WorldWideScience

Sample records for evaluasi dan perkembangan

  1. PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KEBUTUHAN PERKEMBANGAN UNTUK PENYUSUNAN KURIKULUM DAN EVALUASI PROGRAM BK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gendon Barus

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan instrumen asesmen kebutuhan peserta didik, disebut Invantori Kebutuhan Perkembangan Murid (IKPM. Penelitian mengikuti model Plomp (1999 dengan lima fase. Reliabilitas instrumen diestimasi dengan teknik Alpha Cronbach, validitas isi diperiksa oleh pakar dan telaah praktisi melalui FGD. Validitas empirik dan kecocokan model pengukuran dibuktikan dengan analisis faktor konfirmatori (CFA dengan program Lisrel 8.30. Telaah praktisi melibatkan 60 orang guru kelas V dan VI SD dalam dua tahap FGD, sedangkan uji coba empirik dan implementasi melibatkan murid kelas V dan VI. Hasil penelitian pengembang-an ini adalah: 1 IKPM dapat digunakan untuk menghimpun data kebutuhan perkembangan sebagai dasar penyusunan kurikulum bimbingan dan melaksanakan evaluasi program, bimbingan dan alat ukur evaluasi program bimbingan klasikal di sekolah dasar dan 2 teridentifikasi butir-butir kebutuhan per-kembangan murid yang intens dan sangat intens untuk dipenuhi melalui layanan bimbingan klasikal. Kata kunci: instrumen asesmen kebutuhan, kurikulum bimbingan, instrument evaluasi program BK ______________________________________________________________ DEVELOPMENT OF DEVELOPMENTAL NEEDS ASSESSMENT INSTRUMENT FOR CURRICULUM ARRANGEMENT AND EVALUATION OF BK PROGRAM Abstract The goal of this research is to produce a developmental needs assessment instrument, called Student’s Developmental Needs Inventory, which can be use to reveal the needs of students in elementary school. The research method follows the model of Research and Development (R & D by Plomp (1999 with five phases. The instrument which is developed in this study guidance and counseling (Bimbingan Konseling, BK in elementary school. Instrument reliability is estimated using by Alpha Cronbach technique, it content validity is checked by experts judgment and practitioner’s assessment with FGD technique. Furthermore, empirical validity and the goodness of fit

  2. PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KEBUTUHAN PERKEMBANGAN UNTUK PENYUSUNAN KURIKULUM DAN EVALUASI PROGRAM BK

    OpenAIRE

    Gendon Barus

    2013-01-01

    Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan instrumen asesmen kebutuhan peserta didik, disebut Invantori Kebutuhan Perkembangan Murid (IKPM). Penelitian mengikuti model Plomp (1999) dengan lima fase. Reliabilitas instrumen diestimasi dengan teknik Alpha Cronbach, validitas isi diperiksa oleh pakar dan telaah praktisi melalui FGD. Validitas empirik dan kecocokan model pengukuran dibuktikan dengan analisis faktor konfirmatori (CFA) dengan program Lisrel 8.30. Telaah praktisi melibatkan 6...

  3. PERKEMBANGAN DAN EKSISTENSI MUSIK TARLING CIREBON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Salim -

    2015-08-01

    Full Text Available Kemajuan teknologi berpengaruh terhadap perkembangan Tarling namun demikian Tarling masih tetap menunjukan eksistensinya. Nampaknya ada hal yang menarik bagi peneliti untuk selanjutnya mengadakan penelitian tentang perkembangan dan eksistensi Tarling. Sehubungan dengan permasalahan tersebut maka masalah penelitiannya adalah bagaimana perkembangan Tarling, dan Bagaimana eksistensi Tarling. Penelitian Tesis ini menggunakan metoda penelitian kualitatif. Peneliti berusaha mendeskripsikan perkembangan dan eksistensi Tarling. Untuk memahami  perkembangan, dan eksistensi maka penelitian ini  menggunakan teori perkembangan dan eksistensi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan  menggunakan metode tringulasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan: Reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan perkembangannya Tarling mengalami beberapa periodisasi perubahan yaitu periode musik, periode  lagu dan lawak kemudian periode teater. Berkenaan dengan eksistensinya musik Tarlingpun mengalami perubahan bentuk yaitu Tarling kreasi dan Tarling dangdut. Eksistensi musik Tarling terbentuk melalui proses akulturasi. Saran dari hasil penelitian menyatakan bahwa, perubahan yang terjadi dalam  Tarling dimaksudkan sebagai upaya agar Tarling tetap menarik kemudian eksis. Maka bagi Para tokoh masyarakat, seniman Tarling, pemerintah dan masyarakat Cirebon harus bersinergi melakukan berbagai langkah agar Tarling tetap menujukan eksistensinya The progress of technology influence the development Tarling, however Tarling still shows its existence. It seems that there is something interesting for researchers to conduct further research on the development and existence Tarling. In connection with these problems, the research problem is how the development Tarling and How existence Tarling. This thesis research uses qualitative

  4. Evaluasi Sifat Morpologi dan Teknologi Pengolahan pada Gabah dan Beras

    OpenAIRE

    Santosa, Susilo

    2017-01-01

    Penelitian evaluasi dan beras terhadap mutu dan jumlah hasil ditekankan pada lr36 , lr38 dan Cisadane. Penelitian dilakukan di laboratorium Balai Penelitian Tanaman Pangan Karawang. Hasil studi menunjukkan diantara ketiga varitas, Cisadane mempunyai ukuran dimensi butiran yang lebih besar daripada Ir36 dan Ir38. Di antara ketiga varitas, persen kulit sekam yang tertinggi didapat 23,57 % pada lr38 diikuti 22,32% pada Ir36 dan 19,5% pada Cisadane. Persen beras pecah kulit tertinggi diperoleh pa...

  5. Evaluasi Sifat Morpologi Dan Teknologi Pengolahan Pada Gabah Dan Beras

    OpenAIRE

    Santosa, Susilo

    1982-01-01

    Penelitian evaluasi dan beras terhadap mutu dan jumlah hasil ditekankan pada lr36 , lr38 dan Cisadane. Penelitian dilakukan di laboratorium Balai Penelitian Tanaman Pangan Karawang. Hasil studi menunjukkan diantara ketiga varitas, Cisadane mempunyai ukuran dimensi butiran yang lebih besar daripada Ir36 dan Ir38. Di antara ketiga varitas, persen kulit sekam yang tertinggi didapat 23,57 % pada lr38 diikuti 22,32% pada Ir36 dan 19,5% pada Cisadane. Persen beras pecah kulit tertinggi diperoleh pa...

  6. PERMASALAHAN PERKEMBANGAN BAHASA DAN KOMUNIKASI ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riandi Marisa

    2015-09-01

    Full Text Available Gangguan perkembangan berbahasa adalah ketidakmampuan atau keterbatasan dalam menggunakan simbol linguistik untuk berkomunikasi secara verbal atau keterlambatan kemampuan perkembangan bicara dan bahasa anak sesuai kelompok umur, jenis kelamin, adat istiadat, dan kecerdasannya. Oleh sebab itu bila gangguan bicara dan bahasa tidak diterapi dengan tepat akan terjadi gangguan kemampuan membaca, kemampuan verbal, perilaku, penyesuaian psikososial dan kemampuan akademis yang buruk. Orang tua/guru perlu memahami perilaku bermasalah ini sebab “anak yang bermasalah” biasanya tampak di dalam kelas bahkan dia menampakkan perilaku bermasalah itu dalam keseluruhan interaksi dengan lingkungannya. Dengan bahasanya, manusia berkomunikasi untuk bersosialisasi dan menyampaikan hasil pemikirannya. Identifikasi dini keterlambatan bahasa harus memecahkan dua masalah utama yaitu masalah ketersediaan informasi yang dapat dipercaya dari seorang anak pada usia berapa ketika mereka mengalami keterbatasan dalam kemampuan berkomunikasi. Selanjutnya, teknik pengukuran harus cost-effective dengan menghargai waktu secara professional dan secara luas mampu diaplikasikan untuk anak pada berbagai tingkat sosial dan latarbelakang bahasa termasuk bilingual. Masalah kedua adalah pada interpretasi hasil dari proses identifikasi. Banyak anak yang mengalami keterlambatan bahasa pada usia 24 sampai 30 bulan akan mengejar dalam beberapa tahun kemudian dan tidak memerlukan intervensi. Tantangan yang ada adalah dalam mengidentifikasi dan menggunakan informasi lain yang relevan dalam memperbaiki keputusan diagnosis mengenai seorang anak secara individual untuk mencegah gangguan perkembangan yang lebih signifikan.Kata kunci: bahasa, komunikasi, anak  Language development disorders is the inability or limitations in the use of linguistic symbols to communicate verbally or delay the ability of speech and language development of children according to age group, sex, customs, and

  7. Perkembangan Pendidikan Meunasah dan Dayah di Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mujianto Solichin

    2015-12-01

    Full Text Available Meunasah dan Dayah dalam masa perjalanannya tumbuh seiring perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Aceh yang memiliki peran strategis dalam pembentukan kebudayaan Islam di wilayah kekuasaan mereka masing-masing. Ini membuktikan bahwa kerajaan-kerajaan Melayu baik di Malaka (Malaysia maupun di Aceh (Nangroe Aceh Darussalam memiliki jaringan arkeologi sejarah kebudayaan dan peradaban yang terbentuk berdasarkan motivasi agama dan menjadikan tradisi Melayu sebagai identitas pemersatu mereka. Kehadiran lembaga-lembaga klasik Islam tersebut di atas terus mengalami perluasan secara fungsional, pergeseran sistem karena tuntutan perkembangan zaman, pun juga tuntutan sosial kehidupan masyarakat yang saat ini tidak lagi membutuhkan pemecahan problematika kehidupan melalui ilmu-ilmu agama semata, namun juga integrasi antara agama, ilmu pengetahuan dan teknologi. Memodernisasikan Meunasah dan Dayah sebagai upaya menyelamatkan institusi Islam tua ini agar tidak menjadi “cagar budaya”, tentu bisa belajar dari pengalaman model-model modernisasi madrasah berdasarkan pengalaman Mesir (Masjid-Madrasah-Universitas al-Azhar, Turki (Maktab-Sekolah Remaja-Sekolah perempuan-Sekolah Imam-Khatib, dan Saudi Arabia (Madrasah-Sekolah Hasyimiyah. || Meunasah and Dayah in their development along with Islamic kingdoms in Aceh have a strategic role in the formation of Islamic culture in their own territories. This proves that the Malay kingdoms either in Malacca (Malaysia as well as in Aceh (NAD had a network of archaeological history of culture and civilization formed based on religious motivation and made the Malay tradition as their unifying identity. The existence of the classical Islamic institutions mentioned above continue to functionally expand and the system shifted because of the demands of the current time. It was also because of the social demands of the society that is no longer in need of solving the problems of life through a mere religious science, but also

  8. DAMPAK NEGATIF PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMATIKA DAN KOMUNIKASI DAN CARA ANTISIFASINYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Ratnaya

    2011-03-01

    Full Text Available Sampai saat ini perkembangan ilmu pengetahuan telah menghantarkan masyarakat menuju babak baru yaitu babak yang memanfaatkan peralatan-peralatan yang merupakan hasil dari teknologi. Penggunaan tenaga manusia yang semakin hari semakin kecil volumenya sering kali menyebabkan orang kehilangan pekerjaannya karena tugasnya telah tergantikan oleh peralatan atau mesin. Sebagai sarana penyampaian informasi dan komunikasi, komputer bisa dipakai sebagai sarana berinternetan. Lewat internet orang bisa mencari bermacam-macam informasi dan berkomunikasi. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Selain memberikan keuntungan, ternyata peralatan teknologi informasi dan komunikasi juga memberikan dampak negatif bagi penggunanya. Dampak negatif tersebut muncul sebagai akibat dari penggunaan yang salah atau tidak bertanggung jawab dari yang menggunakan. Beberapa dampak negatif tersebut adalah 1. Anak lebih banyak menghabiskan waktu menonton TV ketimbang melakukan hal lainnya (seperti belajar dan olah raga, 2. Anak kehilangan kemampuan berbaur dengan masyarakat dan cenderung nyaman dengan kehidupan online, 3 Adanya pelanggaran hak cipta, 4.  Kejahatan di internet, 5. Penyebaran virus komputer, dan 6. Pornografi, perjudian, penipuan, tayangan kekerasan. Adapun cara mengatasi dampak-dampak negatif tersebut adalah : 1. Gunakan teknologi untuk menjalin hubungan dengan orang yang sudah dikenal, 2. Cari komunitas positif  yang sering melakukan pertemuan didunia nyata, 3. Perlunya penegakkan hukum yang berlaku dengan dibentuknya polisi internet, 4. Menghindari pemakaian telepon seluler yang berfitur canggih oleh anak-anak dibawah umur dan lebih mengawasi penggunaan telepon seluler, 5. Perbanyak membaca buku-buku yang bersifat edukatif dan bersifat keimanan serta aplikasi komputer yang bersifat mendidik, dan 6. Perlunya pengaturan

  9. EVALUASI PROGRAM PENGENDALIAN DAN PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD DI SUMATERA UTARA TAHUN 2010-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Frans Yosep Sitepu

    2013-09-01

    Full Text Available ABSTRAK. Demam Berdarah Dengue (DBD masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di SumateraUtara yang merupakan daerah endemis. Program pengendalian DBD diharapkan dapat memberikan informasitentang endemisitas dari suatu daerah, musim penularan dan perkembangan penyakit yang dapat digunakanuntuk menjadikan sistem lebih efektif dan efisien. Penelitian ini adalah sebuah studi deskriptif yang dilakukandengan mengumpulkan dan menganalisis data DBD dari tahun 2010-2012. Evaluasi mengenai cara pencegahandan program pengendalian DBD telah dilakukan. Cara pencegahan dan program pengendalian DBD diSumatera Utara antara lain: pengamatan epidemiologi yang dilakukan pada semua kasus DBD; penemuan danmanajemen kasus di Rumah Sakit, dokter pribadi dan perawatan kesehatan primer; perluasan dan peningkatanpartisipasi masyarakat, pengendalian vektor di daerah DBD, sistem peringatan dini dan pengendalianperjangkitan, kerjasama dari berbagi sektor, monitoring dan evaluasi. Program pengandalian DBD di SumateraUtara perlu ditingkatkan dengan menambah kerjasama lintas sektor dan program untuk mengoptimalkanprogram tersebut, merotasi insektisida untuk menghindari resistensi vektor.Kata kunci: evaluasi, program pengendalian DBD, Sumatera UtaraABSTRACT. Dengue Hemorrhagic Fever (DHF is still a public health problem in North Sumatera which is anendemic area. DHF control program is expected to result information about endemicity of an area, season oftransmission and disease progression that can be use to make the system more effective and efficient. It was adescriptive study by collecting and analyzing DHF data from 2010-2012. Evaluated had been done to the processof the DHF prevention and control program. The process of DHF prevention and control program in NorthSumatera such as: epidemiological surveillance conducted to all the DHF cases; discovery and management ofcases at hospitals, private physicians, and primary health care; extension and improvement of

  10. MODEL PENGEMBANGAN DASHBOARD UNTUK MONITORING DAN EVALUASI KINERJA PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Hariyanti

    2011-01-01

    Full Text Available Tujuan utama dari penelitian ini adalah merancang model pengembangan dashboard untuk kebutuhan perguruan tinggi. Dashboard adalah aplikasi sistem informasi yang menyajikan informasi mengenai indikator utama dari aktifitas organisasi secara sekilas dalam layar tunggal. Pembuatan model memperhatikan 3(tiga aspek utama dashboard yaitu penyajian data/informasi, personalisasi, dan kolaborasi antar pengguna. Model yang dihasilkan digunakan untuk pengembangan dashboard bagi kebutuhan monitoring dan evaluasi kinerja perguruan tinggi. Monitoring dan evaluasi kinerja mutlak dilakukan secara terus menerus oleh perguruan tinggi untuk memastikan bahwa proses bisnis yang dijalankannya dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan, melalui strategi pengelolaan yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan survei kuesioner. Studi literatur dilakukan untuk membuat rancangan awal model. Sedangkan survei kuesioner dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan calon pengguna dashboard dan mengetahui faktor-faktor yang yang mempengaruhi kesuksesan pengembangan sistem informasi di perguruan tinggi. Jumlah responden sebanyak 95 orang di lingkungan Universitas Airlangga (UA dan Institut Teknologi Bandung (ITB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prioritas kebutuhan dashboard untuk pengguna di UA dan ITB. Namun secara umum dapat dinyatakan bahwa kebutuhan yang terkait aspek penyajian data/informasi, personalisai, dan performansi merupakan hal yang dianggap penting untuk sebuah dashboard. Sedangkan aspek kolaborasi hanya dianggap sebagai daya tarik dashboard. Model pengembangan dashboard yang dihasilkan menggambarkan bahwa kepuasan pengguna dipengaruhi oleh kualitas sistem, kualitas layanan, dan manfaat positif yang diberikan oleh sistem.

  11. Media Sosial dan Perkembangan Komunikasi Korporat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rina Juwita

    2017-07-01

    Full Text Available Kehadiran media sosial telah mengubah aktivitas komunikasi korporat dan dengan cepat merevolusi bagaimana kampanye atau program public relations berjalan. Jika dibandingkan dengan cara tradisional yang mengandalkan pada output murni, media sosial memaksa komunikasi korporat beralih pada proses dialog dimana para pemangku kepentingan, dan bukan hanya perusahaan sama-sama memiliki kekuasaan terhadap pesan yang beredar. Media sosial merupakan alat komunikasi revolusioner yang mengubah secara cepat bagaimana praktik PR menjadi bagian integral dari komunikasi korporat bagi sejumlah perusahaan dan menawarkan pilihan baru bagi para praktisi PR pada setiap aspek proses komunikasi yang dilakukan.

  12. EVALUASI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN SMA INDONESISCH NERDERLANDSCHE SCHOOL (INS KAYUTANAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David David

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengevaluasi SMA INS Kayutanam dan (2 menyusuan strategi pengembangan SMA INS Kayutanam berdasarkan hasil evaluasi tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah 50 siswa kelas X dan XI, satu kepala sekolah, empat wakil kepala sekolah, 30 guru, dua pembina asrama dan dua orang dari pemerintahan. Hasil penelitian dibagi dalam dua kelompok yaitu hasil evaluasi dan strategi pengembangan. Berdasarkan hasil evaluasi ditemukan bahwa ada beberapa komponen yang perlu perbaikan yaitu kurikulum, kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, fasilitas, peran serta masyarakat, dana dan organisasi. Strategi pengembangan terdiri dari: (1 perumusan kurikulum terintegrasi yang memuat tujuan dan sasaran pendidikan yang diprakarsai oleh Sjafei; (2 perumusan metode mengajar yang sesuai dengan tujuan dan sasaran pendidikan yang diprakasai Sjafei; (3 pengelolaan aset produktif dengan pemanfaatan modal sosial; (4 pemanfaatan basis alumni; (5 membangun kerja sama dengan instansi terkait seperti sekolah lain, pemerintah daerah, dan pihak swasta. Kata kunci: evaluasi, strategi pengembangan   THE EVALUATION AND THE STRATEGY FOR DEVELOPING INDONESISCH NEDERLANDSCHE SCHOOL (INS KAYUTANAM SENIOR HIGH SCHOOL Abstract The study was to: (1 evaluate the development of INS Kayutanam Senior High School; and (2 design the strategy to develop INS Kayutanam Senior High School based on the results of the evaluation. The approach used of in the study was quantitative and qualitative. The data source in the study was 50 students from the X grade and the XI grade, one principal, four vice principals, 30 teachers, two dormitory advisors and two government representatives. The results of the study were divided into two groups namely the evaluation results and the development strategies. Based on the results of the study, the researcher found that there were several

  13. EVALUASI MODEL STRATEGI PENINGKATAN KINERJA BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) DAN PENGEMBANGAN BPP MODEL (POSLUHDES) DI KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN

    OpenAIRE

    Jamil, Muh.Hatta; Tenriawaru, Nixia A; Akhsan Djalaluddin; . Rukka, Rusli M

    2014-01-01

    Evaluasi Model Strategi Peningkatan Kinerja Balai Penyuluhan Pertanian dan Pengembangan BPP Model (Posluhdes) bertujuan mengungkapkan dan menyusun desain evaluasi implementasi model dari modul yang telah diimplementasikan pada penelitian tahap sebelumnya dan diikuti dengan proses transfer pengetahuan dan keterampilan. Melakukan pendampingan pembentukan secara partisipatif BPP Model (Posluhdes) serta mengukur partisipasi petani pada penyuluhan pertanian dan peran penyuluh dalam menjalankan kee...

  14. DAMPAK PENGGUNAAN PENGUKUR KINERJA DAN EVALUASI DALAM KEMAMPUAN STRATEGIS ORGANISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ewing Yuvisa Ibrani

    2014-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah peran pengukuran kinerja dapat memfasilitasi keputusan dan hubungannya dengan evaluasi umpan balik dan umpan kedepan serta dapat mempengaruhi kemampuan dalam menghasilkan kemampuan baru sehingga dapat mempengaruhi hasil kinerja SBU. Penelitian ini dilakukan pada 88 Perusahaan dibidang industri kimia di Serang dan Cilegon, Banten, dengan objek penelitian adalah manajer produksi dan manajer pemasaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan pengumpulan data primer berupa kuesioner. Pemilihan sampel yang diuji dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, terpilih 47 responden sebagai sampel penelitian. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan Partial Least Square (PLS. Hasil dari penelitian ini adalah (1 Peran pengukuran kinerja memfasilitasi keputusan dan mempengaruhi keputusan mempunyai hubungan positif signifikan dengan evaluasi umpan balik dan umpan kedepan, (2 Terdapat hubungan yang positif signifikan antara evaluasi umpan balik dengan kemampuan yang ada. (3 Terdapat hubungan yang positif signifikan antara evaluasi umpan kedepan dengan kemampuan baru, (4 Terdapat hubungan yang positif signifikan antara kemampuan yang ada dengan kemampuan baru, dan (5 Terdapat hubungan yang positif signifikan antara kemampuan yang ada dengan Kinerja SBU saat ini. This study aims to examine whether the role of performance measurement can facilitate decision and its relation to the evaluation of feedback and can affect the ability to produce new capabilities that can affect the outcome of the SBU performance. This study was conducted on 88 Companies in the field of chemical industry in Serang and Cilegon, Banten. The objects of research is the production manager and marketing manager. This study employs survey research with primary data collection in the form of questionnaires. Selection of samples tested in this study uses a purposive sampling method by selecting 47 respondents as

  15. POTENSI PERKEMBANGAN WILAYAH DAN KAITANNYA DENGAN TATA RUANG DI KAWASAN LERENG MERAPI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luthfi Muta'ali

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan perkembangan wilayah kawasan lereng Merapi yang dikalikan dengan peruntukan fungsi tata ruang. Lingkup wilayah dan unit analisis adalah seluruh desa di kawasan pengembangan Lereng Merapi, yaitu sejumlah 206 desa yang tersebar di Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Banta Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analitis, dengan menggunakan data sekunder. Potensi perkembangan wilayah diidentifikasi dengan indikator demografis, karakteristik social ekonomi, penggunaan lahan dan infrastruktur, dan aksesibilitas. Sedangkan data peruntukan ruang dikelompokkan dalam peruntukan fungsi kawasan lindung dan kawasan budidaya. Teknik analisis yang digunakan antara lain stalistik deskriptip, penentuan tipologi wilayah, analisis deskriminan, shift analysis, dan pemetaan. Hasil penelitian menunjukkan, pola perkembangan wilayah di kawasan lereng Merapi terkonsentrasi di bagian tengah (kota Yogyakarta dan pinggirannya dan menuju kearah lereng atas (Kabupaten Sleman. Pada fungsi budidaya, sebagian besar wilayah bertipe 1: (besar tumbuh berada di daerah perkotaan dan perluasannya, sedangkan wilayah ripe 1l (kecil tumbuh urnumnya berfungsi sebagai daerah pertanian lahan basah. Pada peruntukan fungsi lindung, khususnya lindung bawahan (resapan air, terdapat 36,7% (18 desa yang berpotensi berkembang pesat. Analisis basis ekonomi juga menunjukkan bahwa potensi perkembangan wilayah tinggi, akan diiringi oleh pergeseran menguatnya peran sektor non pertanian. Tipologi wilayah menurut fungsi kawasan dapat digunakan sebagai dasar dalam determinasi perkembangan wilayah, karena memiliki tingkat perbedaan yang signifikan antara fungsi lindung dan budidaya. Gejala potensi perkembangan wilayah yang tinggi di lereng bagian tengah dan atas yang berfungsi sebagai kawasan lindung dan resapan tidak menguntungkan dart sisi ekologis, dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan. Oleh karena itu penelitian ini

  16. Strategi Komunikasi Program Internet Sehat Dan Aman Kementerian Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia (Studi Kasus Evaluasi Program Incakap Tahun 2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sucianty Dyah Astuti

    2016-07-01

    2008 to 2015 as a result of the evaluation of the program conducted by KemKominfo, namely: (i the change in INSAN name since 2003 into INCAKAP, (ii the change of INSAN logo , (iii the change of INSAN mascot. Seiring dengan perkembangan teknologi internet dan penggunaannya dalam kehidupan dan pergaulan, internet telah menjadi sebuah gaya hidup (life style di masyarakat. Tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia memunculkan berbagai dampak di masyarakat baik positif maupun negatif. Untuk membuat pemahaman di masyarakat terhadap penggunaan internet pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia membuat suatu program, yaitu Internet Sehat dan Aman dengan tujuan untuk mensosialisasikan penggunaan internet secara sehat dan aman melalui pembelajaran etika berinternet sehat dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Penelitian ini mengambil fokus pada evaluasi program internet sehat dan aman yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia tahun 2015. Tujuan dari penelitian adalah melihat strategi komunikasi dan pencapaian tujuan dari program internet sehat dan aman yang dilakukan KemKominfo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan riset studi kasus deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dan studi pustaka, sedangkan informan pada penelitian ini adalah staf KemKominfo pada bagaian Direktorat Jenderal Aplikasi Infomatika sub direktotar pemberdayaan informatika sebanyak tiga orang. Dari seluruh rangkaian proses penelitian diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa: (1 Pencapaian Program Internet Sehat dan Aman hingga tahun 2015 telah mencapai target namum belum 100%. (2 Dalam pelaksanaan program INSAN terdapat beberapa hambatan yang dihadapi KemKominfo, yaitu: (i Keterbatasan Anggaran Pemberian dan Belanja Negara (APBN, (ii keterbatasan daya jangkau akibat letak geografis indonesia yang merupakan negara kepulauan.(3 perlu dilakukan evaluasi menganai penggunaan media online dalam startegi komunikasi

  17. POLA KONSUMSI, STATUS KESEHATAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN STATUS GIZI DAN PERKEMBANGAN BALITA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Engkun Rohimah

    2016-01-01

    Full Text Available ABSTRACTThis study was aimed to analyze relationship between patterns of consumption and health status with nutritional status and development of children under five years. The design of this study was cross sectional. Subject in this study were 63 children under five years. Food consumption data was collected using Food Frequency Questionnaire (FFQ and child development data using Bina Keluarga Balita instruments. The results showed severe wasting and wasting existed in the under three years children but not in preschool. Under three years children had an average growth rate greater than preschool. There is a significant relationship between maternal employment and health caregiving pattern with nutritional status (WHZ (p=0.015, income with nutritional status (HAZ (p=0.009, and disease history within a month with nutritional status (WAZ (p=0.022. Mothers should pay more attention to children’s health caregiving pattern and provide sufficient time for the children.Keywords: consumption, development, health, nutritional statusABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola konsumsi dan status kesehatan dengan status gizi dan perkembangan balita. Desain penelitian adalah cross sectional dengan subjek sebanyak 63 balita. Data pola konsumsi diambil menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ dan data perkembangan balita diambil menggunakan instrumen Bina Keluarga Balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi sangat kurus dan kurus masih ada pada usia batita tetapi tidak ada di usia prasekolah. Sebagian besar subjek yang berusia batita memiliki rata-rata nilai perkembangan lebih besar dibandingkan subjek yang berusia prasekolah. Terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu dan pola asuh kesehatan dengan status gizi (BB/TB (p=0,015, pendapatan per kapita dengan status gizi (TB/U (p=0,009, dan riwayat penyakit sebulan dengan status gizi (BB/U (p=0,022. Ibu sebaiknya lebih memperhatikan pola asuh kesehatan anak

  18. HUBUNGAN KOMPOSISI TUBUH DAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN SEKSUAL PADA REMAJA PUTRI DI PERKOTAAN DAN PERDESAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mega Seasty Handayani

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to analyzed the association of percent body fat and nutritional status on sexual development in adolescence girls in urban and rural areas. A cross sectional study involved 100 students of 8th grade junior high school. Age of menarche and breast growth used as sexual development indicators. Results showed that proportion of subjects with stunting and severe stunting was higher in rural area (34% than urban area (14%. Subjects in urban area had earlier age of menarche (18%. Breast growth of subjects in urban and rural areas were in midpuberty phase. Statistical analysis showed a correlation between nutritional status (BMI/U and percent body fat, nutritional status and sexual development, as well as percent body fat and sexual development (p<0.05.Keywords: age of menarche, breast growth, percent body fatABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan persen lemak tubuh dan status gizi dengan perkembangan seksual pada remaja putri di perkotaan dan perdesaan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang melibatkan 100 siswi kelas VIII SMP. Usia menarche dan pertumbuhan payudara digunakan sebagai indikator perkembangan seksual. Hasil penelitian menunjukkan proporsi subjek pendek dan sangat pendek lebih banyak terdapat di SMP desa (34% dibandingkan SMP kota (14%. Subjek di SMP kota mengalami menarche lebih awal (18%. Pertumbuhan payudara subjek di SMP kota maupun di SMP desa berada pada fase midpubertas. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan antara status gizi (IMT/U dengan persen lemak tubuh, status gizi dengan perkembangan seksual dan persen lemak tubuh dengan perkembangan seksual (p<0.05.Kata kunci: persen lemak tubuh, pertumbuhan payudara, usia menstruasi

  19. EVALUASI KHASIAT DAN KEAMANAN OBAT (UJI KLINIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmatini Rahmatini

    2010-05-01

    Full Text Available AbstrakUji klinik adalah suatu pengujian khasiat obat baru pada manusia, dimana sebelumnya diawali oleh pengujian pada binatang atau uji pra klinik. Pada dasarnya uji klinik memastikan efektivitas, keamanan dan gambaran efek samping yang sering timbul pada manusia akibat pemberian suatu obat. Bila uji klinik tidak dilakukan maka dapat terjadi malapetaka pada banyak orang bila langsung dipakai secara umum seperti pernah terjadi dengan talidomid (1959-1962 dan obat kontrasepsi pria (gosipol di Cina. Setiap obat yang ditemukan melalui eksperimen in vitro atau hewan coba tidak terjamin bahwa khasiatnya benar-benar akan terlihat pada penderita. Pengujian pada manusia sendirilah yang dapat “menjamin” apakah hasil in vitro atau hewan sama dengan manusia.Uji klinik terdiri dari 4 fase, yaitu uji klinik fase I.Uji klinik fase II, uji klinik fase III dan uji klinik fase IV. Uji klinik fase I dilakukan pada manusia sehat, bertujuan untuk menentukan dosis tunggal yang dapat diterima, Uji klinik fase II, dilakukan pada 100-200 orang penderita untuk melihat apakah efek farmakologik yang tampak pada fase I berguna atau tidak untuk pengobatan. Uji klinik fase III dilakukan pada sekitar 500 penderita yang bertujuan untuk memastikan bahwa suatu obat baru benar-benar berkhasiat. Uji klinik fase IV merupakan pengamatan terhadap obat yang telah dipasarkan. Fase ini bertujuan menentukan pola penggunaan obat di masyarakat serta pola efektifitas dan keamanannya pada penggunaan yang sebenarnya.Uji klinik yang baik dilakukan dengan prosedur yang sudah digariskan dan komponen- komponennya disiapkan dengan matang sehingga hasilnya betul- betul dapat dimanfaatkan sebagai acuan pengobatan.Kata kunci : Khasiat- keamanan- uji klinikAbstractClinical trials is a new drug efficacy testing in humans, which previously preceded by testing on animals or pre-clinical testing. Basically, clinical trials confirm description of effectiveness, safety and side effects that often arise

  20. Kajian Panjang Jalan di Kabupaten Mandailing Natal dan Pengaruhnya Terhadap Perkembangan Wilayah

    OpenAIRE

    Lubis, Indra Husein

    2010-01-01

    Dengan terbitnya Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1998 dan disahkan pada tanggal 23 Nopember 1998 tentang pembentukan Kabupaten Mandailing Natal maka Kabupaten Tapanuli Selatan dimekarkan menjadi 2 Kabupaten, yaitu Kabupaten Mandailing Natal (Ibukota Panyabungan) dengan jumlah daerah Administrasi 8 Kecamatan dan Kabupaten Tapanuli Selatan (Ibukotanya Padangsidimpuan) dengan jumlah daerah administrasi 16 Kecamatan. Perkembangan pembangunan kabupaten Mandailing Natal selama ± 11 ...

  1. DAMPAK PEMIKIRAN SAUSSURE BAGI PERKEMBANGAN LINGUISTIK DAN DISIPLIN ILMU LAINNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    didi sukyadi

    2014-01-01

    Full Text Available There is no discipline  standing alone. What we know and what we create  or  engineer  both  directly  and  indirectly  are  influenced  by other people’s ideas. Semiotics as a discipline just appearing at the beginning of the 20th century has flourished not only in linguistics and  literature,  but  also  in  other  disciplines  such  as  anthropology, sociology,  psychiatry,  culture,  music,  arhitecture,  advertisement, and  even  politics.  We  are  all  aware  that  all  these  embryos  derive from  Saussure’s  ideas    which  became  the  foundation  of structuralism  such  as  synchronic-diachronic,  language-parole, signifier-signified,  arbitrary-motivated,  and  syntagmatic- paradigmatic. This paper will elaborate Saussure’s essential ideas, and their impacts to the studies of linguistics, literature, and other disciplines as well as the development of semiotics today. Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE Tidak  ada  ilmu  yang  berdiri  sendiri.  Apa  yang  kita  ketahui,  apa yang  kita  ciptakan atau  rekayasa secara  langsung  maupun  tidak langsung  dipengaruhi gagasan  atau  pikiran  orang  lain.  Semiotika sebagai sebuah disiplin ilmu yang baru muncul pada awal abad dua puluh  telah  berkembang  begitu  pesat  dan  luas  tidak  hanya  dalam linguistik dan sastra tetapi juga dalam disiplin ilmu lainnya seperti antropologi,  sosiologi,  psikiatri,  budaya,  musik,  arsitektur,  iklan, dan  bahkan  politik. Kita  menyadari  cikal-bakal  semua  itu  adalah gagasan  Saussure  yang  menjadi  dasar  strukturalisme  seperti synchronic-diachronic, langue-parole,  signifier-signified, arbitrary-motivated, dan syntagmatic-paradigmatic.  Tulisan  ini berusaha  memaparkan  buah  pikiran  penting  Saussure, dan dampaknya  bagi  kajian  linguistik,  sastra  dan  bidang  lainnya  serta perkembangan kajian tanda

  2. Pertumbuhan dan Perkembangan Uterus dan Plasenta Babi dengan Superovulasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    REVOLSON ALEXIUS MEGE

    2007-03-01

    Full Text Available Forty eight gilts with average body weight of 107.83 ± 5.08 kg were used in experiments to study the use of pregnant mare serum gonadotrophin (PMSG and human chorionic gonadotrophin (hCG as superovulation agent in gilts to increase piglet production. Four groups of twelve gilts were injected with PMSG dan hCG dose levels of 0, 600, 1200, and 1800 IU/gilt. Injections were conducted three days before estrus. During gestation, gilts were placed in colony pigpens. On days 15, 35, and 70 of gestation, gilts were slaughtered in order to measure the number of corpus luteum, growth and development of the uterus and placenta. Blood samples were collected to determine progesterone and estradiol concentrations. The resuts showed that superovulation dose levels of 600 to 1200 IU/gilt increased progesterone and estradiol secretions, growth and development of the uterus and placenta in gestation ages of 15, 35, and 70 days. It is concluded that superovulation with dose of 600 to 1200 IU can improve the gilts reproduction.

  3. Evaluasi Keamanan dan Manfaat Ramuan Jamu untuk Hiperurisemia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulfa Fitriani

    2017-12-01

    Full Text Available AbstractHyperuricemia is a condition where there is an elevated blood uric acid level above normal range. Hyperuricemia occurs due to increased uric acid metabolism, decreased uric acid expenditure, or a combination of both. The Jamu formula containingPiper retrofractum, Plantago majorandApiumgraveolens have the potential to overcome hyperuricemia. This study aims to evaluate the safety and efficacy of formula inhuman subjects with hyperuricemia. The method used was pre and posttest design for 28 days. Safety parameters were assessed by renal function (urea and creatinine and liver function (SGOT and SGPT. The parameters of efficacy were measured by uric acid change (H0, H14, and H28, improvement of clinical symptoms and quality of life (SF-36. This study showed that kidney and liver function still in the normal rangeafter28 days of intervention. The levels of uric acid showed a significant decrease (p <0.05. Clinical symptoms of the subjectsimproved after 17 daysofintervention. SF-36indicated significant improvement (p <0.05. It can be concluded that the formula was proved to be safe and effective for 28 daysof intervention.Key words: hyperuricemia, jamu, safety, efficacyAbstrakHiperurisemia adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan kadar asam urat darah di atas rentang normal. Hiperurisemia terjadi karena adanya peningkatan metabolisme asam urat, penurunan pengeluaranasam urat, atau gabungan keduanya. Ramuan jamu yang terdiri dari buah cabe jawa (Piper retrofractum, daun sendok (Plantago major dan herba seledri (Apium graveolens berpotensi dalam mengatasi hiperurisemia. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi keamanan dan manfaat ramuan jamudengan subjek manusia dengan hiperurisemia. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimental pre and post test design selama 28 hari dengan 50 subjek. Parameter keamanan dinilai berdasarkan fungsi ginjal (ureum dan kreatinin dan fungsi hati (SGOT dan SGPT. Parameter manfaat dilihat dari

  4. Evaluasi dan Analisis Dampak Program Corporate Social Responsibility Badak LNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanes Utama

    2017-08-01

    Full Text Available Program CSR Badak LNG telah melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, sampai pada proses monitoring dan evaluasi. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan kualitas program serta meningkatkan peran partisipasi masyarakat sebagai kelompok sasaran penerima program CSR. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap program CSR yang telah dijalankan dan mengevaluasi dampak program CSR yang telah dilakukan. Adapun metode yang digunakan adalah  melalui pendekatan kajian input, output, outcome dan impact melalui analisis Indeks Kepuasan Masyarakat, Importance Performance Analysis, dan Compass Sustainability Analysis. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan program CSR Badak LNG menunjukkan parameter sangat baik. Tingkat kesesuaian antara kepuasan kinerja dengan tingkat kepentingan masyarakat masuk dalam kategori sangat baik. Indikator kejelasan petugas pendamping,  tanggung jawab petugas pendamping, kemampuan petugas pendamping,  kesopanan petugas pendamping, dan kepastian biaya pelayanan adalah indikator yang memiliki harapan tinggi dari masyarakat penerima manfaat, dan perusahaan memiliki kinerja yang sangat baik dalam hal tersebut. Dampak positif yang diterima dari  kegiatan CSR pada dimensi nature, wellbeing, economy, social di Kota Bontang sangat tinggi, di antaranya terjadinya peningkatan kualitas lingkungan, pemanfaatan potensi alam, peningkatan pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, peningkatan kemandirian UMKM, semakin dikenalnya kebudayaan masyarakat, dan tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kegiatan-kegiatan CSR Badak LNG. The CSR program from Badak LNG has been involving the society in the planning, implementation, monitoring and evaluation process. It has an impact to the improvement quality program and increase peoples participation as a CSR awardee. This research aims to measure the peoples satisfactory towards CSR

  5. Fenomena ‘Entertainment Architecture’ di Indonesia dan Perkembangan dalam Arsitektur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Endah Nuffida

    2017-02-01

    Full Text Available Fenomena ‘entertainment architecture’ berkembang pada paruh akhir abad 20 di dunia yang ditandai dengan kehadiran karya-karya arsitektur yang dibangun dengan tujuan utama sebagai hiburan yang atraktif bagi penggunanya. Kajian ini merupakan upaya untuk menganalisis munculnya fenomena ‘entertainment architecture’ sebagai sebuah tipe dalam karya arsitektur, khususnya di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan paradigma naturalistik Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menemukan pengertian ‘entertainment architecture’, berbagai karakteristik tertentu dalam bentuk rupa dan wujud arsitekturalnya dan bagaimana karakteristik tersebut dapat dibaca sebagai sebuah tipe dalam perkembangan arsitektur. Hasil kajian memberikan kesimpulan bahwa fenomena ‘entertainment architecture’ di Indonesia dapat dibaca sebagai perkembangan gagasan baru dalam paras berpikir dan membuat arsitektur melalui bahasa bangunan yang tertampilkan melalui sosok, tampang dan wujudnya yang berbeda dengan bahasa bangunan yang telah ada sebelumnya.

  6. TEMPAT PENITIPAN ANAK, MEWAH, MENENGAH DAN SEDERHANA (Studi Perbandingan Perkembangan Anak Balita Secara Kognitif Motorik Afektif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Listia Natadjaja

    2007-01-01

    Full Text Available The aim of this study is to observe the comparison of children cognitive, motorist and affective development in luxurious, middle and moderate day care center,, in order to obtain the description of a suitable day care center and its influence. All the population which is known and registered in Social Department are used, like: Teratai, Sandhy Putra, LKK, Dharma Wanita Day Care Center and also many private day care center like: Benih Kasih, St Yoseph and RKZ. The purposive sampling method is used to show that the aim of this technique is to reach the specific target. The examination result shows that there are differences in children development among the different day care center for cognitive and motorizes development, but only in certain ages. The Architectural element in luxurious, middle and moderate day care center is suspected to give effects in children development. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini meneliti perbandingan perkembangan kognitif, motorik dan afektif anak balita di tempat penitipan anak yang tergolong mewah, menengah dan sederhana,sehingga didapatkan gambaran tempat penitipan anak yang sesuai dan bagaimanakah pengaruhnya. Penelitian ini menggunakan populasi sebagai obyek penelitian yang diketahui dan terdaftar di dinas sosial yaitu: TPA. Teratai, TPA. Sandhy Putra, TPA. LKK, TPA. Dharma Wanita, dan tempat penitipan swasta lainnya, yaitu: TPA. Benih Kasih, TPA. St. Yoseph, TPA. RKZ. Metode proposive sampling dipakai sebagai acuan yang menunjukkan bahwa teknik ini digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat perbedaan perkembangan anak pada tempat penitipan anak yang berbeda untuk perkembangan kognitif dan motorik, namun tidak merata pada semua kelompok usia.Elemen arsitektur yang berbeda pada kategori mewah, menengah dan sederhana diduga berpengaruh pada tingkat perkembangan anak. Kata kunci: tempat penitipan anak, perkembangan anak, elemen arsitektur.

  7. IMPLEMENTASI E-POSYANDU UNTUK MONITORING PERKEMBANGAN KESEHATAN DAN GIZI IBU DAN ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Sumardi

    2012-11-01

    Full Text Available Salah satu kegiatan Posyandu adalah untuk memonitoring gizi anak pada daerah sekitarnya. Memonitoring dilakukan oleh Kader Posyandu dengan mencatat dan melaporkan sesuai dengan format yang diberikan oleh puskesmas. Informasi yang dihasilkan berupa status gizi anak, daftar anak pengikut penimbangan, daftar anak yang melakukan imunisasi, dan data kematian anak. Selama ini penyampaian informasi belum menghasilkan lengkap, akurat, jelas, dan tepat waktu. Hal ini tentunya menjadi masalah dalam memonitoring gizi anak pada suatu Posyandu. Sistem dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP dan database dengan PHPMyAdmin. Desain sistem meliputi form login admin, form pengolahan daftar anak, form pengolahan layanan anak, form pengolahan catatan imunisasi, form data kematian, form daftar imunisasi. Untuk menghasilkan laporan pengolahan data dibuat dalam bentuk pdf agar tidak terjadi manipulasi informasi. Sistem ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan kualitas informasi, berupa : ketersedian informasi saat dibutuhkan secara cepat, sudah dalam bentuk komputerisasi, tidak ada keterlambatan pelaporan hasil pengolahan data, dan hasil pengolahan data sesuai dengan keadaan yang ada. Pada tahap akhir pembuatan produk akan dilakukan evaluasi untuk memaksimalkan fungsinya. Kata kunci: E-Posyandu, monitoring, gizi anak, web report, Puskesmas

  8. PERKEMBANGAN TELUR DAN SPERMA INDUK IKAN BELIDA, Notopterus chitala YANG DIPELIHARA DI KOLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anang Hari Kristanto

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian pengamatan telur dan sperma induk ikan belida (Notopterus chitala yang dipelihara di kolam telah dilakukan dari bulan Agustus 2006—Maret 2007. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan telur dan sperma induk ikan belida yang dipelihara di kolam. Induk ikan belida dipelihara di kolam dengan pola induk betina saja, induk jantan saja, induk betina dan induk jantan secara bersama. Pengukuran dilakukan terhadap suhu harian, curah hujan, dan konduktivitas selama pemeliharaan serta melihat pengaruhnya terhadap perkembangan telur dan jumlah sperma serta motilitasnya. Selama pengamatan tujuh bulan, peningkatan curah hujan menyebabkan perubahan suhu dan konduktivitas air kolam pemeliharaan dan mempengaruhi jumlah spermatozoa dan motilitasnya demikian juga terhadap perkembangan telurnya. Induk jantan yang dipelihara secara terpisah, setiap bulannya dijumpai induk matang, sedangkan yang dicampur, pada bulan Februari dan Maret tidak dijumpai sperma matang. Pada induk betina baik yang terpisah maupun dicampur, bulan Februari dan Maret tidak dijumpai induk matang. Research on eggs and sperm development of featherback (Notopterus chitala reared in earthen pond was conducted during August 2006—March 2007. The aim of the research was to observe the eggs and sperm development. Featherback broodstocks were reared in ponds as female only, male only, and female and male broodstock together. Measurement was done on the daily water temperature, conductivity and amount of rainfall during rearing period and also was obseved the eggs development and amount of sperms and their motilities. During the seven months of rearing, increasing the rainfall caused the alteration of temperature and conductivity of pond water. They influenced the amount of sperm and their motility and so did the eggs development. The males broodstock in separated rearing, each month was found matured sperm, while in mixed rearing, on Februari and March was not found. In

  9. Hubungan Antara Perdagangan Internasional, Pertumbuhan Ekonomi Dan Perkembangan Industri Keuangan Syariah Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aam Slamet Rusydiana

    2009-03-01

    Full Text Available Di dalam konteks ekonomi terbuka, perdagangan internasional dalam hal ini adalah ekspor dan impor, dan aliran dana antarnegara menjadi sesuatu yang tidak dapat dinafikan perannya dalam pemberian kontribusi bagi pertumbuhan. Sedangkan untuk hubungan keduanya terhadap perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia nampaknya hingga saat ini belum ada yang mencoba menelisik lebih jauh. Studi ini mencoba menganalisis pola hubungan antara perdagangan internasional, pertumbuhan ekonomi dan perkembangan industri keuangan dan bisnis syariah di Indonesia dengan menggunakan metode Vector Auto Regression (VAR dan Vector Error Correction Model (VECM.Hasilnya menunjukkan bahwa pola hubungan antara ekspor dan growth adalah bi-directional causation yakni growth driven export dan export led growth. Begitu pula variabel impor. Temuan lain yang menarik adalah bahwa ternyata booming industri syariah belakangan ini tidak berkorelasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara makro. Begitu pula fakta bahwa semakin besar growth Indonesia tidak diiringi dengan semakin suburnya industri keuangan syariah. Oleh karena itu, syarat utama agar share industri syariah Indonesia dapat tumbuh dan berkembang signifikan adalah perlu political will dari pemerintah.JEL Classification : F40, F43, G20, G21Keywords : Perdagangan Internasional, Growth, Keuangan Syariah, VAR/VECM

  10. EVALUASI PEMANFAATAN JURNAL DALAM DATABASE "EBSCO BIOMEDICAL REFERENCE COLLECTION" DI UNIT PERPUSTAKAAN DAN INFORMATIKA KEDOKTERAN (UPIK FAKULTAS KEDOKTERAN UGM YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Wardhani S.

    2015-12-01

    Full Text Available Evaluasi terhadap pemanfaatan koleksi sangat diperlukan untuk mengetahui seberapa besar koleksi tersebut diakses dan dimanfaatkan oleh pengguna. Ebsco Biomedical Reference Collection (Ebsco BRC merupakan salah satu database jurnal yang berparadigma akses. Evaluasi pemanfaatan jurnal dalam database Ebsco BRC merupakan penelitian tentang pemanfaatan koleksi perpustakaan yang dilakukan di UPIK (Unit Perpustakaan dan Informatika Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterpakaian dan pemanfaatan jumal oleh sivitas akademika di FK UGM. Evaluasi dilakukan dengan metode deskriptif dengan pendekatan data kuantitatif dan kualitatif. . Instrumen yang digunakan dalam evaluasi adalah kuesioner dan usage statistics report. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat keterpakaian jurnal berdasarkan judul yang ada tinggi (97,96%, akan tetapi tingkat pengaksesannya belum dilakukan secara maksimal. Rata-rata pengaksesan jurnal setiap harinya 25%. Dari data usage statistics report dapat diketahui sebanyak 12 judul jumal yang diakses lebih dari 1000 kali yang dinyatakan sebagai jumal yang paling sering diakses oleh pengguna. Saran peneliti berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa kegiatan melanggan koleksi database Ebsco dapat terus dilakukan , akan tetapi UPIK harus berusaha meningkatkan sosialisasi koleksi, aksesibilitas, fasilitas, dan bimbingan bagi pengguna dalam melakukan penelusuran dalam database tersebut agar dapat dimanfaatkan secara maksimal. Kata Kunci: Evaluasi Koleksi, Ebsco

  11. Evaluasi keseragaaman, keragaman, dan kestabilan karakter agronomi galur-galur padi haploid ganda hasil kultur antera

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    PRIATNA SASMITA

    2011-05-01

    Full Text Available Sasmita P. 2011. Evaluasi keseragaman, keragaman, dan kestabilan karakter agronomi galur-galur padi haploid ganda hasil kultur antera. Bioteknologi 8: 10-17. Pembentukan galur haploid ganda dalam kultur antera bertujuan untuk mempercepat perolehan galur murni. Seleksi karakter yang diinginkan dapat dilakukan langsung terhadap progeni hasil kultur antera pada generasi awal. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik agronomi, keseragaman, dan kestabilan galur haploid ganda, serta mendapatkan putatif galur-gallur haploid ganda sebagai bahan evaluasi lebih lanjut untuk mendapatkan galur harapan. Percobaan pertama menggunakan rancangan acak lengkap diulang lima kali. Perlakuannya aadalah 111 galur haploid ganda hasil kultur antera generasi pertama (DH1. Percobaan kedua menggunakan rancangan petak terpisah dengan perlakuan petak utama adalah galur haploid ganda hasil kultur antera dan perlakuan anak petaknya generasi galur haploid ganda kedua (DH2 hingga kelima (DDH5. Hasil percobaan menunjukkan bahwa setiap tanaman dalam galur yang sama memiliki karakter agronnomi seragam, sedangkan tanaman antar galur berbeda memiliki karakter agronomi beragam. Hasil evaluasi lebih lanjut terhadap tiga dari 111 galur haploid ganda yang berasal dari generasi kedua hingga kelima menunjukkan tidak terdapat perbedaan karakter antar generasi untuk setiap p galur yang sama. Hasil penelitian tersebut menunjukkan pula bahwa karakteristik agronomi galur haploid ganda stabil dari generasi ke generasi.

  12. Perkembangan Islam di Pulau Ambalau: Kajian atas Data Arkeologi dan Tradisi Makam Islam Berundak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wuri Handoko

    2016-04-01

    Full Text Available Abstrak Kajian terhadap perkembangan Islam salah satunya menyangkut apek karakteristik Islam dapat dilihat melalui lensa arkeologi berdasarkan temuan artefak maupun fitur. Dalam aspek budaya material tersebut, dapat memperlihatkan perkembangan nilai budaya yang terkandung dalam konteks sistem dan transformasi nilai budaya sejak masa lampau hingga kini. Data arkeologi yang menunjukkan karakter megalitis hingga data arkeologi Islam serta tradisi keagamaan yang berlaku pada mayarakat Ambalau, memberikan gambaran tentang perkembangan religi mayarakat lokal sejak kepercayaan atau religi masa prasejarah hingga munculnya Islam. Dari data arkeologi dan tradisi yang masih bertahan, memberikan gambaran bahwa agama Islam berkembang dengan tetap mengakomodir kepercayaan lokal yang berbasis pada kepercayaan terhadap leluhur. Bentuk makam kuno berundak, adalah salah satu wujud material budaya yang menggambarkan bahwa masyarakat sangat menghormati leluhur.   Abstract The study on the development of Islam one of which involves stale Islamic characteristics can be seen through the lens based on the findings of archaeological artifacts and features. In the aspect of material culture, can show the development of cultural values   embodied in the context of the system and transformation of cultural values from the past until now. Archaeological data indicate that the data character megalitis Islamic archeology and religious traditions prevailing in society Ambalau, gives an overview of the development of local people’s religious beliefs or religious since prehistoric times until the advent of Islam. Of archaeological data and traditions still survive, giving the impression that Islam evolved with fixed accommodate local beliefs based on trust towards ancestors. The shape of an ancient tomb staircase, is one manifestation of cultural material that illustrates that the community is honoring ancestors.

  13. PENGARUH LAMA DAN CARA PENYIMPANAN TERHADAP PERKEMBANGAN KANDUNGAN AFLATOKSIN PADA GAPLEK DI RUMAH TANGGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukati Saidin

    2012-11-01

    Full Text Available Aflatoksin yang mencemari makanan dapat menyebabkan timbulnya kanker hati. Gaplek merupakan salah satu komoditi yang dapat tercemar aflatoksin. Ada beberapa daerah di Indonesia yang menggunakan gaplek sebagai makanan pokok. Karena gaplek pada umumnya disimpan sampai panen berikutnya maka ada peluang untuk tercemar aflatoksin. Karena itu perlu diteliti sampai berapa jauh pencemaran aflatoksin pada gaplek. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh lama dan cara penyimpanan terhadap cemaran aflatoksin pada gaplek.Gaplek yang sudah dikeringkan dengan cara yang lazim dilakukan di daerah dengan makanan pokok gaplek dibagi menjadi 3 bagian. Bagian pertama disimpan di lantai semen terbuka, bagian kedua disimpan dalam bakul terbuka dan bagian ketiga di simpan dalam karung goni yangdiikat. Analisa kandungan aflatoksin dan kadar air gaplek dilakukan pada permulaan dan 4, 8, 12, 16 dan 20 minggu dalam penyimpanan.Perkembangan cemaran aflatoksin gaplek dalam penyimpanan ini mengungkapkan makin lama gaplek disimpan makin tinggi kadar aflatoksinnya. Rata-rata kadar air gaplek selama penyimpanan berkisar antara 13,1% sampai 14,0%. Gaplek yang disimpan di lantai menunjukkan kandungan aflatoksin tertinggi, diikuti oleh gaplek yang disimpan dalam bakul dan dalam karung.Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa sampai waktu panen berikutnya sekitar 10 bulan, kandungan aflatoksin gaplek yang disimpan di dalam karung diikat belum mencapai taraf yang menbahayakan kesehatan.

  14. PERKEMBANGAN AERENKIM AKAR KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans Poir DAN KANGKUNG AIR (Ipomoea aquatic Forsk

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aliya Ningsih

    2016-09-01

    Full Text Available Abstrak Penelitian tentang perkembangan aerenkim pada kangkung darat dan kangkung air telah dilakukan pada bulan Oktober 2014 sampai Februari 2015 di Laboratorium Struktur Perkembangan Tumbuhan Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas. Jaringan akar diproses dengan metode parafin, kemudian dideskripsikan secara kuantitatif. Rongga aerenkim pada kangkung air terbentuk pada minggu ke tiga dengan jumlah dua rongga sel sedangkan pada kangung darat terbentuk pada minggu ke empat. Proses pembentukan aerenkim terjadi melalui proses pelisisan sel korteks.Abstract Research of aerenchyma development on terrestrial kale Ipomea reptans poir and water kale Ipomoea aquatic Forsk was conducted from October, 2014 until February, 2015 at Laboratory of plant growth structure, the Faculty of Math and Science, Department of Biology, Andalas University. Kales were analyzed by using paraffin method then described by quantitive data. Results showed: (i aerenchyma cavities were formed in the 1st week, (ii aquatic Forsks with two cell cavities were formed in the 3rd week, (iii terrestrial kales were formed in the 4th week. The formation process of aerenchyma occurred through lysis process of cortical cell.

  15. Kolaborasi Metode Ceramah, Diskusi dan Latihan Pada Materi Perkembangan Teknologi Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maski Maski

    2014-02-01

    Full Text Available Metode pembelajaran adalah cara yang digunakan guru dalam mengadakan interaksi antara guru dengan siswa. Setiap metode pembelajaran memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Oleh karena itu, dalam praktek pembelajaran mustahil menggunakan satu metode saja. Kombinasi (kolaborasi penggunaan beberapa metode merupakan keharusan dalam praktek pembelajaran. Terkait dengan parktek pembelajaran di kelas, peneliti selaku guru kelas mengalami permasalahan dalam pelajaran IPS mendeskripsikan materi “Perkembangan Teknologi” pada siswa kelas IVB yang berdampak pada rendahnya prestasi siswa. Penyebab kegagalan tersebut yaitu metode yang digunakan kurang tepat dan kurangnya motivasi siswa dalam mendiskripsikan persoalan. Oleh karena itu peneliti mencoba menggunakan kolaborasi metode ceramah, diskusi dan latihan. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan terhadap siswa kelas IVB SDN Pinggir Papas 1 selama dua siklus, kolaborasi metode ceramah, diskusi dan latihan dapat meningktkan prestasi belajar siswa. Untuk prestasi belajar siswa yang tuntas secara indvidu mulai dari siklus I sebanyak 22 siswa (73% dengan nilai rata-rata 74, pada siklus II bertambah menjadi 27 orang (90% dengan nilai rata-rata 87. Sedangkan untuk  aktivitas belajar siswa pada siklus I mendapat penilaian 60% meningkat menjadi 93,3% pada siklus II, maka dapat dikatakan bahwa pada siklus II ini perbaikan pembelajaran yang dilakukan guru dengan menggunakan kolaborasi metode ceramah, diskusi dan latihan telah berhasil menjadikan siswa aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

  16. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN WAJIB LATIH DAN GLADI LAPANG BAGI MASYARAKAT KAWASAN RAWAN BENCANA MERAPI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puri Bhakti Renatama

    2015-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan hasil program pelatihan wajib latih dan gladi lapang bagi masyarakat kawasan rawan bencana Merapi di desa Argomulyo Cangkringan Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan menggunakan model penelitian CIPP. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan perencanaan program pelatihan wajib dan gladi lapang merupakan hasil identifikasi BPBD Sleman dan kebutuhan masyarakat kawasan rawan bencana Merapi,  pelaksanaan program pelatihan wajib latih dan gladi lapang ini berjalan dengan baik dan melibatkan narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya serta motivasi dan antusias peserta yang cukup tinggi, dan hasil pelaksanaan program pelatihan wajib latih dan gladi lapang ditunjukkan dengan perubahan sikap peserta yang meliputi kemampuan konseptual, teknis, dan sosial. Dampak dari program ini menunjukkan dampak positif yaitu peserta dapat melakukan tindakan pengurangan risiko secara mandiri dan berkelompok, memanfaatkan pengetahuan yang dimiliki untuk menerapkan rencana kesiapsiagaan di lingkungan tempat tinggalnya. Kata kunci: evaluasi program pelatihan, wajib latih, masyarakat kawasan rawan bencana Merapi   AN EVALUATION OF THE OBLIGED TRAINING AND FIELD PRACTICE PROGRAM FOR THE COMMUNITY AROUND DISASTER PRONE AREAS OF MERAPI Abstract This study aims to investigate plan, implementation, and result of the obliged training and field practice program for the people in the village of Argomulyo Cangkringan Sleman. This was an evaluation study employing the CIPP. The data were collected through observations, interviews, and documentation. The results are as follows planning program obliged training and field practice program is the identification of BPBD Sleman and the needs of the community disaster prone area Merapi, the implementation of the programs obliged training and field practice program goes well

  17. PEMIKIRAN JESSE H SHERA DAN PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ILMU PERPUSTAKAAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widiyastuti Widiyastuti

    2016-10-01

    Full Text Available AbstrakNama Jesse Hauk Shera tidak asing lagi di dunia perpustakaan, banyak buku yang telah dia tulis tentang ilmu perpustakaan. Shera merupakan tokoh yang meletakkan ilmu perpustakaan sebagai sebuah ilmu, pemikiran Shera ini kemudian menegaskan keilmuan yang melandasi kepustakawanan di seluruh dunia. Shera mengungkapkan dalam bukunya “The foundations of education for librarianship”. Perkembangan ilmu perpustakaan di Indonesia secara falsafah atau hakikat ilmu perpustakaan pada awal 1990 an, yaitu dengan ditandai munculnya program pascasarjana ilmu perpustakaan di Universitas Indonesia. Perkembangan ilmu perpustakaan di Indonesia diantaranya dipelopori oleh Sulistyo-Basuki dan Putu Laksman Pendit yang mengusung konsep ilmu perpustakaan ditinjau dari aspek filsafatnya.Kata Kunci:     Pemikiran Jesse H Shera, Perkembangan Pendidikan Ilmu Perpustakaan, IndonesiaAbstractIn the library world, name Jesse Hauk Shera is very famous. She has written many books related to library. Shera is a founder who makes library science to be science. This Shera’s thinking then clarifies the sience as the foundations for library science in the world. Shera explaines in her book “ The Foundations of Education for Librarianship”,. Philosophically, the development of library science in Indonesia or substantial library science in the early 1990s, marked by the opening magister program in library science in Universiy of Indonesia. The development of library science in Indonesia lead by Sulistyo-Basuki and Putu Laksman Pendit where both famouf figures bring the concept of library science is seen from phylosophy aspect.Keywords:    Jesse H Shera thinking, The develppment of Library Science Education, Indonesia

  18. PENGARUH PAKAN ALAMI Chaetoceros spp. TERHADAP PERKEMBANGAN DAN SINTASAN LARVA UDANG WINDU, Penaeus monodon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samuel Lante

    2015-09-01

    Full Text Available Pakan alami berupa mikroalga merupakan salah satu faktor pendukung dalam keberhasilan usaha pembenihan udang windu, Penaeus monodon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pakan alami, Chaetoceros spp., yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan sintasan larva udang windu. Penelitian ini menggunakan 15 buah bak fiber berukuran 60 cm x 40 cm x 50 cm dengan volume 120 liter yang disi air sebanyak 100 liter. Kepadatan naupli adalah 90 ekor/liter atau 9.000 ekor/bak dan lima jenis pakan alami Chaetoceros spp. yang diuji yaitu: Chaetoceros simplex, Chaetoceros ceratosporum, Chaetoceros calcitrans, Chaetoceros amami, dan Chaetoceros gracilis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kelima jenis pakan alami memberikan laju perkembangan larva yang relatif sama sampai stadia PL-1. Aplikasi Chaetoceros gracilis memberikan sintasan larva udang windu tertinggi yaitu 41,48% dan dengan Chaetoceros simplex memberikan sintasan larva terendah (28,02%. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa aplikasi Chaetoceros spp. yang berbeda pada pemeliharaan larva berpengaruh terhadap sintasan larva udang windu, namun tidak berpengaruh terhadap laju metamorfosis larva. Aplikasi Chaetoceros gracilis sebagai pakan alami adalah terbaik untuk sintasan larva udang windu.

  19. KARAKTERISASI DAN EVALUASI POPULASI ABALON Haliotis squamata SECARA MOLEKULER, MORFOMETRIK, DAN BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ngurah Permana

    2017-10-01

    Full Text Available Abalon merupakan salah satu komoditas penting gastropoda laut. Tingginya permintaan abalon ini mengakibatkan menipisnya stok di alam. Oleh karena itu, upaya keberhasilan budidaya abalon perlu didukung oleh jenis unggul. Indikasi awal suatu jenis unggul dapat dilakukan dengan menganalisis potensi genetik yang dimiliki. Penelitian ini dilakukan dengan analisis gen 16S rRNA, karakter morfolologi, dan biologi dianalisis secara deskriptif dengan metode kajian pustaka. Hasil yang diperoleh menunjukkan keragaman inter populasi Haliotis squamata mendeteksi adanya tujuh haplotipe yang terbagi dalam dua kelompok. Penyertaan H. diversicolor sebagai outgroup dalam pengujian memperlihatkan bahwa populasi H. squamata dari Pulau Bali dan beberapa lokasi di Pulau Jawa berada dalam satu kelompok yang terpisah dengan outgroup. Hasil ini kongruen dengan analisis morfometrik terdapat perkembangan pertumbuhan cangkang yang asimetri pada populasi Banten. Pertumbuhan asimetri merupakan indikasi spesifik untuk populasi Banten atau merupakan gejala abnormalitas yang dapat diakibatkan oleh faktor penurunan kualitas genetik atau lingkungan. Karakter biologi terlihat proporsi daging dan gonad berbeda pada populasi Banten dengan indikasi adanya pertumbuhan asimetri. Rasio gonad dan daging populasi Banyuwangi berbeda nyata (P<0,05 dengan populasi lainnya. Abalone is arguably one of the highly valued and sought-after marine gastropods. However, the over-exploitation of this species has exhausted its wild stock. To overcome this challenge, the culture technique and management of this species must be established and continually improved. One of the ways is through producing superior broodstocks. An initial assessment of a genetically superior broodstock can be done using the potential genetic analysis. This recent research employed the analysis to study the species’ 16S rRNA gene. To complement the study, the morphometric and biological characteristics of the species were

  20. EVALUASI APLIKASI EXPLOID WIFI DI TINGKAT AVAILABILITY DAN VULNERABILITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Timur Dali Purwanto

    2017-11-01

    Full Text Available Pada sistem jaringan wireless sering terjadi masalah yaitu salah satunya keamanan wifi yang menggunakan keamanan WPA, WPA2, dan WEP yang ditinjau dari vulneravility. Karena teknologi  wireless memanfaatkan frekwensi tinggi untuk menghantarkan sebuah komunikasi, maka kerentanan terhadap keamanan juga lebih tinggi dibanding dengan teknologi komunikasi yang lainnya. Sekarang ini sudah banyak tool aplikasi exploit wifi yang di gunakan oleh hacker atau attacker salah satunya tool Reaver dan tool Aircrack dalam system operasi kali linux, dari kedua tool tersebut peneliti ingin mencari perbandingan dari tingkat availability. Karena kedua tool tersebut menrut peneliti adalah tool yang terbaik saat ini. Dalam penelitian ini parameter yang akan di ukur adalah seberapa capat waktu ackes ke jaringan wifi, seberapa cepat menembus keamanan wifi, dan berapa besaran biter yang di dapat. Dari hasil penelitian dan uji coba maka di simpulkan bahwa untuk segi kecepatan aircrack yang lebih cepat untuk memecah password karena bruteforce dengan wordlist, reaver langsung scanning password wifi namun memakan waktu sangat lama hampir 13 jam untuk waktu terlama   Kata kunci:  Tool Reaver dan Aircrack, Avability dan vurnability bruteforce, wordlist

  1. EVALUASI KINERJA GURU FISIKA, BIOLOGI DAN KIMIA SMA YANG SUDAH LULUS SERTIFIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusrizal Yusrizal

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan (1 mengembangkan instrumen evaluasi kinerja guru yang valid dan reliabel, (2 mengevaluasi kinerja guru Fisika, Biologi, dan Kimia SMA yang sudah terser-tifikasi/menerima tunjangan profesi. Populasi penelitian yaitu seluruh guru Fisika, Biologi dan Kimia SMA tersertifikasi/pene-rima tunjangan profesi yang berada di Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Pidie. Validitas konstruk instrumen yang dikembangkan dibuktikan melalui analisis fak-tor, dan reliabilitasnya diestimasi dengan rumus alpha Cron-bach. Analisis tingkat kinerja ditentukan dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan: (1 instrumen yang dikembang-kan terdiri atas 33 butir pernyataan, dan memiliki koefisien reliabilitas konsistensi internal sebesar 0,953; (2 kinerja guru Fisika, Biologi, dan Kimia SMA yang sudah lulus sertifikasi dan sudah menerima tunjangan belum seluruhnya berkinerja tinggi; (3 kinerja guru Kimia relatif lebih baik dari pada kinerja guru Biologi dan guru Fisika. Kata kunci: evaluasi, kinerja guru, validitas, reliabilitas ______________________________________________________________ AN EVALUATION OF THE PERFORMANCE OF CERTIFIED SCIENCE TEACHERS (PHYSICS, CHEMISTRY AND BIOLOGY OF SENIOR HIGH SCHOOLS Abstract This study was aimed at (1 developing a valid and reliable performance evaluation instruments for teachers, and (2 evaluating the level of Physics, Biology and Chemistry teachers of senior high schools who have been certified and received theprofession allowance. The population of this study included all certified Physics, Biology and Chemistry teachers of senior high schools who have received profession allowance in Banda Aceh, Aceh Besar, and Pidie. The construct validity of the instrument developed was assessed through factor analysis, and the reliability was estimated by using Cronbach’s Alpha formula. The level of teachers’performance was analyzed by the percentage. The result of the research shows that (1 the

  2. Perkembangan dan Evaluasi Kinejra Reksadana Terbuka Kontrak Investasi Kolektif di Indonesia

    OpenAIRE

    Lian Soei, Catharina B Tan

    2000-01-01

    There are four kinds of investment funds: Money Market Investment Funds, Income Investment Funds, Balanced or Discretionary Investment Funds and Equity Investment Funds which can give flexibility to investors, because each investment fund has different risks and rate of return. Investors who invest in Equity Investment Funds would expect higher returns over the long term but experience greater price variability than those who invest in the Balanced or - Income Investment Funds.It is important...

  3. Evaluasi Pertumbuhan dan Perkembangan Arachis Pintoi sebagai Biomulsa pada Budidaya Tanaman di Lahan Kering Tropis

    OpenAIRE

    Sumiahadi, Ade; Chozin, M. Achmad; Guntoro, dan Dwi

    2016-01-01

    ABSTRACTCover crops is widely used as biomulch because of its advantages for land conservation, weed control and increasing soil nutrients, especially in upland agriculture. The objective of the research was to study the growth and development of Arachis pintoi as biomulch in upland agriculture. The experiment was carried out at IPB Experimental Field from February until May 2014. Observation was done everyweek up to 12 weeks with 10 plants were used for each observation. One stolon of A. pin...

  4. Evaluasi produk berlabel standar: Persepsi konsumen pria dan wanita

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Medi Yarmen

    2017-05-01

    Full Text Available Label standar adalah salah satu label produk yang sering dipakai oleh produsen untuk memasarkan suatu produk. Hal tersebut penting bagi perusahaan karena label standar memiliki hubungan yang erat dengan kualitas produk. Apalagi, kadang kala konsumen mengalami kesulitan dalam mengevaluasi kualitas suatu produk. Akibatnya, mereka sering mempertimbangkan informasi-informasi yang tertera pada suatu produk atau kemasannya, termasuk mempertimbangkan kehadiran label standar. Jenis kelamin konsumen merupakan salah satu faktor yang menentukan bagaimana konsumen menggunakan label standar dalam keputusannya membeli suatu produk. Sayangnya, penelitian yang menguji secara empiris terkait dengan peran jenis kelamin dalam keputusan pembelian produk berlabel standar masih sangat jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah konsumen pria dan wanita memiliki perbedaan pertimbangan dalam mengevaluasi produk berlabel standar. Penelitian ini dilakukan dengan cara teknik survei dengan kuesioner. Pengambilan data dilakukan dengan cara teknik convenience sampling. Sebanyak 207 responden bersedia untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Pada penelitian ini pengujian dilakukan pada dua aspek, yaitu (1 level pengenalan merek, dan (2 level keterlibatan produk. Berbagai produk yang diuji antara lain kalkulator, deterjen, laptop, smartphone, senter, dan kipas angin. Hasil penelitian ini menemukan bahwa secara umum pria dan wanita memiliki kesamaan pandangan dalam mengevaluasi produk berlabel standar. Meskipun begitu, hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa dalam kondisi tertentu, pria dan wanita dapat memiliki perbedaan persepsi dalam mengevaluasi produk berlabel standar.

  5. PENGARUH FREKUENSI PENGHISAPAN DARAH TERHADAP PERKEMBANGAN, REPRODUKSI,VERTILITAS DAN RASIO SEX Aedes aegypti

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riyani Setiyaningsih

    2014-06-01

    Full Text Available Aedes aegypti is a vector of Dengue hemorrhagic fever in Indonesia. Aedesaegypti has a high reproduction ability. Each individual can produce 50-100 eggs. Which80% of them are fertile. The mosquito is multiple biting (which means each individualsucks blood several time. Based on that background, this research was aimed torecognize the frequency of blood sucking to development, reproduction, fertility, and sexratio of Ae. aegypti. Thirty Ae. aegypti mosquito were put into the plastic cupsindividually, then fed with mammals. The treatments were the first, second, third, fourth,and fifth blood sucking. The eggs produced in each blood sucking were hatched andmaintain to become mosquitoes. The parameter measured from each blood sucking istotal egg production, egg fertility, larvae mortality, pupae mortality, and sex ratio. Theresult of the research shows that the frequency of blood sucking affects the production ofegg fertility, but does not affect the total egg production, larvae mortality, pupaemortality, and sex ratio significantly.Key words: sex ratio, egg fertility, reproduction Aedes aegypti adalah vektor Demam berdarah dengue di Indonesia. Ae aegyptimempunyai kemampuan berkembang biak dengan cepat. Setiap individu mempunyaikemampuan menghasilkan telur 50 sampai 100 ekor skali bertclur. Ae. aegypti bersifat multibiting, masing-masing individu mempunyai kemampuan menghisap darah beberapa kali dalamkurun waktu tertentu. Berdasarkan latar belakang tersebut tujuan penelitian ini adalahmendapatkan pengaruh frekuensi penghisapan darah terhadap perkembangan reproduksi,fcrtilitas, dan rasio sex dari Ae. aegypti. Ae aegypti dimasukkan ke dalam cup plastik secaraindividual, kemudian diberikan darah mamalia selama kurang lebih 3 menit. Pemberian darahdilakukan secara bertahap yaitu pemberian darah pertama, kedua, ketiga, ke empat, dan ke limaTelur-telur yang dihasilkan pada masing-masing penghisapan darah di tetaskan dan dipeliharasampai menjadi nyamuk

  6. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI CORPORATE SOSIAL RESPONSIBILITY (CSR DI PERUSAHAAN PENGEBORAN MINYAK PETROCINA KABUPATEN BOJONEGORO - JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukriyah Kustanti

    2011-06-01

    Full Text Available Pada dasarnya Corporate Social Responsibility (CSR membawa misi organisasi dan panduan untuk berdirinya suatu perusahaan yang menjujung tinggi kepada para konsumennya. Perusahaan-perusahaan mulai menerapkan etika bisnis yang merupakan salah satu bentuk bisnis yang memperhatikan Pembangunan Berkelanjutan yang menekankan pada sinergi antara tiga aspek yakni aspek lingkungan hidup, aspek keuangan serta aspek sosial yang dikenal oleh perusahaan-perusahaan dengan sebutan Triple bottom line. JOB Pertamina – PetroChina East Java yang berada di Kabupaten Bojonegoro ini adalah Perusahaan Penanam modal asing yang bergerak pada kegiatan pemboran dalam rangka eksplorasi sumur minyak yang dilaksanakan mulai Juni 2007 hingga saat ini. Perusahaan ini sudah melaksanakan kajian lingkungan yang diharuskan oleh Lembaga Lingkungan Hidup. Oleh karena itu peneliti ingin melihat dampak dari penerapan etika sosial ekonomi yang sudah dilaksanakan selama ini. Permasalahan penelitian melihat sejauh mana implementasi dan evaluasi program CSR yang sudah dilaksanakan oleh perusahaan ini. Manfaat penelitian adalah bisa digunakan sebagai data base pemerintah dalam hal etika bisnis perusahaan serta untuk mengukur kinerja perusahaan petrocina dalam melaksanakan nilai-nilai sosial ekonomi pada masyarakat. Hasil penelitian Corporate Sosial Responsibility (CSR JOB Pertamina – PetroChina East Java, yang sudah dilaksanakan sejak dilaksanakannya kegiatan pemboran di lapangan Sukowati, sebagai tanggung jawab sosial perusahaan dalam menejemen lingkungan hidup. Bentuk/wujud dari Corporate Sosial Responsibility (CSR yang dilaksanakan JOB Pertamina-Petro Cina adalah pemberian tali asih, dana Community Development serta perekrutan tenaga kerja masyarakat lokal dalam perusahaan tersebut. Evaluasi terhadap pelaksanaan Corporate Sosial Responsibility (CSR, tidak ada aspek kecenderungan kritis seperti sikap aksi protes dan demo masyarakat.

  7. GANGGUAN PRILAKU PADA ANAK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Siti Anisah

    2015-09-01

    Full Text Available Gangguan perilaku didefinisikan sebagai perilaku berulang dan pola perilaku menetap yang melanggar hak-hak orang lain yang melanggar norma-norma dan aturan masyarakat. Jika gangguan prilaku ini dibiarkan, maka akan berdampak secara berkelanjutan dan akan menyebabkan kerusakan yang signifikan pada fungsi sosial, akademis, maupun masa depannya. Jika gangguan perilaku itu makin kompleks maka menyebabkan gangguan perilaku pada diri anak  akan  semakin parah. Gangguan ini mulai terjadi pada anak usia SD. Siswa Sekolah Dasar disebut usia kanak-kanak pertengahan, ditandai dengan mulai berkembangnya kemampuan membuat keputusan, memahami hubungan sebab-akibat, pemahaman sosial, mengatur emosi, dan kesadaran diri. Berdasarkan karakteristik kognitif, sosial, emosi, dan fisik, siswa-siswa sekolah dasar seringkali digolongkan sebagai banyak bertingkah, kelebihan gerak, dan nakal dalam hubungan sosialnya. Batas-batas  tertentu perilaku-perilaku tersebut masih dapat ditolerir sebagai manifestasi dari usia mereka. Namun adakalanya tingkat perilaku dan emosi menunjukkan adanya gangguan yang tidak disadari oleh orang-orang sekitarnya, termasuk orang tua dan guru di sekolah. Kata Kunci: Gangguan Perilaku, Perkembangan Anak, Usia SDConduct Disorder are defined as repetitive behaviors and patterns of sedentary behavior that violates the rights of others who violate the norms and rules of society. If this is allowed to behavioral disorders, it will have an impact on an ongoing basis and will cause significant damage to the social functioning, academic, as well as its future. If it is more complex behavioral disorders that cause behavioral disorders in children will be more severe. This disorder begins in elementary school age children. Elementary school students called middle childhood, marked by the development of the ability to make decisions, to understand the cause-effect relationships, social understanding, managing emotions, and self-awareness. Based on the

  8. PEMIJAHAN DAN PERKEMBANGAN EMBRIO IKAN PELANGI (Melanotaenia spp. ASAL SUNGAI SAWIAT, PAPUA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bastiar Nur

    2016-11-01

    Full Text Available Ikan pelangi asal Sungai Sawiat, Papua merupakan ikan hias endemik yang belum diketahui data biologinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah telur yang dihasilkan, fertilitas dan daya tetas telur serta tahapan perkembangan embrio ikan pelangi asal Sungai Sawiat. Induk jantan dan betina ukuran 10–15 cm sebanyak 20 ekor, dipelihara dalam bak beton berukuran 2,5 x 2,5 x 1,0 m3 dengan sistem resirkulasi dan diberi pakan berupa cacing darah (bloodworm dengan frekuensi 3 kali sehari secara ad libitum. Dua ekor induk betina dan satu ekor induk jantan yang matang gonad dipijahkan dalam bak beton berukuran 1,0 x 1,0 x 0,75 m3 dan diberi tanaman air berupa eceng gondok sebagai pelindung serta media penempelan telur. Pengamatan ada tidaknya telur dilakukan setiap pagi dan sore hari selama 14 hari. Telur yang didapat dicatat baik fertile maupun infertile. Sebanyak 20 butir telur ditetaskan dalam basket plastik berukuran 13 x 10 x 5 cm dan selanjutnya diamati perkembangan embrionya dengan menggunakan mikroskop. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa jumlah telur yang dihasilkan sebanyak 436 butir per dua ekor induk betina (218 butir per ekor, fertilitas 77,06%; daya tetas telur 74,71%; dan telur menetas setelah 8.579 menit (142 jam 59 menit pada suhu air inkubasi 27,6 – 28,3oC. Rainbow fish species originated from Sawiat River of Papua is one of Indonesian endemic species which its biological data has not been catalogued properly. The objectives of this research were to know the number of eggs (fecundity, fertility and hatchability and also the stages of embryonic development of the fish. Total of 20 male and female broodstock around 10–15 cm in size, reared in concrete tank sized 2.5 x 2.5 x 1.0 m3 equipped with closed recirculating water system and fed with bloodworm  ad libitum 3 times daily. Two already matured females and one male were selected for natural breeding and then transferred to another concrete tank (1.0 x 1.0 x 0.75 m3 in

  9. EVALUASI IMPLEMENTASI TQM PADA SDN KARANGREJEK II DAN SD MUHAMMADIYAH AL MUJAHIDIN WONOSARI GUNUNGKIDUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Pramono

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1 seberapa besar tingkat implementasi TQM, (2 perbandingan implementasi, (3 aspek-aspek yang perlu mendapatkan perbaikan untuk ditingkatkan. Penelitian evaluasi dengan model descrepancy. Instrumen pengumpul data berupa angket jawaban skala 2 terdiri atas 69 butir. Teknik analisis data menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 implementasi TQM di SD Negeri Karangrejek II rata-rata sebesar 87,73%, aspek-aspek yang mendekati standar: mutu pembelajaran, organisasi terbalik, perubahan kultur, kolega sebagai pelanggan, profesionalisme, dan pemasaran internal. Implementasi TQM di SD Muhammadiyah Al Mujahidin rata-rata sebesar 94,42%. Aspek-aspek yang mendekati standar: organisasi terbalik, mutu pembelajaran, perubahan kultur, profesionalisme, kaizen dan menjaga hubungan dengan pelanggan. (2 Perbandingan implementasi TQM sebagai berikut: aspek mutu pembelajaran, organisasi terbalik dan perubahan kultur merupakan aspek dengan rata-rata tertinggi di SD Karangrejek II, sedangkan di SD Muhammadiyah Al Mujahidin: aspek organisasi terbalik, mutu pembelajaran, dan perubahan kultur. (3 Aspek yang perlu mendapatkan perbaikan di kedua sekolah adalah perbaikan terus-menerus.

  10. EVALUASI NILAI BIOLOGIS PROTEIN RENDANG DAN KALIO KHAS SUMATERA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Yaumil Fajri

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRACTRendang is a traditional Indonesian dishes from West Sumatera whichglobally well known. Inrendang making process, a meat is cooked under long time heat with a large amount of variety spices.Kalio, a rendang similar dishes,is cooked with a shorter heating time and less of spices. Kalio has a few sauce while rendang has no sauce. Long time heating in cooking processmay cause maillard reactionin rendang and kalio. One effect of maillard reaction is lowering the availability of amino acids, consequently could reduce the protein content qualities. To assess the protein nutritional values of rendang and kalio, an in vivo study was conducted using albino rats as animal models. The result showed that cooking process did not confirm any significant differences on feed conversion efficiency, protein efficiency ratio, net protein ratio (NPR, true protein digestibility and biological value (p>0.05between rendang and kalio, however asignificant difference on net protein utilization (p<0.05 was found.Keywords: rendang, kalio, protein qualityABSTRAKRendang merupakan salah satu masakan tradisional Indonesia asal Sumatera Barat yang sudah mendunia. Pada proses pembuatannya, rendang dimasak dalam jangka waktu yang lama dengan menggunakan beragam bumbu dalam jumlah banyak. Kalio merupakan jenis masakan yang hampir sama dengan rendang, akan tetapi dimasak dengan waktu lebih singkat, dan menggunakan bumbu yang lebih sedikit. Pada kalio masih terdapat sedikit kuah, sedangkan pada rendang sudah tidak terdapat kuah, atau kering. Pemanasan dalam jangka waktu lama pada proses pemasakan kedua jenis hidangan ini, menyebabkan terjadinya reaksi maillard pada rendang ataupun kalio. Salah satu dampak reaksi maillard adalah menurunnya ketersediaan asam-asam amino, sehingga mengakibatkan penurunan kualitas protein. Untuk membuktikan hal tersebut, dilakukan analisis kualitas protein rendang dan kalio secara in vivo dengan menggunakan tikus albino sebagai hewan model

  11. EVALUASI, UJI STABILITAS FISIK DAN SINERESIS SEDIAAN GEL YANG MENGANDUNG MINOKSIDIL, APIGENIN DAN PERASAN HERBA SELEDRI (Apium graveolens L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emma Sri Kuncari

    2015-01-01

    Full Text Available AbstractMinoxidil, apigenin and celery are believed to have the same bioactivity as a vasodilator that can widen blood vessels. This study discusses about the gel formulation in the scope of evaluation of gel preparation, using carbomer as a gelling agent each containing minoxidil, apigenin and celery juice. The method used in gel evaluation were organoleptic observation, homogeneity, pH, consistency and viscosity; physical stability at 40±2 °C, 28±2 °C, 4±2 °C and syneresis. Based on the result, all gel formulations showed their consistency and viscosity were higher after 8 weeks of storage at room temperature. The rheogram of three gel formulations in term of flow properties remain unchanged after 8 weeks of storage. It was indicated that the flow properties of gel formulation was pseudoplastis tixotropic. The gel containing minoxidil, apigenin and celery juice showed good physical stability at 28±2 °C and 40±2 °C, but less stable at 4±2 °C after 14 weeks of storage. The highest number of syneresis was found in a gel containing celery juice.Keywords : Celery, Apigenin, Gel, StabilityAbstrakMinoksidil, apigenin dan seledri memiliki aktivitas biologi yang sama sebagai vasodilator yang dapat memperlebar pembuluh darah. Penelitian ini sebagai evaluasi sediaan gel, menggunakan karbomer sebagai gelling agentyang mengandung masing-masing minoksidil, apigenin dan perasan herba seledri. Metode yang digunakan dalam evaluasi gel adalah pengamatan organoleptis, homogenitas, pH, konsistensi dan viskositas; stabilitas fisik pada suhu 40±2 °C, 28±2 °C, 4±2 °C dan sineresis. Berdasarkan hasil penelitian, ketiga formula gel menunjukkan konsistensi dan viskositas yang lebih tinggi setelah 8  minggu  penyimpanan  pada  temperatur  ruang.  Hasil  rheogram  dari  ketiga  formula gel  menunjukkan  sifat  alir  yang  tetap  tidak  berubah  setelah  8  minggu  penyimpanan, yaitu pseudoplastis tiksotropik. Gel yang mengandung

  12. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN LOKASI DAN EVALUASI LOKASI PEMASARAN PRODUK (GULA MENGGUNAKAN METODE AHP (STUDI KASUS : PT.MADUBARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riki Irawan

    2015-07-01

    Full Text Available PT. Madubaru yang berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta bergerak di bidang agro industry dengan memiliki satu pabrik gula dan satu pabrik alkohol dan spiritus, yang dikenal dengan nama PG/PS Madukismo. PG/PS Madubaru di tuntut untuk dapat menciptakan kinerja pemasaran dan penjualan gula pasir yang handal. Dalam pemenuhan sasaran tersebut ada beberapa kendala yang dihadapi oleh perusahaan yaitu dalam proses penjualan gula pasir yang dilakukan tidak tercapai target yang diinginkan. Untuk lokasi yang sudah ada belum dilakukan evaluasi kembali untuk dinyatakan layak atau tidak untuk dilakukan pemasaran kembali dilokasi tersebut. Informasi ini diperoleh berdasarkan hasil wawancara dengan Yudi Pratama selaku wakil Kepala Bagian Pemasaran di PT. Madubaru PG-PS Madukismo. Oleh karena itu PT. Madubaru ingin membuka cabang untuk mendapatkan hasil yang diinginkan dan melakukan evaluasi terhadap lokasi lama yang sudah menjadi lokasi pemasaran sebelumnya. Akan tetapi PT. Madubaru membutuhkan lokasi yang strategis dengan kriteria lokasi yang tepat. Sehingga dapat memaksimalkan penjualan. Dalam mengoptimalkan hal itu tentu ada berbagai kriteria yang saling berlawanan seperti halnya lokasi yang baik tentunya memiliki harga yang sesuai. Sedangkan dalam memilih lokasi lama ini PT. Madubaru melakukan secara manual. Subjek dalam  penelitian ini, adalah aplikasi system pendukung keputusan yang digunakan untuk membantu proses pemilihan lokasi dan evaluasi lokasi lama yang sesuai dengan kriteria-kriteria yang ditetapkan oleh PT. Madubaru. Desain system dengan model proses Modified waterfall. Setelah implementasi selesai, hasil dari system ini, memberikan rekomendasi alternative lokasi yang terbaik serta mengevaluasi lokasi yang sudah ada sehingga dapat diketahui apakah dilajutkan atau tidak lokasi pemasaran tersebut, dengan mengacuh kepada kriteria yang sudah ditentukan dengan menggunakan metode perhitungan AHP. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan perangkat

  13. PENGEMBANGAN PERSAMAAN VO2 MAX DAN EVALUASI HR MAX (STUDI AWAL PADA PEKERJA PRIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purnawan Adi Wicaksono

    2012-10-01

    berganda memberikan hasil persamaan sebagai berikut :VO2 Max = 3,996 - 0,046 usia. Sedangkan untuk evaluasi persamaan HR Max memberikan hasil bahwa persamaan terpilih yang memprediksi nilai HR Max pekerja industri pria Indonesia lebih baik adalah persamaan Tanaka et al. (2001. Penelitian memberikan hasil lain yaitu mencoba untuk mengembangkan persamaan HR Max untuk pekerja industri pria Indonesia. Dengan menggunakan regresi linier berganda memberikan hasil persamaan sebagai berikut: HR Max = 202,71 – 0,541 usia. VO2 Max dan HR Max yang dikaji dapat dijadikan sebagai referensi kriteria justifikasi kemampuan maksimum seseorang sehingga dapat dijadikan sebagai dasar perancangan sistem kerja agar beban kerja yang diterima pekerja tidak melebihi kapasitas maksimumnya. Penelitian yang mengembangkan persamaan prediksi VO2 Max dan evaluasi persamaan HR Max di Indonesia masih terbatas, sehingga dirasa perlu untuk mengembangkan persamaan prediksi VO2 Max dan evaluasi HR Max karena manfaatnya besar bagi dunia industri.. Dalam dunia pendidikan, penelitian kali ini dapat dijadikan sebagai studi awal yang dapat dikembangkan untuk penelitian – penelitian selanjutnya. Kata Kunci : VO2 max, kapasitas aerobik,kapasitas fisik maksimum, model prediksi, evaluasi HR Max   Abstract Maximum physical capacity of a person represented by the maximum oxygen consumption (VO2 Max and the maximum pulse rate (HR Max which gives a maximum of information limits a person's physical ability to do the job. The current study has the objective to find the value of VO2 Max Indonesia for male workers will be developed a prediction equation VO2 Max is approximated by a linear relationship between pulse rate (Heart Rate as that of Astrand (2003, height (Chatterjee et al, 2006 , weight (deceivingly et al, 2008, age (Magrani et al, 2009 and evaluate HR Max Which equation can be applied to approximate the value of the maximum pulse rate of Indonesian workers. Respondents in the study was 12 male industrial

  14. Evaluasi Karakteristik XBee Pro dan nRF24L01+ sebagai Transceiver Nirkabel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    BURHAN FAJRIANSYAH

    2016-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Pemillihan modul transciever sebagai media transmisi data digital menjadi permasalahan bagi perancang ketika mendesain suatu sistem komunikasi nirkabel. Pada penelitian ini penulis melakukan evaluasi pada dua modul transceiver yaitu XBee Pro dan nRFf24L01+ dengan tujuan untuk menentukan modul transceiver mana yang tepat digunakan untuk kebutuhan perancangan sistem Wireless Sensor Network (WSN. Evaluasi dilakukan dengan mengirimkan data dalam bentuk karakter ASCII/ bytes secara kontinyu maupun sekuensial melalui komunikasi serial UART. Pada pengaturan untuk mode data rate 250 Kbps, XBee Pro memiliki data rate 27 Kbps dan nRF24L01+ 16 Kbps untuk protokol komunikasi serial UART. Modul nRF24L01+ lebih unggul dalam mengirimkan data secara streaming (kontinyu dibandingkan Xbee Pro, dan nRF24L01+ memiliki Round Time Trip (RTT tercepat 0,003 sekon sedangkan XBee Pro hanya 0,036sekon. Pada aplikasi dalam ruangan XBee Pro memiliki performa lebih tinggi karena lebih stabil dalam transmisi dengan hambatan 4 dinding sedangkan nRF24L01+ hanya 2 dinding. Kata kunci: UART, Data Rate, Nirkabel, XBee Pro, nRF24L01+.   ABSTRACT Chosing transciever module as a media for a digital transmission data has becoming a serious problem for a designer to design a wireless communication system. In this research, author do the evaluation for a two transceiver module that are XBee Pro and nRF24L01+, the purpose is to chose which the right transceiver module that designer need to make a Wireless Sensor Network (WSN system. The evaluation was done by sending a data in ASCII character/ bytes as continuous and sequensial method using serial communication UART. When data rate is set to 250 Kbps mode, XBee Pro data rate is 27 Kbps and nRF24L01+ 16Kbps for serial communicaton UART purpose. nRF24L01+ is better at sending a streaming data (continuous than XBee Pro, and also nRF24L01+ has a fastest Round Time Trip (RTT that are 0,003 sec while XBee Pro only 0,036 sec. For

  15. Interferensi Bahasa Daerah Terhadap Perkembangan Bahasa Indonesia

    OpenAIRE

    Irwan

    2006-01-01

    Bahasa Indonesia bersumber dari bahasa Melayu Riau yang mengalami perubahan dan perkembangan sitiap saat sesuai dengan perkembangan zaman. Bahasa Melayu Riau menjadi bahasa nasional dicetuskan pada tanggal 28 Oktober 1928 yang dikenal dengan Hari Sumpah Pemuda, oleh Irwan 06007435

  16. PENGARUH OBESITAS PADA PERKEMBANGAN SISWA SEKOLAH DASAR DAN PENANGANANNYA DARI PIHAK SEKOLAH DAN KELUARGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Labib Sajawandi

    2015-09-01

    Full Text Available Obesitas didefinisikan sebagai suatu kelainan atau penyakit yang ditandai dengan penimbunan jaringan lemak tubuh secara berlebihan. Obesitas adalah permasalahan umum yang dialami anak-anak pada masa sekarang ini, tetapi tidak mendapat banyak perhatian karena dianggap hanya masalah fisik bukan masalah kognitif, padahal dampaknya dapat mengancam masa depan anak. Beberapa factor yang menyebabkan anak mengalami obesitas,diantaranya adalah: Factor genetic, Pola makan, Kurangnya aktifitas fisik, Factor psikologis, Factor keluarga, Factor social ekonomi, Factor psikososial, dan Factor kesehatan. Dampak Obesitas bukan hanya masalah fisik (seperti sakit-sakitan dan mudah lelah tetapi juga psikis yang dapat mempengaruhi perkembangannya.Dalam memecahkan masalah obesitas ini, kita dapat merumuskan pola pemecahan masalahnya dari dua pihak, yaitu pihak sekolah dan keluarga. Kedua pihak ini harus bekerja sama saling mendukung untuk memecahkan masalah obesitas yang mengancam masa depan anak-anak mereka. Sekolah dan pihak keluarga terutama orang tua harus bisa mensosialisasikan dan mengimplementasikan pola makan sehat dan gaya hidup aktif untuk mengurangi dan mencegah obesitas sehingga dapat menyelamatkan masa depan anak-anak.Kata kunci: Obesitas, dampak fisik dan psikis, pola makan sehat, gaya hidup aktifObesity is defined abnormality or as a disease characterized by accumulation of excessive body fat. Obesity is a very common problem at the present time on children, but it did not get a lot of attention because look like just physical problem and not cognitive problems, whereas the impact can threatens future of children. Several factors that led children are obese: genetic factors,diet, lack of physical activity, psychological factors, family factors, social economic factors, psychosocial factors, and health factors. The impact of obesity is not only physical problems (such as sickly and easy tired but also psychic that can affect on child development. In

  17. EVALUASI PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK DI KELAS INKLUSIF DI SD PLUS DARUL 'ULUM JOMBANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilik Maftuhatin

    2014-10-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan belum ada standar evaluasi pembelajaran yang pasti untuk anak yang memiliki kelebihan dan kekurangan, walaupun mereka mendapat pelayanan pendidikan di kelas inklusif. Karena itu penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi pemecahan masalah bagaimana sistem perencanaan evaluasi pembelajaran, bentuk evaluasi, bentuk pelaporan hasil evaluasi yang terdapat di kelas inklusif. Penelitian ini difokuskan pada  perencanaan evaluasi pembelajaran, bentuk evaluasi yang dilakukan, dan bentuk laporan evaluasi yang telah dilakukan di kelas inklusif yang terdapat di SD Plus Darul Ulum. Penelitian ini dilakukan dengan metode interview,observasi dan dokumentasi. Obyek penelitian adalah kepala sekolah, guru-guru pendamping ABK, serta koordinator kelas inklusi disertai dengan data-data di lapangan yang dapat mendukung penelitian ini. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa evaluasi pembelajaran sudah cukup bagus karena guru sudah menerapkan dua metode dalam evaluasi yaitu dengan soal yang disamakan dengan reguler dan yang kedua dengan soal sesuai dengan kebutuhan mereka, disertai dengan portofolio yang mencatat perkembangan mereka selama pembelajaran.This research is based on the lack of learning evaluation standard  for the children with special education need. It is based on the fact that inclusive class for them has no evaluation standard yet. Therefore, the research was used to figure out; the problem, method and the form of learning evaluation planning system. It also used to find out the result report form of learning evaluation at inclusive class, SD Plus  Darul Ulum. The focus of the research were the problem, method and the form of learning evaluation planning system. This research was done by interviewing, observation and documentation. Meanwhile the targets of the research were teachers for children with special needs, inclusion class coordinator and the supporting data.Based on the research, it can be

  18. PERANAN LEMAK PAKAN DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN EMBRIO, DERAJAT PENETASAN TELUR, DAN SINTASAN LARVA IKAN BAUNG (Mystus nemurus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ningrum Suhenda

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan di Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar (BRPBAT, Bogor dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kadar lemak pakan yang berbeda terhadap perkembangan embrio, derajat pembuahan, penetasan telur, dan sintasan larva ikan baung. Pakan yang digunakan berupa pakan buatan yang mengandung lemak dengan kadar yang berbeda yaitu 4%, 6%, 8%, 10%, dan 12% dengan sumber lemak yang dipergunakan adalah campuran minyak ikan dan minyak nabati dengan perbandingan 1:1. Bobot rata-rata induk ikan baung pada awal percobaan 420,89±72,10 g/ekor dan dipelihara di dalam kolam beton. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Parameter yang diamati yaitu derajat penetasan, perkembangan embrio, dan sintasan larva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemak pakan merupakan faktor penting yang erat hubungannya dengan perkembangan embrio yang terlihat mulai dari pembuahan sampai dengan penetasan yaitu berkisar antara 25 jam 5 menit sampai 26 jam 37 menit. Stadia morula, blastula, dan gastrula terjadi relatif lebih cepat pada induk yang diberi pakan dengan kadar lemak 8%, akan tetapi induk yang diberi pakan dengan kadar lemak 6%, telur yang dihasilkan lebih cepat menetas. Perlakuan kadar lemak 6% dan 8% memperoleh derajat pembuahan di atas 98%, derajat penetasan telur di atas 95%, dan sintasan larva di atas 99%. Selanjutnya pakan ini cukup untuk mendukung terjadinya proses perkembangan embrio secara sempurna dan mendukung sintasan larva. Fish feed should contain sufficient amount of lipid and fatty acid because these elements play eminent roles in supporting reproduction and survival rate of larvae. Fatty acid in egg mass has an important role in fish breeding technology development because it influences the early development of embryogenesis and development of embryo. The research was conducted at the Research Institute for Freshwater Aquaculture, Bogor aimed to study the effect of different

  19. Evaluasi Keamanan Teknologi Informasi pada PT INDOTAMA PARTNER LOGISTICS Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Yani Akhirina

    2016-08-01

    Full Text Available PT Indotama Partner Logistics adalah salah satu perusahaan besar yang bergerak dibidang jasa logistiks di Indonesia. Semakin pesatnya persaingan dan perkembangan perusahaan dibidang yang sama menuntut pihak manajemen untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen, salah satu penunjangnya adalah ketersediaan informasi yang cepat dan akurat.  Sehingga perlunya dilakukan evaluasi keamanan sistem informasi pada PT Indotama Partener Logistics. Indeks KAMI adalah aplikasi yang digunakan untuk mengukur kematangan dan kelengkapan keamanan informasi yang telah disesuaikan dengan standart ISO/IEC 27001:2009 yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Tahap pertama dalam evaluasi indeks KAMI adalah melakukan penilaian tingkat ketergantungan TIK pada instansi tersebut, dan hasil dari tingkat ketergantungan tersebut akan digunakan sebagai batasan nilai dari penilaian lima area dalam indeks KAMI. Penilaian ini digunakan untuk melihat seberapa jauh tingkat kematangan keamanan informasi di lingkungan PT Indotama Partner Logistics , yang hasilnya dapat digunakan sebagai media evaluasi dalam rangka meningkatkan keamanan informasi dari perusahaan di masa yang akan datang. Untuk itu akan dibuatkan suatu saran perbaikan pada bagian-bagian yang masih kurang dari hasil penilaian indeks KAMI yang telah dilakukan.

  20. Perkembangan hasil tangkapan per upaya dan pola musim penangkapan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi, Provinsi JawaTimur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Setiyawan

    2013-08-01

    Full Text Available Kegiatan penangkapan ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi Jawa Timur, daerah penangkapan WPP 573,sebagian besar menggunakan alat tangkap pukat cincin dan pancing tonda.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan hasil tangkapan per upaya penangkapan dan pola musim yang terjadi di Perairan Prigi khususnya pada perikanan cakalang yang menjadi komoditi utama hasil pelagis besar. Nilai Catch per Unit Effort (CPUEdan Indeks Musim Penangkapan didapatkan dari data primer dari data trip kapal di syahbandar dan data sekunder berupa data statistik Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN Prigi dari tahun 2000 – 2011 yang dilakukan analisis dengan menggunakan regresi sederhana dan menggunakan microsoft excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai CPUE tertinggi terjadi pada tahun 2002 sebesar 27,9 ton/tahun serta terendah pada tahun 2001 sebesar 0,5 ton/tahun dengan pola musim yaitu hasil tangkapan tinggi/musim tangkapterjadi pada bulan Juni – Juli dan September – Nopember, musim puncak penangkapan terjadi pada bulan September sedangkan musim paceklik terjadi pada bulan Januari – Mei , Agustus dan Desember.

  1. PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuliyanto Budi Setiawan

    2008-01-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi komunikasi di dunia (termasuk Indonesia dapat membuat perubahan pada sikap dan perilaku penggunanya. Hal ini memunculkan dampak positif dan negatif. Untuk contoh dampak positif: jika pengguna ingin mencari informasi, mereka hanya perlu browsing di internet. Hal ini membuat aktivitas mereka menjadi lebih mudah dan sederhana. Untuk contoh dampak negatifnya: anak-anak dapat mengakses situs porno. Hal ini membuat degradasi/turunnya kepribadian mereka. Jadi, kita harus bijaksana saat menggunakan teknologi.

  2. PENGAWASAN, EVALUASI, DAN PENILAIAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERKAIT BILLING SYSTEM PADA RSUD UNGARAN BERDASARKAN KERANGKA KERJA COBIT 5 (MEA02

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marthania Firmadita

    2016-10-01

    Full Text Available RSUD Ungaran Kabupaten Semarang ini memiliki sejumlah layanan kesehatan yang melayani masyarakat umum, layanan kesehatan dinamakan dengan Billing System yang dibuat dengan tujuan mempercepat pelayanan kesehatan terhadap pelanggan. Melihat banyaknya kebutuhan setiap bagian yang terkait sehingga semakin besar pengelolaan data yang ada menyebabkan keterlambatan sistem dan kesalahan dalam pengelolaan data. Berbagai upaya dilakukan untuk memberikan layanan operasional terbaik dan meminimalisasi kesalahan. Salah satunya dilakukan penilaian kinerja pengelolaan layanan yang diberikan, penilaian kinerja ini merupakan pengendalian kontrol internal secara sistematik, untuk melihat tingkat kesesuaian dan keefektifan implementasi layanan. Dari hasil observasi, wawancara, dan kuesioner berdasarkan COBIT 5 dihasilkan level kapabilitas tata kelola proses pengawasan, evaluasi, dan penilaian pengendalian internal terkait billing system (MEA02 pada RSUD Ungaran saat ini adalah Level 2 dengan status Largely Achieved sebesar 71,56% setara 2,71 dimana Level 1 dan Level 0 tercapai Fully Achieved.Hal ini menunjukan sudah dilakukan komunikasi perencanaan kedepan dari hasil penilaian kinerja tetapi belum diimplementasikan. Dan untuk mencapai level kapabilitas, RSUD Ungaran dapat melakukan strategi perbaikan yang dilakukan secara bertahap dari proses atribut level 1 sampai 3. Kata Kunci: Analisis Tata Kelola TI, Sistem Informasi Kesehatan, COBIT 5, Analisis Tingkat Kapabilitas, Analisis Kesenjangan

  3. RELIABILITAS DAN FEASIBILITAS PENGGUNAAN KARTU MENUJU SEHAT PERKEMBANGAN (KMS-P MOTOR MILESTONE ANAK UMUR 3-18 BULAN DI PUSKESMAS DAN POSYANDU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yayah K. Husaini

    2012-11-01

    Full Text Available RELIABILITAS DAN FEASIBILITAS PENGGUNAAN KARTU MENUJU SEHAT PERKEMBANGAN (KMS-P MOTOR MILESTONE ANAK UMUR 3-18 BULAN DI PUSKESMAS DAN POSYANDU.Background: To monitor growth and development of a child could use the Road to the Health Card of Under Five (KMS-Balita for growth and Road to the Health Card of Motor Development (KMS-Perkembangan for development. The KMS-Perkembangan (KMS-P has been developed based on a scientific research design following the WHO-procedure for the development of a reference. In order the KMS-P could be used at Posyandu and/or at Puskesmas, it needs to be examined the reability and the feasibility in the field condition.Objectives: To examine the reliability and the feasibility of using KMS-P for children aged 3-18 months underfield condition.Methods: The study was carried out in Bogor City and Sukabumi District A total of 10 Puskesmas and 74 Pusyandu located in 19 villages were included as the study sites. The crossectional study designed was implemented, and 872 mothers and their children aged 3-18 months, 75 village cadres and 37 health providers were included as the sample studied. Data on general characteristics and motor milestones, reability and feasibility of using the KMS-P included plotting, its interpretation, and evaluating the child motor development were collected.Results: The study reveals that under field condition, 100% of health providers, 74.7% of village cadres and 77.56% mothers of the children studied could use the KMS-P property. The KMS-P has been developed simple, practicable, and action oriented.Conclusions: The reliability and feasilility of using KMS-P under field condition is highly acceptable. The prospect of KMS-P is very encouraging.Keywords: reliability, feasibility, motor milestone, motor development.

  4. POLITIK KOLONIAL DAN PERKEMBANGAN SENI TARI DI PURO PAKUALAMAN PADA MASA PEMERINTAHAN PAKU ALAM IV (1864-1878

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    HY. Agus Murdyastomo

    2012-06-01

    Full Text Available Pusat budaya di Yogyakarta selama ini yang lebih banyak diketahui oleh masyarakat adalah Kraton Kasultanan Yogyakarta,  tetapi sesungguhnya selain Kraton Kasutanan masih terdapat pusat budaya yang lain yaitu Pura Paku Alaman. Di Kadipaten telah terlahir tokoh-tokoh yang sangat memperhatikan kelestarian budaya Jawa khususnya seni tari tradisi. Salah satunya adalah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Paku Alam IV, yang pada masa ia berkuasa, budaya Barat yang dibawa oleh kaum kolonialis melanda daerah jajahan. Hadirnya budaya asing tentu sulit untuk ditolak. Namun demikian denga piawainya KGPAA Paku Alam IV, justru mengadopsi budaya Barat, tetapi ditampilkan dengan rasa dan estetika Jawa, dalam bentuk tari klasik. Sehingga pada masanya lahir repertoar tari baru yang memperkaya seni tari tradisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perkembangan seni tari di Pura Pakualaman pada masa pemerintahan KGPAA Paku Alam IV, dan hal-hal apa yang melatarbelakangi penciptaannya. Dalam rangka mewujudkan rekonstruksi ini dilakukan dengan metode sejarah kritis, yang tahapannya meliputi Pertama, Heuristik, atau pencarian dan pengumpulan sumber data sejarah, yang dalam hal ini dilakukan di BPAD DIY, dan di Perpustakaan Pura Pakualaman. Di kedua lembaga tersebut tersimpan arsip tentang Paku Alaman, dan juga naskah-naskah yang berkaitan dengan penciptaan tari. Kedua, Kritik, atau pengujian terhadap sumber-sumber yang terkumpul, sumber yang telah terkumpul diuji dari segi fisik untuk memperoleh otentisitas, kemudian membandingkan informasi yang termuat dengan informasi dari sumber yang berbeda, untuk memperoleh keterpercayaan atau kredibilitas.  Ketiga, Interpretasi yaitu informasi yang ada dikaji untuk diangkat fakta-fakta sejarahnya, yang kemudian dirangkai menjadi sebuah kisah sejarah. Untuk memperkuat interpratasi dan pemaknaan rangkaian fakta digunakan juga pendekatan budaya dalam hal ini digunakan teori akulturasi dan asimilasi. Keempat Kisah yang

  5. ANALISIS DAN EVALUASI IMPLEMENTASI PENGELOLAAN KEPEMILIKAN UMUM DAN NEGARA DI INDONESIA (PENDEKATAN MADZHAB HAMFARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Murtiyani

    2016-06-01

    Full Text Available This study aims to analyze and critically evaluate the implementation of the management of public ownership (Milkiyah 'ammah and State ownership (Milkiyah Daulah in Indonesia. This study descriptively describes the implementation of both ownerships that are currently practicing in Indonesia. Theoretical approaches used is the Islamic Economic System Madzhab Hamfara (Hadza Min fadzli Rabbi who critically evaluate the implementation of the public wealth management and state wealth in Indonesia. This research used secondary data that was obtained from Madzhab Hamfara books, literature, journal and information relating to the Indonesian State assets management system. A comparative analysis was conducted to understand the difference between the public wealth management and state wealth management in Indonesia. Findings show that the management of both, public and state ownership are not in accordance to the ownership management approach of Madzhab Hamfara Islamic Economic System. The evidence suggests that both public and state ownership are not fully managed by the Government of Indonesia. The fact shows that public ownership in the form of water, fire and pastures are managed by individuals and institutions as well as foreign parties who have fund to privatize the public ownership. Consequently, it has the impact on unequal distribution of income that cause poverty in Indonesia. This research suggest that government should implement Islamic Economic System Madzhab Hamfara in managing public and state ownership in Indonesia. =========================================== Kajian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi secara kritis penerapan pengelolaan kepemilikan umum (Milkiyah 'Ammah dan kepemilikan negara (Milkiyah Daulah di Indonesia. Studi ini menjelaskan secara deskriptif tentang implementasi pengelolaan kedua kepemilikan tersebut yang sekarang dipraktikkan di Indonesia. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sistem Ekonomi

  6. HUBUNGAN STATUS GIZI, GAYA PENGASUHAN ORANGTUA DAN FAKTOR LAINNYA DENGAN KETERLAMBATAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 2-5 TAHUN STUDI KASUS DI KELURAHAN KEBON KALAPA KOTA BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indri Yunita Suryaputri

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRACT The first five years period of children is an important time of growth and development which will be the basis of further development of the child, so often called "golden period”. Child development can be influenced by nutrition, health, and parenting which are related to each other. This article investigate the relationship between nutritional factor, parenting style and other factors to the development of children aged 2-5 years in the Kebon Kalapa, Central Bogor District, Bogor. The article were using the Risbinkes research data at 2013. Samples were a hundred pairs of mothers and child. Data were analyzed descriptively, chi-square and multiple logistic regression. Chi-square test results did not show any factors significantly associated with the development of the child. Four variables child's nutritional status, family size, exclusive breastfeeding and maternal parenting style substantially related to child development were analyzed using multiple regression logistic. The main determinant of child development is the maternal parenting style. This means that mother who have undemocratic parenting style has a more than two times higher risk of having children who have developmental delays (OR 2,66; 95% CI=1,09-6,44. Parents especially mothers should receive counseling on parenting that developmental delay can be prevented. Keywords: Nutritional status, parenting style, child development   ABSTRAK Periode usia anak lima tahun kehidupan pertama merupakan masa penting tumbuh kembang yang akan menjadi dasar perkembangan anak selanjutnya sehingga sering disebut “masa keemasan”(golden period. Tumbuh kembang anak dapat dipengaruhi oleh faktor gizi, kesehatan, dan pengasuhan yang terkait satu sama lain. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara faktor gizi, gaya pengasuhan serta faktor lainnya dengan perkembangan anak usia 2-5 tahun di Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Bogor pada tahun 2013. Jumlah sampel

  7. IDENTIFIKASI DAN EVALUASI AKSES PUBLIK DAN OPEN SPACE DI KAWASAN SENG HIE PONTIANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bontor Jumaylinda Br. Gultom

    2016-09-01

    Seng Hie area has a unique character that gives the image of the city of Pontianak. This area has the potential to be developed. This area already has the appeal of the inherent function, namely trade. This makes this area very easily become a magnet to invite more people to visit. REFERENCES Breen, Ann dan Dick Rigby. (1994. Waterfront, Cities Reclaim Their Edge. Mc.Graw Hill. New York Breen, Ann dan Dick Rigby. (1996. The New Waterfront: A Worldwide Urban Success Story. Mc.Graw Hill. New York Department of City Planning, Waterfront Urban Design Technical Advisory Committee. (1997. The Port of San Francisco Waterfront Design & Access: An Element of the Waterfront Land Use Plan, Port of San Francisco. San Francisco. Garnham, Harry Launce. (1985 Maintaining the Spirit of Place: a Process for the preservation of Town Character. PDA Publisher Corp. Madison Garnham. H. L. (1976. Maintaining the Spirit of Place: A Guidebook for Citizen/professional Participation in the Preservation and Enhancement of Small Texas Towns.  A & M University Printing. Texas. Jumaylinda. (2007. Kualitas Visual Fasad Bangunan Komersil Seng Hie. Thesis. UGM. Yogyakarta Maryono, Agus; Parikesit, Danang. (2003. Transportasi Sungai Mulai Ditinggalkan. Kompas, 01 Mei 2003 Wrenn, Douglas M, dkk. (1983. Urban Waterfront Development. Urban Land Institute. Michigan

  8. “How to Track Baby Feedings” Penerapan Model Dokumentasi Dengan Menggunakan Software Sebagai Upaya Meningkatkan Pertumbuhan Dan Perkembangan Pada Bayi

    OpenAIRE

    Dwi Susanti, Henny

    2014-01-01

    “How To Track Baby Feedings” Penerapan Model Dokumentasi Dengan Menggunakan Software Sebagai Upaya Meningkatkan Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Bayi“How to Track Baby Feedings” Implementation Documentation Model by Using Software as an Effort to Improve Growth and Development in InfantsHenny Dwi SusantiFakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah MalangJl. Bendungan Sutami 188A Malang 65145E-mail : Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran tubuh, sedangkan perk...

  9. Peran Hipertensi terhadap Mediator Peradangan dalam Perkembangan Penyakit Periodontal dan Jantung Koroner

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rendy Sumali

    2010-06-01

    Full Text Available Badan kesehatan dunia (WHO pada tahun 2002 melaporkan bahwa lebih dari 7 juta orang meninggal dunia akibat penyakit kardiovaskular. Prevalensi penyakit periodontal pun dapat mencapai sekitar 70% pada usia produktif. Mengingat besarnya prevalensi keduanya, ada baiknya kita mentelaah lebih dalam hubungan diantara keduanya. Penyakit periodontal merupakan penyakit peradangan yang berhubungan dengan sejumlah kecil bakteri anaeob negatif Gram yang terdapat pada plak supragingiva. Bakteri negatif Gram anaerob tersebut juga mempunyai peluang menjadi penyebab tiga penyakit sistemik, seperti diabetes melitus, penyakit kardiovaskular, dan masalah penggumpalan darah. Penyakit kardiovaskular yang paling banyak dijumpai adalah penyakit jantung koroner dan hipertensi. Penyebab utama penyakit jantung koroner adalah aterosklerosis koroner, jika ditelaah lebih dalam, periodontitis dan aterosklerosis keduanya mempunyai faktor risiko yang sama, seperti: merokok, umur, etnis, jenis kelamin laki-Iaki, hipertensi, hiperkolesterol dan stress. Hubungan antara hipertensi dan penyakit periodontal bahwa keduanya merupakan proses peradangan. Baik pada penderita hipertensi dan penyakit periodontal dijumpai adanya peningkatan kadar C-reactive protein (CRP, sitokin-sitokin peradangan seperti IL-6, IL-1~, dan Tumour Necrosis Factor Alpha (TNF-a. C-Reactive Protein (CRP juga menstimulasi pelepasan monosit yang menghasilkan Intercellular Adhesion Molecule (ICAM -1 dan Vascular Adhesion Molecule (VCAM -1 yang berperan dalam proses aterosklerosis. Disfungsi endotel pembuluh darah akibat proses aterosklerosis ini dapat memicu pengeluaran hormon Angiotensin /I (Ang II yang berperan dalam mengatur tekanan darah. Hipertensi dapat menyebabkan disfungsi mikrosirkulasi pada jaringan periodontal, sehingga dapat mengakibatkan terjadi kelainan periodontal dan secara tidak langsung juga sebagai faktor risiko terjadinya penyakit jantung koroner.

  10. INTERVENING DEONTOLOGI MORAL EVALUATION AUDITOR DALAM PENGARUHNYA PEMBUATAN KEPUTUSAN BERBASIS ETIS DENGAN PERKEMBANGAN MORAL COGNITIVE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emrinaldi Nur DP

    2014-12-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh time pressure, risiko audit, perkembangan moral kognitif dan deontologi evaluasi moral yang menjadi tanda dini prosedur audit off dari karakteristik individu sisi dalam membuat keputusan etis. Penelitian ini menggunakan sikap berhenti prematur prosedur audit ketergantungan . Baru-baru ini sikap tidak etis ini tampaknya menjadi hal yang berisiko karena menunjukkan bahwa auditor tidak konsisten tentang bertanggung jawab dan etika mereka. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh auditor independen yang bekerja di KAP di Pekanbaru, Padang dan Batam. Sedangkan sampel adalah mereka yang bekerja di KAP kotaPekanbaru, Padang dan Batam. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan adalah 69 responden. Data dianalisis dengan teknik analisis PLS (Partial Least Square dengan menggunakan software SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa tekanan waktu berpengaruh signifikan untuk mengaudit tanda dini prosedur off, pembangunan dan tata susila moral yang evaluasi moral yang kognitif berpengaruh negatif tidak signifikan untuk mengaudit tanda dini prosedur off. Selain itu, ada juga hubungan yang signifikan antara perkembangan moral kognitif seseorang dan deontologi evaluasi moral. Kelima T-Statistic tes secara bersamaan tidak berpengaruh untuk mengaudit tanda dini prosedur off. Hanya 23,8 % variabilitas membangun berhenti prematur sikap prosedur audit, dan sisanya 76,2 % explaine oleh variabel lain di luar penelitian ini. The purpose of this research is to find out the effect of time pressure, audit risk, cognitive moral development and deontology moral evaluation into audit procedure’s premature sign off from individual characteristic’ side in making ethical decision. This research used premature stopping attitude of audit procedure as the dependence. Recently, this unethical attitude seems to be risky thing because it indicates that auditors are not

  11. Analisis Ekosistem TIK Indonesia Untuk Mendorong Perkembangan Industri Local dan Ekonomi Kreatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vidyantina Heppy Anandhita

    2016-03-01

    Full Text Available Abstrak             Sektor TIK merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi sehingga kondisi ekosistem TIK menjadi faktor penting dalam pembangunan. Model New ICT Ecosystem dirumuskan Profesor Martin Fransman  membagi ekosistem TIK menjadi 4 layer yaitu elemen jaringan (layer1, jaringan (layer2, platform, konten dan aplikasi (layer3 dan konsumen final (layer 4. Studi ini bertujuan untuk mengetahui peluang dan tantangan bagi pelaku industri ekosistem TIK Indonesia serta rekomendasi strategi pemerintah untuk mendukung pertumbuhan industri TIK local dan ekonomi kreatif. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data melalui FGD dan dept interview dengan narasumber pakar TIK, MIKTI, Kementerian Kominfo, Kementerian Perindustrian dan Detiknas. Dari hasil studi, peluang terbesar Indonesia untuk bersaing dalam industri TIK berada dalam layer 3 yaitu industri konten dan aplikasi. Sedangkan melalui analisis SWOT disimpulkan bahwa untuk mendorong pertumbuhan industri local dan ekonomi kreatif diperlukan strategi antara lain kerjasama sektor pemerintah dan swasta untuk membangun inkubasi TIK dan technopark, kebijakan pemerintah memberikan insentif, proteksi maupun promosi kepada industri TIK domestik. Strategi yang dapat dilakukan Pemerintah untuk mengurangi ketergantungan komponen LN dari industri elektronika dan telekomunikasi dengan pelaksanaan rencana aksi peraturan TKDN industri TIK dan fasilitasi akses finansial/pembiayaan bagi industri. Strategi lainnya adalah peningkatan kualitas tenaga kerja TIK dengan fasilitasi sertifikasi kompetensi (SKKNI bidang kominfo.   Abstract The ICT sector is an important driver of economic growth. “New ICT Ecosystem” model was formulated by Professor Martin Fransman divides ICT Ecosystem in  4 layers, networked element (layer1,: networks (layer2, platform, content and application (layer3, and final consumer.  The purpose of  the study  was to understand the opportunities and

  12. MODIFIKASI DAN EVALUASI KINERJA MESIN PENYAWUT UBIKAYU (MPB-09 Modification and Performance evaluation of a Cassava Chipper

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I. K. Tastra

    2012-05-01

    Full Text Available High moisture of fresh cassava root (65-75 % wet basis need appropriate post harvest handling that can reduce lossesdue to delayed drying process. To accelerate drying process, a cassava chipper (MPB-09 was modified and evaluated for chipping fresh cassava root. This machine included hopper, horizontal chipping cylinder, 5.5 hp gasoline engine, belt, pulley, frame and cover. The performance evaluation of the cassava chipper was done using the combination of four type chipping cylinder (3, 4, 5 and 6 knife and three level chipping cylinder speed (400, 500, 600 Rpm. Regression analysis and homogeneity test of the regression coefficient was used to evaluate the the performance of the cassava chipper. Based on the optimum combination of the type of chipping cylinder and its speed, financial analysis was conducted to evaluate its feasibility. The optimum effective capacity of MPB-09 chipper was at horizontal chipping cylinder with 6 knife and rotation speed 600 rpm. At effective capacity 2.5 t/hour, investment cost Rp 7,500,000 /unit, effective working hours 160 hours/years, two operator cost Rp 200,000 /day and chipping cost Rp 50 /kg chip ; the unit cost (BP was Rp 22 /kg chip; the break-even point (BEP was 90.3 t chip/year; the pay back periodl (PBP was0.7 years; the net present value (NPV was Rp 24,473,739; the benefit cost ratio (B/C was 1.8 and the internal rate of return (IRR was 149.8 %. Based on the results of the financial analysis. it was concluded that MPB-09 chipper was feasible to be applied at farm level. ABSTRAK Kadar air umbi ubikayu yang tinggi (65-70 % bb saat panen memerlukan penanganan yang cepat guna mengurangisusut  mutu  akibat  keterlambatan  proses  pengeringan.  Untuk mempercepat proses pengeringan telah  dilakukan modifikasi mesin penyawut (MPB-09 dengan komponen pisau sawut masing-masing sebanyak 3, 4, 5 dan 6 buah per piringan dan dievaluasi kinerjanya pada putaran 400, 500 dan 600 Rpm. Evaluasi kinerja mesin MPB

  13. IMPLEMENTASI METODE PENUGASAN ANALISIS VIDEO PADA MATERI PERKEMBANGAN KOGNITIF, SOSIAL, DAN MORAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Kurniawati

    2013-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan media clue in puzzle yang digunakan dalam pembelajaran IPA pada tema bunyi serta pengaruh penggunaan clue in puzzle terhadap aktivitas belajar siswa. Metode penelitian ini adalah Research and Development (R & D. Hasil penelitian pengembangan meliputi hasil validasi pakar materi dan pakar media, aktivitas siswa dan hasil belajar. Validasi dari pakar media mencapai skor 97,5% dan validasi pakar meteri mencapai skor 93,75% dengan pencapaian kriteria masing-masing sangat baik. Hasil belajar kelas eksperimen juga lebih baik dari kelas control. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan media clue in puzzle layak digunakan dalam pembelajaran IPA pada tema Bunyi dan dapat meningkatkan akivitas siswa. The purpose of this study is to determine the feasibility of media clue in the puzzle that used in science teaching on the theme of sound and to determine the effect of the use of clue in the puzzle in the students’ learning activities. The metode of this research is Research and Development (R & D.The research and development outcomes include the validation results of matter and media expert, student activities and learning outcomes. The validation of media experts reach score 97.5% and validation of matter reach score 93.75% and include in very well criteria. The learning outcomes of experimental class also better than the control class. The results shows that development of clue in the puzzle media is feasible to use in science teaching on the theme of sound and to increase the learning activity of students.

  14. PRINSIP-PRINSIP EPISTEMOLOGI IMAM SYAFI’I DAN IMPLIKASINYA PADA PERKEMBANGAN EPISTEMOLOGI HUKUM ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dr. Dra. Tutik Hamidah, M.Ag.

    2010-06-01

    Full Text Available Pemenuhan nafkah istri bukan hanya ketika ikatan perkawinan masih terjalin, namun pasca perceraian nafkah istri juga harus dipenuhi. Agama sangat jelas mengatur dan menjembatani hal-hal yang berkaitan dengan pemenuhan nafkah istri. Problem seputar  nafkah istri pasca perceraian sering kali menjadi kasus yang tak kunjung usai, karena banyak terjadi dari pihak mantan suami lalai memenuhi kewajibannya terhadap mantan istrinya, akibatnya pihak istri sering kali dirugikan. Kasus yang sering mencuat ke permukaan masyarakat  adalah disebabkan banyaknya istri yang awam hukum diselesaikan begitu saja, sementara hak- haknya diabaikan. Hal tersebut disebabkan karena masih banyak masyarakat yang belum melek hukum, terutama yang berkaitan dengan hukum-hukum agama. Di sisi lain suami masih cenderung menyepelekan kewajiban karena dianggap persoalan  sudah selesai seiring dengan putusan cerai, sehingga banyak yang tak memenuhi kewajibannya seperti: memberi nafkah selama iddah, pembagian harta bersama (gono gini, melunasi mahar yang terutang dan  memberikan biaya hadhanah kepada anak- anaknya. Maintenance is not only the right of  wife in the bond of  marriage but also after the divorce. However, women mostly denied the right of  maintenance after the dissolution of marriage. This denial is partly resulted from the women’s ignorance of  their legal right and partly due to the negligence of the men to carry out their duty of  maintenance falsely considering that the duty has ended by the termination of marriage. Maintenance during the waiting period (iddah, distribution of  estates (gono gini, giving the unpaid dower, and widow right of  retention are among the perplexing issues following the dissolution of  marriage. Sanction against the violation of  these rulings should be enacted and implemented.

  15. Evaluasi Manajemen Keamanan Informasi Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI Berdasarkan ISO/IEC 27001:2013 pada Direktorat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (DPTSI ITS Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firzah Abdullah Basyarahil

    2017-03-01

    Full Text Available DPTSI merupakan sebuah direktorat untuk menangani permasalahan teknologi informasi dan sistem informasi yang dimiliki oleh ITS. Menurut UU. No. 12 Tahun 12 Ttg. Perguruan Tinggi, misi mencari, menemukan, dan menyebarluaskan kebenaran ilmiah tersebut dapat diwujudkan apabila perguruan tinggi di kelola berdasarkan suatu Tata kelola perguruan tinggi yang baik (Good University Governance. Pengelolaan Informasi merupakan salah satu aspek dalam Good University Governance, termasuk kualitas dan keamanan pengelolaan informasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dari keamanan informasi, kementrian Kominfo membuat alat bantu untuk mengukur tingkat kematangan dan kelengkapan dalam keamanan informasi yang disebut dengan Indeks Keamanan Informasi (KAMI. Penggunaan Indeks KAMI ini juga diikuti dengan penerapan ISO 27001 sebagai standar keamanan internasional yang dapat membantu sebuah organisasi memastikan bahwa keamanan informasi yang diterapkan sudah efektif. Hasil dari penggunaan Indeks KAMI versi 3.1 di DPTSI ITS ini adalah tingkat ketergantungan penggunaan sistem elektronik sebesar 26 dari total skor 50 dan masuk kedalam kategori Tinggi dimana sistem elektronik adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses kerja yang berjalan. Hasil penilaian kelima area yang telah dilakukan adalah sebesar 249 dari 645 dan berada pada kategori tidak layak. Dari hasil tersebut maka dibuat rekomendasi berdasarkan kontrol ISO 27002:2013 untuk pertanyaan-pertanyaan yang mendapat nilai kurang. Kemudian rekomendasi dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi bagi pihak DPTSI ITS Surabaya dalam melakukan perbaikan yang berkaitan dengan mitigasi atau pencegahan kerentanan keamanan informasi, serta memastikan regulasi dapat dicapai dengan baik dan kebijakan keamanan institusi di masa yang akan datang.

  16. PENGARUH KESIAPAN MENJADI ORANG TUA DAN POLA ASUH PSIKOSOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuli Dwi Setyowati

    2017-08-01

    Full Text Available The purpose of this study was to analyze the effect of parenthood readiness and parenting psychosocial to social development in 2-3 years old. This study used cross sectional dan retrospective design in the Village Besar, Labuhan Subdistrict, and Village Medan Area, Kota Matsum Subdistrict, Medan City. One hundred families selected by purposive sampling child and mother as respondents. Data were analyzed using Partial Least Square (PLS. The questionnaire of Parenthood Readiness used for assessing readiness to become parenthood, HOME Inventory to assessing parenting psychosocial and Vineland Social Maturity used for Social Development in 2-3 years old. Parenthood readiness was categorized by the index average of 72,1±11,07. Nearly two-thirds of families (62,0% have psychosocial parenting categorized amateurish with an index average 56,2±16,3. Mostly of children have social development categorized less independent (62,0% with an index average 56,5±14,9. The higher age of maternal and paternal, more ready to become parents and good in psychosocial parenting. These will increase opportunities for social development for children to become independent.

  17. EMBRIOGENESIS DAN PERKEMBANGAN LARVA PATIN HASIL HIBRIDISASI ANTARA BETINA IKAN PATIN SIAM ( Pangasianodon hypophthalmus Sauvage, 1878 DENGAN JANTAN IKAN PATIN JAMBAL ( Pangasius djambal Bleeker, 1846 DAN JANTAN PATIN NASUTUS ( Pangasius nasutus Bleeker, 1863

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Iswanto

    2011-08-01

    Full Text Available Pengembangan budidaya ikan patin jambal maupun ikan patin nasutus untuk memenuhi permintaan pasar ekspor patin daging putih sulit direalisasikan karena keterbatasan fekunditas dan pematangan gonad induk betinanya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas patin daging putih adalah melalui hibridisasi, yakni hibridisasi antara betina patin siam dengan jantan patin jambal maupun jantan patin nasutus. Hal ini dikarenakan patin siam memiliki keunggulan fekunditas yang tinggi, sedangkan patin jambal maupun patin nasutus memiliki keunggulan daging yang putih. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik patin hibrida tersebut, termasuk pada tahap-tahap awal kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik embriogenesis dan perkembangan ontogeni morfologis larva patin hibrida tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa embriogenesis patin hibrida siam-jambal dan hibrida siam-nasutus serupa, tetapi perkembangan patin hibrida siam-nasutus sedikit lebih cepat. Pada suhu 28oC-29oC, larva patin hibrida siam-nasutus mulai menetas 20 jam setelah fertilisasi, berukuran panjang total 3,34±0,14 mm, dengan kantung kuning telur berukuran 0,71±0,28 mm3 yang terserap 50% pada umur 24 jam dan relatif habis terserap pada umur 54 jam. Larva patin hibrida siam-jambal mulai menetas 21 jam setelah fertilisasi, berukuran panjang total 3,47±0,13 mm, dengan kantung kuning telur berukuran 0,42±0,08 mm3 yang terserap 50% pada umur 30 jam dan habis terserap pada umur 60 jam. Perkembangan larva kedua patin hibrida tersebut hingga menyerupai morfologi ikan patin dewasa juga relatif serupa, tetapi patin hibrida siam-nasutus menunjukkan keragaan pertumbuhan yang lebih bagus, menghasilkan heterosis berdasarkan pertambahan panjang total selama 10 hari masa pemeliharaan sebesar 20,20%, sedangkan pada patin hibrida siam-jambal sebesar -4,15%.

  18. REVIEW DESAIN INTERFACE APLIKASI SOPPPOS MENGGUNAKAN EVALUASI HEURISTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Peti Savitri

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan dari artikel ini adalah melakukan sebuah review terhadap desain antar muka (interface pada aplikasi yang bernama System Online Payment Point PT Pos Indonesia atau disingkat SOPPPOS. Review menggunakan evaluasi interaksi manusia komputer yang bernama evaluasi heuristik yang diperkenalkan oleh Molich dan Nielsen. Berdasarkan hasil evaluasi menyatakan bahwa secara umum desain interface dan kemudahan pengguna (usability dari aplikasi SOPPPOS cukup baik, namun masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki terutama dalam karakteristik kemudahan penggunaan. Kata kunci: review, interface, aplikasi SOPPPOS, evaluasi, heuristik.

  19. EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI TEKNOLOGI DAN INFORMASI PERTANIAN USAHA TERNAK DOMBA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desy Anggar Sary

    2017-06-01

    Full Text Available Pemberdayaan SDM pertanian perlu terus dikembangkan agar semakin maju dan efisien serta diarahkan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi dan menganalisis pelaksanaan program, kendala yang dihadapi dan solusi program, strategi program pemberdayaan petani melalui teknologi dan informasi pertanian pada usaha ternak domba di Kabupaten Temanggung. Hasil penelitian menunjukkan 1 pelaksanaan program tersebut telah sesuai dengan komponen A, B dan E, 2 kendala yang dihadapi  penyuluh berkaitan  dengan SDM  termasuk  rendah dengan  solusi  memberikan  penyuluhan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh petani; kendala yang dihadapi petani adalah kesulitan mendapatkan pakan ternak segar pada musim kemarau dengan solusi mencari sumber protein lain, pemasaran hasil ternak domba terbatas dan munculnya pesaing dengan solusi peningkatan kualitas hasil ternak yang kompetitif, 3 strategi pemberdayaan mencakupi kegiatan memberi pelatihan secara nyata dan tepat guna serta intensifikasi  pengelolaan pertanian dan peternakan domba. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa program FEATI/P3TIP komponen A,B dan E telah dilaksanakan di Desa Purwodadi Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung sehingga mampu memberdayakan petani melalui UP FMA menjadi embrio agribisnis. Diajukan saran agar diberikan pelatihan dasar pertanian dan peternakan untuk meningkatkan pengetahuan petani peserta program pemberdayaan.  The agricultural human resources empowermentneed to develop to be more advanced and efficient and directed to improve the quantity and quality of production. The purpose of this study was to evaluate and analyze the execution of the program, the obstacles encountered and solutions programs, strategies farmer empowerment through technology and information on the business of sheep farming in the district Temanggung.The results showed; 1 implementation of the program in accordance  with the component A, B and E, 2

  20. Evaluasi User Interface Video Interaktif Manusia Purba dengan Menggunakan Metode Heuristik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emi Iryanti

    2014-11-01

    Full Text Available Aplikasi video interaktif mengenai manusia purba didesain dan diimplementasikan bertujuan agar materi mengenai manusia purba yang salah satu tujuannya ialah menjadi bagian dari alat peraga di museum tertentu memiliki tampilan yang lebih interaktif dan tidak melupakan unsur pendidikan. Aplikasi ini memungkinkan pengguna mendapatkan pengalaman baru dalam pembelajaran dan memotivasi pengguna untuk menyukai pengetahuan sejarah. Proses evaluasi pada aplikasi ini dilakukan untuk  mengenali masalah-masalah usability pada rancangan antarmuka, metode yang digunakan yaitu evaluasi heuristik berdasarkan 10 panduan kriteria yang dikembangkan oleh Jacob Nielsen. Langkah-langkah dalam melakukan evaluasi ini adalah menentukan kriteria evaluator, melakukan evaluasi dan menganilisi hasil evaluasi. Setelah dilakukan evaluasi, evaluator menemukan 8 isu permasalahan interface usability dan desain konten sebagai bahan perbaikan dan pengembangan produk.

  1. Evaluasi Sistem Pendeteksi Intrusi Berbasis Anomali dengan N-gram dan Incremental Learning

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Agus Adi Wirawan

    2017-01-01

    Full Text Available Keberadaan teknologi informasi yang terus berkembang dengan pesat menjadikan kebutuhan akan penggunaannya semakin hari semakin meningkat. Transaksi data melalui internet telah menjadi kebutuhan wajib hampir dari semua perangkat lunak yang ada saat ini. Perangkat lunak seperti media social, colud server, online game, aplikasi layanan pemerintah, aplikasi pengontrol suatu tempat secara remote, dsb. Tentu dengan berbagai macam penggunaan internet tersebut dibutuhkan metode untuk mengamankan jaringannya. Sistem pendeteksi intrusi atau yang pada umumnya disebut IDS (Intrusion Detection System merupakan solusi untuk mengamankan suatu jaringan. Sistem ini nantinya bertugas untuk menentukan apakah suatu paket merupakan bentuk serangan atau paket biasa sesuai dengan kondisi tertentu. Saat ini telah banyak dikembangkan aplikasi IDS (Intrusion Detection System, namun sebagian besar yang dikembangkan berbasis signature atau menggunakan rule, dan sebagaian kecil menggunakan anomali. Anomali adalah suatu metode untuk mencari penyimpangan dalam sebuah data. Pada aplikasi ini konsep IDS yang diterapkan adalah IDS berbasis anomali dimana analisis datanya pada infromasi paket data yang dikirimkan. Pada tugas akhir ini menggunakan dua metode, yaitu metode n-gram yang digunakan untuk mengitung distribusi byte karakter pada paket data sedangkan metode mahalanonis distance digunakan untuk menghitung jarak antara paket data normal dan paket data yang berupa intrusi. Metode mahalanobis distance dapat membedakan paket data yang normal dan paket data yang berupa intrusi dengan menghitung rata-rata dan standar deviasi dari paket data.

  2. EVALUASI RINCI KARAKTERISTIK DAN TINGKAT KESESUAIAN LAHAN TAMBAK DI KECAMATAN BALUSU KABUPATEN BARRU PROVINSI SULAWESI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tarunamulia Tarunamulia

    2016-11-01

    Full Text Available Upaya peningkatan produksi tambak yang optimal dan berkelanjutan mutlak didukung oleh informasi karakteristik lahan yang rinci dan mudah diinterpretasi oleh berbagai stakeholder. Ketersediaan informasi spasial tambak di berbagai daerah di Indonesia utamanya masih diperuntukkan bagi kebutuhan umum perencanaan tata ruang wilayah pesisir dan pantai tingkat provinsi dan kabupaten. Dengan demikian data tersebut tentunya belum memuat informasi yang berhubungan langsung dengan upaya pengelolaan dan peningkatan produktivitas lahan tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan menilai tingkat kesesuaian secara rinci lahan tambak pada salah satu kawasan tambak di Kecamatan Balusu Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan melalui analisis spasial. Informasi spasial secara rinci yang meliputi tata letak tambak dan saluran tambak termasuk penggunaan lahan di sekitar tambak diekstrak dari citra satelit resolusi tinggi Quickbird akuisisi tahun 2007. Pengambilan sampel tanah tambak mengikuti metode acak bertingkat (Stratified random sampling pada wilayah pertambakan. Hasil analisis spasial peubah kimia tanah yang secara rinci dikelompokkan menurut peubah yang mewakili tingkat kemasaman dan kesuburan tanah menunjukkan bahwa hamparan tambak eksisting umumnya memiliki karakteristik tanah yang masam dengan tingkat kesuburan yang rendah. Lebih lanjut diketahui bahwa dari total lahan tambak 548,33 ha yang disurvai; 260,6 ha lahan tersebut berkategori kurang layak; 283,3 ha layak; dan hanya sekitar 4,43 ha yang berkategori sangat layak. Namun demikian 52,47% lahan yang berstatus layak hingga sangat layak tersebut juga masih dapat berubah status menjadi kurang layak dengan adanya batasan aspek hidrologis, utamanya tingkat ketersediaan air yang mengandalkan jaringan saluran tambak. The current national plan to increase shrimp production to the optimum and sustainable level must be supported by adequate and accurate information on detailed spatial

  3. Model Perkembangan Nilai Lahan Perkotaan di Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatmawati Raeka

    2012-09-01

    Full Text Available Kota Surabaya mengalami suatu perkembangan yang sangat pesat dibandingkan dengan pertumbuhan kota-kota disekitar Kota Surabaya.Kebijakan Pemerintah melalui NJOP sejauh ini belum dapat mengendalikan perilaku pasar tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu model perkembangan nilai lahan perkotaan di Surabaya. Teknik analisis yang digunakan dalam menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi nilai lahan perkotaan di Surabaya adalah menggunakan SPSS Inc. Kemudian model terhadap perkembangan nilai lahan perkotaan di Surabaya dengan menggunakan Geographically Weighted Regression (GWR. Hasil dari penelitian adalah model perkembangan nilai lahan yaitu Y = 0.982195 + 0.904970X1 + 0.293309X2 + 0.279019X3 + 0.036190X4 - 0.131236X5 - 0.082324X6 dan simulasi faktor-faktor yang dominan dipengaruhi oleh faktor jarak berupa faktor jarak terhadap CBD, jarak ke pusat perbelanjaan lokal dan faktor sosial yaitu jumlah penduduk.

  4. EVALUASI BEBAN FISIOLOGIS PADA INDUSTRI MANUFAKTUR (INDUSTRI PEMBUATAN KOMPONEN PESAWAT TERBANG DAN INDUSTRI SEPATU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Donny Richardo Sitohang

    2012-02-01

    Full Text Available Studi ini meneliti beban fisiologis yang dialami pekerja pada industri manufaktur, tepatnya pada industri pembuatan komponen pesawat terbang dan industri pembuatan sepatu. Pada industri pembuatan komponen pesawat terbang pekerjaan yang akan diteliti beban fisiologisnya adalah pekerjaan assembly, machining,dan metal forming. Untuk industri sepatu pekerjaan yang akan diamati adalah pekerjaan pola, jahit dan potong. Penelitian ini melibatkan 10 orang responden pada setiap jenis pekerjaan. Pada industri pembuatan komponen pesawat terbang nilai rata-rata denyut jantung kerja untuk pekerjaan assembly adalah sebesar 82.9±7,1 denyut/menit, untuk pekerjaan machining sebesar 79.9±9,5 denyut/menit, dan untuk pekerjaan metal forming sebesar 88,8 ±11,2  denyut/menit. Nilai rata-rata konsumsi oksigen relatif pada pekerjaan assembly adalah sebesar 20,8±4%, pekerjaan machining 23,1±5%, dan pekerjaan metal forming 26,4 ± 8%. Sedangkan pada industri pembuatan sepatu nilai denyut jantung kerja rata-rata untuk pekerjaan pola adalah 82±5,3 denyut/menit, pekerjaan jahit 84,5±6,1 denyut/menit, dan pekerjaan potong 88,4±11,5 denyut/menit. Nilai rata-rata konsumsi oksigen relatif pada pekerjaan pola adalah sebesar 15,8±5%, pekerjaan jahit 15,9±4%, dan pekerjaan potong 18±7%. Secara umum intensitas beban kerja fisik pada aktivitas yang diteliti baik pada industri pembuatan komponen pesawat terbang maupun industri pembuatan sepatu bersifat ringan dan masih berada dalam batas yang direkomendasikan. Kata kunci : Beban kerja fisiologis, Konsumsi Oksigen, Denyut Jantung, Skala Borg       Generally, the purpose of this study is to evaluate work physical capacity of Indonesian Aerospace production division operators and shoe industry operators. In this study, physiological workloads were evaluated in assembly, machining, and metal forming tasks (Indonesian Aerospace pattern making activity, sewing, and cutting (shoe industry using three indicators (heart rate

  5. Evaluasi Elektrokardiogram Interval QTc dan JTc pada Penderita Malaria Vivaks yang Diberikan Dihidroartemisinin-Piperakuin dan Primakuin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jason Sriwijaya

    2016-03-01

    Full Text Available Dihidroartemisinin-piperakuin (DHA-PPQ telah digunakan secara global sebagai terapi malaria vivaks. Salah satu efek samping DHA-PPQ adalah pemanjangan repolarisasi ventrikel yang dapat menimbulkanaritmia ventrikuler yaitu Torsade de Pointes (TdP. Studi before-after ini bertujuan untuk mengetahuiperbedaan rerata interval QTc dan JTc penderita malaria vivaks sebelum dan sesudah pemberian DHA-PPQdan primakuin (PQ. Penelitian dilakukan di Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Jakarta pada bulan Mei-Juli2015. Sumber data adalah data sekunder hasil rekaman EKG pada penelitian utama “Safety, tolerability, andefficacy of artesunat-pyonaridine or dihydroartemisinin-piperaquine in combination with primaquine as radicalcure for P.vivax in Indonesian soldiers” tahun 2010. Subyek yang masuk kriteria seleksi pada pemberianDHA-PPQ dan PQ, masing-masing berjumlah 24 subyek dan 14 subyek. Interval QT dan JT dalam penelitianini menggunakan dua formula yang sudah dikoreksi terhadap frekuensi denyut jantung yaitu formula Bazett(QTcB, JTcB dan Fridericia (QTcF, JTcF. Pemberian DHA-PPQ menunjukkan pemanjangan rerata intervalQTcF secara bermakna dibandingkan baseline yaitu sebesar 14,42 milidetik terjadi di D3 predose dan 20,53milidetik di D3 postdose. Rerata pemanjangan interval JTcF setelah pemberian DHA-PPQ adalah 13,43milidetik di D3 postdose. Pada pemberian PQ terdapat perbedaan nilai rerata interval QTcB dibandingkanbaseline sebesar 19,42 milidetik. Rerata pemanjangan interval JTcF dibandingkan baseline 16,50 milidetik diD42 postdose dan secara statistik bermakna. Kata kunci: dihidroartemisinin-piperakuin, primakuin, malaria vivaks, Torsade de Pointes, interval QTc, interval JTc.   Electrocardiogram Evaluation of QTc and JTc Interval of DihydroartemisininPiperaquine and Primaquine Therapies Given to The Vivax Malaria Patients Abstract Dihydroartemisinin-piperaquin (DHA-PPQ has been used globally as standard combination therapies for vivax malaria treatment

  6. Pengembangan Metode Risk-Cost Benefit Analysis Sebagai Alat Evaluasi Proyek Kerjasama Pemerintah dan Swasta (Studi Kasus : Proyek Penyediaan Air Minum di Wilayah X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isma Nur Sabrina

    2012-09-01

    Full Text Available Infrastruktur merupakan kebutuhan paling penting dalam mendukung kegiatan ekonomi suatu negara. PDAM Wilayah X merupakan perusahaan daerah pemasok kebutuhan air minum di wilayah Wilayah X. Salah satu cara untuk membantu meningkatkan pasokan air adalah dengan menambah instalasi, namun untuk melakukan penambahan instalasi dibutuhkan biaya yang besar. Alternatif tindakan yang dapat dipilih ialah dengan melakukan kerjasama pemerintah dan swasta. Bentuk kerjasama yang digunakan dalam proyek KPS PDAM Wilayah X adalah Rehabilitation Uprating Operate Transfer (RUOT. Penerapan RUOT dalam proyek KPS penyediaan air minum akan banyak memunculkan risiko, karena banyak pihak yang terlibat dalam kerjasama, dimana kepentingan masing-masing pihak ini berbeda. Risiko ini nantinya akan mempengaruhi keberlangsungan proyek baik secara finansial maupun ekonomis. Dalam penelitian ini,dilakukan evaluasi secara finansial dengan metode Risk-Cost Benefit Analysis. Tahapan yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah menentukan faktor risiko kritis, menentukan bentuk pengaruh terhadap komponen arus kas, mengidentifikasi cost benefit secara finansial, menentukan fungsi distribusi probabilitas komponen cost dan benefit, serta menghitung nilai FNPV dan FIRR proyek dengan melakukan simulasi monte carlo.

  7. Evaluasi Orientasi Layanan Sebagai Bagian dari Budaya Organisasi dan Efeknya Terhadap Kinerja Organisasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahyar Yuniawan

    2011-01-01

    Full Text Available Nowadays, there are many organizations including universities supposed to develop their performance or effectiveness and also their service quality. Effectiveness have become an important issue because of the explanation on what makes the organizations have their excellence, high quality, productivity, vitality, which represents the concept of effectiveness in organizational science literature. In addition, organizational performances are complex and become one of functions of many variables. One of the multi facet variables which is continuously taken into account from many faculties and business professionals is orientation. Although it is difficult to conceptualize and to measure, organizational orientation directly affects the organizational performance. Organizational orientation, especially service orientation, has shown the significant effect to organizational performance. Together with the increase of the interest in gaining the service orientation, this concept has been proved to be main factor in creating the superior customer value and service quality. The study aims to evaluate the university service orientation as social variable, to empirically test its relationship to organizational performance measures dan to provide managerial implications. The premise behind the study is that service-oriented organizations that strategically choose to emphasize service excellence as a valueadded deliverable will perform significantly better than organizations that do not possess this orientation. This study was aimed to measure the service orientation concept as an aspect of organizational culture and to understand the the relationship between strategically-chosen service orientation, employee service outcomes and business performance by using multiple informants. To date, little empirical research has focused on understanding the complex relationship between service orientation and organizational performance. Moreover, existing research tends

  8. Dampak Stimulasi Kognitif Disertai Pemberian Garam Beriodium Tiga Bulan terhadap Kecukupan Iodium, Kualitas Lingkungan Pengasuhan dan Perkembangan Kognitif Balita di Daerah Endemik GAKI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Leny Latifah

    2015-01-01

    in maternal quality of care related to quality of home stimulation relevance with child non verbal cognitive development. It was suggested to optimized maternal parenting quality to enhance child cognitive development in IDD areas. Future research should extend the time of intervention to evaluate the impact of the intervention on child verbal cognitive development, iodine intake and also thyroid status. Keywords: cognitive stimulation, iodized salt, iodine status, cognitive development, under five years children. ABSTRAK International Child Development Steering Group menyebutkan stimulasi kognitif tidak memadai dan GAKI sebagai dua dari empat faktor risiko utama kegagalan perkembangan anak di negara berkembang. Belum diketahui dampak kombinasi intervensi gizi iodium dan stimulasi perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak stimulasi kognitif berbasis pengasuhan disertai intervensi garam beriodium 30 ± 5 ppm terhadap peningkatan status iodium, kualitas lingkungan pengasuhan, dan perkembangan kognitif anak. Penelitian dilakukan di Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo terhadap 76 anak 4-5 tahun beserta ibunya. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimental pre test post test with control group design. Pengambilan data kualitas lingkungan pengasuhan dengan HOME, kecukupan iodium dengan EIU, dan kemampuan kognitif anak diukur dengan WPPSI (Weschler Primary and Preschool Scale of Intelligent. Intervensi dilakukan selama 3 bulan. Tidak ada perbedaan tingkat EIU kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebelum dan sesudah intervensi (p>0.05, dengan rerata EIU lebih (254 μg ± 130 μg/L. Perubahan proporsi status defisien dan ekses iodium belum menunjukkan perubahan signifikan. Hasil analisis kelompok intervensi menunjukkan skor lebih tinggi dalam kualitas lingkungan pengasuhan pada aspek: stimulasi bahasa (p<0.05, materi belajar (p<0.05, dan variasi pengalaman (p<0.05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata peningkatan kelompok eksperimen

  9. Evaluasi Penerapan Internal Control dan Pelaksanaan Good Corporate Governance pada PT PLN (Persero Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iswandi Iswandi

    2011-11-01

    Full Text Available PT. PLN (Persero Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang have implemented Internal Control and Good Corporate Governance. The research would like to evaluate the implementation of Internal Control accordance with COSO’s criteria (Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission and KNKG’s criteria (Komite Nasional Kebijakan Governance. Based on research found that five components of COSO such as control environment, risk assessment, control activities, information and communication, monitoring have been implemented but unfortunately one of the component such as control activities not yet implemented properly accordance with COSO’s criteria. The company also have been imlemented GCG accordance with KNKG’s criteria but still need development through internalization GCG’s spirit among the employees because some employees still have different perception related to GCG. For example from employee stand point there’s no problem receive special gift or receive special payment from customer and have a conflict of interest when deal with public accountant.

  10. EVALUASI VARIASI FENOTIPE DAN GENOTIPE POPULASI IKAN TAMBAKAN DARI JAWA BARAT, KALIMANTAN TENGAH, DAN JAMBI DENGAN TRUSS MORFOMETRIK DAN RANDOM AMPLIFIED POLYMORPHIC DNA (RAPD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anang Hari Kristanto

    2018-01-01

    Full Text Available Ikan tambakan (Helostoma temminckii digemari sebagai ikan konsumsi, di daerah Sumatera dan Kalimantan. Dalam rangka pengembangan budidayanya melalui program domestikasi, informasi terkait variasi fenotipe dan genotipe induk asal perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan karakteristik fenotipe dan genotipe ikan tambakan dari Jawa Barat, Kalimantan Tengah, dan Jambi. Penelitian dilakukan di Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan (BRPBATPP, Bogor. Data diperoleh melalui pengukuran jarak bagian tubuh berdasarkan metode truss morphometric dan analisis DNA menggunakan metode RAPD. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai polimorfisme (81,25% dan heterozigositas (0,3544 tertinggi terdapat pada populasi ikan tambakan asal Kalimantan Tengah. Jarak genetik tertinggi antara populasi Jambi dengan Kalimantan Tengah sebesar 0,1452; sedangkan jarak genetik terendah adalah 0,1044 yaitu antara populasi Jambi dengan Jawa Barat. Berdasarkan uji karakter morfometrik diketahui terdapat 13 karakter yang berbeda nyata yaitu A1, A2, A4, A5, B3, C1, C3, C4, C5, D3, D4, D5, dan D6. Populasi Jambi dengan Jawa Barat memiliki hubungan kekerabatan lebih dekat dibanding dengan populasi Kalimantan Tengah. Kissing gouramy (Helostoma temminckii is a favored fish for consumption in Sumatra and Kalimantan area. Currently, information related to phenotypic variation and genotypes of the original broodstocks of kissing gouramy is limited to develop the fish’s culture technology through a domestication program. Therefore, the study was conducted to determine the characteristics of phenotype, and genotype of original kissing gouramy broodstocks. The research was conducted at the Institute for Freshwater Aquaculture Research and Development, Bogor. Data collection was carried out by measuring the body length using truss morphometric method and DNA analysis using the RAPD method. The results showed that the highest polymorphism (81

  11. THE LOST-CITY DAN LOST-SPACE KARENA PERKEMBANGAN PENGEMBANGAN TATA-RUANG KOTA Kasus Koridor Komersial Jalan Tunjungan Kotamadya Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Benny Poerbantanoe

    1999-01-01

    Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Malang and Ujung Pandang with their respective spesific colonial character impression. For the aging generation of the town, Surabaya is called with much regret as the lost city, because of the declining quality of some of its urban artefacts, which once has been their pride and their joy. The abovementioned commercial corridor of Jalan Tunjungan is an example of a lost space Abstract in Bahasa Indonesia : Kota adalah arsitektur. Arsitektur yang bukan sekedar gambar (wujud fisik-visual dari kota yang bisa dilihat saja, melainkan juga sebagai suatu konstruksi. Yaitu konstruksi dari kota sepanjang waktu (Aldo Rossi, 1980. Kota merupakan karya seni yang sempurna, yang dibuat hanya oleh orang-orang yang benar-benar mengerti tentang urban. Konsep kota atau tepatnya urban-artefak sebagai karya seni selalu muncul dan diketemukan dalam bentuk-bentuk yang bervariasi ; dalam segala jaman dan kehidupan sosial-religius. Urban-artefak selalu berkaitan dengan tempat, peristiwa dan wujud-kota. Kota pada umumnya mempunyai sifat dinamis, alias tidak statis. Oleh karena itu tidaklah berlebihan apabila terdapat pernyataan umum yang menyebutkan bahwa; kota itu adalah lambang perjalanan sejarah, teknologi dan jamannya. Namun jika disimak dari sistem-sejarah maupun sistem-visual. Banyaknya ruang fisik dan sosial telah berubah baik secara kwalitas maupun kwantitas, sebagai konsekwensi logis adanya pertumbuhan (perkembangan dan pengembangan dari ruang fisik dan sosial, yang belum dikelola secara benar dan baik. Bisa mengganggu keseimbangan , serta merusak kesan dan memori publik tentang identitas dan citra. Yang akhirnya akan dapat melahirkan apa yang disebut dengan lost space. Surabaya adalah salah satu kota besar di Indonesia, yang memiliki beberapa artefak-urban yang spesifik. Salah satunya yaitu jalan Tunjungan; yang pernah didesain serta dikembangkan pada masa pemerintahan Gemeente, sebagai "koridor komersial" Belanda dengan segala kelebihan dan

  12. KETERSEDIAAN TEPUNGSARI DALAM MENOPANG PERKEMBANGAN ANAKAN LEBAH MADU Apis mellifera DI AREAL RANDU (Ceiba pentandra DAN KARET (Hevea brasilliensis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Minarti

    2012-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari potensi lebah madu Apis mellifera ditinjau dari intensitas kerja lebah madu dalam mengumpulkan tepung sari, kemampuan lebah madu dalam mengumpulkan tepungsari ke dalam sarang  dan pembentukan anakan selama penggembalaan di areal tanaman randu (Ceiba pentandra dan tanaman karet (Hevea brasilliensis. Materi yang digunakan adalah 7 (tujuh koloni lebah madu Apis mellifera dengan umur ratu 3 bulan yang  masing-masing didukung oleh 9 frame aktif.  Pengamatan dilakukan selama musim bunga randu dan karet dengan total waktu selama 4 bulan.  Selama penelitian, semua koloni tidak mendapatkan pakan tambahan/buatan dalam bentuk apapun sehingga sepenuhnya hanya mengandalkan pakan alam dari sumber tanaman utama maupun tanaman lain di sekitar areal penggembalaan. Parameter yang diamati meliputi : jumlah pekerja pembawa tepungsari, luasan tepungsari sarang dan luasan anakan (brood, Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini dianalisis menggunakan  uji t tidak berpasangan untuk membedakan semua variable yang diukur. Untuk mengetahui tingkat keeratan hubungan antara jumlah lebah pekerja  pembawa tepungsari terhadap luasan tepungsari sarang dan luasan anakan, digunakan analisa regresi sederhana (Sudjana, 1994.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas puncak lebah pekerja pembawa tepungsari di areal randu terjadi pada pukul 07.00 – 07.30 (97,64 ± 19,96 ekor, sedangkan di areal karet pada pukul 09.00 – 09.30 (267,12 ± 113,76 ekor, luasan sisiran  tepungsari di areal karet (64,7152  ±  28,1153 cm2 nyata lebih kecil dibandingkan di areal randu (275,1080  ±  91,95 cm2, sedangkan luasan anakan masing-masing 1527.78 ± 575,57 cm2 dan 1765.79± 384,84 cm2. Kata kunci : Lebah madu, tepungsari, brood,  randu (Ceiba pentandra dan karet (Hevea brasiliensis THE AVAILABILITY  OF POLLEN IN SUPPORT DEVELOPMENT OF BROOD OF HONEY BEE IN KAPUK (Ceiba pentandra AND RUBBER (Hevea brasilliensis PLANTATION

  13. MODEL EVALUASI INTERNAL KOMPETENSI GURU BAHASA INGGRIS (MODEL_EIKGBI) SMA

    OpenAIRE

    Sahraini Sahraini; Suwarsih Madya

    2015-01-01

    Studi ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan model evaluasi kompetensi guru bahasa Inggris SMA yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan guru dalam proses pemelajaran dan (2) mengetahui efektivitas implementasi evaluasi internal kompetensi guru bahasa Inggris SMA. Studi ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang dikembangkan oleh Borg & Gall (1983, p.775). Subjek penelitian berjumlah 17 guru yang berasal dari 7 SMA di Sulawesi Selatan. Konstruk instrume...

  14. Strategi Evaluasi Formatif sebagai Peningkatan Keterampilan Menari

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dinny Devi Triana

    2016-03-01

    ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keterampilan menari melalui strategi penilaian sebagai evaluasi formatif, sehingga akan meningkatkan keterampilan menari peserta didik dan membantu tenaga pengajar dalam melakukan penilaian yang tidak hanya dilakukan dalam ujian tengah semester dan ujian akhir se- mester. Hal ini diperlukan karena karakteristik pembelajaran praktik tari berbeda dengan pembelajaran teori yang bersifat klasikal.Berdasarkan tujuan tersebut, maka dilakukan pe n e li ti a n t in da k an  ke la s ( P TK  d e n g an  de sa i n  Cla s ro o m Act i on  Re s ea r ch ya n g dikembangkan Kemis dan Tagart, di mana tindakan dan observasi dilakukan bersamaan. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, di mana pada prosentasi kenaikan dari pra kondisi ke siklus 1 sebesar 17%, sedangkan dari akhir siklus 2 sebesar 4,7%. Dengan demikian strategi penilaian sebagai salah satu evaluasi formatif akan dapat mendorong peserta didik dalam meningkatkan kemampuan menari, karena pada kegiatan ini akan terjadi refleksi dan tidak menimbulkan tekanan psikologis seperti halnya apabila dilakukan tes keterampilan.   Kata kunci: Strategi penelitian, evaluasi formatif, keterampilan menari, pembelajaran praktek tari.

  15. EVALUASI KESEPADANAN MUTU GIZI TEMPE KEDELAI PANGAN REKAYASA GENETIK (PRG DAN NON-PRG SERTA DAMPAK KONSUMSINYA PADA TIKUS PERCOBAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dadi Hidayat Maskar

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThis study was conducted to evaluate the effect of tempe that were made from Genetically Modified (GM and non-GM soybean on protein quality, malondialdehide (MDA levels, intracellular antioxidant superoxide dismutase (SOD activity in the liver and kidneys, as well as spermatozoa profile of experimental rats. Fourty five Sprague Dawley rats divided into eight treatment grups and one control, fed with tempe and soybean from GM and non-GM at 10% and 20% concentrations for 90 days. The results showed that there was no significant difference in term of protein quality, tempe made from GM soybean is substantially equivalent with tempe made from non-GM soybean. Results showed that group which was given ration of 10% protein from conventional soybean had lower liver and kidney MDA levels as compared to GM tempe 10% and 20% groups, but was not significant compared to conventional soybean 20% and casein 10% groups. While the value of liver and kidney SOD activity were not significantly different (p>0.05 between the groups of rats. There was no significant differences among the spermatozoa profiles treatment groups and control and they were within normal condition. Results of protein quality, MDA, SOD, and spermatozoa profile showed that tempe made from GM soybean was substantially equivalent with the non-GM soybean.Keywords: GM soybean, MDA, non-GM tempe, SOD, spermatozoa profileABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh tempe Pangan Rekayasa Genetik (PRG dan non-PRG meliputi kualitas protein, kadar malondialdehida (MDA hati dan ginjal, aktivitas superoksida dismutase (SOD hati dan ginjal, dan profil spermatozoa pada tikus percobaan. Sebanyak 45 tikus terbagi ke dalam delapan perlakuan dan satu kontrol yang diberikan perlakuan dengan ransum tempe dan kedelai, baik PRG maupun non-PRG, dengan konsentrasi 10% dan 20% selama 90 hari. Hasil percobaan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam kualitas protein

  16. UJI EFEKTIFITAS INSEKTISIDA NABATI EKSTRAK AKAR TUBA (Derris elliptica B. DAN UMBI GADUNG (Dioscorea hispida D. TERHADAP MORTALITAS DAN PERKEMBANGAN HAMA Plutella xylostella L. DI LABORATORIUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    irfan sugiono utomo

    2017-06-01

    Full Text Available Plutella xylostella L. merupakan hama penting tanaman kubis. Hama ini menyerang bagian daun dengan gejala daun menjadi berlubang sehingga turunnya produksi mencapai 80-100% penyebaran hama Plutella xylostella tersebar di daerah tropis dan subtropis.. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Hama Tumbuhan Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Jember. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dan di uji menggunakan uji Beda Nyata Terkecil (BNT dengan taraf 5%. Perlakuan aplikasi yang digunakan dengan 2 metode, yaitu metode tetes (ulat dan metode celup (pakan. Perlakuan yang digunakan yaitu: K1 (Konsentrasi akar tuba 20ml/l air, K2 (Konsentrasi akar tuba 25ml/l air, K3 (Konsentrasi akar tuba 30ml/l air, K4 (Konsentrasi umbi gadung 20ml/l air, K5 (Konsentrasi umbi gadung 25ml/l air, K6 (Konsentrasi umbi gadung 30ml/l air, K7 (Konsentrasi akar tuba 20 ml/l air +umbi gadung 30ml/l air, K8 (Konsentrasi akar tuba 30 ml/l air +umbi gadung 20ml/l air. Pengamatan meliputi persentase mortalitas larva P. xlostella , persentase larva yang menjadi pupa, persentase larva yang menjadi imago Hasil penelitian menunjukkan bahwa Insektisida nabati akar tuba dan umbi gadung berpengaruh sangat nyata terhadap mortalitas larva Plutella xylostella yakni dapat menyebabkan tingkat mortalitas sebesar 86,67 % dengan konsentrasi paling efektif pada perlakuan K8 yaitu ektrak akar tuba 30ml/l air + umbi gadung 20ml/l air. Perlakuan ekstrak nabati akar tuba lebih efektif dengan metode celup sedangkan ekstrak umbi gadung lebih efektif dengan metode tetes. Penggunaan perlakuan kombinasi insektisida nabati lebih efektif dibandingkan dengan pemberian insektisida nabati tunggal.Kata kunci: Plutella xylostella, Akar tuba, Umbi gadung 

  17. EVALUASI ATAS IMPLEMENTASI APLIKASI SISTEM AKUNTANSI INSTANSI BASIS AKRUAL (SAIBA PADA MITRA KERJA KPPN GORONTALO DAN MARISA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azwar Iskandar

    2017-01-01

    Full Text Available ABSTRACT The purpose of this research is to evaluate the success of accrual basic application system (SAIBA implementation based on user perception with DeLone & McLean (DM Information System (IS Success Model Approach. The data used are primary and secondary data. Primary data gathered through questionnaires distributed to respondents while secondary data gathered from other institutions such as Directorate General of Budget, Directorate General of Treasury, and Treasury Office of Gorontalo and Marisa. This model uses six variables which are system quality, information quality, user satisfaction, use, individual impact and organizational impact. This research empirically showed that the accrual basic application system (SAIBA currently implementated not successfully running yet based on all Delone and McLean’s success measurement criterias. Keywords: SAIBA, accrual, DeLone and McLean (DM, success model, information system ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan implementasi aplikasi SAIBA yang telah berjalan selama ini berdasarkan sudut pandang pengguna (user dengan menggunakan pendekatan Delone & McLean Information System Success Model. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari data primer dan data sekunder. Data primer berupa data yang diperoleh langsung dari responden melalui kuesioner yang dibagikan. Sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dan disajikan oleh pihak-pihak lainnya seperti Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Perbendaharan Negara Kementerian Keuangan, dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN Gorontalo dan Marisa. Model ini menggunakan enam variabel pengukuran yaitu  kualitas  sistem (system quality, kualitas informasi (information quality, kepuasan pengguna (user satisfaction, penggunaan sistem (use, dampak individu (individual impact dan dampak organisasi  (organizational impact. Penelitian membuktikan secara

  18. EVALUASI KUALITAS WARNA IKAN KLOWN Amphiprion percula Lacepède 1802 TANGKAPAN ALAM DAN HASIL BUDIDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukarman Sukarman

    2018-01-01

    Full Text Available Kualitas warna ikan klown hasil budidaya lebih rendah dibandingkan tangkapan alam, hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, namun belum ada data ilmiah sebagai dasar untuk melakukan perbaikan. Tujuan penelitian adalah menganalisis dan mengevaluasi kualitas warna ikan klown (Amphiprion percula hasil tangkapan alam dibandingkan dengan hasil budidaya. Kualitas warna diukur pada dua zona: zona-I kulit berwarna oranye antara insang dengan band warna putih pada tengah badan dan zona-II adalah bagian kulit warna oranye antara band putih tengah badan dengan band warna putih pada pangkal ekor, dengan parameter nilai L* (lightness, a* (redness, b* (yellowness, C (chroma, H (Hue. Analisis total karotenoid (TC dilakukan pada kulit kedua zona, sirip pektoral, sirip dorsal, sirip kaudal, dan serum darah. Analisis kromatografi lapis tipis (KLT dilakukan pada kulit dan sirip untuk mengonfirmasi jenis karotenoid dalam kulit dan sirip. Data kualitas warna dianalisis menggunakan t-test, hubungan kualitas warna dengan TC dianalisis dengan regresi sederhana, dan analisis deskriptif untuk hasil KLT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas warna ikan klown tangkapan alam lebih baik dibanding budidaya, didukung oleh tingginya total karotenoid pada kulit zona-I, kulit zona-II, sirip pektoral, sirip dorsal, sirip kaudal, dan serum darah berturut-turut 51,64; 51,24; 136,40; 124,37; 194,18 mg/kg; dan 2,2 mg/mL; pada ikan hasil budidaya berurut-turut 2,5; 3,5; 8,45; 10,01; 23,43 mg/kg; dan 0,8 mg/mL. Hasil KLT menunjukkan bahwa jenis karotenoid pada kulit dan sirip ikan klown adalah astaxanthin, serta satu jenis karotenoid diduga zeaxanthin. Berdasarkan hasil penelitian, maka perlu ditambahkan pigmen karotenoid, dan prekursor pigmen lainnya melalui pakan untuk ikan klown budidaya. The color quality of cultured clownfish is not as good as the wild one. However, it’s influenced by several factors. However, but there is not enough scientific data to be used as the basis

  19. Perkembangan Korupsi Dalam Novel Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Shoim Anwar

    2012-12-01

    Full Text Available Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan korupsi yang terepresentasikan dalam novel Indonesia. Teori yang digunakan adalah teori sosiologi, kajian budaya, jaringan, dan pasca­kolonial. Sumber datanya adalah novel Korupsi (1954 karya Pramoedya Ananta Toer, Senja di Jakarta (1970 karya Mochtar Lubis, Ladang Perminus (1990 karya Ramadhan K.H., Orang-­Orang Proyek (2002 karya Ahmad Tohari, dan Memburu Koruptor (2009 karya Urip Sutomo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sesuai dengan latar waktu dalam novel, waktu penyelesaian, serta waktu diterbitkan, perkembangan korupsi dalam novel Indonesia dapat dirumuskan dengan periode tahun: 1945-1954, 1954-1957, 1966-1976/1982, 1991-1992/2001, 1998-2009. Korupsi dalam teks novel Indonesia berkembang semakin luas baik dari segi pelaku, penyebab, modus, maupun sifatnya. Abstract: This paper is aimed at describing the development of corruption in Indonesian novels. This paper uses theories of sociology, cultural studies, network, and postcolonial. The sources of data are Korupsi (1954 by Pramoedya Ananta Toer, Senja di Jakarta (1970 by Mochtar Lubis, Ladang Perminus (1990 by Ramadhan K.H., Orang­Orang Proyek (2002 by Ahmad Tohari, and Memburu Koruptor (2009 by Urip Sutomo. The result of the research shows that in accordance with the background of the time in the novels, completion time, and publication time, the development of corruption in Indonesian novels can be formulated by the way of periods of years: 1945-1954, 1954-1957, 1966-1976/1982, 1991-1992/2001, 1998-2009. Corruption in the texts of Indonesian novels has developed widely in terms of actors, causes, modes, and nature. Key Words: corruption, period, development, Indonesian novels

  20. PERKEMBANGAN PERBANKAN DAN PROBLEM INTERMEDIASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Manap Pulungan

    2017-03-01

    Full Text Available After economy crisis in 1997/1998, gradually banking intermediation had held its function again although untilnow it was still far from what it was hoped. Some banks had already fulfilled the regulation of Indonesia Bank togive credit more than 78% (LDR, but there were still many banks that had not fulfilled the regulation. Thefactors of high interest rate, banking efficiency, and economy infrastructure availability were considered as thefactors that impeded the banking intermediation function. Not all those problems belonged to Indonesia Bank.However, some of them were the homework for government (like economy infrastructure supplying. Thus,cooperation between Indonesia Bank and government was something that had to be done to finish the problem.Besides, there were other problems that needed to be paid attention in bank performance that was gradually better.They were: (1 banking credit which was farther from real sector (agriculture and industry; (2 credit which wasnot evenly distributed in all areas (3 savings dominated by short term fund; (4 banking structure which tendedoligopoly; and (5 most savings or fixed deposits which were dominated by few account owners.

  1. Pengembangan SIVAJAR : Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Dedy Prasetia

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan : (1 Menghasilkan rancangan dan mengembangkan SIVAJAR : Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja, (2 Mengetahui respon guru dan siswa terhadap implementasi SIVAJAR : Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan dengan model waterfall, yaitu model yang bersifat sistematis dan berurutan dalam membangun perangkat lunak, mulai dati tahap analisis, desain, implementasi, dan pengujian. Analisis dilakukan melalui observasi dan wawancara langsung dengan wakasek kurikulum, guru dan siswa SMK Negeri 3 Singaraja. Implementasi penelitian ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan Javascript dengan framework laravel serta Sublime sebagai code editor. Pengujian SIVAJAR (Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu : (1 Pengujian blackbox (pengujian fungsionalitas diperoleh seluruh proses telah mampu berjalan dengan baik, (2  Pengujian whitebox (pengujian prosedural diperoleh pengimplementasian algoritma telah berhasil, (3 Pengujian usibility testing diperoleh sistem sudah efektif dan efisien serta untuk kepuasan pengguna telah menghasilkan bahwa pengguna merasa puas menggunakan SIVAJAR : Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja.   Kata kunci: Evaluasi Belajar, Sistem Informasi, Web, SMK

  2. Pengaruh Jenis Mangsa dan Suhu pada Perkembangan Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae dan Peranannya dalam Pengendalian Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tris Haris Ramadhan

    2008-07-01

    Full Text Available Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae is the vector of citrus greening (Huanglongbing bacterium and the most serious impediment to citrus culture. Classical biological control of this psyllid vector should contribute to suppress their population. This research was conducted to determine the performance of Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae when they were fed with D. citri. The larval performance index of M. sexmaculatus on D. citri compared with Aphis craccivora Koch (Hemiptera: Aphididae diet was 1.3.M. sexmaculatus fed with D. citri had lower fitness than those fed with A. craccivora as shown by longer larval stadium, lower adult dry weight, less number of egg produced and lower percentage of egg hatched. M. sexmaculatus grew best at the temperature of 27oC. Employing the exclusion procedure under field condition,M. sexmaculatus could reduce the population of D. citri up to 90%. These findings showed that theM. sexmaculatus could be a potential predator in reducing D. citri, particularly when the more preferred prey A. craccivora was not present.   Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae merupakan kelompok Psyllid yang menularkan penyebab penyakit Huanglongbing yang sangat berbahaya pada tanaman jeruk. Pengendalian hayati klasik telah banyak memberikan kontribusi dalam pengendalian di lapangan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat penampilan Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae dengan pakan D. citri. Indeks penampilan larva M. sexmaculatus dengan pakan D. citri dibandingkan dengan Aphis craccivora Koch (Hemiptera: Aphididae adalah 1,3. M. sexmaculatus yang diberi pakan D. citri menunjukkan penurunan kebugaran dibandingkan jika diberi pakan A. craccivora seperti yang ditunjukkan dengan stadium larva lebih lama, penurunan berat kering serangga dewasa, telur yang dihasilkan lebih sedikit, dan penurunan jumlah telur yang menetas. Menggunakan metode eksklusi pada kondisi

  3. ANALISIS PERKEMBANGAN WILAYAH, PEMUSATAN PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN HUTAN DAN KAITANNYA DENGAN KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT MERAPI (The Analysis of Area Development, Change Decentralization, Forest Use, and Their Relationship with Social

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setiaji Setiaji

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Dinamika wilayah desa tercermin dari perubahan terus menerus yang berkaitan dengan berbagai faktor lingkungan hidup.Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi perubahan dan dinamika perubahan penggunaan lahan, pemusatan dan pertumbuhan penggunaan lahan, serta dampak sosial budaya masyarakat petani hutan rakyat di Kecamatan Cangkringan. Metode yang digunakan analisis loqation quotient (LQ, skalogram, korelasi, observasi, dan kuisioner. Hubungan LQ dengan indeks perkembangan desa (IPD menggunakan analisis korelasi, dengan parameter nilai LQ, jumlah sarana prasarana, jumlah penduduk, serta nilai IPD. Berdasar nilai IPD, kelurahan yang mempunyai nilai IPD tertinggi adalah Argomulyo (72,952, nilai IPD sedang adalah Umbulharjo (50,971, Kepuharjo (48,781, Wukirsari (40,695 dan Glagaharjo (36,599, sedangkan kelurahan dengan nilai IPD terendah tidak ada. Berdasar hirarki wilayah dan nilai IPD tahun 2011 kelurahan di dataran bagian atas umumnya mempunyai hirarki yang lebih rendah. Hanya variabel IPD yang signifikan berpengaruh terhadap LQ pemukiman. Budaya, regulasi, dan kesepakatan masyarakat menjadi modal sosial untuk menangani perubahan. ABSTRACT The dynamics of rural areas is reflected in the continuous changes associated with various environmental factors. The purpose of this research is to identify the changes and the dynamics of land use changes, the centralization and the growth in land use, as well as the social and cultural impacts of community forest farmers in Cangkringan. The method used in the analysis stage was Loqation Quotient (LQ, schallogram, correlation, observation, and questionnaires. The relationship LQ with rural development index (IPD used correlation analysis, with parameter values LQ, the amount of infrastructure, population, and the value of IPD. Based on the IPD value, villages that had the highest IPD value was Argomulyo (72.952, the average IPD value was Umbulharjo (50.971, Kepuharjo (48.781, Wukirsari (40.695, and

  4. RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PELATIHAN (SIMPEL UNIT PELATIHAN TEKNIS PERTANIAN DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusuf - Hasyim

    2017-05-01

    Full Text Available Perkembangan  teknologi informasi menjadi pemicu berbagai perusahaan, organisasi bahkan instansi pemerintah untuk memanfaatkan sistem informasi berbasis desktop maupun Web. Balai pelatihan pertanian Provinsi Jawa Timur pun membutuhkan sebuah sistem informasi manajemen pelatihan untuk mempercepat dan mempermudah pekerjaan di bidang administrasi. Permasalahan yang dialami oleh Balai pelatihan pertanian Provinsi Jawa Timur  yaitu pada kegiatan pelatihan seperti pendaftaran , rekapitulasi hasil pelatihan, dan pembuatan laporan, penjadwalan pelatihan dan administrasi peserta pelatihan. Metodologi pengembangan  yang digunakan dalam membangun sistem informasi manajemen pelatihan adalah prototyping. Implementasi desain program menggunakan bahasa PHP versi 6, Sedangkan DBMS menggunakan MySQL. Dalam sistem informasi ini terdapat fitur untuk melakukan registrasi (pendaftaran peserta secara online, pembuatan surat (pemangilan dan pengembalian peserta, fitur membuat laporan administrasi peserta pelatihan, fitur input materi dan download materi, fitur lihat jadwal, fitur lihat hasil evaluasi dan hasil pelatihan, fitur kelola data peserta pelatihan, dan fitur kelola data widyaiswara. Dengan adanya sistem informasi administrasi berbasis web ini dapat memberikan kemudahan dan meminimalkan kesalahan yang terjadi pada bagian administrasi serta stakeholders yang terkait dengan kegiatan pelatihan tersebut.

  5. BUDIDAYA LOBSTER (Panulirus sp. DI VIETNAM DAN APLIKASINYA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Mustafa

    2013-12-01

    Full Text Available Desa Xuan Tun di Kecamatan Van Ninh Kota Nha Trang Provinsi Khanh Hoa merupakan lokasi pertama kegiatan budidaya lobster di Vietnam yang dilakuan pada tahun 1992. Secara umum di Kota Nha Trang, ada tiga jenis lobster yang dibudidayakan yaitu lobster mutiara (Panulirus ornatus, lobster pasir (Panulirus homarus, dan lobster batik (Panulirus longipes, karena benih lobster tersebut mudah didapat pada awalnya, cepat tumbuh, berukuran besar, warna cerah, dan memiliki harga yang tinggi. Kegiatan budidaya lobster pada dasarnya terdiri atas: penangkapan benih lobster, produksi tokolan lobster, dan pembesaran lobster yang masing-masing merupakan segmen usaha tersendiri. Pakan yang digunakan dalam produksi tokolan dan pembesaran lobster adalah berupa udang, kerang, tiram, cumi-cumi, dan ikan rucah, di mana sebagian besar dari pakan tersebut digunakan ikan rucah terutama pada pembesaran lobster. Sebagai akibat penggunaan pakan tersebut dan peningkatan jumlah keramba jaring apung yang cukup signifikan berdampak pada penurunan kualitas perairan yang memicu berkembangya penyakit susu (milky haemolymph disease sehingga terjadi penurunan produksi. Terkait dengan hasil yang didapatkan tersebut, ke depan diperlukan berbagai kegiatan termasuk untuk dapat diaplikasikan di Indonesia. Kegiatan tersebut meliputi: produksi benih lobster secara buatan di hatcheri dan penggunaan pakan buatan berupa moist pellet. Upaya pencegahan penyakit susu dan perlakuan-perlakuan praktis untuk mencegah perkembangan serangan penyakit susu juga perlu mendapat perhatian. Perkembangan budidaya lobster yang begitu cepat memicu terjadinya penurunan daya dukung lahan. Oleh karena itu, kegiatan untuk menentukan daya dukung lahan dan kesesuaian lahan menjadi penting untuk dilakukan untuk menentukan lokasi dan jumlah keramba jaring apung yang dapat dioperasikan. Penentuan daya dukung lahan dan evaluasi kesesuaian lahan tidak hanya dilakukan pada daerah yang

  6. Evaluasi Instalasi Pengolahan Air Limbah Hotel X di Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hutomo Dwi Prabowo

    2017-03-01

    Full Text Available Hotel X merupakan salah satu hotel bintang 4 di Surabaya yang memiliki sarana pengolahan limbah cair dengan kualitas effluent belum memenuhi baku mutu Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 tahun 2013. Berdasarkan hasil pelaporan pengujian kualitas effluent Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL Hotel X pada 11 Juni 2015 diketahui bahwa salah satu parameter kualitas effluent tidak memenuhi baku mutu. Parameter tersebut adalah COD dengan konsentrasi sebesar 71,684 mg/l. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi terhadap IPAL yang ada. Unit yang dievaluasi terdiri dari bak ekualisasi, tangki aerasi, dan bak pengendap 2 dengan sistem activated sludge. Unit-unit ini dievaluasi terhadap efisiensi dan efektivitas masing-masing bangunan. Sampel yang diuji diambil dari influent dan effluent tiap bangunan untuk mengetahui tingkat penyisihan dari tiap bangunan. Hasil evaluasi berupa perubahan fungsi unit, modifikasi unit, dan juga penambahan unit baru.yang direncanakan agar kualitas effluent IPAL Hotel X memenuhi baku mutu. Biaya yang dibutuhkan untuk perencanaan sesuai hasil evaluasi adalah Rp. 297.960.000,-

  7. Dampak Sosial Ekonomi dan Peran Pemerintah Daerah dalam Perkembangan Teknologi Pitalebar di Indonesia [Social Economy Impact and Local Government Initiative relating to Broadband Technology Development in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wirianto Pradono

    2016-12-01

    Full Text Available Indonesia memiliki aset yang berperan penting bagi pembangunan nasional termasuk sosial dan ekonomi antara lain sumber daya manusia dan industri dalam negeri. TIK khususnya internet pitalebar merupakan salah satu kunci dalam pembangunan sosial ekonomi di suatu negara. Studi ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana dampak pemanfaatan internet pitalebar di Indonesia terhadap aspek sosial ekonomi masyarakat serta mengidentifikasi apakah langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan internet pitalebar telah dilakukan secara optimal. Data yang diperoleh melalui penelitian dianalisis menggunakan metode Matthew B Miles dan A Michael Huberman, (2007. Hasil studi menunjukkan bahwa penggunaan internet pitalebar di Indonesia meningkat dengan signifikan dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat. Namun demikian pemanfaatan internet pitalebar tersebut belum dilakukan secara optimal terutama untuk tujuan yang bersifat produktif. Pemerintah daerah telah melakukan sejumlah langkah strategis untuk mendorong pemanfaatan internet pitalebar di Indonesia seperti penggelaran ducting untuk kabel serat optik, pelatihan bidang TIK, penyediaan akses internet WiFi di fasilitas publik. Namun, langkah yang dilakukan pemerintah daerah perlu lebih diintensifkan guna memperluas penetrasi internet pitalebar untuk peningkatan dan pemerataan pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.*****Indonesia has invaluable assets which are important to the national development. Those assets need to be managed properly in order to deliver significant contribution to the national development, especially in social and economy aspects. Nowadays, Information and Communication Technology (ICT, especially broadband internet, is one of some key points in social economy development in a country. Both qualitative and quantitative methods are used in this study to capture broadband internet utilization in Indonesia and identify

  8. Evaluasi Lokasi Pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tettuko Wiwengku Adhiyakso

    2012-09-01

    Full Text Available Pelabuhan baru akan direncanakan oleh pemerintah kota sebagai  antisipasi melonjaknya tingkat kedatangan kapal yang diterima Pelabuhan Tanjung Perak di tahun mendatang. Terdapat 6 lokasi yang salah satunya akan dikembangkan oleh pemerintah sebagai pelabuhan diantaranya adalah di Teluk Lamong, Socah Madura, Tanjung Bumi Madura, Tanjung Bulupandan Madura, Gresik Selatan, dan Gresik Utara. Tugas Akhir ini bertujuan untuk membuktikan indikasi adanya stagnasi di Pelabuhan Tanjung Perak dengan cara melakukan peramalan (forecasting kemudian mengevaluasi manakah dari keenam lokasi tersebut yang sangat tepat dan cocok untuk menampung limpahan kapal dari Pelabuhan Tanjung Perak dengan cara menganalisa satu persatu lokasi tersebut dari sudut pandang pemilik barang, dengan menghitung transport cost dari beberapa pelabuhan kandidat tersebut. Sehingga diperoleh suatu lokasi alternatif pengembangan pelabuhan dengan pertimbangan transport cost yang paling minimum menuju lokasi-lokasi industri. Evaluasi ini diharapkan dapat membantu pemerintah untuk menetapkan lokasi pelabuhan yang tepat dari sisi kacamata ekonomi.

  9. Evaluasi Teknis Dan Ekonomis Well Completion Untuk Ukuran Tubing Pada Sumur Minyak X-26 Di PT. Pertamina Ep Asset 2 Pendopo Field

    OpenAIRE

    doniko, doniko; Toha, M Taufik; hak, abuamat

    2014-01-01

    Kemampuan berproduksi suatu sumur merupakan tolak ukur didalam perencanaan peralatan produksi, tujuannya untuk mendapatkan laju produksi yang optimal dan continous sesuai dengan target. Sistem peralatan produksi yang berfungsi untuk mengalirkan laju produksi kepermukaan yaitu tubing (pipa produksi). Ukuran tubing dan choke yang tidak sesuai dengan Productivity index dapat menghambat kesinambungan produksi minyak dari sumur minyak tersebut. Hal ini disebabkan sistem peralatan produksi akan ce...

  10. Implementasi dan Evaluasi Kinerja Multi Input SingleOutput Orthogonal Frequency Division Multiplexing (MISO OFDM Menggunakan Wireless Open Access Research Platform (WARP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Galih Permana Putra

    2017-01-01

    Full Text Available Teknologi komunikasi nirkabel terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan manusia akan koneksi informasi yang cepat, pengiriman data yang berkapasitas besar dan dapat diandalkan. Di dalam proses tersebut banyak sekali gangguan yang dapat mempengaruhi penurunan kinerja komunikasi diantaranya adalah multipath fading [1]. Multi Input Single Output (MISO merupakan salah satu teknik space diversity yang menggunakan banyak antena dengan tujuan untuk mengatasi multipath fading. Adapun pada proses transmisi digunakan teknik Orthogonal Frequency-Division Multiplexing (OFDM yang bertujuan memberikan keuntungan dalam hal efisiensi pada saat transmisi data dan mampu menghindari Inter Simbol Interference (ISI. Pada penelitian ini akan dibandingkan kinerja sistem MISO OFDM dan SISO OFDM yang akan disimulasikan dan di implementasikan pada modul Wireless Open Access Penelitian Platform (WARP untuk mengevaluasi kinerja BER sebagai fungsi dari daya pancar dan jarak variasi. Parameter yang digunakan di dalam pengukuran berdasarkan IEEE 802.11 a/g karena menggunakan frekuensi 2,4 Ghz. Terdapat dua skema pengukuran yaitu SISO OFDM dan MISO OFDM dengan variasi jarak 4,6 dan 8 meter dengan variasi daya pancar -35 s/d -4 dBm dengan peningkatan gain 5 kali secara berkala. Dari dua skema yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa semakin jauh jarak antara pemancar dan penerima maka dibutuhkan penambahan gain untuk menjaga kualitas data yang dikirimkan. Disamping itu, terdapat perbedaan nilai gain untuk mencapai nilai BER = dibutuhkan penambahan gain = - 33 sedangkan pada SISO OFM dibutuhkan penambahan gain = -18.

  11. Menggali Filsafat Wayang Beber untuk Mendukung Perkembangan Industri Kreatif Batik Pacitan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suyanto -

    2017-03-01

      Artikel ini berjudul “Menggali Filsafat Wayang Beber untuk Mendukung Perkembangan Industri Kreatif Batik Pacitan” Ini merupakan perasan dari hasil penelitian  pada tahun kedua.    Penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kondisi Wayang Beber Pacitan hubungannya dengan pertumbuhan dan perkembangan  ekonomi dan industri, serta perannya sebagai media penguatan kearifan lokal dan upaya peningkatan perekonomian masyarakat  Pacitan. Penelitian ini menggunakan pendekatan action research melalui empat tahapan: menentukan fokus, pengumpulan data,  analisis dan interpretasi data, serta tindakan lapangan. Metode yang dilakukan melalui tahap pengkajian, perancangan, sosialisasi, pendampingan dan pelatihan, produksi, serta  Launching. Hasil penelitian tahun kedua ini menjadi acuan penelitian tahun ketiga untuk: desiminasi draft corporate identity branding panduan ekowisata kampung batik dan draft modul pelatihan perancangan desain motif batik yang diperuntukkan bagi pengrajin klaster industri batik Pacitan sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Pacitan.    Kata Kunci: Filsafat, Wayang Beber, Motif Batik Pacitan.

  12. Pengaruh Globalisasi Terhadap Perkembangan Kesusastraan Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cokorda Istri Sukrawati

    2015-12-01

    Full Text Available Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh globalisasi terhadap budaya dan perkembangan sastra Bali dengan landasan teori globalisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pustaka melalui langkah-­langkah, di antaranya observasi, menyimak, dan mencatat pada kartu data. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa budaya Bali sejak lama sudah bersentuhan dengan globalisasi. Potensi budaya dan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Bali dapat bersinergi dengan pengaruh globalisasi itu. Dalam bidang sastra khususnya, pengaruh globalisasi menunjukkan sesuatu yang positif. Semua itu dapat dibuktikan dengan semakin tingginya tingkat kreativitas dalam penciptaan karya sastra Bali, baik dalam bentuk tradisional maupun modern. Abstract: The paper aims to describe the effect of globalization toward the Balinese culture and literary development with the basic theory of globalization. The method used in this research is the literary method through some steps, including observes, observe, and noted on data cards. Data analysis uses qualitative of the descriptive method. Based on the result of the research it is found that Balinese culture has long been touched with globalization. The potency of culture and local genius of Balinese community can synergize with the effects of globalization. In the field of literature particularly, the effects of globalization mostly show something positive. All can be proved by the increasing creativity in creating literary works, both in traditional and modern forms. Key Words: globalization; influence; culture; Balinese literature; creativity

  13. EVALUASI KINERJA TEKNOLOGI INFORMASI DANA PENSIUN SEKOLAH KRISTEN SALATIGA MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yosafanto Adi

    2017-04-01

    Full Text Available Sistem Keuangan merupakan infrastruktur teknologi informasi yang ada di Dana Pensiun Sekolah Kristen Salatiga. Sistem Keuangan dapat mengelola berbagai laporan mulai dari pencatatan kas hingga pembuatan laporan keuangan. Pentingnya sistem keuangan dalam operasional, menjadikannya  harus dalam kondisi yang optimal. Perlu adanya kontrol dan evaluasi terhadap kinerja sistem informasi (SI agar sistem yang dibangun organisasi dapat mencapai tujuan bisnis. Untuk itu diperlukannya evaluasi kinerja sistem keuangan, pada penelitian ini standar yang digunakan untuk proses evaluasi kinerja yaitu COBIT 5. Framework COBIT 5 dapat menjadi sebuah alat evaluasi kinerja SI untuk menilai seberapa jauh SI  dapat memenuhi kebutuhan tujuan bisnis. Berdasarkan evaluasi kinerja pada sistem keuangan menggunakan COBIT 5 didapatkan hasil bahwa organisasi sudah mengimplementasikan semua proses, yang berarti Dana Pensiun Sekolah Kristen Salatiga sudah mencapai tingkat kapabilitas pada level 1 (Performed Process maupun level 2 (Managed Process. Untuk memperbaiki tingkat kapabilitas proses-proses TI tersebut, maka COBIT 5 telah memberikan panduan berupa rekomendasi guna penyelerasan antara tujuan bisnis Dana Pensiun Sekolah Kristen dengan tujuan TI dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektifitas Sistem Keuangan untuk mencapai tujuan organisasi.

  14. Perancangan Model Dashboard untuk Monitoring Evaluasi Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ilhamsyah Ilhamsyah

    2017-01-01

    Full Text Available Konsep kinerja dashboard adalah model aplikasi sistem informasi yang disediakan bagi para manager untuk menyajikan informasi kualitas kinerja, dari sebuah perusahaan atau lembaga organisasi, dashboard telah banyak diadopsi oleh perusahaan atau kalangan bisnis. Pada penelitian ini, dashboard digunakan sebagai sistem monitoring evaluasi mahasiswa di bidang pendidikan di Jurusan Sistem Informasi FMIPA Universitas Tanjungpura Pontianak sebagai sarana untuk mengukur kualitas mahasiswa serta mengambil keputusan dalam menentukan strategi kedepan pembinaan mahasiswa dilingkungan Jurusan Sistem Informasi FMIPA Untan Pontianak. Batasan sistem dashboard pada penelitian ini dalam bentuk sebuah model wireframe perancangan dashboard dimana model tersebut akan dikembangkan dalam bentuk aplikasi system. Input dari sistem berupa data Penerimaan Mahasiswa Baru dari data mahasiswa 2014 sampai 2015. Data monitoring mahasiswa dianalisis dengan menggunakan statistik. Hasil pengolahan data dan analisis berupa dashboard monitoring mahasiswa dan indeks performance KPI sistem informasi dan tingkat kualitas mahasiswa serta jurusan sistem informasi FMIPA Universitas Tanjungpura Pontianak, disajikan dalam bentuk grafik, tabel dan dashboard. Hasil analisis menggunakan model dashboard taktikal menujukkan bahwa model tersebut dapat dijadikan acuan sebagai parameter dalam menetapkan KPI monitoring mahasiswa Jurusan Sistem Informasi FMIPA Universitas Tanjungpura Pontianak.

  15. Evaluasi Penerapan Standar Sanitasi dan Higien di Rumah Potong Hewan Kategori II (EVALUATION OF SANITATION AND HYGIENE STANDARD IMPLEMENTATION AT CATEGORY II ABATTOIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zikri Maulina Gaznur

    2017-04-01

    Full Text Available Meat is one of livestock industry products from abattoir. The existence of abattoir is necessary to ensure the meat product produced is safe, healthy and halal. This study was conducted to evaluate sanitation and hygiene standard implementation in category II abattoir. Total plate count (TPC, Salmonella sp, Coliform, and Escherichia coli were analized by using Bacteriological Analytical Manual (BAM method. Analisis of water quality and liquid waste was done according to American Public Health Association (APHA method. Based on laboratory test on TPC, Salmonella sp, Coliform, and Escherichia coli, the test results did not exceed the limit standard of SNI 3932:2008. The result of water quality and liquid waste analysis was around the threshold set by Indonesian Republic’s Regulation of Health Ministry No. 492/Menkes/Per/IV/2010 on the Quality Requirements of Water and Environment Regulation Ministry No. 5/2014 regarding Standard Liquid Waste. ABSTRAK Daging adalah salah satu produk industri peternakan dari usaha pemotongan hewan. Permintaan masyarakat terhadap daging sapi memengaruhi intensitas pemotongan, sehingga keberadaan rumah pemotongan hewan (RPH diharapkan dapat menjamin kualitas daging secara aman, sehat dan halal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan standar sanitasi dan higien di RPH kategori II. Pengujian total plate count (TPC daging, Colliform, Escherichia coli, dan Salmonella sp berdasarkan metode Bacteriological Analytical Manual (BAM. Pengujian air bersih dan limbah cair menggunakan metode American Public Health Association (APHA. Hasil analisis mikrobiologi menunjukkan bahwa TPC, Salmonella sp, Coliform dan E. coli berada di bawah persyaratan SNI 3932:2008. Hasil analisis air bersih dan limbah cair sudah memenuhi baku mutu Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Bersih dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup 5/2014 Tentang Baku Mutu Air Limbah.

  16. STUDI EVALUASI SISTEM PENGKONDISIAN UDARA DI JURUSAN TEKNIK ELEKTRO KAMPUS BUKIT JIMBARAN DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Nur Hanifan

    2015-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Pada gedung Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Udayana, banyak menggunakan energi listrik untuk berbagai sarana dalam memberi kenyamanan bagi mahasiswa maupun staff. Salah satu usaha dalam memberi kenyamanan tersebut adalah dengan memasang sistem pengkondisian udara. Karena banyaknya ruangan yang menggunakan sistem pengkondisian udara, maka diperlukan evaluasi pada kapasitas sistem pengkondisian udara tersebut sehingga dapat diketahui kondisi besar kapasitas AC terpasang. Pemakaian software dalam penghitungan akan sangat membantu kecepatan dalam penghitungan kapasitas sistem pengkondisian udara yang dibuat dengan menggunakan Microsoft Visual Studio. Selain itu evaluasi dilakukan pada penggunaan timer pada gedung DH karena timer pada gedung DH sudah tidak bekerja dengan baik dan waktu operasi AC belum efektif. Pada hasil perhitungan terdapat 18 ruangan dimana kapasitas AC terpasang kurang dari hasil perhitungan dan 3 ruangan kapasitas AC terpasang melebihi hasil perhitungan. Hal ini disebabkan penghitungan kapasitas AC terpasang belum menambahkan faktor penambahan kalor dari luar dan dari dalam ruangan. Evaluasi kinerja timer yang dilakukan pada gedung DH yaitu dengan mengevaluasi waktu operasi AC dimana kerja AC sebelumnya 8 jam waktu operasi selama 7 hari dikurangi menjadi 8 jam selama 5 hari karena pada hari sabtu dan minggu merupakan hari libur kuliah sehingga konsumsi energi listrik berkurang sebesar 580,34 kWh/minggu Kata kunci : Evaluasi, Air Conditioner (AC, Kapasitas AC.

  17. Evaluasi Soft Skills dalam Pembelajaran Mahasiswa Baru di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana

    OpenAIRE

    Arnata, I Wayan; Surjoseputro, Sutarjo

    2014-01-01

    : Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi atribut soft skills yang dimiliki oleh mahasiswa baru Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain pretest-posttest menggunakan kuesioner yang berisi atribut-atribut soft skills dan penilaian kemampuan pribadi. Dari hasil evaluasi terhadap pengembangan atribut soft skills diperoleh bahwa kemampuan soft skills yang dimiliki oleh mahasiswa baru setelah mengikuti pelatihan semuanya men...

  18. HUBUNGAN PANJANG BADAN LAHIR TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA 12 BULAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitrah Ernawati

    2015-04-01

    diolah adalah data panjang badan, umur dan tingkat perkembangan. Data stunting didapatkan berdasarkan z-skor tinggi badan terhadap umur, sedangkan data perkembangan anak didapatkan mengguankan Bailey’s Test III. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 9,5 persen bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR dan 22 persen stunting. Nilai z-skor panjang badan terhadap umur pada bayi baru lahir berkolerasi dengan perkembangan motorik dan sosial emosi sejak bayi berumur nol bulan, yaitu rho=0,33; p=0,004 untuk motorik dan rho=0,244 dengan p=0,036 untuk sosial emosi. Sedangkan korelasi terhadap perkembangan bahasa baru tampak pada saat bayi berumur satu bulan yaitu rho=0,29 dengan p=0,031 dan korelasi terhadap perkembangan kognitif terjadi pada usia dua bulan rho=0,318 dengan p=0,011. Pada anak lahir stunting median perkembangan bahasa lebih rendah dibandingkan kelompok yang normal. [Penel Gizi Makan 2014, 37(2: 109-118]Kata kunci : stunting, status gizi, perkembangan anak

  19. Stunting berhubungan dengan perkembangan motorik anak di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Goreti Pantaleon

    2016-08-01

    ABSTRAKLatar belakang: Stunting (tubuh pendek adalah keadaan tubuh yang sangat pendek hingga melampaui defisit 2 SD di bawah median panjang atau tinggi badan populasi yang menjadi referensi internasional. Penyebab stunting adalah konsumsi makanan yang tidak seimbang dan penyakit infeksi. Sejumlahpenelitian memperlihatkan keterkaitan antara stunting dengan perkembangan motorik dan mental yang buruk dalam usia kanak-kanak dini, serta prestasi kognitif dan prestasi sekolah yang buruk dalam usia kanak-kanak lanjut. Prevalensi stunting secara nasional tahun 2013 adalah 37,2%, yang berarti terjadi peningkatan dibandingkan tahun 2010 (35,6% dan 2007 (36,8%.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kejadian stunting dengan perkembangan anak usia 6-23 bulan di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 100 anak yang berusia 6-23 bulan, terdiri dari 50 baduta stunting dan 50 baduta tidak stunting, dan dipilih dengan metode consecutive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner terstruktur dan dibantu oleh tenaga psikolog dalam pengukuran perkembangan anak. Stunting pada anak usia 6-23 bulan diukur menggunakan indikator panjang badan menurut umur dan pengukuran perkembangan anak menggunakan metode Bayley Scales of Infant Development III. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik dengan 95% confi dent interval.Hasil: Secara statistik, ada hubungan signifikan antara stunting dengan perkembangan motorik baduta (p=0,002, namun tidak terdapat hubungan signifikan antara stunting dengan perkembangan kognitif, bahasa, sosioemosional, dan perkembangan adaptif baduta. Hasil uji multivariat menunjukkan bahwa stunting dan jenis kelamin secara statistik berkaitan dengan perkembangan motorik (p<0,05.Kesimpulan: Ada hubungan signifikan antara stunting dengan perkembangan motorik baduta diKecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta.KATA KUNCI: perkembangan anak, stunting

  20. KARAKTERISTIK MORFOLOGI SERTA PERKEMBANGAN FIG NYAWAI (Ficus variegata Blume DI KEBUN RAYA CIBODAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Astho Pramono

    2015-12-01

    Full Text Available Nyawai (Ficus variegata Blume merupakan salah satu jenis pohon yang memiliki prospek yang baik untuk hutan tanaman. Informasi tentang aspek biologi reproduksinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfologi bunga dan buah nyawai, serta tahapan perkembangan fig. Penelitian dilakukan di Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat. Kegiatan penelitian meliputi: 1 pengamatan morfologi bunga dan buah, dan 2 pengamatan perkembangan fig. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik morfologi fig nyawai yang dijumpai di Kebun Raya Cibodas, memiliki variasi yang tinggi dalam hal ukuran dan warna. Berdasarkan karakteristik morfologi bunga, secara individual ditemui dua tipe pohon yang mencirikan sebagai pohon menghasilkan bunga jantan dan penghasil bunga betina. Perbedaan antara tahap bunga, buah muda, dan buah matang tidak dapat dibakukan berdasarkan karakteristik morfologi eksternal dari fig. Tingkat kematangan buah nyawai dapat dilakukan dengan membelah fig. Nyawai tahap kuncup bunga berakhir sekitar 6-11 hari setelah munculya tunas fig, dan tahap bunga berakhir 11-26 hari. Perkembangan kuncup bunga menjadi buah yang matang memakan waktu sekitar 2-3 bulan. Hasil penelitian menyarankan untuk tidak mengumpulkan benih dari fig yang berukuran kecil, meskipun mereka memiliki karakteristik fisik fig yang matang.

  1. Analisis pengaruh ekspor ke China terhadap tingkat pengangguran di dua Negara di Kawasan Selat Malaka (Indonesia dan Malaysia)

    OpenAIRE

    Zamzami, Zamzami; Mustika, Candra

    2018-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan ekspor Indonesia dan Malaysia ke China dan tingkat pengangguran di kedua Negara tersebut selama periode tahun 1993 sampai tahun 2014 dan menganalisis pengaruh ekspor ke china tersebut terhadap tingkat pengangguran di kedua Negara tersebut yaitu Indonesia dan Malaysia perkembangan nilai ekspor Indonesia ke china Hasil penelitian menunjukkan selama periode tahun 1993-2014 mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun dengan tingkat perkembangan...

  2. Implementasi Dan Evaluasi Kinerja Encoder-Decoder Reed Solomon Pada M-Ary Quadrature Amplitude Modulation (M-Qam Mengunakan Wireless Open-Access Research Platform (WARP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nadya Noor Oktarini

    2015-12-01

    Full Text Available Teknik modulasi multilevel seperti M-ary Quadrature Amplitude Modulation (M-QAM memiliki kelemahan yaitu semakin tinggi level modulasi yang digunakan, maka semakin tinggi pula nilai BER yang dihasilkan. Hal ini menyebabkan kinerja sistem menjadi tidak maksimal karena sistem semakin tidak tahan terhadap noise.  Salah satu teknik error control coding yang digunakan untuk mendeteksi kesalahan sekaligus memperbaiki kesalahan yaitu kode Reed Solomon. Kelebihan dari kode Reed Solomon adalah sifatnya yang non-binary artinya data diolah dalam simbol sehingga kemampuan koreksi data lebih banyak. WARP merupakan salah satu jenis dari teknologi SDR yang bisa diprogram untuk membuat prototype sistem komunikasi nirkabel. Pengimplementasian encoder dan decoder reed solomon dengan menggunakan perangkat WARP bertujuan untuk membandingkan modulasi M-QAM dengan dan tanpa kode reed solomon, kemudian mengetahui kinerja code rate yang berbeda pada modulasi M-QAM, serta mengetahui pengaruh besarnya daya pancar dan jarak pada sistem komunikasi. Hasil implementasi terbaik terdapat pada sistem RS (15,9 yang mana dapat memperbaiki kesalahan di semua level modulasi karena memiliki kemampuan koreksi error ganda (t=3 dengan ukuran k yang sama. Dari hasil implementasi juga didapatkan kesimpulan bahwa nilai BER akan semakin besar terhadap bertambahnya jarak antar node untuk daya pancar tetap, ini menandakan jarak sangat mempengaruhi kualitas kinerja suatu sistem komunikasi.

  3. Dampak belanja irigasi dan jaringan terhadap output PDRB sektor pertanian dan pertumbuhan ekonomi Kota Jambi

    OpenAIRE

    Aminah, Siti; Parmadi, Parmadi

    2018-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Belanja irigasi dan jaringan serta perkembangan output GDP sektor pertanian Kota Jambi selama periode tahun 2005-2015 dan menganalisis pengaruh belanja irigasi dan jaringan terhadap  GDP Output sektor pertanian dan pertumbuhan ekonomi Kota Jambi. Hasil penelitian menunjukkan Selama periode penelitian tahun 2005-2015 dengan rata-rata pertumbuhan 61,98%, nilai rata-rata PDRB harga berlaku Kota Jambi sebesar 157.601,68 dalam juta rupi...

  4. Perbedaan Kadar Feritin Serum Pada Penyandang Talasemia β Mayor yang Mengalami Hipotiroid dan Eutiroid

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Burhan Nasaruddin

    2018-01-01

    Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan feritin serum tidak berbeda pada kelompok hipotiroid dan eutiroid, tetapi berbeda pada hipotiroid nyata dan subklinis. Hasil penelitian mendorong dilakukan evaluasi profil tiroid secara rutin sejak dini.

  5. INFORMASI SEPUTAR EVALUASI RUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugiharto Sugiharto

    2012-06-01

    Full Text Available Riset Unggulan Terpadu (RUT merupakan kegiatan riset yang dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan Sistem Iptek Nasional, dengan memadukan dan mendayagunakan sumberdaya manusia, dana, prasarana dan sarana yang tersedia, serta untuk meningkatkan mutu hasil riset dalam rangka pelaksanaan kegiatan riset unggulan dengan pendanaan yang wajar untuk memecahkan masaiah prioritas pembangunan sesuai dengan PUSNAS RISTEK. Riset Unggulan Terpadu telah berlangsung selama 7 kali, dan Tahun Anggaran 1999/2000 ini memasuki RUT ke VIII. RUT sudah bejalan sejak tahun 1993 dengan pengelola Kantor Menteri Riset dan Teknologi/BPP Teknologi. Mulai tahun 1996, melalui S.K. Menteri Negara Riset dan Teknologi NO. 18/M/Kp/XII/1996 tanggal 25 Desember 1996, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI ditugasi sebagai pengelola pelaksanaan Riset Unggulan Terpadu (RUT. Selama tujuh tahun pelaksanaan RUT telah terjaring sebanyak 920 topik riset unggulan dan telah memasyarakatkan kebijakan satu pintu Kantor Menteri Negara Riset dan teknologi (KMNRT dalam memanfaatkan dana APBN sektor 16. Pelaksanaan Program ini dapat diikuti oleh para peneliti dari Lembaga Pemerintah Non Departemen, Badan Penelitian dan pengembangan Departemen dan dari Universitas. Berbagai aturan yang berlaku bagi para peneliti yang mengajukan usulan riset telah diikuti dengan baik, sehingga terdapat keseragaman. Penyempumaan dalam menangani usulan riset masih terus dilakukan mengingat dinamika permasalahan baru selalu timbul, antara lain krisis moneter yang belum kunjung berhenti. Kesulitan memperoleh bahan baku industri, lemahnya daya beli masyarakat terhadap produksi yang dihasilkannya, serta ketersediaan bahan pangan dan obat-obatan yang merupakan kebutuhan dasar manusia menjadi sesuatu hal yang selalu dipertanyakan masyarakat. Kelangkaan bahan baku produksi dan tingginya harga kedua bahan serta kesediaannya dipasar menjadi fokus utama program riset saat ini. Oleh karena itu, bidang/topik RUT saat ini

  6. Perkembangan Teknologi Senjata dan Prinsip Proporsionalitas

    OpenAIRE

    Nurbani, Erlies Septiana

    2017-01-01

    This research seeks to answer the question of how the role of humanitarian law in regulate the development of weapons technology and its relationship with the principle of proportionality. This research is normative research which used statute approach and conceptual approach. War can not be separated from the technology development. Weapons technology development concomitant with the development of human civilization. The basic principle is man use weapons according to his time. Martin van C...

  7. Pendidikan Etika dan Perkembangan Moral Mahasiswa Akuntansi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nujmatul Laily

    2018-01-01

    Full Text Available The purpose of this research was to comprehend ethical education differences among level 1 (pre-conventional, level 2 (conventional, and level 3 (post-conventional toward moral development steps of accountancy students. This research is quantitative research using survey which is held in X University in Malang. The sampleof this research are 176 accountancy students. Sampling method used proportional random sampling technique in choosing the responden.The instrumentof this research is questionnaire related to ethical education or ethical courses and moral development questionnaireusing defining issues test. The results showed that ethical education differ among level 1 (pre-conventional, level 2 (conventional, and level 3 (post-conventional of accountancy students.

  8. Kemunduran Dan Perkembangan Politik Turki Uthmani

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bisri Djalil

    2017-03-01

    Full Text Available The Caliphs Rashidin era is a period where the expansion of Islam is increasing, this is followed by Daula Umayyad and Abbasid Daula. Furthermore, the Turkish Uthmani Empire replace The Daulah Abbasid with the breadth of his domain. Unfortunately during Uthmani Turkey is not a lot of developments in science are successfully obtained, not as much as during the Abbasid Daula. After the death of Sultan Sulayman al-Qanuni year 974 AH / 1566 AD As a huge kingdom, the Ottoman Turks gradually decline. Substitute Sultan Sulaiman al-Qanuni turned out to be more concerned with themselves, their morale even worse, so inevitably the Ottoman empire in decline. Sometimes the area is reduced due to losing the war, sometimes growing again, then decline again. This lasted until the XXI century. Mustafa Kemal Pasha was a brilliant military cadres in a career. With the concept, he wants to make Turkey a secular state that is no longer an empire. With all the efforts and the movement of his dreams come true. In 1924 the Republic of Turkey was proclaimed by Mustafa Kemal Pasha as President and as Prime Minister Ismet Inonu.

  9. Kemiskinan dan Perkembangan Wilayah di Kabupaten Boyolali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyuni Apri Astuti

    2009-07-01

    Full Text Available This research is based on the facts: first that, Boyolali is one of the regions which implement intensively many kinds of program in solving the poverty which gets the finance from APBD, central government and international institutions, eventhough the proportion of the poor society increases significantly.The proportion of poor society increases 20,8% in 2002 becomes 38,26% in 2006. Second, seen from the regional development indicator, it is shown that between one region and the others has various levels of the varieties of development.The objectives of this research are: first, the understanding of the distribution and of the poverty level in this region. Second, the understanding of the relationship between distribution of poverty level and the regional development level. Third, the understanding of the factors which influence the regional development. The method used in this research is secondary data analysis. The analysis unit of this research is village. The data resources are taken from the report of the identification result of poor families and the primary data is taken from BAPPEDA Boyolali. The primary data is a number of poor families, the regional scope and the use of farmland, the long street to account the regional accessibilities and the number and the distribution of social and economical facility in each village. The result is presented on the map with the analysis unit of the village. The represented map are the distribution level of poverty per village. To determine the relationship between the level of poverty and regional development uses the technique of qualitative and quantitative analysis. The qualitative analysis technique used is the analysis of the map of poverty distribution, analysis map of regional development and harmonious relationship between the level of regional development and poverty. The quantitative analysis technique used is the analysis of correlation statistic product moment.The results of this research are: first, there is distribution variation of poverty level, there is relationship between distribution of poverty level and natural resources endowment.The region with lower resources endowment (up land region have higher poverty level than the region with higher natural resources endowment (law land region and conversel. Second, there is negative relationship between regional development level and poverty level.Third, the factors which influence the level of regional development are the economical and social facility of the region and accessibilities.

  10. Perkembangan dan Problematika Radio Komunitas di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masduki .

    2013-12-01

    Full Text Available Abstract: This article is about the development of community radio in Indonesia, it is problems and solutions. Community radio in Indonesia developed as an alternative to both public radio and commercial radio after the fall of Soeharto in 1998. Two important features of community radio are that it provides all community members with equal access to information, enhancing their rights and obligations, access to justice, public accountability and also enables them to participate actively in radio management and production. Both features enhance people’s selfawareness and sense of belonging to a community. The expansion of the progressive, participatory, community ownership, and non-profit model of community radio, has become a third sector of communication beside the commercial or state media. The dynamic development of community radio in Indonesia faced several problems starting from it is definition, implementation of regulation until standards of programmes operation based on the concept of community approach and participation

  11. Dampak Digital Game Terhadap Perkembangan Sosial Budaya Masyarakat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Henry Bastian

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak Sejarah panjang perkembangan game menjadi digital game saat ini ikut membawa perkembangan di berbagai lini kehidupan manusia. Jika dahulu game hanya dikenal sebagai media hiburan dalam waktu luang, kini digital game telah menjadi sebuah kebutuhan utama masyarakat dalam keseharian. Di berbagai aktivitasnya, digital game selalu mewarnai kehidupan sosial dan budaya masyarakat, khususnya para remaja. Sebagai dampaknya muncul wacana negatif sebagai budaya baru yang merusak seperti membuat kecanduan, memberi efek emosi yang negatif kepada pemain, dan sebagainya. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan sebuah pandangan baru tentang bagaimana fenomena tersebut terjadi. Apakah dampak digital game sebenarnya yang terjadi di masyarakat dan bagaimana hal itu terjadi. Melalui observasi, wawancara, dan studi literatur terhadap pengguna aktif digital game didapatkan data perkembangan digital game di kehidupan masyarakat saat ini. Selanjutnya data dianalisis melalui pendekatan teori kebutuhan Maslow, teori interaksi sosial, dan teori perkembangan budaya masyarakat modern. Sebagai hasilnya digital game telah menjadi ciri masyarakat modern yang dinantikan perkembangan dan kehadirannya sebagai sebuah kebutuhan baru bersosialisasi. Digital game sebagai media komunikasi yang secara simbolik menawarkan simulasi kenyataan yang membuat penggunanya betah untuk berlama-lama memainkannya. Kata Kunci: digital game, sosial, budaya, masyarakat Abstract The long history of game development involving the development of today’s digital games ignites the development of various sectors of human life. If the first game was only known as a medium of entertainment in leisure time, now, digital games have become society’s major necessity in everyday life. In many activities, digital games always spark the social and cultural life of society, especially the youths. As a result, negative discourse appears as a new destructive culture. It creates addiction

  12. PERKEMBANGAN AWAL LARVA KERAPU KERTANG (Epinephelus lanceolatus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Philip Teguh Imanto

    2016-11-01

    Full Text Available Observasi pada larva kerapu kertang (E. lanceolatus dilaksanakan di Balai Besar Riset Perikanan Budidaya Laut (BBRPBL, Gondol-Bali, untuk mengumpulkan informasi dasar tentang perkembangan awal morfologi larva yang penting untuk menunjang keberhasilan pembenihannya. Larva berasal dari telur hasil pemijahan yang dirangsang dengan hormon (di Taiwan dan ditransportasikan segera setelah menetas (D-0 melalui transportasi udara ke laboratotium pembenihan BBRPBL, Gondol. Pengamatan dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas tangki 500 L dengan sistem air resirkulasi. Dari data yang dihimpun diketahui bahwa rata-rata panjang total larva (D-1 2,48 mm; D-8 3,17 mm; dan tumbuh dengan cepat mencapai 10,79 mm pada D-19. Kuning telur larva yang berumur sehari (D-1 rata-rata bervolume 150,3 x 10-4 mm3 dan pada hari ketiga terserap 42,61% dan habis pada hari keempat (D-4. Butir minyak larva D-1 sebesar 41,9 x 10-4 mm3 dan masih tersisa sebesar 0,34 x 10-4 mm3 sampai dengan D-6. Mulut larva diperhitungkan sudah mencapai lebar sebesar 200 μm pada D-2. dan mampu untuk memangsa rotifer sejalan dengan pigmentasi mata yang mulai terjadi pada D-2 dan sempurna pada D-3. Dari analisis pertumbuhan terjadi titik belok (flexion point pada D-8 dan setelah itu terjadi kurva pertumbuhan yang cepat y= 0,6747x-2,5508. Berdasarkan hasil observasi tersebut maka pemberian pakan awal untuk larva kerapu kertang sudah bisa diberikan pada D-2 akhir (sore, pada D-8 komposisi pakan alami sudah harus diubah dengan memberikan pakan yang lebih besar dan bernutrisi tinggi. Observation on early development of E. lanceolatus larvae have been conducted in laboratory condition at Gondol Research Institute for Mariculture (GRIM Bali; the purpose was to gain basic data mainly on the larval development stage to support both larval rearing and aquaculture technique of this species. The larvae from egg were produced by induced spawning technique and transported on D-0 to GRIM. Observation have been

  13. PERKEMBANGAN ENZIM PENCERNAAN LARVA IKAN PATIN, Pangasius hypophthalmus sp.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irzal Effendi

    2003-05-01

    Full Text Available Development of digestive enzymes; protease, lipase and amylase were observed in patin catfish, Pangasius hypophthalmus, larvae.  The 1 day old larvae (day after hatching, with 3,37-3,97 mm length and 0,62-0,79 mg weight, were reared in aquarium 60x50x40 cm with stocking  density of 20 fish/l.  Larvae were fed  Artemia dan tubificid worms 2-8 dan 7-15 days after hatching (dAH,  respectively (schedule I;  2-6 and  5-15 dAH (schedule II; and 2-4 and 5-15 dAH (schedule III.  Chlorella was ready to eat by larvae at the entirely rearing.  For enzyme assay, larvae were sampled from each aquarium at stages of 1, 2, 3, 5, 7, 10 and 15 dAH.    Protease and lipase activity were detected in digestive tract of  1 dAH larvae.   Digestive enzymes development have a similar pattern in larvae for all feeding schedules.  Protease activity  decreased with the increasing of age until 3 dAH, then increased  until the larvae reached 7 dAH, and sharply decreased until 10 dAH and then slowly decreased thereafter. Lipase activity tended to increase slowly with age up to 3 dAH, and increased sharply until 5 dAH, and then decreased sharply until 7 dAH  before decreased again up to the end of rearing.  Amylase activity in larvae increased slowly with the increasing of age up to 5 dAH, then increased sharply until 7 dAH, and decreased thereafter.  In dimly lighted larvae, amylase activity decreased before increased up to 12 d AH, then decreased thereafter.  The amount of food organisms in larval gut, body weight and length, and survival rate of larvae were also measured and discussed.Key Words:  Digestive enzymes, development, larvae, patin catfish, Pangasius hypophthalmus ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan enzim protease, lipase dan amilase saluran pencernaan larva ikan patin akibat perubahan skedul pemberian pakan.  Larva ikan patin (panjang 3,77–3,97 mm dan bobot 0,62-0,79 mg berumur 1 hari dipelihara di akuarium 60x

  14. METODE BERMAIN PUZZLE BERPENGARUH PADA PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA PRASEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilis Maghfuroh

    2018-03-01

    Full Text Available Pre-school is a period to increase fine motor development of children. This research aims to determine the increasing of fine motor development using the puzzle for preschoolers. his research is using one-group pre-post test design without control and procedures for statistical analysis through Wilcoxon Sign Rank Test with a confidence level of 95% and α: 5%. The subjects of this study were 40 children. The results of the analysis showed that there was effect of the intervention method by playing puzzle through the development of fine motor skills at pre-school children in mind that the value of Z sign p = 0.001 where significant value of p <0.05. Puzzle play method can improve child language development. The results of this research can be used as the basic for doing the puzzles therapy in children because it can improve fine motor skills development of children. Masa prasekolah merupakan masa peningkatan perkembangan motorik halus. Motorik halus adalah gerakan yang dilakukan oleh sekelompok otot-otot kecil seperti jari-jemari. Pada survey awal hampir sebagian anak mengalami perkembangan motorik suspek. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode puzzle terhadap perkembangan motorik halus anak pra sekolah. Penelitian ini menggunakan one-group pra-post test design tanpa control dan analisis statistik menggunakan Uji Wilcoxon Sign Rank Test dengan tingkat  kepercayaan 95% dan α : 5%. Populasi penelitian 50 anak dan sample 40 anak dengan tehnik Simple Random Sampling. Setelah data terkumpul dengan menggunakan DDST selanjutnya dianalisa. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh metode bermain puzzle terhadap perkembangan motorik halus diketahui p sign = 0,001 dimana nilai signifikan p < 0,05. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar untuk melakukan terapi puzzle pada anak untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak.

  15. Evaluasi Keamanan Informasi Pada Divisi Network of Broadband PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. Dengan Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endi Lastyono Putra

    2014-09-01

    Full Text Available PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom adalah perusahaan milik negara yang bergerak dalam bidang penyedia layanan komunikasi di Indonesia. Saat ini Telkom berpusat di kota Bandung. Banyaknya jaringan yang terhubung dengan kantor pusat Telkom tersebut, akan berdampak pada munculnya risiko keamanan informasi yang dapat mengancam Telkom dalam operasionalnya, sehingga perlu diadakan evaluasi atas keamanan informasi pada Divisi Network of Broadband kantor pusat Telkom untuk mengetahui kondisi  keamanan informasi pada Divisi Network of Broadband Telkom. Indeks Keamanan Informasi (KAMI merupakan suatu bentuk aplikasi yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dan digunakan untuk mencari ukuran tingkat kematangan dan kelengkapan keamanan informasi pada instasi negara yang telah disesuaikan dengan standar internasional, yaitu ISO 27001:2005. Tahap pertama dalam evaluasi indeks KAMI adalah melakukan penilaian tingkat ketergantungan TIK pada instasi tersebut, dan hasil dari tingkat ketergantungan tersebut akan digunakan sebagai batasan nilai dari penilaian lima area dalam indeks KAMI.

  16. Evaluasi Pemanfaatan Wireless Internet Protocol Access System di Kota Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Budi Setiawan

    2012-03-01

    Full Text Available WIPAS (Wireless Internet Protocol Accsess System adalah salah satu teknologi pita lebar (broadband yang terbaru. Teknologi tersebut dikembangkan berdasarkan model point-to-multipoint access system pada jaringan nirkabel tetap atau Fixed Wireless Access (FWA dengan memanfaatkan pita frekuensi 26-GHz. Dengan besarnya pita frekuensi yang digunakan, teknologi WIPAS dapat menampung kapasitas akses untuk lalu lintas jaringan yang sangat besar. Dalam penelitian ini akan dikaji dan dievaluasi efektifitas penggunaan teknologi WIPAS melalui kasus pemanfaatan teknologi WIPAS untuk pemberdayaan komunitas di kota Malang. Dalam penelitian ini juga akan dideskripsikan pemanfaatan teknologi WIPAS untuk melihat manfaat penggunaan teknologi tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan melakukan evaluasi terhadap infrastruktur yang telah dibangun untuk melihat efektifitas pemanfaatan WIPAS. Hasil penelitian ini adalah sebuah kajian evaluatif tentang pemanfaatan WIPAS di kota Malang dan rekomendasi untuk implementasi lebih lanjut.

  17. MODEL EVALUASI INTERNAL KOMPETENSI GURU BAHASA INGGRIS (MODEL_EIKGBI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sahraini Sahraini

    2015-10-01

    Full Text Available Studi ini bertujuan untuk: (1 mengembangkan model evaluasi kompetensi guru bahasa Inggris SMA yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan guru dalam proses pemelajaran dan (2 mengetahui efektivitas implementasi evaluasi internal kompetensi guru bahasa Inggris SMA. Studi ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang dikembangkan oleh Borg & Gall (1983, p.775. Subjek penelitian berjumlah 17 guru yang berasal dari 7 SMA di Sulawesi Selatan. Konstruk instrumen terdiri atas instrumen untuk mengevaluasi kompetensi guru bahasa Inggris dalam merencanakan pemelajaran, instrumen untuk mengevaluasi kompetensi guru dalam melaksanaan proses pemelajaran, dan instrumen untuk mengevaluai kompetensi guru dalam mengevaluasi hasil proses pemelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan dapat digunakan untuk mengevaluasi kompetensi guru bahasa Inggris. Untuk mengetahui sejauh mana tingkat efektivitas Model Evaluasi Internal Kompetensi Guru Bahasa Inggris SMA, model ini kemudian dievaluasi oleh teman sejawat guru bahasa Inggris dan guru bahasa Inggris itu sendiri. Mereka menyimpulkan bahwa komponen dari model tersebut adalah komprehensip, praktis, ekonomis, dan telah didukung oleh instrumen yang valid dan reliabel. Kata kunci: evaluasi internal, model evaluasi, kompetensi guru   INTERNAL EVALUATION MODEL OF ENGLISH TEACHERS’ COMPETENCY (IEMET FOR SENIOR HIGH SCHOOL Abstract High School that can be used to identify the teacher’s strengths and weaknesses in learning and teaching processes and (2 find out the implementation effectiveness of the Internal Evaluation Model of English Teachers’ Competency for Senior High School. This study used research & development methods by following the pattern of phases developed by Borg & Gall (1983, p.775.  The subjects of this study were seventeen English teachers from seven Senior High Schools in South Sulawesi. The constructs of instruments consist of the

  18. PERKEMBANGAN PARADIGMA EPISTEMOLOGI DALAM FILSAFAT ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fathul Mufid

    2013-06-01

    Full Text Available Abstract:    Based on historical reports, Islamic epistemology paradigm has evolved from time to time bringing different schools each other. This paper aims at revealing such differences. Methods employed are philosophical Literary Review where compiled data are analyzed inductively to formulate theoretical constructions. Research findings reveal that peripatetic philosophers highlight their mind as a dominant tool to gain knowledge using demonstrative method (burhānī.Whilst illuminative philosophers, ‘irfāniyyīn, and Sufis believe that knowledge can only be derived from mystical intuition after purification of the heart (qalb trough practices (riyā╨ah. Different schools such as ones held by Mulla Sadra and Abed al-Jabiri are based on those distinctive principles.Abstrak:      Paradigma epistemologi pemikiran Islam menurut laporan sejarah mengalami perkembangan dari zaman ke zaman, yang berbeda prinsip antara aliran yang satu dengan yang lain. Tulisan ini bertujuan untuk menguak letak perbedaan antara aliran-aliran tersebut. Metode kepustakaan filsafat dilakukan dengan analisa data induktif untuk merumuskan konstruksi teoritik.  Temuan penelitian ini adalah, bahwa para filosof Muslim Paripatetik mengedepankan akal atau rasio sebagai alat yang paling dominan untuk memperoleh pengetahuan yang benar dengan menggunakan metode demonstratif (burhānī. Sementara filosof iluminasi, kaum ‘irfānī, dan kaum sufi berprinsip bahwa pengetahuan hakiki hanya dapat diperoleh melalui intuisi-mistik, setelah melalui proses penyucian hati (qalb dengan berbagai bentuk latihan (riyā╨ah. Sementara epistemologi Mulla Sadra menggunakan tipe “hikmah”, yaitu pemaduan antara visi rasional dengan visi mistik, yang kemudian diselaraskan dengan syari’at. Epistemolog kontemporer, Abed al-Jabiri memilih epistemologi burhānī yang meyakini bahwa sumber pengetahuan adalah rasio, bukan teks atau intuisi.

  19. Implementasi Metode Profile Matching Untuk Evaluasi Potensi Akademik Penjurusan Siswa MAN 2 Kota Kediri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Intan Nur Farida

    2016-11-01

    Full Text Available Pelaksanaan proses penjurusan siswa menggunakan cara manual menyebabkan pengolahan data belum dilaksanakan secara maksimal. Hal ini mendorong perlunya mengembangkan sistem berbasis komputer untuk memudahkan proses penjurusan. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan metode profile matching untuk evaluasi potensi akademik penjurusan siswa. Metode profile matching digunakan dengan menganalisa kriteria penilaian akademik dan non akademik. Kriteria nilai akademik meliputi nilai rata-rata raport dan nilai Ujian Nasional sedangkan data nilai  non akademik siswa meliputi minat siswa, minat orang tua, tes IQ dan catatan prestasi siswa. Adapun rekomendasi jurusan meliputi jurusan IPA, IPS dan Bahasa. Selanjutnya kriteria penilaian disesuaikan dengan nilai gap kompetensi jurusan berdasarkan kategori core factor dan secondary factor. Perancangan aplikasi menggunakan bahasa pemrograman java dan database mySQL. Hasil penelitian berupa rancangan aplikasi yang dapat menunjukkan rekomendasi jurusan siswa Madrasah.

  20. Manajemen dan Pengembangan Sumber Daya Manusia pada USAha Corrugated Cartons And Boxes Pt.zxc

    OpenAIRE

    Wiratama, Alan

    2013-01-01

    Di Indonesia, perkembangan industri kemasan dari kertas dan karton terus mengalami peningkatan. Perkembangan industri sangat dipengaruhi oleh faktor – faktor yang mendorong berjalan dan berkembangnya sebuah Perusahaan. Salah satu faktor yang terpenting dalam berkembangnya Perusahaan adalah manusia atau tenaga kerja. Dalam dunia bisnis, PT.ZXC merupakan Perusahaan keluarga yang USAhanya bergerak dibidang industri kemasan kotak karton bergelombang. Penelitian ini membahas mengenai pengelolaan U...

  1. EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR KABUPATEN KULON PROGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Stovika Eva Darmayanti

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengevaluasi ketercapaian program pendidikan karakter pada tingkat sekolah dasar di Kabupaten Kulon Progo, (2 memberikan rekomendasi baik kepada guru, sekolah, maupun pemerintah untuk perbaikan program pendidikan karakter. Jenis penelitian adalah evaluasi program (evaluasi formatif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian meliputi: (1 empat sekolah dasar di Kabupaten Kulon Progo, yaitu SDN 4 Wates, SDN 6 Bendungan, SDN Kriyan, dan SDN Selo; (2 Pengawas SD Kecamatan Kokap dan Pengawas SD Kecamatan Wates; dan (3 Di-nas Pendidikan Kulon Progo. Data dianalisis dengan menggunakan analisis data Milles & Huberman meliputi: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1 kesiapan sekolah dasar di Kabupaten Kulon Progo untuk mengimplementasikan pendidikan karakter baik, dinilai dari kurikulum yang telah terintegrasi pendidikan karakter, namun masih kurang dalam hal pengelolaan sarana prasarana pendukung dan banyak guru memerlukan lebih banyak pengetahuan dan keterampilan tentang pendidikan karakter; (2 implementasi pendidikan karakter belum tampak pada kegiatan pembelajaran; (3 dukungan dari pemerintah dalam sosialisasi atau pelatihan dirasa masih kurang oleh sekolah; (4 monitoring dan evaluasi pendidikan karakter masih terbatas pada kurikulum dan dilakukan melalui pembinaan pengawas di setiap sekolah; dan (5 kendala yang umum dihadapi sekolah adalah penilaian sikap siswa yang belum terdokumentasi, kurangnya pemahaman guru untuk mengimplementasikan pendidikan karakter, dan tidak adanya sinergi antara pendidikan di sekolah dengan pendidikan di rumah. _________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ A PROGRAM EVALUATION OF CHARACTER EDUCATION IN ELEMENTARY SCHOOL OF KULON PROGO REGENCY ABSTRACT

  2. EVALUASI PENGGUNA PADA PERPUSTAKAAN DIGITAL UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Puspitasari Srirahayu

    2016-05-01

    Full Text Available Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi website perpustakaan digital UNAIR yang beralamat di www.lib.unair.ac.id melalui user evaluation teknik. Adapun komponen dari digital library UNAIR yang akan di evaluasi dengan menggunakan teori usefulnees digital library yang terdiri dari enam dimensi yakni format penyajian informasi, coverage (cakupan informasi, relevance (kesesuain informasi yang disajikan, reliable (bisa dipertanggungjawabkan, dan level (tingkat aksesibilitas informasi. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 50 responden, dengan teknik purposive sampling, dengan kriteria sebagai berikut: (1 civitas akademia UNAIR, (2 pernah mengakses digital library website minimal 1 kali dalam sebulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa usefullness dari website perpustakaan UNAIR (lib.unair.ac.id termasuk dalam kategori TINGGI dengan nilai 99.9 dan yang paling tinggi nilainya adalah format (misalnya .pdf, .jpg lain .doc  dengan point 89.5 dan yang paling rendah adalah cakupan (yaitu ketepatan waktu dalam hal up-   Kata Kunci: Evaluasi Pengguna, Perpustakaan Digital   Abstract. This study aimed to evaluate the digital library website of Airlangga University (www.lib.unair.ac.id through user evaluation technique. The components of the digital library that will be evaluated using usefulness digital library theory consisted of six dimensions namely information presentation format, information coverage, information relevance, information reliability, and information accessibility level. This study used a sample of 50 respondents selected by purposive sampling technique and with the following criteria: (1 Academic community of UNAIR, (2 Have accessed digital library website at least once a month. The results of the study suggested that the usefulness of UNAIR library website is considered in HIGH category with the score of 99.9. The highest score is for the format (e.g. pdf, jpg, doc with 89.5 points and the lowest is the

  3. Pembuatan Dashboard Berbasis Web Sebagai Sarana Evaluasi Diri Berkala Untuk Persiapan Penilaian Akreditasi Berdasarkan Standar Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fandi Cahyo Saputro

    2012-09-01

    Full Text Available Akreditasi perguruan tinggi oleh BAN-PT merupakan salah satu parameter dalam menentukan mutu  perguruan tinggi serta program studi di Indonesia. Keadaan saat ini menunjukkan bahwa untuk mencapai nilai akreditasi yang sesuai diinginkan maka perguruan tinggi serta program studi harus menyesuaikan kondisi internal mereka sesuai dengan standar yang telah diberikan oleh BAN-PT. Sebagai pertimbangan untuk mencapai standar yang ditentukan oleh BAN-PT, maka diperlukanlah proses evaluasi diri apakah program studi atau perguruan tinggi tersbut sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh BAN-PT. Dalam melaksanakan proses evaluasi diri, diperlukan sumber data yang digunakan sebagai dasar dalam menilai pada suatu kriteria. Pada kebanyakan program studi, semua data tersebar pada sistem informasi dan dokumen fisik yang berbeda sehingga membutuhkan waktu dan usaha yang lebih untuk mengintegrasikan hingga menilainya. Sehingga diperlukan sebuah sistem yang mampu mengambil dan menampilkan hasil evaluasi secara visual secara otomatis dengan lebih hemat waktu dan usaha. Salah satu bentuk visualisasi yang dapat menggambarkannya adalah dashboard.  Melalui dashboard, pihak internal program studi dapat mengetahui posisi penilaian mereka pada periode tertentu dan mampu memperbaikinya jika kurang dari target yang ditetapkan oleh standar.

  4. Hubungan Antara Inokulum Awal Patogen dengan Perkembangan Penyakit Hawar Upih pada Padi Varietas Ciherang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Nuryanto

    2010-12-01

    Full Text Available Study on the role of initial inoculums on disease development of rice sheath blight caused by Rhizoctonia solani Kühn was conducted in glass house at the Faculty of Agriculture University of Gadjah Mada from December of 2009 to July of 2010. The aim of this study was to evaluate the importance of sclerotia and mycelium in plant debris as primary inoculum form of R. solani. Results indicated that both sclerotia and mycelium in plant debris significantly affect the development of rice sheath blight. Disease severity was closely related to the number of sclerotia on rice plant. The highest disease severity was observed in plant inoculated with 10 sclerotia per hills. Treatments of 6 sclerotia and 5 g plant debris per hills had comparable effect on disease severity and area under disease progress curve of rice sheath blight. The results suggested that sclerotia and mycelia in plant debris might play a major role as primary inocula of the disease in rice growing field. Kajian tentang peranan inokulum awal dalam perkembangan penyakit hawar upih padi (Rhizoctonia solani Kühn telah dilakukan di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada dari bulan Desember 2009 sampai Juli 2010. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi arti penting sklerotium dan miselium dalam serasah jerami sebagai bentuk inokulum utama dari R. solani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sklerotium dan miselium dalam serasah jerami berpengaruh nyata terhadap perkembangan penyakit hawar upih. Keparahan penyakit berhubungan erat dengan jumlah sklerotium yang menempel pada tanaman. Keparahan tertinggi terjadi pada tanaman dalam pot yang diinokulasi 10 sklerotium per rumpun. Perlakuan dengan 6 sklerotium dan 5 g serasah jerami mempunyai pengaruh yang sebanding terhadap keparahan dan luas area di bawah kurva perkembangan penyakit. Sklerotium dan miselium dalam serasah jerami mempunyai peran penting sebagai inokulum awal penyakit hawar upih di persawahan.

  5. ANALISIS BANTUAN KREDIT TERHADAP PERKEMBANGAN KELOMPOK USAHA BERSAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Priyo Harsono

    2012-09-01

    Full Text Available The object of research is KUB Rukun Mina Barokah in Juwana, Pati. The purpose of research is to investigate the differences of KUB Rukun Mina Barokah development before and after getting the credit assistance from the Department of Marine and Fisheries, Pati in terms of capital, labor, thenumber of buyers, the total sales, and profits. The population for this research is 45 small micro enterprises. The type of data collected are primary and secondary data. The methods of data analysis are validity test, reliability test, and Wilcoxon sign rank test statistics. Based on the results of Wilcoxon sign rank test statistics which focuses on the variables of capital, labor, number of buyers, total sales and profit , it is obtained that p-value is 0.000 (0.000 <0,05. It shows that the credit assistance of the Department of Marine and Fisheries, Pati has given the changes in the joint venture group, Rukun Mina Barokah. The changes here means an increase in the variables before and after getting the credit assistance. Therefore, besides financial aid in the form of business loans, collaboration expansion is also needed to develop the business groups (KUB Objek dalam penelitian ini adalah KUB Rukun Mina Barokah di Kecamatan Juwana Kabupaten Pati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan perkembangan KUB Rukun Mina Barokah sebelum dan sesudah mendapatkan bantuan kredit dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati ditinjau dari modal usaha, tenaga kerja, jumlah pembeli, total penjualan, dan keuntungan. Populasi penelitian sebanyak 45 usaha mikro kecil.Jenis datanya adalah data primer dan data sekunder.Metode analisis data meliputi uji validitas, uji reabilitas, dan uji statistic pangkat tanda wilcoxon.Berdasarkan hasil uji statistik pangkat tanda wilcoxon, baik variabel modal usaha, variabel tenaga kerja,variabel jumlah pembeli, variabel total penjualan maupun variabel keuntungan didapatkan nilai -p sebesar 0,000 (0,000 < 0,05. Hal itu

  6. PENGEMBANGAN MATERI AJAR DAN EVALUASI PADA KETERAMPILAN MENDENGARKAN DAN MEMBACA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prana D. Iswara

    2016-05-01

    Full Text Available Some of the receptive language skills are listening and reading skills. Curriculum (Indonesian Curriculum 2006, 2013, or 2016 revision is a standard curriculum used by teachers in the school. Learning to listen assessed on the ability of students retold orally or in writing Learning reading rated from revealing reading materials orally or in writing Listeners and reader's comprehension must be equal to the intended speaker and author. Receptive expression in its evaluation involves the expressive ability (speaking and writing to revive the gathering and reading. Evaluation of the learning listening and reading could have been a test, performance test, project or portfolio. Keywords: learning materials, evaluation, listening, reading.

  7. Hubungan Pembangunan Industri Pelancongan Dan Pertumbuhan Ekonomi Di Beberapa Negara Utama ASEAN.

    OpenAIRE

    Othman, Redzuan; Salleh, Norlida Hanim Mohd

    2008-01-01

    ABSTRAK Penulisan ini bertujuan mengkaji corak hubungan antara pembangunan ekonomi dengan pertumbuhan industri pelancong di beberapa negara utama ASEAN iaitu Malaysia, Thailand, Singapura dan Indonesia. Khususnya kajian cuba menguji hipotesis sama ada perkembangan industri pelancongan sebagai perangsang kepada pertumbuhan ekonomi (tourism-led economic growth - (TLG) atau pertumbuhan ekonomi sebagai perangsang kepada perkembangan industri pelancongan (economic growth-led tourism – GLT). Un...

  8. Dampak Ketidakhadiran Ibu Sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW Terhadap Perkembangan Psikologis Remaja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lia Amalia

    2010-12-01

    Full Text Available Abstrak: Bagi remaja yang memiliki ibu TKW, dinamika psikologis yang terjadi dalam  proses  perkembangan  ini  menjadi  hal  yang  menarik  karena ketidakhadiran  ibu  sebagai  salah  satu  tokoh  sentral  yang  biasanya memiliki peran besar dalam perkembangan sang anak. Hasil dari riset ini adalah: pertama,keempat subjek merasakan kesedihan saat ditinggalkan oleh sang ibu pada awalnya (saat masih anak-anak, namun berangsurangsur tiga subjek (H, P, dan D bisa beradaptasi, hingga saat remaja dapat menerima keadaan tersebut. Hanya ada satu subjek (A yang sampai saat ini masih terus merasa sedih dengan kepergian ibunya, hal ini ada kaitannya dengan ketidaktersedian figur attachment pengganti sang ibu dari keluarga. Kedua, tiga subjek (A, H, dan Pmemiliki persepsi positif mengenai pekerjaan sang ibu sebagai TKW (pekerjaan mulia, halal,  sumber  keuangan,  pahlawan  keluarga,  dan  pahlawan  devisa sedangkan satu subjek (D menilai sebenarnya pekerjaan ibunya sebagai TKW kurang layak tetapi ini adalah pekerjaan yang halal. Ketiga, tiga subjek (H, P, dan D menemukan figur attachment pengganti setelah kepergian sang ibu dari keluarga. Sedangkan subjek A tidak menemukan figur attachment pengganti ibu dari pihak keluarga sehingga ia mencari figur attachment dari luar keluarga (sahabat A beserta keluarganya. (d  Self  esteem dipengaruhi  kuat  oleh  keharmonisan  keluarga.  Dari 4 subjek, hanya satu (P yang merasa bahwa keluarganya harmonis meskipun ibu bekerja sebagai TKW. 3 subjek lainnya (A, H, dan D menilai bahwa keluarga mereka tidak harmonis. Kondisi keluarga yang tidak harmonis tidak mendukung terbangunnya self-esteem yang positif sehingga bisa disimpulkan bahwa self-esteem dari aspek keluarga pada subjek A, H, dan D adalah negatif.

  9. Perkembangan Pola Pemecahan Masalah Anak Usia Sekolah dalam Memecahkan Permasalahan Ilmu Pengetahuan Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. Juliyanto

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAKPenelitian yang mengungkap pola pemecahan masalah sudah banyak dilakukan, tetapi belum ada yang mengungkap perkembangan pola pemecahan masalah manusia, khususnya untuk pemecahan masalah dalam bidang fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan pola pemecahan masalah pada anak usia sekolah. Data penelitian diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara dengan mengajukan permasalahan yang berkaitan dengan fisika dalam kehidupan sehari-hari. Jenis Penelitian ini adalah studi perkembangan dengan metode Cross-Sectional. Subyek penelitian ini berjumlah 25 orang anak usia sekolah kelas IV SD hingga kelas XII SMA, dengan mengambil tiga orang setiap tingkatan kelas kecuali kelas XII SMA yang hanya diambil satu orang. Hasil studi ini menunjukkan pada anak rentang kelas IV SD hingga XII SMA ditemukan empat pola pemecahan masalah, yaitu Intuitive Problem Solving, Primitive Problem Solving, Hipotetic Problem Solving, dan Expert Problem Solving. Pola-pola tersebut menunjukkan sebuah tahapan perkembangan pemecahan masalah pada anak usia sekolah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan memecahkan masalah berkembang seiring perkembangan manusia. ABSTRACTThere are many study to reveal pattern of problem solving, but there is no study that reveal the development of human problem solving, especially in physics problem solving. This study aims  at describing the development of problem solving pattern of school-age children. Data were obtained through a written test and interview by asking question related to daily physics problem. This study was study of the development that used the Cross-Sectional method. Subject of this study were 25 school-age children of fourth grade until twelfth grade. There were three students taken from each grade level except the twelfth grade which was only supports by onestudent. Results of this study showed that there were four patterns of problem solving of fourth grade until twelfth grade

  10. Perancangan Model Dashboard Untuk Monitoring Evaluasi Mahasiswa

    OpenAIRE

    Ilhamsyah, Ilhamsyah; Rahmayudha, Syahru

    2017-01-01

    Konsep kinerja dashboard adalah model aplikasi sistem informasi yang disediakan bagi para manager untuk menyajikan informasi kualitas kinerja, dari sebuah Perusahaan atau lembaga organisasi, dashboard telah banyak diadopsi oleh Perusahaan atau kalangan bisnis. Pada penelitian ini, dashboard digunakan sebagai sistem monitoring evaluasi mahasiswa di bidang pendidikan di Jurusan Sistem Informasi FMIPA Universitas Tanjungpura Pontianak sebagai sarana untuk mengukur kualitas mahasiswa serta mengam...

  11. Penggunaan Aplikasi Blackberry Messenger (BBM Sebagai Media Untuk Evaluasi Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toni Kus Indratno

    2016-09-01

    Full Text Available Penggunaaan teknologi ke dalam setiap sendi kehidupan mutlak diperlukan untuk masa sekarang ini. Hampir setiap orang mempunyai smartphone untuk mendukung aktivitasnya sehari-hari. Akan tetapi penggunaan teknologi yang serba canggih apabila tidak diimbangi dengan kearifan, akan berdampak pada hal negatif saja, bahkan mengaburkan fungsi penting dari teknologi itu sendiri. Blackberry messenger atau yang lebih dikenal BBM merupakan satu dari sekian banyak aplikasi yang hampir pasti ada di setiap smartphone. Sisi kecepatan transfer data dan kemudahan berkirim berkas (file menjadi daya tarik tersendiri dari aplikasi ini. Pemanfaatan BBM untuk mendukung proses evaluasi mahasiswa telah dilakukan pada penelitian ini. Mahasiswa diberikan soal kuis untuk dikerjakan pada dini hari (mulai Pkl. 03.00 s.d. 05.00, hasil pekerjaan mahasiswa dikirim menggunakan aplikasi BBM dalam bentuk gambar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi lapangan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa merasa lebih leluasa dalam mengerjakan kuis, mereka bisa mengerjakan sesuai gaya belajar masing-masing, tidak dibatasi oleh ruang dan suasana yang menegangkan. Waktu pengerjaan dini haripun membawa pengaruh positif, dengan pikiran yang masih segar, mahasiswa bisa lebih optimal dalam mengerjakan kuis.

  12. 'n Evaluasie van Pharos Aanleerderwoordeboek vir skole/ Learner's ...

    African Journals Online (AJOL)

    'n Evaluasie van Pharos Aanleerderwoordeboek vir skole/ Learner's Dictionary for Schools en Longman-HAT Afrikaans Dictionary and Grammar for English Speakers in 'n Afrikaanse taalverwerwingskursus op universiteitsvlak.

  13. EVALUASI REPRODUKSI TIGA POPULASI IKAN PATIN SIAM Pangasionodon hypophthalmus PADA GENERASI KEDUA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sularto Sularto

    2012-04-01

    Full Text Available Penelitian dilakukan untuk mengetahui keragaan trait reproduksi ikan patin siam generasi F-1. Ikan uji yang digunakan adalah tiga populasi patin siam hasil seleksi pada tahun 2004. Ikan dipelihara dalam jaring yang ditempatkan dalam kolam 6.000 m2 dengan kedalaman antara 1,25-1,5 m. Pakan berupa pelet komersial dengan kadar protein 28% diberikan sebanyak 2% bobot biomassa/hari. Parameter yang diamati adalah perkembangan gonad, fekunditas, fertilitas, dan daya tetas. Parameter pendukung adalah kualitas air dan tingkat curah hujan. Pengamatan perkembangan gonad dilakukan setiap bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan patin populasi Sukamandi mempunyai fekunditas tertinggi yaitu 201.319 butir/kg induk diikuti oleh populasi Jakarta 163.348 butir dan populasi Sukabumi 132.340 butir. Nilai indeks ovosomatik tertinggi terdapat pada populasi Sukamandi sebesar 16,52%, diikuti populasi Jakarta 14,63% dan populasi Sukabumi 10,79%. Diameter oosit terbesar terdapat pada populasi Jakarta yaitu 1,08 mm; demikian pula panjang larva tertinggi pada populasi Jakarta yaitu 3,79 mm. Derajat fertilitas tertinggi terdapat pada populasi Sukamandi yaitu 67,88%; sedangkan derajat penetasan tertinggi terdapat pada populasi Sukabumi yaitu 96,67%.

  14. Internal Control: Peran Dan Perkembangannya

    OpenAIRE

    Murtin, Alek

    2000-01-01

    Perhatian terhadap pentingnya internal control dalam organisasi berjalan dari waktu ke waktu untuk meningkatkan fungsi internal control yang disesuaikan dengan perkembangan lingkungan organisasi, dimulai dengan adanya internal check, kemudian internal control system, internal control structure dan terakhir adalah internal control-integrated framework. Internal control system sempat berkembang beberapa tahun di Indonesia yang selanjutnya digantikan oleh internal control structure yang digunaka...

  15. Evaluasi Kebutuhan Luasan Apron Pada Rencana Pengembangan Bandar Udara Internasional Ahmad Yani Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Nursalim

    2017-03-01

    Full Text Available Bandar Udara Ahmad Yani akan memiliki terminal yang lebih luas di sebelah Utara runway, lahan parkir yang luas, apron seluas 61.344 m2 serta dua buah taxiway. Pengembangan tahap II akan menjadikan Bandar Udara Ahmad Yani memiliki apron seluas 72.522 m2 dan 10 buah taxiway serta 1 buah parallel taxiway. Studi ini akan mengevaluasi kebutuhan apron Bandar Udara internasional Ahmad Yani Semarang saat ini dan 20 tahun kedepan. Pada evaluasi ini akan diprediksi jumlah pergerakan pesawat pada tahun rencana yang kemudian akan dikonversi menjadi jumlah pesawat pada jam sibuk. Hasil prediksi jumlah pesawat ini akan dianalisis terhadap kebutuhan apron Bandar Udara Ahmad Yani di tahun rencana. Dengan adanya pengembangan apron diharapkan dapat memenuhi kebutuhan lalu lintas udara. Untuk perencanaan perkerasan apron menggunakan rigid pavement dengan metode FAA dengan software FAARFIELD. Dari hasil perhitungan didapatkan, kebutuhan total jumlah gerbang landas parkir untuk tahun rencana (2035 adalah 51 pesawat, yang terdiri dari 35 kelas C dan 16 kelas D. Selanjutnya didapatkan dimensi gerbang landas parkir pada tahun rencana (2035 adalah untuk kelas C dengan panjang 2096,50 m dan lebar 98,37 m sedangkan untuk kelas D dengan panjang 1547,20 m dan 104,78 m. Tebal perkerasan landas parkir ini adalah 670 mm. Dalam penulangan perkerasan landas parkir tahun rencana (2035 dibutuhkan wiremesh dengan D14-100 dan Dowel dengan diameter 50 mm, panjang 610 mm, dan jarak 460 mm.

  16. EVALUASI MANAJEMEN RISIKO KEAMANAN INFORMASI DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5 SUBDOMAIN EDM03 (ENSURE RISK OPTIMISATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fransisca Tiarawati Riadi

    2018-04-01

    Full Text Available Pentingnya penggunaan Teknologi Informasi (TI tidak bisa dipisahkan dari risiko-risiko yang akan mungkin terjadi. Satuan organisasi XYZ sendiri telah menerapkan manajemen risiko keamanan informasi menggunakan standar ISO 31000:2009 untuk meminimalisir risiko-risiko tersebut. Penerapan manajemen risiko keamanan informasi dilakukan agar satuan organisasi XYZ dapat mengetahui optimasi risiko yang dikelola satuan organisasi XYZ sudah berjalan dengan baik dan memberikan dampak yang signifikan. Sehingga satuan organsasi XYZ perlu melakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat kapabilitas dalam memastikan optimasi risiko yang telah dilaksanakan satuan organisasi terhadap layanan TI. Framework COBIT 5 digunakan untuk melakukan evaluasi manajemen risiko keamanan informasi dengan melakukan pengukuran tingkat kapabilitas yang memfokuskan pada subdomain EDM03 (Ensure Risk Optimisation. Hasil penelitian ini pada subdomain EDM03 memiliki tingkat kapabilitas pada level 1 performed process kategori largely achieved dengan nilai 78,29%. Pada level ini proses yang diimplementasikan organisasi mencapai tujuan prosesnya. Manfaat penelitian ini bagi satuan organisasi XYZ dapat membantu manajemen risiko keamanan informasi dan pengimplementasi framework ISO 31000 mencapai nilai optimal dalam mendukung layanan TIK di Lembaga ABC.

  17. Uji teratogenik ekstrak Pandanus conoideus varietas buah kuning terhadap perkembangan embrio tikus putih (Rattus norvegicus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    LINTAL MUNA

    2011-11-01

    Full Text Available Muna L, Astirin OP, Sugiyarto. 2011. Uji teratogenik ekstrak Pandanus conoideus varietas buah kuning terhadap perkembangan embrio tikus putih (Rattus norvegicus. Bioteknologi 8: 65-77. Penelitiian ini betujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian ekstrak Pandanus conoideus Lam. var. buah kuning terhadap persentase fetus hidup, kematian intrauterus, berat dan panjang fetus, keadaan morfologi fetus, serta struktur skeleton fetus tikus putih. Dalam penelitian ini diggunakan 25 tikus bunting yang dibagi menjadi lima kelompok secara acak, sehingga masing-masing kelompok terdiri dari lima ekor tikus. Setiap kelompok diberi dosis yang berbeda. P1 (kontrol diberi 1 mL minyak wijen, P2 , P3, P4 dan P5 diberi ekstrak masing-masing: 0,02 mL, 0,04 mL, 0,08 mL dan 0,16 mL. Ekstrak tersebut diberikan secara oral pada kebuntingan hari ke 5 sampai hari ke 17 (fase organogenesis. Pengamatan dilakukan pada hari ke 18 dengan cara bedah sesar untuk menggambil fetus dari uterus. Morfologi fetu s diamati setelah fetus dikeluarkan dari uterus, sedangkan untuk pengamatan struktur skeleton dibuat preparat wholemount dengan pewarnaan ganda Alcian blue dan Allizarrin Red-S. Hasil percobaan diianalisis dengan ANAVA satu jalur. Hasil penelitiann menunjukkan bahwa pemberian ekstrak tidak berpengaruh terhadap persentase fetus hidup, kematian intrauterus, serta berat dan panjang fetus (P≥0,05. Pemberian ekstrak pada induk mengakibatkan kecacatan skeleton (lordosis fetus pada dosis 0,16 mL dan menghambat osifikasi fetus.

  18. EVALUASI UNJUK KERJA TURBIN AIR PELTON TERBUAT DARI KAYU DAN BAMBU SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK RAMAH LINGKUNGAN UNTUK PEDESAAN (Performance Evaluation of Hydraulic Pelton Turbine Made of Wood and Bamboo as Environmentally Friendly Electric Generation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samsul Kamal

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Pemanfaatan energi air di Indonesia, khususnya untuk pembangkit listrik skala kecil di pedesaan masih perlu diprioritaskan untuk ditingkatkan dalam program memperoleh energi bersih yang ramah lingkungan. Pemanfaatan tersebut masih terkendala oleh biaya investasi yang relatif tinggi serta teknologi yang sesuai. Pemerintah mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan melalui program Desa Mandiri Energi dengan menggunakan potensi dan sumber daya yang tersedia di pedesaan. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi unjuk kerja turbin air Pelton untuk pembangkit listrik skala kecil dengan sudu terbuat dari bambu dan roda turbin dari kayu. Data yang terkumpul menunjukkan bahwa efisiensi pembangkitan mampu mencapai sekitar 28% untuk debit aliran 28 liter/detik dan tinggi jatuh efektif 7 m menggunakan nosel berpenampang empat persegi panjang. Walaupun dari aspek teknik dan lingkungan penggunaan bambu sebagai sudu turbin adalah baik dan sesuai untuk digunakan di pedesaan, namun unjuk kerja yang diperoleh masih perlu ditingkatkan dibanding dengan umumnya turbin Pelton yang terbuat dari logam. Hal ini diperkirakan karena bentuk alamiah lengkung bambu yang tidak optimum untuk sudu serta bentuk penampang nosel yang masih harus disesuaikan.   ABSTRACT The use of hydroenergy in Indonesia, especially for small electric generation in rural areas is still to be priority increased in a program to find a clean and environmentally friendly energy.  The use is still limited by relatively high investation cost and appropriate technology. Government has pushed the use of new and renewable energy through the Village Self-Relliant Energy Supply Program by using potential and available resources in the village. The objective of this study is to evaluate the performance of a hydraulic Pelton turbine for small electric generation with the buckets are made of bamboo and the runner is made of wood. Data collected from the study show that the efficiency of the

  19. Determinan penerimaan daerah dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengembangan ekonomi kreatif di Provinsi Jambi

    OpenAIRE

    Zamzami, Zamzami; Hastuti, Dwi

    2018-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Kontribusi penerimaan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi, serta menganalisis perkembangan penerimaan daerah yang diwakilkan dari perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH) dan juga menganalisis pengembangan laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi. (2) Penelitian ini di maksudkan untuk memperoleh jawaban atas seberapa besar pengaruh PAD, DAU, DAK, dan DB...

  20. Pengembangan Instrumen Evaluasi Budi Pekerti Siswa SMU Negeri di Kabupaten Bantul

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Esti Setiawati

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen evaluasi budi pekerti siswa SMU Negeri. Untuk itu perlu dirumuskan langkah-langkah pengembangan instrumen dan menyelidiki karakteristik instrumen tersebut. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMU Negeri di Kabupaten Bantul. Penentuan banyaknya sampel dilakukan dengan teknik Purposive sampling sesuai dengan tujuan pengembangan. Instrumen penelitian ini adalah inventory Data dianalisis dengan analisis faktor. Hasil analisis data uji coba pengembangan Instrumen adalah: 1 Uji coba pertama dengan 85 butir, menunjukkan angka KMO and bartllets test sebesar 0,644 dengan p < 0,05. Setelah butir-butir tersebut dianalisis sejumlah, terdapat 11 butir yang tidak layak analisis yaitu butir 1, 2, 3, 5, 7, 8, 9, 10, 14, 32, dan butir 77 karena angka MSA < 0,5. Hasil pengujian ulang dengan 74 &117 butir menunjukkan angka KMO and Bartllets test sebesar 0,761 dengan p < 0,05, berarti mengalami kenaikan sebesar 0,117. Angka kumulatif muatan faktor sebesar 41,351 % dan nilai reliabilitas instrumen sebesar 0, 9656 2 Uji coba kedua dengan 85 butir hasil perbaikan instrumen uji coba pertama, menunjukkan angka KMO and Bartllets test sebesar 0,874 dengan p < 0,05. Setelah butir-butir tersebut dikenakan sejumlah pengujian, terdapat 1 butir yang tidak layak analisis yaitu butir 11 karena angka MSA < 0,5 hasil pengujian ulang dengan 84 butir menunjukkan angka KMO and Bartllets test sebesar 0,876 dengan P < 0,05, yang berarti mengalami kenaikan sebesar 0,002, sedangkan angka kumulatif muatan faktor sebesar 42,775% dan nilai reliabilitas Instrumen sebesar 0,9634. Hasil analisis data tersebut menunjukkan tingkat reliabilitas instrumen tergolong tinggi, namun validitas konstruk masih rendah. Kata kunci: pengembangan instrument, evaluasi budi pekerti.

  1. Peran Pembina Remaja Bagi Perkembangan Perilaku Remaja Di Gereja Kemah Injil Indonesia Tanjung Selor Kalimantan Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jonathan Matheus

    2015-01-01

    Full Text Available Tujuan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah untuk menemukan sejauh mana peranan seorang pembina remaja bagi perkembangan perilaku remaja.Penulisan karya ilmiah ini menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis ialah mengadakan kajian pustaka dengan mengumpulkan data melalui buku-buku dan internet, mengadakan observasi langsung di lapangan dan wawancara kepada objek kajian yaitu para pembina remaja beserta orangtua dan gembala serta pekerja setempat.Adapun kesimpulan karya ilmiah ini adalah peranan seorang pembina remaja dalam perkembangan perilaku remaja yaitu sebagai konselor, sebagai pemimpin yang memiliki visi, sebagai pemimpin rohani, sebagai sahabat, dan sebagai pendoa syafaat. Dengan demikian pembina remaja dapat menghasilkan: Pertama, remaja yang memiliki kualitas pengetahuan firman Tuhan yang baik dan benar sehingga remaja dapat menjalani kehidupan masa remajanya tanpa adanya perubahan perilaku yang menuju pada arah yang negatif. Kedua, dapat dijadikan sebagai acuan yang baik bagi pembina remaja selanjutnya dan dapat mendorong orang tua melakukan hal yang sama pada remaja saat berada dirumah. Ketiga, dapat menumbuhkan rasa percaya diri anak remaja saat mengalami perilaku yang berbeda dan mereka tahu pada siapa dapat mencurahkan masalah yang sedang dihadapinya.Kata Kunci: Peran, Pembina Remaja, Perilaku RemajaThe aim of this article is to explore the extent to which the role of a teen mentor impacts the development of youth behavior.  This work uses qualitative methods.  The author uses a data collection technique, conducting a literature review through gatheringdata from books and the internet, direct field observations, and interviews with research subjects that are all teen mentors, including parents, pastors and local workers. The conclusion of this article is that the role of a youth mentor in the flourishing of adolescent behavior is as a counselor, visionary leader, spiritual leader

  2. Profil Pengguna E-commerce (Studi di Wilayah Kerja Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Medan)

    OpenAIRE

    S.Sos, Budiman

    2017-01-01

    Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah mempengaruhi berbagai sektor, salah satu contohnya adalah e-commerce. Tren e-commerce di masyarakat sangat menarik untuk diteliti, terutama profil, karakteristik, dan tren pemakaian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan e-commerce pada masyarakat di wilayah kerja Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan responden berusia ant...

  3. PERAN DONGENG BAGI PERKEMBANGAN DAN PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ipriansyah Ipriansyah

    2011-06-01

    Full Text Available Abstract:Various forms of folklore such as fairy tales are almost extinct because they are less popular compared to some TV shows. Even though various forms of folklore are only a fewbut it teaches positive values that are useful for children's development. Tale, for example, is believed to have an important role in helping cognitive development such as language, thought, and sosioemosional of a child such as emotions and personality. A fairy tale is quite reasonable to have an important role toward the development of children. Development is a pattern of change as a result of biological, cognitive, and sosioemosional processes which has begun  from the time of conception until the rest of a lifetime .Among periods of human development, there is a phase of human development which refers to the storytelling phase, that  is when a child is in the age of  5 to 8 years. Kata kunci: fairy tales/stories, child development, child's personality

  4. Prospek dan Tantangan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herry Ramadhani

    2015-01-01

    Full Text Available This paper wants to explore more about the prospects and challenges of the development of Islamic insurance in Indonesia. Islamic insurance industry in Indonesia has very good prospects for growth, the demand for insurance products based on shariah will continue to increase. This is supported by a large population of Indonesia and also as the largest Muslim country in the world. However, this industry will also experience a very strong obstacle because of the global economic downturn, as it also conditions the people are not educated about insurance, the free market has begun to be applied, resources are less about Islamic insurance, lack of capital and other on.Therefore it needs the government's role to help to continue to grow, with regulations that support this industry

  5. Morfogenesis dan Diferensiasi Sel dalam Perkembangan Gigi (Tinjauan Molekuler

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yani Corvianindya

    2015-11-01

    Full Text Available Tooth development provides a dynamic process that has recently been studied at molecular level. There has been much progress toward the understanding of epithelial-mesenchymal cell signaling in tooth germ formation, morphogenesis and cell differentiation. The epithelial-mesenchym interaction is suggested to be the most important mechanism in organogenesis that stimulate mitosis and prevent apoptosis adjacent to the tissue surface. Moreover it affects cell formation and cell differentiation. Enamel knot is assumed to act as a signaling center in the tooth germ epithelial in organizing the tooth pattern as well as controlling the tooth growth. The genes involved in this mechanism are p21, Fgf-4, Shh, Bmp-2, bmp-4, Msx-1 and Lef-1 which are expressed in the enamel knot during the bud stage and cap stage. At the further step of differentiation, epithelial ameloblast and mesenchymal odontoblast will deposit organic matrix in enamel and dentin. This article reviews the molecular morphogenesis of tooth development.

  6. Kepemimpinan Transformatif Perkembangan dan Implementasinya pada Lembaga Pendidikan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Komsiyah

    2016-11-01

    Full Text Available Organizations must be seen as an open system today. With the open-ended nature of leaders and leadership is a strategic factor in an organization. The process of leadership in organizations occurs because of the element leader. Leaders are human individuals. Meanwhile, the leadership is inherent to him as a leader. In this case, there are many theories about leadership styles are offered, all have strengths and weaknesses. Theories that are considered effective or superior are the theory of transformational leadership. Namely, a leadership approach to doing business alters consciousness, to excite and inspire subordinates or members of the organization to expend extra effort in achieving organizational goals without feeling pressured or stressed. From the description, assessment of transformative leadership is necessary, including development of leadership transformative with the focus of discussion: 1 the origin of transformative leadership, 2 development of the concept of transformative leadership, 3 the development of the definition of transformative leadership, 4 development of the implementation of transformative leadership in educational institution.

  7. KERAGAAN RELATIF DAN KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN KECAMATAN DI KABUPATEN BANGKALAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jakfar Sadik

    2016-03-01

    Full Text Available The aim of this study was to determine the performance relative and characteristics development districts in Bangkalan. Methods of data analysis used in this study is schallogram analysis and geographic information systems. While the data used is PODES, 2013 and Bangkalan Dalam Angka, 2014. Figures Results of the analysis has been conducted on data Podes and Bangkalan Dalam Angka (BDA where that 177 villages of the study sites included in the category of low development (hierarchy III, while the village entrance in the growing category (hierarchy I only amounted to 35 villages, and the rest fall into the category hierarchy II. The village is located in the hierarchy I and II have the potential to service centers and growth centers in each district, because it has the type and number of the most complete supporting facilities.

  8. PERKEMBANGAN MENTAL BAYI DAN ANAK INDONESIA: HASIL SEANUTS INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Basuki Budiman

    2013-09-01

    MENTAL DEVELOPMENT OF INDONESIAN INFANTS AND CHILDREN: RESULTS OF SEANUTS INDONESIA Maternal nutrition during gestation has consequences on mental development of the offspring. The physical and mental disorders can be identified in early life. South East Asian Nutrition Survey (SEANUTS is a multicenter nutrition study on children aged 0.5 to 12.9 years in which measurement of mental development is also included. The aim of this paper was to describe mental development of Indonesian children 0.5-5.9 years old. Denver Development Screening Test (DDST was used to identify the deviation of development. Child’s height was measured to reflect posture. Detailed study design was described by Sandjaja, et al earlier in this issue. The results revealed that total suspected of late all four development was 21.6 percent, including 11.5, 14.5, 11.8, and 15.8 percent for gross-motor development, personal social, adaptation-fine motor, and language skill, respectively. Infants were the most often detected as severe suspected of late developments (45.8%, especially for language and personal social skill. Unadjusted data revealed that there were no associations found between neuropsychological deviation (all four and posture. When it was adjusted, a significant difference was found only in 1.0-2.9 years old group. We concluded that parenting stimulation as be shown in language skill and personal-social were important risk factors.  Keyword: mental development, DDST, posture, multi-center study

  9. Perkembangan Konsumsi dan Penyediaan Energi dalam Perekonomian Indonesia

    OpenAIRE

    Firdaus, Muhammad; Tambunan, Mangara; Priyarsono, D S

    2010-01-01

    Indonesia is one country that is extravagant in energy utilization. On the otherhand the energy supply is relatively stagnant and even showed a declining trend,particularly in fuel oil supply. Therefore very interesting to discuss about thedevelopment of energy consumption based on the users and the energy supply by typeof energy. Trend analysis is used to show the pattern in energy supply by type of energyand energy consumption according to the user, combined with a descriptive analysis tode...

  10. Perkembangan Material Rotan dan Penggunaan di Dunia Desain Interior

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Grace Hartanti

    2012-10-01

    Full Text Available For most Indonesia people, rattan had long been known, for personal use and trade.  It started from raw materials and semi-finished trades, and later it was developed  into the finished rattan product trade conducted by the wholesalers in Indonesia. In addition to the processing of rattan in Indonesia, the rattan finished-product trade has also been done widely.The trade agreement that has been made with foreign parties spur the contribution in increasing the state revenue which deserves to be taken into account. In this case, rattan application has grown in the world of Interior Design, for example as furniture and as interior accessories. The use of substitute materials, such as synthetic rattan, is now also widely used to fulfill high demand and product diversity.With the growing numbers of variants of rattan application in interior design field, a research based on qualitative research was applied. Article explores the process of research and rattan is expected to be the mediator in bringing local Indonesian culture to the global world competition. Thus, the state gait could be known more widely, and hopefully could help improving the welfare of Indonesian people into a better place.  

  11. Tahapan Perkembangan Anak dan Pemilihan Bacaan Sastra Anak

    OpenAIRE

    Nurgiyantoro, Burhan

    2005-01-01

    Universally, various psychological aspects of children develop through certain stages according to their age level. They go through stages of intellectual,moral and emotional developments, stages of personality and language developments, and stages in the growth of their concept about stories. Each type of development is divided into specific stages. Piaget divides children's intellectual development, for example, into four stages: the sensory-motor, pre-operational, concrete operational, and...

  12. Perkembangan Teknologi Komunikasi dalam Menunjang Fungsi Periklanan dan Public Relation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Candrasari Masykuri

    2010-04-01

    Full Text Available Society has been flooded by advertised communication atmosphere for every product to besocialized and introduced to the public. However, there are problems arising from the consumer whenthe product being advertised is felt only one-sided communication, because in an advertised productconsumers often encounter some problems in which they cannot consider them to be their choice. Thatis why at the present time the world of advertising does not seem to be a choice in marketing a productto consumers. Article presents the relationship among advertisement, public relation, andcommunication technology in five parts, those are age sequences from agriculture to conceptual eraand its relation to advertisement and public relation, developing advertisement network and publicrelation using new technology, difference between advertisement and public relation, andcommunication technology ethic supporting advertisement and public relation.

  13. Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Media Baru: Implikasi terhadap Teori Komunikasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novi Kurmia

    2005-12-01

    Full Text Available Technology development has shaped the way we communicate each other. New media also built a new mode of communication. These developments lead to a new map of communication—in the field of practice and theoretical domain. Responding to these developments, Ward divided media to ‘new’ news media, ‘new’ non-news media, and traditional media. Each was characterized by its technology, interactivity, and any other features. McQuail divided media into 4 type: interpersonal communication media, interactive playing media, information searching engine, and information exchange media such as Internet. For Pavlik, technical functions become the main feature of media categorization. There are stages of production and processing information, distribution and transmitting information, and display or ways of presenting information.

  14. Perkembangan Akuntansi Keperilakuan Dan Dampaknya Pada Penelitian Akuntansi Di Indonesia

    OpenAIRE

    Khomsiyah

    2001-01-01

    This paper discusses about the development of behavioral accounting and how it influenced the research in behavioral accounting. Several interest fields in behavioral accounting research are discussed to provide an over­view of current behavioral accounting research opportunities. The research methodology and several difficulties inherent in those researches presented in this paper. The behavioral accounting research in Indonesia will discussed in the last of this paper.

  15. Kepemimpinan Transformatif Perkembangan dan Implementasinya pada Lembaga Pendidikan

    OpenAIRE

    Indah Komsiyah

    2016-01-01

    Organizations must be seen as an open system today. With the open-ended nature of leaders and leadership is a strategic factor in an organization. The process of leadership in organizations occurs because of the element leader. Leaders are human individuals. Meanwhile, the leadership is inherent to him as a leader. In this case, there are many theories about leadership styles are offered, all have strengths and weaknesses. Theories that are considered effective or superior are the theory of t...

  16. Kepemimpinan Transformatif Perkembangan Dan Implementasinya Pada Lembaga Pendidikan

    OpenAIRE

    Komsiyah, Indah

    2016-01-01

    Organizations must be seen as an open system today. With the open-ended nature of leaders and leadership is a strategic factor in an organization. The process of leadership in organizations occurs because of the element leader. Leaders are human individuals. Meanwhile, the leadership is inherent to him as a leader. In this case, there are many theories about leadership styles are offered, all have strengths and weaknesses. Theories that are considered effective or superior are the theory of t...

  17. POLA ASUH KELUARGA DAN PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK PRA SEKOLAH

    OpenAIRE

    WANDA, RUNI; NYOKO, YUNETI OCTAVIANUS; KODY, MARTHA METI; AGUSTINE, ULY

    2017-01-01

    Introduction:The family is the first and main vehicle for character education. If a family fails to educate character on its children, it will be difficult for other institutions outside the family to improve it and will affect the child's own emotional development. Based on the observation of some students who have not been active during the learning process is going on, often disrupt his friends while playing, fighting and grabbing toys. The purpose of this research is to know the descripti...

  18. Analisis Perkembangan Internet Broadband di Daerah Perbatasan Sulawesi Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riva'atul Adaniah Wahab

    2016-12-01

    Full Text Available Adopsi teknologi internet broadband dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat perbatasan. Karenanya pemerataan pembangunan internet broadband di wilayah  ini harus segera diwujudkan. Penelitian deskriptif kuantitatif ini dilaksanakan di wilayah perbatasan Provinsi Sulawesi Utara untuk mengetahui kondisi aspek supply dan demand perkembangan internet broadband di wilayah tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dari aspek supply, kondisi infrastruktur masih sangat kurang, ketersediaan layanan internet broadband berkualitas tinggi dengan tarif rendah juga masih sulit diwujudkan. Dari aspek demand, stigma atau persepsi masyarakat bahwa internet tidak penting menjadi salah satu faktor penyebab tidak memiliki akses internet. Adapun hambatan yang paling dominan adalah ketidakpahaman dalam penggunaan internet. Faktor ini juga menjadi mendasari literasi internet broadband masyarakat pada level 0 yaitu  tidak peduli akan pentinya internet. Menanggapai kondisi ini, penyusunan dan penetapan kebijakan serta regulasi seperti QoS layanan, tarif interkoneksi, infrastructure sharing dibuat untuk menyediakan internet broadband berkualitas tinggi dengan harga murah. Selain itu distribusi perangkat mobile berharga murah (smartphone juga perlu didorong dengan penerapan TKDN untuk produksi perangkat. Tidak kalah pentingnya adalah peningkatan literasi internet broadband masyarakat melalui sosialisasi atau pelatihan baik formal maupun nonformal. Abstract   Adoption of internet broadband internet can provide the economic impact for border communities. Hence equitable development of internet broadband in the region should be immediately implemented. This quantitative descriptive study was conducted in the border region of North Sulawesi to determine the condition of supply and demand aspects of the development of internet broadband. Based on the results, it can be concluded that from the aspect of supply, the condition of the

  19. Disain Sistem Pemantauan Lingkungan Untuk Evaluasi Lepasan Radionuklida dari Subsistem pada Kecelakaan Reaktor Daya PWR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Kuntjoro

    2013-03-01

    Full Text Available PLTN. (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir sebagai sumber energi baru dipilih sebagai alternatif, karena memiliki berbagai kelebihan yaitu ramah lingkungan, pasokan bahan bakar yang tidak bergantung musim, serta harganya yang dapat bersaing dengan pembangkit listrik yang lain. Namun demikian, adanya keraguan sebagian masyarakat tentang keselamatan radiasi PLTN, maka pemerintah harus bisa meyakinkan tentang operasi PLTN yang aman dan selamat. Penelitian tentang disain sistem pemantauan lingkungan untuk evaluasi lepasan radionuklida dari subsistem reaktor dan lingkungan akibat terjadinya kecelakaan pada reaktor daya telah dilakukan. Penelitian dilakukan dengan melakukan perhitungan sebaran radionuklida ke subsistem dan lingkungan serta membuat sistim monitoring radiasi di lingkungan. Sistem monitoring lingkungan terdiri dari system pencacah radiasi, sistem peringatan dini, sistem pengukuran meteorologi, sistem GPS dan system GIS. Sistem pencacah radiasi digunakan untuk mencatat data radiasi, sistem pengukuran meteorologi digunakan untuk mencatat data arah dan kecepatan angin, sedangkan sistem GPS digunakan untuk menentukan data posisi pengukuran. Data tersebut kemudian dikirimkan ke system akuisisi data untuk ditransmisikan ke pusat kendali. Pengumpulan dan pengiriman data dilakukan melalui SMS menggunakan perangkat modem yang ditempatkan di ruang kendali. Ruang kendali menerima data dari berbagai tempat pengukuran. Dalam hal ini ruang kendali memiliki fungsi sebagai SMS gateway. Sistem ini dapat memvisualisasi untuk lokasi pengukuran yang berbeda. Selanjutnya, data posisi dan data radiasi diintegrasikan dengan peta digital. Integrasi sistem tersebut kemudian divisualisasikan dalam personal komputer. Untuk posisi pengukuran terlihat langsung di peta dan untuk data radiasi ditampilkan di monitor dengan tanda lingkaran merah atau hijau yang digunakan sebagai pemonitor batas aman radiasi. Bila tanda lingkaran berwarna merah maka akan menyalakan alarm di

  20. PENGARUH MEDIA SOSIAL FACEBOOK TERHADAP PERKEMBANGAN E–COMMERCE DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarif Hidayat

    2017-11-01

    Full Text Available Media sosial memang bukanlah hal yang baru dalam dunia modern sekarang ini, dimulai dari facebook, twitter, Path, Instagram dan masih banyak lagi. Peran media sosial memang dirasa sangat membantu bagi mereka yang ingin mencari teman yang mungkin sudah lama tidak bertemu. Selain fungsi “sosial”  media sosial saat ini bertransformasi menjadi sebuah media untuk menciptakan sebuah fenomena baru dalam dunia ekonomi, diantaranya sebagai media promosi hingga transaksi jual beli, hal ini menjadi sebuah kekuatan baru dalam dunia ekonomi dimana kita bisa memangkas biaya pemasaran dengan tidak mengurangi pemasukan bahkan pemasaran bisa lebih efektif. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui seberapa besar fungsi media sosial khususnya facebook dalam perkembangan e-commerce di Indonesia.

  1. Evaluasi Fungsi Insinerator Dalam Memusnahkan Limbah B3 Di Rumah Sakit NI Dr.Ramelan Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jahn Leonard Saragih

    2013-09-01

    Full Text Available Pengelolaan limbah padat B3 di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Ramelan sangat penting diperhatikan karena dapat berdampak buruk apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh sebab itu diperlukan adanya penelitian untuk mengidentifikasi jumlah timbulan dan penanganan limbah padat B3, mengevaluasi manajemen, penyimpanan sementara serta mengevaluasi proses insinerasi. Evaluasi fungsi incinerator di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Ramelan dilakukan dengan meneliti jumlah timbulan limbah B3, kapasitas pembakaran insinerator, suhu pembakaran insinerator, densitas limbah dan abu pembakaran, dan tes TCLP residu pembakaran incinerator Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Ramelan. Dalam penelitian ini, Rumkital Dr. Ramelan memusnahkan limbah dengan incinerator. Limbah B3 yang dihasilkan Rumkital Dr. Ramelan dimusnakan dengan satu incinerator dengan type KAMINE TYPE BDR-INC 10. Limbah yang dimusnahkan di Rumkital Dr. Ramelan berasal dari Rumkital Dr. Ramelan dan Lantamal Perak. Setelah dilakukan penelitian langsung selama 14 hari berturut-turut, didapatkan bahwa rata-rata timbulan limbah B3 di Rumkital Dr. Ramelan adalah 89.98 Kg/hari dan dengan densitas rata-rata limbah ialah 166,67 kg/m3. Tinggat removal dari pembakaran limbah dengan incinerator di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Ramelan ialah 82,63%. Pengelolaan abu sisa incinerator Rumkital Dr. Ramelan belum sesuai dengan peraturan yang berlaku dan dari penelitian yang dilakukan yaitu pengujian kandungan abu incinerator, solidifikasi abu incinerator dengan perbandingan semen:abu adalah 1:3 dan uji TCLP, didapatkan bahwa limbah abu sisa insinerator Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Ramelan Surabaya, dapat ditimbun pada landfill kategori I sesuai dengan Keputusan Kepala Bapedal No.4 Tahun 1995.

  2. Perkembangan dan Pemilihan Karier Menurut Ginzberg dan Implikasinya Terhadap Bimbingan dan Konseling

    OpenAIRE

    Juliana Batubara

    2013-01-01

    The concept of career development and selection by Ginzberg grouped into fourt elements: process, irreversibilitas, compromise and optimization. As for the career selection process occurs through three periods, namely the period starting fantasy childhood up to 11 years. Tentative period (early adolescence) at the age of 11 to 17 years, which consists of several stages, interests, capacities, values ​​and transitions. Realistic period (mid-teens) at the age of 17 years to early adulthood, app...

  3. Perkembangan dan Pemilihan Karier Menurut Ginzberg dan Implikasinya Terhadap Bimbingan dan Konseling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Juliana Batubara

    2013-03-01

    Full Text Available The concept of career development and selection by Ginzberg grouped into fourt elements: process, irreversibilitas, compromise and optimization. As for the career selection process occurs through three periods, namely the period starting fantasy childhood up to 11 years. Tentative period (early adolescence at the age of 11 to 17 years, which consists of several stages, interests, capacities, values ​​and transitions. Realistic period (mid-teens at the age of 17 years to early adulthood, approximately 24 years old. This period consists of several stages, namely the exploration phase, and the phase crystallization and specification stage. The power of this theory is that an individual can gradually make the choice to get a career position. The weakness lies in the individual's relationship to the phasepassed.

  4. PERKEMBANGAN HUTAN KEMASYARAKATAN DI PROVINSI LAMPUNG (Progress of Community Forest in Lampung Province

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sanudin Sanudin

    2016-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Hutan Kemasyarakatan (HKm di Provinsi Lampung sudah berjalan sejak 14 tahun yang lalu dengan segala dinamika dalam implementasinya. Penelitian terhadap perkembangan HKm sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan HKm di Provinsi Lampung yang dibatasi pada sebaran, permasalahan dan kondisi yang diharapkan. Penelitian dilakukan pada bulan September–Desember 2014. Data dikumpulkan melalui wawancara terbuka dan semi struktur menggunakan kuesioner dan pengamatan langsung. Informasi penyebaran HKm diperoleh melalui kegiatan survai dan identifikasi terhadap semua kabupaten yang ada di Provinsi Lampung. Permasalahan yang dihadapi dalam implementasi HKm dan kondisi yang diharapkan dikumpulkan melalui wawancara dengan kelompok tani dan pertemuan/sosialisasi tentang HKm yang dilakukan oleh Dinas Kehutanan Kabupaten/Provinsi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan diagram tulang ikan (Fishbone Diagram dan diuraikan secara deskriprif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HKm di Provinsi Lampung merupakan solusi terhadap permasalahan konflik pengelolaan hutan dengan tingginya tingkat ketergantungan masyarakat terhadap hutan yang telah mendorong kegiatan penggarapan kawasan hutan. HKm di Provinsi Lampung tersebar di 9 kabupaten dari 15 kabupaten/kota yang ada baik yang sudah mendapatkan Izin Usaha Pemanfaatan HKm (IUPHKm, mendapatkan Penetapan Areal Kerja (PAK, maupun sedang mengusulkan PAK. Permasalahan utama dalam implementasi HKm adalah dukungan anggaran yang kurang memadai akibat HKm belum menjadi program prioritas sehingga pembinaan dan pendampingan yang dilakukan kurang maksimal. Pengembangan kelembagaan kelompok tani, lahan, dan kewirausahaan merupakan tiga kunci penting untuk mencapai tujuan HKm yakni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kelestarian hutan.    ABSTRACT Community Forest (HKm in Lampung Province has to be 14 years of age with its dynamics on implementation. Studies on

  5. KONTEKTUALISASI DAN (KEMUNGKINAN KONSEKUENSINYA BAGI PSIKOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prof. Supratiknya

    2015-09-01

    jaran di perguruan tinggi seperti kita kenal sekarang (selanjutnya disebut psikologi, lahir di Jerman pada penghujung abad ke‐19. Selanjutnya psikologi berkembang pesat di Amerika Utara khususnya Amerika Serikat dan negara‐negara lain di Eropa yang lebih dulu mengalami industrialisasi khususnya di Eropa Barat. 1 Alhasil, paling tidak sampai dasawarsa 1980‐an perkembangan dan persebaran psikologi di tingkat global ditandai oleh ketimpangan di antara apa yang oleh Moghaddam (1987 disebut tiga dunia tempat psikologi dikembangkan dan dipraktekkan, disimak antara lain berdasarkan besarnya produksi pengetahuan psikologis yang disebarluaskan melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi psikologi maupun lewat publikasi ilmiah berupa baik berkala maupun buku rujukan dan buku teks.

  6. Perkembangan Terkini Membran Guided Tissue Regeneration/Guided Bone Regeneration sebagai Terapi Regenerasi Jaringan Periodontal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cindy Cahaya

    2015-06-01

    kombinasi prosedur-prosedur di atas, termasuk prosedur bedah restoratif yang berhubungan dengan rehabilitasi oral dengan penempatan dental implan. Pada tingkat selular, regenerasi periodontal adalah proses kompleks yang membutuhkan proliferasi yang terorganisasi, differensiasi dan pengembangan berbagai tipe sel untuk membentuk perlekatan periodontal. Rasionalisasi penggunaan guided tissue regeneration sebagai membran pembatas adalah menahan epitel dan gingiva jaringan pendukung, sebagai barrier membrane mempertahankan ruang dan gigi serta menstabilkan bekuan darah. Pada makalah ini akan dibahas sekilas mengenai 1. Proses penyembuhan terapi periodontal meliputi regenerasi, repair ataupun pembentukan perlekatan baru. 2. Periodontal spesific tissue engineering. 3. Berbagai jenis membran/guided tissue regeneration yang beredar di pasaran dengan keuntungan dan kerugian sekaligus karakteristik masing-masing membran. 4. Perkembangan membran terbaru sebagai terapi regenerasi penyakit periodontal. Tujuan penulisan untuk memberi gambaran masa depan mengenai terapi regenerasi yang menjanjikan sebagai perkembangan terapi penyakit periodontal.   Latest Development of Guided Tissue Regeneration and Guided Bone Regeneration Membrane as Regenerative Therapy on Periodontal Tissue. Periodontitis is a patological state which influences the integrity of periodontal system that could lead to the destruction of the periodontal tissue and end up with tooth loss. Currently, there are so many researches and efforts to regenerate periodontal tissue, not only to stop the process of the disease but also to reconstruct the periodontal tissue. Periodontal regenerative therapy aims at directing the growth of new bone, cementum and periodontal ligament on the affected teeth. Regenerative procedures consist of soft tissue graft, bone graft, roots biomodification, guided tissue regeneration and combination of the procedures, including restorative surgical procedure that is

  7. KEJAHATAN PORNOGRAFI Upaya Pencegahan dan Penanggulangannya di Kabupaten Ponorogo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irma Rumtianing Uswatul Hanifah

    2013-12-01

    Full Text Available Pemerintah telah mengeluarkan undang-undang No 44 Tahun 2008 tentang pornografi. Tujuan dari undang-undang tersebut salah satunya mewujudkan dan memelihara tatanan kehidupan masyarakat yang beretika, berkepribadian luhur, menjungjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, serta menghormati harkat dan martabat kemanusiaan. Dalam perkembangannya, materi pornografi mengalami pertumbuhan dan penyebaran yang pesat seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Peredaran dan penyebaran film porno kini semakin pesat karena ditopang dengan kecanggihan sarana informasi dan komunikasi salah satunya media internet yang bisa diakses oleh masyarakat pada setiap saat. Tulisan berikut akan mengkaji bagaimana upaya dan trategi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam mencegah dan menanggulangi kejahatan pornografi di Kabupaten Ponorogo, apa hambatan dan bagaimana solusi dalam pencegahan serta penanggulangan kejahatan pornografi di Kabupaten Ponorogo serta bagaimana formulasi kebijakan untuk pencegahan dan penanggulangan kejahatan pornografi di Kabupaten Ponorogo. Kata kunci: Pornografi, Polres, KP3A

  8. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN PENGENALAN AKSARA BALI BERBASIS MULTIMEDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Ketut Gede Sudiartha

    2016-03-01

    Full Text Available Seni dan budaya tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Salah satu bagian dari budaya adalah aksara Bali. Sejalan dengan perkembangan teknologi, seni dan budaya tradisional mulai ditinggalkan oleh generasi muda. Untuk itu, perlu kreativitas untuk memperkenalkan seni-budaya tanpa meninggalkan perkembangan teknologi digital dan internet. Dalam tulisan ini kami mengembangkan aplikasi untuk pengenalan aksara Bali dasar, diterapkan pada komputer dengan aplikasi multimedia. Aplikasi berbasis multimedia memberikan pengenalan bentuk aksara, gerakan  menulis dan menebak aksara. Aplikasi "pengenalan aksara Bali" dapat digunakan sebagai media yang memberikan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif dibandingkan dengan buku. Teknik random ini memberikan penampilan secara acak yang akan memberikan tantangan yang lebih bervariasi untuk para penggemar game komputer

  9. EVALUASI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA DI KABUPATEN BADUNG, BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Nyoman Ayu Hari Nalayani

    2016-01-01

    Full Text Available Badung Regency, Bali Province, has eleven tourism villages which were established by Regulation of Badung Regent in 2010. The development level of the eleven tourism villages is different, therefore it needs to be evaluated so that the tourism village can be realized for the sake of balanced and sustainable development of tourism, especially in Central and North Badung. The purpose of this research was grouping the potential of each tourism village, grouping them based on the level of development, and formulating a plan of development strategies of each group of tourism villages in Badung Regency. This study used the theory of planning, sustainable tourism theory, the theory of community-based tourism and alternative tourism theory. The research method used quantitative and qualitative methods, then the analysis used a three rating scale method for classifying eleven tourism villages and SWOT analysis was used to formulate of tourism village development strategy plan in Badung regency.

  10. EVALUASI KEGIATAN POSYANDU DI KABUPATEN BOJONEGORO, JOMBANG, SIKKA DAN CIANJUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siswanto Siswanto

    2012-11-01

    Full Text Available Since economic crisis in 1997 there has been a slowdown of community based health services, especially 'posyandu'. The study aims to evaluate 'posyandu' activities with the approach of input, process and output. This is an evaluative study, with the design of a cross-sectional survey. Sample of regencies was selected purposively, i.e. Jombang, Bojonegoro, Sikka and Cianjur Regencies. Each regency was taken 2 health centers, and then 5 villages were selected randomly. Each village was taken 3 'posyandu' randomly as well. Data were collected  by structured questionnaire, in-depth interview and Focus Group Discussion, analyzed in a descriptive way. The study has shown that the largest proportion of posyandu's chief was active household wives, with the education level of elementary, junior and senior high school. The assessment found the lack of posyandu's appliances (weighting scale, scale pants, healthy cards, SKDN graphs, medicines, and posters, the inadequacy of health center's and intersectoral personnel's commitment (supervision of 'posyandu' assigned to village midwives, the decline of five-program posyandu's activities (those routines were underfive weighting, educational food supplementation, and immunization, the 'ecline of posyandu's supporting activities ('BKB', TOGA', 'UKGMD', health fund, etc.. as well as, the low achievemen, of posyandu's targets (seen from SKDN indicators and MCH coverage. The study recommends that central and local government continue to conduct posyandu's revitalization programs, by strengthening input and process aspects for achieving a better population coverage and performance.  Key words: posyandu, evaluative study, input, process, output

  11. Evaluasi Sistem Informasi Penjualan dan Piutang Dagang pada PT. LMY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Henny Hendarti

    2011-06-01

    Full Text Available The purpose of this research is to evaluate and test the reliability of sales and accounts receivable information system of PT. LMY in order to help overcome the problems faced by the company. The methods used are literature review and field researches such as interviews, checked-question lists, observations and analysis. Audit around the Computer is used as the audit method. The evaluation results in some discoveries of the advantages and disadvantages of the sales and account receivable information systems used, where the disadvantages allow for the potential risks. The conclusion based on the obtained evaluation results on the control of information systems sales and accounts receivable company is that any improvement is still needed, especially on the control of security management as well as boundary. Thus, it is necessary for the company to do audits regularly on sales and account receivable information system so that the information system can be more reliable. 

  12. KESENJANGAN INVESTASI DAN EVALUASI KEBIJAKAN PEMEKARAN WILAYAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imamudin Yuliadi

    2012-12-01

    Full Text Available The development of local participation and economic potential is the aim of the policy of regional autonomy through regional expansion. The policy of regional expansion also brings new problems such as the problem of economic and bureaucratic burden that must be borne by the government and local communities. This study used some formulas to describe the objects of the research that has been established regarding the economic potential of the region, SMEs and entrepreneurship, investment gap and fiscal gap. To explain the policy implications of the expansion of the region to economic justice, then the economic analysis in this research comes with regional economic and investment disparities study. The object of this study is the province of Gorontalo which is a result of the policy of regional expansion. This research is a descriptive-analytic because in addition to get an overview of each condition variable such research, as well as to know the relation between the variables in the study.

  13. EVALUASI DAN PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN KINERJA PADA PT HKS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annisa Wijayanti

    2012-10-01

    Full Text Available Performance appraisal is a systematic, formal and evaluative description about employee’s work quality to standardize an individual or team work behavior. It is an important system and process to personnel and human resource management. When communicated inappropriately, it can impede the organization success and employees’ chance in planning their career with the company where they work. This research aimed to evaluate and develop existed performance appraisal system and described the process of development appraisal system of retail and marketplace. Interviews, observations, and company’s documents were conducted to gather empirical information regarding the needs of developing new appraisal system. Grote’s performance management strategy was used to analyze the evaluation and development which produced a new performance appraisal system and enabled to mapping employee’s ability for their promotion’s opinion. Keywords: evaluation and development, performance appraisal system, retail and marketplace

  14. Pengaruh Tekanan Pekerjaan dan Stres Pekerjaan terhadap Evaluasi Kinerja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jerry M. Logahan

    2009-09-01

    Full Text Available The lawyer profession at this time has become the public spotlight due to their role in upholding justice and defending the oppressed. This noble work requires reliable performance. Therefore, performance evaluation of lawyers needs to be considered. Factors that affect the performance evaluation of lawyers should also be investigated further. The purpose of this study is to see the correlation of job stress and pressure of work on performance evaluation of the lawyers, especially in corporate law firm "H H. Harris Sarana and Partner Law Firm". This research has shown that the effects of job stress and job stress have a significant impact on performance evaluation. Work pressure variable can affect performance evaluation significantly. With the situation now, corporate leaders need to consider the pressures of work and working atmosphere, so performance can be increased. In addition, companies need to improve communications systems and trying to minimize all forms of work stressors, so the lawyers can provide more optimal results in doing their job.

  15. EVALUASI TERHADAP ASPEK KEBERSIHAN DAN KESUCIAN DALAM PERANCANGAN ARSITEKTUR MASJID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Arsyad Bahar

    2012-09-01

    Full Text Available Cleanliness and purity are two of primary things in Islam. Moslems are supposed to maintain their cleanliness and purity in every aspect of their lives. In mosques, cleanliness of place is one of the most important aspects to be concerned because it is closely related to worship activities. However, mosques architecture these days are more concern about the aesthetical aspect rather than the cleanliness aspect. In this paper, an evaluation for the islamic cleanliness (thaharah aspect has been explained for some great mosques, i.e. Jami’ Mosque Malang, an-Nur Mosque Pare Kediri, and A.R. Fachruddin Mosque Muhammadiyah University of Malang. In these great mosques, the cleanliness and the purity problems often appear because of the failure in design, such as the position and the design of toilet, the thaharah system, the visitors’ circulation, the building maintenance, etc. Because of these problems, a design guideline which has a priority in the aspect of cleanliness that can be applied in other mosques’ architectural design is also described in this paper.Keywords:  thaharah, mosque architecture, cleanliness

  16. ANALISA DAN PERANCANGAN GAME EDUKASI SEBAGAI MOTIVASI BELAJAR UNTUK ANAK USIA DINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diana Laily Fithri

    2017-04-01

    Full Text Available Analisa dan Perancangan Game edukasi untuk anak usia dini yang terdiri dari pengenalan angka dan huruf merupakan pengembangan dan pengenalan huruf dan angka untuk anak usia dini. Perancangan sistem dilakukan dengan model waterfall dan bahasa pemodelan menggunakan UML (United Modelling Language.  Implementasi penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi Game Edukasi Berbasis Android yang sangat bermanfaat pada kalangan anak usia dini, disamping menempuh pembelajaran formal di sekolah, anak-anak dapat belajar sambil bermain dengan menggunakan aplikasi ini. Anak usia dini antara umur 3 – 6 tahun berada dalam masa Golden Periode (Periode Keemasan perkembangan otak mereka. Dalam usia ini, mereka berada pada masa pertumbuhan dan perkembangan yang paling pesat baik fisik maupun mental. Oleh karena itu, penulis membuat game edukasi yang berbasis sistem operasi Android dengan harapan anak-anak dapat langsung menggunakan aplikasi permainan tersebut dan memperoleh pengetahuan lebih banyak serta merubah pola belajar agar tidak jenuh.

  17. Model Perkembangan Perumahan di Wilayah Peri Urban Kota Surabaya (Studi Kasus : Kabupaten Sidoarjo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Dewa Made Frendika Septanaya

    2012-09-01

    Full Text Available Saat ini perkembangan wilayah peri urban di berbagai kawasan metropolitan menunjukkan adanya pertambahan luas permukiman dalam jumlah banyak (real estate atau yang biasa di kategorikan sebagai proses formatif yang bersifat invasif. Kecenderungan beberapa wilayah peri urban yang menunjukkan pesatnya pertumbuhan perumahan ternyata tidak sepenuhnya terjadi di Kabupaten Sidoarjo. Fenomena  penurunan pengadaan perumahan yang terjadi pada periode  2006 – 2010 menyebabkan ketidakseimbangan antara rendahnya pengadaan (supply rumah dengan kebutuhan (demand atas perumahan yang semakin meningkat. Hasil akhir penelitian ini  menunjukkan bahwa faktor geografis (spasial dalam pemodelan GWR yang menyebabkan penuruan jumlah pengadaan perumahan di masing-masing kecamatan berbeda-beda, namun secara holistik disebabkan oleh pengaruh harga lahan, keterbatasan ketersediaan lahan kosong untuk peruntukan perumahan dan jarak dari lumpur Lapindo Kecamatan Porong. Sedangkan faktor aspasial yang mempengaruhi adalah stabilitas kondisi ekonomi, besarnya biaya taktis (transaction cost dan biaya dampak pembangunan (development impact fees, kendala perizinan serta aturan atau regulasi untuk pembebasan lahan yang tidak mengikat.

  18. PERANAN PENGETAHUAN GIZI IBU HAMIL DAN IBU MENYUSUI TERHADAP KECERDASAN ANAK MELALUI PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Damiati Damiati

    2013-08-01

    Full Text Available Pendidikan Kesejahteraan Keluarga salah satu pendidikan formal dengan program regular yang diselenggarakan di sekolah dimana mempunyai tujuan untuk menjadikan anak didik menjadi kreatif sehingga dapat menggeneralisasikan, mengabstrakkan, dan menemukan hubungan sehingga dapat mengemukakan pendapat dan bersikap, selain itu dapat menumbuhkan nilai-nilai insani dan ilahi dalam masyarakat. Untuk itu anak perlu mendapatkan pendidikan melalui asuhan dan bimbingan serta pengawasan dari orang tua selain di sekolah. Agar anak dapat tumbuh kembang dengan optimal orang tua harus memenuhi kebutuhan faali anak yaitu kebutuhan anak dalam mendapatkan makanan bergizi mulai dalam kandungan sampai dilahirkan yang berguna untuk pertumbuhan badan perkembangan kecerdasannya. Keadaan perkembangan otak sangat terpengaruh apabila kurang gizi terjadi sejak dalam kandungan dan berlanjut sampai usia bayi. Keadaan malnutrisi akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin yang dikandungnya dan memberi dampak terjadinya inferior. Untuk itu diperlukan gizi yang cukup bagi calon ibu dan ibu hamil agar anak yang dilahirkan sehat dan kelak merupakan sumber daya yang berkualitas dan dapat diandalkan untuk bersaing di era globalisasi.   Kata-kata kunci :  Gizi ibu hamil dan menyusui, kecerdasan anak, Pendidikan PKK

  19. Studi Perkembangan Pasar Smart Card Indonesia Pada Sektor Perbankan

    OpenAIRE

    Onny Rafizan

    2017-01-01

    Smart card merupakan salah satu teknologi yang sudah banyak digunakan di Indonesia di berbagai sektor. Dari sisi teknologi, industri dalam negeri sebenarnya sudah mampu memproduksi smart card, sehingga industri ini sangat potensial untuk dikembangkan menuju kemandirian. Penelitian ini dilakukan sebagai bagian dalam USAha pemerintah untuk mendorong perkembangan industri smart card dalam negeri, dengan tujuan memberikan gambaran kondisi pasar smart card di Indonesia saat ini. Pengumpulan data p...

  20. COGNITIVE SCIENCE DAN COGNITIVE DEVELOPMENT DALAM PEMROSESAN INFORMASI (INFORMATION PROCESSING PADAANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ellen Prima

    2017-03-01

    Full Text Available Cognitive science is a science which studies how human mental processes to influence one’s behavior. Principal major issue that needs to be known in the understanding of cognitive science and their development is related to how the initial state of cognitive science itself, the mind is adapted, the development process starting from the concrete to the abstract, the conceptual nature of the change, the difference between learning and development, format representation of the underlying changes in development, the role of implicit and explicit cognitions in the development, the role of the association and the rules in the development, the universal development, cognitive domain and how to influence the development of brain structure. There are three difference in the cognitive domain of the most common sense that domain as a module, as the domain of expertise, and domain as a model of mind.   Ilmu kognitif adalah suatu pengetahuan yang mempelajari tentang bagaimana proses mental manusia dalam mempengaruhi perilaku seseorang. Pokok pembahasan utama yang perlu diketahui dalam memahami ilmu kognitif dan perkembangannya yaitu terkait dengan bagaimana keadaan awal dari ilmu kognitif itu sendiri, pikiran yang teradaptasi, proses perkembangan mulai dari hal yang kongkrit sampai dengan abstrak, sifat konseptual dalam perubahan, perbedaan antara belajar dan pengembangan, format representasi yang mendasari perubahan dalam perkembangan, peran kognisi implisit dan eksplisit dalam perkembangan, peran asosiasi dan aturan dalam perkembangan, perkembangan secara universal, domain kognitif dan bagaimana struktur otak mempengaruhi perkembangan. Ada tiga perbedaan domain kognitif dari indera yang paling umum yaitu domain sebagai modul, domain sebagai bidang keahlian, dan domain sebagai model pikiran.

  1. Evaluasi Sensitivitas Antibiotik dengan Demam Neutropenia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulaiman Hamid

    2016-11-01

    Kesimpulan. Bakteri Gram negatif merupakan penyebab utama demam neutropenia. Sensitivitas cefotaxime lebih rendah apabila dibandingkan dengan antibiotik yang lain. Cefpirome, cefepime dan ampicillin-sulbactam direkomendasikan untuk menggantikan cefotaxime sebagai obat yang dikombinasikan dengan gentamicin pada pengobatan demam neutropenia.

  2. Evaluasi Kekuatan Perkerasan Sisi Udara (Runway,Taxiway,Apron Bandara Juanda Dengan Metode Perbandingan ACN-PCN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Haryo Triharso Seno

    2015-03-01

    Full Text Available Fasilitas sisi udara merupakan fasilitas pergerakan pesawat. Fasilitas ini harus memenuhi kekuatan struktur untuk melayani pergerakan pesawat-pesawat yang beroperasi sesuai dengan perencanaan. Tujuan dari penyusunan makalah ini adalah untuk menganalisis apakah perkerasan fasilitas sisi udara di Bandar Udara Juanda saat ini sudah memenuhi batas PCN yang dipersyaratkan atau belum. Analisis dilakukan dengan cara mengevaluasi kekuatan perkerasan runway, taxiway, dan apron eksisting menggunakan metode perbandingan PCN–ACN yang didapat dari pabrik pembuat pesawat, perhitungan dengan software COMFAA dan perhitungan dari Canadian Department of Transportation. Data yang digunakan adalah data pergerakan pesawat termasuk jumlah pergerakan tahunan dan tipe pesawat. Data kekuatan perkerasan sisi udara diperlukan untuk proses analisis. Hasil dari evaluasi menunjukkan B773 memiliki nilai ACN yang melebihi nilai PCN sebesar 50% untuk apron dan 25% untuk runway/taxiway. Besar kelebihan nilai ACN ini tidak mempengaruhi kekuatan struktural karena frekuensi pergerakan yang hanya 45 pergerakan per tahun. Dampak lain adalah pada fungsional perkerasan yang menunjukkan berkurangnya kekesatan runway dari hasil sand patch test.

  3. STUDI KASUS PENGEMBANGAN PROGRAM INTERVENSI PADA ANAK DENGAN GANGGUAN BICARA DAN BAHASA (SPEECH DELAY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Evi Selva Nirvana

    2017-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapan seorang anak di diagnosis gangguan bicara dan bahasa, program intervensi dan factor pendukung serta penghambat untuk anak-anak dengan gangguan bicara dan bahasa. Penelitian dilakukan pada tahun 2017 di homeschooling kak Seto Bintaro melalui pendekatan kualitatif dan menggunakan metode studi kasus.Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 untuk diagnosis gangguan bicara harus mengetahui tonggak perkembangan berbahasa secara normal. (2 program intervensi dilakukan dengan (a emosional, (b sosialisasi, (c alat, (d artikulasi. (3 trauma pasca operasi.   Kata kunci: Gangguan Bicara dan Bahasa, Pengembangan Bahasa, Program Intervensi

  4. DINAMIKA SISTEM KOTA-KOTA DAN PEMILIHAN ALTERNATIF PUSAT PERTUMBUHAN BARU DI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Sriyanto Prakoso

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian adalah menganalisa dinamika dan variasi perkembangan sistem kota-kota dan karakter kekotaan, guna memilih atau menentukan alternatif pengembangan pusat pusat baru di Propinsi sehingga pembangunan lebih merata. Penelitian menggunakan metode deskriptifianalitis dengan analisis data sekunder. Lingkup daerah penelitian meliputi seluruh desa di Propinsi DIY, sejumlah 438 desa yang tersebar di lima Kabupaten. Variabel yang digunakan meliputi variabel demografis untuk menganalisa sistem dan hirarki kota-kota dan variabel karakter kekotaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah Index primacy, Analisis Faktor, Crosstab dan Korelasi, Pembuatan Tipologi Wilayah. Sedangkan analisis spasial atau pemetaan dengan program Arc View. Hasil penelitian menunjukkan, dinamika sistem kota-kota di Propinsi DIY sepanjang tahun 1960-2002 memperlihatkan gejala primacy atau pemusatan perkembangan di Kota Yogyakarta dan sekitarnya (pinggiran. Hal tersebut mengindikasikan adanya kesenjangan perkembangan wilayah dan beban kota semakin meningkat. Semakin tinggi peringkat wilayah, semakin dinamis perubahan yang terjadi, sena semakin tinggi karakter kekotaan yang dimilikinya. Fenomena pemusatan perkembangan yang tedadi di kota Yogyakarta dan sekitarnya merupakan bukti empiris pemusatan sistem perkotaan. Berdasarkan analisis yang komprehensif, ditetapkan kluster pusat pertumbuhan baru di lima Kabupaten Kota, yaitu Kluster Sentolo (Kabupaten Kulonprogo, Kluster Srandakan-Galur (Kabupaten Bantul, Kluster Playen-Patuk (Kabupaten Gunung Kidul, Kluster Tempel-Sleman (Kabupaten Sleman, dan Kluster Giwangan (Kota Yogyakarta. Penelitian merekomendasikan redistribusi hasil-hasil pembangunan melalui pengembangan dan penguatan pusat pertumbuhan baru, pembentukan tata ruang perwilayahan dan sistem perkotaan yang fungsional. Pusat pertumbuhan baru harus `mandiri. dan diintegrasikan dengan wilayah belakangnya (hinterland, sehingga tercipta keterkaitan fisik

  5. Implementasi Sistem Informasi Puskesmas Elektronik (SIMPUSTRONIK dan Hubungan Dengan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA (Studi Perbandingan Implementasi di Puskesmas Sumberasih dan Puskesmas Paiton Kabupaten Probolinggo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunar Wibowo

    2015-08-01

    Full Text Available Puskesmas sebagai penyedia sarana pelayanan kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat dan akurat. Oleh karena itu, merupakan suatu keharusan bahwa puskesmas memanfaatkan kemajuan informasi teknologi dalam memenuhi tuntutan pelayanan tersebut. Dengan pendekatan kuantitatif positivitik untuk menjelaskan hipotesa penelitian guna menjawab faktor implementasi yang mendukung dan kemanfaatan SIMPUSTRONIK. Survey yang dilakukan kepada bidan sebagai pelaksana SIMPUSTRONIK di Puskesmas Paiton dan Puskesmas Sumberasih Kabupaten Probolinggo menghasilkan 3 indikator implementasi yang tidak mendukung keberhasilan implementasi SIMPUSTRONIK yaitu pembagian tugas dan wewenang, keikutsertaan pengguna dalam pengembangan implementasi dan keikutsertaan pengguna dalam evaluasi implementasi. Sedang indikator yang diteliti lainnya  menunjukkan adanya hubungan. indikator implementasi tersebut berhubungan erat dengan kesiapan SDM (pengetahuan SDM serta keterkaitan keikutseraan (partisipasi implementor. Hampir semua responden menunjukkan bahwa implementasi SIMPUSTRONIK bermanfaat dan mendukung kegiatan mereka dalam pelayanan KIA, tetapi yang terbesar adalah kemanfaatan penemuan ibu hamil resiko tinggi yang dirujuk.

  6. TUGAS DAN FUNGSI PDII-LIPI DARI MASA KE MASA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zultanawar Zultanawar

    2011-12-01

    Full Text Available PDII-LIPI telah berusia 25 tahun pada tanggal 1 Juni 1990 ini.Sudah saatnya perlu ditinjau kembali misi atau tugas dan fungsiPDII-LIPI dalam menunjang keqiatan pembangunan, khususnya kegiatan Iptek, pendidikan dan pengembangan industri. Perlu ditinjau kembali tujuan semula mendirilcan Pusat Dokumentasi Ilmiah Nasional yang sejak tanggal 13 Januari 1986 bernama Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah. Perlu dilihat apakah tujuan semula mendirikan PDII-LIPI itu telah tercnpai, apakah telah terjadi penyesuaian- penyesuaian dan apakah tujuan semula itu perlu diubah sesuai dengan perkembangan zaman.

  7. PENDEKATAN MULTI DIMENSIONAL SCALING UNTUK EVALUASI KEBERLANJUTAN WADUK CIRATA - PROPINSI JAWA BARAT (Multidimensional Scaling Approach to Evaluate Sustainability of Cirata Reservoir – West Java Province

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kholil Kholil

    2015-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Waduk Cirata merupakan salah satu waduk di Indonesia yang memiliki peran sangat besar bagi pembangunan ekonomi, sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA. Pertumbuhan Keramba Jaring Apung (KJA dan perkembangan permukiman di sekitar waduk, serta perubahan tataruang di DAS Citarum untuk kegiatan permukiman, industri, pertanian, dan peternakan menyebabkan peningkatan sedimentasi dan penurunan kualitas air waduk, sehingga berpengaruh terhadap kinerja dan keberlajutan waduk. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberlanjutan waduk dengan menggunakan metode Multidimesional Scaling berdasarkan 5 dimensi yaitu ekologi dan tata ruang, ekonomi, sosial dan budaya, peraturan dan kelembagaan, dan infrastruktur dan teknologi. Hasil analisis MDS menunjukkan bahwa dimensi ekologi dan tataruang, dan peraturan dan kelembagaan kurang berlanjut dengan nilai indeks keberlanjutan masing-masing 45,76 dan 42,24. Sementara untuk dimensi ekonomi, sosial dan budaya, dan infrastruktur dan teknologi memiliki nilai indeks keberlanjutan masing-masing 63,12; 64,42 dan 68,64 yang berarti hanya masuk kategori cukup berlanjut. Atribut yang paling sensitif yang mempengaruhi indeks keberlanjutan ekologi dan tataruang adalah laju sedimentasi, jumlah KJA dan kualitas air waduk. Pada dimensi peraturan dan kelembagaan adalah lemahnya koordinasi, perijinan dan penegakan hukum. Untuk menjamin keberlanjutan kinerja Waduk Cirata perlu dilakukan pengendalian penggunaan lahan di DAS Citarum dan permukiman di sekitar waduk, pengetatan perijinan, dan penegakan hukum. ABSTRACT Cirata reservoir is one of the reservoirs in Indonesia, that plays an important role for economic development as a Hydroelectric Power Plant. The development of settlement around the dam, and land use change of Citarum’s watershed for industrial activities, agriculture, and animal husbandry have increased the erosion, sedimentation and degradation water quality of reservoir. This paper will discuss

  8. EVALUASI PENERAPAN ICT DALAM MENDUKUNG KETERAMPILAN SAINTIFIK PADA PEMBELAJARAN TATA SURYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Septiana Indri Hapsari

    2017-02-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persentase penerapan ICT dalam mendukung keterampilan saintifik pada pembelajaran IPA tema tata surya. Pemilihan sampel dengan cara purpossive sampling, diperoleh guru IPA dan peserta didik kelas VIII di SMPN 5, 8, 15 Yogyakarta dan SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian Evaluasi dengan model yang digunakan adalah Countenance Stake. Instrumen yang digunakan adalah angket peserta didik, angket guru, serta observasi. Data diolah dengan menggunakan deskriptif.  Hasil penelitian ini adalah 77,54% peserta didik mengaku ICT membantu kegiatan mengamati, 57,97% ICT membantu kegiatan menanya, 75,36% ICT membantu kegiatan mengumpulkan informasi, 57,00% ICT membantu kegiatan mengasosiasi, dan 42,75% ICT membantu kegiatan mengkomunikasikan. Dengan demikian penerapan ICT cukup mendukung keterampilan saintifik, namun harus tetap perlu ditingkatkan. Abstract ___________________________________________________________________ The purpose of this study to determine the percentage of the application of ICT in supporting scientific skills in learning science theme of the solar system. Election sample by purposive sampling, obtained a science teacher and students in class VIII SMPN 5, 8, 15 and SMP Pangudi Luhur Yogyakarta 1 Yogyakarta. This study is evaluation of the model used is the Countenance Stake. The instrument used was a questionnaire the learner, teacher questionnaire, and observation. The data was processed using descriptive. The results of this study are 77,54% of students admitted to ICT helps the activity observed, 57,97% ICT help activities ask, 75,36% ICT help in gathering information, 57,00% ICT assist the associates, and 42,75% ICT help communicate the activities. Thus the application of ICT support enough scientific skills, but must still be improved.

  9. INDUSTRI PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN PANGAN DAN HUBUNGANNYA TERHADAP PEREKONOMIAN DESA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soekadri Soekadri

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Aktivitas industri yang berkembang dan terkait dengan perekonomian perdesaan di DAS Progo sampai dewasa ini masih merupakan suatu harapan. Hal ini karena sektor industri manufaktur dianggap memiliki kemampuan besar dalam memecahkan masalah berkaitan dengan aspek pendapatan, kesempatan kerja maupun penyerapan tenaga kerja, tetapi kenyataannya di berbagai tempat kemampuannya masih disangsikan karena berbagai sebab. Kesenjangan ini mendasari penelitian yang bertujuan untuk (1 memahami karakteristik faktor-faktor produksi dan faktor lokasi industri, serta pengaruhnya terhadap perkembangan Industri Hasil Pertanian Pangan (IHP; (2 mengkaji efek pelipatgandaan aktifitas IHP terhadap penyerapan tenaga kerja, dan peluang usaha; (3 dan mengkaji hubungan antara kebijaksanaan pembangunan industri oleh pemerintah, khususnya pembinaan usaha terhadap perkembangan IHP di daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah survei terhadap pengusaha IHP. Lokasi desa yang dipilih sebagai sampel kasus desa penelitian ditentukan secara purposive sampling, yaitu Desa Trimurti Kabupaten Bantul Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Desa Banyuraden Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Desa Sumurarum Kabupaten Magelang Propinsi Jawa Tengah. Responden adalah petani sekaligus pengusaha IHP, dengan jumlah sampel masing-masing desa 40 KK petani pengusaha IHP ditentukan dengan cara kuota. Analisis data menggunakan uji koefisien korelasi parsial dan ganda serta uji Kendall’s tau-b. Hasil penelitian menunjukkan pada dasarnya ekonomi IHP di ketiga desa kasus penelitian dapat berkembang, ditunjukkan oleh adanya perkembangan kesempatan usaha, dan kesempatan kerja, dan juga berpengaruhnya terhadap perkembangan perekonomian desa-desa tersebut. Hal ini disebabkan oleh faktor kebijakan pemerintah yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan proses produksi IHP. Perkecualian terjadi di Desa Banyuraden karena lokasinya dekat Kota Yogyakarta, dimana pengaruh faktor

  10. POLITIK HUKUM PENGELOLAAN MINYAK DAN GAS BUMI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Dwi Qurbani

    2013-12-01

    Full Text Available Politik hukum adalah kebijakan dasar penyelenggaraan Negara dalam bidang hukum yang akan, sedangdan telah berlaku yang bersumber dari nilai-nilai yang berlaku di masyarakat untuk mencapai tujuanNegara yang dicita-citakan mencakup ius constitutum dan ius constituendum. Politik hukum pengelolaanminyak dan gas bumi yang berlaku pada kurun waktu tertentu di Indonesia menyebabkan pengaruhyang berbeda-beda terhadap kesejahteraan sosial yang dicita-citakan. Prespektif penguasaan dan pengusahaankepemilikan energi menjadi semakin kabur, padahal Pasal 33 UUD 1945 telah memberikanbatasan kepemilikan sumber daya alam oleh Negara untuk kesejahteraan rakyat. Karenanya, perlu segeradilakukan reinterpretasi kepemilikan energi secara faktual dan de facto, dalam perkembangan politikhukum minyak dan gas bumi di Indonesia untuk mengembalikan dalam kerangka de jure dan ideal,yang sesuai dengan semangat Pasal 33 UUD 1945 sebagai landasan filosofis politik hukum pengelolaanminyak dan gas bumi. Kata Kunci: politik hukum, minyak dan gas bumi

  11. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN JAGUNG MENGGUNAKAN METODE ANALISIS SPASIAL Land Suitability Assessment Of Corn (Zea mays L. Using Spasial Analysis Method

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ruslan Wirosoedarmo

    2012-05-01

    Full Text Available Land suitability assessment was needed to plan productive and sustainable land use. The aim of this research was to de- liver an informative data about land suitability of corn using spatial analysis model. The research was conducted from July 2007 to January 2008, located in Blitar district. The land survey and analysis covered several parameters needed for suitability assessment for corn such as temperature, rainfall, soil drainage, soil texture, pH, effective depth of soil, organic- C, soil content, Cation Exchange Capacity of clay, slope, altitude, and erosion endangered. The land suitability classes were classified into four classes, those were very suitable, suitable, marginally suitable, and not suitable. The data were finally analyzed using Map Calculator in Arc View GIS Software.The results showed that there were three classes of land suitability for corn i.e. very suitable, suitable and marginally suitable which accounted for 85 %, 10 %, and 5 % of 150.96 hectare areas in Blitar. The suitable class mainly located in the northern of Blitar district, while the marginally suitable class mostly located in more than 1200 meters height above sea level covered 10, 117, and 52 hectares area of Wlingi, Gandusari, and Doko county area respectively. ABSTRAK Evaluasi kesesuaian lahan diperlukan untuk perencanaan penggunaan lahan yang produktif dan lestari. Tujuan peneli- tian adalah untuk menyajikan data dan informasi tentang evaluasi kesesuaian lahan bagi tanaman jagung menggunakan model analisa spasial. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Juli 2007 sampai bulan Januari 2008. Lokasi penelitian dilaksanakan di Blitar, Jawa Timur. Data yang diperlukan meliputi data spasial berupa peta kontur dan peta jenis tanah skala 1:25000 serta data atribut berupa data klimatologi wilayah dan hasil pengamatan lapangan terhadap sifat fisik, morfologi dan kimia tanah. Parameter kesesuaian untuk tanaman jagung yang ditetapkan meliputi temperatur, curah hujan

  12. Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway di Petshop "PetZone"

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siska Fadhilah Wati

    2013-09-01

    Full Text Available Dewasa ini teknologi informasi sangat membantu dalam dunia bisnis. Kemudahan yang ditawarkan akan menjaring lebih banyak konsumen. Namun, perusahan tingkat menengah seperti PetZone saat ini masih jarang yang menawarkan kemudahan berbelanja atau pemesanan layanan secara online. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem berbasis web di perusahaan PetZone yang dapat memudahkan pemilik dan karyawan dalam apenjualan, pelayanan, dan pemasaran, serta memudahkan pelanggan dalam jual-beli barang dan jasa. Atas dasar masalah tersebut dibangun Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway untuk menunjang proses bisnis yang ada. Sistem informasi dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP framework Codeigniter, javascript untuk tampilan yang dinamis, dan database MySQL. Proses pembuatan dan pengembangan Sistem Informasi Penjualan ini menggunakan metode air terjun. Metode air terjun meliputi kebutuhan pengguna, analisis, rancangan, implementasi dan pengujian. Pemodelan Sistem Informasi yang dibangun menggunakan metode berorientasi objek UML (Unified Modeling Language yang terdiri dari Use case  diagram, Class diagram dan Sequence diagram. Hasil pengujian Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway menunjukkan bahwa semua fitur yang terdapat baik dalam sistem informasi maupun SMS gateway dapat bekerja dengan baikdengan ratusan sample data, dan server SMS gateway dapat memproses lebih dari satu SMS secara bersamaan. Dalam perkembangan ke depannya nanti, Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway masih dapat dikembangkan lagi dengan menambah fitur-fitur pada SMS gateway sehingga lebih memudahkan konsumen.

  13. PENGARUH PENGASUHAN IBU DAN NENEK TERHADAP PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN DAN KOGNITIF ANAK USIA PRASEKOLAH

    OpenAIRE

    Eka Wulida Latifah; Diah Krisnatuti; Herien Puspitawati

    2016-01-01

    This study aimed to analyze the influence of the characteristics of children, mothers, and grandmothers; maternal and grandmother parenting style; mother-child and grandmother-grandchild attachment on the development of autonomy and cognitive of preschool children. Participants in this study were 156 respondents (52 preschoolers, 52 working mothers and 52 grandmothers). The data used in this study were primary data (interview and observation method). Processing and analyzing data was done by ...

  14. PENGARUH PENGASUHAN IBU DAN NENEK TERHADAP PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN DAN KOGNITIF ANAK USIA PRASEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Wulida Latifah

    2016-09-01

    Full Text Available This study aimed to analyze the influence of the characteristics of children, mothers, and grandmothers; maternal and grandmother parenting style; mother-child and grandmother-grandchild attachment on the development of autonomy and cognitive of preschool children. Participants in this study were 156 respondents (52 preschoolers, 52 working mothers and 52 grandmothers. The data used in this study were primary data (interview and observation method. Processing and analyzing data was done by descriptive (cross tabulation and inferential (t-test, one way ANOVA and regression test. The results showed that mothers and grandmothers applied good parenting and attachment. In addition, children were taken care of grandmother have good development of autonomy and cognitive. Research found that the younger mother, the lower level of education of mother and grandmother, the increase of authoritative parenting styles of mother, the decrease of parenting style of authoritarian mother, and the increase of grandmother-grandchild attachment will affect the increase of autonomy of preschool children. Meanwhile, the younger grandmother, the lower education of grandmother, the older children when they were first raised by grandmother, the increase of mother-child and grandmother-grandchild attachment influence significantly the increase of child's cognitive development. The role of the grandmother found to be significant in this study.

  15. PENGARUH OBESITAS PADA PERKEMBANGAN SISWA SEKOLAH DASAR DAN PENANGANANNYA DARI PIHAK SEKOLAH DAN KELUARGA

    OpenAIRE

    Labib Sajawandi

    2015-01-01

    Obesitas didefinisikan sebagai suatu kelainan atau penyakit yang ditandai dengan penimbunan jaringan lemak tubuh secara berlebihan. Obesitas adalah permasalahan umum yang dialami anak-anak pada masa sekarang ini, tetapi tidak mendapat banyak perhatian karena dianggap hanya masalah fisik bukan masalah kognitif, padahal dampaknya dapat mengancam masa depan anak. Beberapa factor yang menyebabkan anak mengalami obesitas,diantaranya adalah: Factor genetic, Pola makan, Kurangnya aktifitas fisik, Fa...

  16. PERKEMBANGAN HAMA DAN MUSUH ALAMI PADA TUMPANGSARI TANAMAN KACANG PANJANG DAN PAKCOY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Apriliyanto

    2014-12-01

    Full Text Available The aim of this study is to know the pest population and natural enemies in intercropping of cowpea and pakchoy then its influence toward the yield. The experiment was conducted in March to August 2014 at the Polytechnique Banjarnegara field trial. The design of the research used Randomized Complete Block Design (RCBD factorial with 4 treatment and 6 replications. Treatment plot size was 6 m x 6 m. The first factor was the spacing and the second factor was the type of fertilizer. Spacing of cowpea was 75 cm x 30 cm intercropped with pakchoy using interlinear treatment (75 cm contained 1 pakchoy plant (J1 and 2 plant pakchoy interlinear (J2. The second factor was the provision of goat manure is 15 tonnes/ ha (P1 and the synthesis of chemical fertilizer (P2, urea 50 kg/ ha, SP36 75 kg/ ha, and KCl 25 kg/ ha, so that there were 4 treatments combinations i.e. J1P1, J1P2, J2P1, and J2P2. Analysis of the data was using the F-test, if there was any significantly different, the study was followed by Duncan Multiple Range Test (DMRT at the 5% level. The main pests wich attacked cowpea intercropped with pakchoy were grasshoppers (Oxya sp., Fam. Acrididae, green leafhoppers (Empoasca spp., Fam Cicadellidae, caterpillars (Fam. Pyralidae, and aphis (Aphis cracivora, Fam. Aphididae. The type of intercropping (type of fertilizers and the amount of pakchoy lines had not been able to reduce pest population on cowpea. The dominant natural enemies on the cowpea were spiders (Fam. Lycosidae and ladybugs (Fam. Coccinellidae. The population of natural enemies along with the prey population. Intercropping types had not been able to increase the crop of cowpea (plant weight, strand number of cowpea, and cowpea weight and also to yield of pakchoy (number of leaves, plant height, and plant weight.

  17. Perbedaan Asupan Energi, Protein, Zink, dan Perkembangan pada Balita Stunting dan non Stunting

    OpenAIRE

    Adani, Farahiyah Yusni; Nindya, Triska Susila

    2017-01-01

     Background: Stunting is a nutritional problem caused by inadequate nutrition intake for  a long time and/or recurrent infectious diseases. The impacts of stunting are increase mortality,  morbidity,  health costs, decrease cognitive development, motor, and language development.There are nutrients that important to linear growth as energy, protein, and zinc. Objectives: The purpose of this study was to analyze the differences of intake of the energy, protein, Zinc, development in stunting and...

  18. EVALUASI KEAMANAN INFORMASI PADA PTI PDAM TIRTA MOEDAL KOTA SEMARANG BERDASARKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI SNI ISO/IEC 27001:2009

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Restu Wardani

    2015-10-01

    Full Text Available Adanya rencana untuk meningkatkan keamanan informasi sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI. Selain rencana tersebut, ditemukan kurangnya kesadaran dari masing-masing staff PTI PDAM Tirta Moedal Kota Semarang terkait dengan keamanan informasi menyebabkan terjadinya berbagai masalah salah satunya penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh staff PTI yaitu dengan mengubah sistem operasi yang telah ditetapkan oleh PTI PDAM dan kejadian tersebut berdampak pada proses bisnis. Ditemukan pula bahwa kurangnya pengamanan pada ruang server yang ada di divisi PTI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi pada divisi PTI serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi. Dari hasil studi dokumen, wawancara, dan kuesioner berdasarkan Indeks Keamanan Informasi SNI ISO/IEC 27001:2009 dihasilkan tingkat kelengkapan keamanan informasi sebesar 325 dan tingkat kematangan berada pada tingkat I+ dimana sudah ada pemahaman mengenai perlunya pengelolaan kemanan informasi akan tetapi penerapan langkah pengamanan masih belum teratur. Untuk mencapai tingkat kematangan V dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI PTI PDAM Tirta Moedal Kota Semarang dapat melakukan strategi perbaikan secara bertahap. Kata Kunci: Indeks Keamanan Informasi, SNI ISO/IEC 27001:2009, Evaluasi Keamanan Informasi, Tingkat Kelengkapan, Tingkat Kematangan

  19. EVALUASI KESUKSESAN APLIKASI KNOWLEDGE MANAGEMENT DALAM ORGANISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sebtina Mulya Fitriasmi

    2010-03-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan menguji ulang model kesuksesan sistem DeLone dan McLean (2003 pada konteks kesuksesan knowledge management system (KMS. Model ini memasukkan variabel keterlibatan pengguna untuk mengukur kepuasan pengguna, serta faktor organisasional, yaitu leadership dan reward untuk memprediksi penggunaan KMS. Desain penelitian adalah deskriptif-konfirmatori dengan pendekatan survei. Data diambil secara cross­sectional dari 200 karyawan pengguna aplikasi KM Bank Indonesia. Sampling secara non-probabilitas dengan teknik purposive sampling. Hasil perhitungan Partial Least Square menunjukkan kualitas sistem berpengaruh positif terhadap penggunaan KMS. Kualitas pengetahuan, faktor organisasional, dan kepuasan pengguna tidak berpengaruh positif terhadap penggunaan. Pengujian anteseden kepuasan pengguna menunjukkan kualitas pengetahuan, dan keterlibatan pengguna berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna, serta kualitas sistem tidak berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna. Lebih jauh lagi, penggunaan dan kepuasan pengguna secara bersama berpengaruh positif terhadap manfaat bersih. The study aims to reexamine success system model by DeLeon and McLean (2003 at Knowledge Management System (KMS success context. This model includes user involvement variable to measure user satisfaction. This study also takes account of organizational factors, which is leadership and reward to predict KMS application. Research design of this study is descriptive-confirmatory with survey approach. Primary data which is used are cross-sectional data from 200 respondents who are Bank Indonesia employees who use KMS. Non probability sampling procedure is conducted with purposive sampling. Partial Least Square is used for data analysis. The result shows that the system quality has positive effect to user. Quality of knowledge and user involvement influence have positive influence on user satisfaction, meanwhile system quality do not have positive effect to

  20. DAMPAK PERKEMBANGAN KAWASAN PENDIDIKAN DI TEMBALANG SEMARANG JAWA TENGAH (The Impact Development of Education Area in Tembalang Semarang Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Prasetyo Samadikun

    2015-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Kawasan Tembalang merupakan salah satu wilayah pemekaran Kota Semarang Propinsi Jawa Tengah yang peruntukannya sebagai daerah pusat pengembangan pendidikan serta  pertumbuhan perumahan dan permukiman.  Pada tahap awal,  perkembangan kampus (kawasan pendidikan di wilayah ini masih berdampak positif, khususnya pada pertumbuhan/perbaikan infrastruktur. Seiring dengan berjalannya waktu, ternyata mulai timbul dampak negatif pada lingkungan di sekitar kawasan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tahapan dan bentuk perubahan yang terjadi di Kawasan Tembalang, serta mengkaji kondisi eksisting permukiman dan infrastruktur di wilayah ini. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan menggabungkan metode kuantitatif dan metode kualitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive, teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa tahapan dan bentuk perubahan yang terjadi selama empat tahap mencakup aspek kependudukan, matapencaharian, kondisi sosial-ekonomi-budaya, suplai kebutuhan, tata guna lahan, kondisi infrastruktur, dan lingkungan. Nilai skoring terhadap infrastruktur eksisting bernilai baik untuk kondisi transportasi dan drainase, kondisi bangunan dinilai buruk, dan kondisi persampahan dinilai sedang.  ABSTRACT Tembalang region is one of expansion area in Semarang City that used for regional center of educational development and growth of housing and settlements. In the early stages, the development of the campus in the region still poses a positive impact, especially on the growth/improvement of infrastructure. Further developments, it began to be a negative impact on the environment around the campus area. The objectives of this research are to examine the changing phase and shape that occur in Tembalang region, and to assess the existing condition of settlements and infrastructure  in the region. This

  1. MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN UNTUK SISWA SLB/C

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Ketut Kertiasih

    2013-01-01

    Full Text Available Media pembelajaran matematika penjumlahan dan pengurangan untuk siswa SLB/C merupakan media yang dikembangkan untuk membantu pengajar dalam memberikan bahan ajaran kepada siswa yang masih belum mengerti tentang belajar berhitung. Adapun materi yang disajikan adalah mulai dari belajar mengenal angka,  penjumlahan dan pengurangan, animasi berhitung, evaluasi, latihan berhitung, video, dan cara pemakaian media. Tahapan yang digunakan dalam pengembangan media ini yaitu analysis, desain, development, implementation, dan evalution. Pembuatan coding dan animasi menggunakan Adobe Flash CS5, Adobe Pothoshop CS5, Adobe Illustrator CS5 sebagai editor gambar dan Cool Edit Pro 2.0 sebagai perekam dan editor suara. Hasil pengembangan berupa sebuah media yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran matematika khususnya materi penjumlahan dan pengurangan untuk siswa SLB/C.   Kata-kata kunci: Media Pembelajaran, Matematika, Siswa SLB/C, Penjumlahan, Pengurangan

  2. MENCARI MODEL EVALUASI DENGAN PENDEKATAN YANG SESUAI UNTUK PENDIDIKAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria N D K Indrayana

    2002-01-01

    Full Text Available Visual communication design in coming years seem getting better. It can be seen by the growth of commercial advertisment in the last three years and the pers freedom make the printing media and new electronic media exist. It would make the Visual communication design proffesion is became important. In the other side%2C there is a fact that many of advertisement have been canceled because of many public critical. Because of this%2C the designer as a creatif person has to be responsible. Because of this fenomena%2C education of visual communication design in Indonesia as an institution has to make the best quality designer. The process of study is become very important. Because of that reason%2C the evaluation model with suitable approach is needed for education of visual communication design. Abstract in Bahasa Indonesia : Prospek desain komunikasi visual pada tahun-tahun mendatang tampak lebih cerah dengan fenomena kenaikan belanja iklan tiga tahun terakhir dan kebebasan pers yang memicu kelahiran banyak media cetak dan media elektronik baru. Sehingga profesi ini akan semakin berperan penting. Di pihak lain ada kenyataan ditariknya sejumlah iklan yang tengah ditayangkan karena kritik yang diterimanya%2C sehingga desainer sebagai pengolah kreatif dianggap turut bertanggung jawab . Dengan berbagai latar belakang itulah institusi pendidikan Desain Komunikasi Visual di Indonesia sebagai wadah penggodokan calon desainer dituntut untuk melahirkan desainer dengan kualitas terbaik. Maka proses studi menjadi penting. Untuk itu diperlukan model evaluasi dengan pendekatan yang sekiranya sesuai untuk pendidikan desain komunikasi visual%2C dewasa ini. evaluation model%2C education of visual communication design.

  3. BAHAYA LATEN INFEKSI GONORE DAN KLAMIDIA DI ASIA SELATAN & ASIA TENGGARA, DI INDONESIA DAN KOTA MANADO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aron Pirade

    2014-04-01

    menempati urutan tertinggi. Wilayah Asia Selatan dan Asia Timur-Selatan (juga disebut Asia Tenggara adalah wilayah dengan prevalensi Gonore dan Klamidia terbesar. Prevalensi Gonore di tahun 1995 dan 1999 yaitu 29.11 dan 27.2 juta penduduk wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara. Klamidia, di tahun 1995 dan tahun 1999 yaitu 40.48 dan 42.89 juta penduduk wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, pada 11 area penelitian menunjukkan bahwa prevalensi Gonore dalam wilayah Indonesia menunjukkan rata-rata prosentasenya 20%-40% dari keseluruhan STI pada wanita beresiko tinggi terkena STI. Sedangkan infeksi oleh Klamidia prosentasenya 15%- 45% dari keseluruhan STI pada wanita beresiko tinggi terkena penyakit kelamin. Prosentase Gonore dan Klamidia di Kota Manado rata-rata 15-30%. Tingginya prevalensi infeksi Gonore dan Klamidia di Asia Tenggara, ternyata diikuti juga dengan tingginya perkembangan infeksi Gonore dan Klamidia di Indonesia dan Kota Manado.

  4. Ibm BAGI GURU DAN SISWA SMU SETIA BUDI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhi Kusmantoro

    2016-06-01

    Full Text Available Dalam dunia industri ada beberapasistem yang digunakan dalam mengoperasikan sistem pengendalielektromagnetik, antara lain sistem pengoperasian secara manual, semi otomatisdan otomatis.Tujuan pengabdian masyarakat di SMU Setia Budi Semarang adalah untuk memberikan kemampuan penggunaan software EKTS dan menambah pengetahuan atau wawasan teknik pengendali listrik di industri yang sedang berkembang dan banyak dipakai. Metode pelaksanaan kegiatan program Iptek bagi Masyarakat (IbM yang digunakan adalah metode pelatihan yang dibagi dalam tiga tahap, yaitu pelatihan secara teori, pelatihan menggunakan softawre EKTS dan beberapa rancangan pengendali motor listrik, dan tahap evaluasi dalam kegiatan awal sampai dengan akhir. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat di SMU Setia Budi Semarang telah dibuat pengendali start stop, pengendali motor berurutan, dan pengendali membalik putaran motor listrik. ?é?á Kata Kunci : EKTS, motor listrik, kontaktor magnet

  5. Peran Partisipan sebagai Bagian Infrastruktur Seni di Sumatera Barat: Perkembangan Seni Musik Talempong Kreasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardipal Ardipal

    2016-02-01

    Full Text Available Perkembangan seni tidak lepas dari peran pelaku seni atau seniman musik. Namun peran itubukan hanya terletak pada seniman, tetapi juga berbagai unsur yang terlibat dalam kesenian dalammasyarakat atau partisipan seni, yang terlihat dalam infrastruktur seni. Penelitian ini menggunakanpendekatan deskriptif analisis, dengan maksud memberikan gambaran partisipan seni sebagai bagiandari infrastruktur seni dalam konteks kesenian Talempong Kreasi. Penelitian ini dilakukan untukmenjawab pertanyaan siapa yang berperan dan apa yang dilakukan mereka dalam musik talempongtradisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa talempong tradisi berhasil dikembangkan olehtokoh partisipan akademik. Pengembangan ini terlihat dari konsep harmoni dalam komposisi musikdan penggabungan alat musik baru dan tradisi sehingga lahirlah Talempong Kreasi. Genre musikini dapat berfungsi untuk pembentuk imaji dan identitas Minangkabau di masyarakat. Di antara permasalahan baru yang timbul, karena hasilnya masih berfokus kepada produksi musik komersial, bukan pada kualitas musik.   The Participants Role as a Part of the Arts Infrastructure in West Sumatra: The Developmentof Talempong Kreasi Musical Arts. The development of art cannot be separated from the role of performersor musical artists. But the role does not merely only lie in the artists themselves, but also in the various elementsinvolved in the arts in the community or the participants of art, which are commonly visible in the artsinfrastructure. This study used a descriptive analytical approach, with the intention of giving the participantsan overview of art as a part of the infrastructure of the art in the context of Talempong Kreasi art. Thisstudy was conducted to answer the questions of who play the role, and what they have done for Talempongmusic tradition. These results indicate that the tradition of talempong has successfully been developed by theacademic participants. This development can be seen from the concept

  6. KEABSAHAN PERUBAHAN DAN PENAMBAHAN PERATURAN HUKUM PIDANA MELALUI PERPPU DAN PERMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amiruddin Amiruddin

    2013-12-01

    Full Text Available KUHP yang berlaku sekarang berasal dari “Wetboek van Strafrecht voor Nederlandsh-Indie” 1918dan dinyatakan berlaku di Indonesia berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 1946 juncto UU Nomor 73 Tahun1958. Mengingat usianya yang sangat tua, maka beberapa ketentuan yang ada dalam KUHP sudah tentuketinggalan dan harus disesuaikan dengan perkembangan masyarakat dan ilmu pengetahuan. Meskipuntelah ada upaya untuk melakukan perubahan yang menyeluruh melalui penyusunan RUU KUHP namunbelum juga disahkan. Oleh karena itu, maka pola perubahan yang dilakukan adalah bersifat parsial yaitumulai dari Perpu Nomor 16 Tahun 1960 sampai dengan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun2012 tentang Penyesuaian Batasan Tindak Pidana Ringan dan Jumlah Denda dalam KUHP. Perubahanyang dilakukan itu pun ada yang sesuai dengan prosedur dan ada juga yang tidak sesuai dengan prosedurperubahan perundang-undangan.Kata kunci: perubahan, penambahan, KUHP.

  7. Hasil Cetak Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik Sebagai Alat Bukti Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Melalui Media Daring

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aris Hardinanto

    2016-12-01

    Full Text Available Perkembangan dan perubahan dunia menjadi sangat cepat sebagai akibat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama teknologi transportasi dan komunikasi telah membuat berbagai kemudahan terhadap mobilitas masyarakat. Arus perkembangan informasi antar negara tidak dapat lagi dikendalikan oleh pemerintah, sehingga peran dalam mengendalikan arus mobiltias penduduk melalui jejaring sosial. Pertumbuhan yang seperti ini mengakibatkan perubahan sosial di masyarakat seluruh dunia, lintas batas negara. Kejahatan jenis baru sebagai dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi muncul seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Kejahatan menggunakan media teknologi informasi atau komputer dan internet disebut Computer Related Crime atau Cybercrime. Kedudukan alat bukti sebagai penegak hukum pidana materiil menjadi parameter hakim untuk memutus suatu perkara. Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik memberikan ruang terhadap hasil cetak alat bukti elektronik dalam cybercrime sebagai alat bukti yang sah. Hasil cetak alat bukti elektronik sah apabila alat bukti elektronik itu dapat dijamin keasliannya. Dengan demikian kedudukan alat bukti elektronik dalam cybercrime memiliki kriteria yang ketat dibanding alat bukti konvensional. Metode penelitian dalam jurnal ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach, pendekatan kasus (case approach serta pendekatan konseptual (conceptual approach Kata kunci: alat bukti elektronik, cybercrime. 

  8. PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS BERKARAKTERISTIK RME MATERI BARISAN DAN DERET UNTUK KELAS X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Hidayatul Khusna

    2016-04-01

    : Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan menghasilkan bahan ajar yaitu Lembar Kerja Siswa berkarakteristik RME yang valid dan praktis sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran materi barisan dan deret. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Plomp yang terdiri dari tiga tahap yaitu 1 tahap investigasi awal, 2 tahap perancangan dan realisasi, 3 tahap tes, evaluasi, dan revisi. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh hasil, yaitu (1 tingkat kevalidan sebesar 3,7 dengan kriteria kevalidan sangat valid, dan (2 tungkat kepraktisan sebesar 3,5 dengan kriteria kepraktisan sangat praktis Jadi dapat disimpulkan bahwa LKS yang dikembangkan memenuhi kriteria baik dan layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar matematika pada materi Barisan dan Deret yang dapat mengingkatkan tingkat penalaran matematis siswa.

  9. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Perpustakaan di Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Undip

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lia Dorothy

    2014-11-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi informasi menciptakan keunggulan kompetitif dalam berbagai bidang. Perkembangan ini didukung oleh industri perangkat keras dan perangkat lunak komputer yang terus berkembang, yakni dengan pengaksesan dan pemrosesan informasi yang cepat, akurat, dan efisien melalui sebuah sistem informasi. Pengelolaan data buku di perpustakaan Teknik Lingkungan masih dilakukan menggunakan microsoft office excel, sedangkan pengelolaan data anggota dan data peminjaman masih dicatat secara manual. Oleh karena itu, diperlukan sebuah penelitian untuk membangun sebuah sistem informasi perpustakaan yang dapat mempermudah pengelolaan data dan aktivitas perpustakaan di Program Studi Teknik Lingkungan. Sistem informasi perpustakaan terkomputerisasi ini diharapkan dapat membantu pengelolaan data buku dan data anggota, transaksi peminjaman dan pengembalian buku, serta menghasilkan laporan untuk keperluan administrasi perpustakaan, sehingga dapat meningkatkan efektifitas kinerja karyawan. Sistem informasi perpustakaan ini berbasis web, dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, serta menggunakan framework CodeIgniter. Sistem informasi ini juga dilengkapi dengan barcode reader yang digunakan untuk mempermudah pengelolaan data buku. Penelitian dikembangkan dengan metode SDLC (System Development Life Cycle. Langkah-langkah penelitian meliputi tahap perencanaan, tahap analisis, tahap perancangaan, tahap implementasi, tahap pengujian, dan tahap pemeliharaan. Sistem dirancang dengan menggunakan diagram UML (Unified Modelling Language dan diuji dengan pengujian kotak hitam (blackbox testing. Semua menu dalam sistem informasi perpustakaan dan barcode reader dapat bekerja dengan baik. Sistem informasi perpustakaan telah diimplementasikan di Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik UNDIP. Sistem informasi ini menambah kualitas pelayanan pada perpustakaan Teknik Lingkungan.

  10. Perubahan Eksternal, Soft Skills Dan Kurikulum Kesehatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elfindri Elfindri

    2010-11-01

    Full Text Available Tulisan ini menyoroti begitu pentingnya tingkah laku kesehatan rumah tangga ‘household health behavior’1 didorong dan direkayasa untuk meminimumkan efek dari persebaran virus. Sekiranya pengetahuan dan kesadaran akan hal ini rendah, maka untuk kasus negara berkembang seperti Indonesia, perkembangan berbagai jenis penyakit degeneratif akan semakin sulit dicegah. Meluasnya persoalan ini kemudian akan berdampak kepada semakin besarnya biaya pencegahannya, dan dampak dari kecepatan virus bisa berbahaya lebih besar lagi. Salah satu implikasi adalah pencegahan dapat dilakukan melalui perbaikan kurikulum pendidikan akan bahaya dari persebaran virus. AIDS, FLU Burung, Flu Babi, Demam Berdarah, dan sebagainya cukup memusingkan pelayanan kesehatan, termasuk insektisida. Pemutakhiran kurikulum tentunya bermanfaat untuk memajukan pendidikan kesehatan, khususnya pendidikan keperawatan, unsur soft skills sangat penting, selain dari perubahan kognitif.

  11. RADIKALISME DI INDONESIA: Antara Historisitas dan Antropisitas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Asrori

    2017-02-01

    Full Text Available Studi ini mencoba menganalisis faktor-faktor yang mendorong munculnya radikalisme di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan sekurang-kurangnya ada 3 faktor, yakni pertama, perkembangan di tingkat global, Kedua, penyebaran paham Wahabisme dan yang ketiga adalah kemiskinan. Situasi yang kacau di negara-negara Timur Tengah khususnya di Afghanistan, Palestina, Irak, Yaman, Mesir, Syiria, dan Turki, dipandang oleh kelompok-radikal sebagai akibat dari campur tangan Amerika, Israel, dan sekutunya. Pada saat yang sama, Masuknya faham Wahabisme yang mengagungkan budaya Islam ala Arab yang konservatif ke Indonesia telah ikut mendorong timbulnya kelompok eksklusif yang sering menuduh orang lain yang berada di luar kelompok mereka sebagai musuh, kafir dan boleh diperangi. Faktor ketiga adalah kemiskinan. Meski faktor ini tidak secara langsung berpengaruh terhadap merebaknya aksi radikalisme, namun perasaan sebagai elemen masyarakat yang termarjinalkan dapat menjadi faktor pendorong bagi seseorang untuk terjebak dalam proganda radikalisme.

  12. DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DAN PERILAKU KONSUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bagus Limandoko

    2000-01-01

    Full Text Available The word design is a word with different meanings. In the visual communication context it has became part of the team in the communication industry - the world of advertising%2C magazine and newspaper publishing%2C marketing and public relations%2C and%2C indeed%2C it has became one of the influential aspects to shape the behavior of a society and its economic development. Abstract in Bahasa Indonesia : Desain merupakan sebuah kata dengan banyak makna. Dalam konteks komunikasi visual%2C desain sudah menjadi bagian dari tim dalam industri komunikasi. Dunia advertising%2C publikasi majalah dan suratkabar%2C pemasaran dan public relations%2C dan yang pasti desain juga sudah menjadi salah satu aspek yang berpengaruh dalam membentuk perilaku suatu masyarakat dan perkembangan ekonominya. design%2C designer%2C visual communication design%2C behavior%2C consumer

  13. Perkembangan Profesional Konselor Untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat Industri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadhila Yusri

    2013-03-01

    Full Text Available Perubahan sosial yang amat cepat dan makin kompleksnya keadaan masyarakat dewasa ini telah terjadi di seluruh belahan dunia. Perubahan itu melahirkan diferensiasi dan situasi global yang berbeda. Masyarakat industri yang tiap hari disibukkan dengan rutinitas pekerjaan dan kariernya. Bekerja di bawah tekanan dan kecemasan akan kesuksesan dalam kariernya. Bahkan banyak diantara mereka yang melupakan bahwasanya di rumah mereka mempunyai anak-anak dan keluarga yang membutuhkan perhatian lebih dan kasih sayang. Kecenderungan kriminalitas meningkat dan kenakalan remaja serta perbuatan-perbuatan yang melampaui norma-norma sosial semakin subur. Kehadiran konselor sepertinya menjawab tantangan zaman dan seiring dengan pesatnya kemajuan pasar global. Kantor berita online, careerbuilder.co.uk menulis dan menempatkan konselor dalam 10 besar profesi yang sangat dibutuhkan di dalam masyarakat saat ini. Alasannya dikemukakan bahwa tekanan hidup yang semakin meningkat membuat banyak orang menderita stres dan mengalami kecemasan berlebihan. Karena itu, tenaga konselor merupakan profesi yang dibutuhkan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai permasalahan kehidupan di zaman globalisasi seperti saat sekarang ini. Seorang calon konselor  yang hanya cukup puas dengan kemampuan dan keahlian serta kompetensi yang sudah dikuasai secara benar dibangku perkuliahan saja tanpa membekali dengan kemampuan (skill lain. Hal ini, jelas akan menjadi pertanyaan besar, “apakah bisa menembus ketatnya persaingan dunia profesi di pasar global?”. Sementara dunia globalisasi menuntut pekerja profesional yang handal. Oleh karena itu, untuk dapat bersaing di pasar global konselor memang diharapkan untuk selalu mengembangkan kemampuan profesionalnya dibidang konseling. Arah pengembangan profesional konselor hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan pasar global, hingga tenaga konselor dapat membantu masyarakat industri keluar dari berbagai permasalahan yang dihadapinya. Pada

  14. Penentuan Kebijakan Perawatan dan Optimasi Persediaan Suku Cadang pada Coal Handling System PLTU Paiton

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadeli Muhammad F

    2012-09-01

    Full Text Available Fasilitas yang terdapat pada sebuah pembangkit listrik membutuhkan perawatan agar dapat berfungsi  sesuai dengan kapasitasnya. Salah satu fasilitas yang membutuhkan perawatan pada PLTU Paiton adalah fasilitas coal handling system. Perusahaan perlu menerapkan strategi perawatan yang tepat agar biaya perawatan yang dikeluarkan dapat optimal. Permasalahan yang ada pada PLTU Paiton adalah strategi perawatan yang ada masih belum bisa mengatasi kemungkinan kegagalan yang terjadi dan aktivitas perawatan yang dilakukan tidak didukung oleh ketersediaan suku cadang yang dibutuhkan. Hal tersebut menyebabkan biaya perawatan yang dikeluarkan menjadi tidak optimal. Penelitian ini menggunakan metode reliability centered maintenance (RCM II yang dikombinasikan dengan metode evaluasi dari electrical power research institute (EPRI untuk menentukan strategi perawatan yang tepat terhadap coal handling system. Permasalahan persediaan untuk mendukung implementasi penerapan strategi perawatan akan diselesaikan dengan metode probabilistic economic order quantity (EOQ model. Penggunaan metode RCM II yang dikombinasikan dengan metode evaluasi dari EPRI dan penggunaan metode probabilistic EOQ model bertujuan untuk mengoptimalkan biaya perawatan yang dikeluarkan.

  15. Analisis pengaruh capital adequacy ratio (CAR) dan operational efficiency ratio (OER) terhadap return on assets (ROA) (Studi pada bank umum syariah devisa di Indonesia)

    OpenAIRE

    Maryadi, Eldi

    2017-01-01

    Tujuan dari penelitan ini adalah untuk menganalisis (1) perkembangan ROA, CAR dan OER pada bank umum syariah devisa di Indonesia. (2) CAR dan OER terhadap ROA pada bank umum syariah devisa di Indonesia periode 2009-2014. Data yang digunakan adalah data time series dari Laporan Keuangan tahunan Bank Umum Syariah Devisa di Indonesia periode 2009-2014, yaitu Bank BNI Syariah, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat Indonesia, dan Bank Mandiri Syariah. Alat analisis yang digunakan adalah analisis deskri...

  16. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK DI ERA GLOBALISASI Antara Ide dan Realita

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Layyin Mahfiana

    2013-12-01

    Full Text Available Globalisasi merupakan perkembangan dunia yang tidak bisa terelakkan lagi. Setiap warga negara harus siap menghadapi era globalisasi ini begitu juga anak. Ada banyak aspek positif yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak untuk menunjang tumbuh kembang dan belajar mereka, akan tetapi banyak juga aspek negatif yang harus diwaspadai. Aturan hukum tentang perlindungan anak di era globalisasi ini sudah ditetapkan, oleh karena itu penegakan hukumnya dibutuhkan peran orang tua, masyarakat, sekolah, pemerintah untuk mewujudkan lingkungan yang layak terhadap perkembangan jiwa anak. Kata kunci: Hak-Hak Anak, Eksploitasi, Layak anak.

  17. Pola Komunikasi Keluarga dan Perkembangan Emosi Anak (Studi Kasus Penerapan Pola Komunikasi Keluarga dan Pengaruhnya terhadap Perkembangan Emosi Anak pada Keluarga Jawa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuli Setyowati

    2013-12-01

    Full Text Available Abstact: This research aimed to describing the communication pattern taking place inside Javanese families in Sleman regency and city of Yogjakarta. It also to discover the extent to which Javanese families understood and realized the importance of family communication and child emotional development, and the impact of family communication on child emotional development. This research was using descriptive–qualitative method and based on symbolic interactionism theory. Data were collected by using a passive observation technique and by conducting in-depth interviews with 18 informans. Informans were taken by employing a purposive sampling and selected based on their accessibility to the studied issue. Data were analyzed using interactive analysis model.

  18. ALOKASI DAN DISTRIBUSI AIR DI DAERAH IRIGASI JATILUHUR INDONESIA: EVALUASI DAN TANTANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmat Sudiana

    2017-07-01

    Full Text Available Indonesia has rich natural resources including water resources. The abundance of water resources is characterized by an annual rainfall averaging about 2790 mm. Jatiluhur irrigation area is one of large irrigation system in Indonesia which plays main role for national food and agriculture defense. It receives water from Djuanda Multipurpose Reservoir located in Citarum River West Java Indonesia. This reservoir is responsible to irrigate 240,000 ha paddy field, raw water for domestic municipal industrial (DMI and hydropower generation. The water is released from the reservoir to Curug Diversion Weir where the water is diverted to West Tarum Canal (WTC, East Tarum Canal (ETC and North Tarum Canal (NTC. Mechanisms for water allocation and distribution are professionally managed by Jasa Tirta II Public Corporation (PJT II. Although provision of irrigation system seems performing well, some aspects still need improvement and development. The important issue for improvement is quality and reliability of basic data required to prepare the water allocation plan and distribution schedule. Taking into account future developments which will increase combined water demand. Consequently, there is a need to investigate how efficient the system is working currently and which improvements can be proposed to increase overall water use efficiency. Water balance in the Jatiluhur irrigation system theoretically capable to fulfill water demand until 2025 but climate change issue should be considered as period of dry season and wet season will be shifted. Based on the research scenario, dry season will be longer and wet season will be shorter with more intense rainfall.    Keywords: Jatiluhur irrigation area, Djuanda multipurpose reservoir, water allocation & distribution, water efficiency, water balance

  19. Perkembangan Ronggeng Sebagai Seni Tradisi Di Kabupaten Pangandaran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nina Herlina Lubis

    2015-03-01

    Full Text Available Tulisan ini merupakan hasil penelitian kepustakaan dan lapangan mengenai potensi sosial, ekonomi, politik, dan budaya Kabupaten Pangandaran yang dibiayai oleh Dikti tahun Anggar- an 2014. Permasalahan yang dikaji dalam tulisan ini adalah bagaimana sejarah seni ronggeng itu? Apakah penyajian seni ronggeng tersebut mengalami perubahan dari waktu ke waktu? Bagaimana upaya pemerintah dalam melestarikan seni ronggeng? Untuk menjawab pertanyaan itu, metode penelitian yang dipergunakan adalah metode sejarah karena penelitian ini dilaku- kan dalam perspektif historis. Dalam implementasinya, metode sejarah meliputi empat tahap, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Untuk keperluan analisis, tulisan ini dileng- kapi dengan konsep dan teori kesenian yang relevan dengan permasalahan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada awalnya, kesenian ronggeng menunjukkan sifat sakral karena terkait dengan kepercayaan samanisme dan dalam perkembangannya, bergeser menjadi bersifat profan. Unsur-unsur negatif yang melekat dalam kesenian ronggeng, secara perlahan dihapus atau diubah sehingga dipandang tidak lagi melanggar norma sosial.   Kata kunci: Pangandaran, ronggeng, sejarah, kesenian tradisional

  20. FILSAFAT PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN REALITAS SOSIAL PESPEKTIF AL-QUR`AN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RUSDI

    2015-12-01

    Full Text Available Al-Quran diturunkan dengan berbahasa Arab, agar manusia mempelajarainya untuk kepentingan hidup bermasyarakat dan bersosial. Realitas bahasa sebagai simbol-simbol makna, kata “ makna “ pada dasarnya merupakan masalah yang senantiasa hadir dalam lingkungan setiap manusia, yang memungkinkan seorang manusia untuk dapat menyimpan seluruh konsep dalam pikirannya dalam bentuk simbol-simbol, sehingga membantunya dalam mewujudkan perkembangan yang signifikan dalam mendapatkan ilmu pengetahuan. Ada tiga pilar penting dalam kerangka keilmuan menurut tinjauan filsafat yang tidak dapat ditinggalkan yaitu ontologi, asas penetapan ruang lingkup serta asas penafsiran akan hakikat pokok objek pengetahuan, epistemologi, merupakan asas metodologi pemerolehan dan penyusunan bangunan pengetahuan, dan aksiologi, merupakan asas tujuan dan pemanfaatan pengetahuan.

  1. PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERBASIS PENELITIAN EVOLUSI DAN FILOGENETIK MOLEKULER UNTUK MATAKULIAH EVOLUSI DI UNIVERSITAS JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulin Nuha

    2016-09-01

    Filogenetik molekuler merupakan salah satu kajian yang dipelajari pada matakuliah Evolusi untuk jenjang S1 Pendidikan Biologi. Kajian ini memerlukan bahan ajar yang kontekstual dan tetap mengikuti perkembangan IPTEKS. Kendala yang muncul adalah pengetahuan mahasiswa dalam ranah molekuler masih rendah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menyediakan buku ajar berbasis penelitian denan pendekatan molekuler. Buku ajar dikembangkan berdasarkan model pengembangan ADDIE. Produk divalidasi oleh ahli media, materi, praktisi pendidikan dan diujicobakan pada kelompok kecil. Hasil validasi ahli media, ahli materi, praktisi pendidikan, dan uji coba kelompok kecil secara berturut turut adalah 87,14%, 91,00%, 75,78%, dan 82,22%.

  2. KEEFEKTIFAN PELAKSANAAN PRINSIP PENDIDIKAN SISTEM GANDA SMKN 1 PANGKALAN KERINCI DAN SMKN 1 UKUI KABUPATEN PELALAWAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rika Ariani

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pelaksanaan prinsip Pendidikan Sistem Ganda (PSG di SMKN 1 Pangkalan Kerinci dan SMKN 1 Ukui ditinjau dari sisi (1 konteks, (2 input, (3 proses dan (4 produk/hasil. Metode penelitian yang digunakan adalah studi evaluasi dengan analisis deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan metode CIPP (Context, Input, Process, Product dari Stufflebeam. Subyek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah urusan Dunia Usaha dan Industri (Humas, wakil kepala sekolah urusan kurikulum, ketua jurusan masing-masing prodi, guru, dan 123 siswa yang telah melaksanakan PSG untuk jurusanTeknik Komputer Jaringan, Teknik Sepeda Motor, dan Teknik Kendaraan Bermotor. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan dari sisi (1 konteks: organisasi pelaksana/manajemen program pelaksanaan PSG sudah terstruktur, relevansi program PSG sudah cukup relevan dengan skill dan jurusan siswa, dan secara keseluruhan variable konteks ini sangat efektif, (2 input: pengelolaan peserta pelaksana PSG, tenaga kependidikan, kurikulum, sarana dan prasarana PSG, dan pembiayaan PSG telah terkelola dengan baik, dan variabel input sudah efektif, (3 proses: proses persiapan pelaksanaan PSG di sekolah sudah terorganisir dengan baik, namum proses pelaksanaan PSG oleh siswa pada Dunia Usaha dan Dunia Industri tidak terlaksana sepenuhnya seperti yang telah diprogramkan, dan pada umumnya variabel proses sudah efektif, (4 aspek hasil kemanfaatan pelaksanaan PSG telah meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam menghadapi Ujian Nasional dan meningkatkan kemampuan siswa dibidangnya dan variabel produk sangat efektif.

  3. Tinggalan Arkeologi Masa Kolonial di Wilayah Kepulauan Maluku: Sebuah Evaluasi Hasil Penelitian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syahruddin Mansyur

    2016-04-01

    Full Text Available Balai Arkeologi Ambon dengan wilayah kerja meliputi Provinsi Maluku dan Maluku Utara (selanjutnya disebut wilayah Kepulauan Maluku telah menetapkan tema penelitian yang sesuai dengan kondisi wilayah kerjanya. Salah satu tema yang dikembangkan dalam pelaksanaan penelitian arkeologi di Balai Arkeologi Ambon adalah tema Pengaruh Kolonial di Nusantara. Hal ini, tentu saja tidak lepas dari sejarah kebudayaan yang pernah ada dan berkembang di wilayah Kepuluan Maluku. Seperti diketahui bahwa sejarah kedatangan bangsa asing terutama bangsa Eropa di nusantara diawali oleh faktor ekonomi yaitu perdagangan rempah-rempah, dimana wilayah Kepulauan Maluku merupakan pusat produksi dua jenis rempah-rempah yaitu cengkeh dan pala. Dalam konteks inilah, penelitian arkeologi yang dilaksanakan oleh Balai Arkeologi Ambon melalui tema Pengaruh Kolonial berupaya untuk mengkaji lebih jauh berbagai aspek yang terkait dengan masa penguasaan bangsa Eropa di wilayah Kepulauan Maluku. Makalah ini akan merangkum berbagai hasil penelitian arkeologi yang dilakukan oleh Balai Arkeologi Ambon sejak didirikan pada tahun 1995 hingga saat ini. Selanjutnya, akan dipaparkan ruang lingkup penjelasan yang tercakup dalam berbagai hasil penelitian yang telah dilaksanakan. Makalah ini juga berupaya melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek terkait dengan tema pengaruh kolonial khususnya di wilayah Kepulauan Maluku.   Archaeological Institute of Ambon with work areas include Maluku and North Maluku (hereinafter referred to as the Moluccas Islands has set the theme of the research in accordance with the conditions of their working area. One of the themes developed in the implementation of archaeological research at the Institute of Archaeology of Colonial Influence Ambon is a theme in the archipelago. It is, of course, can not be separated from the cultural history that ever existed and flourished in the area of Moluccas Islands. As it is known that the history of the arrival of foreigners

  4. Market Segmentation, Targeting, Dan Brand Positioning Dari Winston Premier Surabaya

    OpenAIRE

    Tania, Debby

    2014-01-01

    Sejak tahun 2012 mulai terasa bahwa bisnis properti mengalami kenaikan di Indonesia. Banyak masyarakat Indonesia berinvestasi pada properti karena dianggap aman dan menguntungkan. Sehingga muncul banyak produk properti baru di Indonesia. Perkembangan properti di Indonesia menjadi peluang besar bagi Agen Properti untuk dapat menjalankan bisnisnya. Winston Premier sebagai salah satu Agen properti di Surabaya Barat yang baru berdiri memerlukan strategi pemasaran yang tepat untuk digunakan guna b...

  5. Kelayakan Ekonomi dan Lingkungan Kegiatan Pertambangan Rakyat di Kabupaten Sleman

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farida Afriani Astuti

    2016-06-01

    Full Text Available Kabupaten Sleman memiliki 19 titik lokasi penambangan rakyat yang belum memiliki ijin dari pemerintah. Kegiatan penambangan menghasilkan dampak positif dan negatif bagi lingkungan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian mengenai kelayakan ekonomi dan lingkungan sebagai dasar untuk memberikan ijin bagi kegiatan pertambangan rakyat tersebut. Penentuan kelayakan ekonomi dan lingkungan menggunakan metode pengharkatan. Kelayakan ekonomi kegiatan penambangan menggunakan 3 parameter sebagai dasar evaluasi, baik untuk penambangan di bukit maupun di sungai. Parameter kegiatan penambangan di bukit adalah umur tambang, potensi pasar dan pemanfaatan bahan galian, dan benefit cost ratio (BCR. Sedangkan parameter kegiatan penambangan di sungai adalah perbandingan cadangan terhadap penggunaan bahan galian (PCPBG, potensi pasar dan pemanfaatan bahan galian, dan benefit cost ratio (BCR. Adapun parameter kelayakan lingkungan adalah jenis dampak yang dihasilkan dari kegiatan penambangan, yaitu Dampak Penting Hipotetik (DPH, Dampak Tidak Penting Hipotetik 1 (DTPH 1, dan Dampak Tidak Penting Hipotetik 2 (DTPH 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek kelayakan ekonomi terdapat 10 titik lokasi tidak layak, 5 titik lokasi kurang layak, dan 4 titik lokasi layak. Sedangkan dari aspek kelayakan lingkungan terdapat 12 titik lokasi tidak layak, 4 titik lokasi kurang layak, dan 3 titik lokasi layak.

  6. ENERAPAN E-COMMERCE BERBASIS CMS DAN SEO UNTUK TOKO ON-LINE UMKM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Felix Andreas Sutanto

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak. IbM ini bertujuan membuat pruduk software framework aplikasi e-commerce untuk toko on-line UMKM khususnya handicraft, kuliner, batik dan pakaian dengan berbasis sistem manajemen isi (Content Management System/CMS dan optimisasi mesin pencari (Search Engine Optimization/SEO. Produk tersebut nantinya dipergunakan oleh mitra yang merupakan calon wirausaha baru di bidang teknologi informasi (TI. Untuk dapat menerapkan produk tersebut pada usahanya, dan mampu membuat sendiri, mengoperasikan, mengembangkan, dan memelihara maka perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan tentang framework aplikasi, manajemen usaha, dan kewirausahaan. Metode yang digunakan dalam IbM ini adalah kaji tindak partisipatif. Pelaksanannya yaitu dengan melakukan identifikasi dan analisis situasi tentang permasalahan yang dihadapi mitra, selanjutnya memberikan solusi berupa pelatihan, pendampingan, dan pembuatan teknologi Software framework E-commerce berbasis CMS dan SEO yang melibatkan mitra serta dilakukan monitoring dan evaluasi agar mitra menjadi terarah, terampil dan profesioanal di bidang tersebut. Target IbM ini adalah terbentuknya wirausaha baru bidang TI khususnya E-commerce bagi UMKM yang terlatih, terapil, dan profesional dalam menjalankan usahanya. Sehinga Luaran dari IbM ini adalah berupa Produk Software Framework E-commerce bagi UMKM berbasis CMS dan SEO, jasa pelatihan Desain web E-commerce, jasa pelatihan manajemen usaha, dan jasa pelatihan kewirausahaan.Kata Kunci : Framework, E-commerce, CMS, SEO, wirausaha, UMKM

  7. PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT SUATU EVALUASI MELALUI KARAKTERISTIK KERJA (Studi Kasus Pada Perusahaan Gula Candi Baru Sidoarjo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hatane Semuel

    2003-01-01

    Full Text Available In the present, management has transformed radically from traditional change into Total Quality Management (TQM which stresses on organizational excellences such as reliability, responsiveness, assurance, competency and human resources. This research is an evaluation of TQM application held by a sugar factory, Candi Baru Sidoarjo through its program namely Gugus Kendali Mutu (GKM It is program of TQM at which it serves as an approach to endeavor its workers to have perception at different stages about different qualities. In addition, this is based on an analysis of job satisfaction of the workers, which is focused on woek charecteristics such as skill variation, job description, autonomy and feedback. From the results, it is concluded that human recources (workers, equipments or instruments being used as well as available period of time has positive relationship, especially between job satisfaction and skill variation. Other indicators, such as work flow and work result which are evaluated by the workers themselves as well as by their co-workers, have positive relationship between job satisfaction and job description. Furthermore, cooperation among workers within the same division having different levels of position has positive relationship between job satisfaction and job significance. In general, GKM implication in endeavoring the workers has positive impact towards worker satisfaction in sugar factory like Candi Baru Sidoarjo. Abstract in Bahasa Indonesia : Manajemen mengalami transformasi yang cukup radikal, yaitu perubahan dari model tradisional bergeser kepada Total Quality Management (TQM yang menuntut keunggulan organisasi seperti kecepatan, daya tanggap, kelincahan, pembelajaran, dan kompetensi karyawan. Penilitian ini merupakan suatu evaluasi penerapan program TQM yang dijalankan oleh Pabrik Gula (PG Candi Baru Sidoarjo melalui Gugus Kendali Mutu (GKM, yang merupa-kan suatu pendekatan dalam mewujudkan pemberdayaan karyawan, yang pada

  8. PERANAN PRAKTIKUM RIIL DAN PRAKTIKUM VIRTUAL DALAM MEMBANGUN KREATIFITAS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Widodo

    2016-11-01

    Penelitian ini mengkaji perbedaan pembelajaran praktikum virtual dan praktikum riil dalam membangun keterampilan berpikir kreatif siswa. Sampel penelitian adalah 53 siswa kelas X salah satu SMA Negeri di Bandung. Instrumen kegiatan praktikum terdiri dari lembar kerja siswa (LKS untuk kegiatan praktikum riil dan software praktikum virtual dan instrumen pengumpul data. Keterampilan berpikir kreatif siswa diukur dengan menggunakan tes keterampilan berpikir kreatif berupa delapan soal esai tentang materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor kelas praktikum riil lebih tinggi dari pada rerata skor pada kelas praktikum virtual. Selain itu, praktikum riil juga bisa meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada semua aspek keterampilan berpikir kreatif (flexibility, fluency, elaboration dan originality. Hal ini menunjukkan bahwa praktikum riil memberikan kondisi yang lebih baik untuk pengembangan keterampilan berpikir kreatif siswa.

  9. Game Blok Bakar Berbasis Android Menggunakan Metode LCG dan LFSR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kadek Adi Praptha

    2015-11-01

    Full Text Available Blok Bakar merupakan permainan kartu tradisional Bali yang menggunakan kartu domino. Konsep utama dari game adalah memilih blok kartu yang terdiri dari 2 buah kartu yang sudah diacak. Namun seiring perkembangan jaman peminat permainan Blok Bakar dari tahun ke tahun mengalami penurunan, sehingga diperlukan sebuah sarana sebagai media pelestarian Budaya Bali. Penelitian ini menyajikan suatu aplikasi game Blok Bakar berbasis Android dengan mengkombinasikan metode pengacakan Linear Congruential Generators (LCG dan Linear Feedback Shift Register (LFSR agar minat masyarakat terhadap game Blok Bakar dapat meningkat. Kombinasi metode digunakan untuk memperoleh kartu acak dan meminimalisir kemunculan kartu yang sama. Game Blok Bakar dibuat dengan menggunakan software Corona SDK dengan bahasa pemrograman Lua. Hasil dari kombinasi metode LCG dan LFSR memberikan perbandingan kemenangan dan kekalahan Bandar sebesar 52% berbanding 48% untuk kondisi taruhan dan 60% berbanding 40% untuk kondisi jumlah kartu. Kata kunci: Blok Bakar, Budaya Bali, game kartu, LCG, LFSR.

  10. Analisa Pengaruh Customer Experience Terhadap Customer Loyalty Dengan Customer Engagement Dan Customer Trust Sebagai Variabel Intervening Di the Body Shop

    OpenAIRE

    Felita, Christina Irene

    2015-01-01

    Perkembangan bisnis ritel saat ini berkembang sangat pesat. Sebagai Perusahaan ritel yang bergerak di bidang beauty & personal care, The Body Shop harus memiliki keunggulan bersaing agar dapat menang dalam persaingan yang ketat. Salah satu strategi untuk menciptakan keunggulan bersaing adalah dengan memberikan customer experience yang tepat dan memuaskan sehingga dapat memanjakan mereka sebagai customer dan membuat mereka menjadi customer yang loyal. Penelitian ini dilakukan untuk mengan...

  11. DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DAN PANGGILAN KRISTIANI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herlianto

    2003-01-01

    Full Text Available Visual Communication Design is one of the arts movements. Being one aspect of the culture%2C it shows a holistic development and develops a great influence on human life including the way of thinking and attitude. To the Christian point of view%2C there are some visual media presentations that need special and precautious treatment. Abstract in Bahasa Indonesia : Disain Komunikasi Visual merupakan perkembangan yang makin maju dari seni sebagai aspek kebudayaan yang berkembang makin holistik dan punya daya pengaruh empat dimensional terhadap kehidupan manusia%2C yaitu pandangan dan pola perilaku dan kehidupan seseorang. Ditinjau dari Iman Kristiani%2C setidaknya ada berbagai bentuk pengaruh penyajian media visual yang perlu dihadapi dengan kewaspadaan. Visual Communication Design%2C Christian values.

  12. ANALISIS DAN PERANCANGAN E-LIBRARY UNTUK KERJA PRAKTEK DAN TUGAS AKHIR MENGGUNAKAN CAKEPHP 3.1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    septian eka putra

    2017-01-01

    Full Text Available Perpustakaan digital merupakan fenomena yang menarik dalam dunia perpustakaan. Perpustakaan Indonesia merespons dengan cepat terhadap perkembangan tersebut. Pengkajian bertujuan untuk mengidentifikasi perpustakaan digital yang ada Institut Teknologi Nasional Bandung, jenisnya, dan fitur yang disediakan. Identifikasi dilakukan dengan perbandingan antar perpustakaan lain. Perbandingan dilakukan dengan 3 perpustakaan digital di Indonesia yang dapat diakses melalui internet. Dari 3 perpustakaan digital tersebut, semua perpustakaan termasuk perpustakaan perguruan tinggi. Enam jenis fitur umumnya tersedia pada perpustakaan digital untuk membantu pengguna dalam mengakses informasi yang tersedia, yang meliputi fitur keanggotaan, pencarian, link, dwi bahasa, artikel, dan folder/arsip.

  13. EVALUASI MEDIUM PENGAYAAN Vibrio cholerae UNTUK DIAGNOSIS KOLERA MENGGUNAKAN IMMUNOCHROMATOGRAPHIC STRIP TEST

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kambang Sariadji

    2013-05-01

    adalah bakteri yang dapat menimbulkan wabah kolera pada negara berkembang dengan tingkat sanitasi dan higiene yang buruk .Saat ini metode baku diagnosis bakteri V.cholerae O1 adalah dengan kultur dan isolasi yang memerlukan waktu  5 hari. Diagnosis lain untuk menanggulangi dan mencegah penyebaran wabah kolera dengan metode rapid immunokromatografi strip test. Metode rapid  ini  mempunyai keterbatasan mendeteksi jumlah V.cholerae O1 minimal 105 cfu/mL dan dapat ditingkatkan  dengan  medium pengayaan yang diinkubasi selama 6 - 8 jam pada suhu 37° C . Penelitian bertujuan untuk menganalisis  medium pengayaaan  dalam meningkatkan jumlah V.cholerae O, sehingga diagnosis laboratorium untuk meningkatkan temuan kasus  penyakit kolera dapat ditingkatkan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Bakteriologi Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Balitbangkes dari bulan Januari – Juli 2011. Evaluasi medium ini dilakukan dengan cara membuat pengenceran serial cholerae O1 dari 106 - 101 cfu/mL yang dinokulasikan ke tiga medium tersebut yakni air peptone alkali, bismuth sulfite, dan medium gelatin phosphate salt broth. Kemudian diinkubasi pada 37°C selama 8 jam dan setiap 2 jam dilakukan pengujian dengan menggunakaan immunochromatographic strip test. Analisis data untuk mengetahui perlakuan dan perbedaan masing – masing kelompok dilakukan dengan uji one way anova. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pertumbuhan V.cholerae O1 pada medium air peptone alkali lebih baik dibandingkan dengan medium gelatine phosphate salt broth dan bismuth sulfite. Pada uji beda rata – rata nilai p.value adalah 0,000 . Sementara dari 24 sampel pengenceran yang diinokulasikan ke tiga medium pengayaan dan dideteksi dengan metode rapid  menunjukkan hasil deteksi positif pada medium air peptone alkali adalah 17,  lebih banyak dibandingkan medium gelatine phosphate salt broth sebanyak 13 dan medium bismuth sulfite sebanyak 8. Kata Kunci : V.cholerae, Medium Pengayaan

  14. Pengaruh Islam terhadap Perkembangan Budaya Jawa: tembang Macapat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asmaun Sahlan, Mulyono

    2012-12-01

    Full Text Available Islam came to Indonesia since the seventh century AD has a major influence on the transformation of the local culture. From cultures that were previously heavily influenced by Hinduism is primarily based on two major books from India, the Ramayana and the Mahabharata to the new culture that is influenced by Islamic values. One form of cultural transformation in the field of Javanese literature is the birth of the tembang macapat (song of macapat. Tembang macapat is a form of transformation from Javanese literature of the form kakawin literary dan kidung (ancient Javanese song became a form of Java new song (gending. During its development, macapat song contains a lot of Islamic values so utilized by teachers, preachers, religious scholars and Ulama’ to the means of education and transformation of Islamic values.   Islam datang ke Indonesia sejak abad ke tujuh Masehi memiliki pengaruh besar terhadap transformasi budaya setempat. Dari kebudayaan yang sebelumnya banyak dipengaruhi oleh agama Hindu terutama didasarkan pada dua karya besar dari India yaitu Ramayana dan Mahabharata menuju kepada kebudayaan baru yang dipengaruhi oleh nilai-nilai Islam. Salah satu bentuk transformasi kebudayaan dalam  bidang sastra Jawa adalah lahirnya tembang macapat. Tembang macapat merupakan bentuk transformasi sastra Jawa dari bentuk kakawin dan kidung menjadi sastra puisi yang berupa lagu/gending. Dalam perkembangannya, tembang macapat banyak mengandung nilai-nilai Islam sehingga dimanfaatkan oleh para guru, mubaligh, kyai maupun ulama’ untuk sarana pendidikan dan dakwah nilai-nilai Islam.

  15. Perancangan dan Implementasi Autonomous Landing Menggunakan Behavior-Based dan Fuzzy Controller pada Quadcopter

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadjri Andika Permadi

    2012-09-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi sistem kendali pesawat sayap berputar (copter semakin pesat salah satunya pada pesawat berbaling-baling empat (quadcopter. Landing merupakan bagian tersulit dalam penerbangan quadcopter. Ukuran quadcopter yang kecil mengakibatkan susahnya pengendalian kestabilan dan kecepatan turun.Cara mengatasi permasalahan ini adalah dengan autonomous landing yang menggunakan algoritma kendali behavior-based (berbasis perilaku. Tugas akhir ini merancang dan mengimplementasikan algoritma kendali behavior-based (berbasis perilaku pada proses autonomous landing quadcopter dan kontroler PD (Proporsional, Diferensial pada untuk  kestabilan sudut roll dan pitch, sedangkan untuk jarak landing menggunakan kontroler logika fuzzy. Pada Tugas Akhir ini, didapatkan nilai parameter kontroler PD roll dan kontroler PD pitch dari hasil tuning terstruktur pada simulasi Kp=500 dan Kd=30. Sedangkan kendali landing menggunakan kontroler logika fuzzy dengan parameter Ke=4 Kde=175 dan Ku=1 pada simulasi dapat melakukan proses landing selama 8 detik dari ketinggian 3 meter. Respon hasil implementasi pada quadcopter belum sesuai dengan hasil simulasi. Proses landing pada implementasi lebih cepat dengan waktu 3.5 detik dari ketinggian 2 meter, selain itu koreksi sudut roll dan sudut pitch masih terhadapat error +/-3º.

  16. Kajian Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bengkel di Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik Uny

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Hidayat

    2016-05-01

    Full Text Available The objective of this study was to analyse: (1 the plan (2 the implementation, and (3 the evaluation of the Occupational Safety and Health (OSH management in the workshop of the Department of Civil Engineering and Planning Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University (YSU. This study was categorised into descriptive study that scientifically explained the workplace environment of the workshop specifically in terms of the OSH management. The data collection techniques used observations, interviews and questionnaires. The data of this study was analysed descriptively. This study presented the detailed descriptions of the collected data in the field. The results revealed (1 It is crucial to develop a more systematic OSH management plan in the workshop of the Department of Civil Engineering and Planning Education, Faculty of Engineering, YSU (2 the planning policies and the implementation of the OSH management need a continual improvement  and (3 the evaluation of the OSH management should be conducted simultaneously by the stakeholders, the lecturers and the technicians. (4 The OSH policy in the practices should be properly organised to promote the OSH culture in the workshop. (5 The OSH management control and review were prioritised for fostering the effectiveness of the OSH management implementation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan  evaluasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3 di Bengkel Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif (descriptive reasearch yang memaparkan secara ilmiah keadaan di lingkungan bengkel khususnya mengenai aspek K3. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini mendeskripsikan secara detail terhadap apa yang ditemukan dalam pengambilan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa

  17. EFEKTIVITAS PEMBERIAN MINYAK SAWIT DAN MINYAK LEMURU DALAM MEMPERCEPAT PUBERTAS TIKUS BETINA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mirtaati Na’ima

    2012-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pemberian minyak sawit dan minyak lemuru dalam mempercepat pubertas tikus betina, pada parameter peningkatan berat badan, berat ovarium dan perkembangan folikel ovarium. Tikus betina usia 21 hari sebanyak 20 ekor dibagi menjadi 4 kelompok variasi pemberian minyak sawit dan minyak lemuru per oral, yaitu kelompok A (0%+0%, B (3%+3%, C (4%+4%, dan D (5%+5%. Pada akhir penelitian (hari ke-20, dilakukan pengambilan data peningkatan berat badan, berat ovarium, dan perkembangan folikel ovarium. Data dianalisis secara deskripsi dan statistik dengan anava satu arah. Jika terdapat perbedaan, dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minyak sawit dan minyak lemuru dapat mempercepat pubertas tikus betina khususnya dari peningkatan berat badan, berat ovarium, dan perkembangan folikel ovarium. Dosis paling efektif untuk mempercepat pubertas adalah 4% minyak sawit + 4% minyak lemuru. This study was aimed to examine the effectiveness of palm and lemuru oil for the acceleration of female rat puberty, especially in increasing the body weight, the ovarian weight and the follicle development. Twenty female rats aged 21 days were divided into 4 based on the variation of orally feeding palm and lemuru oil, namely group A (0% +0%, B (3% +3%, C (4% +4%, and D (5% +5%. At the twentieth day, data of the increase of the body weight, the ovarian weight and the follicle development were collected and then analyzed descriptively and statistically using one-way ANOVA. For any difference, the Least Significance Difference Test would be performed. The result of this study showed that palm and lemuru oil can accelerate the puberty of female rats. The most effective dose was 4% palm oil and 4% lemuru oil.

  18. PERKEMBANGAN TAMADUN ISLAM DI SULAWESI SELATAN, INDONESIA:DARI PERSPEKTIFARKEOLOGI DAN SEJARAH

    OpenAIRE

    Rosmawati

    2013-01-01

    DEVELOPMENTISLAMIC CIVILISATIONS IN SOUTH SULAWESI, INDONESIA: ARCHAEOLOGICAL AND HISTORICAL PERSPECTIVES ABSTRACT This study is aimed at gathering comprehensive data and information on the Islamic civilisations in south Sulawesi, in particular its distribution, origin, type, development, local influences, meaning as well as its role in Southeast Asia. The study is carried out using two methods, namely archaeological and historical methods. The Number of sitessurveyedwas29. The results...

  19. PERKEMBANGAN KONSTELASI POLITIK INTERNASIONAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP POLITIK HUKUM NASIONAL INDONESIA DALAM PEMBERANTASAN TERORISME

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mardenis

    2011-01-01

    Full Text Available The problem of terrorism has now become one of the few global issues which are very much talked about and greatly affect international relations. Actually, when the United States (U.S. makes the issue of terrorism as the main agenda of foreign policy (polugri country and invite / pressing other countries to support it, almost all world countries basically agree, agree. The problem then arises when the execution was terrorism that will be the common enemy of mankind and must be fought together it is terrorism by political interests, and ideology economi U.S.

  20. PERKEMBANGAN KONSUMSI TERIGU DAN PANGAN OLAHANNYA DI INDONESIA 1993-2005

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Hardinsyah

    2012-03-01

    Full Text Available 800x600 Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 st1\\:*{behavior:url(#ieooui } /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";} The objective of this study was to analyze trend of wheat flour consumption and its processed products in Indonesia since 1993 until 2005.  The data used were food consumption data of Socio-economic Survey (SUSENAS collected by Statistics Indonesia (Badan Pusat Statistik, BPS. The results showed that the wheat flour consumption and its processed products tended to increase from 1993 to 2005. The rapid increase was occurred in the period of 1993-1996 and 1999-2005.  Three kinds of wheat flour-processed products that significantly increased were instant noodle, fried food and snack for children.  The average consumption level of wheat flour and their processed products in 2005 in urban areas were higher than the consumption level in rural areas, namely 47.7 vs. 36.3 g/cap/d.  Among all of the wheat flour-processed food, wheat flour based-fried food, instant noodle, and noodle with meat ball (mie bakso were the most three popular kind of wheat flour processed products consumed by Indonesian people, 49.4, 48.6 and 44.7% respectively. The consumption pattern was relatively similar between urban and rural areas.  It indicated that wheat flour processed food had already been a part of food consumption pattern of Indonesian people. Keywords:        wheat flour, wheat flour-processed food, consumption, trend of consumption, ur­ban area, rural area.

  1. GAYA PENGASUHAN DAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSI ANAK USIA SEKOLAH PADA KELUARGA PETANI KAYU MANIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elmanora Elmanora

    2012-08-01

    Full Text Available  The aim of the research was to analyze correlation between parenting style and children’s social emotional development, and also to analyze the influence of family characteristics, child characteristics, and parenting style toward school-aged children’s social emotional development in cinnamon farmer families at Tamiai Village, Kerinci District, Jambi Province. This research involved 50 families that were selected randomly. Data collected by interview and self report with questionnaire. Parenting style were measured by emotional coaching instrument and children’s social emotional development were measured by Social Emotional Assets and Resiliency Scales A (SEARS A. Data was analyzed by descriptive, correlation, and regression analysis. The results showed that the mostly parent (34% applied disapproving parenting style. Index of children’s social emotional development scores were 71,30±10,35. Parenting style was influenced by mother’s education. Laissez faire style correlated negative significant with children’s social emotional development. Children’s social emotional development were influenced by child age. 

  2. Identitas kepemilikan pura dalam hubungan dengan perkembangan pariwisata dan konflik sosial di Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    GPB Suka Arjawa

    2014-07-01

    Full Text Available Social conflict in Bali frequently involves public prayer area (Pura, can last in several days and leads to disputes between family within same community. Therefore, the community who perform prayer in the Pura was prone to disengagement caused by conflict. The purpose of this article was to understand the relations between social conflict in Bali which related to ownership social identity and tourism development in Bali. The research method used to approach was conducted in qualitative way in order to shows positive correlations between social changes and the conflicts. The social change in Bali was caused by economic factor to the social tradition factor, directly faced with identity in each community which have responsibility to protect the temple. Tourism is the basic factor for the social change in Bali. Tourist industry make the existence of hotel and restaurant increased. By the local goverment, the tax of these hotel and restaurant were allocated a fund for desa pakraman, the locus of cultural tourism in Bali. But in any cases, most of community members in desa pakraman make a decision to use this fund to develop the temple. Different opinion in community to use this fund could cause a conflict because the community in this temple has different identity.

  3. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Mental Dan Psikomotor Pada Anak Batita Gizi Kurang

    OpenAIRE

    Muljati, Sri; Heryudarini, Heryudarini; Sandjaja, Sandjaja; Irawati, Anies; Sudjasmin, Sudjasmin

    2002-01-01

    DETERMINANT FACTORS OF MENTAL AND PSYCHOMOTOR DEVELOPMENT ON MALNOURISHED CHILDREN.Background: The study was carried out in Dramaga-Bogor 1998. Dramaga sub-district was agricultural area that had high proportion of malnourished children under 5 years in Bogor. Inadequate nutrient intake on children motivation, playing as well as children's interaction with mothers and environment.Objectives: The study was conducted to examine the determinant factors of Mental Development Index (MDI) and Psych...

  4. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN MENTAL DAN PSIKOMOTOR PADA ANAK BATITA GIZI KURANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Muljati

    2012-11-01

    Full Text Available DETERMINANT FACTORS OF MENTAL AND PSYCHOMOTOR DEVELOPMENT ON MALNOURISHED CHILDREN.Background: The study was carried out in Dramaga-Bogor 1998. Dramaga sub-district was agricultural area that had high proportion of malnourished children under 5 years in Bogor. Inadequate nutrient intake on children motivation, playing as well as children's interaction with mothers and environment.Objectives: The study was conducted to examine the determinant factors of Mental Development Index (MDI and Psychomotor Development Index (PDI on malnourished children.Methods: The study was cross sectional, subjects were under three years children that had weight for age < 70% median NCHS. Bailey Mental and Motor development were examined by psychologist in Nutrition Research and Development Centre were asked about social economic and caring practices at home with Mothers or caretakers.Results: The results show that age and stimulation that mothers given effect Mental Development Index (MDI and Psychomotor Development Index (PDI on malnourished children. The equation for PDI was Y = 43.849 + 9.322 children's age -7.942 mother's age + 0.009 mother's age * the amount of stimulation often given. The equation for MDI was Y = 91.344 + 25.972 children's age -11.217 mother's age + 0.198 mother's age * the amount of stimulation often given. For MDI was 25.7% and for PDI was 9.3% by children's age after controlling mother's age and stimulation that often given. In order to catch the optimal growth and development, the main focus to improve went should only focusing on body growth but also mental and motor development as well.Keywords: malnourished children, growth and development

  5. Respon Petani Terhadap Perkembangan Teknologi dan Perubahan Iklim: Studi Kasus Subak di Desa Gadungan, Tabanan, Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Made Sukartini

    2013-12-01

    Full Text Available Agricultural sector is one of the economy’s sector well known for it slowly adapt the tehcnological progress as well as the most vulnerable sector affected by climate change. This study will analyze how technological adaptation by the farmers can improve the productivity of rice output, and investigate how social capital in the community can minimalize the downside effect of the climate change. We run the data with linear and logistic regression. Our study find that among several variables, only the plot size matters in determine the harvesting output volume. Technological adoption and set of farmers’ individual characteristics are not statistically significant influence the output variation. Our study infer this insignificant relation between technological adoption and farmers’ characteristic due to non linearity in relation between these variables. Based on our study finding, we would suggest the policy maker in Bali’s agricultural sector to minimize the possibility of land conversion from ricefield to other business activity of real estate, for example.

  6. KUALITAS LINGKUNGAN PENGASUHAN DAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSI ANAK USIA BALITA DI DAERAH RAWAN PANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Hastuti

    2011-01-01

    Full Text Available Psychosocial Stimulation and Social-Emotional Development of Under Five Children in the Food Insecurity Area Abstract The objective of this research was to analyze family resources allocation, psychosocial stimulation, and social emotional development of child aged 2-5 years in Banjarnegara’s food insecure area. This research involved 300 families that were selected randomly. Data collected by observation and interview. Psychosocial stimulation were measured by using the HOME instrument, while social emotional development were determined by using Vineland Social Maturity Scale instrument. Data was analyzed by descriptive and correlation analysis. Results showed that psychosocial stimulations were categorized as low. Childrens social emotional development correlated significant with mother’s education level, children’s age, family’s expenditures, and psychosocial stimulation. Psychosocial stimulation was the most associated factor to the children’s social-emotional developments. Therefore, psychosocial stimulations was very important aspect to be improved. Psychosocial stimulations were correlated to mother’s educational level, children’s age, family’s expenditures, allocation for food and nonfood expenditures, and allocation for educational matter.

  7. Perkembangan Indikator Ekonomi dan Kemakmuran Indonesia Dibandingkan dengan 6 Negara Tetangga Periode 2005-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Theresia Lesmana

    2014-05-01

    Full Text Available In this study, the writer attempts basically to look at the economic indicator from three things, there are output growth rate, unemployment rate and inflation rate. For state prosperity indicator, the writer uses Gross Domestic Product (GDP per capita. Object of this study uses the data from seven countries. They are Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina, India and Cina. Economic and state prosperity indicator is viewed from the growth of eight years period from 2005 until 2012. The writer uses secondary data that is available on websites, such as website of International Monetary Fund, Central Statistic Body and etc. The analysis shows that Indonesia is at fourth position for output growth rate, sixth position for unemployment rate, the second position for inflation rate and the highest position for GDP per capita.

  8. Peranan Faktor Cuaca terhadap Infeksi dan Perkembangan Penyakit Bercak Ungu pada Bawang Merah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Hadisutrisno

    1995-12-01

    Full Text Available Purple blotch disease caused by Alternaria porri (Ell. Cif. is one of the most important diseases on shallots. The farmers have been using fungicides as a reliable control method, however, the chemical control method has to be considered for the negative effect on the environment and the danger to the other species and causes the resistance to a certain pesticide. Therefore, it is important to develop other method that is safe, effective, and efficient, like the use of climatic data to decide the control strategy. The result of the study on ecology of purple blotch disease carried out at the experimental station in Kramat-Tegal, Kledung-Temanggung, and KP4 Kalitirto in dry and rainy season (1991/1992 suggested that climatic factors played on important role on the daily conidium dissemination of Alternaria porri and on the intensity of purple blotch disease. Daily conidium dissemination which was one of the important component in the epidemy of purple blotch disease was influenced by the temperature, relative humidity, and the wind velocity. Conidium dissemination was occurred both during the day and night and at 10.00 am-14.00 pm when the air temperature and wind velocity were high with low relative humidity, conidium dissemination was maximum. On the other hand, at 22.00 pm – 02.00 am there was minimum conidium dissemination. The result on the effects of leaf wetness period on disease intensity suggested that high humidity was not the only factor caused disease infection but it has to be supported by the presence of thin film water on the leaf surface at least for 4 hours since the attachment of the conidia on the leaves. Key words: purple blotch, climatic factor, Alternaria porri, shallot

  9. Identifikasi kutukebul (Hemiptera: Aleyrodidae dari beberapa tanaman inang dan perkembangan populasinya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purnama Hidayat

    2017-02-01

    Full Text Available Whiteflies (Hemiptera: Aleyrodidae can cause direct and indirect damages on plants, especially vegetables. There is only limited information regarding taxonomy and population dynamic of whiteflies attacking vegetables in Indonesia. This research is conducted to identify species of whitefly collected from chili pepper, tomato, and soybean, and to study their population dynamic. The information gathered from these studies will be useful to support whitefly management in the field. Based on morphology identification of the puparium collected directly from the host plants, there were four species of whitefly identified from chili pepper, tomato, and soybean in Bogor, Cianjur, and Sukabumi, i.e. Bemisia tabaci, Aleurodicus dispersus, Trialeurodes vaporariorum, and Dialeurodes sp. The presence of B. tabaci on chili pepper and tomato was associated with virus infection that causes yellowing and leaf curl disease. This population of B. tabaci tended to increase along with plant growth and generally reached the highest population when the plant was 60-70 days after planting.

  10. NORMA PERKEMBANGAN MOTOR MILESTONE ANAK SEHAT DAN BERGIZI BAIK DALAM RANGKA PENGEMBANGAN SUATU RUJUKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abas B. Jahari

    2012-11-01

    Full Text Available Norm of Motor Milestone Achievements In Healthy and Well Nourished Children Leading To The Development A Reference.Background: The prevalence of malnutrition is still high in Indonesia, and one of its functional consequences is level of the intelectual capacity of children. Motor development is an essential of cognitive performance, and it is generally believed related with nutritional status of children, however very few studies had been carried out in the field condition.Objectlves: To describe the ceiling of motor milestone achievements of healthy and well nourished children aged 3-18 months in the development of norms for Indonesian children.Methods: The study was conducted in 4 big cities: Surabaya, Malang, Bandung and Bogor in 2100 healthy and well nourished children aged 3-18 months came from high SES (socio-economic status families who had no constraints on achieving normal growth and development. There were 17 milestones observed by well trainned enumerators following standard procedure. Analysis of percentiles 5, 10, 50, 90, and 95 for age against motor achievement were carried out for all children.Results: The difference in the attainment of the ceiling of motor milestones between males and females were not significant at any points of observation, therefore sex combined norm curve of motor development for children aged 3-18 months was ilustrated.Conclusions: The norm of motor milestone development for Indonesian children aged 3-18 months has been developed. Before being used as a reference, it needs to be evaluated or it is reliability and feasibility.Keywords: motor milestone, motor development, reference of motor development.

  11. GAYA PENGASUHAN DAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSI ANAK USIA SEKOLAH PADA KELUARGA PETANI KAYU MANIS

    OpenAIRE

    Elmanora Elmanora; Istiqlaliyah Muflikhati; Alfiasari Alfiasari

    2012-01-01

     The aim of the research was to analyze correlation between parenting style and children’s social emotional development, and also to analyze the influence of family characteristics, child characteristics, and parenting style toward school-aged children’s social emotional development in cinnamon farmer families at Tamiai Village, Kerinci District, Jambi Province. This research involved 50 families that were selected randomly. Data collected by interview and self report with questionnaire. Pare...

  12. Embriogenesis somatik anggrek bulan Phalaenopsis amabilis (L. Bl: struktur dan pola perkembangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edy Setiti Wida Utami

    2012-02-01

    Full Text Available Research of the structure and development pattern of somatic embryos from callus of leaf explants moon orchid Phalaenopsis amabilis (L Bl had been done. One year old of plantlets were used as explants sources. Basal leaf of these explants were cultured in Somatic Embryo Induction Medium (SEIM e.i.: NP(New Phalaenopsis medium added with 2 mg/L NAA, 1 mg/L BA, 10 g/L sucrose, and 2 g/L gellan gum. Then somatic embryos were transferred to EMM (Embryo Maturation Medium e.i.: NP medium added with 1 mg/L NAA, 1 mg/L BA, 10 g/L sucrose, and 2 g/L gellan gum. Finally, mature somatic embryo were transferred to NP medium without plant growth regulator as Embryo Germination Medium (EGM. The origin of somatic embryos initially from single cell at the pheriphery of embryogenic callus. These cells then devided in mitotic repeatedly formed globular proembryo, elongation embryo, and completed embryo. The structure and development pattern of somatic embryos as the same as with zygotic embryo.

  13. Pengaruh Frekuensi Penghisapan Darah Terhadap Perkembangan, Reproduksi,vertilitas Dan Rasio Sex Aedes Aegypti

    OpenAIRE

    Setiyaningsih, Riyani; Agustini, Maria

    2012-01-01

    Aedes aegypti is a vector of Dengue hemorrhagic fever in Indonesia. Aedesaegypti has a high reproduction ability. Each individual can produce 50-100 eggs. Which80% of them are fertile. The mosquito is multiple biting (which means each individualsucks blood several time). Based on that background, this research was aimed torecognize the frequency of blood sucking to development, reproduction, fertility, and sexratio of Ae. aegypti. Thirty Ae. aegypti mosquito were put into the plastic cupsindi...

  14. Segmentation, Targeting, dan Positioning Studio Tato di Surabaya dalam Perkembangan Gaya Hidup

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anang Tri Wahyudi

    2013-01-01

    Full Text Available This study attempts to examine in depth the influence of lifestyle on the orientation of recipients (tattoo users to the art of tattooing, which is independent of the value of a valuable commodity, and explore the extent to which the process of tattoo studios’ segmentation, targeting, and positioning in managing a tattoo studio. This study uses qualitative research methods with interpretive phenomenological foundation of thinking, which is oriented to truth that is subjective to informants, which consists of a tattoo studio tattooist and managers who have more than five years of experience, and the recipient women and men under the age of 30. The development of post-modern lifestyle is synonymous with consumer culture, which affects the orientation of recipients towards tattoos as works of art, a medium of expression, search for identity, and part of fashion accessories, therefore tattoos become works of art that have commodity value. The existing tattoo studios already have market segments, target markets, positioning, and clear marketing strategy, however there are some tattoo studios that do not determine their market segments and target goals. They tend to flow and follow the situation and market conditions. Several factors that affect the condition and management of tattoo studios today are environmental factors, resource constraints, and tattoos as art products that are homogeneous.

  15. Efek Toksin T-2 terhadap Perkembangan Embrio Praimplantasi dan Fetus Mencit Swiss Webster

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AGUS HARYONO

    2007-03-01

    Full Text Available T-2 toxin is a toxic and teratogenic mycotoxin produced by Fusarium tricintum which may contaminate cereal, seed, and food. The aim of this research is to find out the effects of T-2 Toxin on preimplantion embryos and fetuses of Swiss Webster mice. Pregnant female of Swiss Webster mice on 0 or 2 day of gestation was injected intraperitoneally with T-2 toxin at doses 0.05 or 0.10 mg/kg body weight (bw and the dam was observed at 3.5 and 18 days of gestation. At 0 day of gestation, embryos were arrested at one to eight cell and uncompacted morulae stages (P < 0.01 compared to control, in both 0.05 and 0.10 mg/kg bw doses. The cell numbers of late blastocyst at all treated groups were decreased significantly compared to control. At 2 day of gestation, most of embryos were arrested on compacted morulae stage at dose 0.10 mg/kg bw (P < 0.01, the late blastocyst and its cell number were dose-dependently decreased. The live fetuses decreased significantly at all dose of T-2 toxin. No external malformation occurred in the fetuses. Results showed that T-2 toxin given at preimplantation stages inhibited development of preimplantation embryos as indicated by decreased number of live fetuses. Therefore, it was grouped as embryotoxic agent but those dosages did not cause malformation of the external appearance of Swiss Webster mice fetuses.

  16. Integrasi Pemikiran Islam Dan Peradaban Melayu: Studi Eksploratif Historis Terhadap Perkembangan Peradaban Melayu Islam Di Nusantara

    OpenAIRE

    Mugiyono, Mugiyono

    2016-01-01

    Integration of Islamic thought and civilization Malays make acculturation and assimilation between them to give birth to new style of Islamic Malay civilization which has its own distinct characteristics with Islamic civilization elsewhere. Dynamics of Islamic thought in the Malay lands have created the character of Malay Islamic civilization. Islam became the unifying factor of various ethnic Malays. 'supra-identity' across geographical boundaries, ethnic sentiments, customs and traditions o...

  17. MEMBANGUN KOMUNIKASI INTIM PASANGAN MUSLIM NIKAH MUDA DALAM PENDEKATAN PSIKOLOGI PERKEMBANGAN DAN AGAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yunita Sari

    2018-02-01

    Full Text Available Marriage in young people becomes popular among moslem in Indonesian. Unfortunately, the statistic of divorce is also increases every year. Divorce much happen among couples at the first five years of marriage. Communication is the major cause of the divorce. Developmental Psychology approach assumes that couple can built healthy communication with full of affection through confirmation, self disclosure and sexual communication. Furthermore, Islam suggests the moslem  to take Rasulullah (prophet Muhammad Saw. as their model in the ways of his communication among his family members. The two perspectives can be developed as intervention technique to reduce the statistic of divorce in Indonesia. 

  18. Perkembangan dan Kandungan Nutrisi Larva Hermetia illucens (Linnaeus (Diptera: Stratiomyidae pada Bungkil Kelapa Sawit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RACHMAWATI RACHMAWATI

    2015-09-01

    Full Text Available Hermetia illucens, is used as a reducing agent of palm kernel meal (PKM, as well as one of alternative protein sources for aquaculture purposes. Information about biology of H. illucens is absolutely required in mass production. The objectives of these researches were to study the development of H. illucens including the effect of supplementary food to the adult, and nutrient content of the immature stage. The sample of 20 larvae from each 3 replicates were measured and weighed on 0-19th day (larva and 24th day (pupa from egg hatching. H. illucens adults were fed by water and honey 5% (v/v. Eggs were collected and counted. Nutrient content of immature stage: 5, 10, 15, 20 days old (larvae, and 25 days old (prepupae reared on PKM were analyzed proximately. Dry matter was determined by weight loss on drying at 105 oC during overnight. Crude protein was determined by Kjeldahl procedure (N x 6.25, crude fat by soxhlet (ether extract, crude ash by determining the residue after heating at 550 oC for 4–5 h. Data were analyzed descriptively by average from triplicate. The development of H. illucens was shorter than those in previous studies as the differences of abiotical factor. PKM was a suitable medium for development. It was better, however, to fed the adult with honey since it could enhance the fecundity. The young larva certainly contained the best quality of nutrition. To meet the quantity of mass production, however, the use of the elder larva (bigger was suggested.

  19. Identitas Kepemilikan Pura Dalam Hubungan Dengan Perkembangan Pariwisata Dan Konflik Sosial Di Bali

    OpenAIRE

    Arjawa, GPB Suka

    2014-01-01

    Social conflict in Bali frequently involves public prayer area (Pura), can last in several days and leads to disputes between family within same community. Therefore, the community who perform prayer in the Pura was prone to disengagement caused by conflict. The purpose of this article was to understand the relations between social conflict in Bali which related to ownership social identity and tourism development in Bali. The research method used to approach was conducted in qualitative way ...

  20. Common Sense dalam Epistemologi George Edward Moore dan Implikasinya terhadap Perkembangan Ilmu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abbas Hamami Mintaredja

    2007-12-01

    Full Text Available The birth of Moore's philosophy has a background in Bradley's Idealism-The philosophy of Bradley is rooted in Hegelianistic philosophy- and in Berkeley's immaterialism. Moore tried to revive English Realism tradition. Long before Bradley thoughts. The matterials of this research are all drawn from English philosophy that deals with Common Sense, both influencing and influenced by Moore's philsophy. The objective of this research is describe the function of Common Sense in Moore's philosophy. The aims of this research are (1 to determine the meaning of Common Sense, (2 to determine the realization of epistemology of Common Sense, and (3 to identify the contribution of epistemological Common Sense in the development of philosophy of science. This research uses three methods, (1 Factual-Historical Method, which is used to retrace the stream of development of the meaning of Common Sense in English philosophy. (2 Synthetico-Analitic method, which is used to find out specific meaning of the term Common Sense. (3 Hermeneutics. Which is useng to mediate the messeage drawn from realities (objects. The results of this research are (1 historically, the conception of Common Sense used by many philosophers. Despite differents of terminilogy and meaning according to them. (2 Synthetic-analitically, the meaning of Common Sense depends on the approaches of the respective philosophers. (3 Hermeneurtically, the meaning of Common Sense in Moore philosophy is to be understood as a unifeid ability of sense activities and consciuosness to grasp and understand material objects. Common Sense denotes to human capacity, that is a universal belief that produces certainty of knowledge of material things. Common Sense epistemology is specific ally Moore's epistemology. It is sparates the subjects from the objects distinictively. A subject sees factual objects in direct experiences, so that he gets the sense-data. Tp apprehend sense-data directly involves conscious activity. The result of that activity is the true and necessary knowledge. The contribution of Moore's Common Sense epistemology to the philosophy of science that sense-data of material thing objects are indispensable as a point for developing scientific knowledge. Therefore, Common Sense knowledge is implanted in every stage of scientific thought.

  1. Pengaruh Minyak Atsiri Asal Kulit Jeruk Manis dan Besar terhadap Perkembangan Tungau Panonychus citri (Acarina: Tetranychidae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mizu lstianto

    2003-12-01

    Full Text Available P. citri (Acarina: Tetranychidae is one of the economically important citrus pests in Indonesia. However, the association of this pest with its host is not well understood. The objective of this research was to evaluate the effects of essential oil extracted from sweet orange and pumello fruit peels on the development of P. citri. The research was conducted in the laboratory of IP2TP Tlekung Malang, using a complete random design consisted of six treatments. Fifteen mites were used for each treatment. The treatments were concentrations 10, 20, 40, and 80 ppm of essential oil. Parafin was used as a positive control because it was a diluting solution for the essential oil. The control received no application. The result showed that the main content of essential oil extracted from sweet orange and pumello was limonene. The essential oils prolonged the life cycle and reduced the fecundity of P. citri. The effects of essential oil extracted from pumello were found to be more pronounced than were from sweet orange. These differences might be due to the differences in the composition of the volatile compounds other than limonene.

  2. INTERAKSI DENGAN CUCU, KUALITAS PERKEMBANGAN, DAN GEJALA STRES PADA KAKEK/NENEK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puspita Herawati

    2013-01-01

    Full Text Available  This research aimed to analyze intergenerational interaction between grandparents and grandchildren, quality of grandparent’s development, symptoms of grandparent’s stress, and also its correlation among those variables. This research located at one of village in Rembang District, Central Java Province and involved 30 grandfathers and 30 grandmothers with their grandchildren that choosen by snowball method. Data was collected by interview using structure questionnaire. Data was analyzed by descriptive analysis, independent t-test, and correlation analysis. Quality of development (cognitive and reflective dimension of grandfathers were higher than grandmothers. Interaction type of formal, fun-seeking, and distant figure were statistically different between grandfathers and grandmothers. Grandparent’s education was correlated positively significant with type of formal and fun-seeking. Father and mother age of grandchildren was correlated positively significant with type of distant figure. Grandparent’s income per capita was correlated negatively significant with psychological symptoms of stress and general symptoms of stress. Interaction role of remote was correlated negatively with physical symptoms of stress and general symptoms of stress. 

  3. PERKEMBANGAN STUDI PEREMPUAN, KRITIK, DAN GAGASAN SEBUAH PERSPEKTIF UNTUK STUDI GENDER KE DEPAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. A. I. N. Marhaeni

    2012-11-01

    Full Text Available The efforts to improve gender equity and equality have been taken place for yearssince the struggle of R.A. Kartini. Up to present, the efforts are still in place, however, notyet gain expected results. Preservation of gender inequality can be reproduced in family,society, as well as in the country.The increasing attention to gender is forced by women conference conducted by theUN. Four paradigms are identified: 1 Women in Develoment (WID concept thatemerging researches on womwn participation in development process; 2 Gender andDevelopment (GAD concept in which female is related to male; 3 Women’sempowerment; 4 Gender Mainstreaming. All of these paradigms have been implemented,but the results are not as expected.This condition reflects the needs of more critical attention in the implementation.For instances by considering women heterogeneity in terms of culture, social, andeconomis values, and thus it is necessary to take a need assessment in individual andinstitution levels. Men are also needed to take participation in gender studies to avoid bias.It ia also important to carry out program of education information communication tospread the information about women programs that have been and will be conducted toimprove women participation. Also, government commitment is crucial to increase gendersensitivity in public bureaucracy

  4. Perkembangan Islam dan Praktek Islam dalam Selebaran Film Indonesia di Era Soeharto (1966-1998

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christopher A Woodrich

    2017-09-01

    Full Text Available Using a corpus of 300 film flyers issued between 1966 and 1998, this article examines how Islam was depicted in advertisements for Indonesian films under the Suharto government. It finds that, although explicit symbols of Islamic religiosity were generally not included in film flyers, such depictions could still be found, both in flyers for films intended to preach Islamic values as well as in flyers for films with more general themes. Markers of Islam identified include turbans, skullcaps, headscarves, language, the Qur'an, prayers, prayer beads, mosques, and the Kaaba, all of which were used to portray an Islamic identity that was in some ways highly normative while in other ways quite diverse. Though these flyers tempered the exclusivity of Islamic identity, they are also indicative of the religion's special position in contemporary Indonesian popular discourse. The use of these markers, thus, underscores the dynamicity and fluidity of discourse on Islamic identity in Suharto-era Indonesia and emphasizes the need to recognize the contributions of popular culture to national discourse of identity, religious or otherwise.

  5. Dinamika Perkembangan Pariwisata Pusaka: Tinjauan dari Sisi Penawaran dan Permintaan di Kota Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teguh Amor Patria

    2015-08-01

    Full Text Available Tourism is one of the largest industries in the world today, and heritage tourism is one tourism segment that has shown a rapid growth. Heritage tourism in Indonesia only began to grow in the beginning of this millennium, marked by emergence of heritage tourism organizations in a number of major cities. In the city of Bandung, heritage tourism activities were initially organized in 2003 following the birth of Bandung Trails. The organization has been active in organizing heritage tours annually. Identification of heritage tourism development, both from demand and supply side, is the goal of a research that became the basis for this paper. The type of the research is qualitatiive and the population taken was the participants of tours organized by the Bandung Trails between 2003 and 2007. Samples were chosen randomly involving around 750 respondents who were given questionnaires from which primary data of profiles and demand patterns were generated. Aside from that, secondary data from literatures were used to identify the conditions of heritage tourism products at the supply side. Heritage tourism is a new phenomenon in Bandung that began to develop in the early millennium and pioneered by grassroots communities in heritage conservation. Findings of this research include, from the supply side, some challenges in the development of heritage tourism in Bandung, such as weak law enforcement, limited economic condition of local communities, and lack of attachment between the communities and heritage objects. From the demand side, heritage tourists in Bandung was domnated by young people aged 19-30 (78% and it is assumed that there is a connection between level of education and interest in heritage tourism.

  6. Pertumbuhan dan perkembangan larva Musca domestica Linnaeus (Diptera: Muscidae dalam beberapa jenis kotoran ternak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ramadhani Eka Putra

    2015-09-01

    Full Text Available House fly (Musca domestica is an important urban insect that can transmit various infectious diseases. This insect usually utilized organic wastes as nutrition source for their larvae. One of the main sources of organic wastes is livestock manure produced by animal farming located near human dwelling area. Thus, appropriate house fly population control program at animal farm is needed,based on information on the house fly’s life history. The research is focused on the development of house fly larvae reared with different livestock manures, such as cow, chicken, and horse. As comparison, rice bran were used as control. Results showed that larvae reared with horse manure has the shortest development time (5 days, with lowest larval survival rate (30%, pupal weight (6.8 ± 0.141 g, and weight of female imago (4.9 ± 0.14 g. This finding indicates the lowest nutrition value of horse manure for house flies larvae. Further research is needed to find the effect of manure to variables that directly influence population growth, such as fecundity of female flies and egg survivorship. These additional information on life history will help the design of appropriate house fly population management program for animal farm.

  7. FORMULA BERBAHAN AKTIF PSEUDOMONAD FLUORESEN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN PENYAKIT LAYU PADA CABAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yenny Wuryandari

    2015-03-01

    Full Text Available Formula with active ingridient of fluorescent pseudomonads and its influence on wilt disease development of pepper. The purpose of this study was to synergize organic fertilizer with biopesticides of fluorescent pseudomonads 122 to be the best formula to increase the resistance of pepper plants to wilt disease. The study used a completely randomized design (CRD, which consisted of four treatments. The treatments were forms of active ingredient formula of fluorescent pseudomonads (powder, pellet, granule, and liquid. The effectiveness of the formula in suppressing development of the disease was measured by observing the incubation period, index of the disease and discoloration of vascular tissue of pepper. The results showed that the disease incubation period of plant treated with liquid and powder formula was longer than formula with granule and pellet. Plants treated with powder formula showed the lowest disease index compared to control, liquid, pellet and granule formula. Disease index and discoloration in vascular tissue was also of the lowest value when the plants were treated with powder formula. This result indicate that active ingredient of fluorescent pseudomonads formulated in powder was the most effective to inhibit the development of wilt disease on pepper caused by Fusarium sp. and Ralstonia solanacearum.

  8. Segmentation, Targeting, dan Positioning Studio Tato di Surabaya dalam Perkembangan Gaya Hidup

    OpenAIRE

    Anang Tri Wahyudi

    2013-01-01

    This study attempts to examine in depth the influence of lifestyle on the orientation of recipients (tattoo users) to the art of tattooing, which is independent of the value of a valuable commodity, and explore the extent to which the process of tattoo studios’ segmentation, targeting, and positioning in managing a tattoo studio. This study uses qualitative research methods with interpretive phenomenological foundation of thinking, which is oriented to truth that is subjective to informants, ...

  9. PENGARUH PERKEMBANGAN KEPARIWISATAAN DAN SISTEM KEKERABATAN TERHADAP SISTEM BAGI HASIL USAHA TANI PADI SAWAH DI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ketut Budi Susrusa

    2012-11-01

    Full Text Available High population growthled to a scarcity of arable land in Indonesia. During 1963-1993periods, farmer households have increased 1.77% i.e, almost three times than the extend ofagricultural land. Soe, the land that is held by the farmer households were not only decreased inits size, but also increased in its inequality. Furthermore, this phenomenon encouraged theexistence of share cropping contract. Sharecropping contract is an old institution that was knownsince Babylonian era ( ± 2300 BC and still showing controversial issues related to agriculturalproductivity. Certainly, the institution that was born in along history of mankind could not beeasily change, however some modification should be conducted along with the implementation ofrecent agricultural debelopment programs.The objectives this study was identify the change of sharecropping contract on ricefarming along with development of economy in Bali which was also stimulated by development oftourism and to learn weather or not sharecropping contract was contra productive in terms laborused and farming performance.This study was conducted at the subaks area, three within and three others of tourismarea. The population was classified into three group, owner-cultivator, non-kinship-sharecrpper,kinship- sharecropper. Farming intensity was measured by the indicator of the used of labor andinputs, whereas farm performance will be evaluated by land productivity and farm income.This study reveals that the more developed economy within a region, the better sharecropper’ sbargaining position. Furthermore, kinship-sharecropping contract was as not bad as the generalopinion that is not agreed to sharesropping contract.Labor utilization and farm performance both in kinship sharecropping were consistentwith enforceable contract that is led to optimizing input allocation. From the view points ofowners-sharecropping relationships it was indicated that the owners held control upon theallocation of farm inputs.

  10. KELEKATAN IBU-ANAK, PERTUMBUHAN ANAK, DAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSI ANAK USIA PRASEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Wijirahayu

    2017-02-01

    Full Text Available The research aimed to analyze the influence of mother-child attachment and child growth on social-emotional development of preschoolers children. This research used cross sectional design and conducted in the Village of Balumbang Jaya, West Bogor sub-district, Bogor City.. This research involved 100 families that were selected by purposive sampling and then involved mother as respondent. For answering the purpose of the study, the data were analyzed using multiple linear regression. This research showed that about two of five mothers (61,0% had an insecure mother-child attachment. Moreover, about seven of ten children (70,0% had a risk on growth disorder. Meanwhile, the study revealed that emotional social development of children were in medium categorize with the highest average index on adaptive functioning dimension and the lowest on compliance dimension. Children whose the mother did not work had higher emotional social development than children whose the mother worked. Children who had normal growth status, had higher emotional social development than children who had the risk of growth disorder status. Moreover, increasing of education level of the mother and mother-child attachment will affect the improvement of social-emotional development of preschoolers children.

  11. Dimensi politik hukum dalam perkembangan ekonomi Islam di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Iswanto

    2015-02-01

    Full Text Available This study aims to describe the history of recent Islamic economic development in the correlation to politics as a sought to formulated some Islamic economic laws. This qualitative study is an exploratory- analysis. It intended to analyze the position of Islamic economic in Indonesian’s system of law, so it will found the clear description of the implementation of Islamic economic laws in Indonesia. It is a library research. The study found that it is important to found the frame of the development of the products of Islamic economic law at the both period; i.e. New Order and Reformation Era. The concept of Islamic economy is still dominated by the application of Islamic principles in the areas of finance, especially banking. This dominance is not supposed to leave the Islamic economic instruments. In this respect, it associated with the political and legal product, then all the aspects and the Islamic economic instruments should be viewed comprehensively. Tulisan ini akan menguraikan mengenai sejarah ekonomi Islam modern dan keterkaitannya dengan politik dalam upaya merumuskan berbagai hukum ekonomi Islam. Penelitian kualitatif ini merupakan studi exploratory-analysis. Pendekatan ini dimaksudkan untuk menganalisis posisi ekonomi Islam dalam tata hukum Indonesia sehingga akan dapat diperoleh gambaran bagaimana bentuk implementasi ekonomi Islam di Indonesia. Penelitian kepustakaan ini menemukan urgensi untuk menemukan kerangka pengembangan produk hukum ekonomi Islam pada dua periode yang ada yaitu Orde Baru dan Era Reformasi. Konsep ekonomi Islam masih didominasi dengan penerapan prinsip Islam dalam bidang keuangan terutama perbankan. Dominasi ini tidak seharusnya melupakan instrumen ekonomi Islam lainnya karena jika dikaitkan dengan politik dan produk hukum, maka semua aspek dan instrumen ekonomi Islam tersebut harus bisa dilihat secara komprehensif.

  12. ISLAM DAN KEBUDAYAAN MELAYU DI ERA GLOBALISASI DI MALAYSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Baharuddin bin H. Puteh Mohamad Nazli bin H. Omar

    2015-01-01

    Full Text Available Sejarah telah menunjukkan bahwa dunia Melayu-Islam merupakan pusat peradaban, pusat perkembangan budaya dan pusat perdagangan yang penting. Kebudayaan Melayu-Islam sejak ratusan tahun telah memperlihatkan kemampuannya untuk berkembang pesat merangkumi bahasa, kesusasteraan, kesenian, pemikiran, dan norma hidup. memang tidak dapat dinafikan bahwa fenomena globalisasi memberikan pengaruh kepada kehidupan umat Melayu-Islam. Namun, pengaruhnya lebih cenderung kepada negatif berbanding positif. Cuma ia bergantung kepada umat Islam untuk mendepaninya dengan berpegang kepada ajaran Islam yang sebenar dengan berpaksikan kepada al-Qur'an dan al-Hadits. Pegangan yang kukuh dan utuh terhadap dua sumber perundangan ini mampu menyelamatkan umat manusia khususnya umat Islam daripada terjerumus ke dalam kemungkaran yang tjidak dituntut dalam syariat Islam

  13. PENGEMBANGAN SISTEM DATABASE HASIL SKRIPSI DAN TUGAS AKHIR PADA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNNES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tatyantoro Andrasto

    2013-02-01

    Full Text Available Belum adanya database hasil skripsi dan tugas akhir pada jurusan Teknik Elektro UNNES yang baik berakibat memungkinkannya terjadi duplikasi atau penyalahgunaan hasil skripsi atau tugas akhir tahun yang lalu digunakan lagi untuk proposal skripsi atau tugas akhir pada tahun sekarang atau yang akan datang. Sehingga hal ini akan memberikan efek negatif pada perkembangan karya ilmiah/akademik di jurusan Teknik Elektro UNNES khususnya dan dunia akademik di Indonesia pada umumnya. Metode yang diterapkan pada pembuatan database ini adalah membuat prototype kemudian dilakukan proses mencoba dan meminta pendapat orang yang mendata dan menyimpan hasil skripsi dan tugas akhir di jurusan Teknik Elektro UNNES. Hasil penelitian ini berupa sistem database berbasis web sehingga dapat dilakukan input data, edit data maupun melihat data skripsi dan tugas akhir yang ada di jurusan Teknik Elektro UNNES dari manapun, tidak harus datang ke UNNES hanya untuk melihat maupun melakukan edit data oleh admin.

  14. Penerapan Sistem Remunerasi dan Kinerja Pelayanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Wisesa Soetisna

    2015-08-01

    Full Text Available Remunerasi dapat memengaruhi motivasi pegawai sekaligus meningkatkan kinerjanya. Demikian halnya di rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang padat modal, sumber daya manusia serta padat ilmu dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pegawai terhadap implementasi sistem remunerasi dan kinerja unit pelayanan bedah jantung dewasa (UPBJD di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods (kuantitatif dan kualitatif. Desain penelitian kuantitatif adalah potong lintang menggunakan instrumen kuesioner self-assessment. Sedangkan desain penelitian kualitatif adalah deskriptif, dilakukan melalui focus group discussion dan telaah dokumen pada data berupa buku jadwal, buku registrasi, catatan keperawatan, dan rekam medis. Pengambilan data dilakukan pada tahun 2013 di salah satu rumah sakit di Jakarta. Responden/informan adalah staf medis fungsional, perawat, dan petugas administrasi berjumlah 29 orang. Data dianalisis secara univariat (metode kuantitatif, dan content analysis (metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar staf medis fungsional dan perawat tidak puas (71,2% dengan beberapa hal dalam penerapan sistem remunerasi, seperti pada sistem penggajian dan penentuan grading. Terlihat kinerja unit pelayanan bedah jantung dewasa mengalami kenaikan setiap tahun sebelum dan setelah penerapan sistem remunerasi. Diharapkan agar rumah sakit ini dapat memperbaiki sistem remunerasi yang sesuai ketentuan kebijakan dan menyusun formulasi insentif dan bonus yang lebih sesuai dengan kondisi saat ini serta perlu dilakukan sosialisasi yang tepat dan evaluasi secara berkala. Implementation of Remuneration System and Service Performance Remuneration can influence worker`s motivation, and improve their performance. Likewise in hospital as capital-intensive, human resources-intensive as well as knowledge and technology-intensive health care institution. This study aimed to analyze employee

  15. Pengaruh Latihan Traditional Push Up, Plyometric Push Up, dan Incline Push Up Terhadap Kekuatan Otot Lengan, Power Otot Lengan, dan Daya Tahan Otot Lengan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Febriyan Dwi Cahyono

    2018-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk peningkatan performa fisik otot lengan siswa ekstrakulikuler putra SMAN 2 Lamongan yang memiliki kelemahan saat dilakukan evaluasi fisik. Empat puluh siswa sehat dengan melihat status gizi melalui indeks masa tubuh (IMT dipilih sesuai dengan kriteria dan dilakukan pretest dan pemeringkatan sehingga masuk dalam pengelompokan traditional push up, plyometric push up, incline push up dan kelompok kontrol. Push up 30 detik, push up 60 detik dan medicine ball test digunakan untuk mengukur peningkatan kinerja. Ketiga kelompok berpartisipasi dalam penelitian tiga hari dalam seminggu selama enam minggu dan menyelesaikan 18 sesi pelatihan, pada frekuensi 3 sesi per minggu. Hasil uji paired sample t-test dalam kelompok traditional push up menunjukkan pengaruh yang signifikan pada variabel kekuatan dan daya tahan, kelompok plyometric push up menunjukkan pengaruh yang signifikan pada variabel kekuatan dan power, dan kelompok incline push up menunjukkan pengaruh yang signifikan pada variabel kekuatan dan daya tahan.  Disimpulkan dari penelitian ini bahwa pelatihan traditional push up, plyometric push up dan incline push up ketiganya efektif untuk peningkatan kinerja tubuh bagian atas.

  16. Analisis Minat Beli Konsumen Sabun Cair Lux, Biore dan Lifebuoy di Kotamadya Yogyakarta Ditinjau dari Pengaruh Sikapnya Setelah Melihat Iklan di Televisi dan Norma Subyektif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Albari Albari

    2009-08-01

    Full Text Available Salah satu program pemasaran yang intensitasnya semakin gencar dilakukan berupa periklanan merek di media televisi, termasuk pada sabun cuci cair. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempengaruhi minat konsumen untuk membeli, baik melalui sikap konsumen dan atau norma subyektif. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Reasoned Action Model yang dianggap representatif mampu mengungkap minat beli konsumen.Populasi penelitian adalah konsumen potensial yang sudah pernah melihat iklan sabun cair merek Lux, Biore dan Lifebuoy di televisi Data penelitian diperoleh melalui dua tahap penyebaran angket dan dilakukan secara convenience sampling dan area random sampling. Hipotesis diuji melalui pendekatan uji–beda Friedman, serta analisis regresi dan koefisien determinan yang dikuatkan dengan uji-t dan uji-F pada taraf signifikansi 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 atribut produk sabun cair dan empat kelompok referen relevan dijadikan sebagai dasar analisis. Di samping itu ada perbedaan keyakinan konsumen bahwa membeli sabun cair merek Lux, Biore atau Lifebuoy menimbulkan akibat tertentu. Perbedaan juga terjadi pada keyakinan normatif kon¬sumen. Secara umum faktor evaluasi lebih dominan berpengaruh positif terhadap sikap konsumen dibandingkan dengan keyakinan konsumen. Pengaruh positif dari keyakinan normatif konsumen dan atau motivasi untuk mengi¬kuti referen terhadap norma subyektif menunjukkan hasil yang berbeda-beda, dan tidak ada pengaruh positif si¬kap dan norma subyektif terhadap minat konsumen untuk membeli sabun cair Lux, Biore atau Lifebuoy.Keyword: Sikap, norma subyektif, minat membeli

  17. Penerapan Reward dan Konsekuensi untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas II SD Sekolah Kristen ABC [The Implementation of Rewards and Consequences to Improve Students’ Discipline in Grade II of Christian School ABC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lasria Gultom

    2016-03-01

    Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK yang ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas II yang terdiri dari 25 siswa. Data dikumpulkan melalui instrumen penelitian berupa, lembar observasi mentor, lembar kuesioner siswa, lembar wawancara mentor dan teman sejawat, dan jurnal refleksi harian dan daftar centang dari mentor dan teman sejawat. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik sederhana dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa penerapan reward dan konsekuensi dapat meningkatkan kedisiplinan siswa kelas II. Penerapan reward dan konsekuensi dilaksanakan dengan memperhatikan kesesuaian dengan perkembangan siswa, memberikan penjelasan mengenai prosedur reward dan konsekuensi kepada siswa, mempertahankan kekonsistenan penerapan reward dan konsekuensi serta mengkombinasikan reward dan konsekuensi dengan komunikasi non-verbal.

  18. Peran dan Karya Roh Kudus serta Implikasinya terhadap Pengembangan Pribadi dan Kualitas Pengajaran Guru Kristen [Roles and Work of the Holy Spirit and the Implications for the Personal Development and Teaching Quality of Christian Teachers

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imanuel Adhitya Wulanata

    2018-01-01

    BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Tulisan ini bertujuan untuk membahas peran dan karya Roh Kudus serta impilikasinya terhadap pengembangan pribadi dan kualitas pengajaran guru Kristen di era globalisasi. Tugas utama seorang guru dalam konteks pendidikan Kristen adalah membantu para siswa untuk belajar mengenal Allah di dalam Yesus Kristus dan melalui firman-Nya tersebut, mereka dapat bertumbuh dan menjadi serupa dengan Kristus dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, penting sekali peran dan karya Roh Kudus sebagai Roh Hikmat untuk membantu guru Kristen membedakan antara kebenaran sejati dan kebenaran yang bersifat humanisme belaka. Dengan demikian, pengajaran yang disampaikan oleh guru Kristen tersebut tidak akan membawa para siswanya ke dalam hal-hal yang bersifat negatif pasca pengajaran, tetapi memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan spiritual, karakter, intelegensi, dan perilaku mereka.

  19. EVALUASI PENERAPAN PENGUKURAN KINERJA BANK DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD PADA BANK PAPUA (Persero)

    OpenAIRE

    TRI REJEKI, TALHA

    2014-01-01

    2014 ABSTRAK Evaluasi Penerapan Pengukuran Kinerja Bank Dengan Pendekatan Balanced Scorecard Pada Bank Papua (Persero). Evaluation of the Implementation of Bank Performance Measurement Balanced Scorecard Approach To Bank of Papua ( Persero ) . Talha Tri Rejeki Yulianus Sampe M. Christian Mangiwa Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kinerja Bank Papua Persero), Tbk dengan pendekatan balanced scorecard dari segi ...

  20. SISTEM INFORMASI RENSTRA DAN RENOP JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alifia Choirunnisa

    2016-10-01

    Full Text Available Setiap jurusan di Politeknik Negeri Semarang mempunyai Rencana Strategi (Renstra dan Rencana Operasional (Renop untuk mengelola dan memantau perkembangan jurusannya masing-masing. Salah satu jurusannya yaitu jurusan Teknik Elektro. Dalam pengelolaan data perencanaan strategi dan operasional jurusan Teknik Elektro masih dilakukan secara manual. Dengan memanfaatkan teknologi sistem informasi, Sistem Informasi Renstra dan Renop Jurusan Teknik Elektro Berbasis Web mengubah sistem pengelolaan dari manual menjadi berbasis teknologi sistem informasi yang lebih efisien dan efektif. Tujuan dari pembuatan sistem informasi ini adalah untuk menghasilkan sebuah Sistem Informasi Renstra dan Renop Jurusan Teknik Elektro Berbasis Web serta membantu dan memberikan kemudahan dalam pengelolaan informasi Renstra dan Renop. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi waterfall, dimana dalam metodologi ini setiap langkah penelitian dilakukan secara berurutan, mulai dari tahapan Analisis Kebutuhan, Desain Sistem, Implementasi dan Pengujian Unit, Integrasi dan Pengujian Sistem, serta Operasi dan Pemeliharaan. Perancangan sistem menggunakan model Data Flow Diagram (DFD. Pembangunan sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP dan framework codeigniter serta database MySQL. Pengujian sistem menggunakan metode pengujian setiap unit fungsi dari masing-masing fitur. Hasil dari penelitian ini yaitu sebuah sistem informasi yang dapat membantu ketua jurusan, sekretaris jurusan, maupun ketua program studi dalam mengelola Renstra dan Renop. Sistem ini telah di uji coba dengan hasil tingkat kepuasan pengguna sebesar 81,2%.

  1. Karakteristik kawat TMA (titanium molybdenum alloy) dan penggunaannya dalam perawatan ortodonti

    OpenAIRE

    Arifiani, Putri; Erwin Siregar, Erwin Siregar

    2016-01-01

    Kawat merupakan salah satu piranti yang penting dalam perawatan ortodonsia. Perkembangan terkini dari kawat ortodonsia menghasilkan beberapa jenis kawat dengan karakteristik yang berbeda-beda. Studi pustaka membahas karakteristik kawat ortodonsi beta titanium atau Titanium Molybdenum Alloy (TMA) dan penggunaannya dalam perawatan ortodonsi. Perbedaan karakteristik tiap kawat menjadi hal yang perlu dipertimbangkan secara klinis. Kawat beta titanium atau sering disebut juga dengan kawat TMA (Tit...

  2. Pengaruh dan Pola Aktivitas Penggunaan Internet serta Media Sosial pada Siswa SMPN 52 Surabaya

    OpenAIRE

    Sherlyanita, Astrid Kurnia; Rakhmawati, Nur Aini

    2016-01-01

    Abstrak— Perkembangan fungsi dari internet membuat internet dapat diakses bagi semua kalangan. Akhir-akhir ini, beberapa penelitian membuktikan bahwa sebagian besar pengguna internet adalah kalangan remaja. Berkembangnya media sosial secara mendunia secara tidak langsung memiliki pengaruh besar terhadap penggunaan internet bagi remaja. Fokus pada paper ini adalah penelitian seberapa besar pengaruh penggunaan internet dan media sosial bagi remaja ditinjau dari beberapa aspek serta pola aktivit...

  3. THE DIFFERENCE IN PEOPLE’S RESPONSE TOWARD NATURAL LANDSCAPE BETWEEN UNIVERSITY STUDENTS OF JAPAN AND INDONESIA (Perbedaan dalam Respon Manusia terhadap Lanskap Alami antara Pelajar Jepang dan Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prita Indah Pratiwi

    2014-10-01

    , but differences had been found in landscape recognition based on the way of seeing landscape.   ABSTRAK Manusia dalam budaya yang berbeda membedakan respon mereka terhadap lingkungan, khususnya dalam interpretasi dan pemahaman lanskap yang dilihat atau dirasakan. Dalam rangka merencanakan dan mengelola lingkungan untuk pemilihan lanskap dengan tujuan perawatan khusus, perlindungan, dan kenyamanan, sangat penting bahwa manusia berpartisipasi secara efektif dan mengukur nilai-nilai eksisting yang alam berikan bagi penduduk lokal. Preferensi lanskap alami penting dalam perencanaan lanskap dari sudut pandang wisata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengklarifikasi perbedaan dalam pengenalan lanskap di Jepang dan Indonesia dan menemukans elemen lanskap yang dinilai tinggi. Penelitian ini dilaksanakan dengan enam tahapan, yaitu pengumpulan foto, pengelompokkan foto, evaluasi preferensi, evaluasi eksotisme, analisis dan rekomendasi. Analisis klaster (metode Ward, jarak Euclidian kuadrat digunakan untuk analisis kelompok foto dan uji Mann-Whitney U digunakan untuk menguji perbedaan nyata. Dalam pengelompokan foto, tujuh foto lanskap alami di Jepang dan Indonesia dikelompokkan ke dalam grup yang berbeda. Foto hutan dikelompokkan sebagai lahan basah oleh pelajar Jepang. Dua foto sungai, danau, dan hutan dikelompokkan oleh pelajar Indonesia, tetapi pelajar Jepang mengelompokkannya sebagai hutan dan gunung pada jarak jauh. Pelajar Jepang juga membedakan lahan basah sebagai lahan basah pada jarak jauh dan lahan basah pada jarak dekat. Hasil evaluasi preferensi menunjukkan bahwa perbedaan nyata ditemukan pada 25 foto dari 68 foto. Evaluasi eksotisme menemukan perbedaan nyata dalam 48 foto dari 68 foto. Pelajar Jepang dan Indonesia tidak memilih hutan dan lahan basah. Namun, keduanya lebih memilih air terjun dan pesisir daripada jenis lanskap lainnya. Berdasarkan evaluasi eksotisme, sungai dan lahan basah tidak dipilih, sedangkan pesisir dan air terjun lebih dipilih oleh

  4. PENERAPAN QFD DAN ANALISIS SWOT UNTUK MENETAPKAN STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PRODUK SAYURAN SEGAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Enny Purwati Nurlaili

    2012-02-01

    Full Text Available Makalah ini memaparkan hasil penelitian menentukan strategi untuk meningkatkan kualitas produk sayuran segar dari Perusahaan Agroindustri PT Z.  Strategi perbaikan kualitas dirumuskan berdasar keinginan pelanggan, atribut kunci dan membandingkan evaluasi faktor internal dan eksternal. Keinginan pelanggan dirumuskan dengan metode QFD sedangkan penentuan strategi menggunakan analisa SWOT.. Analisis QFD menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan dalam memenuhi keinginan dan harapan pelanggan secara keseluruhan sudah cukup memuaskan konsumen. Sedangkan strategi yang paling tepat digunakan adalah stategi S – O yaitu melakukan peningkatan kualitas produk yang dihasilkan terutama upaya mempertahankan kesegaran dan jaminan kemanan pangan melalui penerapan  HACCP Kata Kunci :        Agroindustry, QFD, Formulasi Strategi,  Sayuran Segar

  5. PENGARUH PEMBERIAN ASI DAN STIMULASI PSIKOSOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSI ANAK BALITA PADA KELUARGA IBU BEKERJA DAN TIDAK BEKERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Latifah

    2010-01-01

    Full Text Available The aims of this research were to know characteristics of family and child who come from family whose working mother and unworking mother; to analyze the differences of breastfeeding and psychosocial stimulation between two groups; to analyze the correlation between characteristics family and child, with breastfeeding and psychosocial stimulation; and to analyze the impact of breastfeeding and psychosocial stimulation toward child’s social-emotion development. A cross sectional design was applied in this research. This research represented the part of Yuliati’s (2006 research which entitled “Study of behavior buying and consuming milk for 2-5 years old of child and impact to child’s growth and development”. Population in this research represented sample from Yuliati’s research that were selected by purposive with criteria 3,5-5 years old of children who come from family whose working mother and unworking mother. The result showed that there were not significant differences between characteristics of family and child, duration of breastfeeding and psychosocial stimulation between two groups. Correlation test of Rank Spearman showed that only father’s education and family’s income that had significantly negative correlation with duration of breastfeeding. Meanwhile, father’s education, mother’s education, family’s income and mother’s knowledge about child’s growth and development significantly had positive correlation with psychosocial stimulation. Based on gender, girl significantly had higher psychosocial stimulation than buy. Psychosocial stimulation and child’s age were dominant factor in influencing child’s social-emotion development, while duration of breastfeeding was not influencing.

  6. PENGARUH RUANG TUMBUH TERHADAP RESPON PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN MERANTI MERAH (Shorea pauciflora King. DAN NYAWAI (Ficus variegata Blum.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adistina Fitriani

    2016-08-01

    Full Text Available The results showed that the arrangement of growing space T1, T2 and T1 + T2 combinations, each of which can increase the high growth 143.7% (172.30 cm, 37.1% (96.9 cm and 105.7 % (145.40 cm, stem diameter width of 110.0% (18.30 mm, 34.7% (11.0 mm and 123.3% (18.29 mm and 142.6% canopy ( 181, 45 cm, 36.9% (102.4 cm and 106.6% (154.55 cm than the control (T0 to plant the meranti merah (Shorea stenoptera Burk.. The space to grow this type of Meranti merah (Shorea stenoptera King Age 5 years have shown that treatment with a combination of vertical and horizontal (T3 showed best in order to enhance the growth of stem diameter, equal 118.2% (3.0 cm than in the control (T0. The height of the plants in T1 and T2, and T3 have shown increased 55.6% growth, respectively at 133.3% and 66.7% compared to control (T0. Bandwidth test vintage Meranti merah (Shorea selanica Bl cultivation of clippings from shoots in the treatment of broad lines of 2 m, 3 m and 4 m is still the original data (0 months show a consistent altitude is 45.5 cm, 6 cm and 46, 47.7 cm. Growing requirements nyawai (Ficus variegata Blum. In KHDTK Kintap in some areas with B-type, red soil climate yellow podzólicos (FA, the texture of sandy clay with drain if - so, solum shallow soil ( 1 m, the pH of 4 to 5.5 soil with an elevation of 50 metres on the level of the sea - 433 meters of altitude in the Valley and the slope (flat topography - tracks (> 45% on the State of the type of vegetation in the mix rare density (natural vegetation. Tree species associated with nyawai (Duabanga moluccana, Macaranga spp, Shorea spp, Trema sp., and Anthocephalus cadamba. Related plant species are under cylindica grass, vines, shrubs, narrow leaved (leaves ribbon, among others, ferns, nettles and some types of grass. Keywords : growing space, growth, meranti merah,  nyawai

  7. SURVEI GPS UNTUK PEMETAAN TOPOGRAFI DAN PEMODELAN RELIEF RUPABUMI TIGA DIMENSI (3D DAERAH GONDANGGENTONG KECAMATAN KARANGPANDAN KABUPATEN KARANGANYAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Nurul Khakim

    2016-10-01

    Penelitian ini tidak dimaksudkan sebagai penelitian yang bersifat detil, mengingat bahwa alat/receiver GPS yang dipakai adalah tipe navigasi yang mempunyai tingkat kesalahan posisi atau EPE (Estimated Position Error dalam orde meter. Meskipun demikian dari hasil penelitian ini dapat dipakai suatu pijakan atau awal pengembangan survei pemetaan suatu daerah dan bahan pemikiran bahwa pelaksanaan survei pemetaan suatu daerah pada masa-masa mendatang akan dapat dilakukan secara lebih efisien, efektif, dan fleksibel dengan hasil yang cukup teliti dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada. Hasil dari penelitian ini adalah peta kontur (2D dan peta relief rupabumi (3D dengan berbagai variasi pemodelannya.

  8. PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB UNTUK PEMETAAN LOKASI PASAR DAN PUSAT PERBELANJAAN DI KOTA SOLO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Murinto

    2012-04-01

    Full Text Available Kota Solo merupakan salah satu kota terbesar di Jawa Tengah selain kota Semarang yang dijadikan sebagai ibukota propinsi. Dalam hal perekonomian kota Solo memiliki peranan penting terutama dalam bidang industri dan perdagangan. Sebagai penunjang perekonomian di bidang industri dan perdagangan, di kota Solo terdapat pasar (pasar tradisional dan pasar modern (pusat perbelanjaan. Pasar – pasar tersebut dikelola oleh Dinas Pasar yang merupakan instansi pemerintahan yang ada di kota Solo. Pasar – pasar tersebut banyak tersebar di beberapa kecamatan di kota Solo. Karena banyaknya pasar yang tersebar di wilayah kecamatan yang ada di kota Solo maka dinas pasar khususnya dan masyarakat umumnya tidak dapat secara pasti mendapatkan informasi tentang keberadaan lokasi dan fasilitas – fasilitas yang ada di pasar seperti barang yang dijual, dan jumlah kios. Tujuan penelitian ini adalah membuat Sistem Informasi Geografis berbasis web untuk mengetahui lokasi pasar tradisional dan pasar modern (pusat perbelanjaan, barang yang dijual, dan jumlah kios. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dengan cara observasi, dokumentasi, wawancara dan pencarian di Internet. Metode yang dilakukan dalam merancang sistem informasi geografis pasar tradisional dan pasar modern (pusat perbelanjaan di kota Solo berbasis web adalah dengan menganalisa kebutuhan sistem, merancang sistem, melakukan digitasi peta dengan perangkat lunak ArcView 3.3, mengimplementasikan program dengan PHP dan MySQL, dan menguji program. Untuk melakukan evaluasi terhadap aplikasi ini dilakukan dengan metode black box test dan alpha test. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi Sistem Informasi Geografis untuk Pemetaan Lokasi Pasar Tradisional dan Pasar Modern (Pusat Perbelanjaan di Kota Solo Berbasis Web yang dapat digunakan dinas pasar dan masyarakat untuk mengetahui lokasi pasar, barang yang dijual dipasar, dan jumlah kios.

  9. KOMPOSISI JENIS DAN FUNGSI PEKARANGAN (Studi kasus desa Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, DI Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junaidah Junaidah

    2017-02-01

    Full Text Available Homegarden is one form of agroforestry complex which has a diverse structure and species composition. This research is aimed to (1 Determine the composition on 3 (three levels development of homegarden, (2 Determine the function of crops on 3 (three levels development of homegarden.  The sample location was done purposively based on the availability of data and information obtained in the field.  The number of homegarden which will be observed is 12 piece who representing 3 (three levels development of homegarden, namely early homegarden, intermediate homegarden and advanced homegarden. Observations and measurements of vegetation used census (100% on the entire plot. The results showed each level  development of homegarden have different  structure and composition of species. More advanced the level development of  homegarden, the number of woody plants increased while the number of crops decreased. This condition causes changes in the environmental conditions at under the stand. The function of homegardenat Giripurwo village is as a source of food, timber, trade commodities, spices, medicine, social, craft materials and ornamental plants. Pekarangan salah satu bentuk agroforestri komplek dimana memiliki struktur dan komposisi jenis yang sangat beragam. Penelitian ini bertujuan untuk (1 Mengetahui komposisi jenis pekarangan pada berbagai tingkat perkembangan, (2 Mengetahui  fungsi pekarangan pada berbagai tingkat perkembangan. Penentuan sampel lokasi penelitian dilakukan secara purposive berdasarkan ketersediaan data dan informasi yang diperoleh di lapangan. Pekarangan yang diamati berjumlah 12 buah yang mewakili 3 tingkat perkembangan pekarangan, yaitu: pekarangan awal, pekarangan menengah dan pekarangan lanjut. Pengamatan dan pengukuran vegetasi secara sensus (100 % pada seluruh plot ukur. Hasil penelitian menunjukkan struktur dan komposisi pada tiap tingkat perkembangan pekarangan berbeda. Semakin lanjut tingkat perkembangan pekarangan

  10. EVALUASI CSE-UCLA PADA STUDI PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siska Andriani

    2015-12-01

    Full Text Available tandar proses merupakan salah satu standar nasional yang mengatur perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan pengawasan proses pembelajaran. Pelaksanaan standar proses yang terjadi di lapangan belum terlihat keterlaksanaannya. Tujuan penelitian ini yaitu memperoleh deskripsi keterlaksanaan standar proses pada proses pembelajaran matematika menggunakan analisis CSE-UCLA di SMP Negeri Satu Atap Lerep. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan evaluatif. Sumber data utama adalah guru matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji credibility (triangulasi dan kecukupan bahan referensi, uji transferability, dan uji dependability.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran matematika di SMP Negeri Satu Atap Lerep sudah mengikuti standar proses. Implementasi standar proses dengan analisis CSE-UCLA menunjukkan bahwa standar proses dilaksanakan melalui tahap  perencanaan, pengembangan, implementasi, hasil dan dampak. Dampak yang muncul pembelajaran yang terjadi tidak maksimal. Selain itu, banyak faktor yang mempengaruhi implementasi standar proses pada pembelajaran matematika di SMP Negeri Satu Atap Lerep. Faktor-faktor tersebut berupa faktor pendukung dan faktor penghambat.

  11. Fluiditas Antara Maskulinitas Dan Femininitas: Representasi Waria Dalam Film Dokumenter Dan Fiksi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maimunah Maimunah

    2012-06-01

    Full Text Available Dunia Waria menjadi salah satu tema yang muncul dalam perkembangan film Indonesia pasca Orde Baru. Penelitian ini mengkaji dua film dokumenter dan sebuah film fiksi yaitu Betty Bencong Slebor karya Benyamin Sueb (1978 serta dua film dokumenter Renita­Renita karya Tony Trimarsanto (2006 dan Ngudal Piwulang Wandu karya Kukuh Yudha Karnanta (2009. Meng­ gunakan metode penelitian kualitatif dan teori queer dalam membaca media film, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari ketiga film tersebut terlihat perbedaan dalam memaknai tubuh dan gender. Tokoh Sholeh dalam Ngudal Piwulang Wandu berharap suatu hari nanti kembali menjadi lanang sejati, menikah secara heteroseksual dan memiliki anak. Renita membayangkan tubuh dan identitas gender sebagai perempuan sempurna, sedangkan Betty terlihat menikmati interplay antara tubuh feminine dan maskulinnya. Tubuh dalam konteks ini dapat dilihat sebagai suatu con­ tinuum, perpaduan antara femininitas dan maskulinitas, bukan suatu entitas yang statis. Perbe­ daan ketiga tokoh utama dalam memandang tubuh, seksualitas, dan gender mereka juga mere­ fleksikan bahwa tidak ada identitas dan entitas tunggal dari waria. Abstract: The growing visibility of waria/male to female transgender has become one of the do­ dominant features in Indonesia’s contemporary film industry. The research examines three waria films: Tony Trimarsanto’s Renita­Renita (2006, Kukuh Yudha Karnanta’s Ngudal Piwulang Wan­ du (2009, and Benyamin Sueb’s Betty Bencong Slebor (1978. Two basic research questions are, firstly: how is the fluidity of masculinity and femininity represented; secondly how do the waria per­ceive themselves (self­identity in a heterosexual culture. Queer film theory will be used in analyzing the film diegesis. The research finds the fluidity and continuum of the waria main characters in de­fining the meaning of the self and their bodies. This fluidity offers a playful negotiation to the essen

  12. UANG DAN FUNGSINYA (Sebuah Telaah Historis dalam Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyuddin Wahyuddin

    2009-06-01

    Full Text Available Konsep uang dalam ekonomi Islam berbeda dengan ekonomi konvensional. Dalam ekonomi Islam, konsep uang sangat jelas dan tegas bahwa uang adalah uang, uang bukan capital. Sebaliknya, konsep uang yang dikemukakan dalam ekonomi konvensional tidak jelas. seringkali istilah uang dalam perspektif ekonomi konvensional diartikan secara bolak-balik, yaitu uang sebagai uang dan uang sebagai capital. Kata nuqud (uang tidak terdapat dalam Al-Qur’an maupun hadist Nabi saw, karena bangsa Arab umumnya tidak menggunakan kata nuqud untuk menunjukan harga. Mereka menggunakan kata dinar untuk menunjukan mata uang yang terbuat dari emas, kata dirham untuk menunjukan alat tukar yang terbuat dari perak. Mereka juga menggunakan kata wariq untuk menunjukan dirham perak, kata ‘ain untuk menunjukan dinar emas. Sedang kata fulus (uang tembaga adalah alat tukar tambahan yang digunakan untuk membeli barang-barang murah. Bahwa uang yang digunakan oleh umat islam pada masa Rasulullah adalah dirham perak Persia dan dinar emas Romawi dalam bentuk aslinya, tanpa mengalami pengubahan atau pemberian tanda tertentu. Rasulullah pun tidak pernah membuat uang khusus untuk umat Islam. Dengan kata lain, pada masa itu belum ada apa yang disebut dengan “uang Islam”. Sejarah mencatat bahwa selain uang emas dan perak murni berlaku pula jenis uang lain, yaitu uang emas dan perak campuran, fulus, dan uang kertas. Uang campuran tersebut pada mulanya beredar secara terbatas, kemudian beredar secara luas terutama setelah Khalifah al-Mutawakkil dan memberlakukannya secara resmi. Namun demikian mata uang emas dan perak murni tetap berlaku sebagai mata uang resmi dan paling banyak beredar. Selanjutnya, sejalan dengan perkembangan kehidupan ekonomi dan keterbatasan persediaan emas dan perak, umat Islam sedikit demi sedikit meninggalkan emas dan perak beralih menggunakan uang campuran dan akhirnya menggunakan fulus

  13. ANALISIS KINERJA PERBANKAN (Studi Komparasi Antara Perbankan Syariah Dan Konvensional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Rosna Yustani Toin

    2016-01-01

    Full Text Available Perkembangan terkini perbankan syariah menunjukkan sebuah tren yang sangat menarik bagi pendanaan pihak ketiga, pendanaan yang diberika, dan total aset. Selama krisis ekonomi, perbankan syariah juga menunjukkan kinerja yang lebih baik dibanding dengan bank konvensional. Tujuan riset ini adalah untuk menguji apakah terdapat perbedaan kinerja antara perbankan syariah dan konvensional. Variabel kinerja bank diuji dengan kapital yang diproksikan oleh capital adequacy ratio (CAR, profitabilitas dengan dua proksi yakni return on equity (ROE dan return on assets (ROA, likuiditas diproksikan oleh loan to deposit ratio (LDR dan efisiensi dengan proksi BOPO dan non performance loan (NPL. Hasil menunjukkan bahwa kinerja bank yang diukur dengan CAR dan NPL tidak berbeda secara signifikan di antara perbankan syariah dan konvensional. Bila dilihat dari efisiensi dengan proksi BOPO menunjukkan bank konvensional lebih baik daripada bank syariah, begitu juga profitabilitas yang diukur dengan ROA dan ROE. Sedangkan ketika dilihat dari likuiditas (LDR, maka perbankan syariah lebih baik dibandingkan dengan bank konvensional.Kata kunci: bank syariah, bank konvensional, LDR, CAR, NPL, ROA, ROE

  14. MODEL PEMBELAJARAN DILEMA MORAL DAN KONTEMPLASI DENGAN STRATEGI KOOPERATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. Asri Budiningsih

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model Pembelajaran Dilema Moral, Kontemplasi, dan Strategi Kooperatif. Penelitian tindakan kelas dilakukan di Prodi Teknologi Pendidikan FIP-UNY. Subjek penelitian 37 orang mahasiswa. Tindakan dilakukan dalam dua siklus masing-masing terdiri atas empat kali tatap muka. Data tentang proses pembelajaran, kerjasama mahasiswa, situasi yang berpengaruh terhadap upaya peningkatan kualitas pembelajaran, penalaran moral, dan keimanan mahasiswa, digali melalui pengamatan, tes penalaran moral yang diadaptasi dari Kohlberg, tes perkembangan iman yang diadaptasi dari Fowler, panduan kontemplasi, angket terbuka, dan cerita-cerita dilema moral. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 model pembelajaran terintegrasi mampu meningkatkan penalaran moral, dan keimanan mahasiswa, sehingga tidak ada lagi penalaran moral responden yang berada pada tahap II, 24,3% meningkat dari tahap II ke tahap III, 32,43% meningkat dari tahap III ke tahap IV dan 2,7% meningkat dari tahap IV ke tahap V, 48,65% meningkat dari tahap III ke tahap IV, dan 5,4% meningkat dari tahap IV ke tahap V. Penggunaan strategi kooperatif membuat mahasiswa mampu melakukan kerjasama di dalam kelompok; 35,13% mahasiswa dalam kategori sangat baik, 56,76% dalam kategori baik, dan 8,1% dalam kategori sedang. Kata kunci       :           model pembelajaran dilema moral, kontemplasi, strategi kooperatif, penalaran moral, keimanan

  15. IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN DATA CENTER UNTUK PEMETAAN PENYEBARAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DI KABUPATEN PONOROGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Angga Prasetyo

    2016-05-01

    Full Text Available Perkembangan informasi penyebaran penyakit menular diperlukan oleh beberapa pihak, seperti Dinas kesehatan. Salah satu informasinya adalah mengenai penyebaran penderita demam berdarah dengue (DBD secara spasial di kabupaten Ponorogo. Keterbatasan pergerakan informasi penyebaran dan pemetaan data penderita demam berdarah yang tidak real time, menyebabkan penanganan serta proses antisipasi penyebaran di suatu daerah tertentu menjadi sangat lamban. Sistem Informasi Geografis (SIG merupakan salah satu teknologi pemetaan secara geografis yang memadukan sentuhan sistem informasi. SIG memiliki kemampuan yang sangat baik dalam memvisualisasikan data spasial berikut atribut-atributnya, memodifikasi bentuk, warna, dan simbol. Proses penyimpanan dalam suatu basis data dan berhubungan dengan persoalan serta keadaan dunia nyata (real world. Manfaat SIG secara umum memberikan informasi yang mendekati kondisi dunia nyata, memprediksi suatu hasil dan perencanaan strategis. Proses surveilan epidemologi pengamatan penyakit demam berdarah asih berdasar pada riwayat dan data pelaporan yang tidak real time, sehingga penanggulangan penyakit masih terkesan lambat.

  16. DEBUS BANTEN: Pergeseran Otentisitas dan Negosiasi Islam-Budaya Lokal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kiki Muhamad Hakiki

    2017-03-01

    Full Text Available Sebagai suatu produk budaya, kesenian debus merepleksikan kompleksitas manusia itu sendiri. Di dalamnya terdapat kepentingan sosial, politik, bahkan nilai-nilai religi. Dalam historisitasnya debus mengalami pasang surut khususnya ketika berhadapan dengan perkembangan zaman dan nilai kelokalan. Artikel ini mengkaji apakah kesenian debus telah mengalami perubahan atau dengan kata lain terpengaruh oleh budaya lokal atau tidak. Hasil penelitian menemukan fakta bahwa kesenian debus nampaknya sudah mengalami pergeseran dan perubahan karena ia harus menyesuaikan diri agar tak ketinggalan zaman atau bahkan dilupakan. Kesenian debus saat ini sudah mengalami modifikasi yang ditunjukkan dengan banyak sekali hal-hal yang tak pernah dipraktekkan pada debus tempo dulu. Debus saat ini telah meninggalkan atau lepas dari asalnya yakni tarekat. Pergeseran itu terlihat dari segi ritual, gaya pertunjukan, pola perekrutan personil dan tujuan yang ingin dicapai. Kesenian debus sekarang lebih cenderung digunakan sebagai alat hiburan masyarakat atau menjadi komoditi pariwisata saja ketimbang sebagai suatu produk budaya yang mengandung nilai keagamaan.

  17. MASYARAKAT MADURA DAN RENCANA PEMBANGUNAN PLTN; PERSPEKTIF TEOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abd. A'la

    2012-05-01

    Full Text Available Abd A’la   (Staf pengajar pada program Pascasarjana IAIN Sunan Ampel dan Asiten Direktur Bidang Akademik pada lembaga yang sama       Abstrak : Setiap pemanfaatan energi selalu memiliki resiko environmental. Resiko dalam dunia ilmu dapat ditolelir jika hal itu telah terkalkulasikan sehingga merupakan caculable risk. Sementara untuk energi nuklir, sampai saat ini, belum dapat dilakukan terutama terkait dengan teknologi pengamannya sehingga Fitjof Capra menyebutnya sebagai rasionalitas yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat Madura merupakan komunitas Sunny dan dalam merespon setiap perkembangan selalu berjangkar pada prinsip-prinsip Sunny yang dicirikan dengan kehati-hatian dan moderasi. Terkait dengan rencana PLTN madura, masalah data tentang kebutuhan hal itu harus segera diperoleh untuk menjawab perlu tidaknya PLTN di Madura. Kekhwatiran bahwa kebutuan itu hanya merupakan rekayasa perusahaan reaktor nuklir patut di pertimbangkan karena memang sangat beralasan Kata Kunci : masyarakat madura, nuklir, PLTN

  18. EVALUASI PELAKSANAAN SURVEILANS KASUS LEPTOSPIROSIS DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN BOYOLALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lintang Dian Saraswati

    2017-04-01

    Full Text Available Kabupaten Boyolali merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang telah terjadi peningkatan kasus Leptospirosis selama 4 tahun terakhir. Salah satu upaya untuk mengatasinya adalah dengan melakukan surveilans epidemiologi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi pelaksanaan dan hasil surveilans kasus leptospirosis di Kabupaten Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian observasional. Sampel penelitian berjumlah 12 tenaga surveilans puskesmas dan 2 orang tenaga surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali yang dipilih dengan metode purposive sampling dan dilakukan wawancara, telaah data sekunder, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus leptospirosis di Kabupaten Boyolali tahun 2012-2015 paling banyak terjadi pada kelompok umur 26-45 tahun (38,3%, berjenis kelamin laki-laki (70%, dan pekerjaan sebagai petani (44,7%. Kasus paling banyak terjadi pada bulan Maret tahun 2014 dan 2015 dengan angka insiden kumulatif sebesar 0,6. Sebagian besar kasus leptospirosis terjadi di Kecamatan Nogosari (34%. Pelaksanaan surveilans epidemiologi leptospirosis di Kabupaten Boyolali belum berjalan dengan baik, pengumpulan data sudah dilakukan oleh semua responden, kompilasi data hanya dilakukan di 3 dari 12 puskesmas dan di dinas kesehatan, analisis data hanya dilakukan di dinas kesehatan berupa analisis sederhana kecenderungan leptospirosis, dan sudah dilakukan diseminasi informasi dalam bentuk pelaporan dan umpan balik. Boyolali is one of the regency in Indonesia that has been an increase of Leptospirosis cases for the last 4 years. One effort to overcome this problem is conduct epidemiological surveillance. The purpose of this study was to evaluate the implementation and results of leptospirosis case surveillance in Boyolali. This research was descriptive study with observational research design. Samples of this research were 12 puskesmas surveillance officers and 2 health office surveillance

  19. PENGARUH 2,4-D TERHADAP HIPOKOTIL DAN KOTILEDON KEDELAI VARIETAS SLAMET YANG DITUMBUHKAN SECARA IN VITRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iman Budisantoso

    2015-02-01

    Full Text Available Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh 2,4-D terhadap pertumbuhan dan perkembangan hipokotil dan kotiledon kedelai varietas Slamet dalam kultur in vitro. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL, perlakuan yang dicobakan adalah larutan 2,4-D yang terdiri dari 4 level konsentrasi yaitu 0 mg/L; 20 mg/L; 40 mg/L dan 60 mg/L dan masing-masing perlakuan diulang 4 kali. Parameter perkembangan eksplant yang diamati meliputi prosentase pertumbuhan melalui pembentukan kalus maupun proses embriogenesis, waktu tumbuh kalus, berat basah kalus dan jenis kalus yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksplant hipokotil maupun kotiledon kedelai varietas Slamet yang ditumbuhkan dalam media MS dengan perlakuan 2,4-D 20-60 mg/L tidak menghasilkan kalus maupun tanaman melalui proses embriogenesis, eksplant berwarna coklat dan mati. Setelah perlakuan konsentrasi hormon diubah menjadi 0, 5, 10 dan 15 mg/L, kalus tumbuh pada eksplant hipokotil dengan perlakuan 2,4-D 5 mg/L, sedangkan eksplant kotiledon kalus tumbuh pada media dengan perlakuan 2,4-D 15 µM.

  20. LOBSTER AIR TAWAR (Parastacidae: Cherax, ASPEK BIOLOGI, HABITAT, PENYEBARAN, DAN POTENSI PENGEMBANGANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titin Kurniasih

    2008-06-01

    Full Text Available Lobster air tawar (genus Cherax berasal dari Australia, Papua New Guinea, dan Irian Jaya, dengan spesies yang berbeda-beda. Salah satu spesiesnya yang bernilai ekonomis paling tinggi adalah Cherax quadricarinatus (red claw. Habitat Cherax adalah perairan tawar yang dangkal, dengan substrat berlumpur dan banyak terdapat celah serta rongga untuk menyembunyikan diri. Kelebihan terbaiknya adalah teknik budidayanya yang relatif mudah, toleransi terhadap lingkungan cukup tinggi dengan masalah penyakit yang relatif sedikit. Hanya disayangkan hingga saat ini perkembangan kegiatan budidaya Cherax masih sangat terbatas.

  1. Analisis Persepsi Leadership dan Kewirausahaan dalam Mencapai Visi Teacherprenuership dan Entrepreneurship (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahwy Oktradiksa

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan (1 untuk mengetahui persepsi leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship menurut mahasiswa Fakultas Agama Islam.(2 Untuk mengetahui analisis leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship di Fakultas Agama Islam. Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan studi kasus. Metode penelitian dengan analitis deskriptif, metode pengambilan sampel yang diambil dengan purposive sampling, teknik pengambilan data dengan metode observasi, wawancara dan kuisioner mengukur tingkat pemahaman. Hasil penelitian sebagai berikut : (1 Persepsi pada hakikatnya adalah proses kognitif yang dialami oleh setiap orang dalam memahami informasi tentang lingkungannya, merupakan suatu penafsiran yang unik terhadap situasi. Pandangan mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang tentang leadership/kepemimpinan dalam mewujudkan visi entreprenueship dan teacherprenuership sangatlah diperlukan karena suatu organisasi senantiasa menilai, baik sesama anggota maupun terhadap gaya yang diterapkan pemimpin, dan sebaliknya pemimpin memberi penilaian terhadap perilaku anggota. Sementara itu dalam kehidupan berorganisasi melakukan pengambilan keputusan yaitu dengan membuat pilihan dari dua alternatif atau lebih dimana semua keputusan menuntut penafsiran dan evaluasi terhadap informasi. (2 Berdasarkan hasil analisis persepsi yang dilakukan maka dapat dideksripsikan; (a Adanya persepsi leadership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 6,57 % dan sangat setuju dengan 11,7 %, (b Adanya persepsi entreprenuership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 3,0 % dan sangat setuju dengan 4,4 %, (c Adanya persepsi teacherprenuership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 17,1 % dan sangat setuju dengan 16,2 %. Dari hasil penelitian ini bisa

  2. MANAJEMEN PERPUSTAKAAN SEKOLAH BERBASIS SISTEM INFORMASI GUNA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN OPTIMALISASI TATA KELOLA PERPUSTAKAAN SEKOLAH DASAR SE-KECAMATAN JATINANGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tine Silvana

    2014-11-01

    ABSTRAK Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di Kecamatan Jatinangor dengan mengambil tempat pelaksanaan di Aula Kantor UPTD TK, SD dan PNF Kecamatan Jatinangor dan di Ruang Pertemuan GERKOPIN Kecamatan Jatinangor. Sebagai Masyarakat Mitra dalam PKM ini yakni Unit Pengelola Teknis Dinas TK, SD dan PNF Kecamatan Jatinangor. Pencapaian Sasaran PKM ini adalah para Pengelola Perpustakaan Sekolah Dasar Se-Kecamatan Jatinangor. Kegiatan PKM yang telah dilaksanakan yakni dimulai dari kegiatan FGD untuk mengetahui kebutuhan pencapaian sasaran, kemudian Seminar dan Workshop yang diikuti oleh para Kepala Sekolah Dasar serta para Pengelola Perpustakaan dari 29 SD Negeri maupun Swasta. Berikutnya kegiatan Monitoring dan Evaluasi Akhir. Tujuan dari Program PKM ini adalah agar pencapaian sasaran dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis dalam mengelola dan mengolah koleksi bahan pustaka maupun layanan perpustakaan sekolah dengan menggunakan sistem informasi perpustakaan yang lebih mudah digunakan. Dalam kegiatan FGD diketahui bahwa hampir semua pengelola perpustakaan sekolah belum dapat menangani pengolahan koleksi secara sistematis. Meskipun sebagian diantara mereka sudah mengetahui adanya sistem informasi yang dapat digunakan untuk mengolah dan mengelola koleksi, mereka belum mengetahui dan belum dapat memanfaatkan dan menggunakannya. Dalam sesi Seminar, para Kepala Sekolah mendapatkan pemahaman lebih lanjut tentang pentingnya mengelola perpustakaan sekolah secara lebih profesional. Terlebih lagi bahwa mereka saat ini mulai dituntut untuk selalu siap menyediakan data dan informasi tentang tata kelola perpustakaan baik untuk pelaporan dan evaluasi maupun untuk kepentingan akreditasi sekolah. Dalam sesi Workshop, para peserta yang umumnya para pelaksana pengelola perpustakaan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan teknis tentang tata cara pengolahan koleksi yang terdiri dari inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi, pelayanan serta administrasi perpustakaan

  3. Pengaruh Penambahan Kutub Bantu Pada Motor Arus Searah Penguatan Seri Dan Shunt Untuk Memperkecil Rugi-Rugi

    OpenAIRE

    Fahni, Al Magrizi

    2015-01-01

    Penggunaan motor DC akhir-akhir ini mengalami perkembangan, khususnya dalam pemakaiannya sebagai motor penggerak. Terutama untuk menggerakkan beban yang berat dan bervarisasi. Oleh sebab itu, diharapkan motor DC dapat bekerja secara efisien. Pada saat motor DC dibebani, akan mengalir arus jangkar yang mengakibatkan terjadinya reaksi jangkar. Arus jangkar yang terlalu besar akan mengakibat timbulnya rugi-rugi daya pada motor DC, salah satu cara untuk memperkecil rugi-rugi day...

  4. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PENGONTROL SUHU RUANGAN BERBASIS MIKROKONTROLLER ARDUINO UNO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dias Prihatmoko

    2016-04-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara berkembang yang penduduknya banyak bergerak di bidang pertanian dan industri kecil. Untuk itu pengembangan teknologi di bidang industri kecil perlu ditingkatkan untuk menghasilkan terobosan terobosan baru. Sebagai contoh perkembangan teknologi piranti piranti digital seperti mikrokontroler. Pemanfaatan mikrokontroler akan banyak membawa dampak pada kemudahan dan efektivitas kerja. Sebagai contoh rancang bangun sistem kontrol suhu ruang akan sangat bermanfaat pada proses kegiatan bekerja para pegawai industri dan perkantoran menengah yang efisien. Studi ini mengajukan perancangan simulasi sistem kontrol suhu dan beserta implementasinya berupa prototype sistem kontrol suhu ruangan menggunakan mikrokontroller arduino. Sistem kontrol suhu ini dilengkapi dengan kemampuan untuk mengontrol suhu ruangan yang dapat ditampilkan di LCD. Metode perancangan sistem dimulai dari kajian arsitektur sistem, perencanaan sistem kontrol suhu, dan pembuatan prototype sistem kontrol suhu. Penelitian ini menghasilkan prototype sistem kontrol suhu yang dilengkapi dengan fitur penampil suhu dengan LCD, sehingga suhu ruangan akan tertampil di LCD, apabila suhu tertampil diluar batas maksimum maka akan menghidupkan pendingin ruangan dan pendingin akan mati jika suhu berada dibawah batas minimum. Sistem ini bekerja dengan menggunakan beberapa perangkat diantaranya: arduino, sensor suhu, pendingin, dan penampil Suhu (LCD. Kata kunci: arduino, sistem kontrol suhu, simulasi kontrol suhu proteus.

  5. Metodologi Pemecahan Masalah Analisis dan Evaluasi Open Source untuk Perusahaan: Sample Case E-Learning System

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Win Ce

    2011-12-01

    Full Text Available High increment of information system needs for company goes in line with the high demands of increasingly competitive and rivalry of industry. Corporate investment needs automatically increase to meet the demanding needs of this system. New developments in systems and technology can not be ignored by companies because it gives a very high economic boost in the competition. On the other hand, in line with the development of information systems is the development of Open Source applications as a cheaper alternative for enterprise use. With so many alternative of Open Sources requires companies to be more observant of selecting the best applications that meet the company needs and can be quickly implemented. This study presents the best approaches to select the best Open Source applications for companies, such as literature review, implementation and evaluation of e-learning Open Source application. 

  6. EVALUASI PENERAPAN HIGIENE DAN SANITASIPENYELENGGARAAN MAKANAN DI RSUD SUNANKALIJAGA KABUPATEN DEMAKTAHUN 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Victa Sonia

    2015-04-01

    Full Text Available Food sanitary is very important especially at the public service places such as hospital. In supporting medical service for patients, it’s better to maintain best food processing according to the food’s hygiene and sanitary standard. Therefore, this research was aimed to find out the representation of sanitary hygiene description of food processor at RSUD SunanKalijagaDemak.It was descriptive research with evaluation-based approach. This research focused on describing the hygiene and behavior of food processor during the food processing at NutritionsInstalation of RSUD SunanKalijagaDemak.The research showed that evaluation about physical worthiness for sanitary hygiene of the food was still under the minimal score, it was 80. While evaluation using inquiry form indicated that the irrelevancy happened could be categorized into small irrelevancy, which was in 81% level. Nevertheless, the food processor hygiene practice was good enough.Some suggestion from the researcher, there should be more periodically knowledge development and improvement about food sanitary hygiene for food processor, improvement in supervisory of food service process, and also applying food sanitary hygiene in the food processing.

  7. EVALUASI KINERJA UNIT BISNIS ASPHALT MIXING PLANT PT PRAYOGA PERTAMBANGAN DAN ENERGI

    OpenAIRE

    Raden Isma Anggraini; Aida Vitayala Hubeis; Radjab Tampubolon

    2016-01-01

    Currently, the mining sector is still one of the main sectors driving the economy of Indonesia and is in demand by both indigenous and foreign investors. Asphalt mixing plant business unit (AMP BU) is currently the main priority scale of PT Prayoga. The AMP UB excellent performance of PT Prayoga enable itself to be able to contribute to the company's revenue and accelerate development of infrastructure in Bogor. The objectives of the research were to identify key performance indicator (KPI) t...

  8. EVALUASI SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN KREDIT, PIUTANG DAN PENERIMAAN KAS PADA PT. INSAN MEDIA PRATAMA

    OpenAIRE

    Vini Mariani; Sintha Permatasari

    2011-01-01

    Credit sales in a company have greater risks than cash sales do. An excellent internal control is needed over the accounting system of credit sales, receivables and cash receipts to reduce the occurrence of these risks. This study aims to evaluate, identify weaknesses and limitations of internal control and suggests some improvements as needed. The methods used are literary study on books, textbook, and other related literatures; field research by interviewing the relevant parts and observing...

  9. Evaluasi Sistem Akuntansi Penjualan, Piutang, dan Penerimaan Kas pada PT Livio Furniture

    OpenAIRE

    Aries Wicaksono

    2012-01-01

    Sales functions, receivables and cash receipts, are very important within the company. Sales function is a function which becomes the prime mover in revenues and earnings yields target. Therefore, the effectiveness and efficiency in the sales process, accounts receivable, and cash receipts become very important concern for company. To assess the effectiveness and efficiency of the functions of sales, accounts receivable, and cash receipts should be evaluated. The evaluation was conducted both...

  10. PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA DENGAN FLASH, PHP, DAN MySQL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hadi Sutopo

    2012-01-01

    Full Text Available Computer-Based Testing (CBT program was launched for years to give test takers the options of taking computerized version of test. The application which generates academic score is developed as a server-side with Adobe Flash. Flash is well known as a powerful and dynamic front-end for the Web. However, Flash is also great interface for server-side applications. PHP can launch server-side script using Flash as a front-end and pass variables back and forth between Flash and the PHP pages. Along with PHP, MySQL can be used to store data and later retrieve it. Using Flash as a front-end, data and variables are passed between the MySQL database, PHP, and Flash to enhance application's functionality in managing databases.

  11. EVALUASI KEPUASAN PELANGGAN PADA JASA PERPUSTAKAAN DAN ISSN PDII-LIPI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahid Nashihuddin

    2016-03-01

    Full Text Available The purposes of this study are: (a determine the level of customer satisfaction in library and ISSN services; (b determine customers feedback in improving the quality of library and ISSN services. Type of data this study is quantitative. Data were collected by distributing Survei Kepuasan Masyarakat (SKM questionnaires. There are nine indicators in SKM: (1 compliance with the service requirements; (2 easy of servicing procedures; (3 the timeliness of service; (4 the suitability of the service charge; (5 product assurance services; (6 the competence of service personnel; (7 the behavior of the service personnel; (8 clear intimation of service; and (9 the handling of complaints, suggestions, and feedback of services. SKM questionnaire distributed to 60 respondents who have received services from the concierge of library and ISSN service. The data are interpreted with a frequency distribution table. Each indicator item in SKM has processed by the value/score of the class interval system. Results of this study indicated that the information service on library and ISSN are satisfactory of customer. The results based on customer survey uses nine indicators of SKM. Most respondents who become customers of the library and ISSN feel satisfied, the number of 43 respondents (71,7% said they were satisfied and 11 respondents (18,3% expressed great satisfaction with the services. If viewed from the service unit, there are 25 respondents (83,33% as a subscribers of library services and 18 respondents (60% as a ISSN customers whose are satisfied with the those services. However, despite on the results of SKM had been satisfaction, the institution must be to improve the quality system of services ongoing basis. This is done to reduce or eliminate various forms of complaints from customers.

  12. Evaluasi Kelayakan Finansial Usaha Peternakan Dan Pengembangan Biogas: Studi Kasus Desa Suntenjaya, Bandung

    OpenAIRE

    Maeanti, Resty Fatma; Fauzi, Akhmad; Istiqomah, Asti

    2013-01-01

    This study aims to evaluate the feasibility of biogas project in Suntenjaya Village, Bandung and identify factors that affect revenues, environment and wider economic benefit of the project, using benefit cost analysis, multiple regression, and descriptive analysis. The results show that biogas project is feasible to be developed. Variables that significantly influence on the biogas project are total amount of poultry's waste, total amount of water, and labor. Economic impact of biogas from e...

  13. Evaluasi Pengendalian Intern Terhadap Sistem Akuntansi Pembelian dan Persediaan Bahan Baku Pada PT Fuyindo Multi Perdana

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vini Mariani

    2010-12-01

    Full Text Available Internal control is essential for the operational activities of a company. The author conducted research for internal control of accounting systems and inventory purchases of raw materials. Internal controls for purchasing and inventory of raw materials is essential if companies want to produce a superior product. In this study researchers prepare the field research method by observation and literature study by studying the theories associated with the purchase and supply of raw materials. The results obtained show the important things that can be controlled by the company for operating companies to run well and the management can give a decision based on the reports of evaluation results, it can be suggested that companies should do in the internal control system purchase accounting and inventory of raw materials. 

  14. Evaluasi Anggaran Rencana Dan Realisasi Anggaran Kas Pada PT Pelabuhan Indonesia IV Cabang Samarinda

    OpenAIRE

    Putri, Novi Marinda

    2013-01-01

    Marinda Putri, 2012, Evaluation Plan and Budget Actual Budget Cash In PT Pelabuhan Indonesia IV Samarinda Branch under the guidance of Mr. H. Eddy Soegiarto , K and Mrs. Titin RulianaThe purpose of this study to know that there are differences in the cash budget and cash budget realization of PT Pelabuhan Indonesia IV Branch Samarinda and assess the ability of the cash budget . Basic theory of financial management in particular used the cash budget by using the data plan and the realization ...

  15. Evaluasi Kinerja Organisasi Publik Dengan Menggunakan Pendekatan Balanced Scorecard dan Analytic Network Process

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Mora Tunggul

    2016-12-01

    Full Text Available Balanced scorecard is a strategic business management method that links performance evaluation to vision and strategies using a multidimensional set of financial and nonfinancial performance metrics. This study examined both quantitative data for the proposed Analytic Network Process method. The purpose of this research is to build a model that combines the Balanced Scorecard approach and Analytical Network Process to assist in the performance evaluation of public organizations tax services. Balanced Scorecard concept is applied to determine the hierarchy of the financial perspective, customer perspective, internal business processes, and learning and growth perspective as well as their respective performance indicators of public organizations and then Analytical Network Process used to tolerate vagueness and ambiguity of information and built an information system that is applied to facilitate the performance evaluation process. The study provides recommendations to the management of public organizations regarding the tax service strategy to improve the performance of public organizations.

  16. EVALUASI KINERJA UNIT BISNIS ASPHALT MIXING PLANT PT PRAYOGA PERTAMBANGAN DAN ENERGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Isma Anggraini

    2016-05-01

    Full Text Available Currently, the mining sector is still one of the main sectors driving the economy of Indonesia and is in demand by both indigenous and foreign investors. Asphalt mixing plant business unit (AMP BU is currently the main priority scale of PT Prayoga. The AMP UB excellent performance of PT Prayoga enable itself to be able to contribute to the company's revenue and accelerate development of infrastructure in Bogor. The objectives of the research were to identify key performance indicator (KPI that is applied in the financial and non-financial perspectives as well as to evaluate the performance of UB AMP of PT Prayoga in terms of financial and non-financial aspects based on the vision, mission and strategy of the company. The method used in this research was the balanced scorecard as a management tool to maintain a balance between the financial (financial perspective and non-financial (customer perspective, business processes, learning and growth indicators. The results showed that the KPI applied in the evaluation of the performance of AMP BU of PT Prayoga consists of 19 indicators including 5 KPI of financial perspective, 5 KPI of customer perspective, 5 KPI of business process perspective, and 4 KPI of learning and growth perspective. The assessment results indicate this business unit obtained the performance index of 78.42% included in the criterion of very good or excellent, thus it has shown its best performance according to the vision, mission and strategy of the company.Keywords: balanced scorecard, performance assessment, performance index, KPI, mining

  17. EVALUASI KOMPETENSI PENULISAN TESIS MAHASISWA S2 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Sudira

    2015-06-01

    Abstract This study aimed to evaluate: (1 the progress of writing a thesis; (2 the competence of writing a thesis; (3 factors that influence the writing of the thesis; (4 the dominant factors that influence the writing of the thesis; (5 creativity of students in writing a thesis. This study was an internal formative evaluation conducted in May and October 2014. Respondents of this study were master degree students on Vocational and Technology Education Study Programs class of 2009, 2010, 2011, 2012 as many as 59 people. The data were collected using questionnaires and interviews. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that the progress of the thesis was classified in the excellent category. The competence of students in writing thesis was classified in very well category. Thesis writing is influenced by internal and exsternal campus factors. The dominant factors affecting the thesis were the availability of a discussion with the supervisor, the ability to apply research methods and data analysis, workload in the workplace, the ability to understand foreign literatur, supervisor support, administrative processes, motivation to pass quickly, family support, and scholarship. The level of creativity of students was clasified in the excellent category.Keywords: evaluation, thesis, student competence, Vocational and Technology Education

  18. Evaluasi Shift Kerja dan Penentuan Waktu Standar PT X Berdasarkan Beban Kerja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Trisna Mesra

    2016-04-01

    Full Text Available PT. X is one of the companies located in Dumai Industrial Region, produces fertilizer. This company has three production plants. The production capacity of the first plant is 450 tons/day, the second plant produces 750 tons/day and the third plant produces 700 tons/day.  PT. X is supported by 2 sub companies, they are PT. A and PT. B. PT. A operates 5 bagging lines and PT. B operates 3 bagging lines. The fertilizer bagging process has three steps where each step has its own work station: putting the labeled sack to the hook followed by filling the sack with fertilizer, installing the tie cable, and sewing the fertilizer filled sack. From the initial survey, it was found that the processing time is not optimal to reach production target. PT. A and B have to set 24 working hours per day to run the target resulting on frequent over time, excessive fatigue and the negative impact of physically and mentally for the workers. Author’s hypothesis is the current condition has been one of the reasons for a decline of the production output. Therefore, the purposes of the research are to find the impact of current working hours and shift work pattern on the physical and psychological response of the workers and to calculate the standard time required to complete one cycle of bagging process. This standard time is very crucial to determine production target thus determine the optimal working hours and shift rotation. Measuring of heart rate are collecting results of a questionnaire of NASA-TLX are the parameters used to evaluate the physical and psychological response of workers. Two workers from different group worker, different shift work, from PT. A and PT. B were selected as samples to evaluate their heart rate pattern. The questioner spread out to all workers. Time standard was determined by observing and taking data of   40 bagging cycles for each shift work. The results show that shift work affecting the physiological response of workers in PT. B in the category between moderate to extreme especially for working element of arranging fertilizer sack to the pallet. This result was found for the two group workers. Frequent short rests between times are required to provide quick recovery for the workers and reduce excessive fatigue. Average standard time complete one bagging cycle was 0.12 minutes and 0.13 minutes for PT. A and PT. B, respectively. These standard times can be used to set the production output target for the two companies. Last, short rotation shift work with an additional number of workers is recommended for the shift pattern.

  19. Identifikasi Dan Evaluasi Risiko Manajemen Rantai Pasok Komoditas Jagung Dengan Pendekatan Logika Fuzzy

    OpenAIRE

    Suharjito, Suharjito; Marimin, Marimin; Machfud, Machfud; Haryanto, Bambang; Sukardi, Sukardi

    2010-01-01

    To meet the needs of the national corn on the feed industry that requires a continuous supply of raw materials with a definite quantity throughout the year, in the national maize production conditions that is not continuous and fluctuating, it is necessary supply planning and storage methods to avoid the risk of maize corn supply crisis form of food shortages or rising feed prices. One method is to apply the concept of supply chain risk management. The high level of dependence and complexity ...

  20. Evaluasi Kuat Tumpu Alat Sambung Baut pada Papan WPC dari Limbah Sengon dan Plastik HDPE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudhi Arnandha

    2016-12-01

    Full Text Available Wood Plastic Composite (WPC is wood based material that been produce by mixing sawdust as main composition and plastic polymer as bonding agent. Nowadays, WPC board already been produced in Indonesia using Sengon sawdust and recycle HDPE plastic. Sengon sawdust was used as WPC since its availability from plywood production waste, moreover HDPE plastic considered had higher strength and more rigid than PET plastic. WPC occasionally being used as non structural material, moreover from previous study about mechanical properties of WPC, it was found that WPC Sengon has high shear strength around 25 – 30 MPa. These lead that WPC Sengon had a potential used as shear wall sheathing, thus additional research need to be conducted in order to study the type of bolt and diameter of the bolt can be used for these shear wall. This study aimed to investigate the dowel bearing of bolt using full hole method based on ASTM D5764 with type and bolt diameter as specimen variation. Two types of bolt were used in this study; stainless bolt and standard bolt with diameter each of 6 mm, 8 mm, 10 mm and 12 mm. According to ANOVA, there was insignificant result between stainless bolt and standard one, but there was significant result based on diameter of the bolt. Hereafter, it can be recommended the used of 10 mm diameter of bolt for structural purpose with dowel bearing strength around 67 – 70 MPa.

  1. Evaluasi Sistem Informasi Akuntansi Pembelian dan Persediaan Bahan Baku pada PT Sumber Bahagia Metalindo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Elda Hiererra

    2012-06-01

    Full Text Available The research objective was to evaluate, learn and analyze whether the company’s business processes in accounting information systems of purchases and inventory of raw materials implemented in the company run as expected; to find out whether the accounting information system of purchasing and inventory of raw materials is well integrated, and to provide recommendations and suggestions to improve the weaknesses in the system for the company’s assets can be well cared for. Several methodologies are implemented in this research, which are literature study, field study, such as: interviews, observation, checklists, and documentation review followed by data analysis. Audit is implemented using audit around the computer. The results obtained are in the form of data analysis presented as problem findings, the impacts and recommendations for remedial action. It can be concluded from the results of this study that PT. Sumber Bahagia Metalindo owns sufficient information system control, but still there are some weaknesses to be improved in order to improve control process to the better objective.

  2. EVALUASI MEDIA DAN FREKUENSI PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reki Hendrata

    2010-03-01

    Full Text Available are oftentimes met by problem of availability  irrigating water. The aims  of this research was  to study the know influence of media and frequency of sprinkler irrigation  to growth of seed of cocoa plant, the best of media and also frequency of optimum sprinkler it to growth of seed. The research was conducted in month of April until July 2007 in  Wonocatur, Banguntapan subdistrict, Bantul Regency.The experiment was arranged in a  factorial completete romdomed design with two factor. The first factor were media ( M consisted to by 4 level, namely M1 : latosol soil , M2 : latosol soil + organic munure (2:1, M3 : sphagnum, and M4 : sphagnum + organic munure (2:1. The factor second  of sprinkler frequency irrigation (P, consisted of  3 level, with  P1 : 1 day, P2 : 2 day  and P3 : 3 day once, so that obtained  12 combination of treatment three repeated. The results showed that the kinds of media have an in with high seed, leaf amount, diamater, and the length root seed. The media  sphagnum + organic manure (M4 give influence tend to compared  by better could be leaf amount, high, and the diameter. The media organic  manure (M2 which were give effect tend to compared  by better of length root grow. The sprinkler irigation  3 day once (P3 show better effect to length root grow  seed, although was not  interakasion.

  3. Evaluasi terhadap Pelaksanaan Pembelajaran Inovatif pada Guru SMA yang Tersertifikasi dan Solusinya Dikota Surakarta

    OpenAIRE

    Dwiastuti, Sri; Witurachmi, Sri; Susilohadi, Gunarso; Yamtinah, Sri

    2010-01-01

    The aim of this research is to find to what extent senior highschool teachers has applied innovative teaching after passing the certification examination. In addition, this research has the aim to find out the problems that the teachers have in their application of innovative teaching. Based on the problems, this research proposes some recommendations for the solutions for the problems.Specifically, this research wants to find out whether there are any differences in the application of innova...

  4. EVALUASI EKONOMI LAHAN PERTANIAN: PENDEKATAN NILAI MANFAAT MULTIFUNGSI LAHAN SAWAH DAN LAHAN KERING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irawan

    2006-12-01

    Full Text Available Agricultural lands not only produce food and fibre, but also generate social and economic services such as job opportunities, rural culture preservation, and food security, as well as environmental services such as flood mitigation, erosion and sedimentation preventions, water resource conservation, and biodervesity. The services are called multifunctionality. The out put of multifunctionality is public goods since the beneficiaries are not only farmers but also the publi at large. The value of environmental services produced by farmers, in general, is not accoundted in the current market mechanism, and in most casses is ignored in the policy making. This condition leas to lack of attractiveness of farming, which subsequently leads to conversion of agricultural lands. This paper presents research results on economic valuation on the multifunctionality of agricultural lands, particulary paddy fields and upland farming in Citarik Sub Watershed, Bandung District, West Java. The reulsts showed that using replacement cost method (RCM the economic value (EV of paddy fields and uplands were Rp. 55.4 million and Rp. 9.9 million/ha/year. Repectively. The EV of paddy fields consisted of environmental services (71.4% and marketable products (18.6%. It means that farmers had provied free of charge environmental services to the society. The community’s knowledge on multifunctionality of agriculture based on interview ws still low. Around 66% of respondents recognized only one to two agricultural multifunctionality aspects.

  5. EVALUASI DESAIN SISTEM PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN MANAJEMEN UNTUK MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN TAHUN 2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunardi Sunardi

    2016-06-01

    Full Text Available The ASEAN Economic Community by 2015, there will be five free flow are: flow of goods, services ,investment flows, flows of capital and labor flows, the condition creates opportunities and challenges for companies in Indonesia, so the company needs to prepare a strategic move . Competitiveness of the Indonesian nation needs to be improve , in order to be able to compete with the ASEAN countries Assess the design of management planning and control system (SPPM should be done . SPPM structure comprisin : ( a the organizational structure is designed using the system ownership approach ( cellular manufacturing system, just-in -time purchasing and production, customer-driven innovation, and customer service focus. (b networking organization , is done by the development of information technology ( information technology and transaction processing technologies of information processing , and (c reward system , giving awards to personnel based on performance , with the implementation of the balanced scorecard on the other hand SPPM process comprising: (a the design must be done through the formulation of strategies trendwatching, SWOT analysis , envisioning and choosing strategies , (b the design of structured strategic planning by determining the vision , mission , goals , strategies , basic beliefs and basic values , (c the design of programming , with outlines strategic initiatives into the program (d design approach to budgeting is done with activity-based budgeting (e implementation of management focus on the management of the activity and ( f the monitoring is done by

  6. EVALUASI PENGARUH SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KERJA DAN KESEHATAN TERHADAP PT X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farah Margaretha

    2011-09-01

    Full Text Available Construction Industry is an industrial sector with high risk of work accident. Every year work accident at construction industry reached 32% from a whole work accident at Indonesia. Direct loss due to this accident can attain 300 billion every year. According ILO, Indonesia’s occupational safety rate in 2007 ranked at 52nd position out of 53 countries in the world that were surveyed by ILO. The objective of this research is to examine influence of Occupational Health and Safety Management System toward PT X performance’s as one of Contractor Company at Indonesia. Company’s performance that is examined is safety & health performance and competitiveness performance. Data in this research obtained from interview and questionnaire. These data then processed by using statistic descriptive method and Structural Equation Modeling (SEM . The result then evaluated to observe Goodness of Fit (GOF between model and data. The results from research shows that Occupational Health and Safety Management System influence safety & health performance and competitiveness performance significantly as indicated by result of the research that fulfill criteria of Goodness of Fit.

  7. EVALUASI CIRI MEKANIS DAN FISIS BIOPLASTIK DARI CAMPURAN POLI (ASAM LAKTAT DENGAN POLISAKARIDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raffi Paramawati

    2007-08-01

    Full Text Available The study was aimed to evaluate physical and mechanical characteristics of blend of polylactic acid (PLAand four types of polysaccharides, namely carrageenan, agar, tapioca, and garut starch. Agar and carrageenanshowed their ability to blend well with the PLA at a temperature of approximately 60ac, which was easilyobserved. Film sheets that were casted manually with better properties needed additives of triethanolamine oroleic acid, in terms of tensile strength, elastic modulus, and percent elongation at break which were categorizedas medium compared to other biodegradable plastics. Microstructure of the selected film revealed irregularformation of surface or amorphous, indicating that these films cannot be stored for a long period of time

  8. Evaluasi Orientasi Layanan Sebagai Bagian dari Budaya Organisasi dan Efeknya Terhadap Kinerja Organisasi

    OpenAIRE

    Ahyar Yuniawan

    2011-01-01

    Nowadays, there are many organizations including universities supposed to develop their performance or effectiveness and also their service quality. Effectiveness have become an important issue because of the explanation on what makes the organizations have their excellence, high quality, productivity, vitality, which represents the concept of effectiveness in organizational science literature. In addition, organizational performances are complex and become one of functions of many variables....

  9. Evaluasi Peraturan Pelayanan Perpustakaan di Perpustakaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maryatun Maryatun

    2016-09-01

    Full Text Available Purpose –The purpose of this study was to identify the reasons for due date book returns, borrowers' attitude when exposed to fines, library efforts to minimize fines and evaluate the effectiveness of fines in the library. Design/methodology/approach – This study used descriptive quantitative and qualitative approach. It was conducted at the Library of the Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada. Samples were purposively selected, involving undergraduate and postgraduate students batch 2011, 2012 and 2013 that never got fines and were still active. Findings – Borrowers had some reasons for overdue book returns, such as they forgot renewing the book, the book was booked by another user, they forgot the due date, they had no class to attend, had not finished reading, borrowed in short period of time, as well as other reasons, such as illness, a friend borrowed the book. So the term of the loan for 5 days was considered insufficient for them to read the books. Borrowers had to pay fines directly. If they were not yet able to pay the fines then they would not borrow books. Borrowers knew that overdue books would put other users at a disadvantage. Most of borrowers considered the fine to pay as much as Rp5,000.00 /day/book was high. But a few regarded it low. Borrowers considered that blocking the system was not effective for those who were late paying fines. The most effective effort that could be done in order that the borrower returned the books on time was providing online renewal system.

  10. PENGEMBANGAN SISTEM EVALUASI DESAIN PRODUK BERBASIS ROTAN DENGAN PENDEKATAN REKAYASA KANSEI DAN ASSOCIATION RULES SYSTEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vonny Setiaries Johan

    2016-11-01

    Full Text Available In product development, it is very important for manufacturers to find out what the customer wants from the product. On the other hand, manufacturers do not know clearly about what the customer wants from the product. This study proposes an evaluation method of product design using Kansei engineering methods and association rules approach. Using rattan dining chair as the object, the chair design divided into five elements, which are backrest, seat, armrest, base and woven. In this study, Kansei words from customers such as beautiful, unique, innovative, comfortable, natural, modern, sturdy and simple can be translated in to element design.   Using the support and confidence values, if-then rules can be used as the basis for the assessment of rattan dining chairs

  11. PENGEMBANGAN SISTEM EVALUASI DESAIN PRODUK BERBASIS ROTAN DENGAN PENDEKATAN REKAYASA KANSEI DAN ASSOCIATION RULES SYSTEM

    OpenAIRE

    Vonny Setiaries Johan; Sapta Rahardja; E Gumbira Said; Taufik Djatna

    2016-01-01

    In product development, it is very important for manufacturers to find out what the customer wants from the product. On the other hand, manufacturers do not know clearly about what the customer wants from the product. This study proposes an evaluation method of product design using Kansei engineering methods and association rules approach. Using rattan dining chair as the object, the chair design divided into five elements, which are backrest, seat, armrest, base and woven. In this study, Kan...

  12. Evaluasi Ekonomi Mikro: Dampak Proyek Terpadu Peternakan dan Pertanian Pangan di Indonesia Bagian Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budiman Notoatmojo

    2002-09-01

    Full Text Available Impact evaluation of integrated livestock and food crop project micro analysis will concentrate  in the increase of farmers income, the increase of farmers food nutrient, and woman participation. Macro analysis has also been used to study on decentralization. The project has given 41.800 cattles for 19.000 farmers, 20.000 goats for 9 000 farmers, construct infrastructures (village road system, livestoc holding ground, etc, facilitate agroinputs for 28,000 package, training and extensions, and more others with total cost about US$ 34,200,000. The area covers South Sulawesi, North Sulawesi, Gorontalo , Maluku, and North East Maluku. Total number of samples which have been taken for the survey were 162, which consist of 27 women, 63 farmers, 18 project staf, and 18 respondent from outside project. The result from the survey has shown that farmers have got benefits from project and their income has increased. 79% farmers has satisfied with the credit they have received already, however, the repayment has moved slowly. Eventhough they have raised only chicken, however, the farmers’ food nutrient has increased already.  

  13. PEMODELAN ARIMA DAN DETEKSI OUTLIER DATA CURAH HUJAN SEBAGAI EVALUASI SISTEM RADIO GELOMBANG MILIMETER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Mauludiyanto

    2009-01-01

    Full Text Available The purpose of this paper is to provide the results of Arima modeling and outlier detection in the rainfall data in Surabaya. This paper explained about the steps in the formation of rainfall models, especially Box-Jenkins procedure for Arima modeling and outlier detection. Early stages of modeling stasioneritas Arima is the identification of data, both in mean and variance. Stasioneritas evaluation data in the variance can be done with Box-Cox transformation. Meanwhile, in the mean stasioneritas can be done with the plot data and forms of ACF. Identification of ACF and PACF of the stationary data is used to determine the order of allegations Arima model. The next stage is to estimate the parameters and diagnostic checks to see the suitability model. Process diagnostics check conducted to evaluate whether the residual model is eligible berdistribusi white noise and normal. Ljung-Box Test is a test that can be used to validate the white noise condition, while the Kolmogorov-Smirnov Test is an evaluation test for normal distribution. Residual normality test results showed that the residual model of Arima not white noise, and indicates the existence of outlier in the data. Thus, the next step taken is outlier detection to eliminate outlier effects and increase the accuracy of predictions of the model Arima. Arima modeling implementation and outlier detection is done by using MINITAB package and MATLAB. The research shows that the modeling Arima and outlier detection can reduce the prediction error as measured by the criteria Mean Square Error (MSE. Quantitatively, the decline in the value of MSE by incorporating outlier detection is 23.7%, with an average decline 6.5%.

  14. Evaluasi Pertumbuhan Mikroalga Dalam Medium Pome : Variasi Jenis Mikroalga, Medium Dan Waktu Penambahan Nutrient

    OpenAIRE

    Mahdi, Muhammad Zaini; Titisari, Yasinta Nikita; Hadiyanto, H

    2012-01-01

    POME is a liquid waste produced by crude palm oil industry. POME has not been processed optimally and therefore it is problem for environment due to high level of COD and BOD. Algae is known as bioabsorbent which can neutralize pollutants components in the liquid waste. For its growth, microalgae needs nutrients containing carbon, nitrogen, and phosphor. These nutrients are required for photosynthetic to convert carbon source into biomass. POME contains large amount of C, N, P and therefore t...

  15. Pengalaman Organisasi, Evaluasi terhadap Kinerja dan Hasil Karir pada Kantor Akuntan Publik: Pengujian Pengaruh Gender

    OpenAIRE

    Kuntari, Yeni; Kusuma, Indra Wijaya

    2001-01-01

    During the last few years, there has been an increase in the number of women working in the field of accounting, specifically working as a public accountant. As a consequence, there has been an increasing gender issue in career opportunity, pro-fession accountability, performance evaluation, conpensation, and career promotion. Having the interesting development of the gender issue, this research has two objectives. Firstly, this research will observe the effect of gender difference to the org...

  16. EVALUASI KINERJA TURBINE CONDENSER E-2302 SEBELUM DAN SESUDAH DILAKSANAKAN TURN AROUND 2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herdyana Yanunda Putri

    2017-04-01

    Full Text Available PT. Kaltim Parna Industri (KPI is an ammonia plant with a capacity of 1,500 MPTD. The purity of the products produced 99.95% by weight. The process that is used in PT. KPI is Haldor Topsoe Process. The raw material used to produce ammonia is natural gas (as a source of H2 and air (as a source of N2. PT. Kaltim Parna Industri has two main units of production processes and utilities. In the production process of the unit there are several major units, unit desulphurizer, reforming system consists of primary and secondary reformer, CO Converter unit consisting of High and Low Temperature CO Converter (HTS and LTS, CO2 units, unit methanator, and ammonia converter. In the unit utility has main units, there are units of sea water intake, units of desalination, demineralization, daerator, Package Boilers, Water Heat Boiler, sea water cooling towers, waste water treatment system, chlorination, STG and emergency diesel denerator, N2 generator, instrument water, and storage tanks. Turbine Condenser E-2302 has the main function to condense steam low to utilize the latent heat which is then used to drive a steam turbine-pump (TS / P-2301A / B. Overall heat transfer coefficient of turbine condenser E-2302 prior to Turn Around (TA has an efficiency of 88.964% and afterTurn Around (TA of 94 928% with heat transfer coefficient calculation technique overalls using calor compared with area and LMTD (Log Mean Temperature Difference.

  17. EVALUASI SEROLOGIS DARI IMUNISASI PERTUSSIS DENGAN VAKSIN DPT 2 DAN 3 DOSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muljati Prijanto

    2012-09-01

    Full Text Available The objective of this study is to evaluate the serological response against pertussis after completion of both 2 and 3 doses of DPT vaccination. The study has been carried out retrospectively among 766 children under 3 years of age in Tulang-an District, Sidoarjo, East Java. The antibody titres against pertussis were measured by micro agglutination test. The results showed that the percentage of children having antibody titre of 1 : 80 or more, at 1—5 months post vaccination were 80.9% and 88.3% for 2 and 3 doses, respectively. The results do not differ significantly. This insignificance was maintained up to 17 months of the post-vaccination period.

  18. Evaluasi dan Rencana Pengembangan Penerapan Aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP: Studi Kasus pada PT Astra Graphia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santo Fernandi Wijaya

    2011-12-01

    Full Text Available A firm’s success in bussiness competition can be supported by integrated information systems. A program application based on Enterprise Resource Planning (ERP like SAP is an integrated program that is able to provide business transaction management solutions. This study aims to on the ERP system running at PT Astra Graphia, particularly at relevant departments dealing with income derived at a period of time and costs associated with implementation and application maintenance of SAP (Systems, Applications and Products in Data Processing program. Furthermore, this study aims to give suggestions based on information systems development evaluation results, in terms of business processes, performance, and financial. Analyses were performed using the IT Balanced Scorecard, and the development of information systems used the Accelerated SAP (ASAP in which the results are able to provide suggestions of system development with the first phase of ASAP method namely preparation and the second phase namely blueprint. 

  19. Evaluasi Ekonomi Kawasan Tambak dan Mangrove Pasca Bencana Lumpur di Muara Sungai Porongkabupaten Sidoarjo Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufik Hidayatullah

    2016-11-01

      ABSTRACT Mangrove ecosystem and aquaculture in estuaries Delta Porong Jabon sub-district are at risk for experiencing pollution brought by the flooding caused by the disposal Sidoarjo Mud-vulcano. This study aim to identify coastal flooding of  contaminated Sidoarjo Mud-vulcano around the mouth of the River Porong and estimate the economic value of fish-ponds and mangrove areas in the district of Sidoarjo regency Jabon. The method used to identify the inundation flooding using flood models using elevation data RBI converted into DEM data and information obtained from the highest tides in the community to apply in the flood inundation model. Land cover information was extracted from Landsat and Geoeye image through on-screen digitizing. Estimated farm economy is based on the business value of aquaculture, especially shrimp and milkfish, while the economic value of mangrove based on benefit transfer method. The results based on the model showed a decrease of productive fish-pond from 5,010.49 Ha to 4,473.05 Ha (60 cm inundation scenario and 1,630.82 Ha (80 cm inundation scenario. The effect will decrease the estimated economic value of the fish pond, from Rp 299,126,432,100,- to Rp 126,139,981,800 and Rp 45,989,124,000,-. Meanwhile the mangrove forests area have increased from 374,58 ha to 571.30 Ha based on the interpretation of land cover and it will increase the estimated economic value of mangrove from Rp 35,769,530,456.28,- to Rp 54,554,597,711.07,-

  20. KEBANGKRUTAN VERSUS RESTRUKTURISASI: EVALUASI DAN PREDIKSI KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN PASCA KRISIS KEUANGAN 1997

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermeindito Kaaro

    2016-11-01

    models are robust. The models provide highly accurate results in matching the classifications of actual observations and the prediction results, range from 86,8% through 100%. Fourth, four strategic attributes, the change of director boards, the composition change of capital ownerships, strategic alliances, and acquisitions, are effective to increase the firm performance. However, surprise that debt restructuring is less powerful to cope with the firm financial distress during three year periods of analysis. Keywords: healthy firm, debt restructuring, corporate strategy, business and financial risks

  1. STUDI KASUS PEMANFAATAN E-LEARNING SEBAGAI SALAH SATU SARANA YANG MENDUKUNG PEMBELAJARAN DI FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNIVERSITAS SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maya Rini Handayani

    2011-01-01

    Full Text Available Seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi (TI yang semakin pesat, kebutuhan akan suatu konsep dan mekanisme belajar mengajar (pendidikan berbasis TI menjadi tidak terelakkan lagi. Konsep yang kemudian terkenal dengan sebutan e-Learning ini membawa pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital, baik secara isi (contents dan sistemnya. Sistem e-Learning mutlak diperlukan untuk mengantisipasi perkembangan jaman dengan dukungan Teknologi Informasi dimana semua menuju ke era digital, baik mekanisme maupun konten. Pengembangan sistem e-Learning harus didahului dengan melakukan analisa terhadap kebutuhan dari pengguna (user needs. Sesuai dengan paradigma rekayasa sistem dan perangkat lunak, kebutuhan dari pengguna ini memiliki kedudukan tertinggi, dan merupakan dasar kreasi dan kerja pengembang. Agar penelitian ini dapat memberikan hasil yang baik, maka penulisan laporannya menggunakan berbagai macam data, keterangan data, serta informasi penting yang diperoleh dari berbagai sumber, didasarkan pada (1 data primer, yaitu data yang diperoleh secara langsung dari obyek penelitian ( dosen dan mahasiswa , (2 data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari buku-buku, literatur sebagai pelengkap dalam penyusunan laporan penelitian ini. Metode Studi Pustaka, yaitu metode pengumpulan data melalui pemahaman literatur maupun buku dan juga browsing internet sebagai acuan untuk menentukan landasan teori. Metode angket / kuesioner, yaitu pengumpulan data dengan membagikan kuesioner kepada para dosen dan mahasiswa di lingkungan FTIK USM

  2. Karakteristik Beberapa Jenis Antibiotik Berdasarkan Pola Difraksi Sinar-X (XRD Dan Spektrum FTIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mirzan T Razzak

    2017-03-01

    Full Text Available Telah dilakukan pengukuran karakteristik difraksi sinar-x (XRD terhadap beberapa jenisantibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami karakteristik difraksi sinar-x suatuantibiotik sebagai upaya untuk identifikasi antibiotik secara cepat. Dalam penelitian ini diamatikarakteristik difraksi sinar-x dari 15 (lima belas antibiotik yang tersedia di pasaran. SpektrumXRD diukur pada sudut 2 antara 5 – 75 untuk dibandingkan dan dievaluasi mengenai bentukkristalnya. Selanjutnya diukur pula spektrum XRD dari pencampuran antibiotik dengan tepungtapioka. Pengukuran spektrum infrared dengan FTIR juga dilakukan untuk menguji konsistensihasil evaluasi spektrum XRD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amoxicillin dan ampicillinmempunyai struktur kristal yang sama, yaitu orthorombic primitif. Sayangnya baik XRDmaupun FTIR, tidak memberikan nilai kuantitatif pada antibiotik. Oleh sebab itu, perbedaankonsentrasi dengan pencampuran tepung tapioka tidak dapat dideteksi. Walaupun demikian,metode ini terbukti dapat digunakan untuk membedakan komposisi zat penyusun antibiotiksecara cepat dan akurat.

  3. EVALUASI PENGGUNAAN KAMERA NON METRIK PADA FOTOGRAMETRI JARAK DEKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Ricky Pratama

    2015-02-01

    Full Text Available Citra yang ideal adalah citra yang merepresentasikan obyek secara sempurna tanpa terjadi degradasi kualitas. Namun tidak ada lensa yang dapat memnuhi  hal tersebut. Kemampuan lensa dikatakan maksimum apabila sebuah lensa mereproduksi citra dari sebuah obyek hingga mencapai titik di mana detail citra sudah tidak dapat lagi direproduksi dari obyek. MTF (modulation transfer function diukur sebagai patokan kemampuan lensa untuk membedakan antara daerah gelap dan terang pada obyek. Standar optik untuk pengukuran MTF menggunakan unit frekuensi spasial disebut ”line pair per millimeter” atau lp/mm. Dengan mengetahui nilai MTF, sebuah citra dengan degradasi kualitas dapat ditingkatkan kualitasnya. Kecerahan merupakan salah satu faktor penting dalam hasil MTF. Peningkatan kontras dengan meningkatkan perbedaan kecerahan antara obyek dan latar belakang benda dapat memberikan perbedaan informasi yang didapat. Manipulasi kontras dilakukan sebagai peregangan kontras dengan meningkatkan perbedaan kecerahan yang seragam di seluruh dynamic range dari citra.   Dari informasi MTF suatu lensa dan perubahan nilai kontras dengan teknik contrast stretching akan menghasilkan sebuah citra dengan peningkatan kualitas sehingga interpretasi citra tersebut lebih fleksibel untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan.Sebuah citra digital harusnya memiliki tingkat kecerahan yang optimum yaitu mulai dari gelap  sampai terang. Hal tersebut ditandai dengan nilai digital number citra yang memiliki range 0 – 225. Dari hasil penelitian penggunaan kamera Canon Powershot A2200 menunjukkan perubahan digital number pada citra hasil perekaman yang sebelumnya memiliki rentang 10 - 255 untuk band merah dan biru menjadi  0 – 255 pada semua band dengan peningkatan nilai mean untuk tiap – tiap band : Red(115.2 menjadi 127.1, Green(111.4 menjadi 126.9 dan Blue(93.9 menjadi 129.5. Peningkatan nilai digital number tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan kecerahan dari citra

  4. Bahagia dalam Meraih Cita-cita: Kesejahteraan Subjektif Mahasiswa Teknik Arsitektur Ditinjau dari Regulasi Emosi dan Efikasi Diri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setyani Alfinuha

    2017-10-01

    Abstrak: Subjective well-being merupakan evaluasi individu terhadap kehidupannya yang meliputi penilaian kognitif dan afeksi. Individu dikatakan memiliki subjective well-being tinggi jika mengalami lebih banyak afeksi positif atau perasaan menyenangkan dan puas atas kehidupan yang dimiliki. Sebaliknya, orang yang memiliki subjective well-being rendah cenderung diliputi perasaan-perasaan negatif dalam dirinya. Oleh sebab itu, subjective well-being sangat penting dalam kehidupan setiap individu tidak terkecuali pada mahasiswa baru. Ada banyak faktor yang mempengaruhi subjective well-being antara lain jenis kelamin, religiusitas, pendidikan, kecerdasan, regulasi emosi dan self efficacy. Penelitian ini mem­focus­kan tentang pengaruh efikasi diri dan regulasi emosi terhadap subjective well-being. Penelitian ini melibatkan 107 orang mahasiswa baru jurusan teknik arsitektur yang terdiri dari 51 orang laki-laki dan 56 orang perempuan Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang diukur menggunakan empat skala yaitu Possitive and Negative Affect Schedule (PANAS, Satisfaction with Life Scale (SWLS, General Self efficacy (GSE dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ. Analisis yang dilakukan adalah analisis deskripsi dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh self efficacy dan regulasi emosi terhadap subjective well-being. Secara bersama-sama, self efficacy dan regulasi emosi mempengaruhi subjective well-being sebesar 32,5%terhadap subjective well-being. Secara terpisah, self efficacy memberikan sumbangan sebanyak 21,62% dan regulasi emosi sebanyak 3,53% terhadap subjective well-being.

  5. Strategi Peningkatan Daya Saing Usaha Kecil dan Menengah (UKM Berbasis Kaizen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Suranta Meliala

    2016-04-01

    Perekonomian adalah salah satu faktor kemajuan suatu negara. Setiap negara bersaing ketat untuk meningkatkan produktvitas perekonomiannya. Perekonomian Indonesia saat ini menempati urutan ke 17 dunia. Pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang sangat signifikan ternyata tidak lepas dari peran dari usaha kecil dan menengah (UKM yang menopang pertumbuhan ekspor dan impor, salah satu UKM yang bisa diunggulkan adalah UKM pembuatan sepatu. Peran UKM yang begitu besar dan signifikan harus terus dijaga dan dikembangkan untuk bisa bersaing pada era persaingan global seperti penerapan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA pada januari 2015. Permasalahan yang mengganggu perkembangan dan produktivitas dari UKM sepatu, khususnya di sekitar Kota Medan akan dibagi kedalam 4 kategori, yaitu:(1 manusia, (2 proses, (3 fasilitas, dan (4 Persaingan usaha. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa permasalahan yang paling utama yang mempengaruhi perkembangan UKM sepatu di Kota Medan adalah sumber daya manusianya. Pemecahan permasalahan ini akan dilakukan dengan strategi Kaizen (5S yang akan dipadukan dengan konsep Training within industry (TWI dan konsep P-Course. Perbaikan ini akan menghasilkan strategi-strategi untuk peningkatan produktivitas kerja UKM secara keseluruhan dengan fokus utama adalah pekerja dan sistem kerjanya. Strategi ini diharapkan mampu membenahi kelemahan UKM sepatu yang ada, guna menghadapi ketatnya persaingan global yang akan datang.  Kata kunci: Usaha kecil dan menengah (UKM, kaizen, training within industry (TWI,konsep p-course, konsep 5S

  6. Pengembangan Bahan Ajar Materi Garis dan Sudut Menggunakan Macromedia Flash dan Moodle Kelas VII Sekolah Menengah Pertama

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widyastuti Akhmadan

    2017-03-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk (1 menghasilkan bahan ajar matematika yang dikembangkan dengan menggunakan software Macromedia Flash dan Moodle yang valid dan praktis untuk mengajarkan materi garis dan sudut kepada siswa kelas VII SMP; (2 mengetahui efek potensialnya terhadap hasil belajar. Metode penelitian terdiri dari 3 tahap yaitu (1 self evaluation, meliputi tahap analisis dan desain bahan ajar; (2 prototyping, meliputi tahap evaluasi dan revisi; (3 field test. Pengumpulan data dilakukan dengan walk through dan dokumentasi nilai akhir siswa diperoleh dari nilai tugas dan nilai tes yaitu sebesar 79,56 nilai tersebut dikategorikan memiliki hasil belajar yang baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1 bahan ajar yang dikembangkan dengan menggunakan software Macromedia Flash dan Moodle dalam penelitian ini dikategorikan valid dan praktis; (2 dari rata-rata nilai akhir siswa sebesar 79,56 dengan kategori baik disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memiliki efek potensial terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci: development research, Macromedia Flash, Moodle, garis, sudut This study is categorized as developmental research that aims at (1 producing a valid and practical teaching material in Mathematics subject which was developed by utilizing Macromedia Flash and Moodle and learnt by seventh graders of class VII of Junior High School; (2 examining its potential effect to learning outcome. The research method contains three phases which are: (1 self evaluation, that includes analyzing and designing material processes; (2 prototyping, includes evaluating and revising processes; (3 field test. Data collection was undertaken by walk through and documentation of students achievement obtained through task and posttest which was scored 79.56 and was categorized as good outcome as well. The conclusion drawn based on this study were (1 teaching material developed by utilizing Macromedia Flash and Moodle

  7. Manajemen Sumber Daya Teknologi Informasi Laboratorium Komputer Menggunakan Balanced Scorecard (BSC dan COBIT 5

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Panji Ismail

    2017-05-01

    Full Text Available Laboratorium komputer merupakan salah satu sarana pembelajaran yang berbasis Teknologi Informasi (TI yang terdiri dari tiga sumber daya TI, yaitu software, hardware, dan brainware. Tidak adanya kesesuaian antara kemampuan hardware dengan spesifikasi hardware yang digunakan dapat menghambat pengguna (brainware dalam melakukan praktikum dan pembelajaran di laboratorium. Selain itu, ketidaksesuaian tersebut juga mengakibatkan software berjalan lambat dan computer sering error sehingga praktikum menjadi terganggu dan berjalan tidak lancar. Untuk mengetahui kesesuaian antar sumber daya TI yang ada di laboratorium dibutuhkan proses pengukuran manajemen sumber daya TI yang ada saat ini. Skala likert menjadi salah satu metode untuk mengukur kinerja software, hardware, dan tata kelola laboratorium saat ini. Hasil pengukuran kemudian dievaluasi menggunakan framework Balance Scorecard (BSC dengan melalui beberapa tahapan dan penyelarasan strategi TI. Setelah mengetahui hasil evaluasi dan kendala-kendala apa saka yang ada dalam melakukan pengelolaan maka langkah berikutnya adalah menentukan bagaimana cara memperbaiki dan melakukan peningkatan tata kelola TI. COBIT 5 akan menjadi framework pelengkap untuk memperbaiki sekaligus memprediksi pengembangan manajemen sumber daya TI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrase antara COBIT 5 dengan Balance Scorecard (BSC memberikan kemampuan dalam melakukan pengukuran tata kelola laboratorium serta memberikan kemampuan untuk meningkatkan pelayanan secara kontinyu.

  8. Analisis Remaining Life dan Penjadwalan Program Inspeksi pada Pressure Vessel dengan Menggunakan Metode Risk Based Inspection (RBI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Arina Wahyu Lillah

    2017-01-01

    Full Text Available Seiring perkembangan eksplorasi minyak dan gas bumi di dunia, perusahaan minyak dan gas di Indonesia juga turut berlomba-lomba untuk mendapatkan ladang minyak dan gas bumi sebanyak-banyaknya. Perkembangan ini turut dipengaruhi oleh aturan-aturan pemerintah mengenai keselamatan dan pencegahan bahaya baik pada unit yang dikelola maupun tenaga kerja pengelola. Untuk itu semua perlatan-peralatan (unit kerja harus dijamin kehandalaannya agar tidak menimbulkan bahaya baik bagi pekerja maupun lingkungan. Subjek penelitian dalam tugas akhir ini ialah pada pressure vessel yang dimiliki oleh Terminal LPG Semarang. Kemungkinan bahaya yang dapat menyebabkan kerusakan pada pressure vessel perlu dianalisis agar dapat meminimalkan resiko yang akan terjadi. Metode Risk Based Inspection (RBI diharapkan dapat meminimalkan resiko yang ada pada pressure vessel. Penilaian resiko dalam tugas akhir ini mengacu pada standar API RP 581. Untuk mengetahui besarnya resiko yang ada pada plant, maka terlebih dahulu harus dihitung besarnya probabilitas kegagalan dan konsekuensi apabila terjadi kegagalan. Langkah selanjutnya ialah membandingkan besarnya resiko yang didapat dengan target resiko yang dimiliki oleh perusahaan. Dari hasil perbandingan ini dapat diketahui tingkat resiko pressure vessel, sehingga dapat ditentukan jadwal inspeksi dan metode inspeksi yang tepat.

  9. Evaluasi Konsumen di "RM. Pak Kardi" Pemalang dengan Analisis Diskriminan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tuis Susanto

    2017-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah ada perbedaan yang siqnifikan dalam variabel dependen (Y yang meliputi konsumen sering Beli (YO, Cukup (Y I dan Jarang Beli (Y2, serta bertujuan mengetahui perilaku konsumen yang benar-benar berbeda, perbedaan dalam  arti perilaku   mereka  sering  membeli, cukup dan jarang membeli. Metode analisis  yang digunakan adalah dengan Wilk's Lambda, Pairwise, F test. Canonical  corellation,   untuk  mencari ada dan tidak perbedaan antar group variabel dependen dan  menginterpretasikan     berdasarkan function at group centroid untuk mengetahui variabel independen mana yang   menjadi  faktor diskriminannya. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah  bahwa  variabel  menu  merupakan faktor pembeda (diskriminan.  Artinya konsumen grup (sering  beli,  cukup  dan jarang   beli  tidak terpengaruh   dengan  usia,  harga,  pendapatan,   dan pelayanan  yang  diberikan oleh RM. Pak Kardi ditunjukkan dengan tanda (+ padafunction I. Jadi  konsumen  yang  membeli  di RM. Pak  Kardi adalah  mereka  yang  benar-benar   menyukai menu  (masakan  khas kepiting RM. Pak Kardi.  Jarak antara  grup  Sering  Beli  dengan grup  Jarang   Beli  adalah yang  terbesar, yakni 7,350. Sedangkan jarak   terkecil   adalah antara grup  Cukup  dengan  grup  Jarang   Beli  (0.522. Dengan demikian dapat  dikatakan   bahwa  Konsumen   di grup  Sering  Beli paling berbeda  selera  Menu  masakannya. Sebaliknya   Menu yang  disukai  oleh  konsumen di RM. Pak Kardi yang termasuk konsumen Cukup mempunyai perbedaan yang  kecil dengan  mereka  yang jarang membeli

  10. KERAGAAN BIOREPRODUKSI DAN PERTUMBUHAN TIGA POPULASI IKAN BAUNG (Hemibagrus nemurus Val. 1840

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jojo Subagja

    2015-03-01

    Full Text Available Ikan baung (Hemibagrus nemurus Val. 1840 termasuk kelompok catfish bernilai ekonomis, di Asia populer dengan nama “green catfish”. Informasi tentang variasi genetik dan keragaan bioreproduksi dari ketiga kandidat populasi hasil kegiatan 2011, yaitu: populasi Cisadane (Sdn, Cirata (Crt, dan Serayu (Sry telah dijadikan informasi dasar dalam keperluan seleksi atau persilangan antar strain agar diperoleh ikan yang cepat tumbuh. Populasi Serayu menunjukkan tingkat variasi genetik paling kecil, namun memiliki aspek bioreproduksi lebih baik, sementara populasi Cirata menunjukkan kekerabatan dan variasi genetik lebih tinggi dari populasi Serayu dan Cisadane. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan bioreproduksi dan pertumbuhan hasil persilangan dari tiga populasi yang digunakan. Keturunan hasil persilangan antara ketiga populasi telah diamati pada aspek Spesific Growth Rate (SGR, bobot akhir, dan sintasan (SR pada stadia benih umur 42 hari, serta parameter bioreproduksi dari masing-masing populasi induk antara lain: perkembangan gonad, fekunditas, dan indeks ova somatik. Hasil persilangan antara populasi Sdn x Sry menghasilkan nilai heterosis tertinggi pada parameter SGR (8,72%; heterosis sintasan tertinggi dicapai oleh persilangan Sry dengan Sdn (45,45%; sedangkan bobot akhir dicapai oleh persilangan Crt dengan Sdn (22,08%. Persilangan dua arah antara populasi Cisadane dan populasi Cirata adalah persilangan dengan respons tertinggi pada parameter SR dan bobot akhir nilai IOS (Indeks Ova Somatik Cisadane 15,9% dan Cirata 20,7%.

  11. DAMPAK DAN PENDEKATAN PEMBANGUNAN MADURA PASCA JEMBATAN SURAMADU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idri Shaffat Idri Shaffat

    2012-04-01

    Full Text Available Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Abstrac Kehadiran Jumbatan Suramadu di samping mempercepat transportasi dari Surabaya ke Madura atau sebaliknya, juga diharapkan dapat memberikan dampak positif khususnya bagi peningkatan taraf hidup masyarakat Madura. Tulisan ini mencoba untuk menjelaskan dampak positif adanya Jembatan Suramadu dengan tiga kemungkinan, yaitu : [1] keberadaan Jembatan Suramadu tidak memberikan dampak apa-apa selain terjadinya perubahan alat dan tempat transportasi, [2] dengan keberadaan Jembatan Suramadu, masyarakat Madura mengalami dampak positif berupa perkembangan ekonomi, sosial, dan budaya, dan [3] keberadaan Jembatan Suramadu secara revolusioner memberikan dampak yang sangat signifikan bagi perkembangan masyarakat Madura, khususnya di bidang ekonomi. Untuk mendapatkan dampak positif tersebut, tulisan ini menyuguhkan beberapa pendekatan, yaitu : pendekatan agama dan pendidikan, pendekatan sosio kultural, pendekatan ekonomi, pendekatan politik dan kekuasaan. Kata-kata kunci jembatan Suramadu, dampak, pendekatan, pembangunan

  12. KUALITAS LAYANAN E-GOVERNMENT (SEBUAH ANALISA DI PEMKOT X DENGAN PENDEKATAN E-GOVQUAL DAN IPA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darmawan Baginda Napitupulu

    2016-12-01

    tanpa disertai kualitas. Namun jika ditilik kondisi pemanfaatan e-Government di tingkat nasional, memang sudah banyak daerah yang memiliki inisiatif mengembangkan sistem e-government. Oleh karena itu hal yang menjadi tantangan adalah bagaimana menilai keberhasilan atau efektivitas e-Government. Dalam penelitian ini penulis bertujuan ingin melakukan evaluasi kualitas layanan e-Government melalui website yang diakses oleh publik.  Metode penelitian yang digunakan adalah survei untuk menilai kualitas layanan e-Government dengan pendekatan e-Govqual.  E-Govqual merupakan kerangka dimensi yang mencakup berbagai faktor yang mempengaruhi penilaian kualitas layanan dari e-Government. Penilaian atau evaluasi kualitas layanan menggunakan analisa IPA (Importance Performance Analysis untuk menlihat gap antara harapan dan kinerja layanan yang diberikan. Hasil dari penelitian diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mengetahui kualitas layanan e-Government yang telah diimplementasikan. Selain itu juga dapat diberikan rekomendasi terkait kualitas layanan apa yang harus ditingkatkan dan dipertahankan oleh pemerintah daerah.    Kata Kunci :   Evaluasi, Kualitas, Layanan, e-Government, E-GovQual, IPA

  13. EVALUASI PERAN APOTEKER BERDASARKAN PEDOMAN PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudibyo Supardi

    2013-02-01

    was done, either with the patient's own doctor or maternity hospitalization, (d home care have not been going well. 4. Issues related to pharmacists in community health centers is the availability and the number does not match to the workload, so that pharmaceutical care have not been going well due to limitations of time and effort. Also there are pharmacists feel less capable in providing drug information to other health professionals, especially medical specialist several health centers, so it is still necessary coaching and training. Keywords: pharmacist, Guideline of pharmaceutical care, community health center, drug management Abstrak Dalam Peraturan Pemerintah RI Nomor 51 tahun 2009 disebutkan pelayanan resep dokter di pelayanan kefarmasian (salah satunya puskesmas harus dilakukan oleh apoteker. Data tahun 2010 menunjukkan hanya 10% puskesmas yang memiliki apoteker. Tujuan penelitian adalah mendapatkan informasi tentang peran apoteker di puskesmas dan permasalahan dalam pelayanan kefarmasian di puskesmas. Hasil penelitian diharapkan sebagai masukan bagi pihak yang terkait untuk meningkatkan ketersediaan apoteker dalam pelayanan kefarmasian di puskesmas. Penelitian potong lintang (cross sectional dengan pendekatan kualitatif dilakukan terhadap instansi yang terkait dengan peran apoteker di puskesmas pada tahun 2011. Lokasi penelitian yang dipilih adalah Provinsi Banten, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Dari masing-masing provinsi diambil satu kota, yaitu Kota Tangerang, Kota Bandung, Kabupaten Bantul dan Kota Surabaya. Informan penelitian untuk wawancara mendalam adalah Dinkes Kabupaten/Kota dan Kepala Puskesmas, sedangkan peserta diskusi kelompok terarah adalah 12 apoteker yang mewakili Dinkes Kabupaten/Kota, puskesmas perawatan, Perguruan Tinggi Farmasi (PTF dan Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI. Analisis data secara deskriptif kualitatif dengan metoda triangulasi sumber data dan triangulasi metoda pengumpulan data. Hasil

  14. Evaluasi nutrisi campuran onggok dan ampas tahu terfermentasi Aspergillus niger, Rizhopus oligosporus dan kombinasi sebagai bahan pakan pengganti tepung jagung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Yohanista

    2014-08-01

    Full Text Available The purpose of this study was to evaluate the nutritional value of cassava and tofu mixture fermented by Aspergillus niger, Rizhopus oligosporus and the combination among them (50% of Aspergillus niger and 50% of Oligosporus Rizhopus as a substitute feed ingredients corn meal. The research method was laboratory experiment using the analysis of completely randomized design (CRD factorial (3 x 4. The first factor was the 3 types of microbes (M that consisted of M0 = fermentation by Aspergillus niger, M1 = fermentation with Rhizopus oligosporus and M2 = fermentation with the combination 50% of Aspergillus niger and 50% of Rhizopus oligosporus. The second factor was 4 incubation time (T that consisted of T0 = non-fermented, T1 = 2 days of incubation time, T2 = 4 days of incubation time and T3 = 6 days of incubation time. Each treatment was repeated 3 times. Variables measured were proximate nutrient content, fiber component content (NDF and ADF, silica, lignin, soluble protein content and mineral content (calcium and phosphorus. Data were analyzed by ANOVA, if there were differences among the treatments then it woukd be followed by Duncan's Multiple Range Test. Results showed that microbes provided a significant influence (P <0.01 on ash (%, crude protein (%, crude fiber (%, crude fat (%, gross energy (Kcal / Kg, soluble protein (%, NDF (%, ADF (%, cellulose (%, hemicelluloses (% and silicate (% but they did not provide significant effect on lignin (%. The incubation period had highly significant effect (P <0.01 on ash (%, crude protein (%, crude fiber (%, crude fat (%, gross energy (Kcal / Kg, soluble protein (%, NDF (%, ADF (%, cellulose (%, hemicelluloses (%, lignin (% and silicate (%. It was concluded that fermentation was best treated using a combination between 50% of Aspergillus niger and 50% of Rhizopus oligosporus with 2 days of incubation time. The study suggested for further research (biological test to use a mixture of cassava and fermented tofu as a substitute feed ingredients corn meal in broiler chickens. Keywords: Cassava waste, tofu waste, fermentation, Aspergillus niger, Rizhopus oligosporus and corn meal

  15. Evaluasi Mutu Sensoris dan Kimia Ikan Asap Baung (Mystus Nemurus) yang Dibuat dari Ikan Segar dan Beku

    OpenAIRE

    ', Sahyudi; Hasan, Bustari; ', Desmelati

    2015-01-01

    This study was aimed to evaluate the sensory and chemical quality ofMystus smoked fish (Mystus nemurus) made from fresh and frozen fish. Mystusfish harvest size (200-300 grams) per head obtained from aquaculture cages inSungai Paku, Kampar. A total of 10 fish were frozen at -18 0C for 10 days beforesmoked and 10 other smoked in a fresh condition. Before the two fish groupssmoked, each cleaved form of butterfly like cut and filleted. Mystus fish thenwashed with clean water and smoked using mul...

  16. Evaluasi Nilai Ekspor dan Impor Regional Association of Southeast Asian Nations Sebelum dan Setelah Krisis Ekonomi Tahun 1998

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Eko Sujianto

    2018-03-01

    Full Text Available The purposes of this research are to evaluate the difference of export value of ASEAN member countries before and after economic crisis in 1998 and to evaluate the difference of import value of ASEAN member countries before and after economic crisis in 1998. While export and import become the main variable of research this sekgus is an important component of the preparation of the trade balance. The research data used secondary data of export and import in 1982-1997 (period before economic crisis in 1998 and 1999-2014 (period after economic crisis in 1998 from annual publication of ADB. Based on the Paired Sample t-Test test it can be argued that: the export value of ASEAN member countries before and after the crisis differed significantly and the import value of ASEAN member countries before and after crisis differed significantly

  17. Evaluasi Mutu dan Penerimaan Panelis terhadap Rainbow Cake yang Dibuat dari Tepung Terigu dan Pati Sagu Lokal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usman Pato

    2014-10-01

    Full Text Available Riau is one of the sago starch-producing province in Indonesia. Nowadays, sago starch has been utilized to produce various types of tradisional foods. The aim of this study was to compare the quality of rainbow cake produced by the addition of 30% sago starch and rainbow cake using 100% wheat flour and to evaluate panelist acceptance of these rainbow cakes. This study used a Completely Randomized Design (CRD with two treatments and eight replications thus obtained 16 experimental units. The treatments were TS1 (100% wheat and 0%sago starch and TS2 (70% wheat flour and 30%sago starch. The parameters observed were moisture, ash, sucrose and fat contents as well as panelist acceptance test. The results of this study indicated that rainbow cake of TS1 treatment (100% wheat flour and 0%sago starch had no significant difference with rainbow cake of TS2 treatment (70% wheat flour and 30% sago starch in case of ash and sucrose contents, but had significant effect on moisture and fat contents of rainbow cake. Based on the panelist acceptance test, the rainbow cake made from 70% wheat flour and sago starch 30% could be accepted by panelists similar to commercial rainbow cake.

  18. PROGRAM BK PERKEMBANGAN UNTUK MEMBANTU MENINGKATKAN KEMATANGAN EMOSI SISWA SMP NEGERI 2 KERSANA KABUPATEN BREBES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daryono -

    2013-05-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  19. ANALISIS YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PEMILU DALAM UU NO. 8 TAHUN 2012 TENTANG PEMILU ANGGOTA DPR, DPD DAN DPRD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tomita Juniarta Sitompul

    2017-08-01

    Full Text Available  Pemilihan Umum  adalah wahana untuk menentukan arah perjalanan bangsa sekaligus menentukan siapa yang paling layak untuk menjalankan kekuasaan pemerintahan Negara tersebut. Pemilu merupakan proses pemilihan pemimpin bangsa dan merupakan wujud dari kedaulatan rakyat dan wujud partisipasi politik rakyat dalam sebuah Negara Demokrasi, maka tidaklah berlebihan bila dikatakan bahwa kebersihan, kejujuran dan keadilan pelaksanaan pemilihan umum akan mencerminkan kualitas di Negara yang bersangkutan. Tindak pidana pemilu merupakan tindak pidana yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu yang diatur dalam undang-undang pemilu. Perkembangan tindak pidana pemilu tersebut meliputi semakin luasnya cakupan tindak pidana pemilu, peningkatan jenis tindak pidana pemilu dan peningkatan sanksi pidana. Penyelesaian tindak pidana pemilu dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang menempatkan. Tindak pidana pemilu dipandang sebagai sesuatu tindakan terlarang yang serius sifatnya dan harus diselesaikan dalam waktu singkat, agar dapat tercapai tujuan mengadakan ketentuan pidana untuk melindungi proses demokrasi melalui pemilu.

  20. DESAIN STASIUN KERJA DAN POSTUR KERJA DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS BIOMEKANIK UNTUK MENGURANGI BEBAN STATIS DAN KELUHAN PADA OTOT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Purwaningsih

    2017-03-01

    Full Text Available Pekerjaan manual masih banyak ditemui  pada berbagai aktivitas kerja. Pekerjaan manual yang dikerjakan secara berulang (repetitive dengan gerakan kerja monoton dan waktu kerja yang lama berpotensi menimbulkan kelelahan kerja. Pada gerak monoton repetitive terjadi pembebanan otot yang terus menerus. Postur kerja yang salah membuat kelelahan menjadi lebih cepat terjadi.  Postur kerja yang  tidak baik ini seringkali diakibatkan oleh desain fasilitas kerja yang kurang memperhatikan kesesuaian dengan penggunanya. Pada pekerja laundry aktivitas menyetrika pakaian merupakan kerja repetitive monoton yang kurang didukung fasilitas yang sesuai. Postur kerja dengan berdiri dan terjadi twist serta seringkali membungkuk. Operator setrika harus melakukan kegiatan setrika selama lebih dari 8 jam. Penelitian bertujuan melakukan redesain pada stasiun kerja setrika agar diperoleh postur kerja yang baik. Perancangan stasiun kerja  menggunakan software Jack 8.2. Stasiun kerja yang terdiri dari meja dan kursi dirancang dengan memperhatikan antropometri dan kebutuhan gerak operator. Evaluasi desain dilakukan dengan mengevaluasi postur kerja dengan menggunakan analisis biomekanik, menggunakan analisis toolkit yang meliputi analisisi SSP, LBA, RULA, dan OWAS. Dari hasil evaluasi, dihasilkan postur usulan yang diberikan adalah, pekerja duduk pada kursi dengan posisi tubuh tegap, arah kepala sejajar dengan arah objek yang dikenai pekerjaan, dan pekerja dihindarkan dari posisi kerja membungkuk dan twist. Abstract (The Design of Working Station and Working Posture Using Biomechanic Analysis to Reduce Static Load and Musculoskeletal Disorder.The work that is done manually is usually done repeatedly with monotonous movements and long working hours. If the muscle’s working too hard, the muscle will be found damage and fatigue. The right working posture can improve the worker’s ability to finish the job. Wrong posture is often caused by the facility design that

  1. PERMASALAHAN DAN POTENSI PESISIR DI KABUPATEN SAMPANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aries Dwi Siswanto

    2016-03-01

    Full Text Available SAMPANG’S COASTAL PROBLEMS AND POTENTIALS One area that has progressive economic value and environmental degradation possibility is a dynamic areas of coastal areas. These characteristics is interesting in the perspective of management and utilization of marine resources and fisheries. The rapid development of the Sampang regency required the government to focus and provide greater attention to minimize the ecological pressures that affect the carrying capacity of the environment, particularly in coastal areas. This study aims to gather information about the problem and the potential that exists in coastal areas of Sampang. Data taken by interviewing respondents lived in coastal communities during April 2015 and the results of the questionnaire were analyzed descriptively. The problems identified include land requirement, the overlapping use, the threat of pollution and environmental degradation, and zoning; whereas the potential that exists include salt, marine tourism, mariculture, and the development of industrial areas and ports. The potential problems identified in coastal areas and beaches in Sampang relatively identical to the Bangkalan. It needs a comprehensive solution to minimize the existing impact as well as efforts to optimize utilization to achieve integrated coastal zone management.Keywords: coastal, CZM, problem, potential, Sampang ABSTRAKSalah satu wilayah yang memiliki nilai ekonomi progresif sekaligus peluang degradasi lingkungan sehingga disebut daerah dinamis adalah wilayah pantai dan pesisir. Karakteristik ini menjadi sesuatu yang menarik dalam perspektif pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan. Pesatnya perkembangan tersebut menuntut pemerintah kabupaten Sampang untuk focus dan memberikan perhatian lebih besar sebagai upaya untuk meminimalkan tekanan ekologis yang berpengaruh terhadap daya dukung lingkungan, khususnya di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi

  2. Perawatan Saluran Akar Ulang Pasca Pengisian Saluran Akar dengan Amalgam dan Perforasi Lateral Disertai Restorasi Mahkota Penuh Porselin Fusi Metal dengan Inti Pasak Fiber (pada Insisivus Sentralis Kanan dan Kiri Maksila

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setiawan Wibiksono

    2011-06-01

    Full Text Available Kegagalan perawatan saluran akar dapat mengakibatkan beberapa masalah baru yang mengganggu fungsi dari gigi yang telah dirawat. Perawatan saluran akar ulang bertujuan menghilangkan bahan dari saluran akar serta memperbaiki kerusakan yang iatrogenik maupun patologik oleh karena kegagalan perawatan sebelumnya. Tujuan. Penulisan laporan untuk mengevaluasi hasil perawatan saluran akar ulang pada gigi insisivus sentralis kanan dan kiri maksila non vital pasea pengisian saluran akar dengan amalgam disertai restorasi mahkota penuh porselin fusi metal dengan inti pasak fiber. Kasus. Pasien laki-Iaki berusia 23 tahun datang ke Klinik Konservasi Gigi FKG UGM ingin memperbaiki gigi depan atas yang berubah warna. Gigi tersebut 5 tahun yang lalu pernah dirawat karena mengalami trauma akibat jatuh. Pada pemeriksaan objektif, tampak gigi 11 dan 21 fraktur 1/3 mahkota, tampak berubah warna, dan tampak bahan amalgam pada dasar kavitas. Pada pemeriksaan radiografis gigi 11 dan 21, .terlihat gambaran radiopak (amalgam memanjang pada saluran akar, tidak terlihat pengisan saluran akar, dan tampak perforasi lateral pada gigi 11. Diagnosis gigi 11 dan 21 adalah fraktur Ellis kelas III non vital. Penanganan: Prosedur perawatan yang dilakukan adalah penutupan perforasi lateral gigi 11 menggunakan MTA; perawatan saluran akar satu kunjungan; restorasi akhir mahkota penuh porselin fusi metal dengan inti pasak fiber. Evaluasi setelah satu bulan menunjukkan tidak ada keluhan, perkusi dan palpasi negatif, oklusi normal, gigi 11 dan 21 kembali berfungsi normal, terutama fungsi estetis. Kesimpulan: Perawatan saluran akar ulang dan restorasi pada kasus ini dapat mengembalikan fungsi mastikasi, fonetik, estetik, maupun perlindungan terhadap jaringan pendukung pada gigi tersebut.

  3. PENGGUNAAN SKEMA KONVEKTIF MODEL CUACA WRF (BETTS MILLER JANJIC, KAIN FRITSCH DAN GRELL 3D ENSEMBLE (Studi kasus: Surabaya dan Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Roni Kurniawan

    2015-01-01

    Full Text Available Pada kajian ini dilakukan evaluasi penggunaan beberapa skema konvektif pada model WRF (Weather Research and Forecasting untuk prediksi cuaca di wilayah Indonesia. Terdapat tiga skema konvektif yang akan dievaluasi yaitu; skema konvektif cumulus BMJ (Betts Miller Janjic, KF (Kain Fritsch, dan GD (Grell 3D ensemble. Data yang digunakan untuk evaluasi adalah data curah hujan per 3 jam dan data angin per 12 jam (level ketinggian; permukaan, 850, 500, 250 mb dari hasil pengolahan model WRF dan observasi selama periode bulan Agustus 2011 dan Februari 2012 di stasiun Juanda-Surabaya dan Cengkareng-Jakarta. Hasil verifikasi dari tiga skema konvektif pada model WRF terhadap data observasi menunjukkan bahwa untuk prakiraan curah hujan, penggunaan skema konvektif BMJ lebih baik dari skema KF dan GD, dan untuk prakiraan arah dan kecepatan angin skema BMJ dan GD relatif lebih baik dari skema KF. Berdasarkan analisis hasil verifikasi yang diperoleh, pemilihan skema konvektif cumulus BMJ cenderung lebih baik dari skema konvektif KF dan GD untuk di aplikasikan pada model WRF.   In this study, the use of some convective schemes on the model WRF (Weather Research and Forecasting for weather prediction in Indonesian region has been evaluated. There are two models evaluated; BMJ cumulus convective scheme (Betts Miller Janjic, KF (Kain Fritsch, and GD (Grell 3D ensemble. The data used in the evaluation are the 3 hourly rainfall data, and the 12 hourly wind data (level height; surface, 850, 500, 250mb from the WRF models and observation processing during August 2011 and February 2012 period at the Juanda-Surabaya and Cengkareng-Jakarta stations. The results of the verification of the three convective schemes in WRF models against observation data indicate that for precipitation forecasts, the application of the BMJ convective scheme is better than the KF and GD schemes, and for direction and wind speed forecast, BMJ and GD schemes is relatively better than the KF

  4. INTEGRASI MATEMATIKA DAN ISLAM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samsul Maarif

    2015-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Pembelajaran matematika harus mengalami perubahan dalam konteks perbaikan mutu pendidikan sehingga dapat meningkatkan hasil pembelajaran yang optimal. Oleh karena itu, upaya terus dilakukan untuk terwujudnya suatu pembelajaran yang inovatif sesuai dengan perkembangan zaman dan tekhnologi. Disamping pendidikan diselaraskan dengan kemajuan teknologi, pendidikan juga diharapkan dapat membangun nilai dan watak dari setiap peserta didik melalui nilai-nilai agama.Al-Quaran merupakan kitab suci umat islam yang merupakan sumber dari segala sumber ilmu. Keagungannya tidak akan tertandingi dan tak jua lekang oleh zaman. Oleh karenaya kita sebagai umat muslim patut dan menjadi keharusan menjadikan Al-Quran sebagai rujukan utama untuk pengembangan ilmu sebelum merujuk kepada teori ataupun konsep-konsep lainnnya. Pandangan seperti tersebut tidaklah salah karena Al-Quran sangat berpengaruh pada pengembangan bidang ilmu. Hal tersebut terlihat jelas adanya penghargaan yang teramat tinggibagi mereka yang beriman dan berilmu dibandingkan dengan orang yang biasa-biasa saja.Hal tersebut menunjukan Al-Quran sangat konsen dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Oleh sebab itu, perlu kiranya dunia pendidikan tidak terkecuali dalam pembelajaran matematika mengintegrasikan nilai-nilai yang terkandung dalam agama islam dalam setiap pembelajaran. Sehingga, selain dapat mempelajari matematika siswa juga dapat mempelajari keagungan Alloh melalui pendekatan materi-materi matematika. Kata Kunci    :   Islam, Matematika, Pembelajaran Matematika   ABSTRACT Learning mathematics should be amended in the context of improvement of the quality of education so as to enhance the optimal learning outcomes. Therefore, efforts continue to be made to the realization of an innovative learning in accordance with the times and technology. Besides education aligned with technological advances, education is also expected to build the value and character of each learner through the

  5. METODE SPEOS (STIMULASI PIJAT ENDORPHIN, OKSITOSIN DAN SUGESTIF DAPAT MENINGKATKAN PRODUKSI ASI DAN PENINGKATAN BERAT BADAN BAYI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    diah eka nugraheni

    2017-04-01

    Full Text Available Target pencapaian ASI eksklusif  masih Rendah  yaitu  33,6% (SDKI 2010. ASI eksklusif dimaksudkan untuk menjamin pemenuhan hak bayi untuk 6 bulan dengan memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan, sehingga setiap ibu akan memberikan ASI eksklusif kepada bayi (PP no.23, 2012, masalah ASI  tidak keluar di hari pertama kelahiran harus diantisipasi sejak kehamilan melalui konseling laktasi, tetapi penyebaran informasi di antara petugas belum dioptimalkan sehingga perlu dilakukan  alternatif cara merangsang produksi susu (Wiwin W, 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode SPEOS (Pijat endorphin, oksitosin dan sugestif untuk meningkatkan produksi susu dan berat badan bayi. Desain penelitian ini digunakan Percobaan Quasi dengan sampel ibu nifas primipara diberi metode intervensi SPEOS pada hari postpartum pertama mulai 1-6 jam sampai minggu keempat, produksi ASI diukur sebelum dan setelah intervensi untuk melihat produksi susu dan peningkatan berat badan bayi. Data dianalisis univariat analisis dan analisis Wilcoxon uji bivariat dan analisis multivariat untuk mengontrol faktor pembaur dengan analisis ANCOVA. Hasil menunjukkan efek metode SPEOS rata-rata produksi susu dari 131,87 (p=0,00 dan peningkatan bayi rata-rata berat 483,30 g (p 0,00, umur dan makanan yang dikonsumsi oleh ibu selama studi (gizi ibu tidak mempengaruhi produksi susu, sedangkan efek IMD pada produksi susu dengan 0,389 r persegi (p 0,04. Kesimpulan: metode SPEOS berpengaruh pada produksi susu dan peningkatan berat badan bayi pada ibu nifas di Kota Bengkulu di BPM, 2016.Diharapkan semua petugas kesehatan yang memberikan bayi untuk dapat menggunakan metode sebagai prosedur standar dalam SPEOS merangsang produksi susu untuk meningkatkan target pemberian ASI eksklusif.

  6. RETURN DAN RISIKO SAHAM PADA PERUSAHAAN PERATA LABA DAN BUKAN PERATA LABA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Putra R.A.

    2013-05-01

    Full Text Available Perataan laba merupakan praktik yang umum dilakukan oleh manajer perusahaan untuk mengurangi fluktuasi laba, yang diharapkan memiliki efek menguntungkan bagi evaluasi kinerja manajemen. Beberapa peneliti percaya bahwa investor memiliki lebih banyak kecenderungan untuk berinvestasi di perusahaan yang menerapkan perataan laba. Investor percaya bahwa perusahaan halus memiliki return yang berbeda dan risiko investasi. Beberapa penelitian membuktikan tentang return yang berbeda dan risiko investasi antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Studi lainnya menyatakan bahwa tidak ada perbedaan antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Penelitian ini mencoba untuk menguji perbedaan risiko investasi dan return antara perusahaan manufaktur perata dan bukan perata laba yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2009-2011. Perusahaan-perusahaan diklasifikasikan dengan Indeks Eckel dan pendapatan berdasarkan pendapatan operasional, laba sebelum pajak, dan laba setelah pajak. Studi ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan return investasi antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Namun, ada perbedaan dalam risiko investasi antara perusahaan perata dan bukan perata labaKata kunci: Return, Risiko, Perata laba, Beta Income smoothing is a common practice by corporate managers to reduce fluctuations in earnings, which are expected to have beneficial effects for management performance evaluation. Some researchers believe that investors have much more tendency to invest in companies that apply income smoothing. Investors believe that smoother companies have different return and risk investment.  Some studies prove about different return and risk investment between the smoother and non-smoother companies. On the other hand, the rest studies state that there is no difference between smoother and non-smoother companies. This study tries to examine the difference of investment risk and return between smoother and non-smoother manufacturing

  7. EVALUASI PENERAPAN ABg (AKTIF BERBAGI SISTEM SEBAGAI UPAYA MENGURANGI ANGKA KECELAKAAN KERJA DI PT. COCA-COLA AMATIL INDONESIA CENTRAL JAVA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Alvan

    2016-01-01

    Full Text Available PT. Coca-Cola Amatil Indonesia Central Java (CCAI-CJ pada tahun 2013 telah menerapkan program ABg (Aktif Berbagi Sistem, pada tahun tersebut terdapat peningkatan kasus kecelakaan kerja di area kerja dari tahun sebelumnya sebanyak 2 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran evaluasi dan rekomendasi dari kendala-kendala dalam penerapan ABg Sistem sebagai upaya mengurangi angka kecelakaan kerja di PT. CCAI-CJ. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Teknik pengambilan sumber informasi yang digunakan adalah teknik snowball sampling, jumlah informan awal yaitu dua orang. Hasil penelitian didapatkan masih terdapat kendala dalam penerapan ABg Sistem yaitu: pelaksanaan pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3 yang belum berjalan konsisten. Konsistensi penerapan peraturan dan prosedur K3 yang belum optimal serta adanya sanksi yang tidak sesuai dengan prosedur penerapan ABg Sistem. Kurangnya komunikasi antara manajemen dengan pekerja dan kurangnya pemahaman pekerja tentang informasi K3. Kurangnya keterlibatan pekerja dalam pelaporan kejadian kecelakaan/kondisi berbahaya. Saran yang dapat diberikan yaitu: konsistensi pelaksanaan pengawasan K3 sesuai prosedur, sanksi yang diberikan lebih baik berupa arahan bagi pekerja untuk dapat bekerja lebih aman, melakukan komunikasi kepada pekerja sesuai dengan prosedur komunikasi internal, diadakan peningkatan kompetensi melalui pelatihan awareness K3, serta dilakukan pelatihan mengenai prosedur pelaporan kecelakaan/kondisi berbahaya kepada pekerja. PT. Coca-Cola Amatil Indonesia Central Java (CCAI-CJ in 2013 has implemented ABg (Aktif Berbagi system program, there are two accident cases increase in 2013 at the working areas. The purpose of this study is to describe the evaluation and recommendation of the constraints in the implementation of ABg System as an effort to reduce the number of accidents in the workplace. This research design is a

  8. EVALUASI PENDEKATAN PEMBANGUNAN TRACEABILITY LINK DALAM EVOLUSI PERANGKAT LUNAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noor Fitria A.

    2013-07-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Traceability merupakan hal penting pada proyek perangkat lunak, terutama pada proyek skala besar. Traceability berfungsi untuk mengetahui ketelusuran antar artefak dalam fase-fase yang berbeda (analisis kebutuhan, analisis desain, dan analisis implementasi maupun antara artefak dan pihak pengembang yang terlibat. Sistem traceability otomatis diperlukan untuk membangun ketelusuran antar artefak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejumlah literatur pendekatan terbaru yang digunakan untuk membangun traceability link. Eksplorasi literatur mengacu pada taksonomi berbasis evolusi perangkat lunak terhadap sejumlah mekanisme karakterisasi perubahan dan faktor-faktor yang mempengaruhi mekanisme. Hasil penelitian dapat digunakan untuk mengidentifikasi bagaimana pendekatan tersebut dapat mendukung evolusi perangkat lunak serta memberikan garis besar dari kriteria yang dibutuhkan untuk membangun metode traceability yang lebih baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah variasi faktor suatu pendekatan tidak berbeda jauh dengan pendekatan lainnya kecuali jika terdapat perbedaan pada faktor temporal.

  9. RANCANG BANGUN APLIKASI PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM UNTUK ANAK-ANAK BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF DAN WEB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idhawati Hestiningsih

    2012-07-01

    Full Text Available Saat ini pembelajaran agama Islam untuk anak-anak semakin diutamakan. Orang tua dituntut untuk mengenalkan sejak dini pada anak tentang ajaran Islam. Dengan perkembangan internet yang telah memasuki aspek kehidupan manusia di berbagai sektor, anak-anak kini sudah tidak asing dengan internet. Situs web di internet memiliki konten yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan buku cetak biasa sehingga situs web dapat menjadi media pembelajaran interaktif yang disukai oleh anak-anak. Tujuan dibuatnya media pembelajaran agama Islam untuk anak-anak berbasis multimedia interaktif dan web diantaranya adalah memberikan kemudahan bagi anak-anak dalam mendapatkan dan pengaksesan suatu informasi tentang agama Islam yang disampaikan secara terstruktur dan konsisten dalam format teks, gambar, grafik, video animasi dan suara yang dikemas dalam satu paket situs web multimedia. Aplikasi yang diberi nama Anak Sholeh ini dibangun menggunakan Adobe Flex dan Zend Frameworks dengan database MySQL dan PHP sebagai bahasa pemrogramannya. Aplikasi diuji untuk mengetahui stabilitas, aksesibilitas, dan koneksitas sistem serta tingkat kepuasan pengguna. Dari hasil pengujian aplikasi ini dapat diakses dengan peramban web Mozilla, Opera, Safari, IE, dan Chrome dan layak diterapkan sebagai panduan dalam media pembelajaran Islami untuk anak-anak

  10. RANCANG BANGUN APLIKASI PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM UNTUK ANAK-ANAK BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF DAN WEB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idhawati Hestiningsih

    2013-04-01

    Full Text Available Saat ini pembelajaran agama Islam untuk anak-anak semakin diutamakan. Orang tua dituntut untuk mengenalkan sejak dini pada anak tentang ajaran Islam. Dengan perkembangan internet yang telah memasuki aspek kehidupan manusia di berbagai sektor, anak-anak kini sudah tidak asing dengan internet. Situs web di internet memiliki konten yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan buku cetak biasa sehingga situs web dapat menjadi media pembelajaran interaktif yang disukai oleh anak-anak. Tujuan dibuatnya media pembelajaran agama Islam untuk anak-anak berbasis multimedia interaktif dan web diantaranya adalah memberikan kemudahan bagi anak-anak dalam mendapatkan dan pengaksesan suatu informasi tentang agama Islam yang disampaikan secara terstruktur dan konsisten dalam format teks, gambar, grafik, video animasi dan suara yang dikemas dalam satu paket situs web multimedia. Aplikasi yang diberi nama Anak Sholeh ini dibangun menggunakan Adobe Flex dan Zend Frameworks dengan database MySQL dan PHP sebagai bahasa pemrogramannya. Aplikasi diuji untuk mengetahui stabilitas, aksesibilitas, dan koneksitas sistem serta tingkat kepuasan pengguna. Dari hasil pengujian aplikasi ini dapat diakses dengan peramban web Mozilla, Opera, Safari, IE, dan Chrome dan layak diterapkan sebagai panduan dalam media pembelajaran Islami untuk anak-anak

  11. Perancangan dan Implementasi Sistem Pengaturan Optimal LQR untuk Menjaga Kestabilan Hover pada Quadcopter

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kardono Kardono

    2012-09-01

    Full Text Available Quadcopter adalah pesawat terbang yang memiliki potensi untuk lepas landas, hover, terbang manuver, dan mendarat bahkan di daerah kecil. Seiring dengan perkembangan teknologi modern, saat ini quadcopter banyak digunakan untuk pengawasan area, pengambilan foto/video, pelaksanaan misi yang beresiko tinggi dan lain-lain. Kestabilan hover pada quadcopter sangatlah penting dan harus dimiliki quadcopter agar pemanfaatannya dapat maksimal. Kontrol hover merupakan prioritas utama dalam setiap upaya pengendalian quadcopter baik pada pengendalian fase take-off, landing, dan trajectory, hal ini dikarenakan kesalahan yang kecil saja yang terjadi pada sudut dan atau ketinggian quadcopter dapat menyebabkan quadcopter bergerak baik terhadap sumbu x, y, maupun z. Dalam Tugas Akhir ini dibahas desain sistem kontrol pada quadcopter agar dapat melakukan proses hover secara otomatis dengan stabil dan metode yang digunakan adalah kontroler Linier Quadratic Regulator (LQR. Pada Tugas Akhir ini, didapatkan nilai parameter kontrol LQR dari hasil tuning diperoleh parameter R=1 dan Q=Q4 yang pada simulasi dapat terbang hover pada ketinggian 2 m, dan dapat mengatasi gangguan dengan rise time selama 0,1332detik. Respon hasil implementasi pada quadcopter tidak sebaik dengan hasil simulasi, terbang hover dengan set point ketinggian 100 cm masih berisolasi antara 50cm sampai 200cm, dan respon kestabilan sudut lebih lambat yaitu 0,23detik.

  12. Model Pembelajaran Berbasis Penstimulasian Multiple Intelligences Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edy Legowo

    2017-03-01

    Full Text Available Tulisan ini membahas mengenai penerapan teori multiple intelligences dalam pembelajaran di sekolah. Pembahasan diawali dengan menguraikan perkembangan konsep inteligensi dan multiple intelligences. Diikuti dengan menjelaskan dampak teori multiple intelligences dalam bidang pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Bagian selanjutnya menguraikan tentang implementasi teori multiple intelligences dalam praktik pembelajaran di kelas yaitu bagaimana pemberian pengalaman belajar siswa yang difasilitasi guru dapat menstimulasi multiple intelligences siswa. Evaluasi hasil belajar siswa dari pandangan penerapan teori multiple intelligences seharusnya dilakukan menggunakan authentic assessment dan portofolio yang lebih memfasilitasi para siswa mengungkapkan atau mengaktualisasikan hasil belajarnya melalui berbagai cara sesuai dengan kekuatan jenis inteligensinya.

  13. EVALUASI PENATALAKSANAAN GIZI BALITA STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIRAMPOG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Himatul Khoeroh

    2017-07-01

    Full Text Available ABSTRACT SUN (Scalling Up Nutrition merupakan upaya global dalam rangka rencana aksi percepatan perbaikan gizi salah satunya menanggulangi balita stunting fokus pada 1000 HPK. Stunting merupakan prevalensi tertinggi di Wilayah kerja Puskesmas Sirampog di Kabupaten Brebes, ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penatalaksanaan status gizi balita stunting dengan unsur input, proses dan output. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Informan awal ditentukan dengan teknik purposive sampling. Metode pegumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi terhadap 6 informan awal yang terdiri dari kepala puskesmas, bidan koordinator KIA, koordinator gizi, bidan desa, kader dan ibu balita sasaran. Dua informan triangulasi yang terdiri dari koordinator kesehatan kelurga dan koordinator gizi Dinas Kesehatan Kabupaten. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap input yaitu tenaga kesehatan yang terlibat masih memerlukan tambahan, belum ada tenaga gizi. Pada unsur proses, sebagian program terlaksana dengan baik meliputi program sehat bagi wanita hamil, pemberian ASI Eksklusif, pemantauan tumbuh kembang, pemberian makanan tambahan, pemberian vitamin A kecuali program pemberian taburia. Pada unsur output, cakupan prevalensi stunting di Puskesmas Sirampog Kabupaten Brebes tahun 2015 sebesar 16,74 %.   ABSTRACT   SUN (Scalling Up Nutrition is  the global efforts from all shorts of countries in the framework of program attractive speeding up of nutrition improvement one of them to cope with baby of stunting  focused to 1000 HPK. Stunting is highest prevalency in estate work clinik of sirampog brebes, this is indicate that quality of health treatment is too low. The porpose of This research is to evaluate management status nutrition of baby stunting included unsure input, proses and output.. This research is the qualitative reseearch in estate work clinik of

  14. Pengaruh Penambahan Kutub Bantu Pada Motor Arus Searah Penguatan Seri Dan Shunt Untuk Memperkecil Rugi-Rugi (Aplikasi pada Laboratorium Konversi Energi Listrik FT-USU)

    OpenAIRE

    Fahni, Al Magrizi

    2015-01-01

    Penggunaan motor DC akhir-akhir ini mengalami perkembangan, khususnya dalam pemakaiannya sebagai motor penggerak. Terutama untuk menggerakkan beban yang berat dan bervarisasi. Oleh sebab itu, diharapkan motor DC dapat bekerja secara efisien. Pada saat motor DC dibebani, akan mengalir arus jangkar yang mengakibatkan terjadinya reaksi jangkar. Arus jangkar yang terlalu besar akan mengakibat timbulnya rugi-rugi daya pada motor DC, salah satu cara untuk memperkecil rugi-rugi day...

  15. Integrasi Chatbot Berbasis Aiml Pada Website E-commerce Sebagai Virtual Assistant Dalam Pencarian Dan Pemesanan Produk (Studi Kasus Toko Buku Online Edu4indo.com)

    OpenAIRE

    Bahartyan, Egga; Bahtiar, Nurdin; Waspada, Indra

    2014-01-01

    Perkembangan teknologi chatbot semakin canggih hingga saat ini. Mulai dari chatbot yang bernama ALICE, hingga aplikasi Siri milik Perusahaan Apple sebagai virtual assistant yang berjalan pada iPhone masih dikembangkan agar semakin cerdas dan canggih untuk mempermudah pekerjaan manusia. Chatbot dapat diintegrasikan ke berbagai layanan, aplikasi atau sumber data lainnya. Salah satunya adalah mengintegrasikan chatbot dengan situs web e-commerce untuk menggantikan tugas manusia sebagai customer s...

  16. Konflik dan Kontestasi Penataan Ruang Kota Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Aminah

    2016-01-01

    Full Text Available Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 Artikel ini merangkum dua hal. Pertama, permasalahan praktik penataan ruang di perkotaan, khususnya di Surabaya, yang telah menimbulkan kontestasi dan konflik dengan melibatkan aktor pemerintah, masyarakat, dan kekuatan kapitalis/investor. Kedua, kerangka penataan ruang yang menggunakan Perda RTRW No. 3 Tahun 2007 telah menimbulkan dampak yang berujung pada penguatan dan keberpihakan pemerintah kota kepada pihak kapitalis/investor. Kedua hal tersebut dianalisis dengan menggunakan pendekatan sosio-spasial. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif. Problematika praktik tata ruang yang ada di Surabaya merupakan indikasi dari transformasi dalam proses penataan ruang di mana ruang bukan hanya diproduksi dan direproduksi untuk kepentingan klas kapitalis, melainkan juga ruang direstrukturisasi dengan cara mengubah fungsi ruang dan diperuntukkan untuk publik. Hal ini relevan dengan perkembangan kajian penataan ruang mutakhir yang menunjukkan bahwa praktik penataan ruang di perkotaan merupakan refleksi dari kondisi sosial, ekonomi, dan politik. Selain itu, ruang diproduksi dalam modus produksi kapitalis dan ekspresi ruang kota merupakan dialektika antara produksi, konsumsi, dan administrasi (perencanaan dan implementasi kebijakan.  Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 This article summarizes two hypotheses. Firstly, the practices problem of spatial planning in urban areas, especially in Surabaya City, has led to the contestation and conflict among governmental actors, the public, and the power of capitalist/investor. Secondly, the use of spatial planning framework, in this case is the use of Local Regulation on Urban Planning and Land Use Number 3 year of 2007, has shown the partiality and strengthening investor by the government. These hypotheses are analyzed by using socio spatial approach. The

  17. Desain dan Implementasi Konverter DC-DC Rasio Tinggi Berbasis Pensaklaran Kapasitor dan Induktor Terkopel untuk Aplikasi pada Photovoltaic

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Rinaldi Zulkarnain

    2017-01-01

    Full Text Available Seiring dengan berkembangnya pembangkit listrik yang menggunakan photovoltaic sebagai salah satu energi terbarukan, maka berdampak kepada perkembangan teknologi konverter. Tegangan output dari photovoltaic masih perlu ditingkatkan agar mampu dihubungkan pada sistem grid. Salah satu pengembangan topologi konverter boost untuk aplikasi keluaran photovoltaic yaitu konverter DC-DC rasio tinggi berbasis pensaklaran kapasitor dan induktor terkopel. Konverter ini merupakan pengembangan dari konverter gabungan boost-flyback yang ditambahkan rangkaian pensaklaran kapasitor. Kelebihan dari konverter ini adalah memiliki rasio konversi dan efisiensi yang tinggi. Konverter ini mampu menjaga tegangan output konstan ketika tegangan inputnya berubah-ubah. Konverter ini sangan cocok diaplikasikan pada sumber energi alternatif yang menghasilkan tegangan DC rendah seperti photovoltaic.

  18. Peran Penting Asia Africa Smart City Summit (AASCS 2015 terhadap Perkembangan Paradiplomasi Kota Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irsyaad Suharyadi

    2016-05-01

    Full Text Available Bandung merupakan salah satu kota yang telah menerapkan  konsep smart city untuk menghadapi berbagai permasalahan kota. Sayangnya, konsep ini masih terkendala pada ketersediaan dana dan teknologi. Oleh karena itu, Ridwan Kamil sebagai kepala pemerintahan kota Bandung melakukan kegiatan paradiplomasi untuk mempromosikan Smart Kota Bandung. Salah satunya, melalui program 'Mercusuar' Asia Afrika Cerdas Kota Summit (AASCS. Kegitan Asia Afrika Cerdas Kota Summit (AASCS ini dihadiri oleh 26 walikota di seluruh Asia dan Afrika, dan delegasi dari 39 negara dan mengeluarkan kesepakatan Bandung Declaration on Smart Cities. Dalam penelitian ini, penulis akan menilai manfaat dan AASCS peran dalam kegiatan paradiplomasi Bandung menggunakan teori paradiplomasi yang dipopulerkan oleh Ivo Duchacek (1990, dan membandingkannya dengan prestasi kota lain, seperti Amsterdam dan Bogota. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konferensi internasional seperti AASCS mampu meningkatkan secara signifikan popularitas kota, serta kesempatan untuk mengadakan kerjasama lebih lanjut.

  19. Aplikasi web promosi kuliner dan rumah makan online

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khairus Suhada

    2017-05-01

    Full Text Available AbstrakKemajuan teknologi mendorong pertumbuhan dan perkembangan sektor perdagangan, usaha dan pemasaran. Tingginya tingkat keberhasilan dalam perdagangan didorong oleh berbagai faktor pendukung termasuk promosi dan periklanan. Melalui promosi dan periklanan yang tepat, perdagangan dibidang kuliner dapat  tumbuh dengan baik. Memanfaatkan teknologi melalui aplikasi promosi kuliner dan rumah makan secara online dapat menjadi media promosi yang tepat. Aplikasi Web Promosi Kuliner dan Rumah Makan Online dibangun menggunakan metode System Development Life Cycle(SDLC. Perancangan sistem menggunakan Konteks diagram dan Data Flow Diagram (DFD dan diterapkan menggunakan bahasa pemrograman PHP serta database MySQL. Aplikasi memberikan fasilitas berupa pencarian informasi seperti harga menu, alamat rumah makan, lokasi rumah makan serta kontak rumah makan. Fasilitas unggulan berupa fitur peta lokasi rumah makan yang terhubung dengan google map. Kata kunci: aplikasi web, promosi kuliner dan rumah makan, google map Abstract               Technological advances promote the growth and development of the trade, business and marketing sector. The high level of success in trading is driven by various supporting factors including promotion and advertising. Through proper promotion and advertising, culinary trade can grow well. Utilizing technology through culinary promotion apps and restaurants online can be the right promotional media. Web Application Culinary Promotion and Online Restaurant is built using System Development Life Cycle (SDLC method. System design using Context diagrams and Data Flow Diagrams (DFD and applied using PHP programming language as well as MySQL database. Application provides facilities in the form of information search such as menu price, restaurant address, restaurant location and restaurant contact. Excellent facility in the form of map location map of restaurant that connected with google map.  Keywords: web

  20. Penerapan Data Mining Algoritma Naives Bayes dan PART Untuk Mengetahui Minat Baca Mahasiswa di Perpustakaan STMIK AMIKOM Purwokerto

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Imron

    2017-08-01

    Full Text Available Perpustakaan STMIK AMIKOM Purwokerto didirikan dengan tujuan untuk membantu serta memenuhi kebutuhan sivitas akademik yang ada di Perguruan Tinggi, koleksi buku yang ada sekitar 12,518, dengan judul 6,375 eksemplar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat baca mahasiswa dengan membandingkan tingkat akurasi pada data mining dengan menggunakan algoritma naive bayes dan PART berdasarkan data peminjaman. Pengambilan data dari bulan Januari 2016 sampai bulan Maret 2017 dengan total data 4022. Hasil pengujian yang telah dilakukan terhadap kedua algoritma yaitu algoritma Naive Bayes dan Algoritma PART, maka dapat disimpulkan dari evaluasi dengan confusion matrix didapat hasil nilai akurasi masing-masing algoritma, nilai akurasi dari algoritma naive bayes sebesar 97,01% dan nilai akurasi dari algoritma PART sebesar 97,19%, sehingga algoritma yang terbaik dari pengujian tersebut untuk mengetahui minat baca mahasiswa di Perpustakaan STMIK AMIKOM Purwokerto adalah algoritma PART.

  1. POLA PEMBERIAN MAKAN ANAK (6-18 BULAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK PADA KELUARGA MISKIN DAN TIDAK MISKIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vita Kartika

    2012-11-01

    Full Text Available PATTERNS OF CHILD FEEDING (6-18 MONTHS OLD FROM POOR AND WELL OFF FAMILIES AND THEIR RELATIONSHIP WITH CHILD GROWTH AND DEVELOPMENT.Background: A research was conducted on children of 6-18 month old from poor and well off family at Ciomas Sud-district, Boger Regency, West Java.Objective: This research aimed at observing the influence of feeding pattern of child under 2 years in its relation to child growth and development of the two family groups.Method: Sampling was conducted purposively amounted to 55 children from the poor families and 36 children from well of families, so the total is 91 children. Data was analyzed statistically by using SPSS program, with chisquare and T statistical test to find out the relationship among variabels.Results: From the result of this research it was found out that there are 44 children from the poor families who were only feed with carbohydrate, and the other 11 had a complete feeding pattern (carbohydrate + protein. Meanwhile, of the 36 children of well off families, 30 (83% have the complete feeding pattern and 6 (17% have the carbohydrate only feeding pattern. From the result of growth measuring calculated based on nutrient status (weight/age there were 15 of 55 children from the poor families who were undernourished, those who had thecarbohydrate only feeding pattem,i.e. 10 children (66.7%. Whereas of the 36 children from well families, therewere 34 with good nutrient status, and 2 undernourished children. Statistical test shows that there is a significant difference of feeding pattern and growth between the two family groups (p<0.05. Observing the rough motoric development, there were 28 children with slowness at the beginning of the research, i.e. 25 children from the poor families and 3 from the well off families. However, six month after the activity was carried out, there was a change on 3 children from the well of families to be normal, while from the poor families only 3 children that changed to normal.Conclusions: Statistical test shows that there is a significant difference between the motoric development and feeding pattern on the two family groups both at the beginning and the end of the research.Key Words: feeding pattern, children under 2 years

  2. POLA AGROFORESTRI DAN POTENSI KARBON KEBUN CAMPURAN DI DESA TELAGA LANGSAT KECAMATAN TAKISUNG KABUPATEN TANAH LAUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Prihatiningtyas

    2017-10-01

    Full Text Available Agroforestry classification will help to analyze agroforest implementation in order to optimize benefits and function for society. Carbon sequestration potential in certain area can be predicted by measuring biomass in it. In this research, we measure the carbon stock in trees. This research aimed to evaluate supporting components in mixed garden Telaga Langsat Village; observe complexity of agroforestry; and estimate the carbon stock in tree stand. Methods applied by using plot samples represent agroforest types; record the species, benefits, stand age of all components in plot; measuring Tree base area and tree crown width in plot; then describe them horizontally and vertically. Carbon stock measurement approached by using non-destructive method, applying allometric equation. Agroforestry System evaluation and the planting pattern occupied by observing the entities of afforded commodity. The Result shows that supporting components in mixed garden Telaga Langsat Village are: woody components such as rubber and mahogany; annual crops such as eggplant, corn, string bean, chili, kangkung and chives; and the pastoral components are cows and goats. Agroforestri pattern that applied in Telaga Langsat Village are agrisilviculture and silvopastoral, and included in particular agroforestry practise. Total carbon stock estimation per unit land management is 0,511 kg/m2. Pengklasifikasian agroforestri dapat membantu analisis bentuk implementasi agroforestri untuk mengoptimalkan fungsi dan manfaatnya bagi masyarakat. Potensi serapan karbon suatu kawasan dapat diprediksi dengan mengukur besarnya biomassa yang terdapat di dalamnya. Potensi yang dihitung dalam penelitian ini adalah potensi tegakan berkayu saja. Tujuan penelitian adalah melakukan evaluasi komponen penyusun dalam kebun campuran di Desa Telaga Langsat; mengetahui kompleksitas bentuk agroforestri yang dilaksanakan, dan mengetahui cadangan karbon dari tegakan yang ada di lokasi penelitian. Metode

  3. Landasan, Tantangan, dan Inovasi Berupa Konteks Ethnomathematics dalam Pembelajaran Matematika Sekolah Menengah Pertama

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jero Budi Darmayasa

    2018-03-01

    Full Text Available Abstrak. Belajar dan pembelajaran matematika merupakan bagian dari proses pendidikan di Indonesia. Pelaksanaan pembelajaran matematika, termasuk pada jenjang SMP, perlu memperhatikan landasan yuridis dan landasan filosofisnya.Undang-undang tentang pendidikan, peraturan pemerintah, dan permendikbud dapat dijadikan sebagai landasan yuridis. Sementara, apa itu matematika, apa itu pendidikan matematika, dan apa yang menjadi dasar pemikiran kurikulum dipandang sebagai landasan filosofis. Menyandarkan diri pada landasan yuridis dan filosofis belumlah cukup, karena dalam prosesnya terdapat arus globalisasi, isu lingkungan hidup, teknologi informasi dan komunikasi, perkembangan industri kreatif dan keanekaragaman budaya, serta perkembangan pendidikan internasional menjadi tantangan pembelajaran matematika SMP. Oleh karena itu, mengacu pada kurikulum 2013, kekayaan bangsa berupa keanekaragaman budaya dapat digunakan sebagai salah satu inovasi dalam proses pembelajaran matematika. Hal itu sangat memungkinkan memperhatikan kehadiran konsep Ethnomathematics dalam bidang pendidikan matematika saat ini. Kata Kunci. Landasan, tantangan, inovasi, etnomatematika   Abstract. Teaching and learning mathematics is a subset of educational process in Indonesia. Implementation of teaching mathematics, included for junior high school, need to observe the juridical and philosophical foundations.The education law, the government rules, and the education and culture ministry rules become the juridical foundation. In other hand, what ismathematic, what mathematics education is, and the rational of curriculum development as a philosophical foundation. Based on juridical and philosophical foundations not enough yet, because on the process, the globalitation, environment issues, flowering of technology information, culture and industry creative, and international educational trends as a challenges for secondary school mathematics teaching and learning. So, based on

  4. PERBEDAAN TUMBUH KEMBANG ANTARA BAYI USIA 6 BULAN YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF DAN SUSU FORMULA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asfian Asfian

    2015-07-01

    Full Text Available Abstract: Differences In Growth Among Infants Aged 6 Months Who Were Breastfed Exclusively With Infants Aged 6 Months Who Were Given Formula Milk. The aims of this research were to determine differences in growth and development which include, weight, height, nutritional status, and psychosocial development among infants exclusively breastfed and formula milk. This research is an observational research with cross-sectional design, the number of samples is 60 infants (32 exclusively breastfed infants and 28 infants given formula samples taken by random sampling. Collecting data through interviews and direct observation. Data analysis using univariate analysis, the bivariate statistical tests, and chi-square test. The results showed there’s no significant difference between weight, height, and nutritional status of infants that given exclusively breastfed to infants that given formula milk. There are significant differences between the psychosocial developments of infant age 6 months old who were given exclusively breastfed and formula milk (P=0,027 Keywords: exclusively breastfed, formula milk Abstrak: Perbedaan Tumbuh Kembang Antara Bayi Usia 6 Bulan Yang Diberi ASI Eksklusif Dan Susu Formula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tumbuh kembang yang meliputi, berat badan, Tinggi Badan, Status Gizi, dan Perkembangan Psiko-sosial antara bayi yang diberi ASI Eksklusif dan Susu Formula. Penelitian ini bersifat observasional dengan desain Cross sectional, jumlah sampel 60 orang bayi (32 bayi ASI Eksklusif dan 28 bayi Susu Formula sampel diambil secara random sampling. Pengumpulan data dengan wawancara dan observasi langsung. Analisa data menggunakan analisa  univariat, bivariat dengan uji statistik t test dan Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada.  perbedaan yang bermakna antara berat badan, tinggi badan dan status gizi bayi yang diberi ASI Eksklusif dengan bayi yang diberi Susu Formula. Ada perbedaan yang bermakna

  5. Analisis Kontribusi Teknologi Dan Produktivitas Di PT. Surya Jaya Tulungagung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Veronika Yulia Kusumawati

    2014-09-01

    Full Text Available Abstrak   Teknologi memiliki peranan penting dalam perkembangan berbagai industri.Pentingnya pengetahuan mengenai produktivitas merupakan sarana untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan. Metode penelitian ini menggunakan Technology Contribution Coefficient (TCC untuk mengukur kandungan teknologi, pembobotan kriteria dengan Analytical Hierarchy Process (AHP, pengukuran produktivitas dengan American Productivity Center (APC, dan diagram Ishikawa untuk menganalisis permasalahan di PT. Surya Jaya, Tulungagung. Hasil penelitian menyajikan : 1 Skor TCC sebesar 0.49 dengan komponen yang memberikan kontribusi penting secara berturut-turut adalah Humanware>Orgaware>Inforware>Technoware.2 Indeks produktivitas total mengalami kenaikan dari tahun 2011 sampai 2012 dengan nilai sebesar 102,38 dan 104, 3 Indeks profitabilitas total mengalami kenaikan dari tahun 2011 sampai 2012 sebesar 102,57 dan 104,47, 4 Indeks perubahan harga tidak mengalami kenaikan maupun penurunan dari tahun 2011 sampai 2012 dengan nilai 1,00, 5 Strategi yang harus diperbaiki berdasarkan diagram Ishikawa meliputi semua input yaitu bahan baku, tenaga kerja, energi dan modal.   Kata Kunci :Produktivitas, TCC, AHP, APC

  6. SURVAI POTENSI, DISTRIBUSI SUMBER DAYA, DAN USAHA IKAN HIAS AIR TAWAR DI BEBERAPA SENTRA PRODUKSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudhy Gustiano

    2008-06-01

    Full Text Available Budidaya ikan hias di Indonesia sampai saat ini masih mengalami kendala baik dalam hal pemeliharaan maupun pemasarannya. Berkaitan dengan hal tersebut, perlu adanya evaluasi secara berkesinambungan dan pemecahan masalahmasalah yang ada. Dengan demikian komoditas ikan hias dapat lebih ikut berperan dalam pemulihan perekonomian nasional. Dalam rangka mendukung langkah-langkah pencapaian sasaran tersebut sangat diperlukan riset yang mendukung untuk potensi, distribusi sampai dengan sentra produksi di berbagai provinsi di Indonesia. Berdasarkan survai yang dilakukan, kegiatan budidaya ikan hias masih terkonsentrasi di kota-kota besar dan didominasi tangkapan dari alam.

  7. Evaluasi proses bimbingan skripsi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta berdasar perspektif pembelajaran orang dewasa

    OpenAIRE

    Sugito Sugito; Sunaryo Soenarto; Entoh Tohani

    2017-01-01

    Dalam menghadapi tantangan dan permasalahan abad kedua puluh satu ini, pendidikan tinggi memiliki peran yang sangat strategis. Mata kuliah Skripsi dapat berperan untuk mengembangkan kemampuan guna menghadapi tantangan dan masalah yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses pembimbingan skripsi dari perspektif teori pembelajaran orang dewasa, hambatan dan upaya yang dilakukan mahasiswa dan dosen dalam proses penulisan skripsi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)....

  8. Analisis Isi SMS Iklan Layanan Telekomunikasi Operator Telkomsel, Indosat dan Xl berdasarkan Etika Pariwara Indonesia Periode 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Danang Trijayanto

    2014-09-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi komunikasi merevolusi aktivitas pemasaran ke mobile marketing, salah satunya adalah dengan SMS advertising. Badan usaha yang cenderung menggunakan cara pemasaran tersebut adalah operator selular dengan iklan produk layanan telekomunikasinya. Permasalahannya adalah strategi pemasaran produk telekomunikasi yang cenderung banyak merugikan pelanggan karena ketidaksesuaian antara isi iklan dan produk yang diperoleh, yang dipengaruhi oleh kelengkapan dan kejelasan informasi produk. Salah satu aturan yang menjadi dasar dalam aktivitas SMS advertising adalah berdasarkan Etika Pariwara Indonesia.  Penelitian  ini   meneliti  bagaimanakah  Penerapan aturan tersebut terhadap isi SMS iklan produk telekomunikasi yang dikirimkan oleh provider selular GSM prabayar pada bulan Juli hingga Nopember 2013.  Hasil  Penelitian menunjukkan bahwa dalam mengiklankan produk telekomunikasi melalui SMS advertising, para operator selular belum menerapkan regulasi dan etika pemasaran dengan baik. Kekurangan informasi yang belum lengkap terdapat pada informasi syarat kontrak yang menjadi informasi dasar hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh pelanggan.

  9. Perencanaan dan Implementasi Information Security Management System Menggunakan Framework ISO/IEC 20071

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anggi Anugraha Putra

    2016-01-01

    Full Text Available Penerapan tata kelola Teknologi Informasi saat ini sudah menjadi kebutuhan dan tuntutan di setiap instansi penyelenggara pelayanan publik mengingat peran TI yang semakin penting bagi upaya peningkatan kualitas layanan sebagai salah satu realisasi dari tata kelola pemerintahan yang baik (Good Corporate Governance. Dalam penyelenggaraan tata kelola TI, faktor keamanan informasi merupakan aspek yang sangat penting diperhatikan mengingat kinerja tata kelola TI akan terganggu jika informasi sebagai salah satu objek utama tata kelola TI mengalami masalah keamanan informasi yang menyangkut kerahasiaan (confidentiality, keutuhan (integrity dan ketersediaan (availability. Information Security Management System (ISMS adalah seperangkat kebijakan berkaitan dengan manajemen keamanan informasi atau terkait dengan risiko TI. Prinsip yang mengatur di balik ISMS adalah bahwa organisasi harus merancang, menerapkan dan memelihara seperangkat kebijakan, proses dan sistem untuk mengelola risiko aset informasi mereka, sehingga memastikan tingkat risiko keamanan informasi yang dapat diterima. Dari perencanaan dan implementasi sistem manajemen keamanan informasi ini, dihasilkan daftar nilai risiko akhir aset- aset kritikal dan dokumen-dokumen tata kelola penunjang ISMS. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus yang didalam hal ini, merupakan penelitian kualitatif. Adapun proses yang digunakan untuk mengukur tingkat kematangan dari tata kelola keamanan sistem informasi ini berdasarkan kerangka kerja ISO/IEC 27001. Dari kerangka tersebut kemudian dilakukan evaluasi terhadap objek kontrol yang dimiliki ISO/IEC 27001. Hasil yang didapat adalah peningkatan terhadap tata kelola keamanan sistem informasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dibutuhkannya tata kelola keamanan sistem informasi agar IT dapat diandalkan untuk mencapai tujuan bisnis.

  10. FORMULASI AUKSIN (INDOLE ACETIC ACID DAN SITOKININ (KINETIN, ZEATIN UNTUK MORFOGENESIS SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN, SINTASAN DAN LAJU REGENERASI KALUS RUMPUT LAUT, Kappaphycus alvarezii

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Redjeki Hesti Mulyaningrum

    2013-03-01

    Full Text Available Interaksi auksin dan sitokinin dianggap penting untuk mengatur pertumbuhan dan perkembangan dalam kultur jaringan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi auksin dan sitokinin yang optimum untuk morfogenesis kalus rumput laut K. alvarezii, dan mengevaluasi pengaruhnya terhadap pertumbuhan, sintasan, dan laju regenerasi kalus. Kultur kalus dilakukan pada media cair dengan formulasi zat pengatur tumbuh (ZPT indole acetic acid (IAA : kinetin : zeatin, dengan komposisi konsentrasi sebagai berikut: A 0,4:0:1 mg/L; B 0,4:0,25:0,75 mg/L; C 0,4:0,5:0,5 mg/L; D 0,4:0,75: 0,25 mg/L; E 0,4:1:0 mg/L; kontrol (tanpa ZPT. Desain penelitian adalah rancangan acak lengkap dengan pengulangan tiga kali untuk masing-masing perlakuan. Parameter yang diamati adalah laju pertumbuhan harian, sintasan, laju regenerasi, panjang tunas, dan morfologi tunas. Analisis data dilakukan dengan uji keragaman (ANOVA dan hasil yang diperoleh disajikan dalam bentuk grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula optimum untuk morfogenesis rumput laut K. alvarezii adalah formula A dengan komposisi IAA : zeatin = 0,4:1 mg/L. Penggunaan formula zat pengatur tumbuh yang berbeda berpengaruh nyata (P0,05 terhadap sintasan kalus. Tunas rumput laut K. alvarezii mulai terbentuk pada hari ke-15 masa kultur.

  11. PERFORMANSI PERTUMBUHAN DAN REPRODUKSI UDANG WINDU ASAL TAMBAK YANG DIBERI KOMBINASI PAKAN YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asda Laining

    2014-03-01

    105.000-135.000 (120.000 untuk 40FF60DP. Kadar DHA, EPA, dan ARA dalam karkas induk yang diberi pakan 40FF60DP tertinggi dibandingkan dua pakan lainnya. Alkalinitas selama pemeliharaan berlangsung baik untuk uji pakan fase prematurasi maupun maturasi relatif rendah yaitu < 85 mg/L. Berdasarkan perkembangan gonad secara alami pada fase prematurasi, udang windu yang diberi pakan 40FF60DP memberikan performansi yang lebih baik dan pada fase maturasi pun kombinasi pakan 40FF60DP memberikan performansi reproduksi yang relatif sama dengan 100FF dan lebih baik dibandingkan dengan 40FF60SP.

  12. Hubungan Dukungan Orangtua dan Harga diri dengan Harapan sebagai Variabel Mediator

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Denise Permatasari

    2017-07-01

    Full Text Available Harga diri dirasa memiliki peranan yang penting pada perkembangan remaja, remaja yang memiliki harga diri akan memiliki keyakinan diri sehingga merasa dihargai dalam lingkungan sosialnya. Orangtua memiliki tanggung jawab yang besar dalam memenuhi kebutuhan harga diri anak, tidak hanya dukungan orangtua tetapi harapan juga dianggap mampu membentuk harga diri remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan orangtua dan harga diri dengan harapan sebagai variabel mediator. Subjek penelitian adalah remaja berkisar 12-15 tahun di SMP Kartika IV-8 Kota Malang sebanyak 50 subjek. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan Rosenberg Self Esteem Scale untuk mengukur harga diri, Parents as Social Context Questionnaire (PASCQ Child Report untuk mengukur dukungan orangtua, dan Hope Scale for Children untuk mengukur harapan pada anak. Metode analisis menggunakan analisis regresi berganda dengan uji sobel untuk menguji hasil mediasi. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung antara dukungan orangtua dan harga diri pada remaja dengan signifikan B=0,693; p

  13. Pengaruh Sumber Daya Perusahaan dan Orientasi Wirausaha Terhadap Kinerja Usaha Kecil dan Menengah [Effect of Corporate Resources and Entrepreneur Orientation on Small and Medium Business Performance

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jein Sriana Toyib

    2017-09-01

    Full Text Available The intense competition between economic operators including those in Small and Medium Scale Enterprises (SMEs is a challenge that must be encountered in the era of the ASEAN Economic Community. The development of SMEs needs to be concerned since it is a potential sector to boost economic growth, employment and also directly drive the local economy. The study aims to analyze the influence of company resources and entrepreneurial orientation on the performance of SMEs in Manokwari. This was a quantitative research, with associative research method. The research population was all SMEs listed in Department of Cooperatives and SMEs Manokwari District. 100 samples of SMEs were chosen using accidental sampling technique. Data were obtained by giving questionnaires and interviews to SMEs in Manokwari. Multiple regression analysis was applied for data analysis.  Results of the study shows that both company resources and entrepreneurial orientation have significant affect on the performance of SMEs in Manokwari. Bahasa Indonesia Abstrak: Persaingan yang ketat antara pelaku ekonomi termaksud pelaku usaha kecil dan menengah merupakan tantangan yang harus dihadapi dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Perhatian terhadap perkembangan usaha kecil dan menengah perlu terus dilakukan karena usaha kecil dan menengah adalah sektor yang potensial mendorong pertumbuhan ekonomi, menyerap tenaga kerja dan secara langsung mengerakan ekonomi masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh sumber daya perusahaan dan orientasi wirausaha terhadap kinerja usaha kecil dan menengah di kabupaten Manokwari. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan metode penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh usaha kecil menengah yang tercatat di Dinas Koperasi dan UKM kabupaten Manokwari. Sampel penelitian berjumlah 100 UKM yang diambil dengan mengunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui  penyebaran kuesioner dan wawancara langsung

  14. Transformasi Sinkretisma Indonesia dan Karya Seni Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Arya Sucitra

    2015-10-01

    Full Text Available Tulisan ini membahas aspek sosio-historis dan pencapaian kebudayaan pada masa peradaban seni (rupa Hindu dan Islam di Indonesia, perkembangan terkini seni rupa kontemporer Islami, dan karya seni KH. M. Fuad Riyadi, seniman dan Kyai Kontemporer yang aktif sebagai pelaku kesenian dalam seni sastra, musik dan seni rupa. Karya seni selalu merupakan cerminan pengamatan serta perasaan dan pikiran pembuatnya. Karya seni terlahir dari proses pergulatan panjang yang kompleks atas berbagai unsur kebudayaan yang saling mempengaruhi. Pada tahapan ini terjadilah transformasi budaya melalui proses sinkretisasi yang membentuk tradisi seni di Indonesia sesuai dengan peranan unsur budaya terutama persentuhan dengan agama yang datang dari luar. Tulisan ini dikaji melalui studi sejarah, transformasi budaya dan estetika. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa karya seni yang diciptakan seniman tidak berdiri sendiri atas nafas tunggal konsep dan dogtrin agama namun sudah dielaborasi dengan kebutuhan budaya setempat serta local genius masyarakat yang ditempati.   This paper is intended to discuss the socio-historical aspect and the cultural achievement of the civilization of Hinduism and Islamic fine art in Indonesia, the updated development of Islamic contemporary fine art, and the artwork of KH. M. Fuad Riyadi, artists and contemporary mufti who are active as art doers of literary art, music, and fine art. The artwork is always a reflection of the observations and feelings and thoughts of the author. The artwork was born by the long struggle of complex processes on various cultural elements which influenced to each other. At this stage there was a cultural transformation through the process of syncretization which formed a tradition of art in Indonesia in accordance with the role of cultural elements, especially the contiguity with the religion coming from the outside. This paper was analyzed through the historical study, cultural and aesthetics

  15. Minat masyarakat terhadap layanan Near Field Communication (NFC komersial di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasmad Ariansyah

    2012-06-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan diberbagai aspek, tak terkecuali dalam metode pembayaran, yaitu dengan munculnya sistem pembayaran uang elektronik. Keberadaan uang elektronik ini sejalan dengan program kerja Bank Indonesia untuk menciptakan Less Cash Society (LCS. Untuk mewujudkan LCS, Bank Indonesia bekerjasama dengan Kementerian komunikasi dan informatika. yang memiliki peran dan kewajiban untuk menetapkan standar TIK yang digunakan dalam penggunaan uang elektronik, mengkoordinasikan seluruh kegiatan pengembangan transaksi dengan menggunakan elektronik serta melakukan monitoring, sosialisasi, pembinaan dan evaluasi penggunaan uang elektronik. Layanan NFC komersial hadir sebagai alternatif bagi penyelenggaraan sistem uang elektronik. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran mengenai minat masyarakat dan variabel-variabel yang mempengaruhi minat terhadap layanan NFC komersial tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% responden berminat terhadap layanan ini. Inovativeness dan relative advantage memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat, sedangkan variabel image dan compatibility memiliki korelasi positif terhadap minat, tetapi pengaruhnya tidak signifikan.

  16. PENERAPAN PENDEKATAN SOSIAL DAN EKOLOGI PADA UPAYA PROMOSI KESEHATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Charles Surjadi

    2016-09-01

    Full Text Available AbstractIn line to development of social epidemiology, WHO develops social determinant of healthapproach, in relation to this approach among health promotion experts socioecology determinant has beendeveloped. This manuscript describe development of socioecology approach which has been linked withdevelopment of health promotion started with ottawa charter . To look for socioecological determinant ofobesity at university students , an indepth interviews of 16 obese students and five of their parents, 7 vicedean/ rector for student affairs, and 10 food vendors at the university and 5 manager of fast food industrynear campus it describes the socioecological determinant of obesity at university student, discuss how toextend paradigm of health promotion from changing personal behaviour to changing personal, communitybehaviour and changing policy relate to daily life/ Sociecological determinant .It discuss how to implementthis approach as part of development of public health and community medicine to overcome public healthproblems.Keywords: health promotion, socio ecology Abstrak Sejalan dengan berkembangnya sosial epidemiologi,WHO mengembangkan pendekatan determinan sosial kesehatan . Berkaitan dengan pendekatan itu diantara pemerhati promosi kesehatan konsep sosioekologi determinan juga berkembang, Makalah ini menguraikan perkembangan pendekatan sosioekologi dikaitkan dengan perkembangan upaya promosi kesehatanyang dimulia melalui ottawa charter. Untuk melihatmodel determinan sosioekologi dari obesitaspada mahasiswa dilakukan wawancara mendalampada 16 mahasiswa gemuk, danlima orang tua mereka,7 pembantu dekan/rektor urusan mahasiswa,10 pedagang makanan dan5 pengelola wirausaha makanan siap sajiyang berdekatan dengan kampus. Diuraikan faktor lingkunganyang berkaitan dengan kejadian obesitaspada kelompok mahasiswa di perguruan tinggiJakarta, dikemukakan perlunya perubahan paradigma promosi kesehatan diperluas dari perubahan perilaku individu menjadi

  17. KUALITAS PEMBELAJARAN EKONOMI DI SMAN DAN MAN MALANG RAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahma Sandhi Prahara

    2016-12-01

    Full Text Available Learning readiness of economy according to the needs of the students be a challenge for learners in formal education. The quality of a study can be seen if the purpose of learning itself achieved well. It is necessary for mapping the quality of learning to know how qualified learning is. Mapping quality using the input, process and output of education. The input aspect consists of teachers, students, and facilities and infrastructure. The process aspect consists of a syllabus, lesson plans, implementation, and assessment. The output aspect to be evaluated at the end of an activity to determine how far the understanding that has been achieved by the students. Kesiapan pembelajaran ekonomi yang sesuai dengan kebutuhan siswa menjadi tantangan tersendiri bagi pembelajar pada pendidikan formal. Kualitas sebuah pembelajaran dapat terlihat jika tujuan dari pembelajaran itu sendiri tercapai dengan baik. Untuk itu diperlukan pemetaan kualitas pembelajaran untuk mengetahui seberapa berkualitasnya pembelajaran dalam suatu instansi. Pemetaan kualitas menggunakan input, proses, dan output pendidikan. Segi input terdiri dari guru, siswa, serta sarana dan prasarana belajar. Segi proses terdiri dari silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, pelaksanaan dan penilaian. Segi output dilakukan evaluasi pada akhir suatu kegiatan untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman yang telah dicapai oleh siswa terhadap tujuan yang ditetapkan dalam suatu pembelajaran.

  18. PENGARUH QUALITY OF WORK LIFE (QWL TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN DISIPLIN DAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titik Nurbiyati

    2016-01-01

    Full Text Available Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh antara variable Quality of Work Life (QWL terhadap kinerja karyawan dengan disiplin dan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Data dalam riset ini menggunakan data primer dengan menggunakan alat analisis regresi dan analisis path. Dari analisis data diperoleh hasil secara parsial QWL berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja pegawai namun tidak berpengaruh terhadap disiplin kerja. Secara simultan QWL, disiplin kerja dan kepuasan kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu ada pengaruh tidak langsung (QWL terhadap kinerja melalui disiplin kerja lebih kecil dibandingkan pengaruh langsung terhadap kinerja. Kemudian ada pengaruh tidak langsung (QWL terhadap kinerja melalui kepuasan kerja lebih besar dibandingkan pengaruh langsung (QWL terhadap kinerja. Nilai R Square sebesar 0,553 yang artinya variabel QWL, kepuasan kerja dan disiplin kerja mempengaruhi kinerja hanya sebesar 55,30 % sedangkan 44,7% dipengaruhi faktor lain. Rekomendasi dari hasil riset ini variabel QWL kategori pertumbuhan dan perkembangan perlu adanya program Training Need Analysis (TNA guna memenuhi kebutuhan tenaga kependidikan yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Sedangkan variabel QWL kategori kompensasi perlu mengadakan salary survey terhadap perguruan tinggi yang dipilih secara sampling yang bertujuan untuk melakukan perbandingan data mengenai kebijakan, praktek dan metode penggajian. Perlu dilakukan riset lanjutan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap kinerja selain faktor QWL, disiplin kerja dan kepuasan kerja.Kata Kunci: Quality of Work Life (QWL, Disiplin Kerja, Kepuasan kerja dan Kinerja Karyawan

  19. Hubungan status gizi dengan perkembangan mental dan psikomotor anak usia 12 sampai 24 bulan di daerah endemis GAKI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Desfita

    2007-03-01

    Full Text Available Background: Malnutrition is one of major public health problem in Indonesia. Prevalence of malnutrition in Indonesia in 2005 was 23.8% and in the Province of Yogyakarta Special Territory in 2002 was 15%. District of Sleman had prevalence of malnutrition as much as 11.39% and Cangkringan as one of heavy iodine deficiency disorder endemic areas at district level had 12.5% of malnutrition prevalence. Children at iodine deficiency disorder endemic areas might likely have growth and development disorder. Objective: To identify relationship between nutritional status and mental psychomotoric development of children of 12 to 24 months old at iodine deficiency disorder endemic areas. Method: The study was observational with cross sectional design carried out at Subdistrict of Cangkringan, District of Sleman. Subjects of the study were 75 children aged 12–24 months chosen by using consecutive sampling technique. Dependent variables of the study were mental and psychomotoric development, independent variable was nutritional status of children based on anthropometry with length/age indicator. Confounding variables were birth weight, mothers’ iodine status, level of education, job and family economic status. Other independent variable affecting nutritional status of children was mothers’ height. Data were analysed using chi square, Fisher’s exact test, and independent t-test. Results: Prevalence of low nutritional status was 13.33%. Children with normal nutritional status had average mental development index (MDI 2.49 points and psychomotoric development index (PDI 5.37 points higher than those with low nutritional status. However, relationship between nutritional status and mental and psychomotoric development was statistically insignificant. Conclusion: Relationship between nutritional status and mental and psychomotoric development of children of 12–24 months old was not statistically significant. Children with normal nutritional status tended to have higher MDI and PDI score than those with low nutritional status.

  20. PERKEMBANGAN USAHA INDUSTRI KERAJINAN GERABAH, FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ,DAN STRATEGI PEMBERDAYAANYA PADA MASYARAKAT DI DESA MELIKAN KECAMATAN WEDI KABUPATEN KLATEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indra Hastuti

    2013-12-01

    of community development planning, namely: (i establishment of community conservationists pottery industry, (2 training in entrepreneurship and innovative potterymaking skills, (3 the development of capital and (4 drying equipment procurement.

  1. PERKEMBANGAN DAN PROSPEK PROSES RADIASI PANGAN DI INDONESIA [Development and Prospect of Food Radiation Processing in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zubaidah Irawati

    2008-12-01

    Full Text Available Several factors such as insufficient harvesting and handling methods as well as inadequate methods of storage and distribution, poor processing techniques and poor quality of raw materials used in making ready to eat foods may lead to the cumulative causes of food borne illness particularly in developing countries. Public trend in the world nowadays are demanding access to more and more fresh eating products practical but nutritious, safe and preferably processed under non thermal treatments. The new and emerging post harvest technologies in controlling pathogen and maintaining quality of food products is ionizing radiation, because it is applicable for almost all type of foods without impairing the overall quality as well as sensory attributes. The foods either fresh, dried, or ready to eat meals in the packages can be exposed to ionizing radiation for different purposes such as quarantine measures, control of sprouting and germination, shelf-life extension of perishable foods, delaying ripening and aging of fruits and vegetables, destruction of parasites and harmful pathogenic microorganisms. International trade of agricultural commodities opens the possibility of the movement of pests such as insects from country to country. The countries involve in this business have established laws and regulations, including international trade regulation of irradiated foods, in order to minimize the risk and trade barrier. The future of food irradiation is filled with promise although the needs for this technique relates to consumer acceptance. Consumers will grow to appreciate the technology for the lifesaving and good food availability. It should be kept in mind that irradiation is controlling contamination and it does not prevent it.

  2. Perkembangan perpustakaan berbasis komunitas : Studi kasus pada rumah cahaya, Melati taman baca dan Kedai baca Sanggar Barudak

    OpenAIRE

    Septiana, Ratri Indah

    2007-01-01

    (The Growth of Community-based Library: a case study of Rumah Cahaya, Melati taman baca and Kedai baca Sanggar Barudak.) The title of this study is "The Growth of Community-based Library: a case study of Rumah Cahaya, Melati taman baca and Kedai baca Sanggar Barudak". This thesis is focused on the existence of community-based libraries that have developed more and more in the last five years, even though the government has already established public libraries for the people. The goal of th...

  3. Peran Pembiayaan Baitul Maal Wat Tamwil Terhadap Perkembangan Usaha dan Peningkatan Kesejahteraan Anggotanya dari Sektor Mikro Pedagang Pasar Tradisional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitriani Prastiawati

    2016-06-01

    Full Text Available The growth and development of economic in Indonesia are not only from big cimpanies or multinationa, but the small business, micro business, and middle business have main problems in financial. To solve the problems, Baitul Maal Wat Tamwil (BMT comes to give the finance to the micro businessmen easily. The aim of this research was to khow the role of finance given by Baitul Maal Wat Tamwil towards the perception of business development and the welfare improving for the members of BMT from micro sector. The samples of the researches were 119 of the members of BMT finance whose jobs were sellers in traditional market in Bantul Regency. The data used for the research were primary data by distributing questionnaires. The data analysis employs Structural Equation Modelling (SEM. The results reveal that the BMT’s finance does not has significant influence towards the perception of business development and the welfare improving. However, the business growth has significant influence towards the perception of the wefare improving of the members.

  4. Status stunted dan hubungannya dengan perkembangan anak balita di wilayah pesisir Pantai Utara Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alina Hizni

    2010-03-01

    Conclusion: There was no association between stunted status and child development; however stunted status had greater risk for delay in language development, and risk factors dominantly affecting child development were occupation and education of mothers.

  5. PENGARUH KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF, CAPITAL ADEQUACY RATIO, DAN LOAN TO DEPOSIT RATIO TERHADAP PROFITABILITAS PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gede Putu Agus Jana Susila

    2017-12-01

    Full Text Available Lembaga Perkreditan Desa (LPD memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan lembaga keuangan lainnya, sehingga dalam operasionalnya perlu dilakukan pembinaan dan pengawasan. Dimana setiap LPD wajib menyampaikan laporan tentang hasil kegiatan, perkembangan dan likuiditas secara teratur setiap bulan  dan laporan tingkat kesehatan tiap tiga bulan kepada   pengawas,   Bank   Pembangunan   Daerah   Bali,   Pembina Lembaga Perkreditan Desa Kabupaten (PLPDK dan aparat (prajuru desa, sehingga diketahui perkembangan dari masing-masing LPD. Selain itu Pembina PLPDK juga berfungsi sebagai pembina teknis, pengembangan serta pelatihan bagi LPD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh temuan eksplanatif yang teruji tentang, (1 pengaruh KAP, CAR, dan  LDR secara simultan terhadap Profitabilitas pada LPD Kecamatan Banjar tahun 2015-2016, (2 pengaruh KAP, CAR, dan  LDR secara parsial terhadap Profitabilitas pada LPD Kecamatan Banjar tahun 2015-2016. Identifikasi variabel-variabel yang digunakan dalam model penelitian ini dikelompokkan menjadi dua yaitu variabel bebas (independent dan variabel terikat (dependent. Variabel bebasnya adalah KAP (X1, CAR (X2, dan LDR (X3 sedangkan Variabel terikatnya adalah Profitabilitas (Y. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan dilanjutkan pemilihan uji statistik yaitu: (1 uji asumsi klasik, dan (2 analisis regresi linear berganda. Tujuannya adalah menetapkan apakah variabel bebas mempunyai hubungan dengan variabel terikatnya, penetapan tingkat signifikasi dan diakhiri dengan penelitian dasar penarikan kesimpulan melalui penerimaan atau penolakan hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa, (1 Ada pengaruh yang positif dan signifikan secara simultan dari KAP (X1, CAR (X2, dan LDR (X3 terhadap profitabilitas (Y pada  Lembaga Perkreditan Desa Kecamatan Banjar Tahun 2015-2016; (2 Ada pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial dari KAP (X1, CAR (X2

  6. PERLUASAN JANGKAUAN PASAR PELAKU UKM SEPATU CIBADUYUT MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN INTERNET MARKETING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Icih Sukarsih

    2016-01-01

    Full Text Available Industri sepatu Cibaduyut sebagai salah satu UKM yang menjadi unggulan di Jawa Barat tak lepas dari permasalahan. Salah satu masalah yang dihadapi adalah pemasaran. Kurangnya akses pasar membuat sebagian besar pengrajin hanya memasarkan hasil produksinya dengan cara menunggu pesanan pengusaha. Perkembangan teknologi informasi, hsususnya internet sebagai media pemasaran online belum dimanfaatkan oleh sebagian besar pengrajin. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dan keterampilan para pengrajin tentang bagaimana pemanfaatan teknologi internet dalam pemasaran online.Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan yang dilakukan adalah melalui pelatihan dan pendampingan internet marketing. Pada tahap pelatihan peserta diberikan materi berupa teori dan praktek tentang internet marketing, dengan komposisi 20% teori dan 80% praktek. Untuk mengoptimalkan hasil dari kegiatan pelatihan, selanjutnya dilakukan pendampingan terhadap peserta untuk mengaplikasikan hasil dari kegiatan pelatihan.Hasil yang dicapai dari kegiatan pelatihan adalah adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang cukup tinggi dari para pengrajin sepatu Cibaduyut dalam membangun dan menjalankan internet marketing melalui facebook. Dengan meningkatnya kemampuan ini, semua peserta telah berhasil membangun dan menjalankan sistem pemasaran online melaui media social facebook sehingga jangkauan pasar para pengrajin sepatu Cibaduyut semakin luas.

  7. Inventarisasi Permasalahan Industri Keuangan Mikro Syariah (Studi Pada BMT di Kota dan Kabupaten Magelang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Kurniasih Pratiwi

    2015-06-01

    Full Text Available Baitul Maal wat Tamwil (BMT merupakan lembaga keuangan mikro yang berbasis syari’ah muncul dan mencoba menawarkan solusi bagi masyarakat untuk mengatasi permasalah yang dihadapi. BMT merupakan lembaga keuangan syariah berbadan hukum koperasi yang bisa dibilang paling sederhana. Keberadaan BMT diharapkan dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya. Di balik perkembangan BMT saat ini, baik dari sisi kuantitas maupun asset, terdapat berbagai permasalahan yang harus segera dicari solusinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan BMT di wilayah kota dan kabupaten Magelang. Penelitian ini adalah penelitian survey (field research, tepatnya survey eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini didesain untuk mengetahui permasalahan yang hadapi BMTBMT dengan menggunakan sumber data primer (wawancara dan data sekunder (referensi dan dokumentasi, dengan metode pengambilan sampel purposive random sampling, yaitu BMT yang tergabung dalam FORSILA sebagai sampelnya. Metode pengambilan data yang digunakan adalah observasi lapangan, wawancara (depth interview, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis untuk diambil simpulan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pengamatan dan penelaahan dokumen. Studi ini menemukan bahwa permasalahan yang dihadapi oleh BMT secara umum hampir sama, yaitu (1 permasalahan kelembagaan (2 Permasalahan sumber daya manusia (3 Permasalahan yang terkait dengan tingkat kepercayaan dan pemahaman masyarakat terhadap BMT.

  8. EFISIENSI ENERGI SMART HOME ( RUMAH PINTAR BERBASIS REMOTE RELAY DAN LDR (LIGHT DEPENDENT RESISTANT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Abdul Rozaq

    2017-04-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi saat ini sangat berkembang pesat, dan dapat dirasakan dalam dunia industri maupun masyarakat biasa.Dengan memanfaatkan teknologi yang ada sekarang salah satunya adalah remot relay sebagai alat untuk mengendalikan alat rumah tangga seperti lampu, pagar, pintu jendela dan sebagainya.Metode penelitian dalam penelitian ini adalah riset dan pengembangan. Rencana kerja dari alat ini adalah dengan menggunakan dua mode yaitu mode manual dan mode otomatis, dengan perincian cara pengendalian pada masing-masing beban. Pertama untuk lampu pada kondisi otomatis akan menggunakan LDR sehingga tidak perlumenyalakan lampu pada malam hari dan mematikan lampu pada siang hari. Pada kondisi manual pada tombol ditekan pertama untuk menyalakan lampu dan ditekan yang kedua akan mematikan lampu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat bekerja dengan baik, dimana untuk kondisi kendali otomatis, pada waktu kondisi siang maka lampu akan mati dan kondisi malam lampu menyala, kemudian untuk kondisi kendali manualnya, pada sistem ini dapat dilakukan kendali menggunakan remote sejauh 90 meter. Tingkat efisiensi dengan memanfaatkan sistem ini 53% lebih efisien dibandingkan dengan tidak memanfaatkan sistem smart home.

  9. Pemanfaatan Web E-Commerce untuk Meningkatkan Strategi Pemasaran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hani Atun Mumtahana

    2017-06-01

    Full Text Available UMKM merupakan salah satu usaha Mikoro yang memberdayakan Industri Rumahan. UMKM Indonesia meemiliki kontribusi sebersar 15.8% terhadap rantai pasok produksi global di tingkat Asean. Perkembangan UMKM dari tahun ke tahun dipengaruhi dengan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Sistem Informasi. E-commerce merupakan salah satu teknologi yang mendukung perkembangan UMKM dan perdagangan saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang pemanfaatan Teknologi E-Commerce dalam peningkatan strategi pemasaran produksi. Teknologi E-commerce dibangun dengan mengunakan aplikasi berbasis webside, sehingga para pelaku usaha dapat mempromosikan hasil usaha dengan mudah. Sasaran utama pemanfaatan Teknolohi E-commerce ini adalah UMKM Industri Kerajinan Kulit di  Magetan. Dari hasil uji coba dan evaluasi yang dilakukan pada Koperasi Mahasiswa STT Dharma Iswara Madiun, menunjukkan bahwa dengan memanfaatkan Teknologi E-commerce memenuhi strategi pemasaran produk yang dapat berdampak pada peningkatan pendapatan.

  10. ESTETISISME DAN DILEMA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM IKLAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moeljadi Pranata

    2001-01-01

    Full Text Available The development in women%5C%27s role is constructed by ads%5C%27 aestheticism and women%5C%27s attitude. Aestheticism provokes bad taste advertisement reducing woman as a mere biological object. Capitalistic system and structure has encouraged women to compete in social arena and subordination of women by men as well as conflicts among women. The empowerment of women%5C%27s role in ads can be achieved by generating the awareness on women not to part in stereotype establishing which inflicts women%5C%27s esteem. Further%2C law enforcement is required to control bad taste advertising. Abstract in Bahasa Indonesia : Perkembangan peran perempuan disebabkan oleh estetisisme iklan dan sikap perempuan sendiri. Estetisisme menyebabkan bad taste advertisement yang mereduksi perempuan sebatas mahluk biologis semata. Sistim dan struktur kapitalistik telah mendorong perempuan berkompetisi dalam arena sosial yang sekaligus menjadi ajang subordinasi perempuan oleh laki-laki serta ajang konflik antar perempuan. Pemberdayaan peran perempuan dalam iklan dapat dilakukan dengan gerakan penyadaran kepada perempuan agar tidak larut dalam proses pemapanan stereotipe yang merugikan perempuan. Selain itu%2C penegakan supremasi hukum perlu dilakukan untuk mengendalikan bad taste advertising. advertisment%2C+aestheticism%2C+empowerment%2C+women.

  11. Kesesuaian Pilihan Konsep Bisnis, Operasionalisasi Kegiatan dan Penelitian dalam Pemasaran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Albari Albari

    2014-06-01

    Full Text Available AbstractThere are many differences of opinion between the experts from other scholars when they view the development of marketing discipline although they have different backgrounds competence. But that differences of opinion helped the development of the marketing discipline is faster. This article does not attempt to enliven the debate, but rather provides another discourse by pointing out the need for better harmonization between business concepts with the operationalization of the marketing aspects, including the option of the research approach, both in the context of the development of science as well as linkages with marketing applications.Keywords: business concept, operational activities, marketing researchAbstrakPerkembangan disiplin ilmu pemasaran banyak dijumpai adanya perbedaan pendapat antara satu ahli dengan ahli yang lain, meskipun dengan latarbelakang kompetensi ilmu yang berbeda. Namun waktu juga mencatat bahwa perbedaan pendapat tersebut justru membantu perkembangan disiplin pemasaran lebih cepat dan kaya. Artikel ini tidak mencoba meramaikan perdebatan tersebut, tetapi justru memberikan wacana lain dengan menunjukkan perlunya adanya keselarasan antara konsep bisnis dengan operasionalisasi aspek-aspek pemasaran yang lain, termasuk untuk menetapkan pilihan pendekatan penelitian, baik dalam konteks pengembangan ilmu maupun keterkaitan dengan aplikasi pemasarannya.Kata Kunci: konsep bisnis, operasionalisasi kegiatan, penelitian pemasaran

  12. PREDIKSI CHURN DAN SEGMENTASI PELANGGAN MENGGUNAKAN BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK BERBASIS EVOLUTION STRATEGIES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junta Zeniarja

    2015-05-01

    Full Text Available Pelanggan merupakan bagian penting dalam memastikan keunggulan dan kelangsungan hidup perusahaan. Oleh karena itu perlu untuk memiliki sistem manajemen untuk memastikan pelanggan tetap setia dan tidak pindah ke pesaing lain, yang dikenal sebagai manajemen churn. Prediksi churn pelanggan adalah bagian dari manajemen churn, yang memprediksi perilaku pelanggan dengan klasifikasi pelanggan setia dan mana yang cenderung pindah ke kompetitor lain. Keakuratan prediksi ini mutlak diperlukan karena tingginya tingkat migrasi pelanggan ke perusahaan pesaing. Hal ini penting karena biaya yang digunakan untuk meraih pelanggan baru jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mempertahankan loyalitas pelanggan yang sudah ada. Meskipun banyak studi tentang prediksi churn pelanggan yang telah dilakukan, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk meningkatkan akurasi prediksi. Penelitian ini akan membahas penggunaan teknik data mining Backpropagation Neural Network (BPNN in hybrid dengan Strategi Evolution (ES untuk atribut bobot. Validasi model dilakukan dengan menggunakan validasi Palang 10-Fold dan evaluasi pengukuran dilakukan dengan menggunakan matriks kebingungan dan Area bawah ROC Curve (AUC. Hasil percobaan menunjukkan bahwa hibrida BPNN dengan ES mencapai kinerja yang lebih baik daripada Basic BPNN. Kata kunci: data mining, churn, prediksi, backpropagation neural network, strategi evolusi.

  13. Implementasi Encoder dan Decoder Cyclic Redundancy Check Pada TMS320C6416T

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Grace Natalia

    2014-03-01

    Full Text Available CRC merupakan metode yang paling populer digunakan saat ini karena kemampuanya paling baik dalam mendeteksi error. Pada Tugas Akhir ini memaparkan bagaimana CRC diimplementasikan pada TMS320C6416T. Evaluasi yang akan diteliti yaitu kinerja proses encoder dan decoder CRC sebagai fungsi Eb/No dari error per blok melalui kanal ideal AWGN  dengan modulasi BPSK serta melihat seberapa besar kemampuan CRC dalam mendeteksi kesalahan. Pengujian yang dilakukan melalui simulink matlab dan implementasi secara real ke dalam TMS320C6416T.  Adapun kode CRC yang dipilih yaitu CRC-8 dan CRC-16 dimana pada implementasi pada TMS dilakukan pengiriman sebesar 100.000 bit dalam 12.500 frame.  Hasil pengujian yang diperoleh yaitu jumlah error yang dideteksi pada CRC-8 rata-rata jumlah error adalah 2.750 frame dan rata-rata jumlah error bit informasi  1.957 bit. Sedangkan untuk CRC-16  rata-rata jumlah error adalah 3.520 frame dan rata-rata jumlah error per bit informasi yaitu 1.971 bit. Dari pengujian membuktikan bahwa kemampuan CRC-16 dalam menjaga keamanan data bit informasi jauh lebih baik dibandingkan dengan CRC-8.

  14. PERKEMBANGAN PERIKANAN CUMI–CUMI DI SENTRA PENDARATAN IKAN UTARA PULAU JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suherman Banon Atmaja

    2016-04-01

    Full Text Available Studi pendahuluan tentang perikanan cumi-cumi yang berasal dari kapal purse seine telah dilakukan di sentra pendaratan ikan utara Pulau Jawa.  Setelah deplesi stok ikan pelagis di Laut Jawa, pada perikanan purse seine semi industri peralihan spesies target dan diversifikasi usaha penangkapan merupakan strategi dan respon adaptif pengusaha (pemilik kapal dan nelayan terhadap perubahan dalam kelimpahan sumber daya, kondisi lingkungan dan hambatan peraturan. Berdasarkan atas data kapal keluar–masuk di PPS Nizam Zachman Jakarta dan data sistem pemantauan kapal (VMS, vessel monitoring system menunjukkan daerah penangkapan menyebar ke 5 wilayah pengelolaan perikanan, yaitu WPP 712 Laut Jawa, WPP 572 Samudera Hindia, WPP 711 Selat Karimata dan Laut Cina Selatan, WPP 714 Selat Makassar dan Laut Flores, WPP 718 Laut Aru dan Laut Arafuru.  Rata–rata hari operasi di Laut Jawa dan Selat Karimata berkisar 40-110 hari, sedangkan rata–rata hari operasi di Laut Aru dan Laut Arafuru berkisar 126-253 hari. Perubahan kapal purse seine menjadi kapal cumi-cumi menunjukkan sinyal yang nyata mengenai terjadinya penurunan biomassa ikan-ikan tertentu dan kenaikan kelimpahan ikan lainnya.   This paper presents a preliminary study of the squid fishery originally come from purse seiners in center of fish landing at Northern of Java Island.  After depletion of pelagic fish stocks in the Java Sea, shift target species and fishing effort diversification of semi-industrial purse seine fishery is a strategy and an adaptive response of enterpreneur (owner’s and fishermen to changes in the abundance of the resources, environmental conditions and regulatory barriers.  Based on data entry–exit vessel in landing sites of Nizam Zachman Jakarta and VMS data showed that the fishing ground spreaded to five fisheries management areas, i.e., FMA 712 Java Sea, FMA 572 Indian Ocean, FMA 711 Karimata Strait and South China Sea, FMA 714 Macassar Strait and Flores Sea, FMA 718

  15. Kemampuan Guru PAI dalam Merencanakan dan Melaksanakan Penilaian Autentik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulpah Sya’idah

    2016-07-01

    Full Text Available In conducting the assessment in accordance with the 2013 curriculum, a teacher is required to apply an authentic assessment in accordance with the Standards of Assessment. Teachers are also required to have the ability to make conformity between assessment techniques and assessment instruments which are the requirements of instruments that have been set in Permendikbud No. 66 of 2013. However, in fact teachers are difficult to make assessment instruments tailored to the form of assessment. This study aims to understand more about the ability of PAI teachers in conducting learning evaluation through non-test assessment (authentic assessment. In this study, researchers used qualitative research with case study research. The data collection techniques through interviews and documentation. The result of this research shows that PAI teacher in SMA 53 Jakarta has understood in doing authentic assessment planning through learning implementation plan (RPP. As for carrying out authentic assessment actually PAI teacher in SMA 53 Jakarta has been able, just because of lack of self motivation or work ethic in teacher to do pedagogic competence, and also professional attitude especially in doing assessment or evaluation. Keywords: Authentic Assessment, Master's Ability. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih dalam tentang kemampuan guru PAI dalam melakukan evaluasi pembelajaran melalui penilaian non tes (penilaian autentik. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian yang bersifat kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus.  Adapun teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa guru PAI di SMA Negeri 53 Jakarta sudah paham dalam melakukan perencanaan penilaian autentik melalui rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP. Adapun dalam melaksanakan penilaian autentik sebenarnya guru PAI di SMA Negeri 53 Jakarta telah mampu, hanya karena kurangnya motivasi diri atau etos kerja dalam diri

  16. Penerapan Batas Ramp-Rate dengan Menggunakan Kombinasi Metode FDP (Forward Dynamic Programming dan QP (Quadratic Programming Pada Unit Commitment-Economic Dispatch

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Fahmi Andriyanto

    2017-01-01

    Full Text Available Kebutuhan akan energi listrik terus menigkat seiring dengan perkembangan teknologi. meningkatnya beban listrik ini harus diimbangi dengan penambahan daya yang dibangkitkan. Hal ini sangat berpengaruh pada penjadwalan unit pembangkit yang harus ditentukan dengan baik agar didapatkan pembangkitan yang optimal. Pada Tugas Akhir ini mengambil topik mengenai unit commitment dan economic dispatch dengan mempertimbangkan nilai dari batasan generator (ramp-rate. Metode yang digunakan adalah complete enumeration dengan forward dynamic programming pada unit commitment dan quadratic programming pada economic dispatch. Metode - metode tersebut diterapkan dalam pemrograman matlab sehingga dapat dijadikan suatu program perhitungan unit commitment dan economic dispatch dengan mempertimbangkan nilai batasan ramp-rate. Dengan metode tersebut, diharapkan permasalahan penjadwalan unit pembangkit dapat terselesaikan dengan baik dan optimal sehingga memperoleh total biaya pembangkitan yang ekonomis.

  17. Karakteristik dan Aktivitas Antioksidan Sabun Padat Transparan yang Diperkaya dengan Ekstrak Kasar Karotenoid Chlorella pyrenoidosa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wayan Agustini

    2017-06-01

    Full Text Available Sabun berfungsi membersihkan kulit, tidak merusak kulit serta mampu melindungi kulit dari efek radikal bebas. Senyawa yang mampu menangkal radikal bebas adalah antioksidan yang antara lain bersumber dari Chlorella pyrenoidosa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak kasar karotenoid C. pyrenoidosa yang diformulasikan pada sabun padat transparan dan karakteristik sabun yang dihasilkan. Konsentrasi ekstrak kasar karotenoid yang digunakan adalah 5%, 10% dan 15%. Sabun padat transparan dibuat dengan metode setengah panas (semi-boiled. Evaluasi sediaan meliputi warna, kekerasan sabun, pH, kadar air, asam lemak bebas, lemak tidak tersabunkan, aktivitas antioksidan dan daya stabilitas sabun pada penyimpanan suhu 25-30 °C dan 60 °C selama 3 minggu. Hasil studi menunjukkan bahwa sabun padat transparan yang mengandung ekstrak kasar karotenoid sebanyak 5%, 10%, dan 15% memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 berturut-turut sebesar 66,42 µg/ml,              59,18 µg/ml, dan 10,21 µg/ml. Sabun padat transparan dengan kandungan ekstrak kasar karotenoid sebanyak 5% berwarna kuning neon carrot, ekstrak 10% berwarna kuning pizzaz dan ekstrak 15% berwarna kuning pumpkin. Seluruh sabun beraroma lemongrass. Sabun padat transparan memiliki nilai pH sebesar 9,31-10,47, kadar air 14,45-16,28%, kekerasan sabun 1,40-1,81 mm/detik, jumlah asam lemak bebas 0,42-0,68% dan lemak tidak tersabunkan 1,79-1,84%. Berdasarkan hasil uji stabilitas, sabun tahan disimpan dalam suhu kamar selama 2 tahun, karena sabun relatif stabil pada penyimpanan suhu 60 °C selama 3 minggu.

  18. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP DENGAN METODE INKUIRI PADA PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hilman Hilman

    2015-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran matematika dengan metode inkuiri pada persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, dengan kriteria valid, praktis, dan efektif ditinjau dari prestasi dan kepercayaan diri siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan diadaptasi dari model pengembangan Reiser & Dempsey. Pengembangan terdiri dari lima tahap yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus, RPP, LAS, dan tes ulangan harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Kevalidan produk pengembangan ditentukan oleh validasi ahli, kepraktisan produk pengem-bangan ditentukan oleh penilaian guru, dan siswa, sedangkan keefektifan produk pengembangan ditinjau dari prestasi dan kepercayaan diri siswa. Prestasi yang dicapai siswa mencapai rata-rata 76,94 melampaui KKM yakni 70, sedangkan kepercayaan diri siswa dari 55,88% menjadi 82,35% pada kategori minimal baik. Kata Kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, inkuiri   DEVELOPING LEARNING MATERIALS MATHEMATICS WITH INQUIRY METHOD FOR EQUATIONS LINEAR AND INEQUALITY OF ONE VARIABLE Abstract The aim of this study produces mathematics instructional materials, on linear equations and inequalities one variable with inquiry methods that valid, practical, and effective criteria in terms of student achievement and self-confidence. This study is developmental research. It is adapted from Reiser & Dempsey models. The research through several phases: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instructional materials is consists of syllabi, lesson plans, student sheet activity, and daily tests. The results showed that is the valid criteria valid, practical, and effective. Validity of development product is determined by the expert validation, the practicality is determined by

  19. PENYELANGGARAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT PROFESI MANAJER KOPERASI JASA KEUANGAN (KJK DI LEMBAGA DIKLAT PROFESI (LDP KOPERASI KUSUMA UTAMA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurfitriyana Nurfitriyana

    2016-02-01

    Full Text Available Pendidikan dan pelatihan (Diklat bagi Manajer Koperasi Jasa Keuangan (KJK dilakukan sebagai upaya mencapai sasaran kompetensi yang telah di tentukan. Fokus penelitian adalah analisis kebutuhan Diklat, Pelaksanaan, dan Evaluasi Diklat di Lembaga Diklat Profesi (LDP Koperasi Kusuma Utama Semarang. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini adalah model analisis yang dikembangkan oleh Miler dan Huberman bahwa analisis data kualitatif dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data mencangkup pengumpulan data, Reduksi data, Penyajian data dan penarikan kesimpulan (verivikasi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1 Analisis Kebutuhan Diklat di Lembaga Diklat Profesi (LDP Koperasi Kusuma Utama Semarang didasarkan pada analisis pengembangan karir bagi peserta, adanya kepentingan perbaikan kinerja manajerial Koperasi Jasa Keuangan (KJK dan memperkecil kesenjangan antara jumlah koperasi dan jumlah manajer yang kompeten sebagai pengelola Koperasi Jasa Keuangan (KJK. 2 Pelaksanaan Diklat menggunakan tiga strategi Diklat diantaranya membimbing (assist, memandu (guide dan mendampingi (escort pada Diklat In class maupun Diklat E-Learning. Strategi diterapkan dengan metode pembelajaran konvensional, diskusi, simulasi, kerja praktek, dan demonstrasi serta belajar mandiri. 3 Evaluasi dilakukan dengan melihat hasil prestasi peserta di masing-masing unit kompetensi yang telah diuji. Training for managers of credit union was done in an effort to achieve the goal of competence that has been set. The research focus is training needs analysis, implementation, and training evaluation by Lembaga Diklat Profesi (LDP Koperasi Kusuma Utama Semarang. This research approach is qualitative, the data obtained through observation, interviews and documentation. Analysis of the data in this research using analysis model developed by Miler and Huberman: Qualitative data analysis

  20. Pemanfaatan Citra Multi-Functional Transport Satellite untuk Estimasi Petir di Wilayah Bandara Soekarno Hatta Cengkareng dan Juanda Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Defri Mandoza

    2016-10-01

    Full Text Available Indonesia merupakan wilayah tropis yang memiliki jumlah kejadian petir yang cukup tinggi dan memiliki resiko yang tinggi terhadap bencana yang disebabkan oleh petir. Oleh karena itu informasi yang tepat dan akurat tentang terjadinya petir sangat dibutuhkan oleh masyarakat khususnya pengguna transportasi udara. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengolahan pada data citra satelit MTSAT dan memanfaatkannya sebagai parameter untuk mengestimasi petir. Dalam menentukan seberapa kuat hubungan SPA terhadap intensitas petir harian digunakan metode korelasi dan untuk menentukan nilai threshold SPA menggunakan data SPA minimum dan SPA rata-rata dari seluruh data SPA yang diolah pada saat terjadi petir. Metode statistik Critical Succes Index (CSI, False Alarm Rate (FAR, Probability of Detection (POD dan Percent Correct (PC, digunakan dalam mengevaluasi tingkat akurasi estimasi petir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan nilai SPA terhadap jumlah petir adalah cukup kuat, yaitu semakin rendah nilai SPA maka jumlah petir cenderung semakin meningkat. Pengolahan data SPA menghasilkan nilai threshold SPA untuk estimasi petir sebesar -41oC dan -67oC. Evaluasi estimasi petir menggunakan threshold SPA -41oC dan -67oC menghasilkan akurasi masing-masing sebesar 32% dan 65%. Tingkat akurasi estimasi petir menggunakan threshold SPA -67oC lebih tinggi dibandingkan menggunakan threshold SPA -41 oC. Berdasarkan hasil penelitian inidiketahui bahwa petir hanya terjadi pada nilai SPA yang lebih rendah dari -41oC, dan petir yang paling banyak terjadi adalah pada nilai SPA dalam rentang -65oC s/d -80oC

  1. Perkambangan Agama dan Moral yang tidak Tercapai pada AUD: Studi Kasus di Kelas A1 TK Masyitoh nDasari Budi Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Tanfidiyah

    2017-11-01

    Full Text Available This research discuss religion and moral development of students of kindergarten in TK A nDasari Budi Krapyak Yogyakarta. This research is descriptive qualitative. The data is acquired from interview, observation, and another data collecting which is support this research. The result of this research is (1 Religion and moral development development which are not achieved by student of kindergarten in class A1 TK Masyitoh nDasari Budi Yogykarta, they are: only knowing religion and God trough song, they do not accustom to have worshipping activities, they have not understood what is good attitude, they have not been able to defferentiate between good attitude and bad attitude, and they have not know much about religious ritual but they have not known Islamic day celebrations; and they not known about the other religions. (2 They need to be given knowledge about children education and increasing affection and togetherness.  Abstrak Penelitian ini membahas tentang perkembangan agama dan moral pada anak usia dini di TK A nDasari Budi Krapyak Yogyakarta. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari wawancara, observasi, dan pengumpulan data-data yang mendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 Perkembangan agama dan moral yang tidak tercapai pada AUD di kelas TK A1 Masyitoh nDasari Budi Yogyakarta diantaranya mengetahui agama dan Tuhanya lewat menyanyi, tidak membiasakan diri beribadah, belum memahami perilaku mulia, belum dapat membedakan perilaku yang baik dan buruk, dan sedikit sekali mengenal ritual kegamaan dan belum mengenal hari besar Islam; serta belum mengetahui agama orang lain. (2 perlu pengetahuan pemberikan tentang pendidikan anak dan meningkatkan kasih sayang serta kebersamaan dengan anak-anak.

  2. Ekonomi Politik Penyelesaian Konflik Batas Daerah Antara Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Firmansyah

    2014-05-01

    Full Text Available Batas daerah menjadi isu yang sangat penting sejak era otonomi daerah berlangsung di Indonesia. Pemerintah daerah menjadi terdorong untuk mengetahui secara pasti batas-batas wilayah kewenangannya terutama yang memiliki potensi sumber daya yang mendukung pendapatan asli daerah dalam menjalankan otonomi daerah. Konflik batas daerah mengacu pada konflik yang terjadi antara pemerintah daerah pada tingkatan yang sama dalam rangka perebutan batas daerah. Konflik batas daerah antara Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon sudah berlangsung sejak tahun 1988. Berlarut-larutnya penyelesaian konflik batas daerah ini berkaitan dengan ekonomi politik yang ada di tujuh titik batas yang masih disengketakan. Permasalahan yang diteliti adalah asal mula/titik pangkal terjadinya konflik batas daerah dan perkembangan penyelesaian konflik batas daerah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan analisis data yang yang digunakan adalah model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lamanya penyelesaian konflik antara Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon disebabkan oleh faktor sumber daya khususnya aspek ekonomi di tujuh titik batas daerah yang disengketakan. Pada dasarnya asal mula/titik pangkal terjadinya konflik batas daerah ini disebabkan oleh perbedaan penafsiran pembentukan kota/kabupaten, undang-undang pembentukan kota/kabupaten yang tidak mencantumkan batas-batas daerahnya, kebijakan pelurusan sungai, perbedaan peta dasar acuan, tidak ada koordinasi antardaerah, ketiadaan regenerasi kepemimpinan yang baik, dan pengaruh pembangunan DKI Jakarta. Konflik menjadi rumit karena dipengaruhi beberapa faktor yaitu kepentingan, kebijakan, dan kelembagaan.

  3. Studi Eksperimen dan Numerik Pengaruh Penambahan Vortex Generator pada Airfoil NASA LS-0417

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulul Azmi

    2017-03-01

    Full Text Available Separasi boundary layer merupakan fenomena penting yang mempengaruhi performansi airfoil. Salah satu upaya untuk menunda atau menghilangkan separasi aliran adalah meningkatkan momentum fluida untuk melawan adverse pressure dan tegangan geser permukaan. Hal ini mengakibatkan separasi aliran akan tertunda lebih ke belakang. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan penambahan turbulent generator pada upper surface airfoil. Vortex generator (VG merupakan salah satu jenis turbulent generator yang dapat mempercepat transisi dari laminar boundary layer menjadi turbulent boundary layer. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak penempatan dan ketinggian VG terhadap perkembangan turbulent boundary layer sehingga dapat meningkatkan performansi airfoil. Penelitian ini dilakukan dengan eksperimen dan numerik pada Re = 1.41x105 dengan angle of attack 16°. Benda uji yang digunakan adalah airfoil NASA LS-0417 dengan dan tanpa VG. Variasi jarak penempatan dan ketinggian VG yaitu x/c = 0.1; 0.2; 0.3; 0.4 (h = 1 mm; 3 mm; 5 mm. Hasil yang didapatkan adalah variasi vortex generator paling optimal adalah vortex generator dengan x/c = 0.3 dan h = 1 mm dimana Nilai CL/CD mengalami kenaikan sebesar 14.337%.

  4. Metamorfosis Kebudayaan (Sebuah Tinjauan Media Televisi dan Budaya Kekerasan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prayanto Widyo Harsanto

    2009-01-01

    Full Text Available Culture and communication media cannot be separated one from another, because culture does not only determine who is talking, but also determine about what and how the communication takes place. Culture, in this case, takes a role in determining how the messages are received and meanings are conveyed. The plenty of (visual mass communication media have succeeded in affirming that globalism has occured everywhere including in Indonesia as a developing country. Television is one sort of mass communication media produced by a long process of human culture development. The intended development is improvement in technological field, specifically in communication and information technology that revolutionize communication techniques. The television mass media have the most powerful effect towards society concerning imitation. Various television programs, especially those that contain violence factors, the violence that is watched by children may stimulate them doing crime in their adulthood. This is because there is a strong relationship between violence on television with factual life. This is a characteristic of media culture that is a kind of visualization culture which can be imitated and followed by anyone. Abstract in Bahasa Indonesia: Budaya dan media komunikasi tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya, sebab kebudayaan tidak hanya menentukan siapa yang berbicara, tetapi tentang apa dan bagaimana komunikasi itu berlangsung. Kebudayaan dalam hal ini ikut menentukan bagaimana pesan-pesan ditangkap dan makna-makna disampaikan. Gencarnya media komunikasi massa (visual telah berhasil mengukuhkan bahwa globalisme telah terjadi di mana-mana termasuk Indonesia sebagai negara berkembang. Televisi merupakan salah satu jenis media komunikasi massa hasil dari suatu proses perkembangan budaya manusia yang panjang. Perkembangan yang dimaksud adalah kemajuan dalam bidang teknologi, khususnya teknologi komunikasi dan informasi yang merevolusi teknik

  5. Pengaruh Online Customer Review dan Rating Terhadap Kepercayaan dan Minat Pembelian pada Online Marketplace di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Farki

    2017-01-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi telah membuat pergeseran perilaku berbelanja pelanggan dari offline ke online di seluruh dunia termasuk Indonesia, salah satunya ditandai dengan pertumbuhan e-commerce di seluruh dunia yang sedang mengalami peningkatan yang signifikan. Salah satu fitur yang terdapat pada online shop, Online Customer Review (OCR baru-baru ini mendapat perhatian yang cukup besar, baik dalam komunitas akademis maupun bisnis pada hubungannya dengan minat pembelian pelanggan. OCR dianggap merupakan salah satu faktor yang cukup penting dalam memengaruhi kepercayaan maupun minat pembelian pelanggan. Penelitian sebelumnya membuktikan bahwa OCR memiliki pengaruh terhadap minat pembelian pelanggan di online shop. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak OCR pada online marketplace di Indonesia dengan menambahkan variabel baru yaitu rating. Penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM dengan 313 responden dikumpulkan dari pengguna internet yang pernah berbelanja di online marketplace. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah OCR baik review maupun rating terbukti memiliki hubungan terhadap minat pembelian pelanggan dan menjadi salah satu fitur yang penting, namun bukan faktor yang menyebabkan meningkatnya kepercayaan pelanggan. Oleh karena itu perusahaan online marketplace harus menjadikan review dan rating sebagai salah satu tools marketing utama yang dapat meningkatkan pendapatan perusahaan.

  6. Interkoneksi Sufi Klasik Dan Kontemporer (Mengenal Sufisme Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitryadi Hi. Yusub

    2017-07-01

    Full Text Available Tulisan ini akan membahas tentang, “sufisme“Mengenal sufi Islam Tanpa Batas”. Sufisme merupakan salah satu bagian daripengkajian Tasauf,paham ini didasarkan pada asumsi bahwa praktik-praktik dijalankan para penganutnya yang telah “dirumuskan” oleh kaum muslim terdahulu, yaitu para sahabat nabi saw,serta para tabiin, sebagaimana halnya orang-orang yang hidup setelah itu, dikonsepkan sebagai jalan menuju titik kebenaran. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa: Pertama, Sufisme merupakan salah satu warisan ilmu pengetahuan Islam yang penting untuk di pelihara, dijaga serta mampu diperhatikan oleh umat Islam.Kedua, Perkembangan tarekat sufisme mengalami kemajuan, seiring dengan perkembangan waktu dari satu masa ke suatu zaman berikutnya. Sehingga menepis anggapan yang menganggap bahwa para sufi dan tarekatnya tidak akan mengalami perkembangan seiring dengan terjadinya modernisasi dan industrilisasi.Ketiga, Pengikut sufi memiliki ajaran yang sangat penting bagi pencarian ketenangan hati, yang disebut dengan uzlah. Uzlah atau pengasingan diri dari pergaulan masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Allah. Kata kunci: Sufisme, Tasauf, Islam   Abstract   This paper will discuss about SUFISM, "know the Sufis of Islam without borders". Sufism is one part of the study of Tasauf, this doctrine is based on the assumption that the practices executed her followers that have been "reformulated" by Muslims earlier, that the companions of the Prophet, as well as the taabi'een, as well as those who live after that, conceptualised as the way to point out the truth. This study aims to discover: Recognize the concept of Sufism Get to know the characters of traditional Sufi Thought and His congregation. The results of this study indicate that: Sufism is one legacy of Islamic science that is important to observe, guarded as well as being able to be noticed by the Muslims. the development of Sufism progress, along with the development of one period of time to

  7. Kadar Hemoglobin dan Kecerdasan Intelektual Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuni Kusmiyati

    2013-10-01

    Full Text Available Kualitas sumber daya manusia dipengaruhi oleh inteligensi anak. Skor kecerdasan intelektual yang tidak menetap pada usia tertentu dapat berubah karena faktor genetik, gizi, dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kadar hemoglobin dengan kecerdasan intelektual anak. Penelitian observasional dengan desain potong lintang ini dilakukan pada populasi siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri Giwangan Yogyakarta, tahun 2013. Penarikan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling terhadap 37 sampel siswa. Instrumen untuk mengukur kecerdasan intelektual dengan Cultural Fair Intelligence Quotient Test yang dirancang untuk meminimalkan pengaruh kultural dengan memperhatikan prosedur evaluasi, instruksi, konten isi, dan respons peserta. Tes dilakukan oleh Biro Psikologi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, kadar hemoglobin diukur menggunakan Portable Hemoglobin Digital Analyzer Easy Touch secara digital.Variabel luar indeks massa tubuh diukur langsung menggunakan parameter tinggi badan dan berat badan. Analisis menggunakan uji regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan indeks massa tubuh tidak berhubungan dengan kecerdasan intelektual (nilai p = 0,052. Anemia berhubungan cukup dengan kecerdasan anak (r = 0,491 dan berpola positif, semakin tinggi kadar hemoglobin semakin tinggi kecerdasan intelektual anak. Nilai koefisien determinasi 0,241 menerangkan bahwa 24,1% variasi anemia cukup baik untuk menjelaskan variabel kecerdasan intelektual. Ada hubungan antara kadar hemoglobin dengan kecerdasan intelektual (nilai p = 0,002. Quality of human resources is influenced by the child’s intelligent. Intelligence Quotient (IQ score will not settle at a certain age and can change due to genetic factors, nutrition, and the environment. The objective is known relationship of anemia with IQ to child. Method of observational study with cross sectional design. Population are students of class VI elementary school of Giwangan Yogyakarta in

  8. SAFETY DAN SANITASI DI AREA KITCHEN AMAROOSSA HOTEL BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chandra Rizki Yano Putra

    2016-05-01

    Full Text Available Abstrac - In the tourism industry sectors of the hospitality industry is engaged in services, very influential on the development of tourism. Hotels are required to provide satisfaction to both guests of the facilities provided to meet the needs of guests. The hotel must be able to create a comfortable atmosphere for guests, one way to improve safety and sanitation in all department. This observation examines the main problems, namely: "How is safety and sanitation in the kitchen area, what is the procedure to clean kitchen areas, wash your food how procedures and equipment in the kitchen, and whatever obstacles that occur during operations in the kitchen". The method used in this thesis is "Descriptive Method". Data collection techniques used by direct observation to the object of research, conduct interviews with employees Amaroossa Hotel Bandung kitchen, equipped with library research to obtain theoretical data as a basis for discussion. The results of this observation that the state of safety and sanitation of kitchen area has not met the requirements of safety and sanitation. Cleaning the kitchen area has been going well, but spacious kitchen is limited. Washing equipment and food ingredients not meet safety and sanitation that is using the sink in the same place for washing. Operational constraints in a narrow kitchen space and limited washing tubs and equipment. . Keyword: Safety, Health, Kitchen   Abstrak - Dalam industri kepariwisataan, perhotelan merupakan sektor industri yang bergerak dalam bidang jasa dan sangat berpengaruh terhadap perkembangan kepariwisataan. Hotel dituntut dapat memberikan kepuasan kepada tamu baik dari fasilitas yang disediakan dalam memenuhi kebutuhan tamu. Pihak hotel harus mampu menciptakan suasana yang nyaman untuk tamu, salah satu caranya meningkatkan safety dan sanitasi pada semua department. Penelitian ini mengkaji permasalahan pokok yaitu: “Bagaimana safety dan sanitasi di area kitchen, bagaimana

  9. Faktor-Faktor Internal Penghambat Keefektifan Pelaksanaan Supervisi Bimbingan dan Konseling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Khoiru Reza

    2015-12-01

    Full Text Available Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan penelitian terdahulu disertai data hasil wawancara yang menunjukkan supervisi bimbingan dan konseling di SMA belum efektif. Tujuan penelitian ini adalah Memperoleh informasi secara objektif, mendalam, dan menyeluruh mengenai pengelolaan dan faktor internal penghambat keefektifan pelaksanaan supervisi bimbingan dan konseling di SMA Kesatrian 1 Semarang tahun 2014/2015.  Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif, dengan lokasi penelitian adalah SMA Kesatrian 1 Semarang. Subjek penelitian dan informan dalam penelitian ini adalah pengawas, guru bimbingan dan konseling, kepala sekolah SMA Kesatrian 1 Semarang, serta koordinator pengawas Kota Semarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif oleh Miles dan Huberman. Pengujian kebasahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil analisis data penelitian menunjukkan pengelolaan supervisi bimbingan dan konseling di SMA Kesatrian 1 Semarang pada bagian perencanaan, sekolah tidak terlibat sebagai sumber data penyusunan program, pada bagian pelaksanaan supervisi bersifat insidental, dan bagian evaluasi dan tindak lanjut belum terlaksana. Faktor internal penghambat pelaksanaan supervisi bimbingan dan konseling di SMA Kesatrian 1 Semarang adalah motivasi dan komitmen yang relatif rendah. This study is based on the previous study and interview result that shows ineffectiveness of guidance and counseling sepervision in high school. The purpose of this study is to collect information objectively, profoundly, and thoroughly about the management of guidance and counseling supervision at SMA Kesatrian 1 Semarang and the internal factors that obstruct it. This study belongs to descriptive qualitative study that took place in SMA Kesatrian 1 Semarang. The subject and informants of this study were the supervisor, the guidance and

  10. Transformasi Fungsi Komunikator dan Fungsi Konstruksi Akun Facebook Presiden SBY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F. X. Lilik Dwi Mardjianto

    2013-12-01

    Full Text Available Abstract: New media in a form of social media has grown rapidly nowadays. The growth of social media is supported by technological advances connected people around the world. They are connected to each other and easily exchange messages. The transformation has finally weakened the media itself. This is a concept paper combining two methodoloies, namely literature review and content analysis of Presiden Yudhoyono’s Facebook account. This paper reveals that public connectedness within digital era has brought back the media to its original function; media that has only message distribution function, without having message construction function.   Abstrak: Media baru dalam bentuk media sosial berkembang begitu pesat. Perkembangan yang didukung dengan kemajuan teknologi tersebut telah menciptakan keterhubungan antar orang. Publik terhubung satu dengan yang lain dan saling bertukar pesan. Transformasi peran dan fungsi audiens akibat kemunculan media sosial itu berpotensi mendegradasi fungsi media. Makalah ini adalah makalah konseptual yang menggabungkan dua metodologi, yaitu studi pustaka dan analisis isi sederhana terhadap akun Facebook Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Makalah ini mengungkap bahwa keterhubungan publik di era digital adalah masa ketika media kembali kepada fungsi awalnya, hanya sebagai perantara distribusi pesan, tanpa lagi dilengkapi kemampuan untuk mengemas atau mengonstruksi makna.

  11. Perbandingan Inklinasi dan Ukuran Rahang antara Orang Jawa Buta dan Normal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. Christnawati

    2016-10-01

    Full Text Available Latar Belakang. Penglihatan merupakan salah satu faktor yang diperlukan untuk mengontrol postur kepala. Postur kepala berhubungan dengan kompleks kraniofasial. Maksila dan mandibula merupakan bagian dari kompleks kraniofasial. Pada orang buta terjadi penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan daerah orbita karena tidak adanya rangsang. Tujuan Penelitian adalah untuk mempelajari perbandingan inklinasi dan ukuran rahang berdasarkan jenis kelamin antara orang Jawa buta dan normal. Metode Penelitian. Penelitian ini dilakukan terhadap 53 subjek, terdiri dari 25 orang buta ( 12 orang laki-laki dan 13 orang perempuan dan 28 orang normal (14 orang laki-laki dan 14 orang perempuan. Setiap subjek penelitian dilakukan pengambilan sefalogram lateral pada posisi alamiah kepala, kemudian dilakukan penapakan pada kertas kalkir di atas iluminator. Pengukuran sembilan parameter inklinasi dan ukuran maksila dan mandibula dilakukan pada hasil penapakan. Data dianalisis dengan uji Anava dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang tidak bermakna (p<0,05. Panjang mandibula dan panjang basis mandibula laki-laki normal lebih besar daripada perempuan normal dan kelompok buta, serta perempuan normal lebih besar daripada perempuan buta (p<0,05. Kesimpulan Ukuran maksila laki-laki buta lebih besar daripada perempuan normal. Panjang mandibula dan panjang basis mandibula laki-laki normal lebih besar daripada perempuan normal lebih besar daripada perempuan normal, laki-laki buta, dan perempuan buta, serta perempuan normal lebih besar daripada perempuan buta.   Background Vision is one of the factors involved in the control of head posture. The posture of the head is related to craniofacial complex. Maxilla and mandible are part of craniofacial complex. In the blind there are deviations of growth and development of the orbital region in the absence of stimuli. The purpose of this study was to compare the inclinations and sizes of maxilla and mandible

  12. Identifikasi Dan Uji Antagonisme Jamur Endofit Tanaman Tebu (Saccharum Officinarum L.) Terhadap Perkembangan Xanthomonas Albilineans L. Dengan Metode Sterilisasi Autoklaf Dan Membran Filter

    OpenAIRE

    Wahyuni, Siti Hardianti

    2016-01-01

    This research was conducted in a Laboratory of Agricuture Faculty and greenhouse of Agricuture Faculty, North Sumatra University, Medan, from April until December 2014. The research used completely randomized design with three factors and three replications. The first factor were endophytic fungi 1, endophytic fungi 2, endophytic fungi 3, endophytic fungi 4, endophytic fungi 5, endophytic fungi 6, endophytic fungi 7, and endophytic fungi 8. The second factor were dilution 10-1, 10-2, 10-3 da...

  13. QUESTION ANSWERING SYSTEM DAN PENERAPANNYA PADA ALKITAB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gunawan Gunawan

    2006-01-01

    sumber informasi yang luas dan bervariasi, serta adanya perkembangan yang pesat dari teknik Natural Language Processing (NLP, Information Extraction (IE, dan Information Retrieval (IR sangat mempengaruhi perkembangan dari QA system, yang mana dulunya hanya dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terbatas pada suatu bidang (domain tertentu dengan berdasarkan pada sumber informasi yang terstruktur seperti database, hingga kini dapat menjawab berbagai jenis pertanyaan dengan bersumber pada informasi dari sebuah koleksi teks yang tidak terstruktur. Umumnya arsitektur question answering system yang berbasis teks dibangun atas enam tahapan proses, yaitu analisis pertanyaan, preprocessing koleksi dokumen, pemilihan kandidat dokumen, analisis kandidat dokumen, ekstraksi jawaban, dan pemberian respon. Aplikasi-aplikasi QA system (baik yang dapat diakses melalui internet maupun tidak yang dikembangkan dengan ciri khasnya masing-masing memiliki urutan proses yang tidak jauh berbeda satu dengan lainnya. Jawaban yang dikembalikan oleh sebuah QA system sebagai respon terhadap pertanyaan perlu dievaluasi untuk menilai performansi sistem. Tulisan ini dilengkapi dengan sebuah aplikasi QA system dengan menggunakan Alkitab berbahasa Inggris versi World English Bible (WEB sebagai sumber informasi untuk menjawab pertanyaan. Pemilihan domain Alkitab menyebabkan sejumlah pertanyaan yang dapat diajukan terbatas pada informasi yang tersimpan dalam Alkitab itu sendiri. Selain itu pertanyaan juga dibatasi pada tiga buah tipe jawaban, yaitu Person, Location, dan Date. Kata kunci: question answering system, natural language processing, information retrieval, information extraction, named entity recognition, part of speech tagging.

  14. EVALUASI MANAJEMEN PEMBERIAN MINYAK BERIODIUM: STUDI KASUS DI KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syarifudin Latinulu

    2012-11-01

    Full Text Available Program Nasional penanggulangan masalah gondok endemik (sekarang GAKI berupa pemberian suntikan lipiodol sejak 1974-1992 dan iodisasi/distribusi garam ko