salah satu spesiesnya yang bernilai ekonomis paling tinggi adalah Cherax quadricarinatus (red claw. Habitat Cherax adalah perairan tawar yang dangkal, dengan substrat berlumpur dan banyak terdapat celah serta rongga untuk menyembunyikan diri. Kelebihan terbaiknya adalah teknik budidayanya yang relatif mudah, toleransi terhadap lingkungan cukup tinggi dengan masalah penyakit yang relatif sedikit. Hanya disayangkan hingga saat ini perkembangan kegiatan budidaya Cherax masih sangat terbatas.

  8. Evaluasi Pertumbuhan Mikroalga Dalam Medium Pome : Variasi Jenis Mikroalga, Medium Dan Waktu Penambahan Nutrient

    OpenAIRE

    Mahdi, Muhammad Zaini; Titisari, Yasinta Nikita; H Hadiyanto

    2012-01-01

    POME is a liquid waste produced by crude palm oil industry. POME has not been processed optimally and therefore it is problem for environment due to high level of COD and BOD. Algae is known as bioabsorbent which can neutralize pollutants components in the liquid waste. For its growth, microalgae needs nutrients containing carbon, nitrogen, and phosphor. These nutrients are required for photosynthetic to convert carbon source into biomass. POME contains large amount of C, N, P and therefore t...

  9. Implementasi dan Evaluasi Kinerja Direct Sequence Spread Spectrum menggunakan Wireless Open-Access Research Platform (WARP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Sukmana Putra

    2015-03-01

    Full Text Available Dalam sistem komunikasi nirkabel, khususnya pada dunia komunikasi taktis atau militer, salah satu yang harus dihadapi adalah gangguan jamming.Salah satu sistem yang dapat mengatasi masalah tersebut adalah Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS dimana informasi akan dikalikan secara langsung dengan pseudo-noise sequence yang mempunyai laju chip jauh lebih besar.Sistem ini dapat diimplementasikan pada Wireless Open-Access Research Platform (WARP yang merupakan salah satu dari jenis Software Define Radio (SDR.Modul WARP mampu diprogram secara langsung dengan software MATLAB.Kinerja sistem terbaik didapatkan ketika daya sinyal jamming lebih kecil atau sama dengan daya sinyal carrier sistem DSSS. Pada Single Tone Jamming (STJ sistem akan mencapai nilai BER 10E-3  saat daya sinyal jamming 125 % dari daya sinyal sistem DSSS, sedangkan pada Multi Tone Jamming (MTJ sistem akan mencapai BER 10E-3  saat daya sinyal jamming 100 % dari daya sistem DSSS.

  10. Evaluasi Kinerja Organisasi Publik Dengan Menggunakan Pendekatan Balanced Scorecard dan Analytic Network Process

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Mora Tunggul

    2016-12-01

    Full Text Available Balanced scorecard is a strategic business management method that links performance evaluation to vision and strategies using a multidimensional set of financial and nonfinancial performance metrics. This study examined both quantitative data for the proposed Analytic Network Process method. The purpose of this research is to build a model that combines the Balanced Scorecard approach and Analytical Network Process to assist in the performance evaluation of public organizations tax services. Balanced Scorecard concept is applied to determine the hierarchy of the financial perspective, customer perspective, internal business processes, and learning and growth perspective as well as their respective performance indicators of public organizations and then Analytical Network Process used to tolerate vagueness and ambiguity of information and built an information system that is applied to facilitate the performance evaluation process. The study provides recommendations to the management of public organizations regarding the tax service strategy to improve the performance of public organizations.

  11. OPTIMALISASI DESAIN SURVEI SEISMIK BERDASARKAN DATA EVALUASI TEKNIS DAN PARAMETER YANG TERSEDIA DALAM SOFTWARE MESA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Fadhil

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRACT. Seismic data acquisition is done to get a recording of seismic data. The quality of seismic data judged from a comparison between the amount of reflection signals received by signal interference received. Three-dimensional seismic survey (3D provides an overview of the subsurface geology accuracy better than seismic two- dimensional (2D. Seismic three-dimensional (3D generally require a higher cost than the two-dimensional (2D because the density of the firing point and the receivers more. Making  the  seismic  survey  design  into  a  solution  of  a  problem  before  conducting seismic exploration for exploration which was preceded by design rarely meet with failure and have a positive impact in optimizing the configuration of the spread as well as aspects of the economy. Of the four designs seismic surveys that have been made and the discussions it was found that all the firing patterns, to the desired target has been able to meet the desired targets. Firing patterns have value slanted fold better than firing patterns orthogonal, brick, and the patch because it has a value greater fold. Firing patterns patch is firing patterns are more suitable for shallow penetration compared with the three other designs, but in terms of the cost will be more expensive. Of the four firing patterns that have been made can be concluded that the firing patterns of brick is more objective in terms of both data and the distribution of funds will be issued.   KEYWORDS: seismic, seismic survey design, firing patterns

  12. ENGEMBANGAN DATABASE EVALUASI DIRI JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK BOGA DAN BUSANA FT UNY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kapti Asiatun

    2015-02-01

    Full Text Available ABSTRACT This research aims at develping database of self evaluation among the students and lecturers of Food and Clothing Department with empirical testing. This database was implemented to five study programs, i.e. Food Engineering Education (S1, Clothing Engineering Education (S1, Food Engineering (DIII, Clothing Engineering (DIII and Make Up & Beauty (DIII. This research was using Reseach and Development Approach. The development of database was conducted through need analysis, planning, making program prototype, testing and evaluation. The software program to make database was using Microsoft Access 2007. The source of data was from the lecturers and the students. The data collection method was using need analysis data, documentation for planning, and datbase prototype creation, observation for program testing. Data analysis was conducted through qualitative descriptive analysis according to the research stages. The finding was in the form of database of self-evaluation consisted of students and lecturers data from Food and Clothing Department, which had been tested emphirically. The development stage had completed until the making of prototype of electronic database. The development procces had conducted throgh some stages, i.e. analysis, designing, implementation and evaluation. Keywords: database, Food and Clothing Department and self-eveluation

  13. Formulasi dan Evaluasi Pemakaian Cangkang Kapsul Alginat untuk Pembuatan Sediaan Floating dari Dispersi Padat Aspirin

    OpenAIRE

    Anggono, Jeriko

    2015-01-01

    Background: Aspirin is the group of non steroid anti-inflamatory drug besides that is used as antiplatelet drug. Aspirin is poorly soluble in water and can cause the irritation in the stomach in oral route. Therefore, it is necessary to modify solid dispersion dosage form that can remain in the stomach, as the example is floating dosage form by using alginate as capsule shell. Purpose: The aim of this study was to prepare floating dosage form of aspirin solid dispersion that can remain in ...

  14. EVALUASI MUTU DAN ANALISIS USAHA SUSU KEDELAI (Glicine max L. Merr KEMASAN PLASTIK DI BANDAR LAMPUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Prayuga

    2014-08-01

    Full Text Available The purposes of this study were to determine the quality diversity of plastic- packed  soy milk sold in Bandar Lampung, and business analysis of production of soy milk plastic package.  The data of soy milk quality were collected from 8 vendors and 6 producers which determined using purposive sampling method.  The data were tested using ANOVA and continued tested using Duncan multiple range test.  The business analysis were discussed descriptively.  The results showed that the quality of soy milk packed in a plastic bag sold by different vendors were significantly different. The  protein contents ranged from 0,78 – 2,58% w/w; pH  6,32 – 6,78; total solid 10,10 – 15,98% w/w, and total microbial content  5,07 – 5,70 log CFU/ml. The colors ranging from yellowish white – brownish white; the overall acceptance ranged from neutral –like; taste ranged from less sweet – sweet, and  the flavor of soy milk samples were not different which was  described as  as slightly unpleasant.  The business analysis of soy milk packed in a plastic bag which had  NPV = Rp 40.079.472,73; B/C = 1,38; IRR = 485,72%; Pb = 0,21; BEP of fix cost = 711,74; and Production of BEP = 114, showed that the businesses are profitable and proper to be developed (NPV > 0, B/C ratio > 1, IRR > discount factor 11.00%, payback period BEP of fix cost, and total production > production of BEP. Keywords : business analysis, milk, quality evaluation, soybean

  15. Evaluasi Ketahanan Hibrida Hasil Persilangan Kacang Hijau dan Kacang Uci terhadap Callosobruchus chinensis L. (Coleoptera: Bruchidae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lestari Ujianto

    2011-11-01

    Full Text Available The adzuki bean weevil Callosobruchus chinensis is the main pest of mungbean especially during seed storage. Mungbean generally has low yield and is susceptible to main pests. Ricebean (Vigna umbellata (Thunb. Ohwi & Ohashi has superior characters such as the high pod number per plant and resistance to many pests. The interspecific hybridization was conducted to combine the superior characters of mungbean and ricebean.  The objectives of this research were to evaluate resistance of hybrids of interspecific hybridization between mungbean and ricebean to C. chinensis and to determine pattern of resistant inheritance. Evaluation of resistance to this pest was conducted in bottles by placing 200 hybrid seeds and then 20 C. chinensis adults were introduced into the bottle covered by dense cheese cloth. The bottles were arranged in a completely ramdomized design with three replications. The treatment consisted of eight hybrids and six parents.  The results showed that the resistance of the test hybrids to C. chinensis was different among cross combinations. Hybrids of crossing between mungbean Merak variety and yellow ricebean as well as Vima variety and red ricebean were moderately resistant, while the others were resistant. There was resistance improvement of hybrids to C. chinensis. The resistance of the hybrids to C. chinensis was controlled by single gene with partially dominance gene action.

  16. EVALUASI PENGARUH SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KERJA DAN KESEHATAN TERHADAP PT X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farah Margaretha

    2011-09-01

    Full Text Available Construction Industry is an industrial sector with high risk of work accident. Every year work accident at construction industry reached 32% from a whole work accident at Indonesia. Direct loss due to this accident can attain 300 billion every year. According ILO, Indonesia’s occupational safety rate in 2007 ranked at 52nd position out of 53 countries in the world that were surveyed by ILO. The objective of this research is to examine influence of Occupational Health and Safety Management System toward PT X performance’s as one of Contractor Company at Indonesia. Company’s performance that is examined is safety & health performance and competitiveness performance. Data in this research obtained from interview and questionnaire. These data then processed by using statistic descriptive method and Structural Equation Modeling (SEM . The result then evaluated to observe Goodness of Fit (GOF between model and data. The results from research shows that Occupational Health and Safety Management System influence safety & health performance and competitiveness performance significantly as indicated by result of the research that fulfill criteria of Goodness of Fit.

  17. Ke Arah Pendidikan Nilai yang Efektif, Evaluasi dan Memperkuat Dimensi Pendidikan Nilai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indriati Noor

    2010-12-01

    Full Text Available Failure in education can create students with no sense of sensitivity, sensitivity which based on moral conscience, students with no sense of humanity and worse can spread moral degradation. Based on some evaluations, these phenomena were caused by several factors which among them are lack of harmony of synchronizing the teaching of values at home, school and community. Therefore some solutions are offered to strengthen the dimension of value (ethics learning and teaching which among them are enriching the the educational material with moral values, empowering the sensibility of the students, creating the awareness among parents, educators and community members to collaborate in teaching values to students as well as giving a good examples in implementing moral values in the students life.

  18. EVALUASI PENERAPAN HIGIENE DAN SANITASIPENYELENGGARAAN MAKANAN DI RSUD SUNANKALIJAGA KABUPATEN DEMAKTAHUN 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Victa Sonia

    2015-04-01

    Full Text Available Food sanitary is very important especially at the public service places such as hospital. In supporting medical service for patients, it’s better to maintain best food processing according to the food’s hygiene and sanitary standard. Therefore, this research was aimed to find out the representation of sanitary hygiene description of food processor at RSUD SunanKalijagaDemak.It was descriptive research with evaluation-based approach. This research focused on describing the hygiene and behavior of food processor during the food processing at NutritionsInstalation of RSUD SunanKalijagaDemak.The research showed that evaluation about physical worthiness for sanitary hygiene of the food was still under the minimal score, it was 80. While evaluation using inquiry form indicated that the irrelevancy happened could be categorized into small irrelevancy, which was in 81% level. Nevertheless, the food processor hygiene practice was good enough.Some suggestion from the researcher, there should be more periodically knowledge development and improvement about food sanitary hygiene for food processor, improvement in supervisory of food service process, and also applying food sanitary hygiene in the food processing.

  19. EVALUASI MEDIA DAN FREKUENSI PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reki Hendrata

    2010-03-01

    Full Text Available are oftentimes met by problem of availability  irrigating water. The aims  of this research was  to study the know influence of media and frequency of sprinkler irrigation  to growth of seed of cocoa plant, the best of media and also frequency of optimum sprinkler it to growth of seed. The research was conducted in month of April until July 2007 in  Wonocatur, Banguntapan subdistrict, Bantul Regency.The experiment was arranged in a  factorial completete romdomed design with two factor. The first factor were media ( M consisted to by 4 level, namely M1 : latosol soil , M2 : latosol soil + organic munure (2:1, M3 : sphagnum, and M4 : sphagnum + organic munure (2:1. The factor second  of sprinkler frequency irrigation (P, consisted of  3 level, with  P1 : 1 day, P2 : 2 day  and P3 : 3 day once, so that obtained  12 combination of treatment three repeated. The results showed that the kinds of media have an in with high seed, leaf amount, diamater, and the length root seed. The media  sphagnum + organic manure (M4 give influence tend to compared  by better could be leaf amount, high, and the diameter. The media organic  manure (M2 which were give effect tend to compared  by better of length root grow. The sprinkler irigation  3 day once (P3 show better effect to length root grow  seed, although was not  interakasion.

  20. Title\tFormulasi dan evaluasi granul effervescent ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Tenore Steen.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Fortuna Rahmawati

    2016-11-01

    Full Text Available The purpose of this research are to find out whether the formulation of effervescent granules from binahong leaves extract has met the standards for effervescent granules and determine the best formulation of effervescent granules. This research is descriptive experimental with data collection from evaluation of effervescent granules. To be able to make effervescent granules, extraction of binahong leaves must be made first. The extracts resulted from a maseration method with 70% ethanol. The effervescent granules formulation were made by 3 design based on their concentration F1 7.4%; F2 14.8%; and F3 22.2%. Effervescent granules of binahong leaves extract are prepared by using wet granulation method. Several physical tests were carried out on the results of effervescent granules of binahong leaves, including organoleptic test, moisture content test, pour volume test, volume of shringkage test, flow capacity test, dispersion test, and pH. The test results showed that all the effervescent granules of binahong leaves (Anredera cordifolia (Tenore Steen. have met the standard requirements as good granules. The third formula became the best formulation, With the best value in moisture content test, volume of shringkage test, flow capacity test, and pH.

  1. Evaluasi Sistem Informasi Akuntansi Pembelian dan Persediaan Bahan Baku pada PT Sumber Bahagia Metalindo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Elda Hiererra

    2012-06-01

    Full Text Available The research objective was to evaluate, learn and analyze whether the company’s business processes in accounting information systems of purchases and inventory of raw materials implemented in the company run as expected; to find out whether the accounting information system of purchasing and inventory of raw materials is well integrated, and to provide recommendations and suggestions to improve the weaknesses in the system for the company’s assets can be well cared for. Several methodologies are implemented in this research, which are literature study, field study, such as: interviews, observation, checklists, and documentation review followed by data analysis. Audit is implemented using audit around the computer. The results obtained are in the form of data analysis presented as problem findings, the impacts and recommendations for remedial action. It can be concluded from the results of this study that PT. Sumber Bahagia Metalindo owns sufficient information system control, but still there are some weaknesses to be improved in order to improve control process to the better objective.

  2. Evaluasi Ekonomi Kawasan Tambak dan Mangrove Pasca Bencana Lumpur di Muara Sungai Porongkabupaten Sidoarjo Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufik Hidayatullah

    2016-11-01

      ABSTRACT Mangrove ecosystem and aquaculture in estuaries Delta Porong Jabon sub-district are at risk for experiencing pollution brought by the flooding caused by the disposal Sidoarjo Mud-vulcano. This study aim to identify coastal flooding of  contaminated Sidoarjo Mud-vulcano around the mouth of the River Porong and estimate the economic value of fish-ponds and mangrove areas in the district of Sidoarjo regency Jabon. The method used to identify the inundation flooding using flood models using elevation data RBI converted into DEM data and information obtained from the highest tides in the community to apply in the flood inundation model. Land cover information was extracted from Landsat and Geoeye image through on-screen digitizing. Estimated farm economy is based on the business value of aquaculture, especially shrimp and milkfish, while the economic value of mangrove based on benefit transfer method. The results based on the model showed a decrease of productive fish-pond from 5,010.49 Ha to 4,473.05 Ha (60 cm inundation scenario and 1,630.82 Ha (80 cm inundation scenario. The effect will decrease the estimated economic value of the fish pond, from Rp 299,126,432,100,- to Rp 126,139,981,800 and Rp 45,989,124,000,-. Meanwhile the mangrove forests area have increased from 374,58 ha to 571.30 Ha based on the interpretation of land cover and it will increase the estimated economic value of mangrove from Rp 35,769,530,456.28,- to Rp 54,554,597,711.07,-

  3. Evaluasi Peraturan Pelayanan Perpustakaan di Perpustakaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maryatun Maryatun

    2016-09-01

    Full Text Available Purpose –The purpose of this study was to identify the reasons for due date book returns, borrowers' attitude when exposed to fines, library efforts to minimize fines and evaluate the effectiveness of fines in the library. Design/methodology/approach – This study used descriptive quantitative and qualitative approach. It was conducted at the Library of the Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada. Samples were purposively selected, involving undergraduate and postgraduate students batch 2011, 2012 and 2013 that never got fines and were still active. Findings – Borrowers had some reasons for overdue book returns, such as they forgot renewing the book, the book was booked by another user, they forgot the due date, they had no class to attend, had not finished reading, borrowed in short period of time, as well as other reasons, such as illness, a friend borrowed the book. So the term of the loan for 5 days was considered insufficient for them to read the books. Borrowers had to pay fines directly. If they were not yet able to pay the fines then they would not borrow books. Borrowers knew that overdue books would put other users at a disadvantage. Most of borrowers considered the fine to pay as much as Rp5,000.00 /day/book was high. But a few regarded it low. Borrowers considered that blocking the system was not effective for those who were late paying fines. The most effective effort that could be done in order that the borrower returned the books on time was providing online renewal system.

  4. Evaluasi Pengendalian Intern Terhadap Sistem Akuntansi Pembelian dan Persediaan Bahan Baku Pada PT Fuyindo Multi Perdana

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vini Mariani

    2010-12-01

    Full Text Available Internal control is essential for the operational activities of a company. The author conducted research for internal control of accounting systems and inventory purchases of raw materials. Internal controls for purchasing and inventory of raw materials is essential if companies want to produce a superior product. In this study researchers prepare the field research method by observation and literature study by studying the theories associated with the purchase and supply of raw materials. The results obtained show the important things that can be controlled by the company for operating companies to run well and the management can give a decision based on the reports of evaluation results, it can be suggested that companies should do in the internal control system purchase accounting and inventory of raw materials. 

  5. Metodologi Pemecahan Masalah Analisis dan Evaluasi Open Source untuk Perusahaan: Sample Case E-Learning System

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Win Ce

    2011-12-01

    Full Text Available High increment of information system needs for company goes in line with the high demands of increasingly competitive and rivalry of industry. Corporate investment needs automatically increase to meet the demanding needs of this system. New developments in systems and technology can not be ignored by companies because it gives a very high economic boost in the competition. On the other hand, in line with the development of information systems is the development of Open Source applications as a cheaper alternative for enterprise use. With so many alternative of Open Sources requires companies to be more observant of selecting the best applications that meet the company needs and can be quickly implemented. This study presents the best approaches to select the best Open Source applications for companies, such as literature review, implementation and evaluation of e-learning Open Source application. 

  6. KEBANGKRUTAN VERSUS RESTRUKTURISASI: EVALUASI DAN PREDIKSI KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN PASCA KRISIS KEUANGAN 1997

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermeindito Kaaro

    2016-11-01

    models are robust. The models provide highly accurate results in matching the classifications of actual observations and the prediction results, range from 86,8% through 100%. Fourth, four strategic attributes, the change of director boards, the composition change of capital ownerships, strategic alliances, and acquisitions, are effective to increase the firm performance. However, surprise that debt restructuring is less powerful to cope with the firm financial distress during three year periods of analysis. Keywords: healthy firm, debt restructuring, corporate strategy, business and financial risks

  7. EVALUASI KINERJA UNIT BISNIS ASPHALT MIXING PLANT PT PRAYOGA PERTAMBANGAN DAN ENERGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Isma Anggraini

    2016-05-01

    Full Text Available Currently, the mining sector is still one of the main sectors driving the economy of Indonesia and is in demand by both indigenous and foreign investors. Asphalt mixing plant business unit (AMP BU is currently the main priority scale of PT Prayoga. The AMP UB excellent performance of PT Prayoga enable itself to be able to contribute to the company's revenue and accelerate development of infrastructure in Bogor. The objectives of the research were to identify key performance indicator (KPI that is applied in the financial and non-financial perspectives as well as to evaluate the performance of UB AMP of PT Prayoga in terms of financial and non-financial aspects based on the vision, mission and strategy of the company. The method used in this research was the balanced scorecard as a management tool to maintain a balance between the financial (financial perspective and non-financial (customer perspective, business processes, learning and growth indicators. The results showed that the KPI applied in the evaluation of the performance of AMP BU of PT Prayoga consists of 19 indicators including 5 KPI of financial perspective, 5 KPI of customer perspective, 5 KPI of business process perspective, and 4 KPI of learning and growth perspective. The assessment results indicate this business unit obtained the performance index of 78.42% included in the criterion of very good or excellent, thus it has shown its best performance according to the vision, mission and strategy of the company.Keywords: balanced scorecard, performance assessment, performance index, KPI, mining

  8. EVALUASI UJI IRITASI DAN UJI SIFAT FISIK SEDIAAN EMULGEL MINYAK ATSIRI BUNGA CENGKEH (Syzigium aromaticum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Delia Komala Sari

    2015-11-01

    Full Text Available Inflammation is the human body's response to a tissue damage as indicated by an increase of vascular permeability. One of the natural substances that can be used to treat inflammation is clove oil (MABC. This study aimed to evaluate the physical properties and MABC emulgel irritation test (Syzygium aromaticum. This experimental study was initiated by the emulgel formulation with three kinds of formula, with each formula contains MABC levels of 10% (F1, 12.5% (F2, and 15% (F3. The physical tests for emulgel was done including pH, spreading test and adhesive test and irritation test in guinea pigs using Draize test method. Statistical analysis by t test with a level of confidence 95% was conducted to detect a significant differences between the treatment groups. The emulgel formula with a concentration of 10%, 12.5% and 15% were physically stable, moreover the dispersive power test for each formula showed normal distribution data (p>0.05 and homogeneous (p>0.05, ANOVA test results obtained significantly different results in each formula (p<0.05, whereas the stickiness test results for each formula more than 30 minutes with pH 6. The results of irritation test by using Draize test method, indicated that each formula did not show any irritant effect.

  9. EVALUASI DESAIN SISTEM PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN MANAJEMEN UNTUK MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN TAHUN 2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunardi Sunardi

    2016-06-01

    Full Text Available The ASEAN Economic Community by 2015, there will be five free flow are: flow of goods, services ,investment flows, flows of capital and labor flows, the condition creates opportunities and challenges for companies in Indonesia, so the company needs to prepare a strategic move . Competitiveness of the Indonesian nation needs to be improve , in order to be able to compete with the ASEAN countries Assess the design of management planning and control system (SPPM should be done . SPPM structure comprisin : ( a the organizational structure is designed using the system ownership approach ( cellular manufacturing system, just-in -time purchasing and production, customer-driven innovation, and customer service focus. (b networking organization , is done by the development of information technology ( information technology and transaction processing technologies of information processing , and (c reward system , giving awards to personnel based on performance , with the implementation of the balanced scorecard on the other hand SPPM process comprising: (a the design must be done through the formulation of strategies trendwatching, SWOT analysis , envisioning and choosing strategies , (b the design of structured strategic planning by determining the vision , mission , goals , strategies , basic beliefs and basic values , (c the design of programming , with outlines strategic initiatives into the program (d design approach to budgeting is done with activity-based budgeting (e implementation of management focus on the management of the activity and ( f the monitoring is done by

  10. Evaluasi SistemPenggerak dan Modifikasi Mesin Penanam Jagung Bertenaga Traktor Tangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wawan Hermawan

    2015-04-01

    Full Text Available To improve the performance of corn planter powered by hand tractor, the following efforts were carried out: a the evaluation of minimum tillage (strip tillage using rotary tiller, b the evaluation of the performance of the drive system for seed metering device; and c modifications of the planting and fertilizing units. The machine capacity to be improved by using two planting rows in one pass. The machine was driven by a hand tractor equipped with a rotary tiller unit. The experiment results show that the strip tillage using the rotary tiller could be done when the soil is plowed, in a relatively loose condition. Among the five types of drive wheel to rotate the seed metering device, lugged rubber wheel had the lowest level of sliding (21-22%, and produced seed spacing of the closest to the target (19-21 cm. The evaluation showed that one drive wheel is not able to drive two units of seed metering device and two units of fertilizer metering device. Rotation of tractor axle can be used effectively to drive the rotor of two units of the fertilizer applicator and corn seed metering devices of two planter units, using the sprocket-chain transmission. Modifications were constructed for two planting units; two fertilizing units; and the addition of drive system for the metering devices using rotation of the tractor axle.

  11. EVALUASI CIRI MEKANIS DAN FISIS BIOPLASTIK DARI CAMPURAN POLI (ASAM LAKTAT DENGAN POLISAKARIDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raffi Paramawati

    2007-08-01

    Full Text Available The study was aimed to evaluate physical and mechanical characteristics of blend of polylactic acid (PLAand four types of polysaccharides, namely carrageenan, agar, tapioca, and garut starch. Agar and carrageenanshowed their ability to blend well with the PLA at a temperature of approximately 60ac, which was easilyobserved. Film sheets that were casted manually with better properties needed additives of triethanolamine oroleic acid, in terms of tensile strength, elastic modulus, and percent elongation at break which were categorizedas medium compared to other biodegradable plastics. Microstructure of the selected film revealed irregularformation of surface or amorphous, indicating that these films cannot be stored for a long period of time

  12. Evaluasi Program Keluarga Berencana Dan Kesehatan Reproduksi Tentang Kasus Peran Serta Pria Di Kecamatan Semarang Barat

    OpenAIRE

    Purwinarti, Maria Louisa Dwi Hapsari; Rengga, Aloysius; Subowo, Ari

    2014-01-01

    Male participation is a sub program of Family Planning and Reproductive Health Programs. By the perspective result of this program is stagnant. Female contraception still dominated until now. The expectation of male participation for a gender equity between male's role and women's role. Evaluation of Public Policy is needed to prevent a baby boom thus a complicated social problems.

  13. EVALUASI EKONOMI LAHAN PERTANIAN: PENDEKATAN NILAI MANFAAT MULTIFUNGSI LAHAN SAWAH DAN LAHAN KERING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irawan

    2006-12-01

    Full Text Available Agricultural lands not only produce food and fibre, but also generate social and economic services such as job opportunities, rural culture preservation, and food security, as well as environmental services such as flood mitigation, erosion and sedimentation preventions, water resource conservation, and biodervesity. The services are called multifunctionality. The out put of multifunctionality is public goods since the beneficiaries are not only farmers but also the publi at large. The value of environmental services produced by farmers, in general, is not accoundted in the current market mechanism, and in most casses is ignored in the policy making. This condition leas to lack of attractiveness of farming, which subsequently leads to conversion of agricultural lands. This paper presents research results on economic valuation on the multifunctionality of agricultural lands, particulary paddy fields and upland farming in Citarik Sub Watershed, Bandung District, West Java. The reulsts showed that using replacement cost method (RCM the economic value (EV of paddy fields and uplands were Rp. 55.4 million and Rp. 9.9 million/ha/year. Repectively. The EV of paddy fields consisted of environmental services (71.4% and marketable products (18.6%. It means that farmers had provied free of charge environmental services to the society. The community’s knowledge on multifunctionality of agriculture based on interview ws still low. Around 66% of respondents recognized only one to two agricultural multifunctionality aspects.

  14. PEMODELAN ARIMA DAN DETEKSI OUTLIER DATA CURAH HUJAN SEBAGAI EVALUASI SISTEM RADIO GELOMBANG MILIMETER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Mauludiyanto

    2009-01-01

    Full Text Available The purpose of this paper is to provide the results of Arima modeling and outlier detection in the rainfall data in Surabaya. This paper explained about the steps in the formation of rainfall models, especially Box-Jenkins procedure for Arima modeling and outlier detection. Early stages of modeling stasioneritas Arima is the identification of data, both in mean and variance. Stasioneritas evaluation data in the variance can be done with Box-Cox transformation. Meanwhile, in the mean stasioneritas can be done with the plot data and forms of ACF. Identification of ACF and PACF of the stationary data is used to determine the order of allegations Arima model. The next stage is to estimate the parameters and diagnostic checks to see the suitability model. Process diagnostics check conducted to evaluate whether the residual model is eligible berdistribusi white noise and normal. Ljung-Box Test is a test that can be used to validate the white noise condition, while the Kolmogorov-Smirnov Test is an evaluation test for normal distribution. Residual normality test results showed that the residual model of Arima not white noise, and indicates the existence of outlier in the data. Thus, the next step taken is outlier detection to eliminate outlier effects and increase the accuracy of predictions of the model Arima. Arima modeling implementation and outlier detection is done by using MINITAB package and MATLAB. The research shows that the modeling Arima and outlier detection can reduce the prediction error as measured by the criteria Mean Square Error (MSE. Quantitatively, the decline in the value of MSE by incorporating outlier detection is 23.7%, with an average decline 6.5%.

  15. Evaluasi Kuat Tumpu Alat Sambung Baut pada Papan WPC dari Limbah Sengon dan Plastik HDPE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudhi Arnandha

    2016-12-01

    Full Text Available Wood Plastic Composite (WPC is wood based material that been produce by mixing sawdust as main composition and plastic polymer as bonding agent. Nowadays, WPC board already been produced in Indonesia using Sengon sawdust and recycle HDPE plastic. Sengon sawdust was used as WPC since its availability from plywood production waste, moreover HDPE plastic considered had higher strength and more rigid than PET plastic. WPC occasionally being used as non structural material, moreover from previous study about mechanical properties of WPC, it was found that WPC Sengon has high shear strength around 25 – 30 MPa. These lead that WPC Sengon had a potential used as shear wall sheathing, thus additional research need to be conducted in order to study the type of bolt and diameter of the bolt can be used for these shear wall. This study aimed to investigate the dowel bearing of bolt using full hole method based on ASTM D5764 with type and bolt diameter as specimen variation. Two types of bolt were used in this study; stainless bolt and standard bolt with diameter each of 6 mm, 8 mm, 10 mm and 12 mm. According to ANOVA, there was insignificant result between stainless bolt and standard one, but there was significant result based on diameter of the bolt. Hereafter, it can be recommended the used of 10 mm diameter of bolt for structural purpose with dowel bearing strength around 67 – 70 MPa.

  16. KARAKTERISTIK PSEUDOMONAS VIRIDIFLAVA: PENYEBAB PENYAKIT BUSUK LUNAK DAN EVALUASI VIRULENSINYA PADA KLON ANGGREK PHALAENOPSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Hanudin

    2011-11-01

    Full Text Available The objectives of this research were  to determine the typical symptoms and isolates chararteristics of Pseudomonas viridiflava as the causal agent of soft rot bacterial disease and to find out orchid Phalaenopsis clones resistant to the disease. The scope of this study included exploration and isolation of the pathogens, pathogenicity, biochemical and LOPAT tests,  also screening the Phalaenopsis F1 clones resistant to the pathogen. The results showed that  isolates  Vd-6, Ph-7 and Ph-18 obtained from Vanda (in Bandung Nursery and Phalaenopsis orchids respectively, in glass house of Indonesian Ornamental Crops Research Institute, were identified as P. viridiflava and highly virulent on tested orchid plants. Typical symptoms were soft rots characterized by moist and watery decay of the whole leaves, which were initiated as small water-soaked lesions and enlarged rapidly to the entire leaves. Based on biochemical and LOPAT tests, the causal organisms were  fluorescent green colonies in King’s B medium, not producing levan compound and arginine hydrolase reaction. Pectinolytic activities on potato and tobacco hypersensibility were also positive. According to evaluation test, 10 F1 accecions Phalaenopsis clones (VL 231, VL 232, VL 233, and VL 240; M22.213 and M22.223; 599.201, 599.205, 599.215 and 599.243 were resistant to that pathogen.

  17. Partisipasi Anggaran, Ketidakpastian Tugas, Penggunaan Informasi Akuntansi Untuk Evaluasi Kinerja Dan Perilaku Managerial

    OpenAIRE

    Susanto, Yulius Kurnia

    2008-01-01

    The role of accounting information (such as budget) in performance evaluation (reliance on accounting performance measures or RAPM) can cause managers feeling tension so that managers will negatively be have such as manipulating data and statement. This negative behavior is due to manager 's desire to get reward as much as possible. The main objective of this research is to examine the moderating effect of budgetary participation and task uncertainty on the relationship between RAPM and manag...

  18. UJI COBA PEDOMAN EVALUASI PENGELOLAAN DAN PEMBIAYAAN OBAT DI 20 PUSKESMAS JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sriana Azis

    2012-10-01

    Full Text Available Drug financing is the biggest cost component of health care which is relatively easy to be intervened, especially the government sector. If key outcome indicators have been determined at the beginning of an intervention measuring whether the objectives of the intervention have been met through changes in these indicators makes it possible to assess the impact of an intervention. The objective of the study is essential regarding the recent decentralization policy. Guidelines on Drug Management and Financiing at Puskesmas with indicators adopted from WHO-PAHO "Manual of Rapid Assessment Pharmaceutical Management, 1995" as well as indicators recently developed from a study in Pekalongan District in 1999/2000, i.e. cost recovery, real cost and ability to pay, is intended to increase efficiency, to assess the system and broaden knowledge of drug managing staff at District Health office, District (Dinkes kabupaten, Pharmaceutical Warehouse (GFK and Health Centre (puskesmas. In this cross-sectional retrospective study training of data collector, 5 health provider (H.P from Puskesmas, 1 H.P from GFK and 1 H.P from Dinkes Kabupaten, should prepare them for different situations. The design for this study to characterize drug use practices in a region would call for a sample of at least 20 health facilities, with at least 30 encounters being recorded in each facility. Studying 20 Puskesmas from 4 districts: Jombang, Lumajang, Malang and Pasuruan through their medical records (600 from each Puskesmas will increase  the reliability and generalizability of indicators. The results of this study shows that In all districts drug budget per capita increased during 1998-2001 for different reasons and patients' ability to pay was higher than the real treatment cost for certain diseases. On the other hand, the average drug budget per encounter was higher than the real cost and cost recovery was declining for all districts except for Jombang, More intensive socialization of rational prescribing for Puskesmas physician to achieve efficiency in drug budgeting and of this guidelines implementation is necessary, regional authority should better return all Puskesmas retribution entirely.   Key words : pharmacoeconomtc, health center, assessment guidelines

  19. EVALUASI KOMPETENSI PENULISAN TESIS MAHASISWA S2 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Sudira

    2015-06-01

    Abstract This study aimed to evaluate: (1 the progress of writing a thesis; (2 the competence of writing a thesis; (3 factors that influence the writing of the thesis; (4 the dominant factors that influence the writing of the thesis; (5 creativity of students in writing a thesis. This study was an internal formative evaluation conducted in May and October 2014. Respondents of this study were master degree students on Vocational and Technology Education Study Programs class of 2009, 2010, 2011, 2012 as many as 59 people. The data were collected using questionnaires and interviews. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that the progress of the thesis was classified in the excellent category. The competence of students in writing thesis was classified in very well category. Thesis writing is influenced by internal and exsternal campus factors. The dominant factors affecting the thesis were the availability of a discussion with the supervisor, the ability to apply research methods and data analysis, workload in the workplace, the ability to understand foreign literatur, supervisor support, administrative processes, motivation to pass quickly, family support, and scholarship. The level of creativity of students was clasified in the excellent category.Keywords: evaluation, thesis, student competence, Vocational and Technology Education

  20. Evaluasi dan Rencana Pengembangan Penerapan Aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP: Studi Kasus pada PT Astra Graphia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santo Fernandi Wijaya

    2011-12-01

    Full Text Available A firm’s success in bussiness competition can be supported by integrated information systems. A program application based on Enterprise Resource Planning (ERP like SAP is an integrated program that is able to provide business transaction management solutions. This study aims to on the ERP system running at PT Astra Graphia, particularly at relevant departments dealing with income derived at a period of time and costs associated with implementation and application maintenance of SAP (Systems, Applications and Products in Data Processing program. Furthermore, this study aims to give suggestions based on information systems development evaluation results, in terms of business processes, performance, and financial. Analyses were performed using the IT Balanced Scorecard, and the development of information systems used the Accelerated SAP (ASAP in which the results are able to provide suggestions of system development with the first phase of ASAP method namely preparation and the second phase namely blueprint. 

  1. EVALUASI KLINIS DARI TERAPI LESI STERILISASI DAN PERBAIKAN JARINGAN (LSTR 3MIX-MP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reni A. Reni

    2015-07-01

    Full Text Available A combination of 3 antibacterial drugs (3Mic, ciprofloxacine, metronidazole, and minocycline has been proved to be effective on all kinds of bacteria in oral lesions, and carious lesions after elimination of causative bacteria, can be repaired by host's healing abilities. A total of 285 cases of 110 caries and 175 endodontic cases, consisted of 269 permanent and 16 primary teeth were treated by 3Mix, further mixed with propylene glycol (P and Macrogol (M, pains on bite (61 cases, abscess (13 cases and fistulae (11 cases were eliminated by one-time application of 3Mix-MP therapy in all cases except for 8 cases which need more than 2 times visits easily and quickly in all cases. The results demonstrate that 3Mix-MP therapy would be of great use in dental treatment in Indonesia. Long-term evaluation is in progress.

  2. E-Learning pada Mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Manusia: Alternatif untuk Menunjang Perkuliahan yang Lebih Efektif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Asmawati Azis

    2015-04-01

    Full Text Available Teknologi informasi telah berkembang sangat pesat, termasuk penerapannya dalam kegiatan pembelajaran. Dampak positif dari perkembangan tersebut, yaitu dengan adanya teknologi e-learning. Teknologi ini dapat menjadi sebuah solusi dan teknologi alternatif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian research & development dengan menggunakan model pengembangan Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluation (ADDIE. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-learning pada matakuliah Anatomi Fisiologi Manusia dan dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Oktober 2014, di Kelas Anatomi Fisiologi Manusia, Prodi Biologi FMIPA UNM. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa e-learning sangat bermanfaat dalam meningkatkan efektifitas perkuliahan matakuliah anatomi dan fisiologi manusia. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari hasil validasi konten, respon dosen, dan respon mahasiswa, terhadap fasilitas e-learning.Kata kunci: e-learning, anatomi dan fisiologi manusia

  3. EVALUASI PENGGUNAAN KAMERA NON METRIK PADA FOTOGRAMETRI JARAK DEKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Ricky Pratama

    2015-02-01

    Full Text Available Citra yang ideal adalah citra yang merepresentasikan obyek secara sempurna tanpa terjadi degradasi kualitas. Namun tidak ada lensa yang dapat memnuhi  hal tersebut. Kemampuan lensa dikatakan maksimum apabila sebuah lensa mereproduksi citra dari sebuah obyek hingga mencapai titik di mana detail citra sudah tidak dapat lagi direproduksi dari obyek. MTF (modulation transfer function diukur sebagai patokan kemampuan lensa untuk membedakan antara daerah gelap dan terang pada obyek. Standar optik untuk pengukuran MTF menggunakan unit frekuensi spasial disebut ”line pair per millimeter” atau lp/mm. Dengan mengetahui nilai MTF, sebuah citra dengan degradasi kualitas dapat ditingkatkan kualitasnya. Kecerahan merupakan salah satu faktor penting dalam hasil MTF. Peningkatan kontras dengan meningkatkan perbedaan kecerahan antara obyek dan latar belakang benda dapat memberikan perbedaan informasi yang didapat. Manipulasi kontras dilakukan sebagai peregangan kontras dengan meningkatkan perbedaan kecerahan yang seragam di seluruh dynamic range dari citra.   Dari informasi MTF suatu lensa dan perubahan nilai kontras dengan teknik contrast stretching akan menghasilkan sebuah citra dengan peningkatan kualitas sehingga interpretasi citra tersebut lebih fleksibel untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan.Sebuah citra digital harusnya memiliki tingkat kecerahan yang optimum yaitu mulai dari gelap  sampai terang. Hal tersebut ditandai dengan nilai digital number citra yang memiliki range 0 – 225. Dari hasil penelitian penggunaan kamera Canon Powershot A2200 menunjukkan perubahan digital number pada citra hasil perekaman yang sebelumnya memiliki rentang 10 - 255 untuk band merah dan biru menjadi  0 – 255 pada semua band dengan peningkatan nilai mean untuk tiap – tiap band : Red(115.2 menjadi 127.1, Green(111.4 menjadi 126.9 dan Blue(93.9 menjadi 129.5. Peningkatan nilai digital number tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan kecerahan dari citra

  4. Analisis Persepsi Leadership dan Kewirausahaan dalam Mencapai Visi Teacherprenuership dan Entrepreneurship (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahwy Oktradiksa

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan (1 untuk mengetahui persepsi leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship menurut mahasiswa Fakultas Agama Islam.(2 Untuk mengetahui analisis leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship di Fakultas Agama Islam. Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan studi kasus. Metode penelitian dengan analitis deskriptif, metode pengambilan sampel yang diambil dengan purposive sampling, teknik pengambilan data dengan metode observasi, wawancara dan kuisioner mengukur tingkat pemahaman. Hasil penelitian sebagai berikut : (1 Persepsi pada hakikatnya adalah proses kognitif yang dialami oleh setiap orang dalam memahami informasi tentang lingkungannya, merupakan suatu penafsiran yang unik terhadap situasi. Pandangan mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang tentang leadership/kepemimpinan dalam mewujudkan visi entreprenueship dan teacherprenuership sangatlah diperlukan karena suatu organisasi senantiasa menilai, baik sesama anggota maupun terhadap gaya yang diterapkan pemimpin, dan sebaliknya pemimpin memberi penilaian terhadap perilaku anggota. Sementara itu dalam kehidupan berorganisasi melakukan pengambilan keputusan yaitu dengan membuat pilihan dari dua alternatif atau lebih dimana semua keputusan menuntut penafsiran dan evaluasi terhadap informasi. (2 Berdasarkan hasil analisis persepsi yang dilakukan maka dapat dideksripsikan; (a Adanya persepsi leadership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 6,57 % dan sangat setuju dengan 11,7 %, (b Adanya persepsi entreprenuership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 3,0 % dan sangat setuju dengan 4,4 %, (c Adanya persepsi teacherprenuership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 17,1 % dan sangat setuju dengan 16,2 %. Dari hasil penelitian ini bisa

  5. MANAJEMEN PERPUSTAKAAN SEKOLAH BERBASIS SISTEM INFORMASI GUNA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN OPTIMALISASI TATA KELOLA PERPUSTAKAAN SEKOLAH DASAR SE-KECAMATAN JATINANGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tine Silvana

    2014-11-01

    ABSTRAK Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di Kecamatan Jatinangor dengan mengambil tempat pelaksanaan di Aula Kantor UPTD TK, SD dan PNF Kecamatan Jatinangor dan di Ruang Pertemuan GERKOPIN Kecamatan Jatinangor. Sebagai Masyarakat Mitra dalam PKM ini yakni Unit Pengelola Teknis Dinas TK, SD dan PNF Kecamatan Jatinangor. Pencapaian Sasaran PKM ini adalah para Pengelola Perpustakaan Sekolah Dasar Se-Kecamatan Jatinangor. Kegiatan PKM yang telah dilaksanakan yakni dimulai dari kegiatan FGD untuk mengetahui kebutuhan pencapaian sasaran, kemudian Seminar dan Workshop yang diikuti oleh para Kepala Sekolah Dasar serta para Pengelola Perpustakaan dari 29 SD Negeri maupun Swasta. Berikutnya kegiatan Monitoring dan Evaluasi Akhir. Tujuan dari Program PKM ini adalah agar pencapaian sasaran dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis dalam mengelola dan mengolah koleksi bahan pustaka maupun layanan perpustakaan sekolah dengan menggunakan sistem informasi perpustakaan yang lebih mudah digunakan. Dalam kegiatan FGD diketahui bahwa hampir semua pengelola perpustakaan sekolah belum dapat menangani pengolahan koleksi secara sistematis. Meskipun sebagian diantara mereka sudah mengetahui adanya sistem informasi yang dapat digunakan untuk mengolah dan mengelola koleksi, mereka belum mengetahui dan belum dapat memanfaatkan dan menggunakannya. Dalam sesi Seminar, para Kepala Sekolah mendapatkan pemahaman lebih lanjut tentang pentingnya mengelola perpustakaan sekolah secara lebih profesional. Terlebih lagi bahwa mereka saat ini mulai dituntut untuk selalu siap menyediakan data dan informasi tentang tata kelola perpustakaan baik untuk pelaporan dan evaluasi maupun untuk kepentingan akreditasi sekolah. Dalam sesi Workshop, para peserta yang umumnya para pelaksana pengelola perpustakaan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan teknis tentang tata cara pengolahan koleksi yang terdiri dari inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi, pelayanan serta administrasi perpustakaan

  6. BENTUK DAN MODEL TERAPI TERHADAP ANAK-ANAK PENYANDANG AUTISME (KETERBELAKANGAN MENTAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jaja Suteja

    2013-04-01

    Full Text Available Autis adalah gangguan perkembangan perpasif pada anak yang ditandai dengan adanya gangguan dan keterlambatan dalam bidang kognitif, bahasa, perilaku, dan interaksi sosial. Jumlah anak yang terkena autis semakin hari semakin meningkat pesat. Dengan adanya metode diagnosis yang kian berkembang hampir dipastikan jumlah anak yang terkena autisme akan semakin besar. Bahkan jumlah penderita autis semakin hari semakin menghawatirkan, baik bagi orang tua, masyarakat maupun pemerintah.Autisme adalah gangguan perkembangan pada anak yang gejalanya sudah timbul sebelum anak itu mencapai usia tiga tahun. Penyebab autisme adalah gangguan neurobiologis berat yang mempengaruhi fungsi otak sedemikian rupa sehingga anak tidak mampu berinteraksi dan berkomunikasi dengan dunia luar secara efektif. Penderita autis diharapkan mendapatkan diagnosis lebih awal sehingga mendapatkan terapi lebih dini dan mampu mengobati dan menyembuhkan terhadap anak-anak yang memiliki keterbelakangan mental tersebut. Upaya deteksi dini yang optimal memerlukan kerjasama dari semua pihak dari mulai orang tua, tim ahli dalam hal ini dokter maupun dari instansi pemerintah itu sendiri. Key words: autis, penyebab, terapi

  7. Evaluasi Program Penanggulangan Tuberkulosis Paru di Kabupaten Boyolali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwit Aditama

    2013-01-01

    Full Text Available Penanggulangan tuberkulosis di Indonesia mengalami banyak kemajuan, bahkan hampir mendekati target Millenium Development Goals (MDGs, yakni 222 per 100.000 penduduk. Namun, angka penemuan kasus tuberkulosis (TB di Jawa Tengah hingga 2008 mencapai 48%, kurang 22% dari standar yang ditetapkan WHO (70%. Angka penemuan kasus terendah adalah di Kabupaten Boyolali yang pada periode 2004 – 2008 mengalami penurunan dari 24,60% menjadi 20,0%. Angka kesembuhan TB paru 66,67% belum mencapai target (85%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan program penanggulangan TB paru dari aspek input, proses, dan output di Kabupaten Boyolali Provinsi Jawa Tengah tahun 2009. Penelitian observasional ini dilakukan di semua kelompok pelaksana program, yaitu mencakup 29 puskesmas, dinas kesehatan, dan rumah sakit. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan hasil dengan target yang ditetapkan departemen kesehatan. Secara kuantitas dan kualitas, pelaksanaan Program Pencegahan dan Penanggulangan Tuberkulosis (P2TB di Kabupaten Boyolali serta pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi telah berjalan baik. Tuberculosis control in Indonesia has a lot of progress. Indonesia is even closer to the Millennium Development Goals (MDGs, which is 222 per 100,000 population for TB patient ratios but the TB case detection rate in Central Java until 2008 reach 48% is still 22% less than WHO standard set is 70%, the lowest case detection ratein Boyolali (20%. In the last 5 years which decreased 24.60% (in 2004 to 20.0% (in 2008 and a new pulmonary TB cure rate 66.67% (target 85%. This study aims to determine the implementation of the TB control program of the aspects of lung input, process, and output in Boyolali district in Central Java province in 2009. Types of observational studies in all groups: 29 health centers program implementers, department of health, and hospitals. Descriptive analysis by comparing the results with the Ministry of Health

  8. Harmoni Nilai Agama Dan Nilai Ilmiah: Belajar Pengalaman Dunia Islam Dan Eropa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dr. Ir. Edhi Martono dan Muhamad Fajar Pramono

    2011-12-01

    Full Text Available Ilmu bukan sekedar pengetahuan (knowledge, tetapi merangkumsekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapatsecara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidangilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusiaberusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmupengetahuan adalah produk dari epistemologi.Sekulerisme, seringkali di kaitkan dengan Era Pencerahan di Eropa, danmemainkanm peranan utama dalam perdaban barat. Prinsip utama Pemisahangereja dan negara di Amerika Serikat, dan Laisisme di Perancis, didasarkan darisekulerisme. Negara-negara yang umumnya sikenal sebagai sekuler diantaranyaadalah Kanada, India, Perancis, Turki, dan Korea Selatan, walaupun tidak adadari negara ini yang bentuk pemerintahannya sama satu dengan yang lainnya.Sejarah Islam membuktikan banyaknya para cendikiawan Muslim yangbanyak memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu di percaturan ilmupengetahuan dunia. Bicara cendikiawan muslim, berkaitan erat dengan siapayang saat itu berkuasa. Khalifah dan para Pemimpin adalah orang-orang yangmemfasilitasi perkembangan ilmu, semakin sadarnya seorang pemimpin akanpentingnya ilmu pengetahuan, maka makin berkembanglah ilmu pengetahuanpada zaman tersebut. Tercatat Khalifah Harun Ar- Rasyid, Al-Makmun, termasukkhalifah dari Bani abbasiah yang turut andil dalam pengembangan ilmupengetahuan.Berdasarkan uraian di atas bahwa hubungan ilmu (nilai-nilai Ilmiah danagama mempunyai pengalaman yang berbeda antara di Eropa (Kristen dandunia Islam (Islam. Pengalaman Eropa membuktikan bahwa mereka mengalami kemajuan ketika meninggalkan agamanya (Kristen, bahkan merekamenyebutkanya sebagai masa pencerahan (Age of Enlightenment, renaissance,aufklarung. Sebaliknya, pengalaman dunia Islam membuktikan bahwa duniaIslam mencapai kejayaan ketika antara agama (Islam beriringan atau bersinergisdengan ilmu pengetahuan.

  9. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PENGONTROL SUHU RUANGAN BERBASIS MIKROKONTROLLER ARDUINO UNO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dias Prihatmoko

    2016-04-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara berkembang yang penduduknya banyak bergerak di bidang pertanian dan industri kecil. Untuk itu pengembangan teknologi di bidang industri kecil perlu ditingkatkan untuk menghasilkan terobosan terobosan baru. Sebagai contoh perkembangan teknologi piranti piranti digital seperti mikrokontroler. Pemanfaatan mikrokontroler akan banyak membawa dampak pada kemudahan dan efektivitas kerja. Sebagai contoh rancang bangun sistem kontrol suhu ruang akan sangat bermanfaat pada proses kegiatan bekerja para pegawai industri dan perkantoran menengah yang efisien. Studi ini mengajukan perancangan simulasi sistem kontrol suhu dan beserta implementasinya berupa prototype sistem kontrol suhu ruangan menggunakan mikrokontroller arduino. Sistem kontrol suhu ini dilengkapi dengan kemampuan untuk mengontrol suhu ruangan yang dapat ditampilkan di LCD. Metode perancangan sistem dimulai dari kajian arsitektur sistem, perencanaan sistem kontrol suhu, dan pembuatan prototype sistem kontrol suhu. Penelitian ini menghasilkan prototype sistem kontrol suhu yang dilengkapi dengan fitur penampil suhu dengan LCD, sehingga suhu ruangan akan tertampil di LCD, apabila suhu tertampil diluar batas maksimum maka akan menghidupkan pendingin ruangan dan pendingin akan mati jika suhu berada dibawah batas minimum. Sistem ini bekerja dengan menggunakan beberapa perangkat diantaranya: arduino, sensor suhu, pendingin, dan penampil Suhu (LCD. Kata kunci: arduino, sistem kontrol suhu, simulasi kontrol suhu proteus.

  10. STUDI KASUS PEMANFAATAN E-LEARNING SEBAGAI SALAH SATU SARANA YANG MENDUKUNG PEMBELAJARAN DI FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNIVERSITAS SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maya Rini Handayani

    2011-01-01

    Full Text Available Seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi (TI yang semakin pesat, kebutuhan akan suatu konsep dan mekanisme belajar mengajar (pendidikan berbasis TI menjadi tidak terelakkan lagi. Konsep yang kemudian terkenal dengan sebutan e-Learning ini membawa pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital, baik secara isi (contents dan sistemnya. Sistem e-Learning mutlak diperlukan untuk mengantisipasi perkembangan jaman dengan dukungan Teknologi Informasi dimana semua menuju ke era digital, baik mekanisme maupun konten. Pengembangan sistem e-Learning harus didahului dengan melakukan analisa terhadap kebutuhan dari pengguna (user needs. Sesuai dengan paradigma rekayasa sistem dan perangkat lunak, kebutuhan dari pengguna ini memiliki kedudukan tertinggi, dan merupakan dasar kreasi dan kerja pengembang. Agar penelitian ini dapat memberikan hasil yang baik, maka penulisan laporannya menggunakan berbagai macam data, keterangan data, serta informasi penting yang diperoleh dari berbagai sumber, didasarkan pada (1 data primer, yaitu data yang diperoleh secara langsung dari obyek penelitian ( dosen dan mahasiswa , (2 data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari buku-buku, literatur sebagai pelengkap dalam penyusunan laporan penelitian ini. Metode Studi Pustaka, yaitu metode pengumpulan data melalui pemahaman literatur maupun buku dan juga browsing internet sebagai acuan untuk menentukan landasan teori. Metode angket / kuesioner, yaitu pengumpulan data dengan membagikan kuesioner kepada para dosen dan mahasiswa di lingkungan FTIK USM

  11. Evaluasi Tingkat Kelelahan Pada Pengemudi Bus Di Kota Bandung

    OpenAIRE

    Febrianti, Asterina; Yassierli, Yassierli; Mahachandra, Manik

    2016-01-01

    Kota Bandung saat ini mengalami pertumbuhan penduduk mencapai 3% setiap tahunnya, sehingga kebutuhan akan transportasi umum sangat tinggi serta tingkat kemacetan yang timbul semakin tinggi pula. Kemacetan yang panjang berdampak pada penurunan kewaspadaan dan timbulnya risiko kecelakaan karena waktu berkendara yang relatif lebih beragam. Menyadari akan risiko kecelakaan yang diakibatkan oleh kelelahan maka diperlukan pengukuran kelelahan pada pengemudi bus di kota Bandung yang belum pernah dik...

  12. MEMBANGUN SISTEM PEMBELAJARAN PENGENALAN BENTUK UNTUK ANAK BERBASIS MULTIMEDIA DAN GAME INTERAKTIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fiftin Noviyanto

    2013-04-01

    Full Text Available Aplikasi pembelajaran pengenalan bentuk untuk anak ini adalah suatu aplikasi pembelajaran pengenalan bentuk pada anak pra TK dengan bantuan komputer. Aplikasi ini merupakan suatu media pembelajaran mengenal bentuk yang terdiri dari bagian tutorial dalam bentuk permainan serta bagian evaluasi. Didalam membuat suatu Aplikasi pembelajaran yang berbasis multimedia ini, diperlukan suatu program yang mampu mengkombinasikan teks, grafik, suara dan animasi. Informasi dalam bentuk multimedia juga lebih menarik dan interaktif dibandingkan dengan informasi dalam bentuk teks. Untuk mewujudkan hal tersebut digunakan perangkat lunak Macromedia Flash MX untuk membuat perangkat lunak ini. Pengujian sistem dengan black box test dan alfa test. Hasil uji coba sistem menujukkan bahwa aplikasi ini menarik minat anak belajar bentuk dengan permainan menggunakan multimedia yang interaktif, gambar dengan suara sehingga tidak membosankan, serta game yang dapat mengalihkan kejenuhan saat belajar.

  13. Karakteristik Beberapa Jenis Antibiotik Berdasarkan Pola Difraksi Sinar-X (XRD Dan Spektrum FTIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mirzan T Razzak

    2017-03-01

    Full Text Available Telah dilakukan pengukuran karakteristik difraksi sinar-x (XRD terhadap beberapa jenisantibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami karakteristik difraksi sinar-x suatuantibiotik sebagai upaya untuk identifikasi antibiotik secara cepat. Dalam penelitian ini diamatikarakteristik difraksi sinar-x dari 15 (lima belas antibiotik yang tersedia di pasaran. SpektrumXRD diukur pada sudut 2 antara 5 – 75 untuk dibandingkan dan dievaluasi mengenai bentukkristalnya. Selanjutnya diukur pula spektrum XRD dari pencampuran antibiotik dengan tepungtapioka. Pengukuran spektrum infrared dengan FTIR juga dilakukan untuk menguji konsistensihasil evaluasi spektrum XRD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amoxicillin dan ampicillinmempunyai struktur kristal yang sama, yaitu orthorombic primitif. Sayangnya baik XRDmaupun FTIR, tidak memberikan nilai kuantitatif pada antibiotik. Oleh sebab itu, perbedaankonsentrasi dengan pencampuran tepung tapioka tidak dapat dideteksi. Walaupun demikian,metode ini terbukti dapat digunakan untuk membedakan komposisi zat penyusun antibiotiksecara cepat dan akurat.

  14. Evaluasi Mutu dan Penerimaan Panelis terhadap Rainbow Cake yang Dibuat dari Tepung Terigu dan Pati Sagu Lokal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usman Pato

    2014-10-01

    Full Text Available Riau is one of the sago starch-producing province in Indonesia. Nowadays, sago starch has been utilized to produce various types of tradisional foods. The aim of this study was to compare the quality of rainbow cake produced by the addition of 30% sago starch and rainbow cake using 100% wheat flour and to evaluate panelist acceptance of these rainbow cakes. This study used a Completely Randomized Design (CRD with two treatments and eight replications thus obtained 16 experimental units. The treatments were TS1 (100% wheat and 0%sago starch and TS2 (70% wheat flour and 30%sago starch. The parameters observed were moisture, ash, sucrose and fat contents as well as panelist acceptance test. The results of this study indicated that rainbow cake of TS1 treatment (100% wheat flour and 0%sago starch had no significant difference with rainbow cake of TS2 treatment (70% wheat flour and 30% sago starch in case of ash and sucrose contents, but had significant effect on moisture and fat contents of rainbow cake. Based on the panelist acceptance test, the rainbow cake made from 70% wheat flour and sago starch 30% could be accepted by panelists similar to commercial rainbow cake.

  15. EVALUASI POSISI MAKSILA DAN MANDIBULA SECARA SEFALOMETRIK SETELAH PERAWATAN ORTODONTI CEKAT BERDASARKAN ANALISIS STEINER DAN McNAMARA (LAPORAN PENELITIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. S. Hartono

    2015-07-01

    Full Text Available The purpose of this study was to evaluate the changes of maxillary and mandibular sagital position relative to cranial base. The subject of this research was patient with bimaxillary protrusion having orthodontic treatment and four first premolars extraction. The maxillary and mandibular position changes were measured by angular and linear parameters. Angular parameter as described by Steiner's analysis were SNA and SNB angles. Linear parameter as described by McNamara's analysis were point A and Pogonion relative to nasion perpendicular. The results of both groups was compared statistically and differences quantified using paired t-test. There was no significant changes in position of maxillar relative to cranial base. On the other hand, significant changes were found in position of mandibula relative to cranial base.

  16. Aplikasi Pemantau Suhu dan Kelembaban Udara Berbasis Nuvoton NUC140VE3CN dan Sensor HTU21D

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jaenal Arifin

    2017-11-01

    Full Text Available Parameter suhu dan kelembaban udara memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman hortikultura. Berdasar hal tersebut, aplikasi monitoring dirancang untuk menggunakan personal computer (PC  sebagai penampil data hasil pengukuran sehingga memungkinkan pengguna mengamati kedua parameter tersebut dengan mudah. Dalam penelitian ini, Nuvoton NUC140VE3CN mengolah data suhu dan kelembaban udara dari sensor HTU21D, kemudian data ditampilkan pada LCD Black Dot Matrix 128x64 serta dikirimkan ke PC melalui komunikasi serial (via modul FTDI232RL. Data ini diterima oleh serial port PC pengguna, kemudian ditampilkan oleh aplikasi Processing yang telah dibuat. Dari hasil pengujian diperoleh aplikasi mampu menampilkan data suhu, kelembaban udara, waktu, status suhu dan status kelembaban udara secara tepat sesuai perencanaan. Aplikasi mampu merekam data, dan menyimpannya dalam file berformat csv. Status suhu dan kelembaban udara telah dapat menampilkan kondisi optimal atau tidak optimal. Pengujian akurasi pengukuran dilakukan dengan membandingkan hasil pembacaan antara sensor HTU21D terhadap Thermo-hygrometer Analog acuan. Rerata suhu yang diperoleh sensor HTU21D sebesar 25,1ºC sedangkan Thermo-hygrometer sebesar 25ºC. Selisih dari kedua perangkat sebesar 0,5ºC, dengan error rerata sebesar 2%. Untuk rerata kelembaban udara, hasil yang diperoleh sensor HTU21D sebesar 72,1% dan Thermo-hygrometer sebesar 65,4%. Selisih nilai keduanya sebesar 6,8% dengan error rerata sebesar 10%.

  17. Strategi Peningkatan Daya Saing Usaha Kecil dan Menengah (UKM Berbasis Kaizen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Suranta Meliala

    2016-04-01

    Perekonomian adalah salah satu faktor kemajuan suatu negara. Setiap negara bersaing ketat untuk meningkatkan produktvitas perekonomiannya. Perekonomian Indonesia saat ini menempati urutan ke 17 dunia. Pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang sangat signifikan ternyata tidak lepas dari peran dari usaha kecil dan menengah (UKM yang menopang pertumbuhan ekspor dan impor, salah satu UKM yang bisa diunggulkan adalah UKM pembuatan sepatu. Peran UKM yang begitu besar dan signifikan harus terus dijaga dan dikembangkan untuk bisa bersaing pada era persaingan global seperti penerapan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA pada januari 2015. Permasalahan yang mengganggu perkembangan dan produktivitas dari UKM sepatu, khususnya di sekitar Kota Medan akan dibagi kedalam 4 kategori, yaitu:(1 manusia, (2 proses, (3 fasilitas, dan (4 Persaingan usaha. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa permasalahan yang paling utama yang mempengaruhi perkembangan UKM sepatu di Kota Medan adalah sumber daya manusianya. Pemecahan permasalahan ini akan dilakukan dengan strategi Kaizen (5S yang akan dipadukan dengan konsep Training within industry (TWI dan konsep P-Course. Perbaikan ini akan menghasilkan strategi-strategi untuk peningkatan produktivitas kerja UKM secara keseluruhan dengan fokus utama adalah pekerja dan sistem kerjanya. Strategi ini diharapkan mampu membenahi kelemahan UKM sepatu yang ada, guna menghadapi ketatnya persaingan global yang akan datang.  Kata kunci: Usaha kecil dan menengah (UKM, kaizen, training within industry (TWI,konsep p-course, konsep 5S

  18. Analisis Remaining Life dan Penjadwalan Program Inspeksi pada Pressure Vessel dengan Menggunakan Metode Risk Based Inspection (RBI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Arina Wahyu Lillah

    2017-01-01

    Full Text Available Seiring perkembangan eksplorasi minyak dan gas bumi di dunia, perusahaan minyak dan gas di Indonesia juga turut berlomba-lomba untuk mendapatkan ladang minyak dan gas bumi sebanyak-banyaknya. Perkembangan ini turut dipengaruhi oleh aturan-aturan pemerintah mengenai keselamatan dan pencegahan bahaya baik pada unit yang dikelola maupun tenaga kerja pengelola. Untuk itu semua perlatan-peralatan (unit kerja harus dijamin kehandalaannya agar tidak menimbulkan bahaya baik bagi pekerja maupun lingkungan. Subjek penelitian dalam tugas akhir ini ialah pada pressure vessel yang dimiliki oleh Terminal LPG Semarang. Kemungkinan bahaya yang dapat menyebabkan kerusakan pada pressure vessel perlu dianalisis agar dapat meminimalkan resiko yang akan terjadi. Metode Risk Based Inspection (RBI diharapkan dapat meminimalkan resiko yang ada pada pressure vessel. Penilaian resiko dalam tugas akhir ini mengacu pada standar API RP 581. Untuk mengetahui besarnya resiko yang ada pada plant, maka terlebih dahulu harus dihitung besarnya probabilitas kegagalan dan konsekuensi apabila terjadi kegagalan. Langkah selanjutnya ialah membandingkan besarnya resiko yang didapat dengan target resiko yang dimiliki oleh perusahaan. Dari hasil perbandingan ini dapat diketahui tingkat resiko pressure vessel, sehingga dapat ditentukan jadwal inspeksi dan metode inspeksi yang tepat.

  19. Bahagia dalam Meraih Cita-cita: Kesejahteraan Subjektif Mahasiswa Teknik Arsitektur Ditinjau dari Regulasi Emosi dan Efikasi Diri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setyani Alfinuha

    2017-10-01

    Abstrak: Subjective well-being merupakan evaluasi individu terhadap kehidupannya yang meliputi penilaian kognitif dan afeksi. Individu dikatakan memiliki subjective well-being tinggi jika mengalami lebih banyak afeksi positif atau perasaan menyenangkan dan puas atas kehidupan yang dimiliki. Sebaliknya, orang yang memiliki subjective well-being rendah cenderung diliputi perasaan-perasaan negatif dalam dirinya. Oleh sebab itu, subjective well-being sangat penting dalam kehidupan setiap individu tidak terkecuali pada mahasiswa baru. Ada banyak faktor yang mempengaruhi subjective well-being antara lain jenis kelamin, religiusitas, pendidikan, kecerdasan, regulasi emosi dan self efficacy. Penelitian ini mem­focus­kan tentang pengaruh efikasi diri dan regulasi emosi terhadap subjective well-being. Penelitian ini melibatkan 107 orang mahasiswa baru jurusan teknik arsitektur yang terdiri dari 51 orang laki-laki dan 56 orang perempuan Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang diukur menggunakan empat skala yaitu Possitive and Negative Affect Schedule (PANAS, Satisfaction with Life Scale (SWLS, General Self efficacy (GSE dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ. Analisis yang dilakukan adalah analisis deskripsi dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh self efficacy dan regulasi emosi terhadap subjective well-being. Secara bersama-sama, self efficacy dan regulasi emosi mempengaruhi subjective well-being sebesar 32,5%terhadap subjective well-being. Secara terpisah, self efficacy memberikan sumbangan sebanyak 21,62% dan regulasi emosi sebanyak 3,53% terhadap subjective well-being.

  20. Pembelajaran Kalkulus Berbasis E-Learning Untuk Menumbuhkan Kreativitas dan Karakter Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supandi Supandi

    2013-12-01

    Full Text Available AbstrakPeneltian ini dilakukan untuk merancang desain pembelajaran Kalkulus berbasis E-learning untuk menumbuhkan kreativitas dan karakter mahasiswa  pada Prodi Pendidikan Matematika. Desain pembelajaran yang dibagi dalam beberapa tahap yakni: Perencanaan perangkat dan sarana yang akan digunakan pada saat pembelajaran, Pembuatan perangkat pembelajaran, Pembuatan media pembelajaran e-learning, Validasi perangkat dan media pebelajaran  dan e-learning oleh para ahli, Revisi hasil validasi oleh para ahli, Pengujian terbatas desain pembelajaran, Evaluasi  dan analisis hasil pengujian, Evaluasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran dirancang berbentuk RPP, LKM dan Media E-learning dapat digunakan untuk proses pembelajaran dengan sedikit perbaikan. Hasil ujicoba terbatas menunjukan pula bahwa perangkat yang dibuat menumbuhkembangkan kreativitas mahasiswa, yang pada ujungnya adalah  terbentuknya karakter mahasiswa. Kata kunci:   pembelajaran; karakter; kreatif;  elearning   AbstractThe research was designing e-learning on Calculus to increase the creativity and student character in Mathematics Education Study Pogram. The learning design was divided into steps, that was: designing lesson plan and tool which would be used on learning, making lesson plan, making e-learning media, validating the lesson plan, learning kit, and elarning by experts, revising the result of validation process, limited testing of instructional design, evaluation and the result analysis. The research result show that the learning design those are RPP, LKM, and elearning kit could be used with a little implrovement. Limited test result also indicated that the instrument that was made could developed the creativity of student, and buid the student character. Keywords: learning, character; creative; elearning

  1. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENELITIAN UJI HAYATI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PEMECAHAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI UNTAG BANYUWANGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Winda Anista

    2016-09-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan perangkat untuk matakuliah Ekologi dengan berbasis penelitian uji hayati limbah industri pengolahan ikan di Muncar terhadap Artemia salina dengan pembelajaran inkuiri yang terdiri dari Rencana Perkuliahan Semester (RPS, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP, modul, Lembar Kerja Mahasiswa (LKM, dan instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah.Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Model pengembagan ini terdiri dari lima tahap yaitu tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data penelitian pengembangan ini berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari skor penilaian terhadap lembar validasi perangkat pembelajaran maupun angket respon mahasiswa. data kualitatif diperoleh dari saran dari validator dan mahasiswa. Hasil penelitian dan pengembangan perangkat pembelajaran berupa RPS, RPP, modul, LKM, dan instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah memiliki kualifikasi sangat layak dan tidak perlu. Secara keseluruhan perangkat pembelajaran inkuiri berbasis penelitian uji hayati ini cukup efektif dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah mahasiswa.

  2. Manajemen Sumber Daya Teknologi Informasi Laboratorium Komputer Menggunakan Balanced Scorecard (BSC dan COBIT 5

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Panji Ismail

    2017-05-01

    Full Text Available Laboratorium komputer merupakan salah satu sarana pembelajaran yang berbasis Teknologi Informasi (TI yang terdiri dari tiga sumber daya TI, yaitu software, hardware, dan brainware. Tidak adanya kesesuaian antara kemampuan hardware dengan spesifikasi hardware yang digunakan dapat menghambat pengguna (brainware dalam melakukan praktikum dan pembelajaran di laboratorium. Selain itu, ketidaksesuaian tersebut juga mengakibatkan software berjalan lambat dan computer sering error sehingga praktikum menjadi terganggu dan berjalan tidak lancar. Untuk mengetahui kesesuaian antar sumber daya TI yang ada di laboratorium dibutuhkan proses pengukuran manajemen sumber daya TI yang ada saat ini. Skala likert menjadi salah satu metode untuk mengukur kinerja software, hardware, dan tata kelola laboratorium saat ini. Hasil pengukuran kemudian dievaluasi menggunakan framework Balance Scorecard (BSC dengan melalui beberapa tahapan dan penyelarasan strategi TI. Setelah mengetahui hasil evaluasi dan kendala-kendala apa saka yang ada dalam melakukan pengelolaan maka langkah berikutnya adalah menentukan bagaimana cara memperbaiki dan melakukan peningkatan tata kelola TI. COBIT 5 akan menjadi framework pelengkap untuk memperbaiki sekaligus memprediksi pengembangan manajemen sumber daya TI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrase antara COBIT 5 dengan Balance Scorecard (BSC memberikan kemampuan dalam melakukan pengukuran tata kelola laboratorium serta memberikan kemampuan untuk meningkatkan pelayanan secara kontinyu.

  3. KUALITAS LAYANAN E-GOVERNMENT (SEBUAH ANALISA DI PEMKOT X DENGAN PENDEKATAN E-GOVQUAL DAN IPA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darmawan Baginda Napitupulu

    2016-12-01

    tanpa disertai kualitas. Namun jika ditilik kondisi pemanfaatan e-Government di tingkat nasional, memang sudah banyak daerah yang memiliki inisiatif mengembangkan sistem e-government. Oleh karena itu hal yang menjadi tantangan adalah bagaimana menilai keberhasilan atau efektivitas e-Government. Dalam penelitian ini penulis bertujuan ingin melakukan evaluasi kualitas layanan e-Government melalui website yang diakses oleh publik.  Metode penelitian yang digunakan adalah survei untuk menilai kualitas layanan e-Government dengan pendekatan e-Govqual.  E-Govqual merupakan kerangka dimensi yang mencakup berbagai faktor yang mempengaruhi penilaian kualitas layanan dari e-Government. Penilaian atau evaluasi kualitas layanan menggunakan analisa IPA (Importance Performance Analysis untuk menlihat gap antara harapan dan kinerja layanan yang diberikan. Hasil dari penelitian diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mengetahui kualitas layanan e-Government yang telah diimplementasikan. Selain itu juga dapat diberikan rekomendasi terkait kualitas layanan apa yang harus ditingkatkan dan dipertahankan oleh pemerintah daerah.    Kata Kunci :   Evaluasi, Kualitas, Layanan, e-Government, E-GovQual, IPA

  4. DESAIN STASIUN KERJA DAN POSTUR KERJA DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS BIOMEKANIK UNTUK MENGURANGI BEBAN STATIS DAN KELUHAN PADA OTOT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Purwaningsih

    2017-03-01

    Full Text Available Pekerjaan manual masih banyak ditemui  pada berbagai aktivitas kerja. Pekerjaan manual yang dikerjakan secara berulang (repetitive dengan gerakan kerja monoton dan waktu kerja yang lama berpotensi menimbulkan kelelahan kerja. Pada gerak monoton repetitive terjadi pembebanan otot yang terus menerus. Postur kerja yang salah membuat kelelahan menjadi lebih cepat terjadi.  Postur kerja yang  tidak baik ini seringkali diakibatkan oleh desain fasilitas kerja yang kurang memperhatikan kesesuaian dengan penggunanya. Pada pekerja laundry aktivitas menyetrika pakaian merupakan kerja repetitive monoton yang kurang didukung fasilitas yang sesuai. Postur kerja dengan berdiri dan terjadi twist serta seringkali membungkuk. Operator setrika harus melakukan kegiatan setrika selama lebih dari 8 jam. Penelitian bertujuan melakukan redesain pada stasiun kerja setrika agar diperoleh postur kerja yang baik. Perancangan stasiun kerja  menggunakan software Jack 8.2. Stasiun kerja yang terdiri dari meja dan kursi dirancang dengan memperhatikan antropometri dan kebutuhan gerak operator. Evaluasi desain dilakukan dengan mengevaluasi postur kerja dengan menggunakan analisis biomekanik, menggunakan analisis toolkit yang meliputi analisisi SSP, LBA, RULA, dan OWAS. Dari hasil evaluasi, dihasilkan postur usulan yang diberikan adalah, pekerja duduk pada kursi dengan posisi tubuh tegap, arah kepala sejajar dengan arah objek yang dikenai pekerjaan, dan pekerja dihindarkan dari posisi kerja membungkuk dan twist. Abstract (The Design of Working Station and Working Posture Using Biomechanic Analysis to Reduce Static Load and Musculoskeletal Disorder.The work that is done manually is usually done repeatedly with monotonous movements and long working hours. If the muscle’s working too hard, the muscle will be found damage and fatigue. The right working posture can improve the worker’s ability to finish the job. Wrong posture is often caused by the facility design that

  5. Akhlak dan Hubungannya Dengan Aqidah Dalam Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhayati Nurhayati

    2014-12-01

    Full Text Available Islam is a religion that teaches the truths and values are universal and eternal. He has the ability to expand in line with the pace of technological development and civilization. Qur'an is still and will continue to have a function as a way of life for Muslims in any part of the earth, for the present and the days to come. In determining the position of the moral teachings of Islam, Islam has a theoretical foundation and purpose of its own. This is certainly not independent of the overall teachings of Islam which is based on the Qur'an and hadith. Morals have a very important position in Islam, because the scope of Islam, can not be separated from the three components, namely belief, Shari'ah and morals. Three things are mutually supportive and are closely related to one another. Creed is a person's belief in the Unseen, such as faith in God, as summed up in the six pillars of faith. Shari'ah, also known as worship, a way or ways that must be done every Muslim in an effort to get closer to his Creator, such as establishing and other prayers that are already mentioned in the pillars of Islam. While the character is the attitude of every human being conducted for the perfection of faith and shari'a or worship. Islam adalah suatu agama yang mengajarkan kebenaran-kebenaran dan tata nilai yang universal dan kekal. Dia mempunyai kemampuan untuk mengembang sejajar dengan laju perkembangan teknologi dan peradaban. Al-Qur’an masih dan akan tetap mempunyai fungsi sebagai pedoman hidup bagi umat Islam di bagian bumi manapun, untuk masa kini dan masa-masa akan datang. Dalam menetapkan ajaran mengenai kedudukan akhlak dalam Islam, maka Islam mempunyai landasan teoretik dan tujuannya tersendiri. Hal ini tentunya tidak terlepas dari ajaran Islam secara keseluruhan yang bersumber pada al-Qur’an dan hadith. Akhlak memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam, dikarenakan ruang lingkup Islam, tidak bisa lepas dari tiga komponren, yaitu akidah, syari

  6. INTEGRASI MATEMATIKA DAN ISLAM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samsul Maarif

    2015-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Pembelajaran matematika harus mengalami perubahan dalam konteks perbaikan mutu pendidikan sehingga dapat meningkatkan hasil pembelajaran yang optimal. Oleh karena itu, upaya terus dilakukan untuk terwujudnya suatu pembelajaran yang inovatif sesuai dengan perkembangan zaman dan tekhnologi. Disamping pendidikan diselaraskan dengan kemajuan teknologi, pendidikan juga diharapkan dapat membangun nilai dan watak dari setiap peserta didik melalui nilai-nilai agama.Al-Quaran merupakan kitab suci umat islam yang merupakan sumber dari segala sumber ilmu. Keagungannya tidak akan tertandingi dan tak jua lekang oleh zaman. Oleh karenaya kita sebagai umat muslim patut dan menjadi keharusan menjadikan Al-Quran sebagai rujukan utama untuk pengembangan ilmu sebelum merujuk kepada teori ataupun konsep-konsep lainnnya. Pandangan seperti tersebut tidaklah salah karena Al-Quran sangat berpengaruh pada pengembangan bidang ilmu. Hal tersebut terlihat jelas adanya penghargaan yang teramat tinggibagi mereka yang beriman dan berilmu dibandingkan dengan orang yang biasa-biasa saja.Hal tersebut menunjukan Al-Quran sangat konsen dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Oleh sebab itu, perlu kiranya dunia pendidikan tidak terkecuali dalam pembelajaran matematika mengintegrasikan nilai-nilai yang terkandung dalam agama islam dalam setiap pembelajaran. Sehingga, selain dapat mempelajari matematika siswa juga dapat mempelajari keagungan Alloh melalui pendekatan materi-materi matematika. Kata Kunci    :   Islam, Matematika, Pembelajaran Matematika   ABSTRACT Learning mathematics should be amended in the context of improvement of the quality of education so as to enhance the optimal learning outcomes. Therefore, efforts continue to be made to the realization of an innovative learning in accordance with the times and technology. Besides education aligned with technological advances, education is also expected to build the value and character of each learner through the

  7. EVALUASI PENERAPAN ABg (AKTIF BERBAGI SISTEM SEBAGAI UPAYA MENGURANGI ANGKA KECELAKAAN KERJA DI PT. COCA-COLA AMATIL INDONESIA CENTRAL JAVA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Alvan

    2016-01-01

    Full Text Available PT. Coca-Cola Amatil Indonesia Central Java (CCAI-CJ pada tahun 2013 telah menerapkan program ABg (Aktif Berbagi Sistem, pada tahun tersebut terdapat peningkatan kasus kecelakaan kerja di area kerja dari tahun sebelumnya sebanyak 2 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran evaluasi dan rekomendasi dari kendala-kendala dalam penerapan ABg Sistem sebagai upaya mengurangi angka kecelakaan kerja di PT. CCAI-CJ. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Teknik pengambilan sumber informasi yang digunakan adalah teknik snowball sampling, jumlah informan awal yaitu dua orang. Hasil penelitian didapatkan masih terdapat kendala dalam penerapan ABg Sistem yaitu: pelaksanaan pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3 yang belum berjalan konsisten. Konsistensi penerapan peraturan dan prosedur K3 yang belum optimal serta adanya sanksi yang tidak sesuai dengan prosedur penerapan ABg Sistem. Kurangnya komunikasi antara manajemen dengan pekerja dan kurangnya pemahaman pekerja tentang informasi K3. Kurangnya keterlibatan pekerja dalam pelaporan kejadian kecelakaan/kondisi berbahaya. Saran yang dapat diberikan yaitu: konsistensi pelaksanaan pengawasan K3 sesuai prosedur, sanksi yang diberikan lebih baik berupa arahan bagi pekerja untuk dapat bekerja lebih aman, melakukan komunikasi kepada pekerja sesuai dengan prosedur komunikasi internal, diadakan peningkatan kompetensi melalui pelatihan awareness K3, serta dilakukan pelatihan mengenai prosedur pelaporan kecelakaan/kondisi berbahaya kepada pekerja. PT. Coca-Cola Amatil Indonesia Central Java (CCAI-CJ in 2013 has implemented ABg (Aktif Berbagi system program, there are two accident cases increase in 2013 at the working areas. The purpose of this study is to describe the evaluation and recommendation of the constraints in the implementation of ABg System as an effort to reduce the number of accidents in the workplace. This research design is a

  8. POLA PEMBERIAN MAKAN ANAK (6-18 BULAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK PADA KELUARGA MISKIN DAN TIDAK MISKIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vita Kartika

    2012-11-01

    Full Text Available PATTERNS OF CHILD FEEDING (6-18 MONTHS OLD FROM POOR AND WELL OFF FAMILIES AND THEIR RELATIONSHIP WITH CHILD GROWTH AND DEVELOPMENT.Background: A research was conducted on children of 6-18 month old from poor and well off family at Ciomas Sud-district, Boger Regency, West Java.Objective: This research aimed at observing the influence of feeding pattern of child under 2 years in its relation to child growth and development of the two family groups.Method: Sampling was conducted purposively amounted to 55 children from the poor families and 36 children from well of families, so the total is 91 children. Data was analyzed statistically by using SPSS program, with chisquare and T statistical test to find out the relationship among variabels.Results: From the result of this research it was found out that there are 44 children from the poor families who were only feed with carbohydrate, and the other 11 had a complete feeding pattern (carbohydrate + protein. Meanwhile, of the 36 children of well off families, 30 (83% have the complete feeding pattern and 6 (17% have the carbohydrate only feeding pattern. From the result of growth measuring calculated based on nutrient status (weight/age there were 15 of 55 children from the poor families who were undernourished, those who had thecarbohydrate only feeding pattem,i.e. 10 children (66.7%. Whereas of the 36 children from well families, therewere 34 with good nutrient status, and 2 undernourished children. Statistical test shows that there is a significant difference of feeding pattern and growth between the two family groups (p<0.05. Observing the rough motoric development, there were 28 children with slowness at the beginning of the research, i.e. 25 children from the poor families and 3 from the well off families. However, six month after the activity was carried out, there was a change on 3 children from the well of families to be normal, while from the poor families only 3 children that changed to normal.Conclusions: Statistical test shows that there is a significant difference between the motoric development and feeding pattern on the two family groups both at the beginning and the end of the research.Key Words: feeding pattern, children under 2 years

  9. Pengukuran Daya Saing Klaster Batik, Konveksi dan Mebel Di Kabupaten Sragen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ma’ruf Ma’ruf

    2017-06-01

    Full Text Available Percepatan pembangunan ekonomi dan daya saing industri khususnya UMKM telah menjadi perhatian pemerintah pusat maupun daerah. Terdapat berbagai keterbatasan-keterbatasan yang dimiliki oleh UMKM, terutama mengenai rendahnya kualitas SDM, rendahnya kualitas produk UMKM yang disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan, peralatan, dan permodalan yang dimiliki oleh para pelaku usaha. Perlu adanya dukungan stakeholder untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut. Pengembangan usaha kecil dan menengah merupakan bagian dari pembangunan ekonomi jangka panjang untuk mencapai struktur ekonomi yang seimbang. Tetapi adanya perbedaan potensi sumberdaya, keadaan prasarana dan pasar menyebabkan ketimpangan persebaran lokasi dan perlambatan pertumbuhan. Pembangunan ekonomi daerah diartikan sebagai suatu proses dimana Academic, Business, Community dan Goverment (ABCG mengelola sumberdaya yang ada dan membentuk pola kemitraan diantara mereka untuk menjalankan roda perekonomian di daerah tersebut. Kabupaten Sragen memiliki 7 Klater UMKM yang beberapa diantaranya merupakan produk unggulan daerah. Penelitian ini untuk mengkaji daya saing 3 klaster UMKM yaitu klaster batik, klaster konveksi dan klaster mebel berdasarkan Kriteria Produk Unggulan Daerah (PUD menurut Permendagri No. 9 tahun 2014. Tujuan yang diharapkan dari penelitian pengukuran daya saing Klaster Batik, Koveksi Dan Mebel di Kabupaten Sragen adalah kontribusi usaha batik, koveksi dan mebel terhadap PDRB, kemiskinan, dan perkembangan wilayah/lokasi klaster serta memberikan masukan bagi kebijakan yang dilakukan terkait dengan peningkatan daya saing klaster UMKM di Kabupaten Sragen. Penelitian ini memberikan masukan bagi pemerintah Kabupaten Sragen untuk memprioritaskan kebijakan pengembangan daya saing klaster batik pada aspek tenaga kerja, bahan baku, manajemen dan harga. Kemudian untuk klaster konveksi, prioritas kebijakan pengembangan yaitu teknologi, pasar, modal dan basis ekonomi. Klaster batik

  10. Implementasi Klien SIP Berbasis Web Menggunakan HTML5 dan Node.js

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Iqbal

    2012-09-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini mendorong internet dan web untuk menjadi standar komunikasi yang terbaru. Dengan diperkenalkannya konsep Web 2.0 dan standar HTML5, web diharapkan dapat menjadi standar komunikasi yang universal. Di sisi lain, Rich Internet Application (RIA menjadi tren perkembangan teknologi web saat ini. Dengan teknologi tersebut, aplikasi web didesain dengan pendekatan aplikasi desktop, mengedepankan kecepatan akses, kemudahan bagi pengguna, dan keinteraktifan. Sehingga, membawa teknologi komunikasi VoIP ke teknologi RIA akan semakin memudahkan pengguna. Dengan mengimplementasikan fitur-fitur baru dari HTML5, akan dihasilkan aplikasi web yang mengikuti konsep RIA tanpa memerlukan penggunaan aplikasi pengaya pada peramban. Untuk mengetahui kemampuan dari sistem ini dilakukan tiga pengujian. Pengujian pertama adalah untuk mengetahui tingkat QoS (Quality of Service dari perangkat lunak dan yang kedua adalah survei untuk mengetahui nilai MOS (Mean Opinion Score dari perangkat lunak. Survei menghasilkan keluaran bahwa perangkat lunak memiliki skor MOS 3,8. Pengujian ketiga adalah untuk mengetahui kompatibilitas dari aplikasi-aplikasi peramban yang populer saat ini, hasil dari pengujian ini hanya peramban Google Chrome Developer Release yang mendukung aplikasi web ini secara penuh.

  11. Integrasi Chatbot Berbasis Aiml Pada Website E-commerce Sebagai Virtual Assistant Dalam Pencarian Dan Pemesanan Produk (Studi Kasus Toko Buku Online Edu4indo.com)

    OpenAIRE

    Bahartyan, Egga; Bahtiar, Nurdin; Waspada, Indra

    2014-01-01

    Perkembangan teknologi chatbot semakin canggih hingga saat ini. Mulai dari chatbot yang bernama ALICE, hingga aplikasi Siri milik Perusahaan Apple sebagai virtual assistant yang berjalan pada iPhone masih dikembangkan agar semakin cerdas dan canggih untuk mempermudah pekerjaan manusia. Chatbot dapat diintegrasikan ke berbagai layanan, aplikasi atau sumber data lainnya. Salah satunya adalah mengintegrasikan chatbot dengan situs web e-commerce untuk menggantikan tugas manusia sebagai customer s...

  12. Model Pembelajaran Berbasis Penstimulasian Multiple Intelligences Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edy Legowo

    2017-03-01

    Full Text Available Tulisan ini membahas mengenai penerapan teori multiple intelligences dalam pembelajaran di sekolah. Pembahasan diawali dengan menguraikan perkembangan konsep inteligensi dan multiple intelligences. Diikuti dengan menjelaskan dampak teori multiple intelligences dalam bidang pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Bagian selanjutnya menguraikan tentang implementasi teori multiple intelligences dalam praktik pembelajaran di kelas yaitu bagaimana pemberian pengalaman belajar siswa yang difasilitasi guru dapat menstimulasi multiple intelligences siswa. Evaluasi hasil belajar siswa dari pandangan penerapan teori multiple intelligences seharusnya dilakukan menggunakan authentic assessment dan portofolio yang lebih memfasilitasi para siswa mengungkapkan atau mengaktualisasikan hasil belajarnya melalui berbagai cara sesuai dengan kekuatan jenis inteligensinya.

  13. Musik Kontemporer dalam Kurikulum dan Buku Sekolah di Jerman

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudi Sukmayadi

    2014-12-01

    Full Text Available Tulisan ini menyajikan tentang posisi musik kontemporer dalam kurikulum dan buku sekolah di Jerman. Hal yang dibahas adalah pemilihan materi musik kontemporer untuk setiap kelas, jenis musik kontemporer yang dibahas, serta metode didaktis yang diterapkan. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa melalui pelajaran musik kontemporer, siswa tidak hanya mempelajari hal musikal, namun juga mempelajari masalah kontekstualnya di masyarakat, termasuk di dalamnya masalah musik kontemporer dan perkembangan teknologi.   Contemporary Music in German Curriculum and Schoolbooks. This study presents the position of contemporary music in German curriculum and schoolbooks in Germany. This study discusses how to select contemporary music materials for every class, kinds of contemporary music, and how the didactic concepts are applied. This study also discusses how, through contemporary music, the students are introduced to contextual problems in society, including the issue of contemporary music and technology development.

  14. ISOLASI DAN PURIFIKASI FITASE DARI KOTILEDON KEDELAI [GLYCINE MAX (L. MERR.] HASIL PERKECAMBAHAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MISWAR MISWAR

    2012-09-01

    Full Text Available RINGKASAN Asam fitat (myo-inositol hexakisphosphate merupakan bentuk utama unsur P yang terdapat dalam biji legum dan sereal. Selama proses perkecambahan, unsur P dari asam fitat digunakan sebagai sumber nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangan kecambah. Hidrolisis asam fitat dalam biji oleh aktivitas fitase akan melepaskan inositol dan fosfat bebas. Tidak adanya aktivitas fitase dalam saluran pencernaan ternak non-ruminansia menyebabkan mineral dan unsur nutrisi lain yang terikat pada asam fitat tidak dapat diserap. Penggunaan fitase untuk menghidrolisis asam fitat meningkatkan daya serap usus terhadap mineral dan unsur nutrisi lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas fitase pada kotiledon kedelai hasil perkecambahan. Biji kedelai ditumbuhkan pada media kapas basah selama 14 hari dan setiap 2 hari kotiledon dipanen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji kedelai var. Bromo yang dikecambahkan selama 10 hari menghasilkan aktivitas fitase kotiledon tertinggi. Purifikasi fitase kotiledon kedelai dengan amonium sulfat dan fraksinasi dengan DEAE-celullose menghasilkan tiga bentuk fitase. Fitase 2 mempunyai aktivitas spesifik tertinggi (35,96 ug Pi jam-1mg protein-1 dengan nilai km dan Vmaks masing-masing sebesar 0.221 mM asam fitat dan 0.383 ?Pi jam-1.

  15. Analisis Upaya Pelayanan Kesehatan di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP Propinsi Sumatera Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pudia M. Indika

    2015-01-01

    Full Text Available AbstrakPrestasi Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP Sumatera Barat menunjukan ketidakstabilan di tingkat nasional. Siswa yang berobat ke fasilitas kesehatan rata – rata perbulan 50 orang dari 137 orang (36,5%. Tujuan penelitian adalah menganalisis upaya pelayanan kesehatan olahraga di PPLP Sumatera Barat. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD. Hasil penelitian didapatkan bahwa upaya pelayanan kesehatan di PPLP Sumatera Barat telah memiliki kebijakan untuk pemeriksaan kesehatan awal calon siswa dan belum terlaksana secara terpusat. Pemantauan kesehatan hanya dilakukan bagi siswa yang mengalami keluhan. Pengobatan dilakukan oleh tenaga tenaga paramedis yang telah ditunjuk. Evaluasi dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dan hasil evaluasi kesehatan dapat dilihat website sentra keolahragaan.Kata kunci: pelayanan kesehatan olahraga, PPLPAbstractEducation and Sport Training Student Centre (ETSC of West Sumatra performance show instability at the national level. Students of ETSC visited health facility average of 50 of 137 people (36,5% monthly. The objective of this study was to analyze the health care effort ETSC sport in West Sumatra. The study design used a qualititave approach with in-depth interviews and a Focus Group Discussion (FGD. The results showed that the health care efforts in ETSC of West Sumatra has had a policy for initial medical examinations of prospective students and have not done centrally. Health monitoring is done only for students who have complaints. Treatment is done by skilled paramedics who have been appointed. Evaluation conducted by the Ministry of Youth and Sports of the Republic of Indonesia and the health evaluation results can be seen websites sports centres.Keywords: health services sports, education and sport training student centre

  16. DIMENSI SERVICE QUALITY DAN KEPUASAN WAJIB PAJAK PBB DI KABUPATEN MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harinoto Harinoto

    2015-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis dimensi Service Quality dan kepuasan wajib pajak bumi dan bangunan (PBB di Kabupaten Malang. Jenis penelitian  menjelaskan (explanatory hubungan kausal dan pengujian hipotesis beberapa variable independen terhadap variable dependen. Hasil analisis penelitian, dimensi  service quality secara sendiri sendiri yang terdiri dari bukti langsung, keandalan, daya tanggap dan jaminan memberi pengaruh secara berarti terhadap kepuasan wajib pajak PBB. Sementara variable  emphaty, tidak memiliki pengaruh yang nyata bagi kepuasan wajib pajak PBB. Secara bersama-sama  dimensi  service quality  memberi pengaruh secara nyata terhadap kepuasan wajib pajak PBB, yang mana nilai Fhitung = 15.862 diikuti nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan  nilai Adjusted R Square 45.20%, sisanya 54.8% kepuasan wajib pajak PBB dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Faktor yang berpengaruh dominan terhadap kepuasan wajib pajak PBB adalah variabel keandalan dengan meletakkan nilai-nilai pelayanan dengan kemampuan untuk memberikan apa yang telah dijanjikan dengan akurat sesuai standar prosedur operasi, Untuk bahan evaluasi dan instruspeksi, perlu memperhatikan wajib pajak, sehingga terjaga bahkan dapat ditingkatkan. Sedangkan empati yang mengetengahkan kepedulian, keeratan hubungan social dan dukungan terhadap inovasi, saran/ masukan wajib pajak belum memberi kontribusi terhadap kepuasan wajib pajak PBB. Kandisi ini menunjukkan perlu terus diupayakan secara berkelanjutan  meningkatkan empati kepada wajib pajak.

  17. STUDI FOTOGRAMETRI JARAK DEKAT DALAM PEMODELAN 3D DAN ANALISIS VOLUME OBJEK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Defry Mulia

    2015-02-01

    Full Text Available Fotogrametri adalah sebuah proses untuk memperoleh informasi metris mengenai sebuah objek melalui pengukuran yang dibuat pada hasil foto baik dari udara maupun dari permukaan tanah. Interpretasi foto didefinisikan sebagai ekstraksi dari informasi kualitatif mengenai foto udara dari sebuah objek oleh analisis visual manusia dan evaluasi fotografi (Edward dan James 2004. Dalam disiplin ilmu fotogrametri dipelajari berbagai metode untuk mengklasifikasikan dan menginterpretasi foto udara dengan berbagai metode. Pengolahan data dilakukan dengan pengambilan gambar objek menggunakan kamera non metric, pengukuran menggunakan Electronic Total Station (ETS dan roll meter yang kemudian dilakukan kalibrasi kamera menggunakan Sotware Photomodeler Scanner untuk mendapatkan parameter internal kamera. Kemudian melakukukan penandaan titik pada foto sampai akhirnya pembentukan objek 3 dimensi dan volume objek. Selanjutnya melakukan perbandingan dengan hasil pengolahan data thacymetri. Hasil penetilian ini menunjukkan bahwa data foto pada fotogrametri jarak dekat belum bisa dijadikan acuan dalam proses pembentukan 3 dimensi maupun perhitungan volumenya. Perkiraan volume pada objek lemari menggunakan metode fotogrametri jarak dekat adalah 0,903 m3 dan dengan menggunakan rol meter adalah 0,192 m3. Sementata itu, volume objek gundukan berumput menggunakan metode thacymetri adalah 162,164987 m3 dan luas adalah 30 m2.

  18. Dimensi Praksis Dan Model Dialog Leksikon Fauna Masyarakat Sunda: Kajian Ekolinguistik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiya Suktiningsih

    2016-04-01

    memberikan petuah kepada generasi muda, dan kenyataannya mereka tidak bisa mengerti makna petuah tersebut. Hal itu disebabkan oleh perubahan lingkungan dan perkembangan zaman yang mempengaruhi pola pikir generasi muda. Peneliti berharap bisa mengumpulkan daftar leksikon-leksikon fauna dalam bahasa sunda dan mengelompokkannya dalam kelas verba dan nomina. Agar generasi muda dapat mengetahui leksikon-leksikon fauna.

  19. Aplikasi web promosi kuliner dan rumah makan online

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khairus Suhada

    2017-05-01

    Full Text Available AbstrakKemajuan teknologi mendorong pertumbuhan dan perkembangan sektor perdagangan, usaha dan pemasaran. Tingginya tingkat keberhasilan dalam perdagangan didorong oleh berbagai faktor pendukung termasuk promosi dan periklanan. Melalui promosi dan periklanan yang tepat, perdagangan dibidang kuliner dapat  tumbuh dengan baik. Memanfaatkan teknologi melalui aplikasi promosi kuliner dan rumah makan secara online dapat menjadi media promosi yang tepat. Aplikasi Web Promosi Kuliner dan Rumah Makan Online dibangun menggunakan metode System Development Life Cycle(SDLC. Perancangan sistem menggunakan Konteks diagram dan Data Flow Diagram (DFD dan diterapkan menggunakan bahasa pemrograman PHP serta database MySQL. Aplikasi memberikan fasilitas berupa pencarian informasi seperti harga menu, alamat rumah makan, lokasi rumah makan serta kontak rumah makan. Fasilitas unggulan berupa fitur peta lokasi rumah makan yang terhubung dengan google map. Kata kunci: aplikasi web, promosi kuliner dan rumah makan, google map Abstract               Technological advances promote the growth and development of the trade, business and marketing sector. The high level of success in trading is driven by various supporting factors including promotion and advertising. Through proper promotion and advertising, culinary trade can grow well. Utilizing technology through culinary promotion apps and restaurants online can be the right promotional media. Web Application Culinary Promotion and Online Restaurant is built using System Development Life Cycle (SDLC method. System design using Context diagrams and Data Flow Diagrams (DFD and applied using PHP programming language as well as MySQL database. Application provides facilities in the form of information search such as menu price, restaurant address, restaurant location and restaurant contact. Excellent facility in the form of map location map of restaurant that connected with google map.  Keywords: web

  20. POLA AGROFORESTRI DAN POTENSI KARBON KEBUN CAMPURAN DI DESA TELAGA LANGSAT KECAMATAN TAKISUNG KABUPATEN TANAH LAUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Prihatiningtyas

    2017-10-01

    Full Text Available Agroforestry classification will help to analyze agroforest implementation in order to optimize benefits and function for society. Carbon sequestration potential in certain area can be predicted by measuring biomass in it. In this research, we measure the carbon stock in trees. This research aimed to evaluate supporting components in mixed garden Telaga Langsat Village; observe complexity of agroforestry; and estimate the carbon stock in tree stand. Methods applied by using plot samples represent agroforest types; record the species, benefits, stand age of all components in plot; measuring Tree base area and tree crown width in plot; then describe them horizontally and vertically. Carbon stock measurement approached by using non-destructive method, applying allometric equation. Agroforestry System evaluation and the planting pattern occupied by observing the entities of afforded commodity. The Result shows that supporting components in mixed garden Telaga Langsat Village are: woody components such as rubber and mahogany; annual crops such as eggplant, corn, string bean, chili, kangkung and chives; and the pastoral components are cows and goats. Agroforestri pattern that applied in Telaga Langsat Village are agrisilviculture and silvopastoral, and included in particular agroforestry practise. Total carbon stock estimation per unit land management is 0,511 kg/m2. Pengklasifikasian agroforestri dapat membantu analisis bentuk implementasi agroforestri untuk mengoptimalkan fungsi dan manfaatnya bagi masyarakat. Potensi serapan karbon suatu kawasan dapat diprediksi dengan mengukur besarnya biomassa yang terdapat di dalamnya. Potensi yang dihitung dalam penelitian ini adalah potensi tegakan berkayu saja. Tujuan penelitian adalah melakukan evaluasi komponen penyusun dalam kebun campuran di Desa Telaga Langsat; mengetahui kompleksitas bentuk agroforestri yang dilaksanakan, dan mengetahui cadangan karbon dari tegakan yang ada di lokasi penelitian. Metode

  1. SURVAI POTENSI, DISTRIBUSI SUMBER DAYA, DAN USAHA IKAN HIAS AIR TAWAR DI BEBERAPA SENTRA PRODUKSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudhy Gustiano

    2008-06-01

    Full Text Available Budidaya ikan hias di Indonesia sampai saat ini masih mengalami kendala baik dalam hal pemeliharaan maupun pemasarannya. Berkaitan dengan hal tersebut, perlu adanya evaluasi secara berkesinambungan dan pemecahan masalahmasalah yang ada. Dengan demikian komoditas ikan hias dapat lebih ikut berperan dalam pemulihan perekonomian nasional. Dalam rangka mendukung langkah-langkah pencapaian sasaran tersebut sangat diperlukan riset yang mendukung untuk potensi, distribusi sampai dengan sentra produksi di berbagai provinsi di Indonesia. Berdasarkan survai yang dilakukan, kegiatan budidaya ikan hias masih terkonsentrasi di kota-kota besar dan didominasi tangkapan dari alam.

  2. MASA KEJAYAAN ISLAM Kajian Terhadap Aktualisasi Nilai-nilai Keimanan dalam Ajaran Islam dan Pengaruhnya terhadap Perkembangan Keilmuan

    OpenAIRE

    Masduki Masduki

    2015-01-01

    In contrast to Western civilization are experiencing stagnation and deterioration due to dogmatism confined religion, Islamic civilization actually progressed in the spirit of actualizing the values of faith. In other words, Islamic civilization and Western civilization has a different experience in terms of the role of religion in encouraging the advancement of civilization. In its heyday, Islamic civilization and contribute a big share in building a world civilization and eventually also le...

  3. MASA KEJAYAAN ISLAM Kajian Terhadap Aktualisasi Nilai-nilai Keimanan dalam Ajaran Islam dan Pengaruhnya terhadap Perkembangan Keilmuan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masduki Masduki

    2015-06-01

    Full Text Available In contrast to Western civilization are experiencing stagnation and deterioration due to dogmatism confined religion, Islamic civilization actually progressed in the spirit of actualizing the values of faith. In other words, Islamic civilization and Western civilization has a different experience in terms of the role of religion in encouraging the advancement of civilization. In its heyday, Islamic civilization and contribute a big share in building a world civilization and eventually also lead to the development of civilization barat.Tulisan culture is going to elaborate on the contribution of Islamic civilization to the development of science globally. This effort is conducted not in the romance of history that is apologetis.but more than that, this effort made to develop the rekindling the spirit of Islamic culture and civilization through the messages of Islam. Thus sacred teachings, in the hopes the spirit of actualizing the values of faith are ever advancing civilization Islam in the past to spur the development of science and Islamic civilization today.

  4. PERKEMBANGAN DAN PROSPEK PROSES RADIASI PANGAN DI INDONESIA [Development and Prospect of Food Radiation Processing in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zubaidah Irawati

    2008-12-01

    Full Text Available Several factors such as insufficient harvesting and handling methods as well as inadequate methods of storage and distribution, poor processing techniques and poor quality of raw materials used in making ready to eat foods may lead to the cumulative causes of food borne illness particularly in developing countries. Public trend in the world nowadays are demanding access to more and more fresh eating products practical but nutritious, safe and preferably processed under non thermal treatments. The new and emerging post harvest technologies in controlling pathogen and maintaining quality of food products is ionizing radiation, because it is applicable for almost all type of foods without impairing the overall quality as well as sensory attributes. The foods either fresh, dried, or ready to eat meals in the packages can be exposed to ionizing radiation for different purposes such as quarantine measures, control of sprouting and germination, shelf-life extension of perishable foods, delaying ripening and aging of fruits and vegetables, destruction of parasites and harmful pathogenic microorganisms. International trade of agricultural commodities opens the possibility of the movement of pests such as insects from country to country. The countries involve in this business have established laws and regulations, including international trade regulation of irradiated foods, in order to minimize the risk and trade barrier. The future of food irradiation is filled with promise although the needs for this technique relates to consumer acceptance. Consumers will grow to appreciate the technology for the lifesaving and good food availability. It should be kept in mind that irradiation is controlling contamination and it does not prevent it.

  5. Peran Pembiayaan Baitul Maal Wat Tamwil Terhadap Perkembangan Usaha dan Peningkatan Kesejahteraan Anggotanya dari Sektor Mikro Pedagang Pasar Tradisional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitriani Prastiawati

    2016-07-01

    Full Text Available The growth and development of economic in Indonesia are not only from big cimpanies or multinationa, but the small business, micro business, and middle business have main problems in financial. To solve the problems, Baitul Maal Wat Tamwil (BMT comes to give the finance to the micro businessmen easily. The aim of this research was to khow the role of finance given by Baitul Maal Wat Tamwil towards the perception of business development and the welfare improving for the members of BMT from micro sector. The samples of the researches were 119 of the members of BMT finance whose jobs were sellers in traditional market in Bantul Regency. The data used for the research were primary data by distributing questionnaires. The data analysis employs Structural Equation Modelling (SEM. The results reveal that the BMT’s finance does not has significant influence towards the perception of business development and the welfare improving. However, the business growth has significant influence towards the perception of the wefare improving of the members.

  6. Pengaruh Perkembangan Sektor Perdagangan, Hotel Dan Restoran Kota Bandung Terhadap Sektor Pertanian Daerah Lainnya di Jawa Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atih Rohaeti Dariah

    2012-10-01

    Full Text Available This paper studied the influence of trade, hotels and restaurants (THR sector growth of Bandung to other agricultural area in West Java Province. It will reflect the urban and rural economic linkages through production linkages. The methods used are simultaneous equations which are estimated by Seemingly Unrelated Regression (SUR technique, because each district/city agricultural GDRP described by the same explanatory variables i.e: trade, hotels and restaurants of Bandung. The results are quite adequate for interpretation, reflected in the sign coefficient score responding to the hypothesis, the amount of R2, and t test statistic with the amount of under 0.5. The conclusion indicated that the trade, hotels and restaurants of Bandung were more encourage agricultural area that located far enough from Bandung city, such as Garut, Tasikmalaya, Subang, Cianjur, Sukabumi, Indramayu and Cirebon District. All districts are center of production of crops, livestock and fisheries.

  7. Status stunted dan hubungannya dengan perkembangan anak balita di wilayah pesisir Pantai Utara Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alina Hizni

    2010-03-01

    Conclusion: There was no association between stunted status and child development; however stunted status had greater risk for delay in language development, and risk factors dominantly affecting child development were occupation and education of mothers.

  8. PERKEMBANGAN USAHA INDUSTRI KERAJINAN GERABAH, FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ,DAN STRATEGI PEMBERDAYAANYA PADA MASYARAKAT DI DESA MELIKAN KECAMATAN WEDI KABUPATEN KLATEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indra Hastuti

    2013-12-01

    of community development planning, namely: (i establishment of community conservationists pottery industry, (2 training in entrepreneurship and innovative potterymaking skills, (3 the development of capital and (4 drying equipment procurement.

  9. Hubungan Dukungan Orangtua dan Harga diri dengan Harapan sebagai Variabel Mediator

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Denise Permatasari

    2017-07-01

    Full Text Available Harga diri dirasa memiliki peranan yang penting pada perkembangan remaja, remaja yang memiliki harga diri akan memiliki keyakinan diri sehingga merasa dihargai dalam lingkungan sosialnya. Orangtua memiliki tanggung jawab yang besar dalam memenuhi kebutuhan harga diri anak, tidak hanya dukungan orangtua tetapi harapan juga dianggap mampu membentuk harga diri remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan orangtua dan harga diri dengan harapan sebagai variabel mediator. Subjek penelitian adalah remaja berkisar 12-15 tahun di SMP Kartika IV-8 Kota Malang sebanyak 50 subjek. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan Rosenberg Self Esteem Scale untuk mengukur harga diri, Parents as Social Context Questionnaire (PASCQ Child Report untuk mengukur dukungan orangtua, dan Hope Scale for Children untuk mengukur harapan pada anak. Metode analisis menggunakan analisis regresi berganda dengan uji sobel untuk menguji hasil mediasi. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung antara dukungan orangtua dan harga diri pada remaja dengan signifikan B=0,693; p

  10. Perencanaan dan Implementasi Information Security Management System Menggunakan Framework ISO/IEC 20071

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anggi Anugraha Putra

    2016-01-01

    Full Text Available Penerapan tata kelola Teknologi Informasi saat ini sudah menjadi kebutuhan dan tuntutan di setiap instansi penyelenggara pelayanan publik mengingat peran TI yang semakin penting bagi upaya peningkatan kualitas layanan sebagai salah satu realisasi dari tata kelola pemerintahan yang baik (Good Corporate Governance. Dalam penyelenggaraan tata kelola TI, faktor keamanan informasi merupakan aspek yang sangat penting diperhatikan mengingat kinerja tata kelola TI akan terganggu jika informasi sebagai salah satu objek utama tata kelola TI mengalami masalah keamanan informasi yang menyangkut kerahasiaan (confidentiality, keutuhan (integrity dan ketersediaan (availability. Information Security Management System (ISMS adalah seperangkat kebijakan berkaitan dengan manajemen keamanan informasi atau terkait dengan risiko TI. Prinsip yang mengatur di balik ISMS adalah bahwa organisasi harus merancang, menerapkan dan memelihara seperangkat kebijakan, proses dan sistem untuk mengelola risiko aset informasi mereka, sehingga memastikan tingkat risiko keamanan informasi yang dapat diterima. Dari perencanaan dan implementasi sistem manajemen keamanan informasi ini, dihasilkan daftar nilai risiko akhir aset- aset kritikal dan dokumen-dokumen tata kelola penunjang ISMS. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus yang didalam hal ini, merupakan penelitian kualitatif. Adapun proses yang digunakan untuk mengukur tingkat kematangan dari tata kelola keamanan sistem informasi ini berdasarkan kerangka kerja ISO/IEC 27001. Dari kerangka tersebut kemudian dilakukan evaluasi terhadap objek kontrol yang dimiliki ISO/IEC 27001. Hasil yang didapat adalah peningkatan terhadap tata kelola keamanan sistem informasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dibutuhkannya tata kelola keamanan sistem informasi agar IT dapat diandalkan untuk mencapai tujuan bisnis.

  11. PENERAPAN PENDEKATAN SOSIAL DAN EKOLOGI PADA UPAYA PROMOSI KESEHATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Charles Surjadi

    2016-09-01

    Full Text Available AbstractIn line to development of social epidemiology, WHO develops social determinant of healthapproach, in relation to this approach among health promotion experts socioecology determinant has beendeveloped. This manuscript describe development of socioecology approach which has been linked withdevelopment of health promotion started with ottawa charter . To look for socioecological determinant ofobesity at university students , an indepth interviews of 16 obese students and five of their parents, 7 vicedean/ rector for student affairs, and 10 food vendors at the university and 5 manager of fast food industrynear campus it describes the socioecological determinant of obesity at university student, discuss how toextend paradigm of health promotion from changing personal behaviour to changing personal, communitybehaviour and changing policy relate to daily life/ Sociecological determinant .It discuss how to implementthis approach as part of development of public health and community medicine to overcome public healthproblems.Keywords: health promotion, socio ecology Abstrak Sejalan dengan berkembangnya sosial epidemiologi,WHO mengembangkan pendekatan determinan sosial kesehatan . Berkaitan dengan pendekatan itu diantara pemerhati promosi kesehatan konsep sosioekologi determinan juga berkembang, Makalah ini menguraikan perkembangan pendekatan sosioekologi dikaitkan dengan perkembangan upaya promosi kesehatanyang dimulia melalui ottawa charter. Untuk melihatmodel determinan sosioekologi dari obesitaspada mahasiswa dilakukan wawancara mendalampada 16 mahasiswa gemuk, danlima orang tua mereka,7 pembantu dekan/rektor urusan mahasiswa,10 pedagang makanan dan5 pengelola wirausaha makanan siap sajiyang berdekatan dengan kampus. Diuraikan faktor lingkunganyang berkaitan dengan kejadian obesitaspada kelompok mahasiswa di perguruan tinggiJakarta, dikemukakan perlunya perubahan paradigma promosi kesehatan diperluas dari perubahan perilaku individu menjadi

  12. BENTUK PASAR EFISIENSI DAN PENGUJIANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tatang Ary Gumanti

    2002-01-01

    Full Text Available This paper discusses and summarizes the efficient market hypotheses initially proposed by Fama (1970. According to the efficient market theory, the market is said to be efficient if 'security prices reflect all available information'. Fama (1970 contends that there are three types of market efficiency, namely weak form market efficiency, semi-strong form market efficiency, and strong form market efficiency. Over the last three decades, the efficient market theory has become the center of research interest and has attracted attention, which has contributed to the development of corporate finance theory. Empirical evidence however appears to support that the American stock market is classified to be the semi-strong form. This means that the information that forms the price in the market has been dominated by historical and public information, although the clear cut is still unwarranted. Other interesting aspect of the efficient market hypothesis is the strong evident of anomaly in the market, which appear to confront the efficient market hypothesis. There are at least four types of market anomalies that have been identified, namely firm anomalies, seasonal anomalies, event anomalies, and accounting anomalies. Abstract in Bahasa Indonesia : Tulisan ini membahas dan merangkum hipotesis pasar efisien sebagaimana pertama kali dikemukakan oleh Fama (1970. Menurut konsep pasar efisien, pasar dikatakan efisien bilamana harga-harga yang terbentuk di pasar merupakan cerminan dari informasi yang ada. Menurut Fama (1970, ada tiga bentuk tingkat efisiensi pasar berdasarkan pada tingkat penyerapan informasinya, yaitu pasar efisien bentuk lemah, pasar efisien bentuk semi kuat, pasar efisien bentuk kuat. Teori efisiensi pasar telah menjadi acuan kajian yang mendapat perhatian luas selama tiga dasawarsa terakhir dan menjadi topik paling menarik dalam perkembangan teori keuangan perusahaan. Bukti empiris yang sejauh ini telah dikemukakan cenderung mendukung

  13. Pengaruh Sumber Daya Perusahaan dan Orientasi Wirausaha Terhadap Kinerja Usaha Kecil dan Menengah [Effect of Corporate Resources and Entrepreneur Orientation on Small and Medium Business Performance

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jein Sriana Toyib

    2017-09-01

    Full Text Available The intense competition between economic operators including those in Small and Medium Scale Enterprises (SMEs is a challenge that must be encountered in the era of the ASEAN Economic Community. The development of SMEs needs to be concerned since it is a potential sector to boost economic growth, employment and also directly drive the local economy. The study aims to analyze the influence of company resources and entrepreneurial orientation on the performance of SMEs in Manokwari. This was a quantitative research, with associative research method. The research population was all SMEs listed in Department of Cooperatives and SMEs Manokwari District. 100 samples of SMEs were chosen using accidental sampling technique. Data were obtained by giving questionnaires and interviews to SMEs in Manokwari. Multiple regression analysis was applied for data analysis.  Results of the study shows that both company resources and entrepreneurial orientation have significant affect on the performance of SMEs in Manokwari. Bahasa Indonesia Abstrak: Persaingan yang ketat antara pelaku ekonomi termaksud pelaku usaha kecil dan menengah merupakan tantangan yang harus dihadapi dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Perhatian terhadap perkembangan usaha kecil dan menengah perlu terus dilakukan karena usaha kecil dan menengah adalah sektor yang potensial mendorong pertumbuhan ekonomi, menyerap tenaga kerja dan secara langsung mengerakan ekonomi masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh sumber daya perusahaan dan orientasi wirausaha terhadap kinerja usaha kecil dan menengah di kabupaten Manokwari. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan metode penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh usaha kecil menengah yang tercatat di Dinas Koperasi dan UKM kabupaten Manokwari. Sampel penelitian berjumlah 100 UKM yang diambil dengan mengunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui  penyebaran kuesioner dan wawancara langsung

  14. Transformasi Sinkretisma Indonesia dan Karya Seni Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Arya Sucitra

    2015-10-01

    Full Text Available Tulisan ini membahas aspek sosio-historis dan pencapaian kebudayaan pada masa peradaban seni (rupa Hindu dan Islam di Indonesia, perkembangan terkini seni rupa kontemporer Islami, dan karya seni KH. M. Fuad Riyadi, seniman dan Kyai Kontemporer yang aktif sebagai pelaku kesenian dalam seni sastra, musik dan seni rupa. Karya seni selalu merupakan cerminan pengamatan serta perasaan dan pikiran pembuatnya. Karya seni terlahir dari proses pergulatan panjang yang kompleks atas berbagai unsur kebudayaan yang saling mempengaruhi. Pada tahapan ini terjadilah transformasi budaya melalui proses sinkretisasi yang membentuk tradisi seni di Indonesia sesuai dengan peranan unsur budaya terutama persentuhan dengan agama yang datang dari luar. Tulisan ini dikaji melalui studi sejarah, transformasi budaya dan estetika. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa karya seni yang diciptakan seniman tidak berdiri sendiri atas nafas tunggal konsep dan dogtrin agama namun sudah dielaborasi dengan kebutuhan budaya setempat serta local genius masyarakat yang ditempati.   This paper is intended to discuss the socio-historical aspect and the cultural achievement of the civilization of Hinduism and Islamic fine art in Indonesia, the updated development of Islamic contemporary fine art, and the artwork of KH. M. Fuad Riyadi, artists and contemporary mufti who are active as art doers of literary art, music, and fine art. The artwork is always a reflection of the observations and feelings and thoughts of the author. The artwork was born by the long struggle of complex processes on various cultural elements which influenced to each other. At this stage there was a cultural transformation through the process of syncretization which formed a tradition of art in Indonesia in accordance with the role of cultural elements, especially the contiguity with the religion coming from the outside. This paper was analyzed through the historical study, cultural and aesthetics

  15. STUDY ON EXCLUSIVE AND ELITIST CIVICS LEARNING (KAJIAN TENTANG PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGA-RAAN YANG BERSIFAT EKSKLUSIF DAN ELITIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imas Kurniawaty

    2017-02-01

    Full Text Available Abstract. Based on research studies conducted by David Kerr in April 1999 in the inter-national study conducted by the “School Curriculum and Assessment Authority (SCAA” through the “National Foundation for Educational Research in England and Wales (NFER” with a duty to hold “international review of curriculum and assessment framework” in 16 countries around the world. From these studies, civics has some traits maximum and minimum. Civics at the mini-mum point marked one containing civics lesson, exclusivist and elitist emerged in the process of learning in Asian countries, including Indonesia. The purpose of study is to find out information on trends in the civics learning SMA Negeri 1 Ciwidey, which is exclusive and elitist. Be it in terms of teachers, students and schools, including several contributing factors that should be developed continuously contained in the school environtment. The method used is the case study method, which aims to reveal an intensive, detailed and in-depth evaluation of a particular symptom. Re-sults of the study revealed that learning civics in SMA Negeri 1 Ciwidey exclusive and elitist. This is caused by the lack of school facilities and civics teacher initiatives as well as the lack of student participation in the learning process. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh David Kerr pada April 1999 atas nama Otoritas Kurikulum dan Evaluasi Sekolah (SCAA melalui Badan Nasional Penelitian Pendidikan (NFER di Inggris, yang bertujuan untuk mereviu kerangka kurikulum dan evaluasi di 16 negara di dunia. Hasil penelitian mengungkap bahwa terdapat karakter maksimum dan karakter minimum dalam pendidikan kewarganegaraan. Pendidikan kewarganegaraan dengan karakter minimum mengan-dung materi kewarganegaraan dan bersifat eksklusif dan elitis, sebagaimana yang muncul dalam proses pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di negara-negara Asia termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi

  16. Kesesuaian Pilihan Konsep Bisnis, Operasionalisasi Kegiatan dan Penelitian dalam Pemasaran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Albari Albari

    2014-06-01

    Full Text Available AbstractThere are many differences of opinion between the experts from other scholars when they view the development of marketing discipline although they have different backgrounds competence. But that differences of opinion helped the development of the marketing discipline is faster. This article does not attempt to enliven the debate, but rather provides another discourse by pointing out the need for better harmonization between business concepts with the operationalization of the marketing aspects, including the option of the research approach, both in the context of the development of science as well as linkages with marketing applications.Keywords: business concept, operational activities, marketing researchAbstrakPerkembangan disiplin ilmu pemasaran banyak dijumpai adanya perbedaan pendapat antara satu ahli dengan ahli yang lain, meskipun dengan latarbelakang kompetensi ilmu yang berbeda. Namun waktu juga mencatat bahwa perbedaan pendapat tersebut justru membantu perkembangan disiplin pemasaran lebih cepat dan kaya. Artikel ini tidak mencoba meramaikan perdebatan tersebut, tetapi justru memberikan wacana lain dengan menunjukkan perlunya adanya keselarasan antara konsep bisnis dengan operasionalisasi aspek-aspek pemasaran yang lain, termasuk untuk menetapkan pilihan pendekatan penelitian, baik dalam konteks pengembangan ilmu maupun keterkaitan dengan aplikasi pemasarannya.Kata Kunci: konsep bisnis, operasionalisasi kegiatan, penelitian pemasaran

  17. BAHAN AJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DALAM BENTUK MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK SISWA KELAS VII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahmi Arif Ashfahany

    2017-02-01

    Full Text Available Learning resources basically a teaching materials used in teaching and learning process which aims to facilitate the objectives and the learning process. Interactive multimedia a learning materials utilizing advances in technology and used to deliver the message to learn the form of knowledge, skills and attitudes that can stimulate thought patterns, concerns, wishes and feelings of students in the learning process so as intentional learning can occur, control, and aims and can affect learning outcomes. Research steps that can be used in the development of multimedia ie using multimedia development model by Lee & Owen are where there are 5 steps analysis, design, development, implementation, and evaluation. Steps those actions will be concluded decent media developed unused. Sumber belajar pada dasarnya sebuah bahan ajar yang digunakan pada proses belajar dan pembelajaran yang bertujuan untuk mempermudah tujuan dan proses pembelajaran berlangsung. Multimedia interaktif suatu bahan pembelajaran yang memanfaatkan kemajuan teknologi dan digunakan untuk menyalurkan pesan belajar berupa pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dapat merangsang pola pikr pikir, perhatian, kemauan dan perasaan peserta didik pada proses belajar sehingga secara disengaja proses belajar dapt terjadi, terkendali, dan bertujuan serta dapt memengaruhi hasil belajar. Langkah-langkah penelitian yang dapat digunakan pada pengembangan multimedia yaitu menggunakan model pengembangan multimedia oleh Lee & Owen yang mana terdapat 5 langkah, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Langkah-langkah tersebut nantinya dapat menyimpulkan media yang dikembangkan layak tidak digunakan.

  18. ESTETISISME DAN DILEMA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM IKLAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moeljadi Pranata

    2001-01-01

    Full Text Available The development in women%5C%27s role is constructed by ads%5C%27 aestheticism and women%5C%27s attitude. Aestheticism provokes bad taste advertisement reducing woman as a mere biological object. Capitalistic system and structure has encouraged women to compete in social arena and subordination of women by men as well as conflicts among women. The empowerment of women%5C%27s role in ads can be achieved by generating the awareness on women not to part in stereotype establishing which inflicts women%5C%27s esteem. Further%2C law enforcement is required to control bad taste advertising. Abstract in Bahasa Indonesia : Perkembangan peran perempuan disebabkan oleh estetisisme iklan dan sikap perempuan sendiri. Estetisisme menyebabkan bad taste advertisement yang mereduksi perempuan sebatas mahluk biologis semata. Sistim dan struktur kapitalistik telah mendorong perempuan berkompetisi dalam arena sosial yang sekaligus menjadi ajang subordinasi perempuan oleh laki-laki serta ajang konflik antar perempuan. Pemberdayaan peran perempuan dalam iklan dapat dilakukan dengan gerakan penyadaran kepada perempuan agar tidak larut dalam proses pemapanan stereotipe yang merugikan perempuan. Selain itu%2C penegakan supremasi hukum perlu dilakukan untuk mengendalikan bad taste advertising. advertisment%2C+aestheticism%2C+empowerment%2C+women.

  19. PENGARUH KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF, CAPITAL ADEQUACY RATIO, DAN LOAN TO DEPOSIT RATIO TERHADAP PROFITABILITAS PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gede Putu Agus Jana Susila

    2017-12-01

    Full Text Available Lembaga Perkreditan Desa (LPD memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan lembaga keuangan lainnya, sehingga dalam operasionalnya perlu dilakukan pembinaan dan pengawasan. Dimana setiap LPD wajib menyampaikan laporan tentang hasil kegiatan, perkembangan dan likuiditas secara teratur setiap bulan  dan laporan tingkat kesehatan tiap tiga bulan kepada   pengawas,   Bank   Pembangunan   Daerah   Bali,   Pembina Lembaga Perkreditan Desa Kabupaten (PLPDK dan aparat (prajuru desa, sehingga diketahui perkembangan dari masing-masing LPD. Selain itu Pembina PLPDK juga berfungsi sebagai pembina teknis, pengembangan serta pelatihan bagi LPD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh temuan eksplanatif yang teruji tentang, (1 pengaruh KAP, CAR, dan  LDR secara simultan terhadap Profitabilitas pada LPD Kecamatan Banjar tahun 2015-2016, (2 pengaruh KAP, CAR, dan  LDR secara parsial terhadap Profitabilitas pada LPD Kecamatan Banjar tahun 2015-2016. Identifikasi variabel-variabel yang digunakan dalam model penelitian ini dikelompokkan menjadi dua yaitu variabel bebas (independent dan variabel terikat (dependent. Variabel bebasnya adalah KAP (X1, CAR (X2, dan LDR (X3 sedangkan Variabel terikatnya adalah Profitabilitas (Y. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan dilanjutkan pemilihan uji statistik yaitu: (1 uji asumsi klasik, dan (2 analisis regresi linear berganda. Tujuannya adalah menetapkan apakah variabel bebas mempunyai hubungan dengan variabel terikatnya, penetapan tingkat signifikasi dan diakhiri dengan penelitian dasar penarikan kesimpulan melalui penerimaan atau penolakan hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa, (1 Ada pengaruh yang positif dan signifikan secara simultan dari KAP (X1, CAR (X2, dan LDR (X3 terhadap profitabilitas (Y pada  Lembaga Perkreditan Desa Kecamatan Banjar Tahun 2015-2016; (2 Ada pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial dari KAP (X1, CAR (X2

  20. EFISIENSI ENERGI SMART HOME ( RUMAH PINTAR BERBASIS REMOTE RELAY DAN LDR (LIGHT DEPENDENT RESISTANT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Abdul Rozaq

    2017-04-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi saat ini sangat berkembang pesat, dan dapat dirasakan dalam dunia industri maupun masyarakat biasa.Dengan memanfaatkan teknologi yang ada sekarang salah satunya adalah remot relay sebagai alat untuk mengendalikan alat rumah tangga seperti lampu, pagar, pintu jendela dan sebagainya.Metode penelitian dalam penelitian ini adalah riset dan pengembangan. Rencana kerja dari alat ini adalah dengan menggunakan dua mode yaitu mode manual dan mode otomatis, dengan perincian cara pengendalian pada masing-masing beban. Pertama untuk lampu pada kondisi otomatis akan menggunakan LDR sehingga tidak perlumenyalakan lampu pada malam hari dan mematikan lampu pada siang hari. Pada kondisi manual pada tombol ditekan pertama untuk menyalakan lampu dan ditekan yang kedua akan mematikan lampu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat bekerja dengan baik, dimana untuk kondisi kendali otomatis, pada waktu kondisi siang maka lampu akan mati dan kondisi malam lampu menyala, kemudian untuk kondisi kendali manualnya, pada sistem ini dapat dilakukan kendali menggunakan remote sejauh 90 meter. Tingkat efisiensi dengan memanfaatkan sistem ini 53% lebih efisien dibandingkan dengan tidak memanfaatkan sistem smart home.

  1. PEMETAAN MUTU PAUD FULLDAY UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN DAN KELEMBAGAAN PROGRAM PAUD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puji Yanti Fauziah

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 memetakan Program PAUD fullday; (2 menghasilkan rekomendasi penyelenggaraan PAUD fullday. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Penentuan lembaga yang dijadikan sampel dilakukan secara acak sejumlah 23 lembaga se-DIY. Adapun hasil penelitiannya: 1 Standar pencapaian perkembangan anak sudah baik tetapi hasil capaian perkembangan baru hasil observasi dan penilaian kegiatan pagi sampai siang dan belum dilakukan terintegrasi dan holistik sepanjang hari; (2 rekomendasi dalam penyelenggaraan Program PAUD fullday adalah: (a diperlukan kurikulum model pembelajaran yang holistik dalam arti menstimulasi seluruh aspek perkembangan anak dari pagi sampai sore; (b diperlukan model penilaian yang integratif dari pagi sampai sore dari keseluruhan aktivitas anak, dan (c pentingnya pemberdayaan orang tua dalam pembelajaran fullday dan lembaga telah melakukan pemberdayaan dengan baik. Kata kunci: PAUD fullday, kualitas layanan dan kelembagaan   THE QUALITY MAPPING OF FULL DAY ECD FOR IMPROVING THE QUALITY OF SERVICE AND INSTITUTIONAL PROGRAMS ECD Abstract This research aims to: (1 mapping the full day early childhood program; (2 Recommendation implementation of full day early childhood education. The method used in this research is the survey. Determination institution randomized sample number 23 taken from the early childhood institutions throughout the District. The description of the implementation of full day early childhood are: 1 Achievement standard child development has been good but the results of the achievements of the new developments on the observation and assessment of activities in the morning until noon, has not carried out an integrated and holistic throughout the day. recommendations for the implementation of full day early childhood program; (a required a holistic learning model in the sense of stimulating all aspects of child development from morning till evening; (b assessment of the

  2. LANDASAN PSIKOLOGI DAN AKTUALISASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Ulwiyah

    2015-04-01

    Full Text Available Pendidikan Islam memiliki peran strategis bagi pembentukan karakter peserta didik yang sangat dibutuhkannya dalam menjalani kehidupan sehari-hari, dimana dalam proses keberlangsungannya, pendidikan Islam berpijak pada nilai-nilai al-Qur’an dan Hadis. Dengan ini, pendidikan Islam merupakan pondasi penguat terhadap akhlak dan perilaku peserta didik. Namun demikian, pendidikan Islam masih perlu pula kontribusi disiplin ilmu lain sebagai faktor pendukung guna melangsungkan pendidikan secara konkret dan membumi. Salah satu disiplin ilmu itu adalah psikologi. Psikologi adalah disiplin ilmu yang mengkaji sekaligus melihat peserta didik dari sudut pandang psikis (jiwa, dimana aspek psikis harus menjadi pertimbangan para pendidik dalam proses pencapaian tujuan pendidikan. Di antara psikologi yang bisa dijadikan sebagai landasan pendidikan yaitu psikologi perkembangan, psikologi belajar, dan psikologi sosial. Pendidikan harus melihat kondisi psikologi individu dalam hal ini adalah peserta didik, utamanya dalam menyusun dan melaksanakan kurikulum sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal. Adapun dalam pendidikan Islam psikologi yang dijadikan sebagai acuan adalah psikologi yang berwawasan pada al-Qur’an dan Hadis. Dimana akhirnya menghasilkan output yang berorientasi ketuhanan, insan kamil bahagia di dunia dan akhirat.Islamic education a strategic role for the formation of the very character of learners needs through daily life, where in the process of its continuity, Islamic education based on the values of the Qur'an and al-Hadith. With this, Islamic education is the Foundation of the amplifier against akhlaq and behaviours learners. However, Islamic education still needs also contribute to other disciplines as the factor endowments in order to carry out the education concretely and grounded. One of the disciplines it is psychology. Psychology is a scientific discipline that examines while seeing learners from the perspective of a

  3. PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA SKALA RUMAH TANGGA URBAN DAN KETERSEDIAANNYA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nyoman Kumara

    2010-07-01

    Full Text Available Indonesia terletak di daerah katulistiwa sehingga memiliki intensitas penyinaran matahari yang baiksepanjang tahun. Kondisi penyinaran ini potensial untuk digunakan dalam pembangkitan listrik tenagasurya (PLTS. Pemanfaatan tenaga matahari untuk pembangkitan listrik sebenarnya sudah dilakukansejak cukup lama namun aplikasinya masih terbatas pada sistem berdaya kecil atau yang lebih dikenaldengan solar home system (SHS. SHS ini biasanya merupakan bantuan pemerintah yang diberikan secarasubsidi dan masyarakat pedesaan menggunakannya sebagai sarana penerangan di malam hari untukmengganti lampu minyak tanah. Dalam konteks ini terlihat bahwa pendekatan yang digunakan bersifattop-down sehingga selama ini perkembangan SHS sangat tergantung pada program pemerintah dan sejauhini kontribusi energi listrik surya nasional masih sangat kecil.Masyarakat perkotaan merupakan komponen yang cukup besar dalam komposisi populasi Indonesia.Sebenarnya kelompok masyarakat ini hampir semuanya berada dalam jangkauan jaringan listrik PLNnamun demikian mereka memiliki karakteristik yang lebih baik dibandingkan dengan masyarakatpedesaan dalam pemanfaatan PLTS seperti daya beli, tingkat pendidikan, serta pemahaman tentanglingkungan dan penyelamatannya. Di samping itu, peranan energi listrik dalam kehidupan masyarakaturban sudah sangat melekat sehingga ketidaktersediaan energi tersebut akan berpengaruh langsungterhadap kehidupan mereka seperti produktifitas dan kenyamanan. Beberapa ciri positif yang dimilikimasyarakat urban ini bisa dijadikan penggerak pemasyarakatan PLTS perkotaan yang bersifat swakarsadan swakelola. Melalui pendekatan berbasis pemberdayaan masyarakat kota ini diharapkan akan menjadikomponen penting dalam upaya peningkatan kapasitas terpasang PLTS nasional untuk mencapai targetsekitar 5% energi listrik terbarukan pada tahun 2025 seperti ditetapkan dalam Kebijakan Energi Nasional.Salah satu prasyarat dalam perluasan pemanfaatan PLTS adalah ketersediaan

  4. Implementasi Aplikasi Telemedicine Berbasis Jejaring Sosial dengan Pemanfaatan Teknologi Cloud Computing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Jamil

    2015-05-01

    Full Text Available Ide tentang pemeriksaan dan evaluasi kesehatan dengan menggunakan perangkat jaringan telekomunikasi perkembangannya semakin hari semakin meningkat, karena kemajuan di bidang multimedia, imaging, komputer, sistem informasi dan telekomunikasi, salah satunya adalah telemedicine. Secara umum telemedicine adalah penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang digabungkan dengan kepakaran medis untuk memberikan layanan kesehatan, mulai dari konsultasi, diagnosa dan tindakan medis, tanpa terbatas ruang atau dilaksanakan dari jarak jauh. Untuk dapat berjalan dengan baik, sistem ini membutuhkan teknologi komunikasi yang memungkinkan transfer data berupa video, suara, dan gambar secara interaktif yang dilakukan secara real time dengan mengintegrasikannya ke dalam teknologi pendukung video-conference. Termasuk sebagai teknologi pendukung telemedicine adalah teknologi pengolahan citra untuk menganalisis citra medis. Di Indonesia perkembangan teknologi telemedicine menjadi terhambat dikarenakan keterbatasan infrastruktur dan layanan teknologi informasi yang dimiliki belum memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain dan merealasasikan arsitektur aplikasi telemedicine berbasis jejaring sosial dengan pemanfaatan teknologi cloud computing   Kata Kunci— Telemedicine, Cloud Computing, E-Health, Internet

  5. Penerapan Batas Ramp-Rate dengan Menggunakan Kombinasi Metode FDP (Forward Dynamic Programming dan QP (Quadratic Programming Pada Unit Commitment-Economic Dispatch

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Fahmi Andriyanto

    2017-01-01

    Full Text Available Kebutuhan akan energi listrik terus menigkat seiring dengan perkembangan teknologi. meningkatnya beban listrik ini harus diimbangi dengan penambahan daya yang dibangkitkan. Hal ini sangat berpengaruh pada penjadwalan unit pembangkit yang harus ditentukan dengan baik agar didapatkan pembangkitan yang optimal. Pada Tugas Akhir ini mengambil topik mengenai unit commitment dan economic dispatch dengan mempertimbangkan nilai dari batasan generator (ramp-rate. Metode yang digunakan adalah complete enumeration dengan forward dynamic programming pada unit commitment dan quadratic programming pada economic dispatch. Metode - metode tersebut diterapkan dalam pemrograman matlab sehingga dapat dijadikan suatu program perhitungan unit commitment dan economic dispatch dengan mempertimbangkan nilai batasan ramp-rate. Dengan metode tersebut, diharapkan permasalahan penjadwalan unit pembangkit dapat terselesaikan dengan baik dan optimal sehingga memperoleh total biaya pembangkitan yang ekonomis.

  6. PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN TERHADAP NIAT BERKUNJUNG KEMBALI WISATAWAN MANCANEGARA KE DAYA TARIK WISATA ALAS PALA SANGEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Noviana Putra

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan membahas seberapa besar kualitas pelayanan dan kepuasan wisatawan mempengaruhi niat berkunjung kembali wisatawan mancanegara ke Daya Tarik Wisata Alas Pala Sangeh. Daya tarik wisata ini mempunyai sesuatu yang unik dibandingkan dengan daya tarik sejenis, yaitu penempatan ranger (pemandu lokal yang senantiasa akan menemani dalam melakukan perjalanan disekitar areal daya tarik wisata ini, ranger (pemandu lokal senantiasa memberikan kualitas pelayanan sesuai dengan standar prosedur. Metode penelitian dalam pengambilan sample dilakukan menggunakan teknik Purposive Sampling, penyebaran sampel menggunakan Accidental Sampling dengan menyebar 100 kuesioner kepada wisatawan yang sedang melakukan kunjungan ke Daya Tarik Wisata Alas Pala Sangeh dan dengan 22 indikator pertanyaan yang telah disesuaikan. Dalam Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, analisis pengujian instrument penelitian, analisis regresi berganda, dan analisis korelasi. Hasil akhir dalam penelitian, (1 Kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung kembali wisatawan, (2 Kepuasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung kembali wisatawan, (3 Kualitas pelayanan dan kepuasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung kembali wisatawan secara simultan atau bersama-sama dan memiliki hubungan yang kuat. Adapun saran yang dapat disampaikan yaitu pengelola perlu meningkatan fasilitas toilet, peningkatan penanganan keluhan serta semakin giat mengikuti perkembangan pariwisata.

  7. Identifikasi Dan Uji Antagonisme Jamur Endofit Tanaman Tebu (Saccharum Officinarum L.) Terhadap Perkembangan Xanthomonas Albilineans L. Dengan Metode Sterilisasi Autoklaf Dan Membran Filter

    OpenAIRE

    Wahyuni, Siti Hardianti

    2016-01-01

    This research was conducted in a Laboratory of Agricuture Faculty and greenhouse of Agricuture Faculty, North Sumatra University, Medan, from April until December 2014. The research used completely randomized design with three factors and three replications. The first factor were endophytic fungi 1, endophytic fungi 2, endophytic fungi 3, endophytic fungi 4, endophytic fungi 5, endophytic fungi 6, endophytic fungi 7, and endophytic fungi 8. The second factor were dilution 10-1, 10-2, 10-3 da...

  8. PENYELANGGARAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT PROFESI MANAJER KOPERASI JASA KEUANGAN (KJK DI LEMBAGA DIKLAT PROFESI (LDP KOPERASI KUSUMA UTAMA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurfitriyana Nurfitriyana

    2016-02-01

    Full Text Available Pendidikan dan pelatihan (Diklat bagi Manajer Koperasi Jasa Keuangan (KJK dilakukan sebagai upaya mencapai sasaran kompetensi yang telah di tentukan. Fokus penelitian adalah analisis kebutuhan Diklat, Pelaksanaan, dan Evaluasi Diklat di Lembaga Diklat Profesi (LDP Koperasi Kusuma Utama Semarang. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini adalah model analisis yang dikembangkan oleh Miler dan Huberman bahwa analisis data kualitatif dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data mencangkup pengumpulan data, Reduksi data, Penyajian data dan penarikan kesimpulan (verivikasi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1 Analisis Kebutuhan Diklat di Lembaga Diklat Profesi (LDP Koperasi Kusuma Utama Semarang didasarkan pada analisis pengembangan karir bagi peserta, adanya kepentingan perbaikan kinerja manajerial Koperasi Jasa Keuangan (KJK dan memperkecil kesenjangan antara jumlah koperasi dan jumlah manajer yang kompeten sebagai pengelola Koperasi Jasa Keuangan (KJK. 2 Pelaksanaan Diklat menggunakan tiga strategi Diklat diantaranya membimbing (assist, memandu (guide dan mendampingi (escort pada Diklat In class maupun Diklat E-Learning. Strategi diterapkan dengan metode pembelajaran konvensional, diskusi, simulasi, kerja praktek, dan demonstrasi serta belajar mandiri. 3 Evaluasi dilakukan dengan melihat hasil prestasi peserta di masing-masing unit kompetensi yang telah diuji. Training for managers of credit union was done in an effort to achieve the goal of competence that has been set. The research focus is training needs analysis, implementation, and training evaluation by Lembaga Diklat Profesi (LDP Koperasi Kusuma Utama Semarang. This research approach is qualitative, the data obtained through observation, interviews and documentation. Analysis of the data in this research using analysis model developed by Miler and Huberman: Qualitative data analysis

  9. Metamorfosis Kebudayaan (Sebuah Tinjauan Media Televisi dan Budaya Kekerasan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prayanto Widyo Harsanto

    2009-01-01

    Full Text Available Culture and communication media cannot be separated one from another, because culture does not only determine who is talking, but also determine about what and how the communication takes place. Culture, in this case, takes a role in determining how the messages are received and meanings are conveyed. The plenty of (visual mass communication media have succeeded in affirming that globalism has occured everywhere including in Indonesia as a developing country. Television is one sort of mass communication media produced by a long process of human culture development. The intended development is improvement in technological field, specifically in communication and information technology that revolutionize communication techniques. The television mass media have the most powerful effect towards society concerning imitation. Various television programs, especially those that contain violence factors, the violence that is watched by children may stimulate them doing crime in their adulthood. This is because there is a strong relationship between violence on television with factual life. This is a characteristic of media culture that is a kind of visualization culture which can be imitated and followed by anyone. Abstract in Bahasa Indonesia: Budaya dan media komunikasi tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya, sebab kebudayaan tidak hanya menentukan siapa yang berbicara, tetapi tentang apa dan bagaimana komunikasi itu berlangsung. Kebudayaan dalam hal ini ikut menentukan bagaimana pesan-pesan ditangkap dan makna-makna disampaikan. Gencarnya media komunikasi massa (visual telah berhasil mengukuhkan bahwa globalisme telah terjadi di mana-mana termasuk Indonesia sebagai negara berkembang. Televisi merupakan salah satu jenis media komunikasi massa hasil dari suatu proses perkembangan budaya manusia yang panjang. Perkembangan yang dimaksud adalah kemajuan dalam bidang teknologi, khususnya teknologi komunikasi dan informasi yang merevolusi teknik

  10. Media Elektronik dan Pengawasan Orang Tua sebagai Pendidikan Anti Kekerasan Aud dalam Perspektif Psikologi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yorita Febry Lismanda

    2015-09-01

    Full Text Available Anak usia 4—6 tahun berada pada tahap pra operasional konkrit. Stimulus negatif yang diperoleh anak pada masa itu, membentuk sikap anak di masa yang akan datang. Adanya tontonan Tv, games, dan video yang mengandung tindak kekerasan merupakan bentuk stimulus negatif. Data KPAI menunjukkan 78,3% anak usia MI hingga SMA melakukan kekerasan. Salah satu faktor yang menyebabkan, dimungkinkan adanya stimulus negatif yang diperoleh anak sejak dini. Berdasarkan paparan tersebut, prosiding ini membahas alternatif mengatasi kekerasan sejak anak usia 4–6 tahun dari perspektif psikologi. Pendekatan yang digunakan dalam prosiding ini adalah pendekatan kualitatif. Data berupa fakta banyaknya kekerasan yang dilakukan anak,  tontonan di tv, games,dan video yang mengandung unsur kekerasan, tahapan perkembangan anak, dan dampak dari tontonan. Data tersebut diambil melalui studi pustaka dari beberapa referensi yang  dianalisis  dan hasilnya disampaikan secara deskriptif. Berdasarkan data yang diperoleh, simpulan dari prosiding ini: Faktor penyebab anak menjadi pelaku kekerasan berasal dari tontontan yang mengandung tindak kekerasan dan ditiru anak sejak dini. Cara mengatasi anak yang melakukan kekerasan adalah dengan pemberian tontonan pada media elektronik (tv, games, video yang banyak mengandung nilai edukasi dan diperkuat adanya pengawasan orang dewasa terdekatnya, khususnya orang tua sejak anak dalam usia dini.

  11. PENGARUH JARINGAN PERDAGANGAN GLOBAL PADA STRUKTUR WILAYAH DAN KONFIGURASI SPASIAL PUSAT PEMERINTAHAN KESULTANAN-KESULTANAN MELAYU DI KALIMANTAN BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uray Fery Andi

    2017-06-01

    Full Text Available Lokasi pusat-pusat pemerintahan kesultanan Melayu di Kalimantan Barat berada di sepanjang tepian sungai. Sungai menjadi faktor yang sangat penting dalam kehidupan kesultanan, yaitu terkait dengan fungsinya sebagai sumber kehidupan dengan beragan jenis flora dan fauna, sebagai aksesibilitas dan jalur transportasi serta komunikasi. Keterbatasan wilayah tepian sungai menyebabkan perkembangan pusat kesultanan melebar sepanjang tepian sungai karena wilayah daratan masih berupa hutan dan kurang aman. Perkembangan aktivitas perdagangan global pada masa pemerintahan kesultanan yang semakin pesat menyebabkan jalur sungai semakin ramai dilalui oleh pedagang lokal, regional dan internasional. Keberadaan kongsi dagang Belanda (VOC hingga menjadi pemerintahan Hindia Belanda turut mempengaruhi perkembangan pusat-pusat pemerintahan kesultanan Melayu di Kalimantan Barat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jaringan perdagangan global terhadap struktur wilayah Borneo Barat dan konfigurasi spasialpusat pemerintahankesultanan-kesultanan Melayu di Kalimantan Barat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode sejarah yaitu dengan mengetahui perkembangan sistem jaringan perdagangan global dan korelasinya dengan sejarah pembentukan wilayah kesultanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dan jaringan perdagangan mempengaruhi struktur wilayah Borneo Barat dengan sistem hulu-hilir dan konfigurasi spasial wilayah pusat pemerintahan kesultanan Melayu yang terbatas dan melebar sepanjang tepian sungai. Kata-kata kunci: jaringan perdagangan, struktur wilayah, konfigurasi spasial, kesultanan Melayu, Kalimantan Barat   THE INFLUENCE OF GLOBAL TRADING NETWORK ON THE MALAY SULTANATES CENTRAL OF GOVERNMENT STRUCTURE AND SPATIAL CONFIGURATION IN WEST KALIMANTAN Malay sultanates central government in West Kalimantan were located along the banks of the river. The river became very important factor in the life of sultanates, which was related to its

  12. Kadar Hemoglobin dan Kecerdasan Intelektual Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuni Kusmiyati

    2013-10-01

    Full Text Available Kualitas sumber daya manusia dipengaruhi oleh inteligensi anak. Skor kecerdasan intelektual yang tidak menetap pada usia tertentu dapat berubah karena faktor genetik, gizi, dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kadar hemoglobin dengan kecerdasan intelektual anak. Penelitian observasional dengan desain potong lintang ini dilakukan pada populasi siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri Giwangan Yogyakarta, tahun 2013. Penarikan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling terhadap 37 sampel siswa. Instrumen untuk mengukur kecerdasan intelektual dengan Cultural Fair Intelligence Quotient Test yang dirancang untuk meminimalkan pengaruh kultural dengan memperhatikan prosedur evaluasi, instruksi, konten isi, dan respons peserta. Tes dilakukan oleh Biro Psikologi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, kadar hemoglobin diukur menggunakan Portable Hemoglobin Digital Analyzer Easy Touch secara digital.Variabel luar indeks massa tubuh diukur langsung menggunakan parameter tinggi badan dan berat badan. Analisis menggunakan uji regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan indeks massa tubuh tidak berhubungan dengan kecerdasan intelektual (nilai p = 0,052. Anemia berhubungan cukup dengan kecerdasan anak (r = 0,491 dan berpola positif, semakin tinggi kadar hemoglobin semakin tinggi kecerdasan intelektual anak. Nilai koefisien determinasi 0,241 menerangkan bahwa 24,1% variasi anemia cukup baik untuk menjelaskan variabel kecerdasan intelektual. Ada hubungan antara kadar hemoglobin dengan kecerdasan intelektual (nilai p = 0,002. Quality of human resources is influenced by the child’s intelligent. Intelligence Quotient (IQ score will not settle at a certain age and can change due to genetic factors, nutrition, and the environment. The objective is known relationship of anemia with IQ to child. Method of observational study with cross sectional design. Population are students of class VI elementary school of Giwangan Yogyakarta in

  13. Studi Kinerja VANET Scenario Generators: SUMO dan VanetMobisim untuk Implementasi Routing Protocol AODV menggunakan Network Simulator 2 (NS-2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firdaus Nutrihadi

    2016-04-01

    Full Text Available Vehicular Ad Hoc Network (VANET merupakan turunan dari MANET (Mobile Ad Hoc Network sebagai inovasi baru dalam dunia teknologi yang membantu kebutuhan manusia dalam berkomunikasi. VANET dapat mendukung komunikasi langsung antara kendaraan (Vehicle to Vehicle dan antara kendaraan-infrastruktur (Vehicle to Infrastructure dengan adanya infrastruktur jaringan nirkabel. Namun, implementasi VANET di dunia masih sulit dilakukan sehingga banyak penelitian dilakukan dengan membuat simulasi menggunakan mobility generator dan network simulator. Pada makalah ini yang diteliti yaitu performa skema VANET yang dihasilkan oleh mobility generator SUMO dan Vanetmobisim. Penelitian ini menggunakan NS-2 sebagai simulator VANET dengan protokol reaktif AODV sebagai routing protocol. Skenario VANET dengan peta berbentuk grid dan peta riil Sutomo,Surabaya digunakan pada kedua generator SUMO dan VanetMobisim dengan memvariasikan jumlah kendaraan simulasi. Matriks evaluasi kinerja yang digunakan dalam penelitian ini adalah packet delivery ratio, end-to-end delay, dan routing overhead. Dalam ketiga skenario, performa routing protokol SUMO-AODV lebih baik. VanetMobisim-AODV, dikarenakan lebih banyak lalu lintas dan rute yang putus, menghasilkan performa yang baik namun masih di bawah pesaingnya.

  14. KOMPUTER GRAFIS DALAM IKLAN DI MEDIA CETAK DAN TELEVISI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Dwi Waluyanto

    2000-01-01

    Full Text Available Commercial appearances in television and printed media has evolved continuosly. Ad designers always try to improve their commercial works performance. The existence of graphic computer in the world of advertising has succeded to draw attention of the targetted public. Through the advancement of computer technology%2C the designers tend to create their works by blending art and technology. However the creative work of ad designer is the process of imaging%2C writing%2C arranging and producing of an advertisement. Abstract in Bahasa Indonesia : Penampilan iklan di media cetak maupun televisi terus-menerus mengalami perkembangan. Para desainer dibidang periklanan selalu berupaya menyempurnakan penampilan iklan-iklan hasil karya mereka. Keberadaan komputer grafis dalam dunia periklanan ternyata berhasil menarik perhatian khalayak sasaran%2C dan berkat kemajuan teknologi komputer yang semakin canggih%2C para desainer iklan berkarya dengan cara memadukan seni dan teknologi. Bagaimanapun pekerjaan kreatif desainer iklan tersebut adalah sebagai proses penggambaran%2C penulisan%2C perancangan dan produksi sebuah iklan. Computer graphic%2C advertisement%2C print media%2C television media

  15. SAFETY DAN SANITASI DI AREA KITCHEN AMAROOSSA HOTEL BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chandra Rizki Yano Putra

    2016-05-01

    Full Text Available Abstrac - In the tourism industry sectors of the hospitality industry is engaged in services, very influential on the development of tourism. Hotels are required to provide satisfaction to both guests of the facilities provided to meet the needs of guests. The hotel must be able to create a comfortable atmosphere for guests, one way to improve safety and sanitation in all department. This observation examines the main problems, namely: "How is safety and sanitation in the kitchen area, what is the procedure to clean kitchen areas, wash your food how procedures and equipment in the kitchen, and whatever obstacles that occur during operations in the kitchen". The method used in this thesis is "Descriptive Method". Data collection techniques used by direct observation to the object of research, conduct interviews with employees Amaroossa Hotel Bandung kitchen, equipped with library research to obtain theoretical data as a basis for discussion. The results of this observation that the state of safety and sanitation of kitchen area has not met the requirements of safety and sanitation. Cleaning the kitchen area has been going well, but spacious kitchen is limited. Washing equipment and food ingredients not meet safety and sanitation that is using the sink in the same place for washing. Operational constraints in a narrow kitchen space and limited washing tubs and equipment. . Keyword: Safety, Health, Kitchen   Abstrak - Dalam industri kepariwisataan, perhotelan merupakan sektor industri yang bergerak dalam bidang jasa dan sangat berpengaruh terhadap perkembangan kepariwisataan. Hotel dituntut dapat memberikan kepuasan kepada tamu baik dari fasilitas yang disediakan dalam memenuhi kebutuhan tamu. Pihak hotel harus mampu menciptakan suasana yang nyaman untuk tamu, salah satu caranya meningkatkan safety dan sanitasi pada semua department. Penelitian ini mengkaji permasalahan pokok yaitu: “Bagaimana safety dan sanitasi di area kitchen, bagaimana

  16. Tata Kota Islam Ternate: Tinjauan Morfologi dan Kosmologi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wuri Handoko

    2016-08-01

    wawancara dengan narasumber. Analisis arkeologi dilakukan, yakni dengan analisis keruangan melalui identifikasi data fitur yang mencirikan kota kuno Islam, serta analisis kontekstual melalui analogi sejarah dan budaya lokal. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan bentuk dan perkembangan kota, serta konsep kosmologi yang melatarbelakangi bentuk tata kota. Hasil penelitian antara lain bahwa komponen pusat kota yang dicirikan oleh bangunan kedaton sultan dan masjid sebagai pusat orientasi menjadi karakteristik Ternate sebagai kota peradaban Islam. Selain itu ciri lokal kota Ternate ditunjukkan dengan konsep kosmologi lokal, serta adanya pembagian ruang hunian pribumi dan pendatang. Dalam perkembangannya, ruang kota terbagi menjadi lima komponen, yakni komponen pusat kota, pemukiman, ekonomi dan niaga, penguburan, dan keagamaan.

  17. QUESTION ANSWERING SYSTEM DAN PENERAPANNYA PADA ALKITAB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gunawan Gunawan

    2006-01-01

    sumber informasi yang luas dan bervariasi, serta adanya perkembangan yang pesat dari teknik Natural Language Processing (NLP, Information Extraction (IE, dan Information Retrieval (IR sangat mempengaruhi perkembangan dari QA system, yang mana dulunya hanya dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terbatas pada suatu bidang (domain tertentu dengan berdasarkan pada sumber informasi yang terstruktur seperti database, hingga kini dapat menjawab berbagai jenis pertanyaan dengan bersumber pada informasi dari sebuah koleksi teks yang tidak terstruktur. Umumnya arsitektur question answering system yang berbasis teks dibangun atas enam tahapan proses, yaitu analisis pertanyaan, preprocessing koleksi dokumen, pemilihan kandidat dokumen, analisis kandidat dokumen, ekstraksi jawaban, dan pemberian respon. Aplikasi-aplikasi QA system (baik yang dapat diakses melalui internet maupun tidak yang dikembangkan dengan ciri khasnya masing-masing memiliki urutan proses yang tidak jauh berbeda satu dengan lainnya. Jawaban yang dikembalikan oleh sebuah QA system sebagai respon terhadap pertanyaan perlu dievaluasi untuk menilai performansi sistem. Tulisan ini dilengkapi dengan sebuah aplikasi QA system dengan menggunakan Alkitab berbahasa Inggris versi World English Bible (WEB sebagai sumber informasi untuk menjawab pertanyaan. Pemilihan domain Alkitab menyebabkan sejumlah pertanyaan yang dapat diajukan terbatas pada informasi yang tersimpan dalam Alkitab itu sendiri. Selain itu pertanyaan juga dibatasi pada tiga buah tipe jawaban, yaitu Person, Location, dan Date. Kata kunci: question answering system, natural language processing, information retrieval, information extraction, named entity recognition, part of speech tagging.

  18. APLIKASI PARALEL BRANCH AND BOUND UNTUK MENYELESAIKAN VEHICLE ROUTING PROBLEM MENGGUNAKAN PUSTAKA MPICH DAN GLPK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F.X. Arunanto

    2011-01-01

    Full Text Available Vehicle Routing Problem (VRP merupakan permasalahan optimasi dalam Riset Operasional, yaitu permasalahan melakukan pengantaran barang (komoditas dari sebuah depot ke sejumlah pelanggan dengan lokasi dan jumlah permintaan barang yang diketahui. Karakteristik VRP yang diimplementasikan adalah VRP yang mempunyai kapasitas kendaraan sama, jumlah kendaraan tetap, batasan jarak dan meminimalkan jarak tempuh semua kendaraan sebagai tujuan. Untuk penyelesaian VRP, diimplementasikan algoritma paralel branch and bound yang dapat dijalankan oleh beberapa komputer untuk mendapatkan solusi eksak dengan waktu komputasi yang lebih cepat. Langkah-langkah penyelesaian VRP dengan algoritma paralel branch and bound dimulai dengan tahap inisialisasi, yang menghasilkan subproblem yang berupa program linear pada search tree, kemudian dilakukan pembagian subproblem ke sejumlah komputer untuk dikerjakan masing-masing komputer. Setelah proses komputasi selesai, diperoleh solusi optimal beserta informasi rute terbaik yang ditemukan. Uji coba dan evaluasi dilakukan dengan data yang dihasilkan secara acak, untuk jumlah pelanggan sebanyak 15-40, dengan menggunakan 1, 2, 4, dan 8 komputer. Dari hasil p