WorldWideScience

Sample records for abstrak hasil penelitian

  1. KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI AKUNTAN PUBLIK : REFLEKSI HASIL PENELITIAN EMPIRIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulius Jogi Christiawan

    2002-01-01

    Full Text Available The quality of auditing is determined by both competency and independency. The results of the previous researches on this problem reveal that profession as accountants has begun not attractive anymore for most people, and has begun altered by other professions. This phenomenon can influence the quality of students who want to apply for studying in accounting field, eventually it will lower the competence of their graduates. Moreover, the research show that the curriculum of teaching in accounting department nowadays seems cannot support appropriately the competence of the graduates. The research also empirically proves that experiences will affect the capability of auditors to find out all errors in their clients' financial statement, and trainings which are conducted both inside and outside their work places will enhance their expertise in dealing with auditing. For those reasons, information based on experiences from public accountant firms and professional accountant organizations are really needed to develop a set of curriculum for formal accounting education and trainings. The results of research on the independency show that in making the decision, public accountants sometimes are influenced by the aim on how they can keep up their clients as long as possible. However there are other factors which can alleviate the influence. Moreover, other research gives some evidences that separating auditing staff that carries out consulting services can increase their independence. The impact of social and corporate culture on an auditor will influence his or her independence. Abstract in Bahasa Indonesia : Kualitas audit ditentukan oleh dua hal yaitu kompetensi dan independensi. Hasil penelitian tentang kompetensi menunjukkan bahwa profesi akuntansi mulai tidak menarik dan tergeser oleh profesi yang lain. Hal ini berdampak terhadap kualitas calon mahasiswa yang memasuki pendidikan formal akuntansi, yang pada akhirnya akan membuat rendah kompetensi

  2. PENGEMBANGAN BOOKLET PEMBUATAN YOGHURT KULIT BUAH NAGA UNTUK PARA PETANI BUAH BERBASIS PADA HASIL PENELITIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    W.F Edi Hanzen

    2016-11-01

    Masyarakat belum memanfaatkan kulit buah naga dan hanya dibuang sebagai limbah. Pemanfaatan limbah kulit buah naga untuk produk olahan dalam rangka penganekaragaman pangan sampai saat ini masih belum dilakukan. Kulit buah naga memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk pertumbuhan bakteri asam laktat. Salah satu bentuk makanan olahan dengan bahan dasar kulit buah naga dengan memanfaatkan bakteri asam laktat ialah yoghurt kulit buah naga. Booklet ini disusun berdasarkan hasil penelitian mengenai pembuatan yoghurt kulit buah naga. Booklet disusun untuk komunitas petani buah. Booklet berisi materi-materi tentang manfaat yoghurt dan petunjuk pembuatan yoghurt, alat dan bahan yang digunakan untuk membuat yoghurt, cara mengemas yoghurt dan strategi pemasaran yoghurt. Metode penelitian pengembangan ialah metode observasional dengan urutan langkah seperti yang dijelaskan oleh Hannafin dan Peck (1998. Hasil validasi dari para validator dan uji keterbacaan booklet oleh masyarakat petani buah  menunjukkan bahwa booklet yang disusun memiliki kualifikasi sangat menarik, sangat sesuai, dan sangat efektif untuk digunakan. Booklet yang dikembangkan layak digunakan dan dapat disebarluaskan sebagai media penyuluhan kepada masyarakat petani buah.

  3. Tinggalan Arkeologi Masa Kolonial di Wilayah Kepulauan Maluku: Sebuah Evaluasi Hasil Penelitian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syahruddin Mansyur

    2016-04-01

    Full Text Available Balai Arkeologi Ambon dengan wilayah kerja meliputi Provinsi Maluku dan Maluku Utara (selanjutnya disebut wilayah Kepulauan Maluku telah menetapkan tema penelitian yang sesuai dengan kondisi wilayah kerjanya. Salah satu tema yang dikembangkan dalam pelaksanaan penelitian arkeologi di Balai Arkeologi Ambon adalah tema Pengaruh Kolonial di Nusantara. Hal ini, tentu saja tidak lepas dari sejarah kebudayaan yang pernah ada dan berkembang di wilayah Kepuluan Maluku. Seperti diketahui bahwa sejarah kedatangan bangsa asing terutama bangsa Eropa di nusantara diawali oleh faktor ekonomi yaitu perdagangan rempah-rempah, dimana wilayah Kepulauan Maluku merupakan pusat produksi dua jenis rempah-rempah yaitu cengkeh dan pala. Dalam konteks inilah, penelitian arkeologi yang dilaksanakan oleh Balai Arkeologi Ambon melalui tema Pengaruh Kolonial berupaya untuk mengkaji lebih jauh berbagai aspek yang terkait dengan masa penguasaan bangsa Eropa di wilayah Kepulauan Maluku. Makalah ini akan merangkum berbagai hasil penelitian arkeologi yang dilakukan oleh Balai Arkeologi Ambon sejak didirikan pada tahun 1995 hingga saat ini. Selanjutnya, akan dipaparkan ruang lingkup penjelasan yang tercakup dalam berbagai hasil penelitian yang telah dilaksanakan. Makalah ini juga berupaya melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek terkait dengan tema pengaruh kolonial khususnya di wilayah Kepulauan Maluku.   Archaeological Institute of Ambon with work areas include Maluku and North Maluku (hereinafter referred to as the Moluccas Islands has set the theme of the research in accordance with the conditions of their working area. One of the themes developed in the implementation of archaeological research at the Institute of Archaeology of Colonial Influence Ambon is a theme in the archipelago. It is, of course, can not be separated from the cultural history that ever existed and flourished in the area of Moluccas Islands. As it is known that the history of the arrival of foreigners

  4. PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN GENIUS LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Henok Siagian

    2012-12-01

    Full Text Available Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Fisika siswa dengan menerapkan strategi pembelajaran Genius Learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Pancur Batu, di mana dari kelas X-A sebagai kelas eksperimen (strategi pembelajaran Genius Learning dan kelas X-B sebagai kela kontrol (pembelajaran konvensional dengan masing-masing kelas berjumlah 40 siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experiment dengan menggunakan metode groups pretest-posttest desaign dalam pengambilan data penelitian. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil penelitian menunjukkan, bahwa rata-rata hasil belajar fisika siswa dengan strategi pembelajaran Genius Learning mengalami peningkatan. Data penelitian berupa hasil belajar kognitif diperoleh dari test hasil belajar yang diperoleh untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar kognitif. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan stategi pembelajaran Genius Learning dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa.

  5. Penelitian Perilaku Pengguna Internet Pada Desa Pinter Hasil Pembangunan USO dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM di Provinsi Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lasni Julita Siahaan

    2011-03-01

    Full Text Available Fasilitas internet yang dibangun dengan proyek USO adalah suatu teknologi baru yang dapat menimbulkan reaksi pada penggunanya, baik reaksi menerima maupun reaksi menolak. Oleh karena itu, perlu diketahui model penerimaan teknologi tersebut serta factor-faktor yang berpengaruh terhadap penerimaanya. Salah satu model penerimaan pemakai terhadap teknologi yang paling sesuai sampai sekarang adalah technology acceptance model (TAM yang dikemukakan oleh Davis dan Khosrow-Pour (2006: 209. Bagaimana kecocokan model TAM dalam menilai penerimaan pengguna terhadap fasilitas internet tersebut dianalisis dengan structural equation modeling (SEM. Pendekatan dalam penelitian ini adalan kuantitatif dengan melakukan survey kepada masyarakat di sekitar lokasi pembangunan proyek USO di Propinsi Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TAM dapat digunakan menilai perilaku masyarakat di sekitar lokasi pembangunan proyek USO dalam menerima dan memanfaatkan fasilitas Internet.

  6. STUDI KOMPARATIF MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SQUARE DAN THINK PAIR SHARE TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MAPEL TIK KELAS X SMA N 1 SUKASADA

    OpenAIRE

    Putu Deli Januartini; Ketut Agustini; I Gede Partha Sindu

    2016-01-01

    Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) pengaruh signifikan penggunaan model pembelajaran Think Pair Square dan Think Pair Share terhadap hasil belajar siswa, (2) hasil belajar yang lebih baik antara model pembelajaran Think Pair Square  atau  Think Pair Share, (3) motivasi belajar siswa, (4) respon siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X. Sampel dalam penel...

  7. PROBLEM BASED LEARNING, MOTIVASI BELAJAR, KEMAMPUAN AWAL, DAN HASIL BELAJAR SISWA SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vebriyanti Dwi Anggraini1

    2014-06-01

    Abstrak: Problem Based Learning, Motivasi Belajar, Kemampuan Awal, dan Hasil Belajar Siswa SMK. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Problem Based Learning (PBL, motivasi belajar, dan kemampuan awal terhadap hasil belajar siswa SMK. Digunakan kuasi eksperimen dengan rancangan non­equivalent control group design. Kelompok eksperimen dan kontrol direkrut secara assigment random sampling. Subjek berjumlah 75 siswa Kelas XI Tahun 2012/2013. Tes digunakan untuk mengukur ke­mampuan awal dan hasil belajar, dan self-inventory digunakan untuk mengukur motivasi belajar siswa. Data dianalisis dengan Analisis Varian Tiga Jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok pembelajaran PBL dengan kelompok pembelajaran konven­sional, antara kelompok siswa yang bermotivasi belajar tinggi dan rendah, dan antara kelompok siswa yang berkemampuan awal tinggi dan rendah. Ada interaksi yang signifikan antara model pembelajaran, motivasi belajar, dan kemampuan awal terhadap hasil belajar siswa. Artinya, hasil belajar siswa tergantung dari model pembelajaran, motivasi belajar, dan kemampuan awal siswa.

  8. MOTIVASI: EXPECTANCY THEORY DAN PRODUKTIVITAS PENELITIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Lestari Garnasih

    2017-06-01

    Full Text Available Abstract. The purpose of this study is to determine the productivity of research lecturers by using the approach of motivation expectancy theory. Primary data was obtained from 185 respondents ie lecturers in private universities in Pekanbaru city. Data analysis used in this research is multiple regression analysis. The results showed that the lecturer considered the very important thing from the extrinsic motivation that encouraged them to do the research was to get the improvement of functional position, and the lowest level of importance was to obtain the reduction of teaching burden. In view of the importance of intrinsic motivation, lecturers judge that satisfying the need to remain in the field of science today is of paramount importance, and the lowest level of importance as a driver of research is finding better work at other universities. Keywords. Motivation; Expectancy Theory; Research Productivity   Abstrak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui produktivitas penelitian dosen dengan menggunakan pendekatan motivasi expectancy theory. Data primer diperoleh dari 185responden yaitu dosen yang ada di perguruan tinggi swasta di kota Pekanbaru. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menujukkan bahwa dosen menganggap hal yang sangat penting dari motivasi ekstrinsik yang menjadi pendorong mereka melakukan penelitian adalah memperoleh peningkatan jabatan fungsional, dan yang paling rendah tingkat kepentingannya adalah memperoleh pengurangan beban mengajar. Dilihat tingkat kepentingan dari  motivasi intrinsic, dosen menilai bahwa memuaskan kebutuhan untuk tetap pada bidang ilmu saat ini adalah yang sangat penting, dan yang paling rendah tingkat kepentingan sebagai pendorong melakukan penelitian adalah  menemukan pekerjaan yang lebih baik pada perguruan tinggi yang lain. Katakunci. Motivasi; Expectancy Theory; Produktivitas Penelitian.

  9. PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irwandi -

    2013-05-01

    Full Text Available Abstract: Contextual Teaching and Learning and Biology Learning Achievement among Senior High School Students. This quasi experimental study was designed to explain the effects of inquiry learning of Contextual Teaching and Learning (CTL, learning community of CTL, and entry behavior on Biology learning achievement of senior high school students of Bengkulu. The subjects were randomly selected from year-10 classes of eight schools and assigned to eight experimental classes. The study shows that: (1 the inquiry learning of CTL has no effect on the students’ cognitive learning achievement; (2 the learning community, particularly the extended one, of CTL  contributes to the students’ cognitive learning achievement; and (3 the students’ entry behavior did not affect their cognitive learning achievement when the students learned through inquiry process of CTL. Abstrak: Pengaruh Pendekatan Kontekstual terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1 pengaruh pendekatan kontekstual melalui strategi inkuiri terhadap hasil belajar kognitif siswa; 2 pengaruh pendekatan kontekstual melalui masyarakat belajar terhadap hasil belajar kognitif siswa; dan 3 pengaruh kemampuan awal siswa terhadap hasil belajar kognitifnya, pada pembela­jaran kontekstual melalui strategi inkuiri tingkat 1 dan 2. Penelitian dilakukan terhadap siswa-siswa pada pembelajaran biologi di 8 buah kelas X, masing-masing dari salah satu SMAN Bengkulu yang dipilih secara random. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimen Pretest-posttest Nonequivalent Control Group Design dengan rancangan penelitian faktorial 2 x 2 x 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 pendekatan kontekstual melalui strategi inkuiri, tidak berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMA 2 pendekatan kontekstual melalui masyarakat belajar berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMA di mana hasil belajar kognitif melalui masyarakat belajar

  10. Klasifikasi Dokumen Karya Akhir Mahasiswa Menggunakan Naïve Bayes Classifier (NBC Berdasarkan Abstrak Karya Akhir Di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Indah Pratiwi

    2017-06-01

    Full Text Available Dokumen karya akhir di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Jakarta setiap tahunnya bertambah, pengklasifikasian dokumen menjadi hal yang sangat penting untuk mengorganisasikan dokumen sehingga dapat memudahkan pencarian. Pengembangan Sistem klasifikasi dokumen bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem yang dapat mengklasifikasikan dokumen karya akhir mahasiswa berdasarkan abstrak karya akhir menggunakan algoritma Naïve Bayes Classifier (NBC. Sehingga, dapat memudahkan pengklasifikasian dokumen karya akhir di Jurusan Teknik Elektro. Dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan menggunakan 100 dokumen abstrak, 90 dokumen sebagai data train dan 10 dokumen sebagai data test. Data diambil dari skripsi mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Jakarta dari 14 Maret 2014 sampai dengan 27 Maret 2014. Setelah melakukan proses pengembangan perangkat lunak, dihasilkan sebuah sistem klasifikasi yang bernama Sistem Klasifikasi Dokumen Skripsi. Sistem di implementasi menggunakan PHP dan MySQL, dan diuji menggunakan K-Fold Cross Validation (10 Fold. Berdasarkan pada hasil uji Sistem didapatkan hasil tingkat akurasi sebesar 81%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Sistem Klasifikasi Dokumen Abstrak Karya Akhir Menggunakan Algoritma Naïve Bayes di Jurusan Teknik Elektro telah berhasil dikembangkan.

  11. UNIVERSAL PRAGMATICS: MEMPERTIMBANGKAN HABERMAS DALAM PENELITIAN LINGUISTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Makyun Subuki

    2016-09-01

    Full Text Available Abstract: The aim of this writing was to describe the Habermas theoretical dimension named the universal pragmatics and its contribution in linguistic-especially, critical linguistic-research. In this research, this writer used the library research concerning to the Habermas philosophical and critical ideas. The result showed that, firstly, the universal pragmatics was part of Frankfurt School critical theory which influenced almost all of Habermas social and philosophical thinking. Secondly, the universal pragmatics was the new epistemological basis of pragmatics as science. And thirdly, Habermas tried to enlarging the pragmatics as not the only historical-hermeneutics, but also critical-reflective science.   Abstrak: Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan dimensi teoretis teori Pragmatik Universal yang dikembangkan oleh Habermas dan sumbangan yang diberikannya bagi penelitian linguistik terutama linguistik kritis. Dalam mewujudkan tujuan tersebut, penulis mengkaji sejumlah literatur yang terkait dengan ide pemikiran filosofis dan pemikiran kritis dari Habermas. Hasil penelitian ini menunjukkan tiga hal. Pertama, teori pragmatik universal merupakan bagian dari Teori Kritis yang dikembangkan Mazhab Frankfurt yang mempengaruhi hampir seluruh pemikiran sosial dan filsafat dari Habermas. Kedua, teori pragmatik universal merupakan usaha Habermas untuk memberikan dasar epistemologis dari disiplin pragmatik sebagai sebuah ilmu. Ketiga, melalui teori pragmatik universal ini, Habermas mencoba mengembangkan pragmatik tidak lagi sebagai ilmu yang semata-mata bersifat historis-hermeneutis, melainkan juga bersifat kritis-emansipatoris.   Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/dialektika.v2i2.3623 

  12. Pembiayaan Bagi hasil Sektor Usaha Mikro di BMT Hasanah Ponorogo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arlinta Prasetian Dewi

    2016-05-01

    Abstrak: Pembiayaan merupakan salah satu produk lembaga keuangan yang banyak diminati. BMT sebagai lembaga keuangan mikro yang menjalankan operasional kerjanya dengan prinsip syariah, identik dengan pembiayaan bagi hasil. Meskipun demikian, tingkat pembiayaan bagi hasil pada sebagian lembaga keuangan masih rendah. Hal ini dikarenakan pembiayaan bagi hasil masuk dalam kategorihigh risk, karena keuntungan maupun kerugian akan ditanggung oleh kedua belah pihak. Pembiayaan bermasalah di BMT Hasanah saat ini mecapai 10%, jika tidak segera diambil tindakan kemungkinan bertambah akan tinggi. Maka, penelitian memfokuskan bagaimana kesesuaian pembiayaan bagi hasil di BMT Hasanah dengan fatwa DSN MUI sekaligus manajemen resikonya terhadap pembiayaan yang bermasalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, mekanisme pembiayaan bagi hasil di BMT Hasanah dibagi menjadi beberapa tahapan, tahap pemeriksaan, tahap analisa dan tahap pencairan dana. Siklus manajemen resiko diawali dengan Identifikasi resiko, pengukuran resiko dan pengelolaan resiko. Pengelolaan resiko BMT Hasanah melalui tindakan prefentif, revitalisasi dan kuratif/ pengambil alihan agunan. Untuk meminimalisir resiko, BMT mengelompokkan strategi kedalam tiga kelompok, yaitu: strategi penyaluran pembiayaan, strategi pengumpulan piutang dan strategi jaminan.

  13. RANCANG BANGUN SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI ABSTRAK TUGAS AKHIR MAHASISWA PRODI TEKNIK INFORMATIKA UNSOED

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lasmedi Afuan

    2014-02-01

    Full Text Available Informasi merupakan hal yang sangat mudah didapatkan dan diakses. Tetapi terkadang informasi yang diperoleh tidak sesuai dengan apa yang diinginkan pengguna. Diperlukan sistem yang dapat membantu mencari informasi yang dibutuhkan secara efektif dan efisien. Sistem informasi ini sering kali disebut dengan istilah sistem temu kembali informasi (STKI. Pada penelitian ini membahas penerapan STKIuntuk melakukan pencarian abstrak Tugas Akhir yang relevan sesuai dengan query yang dimasukan oleh pengguna. STKI Abstrak tugas akhir yang dikembangkan menggunakan metode Vector Space Model (VSM dan metode pembobotan tf-idf, implementasi VSM dan metode tf-idf menggunakan bahasa pemrograman server side PHP dan Mysql sebagai DBMS untuk menyimpan informasi abstrak tugas akhir mahasiswa Prodi Teknik Informatika Unsoed

  14. SYSTEMATIC REVIEW SEBAGAI METODE PENELITIAN UNTUK MENSINTESIS HASIL-HASIL PENELITIAN (SEBUAH PENGANTAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siswanto Siswanto

    2012-12-01

    Full Text Available Individual research is not enough to provide inputs for policy improvement. In order that research results can be used for policy inputs, a synthesis from a number research results and packaging them into actionable messages are important methodologies that have to be mastered by researchers. By conducting synthesis of research results with the use of systematic review and packaging it in the form of actionable messages (policy brief and policy paper, a more comprehensive and balanced fact can be presented for policy makers. Systematic review comprises quantitative technique (meta-analysis and qualitative technique (meta-synthesis. However, systematic review should be distinguished with a review that is not systematic (traditional review. Both quantitative and qualitative review possess a systematic and sequential step as that of general research methodology. Quantitative approach is identified as meta-analysis, whereas qualitative approach is identified as meta-synthesis. Within meta-synthesis, there are at least two approaches, i.e. meta-ethnography and meta-aggregation. Within the perspective of research translation, meta-aggregation is an important method in comprehending a number of qualitative research results, for providing more comprehensive and balanced facts to policy makers. Key words: systematic review, meta-analysis, meta-synthesis, meta-ethnography, meta-aggregation

  15. PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN GAMBAR FOTOGRAFI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tustiyana Windiyani

    2018-03-01

    Full Text Available Abstrak Penelitian ini  bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial siswa kelas V  melalui penggunaan media pembelajaran gambar fotografi. Obyek penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar Negeri Semplak 2 Bogor kelas V yang terdiri dari 30 siswa, dengan komposisi 13 siswa, dan 17 siswi. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai proses pelaksanaan pembelajaran pada siklus pertama memperoleh nilai sebesar 73,5 dan pada siklus kedua meningkat menjadi 85,1. Hasil observasi sikap siswa menunjukan adanya peningkatan pada aktivitas siswa dengan memperoleh nilai pada siklus pertama 82,6 dan siklus kedua memperoleh nilai 89,3. Sementara nilai rata-rata hasil belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial  pada siklus pertama memperoleh ketuntasan hasil belajar sebesar 63,3%,hasil belajar siklus kedua memperoleh ketuntasan hasil belajar sebesar 86,7%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran gambar fotografi  dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri Semplak 2 Bogor. Selain itu penggunaan media gambar fotografi ini dapat meningkatkan keaktifan, kerjasama, dan kedisiplinan siswa dalam proses pembelajaran.Kata Kunci : Hasil Belajar IPS,  Media Gambar Fotografi.    Abstract     This research is to improve the learning outcomes of Social Science subjects of class V students through the use of photographic learning media. The object of this research is the students of Public Elementary School of Semplak 2 Bogor class V consisting of 30 students, with the composition of 13 students, and 17 female students. The results showed that the value of the learning process implementation in the first cycle obtained a value of 73.5 and in the second cycle increased to 85.1. The result of student attitude observation showed an increase in student activity by obtaining the value in first cycle 82,6 and second cycle get value 89,3. While the average score of

  16. Meningkatkan Percaya Diri dan Hasil Belajar Siswa melalui Pengembangan Modul Mata Pelajaran Memberikan Pelayanan kepada Pelanggan Berbasis Guided Inquiry

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Junaida

    2016-07-01

    Full Text Available Abstract : This research is aimed at generating module and determine the feasibility of the module, the difference in learning outcomes, as well as differences confidence of students who use the modules with students who do not use the module Providing Services to Customers Based Guided Inquiry. This research method using the 4D model of Thiagarajan, et al. through four stages, namely to define, design, develop, and disseminate. The results showed a very valid and worthy module used in learning. In addition, it was also the average difference in student learning outcomes experimental class and control class, namely 87.96 and 77.94. The results of the analysis of overall confidence also shows that there are differences in the level of confidence of students in the experimental class control class. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan modul dan mengetahui tingkat kelayakan modul, perbedaan hasil belajar, serta perbedaan percaya diri siswa yang menggunakan modul dengan siswa yang tidak menggunakan modul Memberikan Pelayanan kepada Pelanggan Berbasis Guided Inquiry. Metode penelitian ini menggunakan model 4D dari Thiagarajan, dkk. melalui 4 tahapan, yaitu mendefinisikan, merancang, mengembangkan, dan menyebarluaskan. Hasil penelitian menunjukkan modul sangat valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. Selain itu, diketahui juga perbedaan rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, yaitu 87,96 dan 77,94. Hasil analisis percaya diri secara keseluruhan juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada tingkat percaya diri siswa pada kelas eksperimen dengan kelas kontrol.

  17. Keefektifan Model Pembelajaran LC 5E Dan TSTS Berbantuan LKPD Terhadap Hasil Belajar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ririn Asmawati

    2014-06-01

    Full Text Available AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar pada pembelajaran Learning Cycle 5E (LC 5E dan kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS berbantuan LKPD dapat mencapai KKM yang ditetapkan sekolah; untuk mengetahui apakah rata-rata hasil belajar pada pembelajaran LC 5E dan TSTS berbantuan LKPD lebih tinggi daripada pem-belajaran ekspositori, serta apakah rata-rata hasil belajar pada pembelajaran LC 5E berban-tuan LKPD lebih baik daripada pembelajaran TSTS berbantuan LKPD. Data penelitian diperoleh dengan metode tes dan observasi. Analisis data hasil belajar meliputi uji nor-malitas, uji homogenitas, uji perbedaan rata-rata, uji scheffe, dan uji proporsi. Hasil pene-litian menunjukkan bahwa hasil belajar pada pembelajaran LC 5E berbantuan LKPD telah mencapai KKM, sedangkan hasil belajar pada pembelajaran TSTS berbantuan LKPD dan pembelajaran ekspositori belum mencapai KKM. Selain itu, rata-rata hasil belajar pada pembelajaran LC 5E dan TSTS berbantuan LKPD lebih tinggi daripada pembelajaran eks-positori, sedangkan rata-rata hasil belajar pada pembelajaran LC 5E berbantuan LKPD le-bih baik daripada pembelajaran TSTS berbantuan LKPD. Kata kunci:       hasil belajar; LC 5E; TSTS  AbstractThe purposes of this research are to find out whether the learning outcomes in the Learning Cycle 5E (LC 5E and the cooperative Two Stay Two Stray (TSTS assisted LKPD may attain the KKM settled by the school; to find out whether the average of the learning outcome in the LC 5E and TSTS assisted LKPD is higher than the expository learning, and whether the average of the learning outcome in the LC 5E assisted LKPD is better than TSTS assisted LKPD. The data of the research were obtained by testing and observation methods. The data analysis of learning outcomes included normality test, homogeneity test, mean difference test, Scheffe test, and proportions test. The research outcome indicated that the learning outcome in the implementation of

  18. Metodologi Penelitian dalam Sebuah "Multi-Paradigm Science"

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dedy Hidayat

    2002-12-01

    Full Text Available Ketidakjelasan paradigma serta posisi metodologi dapat mempersulit peneliti sewaktu melakukan penelitian. Selain akan menyulitkan peneliti dalam menetapkan "goodness" atau "quality criteria" dalam melakukan penelitian. juga akan menyebabkan hasil riset menjadi amat terbuka terhadap kritik dari berbagai perspektif yang berbeda. Dalam Ilmu-Ilmu sosial. termasuk ilmu komunikasi. terdapat beragam paradigma atau perspekstif sebagai fondasi filosofiS yang dapat digunakan dalam penelitian. dan masing-masing memiliki quality criteria berbeda. Di antara paradigma itu adalah paradigma klasik, kritis, dan konstruktivis. Dalam hal ini, isu pokok yang sebenarnya bukanlah pembedaan antara penelitian kuantitatif dengan kualitatif tetapi perbedaa epistemologi, ontologi. dan aksiologi antarparadigma yang ada. Seorang periset komunikasi bebas memilih akan "melandaskan kajiannya dari perspektifmana pun. Namun, dari beragam hal yang menentukan kualitas penelitian-seperti kerangka pemikiran dan signifikansi penelitian-pemahaman penelitian mengenai paradigma penelitian yang diplihnya. tampaknya. merupakan yang terpenting

  19. Meningkatkan Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar Siswa melalui Pengembangan Modul Administrasi Kepegawaian Berbasis Strategi Pembelajaran Inkuiri Terbimbing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kharisma Swandhana

    2016-11-01

    Full Text Available Abstract: This research and development aimed to produce a module of Employee Administration based on Guided Inquiry Learning Strategy for the twelfth grade students of Office Administration program, to determine the feasibility of the module developed through validation, and to know whether there is an improvement towards independent learning and students’ ourcomes before and after using the module This research and development used 4D model. It consisted of 4 stages of development: define, design, develop, and disseminate. It was obtained the average sore of post-test 91.76 in the experimental class, and the results of material and module validation reached 90.66% and 88.30%.  The result of questionnaire distribution of independent learning using the module showed 90%. Thus, from the results of this research showed that the Employee Administration module was applicable and able to improve independent learning and students’ outcomes. It was suggested to use this module as a supporting alternative for learning Employee Administration, specifically on material of discharging employees and pension. ABSTRAK: Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa Modul Administrasi Kepegawaian Berbasis Strategi Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk siswa SMK kelas XII Program Keahlian Administrasi Perkantoran., mengetahui kelayakan modul yang telah dikembangkan melalui hasil validasi, dan mengetahui apakah terjadi peningkatan kemandirian belajar dan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan modul. Penelitian dan pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan 4D model. Model ini terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Diperoleh hasil rata rata nilai post test 91,76 pada kelas eksperimen, hasil validasi oleh ahli materi dan ahli modul mencapai hasil 90,66% dan 88,30%, hasil penyebaran angket kemandirian belajar siswa dengan menggunakan modul juga mencapai persentase 90

  20. Penghentian Karies Gigi Sulung Anterior (Laporan Penelitian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titi Pratiwi Indra Yoga

    2015-10-01

    Full Text Available Salah satu cara menanggulangi karies pada gigi sulung anterior adalah dengan mengasah gigi menjadi bentuk self cleansing atau tapered dan kemudian mengolesnya dengan larutan SnF2 10%. Cara ini relatif mudah mengerjakannya serta murah biayanya. Keburukannya hanya pada masalah estetis, yaitu bentuk gigi menjadi lebih kecil, serta adanya staining kecoklatan karena pengendapan Sn. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah cara ini dapat menghentikan karies pada gigi sulung anterior, serta sampai berapa lama pengaruh SnF2 10% dapat menghentikan karies. Sampel diambil dari murid TK yang berusia 2,5 sampai 5 tahun, gigi sulung anteriornya terkena karies email pada bagian proksimal satu atau dua sisi. Mengingat usia sampel yang masih muda, maka sampai akhir penelitian hanya didapat 20 orang anak yang memenuhi kriteria, dan hasil penelitian dihitung secara statistik dengan X2 – test. Hasil penelitian ternyata prosedur perawatan ini berhasil secara bermakna setelah 3-6 bulan (X2 = 0.056, df = 1, dan p < 0.05.

  1. Peningkatan Hasil Belajar Kompetensi Dasar Mengklasifikasikan Jenis Bisnis Ritel melalui Model Discovery Learning dengan Media Mind Mapping

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Lestari

    2016-11-01

    Full Text Available This research aimed to determine how is the implementation of discovery learning model with mind mapping media on the basic comptences of clasify kinds of retail business and whether the implementation of the discovery learning model with mind mapping media can increase learning outcomes of student. This research conducted using qualitative approach and quantitative in the planning of class action research by two cycles with research time for every cycle 2 meeting @ 3x45 minute. The result showed that by using discovery learning model with mind mapping media learning outcomes of student was good in the aspect of knowledge, skill, and the attitude have increased. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model discovery learning dengan menggunakan media mind mapping pada kompetensi dasar mengklasifikasikan jenis bisnis ritel dan apakah penerapan model discovery learning dengan menggunakan media mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dalam rancangan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus dengan waktu penelitian untuk masing-masing siklus 2 pertemuan @ 3 x 45 menit.  yang hasilnya menunjukkan bahwa melalui penggunaan model discovery learning dengan media mind mapping hasil belajar siswa baik dalam ranah pengetahuan, ketrampilan, maupun sikap mengalami peningkatan.

  2. Pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii hasil kultur jaringan pada jarak tanam yang berbeda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ayuningsih Ria Sapitri

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract. The purpose of this study is to determine the best planting space on the growth of regenerated tissue culture Kappaphycusalvarezii. The completely randomized design (CRD was utilized in this study, thre treatment was four different planting spaces; P1: 15cm, P2: 20 cm, P3: 25 cm, and P4: 30 cm with initial weight of 100g/hill. Every treatment has four replicates (four rafts. The data were subjected to one way of analysis of variance (ANOVA at 5% of error levels and followed by Least Significant Difference (LSD test. The Anova test showed that planting space gave a significant affect on weight gain and growth rate where the best planting space was 25 cm with weight gain and growth rate of 331.4 g and 4.87% perday, respectively. Keywords: K.alvarezii;space; tissue culture regenerated;growth;photosynthesis   Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan jarak tanam optimum untuk pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii hasil kultur jaringan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan 4 perlakuan menggunakan bibit hasil kultur jaringan dengan jarak tanam yang berbeda yakni P1: jarak tanam 15cm , P2: jarak tanam 20 cm, P3: jarak tanam 25 cm, dan P4: jarak tanam 30 cm dengan berat awal 100 g/rumpun, masing-masing perlakuan dengan empat kali ulangan pada 4 rakit. Data penelitian yang diperoleh, ditabulasi menggunakan Microsoft excel dan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA pada taraf kesalahan 5%, kemudian dilakukan uji lanjut dengan uji Least Significant Difference (LSD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jarak tanam berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan rumput laut (P<0,05, dimana jarak tanam terbaik adalah 25 cm dengan pertambahan bobot 331,4 g dan laju pertumbuhan 4,87% per hari. Kata Kunci: K. alvarezii; Jarak tanam; kultur jaringan; pertumbuhan; fotosintesis

  3. STRATEGI PEMBELAJARAN METAKOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tuti Khoiriah

    2015-09-01

    Full Text Available This study aims to determine the effect of metacognitive learning strategies on student learning outcomes in the concept of the human digestive system. This study was conducted in one of the SMA in Tangerang. The method used was a quasi-experimental design using pretest-posttest control group design. Samples were students of class XI IPA-4 totaling 35 people as classroom control and class XI IPA-1 experiment class. Instruments used were multiple choice tests, students worksheets and student learning activity observation sheet. Results showed that there were significant differences in learning outcomes between classes to learn metacognitive strategies to control class (tvalue= 2.19 and t table 2.03, tvalue> ttabel.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi belajar metakognitif terhadap hasil belajar siswa pada konsep sistem pencernaan pada manusia. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2015 di salah satu Sekolah Menengah Atas di  Tangerang. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen yang menggunakan desain pretest-posttest control group design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 4 berjumlah 35 orang sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPA 1 berjumlah 35 orang sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan berupa tes yang berbentuk pilihan ganda dan nontes berupa lembar kerja siswa dan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas dengan strategi belajar metakognitif dengan kelas kontrol (thitung 2,19 dan ttabel 2,03, thitung > ttabel. Erata

  4. KULTUR PRIMER FIBROBLAS: PENELITIAN PENDAHULUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuli Kurniawati

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakKultur sel fibroblas banyak digunakan untuk penelitian proses penyembuhan luka dan penuaankulit. Metode ini digunakan untuk melihat perkembangan sel, proliferasi kinetik seluler, sertabiosintesis komponen matriks ekstraseluler. Penelitian pendahuluan ini dilakukan untuk optimasiteknik laboratorium serta berbagai kendala yang didapatkan saat kultur fibroblas. Kultur primerfibroblas dibagi menjadi 2 jenis sampel yaitu sampel yang berasal dari embrio mencit usia 7,5–9,5 hari, dan kulit pasien keloid. Sampel dari embrio mencit dilakukan kultur primer denganmetode dissociated fibroblast. Sampel jaringan keloid dan kulit normal dikultur dengan metodeskin explant. Fibroblas yang berasal dari kultur primer embrio mencit tumbuh baik sehinggadapat dilakukan subkultur dan disimpan di dalam nitrogen cair suhu -198°C. Fibroblas yangberasal dari sampel keloid pertama tumbuh sesuai pola pertumbuhan fibroblas, namun padasampel kedua terdapat kontaminasi Paecilomyces sp. yang merupakan salah satu jenis jamurkontaminan. Sel fibroblas mudah untuk dikultur karena memiliki kemampuan tumbuh danmelekat yang tinggi serta regenerasi cepat, namun penelitian lebih lanjut untuk optimasi teknikkultur dan pencegahan kontaminasi masih dibutuhkan sehingga sel dapat tumbuh baik.AbstractFibroblast cell culture method has been used for wound healing and skin aging studies. Thismethod was used for cell development imaging study, celullar kinetic proliferation andextracelullar matrix component biosynthesis. This preeliminary study was done for laboratoricaltechnic optimation as well as problems appeared in fibroblast culture. Fibroblasts primary culturewas divided into 2 type of samples, from 7.5-9.5-day-mice embryo and keloid-patient skin.Primary culture with dissociated fibroblast method was done for mice embryo sample. Keloidtissue sample and normal skin were cultured with skin explant method. Fibroblasts that weretaken from mice embryo primary culture grew well

  5. PENGARUH GAYA MENGAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR LAY UP SHOOT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gilang Ramadan

    2018-01-01

    Full Text Available Abstract: The aim of this study was to determine the effect of Reciprocal teaching styles and teaching styles Exercise as well as learning motivation towards learning outcomes Lay UpShoot.The research was conducted on students and SMA Negeri 1 Cigugur. This study uses a treatment by the level of 2 x 2. The sample consisted of 28 students as well as students. The data analysis technique is a two-track analysis of variance (ANOVA and then followed by Tukey's test at a significance level α = 0, 05. The results of this study indicate that (1. Value of learning outcomes Lay Up Shoot in the treatment higher Reciprocal teaching style with the results of 50% (14 above the average of the value style of teaching exercises that only 39.29% (11 above average in SMA 1 Cigugur. (2. Value learning outcomes Lay Up Shoot in the treatment of Reciprocal teaching style of learning motivation high (A1B1is higher than the value of teaching style Exercise high learning motivation (A2B1in SMA Negeri 1 Cigugur. (3. Value learning outcomes Lay Up Shoot in the treatment of Reciprocal teaching style low learning motivation (A1B2is lower than the value of teaching style Exercise low learning motivation (A2B2in SMA Negeri 1 Cigugur. Keyword: Reciprocal teaching styles, teaching styles Exercise, learning motivation Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari gaya mengajar Resiprokal dan gaya mengajar Latihan serta motivasi belajar terhadap hasil belajar Lay Up Shoot. Penelitian ini dilakukan pada siswa maupun siswi SMA Negeri 1 Cigugur. Penelitian ini menggunakan treatment by level 2 x 2. Sampel terdiri dari 28 siswa maupun siswi. Teknik analisis data adalah analisis varians dua jalur (ANAVA dan selanjutnya dilanjutkan dengan uji Tukey pada tingkat signifikansi α = 0, 05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1. Nilai hasil belajar Lay Up Shoot pada perlakuan gaya mengajar Resiprokal lebih tinggi dengan hasil 50% (14 orang di atas rata

  6. PENERAPAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KREATIVITAS BELAJAR EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dearlina Sinaga

    2016-10-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan kreativitas belajar ekonomi. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-2 SMP Negeri-1 Pancur Batu yang berjumlah 38 orang. Data hasil belajar diperoleh lewat teknik tes, sedangkan data kreativitas belajar siswa lewat teknik observasi. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kuantatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil rata-rata pretes adalah 62,89 dimana hanya 37% siswa yang memenuhi Standart Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM. Setelah diadakan tindakan siklus I nilai rata-rata meningkat menjadi 75 dengan 71% siswa mencapai SKBM, pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 79 dengan 87% siswa memenuhi ketuntasan. Kreativitas juga mengalami peningkatan dari 59% pada siklus I menjadi 78% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model STAD hasil belajar ekonomi meningkat sebesar 16% dari siklus I ke II serta dapat meningkatkan kreativitas sebesar 19% dari perbandingan siklus I dan siklus II. Kata Kunci: model STAD, hasil belajar, kreativitas belajar THE APPLICATION OF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION LEARNING MODEL TO IMPROVE THE LEARNING OUTCOMES AND CREATIVITY IN LEARNING ECONOMICS Abstract: The purpose of this research is to improve the learning outcomes and creativity in learning economics. This Classroom Action Research (CAR was carried out using the model of Student Teams Achievement Division. The research subjects were students of class VIII-2 of SMP N 1 Pancur Batu with the total of 38 students. Data for outcomes analysis were collected through test and observation sheet. The results show that the average value of the pre-test is 62.89 in which only 37% of students meet the Minimum Standards Mastery Learning (SKBM. After the first cycle, the average value increases to 75 with 71% of students achieving SKBM, and after the second cycle

  7. PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE, KETERAMPILAN METAKOGNITIF, DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Amnah S.

    2012-05-01

    Full Text Available Abstract: Think-Pair-Share Learning, Meta-cognitive Skills and Cognitive Learning Outcomes. The study investigates the effects of meta-cognitive skills based Think-Pair-Share cooperative learning on meta-cognitive skills and cognitive learning outcomes of 11th grade students of Senior High Schools in Pekanbaru. The sample consists of 11th grade students of SMA 9 as an experiment group and 11th grade students SMA 10 as a control group. Based on analyzing the data using ANCOVA, the results show that there is a signifi­cant difference in meta-cognitive skills and cognitive learning outcomes of the students in the experimental and the control groups, and there is no significant difference between students who have high and low academic levels in their meta-cognitive skills and cognitive learning outcomes. Abstrak: Pembelajaran Think-Pair-Share, Keterampilan Metakognitif, dan Hasil Belajar Kognitif Siswa SMA. Penelitian ini bertujuan mengukur pengaruh pembela­jaran koperatif Think-Pair-Share terha­dap keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif siswa SMA. Sampel dipilih secara acak dari popu­lasi 13 SMA di Pekanbaru. Dengan menggunakan ANAKOVA, hasilnya menunjukkan bahwa terdapat per­bedaan yang nyata keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif siswa di kelompok eksperimental dan kelompok control, dan tidak ada perbedaan yang nyata antara siswa berkemampuan akademik tinggi dan akademik rendah pada keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitifnya.

  8. INDUSTRI PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN PANGAN DAN HUBUNGANNYA TERHADAP PEREKONOMIAN DESA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soekadri Soekadri

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Aktivitas industri yang berkembang dan terkait dengan perekonomian perdesaan di DAS Progo sampai dewasa ini masih merupakan suatu harapan. Hal ini karena sektor industri manufaktur dianggap memiliki kemampuan besar dalam memecahkan masalah berkaitan dengan aspek pendapatan, kesempatan kerja maupun penyerapan tenaga kerja, tetapi kenyataannya di berbagai tempat kemampuannya masih disangsikan karena berbagai sebab. Kesenjangan ini mendasari penelitian yang bertujuan untuk (1 memahami karakteristik faktor-faktor produksi dan faktor lokasi industri, serta pengaruhnya terhadap perkembangan Industri Hasil Pertanian Pangan (IHP; (2 mengkaji efek pelipatgandaan aktifitas IHP terhadap penyerapan tenaga kerja, dan peluang usaha; (3 dan mengkaji hubungan antara kebijaksanaan pembangunan industri oleh pemerintah, khususnya pembinaan usaha terhadap perkembangan IHP di daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah survei terhadap pengusaha IHP. Lokasi desa yang dipilih sebagai sampel kasus desa penelitian ditentukan secara purposive sampling, yaitu Desa Trimurti Kabupaten Bantul Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Desa Banyuraden Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Desa Sumurarum Kabupaten Magelang Propinsi Jawa Tengah. Responden adalah petani sekaligus pengusaha IHP, dengan jumlah sampel masing-masing desa 40 KK petani pengusaha IHP ditentukan dengan cara kuota. Analisis data menggunakan uji koefisien korelasi parsial dan ganda serta uji Kendall’s tau-b. Hasil penelitian menunjukkan pada dasarnya ekonomi IHP di ketiga desa kasus penelitian dapat berkembang, ditunjukkan oleh adanya perkembangan kesempatan usaha, dan kesempatan kerja, dan juga berpengaruhnya terhadap perkembangan perekonomian desa-desa tersebut. Hal ini disebabkan oleh faktor kebijakan pemerintah yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan proses produksi IHP. Perkecualian terjadi di Desa Banyuraden karena lokasinya dekat Kota Yogyakarta, dimana pengaruh faktor

  9. Penerapan Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran IPA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Alamsyah

    2017-01-01

    Full Text Available Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan saintifik untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 12/30 Kanaungan Kabupaten Pangkep . dengan penerapan pendekatan saintifik maka kreativitas dan hasil belajar siswa dapat meningkat. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK yang dilaksanakan tiap siklus pembelajaran terdiri atas (1 Perencanaan (2 Pelaksanaan (3 Observasi dan (4 Refleksi. Perangkat pembelajaran yang digunakan meliputi silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP, lembar kerja siswa (LKS, buku siswa, lembar evaluasi. Instrumen meliputi Lembar Pengamatan keterlaksanaan guru mengelola pembelajaran, Lembar aktivitas siswa mengikuti pembelajaran serta angket respon siswa terhadap pembelajaran yang diikutinya. Kurikulum yang digunakan dalam penelitian ini adalah kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP tahun 2006 dengan materi pokok bumi dan alam semesta. Adapun data yang dianalisis sebagai hasil penelitian meliputi: (1 Keterlaksanaan guru dalam mengelola pembelajaran dan aktivitas siswa mengikuti pembelajaran (2 Kreativitas siswa (3, Hasil belajar siswa (4, Respon siswa terhadap pembelajaran yang diikutinya. Dari hasil analisis data selama tiga siklus menunjukkan bahwa: (1 keterlaksanaan guru dalam mengelola pembelajaran mencapai tingkat persentase ketercapaian 84% atau ada pada kategori “sangat baik (2 aktivitas siswa mengikuti pembelajaran mencapai kategori “efektif”,(3 kreativitas siswa menunjukkan 100% siswa kreatif, (4 hasil belajar siswa ranah kognitif dengan rata-rata kelas 84 ranah sikap dengan rata-rata 88, dan ranah psikomotor dengan rata-rata 81 dengan kategori tuntas, dan ketuntasan individu mencapai 92% dengan kategori “tuntas”, (5 Respon siswa dalam mengikuti pembelajaran mencapai tingkat “positif” atau pada kategori (Senang, Baru, Menarik, dan Ya. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian dan analisis data

  10. KAJIAN KONSEPTUAL MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING BERBASIS WEB UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Kholiqul Amin

    2017-07-01

    Full Text Available Abstract: Conceptual Analysis of  Web basis Blended learning teaching model to improve the student’s achievement and motivation.. In this article, describe the content of some research result journals which is focuses on the blended learning teaching model. The research result which is analyzed based on searching result of online journal database such as database Education Resources Information Center (ERIC, The turkish Online Journal of Education Tecnology (TOJET dan Academics’ research center (ARC. In this article, for about twenty international journals focused on blended learning teaching model. This article discuss based on blended learning limitation. i.e.  the concept of blended learning, research method, technique of collecting data, research  instrument, data analysis. The discussion of this article partly as a reference to conduct further research. The result of this conceptual study from some journals show that blended learning is a mix method among conventional learning and online learning. The students expected to be actively to find out the learning technique  which is comfortable for the students. Teacher has a function as mediator, facilitator, and also as a friend who always build conducive situation for the students. Blended learning will also strength conventional model through the development of technology for education. Beside, the result of the journals can be concluded that the average of the research result in blended learning also contribute to the student’s achievement . Keywords:  Abstrak: Kjian Konseptual Model Pemebelajaran Blended Learning berbasis web untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar. Pada artikel ini memaparkan kajian isi jurnal dari beberapa hasil penelitian yang difokuskan pada model pembelajaran blended learning. Hasil jurnal penelitian yang dianalisis berdasarkan dari hasil penelusuran database jurnal online seperti database Education Resources Information Center (ERIC, The

  11. PENGARUH KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR’AN TERHADAP HASIL BELAJAR TAFSIR MAHASISWA FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN ALAUDDIN MAKASSAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nuryamin Nuryamin

    2015-06-01

    Full Text Available Abstract: This study aimed to determine the effect of the ability to read and write al Quran on Tafseer learning achievement of the second semester students of the Department of Islamic Education and Teaching Faculty UIN Alauddin Makassar academic in year 2013/2014. The method used was quantitative. The variables in this research was the ability to read and write the Koran (X, and Tafseer learning achievement (Y. The population in this study is the second semester students of 2013/2014. The number of respondents were 40 students that was taken by using purposive sampling. The analysis technique used to answer the hypothesis in this study was a descriptive and simple regression analysis. The results showed that the ability to read and write the Koran (X did not significantly affect the Tafseer learning achievement with the R2 values of 0.081 and 0.075 was the level of significance. The implications of this research is that UIN Alauddin Makassar give much more attention to improve the students’ ability to read and write the Koran. Therefore, it can provide quality improvement of the students themselves. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan baca tulis al-Qur’an terhadap hasil belajar tafsir mahasiswa semester II angkatan 2013/2014 Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. Metode penelitian yang digunakan ialah kuantitatif. Varia-bel dalam penelitian ini adalah Kemampuan baca tulis al-Qur’an (X, dan hasil belajar tafsir (Y. Populasi dalam penelitian ini adalah maha­siswa semester II angaktan 2013/2014. Jumlah responden sebanyak 40 Mahasiswa dengan memakai purposive sampling. Adapun teknik analisis yang digunakan untuk men­jawab hipotesis dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan baca tulis al-Qur’an (X berpengaruh namun tidak signifikan terhadap nilai hasil belajar tafsir

  12. PENGARUH KEMAMPUAN MEMBACA DAN AKTIVITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fathia Rosyida

    2018-01-01

    Full Text Available Abstract: This research was intended to describe: (1 to what extent does reading ability influence students learning outcomes of Bahasa Indonesia in the second graders of SMAN 2 Bojonegoro; (2 the what extent do students' learning activities in the school influence students learning outcomes of Bahasa Indonesia in the second graders of SMAN 2 Bojonegoro; (3 whether or not reading ability and students learning activities at school simultaneously influence the students learning outcomes of Bahasa Indonesia in the second graders of SMAN 2 Bojonegoro. Based on a simple correlation analysis it was found that the correlation between reading ability and learning outcomes was positive. Regression calculation result between reading ability (X1 and learning outcomes (Y can be expressed in regression equation Y = 52.116 + 0,338 X1. The result of regression calculation between learning activity (X2 and learning outcomes (Y can be expressed in regression equation Y = 82.310-0.109 X2. The value of Fo is smaller than Ft (0.452 3.44 with degree of freedom df1 = 2 and df2 = 77 for 0.05 significance level. Thus, there is a significant corelation between reading ability and learning activities simultaneously towards students learning outcomes. Keywords: learning, Bahasa Indonesia, reading ability, learning activities, learning outcomes. Abstrak. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendapatkan deskripsi tentang: 1. Sejauhmana kontribusi yang diberikan oleh kemampuan membaca terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas II SMA Negeri 2 Bojonegoro. 2. Sejauhmana kontribusi yang diberikan oleh aktivitas belajar siswa di sekolah terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas II SMA Negeri 2 Bojonegoro. 3. Apakah kemampuan membaca dan aktivitas belajar siswa di sekolah memberikan kontribusi secara simultan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas II SMA Negeri 2 Bojonegoro. Dari analisis korelasi sederhana ditemukan bahwa korelasi antara kemampuan

  13. PENGARUH FLIPPED MASTERY CLASSROM TERHADAP PEROLEHAN HASIL BELAJAR KOGNITIF MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ridha

    2016-04-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi flipped mastery classroom terhadap perolehan hasil belajar kognitif mahasiswa pada matakuliah psikologi pendidikan. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang semester genap tahun ajaran 2015/2016 pada kelas utuh. Kelas eksperimen dibelajarkan dengan strategi flipped-mastery classroom dan kelas kontrol dibelajarkan dengan strategi tradisional.  Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimen Non Equivalent Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi flipped mastery classroom memberikan pengaruh positif terhadap perolehan hasil belajar kognitif mahasiswa. Perolehan hasil belajar kognitif mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi flipped-mastery lebih tinggi secara signifikan dari pada perolehan hasil belajar mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi tradisional.

  14. STATISTIK DESKRIPTIF DALAM PENELITIAN KUALITATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amirotun Sholikhah

    2017-03-01

    Full Text Available Descriptive statistics are statistics used to analyze data in ways that describe or depict the data that has been collected as it is without intending to generally accepted conclusions or generalizations. Therefore, in order to ensure the validity of results from data obtained three stages required therein or better known as the basic foundation that is; The first variation where statistics works with changing circumstances. The second reduction means that not all of the information that must be processed. Not all people have studied (population, but simply with less samples are representative only. Thirdly, the generalization is to draw general conclusions that apply to members of the population based on representative samples. Through these stages at least, researchers will be able to produce comprehensive data and findings can be justified scientifically. It is therefore essential for researchers to use statistical methods descriptive qualitative research, as a form of research on social phenomena that tend to be captured. Through the ability if a database owned by qualitative descriptive method, it is helpful in making the observations in the form of measures in the form of numbers.   Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku umum atau generalisasi. Oleh karena itu guna menjamin hasil dari kevalidan data yang diperoleh diperlukan tiga tahapan di dalamnya atau lebih dikenal sebagai landasan pokok yaitu; pertama variasi dimana statistik bekerja dengan keadaan yang berubah-ubah. Kedua reduksi artinya tidak seluruh informasi yang harus diolah. Tidak seluruh orang harus diteliti (populasi, melainkan cukup dengan sampel-sampel yang mewakilinya saja. Ketiga, generalisasi yaitu menarik kesimpulan umum yang berlaku untuk anggota-anggota populasinya berdasarkan sampel

  15. PEMBELAJARAN BERBASIS MIND MAP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI RELASI & FUNGSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Flavia Aurelia Hidajat

    2017-02-01

    Full Text Available Abstract: Mind map-based Learning to Enhance Students’ Learning Outcomes of Relations and Functions Materials. This study is a classroom action research that aims to describe the mind map-based learning that can improve student learning outcomes in relation and functions materials. The subjects were students of class X BKJ 2 SMKN 5 Jember. The results showed that the learning-based mind map that can improve student learning outcomes in the material of relations and functions include two-cycle with four phases: (1 planning to prepare and validate the lesson plan (RPP, student’ worksheet (LKS, observation sheet activities of teachers and students, and the final test cycle, (2 the implementation of action which include: a the activities of preliminary with deliver of learning objectives, given of motivate, provide an explanation of the use of mind mapping and conduct a question and answer for dig students' initial knowledge about previous material and the material to be learned; b the activities of core with forming of students in small groups, students are given worksheets, students discuss in small groups, write down the results of the discussion on worksheets, create a mind map related to the discussion results for presentation to the class, and then present it to the class. At the time of presentation occurs asked-questions and discussions in the class related to the result of presentations; c the activities of cover that is teachers evaluate the results of class discussion and the results of the mind map group that has been presented, (3 the observation made by three observer, (4 the reflection about the results of the test, mind map and observations. Keywords: Mind Map, Learning Outcomes, Relation & Functions          Abstrak: Pembelajaran Berbasis Mind Map Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Relasi dan Fungsi. Penelitian ini merupakan tindakan kelas yang bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran berbasis mind map

  16. PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARANKOOPERATIFTIPETPS TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    sri wahyuni

    2013-10-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar ekonomi ujian mid semester II siswa kelas X SMAN 7 Padang Tahun Pelajaran 2012/2013 masih rendah di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar ekonomi siswa yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS lebih tinggi dari pada hasil belajar ekonomi siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional kelas X SMAN 7 Padang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 7 Padang Tahun Pelajaran 2012/2013. Berdasarkan skor tes hasil belajar ekonomi siswa, diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 76,15 dan kelas kontrol 68,13. Hasil analisis uji-Z, diperoleh Zhitung (47,18 > Ztabel (1,645 yang berarti hipotesis diterima. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar ekonomi siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPSlebih tinggi dari pada siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional siswa kelas X SMAN 7 Padang. Untuk itu peneliti menyarankan agar guru‑guru bidang studi ekonomi khususnya SMAN 7 Padang dan guru SMA pada umumnya dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Dan kepada peneliti yang berminat disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan pada materi yang berbeda.

  17. KETERAMPILAN METAKOGNITIF DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DENGAN PEMBELAJARAN READING CONCEPT MAP-TIMED PAIR SHARE (REMAP-TMPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatia Rosyida

    2016-04-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Reading-Concept Map-Timed Pair Share (Remap-TmPS terhadap keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian Pretes-Postest Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah kelas X MIA 2 dan X MIA 3 di SMAN 2 Batu. Data keterampilan metakognitif  dan hasil belajar kognitif diperoleh dari tes essay. Data tersebut dianalisis mengunakan uji anacova. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran biologi berbasis Remap-TmPS berpengaruh terhadap keterampilan metakognitif dan hasil belajar kognitif siswa.

  18. PENGEMBANGAN KINERJA GURU MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS PADA SMA NEGERI DI KOTA PALOPO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hilal Muhammad

    2015-12-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap: (1 pelaksanaan pengembangan kinerja guru melalui PTK pada SMA Negeri di Kota Palopo; dan (2 hambatan da-lam pelaksanaan pengembangan kinerja guru melalui PTK pada SMA Negeri di Kota Palopo. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan yang kajiannya bersifat kualitatif-verifikatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomeno-logi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan dua hal. Pertama, pengembangan kinerja guru melalui PTK pada SMA Negeri di Kota Palopo belum berjalan optimal dan baru sebatas memenuhi kebutuhan persyarat-an kenaikan pangkat. Potensi guru belum dimanfaatkan melalui pemberdayaan, khususnya penelitian tindakan kelas. Kedua, hambatan dalam pelaksanaan pe-ngembangan kinerja guru melalui PTK pada SMA Negeri di Kota Palopo adalah keterbatasan waktu, dana, sumber referensi kurang, lingkungan tidak kondusif, dan motivasi kurang. Selain itu, sebagian guru juga masih mengalami kesulitan dalam melakukan dan menyusun laporan hasil PTK.

  19. PENERAPAN PENDEKATAN REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA POKOK BAHASAN SIFAT-SIFAT BANGUN RUANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mashudi Mashudi

    2016-03-01

    Full Text Available Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar siswa pada ranah kognitif mata pelajaran matematika. Hal ini ditunjukkan dengan skor rata-rata ujian dan pretest yang tidak memenuhi nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM. Rendahnya hasil belajar siswa tidak terlepas dari minimnya keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini difokuskan pada upaya peningkatan prestasi belajar siswa pada ranah kognitif melalui penerapan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai peningkatan prestasi belajar siswa pada ranah kognitif sebagai hasil penerapan RME. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang sikap siswa terhadap pembelajaran matematika realistik. Pada penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas V SDN Kiarapandak 01 Kec. Sukajaya Kab. Bogor yang berjumlah 25 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, jurnal siswa, tes, dan lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa hasil belajar siswa pada ranah kognitif secara umum mengalami peningkatan setelah diterapkannya pendekatan RME. Pada siklus I skor rata-rata gain ternormalisasi pada pretest dan akhir siklus I skor rata-rata siswa termasuk kategori rendah. Sementara pada siklus II skor rata-rata siswa gain ternormalisasi pada siklus I dan akhir siklus II  skor rata-rata siswa termasuk kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada aspek kognitif mengalami peningkatan setelah diterapkannya pendekatan RME. Kata kunci : pembelajaran matematika realistik, hasil belajar.  Abstract. This research is motivated lack of student learning outcomes in the cognitive domain of mathematics. This is demonstrated by the average score of the test and pretest that do not meet the value of Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM. Low student learning

  20. Perbandingan Hasil Belajar Teknik Dasar Pukulan Pada Permainan Tenis Meja Antara Yang Langsung Mengunakan Net Dengan Tanpa Menggunakan Net Terlebih Dahulu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indra Safari

    2016-07-01

    Full Text Available Abstrak   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji antara hasil belajar langsung menggunakan net dengan yang tanpa menggunakan net terlebih dahulu terhadap peningkatan penguasaan teknik dasar pukulan pada permainan tenis meja bagi pemula.Untuk memecahkan permasalahan tersebut penulis menggunakan metode eksperimen, sedangkan data yang diperoleh adalah melalui eksperimen lapangan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SDN Muhammadiyah III Bandung, sedangkan untuk sampelnya yaitu siswa kelas 4 s/d 6 (putera dan yang termasuk dalam kategori umur pemula. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa walaupun secara perhitungan statistic kedua cara pembelajaran tersebut tidak ada perbedaan yang berarti (signifikan, tetapi secara fakta di lapangan dengan frekuensi tiga kali dalam seminggu dengan cara pembelajaran tanpa menggunakan net terlebih dahulu memberikan perbedaan dalam perbedaan mean, yaitu yang langsung menggunakan net (0 – 89,0 sedangkan yang tanpa menggunakan net terlebih dahulu (0 – 93,0 dengan taraf nyata 0,05. Kata Kunci: teknik dasar, menggunakan net dan tanpa menggunakan net

  1. PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PRAKTIKUM SIFAT KOLIGATIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Hubbi

    2017-01-01

    Full Text Available  Abstract: The process of learning colligative properties have tend to learn chemistry as a product so that students have difficulty understanding this topic. Guided inquiry-based learning laboratory is a learning strategy that can accommodate chemistry learning as product and process. This research aims to know the effect of practice learning strategy based on guided inquiry to the instructional result of year 12 of science of MA Ma’arif 7 Lamongan on the topic of colligative properties of solution. The instructional result is the score from a report of practice result and written test. The subject of this research is 34 students of 12-E IPA class of MA Ma’arif 7 Lamongan in the academic year 2015-2016. The research design that used is the one group pretest-posttest. The research instruments used written test and observation checklist. The written test measured the result of validated instrcution before it is used and has reliability 0,802. The obtained data then was analysed with a descriptive analysis and different test. The different test used t-paired test. Paired t-test results obtained sig 0,000 which is smaller than 0.05 so H0 is rejected by 95% reliability. Based on these results it can be concluded that there was significant improvement of learning outcomes using laboratory procedures of colligative properties. The average value of student learning outcomes was increased from 61.05 into 81.44. This increase showed that the practice learning based on guided inquiry had a good level of effectiveness.Abstrak: Proses pembelajaran materi sifat koligatif cenderung hanya mempelajari kimia sebagai produk sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami topik ini. Pembelajaran praktikum berbasis inkuiri terbimbing merupakan strategi pembelajaran yang dapat mengakomodasi pembelajaran kimia sebagai produk dan proses. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran praktikum berbasis inkuiri terbimbing terhadap hasil

  2. Abstrak Proposal

    OpenAIRE

    Ir.Fatahuddin, MP

    2012-01-01

    PENERAPAN TEKNOLOGI PERBANYAKAN DAN PELEPASAN Diadegma semiclausum SEBAGAI AGENS PENGENDALI HAYATI Plutella xylostella PADA TANAMAN PENERAPAN TEKNOLOGI PERBANYAKAN DAN PELEPASAN Diadegma semiclausum SEBAGAI AGENS PENGENDALI HAYATI Plutella xylostella PADA TANAMAN

  3. PENGEMBANGAN BUKU AJAR BIOTEKNOLOGI BERBASIS PENELITIAN BIOREMIDIASI LOGAM BERAT KADMIUM UNTUK MAHASISWA S1 BIOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Pambudiono

    2016-06-01

    Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan buku ajar berbasis penelitian tentang bioremidiasi logam berat. Penelitian ini mengadaptasi model pengembangan Dick & Carey. Kelayakan buku ajar didasarkan pada hasil uji coba produk oleh tim ahli dan kelompok kecil. Jenis data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi yang dilakukan oleh ahli materi memberikan nilai persentase kevalidan buku ajar sebesar 91.6%, penilaian dari ahli media sebesar 90.81%. sedangkan penilaian kelompok kecil sebesar 85.56%. Berdasarkan hasil validasi maka buku ajar yang dikembangkan dikategorikan sangat valid dan layak untuk dipergunakan.

  4. Penerapan Model Pembelajaran TPS Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD No 1 Mengwitani

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I W Daniel Winantara

    2017-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas V SD No. 1 Mengwitani setelah diterapkannya model pembelajaran think pair share (TPS. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 32 orang. Data penelitian ini tentang hasil belajar yang dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan statistik kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD No. 1 Mengwitani. Hal ini ditunjukkan dengan hasil penelitian yang diperoleh yaitu persentase rata-rata hasil belajar pada siklus I sebesar 75,31% yang berada pada kategori sedang dan pada siklus II menjadi 80,15% yang berada pada kategori tinggi. Dengan ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 65,62% dan pada siklus II mencapai 87,5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran think pair share dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD No. 1 Mengwitani.

  5. Pengaruh Waktu Aplikasi Pyraclostrobin terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai (Capsicum Annuum L.)

    OpenAIRE

    Muryasani, Ayu Ainullah; Sulistyaningsih, Endang; Susila Putra, Eka Tarwaca

    2018-01-01

    Pemberian pyraclostrobin yang merupakan fungisida dari jenis strobilurin memiliki kemampuan untuk memacu sintesis prekursor IAA yaitu L-tryptopha yang dapat memicu pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu aplikasi pyraclostrobin terbaik terhadap pertumbuhan, hasil dan kesehatan tanaman cabai (Capsicum annuum L.). Penelitian dilakukan di Balai Pengembangan Perbenihan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ngipiksari, Sleman, Yogyakarta pada bulan Februari-Agustu...

  6. PENGARUH TERPAAN INFORMASI RISET MELALUI WEBSITE www.ppet.lipi.go.id TERHADAP SIKAP MAHASISWA MENGENAI PENELITIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noorfiya Umniyati

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh terpaan informasi riset di Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi LIPI melalui website www.ppet.lipi.go.id terhadap sikap mahasiswa mengenai penelitian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya pengaruh jumlah waktu yang digunakan dalam mengakses informasi terhadap sikap mahasiswa mengenai penelitian, isi pesan terhadap sikap mahasiswa mengenai penelitian, dan hubungan individu dengan media terhadap sikap mahasiswa mengenai penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis jalur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara keseluruhan terpaan informasi riset melalui website www.ppet.lipi.go.id berpengaruh secara signifikan terhadap sikap mahasiswa Teknik Telekomunikasi Telkom University mengenai penelitian. Secara parsial, hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jumlah waktu yang digunakan dalam informasi dan variabel hubungan individu dengan media memberikan pengaruh yang siginifikan terhadap sikap mahasiswa mengenai penelitian. Sedangkan variabel isi pesan tidak memberikan pengaruh yang siginifikan karena memberikan pengaruh yang sedikit. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukan bahwa secara keseluruhan informasi riset telah melakukan terpaan cukup besar terhadap sikap mahasiswa jurusan Teknik Telekomunikasi Telkom University mengenai penelitian yang mengakses website www.ppet.lipi.go.id.

  7. PENGARUH REGENERASI KOLOM ALUMINA ASAM TERHADAP RECOVERY DAN KUALITAS 99mTc HASIL EKSTRAKSI PELARUT MEK DARI 99Mo HASIL AKTIVASI NEUTRON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adang H G

    2017-01-01

    Full Text Available ABSTRAK PENGARUH REGENERASI KOLOM ALUMINA ASAM TERHADAP RECOVERY DAN KUALITAS 99mTc HASIL EKSTRAKSI PELARUT MEK DARI 99Mo HASIL AKTIVASI NEUTRON. Melalui kerjasama antara PTRR-BATAN, Chiyoda dan JAEA Jepang telah dilakukan pemurnian 99mTc dari 99Mo hasil aktivasi neutron dengan menggunakan metode kromatografi kolom alumina asam terhadap hasil ekstraksi MEK (Metil Etil Keton. Pemurnian 99mTc dengan metode kolom alumina asam hanya dapat digunakan satu kali dan pemurnian berikutnya harus diganti dengan kolom baru. Hal ini dinilai kurang praktis dan juga memerlukan biaya yang mahal. Dalam penelitian ini dicoba penggunaan kolom alumina asam untuk pemurnian 99mTc lebih dari satu kali dengan melakukan proses regenerasi dengan cara melewatkan larutan HNO3 0,1N setiap kali proses pemurnian selesai. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan larutan 99mTc yang dapat digunakan untuk penandaan kit radiofarmaka. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah recovery, profil elusi, pH, kemurnian radiokimia dan kemurnian radionuklida (lolosan 99Mo. Hasil penelitian yang dilakukan selama 5 hari telah diperoleh pH ~5, recovery > 60 %, kemurnian radiokimia > 95 % dan lolosan 99Mo tidak terdeteksi. Dari hasil perlakuan terhadap kolom alumina asam dengan larutan HNO3 0,1 N disimpulkan bahwa kolom alumina asam tidak perlu diganti setiap hari. Kata kunci: 99mTc, 99Mo, MEK, kolom alumina asam, kemurnian radiokimia. ABSTRACT Purification of 99mTc from 99Mo activation using acidic alumina column chromatography system from MEK (Methyl Ethyl Keton extraction has been carried out through cooperation between PTRR - BATAN, Chiyoda and JAEA Japan. This method has a limitation that acidic alumina column for purification of 99mTc can be used only once, for the next purification acidic alumina column should be replaced with new column, so it is less practical and also requires high cost. This study aims to obtain a 99mTc solution can be use for labelling of a

  8. STRATEGI PEMBELAJARAN, KEMAMPUAN AKADEMIK, KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH, DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Karmana

    2012-04-01

    Full Text Available Abstract: The Learning Strategy, Academic Capability, Problem Solving Skills, and Cognitive Achievement In Biology. This study investigates the effects of learning strategy, academic capability, and their interaction on problem solving skills, critical thinking, metacognitive awareness, and cognitive achievement in biology. This is a quasi experimental study using pretest-posttest non-equivalent control group design. The sample includes 60 tenth grade students of Senior High School 4 Mataram. Instru­ments used are a test and a questionnaire. The data are analyzed using ANCOVA and follow up tests using LSD. Based on the data analysis, the following conclusions are drawn (1 there are effects of PBL strategy and integrated PBL and STAD on problem solving skill, critical thinking, and cognitive achievement in biology, but not on metacognitive awareness, (2 there is an effect of academic compe­tency on cognitive achievement in biology, but not on problem solving skill, critical thinking, and meta­cognitive awareness, and (3 there are no effects of learning strategy and academic competency interac­tion on problem solving skill, critical thinking, metacognitive awareness and learning cognitive achievement in biology. Abstrak: Strategi Pembelajaran, Kemampuan Akademik, Kemampuan Pemecahan Masalah, dan Hasil Belajar Biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran, ke­mampuan akademik, dan interaksi strategi pembelajaran dan kemampuan akademik terhadap kemam­puan pemecahan masalah, kemam­puan berpikir kritis, kesadaran metakognitif, dan hasil belajar kognitif biologi siswa SMA. Penelitian kuasi-eksperimental ini melibatkan 60 siswa kelas X SMA Negeri 4 Mataram yang datanya dikumpul­kan menggunakan tes dan angket yang dianalisis menggunakan Anakova. Hasilnya menunjukkan bahwa (1 ada pengaruh strategi pembelajaran terhadap kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kritis, dan hasil belajar kognitif biologi

  9. PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN BIOLOGY ENVIRONMENT TECHNOLOGY SOCIETY (BETS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS X KOTA MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Arum Sasi Mahardika

    2016-08-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran BETS terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar biologi  kelas X SMA Kota Malang. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 7 Malang pada bulan Februari-Mei 2016. Kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif diukur melalui tes tulis sedangkan ranah afektif dan psikomor diukur melalui observasi selama pembelajaran. Data kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif dianalisis menggunakan uji statistik dengan bantuan Software SPSS 22.0 for Window. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh strategi BETS terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif; afektif kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol; psikomotor kelas kontrol lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol.

  10. PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR DI SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yonarlianto Tembang

    2017-06-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran think pair share berbantuan media gambar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Inpres Mangga Dua Merauke. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan tes. Hasil penelitian ini terdapat peningkatan motivasi belajar siswa rata-rata 74,91% pada siklus I menjadi 87,27% pada siklus 2. Peningkatan hasil belajar kognitif siswa meningkat pada siklus I sebesar 68,81% pada siklus II mencapai 86,36%. Dengan demikian, hasil ini menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran think pair share berbantuan media gambar dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.

  11. PERBANDINGAN HASIL BELAJAR IPA SEKOLAH DASAR MELALUI PENGGUNAAN PENDEKATAN GUIDED DISCOVERY DAN PENDEKATAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fiky Ernawati

    2016-09-01

    Full Text Available Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar pada mata pelajaran IPA setelah menggunakan pendekatan pembelajaran Guided Discovery dengan pendekatan pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning pada siswa  kelas  IV SD Negeri  3  Kramatwatu.  Metode  penelitian yang digunakan adalah metode kuasi ekpserimen, sedangkan desain penelitian yang digunakan adalah non equivalent control group design. Ada dua kelas dalam penelitian ini, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen yaitu siswa  kelas  IV-A  terdiri  dari  35  siswa  yang  diberikan  perlakuan  dengan pendekatan pembelajaran Guided Discovery dan kelas kontrol yaitu siswa kelas IV-B terdiri dari 33 siswa yang diberikan perlakuan pendekatan pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning. Ada pun teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi tes hasil belajar berupa posttest serta nontes berupa dokumentasi.   Berdasarkan   hasil   penelitian   menunjukkan   bahwa   terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol. Hasil belajar IPA siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada hasil belajar IPA siswa kelas kontrol. Rata-rata hasil belajar IPA kelas eksperimen yaitu 76,07 dan kelas kontrol memperoleh rata-rata 69,34. Kata Kunci : Hasil Belajar IPA, Guided Discovery, Contextual Teaching and Learning   Abstract. This research attempts to know the comparison of the results learning on subject’s science  class  after  using  learning  guided  discovery  approach  with  contextual teaching  and  learning  approach  to  their  student’s  grade  4  of  public  school Kramatwatu  7.  Research methodology used  is the method quasi  experiments, while design research used is non equivalent control group design.There are two classes  in  this  research,  namely  experiment  group  and  control  groups.  The experiment group that is a

  12. PENGEMBANGAN SOFTSKILL DAN HASIL BELAJAR KIMIA DASAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN 5-E (ENGAGEMENT, EXPLORATION, EXPLANATION, ELABORATION, EVALUATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samuel Budi WK,

    2016-12-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kimia dan Soft skill mahasiswa dengan menggunakan strategi pembelajaran 5-E((Engagement, Exploration, Explanation, Elaboration, Evaluation. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang terdiri dari tiga tahap. Tiap tahap terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia UNNES. Fokus yang diteliti dalam penelitian ini adalah hasil belajar dan pengembangan soft skill mahasiswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan pengembangan soft skill mahasiswa. Hasil belajar mahasiswa jurusan Kimia UNNES meningkat. Rerata hasil belajar tahap I adalah 64,62, tahap II adalah 75,85, dan pada tahap III adalah 79,77. Hasil rerata soft skill mahasiswa yang memenuhi kriteria tinggi dan sangat tinggi meningkat dari tahap 1 (77%, tahap 2 (80% dan tahap 3 (92%.

  13. Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa dengan Menerapkan Pembelajaran Kooperatif Model Think Pair Share Berbasis Kurikulum 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Alfian Irawan

    2015-11-01

    Full Text Available This research aims to determine the Increase Activity and Student’s Results in Analysis and Market Research subject for the tenth grade students of Marketing 1 at SMK Negeri 1 Pasuruan in 2014/2015 academic year. The type of this research is classroom action research (CAR. Subjects are the tenth grade students of Marketing 1 class X SMK 1 Pasuruan in 2014/2015 academic year. Data collection was done by using tests, observations, field notes, interviews, student questionnaire responses and documentation. The research is implemented within two cycles. Each cycle includes four phases of activities, which are: 1 planning the action, 2 implementing the action, 3 observation, and 4 reflection. The research findings showed that the implementation Think Pair Share that is: (a thinking, (b pairing (c sharing. Results of the research showed that (1 Implementation of the learning goes well, as evidenced by an increase in activity and student learning outcomes, (2 learning activities of students increased from 37.91% the percentage of the first cycle to 87.60% in the second cycle, (3 the results of student learning consists of cognitive, affective, and psychomotor percentage 44.19% increase from the first cycle to 85.56% in the second cycle (4 barriers that occur can be overcome with the reflection solutions in the form of advice from teachers subjects and observer (5 The response of students to the implementation of cooperative learning model of TPS to get a good appreciation and enthusiasm by the students with an average value of percentage of 87.76%. One of the constraints of the application of the learning model think pair share that need better time management so that teachers should be more careful in managing time. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran analisis dan riset pasar kelas X Pemasaran 1 semester genap 2014/2015 di SMK PGRI 3 Malang. Jenis penelitian ini

  14. Performansi mesin berbahan bakar etanol hasil destilasi arak Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Ketut Sukadana

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak: Perkembangan penelitian tentang proses pengolahan arak sampai saat ini sudah banyak mengalami kemajuan, terlihatdari hasil penelitian tentang energi alternatif berbahan dasar arak. Kemajuan yang dicapai sampai saat ini adalahkualitas arak sebesar 95%. Sudah memenuhi persyaratan sebagai bahan bakar alternativ. Metode yang dipakai dalamusaha mencapai tujuan dari penelitian ini adalah: pertama metode perancangan yaitu merancang alat kondensasipaksa tipe aliran melintang. Kedua, metode eksperimental dengan melaksanakan pengujian pada berbagai variableoperasional seperti variabel laju aliran fluida pendingin yang berpengaruh terhadap laju produksi. Ketiga dilakukanpengujian terhadap unjuk kerja mesin dengan menggunakan arak bali sebagai bahan bakar. Semakin besar bilanganReynolds aliran fluida pendingin mengakibatkan laju pendinginan semakin besar, berpengaruh terhadap lajukondensasi semakin besar sehingga laju produksi semakin besar. Berbanding terbalik dengan kualitas produksi.Pengujian arak bali sebagai bahan bakar pada mesin tipe carburator menghasilkan peningkatan konsentrasi arak baliberpengaruh terhadap semakin besarnya tingkat konsumsi bahan bakar spesifik mesin, torsi mesin mengalamipenurunan dan daya mesin juga mengalami penurunan.Kata kunci: Konveksi paksa, arak, kapasitas, kualitas, bahan bakar, unjuk kerja Abstract: The development of research on the processing of wine it's been a lot of progress, seen from the results of research onalternative energy from the basic ingredients of beer. The progress made today is the quality of the wine production hasabove 95%. So qualify as a fuel. The methods used in order to achieve the objectives of this study are: The first methodof designing is designing and making scientific instruments forced condensation transverse flow type. Second theexperimental method to carry out testing on a variety of operational variables such as the cooling fluid flow ratevariables that affect the rate of

  15. Implementasi WhatsApp Mobile Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Pokok Bahasan Pengenalan Komponen Elektronika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendrik Pratama

    2016-09-01

    Full Text Available Permasalahan yang muncul dalam penelitian ini yakni kurangnya optimalisasi peran media sosial  berbasis android smartphone khususnya WhatsApp Messenger dalam upaya meningkatkan hasil belajar. Peran media sosial lebih banyak digunakan sebagai komunikasi secara online, seperti chatting, pemberitahuan kabar, undangan, hiburan, dan promosi bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Whatsapp Mobile Learning sebagai upaya meningkatkan hasil belajar pada pokok  bahasan Konsep Dasar Elektronika. Penelitian yang akan dilakukan  menggunakan  metode  penelitian  tindakan  kelas  (PTK. Tahapan  penelitian  yang  dilakukan  meliputi  tahap  perencanaan,  pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 21 mahasiswa SMT gasal tahun akademik 2015/2016 Program Studi Pendidikan Teknik Elektro IKIP PGRI Madiun. Data yang diperoleh berupa hasil dokumentasi, observasi, wawancara, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menyatakan bahwa implementasi whatsapp sebagai mobile learning dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada pokok bahasan pengenalan komponen elektronika. Pada siklus I, pertemuan I ketercapaian pembelajaran sebesar 45% dan meningkat pada pertemuan II menjadi 60%. Pada siklus II, ketercapaian pembelajaran juga meningkat pada pertemuan III menjadi 75% dan pertemuan IV sebesar 82%. Dalam hal ini I capaian peningkatan hasil belajar mahasiswa melebihi indikator kinerja yaitu 80% sehingga pembelajaran dikatakan berhasil.

  16. PENGARUH KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN TIK TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mr Heri Sutarno

    2011-10-01

    Full Text Available Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana kompetensi guru TIK berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran TIK. Penelitian ini dilakukan di sebuah sekolah sampel, dengan responden siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan metode survey eksplanatory. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan 3 (tiga cara, yaitu: Nilai Skala (Nilai Interval, untuk mengetahui kondisi dari masing-masing variabel; Analisis varians (ANOVA satu jalur; dan Korelasi untuk mengetahui keterhubungan variabel. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa kompetensi pedagogik guru TIK yang ada di sekolah sampel tergolong cukup (56,07%, kompetensi kepribadian tergolong cukup (53,72%, kompetensi sosial tergolong cukup (45,22% dan kompetensi profesional tergolong tinggi (61,20%. Keterhubungan antara kompetensi guru dengan motivasi belajar diperkuat dengan kurangnya tingkat signifikansi sehingga dapat disimpulkan bahwa ada keterhubungan antara keempat kompetensi guru tersebut terhadap motivasi siswa untuk belajar mata pelajaran TIK. Secara parsial hanya kompetensi kepribadian (53,72% dan kompetensi profesional (61,20% yang terbukti dapat mempengaruhi motivasi belajar siswa. Untuk hasil belajar, dari hasil penelitian yang dilakukan ternyata keterhubungan antara kompetensi guru dan motivasi belajar terhadap hasil belajar sangat kecil (50%. Sebagai saran dari penelitian ini yaitu instansi pencetak guru harus memastikan agar mahasiswa yang dididiknya memiliki kemampuan kompetensi guru seperti tertulis dalam PP No. 74 tahun 2008 sehingga dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa, yang pada akhirnya keberadaan guru benar-benar bermakna dalam sebuah pembelajaran. Kata Kunci: guru TIK, kompetensi guru, motivasi, hasil belajar

  17. HUBUNGAN USIA, PARITAS DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN HASIL PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA DI PUSKESMAS BRANGSONG 2 KECAMATAN BRANGSONG KABUPATEN KENDAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Frida Cahyaningrum

    2017-09-01

    Hasil: penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara usia dengan hasil pemeriksaan IVA dengan signifikansi (P = 0,00; ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan hasil pemeriksaan IVA dengan signifikansi (P = 0,05; tidak ada hubungan antara personal hygiene dengan hasil pemeriksaan IVA dengan signifikansi (P = 0,73. Simpulan: penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara usia dengan hasil pemeriksaan IVA; ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan hasil pemeriksaan IVA; tidak ada hubungan antara personal hygiene dengan hasil pemeriksaan IVA.

  18. Pemfokusan Citra Radar untuk Hasil Pemodelan Radar Penembus Permukaan menggunakan Algoritma Migrasi Jarak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AZIZAH AZIZAH

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Citra Radar Penembus Permukaan (GPR memberikan gambaran tentang objek dalam bentuk kurva hiperbola. Kurva hiperbola ini memiliki resolusi yang rendah sehingga sulit untuk menganalisis lokasi objek yang sebenarnya. Oleh karena itu diperlukan proses untuk membuat citra menjadi lebih fokus. Proses ini disebut transformasi atau migrasi. Salah satu algoritma migrasi adalah algoritma migrasi jarak. Terdapat beberapa langkah yang dilakukan dalam penelitian ini. Pertama, pemodelan GPR dilakukan menggunakan perangkat lunak. Kemudian, algoritma migrasi jarak diimplementasikan untuk data hasil pemodelan. Terakhir, dilakukan analisis hasil yang didapat. Informasi jumlah dan lokasi objek didapatkan dari citra hasil migrasi ini dengan persentase kesalahan untuk pada sumbu x sebesar 4 % untuk 1 objek, 17 % untuk 2 objek, dan 4 % untuk 3 objek. Sedangkan persentase kesalahan pada sumbu y sebesar 2% untuk 1 objek, 3% untuk 2 objek, dan 8% untuk 3 objek. Kata kunci: GPR, migrasi, algoritma, migrasi jarak, fokus, ABSTRACT Ground Penetrating Radar (GPR image give description about object in hyperbolic curve. This hyperbolic curve has low resolution so it is too difficult to analysis the actual object position. Therefore, we need a process can make the image more focus. This process usually called transformation or migration. One of them is range migration algorithm. There are several steps in this reseacrh. First, GPR modelling done using software. Next, range migration algorithm is implemented for the data result from simulation. Last, the result are analyzed. The information about the number and object position is obtained from the image in this migration process with margin error in x-axis are 4% for 1 object, 17% for 2 object, and 4% for 3 object. On the other side, margin error in y-axis are 2% for 1 object, 4% for 2 object, and 8% for 3 object. Keywords: GPR, migration, algorithm, range migration, focus

  19. PENGARUH PENERAPAN LEARNING CYCLE 6E THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK DENGAN KEMAMPUAN AWAL BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Elisa Manafe

    2017-02-01

    Model pembelajaran learning cycle 6 E-think pair share (LC6E-TPS merupakan kombinasi model pembelajaran konstruktivistik. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh model pembelajaran LC6E-TPS, kemampuan awal peserta didik, dan interaksi antara kemampuan awal peserta didik dengan model pembelajaran terhadap hasil belajar kognitif peserta didik pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMAN 8 Malang. Sampel penelitian ditentukan secara cluster random sampling. Dari hasil analisis data menggunakan anava dua jalur, terdapat perbedaan hasil belajar kognitif yang signifikan antara peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran LC6E-TPS dengan model pembelajaran LC6E. Hal ini terjadi baik pada peserta didik yang memiliki kemampuan awal tinggi maupun rendah. Selain itu, ditemukan bahwa tidak ada interaksi antara kemampuan awal peserta didik dengan model pembelajaran terhadap hasil belajar kognitif peserta didik pada materi tersebut.

  20. Pemurnian Minyak Ikan Patin dari Hasil Samping Pengasapan Ikan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rodiah Nurbayasari

    2017-05-01

    Full Text Available Isi perut merupakan hasil samping pengasapan ikan patin (Pangasius hypophthalmus yang jumlahnya mencapai 5-6%/hari dari jumlah ikan yang diasap. Jumlah hasil samping yang besar tersebut apabila tidak diolah dapat mencemari lingkungan. Masyarakat pengolah di Kabupaten Kampar, Riau telah mengekstraksi isi perut tersebut menjadi minyak ikan kasar dengan produksi 110 L/hari. Untuk itu diperlukan teknologi pemurnian yang dapat meningkatkan nilai ekonomi minyak ikan kasar yang ada. Penelitian ini bertujuan melakukan pemurnian minyak kasar hasil samping pengasapan ikan patin dengan menggunakan empat metode pemurnian. Masing-masing metode pemurnian tersebut memiliki perbedaan seperti konsentrasi bentonit, waktu dan suhu proses, konsentrasi NaOH pada proses netralisasi, dan penggunaan asam sitrat atau natrium klorida pada proses degumming. Bahan penelitian yang digunakan adalah dua jenis minyak ikan patin kasar yaitu hasil ekstraksi isi perut ikan patin dengan pengukusan dan hasil ekstraksi dengan pemanasan. Sebelum dan setelah dimurnikan, minyak ikan dianalisis bilangan asam lemak bebas, bilangan peroksida, bilangan iodin, warna, dan profil asam lemak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada minyak ikan hasil ekstraksi dengan pengukusan yang dimurnikan menggunakan metode I, terjadi penurunan nilai asam lemak bebas sebesar 50,79%; peroksida sebesar 23,75%; dan peningkatan angka iodin 20,99%. Sedangkan pada minyak ikan hasil ekstraksi dengan pemanasan yang telah dimurnikan menggunakan metode II terjadi penurunan nilai asam lemak bebas sebesar 50,30%; peroksida 49,77%; dan peningkatan angka iodin 30,92% Pemurnian minyak ikan patin terbaik dihasilkan dari minyak hasil ekstraksi dengan pengukusan yang dimurnikan dengan metode I dan minyak hasil ekstraksi dengan pemanasan yang dimurnikan dengan metode II karena telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh International Association of Fish Meal Manufactures, International Fish Oil Standard, dan standar

  1. PENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wawan Suseno

    2017-10-01

    Berdasarkan pengalaman mengajar di SMPN 01 Bang Haji, ternyata masih banyak yang mengalami kesulitan dalam memahami persamaan linear dua variabel. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan keaktifan siswa belajar di dalam kelas. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK dengan dua siklus, siklus I terdiri atas 9 pertemuan, dan siklus II 6 pertemuan. Subjek penelitian adalah 24 orang siswa kelas VIII, 6 orang laki-laki, dan 18 orang perempuan. Kegiatan penelitian pada tanggal 16 Januari sampai 17 Maret 2017. Kegiatan pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran kooperatif tipe TGT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe TGT telah terlaksana dengan sangat baik, keaktifan belajar siswa yang diperoleh dari hasil observasi dan angket berada pada kategori tinggi dan baik, hasil belajar siswa mencapai 87,5 % dan telah mencapai nilai ≥ 70.

  2. Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Observasional Bandura Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Senam Indonesia Jaya Pada Siswa Kelas X Smk Saraswati 3 Tabanan

    OpenAIRE

    I PUTU AGUNG UTAMA MAS; Prof. Dr. I Nyoman Natajaya,M.Pd; Dr. I Gusti Ketut Arya Sunu, M.Pd

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Observasional Bandura Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Senam Indonesia Jaya pada siswa kelas X SMK Saraswati 3 Tabanan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental lapangan dengan pola The Post-test Only Control Group Design . Populasi dalam penelitian ini berjumlah 11 kelas dan sampel berjumlah 4 kelas. Data motivasi siswa dikumpulkan menggunakan lembar koesioner dan data hasil belajar Senam Indonesia ...

  3. Peningkatan Hasil Belajar Fisika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization pada Siswa Kelas VII.D SMP Negeri 2 Bangkala Kabupaten Jeneponto

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suhardi Suhardi

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract This research is a class action (Classroom Action Research, which aims to improve learning outcomes Physics VII.D grade students of SMP Negeri 2 Bangkala through Cooperative Learning Model Team Assisted Individualization. The subjects were VII.D grade students of SMP Negeri 2 Bangkala on odd semester 2013/2014 academic year consisting of 36 students. Research conducted two cycles consisting of four activities, namely: planning, action, observation and reflection. In the first cycle was conducted over four sessions and the second cycle was conducted over four sessions. Data collection was done by studying the results of the final tests of learning at the end of the first cycle and the end of the second cycle. The collected data were analyzed quantitatively and qualitatively. The results of the quantitative analysis of physics learning outcome data indicate that the number of students classified as learning completed the first cycle were completed only 22 0rang 61.11% and in the second cycle up to 25 people who completed 69.44%. The results of the qualitative analysis showed an increase in activity of students during the learning process through a model of Cooperative Learning Physics Team Assisted Individualization type. Based on these results it can be concluded that the physics learning through cooperative learning model of Type Team Assisted Individualization can improve student learning outcomes. Keywords: Results Learning, Cooperative Learning Model Team Assisted Individualization, Qualitative, and Student Activities Abstrak Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research yang bertujuan meningkatkan hasil belajar Fisika siswa kelas VII.D SMP Negeri 2 Bangkala melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII.D SMP Negeri 2 Bangkala pada semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 36 siswa. Penelitian dilaksanakan dua

  4. Pengaruh Problem-Based Learning terhadap Hasil Belajar ditinjau dari Motivasi Belajar PLC di SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bekti Wulandari

    2013-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1 perbedaan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pemrograman sistem kendali PLC antara siswa yang diajar dengan metode PBL dengan siswa yang diajar dengan metode demonstrasi, (2 pengaruh interaksi antara metode PBL dan metode demonstrasi dengan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa, (3 perbedaan hasil belajar siswa antara siswa yang diajar dengan metode PBL dengan yang diajar dengan metode demonstrasi ditinjau dari motivasi belajar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial yang dilakukan dengan memberikan perlakuan metode pembelajaran. Analisis data dalam penelitian ini  menggunakan uji-t dan ANAVA dengan program SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan metode PBL dengan yang diajar dengan metode demonstrasi, (2 tidak terdapat pengaruh interaksi antara metode PBL dan demonstrasi dengan motivasi belajar terhadap hasil belajar, (3 terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan metode PBL dengan yang diajar dengan metode demonstrasi ditinjau dari motivasi tinggi dan rendah. Kata kunci: metode pembelajaran, Problem-Based Learning, motivasi belajar, hasil belajar

  5. PENGARUH PENGGUNAAN MODUL KONTEKSTUAL BERPENDEKATAN SETS TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK KELAS VII SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desy Ria Pratama

    2017-02-01

    Full Text Available Abstrak _________________________________________________________________________________________________________________ Kebutuhan terhadap bahan ajar yang dapat meningkatkan kemandirian belajar dan hasil belajar peserta didik menuntut guru untuk dapat membuat bahan ajar yang ideal. Bahan ajar yang dapat mengaitkan materi dengan fenomena dalam kehidupan sehari-hari dapat memudahkan peserta didik dalam memahami materi. Kebermaknaan dalam pembelajaran juga dibutuhkan dalam mata pelajaran IPA agar peserta didik dapat mengetahui manfaat pembelajaran yang dilakukan. SETS merupakan pendekatan yang mengaitkan materi dengan aspek sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat dalam pembelajaran. Penerapan pendekatan SETS pada bahan ajar sangat ideal untuk memudahkan peserta didik dalam memahami materi serta belajar menyelesaikan permasalahan dalam pembelajaran secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh modul kontekstual berpendekatan SETS terhadap hasil belajar dan kemandirian peserta didik kelas VII SMP. Populasi pada penelitian ini adalah kelas VII A-VII H SMP Negeri 10 Semarang tahun pelajaran 2015/2016, sedangkan sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII D sebagai kelas kontrol. Desain penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan modul berpengaruh terhadap hasil belajar dan kemandirian peserta didik. Hal tersebut dilihat dari hasil korelasi yang menunjukkan korelasi penggunaan modul dengan kemandirian, hasil belajar afektif, dan hasil belajar psikomotorik dalam kategori kuat, dan dalam kategori sangat kuat pada hasil belajar kognitif. Besar pengaruh penggunaan modul terhadap kemandirian sebesar 60,22% berdasarkan data observasi, dan 47,61% berdasarkan data angket. Sedangkan besar pengaruh penggunaan modul terhadap hasil belajar kognitif adalah sebesar 82

  6. STUDI TENTANG PERSEPSI DAN TINGKAT PARTISIPASI PETANI PENGGARAP DI HUTAN PENELITIAN PARUNGPANJANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NFN Desmiwati

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan tingkat partisipasi petani penggarap dalam pengelolaan Hutan Penelitian (HP Parungpanjang yang selama ini telah berjalan. Studi ini diharapkan dapat memberikan bahan informasi dan masukan bagi perumusan strategi dan arah kebijakan pengelolaan HP Parungpanjang secara berkelanjutan agar terpenuhinya aspek pemberdayaan bagi petani penggarap dan keamanan hutan penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif, data dikumpulkan melalui survey, diskusi kelompok terfokus, wawancara semi terstruktur, observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Pengukuran persepsi menggunakan Skala Likert dan pengukuran tingkat partisipasi menggunakan derajat tangga Arnstein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani penggarap terhadap pengelolaan HP Parungpanjang sangat baik namun tingkat partisipasi petani penggarapnya berada pada level terapi yang berarti pengelolaan HP Parungpanjang dalam hal pelibatan petani penggarap masih bersifat non-partisipatif.

  7. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN KESADARAN METAKOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SMA DALAM MATERI POKOK ASAM BASA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwiek Tamsyani

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hasil belajar penyebaran dengan model pembelajaran penemuan dan inkuiri terbimbing menggunakan rancangan quasi eksperimen dengan desain faktorial 2 × 2. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Takalar. Sampel penelitian dipilih dengan random sampling teknik acak kelas yang terdiri atas 2 kelas. Kelas XI IPA 1 (34 peserta didik sebagai kelas eksperimen 1 dibelajarkan dengan model pembelajaran penemuan dan kelas XI IPA 2 (33 peserta didik sebagai kelas eksperimen 2 dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Instrumen penelitian menggunakan yaitu, angket Inventori Kesadaran Meta kognitif dan tes hasil belajar. Penggunaan program SPSS versi 20.0 menunjukkan bahwa 5 soal essay valid dengan reliabilitas sebesar instrumen sebesar 0.699. Data penelitian dianalisis pada taraf signifikan α = 0.05 dengan uji anova dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 Rata-rata nilai hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran penemuan, hasilnya lebih tinggi dibandingkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing. (2 Rata-rata nilai hasil belajar peserta didik dengan kesadaran metakognitif tinggi, hasil belajar peserta didik lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nilai hasil belajar dengan kesadaran metakognitif rendah. (3 Terjadi interaksi antara model pembelajaran dan kesadaran metakognitif dalam mempengaruhi hasil belajar SMA Negeri 2 Takalar. Jadi, ada pengaruh antara model pembelajaran dan kesadaran metakognitif terhadap hasil belajar peserta didik SMA Negeri 2 Takalar dalam materi pokok asam basa.

  8. Analisis Perbandingan Pendapatan Petani Salak (Salacca Edulis) Yang Menjual Hasil Panen Ke Pabrik Dan Luar Pabrik Di Kabupaten Tapanuli Selatan

    OpenAIRE

    Matovani, Lolisa Efa; Tarigan, Kelin; Kesuma, Sinar Indra

    2013-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan petani salak diberbagai tingkat sakala USAha, untuk menganalisis perbedaan pendapatan petani yang menjual hasil panen ke pabrik dan luar pabrik, dan untuk menganalisis tingkat kelayakan USAha tani salak didaerah penelitian. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja), dengan pertimbangan bahwa Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan sentra produksi salak di Sumatera Utara dan terdapat pabrik pengolahan salak. Me...

  9. PENGEMBANGAN MODUL BIOTEKNOLOGI LINGKUNGAN BERBASIS PENELITIAN MATAKULIAH BIOTEKNOLOGI UNTUK MAHASISWA S1 UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wasiatus Sa’diyah

    2016-09-01

    Full Text Available Research and development aims to produce module based research on material environmental biotechnology. The method used in the research and development followed development model Borg and Gall (1983, which consists of seven stages. The research object using freshgraduatedstudents who are taking biotechnology lesson. Measurement of the effectiveness of the module used gain score, The results of the validation of media expert is 79.17%, while the results of the validation of module contains experts is 96%. The test results readability is 90.84%. The test results showed the effectiveness of module is 0.68, it means included medium criteria. Penelitian pengembangan bertujuan untuk menghasilkan modul berbasis penelitian pada materi bioteknologi lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan menggikutimodel pengembangan Borg dan Gall (1983, yang terdiri atas 7 tahapan. Objek penelitian menggunakan mahasiswa S1 yang sedang menempuh matakuliah bioteknologi. Pengukuran keefektifan modul menggunakan rumus gain score yang diperoleh dari nilai pretest dan posttest. Hasil validasi dari ahli media adalah 79,17%, sedangkan hasil validasi dari ahli materi adalah 96%. Adapun hasil uji keterbacaan adalah 90,84%. Hasil uji keefektifan menunjukkan angka 0,68 artinya termasuk ke dalam kriteria sedang, modul yang digunakan mahasiswa efektif digunakan oleh mahasiswa.

  10. Analisis Hasil Filtering Karous-Hjelt Berdasarkan Beda Spasi Dalam Penggambaran Struktur Bawah Permukaan Tanah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miftakhul Maulidina

    2017-04-01

    Full Text Available Struktur penyusun tanah di setiap wilayah dapat digambarkan melalui pemodelan berdasarkan nilai resistivitas material penyusunnya. Tujuan penelitian ini membuat penggambaran struktur bawah permukaan tanah melalui filtering Karous-Hjelt dengan variasi spasi. Adapun spasi dalam pengambilan data di lapangan adalah spasi 1 meter dan spasi 0,5 meter pada masing-masing line. Penelitian ini sekaligus melengkapi hasil penelitian sebelumnya tentang penentuan struktur bawah permukaan tanah di sekitar Candi Gambar Wetan (Maulidina, 2015. Data yang dimasukkan merupakan data hasil pengukuran Very Low Frequency Electromagnetic di area Candi Gambar Wetan. Metode yang digunakan yaitu pengolahan data menggunakan filtering Karous-Hjelt untuk penggambaran struktur bawah permukaan tanah pada kedalaman 0 – 6 meter untuk dua jenis data berdasarkan variasi spasi. Hasil pengolahan menunjukkan penggambaran struktur bawah permukaan tanah spasi 0,5 m memiliki rentang nilai resistivitas yang lebih mendetail dibandingkan spasi 1 m. Hasil ini dapat menambah informasi dan bisa digunakan sebagai acuan dalam penelitian berikutnya.

  11. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Fadillah

    2015-12-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran dan kemampuan komunikasi matematika terhadap hasil belajar matematika siswa. Metode penelitian ini adalah eksperimen. Kelompok eksperimen diberikan model pembelajaran mind mapping dengan kemampuan komunikasi matematika dan kelompok kontrol diberikan model pembelajaran jigsaw dengan kemampuan komunikasi matematika. Untuk mendapatkan data hasil penelitian digunakan instrumen berupa tes kemampuan komunikasi matematika dan tes hasil belajar. Subjek penelitian adalah siswa SMP Negeri 10 Tangerang di Propinsi Banten dengan subjek sampel adalah siswa kelas VIII sebanyak dua kelas dari sepuluh kelas yang ada dipilih secara acak. Analisis data yang digunakan adalah analisis perbandingan dengan Uji-t dan uji Anova, pada taraf signifikansi alpha=0,05. Dari analisis data disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran dan kemampuan komunikasi matematika siswa terhadap hasil belajar matematika siswa.

  12. MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DAN PENGARUNHYA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI DI SMAN 14 PADANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    sri wahyuni

    2016-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran Make amatch terhadap hasil belajar ekonomi kelas X SMAN 14 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK, dimana dalam suatu kelas diberikan tindakan (action. Dalam satu kelas diberikan tindakan untuk memperbaiki suatu keadaan dimana dalam proses pembelajaran dilihat masih rendahnya aktivitas siswa dalam pembelajaran dan menyebabkan hasil Belajar rendah. Lokasi Tempat penelitian ini adalah SMAN 14 Padang Jalan Indarung Karang Putih. Dimana Yang menjadi objek Penelitian ini adalah kelas X1. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian spiral, satu putaran terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut: Perencanaan (planning, yakni persiapan yang dilakukan untuk pelaksanaan PTK. Berdasarkan dari data diatas maka model pembelajaran make AMatch dapat meningkatkan hasil Belajar ekonomi siswa di SMAN 14 Padang. Untuk itu dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Hasil Belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus satu, siklus dua dan siklus tiga. Dengan adanya penerapan model pembelajaran Make Amatch ini adanya pengaruh yang siknifikan antara model pembelajaran make Amatch terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas X1 SMA 14 Padang. Dengan Demikian Model pembelajaran ini bisa digunakan untuk proses pembelajaran ekonomi berikutnya.

  13. Pengaruh Pendekatan Cooperative Learning Tipe (TPS Think, Pair, and Share Terhadap Hasil Belajar PKn di Sekolah Dasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulistyani Puteri Ramadhani

    2017-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pendekatan cooperative learning tipe think, pair, and share terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Kebon Baru 10 Pagi dengan sampel penelitian siswa kelas V pada semester II tahun pelajaran 2016-2017. Sampel penelitian menggunakan teknik Simple Random Sampling. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar tes yang dilakukan setelah materi pembelajaran diberikan lembar tes untuk mengetahui hasil belajar PKn siswa, yang sebelumnya telah dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas dengan justifikasi ahli dan dianalisis dengan uji normalitas dan uji homogenitas baik kelas kontrol maupun kelas eksperimen. Hasil pengujian normalitas menunjukan bahwa kedua kelas berdistribusi normal. Hasil pengujian homogenitas menunjukan bahwa kedua kelas tersebut homogen. Setelah dilakukan uji persyaratan analisis, maka dilakukan uji hipotesis dengan perhitungan uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t maka hipotesis nol (Ho ditolak dan hipotesis kerja (H1 diterima. Dari perhitungan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan cooperative learning tipe think, pair, and share berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V sekolah dasar. Implikasi hasil penelitian ini adalah penggunaan pendekatan cooperative learning tipe think, pair, and share pada pembelajaran PKn dapat  diterapkan guru agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

  14. Pengaruh Cairan Cultur Filtrate Fibroblast (CFF Terhadap Penyembuhan Luka; Penelitian eksperimental pada Rattus Norvegicus Galur Wistar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oky Masir

    2012-11-01

    Full Text Available AbstrakLatar belakang:Metode penyembuhan luka telah mengalami perkembangan, baik berupa suatu produk atau stimulan terhadap proses biologis tubuh dalam menkompensasi luka. Fibroblas merupakan salah satu komponen penyembuhan yang berperan penting dalam proses fibroplasia. Culture Filtrate Fibroblast (CFF merupakan hasil kultur fibroblas yang akan dibuktikan efeknya terhadap proses percepatan penyembuhan luka pada penelitian ini. Metode. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan metode post test only control group design dan rancangan acak kelompok (RAK dengan menggunakan tikus putih wistar. Hewan coba dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu 2 kelompok perlakuan yang diberikan CFF ke area eksisi luka dan kelompok kontrol yang diberikan larutan NaCl 0,9% ke area eksisi luka. Data diolah dengan SPSS 16.0. Data Kategori dianalisa dengan Chi-squared dan data numerik dengan Independent T-test. Hasil. Dari tingkat penyembuhan tidak ditemukan perbedaan pada kedua kelompok, namun perubahan restriksi jaringan lebih besar pada kelompok perlakuan. Pada skor pembentukan kolagen, derajat epitelisasi serta jumlah pembentukan pembuluh darah baru pada hari ke-3 tidak ditemukan perbedaan antara kedua kelompok. Namun pada pengamatan hari ke-7 memperlihatkan pembentukan kolagen, derajat epitelisasi serta jumlah pembentukan pembuluh darah baru lebih banyak pada kelompok perlakuan. Pada fibrosis hari ke-3 dan hari ke-7 memperlihatkan terjadinya fibrosis lebih banyak pada kelompok perlakuan dibanding kontrol. Pada pengamatan terjadinya infeksi hari ke-3 memperlihatkan infeksi lebih sedikit pada kelompok perlakuan dan terjadinya infeksi sama pada hari ke-7. Kesimpulan. CFF memberikan tingkat penyembuhan luka yang lebih baik dibanding NaCl.Kata kunci: CFF, NaCl 0,9 %, tingkat penyembuhan luka.Abstract Background: Wound healing methods have been developed, either a product or a stimulant to the body's biological processes in wound compensation. Fibroblasts is one

  15. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MODIFIED STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (MSTAD DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN STRUKTUR ALJABAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kartika Sari

    2015-09-01

    Full Text Available The application of Students Team Achievement Division (STAD model in learning algebra structure indicated that the model is slow on detecting an error in understanding the material and it also need more time to completely delivered all of the course’s material. Therefore, in this study STAD was modified into Modified Students Teams Achievement Division (MSTAD. MSTAD development was carried out through three stages: developing new ideas based on previous research, developing results, and conducting trials. Trials  were performed  on  students taking  Algebra Structure 1  course in  2013/2014  and  2014/2015 academic year in one of the universities in Bali. Results showed that error in understanding the material was detected early, and every material was delivered on time. Statistical analysis also showed that class where MSTAD was applied achieve significantly better learning outcomes compared to STAD class and conventional class for 2013/2014 academic year (t= -9,339 < t0,05(41 = -2,702 as well as 2014/2015 academic year (Z0,5(1-0,01=0,4950 = 2,57.   ABSTRAK Penerapan   model   Student Team Achievement Division (STAD dalam pembelajaran Struktur Aljabar menunjukkan bahwa kesalahan dalam memahami materi lambat terdeteksi dan perlu tambahan waktu untuk menyelesaikan semua materi. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dikembangkan modifikasi model STAD yaitu model pembelajaran Modified Student Teams Achievement Division (MSTAD.Pengembangan dilakukan melalui tiga tahap yaitu mengembangkan ide baru berdasarkan penelitian sebelumnya, mengem- bangkan hasil, dan melaksanakan uji coba. Uji coba dilakukan pada mahasiswa yang mengambil mata kuliah Struktur Aljabar 1 pada Tahun Ajaran 2013/2014 dan 2014/2015 di Jurusan Matematika salah satu Universitas di Bali. Hasil ujicoba menunjukkan bahwa kesalahan dalam memahami materi dapat terdeteksi lebih awal dan materi juga dapat diselesaikan tepat waktu. Hasil analisis statistik juga menunjukkan

  16. PENGARUH MODEL DAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR KEMAMPUAN DASAR SENAM LANTAI PADA MAHASISWA JURUSAN PENJASKESREK UNDIKSHA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luh Putu Spyana Wati Kadek Yogi Parta

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan (1 menjelaskan perbedaan hasil belajar kemampuan dasar senam lantai yang signifikan antara model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS dengan model pembelajaran Student Teams-Achievement Devision (STAD. (2 menjelaskan perbedaan hasil belajar kemampuan dasar senam lantai antara mahasiswa yang belajar dengan media VCD dan media gambar. (3 menjelaskan pengaruh interaktif antara model dan media pembelajaran terhadap hasil belajar.  Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment menggunakan pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 6 kelas yang terdiri dari 156 mahasiswa. Sampel diambil 4 kelas dengan cara simple random sampling. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar dan dianalisis dengan ANACOVA faktorial 2×2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1 terdapat perbedaan hasil belajar kemampuan dasar senam lantai yang signifikan antara model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS dengan model pembelajaran Student Teams-Achievement Devision (STAD (F = 64.805; p<0.05, dimana hasil belajar kemampuan dasar senam lantai pada mahasiswa yang mengikuti model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa yang mengikuti model pembelajaran Student Teams-Achievement Devision (STAD, (2 terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara media pembelajaran VCD dengan media pembelajaran gambar terbukti pada nilai (F= 52.577; p<0.05, (3 terdapat pengaruh interaktif antara media dan model pembelajaran terhadap hasil belajar kemampuan dasar senam lantai terbukti pada nilai (F= 88.185; p<0.005.

  17. Pemanfaatan Hasil Eksplorasi Plasmanutfah Jeruk Nusantara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emi Budiyati

    2016-03-01

    Full Text Available Indonesia memiliki keanekaragaman  jenis jeruk unggul  lokal maupun nasional   yang tersebar diseluruh nusantara dari sabang sampai merauke,  dan berpotensi  dikembangkan serta didayagunakan untuk mendukung ketahanan pangan, khususnya untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral masyarakat seiring  dengan bertambahnya penduduk yang terus meningkat dari tahun ketahun.  Penelitian  bertujuan untuk identifikasi hasil eksplorasi plasmanutfah jeruk nusantara  berdasarkan kemanfaatan sesuai jenisnya.  Penelitian dilakukan dari tahun 2010 -2013  diseluruh daerah sentra jeruk  Maluku Utara, Maluku tenggara,  Kalimantan Timur, dan Jawa Timur. Metodologi dengan  survei  dan exploratif,  kordinasi dengan Diperta, BPTP, Kebun Raya LIPI serta wawancara dengan penduduk lokal.  Hasil penelitian telah mendapat 30 Asesi Jeruk yang terdiri  citrus  reculata, citrus maxima,  citrus  ambicarpha dan   citrus aurantivolia dan  Menjadi  3 macam jenis berdasarkan pemanfaatannya  yaitu sebagai  buah segar (Pamelo, Keprok dan Manis, olahan dan jenis  biofarmaka (Nipis. Nipis Jumbo, Jerpaya, dan  Jari Buda membukaKata kunci:   buah, eksplorasi, jeruk, plasmanutfah, varietas

  18. KONTRIBUSI SELF CONCEPT MATEMATIS DAN MATHEMATICS ANXIETY TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aan Subhan Pamungkas

    2015-05-01

    Full Text Available Penelitian ini mengkaji hubungan antara self concept dan kecemasan matematika dengan hasil belajar mahasiswa tingkat awal. Penelitian ini didasari oleh sebagian besar mahasiswa awal program studi pendidikan matematika masih merasa cemas ketika berhadapan dengan persoalan matematika dalam mata kuliah kalkulus I, selain itu dilihat dari performa mahasiswa ketika menyelesaikan persoalan matematika timbulnya rasa tidak pecaya diri atas kemampuan yang dimilikinya. Sehingga ketika akan menyelesaikan persoalan mahasiswa selalu bergantung kepada temannya, dengan tujuan memperoleh keyakinan atas jawabannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional, metode ini digunakan untuk melihat seberapa kuat dan seberapa besar pengaruh self concept dan kecemasan matematika dengan hasil belajar mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi pendidikan matematika tahun akademik 2013/2014, sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 88 mahasiswa yang mengontrak mata kuliah Kalkulus I. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self concept matematis dan skala kecemasan matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara self concept dan kecemasan terhadap matematika dengan hasil belajar mahasiswa.DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jpm.9.1.2191.01 - 10

  19. Pengaruh Pemberian Pyraclotrobin Terhadap Efisiensi Penyerapan Nitrogen Dan Kualitas Hasil Tanaman Kedelai (Glycine Max L. Merr.)

    OpenAIRE

    Mansur, Mansur; Ashari, Sumeru; Kuswanto, Kuswanto

    2015-01-01

    Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) adalah tanaman kacang-kacangan (Leguminosae) yang menjadi komoditas tanaman pangan penting karena tingginya kandungan protein. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian pyraclostrobin terhadap efisiensi penyerapan nitrogen, pertumbuhan tanaman dan hasil tanaman kedelai. Bahan penelitian yang digunakan adalah benih kedelai varietas wilis, pyraclostrobin dan pupuk urea 46% N. Rancangan yang digunakan adalah rancangan tersarang yang terdiri da...

  20. Pengaruh Media Lagu Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Materi Sifat-Sifat Bangun Datar Siswa Kelas 5 SD Negeri 5 Kota Bengkulu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Myti Sandri

    2018-03-01

    Full Text Available Abstrak. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh media lagu terhadap hasil belajar matematika pada materi sifat-sifat bangun datar untuk siswa kelas 5 SD Negeri 5 Kota Bengkulu Tahun Ajaran 2015/2016 Semester II. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 5 SD Negeri 5 Kota Bengkulu. Sampel penelitian ini dua kelas yaitu  kelas eksperimen yang menerapkan metode ekspositori dengan menggunakan media lagu dan  kelas kontrol yang menerapkan metode ekspositori tanpa menggunakan media lagu. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen tes. Untuk analisis data menggunakan uji-t dengan data berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata siswa yang diajar dengan menggunakan media lagu lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata siswa yang diajar tanpa menggunakan media lagu. Nilai rata-rata siswa kelas eksperimen adalah 72.04 dan  nilai rata-rata siswa kelas kontrol adalah 60.21. Hal ini sesuai dengan hasil uji hipotesis nilai thitung = 1.8282 lebih dari nilai ttabel = 1.67065 dalam taraf signifikan 5%. Maka H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media lagu terhadap hasil belajar matematika pada sifat-sifat bangun datar kelas 5 SD Negeri 5 Kota Bengkulu. Kata kunci : Hasil belajar, Media Lagu, Metode Ekspositori. Abstrak. The aim of research is knowing how to the effect of media songs on the study’s result of mathematics learning on the material of the two dimentionals characters for student class 5.C SD Negeri 5 Kota Bengkulu school of year 2015/2016 Semester II. Population of this research  is student class 5 SD Negeri 5 Kota Bengkulu. Sample of this research is student class 5.C by 31 student for the experiment class apply to expository methods to use media songs and class 5.A by 31 student for control class to apply expository method not to use media songs. The tecnich data collection is instrument test. For data analysis using t-test with normal distribution

  1. Kesesuaian Pilihan Konsep Bisnis, Operasionalisasi Kegiatan dan Penelitian dalam Pemasaran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Albari Albari

    2014-06-01

    Full Text Available AbstractThere are many differences of opinion between the experts from other scholars when they view the development of marketing discipline although they have different backgrounds competence. But that differences of opinion helped the development of the marketing discipline is faster. This article does not attempt to enliven the debate, but rather provides another discourse by pointing out the need for better harmonization between business concepts with the operationalization of the marketing aspects, including the option of the research approach, both in the context of the development of science as well as linkages with marketing applications.Keywords: business concept, operational activities, marketing researchAbstrakPerkembangan disiplin ilmu pemasaran banyak dijumpai adanya perbedaan pendapat antara satu ahli dengan ahli yang lain, meskipun dengan latarbelakang kompetensi ilmu yang berbeda. Namun waktu juga mencatat bahwa perbedaan pendapat tersebut justru membantu perkembangan disiplin pemasaran lebih cepat dan kaya. Artikel ini tidak mencoba meramaikan perdebatan tersebut, tetapi justru memberikan wacana lain dengan menunjukkan perlunya adanya keselarasan antara konsep bisnis dengan operasionalisasi aspek-aspek pemasaran yang lain, termasuk untuk menetapkan pilihan pendekatan penelitian, baik dalam konteks pengembangan ilmu maupun keterkaitan dengan aplikasi pemasarannya.Kata Kunci: konsep bisnis, operasionalisasi kegiatan, penelitian pemasaran

  2. Sketsa Arkeologi Islam di Maluku: Tema dan Implementasi Penelitian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wuri Handoko

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian arkeologi Islam di Maluku, merupakan ranah penelitian yang memiliki beragam lingkup dan cakupan kajiannya, karena memiliki dimensi yang luas, antara lain sosial, ekonomi, politik, selain tentu saja religi dan ideologi. Namun luasnya cakupan dalam perspektif horizontal, belum diimbangi oleh penggarapan penelitian yang mendalam (vertikal, sehingga penelitian arkeologi Islam, masih merupakan kepingan atau serpihanserpihan dalam sebuah mozaik hasil penelitian. Implementasi penelitian yang sudah berjalan, baru terbatas menggarap isu-isu pada tataran permukaan, sehingga berbagai hasil kesimpulan tentang peradaban Islam di Maluku., sementara ini baru menampilkan perwajahan Islam yang general. Interpretasi dan kesimpulan yang selama ini dihasilkan, lebih banyak bersandar oleh dukungan data dari lintas batas disiplin ilmu, yang bagaimanapun merupakan kekuatan dari pendekatan arkeologi sejarah. Dari penelitian arkeologi Islam yang sudah dilakukan, pendekatan lintas displin ilmu yakni sejarah dan etnografi, merupakan yang paling umum dilakukan, sementara pendekatan arkeologi sendiri sifatnya masih sangat deskriptif dan belum digunakannya perangkat keras arkeologi, misalnya memanfaatkan data eksavasi dan dating absolute untuk memastikan kapan masyarakat mengkonversi Islam di Maluku. Dalam kurun beberapa tahun, meskipun masih berupa serpihan, namun tampak upaya penelitian arkelogi Islam untuk menjangkau banyak dimensi dari data arkeologi Islam, misalnya yang berhubungan dengan tema Islamisasi dan perdagangan, ekspansi Islam dalam konteks politik dan kultural serta dinamika relasional Islam dan budaya lokal Maluku, serta perkembangan internal Islam itu sendiri dari awal hadirnya hingga persentuhannya dengan kolonialisme.   Islamic archaeological research in Maluku, is the realm of research that have diverse scope and coverage of studies, because it has large dimensions, including social, economic, political, besides of course, religion and

  3. Sistem Bagi Hasil Dalam Perjanjian Waralaba (“Franschise” Perspektif Hukum Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puji Sulistyaningsih

    2017-02-01

    Full Text Available Franchise (waralaba merupakan suatu bisnis yang telah teruji keberhasilannya, sehingga banyak usaha yang kemudian diwaralabakan. Hal ini tak terkecuali mulai dikenal dan digunakan oleh para pengusaha yang menjalankan bisnisnya menggunakan prinsip Syariah. Walaupun waralaba dalam hukum ekonomi Islam masih dianggap suatu hal baru namun sudah banyak menarik perhatian para pengusaha untuk menekuninya, dengan alasan bahwa waralaba lebih menguntungkan dan tidak bertentangan dengan konsep Syariah. Salah satu ciri khas waralaba adalah adanya royalty, yaitu pembagian keuntungan antar franchisor dan franchisee dengan ketentuan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Adapun waralaba Syariah, sistim pembagian keuntungannya menggunakan sistim bagi hasil. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana sistim bagi hasil dalam perjanjian waralaba perspektif hukum Islam, dan bagaimana cara mengatasi kendala dalam sistim bagi hasil dalam perjanjian waralaba perspektif hukum Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, dan menggunakan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Adapun penarikan sampelnya menggunakan purposive sampling. Alat penelitian meliputi studi kepustakaan dan wawancara. Selanjutnya dianalisis dengan metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian pembagian keuntungan dalam perjanjian waralaba perspektif hukum Islam menggunakan sistim bagi hasil, dengan prosentase yang bervariatif yaitu: 50:50 atau 60:40 tergantung kesepakatan para pihak (franchisor dan franchisee. Kendala yang sering terjadi dalam perjanjian waralaba, yaitu ketika terjadi kerugian, ketidakseimbangan antara prestasi yang diberikan dengan keuntungan (bagi hasil, dan adanya pembagian keuntungan yang kurang transparan. Penyelesaian kendala-kendala tersebut terutama dalam pembagian keuntungan biasanya diselesaikan secara musyawarah mufakat, pembayaran ganti rugi, atau jika tidak tercapai dapat

  4. PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS BERORIENTASI PROBLEM-BASED INSTRUCTION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Wardani

    2011-12-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian tindakan kelas untuk memperbaiki dan meningkatkan hasil belajarsiswa melalui penelitian tindakan kelas dengan pendekatan Keterampilan Proses Sains (KPS BerorientasiProblem Based Instruction (PBI. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XII IPA 8 SMA N 2 Semarang tahunpelajaran 2008/2009, dengan jumlah siswa 40 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakahpembelajaran dengan menggunakan Pendekatan KPS Berorientasi PBI dapat meningkatkan hasilbelajar dan aktivitas belajar siswa. Fokus dalam penelitian ini adalah hasil belajar kimia yang meliputiaspek kognitif, afektif, psikomotorik, selain juga aktivitas belajar dan keterampilan proses sains siswa,serta kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan hasil belajar siswa berturut-turutadalah 70,33 , 80,63 dan 89,88. Aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan yaitu dengan skorrata-rata 65,21 pada siklus I naik menjadi 75,88 pada siklus II serta meningkat pada siklus III menjadi85,05. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kimia melalui pendekatan KPS berorientasi PBI dapatmeningkatkan hasil belajar serta aktivitas belajar siswa. Kata Kunci: keterampilan proses sains, problem based instruction

  5. EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS TERHADAP HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Yashinta Afoan

    2016-10-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif melalui pendekatan Think Pair Share terhadap hasil belajar dan aktivitas siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara dan tes esai hasil belajar. Data hasil wawancara dianalisis secara deskriptif kualitatif, sedangkan tes esai hasil belajar dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dilihat dari rata-rata pretest sebesar 34,06% mengalami peningkatan pada posttest sebesar 83,13 % dengan rata-rata peningkatann pretest ke posttest sebesar 49,06 %, dan ketuntasan klasikal hasil belajar sebesar 87,50% begitu juga dengan penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS aktivitas belajar siswa dapat ditingkatkan.

  6. Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Teori Konstruktivisme Berbasis Media Wondershare Quizcreator

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setyo Adi Nugroho

    2016-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian pada artikel ini adalah untuk meningkatkan keaktifan siswa dan hasil belajar siswa pada matapelajaran matematika dengan menerapkan teori belajar konstruktivisme dan memanfaatkan media Wondershare Quiz Creator. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Data peneliti diuji dengan metode triangulasi data dan display data. Hasil penelitian menunjukan keaktifan siswa meningkat setelah diterapkan metode belajar konstruktivisme. Hal tersebut berpengaruh pada hasil belajar siswa yang meningkat dari siklus I rata-ratanya adalah 74.86 dan pada siklus II adalah 80.55. Kesimpulan penelitian pada artikel ini adalah penerapan metode belajar konstruktivisme dengan memanfaatkan media belajar Wondershare Quiz Creator telah berhasil meningkatkan keaktifan dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SD Negeri 2 Pacarmulyo Wonosobo.

  7. PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH EKONOMI PEMBANGUNAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tiara Anggia Dewi

    2016-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Instruction (PBI untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada matakuliah Ekonomi Pembangunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini eksperimen design yaitu pretest posttest control group design.Analisis data menunjukkan hasil belajar model Problem Based Instruction mengalami peningkatan 51,5% dilihat dari perbandingan evaluasi pretestmahasiswa 28,5% sedangkan mahasiswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal pada evaluasi posttest adalah 80%.Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka hipotesis dapat diterima sebab thitung (tdaf = 3,76 lebih besar dari pada ttabel (ttab = 1,70 dan 2,47. Dengan demikian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Instruction pada matakuliah Ekonomi Pembangunan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa di UM Metro

  8. Penggunaan Media Presentase Microsoft Power Point Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Terpadu Pada Siswa Kelas VIII a SMP Negeri 2 Tanantovea

    OpenAIRE

    Hitler, Ahmad

    2014-01-01

    Permasalahan yang diangkat dalam penelitian adalah apakah dengan penggunaan media Presentase Microsoft Power Point pada mata pembelajaran IPS Terpadu dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII A di SMP Negeri 2 Tanantovea. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan Kolonialisme dan Imperialisme Barat di kelas VIII A SMP Negeri 2 Tanantovea. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, obs...

  9. PEMANFAATAN FRAKSI KAYA ASAM LAURAT HASIL HIDROLISIS DARI ENDOSPERM KELAPA MENGGUNAKAN LIPASE ENDOGENEUS SEBAGAI PENGAWET SUSU KEDELAI KEMASAN (Utilization of High Lauric Fraction that Produced from Coconut Endosperm Using Lipase Endogenous as Preservation of Soybean Milk Packaging

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Su'i

    2016-10-01

    Full Text Available Results of previous studies show that the high lauric fraction isolated from coconut endosperm is able to inhibit pathogenic and non-pathogenic bacteria. This research aims to study the addition of high lauric fraction that hydrolysed of coconut endosperm of the storability of soy milk packaging. High lauric fraction isolated from coconut milk, then the fraction analized of the fatty acid composition with gas chromatography (GC and then used as a preservative soy milk. The fraction is added to the soy milk with concentrations of 0, 10, 15 and 20%, then stored for 3 days. Every day is observed until soy milk damaged. The results showed that the fraction isolated from coconut milk contains 50.45% lauric acid, 17.52% myristic acid, 7.02% palmitic acid, 6.46% capric acid, 5.52% caprylic acid, 5.12% linoleic acid, 1.89% oleic acid, and 0.11% caproic acid. The addition of lauric acid-rich fraction of 20% were able to preserve soy milk for 2 days with a total microbe 1.00 x 104 cfu/ml, free fatty acids 0.12 m mol/ml, pH 5.05 and a balanced aroma 4 (nice. Keywords: Coconut, lauric acid, soy milk, storage ABSTRAK Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa fraksi kaya asam laurat hasil isolasi dari endosperm kelapa mampu menghambat bakteri patogen dan non patogen. Penelitian ini bertujuan mempelajari penambahan fraksi kaya asam laurat hasil hidrolisis dari endosperm kelapa terhadap daya simpan susu kedelai kemasan. Fraksi yang kaya asam laurat diisolasi dari santan kelapa kemudian fraksi tersebut diuji komposisi asam lemaknya menggunakan chromatografi gas (GC dan selanjutnya digunakan sebagai bahan pengawet susu kedelai. Fraksi kaya asam laurat ditambahkan ke dalam susu kedelai dengan konsentrasi 0, 10, 15 dan 20%, kemudian disimpan selama 3 hari. Setiap hari dilakukan pengamatan hingga susu mengalami kerusakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi hasil isolasi dari santan kelapa mengandung asam laurat 50,45%, asam miristat 17,52%, asam palmitat

  10. Hubungan Gaya Kepemimpinan Orang Tua terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IX SMPN 2 Batang Anai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nelfi Erlinda

    2017-02-01

    Full Text Available AbstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas IX SMPN 2 Batang Anai. Faktor penyebabnya ada yang berasal dari dalam diri siswa dan dari luar diri siswa. Faktor yang berasal dari dalam diri siswa seperti malas belajar. Faktor luar diri siswa seperti faktor lingkungan keluarga yang terdiri dari faktor orang tua, suasana keluarga, lingkungan keluarga, kondisi keluarga yang tidak sehat atau broken home. Hal ini berpengaruh dalam proses belajar dan hasil belajar siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan orang tua terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IX SMPN 2 Batang Anai. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas IX SMPN 2 Batang Anai yang terdaftar dalam tahun ajaran  2016/2017. Sampel penelitian adalah semua kelas IX SMPN 2 Batang Anai. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket atau kuesioner yang diberikan ke siswa. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis korelasi dengan menggunakan uji chi kuadrat untuk melihat antara hubungan gaya kepemimpinan oramg tua dengan hasil belajar IPA siswa kelas IX SMPN 2 Batang Anai. Berdasarkan analisis data didapatkan dua gaya kepemimpimam yaitu otoriter dan demokratis. Hasil uji hipotesis diperoleh X2hitung < X2tabel = 0,004 < 3,841  sehingga hipotesis Ho diterima pada taraf nyata 0,05 dan hipotesis Hi ditolak. Jadi tidak ada hubungan yang berarti antara gaya kepemimpinan orang tua terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IX SMPN 2 Batang Anai. Kata kunci :  Gaya kepemimpinan orang tua, hasil belajar.

  11. Pengaruh waktu kontak terhadap kualitas sambungan hasil las gesek (Friction Welding Magnesium AZ-31

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Solihin Solihin

    2018-01-01

    Full Text Available Abstrak: Pengelasan merupakan salah suatu proses penyambungan dua atau lebih bahan teknik, dengan atau tanpa peroses pencairan logam dasarnya. Teknologi Las Gesek (Friction Welding, FW merupakan salah satu teknik pengelasan padat atau pengelasan tanpa proses pencairan (solid-state welding. Pembangkitan panas dalam proses FW dihasilkan dengan cara menggesekkan permukaan material las (base metal hingga mencapai temperatur penyambungannya (semi-solid temperature atau sekitar 80% dari temperature cair bahan, dan dalam hal Magnesium AZ31 adalah sekitar temperatur 5500C. Setelah bahan mencapai temperatur semi-solid tersebut, kemudian diberi tekanan agar terjadi proses penyambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi proses terhadap kualitas hasil pengelasan gesek, yang meliputi: kekuatan tarik, struktur makro, dan nilai kekerasan bahan hasil las. Parameter pengujiannya adalah variasi waktu kontak las, yaitu selama 3, 5, dan 10 menit. Kecepatan putar spindle selama proses pengelasan ditetapkan 1400 rpm. Hasil pengelasan menunjukkan bahwa waktu kontak gesek 3 menit menghasilkan kekuatan tarik tertinggi (16,78 MPa, bila dibandingkan dengan dua parameter lain. Hasil uji keras pada daerah las (stir zone menunjukkan angka kekerasan rata-rata yang relative konsisten, atau sebesar 60 HRE untuk semua parameter, sedangkan angka kekerasan rata-rata di daerah terpengaruh panas (heat affected zone, HAZ untuk waktu kontak gesek 3, 5 dan 10 menit secara berturut-turut adalah sebesar 69,6; 64,6; dan 60,6 HRE. Hasil penelitian awal ini memberikan potensi studi lanjutan pada berbagai parameter pengelasan lain agar didapatkan kualitas sambungan las gesek yang optimum untuk proses pengelasan gesek Magnesium AZ-31. Kata Kunci: Las gesek, Magnesium AZ-31, struktur makro, cacat void. Abstract: Welding is a process technology aiming to join two or more materials. Friction Welding (FW is including in a solid-state technology cluster, where the heat is

  12. Mixed Methods: Pengantar dalam Penelitian Olahraga

    OpenAIRE

    putra, miftah fariz

    2017-01-01

    Tujuan artikel ini adalah untuk mendiskusikan tentang mixed methods research (MMR) yang terbuka diaplikasikan dalam konteks olahraga. MMR dipahami sebagai pengabungan dua metode (kuantitatif dan kualitatif) dalam satu proses penelitian yang dilakukan secara berurutan atau bersamaan dengan tujuan untuk memahami lebih komprehensif serta mendalam tentang fenomena keolahragaan yang dikaji. Desain penelitian yang dikembangkan oleh Steckler et al., (1992), Tashakkori & Teddlie (2010), Creswell ...

  13. PENERAPAN METODE SELEKSI FITUR UNTUK MENINGKATKAN HASIL DIAGNOSIS KANKER PAYUDARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elvira Sukma Wahyuni

    2016-04-01

    Full Text Available Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan peforma klasifikasi pada diagnosis kanker payudara dengan menerapkan seleksi fitur pada beberapa algoritme klasifikasi. Penelitian ini menggunakan database kanker payudara Wisconsin Breast Cancer Database (WBCD. Metode seleksi fitur F-score dan Rough Set akan dipasangkan dengan beberapa algoritme klasifikasi yaitu SMO (Sequential Minimal Optimization, Naive Bayes, Multi layer Perceptron, dan C4.5. Penelitian ini menggunakan 10 fold cross validation sebagai metode evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan algoritme klasifikasi MLP dan C4.5 mengalami peningkatan peforma klasifikasi secara signifikan setelah dipasangkan dengan seleksi fitur rough set dan F-score, Naive Bayes menunjukan peforma terbaik ketika dipasangkan dengan metode seleksi fitur F-score saja, sedangkan SMO tidak menunjukkan peningkatan peforma klasifikas ketika dipasangkan pada kedua seleksi fitur. Kata kunci: kanker payudara, seleksi fitur, klasifikasi.

  14. PENGOPTIMALAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA PERKULIAHAN AUDITING II DENGAN MEMANFAATKAN BAHAN AJAR MULTIMEDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maylia Pramono Sari

    2011-06-01

    Full Text Available Pengembangan metode pengajaran auditing adalah pembuatan bahan ajar multimedia. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa jurusan akuntansi memiliki persepsi awal mengenai pengetahuan auditing yang baik dan mengalami peningkatan rata-rata hasil belajar. Selain itu juga terjadi kenaikan keaktivan mahasiswa setelah adanya penerapan model pendekatan bahan ajar multimedia pada mata kuliah auditing II. Penelitian ini juga menggunakan Uji Wilcoxon Rank Test dan hasil menunjukkan bahwa nilai tes sebelum adanya tindakan dan setelah adanya tindakan relatif berbeda. Hal ini berarti model pendekatan penalaran dan sistem pada mata kuliah auditing efektif dalam meningkatkan prestasi belajar. Kata Kunci : Auditing, Bahan Ajar Multimedia, Hasil Belajar

  15. Penelitian Pembuatan Arang Bambu (Bamboo Charcoal pda Suhu Rendah untuk Produk Kerajinan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Suheryanto

    2016-04-01

    Full Text Available AbstrakProses pengarangan terjadi bila ada suatu benda yang dipanasi sampai mencapai titik bakarnya sehingga benda terlihat membara, kemudian pemasukan oksigen dihentikan atau dibatasi agar benda tersebut tidak terbakar menjadi abu. Untuk melakukan uji coba penelitiaan pengarangan bambu menggunakan 2 jenis tungku, yaitu: tungku Tipe-1 tungku pengarangan suhu rendah (<120°C, dan tungku Tipe-2 tungku pengarangan suhu menengah 120°C -260°C, yang terbuat dari drum dengan Ǿ 35 cm. Bahan bambu yang digunakan terdiri dari 3 jenis bambu, yaitu; bambu cendani, petung, dan legi, dan produk bambu setengan jadi. Prosedur pengerjaan meliputi, penyiapan bahan (pemotongan dan seleksi, pengeringan, pengukuanr kandungan air awal, pengarangan, pengamatan proses pengarangan, dan identifikasi tingkat keberhasilan pengarangan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor yang mempengaruhi proses pengarangan dan kinerja tungku suhu rendah dan menengah. Dari hasil pengukuran kandungan air awal dari ke 3 jenis bambu yaitu dibawah 15%, sedangkan dari hasil pengamatan dan identifikasi pengarangan, pengarangan dengan menggunakan tungku Tipe-1, temperatur tertinggi rata-rata yang dapat dicapai 107,4 ºC dalam waktu 5 jam, dengan tingkat keberhasilan pengarang antara 60 % - 90 %, atau rata-rata 73 %;  dengan tungku Tipe-2, temperatur tertinggi rata-rata yang dapat dicapai 112,8 ºC dalam waktu 3,5 jam, dengan tingkat keberhasilan pengarang antara 50 % - 90 %, atau rata-rata 81 %. Kata kunci: arang bambu (bamboo charcoal, pengarangan, suhu, tungku pengarangan ABSTRACTA charcoal formation process occurs when an object is being heated until it reaches its burning point and smoldered, then the oxygen intake is stopped or restricted, so the object will not get burned into ashes. In this research, there are two tipes of furnaces being used, those are: Furnace Tipe-1, with low temperature (120°C and Furnace Tipe-2, with medium temperature (120°C 260

  16. PENGARUH PERMAINAN CALL CARDS TERHADAP HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Machin

    2012-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh permainan call cards terhadap hasil belajar dan aktivitas pembelajaran. Aktivitas pembelajaran yang diukur meliputi aktivitas individual siswa dan kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media permainan call cards berkontribusi sebesar 46% terhadap hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa yang diberi media permainan call cards lebih baik daripada hasil belajar siswa yang tidak diberi mediapermainan call cards. Dengan demikian, media permainan call cards dapat menjadi alternatif dalam pencapaian hasil belajar biologi yang lebih baik.   Research purposes to determine the effect of call cards game against learning outcomes and learning activities. Learning activities that were measured included the activity of individual student and teacher performance. This research was experimental. The results showed that the media play call cards account for 46% of the student learning outcomes. Learning outcomes of students who were given media cards call the game better than the learning outcomes of students who were not given mediapermainan call cards. Thus, the media play call cards can be an alternative in achieving the learning outcomes of biology better.

  17. PEMERINTAH KABUPATEN MUSI RAWAS PROVINSI SUMATERA SELATAN BERDASARKAN HASIL PEMERIKSAAN BPK-RI ATAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH TAHUN 2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tevi Leviany

    2016-04-01

    Pengecualian (Qualified Opinion. Tulisan ini bermaksud melakukan kajian yang lebih mendalam terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP atas Laporan Keuangan Pemerintahan Daerah  Kabupaten Musi Rawas dengan menggunakan analisis isi untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi akuntabilitas keuangan pemerintah Kabupaten Musi Rawas, khususnya dilihat dari sisi efektivitas sistem pengendalian intern. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa permasalahan efektivitas sistem pengendalian intern pemerintah kabupaten Musi Rawas paling banyak dijukmpai terkait kelemahan komponen Lingkungan Pengendalian serta pada komponen Penilaian Resiko dan Pemantauan. Hasil uji F Statistik sebesar 135,06 menunjukan bahwa secara keseluruhan perencanaan pajak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sehingga hipotesis awal Ho penelitian ini. Kata Kunci: Akuntabilitas Keuangan; Hasil Pemeriksaan; Sistem Pengendalian Intern.

  18. PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA FISIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suprianto Suprianto

    2016-12-01

    Full Text Available Berdasarkan hasil wawancara terbatas dengan sebagian guru IPA fisika MTs di kecamatan Camplong Kabupaten Sampang didapatkan informasi bahwa hasil belajar siswa masih rendah dibawah KKM yang sudah ditentukan pihak sekolah. Hal ini disebabkan karena kurangnya penggunaan media pembelajaran, proses pembelajaran masih bersifat teacher centered sehingga sebagian besar siswa tidak mampu menghubungkan antara apa yang mereka pelajari dengan bagaimana pemanfaatannya dalam kehidupan nyata. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh pendekatan CTL berbantuan media powerpoint terhadap peningkatan hasil belajar IPA fisika siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Quasi Experimen dengan menggunakan Nonrandomized Control Group Pretest-Postest Design dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes objektif bentuk pilihan ganda. Tes ini terdiri dari empat pilihan (opsi dan hasilnya diuji melalui statistik uji “t”. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai thitung sebesar 10,81 sedangkan ttabel sebesar 2,021 pada taraf signifikansi 0,05 atau dapat diketahui thitung > ttabel. Dari perhitungan N-gain, dapat dinyatakan bahwa peningkatan hasil belajar fisika yang diterapkan pendekatan CTL berbantuan media powerpoint lebih tinggi dari pada pembelajaran konvensional yaitu 0,71 > 0,52. Berdasarkan hasil analisis statistika dan deskriptif maka dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pendekatan CTL berbantuan media powerpoint terhadap peningkatan hasil belajar fisika siswa di kelas VIII MTs.

  19. CANDRA NAYA ANTARA KEJAYAAN MASA LALU DAN KENYATAAN SEKARANG (Hasil Penelitian tahun 1994- 1998

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naniek Widayati

    2003-01-01

    Full Text Available The peacefulness of Candra Naya ancient building has lately begun to be disturbed again because of many kinds of polemics on printed and electronic media as well as on millis. This happens because there is a present decision made by the owner, namely PT Bumi Perkasa Permai to Indonesian Chinese Fund. It happens that at present this Fund wants to build Indonesian Chinese Museum at TMII (Mini Beautiful Indonesian Park and that Fund makes a request that it is allowed to move the Candra Naya building to TMII so that it can be a part of the Museum building. This writing is meant to give information on the process side of field observation having been done for years. The nature of this writing is neutral that there is no siding with anyone. And thank you to PT Bumi Perkasa Permai to give me opportunity to research the conservation building. The review includes historical and temporary demolition data. It also does the data of conservation accomplishments which have been done till the crisis era in 1998. After all, however, the activities stop Abstract in Bahasa Indonesia : Kedamaian bangunan kuno Candra Naya akhir-akhir ini terusik oleh adanya polemik, baik dari media cetak maupun elektronik. Hal ini terjadi karena adanya sebuah pernyataan yang dibuat oleh pemiliknya, yaitu PT Bumi Perkasa Permai kepada sebuah paguyuban Indonesia-Cina. Masalahnya adalah bahwa paguyuban tersebut berniat mendirikan sebuah museum Indonesia-Cina di TMII (Taman Mini Indonesia Indah dan ingin mengajukan permohonan untuk memindahkan bangunan Candra Naya tersebut ke TMII, yang nantinya direncanakan untuk menjadi bagian dari bangunan museum tersebut. Tulisan ini berisi informasi, melalui proses pengamatan lapangan yang dibuat pada tahun-tahun yang lalu. Sifat dari tulisan ini adalah netral dan tidak memihak pada siapapun. Terima kasih pada PT Bumi Perkasa Permai yang telah memberikan kepada saya kesempatan untuk meneliti bangunan konservasi tersebut. Isi dari tulisan ini meliputi sejarah serta data proses perjalanan gedung tersebut. Juga usaha konservasi yang sudah dibuat, sampai krisis tahun 1998. Sesudah itu usaha tersebut terhenti. Kata kunci: Candra Naya, Bangunan Kuno, Arsitektur Cina di Indonesia.

  20. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE CIRC UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lina Salantina

    2018-01-01

    Full Text Available Keberhasilan belajar matematika, salah satunya ditentukan oleh minat siswa, dan untuk membangkitkan minat siswa tersebut ditentukan oleh kemampuan guru dalam menggunakan pendekatan mengajarnya yang dapat mengakibatkan siswa lebih tertarik, mengerti, berperan serta aktif, mencari dan menemukan sendiri. Untuk bahan penelitian, pokok bahasan yang diambil adalah perbandingan senilai (seharga dan perbandingan berbalik nilai (berbalik harga. Dengan menerapkan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC,ternyata hasil belajar dapat meningkat bila dibandingkan dengan hasil belajar sebelumnya.Hal ini diduga karena guru kurang tepat dalam mengambil model pembelajaran untuk materi tersebut. Permasalahan yang diangkat pada penelitian ini adalah apakah penggunaan model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan perbandingan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMP Negeri 3 Kuningan tahun pelajaran 2015/2016, dengan jumlah siswa 40 orang yang terdiri dari 18 siswa putri, dan 22 siswa putra. Prosedur tindakan kelas ini ditempuh dalam 3 siklus. Langkah-langkah siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Cara pengambilan data dalam penelitian ini dengan menggunakan tes, penilaian kinerja, dan observasi. Sebagai tolok ukur keberhasilan adalah nilai rata-rata silkus I, II, dan III berturut-turut 63,4, 63,0, 65,6 dan ketuntasan belajar klasikal berturut-turut 72,5%, 67,5%, dan 80,0%. Simpulan yang dapat peneliti ambil adalah penggunaan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Cooperative Integrated Reading And Compositon (CIRC dapat meningkatkan hasil belajar. Sedangkan peneliti menyarankan guru hendaknya menggunakan model pembelajaran ini untuk pokok-pokok bahasan perbandingan. Kata kunci: Penerapan Model Pembelajaran Tipe CIRC.

  1. PERAN KESIAPAN BELAJAR DALAM MEMEDIASI PENGARUH KESIAPAN BELAJAR DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Tsabitah

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kreativitas dan fasilitas melalui kesiapan belajar terhadap hasil belajar baik secara langsung maupun tidak langsung. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS MAN 1 Semarang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket/kuesioner dan dokumentasi. Variabel dependen pada penelitian ini yaitu hasil belajar. Variabel independennya yaitu kreativitas siswa dan fasilitas belajar. Variabel interveningnya adalah kesiapan belajar. Hasil uji hipotesis parsial menunjukkan bahwa ada pengaruh kreativitas siswa terhadap hasil belajar akuntansi, fasilitas belajar terhadap hasil belajar akuntansi dan kesiapan belajar terhadap hasil belajar akuntansi. Hasil uji hipotesis secara tidak langsung menunjukkan bahwa ada pengaruh kreativitas siswa terhadap hasil belajar melalui kesiapan belajar dan ada pengaruh fasilitas belajar terhadap hasil belajar melalui kesiapan belajar. Simpulan dari penelitian ini yaitu kreativitas siswa, fasilitas belajar dan kesiapan belajar secara parsial mempengaruhi hasil belajar akuntansi kemudian kreativitas siswa dan fasilitas belajar berpengaruh terhadap hasil belajar akuntansi melalui kesiapan belajar. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah pihak sekolah dan pihak rumah mulai memperhatikan perkembangan kreativitas anak dan terpenuhinya kebutuhan fasilitas belajar serta kesiapan belajar pada siswa. This study aimed to examine the influence of student creativity, school facilities, and study readiness toward learning outcome of XI IPS student at MAN 1 Semarang and then the positive influence student creativity, school facilities through study readiness as mediating variable toward accounting learning outcome. Data collection method in this research using questionnaires / questionnaire and documentation. The dependent variable in this research is accounting learning outcome. Independent variables namely student creativity

  2. MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN STAD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amos Patiung

    2017-04-01

    Full Text Available The aim of this study is to describe STAD cooperative learning model improves the students activeness and mathematics achievements. This study use action research approach. The subject of this study is researcher selft and 37 eight-th grade student of SMPN 2 Malinau as participants. Framework of this study consist of plan, do, observation, and reflection. Collecting data method use observation, test, and interviews method. Analysing data use description analysis. Based on the result, it is concluded that STAD that improve student activiness and mathematics achievements include: (1 using power point to serve information, (2 setting heterogent group, (3 advice and guiding students while discussion, (4 using PPT for group presentation, (5 giving quiz in last section, (6 explaining miss understanding problem, and (7 giving awards.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek siswa kelas VIII-1 SMPN 2 Malinau Kota sebanyak 37 siswa. Rancangan dalam penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa STAD yang dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa meliputi: (1 menyajikan informasi dengan menggunakan bantuan power point, (2 pembentukan kelompok secara heterogen, (3 bimbingan dan arahan selama diskusi kelompok dilaksanakan, (4 presentasi kelompok menggunakan media power point, (5 pemberian kuis disetiap akhir pembelajaran, (6 pembahasan soal-soal yang masih kurang dipahami siswa, dan (7 pemberian penghargaan.

  3. IMPLEMENTASI METODE INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    T. H. Agustanti

    2012-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar biologi pada siswa kelas VIIE SMP N 2 Wonosobo semester 1 tahun pelajaran 2010/2011 pada mata pelajaran biologi melalui Implementasi Metode Inquiry. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Implementasi Metode Inquiry dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi. Dari penelitian ini disarankan agar guru-guru mencari inovasi-inovasi baru yang dapat merangsang sehingga proses pembelajaran lebih bermakna. The purpose of this research is to improve the learning result for first semester students of SMP N 2 Wonosobo VIIE class in the academic year 2010/2011 in the Biology subject using Inquiry method. From the research, it can be concluded that the implementation of Inquiry method can improve the learning result in the Biology subject. Base don the research result it can be suggested that the teacher can find the new innovation to stimulate students’ motivation in order to make the learning process to be more significant.

  4. Pengaruh Pembelajaran Berbasis Multiple Intelligences Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III SDN Brayublandong Mojokerto

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maaratus Solikhah

    2015-08-01

    Full Text Available Pembelajaran matematika di kelas III SDN Brayublandong masih menggunakan pembelajaran bersifat teacher centered dengan metode konvesional sehingga mengakibatkan siswa pasif dan hasil belajarnya kurang optimal. Siswa kelas III SDN Brayublandong memiliki berbagai karakteristik kecerdasan yang beragam. Oleh karena kecerdasan siswa beragam, dalam proses pembelajaran guru dituntut untuk dapat memfasilitasi setiap kecerdasan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perangkat pembelajaran, mengetahui pengaruh, dan mendeskripsikan efektivitas pembelajaran berbasis multiple intelligences  terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah True Experimental Design dengan desain Pretest-Postest control group design. Sampel yang digunakan adalah seluruh siswa kelas III SDN Brayublandong yang dipilih secara acak.Data hasil instrumen tes dianalisis dengan uji statistik. Hasil rata-rata uji gain ternormalisasi sebesar 0,72 dengan kategori tinggi, hasil uji determinasi memiliki pengaruh sebesar 63% dan analisis uji-t menunjukkan bahwa thitung sebesar 6,008 > ttabel sebesar 2,080, artinya terdapat pengaruh antara pembelajaran berbasis Multiple Intelligences terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III SDN Brayublandong. Efektivitas pembelajaran berbasis Multiple Intelligences dilihat dari rata-rata hasil belajar siswa sebesar 81,04 > KKM, rata-rata aktivitas guru= 3,88 dengan kriteria sangat baik, rata-rata aktivitas siswa = 3,58 dengan kriteria sangat baik, dan rata-rata respon positif siswa = 97,39% dengan kriteria sangat kuat. Kata kunci: pembelajaran berbasis multiple intelligences, hasil belajar

  5. Penerapan Pembelajaran Drill dan Bermain Terhadap Hasil Belajar Servis Bawah Dalam Permainan Bolavoli Pada Siswa Kelas VII SMPN 2 Banyuwangi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Panji Sekar Pambudi

    2016-11-01

    Full Text Available Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1 Perbedaan pengaruh antara pendekatan pembelajaran drill dan bermain terhadap hasil belajar servis bawah dalam permainan bolavoli; 2 Efektifitas pembelajaran drill dan pembelajaran bermain terhadap hasil belajar servis bawah dalam permainan bolavoli. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 2 Banyuwangi dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 75 siswa yang terbagi menjadi 3 kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 25 siswa. Metode dalam analisa ini menggunakan metode statistik kuantitatif deskriptif dan komparatif, sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan melakukan tes servis bawah bolavoli, dengan mencatat hasil nilai pre-test maupun post-test pada masing-masing kelompok. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh pendekatan pembelajaran driil dan bermain berbeda secara signifikan, analisa Tamhane nilai Sig. = 0,019 kelompok 2 (8,92 dengan beda rata-rata sebesar 5,80

  6. PENERAPAN MODEL THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MEDIA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS, SIKAP, DAN HASIL BELAJAR IPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Ngafifi

    2014-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan: (1 Aktivitas Belajar Siswa, (2 Sikap Siswa, dan (3 Hasil Belajar IPS siswa kelas VIII B SMP Negeri 2 Sukoharjo, Wonosobo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK yang terlaksana dalam dua siklus dengan menggunakan desain Kemmis & Taggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes hasil belajar, angket, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah: (1 Terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa; pada akhir siklus I dengan rata-rata 67,84 menjadi 81,20 pada akhir siklus II. (2 Ada peningkatan nilai sikap siswa. Rata-rata nilai sikap siswa pada akhir siklus I 77,20 menjadi 84,49 pada akhir siklus II. (3 Terjadi Peningkatan hasil belajar dari kondisi awal dengan nilai rata-rata 65,58, pada akhir siklus I menjadi 79,10, dan pada akhir siklus II menjadi 85,90.Kata Kunci: model Think Pair Share, media pembelajaran, hasil belajar

  7. PEMBELAJARAN READING-CONCEPT-MAP THINK PAIR SHARE (REMAP TPS DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miswandi Tendrita

    2017-06-01

    Full Text Available The aims of this study are to explore the effect of Reading-Concept Map- Think Pair Share (Remap-TPS towards cognitive learning outcomes on highschool students. The participant for the study consisted of 54 students from the Senior High School 1, Batu City. This research used Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design.  Cognitive learning outcome obtained from the essay test. The test results were then analyzed with Anacova. The results of this experiment showed that Remap-TPS can enhance cognitive learning outcomes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Reading-Concept Map-Think Pair Share (Remap-TPS terhadap hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Batu dengan jumlah partistipan sebanyak 54 siswa. Rancangan penelitian yang digunakan adalah nonequivalent pretest-posttest control group design. Data hasil belajar kognitif diperoleh dari hasil tes essay, dan hasilnya dianalisis dengan teknik Anacova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Remap-TPS berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa.

  8. Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Dengan Menggunakan Strategithink-Pair Share Di MI Ma’arif Sambeng Borobudur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chusniati Chusniati

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui penggunaan strategi Think-Pair Share siswa kelas IV di MI Ma’arif Sambeng Borobudur. Populasi penelitian ini adalah 85 siswa MI Ma’arif Sambeng Borobudur. Penelitian yang dilakukan ini menggunakan penelitian tindakan kelas, sehingga subyek penelitian yang diambil adalah seluruh siswa kelas IV MI Ma’arif Sambeng Borobudur tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 15 siswa Analisis deskriptif mengungkapkan bahwa terdapat peningkatan nilai rata-rata kelas siswa dari 56,7 menjadi 76 pada siklus I. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata kelas siswa 52,7 menjadi 86. Setelah dilaksanakan penelitian hanya tedapat 1 siswa yang memperoleh nilai masih di bawah KKM, sedangkan sebelum dilaksanakan penelitian ada 9 siswa yang memperoleh nilai di bawah KKM. Hasil analisis korelasi t tes one group pretest-posttest desain menunjukkan penggunaan strategi Think-Pair Share memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa sebesar 6,99. Bila dikonsultasikan dengan t tabel dengan df = 14 hasilnya adalah t_(5%= 2,14 t_(1%= 2,98 yang artinya penerapan strategi Think-Pair Share pada pembelajaran matematika di MI Ma’arif Sambeng Borobudur dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa.

  9. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pramita Dewi Harjayanti

    2012-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan� untuk mengetahui apakah ada peningkatan hasil pada kompetensi dasar memelihara peralatan kantor, setelah dilakukan penelitian tindakan kelas dengan model pembelajaran think pair share. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X AP SMK YPPM Boja. Hasil penelitian setelah dilakukan tindakan hasil belajar siswa pada post test meningkat hingga mencapai ketuntasan klasikal 66,67% dengan rata-rata nilai 72,45. Kemudian pada siklus II ketuntasan klasikal mengalami peningkatan menjadi 83,33% dengan nilai rata-rata siswa 77,45 sehingga peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 16,67%. Pembelajaran dengan model pembelajaran think pair share mendapat respon baik dari siswa pada siklus I sebesar 77,5% meningkat menjadi 90% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa kelas X AP SMK YPPM Boja pada kompetensi dasar memelihara peralatan kantor dengan model pembelajaran think pair share. This study aims to determine whether there is an increase in learning outcomes of administration on the subject of adjusting entries, having done research with the collaboration of a class action use method of think pair share. Subyek think this study is the students' high school grade� X AP SMK YPPM Boja. The results obtained student learning outcomes through before the action reaches 66,67% classical completeness with the average value 0f 72,45 in once siklus. After the students' actions in second siklus on the post test increased to 83,33% with the classical completeness the average value of 77,45. Resulting in an increase of 16,67%. Collaborative learning with the method of think pair share received good response from students with average percentage of responses 77,5% in first siklus and increased to 90% in second siklus. Based on the results of the study concluded that there was an increase in students' social studies class X AP on the subject of an adjusting entry through with the

  10. PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMPULKAN HASIL PRAKTIKUM IPA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA KARTU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. B. Wasilah

    2012-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan dalam menyimpulkan hasil praktikum IPA melalui penggunaan media kartu pada siswa kelas VIII F SMP Negeri 1 Tahunan. Penelitian tindakan kelas ini telah dilakukan pada semester genap 2011. Jangka waktu penelitian 3 bulan dari Januari sampai dengan Maret 2011. Sebagai subjek siswa kelas VIII F sejumlah 34 siswa. Penelitian telah dilaksanakan dalam 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu; perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan penilai-         an kemampuan hasil praktikum pada siklus kedua menunjukkan bahwa indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas tercapai karena telah mendapatkan nilai ≥ 75. Selain itu, berdasarkan temuan observer, jumlah siswa yang terlibat aktif dalam kegiatan praktikum mencapai 100%. Media kartu yang digunakan selama praktikum sangat menarik, sehingga memunculkan ide kreatif siswa dan membantu siswa menguasai keterampilan me-lakukan kegiatan praktikum. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam menyimpulkan hasil praktikum dapat ditingkatkan dengan menggunakan media kartu.This aims of this study increase students capabilities in the concluding results through using science practical by media card SMP Negeri 1 Tahunan. This classroom based action research has been conducted from January to March 2011. The subject 34 students of grade VIII F. The study was designed in 2 cycles and each cycle consists of four stages, namely: planning, execution, observation, and reflection. The assessment of the ability to conclude the results of lab work on the second cycle studies showed that the indicators of success achieved class action because it has a value of ≥ 75. In addition, based on the findings of the observer, the number of students who are actively involved in practical activities reached 100%. Media card that is used is very attractive, giving

  11. UKURAN PARTIKEL DAN KONFORMASI KRISTAL ZEOLIT-A HASIL SINTESIS DENGAN PENAMBAHAN TETRAPROPILAMMONIUM HIDROKSIDA (TPAOH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul - Widiastuti

    2014-12-01

    Full Text Available Abstract PARTICLE SIZE AND CRYSTAL CONFORMATION OF SYNTHESIZED ZEOLITE-A WITH TETRAPROPYLAMMONIUM HYDROXIDE (TPAOH ADDITION. The aims of this research is to study the effect of tetrapropylammonium hydroxide (TPAOH concentration in the synthesis of zeolite A to its physical characteristics such as crystallinity, crystal conformation and average crystal size. The zeolite A was synthesized with composition 3.165 Na2O : 1.000 Al2O3 : 1.926 SiO2 : 128 H2O : x TPAOH where x was 0; 0.0385; 0.0577; 0.0770; 0.1540 and 4.1602. The zeolite was crystalized under hydrothermal condition in a stainless steel autoclave at 100°C for 5 hours. The resulting crystal was washed with distilled water until pH 8 and then dried in an oven at 80oC for 24 hours. FT-IR and XRD analysis results show that the synthesized zeolite A at x = 4.1602 has the lowest crystallinity. It is estimated due to the mass of TPAOH was four times higger than the mass of zeolite framework components (Si and Al. SEM and PSD (Particle Size Distribution analysis results show that TPAOH concentration affected the crystal conformation and the average size of zeolite A particles. The formation of chained crystal conformation was caused by the electrostatic interactions between TPA+ and negatively charge of zeolite framework. In addition, the particel size of the synthesized zeolite A at x = 0.1540 was 2.024 µm which was smaller than the particel size of the synthesized zeolite A without TPAOH, which was 3.534 µm. Keywords: average size of particles; crystal conformation; TPAOH; zeolite A Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh konsentrasi TPAOH (Tetrapropilamonium hidroksida dalam sintesis zeolit A terhadap sifat fisikanya yang meliputi kekristalan, konformasi kristal dan ukuran rata-rata kristal yang terbentuk. Pada penelitian   ini   zeolit A   disintesis    dengan komposisi 3,165 Na2O : 1 Al2O3 : 1,926 SiO2 :128 H2O: x TPAOH. Konsentrasi TPAOH divariasikan dengan

  12. Koefesien Kappa sebagai Indeks Kesepakatan Hasil Diognosis Mikroskopis Malaria di Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fridolina Mau

    2015-07-01

    sasaran. Pemantapan dilakukan untuk mendapatkan ketepatan diagnosis dan sebagai bahan evaluasi dalam upaya perbaikan keterampilan mikroskopis dijarak yang akan datang. Metode penelitian ini adalah observasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan pemeriksaan mikroskopis malaria pada tenaga mikroskopis malaria di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Kemampuan diagnosis malaria petugas mikroskopis Puskesmas dan kabupaten dievaluasi dengan pemberian sediaan darah baku maupun sediaan darah yang didapat dari Passive Case Detection (PCD. Evaluasi kinerja dilakukan dengan pengamatan dan pengisian checklist oleh peneliti. Penelitian dilakukan pada bulan April - Juni 2012 di Kabupaten Belu Propinsi Nusa Tenggara Timur. Pemantauan kualitas dinilai berdasarkan hasil cross check dan penilaian koefisien Kappa antara tenaga mikroskopis Puskesmas dan mikrokopis dinas kesehatan kabupaten dengan mikroskopis parasitologiFakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM yang tersertifikasi, hasil kesepakatan diagnosis menunjukan kekuatan kesepakatan antara mikroskopis Puskesmas dan mikroskopis dinas kesehatan kabupaten “baik” (Kappa 0,61-0,80 sedangkan Kappa antara kabupaten denganFK UGM nenunjukan “kurang” (0,20-0,40.Kata kunci : pemeriksaan mikrokopis malaria, kabupaten Belu, cross check, Kappa

  13. MENINGKATKAN AKTIVITAS HASIL BELAJAR MENGELOLA KONFLIK DENGAN CO-OP CO-OP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ilman Nafia

    2016-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar konsumsi dengan menggunakan kooperatif tipe co-op co-op siswa kelas X BB 2 SMK NU 01 Kendal. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMK NU 01, Kota Kendal. Subyek dalam penelitian ini adalah kelas X BB 2. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 74,11 dengan ketuntasan klasikal 71,63%. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siklus II sebesar 83,04 dengan ketuntasan klasikal 87,84%. Hasil pengamatan aktivitas siswa menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar siswa, siklus I diperoleh hasil sebesar 65% meningkat menjadi 87,49% pada siklus II, sedangkan aktivitas guru siklus I sebesar 62,5% meningkat menjadi 84,37% pada siklus II. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan kooperatif tipe co-op co-op pada materi mengelola konflik. Saran yang berkaitan dengan hasil penelitian adalah perlu adanya kesiapan guru sebelum memulai pelajaran, guru hendaknya mampu menguasai kelas dengan baik agar siswa lebih aktif, dan memilih metode yang tepat untuk diterapkan dalam proses belajar mengajar. The purpose of this study was to determine the increase in activity and learning outcomes with the content managing conflict of cooperative learning type co-op co-op students of class X BB 2 SMK NU 01 Kendal. This research is a class act. Location of the study conducted a SMK NU 01 Kendal, Kendal. The subjects in this study were class X BB 2. The result showed the average value of student learning outcomes in the first cycle of 74,11 to 71,63% classical completeness. While the average value of the second cycle of learning outcomes by 83,04 to 87,84% classical completeness. Observations of student activity showed an increase students' learning activities, cycle I obtained a yield of 65% increased to 87,49% in the second cycle, while the activity of the first

  14. PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN PERALATAN KANTOR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Latifah Nurul Hidayah

    2013-02-01

    Full Text Available Berdasarkan hasil� observasi di SMK Negeri 1 Pemalang, diketahui bahwa mata diklat yang sulit bagi siswa adalah mata diklat Mengelola Peralatan Kantor. Kompetensi dasar dalam mata diklat tersebut yang masih dianggap sulit oleh siswa adalah Kompetensi dasar Menggunakan Peralatan Kantor. Salah satu faktor penyebab kesulitan siswa dalam belajar adalah kurang tepatnya model pembelajaran yang diterapkan oleh guru. Berdasarkan fakta di atas maka dilakukan upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa yaitu melalui penggunaan model pembelajaran NHT. Rancangan� penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar. Siklus I menunjukan hasil penelitian yaitu rata-rata hasil belajar siswa 70,75 dengan ketuntasan klasikal 67,5% , keaktifan siswa 70,48%, kinerja guru 73,33%.� Penelitian siklus II menunjukan bahwa rata-rata hasil belajar siswa sebesar 79,13 dengan kriteria ketuntasan klasikal 85%, keaktifan siswa 79,52% dan kinerja guru 80,83%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran Mata diklat Mengelola Peralatan Kantor kompetensi dasar Menggunakan Peralatan Kantor dengan model pembelajaran NHT dapat meningkatkan hasil belajar, sehingga disarankan kepada guru agar menggunakan model pembelajaran NHT dalam pembelajaran Mata diklat Mengelola Peralatan Kantor untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Abstract ___________________________________________________________________ Based on the observation in SMK N 1 Pemalang, it shows that the difficult subject for the students is Managing Office Equipments. The most difficult basic competence in this subject for students is Using office Equipments. One of the factors which causes the students� difficulties is using the learning model inappropriately applied by the teacher. In line with the problem above, it needs an effort to improve the students� achievement such as using NHT learning model

  15. PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERBASIS PENELITIAN EVOLUSI DAN FILOGENETIK MOLEKULER UNTUK MATAKULIAH EVOLUSI DI UNIVERSITAS JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulin Nuha

    2016-09-01

    Filogenetik molekuler merupakan salah satu kajian yang dipelajari pada matakuliah Evolusi untuk jenjang S1 Pendidikan Biologi. Kajian ini memerlukan bahan ajar yang kontekstual dan tetap mengikuti perkembangan IPTEKS. Kendala yang muncul adalah pengetahuan mahasiswa dalam ranah molekuler masih rendah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menyediakan buku ajar berbasis penelitian denan pendekatan molekuler. Buku ajar dikembangkan berdasarkan model pengembangan ADDIE. Produk divalidasi oleh ahli media, materi, praktisi pendidikan dan diujicobakan pada kelompok kecil. Hasil validasi ahli media, ahli materi, praktisi pendidikan, dan uji coba kelompok kecil secara berturut turut adalah 87,14%, 91,00%, 75,78%, dan 82,22%.

  16. PENERAPAN SQ3R BERBANTUNAN REKA CERITA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MEMBACA DAN HASIL BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Rahmawati

    2018-01-01

    Full Text Available Penggunaan model dan metode sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran. Di SDN 1 Bojong masih banyak siswa yang kurang mengerti akan pentingnya membaca, siswa menganggap bahwa membaca itu membosankan khususnya dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pelaksanaan penelitian tindakan dilakukan di SDN 1 Bojong untuk meningkatkan hasil belajar dan pemahaman membaca siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian dilakukan pada kelas 4 dengan jumlah siswa 27, 11 laki-laki dan 16 perempuan. Setelah penelitian dilaksanakan maka peneliti memperoleh adanya peningkatan hasil belajar dan pemahaman membaca siswa dengan menerapkan SQ3R sebagai model pembelajaran dengan berbantuan Reka Cerita Gambar. Peningkatan tersebut ditunjukkan dalam pencapaian hasil belajar siswa yang dapat lebih dari atau sama dengan KKM yang sudah ditentukan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu 75. Pada siklus 1 siswa yang dapat mencapai nilai ≥75 berjumlah 17 dari 27 siswa atau sebanyak 63% dari 100% dan pada siklus 2 siswa yang telah mencapai nilai ≥75 berjumlah 21 dari 27 siswa atau sebanyak 78% dari 100%. Maka terlihat adanya peningkatan hasil belajar dan pemahaman membaca siswa dari siklus 1 ke siklus 2 dan penelitian menggunakan model pembelajaran SQ3R dinyatakan berhasil.

  17. Keragaman genetik simbion alga Zooxanthellae pada anemone laut Stichodactyla gigantea (Forsskal 1775 hasil reproduksi aseksual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. AHSIN RIFA’I

    2012-11-01

    Full Text Available Rifa’i MA. 2012. Keragaman genetik simbion alga Zooxanthellae pada anemone laut Stichodactyla gigantea (Forsskal 1775 hasil reproduksi aseksual. Bioteknologi 9: 49-56. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman genetik simbion alga zooxanthellae yang bersimbiosis dengan anemon laut Stichodactyla gigantea hasil reproduksi aseksual dengan teknik fragmentasi. Penelitian dilaksanakan selama 10 bulan, mulai Oktober 2011 – Juli 2012, bertempat di kolam pembibitan Universitas Hasanuddin di Pulau Barrang Lompo dan kawasan terumbu karang Pulau Barrang Lompo. Rangkaian penelitian meliputi koleksi induk anemon laut, aklimatisasi, fragmentasi tubuh, dan kultur anemon di kawasan terumbu karang, serta koleksi alga zooxanthellae untuk analisis PCR-ISSR. Keragaman genetik dianalisis menggunakan analisis pengelompokan data matriks (cluster analysis dan pembuatan dendrogram pohon kekerabatan menggunakan metode UPGMA melalui program NTSYS. Hasilnya menunjukkan bahwa seluruh primer menghasilkan pita polimorfis antara 16,67%-66,67%. Hasil analisis variasi genetik terhadap zooxanthellae yang ditemukan pada anemon uji menunjukkan polimorfisme sebesar 37,93%. Sedangkan berdasarkan analisis jarak genetik ditemukan tingkat ketidakmiripan sebesar 19% yang bersumber dari 2 kelompok anemon utama yaitu kelompok anemon hasil fragmentasi 4 bagian (AF4 yang terpisah dengan kelompok anemon alami (AA dan anemon hasil fragmentasi 2 bagian (AF2.

  18. PENGARUH PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION DAN DISKUSI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lalu Warige Hadinata

    2017-07-01

    Full Text Available The research aims to determine the effect of STAD and discussion on learning outcomes of classroom learning for science at 4th grade. The design of this research used a quasi-experimental design with nonequivalent control group design. Research was conducted in the 4th grade students of SDN 2 Kekeri West Lombok It’s consist of 19 students in 4th grade/a as an STAD and 19 students at 4th grade/b as the discussion. Analysis of learning outcomes data using the Independent Sample T Test with IBM SPSS 24. The analysis showed: (1 there were no significant differences in learning outcomes among students that learned STAD and students that learned discussion. (2 STAD and discussion has an effect on student learning outcomes of 4th grade. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar STAD dan diskusi pelajaran IPA kelas IV. Rancangan penelitian ini menggunakan eksperimen semu dengan bentuk nonequivalent control group design. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas IV SDN 2 Kekeri Lombok Barat terdiri dari 19 siswa kelas IV/a dengan STAD dan 19 siswa kelas IV/b dengan diskusi. Analisis data hasil belajar menggunakan Independent Sample T Test dengan IBM SPSS 24. Hasil analisis menunjukkan (1 tidak ada perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan STAD dan siswa yang dibelajarkan diskusi. (2 STAD dan diskusi mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada kelas IV.

  19. Meningkatkan Hasil Belajar Listrik Dinamik menggunakan Strategi Pembelajaran Team Assisted Individualization melalui Simulasi Crocodile Physics

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Gumrowi

    2016-04-01

    through physics crocodile simulation. This study was conducted in three cycles. The results of analysis show that cooperative learning strategies type Team Assisted Individualization through crocodile physics simulations can improve learning outcomes on dynamic electricity. The average of students’ learning outcomes increased as follows: the first cycle is 61.23, and 68.13 in the second cycle, an increase of 11.27%, and the third cycle result is 72.63, or an increase of 6.6%. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar listrik dinamik siswa MAN 1 Bandar Lampung dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI. melalui simulasi Crocodile physics. Objek penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada pokok bahasan listrik dinamik dengan model pembelajaran kooperatif Tipe TAI (team assisted individualization melalui simulasi Crocodile physics. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga siklus, dari hasil analisis diperoleh bahwa strategi pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization melalui simulasi crocodile physics dapat meningkatkan hasil belajar listrik dinamik. Rata-rata hasil belajar siswa meningkat pada siklus I dari 61,23 menjadi 68,13 pada siklus II atau meningkat 11,27%, pada siklus III 72,63 atau meningkat 6,6% Kata Kunci: cooperatif tipe TAI, listrik dinamik, simulasi crocodile physics

  20. PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATERI PASAR SASARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wildan Iltizam Ilhaq

    2016-11-01

    Full Text Available Latar belakang penelitian ini adalah karena kurangnya aktivitas siswa dalam pembelajaran sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pada materi pasar sasaran siswakelas X Pemasaran 2 SMK N 9 Semarang Tahun Ajaran2015/2016 melalui penerapan model Problem Based Learning.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan selama dua siklus, dimana setiap siklus meliputi proses perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMK N 9 Semarang dengan subjek penelitian adalah 36 siswa pada kelas X Pemasaran 2 tahun ajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar observasi aktivitas belajar , lembar diskusi dan soal tes evaluasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklusI. Pada siklus I rata-rata skor aktivitas siswa mencapai 60,7% dan pada siklus II meningkat 18,46% menjadi 79,16%. Kemudian rata-rata nilai hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 75,01 dan pada siklus II meningkat menjadi 83,9. Presentase ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 63,9% dan pada siklus II meningkat 22,21% menjadi 86,11%. The background of this research was because of lack of students in learning activities so that the effect on student learning outcomes are less than optimal. The purpose of this research was to increase activity and outcomes of learning on market target subject of 10th grade Marketing Students 2 in SMK Negeri 9 Semarang 2015/2016 by implementing Problem Based Learning model. This research was a Class Action Research held by two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. This research was held in SMK Negeri 9

  1. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TERHADAP KONSEP BANGUN RUANG MATERI LUAS DAN VOLUME BALOK DAN KUBUS MENGGUNAKAN METODE DRILL SEKOLAH SMP ISLAM AL-GHAZALI KELAS VIII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mega Purnamasari

    2017-12-01

    Full Text Available Sebagai pendidik, guru memiliki tanggung jawab besar terkait dengan kegiatan pembelajaran dan hasil belajar siswa terhadap materi yang disampaikan mengingat kemampuan dasar siswa terhadap materi belajar. Matematika berbeda-beda. Oleh itu guru harus pandai memilih strategi pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan keadaan kelas. Pembelajaran drill merupakan salah satu alternatif pembelajaran yang menggabungkan antara belajar individu dan kelompok. Pada pembelajaran ini siswa terlebih dahulu diharuskan memahami materi dan mengerjakan soal yang ada secara individu, setelah itu siswa berdiskusi dengan teman satu kelompoknya untuk saling berbagi hasil pemikiran masing-masing. Keberhasilan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran dilihat dari hasil belajar yang diperoleh berupa nilai ulangan harian yang dilaksanakan dalam tiap akhir siklus.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika pada materi kubus dan balok dengan penerapan metode drill. Penelitian ini diperuntukan bagi kelas VIII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes dan non tes. Instrumen tes berupa tes tulis yang digunakan untuk mengukur hasil dan ketuntasan belajar, sedangkan instrumen non tes berupa lembar observasi dan wawancara, yang digunakan untuk melihat aktivitas siswa dan peneliti dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan suatu peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I, siklus II, dan siklus III. Data tentang hasil belajar siswa pada materi kubus dan balok, pada siklus I persentase sebesar 57,7%, pada siklus II persentase meningkat menjadi 84,62%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode drill dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada  materi kubus dan balok.

  2. MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENJASKES DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK (PENJASKES, MATEMATIKA, DAN BAHASA INDONESIA) DI KELAS I SD NEGERI UTAMA 2 TARAKAN

    OpenAIRE

    Sri Suparyati

    2011-01-01

    Suparyati, Sri. 2011. Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Penjaskes dengan Menggunakan Model Pembelajaran Tematik (Penjaskes, Matematika, dan Bahasa Indonesia) di Kelas I SD Negeri Utama 2 Tarakan. Dalam pelaksanaan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan dua siklus, siklus I dan siklus II dilaksanakan dalam satu kali tatap muka. Subyek penelitian adalah siswa kelas I-2 SD Negeri Utama 2 Tarakan semester I tahun pembelaj...

  3. Perbedaan Teknik Mordanting terhadap Hasil Pencelupan Zat Warna Alam Ekstrak Daun Sambang Darah (Excoecaria Cochinchinensis) dengan Mordan Tawas pada Bahan Sutera

    OpenAIRE

    Sulityowati, Dwi Oktarina; Adriani, Adriani; Novrita, Sri Zulfia

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan warna (hue), gelap terang warna (value) dan kerataan warna pada hasil pencelupan bahan sutera menggunakan ekstrak daun sambang darah (Excoecaria cochinchinensis) dengan mordan tawas. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Data yang digunakan adalah data primer yang bersumber dari 15 orang panelis, kemudian data yang terkumpul diolah dan dianalisis menggunakan ANOVA dan Persentase. Warna yang dihasilkan pada pencelupan bahan sutera me...

  4. Pengaruh Strategi SQ4R Tipe Bantuan Multimedia vs Buku Teks, Pengetahuan Awal, Gaya Belajar Kolb terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris Teknik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meiti Leatemia

    2014-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menyelidiki pengaruh strategi SQ4R tipe bantuan multimedia versus buku teks, pengetahuan awal dan gaya belajar terhadap hasil belajar bahasa Inggris Teknik. Subjek penelitian adalah 96 mahasiswa  Teknik Sipil dan Mesin Politeknik Negeri Ambon tahun akademik 2011-2012. Desain eksperimen menggunakan kuasi versi  factorial  (2 x 2 x 2 pre test-post test non-equivalent control group design. Analisis data menggunakan statistik Three Ways ANOVA. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5% atau á=0,5  menggunakan SPSS 17.0 for windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1 Ada perbedaan yang signifikan hasil belajar  antara kelompok strategi SQ4R tipe bantuan multimedia dan buku teks, (2 ada perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok pengetahuan awal tinggi dan rendah, (3 tidak ada perbedaan yang signifikan antara pembelajar diverger dan assimilator,  (4 tidak ada pengaruh interaksi antara strategi SQ4R tipe bantuan dengan pengetahuan awal terhadap hasil belajar, (5 tidak ada pengaruh interaksi antara strategi SQ4R tipe bantuan dengan gaya belajar terhadap hasil belajar, (6 ada pengaruh interaksi an-tara pengetahuan awal dengan gaya belajar terhadap hasil belajar, dan, (7 ada pengaruh interaksi antara strategi SQ4R tipe bantuan, pengetahuan awal dan gaya belajar terhadap hasil belajar. Kata kunci: strategi SQ4R tipe bantuan, multimedia, pengetahuan awal, gaya belajar,  hasil  belajar

  5. PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PENCEMARAN LINGKUNGAN BERBASIS PENELITIAN FITOREMEDIASI UNTUK MENUNJANG KETERAMPILAN ILMIAH, SIKAP PEDULI LINGKUNGAN DAN MOTIVASI MAHASISWA PADA MATAKULIAH DASAR-DASAR ILMU LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Afiat Mardikaningtyas

    2016-03-01

    Matakuliah Dasar-dasar Ilmu Lingkungan mengkaji tentang lingkungan dan permasalahannya satunya pencemaran lingkungan. Mahasiswa memerlukan kegiatan pembelajaran berbasis penelitian langsung untuk mengaplikasikan teknik pengelolaan lingkungan salah satunya fitoremediasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran pencemaran lingkungan berbasis penelitian fitoremediasi untuk menunjang keterampilan ilmiah, motivasi dan sikap peduli lingkungan. Metode pengembangan digunakan model Borg dan Gall. Metode pengambilan data melalui uji validasi dan uji kepraktisan produk. Hasil pengembangan berupa perangkat pembelajaran yang telah tervalidasi dengan hasil valid 90,88%, praktis 87,47% dan efektif 81,85% keterampilan ilmiah, 83,52% motivasi, 80,13% sikap peduli lingkungan. Perangkat pembelajaran ini layak diaplikasikan untuk mahasiswa matakuliah dasar-dasar ilmu lingkungan.

  6. Karakterisasi Permen Jeli yang Dibuat dari Hasil Formulasi Jelly Powder

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ellya Sinurat

    2010-06-01

    Full Text Available Penelitian karakterisasi permen jeli dengan bahan baku formula jelly powder telah dilakukan. Formula jelly powder terdiri dari campuran karaginan murni, konjak, dekstrosa, dan KCl. Jelly powder ini digunakan untuk pembuatan permen jeli dengan variasi 3,5; 4,0; 4,5; dan 5,0%. Sebagai pembanding digunakan produk permen jeli impor berbahan dasar karaginan yang sudah ada di pasaran. Untuk mengetahui kualitas permen jeli, parameter yang diamati meliputi aktivitas air, sifat fisik (kekerasan, kelengketan, dan elastisitas serta nilai organoleptik (kenampakan, bau, rasa, tekstur, elastisitas, transparansi, dan penerimaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi  jelly powder menyebabkan meningkatnya kekerasan, kelengketan, dan elastisitas permen jeli. Nilai organoleptik untuk rasa, tekstur, elastisitas, transparansi, dan penerimaan yang paling baik menurut panelis adalah pada konsentrasi jelly powder 4,5%

  7. PERSEPSI PENGEMBANGAN PETA RAWAN GEMPA KOTA SEMARANG MELALUI PENELITIAN HAZARD GEMPA DETERMINISTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Windu Partono

    2015-07-01

    Full Text Available Pengembangan peta resiko gempa berdasarkan analisa hazard gempa deterministik (DSHA merupakan salah satu tahapan yang sangat penting untuk mitigasi kegempaan Kota Semarang. Penelitian peta resiko gempa mencakup perhitungan hazard gempa, analisa kondisi tanah lokal (SSA dan analisa tingkat resiko kegempaan. Analisa hazard gempa diimplementasikan dengan pendekatan deterministic akibat gempa untuk sumber gempa sesar aktif disekitar Kota Semarang. Parameter geoteknik diperoleh dari hasil pengamatan atau pengujian geoteknik. Hasil dari penelitian ini mencakup pengembangan peta spektra percepatan gerakan tanah di permukaan dan faktor amplifikasi percepatan tanah yang sangat diperlukan pada pengembangan peta rawan gempa Kota Semarang.[Perception Development of Seismic Risk Map Semarang City Through Deterministic Hazard Analysis Research] Development of seismic risk map based on Deterministic Hazard Analysis (DSHA is an important step for seismic disaster mitigation for Semarang City. The study includes estimation of seismic hazard (DSHA, site specific response analysis (SSA and risk assessment. Seismic hazard is performed based on deterministic approach considering shallow crustal fault sources influencing Semarang City. Geotechnical parameters are interpreted from previous geotechnical measurements. The result of the hazard analysis includes the distribution of site response spectral acceleration and amplification ratios are performed corresponding to seismic risk assessment for Semarang City. 

  8. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE DENGAN PENDEKATAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS XII SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Beny Yulianingsih

    2017-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS dengan pendekatan inkuiri. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII SMK NU Tenggarang Bondowoso tahun ajaran 2016/2017. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan motivasi siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 69,69% dengan rincian pada aspek attention sebesar 73,16% pada siklus I menjadi 92,53% pada siklus II, pada aspek relevance sebesar 79,20% pada siklus I menjadi 95,07% pada siklus II, pada aspek confidence sebesar 73,70% pada siklus I menjadi 89,40% pada siklus II, dan pada aspek satisfaction sebesar 72,69% pada siklus I menjadi 91,43% pada siklus II. Begitupula hasil belajar afektif yang diperoleh selama proses pembelajaran berlangsung juga mengalami peningkatan persentase yaitu 76,22% pada siklus I dan 83,67% pada siklus II. Untuk keterlaksanaan proses pembelajaran juga menunjukkan peningkatan dari 92,22% pada siklus 1 dan 95,66% pada siklus II. Dengan demikian, hasil ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif TPS dengan pendekatan inkuiri dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.

  9. Potensi Arang Hasil Pirolisis Tempurung Kelapa sebagai Material Karbon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meytij Jeanne Rampe

    2015-01-01

    Full Text Available Telah dilakukan kajian pengembangan material karbon dari arang hasil pirolisis tempurung kelapa. Penelitian bertujuan mempelajari penggunaan polivinil alkohol (PVA sebagai stimulan dalam pengembangan arang terhadap sifat-sifat fisikokimia material karbon. Kalsinasi, pencampuran, dan sintering temperatur tinggi dilakukan pada proses penerapan teknologi karbon. Metode analisis X-ray Diffraction (XRD, Scanning Electron Microscopy (SEM, Energy Dispersive Spectroscopy (EDS untuk pengujian struktur kristal, topografi permukaan berupa struktur mikro dan analisis unsur material karbon. Karakteristik produk material karbon menunjukkan perubahan karakter di mana terjadi perubahan sifat fisikokimia dari arang amorf menjadi karbon dengan struktur semi-kristalin.Kata kunci: Arang, Tempurung Kelapa, Pirolisis, Karbon

  10. Penelitian Persepsi Kemasan Produk Skin Care Wanita dengan Pendekatan Teori Semantik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Devanny Gumulya

    2016-12-01

    Full Text Available Di Indonesia, penelitian mengenai desain kemasan masih sangat minim, akibatnya pada saat mengembangkan desain kemasan, desainer menggunakan insting pribadinya untuk mendesain. Di sisi lain, industri produk perawatan kulit bertumbuh pesat, seringkali ditemukan perusahaan mengganti kemasannya secara berkala, maka penelitian internasional banyak dilakukan di desain kemasan. Oleh karena itu, penelitian skala lokal perlu dilakukan untuk meneliti persepsi konsumen pada kemasan produk dengan menggunakan pendekatan teori semantik, apakah kemasan yang ada sudah menyampaikan manfaat produk secara efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah penyebaran kuisoner semi terstruktur menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif. Brand yang dipilih adalah Martha Tilaar, Sariayu, Viva, dan Citra. Hasil akhir yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah rekomendasi desain kemasan yang menarik konsumen.Kata Kunci: desain kemasan; desain produk; persepsi; teori semantik.Research in Packaging Perception of Woman Skin Care Products with Semantic Theory ApproachIn Indonesia, little research has been done in view of packaging design recommendations. As a result, when developing packagings, designers use their own personal judgment. Meanwhile, skin care products are a fast growing industry in which we often find brands changing their packagings very frequently. Internationally, a great deal of research has been done on this subject. However, local research is needed for evaluating consumer perception of Indonesian skin-care packagings using a semantic theory approach, to find out whether existing packagings convey the products’ benefits effectively. A combination of qualitative and quantitative data from semi-structured questionnaires provided experiential data reflecting the research subjects’ engagement in perceiving a range of packaging samples from selected Indonesian skin-care brands. Based on this research, recommendations for future packaging design can

  11. MENGENAL LEBIH DEKAT KERAPU BEBEK (Cromileptes altivelis HASIL BUDIDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Komang Wardana

    2015-06-01

    Full Text Available Kerapu bebek/kerapu tikus/humpback grouper (Cromileptes altivelis merupakan salah satu komoditas perikanan budidaya laut yang memiliki nilai jual tinggi. Sebelum berkembangnya kerapu hibrid, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut Gondol, sudah berhasil mengembangkan pembenihan ikan kerapu bebek meskipun sintasan yang diperoleh masih bervariasi. Pemantauan benih hasil budidaya sebagian besar terfokus pada pertumbuhan dan jika sudah mencapai ukuran konsumsi bisa dijual atau diekspor ke Hongkong. Sebagai institusi penelitian nampaknya masih perlu mengupas lebih detail komoditas yang dikembangkan. Beberapa catatan yang dapat diperhatikan, untuk lebih mengenal komoditas kerapu bebek, sebelum dijadikan sebagai ikon jenis ikan yang pernah memiliki masa kejayaan, karena saat ini popularitasnya relatif menurun karena ada larangan ekspor dan masuk dalam satwa CITES. Catatan tersebut antara lain; kerapu bebek selama fase yuwana (2-3 bulan dapat dijadikan sebagai kandidat ikan hias dengan performasi bintik bintik hitam pada permukaan tubuh yang merupakan keunikan tersendiri, karena jumlah dan polanya berbeda antara satu individu dengan yang lainnya serta akan bertambah jumlahnya seiring dengan bertambahnya umur dan bobot badan. Spot/bintik hitam kemungkinan identik dengan sidik jari manusia, yang bisa digunakan untuk membedakan antara satu individu dengan individu lainnya dalam satu populasi. Gonad kerapu bebek turunan pertama (F1 dengan umur dan kisaran bobot badan yang kurang lebih sama (600-900 g, menunjukkan 95% berada pada fase betina. Sementara pematangan dan pembentukan gonad jantan pada kerapu bebek hasil budidaya dapat dipacu dengan rangsangan hormonal dan pemberian pakan segar dengan kualitas yang baik. Dari hasil pengamatan diperoleh informasi bahwa kerapu bebek hasil budidaya dapat memijah dengan baik dan menghasilkan turunan generasi kedua (F2, akan tetapi kualitas telur dan larva yang dihasilkan masih lebih rendah bila

  12. Hubungan antara Hasil Penilaian Kinerja Guru dengan Kompetensi Guru PAI Tingkat SLTP/MTs di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Yahya Ashari

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini adalah penelitian lapangan tentang hubungan antara hasil penilaian kinerja guru dengan kompetensi guru PAI tingkat SLTP/MTs di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan atau tidak antara kedua variabel tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan uji analisis statistik korelasi product moment. Dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel, yaitu hasil penilaian kinerja guru (variabel X dan kompetensi guru PAI (variabel Y. Adapun data penelitian diperoleh dari dokumentasi data , interview dan penyebaran angket dengan bentuk tertutup. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa variabel X tergolong baik, dengan hasil perhitungan sebesar 79 %. Sedangkan untuk variabel Y juga tergolong baik, dengan perolehan prosentase sebesar 85%. Dari hasil analisis statistik korelasi product moment didapatkan hasil rxy=0,98 untuk taraf kesalahan ditetapkan 5% dan N=24, maka r tabel=0,40. Dari hasil tersebut didapatkan data bahwa r hitung lebih besar dari r tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara hasil penilaian kinerja guru dengan kompetensi guru PAI tingkat SLTP/MTs di pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. || It’s field research that discusses the connection between teacher performance appraisal results and the competence of PAI (Islamic lessons teachers in MTs (junior high school located in Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. The purpose of this study was to determine the existence of a connection between two variables. This quantitative research uses statistical analysis on product moment correlation test. This research consisted of two variables, namely the assessment of teacher performance (variable X and the competence of PAI teachers (variable Y. The data obtained from documentation, interviews and questionnaires with a closed form. The results of this research is

  13. STRATEGI PENGEMBANGAN BALAI PENELITIAN BIOTEKNOLOGI PERKEBUNAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Fauzanul Hakim Abdurrahim

    2015-03-01

    Full Text Available The purpose of this study were to identify and review external and internal factors influencing Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI in achieving its vision and mission, to set up alternative development strategies in BPBPI and to formulate priority strategies for development of BPBPI. Descriptive analysis method were used in this study is. The analysis tools being used in this study were environmental analysis, internal factor evaluation, external factor evaluation, internal external matrix (IE, strengths weaknesses opportunities threats (SWOT and combination of analytical hierarchy process (AHP and SWOT. Using IE Matrix, the company were indicated to be in the position of Quadrant V, which is ‘hold and maintain’ position with general strategy is market penetration and product development. Based on the results of SWOT analysis, were identified six alternative strategies that can be recommended in the development BPBPI is (1 Market penetration strategy through development new products and improved distribution network, (2 Finding an alternative sources of new organic raw materials and cheap as well has a lots availability, (3 Improvement on BPBPI’s products promotional strategy through road show to consumers in periodical, (4 Strategy optimization experimental farm through planting excellence seeds, (5 Conducting strategic research to generating unique products and has a high value selling as well broad market, (6 Improve welfare expert for the creation of conducive working atmosphere. Priority strategy with highest total efficiency values (18,15% obtained from AWOT were conducting strategic research to generating unique products and has a high value selling as well broad market.Keywords: development strategy, BPBPI, AWOT, SWOTABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah menentukan faktor-faktor internal dan eksternal yang Memengaruhi BPBPI dalam mencapai visi dan misinya, menyusun alternatif strategi pengembangan di BPBPI

  14. EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL DITINJAU DARI HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS 5 SDN 1 GADU SAMBONG - BLORA SEMESTER 2 TAHUN 2014/2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andhini Virgiana

    2016-05-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat hasil belajar antara model problem based learning berbantuan media audio visual dengan model pembelajaran think pair share berbantuan media visual pada pembelajaran IPA siswa kelas 5 SDN 1 Gadu Sambong Kabupaten Blora semester 2 tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan nonequivalent control group design. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 SDN 1 Gadu dan siswa kelas 5 SDN 2 Gagakan. Teknik  pengumpulan data dalam penelitian adalah tes dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, statistik parametrik, dan uji t dengan  independent sample t-tes pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat efektivitas antara model problem based learning berbantu media audio visual dengan model pembelajaran think pair share berbantu media visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas 5 SDN 1 Gadu Kecamatan Sambong Kabupaten Blora semester 2 tahun 2014/2015. Terbukti hal ini ditunjukkan oleh hasil uji t-test sebesar 3,603 > 1,999 dan signifikansi sebesar 0,001 rata-rata kelas kontrol yaitu 87,0588 > 80,2000.

  15. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR, AKTIVITAS DAN SIKAP PADA MATERI GETARAN, GELOMBANG DAN BUNYI, MELALUI METODE DISKUSI, OBSERVASI, DAN EKSPERIMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuni Lestari Purnomowati

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian dilakukan menggunakan metodePenelitian Tindaan Kelas (PTK. Penelitian ini dilaksanakan di  SMKN 3 Metro pada siswa Kelas XI-TKJa semester genapTahun Pelajaran 2012/2013 berjumlah 31 siswa.Sasaran perubahan dalam penelitian ini yaitu peningkatan hasil, aktivitas dan sikap siswa terhadap pelajaran Fisika. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa peningkatan hasil belajargetaran, gelombang dan bunyi terjadi karena kerjasama siswa selama proses pembelajaran menumbuhkan suasana yang nyaman sekaligus kompetitif. Perubahan sikap siswa terhadap pelajaran Fisika semakin baik. Ketika pembelajaran fisika mampu memberikan apa yang diharapkan oleh siswa, yaitu siswa merasa nyaman, tidak terintimidasi oleh guru dan teman karena keterbatasan yang dimilikinya, terlibat dengan teman sejawat pada saat menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan dengan diskusi, melakukan observasi, dan bereksperimen, maka persepsi terhadap fisika sebagai objek menjadi berubah lebih baik. Adanya interaksi siswa dengan media pembelajaran karena kegiatan mendiskusikan, mengobservasi, dan melakukan eksperimen mendorong siswa menjadi aktif selama proses pembelajaran. Penelitian dilakukan menggunakan metodePenelitian Tindaan Kelas (PTK. Penelitian ini dilaksanakan di  SMKN 3 Metro pada siswa Kelas XI-TKJa semester genapTahun Pelajaran 2012/2013 berjumlah 31 siswa.Sasaran perubahan dalam penelitian ini yaitu peningkatan hasil, aktivitas dan sikap siswa terhadap pelajaran Fisika. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa peningkatan hasil belajargetaran, gelombang dan bunyi terjadi karena kerjasama siswa selama proses pembelajaran menumbuhkan suasana yang nyaman sekaligus kompetitif. Perubahan sikap siswa terhadap pelajaran Fisika semakin baik. Ketika pembelajaran fisika mampu memberikan apa yang diharapkan oleh siswa, yaitu siswa merasa nyaman, tidak terintimidasi oleh guru dan teman karena keterbatasan yang dimilikinya, terlibat dengan teman sejawat pada saat menyelesaikan tugas-tugas yang

  16. Pengaturan Hasil Agroforestry Jabon (Neolamarckia Cadamba Miq.) dan Kapulaga (Amomum Compactum) di Kecamatan Pakenjeng, Garut, Jawa Barat

    OpenAIRE

    Indrajaya, Yonky; Siarudin, M

    2015-01-01

    Agroforestry dapat berkontribusi pada pendapatan petani, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Pola agroforestry jabon-kapulaga telah banyak diterapkan oleh petani di Pakenjeng, Garut, Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen optimal agroforestry jabon-kapulaga menggunakan metode modeling bioekonomik yang dimodifikasi dari model Faustmann. Hasil penelitian menunjukkan: 1) daur optimal agroforestry jabon-kapulaga sesuai daur biologis tegakan jabon adalah lima tahun; 2) d...

  17. PENGEMBANGAN SISTEM DATABASE HASIL SKRIPSI DAN TUGAS AKHIR PADA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNNES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tatyantoro Andrasto

    2013-02-01

    Full Text Available Belum adanya database hasil skripsi dan tugas akhir pada jurusan Teknik Elektro UNNES yang baik berakibat memungkinkannya terjadi duplikasi atau penyalahgunaan hasil skripsi atau tugas akhir tahun yang lalu digunakan lagi untuk proposal skripsi atau tugas akhir pada tahun sekarang atau yang akan datang. Sehingga hal ini akan memberikan efek negatif pada perkembangan karya ilmiah/akademik di jurusan Teknik Elektro UNNES khususnya dan dunia akademik di Indonesia pada umumnya. Metode yang diterapkan pada pembuatan database ini adalah membuat prototype kemudian dilakukan proses mencoba dan meminta pendapat orang yang mendata dan menyimpan hasil skripsi dan tugas akhir di jurusan Teknik Elektro UNNES. Hasil penelitian ini berupa sistem database berbasis web sehingga dapat dilakukan input data, edit data maupun melihat data skripsi dan tugas akhir yang ada di jurusan Teknik Elektro UNNES dari manapun, tidak harus datang ke UNNES hanya untuk melihat maupun melakukan edit data oleh admin.

  18. PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 9B SEMESTER GASAL TAHUN PELAJARAN 2014/2015 SMP NEGERI 2 TUNTANG - SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Muah

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa pada materi peluang dengan penerapan model pembelajaran PBI bagi kelas 9B Semester Gasal SMP Negeri 2 Tuntang Kabupaten Semarang. Hasil penelitian kondisi awal menggunakan wawancara, observasi dan analisis butir soal, siswa kelas 9B ini memiliki keaktifan belajar yang kurang, kemudian berdampak pada hasil belajar siswa rendah juga. Berdasarkan kondisi awal tersebut, perlu dilakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK dengan mengetahui model prosedur penelitian yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Taggart berupa model penelitian yang spiral yang pada umumnya direncanakan terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: 1 tahap pelaksanaan tindakan (planning, 2 tahap pelaksanaan tindakan (acting, 3 tahap pengamatan (observing, dan 4 tahap refleksi (reflecting. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 9B SMP Negeri 2 Tuntang yang terdiri dari 32 orang siswa. Data diperoleh melalui tes kognitif dan lembar observasi siswa. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBI dapat meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar matematika siswa. Hal ini ditunjukan dengan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan sebelum penelitian ini dilakukan dimana keaktifan belajar siswa secara individu 14% dan keaktifan belajar siswa secara kelompok 50% dan hasil belajar matematika siswa pada materi sebelumnya juga menunjukkan hasil belajar yang rendah dimana dari 32 siswa 6.25% siswa mendapatkan nilai tuntas dengan rata-rata 34,3. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, terjadi peningkatan terhadap keaktifan belajar dan hasil belajar matematika. Lembar observasi pada siklus I menunjukkan keaktifan siswa secara individu meningkat menjadi 27.4% dan keaktifan belajar siswa secara kelompok 65% dan

  19. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PENGUKURAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP DI KOTA BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erman Sutarno

    2015-02-01

    and the students can easily check their own progress, (5 every segment of this model was completed with reinforcement to improve the learning quality. Keywords: Learning Model, Interactive Multimedia, Experiential Learning Cycle. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran Pengukuran berbasis multimedia interaktif  yang dapat meningkatkan hasil dan kemandirian belajar siswa di SMP kelas VII. Penelitian dilaksanakan di SMP di Kota Bandung menggunakan pendekatan research and development. Proses dilaksanakan melalui tahapan: studi pendahuluan, pengembangan, dan pengujian. Instrumen yang digunakan pada tahap studi pendahuluan adalah studi pustaka dan survei lapangan; tahap pengembangan model dilakukan berupa penyusunan draf awal model, uji-coba terbatas, dan uji-coba diperluas; tahap validasi model berupa eksperimen pre-test treatment post-test dengan menggunakan matching pretest-posttest control group design. Penelitian ini menggunakan profil model pembelajaran experiential learning cycle dari teori belajar Kolb (1994 dengan karakteristik: (1 mengintegrasikan pengalaman awal siswa dengan pengalaman scientific (ilmiah, (2 belajar sambil bekerja (work-base laboratory, (3 pendidikan yang bersifat kooperatif (bekerja sama dalam konteks sosial, dan (4 menjamin penguasaan kompetensi dasar pengukuran arus, meter, kilogram yang memadai. Hasil uji efektivitas melalui model pembelajaran berbasis multimedia interaktif  dapat meningkatkan hasil belajar dan kemandirian belajar siswa. Beberapa temuan terpenting adalah: (1 model ini dapat meningkatkan kompetensi belajar siswa pada ranah kognitif, (2 melalui perangkat lunak keterampilan siswa dapat meningkatkan kemampuan bekerjasama dalam kelompok belajar, melatih berfikir kreatif, dan berkomunikasi, (3 mampu menerapkan berbagai kemampuan dengan terampil ketika mengerjakan LKS. Beberapa rekomendasi penelitian untuk guru, sekolah, pemerintah adalah: (1 Multimedia interaktif melalui animasi yang didisain

  20. MODEL PENELITIAN HUBUNGAN POLA PERMUKIMAN DAN KONFLIK ANTAR ETNIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emilya Kalsum

    2015-01-01

    Full Text Available Bangsa Indonesia seringkali mengalami konflik antar etnik, yang dapat terjadi karena kemajemukan suku dan kebudayaan yang dimiliki. Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa akar permasalahan konflik adalah perbedaan sistem nilai-nilai budaya dan kemudian konflik dapat menyebabkan segregasi yang berimbas pada pola permukiman. Padahal bukan tidak mungkin konflik tersebut terjadi karena suatu pola permukiman yang menegaskan perbedaan nilai-nilai di antara pemukimnya sehingga proses integrasi tidak dapat terjadi. Kajian ini menyusun model yang dapat digunakan untuk menelaah pengaruh pola permukiman terhadap konflik sehingga mampu dilakukan penelitian yang komprehensif. Kajian dimulai dengan mengupas pengertian pola permukiman dengan tiga unsur (wadah, isi, jaringan dan melihat konsep hubungan sosial. Wujud proses interaksi sosial dapat membuahkan dua alternatif yang bersifat positif atau negatif. Hal bersifat negatif akan memunculkan suasana hubungan sosial yang tidak harmonis dan kemudian memunculkan konflik. Hubungan sosial antar etnik juga selalu diwarnai prasangka yang dilandasi sikap stereotip dan etnosentris juga karena adanya perbedaan kepentingan. Unsur-unsur dalam pola permukiman dikaitkan dengan hubungan sosial di antara penghuninya. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan perilaku melalui konsep seting perilaku (behavior setting. Hasil kajian adalah sebuah model penelitian yang mengkaitkan antara pola permukiman sebagai wadah (space kegiatan dan kondisi sosial yang tidak terlepas dari sikap stereotip dan etnosentris serta perbedaan kepentingan   Indonesia, with its multi-cultural and ethnic diversity, has suffered many ethnic conflicts. Research has shown that the conflicts roots from the different system of cultural values. The conflicts can lead to segregation which impact on settlement patterns. However, it is possible that conflict occurs due to settlement pattern that asserts the difference in values between the settlers so

  1. Evaluasi keseragaaman, keragaman, dan kestabilan karakter agronomi galur-galur padi haploid ganda hasil kultur antera

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    PRIATNA SASMITA

    2011-05-01

    Full Text Available Sasmita P. 2011. Evaluasi keseragaman, keragaman, dan kestabilan karakter agronomi galur-galur padi haploid ganda hasil kultur antera. Bioteknologi 8: 10-17. Pembentukan galur haploid ganda dalam kultur antera bertujuan untuk mempercepat perolehan galur murni. Seleksi karakter yang diinginkan dapat dilakukan langsung terhadap progeni hasil kultur antera pada generasi awal. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik agronomi, keseragaman, dan kestabilan galur haploid ganda, serta mendapatkan putatif galur-gallur haploid ganda sebagai bahan evaluasi lebih lanjut untuk mendapatkan galur harapan. Percobaan pertama menggunakan rancangan acak lengkap diulang lima kali. Perlakuannya aadalah 111 galur haploid ganda hasil kultur antera generasi pertama (DH1. Percobaan kedua menggunakan rancangan petak terpisah dengan perlakuan petak utama adalah galur haploid ganda hasil kultur antera dan perlakuan anak petaknya generasi galur haploid ganda kedua (DH2 hingga kelima (DDH5. Hasil percobaan menunjukkan bahwa setiap tanaman dalam galur yang sama memiliki karakter agronnomi seragam, sedangkan tanaman antar galur berbeda memiliki karakter agronomi beragam. Hasil evaluasi lebih lanjut terhadap tiga dari 111 galur haploid ganda yang berasal dari generasi kedua hingga kelima menunjukkan tidak terdapat perbedaan karakter antar generasi untuk setiap p galur yang sama. Hasil penelitian tersebut menunjukkan pula bahwa karakteristik agronomi galur haploid ganda stabil dari generasi ke generasi.

  2. ALGORITMA RC4 DALAM PROTEKSI TRANSMISI DAN HASIL QUERY UNTUK ORDBMS POSTGRESQL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuri Ariyanto

    2009-01-01

    Full Text Available In this research will be worked through about how cryptography RC4's algorithm implementation in protection to query result and of query, security by encryption and descryption up to both is in network. Implementation of this research which is build software in client that function access databases that is placed by the side of server. Software that building to have facility for encryption and descryption query result and of query that is sent from client goes to server and. transmission query result and of query can secure its security. Well guaranted transmission security him of query result and of query can be told to succeed if success software can encryption query result and of query which transmission so that in the event of scanning to both, scanning will not understand data content. Conclusion of this research that is woke up software succeed encryption query and result of query which transmission between application of client and of server databases. Abstract in Bahasa Indonesia: Pada penelitian ini dibahas mengenai bagaimana mengimplementasikan algoritma kriptografi RC4 dalam proteksi terhadap query dan hasil query, pengamanan dilakukan dengan cara melakukan enkripsi dan dekripsi selama keduanya berada di dalam jaringan. Pengimplementasian dari penelitian ini yaitu membangun sebuah software yang akan diletakkan di sisi client yang berfungsi mengakses database yang diletakkan di sisi server. Software yang dibangun memiliki fasilitas untuk mengenkripsi dan mendektipsi query dan hasil query yang dikirimkan dari client ke server dan juga sebaliknya. Dengan demikian tramsmisi query dan hasil query dapat terjamin keamanannya.Terjaminnya keamanan transmisi query dan hasil query dapat dikatakan berhasil jika software berhasil mengenkripsi query dan hasil query yang ditransmisikan sehingga apabila terjadi penyadapan terhadap keduanya, penyadap tidak akan mengerti isi data tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu software yang dibangun

  3. ANALISA KARAKTERISTIK MINYAK PLASTIK HASIL DUA KALI PROSES PIROLISIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Untung Surya Dharma

    2015-06-01

    Full Text Available Limbah plastik dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku minyak plastik dengan menggunakan proses pirolisis. Minyak plastik yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai zat aditif atau campuran bahan bakar pada mesin. Pada Penelitian ini, proses pembuatan minyak plastik menggunakan dua kali proses pirolisis. Suhu reaktor pada proses pirolisis yang pertama dan kedua berbeda berturut-turut yaitu 200 oC dan 150 oC. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pada proses pirolisis pertama dengan suhu reaktor 200 oC, dari 25 kg bahan baku menghasilkan 15,5 liter minyak plastik dalam waktu 80 jam. Sedangkan pada proses pirolisis kedua dengan suhu reaktor 150 oC, dari 15 liter minyak plastik dari hasil proses pirolisis pertama menghasilkan 11,6 liter minyak plastik dalam waktu 3,33 Jam. Adapun karakter minyak plastik yang dihasilkan adalah massa jenis 771,4 kg/m3, Viskositas 0,501 m2/s dan Nilai kalor 10518 kJ/kg

  4. PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK BERBANTUAN E-LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Jannatu Na’imah

    2016-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan metode pembelajaran berbasis proyek berbantuan e-learning. Penelitian ini dilakukan di suatu SMA N di Mranggen. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest and postest group design. Sampel yang digunakan sebanyak dua kelas dengan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data berupa metode tes dan observasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan uji t dan uji n gain. Hasil uji perbedaan rata-rata menunjukkan bahwa thitung 5,43 lebih besar dari tkritis 1,99 dengan taraf signifikansi 5%. Uji normalitas gain menunjukkan bahwa rata-rata hasil posttest mengalami peningkatan sebesar 0,57 dan 0,52 dengan kriteria sedang pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini menunjukkan bahwa ketercapaian indicator psikomotorik dan afektif menurut analisis deskriptif rata-rata kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Menurut analisis koefisien determinasi diperoleh hasil bahwa penelitian ini berkontribusi dalam meningkatkan hasil belajar siswa sebesar 12,60%. Berdasarkan hasil analisis tersebut disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis proyek berbantuan e-learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. This research aims to improve student learning outcomes by applying methods project based learning assisted e-learning. The research was conducted at SMA in Mranggen. The research design was pretest and posttest group design. The sample used as much as two groups with cluster random sampling technique. The method of data collection which was utilized in this study was test and observation. Those data are analyzed using t test and normality gain. Based on the mean difference test showed tcalculated 5.43 greater than tcritical 1,99 with 5% significance level. Gain normality test showed that the posttest average increased by 0.57 and 0.52 with medium criteria at the experimental and control groups.The result of this study

  5. MEKANISME PERHITUNGAN KEUNTUNGAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP BAGI HASIL (STUDI TERHADAP PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA BPRS HIKMAH WAKILAH BANDA ACEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wardiah Wardiah

    2013-06-01

    Full Text Available This study aims to determine the process of calculating the profit of mudharabah financing at BPRS Hikmah Wakilah from an Islamic perspective and its influence on profit sharing. It also aims to explore the mechanism of adjusting the profit-sharing ratio, and the effect of calculating the profitability of mudharabah financing on profit sharing. The method of this research is descriptive analysis. The research data is collected through library research and field research. The results showed that the calculation of profit sharing PT. BPRS Hikmah Wakilah uses revenue sharing system in accordance with the National Sharia Board Fatwa No.15/DSN-MUI/IX/2000 About Principles of Distribution of Business Results in Sharia Financial Institutions. While in the calculation of profit, the BPRS refers to the percentage of total financing and average income earned by the customer and projected the same profit sharing during the financing period. Profit calculation significantly affects the percentage of profit sharing and the period of profit received by the bank. =========================================== Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perhitungan keuntungan pembiayaan mudharabah pada BPRS Hikmah Wakilah ditinjau menurut hukum Islam, mekanisme penyesuaian nisbah pembagian keuntungan, serta pengaruh perhitungan keuntungan pembiayaan mudharabah terhadap bagi hasil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui library research dan field research. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan bagi hasil, PT. BPRS Hikmah Wakilah menggunakan sistem revenue sharing sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional No.15/DSN-MUI/IX/2000 Tentang Prinsip Distribusi Hasil Usaha Dalam Lembaga Keuangan Syariah. Sementara dalam melakukan perhitungan keuntungan, BPRS merujuk pada persentase jumlah pembiayaan dan pendapatan rata

  6. PENERAPAN PEMBELAJARAN SAINS DENGAN PENDEKATAN SETS PADA MATERI CAHAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Z. Ragil

    2012-02-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh nilai rata-rata dan presentase ketuntasan klasikal siswa yang masih rendah pada matapelajaran sains di SD. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan pembelajaran sains dengan pendekatan SETS(Science, Environment, Technology, Society. SETS adalah visi atau pendekatan pembelajaran yang memiliki fokus utamamemberikan pengalaman penyelidikan pada siswa untuk mendapatkan pengetahuan yang berkaitan dengan sains, lingkungan,teknologi, dan masyarakat serta kesalingketerkaitannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran sainsdengan pendekatan SETS yang diterapkan, dan mengetahui peningkatan hasil belajar. Data penelitian berupa hasil belajar kognitifdiperoleh dari test, hasil belajar afektif dan psikomotorik diperoleh dari lembar observasi, untuk mengetahui peningkatan hasilbelajar siswa secara keseluruhan digunakan dalam penelitian ini adalah uji gain. Hasil analisis data menunjukkan adanyapeningkatan hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotorik. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapanpembelajaran sains dengan pendekatan SETS dapat meningkatkan hasil belajar siswa. This research was carried out with the background of low average mark and classical mastery percentage of science subject ofelementary school student. With the purpose of the research of describing science lesson with SETS approach to increase learningachievement, the researcher applies SETS approach in the lesson of light material. The data of cognitive learning achievement isfound by using test, while the affective and psychomotor ones are taken from observation sheets. In order to examine the overalllearning achievement, this study uses gain test. The data analysis shows that there is an improvement of cognitive, affective andpsychomotor learning achievements of student after having the lesson. It is concluded that the application of science lesson withSETS approach can increase the students

  7. IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TALKING CHIPS DAN FAN-N-PICK DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Petrus Logo Radja

    2017-09-01

    Full Text Available This study is aimed to describe how Talking Chips and Fan-N-Pick learning model to improve VIII D class students’ motivation and learning outcomes at SMP Kristen Citra Bangsa Kota Kupang. The study is a Classroom Action Research (CAR study. The study consists of four phases, i.e. plan, action, observation, and reflection. The phases in CAR are conducted in 2 cycles. The subject of the study is 20 VIII D class students of SMP Kristen Citra Bangsa Kota Kupang. The collected data consists of students’ motivation and learning result test. The result of the study shows that there is an improvement on students’ motivation in the first cycle and the high criteria is improved to very high criteria in the end of the second cycle. The improvement is also occurred in students’ learning outcome and implementation whether it is from the students or the teacher. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan model pembelajaran Talking Chips dan Fan-N-Pick untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VIII-D di SMP Kristen Citra Bangsa Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK. Penelitian ini terdiri atas empat tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi dan refleksi. Tahapan dalam PTK ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini ialah siswa kelas VIII-D SMP Kristen Citra Bangsa Kupang yang berjumlah 20 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah motivasi siswa dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukan terjadinya peningkatan motivasi siswa pada siklus I dengan kriteria tinggi meningkat menjadi sangat tinggi pada akhir siklus II. Peningkatan juga terjadi pada hasil belajar siswa dan keterlaksanaan pembelajaran baik oleh guru dan siswa.

  8. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING BERBASIS EDUCATIVE GAMES TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS IV DI GUGUS IV KECAMATAN KUTA, KABUPATEN BADUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Luh Mita Sri Mahendra Yanti

    2017-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving berbasis Educative Games terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA kelas IV di Gugus IV Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan post test only control group design. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 231 siswa, dan sampel berjumlah 77 siswa. Data kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA dikumpulkan dengan metode tes. Analisis data yang digunakan yakni Manova berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1 terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti model pembelajaran creative problem solving berbasis Educative Games dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, 2 terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran creative problem solving berbasis Educative Games dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, dan 3 terdapat perbedaan secara simultan antara kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran creative problem solving berbasis Educative Games dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.

  9. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBER HEADS TOGETHER (NHT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIIA SMP NEGERI 2 TUNTANG PADA MATERI SEGITIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Era Destiyandani

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan mendeskripsikan kondisi siswa kelas VIIA SMP Negeri 2 Tuntang pada materi segitiga melalui penerapan model pembelajaran Number Heads Together (NHT. Melalui model pembelajaran NHT, tugas diberikan kepada semua siswa dimana siswa telah diberi nomor berbeda didalam kelompoknya namun masing-masing kelompok menggunakan penomoran yang sama. Pemanggilan nomor siswa secara acak untuk melaporkan hasil diskusi kelompok mendorong setiap siswa secara individu bertanggung jawab atas hasil belajarnya. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengambil data penelitian adalah soal tes dan lembar observasi. Penelitian ini diterapkan pada 31 siswa sebagai subjek dan menggunakan model spiral Kemmis dan McTaggart. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan siswa untuk materi segitiga tentang mengidentifikasi sifat-sifat segitiga berdasarkan sisi dan sudutnya pada siklus I mencapai 87,1% tuntas dan ketuntasan meningkat menjadi 96,77% pada siklus II dengan materi pembelajaran menghitung keliling dan luas segitiga. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran NHT telah meningkatkan penguasaan materi segitiga oleh siswa.

  10. KEPRIBADIAN SISWA DAN DISIPLIN BELAJAR SEBAGAI INTERVENING PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ajeng Febriyani

    2016-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh langsung lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap hasil belajar ekonomi maupun pengaruh tidak langsung melalui kepribadian siswa dan disiplin belajar. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Muhammadiyah sejumlah 152 siswa. Sampel yang diambil menggunakan rumus Slovin sebanyak 110 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Metode analisis data adalah analisis deskriptif, analisis jalur, dan sobel test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, kepribadian siswa serta disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi, (2 terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap kepribadian siswa, (3 terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan kepribadian siswa terhadap disiplin belajar, (4 kepribadian siswa secara signifikan memediasi pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap hasil belajar ekonomi, (5 disiplin belajar secara signifikan memediasi pengaruh lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan kepribadian siswa terhadap hasil belajar ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kepribadian siswa dan disiplin belajar memediasi pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap hasil belajar ekonom. Saran yang dapat diberikan adalah pihak keluarga dan pihak sekolah mampu melakukan perbaikan kualitas lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah untuk meningkatkan hasil belajar ekonomi. The purposes of this study were to analyze the direct effect of family and school environment for towards economics study result or or indirect effect through students’ personality and study discipline. The population in this research is The research \\ XI social grade in SMA Muhammadiyah Wonosobo with a total of 152 students. It used 110 students as the sample by

  11. EFEKTIVITAS PENGGUNAAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR MATERI IPA POKOK BAHASAN EKOSISTEM PADA KELAS VII SMP N 2 PRINGAPUS KABUPATEN SEMARANG TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    miftakhul jannah

    2016-02-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran IPA khususnya kelas VII   menggunakan lingkungan langsung   sebagai sumber belajar  terhadap hasil belajar siswa kelas VII  SMP N 2 Pringapus Kabupaten Semarang  pada poko bahasan  materi  ekosistem. Hasil pene- litian ini  merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eks- perimen terpola bentuk posttest control design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP N 2 Pringapus Semarang, yaitu kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII C sebagai kelas kontrol. Pen- gumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes, observasi dan demonstrasi. Data penelitian yang terkumpul digunakan analisis uji t-test.Berdasarkan hasil t-test, dihasilkan bahwa t hitung = 2,947 dan ttabel  = 1,68 dengan taraf nyata 5% Karena t hitung > ttabel maka data tersebut signifikan. Sedangkan untuk uji hipotesis pihak kanan dibandingkan dengan KKM diperoleh thitung  = 9,2876 dan ttabel  = 1,714 maka penggunaan lingkun- gan sebagai sumber belajar dapat  mencapai  KKM yang  telah ditentukan yaitu 70. Dengan demikian pembelajaran IPA menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar efektif terhadap hasil belajar siswa Kelas VII  SMP N 2 Pringapus   Kabupaten   Semarang pada mata pelajaran IPA   pokok bahasan.

  12. Profil Penalaran Logis Berdasarkan Gaya Berpikir Dalam Memecahkan Masalah Fisika Peserta Didik

    OpenAIRE

    Bancong, H; -, Subaer

    2013-01-01

    Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui profil penalaran logis peserta didik yang memiliki gaya berpikir sekuensial konkret, sekuensial abstrak, acak konkret, acak abstrak dan perbedaannya dalam memecahkan masalah Fisika di MAN Baraka. Data yang diperoleh melalui hasil wawancara dan pekerjaan tertulis dianalisis dengan menggunakan analisis data Model Miles dan Huberman. Hasil penelitian mendeskripsikan penalaran logis peserta didik yang memiliki gaya berpikir berbeda. Deskr...

  13. APAKAH DISTRIBUSI BAGI HASIL CASH BASIS ADIL BAGI DEPOSAN BANK SYARIAH ?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saparuddin Siregar

    2016-04-01

    Full Text Available Abstrak: Apakah Distribusi Bagi Hasil Cash Basis Berkeadilan Bagi Deposan Bank Syariah? Artikel ini bertujuan untuk menganalisis metode pendistribusian bagi hasil bank syariah di Indonesia dengan berfokus kepada penerapan basis kas. Artikel ini menggunakan pendekatan kritis berdasarkan teori keadilan yang menekankan pada analisis koherensi atau konsistensi. Hasil studi menunjukkan bahwa distribusi bagi hasil basis kas tidak diterapkan secara konsisten untuk seluruh stakeholder bank syariah. Hal ini menyebabkan penerimaan yang lebih rendah untuk deposan. Studi ini merekomendasikan perlunya revisi terhadap standar akuntansi syariah agar menerapkan basis akrual pada semua bentuk distribusi bagi hasil. Abstract: Is Cash-Basis Profi-and-Loss Sharing Distribution Just for Islamic Bank Depositors? This article aims to analyze the distribution method of the profi sharing of Islamic bank in Indonesia which focusing in the application of cash basis. This article uses a critical approach which based in a theory of justice that emphasizes on the analysis of coherence or consistency. The study shows that the distribution of cash basis profi sharing are not applied consistently to all stakeholders in Islamic banks. This causes the lower receipts for depositors. This study recommends for a revision of the sharia accounting standards which apply to all forms of accrual basis for the profi sharing distribution.

  14. PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Auliah Sumitro H

    2017-09-01

    Full Text Available This research aims to improve motivation and student learning outcomes in applying Problem Based Learning model. This research is a classroom action research conducted in two cycles. The subjects of the reasearch was the fourth graders of SD Inpres Bangkala III Makassar city in the academic year of 2016/2017. The research data obtained through observation and test. The result showed an increase in student motivation of the fourth aspect with detail, on aspect of attention increased by 11,28% from 73,04 in the first cycle to 84,32% in the second cycle, the relevance aspect increasde by 9,64% of 76.55% in the first cycle to 86,19% in the second cycle, the aspect of confidence increased by 10,62% of 71.56% in the first cycle to 82.18% in the second cycle, and on aspects of satisfaction increased by 14,88% of 71,79% in the first cycle to 86.67% in the second cycle. Learning outcome increased by 14,29% of 71,42 in the first cycle to 85,71 in the second cycle. This result indicate problem based learning model can improve motivation and student learning outcomes. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa menerapkan model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Inpres Bangkala III Kota Makassar tahun pelajaran 2016/2017. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan tes. Hasil penelitian ini terjadi peningkatan motivasi siswa pada keempat aspek dengan rincian, pada aspek attention sebesar 11,28% dari 73,04% pada siklus I menjadi 84,32% pada siklus II, pada aspek relevance meningkat sebesar 9,64% dari 76,55% pada siklus I menjadi 86,19% pada siklus II, pada aspek confidence meningkat sebesar 10,62% dari 71,56% pada siklus I menjadi 82,18% pada siklus II, dan pada aspek satisfaction meningkat sebesar 14,88% dari 71,79% pada siklus I menjadi 86,67% pada siklus II. Hasil belajar meningkat sebesar 14

  15. Pengaruh Games Memorize Card Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Operasi Hitung Bilangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Detta Anastasya

    2015-12-01

    Full Text Available Kemampuan dasar matematika sangatlah penting untuk siswa Sekolah Dasar (SD. Salah satunya adalah kemampuan melakukan operasi hitung bilangan. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa hasil belajar siswa Sekolah Dasar (SD tentang operasi hitung bilangan masih rendah. Hal ini terjadi karena aktivitas siswa di sekolah pada umumnya masih dibatasi oleh guru, sehingga membuat anak-anak menjadi cepat bosan saat pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, diperlukannya suatu suasana pembelajaran yang baru dengan berbantuan media sehingga dapat membuat pembelajaran menjadi menyenangkan serta membuat siswa lebih aktif. Salah satu media pembelajaran yang akan digunakan adalah Games Memorize Card. Tujuan penelitian ini untuk melihat perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan Games Memorize Card serta pengaruh Games Memorize Card terhadap hasil belajar siswa. Adapun subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas III SD XYZ di Kabupaten Tangerang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Instrumen yang akan digunakan di dalam penelitian ini berupa tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji Wilcoxon dan menghitung nilai N-Gain. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa penggunaan Games Memorize Card mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD pada operasi hitung bilangan.Basic math skill is very important for elementary school students. One of them is ability to do number arithmetic operations. Based on the fact show that elementary school students learning outcomes about number arithmetic operations still low. This case happen because activity at school in general still limited by teacher, so that make children become easily bored when learning be held. Therefore, need a new learning environment with assisted media so it can make learning becomes fun and make students active. One of the media that will be used is

  16. HASIL BELAJAR ASPEK KETERAMPILAN IPA PADA PEMBELAJARAN LEVEL OF INQUIRY TINGKAT INQUIRY LESSON DI SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yeni Hariningsih

    2016-08-01

    Full Text Available Learning science in junior high school in general is focused on mastery of concepts and basic science has not yet developed abilities, such as the ability berinkuiri. Therefore, it is necessary to find the appropriate steps to improve the process of learning science. The purpose of the study iniuntuk improve learning outcomes by using the skill aspect of inquiry learning model level. The method used in this research is mixed method. The instrument used is the syllabus, lesson plans, and the observation sheet keterampilan.Teknik data collection using observation. Aspects of data analysis skills using data reduction method, coding and interpretation. Results of research conducted on 36 students showed the ability berinkuiri learners increased by using the model level of inquiry. Results of learners aspect of overall skill increases with the good category. The conclusion from this study that the use of models level of inquiry to improve the ability berinkuiri learners and improve learning outcomes aspects of science skills of learners. Pembelajaran IPA di SMP pada umumnya masih menekankan pada penguasaan konsep dan belum mengembangkan kemampuan dasar sains, seperti kemampuan berinkuiri.Oleh karena itu perlu ditemukan langkah yang tepat untuk memperbaiki proses pembelajaran IPA. Tujuan dari penelitian iniuntuk meningkatkan hasil belajar aspek keterampilan dengan menggunakan model pembelajaran level of inquiry. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mixed methode. Instrumen yang digunakan yaitu Silabus, RPP dan lembar observasi keterampilan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Analisis data aspek keterampilan dengan menggunakan cara mereduksi data, pengkodean dan interpretasi. Hasil penelitian yang dilakukan pada 36 peserta didik menunjukkan kemampuan berinkuiri peserta didik mengalami peningkatan dengan menggunakan model level of inquiry. Hasil belajar peserta didik aspek keterampilan secara keseluruhan meningkat dengan dengan

  17. PENGGUNAAN BAHAN AJAR DENGAN PENDEKATAN ANDRAGOGI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA RSBI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Umriyah

    2012-01-01

    Full Text Available Andragogi merupakan teori pembelajaran orang dewasa. Konsep pembelajaran orang dewasa merupakan pembelajaran yang berpola non otoriter. Berdasarkan ciri-ciri biologis maupun psikologis sebagian besar siswa SMA telah memasuki usia dewasa, sehingga pendekatan andragogi agaknya lebih sesuai. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yaitu mengembangkan bahan ajar dengan pendekatan andragogi, bertujuan untuk memperoleh bahan ajar yang dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa. Subyek penelitian adalah siswa  kelas X-2 SMA Islam Sudirman Ambarawa tahun pelajaran 2010/2011. Pengambilan data dilakukan dengan metode dokumentasi, observasi dan  test hasil belajar.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan digunakannya bahan ajar dengan pendekatan andragogi, skor kreativitas  dan hasil test kognitif siswa rata-rata meningkat.Andragogy is adult learning theory. Adult learning concept is learning activity that gets to pattern non authoritarian. Based on biological characteristics and also psychological a large part Senior High School students  have entered adult age, so pedagogy approach (education for children was not suitable anymore for them, it seems that andragogy (education for adult is more suitable. This research is development research which develop learning material in andragogy approach, has an aim to get a learning material that can develop creativity and studying result. The research is executed in X2 class at Sudirman Islamic Senior High School of Ambarawa, academic year 2010 / 2011 which is chosen bases random sampling. Data taking is done by documentation method, observation and learning result test.  Data analysis  indicate   an  improving  of average  value  in creativity and learning result.

  18. PENELITIAN SIFAT FISIS DAN MEKANIS BAJA KARBON RENDAH AKIBAT PENGARUH PROSES PENGARBONAN DARI ARANG KAYU JATI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masyrukan Masyrukan

    2017-01-01

    Full Text Available Pada penelitian ini, proses pengarbonan (carburising yang dilakukan adalah dengan menambahkan kandungan unsur karbon (C ke dalam permukaan baja. Sumber karbon diperoleh dari arang kayu jati yang telah ditumbuk halus. Temperatur yang digunakan selama proses pengarbonan adalah 900°C, dengan variasi waktu penahanannya 2 jam,  4 jam, dan 6 jam. Setelah itu didinginkan dengan air (quench. Pembuatan benda uji dilakukan untuk mendapatkan sampel dan supaya memudahkan dalam pelaksanaan penelitian.  Pengujian yang dilakukan adalah pengujian struktur mikro, pengujian kekerasan dan pengujian impact.Pengujian kekerasan yang telah dilakukan terhadap material pengarbonan menghasilkan distribusi kekerasan dari permukaan menuju inti, untuk masing-masing waktu penahanan yang berbeda. Untuk waktu penahanan 2 jam mulai HVN 257,5 Kg/mm²  sampai 205,3 Kg/mm² menuju inti ; 4 jam mulai HVN 273,1 Kg/mm² sampai 204,4 Kg/mm² menuju inti ; 6 jam mulai HVN 274,6 Kg/mm²  sampai 204,4 Kg/mm² menuju inti.Hasil pengamatan foto struktur mikro melalui microscope olympus photomicrographic system dihasilkan foto struktur mikro untuk raw material dan carburising sama terdapat ferit dan perlit,  untuk yang dikarburising struktur mikronya,  yaitu ferit  dan perlit.  Semakin lama proses karburising,  semakin banyak pula kandungan perlitnya yang mengakibatkan semakin tingginya tingkat kekerasan. Hasil pengujian impak menunjukkan rata-rata harga impak untuk spesimen raw material = 0,350 J/mm2, waktu penahanan 2 jam = 1,013 J/mm2 , spesimen waktu penahanan 4 jam = 0,600 J/mm2, spesimen waktu penahanan 6 jam = 1,590 J/mm2.

  19. Peningkatan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Fisika Siswa pada Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Happy Komike Sari

    2016-06-01

    Full Text Available Berdasarkan observasi di SMA Negeri 15 Bandarlampung, proses pelaksanaan pembelajaran fisika masih belum meraih hasil yang maksimal terutama pada siswa kelas X. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan Keterampilan Proses Sains (KPS dan hasil belajar fisika siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus pada 30 siswa di kelas X5 SMA Negeri 15 Bandarlampung. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan dan pengamatan, dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi untuk Keterampilan Proses Sains (KPS dan soal uraian untuk hasil belajar. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD dapat meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS dan hasil belajar fisika siswa dari siswa ke siswa. Based on observations in SMA NegerI 15 Bandarlampung, the implementation process of learning physics is still not achieve the maximum results, especially in class X. The main purpose of this study is to describe the increase of KPS and students’ learning achievement in learning physics using a cooperative learning model type Student Team Achievement Division (STAD. This classroom action research has been conducted in three cycles with 30 students of X5 Class of SMA Negeri 15 Bandarlampung. Every cycle consists of planning, action and observation, and reflection. The data were collected using observation sheet for KPS and essay test for learning achievement. Based on the results indicate that the cooperative learning model type STAD effectively could increase KPS and students’ learning achievement in learning physics from cycle to cycle

  20. KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL MIND MAPPING BERBANTUAN CD PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratri Rahayu

    2012-06-01

    Full Text Available Abstract Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pembelajaran kooperatif model mind mapping berbantuan CD pembelajaran terhadaphasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Semarang tahun pelajaran 2011/2012. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Semarang tahun pelajaran 2011/2012 yang berada dalam enam kelas. Sampel diambil secara random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar matematika dengan pembelajaran mind mapping berbantuan CD pembelajaran lebih baik dari rata-rata hasil belajar matematika dengan pembelajaran direct instruction, hasil belajar peserta didik mencapai KKM, dan proporsi hasil belajar peserta didik yang diajar dengan pembelajaran mind mapping berbantuan CD pembelajaran yang telah memenuhi KKM lebih baik daripada proporsi hasil belajar peserta didik yang diajar dengan pembelajaran direct instruction. Simpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah pembelajaran mind mapping berbantuan CD pembelajaran lebih efektif daripada pembelajaran matematika dengan direct instruction untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII pada materi pokok teorema Pythagoras. The purpose of this study was to determine the effectiveness of cooperative learning model of mind mapping assisted CD learning againts learning outcomes class VIII students of SMP Negeri 2 Semarang school year 2011/2012. The population in this study is class VIII students of SMP Negeri 2 Semarang school year 2011/2012 which is in six classes. Samples were taken by random sampling. Data collection methods used are the methods of documentation and tests. The results show the average results of math learning with mind mapping learning assisted CD learning is better than average learning outcomes of learning mathematics with direct instruction, student learning outcomes achieved KKM, and the proportion

  1. KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN E-LEARNING BERBASIS MOODLE BERPENDEKATAN GUIDED INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noor Malikhah Muazizah

    2017-02-01

    Full Text Available Moodle adalah salah satu software open source e-learning yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan e-learning berbasis Moodle dengan pendekatan Guided Inquiry terhadap hasil belajar siswa materi hidrokarbon kelas XI. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa di suatu SMA N di Purwodadi Kelas XI MIPA semester gasal tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah posttestonly control design. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, angket dan tes. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata hasil posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol berturut-turut adalah 83,33 dan 78,47. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan uji perbedaan rata-rata satu pihak yang menunjukkan bahwa t hitung lebih besar daripada t . Artinya rata-rata hasil belajar kognitif kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Hasil analisis kualitatif afektif dan psikomotorik kelas eksperimen tiap aspeknya lebih baik dari kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan e-learning berbasis Moodle dengan pendekatan Guided Inquiry efektif meningkatkan hasil belajar siswa materi hidrokarbon SMA kelas XI.Moodle is one of e-learning source open software that can be applied in learning proccess. The research aimed to determine the effect of using e-learning Moodle based with Guided Inquiry approach in learning outcomes hydrocarbon chapter grade XI. The research population was student in grade XI Science Class of Senior High School in Purwodadi in academic year 2015/2016. Sampling was taken by cluster random sampling techniques. The research design used is posttest only control design. Data obtained was using the method of observation, interview, questionnaires, and test. The results showed that an average score of posttest experiment group and control group in a row is 83,33 and

  2. Hubungan Antara Keterampilan Berpikir Rasional Siswa SMA dengan Hasil Belajar dalam Pembelajaran Kooperatif Menggunakan Constructive Feedback

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmi Zulva

    2016-04-01

    Full Text Available The aim of the study is to examine the connection between rational thinking skills of high school students with the results of cognitive learning in cooperative learning process by providing constructive feedback. In this study used a quasi experimental method to the design of the randomized pretest-posttest control group design. Before doing it, the treatment given is initial tests, and after treatment is given a final test. During the learning process observation occurs. The results showed that the relationship between rational thinking skills of students' cognitive learning outcomes of students after learning at the end of the experimental class there is a significant relationship, with a big increase learning outcomes for 0.551 of great value rational thinking skills. While in the control group there were no correlations. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui besarnya hubungan antara keterampilan berpikir rasional siswa SMA dengan hasil belajar ranah kognitif dalam proses pembelajaran kooperatif dengan pemberian constructive feedback. Pada penelitian ini digunakan metode quasi eksperimen dengan desain the randomized pretest-posttest control group design. Sebelum melakukan traetment diberi tes awal dan setelah dilakukan treatment diberi tes akhir. Selama proses pembelajran berlangsung dilakukan observasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara keterampilan berpikir rasional siswa terhadap hasil belajar ranah kognitif siswa setelah akhir pembelajaran pada kelas eksperimen terdapat hubungan yang signifikan, dengan besarnya peningkatan hasil belajar sebesar 0,551 dari besar nilai keterampilan berpikir rasional . Sedangkan pada kelas kontrol tidak terdapat hubungan. Kata kunci: constructive feedback, hasil belajar ranah kognitif, keterampilan berpikir rasional

  3. PENGARUH PEMANFAATAN LABORATORIUM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pipit Meillani

    2016-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan laboratorium terhadap hasil belajar siswa pada kompetensi dasar “mengimplementasikan dan memelihara sistem kearsipan” program keahlian administrasi perkantoran di SMK Negeri 1 Cepu tahun ajaran 2015/2016. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI jurusan administrasi perkantoran di SMK Negeri 1 Cepu yang berjumlah 63 orang. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kuesioner (angket, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan deskriptif persentase dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan regresi linier sederhana adalah Y = 41,059 + 0,662X. besarnya pengaruh pemanfaatan laboratorium terhadap hasil belajar siswa sebesar 26,3%. The purpose of this study was to determine the effect of the use of laboratory competence of student learning outcomes on the basis of "implementing and maintaining filing systems' expertise office administration program at SMK Negeri 1 Cepu academic year 2015/2016. The population in this study were all students of class XI administration department office at SMK Negeri 1 Cepu totaling 63 people. Methods of data collection using observation, interviews, questionnaires (questionnaire, and documentation. Methods of data analysis using descriptive percentages and simple linear regression. The results showed that the simple linear regression equation is Y = 41.059 + 0,662X. the effect of the use of the laboratory to the learning outcomes of students 26.3%.

  4. KERAGAAN PERTUMBUHAN DAN VARIASI GENETIK ABALON Haliotis squamata Reeve (1846 HASIL SELEKSI F-1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ngurah Permana

    2015-12-01

    Full Text Available Produksi benih abalon Haliotis squamata skala massal di hatcheri telah berhasil dilakukan di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut Gondol, Bali. Permasalahan utama dalam budidaya abalon adalah pertumbuhan yang lambat. Keadaan tersebut diduga karena pengaruh faktor genetik dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui keragaan pertumbuhan dan variasi genetik abalon tumbuh cepat hasil seleksi individu. Hasil penelitian ini diketahui bahwa pembentukan populasi F-1 mempunyai pertumbuhan yang lebih baik dengan F-1 kontrol. Peningkatan bobot yang dicapai 22,15 g atau 17,93% lebih baik dibandingkan F-1 kontrol. Keragaman genetik F-1 terseleksi yang ditunjukkan dari nilai heterozigositas adalah (Ho. 0,023 terjadi penurunan 21,7% jika dibandingkan F-0. Hal ini dapat terjadi karena hilangnya beberapa allele dalam proses seleksi. Terdapat hubungan antara jumlah heterozigot pada lokus tertentu dengan pertumbuhan abalon. Hasil ini diharapkan dapat mendukung upaya meningkatkan produksi benih yang mempunyai performa fenotipe dan genotipe unggul sehingga dapat mendukung kegiatan budidaya abalon yang berkelanjutan.

  5. PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MELALUI THINK PAIR SHARE (TPS DI SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erika Puspitasari

    2016-07-01

    Full Text Available This study aims to improve motivation and learning outcomes through the Think Pair Share (TPS. Subjects were students of class IV SDN Margomulyo 02 Blitar. Type of research is classroom action research. Collecting data using questionnaires and test sheets. Data were analyzed using descriptive analysis. Results penilitian namely (1 there is an increased motivation to learn through TPS with an average score of the first cycle to the second cycle of 18%. (2 there is an increase learning outcomes through TPS with an average score of the first cycle to the second cycle by 14%. Advice given more time guiding students through group discussion so that students can actively work together in groups. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan motivasi dan hasil belajar melalui Think Pair Share (TPS. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Margomulyo 02 Blitar. Jenis penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data menggunakan lembar angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penilitian yaitu (1 terdapat peningkatan motivasi belajar melalui TPS dengan skor rata-rata siklus I ke siklus II sebesar 18%. (2 terdapat peningkatan hasil belajar melalui TPS dengan skor rata-rata siklus I ke siklus II sebesar 14%. Saran yang diberikan lebih membimbing siswa saat diskusi kelompok agar siswa secara aktif dapat bekerja sama dalam kelompok.

  6. KARAKTER FENOTIP KEDELAI (Glycine max (L. Merr. HASIL POLIPLOIDISASI DENGAN KOLKISIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irma Nofitahesti

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract - Soybean (Glycine max (L. Merr is one of the most important food commodity to fulfill the protein necessity in Indonesia. Although Indonesia has many prime soybean seeds, it cannot fulfill the whole need of soybean and always rely on soybean import. This problem can be solved by increasing the quality and productivity of prime soybean seed by polyploidization with colchicine. This research aimed to study ploidy level and phenotype characters of Anjasmoro soybean which was induced by colchicine. The phenotype characters in this research were stomata size, plant height, total pod in one plant, total seed in one plant, weight of 100 seeds, flowering time, and ripening time of soybean. The ploidy level was analyzed with flow cytometry methode. The data was analyzed with one way ANOVA and Duncan test in SPSS 22 program. The result of this research showed that Anjasmoro soybean did not successfully induced by colchicine using concentration 0.01%, 0.02%, 0.025%, 0.05%, 0.075%, 0.1%, 0.15%, 0.2%, and 0.25% with duration of treatment 6, 8, 10, 12, 16, 18, and 24 hours. The treatment with colchicine concentration 0.01% and 0.02% with duration of treatment 10 hours effected the increasing of stomata size, the plant height, and the weight of 100 seeds.Key words : Soybean, polyploidization, colchicine, phenotypeAbstrak - Kedelai (Glycine max (L. Merr merupakan salah satu komoditas pangan penting sebagai sumber protein nabati yang kebutuhannya selalu mengalami peningkatan di Indonesia. Meskipun saat ini Indonesia memiliki banyak varietas kedelai unggul, namun Indonesia masih belum mampu mencukupi kebutuhan kedelai nasional sehingga terus bergantung pada impor kedelai. Permasalahan ini dapat diatasi dengan meningkatkan kualitas dan produktivitas varietas kedelai unggul yang sudah ada melalui teknik poliploidisasi dengan kolkisin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui derajat ploidi dan karakter fenotip pada kedelai Anjasmoro yang diinduksi dengan

  7. PROSES PEMBELAJARAN BERBASIS METODE MONTESSORI DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA DINI (Penelitian Deskriptif Di PAUD Assya’idiyah Kab. Bandung Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Sumitra

    2018-01-01

    Full Text Available Pada penelitian ini, penulis mengidentifikasi masalah sebagai berikut: 1. Perencanaan pembelajaran, pengembangan dan proses kegiatan pembelajaran belum mengacu betul terhadap tahap-tahap perkembangan anak, 2. Keterampilan sosial belum tertampilkan secara optimal mengingat sarana dan prasarana yang menunjang pengembangan keterampilan sosial belum memadai, 3. Pembelajaran anak usia dini masih terfokus pada peningkatan kemampuan akademik (hapalan dan calistung, 4. Rasa egois pada diri anak masih tinggi disebabkan cakrawala sosial anak terbatas dirumah, peserta didik seringkali memikirkan diri sendiri. Kemudian penulis merumuskan masalah sebagai berikut: Bagaimana proses pembelajaran metode montessori terhadap keterampilan sosial anak?Berdasarkan pada rumusan masalah di atas, tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah : 1. Rencana pembelajaran dengan metode montessori dalam upaya meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini dengan bermacam aktifitas di PAUD, 2. Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode montessori dalam mengembangkan keterampilan sosial anak usia dini, 3. Evaluasi proses pembelajaran dengan menggunakan metode montessori untuk meningkatkan keterampilan sosiak anak usia dini, 4. Untuk mengembangkan keterampilan sosial anak yang tertampilkan sebagai hasil pembelajaran dengan menggunakan metode montessori pada anak usia dini.Metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk mengetahui seberapa besar proses pembelajaran peserta didik dengan menggunakan metode montessori dalam mengembangkan keterampilan sosial anak. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan studi dokumentasi terhadap sumber data, objek penelitian yaitu PAUD Assya’idiyah, Kecamatan. Cipongkor, Kabupaten. Bandung Barat.Dari hasil penganalisisan data di peroleh sebagai berikut: 1. Perencanaan pembelajaran di PAUD Assya’idiyah sesuai dengan metode Montessori dimulai

  8. ANCAMAN DI BALIK HASIL LAUT DI PERAIRAN TELUK JAKARTA TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Satmoko Wisaksono

    2012-10-01

    Full Text Available Tidak dapat dipungkiri dan disangsikan bahwa bahan makanan yang berasal dari hasil perikanan laut mempunyai kadar nilai gizi tinggi. lkan laut misalnya selain dagingnya mudah dicerna, juga kandungan protein, vitamin, mineral serta lemak tak jenuh sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan kecerdasan. Jenis-jenis ikan laut segar yang banyak dikonsumsi dan disajikan di restoran seafood adalah ikan tongkol, tengiri, kakap, kerang, cumi, sotong, udang, kepiting, rajungan, dan lain sebagainya.Hasil penelitian yang dilakukan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indoneia (YLKI bekerjasama dengan IPB tahun 1997 menunjukkan bahwa contoh komoditi hasil laut yang diperoleh mengandung logam berat Hg adalah dari kelompok kerang-kerangan (Bivalvia yaitu kerang darah, hijau dan tahu.

  9. OPTIMALISASI FERMENTOR UNTUK PRODUKSI ETANOL DAN ANALISIS HASIL FERMENTASI MENGGUNAKAN GAS CHROMATOGRAFI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Khak

    2015-04-01

    Full Text Available Produksi etanol dilakukan dengan beberapa perlakuan antara lain pengenceran larutan stok menjadi 4 variasi konsentrasi, penambahan nutrisi, pengaturan pH, sterilisasi bahan, pendinginan, penambahan inokulum Saccharomyces cerevisiae. Penelitian ini bertujuan mengoptimalisasi pemanfaatan fermentor dan Gas Chromatography untuk fermentasi etanol dan analisis hasilnya. Fermentasi dilakukan selama 96 jam dan pengambilan sampel dilakukan setiap 24 jam. Pengujian hasil fermentasi dilakukan dengan cara melakukan uji kadar alkohol metode conway, uji kadar alkohol metode GC setelah dilakukan pemekatan 5 kali dengan cara destilasi, uji gula dengan metode DNS untuk mengetahui sisa gula yang digunakan dalam fermentasi, uji TPC dan kekeruhan untuk mengetahui pertumbuhan sel Saccharomyces cerevisiae. Hasil uji dibuat grafik dan dianalisis menggunakan SPSS untuk mengetahui penambahan kadar alkohol tiap jam fermentasi, untuk mengetahui apakah data dianggap linier secara statistik dan untuk mengetahui berapa waktu optimal produksi etanol dengan kadar tertinggi. Hasil menunjukkan waktu optimal pemanfaatan fermentor adalah 72 jam dengan kemurnian etanol tertinggi 43,44%.

  10. STUDI KOMPARASI HASIL BELAJAR SISWA DENGAN PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI DAN METODE PEMBELAJARAN CERAMAH BERVARIASI BERBANTUAN KARTU SOAL KOMPETENSI DASAR JURNAL KHUSUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Devina Asri Laras

    2016-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: adanya peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan metode Team Assisted Individualization berbantuan kartu soal pada kompetensi dasar jurnal khusus. Penelitian ini termasuk penelitian quasi experiment nonequivalent control group. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPS SMA N 2 Purbalingga. Sampel penelitian adalah XII IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan XII IPS 2 sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yaitu dengan metode tes dan metode observasi. Pengujian hipotesis menggunakan independent sample t-test dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan metode TAI sebesar 22,23. Rata-rata hasil belajar siswa dengan metode TAI sebesar 84,11 lebih tinggi dibandingkan dengan metode ceramah bervariasi sebesar 79,88. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan metode TAI lebih efektif meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan metode ceramah bervariasi berbantuan kartu soal. The purpose of this study is to determine: the improvement of student learning achievement with Team Assisted Individualization using card question about the basic competence special journal. This study is a quasi-experimental nonequivalent control group. The study population was all students in class XII IPS SMA N 2 Purbalingga. The samples were XII IPS 1 as the experimental class and class XII IPS 2 as a control. The method of collecting data in this study is the test and observation method. Hypothesis testing using independent sample t-test and paired sample t-test. The results showed an increase in student learning achievement after treatment TAI method of 22.23. Average student learning outcomes with TAI method of 84.11 is higher than the lecture method varies by 79.88. The conclusion of this research is the application of the method is more effective TAI improve student learning outcomes than the lecture variation method using question

  11. PENERAPAN PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS SAINS LOKAL MELALUI BUDAYA PARAJI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN SISTEM REPRODUKSI KELAS XI DI SMA NEGERI 1 JATIWANGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nani Karnia

    2013-11-01

    Full Text Available Pembelajaran berbasis sains lokal (budaya lokal adalah suatu bentuk pembelajaran yang memadukan sekolah dengan budaya masyarakat. Penerapan pembelajaran sains berbasis budaya atau pembelajaran berbasis sains lokal melalui budaya dapat membuat siswa lebih mandiri dan memberikan peluang siswa untuk lebih mengeksplor kemampuannya sendiri baik itu pengetahuan awal maupun keyakinannya. Tujuan dari penelitian ini, yaitu mengetahui : 1 seberapa besar perbandingan peningkatan hasil belajar siswa yang menerapkan pembelajaran berbasis sains lokal melalui budaya paraji dengan pembelajaran secara konvensional, 2 perbedaan peningkatan hasil belajar siswa yang menerapkan pembelajaran berbasis sains lokal melalui budaya paraji dengan yang secara konvensional, dan 3  respon siswa terhadap pembelajaran berbasis sains lokal melalui budaya paraji pada materi pokok bahasan sistem reproduksi. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui tes, angket, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Jatiwangi kelas XI IPA 1 berjumlah 40 siswa dengan pembelajaran berbasis sains lokal melalui budaya paraji dan kelas XI IPA 4 berjumlah 40 siswa dengan pembelajaran konvensional. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, homogenitas, uji t uji One Way Anova dan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa kelas eksperimen (912,03% lebih besar dibandingkan kelas kontrol (9,78%. Rata-rata N-Gain kelas eksperimen (0,56 lebih besar daripada kelas kontrol (0,43. Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai sig. 0,000<0.05 artinya terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang menggunakan pembelajaran berbasis sains lokal dengan pembelajaran konvensional. Hasil uji One Way Anova dengan sig.(0,291 > 0,05 artinya tidak terdapat perbedaan rata-rata nilai tes antar kelompok, dan uji Tukey menunjukkan pembelajaran berbasis sains lokal cocok

  12. PENGELOLAAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN DI THAILAND, MYANMAR, DAN INDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anorital, SKM Anorital, SKM

    2012-09-01

    Full Text Available Dalam bulan Januari 1991 yang lalu, Sdr. Anorital, SKM (Ka. Subbag. Pengumpulan dan PengolahanData Badan Litbangkes dan H. Syafwani Mirin, SKM (Ka. Bag. Keuangan Badan Litbangkes memperoleh fellowship dari WHO untuk melakukan studi perbandingan ke institusi-institusi penelitian kesehatan di Thailand,Myanmar, dan India.Berikut di bawah ini tulisan bersangkutan yang menggambarkan secara garis besar pengelolaan penelitian dan pengembangan kesehatan pada masing-masing negara obyek studi. Semoga informasi yang terkandung pada tulisan ini dapat bermanfaat bagi pengembangan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

  13. Karakterisasi Serbuk Hasil Produksi Menggunakan Metode Atomisasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Halim Asiri

    2015-07-01

    Full Text Available Abstrak : Metalurgi serbuk (powder metallurgy,yaitu merupakan teknologi produksi logam dengan bahan dasar Aluminum dengan unsur lain Ti,Mn,Mg,Si,sebagai unsur penguat sebelum diproses pencairan terlebidahulu melakukan pengujian sifat mekanik antara lain uji struktur makro dan mikro kemudianuji kekerasan (hardness tes, uji kekuatan (tensile strength. Setelah selesai diadakan pengujian sifat-sifat mekanik terhadap logam dasar, maka proses selanjutnya mencairkan logam dasar denganmelalui dapur peleburan (fornaices dengan temperature panas sekitar 1200 s/d 1350? dan titik cair logam aluminum 650?. Setelah mencair kemudian di holding time selama 20 menit selanjutnya pembuatan proses granulasi (pembutiran dengan menggunakan sistim Atomisasi Air (water atomization dengan menggunakan variasi tekanan penyemprotan sebesar 20 s/d 25 Psi, dengan debit 4 l/s,variasi waktu yg digunakan 6 s/d 8 detik. Hasil dari proses sistim metode Atomisasi ini kita dapatkan macam-macam karakteristik bentuk butiran mulai dari Mesh 8 (2360????m,mesh 16 (1180????m, mesh 30(600????m, mesh 50(300????????,mesh 100 (150????m,mesh 200 (75????m. Untuk mengetahui data-data ini melalui pengamatan dengan menggunakan mikroskop makro dan mikro.Selanjutnya bisa juga melakukan pengujian dengan menggunakan alat uji SEM dan X – Ray (XRD.Kata kunci: uji sifat – sifat mekanik, sifat bahan, komposisi kimia dan porositas (civitis Abstract : Powder metallurgy (powder metallurgy, which is a production technology with basic materialsAluminum metal with other elements Ti, Mn, Mg, Si, as a reinforcement agent before beingprocessed casting prior testing of mechanical properties among others, macro and micro structuraltest then hardness test, test of strength. After completion of the testing of mechanical properties ofthe base metal, then the next process with the base metal melt through the furnace with atemperature of about 1200 s / d in 1350 and the melting point of aluminum is 650C. After melt

  14. Desain Produk Kerajinan dan Ornamen Bangunan Bergaya Etnik Dayak dari Hasil Pengolahan Injeksi Limbah Plastik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suwarto -

    2016-03-01

    ABSTRAK   Dengan meningkatnya penggunaan plastik di Indonesia umumnya dan Kalimantan pada khususnya maka akan meningkatkan juga jumlah limbah plastik yang akan dihasilkan. Dengan menggunakan alat pemanas limbah plastik yang digerakkan dengan hydraulic berkapasitas 3 (tiga ton mampu menghasilkan produk kerajinan dan orna- ment bangunan yang berkualitas baik, ini terlihat pada hasil uji alat sehingga proses re- cycle dapat berlangsung. Dengan pemanasan pada mesin pencetak menggunakan suhu 2700-2800  pada cetakan kayu bengkirai kombinasi plat besi, plastik kresek (HDPE limbah rumah tangga dapat dicetak menjadi modul bermotif Dayak yang selanjutnya dapat digunakan untuk ornamen bangunan. Dihasilkan modul plastik injeksi yang kemudian dapat dirangkai menjadi ornamen bangunan. Untuk dapat digunakan sebagai ornamen bangunan modul-modul hasil injeksi plastik tadi di rekatkan pada bingkai kayu dimaksudkan agar memudahkan pada saat di gabungkan sebagai ornamen bangunan.   Kata kunci : Plastik, Pemanas, Cetakan, modul, Dayak

  15. Pengaruh Strategi SQ4R Tipe Bantuan Multimedia vs Buku Teks, Pengetahuan Awal, Gaya Belajar Kolb terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris Teknik

    OpenAIRE

    Meiti Leatemia

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan menyelidiki pengaruh strategi SQ4R tipe bantuan multimedia versus buku teks, pengetahuan awal dan gaya belajar terhadap hasil belajar bahasa Inggris Teknik. Subjek penelitian adalah 96 mahasiswa  Teknik Sipil dan Mesin Politeknik Negeri Ambon tahun akademik 2011-2012. Desain eksperimen menggunakan kuasi versi  factorial  (2 x 2 x 2) pre test-post test non-equivalent control group design. Analisis data menggunakan statistik Three Ways ANOVA. Pengujian hipotesis dilakuk...

  16. PENGEMBANGAN MEDIA FLASH BERBASIS PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Triana Aprillia

    2016-01-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D. Tahapan rancangan pengembangan media flash ini menggunakan langkah prosedural oleh Borg and Gall. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pada ranah kognitif, afektif dan psikomotorik dalam penggunaan media flash berbasis pembelajaran inkuiri. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, tes, angket dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Produk pengembangan dinyatakan valid dan layak apabila telah memenuhi kriteria baik atau sangat baik dari validator. Produk pengembangan teruji untuk meningkatkan hasil belajar siswa yaitu diuji berdasarkan penggunaan media flash pada proses pembelajaran. Hasil pengembangan produk media flash berbasis pembelajaran inkuiri dinyatakan valid dengan kategori baik dan layak diterapkan berdasarkan uji kelayakan oleh ahli media dan ahli materi dengan skor rata-rata ahli media 73.5 dan ahli materi 37. Media flash dinyatakan efektif karena 36 siswa mencapai nilai KKM pada hasil tes, dengan nilai n-gain 0,71 dan pada aspek afektif dan psikomotorik termasuk dalam kategori baik, serta mendapat respon positif dari penggunanya dilihat dari angket tanggapan siswa, sehingga media flash efektif meningkatkan hasil belajar siswa. The research include in Research and Development (R&D. This step of flash media development uses procedural step by Borg and Gall. The purpose of this research is to know the effectiveness in the cognitive, afective, and psychomotoric domain in using flash media based on inquiry learning. Data accumulation in this research uses observation, test, questionaire and documentation methods. The result data of this research is analyzed by using quantitative descriptive analysis method. Development product is called valid and proper if it has fullfilled good or very good criteria from the validator. The development product proved to improve the

  17. Teori Dan Metodologi Penelitian “Public Relations”

    OpenAIRE

    Ardianto, Elvinaro

    2004-01-01

    Artikel Public Relations (PR) yang banyak tersaji di media massa atau pun jurnal, lebih banyak membahas tentang PR is Art atau PR is Practice. Paparan kali ini mencoba membahas tentang PR is Science, sebagai kajian keilmuan, dengan mengemukakan tentang teori dan model Public Relations, serta teori kontemporer yang diadopsi menjadi teori dan model PR, serta membahas pula bentuk penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif PR. Tulisan ini diakhiri dengan rekomendasi komisi pendidikan yang t...

  18. Teori dan Metodologi Penelitian “Public Relations”

    OpenAIRE

    Elvinaro Ardianto

    2004-01-01

    Artikel Public Relations (PR) yang banyak tersaji di media massa atau pun jurnal, lebih banyak membahas tentang PR is Art atau PR is Practice. Paparan kali ini mencoba membahas tentang PR is Science, sebagai kajian keilmuan, dengan mengemukakan tentang teori dan model Public Relations, serta teori kontemporer yang diadopsi menjadi teori dan model PR, serta membahas pula bentuk penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif PR. Tulisan ini diakhiri dengan rekomendasi komisi pendidikan yang t...

  19. PENERAPAN TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS KELAS IV SDN BLABAK 1 KANDAT KEDIRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Adnan Khohar

    2016-09-01

    Full Text Available The purpose of this research is to improve the social studies grade IV SDN Blabak 1 Kandat Kediri through the implementation Teams Games Tournament (TGT. This type of research is the Classroom Action Research (PTK. This research is located at Jalan Kediri, Blitar, Kediri Kandat. The subjects in this study were students of class IV SDN Blabak 1 Kandat Kediri totaling 29 children, with the number of students 12 and older schoolgirls 17 children. This study was conducted in 2 cycles and each cycle consisting of 3 meetings. The instrument used was observation completely learning activities by students and teachers. Observation assessment of affective and psychomotor, and cognitive abilities test. Assessment of cognitive cycle students achieve mastery gained 72.23% and cycle II reached 82.75% in psychomotor in the first cycle and reach 69.4% in the second cycle reaches 87.92% for affective students in the first cycle and the second to reach complete 67.23% and 74.13%. The conclusion of this study reveal that through the implementation of TGT in the learning process at school are able to improve learning outcomes IPS fourth grade students at SDN 1 Blabak Kandat Kediri year 2015/2016 on the development of material production technology, communications, and transportation. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SDN Blabak 1 Kandat Kediri melalui penerapan Teams Games Tournament (TGT. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK. Lokasi penelitian adalah di Jalan Kediri-Blitar Kandat Kediri. Kemudian subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswa kelas IV SDN Blabak 1 Kandat Kediri yang berjumlah 29 anak, dengan jumlah siswa 12 anak dan siswi 17 anak. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus terdiri atas 3 pertemuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi keterlaksanaan aktivitas pembelajaran oleh siswa dan guru. Lembar observasi penilaian afektif dan

  20. PENINGKATAN HASIL BELAJAR MEMILIH MEDIA KOMUNIKASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zumrotul Hasanah

    2013-02-01

    Full Text Available Berdasarkan hasil observasi di SMK Hidayah Semarang diketahui bahwa siswa di kelas XI AP 1 kurang aktif, malas, dan saling mengelompokan diri, di sisi lain guru lebih banyak mengajar dengan cara ceramah dan kurang memotivasi siswa. Akibatnya banyak siswa yang belum paham terhadap materi dan hasil belajarnya belum mencapai KKM. Kondisi tersebut perlu diperbaiki, salah satu alteratif yang dapat digunakan yaitu dengan penerapan model pembelajaran tipe Student Teams Achievement Division (STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Hasil penelitian siklus I menunjukkan� rata-rata keaktifan siswa sebesar 64%, kinerja guru dalam menyampaikan materi sebesar 70%, dan nilai rata-rata siswa 72. Selanjutnya pada siklus II diperoleh hasil rata-rata keaktifan siswa sebesar 70%, kinerja guru dalam menyampaikan materi sebesar 70%, dan nilai rata-rata siswa yaitu 78. Abstract ___________________________________________________________________ Based on the observation in SMK Hidayah Semarang, it shows that XI grade students of AP 1 were less active, lazy, and making gangs, another side teacher use conventional method and lacking motivation for students. Consequently students do not understand the subject and� achievements which has not passed on KKM. These condition need to be repaired, one of the alternative is by applying Student Teams Achievement Division (STAD. This classroom action research was conducted in two cycles. Cycle I shows that average activity of student is 64%, performance of teacher in presenting the lesson is 70%, and student average value is 72. Cycle II show that average activity of student is 70%, performance of teacher in presenting the lesson is 70%, and student average value is 78.

  1. PENINGKATAN HASIL BELAJAR MEMILIH MEDIA KOMUNIKASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasanah Zumrotun

    2012-06-01

    Full Text Available Berdasarkan hasil observasi di SMK Hidayah Semarang diketahui bahwa siswa di kelas XI AP 1 kurang aktif, malas, dan saling mengelompokan diri, di sisi lain guru lebih banyak mengajar dengan cara ceramah dan kurang memotivasi siswa. Akibatnya banyak siswa yang belum paham terhadap materi dan hasil belajarnya belum mencapai KKM. Kondisi tersebut perlu diperbaiki, salah satu alteratif yang dapat digunakan yaitu dengan penerapan model pembelajaran tipe Student Teams Achievement Division (STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Hasil penelitian siklus I menunjukkan �rata-rata keaktifan siswa sebesar 64%, kinerja guru dalam menyampaikan materi sebesar 70%, dan nilai rata-rata siswa 72. Selanjutnya pada siklus II diperoleh hasil rata-rata keaktifan siswa sebesar 70%, kinerja guru dalam menyampaikan materi sebesar 70%, dan nilai rata-rata siswa yaitu 78. Based on the observation in SMK Hidayah Semarang, it shows that XI grade students of AP 1 were less active, lazy, and making gangs, another side teacher use conventional method and lacking motivation for students. Consequently students do not understand the subject and �achievements which has not passed on KKM. These condition need to be repaired, one of the alternative is by applying Student Teams Achievement Division (STAD. This classroom action research was conducted in two cycles. Cycle I shows that average activity of student is 64%, performance of teacher in presenting the lesson is 70%, and student average value is 72. Cycle II show that average activity of student is 70%, performance of teacher in presenting the lesson is 70%, and student average value is 78.

  2. PENGARUH INTERNAL LOCUS OF CONTROL DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MELALUI DISIPLIN BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Risnaeni

    2016-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung internal locus of control dan fasilitas belajar terhadap hasil belajar melalui disiplin belajar. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA N 3 Pemalang tahun ajaran 2015/2016. Sampel yang diambil sebanyak 105 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan angket. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis jalur dan sobel test. Hasil penelitian menunjukkan (1 Ada pengaruh internal locus of control terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 6,4% (2 Ada pengaruh fasilitas belajar terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 4,6% (3 Ada pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 9,6% (4 Ada pengaruh internal locus of control terhadap disiplin belajar siswa sebesar 37,2% (5 Ada pengaruh fasilitas belajar terhadap disiplin belajar siswa sebesar 30,2% (6 Ada pengaruh internal locus of control melalui disiplin belajar sebagai variabel intervening terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 18,5% (7 Ada pengaruh fasilitas belajar melalui disiplin belajar sebagai variabel intervening terhadap hasil belajar ekonomi sebesar 14%. Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh internal locus of control dan fasilitas belajar terhadap hasil belajar ekonomi melalui disiplin belajar sebagai variabel intervening. Saran yang dapat diberikan adalah memperbaiki indikator-indikator yang masih rendah sehingga hasil belajar akan semakin baik. The purpose is this study is to analyze the direct and indirect effect of internal locus of control and learning facilities toward learning outcomes through learning self-discipline. The population of the research is all of the 11th social students class at SMA N 3 Pemalang academic year 2015/2016. The researcher took 105 students as the sample. The researcher collects the data by using documentation and questionnaire. The result of this research shown

  3. Pembuatan Fuel dari Liquid Hasil Pirolisis Plastik Polipropilen Melalui Proses Reforming Dengan Katalis NiO/γ-Al2O3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mahendra Fajri Nugraha

    2013-09-01

    Full Text Available Estimasi jumlah timbulan sampah di Indonesia pada tahun 2008 mencapai 38,5 juta ton/tahun. Melihat dari sifat penyusun plastik yang tersusun dari komponen hidrokarbon minyak bumi, maka limbah plastik sangat berpotensi untuk dikonversi menjadi BBM. Tujuan penelitian ini Mempelajari proses konversi limbah plastik khususnya jenis polipropilen (PP menjadi fuel serta pengaruh berbagai macam komposisi katalis NiO/γ-Al2O3, temperatur, laju alir reaktan pada reactor reforming terhadap kualitas fuel (yield aromatis yang dihasilkan. Pada penelitian ini bahan baku yang digunakan merupakan plastik jenis Polipropilen (PP. Pada penelitian ini minyak yang telah dihasilkan pada proses pirolisis selanjutnya akan di reforming. Pada penelitian ini digunakan logam NiO dengan penyangga γ-Al2O3 (NiO/γ-Al2O3 sebagai katalis untuk proses reforming minyak hasil pirolisis plastik polipropilen. Variabel penelitian meliputi Loading Ni (% massa : 6; 10; 14, Laju alir (ml/jam : 2I7; 500; 690, Suhu reaksi (oC : 400; 450; 500. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa diketahui bahwa % yield aromatis terbesar pada proses reforming minyak hasil pirolisis plastik polipropilen dihasilkan dengan kondisi operasi 14 % loading Ni pada katalis, temperatur reforming 500oC serta laju reaktan sebesar 217 mL/jam. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini, hasil terbaik didapat pada variabel flowlaju terendah dan variabel suhu tertinggi. Kondisi operasi efektif dalam pembuatan fuel pada proses reforming diperoleh saat loading Ni pada katalis NiO/γ-Al2O3 14 %, temperatur reforming 400oC serta laju reaktan 500 mL/jam.

  4. PENERAPAN FUZZY IF-THEN RULES UNTUK PENINGKATAN KONTRAS PADA CITRA HASIL MAMMOGRAFI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Helmy Thendean

    2008-01-01

    Full Text Available In medical area, the quality of an image which is acquired from mammography often has a poor contrast. The poor quality image leads a difficulty for a radiologist to analyze the image. The problem becomes bigger when the image contains a cancer or tumor. There are some methods in image processing technique to increase the contrast quality of an image. This paper presents Fuzzy IF-THEN Rules method which has four knowledge base approaches to increase the contrast quality of the image, especially breast images from mammography. To determine the success rate, this experiment tries to compare this method with a standard contrast improvement such as histogram equalization. The quantity parameters to compare these methods are linier index of fuzziness and fuzzy entropy. The result shows that Fuzzy IF-THEN Rules offers better result to improve the contrast quality than standard method. The result of this experiment is validated by an expert from radiology department from Husada Hospital, Jakarta. Abstract in Bahasa Indonesia : Citra hasil dari mammografi dalam dunia kedokteran sering memiliki kualitas yang buruk dari sisi kontras. Hal ini mengakibatkan kesulitan bagi seorang radiolog untuk menganalisis citra tersebut. Tingkat kesulitan bertambah apabila citra yang harus dianalisis tersebut mengandung kanker atau tumor. Terdapat beberapa metode untuk peningkatan kualitas kontras sebuah citra. Penelitian ini menggunakan metode Fuzzy IF-THEN Rules dengan empat pendekatan basis pengetahuan untuk meningkatkan kualitas kontras citra, khususnya citra payudara yang diperoleh dari hasil mammografi. Untuk menentukan tingkat keberha-silannya, metode tersebut akan dibandingkan dengan metode standar untuk peningkatan kontras seperti Histogram Equalization. Parameter yang digunakan untuk membandingkan setiap metode tersebut adalah linier index of fuzziness dan fuzzy entropy. Hasil percobaan menunjukkan bahwa Fuzzy IF-THEN Rules mampu menghasilkan hasil peningkatan

  5. PERBEDAAN HASIL TANGKAPAN HIU DARI RAWAI HANYUT DAN DASAR YANG BERBASIS DI TANJUNG LUAR, LOMBOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Arifin Sentosa

    2016-11-01

    Full Text Available Aktivitas penangkapan hiu sebagai target tangkapan utama bagi perikanan rawai di Tanjung Luar, Lombok Timur berlangsung sepanjang tahun dengan upaya penangkapan yang terus meningkat. Tingginya upaya penangkapan dapat meningkatkan jumlah dan jenis hasil tangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil tangkapan hiu dari alat tangkap rawai hanyut dan rawai dasar yang dioperasikan oleh nelayan yang berbasis di PPI Tanjung Luar, Lombok Timur. Data tangkapan diperoleh melalui catatan enumerator di Tanjung Luar, Lombok Timur pada Januari – November 2015. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan perhitungan laju tangkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju tangkap rawai hiu yang dioperasikan nelayan Tanjung Luar berfluktuasi tiap bulan dengan rerata 73,98±40,58 kg/hari dan rerata laju pancing 4,32±2,23 ekor/100 pancing. Laju tangkap cenderung mulai mengalami peningkatan mulai bulan April dan mencapai puncaknya sekitar November. Laju tangkap rawai hanyut lebih tinggi dibandingkan rawai dasar. Total hasil tangkapan didominasi oleh Carcharhinus falciformis (42,12%, Prionace glauca (10,51% dan C. limbatus (10,32% dimana C. falciformis dan P. glauca cenderung lebih banyak tertangkap oleh rawai hanyut sedangkan C. limbatus banyak tertangkap oleh rawai dasar. Jenis hiu hasil tangkapan rawai dasar lebih beragam (26 jenis dibanding rawai hanyut (18 jenis. Rawai hanyut cenderung lebih banyak menangkap jenis hiu dengan status konservasi rawan dan langka menurut Daftar Merah IUCN serta masuk dalam Appendiks CITES.

  6. EFEKTIFITAS METODE PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW DAN METODE KONVENSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Resi Mayangsari

    2012-06-01

    Full Text Available Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan metode (PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa kelas X SMA PGRI Gumelar Kab. Banyumas tahun pelajaran 2011/2012 dan untuk mengetahui apakah penggunaan metode (PQ4R lebih efektif dibandingkan dengan metode konvensional. Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah penggunaan metode (PQ4R pada mata pelajaran IPS ekonomi satndar kompetensi uang dan lembaga keuangan efektif untuk dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa kelas X SMA PGRI Gumelar Kab. Banyumas tahun pelajaran 2011/2012. Hasil penelitian menunjukan bahwa, penggunaan metode (PQ4R lebih efektif daripada metode konvensional pada pembelajaran IPS ekonomi standar kompetensi uang dan lembaga keuangan pada siswa kelas X SMA PGRI Gumelar kab. Banyumas tahun pelajaran 2011/2012. Hal ini dapat dibuktikan dari nilai rata- rata post test untuk kelas eksperimen sebesar 78,57 dan kelas kontrol sebesar 75,31. Simpulan dalam penelitian ini yaitu penggunaan metode (PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa, dan lebih efektif dibandingkan metode konvensional terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS ekonomi standar kompetensi uang dan lembaga keuangan pada siswa kelas X SMA PGRI Gumelar kabupaten Banyumas tahun pelajaran 2011/2012. Saran dalam penelitian ini yaitu pembelajaran dengan model pembelajaran (PQ4R dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran bagi guru dalam rangka menambah variasi model mengajar karena efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa, perlu adanya belajar kelompok yang efektif untuk melatih tingkat sosial siswa, dan perlu adanya penelitian lebih lanjut dalam rangka untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa. Goals to be achieved in this study was to determine whether the use of the method (PQ4R can improve learning outcomes and learning activities of high school class X PGRI Gumelar

  7. PENINGKATAN HASIL BELAJAR ELEKTRONIKA DASAR II MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING LABORATORY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Sujarwata

    2012-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa SMP dengan pendekatan keterampilan proses pada pokok bahasan suhu dan pemuaian. Penelitian dilaksanakan dengan metode pre-post eksperimen tanpa kendali. Pre dan pos tes dilakukan untuk melihat peningkatan pemahaman konsep siswa. Pengamatan keterampilan dan sikap ilmiah dilakukan pada awal dan akhir kegiatan laboratorium berbasis inkuiri. Data penelitian diambil sebelum percobaan, selama percobaan, dan setelah percobaan. Hasil belajar pretes pemahaman konsep diperoleh rata-rata 51%, postes 61,73%, dan gain sebesar 0,219 (low-gain. Hasil belajar keterampilan proses, pengamatan awal diperoleh rata-rata 54%, pengamatan akhir 76%, dan gain sebesar 0,478 (medium-gain. Hasil pengamatan sikap ilmiah awal siswa rata-rata 55%, pengamatan akhir 67%, dan gain sebesar 0,267 (low-gain. Jadi hasil belajar siswa pada penelitian ini mengalami peningkatan. The research aimed to observe the improvement of junior high Scholl students in learning on temperature and expansion by process skill approach. Uncontrolled pre-post experiment method was used in this study. Pre and post test was used to obtain the student's understanding. The observation of skills and scientific attitudes was done on the beginning and at the end of each inquiry based laboratory activity. The data extracted from beginning, during and after lab's activity. The achievements in concept understanding yield the value of 51 % for pre test  and  61.73%  for post test  thus gain the gain is 0.219 (low gain. The achievements in process skills end up with the value of 54 % for initials and 76% for the final's observations give the gain of 0.478 (medium-gain. The observations in scientific attitude give the average value 55% at the beginning and 67% at the end, so the gain is 0,267. Overall conclusion, the student's achievement is improved.Keywords: science; process skills; learning achievements

  8. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF DISERTAI LKS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA KELAS IX SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siska Angreni

    2017-06-01

    Full Text Available The research was aimed to reveal the difference between learning achievement of the students involving taught by using media interactive Compact Disk (CD media and worksheet and interactive compact disk (CD media and those taught by using conventional media. This was a quasi-experiment research. The population of this research was class IX of SMP Negeri 5 Kerinci. The researcher then chose class IXC as the experimental class I taught by using interactive CD media with a worksheet, class IXD as the experimental class II taught by using media interactive CD media, and class IXE as the control class taught by using conventional method. The data it was analyzed by using One Way ANOVA and Post hoc Tukey HSD. The results of One Way ANOVA test is Fcalculated (13,76>Ftable (3,45. Based on the hypothesis acceptance criteria, if Fcalculated >Ftable, HI was accepted. After analyzing the data by using Way ANOVA, the data then was tested by using Post hoc Tukey HSD, and the result were: the result of te study suggested taught by using media interactive Compact Disk (CD media and worksheet and interactive compact disk (CD media had significant effect on the learning outcome, which means media interactive Compact Disk (CD media and worksheet and interactive compact disk (CD media had positive effect on the biology learning outcome.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan media CD interaktif disertai LKS dan media CD interaktif. Jenis penelitian adalah eksperimen semu. Sampel penelitian siswa kelas IXC sebagai eksperimen I, sedangkan siswa kelas IXD sebagai eksperimen II dan siswa kelas IXE sebagai kontrol Analisis data menggunakan uji Anova satu arah dan dilanjutkan dengan uji lanjutan (Post hoc Tuket HSD. Hasil penelitian uji Anova Satu Arah adalah hasil belajar  Fhitung (13,76 > Ftabel (3,45. Berdasarkan kriteria penerimaan hipotesis jika Fhitung > Ftabel, maka H1 diterima. Dengan demikian dapat

  9. Analisis Hasil Sintesis Serbuk TiO2 / ZnO sebagai Lapisan Elektroda untuk Aplikasi Dye-sensitized Solar Cell

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilis Retnaningsih

    2016-06-01

    Full Text Available Pada penelitian ini telah dilakukan sintesis antara serbuk partikel nano TiO2 dan serbuk partikel nano ZnO menjadi pasta yang akan diaplikasikan sebagai elektroda pada dye-sensitized solar cell (DSSC. Elektroda pada DSSC ini bekerja berdasarkan adsorbsi foton oleh pewarna, elektron yang tereksitasi ditransfer ke TiO2/ZnO yang mempunyai perbandingan berbeda. Dimensi material partikel nano TiO2/ZnO sebagai elektroda sangat penting untuk menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi pada DSSC. Sifat ini sangat dipengaruh oleh metoda pabrikasi elektroda TiO2/ZnO dan parameternya. Pada penelitian ini digunakan metoda doctor blade untuk pabrikasi DSSC dan larutan dyes (Z907 sebagai zat pewarna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pencampuran serbuk TiO2 dan serbuk ZnO sebagai elektroda. Teknik pembuatan pasta TiO2/ZnO sebagai elektroda sangat penting untuk menghasilkan efisiensi tinggi pada DSSC. Teknik ini sangat terkait dengan material TiO2/ZnO, metoda pabrikasi, dan parameter pengukurannya. Dalam penelitian ini dibahas hasil karakterisasi XRD pada kedua serbuk TiO2 dan ZnO, hasil SEM pada pencampuran kedua material, hasil pengujian IPCE serta hasil pengukuran effisiensi pada pengujian I - V.

  10. Pengaruh Motivasi Belajar dan Fasilitas Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mata Diklat Membuat Dokumen SMK PGRI 1 Mejobo Kudus Tahun Pelajaran 2011/2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ichsan Arbai,

    2012-10-01

    Full Text Available Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari faktor internal maupun faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara �motivasi belajar dan fasilitas belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XI mata diklat membuat dokumen di SMK PGRI 1 Mejobo Kudus tahun ajaran 2011/2012 serta seberapa besar pengaruhnya terhadap hasil belajar. Penelitian ini adalah penelitian populasi, dimana semua siswa kelas XI jurusan administrasi perkantoran menjadi objek penelitian. Berdasarkan hasil uji validitas angket, didapatkan bahwa 40 soal yang diuji cobakan kepada 30 responden terdapat 32 soal yang valid, karena memiliki rhitung> rtabel = 0,361, sisanya terdapat 3 soal yang tidak valid, karena memiliki rhitung 0,60. Student learning outcomes are influenced by various factors, both internal and external factors. This study aims to determine whether there is influence between motivation and learning facilities for class XI students' eyes on vocational education and training to make the documents of the Holy Mejobo PGRI 1 academic year 2011/2012 as well as how big the impact on learning outcomes. This study is a population study, in which all students majoring in office administration class XI becomes the object of research. Based on the results of testing the validity of the questionnaire, found that 40 questions that tested the 30 respondents there were 32 questions are valid, because it has rhitung> rtabel = 0.361, the rest are three questions that are not valid, because it has rhitung 0.60.

  11. SELEKSI BENIH TIRAM MUTIARA (Pinctada maxima DARI HASIL PEMIJAHAN INDUK ALAM DENGAN KARAKTER NACRE PUTIH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Komang Wardana

    2014-03-01

    Full Text Available Kualitas induk secara fenotip dan genotif berpengaruh terhadap kualitas benih tiram mutiara yang akan dihasilkan. Penggunaan induk yang berasal dari habitat yang berbeda dalam kegiatan pembenihan diharapkan dapat menghasilkan benih tiram mutiara dengan kualitas fenotip dan genotif yang baik. Salah satu sifat yang menarik untuk dijadikan target dalam program pemuliaan tiram mutiara adalah warna mutiara yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas benih tiram mutiaram(Pinctada maxima hasil pemijahan induk alam dengan karakter nacre putih dari tiga habitat yang berbeda dan mengetahui keragaan genetik induk (F0 dan turunannya (F1. Induk yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiram dengan karakter nacre putih dari tiga lokasi perairan (Bali, Karawang, dan Dobo serta dilakukan pemijahan dari masing-masing populasi tersebut. Keragaan genetik dari semua populasi dianalisa dengan menggunakan PCR RFLP. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa masa inkubasi telur hasil pemijahan induk alam dengan karakter nacre putih terlihat lebih lama dibandingkan dengan tiram mutiara pada umumnya. Benih yang dihasilkan pertumbuhannya bervariasi, didominasi dengan benih berukuran sedang dengan sintasan berkisar 0,4-9%. Keragaan genetik F0 dan F1 berdasarkan nilai heterozigositas, tiram dari perairan Bali menunjukkan nilai keragaman yang paling baik (0,2726. Sementara karakter nacre dari benih yang diperoleh menunjukkan bahwa 48% memiliki nacre putih, 24% kuning dan warna lain sebanyak 28%.

  12. PENGARUH FLUKTUASI TINGGI MUKA AIR TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN DI SUNGAI DAN RAWA MAHAKAM HULU KALIMANTAN TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kamaluddin Kasim

    2015-12-01

    Full Text Available Beberapa penelitian menyebutkan bahwa fluktuasi tinggi muka air (TMA dapat mempengaruhi hasil tangkapan ikan di perairan sungai dan rawa namun tidak terhadap semua jenis ikan.  Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hasil tangkapan jenis ikan sungai dan rawa sungai Mahakam yang mendapat pengaruh fluktuasi TMA dan jenis ikan yang tidak mendapatkan pengaruh langsung oleh fluktuasi TMA. Data mengenai hasil tangkapan ikan yang berasal dari alat tangkap pancing dan jaring diperoleh melalui enumerator di Tempat Pendaratan Ikan (TPI Selili Kota Samarinda pada periode 2007-2012, sedangkan nilai rata-rata Tinggi Muka Air (TMA DAS Mahakam secara bulanan diperlukan sebagai salah satu faktor yang diduga berpengaruh terhadap hasil tangkapan beberapa jenis ikan sungai dan rawa. Data dianalisis dengan metode regresi linear sederhana dan penentuan perbedaan hasil tangkapan pada musim hujan, peralihan dan kemarau dilakukan dengan Analysis of Variance (ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah hasil tangkapan ikan berkorelasi kuat (r=0,7 terhadap Tinggi Muka air (TMA dengan arah hubungan negatif atau berkebalikan, yakni semakin tinggi nilai TMA maka hasil tangkapan semakin rendah. Jenis ikan sungai dan rawa seperti patin, nila, sepat siam (Trichogaster pectoralis, lais dan betok (Anabas testudineus merupakan jenis ikan yang hasil tangkapannya dipengaruhi secara signifikan (P0,05 oleh fluktuasi TMA.   Some studies have showed that water level fluctuation may have a significant correlation to the catch of several commercial fish target in inland fishery and does not influence directly the cath of some commercial fish. This study aimed to determine which species are directly influenced and such species not inluenced by water level fluctuation for its catches. Catch data obtained from hand line and gill net are recorded by enumerators at Fish Landing Sites of Selili, Samarinda during the period of 2007-2012, while the data of surface water

  13. PENERAPAN JIGSAW PUZZLE COMPETITION DALAM PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Yulianti

    2012-01-01

    Full Text Available Untuk mengatasi kurangnya minat dan hasil belajar fisika siswa dilakukan penelitian melalui kegiatan pembelajaran fisikakontekstual berbantuan jigsaw puzzle competititon. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII H SMP Negeri 18 Semarang.Penelitian ini telah dilakukan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual berbantuan jigsaw puzzle competition. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual berbantuan jigsaw puzzle competition mampu meningkatan minat danhasil belajar siswa kelas VII H SMPNegeri 18 Semarang tahun pelajaran 2008/2009 secara signifikan. Agar lebih efektif sebaiknyadikembangkan pembelajaran kontekstual dengan metode lain agar diperoleh peningkatan minat dan hasil belajar Model ini perludiaplikasikan dalam pembelajaran fisika untuk materi yang lain. To overcome the problem of lack of students' interest as well as their achievements a Jigsaw Puzzle Competition in physicscontextual learning process was done. The students from VIIHclass of Junior High School 18 Semarang academic year 2008/2009were chosen as the subjects. The result of this research shows that contextual teaching and learning using Jigsaw PuzzleCompetition approach was not only increase the students' interest but also improve their achievements. In order to get moreeffective result, it is necessary to develop contextual teaching and learning by combining them with other method. Because of thegreat benefit of this model, it is necessary to apply this model to other physics learning concepts.Keywords: Jigsaw Puzzle Competition, contextual, interest;

  14. TEKNIK PENGATURAN AIR PADA INTENSIFIKASI PADI AEROB TERKENDALI-BERBASIS ORGANIK (IPAT-BO UNTUK MENINGKATKAN POPULASI RHIZOBACTERIA, EFISIENSI PENGGUNAAN AIR, PERAKARAN TANAMAN, DAN HASIL TANAMAN PADI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hingdri -

    2013-03-01

    Full Text Available Teknik pengaturan air pada budidaya tanaman padi melalui Intensifikasi Padi Aerob Terkendali-Berbasis Organik (IPAT-BO perlu dilakukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui aktivitas rhizobacteria, tingkat efisiensi penggunaan air, perkaran tanaman, dan hasil tanaman pada berbagai teknik pengaturan air.Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti, Tanjungsari pada inceptisol pada skala pot plastik. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK faktor tunggal dengan 16 perlakuan dan diulang tiga kali, yaitu terdiri dari kombinasi antara perlakuan air dan empat varietas. Perlakuan air: tinggi muka air + 5cm, 0 cm, – 5 cm dan  – 10 cm. Empat varietas: Ciherang, Sintanur, Inpari 13 dan Fatmawati..Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruhnyata terhadap populasi Rhizobacteria, perkembangan akar, dan hasil tanaman. Perlakuan tinggi muka air – 10 cm varietas Fatmawati memberikan hasil tertinggi pada volume akar 186,67 ml, populasi bakteri Azotobacter sp. (1,43 x 1010 CFU g-1, bakteri pelarut fosfat (6,07 x 108 CFU g-1, hasil tanaman tertinggi 95,9 g rumpun-1 setara dengan 9,14 ton ha-1 serta meningkatkan efisiensi penggunaan air 47,1 % dibandingkan dengan pengenangan 5 cm.Kata kunci:  Teknik pengaturan air, efisiensi penggunaan air, IPAT-BO, populasi rhizobakteria

  15. PENERAPAN METODE DISKUSI SYNDICATE GROUP UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA POKOK BAHASAN MENDESKRIPSIKAN HUBUNGAN ANTARA KELANGKAAN SUMBER DAYA DENGAN KEBUTUHAN MANUSIA YANG TIDAK TERBATAS SISWA KELAS VIII B DI SMP NEGERI 2 BANYUBIRU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meita Lusianti

    2013-11-01

    Full Text Available Aktivitas siswa dalam kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 2 Banyubiru belum terlihat optimal. Proses pembelajaran berpusat pada guru sehingga siswa belum terlibat langsung untuk aktif dalam pembelajaran. Kondisi tersebut mempengaruhi hasil penerimaan siswa terhadap materi pembelajaran yang berakibat rendahnya hasil ulangan harian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 (dua siklus. Kegiatan dalam setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata hasil belajar kognitif siswa pada siklus I sebesar 72,93 dengan ketuntasan klasikal 67%. Rata-rata hasil belajar pada siklus II sebesar 79,20 dengan ketuntasan klasikal 90%. Adapun hasil analisis aktivitas siswa pada siklus I mencapai 61% dan pada siklus II meningkat menjadi 81%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan metode diskusi Syndicate Group dapat peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII B SMP Negeri 2 Banyubiru tahun ajaran 2013/2014. Student activity in learning activities at SMP Negeri 2 Banyubiru seen optimum yet. Learning proces centre on teacher so the student not involve direct to active in the learning. That condition influential student outcome about learning material that come about student daily test outcome low. The research as a purpose to increase activity and student outcome learning. This research doing on two cycle. Activity in every cycle includes planning, implementation, observation, and reflection. Research result got average of cognitive learning outcome in cycle I is 72,93 with classical totally 67%. Average of learning outcome in cycle II is 79,20 with classical totally 90%. There is student activity analysis outcome on cycle I reach 61% and on cycle II rises become 81%. Grounded on research result that, be able take conclusion that implementation Syndicate

  16. PENGARUH MINAT DAN CARA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS X IPS MAN 1 KOTA MAGELANG TAHUN AJARAN 2015/2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sayidah Meyanasari

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh secara simultan maupun parsial antara minat belajar dan cara belajar terhadap hasil belajar mata pelajaran ekonomi siswa kelas X IPS MAN 1 Kota Magelang tahun ajaran 2015/2016. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPS MAN 1 Kota Magelang tahun ajaran 2015/2016 sejumlah 151 siswa dan sampel dalam penelitian adalah seluruh populasi yang berjumlah 151 siswa. Variabel dependen dalam penelitian ini ialah hasil belajar (Y sedangkan variabel independennya meliputi hasil minat belajar (X1 dan cara belajar (X2. Metode pengumpulan data yaitu angket dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh secara simultan antara minat belajar dan cara belajar terhadap hasil belajar sebesar 33,8%. Secara parsial minat belajar berpengaruh terhadap hasil belajar sebesar 3,42%. Cara belajar berpengaruh terhadap hasil belajar sebesar 13,54%. Simpulan dari penelitian ini ialah minat belajar dan cara belajar berpengaruh terhadap hasil belajar mata pelajaran ekonomi siswa kelas X IPS MAN 1 Kota Magelang. The purpose of this research is to find out whether there was a simultaneously or partially influence between the interest and learning method toward the learning outcomes of Economics of the tenth grade social students of MAN 1 Magelang in the academic year of 2015/2016. The population of this research was all of the tenth grade social students of MAN 1 Magelang in the academic year of 2015/2016 (151 students and so was the sample. The dependent variable of this research was the learning outcomes (Y while the independent variable were learning interest (X1 and learning method (X2. Questionnaire and documentation were used as the method of collecting the data. The analytical method used in this research were descriptive statistic and doubled linier regression. The result of the research showed

  17. PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR POKOK BAHASAN PASAR DENGAN METODE RESITASI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 24 SEMARANG TAHUN AJARAN 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diinul Qoyyimah

    2013-11-01

    Full Text Available Aktivitas siswa kelas VIII pada mata pelajaran ekonomi SMP Negeri 24 Semarang pada pokok bahasan pasar masih rendah sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang masih dibawah KKM. Salah satu penyebabnya karena guru masih menerapkan metode belajar yang sama dalam waktu yang lama sehingga mengakibatkan rendahnya perolehan hasil belajar. Melalui penerapan metode ceramah bervariasi dan resitasi diharapkan siswa dapat belajar dengan santai dan senang dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode resitasi, dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian dilakukan dimulai dengan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Metode pengumpulan data dengan dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada peningkatan aktivitas siswa dan hasil belajar siswa materi pasar pada kelas VIII SMP Negeri 24 Semarang tahun 2013/2014. The students’ activity in VIII class of economic subject in SMP Negeri 24 Semarang in the subject matter of market topic is still low so it has the impact on the students’ learning outcome which is still under KKM requirements. One of the causes is because the teachers are still apply the same learning method in a long time so it resulted in low learning outcomes acquisition.through the application of various conventional methods and recitation are expected that students can learn easily and pleasure in participating of learning process. This study aims to determine the application of recitation method which can improve the activity and students’ learning outcomes. The research method using classroom action research. The research procedure begins with planning, implementation, observation and reflection. Methods of data collection carried out by documentation and test. The result of research states that there is an increasing activity and students’ learning outcomes in the

  18. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING-PROMPTING BERBANTUAN LEMBAR KERJA BERSTRUKTUR TERHADAP HASIL BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ajeng Diasputri

    2016-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Probing-Prompting Berbantuan Lembar Kerja Berstruktur terhadap hasil be/ajar siswa di suatu sekolah pada materi Hidrokarbon dan Minyak Bumi. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Pada kelas eksperimen digunakan model pembelajaran probing-prompting berbantuan lembar kerja berstruktur, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvesional. Setelah diberi perlakuan yang berbeda dan dilakukan post test dapat diketahui bahwa hasil be/ajar siswa kelas ekperimen lebih baik dibandingkan hasil be/ajar siswa kelas kontrol, yaitu masing-masing 77 dan 70. Berdasarkan uji perbedaan rata-rata hasil be/ajar, diperoleh thitung(4,074> trabe1(1,669, maka dapat dikatakan bahwa rata-rata hasil be/ajar kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok kontrol. Pada uji ketuntasan be/ajar, persentase ketuntasan kelas eksperimen mencapai 91, 18% dan kelas kontrol mencapai 59,38%. Uji korelasi memperoleh harga koefisien biserial sebesar 0,5638. Dari seluruh hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran probing-prompting berbantuan LKB berpengaruh terhadap hasil be/ajar siswa pada materi pokok Hidrokarbon dan Minyak bumi dengan memberikan kontribusi sebesar 32%.This study aimed to know the influence of the use of a learning model Probing-prompting assisted by structured worksheet on learning outcomes in an high school especially in the Hydrocarbon and Petroleum. Sampling is done by using purposive sampling technique. In the experimental class, learning used Probing-prompting assisted by structured worksheet, while in classroom control used conventional methods. After being given a different treatment and after post test was done, it can be concluded that students' learning outcomes in class experiment is better than the control class, respectively 77 and 70. Based on the analysis of difference average learning outcomes, it obtained fcounr

  19. PERBANDINGAN METODE PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT DAN NUMBERRED HEADS TOGETHER DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfiatush Shoolihah

    2012-10-01

    Full Text Available Pembelajaran merupakan proses interaksi yang terjadi antara guru dengan siswa agar siswa mendapatkan pengalaman belajar dari kegiatan tersebut. Hasil observasi awal menunjukan banyak siswa kelas VIII mata pelajaran IPS SMP N 1 Mandiraja, Banjarnegara belum memenuhi KKM. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis ada atau tidaknya perbedaan hasil belajar antara yang menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament dan Numberred Heads Together; serta menganalisis hasil belajar lebih tinggi yang mana hasil belajar yang menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament atau Numberred Heads Together. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Mandiraja, Banjarnegara, dengan teknik pengambilan sampel menggunkan cluster random sampling yang menghasilkan kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan VIII D sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji tahap akhir, terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament dan Numberred Heads Together. Serta hasil belajar kelas yang menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament lebih tinggi dari pada kelas yang menggunakan metode pembelajaran Numberred Heads Together. � In teaching and learning education, teachers play an important role as a facilitator in optimizing the activity of students. Teachers are expected to use appropriate teaching methods to involve more students in the teaching-learning process. The results of preliminary observations suggest that class VIII (65,3% who have not completed the economic value of the material perpetrators of the economic activities in Indonesia. Results are not optimal because attention of students are less, participation of children less comprehensive, students have a fairly good activity, but not channeled properly. The procedure of this research is a cyclical activity that consists of two cycles where each cycle includes planning, implementation of the action

  20. Penerapan Model Pembelajaran Bermain Peran (Role Playing dalam Meningkatkan Hasil Belajar Ekonomi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Hartati

    2012-06-01

    Full Text Available Berdasarkan observasi di SMA N 1 Wadaslintang proses pembelajararan masih didominasi guru, ini membuat siswa pasif sehingga hasil belajar rendah. Upaya mencapai kompetensi pembelajaran adalah melakukan perbaikan dengan menerapkan model pembelajaran Role playing. Permasalahan: (1 apakah keaktifan siswa dengan penerapan model pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar?, (2 bagaimana respon/tanggapan siswa dengan penerapan model Role Playing?. Tujuan: (1 mengetahui aktifitas siswa yang dapat meningkatkan hasil belajar, (2 mengetahui respon/tanggapan siswa terhadap model Role Playing. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus dua kali pertemuan dan beberapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi: keaktifan siswa, hasil belajar, dan respon siswa. Siklus I aktifitas siswa sebesar 57,82% (cukup aktif, rata-rata nilai hasil belajar 72 ketuntasan klasikal 68,18% dan respon siswa 64,58% (positif. Siklus II keaktifan siswa menjadi 78,9% (aktif, rata-rata nilai hasil belajar 84 ketuntasan klasikal 95,45% dan respon siswa meningkat menjadi 77,56% (positif. Simpulan dari penelitian ini adalah (1 meningkatnya keaktifan siswa dengan model pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa, (2 respon/tanggapan siswa menunjukan respon positif selama proses pembelajaran. Saran dari penelitian ini yaitu (1 Pembelajaran menggunakan model role playing dapat disesuaikan dengan materi yang ada dengan catatan guru harus menerangkan terlebih dahulu materi yang akan dipelajari, (2 model pembelajaran role playing memerlukan penguasaan materi yang baik jadi sebelum melakukan proses role playing disarankan siswa lebih banyak membaca materi agar proses pembelajaran lebih aktif. � Based on observation, economic teacher at SMA N 1 Wadaslintang implement teacher center learning, student being pasive and student

  1. PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY BERPENDEKAT AN SETS TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA NEGERI 1 COMAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. T. Setiawan

    2016-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif two stay two stray berpendekatan SETS terhadap hasil belajar siswa. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif two stay two stray berpendekatan SETS berpengaruh signitikan terhadap hasil belajar pada materi pokok teori asam basa dengan kontribusi koefisien determinasi sebesar 25%. Selain itu, pembelajaran juga mencapai ketuntasan belajar klasikal sebesar 37 dari 43 siswa, sehingga pembelajaran tersebut termasuk efektif.This study aimed to determine the effect of two stay two stray cooperative learning with SETS approach on student learning outcomes. Experimental design used in this study is a quasi experimental design. The results showed that two stay two stray cooperative learning with SETS approach have a significant effect on learning outcomes in acid-base theory of the subject matter with the contribution of the determination coefficient of 25%. In addition, the study also achieved mastery learning classical by 37 of the 43 students, so that it includes effective learning.

  2. ANALISIS MISKONSEPSI SISWA TERHADAP MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN (Ksp DENGAN MENGGUNAKAN TWO-TIER DIAGNOSTIC INSTRUMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Viyandari

    2016-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya miskonsepsi yang dialami siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan (Ksp, mengetahui persentase terjadinya miskonsepsi siswa, dan mengetahui faktor-faktor yang menyebabkannya. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif. Berdasarkan analisis data hasil penelitian, didapat persentase kesulitan siswa untuk masing-masing konsep pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan sebagai berikut: konsep kelarutan 21, 79%, konsep has ii kali kelarutan 17, 70%, konsep pengaruh ion senama terhadap kelarutan 39,81 %, konsep pengaruh pH terhadap kelarutan 23,85%, serta konsep reaksi pengendapan 14,48%.This study aims to investigate the students' misconceptions on the material solubility and solubility product (Ksp, determine the percentage of the student misconceptions, and determine the factors that cause it. This research was conducted with descriptive methods. Based on the analysis of the survey data, the percentage obtained difficulty for each student in the material concept of solubility and solubility product as follows: 21.79% solubility concept, the concept of solubility product of 17.70%, its namesake concept ion effect on solubility 39.81 %, the concept of the effect of pH on the solubility of 23.85%, and 14.48% precipitation reaction concept.

  3. Komposisi Kimia, Kadar Albumin Dan Bioaktivitas Ekstrak Protein Ikan Gabus (Channa Striata Alam Dan Hasil Budidaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ekowati Chasanah

    2015-12-01

    Full Text Available Khasiat kesehatan ikan gabus (C. striata telah dikenal secara luas dan saat ini C. striata telah digunakan sebagai bahan baku industri produk suplemen. Tingginya permintaan akan produk suplemen tersebut menimbulkan masalah pada ketersediaan C. striata yang sebagian besar ditangkap dari sungai dan danau sebagai tempat hidupnya. Ikan gabus budidaya dipercaya memiliki kualitas tidak sebaik ikan gabus alam.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai komposisi kimia, termasuk albumin dan potensi ekstrak protein kasar ikan gabus alam dan hasil budidaya sebagai antioksidan dan anti hipertensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ikan gabus alam dan hasil budidaya memiliki kadar protein yang tidak berbeda secara nyata, tetapi berbeda pada kadar air, abu, dan lemak. Ikan gabus alam memiliki kadar lemak dan abu lebih rendah tetapi kadar air lebih tinggi dibanding ikan gabus budidaya. Ikan dari kedua sumber memiliki bagian yang dapat dimakan atau edible portion (EP sebesar 36%,dengan kadar mineral makro (Na, K, Ca dan mikro (Zn, Fe pada ikan hasil budidaya lebih tinggi dibanding kedua kelompok mineral pada ikan gabus alam. Kadar albumin ikan gabus alam lebih tinggi daripada kadar albumin ikan gabus budidaya. Namun demikian, hasil analisis asam amino menunjukkan bahwa ikan gabus hasil budidaya memiliki kuantitas asam amino yang lebih tinggi daripada ikan gabus alam. Asam amino non essensial dominan adalah alanin, asam aspartat, glisin, alloisoleusin, prolin, dan glutamin, sedangkan asam amino esensial didominasi oleh leusin, lisin, dan fenilalanin. Kedua ikan gabus yang diperoleh dari tempat yang berbeda tersebut memiliki bioaktivitas sebagai antioksidan yang lemah, namun berpotensi sebagai antihipertensi (penghambat Angiotensin Converting Enzyme (ACE dengan kekuatan 1/10 kekuatan kontrol obat hipertensi captopril.

  4. Komposisi Kimia, Kadar Albumin dan Bioaktivitas Ekstrak Protein Ikan Gabus (Channa striata Alam dan Hasil Budidaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ekowati Chasanah

    2015-12-01

    Full Text Available Khasiat kesehatan ikan gabus (C. striata telah dikenal secara luas dan saat ini C. striata telah digunakan sebagai bahan baku industri produk suplemen. Tingginya permintaan akan produk suplemen tersebut menimbulkan masalah pada ketersediaan C. striata yang sebagian besar ditangkap dari sungai dan danau sebagai tempat hidupnya. Ikan gabus budidaya dipercaya memiliki kualitas tidak sebaik ikan gabus alam.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai komposisi kimia, termasuk albumin dan potensi ekstrak protein kasar ikan gabus alam dan hasil budidaya sebagai antioksidan dan anti hipertensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ikan gabus alam dan hasil budidaya memiliki kadar protein yang tidak berbeda secara nyata, tetapi berbeda pada kadar air, abu, dan lemak. Ikan gabus alam memiliki kadar lemak dan abu lebih rendah tetapi kadar air lebih tinggi dibanding ikan gabus budidaya. Ikan dari kedua sumber memiliki bagian yang dapat dimakan atau edible portion (EP sebesar 36%,dengan kadar mineral makro (Na, K, Ca dan mikro (Zn, Fe pada ikan hasil budidaya lebih tinggi dibanding kedua kelompok mineral pada ikan gabus alam. Kadar albumin ikan gabus alam lebih tinggi daripada kadar albumin ikan gabus budidaya. Namun demikian, hasil analisis asam amino menunjukkan bahwa ikan gabus hasil budidaya memiliki kuantitas asam amino yang lebih tinggi daripada ikan gabus alam. Asam amino non essensial dominan adalah alanin, asam aspartat, glisin, alloisoleusin, prolin, dan glutamin, sedangkan asam amino esensial didominasi oleh leusin, lisin, dan fenilalanin. Kedua ikan gabus yang diperoleh dari tempat yang berbeda tersebut memiliki bioaktivitas sebagai antioksidan yang lemah, namun berpotensi sebagai antihipertensi (penghambat Angiotensin Converting Enzyme (ACE dengan kekuatan 1/10 kekuatan kontrol obat hipertensi captopril.

  5. EFEKTIVITAS METODE DRILL BERBANTUAN MODUL PEMBELAJARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KOMPETENSI DASAR JURNAL KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG PADA SISWA KELAS XII IPS SMA NEGERI 10 SEMARANG TAHUN AJARAN 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meta Aditya Handayani

    2013-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan metode drill berbantuan modul dapat meningkatkan hasil belajar akuntansi kompetensi dasar Jurnal Khusus kelas XII IPS SMA Negeri 10 Semarang tahun ajaran 2013/2014 . Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XII IPS SMA Negeri 10 Semarang Tahun Ajaran 2013/2014. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan tes dan observasi. Pengujian hipotesis menggunakan uji paired sample t-tets dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen dilihat dari 61,16 meningkat mencapai 80,89. Selain itu menunjukkan hasil rata-rata nilai post-test sebesar 80,89 pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan nilai post-test sebesar 77,29 pada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran drill berbantuan modul dapat meningkatkan hasil belajar serta efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa k ompetensi dasar jurnal khusus. Research purposes to determine the application of assisted modules drill method to improve learning outcomes of accounting competence base class XII IPS Special Journal SMA Negeri 10 Semarang school year 2013/2014. This study uses a quasi-experimental methods. The population in this study were all class XII IPS SMA Negeri 10 Semarang Academic Year 2013/2014. Data collection method is by using tests and observation. Hypothesis testing using paired sample t-tets and independent sample t-test. Results showed improved learning outcomes seen in the experimental classes increased to 80.89 from 61.16. In addition it shows the results of the average post-test score of 80.89 in the experimental class higher than the post -test score of 77.29 in the control class. Based on the results of this study concluded that learning by using drill -assisted learning modules to improve learning outcomes and effective in imp

  6. PENGGUNAAN EDUCATION GAME UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA BIOLOGI KONSEP KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Rohwati

    2012-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar IPA Biologi tentang klasifikasi makhluk hidup bagi siswa kelas VII B SMP N 1 Wonosobo yang dilaksanakan pada semester 1 tahun 2009/2010. Pada siklus I diketahui hasil belajar meningkat tajam dari  yakni  dari 55,03 menjadi 81,71. Pada akhir siklus II hasil belajar meningkat menjadi 87,57. Jadi pembelajaran menggunakan education game dapat meningkatkan hasil belajar, keaktifan siswa dalam pembelajaran, penguasaan bahasa serta  penggunaan ICT dalam pembelajaran. The goal of this research is to improve Biology learning result about living things classification material for first semester students of SMP N 1 Wonosobo class of VII B academic year 2009/2010. In the first cycle it is found out that the learning result is improved from 55.03 to 81.71. In the end of second cycle the learning result is 87.57. So, it can be concluded that education game can improve the students’ learning result, students’ activeness in the learning process, and their achievement of language and using ICT.

  7. Perkembangan hasil tangkapan per upaya dan pola musim penangkapan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi, Provinsi JawaTimur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Setiyawan

    2013-08-01

    Full Text Available Kegiatan penangkapan ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi Jawa Timur, daerah penangkapan WPP 573,sebagian besar menggunakan alat tangkap pukat cincin dan pancing tonda.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan hasil tangkapan per upaya penangkapan dan pola musim yang terjadi di Perairan Prigi khususnya pada perikanan cakalang yang menjadi komoditi utama hasil pelagis besar. Nilai Catch per Unit Effort (CPUEdan Indeks Musim Penangkapan didapatkan dari data primer dari data trip kapal di syahbandar dan data sekunder berupa data statistik Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN Prigi dari tahun 2000 – 2011 yang dilakukan analisis dengan menggunakan regresi sederhana dan menggunakan microsoft excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai CPUE tertinggi terjadi pada tahun 2002 sebesar 27,9 ton/tahun serta terendah pada tahun 2001 sebesar 0,5 ton/tahun dengan pola musim yaitu hasil tangkapan tinggi/musim tangkapterjadi pada bulan Juni – Juli dan September – Nopember, musim puncak penangkapan terjadi pada bulan September sedangkan musim paceklik terjadi pada bulan Januari – Mei , Agustus dan Desember.

  8. Pengaruh penambahan Ca(OH2 pada Proses Pirolisis terhadap Hasil Gasifikasi Batubara Bituminus dengan medium Gas CO2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saripah Sobah

    2014-06-01

    Full Text Available Pemanfaatan batubara melalui proses gasifikasi perlu dikembangkan lebih lanjut karena proses ini dapat dijadikan alternatif untuk menggantikan peranan  gas alam sebagai sumber gas sintesis. Di samping itu, proses ini dapat mengurangi pencemaran lingkungan karena teknologi gasifikasi merupakan teknologi yang bersih dan dapat mengurangi jumlah gas CO2 yang dibuang ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Ca(OH2 pada proses pirolisis terhadap hasil gasifikasi arang batubara bituminus dengan medium gas CO2. Reaksi karbon dari arang batubara dengan gas CO2 pada proses gasifikasi merupakan reaksi endotermis dan berlangsung sangat lambat pada suhu di bawah 1000oC sehingga digunakan Ca(OH2 sebagai katalisator. Proses gasifikasi batubara dijalankan dalam reaktor fixed bed. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gasifikasi arang batubara dengan penambahan Ca(OH2 pada proses pirolisis memberikan pengaruh terhadap komposisi gas hasil yaitu berkurangnya kadar gas CO2 dan menyebabkan berkurangnya kadar belerang pada arang hasil pirolisis dan gasifikasi. Proses ini juga dapat mengurangi kadar gas CO2 sebesar 63,17% dan untuk  gasifikasi tanpa Ca(OH2 , CO2 dapat dikurangi kadarnya sampai 35,2%.

  9. EFEKTIVITAS METODE ROLE PLAYING PADA MENDESKRIPSIKAN PELAYANAN PRIMA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Tri Lestari

    2013-02-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran role playing pada pokok bahasan mendeskripsikan pelayanan prima untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Administrasi Perkantoran SMK Hidayah Semarang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X AP SMK Hidayah Semarang Tahun Ajaran 2011/2012. Prosedur penelitian ini merupakan siklus kegiatan pembelajaran yang terdiri dari dua siklus, dimana setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes evaluasi yang berupa tes objektif pada tiap akhir siklus dan lembar observasi untuk aktivitas siswa dan kinerja guru. Hasil belajar kognitif siswa pada siklus I sebesar 74,5 dengan ketuntasan klasikal 66,7%. Rata-rata hasil belajar siklus II sebesar 82,5 dengan ketuntasan klasikal 96,7%. Adapun sikap siswa terhadap pembelajaran pada siklus I sebesar 55% dan pada siklus II mencapai peningkatan sebesar 87,5%. Sedangkan kinerja guru pada siklus I mencapai 58,3% dan pada siklus II meningkat menjadi 93,1%. Penerapan metode pembelajaran role playing pada pokok bahasan mendeskripsikan pelayanan prima efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Administrasi Perkantoran SMK Hidayah Semarang. Abstract ___________________________________________________________________ The purpose from this research was to determine effectiveness of role playing in describing excellent service to improve students� result class X AP Hidayah Vocational School of Semarang year 2011/2012. The subject of this research is the class X AP of Hidayah Vocational School of Semarang year 2011/2012. The procedure of this research is a cycle of learning activities that consists of two cycles, in which each cycle includes planning, implementation of the action, observation and reflection. Instrument of data collection is the evaluation tests in the form of objective tests at each end of the cycle and observation

  10. PENGARUH ILUMINASI ATRAKTOR CAHAYA TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN PADA BAGAN APUNG PELABUHAN RATU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Regi Fiji Anggawangsa

    2016-04-01

    Full Text Available Atraktor cahaya sebagai alat bantu penangkapan banyak digunakan untuk mengumpulkan ikan pada alat tangkap bagan apung. Tiga macam atraktor cahaya, yaitu petromaks minyak tanah (dengan iluminasi maksimal 80 lux, petromaks gas (dengan iluminasi maksimal 60 lux, dan lampu genset (dengan iluminasi maksimal 500 lux digunakan pada bagan apung di Palabuhanratu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan iluminasi cahaya pada ketiga macam sumber cahaya tersebut terhadap hasil tangkapan bagan apung. Metode yang digunakan adalah eksperimen penangkapan ikan dengan menggunakan tiga jenis atraktor cahaya pada bagan apung. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan iluminasi atraktor cahaya pada bagan apung berpengaruh terhadap komposisi hasil tangkapan. Hasil tangkapan bagan pada saat menggunakan atraktor cahaya petromaks minyak tanah (80 lux didominasi oleh ikan layur (Trichiurus spp. yang mencapai lebih dari 50%, petromaks gas (60 lux didominasi oleh ikan layur (Trichiurus spp. dan cumi-cumi (Loligo spp. sedangkan untuk atraktor lampu genset (500 lux didominasi oleh layur dan cumi-cumi.   Light attractor has been used as a fishing device to gather fish schooling on lift net. There are three types of light attractors i.e. kerosene pressure lamp, gas pressure lamp and genset lamp used by Palabuhanratu’s lift net. The aim of this research is to investigate the effect of those light attractors on the lift net catches. The experimental fishing method was used. The results show that illumination produced by genset lamp was higher (500 lux than the two other light attractors at all observation positions with maximum illumination obtained of 80 lux for kerosene pressure lamp and 60 lux for gas pressure lamp. Catch of lift net when using kerosene pressure lamp attractor (80 lux was dominated by hairtail fish (Trichiurus spp. that reaches more than 50%, gas kerosene lamps attractor (60 lux was dominated by fish Layur (Trichiurus spp. and squid

  11. MODEL PEMBELAJARAN NEUROLINGUISTIC PROGRAMMING BERORIENTASI KARAKTER BAGI PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wikanengsih -

    2014-06-01

    Abstrak: Model Pembelajaran Neurolinguistic Programming Berorientasi Karakter untuk Mening­katkan Kemampuan Menulis Siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pem­belajaran neurolinguistik programming berorientasi karakter (MPNLPBK terhadap kemampuan menulis siswa. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian kombinasi (mixed method jenis sequential exploratory strategy. Hasil penelitian tahap pertama (penelitian kualitatif menghasilkan model pembelajaran hipotetik. Penelitian tahap kedua merupakan uji coba penerapan model hipotetik (penelitian kuantitatif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pembelajaran menulis dengan menggunakan MPNLPBK dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa kelompok eksperimen. Selain itu, berdasarkan hasil pengamatan terhadap aspek karakter komunikatif, toleran, tanggungjawab dan kreatif siswa, terdapat perkembangan pada diri siswa untuk setiap aspek tersebut.

  12. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Find Someone Who terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jumrawarsi Jumrawarsi

    2017-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Find Someone Who terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X MAN Lubuk Alung. Jenis penelitian pra-eksperimen dengan rancangan penelitian randomized control group only design. Populasinya adalah seluruh siswa kelas X MAN Lubuk Alung tahun pelajaran 2015/2016. Pengambilan sampel dari populasi menggunakan teknik purposive sampling. kelas eksperimen adalah kelas X2 dan kelas kontrol kelas X3. Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai rata-rata pada kelas eksperimen sebesar 74,235 dan nilai rata-rata pada kelas kontrol sebesar 67,411 artinya rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Hasil analisis uji-t diperoleh t-hitung = 2,251 dan t-tabel = 1,669 pada taraf nyata 0,05 dengan dk = 66. Hasil perhitungan terlihat t-hitung > t-tabel berarti H0 ditolak, Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Find Someone Who terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X MAN Lubuk Alung.  Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif tipe Find Someone Who, hasil belajar  This research is aimed to clarify the effectiveness of the applying of the cooperative learning Find Someone Who strategy Toward Learning Outcome Mathematics Students at MAN Lubuk Alung. The design of this study was a randomized experiment. The population of the research was all students of grade X 2015/2016 academic year. The sample was two classes; both classes were X2 as an experimental class and class X3 as a control class. Based on data, the result of this research shown that means a score of experiment class was 74.235 and average math learning outcomes mean control class was 67.411 averages higher than the experimental class. The results of t-test analysis were obtained t = 2,251 and t table = 1,669 on the real level of 0.05 with df = 66. t calculate> t table, then H0 was rejected and H1 was accepted, so it is concluded that the

  13. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD MELALUI METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPA 1 SMAN 5 METRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wari Prastiti

    2016-03-01

    Hasil penelitian adalah: (1 Terjadi peningkatan rata-rata aktivitas siswa dari siklus I sampai siklus III dengan nilai rata – rata aktivitas siswa pada siklus I adalah 70,3 % tergolong cukup aktif, nilai rata-rata aktivitas pada siklus II adalah 74,4 % tergolong cukup aktif, dan nilai rata – rata aktivitas siswa pada siklus III adalah 84,0 % tergolong aktif, (2  Terjadi penurunan rata – rata hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Dengan nilai rata – rata hasil belajar siswa sebesar 78 pada siklus II menjadi 52 pada siklus III, (3 Terjadi peningkatan rata – rata  hasil belajar siswa dari nilai 52 siklus II menjadi 88 siklus III. Dengan demikian Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievment Division (STAD Melalui Metode Eksperimen berhasil untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa.

  14. PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BENTUK PASAR DENGAN METODE COURSE REVIEW HORAY (CRH BERBANTUAN MEDIA GAMBAR KELAS VIII SMP N 1 BULU KABUPATEN SUKOHARJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setyaningsih Setyaningsih

    2013-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi bentuk pasar dengan metode Course Review Horay (CRH berbantuan media gambar kelas VIII SMP N 1 Bulu Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus memiliki empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA SMP N 1 Bulu. Data aktivitas siswa dan guru diperoleh dari lembar observasi. Data hasil belajar diperoleh dari soal evaluasi siklus I dan siklus II. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh aktivitas siswa siklus I sebesar 70,83% meningkat menjadi 87,50% pada siklus II. Sedangkan aktivitas guru dalam siklus I sebesar 71,86% meningkat menjadi 90,6% pada siklus II. Rata-rata hasil belajar kognitif menunjukkan pada siklus I sebesar 72,67 meningkat menjadi 83,20 pada siklus II. Sedangkan ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 70% meningkat menjadi 83,33% pada siklus II. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi bentuk pasar dengan metode Course Review Horay (CRH berbantuan media gambar siswa kelas VIIIA SMP N 1 Bulu Kabupaten Sukoharjo. This research is aimed to increasing activity and student learning results in the subject matter of market forms material by using Course Review Horay (CRH method and image as media in VIIIA class of SMP N 1 Bulu. The design is Classroom Action Research (CAR consisting of two cycles, each cycle including planning, action, observation and reflection. The subjects of research were 30 students of the VIIIA class of SMP N 1 Bulu. Student and teacher activity data were obtained from observation sheet. Results learning data were obtained from test evaluation of the first cycle and second cycle. Based on the results research was obtained in the first cycle of student activities at 70,83% increased to 87,50 in the

  15. PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MENJELASKAN MANFAAT PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DRILL AND PRACTICE KELAS X SMA N 1 BAWANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ristia Arif

    2015-06-01

    Full Text Available Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah penerapan model pembelajaran drill (latihan and practice pada standar kompetensi menjelaskan manfaat perhitungan pendapatan nasional pada siswa kelas X SMA 1 Bawang dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa ? Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X.F SMA 1 Bawang yang berjumlah 27 orang. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus. Tiap siklusnya merupakan rangkaian kegiatan yang terdiri dari 1 perencanaan untuk membuat instrumen penelitian lainnya, 2 Pelaksanaan, melaksanakan pembelajaran kearsipan pokok sistem kartu kendali, 3 Observasi / pengamatan, 4 refleksi, menganalisis data hasil pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model drill (latihan and practice hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada masing-masing siklus, hal ini terlihat dari adanya peningkatan pada masing-masing siklus yaitu hasil tes siklus I nilai rata-rata 72 dan siklus II rata-rata 78.Dari lembar observasi siswa dari siklus I aktivitas siswa sebanyak 64,28% dan pada siklus II meningkat menjadi 92,85%.Hasil pengamatan pada guru siklus I sebesar 72,5% dan pada siklus II sebesar 92,5%. The problems examined in this study is whether the application of learning models drill and practice the standard of competence to explain the benefits of the national income accounts in class X SMA 1 Bawang can enhance learning activities and student learning outcomes? The subjects of this study were high school students XF SMA 1 Bawang, amounting to 27 people. This study uses a Class Action Research consisting of two cycles. Each cycle is a series of activities consisting of 1 planning to make other research instruments, 2 Implementation, implementing learning basic filing system controller card, 3 Observation / observation, 4 reflection, analyzing the observed data. The results show that by applying the model drill and practice learning

  16. SERO SURVEI STATUS KEKEBALAN CAMPAK HASIL RISKESDAS 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noer Endah Pracoyo

    2013-07-01

    Full Text Available Abstrak Penyakit campak merupakan penyakit menular yang sering terjadi pada anak-anak. Kasus campak di Indonesia masih sering terjadi meskipun telah berhasil direduksi. Jumlah kasus tahun 1990 sebanyak 180.000 kasus menjadi sekitar 20.000 kasus pada tahun 2010. Upaya mengurangi terjadinya penularan penyakit campak telah dilakukan pemberian imunisasi secara rutin pada balita dan booster pada anak usia sekolah dasar. Telah dilakukan analisis hubungan antara kekebalan campak pada individu terpilih dengan faktor risiko penyebab terjadinya kekebalan campak pada  Riskesdas 2007. Tujuannya untuk menilai hubungan antara fator risiko dengan kekebalan campak pada individu terpilih hasil Riskesdas 2007. Metode mengikuti kerangka Riskesdas 2007. Analisis data dengan menggunakan perangkat lunak stata 9.00. Hasilnya risiko non protektif campak sebesar 68% pada individu yang berusia 10-14 tahun, dan risiko non protektif  sebesar 73% pada golongan ekonomi menengah ke bawah yakni pada golongan ekonomi tingkat 3 . Kata kunci: titer antibodi campak, individu terpilih, riskesdas 2007 Abstract Measles is a contagious disease that often occurs in children. Cases of measles in Indonesia are still common despite successfully reduced. The number of cases of 180,000 cases in 1990 to approximately 20,000 cases in 2010. Efforts to reduce disease transmission measles immunization has been carried out on a regular basis. In the toddler and booster at primary school age children. Analyzed the relationship  measles antibody titers in individuals with risk factors for selected causes immunity against measles in Riskesdas 2007. The aim is to assess the relationship between risk factor immunity against measles in selected individual in Riskesdas 2007. The method follows the framework of Riskesdas 2007. Analysis of the data using the software stata 9:00. The result, risk non protective measles by 68% in individuals aged 10-14 years, and non-protective risk by 73% in the middle

  17. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER BERBASIS MIND MAP TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA MATERI POKOK BESARAN DAN SATUAN DI KELAS X SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karya Sinulingga

    2012-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran advance organizer berbasis mind map terhadap hasil belajar Fisika siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 5 Pematangsiantar semester I Tahun Pembelajaran 2012/2013 berjumlah 8 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling, diambil 2 kelas yaitu kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran advance organizer dan kelas kontrol diterapkan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis data pretes diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 37,25 dan kelas kontrol 36,63. Hasil uji beda nilai kedua kelas pada taraf signifikan á = 0,05 diperoleh thitung = 0,369 dan ttabel = 1,991. Dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan nilai pretes kedua kelas, artinya kedua kelas memiliki kemampuan awal yang sama. Selanjutnya dilakukan pembelajaran dengan model pembelajaran advance organizer berbasis mind map pada kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional pada kelas kontrol. Setelah pembelajaran diberikan kemudian pada kedua kelas dilakukan postes. Untuk kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata 72,50 dan untuk kelas kontrol diperoleh 60,63. Hasil pengujian hipotesis dengan taraf signifikan 0,05 diperoleh hitung t = 4,479 dan tabel t = 1,666. Karena hitung t > tabel t maka hipotesis (Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran advance organizer berbasis mind map terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok besaran Fisika dan satuannya di kelas X semester I SMA Negeri 5 Pematangsiantar T.P 2012/2013.

  18. PENGARUH KEMAMPUAN EKONOMI ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR MELALUI FASILITAS BELAJAR DI RUMAH DAN MOTIVASI BELAJAR SEBAGAI INTERVENING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Susanti

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh langsung kemampuan ekonomi orang tua terhadap hasil belajar pengantar akuntansi maupun pengaruh tidak langsung melalui fasilitas belajar di rumah dan motivasi belajar.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Akuntansi SMK PGRI 3 Randudongkal berjumlah 110 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis jalur dan uji sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara langsung kemampuan ekonomi orang tua, fasilitas belajar di rumah, dan motivasi belajar terhadap hasil belajar pengantar akuntansi secara berturut-turut sebesar 27,9%, 17,3%, dan 44,6%. Sedangkan pengaruh kemampuan ekonomi orang tua secara tidak langsung melalui fasilitas belajar di rumah dan motivasi belajar secara berturut-turut sebesar 11,1% dan 12,3%. Pengaruh fasilitas belajar di rumah terhadap hasil belajar pengantar akuntansi melalui motivasi belajar sebesar 17,6%. Total pengaruh kemampuan ekonomi orang tua terhadap hasil belajar pengantar akuntansi melalui fasilitas belajar di rumah dan motivasi belajar secara berturut-turut sebesar 39,0% dan 40,2%. Total pengaruh fasilitas belajar di rumah terhadap hasil belajar pengantar akuntansi melalui motivasi belajar sebesar 34,9%. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa kemampuan ekonomi orang tua, fasilitas belajar di rumah serta motivasi belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar pengantar akuntansi baik secara langsung atau pun tidak langsung. Saran yang dapat diberikan adalah pihak orang tua mampu mengoptimalkan penggunaan kemampuan ekonomi orang tua untuk meningkatkan hasil belajar pengantar akuntansi. Para guru hendaknya mampu menciptakan kondisi belajar yang mampu meningkatkan hasil belajar siswa. The purpose of this study were to analyze the direct effect of parents’ economic capacity toward learning outcome or

  19. PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Alifah Fitriana

    2013-02-01

    Full Text Available Proses pembelajaran yang variatif akan membantu siswa dalam pemahaman materi pembelajaran yang diberikan oleh guru. Pada sekolah MA Yasis AT-Taqwa Pahesan, model pembelajaran yang digunakan masih menggunakan model pembelajaran yang konvensional. Disini siswa kurang berperan aktif dalam proses belajar mengajar dan siswa akan cenderung merasa bosan. Untuk menyelesaikan masalah tersebut peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTLsebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa. Rancangan penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus, setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pada siklus I yaitu 64,58 dengan ketuntasan klasikal 54,16%, sedangkan untuk siklus II nilai rata-ratanya 79,79 dengan ketuntasan klasikal 79,16%. Pada siklus I aktivitas siswa 55,47% dan siklus II menjadi 76,54%. Sedangkan kinerja guru pada siklus I 51,42% dan meningkat disiklus II 91,42%. Abstract ___________________________________________________________________ The learning processwill help studentsvariedin understandinglearning materialsprovided bythe teacher. AtschoolMAYasisAT-Taqwa Pahesan, learning modelused is stillusingconventionallearning models. Here thestudents areactively involved inthe learning processand students willtend to feelbored. To solvethe problem, the researcher tried toapply thelearning modelContextual Teaching andLearning(CTL as an effort toimprove student learning outcomes. The design ofthis studyisaction researchwithtwocycles, each cycleincluding planning, implementation, observationand reflection. The result showedthe average valuein the first cycleis64.58withclassical completeness54.16%, while forthe second cycleaverage value79.79withclassical completeness79.16%. In the first cycleof student activityand55.47% to76.54% the second cycle. While theperformance of teachersin the first cycleincreased51

  20. ANALISIS EKONOMI ISLAM TERHADAP BAGI HASIL PEMBIAYAAN MUDHARABAH UNTUK USAHA MIKRO PADA BAITUL QIRADH ABU INDRAPURI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jumadi Jumadi

    2013-06-01

    Full Text Available This study generally aims to analyze the concept of mudharabah financing in Baitul Qiradh (BQ Abu Indrapuri for micro-enterprises. Specifically, the paper reviews the systems implemented in the management and revenue-sharing mechanisms derived from these micro-enterprises. This study employs primary and secondary data which were collected through interview and documentation studies. The data were analyzed using descriptive analysis method. The findings show that generally the concept of mudharabah financing in BQ Abu Indrapuri is based on Fatwa Dewan Syariah Nasional No. 07/DSN/MUI/IV/2000. In the implementation level, however, the application of profit sharing and collateral system was not fully shariah compliance. The imbalance between the concept and implementation because the BQ still refers to the conventional banking rules. =========================================== Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menganalisis konsep pembiayaan mudharabah pada Baitul Qiradh (BQ Abu Indrapuri untuk usaha mikro. Secara spesifik, tulisan mengkaji tentang sistem yang diterapkan dalam pengelolaan dan mekanisme pembagian pendapatan yang diperoleh dari usaha mikro tersebut. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder yang dikumpulkan dengan teknik wawancara bebas, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum konsep pembiayaan mudharabah pada BQ Abu Indrapuri berpedoman pada Fatwa Dewan Syariah Nasional No.07/DSN/MUI/IV/2000. Akan tetapi, dalam implementasinya masih terdapat hal-hal yang tidak sesuai dengan konsep syariah yaitu pada sistem bagi hasil dan jaminan. Terdapat ketimpangan antara konsep dan implementasi disebabkan karena BQ Abu Indrapuri masih mengacu pada aturan sistem perbankan konvensional.

  1. HASIL TANGKAP SAMPINGAN (HTS KAPAL RAWAI TUNA DI SAMUDERA HINDIA YANG BERBASIS DI BENOA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bram Setyadji

    2016-05-01

    Full Text Available Hasil tangkap sampingan (HTS hampir terdapat pada semua jenis perikanan tangkap di Indonesia, termasuk pada perikanan rawai tuna di Samudera Hindia. Kebanyakan jenis HTS merupakan spesies yang tidak diinginkan atau jenis ikan target tapi ukurannya di bawah standar yang diinginkan (yuwana atau ikan muda dan pada kasus tertentu merupakan jenis ikan yang terancam keberadaannya (Endangered species. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang komposisi hasil tangkap sampingan, laju pancing dan hubungan antara tuna dengan ikan yang berasosiasi dengannya pada area penangkapan yang sama. Pengamatan dilakukan pada bulan Maret – Juli 2010 dengan mengikuti kegiatan operasi penangkapan 2 kapal rawai tuna komersial yang berbasis di Pelabuhan Benoa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 18 jenis hasil tangkap sampingan yang  didominasi dari family Alepisauridae; ikan naga (Alepisaurus sp.; Gempylidae; ikan gindara (oilfish, dan Dasyatidae; pari lumpur (Dasyatis spp.. Jenis ikan lain adalah ikan paruh panjang (billfish, berbagai jenis cucut dan pari, ikan teleostei, serta penyu lekang. Kebanyakan dari hasil tangkap sampingan merupakan by-product yang mempunyai nilai ekonomis tinggi kecuali jenis ikan naga dan pari lumpur yang merupakan discard/buangan.   By-catch products are mostly available in every kind of capture fisheries in Indonesia including tuna longline fisheries in Indian Ocean. Most of these are unwanted species or juvenile target fish, sometimes endangered species. The research intended to reveal the by-catch from tuna fisheries and its relationship between tuna and its associate in the same fishing ground. Surveillance was conducted on March – July, 2010 by following two commercial tuna longliners vessel based in Port of Benoa. The result showed that there were 18 by-catch species that managed to be retrieved and indentified, family Alepisauridae; lancetfish (Alepisaurus sp.; Gempylidae; oilfish (Ruvettus pretiosus, and

  2. Perbandingan Hasil Deteksi Plagiarisme Dokumen dengan Metode Jaro-Winkler Distance dan Metode Latent Semantic Analysis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tinaliah Tinaliah

    2018-01-01

    Full Text Available Various methods are applied in the application of plagiarism detection to help check the similarity of a document. Jaro-Winkler Distance can measure the distance between two strings. However, this method basically depends on the position of the word. Latent Semantic Analysis emphasizes the words contained in the document regardless of its linguistic character. This study compares the results of plagiarism detection using the Jaro-Winkler Distance and the Latent Semantic Analysis method. From comparing results of  Jaro-Winkler Distance method and Latent Semantic Analysis method, Jaro-Winkler Distance method is better than Latent Semantic Analysis method if using the same test data. Jaro-Winkler Distance method will give plagiarism result 100% and Latent Semantic Analysis method will give plagiarism result 97,14%. Beragam metode diterapkan dalam aplikasi deteksi plagiarisme untuk membantu mengecek tingkat kesamaan sebuah dokumen. Metode Jaro-Winkler Distance dapat mengukur kesamaan antara dua buah string dan sangat bergantung pada urutan atau posisi kata. Latent Semantic Analysis mementingkan kata-kata yang terkandung di dalam dokumen tanpa memperhatikan karakter linguistiknya. Penelitian ini melakukan perbandingan hasil deteksi plagiarisme dengan menggunakan metode Jaro-Winkler Distance dan metode Latent Semantic Analysis. Hasil pendeteksian plagiarisme dokumen menggunakan metode Jaro-Winkler Distance memberikan hasil yang lebih baik daripada metode Latent Semantic Analysis, yaitu jika data yang dibandingkan sama persis maka akan menghasilkan nilai plagiat sebesar 100%, sedangkan metode Latent Semantic Analysis menghasilkan nilai plagiat sebesar 97,14%.

  3. PENELITIAN/PENGEMBANGAN MODEL/SISTEM SURVEILANS DAMPAK KESEHATAN PERUBAHAN IKLIM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Athena Athena

    2014-05-01

    variables in a particular period while GIS maps were displayed in the website. A surveillance model/system of the health impact of climate change has been developed. It is a system which process, analyze, and interpret data systematically and continuously, which also includes the distribution of information. The system is expected to provide information about how the condition of diseases in regard of climate change is.Keywords : climate change, surveillance, rainfall, temperature, DHF, malaria, diarrhea, penumonida, influenza like illness/ ILIAbstrakTelah dilakukan penelitian dan pengembangan Model/Sistem Surveilans Dampak Perubahan Iklim tahun 2011. Tujuan penelitian/pengembangan ini adalah diperolehnya sistem surveilans untuk dampak kesehatan dari perubahan iklim yang cocok untuk Indonesia. Disain penelitian adalah riset operasional. Tahapan kegiatan dimulai dengan analisis situasi, review program surveilans, dan penyusunan draft model sistem surveilans. Analisis situasi dan review program surveilans dilakukan untuk mendapatkan gambaran bagaimana sistem surveilans yang berjalan selama ini, dilakukan dengan cara melakukan rapid assessment di 6 dinas kabupaten/kota 6 provinsi. Penyusunan draft model sistem surveilans yang meliputi identifikasi data/variabel yang perlu dikumpulkan, sumber dan frekuensi pengumpulan data, petugas pengumpul data, pengolahan dan analisis data, cara pemetaan data penyakit dan distribusi informasinya dilakukan dengan diskusi bersama lintas sektor, lintas program dan para pakar. Hasil penelitian berupa model/sistem surveilans dampak kesehatan perubahan iklim yang dilengkapi dengan software pengolahan data dan situs web. Jenis data penyakit yang dikumpulkan adalah DBD, malaria, diare, pneumonia, dan ILI yang merupakan pengembangan dari sistem EWARS (sistem kewaspadaan dini yang dikembangkan oleh Direktorat Surveilans, Imunisasi, Karantina, dan Kesehatan Matra, Ditjen PP/PL, Kementerian Kesehatan. Data iklim adalah suhu, curah hujan, hari hujan, dan

  4. PERBANDINGAN METODE PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT DENGAN THINK PAIR SHARE (TPS PADA HASIL BELAJAR KEWIRAUSAHAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Maulani Subhi

    2016-11-01

    Full Text Available Pendidikan berintikan interaksi pendidik dengan peserta didik dalam upaya membantu peserta didik menguasai tujuan-tujuan pendidikan. Pendidikan akan berhasil, jika proses pembelajaran berlangsung dengan baik. Proses pembelajaran akan berlangsung baik apabila metode pembelajaran yang diterapkan sesuai dengan keadaan siswa. Selama ini proses pembelajaran masih dilakukan secara konvensional. Sebagai akibatnya, terlihat pada hasil observasi awal hasil belajar siswa di SMK Islam Roudlotus Saidiyyah masih banyak siswa yang belum tuntas nilainya. Untuk menghindari hal tersebut, salah satu upayanya dengan menerapkan Metode Pembelajaran Numbered Head Together (NHT dan Think Pair Share (TPS. Rumusan masalah dalam penelitian adalah Adakah perbedaan hasil belajar antara metode pembelajaranNumbered Head Together (NHT dengan Think Pair Share (TPS terhadap hasil belajar mata pelajaran kewirausahaan kelas X SMK Islam Roudlotus Saidiyyah Semarang.Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X SMK Islam Roudlotus Saidiyyah Semarang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling kuota, sehingga mengambil sampel 32 siswa, kelas X TKJ sebagai kelas eksperimen pertema dan kelas X PS sebagai kelas eksperimen kedua. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, tes dan angket dan analisis data menggunakan uji t.Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai Sig. (2-tailed untuk motivasi siswa 0,009, nilai Sig. (2-tailed untuk respon siswa 0,035, nilai Sig.(2-tailed untuk hasil belajar siswa 0,03. Berdasarkan nilai Sig. (2-tailed tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas NHT dengan kelas TPS. Rata-rata tingkat motivasi siswa 73,8%, tingkat respon siswa72,0%, dan hasil belajar siswa 71,0% pada kelas NHT lebih tinggi dari pada kelas TPS dengan rata-rata tingkat motivasi siswa 57,5%, tingkat respon siswa 61,5%, dan hasil belajar siswa 67,8%.Dari hasil penelitian

  5. KOMPOSISI IKAN HASIL TANGKAPAN JARING INSANG DI KAWASAN SUAKA PERIKANAN TELUK RASAU, SUMATERA SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Melfa Marini

    2016-05-01

    Full Text Available Teluk Rasau merupakan salah satu kawasan suaka perikanan rawa banjiran yang berfungsi untuk menjaga atau meningkatkan produksi perikanan di daerah aliran Sungai Lempuing. Sampai saat ini informasi mengenai efektivitas suaka perikanan terhadap sumber daya ikan belum banyak diketahui. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui komposisi jenis ikan dengan menganalisis ikan hasil tangkapan jaring insang dari berbagai ukuran mata jaring di kawasan suaka perikanan Teluk Rasau. Analisis komposisi jenis ikan ini digunakan untuk menilai efektivitas suaka perikanan Teluk Rasau. Survei lapangan dilakukan sebanyak 3 kali yaitu Agustus, Oktober dan November 2009. Sampel jenis-jenis ikan didapatkan dari koleksi enumerator dan hasil tangkapan nelayan serta hasil tangkapan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sekitar 31 spesies ikan yang tergolong dalam 15 familia. Cyprinidae merupakan familia yang paling dominan, dengan komposisi hasil tangkapan terbesar diperoleh pada jaring insang ukuran 0,75 inci baik pada Agustus yaitu musim kemarau, maupun pada musim hujan yaitu pada Oktober-November dengan nilai komposisi hasil tangkapan sebesar 93,1%, 92,8% dan 78,3%. Komposisi hasil tangkapan terkecil pada musim kemarau (Agustus diperoleh pada alat tangkap jaring insang ukuran 2,25 inci yaitu sebesar 0,86% sedangkan pada musim hujan (Oktober-November diperoleh pada jaring insang ukuran 3 inci masing-masing sebesar 0,63% dan 2,23%. Hasil analisis jumlah jenis ikan yang tertangkap dan beberapa parameter ekologis perairan serta populasi ikan menunjukkan bahwa suaka Teluk Rasau kurang berfungsi dan kurang efektif sebagai kawasan suaka perikanan. Teluk Rasau, one of the floodplain fisheries reserves in Lempuing Rivers, has a function to increase fisheries production in that area. However, the effectiveness of this reserve to conserve and increase fish resources in that area has not been evaluated yet. Therefore, a study on

  6. UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKAMELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL BERBANTUAN ALAT PERAGA PADA SISWA KELAS 5 SDN LODOYONG 03 – AMBARAWA TAHUN PELAJARAN 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nova Dinda Taurina

    2015-12-01

    Full Text Available Penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa guru kurang optimal dalam pembelajaran matematika. Metode pembelajaran yang sering digunakan adalah ceramah, dan guru tidak menggunakan alat peraga dalam pembelajaran. Hal tersebut menyebabkan rendahnya keaktifan siswa dan berdampak pada rendahnya hasil belajar mereka. Sebanyak 62% atau 13 siswa dari 21 siswa tidak dapat mencapai nilai ≥ KKM sebesar 70. Berdasar dari permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika pada siswa kelas 5 SDN Lodoyong 03 Kecamatan Ambarawa Tahun Pelajaran 2013/2014 melalui pendekatan CTL berbantuan alat peraga. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas atau PTK. Model PTK yang digunakan adalah model Kemmis dan Taggart yang terdiri dari empat tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Adapun yang menjadi subyek penelitian ini adalah siswa kelas 5 SDN Lodoyong 03 berjumlah 21 siswa, yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitiannya berupa lembar evaluasi berbentuk isian dan uraian, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta lembar wawancara guru dan siswa. Indikator keberhasilan penelitian ini sebesar 80% atau sekitar 17 siswa harus mencapai nilai ≥ KKM sebesar 70 dan harus aktif dalam pembelajaran. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis ketuntasan dan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Pada pra siklus hanya 8 siswa (38% yang tuntas dan 13 siswa lainnya (62% belum tuntas. Pada siklus I jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 13 siswa (62%, sedangkan 8 siswa (38% belum tuntas. Kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 17 siswa (81% yang tuntas, dan hanya 4 siswa (19% yang belum tuntas. Hal tersebut berarti bahwa penelitian ini berhasil, karena telah mencapai

  7. ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP HASIL AIR DI DAS CISADANE HULU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nilda Nilda

    2015-08-01

    Full Text Available Air merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting bagi manusia. Terdapat beberapa faktor utama penyebab perubahan sumber daya air, diantaranya adalah perubahan penutupandan pengelolaan lahan yang meningkatkan kekedapan lahan.Salah satu tujuan pengelolaan DAS adalah mencapai kondisi tata air optimal yang dapat dikenali dari sifat aliran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengetahui distribusi perubahan penggunaan lahan yang terjadi di wilayah DAS Cisadane Hulu dari tahun 2003 sampai 2010; (2 mengetahui perubahan hasil air akibat distribusi perubahan penggunaan lahan. Daerah kajian penelitian adalah DAS Cisadane Hulu dengan luasan sekitar 22.288,01 ha. Penelitian dilakukan melalui dua tahap yaitu analisis perubahan penggnaan lahan dan prediksi aliran dengan model HEC-HMS. Dalam penelitian ini digunakan peta pengunaan lahan dari BIG (Badan Informasi Geospasial tahun 2003 dan Peta Penggunaan Lahan tahun 2010 hasil interpretasi Citra ALOS. Selanjutnya kedua peta tersebut dianalisis dengan metoda tabel silang (cross tabel untuk memperoleh data perubahan penggunaan lahan dari setiap kelas penggunaannya. Kedua data series penggunaan lahan ini digunakan sebagai input pada model prediksi debit aliran HEC-HMS. Selanjutnya dibangun juga skenario-skenario untuk melihat dampak perubahan lahan terhadap debit aliran di DAS Cisadane Hulu. Metode bilangan kurva (SCS-CN dipilih untuk menghitung besar curah hujan efektif, yaitu dari pengurangan curah hujan bruto dengan berbagai bentuk kehilangan air (loss. Transformasi dari curah hujan efektif menjadi hidrograf aliran langsung (direct runoff diperoleh dengan menggunakan metode hidrograf satuan SCS Curve Number. Selama kurun waktu 2003 – 2010 terjadi perubahan penggunaan lahan di DAS Cisadane Hulu. Luas Hutan bertambah 223,78 ha, pemukiman 214,78 ha, rumput/tanah kosong 85, 73 ha, dan gedung 12, 64 ha. Terjadi penguarangan luas semak belukar 225,64 ha, tegalan/ladang 145,92 ha, sawah irigasi 124

  8. PRODUKSI BIODIESEL MELALUI REAKSI TRANSESTERIFIKASI MINYAK JELANTAH DENGAN KATALIS CANGKANG KERANG DARAH (Anadara granosa HASIL DEKOMPOSISI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aldes Lesbani

    2013-11-01

    Full Text Available Biodisel telah diproduksi dari minyak jelantah melalui reaksi transesterifikasi menggunakan katalis hasil dekomposisi kerang darah. Kerang darah didekomposisi pada berbagai temperatur dimulai dari 600-1100oC pada kondisi udara terbuka menggunakan furnace.Produk dekomposisi dianalisa menggunakan difraktometer X-Ray.Hasil penelitian menunjukkan temperatur optimum dekomposisi kerang darah terjadi pada temperatur 900oC.Pola XRD produk dekomposisi pada 900 oC mirip dengan pola XRD kalsium oksida standar. Penggunaan katalis hasil dekomposisi untuk produksi biodiesel menghasilkan viskositas dan densitas biodiesel sebesar 5,81 mm2/s dan 0,87 g/cm3. Hasil ini sesuai dengan standar biodiesel dari SNI yakni viskositas dan densitas yang disyaratkan SNI sebesar 2,3-6,0 mm2/s dan 0,85-0,89 g/cm3.   Biodiesel was produced from waste cooking oil by transestrification reaction using decomposed cockle shell as catalyst. Cockle shell was decomposed at various temperatures ranging from 600-1100oC in open air condition using furnace. The decomposed product was analyzed using X-Ray diffractometer. The results showed that the optimum temperature for decomposition of cockle shell was at 900 oC. The XRD pattern of decomposed product at 900oC was similar with XRD pattern of calcium oxide standard. The use of decomposed shell to produce biodiesel resulted viscosity and density of biodiesel 5.81 mm2/s and 0.87 g/cm3, respectively. These results are appropriate with biodiesel standard form SNI where the viscosity and density of biodiesel from SNI value were 0.85-0.89 g/cm3 and 2.3-6.0 mm2/s.

  9. PENERAPAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA PRAKTIK MINIATUR TANDON AIR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS X SMA NEGERI 3 KOTA MANNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmad Ramelan Setia Budi

    2013-09-01

    Full Text Available Tujuan penulisan karya tulis ilmiah ini adalah: (1 Untuk mengetahui perbedaan efektivitas pelaksanaan pembelajaran dengan penerapan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia pada pembelajaran logika matematika melalui alat peraga praktik miniatur tandon air dengan alat peraga charta rangkaian listrik seri dan parallel, (2 Untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan penerapan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia pada pembelajaran logika matematika melalui alat peraga praktik miniatur tandon air terhadap peningkatan mutu pembelajaran matematika yang ditengarai dengan adanya perbedaan hasil belajar siswa di kelas kontrol dan kelas eksperimen.Ukuran keberhasilan penelitian ini adalah adanya perbedaan hasil belajar antara siswa di kelas kontrol dan kelas eksperimen pada pelajaran matematika  yang dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar secara individual dan klasikal serta nilai rata-rata kelas. Hasil belajar matematika siswa di kelas kontrol menunjukkan: ketuntasan belajar individual 20 orang, ketuntasan belajar klasikal 62,5 % dan rata-rata kelas 64,8 sedangkan hasil belajar matematika di kelas eksperimen menunjukkan: ketuntasan belajar individual 28 orang, ketuntasan belajar klasikal 87,5% dan rata-rata kelas 75,3. Penerapan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia melalui penggunaan alat peraga praktik miniatur tandon air terbukti lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran matematika bila dibandingkan dengan alat peraga charta rangkaian listrik seri dan paralel. Kata Kunci:     Pendidikan Matematika Realistik Indonesia dan Alat Peraga Peraga Praktik Miniatur Tandon Air

  10. Pengaruh Persepsi Tentang Sertifikasi Guru, Strategi Penyelesaian Konflik, dan Motivasi Kerja terhadap Produktivitas Kerja Guru SMKN

    OpenAIRE

    Atmadji Sutikno, Tri

    2013-01-01

    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi tentang sertifikasi guru, strategi penyelesaian konflik, motivasi kerja, terhadap produktivitas kerja. Populasi penelitian adalah guru-guru SMKN Malang Raya sedangkan sampel (278 guru) diambil secara acak. Data dianalisis dengan analisis deskriptif dan korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) persepsi tentang sertifikasi guru, strategi penyelesaian konflik, motivasi kerja dalam kategori tinggi, dan produktivitas...

  11. PEMBENTUKAN KESADARAN MEREK MELALUI PILIHAN MEDIA DAN PESAN IKLAN YANG EFEKTIF (Studi Pada PT. Ace Jaya Proteksi Cabang Pekanbaru)

    OpenAIRE

    Afred Suci

    2016-01-01

    Abstrak: Penelitian dilakukan di PT. ACE Jaya Proteksi cabang Pekanbaru guna menganalisis seberapa besar nasabah menyadari keberadaan merek perusahaan dengan adanya media dan pesan iklan. Populasi penelitian adalah nasabah ACE Jaya Proteksi cabang Pekanbaru. Dengan menggunakan formulasi dari Djarwanto dan Subagyo diperoleh jumlah sampel sebanyak 96 orang yang kemudian digenapkan menjadi 100 orang nasabah. Data dianalisis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menyimpulkan bah...

  12. Efektifitas Penerapan Metode Pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization Berbantuan Modul Pembelajaran terhadap Hasil Belajar Ekonomi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Fiki Ikmah

    2012-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektifitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbantuan modul pembelajaran dibandingkan dengan metode ceramah bervariasi terhadap hasil belajar ekonomi akuntansi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bergas Kabupaten Semarang Tahun Ajaran 2011/2012. Penelitian ini menggunakan Quasi eksperimental design postest only control group design. Fokus yang diteliti adalah hasil belajar dari segi proses (afektif dan psikomotor maupun hasil berupa pemahaman siswa (kognitif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dokumentasi, observasi dan tes sebagai dan dianalisis dengan teknik deskriptif persentase, dan uji statistik. Keaftifan siswa kelas eksperimen secara keseluruhan lebih aktif (77,78% di bandingkan kelas kontrol (70,14%. Pada aspek kemahiran kelas kontrol dan kelas eksperimen sama-sama naik 12,5%, namun dari aspek kesiapan kelas eksperimen naik lebih unggul (25% dibanding kelas kontrol(12,5%. Rata-rata nilai hasil post test kelas eksperimen lebih tinggi (81 dibandingkan kelas kontrol (73. Penerapan metode TAI berbantuan modul lebih efektif dibandingkan metode ceramah bervariasi terlihat dari pencapain ketuntasan nilai KKM sebesar 78,79% siswa tuntas. Model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbantuan modul efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa baik dari segi proses maupun hasil dibandingkan dengan metode ceramah bervariasi (ceramah, tanya jawab dan penugasan. Guru disarankan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbantuan modul pembelajaran pada pokok bahasan penyusunan laporan keuangan perusahaan jasa karena telah terbukti efektif, siswa disarankan belajar mandiri menggunakan modul terlebih dahulu sebelum pembelajaran klasikal. � The aim of this study� are compare effectiveness between implementation TAI collaboration with learning module and implementation conventional learning method at economic lesson achievement of XI IPS, SMA Negeri 1 Bergas 2011/2012 period

  13. PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN WEBSITE E-LEARNING BERBASIS DOKUMEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN MENGINDEKS DOKUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alin Budiani Rizky

    2013-02-01

    Full Text Available Salah satu metode yang sesuai dengan materi mengindeks dokumen yaitu metode konvensional dengan menggunakan media pembelajaran website e-learningberbasis dokumen. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK siklus, faktor yang diteliti dalam penelitian ini : faktor guru (cara guru melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan media pembelajaran menggunakan website e-learningberbasis dokumen, faktor siswa (aktifitas dan hasil belajar siswa, berdasarkan hasil perhitungan siklus I kemampuan kognitif siswa dari 30 siswa kelas X AP 2 terdapat 16 siswa yang tuntas dan 14 siswa yang masih belum tuntas, dengan nilai rata-rata sebesar 69,46, sedangkan pada skor awal sebelum diadakan tindakan siklus I terdapat 19 siswa yang tuntas dan 13 siswa belum tuntas dengan nilai rata-rata sebesar 69.93. Pada siklus II ada peningkatan hasil belajar dengan nilai rata-rata mencapai 80,3dan dari segi kognitif ada 1 siswa yang belum tuntas. Abstract ___________________________________________________________________ One method that suits the material index documents by using the conventional method of learning media e-learning website based documents. This study is a kind of classroom action research (PTK cycle, factors examined in this study: teacher factors (how teachers implement teaching and learning activities with learning media using e-learning website based documents, student factors (activity and student learning outcomes, I cycle calculation based on the results of the cognitive abilities of students of class X AP 2 there are 16 students who completed and 14 students who are not yet complete, with an average value of 69.46, while the scores of the measures before the beginning of the cycle I have 19 students 13 students who completed and not yet finished with an average value of 69.93. In the second cycle there is an increase in the value of learning outcomes with an average of 80.3in terms of cognitive and no one student is not yet complete.

  14. KOMPARATIF PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PROGRAM ADOBE FLASH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN KOMPUTER TERHADAP HASIL BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Khairudin

    2013-02-01

    Full Text Available Keterampilan mengetik sepuluh jari buta yang dimiliki oleh siswa kelas X jurusan Administrasi Perkantoran di SMK Negeri 2 Pekalongan masih rendah. Salah satu cara untuk mengingkatkan hasil belajar siswa dalam� pembelajaran ketrampilan komputer dan pengelolaan informasi (KKPI pada standar kompetensi mengetik sepuluh� jari� yaitu dengan� media pembelajaran Adobe Flash menggunakan model pembelajaran kooperatif dan model pembelajaran berbasis komputer. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X AP1 dan X AP2 SMK Negeri 2 Pekalongan Tahun Ajaran 2011/2012. Prosedur penelitian ini merupakan siklus kegiatan yang terdiri dari dua siklus, dimana setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi.Instrumen pengumpulan data ini adalah observasi dan tes. Hasil penelitian diperoleh siklus I bahwa� hasil� belajar� siswa� pada pembelajaran mengetik� menggunakan media pembelajaran Adobe Flash mengalami peningkatan nilai dari rata-rata 103 cpm pada siklus 1 menjadi 113 cpm dan 112 cpm pada siklus 2 walaupun masih tergolong baik. Perolehan nilai� ini masuk dalam kategori� mampu menguasai praktik mengetik yang artinya bahwa kecepatan mengetik menggunakan media pembelajaran adobe flash dengan model pembelajaran kooperatif dengan model pembelajaran berbasis komputer dapat meningkatakan hasil belajar siswa. � Abstract ___________________________________________________________________ Skill typing using 10 fingers blind possessed by a student x of administrative offices in public smk 2 pekalongan still low. One way to mengingkatkan study result of the students in learning a craft a computer and information management ( kkpi competency standard on typing using 10 fingers namely by media of learning adobe flash use the model of learning cooperative and a model of learning dna-based computer. The subject of the research is student X and X class AP1 AP2 SMK Negeri 2 Pekalongan school year 2011/2012. This research procedure is a

  15. KOMPARATIF PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PROGRAM ADOBE FLASH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN KOMPUTER TERHADAP HASIL BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Khairudin

    2012-06-01

    Full Text Available Keterampilan mengetik sepuluh jari buta yang dimiliki oleh siswa kelas X jurusan Administrasi Perkantoran di SMK Negeri 2 Pekalongan masih rendah. Salah satu cara untuk mengingkatkan hasil belajar siswa dalam� pembelajaran ketrampilan komputer dan pengelolaan informasi (KKPI pada standar kompetensi mengetik sepuluh� jari� yaitu dengan� media pembelajaran Adobe Flash menggunakan model pembelajaran kooperatif dan model pembelajaran berbasis komputer. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X AP1 dan X AP2 SMK Negeri 2 Pekalongan Tahun Ajaran 2011/2012. Prosedur penelitian ini merupakan siklus kegiatan yang terdiri dari dua siklus, dimana setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi.Instrumen pengumpulan data ini adalah observasi dan tes. Hasil penelitian diperoleh siklus I bahwa� hasil� belajar� siswa� pada pembelajaran mengetik� menggunakan media pembelajaran Adobe Flash mengalami peningkatan nilai dari rata-rata 103 cpm pada siklus 1 menjadi 113 cpm dan 112 cpm pada siklus 2 walaupun masih tergolong baik. Perolehan nilai� ini masuk dalam kategori� mampu menguasai praktik mengetik yang artinya bahwa kecepatan mengetik menggunakan media pembelajaran adobe flash dengan model pembelajaran kooperatif dengan model pembelajaran berbasis komputer dapat meningkatakan hasil belajar siswa. Skill typing using 10 fingers blind possessed by a student x of administrative offices in public smk 2 pekalongan still low. One way to mengingkatkan study result of the students in learning a craft a computer and information management ( kkpi competency standard on typing using 10 fingers namely by media of learning adobe flash use the model of learning cooperative and a model of learning dna-based computer. The subject of the research is student X and X class AP1 AP2 SMK Negeri 2 Pekalongan school year 2011/2012. This research procedure is a cycle of activity that consists of two cycles, where each cycle consists of

  16. PENGARUH PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP KETERAMPILAN MEMECAHKAN MASALAH DAN HASIL BELAJAR PSIKOMOTOR SISWA KELAS XI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santi Kusuma Fajarwati

    2017-03-01

    Full Text Available This study conducted a quasi-experiment to determine whether the PjBL can increase problem solving abilities and psychomotor skills of students. Data analysis was performed using SPSS obtained from the pretest and posttest students. Based on the results of the analysis, problem-solving skills of students experienced a significant increase of 15.17% with a corrected value of 58.12 in the control group and an increase of 31.27% with a corrected value of 68.65 in the experimental class. Psychomotor Skills students experienced a significant increase of 0.53% with a corrected value of 52.58 in the control group and 10.92% in the experimental class with a corrected value of 66.16. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan tujuan untuk mengetahui apakah PjBL dapat meningkatkan keterampilan memecahkan masalah dan hasil belajar psikomotor siswa. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS yang diperoleh dari hasil pretes dan postes siswa. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, keterampilan memecahkan masalah siswa mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 15,17% dengan nilai terkoreksi sebesar 58,01 pada kelas kontrol dan peningkatan sebesar 31,27% dengan nilai terkoreksi sebesar 68,65 pada kelas eksperimen. Hasil belajar psikomotor siswa mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 0,53% dengan nilai terkoreksi 52,58 pada kelas kontrol dan 10,92% pada kelas eksperimen dengan nilai terkoreksi sebesar 66,16.

  17. PENERAPAN METODE ROLE PLAYING PADA STANDAR KOMPETENSI MEMAHAMI KEGIATAN PELAKU EKONOMI DI MASYARAKAT MATA PELAJARAN IPS EKONOMI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA SMP 4 KUDUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Nukha Murtadlo

    2012-06-01

    Full Text Available Tujuan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah:untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran dengan metode role playing pada standar kompetensi memahami kegiatan pelaku ekonomi di masyarakat mata pelajaran IPS ekonomi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Kudus dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa. Pengumpulan data menggunakan metode role playing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada pre-test sebesar 44 dengan ketuntasan klasikal 0%. Siklus I pertemuan pertama sebesar 69 dengan ketuntasan klasikal 34%. Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan kedua sebesar 79 dengan ketuntasan klasikal 66%. Kemudian memasuki siklus II pertemuan pertama rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 80 dengan ketuntasan klasikal 71%. Siklus II pertemuan kedua rata-rata hasil belajar siswa 82 dan ketuntasan klasikal 87%. Melalui penerapan metode role playing terjadi peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII-H SMP 4 Kudus pada mata pelajaran IPS ekonomi standar kompetensi memahami kegiatan pelaku ekonomi di masyarakat. Saran yang berkaitan dengan hasil penelitian ini yaitu: guru hendaknya membimbing siswa dalam memerankan peran agar siswa dapat secara mantap dalam bermain peran dan siswa dapat memahami alur dan makna yang terkandung dalam materi yang disampaikan. � The purpose of this class action in this study were: to know the implementation of learning with role-playing methods in the standard of competence to understand the activities of economic actors in the economic social studies class VIII students of SMP Negeri 4 Ghost can increase the activity and student learning outcomes. Data collection using role playing. The results obtained show that the average student learning outcomes in the pre-test at 44 with a classical completeness 0%. I cycle 69 with the first meeting of the classical 34% completeness. Average student learning outcomes at the second meeting I cycle at 79 with a classical

  18. PENGARUH PERENDAMAN TULANG IKAN TUNA (Thunnus albacares DALAM LARUTAN NaOH TERHADAP KUALITAS GELATIN HASIL OLAHANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tazwir Tazwir

    2009-06-01

    Full Text Available Gelatin tulang ikan tuna (Thunnus albaceres dengan kualitas baik seringkali sulit diperoleh, karena kebanyakan produk ini mengandung lemak dan protein non kolagen yang cukup tinggi. Dalam memproduksi gelatin tulang tuna, lemak, dan protein non kolagen tersebut harus direduksi hingga batas minimum. Dalam penelitian ini dipelajari pengaruh perendaman tulang ikan tuna dalam larutan NaOH sebelum ekstraksi terhadap kualitas gelatin yang dihasilkan. Tahapan yang dilakukan adalah degreasing, pencucian, perendaman dalam NaOH dengan variasi konsentrasi 0; 0,4; dan 0,8%, kemudian perendaman dalam HCl, ekstraksi, filtrasi, evaporasi, dan pengeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik gelatin yang terbaik diperoleh dari perendaman tulang dalam NaOH 0,4%, yaitu dengan nilai rendemen 8,37%; viskositas 3,27-3,37 cPs; pH 5,03; dan kekuatan gel 157,8 g Bloom gel strength.

  19. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Game Tournament dengan Metode Tutor Sebaya untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Pada Kelas X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mabruratul Hasanah

    2017-03-01

    , Heat and Heat Transfer.Penelitian ini berlatar belakang adanya hasil belajar siswa kelas X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan yang belum mencapai KKM hususnya dalam bidang studi fisika. Oleh karena itu, peneliti mencoba menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan metode tutor sebaya di kelas X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan pada pokok bahasan Kalor dan Perpindahan Kalor. Permasalahan penelitian ini yaitu 1. Bagaimana ketuntasan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan metode tutor sebaya pada kelas X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan?. 2. Bagaimana aktivitas siswa selama penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan metode tutor sebaya pada siswa kelas X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan?.Tujuan Penelitian ini adalah 1. Untuk Menuntaskan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan metode tutor sebaya. 2. Untuk mengetahui Aktivitas belajar siswa selama penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan metode tutor sebaya. pada pokok bahasan Kalor dan Perpindahan Kalor. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilaksanakan tiga siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, evaluasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan tahun pelajaran 2014/2015. Analisis data yang digunakan adalah teknik statistik deskriptif. Dari hasil analis didapatkan bahwa hasil belajar siswa dari Siklus I sampai Siklus III sudah mencapai kriteria ketuntasan dengan persentase yaitu, Siklus I (50%, Siklus II (70%, Siklus III (85% dan aktivitas siswa telah sesuai dengan tujuan pembelajaran kooperatif. Hasil evaluasi pretes-postes yaitu dari 10,00% (tidak tuntas menjadi 90,00%(tuntas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan Metode Tutor Sebaya dapat menuntaskan hasil belajar fisika dan aktivitas siswa Kelas X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan pada pokok bahasan Kalor dan Perpindahan Kalor. Kata Kunci: TGT, Hasil

  20. PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN METODE PADA MATERI POKOK BAHASAN BUNYI SISWA KELAS VIII SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    N.I. Mabruroh

    2011-10-01

    Full Text Available Observasi awal terhadap proses pembelajaran IPAFisika di salah satu SMP Kabupaten Pekalongan, menunjukkan pembelajaranyang hanya dilakukan secara mekanistis, kurang memperhatikan kemampuan berpikir dan siswa cenderung pasif sehingga hasilbelajar masih rendah. Penelitian ini menerapkan metode pembelajaran (TPS dengan maksud memberikesempatan kepada siswa untuk berpikir dan merespon, membantu satu sama lain, sehingga setiap siswa dapatmengembangkan kemampuan berpikir, pemecahan masalah, dan ketrampilan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untukmeningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan metode pembelajaran TPS dengan desain PTK dalam tigasiklus. Data diambil dengan lembar observasi dan LKS untuk mengetahui aktivitas siswa dan tes hasil belajar untuk mengetahuipemahaman materi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata kelas tiap siklus, persentase ketuntasanklasikal pada aktivitas dan hasil belajar kognitif siswa. Siswa merasa senang dan menikmati pembelajaran bermetode TPS.Disimpulkan bahwa penerapan metode TPS dalam pembelajaran IPA Fisika mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajarsiswa. The preliminary observation on the physics learning process in one of the secondary schools in Pekalongan District shows that thelearning process is just mechanics instruction and give no more attention on the thinking ability, so that the students to be passiveand students learning achievement are low. In this research, we applied Think-Pair-Share method. This method is selected to giveopprtunity for students to think, to respond, and to cooperate, so that each student can develop their capabilities in thinking, solvingthe problems as well as improve their social skills. The goal of this research is to improve the students' activities in learning processwhich have a good impact on the students' achievements by applying TPS learning method and in three cycles of action researchdesign. Data were gathered from

  1. Penelitian Nilai Beban Pencemaran Pada Beberapa Ekstrak Zat Warna Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kun Lestari

    2016-04-01

    Full Text Available Zat Pewarna Alam (ZWA akan direkomendasikan sebagai pewarna yang ramah baik bagi lingkungan maupun kesehatan, disebabkan karena kandungan komponen alaminya mempunyai nilai beban pencemaran yang rendah, mudah terdegradasi secara biologis dan tidak beracun. Pernyataan tersebut perlu diyakinkan kebenarannya. Telah dilakukan pengujian terhadap ekstrak pekat (0,75-1,00° Be dari 13 jenis sumber ZWA dari beberapa daerah di Indonesia yaitu: bakau, secang. sonokeling. bayam, markisa. bengkirai, nangka, pinus, kruing, kara benguk, tingi, tegeran dan mengkudu. Bahan pencemaran dinyatakan terhadap nilai BOD5, COD dan kandungan Fe (besi dalam ekstrak pekat yang telah tersimpan selama ±12 bulan. Dari hasil pengujian terlihat bahwa kadar BOD5 dan COD dari 13 jenis ekstrak ZWA mempunyai nilai 1700 mg/l. Tujuh jenis ekstrak ZWA yaitu ekstrak dari kayu nangka, kayu pinus. kayu kruing, kulit kara benguk, kulit kayu tingi, kayu tegeran dan akar mengkudu mempunyai nilai BOD5 dan COD 1000 mg/l, sedangkan ekstrak kulit batang bakau, kayu secang, kayu sonokeling, kayu buyam, kulit buah markisa dan kayu bengkirai mempunyai nilai BOD5 dan COD antara 1100 - 1700 mg/I. Dibandingkan dengan beban pencemaran yang diakibatkan oleh limbah cair pada pencelupan batik menggunakan zat warna sintetis (ZWS seperti Indigosol yang mempunyai nilai BOD5 = 3.053 mg/I, COD = 10.230 mg/I, dan Naphtol yang mempunyai nilai BOD5 = 5.411 mg/I, COD= 19.921 mg/I maka beban pencemaran ekstrak pekat ZWA masih jauh lebih kecil. Melihat perbandingan COD/BOD5 (=1,3-1,6, beban pencemaran ekstrak pekat ZWA dapat dikelompokkan ke dalam golongan air limbah rumah tangga (COD/BOD5 (2.Zat Pewarna Alam (ZWA akan direkomendasikan sebagai pewarna yang ramah baik bagi lingkungan maupun kesehatan, disebabkan karena kandungan komponen alaminya mempunyai nilai beban pencemaran yang rendah, mudah terdegradasi secara biologis dan tidak beracun. Pernyataan tersebut perlu diyakinkan kebenarannya. Telah dilakukan

  2. PENGARUH PENDIDIKAN KARAKTER DAN KONDISI EKONOMI TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU MELALUI PERHATIAN ORANG TUA SISWA (studi kelas VIII SMP N 32 Semarang Tahun Ajaran 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laurensia Ajeng Martrianingtyas

    2014-06-01

    Full Text Available Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendidikan karakter dan kondisi ekonomi terhadap hasil belajar pada mata pelajaran ips terpadu melalui perhatian orang tua. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 32 Semarang yang berjumlah 249 siswa. Penelitian ini menggunakan sampel yang berjumlah 72 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel bebas yaitu pendidikan karakter (XI, kondisi ekonomi (X2, hasil belajar (Y sebagai variabel terikat dan perhatian orang tua (y1 sebagai variabel intervening.Metode pengumpulan data: dokumentasi dan angket. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif persentase.Uji asumsi klasik:multikolinieritas, heteroskesdastisitas. Sedangkan uji hipotesis:uji parsial, uji signifikan simultan, regresi linier berganda, dan koefisien determinasi.Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi Y1= 0,821X₁+ 0,821X₂ dan Y2 = 0,476X₁+ 0,369X₂+ 0,165Y₁. Secara deskriptif penelitian menunjukkan bahwa kategori pendidikan karakter, dan kondisi ekonomi adalah sedang. Pengaruh pendidikan karakter terhadap hasil belajar sebesar 29,6%. kondisi ekonomi terhadap hasil belajar sebesar 27,1%, pengaruhnya positif dan signifikan. Sedangkan pengaruh pendidikan karakter dan kondisi ekonomi secara bersama berpengaruh terhadap hasil belajar melalui perhatian orang tua sebesar 18,5% dan sisanya sebesar 71,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Based on the result of observation, it indicates that students achievement are less optimal. It might happen because of the effect of character education, economy conditions, and parents attention. The purpose of this research is to find out the effect of character education, economy condition towards students achievement through parents attention for eighth grade students of SMP N 32 Semarang. In this research,population at the

  3. PENGEMBANGAN MODEL PREDIKSI MADDEN-JULIAN OSCILLATION (MJO BERBASIS HASIL ANALISIS DATA WIND PROFILER RADAR (WPR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naziah Madani

    2014-07-01

    Full Text Available Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya kajian mengenai MJO sebagai salah satu osilasi dominan di kawasan ekuator. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model prediksi MJO berdasarkan analisis data WPR. Pada penelitian ini kejadian MJO diidentifikasi dari data kecepatan angin zonal pada lapisan 850 mb di kawasan Pontianak, Manado, dan Biak. Sebelum data angin zonal ini dimanfaatkan untuk melihat perilaku MJO, maka data angin tersebut  terlebih dahulu dibandingkan dengan data indeks MJO yaitu RMM1 dan RMM2. RMM1 dan RMM2 merupakan sepasang indeks untuk memonitor kejadian MJO secara realtime. Hasil analisis Power Spectral Density (PSD data kecepatan angin zonal lapisan 850 mb menunjukkan adanya sinyal MJO kuat yang dicirikan dengan adanya osilasi sekitar 45 harian. Hasil korelasi dan regresi juga menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan yang signifikan antara kedua data tersebut. Hal tersebut mengindikasikan bahwa data kecepatan angin zonal lapisan 850 mb dapat digunakan untuk analisis MJO. Pada penelitian ini, prediksi MJO didasarkan pada data kecepatan angin zonal menggunakan metode ARIMA Box-Jenkins. Melalui metode ini, model yang mendekati data deret waktu kecepatan angin zonal pada lapisan 850 mb di Pontianak adalah ARIMA(2,0,0, model prediksi untuk Manado adalah ARIMA(2,1,2, sedangkan untuk Biak adalah ARIMA(0,1,3. Model-model tersebut bermanfaat untuk melihat perilaku sinyal MJO pada data angin zonal berkaitan dengan pola curah hujan di wilayah kajian.   Background of this research is to study the importance of MJO as one of the predominant peak oscillation in the equator area. This study aims to make prediction models of MJO based on the analysis of zonal wind speed data observed by WPR that compared by the MJO index data, namely RMM1 and RMM2. The results of PSD show strong MJO signal of 45 day periods oscillations. The result of corrrelation and regression analyses also show significant relationship between both data. Therefore

  4. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn DENGAN METODE THINK PAIR SHARE (TPS PADA SISWA KELAS 7 D SMP NEGERI 1 JAPAH KECAMATAN JAPAH KABUPATEN BLORA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012/2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nani Mediatati

    2013-06-01

    Full Text Available Dalam pembelajaran PKn guru kelas 7 D SMP Negeri 1 Japah sering menggunakan metode ceramah yang lebih terpusat pada guru sehingga guru yang lebih aktif dan siswanya bersifat pasif. Hal ini mengakibatkan hasil belajar PKn siswa kelas 7 D SMP Negeri 1 Japah banyak yang belum mencapai KKM e”72. Dari data hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn materi “Sikap Positif Terhadap Perlindungan dan Penegakan Hak Asasi Manusia”(Pra siklus diketemukan 25 siswa (67,57% belum tuntas dan yang sudah tuntas sebanyak 12 siswa (32,43%. Berdasarkan data tersebut maka dilakukan tindakan perbaikan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK dengan menggunakan metode Think Pair Share (TPS dalam pembelajaran PKn. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar PKn dengan menggunakan metode Think Pair Share (TPS pada siswa kelas 7 D semester 2 SMP Negeri 1 Japah Kecamatan Japah Kabupaten Blora. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus dan setiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan/tatap muka. Adapun hipotesis tindakannya adalah apabila dalam pembelajaran PKn digunakan metode Think Pair Share (TPS maka diharapkan hasil belajar siswa meningkat. Indikator keberhasilan tindakan adalah 80 persen dari seluruh siswa mencapai ketuntasan belajar denganKKM e”72. Teknik pengumpulan data digunakan observasi dan tes.Teknik analisis data digunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode Think Pair Share (TPS dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas 7 D SMP N 1 Japah. Peningkatan hasil belajar siswa terjadi pada siklus 1 dan siklus 2. Pada tahap pra siklus hanya 12 siswa (32,43% yang telah tuntas mencapai KKM, setelah dilakukan tindakan perbaikan melalui metode Think Pair Share (TPSpada siklus I hasil belajar siswa meningkat menjadi 28 siswa (75,68% yang tuntas mencapai KKM. Pada siklus II tindakan perbaikan lanjut, hasil belajar siswa meningkat lagi menjadi

  5. PERSEPSI DALAM PEMBELAJARAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA (STUDI PENELITIAN DI SMP NEGERI 1 WANRAJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Pitriani

    2017-01-01

    Full Text Available Kemampuan koneksi matematis merupakan hal yang penting namun siswa yang menguasai konsep matematika tidak dengan sendirinya pintar dalam mengoneksikan matematika. Koneksi matematis merupakan suatu keterampilan yang harus dibangun dan dipelajari. Kegiatan penyelesaian masalah kontekstual merupakan aktivitas yang membantu siswa untuk dapat mengetahui hubungan berbagai konsep dalam matematika dan mengaplikasikan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan keterampilan proses pada hakikatnya adalah suatu pengelolaan kegiatan belajar-mengajar yang berfokus pada pelibatan siswa secara aktif dan kreatif dalam proses pemerolehan hasil belajar. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa tentang pembelajaran pendekatan keterampilan proses terhadap kemampuan koneksi matematis siswa dalam pengajaran matematika pada pokok bahasan Lingkaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wanaraja dan untuk sampel dipilih satu kelas yang diambil secara acak, yaitu kelas VIII-A. Dalam penelitian ini penulis menggunakan instrumen yang terdiri dari tes kemampuan koneksi berupa tes uraian (tes akhir yang sebelumnya di uji cobakan kepada siswa kelas 1X-A di SMP Negeri 1 Wanaraja dan angket. Analisis data dilakukan dengan korelasi Rank Sperman dan dilanjutkan dengan uji t,dari perhitungan diperoleh Ho ditolak, artinya Ha diterima sehingga terdapat pengaruh yang positif persepsi siswa tentang pembelajaran pendekatan keterampilan proses (PKP terhadap kemampuan koneksi matematis siswa. Sedangkan untuk analisis kemampuan koneksi matematis siswa secara keseluruhan berinterpretasi baik dan persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika dengan Pendekatan Keterampilan Proses menunjukan interpretasi yang baik pula. Kata kunci: kemampuan koneksi matematis, pendekatan keterampilan proses, persepsi siswa, penelitian   eksperimen Mathematical connection

  6. REGENERASI DAN PERBANYAKAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii HASIL TRANSFORMASI GEN SUPEROKSIDA DISMUTASE (MaSOD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emma Suryati

    2017-01-01

    Full Text Available Transformasi gen superoxide dismutase (MaSOD pada rumput laut Kappaphycus alvarezii menggunakan Agrobacterium tumefacient telah dilakukan secara in vitro. Transformasi gen MaSOD ke dalam genom rumput laut diharapkan dapat mengurangi cekaman oksidatif terutama yang disebabkan oleh perubahan suhu, salinitas, dan cemaran logam di perairan. Penelitian ini bertujuan untuk regenerasi rumput laut hasil introduksi gen MaSOD dan non-transgenik pada labu kultur. Regenerasi dan perbanyakan rumput laut hasil transformasi gen MaSOD dilakukan di laboratorium pada labu kultur yang diletakkan dalam “culture chamber” yang dilengkapi dengan aerasi menggunakan media kultur yang diperkaya dengan pupuk PES, Grund, Conwy, dan SSW sebagai kontrol, salinitas 20, 25, 30, 35, dan 40 g/L, pH 4, 5, 6, 7, dan 8. Intensitas cahaya antara 500-2.000 lux dengan fotoperiode terang dan gelap 8:16; 12:12; dan 16:8. Untuk merangsang pertumbuhan eksplan dilakukan pemeliharaan dengan penambahan hormon tumbuh IAA dan BAP dengan perbandingan 1:1, 1:2, dan 2:1. Penelitian dilakukan secara bertahap. Evaluasi transgenik dilakukan menggunakan teknik PCR. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sintasan yang paling tinggi diperoleh menggunakan media PES (94%, salinitas 30 g/L (90%, pH 7 (96%, intensitas cahaya pada 1.500 lux (80%, fotoperiode 12:12 (84%, komposisi ZPT dengan campuran IAA dan BAP dengan perbandingan 2:1. Hasil analisis PCR memperlihatkan K. alvarezii transgenik putatif mengandung transgen MaSOD sebanyak 78% dari hasil transformasi. Superoxide dismutase transformation (MaSOD gene of seaweed Kappaphycus alvarezii mediated by Agrobacterium tumefacient has been successfully done in vitro. MaSOD genes introduced into the seaweed genome is expected to reduce oxidative stress caused by environmental conditions such as changes in temperature, salinity and metal contamination of the water. This study aimed to regenerate both the MaSOD transformed seaweed and non-transgenic in a

  7. EVALUASI KUALITAS WARNA IKAN KLOWN Amphiprion percula Lacepède 1802 TANGKAPAN ALAM DAN HASIL BUDIDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukarman Sukarman

    2018-01-01

    Full Text Available Kualitas warna ikan klown hasil budidaya lebih rendah dibandingkan tangkapan alam, hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, namun belum ada data ilmiah sebagai dasar untuk melakukan perbaikan. Tujuan penelitian adalah menganalisis dan mengevaluasi kualitas warna ikan klown (Amphiprion percula hasil tangkapan alam dibandingkan dengan hasil budidaya. Kualitas warna diukur pada dua zona: zona-I kulit berwarna oranye antara insang dengan band warna putih pada tengah badan dan zona-II adalah bagian kulit warna oranye antara band putih tengah badan dengan band warna putih pada pangkal ekor, dengan parameter nilai L* (lightness, a* (redness, b* (yellowness, C (chroma, H (Hue. Analisis total karotenoid (TC dilakukan pada kulit kedua zona, sirip pektoral, sirip dorsal, sirip kaudal, dan serum darah. Analisis kromatografi lapis tipis (KLT dilakukan pada kulit dan sirip untuk mengonfirmasi jenis karotenoid dalam kulit dan sirip. Data kualitas warna dianalisis menggunakan t-test, hubungan kualitas warna dengan TC dianalisis dengan regresi sederhana, dan analisis deskriptif untuk hasil KLT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas warna ikan klown tangkapan alam lebih baik dibanding budidaya, didukung oleh tingginya total karotenoid pada kulit zona-I, kulit zona-II, sirip pektoral, sirip dorsal, sirip kaudal, dan serum darah berturut-turut 51,64; 51,24; 136,40; 124,37; 194,18 mg/kg; dan 2,2 mg/mL; pada ikan hasil budidaya berurut-turut 2,5; 3,5; 8,45; 10,01; 23,43 mg/kg; dan 0,8 mg/mL. Hasil KLT menunjukkan bahwa jenis karotenoid pada kulit dan sirip ikan klown adalah astaxanthin, serta satu jenis karotenoid diduga zeaxanthin. Berdasarkan hasil penelitian, maka perlu ditambahkan pigmen karotenoid, dan prekursor pigmen lainnya melalui pakan untuk ikan klown budidaya. The color quality of cultured clownfish is not as good as the wild one. However, it’s influenced by several factors. However, but there is not enough scientific data to be used as the basis

  8. ANALISIS PEMANFAATAN DUA ELEMEN PELTIER PADA PENGONTROLAN TEMPERATUR AIR

    OpenAIRE

    Yusfi, Meqorry; Gandi, Frima; Palka, Heru Sagito

    2017-01-01

    Abstrak Elemen peltier bisa digunakan sebagai pemanas dan pendingin. Pada penelitian ini elemen peltier digunakan sebagai pendingin air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil pemakaian antara satu dan dua elemen peltier pada sistem kontrol temperatur air. Alat dirancang dengan menggunakan LM35 sebagai sensor temperatur dan mikrokontroler Atmega 8535 untuk mengontrol sebelum ditampilkan ke LCD. Sistem kontrol On-off digunakan pada sistem ini. Hasil penelitian menunjukk...

  9. PENGARUH PENGGUNAAN COOPERATIVE LEARNING TIPE THINK-PAIR-SHARE (TPS TERHADAP HASIL BELAJAR KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS X SEMESTER GENAP SMK KARTIKATAMA 1 METRO T.P 2015/2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Safitri Kurnia Lestari

    2016-05-01

    Full Text Available Metode cooperative learning tipe think-pair-share  merupakan model pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara maksimal dalam kegiatan pembelajaran mulai dari merencanakan topik-topik yang akan dipelajari, bagaimana mendiskusikan topik suatu materi, hingga melakukan presentasi kelompok dan evaluasi. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini yaitu “ Masih banyak peserta didik yang belum tuntas hasil belajar pada mata pelajaran  kewirausahaan  peserta didik kelas X semester genap  SMK Kartikatama 1 Metro  tahun pelajaran 2015/2016”. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengatuh penggunaan model Cooperative Learning Tipe Think-Pair-Share(TPS terhadap hasil belajar kewirausahaan pada kelas X semester genap SMK Kartikatama 1 metro tahun pelajaran 2015/2016. Maka hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: “Ada pengaruh positif pengunaan model Cooperative Learning TipeThink-Pair-Share  terhadap hasil belajar  kewirausahaan  peserta didik kelas X semester genap  SMK Kartikatama 1 Metro  tahun pelajaran 2015/2016”. Populasi dalam penelitian ini wilayah yang sebanyak 3 kelas dengan jumlah 71 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X AK 1 yang berjumlah 24sebagai kelas eksperimen dan kelas X AK 2yang berjumlah 21 sebagai kelas kontrol. Setelah dianalisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari analisis perhitungan nilai thitung>ttabel dapat dilihat pada daftar G, pada daftar signifikan 5% yaitu 9,10>1,72. Dan pada taraf signifikan 1% yaitu 9,10>2,51. Dengan demikian hipotesisnya berbunyi bahwa : ada pengaruh positip penggunaan Cooperative Learning Tipe Think-Pair-Share (TPS dapat meningkatkan hasil belajar kewirausahaan siswa kelas X AK 1 semester genap SMK Kartikatama 1 metro tahun pelajaran 2015/2016 pada pokok bahasan mengelola konflik. Siswa yang dinyatakan tuntas dengan KKM (75 setelah treatment sebanyak 14 siswa atau sebesar 58,33% dan siswa yang dinyatakan belum

  10. PENGGUNAAN MERK NILON YANG BERBEDA PADA LALANGIT (Horizontal gillnet TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN BETOK (Anabas testudineus (THE USE OF MARQUE NYLON DIFFERENT ON LALANGIT (Horizontal Gillnet AGAINST THE CATCH FISH BETOK (Anabas Testudineus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Aminah

    2017-02-01

    Full Text Available Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui (1 deskripsi lalat tangkap Lalangit yang biasa digunakan, (2 jumlah hasil tangkapan (catch yang diperoleh dari perbedaan beberapa merk nilon yang digunakan, (3 merk nilon yang terbaik sebagai bahan material lalangit (horizontal gillnet.  Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK dengan 6 perlakuan yaitu 6 jenis merk nilon yang berbeda.  Dari hasil penelitian   diperoleh jumlah hasil tangkapan yang paling banyak pada Lalangit yang menggunakan nilon merk damyl memperoleh jumlah hasil tangkapan sebanyak 50 ekor dengan berat total 1.728 gram,karena dari segi konstruksi atau bahan materialnya lembut yang menyebabkan hasil tangkapan tidak mudah meloloskan diri dari jaring karena ke elastisitasan dan warna biru dari nilon dapat menyerupai kondisi perairan sehingga ikan mudah tertipu keadaan daerah perairan tersebut dan didapatkan hasil tangkapan yang optimal. The purpose of this research is to know (1 the description of the commonly used lalangit, (2 the amount of the catch (catch are obtained from the difference in some brands of nylon that is used, (3 brands of nylon materials as the best lalangit (horizontal gillnet. The research method used was Random Design Group (RAK with 6 treatments IE 6 types of different brands of nylon. Of research results obtained the most number of catches a lot on Lalangit using the brand damyl earn 50 catches the tail with a total weight of 1.728 gram, because in terms of construction or its material soft materials that cause the catch is not easy to escape from nets due to elastisitasan and the blue color of nylon can resemble aquatic conditions so that the gullible fish State of the waters and the obtained results the optimal catch.

  11. HASIL AIR PENGGUNAAN LAHAN HUTAN DALAM MENYUMBANG ALIRAN SUNGAI Water yield of Forest Land Use contributing in river stream

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edy Junaidi

    2016-09-01

    Full Text Available Pemahaman tentang neraca air suatu penggunaan lahan berkaitan dengan hasil air total yang berkontribusi terhadap aliran sungai. Penelitian ini bertujuan mengkaji peranan hidrologi hutan (hutan alam dan hutan tanaman terhadap aliran sungai  ditinjau dari neraca air dengan membandingkan penggunaan lahan hutan dan penggunaan lahan lain. Penelitian yang mengkaji penggunaan lahan hutan dan penggunaan lahan lain (pertanian, pemukiman, kebun campuran dan semak belukar di DAS Cisadane menggunakan model hidrologi Soil and Water Assessment Toll (SWAT dalam mengkaji neraca air penggunaan lahan. Hasil neraca air tahunan untuk penggunaan lahan hutan berupa nilai yang lebih besar untuk evapotranspirasi dan lebih kecil untuk aliran permukaan dibandingkan pengunaan lahan yang lain. Hal ini berpengaruh terhadap kontribusi aliran permukaan lahan hutan pada aliran sungai. Sedangkan nilai perkolasi dan simpanan air tanah berdasarkan perhitungan neraca air yang lebih besar untuk penggunaan lahan hutan. Hal ini juga berpengaruh terhadap kontribusi aliran lateral dan aliran dasar lahan hutan pada aliran sungai. Kata kunci : Neraca air, aliran sungai dan hutan

  12. FLUKTUASI DAN KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN TUNA NERITIK TERTANGKAP JARING INSANG DI PERAIRAN LAUT CINA SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arief Wujdi

    2016-03-01

    Full Text Available Saat ini tuna neritik merupakan komoditas penting perikanan di Indonesia, namun ketersediaan data dan informasi hasil tangkapan jenis tuna ini masih tergolong kurang. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai sebaran daerah penangkapan, fluktuasi hasil tangkapan tuna neritik yang tertangkap jaring insang yang beroperasi di Laut Cina Selatan. Pengumpulan data dilakukan melalui program enumerasi monitoring hasil tangkapan harian di Pemangkat pada tahun 2011-2012. Hasil menunjukkan daerah penangkapan tersebar di perairan Laut Cina Selatan pada koordinat 01°03’ LS-04°57’ LU; dan 104°65’-110°00’ BT. Hasil tangkapan jenis tuna neritik menunjukan variasi yang cenderung sama dimana puncak hasil tangkapan terjadi pada bulan Oktober dan November. Pola CPUE berfluktuasi dan cenderung mengalami peningkatan dan puncaknya terjadi pada bulan November 2011 dan 2012, yaitu 402,85 dan 444,57 kg/hari/trip. Secara statistik hasil tangkapan pada periode 2011-2012 tidak berbeda nyata (p<0,05. Komposisi hasil tangkapan bulanan jenis tuna neritik bervariasi berdasarkan atas spesies yang didominasi oleh Euthynnus affinis (49,7% diikuti dengan Thunnus tonggol (33,4%; Scomberomorus commerson (15,9%; dan Scomberomorus guttatus (1%. Kelimpahan Euthynnus affinis terjadi pada musim timur hingga musim peralihan 2 (Juni- November, sedangkan kelimpahan Thunnus tonggol terjadi pada musim barat (Januari-Februari. Nowadays, neritic tuna just become an important commodity Indonesia. However, the information about catch of tuna neritic species in Indonesia still quite lacks. This This study aims to obtain information about catch fluctuation, monthly catch per unit of effort, and catch composition of neritic tuna species caught by gill net operated in the South China Sea. Data was collected by daily catch monitoring program by enumerator in Pemangkat during period 2011-2012. The result showed that gillnetter fishing ground is scattered between 01°03

  13. PENGARUH MODAL, TENAGA KERJA DAN TEKNOLOGI TERHADAP HASIL PRODUKSI SUSU KABUPATEN BOYOLALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Satya Nugroho

    2014-09-01

    Full Text Available Currently, most of milk in Indonesia should be imported. It is about 78,89 %, and the rest, that is about 22,11% is from local production or local dairy farmers. However, there are some problems faced by the dairy farmers in Kecamatan Musuk. They are capital, workforces, and technology. This study aims at knowing the influence of capital, workforces, and technology to the milk production in Kecamatan Musuk. Ordinary Least Square (OLS was applied for analizing the data. The results show that the regression coefficient values of each independent variable (the variables of capital, workforces, and technology positively influence the production of milk. Based on the T-test (partial, the capital and workforces influence positively and significantly to the production. In addition, technology also has positive effect to the milk production, but it is not significant. Finally, based on F-test, the milk production is influenced by the capital, workforces and technology. It is 87%. Saat ini sebagian besar susu di Indonesia masih harus di impor (sekitar 78,89%, sedangkan 22,11%nya di pasok dari produksi susu domestik yang sebagian besar dihasilkan oleh peternak sapi perah rakyat. Namun ada beberapa permasalaham yang kerap dihadapi oleh peternak sapi perah di Kecamatan Musuk, baik dari segi permodalan, tenaga kerja maupun teknologi yang dipakai.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari penggunaan faktor produksi modal, tenaga kerja dan teknologi terhadap hasil produksi susu sapi perah di Kecamatan Musuk. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda atau Ordinary Least Square (OLS.Hasil analisis diperoleh bahwa nilai koefisien regresi masing-masing variabel bebas yaitu variabel Modal, Tenaga Kerja, dan Teknologi berpengaruh secara positif terhadap produksi susu sapi perah. Dari hasil uji-t (parsial modal dan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan sedangkan teknologi berpengaruh positif namun tidak

  14. Klasifikasi Topik Keluhan Pelanggan Berdasarkan Tweet dengan Menggunakan Penggabungan Feature Hasil Ekstraksi pada Metode Support Vector Machine (SVM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Enda Esyudha Pratama

    2015-12-01

    Full Text Available Pemanfaatan twitter sebagai layanan customer serevice perusahaan sudah mulai banyak digunakan, tak terkecuali Speedy. Mekanisme yang ada saat ini untuk proses klasifikasi bentuk dan jenis keluhan serta informasi tentang jumlah keluhan lewat twitter masih dilakukan secara manual. Belum lagi data twitter yang bersifat tidak terstruktur tentunya akan menyulitkan untuk dilakukan analisa dan penggalian informasi dari data tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk memproses data teks dari tweet pengguna twitteryang masuk ke akun @TelkomSpeedy untuk diolah menjadi informasi. Informasi tersebut nantinya digunakan untuk klasifikasi bentuk dan jenis keluhan. Merujuk pada beberapa penelitian terkait, salah satu metode klasifikasi yang paling baik untuk digunakan adalah metode Support Vector Machine (SVM. Konsep dari SVM dapat dijelaskan secara sederhana sebagai usaha mencari hyperplane yang dapat memisahkan dataset sesuai dengan kelasnya. Kelas yang digunakan dalam penelitian kali ini berdasarkan topik keluhan pelanggan yaitu billing, pemasangan/instalasi, putus (disconnect, dan lambat. Faktor penting lainnya dalam hal klasifikasi adalah penentuan feature atau atribut kata yang akan digunakan. Metode feature selection yang digunakan pada penlitian ini adalah term frequency (TF, document frequency (DF, information gain, dan chi-square. Pada penelitian ini juga dilakukan metode penggabungan feature yang telah dihasilkan dari beberapa metode feature selection sebelumnya. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa SVM mampu melakukan klasifikasi keluhan dengan baik, hal ini dibuktikan dengan akurasi 82,50% untuk klasifikasi bentuk keluhan dan 86,67% untuk klasifikasi jenis keluhan. Sedangkan untuk kombinasi penggunaan feature dapat meningkatkan akurasi menjadi 83,33% untuk bentuk keluhan dan 89,17% untuk jenis keluhan.   Kata Kunci—customer service, klasifikasi topik keluhan, penggabungan feature, support vector machine

  15. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN InSTAD TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF FISIKA DI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Richie Erina

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran InSTAD terhadap: (1 keterampilan proses sains peserta didik, (2 hasil belajar kognif peserta didik, dan (3 proses sains dan hasil belajar kognitif peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mengguna-kan desain kuasi eksperimen. Analisis data menggunakan Independent t-test dan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan: (1 penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (t= 7.47 dan 7.53 dengan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05; (2 penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar kognitif dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (t= 4.41dan 5.00 dengan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05; (3 penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (F= 26.36 dan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05. Kata Kunci: InSTAD, keterampilan proses sains, hasil belajar kognitif   THE EFFECT OF InSTAD LEARNING MODEL ON THE SCIENCE PROCESS SKILLS AND COGNITIVE LEARNING OUTCOMES IN PHYSICS IN SENIOR HIGH SCHOOL Abstract This study aims to find out the effect of InSTAD learning model on: (1 the science process skills of the students, (2 the cognitive learning outcomes of the students, (3 the science process skills and cognitive learning outcomes of the students. This study is a quantitative research using a quasi-experimental design. The data analysis used the Independent t-test and MANOVA. The results show that: (1 the implementation of InSTAD learning model gives a significantly more positive effect to the

  16. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (DIRECT INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN KEARSIPAN SISWA KELAS XI AP SMK YPE NUSANTARA SLAWI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Neni Mersita

    2016-02-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan model pembelajaran langsung mampu meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar pada mata pelajaran kearsipan siswa kelas XI AP SMK YPE Nusantara Slawi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI AP 2 yang berjumlah 40 siswa. Prosedur penelitian tindakan ini terdiri dari tiga siklus. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes evaluasi dan lembar pengamatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada siklus I sebesar 62,5%, dengan nilai rata-rata sebesar 73. Nilai tertinggi siklus I adalah 85 dan nilai terenah 60. Pada siklus II ketuntasan hasil belajar secara klasikal sebesar 75%, dengan rata-rata 79,13. Nilai tertinggi siklus II adalah 90 dan nilai terendah 70. Pada siklus III ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 87,5%, dengan rata-rata 85. Nilai tertinggi siklus II adalah 100 dan nilai terendah 70. Rata-rata aktivitas belajar siklus I sebesar 67,36%, meningkat pada siklus II menjadi 76,36%, dan meningkat lagi pada siklus III sebesar 84%. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa model pembelajraan langsung (Direct Instruction dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Saran dalam penelitian ini adalah guru perlu memberikan motivasi kepada siswa karena dapat meningkatkan antusiasme siswa dalam kegiatan belajarnya.. this purpose of this research is to find out application model of direct instruction can increase activity and student’s learning outcomes in archieve lesson that student of class XI AP 2 SMK YPE Nusantara Slawi. Subject of this research was the 40 students of XI AP 2. Procedure of this research consisted of three cycles. Data collecting instrument used in this research was the evaluation test items and student observation sheets. Research result showed that learning result completeness classically in cycle I, was about 62,5 %, with mean score about 73. The

  17. PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN IPA SMK DENGAN MODEL KONTEKSTUAL BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M.N. Hayati

    2013-04-01

    Full Text Available Penelitian ini adalah penelitian pengembangan pada pembelajaran IPA SMK dengan model kontekstual berbasis proyek untuk meningkatkan hasil belajar dan KPS siswa. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid dengan rata-rata 3,68, dan efektif karena telah mampu memenuhi indikator yang diharapkan, yaitu: terdapat peningkatan KPS dengan skor rata-rata 72,85 dan ketuntasan klasikal 80,6% (29 dari 36 siswa telah tuntas; terdapat peningkatan hasil belajar kognitif siswa, yaitu rata-rata meningkat dari 58,33 menjadi 81,39 dan ketuntasan klasikal 92% (33 dari 36 siswa telah tuntas; rata-rata hasil belajar afektif dan psikomotorik siswa juga mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan, yaitu ≥ 70; serta sebanyak 91,18% (31 dari 34 siswa memberikan respon baik terhadap pembelajaran kontekstual berbasis proyek. This research is though development of science learning at vocational school using contextual model based on project to improve the learning result and science process skill students. The teaching and learning advise used in teaching “ways in handling waste” topic using contextual model based on project valid with average 3,68, effective because is able to complete the indicator, there is an increase of Science Process Skill with an average score of 72,85 and 80,6% completeness classical or 29 among 36 students have completed. There is an increase students’ cognitive learning outcomes, the average increased from 58,33 to 81,39 and 92 % classical completeness, or 33 among 36 students have completed. The average of affective and psychomotor learning outcomes students’ achieve well defined indicators of success, were ≥ 70. A total of 91,18% or 31 among 34 students responded well to the project based learning.

  18. Peningkatan Aktivitas, Motivasi dan Hasil Belajar IPA Biologi Peserta Didik Kelas VIIIA-1 MTsN Watampone melalui Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pujiati Pujiati

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar, motivasi belajar dan hasil belajar IPA Biologi peserta didik kelas VIIIA-1 MTsN 1 Watampone melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di MTsN  1 Watampone Kabupaten Bone. Subjek  penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIIA-1 dengan jumlah peserta didik 32 orang. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016, bulan Januari sampai bulan April 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 aktivitas belajar IPA Biologi peserta didik kelas VIIIA-1 MTsN 1 Watampone meningkat dari  62,25% menjadi 87,5% melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing (2 motivasi  belajar IPA Biologi peserta didik kelas VIIIA-1 MTsN 1 Watampone meningkat dari 85,71% menjadi 87,06%  melalui model pembelajaran inkuri terbimbing (3 . Hasil   belajar IPA Biologi peserta didik kelas VIIIA-1 MTsN 1 Watampone meningkat dari 59,37% menjadi 87,5%  melalui model pembelajaran inkuri terbimbing.Kata kunci: pendekatan saintifik, keterampilan proses sains, hasil belajar kognitif biologi.ABSTRACTThis study aims to determine the increase activity, motivation and learning outcomes of science biology for VIIIA-1 Class of MTsN 1 Watampone through guided inquiry learning model. This study is classroom action research conducted in MTsN 1 Watampone, Bone. The subjects were students of Class of VIIIA-1 with the number of students is 32. This research was conducted in the second semester of 2015/2016 academic year, January to April 2016. Results showed that (1 the activity of students to learn science biology of VIIIA-1 Class of MTsN 1 Watampone increased from 62.25% to 87.5% through the inquiry guided learning model, (2 motivation to learn science biology of Students of VIIIA-1 Class of MTsN 1 Watampone increased from 85.71% to 87.06% through the inquiry guided learning model, (3 Biological science learning

  19. PENGGUNAAN BAHAN AJAR BERBASIS IMTAQ DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN SISTEM REPRODUKSI MANUSIA DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 ASTANAJAPURA KABUPATEN CIREBON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Makhin

    2014-06-01

    Full Text Available Pendidikan merupakan salah satu sumber dasar peradaban umat manusia, karakter yang dibentuk melalui pendidikan akan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan bahan ajar berbasis Imtaq diharapakan siswa tidak hanya baik secara IQ (Intelligence Quotient akan tetapi baik juga dari segi EQ (Emotional Quetiont dan SQ (Spiritual Quotien. Metode penelitian yang digunakan Research and Development dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA. peningkatan N-gain kelas eksperimen 0,32 dengan kriteria sedang dan kelas kontrol peningkatan N-gain 0,23 dengan kriteria rendah. Aktivitas siswa dalam penggunaan bahan ajar berbasis imtaq yang mendukung (On task 87,36 %; yang tidak mendukung (Off task   12,66 %. Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol dengan hasil Sig (2-tailed 0.040 pada uji independent sample t test. Respon siswa terhadap penggunaan bahan ajar berbasis imtaq rata-rata prosentase 82 %; sehingga sikap siswa dapat dikatakan sangat baik (sangat kuat.Kata Kunci : Bahan Ajar Modul, Imtaq, Hasil Belajar

  20. EFEKTIVITAS METODE PEMBERIAN TUGAS (RESITASI BERBANTUAN MODUL PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KOMPETENSI DASAR UANG DAN PERBANKAN SMA N 1 KOTA MUNGKID KABUPATEN MAGELANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahma Widhiantari

    2012-06-01

    Full Text Available Keberhasilan proses pembelajaran di sekolah dapat dilihat dari hasil belajar yang diperoleh. Penggunaan metode pembelajaran sangat berpengaruh terhadap hasil belajar yang akan dicapai. Salah satu metode pembelajaran yang dapat dijadikan alternatif oleh guru Metode Pembelajaran Resitasi Berbantuan Modul Pembelajaran. Metode ini dapat melatih siswa untuk berfikir aktif. Permasalahan dalam penelitian ini apakah pembelajaran dengan menggunakan metode Resitasi berbantuan modul pembelajaran lebih dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan apakah lebih efektif penggunaan metode pembelajaran Resitasi berbantuan modul pembelajaran dibandingkan metode konvensional berbantuan modul pembelajaran. Penelitian ini adalah peneltian quasi eksperimen yang dilaksanakan di SMA N 1 Kota Mungkid, Kabupaten Magelang. Sample diambil diambil dari dua kelas yang paling homogen yaitu kelas X F sebagai kelas eksperimen dan kelas X G� sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan metode resitasi berbantuan modul pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Selain itu penggunaan metode resitasi berbantuan modul pembelajaran di kelas eksperimen lebih efektif. Ada perbedaan hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol. � The success of the learning process in schools can be seen from the results obtained studying. Use of the method of learning affects the learning outcomes to be achieved. One method of learning that can be used as an alternative by teacher recitation Assisted Learning Method Learning Module. This method can train students to think actively. Problems in this study whether learning by using the method of recitation more can improve student learning outcomes and whether more effective use of the method of recitation-assisted learning module-assisted learning compared to conventional methods of learning modules. The study was a quasi experiment conducted other research in SMA N 1 Kota Mungkid, Magelang regency

  1. Penerapan Model Pembelajaran Treffinger dengan Bantuan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Terpadu pada Siswa Kelas VII SMP Frater Makassar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Indah Sari

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini adalah  jenis Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA Terpadu melalui penerapan model pembelajaran Treffinger dengan bantuan media audio visual pada materi ekosistem siswa kelas VII SMP FRATER Makassar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi aktivitas belajar siswa dan evaluasi pada setiap akhir siklus. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan dilengkapi dengan tabel frekuensi dan presentase. Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan terjadi peningkatan hasil belajar siswa, siklus I sebanyak 14 orang dengan presentase 37,83%, sedangkan pada siklus II sebanyak 32 orang dengan persentase 86,48%. dan terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa, Semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran IPA Terpadu pada siklus I 50,15% dan  meningkat pada siklus II menjadi 80,05%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Treffinger dengan bantuan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar IPA Terpadu pada materi ekosistem pada siswa kelas VII A SMP FRATER Makassar.Kata kunci: model pembelajaran treffinger, hasil belajar, ipa terpadu.ABSTRACTThis study is classroom action research study that aims to increase activity and study results of Integrated Science of  student by using Treffinger model with audio visual media on ecosystem material of Class VII Student at SMP Frater Makassar. Data collection used in this study was observation and achievement test in the end of every cycle. Analytical data by using descriptive statistical analysis include the frequency tables and percentages. The results of this study indicate that: Treffinger  model with audio visual media showed a positive tendency from 14 students with 37,83% in cycle I and improve to 32 students with 86,48% in cycle II and showed a positive tendency on student’s activity in study. Student

  2. Pengaruh Sistem Tanam Benih Langsung (TABELA, SRI (System of Rice Intensification dan Konvensional terhadap Gulma dan Hasil Padi (Oryza sativa L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    dessy sarfika

    2018-01-01

    Full Text Available Produksi padi pada tahun  2014 menurun dari tahun sebelumnya, tahun 2013 produksi padi mencapai 71.279.709 ton, sedangkan pada tahun 2014 produksi padi hanya mencapai 70.846.465 ton. Penurunan produksi padi dapat disebabkan oleh sistem tanam tanaman padi yang digunakan petani. Di Indonesia telah dikenal beberapa sistem tanam padi yaitu padi dengan sistem tanam benih langsung (tabela, SRI (System of Rice Intentification dan sistem konvensional. SRI termasuk dalam sistem tanam pindah (tapin bibit yang menggunakan sistem pengairan berselang namun berbeda dengan sistem tapin konvensional yang menggunakan sistem pengairan penggenangan pada lahan atau media tanam. Sistem tanam benih langsung dilakukan dengan cara menyemai benih ke lahan dengan kondisi air pada lahan macak-macak. Kondisi pengairan pada masing-masing sistem tanam yang berbeda menyebabkan adanya OPT. Salah satu OPT yang keberadaannya dipengaruhi  oleh sistem tanam yaitu gulma. Penelitian ini dilaksanakan pada media pot menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK yang terdiri dari 5 perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali. Dari hasil penelitian semua perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini, perlakuan sistem tanam konvensional dengan umur bibit 16 hari merupakan perlakuan yang terbaik dikarenakan populasi gulma yang rendah serta jumlah anakan, jumlah, malai, panjang malai, jumlah bulir per malai dan berat gabah tanaman padi memiliki rerata yang tertinggi dibandingkan dengan perlakuan yang lain. Kata Kunci : Sistem tanam, gulma, hasil padi

  3. Perbedaan hasil belajar fisika siswa antara model pembelajaran Problem Based Learning (PBL dengan model pembelajaran Prediction, Observation, and Explanation (POE di kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Ariani

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Hasil Belajar Fisika Siswa antara Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL dengan Model Pembelajaran Prediction, Observation, And Explanation (POE di Kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen semu yang dilaksanakan dengan membandingkan kelompok eksperimen I dan kelompok eksperimen II desain penelitian  ini pre-test post-test group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2015/2016, yang terdiri dari 314 siswa dari 9 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (Simple Random Sampling dengan cara pengundian nomor kelas populasi. Pengumpulan data berupa tes, data tes yang sudah dianalisis dengan uji-t, pada taraf  a= 0,05, diperoleh thitung > ttabel (2,17 > 2,00. Rata-rata akhir hasil belajar fisika kelas eksperimen I sebesar 73,4 sedangkan pada kelas kelas eksperimen II  sebesar 69,14. Sehingga dapat disimpulkan ada Perbedaan Hasil Belajar Fisika Siswa antara Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL Dengan Model Pembelajaran Prediction, Observation, And Explanation (POE Di Kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2015/2016. The aim of this research was to find out the Comparative Results Between Students Studying Physics Learning Model Problem Based Learning (PBL with Learning Model Prediction, Observation, And Explanation (POE in the Class X SMAN 5 Lubuklinggau 2015/2016 Academic Year . This research was a quantitative research methods of experimental research conducted by comparing the experimental group I and group II experimental research design was a pre-test post-test group design. As the population in this research were all students of class X SMA Negeri 5 Lubuklinggau Academic Year 2015/2016, consisting of 314 students from the ninth grade. Sampling is done randomly (Simple Random Sampling by

  4. Penelitian Menggunakan Cold Roll Box (CRB) Dengan Phase Change Materials (PCMs) Untuk Mempertahankan Kesegaran Produk Pertanian

    OpenAIRE

    Pudjiastuti, Wiwik; Hendartini, Hendartini; Supeni, Guntarti; Listyarini, Arie

    2011-01-01

    Penelitian tentang sistem distribusi menggunakan Cold Roll Box (CRB) dengan Phase Change Materials (PCMs) untuk mempertahankan kesegaran produk pertanian telah dilakukan dengan kerjasama antara Balai Besar Kimia dan Kemasan (BBKK) dengan KITECH, Korea. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan satu sistem yang paling efektif untuk distribusi produk-produk pertanian yang memerlukan pendingin dalam rangka mempertahankan kualitas dan kesegarannya. Sebagai media pendingin pada sistem in...

  5. ANALISIS HASIL PENILAIAN DIAGNOSTIK KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN PMRI BERDASARKAN TINGKAT KECERDASAN EMOSIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukriadi Sukriadi

    2015-03-01

    Full Text Available Keterampilan berpikir kreatif siswa tergolong rendah diindikasikan dari kemampuan berpikir kritis siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi bagaimana pola hubungan antara kecerdasan emosional dan kemampuan berpikir kritis matematis serta keefektifan pembelajaran PMRI materi Kubus dan Balok.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mix Method model Concurrent Embedded Strategy. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Selanjutnya dilakukan pembelajaran PMRI pada materi kubus dan balok kelas VIII. Selanjutnya dilakukan pengambilan data dengan melakukan tes diagnostik kemampuan berpikir kritis matematis pada tiap sampel. Untuk memperdalam hasil penelitian dilakukan wawancara pada tiap tingkat kecerdasan emosional. Hasilkeefektifan pembelajaran dilihat dari aspek ketuntasan klasikal kemampuan berpikir kritis matematis siswa yakni tuntas ≥75% dengan nilai zhitung=1,9265>ztabel=1,645artinyaproporsi siswa yang mendapat nilai KBKM lebih dari atau sama dengan KKM=70 telah melampaui 75%, uji beda rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah thitung = 8,81>ttabel= 1,671artinya rataan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diajarkan dengan pembelajaran PMRI lebih dari rataan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diajarkan dengan pembelajaran lain. Kemampuan berpikir kritis matematis siswa berbanding lurus dengan kecerdasan emosionalnya. Terdapat pola hubungan antara kecerdasan emosional dan kemampuan berpikir kritis matematis yaitu memiliki kekurangan aspek tertentu dalam setiap tingkatan kecerdasan emosional.The low state of creative thinking skills of students is indicated on students' ability to think critically low. This study aimed to obtain a description of how the pattern of the relationship between emotional intelligence and critical thinking skills as well as the effectiveness of cubes and beams subjects in mathematical in PMRI Learning. The method in this study is a Mix Method of

  6. SINTESIS SENYAWA C18H26O9 DARI HIPTOLIDA HASIL ISOLASI DAUN HYPTIS PECTINATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meiny Suzery

    2012-05-01

    Full Text Available SYNTHESIS OF C18H26O9 COMPOUNDS FROM HYPTOLIDE ISOLATED FROM HYPTIS PECTINATA LEAVES. Isolation of hyptolide has been done from Hyptis pectinata, and alkene group transformation through oxidation reactions using H3B: OEt2 to the isolated compound was also conducted. Product analyses were carried out using TLC, UV spectrometry, IR, and LC-MS. Pure crystal with melting point of 86-87oC was isolated. The yield was 1.75% (w/w. After analysing and compilating of spectroscopic data it was confirmed as hyptolide compound. Hydroboration of this compound (followed by hydrolysis using H2O2 under alkaline conditions produce its alcohol derivatives, with 28.9% the percentage of transformation, it was demonstrated by LCMS data. IR spectrum at 3600cm-1, confirming the replacement of hydroxyl bond by alkene. Regioselectivity of addition reaction is proposed through simulation with Chem Office. The reaction product was suspected as 6-hydroxy-7-(6-oxo-3,6-dihydro-2H-pyran-2-yl heptane-2,3,5-tryil triacetate. Extension of reaction time to 24 hours, has increase hydroboration product to 78.3%. This research has opened other studies of natural materials in accordance to the roadmap set.  Telah dilakukan isolasi hiptolida dari bahan alam Hyptis pectinata, dan transformasinya melalui reaksi oksidasi menggunakan H3B:OEt2 terhadap gugus alkena pada senyawa hasil isolasi. Analisis produk dilakukan menggunakan KLT, spektrometri UV, IR, dan LC-MS. Kristal murni dengan titik leleh 86-87oC berhasil diisolasi dengan rendemen 1,75 % (b/b, dirujuk sebagai senyawa hiptolida setelah melalui analisis dan kompilasi data-data spektroskopi. Hidroborasi terhadap senyawa hiptolida (yang diikuti hidrolisis menggunakan H2O2 dalam suasana basa menghasilkan senyawa alkohol turunannya, dengan persentase transformasi sebesar 28,9%, dapat ditunjukkan melalui data LCMS. Data spectrum IR menunjukkan adanya puncak pada 3600cm-1, memperkuat dugaan  adanya ikatan hidroksil menggantikan gugus

  7. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MAKE A MATCH BERBANTUAN SLIDE SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF IPS DAN KETERAMPILAN SOSIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Udin Cahya Ari Prastya

    2016-08-01

    Full Text Available This research is conducted due to the problems faced by the fifth graders of Ampelgading 01 Public Elementary School. They find difficulties in understanding social science subject, indicated by students’ learning outcomes. Only 5% students of class pass the Minimum Passing Criteria of 70. Teacher-centered learning decreases the interaction between teachers and students and students with students, which related to the development of social skills such. Therefore, interactive learning model is needed to build good classroom atmosphere and improve students’ interactions. One model of interactive learning is a Make a Match.This research used quantitative and quasi-experiment methods, Quasi-experimental design used is nonequivalent control group design, using independent t-test assisted with SPSS 16 software for data analysis.The research result presents following the treatment in experimental class using cooperative teaching model ‘Make a Match’ using slide share, average grade of posttest obtained from control group is 66,15 while the experimental class gained the average of 75,18; control class obtained social skills scores with the average of 45 and 61 for experimental class. t test result indicates the cognitive learning measured from gain score of pretest and posttest have significant value of 0.000 and social skills shows significant value of 0.000. It is known that 0.000> 0.05, indicates that is related to the effect of cooperative teaching model ‘Make a Match’ using slide share to the social science cognitive and social skill. Pelaksanaan penelitian ini dikarenakan adanya masalah yang dihadapi oleh siswa kelas V di SDN Ampelgading 01. Meraka merasa kesulitas dalam memahami materi mata pelajaran IPS, hal ini dibuktikan dengan nilai hasil belajar siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM dengan nilai KKM 70 hanya 5% dari jumlah total keseluruan siswa. Pembelajaran guru yang bersifat aksi menimbulkan tidak adanya interaksi antara

  8. PENGEMBANGAN MODEL PELATIHAN SOFT-SKILLS PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI (SMPN) DI KOTA MATARAM

    OpenAIRE

    Anik Darmiany

    2016-01-01

    Abstrak : Penelitian dan pengembangan ini bertujuan menghasilkan model pelatihan soft-skill khususnya keterampilan komunikasi dan kendali emosi siswa sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di kota Mataram. Metode penelitian dan pengembangan dilakukan melalui tiga tahap dari sepuluh langkah Borg & Gall yaitu, (1) penelitian awal (analisis kebutuhan), (2) pengembangan model pelatihan, (3) uji coba dan evaluasi model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan model pelatihan soft-skill men...

  9. PENGARUH FASILITAS BELAJAR, PENGELOLAAN KELAS, DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI MELALUI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI MA AL-ASROR KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prastiwi Yuliani

    2014-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas belajar, pengelolaan kelas, dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar melalui motivasi belajar siswa MA Al-Asror Kota Semarang. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI MA Al-Asror Kota Semarang. Latar belakang penelitian ini adalah hasil belajar siswa MA Al-Asror kurang optimal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Variabel bebas yang dikaji dalam penelitian ini adalah Fasilitas belajar (X1, Pengelolaan kelas (X2, Lingkungan Keluarga (X3. Variabel terikat adalah Hasil Belajar (Y2 dan Variabel intervening adalah Motivasi Belajar (Y1. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan angket. Metode analisis data yaitu analisis deskriptif persentase dan analisis uji jalur (path analysis. Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi Y1 = 3,515 + 0,371X1 + 0,32X2 + 0,290X3 dan Y2 = 50,776 + 0,245X1 + 0,272X2 + 0,210X3 + 0,263Y1. Hasil análisis jalur menunjukkan bahwa pengaruh langsung (FB-HB sebesar 24,5%, (PK-HB sebesar 27,2%, (LK-HB sebesar 21%, (MB-HB sebesar 26,3%, dan pengaruh tidak langsung (FB-MB-HB sebesar 34,2%, (PK-MB-HB sebesar 35,6%, (LK-MB-HB sebesar 28,6%. This research aims to determine the effect of learning facilities, classroom management, and family environment on learning outcomes through student motivation MA Al - Asror Semarang. The subjects were students of class XI MA Al - Asror Semarang. The background of this research is the student learning outcomes MA Al - Asror less than optimal. This research is a quantitative study. The independent variables were examined in this study is learning facilities (X1, classroom management (X2, Family Environment (X3. The dependent variable is the Learning Outcomes (Y2 and the intervening variable is motivation to learn (Y1. Data collection methods used are documentation and questionnaires. Methods of data analysis was descriptive analysis and analysis of the percentage of test paths ( path analysis

  10. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI B PADA MATA PELAJARAN PKN DI SMK PGRI II SALATIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nani Mediatati

    2012-06-01

    Full Text Available Hasil pengamatan peneliti terhadap pembelajaran PKn di kelas XI B SMK PGRI II Salatiga, nampak bahwa guru masih menggunakan metode ceramah dan tanya jawab dalam menyampaikan materi. Pembelajaran lebih berpusat pada guru dan menekankan pada pembelajaran secara individual, sehingga tingkat keaktifan siswa rendah (34,25% dari seluruh siswa di kelas . Hal ini juga berdampak kepada rendahnya hasil belajar yang mencapai 62,17 persen siswa di bawah KKM ( 75 . Terkait masih rendahnya keaktifan siswa serta rendahnya hasil belajar siswa tersebut, maka dilakukan PTK sebagai upaya untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe learning together, sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang lebih tepat. Indikator keberhasilan yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah keaktifan belajar siswa meningkat lebih dari 80 persen dari jumlah siswa dan hasil belajar siswa mencapai KKM (≥ 75 meningkat 100 persen. Selama proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe learning together keaktifan belajar siswa dapat meningkat, karena siswa diberdayakan dan diberi kepercayaan untuk kritis dan terlibat aktif dalam kegiatan belajar. Ketercapaian persentase rata-rata keaktifan belajar siswa mencapai 71,4 persen pada siklus I yang lebih baik dari rata-rata keaktifan belajar siswa pada pra siklus yang hanya mencapai 34,25 persen saja, pada siklus II meningkat menjadi 91,4 persen. Dampak positif dari meningkatnya keaktifan belajar siswa adalah pada hasil belajar siswa yang juga meningkat, semula nilai rata-rata 72,43 pada pra siklus menjadi 75,86 pada siklus I dan 80,92 pada siklus II. Ketercapaian KKM (75, semula 37,83 persen pada pra siklus meningkat menjadi 81,08 persen pada siklus I dan menjadi 100 persen pada siklus II.

  11. Proses dan Hasil Belajar pada Prakerind Bidang Keahlian Kendaraan Ringan: Studi Kasus pada Industri Pasangan SMKN 3 Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuneldi Miswardi

    2013-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan proses belajar siswa SMKN 3 Yogyakarta kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan di tempat kerja dalam pelaksanaan praktek kerja industri (pra-kerind. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Subjek penelitian adalah empat manager/pihak DUDI yang mengelola pelaksanaan prakerind dan tujuh siswa yang terlibat dalam ke-giatan prakerind pada empat DUDI  tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wa-wancara. Teknik analisis data yang digunakan ialah metode Miles dan Huberman, melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. 1 Pengaturan belajar siswa di tempat kerja dengan membatasi jumlah siswa dalam pekerjaan dan menjadikan siswa sebagai helper mekanik. 2 Proses pembelajaran siswa di tempat kerja: (a belajar melalui pekerjaan dengan mengikuti mekanik; (b peran mekanik: memberikan ke-sempatan kepada siswa untuk melakukan pekerjaan secara langsung dengan bimbingan dan pengawas-an, memberikan penilaian terhadap kinerja siswa; (c cara siswa mendapatkan kompetensi di tempat kerja: (1 berkomunikasi dan bersosialisasi, (2 rajin dan ulet, (3 memiliki inisiatif dan aktif; (d pe-ngetahuan, keterampilan dan sikap yang diperoleh siswa di tempat kerja:  (1 pengetahuan tentang du-nia kerja bengkel otomotif  dan pengalaman kerja pada pekerjaan yang sesungguhnya, (2 kategori kompetensi siswa yang diperoleh dalam prakerind untuk kategori bengkel besar dan kecil adalah kate-gori specialist, sedangkan untuk kategori bengkel menengah masih dalam kategori orang yang belum berpengalaman, (3 sikap siswa sesuai dengan budaya kerja di DUDI yaitu kerja keras dan peduli mutu. Kata kunci: Pembelajaran di tempat kerja

  12. SOIL PROPERTIES OF EIGHT FOREST STANDS RESULTED FROM REHABILITATION OF DEGRADED LAND ON THE TROPICAL AREA FOR ALMOST A HALF CENTURY (Sifat-sifat Tanah Delapan Tegakan Hutan Hasil Rehabilitasi Lahan Terdegradasi pada Daerah Tropika Selama Setengah Abad

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haryono Supriyo

    2013-11-01

    Full Text Available ABSTRACT Physical, chemical and biological properties of soil are influenced by vegetation types which grow above it. Different tree species of stands will produce difference litter quantity, litter quality and also plants’ root system. Therefore quantifying physical and chemical soil properties in several stands after rehabilitation of degraded land will increase the understanding of forest soil characteristics. The research was conducted in 8 forest stands in Wanagama I, Gunungkidul, Yogyakarta. Collection of soil samples was done at the depth of 0-10, 10-30 and 30-50 cm by making soil profile. The result showed that the textural classes were from sandy clay loam to clay. The content of clay increased with increasing soil depth. Bulk density did not differ much among the profiles and soil depth, ranging from 0.90 to 1.28 g/cm3, and so were particle density ranged from 2.19 to 2.55 g/cm3 and pore space ranged from 47.89 to 58.08 %. pH H2O ranging from 5.81 to 7.49 (slightly acid to neutral, meanwhile  pH KCl ranging from 4.44 to 6.37. C-organic content varied widely among the vegetations and soil depth ranged between 0.11 and 5.17 %. Available P and total P varied widely from 1 to 104 ppm and from 20 to 390 ppm, respectively. CEC were not much different among the profiles and soil depths, ranging from 19.80 to 38.06 cmol (+/kg and base saturation in all samples were very high i.e. > 100 %.   ABSTRAK Sifat-sifat fisik, kimia dan biologi tanah dipengaruhi oleh tipe vegetasi yang tumbuh di atasnya. Perbedaan spesies pohon suatu tegakan akan menghasilkan perbedaan jumlah seresah, kualitas seresah dan juga sistem perakaran. Kuantifikasi sifat-sifat fisik dan kimia tanah pada beberapa tegakan hutan pada lahan terdegradasi setelah direhabilitasi akan meningkatkan pemahaman mengenai sifat-sifat tanah hutan. Penelitian dilakukan pada I jenis tegakan hutan di Hutan Pendidikan Wanagama, Gunungkidul, Yogyakarta. Pengambilan sampel tanah dilakukan pada

  13. PENGARUH SELF REGULATED LEARNING LINGKUNGAN KELUARGA, DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PENGANTAR AKUNTANSI KELAS X AKUNTANSI SMK PL TARCISIUS SEMARANG TAHUN AJARAN 2014/2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendra Anto Permana

    2015-11-01

    Full Text Available Hasil belajar pengantar akuntansi dipengaruhi oleh berbagai faktor baik faktor internal maupun faktor eksternal. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah pengaruh self regulated learning, lingkungan keluarga, dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pengantar akuntansi kelas X Akuntansi SMK PL Tarcisius Semarang secara simultan maupun parsial. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh self regulated learning, lingkungan keluarga, dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pengantar akuntansi kelas X akuntansi SMK PL tarcisius semarang secara simultan maupun parsial. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi SMK PL Tarcisius Semarang sebanyak 148 siswa, dan sampel sebanyak 108 siswa yang dilihat dari rumus Slovin dan teknik pengambilan sampel dengan proportional random sampling. Variabel dalam penelitian ini meliputi variabel terikat yaitu hasil belajar pengantar akuntansi (Y, variabel bebas yaitu lingkungan sekolah (X1, lingkungan keluarga (X2 dan disipin belajar (X3. Pengumpulan data dengan metode dokumentasi dan angket. Pengolahan data dengan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Secara simultan ada pengaruh positif dan signifikan self regulated learning, lingkungan keluarga, dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pengantar akuntansi. Secara partial ada pengaruh positif dan signifikan self regulated learning terhadap hasil belajar pengantar akuntansi, ada pengaruh positif dan signifikan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar pengantar akuntansi, ada pengaruh positif dan signifikan disiplin belajar terhadap hasil belajar pengantar akuntansi. Introduction of learning outcomes accounting is influenced by various factors both internal factors and external factors. Issues examined in this study was the influence of self-regulated learning, family environment, and the discipline of learning to

  14. PERBEDAAN HASIL BELAJAR EKONOMI ANTARA MODEL THINK-PAIR-SHARE DAN MODEL CONCEPT MAPPING PADA SISWA SMA 1 NGUTER SUKOHARJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nina Mahardani

    2014-02-01

    Full Text Available Pemilihan model belajar yang tepat oleh guru dalam proses belajar mengajar mampu menciptakan suasana belajar yang efektif dan menyenangkan, serta dapat mempermudah siswa dalam menerima dan memahami materi yang dipelajari. Hal itu terlihat pada pencapaian hasil belajar yang berkualitas ditunjukkan dengan capaian nilai diatas standar ketuntasan. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh guru dalam pembelajaran adalah dengan menerapkan model pembelajaran think pair share dan concept mapping. Sampel dalam penelitian ini yaitu 72 siswa kelas X SMA I Nguter Sukoharjo. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuisioner, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dengan analisis frekuensi dan uji statistik t tes. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan adanya perbedaan, hal ini ditunjukkan dengan uji t diperoleh t hitung = 2.31 > t tabel = 1.99 yang berada pada daerah penolakan Ho untuk α = 5% dengan dk = 36+36-2 = 70. Disimpulkan bahwa model pembelajaran concept mapping lebih baik dibanding model pembelajaran think pair share dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Selection of an appropriate model of learning by the teacher in the learning process to create an effective learning environment and fun, and can facilitate students to receive and understand the material being studied. It was seen on achieving quality learning outcomes indicated by values ​​above performance standards mastery. One way that can be done by the teacher in learning is to apply a think pair share and concept mapping learning model. The sample for this study are 72 students grade ten in SMA 1 Nguter Sukoharjo . Data collection techniques were used questionnaires, observation, and documentation. Data analysis techniques in this research were used descriptive statistical analysis of the frequency and statistical test by t test. Based on these results reveal differences, as shown by the t

  15. KEBIJAKAN PENGELOLAAN HASIL TANGKAPAN SAMPINGAN TUNA LONGLINE DI SAMUDERA HINDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Nugraha

    2013-11-01

    Full Text Available Tuna longline atau rawai tuna merupakan salah satu alat tangkap yang sangat efektif untuk menangkap tuna. Selain efektif alat tangkap ini juga merupakan alat tangkap yang selektif terhadap hasil tangkapannya. Namun demikian, alat tangkap ini masih menimbulkan suatu masalah dimana ikan hasil tangkapan yang diperoleh tidak semuanya merupakan hasil tangkapan utama (target species, ada sebagian yang merupakan hasil tangkapan sampingan (by-catch. Sebagian besar hasil tangkapan sampingan tuna longline memiliki nilai ekonomis, hanya jenis pari lumpur dan ikan naga yang tidak memiliki nilai ekonomis. Namun demikian, justru yang tidak memiliki nilai ekonomis mendominasi hasil tangkapan sampingan pada perikanan tuna longline. Oleh karena itu perlu adanya tindak lanjut dengan menyusun peraturan atau regulasi yang terkait dengan pengelolaan ikan hasil tangkapan sampingan dan pengelolaan yang benar terhadap hasil tangkapan tersebut beserta habitatnya agar terjaga kelestarian sumberdayanya dan juga tetap menjadi sumber pendapatan masyarakat.Tulisan ini membahas secara ringkas tentang isu hasil tangkapan sampingan pada perikanan tuna longline, komposisi jenisnya, pemanfaatannya dan kebijakannya. Tuna longline is one of the most effective fishing gears to catch tuna. In addition, this fishing gear is selective to catch tuna. However, this gear is still causing a problem where some species other than their target species were caught as by-catch. Most of by-catch species from the tuna longliners have an economic value, except pelagic stingrays and lancetfish. In fact, these by-catch species (non economical-valued species dominated the longline catch. Therefore, it is needed to develop rules or regulations related to the management of the fish by-products, and properly manage the fishing activities on these by-catch species and habitat preservation to preserve its resources and also remain as a source of income. This paper briefly discusses the issue of by

  16. Lactobacillus bulgaricus Sebagai Probiotik Guna Peningkatan Kualitas Ampas Tahu Untuk Pakan Cacing Tanah

    OpenAIRE

    Purkan, Purkan

    2017-01-01

    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas protease dari probiotik Lactobacillus bulgaricus dan pengaruh probiotik Lactobacillus bulgaricus dalam fermentasi pakan ampas tahu untuk meningkatkan produktivitas cacing tanah. Metode yang digunakan untuk penentuan aktivitas protease dalam hidrolisis substrat kasein adalah metode Bradford. Dari hasil penelitian, probiotik Lactobacillus bulgaricus mengeluarkan protease selama 18 jam pertumbuhan, dengan aktivitas protease sebesar 131,0...

  17. ANALISA KADAR PROTEIN CRUDE ENZIM SELULASE DARI KAPANG Rhizopuz Sp PADA SUBSTRAT AMPAS TEBU HASIL ISOLASI DARI KEBUN CENGKEH, KARE, MADIUN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pujiati pujiati

    2017-01-01

    Full Text Available Kapang Rhizopus sp merupakan salah satu mikroorganisme yang memiliki kemampuan tinggi untuk menghasilkan enzim selulase.Enzim selulase merupakan enzim yang dapat menghidrolisis selulosa. Hidrolisis meliputi proses pemecahan polisakarida di dalam biomassa lignoselulosa, yaitu: selulosa dan hemiselulosa menjadi monomer gula penyususnnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi dan aktivitas enzim selulase terhadap aktivitas crude enzim selulase dari kapang Rhizopus sp dengan subsrtat ampas tebu (bagase. Metode penelitian menggunakan kuantitatif eksperimen dengan pola rancangan acak lengkap (RAL dua faktorial. Perlakuan penelitian meliputi perbedan inokulum (K yaitu 5% (K1, 15% (K2, 25% (K3 dan lama fermentasi (T yaitu 3hari (T1, 6hari (T2, 9hari (T3, dan 12hari (T4. Data yang diambil dari perlakuan tersebut adalah kadar protein dengan metode brownstead lowry. Analisis data menggunakan variansi anava dua jalur dengan taraf signifikansi 5% setelah itu dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT . Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Fhit > Ftab sehingga ada pengaruh antara konsentrasi inokulum dan lama fermentasi terhadap aktivitas crude enzim selulase dari kapang Rhizopus sp, Perlakuan perbedaan konsentrasi dan lama fermentasi mendapatkan kadar protein tertinggi 0,715 dengan konsentrasi 25%  dan lama fementasi 25%

  18. Kualitas Hasil Fermentasi Pada Pembuatan Pakan Ternak Ruminansia Berbahan Baku Eceng Gondok (Eichornia crassipes

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herlina Fitrihidajati

    2015-03-01

    Full Text Available Eceng gondok (Eichornia crassipes (Mart. Solm merupakan gulma perairan yang mengganggu ekosistem. Eceng gondok mengandung protein dan serat kasar yang tinggi. Kandungan serat kasar sulit dicerna, oleh karena itu, eceng gondok perlu diolah menjadi pakan ternak rendah serat kasar dengan cara fermentasi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kualitas hasil fermentasi eceng gondok pada berbagai lama waktu fermentasi dan konsentrasi bioaktivator. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan 2 perlakuan yaitu konsentrasi bioaktivator dan lama fermentasi. Variasi konsentrasi ragi tempe sebagai bioaktivator meliputi 0 g/kg (V0, 14 g/kg (V1, 17,5 g/kg (V23, 21 g/kg (V3 dan 24,5 g/kg (V4. Variasi lama fermentasi yaitu 5 hari (L5 dan 10 hari (L10. Selanjutnya, proses fermentasi untuk setiap perlakuan adalah 10 kg Eceng gondok dengan 5 kali ulangan keseluruhan sampela berjumlah 50. Parameter yang diukur meliputi kadar protein, serat kasar dan kandungan energi, serta struktur fisik. Hasil analisis menggunakan Anava dua arah menunjukkan bahwa perlakuan V1L5 (14 g/kg dengan waktu fermentasi 5 hari menghasilkan kandungan protein kasar 11,09%, kadar serat kasar 21,16% serta kandungan energi 1064,27 Kcal/kg menunjukkan kualitas terbaik. Hasil fermentasi eceng gondok secara fisik berstruktur remahan, berwarna coklat kehitaman, dan berbau khas tempe. Berdasarkan hasil tersebut disarankan untuk mengolah eceng gondok menjadi pakan ternak dengan melakukan fermentasi menggunakan  ragi tempe  14g/kg berat basah eceng gondok  selama 5 hariWater hyacinth (Eichornia crassipes (Mart. Solm is an aquatic weed that disrupts the ecosystems. Water hyacinth contains high protein and fiber. However, the content of crude fiber is difficult to be digested; therefore, water hyacinth needs to be transformed into low crude fiber animal feed by fermentation processes. The purpose of this study was to describe the quality of fermented hyacinth on various duration

  19. KUALITAS SOAL UJIAN SEKOLAH MATEMATIKA PROGRAM IPA DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP HASIL UJIAN NASIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. Heri Sulistiawan

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas soal Ujian Sekolah Matematika program IPA dan kontribusi skor Ujian Sekolah terhadap nilai Ujian Nasional. Jenis penelitian ini deskriptif eksploratif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian ini adalah enam SMA Swasta Yayasan Katolik di Kota Yogyakarta. Sampel adalah lima SMA yang representatif dalam menggambarkan ciri populasi. Naskah soal ditelaah tiga orang ahli untuk analisis kualitas soal secara kualitatif. Jawaban siswa dianalisis secara Teori Tes Klasik dan Teori Respons Butir untuk mengetahui kualitas soal secara kuantitatif. Skor Ujian Sekolah dikorelasikan terhadap nilai Ujian Nasional untuk mengukur kontribusinya. Hasil penelitian: (1 kualitas soal secara kualitatif adalah sangat baik (satu SMA, baik (dua SMA, cukup baik (satu SMA, dan kurang baik (satu SMA; (2 secara kuantitatif menurut Teori Tes Klasik adalah cukup baik (satu SMA, kurang baik (tiga SMA, dan tidak baik (satu SMA, dengan reliabilitas Alpha termasuk reliabel; (3 secara kuantitatif menurut Teori Respons Butir adalah baik (tiga SMA, cukup baik (satu SMA, dan kurang baik (satu SMA; (4 Indeks konsistensi analisis butir soal termasuk cukup konsisten; (5 korelasi skor Ujian Sekolah terhadap nilai Ujian Nasional termasuk kategori besar; (6 berdasarkan telaah validitas isi perangkat, lebih dari 90% soal valid dan skor Ujian Sekolah valid/akurat dalam memprediksi hasil Ujian Nasional. Kata kunci: kualitas soal, ujian sekolah, matematika, ujian nasional   THE QUALITY OF MATHEMATICS SCHOOL EXAMINATION OF SCIENCE MAJOR AND ITS CONTRIBUTION TO THE RESULT OF NATIONAL EXAMINATION Abstract The purpose of this research is to describe the quality of Mathematics School Examination of Science Major and the contribution of School Examination scores to the result of National Examination. This research is a descriptive explorative research with survey approach. The population in this research are six Senior High Schools in

  20. SARANA PENGUJIAAN MUTU MAKANAN PADA BEBERAPA PABRIK MAKANAN YANG MEMPRODUKSI PRODUK OLAHAN HASIL PETERNAKAN DAN PERIKANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Isnawati

    2012-10-01

    Full Text Available Seiring dengan berkembangnya industri makanan dan minuman maka berbagai jenis produk makanan instan/siap saji banyak membanjiri pasar. Di satu sisi konsumen diuntungkan dengan kemudahan pengadaan dan penyajian namun di sisi lain dapat menimbulkan kerugian berupa kemungkinan terjadinya penurunan atau penyimpangan mutu keamanan produk, terutama makanan yang berisiko tinggi sebagai penyebab penyakit dan keracunan. Yaitu produk : sapi, ayam, kambing dll. Penelitian ini merupakan survei eksplorasi yang dilakukan di pabrik makanan yang mengolah makanan dengan resiko tinggi yaitu pabrik produk olahan hasil peternakan dan perikanan. Pengambilan sampel ditentukan secara purposif, berdasarkan data dari Ditjen POM tahun 1997 ada 26 pabrik yang tersebar di 4 wilayah yaitu : Jakarta 5 pabrik, Botabek (Bogor, Tangerang dan Bekasi 10 pabrik, Bandung 6 pabrik serta Surabaya dan sekitarnya 5 pabrik Pengamatan dilakukan dengan mendatangi tiap pabrik untuk mendapatkan data berupa jenis pengujian yang dilakukan, yang meliputi jenis pengujian yang dilakukan sendiri, jenis pengujian yang dilakukan di tempat lain serta sarana yang dipunyai pabrik untuk melakukan uji mutu produk. Hasil penelitian menunjukkan 18 pabrik ( 78,3 % mempunyai sertifikat analisis bahan baku. Pengujian mutu terhadap bahan baku secara fisika umumnya dilakukan semua pabrik. Jenis pengujian bahan baku yang dilakukan sendiri, di luar dan yang tidak melakukan yaitu meliputi: pengujian kimia dilakukan oleh 2 pabrik (8,7%, 8 pabrik (34,8% dan 13 pabrik (56,5%; mikrobiologi 9 pabrik (39,13%, 10 pabrik (43,48% dan 13 pabrik (17,3%. Untuk pengujian produk jadi yang dilakukan sendiri, di luar dan yang tidak melakukan yaitu meliputi: pengujian kimia   dilakukan pada 3 pabrik (13,04%, 17 pabrik (73,91% dan 3 pabrik (13,04%; pengujian mikrobiologi dilakukan pada 9 pabrik (39,13 %, 10 pabrik (43,48% dan 13 pabrik (17,39%. Peralatan uji kimia yang dimiliki oleh pabrik yaitu : Spektrofotometer UV dimiliki

  1. SEBARAN UKURAN MORFOLOGI LABI-LABI (Amyda cartilaginea Boddaert, 1770 HASIL TANGKAPAN DI SUMATERA SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Arifin Sentosa

    2016-03-01

    Full Text Available Labi-labi (Amydacartilaginea merupakan salah satu komoditas tangkapan untuk ekspor di Sumatera Selatan. Status perlindungannya telah masuk dalam Appendix II CITES dan kategori rawan menurut IUCN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran ukuran morfologi A. cartilaginea hasil tangkapan di Sumatera Selatan. Data tangkapan labi-labi diperoleh dari catatan enumerator  selama 2013 di Kabupaten Musi Rawas, Musi Banyuasin dan Lubuklinggau. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa labi-labi yang tertangkap dari Musi Rawas dan Lubuklinggau memiliki ukuran morfologi yang lebih besar dibandingkan dari MusiBanyuasin. Labi-labi yang dominan tertangkap memiliki bobot 1000 kg dan total tangkapan > 200 ekor tahun-1 terdapat di Jaya Loka, Megang Sakti dan Lakitan Ulu (Kabupaten Musi Rawas serta di Sekayu, Batanghari Leko dan Babat Toman (Kabupaten Musi Banyuasin. The Asiatic softshell turtle (Amyda cartilaginea Boddaert, 1770 is one of the export commodities in South Sumatera. Its conservation status has been included in Appendix II CITES and IUCN vulnerable category. The objective of study is to determine the distribution of morphological size of A. cartilaginea caught in South Sumatera. The softshell turtle catch data was collected and recorded by enumerators during 2013 in District Musi Rawas, Musi Banyuasin and Lubuklinggau. Data were analysed descriptively. The results show that the morphological size of softshell turtle caught from Musi Rawas and Lubuklinggau were bigger than from Musi Banyuasin. The Asiatic softshell turtle catch distribution with a total catch body mass >1000 kg and total catch >200 individuals year-1 were found in Jaya Loka, Megang Sakti and Lakitan Ulu (Musi Rawas Regency and Sekayu, Batanghari Leko and Babat Toman (Musi Banyuasin Regency.

  2. PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI METODE CERAMAH BERVARIASI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERKELOMPOK TIPE NHT (NUMBERED HEAD TOGETHER PADA MATA DIKLAT STENOGRAFI KELAS XI BIDANG ADMINISTRASI PERKANTORAN SMK NURUL ULUM LEBAKSIU KABUPATEN TEGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Wahyu Ismail

    2016-03-01

    Full Text Available Kegiatan pembelajaran Stenografi di kelas XI Administrasi Perkantoran SMK Nurul Ulum Lebaksiu belum melibatkan siswa untuk aktif dan mengalami proses belajarnya sendiri. Siswa belum diarahkan untuk melakukan aktivitas belajar yang bervariasi. Hal ini membuat siswa jenuh dan tidak fokus dalam pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus, setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Faktor yang diteliti adalah aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pada siklus I yaitu 66,63 dengan ketuntasan klasikal 60%, sedangkan untuk siklus II nilai rata-ratanya 79,74 dengan ketuntasan klasikal 80%. Pada siklus I aktivitas siswa 60% dan siklus II menjadi 95,5%. Berdasarkan hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode ceramah bervariasi dengan model pembelajaran berkelompok tipe NHT (Numbered Head Together pada mata diklat Stenografi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI Administrasi Perkantoran SMK Nurul Ulum Lebaksiu. Stenography learning activities in class XI Office Administration SMK Nurul Ulum Lebaksiu not involve students for active and experiencing their own learning process. Students have not been directed to perform a variety of learning activities. This makes students bored and do not focus on learning so the impact on student learning outcomes are still low. The purpose of this study is to increase the activity and student learning outcomes. This research is a class act with two cycles, each cycle including planning, implementation, observation and reflection. Factors studied were learning activities and student learning outcomes. The results obtained by the average value in the first cycle is 66.63 with classical completeness 60%, while for the second cycle the average

  3. PEMETAAN ANALOGI PADA KONSEP ABSTRAK FISIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nyoto Suseno

    2014-11-01

    Full Text Available The research of any where founded majority students have common difficulties in abstract physics concept. The result of observation, lecturers have problem  in teaching implementation of abstract concepts on physics learning. The objective of this research is to find out the ways how to overcome this problem. The research place of  physics education programs and senior high school. The data are colected by quetionere, observation and interview. The lecturer behavior to making out this case is use of analogy to make concrete a abstract concept. This action is true, because the analogies are dynamic tools that facilitate understanding, rather than representations of the correct and static explanations. Using analogies not only promoted profound understanding of abstract concept, but also helped students overcome their misconceptions. However used analogy in teaching not yet planed with seriousness, analogy used spontanously with the result that less optimal. By planing and selecting right analogy, the role of analogy can be achieved the optimal result. Therefore, it is important to maping analogies of abstract consepts on physics learning.

  4. Pengaruh Jumlah Kelas dan Skema Klasifikasi terhadap Akurasi Informasi Penggunaan Lahan Hasil Klasifikasi Berbasis Objek dengan Teknik Support Vector Machine di Sebagian Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aria Jaka Dwiputra

    2016-10-01

    Full Text Available Produksi peta penggunaan lahan dari data geospasial satelit harus memperhatikan resolusi spasial yang digunakan, dengan menggunakan ilmu penginderaan jauh secara digital akurasi informasi geospasial tematik yang diperoleh dari data geospasial satelit dapat diukur secara kuantitatif. Jumlah kelas penggunaan lahan, skema klasifikasi, dan teknik ekstraksi informasi akan berpengaruh dalam overall accuracy.Penelitian ini menggunakan tiga variasi jumlah kelas dan skema klasifikasi yaitu 4, 7, dan 10 kelas penggunaan lahan. Tiga variasi tersebut diekstraksi dari citra ALOS AVNIR – 2 dengan resolusi 10 meter menggunakan metode klasifikasi berbasis objek dengan pendekatan support vector machine. Sesuatu yang lain dari klasifikasi berbasis objek adalah proses segmentasi yang mengelompokkan objek tutupan lahan dalam satu bagian, dan algoritma SVM mengklasifikasikan citra segmentasi dengan memanfaatkan empat tipe kernel yaitu linier, radial basis function, sigmoid, dan polynomial. Hasil ekstraksi informasi penggunaan lahan untuk jumlah kelas empat menggunakan klasifikasi berbasis objek dengan pendekatan support vector machine memiliki akurasi sebesar 87.2666% serta nilai koefesien kappa 0.8048 dan tipe kernel yang dipakai adalah kernel Linier. Hasil ekstraksi informasi penggunaan lahan untuk jumlah kelas tujuh menggunakan klasifikasi berbasis objek dengan pendekatan support vector machine memiliki akurasi sebesar 79.8021% serta nilai koefesien kappa 0.7293 dan tipe kernel yang dipakai adalah kernel Linier. Hasil ekstraksi informasi penggunaan lahan untuk jumlah kelas sepuluh menggunakan klasifikasi berbasis objek dengan pendekatan support vector machine memiliki akurasi sebesar 73.3377% serta nilai koefesien kappa 0.6466 dan tipe kernel yang dipakai adalah kernel Linier. Hasil ekstraksi informasi penggunaan lahan untuk jumlah kelas sepuluh menggunakan klasifikasi berbasis objek dengan pendekatan support vector machine dan ditambah dengan data bantu berupa

  5. IMPLEMENTASI METODE THINK PAIR SHARE (TPS BERBANTUAN MEDIA POWER POINT PADA PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN POKOK BAHASAN PROPOSAL USAHA UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 DUKUHTURI KABUPATEN TEGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lutfiyatun Lutfiyatun,

    2012-10-01

    Full Text Available Alat dan metode pembelajaran merupakan komponen pembelajaran yang penting. Penerapan metode dan alat pembelajaran yang kurang tepat dapat berdampak terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK N 1 Dukuhturi tahun 2011/2012. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan dua kelas yaitu kelas kontrol menggunakan metode metode ceramah� dan kelas eksperimen menggunakan metode think pair share berbantuan media power point sebagai sampel penelitian. Variabel penelitian terdiri dari metode pembelajaran, keaktifan dan hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil test, lembar observasi, dan penyebaran angket. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan keaktifan dan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Persentase keaktifan pada keaktifan siswa kelas kontrol yaitu 46%, 50%, 54%, 58%, kelas eksperimen yaitu 74%, 78%, 84%, dan 86%. Sedangkan. hasil belajar pada kelas kontrol yaitu rata-rata nilai pre test 67,30 dan rata-rata nilai post test 71,90. hasil belajar pada kelas eksperimen yaitu rata-rata nilai pre test 68,10 dan rata-rata nilai post test 80,31. Tanggapan siswa pada kelas eksperimen dalam kategori sangat tinggi yaitu 85,19%, sedangakan pada kelas kontrol dalam kategori tinggi yaitu 63,75%. Tools and methods learning is an important component of learning. The less proper tools and methods application can influence to the students being active and the results of the students learning. The population of this research are studens of class XI SMK N 1 Dukuhturi 2011/2012. This research is an experiment research which use two classes that is control class and experiment class. Control class uses lecture methods and experiment class uses think pair share (TPS menthods which is helped by power point media as a research sample. The variables of this

  6. THE EFFECT OF AUDIT FOLLOW-UP AND SIZES ON THE AUDIT QUALITY

    OpenAIRE

    Mahpiansyah Mahpiansyah

    2017-01-01

    ABSTRAK Penelitian ini mengukur pengaruh ukuran audit dan tindak lanjut hasil audit terhadap kualitas audit di Indonesia. Pemerintah Indonesia memiliki dua institusi audit: eksternal dan internal audit. Tindak lanjut audit adalah perkembangan pelaksanaan rekomendasi audit dari audit eksternal untuk memperbaiki laporan keuangan auditee. Penelitian ini menganalisa data 33 provinsi dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 dari Ikhtisar Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (ILHP ...

  7. VALUASI EKONOMI PEMANFAATAN HASIL HUTAN YANG TIDAK DAPAT DIPASARKAN PADA KAWASAN HUTAN LINDUNG TAMAN HUTAN RAYA SULTAN ADAM KALIMANTAN SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Munandar Munandar

    2017-06-01

    Full Text Available The research identified  potential, kinds of  non marketable forest  products, and calculating  the economic value of non marketable forest products in Sultan Adam Grand Forest Park. Identifying the species  was conducted on  the sample of 100 hectares  width  by creating line plot sampling of width 20 meters  and 1000 meters length. Data  were analyzed to explain types of species, frequency, relative frequency, density and relative density. Calculating   the value of non marketable forest products was done  by  making Contingent Valuation Method (CVM survey. Amount of Willingness to Pay (WTP directly ask to the 243 respondents using questionnaire. The result of research, non marketable flora consist of  7 species of used as food ingredients, 2 types species of medicinal and tonic, a species potent to cosmetics substitution, one type of pest poison, one of handy craft. There are 8 species of birds among of them are endangered species like hornbill (Buceros rhinoceros and haruai or Kalimantan Peacock ( Argusius argus.The Large mammals such as deer (Cervus unicolor, bark deer (Muntiacus muntjak and wild boar (Sus barbatus still found in it’s footprints and be informed by local people Willingness to Pay of locally perspective was Rp.494,483,164.61 per year or Rp. 7,271.81 per hectare per year as preferences to non marketable forest products they used. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi jenis dan menghitung nilai ekonomi hasil hutan yang tidak dapat dipasarkan di Tahura Sultan Adam. Identifikasi spesies dilakukan pada sampel seluas 100 hektar dengan membuat jalur pengamatan selebar 20 meter dan panjang 1000 meter. Data yang dikumpulkan dianalisis untuk menjelaskan jenis-jenis yang ada, frekuensi, frekuensi relatif, kerapatan relatif dan  indeks nilai pentingnya. Penghitungan nilai ekonomi hasil hutan yang tidak dapat dipasarkan dilaksanakan dengan membuat survai langsung menggunakan Contingent Valuation Method (CVM

  8. PENGARUH PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE GROUP INVESTIGATION (GI TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU KELAS VIII SEMESTER GENAP SMPYPI 1 BANDAR MATARAM LAMPUNG TENGAH T.P 2015/2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desi Fatmawati Maryatun

    2016-05-01

    Full Text Available Metode cooperative learning tipe group investigation merupakan model pembelajaran kooperatif yang dapat melibatkan peserta didik secara aktif dalam kegiatan pembelajaran mulai dari merencanakan topik-topik yang akan dipelajari, bagaimana melaksanakan investigasinya, hingga melakukan presentasi kelompok dan evaluasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan model pembelajaran cooperative learning tipe Group Investigation terhadap hasil belajar IPS Terpadu peserta didik kelas VIII semester genap SMP YPI 1 Bandar Mataram  Lampung Tengah tahun pelajaran 2015/2016. Hipotesis yang penulis ajukan adalah “Ada pengaruh yang positif pada model pembelajaran cooperative learning tipe Group Investigation terhadap hasil belajar IPS Terpadu peserta didik kelas VIII semester genap SMP YPI 1 Bandar Mataram  Lampung Tengah tahun pelajaran 2015/2016. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP YPI 1 Bandar Mataram Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2015/2016 yaitu berjumlah 48 orang siswa dan diantaranya terdiri dari 2 kelas. Dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIIIa dan VIIIb. Kelas VIIIa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIb sebagai kelas control, sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, Eksperimen dilaksanakan pada siswa kelas VIIIa Semester Genap SMP YPI 1 Bandar Mataram Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 24 peserta didik. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan  metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Sedangkan untuk mengetahui tingkat validitas dan reliabilitas penulis menggunakan rumus K-R 20. Kemudian untuk menguji/membuktikan hipotesis digunakan rumus Regresi Linier Sederhana yaitu  Ŷ = a + bx. Nilai Ŷ = 73,33+ 0,5 X yang dilanjutkan dengan rumus thitung > ttabel.pada daftar signifikan 5% yaitu 4 > 1,72  dan pada taraf signifikan 1% yaitu 4 > 2,52. Dengan demikian hipotesisnya diterima karena ada pengaruh yang positif

  9. Hasil Cetak Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik Sebagai Alat Bukti Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Melalui Media Daring

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aris Hardinanto

    2016-12-01

    Full Text Available Perkembangan dan perubahan dunia menjadi sangat cepat sebagai akibat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama teknologi transportasi dan komunikasi telah membuat berbagai kemudahan terhadap mobilitas masyarakat. Arus perkembangan informasi antar negara tidak dapat lagi dikendalikan oleh pemerintah, sehingga peran dalam mengendalikan arus mobiltias penduduk melalui jejaring sosial. Pertumbuhan yang seperti ini mengakibatkan perubahan sosial di masyarakat seluruh dunia, lintas batas negara. Kejahatan jenis baru sebagai dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi muncul seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Kejahatan menggunakan media teknologi informasi atau komputer dan internet disebut Computer Related Crime atau Cybercrime. Kedudukan alat bukti sebagai penegak hukum pidana materiil menjadi parameter hakim untuk memutus suatu perkara. Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik memberikan ruang terhadap hasil cetak alat bukti elektronik dalam cybercrime sebagai alat bukti yang sah. Hasil cetak alat bukti elektronik sah apabila alat bukti elektronik itu dapat dijamin keasliannya. Dengan demikian kedudukan alat bukti elektronik dalam cybercrime memiliki kriteria yang ketat dibanding alat bukti konvensional. Metode penelitian dalam jurnal ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach, pendekatan kasus (case approach serta pendekatan konseptual (conceptual approach Kata kunci: alat bukti elektronik, cybercrime. 

  10. Pengaruh Penambahan Aditif Bi2O3 Terhadap Karakteristik Barium Heksaferit Hasil Sintesis dengan Metode Sol-Gel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Wardiyati Siswoyo

    2017-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan sintesis barium heksaferit (BaFe12O19 secara sol-gel menggunakan prekursor barium nitrat [Ba(NO32], besi nitrat [Fe(NO33] dan asam sitrat (C6H8O7 Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan BaFe12O19 fasa tunggal berukuran nano dengan koersivitas magnetik tinggi. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penambahan aditif Bi2O3 dengan berbagai variasi persentase berat terhadap BaFe12O19 dari 0,5% sampai dengan 2%. Karakterisasi BaFe12O19 hasil sintesis dilakukan dengan  menggunakan alat X-ray diffraction (XRD untuk analisis  fasa, Fourier Transmission Infra Red (FTIR untuk mengetahui tipe ikatan yang terjadi, Scanning Electron Microscope dan Energy Dispersive X-ray Spectroscopy (SEM/EDS untuk analisis struktur dan persentase atom, dan Vibrating Sample Magnetometer VSM untuk mengetahui sifat magnetik yaitu koersivitas dan saturasi magnetik. Dari hasil percobaan diperoleh BaFe12O19 fasa tunggal dengan ukuran partikel sekitar 105 nm - 130 nm, saturasi magnetik 57,86 emu/g dan koersivitas magnetik sebesar 0,38 T. 

  11. EVALUASI DAYA TAHAN IKAN MAS HASIL SELEKSI BERDASARKAN MARKA MOLEKULER MHC-II TERHADAP INFEKSI KOI HERPES VIRUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erma Primanita Hayuningtyas

    2015-03-01

    mengevaluasi daya tahan benih ikan mas F-1 terseleksi terhadap infeksi KHV melalui uji tantang. Sebagai pembanding, digunakan ikan mas populasi benih F-1 non-seleksi dan populasi benih ikan mas dari unit pembenihan rakyat (UPR. Ikan uji berupa benih ikan mas Rajadanu berumur dua bulan dengan bobot ratarata 5,5±0,5 g. Jumlah benih pada masing-masing wadah perlakuan sebanyak 30 ekor dengan tiga kali pengulangan. Wadah pengujian berupa akuarium berukuran 40 cm x 60 cm x 40 cm dengan kepadatan 1 ekor/L. Parameter yang diamati adalah sintasan, deteksi KHV, analisis ekspresi gen MHC-II, dan gambaran darah ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi benih F-1 terseleksi memiliki daya tahan lebih baik dengan sintasan 93,33% dibandingkan populasi benih F-1 non-seleksi sebesar 85,55% dan populasi benih dari UPR sebesar 81,11%. Daya tahan yang tinggi pada populasi benih F-1 terseleksi didukung oleh hasil deteksi KHV yang negatif dan ersentase jumlah limfosit yang lebih tinggi sebesar 91,67%; serta rendahnya persentase monosit dan heterofil, selain itu, tidak adanya eosinofil dan basofil. Ekspresi gen MHC-II terdeteksi pada berbagai organ, ekspresi tertinggi ditemukan pada organ limpa.

  12. Analisa Ketelitian Geometrik Citra Resolusi Tinggi Hasil Ortorektifikasi pada Pembuatan Peta Skala 1: 5000

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Rizal Al-Amin

    2017-03-01

    Full Text Available Di era teknologi yang berkembang pesat, berbagai metode survei telah banyak digunakan salah satunya dengan cara penginderaan jauh menggunakan satelit. Sebagaimana diketahui bahwa proses perekaman citra satelit diliput dari wahana (satelit yang bergerak di atas permukaan bumi pada ketinggian ratusan kilometer, sehingga menyebabkan citra satelit memiliki distorsi geometrik. Untuk mengurangi pengaruh distorsi geometrik objek pada citra, dilakukan koreksi geometrik dengan cara ortorektifikasi. Pleiades merupakan satelit penghasil citra satelit resolusi tinggi yang dibuat oleh perusahaan Airbus Defence & Space. Citra satelit yang dihasilkan memiliki resolusi spasial 0,5 meter Sebagai acuan bagi kegiatan pemanfaatan ruang yang lebih rinci dari kegiatan pemanfaatan ruang yang diatur dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW, maka dibuat Rencana Detail Tata Ruang (RDTR dengan peta skala 1:5.000 yang telah diatur oleh Badan Informasi Geospasial. Dalam proses ortorektifikasi citra satelit untuk pembuatan peta skala 1 : 5000 ini, digunakan titik kontrol tanah atau Ground Control Point (GCP untuk proses koreksi geometris dan data Digital Elevation Model (DEM. Pada penelitian ini dilakukan proses ortorektifikasi dengan metode polinomial Rational Function menggunakan 21 GCP pada polinomial orde 2. Didapat nilai RMS Error jarak pada citra hasil ortorektifikasi sebesar 0.419 meter, tetapi masih masuk toleransi untuk pembuatan peta skala 1:5000 pada uji statistik T-Test dengan α=5% & α=10%. Didapat juga nilai pixel citra sebelum ortorektifikasi sebesar 0,543592 meter sedangkan setelah ortorektifikasi sebesar 0,500032 meter. Yang berarti, setelah proses ortorektifikasi, nilai pixel sesuai dengan resolusi spasial citra ≈ 0,5 meter.

  13. PERFORMA BENIH TIRAM MUTIARA (Pinctada maxima DARI HASIL PERSILANGAN INDUK ALAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Komang Wardana

    2015-09-01

    Full Text Available Tiram mutiara merupakan salah satu komoditas andalan dalam budidaya laut. Masalah utama yang dihadapi adalah pasok benih baik kuantitas maupun kualitas. Upaya perbaikan dilakukan dengan perkawinan silang antar varietas tiram dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas benih Tiram Mutiara (Pinctada maxima baik secara fenotip maupun genotip. Induk yang disilangkan secara resiprokal mempunyai karakter nacre putih (P dan kuning (K baik populasi Bali maupun Maluku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persilangan dua populasi tersebut menghasilkan tiga varietas yaitu: varietas I (K x P, varietas II (K x K dan varietas III (P x K. Nilai SR pada fase pediveliger dari ketiga varietas menghasilkan sintasan berturut-turut 65%, 59%, dan 45%. Pertumbuhan varietas III menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dengan kisaran panjang cangkang 3,0-4,5 cm pada umur dua bulan pemeliharaan. Analisis genetik dengan RAPD-DNA menunjukkan bahwa induk-induk yang berhasil memijah mempunyai variasi genetik 0,3755; 0,3938; dan 0,1600. Sedangkan turunan F1 mempunyai variasi genetik lebih rendah yaitu: 0,2738; 0,2667; dan 0,0924.

  14. TINGKAT HIDUP DAN PERTUMBUHAN AVOKAD HASIL SAMBUNG PUCUK ENTRES YANG DISIMPAN DALAM PELEPAH BATANG PISANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lazarus Agus Sukamto

    2014-01-01

    Full Text Available Buah avokad mempunyai kandungan nutrisi yang sangat baik bagi masyarakat khususnya kandungan lemak tidak jenuh dan protein yang tertinggi bila dibandingkan jenis buah lain. Untuk tujuan komersial, tanaman avokad perlu diperbanyak secara vegetatif untuk memperoleh bibit yang telah terbukti kualitas dan kuantitas tinggi, serta berbuah lebih awal. Keberhasilan penyambungan sangat dipengaruhi oleh kesegaran entres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan dan pertumbuhan sambungan tanaman avokad dengan menggunakan entres yang disimpan dalam pelepah batang pisang selama dua hingga sembilan hari. Parameter pengamatan meliputi persentase tingkat hidup sambungan, pertumbuhan panjang, jumlah daun, jumlah cabang, dan panjang percabangan batang atas setiap bulan sampai enam bulan. Data pertumbuhan dianalisis secara statistik dengan ANOVA dan uji lanjut Duncan. Lama penyimpanan entres berpengaruh terhadap tingkat hidup hasil sambungan dan pertumbuhan batang atas avokad. Rerata tingkat hidup bibit sambungan avokad terus menurun dari 99,5% pada umur satu bulan sampai 71% pada umur enam bulan setelah penyambungan, tetapi tidak mengalami penurunan setelah lima bulan penyambungan. Penyimpanan entres avokad dalam pelepah pisang dapat dipertahankan kesegarannya selama sembilan hari, yaitu tingkat hidup sambungan 60% - 84% enam bulan setelah penyambungan. Ada kecenderungan bahwa makin lama penyimpanan entres, makin menurun pertumbuhan batang atas avokad; sebaliknya makin lama umur penyambungan, makin meningkat pertumbuhan batang atas avokad, kecuali jumlah cabangnya yang relatif tidak meningkat setelah dua bulan penyambungan.

  15. STUDI PERBANDINGAN ANALISIS UNSUR PLUMBUM (PB DARI HASIL ELEKTROLISIS ANTARA METODE LASER- INDUCED BREAKDOWN SPECTROSCOPY (LIBS DENGAN METODE KONVENSIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H. S. Suyanto

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menganalisis unsur Pb hasil proses elektrolisis dengan metode alternatif laser-induced breakdown spectroscopy (LIBS dan metode konvensional. Elektrolisis menggunakan tembaga (Cu sebagai katoda dan karbon sebagai anoda. Unsur Pb yang terdeposisi pada katoda diirradiasi laser Nd-YAG (model CFR 200, 1064nm dan emisinya (Pb I 405.7 nm ditangkap spektrometer HR 2500++ yang kemudian ditampilkan dalam intensitas fungsi panjang gelombang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa energi laser, arus listrik dan waktu deposisi proses elektrolisis yang optimum untuk karakterisasi unsur Pb masing - masing adalah 100 mJ, 5,28 mA dan 15 menit. Aplikasi metode ini untuk analisis kuantitatif larutan Pb dengan membuat kurva kalibrasi dari kosentrasi 300 ppm sampai kosentrasi terendah yaitu 0,5 ppm, serta diperoleh deteksi limit sebesar 0,44 ppm. Sebagai perbandingan metode deteksi dengan LIBS ini telah dilakukan analisis dengan metode konvensional dengan menentukan selisih massa katoda sebelum dan sesudah elektrolisis dan diperoleh hasil yang sebanding.ABSTRACTThe aim of this research was to compare between a method of laser-induced breakdown spectroscopy (LIBS and the conventional one to analyse of Plumbum (Pb element resulted from electrolysis process. Electrolysis used copper (Cu and carbon (C as cathode and anode respectively. Plumbum element which was deposited on cathode was irradiated by Nd-YAG laser (model CFR 200, 1064nm and its emission intensity of neutral Pb I 405.7 nm in the plasma was captured by HR 2500++ spectrometer and displayed in a form of intensity as a function of wavelength. The experiment result showed that the optimum condition parameters of electrolysis: laser energy, electric current and electrolysis time duration were 100 mJ, 5.28 mA and 15 minutes respectively. An application of these conditions was done to make calibration curve of Pb element in liquid sample from 300 ppm to 0.5 ppm and resulted a limit of

  16. PENGARUH FASILITAS BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU MELALUI MOTIVASI BELAJAR SMP NEGERI 1 AMBARAWA (Studi Kelas VII Tahun Ajaran 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Maratus Sholekhah

    2014-06-01

    Full Text Available Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui pengaruh fasilitas belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar IPS Terpadu melalui motivasi belajar kelas VII SMP Negeri 1 Ambarawa. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Ambarawa yang berjumlah 269 siswa. Penelitian ini menggunakan sampel yang berjumlah 81 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel bebas yaitu fasilitas belajar (X1, lingkungan keluarga (X2, motivasi belajar (Y1 sebagai variabel interfening dan Hasil Belajar (Y2 sebagai variabel terikat. Metode pengumpulan data: observasi, dokumentasi dan angket. Metode analisis yaitu analisi deskriptif persentase. Uji asumsi klasik: normalitas, multikolinieritas, heteroskedastisitas. Sedangkan uji hipotesis: uji parsial, uji signifikansi simultan, regresi linier berganda dan koefisien determinasi. Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi Y₁= 0,638 X₁+ 0,58 X₂+0,723+e₁ dan Y₂= 0,639 X₁+0,572 X₂+0,725+e₂. Secara deskriptif penelitian menunjukkan bahwa kategori fasilitas belajar, dan lingkungan keluarga adalah sedang. Pengaruh fasilitas belajar terhadap motivasi belajar sebesar 63,8%, lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar sebesar 58%, pengaruhnya positif dan signifikan. Sedangkan pengaruh fasilitas belajar dan lingkungan keluarga secara bersama berpengaruh terhadap hasil belajar melalui motivasi belajar sebesar 41,9% dan sisanya sebesar 58,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. The purpose of this study was to determine the effect of learning facilities and family environment on Integrated Social Science learning Outcomes through sudents’ motivation SMP Negeri 1 Ambarawa. The population of this study of 269 students and sample of 81 students. The population of this study was the entire seventh grade students of SMP Negeri 1 Ambarawa, amounting to 269 students. This study used a

  17. Pengaruh Simultan Parameter Suhu dan Konsentrasi Larutan NaOH Terhadap Kuantitas dan Kualitas Hasil Cellulose Powder pada Proses Delignifikasi Tongkol Jagung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suprianto Suprianto

    2015-08-01

    Full Text Available Jagung merupakan sumber karbohidrat ketiga di Indonesia setelah padi dan ketela. Produksi jagung Indonesia meningkat terus menerus selama 10 tahun terakhir, yang diikuti dengan konsekuensi meningkatnya tongkol jagung sebagai produk ikutan pertanian jagung. Jumlah tongkol jagung dapat mencapai 40% dari produksi jagung. Fakta ini menunjukkan semakin tinggi potensi tongkol jagung untuk dapat dimanfaatkan bagi penunjang kehidupan manusia. Pemanfaatan tongkol jagung secara langsung sebagai bahan bakar maupun tidak langsung, yaitu melalui tahapan proses fisika dan kimia, sebelum dimanfaatkan langsung, telah mulai banyak menarik perhatian. Penelitian ini dimaksudkan untuk menambah informasi pengolahan tongkol jagung menghasilkan selulosa powder yang dapat digunakan sebagai cellulose gel, selulose membrane filter penjernihan air maupun sebagai bahan baku turunan senyawa selulosa, seperti selulosa asetat, carboxy methyl cellulose dan nitro selulosa.Proses pengolahan tongkol jagung menjadi cellulose prowder dilakukan dalam tiga tahapan proses, masing-masing untuk menghilangkan komponen hemiseluola, lignin dan warna dalam tongkol jagung. Proses tahap pertama menggunakan larutan asam nitrat 7,5% pada suhu 80 o C selama 2 jam, dilanjutkan dengan proses tahap kedua menggunakan larutan NaOH selama 2 jam dengan variasi suhu 80 sampai 100 o C dan variasi konsentrasi NaOH dari 1 N sampai 3 N dan selanjutnya proses tahap ketiga menggunakan hydrogen peroksida dengan konsentrasi 4%, suhu 80 o C dan waktu 2 Jam. Keberhasilan proses diidentifikasi dengan kuantitas dan kualitas hasil cellulose powder.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi proses yang baik dalam tahap proses delignifikasi adalah suhu antara 85 sampai 95 o C dan konsentrasi NaOH antara 1,25 N sampai 2 N. Produk pengolahan dari tongkol jagung, dengan proses tiga tahap ini diperoleh hasil cellulose powder warna putih dengan kadar   selulosa sekitar 88 sampai 90%, dengan yield investor sekitar 30

  18. PENGEMBANGAN SOAL MATEMATIKA MODEL TIMSS UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP KELAS VII KURIKULUM 2013

    OpenAIRE

    M. Andy Rudhito; D. Arif Budi Prasety

    2016-01-01

    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan soal matematika model TIMSS yang valid dan praktis untuk siswa SMP berdasarkan Kurikulum 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Proses pendesainan soal sebagai instrumen penilaian dilakukan dengan prototyping. Prototyping meliputi dua tahap. Prototipe I merupakan hasil desain dan penyusunan soal-soal oleh peneliti sendiri, sedang prototipe II revisi dari prototipe I berdasarkan masukan dari pakar, teman sejaw...

  19. DISFEMIA DALAM BERITA UTAMA SURAT KABAR POS KOTA DAN RADAR BOGOR

    OpenAIRE

    Pratiwi, Kania; Ridwan, Sakura; Rahmawati, Aulia

    2016-01-01

    Abstrak. Penelitian ini bertujuan memahami secara mendalam penggunaan bentuk dan nilai rasa disfemia pada berita utama surat kabar Pos Kota dan Radar Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian yang diperoleh dari surat kabar Pos Kota dan Radar Bogor ditemukan 245 data. Sebanyak 155 data atau 63,26% ditemukan pada surat kabar Pos Kota dan 90 data atau 36,73% ditemukan pada surat kabar Radar Bogor. Disfemia ...

  20. VIDEO ETNOGRAFI: PENGALAMAN PENELITIAN SOSIAL DENGAN VIDEO KAMERA DI SULAWESI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh Yasir Alimi

    2013-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana video kamera dapat membantu focus pikiran peneliti, mempertajam naluri etnografi, memperbagus hubungan dengan masyarakat dan memperbagus laporan penelitian. Penelitian dilakukan di Sulawesi Selatan selama satu tahun dengan menggunakan handycam Sony DCR-TRV27, handycam Sony yang dilengkapi dengan fitur screen dan layar pengintip untuk siang hari. Kecanggihan teknologi kamera bertemu dengan kekayaan kehidupan social di Sulawesi Selatan, sebagaimana terefleksikan paling baik dalam upacara pernikahan. Video kamera secara sistematik mempunyai tempat yang penting dalam system knowledge/power local. Melakukan hal ini, artikel ini tidak hanya mendiskusikan tentang penggunaan kamera di praktek etnografis, tetapi juga mendiskusikan dunia sosial yang memungkinkan kamera mempunyai peran yang sangat penting didalamnya. In this article, the author explores how a video camera can refocus researcher’s mind, sharpens ethnographic senses, and improve relation with the community. This sophisticated feature of technology has met with the vibrancy of social life in South Sulawesi, best reflected in wedding ceremonies, placing camera nicely in the existing local system of knowledge/power. The research was done for one year using Sony handycam Sony DCR-TRV27. The study is drawn from a year fieldwork experience in South Sulawesi. This article does not only discuss  the use of camera in an ethnographic practice, but also discusses the social world that has enabled the camera to have a central place in it.

  1. PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X A PADA KOMPETENSI DASAR JURNAL UMUM PERUSAHAAN JASA MELALUI METODE PEMBELAJARAN KUMON BERBANTUAN MODUL “GENERAL JOURNAL TRAINING MODULE” DI SMK NU WAHID HASYIM TALANG KABUPATEN TEGAL TAHUN AJARAN 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanif Himawati

    2013-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian untuk mengetahui metode pembelajaran kumon berbantuan modul “general journal training module” dapat meningkatkan hasil belajar akuntansi kompetensi dasar Jurnal Umum Perusahaan Jasa kelas X AK SMK NU Wahid Hasyim Talang tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Metode analisis data penelitian ini adalah metode deskriptif. Hasil penelitian siklus I siswa yang tuntas belajar 19 siswa (76% dan tidak tuntas 6 siswa (24% dengan rata-rata kelas 78,2, sedangkan siklus II siswa yang tuntas belajar 22 siswa (88% dan tidak tuntas belajar 3 siswa (12% dengan rata-rata kelas 81,08. Adapun aktifitas siswa terhadap pembelajaran siklus I adalah 88% dan siklus II mencapai 100%. Sedangkan aktivitas guru dalam pembelajaran siklus I mencapai 73% dan siklus II mencapai 82%. Simpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran kumon berbantuan modul”general journal training module” dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada kompetensi dasar Laporan Jurnal Umum Perusahaan Jasa. Research purposes to determine the Kumon method assisted learning modules "general journal training module " can improve learning outcomes accounting basic competency Journal of Public Com panies Accounting class X SMK NU Wahid Hasyim Talang academic year 2013/2014 . This research is a class act consisting of two cycles. The analyze data collection method is a descriptif method. The results of students who completed the first cycle study 19 students (76 % and did not complete 6 students (24% with an average grade of 78.2 , while the second cycle students who pass the study 22 students (88% and did not pass the study 3 students (12 % with an average grade 81.08 . The activities of students towards learning first cycle was 88 % and the second cycle reaches 100 % . While the teacher in the learning activities of the first cycle reaches 73 % and the second cycle to 82 % . Conclusions from this research is a

  2. PRODUKTIVITAS DAN PROFITABILITAS BUDIDAYA IKAN LELE (Clarias gariepinus HASIL SELEKSI DAN NON-SELEKSI PADA PEMELIHARAAN DI KOLAM TANAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Roro Sri Pudji Sinarni Dewi

    2016-12-01

    Full Text Available Ikan lele (Clarias gariepinus merupakan salah satu komoditas budidaya air tawar yang populer di Indonesia. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan produktivitas ikan lele di antaranya melalui perbaikan kualitas genetik. Upaya peningkatan kualitas genetik ikan lele untuk mempercepat pertumbuhan dilakukan melalui proses seleksi. Pengujian performa ikan lele hasil seleksi (strain Mutiara pada skala komersial dilakukan dengan membandingkannya dengan strain non-seleksi (strain Paiton. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membandingkan produktivitas dan profitabilitas budidaya ikan lele hasil seleksi dan non-seleksi yang dibesarkan di kolam tanah pada skala komersial. Ikan lele ukuran sekitar 2,5 g dipelihara di kolam tanah berukuran 50 m2 dengan kepadatan 200 ekor/m2. Pemeliharaan dilakukan sampai ikan mencapai ukuran panen (sekitar 100 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan hasil seleksi memiliki laju pertumbuhan spesifik lebih tinggi (5,75 ± 1,25 g/hari, konversi pakan lebih rendah (0,90 ± 0,08, dan periode pemeliharaan lebih singkat (68 ± 13 hari dibandingkan ikan non-seleksi (4,33 ± 0,70 g/hari; 1,09 ± 0,01; 90 ± 12 hari. Berdasarkan analisis bioekonomi, budidaya pembesaran ikan lele hasil seleksi mampu menekan biaya produksi hingga Rp2.365,00/kg dan mendatangkan rasio keuntungan (61,09 ± 5,17% hampir dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan non-seleksi (32,54 ± 4,12%. African catfish (Clarias gariepinus is one of the freshwater aquaculture commodity that are popular in Indonesia. Various attempts had been conducted to increase its productivity including through genetic quality improvement. Efforts to improve the genetic quality of African catfish on growth trait was conducted by selection method. Evaluation the performance of improved strain of African catfish (Mutiara strain on a commercial scale was done by comparing with local (non-improved strain (Paiton strain. The purpose of this study was to compare the productivity and

  3. Hasil skrining berdasarkan metode MNA (mini nutritional assestment tidak berpengaruh terhadap lama rawat inap dan status pulang pasien lanjut usia di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Hardi Prasetyo

    2016-08-01

    of result screening during initial hospitalization to discharge status of eldery patients based on MNA method was RR 1.29. This indicated that malnourished patient were at risk for uncovered discharged as much as 1.29 greater than those not malnourhized.Conclusions: There was no impact of screening result in admission to length of stay. There was impact of nutritional status to length of discharged status.KEYWORDS: discharge home, length of stay, nutritional status in initial admission.ABSTRAKLatar belakang: Pertumbuhan penduduk lanjut usia (umur ≥60 tahun meningkat secara cepat pada abad 21 ini, yang pada 2000 di seluruh dunia telah mencapai 425 juta jiwa (± 6,8%. Jumlah ini diperkirakan akan mengalami peningkatan hampir dua kali lipat pada 2025. Di Indonesia, persentase lanjut usia pada 1995 mencapai 7,5%. Dengan meningkatnya angka harapan hidup, jumlah lanjut usia pun akan bertambah banyak. Hal ini terkait dengan perlunya peningkatan pelayanan kesehatan lanjut usia. Pada lanjut usia, masalah gizi erat kaitannya dengan penyakit. Salah satu faktor yang menyebabkan lanjut usia menjadi rawan gizi yaitu peningkatan morbiditas penyakit. Dengan meningkatnya risiko penyakit dan disertai gangguan nutrisi pada lanjut usia, perlu dilakukan identifikasi risiko malnutrisi pada lanjut usia sedini mungkin. Penilaian status gizi awal pasien masuk rumah sakit sangat penting dilakukan secara rutin karena dapat menggambarkan status gizi pasien saat itu, mendeteksi pasien-pasien yang berisiko tinggi, dan membantu mengidentifikasi perawatan gizi secara spesifik pada masing-masing pasien sehingga dukungan nutrisi yang tepat dapat diterapkan untuk meningkatan status gizi pasien.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh hasil skrining awal berdasarkan metode MNA (mini nutritional assessment terhadap lama rawat inap dan status pulang pasien lanjut pada ruang rawat inap penyakit dalam dan saraf di RSUP Dr.Sardjito Yogyakarta.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional

  4. IMPLEMENTASI MODEL RECIPROCAL TEACHING BERBANTUAN “ECONOMICS MODULE” DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR EKONOMI DAN AKTIVITAS SISWA KOMPETENSI DASAR PASAR MODAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Aisyatul Ulya

    2016-02-01

    Full Text Available Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui: Implementasi model Reciprocal Teaching berbantuan “Economics Module” dapat meningkatkan hasil belajar ekonomi dan hasil belajar ekonomi lebih tinggi dibandingkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Serta implementasi model Reciprocal Teaching berbantuan “Economics Module” dapat meningkatkan aktivitas siswa dan aktivitas siswa lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan model konvensional.Penelitian ini menggunakanTrue experimental design. Populasinya adalahsiswa kelas XIIIS di SMA Negeri 3 Demak tahun pelajaran 2014/2015, yang terdiri dari 5 kelas sebanyak 182 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakanpurposive sampling yang kemudian didapat sampel kelas XI IIS 3 sebagai kelas eksperimen dan XI IIS 2 sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yaitu dengan tesdan observasi.Pengujian H1 yaitu menggunakan uji paired sample t-tets, uji H2 menggunakan independent sample t-test, pengujian H3 menggunakan uji paired sample t-tets danuji H4 menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar setelah perlakuan dengan modelReciprocal Teaching berbantuan “Economics Module” dilihat dari rata-rata nilaipost-test kelas eksperimen sebesar 86,1 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 80. Terdapat peningkatan pada aktivitas siswa setelah perlakuan model Reciprocal Teaching berbantuan “Economics Module” dilihat dari total nilai rata-rata pada pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir pada kelas eksperimen sebesar 59,29 lebih tinggi dibandingkan total nilai rata-rata pada kelas kontrol sebesar 39,43. Saran dari penelitian ini diharapkan agar guru ekonomi menerapkan modelReciprocal Teaching berbantuan Economics Module karena terbukti dapat meningkatkan hasil belajar ekonomi pada kompetensi dasar pasar modal dan meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran ekonomi. The purpose in this research is to find out: the

  5. Karakterisasi Unjuk Kerja Diesel Engine Generator Set Sistem Dual Fuel Solar-Syngas Hasil Gasifikasi Briket Municipal Solid Waste (MSW Secara Langsung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Rizkal

    2017-01-01

    Full Text Available Sejalan dengan semakin banyaknya kebutuhan energi untuk dapat digunakan sebagai bahan bakar maka perlu adanya pengembangan gas biomassa sebagai bahan bakar alternatif pada motor pembakaran dalam maka akan dilakukan penelitian mengenai aplikasi sistem dual fuel gas hasil gasifikasi biomassa municipal solid waste (msw pada sistem downdraft dengan minyak solar pada motor diesel stasioner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar solar yang tersibtitusi dengan adanya penambahan syngas yang disalurkan secara langsung. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan proses pemasukan aliran syngas yang dihasilkan downdraft municipal solid waste (MSW kedalam saluran udara mesin diesel generator set secara langsung menggunakan sistem mixer. Pengujian dilakukan dengan putaran konstan 2000 rpm dengan pembebanan bervariasi dari 200 watt sampai dengan 2000 watt dengan interval 200 watt. Bahwa produksi syngas dari reaktor gasifikasi ditambahkan sistem bypass untuk mengetahui kesesuaian antara reaktor gasifikasi dan mesin generatorset data ṁ syngas yang dibutuhkan mesin diesel, ṁ syngas yang di bypass untuk mendapatkan kesesuaian antara produksi syngas dan yang di bypass.  Data-data yang diukur dari penelitian ini menunjukkan bahwa besar nilai mass flowrate gas syngas yang dibutuhkan mesin diesel pada AFR reaktor gasifier 1,39 sebesar 0,0003748 kg/s. Mass flowrate gas syngas yang di bypass menunjukkan nilai 0 pada saat sistem dijalankan karena seluruh gas syngas masuk kedalam ruang bakar. AFR rata-rata sebesar 14,54 ,Nilai Spesifik fuel consumption (sfc mengalami peningkatan 68% dari kondisi standar single fuel , Nilai efesiensi thermal mengalami kenaikan sebesar 7% dari kondisi single fuel, Nilai daya rata-rata sebesar 2,28kW, Nilai torsi rata-rata sebesar 10,94 N.m. Solar yang tersibtitusi sebesar 48%. Nilai temperatur (coolant, mesin, oil, dan gas buang pada setiap pembebanan mengalami kenaikan.

  6. PENGARUH KREATIVITAS BELAJAR, PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN POWER POINT, DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN AKUNTANSI PADA SISWA KELAS X AKT SMK NEGERI 2 BLORA TAHUN AJARAN 2012/2013 (MOTIVASI BELAJAR SEBAGAI VARIABEL INTERVE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chandra Putri

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kreativitas belajar, penggunaan media pembelajaran power point, dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar melalui motivasi belajar siswa kelas X AKT SMK Negeri 2 Blora Tahun Ajaran 2012/2013. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X AKT SMK Negeri 2 Blora Tahun Ajaran 2012/2013 sejumlah 120 siswa. Metode pengumpulan data: dokumentasi, angket. Metode analisis data yaitu analisis deskriptif, analisis konfirmatori, dan analisis Structural Equation Modeling (SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara kreativitas belajar, penggunaan media pembelajaran power point, dan lingkungan keluarga motivasi belajar; adanya pengaruh langsung dan tidak langsung antara kreativitas belajar, penggunaan media pembelajaran power point, dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar. This study has a purpose to find out the effect of learning creativity, the using of power point as a learning media, and family environment toward to learning result through learning motivation of the student of class X AKT SMK Negeri 2Blora year 2012/2013.The population of this study are all the student of grade X AKT SMK negri 2 blora year 2012/2013, (120.The method of gathering the data : documentation, questionnaire. The method of analyzing data: descriptive analyzing, confirmatory analyzing, and structural equation modeling (SEM analysing. The result of this study show that there is a significant positif effect and significant among the creativity of learning, the using of power point as a learning media, and family condition according to the study result through learning motivation; The results of studies using SEM analysis showed that there is a direct and the indirect influence of learning creativity, the using of power point as a learning media, and family environment toward to learning result.

  7. PERFORMA PERTUMBUHAN, KOEFISIEN VARIASI, DAN HETEROSIS HASIL PERSILANGAN IKAN PATIN (Pangasius sp. PADA TAHAP PENDEDERAN II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jadmiko Darmawan

    2017-05-01

    Full Text Available Hibridisasi merupakan salah satu teknik pemuliaan ikan dalam rangka mendapatkan varietas unggul sehingga mampu meningkatkan nilai produksi suatu komoditas ikan yang dibudidayakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi performa pertumbuhan, koefisien variasi, dan nilai heterosis dari hasil persilangan tiga spesies ikan patin sebagai tetua, yaitu patin siam (Pangasianodon hypophthalmus, patin jambal (Pangasius djambal, dan patin nasutus (Pangasius nasutus pada tahap pendederan II. Induk ikan patin siam dan patin jambal yang digunakan merupakan ikan yang sudah dirilis sebagai ikan budidaya, sedangkan induk ikan patin nasutus berasal dari perairan umum dan sedang dalam proses domestikasi sebagai ikan budidaya. Persilangan yang dibuat adalah: A f  patin jambal >0,05. Ikan patin SN memiliki performa yang lebih baik dari tetuanya dengan nilai heterosis bobot akhir, LPS bobot, panjang total, LPS panjang total, dan sintasan berturut-turut sebesar 110,87%; 19,78%; 36,14%, 36,09%; dan 15,04%; serta nilai koefisien variasi berkisar antara 0,00-11,08. Bobot akhir, panjang total dan sintasan ikan patin SJ juga lebih baik dari tetuanya dengan nilai heterosis berturut-turut sebesar 46,00%; 11,27%; dan 2,27%; namun untuk heterosis LPS bobot dan LPS panjang total bernilai negatif (-6,65% dan -1,01%, serta nilai koefisien variasi berkisar antara 0,00-12,75. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa ikan patin hibrida SN berpotensi sebagai ikan budidaya dalam rangka peningkatan produksi ikan patin daging putih selain dari ikan patin hibrida  SJ (pasupati yang telah dirilis ke masyarakat. Hybridization is a fish breeding technique in order to obtain high yielding varieties as to increase the production value of a farmed fish. The purpose of this study was to evaluate the growth performance, the coefficient of variation and heterosis value of the result of crossing three species of catfish as a parent, which was striped catfish

  8. SEBARAN HASIL TANGKAPAN MADIDIHANG (Thunnus albacares Bonnaterre, 1788 DI SAMUDERA HINDIA BAGIAN TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arief Wujdi

    2015-06-01

    Full Text Available Ikan Madidihang (Thunnus albacares Bobbaterre, 1788 merupakan salah satu komoditaspenting bagi industri perikanan di Indonesia dimana hasil tangkapannya merupakan yang tertinggi dibandingkan jenis tuna lainnya. Saat ini, kondisi stok madidihang berada dalam kondisi yang baik. Namun, untuk menjaga kelangsungan pemantaatan stok ikan tuna, diperlukan upaya pengelolaan sumber daya tuna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi laju tangkap madidihang di Samudera Hindia Bagian Timur. Pengumpulan data dilakukan oleh pemantau ilmiah pada kapal rawai tuna komersial yang berbasis di Benoa, Pelabuhanratu dan Bungus dari Agustus 2005 sampai Desember 2013; serta program monitoring pendaratan tuna yang berbasis di Benoa tahun 2010-2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pancing bervariasi secara bulanan dan tahunan. Rata-rata bulanan laju pancing tertinggi terjadi pada Mei (0,17 ekor/100 pancing dan terendah pada Februari (0,01 ekor/100 pancing, sedangkan rata-rata laju pancing tahunan tertinggi pada 2006 (0,11 ekor/100 pancing dan terendah pada 2011 (0,06 ekor/100 pancing. Rata-rata laju pancing tahunan cenderung mengalami penurunan sebesar 29,48%/ tahun. Ikan madidihang tertangkap oleh rawai tuna Indonesia tersebar dari 0°-34° LS dan 76°-134° BT. Sebaran spasial laju pancing tertinggi berada di sekitar Kepulauan Mentawai dan selatan Jawa Timur hingga Nusa Tenggara. Yellowfin tuna (Thunnus albacares Bobbaterre, 1788 is one of the important commodity for the fishing industry in Indonesia because it has the highest catches compared with other tunas. Nowadays, the yellowfin stock is currently in good condition (not overfished and not subject to overfishing. However, management measure was required to support sustainability of tuna fishery. This study aims to determine the hook rate distribution of yellowfin tuna in the Eastern Indian Ocean. Data was obtained by scientific observers on commercial tuna longline vessels

  9. KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN ANTIBAKTERI HASIL PURIFIKASI MINYAK BIJI NYAMPLUNG (Calophyllum inophyllum L. Physicochemical and Antibacterial Properties of Degummed Calophyllum inophyllum L. Seed Oil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sawarni Hasibuan

    2013-11-01

    minyak biji nyamplung untuk aplikasi sabun kesehatan. Rancangan yang digunakan pada proses purifikasi nyamplung adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan tiga faktor yaitu konsentrasi asam fosfat 20%, suhu, dan lama pemanasan. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan terbaik purifikasi diperoleh pada penggunaan H3PO4 20% sebanyak 0,2% pada suhu 80 oC selama 15 menit. Komponen asam lemak utama pada minyak nyamplung hasil purifikasi adalah asam palmitat, asam stearat, asam oleat dan asam linoleat dengan total asam lemak mencapai 98,19 persen dari total asam lemak penyusun minyak nyamplung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak nyamplung mengandung komponen steroid, flavonoid, saponin, dan triterpenoid serta memiliki efek antibakteri terhadap Staphylococcus aureus namun sebaliknya bagi Escheria coli. Kata kunci: Calophyllum inophyllum, purifikasi, fraksi padat, antibakteri, antioksidan

  10. PENGARUH PENERAPAN SISTEM MOVING CLASS DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PENGANTAR ADMINISTRASI PERKANTORAN SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMK NEGERI 9 SEMARANG TAHUN AJARAN 2014/2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Stefhani Tantra Sintara

    2015-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adakah pengaruh penerapan sistem moving class dan motivasi belajar terhadap hasil belajar mata pelajaran pengantar administrasi perkantoran siswa kelas XI secara simultan maupun parsial. Populasi yang diteliti dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Program Keahlian Administrasi Perkantoran tahun ajaran 2014/2015 sebanyak 105 siswa. Peneliti mengambil teknik sensus, yaitu mengambil keseluruhan populasi sebagai objek penelitian. Variabel yang dikaji dalam penelitian ini adalah penerapan sistem moving class (X1, motivasi belajar (X2 dan hasil belajar (Y. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda. Hasil dari analisis regresi linear berganda diperoleh persamaan Y = 6,164+0,883X1+0,300X2+ e. Ada pengaruh secara simultan antara penerapan sistem moving class dan motivasi belajar terhadap hasil belajar sebesar 51,8%, sedangkan pengaruh secara parsial penerepan sistem moving class sebesar 28,84% dan motivasi belajar sebesar 10,63%. The problem that had been studied in this research is whether there is influence of moving class implementation and learning motivation toward eleventh grade students’ achievement of introductory office administration lesson simultaneously and partially. The population that had been studied in this research is eleventh grade students of office administration major in the academic year of 2014/2015, as many as 105 students. The researcher took a census technique which take the whole population as the object of the research. An investigated variable in this research is the implementation of moving class system (X1, learning motivation (X2, and the result of the study (Y. The data were collected using questionnaireand documentation. The analysis of the data is usingdescriptive analysis and bifiliar regression analysis. The result of the linear regression analysis obtained an

  11. Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Melalui Media Interactive Video pada Mata Diklat Memahami Prinsip-Prinsip Penyelengaraan Administrasi Perkantoran (Studi Kasus pada Kelas X Administrasi Perkantoran SMK Negeri 1 Batang Tahun Ajaran 2011/2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Ciptaningsih

    2012-06-01

    Full Text Available Media interactive video suatu sistem penyampaian pengajaran dimana materi video rekaman disajikan dengan pengendalian komputer kepada penonton (siswa yang tidak hanya mendengar dan melihat video dan suara tetapi juga memberikan respon yang aktif. Memahami prinsip-prinsip penyelenggaraan administrasi perkantoran merupakan Kompetensi awal yang dipelajari siswa karena merupakan urat nadi dalam kegiatan administrasi Perkantoran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X AP 1 SMK Negeri 1 Batang tahun ajaran 2011/2012. Prosedur penelitian ini terdiri dari dua siklus, meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Metode pengumpulan data� adalah dokumentasi, lembar observasi kinerja guru dan aktivitas siswa, serta tes. Hasil penelitian yang diperoleh adalah terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 73% berarti ada 27% siswa atau 10 siswa yang nilainya masih dibawah KKM. Hasil belajar siswa pada siklus II ketuntasan belajar klasikal sebesar 92% atau sebanyak 32 siswa mengalami peningkatan hasil belajar. Selain itu Aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I aktivitas belajar sebesar 48% sedangkan pada siklus II aktivitas belajar mencapai sebesar 82%. Terjadi peningkatan pada kinerja guru yaitu siklus I sebesar 66% sedangkan pada siklus II adalah sebesar 90%. Kesimpulannya adalah terjadi peningkatan hasil belajar melalui media interactive video pada mata diklat memahami prinsip-prinsip penyelenggaraan administrasi perkantoran kelas X AP SMK Negeri 1 Batang. Avideointeractivemediadeliverysystem ofvideorecordingsof teaching wherethe materialis presentedwitha computercontrolto the audience(students whonot onlyhearandsee thevideoandsoundbutalsoprovideanactiveresponse. Understandingthe principlesof the administrationofficesarebeginningcompetencystudents are learningas it is aveinin theOfficeadministrative activities

  12. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PEMBIAYAAN BERBASIS BAGI HASIL (EQUITY FINANCING PADA BANK SYARIAH X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toni Priyanto

    2016-09-01

    Full Text Available This study aims to determine the factors that affect the equity financing at the Islamic Banking which covers quantitative financing profit and loss sharing and to formulate policies to be performed by the management in maintaining the financing growth. The study was conducted by utilizing Autoregressive Distributed Lag (ARDL model with variables including BI rate and inflation as the external factor. The test results of both external factors indicated a negative impact on both financing. BI rate as an indicator of the government's policy becomes the fastest variable affecting the equity financing i.e. at lag 1. Inflation comes as the macroeconomic indicator at lags 2, 9 and 10. All internal factors have a negative impact on both financing types except for the cost of education and training, and autoregressive variables. The fund of the third party influences the sharing of profit and loss (mudharabah at lag 1 and at 9, meanwhile the capital adequacy ratio affects the profit sharing (mudharabah at lag 8, and it affects the loss sharing (musyarakah at lag 6. The cost of education and training has an effect on loss sharing at lag 5, and Islamic banking basic education affects profit financing at lag 2 whereas the trend of financing profit sharing is at lag 8 and loss sharing at lags 1 and 2 and since it autoregressive, it affects each financing of the current period.Keywords: autoregressive, dynamic, mudaraba, musharaka, profit and loss sharing financingABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pembiayaan berbasis bagi hasil pada Bank Syariah yang meliputi pembiayaan mudharabah dan musyarakah secara kuantitatif dan merumuskan kebijakan-kebijakan yang dapat dilakukan manajemen dalam menjaga pertumbuhan pembiayaannya. Penelitian dilakukan menggunakan Autoregressive Distributed Lag (ARDL Model dengan variabel yang digunakan meliputi BI Rate dan inflasi sebagai faktor eksternal. Hasil pengujian kedua faktor eksternal

  13. Student Well-being pada Remaja Jawa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Na'imah

    2017-10-01

    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sumber student well-being pada remaja Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dan didukung dengan kualitatif. Lokasi penelitian di Banyumas dengan teknik cluster random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala student well-being dan openquesioner sumber student well-being serta panduan wawancara. Analisis data kuantitatif menggunakan deskriptif. Hasil penelitian adalah: 1 Sumber-sumber student well-being adalah dimensi hubungan sosial, kognitif, emosi dan spiritual. 2 Faktor penghambat tercapainya student well-being adalah jika ada masalah dalam dimensi sosial, kognitif, emosi, fisik dan spiritual.

  14. PENGARUH PENGGUNAAN TIGA MODEL PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATA DIKLAT PEMROGRAMAN WEB PHP PADA SISWA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Agustina

    2012-08-01

    Full Text Available The appropriate learning model for students is a support of the teacher for  improving student grades. This research is aimed to identify the effect of the three learning models usage, Independent Learning, Cooperative Learning (Jigsaw and Contextual Teaching and Learning applied to the students with high achievement categorized both male and female students in subject of PHP Web Programming at vocational higher school. The result shows that the implementation of learning model affects the achievement of competency for each learning model as follows; 8.91 for Independent Learning Model, 8.91 for Cooperative Learning Model and 9.44 for Contextual Teaching and Learning Model. Students with high achievement (male and female give significant influence to the achievement of competency of PHP Web Programming. Model pembelajaran yang sesuai bagi siswa merupakan dukungan dari guru untuk meningkatkan kemampuan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari penggunaan tiga metode pembelajaran yakni Independent Learning, Co­opera­tive Learning (Jigsaw, dan Contextual Teaching and Learning.  Ketiga metode ini diterapkan pada siswa dengan prestasi tinggi yang dipilah menurut jenis kelamin pada mata diklat Pemrograman Web PHP di sekolah menengah kejuruan. Hasil penelitian menujukkan bahwa implementasi model pembelajaran memberikan dampak capaian kompetensi sebagai berikut: 8,91 untuk model pembelajaran Independent Learning, 8,91 untuk model Cooperative Learning, dan 9,44 untuk model Contextual Teaching and Learning. Siswa dengan prestasi tinggi baik laki-laki maupun perem­puan memberikan akibat yang signifikan terhadap capaian kompetensi Pemrograman Web PHP.

  15. Hubungan Motivasi Belajar Ekstrinsik Terhadap Hasil Belajar Psikomotorik Pada Mata Pelajaran Agama Kristen Kelas V Di SD Zion Makassar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sifra Sahiu

    2017-09-01

    Full Text Available Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan motivasi dengan imitasi memperoleh skor 79,34% dalam kategori setuju menunjukkan bahwa peserta didik bukan hanya menjadi pendengar saja melainkan melakukan atau meniru setiap pelajaran yang diajarkan yang berhubungan dengan gerakan. Kedua, Hubungan motivasi dengan manipulasi memperoleh skor 80,29% dalam kategori setuju menunjukkan bahwa peserta didik mampu untuk menggunakan konsep dalam melakukan kegiatan seperti meneladani tokoh Alkitab. Ketiga, hubungan motivasi dengan presisi mempeoleh skor 83,42% dalam kategori setuju menunjukkan bahwa peserta didik tidak sekadar mengikuti apa yang dikatakan oleh gurunya tetapi mempertimbangkannya yang dapat diterima secara logikanya. Keempat, hubungan motivasi dengan artikulasi memperoleh skor 76,75% dalam kategori ragu-ragu menunjukkan bahwa peserta didik masih ragu-ragu dalam merangkai segala sesuatu menjadi suatu hal yang berkesinambungan. Kelima, hubungan motivasi dengan naturalisasi memperoleh skor 83,95% dalam kategori setuju menunjukkan bahwa peserta didik mampu melakukan segala tugas sekolahnya dengan mandiri dan berusaha sendiri. Kesimpulannya adalah keterkaitan motivasi dan hasil belajar psikmotorik merupakan hal yang sangat penting dalam mengembangkan keaktifan anak didik dalam belajar atau melakukan setiap kegiatan sehingga mencapai hasil yang lebih baik.The results of this study about the relationship of motivation with imitation that received a score of 79.34% on the Rating scale, indicate that learners not only are listeners but rather doers or imitaters of any lessons taught related to the kinesthetic movement. Second, the relationship of motivation with manipulation that received a score of 80.29% on the Rating scale, shows that learners are able to use concepts in doing activities such as emulating a biblical character. Third, the relationship between motivation and precision that received a score of 83.42% on the Rating scale, demonstrates

  16. Metodologi Penelitian dalam Kajian Islam (Suatu Upaya Iktisyaf Metode-Metode Muslim Klasik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Duski Ibrahim

    2016-03-01

    Full Text Available Makalah ini mengkaji tentang metode-metode penelitian dalam kajian-kajian Islam. Hal ini berlandaskan bahwa Islam tidaklah meletakan ilmu itu dalam kerangka dikotomis. Yang membedakannya adalah nilai-nilai manfaat dan maslahat. Munculnya pemikiran yang diklaim sebagai paham dikotomis ilmu agamawi dan duniawi, secara historis, tampaknya salah satu konsekuensi dari era disintegrasi. Kelanjutannya, muncul statemen bahwa ilmu yang agamawi (ilmu-ilmu agama harus mendapat perhatian yang lebih ketimbang ilmu yang duniawi (ilmu-ilmu dunia. Kemudian, pahala ilmu agamawi dipandang lebih banyak dibanding ilmu-ilmu duniawi. Statemen dan pandangan semacam ini tentu saja tidak memiliki dasar pijakan atau dalil yang jelas. Sedangkan metode-metode penelitian dalam kajian-kajian Islam ada empat macam, yakni: metode bayani, metode burhani, metode tajribi, metode ‘irfani. This paper examined about the methods of research in Islamic studies. It was based on that Islam did not put science in a dichotomous framework. What distinguished it was the benefit values and benefit. The emergence of thought which was claimed as a dichotomous understanding of the science of religious and secular, historically, it seemed one of the consequences of the era of disintegration. The sequel, appear statement that the science of religion (religious sciences should receive more attention than the secular science (science world. Then, the reward of religion science was seen more than secular sciences. Such statements and views certainly did not have a foundation or a clear proposition. While the methods of research in Islamic studies there were four kinds, namely: bayani method, the method Burhani, tajriibi method, the method of 'Irfani.

  17. KARAKTERISTIK PERMUKAAN SERAT SILIKON KARBIDA HASIL PEMINTALAN LISTRIK DARI POLYCARBOSILANE DALAM N,N-DIMETILFORMAMIDA (DMF/ TOLUENA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deni Mustika

    2015-03-01

    Full Text Available KARAKTERISTIK PERMUKAAN SERAT SILIKON KARBIDA HASIL PEMINTALAN LISTRIK DARI POLYCARBOSILANE DALAM N,N-DIMETILFORMAMIDA (DMF/ TOLUENA. Silikon karbida (SiC merupakan keramik non oksida yang memiliki sifat unik seperti ketahanan mekanik, kimia dan stabilitas termal sehingga digunakan dalam berbagai aplikasi. Hasil pemodelan SiC dari beberapa studi yang menunjukkan stabilitas yang baik terhadap radiasi netron dan permeabilitas yang rendah terhadap produk fisi. Hal ini meningkatkan ketertarikan penggunaan SiC dalam industri nuklir. Untuk meningkatkan sifat mekanik SiC, umumnya dibentuk berupa komposit. Komposit dengan penguat serat menunjukkan karakteristik mekanik yang lebih baik dibandingkan penguat partikel ataupun whisker. Pada komposit SiC, sifat mekanik komposit dominan dipengaruhi oleh sifat antar fasa dan atau karakteristik dari permukaan SiC. Electrospinning merupakan metode yang menjanjikan untuk menghasilkan serat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik permukaan serat silikon karbida hasil pemintalan listrik dari polycarbosilane dalam N,N-dimetilformamida (DMF/ toluena. Perbedaan persentase DMF dan polycarbosilane dalam toluene mempengaruhi elektrospinnabilitas dan karakteristik permukaan serat yang dihasilkan. Serat SiC yang dihasilkan dari prekursor polycarbosilane dengan pelarut toluena dan kopelarut     N-N, dimetilformamida (DMF diperoleh serat kontinu, dengan berbentuk sedikit cekungan menyerupai pita. Adanya titik-titik hitam di permukaan serat hasil pirolisis dimungkinkan akibat adanya karbon bebas dan atau kontaminasi dari grafit material tungku. Serat hasil pirolisis memiliki luas muka sebesar 3,321 – 46,14 m2/g dan pori berukuran mikro, dengan distribusi radius pada rentang 1-3 nm, dengan jumlah pori terbanyak memiliki ukuran kurang dari 2 nm. Suhu pirolisis dan sintering yang lebih tinggi diharapkan menghasilkan serat yang minim pori dan densitasnya mampu mendekati densitas teori.   SiC SURFACE

  18. The Effect of Using Origami Paper to Teach the Perimeter of Plane Figures on Cognitive Achievement of Students Grade IX

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yael Narwastu Jati

    2017-03-01

    BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Desain penelitian eksperimen ini dilakukan untuk melihat apakah terdapat pengaruh penggunaan kertas origami untuk mengajar keliling dari suatu bidang datar terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas IX dan bagaimana penggunaan tersebut mempengaruhi hsil belajar. Sampel penelitian adalah 16 siswa kelas IX-A sebagai kelompok ekperimen yang akan menggunakan kertas origami. Data diperolehh dari hasil pre-tests dan post-tests. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan rata-rata skor yang signifikan antara hasil pre-tests dan post-tests yang di duga, yaitu 4.0 (normalized gain, bahkan mencapai 0.8 yang termasuk golongan tinggi. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pada hasil belajar kognitif pada pengajaran keliling suatu bidang datar dengan menggunakan kertas origami

  19. RELOKASI SUMBER GEMPA DI DAERAH SUMATERA BAGIAN UTARA MENGGUNAKAN HASIL INVERSI SIMULTAN RELOKASI DAN KECEPATAN GELOMBANG P TIGA DIMENSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jajat Jatnika

    2016-03-01

    Full Text Available Penujaman miring antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia memberikan pengaruh yang besar terhadap kondisi tektonik dan vulkanik di Sumatera bagian utara. Subduksi tersebut mengakibatkan terbentuknya deretan gunung api dan zona sesar yang terbentang di pulau Sumatera. Seismisitas yang tinggi di wilayah Sumatera bagian utara tidak hanya diakibatkan oleh pengaruh dari subduksi saja, namun dapat juga diakibatkan karena keberadaan sesar aktif dan aktivitas gunung api yang berada di darat pulau Sumatera. Oleh karena itu perlu dilakukan penentuan sumber gempa yang akurat dan presisi. Salah satu faktor yang mempengaruhi penentuan sumber gempa adalah model kecepatan yang digunakan. Dengan menggunakan program Simulps12 yang secara simultan menghitung kecepatan 3-D gelombang P dengan hasil relokasi gempanya, diharapkan dapat menentukan sumber gempa sesuai dengan kondisi tektonik sebenarnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah waktu tiba gelombang P dan parameter gempa dari katalog BMKG 2009-2012 dan katalog PASSCAL Februari-Mei 1995. Penjejakan sinar gelombang menggunakan metode pseudo-bending sedangkan metode LSQR teredam digunakan dalam teknik inversinya. Hasil penelitian menunjukan bahwa gempa hasil relokasi mengalami perubahan posisi baik secara horisontal maupun secara vertikal. Beberapa gempa menunjukan perubahan jarak horisontal yang besar yaitu sekitar 40-70 km. Sedangkan secara vertikal hampir setengah data mengalami perubahan kedalaman hingga 60 km. Setelah relokasi terlihat distribusi gempa dangkal di darat lebih berimpit dengan zona sesar Sumatera. Hal ini juga mengindikasikan bahwa zona sesar Sumatera sangat aktif dimana kedalaman gempa yang terjadi tidak lebih dari 50 km.   The oblique subduction between the Indo-Australian plate and Eurasian plate in northern Sumatra gives a great influence on volcanic and tectonic conditions. The subduction resulted in the formation of a row of volcanoes and fault zones that lie on the island

  20. PENINGKATAN HASIL BELAJAR PELAKU-PELAKU KEGIATAN PEREKONOMIAN DI INDONESIA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR AND SHAREPADA SISWA KELAS VIII SMP PGRI BERGAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Sumaiyah

    2002-06-01

    Full Text Available Dalam proses belajar mengajar guru memegang peranan penting yaitu sebagai fasilitator dalam mengoptimalkan keaktifan siswa. Hasil� observasi awal menunjukkan bahwa kelas VIII� ada 17 siswa (65,3% belum tuntas pada nilai materi pelaku-pelaku kegiatan perekonomian di Indonesia. Hasil tersebut belum optimal karena perhatian siswa kurang, partisipasi anak kurang menyeluruh. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Prosedur penelitian ini merupakan siklus kegiatan yang terdiri dari dua siklus dimana setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil baik pada siklus I maupun siklus II terlihat bahwa nilai rata-rata hasil belajar kognitif siswa meningkat yaitu dari skor awal yaitu dari rata-rata awal sebesar 66,9 menjadi 73,2pada siklus I dan 84,2 pada siklus II dan ketuntasan klasikal dari 34,6% menjadi 65,3% pada siklus I dan 92,3% pada siklus II. In teaching and learning education, teachers play an important role as a facilitator in optimizing the activity of students. Teachers are expected to use appropriate teaching methods to involve more students in the teaching-learning process. The results of preliminary observations suggest that class VIII (65,3% who have not completed the economic value of the material perpetrators of the economic activities in Indonesia.Results are not optimal because attention ofstudents are less, participation of children less comprehensive, students have a fairly good activity, but not channeled properly.The procedure of this research is a cyclical activity that consists of two cycles where each cycle includes planning, implementation of the action, observation and reflection.Good results in cycle I and cycle II shows that the average value of cognitive learning outcomes that students increased from the initial score from the initial average of 66.9 to 73.2 to 84.2 in cycle I and cycle II and classical completeness from 34,6% to 65.3% in cycle I and 92.3% in cycle II.

  1. EVALUASI JENIS PENGOLAHAN TERHADAP DAYA TERIMA ORGANOLEPTIK PADA TELUR INFERTIL SISA HASIL PENETASAN

    OpenAIRE

    -, KHAERUNNISA

    2015-01-01

    2015 Telur yang tidak dapat menetas disebut telur infertil. Telur infertil telur hanya dapat digunakan sebagai konsumsi rumah tangga. Pengolahan telur infertil umumnya adalah dengan direbus, belum banyak penelitian yang menggunakan metode lain seperti didadar dan digoreng. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya terima organoleptik panelis terhadap telur yang diolah menjadi telur rebus, telur dadar dan telur goreng (ceplok). Penelitian ini menggunakan Rancangan A...

  2. Analisis Sikap Konsumen terhadap Produk Fashion Lokal dan Impor

    OpenAIRE

    Setiawan, Evelyn

    2014-01-01

    Abstrak: Analisis Sikap Konsumen Terhadap Produk Fashion Lokal dan Impor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap konsumen terhadap produk fashion lokal dan impor yang akan berpengaruh terhadap keputusan konsumsi. Sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah 1.000 mahasiswa dari 10 perguruan tinggi swasta terbesar di Surabaya. Pengambilan data dilakukan dengan metode kuesioner. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa di Surabaya merasa bangga d...

  3. Determinan Penggunaan Informasi Akuntansi Pada Usaha Kecil Menengah (UKM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aprilia Whetyningtyas

    2016-08-01

    ABSTRAK Penelitian ini menguji pengaruh  skala usaha, pelatihan akuntansi, dan ekspektasi kinerja  terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UKM. Sampel dalam penelitian ini adalah pemilik usaha kecil dan menengah di kota Kudus, sejumlah 52 responden. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa skala usaha, pelatihan akuntansi dan ekspektasi kerja  berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan informasi akuntansi UKM.   Kata kunci: Skala Usaha, Pelatihan Akuntansi, Ekspektasi Kinerja, Informasi Akuntansi

  4. GLASS CEILLING DAN GUILTY FEELING SEBAGAI PENGHAMBAT KARIR PEREMPUAN DI BIROKRASI

    OpenAIRE

    Partini

    2013-01-01

    AbstrakSecara kuantitas pertambahan pegawai negeri sipil perempuan mengalami peningkatan yang signifikan, namun belum diikuti dengan terbukanya akses untuk dapat menjadi pejabat struktural dan pejabat publik yang strategis. Artikel ini membahas faktor-faktor yang menyebabkan belum terbukanya akses untuk menjadi pejabat. Penelitian dilakukan di Aceh. Hasil penelitian menunjukan perasaan  ambigu, kurang percaya diri, dan kurangnya dukungan lingkungan sosial yang disebabkan karena dominasi dari ...

  5. Daya Hambat Infusum Daun Sirih Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus Yang Diisolasi Dari Denture Stomatitis ; Penelitian In Vitro.

    OpenAIRE

    bin Abdullah, Muhammad Naim

    2011-01-01

    Denture Stomatitis merupakan lesi mukosa oral berwarna merah, sakit, dan bengkak, kondisi ini karena kebiasaan jelek pada pemakai gigitiruan yang tidak mumbuka protesa pada malam hari dan jarang dibersihkan. Faktor sistemik yang mendukung terjadinya Denture Stomatitis dapat disebabkan oleh beberapa bakteri, salah satunya Staphylococcus aureus. Pencegahan Denture Stomatitis dapat dilakukan dengan sering membersihkan gigitiruan dan pemakaian obat kumur. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguj...

  6. GOOD GOVERNANCE DAN PEMBARUAN HUKUM DI INDONESIA: REFLEKSI DALAM PENELITIAN SOSIO-LEGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herlambang P. Wiratraman

    2013-03-01

    Full Text Available Dalam dekade terakhir pasca Soeharto, Good Governance (GG telah sering mendengar seperti 'mantra' GG tampaknya mudah diucapkan banyak bicara, formal, dan tumbuh menjadi cita-cita politik yang dominan serta konstitusional dan publik wacana administrasi besar yang telah berakar dalam hukum, kebijakan, dan pendidikan tinggi. Seperti ayam yang berkokok di pagi hari, is terns berbicara di pagi hari, lebar kotak bibit 'governance', seperti 'tata kelola kehutanan yang baik', 'tata kelola keuangan yang baik', 'good university governance', dan banyak lainnya. GG, dalam konteks itu, tampaknya seperti nutrisi yang tepat untuk mengatasi kelemahan sistem hukum Indonesia, birokrasi yang korup, dan kepemimpinan politik predatoric. Dalam hal ini, harus dilihat lebih dekat, apa yang sebenarnya keunggulan yang dimiliki saat GG adalah berbicara? Jelas, hukum adalah salah satu alat untuk memastikan pengoperasian mantra dalam pelaksanaannya, dan didasarkan pada penelitian utama yang dilakukan pada tahun 2005-2006, dengan fokus pada isu Reformasi Hukum dengan menerapkan pendekatan sosio-legal. Akibatnya, penelitian ini memberikan fakta yang berbeda atau bahkan bertentangan dengan cita-cita bangunan politik atau diformalkan atau terwujud hukum dan kebijakan. Sebagai contoh, satu studi menunjukkan bahwa GG dalam konteks reformasi hukum di Indonesia sebenarnya sangat menakutkan dan melemahnya jaminan hak asasi manusia. Hukum, khususnya produk legislasi dan lembaga, serta transmisi mesin yang dominan dalam mengadvokasi pasar bebas (pasar reformasi hukum ramah gratis. Mungkin, kesimpulan tidak populer di tengah-tengah pidato ejaan bising GG dan proyekproyeknya. Namun demikian, Indonesia saat ini menunjukkan kelanjutan dari korupsi besar-besaran, pelanggaran HAM, impunitas dan semua situasi non-perlindungan dalam sistem hukum Indonesia.   In the last decade post Soeharto, Good Governance (GG has been often heard like a `mantra'. GG seems easily uttered talkative

  7. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN MENGELOLA KOMPETENSI PERSONAL DI SMK NEGERI 1 KUDUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nela Veristika

    2012-06-01

    Full Text Available Peran aktif siswa pada pembelajaran adalah hal yang penting agar hasil belajar tercapai dengan optimal. Dari data awal yang diperoleh menunjukkan bahwa di kelas X Pemasaran 3� ada 20 siswa (56% dari 36 siswa yang belum tuntas pada nilai menerapkan prinsip profesional kerja. �Dari hasil observasi yang dilakukan dalam pembelajaran menerapkan prinsip profesional kerja di SMK Negeri 1 Kudus hasil tersebut belum optimal karena perhatian siswa kurang, partisipasi anak kurang menyeluruh, saat pembelajaran berlangsung guru masih menggunakan model konvensional (ceramah dimana pembelajaran didominasi oleh guru sehingga siswa tidak tertarik. Hal ini menyebabkan keaktifan siswa kurang dan berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Dengan adanya kondisi tersebut guru diharapkan dapat menggunakan metode pembelajaran yang tepat sehingga siswa terlibat aktif dalam proses belajar-mengajar dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. Hasil baik pada siklus I, siklus II maupun siklus III terlihat bahwa nilai rata-rata hasil belajar kognitif siswa meningkat yaitu dari data awal yaitu sebesar 71 menjadi 74 pada siklus I, 75 pada siklus II dan 82 pada siklus III. �Sedangkan untuk ketuntasan klasikal mengalami peningkatan dari data awal sebesar 44% menjadi 59% pada siklus I, 74% pada siklus II dan 88% pada siklus III. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Group Investigation (GI lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional (ceramah. The students active role in learning process is important in order to achieve optimal learning output. From beginning data which is gotten indicate that in the X grade of Marketing 3, there were 20 students (55% of the 36 students who have failed in the value of applying the professional working principle. The results of the study of applying the professional working principle in the SMK Negeri 1 Kudus are not optimal because of

  8. Peningkatan Kemampuan Memahami Bacaan Bahasa Arab Melalui Teknik Pembelajaran SQ4-R (Penelitian Tindakan pada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Jurusan Tarbiyah STAIN Kendari)

    OpenAIRE

    Batmang, Batmang

    2013-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa pada semester ke enam Departemen Arab Bahasa Pendidikan Akademik 2012-2013 dalam memahami teks-teks Arab dengan penerapan teknik pembelajaran SQ4-R. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan dan pendekatan kualitatif. Metode untuk mengumpulkan data yang: observasi, wawancara, portofolio, membaca tes pemahaman, dan catatan lapangan. Data dianalisis secara kualitatif dengan mengurangi, menyajikan dan dengan menarik kesimpul...

  9. Studi Pengaruh Pengaman Galvanometer terhadap Keakuratan Hasil Pengukuran Resistor pada Jembatan Wheatstone Sederhana

    OpenAIRE

    Herlan, Dedeng

    2014-01-01

    Pengaman galvanometer pada penggunaan jembatan wheastone sebagai alat untuk mengukur besarkomponen resistor R dikembangkan pada penelitian ini. Pengaman galvanometer yang ditelitimemakai bahan resistor yang telah tersedia di pasaran dengan berbagai ukuran. . Berdasarkanbentuk strukturnya yang khas dari sebuah jembatan wheatstone, resistor yang digunakan sebagaipengaman galvanometer dalam penelitian ini, yaitu susunan resistor variabel R3 dan R4dengantipe L yang mengapit salah s...

  10. Pengembangan pemakaian hasil samping agroindustri berbahan dasar jagung sebagai alternatif bahan baku pakan ikan kerapu tikus Cromileptes altivelis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Agus Suprayudi

    2015-03-01

    impact to feed palatability (shown by total feed consumption value and digestibility of protein. The increasing level of DDGS and hominy more than 10% reduced palatability and protein digestibility. Based on this research, DDGS and hominy can be used up to 10% in the feed formulation of humpback grouperKeywords: digestibility, growth performance, DDGS, hominy, humpback grouper, Cromileptes altivelisABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pemanfaatan limbah jagung dari industri etanol dalam bentuk distillate dried grain with soluble (DDGS dan homini sebagai bahan baku pakan terhadap kinerja pertumbuhan ikan kerapu bebek Cromiliptes altivelis. Ikan yang digunakan dalam penelitian ini adalah juvenil ikan kerapu bebek berukuran 11‒14 g. Ikan dipelihara dalam karamba jaring apung yang berukuran 3×1,5×2 m3 dengan kepadatan 167 ekor/jaring. Ikan diberi pakan sampai kenyang sebanyak dua kali sehari. Untuk menjaga agar jaring tetap bersih maka dilakukan pergantian jaring setiap satu sampai dua minggu sekali. Ikan dipelihara selama lima bulan dan setiap bulan dilakukan sampling. Tiga macam pakan digunakan dalam penelitian ini dengan kadar protein 47% dan rasio energi protein 10 kkal/g protein. Pakan A adalah pakan yang tidak mengandung DDGS dan homini, pakan B mengandung DDGS 6,13% dan 4% (total 10,13%, dan pakan C mengandung DDGS 15,05% dan Homini 4% (total 19,5%. Untuk mengevaluasi ketercernaan nutrien maka kromium oksida (Cr2O3 digunakan sebagai penelusur. Penelitian ketercernaan dilakukan di laboratorium dengan menggunakan fiber dengan volume 800 L. Rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan dan dua ulangan digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ketercernaan nutrien tidak berbeda sampai total kadar DDGS dan homini 10,13% (pakan B dan peningkatan DDGS serta homini sampai 19,05% (pakan C menurunkan nilai ketercernaan. Ikan yang diberi pakan dengan DDGS sebesar 10,13% (pakan B memiliki nilai efisiensi pakan, sintasan, laju

  11. PENGEMBANGAN SOFT SKILLS MAHASISWA PROGRAM KELAS INTERNASIONAL MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR MEKANIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Rosana

    2014-04-01

    Full Text Available Pengembangan soft skills bukanlah hal baru dalam bidang pendidikan, karena landasan untuk pengembangannya sudah sangat jelas, UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab I, Pasal 1 Ayat 1. Perlunya pengembangan soft skills di program kelas internasional terkait dengan permasalahan yang muncul di rintisan program kelas internasional yang sudah diselenggarakan di Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA UNY.  Dari kelas rintisan  tersebut dapat teramati pada proses perkuliahan sering terlihat keraguan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam perkuliahan. Selain karena kendala yang muncul akibat keterbatasan mahasiswa dalam menguasai percakapan bahasa Inggris, sehingga mereka memerlukan waktu lebih lama untuk menyimak isi perkuliahan,  tapi juga yang tampak menonjol adalah pengaruh dari kurang berkembangnya soft skills mahasiswa.Rancangan eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non Random Pre-tes Post-test Control Group. Dalam rancangan ini, pengambilan subyektidak dilakukan secara rambang. Rancangan ini dipilih karena selama eksperimentidak memungkinkan untuk mengubah kelas yang telah ada. Pra tes digunakan untukmenyetarakan pengetahuan awal kedua kelompok sedangkan post tes digunakan untukmengukur hasil belajar dan lembar observasi untuk mengetahui perkembangan soft skillsselama dan setelah proses belajar. Kegiatan belajar yang dilakukan dengan berbasis konteks, menyebabkan peserta didik aktif merumuskan pertanyaan, mencari sumber informasi dan mengumpulkan informasi dari sumber, mengolah informasi yang sudah dimiliki, merekonstruksi data/fakta/nilai, menyajikan hasil rekonstruksi/proses pengembangan nilai. Hal ini menumbuhkan soft skills pada diri mahasiswa melalui berbagai kegiatan belajar yang terjadi di kelas pembelajaran, lingkungan kampus, dan tugas-tugas di luar kampus. Pengembangan soft skills ini berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa baik secara proses maupun produk yang di

  12. Pertumbuhan dan Hasil Seledri (Apium graveolens L. pada Sistem Hidroponik Sumbu dengan Jenis Sumbu dan Media Tanam Berbeda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riana Pradina Embarsari

    2015-12-01

    Full Text Available Tanaman seledri dipergunakan sebagai pelengkap masakan ataupun sebagai obat. Tingginya permintaan seledri dalam bentuk segar oleh masyarakat  Indonesia belum dapat terpenuhi, selain itu tanaman seledri bersifat aditif dalam bahan makanan sehingga dipergunakan dalam jumlah sedikit tetapi penting. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Agustus 2014 di Screen House Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dengan ketinggian sekitar 700-800 m dpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL pola faktorial dua faktor. Faktor pertama terdiri dari 2 taraf, yaitu kain sumbu bahan wol dan kain sumbu bahan katun. Faktor ke dua adalah media tanam yang terdiri dari beberapa 5 taraf yaitu media tanam 100% kompos, media tanam 50% kompos + 50% arang sekam, media tanam 25% kompos daun bambu + 75% arang sekam, media tanam 75% kompos daun bambu + 25% arang sekam dan media tanam 100% arang sekam. Sehingga terdapat 10 kombinasi taraf perlakuan yang diulang sebanyak tiga kali.Uji lanjut menggunakan uji jarak berganda Duncan. Parameter utama yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah batang, dan bobot segar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara jenis sumbu dan media tanam pada tinggi tanaman dari umur 3 MST sampai umur 8 MST dengan perlakuan (s2m2, pada jumlah batang terjadi interaksi pada umur 6 dan 8 MST dengan perlakuan (s2m3, bobot segar terjadi interaksi umur 8 MST dengan perlakuan (s2m2. Jenis sumbu dan media tanam yang paling baik pada umur 8 MST terhadap tinggi tanaman dan bobot segar adalah (s2m2 sedangkan pada jumlah batang terdapat pada perlakuan (s2m3. Celery plant is used as a food supplement or as a medicine. The high demand in the form of fresh celery by the people of Indonesia has not been met by supply, besides celery plants are additive in food ingredients also used in small amounts but vital. The experiment was conducted in May until August 2014 at screen house

  13. ANALISIS PENGUKURAN FOREMETRIC DAN MYOLINE ATLET PPLM UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasmyati .

    2014-08-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap keadaan postur tulang belakang (vertebrae atlet PPLM UNM. Penelitian survey ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah 15 atlet PPLM UNM. Alat ukur menggunakan Foremetric Diers. Metode Penelitian melalui pemeriksaan famus yang terdiri atas foremetric dan myoline. Hasil pengukuran dianalisis dan ditabulasi berdasarkan penggolongan kyphosis, scoliosis, dan lordosis dan melalui komputer terintegrasi yang langsung menghasilkan program latihan terapi untuk pemulihan asal. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa dari 15 atlet terdapat 1 dinyatakan kyphosis, 6 dinyatakan scoliosis, dan tidak ditemukan adanya lordosis. Kasus tersebut disebabkan oleh pola latihan dengan gerakan dan penambahan beban yang satu dimensi. Karenanya, tubuh membentuk reposisi sesuai pola aktivitas yang kerap dilakukan. Temuan tersebut sebagai bahan tindak lanjut untuk mereposisi tulang belakang yang telah mengalami kelainan. Kata Kunci: vertebrae, kyphosis, lordosis, skoliosis

  14. ANALISIS PERBANDINGAN KEMAMPUAN PREDIKSI KEBANGKRUTAN ANTARA ANALISIS ALTMAN, ANALISIS OHLSON DAN ANALISIS ZMIJEWSKI PADA SEKTOR INDUSTRI TEKSTIL YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2008-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bethani Suryawardani

    2016-03-01

      Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara Altman Modifikasi Model, Model Zmijewski dan Model Ohlson dalam memprediksi kebangkrutan pada perusahaan Tekstil dan Garment yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2008 sampai 2012. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif komparatif untuk menjelaskan dan membandingkan tiga metode untuk prediksi kebangkrutan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Metode Ohlson (O-Score terbukti lebih akurat dalam memprediksi kebangkrutan (kesulitan keuangan, terutama untuk Industri Tekstil dan Garmen karena memiliki akurasi yang lebih tinggi yaitu dengan tingkat probabilitas akurasi 97,8%, itu dibuktikan dengan hasil perhitungan, dimana hanya perusahaan HDTX pada tahun 2011 yang tidak diprediksi bangkrut di masa depan. Sedangkan metode Altman Modifikasi (Z" Score hanya dapat memprediksi kondisi kesulitan keuangan (financial distress untuk perusahaan dengan akurasi 73,3%. Model Zmijewski (X-Score dapat memprediksi kebangkrutan bagi perusahaan sebesar 60% selama periode penelitian.   Kata Kunci: Kebangkrutan, Altman Modifikasi, Ohlson, Zmijewski, Kesulitan Keuangan

  15. PENGARUH HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PRODUKTIF AKUNTANSI, PROGRAM PRAKTIK KERJA INDUSTRI DAN SELF EFFICACY TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XII PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI DI SMK NEGERI 1 KENDAL TAHUN AJARAN 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noviana Noviana

    2013-02-01

    Full Text Available Sekolah Menengah Kejuruan merupakan lembaga pendidikan yang menghasilkan lulusan untuk siap kerja sesuai dengan bidang keahliannya. Kondisi di SMK Negeri 1 Kendal Tahun Ajaran 2012/2013 terdapat 66,67% atau 34 siswa yang bekerja diluar bidang akuntansi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh hasil belajar mata pelajaran produktif akuntansi, program praktik kerja industri, dan self efficacy terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII program keahlian akuntansi di SMK Negeri 1 Kendal Tahun Ajaran 2013/2014 baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian ini adalah uji pengaruh dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII program keahlian akuntansi sejumlah 105 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan metode angket/kuesioner. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi berganda, uji koefisien determinasi (R2, uji simultan (F, dan uji parameter individual (t. Hasil penelitian ini adalah secara parsial ada pengaruh hasil belajar mata pelajaran produktif akuntansi sebesar 25,70%, program praktik kerja industri sebesar 23,20%, dan self efficacy sebesar 32,90% terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII. Sedangkan secara simultan ada pengaruh hasil belajar mata pelajaran produktif akuntansi, program praktik kerja industri, dan self efficacy terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII program keahlian akuntansi di SMK Negeri 1 Kendal Tahun Ajaran 2013/2014 sebesar 43,10%. Vocational High School is an educational institution that produces graduates ready to work according to their expertise. Conditions at SMK Negeri 1 Kendal Academic Year 2012/2013 there are 66.67 % or 34 students working beyond the field of accounting The purpose of this study was to determine the effect of the learning outcomes of productive subjects accounting, on the job training program, and self-efficacy on job readiness class XII students accounting skills program at SMK Negeri 1 Kendal

  16. APPLICATION METHODS TO INCREASE OF ROLE PLAYING ON LEARNING MATERIALS PRESERVING NKRI (PENERAPAN METODE ROLE PLAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI MENJAGA KEUTUHAN NKRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mahfudin -

    2016-10-01

    Full Text Available Abstract. Uncertainty in the nation's economy, the impact of globalization as well as various crises and disasters are problems that may lead to national disintegration which make few groups want to secede from NKRI. All these problems unilaterally are evidences of the unreliability of civic education learning as a subject that mandates to maintain the integrity of NKRI, not in the macro scope but in giving civic education as early as possible from the elementary school. The learning outcomes of civic education learning do not only include the acquisition of knowledge, but more to the acquisition of feeling and behavior. Consequently, in the pre-cycle, the researcher found difficulties to integrate the two domains, which made the learning outcomes below the mini-mum mastery criteria, students’ behavior lacking the feeling of love to their homeland and stu-dents’ motivation in learning low. To solve the problems, the researcher used role play method and as a result, after two cycles, students’ learning outcomes increased. The percentage of stu-dents’ minimum mastery criteria increased from 52% (score 75 to 69% in cycle I and 96% in cycle II. In addition, the students’ were more motivated in learning, followed ceremony in an or-derly manner, and behaved in ways that reflect the love of homeland. It can be concluded that ap-plying role play method in the lesson of preserving the integrity of NKRI at Grade V SDN Cilengkrang North Sumedang Regencey, students’ learning outcomes could be improved. Keywords: Role Play Method, Civic Education Learning, Integrity of The Unitary State of The Republic of Indonesia Abstrak. Ketidakpastian kondisi perekonomian bangsa, pengaruh globalisasi serta berbagai krisis dan bencana merupakan permasalahan yang merujuk ke arah disintegrasi bangsa. Sehingga segelintir kelompok ingin memisahkan diri dari NKRI. Semua permasalahan diatas secara sepihak merupakan suatu bukti ketidak mempanan pembelajaran PKn

  17. VIDEO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA INGGRIS PARA SISWA KELAS XI IPS 2 MA NEGERI RENGEL TUBAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Muktamir

    2017-07-01

    Abstrak: Video sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Inggris para Siswa Kelas XI IPS 2 MA Negeri Rengel Tuban. Keberhasilan beelajar indivisu sangat dipengaruhi oleh banyak factor. Motivasi sebagai bagian dari factor-faktor yang memberikan penaruh yang kuat bagi para siswa padaaktivitas pembelajaran Bahasa inggris. penelitian ini di desain untuk meningkatkan motivasi beljaran para siswa dengan menggunakan video. Pada penelitian ini kita menggunakan film pendek sebagai medi pembelajaran dengan menerapkan tiga langkah dalam proses pengajaran. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subyek penelitian ini adalah parasiswa kelas sebelas IPS 2 MA Negeri rengel Tuban pada tahun pelejaran 2016/2017 yang terdiri atas 32 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, catatan lapangan, lembar observasi dan kuisioner. Hahil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan video dapat meningkatkan motivasi para siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengisian kuesioner; hasil penelitian mengindikasikan bahwa motivasi instrinsik dan ekstrinsik para siswa mengalami peningkatan. Hal ini bisa bilihat dari hasil pembelajaran pada siklus 1 dan 2. Motivasi instrinsik siswa adalah pada saat studi pendahuluan adalah 53.4%, dan meningkt pada siklus 1 menjadi 68.8% dan di siklus 2 meningkat menjadi 85.4%. Motivasi ekstrinsik para siswa pada pre-studi adalah 51.5% dan pada siklus 1 adalah 78.6% dan hasil setelah siklus 2 adalah 89.6%. Kata kunci: Video, media pengajaran, motivasi.

  18. PENGARUH SERBUK U-Mo HASIL PROSES MEKANIK DAN HYDRIDE – DEHYDRIDE – GRINDING MILL TERHADAP KUALITAS PELAT ELEMEN BAKAR U-Mo/Al

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supardjo Supardjo

    2015-07-01

    Full Text Available PENGARUH SERBUK U-Mo HASIL PROSES MEKANIK DAN HYDRIDE – DEHYDRIDE – GRINDING MILL TERHADAP KUALITAS PELAT ELEMEN BAKAR U-Mo/Al. Penelitian bahan bakar U-7Mo/Al tipe pelat dilakukan dalam rangka pengembangan bahan bakar U3Si2/Al untuk mendapatkan bahan bakar baru yang memiliki densitas uranium lebih tinggi, stabil selama digunakan sebagai bahan bakar di dalam reaktor dan mudah dilakukan proses olah ulangnya. Lingkup penelitian meliputi pembuatan: paduan U-7Mo dengan teknik peleburan, pembuatan serbuk U-7Mo dengan dikikir dan hydride - dehydride - grinding mill, IEB U-7Mo/Al dengan teknik kompaksi pada tekanan 20 bar, dan PEB U-7Mo/Al dengan teknik pengerolan panas pada temperatur 425oC. Paduan U-7Mo hasil proses peleburan cukup homogen, berat jenis 16,34 g/cm3 dan bersifat ulet, kemudian dibuat menjadi serbuk dengan cara dikikir dan hydride - dehydride - grinding mill. Serbuk U-7Mo hasil proses kikir berbentuk pipih, kontaminan Fe cukup tinggi, sedangkan serbuk hasil proses hydride - dehydride - grinding mill, cenderung equiaxial dengan kontaminan yang rendah. Kedua jenis serbuk U-7Mo tersebut digunakan sebagai bahan baku pembuatan IEB U-7Mo/Al dan PEB U-7Mo/Al dengan densitas uranium 7 gU/cm3 dan diperoleh produk dengan kualitas yang hampir sama. Hasil uji IEB U-7Mo/Al berukuran 25 x 15 x 3,15±0,05 mm, tidak terdapat cacat/retak, distribusi U-7Mo di dalam matriks cukup homogen dan tidak terdapat pengelompokan/aglomerasi U-7Mo yang berdimensi >1 mm. PEB U-7Mo/Al hasil pengerolan dengan tebal akhir 1,45 mm, memiliki ketebalan meat rerata 0,60 mm dan tebal kelongsong 0,4 mm dan terdapat 1 titik pengukuran kelongsong dengan ketebalan 0,15 mm. Dengan membandingkan penggunaan kedua jenis serbuk U-7Mo tersebut, IEB U-7Mo/Al dan PEB U-7Mo/Al yang dihasilkan memiliki kualitas hampir sama. Namun demikian penggunaan serbuk U- 7Mo hasil proses hydride - dehydride - grinding mill lebih baik karena proses pengerjaannya lebih cepat dan impuritas dalam

  19. EVALUASI POTENSI KECAP MANIS SEBAGAI PEMBAWA FORTIFIKAN NaFeEDTA: TINJAUAN PENGARUH ASUPAN KECAP KEDELAI MANIS HASIL FORTIFIKASI TERHADAP PENINGKATAN BIOAVAILABILITAS ZAT BESI FORTIFIKAN Potency of Sweet Soy Sauce as Vehicle for NaFeEDTA Fortificant: Eff

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Naruki

    2012-05-01

    periode replesi, ti- kus yang sebelumnya dibuat anemia, diberi asupan NaFeEDTA (0,35 mg Fe/ekor/hari sebagai sumber zat besi tunggalselama 14 hari, dengan kecap sebagai  pembawa fortifikan. Volume  asupan kecap bervariasi, dari 0,0 sampai dengan0,7 mL kecap/ekor/hari. Sebagai pembanding, digunakan sumber zat besi berupa fortifikan standar FeSO .7H O (0,354 2mg Fe/hari dengan H O sebagai pembawa. Bioavailabilitas zat besi dinyatakan sebagai nilai hemoglobin regenerationefficiency  (HRE.  Volume  asupan kecap yang menghasilkan bioavailabilitas yang sama dengan standar FeSO .7H O,4 2digunakan dalam percobaan selanjutnyanya. Percobaan selanjutnya dilakukan untuk mengevaluasi bioavailabilitas zatbesi NaFeEDTA dengan dosis asupan yang bervariasi (dari 0,175 sampai dengan 1,40 mg Fe/ekor/hari, namun dengan volume pembawa yang tetap (0,2 mL/ekor/hari. Pembawa berupa kecap manis atau H O, sebagai kontrol. Sebagai standar, dipakai FeSO .7H O (0,35 mg Fe/ekor/hari, dengan H O sebagai pembawa. Bioavailabilitas zat besi diten-4 2 2tukan dengan metoda deplesi-replesi hemoglobin dan dinyatakan sebagai nilai HRE, absorpsi, dan retensi zat besi. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa kecap kedelai manis terbukti  potensial sebagai pembawa fortifikan �aFeEDTA. Asupan 0,2 mL kecap manis/ekor/hari dapat menghasilkan HRE zat besi fortifikan �aFeEDTA yang sama besar den- gan HRE fortifikan standar. Dibanding  dengan kontrol  (H O, kecap sebagai makanan pembawa mampu menghasilkanHRE, absorpsi, dan retensi zat besi yang lebih besar. Sementara itu, asupan NaFeEDTA yang makin meningkat dapat menurunkan HRE, A/I, dan R/I yang diperoleh.

  20. Jember Fashion Carnaval (JFC Dalam Industri Pariwisata Di Kabupaten Jember

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chandra Ayu Proborini

    2017-09-01

    Full Text Available Fenomena Jember Fashion Carnaval (JFC yang terjadi di Kabupaten Jember menjadi salah satu latar belakang dilakukannya penelitian ini. Jember yang mempunyai latar belakang masyarakat pandalungan, diantara masyarakatnya terbentuk sebuah karnaval fashion yang saat ini dikenal hingga dunia. Fenomena ini menjadi hal yang menarik, karena Jember tidak mempunyai riwayat sejarah fashion dan dikenal dengan kota santri. JFC yang diprakarsai oleh Dynand Fariz telah menunjukkan eksistensinya selama 14 tahun dan telah berhasil merubah Jember menjadi kota karnaval tingkat dunia. Selain itu JFC menjadi barometer karnaval fashion di Indonesia karena menginspirasi daerah lain untuk membuat karnaval yang serupa. JFC memamer- kan busana hasil kreativitas dari peserta yang mengikutinya. Peserta diberikan pelatihan untuk membuat dan memperagakan busana. Adanya proses pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kreativitas peserta sehingga dapat membuat busana yang memiliki standart keindahan tersendiri. Proses tersebut secara tidak langsung membuat JFC mengalami proses komodifikasi, yaitu JFC bertransformasi menjadi event yang layak jual. Berdasarkan latar belakang yang telah diungkapkan, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tumbuh dan berkembangnya JFC diantara masyarakat Jember. Adapun secara spesifik mengkaji tentang latar belakang sosial budaya terbentuknya JFC sebagai industri pariwisata di Kabupaten Jember. Hasil pene- litian ini menunjukkan bahwa Jember memiliki ciri khas kultural serta modal yang mendukung tumbuh dan berkembangnya JFC di Jember, sehingga Jember dapat bersaing dengan daerah lain dalam ranah sektor pariwisata.Abstrak memuat uraian singkat mengenai masalah dan tujuan penelitian, metode yang diguna- kan, dan hasil penelitian. Tekanan penulisan abstrak terutama pada hasil penelitian.

  1. Pengaruh Temperatur, Massa Zink, Substrat Dan Waktu Tahan Terhadap Struktur Dan Morfologi Zno Hasil Sintesis Dengan Metode Chemical Vapour Transport (CVT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arisela Distyawan

    2013-09-01

    Full Text Available Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 Material Zink Oksida (ZnO telah berhasil disintesis menggunakan metode Chemical Vapour Transport dengan bahan dasar prekursor berupa serbuk Zn yang dipanaskan hingga mencapai temperatur uap dalam furnace horisontal. Adapun variasi yang diberikan dalam penelitian adalah berupa temperatur pemanasan (850, 900, dan 950oC, massa prekursor Zn (0,15, 0,25, dan 0,35g, lama waktu sputtering substrat (90 dan 180 detik, dan waktu tahan khusus untuk mengetahui initial growth ZnO (10, 20, 30, 40, 50, dan 60 menit. Pembentukan Zink Oksida (ZnO dikonfirmasi melalui data X-RD, dimana telah terbentuk material ZnO dengan struktur hexagonal wurtzite. Berdarsarkan data XRD juga diketahui ukuran kristal pada sampel sputtering 90 detik mengalami penurunan bersamaan penambahan massa Zn. Dari hasil pengamatan SEM didapatkan bahwa morfologi permukaan lapisan tipis ZnO terdiri dari berbagai macam bentuk berupa nanoparticle, nanowires, nanorods, dan nanotetrapod. Lapisan Zno paling tebal sebesar ±350 nm pada sampel 950oC-0,15g sputter 90 detik. Semakin tinggi temperatur operasi berdampak peningkatan ukuran partikel. Pengujian FTIR turut menguatkan terbentuknya lapisan tipis di permukaan substrat Alumina. Hal ini didasarkan terjadinya penyerapan vibrasi yang membentuk lekukan pada kisaran area 509 cm-1 dari masing-masing sampel.

  2. Strategi WOW (Wide Open Wonder Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Prestasi Matematika Siswa (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas VII C SMPN 4 Geyer Grobogan pada 2014/2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Rohmad

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya partisipasi keaktifan dan prestasi siswa kelas VII C SMP Negeri 4 Geyer Grobogan Jawa Tengah dalam pembelajaran matematika. Hal tersebut berdasarkan studi awal yang menemukan bahwa siswa yang aktif baru 23,57% dari keseluruhan siswa dan rata-rata prestasi matematika hanya 66,07. Dengan menerapkan penelitian tindakan kelas dan dengan menggunakan strategi Wide Open Wonder (WOW berhasil meningkatkan keaktifan dan prestasi matematika siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun pelajaran 2014/2015 terhadap 28 siswa kelas VII C SMP Negeri 4 Geyer Grobogan Jawa Tengah yang terlaksana sebanyak 2 siklus. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes. Keberhasilan penelitian ini yaitu dapat meningkatkan keaktifan siswa hingga mencapai 58,57% dan meningkatkan rata-rata nilai prestasi matematika mencapai 75,36 serta sebanyak 85,71% siswa telah berhasil melampaui kriteria ketuntasan minimal (KKM.

  3. PENGARUH KETEPATAN TERAPI DAN KEPATUHAN TERHADAP HASIL TERAPI HIPERTENSI DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUP Dr. SARDJITO YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adam M. Ramadhan

    2014-12-01

    Full Text Available Hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian. Komplikasi pembuluh darah yang disebabkan hipertensi dapat menyebabkan kematian jantung koroner, infark jantung, stroke, dan gagal ginjal. Pemberian obat antihipertensi tunggal maupun kombinasi sangatlah penting bagi pasien tergantung pada tekanan darah dan ada tidaknya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran penggunaan obat antihipertensi di poliklinik penyakit dalam instalasi rawat jalan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, ketepatan terapi dan hasil terapi serta pengaruh kepatuhan dalam menurunkan tekanan darah. Penelitian dilakukan dengan rancangan studi observasional dengan pengambilan data secara prospektif, kemudian dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh untuk melihat ketepatan terapi dan kepatuhan pasien hipertensi. Penilaian keberhasilan terapi  The Seventh Report of Joint National Committee (JNC VII on Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure tahun 2003, sedangkan penilaian kepatuhan menggunakan kuisoner new 8-item self report Morisky Medication Adherence Scale (MMAS. Berdasarkan penelitian, obat antihipertensi yang digunakan adalah terapi tunggal dan kombinasi. Penggunaan terapi tunggal sebesar (20% yang terbanyak adalah golongan CCB (8% sedangkan penggunaan terapi kombinasi sebesar (80% yang paling banyak adalah golongan ARB dengan CCB sebesar (55%. Dari 100 pasien rawat jalan yang termasuk kriteria inklusi ada (93% mendapatkan tepat terapi antihipertensi, dan (7% mendapatkan tidak tepat terapi antihipertensi, sedangkan (91% mendapatkan tepat dosis antihipertensi, dan 9% mendapatkan tidak tepat dosis antihipertensi. Penilaian tekanan darah pasien yang mendapatkan (tepat obat dan dosis dan tekanan darahnya mencapai target terapi masing-masing sebesar (68% dan (68%. Pasien yang mendapatkan (tepat obat dan dosis tetapi tekanan darah tidak tercapai masing-masing sebesar (25% dan (23%. Sedangkan pasien yang mendapatkan (tidak tepat obat dan dosis

  4. PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PARADIGMA PEDAGOGI IGNATIAN (REFLEKTIF TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BERPRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Albertus Hartana

    2016-04-01

    cycle is higher than the first. Value of “t” Test by counting is 2,572; and Value of “t” Test according to the statistic table is 2,000 with 0,012 score of probability and by 0,05 significant level. The research shows that the value of “t” Test by counting is higher than value of “t” Test according the statistic table. It means that the implementation of Ignatian Pedagogy in natural sciences subject improves learning motivation of Fifth Grade (Second Group of Kanisius Elementary School Students of Sengkan Yogyakarta. Paradigma Pedagogi Ignatian (Reflektif adalah cara berpikir dan bertindak yang menyaturagakan nilai-nilai kemanusiaan ke dalam setiap materi ajar. Para siswa tidak hanya difasilitasi mengetahui materi ajar saja, tetapi juga untuk menemukan makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam setiap materi ajar. Para siswa aktif mencari sendiri dan atau bersama-sama dengan teman sebaya, nilai-nilai kemanusiaan dari setiap materi ajar (refleksi dan mewujudnyatakan nilai-nilai tersebut dalam tindakan nyata (aksi. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK, untuk membantu memecahkan permasalahan yang terjadi di kelas VB Sekolah Dasar Kanisius Sengkan Yogyakarta, dalam proses pembelajaran IPA dengan pembelajaran Paradigma Pedagogi Ignatian (Reflektif. Peneliti mengadopsi model PTK yang dirancang oleh Bruce W. Tuckman and Brian E. Happer (2012. Nilai rata-rata hasil belajar siklus 1 adalah 13,85 dan siklus 2 adalah sebesar 15,03 dengan demikian diperoleh perbedaan rata-rata sebesar 1,175 dimana nilai rata-rata hasil belajar siklus 1 adalah lebih rendah dan hasil belajar siklus 2 adalah lebih tinggi. Dari uji t diperoleh nilai t hitung sebesar 2,466 dan t tabel sebesar 2,000 dengan probabilitas sebesar 0,016 pada taraf signifikansi 0,05. Karena nilai t hitung lebih besar dari tabel dan karena probabilitasnya jauh di bawah 0,05, maka penerapan pembelajaran Paradigma Pedagogi Ignatian (reflektif dapat meningkatkan hasil belajar

  5. Meningkatkan Ketuntasan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII-F SMP Negeri 33 Surabaya Melalui Penerapan Model Pengajaran Langsung Dengan Kegiatan Laboratorium Mini Pada Materi Pembentukan Harga Pasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mudjianingsih .

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian ini dilaksanakan dengan latar belakang masih banyak kesulitan  yang ditemui peserta didik dalam mempelajari IPS. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan, pembelajaran di kelas VIII-F SMPN 33 Surabaya menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Penerapan metode ini menjadikan peserta didik hanya sebagai obyek belajar, peserta didik yang duduk di belakang cenderung pasif dan kemungkinan hasil belajarnya tidak tuntas. Untuk mengatasi pemasalahan tersebut peneliti mengunakan model pengajaran langsung dengan kegiatan praktikum. Kegiatan praktikum ini merupakan bagian pengetahuan prosedural. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan tahapan  berupa rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan revisi. Penelitian ini terdiri dari 3 putaran. Data penelitian diambil dengan menggunakan lembar observasi dan tes yang dilakukan pada bulan Maret s/d April 2013. Berdasarkan analisis data diperoleh informasi tentang keterampilan guru dalam pengelolaan model pengajaran langsung pada putaran I sampai putaran III mengalami peningkatan dari kriteria kurang baik menjadi baik. Keterampilan psikomotor peserta didik pada aspek transaksi pada putaran I mencapai skor 2,6 (kategori baik, sedangkan putaran II mencapai 2,4 (kategori kurang baik, hal ini peserta didik kurang serius pada saat melakukan kegiatan dan pengamatan, kemudian pada putaran III meningkat menjadi 3,8 (kategori sangat baik. Keterampilan afektif peserta didik dalam bertanya/ mengemukakan pendapat pada putaran I mencapai 2,8 (kategori baik, sedangkan putaran II menurun mencapai 2,4 (kategori kurang baik, dan putaran III mengalami peningkatan menjadi 3,3 (kategori sangat baik. Hasil belajar peserta didik sudah mencapai standar ketuntasan di sekolah. Pada putaran I ketuntasan belajar 70%, putaran II mencapai 91,06% sedangkan putaran III mencapai 88,62%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar peserta didik sudah mencapai standar ketuntasan belajar di sekolah

  6. STUDI DESKRIPTIF TENTANG ALIH STATUS INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN MENJADI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN IMAM BONJOL PADANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reza Fahmi

    2016-06-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bermula dari keberadaan IAIN Imam Bonjol Padang yang berkeinginan untuk melakukan “metamorfosa” menjadi UIN Imam Bonjol Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif . Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian mendapati adanya hubungan antara kekuatan - kelemahan dan peluang - tantangan. Peluang perlu diperluas melalui kebijakan yang mendukung alih status. Kelemahan perlu disikapi secara bijaksana untuk tidak terjadinya konflik. Peluang perlu ditingkatkan melalui berbagai kerjasama intra sektoral dengan Kementerian Agama, kerjasama ekstra sektoral dengan pemerintah daerah maupun lembaga donor. Tantangan perlu diubah menjadi pemicu atau motivasi untuk memajukan lembaga ini.   Kata Kunci : Alih Status, IAIN, UIN dan SWOT

  7. MEMBANGUN WAWASAN GLOBAL WARGA NEGARA MUDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mukhamad Murdiono

    2014-08-01

    Full Text Available Warga negara muda memiliki peran penting dalam pergaulan internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana membangun wawasan global sesuai karakteristik warga negara muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode grounded theory. Sumber data terdiri dari sumber kepustakaan dan responden yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membangun wawasan global warga negara muda harus memperhatikan aspek perkembangan biologis (fisik, kognitif, bahasa, dan sosioemosional. Warga negara muda termasuk dalam periode masa remaja. Pada periode ini, seorang anak semakin ingin bebas dan mencari jati diri. Pemikiran mereka menjadi semakin abstrak, logis, dan idealis.

  8. THINK-PAIR-SHARE: A TECNIQUE TO ENHANCE STUDENTS’ WRITING SKILL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Okta Ika Rahmawati

    2017-02-01

    Abstrak: artikel ini berisi tentang penelitian tindakan kelas pada pembelajaran menulis dengan menerapkan teknik Think-Pair-Share di SMAN 1 Bojonegoro. Think-Pair-Share adalaha salah satu teknik pembelajaran kooperatif. Teknik ini mendorong siswa untuk aktif berpartisipasi dalam proses belajar karena mereka harus berdiskusi tantang materi yang sedang diajarkan dengan temannya. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas sepuluh SMAN 1 Bojonegoro. hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Think-Pair-Share pada pengajaran menulis narrative text dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa kelas sepuluh. Kata Kunci: peningkatan, think-pair-share, kemampuan menulis

  9. EMBRIOGENESIS DAN PERKEMBANGAN LARVA PATIN HASIL HIBRIDISASI ANTARA BETINA IKAN PATIN SIAM ( Pangasianodon hypophthalmus Sauvage, 1878 DENGAN JANTAN IKAN PATIN JAMBAL ( Pangasius djambal Bleeker, 1846 DAN JANTAN PATIN NASUTUS ( Pangasius nasutus Bleeker, 1863

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Iswanto

    2011-08-01

    Full Text Available Pengembangan budidaya ikan patin jambal maupun ikan patin nasutus untuk memenuhi permintaan pasar ekspor patin daging putih sulit direalisasikan karena keterbatasan fekunditas dan pematangan gonad induk betinanya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas patin daging putih adalah melalui hibridisasi, yakni hibridisasi antara betina patin siam dengan jantan patin jambal maupun jantan patin nasutus. Hal ini dikarenakan patin siam memiliki keunggulan fekunditas yang tinggi, sedangkan patin jambal maupun patin nasutus memiliki keunggulan daging yang putih. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik patin hibrida tersebut, termasuk pada tahap-tahap awal kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik embriogenesis dan perkembangan ontogeni morfologis larva patin hibrida tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa embriogenesis patin hibrida siam-jambal dan hibrida siam-nasutus serupa, tetapi perkembangan patin hibrida siam-nasutus sedikit lebih cepat. Pada suhu 28oC-29oC, larva patin hibrida siam-nasutus mulai menetas 20 jam setelah fertilisasi, berukuran panjang total 3,34±0,14 mm, dengan kantung kuning telur berukuran 0,71±0,28 mm3 yang terserap 50% pada umur 24 jam dan relatif habis terserap pada umur 54 jam. Larva patin hibrida siam-jambal mulai menetas 21 jam setelah fertilisasi, berukuran panjang total 3,47±0,13 mm, dengan kantung kuning telur berukuran 0,42±0,08 mm3 yang terserap 50% pada umur 30 jam dan habis terserap pada umur 60 jam. Perkembangan larva kedua patin hibrida tersebut hingga menyerupai morfologi ikan patin dewasa juga relatif serupa, tetapi patin hibrida siam-nasutus menunjukkan keragaan pertumbuhan yang lebih bagus, menghasilkan heterosis berdasarkan pertambahan panjang total selama 10 hari masa pemeliharaan sebesar 20,20%, sedangkan pada patin hibrida siam-jambal sebesar -4,15%.

  10. Kajian Ekosistem Mangrove Hasil Rehabilitasi pada Berbagai Tahun Tanam untuk Estimasi Kandungan Ekstrak Tanin di Pantai Utara Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erny Poedjirahajoe

    2013-05-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan di kawasan rehabilitasi mangrove Pantai Utara Pemalang dan Rembang, Dari dua lokasi tersebut masing-masing di pilih tanam mangrove yang sama. Setiap tahun tanam dibagi dalam tiga zona dari arah laut ke darat. Kondisi ekosistem mangrove dikaji melalui pendekatan terhadap pengukuran kerapatan, rata-rata tinggi dan diameter, ketebalan lumpur, salinitas dan kandungan bahan organik pada setiap zonasi dan setiap tahun tanam. Untuk memperkirakan kandungan ekstrak tanin, pada setiap tahun tanam diambil 3 sampel vegetasi (dalam satu zona diambil satu sampel, kemudian dikelupas kulitnya, ditimbang dan dilakukan analisis laboratorium. Kandungan ekstrak tanin dalam satu tahun tanam dapat diestimasi dengan cara menghubungkan dengan nilai kerapatannya. Uji varian untuk dua sifat yang berbeda, dilakukan untuk melihat signifikasi kerapatan tanaman pada setiap tahun tanam pada dua lokasi rehabillitasi mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estimasi kandungan ekstrak tanin di Pemalang dan Rembang pada tahun tanam 2002 rata-rata menunjukkan angka yang lebih tinggi daripada tahun tanam 2003 dan 2006. Pada tahun 2002 di Pemalang, estimasi ekstrak tanin sebesar 105,93 kg/ha sedangkan di Rembang mencapai 159,23 kg/ha. Pada tahun tanam 2006 mangrove di Pemalang mempunyai kandungan ekstrak tanin sekitar 80,90 kg/ha, sedangkan di Rembang sekitar 143,36 kg/ha. Kata kunci: Mangrove, ekosistem, ekstrak tanin.    A Study of Rehabillitated Mangrove Ecosystem in Different Planting Year to Estimate Tannin Extract Content in Northern Coast of Central Java Anstract The research was conducted in the mangrove plantation areas of Pemalang and Rembang North coasts. From those two areas, mangrove vegetations with the same three plantation ages were chosen which were then divided into three zones from the sea. Tree density, height and diameter, the depth of sediment, water salinity and the content of organic matter were measured and assessed for each

  11. Kepemimpinan yang Menebus di Sekolah Lentera Harapan Curug [Redemptive Leadership at Sekolah Lentera Harapan Curug

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Janwar J Juriaman

    2017-08-01

    BAHASA INDONESIA ABSTRAK:Sekolah Kristen Lentera Harapan Curug memiliki visi dan misi untuk menyatakan keutamaan Kristus dan terlibat aktif dalam pemulihan yang bersifat menebus segala sesuatu di dalam Dia melalui pendidikan Holistis. Dalam hal kepemimpinan, sekolah ini menerapkan kepemimpinan yang menebus yang sejalan dengan visi dan misi sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman leaders mengenai gambaran kepemimpinan yang menebus. Penelitian ini menggunakan grounded theory yang merupakan bagian dari penelitian kualitatif. Data diperoleh dari hasil wawancara sepuluh leaders dan diolah dengan analisis koding terbuka, koding aksial, dan koding selektif. Hasil penelitian menngungkap 4 gambaran mengenai kepemimpinan yang menebus dalam penerapannya di sekolah tersebut yaitu kepemimpinan yang menyadarkan keberdosaan, kepemimpinan yang berpusat pada Kristus, kepemimpinan yang memuliakan Tuhan, dan kepemimpinan yang bertujuan untuk pemuridan.

  12. PENELITIAN OBAT ANTI MALARIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emiliana Tjitra

    2012-09-01

    Full Text Available Some sensitivity tests of antimalarial drugs had been done by National Institute of Health Research and Development in collaboration with Directorate General of Communicable Disease Control and Environment Health, Naval Medical Research Unit No.2 and Faculty of Medicine University of Indonesia. In-vivo and or in-vitro Plasmodium falciparum multidrug resistance was reported from 11 provinces : Aceh, North Sumatera, Riau, Lampung, West Java, Jakarta (imported case, Central Java, East Kalimantan, South Sulawesi, East Nusa Tenggara and Irian Jaya. Only quinine had a good response for treatment of falciparum malaria resistant to multidrug. R falciparum resistant to mefloquine or halofantrine was found although it was not available in Indonesia yet. Chloroquine prophylaxis using standard dose was still effective in Tanjung Pinang and Central Java. To support the successfulness of treatment in malaria control programme, further studies on alternative antimalaria drugs is needed.

  13. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVIS 5E TERHADAP HASIL BELAJAR DI SMA LAKSAMANA MARTADINATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nazila Ramadhani

    2012-06-01

    sehingga thitung > ttabel. Ini berarti Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran konstruktivis 5E terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Medan Magnet di kelas XII semester ganjil SMA Laksamana Martadinata T.P 2011/2012.

  14. REGENERASI RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii HASIL TRANSFORMASI GEN Sitrat Sintase MENGGUNAKAN Agrobacterium tumefaciens SECARA IN VITRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emma Suryati

    2016-02-01

    seleksi 85%, dan efisiensi regenerasi thalus non transgenik sebesar 95% pada media non selektif. Media recovery dengan penambahan pupuk PES memperlihatkan sintasan yang paling baik pada regenerasi thalus transgenik. Hasil analisis PCR memperlihatkan K. alvarezii transgenik putatif mengandung transgen PaCS di bawah kendali promoter 35S CaMV.

  15. E-Commerce Berbasis Marketplace Dalam Upaya Mempersingkat Distribusi Penjualan Hasil Pertanian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deni Apriadi

    2017-10-01

    Full Text Available Sektor pertanian cukup memiliki peranan penting dalam upaya mendukung perekonomian Indonesia. Namun disisi lain, terkadang banyak kelompok masyarakat tidak diuntungkan akibat  permasalahan yang timbul karena rantai distribusi produk pertanian tersebut yang cukup panjang terutama bagi petani dan konsumen (end user. Tentu saja keadaan tersebut harus diperbaiki, agar hasil pertanian Indonesia dapat dinikmati oleh konsumen atau petani dengan layak. Salah satu usahanya adalah dengan membangun sistem peniagaan berbasis e-commerce di bidang pertanian. Sistem perniagaan berbasis e-commerce dapat dijadikan sebagai alternatif bagi petani petani, dijadikan sebagai media promosi, komunikasi dan informasi serta dapat memotong rantai distribusi pemasaran hasil pertanian. Manfaat yang dirasakan oleh para petani dan konsumen secara langsung dan tidak langsung memberi pengaruh positif, terutama dari semakin luasnya jalur pemasaran hasil pertanian dapat meningkatkan permintaan produksi serta memacu pengadaan produksi di kalangan petani dan juga harga di tawarkan ke konsumen akan dapat lebih murah sehingga penjualan di hasil pertanian dapat lebih meningkat dan menguntungkan bagi petani

  16. Pengaruh Pemberian Pyraclostrobin Terhadap Efisiensi Pupuk Nitrogen Dan Kualitas Hasil Tanaman Jagung (Zea Mays L.)

    OpenAIRE

    Kaido, Boris; Kuswanto, Kuswanto; Wicaksono, Karuniawan Puji

    2013-01-01

    Jagung adalah tanaman komoditas utama di Indonesia sebagai bahan baku makanan dan pakan. Pyraclostrobin adalah salah satu fungisida yang diasumsikan memberi efek untuk meningkatkan efisiensi nitrogen dalam tanaman. Penelitian ini dilakukan untuk melihat efektifitas Pyraclostrobin dalam meningkatakan amilosa pada biji jagung. Perlakuan kombinasi nitrogen dan pyraclostrobin menunjukkan perbedaan yang signifikan untuk semua parameter. Tetapi perlakuan ini tidak signifikan pada parameter umur be...

  17. Studi Ketebalan Elektroda Pada Produksi Gas HHO (Hidrogen Hidrogen Oksigen) Oleh Generator Hho Tipe Basah Dengan Katalis NaHCO3 (Natrium Bikarbonat)

    OpenAIRE

    Ihsan Sopandi; Yuli Hananto; Bayu Rudiyanto

    2015-01-01

    Abstrak. Salah satu energi alternatif yang efektif dikembangkan sekarang ini untuk mengganti bahan bakar minyak yaitu hidrogen. Untuk mendapatkan gas hidrogen dapat  dilakukan melalui proses elektrolisis air dengan memecahkan senyawa H2O menjadi gas HHO (Hidrogen Hidrogen Oksigen) dengan bantuan listrik arus searah (Direct Current) melalui media elektroda berupa plat stainless steel 304. Pada penelitian ini, akan diteliti hasil produksi gas HHO oleh generator HHO tipe basah dengan metode elek...

  18. FITOAKUMULASI LOGAM BERAT TIMBAL,KROM, DAN KADMIUM DARI TANAH MENGGUNAKAN TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomea reptans poir)

    OpenAIRE

    Asmawati A; Taba, Paulina; Lion, Syarifuddin

    2008-01-01

    ABSTRAK TEKNOSAINS 2009 Telah dilakukan penelitian fioakumulasi spesies logam berat Cd,cr,dan Pb pada tanah tercemar dengan menggunakan tanaman kangkung darat (Ipomoae reptans Poir) pada variasi waktu panen dan konsentrasi masing-masing logam pada media tanaman kangkung tersebut. Hasil analisis ketiga logam dengan spektrofotometer serapan atom menunjukkan bahwa konsentrasi maksimum ketiga logam ini masing-masing adalah ; 1342,01; 1067,55; dan 1627,90 mg/kg berat dengan waktu tanam 21 hari....

  19. Implementasi Kebijakan Pembelajaran Tematik Terpadu Kurikulum 2013 di SDN Kauman 1 Malang dan SD Muhammadiyah 1 Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Mulyadin

    2016-07-01

    Full Text Available Abstrak: Implementasi Kebijakan Pembelajaran Tematik Terpadu Kurikulum 2013 di SDN Kauman 1 Malang dan SD Muhammadiyah 1 Malang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kebijakan pembelajaran tematik terpadu yang dilihat dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, dan pengawasan pembelajaran di SDN Kauman 1 Malang dan SD Muhammadiyah 1 Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan dibantu menggunakan data statistitik dengan rancangan penelitian deskriptif. Data dalam penelitian ini diambil dari hasil kuesioner dan wawancara pada responden dan observasi pelaksanaan pembelajarannya. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan Guru. Berdasarkan data hasil penelitian bahwa implementasi kebijakan pembelajaran tematik terpadu kurikulum 2013 di SDN Kauman 1 Malang dan SD Muhammadiyah 1 Malang sudah dikategorikan baik, hal ini dilihat dari aspek penguasaan, pemahaman dan kemampuan guru dalam proses perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian hasil belajar begitupun pada proses pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah sudah berjalan maksimal sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya seperti yang ada pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Kata Kunci: Implementasi, Pembelajaran Tematik Terpadu dan Kurikulum 2013

  20. SINTESIS FOSFOLIPID MENGANDUNG ASAM LEMAK w-3 DARI FOSFOLIPID KEDELAI DAN MINYAK KAYA ASAM LEMAK w-3 DARI HASIL SAMPING PENGALENGAN TUNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teti Estiasih

    2013-03-01

    Full Text Available Synthesis of Phospholipid Containing w-3 Fatty Acids from Soy Phospholipidsand Fish Oil Enriched with w-3 Fatty Acids from Tuna Canning Processing Teti Estiasih, Moch. Nur, Jaya Mahar Maligan, Satrio Maulana ABSTRAK Keunggulan fosfolipid dapat ditingkatkan dengan menggabungkan asam lemak w-3, terutama EPA (eicosapentaenoicacid, C20:5w-3 dan DHA (docosahexaenoic acid, C22:6w-3, pada struktur fosfolipid sehingga diperoleh fosfolipidterstruktur. Strukturisasi fosfolipid kedelai komersial dilakukan dengan cara mengganti asam lemak dari fosfolipidkedelai dengan asam lemak w-3 dari minyak kaya asam lemak w-3 dari hasil samping pengalengan tuna. Sintesisfosfolipid terstruktur dilakukan secara asidolisis enzimatis dengan menggunakan lipase dari R. miehei. Faktor yangdikaji pada proses sintesis ini adalah konsentrasi enzim dan lama sintesis. Tingkat inkorporasi EPA dan DHA padastruktur fosfolipid dipengaruhi oleh konsentrasi enzim. Pada konsentrasi enzim yang rendah, peningkatan lama reaksisetelah tingkat inkoporasi optimum tercapai cenderung menyebabkan penurunan tingkat inkorporasi EPA+DHA. Padakonsentrasi enzim yang tinggi, lama reaksi tampaknya tidak mempengaruhi tingkat inkorporasi. Tingkat inkorporasiDHA lebih tinggi dari EPA sehingga fosfolipid terstruktur yang dihasilkan sangat sesuai digunakan untuk produk panganyang memerlukan kadar DHA tinggi. Ada preferensi inkorporasi EPA+DHA pada fosfatidiletanolamin dibandingkanjenis fosfolipid yang lain.Kata kunci: Fosfolipid terstruktur, asam lemak w-3, EPA, DHA, asidolisis enzimatis ABSTRACT The superiority of soy phospholipids could be obtained by incorporation of w-3 fatty acids into phospholipids structure,especially EPA (eicosapentaenoic acid, C20:5w-3 and DHA docosahexaenoic acid, C22:6w-3. Structurization ofcommercial soy phospholipids was conducted by replacement of natural fatty acids in soy phospholipids by w-3 fattyacids from w-3 fatty acids enriched Þ sh oil from tuna canning processing

  1. Komposisi Kimia, Kadar Albumin Dan Bioaktivitas Ekstrak Protein Ikan Gabus (Channa Striata) Alam Dan Hasil Budidaya

    OpenAIRE

    Ekowati Chasanah; Mala Nurilmala; Ayu Ratih Purnamasari; Diini Fithriani

    2015-01-01

    Khasiat kesehatan ikan gabus (C. striata) telah dikenal secara luas dan saat ini C. striata telah digunakan sebagai bahan baku industri produk suplemen. Tingginya permintaan akan produk suplemen tersebut menimbulkan masalah pada ketersediaan C. striata yang sebagian besar ditangkap dari sungai dan danau sebagai tempat hidupnya. Ikan gabus budidaya dipercaya memiliki kualitas tidak sebaik ikan gabus alam.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai komposisi kimia, termasu...

  2. PENGGUNAAN INTERNET DAN E-LEARNING SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MELAKUKAN PERTEMUAN / RAPAT KELAS X JURUSAN ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMK YPPM BOJA KABUPATEN KENDAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junita Sesarianti,

    2012-10-01

    Full Text Available Dalam dunia pendidikan hasil belajar merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari proses belajar mengajar. Hal ini dapat terjadi dikarenakan hasil belajar sangat mempengaruhi guru dan siswa. Hasil belajar siswa penting bagi guru dikarenakan guru mampu mengetahui tingkat keberhasilan dalam memberikan suatu materi pembelajaran melalui hasil belajar siswa sehingga seorang guru dapat melakukan evaluasi apabila hasilnya kurang maksimal. Dengan media pembelajaran yang menggunakan internet nilai yang diperoleh para siswa jauh lebih baik jika dibandingkan dengan nilai tugas praktik yang jauh dari kriteria ketuntasan minimum,� SMK YPPM Boja Kabupaten Kendal pada kelas X AP1 terdapat 20 siswa (60,20%� tidak tuntas, sedangkan untuk kelas X AP2 terdapat 22 siswa (60,82% berada pada kriteria tidak tuntas. Terdapat dugaan adanya ketidaktuntasan nilai siswa disebabkan karena kurang efektifnya media pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam mengajar.. Pada SMK YPPM Boja belum menggunakan internet sebagai media pembelajaran yang bisa mempermudah dan meningkatkan hasil belajar siswa-siswinya, sementara ini pembelajarannya sekedar mengenalkan apa itu internet secara umum dan hanya digunakan hal-hal yang tidak bermanfaat dan berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar. Dari hasil penelitian di peroleh data sebagai berikut : rata-rata nilai pre-test pada kelas kontrol adalah 66,48 dan pada kelas eksperimen adalah 62,32, berarti rata-rata hasil pre-test antara kedua kelas tersebut hasilnya tidak berbeda jauh. rata-rata nilai post-test pada kelas kontrol adalah 72,51 dan pada kelas eksperimen adalah 73,41. Hasil belajar siswa kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok kontrol. Hal ini dapat diketahui dari nilai rata-rata yang diperoleh kelompok eksperimen adalah 73,41 dan nilai rata-rata yang diperoleh oleh kelompok kontrol adalah 66,48. Hasil belajar siswa yang menggunakan media internet dan e-learning lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran

  3. JATI DIRI BANGSA DAN POTENSI SUMBER DAYA KONSTRUKTIF SEBAGAI ASET EKONOMI KREATIF DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zumrotus Sa'adah

    2015-10-01

    Full Text Available Abstrak: Jati Diri Bangsa dan Potensi Sumber Daya Konstruktif Sebagai Aset Ekonomi Kreatif di Indonesia. Di tengah era pasar bebas ASEAN, menjadi negara yang unggul kompetitif adalah tugas masyarakat bersama dengan jati diri yang kokoh dengan memanfaatkan kekayaan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran jati diri bangsa dan potensi sumber daya konstruktif yang dapat dijadikan aset ekonomi kreatif di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan sebuah identitas tentang jati diri bangsa yang dapat ditempuh melalui pendidikan karakter sehingga dapat menciptakan sumber daya manusia yang kreatif. Sedangkan untuk menumbuhkembangkan industri kreatif dapat ditempuh dengan strategi kolaborasi antara nilai budaya lokal dengan kebutuhan global menjadi produk globalisasi. Kata Kunci: jati diri bangsa, sumber daya konstruktif, ekonomi kreatif. Abstrak: Jati Diri Bangsa dan Potensi Sumber Daya Konstruktif Sebagai Aset Ekonomi Kreatif di Indonesia. Di tengah era pasar bebas ASEAN, menjadi negara yang unggul kompetitif adalah tugas masyarakat bersama dengan jati diri yang kokoh dengan memanfaatkan kekayaan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran jati diri bangsa dan potensi sumber daya konstruktif yang dapat dijadikan aset ekonomi kreatif di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan sebuah identitas tentang jati diri bangsa yang dapat ditempuh melalui pendidikan karakter sehingga dapat menciptakan sumber daya manusia yang kreatif. Sedangkan untuk menumbuhkembangkan industri kreatif dapat ditempuh dengan strategi kolaborasi antara nilai budaya lokal dengan kebutuhan global menjadi produk globalisasi. Kata Kunci: jati diri bangsa, sumber daya konstruktif, ekonomi kreatif.

  4. PENERAPAN LESSON STUDY UNTUK MENINGKATAN KEMAMPUAN MENGAJAR MAHASISWA CALON GURU FISIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rif’ati Dina Handayani

    2015-02-01

    ABSTRAK Lesson study merupakan suatu model pengembangan kemampuan mengajar melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan. Lesson study dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu plan, do, see yang dilaksanakan secara terstruktur, bersiklus dan berkelanjutan. Dalam penelitian ini subjek dari pelaksanaan lesson study adalah empat orang  mahasiswa calon guru fisika yang sedang melaksanakan PPL di salah satu SMP Negeri di Bondowoso. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan lesson study dapat meningkatkan kemampuan mengajar mahasiswa calon guru fisika dari kriteria kurang baik menjadi kriteria sangat baik. Kata kunci: Calon guru fisika, Lesson Study, Kemampuan Mengajar

  5. The Effect of Socio-Economic status of Parents, Family Financial Management Education and Learning in Universities Connected with the Financial Literacy of the Students

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irin Widayati

    2015-02-01

    Key Words: socio-economic status of parents, family financial management education, learning in college, financial literacy   Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh langsung maupun tak langsung status sosial ekonomi orang tua, pendidikan pengelolaan keuangan keluarga, dan pembelajaran di perguruan tinggi terhadap literasi finansial. Data dikumpulkan dengan melalui tes dan angket. Teknik analisis data dengan analisis jalur dan analisis regresi dengan uji selisih mutlak. Hasil penelitian adalah terdapat pengaruh langsung maupun tak langsung status sosial ekonomi orang tua, pendidikan pengelolaan keuangan keluarga, dan pembelajaran di perguruan tinggi terhadap literasi finansial. Kata kunci: status sosial ekonomi orang tua, pendidikan pengelolaan keuangan keluarga, pembelajar-an di perguruan tinggi, literasi finansial

  6. Pedoman Penulisan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jurnal Informatika JIFO

    2013-04-01

    Full Text Available Redaksi menerima naskah karangan berupa hasil penelitian, pengembangan dan penerapan dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, diutamakan hasil dari kelompok kerja penelitian. Semua naskah yang masuk akan direview dan diseleksi oleh Dewan Direksi. Naskah yang telah dikoreksi akan dikembalikan ke penulis untuk diperbaiki, setelah itu diserahkan kembali ke redaksi pelaksana. Aturan Penulisan Jurnal Informatika: Makalah berisi abstrak (bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, pendahuluan, tinjauan pustaka, metode penelitian, hasil dan pembahasan, kesimpulan dan daftar pustaka;Judul makalah ditulis dengan huruf kecil Times New Roman 14 spasi 1 (Judul makalah;Keterangan tentang penulis (nama penulis [dicetak tebal], instansi, alamat instansi, telepon, fax dan email ditulis di bawah judul makalah dengan huruf Times New Roman 12 spasi 1;Judul Abstrak ditulis dengan huruf tebal di temangah, Times New Roman 12 spasi 1,5 terhadap isi bawahnya. Isi abstrak (dalam bahasa Inggris dan Abstrak (dalam bahasa Indonesia ditulis memanjang pada satu kolom dnegan huruf Times New Roman 12 spasi 1 dan dicetak miring, dilengkapi dengan max. 3 kata kunci di bawahnya;Sub judul tulisan ditulis dengan huruf tebal, kecil, Times New Roman 12 sasi 1,4 terhadap tulisan bawahnya dengan penomoran angka biasa (1. Pendahuluan;Selain Abstrak, isi makalah ditulis dalam 1 (satu koom dengan huruf Times New Roman 12 spasi 1;Gambar dan table harus diberi nomor urut, keterangan rigkas dan huruf Times New Roman 12 spasi 1 dan disebutkan dalam isi makalah, gambar harus disesuaikan dengan ukuran halaman jurnal, (Gambar 1…;Persamaan matematik harus ditulis dengan jelas, diberi nomor urut, dan diberi keterangan notasi yang dipergunakanContoh penulisan Daftar Pustaka sebagai berikut: Harper, Charles. A., “Handbook of Thick Film Hybrid Microelectronic”, McGraw-Hill, New York, 1974; 10.  Makalah maksimal 10 halaman, termasuk gambar dan tabel

  7. Pemanfaatan Media Pembelajaran Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PAI Pada Siswa Kelas V SDN Kalianget Timur X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ernawati Ernawati

    2014-08-01

    Full Text Available Proses belajar mengajar pada hakikatnya adalah proses komunikasi, penyampaian pesan dari pengantar ke penerima. Pesan berupa isi/ajaran yang dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi baik verbal maupun non verbal.Dalam pembelajaran PAI, agar bahan pelajaran yang diberikan lebih mudah dipahami oleh siswa, diperlukan media yang membantu proses penyampaian tersebut.Melalui media (alat bantu, diharapkan akan terjadi persepsi yang sama antara guru dan siswa. Apalagi Pendidikan Agama Islam yakni pendidikan yang sangat penting bagi kehidupan manusia, terutama dalam mencapai ketentraman bathin dan kesehatan mental padaumumnya.Media CD ini bisa digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran PAI, khususnya pada materi “menceritakan kisah-kisah Nabi”.Melalui film tentang kisah Nabi yang ada dalam kaset CD, tentunya siswa akan lebih mudah memahami dan lebih mengasyikkan untuk digunakan sebagai sarana belajar daripada menggunakan buku ajar biasa yang pada akhirnya berpengaruh terhadap pencapaian hasil belajar siswa. Tujuan yang ingin dicapai melaluipenelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan media CD dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran PAI materi menceritakan kisah Nabi di kelas V SDN Kalianget Timur X.Berdasarkan hasil yang diperoleh dari siklus I sampai II, pemanfaatan media pembelajaran CD pada materi menceritakan kisah Nabi terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan hasil belajar baik secara kelompok maupun secara individu. Pemanfaatan media pembelajaran CDjuga dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa yang meliputi keaktifan, kerjasama, keberanian, kedisiplinan, serta ketelitian siswa.

  8. Perbedaan Intensitas Penyengatan Meningeal Hasil MRI antara Sekuens T2 FLAIR Post Contrast dan T1WI Post Contrast Gadolinium-DTPA dalam Mendeteksi Penyangatan Meningeal pada Kasus Meningitis Tuberkulosis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arie Hendarin

    2017-09-01

    Full Text Available Diagnosis meningitis TB terutama pada kasus possible dan probable sulit ditegakkan. Pemeriksaan MRI kepala dengan kontras Gadolinium-DTPA adalah modalitas radiologi yang paling sensitif untuk membantu mendiagnosis penyakit ini. Penyangatan meningeal di daerah basal merupakan gambaran MRI yang paling banyak ditemukan pada meningitis TB. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan peningkatan intensitas sinyal meningen sekuens T2-FLAIR dengan T1WI pada pasien meningitis tuberkulosis menggunakan pemeriksaan MRI kepala dengan kontras Gadolinium-DTPA di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung pada bulan Januari 2015–Juni 2016. Subjek penelitian sebanyak 21 orang dengan meningitis TB dilakukan pemeriksaan MRI kepala dengan kontras Gadolinium-DTPA. Analisis statistik komparatif dilakukan untuk menguji perbedaan peningkatan intensitas sinyal meningen sekuens T2-FLAIR post contrast dengan T1WI post contrast. Hasil penelitian menujukkan rerata peningkatan intensitas sinyal meningen sekuen T2-FLAIR (∆T2-FLAIR sebesar 360,59±182,19 aμ sedangkan T1WI (∆T1WI sebesar 126,47±72,57 aμ. Hasil uji statistik menggunakan uji T pada derajat kepercayaan 95% menunjukkan perbedaan yang bermakna ∆T2-FLAIR dengan ∆T1WI pada nilai p=0,000. Sebagai simpulan didapatkan peningkatan intensitas sinyal meningen sekuens T2-FLAIR post contrast lebih besar daripada T1WI post contrast pada kasus meningitis TB.  [MKB. 2017;49(3:172–78] Kata kunci: Meningitis tuberkulosis, MRI sekuens T1WI dan T2-FLAIR, penyangatan meningeal Difference between Gadolinium-DTPA Enhanced T2 FLAIR Sequence and T1WI Sequence MRI in Detecting Meningeal Enhancement in Tuberculous Meningitis The diagnosis of TB meningitis, especially in possible and probable cases, is difficult. Contrast-enhanced MRI of the head with Gadolinium-DTPA is the most sensitive imaging modality that supports diagnosis of this disease. The most common presentation of TB meningitis in MRI is basal meningeal enhancement

  9. SPEECH ACTS EMPLOYED BY THE MAIN CHARACTERS OF PEARL HARBOR MOVIE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Khasanah

    2012-06-01

    Full Text Available Abstrak: Tindak tutur sangat penting dalam sebuah percakapan. Penelitian ini mengkaji tindak tutur dari ketiga pemeran utama sebuah film yang berjudul Pearl Harbor. Teori yang digunakan adalah teorinya Austin (1962 yang membagi tindak tutur menjadi tiga jenis, yaitu: tindak locutionary, tindak illocutionary, dan tindak perlocutionary. Data dibagi atas dialog-dialog berdasarkan scene yang ada dalam film, kemudian diidentifikasi tindak tutur yang terkandung dalam ujaran  para pemeran utama dalam film tersebut. Selanjutnya diklasifikasikan berdasarkan jenisnya. Hasil analisis, ditemukan bahwa ketiga pemeran utama tersebut menggunggunakan ketiga jenis tindak tutur. Hasil tindak locutionary menunjukkan bahwa sebagian besar yang digunakan oleh ketiga pemeran utama adalah kalimat deklaratif yaitu sebamyak 60.19%. hasil dari tindak illocutionary menunjukkan bahwa sebagian besar yang digunakan adalah assertive yaitu sebanyak 40.79%. dan hasil yang terakhir adalah tindak perlocutionary, menunjukkan bahwa pengaruh yang peling besar adalah “meminta pendengar untuk melakukan sesuatu” yaitu sebanyak 32 ujaran dari 55 dialog yang ada.

  10. Pendekatan Pengajaran Reciprocal Teaching Berpotensi Meningkatkan Ketuntasan Hasil Belajar Biologi Siswa SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Efendi

    2013-02-01

    Full Text Available Mutu pembelajaran Biologi masih rendah. Rendahnya mutu pembelajaran ini disebabkan oleh faktor pembelajaran yang masih berpusat pada guru (teacher centered tanpa melibatkan siswa untuk berpatisipasi pada proses untuk mendapatkan informasi dari kegiatan pembelajaran tersebut. Pengajaran Resiprok (Reciprocal Teaching merupakan salah satu strategi pendekatan pembelajaran yang dapat diterapkan untuk meningkatkan ketuntasan belajar siswa pada mata pelajaran biologi SMA, sehingga mutu pembelajaran mengalami ketercapaian ketuntasan hasil belajar yang ditetapkan. Tahapan Pengajajaran Resiprok adalah: (1 membaca  dan mencari ide pokok bacaan berdasarkan teks bacaan yang disediakan, (2 membuat pertanyaan, (3 menjawab pertanyaan, (4 merangkum informasi yang penting, (5 memprediksi, (6 mengidentifikasi hal-hal yang tidak jelas dari teks bacaan, (7 mengklarifikasi hal-hal yang tidak jelas tersebut.

  11. Feel Experience Dan Think Experience Marketing Pengaruhnya Terhadap Loyalitas Konsumen Melalui Kepuasan Konsumen Sebagai Variabel Intervening

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asti Hidayati

    2017-12-01

      Key Word: feel experience, think experience marketing, customer loyalty, customer satisfaction   Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung feel experience dan think experience marketing terhadap loyalitas konsumen melalui kepuasan konsumen sebagai variabel intervening. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling insidental. Teknik penarikan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis jalur (Path Analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa feel experience mempunyai pengaruh langsung terhadap loyalitas konsumen. Think experience marketing mempunyai pengaruh tidak langsung terhadap loyalitas konsumen.    Kata  kunci: feel experience, think experience marketing, loyalitas konsumen, kepuasan konsumen

  12. Pengembangan Model Manajemen ICT Center

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hakkun Elmunsyah

    2013-01-01

    Full Text Available Abstrak: Pengembangan Model Manajemen ICT Center. Kemendiknas telah melakukan investasi  cukup besar berupa pembangunan Jejaring komputer pendidikan nasional yang disebut Jaringan Pendidikan Nasional (Jardiknas, pada sekolah menengah kejuruan (SMK di seluruh Indonesia yang dikenal dengan nama ICT center. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model manajemen ICT center sesuai karakteristik SMK sehingga dapat memberikan kontribusi mutu pada SMK tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development yang dikembangkan oleh Borg and Gall. Hasil secara keseluruhan penelitian menunjukkan berdasarkan uji coba keefektivan kinerja manajemen pada skala terbatas dan lebih luas menunjukkan bahwa model manajemen ICT center memenuhi kriteria sangat efektif. Kata-kata kunci: Jardiknas, SMK, model manajemen ICT center, kontribusi mutu

  13. PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PENGUNJUNG SAUNG ANGKLUNG UDJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmat Priyanto

    2016-12-01

    ABSTRAK Pelayanan menjadi faktor penting dalam industri usaha pariwisata sebagai produk utama yang disampaikan kepada konsumen, sehingga kualitas yang baik menjadi sangat penting dalam memuaskan konsumen. Kualitas pelayanan yang baik akan menghasilkan kepuasan dan loyalitas konsumen, sedangkan kualitas pelayanan yang buruk akan memberikan kekecewaan kepada konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan dan loyalitas wisatawan yang berkunjung ke Saung Angklung Udjo. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kualitas pelayanan serta variable terikatnya adalah kepuasan dan loyalitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan uji statistika yang dilakukan dapat diketahui bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas pengunjung Saung Angklung Udjo, begitu juga dengan variabel kepuasan yang berpengaruh signifikan terhadap variabel loyalitas pengunjung. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dalam upaya meningkatkan kepuasan dan loyalitas pengunjung, diperlukan strategi peningkatan kualitas pelayanan yang prima

  14. PREDIKSI FOREX MENGGUNAKAN MODEL NEURAL NETWORK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Hadapiningradja Kusumodestoni

    2015-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Prediksi adalah salah satu teknik yang paling penting dalam menjalankan bisnis forex. Keputusan dalam memprediksi adalah sangatlah penting, karena dengan prediksi dapat membantu mengetahui nilai forex di waktu tertentu kedepan sehingga dapat mengurangi resiko kerugian. Tujuan dari penelitian ini dimaksudkan memprediksi bisnis fores menggunakan model neural network dengan data time series per 1 menit untuk mengetahui nilai akurasi prediksi sehingga dapat mengurangi resiko dalam menjalankan bisnis forex. Metode penelitian pada penelitian ini meliputi metode pengumpulan data kemudian dilanjutkan ke metode training, learning, testing menggunakan neural network. Setelah di evaluasi hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan algoritma Neural Network mampu untuk memprediksi forex dengan tingkat akurasi prediksi 0.431 +/- 0.096 sehingga dengan prediksi ini dapat membantu mengurangi resiko dalam menjalankan bisnis forex. Kata kunci: prediksi, forex, neural network.

  15. School Organizational Culture in Improving to the Teachers’ Performance

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paulus Mikku Ate

    2015-02-01

    Key Words: organizational culture, teacher performance   Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses terbentuknya budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan rancangan studi multi kasus. Lokasi penelitian di dua sekolah swasta di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Milles dan Huberman, dan analisis lintas kasus secara induktif konseptual. Hasil penelitian adalah budaya organisasi sekolah dipengaruhi nilai-nilai pokok yang dianut, dihidupi, dan ditanamkan para pendiri, pengganti, dan pemimpin; budaya organisasi mempengaruhi kinerja guru; dan upaya melanggengkan budaya organisasi melalui penentuan pemimpin oleh yayasan, penggunaan seragam, penegakan disiplin, dan melaksanakan perayaan.  Kata kunci: budaya organisasi, kinerja guru

  16. Budaya Panengen Sebagai Representasi Simbolik Kepemimpinan Desa Cikalong

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Engkus -

    2017-07-01

    ABSTRAK Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya dualisme kepemimpinan dalam kehidupan  masyarakat di Desa Cikalong: Pemimpin formal dan pimpinan informal. Tujuan penelitian ini mengumpulkan data, fakta dan menganalisis beberapa masalah,  baik secara langsung maupun tidak langsung untuk mengetahui dengan mendalam tentang dualisme tersebut. Pendekatan metodologi kualitatif dan teknik penelitian adalah observasi, interview, dan historik dokumental. Hasil penelitian ditemukan adanya pengaruh positif dan negatifnya dari sistem gotong royong serta dari kepemimpinan dalam kehidupan masyarakat di Desa.  Pengaruh negatif terutama berkaitan dengan syi’ar Islam yang terhambat, disebabkan oleh karena patuhnya sebagian besar masyarakat menganut ajaran dari leluhurnya  yang disebut budaya Panengen. Dengan kata lain para penganutnya masih melaksanakan ritual khusus di waktu-waktu tertentu yang terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari. Kebijakan kepala desa sebagai administrator pembangunan fisik  dan kemasyarakatan berpotensi besar terhadap keberlanjutan pembangunan nasional.   Kata kunci: budaya panengen, tata nilai, budi pekerti, pemerintahan desa.

  17. MEDIASI PENAL SEBAGAI ALTERNATIF PENYELESAIAN PERKARA PENCURIAN RINGAN (STUDI DI POLRES MALANG KOTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    James Hasudungan Hutajulu

    2016-02-01

      Key words: penal mediation, minor theft case, an alternative penal settlement   Abstrak Penelitian mengenai pelaksanaan mediasi penal pada tindak pidana pencurian ringan oleh Polres Malang Kota bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis digunakannya mediasi penal serta menganalisis pelaksanaan mediasi penal sebagai alternatif penyelesaian perkara. Adapun metode yang digunakan adalah yuridis sosiologis atau jenis penelitian hukum sosiologis atau penelitian lapangan. Hasil penelitian yang diperoleh antara lain: Polres Malang Kota melakukan mediasi penal dengan alasan agar tercipta rasa keadilan terhadap para saksi sehingga masyarakat puas atas pelayanan yang dilakukan penyidik. Selain itu, langkah-langkah yang dilakukan dalam penerapan mediasi penal ini adalah mempertemukan para pihak, penyidik menyaksikan pengembalian barang yang dicuri oleh pelaku, membantu membuat surat kesepakatan bersama, menerima surat pencabutan perkara serta melakukan gelar perkara.   Kata kunci: mediasi penal, pencurian ringan, alternatif penyelesaian perkara

  18. DAMPAK PERMAINAN BOWLING TIRUAN TERHADAP KECAKAPAN MOTORIK ANAK TERBELAKANG MENTAL USIA DINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparno -

    2014-06-01

    Abstrak: Dampak Permainan Bowling Tiruan terhadap Keterampilan Motorik Anak Terbelakang Mental Usia Dini. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai dampak permainan dengan aturan bowling tiruan terhadap peningkatan kecakapan koordinasi motorik anak terbelakang mental usia dini. Sebanyak enam anak yang mengalami keterbelakangan mental berusia 5-7 tahun, terdiri atas empat laki-laki dan dua wanita di TKLB/C Pembina Yogyakarta yang diambil secara purposive dijadikan subjek. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan pretes-postes satu kelompok. Observasi terbuka dan rekaman video digunakan untuk melihat kecakapan koordinasi motorik subjek. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak positif permainan dengan aturan berupa bowling tiruan terhadap peningkatan kecakapan koordinasi motorik anak terbelakang mental usia dini.

  19. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AKTIVITAS KEWIRAUSAHAAN DI KOTA SURABAYA DAN KOTA DENPASAR HASIL GEM 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yogo Aryo Jatmiko

    2018-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas kewirausahaan di kota Surabaya dan kota Denpasar berdasarkan faktor-faktor: knowledge of other entrepeneurs, perception of opportunities, perception of self-capabilities dan fear failure dengan variabel jenis kelamin (gender sebagai variabel kontrol. Data yang digunakan adalah data dari global entrepeneurship monitor (GEM. Dalam studi ini, data yang digunakan adalah data cross-sectional untuk survei tahun 2013, baik untuk kota Surabaya maupun kota Denpasar. Model yang digunakan adalah analisis regresi logistik sequential untuk memprediksi keterlibatan faktor dengan aktivitas kewirausahaan. Kota Surabaya tidak signifikan dipengaruhi oleh knowledge of other entrepeneurs. Untuk kota Denpasar, variabel perception of self-capabilities dan fear to fail tidak signifikan mempengaruhi aktivitas kewirausahaan di kota Denpasar. Variabel gender berpengaruh secara signifikan di kota Surabaya, tetapi tidak di kota Denpasar.

  20. PEMANFAATAN NERACA SEBAGAI PENERAPAN FUNGSI PENGELOLAAN PERMODALAN UMKM (HASIL PEMIKIRAN KONSEPTUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lufthia Sevriana

    2016-10-01

      Tujuan Penelitian ini adalah untuk menjadi salah satu kontribusi bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah karena kepedulian penulis pada kondisi UMKM dalam mengembangkan bisnisnya. Karakteristik dari permasalahan mereka sangat klasik. Kebanyakan UMKM masih tidak mampi mengelola modal mereka, mengambil manfaat dari teknologi untuk bisnis mereka, untuk memperluas jaringan pemasaran produknya, dan lain sebagainya. Akan tetapi, modal sebagai kebutuhan mendasar dari operasional bisnis mereka, membutuhkan perlakuan khusus. Dari kajian pustaka, penulis menemukan bahwa meskipun UMKM mengetahui manfaat dari penyusunan laporan keuangan, kebanyakan dari mereka tidak memiliki kemauan untuk menyusun laporan keuangan dengan komitmen yang kuat. Meskipun kita telah memasuki era MEA, kompetensi dalam penyusunan laporan keuangan tidak tedistribusi dengan rata diantara negara-negara Asean. Untuk itu, UMKM membutuhkan dukungan dari pemerintah, perusahaan dan juga akademisi untuk melatih pengusaha UMKM, dan juga untuk membimbing mereka dalam meningkatkan kompetensi dalam penyusunan laporan keuangan berdasarkan tahapan yan sudah mereka terapkan.   Kata Kunci: UMKM, Laporan Keuangan, SAK ETAP

  1. Kajian Efektivitas dan Efisiensi Rantai Distribusi Hasil Tangkapan Menggunakan Alat Tangkap Purse Seine di Tpi Paiton dan Tpi Mayangan Probolinggo

    OpenAIRE

    Huda, M Miftachul; Sutjipto, Darmawan Ockto; Jauhari, A Alfan

    2013-01-01

    Rantai distribusi merupakan salah satu kunci dalam keberhasilan suatu kegiatan penyaluran hasil tangkapan untuk mencapai konsumen. Jumlah rantai yang ada didalam suatu kegiatan distribusi juga mempengaruhi dari harga dan kualitas barang yang di distribusikan. Ikan yang merupakan barang mudah rusak, memerlukan perhatian khusus untuk mengetahui tingkat efektivitas dan efisiensinya dalam proses distribusinya. Khususnya distribusi ikan berasal dari Tempat Pelelangan Ikan Paiton dan Tempat Pelelan...

  2. THE INFLUENCE OF FIRST OR OTHER LANGUAGES IN THE USE OF PREPOSITION IN SINGAPORE ENGLISH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Wulandari

    2010-10-01

    Full Text Available Preposisi adalah salah satu kelas kata yang sulit untuk diajarkan, karena bisa jadi preposisi memiliki makna yang abstrak, apalagi dlam konteks bahasa kedua, seperti pada kasus Singapora, dimana ada lebih dari satu bahasa yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesalahan penggunaan preposisi pada bahasa Inggris Singapora dalam kaitannya dengan pengaruh bahasa ibu dan bahasa lain yang juga digunakan secara bersama-sama. Hasil kajian menunjukkan bahwa terjadi kesalahan penggunaan preposisi terutama untuk preposisi yang menunjukkan makna abstrak. Selain itu proses generalisasi dalam pembelajaran bahasa Inggris juga menunjukkan bagaimana kesalahan penggunaan preposisi bisa terjadi. Bahasa Melayu dan bahasa Cina memberikan pengaruh yang besar dalam pemahaman makna preposisi. Preposisi bahasa Inggris yang digunakan seringkali masih mengacu pada makna asalnya dalam bahasa melayu, dan digunakan sebagaimana mereka menggunakan partikel dalam bahasa Cina.   Kata kunci  :    Preposisi, bahasa Inggris Singapura, makna abstrak, generalisasi, bahasa ibu.

  3. PENINGKATAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR MATA KULIAH TEORI AKUNTANSI MELALUI PENDEKATAN DISCOVEY LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Yulianto

    2007-06-01

    Full Text Available Hakekat belajar yang sesungguhnya adalah belajar yang tidak hanya sekedar mendengarkan dosen mengajar, tapi mahasiswa harus mampu mengembangkan wacana pengetahuan yang diperoleh melalui proses pencarian berbagai sumber. Proses transfer belajar harus mampu membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang secara fleksibel dapat diterapkan/ditransfer dari satu permasalahan ke satu permasalahan yang lain. Dalam pembeljaran menempatkan mahasiswa sebagai pembelajar dimana memberikan kesempatan kepada siswa mempelajari hal-hal yang baru dan dosen dengan strategi belajarnya memfasilitasi agar informasi baru bermakna. lingkungan belajar juga mempunyai posisi yang penting sehingga pengajaran harus berpusat pada bagaimana cara mahasiswa menggunakan pengetahuan baru mereka. Pendekatan pembelajaran yang berbasis discovery learning (DL, peran pendidik harus mampu menciptakan situasi, dimana mahasiswa dapat belajar sendiri daripada memberikan paket yang berisi informasi atau pelajaran, sehingga pengetahuan diperoleh melalui proses bukan produk. Keuntungan cara belajar ini yang diungkap oleh Martin (1975, ada dua hal penting yaitu; (1 menimbulkan keingin tahuan, memotivasi untuk menemukan jawaban, (2 menimbulkan kemandirian dengan menganalisis, memanipulasi informasi. Kata Kunci: discovery learning, kualitas proses dan hasil belajar

  4. PENINGKATAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR MATA KULIAH TEORI AKUNTANSI MELALUI PENDEKATAN DISCOVEY LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Yulianto

    2011-06-01

    Full Text Available Hakekat belajar yang sesungguhnya adalah belajar yang tidak hanya sekedar mendengarkan dosen mengajar, tapi mahasiswa harus mampu mengembangkan wacana pengetahuan yang diperoleh melalui proses pencarian berbagai sumber. Proses transfer belajar harus mampu membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang secara fleksibel dapat diterapkan/ditransfer dari satu permasalahan ke satu permasalahan yang lain. Dalam pembeljaran menempatkan mahasiswa sebagai pembelajar dimana memberikan kesempatan kepada siswa mempelajari hal-hal yang baru dan dosen dengan strategi belajarnya memfasilitasi agar informasi baru bermakna. lingkungan belajar juga mempunyai posisi yang penting sehingga pengajaran harus berpusat pada bagaimana cara mahasiswa menggunakan pengetahuan baru mereka. Pendekatan pembelajaran yang berbasis discovery learning (DL, peran pendidik harus mampu menciptakan situasi, dimana mahasiswa dapat belajar sendiri daripada memberikan paket yang berisi informasi atau pelajaran, sehingga pengetahuan diperoleh melalui proses bukan produk. Keuntungan cara belajar ini yang diungkap oleh Martin (1975, ada dua hal penting yaitu; (1 menimbulkan keingin tahuan, memotivasi untuk menemukan jawaban, (2 menimbulkan kemandirian dengan menganalisis, memanipulasi informasi. Kata Kunci: discovery learning, kualitas proses dan hasil belajar

  5. BAGI HASIL DAN BANK SYARI’AH (Solusi terhadap Bunga Bank

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy Haryanto Rudy Haryanto

    2012-07-01

    Full Text Available Abstract: To save money in terms of investation is one of bank’s functions. Interest and production sharing are kinds of investation in banking system. Interest is a marketable entry in conventional banking, however production sharing is known in syari’ah banking system. Some people argue that interest cannot be seperated from the banking activity, in fact Islam recommends the followers to avoid it; hence it could be substituted with term of production sharing. It matches the priciple of musyarakah and mudharabah as being taught by Rasûlullâh SAW. Bank interest is considered ribâ (excessive interest and it is forbidden in Islam. Moreover, production sharing is more useful and beneficial for people. Unfortunately, the value of production sharing (syarî’ah banking product is lower than the value of banking interest (conventional banking product due to the fact that the ralationship established by syari’ah banking and its customer is based on the principle of gotong royong (mutual coorporation and production sharing partnership. Key Words: ribâ, musyarakah, mudharabah, dan bagi-hasil  

  6. PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE TALKING STICK DENGAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADAMATA PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS X SMAN 1 BONJOL KABUPATEN PASAMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cici Idrus

    2013-10-01

    Full Text Available Riset didasari oleh hasil belajar ekonomi kelas X SMAN 1 Bonjol yang masih rendah, yang masih memakai metode Teacher Center Learning, sehingga para siswa kurang aktifi dan kreatif. Satu usaha untuk meningkatkan hasil pelajaran siswa adalah dengan menerapkan jenis model pelajaran ekonomi Talking Stick. Tujuan Studi ini untuk menentukan perbedaan antara hasil belajar menggunakan metode Talking Stick dan konvensional pada kelas X SMAN 1 Bonjol. Riset ini adalah semacam eksperimen. Populasi Studi adalah suatu para siswa nilai/kelas X Sma Negeri 1 Bonjol, sedangkan kelas X3 menggunakan jenis model pelajaran Talking Stick sebagai kelas eksperimen dan X4 Kelas sebagai kelas yag dikendalikan dengan metode konvensional. Hasil menunjukkan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi( 79.62 dibanding kelas kontrol ( 73.21. Pada hasil pengujian hipotesis yang menggunakan SPSS versi 16. nilai yang diperoleh t= 2.892 dan t tabel= 1.671 maka> ttable kemudian Tolak H0 dan menerima H1. Maka dapat disimpulkan bahwa Ada perbedaan penting pada hasil pelajaran siswa yang menggunakan tipe Talking Stick dan konvensional pada mata pelajaran ekonomi kelas X SMAN 1 Bonjol.

  7. PENGELOLAAN ZAKAT OLEH NEGARA DAN SWASTA Studi Efektifitas dan Efisiensi Pengelolaan Zakat Oleh BAZ Dan LAZ Kota Madiun

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atik Abidah

    2010-12-01

    Full Text Available Abstraks: Keberadaan lembaga zakat di Indonesia yang diakui oleh perundang-undangan ada dua, yaitu Badan Amil Zakat (BAZ dan Lembaga Amil Zakat (LAZ. BAZ adalah lembaga zakat yang dikelola oleh pemerintah, sedangkan LAZ adalah lembaga yang dikelola oleh masyarakat. Artikel ini merupakan merupakan hasil penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data digali langsung dari BAZ Kota Madiun dan LAZ dalam hal ini ada 2 lembaga, yaitu Lembaga Manajemen Infaq (LMI dan Baitul Maal Hidayatullah (BMH. Hasil penelitian BAZ lebih efektif dibanding LAZ, karena BAZ di bawah naungan Pemerintah Kota Madiun dan didukung dengan kebijakan dalam menjalankan progam kerjanya. Sedangkan pada LAZ (LMI dan BMH karena sifatnya mandiri, maka segala sesuatunya akan efektif jika mereka bekerja keras, dan itulah yang selama ini dilakukan oleh LMI dan BMH, sehingga sampai saat ini mereka masih eksis.

  8. PENGARUH IMPLEMENTASI SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (STUDI KASUS PADA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH PEMERINTAH KOTA BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nono Supriatna

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract. This research is intended to know the influence. This research is conducted because it is still related to the fraud and inefficiency of government apparatus performance in Bandung. This study uses a sample of Organization of Local Government of Bandung City Government in the form of agency and agency. This research uses descriptive verification method with hypothesis test using simple linear regression analysis. The results showed that in Bandung City has done very well. In addition, the performance performance of Bandung City Government apparatus has also been in accordance with the principle of good governance. The results also show a positive influence. H0 rejected and Ha accepted.   Keywords: Internal Control System, Performance, Good Governance.   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi sistem pengendalian internal terhadap kinerja instansi pemerintah. Penelitian ini dilakukan karena masih adanya indikasi terkait dengan kecurangan dan inefisiensi kinerja aparatur pemerintah di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan sample Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Bandung yang berbentuk dinas dan badan sejumlah 23 sample. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif verifikatif dengan uji hipotesis menggunakan analisis regresi linier sederhana.  Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan sistem pengendalian internal di pemerintah Kota Bandung telah terlaksana dengan sangat baik. Selain itu, pelaksanaan kinerja aparatur Pemerintah Kota Bandung juga telah sesuai dengan prinsip good governance. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif antara implementasi sistem pengendalian internal terhadap kinerja instansi pemerintah. Sehingga H0 ditolak dan Ha diterima   Kata Kunci: Sistem Pengendalian Internal, Kinerja, Good Governance

  9. Pola Proses Penyebaran dan Penerimaan Informasi Teknologi Kamera DSLR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sidiq Setyawan

    2017-10-01

    Full Text Available Abstrak   Kamera DSLR sebagai sebuah produk inovasi memiliki cara tersendiri untuk dapat diterima dan diadopsi oleh sebuah sistem sosial khususnya fotografer non profesional di Kota Solo. Difusi inovasi menjelaskan secara sistematis bagaimana sebuah produk inovasi DSLR disebarluaskan dan diterima oleh golongan inovasi di dalamnya. Sebagai sebuah bentuk komunikasi khusus, dalam teori difusi inovasi terdapat dua pokok utama kajian komunikasi, yakni bagaimana seorang komunikator maupun komunikan dalam golongan inovasi bertindak untuk menyebarkan pesan dan menerima pesan. Kedua pokok bahasan ini yang menjadi kunci bagaimana sebuah produk inovasi mampu efektif disebarkan dan diterima (diadopsi oleh golongan inovasi di dalamnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskiptif kualitatif. Peneliti menggunakan metode studi kasus. Studi kasus cocok digunakan bila penelitian berkenaan dengan how dan why. Peneliti menjabarkan hasil dari penelitian yang dilakukan dalam bentuk narasi. Sampel dari populasi yang diambil melalui proses teknik cuplikan dengan maximum variation sampling atau pengambilan sampel variasi maksimum. Selain menggunakan teknik sampel variasi maksimum, peneliti menggunakan teknik cuplikan snowball sampling. Peneliti mengambil sampel fotografer non profesional di Kota Solo. Teknik pengumpulan data melalui in-depth interview (wawancara mendalam dan observasi lingkungan terhadap sampel penelitian. Untuk validasi data, peneliti menggunakan triangulasi sumber Hasil penelitian ini menunjukan bahwa memiliki memiliki karakteristik dan saluran komunikasi komunikasi tersendiri ketika mereka menerima informasi mengenai inovasi dan memutuskan untuk mengadopsi teknologi tersebut. Hal ini misalnya bisa dilihat dari pemilihan media dalam berkomunikasi dan menggunakan berbagai media untuk referensi mengumpulkan informasi terkait dengan inovasi.   Kata kunci: difusi inovasi, innovator, early adopter, early majority, late majority, pola komunikasi.

  10. Sistem Keamanan Pintu Berbasis Arduino Mega

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akbar iskandar

    2017-12-01

    Full Text Available Abstract  : This study aims is to 1 design prototype security room lecturer room based arduino mega integrated with Fingerprint and camera, 2 Testing the effectiveness of prototype security room door lecturer. This type of research is a type of research design that is within the scope of research R & D (Research and Development. Data were collected based on observations and interviews. Data analysis technique by descriptive method. The result of the research shows that prototype of latchroom room door STMIK AKBA using arduino mega camera and fingerprint can assist lecturers in improving security in lecturers room and based on descriptive analysis result found that the device can run effectively. Abstrak: Penelitian ini bertujuan adalah untuk 1 merancang prototype pengamanan pintu ruang dosen berbasis arduino mega yang terintegrasi dengan Fingerprint dan kamera, 2 Menguji Efektifitas prototype kemanan pintu ruang dosen. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian perancangan yang dalam lingkup penelitian R&D (Penelitian dan Pengembangan. Data dikumpulkan berdasarkan observasi dan wawancara. Teknik analisis data dengan cara deskriptif. Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa prototype pengaman pintu ruang dosen STMIK AKBA menggunakan kamera dan fingerprint berbasis arduino mega dapat membantu dosen dalam meningkatkan keamanan pada ruang dosen dan berdasarkan hasil analisis secara deskriptif ditemukan bahwa perangkat tersebut dapat berjalan dengan efektif.

  11. PENGARUH PEMBELAJARAN E-LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH STATISTICS MAHASISWA TADRIS BAHASA INGGRIS FAKULTAS TARBIYAH IAIN WALISONGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    lulu choirunissa

    2016-03-01

    Full Text Available Mata kuliah Statistics (Statistika Pendidikan untuk prodi yang lain merupakan mata kuliah wajib di IAIN Walisongo. Di prodi Tadris Bahasa Inggris, pembelajaran mata kuliah Statistics selama ini mempunyai beberapa hambatan, antara lain mahasiswa kesulitan dalam pemahaman konsep, keterampilan berhitung, dan kurangnya waktu untuk berlatih. Bersamaan dengan kerjasama IAIN Walisongo dengan DBE 2 USAID untuk pembelajaran jarak jauh, dibuatlah kelas online untuk mata kuliah statistika yang memungkinkan mahasiswa untuk berdiskusi, menyelesaikan statistika uji dengan komputasi, memahami konsep statistika melalui video dan bahan bacaan, serta berinteraksi dengan dosen jika mahasiswa mengalami permasalahan. Selanjutnya ingin diketahui apakah pembelajaran dengan e-learning berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa. Hasil dari studi menunjukkan bahwa tidak terlihat pengaruh yang signikan, namun jumlah mahasiswa yang mendapat nilai A, B+, dan B lebih banyak pada pembelajaran dengan e-learning dibandingkan dengan mahasiswa pada pembelajaran konvensional.

  12. Paradigma Penelitian Akuntansi dan Keuangan

    OpenAIRE

    Made Sudarma

    2010-01-01

    This article proposes explores the paradigms that could be used in accounting and financial researches. There are other paradigms beside the positivism, which is the dominating and most currently used paradigm. This article argues that other paradigms, such as post positivism offers a new way of conducting research. It must be noted that each paradigm has its advantages. Quantitative method could be employed in when data is observable and measurable, and when a researcher is testing hypothese...

  13. Paradigma Penelitian Akuntansi dan Keuangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Sudarma

    2010-04-01

    Full Text Available This article proposes explores the paradigms that could be used in accounting and financial researches. There are other paradigms beside the positivism, which is the dominating and most currently used paradigm. This article argues that other paradigms, such as post positivism offers a new way of conducting research. It must be noted that each paradigm has its advantages. Quantitative method could be employed in when data is observable and measurable, and when a researcher is testing hypotheses or trying to make generalization. Qualitative method, on the other hand, is more useful when social situation is complex, dynamics and when a researcher decides to understand the situation deeper or to build a new theory.

  14. Penelitian Islam: Dasar dan Filosofi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abu Bakar Marzuki

    2017-03-01

    Full Text Available This article is a continued understanding of some thoughts delivered by the Islamic study experts. Actually, Islamic study orientation is still floating and it does not have a clear goal. Some parts of Islamic study is  model or a similar effort done by  orientalists in studying Islam, and in line with the vision and the mission starting from false conclusion about Islam. Therefore, Islamic study experts in the earlier awakening of Islam such as  Al-banna, al-maududi, Ismail Raji al Faruqi, Ziauddin sardar, and Muhammad Naquib al-Attas have offered various thoughts in implementing the framework of Islamic study in line with the vision and the mission of Islam so that their mindset becomes the basis for development of Islamic study. 

  15. THE DEVELOPMENT OF PROBLEM-BASED LEARNING MODEL IN TROUBLESHOOTING TO ENHANCE STUDENTS’ CRITICAL THINKING SKILLS AT AUTOMOTIVE PROGRAM OF SENIOR VOCATIONAL SCHOOL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suryana Iskandar

    2015-06-01

    Abstrak. Latar belakang penelitian dilandasi oleh suatu keadaan kurangnya kemampuan daya saing lulusan di pasar kerja dibandingkan dengan laporan Global Copetitiveness Report 2010-2011:15 berada pada urutan ke 46 dari 132 negara di dunia dan masih di bawah negara ASEAN. Kurangnya kemampuan daya saing ini, salah satunya disebabkan oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis untuk memecahkan suatu masalah yang dibutuhkan di dunia kerja, karena pembelajaran yang dilakukan pendidik cenderung masih konvensional. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Model pembelajaran yang bagaimana yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik SMK pada mata pelajaran kompetensi kejuruan Teknik Kendaraan Ringan? Tujuan Penelitian adalah untuk menemukan model pembelajaran yang dapat mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis dalam memahami pengetahuan mata pelajaran kompetensi kejuruan Teknik Kendaraan Ringan sehingga mereka mampu memecahkan masalah pada pekerjaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dan pendekatannya menggabungkan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif. Penelitian kualitatif digunakan untuk menganalisis hasil studi pendahuluan sedangkan kuantitatif digunakan untuk validasi dan pengujian model dengan teknik analisis uji U-test dan uji T-test dan pengerjaannya dibantu dengan program SPSS versi 13.Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah SMK yang ada di Kota Bandung, sedangkan penetapan sampel digunakan secara purpossif, yaitu SMK RSBI (SMKN 6 dan SMK Bertaraf Nasional yang menyelenggarakan pendidikan Kompetensi Kejuruan Teknik Kendaraan Ringan, terdiri dari dua klasifikasi, yaitu SMKN 8 Bandung dan SMK Swasta Merdeka Bandung. Hasil validasi menunjukan dengan taraf kepercayaan sebesar 95% ternyata H0 ditolak, berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok data starter dan pengisian post test pada kelompok Eksperimen dan kelompok control. Hasil penelitian ini diperoleh model Pembelajaran

  16. DISTRIBUSI HASIL BUMI DI SEMARANG DENGAN WILAYAH SEKITARNYA The Distribution Of Crops In Semarang And Surrounding Area

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Libra Hari Inagurasi

    2016-07-01

      Tulisan ini berada pada lingkup arkeologi kolonial Hindia Belanda pertengahan abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Perhatian utama tulisan ini adalah menggambarkan kembali distribusi komoditas hasil-hasil bumi dari daerah luar kota Semarang (Ambarawa, Salatiga, Kendal menuju daerah tujuan utama distribusi yakni Semarang. Sasarannya adalah bangunan-bangunan kolonial bermakna ekonomi sebagai sarana distribusi komoditas hasil bumi di  Semarang dan wilayah-wilayah di sekitarnya. Melalui survei, penelusuran peta-peta lama, dan penelusuran literatur, diketahui bahwa peninggalan-peninggalan terkait dengan distribusi gula, kapuk, teh, dan kopi yang masih dapat dilacak keberadaannya adalah stasiun-stasiun kereta api, gudang, pabrik gula, pabrik kapuk/tekstil, dan kantor perdagangan ekspor-impor. Jaringan ekonomi antara Semarang dengan wilayah sekitarnya adalah jaringan produksi dan distribusi. Posisi Kota Semarang merupakan pusat aktivitas perdagangan, tempat untuk pemasaran, mengekspor komoditi perdagangan melalui pelabuhan Semarang. Jaringan kereta api menjadi penghubung antara Kota Semarang dengan wilayah-wilayah di sekelilingnya. Komoditi perkebunan menjadi penggerak perekonomian di Semarang dan sekitarnya.   Kata kunci: Semarang, luar kota Semarang, Hindia Belanda, komoditi  perkebunan,  kereta api

  17. Islamic Values in Syahadat Cinta Novel by Taufiqurrahman Al-Azizy

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hariyani Hariyani

    2015-02-01

    Key Words: islamic values, novel   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meneliti nilai keislaman yang terdapat dalam novel Syahadat Cinta karya Taufiqurrahman Al-Azizy. Fokus penelitian ini adalah (1 nilai keimanan; (2 nilai ketaatibadahan; dan (3 nilai keakhlakmuliaan. Metode yang digunakan dalam penelitian  ini adalah penelitian interpretitif. Hasil penelitian mencakup tiga hal. Pertama, penelitian nilai keimanan yaitu (1 nilai iman kepada Allah; (2 iman kepada malaikat; (3 iman kepada kitab Allah; (4 iman kepada nabi dan rasul;  (5 iman kepada hari akhir; (6 iman kepada qada dan qadar.  Kedua, penelitian nilai ketaatibadahan  yaitu (1 taat ibadah thaharah; (2 taat ibadah shalat; (3 taat ibadah zakat; (4 taat ibadah puasa; (5 taat ibadah haji . Ketiga, penelitian terhadap nilai keakhlakmuliaan yaitu (1 akhlak kepada Allah; (2 akhlak kepada diri sendiri; (3 akhlak kepada keluarga; (4 akhlak kepada tetangga dan masyarakat; dan (5 akhlak kepada lingkungan. Nilai yang banyak diungkap adalah nilai keimanan kepada Allah karena novel ini mengisahkan jalan keimanan seorang tokoh yang berhijrah dari jalan yang salah menuju jalan yang benar. Kata kunci: nilai keislaman, novel

  18. STATUS KEKEBALAN DAN FAKTOR RISIKO TOXOPLASMOSIS PADA WANITA USIA SUBUR HASIL RISKESDAS 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rabea Pangerti Jekti

    2015-04-01

    Full Text Available Toxoplasmosis disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Diperkirakan sekitar 30 - 50% populasi dunia telah terinfeksi oleh toxoplasma, sebagian besar tanpa gejala. Penderita dengan kekebalan tubuh yang kuat apabila terinfeksi T. gondii pada umumnya tidak mengalami keadaan patologik yang nyata walaupun pada beberapa kasus dapat juga mengalami pembesaran kelenjar limfe, rasa lelah yang berlebihan, miokarditis akut, miositis hingga radang otak. Analisis ini bertujuan untuk mengukur hubungan kekebalan tubuh (titer antibodi pada wanita usia subur  terhadap kejadian toxoplasmosis  dan faktor risiko tingkat kekebalan tubuh. . Analisis ini menggunakan data potong lintang Riskesdas 2007. Subjek adalah wanita usia subur (WUS yang berusia 15-45 tahun. Kekebalan terhadap toxoplasmosis dilihat dengan mengukur kadar immunoglobulin G (IgG melalui tehnik ELISA (toxolisa. Subjek dikatakan tidak memiliki kekebalan terhadap toxoplasmosis jika toxolisanya <32 IU Sampel yang terpilih di analisis lebih lanjut untuk mengetahui faktor demografi, risiko, dan perilaku yang berhubungan dengan status kekebalan toksoplasmosis. Jumlah sampel yang terpilih dan mempunyai data yang lengkap sejumlah 6068 subjek dari 10521 women in repeoductive age. Hasil menunjukkan bahwa 63,7% memiliki kekebalan, dan 36,3% tidak memiliki kekebalan terhadap toxoplasmosis.  WUS yang berusia 15-17 tahun mempunyai risiko yang lebih tinggi untuk tidak memiliki kekebalan toxoplasmosis yaitu sebesar 26% (ORs=1,26, 95% CI 1,03-1,55, p=0,027, begitu juga dengan WUS yang berstatus Ibu Rumah Tangga (IRT dan pelajaryaitu 16% (ORs=1,16, 95% CI 1,04-1,30, p=0,007, dan WUS yang berstatus kawin yaitu 30% (ORs=1,30, 95% CI 1,13-1,49, p=0,000. WUS yang berusia 15-17 tahun, berstatus kawin, dan IRT serta pelajar, merupakan kelompok yang berisiko tidak memiliki kekebalan terhadap toxoplasmosis, sehingga perlu kewaspadaan untuk meningkatkan upaya pencegahan dan perlindungan terhadap toxoplasmosis.   Kata kunci

  19. Pengaruh Pemberian Berbagai Bentuk Azolla Dan Pupuk N Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Var. Saccharata)

    OpenAIRE

    Putra, Dwi Firmansyah; Soenaryo, Soenaryo; Tyasmoro, Setyono Yudo

    2013-01-01

    Jagung manis sangat responsif terhadap pupuk N, agar kebutuhan N terpenuhi dan memberikan nilai tambah dapat menyuburkan tanah tanpa menurunkan produktifitas jagung manis, maka diperlukan penyeimbang berupa pupuk organik yang memiliki kandungan N tinggi. Pupuk organik potensial yang memiliki kandungan N tinggi yaitu Azolla. Azolla dapat ditemukan dalam 3 bentuk yaitu Azolla segar, Azolla kering dan kompos Azolla. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi Azolla segar, Azolla...

  20. The effect of Using Mind Mapping and Learning Styles to Geography Learning outcomes of Junior High School Students

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sigit Purwoko

    2015-02-01

    Full Text Available Pengaruh Penggunaan Peta Pikiran dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa SMP Abstract: This study aimed to determine the effect of the use of mind maps, learning styles and inter-action using a mind map learning style on geography learning outcomes. This study was a quasi-experimental study, with a 2 x 3 factorial design study subject consisted of two classes of class VII G as experimental class and class VII F as a control class. Variables consisted of: (1 the dependent variable is the student learning outcomes; (2 the independent variable is the use of mind maps; and (3 is the moderator variable learning styles. Geography learning outcomes were measured using an objective test, whereas learning styles with questionnaires. Measurement data are then analyzed using ANOVA two paths with SPSS v.7. Results of data analysis using ANOVA two path showed that: (1 the use of mind maps significantly effect on learning outcomes geography; (2 learning style does not significantly affect the results of learning geography; and (3 there is no interaction between the use of mind maps and learning style on learning outcomes. Key Words: mind maps, learning styles, learning outcomes   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan peta pikiran, gaya belajar dan interaksi penggunaan peta pikiran dengan gaya belajar terhadap hasil belajar geografi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, dengan desain faktorial 2 x 3. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas VII G sebagai kelas eksperimen dan kelas VII F sebagai kelas kontrol. Variabel penelitian terdiri dari: (1 variabel terikat adalah hasil belajar siswa; (2 variabel bebas adalah pengguna-an peta pikiran; dan (3 variabel moderator adalah gaya belajar. Hasil belajar geografi diukur menggunakan tes objektif, sedangkan gaya belajar dengan angket. Data hasil pengukuran dianalisis menggunakan anova dua jalur dengan bantuan SPSS v.7. Hasil analisis data

  1. Use of Space and the Need for Planning in the Disaster-Prone Area of Code River, Yogyakarta, Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Rachmawati

    2017-01-01

      Abstrak Tepi Sungai Code merupakan daerah rawan terhadap banjir lahar yang disebabkan oleh erupsi Gunungapi Merapi. Penelitian ini menfokuskan pada daerah terdampak di Danurejan, Kota Yogyakarta, Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah 1 untuk mengidentifikasi dan menganalisa fungsi ruang setelah bencana, dan 2 untuk menganalisa tindakan perencanaan ruang yang dibutuhkan setelah bencana. Data dikumpulkan dari data sekunder dan primer. Data primer diperoleh melalui observasi, interview mendalam, dan diskusi kelompok terfokus. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan ruang dalam antisipasi dari bencana banjir lahar masih terbatas  untuk pembangunan peninggian tanggul. Temuan penelitian menyarankan perlunya perhatian terhadap pemanfaatan ruang untuk kelompok yang rentan. Selain itu juga perlunya partisipasi publik dalam pemanfaatan ruang, penyiapan design ekowisata dan kegiatan bernilai ekonomi. Selan itu juga perlu adanya integrasi analisis risiko dan distribusi spasial dari risiko yang  dituangkan dalam  rencana rinci tata ruang.

  2. PERANGKAT PENGEMBANGAN DIRI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DAN PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wenny Hulukati

    2014-06-01

    Abstrak: Perangkat Pengembangan Diri untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dan Pengembangan Kepribadian Siswa SMA. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pengembangan diri untuk meningkatkan kompetensi guru dan pengembangan kepribadian siswa SMA. Kegiatan penelitian ini diawali dengan studi pendahuluan yang berkaitan dengan kompentensi guru pembimbing dalam melaksanakan pelayanan bimbingan dan konseling dan kecenderungan kepribadian siswa SMA. Langkah berikutnya adalah mendesain dan mengembangkan draf, dan diakhiri dengan kegiatan uji keefektifan produk. Dari kegiatan penelitian pengembangan ini telah dihasilkan produk pengembangan yang valid dan handal yang meliputi panduan guru, panduan siswa, dan panduan penilaian. Berdasarkan hasil uji keefektifan terhadap produk pengembangan diperoleh informasi bahwa perangkat panduan pengembangan diri efektif diguna­kan untuk meningkatkan kompetensi guru pembimbing dalam melaksanakan pelayanan bimbingan dan konseling dan pengembangan kepribadian siswa SMA.

  3. Motivasi, Kebiasaan, dan Keamanan Penggunaan Internet

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zinggara Hidayat

    2017-01-01

    Full Text Available Abstract: This study investigates motivation, habits, and security of internet use by high schools and universities students in Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, and Bekasi. This descriptive and quantitative reasearch uses survey method. The findings of the study show that the strongest motivation is to show self existence, entertainment, and academic purposes. At some points, the habit of using the internet also makes the students face some risks such as verbal and nonverbal abuses, bullying, pornoghrapy, account hacking, and the risk of interaction with unknown parties. Abstrak: Penelitian ini menyelidiki motivasi, kebiasaan, dan keamanan penggunaan internet di antara siswa sekolah menengah atas dan universitas di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Penelitian deskriptif kuantitatif ini menggunakan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi paling kuat adalah untuk memperlihatkan eksistensi diri, pencarian hiburan, dan penyelesaian tugas akademis. Kebiasaan penggunaan internet oleh pelajar dan mahasiswa menghadapi beberapa risiko, seperti kekerasan verbal dan nonverbal,

  4. POLA PENJAMINAN MUTU PADA RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL BERBASIS NILAI-NILAI SEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Sunandar

    2014-06-01

    Abstrak: Pola Penjaminan Mutu pada Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional Berbasis Nilai-Nilai Sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi proses manajemen mutu di SMA Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional di Malang dan Bandung, dan menggali nilai-nilai sekolah yang berpengaruh terhadap penjaminan mutu pendidikan. Deskripsi proses penjaminan mutu yang dilaksanakan di sekolah digali dengan menggunakan metode FMEA (Failure Mode and Effects Analysis dengan teknik analisis statistik deskriptif, sedangkan penggalian nilai-nilai sekolah dilakukan dengan teknik analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata responden siswa dan guru mempersepsi kondisi proses pendidikan pada kategori “kemungkinan gagal sedikit” dan “kemungkinan gagal dalam jumlah yang langka”. Penelitian ini juga menemukan 10 nilai-nilai sekolah yang relevan dengan penjaminan mutu pendidikan.

  5. IMPLEMETASI OFFLINE PENGENALAN SISTEM ISYARAT BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE DYNAMIC TIME WARPING PADA PERANGKAT ANDROID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Iqbal

    2015-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Algoritma Dynamic Time Warping (DTW digunakan secara luas untuk berbagai penelitian, salah satunya di bidang bahasa isyarat. DTW adalah algoritma pencocokan pola (template matching untuk mengukur kemiripan dua data sekuensial (time series temporal yang berbeda waktu dan kecepatan. Pada penelitian ini disajikan implementasi algoritma DTW untuk pengenalan bahasa isyarat Indonesia (Sistem Isyarat Bahasa Indonesia SIBI secara offline. Dataset yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 900 data untuk dengan jumlah kelas 50 kata isyarat, yaitu dengan rincian untuk masing-masing kelas adalah 3 data sebagai data template dan 15 data sebagai data testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tingkat pengenalan atau nilai accuracy adalah 89,73%. Waktu rata-rata yang dibutuhkan adalah 654.59 milidetik untuk proses pengenalan satu data testing dengan menggunakan template sebanyak 3 data per kelas atau total template 150 data. Kata kunci: pengenalan, offline, SIBI, bahasa isyarat Indonesia, android.

  6. PENYELENGGARAAN PROGRAN SD-SMP SATU ATAP DALAM LATAR BUDAYA RUMAH BETANG KALIMANTAN TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudi Hasan

    2014-06-01

    Abstrak: Penyelenggaraan Progran SD-SMP Satu Atap dalam Latar Budaya Rumah Betang Kali­mantan Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyelengaaraan program SD-SMP Satu Atap dalam latar budaya rumah Betang Kalimantan Tengah yang dikaitkan dengan struktur birokrasi, sumber daya, dan komunikasi. Penelitian kualitatif dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu pada SMPN Satu Atap 1 Mihing Raya, SMPN Satu Atap 2 Kurun, dan SMPN Satu Atap 3 Tewah di Kabupaten Gunung Mas, Propinsi Kalimantan Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa acuan standar yang jelas, koordinasi yang intensif, dan pemberdayaan sumber daya manusia yang tepat sesuai dengan pendekatan nilai-nilai budaya rumah Betang dapat mencapai penyelenggaraan program SD-SMP Satu Atap yang efektif. Hal itu juga didukung oleh pengelolaan sumberdaya dan komunikasi yang mendasarkan diri pada nilai kekeluargaan, kebersamaan, loyalitas, dan keakraban.

  7. IMPLEMENTASI ETNOMATEMATIKA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA JENJANG PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatimah S. Sirate

    2012-07-01

    Abstrak: Artikel ini mengkaji implementasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika pada jenjang pendidikan sekolah dasar. Tujuan tulisan ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan proses pembelajaran matematika yang materinya diangkat dari nilai-nilai budaya lokal yang bersifat matematika atau disebut dengan etnomatematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis bertujuan untuk mendapatkan informasi selengkap mungkin mengenai implementasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika pada tingkat sekolah dasar. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi data, sajian data, verifikasi, dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam  proses pembelajaran matematika, guru kelas IV, V, VI telah memanfaatkan etnomatematika dalam pembelajaran matematika, walaupun dalam menyusun rencana pembelajaran sama sekali tidak terlihat etnomatematika termuat di rencana pembelajaran yang dibuat. Penerapan etnomatematika sebagai sarana untuk memotivasi, menstimulasi siswa, dapat mengatasi kejenuhan dan memberikan nuansa baru pada pembelajaran matematika.

  8. The Effectiveness of Cognitive Reflection and Re-structurization on Career Decision Making of High School Students

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wagimin Wagimin

    2015-03-01

    Key Words: career decision making, CIP model, reflection, cognitive restructuring Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan  refleksi dan penstrukturan ulang kognitif guna meningkatkan pengambilan keputusan karier siswa SMA berdasarkan model PIK. Penelitian eksperimen ini menggunakan rancangan RCTs, dan subjek 40 orang siswa sebagai kelompok eksperi-men dan 40 sebagai kelompok kontrol. Sub-kemampuan pengambilan keputusan karier model PIK yang dikembangkan meliputi: memahami diri, memahami pilihan pekerjaan, komunikasi, analisis, sinte-sis, penilaian, pelaksanaan, dan proses pelaksanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbeda-an kemampuan pengambilan keputusan karier antara siswa kelompok eksperimen dan kelompok kon-trol di mana kelompok eksperimen memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi. Informasi controlled trials menguatkan juga bahwa refleksi dan penstrukturan ulang kognitif  efektif untuk  meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan karier siswa SMA. Kata kunci: pengambilan keputusan karier, model PIK, refleksi, penstrukturan ulang kognitif

  9. Pengalaman Praktik Kerja Industri, Motivasi Berprestasi dan Keyakinan Diri (Self-Efficacy Pengruhnya Terhadap Intensi Berwirausaha Siswa SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Oktaviatul Janah

    2015-11-01

    Full Text Available This study aims to examine effect of internship experience, achievement motivation, self-efficacy on entrepreneurship intention. This research did to students of SMKN 1 Banyuwangi, the sample was don by using proportional ramdom sampling. Based on the resultas, internship experience and self-efficacy is a significant positive effect on the entrepreneurship intention, but there is no significant positive effect achievement motivation on the entrepreneurship intention. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengalaman praktik kerja industri, motivasi berprestasi, keyakinan diri terhadap intensi berwirausaha. Penelitian ini dilakukan pada siswa SMKN 1 Banyuwangi, sampling menggunakan metode Proportional Random, dan analisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan pengalaman praktik kerja industri dan keyakinan diri berpengaruh signifikan terhadap intensi berwirausaha, adapun motivasi berprestasi tidak berpengaruh signifikan terhadap intensi berwirausaha.

  10. Effect of Crude Palm Oil Protection on Fermentation Parameter and Rumen Microbial Activity of Male Local Lamb

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NC Tiven

    2012-09-01

    Abstrak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh proteksi kelapa sawit mentah (CPO dalam ransum terhadap parameter fermentasi in-vivo dan aktivitas mikroba. Lima belas ekor domba lokal muda jantanumur 9-12 bulan dengan bobot 14-17 kg, dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan ransum. Kelompok pertama hanya diberi ransum basal (R0, kelompok kedua diberi ransum basal dan 3% CPO (R1, kelompok ketiga diberi ransum basal dan 3% CPO terproteksi dengan 2% formaldehid (R2. Rancangan Acak Lengkap dan dan anova satu arah digunakan pada penelitian ini dengan uji lanjut jarak ganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan CPO terproteksi dengan formaldehida (R2 pada ransum domba meningkatkan protein mikroba dalam cairan rumen. Kata kunci: parameter fermentasi, aktivitas mikroba rumen, CPO   NC Tiven  et al/Animal Production 14(3:141-146, September 2012

  11. PENGARUH KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN LAMPU PHILIPS (STUDI KASUS PADA MAHASISWA TELKOM UNIVERSITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmat Hidayat

    2016-03-01

      Abstrak - Berubahnya pasar menjadi 3.0. ini memacu para produsen untuk tetap melakukan inovasi, agar tetap konsisten ditengah persaingan pasar yang semakin ketat. Produsen Lampu Philips, juga mengalami pergeseran menuju persaingan pasar yang semakin ketat Jenis penelitian ini ialah Deskriptif bersifat kausal, dengan tujuan untuk melihat pengaruh kepuasan konsumen terhadap keputusan pembelian lampu Philips . Subjek penelitian adalah pada mahasiswa Telkom University. Jumlah responden sebesar 100 orang mahasiswa Telkom University. Analisa menggunakan Regresi Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh kepuasan konsumen terhadap keputusan pembelian lampu Philips pada mahasiswa Telkom University dengan nilai p = .000, koefisien korelasi sebesar 0.791 (R=0.791, dan koefisien determinan (R Square / R2 sebesar 62,6%.   Kata Kunci : Keputusan Pembelian , Kepuasan Konsumen, Lampu Philips

  12. EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KARAKTER PADA SEKOLAH ANAK USIA DINI: Studi PadaTK Islam Terpadu Al-Qalam Kendari

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    La Hadisi

    2016-11-01

    Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanan, implementasi dan penilaian  pendidikan berbasis karakter pada anak usia dini. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa Perencanaan pendidikan berbasis karakter dapat dilakukan melalui; program tahunan (PROTA, Program semester (PROSEM, pembuatan rencana kegiatan mingguan (RKM dan rencana kegiatan harian (RKH. Untuk implementasi Pendidikan Anak Usia Dini berbasis karakter, dalam proses pembelajaran dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu kegiatan awal, kegiatan inti/kegiatan main dan kegiatan akhir. Selain dalam kegiatan pembelajaran, pendidikan berbasis karakter juga diimplementasikan dalam kegiatan tambahan yaitu kunjungan pendidikan dan kegiatan porseni (ekstrakulikuler. Penilaian pendidikan berbasis karakter inimengikuti penilaian pada proses pembelajaran yang dilakukan melalui empat tahap, yaitu penilaian harian, penilaian bulanan, penilaian semester dan penilaian tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter yang diterima anak di sekolah cenderung memberikan dampak perubahan perilaku anak di rumah. Kata kunci : pendidikan berbasis karakter, anak usia dini, pendekatan kualitatif.

  13. Keberlanjutan dan Perubahan Seni Pertunjukan Kuda Kepang di Sei Bamban, Serdang Bedagai, Sumatera Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heristina Dewi

    2017-03-01

    ABSTRAK   Di Serdang Bedagai pertunjukan Kuda Kepang telah lama hidup dan berkembang. Pertunjukan kuda kepang memiliki unsur musik, tari, dan kesurupan. Sampai sekarang kuda kepang masih didukung masyarakat setempat. Kuda kepang ditampilkan pada acara perkawinan, syukuran, sunatan, dan perayaan hari besar. Penelitian terkait dengan keberlanjutan dan perubahan seni pertunjukan kuda kepang di Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji faktor- faktor penyebab keberlanjutan dan perubahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data memakai teknik snowball sampling  dengan melakukan obse rvasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil te muan lapangan me nunjukkan keberlanjutan kuda kepang dapat terjaga karena masih mendapat dukungan dan pembinaan dari komunitas pendukungnya. Perubahan yang sedang terjadi adalah minat menjadi pemain kuda kepang makin hari menurun. Juga mendapatkan pemain yang mau kesurupan makin sedikit. Untuk memertahankan kelangsungan hidup kuda kepang agar lebih menarik para pemain melakukan penambahan peralatan musik, lakon cerita, dan nyanyian.   Kata kunci: kuda kepang, kesurupan, dan perubahan.

  14. Keterbukaan Keuangan Partai Politik Terhadap Praktik Pencucian Uang Dari Hasil Tindak Pidana Korupsi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laurensius Arliman S

    2016-11-01

    Full Text Available Abstract: Elections means implementation of the sovereignty of the people held in directly, general, free, confidential, honest, and fair in the Republic of Indonesia under Pancasila and the Constitution of the Republic of Indonesia Year 1945. The implementation of the election has a lot of dynamics, among others political boat fees are expensive, expensive campaign funds to political imagery, the cost of consultations and surveys are expensive as well as winning money politics. Financial disclosure is very important political party in an election, because a lot of the flow of the corruption that is used in the election. As a result, people do not believe in political parties, or some communities in Indonesia began to no longer sympathetic to the political party. The idea of political party financial disclosure regulations should be initiated carefully in Indonesian election codification plan. Forward Indonesia must have arrangements campaign funds or political funds transparent, accountable, and has strict sanctions and binding on the parties involved, so that people come back believing again to political parties, and assured political parties place to channel their aspirations in granting the right in elections  Abtrak: Pemilu adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang diselenggarakan secara lansung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil didalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pelaksanaan pemilu memiliki banyak dinamika, antara lain biaya perahu politik yang mahal, dana kampanye yang mahal untuk politik pencitraan, ongkos konsultasi dan survei pemenangan yang mahal serta politik uang. Keterbukaan keuangan partai politik sangat penting didalam pelaksanaan pemilu, karena banyak aliran hasil korupsi yang dipakai dalam pemilu. Akibatnya masyarakat tidak percaya kepada partai politik, atau sebagaian masyarakat Indonesia mulai tidak lagi simpatik pada

  15. PEMASARAN PRODUK HASIL OLAHAN IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN KAMPUNG MELAYU KECAMATAN SUKAJADI KOTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    hardi hardi

    2016-10-01

    Full Text Available Absrtak: Pemasaran merupakan ujung tombak untuk melakukan penngenalan suatu produk. Dalam dunia persaingan yang semangkin ketat, setiap pelaku usaha dituntut agar tetap bertahan hidup dan berkembang. Oleh karena itu seorang pemasaran dituntut untuk memahami permasalahan pokok dibidangnya dan menyusun strategi agar dapat mencapai tujuan.Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru. Pada awal pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada Nopember 2015 peserta yang diharapkanKelompok Penjahit kenari dan Ibu-iburumahtangga. Dalam pengabdian masyarakat ini, para peserta diberikan materi tentang : pembekalan kewirausahaan untuk dapat mempromosikan hasil olahan yang dibuat, dengan kemampuan skill yang dimiliki dapat digali dan dikembangkan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.Pada akhirnya pertemuan pengabdian masyarakat ininantinya, kami sebagai Tim pengabdian masyarakat  menyarankan  para peserta untuk dapat menggali, mengembangkan kreativitasnya, Disamping itu untuk  masalah permodalan kita sarankan untuk  mengajukan peminjaman pada kelurahan dengan nama usaha ekonomi Kota Pekanbaru dan program Perbankan dapat memberikan permodalan untuk Usaha Kecil Menengah. Abstract: Marketing is spearheading to penngenalan product. In the world of competition semangkin tight, every business is required in order to survive and thrive. Therefore, a marketing required to understand the underlying problems in their field and develop strategies in order to achieve the goal.Implementation of community service activities is carried out in Kampung Melayu subdistrict Sukajadi Pekanbaru. At the beginning of the implementation of community service was held in November 2015 expected participants Tailor Group walnuts and mother-housewife. In this community service, the participants were given materials on: increased entrepreneurship in order to promote the processed products are

  16. Comparison of Chemistry Learning Outcomes with Inquiry Learning Model and Learning Cycle 5E in Material Solubility and Solubility Multiplication Results

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Indah Firdausi

    2015-04-01

    Full Text Available Perbandingan Hasil Belajar Kimia dengan Model Pembelajaran Inquiry dan Learning Cycle 5E pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan   Abstract: This research is aimed to compare the effectiveness between inquiry and LC 5E in solubility equilibria and the solubility product for students with different prior knowledge. The effectiveness of both learning models is measured from students learning outcome. This quasi experimental research uses factorial2x2 with posttest only design. Research samples are chosen using cluster random sampling. They are two classes of XI IPA SMAN 1 Kepanjen in the 2012/2013 academic year which consist of 31 students in each class. Cognitive learning outcome is measured by test items consist of four objective items and nine subjective items. Technique of data analysis in this research is two way ANOVA. Research results show that: (1 cognitive learning outcome and higher cognitive learning outcome of students in inquiry class is higher than students in LC 5E class; (2 cognitive learning outcome and higher cognitive learning outcome of students who have upper prior knowledge is higher than students who have lower prior knowledge in both inquiry and LC 5E. Key Words: learning outcome, inquiry, learning cycle 5E, solubility equilibria and the solubility product   Abstrak: Penelitian ini bertujuan membandingkan keefektifan model inquiry dan LC 5E pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan untuk siswa dengan kemampuan awal berbeda. Keefektifan model pembelajaran dilihat dari hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu dengan desain faktorial 2x2. Subjek penelitian dipilih secara cluster random sampling yaitu dua kelas XI IPA SMAN 1 Kepanjen dengan jumlah masing-masing kelas sebanyak 31 siswa. Instrumen perlakuan yang digunakan adalah silabus dan RPP sedangkan instrumen pengukuran berupa soal tes terdiri dari empat soal objektif dan sembilan soal subjektif. Teknik analisis data

  17. BIJI MAHONI (SWIETENIA MAHAGONI MENURUNKAN GLUKOSA DARAH PADA DIABETES MELITUS TIPE II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ani astuti

    2017-10-01

    Full Text Available Abstrak Kontrol glukosa darah dapat dilakukan dengan terapi farmakologi dan tanaman berkhasiat obat atau herbal. Obat herbal yang mempunyai efek hipoglikemik salah satunya adalah biji mahoni yang berfungsi sebagai astrigen menghambat asupan glukosa dan laju peningkatan glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biji mahoni terhadap kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe II, dengan desain penelitian adalah quasi eksperimental ‘’Pre and Post-Test Control Group Design’’, pada desain ini responden penelitian dibagi menjadi dua kelompok. 34 responden kelompok intervensi, dan 34 responden kelompok kontrol sebagai pembanding. Pengumpulan data dilakukan dengan pemeriksaan kadar glukosa darah pre dan post perlakuan, lembar observasi dan hasil penelitian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak (100% responden sebelum dilakukan intervensi dan pemberian glibenklamide dengan kadar glukosa darah > 200 mg/dl. Sebanyak (85,3% responden sesudah intervensi dengan nilai kadar glukosa darah 90-199 mg/dl. Dari analisis bivariat terdapat pengaruh biji mahoni terhadap kadar glukosa darah dengan nilai p- value = 0,000 (p<0,05. Biji mahoni lebih berpotensi menurunkan kadar glukosa darah dibandingkan dengan glimepiride dengan beda rerata median 17,5 mg/dl.  Kata Kunci: Biji Mahoni, Glukosa Darah, Diabetes Melitus Tipe II  

  18. Menumbuhkan Keterlibatan Positif dalam Bekerja: Melalui Iklim Kompetisi ataukah Pengembangan Kompetensi?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rezki Ashriyana Sulistiobudi

    2017-10-01

    Abstrak: Penerapan motivational climate untuk mendorong iklim berprestasi dan performansi sudah sangat banyak dibahas bahkan berpuluh tahun sebelum ini. Hanya, penelitian yang ada masih terbatas pada konteks akademik, pendidikan dan bidang olahraga. Oleh karena itu, melalui penelitian ini akan dibahas mengenai motivational climate di konteks pekerjaan dengan pendekatan psikologi industri dan organisasi dan perannya terhadap work engagement karyawan. Secara spesifik, penelitian ini mendudukkan motivational climate sebagai resource dalam kerangka JDR-Model (Job Demand Resource Model yang mem­bantu karyawan dalam menghadapi tantangan pekerjaan sehingga lebih merasa engaged dalam bekerja. Penelitian ini dilakukan terhadap 76 orang karyawan di salah satu BUMN di Jawa Barat. Pendekatan penelitian melalui ex-post-facto study dengan uji regresi linier berganda. Berdasarkan hasil tersebut, diperoleh hasil bahwa motivational climate berperan signifikan terhadap work engagement karyawan. Mastery climate sebagai salah satu dimensi dari motivational climate, berperan signifikan terhadap keterikatan positif dalam bekerja. Sebaliknya, performance climate ternyata tidak menunjukkan peran yang berarti. Dengan demikian, dukungan terhadap pengembangan diri dan kemampuan karyawan dapat berperan sebagai job resource yang berkontribusi untuk menumbuhkan perasaan engaged pada pekerjaannya. Jika iklim yang mendorong kompetisi antar karyawan diterapkan begitu saja tanpa dibarengi kesempatan pengembangan diri maka tidak akan berdampak pada engagement karyawan. Oleh sebab itu, secara praktis sebaiknya perusahaan mem­per­timbang­kan bagaimana program-program pengembangan kemampuan kerja dan pengembangan diri karyawan dapat diimplementasikan dengan berkesinambungan dan seimbang daripada hanya sekedar program kompetisi kerja semata.

  19. KAJIAN PENGGUNAAN EKSTRAK SUSU KEDELAI TERHADAP KUALITAS KEFIR SUSU KAMBING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. E Sawitri

    2012-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian untuk mengkaji kualitas kefir susu kambing yang telah diberi perlakuan penggunaan ekstrak susu kedelai ditinjau dari nilai pH, viskositas, kadar protein,kadar lemak dan kadar isoflavon. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi bagi praktisi dan industri tentang kualitas kefir susu kambing sebagai bahan pangan yang dapat menunjang kesehatan. Materi penelitian adalah kefir susu kambing  yang diberi perlakuan penambahan ekstrak susu kedelai sebesar 10% (K1,20%(K2 dan 30%(K3 dari volume kefir susu kambing. Metode penelitian menggunakan metode percobaan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK. Parameter yang dikaji adalah nilai pH, viskositas, kadar protein,kadar lemak dan kadar isoflavon kefir susu kambing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  penambahan ekstrak susu kedelai tidak memberikan perbedaan pengaruh yang nyata (P>0,05  terhadap nilai pH, memberikan perbedaan pengaruh yang sangat nyata (P0,05 on pH and that each treatments were given highly significant effect (P<0,01 on protein,fat and isoflavon content of goat milk kefir. The conclusion of this research was addition of soymilk extract had increase quality of goat milk kefir.   Keywords : goat milk kefir, soymilk extract

  20. Tingkat Prokrastinasi Akademik Siswa Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 9 Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martika Laely Munawaroh

    2017-03-01

    Full Text Available Abstract: Academic procrastination is one of problems that may occur among junior high school students. This study aims to describe the level of academic procrastination of junior high school students in Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 9 Yogyakarta. This research uses descriptive quantitative research. The results of this study showed that 17,2% of subjects have high academic procrastination, 77,1% of them have the moderate one, and 5,7% of them have the low one. Based on those results, it is recommended for the next researcher to use Solution-Focused Brief Counseling in reducing academic procrastination in SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Abstrak: Prokrastinasi akademik merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di kalangan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat prokrastinasi akademik siswa SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17,2% pelajar SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta memiliki prokrastinasi akademik tinggi, 77,1% sedang, dan 5,7% rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, direkomendasikan agar peneliti selanjutnya menggunakan Konseling Ringkas Berfokus Solusi untuk mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta.

  1. PENGUATAN INFORMASI EKOWISATA MELALUI FILM DOKUMENTER DI KELURAHAN SEI MEMPURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohd. Fauzi

    2016-10-01

    Full Text Available AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mensinergikan kegiatan tri darma perguruan tinggi dengan ekowisata di kelurahan Sei Mempura dengan memberikan wawasan baru tentang penguatan informasi ekowisata melalui film dokumenter di kelurahan Sei Mempura serta menerapkan pendekatan partisipatif bagi masyarakat lokal dalam rangka penguatan informasi ekowisata melalui film dokumenter di kelurahan Sei Mempura. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan beberapa tahapan. tahap pertama membuat film dokumenter di kelurahan Sungai Mempura dan mewawancarai dinas terkait. Tahap kedua membuat laporan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi ekowisata yang ada di kelurahan Sungai Mempura sangat potensial untuk dikembangkan terutama. Promosi yang terus menerus harus dilakukan, salah satunya adalah dengan pembuatan film dokumenter.Kata kunci: Ekowisata, film, penelitian AbstractThis research aimed to sinchronize the university services to the society by producing documenter film about Sungai Mempura village. This research used descriptive-qualitative by using two steps. Firstly, we produced the documenter film of Sungai Mempura village. Secondly, we made a report about the research. The result of the reasearch shown that the ecotourist in Sungai Mempura village was very potential and exotic and needed to be developed. The continuous promotion should be made and this film will give useful contribution to promote this natural richness which giving benefits to people. Keywords: ecotouris, film, research

  2. Komunikasi Visual pada Acuk Kuda Renggong

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supriatna -

    2014-09-01

    ABSTRAK   Kuda Renggong adalah kesenian tradisional khas Kabupaten Sumedang, yang mengguna- kan kuda sebagai media ekspresi utamanya. Kekhasan pertunjukan Kuda Renggong adalah pada tata visual, yakni berupa acuk pada kuda.  Metode penelitian ini menggunakan pendekatan etnosemiotik, dengan hasil berupa makna-makna interpretatif. Acuk kuda tidak saja berfungsi estetis, tetapi juga menjadi bagian dari narasi pertunjukan, melalui tanda-tanda yang melekat pada bentuk, ornamen, warna dan ikon di dalamnya. Dalam kontek komunikasi elemen visual tersebut menjadi bagian dari pesan yang disampaikan dalam pertunjukan.   Kata kunci: Kuda Renggong, komunikasi visual, acuk, Sumedang

  3. INTENSITAS COPYING ANSWER PADA TES KEMAMPUAN MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nursalam Nursalam

    2012-07-01

    Abstrak: Seorang peserta tes akan menjawab tes dengan tiga asumsi yaitu peserta tes akan menjawab suatu butir pertanyaan karena mengetahui, peserta menjawab tes dengan menebak, dan peserta menjawab tes karena menyalin jawaban dari peserta lain (menyontek. Akan tetapi jika peserta tes tidak memiliki akses untuk menyontek maka peserta hanya akan memberikan jawaban dengan asumsi pertama dan kedua. Artikel ini membahas intensitas menyontek sebelum pelaksanaan tes, pada saat pelaksanan tes, dan ketika tes dilaksanakan secara tiba-tiba.Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas menyontek paling tinggi dilakukan oleh peserta tes pada saat ujian berlansung kemudian ketika ujian dilakukan secara tiba-tiba atau mendadak dan terakhir adalah sebelum pelaksanaan tes.

  4. Pengujian Ketelitian Hasil Pengamatan Pasang Surut dengan Sensor Ultrasonik (Studi Kasus: Desa Ujung Alang, Kampung Laut, Cilacap

    Directory of Open Access