WorldWideScience

Sample records for yogyakarta evaluasi dan

  1. EVALUASI PEMANFAATAN JURNAL DALAM DATABASE "EBSCO BIOMEDICAL REFERENCE COLLECTION" DI UNIT PERPUSTAKAAN DAN INFORMATIKA KEDOKTERAN (UPIK FAKULTAS KEDOKTERAN UGM YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Wardhani S.

    2015-12-01

    Full Text Available Evaluasi terhadap pemanfaatan koleksi sangat diperlukan untuk mengetahui seberapa besar koleksi tersebut diakses dan dimanfaatkan oleh pengguna. Ebsco Biomedical Reference Collection (Ebsco BRC merupakan salah satu database jurnal yang berparadigma akses. Evaluasi pemanfaatan jurnal dalam database Ebsco BRC merupakan penelitian tentang pemanfaatan koleksi perpustakaan yang dilakukan di UPIK (Unit Perpustakaan dan Informatika Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterpakaian dan pemanfaatan jumal oleh sivitas akademika di FK UGM. Evaluasi dilakukan dengan metode deskriptif dengan pendekatan data kuantitatif dan kualitatif. . Instrumen yang digunakan dalam evaluasi adalah kuesioner dan usage statistics report. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat keterpakaian jurnal berdasarkan judul yang ada tinggi (97,96%, akan tetapi tingkat pengaksesannya belum dilakukan secara maksimal. Rata-rata pengaksesan jurnal setiap harinya 25%. Dari data usage statistics report dapat diketahui sebanyak 12 judul jumal yang diakses lebih dari 1000 kali yang dinyatakan sebagai jumal yang paling sering diakses oleh pengguna. Saran peneliti berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa kegiatan melanggan koleksi database Ebsco dapat terus dilakukan , akan tetapi UPIK harus berusaha meningkatkan sosialisasi koleksi, aksesibilitas, fasilitas, dan bimbingan bagi pengguna dalam melakukan penelusuran dalam database tersebut agar dapat dimanfaatkan secara maksimal. Kata Kunci: Evaluasi Koleksi, Ebsco

  2. Evaluasi Sifat Morpologi dan Teknologi Pengolahan pada Gabah dan Beras

    OpenAIRE

    Santosa, Susilo

    2017-01-01

    Penelitian evaluasi dan beras terhadap mutu dan jumlah hasil ditekankan pada lr36 , lr38 dan Cisadane. Penelitian dilakukan di laboratorium Balai Penelitian Tanaman Pangan Karawang. Hasil studi menunjukkan diantara ketiga varitas, Cisadane mempunyai ukuran dimensi butiran yang lebih besar daripada Ir36 dan Ir38. Di antara ketiga varitas, persen kulit sekam yang tertinggi didapat 23,57 % pada lr38 diikuti 22,32% pada Ir36 dan 19,5% pada Cisadane. Persen beras pecah kulit tertinggi diperoleh pa...

  3. Evaluasi Sifat Morpologi Dan Teknologi Pengolahan Pada Gabah Dan Beras

    OpenAIRE

    Santosa, Susilo

    1982-01-01

    Penelitian evaluasi dan beras terhadap mutu dan jumlah hasil ditekankan pada lr36 , lr38 dan Cisadane. Penelitian dilakukan di laboratorium Balai Penelitian Tanaman Pangan Karawang. Hasil studi menunjukkan diantara ketiga varitas, Cisadane mempunyai ukuran dimensi butiran yang lebih besar daripada Ir36 dan Ir38. Di antara ketiga varitas, persen kulit sekam yang tertinggi didapat 23,57 % pada lr38 diikuti 22,32% pada Ir36 dan 19,5% pada Cisadane. Persen beras pecah kulit tertinggi diperoleh pa...

  4. Evaluasi Pelaksanaan Sasaran Keselamatan Pasien Sesuai Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012 di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak PKU Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Totok Sundoro

    2018-01-01

    Full Text Available The purpose of this study was to knowing description (policy, implementation, barriers, recommendation on compliance efforts in patient safety goals RSKIA PKU Muhammadiyah Yogyakarta Kota Gede. Qualitative research with case study design (case study. Subjects were hospital management, the staff of the hospital and the patient. The study object is the implementation of Patient Safety Goals Hospital Accreditation Hospital In Version 2012. Policy and implementation for the implementation of 6 targets have not been fully made patient safety and well-executed yet because there are still adhere to standards that do not, do not know the rules, socialization, and motivation are lacking and there is no management support. Recommendation needs to be done is the hospital management and the need to formulate a policy direction that comes with phasing as a guide to target patient safety in hospitals.

  5. Evaluasi proses bimbingan skripsi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta berdasar perspektif pembelajaran orang dewasa

    OpenAIRE

    Sugito Sugito; Sunaryo Soenarto; Entoh Tohani

    2017-01-01

    Dalam menghadapi tantangan dan permasalahan abad kedua puluh satu ini, pendidikan tinggi memiliki peran yang sangat strategis. Mata kuliah Skripsi dapat berperan untuk mengembangkan kemampuan guna menghadapi tantangan dan masalah yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses pembimbingan skripsi dari perspektif teori pembelajaran orang dewasa, hambatan dan upaya yang dilakukan mahasiswa dan dosen dalam proses penulisan skripsi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)....

  6. EVALUASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL MSD YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soraya Fatmawati

    2016-06-01

    THE EVALUATION OF INSTRUCTIONAL IMPLEMENTATION OF VISUAL COMMUNICATION DESIGN STUDY PROGRAM IN MSD YOGYAKARTA Abstract This research aims to determine the suitability of the instructional implementation in Visual Communication Design (VCD Study Program of MSD Yogyakarta Design and Art Academy with standard or criteria which have been formulated. This research was an evaluation research study that refers to the discrepancy evaluation model. The subjects consisted of the head of study program, lecturers and students of VCD study program MSD Yogyakarta. The research was conducted in five stages: design preparation, determination of the program’s completeness, data collection, purpose measurement or data analysis, and comparison. Data were collected through observation, interviews, and document searches, and were analyzed using an interactive analysis model proposed by Miles and Huberman. The questionnaire data were analyzed using descriptive statistical analysis in the scale 4. The result of the study shows that instructional implementation in Visual Communication Design Study Program of MSD Yogyakarta is not suitable to the Minister of Education and Culture Regulation No. 49, 2014. The result of student assessment indicates that the instructional implementation in VCD MSD Yogyakarta is categorized good with the value of 3.20. The instructional implementation in Visual Communication Design Study Program of MSD Yogyakarta needs to be adjusted with the National Standards for Higher Education the Minister of Education and Culture Regulation No. 49, 2014 for the instructional implementation can be presented. Keywords: instructional implementation, instructional planning

  7. Evaluasi Prestasi Belajar Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Muchoyar

    2013-09-01

    Full Text Available The objectives of this study are: (1 to identify the subjects that have low scores contributing to the low grade point average (GPA of the students and (2 to evaluate the reasons for the low academic achievement among the students. This study was conducted from May 2012 until September 2012. It was an evaluation study.The method used in this study was a comparative descriptive, by comparing the students’ GPA and the categories of the students’ achievement based on the Academic Regulations of Yogyakarta State University. In addition, the study also qualitatively compared the subjects in the departments which have low achievement. The population were all active students of Faculty of Engineering, YSU in the academic year of 2011/2012 who have scores of  below B in more than 3 courses. To evaluate the students who had low GPA, it is used purposive random sampling. The method of data collection used documentation, interviews and questionnaires. The data was analysed using qualitative and quantitative descriptive analysis. The conclusions of this study were: (1 the subjects of the fields study had a very dominant contribution to low GPA of the students. The percentages of the field of study subjects having low achievement in bachelor and associate degree programmes were  84.2% and 87.7% respectively; (2 The reasons  for low achievement of the students  based on the students ‘point of view were: (a the learning implementation aspects, especially from the lecturers (unclear teaching and explanation, inappropriate materials, excessive tasks and homework, the assessment process, (b tight schedule  and (c the intrinsic factors of the students. The reasons based on lecturers ‘point of view were: (a the students’ input (low motivation, low quality, laziness, and (b inadequate learning facilities both in terms of quantity and quality.

  8. MODEL PENGEMBANGAN DASHBOARD UNTUK MONITORING DAN EVALUASI KINERJA PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Hariyanti

    2011-01-01

    Full Text Available Tujuan utama dari penelitian ini adalah merancang model pengembangan dashboard untuk kebutuhan perguruan tinggi. Dashboard adalah aplikasi sistem informasi yang menyajikan informasi mengenai indikator utama dari aktifitas organisasi secara sekilas dalam layar tunggal. Pembuatan model memperhatikan 3(tiga aspek utama dashboard yaitu penyajian data/informasi, personalisasi, dan kolaborasi antar pengguna. Model yang dihasilkan digunakan untuk pengembangan dashboard bagi kebutuhan monitoring dan evaluasi kinerja perguruan tinggi. Monitoring dan evaluasi kinerja mutlak dilakukan secara terus menerus oleh perguruan tinggi untuk memastikan bahwa proses bisnis yang dijalankannya dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan, melalui strategi pengelolaan yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan survei kuesioner. Studi literatur dilakukan untuk membuat rancangan awal model. Sedangkan survei kuesioner dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan calon pengguna dashboard dan mengetahui faktor-faktor yang yang mempengaruhi kesuksesan pengembangan sistem informasi di perguruan tinggi. Jumlah responden sebanyak 95 orang di lingkungan Universitas Airlangga (UA dan Institut Teknologi Bandung (ITB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prioritas kebutuhan dashboard untuk pengguna di UA dan ITB. Namun secara umum dapat dinyatakan bahwa kebutuhan yang terkait aspek penyajian data/informasi, personalisai, dan performansi merupakan hal yang dianggap penting untuk sebuah dashboard. Sedangkan aspek kolaborasi hanya dianggap sebagai daya tarik dashboard. Model pengembangan dashboard yang dihasilkan menggambarkan bahwa kepuasan pengguna dipengaruhi oleh kualitas sistem, kualitas layanan, dan manfaat positif yang diberikan oleh sistem.

  9. EVALUASI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN SMA INDONESISCH NERDERLANDSCHE SCHOOL (INS KAYUTANAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David David

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengevaluasi SMA INS Kayutanam dan (2 menyusuan strategi pengembangan SMA INS Kayutanam berdasarkan hasil evaluasi tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah 50 siswa kelas X dan XI, satu kepala sekolah, empat wakil kepala sekolah, 30 guru, dua pembina asrama dan dua orang dari pemerintahan. Hasil penelitian dibagi dalam dua kelompok yaitu hasil evaluasi dan strategi pengembangan. Berdasarkan hasil evaluasi ditemukan bahwa ada beberapa komponen yang perlu perbaikan yaitu kurikulum, kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, fasilitas, peran serta masyarakat, dana dan organisasi. Strategi pengembangan terdiri dari: (1 perumusan kurikulum terintegrasi yang memuat tujuan dan sasaran pendidikan yang diprakarsai oleh Sjafei; (2 perumusan metode mengajar yang sesuai dengan tujuan dan sasaran pendidikan yang diprakasai Sjafei; (3 pengelolaan aset produktif dengan pemanfaatan modal sosial; (4 pemanfaatan basis alumni; (5 membangun kerja sama dengan instansi terkait seperti sekolah lain, pemerintah daerah, dan pihak swasta. Kata kunci: evaluasi, strategi pengembangan   THE EVALUATION AND THE STRATEGY FOR DEVELOPING INDONESISCH NEDERLANDSCHE SCHOOL (INS KAYUTANAM SENIOR HIGH SCHOOL Abstract The study was to: (1 evaluate the development of INS Kayutanam Senior High School; and (2 design the strategy to develop INS Kayutanam Senior High School based on the results of the evaluation. The approach used of in the study was quantitative and qualitative. The data source in the study was 50 students from the X grade and the XI grade, one principal, four vice principals, 30 teachers, two dormitory advisors and two government representatives. The results of the study were divided into two groups namely the evaluation results and the development strategies. Based on the results of the study, the researcher found that there were several

  10. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN LOKASI DAN EVALUASI LOKASI PEMASARAN PRODUK (GULA MENGGUNAKAN METODE AHP (STUDI KASUS : PT.MADUBARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riki Irawan

    2015-07-01

    Full Text Available PT. Madubaru yang berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta bergerak di bidang agro industry dengan memiliki satu pabrik gula dan satu pabrik alkohol dan spiritus, yang dikenal dengan nama PG/PS Madukismo. PG/PS Madubaru di tuntut untuk dapat menciptakan kinerja pemasaran dan penjualan gula pasir yang handal. Dalam pemenuhan sasaran tersebut ada beberapa kendala yang dihadapi oleh perusahaan yaitu dalam proses penjualan gula pasir yang dilakukan tidak tercapai target yang diinginkan. Untuk lokasi yang sudah ada belum dilakukan evaluasi kembali untuk dinyatakan layak atau tidak untuk dilakukan pemasaran kembali dilokasi tersebut. Informasi ini diperoleh berdasarkan hasil wawancara dengan Yudi Pratama selaku wakil Kepala Bagian Pemasaran di PT. Madubaru PG-PS Madukismo. Oleh karena itu PT. Madubaru ingin membuka cabang untuk mendapatkan hasil yang diinginkan dan melakukan evaluasi terhadap lokasi lama yang sudah menjadi lokasi pemasaran sebelumnya. Akan tetapi PT. Madubaru membutuhkan lokasi yang strategis dengan kriteria lokasi yang tepat. Sehingga dapat memaksimalkan penjualan. Dalam mengoptimalkan hal itu tentu ada berbagai kriteria yang saling berlawanan seperti halnya lokasi yang baik tentunya memiliki harga yang sesuai. Sedangkan dalam memilih lokasi lama ini PT. Madubaru melakukan secara manual. Subjek dalam  penelitian ini, adalah aplikasi system pendukung keputusan yang digunakan untuk membantu proses pemilihan lokasi dan evaluasi lokasi lama yang sesuai dengan kriteria-kriteria yang ditetapkan oleh PT. Madubaru. Desain system dengan model proses Modified waterfall. Setelah implementasi selesai, hasil dari system ini, memberikan rekomendasi alternative lokasi yang terbaik serta mengevaluasi lokasi yang sudah ada sehingga dapat diketahui apakah dilajutkan atau tidak lokasi pemasaran tersebut, dengan mengacuh kepada kriteria yang sudah ditentukan dengan menggunakan metode perhitungan AHP. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan perangkat

  11. EVALUASI MODEL STRATEGI PENINGKATAN KINERJA BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) DAN PENGEMBANGAN BPP MODEL (POSLUHDES) DI KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN

    OpenAIRE

    Jamil, Muh.Hatta; Tenriawaru, Nixia A; Akhsan Djalaluddin; . Rukka, Rusli M

    2014-01-01

    Evaluasi Model Strategi Peningkatan Kinerja Balai Penyuluhan Pertanian dan Pengembangan BPP Model (Posluhdes) bertujuan mengungkapkan dan menyusun desain evaluasi implementasi model dari modul yang telah diimplementasikan pada penelitian tahap sebelumnya dan diikuti dengan proses transfer pengetahuan dan keterampilan. Melakukan pendampingan pembentukan secara partisipatif BPP Model (Posluhdes) serta mengukur partisipasi petani pada penyuluhan pertanian dan peran penyuluh dalam menjalankan kee...

  12. DAMPAK PENGGUNAAN PENGUKUR KINERJA DAN EVALUASI DALAM KEMAMPUAN STRATEGIS ORGANISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ewing Yuvisa Ibrani

    2014-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah peran pengukuran kinerja dapat memfasilitasi keputusan dan hubungannya dengan evaluasi umpan balik dan umpan kedepan serta dapat mempengaruhi kemampuan dalam menghasilkan kemampuan baru sehingga dapat mempengaruhi hasil kinerja SBU. Penelitian ini dilakukan pada 88 Perusahaan dibidang industri kimia di Serang dan Cilegon, Banten, dengan objek penelitian adalah manajer produksi dan manajer pemasaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan pengumpulan data primer berupa kuesioner. Pemilihan sampel yang diuji dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, terpilih 47 responden sebagai sampel penelitian. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan Partial Least Square (PLS. Hasil dari penelitian ini adalah (1 Peran pengukuran kinerja memfasilitasi keputusan dan mempengaruhi keputusan mempunyai hubungan positif signifikan dengan evaluasi umpan balik dan umpan kedepan, (2 Terdapat hubungan yang positif signifikan antara evaluasi umpan balik dengan kemampuan yang ada. (3 Terdapat hubungan yang positif signifikan antara evaluasi umpan kedepan dengan kemampuan baru, (4 Terdapat hubungan yang positif signifikan antara kemampuan yang ada dengan kemampuan baru, dan (5 Terdapat hubungan yang positif signifikan antara kemampuan yang ada dengan Kinerja SBU saat ini. This study aims to examine whether the role of performance measurement can facilitate decision and its relation to the evaluation of feedback and can affect the ability to produce new capabilities that can affect the outcome of the SBU performance. This study was conducted on 88 Companies in the field of chemical industry in Serang and Cilegon, Banten. The objects of research is the production manager and marketing manager. This study employs survey research with primary data collection in the form of questionnaires. Selection of samples tested in this study uses a purposive sampling method by selecting 47 respondents as

  13. Evaluasi terhadap Pelaksanaan Komunikasi Pemasaran Sosial Non-Goverment Organization (NGO) untuk Isu-Isu Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Studi Kasus Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Cut Nyak Dien Yogyakarta dan Solidaritas Perempuan untuk Ha

    OpenAIRE

    Tri Hastuti Nur R

    2013-01-01

    Abstract: This paper explains how social marketing communication used by Cut Nyak Dien, Yogyakarta and Spekham, Surakarta–those are non goverment organization (NGO)– to sosialize issues about anti-violences to women. The result of research show evaluation fase in the social marekting fases were not done. They were not evaluate the messages were received or not;and they were not identify the level of target audiens’ behaviour changes. The media that they used were variatives. Having soci...

  14. Evaluasi Terhadap Pelaksanaan Komunikasi Pemasaran Sosial Non-Goverment Organization (NGO) Untuk Isu-Isu Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Studi Kasus Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Cut Nyak Dien YOGYAKARTA Dan Solidaritas Perempuan Untuk Ha

    OpenAIRE

    Nur R, Tri Hastuti

    2006-01-01

    This paper explains how social marketing communication used by Cut Nyak Dien, Yogyakarta and Spekham, Surakarta–those are non goverment organization (NGO)– to sosialize issues about anti-violences to women. The result of research show evaluation fase in the social marekting fases were not done. They were not evaluate the messages were received or not;and they were not identify the level of target audiens’ behaviour changes. The media that they used were variatives. Having social marketi...

  15. Evaluasi terhadap Pelaksanaan Komunikasi Pemasaran Sosial Non-Goverment Organization (NGO untuk Isu-Isu Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Studi Kasus Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Cut Nyak Dien Yogyakarta dan Solidaritas Perempuan untuk Ha

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Hastuti Nur R

    2013-12-01

    Full Text Available Abstract: This paper explains how social marketing communication used by Cut Nyak Dien, Yogyakarta and Spekham, Surakarta–those are non goverment organization (NGO– to sosialize issues about anti-violences to women. The result of research show evaluation fase in the social marekting fases were not done. They were not evaluate the messages were received or not;and they were not identify the level of target audiens’ behaviour changes. The media that they used were variatives. Having social marketing communication, they always do with advocacy activities.

  16. EVALUASI KHASIAT DAN KEAMANAN OBAT (UJI KLINIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmatini Rahmatini

    2010-05-01

    Full Text Available AbstrakUji klinik adalah suatu pengujian khasiat obat baru pada manusia, dimana sebelumnya diawali oleh pengujian pada binatang atau uji pra klinik. Pada dasarnya uji klinik memastikan efektivitas, keamanan dan gambaran efek samping yang sering timbul pada manusia akibat pemberian suatu obat. Bila uji klinik tidak dilakukan maka dapat terjadi malapetaka pada banyak orang bila langsung dipakai secara umum seperti pernah terjadi dengan talidomid (1959-1962 dan obat kontrasepsi pria (gosipol di Cina. Setiap obat yang ditemukan melalui eksperimen in vitro atau hewan coba tidak terjamin bahwa khasiatnya benar-benar akan terlihat pada penderita. Pengujian pada manusia sendirilah yang dapat “menjamin” apakah hasil in vitro atau hewan sama dengan manusia.Uji klinik terdiri dari 4 fase, yaitu uji klinik fase I.Uji klinik fase II, uji klinik fase III dan uji klinik fase IV. Uji klinik fase I dilakukan pada manusia sehat, bertujuan untuk menentukan dosis tunggal yang dapat diterima, Uji klinik fase II, dilakukan pada 100-200 orang penderita untuk melihat apakah efek farmakologik yang tampak pada fase I berguna atau tidak untuk pengobatan. Uji klinik fase III dilakukan pada sekitar 500 penderita yang bertujuan untuk memastikan bahwa suatu obat baru benar-benar berkhasiat. Uji klinik fase IV merupakan pengamatan terhadap obat yang telah dipasarkan. Fase ini bertujuan menentukan pola penggunaan obat di masyarakat serta pola efektifitas dan keamanannya pada penggunaan yang sebenarnya.Uji klinik yang baik dilakukan dengan prosedur yang sudah digariskan dan komponen- komponennya disiapkan dengan matang sehingga hasilnya betul- betul dapat dimanfaatkan sebagai acuan pengobatan.Kata kunci : Khasiat- keamanan- uji klinikAbstractClinical trials is a new drug efficacy testing in humans, which previously preceded by testing on animals or pre-clinical testing. Basically, clinical trials confirm description of effectiveness, safety and side effects that often arise

  17. LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN AIKIDO TRAINING CENTER DI YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    WAHYUNINGTYAS, GRAZIA SETJO

    2016-01-01

    tindak kejahatan yang terjadi di masyarakat pada masa kini. Membekali diri dengan ilmu beladiri defensif dan dapat dipelajari oleh segala usia merupakan salah satu cara untuk menanggulangi ancaman kejahatan tersebut. Aikido memperkenalkan diri sebagai beladiri yang cocok untuk dipelajari segala usia serta dapat menjadi sarana untuk berlatih dalam dinamika kehidupan. Di Yogyakarta kondisi dojo masih sangat kurang dalam mewadahi kegiatan latihan dan seminar serta belum membantu aikidoka dalam m...

  18. Evaluasi Keamanan dan Manfaat Ramuan Jamu untuk Hiperurisemia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulfa Fitriani

    2017-12-01

    Full Text Available AbstractHyperuricemia is a condition where there is an elevated blood uric acid level above normal range. Hyperuricemia occurs due to increased uric acid metabolism, decreased uric acid expenditure, or a combination of both. The Jamu formula containingPiper retrofractum, Plantago majorandApiumgraveolens have the potential to overcome hyperuricemia. This study aims to evaluate the safety and efficacy of formula inhuman subjects with hyperuricemia. The method used was pre and posttest design for 28 days. Safety parameters were assessed by renal function (urea and creatinine and liver function (SGOT and SGPT. The parameters of efficacy were measured by uric acid change (H0, H14, and H28, improvement of clinical symptoms and quality of life (SF-36. This study showed that kidney and liver function still in the normal rangeafter28 days of intervention. The levels of uric acid showed a significant decrease (p <0.05. Clinical symptoms of the subjectsimproved after 17 daysofintervention. SF-36indicated significant improvement (p <0.05. It can be concluded that the formula was proved to be safe and effective for 28 daysof intervention.Key words: hyperuricemia, jamu, safety, efficacyAbstrakHiperurisemia adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan kadar asam urat darah di atas rentang normal. Hiperurisemia terjadi karena adanya peningkatan metabolisme asam urat, penurunan pengeluaranasam urat, atau gabungan keduanya. Ramuan jamu yang terdiri dari buah cabe jawa (Piper retrofractum, daun sendok (Plantago major dan herba seledri (Apium graveolens berpotensi dalam mengatasi hiperurisemia. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi keamanan dan manfaat ramuan jamudengan subjek manusia dengan hiperurisemia. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimental pre and post test design selama 28 hari dengan 50 subjek. Parameter keamanan dinilai berdasarkan fungsi ginjal (ureum dan kreatinin dan fungsi hati (SGOT dan SGPT. Parameter manfaat dilihat dari

  19. Evaluasi dan Analisis Dampak Program Corporate Social Responsibility Badak LNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanes Utama

    2017-08-01

    Full Text Available Program CSR Badak LNG telah melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, sampai pada proses monitoring dan evaluasi. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan kualitas program serta meningkatkan peran partisipasi masyarakat sebagai kelompok sasaran penerima program CSR. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap program CSR yang telah dijalankan dan mengevaluasi dampak program CSR yang telah dilakukan. Adapun metode yang digunakan adalah  melalui pendekatan kajian input, output, outcome dan impact melalui analisis Indeks Kepuasan Masyarakat, Importance Performance Analysis, dan Compass Sustainability Analysis. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan program CSR Badak LNG menunjukkan parameter sangat baik. Tingkat kesesuaian antara kepuasan kinerja dengan tingkat kepentingan masyarakat masuk dalam kategori sangat baik. Indikator kejelasan petugas pendamping,  tanggung jawab petugas pendamping, kemampuan petugas pendamping,  kesopanan petugas pendamping, dan kepastian biaya pelayanan adalah indikator yang memiliki harapan tinggi dari masyarakat penerima manfaat, dan perusahaan memiliki kinerja yang sangat baik dalam hal tersebut. Dampak positif yang diterima dari  kegiatan CSR pada dimensi nature, wellbeing, economy, social di Kota Bontang sangat tinggi, di antaranya terjadinya peningkatan kualitas lingkungan, pemanfaatan potensi alam, peningkatan pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, peningkatan kemandirian UMKM, semakin dikenalnya kebudayaan masyarakat, dan tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kegiatan-kegiatan CSR Badak LNG. The CSR program from Badak LNG has been involving the society in the planning, implementation, monitoring and evaluation process. It has an impact to the improvement quality program and increase peoples participation as a CSR awardee. This research aims to measure the peoples satisfactory towards CSR

  20. EVALUASI PELAKSANAAN LAYANAN DASAR BIDANG PRIBADI-SOSIAL DI SMP NEGERI 1 YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Muya Barida

    2016-01-01

    Program implementation is very influential toward service outcome. This study aims to know the similarities or the differences between planning and implementation program by counselor. This study refers to discrepancy model which consist of four stages : (1) design, (2) installation, (3) process, and (4) product. The research subject is counselor of state junior high school 1 Yogyakarta. The result of questionnaire and interview shows that the score is relatively high. In conslusion, there ar...

  1. EVALUASI PELAKSANAAN LAYANAN DASAR BIDANG PRIBADI-SOSIAL DI SMP NEGERI 1 YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muya Barida

    2016-04-01

    Full Text Available Program implementation is very influential toward service outcome. This study aims to know the similarities or the differences between planning and implementation program by counselor. This study refers to discrepancy model which consist of four stages : (1 design, (2 installation, (3 process, and (4 product. The research subject is counselor of state junior high school 1 Yogyakarta. The result of questionnaire and interview shows that the score is relatively high. In conslusion, there are similarities between planning and implementation program of basic counseling.Keywords: evaluation, basic counseling of individual-social field.

  2. EVALUASI KUANTITAS PENGGUNAAN OBAT ANTIASMA PADA PASIEN ASMA SERANGAN AKUT DI RUMAH SAKIT PARU RESPIRA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lolita

    2017-10-01

    Full Text Available Asthma is a chronic airway inflammatory disease characterized by wheezing, coughing, and tightness in the chest due to airway obstruction. Asthma attacks has variation from mild to severe and can even be fatal or life-threatening (Rai and Artana, 2016. ATC / DDD system means the evaluation methods of the drug use to improve the quality of the use of drug. This study aims to determine the quantity of the use of antiasma’s drug in acute asthma attack patients at RS Paru Respira Yogyakarta in 2016 by the ATC/DDD method. This study was an observational study with retrospective data collection in 2016. The data analysis was done by calculating the percentage of the quantity of drug use by Defined Daily Dose (DDD per 1000 KPRJ. The result was found that there were 82 patients with inclusion criteria of 129 cases in RS Paru Respira Yogyakarta in 2016. There are 62,20% women and 37,80% men. Age characteristics of 36-45 years old more frequently got acute attacks of asthma (52,40% compared with the age of 26-35 years amount of 47.60%. The quantity evaluation of antiasma usage in the acute attack asthma patients was formoterol 70.7 / 1000 KPRJ higher than Hbr phenoterol of 0.02 / 1000 KPRJ.

  3. Persepsi Santri dan Kiai terhadap Pluralisme Agama di Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM dan Aswaja Nusantara Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zainal Arifin

    2017-05-01

    Abstrak: Perdebatan pluralisme agama masih mengemuka dalam konteks masyarakat majemuk di Nusantara. Bahkan, tidak jarang menimbulkan konflik dan perang pemikiran. Menarik melihat perspektif kiai dan santri Muhammadiyah dan NU terhadap isu pluralisme melalui praktik pendidikan di Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM Yogyakarta dan Pondok Pesantren Aswaja Nusantara Yogyakarta yang dianggap representatif karena membawa muatan konsep, ide dan paradigma dari Muhammadiyah dan NU. Penelitian ini bersifat kualitatif,  data diperoleh dari wawancara dan studi kepustakaan dengan saling memberikan verifikasi, koreksi dan pelengkap. Hasil penelitian ini, PUTM dan Pesantren Aswaja Nusantara memiliki konsep yang sama dalam memegang teguh akidah, yakni sikap eksklusif dan menolak pluralisme secara teologis namun menerimanya secara sosiologis. Sehingga, paradigma dari dua lembaga tersebut merepresentasikan dari paradigma Muhammadiyah dan NU dalam merespon fenomena pluralisme agama dan budaya.

  4. Evaluasi keseragaaman, keragaman, dan kestabilan karakter agronomi galur-galur padi haploid ganda hasil kultur antera

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    PRIATNA SASMITA

    2011-05-01

    Full Text Available Sasmita P. 2011. Evaluasi keseragaman, keragaman, dan kestabilan karakter agronomi galur-galur padi haploid ganda hasil kultur antera. Bioteknologi 8: 10-17. Pembentukan galur haploid ganda dalam kultur antera bertujuan untuk mempercepat perolehan galur murni. Seleksi karakter yang diinginkan dapat dilakukan langsung terhadap progeni hasil kultur antera pada generasi awal. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik agronomi, keseragaman, dan kestabilan galur haploid ganda, serta mendapatkan putatif galur-gallur haploid ganda sebagai bahan evaluasi lebih lanjut untuk mendapatkan galur harapan. Percobaan pertama menggunakan rancangan acak lengkap diulang lima kali. Perlakuannya aadalah 111 galur haploid ganda hasil kultur antera generasi pertama (DH1. Percobaan kedua menggunakan rancangan petak terpisah dengan perlakuan petak utama adalah galur haploid ganda hasil kultur antera dan perlakuan anak petaknya generasi galur haploid ganda kedua (DH2 hingga kelima (DDH5. Hasil percobaan menunjukkan bahwa setiap tanaman dalam galur yang sama memiliki karakter agronnomi seragam, sedangkan tanaman antar galur berbeda memiliki karakter agronomi beragam. Hasil evaluasi lebih lanjut terhadap tiga dari 111 galur haploid ganda yang berasal dari generasi kedua hingga kelima menunjukkan tidak terdapat perbedaan karakter antar generasi untuk setiap p galur yang sama. Hasil penelitian tersebut menunjukkan pula bahwa karakteristik agronomi galur haploid ganda stabil dari generasi ke generasi.

  5. PERANAN SIARAN TELEVISI EDUKASI DALAM MENDUKUNG TERCIPTANYA SUMBER DAN MOTIVASI BELAJAR BAGI SISWA SMP DI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ragil Kurniawan

    2014-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peranan siaran televisi edukasi (TVe sebagai sumber belajar dan motivasi belajar bagi siswa SMP di Kodya Yogyakarta. Penelitian menggunakan metode gabungan (mixed method yaitu penelitian kuantitatif jenis survei diikuti dengan penelitian kualitatif. Pengumpulan data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan angket. Sedangkan pengumpulan data kualitatif menggunakan metode wawancara mendalam dan observasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan analisis deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Populasi penelitian adalah 17 SMP di Kodya Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan: (1 Siaran TV Edukasi belum memberikan peran yang signifikan dalam meningkatkan sumber belajar bagi siswa SMP di Kodya Yogyakarta. (2 Siaran TV Edukasi belum berperan yang signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar bagi siswa SMP di Kodya Yogyakarta. Kata kunci: televisi edukasi (TVe, sumber belajar, motivasi belajar.

  6. EVALUASI JEMBATAN DI SUNGAI BOYONG YOGYAKARTA PASCA ERUPSI GUNUNG MERAPI 2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mega Ayundya Widiastuti

    2015-08-01

    Full Text Available Mount Merapi is one of 129 active volcanoes in Indonesia with high frequent of eruptions. The 2010 Mount Merapi eruption on October 26th was the biggest disaster compare to similar disasters in the five previous period before. Cold lava flow as the continous impact of the eruption potentially could damaging the bridges along the rivers that disgorge at Mount Merapi, one of them is Boyong river. The Boyong river downstream was crossing the center of Yogyakarta city. The fears of after eruption damage againts bridges along the Boyong River channel and limited government funds on restoring the bridges function and condition encourage the preparation of priorities scale to determine which bridge should be addressed first. Both primary and secondary data were collected and a comprehensive damage assessment refers to the Bridge Management System standard was conducted in order to compile further evaluation and bridges priorities formulation. The impact of Mt. Merapi eruption in 2010 against the bridges along Boyong river resulted in the highly increasement of riverbed sediment and cause damage againts the Ngentak, Plemburan, Boyong and Gemawang bridge’s retaining wall. In terms of safety on structure, all bridges along the Boyong river still can be passed safely except Wonosobo bridge and Kemiri bridge. The order of bridge jandling priority on A class bridges, ie the bridges of Tungkak, Boyong, Sudirman, and Code; while on B class bridges, ie the bridges of Ngentak, Guava, Sayidan, Wirosaban, Juminahan, Sardjito I, Wirosaban, Kewek, Wreksodiningrat and Krikilan Pulowatu; On C class bridges, ie the bridges of Pecan, Wonosobo, Plemburan, Gemawang and Rejodani

  7. Perbedaan konsumsi buah dan sayur pada anak sekolah dasar yang obes dan tidak obes di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irma Nuraeni

    2016-03-01

    gender and energy intake, showed that obese  children who rarely consuming fruits (<7 times/week (OR=2,24, 95%CI: 1.53-3.28, rarely consuming vegetables (<7 times/week (OR=2,52, 95%CI: 1,70-3,73, and consuming fruits and vegetables less than 5 servings/day (equivalent to 400 g/day (OR= 4,59, 95%CI:2,11-10,00 were greater risk for being obesity.Conclusion:Obese children had rarely and less consume of fruits and vegetables than that did in non-obese children at Yogyakarta Municipality and District of Bantul. The children rarely and less consuming fruits and vegetables increased the risk of obesity.KEYWORDS: children obesity, vegetable, fruitABSTRAKLatar Belakang: Indonesia saat ini mengalami masalah gizi ganda, yaitu masalah gizi kurang dan gizi lebih. Kelebihan  gizi atau obesitas pada anak dan remaja apabila tidak diatasi maka berdampak menjadi obesitas pada masa dewasa yang berpotensi mengalami penyakit tidak menular, seperti jantung, hipertensi dan diabetes mellitus. Prevalensi obesitas pada anak di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami peningkatan dari tahun ke tahun (1; 2. Obesitas disebabkan ketidakseimbangan antara masukan dengan keluaran energi. Anak cenderung mengkonsumsi padat energi yang berasa manis dan berlemak tinggi serta makanan kurang serat dari buah dan sayur. Beberapa penelitian menunjukkan peningkatan risiko obesitas pada orang yang kurang konsumsi buah dan sayur.Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan frekuensi dan jumlah konsumsi buah dan sayur pada anak SD obes dan tidak obes di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul serta peran konsumsi buah dan sayur terhadap kejadian obesitas. Metode: Rancangan penelitian ini adalah case-control, 244 kasus (anak obes dan 244 kontrol (anak tidak obes. Subjek penelitian adalah anak usia 6-12 tahun yang duduk di kelas 1 hingga kelas 5 sekolah dasar di Kota Yogyakarta dan di Kabupaten Bantul. Data identitas diperoleh dari kuesioner terstruktur, sedangkan data frekuensi dan jumlah konsumsi buah dan sayur diperoleh

  8. EVALUASI PROGRAM PENGENDALIAN DAN PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD DI SUMATERA UTARA TAHUN 2010-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Frans Yosep Sitepu

    2013-09-01

    Full Text Available ABSTRAK. Demam Berdarah Dengue (DBD masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di SumateraUtara yang merupakan daerah endemis. Program pengendalian DBD diharapkan dapat memberikan informasitentang endemisitas dari suatu daerah, musim penularan dan perkembangan penyakit yang dapat digunakanuntuk menjadikan sistem lebih efektif dan efisien. Penelitian ini adalah sebuah studi deskriptif yang dilakukandengan mengumpulkan dan menganalisis data DBD dari tahun 2010-2012. Evaluasi mengenai cara pencegahandan program pengendalian DBD telah dilakukan. Cara pencegahan dan program pengendalian DBD diSumatera Utara antara lain: pengamatan epidemiologi yang dilakukan pada semua kasus DBD; penemuan danmanajemen kasus di Rumah Sakit, dokter pribadi dan perawatan kesehatan primer; perluasan dan peningkatanpartisipasi masyarakat, pengendalian vektor di daerah DBD, sistem peringatan dini dan pengendalianperjangkitan, kerjasama dari berbagi sektor, monitoring dan evaluasi. Program pengandalian DBD di SumateraUtara perlu ditingkatkan dengan menambah kerjasama lintas sektor dan program untuk mengoptimalkanprogram tersebut, merotasi insektisida untuk menghindari resistensi vektor.Kata kunci: evaluasi, program pengendalian DBD, Sumatera UtaraABSTRACT. Dengue Hemorrhagic Fever (DHF is still a public health problem in North Sumatera which is anendemic area. DHF control program is expected to result information about endemicity of an area, season oftransmission and disease progression that can be use to make the system more effective and efficient. It was adescriptive study by collecting and analyzing DHF data from 2010-2012. Evaluated had been done to the processof the DHF prevention and control program. The process of DHF prevention and control program in NorthSumatera such as: epidemiological surveillance conducted to all the DHF cases; discovery and management ofcases at hospitals, private physicians, and primary health care; extension and improvement of

  9. PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KEBUTUHAN PERKEMBANGAN UNTUK PENYUSUNAN KURIKULUM DAN EVALUASI PROGRAM BK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gendon Barus

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan instrumen asesmen kebutuhan peserta didik, disebut Invantori Kebutuhan Perkembangan Murid (IKPM. Penelitian mengikuti model Plomp (1999 dengan lima fase. Reliabilitas instrumen diestimasi dengan teknik Alpha Cronbach, validitas isi diperiksa oleh pakar dan telaah praktisi melalui FGD. Validitas empirik dan kecocokan model pengukuran dibuktikan dengan analisis faktor konfirmatori (CFA dengan program Lisrel 8.30. Telaah praktisi melibatkan 60 orang guru kelas V dan VI SD dalam dua tahap FGD, sedangkan uji coba empirik dan implementasi melibatkan murid kelas V dan VI. Hasil penelitian pengembang-an ini adalah: 1 IKPM dapat digunakan untuk menghimpun data kebutuhan perkembangan sebagai dasar penyusunan kurikulum bimbingan dan melaksanakan evaluasi program, bimbingan dan alat ukur evaluasi program bimbingan klasikal di sekolah dasar dan 2 teridentifikasi butir-butir kebutuhan per-kembangan murid yang intens dan sangat intens untuk dipenuhi melalui layanan bimbingan klasikal. Kata kunci: instrumen asesmen kebutuhan, kurikulum bimbingan, instrument evaluasi program BK ______________________________________________________________ DEVELOPMENT OF DEVELOPMENTAL NEEDS ASSESSMENT INSTRUMENT FOR CURRICULUM ARRANGEMENT AND EVALUATION OF BK PROGRAM Abstract The goal of this research is to produce a developmental needs assessment instrument, called Student’s Developmental Needs Inventory, which can be use to reveal the needs of students in elementary school. The research method follows the model of Research and Development (R & D by Plomp (1999 with five phases. The instrument which is developed in this study guidance and counseling (Bimbingan Konseling, BK in elementary school. Instrument reliability is estimated using by Alpha Cronbach technique, it content validity is checked by experts judgment and practitioner’s assessment with FGD technique. Furthermore, empirical validity and the goodness of fit

  10. IDENTIFIKASI DAN EVALUASI AKSES PUBLIK DAN OPEN SPACE DI KAWASAN SENG HIE PONTIANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bontor Jumaylinda Br. Gultom

    2016-09-01

    Seng Hie area has a unique character that gives the image of the city of Pontianak. This area has the potential to be developed. This area already has the appeal of the inherent function, namely trade. This makes this area very easily become a magnet to invite more people to visit. REFERENCES Breen, Ann dan Dick Rigby. (1994. Waterfront, Cities Reclaim Their Edge. Mc.Graw Hill. New York Breen, Ann dan Dick Rigby. (1996. The New Waterfront: A Worldwide Urban Success Story. Mc.Graw Hill. New York Department of City Planning, Waterfront Urban Design Technical Advisory Committee. (1997. The Port of San Francisco Waterfront Design & Access: An Element of the Waterfront Land Use Plan, Port of San Francisco. San Francisco. Garnham, Harry Launce. (1985 Maintaining the Spirit of Place: a Process for the preservation of Town Character. PDA Publisher Corp. Madison Garnham. H. L. (1976. Maintaining the Spirit of Place: A Guidebook for Citizen/professional Participation in the Preservation and Enhancement of Small Texas Towns.  A & M University Printing. Texas. Jumaylinda. (2007. Kualitas Visual Fasad Bangunan Komersil Seng Hie. Thesis. UGM. Yogyakarta Maryono, Agus; Parikesit, Danang. (2003. Transportasi Sungai Mulai Ditinggalkan. Kompas, 01 Mei 2003 Wrenn, Douglas M, dkk. (1983. Urban Waterfront Development. Urban Land Institute. Michigan

  11. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN WAJIB LATIH DAN GLADI LAPANG BAGI MASYARAKAT KAWASAN RAWAN BENCANA MERAPI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puri Bhakti Renatama

    2015-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan hasil program pelatihan wajib latih dan gladi lapang bagi masyarakat kawasan rawan bencana Merapi di desa Argomulyo Cangkringan Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan menggunakan model penelitian CIPP. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan perencanaan program pelatihan wajib dan gladi lapang merupakan hasil identifikasi BPBD Sleman dan kebutuhan masyarakat kawasan rawan bencana Merapi,  pelaksanaan program pelatihan wajib latih dan gladi lapang ini berjalan dengan baik dan melibatkan narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya serta motivasi dan antusias peserta yang cukup tinggi, dan hasil pelaksanaan program pelatihan wajib latih dan gladi lapang ditunjukkan dengan perubahan sikap peserta yang meliputi kemampuan konseptual, teknis, dan sosial. Dampak dari program ini menunjukkan dampak positif yaitu peserta dapat melakukan tindakan pengurangan risiko secara mandiri dan berkelompok, memanfaatkan pengetahuan yang dimiliki untuk menerapkan rencana kesiapsiagaan di lingkungan tempat tinggalnya. Kata kunci: evaluasi program pelatihan, wajib latih, masyarakat kawasan rawan bencana Merapi   AN EVALUATION OF THE OBLIGED TRAINING AND FIELD PRACTICE PROGRAM FOR THE COMMUNITY AROUND DISASTER PRONE AREAS OF MERAPI Abstract This study aims to investigate plan, implementation, and result of the obliged training and field practice program for the people in the village of Argomulyo Cangkringan Sleman. This was an evaluation study employing the CIPP. The data were collected through observations, interviews, and documentation. The results are as follows planning program obliged training and field practice program is the identification of BPBD Sleman and the needs of the community disaster prone area Merapi, the implementation of the programs obliged training and field practice program goes well

  12. EVALUASI APLIKASI EXPLOID WIFI DI TINGKAT AVAILABILITY DAN VULNERABILITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Timur Dali Purwanto

    2017-11-01

    Full Text Available Pada sistem jaringan wireless sering terjadi masalah yaitu salah satunya keamanan wifi yang menggunakan keamanan WPA, WPA2, dan WEP yang ditinjau dari vulneravility. Karena teknologi  wireless memanfaatkan frekwensi tinggi untuk menghantarkan sebuah komunikasi, maka kerentanan terhadap keamanan juga lebih tinggi dibanding dengan teknologi komunikasi yang lainnya. Sekarang ini sudah banyak tool aplikasi exploit wifi yang di gunakan oleh hacker atau attacker salah satunya tool Reaver dan tool Aircrack dalam system operasi kali linux, dari kedua tool tersebut peneliti ingin mencari perbandingan dari tingkat availability. Karena kedua tool tersebut menrut peneliti adalah tool yang terbaik saat ini. Dalam penelitian ini parameter yang akan di ukur adalah seberapa capat waktu ackes ke jaringan wifi, seberapa cepat menembus keamanan wifi, dan berapa besaran biter yang di dapat. Dari hasil penelitian dan uji coba maka di simpulkan bahwa untuk segi kecepatan aircrack yang lebih cepat untuk memecah password karena bruteforce dengan wordlist, reaver langsung scanning password wifi namun memakan waktu sangat lama hampir 13 jam untuk waktu terlama   Kata kunci:  Tool Reaver dan Aircrack, Avability dan vurnability bruteforce, wordlist

  13. EVALUASI KINERJA GURU FISIKA, BIOLOGI DAN KIMIA SMA YANG SUDAH LULUS SERTIFIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusrizal Yusrizal

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan (1 mengembangkan instrumen evaluasi kinerja guru yang valid dan reliabel, (2 mengevaluasi kinerja guru Fisika, Biologi, dan Kimia SMA yang sudah terser-tifikasi/menerima tunjangan profesi. Populasi penelitian yaitu seluruh guru Fisika, Biologi dan Kimia SMA tersertifikasi/pene-rima tunjangan profesi yang berada di Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Pidie. Validitas konstruk instrumen yang dikembangkan dibuktikan melalui analisis fak-tor, dan reliabilitasnya diestimasi dengan rumus alpha Cron-bach. Analisis tingkat kinerja ditentukan dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan: (1 instrumen yang dikembang-kan terdiri atas 33 butir pernyataan, dan memiliki koefisien reliabilitas konsistensi internal sebesar 0,953; (2 kinerja guru Fisika, Biologi, dan Kimia SMA yang sudah lulus sertifikasi dan sudah menerima tunjangan belum seluruhnya berkinerja tinggi; (3 kinerja guru Kimia relatif lebih baik dari pada kinerja guru Biologi dan guru Fisika. Kata kunci: evaluasi, kinerja guru, validitas, reliabilitas ______________________________________________________________ AN EVALUATION OF THE PERFORMANCE OF CERTIFIED SCIENCE TEACHERS (PHYSICS, CHEMISTRY AND BIOLOGY OF SENIOR HIGH SCHOOLS Abstract This study was aimed at (1 developing a valid and reliable performance evaluation instruments for teachers, and (2 evaluating the level of Physics, Biology and Chemistry teachers of senior high schools who have been certified and received theprofession allowance. The population of this study included all certified Physics, Biology and Chemistry teachers of senior high schools who have received profession allowance in Banda Aceh, Aceh Besar, and Pidie. The construct validity of the instrument developed was assessed through factor analysis, and the reliability was estimated by using Cronbach’s Alpha formula. The level of teachers’performance was analyzed by the percentage. The result of the research shows that (1 the

  14. Evaluasi produk berlabel standar: Persepsi konsumen pria dan wanita

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Medi Yarmen

    2017-05-01

    Full Text Available Label standar adalah salah satu label produk yang sering dipakai oleh produsen untuk memasarkan suatu produk. Hal tersebut penting bagi perusahaan karena label standar memiliki hubungan yang erat dengan kualitas produk. Apalagi, kadang kala konsumen mengalami kesulitan dalam mengevaluasi kualitas suatu produk. Akibatnya, mereka sering mempertimbangkan informasi-informasi yang tertera pada suatu produk atau kemasannya, termasuk mempertimbangkan kehadiran label standar. Jenis kelamin konsumen merupakan salah satu faktor yang menentukan bagaimana konsumen menggunakan label standar dalam keputusannya membeli suatu produk. Sayangnya, penelitian yang menguji secara empiris terkait dengan peran jenis kelamin dalam keputusan pembelian produk berlabel standar masih sangat jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah konsumen pria dan wanita memiliki perbedaan pertimbangan dalam mengevaluasi produk berlabel standar. Penelitian ini dilakukan dengan cara teknik survei dengan kuesioner. Pengambilan data dilakukan dengan cara teknik convenience sampling. Sebanyak 207 responden bersedia untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Pada penelitian ini pengujian dilakukan pada dua aspek, yaitu (1 level pengenalan merek, dan (2 level keterlibatan produk. Berbagai produk yang diuji antara lain kalkulator, deterjen, laptop, smartphone, senter, dan kipas angin. Hasil penelitian ini menemukan bahwa secara umum pria dan wanita memiliki kesamaan pandangan dalam mengevaluasi produk berlabel standar. Meskipun begitu, hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa dalam kondisi tertentu, pria dan wanita dapat memiliki perbedaan persepsi dalam mengevaluasi produk berlabel standar.

  15. KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN BERBANTUAN INTERNET DI SMK SE-KOTA YOGYAKARTA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ganggang Canggi Arnanto

    2014-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan keefektifan pembelajaran berbantuan internet di sekolah menengah kejuruan (SMK Se-Kota  Yogyakarta. Sekolah-sekolah tersebut dipilih yang memiliki kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ dan sudah melaksanakan pembelajaran berbantuan internet sebagai persiapan untuk menyambut Asian Community 2015 pada kerjasama Promoting Information and Comunication Technology (ICT, sehingga perlu diketahui sejauh mana keefektifannya. Penelitian ini merupakan penelitian expost facto. Variabel penelitiannya adalah penguasaan strategi pembelajaran guru, sikap siswa, kualifikasi guru, dan kelengkapan sarana dan prasarana laboratorium komputer. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 2 dan seluruh guru yang mengajar kelas 2 kompetensi keahlian teknik komputer dan jaringan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket untuk guru dan siswa, dan lembar observasi untuk kelengkapan sarana dan prasarana laboratorium komputer. Hasil analisis deskriptif mengungkapkan bahwa penguasaan strategi pembelajaran guru berada pada kategori baik (rerata 150,52 dengan tingkat kecendrungan sebesar 53,29% belum memenuhi standar yang telah ditetapkan pada kategori pembelajaran yang efektif, dan sikap siswa berada pada kategori baik (rerata 62,95 dengan tingkat kecendrungan sebesar 54,31%. Secara keseluruhan pembelajaran berbantuan internet di SMK Se-Kota Yogyakarta sudah efektif, meskipun penguasaan strategi pembelajaran guru perlu ditingkatkan dengan mengikutsertakan mereka pada pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan pembelajaran berbantuan internet.Kata kunci: keefektifan pembelajaran, sekolah menengah kejuruan, teknik komputer dan jaringan

  16. PERBEDAAN VISUALISASI ATRIBUT DAN STRUKTUR TUBUH WAYANG KULIT PURWA PADA TOKOH ANTAREJA GAYA YOGYAKARTA DENGAN GAYA SURAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nanang Prisandy

    2016-11-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan perbedakan visualisasi atribut dan struktur tubuh pada tokoh Antareja Yogyakarta dengan Surakarta. Sumber data utamanya adalah wayang kulit Antareja Yogyakarta dan Surakarta. hasil dari penelitian ini adalah perbedakan atribut dan struktur tubuh (sanggul, jamang , sumping, garuda mungkur, dewala, ulur-ulur, kelat bahu, gelang tangan, praba, sabuk/paningset, pending , badong, kampuh, uncal wastra, uncal kencana, kunca, seluar terluar, seluar panjang, krocong, muka, mata, mulut, hidung, badan, tangan, kaki pada Antareja Yogyakarta dengan Antareja Surakarta.

  17. DINAMIKA SISTEM KOTA-KOTA DAN PEMILIHAN ALTERNATIF PUSAT PERTUMBUHAN BARU DI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Sriyanto Prakoso

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian adalah menganalisa dinamika dan variasi perkembangan sistem kota-kota dan karakter kekotaan, guna memilih atau menentukan alternatif pengembangan pusat pusat baru di Propinsi sehingga pembangunan lebih merata. Penelitian menggunakan metode deskriptifianalitis dengan analisis data sekunder. Lingkup daerah penelitian meliputi seluruh desa di Propinsi DIY, sejumlah 438 desa yang tersebar di lima Kabupaten. Variabel yang digunakan meliputi variabel demografis untuk menganalisa sistem dan hirarki kota-kota dan variabel karakter kekotaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah Index primacy, Analisis Faktor, Crosstab dan Korelasi, Pembuatan Tipologi Wilayah. Sedangkan analisis spasial atau pemetaan dengan program Arc View. Hasil penelitian menunjukkan, dinamika sistem kota-kota di Propinsi DIY sepanjang tahun 1960-2002 memperlihatkan gejala primacy atau pemusatan perkembangan di Kota Yogyakarta dan sekitarnya (pinggiran. Hal tersebut mengindikasikan adanya kesenjangan perkembangan wilayah dan beban kota semakin meningkat. Semakin tinggi peringkat wilayah, semakin dinamis perubahan yang terjadi, sena semakin tinggi karakter kekotaan yang dimilikinya. Fenomena pemusatan perkembangan yang tedadi di kota Yogyakarta dan sekitarnya merupakan bukti empiris pemusatan sistem perkotaan. Berdasarkan analisis yang komprehensif, ditetapkan kluster pusat pertumbuhan baru di lima Kabupaten Kota, yaitu Kluster Sentolo (Kabupaten Kulonprogo, Kluster Srandakan-Galur (Kabupaten Bantul, Kluster Playen-Patuk (Kabupaten Gunung Kidul, Kluster Tempel-Sleman (Kabupaten Sleman, dan Kluster Giwangan (Kota Yogyakarta. Penelitian merekomendasikan redistribusi hasil-hasil pembangunan melalui pengembangan dan penguatan pusat pertumbuhan baru, pembentukan tata ruang perwilayahan dan sistem perkotaan yang fungsional. Pusat pertumbuhan baru harus `mandiri. dan diintegrasikan dengan wilayah belakangnya (hinterland, sehingga tercipta keterkaitan fisik

  18. Strategi Komunikasi Program Internet Sehat Dan Aman Kementerian Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia (Studi Kasus Evaluasi Program Incakap Tahun 2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sucianty Dyah Astuti

    2016-07-01

    2008 to 2015 as a result of the evaluation of the program conducted by KemKominfo, namely: (i the change in INSAN name since 2003 into INCAKAP, (ii the change of INSAN logo , (iii the change of INSAN mascot. Seiring dengan perkembangan teknologi internet dan penggunaannya dalam kehidupan dan pergaulan, internet telah menjadi sebuah gaya hidup (life style di masyarakat. Tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia memunculkan berbagai dampak di masyarakat baik positif maupun negatif. Untuk membuat pemahaman di masyarakat terhadap penggunaan internet pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia membuat suatu program, yaitu Internet Sehat dan Aman dengan tujuan untuk mensosialisasikan penggunaan internet secara sehat dan aman melalui pembelajaran etika berinternet sehat dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Penelitian ini mengambil fokus pada evaluasi program internet sehat dan aman yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia tahun 2015. Tujuan dari penelitian adalah melihat strategi komunikasi dan pencapaian tujuan dari program internet sehat dan aman yang dilakukan KemKominfo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan riset studi kasus deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dan studi pustaka, sedangkan informan pada penelitian ini adalah staf KemKominfo pada bagaian Direktorat Jenderal Aplikasi Infomatika sub direktotar pemberdayaan informatika sebanyak tiga orang. Dari seluruh rangkaian proses penelitian diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa: (1 Pencapaian Program Internet Sehat dan Aman hingga tahun 2015 telah mencapai target namum belum 100%. (2 Dalam pelaksanaan program INSAN terdapat beberapa hambatan yang dihadapi KemKominfo, yaitu: (i Keterbatasan Anggaran Pemberian dan Belanja Negara (APBN, (ii keterbatasan daya jangkau akibat letak geografis indonesia yang merupakan negara kepulauan.(3 perlu dilakukan evaluasi menganai penggunaan media online dalam startegi komunikasi

  19. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI CORPORATE SOSIAL RESPONSIBILITY (CSR DI PERUSAHAAN PENGEBORAN MINYAK PETROCINA KABUPATEN BOJONEGORO - JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukriyah Kustanti

    2011-06-01

    Full Text Available Pada dasarnya Corporate Social Responsibility (CSR membawa misi organisasi dan panduan untuk berdirinya suatu perusahaan yang menjujung tinggi kepada para konsumennya. Perusahaan-perusahaan mulai menerapkan etika bisnis yang merupakan salah satu bentuk bisnis yang memperhatikan Pembangunan Berkelanjutan yang menekankan pada sinergi antara tiga aspek yakni aspek lingkungan hidup, aspek keuangan serta aspek sosial yang dikenal oleh perusahaan-perusahaan dengan sebutan Triple bottom line. JOB Pertamina – PetroChina East Java yang berada di Kabupaten Bojonegoro ini adalah Perusahaan Penanam modal asing yang bergerak pada kegiatan pemboran dalam rangka eksplorasi sumur minyak yang dilaksanakan mulai Juni 2007 hingga saat ini. Perusahaan ini sudah melaksanakan kajian lingkungan yang diharuskan oleh Lembaga Lingkungan Hidup. Oleh karena itu peneliti ingin melihat dampak dari penerapan etika sosial ekonomi yang sudah dilaksanakan selama ini. Permasalahan penelitian melihat sejauh mana implementasi dan evaluasi program CSR yang sudah dilaksanakan oleh perusahaan ini. Manfaat penelitian adalah bisa digunakan sebagai data base pemerintah dalam hal etika bisnis perusahaan serta untuk mengukur kinerja perusahaan petrocina dalam melaksanakan nilai-nilai sosial ekonomi pada masyarakat. Hasil penelitian Corporate Sosial Responsibility (CSR JOB Pertamina – PetroChina East Java, yang sudah dilaksanakan sejak dilaksanakannya kegiatan pemboran di lapangan Sukowati, sebagai tanggung jawab sosial perusahaan dalam menejemen lingkungan hidup. Bentuk/wujud dari Corporate Sosial Responsibility (CSR yang dilaksanakan JOB Pertamina-Petro Cina adalah pemberian tali asih, dana Community Development serta perekrutan tenaga kerja masyarakat lokal dalam perusahaan tersebut. Evaluasi terhadap pelaksanaan Corporate Sosial Responsibility (CSR, tidak ada aspek kecenderungan kritis seperti sikap aksi protes dan demo masyarakat.

  20. POTENSI PERKEMBANGAN WILAYAH DAN KAITANNYA DENGAN TATA RUANG DI KAWASAN LERENG MERAPI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luthfi Muta'ali

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan perkembangan wilayah kawasan lereng Merapi yang dikalikan dengan peruntukan fungsi tata ruang. Lingkup wilayah dan unit analisis adalah seluruh desa di kawasan pengembangan Lereng Merapi, yaitu sejumlah 206 desa yang tersebar di Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Banta Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analitis, dengan menggunakan data sekunder. Potensi perkembangan wilayah diidentifikasi dengan indikator demografis, karakteristik social ekonomi, penggunaan lahan dan infrastruktur, dan aksesibilitas. Sedangkan data peruntukan ruang dikelompokkan dalam peruntukan fungsi kawasan lindung dan kawasan budidaya. Teknik analisis yang digunakan antara lain stalistik deskriptip, penentuan tipologi wilayah, analisis deskriminan, shift analysis, dan pemetaan. Hasil penelitian menunjukkan, pola perkembangan wilayah di kawasan lereng Merapi terkonsentrasi di bagian tengah (kota Yogyakarta dan pinggirannya dan menuju kearah lereng atas (Kabupaten Sleman. Pada fungsi budidaya, sebagian besar wilayah bertipe 1: (besar tumbuh berada di daerah perkotaan dan perluasannya, sedangkan wilayah ripe 1l (kecil tumbuh urnumnya berfungsi sebagai daerah pertanian lahan basah. Pada peruntukan fungsi lindung, khususnya lindung bawahan (resapan air, terdapat 36,7% (18 desa yang berpotensi berkembang pesat. Analisis basis ekonomi juga menunjukkan bahwa potensi perkembangan wilayah tinggi, akan diiringi oleh pergeseran menguatnya peran sektor non pertanian. Tipologi wilayah menurut fungsi kawasan dapat digunakan sebagai dasar dalam determinasi perkembangan wilayah, karena memiliki tingkat perbedaan yang signifikan antara fungsi lindung dan budidaya. Gejala potensi perkembangan wilayah yang tinggi di lereng bagian tengah dan atas yang berfungsi sebagai kawasan lindung dan resapan tidak menguntungkan dart sisi ekologis, dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan. Oleh karena itu penelitian ini

  1. EVALUASI IMPLEMENTASI TQM PADA SDN KARANGREJEK II DAN SD MUHAMMADIYAH AL MUJAHIDIN WONOSARI GUNUNGKIDUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Pramono

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1 seberapa besar tingkat implementasi TQM, (2 perbandingan implementasi, (3 aspek-aspek yang perlu mendapatkan perbaikan untuk ditingkatkan. Penelitian evaluasi dengan model descrepancy. Instrumen pengumpul data berupa angket jawaban skala 2 terdiri atas 69 butir. Teknik analisis data menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 implementasi TQM di SD Negeri Karangrejek II rata-rata sebesar 87,73%, aspek-aspek yang mendekati standar: mutu pembelajaran, organisasi terbalik, perubahan kultur, kolega sebagai pelanggan, profesionalisme, dan pemasaran internal. Implementasi TQM di SD Muhammadiyah Al Mujahidin rata-rata sebesar 94,42%. Aspek-aspek yang mendekati standar: organisasi terbalik, mutu pembelajaran, perubahan kultur, profesionalisme, kaizen dan menjaga hubungan dengan pelanggan. (2 Perbandingan implementasi TQM sebagai berikut: aspek mutu pembelajaran, organisasi terbalik dan perubahan kultur merupakan aspek dengan rata-rata tertinggi di SD Karangrejek II, sedangkan di SD Muhammadiyah Al Mujahidin: aspek organisasi terbalik, mutu pembelajaran, dan perubahan kultur. (3 Aspek yang perlu mendapatkan perbaikan di kedua sekolah adalah perbaikan terus-menerus.

  2. STUDI KOMPARASI BUDAYA SEKOLAH SDSN DAN SD EKS RSBI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufik Muhtarom

    2013-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengetahui perbedaan budaya sekolah di SDSN dan SD Eks RSBI DIY, (2 memaparkan perbedaan masing-masing aspek budaya sekolah antara SDSN dengan SD Eks RSBI. Jenis penelitian ini adalah komparasi. Populasi penelitian ini adalah semua kepala sekolah, guru, dan staf SDSN dan SD RSBI di Daerah Istimewa Yogyakarta yang berjumlah 797 orang untuk SDSN dan 155 orang untuk SD Eks RSBI. Sampel dari SDSN berjumlah 256 orang dan sampel dari SD Eks RSBI sebanyak 116 orang ditentukan menggunakan teknik proportional sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat, dan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1 tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara budaya sekolah SDSN dengan SD Eks RSBI di Daerah Istimewa Yogyakarta; (2 ditemukan perbedaan skor dari masing-masing aspek budaya sekolah di SDSN dan SD Eks RSBI DIY. Aspek budaya sekolah yang lebih baik di SDSN adalah kolaborasi profesional, hubungan kolegial, self determination, visi-misi, konsensus, dan disiplin. Sedangkan aspek budaya sekolah yang lebih unggul pada SD Eks RSBI adalah aspek komitmen, hormat, empati, bebas bullying dan artefak fisik. Kata kunci: budaya sekolah, SDSN, SD Eks RSBI

  3. MEMBANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BIRO PERJALANAN HAJI DAN UMRAH DI YOGYAKARTA MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Landung Sudarmana

    2017-04-01

    Full Text Available Biro  perjalanan  haji  dan  umrah  adalah  suatu  bentuk  perusahaan  jasa  yang  bertujuan  untuk membantu calon jama’ah dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah. Dalam prosesnya, perusahaan biro perjalanan haji dan umrah akan memberikan penawaran berupa paket perjalanan ibadah haji maupun umrah yang dapat dipilih sendiri oleh calon jama’ah. Banyaknya biro perjalanan haji dan umrah di Yogyakarta menuntut keselektifan calon jama’ah dalam memilih biro perjalanan haji dan umrah yang akan digunakan, agar terhindar dari biro jasa yang tidak profesional yang dapat menimbulkan kerugian bagi calon jama’ah di kemudian hari, seperti penipuan, jama’ah haji ilegal maupun sarana dan prasarana yang tidak layak selama melaksanakan ibadah haji dan umrah. Namun untuk mensurvei satu persatu biro jasa perjalanan haji dan umrah yang ada di Yogyakarta membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit, hal inilah yang menyebabkan kecenderungan calon jama’ah malas untuk melakukannya. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem yang dapat memberikan rekomendasi bagi calon jama’ah dalam memilih biro perjalanan haji dan umrah di Yogyakarta secara online. Sistem ini dirancang berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySql sebagai database engine dengan Simple  Additive  Weighting  sebagai  metode  untuk  mencari  alternatif  terbaik  bedasarkan  kriteria- kriteria yang telah ditentukan. Sistem pendukung keputusan ini memiliki tiga hak akses yang berbeda yaitu admin, biro haji dan calon jama’ah haji dan dapat diakses secara online. Admin memiliki hak untuk mengelola seluruh data yaitu data profil biro, data peket perjalanan, data kriteria, data subkriteria dan data rating kecocokan. Biro haji memiliki hak mengelola datanya sendiri dengan cara login dahulu. Calon jama’ah memilki hak melakukan perekomendasian dan melihat informasi profil biro yang sudah terdaftar dalam sistem. Sistem ini telah berjalan dengan baik

  4. EVALUASI NILAI BIOLOGIS PROTEIN RENDANG DAN KALIO KHAS SUMATERA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Yaumil Fajri

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRACTRendang is a traditional Indonesian dishes from West Sumatera whichglobally well known. Inrendang making process, a meat is cooked under long time heat with a large amount of variety spices.Kalio, a rendang similar dishes,is cooked with a shorter heating time and less of spices. Kalio has a few sauce while rendang has no sauce. Long time heating in cooking processmay cause maillard reactionin rendang and kalio. One effect of maillard reaction is lowering the availability of amino acids, consequently could reduce the protein content qualities. To assess the protein nutritional values of rendang and kalio, an in vivo study was conducted using albino rats as animal models. The result showed that cooking process did not confirm any significant differences on feed conversion efficiency, protein efficiency ratio, net protein ratio (NPR, true protein digestibility and biological value (p>0.05between rendang and kalio, however asignificant difference on net protein utilization (p<0.05 was found.Keywords: rendang, kalio, protein qualityABSTRAKRendang merupakan salah satu masakan tradisional Indonesia asal Sumatera Barat yang sudah mendunia. Pada proses pembuatannya, rendang dimasak dalam jangka waktu yang lama dengan menggunakan beragam bumbu dalam jumlah banyak. Kalio merupakan jenis masakan yang hampir sama dengan rendang, akan tetapi dimasak dengan waktu lebih singkat, dan menggunakan bumbu yang lebih sedikit. Pada kalio masih terdapat sedikit kuah, sedangkan pada rendang sudah tidak terdapat kuah, atau kering. Pemanasan dalam jangka waktu lama pada proses pemasakan kedua jenis hidangan ini, menyebabkan terjadinya reaksi maillard pada rendang ataupun kalio. Salah satu dampak reaksi maillard adalah menurunnya ketersediaan asam-asam amino, sehingga mengakibatkan penurunan kualitas protein. Untuk membuktikan hal tersebut, dilakukan analisis kualitas protein rendang dan kalio secara in vivo dengan menggunakan tikus albino sebagai hewan model

  5. EVALUASI, UJI STABILITAS FISIK DAN SINERESIS SEDIAAN GEL YANG MENGANDUNG MINOKSIDIL, APIGENIN DAN PERASAN HERBA SELEDRI (Apium graveolens L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emma Sri Kuncari

    2015-01-01

    Full Text Available AbstractMinoxidil, apigenin and celery are believed to have the same bioactivity as a vasodilator that can widen blood vessels. This study discusses about the gel formulation in the scope of evaluation of gel preparation, using carbomer as a gelling agent each containing minoxidil, apigenin and celery juice. The method used in gel evaluation were organoleptic observation, homogeneity, pH, consistency and viscosity; physical stability at 40±2 °C, 28±2 °C, 4±2 °C and syneresis. Based on the result, all gel formulations showed their consistency and viscosity were higher after 8 weeks of storage at room temperature. The rheogram of three gel formulations in term of flow properties remain unchanged after 8 weeks of storage. It was indicated that the flow properties of gel formulation was pseudoplastis tixotropic. The gel containing minoxidil, apigenin and celery juice showed good physical stability at 28±2 °C and 40±2 °C, but less stable at 4±2 °C after 14 weeks of storage. The highest number of syneresis was found in a gel containing celery juice.Keywords : Celery, Apigenin, Gel, StabilityAbstrakMinoksidil, apigenin dan seledri memiliki aktivitas biologi yang sama sebagai vasodilator yang dapat memperlebar pembuluh darah. Penelitian ini sebagai evaluasi sediaan gel, menggunakan karbomer sebagai gelling agentyang mengandung masing-masing minoksidil, apigenin dan perasan herba seledri. Metode yang digunakan dalam evaluasi gel adalah pengamatan organoleptis, homogenitas, pH, konsistensi dan viskositas; stabilitas fisik pada suhu 40±2 °C, 28±2 °C, 4±2 °C dan sineresis. Berdasarkan hasil penelitian, ketiga formula gel menunjukkan konsistensi dan viskositas yang lebih tinggi setelah 8  minggu  penyimpanan  pada  temperatur  ruang.  Hasil  rheogram  dari  ketiga  formula gel  menunjukkan  sifat  alir  yang  tetap  tidak  berubah  setelah  8  minggu  penyimpanan, yaitu pseudoplastis tiksotropik. Gel yang mengandung

  6. PENGARUH MATERIALISM HAPPINESS, MATERIALISM CENTRALITY DAN MATERIALISM SUCCESS TERHADAP IMPULSIVE BUYING DAN EFEKNYA PADA COMPULSIVE BUYING BEHAVIOR (Studi empiris pada mahasiswa yang berbelanja pakaian di department store di Yogyakarta)

    OpenAIRE

    DITASARI, VALENTINA

    2014-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh dimensi materialisme (materialism happiness, centrality, dan success) terhadap impulsive buying dan efeknya pada compulsive buying behavior. Penelitian ini menggunakan responden mahasiswa dan mahasiswi yang berada di beberapa Universitas di Yogyakarta sebagai obyek penelitian. Sampel pada penelitian ini adalah responden yang pernah dan cenderung sering melakukan pembelian atau berbelanja pakaian di Departement Store yang ada di Yogyakarta. ...

  7. PENGEMBANGAN PERSAMAAN VO2 MAX DAN EVALUASI HR MAX (STUDI AWAL PADA PEKERJA PRIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purnawan Adi Wicaksono

    2012-10-01

    berganda memberikan hasil persamaan sebagai berikut :VO2 Max = 3,996 - 0,046 usia. Sedangkan untuk evaluasi persamaan HR Max memberikan hasil bahwa persamaan terpilih yang memprediksi nilai HR Max pekerja industri pria Indonesia lebih baik adalah persamaan Tanaka et al. (2001. Penelitian memberikan hasil lain yaitu mencoba untuk mengembangkan persamaan HR Max untuk pekerja industri pria Indonesia. Dengan menggunakan regresi linier berganda memberikan hasil persamaan sebagai berikut: HR Max = 202,71 – 0,541 usia. VO2 Max dan HR Max yang dikaji dapat dijadikan sebagai referensi kriteria justifikasi kemampuan maksimum seseorang sehingga dapat dijadikan sebagai dasar perancangan sistem kerja agar beban kerja yang diterima pekerja tidak melebihi kapasitas maksimumnya. Penelitian yang mengembangkan persamaan prediksi VO2 Max dan evaluasi persamaan HR Max di Indonesia masih terbatas, sehingga dirasa perlu untuk mengembangkan persamaan prediksi VO2 Max dan evaluasi HR Max karena manfaatnya besar bagi dunia industri.. Dalam dunia pendidikan, penelitian kali ini dapat dijadikan sebagai studi awal yang dapat dikembangkan untuk penelitian – penelitian selanjutnya. Kata Kunci : VO2 max, kapasitas aerobik,kapasitas fisik maksimum, model prediksi, evaluasi HR Max   Abstract Maximum physical capacity of a person represented by the maximum oxygen consumption (VO2 Max and the maximum pulse rate (HR Max which gives a maximum of information limits a person's physical ability to do the job. The current study has the objective to find the value of VO2 Max Indonesia for male workers will be developed a prediction equation VO2 Max is approximated by a linear relationship between pulse rate (Heart Rate as that of Astrand (2003, height (Chatterjee et al, 2006 , weight (deceivingly et al, 2008, age (Magrani et al, 2009 and evaluate HR Max Which equation can be applied to approximate the value of the maximum pulse rate of Indonesian workers. Respondents in the study was 12 male industrial

  8. Segmentasi dan Positioning Jasa Pendidikan di MAN Yogyakarta III

    OpenAIRE

    Atika; Imam Machali

    2016-01-01

    This research discusses about the segmentation and the position of education services in order to determine its implementation in Islamic Educational Institutions. This is a qualitative research with the primary respondent for all the school community who are involving in the marketing process. This research used phenomenological approach, while the data was collected using observation method, indepth interviews, documentation and triangulation. The results indicates that: (1) MAN Yogyakarta ...

  9. Instrumen Musik Barat dan Gamelan Jawa dalam Iringan Tari Keraton Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R.M. Surtihadi

    2014-04-01

    Full Text Available Perpaduan instrumen musik Barat dengan instrumen gamelan Jawa untukmengiringi tari di Keraton Yogyakarta sudah berlangsung sejak lampau. Hingga saatini perpaduan tersebut masih dapat dijumpai. Bermula dari peristiwa kontak budayaBarat dan Timur, instrumen musik Barat telah menjadi bagian dari kelengkapanupacara protokoler Keraton Yogyakarta. Tujuan penulisan ini untuk membuat kajianhistoris perpaduan gamelan Jawa dengan seperangkat instrumen musik orkestraBarat untuk mengiringi pertunjukan tari putri pada bagian kapang-kapang Bedhaya,Srimpi, dan tari putra Lawung Ageng Keraton Yogyakarta. Beberapa instrumenmusik Barat seperti instrumen genderang, tambur (percussion section, instrumengesek (string sections, instrumen tiup kayu (woodwind sections dan tiup logam (brasssections digunakan dalam mengiringi tarian-tarian tersebut di atas. Metode kualitatifanalisis data dipakai untuk mengupas masalah ini. Namun, pendekatan sosial-politikjuga akan dipakai dalam mengulas permasalahan yang terkait. Berdasarkan penelitianini dapat disimpulkan bahwa dampak peristiwa intrik politik yang terjadi di keratonterbukti telah memengaruhi kehidupan keseniannya. Kebutuhan upacara protokoleryang merupakan kegiatan rutin pada saat itu dilengkapi dengan berbagai macamsajian pertunjukan musik untuk menambah hidup suasana pesta dansa dengandiiringi musik berirama waltz.   Blend of Western Musical Instruments and Javanese Gamelan in DanceAccompaniment and Protocol Ceremonies of Keraton Yogyakarta. Westernmusical intruments have been combined with the Javanese gamelan instruments toaccompany dances performed in Keraton Yogyakarta (the Yogyakarta Palace. It startedwith the coming of the Western culture which then ‘interacting’ with the East. Sincethen, the Western musical instruments have completed the protocol ceremonies held byKeraton Yogyakarta. The objective to be obtained with this research is to historicallystudy the blend of the Javanese gamelan with the Western

  10. Evaluasi Karakteristik XBee Pro dan nRF24L01+ sebagai Transceiver Nirkabel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    BURHAN FAJRIANSYAH

    2016-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Pemillihan modul transciever sebagai media transmisi data digital menjadi permasalahan bagi perancang ketika mendesain suatu sistem komunikasi nirkabel. Pada penelitian ini penulis melakukan evaluasi pada dua modul transceiver yaitu XBee Pro dan nRFf24L01+ dengan tujuan untuk menentukan modul transceiver mana yang tepat digunakan untuk kebutuhan perancangan sistem Wireless Sensor Network (WSN. Evaluasi dilakukan dengan mengirimkan data dalam bentuk karakter ASCII/ bytes secara kontinyu maupun sekuensial melalui komunikasi serial UART. Pada pengaturan untuk mode data rate 250 Kbps, XBee Pro memiliki data rate 27 Kbps dan nRF24L01+ 16 Kbps untuk protokol komunikasi serial UART. Modul nRF24L01+ lebih unggul dalam mengirimkan data secara streaming (kontinyu dibandingkan Xbee Pro, dan nRF24L01+ memiliki Round Time Trip (RTT tercepat 0,003 sekon sedangkan XBee Pro hanya 0,036sekon. Pada aplikasi dalam ruangan XBee Pro memiliki performa lebih tinggi karena lebih stabil dalam transmisi dengan hambatan 4 dinding sedangkan nRF24L01+ hanya 2 dinding. Kata kunci: UART, Data Rate, Nirkabel, XBee Pro, nRF24L01+.   ABSTRACT Chosing transciever module as a media for a digital transmission data has becoming a serious problem for a designer to design a wireless communication system. In this research, author do the evaluation for a two transceiver module that are XBee Pro and nRF24L01+, the purpose is to chose which the right transceiver module that designer need to make a Wireless Sensor Network (WSN system. The evaluation was done by sending a data in ASCII character/ bytes as continuous and sequensial method using serial communication UART. When data rate is set to 250 Kbps mode, XBee Pro data rate is 27 Kbps and nRF24L01+ 16Kbps for serial communicaton UART purpose. nRF24L01+ is better at sending a streaming data (continuous than XBee Pro, and also nRF24L01+ has a fastest Round Time Trip (RTT that are 0,003 sec while XBee Pro only 0,036 sec. For

  11. Elektron Mikroskopi dan Imunogenisitas Baculovirus oryctes Isolat Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    YB Sumardiyono

    1995-12-01

    Full Text Available Palm rhinoceros beetle (Oryctes rhinoceros was infected per os with Yogyakarta isolate of Baculovirus oryctes in laboratory condition. Midguts of infected beetle obtained were then extracted for further nucleoprotein purification by centrifugation method. Electron microscopy studies on purified nucleoprotein revealed rod-shape viruses with rounded end measured 190×94 nm in average. One end of the particle showed tail-like structure. Antibodies against the virus were obtained by immunization to rabbit, and reacted against either purified virus or extract of infected beetle, but not against extract of healthy beetle. Key words: Baculovirus oryctes, polyclonal antibody

  12. Karakter Jamur Ceratocystis sp. Penyebab Penyakit Busuk Batang pada Acacia decurrens dan Status Penyakitnya di Taman Nasional Gunung Merapi, Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rahayu

    2016-03-01

    Full Text Available Acacia decurrens merupakan salah satu jenis tanaman yang tumbuh mendominasi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM, pasca erupsi Gunung Merapi tahun 2010. Sekitar 80% tegakan A. decurrens di kawasan tersebut menunjukkan gejala busuk batang akibat infeksi jamur Ceratocystis sp. yang umumnya dipicu oleh luka gerekan kumbang dari kelompok ambrosia. Penelitian bertujuan untuk : (1 mendeskripsikan karakter morfologi jamur Ceratocystis sp., serta kemampuannya beradaptasi pada beberapa jenis tanaman hutan, (2 mengevaluasi status penyakit busuk batang oleh jamur Ceratocystis sp. Karakter morfologi dan kemampuan adaptasinya pada inang akasia, melina, jabon, sengon, dan jati dilakukan di Laboratorium Perlindungan dan Kesehatan Hutan, Fakultas Kehutanan UGM. Survei untuk evaluasi status penyakit busuk batang dilakukan pada bulan Februari sampai Agustus 2014 di demplot restorasi pasca erupsi Merapi (luas 8,4 ha, dengan intensitas sampling 8%. Berdasarkan karakter morfologi, terdapat 2 isolat jamur Ceratocystis sp. yaitu asal lembah (L dan dari bukit (B dengan warna koloni krem, luas koloni 20-22 cm2 pada umur 14 hari, membentuk konidia menyerupai tong, dan silindris. Sifat lainnya yaitu memiliki kemampuan yang sama untuk tumbuh, mengkolonisasi, dan menginfeksi inang akasia, sengon, jabon, dan melina, tetapi tidak mampu tumbuh pada inang jati. Berdasarkan luas serangan, status penyakit busuk batang berkisar antara sangat umum sampai menyebar luas (luas serangan = 54-100%, dengan tingkat keparahan bekisar antara ringan sampai parah (intensitas penyakit = 15-67%. Kata kunci: Ceratocystis sp., Acacia decurrens, luas serangan, intensitas penyakit, Taman Nasional Gunung Merapi.   Characteristic of stem rot diseases caused by Ceratocystis sp. on Acacia decurrens and its status in Gunung Merapi National Park, Yogyakarta Abstract Mount Merapi National Park (TNGM has been dominated by Acacia decurrens after the eruption in 2010. Almost 80% of A

  13. Segmentasi dan Positioning Jasa Pendidikan di MAN Yogyakarta III

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atika

    2016-11-01

    Full Text Available This research discusses about the segmentation and the position of education services in order to determine its implementation in Islamic Educational Institutions. This is a qualitative research with the primary respondent for all the school community who are involving in the marketing process. This research used phenomenological approach, while the data was collected using observation method, indepth interviews, documentation and triangulation. The results indicates that: (1 MAN Yogyakarta III defines market segmentation by applying multiple segmentation approach, namely: (a demographic segmentation, (b geographic segmentation, (c psychographic segmentation, (d psychological segmentation, and (e benefit segmentation. (2 MAN Yogyakarta III determines the position of educational services in the academic field with the development of the brand “Madrasah of The Champions” that leads to the vision of MAYOGA, namely Ultraprima. Market segmentation is the first thing that must be accomplished by the madrasah to achieve optimum marketing results, followed by positioning. Position or image formed by the institutions has a dominant role in influencing public attitudes toward madrasah

  14. Evaluasi Strategi Pemasaran Dalam Upaya Membangun Loyalitas Pengguna di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Ditinjau dari Pendekatan Customer Relationship Management

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Nurhidayah

    2016-01-01

    Full Text Available This research aims to examine how the evaluation of marketing strategies in effort to construct a user loyalty in Library of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta based on Customer Relationship Management approach. This research is a qualitative research using evaluative approach. The data collection methods are using observation, interviews and documentation. Analysis of the data in this research using two stages analysis namely the data analysis before in location and the data analysis after in location , the steps are (1 data collection, (2 data reduction, (3 data presentation, and (4 drawing conclusions. Then this research is equipped with quantitative data analysis to measure the value of evaluation results in the form of percentage figures compatibility. While the data validity used credibility test using triangulation techniques and membercheck. The results of this research is concluded that: (1 Internal communication patterns UIN Sunan Kalijaga Library is encircled in interpersonal way and through by media; (2 Human resources in the UIN Sunan Kalijaga Library consists of librarians group and structural staff; (3 The top products of UIN Sunan Kalijaga Library are technology-based services, Islamic collections, facilities and comfortable room; (4 The work evaluation of UIN Sunan Kalijaga Library organization is by forming a regular forum once a month and work meeting in each end of the year; (5 The communication with UIN Sunan Kalijaga library users occurs in interpersonal way, through social media and “Friends of Library”; (6 The attitude and performance of UIN Sunan Kalijaga Library officer are considered in deficient standart and less attention to policies appearance; (7 UIN Sunan Kalijaga Library makes the extensive cooperation with various stakeholders. Thus, the marketing strategy in effort to construct user loyalty in Library of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta is stated 86% (in accordance with the concept of Customer Relationship

  15. Hubungan Asupan Zat Gizi dan Indeks Masa Tubuh dengan Hiperlipidemia pada Murid SLTP yang Obesitas di Yogyakarta

    OpenAIRE

    Siti Nurul Hidayati; Hamam Hadi; W. Lestariana

    2016-01-01

    Latar belakang. Obesitas pada anak dan remaja meningkatkan risiko penyakit degeneratif dan kardiovaskular. Namun belum jelas apakah remaja yang obesitas berisiko mengalami hiperlipidemia Tujuan. Menilai hubungan antara indeks masa tubuh (IMT), asupan karbohidrat dan lemak dengan hiperlipidemia pada murid SLTP yang obesitas. Metoda. Penelitian cross sectional di Yogyakarta. Sampel 109 murid SLTP dengan IMT = persentile-95 kurve IMT dari NCHS-CDC, dipilih secara acak dari muri...

  16. EVALUASI DRUG RELATED PROBLEMS PADA PASIEN GERIATRI DENGAN HIPERTENSI DISERTAI VERTIGO DI RS PANTI RINI YOGYAKARTA AGUSTUS 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kresensiana Yosriani

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract : This study aimed to evaluate Drug Related Problems (DRPs among hypertensive geriatric patients with vertigo co morbid at Panti Rini Hospital Yogyakarta. This is a non-experimental research descriptive evaluative design using a retrospective medical record data. Collected data including patient's identity; initial, final, and complication diagnosis; cardiovascular system drugs and antivertigo, laboratory data. The inclusion criteria were ≥ 60 years with an initial diagnosis of hypertension with vertigo co morbid, used a diuretic drug, and had creatinine test result. Data were analyzed case by case using selected literatur. There were 20 cases found. Result of the study showed that 100% of patients used antihypertensive as the cardiovascular system drugs and 80% patients used antivertigo as nervous system drugs. There were 18 cases of DRPs found related to the use of antihypertensive and antivertigo. 1 case of dosage too low, 8 cases of adverse drug reaction, and 9 cases of dosege too high. Keywords : hypertension with vertigo co morbid, geriatrics, Drug Related Problems

  17. PENGAWASAN, EVALUASI, DAN PENILAIAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERKAIT BILLING SYSTEM PADA RSUD UNGARAN BERDASARKAN KERANGKA KERJA COBIT 5 (MEA02

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marthania Firmadita

    2016-10-01

    Full Text Available RSUD Ungaran Kabupaten Semarang ini memiliki sejumlah layanan kesehatan yang melayani masyarakat umum, layanan kesehatan dinamakan dengan Billing System yang dibuat dengan tujuan mempercepat pelayanan kesehatan terhadap pelanggan. Melihat banyaknya kebutuhan setiap bagian yang terkait sehingga semakin besar pengelolaan data yang ada menyebabkan keterlambatan sistem dan kesalahan dalam pengelolaan data. Berbagai upaya dilakukan untuk memberikan layanan operasional terbaik dan meminimalisasi kesalahan. Salah satunya dilakukan penilaian kinerja pengelolaan layanan yang diberikan, penilaian kinerja ini merupakan pengendalian kontrol internal secara sistematik, untuk melihat tingkat kesesuaian dan keefektifan implementasi layanan. Dari hasil observasi, wawancara, dan kuesioner berdasarkan COBIT 5 dihasilkan level kapabilitas tata kelola proses pengawasan, evaluasi, dan penilaian pengendalian internal terkait billing system (MEA02 pada RSUD Ungaran saat ini adalah Level 2 dengan status Largely Achieved sebesar 71,56% setara 2,71 dimana Level 1 dan Level 0 tercapai Fully Achieved.Hal ini menunjukan sudah dilakukan komunikasi perencanaan kedepan dari hasil penilaian kinerja tetapi belum diimplementasikan. Dan untuk mencapai level kapabilitas, RSUD Ungaran dapat melakukan strategi perbaikan yang dilakukan secara bertahap dari proses atribut level 1 sampai 3. Kata Kunci: Analisis Tata Kelola TI, Sistem Informasi Kesehatan, COBIT 5, Analisis Tingkat Kapabilitas, Analisis Kesenjangan

  18. Faktor Demografis, Personality Traits, dan Overconfidence (Survey Terhadap Investor Saham di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Liring Dwi Utami

    2016-06-01

    Full Text Available AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor demografi, personality traits dan overconfidence pada Investor saham di Yogyakarta. Faktor demografis yang digunakan berupa jenis kelamin, usia, pendidikan dan lama investasi sedangkan personality traits menggunakan the big five personality. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebar kepada 100 orang investor yang dipilih secara random. Sebanyak 87 kuesioner digunakan, sedangkan 13 lainnya didiskualifikasi karena jawaban kuesioner yang tidak lengkap. Data diolah menggunakan SPPS dengan alat ukur Chi Square dan Pearson Correlation. Hasil dari penelitian menemukan bahwa semua faktor demografi yaitu usia, jenis kelamin, pendidikan dan lama investasi tidak berhubungan dengan overconfidence. Hasil lain menunjukkan adanya hubungan yang positif antara conscientiousness dengan overconfidence. Sedangkan extraversion, agreeableness, neuroticism dan openness to experience tidak mempunyai hubungan dengan overconfidence.AbstractThis study aims to determine the relationship between demographic factors, personality traits, and overconfidence with stock investors in Yogyakarta. Demographic factors used are gender, age, education and time frame of holding, while the big five personality was used as a proxy of personality traits. This study used a questionnaire distributed to 100 randomly selected investors. A total of 87 questionnaires were used, while the other 13 were disqualified because of incomplete answers to the questionnaire. The data were processed using chi square and Pearson correlation. The results of the study found that all the demographic factors (age, gender, education and time frame holding had no association with overconfidence. Other results showed a positive relationship between conscientiousness with overconfidence. Whereas extraversion, agreeableness, neuroticism and openness to experience were not related to overconfidence.

  19. ANALISIS DAN EVALUASI IMPLEMENTASI PENGELOLAAN KEPEMILIKAN UMUM DAN NEGARA DI INDONESIA (PENDEKATAN MADZHAB HAMFARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Murtiyani

    2016-06-01

    Full Text Available This study aims to analyze and critically evaluate the implementation of the management of public ownership (Milkiyah 'ammah and State ownership (Milkiyah Daulah in Indonesia. This study descriptively describes the implementation of both ownerships that are currently practicing in Indonesia. Theoretical approaches used is the Islamic Economic System Madzhab Hamfara (Hadza Min fadzli Rabbi who critically evaluate the implementation of the public wealth management and state wealth in Indonesia. This research used secondary data that was obtained from Madzhab Hamfara books, literature, journal and information relating to the Indonesian State assets management system. A comparative analysis was conducted to understand the difference between the public wealth management and state wealth management in Indonesia. Findings show that the management of both, public and state ownership are not in accordance to the ownership management approach of Madzhab Hamfara Islamic Economic System. The evidence suggests that both public and state ownership are not fully managed by the Government of Indonesia. The fact shows that public ownership in the form of water, fire and pastures are managed by individuals and institutions as well as foreign parties who have fund to privatize the public ownership. Consequently, it has the impact on unequal distribution of income that cause poverty in Indonesia. This research suggest that government should implement Islamic Economic System Madzhab Hamfara in managing public and state ownership in Indonesia. =========================================== Kajian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi secara kritis penerapan pengelolaan kepemilikan umum (Milkiyah 'Ammah dan kepemilikan negara (Milkiyah Daulah di Indonesia. Studi ini menjelaskan secara deskriptif tentang implementasi pengelolaan kedua kepemilikan tersebut yang sekarang dipraktikkan di Indonesia. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sistem Ekonomi

  20. KARAKTERISASI DAN EVALUASI POPULASI ABALON Haliotis squamata SECARA MOLEKULER, MORFOMETRIK, DAN BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ngurah Permana

    2017-10-01

    Full Text Available Abalon merupakan salah satu komoditas penting gastropoda laut. Tingginya permintaan abalon ini mengakibatkan menipisnya stok di alam. Oleh karena itu, upaya keberhasilan budidaya abalon perlu didukung oleh jenis unggul. Indikasi awal suatu jenis unggul dapat dilakukan dengan menganalisis potensi genetik yang dimiliki. Penelitian ini dilakukan dengan analisis gen 16S rRNA, karakter morfolologi, dan biologi dianalisis secara deskriptif dengan metode kajian pustaka. Hasil yang diperoleh menunjukkan keragaman inter populasi Haliotis squamata mendeteksi adanya tujuh haplotipe yang terbagi dalam dua kelompok. Penyertaan H. diversicolor sebagai outgroup dalam pengujian memperlihatkan bahwa populasi H. squamata dari Pulau Bali dan beberapa lokasi di Pulau Jawa berada dalam satu kelompok yang terpisah dengan outgroup. Hasil ini kongruen dengan analisis morfometrik terdapat perkembangan pertumbuhan cangkang yang asimetri pada populasi Banten. Pertumbuhan asimetri merupakan indikasi spesifik untuk populasi Banten atau merupakan gejala abnormalitas yang dapat diakibatkan oleh faktor penurunan kualitas genetik atau lingkungan. Karakter biologi terlihat proporsi daging dan gonad berbeda pada populasi Banten dengan indikasi adanya pertumbuhan asimetri. Rasio gonad dan daging populasi Banyuwangi berbeda nyata (P<0,05 dengan populasi lainnya. Abalone is arguably one of the highly valued and sought-after marine gastropods. However, the over-exploitation of this species has exhausted its wild stock. To overcome this challenge, the culture technique and management of this species must be established and continually improved. One of the ways is through producing superior broodstocks. An initial assessment of a genetically superior broodstock can be done using the potential genetic analysis. This recent research employed the analysis to study the species’ 16S rRNA gene. To complement the study, the morphometric and biological characteristics of the species were

  1. MUATAN PENDIDIKAN ANTIKORUPSI DALAM MATA KULIAH PENGKAJIAN DAN APRESIASI PUISI DI JAWA TENGAH DAN YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chafit Ulya

    2016-12-01

    Full Text Available This study aims to describe and explain the content of anti-corruption education in the study and appreciation of poetry in Central Java and Yogyakarta. The object of this research is five universities in Central Java and Yogyakarta, ie UNS, UAD, UMP, Unsoed, and Unikal. The content of anti-corruption education obtained through interviews with the lecturer of the course poem in five universities. Data were collected and analyzed by an interactive model. The results obtained from this study are as follows. (1 The values of anti-corruption education has been internalized into the course study and appreciation of poetry; (2 The value of anti-corruption education that internalized is still general and not concretely lead to anti-corruption values; (3 The value of anti-corruption education that internalized through poems containing the noble values of character education.

  2. HUBUNGAN PENDAPATAN KONSUMEN DAN MOTIVASI PEMBELIAN TELUR AYAM BERLABEL DI KAWASAN YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Sari Utami

    2017-04-01

    Full Text Available ABSTRAKTrend konsumsi pangan sehat kini terus meningkat terutama di negara-negara berkembang termasuk di Indonesia. Minat masyarakat mengkonsumsi pangan sehat tersebut menjadi peluang bagi para produsen untuk terus mengembangkan produknya. Telur ayam berlabel merupakan telur ayam premium yang dijual dengan kemasan dan label tertentu. Kualitas telur ayam ini diklaim mempunyai keunggulan dibanding telur ayam ras. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui ada tidaknya hubungan pendapatan dan motivasi pembelian telur ayam berlabel di kawasan Yogyakarta. Responden merupakan konsumen telur ayam berlabel yang melakukan pembelian telur berlabel secara rutin. Responden terdiri dari 50 orang yang dipilih dengan teknik inisidental sampling. Hubungan pendapatan dan motivasi pembelian telur ayam berlabel dihitung dengan Uji chi Square. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsumen pada berbagai tingkat pendapatan mempunyai motivasi yang tinggi untuk melakukan pembelian telur ayam berlabel . Berdasarkan hasil tersebut diketahu bahwa tidak terdapat hubungan antara pendapatan dan motivasi pembelian telur ayam berlabel.ABSTRACTThe Trend of healthy food consumption has continuously increased, especially in developing countries, including Indonesia. Public interest in consuming healthy food is an opportunity for producers to develop products. Labeled Chicken eggs is a premium chicken eggs with a specific packaging and labelling. The quality claimed have more advantages compaed to bulk chicken eggs. The aim of this research was to determine the influence of income toward purchase intention of labeled chicken eggs in Yogyakarta. Respondents that used are labelled egg consumers that purchase regularly. respondents consist of 50 people that chosen by incidental sampling techniques. Relations of consumer income and purchase intention calculated by Chi Square Test. Chi Square test is a test of cross tabulation were used to examine the relationship between

  3. Analisis Minat Beli Konsumen Sabun Cair Lux, Biore dan Lifebuoy di Kotamadya Yogyakarta Ditinjau dari Pengaruh Sikapnya Setelah Melihat Iklan di Televisi dan Norma Subyektif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Albari Albari

    2009-08-01

    Full Text Available Salah satu program pemasaran yang intensitasnya semakin gencar dilakukan berupa periklanan merek di media televisi, termasuk pada sabun cuci cair. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempengaruhi minat konsumen untuk membeli, baik melalui sikap konsumen dan atau norma subyektif. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Reasoned Action Model yang dianggap representatif mampu mengungkap minat beli konsumen.Populasi penelitian adalah konsumen potensial yang sudah pernah melihat iklan sabun cair merek Lux, Biore dan Lifebuoy di televisi Data penelitian diperoleh melalui dua tahap penyebaran angket dan dilakukan secara convenience sampling dan area random sampling. Hipotesis diuji melalui pendekatan uji–beda Friedman, serta analisis regresi dan koefisien determinan yang dikuatkan dengan uji-t dan uji-F pada taraf signifikansi 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 atribut produk sabun cair dan empat kelompok referen relevan dijadikan sebagai dasar analisis. Di samping itu ada perbedaan keyakinan konsumen bahwa membeli sabun cair merek Lux, Biore atau Lifebuoy menimbulkan akibat tertentu. Perbedaan juga terjadi pada keyakinan normatif kon¬sumen. Secara umum faktor evaluasi lebih dominan berpengaruh positif terhadap sikap konsumen dibandingkan dengan keyakinan konsumen. Pengaruh positif dari keyakinan normatif konsumen dan atau motivasi untuk mengi¬kuti referen terhadap norma subyektif menunjukkan hasil yang berbeda-beda, dan tidak ada pengaruh positif si¬kap dan norma subyektif terhadap minat konsumen untuk membeli sabun cair Lux, Biore atau Lifebuoy.Keyword: Sikap, norma subyektif, minat membeli

  4. Pengaruh Penerapan E-filing, Tingkat Pemahaman Perpajakan dan Kesadaran Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Kpp Pratama YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Agustiningsih, Wulandari; Isroah, Isroah

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh penerapan e-filing terhadap kepatuhan wajib pajak. (2) Pengaruh tingkat pemahaman perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak. (3) Pengaruh kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak. (4) Pengaruh penerapan e-filing, tingkat pemahaman perpajakan dan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak. Populasi penelitian ini adalah Wajib Pajak pengguna e-filing di KPP Pratama Yogyakarta deng...

  5. Tingkat Resepsi Mahasiswa Fakultas Bahasa Dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta Terhadap Budaya Eropa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Swandayani

    2011-12-01

    Full Text Available Artikel ini bertujuan mendeskripsikan tingkat pemahaman dan tingkat apresiasi mahasiswa FBS UNY terhadap budaya Eropa pada awal abad ke-21. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa FBS UNY yang terdiri atas sebelas program studi pada tahun ajaran 2010/2011. Objek penelitiannya adalah aspek-aspek budaya Eropa. Teknik pengumpulan datanya dengan tes dan angket. Teknik analisis datanya dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa FBS UNY terhadap budaya Eropa abad ke-21 hanya sebesar 22,0%, sedangkan tingkat apresiasinya sebesar 37,5%. Berdasarkan rata-rata, diperoleh angka tingkat pemahaman dan tingkat apresiasi tersebut hanya sebesar 29,75%. Berdasarkan kajian resepsi sastra, tingkat pencapaian tersebut dapat ditelusuri lebih lanjut faktor -faktor penyebabnya. Meskipun demikian, tingkat pemahaman dan apresiasi yang rendah tersebut diperlukan suatu usaha guna lebih mengenalkan budaya Eropa kepada mahasiswa FBS UNY melalui rancangan model dan modul pembelajaran. Model dan modul pembelajaran tersebut tidak hanya pada pengenalan budaya Eropa, tetapi juga dalam rangka mengukuhkan nasionalisme generasi muda Indonesia. Abstract: This article aims to describe the level of understanding and appreciating of students in the Language and Art Faculty, Yogyakarta State University, to European culture in the beginning of 21st century. Subject of this research are students of Language and Art Faculty YSU that consist of eleven study programs in 2010/2011 academic year. The object of this research is European culture’s aspect. The data were collected by test and questionnaire. The data were analyzed by quantitative and qualitative technique. The result of the research indicates that the understanding level of students in the Language and Art Faculty, YSU, to European culture in the beginning 21st century is just 22.0%. The appreciating level is 37.5%. In average, the level of understanding and

  6. KAJIAN GEOMORFOLOGI UNTUK PERENCANAAN PENGGUNAAN LAHAN DI DAERAH ALIRAN SUNGAI OYO, GUNUNGKIDUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karmono Mangunsukardjo

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan geomorfologi dalam perencanaan penggunaan lahan di Daerah Aliran Sungai Oyo, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Arahan perencanaan penggunaan lahan didasarkan pada kelas kemampuan lahan dengan satuan medan sebagai satuan evaluasi dan acuan petanya. Satuan medan yang disusun atas satuan bentuklahan, lereng, dan tanah, sedangkan untuk penentuan kelas kemampuan lahannya ditambang dengan factor batu di permukaan, airtanah, dan genangan. Evaluasi kemampuan lahan dilakukan dengan cara matching antara karakteristik lahan dalam setiap satuan medan terhadap persyaratan kelas kemampuan lahan dengan menggunakan system informasi geografis (SIG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satuan medan yang disusun berdasarkan kerangka dasar geomorfologi mampu memberikan penilaian kemampuan lahan dan arahan penggunaan lahan. Satuan medan pegunungan structural-denudasional (SP, perbukitan structural-denudasional (SB, mempunyai kelas kemampuan lahan VI, sehingga tidak boleh dimanfaatkan dan seharusnya dijadikan lahan konservasi. Satuan medan lain yang mempunyai kelas kemampuan lahan IV seperti SBk, KD, KDt dapat dimanfaatkan untuk pertanian sangat terbatas. Satuan medan yang berkelas kemampuan lahan III adalah FT, SI, KDa, dan KLb yang memungkinkan untuk lahan pertanian terbatas. Erosi dan sifat tanah merupakan faktor kendala lahan pertanian pada satuan medan dengan kelas kemampuan lahan III.

  7. MODIFIKASI DAN EVALUASI KINERJA MESIN PENYAWUT UBIKAYU (MPB-09 Modification and Performance evaluation of a Cassava Chipper

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I. K. Tastra

    2012-05-01

    Full Text Available High moisture of fresh cassava root (65-75 % wet basis need appropriate post harvest handling that can reduce lossesdue to delayed drying process. To accelerate drying process, a cassava chipper (MPB-09 was modified and evaluated for chipping fresh cassava root. This machine included hopper, horizontal chipping cylinder, 5.5 hp gasoline engine, belt, pulley, frame and cover. The performance evaluation of the cassava chipper was done using the combination of four type chipping cylinder (3, 4, 5 and 6 knife and three level chipping cylinder speed (400, 500, 600 Rpm. Regression analysis and homogeneity test of the regression coefficient was used to evaluate the the performance of the cassava chipper. Based on the optimum combination of the type of chipping cylinder and its speed, financial analysis was conducted to evaluate its feasibility. The optimum effective capacity of MPB-09 chipper was at horizontal chipping cylinder with 6 knife and rotation speed 600 rpm. At effective capacity 2.5 t/hour, investment cost Rp 7,500,000 /unit, effective working hours 160 hours/years, two operator cost Rp 200,000 /day and chipping cost Rp 50 /kg chip ; the unit cost (BP was Rp 22 /kg chip; the break-even point (BEP was 90.3 t chip/year; the pay back periodl (PBP was0.7 years; the net present value (NPV was Rp 24,473,739; the benefit cost ratio (B/C was 1.8 and the internal rate of return (IRR was 149.8 %. Based on the results of the financial analysis. it was concluded that MPB-09 chipper was feasible to be applied at farm level. ABSTRAK Kadar air umbi ubikayu yang tinggi (65-70 % bb saat panen memerlukan penanganan yang cepat guna mengurangisusut  mutu  akibat  keterlambatan  proses  pengeringan.  Untuk mempercepat proses pengeringan telah  dilakukan modifikasi mesin penyawut (MPB-09 dengan komponen pisau sawut masing-masing sebanyak 3, 4, 5 dan 6 buah per piringan dan dievaluasi kinerjanya pada putaran 400, 500 dan 600 Rpm. Evaluasi kinerja mesin MPB

  8. Proses dan Hasil Belajar pada Prakerind Bidang Keahlian Kendaraan Ringan: Studi Kasus pada Industri Pasangan SMKN 3 Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuneldi Miswardi

    2013-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan proses belajar siswa SMKN 3 Yogyakarta kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan di tempat kerja dalam pelaksanaan praktek kerja industri (pra-kerind. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Subjek penelitian adalah empat manager/pihak DUDI yang mengelola pelaksanaan prakerind dan tujuh siswa yang terlibat dalam ke-giatan prakerind pada empat DUDI  tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wa-wancara. Teknik analisis data yang digunakan ialah metode Miles dan Huberman, melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. 1 Pengaturan belajar siswa di tempat kerja dengan membatasi jumlah siswa dalam pekerjaan dan menjadikan siswa sebagai helper mekanik. 2 Proses pembelajaran siswa di tempat kerja: (a belajar melalui pekerjaan dengan mengikuti mekanik; (b peran mekanik: memberikan ke-sempatan kepada siswa untuk melakukan pekerjaan secara langsung dengan bimbingan dan pengawas-an, memberikan penilaian terhadap kinerja siswa; (c cara siswa mendapatkan kompetensi di tempat kerja: (1 berkomunikasi dan bersosialisasi, (2 rajin dan ulet, (3 memiliki inisiatif dan aktif; (d pe-ngetahuan, keterampilan dan sikap yang diperoleh siswa di tempat kerja:  (1 pengetahuan tentang du-nia kerja bengkel otomotif  dan pengalaman kerja pada pekerjaan yang sesungguhnya, (2 kategori kompetensi siswa yang diperoleh dalam prakerind untuk kategori bengkel besar dan kecil adalah kate-gori specialist, sedangkan untuk kategori bengkel menengah masih dalam kategori orang yang belum berpengalaman, (3 sikap siswa sesuai dengan budaya kerja di DUDI yaitu kerja keras dan peduli mutu. Kata kunci: Pembelajaran di tempat kerja

  9. Distribusi dan Eksibisi Film Alternatif di Yogyakarta, Resistensi atas Praktek Dominasi Film di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Dwi Arifianto

    2014-01-01

    Full Text Available This study attempts to describe the strategy and the distribution pattern of “Ngamen” cinema in Yogyakarta. The research methodology that is used is qualitative descriptive with data collection through in-depth interviews involving an offender of cinema in Yogyakarta, the literature study and relevant documents. This study found that was the film community as the basis distributor of short film or alternate in Yogyakarta. This community can come from campus and outside campus. In a line distribution filmmaker of Yogyakarta play the movie from one place to another place by the festival playback on a campus and screening outside campus. The development of the internet technology made it easier for in search of a sac culture and decent it can be used the movie. Through the internet on filmmaker of Yogyakarta looking for another film community who were willing to roll the the movie.

  10. PENGEMBANGAN DAN ANALISIS KUALITAS APLIKASI PENILAIAN E-LEARNING SMK BERBASIS ISO 19796-1 DI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Faiq Abror

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan aplikasi penilaian e-learning Sekolah Menengah Kejuruan (SMK berbasis ISO 19796-1 yang dapat digunakan untuk mengevaluasi e-learning SMK di Yogyakarta menggunakan teknik Analitycal Hierarchy Process (AHP dengan metode agregasi arithmetric mean dan geometric mean, (2 menguji kualitas aplikasi dengan menggunakan strandar ISO 9126. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D. Proses pengembangan aplikasi menggunakan metode  Software Development Life Cycle (SDLC dengan model Waterfall. Selanjutnya pada proses pengujian kualitas aplikasi menggunakan standar ISO 9126 yang terdiri atas aspek functionality, reliability, efficiency, maintainability, usability, dan portability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi penilaian e-learning SMK berdasarkan ISO 19796-1 telah berhasil dikembangkan menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC dengan model waterfall. Selanjutnya hasil dari analisis kualitas aplikasi menggunakan standar ISO 9126 menunjukkan bahwa aplikasi mempunyai hasil rata-rata sangat baik dan layak digunakan untuk penilaian kualitas e-learning SMK.

  11. Evaluasi Manajemen Keamanan Informasi Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI Berdasarkan ISO/IEC 27001:2013 pada Direktorat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (DPTSI ITS Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firzah Abdullah Basyarahil

    2017-03-01

    Full Text Available DPTSI merupakan sebuah direktorat untuk menangani permasalahan teknologi informasi dan sistem informasi yang dimiliki oleh ITS. Menurut UU. No. 12 Tahun 12 Ttg. Perguruan Tinggi, misi mencari, menemukan, dan menyebarluaskan kebenaran ilmiah tersebut dapat diwujudkan apabila perguruan tinggi di kelola berdasarkan suatu Tata kelola perguruan tinggi yang baik (Good University Governance. Pengelolaan Informasi merupakan salah satu aspek dalam Good University Governance, termasuk kualitas dan keamanan pengelolaan informasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dari keamanan informasi, kementrian Kominfo membuat alat bantu untuk mengukur tingkat kematangan dan kelengkapan dalam keamanan informasi yang disebut dengan Indeks Keamanan Informasi (KAMI. Penggunaan Indeks KAMI ini juga diikuti dengan penerapan ISO 27001 sebagai standar keamanan internasional yang dapat membantu sebuah organisasi memastikan bahwa keamanan informasi yang diterapkan sudah efektif. Hasil dari penggunaan Indeks KAMI versi 3.1 di DPTSI ITS ini adalah tingkat ketergantungan penggunaan sistem elektronik sebesar 26 dari total skor 50 dan masuk kedalam kategori Tinggi dimana sistem elektronik adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses kerja yang berjalan. Hasil penilaian kelima area yang telah dilakukan adalah sebesar 249 dari 645 dan berada pada kategori tidak layak. Dari hasil tersebut maka dibuat rekomendasi berdasarkan kontrol ISO 27002:2013 untuk pertanyaan-pertanyaan yang mendapat nilai kurang. Kemudian rekomendasi dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi bagi pihak DPTSI ITS Surabaya dalam melakukan perbaikan yang berkaitan dengan mitigasi atau pencegahan kerentanan keamanan informasi, serta memastikan regulasi dapat dicapai dengan baik dan kebijakan keamanan institusi di masa yang akan datang.

  12. REVIEW DESAIN INTERFACE APLIKASI SOPPPOS MENGGUNAKAN EVALUASI HEURISTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Peti Savitri

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan dari artikel ini adalah melakukan sebuah review terhadap desain antar muka (interface pada aplikasi yang bernama System Online Payment Point PT Pos Indonesia atau disingkat SOPPPOS. Review menggunakan evaluasi interaksi manusia komputer yang bernama evaluasi heuristik yang diperkenalkan oleh Molich dan Nielsen. Berdasarkan hasil evaluasi menyatakan bahwa secara umum desain interface dan kemudahan pengguna (usability dari aplikasi SOPPPOS cukup baik, namun masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki terutama dalam karakteristik kemudahan penggunaan. Kata kunci: review, interface, aplikasi SOPPPOS, evaluasi, heuristik.

  13. PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KEBUTUHAN PERKEMBANGAN UNTUK PENYUSUNAN KURIKULUM DAN EVALUASI PROGRAM BK

    OpenAIRE

    Gendon Barus

    2013-01-01

    Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan instrumen asesmen kebutuhan peserta didik, disebut Invantori Kebutuhan Perkembangan Murid (IKPM). Penelitian mengikuti model Plomp (1999) dengan lima fase. Reliabilitas instrumen diestimasi dengan teknik Alpha Cronbach, validitas isi diperiksa oleh pakar dan telaah praktisi melalui FGD. Validitas empirik dan kecocokan model pengukuran dibuktikan dengan analisis faktor konfirmatori (CFA) dengan program Lisrel 8.30. Telaah praktisi melibatkan 6...

  14. Persepsi Pengguna Layanan Pengadaan Barang dan Jasa pada Pemerintah Kota YOGYAKARTA terhadap Implementasi Sistem E Procurement

    OpenAIRE

    Nightisabha, Ita Akyuna; Suhardjanto, Djoko; Cahya, Bayu Tri

    2009-01-01

    This study aims to evaluate the implementation of electronic procurement of goods and services by the Government City of Yogyakarta, as an effort to create good governance especially in terms of procurement. This study compares the perceptions of user that consist of procurement committee and the providers of goods and services. Research location is in Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) of Government City of Yogyakarta as a system developer with the sample of the procurement committee...

  15. Persepsi Pengguna Layanan Pengadaan Barang dan Jasa pada Pemerintah Kota Yogyakarta terhadap Implementasi Sistem E Procurement

    OpenAIRE

    Nightisabha, Ita Akyuna; Suhardjanto, Djoko; Cahya, Bayu Tri

    2011-01-01

    This study aims to evaluate the implementation of electronic procurement of goods and services by the Government City of Yogyakarta, as an effort to create good governance especially in terms of procurement. This study compares the perceptions of user that consist of procurement committee and the providers of goods and services. Research location is in Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) of Government City of Yogyakarta as a system developer with the sample of the procurement committee...

  16. EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI TEKNOLOGI DAN INFORMASI PERTANIAN USAHA TERNAK DOMBA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desy Anggar Sary

    2017-06-01

    Full Text Available Pemberdayaan SDM pertanian perlu terus dikembangkan agar semakin maju dan efisien serta diarahkan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi dan menganalisis pelaksanaan program, kendala yang dihadapi dan solusi program, strategi program pemberdayaan petani melalui teknologi dan informasi pertanian pada usaha ternak domba di Kabupaten Temanggung. Hasil penelitian menunjukkan 1 pelaksanaan program tersebut telah sesuai dengan komponen A, B dan E, 2 kendala yang dihadapi  penyuluh berkaitan  dengan SDM  termasuk  rendah dengan  solusi  memberikan  penyuluhan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh petani; kendala yang dihadapi petani adalah kesulitan mendapatkan pakan ternak segar pada musim kemarau dengan solusi mencari sumber protein lain, pemasaran hasil ternak domba terbatas dan munculnya pesaing dengan solusi peningkatan kualitas hasil ternak yang kompetitif, 3 strategi pemberdayaan mencakupi kegiatan memberi pelatihan secara nyata dan tepat guna serta intensifikasi  pengelolaan pertanian dan peternakan domba. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa program FEATI/P3TIP komponen A,B dan E telah dilaksanakan di Desa Purwodadi Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung sehingga mampu memberdayakan petani melalui UP FMA menjadi embrio agribisnis. Diajukan saran agar diberikan pelatihan dasar pertanian dan peternakan untuk meningkatkan pengetahuan petani peserta program pemberdayaan.  The agricultural human resources empowermentneed to develop to be more advanced and efficient and directed to improve the quantity and quality of production. The purpose of this study was to evaluate and analyze the execution of the program, the obstacles encountered and solutions programs, strategies farmer empowerment through technology and information on the business of sheep farming in the district Temanggung.The results showed; 1 implementation of the program in accordance  with the component A, B and E, 2

  17. EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGENDALIAN KAS BERBASIS KOMPUTER PADA PERUSAHAAN INTERNET SERVICE PROVIDER (STUDI KASUS PENERAPAN APLIKASI MYOB V 13+ DI PT.LDP YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elly Astuti

    2013-01-01

    Full Text Available The purpose of writing this paper is to evaluate the computer-based accounting system that has been used by PT. LDP for decision making by the parties concerned as well as provide additional references for further research. Data were obtained from interviews with the board of directors with miraculous and financial staff associated with the implementation of MYOB applications in PT. LDP Yogyakarta in 2011. The result shows that the use of MYOB accounting information systems has positive impact on the company's financial statement presentation primary for its timelines. However, the evaluation of the application system, there are some things that need to be repaired by PT. LDP so the accounting information that presented can be used for economic decision-making. Implications for further research is the design and development of internal control system for family owned businesses.

  18. Tingkat Parasitasi Fopius arisanus (Hymenoptera : Braconidae pada Lalat Buah Belimbing di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suputa Suputa

    2007-12-01

     sangat tinggi, sedangkan populasi parasitoid F. arisanus sangat rendah dengan demikian perlu dilakukan evaluasi dan augmentasi F. arisanus secara periodik di Daerah Istimewa Yogyakarta

  19. Kebersihan Organ Kewanitaan dan Kejadian Keputihan Patologi pada Santriwati di Pondok Pesantren Al Munawwir Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Indah Setiani

    2015-03-01

    Full Text Available Asia in 2013 showed prosentase reproductive health problems of the pathological vaginal discharge were 76%. The incidence of vaginal discharge in the regions Yogyakarta about 68%, in district Bantul about 45% higher than Pondok Pesantren Al Munawwir (59.6%. The purpose of this study was to know relationship between healthy reproductive organ and the incidence of pathology vaginal discgarge on santriwati in Pondok Pesantren Al Munawwir Yogyakarta. The study used survey analytic with cross sectional design. The population of santriwati that experienced vaginal discharge were 164 santriwati. Samples was obtaine by purposive sampling which consisted of 89 respondents, analysis the data was used chi-square. The results of study showed that healthy reproductive organ on santriwati at Pondok Pesantren Al Munawwir Yogyakarta included was 62.9% in less category, incidence of pathology vaginal discharge on santriwati at the cabin al munawwir yogyakarta were 59.6% and the result of χ2 were 8.881 (>8.760. In conclusion, there was a correlation between healthy reproductive organ and the incidence of pathology vaginal discgarge on santriwati in Pondok Pesantren Al Munawwir Yogyakarta.

  20. EVALUASI PENERAPAN ICT DALAM MENDUKUNG KETERAMPILAN SAINTIFIK PADA PEMBELAJARAN TATA SURYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Septiana Indri Hapsari

    2017-02-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persentase penerapan ICT dalam mendukung keterampilan saintifik pada pembelajaran IPA tema tata surya. Pemilihan sampel dengan cara purpossive sampling, diperoleh guru IPA dan peserta didik kelas VIII di SMPN 5, 8, 15 Yogyakarta dan SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian Evaluasi dengan model yang digunakan adalah Countenance Stake. Instrumen yang digunakan adalah angket peserta didik, angket guru, serta observasi. Data diolah dengan menggunakan deskriptif.  Hasil penelitian ini adalah 77,54% peserta didik mengaku ICT membantu kegiatan mengamati, 57,97% ICT membantu kegiatan menanya, 75,36% ICT membantu kegiatan mengumpulkan informasi, 57,00% ICT membantu kegiatan mengasosiasi, dan 42,75% ICT membantu kegiatan mengkomunikasikan. Dengan demikian penerapan ICT cukup mendukung keterampilan saintifik, namun harus tetap perlu ditingkatkan. Abstract ___________________________________________________________________ The purpose of this study to determine the percentage of the application of ICT in supporting scientific skills in learning science theme of the solar system. Election sample by purposive sampling, obtained a science teacher and students in class VIII SMPN 5, 8, 15 and SMP Pangudi Luhur Yogyakarta 1 Yogyakarta. This study is evaluation of the model used is the Countenance Stake. The instrument used was a questionnaire the learner, teacher questionnaire, and observation. The data was processed using descriptive. The results of this study are 77,54% of students admitted to ICT helps the activity observed, 57,97% ICT help activities ask, 75,36% ICT help in gathering information, 57,00% ICT assist the associates, and 42,75% ICT help communicate the activities. Thus the application of ICT support enough scientific skills, but must still be improved.

  1. Evaluasi User Interface Video Interaktif Manusia Purba dengan Menggunakan Metode Heuristik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emi Iryanti

    2014-11-01

    Full Text Available Aplikasi video interaktif mengenai manusia purba didesain dan diimplementasikan bertujuan agar materi mengenai manusia purba yang salah satu tujuannya ialah menjadi bagian dari alat peraga di museum tertentu memiliki tampilan yang lebih interaktif dan tidak melupakan unsur pendidikan. Aplikasi ini memungkinkan pengguna mendapatkan pengalaman baru dalam pembelajaran dan memotivasi pengguna untuk menyukai pengetahuan sejarah. Proses evaluasi pada aplikasi ini dilakukan untuk  mengenali masalah-masalah usability pada rancangan antarmuka, metode yang digunakan yaitu evaluasi heuristik berdasarkan 10 panduan kriteria yang dikembangkan oleh Jacob Nielsen. Langkah-langkah dalam melakukan evaluasi ini adalah menentukan kriteria evaluator, melakukan evaluasi dan menganilisi hasil evaluasi. Setelah dilakukan evaluasi, evaluator menemukan 8 isu permasalahan interface usability dan desain konten sebagai bahan perbaikan dan pengembangan produk.

  2. Evaluasi Sistem Pendeteksi Intrusi Berbasis Anomali dengan N-gram dan Incremental Learning

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Agus Adi Wirawan

    2017-01-01

    Full Text Available Keberadaan teknologi informasi yang terus berkembang dengan pesat menjadikan kebutuhan akan penggunaannya semakin hari semakin meningkat. Transaksi data melalui internet telah menjadi kebutuhan wajib hampir dari semua perangkat lunak yang ada saat ini. Perangkat lunak seperti media social, colud server, online game, aplikasi layanan pemerintah, aplikasi pengontrol suatu tempat secara remote, dsb. Tentu dengan berbagai macam penggunaan internet tersebut dibutuhkan metode untuk mengamankan jaringannya. Sistem pendeteksi intrusi atau yang pada umumnya disebut IDS (Intrusion Detection System merupakan solusi untuk mengamankan suatu jaringan. Sistem ini nantinya bertugas untuk menentukan apakah suatu paket merupakan bentuk serangan atau paket biasa sesuai dengan kondisi tertentu. Saat ini telah banyak dikembangkan aplikasi IDS (Intrusion Detection System, namun sebagian besar yang dikembangkan berbasis signature atau menggunakan rule, dan sebagaian kecil menggunakan anomali. Anomali adalah suatu metode untuk mencari penyimpangan dalam sebuah data. Pada aplikasi ini konsep IDS yang diterapkan adalah IDS berbasis anomali dimana analisis datanya pada infromasi paket data yang dikirimkan. Pada tugas akhir ini menggunakan dua metode, yaitu metode n-gram yang digunakan untuk mengitung distribusi byte karakter pada paket data sedangkan metode mahalanonis distance digunakan untuk menghitung jarak antara paket data normal dan paket data yang berupa intrusi. Metode mahalanobis distance dapat membedakan paket data yang normal dan paket data yang berupa intrusi dengan menghitung rata-rata dan standar deviasi dari paket data.

  3. EVALUASI RINCI KARAKTERISTIK DAN TINGKAT KESESUAIAN LAHAN TAMBAK DI KECAMATAN BALUSU KABUPATEN BARRU PROVINSI SULAWESI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tarunamulia Tarunamulia

    2016-11-01

    Full Text Available Upaya peningkatan produksi tambak yang optimal dan berkelanjutan mutlak didukung oleh informasi karakteristik lahan yang rinci dan mudah diinterpretasi oleh berbagai stakeholder. Ketersediaan informasi spasial tambak di berbagai daerah di Indonesia utamanya masih diperuntukkan bagi kebutuhan umum perencanaan tata ruang wilayah pesisir dan pantai tingkat provinsi dan kabupaten. Dengan demikian data tersebut tentunya belum memuat informasi yang berhubungan langsung dengan upaya pengelolaan dan peningkatan produktivitas lahan tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan menilai tingkat kesesuaian secara rinci lahan tambak pada salah satu kawasan tambak di Kecamatan Balusu Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan melalui analisis spasial. Informasi spasial secara rinci yang meliputi tata letak tambak dan saluran tambak termasuk penggunaan lahan di sekitar tambak diekstrak dari citra satelit resolusi tinggi Quickbird akuisisi tahun 2007. Pengambilan sampel tanah tambak mengikuti metode acak bertingkat (Stratified random sampling pada wilayah pertambakan. Hasil analisis spasial peubah kimia tanah yang secara rinci dikelompokkan menurut peubah yang mewakili tingkat kemasaman dan kesuburan tanah menunjukkan bahwa hamparan tambak eksisting umumnya memiliki karakteristik tanah yang masam dengan tingkat kesuburan yang rendah. Lebih lanjut diketahui bahwa dari total lahan tambak 548,33 ha yang disurvai; 260,6 ha lahan tersebut berkategori kurang layak; 283,3 ha layak; dan hanya sekitar 4,43 ha yang berkategori sangat layak. Namun demikian 52,47% lahan yang berstatus layak hingga sangat layak tersebut juga masih dapat berubah status menjadi kurang layak dengan adanya batasan aspek hidrologis, utamanya tingkat ketersediaan air yang mengandalkan jaringan saluran tambak. The current national plan to increase shrimp production to the optimum and sustainable level must be supported by adequate and accurate information on detailed spatial

  4. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEINGINAN BERPINDAH AUDITOR (STUDI EMPIRIS PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK DI JAWA TENGAH DAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Devi Permatasari

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi faktor-faktor yang mempengaruhi keinginan berpindah auditor dari Kantor Akuntan Publik, yaitu faktor-faktor gaya kepemimpinan, konflik peran, ambiguitas peran, kesempatan promosi, kepuasan gaji, kebutuhan untuk berkembang, komitmen organisasi, dan kepuasan kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah semua auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 127 responden yang bekerja sebagai auditor di Kantor Akuntan Publik yang tersebar di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu kota Semarang, Surakarta, Purwokerto, dan Yogyakarta. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi menggunakan teknik multivariat Structural Equation Modeling (SEM. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, diperoleh kesimpulan bahwa keinginan berpindah auditor dari Kantor Akuntan Publik banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor, seperti gaya kepemimpinan, konflik peran, ambiguitas peran, kesempatan promosi, kepuasan gaji, dan kebutuhan untuk berkembang yang dimediasi oleh variabel komitmen organisasi dan kepuasan kerja The objective of this research is to investigate the factors of auditor’s turnover intention at public accountant firms, there are leadership style, role conflict, role ambiguity, promotion opportunities, pay satisfaction, personal growth needs, organizational commitment, and job satisfaction. Population of the research is all of auditors who have been working at public accountant firms in Central Java and DIY. Whereas the sample is 127 respondents who have been working as an auditor at public accountant firms, spread in Central Java and DIY, there are Semarang, Surakarta, Purwokerto, and Yogyakarta. The hypothesis test was done by regression analysis using multivariate techniques Structural Equation Modeling (SEM. Based on the results of hypothesis test, then the conclusions are auditor’s turnover

  5. Kajian Preferensi Masyarakat dan Sikap Pemerintah Terkait Reaktivasi (Penghidupan Kembali Jalur Kereta Api Semarang - Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reinaldo Butar Butar

    2015-12-01

    Full Text Available The cross of Semarang – Magelang – Yogyakarta along ± 130 km is now connected to the highway infrastructure. This condition makes the highway based on the road be the only alternative modes of transportation used by people to travel. This condition makes some roads that cross Bawen – Ambarawa – Magelang – Yogyakarta experienced a density that resulted in congestion. The government has a policy to reactive the railroad that once operated as a mode of transport cross Semarang-Yogyakarta. If this policy is implemented, people will have a choice of alternative modes of transportation. The study aims to assess people's preferences and attitudes related to the government policies reactivation of the rail lines cross Semarang – Yogyakarta. This study was conducted using a mixture of qualitative and quantitative research. The analysis was performed by descriptive quantitative and qualitative methods, which is after scoring the analysis results obtained community preferences, cross tabulation analysis and continued with qualitative descriptive analysis. This study finding is the variables such as travel costs, travel time, accessibility and qualitative attitude (comfort, security and safety have relationships with community preferences to switch to using the railway mode. Then, when the public preference is compared with the attitude of the government, the result is there is a match between the preferences of public and the government's attitude for the qualitative attitude and accessibility variables. However, travel costs and travel time variables are the mismatch between what the preferences of the community with what the government's position.

  6. PENGARUH DESENTRSLISASI FISKAL DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP KETIMPANGAN WILAYAH DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 1991 - 2012

    OpenAIRE

    Raditya, Theresia Dyah Okta

    2015-01-01

    Desentralisasi fiskal merupakan salah satu kebijakan yang dilaksanakan pemerintah daerah untuk mengurangi ketimpangan wilayah sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat di suatu wilayah. Salah satu indikator sederhana untuk kesejahteraan rakyat adalah pertumbuhan ekonomi. Namun, kecenderungan yang terjadi di negara berkembang adalah ketimpangan wilayah meningkat searah dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini dilakukan pada kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta ...

  7. Hubungan Religiusitas dan Kebahagiaan dengan Motivasi Belajar Santri di MA Mu’allimin Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rania Melani

    2016-12-01

    Full Text Available This study motivated their learning motivation often decreased due to; They have to follow different school rules, they just hang out with their male friends, they will be sanctioned if they make mistakes, lack the motivation to perform best because of the homogeneity of the students in school, the lack of time to get along with the family and you. This research aims to know relation of religiosity and happiness with learning motivation at santri in MA mu'allimin Yogyakarta, religiosity relationship with motivation to learn at santri at MA Mu'allimin Yogyakarta, happiness relationship with motivation to learn at santri at MA Mu'allimin Yogyakarta. The method used is quantitative research method. The subject of this research is santri MA Mu'allimin Yogyakarta academic year 2014-2015. Data collection techniques are with the scale of learning motivation, religiosity and happiness. The method of analysis used in this study is multiple linear regression, using the help of SPSS 19.0 for windows. The results of this study: the relationship of religiosity and happiness to the motivation of learning, a significant relationship between religiosity with learning motivation, and the relationship between happiness with learning motivation.

  8. Persepsi Pengguna Layanan Pengadaan Barang dan Jasa pada Pemerintah Kota Yogyakarta terhadap Implementasi Sistem E Procurement

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ita Akyuna Nightisabha

    2011-03-01

    Full Text Available This study aims to evaluate the implementation of electronic procurement of goods and services by the Government City of Yogyakarta, as an effort to create good governance especially in terms of procurement. This study compares the perceptions of user that consist of procurement committee and the providers of goods and services. Research location is in Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE of Government City of Yogyakarta as a system developer with the sample of the procurement committee and partner of goods and services that are spread in Yogyakarta and surrounding areas. This research uses t-test by using a reference measurement system on the success of end-user computing satisfaction developed by Torzadeh and Doll (1991. The results show a difference of perception between the committee and the procurement of goods and services providers to the implementation of e-proc system. There is difference in perception between users of e-procurement supplier of goods / services and the procurement committee. Implementation of e-procurement system is being run by the Government City of Yogyakarta is currently has not been relatively applied, because the technology gap that has led to the differences in perception between the committee and the procurement of goods and services providers.Keywords: good governance, e-procurement, perception

  9. EVALUASI BEBAN FISIOLOGIS PADA INDUSTRI MANUFAKTUR (INDUSTRI PEMBUATAN KOMPONEN PESAWAT TERBANG DAN INDUSTRI SEPATU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Donny Richardo Sitohang

    2012-02-01

    Full Text Available Studi ini meneliti beban fisiologis yang dialami pekerja pada industri manufaktur, tepatnya pada industri pembuatan komponen pesawat terbang dan industri pembuatan sepatu. Pada industri pembuatan komponen pesawat terbang pekerjaan yang akan diteliti beban fisiologisnya adalah pekerjaan assembly, machining,dan metal forming. Untuk industri sepatu pekerjaan yang akan diamati adalah pekerjaan pola, jahit dan potong. Penelitian ini melibatkan 10 orang responden pada setiap jenis pekerjaan. Pada industri pembuatan komponen pesawat terbang nilai rata-rata denyut jantung kerja untuk pekerjaan assembly adalah sebesar 82.9±7,1 denyut/menit, untuk pekerjaan machining sebesar 79.9±9,5 denyut/menit, dan untuk pekerjaan metal forming sebesar 88,8 ±11,2  denyut/menit. Nilai rata-rata konsumsi oksigen relatif pada pekerjaan assembly adalah sebesar 20,8±4%, pekerjaan machining 23,1±5%, dan pekerjaan metal forming 26,4 ± 8%. Sedangkan pada industri pembuatan sepatu nilai denyut jantung kerja rata-rata untuk pekerjaan pola adalah 82±5,3 denyut/menit, pekerjaan jahit 84,5±6,1 denyut/menit, dan pekerjaan potong 88,4±11,5 denyut/menit. Nilai rata-rata konsumsi oksigen relatif pada pekerjaan pola adalah sebesar 15,8±5%, pekerjaan jahit 15,9±4%, dan pekerjaan potong 18±7%. Secara umum intensitas beban kerja fisik pada aktivitas yang diteliti baik pada industri pembuatan komponen pesawat terbang maupun industri pembuatan sepatu bersifat ringan dan masih berada dalam batas yang direkomendasikan. Kata kunci : Beban kerja fisiologis, Konsumsi Oksigen, Denyut Jantung, Skala Borg       Generally, the purpose of this study is to evaluate work physical capacity of Indonesian Aerospace production division operators and shoe industry operators. In this study, physiological workloads were evaluated in assembly, machining, and metal forming tasks (Indonesian Aerospace pattern making activity, sewing, and cutting (shoe industry using three indicators (heart rate

  10. Paparan iklan junk food dan pola konsumsi junk food sebagai faktor risiko terjadinya obesitas pada anak sekolah dasar kota dan desa di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Esti Nurwanti

    2016-03-01

    regression showed that the variables affect obesity is junk food ads exposure (OR=1.63, 95%CI: 1.13-2.36and p <0.05 and sex (OR=0.62, 95% CI:0.43-0.91 and p<0.05.Conclusion : Exposure to junk food advertising can increase the risk of obesity.KEYWORDS: obesity, ads, junk food, energy, saturated fat, natrium, sucroseABSTRAKLatar Belakang: Peningkatan prevalensi obesitas dapat disebabkan oleh iklan makanan junk food ketika anak menontontelevisi. Pemilihan makanan yang diinginkan oleh anak banyak dipengaruhi oleh iklan tersebut, sehingga mempengaruhiasupan kalori dan berkorelasi dengan obseitas. Obesitas pada anak dapat menyebabkan obesitas saat dewasa dandapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif, seperti diabetes dan kardiovaskuler.Tujuan: Untuk mengukur tingkat risiko paparan iklan junk food dan konsumsi junk food terhadap   kejadian obesitaspada anak SD di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan kasus-kontrol. Populasi penelitian adalah anak SD di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Kelompok kasus adalah anak yang mengalami obesitas,sedangkan kelompok kontrol adalah teman sekelas yang tidak mengalami obesitas dan duduk paling dekat di sebelahkanan kasus tanpa melihat umur dan jenis kelaminnya Jumlah subjek untuk masing-masing kelompok sebesar 244(1:1. Obesitas didefi nisikan dengan IMT/U>persentil 95th kurva NCHS/CDC. Pengambilan sampel untuk menemukanobesitas dengan probability proportional to size (PPS dan pengambilan sampel untuk kasus dan kontrol menggunakanteknik random sampling. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi, analisis bivariat menggunakan Chi-square,dan multivariat menggunakan regresi logistik ganda. Data dianalisis dengan menggunakan program STATA 11 dengantingkat kemaknaan 95% dan nutrisurvey.Hasil: Analisis bivariat dengan Chi-square menunjukkan variabel yang berpengaruh dengan kejadian obesitas, di antaranyapaparan iklan junk food (OR=1,70, 95%CI:1,17-2,48, dan p

  11. Pertanyaan dan nasihat dokter untuk konsumsi sayur dan buah: penelitian potong lintang pada 10 puskesmas di Yogyakarta dan Sleman

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yayi Suryo Prabandari

    2013-10-01

    Full Text Available Background: Mortality caused by noncommunicable disease (NCD has increased in the last ten years in Indonesia in line with the elevation of NCD prevalence. The NCD mortality and prevalence can be prevented by practicing a healthy lifestyle. One of a healthy lifestyle is adequate vegetable and fruit consumption that unfortunately was still far from expectation in the Basic Health Survey 2007 and 2010. Puskesmas as primary health care should anticipate the problem by encouraging doctor to routinely ask and educate on a healthy lifestyle. Objective: This study aimed to assess physician ask and advice on vegetable and fruit consumption based on patient and physician report. Method: Two hundred and fifty-one patients from primary health care (Puskesmas in Yogyakarta City and Sleman District participated in this cross-sectional survey. Subsequently, a survey of 57 physicians was conducted. Data were collected by structured questionnaires and exit interviews. We analyzed the data using Chi-Square test and logistic regression. Results: The results showed that patients have been asked and advice about vegetable and fruit consumption. However, the proportion of physician report was higher than the proportion of patient’s report. Patient who had gastrointestinal disorder, had body weight problem, suffered from diabetics and cardiovascular diseases were more being asked and educated about vegetable and fruit consumption than other symptoms or diseases. Patients who were female, not married and did not eat vegetable and fruit everyday reported more being asked and advised by doctor on fruit and vegetable consumption than patients who were male, married and did not regularly eat fruit and vegetable. There was no difference of patient’ s perception of the relation between their disease and fruit and vegetables consumption based on characteristics, symptoms, disease and the frequency of eating fruit and vegetable. Conclusion: Primary health care physician

  12. Perkambangan Agama dan Moral yang tidak Tercapai pada AUD: Studi Kasus di Kelas A1 TK Masyitoh nDasari Budi Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Tanfidiyah

    2017-11-01

    Full Text Available This research discuss religion and moral development of students of kindergarten in TK A nDasari Budi Krapyak Yogyakarta. This research is descriptive qualitative. The data is acquired from interview, observation, and another data collecting which is support this research. The result of this research is (1 Religion and moral development development which are not achieved by student of kindergarten in class A1 TK Masyitoh nDasari Budi Yogykarta, they are: only knowing religion and God trough song, they do not accustom to have worshipping activities, they have not understood what is good attitude, they have not been able to defferentiate between good attitude and bad attitude, and they have not know much about religious ritual but they have not known Islamic day celebrations; and they not known about the other religions. (2 They need to be given knowledge about children education and increasing affection and togetherness.  Abstrak Penelitian ini membahas tentang perkembangan agama dan moral pada anak usia dini di TK A nDasari Budi Krapyak Yogyakarta. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari wawancara, observasi, dan pengumpulan data-data yang mendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 Perkembangan agama dan moral yang tidak tercapai pada AUD di kelas TK A1 Masyitoh nDasari Budi Yogyakarta diantaranya mengetahui agama dan Tuhanya lewat menyanyi, tidak membiasakan diri beribadah, belum memahami perilaku mulia, belum dapat membedakan perilaku yang baik dan buruk, dan sedikit sekali mengenal ritual kegamaan dan belum mengenal hari besar Islam; serta belum mengetahui agama orang lain. (2 perlu pengetahuan pemberikan tentang pendidikan anak dan meningkatkan kasih sayang serta kebersamaan dengan anak-anak.

  13. Kebiasaan jajan dan pola makan serta hubungannya dengan status gizi anak usia sekolah di SD Sonosewu Bantul Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kurnia Noviani

    2016-08-01

    status of elementary school children, but there was no relationship between snacking habits and nutritional status of them.KEYWORDS: snacking habit, diet, nutritional status, elementary school childrenABSTRAKLatar belakang: Anak usia sekolah dasar termasuk usia perkembangan sehingga membutuhkan nutrisi dengan kualitas maupun kuantitas yang baik dan benar. Kebutuhan gizi tersebut di antaranya dapat dipenuhi melalui kebiasaan makan. Pola jajan juga dapat memberikan kontribusi terhadap status gizi anak apabila jenis jajan yang dikonsumsi berkualitas dari segi jenis dan kandungan gizinya.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan jajan dan pola makan dengan status gizi di SD Sonosewu Bantul Yogyakarta.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dari kelas III, IV, V yang berjumlah 160 siswa di SD Sonosewu Bantul Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 65 yang diambil dengan teknik simple random sampling. Proses memilih sejumlah sampel secara random berdasarkan tabel bilangan random. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner, formulir food recall 24 jam selama 1 hari, timbangan injak, dan microtois. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan uji statistic chi-square.Hasil: Responden yang memiliki kebiasaan jajan sering dengan status gizi normal yaitu sebanyak 27 responden (81%, dan yang tidak sering jajan dengan status gizi kurus berjumlah 7 responden (21,9%. Responden dengan pola makan yang baik >80% AKG dengan status gizi kurus sebesar 9 responden (75% dan responden yang memiliki pola makan tidak baik dengan status gizi normal sebesar 34 responden (66%. Hasil analisis chi-square hubungan kebiasaan jajan dengan status gizi diperoleh p 0,781 (p>0,05 yang berarti bahwa tidak ada hubungan antara kebiasaan jajan dengan status gizi. Hasil analisis Chi-Square hubungan pola makan dengan status gizi

  14. PRAKTEK PROSTITUSI DAN PENGARUH TREND KUNJUNGAN WISATAWAN MANCA NEGARA DI KOTA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erlangga Brahmanto

    2016-05-01

    Full Text Available ABSTRACT           Tourism in addition to having a positive impact in the economy also has a negative impact on social culture . The development of tourism is directed into one of the country 's foreign exchange to support development activities likely to lead to a progressive economic aspect , cultural aspect , which pressure due to the shift in immigrant communities are less concerned about social cultural environment . Yogyakarta is very rapid progression from year to year . prostitution in the city of Yogyakarta is also experiencing significant growth .    This is as a consequence of the results of the development of tourism in Yogyakarta . Sarkem region , Babarsari , Parangkusumo beach is a picture of the author wants to lift to the research topic entitled " Practice Prostitution and the influence of Tourist Visits in Yogyakarta” . This study addresses the two aspects , namely the economic and cultural aspects of progressive regressive . In this issue there is a dilemma from year to year , due to new entrants to the practice of sex ( prostitution is hidden in the Babarsari , rented houses or spread and some prostitutes is a student or students from leading universities in Yogyakarta . therefore in this study can be found three major problems are : ( a Type prostitution which flourished in Babarsari , Sarkem , Parangkusumo Beach ( b Relationship Patterns between a prostitute with the local community in terms of tourism development and the preservation of cultural values , ( c Effect of prostitution to local culture and tourism development .          This study uses field data collection methods, methods of interviewing and observation and data collection methods literature . development of tourism in Yogyakarta  impact on the practice of Presence sex ( prostitution hidden in Boarding House or rent , renting , given the tourist area of Yogyakarta area wet with Rupiah . This is a new settlement , mostly inhabited by new

  15. SIKAP BAHASA WANITA KARIR DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMERTAHANAN BAHASA JAWA DI WILAYAH YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yayuk Eni Rahayu

    2013-02-01

    Full Text Available This study aims to describe perceptions, attitudes, and factors influencing the use of Javanese among career women and the implications for the Javanese preservationin the Yogyakarta area. It was a survey study involving working women whose mother tongue was Javanese. The data were collected through a questionnaire andwere analyzed using the descriptive technique. The findings show that the career women’s perceptions are still positive. This is supported by the fact that they use Javanese in informal communicative situations. They use it in the communication with husbands, children, servants, and community members in informal situations, and colleagues in the workplace. It can be concluded that in informal communicative situations there has been no significant shift from Javanese into Indonesian among career women in the Yogyakarta area.

  16. Motivasi, Persepsi dan Konflik Peran Pekerjaan-keluarga Entrepreneur Perempuan Daerah Istimewa YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Harmain, Ummu; Hartono, Slamet; Rahayu W, Lestari; Dwidjono H.D, Dwidjono H.D

    2014-01-01

    This research is conducted to determine the motivations, perceptions and work-family role conflict of women entrepreneurs. Respondents are about 159 women entrepreneur of processed food in Daerah Istimewa Yogyakarta. This research uses descriptive qualitative analysis. The results show that most of their motivations to be entrepreneur are because of external factors in which financial pressure as the main reason. All the business environments observed, namely access to capital and credit, ...

  17. Wacana Kekerasan dan Upaya Reharmonisasi Konflik dalam Kasus Perkelahian Pelajar di YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Efianingrum, Ariefa

    2006-01-01

    This research aims at exploring violence discourse in interaction among students, and efforts to reharmonize the conflict in fight of students in Yogyakarta. Based on the research, students know the violence discourse from electronic media and friendship. The violence discourse they recognize includes violence through language ( words, expression, comments, insult, mocks). They are familiar enough with the rude languages. To some of them, those rude words are the symbol of their close friends...

  18. Hubungan Kecemasan Sosial dan Kematangan Emosi dengan Kematangan Seksual Remaja SMP di Kabupaten Bantul Yogyakarta

    OpenAIRE

    Endang Sri Lestari

    2012-01-01

    This research aims to find out some factors related to the sexual maturity, such as the social anxiety and emotional maturity on the adolescents of the SMP in Kabupaten Bantul, Yogyakarta. The hypotheses which are presented in this research are: First; there is a relation between the social anxiety and emotional maturity towards the sexual maturity; Second, there is a negative relation between the social anxiety and sexual maturity; Third, there is a positive relation between the emotional ma...

  19. Hubungan Kecemasan Sosial dan Kematangan Emosi dengan Kematangan Seksual Remaja SMP di Kabupaten Bantul Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Sri Lestari

    2012-06-01

    Full Text Available This research aims to find out some factors related to the sexual maturity, such as the social anxiety and emotional maturity on the adolescents of the SMP in Kabupaten Bantul, Yogyakarta. The hypotheses which are presented in this research are: First; there is a relation between the social anxiety and emotional maturity towards the sexual maturity; Second, there is a negative relation between the social anxiety and sexual maturity; Third, there is a positive relation between the emotional maturity and sexual maturity.The research participants were 70 male and female adolescents in SMP N 2 Banguntapan, Kabupaten Bantul. The data gathering was carried out in two phases, First, by applying the sampling area technique in order to determine the research location and Second, by applying the cluster random sampling technique to determine the research sample subject. Meanwhile, the research instrument which was employed was the scale of social anxiety, emotional maturity and sexual adolescents maturity. The double-regression technique was applied to analyze the data in this research.The result of this research showed that: First, there was a relation between social anxiety and emotional maturity towards the sexual maturity in adolescentsof the SMP in Kabupaten Bantul, Yogyakarta (R=0,667, R2=0,445, F-regression= 26,911 and the significant level for about p< 0,01. Second, there was a negative relation between the social anxiety and sexual maturity in adolescentof the SMP in Kabupaten Bantul, Yogyakarta (R partial=0,632, p=0,01. Third, there was a positive relation between the emotional maturity and sexual maturity in adolescebtsof the SMP in Kabupaten Bantul, Yogyakarta (R partial=0,358, level p<0,01.Key words:  Sexual Maturity, Social Anxiety, Emotional Maturity.

  20. PENGARUH ILLUSIONS OF CONTROL, OVERCONFIDENCE DAN EMOTION TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI PADA INVESTOR DI YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Kartini, Kartini; Nugraha, Nuris Firmansyah

    2015-01-01

    Nowadays Investors often make investment decision irrationally. The decision is often based on their judgment that is far away from rational assumption. When investors face risky situa-tion, there are some objectivities, emotions, and other psychological factors that usually ef-fect their decision making. This purpose of study is to examine the effect of illusions of control, risk tolerance, overconfidence and emotion on investment decision making among investors in yogyakarta. Sample of this...

  1. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Manajemen Aset TIK Studi Kasus: Asmi Santa Maria YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Maryono, Y; Suyoto, Suyoto; Mudjihartono, Paulus

    2010-01-01

    . Analysis and Design of Communication and Information Technology Management Information System Case Study: Asmi Santa Maria Yogyakarta. The management of asset in ASMI Santa Maria has been done by MS Excel application. This application has limitations such as lack of detailed records of assets, difficulty doing complex calculations such as valuation of assets, limited access to others in need, and less able to handle the administration of information assets of items that can provide real-tim...

  2. Pemaknaan Fungsi Dan Bentuk Pada Interior Restoran Dae Jang Geum YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Dodi Wondo, Graceshella Wijaya Mariana Wibowo

    2013-01-01

    Restaurant bussiness is one of the most developed and popular today, especially in big cities. Therefore, businesses are competing to attract the attention of the public, not only of the dishes served, but also the atmosphere and the interior of the restaurant is unique and interesting. One of the restaurant's interior that attracts attention is the Dae Jang Geum restaurant Yogyakarta, because the restaurant is adapting very interesting culture, the culture of Korea, in particular the form of...

  3. Rekrutmen gubernur dan wakil gubernur D.I Yogyakarta dalam perspektif etika politik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Halili Halili

    2004-12-01

    Full Text Available Post implementation of UU No. 22/1999 (revised with UU No. 32/2004 about Local Government, recruitment mechanism of Governor and Vice Governor of D I Yogyakarta is being discussed around public opinions. They are polarized into two main groups; first, a group to agree and support recruitment through decision, and second, to agree and support a conventional mechanism of recruitment used in several provinces, namely election. This paper tries to analyze recruitment of Governor and Vice Governor of DI Yogyakarta on the perspective of political ethics. This perspective of analysis is based on two approaches. The first is formal-juridical approach; it means analysis about recruitment of Governor and Vice Governor of DI Yogyakarta and its congruency with the laws, which are valid. And the second is philosophy of power ethics; it includes resources, legitimacy, and implementation of power. Recruitment mechanism of Governor and Vice Governor of DI Yogyakarta finds legal and juridical justification in the positive laws; they are UUD 1945 (Constitution of RI, UU No. 22/1948, UU No. 3/1950, UU No. 5/1974, UU No. 22/1999, and UU No. 32/2004. In the other hand, according to political ethics of Thomas Aquinas about resources, legitimacy, and implementation of power, resources and legitimacy of power during recruitment of Governor and vice Governor of DIY get the right way in ethics manner. They correlate further with implementation of the power. So that, recruitment of Governor and vice Governor of DIY in perspective of political ethics is not merely matter of feudalism or monarchy, but it relates more with a matter of resources, legitimacy and implementation of power. If the power is correctly implemented, the resources and legitimacy will grow up, so does the contrary.

  4. Evaluasi Elektrokardiogram Interval QTc dan JTc pada Penderita Malaria Vivaks yang Diberikan Dihidroartemisinin-Piperakuin dan Primakuin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jason Sriwijaya

    2016-03-01

    Full Text Available Dihidroartemisinin-piperakuin (DHA-PPQ telah digunakan secara global sebagai terapi malaria vivaks. Salah satu efek samping DHA-PPQ adalah pemanjangan repolarisasi ventrikel yang dapat menimbulkanaritmia ventrikuler yaitu Torsade de Pointes (TdP. Studi before-after ini bertujuan untuk mengetahuiperbedaan rerata interval QTc dan JTc penderita malaria vivaks sebelum dan sesudah pemberian DHA-PPQdan primakuin (PQ. Penelitian dilakukan di Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Jakarta pada bulan Mei-Juli2015. Sumber data adalah data sekunder hasil rekaman EKG pada penelitian utama “Safety, tolerability, andefficacy of artesunat-pyonaridine or dihydroartemisinin-piperaquine in combination with primaquine as radicalcure for P.vivax in Indonesian soldiers” tahun 2010. Subyek yang masuk kriteria seleksi pada pemberianDHA-PPQ dan PQ, masing-masing berjumlah 24 subyek dan 14 subyek. Interval QT dan JT dalam penelitianini menggunakan dua formula yang sudah dikoreksi terhadap frekuensi denyut jantung yaitu formula Bazett(QTcB, JTcB dan Fridericia (QTcF, JTcF. Pemberian DHA-PPQ menunjukkan pemanjangan rerata intervalQTcF secara bermakna dibandingkan baseline yaitu sebesar 14,42 milidetik terjadi di D3 predose dan 20,53milidetik di D3 postdose. Rerata pemanjangan interval JTcF setelah pemberian DHA-PPQ adalah 13,43milidetik di D3 postdose. Pada pemberian PQ terdapat perbedaan nilai rerata interval QTcB dibandingkanbaseline sebesar 19,42 milidetik. Rerata pemanjangan interval JTcF dibandingkan baseline 16,50 milidetik diD42 postdose dan secara statistik bermakna. Kata kunci: dihidroartemisinin-piperakuin, primakuin, malaria vivaks, Torsade de Pointes, interval QTc, interval JTc.   Electrocardiogram Evaluation of QTc and JTc Interval of DihydroartemisininPiperaquine and Primaquine Therapies Given to The Vivax Malaria Patients Abstract Dihydroartemisinin-piperaquin (DHA-PPQ has been used globally as standard combination therapies for vivax malaria treatment

  5. ANALISIS KUALITAS AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK DI YOGYAKARTA DITINJAU DARI PARAMETER FISIKA DAN KIMIA AIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titin Aryani

    2017-04-01

    Full Text Available ABSTRACT Backgroud: Nowadays, bottled water has become the most substitute water for cooking drinking water. Although bottled water seemed attractive, it is crucial to assess its quality. Objective: This quantitative study aimed to determine the quality of the 5 brands of bottled water circulating in Yogyakarta, in terms of physical parameters (temperature, smell, taste, color, turbidity, and TDS electroconductivity and chemical parameters of water (pH, the presence of Cl-ions, and the presence of metals such as Cr, Fe, Zn, Cd. Methods: The sampling technique used was purposive sampling. The instrument used to determine the quality of bottled water is the standard of drinking water quality standards. Result: The results showed that five samples of bottled water circulating in Yogyakarta, are all qualified bottled water both in terms of physical parameters (temperature, smell, taste, color, turbidity, electroconductivity, and TDS and chemical parameters of water (pH , the presence of Cl-ions, and the presence of metals such as Cr, Fe, Zn, Cd. Conclusion: Five samples of bottled water circulating in Yogyakarta were suitable for consumption.

  6. Pola konsumsi air, susu dan produk susu, serta minuman manis sebagai faktor risiko obesitas pada anak sekolah dasar di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yayah Lakoro

    2016-03-01

    consumption of water, whereby higher comsumption of sweet drink meant lower consumption of water. Nutrition education embedded in the curriculum could be used as an alternative of obesity prevention in children by changing or building healthy lifestyle. KEYWORDS: risk factors, obese children, consumption of water, consumption of sweet drinkABSTRAKLatar belakang: Minuman manis diduga kuat sebagai penyebab terjadinya obesitas pada anak. Susu dan produk susu yang tidak sehat yang mengandung lemak dan gula tinggi dapat menjadi salah satu faktor risiko terjadinya obesitas, sedangkan air putih merupakan minuman sehat tanpa kalori yang dapat membantu manajemen berat badan.Tujuan: Mengetahui pola konsumsi minuman pada anak obesitas.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kasus kontrol. Kasus adalah anak SD yang mengalami obesitas, kontrol  adalah anak SD yang dengan berat badan normal. Lokasi penelitian di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Penentuan sampel menggunakan metode probability proportional to size (PPS. Jumlah sampel adalah 488 sampel terdiri dari 244 kasus dan 244 kontrol. Pada subyek penelitian dilakukan matching asal sekolah dengan ketentuan siswa kasus dan kontrol berasal dari kelas yang sama. Uji statistic McNemar dan regresi logistik dilakukan untuk mengidentifi kasi variabel yang merupakan faktor risiko.Hasil: Terdapat perbedaan karakteristik jenis kelamin antara kedua kelompok (p=0,03. Rata-rata jumlah konsumsi air putih dan minuman manis pada anak obes berbeda secara signifi kan  dibandingkan dengan anak tidak obes, berturut-turut adalah 243,8 mL/hari (±2½ gelas/hari dan 397,3 mL/hari (± 2 gelas/hari, sedangkan rata-rata jumlah konsumsi susu dan produk susu tidak sehat pada anak obes dan tidak obes, tidak berbeda secara signifikan. Uji Mc Nemar menunjukkan bahwa konsumsi air putih dan minuman manis berhubungan dengan kejadian obesitas pada anak di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul  dengan nilai OR 2,1 (95% CI:1,4–3,05 dan OR 3,1 (95% CI: 2,1

  7. DAMPAK INTERAKSI TINDAKAN SUPERVISI DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA AUDITOR: STUDI EMPIRIS DI KAP YOGYAKARTA, SEMARANG DAN SOLO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosalina Kurniwati Tethool

    2016-11-01

    public accountant firms in Yogyakarta, Solo, and Semarang participate in this study. Data are collected by mail questionnaire and was analyzed by multiple regressions, and the result supports the hypothesis. It implies that managers in public accountant firms should consider the combination of supervisory act and experience in auditing in order to increase job satisfaction for senior and junior auditors. Keywords: supervisory action, work experience, job satisfaction, auditor

  8. PENGARUH KETEPATAN TERAPI DAN KEPATUHAN TERHADAP HASIL TERAPI HIPERTENSI DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUP Dr. SARDJITO YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adam M. Ramadhan

    2014-12-01

    Full Text Available Hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian. Komplikasi pembuluh darah yang disebabkan hipertensi dapat menyebabkan kematian jantung koroner, infark jantung, stroke, dan gagal ginjal. Pemberian obat antihipertensi tunggal maupun kombinasi sangatlah penting bagi pasien tergantung pada tekanan darah dan ada tidaknya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran penggunaan obat antihipertensi di poliklinik penyakit dalam instalasi rawat jalan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, ketepatan terapi dan hasil terapi serta pengaruh kepatuhan dalam menurunkan tekanan darah. Penelitian dilakukan dengan rancangan studi observasional dengan pengambilan data secara prospektif, kemudian dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh untuk melihat ketepatan terapi dan kepatuhan pasien hipertensi. Penilaian keberhasilan terapi  The Seventh Report of Joint National Committee (JNC VII on Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure tahun 2003, sedangkan penilaian kepatuhan menggunakan kuisoner new 8-item self report Morisky Medication Adherence Scale (MMAS. Berdasarkan penelitian, obat antihipertensi yang digunakan adalah terapi tunggal dan kombinasi. Penggunaan terapi tunggal sebesar (20% yang terbanyak adalah golongan CCB (8% sedangkan penggunaan terapi kombinasi sebesar (80% yang paling banyak adalah golongan ARB dengan CCB sebesar (55%. Dari 100 pasien rawat jalan yang termasuk kriteria inklusi ada (93% mendapatkan tepat terapi antihipertensi, dan (7% mendapatkan tidak tepat terapi antihipertensi, sedangkan (91% mendapatkan tepat dosis antihipertensi, dan 9% mendapatkan tidak tepat dosis antihipertensi. Penilaian tekanan darah pasien yang mendapatkan (tepat obat dan dosis dan tekanan darahnya mencapai target terapi masing-masing sebesar (68% dan (68%. Pasien yang mendapatkan (tepat obat dan dosis tetapi tekanan darah tidak tercapai masing-masing sebesar (25% dan (23%. Sedangkan pasien yang mendapatkan (tidak tepat obat dan dosis

  9. Pengembangan Metode Risk-Cost Benefit Analysis Sebagai Alat Evaluasi Proyek Kerjasama Pemerintah dan Swasta (Studi Kasus : Proyek Penyediaan Air Minum di Wilayah X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isma Nur Sabrina

    2012-09-01

    Full Text Available Infrastruktur merupakan kebutuhan paling penting dalam mendukung kegiatan ekonomi suatu negara. PDAM Wilayah X merupakan perusahaan daerah pemasok kebutuhan air minum di wilayah Wilayah X. Salah satu cara untuk membantu meningkatkan pasokan air adalah dengan menambah instalasi, namun untuk melakukan penambahan instalasi dibutuhkan biaya yang besar. Alternatif tindakan yang dapat dipilih ialah dengan melakukan kerjasama pemerintah dan swasta. Bentuk kerjasama yang digunakan dalam proyek KPS PDAM Wilayah X adalah Rehabilitation Uprating Operate Transfer (RUOT. Penerapan RUOT dalam proyek KPS penyediaan air minum akan banyak memunculkan risiko, karena banyak pihak yang terlibat dalam kerjasama, dimana kepentingan masing-masing pihak ini berbeda. Risiko ini nantinya akan mempengaruhi keberlangsungan proyek baik secara finansial maupun ekonomis. Dalam penelitian ini,dilakukan evaluasi secara finansial dengan metode Risk-Cost Benefit Analysis. Tahapan yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah menentukan faktor risiko kritis, menentukan bentuk pengaruh terhadap komponen arus kas, mengidentifikasi cost benefit secara finansial, menentukan fungsi distribusi probabilitas komponen cost dan benefit, serta menghitung nilai FNPV dan FIRR proyek dengan melakukan simulasi monte carlo.

  10. Analisis Pengaruh Pelatihan Resusitasi Jantung Paru RJP Dewasa terhadap Retensi Pengetahuan dan Ketrampilan RJP pada Mahasiswa Keperawatan di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Linda Widyarani

    2017-11-01

    , agar dapat berespon cepat, tanggap dan akurat dalam memberikan pertolongan pada korban OHCA. Penelitian ini menguji pengaruh pelatihan RJP dewasa terhadap retensi pengetahuan dan ketrampilan RJP pada mahasiswa keperawatan di Yogyakarta. Jenis penelitian quasi experimental dengan design one group pretest – posttest. Posttest diberikan dua kali, yaitu sesaat sesudah pelatihan dan sebulan sesudah pelatihan. Jumlah sampel yaitu 65 orang. Analisa data menggunakan pair t-test. Hasilnya, pelatihan RJP berpengaruh positif terhadap pengetahuan dan ketrampilan bystander RJP dengan p-value 0,000 (<0,001. Rerata skor awal pengetahuan 44,43%, rerata skor sesaat sesudah pelatihan 89,64% dan rerata skor sebulan sesudah pelatihan adalah 77,54%. Rata-rata skor ketrampilan sebelum pelatihan adalah 35,55%, rerata skor sesaat setelah pelatihan 91,80% dan rerata skor sebulan setelah pelatihan 70,61%. Penurunan retensi pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa sebulan sesudah pelatihan RJP kemungkinan disebabkan karena mahasiswa kurang terpapar kasus pasien dengan henti jantung yang membutuhkan tindakan RJP.Kata Kunci: resusitasi jantung paru, pelatihan, bystander RJP

  11. MONITORING KADAR NITRIT DAN NITRAT PADA AIR SUMUR DI DAERAH CATUR TUNGGAL YOGYAKARTA DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS (Monitoring of Nitrite and Nitrate Content in Ground Water of Catur Tunggal Region of Yogyakarta by UV-VIS Spectrophotometry

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setiowati Setiowati

    2016-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Metode analisis nitrit dan nitrat perlu dikembangkan untuk memonitor kualitas air minum. Kualitas air sumur untuk parameter nitrit dan nitrat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan kedalaman air sumur.Penelitian ini bertujuan menganalisis nitrit dan nitrat menggunakan asam p-aminobenzoat (PABA pada air sumur di daerah perkotaan Yogyakarta. Analisis nitrit didasarkan pada reaksi antara ion nitrit dengan PABA yang membentuk senyawa azo dengan panjang gelombang maksimum 546 nm. Kedalaman air sumur di daerah Catur Tunggal rata-rata > 10 m. Kadar nitrit dan nitrat pada air sumur adalah 0,05-0,09 dan 8,22-36,58 mg/L. Kadar nitrit dan nitrat tersebut memenuhi baku mutu dan aman untuk dikonsumsi. Konsentrasi nitrit dan nitrat pada air RO adalah 0,05 dan 2,72-59,57 mg/L. Kadar nitrit pada air RO tidak memenuhi baku mutu sedangkan kadar nitrat memenuhi baku mutu kecuali RO 5. ABSTRACT The method for analysis nitrite and nitrate had to developed to monitor the drinking water quality. The well water quality, especially for nitrite and nitrate were influenced by environmental conditions and depth of well. This study aims to analyze nitrite and nitrate using p-aminobenzoic acid (PABA in ground water at urban areas of Yogyakarta. The analysis was based on the reaction between nitrite ions with PABA which form azo compounds with a maximum wavelength of 546 nm. The depth of wells at Catur Tunggal were more than 10 m. Concentration of nitrite and nitrate in well water were 0.05 to 0.09 and 8.22 to 36.58 mg / L. The concentrations met the standard for drinking water quality and was safe for consumption. The concentration of nitrite and nitrate in reverse osmosis (RO water were 0.05 and 2.72 to 59.57 mg / L. The concentration of nitrite did not meet the standard for drinking water quality while the concentration of nitrate met the standard for drinking water quality except RO 5.

  12. Evaluasi Orientasi Layanan Sebagai Bagian dari Budaya Organisasi dan Efeknya Terhadap Kinerja Organisasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahyar Yuniawan

    2011-01-01

    Full Text Available Nowadays, there are many organizations including universities supposed to develop their performance or effectiveness and also their service quality. Effectiveness have become an important issue because of the explanation on what makes the organizations have their excellence, high quality, productivity, vitality, which represents the concept of effectiveness in organizational science literature. In addition, organizational performances are complex and become one of functions of many variables. One of the multi facet variables which is continuously taken into account from many faculties and business professionals is orientation. Although it is difficult to conceptualize and to measure, organizational orientation directly affects the organizational performance. Organizational orientation, especially service orientation, has shown the significant effect to organizational performance. Together with the increase of the interest in gaining the service orientation, this concept has been proved to be main factor in creating the superior customer value and service quality. The study aims to evaluate the university service orientation as social variable, to empirically test its relationship to organizational performance measures dan to provide managerial implications. The premise behind the study is that service-oriented organizations that strategically choose to emphasize service excellence as a valueadded deliverable will perform significantly better than organizations that do not possess this orientation. This study was aimed to measure the service orientation concept as an aspect of organizational culture and to understand the the relationship between strategically-chosen service orientation, employee service outcomes and business performance by using multiple informants. To date, little empirical research has focused on understanding the complex relationship between service orientation and organizational performance. Moreover, existing research tends

  13. PENGEMBANGAN MULTIMEDIAPEMBELAJARAN BAHASA JERMAN PELAJARAN PELAYANAN RESTORAN DI YOTABAKTI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Melly Handayani

    2015-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah (1 mengembangkan multimedia yang berisi materi dan latihan untuk keterampilan berbicara bahasa Jerman, (2 mendeskripsikan proses pengem-bangannya, dan (3 mendeskripsikan hasil evaluasi dan hasil uji coba lapangan. Uji coba terbatas dilakukan pada satu orang pengajar dan empat orang peserta didik. Uji coba lapangan melibatkan 2 orang pengajar dan 10 orang peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Langkah pengembangan multimedia pembelajaran bahasa Jerman yang digunakan adalah (1 analisis kebutuhan, (2 perencanaan, (3 pengembangan produk, (4 evaluasi produk, (5 revisi produk, (6 uji coba lapangan, dan (7 produk akhir. Kualitas multimedia pembelajaran bahasa Jerman menurut dosen ahli materi adalah sangat baik dan menurut ahli media adalah baik. Kualitas multimedia menurut dua orang pengajar bahasa Jerman adalah sangat baik dan menurut peserta didik adalah baik. Dari 10 orang peserta didik, 80% mencapai nilai KKM. 100% respon peserta didik terhadap multimedia yang dikembangkan adalah sangat baik. Kata Kunci: Pengembangan, multimedia, keterampilan berbicara, pelayanan restoran   DEVELOPING MULTIMEDIA FOR GERMAN LANGUAGE TEACHING MATERIAL FOR RESTAURANT SERVICE LESSONS IN YOTABAKTI YOGYAKARTA Abstract The objectives of this research and development are (1 to develop a learning media for German language teachers, a computer assisted media with learning materials and exercises for speaking skill, (2 to describe the process of developing Multimedia German Language Teaching Material for Restaurant Service Lessons, and ( 3 to describe the result of product evaluation and field try out. The small group tryout involved five participants, a German language teacher and four students of Yotabakti. Field try out involved two German language teachers and ten students. The data of this study were analysed descriptively and quantitatively. The procedures of developing multimedia German language

  14. Perilaku sedentari sebagai faktor risiko kejadian obesitas pada anak sekolah dasar di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Imam Arundhana

    2016-03-01

    rural area. KEYWORDS: physical activities, overweight, rural, urban, elementary school childrenABSTRAKLatar belakang: Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas tahun 2010, prevalensi obesitas di Yogyakarta adalah 78% pada tahun 2010. Peningkatan prevalensi obesitas pada anak sekolah sangat berkaitan dengan aktivitas sedentari dan berkurangnya aktivitas fi sik.Tujuan:  Untuk Mengetahui apakah perilaku sedentari merupakan faktor risiko terhadap obesitas anak sekolah dan mengidentifi kasi seberapa besar kontribusinya.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kasus kontrol. Populasi terdiri dari anak-anak sekolah dasar (baik negeri maupun swasta kelas 1-5 di Yogyakarta dan Bantul. Pemilihan sekolah selama fase skrining berdasarkan metode probability proportional to size (PPS. Kasus adalah anak-anak yang didiagnosis obesitas pada saat fase skrining, menggunakan simple random sampling didukung dengan tabel random dan dilakukan matching pada sekolah tersebut. Berdasarkan perhitungan sampel, terdapat 488 sampel yang terdiri dari 244 kasus dan 244 kontrol. Data aktivitas fisik diperoleh menggunakan formulir CPAQ. Data diproses menggunakan Epidata v 3.1 and STATA v.11.  Analisa data yang digunakan adalah univariat, bivariat, and analisa multivariat dengan t-test, anova, dan logistic regression.Hasil: Durasi perilaku sedentari pada siswa obesitas lebih lama dibandingkan mereka yang tidak obesitas dengan ratarata perbedaan 49,81 menit/hari (p<0,01. Hasil analisis Chi-square menunjukkan perilaku sedentari memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian obesitas dengan OR=6.93 (95%CI: 4,56-10,54. Berdasarkan jenis perilaku sedentari, terdapat hubungan yang signifikan untuk kategori screen based dan duduk-duduk (p <0,05.Kesimpulan:Perilaku sedentari merupakan faktor risiko terhadap kejadian obesitas pada anak-anak sekolah dasar. Rata-rata durasi perilaku sedentari pada anak yang obes lebih tinggi dibandingkan anak yang tidak obes. Berdasarkan tempat tinggal, rata

  15. Dampak Pencemaran Air terhadap Kesehatan Lingkungan dalam Perspektif Hukum Lingkungan (Studi Kasus Sungai Code di Kelurahan Wirogunan Kecamatan Mergangsan dan Kelurahan Prawirodirjan Kecamatan Gondomanan Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dinarjati Eka Puspitasari

    2012-02-01

    Full Text Available This research is aimed to know the contribution government and societies in Yogyakarta for maintaining the water pollution on Code River. Code River is a river in Yogyakarta which has crowded area on its river flow region. The research location is in Code’s river flow region, especially in Kelurahan Prawirodirjan Kecamatan Gondomanan dan Kelurahan Wirogunan Kecamatan Mergangsan Yogyakarta.Data in this research were obtained through field research and library research. The field research was carried out by using interview guidance and sample waste data testing from Balai Besar Teknik Lingkungan (BBTKL Yogyakarta, whereas the library research was done by documentary study by collecting and analyzing selected laws and regulation which were relevant to the research.The result showed that the environmental data to maintain environment health and social condition in the field research has not been served. Beside that, the result of laboratory testing BBTKL showed that water condition on field research has contained pollutant. However, the government and societies just give less contribution to decrease the effect of water pollution on Code River. In this case, the contribution of laws and regulation has been needed to decrease the water pollution.

  16. KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT DAN KUALITAS HIDUP PASIEN HEMODIALISA DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA PERIODE MARET 2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endah Karuniawati

    2016-11-01

    Full Text Available The adherence holds an important role that can affect the success rate of the therapy and increase the life quality of the patients. Quality of life is an ability to reflect the health in the term of physically, psychology, and socially and the satisfaction of the patients’ functional and control level. Research aims to understand relations compliance treatment with the quality of life can be measured by MMAS and WHOQOL questioners. The research applied descriptive, non experimental and cross-sectional methods. The aim of the research was to find out the relationship between the medication adherence and the life quality of the hemodialysis patients. The medication adherence data was gathered by MMAS (Morisky Medication Adherence Scale and the life quality was gathered by WHOQOL (World Health Organization Quality of Life of hemodialysis patients at PKU Muhammadiyah Yogyakarta Hospital. The research results showed that from 101 respondents the medication adherence in the level of high  58,42 %, level moderate  8 , 91 %  and  low  32 , 67 %. .The quality of life of patients of the domain physical, mental, social and environmental at a high rate and low. Relations adherence the use of a drug with the quality of life of significant (p< 0,005 in all the domain. Compliance the use of drugs associated with the quality of life of hemodialysis patients at PKU Muhammadiyah Yogyakarta Hospital.

  17. PENDIDIKAN KARAKTER POLA MUHAMMADIYAH (Studi Kasus SMA Muhammadiyah 1 dan MA Muallimin Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kuswono Kuswono

    2013-09-01

    Full Text Available This research aims to find out the sources of character education at Islamic schools, character- building values application and actualization. This research was conducted in SMA Mubammadiyah I Yogyakarta and MA Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta.The result of research showed that teacher's perception on character education relied on Islamic precepts to create akhakul karimah-human beings. The sources of character education included Quran and as=Sunnah/Hadist as well as Ijtihad. The character value implantation was carried out through learning in the classroom, precedents from figures, teachers and peers, well-behaving familiarization in the presence of rule and order, personality report, and extracurricular activities in knowledge, skill, sport, art, and organization fields. The form of character-building values actualization emphasized more on the Islamic activities such as collectively shalat, reading and reciting Quran, social service, participating actively in IPM, hizbul wathan, and tapak suci organizational activities. In addition, there were kader inti/an, mubalig jumat, mubalig hijarah, fasting, Friday sermon, becoming the orator in pengajian, and flag ceremony. Such these activities reflected on religious, cooperative, leadership, loving-to-homeland, social care, environmental care, and creative values.Keywords: Education, Character, Muhammadiyah.

  18. Konsumsi Junk Food dan Hipertensi pada Lansia di Kecamatan Kasihan, Bantul, Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rantiningsih Sumarni

    2015-07-01

    Full Text Available The risk of hypertension increases in line with a changes in modern lifestyle. Elderly tends to select food such as junk food with high calories, and fat, but low in fi ber and other nutrients. Junk food contains high amounts of sodium that can increase the volume of blood in the body, so make stronger heart blood pumps and cause the higher blood pressure (hypertension. The purpose of this study was to identify the relationship between junk food consumption and hypertension in elderly in Kasihan sub-district Bantul, Yogyakarta. This was an observational analytic study with cross sectional design. The samples were 100 elderly lives in Kasihan sub-district Bantul, Yogyakarta. The results showed that there was relationship between the consumption of junk food and hypertension. Respondents who suffered from hypertension were 49 (67.1% who often consumed junk food and 24 respondents (32.9% who rarely consumed junk food. Respondents who did not undergo hypertension were 9 respondents (33.3% that often consumed junk food and 18 respondents (66.7% that rarely consumed junk food. In conclusion, there was a relationship between junk food consumption and hypertension in elderly. Risk of hypertension in respondents who consumed more often junk food were 4.083 times higher than them who rarely consumed junk food.

  19. Evaluasi Penerapan Internal Control dan Pelaksanaan Good Corporate Governance pada PT PLN (Persero Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iswandi Iswandi

    2011-11-01

    Full Text Available PT. PLN (Persero Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang have implemented Internal Control and Good Corporate Governance. The research would like to evaluate the implementation of Internal Control accordance with COSO’s criteria (Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission and KNKG’s criteria (Komite Nasional Kebijakan Governance. Based on research found that five components of COSO such as control environment, risk assessment, control activities, information and communication, monitoring have been implemented but unfortunately one of the component such as control activities not yet implemented properly accordance with COSO’s criteria. The company also have been imlemented GCG accordance with KNKG’s criteria but still need development through internalization GCG’s spirit among the employees because some employees still have different perception related to GCG. For example from employee stand point there’s no problem receive special gift or receive special payment from customer and have a conflict of interest when deal with public accountant.

  20. HAJI DAN KEGAIRAHAN EKONOMI:Menguak Makna Ibadah Haji Bagi Pedagang Muslim di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Sulthoni

    2013-05-01

    Full Text Available Haji adalah ibadah eksklusif dan unik. Sekarang eksklusif karena tidak semua umat Islam tidak perlu itu. Ini ritual hanya dilakukan oleh mereka yang memiliki kemampuan fisik, persyaratan psikologis, dan keuangan untuk menjalankannya. Haji ritual adalah unik karena sering melampaui normatif batas. Fenomena ziarah draper di Pasar Beringharjo yang merupakan subjek penelitian ini jelas menunjukkan hal ini. Para pedagang menyisihkan sebagian dari hati keuntungan perdagangan berrela diperoleh setiap hari, mengumpulkan sedikit demi sedikit dalam waktu yang lama, dan setelah dikumpulkan relatif besar adalah tidak digunakan untuk memperluas bisnis seperti biasa oleh pedagang, namun "menghabiskan" untuk melakukan haji. Studi ini menemukan dasar pedagang rasionalisasi di Pasar Beringharjo yang dapat ditelusuri dari tiga aspek, yaitu makna dari ibadah haji, penggunaan peziarah simbol, dan penggunaan simbol-simbol ini di kegiatan perdagangan mereka. Pertama, makna haji memiliki setidaknya empat arti yang berbeda, yaitu: (a makna normatif, (b haji adalah jaminan untuk doa yang dijawab, (c Haji adalah simbol status sosial dan budaya yang tinggi, (d simbol Haji adalah jaminan kepercayaan kepada pembeli. Kedua, penciptaan aspek simbolis dari peziarah di Pasar Beringharjo pedagang termotivasi oleh tiga hal, yaitu budaya, sosial, dan latar belakang ekonomi. Ketiga, pelebaran, dan pergeseran memperluas makna haji yang dipengaruhi oleh latar belakang agama, pandangan dunia sebagai orang Jawa, dan yang posisi sebagai pedagang.

  1. IMPLEMENTASI NILAI-NILAI BUDAYA, SOSIAL, DAN LINGKUNGAN PENGEMBANGAN DESA WISATA DI PROVINSI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Tri Haryanto

    2013-04-01

    Full Text Available Although giving a huge benefit to the developing of social welfare in the world, tourism development has also often ces of the environmental damage, when especially requiring for infrastructure development. However, along with increased awareness of the importance of environmental functions, isustainable tourism or usually called ecotourism has developed with many different kinds. Yogyakarta, as one of tourist destinations in Indonesia, has developed cultural values, social, and environment based ecotourism in the form of Tourism Village. This kind of Tourism Village has not unfortunately, identified and used social, cultural, and environmental values as among the main attractions. for this reason this paper is written to provide guidance for implementing the cultural values, social, and environment based eco-tourism in order to develop the Tourism Village.

  2. Anteseden dan Konsekuensi dari Kepuasan Pelanggan: Survei Kepuasan Pelanggan Barbershop di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Setyanta

    2017-06-01

    Full Text Available This study aims to identify the influence of perceive quality, price fairness, convenience, and customer satisfaction towards customer loyalty. This research is conducted to provide solution about the phenomenon of rapid growth of barbershop in Yogyakarta. This research is categorized as explanatory research, because it explains the causality relationship between observation variables. The number of samples are 200 respondents according to the requirement of sufficiency of sample in SEM test. Data retrieval is guided by using questionnaires. The results of this study indicate that the perceive quality, price fairness, and convenience have a positive and significant impact towards customer satisfaction, then customer satisfaction has a positive and significant impact towards customer loyalty. This study provides the diversity of previous research because the observed variables and question items are adjusted to the research setting in Indonesia.

  3. Tingkat kecemasan, asupan makan, dan status gizi pada lansia di Kota Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ninna Rohmawati

    2015-10-01

    Full Text Available Background: Psychological factors such as anxiety have significant contributions in determining dietary intake and nutritional status of elderly. Prevalence of malnutrition in elderly has achieved significant level. Objective: To determine the correlation between anxiety level with dietary intake and nutritional status of elderly in Yogyakarta municipality. Method: This research was observational with cross sectional design. Subjects were elderly in Yogyakarta municipality who fulfilled inclusion criteria. Research subjects consisted of 214 people. Anxiety level was measured with trait-manifest anxiety scale (T-MAS form, dietary intake with semi-quantitative food frequency questionnaire (SQFFQ method, and nutritional status was determined based on body mass arm span (BMA. Data were analyzed with Chi-Square test and multiple logistic regression. Results: A percentage of 26.2% subjects had moderate anxiety level. Most dominant factors that influenced anxiety level was sex (OR=3.37. Bivariate analysis showed a significant correlation between anxiety level and nutritional status (p<0.05, subjects with moderate anxiety level were more likely to have higher nutritional status (OR=3.54 and lower nutritional status (OR=2.29. Significant correlation was found between moderate anxiety level with excessive dietary intake (p<0.001; OR=6.22. Significant correlation was also found between dietary intake with nutritional status (p<0.05, subjects with excessive dietary intake were more likely to have higher nutritional status (OR=6.15. Conclusion: Significant correlation was found between anxiety level and nutritional status. Significant correlation was also found between anxiety level and dietary intake, and significant correlation was found between dietary intake and nutritional status.

  4. PEMILIHAN STRATEGI BISNIS DENGAN MENGGUNAKAN QSPM (QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX DAN MODEL MAUT (MULTI ATTRIBUTE UTILITY THEORY (STUDI KASUS PADA SENTRA INDUSTRI GERABAH KASONGAN, BANTUL, YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nia Budi Puspitasari

    2013-09-01

    Full Text Available Industri Kecil Menengah (IKM gerabah yang terletak di kecamatan Kasongan, kabupaten Bantul, Yogyakarta ini merupakan salah satu sentra industri gerabah Indonesia yang sedang berkembang untuk pasar domestik dan luar negeri.Menurut data statistik Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY, IKM mempunyai daya serap pekerja yang cukup banyak.Perkembangan tersebut perlu diiringi dengan adanya sistem pemasaran yang baik dalam IKM tersebut.Adanya penurunan penjulaan pada beberapa tahun terakhir dan kurang baiknya metode strategi pemasaran merupakan penyebab munculnya masalah –masalah dalam hal penjualan di Industri IKM Gerabah Kasongan, Yogyakarta.Analisis lingkungan eksternal dan lingkungan internal dapat dijadikan acuan utama untuk melakukan perbaikan strategi pemasaran.Analisis lingkungan ekternal dan internal tersebut digabungkan dengan analisis SWOT, kemudian dilakukan penetapan prioritas strategi dari hasil analisis SWOT dengan matriks QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix. Model MAUT (Multi Attribute Utility Theory juga digunakan untuk membandingakan prioritas strategi bisnis dengan melihat segi infrastruktur, waktu, cost dan pendapat pengusaha dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian bahwa ini Industri IKM dapat melakukan strategi  pengembangan produk dan penetrasi pasar. Selain itu membuat desa Kasongan lebih menarik dengan mengembangkan desa menjadi daerah wisata yang memang menarik untuk dikunjungi. Kesiapan ini juga diiringi dengan adanya kesiaapan oleh masyarakat dan para pengusaha dengan lebih mengembangkan produknya dengan melakukan diversifikasi produk dengan bahan baku yang sama yaitu tanah tersebut. Kata Kunci : strategi bisnis, SWOT, QSPM, model MAUT Abstract The Gerabah Small and Mid-sized Industrial Firm (IKM placed in Kasongan, Bantul, Yogyakarta is one of the central industry of Indonesian gerabah, which is now currently develop into domestic and international market.According to the statistical data from the Local

  5. TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PEMBIAYAAN HAJI DAN UMRAH MELALUI SISTEM MARKETING DI PT. ARMINAREKA PERDANA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Fitriana Sari

    2015-06-01

    Masalah yang ada dalam penelitian ini kemudian dianalisis dengan pendekatan normatif dan kaidah-kaidah fikih sekunder setelah al-Qur’an dan Hadis untuk mendapatan jawaban yang realistis dan sesuai dengan syari’ah. Setelah penyusun meneliti terhadap sistem pembiayaan Haji dan Umroh di PT Arminareka Perdana, program tersebut memang merupakan sistem pemasaran yang menggunakan strategi Multi level marketing (MLM. Akan tetapi sisi negatif yang terdapat pada sistem Multi level marketing (MLM tidak mewakili keharaman secara keseluruhan terhadap seluruh bisnis yang berbasis Multi level marketing (MLM lainnya. Setelah membandingkan program solusi dengan sisi keharaman yang terdapat pada bisnis Multi level marketing (MLM dapat diketahui, bahwa tidak terdapat sisi keharaman bisnis Multi level marketing (MLM di dalam program solusi tersebut. Dengan tidak terdapatnya sisi keharaman yang terdapat pada bisnsi Multi level marketing (MLM pada program solusi tersebut, maka program solusi yang ditawarkan PT Arminareka Perdana tidak melanggar dari aturan-aturan hukum Islam.

  6. Asupan gizi dan status gizi vegetarian pada komunitas vegetarian di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lusia Anggraini

    2015-04-01

    Full Text Available Background: Vegetarian diet has become a popular diet among people. The information about the benefits of going plant-based as opposed to the risks of degenerative illnesses is widespread and publicly eligible. However, the diet is known to cause the lack of some nutrients such as protein, iron, and B12, which has the implication on one's nutritional status. Objective: The study is aimed at identifying nutrient intake and nutritional status vegetarians and the influential factors among vegetarians in Yogyakarta. Method: The study is an observational one with a cross sectional design. It is conducted on vegetarians living in Yogyakarta, which, as methodologically required, involves 102 respondents. The nutritional intake is measured through Food Frequency Questionnaire (FFQ, and the nutritional status through the Body Mass Index status, ferritin serum level, protein serum level and hemoglobin level. The data are analysed using chi square and multiple logistic regression. Results: The mean intake of energy, fat, zinc, vitamin B6, and vitamin B12 is higher in lactoovo vegetarian while vegan is the higher intake of carbohydrates, protein, iron, folic acid, and vitamin C. Some nutritional intake of less than 80% of AKG is the intake of energy, carbohydrates, zinc, folic acid, and vitamin B12. There are significant differences of the intakes of vitamin B12 between both groups. The vegan’s IMT is lower than lactoovo vegetarian. Lactoovo vegetarian’s protein serum levels are higher, however serum levels of vegan’s ferritin and hemoglobin are higher. There are significant differences in serum levels of protein and hemoglobin levels in both groups. There is a significant relation between the intake of iron and hemoglobin levels in vegetarians. Conclusion: Lactoovo vegetarian diet and vegan diet can fulfill the nutritional adequacy, but the things that need to keep in mind are the quality and quantity of food and a good diet plan in order to comply

  7. INDUSTRIALISASI PEDESAAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI PETANI DESA SITIMULYO, PIYUNGAN, BANTUL, YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulistyaningsih Sulistyaningsih

    2016-08-01

    Full Text Available Existence of industrialization for Indonesia, as one of the developing countries is the strategy of choice in the model development focused one conomic growth. Industrialization selection model policyh as an impact on the dynamics of industrialization of agriculture in the countryside. One side, it is the growth of the national economy rising sharply, yet on the other hand makes a very striking imbalance, especially in the agricultural sector. Conditions of agricultural industrialization, in this case, the agricultural sector has experienced marginality as a result of state policies that are not in favor of the farmers. As a result, rural industrialization there is no synergy in efforts to empower farmers in the rural economy. These conditions experienced by farmers in the Sitimulyo village Piyungan districts Bantul Yogyakarta. Sitimulyo is one of village at Piyungan sub-distric a part of Bantul regency of Yogyakarta City, which is the area of industrial development. The existence of this policy has any impact either directly or indirectly to the economic empowerment of farmers in the Piyungan District Sitimulyo village. Agricultural landin the village of Sitimulyo coincides with the presence of companies such as PT Perwita Karya, CV. Aneka Darma, PT. Pengolahan Plastik, PT. Adi Satria Abadi, PT. Don Young, Koperasi Umbul Jaya (Relocation of IKM Aluminum and Kids Fun.The purpose of the study is to know the impact of industrialization on the economic empowerment of rural farmers in the village and to know Sitimulyo empowerment efforts undertaken by the village government and farmer groups that are economically powerless in the midst of the crush ofindustrialization. The theory used in this study is industrialization theory and empowerment. The research method used is a qualitative research method. Methods of data collection are done through observation and in-depth interviews. Data analysis was conducted by reviewing all data from various sources

  8. KEANEKARAGAMAN ANGGREK ALAM DAN KEBERADAAN MIKORIZA ANGGREK DI DUSUN TURGO PAKEM, SLEMAN YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lili Sugiyarto

    2016-10-01

      This research aims to identify the diversity of orchids and to find the existence of mycorrrhizal symbiont in wild orchid roots in Turgo village, Pakem Sleman.                 The samples of orchids and orchid roots were done by taking samples in Puspa Forest of Turgo Village, Pakem Sleman Yogyakarta. This research were exploration research on existing orchids’ diversity. The methods that have been used to identify the existing orchid species in the forest, isolation, and characterization mycorrhizal fungi is PDA (potato dextrose agar. Measurement of environmental factors for including edhapic factors were humidity, pH, soil temperature, and microclimate factors were air temperature, air humidity, and light intensity. The mycorrhizal infection was done by observing of mycorrhizal fungi existence.            The results of the research are retrieved 8 species of orchids are Zeuxine petakinensis, Dendrobium sagittatum, Bulbophyllum chaetonium, Dendrobium mutabile, Eria retusa, Eria oblitterata, Pholidota carnea, Rhomboda velutina. Some orchids in the forest are dormant, therefore it couldn’t be identified. The mycorrhizal symbiosis from microscopic characterization had been known as different on each mychorriza. The mycorrhizal fungi that have been identified were genus of Rhizoctonia, Glomus, Chaetonium, Scopulariopsis and Trichoderma.   Keywords: orchid species, mychorrhiza, orchid fungi

  9. Pelestarian Aspek Kesemestaan Dan Kesetempatan Dalam Arsitektur Bangsal Sitihinggil Di Kraton Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alwin Suryono

    2017-03-01

    Full Text Available The Sitihinggil Kraton Yogyakarta building, completed in 1926, has a EuropeanJavanese architecture style. It is originally a coronation place of the Mataram Sultans and the first Indonesia President. In the present time, it is used for royal official ceremonies and tourist attractions. The purpose of this study is to reveal the universallocal aspects of Sitihinggil architecture and describe its conservation concept. The method used is descriptive-explanatory, with the approach of Javanese CultureArchitecture-Conservation. The universal aspect is based on the Javanese culture philosophy ”unitary natural-social-spiritual interaction”, whereas the local aspects are “philosophy of tolerance” and architecture style. Natural relation associates with symmetrical space layout towards the philosophical axis and the adaptive building (to the environment. The social relation associates with the dialogue between the Sultan (inside the building with the people (sitting in the North Square. The spiritual relation associates with the Sultan’s meditation ritual in this building while looking at the White Post’s direction. “Tolerance” philosophy could be seen through the architectural styles. Conservation concept: Preservation of space layout (opennessposition of the building; Restoration of the North Square (thickened the surrounding grass and trees; Preservation-routine maintenance of building (Roofs, ceilings, beams, gutters, windows, pillars, ornaments Keywords: universal, local, culture, preservation.

  10. Treatmen bagi pengemis pada Balai Rehabilitasi Sosial Bina Karya dan Laras Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    azmi mustaqim

    2017-05-01

    This study aims to determine the treatments provided by Bina Karya and Laras Social Rehabilitation Center Yogyakarta to beggars. This study is using the descriptive qualitative method with the phenomenological approach. The research’s subject is Social and rehabilitation center’s employ and two beggars. Researcher is taking the data by interview and observation. For data analysis is using data reduce, data display and conclution.The result is, there are two causes of someone being a beggar, internal and external factors. Internal factor comes from individual self and external factor influenced by individual environment. Beggar’s characteristic based on the causes of poverty is low economic level, education level, without a job, homeless, without identity, free of lifestyle, without rules, aimless life, moral decadency and socio emotional low, shiftless, and less religious. The treatment provide based on characteristic will influence another treatment. Therefore treatments are given in an eclectic manner that combines several treatments as needed. Keyword: Treatment, a Beggar, Social Rehabilitation Center

  11. Penanganan Susut Panen dan Pasca Panen Padi Kaitannya dengan Anomali Iklim di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mahargono Kobarsih

    2015-08-01

    Full Text Available To reduced losses in rice farming requires the application of modern agricultural machinery in harvesting equipment, postharvest and processing. Varying knowledge of farmers and entrepreneur rice milling unit (RMU in yield loss as well as the impacts of global climate change research should be conducted through a structured survey of farmers and entrepreneurs RMU in Yogyakarta. Results obtained demonstrate the preferred use of new type variety among farmers so that the tool is suitable harvest sickle cutting down system in districts of Bantul and Gunungkidul more popular as straw used for animal feed. More than 70% of farmers do at harvest time by looking at the panicle and leaf color. Utilization of power threshers more developed in Sleman because of such preferred cut up and threshing by stampede way. With the limitations of manpower, the farmer was forced to delay harvest in Gunungkidul. The thickness of the grain is dried in the sun need to be added so as not too thin and can produce more rice intact during milling. Entrepreneur RMU need to complete with seed cleaner to increase the yield, as well as using double-pass system so that quality and yield of rice produced would be better.

  12. TINGKAT DAN RAGAM KONSUMSI PANGAN GOLONGAN USIA LANJUT DI PANTI WERDHA BUDI LUHUR DAN HANNA DI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Luciasari

    2012-11-01

    Full Text Available Number of the elderly is increasing relatively fast in Indonesia. It is estimated by the US Bureau of the Cencus that this country will be the fourth in the world regarding the big number of it. As they are becoming older the physiological functions become weaker, it includes the function of intestine which influence the kind of food they can eat. This study has been carried out as to collect information's regarding level and variety of foods consumed by the elderly. A number of 53 elderly reside in two nursing homes, i.e. Budi Luhur and Hanna in Yogyakarta have been involved in the study. Important results show that most of the elderly used to eat main dish meal three times and snacks one-two time daily. The main staple food is rice which contributes 60-70% of total energy intake. Foods of fat sources contribute 15-20% of energy intake. Foods of animal protein sources are consumed 30-50 gram daily, and 50-100 gram of plant protein sources such as fermented soybean (tempe. Drinking water are drunk 6-9 glasses a day. By consuming such level and variety of foods, 47% of elderly are relatively thin, 47% sedentary and 6% relatively obese.Keywords: foods consume, elderly, nursing home

  13. EVALUASI VARIASI FENOTIPE DAN GENOTIPE POPULASI IKAN TAMBAKAN DARI JAWA BARAT, KALIMANTAN TENGAH, DAN JAMBI DENGAN TRUSS MORFOMETRIK DAN RANDOM AMPLIFIED POLYMORPHIC DNA (RAPD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anang Hari Kristanto

    2018-01-01

    Full Text Available Ikan tambakan (Helostoma temminckii digemari sebagai ikan konsumsi, di daerah Sumatera dan Kalimantan. Dalam rangka pengembangan budidayanya melalui program domestikasi, informasi terkait variasi fenotipe dan genotipe induk asal perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan karakteristik fenotipe dan genotipe ikan tambakan dari Jawa Barat, Kalimantan Tengah, dan Jambi. Penelitian dilakukan di Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan (BRPBATPP, Bogor. Data diperoleh melalui pengukuran jarak bagian tubuh berdasarkan metode truss morphometric dan analisis DNA menggunakan metode RAPD. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai polimorfisme (81,25% dan heterozigositas (0,3544 tertinggi terdapat pada populasi ikan tambakan asal Kalimantan Tengah. Jarak genetik tertinggi antara populasi Jambi dengan Kalimantan Tengah sebesar 0,1452; sedangkan jarak genetik terendah adalah 0,1044 yaitu antara populasi Jambi dengan Jawa Barat. Berdasarkan uji karakter morfometrik diketahui terdapat 13 karakter yang berbeda nyata yaitu A1, A2, A4, A5, B3, C1, C3, C4, C5, D3, D4, D5, dan D6. Populasi Jambi dengan Jawa Barat memiliki hubungan kekerabatan lebih dekat dibanding dengan populasi Kalimantan Tengah. Kissing gouramy (Helostoma temminckii is a favored fish for consumption in Sumatra and Kalimantan area. Currently, information related to phenotypic variation and genotypes of the original broodstocks of kissing gouramy is limited to develop the fish’s culture technology through a domestication program. Therefore, the study was conducted to determine the characteristics of phenotype, and genotype of original kissing gouramy broodstocks. The research was conducted at the Institute for Freshwater Aquaculture Research and Development, Bogor. Data collection was carried out by measuring the body length using truss morphometric method and DNA analysis using the RAPD method. The results showed that the highest polymorphism (81

  14. KEEFEKTIFAN MODEL CONNECTED DAN INTEGRATED DALAM PEMBELAJARAN IPS SMP DI KOTA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idrus idrus

    2011-01-01

    Full Text Available This research aimed to: (1 analyze the differences in social studies learning achievement between the students using connected and integrated models and those using conventional model; and (2 analyze the hierarchy of the effect of the learning models  among the connected, integrated, and conventional. This experimental research employed a matching post-test comparison group design. The population of this research was National Standardized Schools of Junior Secondary Schools in Yogyakarta. The technique used for sample drawing was multistage sampling. In this research, the independent variable was the learning model which consisted of three categories: integrated, connected, and conventional models. The dependent variable was the mean score of students’ learning achievement in social studies subject. Data collection was done by means of an achievement test. Instrument validation was done by discriminating power and difficulty index, while the reliability was calculated by KR-20. The pre-requisite  test included normality and homogeneity tests. The normality test used Kolmogorov-Smirnov and the homogeneity test used Levene Test. Data were analyzed in one way anova analysis and continued with Scheffe comparison test on the significance level of 0.05. The results of the experiment show that there are  significant difference among the students’ learning achievement who used integrated, connected, and conventional models. The continued test using Scheffe ensured that the integrated model was more effective than the connected and conventional models, while the connected model was more effective in improving the students’ learning achievement in social studies subject compared with the conventional model. Therefore, the hierarchy of the effect of the learning models is first the integrated model followed by connected and conventional models. Key words: Connected, Integrated Models, Social Studies Learning

  15. PROFIL PENDERITA DIABETES MELITUS YANG BEROBAT KE PENGOBAT TRADISIONAL DI DKI JAKARTA, DI YOGYAKARTA, DAN SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Sapardiyah Santoso

    2012-09-01

    Full Text Available A study on diabetes melitus was conducted in DKI Jakarta, DI Yogyakarta, and Surabaya in 1998/1999. The respondents were the patients who went to the Traditional Healers (Dukun Rarnuan and Sinshe, at least twice. Data collection was conducted through interview using questionnaire and also in depth interview to the respondents and Traditional Healers. The symptoms of diabetes melitus based on WHO standard such as: excessive thirst, polyuria, pruritus, and otherwise unexplained weight loss. The results showed that most of the respondent's age were 50 years old, male, graduated from highschool. And 48.7% of respondent's income were ranging between Rp 176,000.00 up to Rp 500,000.00. Generally, respondents visited the Traditional Healers by their own car or motorcycle. Most of them did not believe that diabetes melitus was caused either by black magic or curse of God. However 79,8% of the respondents hoped to be recovered from their illness immediately. The greater part of the respondents visited the Traditional Healers as suggested by their friend's. While 73%> of respondent's illness were diagnosed by health personnel. The major symptoms of diabetes melitus were parasthesia, urinate more frequently at night, thirsty, losing weight, and feeling weak. However about 58.1% respondents visited the Traditional Healers and the health personnel for three years and 47.8% visited them just for one year or less. The reasons for visiting Traditional Healers were due to cheaper, sevices closer to their homes, more confidence in traditional healers, side effects of modern treatment, and low effectiveness of modern treatment.

  16. BIONOMIK VEKTOR DAN SITUASI MALARIA DI KECAMATAN KOKAP, KABUPATEN KULONPROGO, YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Barodji Barodji

    2012-11-01

    Full Text Available Kokap subdistrict is one of the areas that has high case of malaria incidence in Kulonprogo District of Yogyakarta Province. Annual Parasite Incidence (API was increased from 37.54% in 1997 up to 51.10% in 1999. Anopheles balabacencis and maculalus have been confirmed as malaria vectors in this area. Malaria case findings by active and passive case detections and malaria treatment were conducted routinely and bionomics study of malaria vectors was conducted in Gunungrego hamlet, Hargorejo village (Kokap I and Sebatang hamlet, Hargotirto village (Kokap II in 2000. Results show that malarial cases in Kokap subdistrict were found throughout the year and there was indication that the increasing malaria cases started in the transition period of wet to dry season, i.e. in April and are highest in May - July and October­ December. Anopheles balabacensis was a predominant indoor species in all areas and predominant outdoor in Sebatang, while maculatus is a predominant outdoor species in Hargorejo. Both species were found throughout the night starting at sunset. Their density were highest between 21.00 - 24.00. The distribution of malarial vectors and other  Anopheline high mosquitoes were found mostly (89,44%  - 97,90% in cattle shelters and its surrounding areas. Malaria control in Hargotirto Village, Kokap II was conducted by indoor residual spraying using Bendiocarb 80 WP at a target dosage of 0,20 g active ingredient in 2 cycles in 2000. Malaria case treatments showed that malaria prevalence as presented by the number of slide positive rate (SPR was decreased by 66,25% in Hargotirto and 36,50% in Hargorejo, while slide positive Plasmodium falciparum (SFR was not decreased. In Hargotirto SFR was 9,38% before spraying and 22,03% after spraying. In Hargorejo SFR was 9,73% before spraying and 11,51% after spraying.   Keywords : Vector control, malaria, bionomic, bendiocarb

  17. KOMPOSISI JENIS DAN FUNGSI PEKARANGAN (Studi kasus desa Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, DI Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junaidah Junaidah

    2017-02-01

    Full Text Available Homegarden is one form of agroforestry complex which has a diverse structure and species composition. This research is aimed to (1 Determine the composition on 3 (three levels development of homegarden, (2 Determine the function of crops on 3 (three levels development of homegarden.  The sample location was done purposively based on the availability of data and information obtained in the field.  The number of homegarden which will be observed is 12 piece who representing 3 (three levels development of homegarden, namely early homegarden, intermediate homegarden and advanced homegarden. Observations and measurements of vegetation used census (100% on the entire plot. The results showed each level  development of homegarden have different  structure and composition of species. More advanced the level development of  homegarden, the number of woody plants increased while the number of crops decreased. This condition causes changes in the environmental conditions at under the stand. The function of homegardenat Giripurwo village is as a source of food, timber, trade commodities, spices, medicine, social, craft materials and ornamental plants. Pekarangan salah satu bentuk agroforestri komplek dimana memiliki struktur dan komposisi jenis yang sangat beragam. Penelitian ini bertujuan untuk (1 Mengetahui komposisi jenis pekarangan pada berbagai tingkat perkembangan, (2 Mengetahui  fungsi pekarangan pada berbagai tingkat perkembangan. Penentuan sampel lokasi penelitian dilakukan secara purposive berdasarkan ketersediaan data dan informasi yang diperoleh di lapangan. Pekarangan yang diamati berjumlah 12 buah yang mewakili 3 tingkat perkembangan pekarangan, yaitu: pekarangan awal, pekarangan menengah dan pekarangan lanjut. Pengamatan dan pengukuran vegetasi secara sensus (100 % pada seluruh plot ukur. Hasil penelitian menunjukkan struktur dan komposisi pada tiap tingkat perkembangan pekarangan berbeda. Semakin lanjut tingkat perkembangan pekarangan

  18. PEMETAAN MODEL KERAWANAN LEPTOSPIROSIS BERDASARKAN FAKTOR RISIKO LINGKUNGAN DAN TRAP SUCCESS DI BANTUL, YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunaryo Sunaryo

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRACTLeptospirosis is zoonotic disease, which is caused by leptospira bacteria and transmitted to human bycontact with contaminated animal urine. Bantul District is endemic area of leptospirosis, case fatality rateas much 11% in 2010. The aim of this research was to study distribution of spatial epidemiologyleptospirosis, and mapping of vulnerable leptospirosis model by using Geographical Information Systembased on environmental risk factor and trap success in Bantul.This research done in March until November2011, and applied spatial analysis by using cross sectional design. Result of this research• showedleptospirosis cases in 2011 reaching 135 cases, and group of adult men was dominant, mostly as farmer andveteriner worker. There were three claster with average distance between cases: 0 km and furthermost 30km. Leptospirosis pattern increased in March and April when high rainfall. Medium rainfall spatial,lowland, vegetation index medium, alluvial type of soil, existence of rat and landuse of ricefield wereenvironmental variable influence leptospirosis cases. High vulnerable leptospirosis zone located in Centerand West Bantul.Keyword : Mapping, leptospirosis, vulnerable model. ABSTRAK Leptospirosis merupakan penyakit bersumber rodensia, disebabkan oleh bakteri leptospira, menular melalui kulit luka atau mukosa dengan air/tanah tercemar leptospira dariurine binatang. Kabupaten Bantul merupakan daerah endemis leptospirosis,case fatality rate mencapai11% pada tahun2010. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui persebaran epidemiologi spasial leptospirosis, dan pemetaanmodel daerah rawan Leptospirosisdi Kabupaten Bantul berdasarkan faktor risiko lingkungan dan trap success tikus dengan aplikasi Sistem Informasi Geografis. Penelitian ini dilakukanpada Bulan Maret sampaiNovember 2011, menggunakan metode analisis spasial deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Hasil: Kasus leptospirosispada tahun2011 mencapai135 kasusyang didominasi oleh

  19. Kajian Kondisi dan Nilai Ekonomi Manfaat Ekosistem Terumbu Karang di Pantai Wediombo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heriawan Maulana

    2016-10-01

      ABSTRACT Bodies Wediombo Gunung Kidul regency which has been designated as a Local Backup Water Conservation Area in 2013. Utilization Wediombo Turkish territory by the public as a fish landing site and tourism resulted in increased pressure on aquatic ecosystems, especially coral reefs. As common property, damage to coral reefs is not perceived as economic losses so that the exploitation of the benefits of coral reef ecosystems had become unmanageable. Wediombo Coastal management is a challenge for stakeholders to be able to optimize the use of environmental services for the welfare of society. One component management efforts is by monitoring the condition of coral reefs in Wediombo Beach. Economic valuation of coral ecosystems termbu is an instrument to assess the products and services produced by a coral reef ecosystems. The purpose of this study was to determine the condition of coral reef ecosystems are represented by percent cover of coral reefs and coral reef ecosystems benefit value represented by the fishery products produced from coral reef ecosystems Wediombo Beach. The method used is a survey method. Methods of data collection coral reef condition refers to a method Line Intercept Transect (LIT. while the economic value of coral reef ecosystem benefits are calculated using methods Effect on Productivity. In the research results the percentage of coral reef cover in Turkish Wediombo of 25.29% with a damaged condition status. the true economic value of coral reef ecosystems Wediombo Coast of Rp. 634 553 504, -, while the value of current benefits of coral reef ecosystems Wediombo Coast of Rp. 20,304,872, -. Keywords:  Coral Reef Ecosystems, Economic Valuation, Turkish Wediombo Cara sitasi: Maulana, H., Anggoro, S., Yulianto, B. (2016. Kajian Kondisi dan Nilai Ekonomi Manfaat Ekosistem Terumbu Karang di Pantai Wediombo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ilmu Lingkungan,14(2,82-87, doi:10.14710/jil.14.2.82-87

  20. Komposisi dan Kemelimpahan Fitoplankton di Laguna Glagah Kabupaten Kulonprogo Provinsi Daerah Istimewa YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Ramadani, Aisyah Hadi; Wijayanti, Arini; Hadisusanto, Suwarno

    2013-01-01

    Penelitian bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi jenis fitoplankton di laguna Glagah; 2) meng-identifikasi kemelimpahan fitoplankton di laguna Glagah; 3) mempelajari hubungan faktor fisiko-kimia lingkungan dengan kemelimpahan fitoplankton di laguna Glagah. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2012 di laguna Glagah desa Glagah kecamatan Temon Kabupaten Kulonprogo DIY. Pengambilan sampel dilakukan pada 3 stasiun pengamatan untuk mengidentifikasi faktor fisiko-kimia (pH, DO, dan al...

  1. Desain dan Implementasi Sistem Online Gudang Pada PT. PLN (Persero Distribusi Regional Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ervin Adhi Cahyanugraha

    2015-01-01

    Full Text Available The information system that can provide complete, accurate information in an integrated way with the ability to reach all people in the system is very important. The criteria are not fulfilled by the warehouse management system on PT. PLN (Persero, distribution of Central Java and Special Region of Yogyakarta. Some districts are not reached by the information system technology; some of them still use Microsoft Office Excel to manage the goods in the warehouse. . So, communication up to rayon is not good, rayon and area are so hard to exchange information, transaction between rayon and area is not quick. this case cause procurement goods is hampered, and this make direct impact to unfinished project . Therefore, the online system of this warehouse can solve the flaw of the old system. The Warehouse Online System is the ASP.Net-based web application. This development process uses Microsoft Visual Studio as the development tools. An information system is not separable from the database as the information data storage; Warehouse Online System uses Oracle as the Relational Database Management System (RDBMS. The Warehouse Online System is suitable with the Standard Operational Procedure (SOP of PT. PLN (Persero. Through Warehouse Online System, the distributors from the area or district can be integrated to communicate, to do the transaction on the material in the warehouse, and to get the access of the user based on their task and authority. Based on the Black Box test, the functions on Warehouse Online System function like what is expected. The maintenance process is still needed to improve the system in the future.

  2. MODEL EVALUASI INTERNAL KOMPETENSI GURU BAHASA INGGRIS (MODEL_EIKGBI) SMA

    OpenAIRE

    Sahraini Sahraini; Suwarsih Madya

    2015-01-01

    Studi ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan model evaluasi kompetensi guru bahasa Inggris SMA yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan guru dalam proses pemelajaran dan (2) mengetahui efektivitas implementasi evaluasi internal kompetensi guru bahasa Inggris SMA. Studi ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang dikembangkan oleh Borg & Gall (1983, p.775). Subjek penelitian berjumlah 17 guru yang berasal dari 7 SMA di Sulawesi Selatan. Konstruk instrume...

  3. Strategi Evaluasi Formatif sebagai Peningkatan Keterampilan Menari

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dinny Devi Triana

    2016-03-01

    ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keterampilan menari melalui strategi penilaian sebagai evaluasi formatif, sehingga akan meningkatkan keterampilan menari peserta didik dan membantu tenaga pengajar dalam melakukan penilaian yang tidak hanya dilakukan dalam ujian tengah semester dan ujian akhir se- mester. Hal ini diperlukan karena karakteristik pembelajaran praktik tari berbeda dengan pembelajaran teori yang bersifat klasikal.Berdasarkan tujuan tersebut, maka dilakukan pe n e li ti a n t in da k an  ke la s ( P TK  d e n g an  de sa i n  Cla s ro o m Act i on  Re s ea r ch ya n g dikembangkan Kemis dan Tagart, di mana tindakan dan observasi dilakukan bersamaan. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, di mana pada prosentasi kenaikan dari pra kondisi ke siklus 1 sebesar 17%, sedangkan dari akhir siklus 2 sebesar 4,7%. Dengan demikian strategi penilaian sebagai salah satu evaluasi formatif akan dapat mendorong peserta didik dalam meningkatkan kemampuan menari, karena pada kegiatan ini akan terjadi refleksi dan tidak menimbulkan tekanan psikologis seperti halnya apabila dilakukan tes keterampilan.   Kata kunci: Strategi penelitian, evaluasi formatif, keterampilan menari, pembelajaran praktek tari.

  4. EVALUASI KESEPADANAN MUTU GIZI TEMPE KEDELAI PANGAN REKAYASA GENETIK (PRG DAN NON-PRG SERTA DAMPAK KONSUMSINYA PADA TIKUS PERCOBAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dadi Hidayat Maskar

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThis study was conducted to evaluate the effect of tempe that were made from Genetically Modified (GM and non-GM soybean on protein quality, malondialdehide (MDA levels, intracellular antioxidant superoxide dismutase (SOD activity in the liver and kidneys, as well as spermatozoa profile of experimental rats. Fourty five Sprague Dawley rats divided into eight treatment grups and one control, fed with tempe and soybean from GM and non-GM at 10% and 20% concentrations for 90 days. The results showed that there was no significant difference in term of protein quality, tempe made from GM soybean is substantially equivalent with tempe made from non-GM soybean. Results showed that group which was given ration of 10% protein from conventional soybean had lower liver and kidney MDA levels as compared to GM tempe 10% and 20% groups, but was not significant compared to conventional soybean 20% and casein 10% groups. While the value of liver and kidney SOD activity were not significantly different (p>0.05 between the groups of rats. There was no significant differences among the spermatozoa profiles treatment groups and control and they were within normal condition. Results of protein quality, MDA, SOD, and spermatozoa profile showed that tempe made from GM soybean was substantially equivalent with the non-GM soybean.Keywords: GM soybean, MDA, non-GM tempe, SOD, spermatozoa profileABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh tempe Pangan Rekayasa Genetik (PRG dan non-PRG meliputi kualitas protein, kadar malondialdehida (MDA hati dan ginjal, aktivitas superoksida dismutase (SOD hati dan ginjal, dan profil spermatozoa pada tikus percobaan. Sebanyak 45 tikus terbagi ke dalam delapan perlakuan dan satu kontrol yang diberikan perlakuan dengan ransum tempe dan kedelai, baik PRG maupun non-PRG, dengan konsentrasi 10% dan 20% selama 90 hari. Hasil percobaan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam kualitas protein

  5. Imlek sebagai Pesta Rakyat Cina di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Dwikurniarini

    2010-05-01

    Full Text Available Semenjak dibangun hubungan kembali Indonesia – Cina maka nampak bahwa segala sesuatu tentang Cina marak diseluruh Indonesia.  Di Yogyakarta juga tidak beda dengan kota-kota besar lain dalam perayaan pergantian tahun dan jika terdapat  perbedaan terutama hubungan Cina dan pribumi yang tanpa konflik. Tujuan tulisan ini  mengkaji kebijakan Negara terhadap Cina dalam bidang budaya serta  hubungan Cina dan pribumi yang harmanis dapat diciptakan di Yogyakarta. Kajian ini adalah kajian historis yang menggunakan metode sejarah dengan empat langkah yaitu heuristik, yaitu mencari dan mengumpulkan sumber sejarah, kritik sumber, inteprettasi dan historigrafi. Hubungan Cina dan pribumi sudah terjadii semenjak kedatangan awal Cina sebelum terbentuknya Negara Indonesia hingga sesudah Indonesia menjadi sebuah negara merdeka. Kenyataan menunjukkan bahwa arang-orang pribumi dan Cina dapat saling menerima sebagai warga negara yang sama, merupakan proses panjang. Dalam sejarah menunjukkan bahwa peran pemerintah dengan kebijakan-kebijakannya turut mempengaruhi hubungan antar pribumi dan Cina. Diskriminasi juga memperlambat terjalinnya perkembangan hubungan tersebut.  Di Yogyakarta, misalnya perayaan imlek atau pergantian tahun dirayakan semua orang dan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata  memasukkannya dalam agenda wisata Yogyakarta dan kelompok muslim mengizinkan merayakannya di masjid untuk Cina yang beraga Islam. Kata Kunci : Imlek di Yogyakarta, Pesta Rakyat Cina

  6. EVALUASI ATAS IMPLEMENTASI APLIKASI SISTEM AKUNTANSI INSTANSI BASIS AKRUAL (SAIBA PADA MITRA KERJA KPPN GORONTALO DAN MARISA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azwar Iskandar

    2017-01-01

    Full Text Available ABSTRACT The purpose of this research is to evaluate the success of accrual basic application system (SAIBA implementation based on user perception with DeLone & McLean (DM Information System (IS Success Model Approach. The data used are primary and secondary data. Primary data gathered through questionnaires distributed to respondents while secondary data gathered from other institutions such as Directorate General of Budget, Directorate General of Treasury, and Treasury Office of Gorontalo and Marisa. This model uses six variables which are system quality, information quality, user satisfaction, use, individual impact and organizational impact. This research empirically showed that the accrual basic application system (SAIBA currently implementated not successfully running yet based on all Delone and McLean’s success measurement criterias. Keywords: SAIBA, accrual, DeLone and McLean (DM, success model, information system ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan implementasi aplikasi SAIBA yang telah berjalan selama ini berdasarkan sudut pandang pengguna (user dengan menggunakan pendekatan Delone & McLean Information System Success Model. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari data primer dan data sekunder. Data primer berupa data yang diperoleh langsung dari responden melalui kuesioner yang dibagikan. Sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dan disajikan oleh pihak-pihak lainnya seperti Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Perbendaharan Negara Kementerian Keuangan, dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN Gorontalo dan Marisa. Model ini menggunakan enam variabel pengukuran yaitu  kualitas  sistem (system quality, kualitas informasi (information quality, kepuasan pengguna (user satisfaction, penggunaan sistem (use, dampak individu (individual impact dan dampak organisasi  (organizational impact. Penelitian membuktikan secara

  7. Pengaruh Pemasaran Internal dan Kualitas Layanan Internal Terhadap Kepuasan Pelanggan Internal (Studi Pada Industri Kepariwisataan di Daerah Istimewa Yogyakarta)

    OpenAIRE

    Jumadi Jumadi

    2016-01-01

    The aim of this research is to investigate the implication of internal marketing and internal service quality effectivity towards internal customer satisfaction in Tourism Industry in Yogyakarta Special Territory. This internal marketing studyinvolves variables of motivation and reward system, effective communication, effective employee's selection, effective recruitment, effective development, effective support system, and healthy work environment. While the internal quality service aspects ...

  8. EVALUASI KUALITAS WARNA IKAN KLOWN Amphiprion percula Lacepède 1802 TANGKAPAN ALAM DAN HASIL BUDIDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukarman Sukarman

    2018-01-01

    Full Text Available Kualitas warna ikan klown hasil budidaya lebih rendah dibandingkan tangkapan alam, hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, namun belum ada data ilmiah sebagai dasar untuk melakukan perbaikan. Tujuan penelitian adalah menganalisis dan mengevaluasi kualitas warna ikan klown (Amphiprion percula hasil tangkapan alam dibandingkan dengan hasil budidaya. Kualitas warna diukur pada dua zona: zona-I kulit berwarna oranye antara insang dengan band warna putih pada tengah badan dan zona-II adalah bagian kulit warna oranye antara band putih tengah badan dengan band warna putih pada pangkal ekor, dengan parameter nilai L* (lightness, a* (redness, b* (yellowness, C (chroma, H (Hue. Analisis total karotenoid (TC dilakukan pada kulit kedua zona, sirip pektoral, sirip dorsal, sirip kaudal, dan serum darah. Analisis kromatografi lapis tipis (KLT dilakukan pada kulit dan sirip untuk mengonfirmasi jenis karotenoid dalam kulit dan sirip. Data kualitas warna dianalisis menggunakan t-test, hubungan kualitas warna dengan TC dianalisis dengan regresi sederhana, dan analisis deskriptif untuk hasil KLT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas warna ikan klown tangkapan alam lebih baik dibanding budidaya, didukung oleh tingginya total karotenoid pada kulit zona-I, kulit zona-II, sirip pektoral, sirip dorsal, sirip kaudal, dan serum darah berturut-turut 51,64; 51,24; 136,40; 124,37; 194,18 mg/kg; dan 2,2 mg/mL; pada ikan hasil budidaya berurut-turut 2,5; 3,5; 8,45; 10,01; 23,43 mg/kg; dan 0,8 mg/mL. Hasil KLT menunjukkan bahwa jenis karotenoid pada kulit dan sirip ikan klown adalah astaxanthin, serta satu jenis karotenoid diduga zeaxanthin. Berdasarkan hasil penelitian, maka perlu ditambahkan pigmen karotenoid, dan prekursor pigmen lainnya melalui pakan untuk ikan klown budidaya. The color quality of cultured clownfish is not as good as the wild one. However, it’s influenced by several factors. However, but there is not enough scientific data to be used as the basis

  9. STRUKTUR KOMUNITAS TUMBUHAN DAN FAKTOR LINGKUNGAN DI LAHAN KRITIS, IMOGIRI YOGYAKARTA (Community Structure of Plant and Environmental Factor in Critical Land, Imogiri Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maizer Said Nahdi

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian bertujuan mempelajari struktur komunitas tumbuhan pada berbagai tingkat pertumbuhan  sebagai  respon  terhadap aktivitas masyarakat, dan kualitas fisik kimia tanah yang terbentuk di kawasan lahan kritis Imogiri. Metode penelitian menggunakan kuadrat plot, dengan  ukuran plot 1x1, 5x5, 10x10, ulangan 6 – 10 diletakkan secara stratified random sampling. Pengumpulan data dengan mengamati kehadiran cacah spesies, dihitung kerapatan, dominansi, frekuensi spesies, dan Nilai Penting. Analisis ordinasi dua dimensi digunakan untuk mengelompokkan komunitas pada berbagai tingkat pertumbuhan, dengan analisis t-test untuk uji signifikansi unsur fisik kimia tanah. Hasil penelitian ditemukan 303 spesies, terdiri dari 34 tingkat pohon, 62 sapling dan 207 tumbuhan bawah dengan distribusi yang bervariasi. Kemelimpahan menunjukkan bahwa pada tingkat pohon terjadi pengelompokan, sedangkan pada tingkat sapling dan tumbuhan bawah mengumpul menjadi satu. Dalbergia sisso tingkat pohon dan sapling serta tumbuhan bawah  Euphatorium inulifolium merupakan spesies paling dominan dan merespon kondisi lahan kritis sehingga dapat dijumpai pada semua lokasi kajian. Kemelimpahan tingkat pohon sangat dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat, dan mineral organik yang terbentuk sehingga didominasi vegetasi dengan nilai ekonomi tinggi. Sedangkan kehadiran spesies tingkat sapling dan tumbuhan bawah merespon kandungan hara yang terbentuk.   ABSTRACT The purpose of this research was to study the community structure of plant at different growth-forms in response to the activities of the local community (people and the physico-chemical characteristics of soil in the critical land of Imogiri. The research methods employed random quadrat with plot size of 1 x 1, 5 x 5, 10 x 10 m.  The placement of the plot followed stratified random sampling. At each plot, species richness, density, dominance, frequency of species, importance values were calculated. The grouping of

  10. Manajemen kelas dalam pembelajaran matematika di SMA Negeri Yogyakarta

    OpenAIRE

    Nisak Ruwah Ibnatur Husnul; Heri Retnawati

    2017-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kelas yang berupa perencanaan, pengorganisasian, penggerakan/kepemimpinan dan pengevaluasian dari pembelajaran matematika yang dilakukan oleh guru matematika di SMA Negeri Yogyakarta. Dengan menggunakan penelitian kualitatif jenis studi kasus ini dilakukan di SMA Negeri 5, 8 dan 9 Yogyakarta dengan subjek data adalah kepala sekolah, guru kurikulum, guru matematika dan siswa. Untuk teknik pengumpulan datanya dengan pedoman observasi dan pedom...

  11. Dukungan keluarga dan jadwal makan dan sebelum edukasi berhubungan dengan kepatuhan jadwal makan pasien diabetes melitus (DM tipe 2 rawat jalan yang mendapat konseling gizi di RSUD Kota Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martalena Br Purba

    2010-11-01

    Full Text Available Background: Diabetes mellitus (DM is a clinical syndrome with symptoms of hyperglycemia, urinary glucose excretion and disorder of insulin mechanism. Approximately 90-95% of diabetic patients suffer from type 2 DM. Various studies show that compliance to treatment of chronic disease in general is low. Compliance to eating or food frequency amongst DM patients in hospital in particular is very low. The success of self management of blood glucose (SMBG needs participation of the patient, families, and educator team. Objective: To study the factors affecting eating compliance particularly eating schedule among type 2 diabetic out-patient who had nutrition counseling in RSUD Kota Yogyakarta. Method: It was an observasional study with cross sectional design and purposive sampling. Data collection was done in October 2008 with 98 subjects. The sampel were type 2 diabetic out-patients according to inclusion criteria at out- patient clinic in RSUD Kota Yogyakarta. Statistical test with 95% confidence interval was applied to investigate factors infuenced eating compliance. Results: There were no correlations between eating compliance and disease duration (RP=  1,253 and p =0,403, and also with type of occupation (RP= 1,047 dan p= 1,000. However, it was found that family support affected eating compliance (RP= 1,723 dan p= 0,025 as well as eating schedule before nutrition counseling (RP = 2,151 and p= 0,02. Conclusion: Duration of disease and type of occupation did not affect eating compliance. Nevertheless, family support and eating schedule before nutrition education affected eating compliance among type 2 DM out-patients in RSUD Kota Yogyakarta.

  12. ANALISIS PENERIMAAN E-LEARNING MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM (STUDI KASUS: UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Flourensia Sapty Rahayu

    2017-11-01

    Full Text Available Dalam implementasi sebuah sistem informasi di suatu institusi, perlu dipertimbangkan  bagaimana penerimaan pengguna terhadap sistem informasi tersebut. Penerapan sistem informasi dapat dikatakan gagal jika pengguna ternyata tidak dapat menerima atau tidak mau menggunakan sistem informasi tersebut. Sebagai sebuah institusi pendidikan, Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY juga mengimplementasikan sistem e-learning untuk mendukung proses belajar mengajar. Pengguna wajib dari e-learning ini adalah dosen dan mahasiwa. Sejak diterapkan belum pernah diadakan evaluasi mengenai penerimaan pengguna terhdap sistem e-learning ini. Penelitian ini dilakukan untuk melakukan pengujian terhadap penerimaan pengguna (mahasiswa terhadap e-learning dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM. Pengujian dilakukan dengan mengukur pengaruh antar variabel dalam model TAM yang meliputi variabel Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Attitude Toward Using, Behavioral Intention dan Actual Usage. Metode pengujian statistik yang dilakukan yaitu uji statistik validitas, reliabilitas, normalitas, dan menguji pengaruh faktor menggunakan Structural Equation Model (SEM. Sumber data didapatkan dengan metode kuesioner yang dibagikan kepada responden mahasiswa UAJY dari seluruh fakultas. Dari enam hipotesis yang diajukan satu hipotesis dinyatakan tidak diterima, yaitu hipotesis yang menyatakan Perceived Usefulnes berpengaruh terhadap Behavioral Intention. Kelima hipotesis yang lain yaitu Perceived Ease of Use berpengaruh terhadap Perceived Usefulnes, Perceived Usefulnes berpengaruh terhadap Attitude Toward Using, Perceived Ease of Use berpengaruh terhadap Attitude Toward Using, Attitude Toward Using berpengaruh terhadap Behavioral Intention, Behavioral Intention berpengaruh terhadap Actual Usage dinyatakan dapat diterima.

  13. Komunitas Berpagar: Antara Inovasi Sosial dan Ketegangan Sosial (Studi Kasus Komunitas Berpagar di Propinsi D.I Yogyakarta, Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Derajad S. Widhyharto

    2009-11-01

    Full Text Available Gated communities grow fast in Yogyakarta, not only among middle-up class, but also middle-lower class in ‘kampung’. Social dynamics of urban society have increased the complex social problems. Urban social problems such us criminality, has made urban dwellers anticipate it by putting extra security in their homes. Urban community tries to secure their homes and their circumstances by using several things, such as installing tall entrance gates surrounding their residential areas or paying more for security guards. This research is aimed at capturing how far social changes has emerged after this so-called “gated community” has rapidly grown in Indonesian society. Using the case of Yogyakarta city, this paper tries to describe the phenomenon of “gated communities” into more comprehensive account.

  14. Pengembangan SIVAJAR : Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Dedy Prasetia

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan : (1 Menghasilkan rancangan dan mengembangkan SIVAJAR : Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja, (2 Mengetahui respon guru dan siswa terhadap implementasi SIVAJAR : Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan dengan model waterfall, yaitu model yang bersifat sistematis dan berurutan dalam membangun perangkat lunak, mulai dati tahap analisis, desain, implementasi, dan pengujian. Analisis dilakukan melalui observasi dan wawancara langsung dengan wakasek kurikulum, guru dan siswa SMK Negeri 3 Singaraja. Implementasi penelitian ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan Javascript dengan framework laravel serta Sublime sebagai code editor. Pengujian SIVAJAR (Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu : (1 Pengujian blackbox (pengujian fungsionalitas diperoleh seluruh proses telah mampu berjalan dengan baik, (2  Pengujian whitebox (pengujian prosedural diperoleh pengimplementasian algoritma telah berhasil, (3 Pengujian usibility testing diperoleh sistem sudah efektif dan efisien serta untuk kepuasan pengguna telah menghasilkan bahwa pengguna merasa puas menggunakan SIVAJAR : Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja.   Kata kunci: Evaluasi Belajar, Sistem Informasi, Web, SMK

  15. Hasil skrining berdasarkan metode MNA (mini nutritional assestment tidak berpengaruh terhadap lama rawat inap dan status pulang pasien lanjut usia di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Hardi Prasetyo

    2016-08-01

    of result screening during initial hospitalization to discharge status of eldery patients based on MNA method was RR 1.29. This indicated that malnourished patient were at risk for uncovered discharged as much as 1.29 greater than those not malnourhized.Conclusions: There was no impact of screening result in admission to length of stay. There was impact of nutritional status to length of discharged status.KEYWORDS: discharge home, length of stay, nutritional status in initial admission.ABSTRAKLatar belakang: Pertumbuhan penduduk lanjut usia (umur ≥60 tahun meningkat secara cepat pada abad 21 ini, yang pada 2000 di seluruh dunia telah mencapai 425 juta jiwa (± 6,8%. Jumlah ini diperkirakan akan mengalami peningkatan hampir dua kali lipat pada 2025. Di Indonesia, persentase lanjut usia pada 1995 mencapai 7,5%. Dengan meningkatnya angka harapan hidup, jumlah lanjut usia pun akan bertambah banyak. Hal ini terkait dengan perlunya peningkatan pelayanan kesehatan lanjut usia. Pada lanjut usia, masalah gizi erat kaitannya dengan penyakit. Salah satu faktor yang menyebabkan lanjut usia menjadi rawan gizi yaitu peningkatan morbiditas penyakit. Dengan meningkatnya risiko penyakit dan disertai gangguan nutrisi pada lanjut usia, perlu dilakukan identifikasi risiko malnutrisi pada lanjut usia sedini mungkin. Penilaian status gizi awal pasien masuk rumah sakit sangat penting dilakukan secara rutin karena dapat menggambarkan status gizi pasien saat itu, mendeteksi pasien-pasien yang berisiko tinggi, dan membantu mengidentifikasi perawatan gizi secara spesifik pada masing-masing pasien sehingga dukungan nutrisi yang tepat dapat diterapkan untuk meningkatan status gizi pasien.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh hasil skrining awal berdasarkan metode MNA (mini nutritional assessment terhadap lama rawat inap dan status pulang pasien lanjut pada ruang rawat inap penyakit dalam dan saraf di RSUP Dr.Sardjito Yogyakarta.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional

  16. PERBEDAAN POLA PERTUMBUHAN TINGGI BADAN, TINGGI DUDUK, INDEKS SKELIK ANTARA ANAK-ANAK DAERAH RURAL DAN URBAN USIA 7-15 TAHUN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Wijanarko

    2014-09-01

    Full Text Available Status  gizi  merupakan  salah  satu tolok  ukur  yang  sering  digunakan  untuk  menilai  perkembangan  dan pertumbuhan individu. Salah satu indikator penilaian status gizi adalah pertumbuhan tinggi badan pada anak-anak.  Tinggi  badan  sering  digunakan  sebagai  indikator  karena  mudah  diukur  dan  diamati.  Tinggi badan  merupakan  hasil  penambahan  tinggi  duduk  dan  panjang  tungkai.  Pertumbuhan  indikator  ini dipengaruhi  oleh  beberapa  faktor  diantaranya  lingkungan  tempat  tinggal  dan  status  ekonomi.  Daerah rural,  umumnya  memiliki  tingkat  aktivitas  yang  tinggi  dan  mempunyai  penghasilan  rata-rata  yang  lebih rendah  dibandingkan  daerah  urban.  Penelitian  bertujuan  mengkaji  perbedaan  pola  pertumbuhan  tinggi badan, tinggi duduk, dan indeks skelik pada anak-anak rural dan urban di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan  crosssectional. Rata-rata tinggi badan, tinggi duduk, dan indeks  skelik pada anak rural dibandingkan dengan anak  urban  untuk  mengetahui  signifikansi  perbedaannya.  Analisis  data  yang  digunakan  adalah  ANOVA satu arah dengan menggunakan program olah data SPSS. Sebelum dilakukan tes ANOVA, terlebih dahulu dilakukan uji normalitasan distribusi data sampel penelitian. Hasil studi menunjukkan bahwa pada anak urban memiliki rata-rata tinggi badan dan tinggi duduk yang lebih tinggi dibandingkan anak rural (p<0,05. Rata-rata  indeks  skelik  pada  anak  urban  lebih  besar dibandingkan  anak  rural.  Lonjakan  pertumbuhan terjadi  paling  cepat  pada  saat  pubertas,  dan  anak  urban  memiliki  onset  terjadinya  pubertas  yang  lebih cepat  dibandingkan  rural.  Kesimpulan:  Pada  studi  ini  adalah  anak  urban  memiliki  onset  pubertas  yang lebih cepat dibandingkan anak rural. Hal ini

  17. Aplikasi Cetakan Permanen untuk Meningkatkan Produksi dan Kualitas Produk IKM Pengecoran Logam Kuningan di Ngawen, Sidokarto, Godean, Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suyitno Suyitno

    2016-12-01

    Full Text Available Small and Medium Enterprises (SME brass foundry in Ngawen Sidokarto, District of Godean, Sleman, Yogyakarta mostly produced cow necklace accessories (klonthong and jathilan accessories (klinthing. Te industry and business management are arranged within the scope of family. Te products are relatively low in quality and its market share is limited and tend to be traditional. Tis condition is caused by the weak knowledge of the management and the method of casting metals and metal science. Brass casting methode, that was used at IKM partner, is casting with mold of sand or soil. Tis process requires the making process of sand molds, that is removed afer the brass solidify. For large quantities products, this process is inefcient and takes a long time. It would require a more efcient and faster method in the production process. Method of sand casting and ceramics have been used by SMEs cast brass in Yogyakarta, however it  has many disadvantages in terms of increased productivity and quality as well as the expansion of product applications. Te permanent mold casting of iron is a casting method which has many advantages over other methods, but the use for SMEs has not been applied in the SME of cast brass. Te permanen mold casting methods was introduced to SME partners. Tis replaces the sand mold materials and molding sand. It is expected the casting process is faster because the mold can be used for a large number of products. Te results show that the application of the technology results in products with precision and consistent in shape and size. Community Service of UGM with Appropriate Technology has also collaborated with  Industry and Trade service of Yogyakarta donation of production machinery for making permanent mold. It can be concluded that the application of permanen mold in the brass foundry industry improve the product precision and the speed of produsction.

  18. ANALISIS STRATEGI BERSAING GUDANG DIGITAL YOGYAKARTA DALAM MEMPERLUAS PASAR

    OpenAIRE

    Nofrizal Nofrizal

    2015-01-01

    Abstrak : Gudang Digital adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang retail fotograpi di Yogyakarta yang sudah berdiri selama 7 tahun dengan kerja keras dan kesabaran Gudang Digital berhasil membaca kebutuhan konsumen Yogyakarta, hingga saat ini Gudang Digital sudah memiliki 3 cabang serta memiliki cafe dan kelas fotograpi adapun strategi yang mereka gunakan adalah one stop shoping dan paling murah .Pemilihan Srategi yang tepat bagi Gudang Digital merupakan salah satu tujuan yang peni...

  19. Constraints on the performance of school-based dental program in Yogyakarta, Indonesia: A qualitative study

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosa Amalia

    2011-06-01

    Full Text Available Background: A high prevalence of caries at ages ≥ 12 in Yogyakarta province (DMFT = 6.5, raises the question of the effectiveness of the school-based dental program (SBDP which, as a national oral health program in schools, is organized by community health centers (CHCs. Purpose: The aim of this study is to explore the possible constraints on work processes which might affect the performance of SBDPs in controlling caries. Methods: In-depth interviews was conducted in twelve CHCs, covering all five districts both in urban and rural areas. Subjects were 41 dentists and dental nurses working in these CHCs. The interviews were structured according to the following themes: resources and logistics; program planning; target achievement; monitoring and evaluation; and suggestions for possible improvements. The data were analyzed using content analysis. Results: The main constraints identified were limited resources and inflexible regulations for resource allocation in the CHC, and inadequate program planning and program evaluation. Inadequate participation of parents was also identified. Another constraint is thatpolicy at the district level orientates oral health towards curative intervention rather than prevention. Suggestions from interviewees include encouraging a policy for oral health, task delegation, a funding program using school health insurance, and a reorientation towards prevention. Conclusion: The weakness of management processes and the unsupported policy of the SBDP at the local level result in a lack of effectiveness. The constraints identified and suggestions for improvements could constitute a basis for improving program quality.Latar Belakang: Tingginya prevalensi karies pada usia ≥ 12 tahun (DMFT = 6.5 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY menimbulkan pertanyaan akan efektifitas Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS. UKGS adalah salah satu program nasional di bidang kesehatan gigi dan mulut yang dilaksanakan oleh Puskesmas

  20. Senam Lansia dan Tingkat Stres pada Lansia di Dusun Polaman Argorejo Kecamatan Sedayu 2 Kabupaten Bantul Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Jaka S

    2015-07-01

    Full Text Available Physical activity of elderly can be a mechanism of dealing with stress. However, older people are rarely engage in the physical activity. The purpose of this study was to know the relationship between elderly gymnastics and level stress in village of Polaman Argorejo, District of Bantul Yogyakarta. This study was an analytic quantitative research with cross sectional design. The population in this study was elderly that lived in Polaman village which totaled 90 respondents. Technique sampling used was total sampling resulted on 90 respondents. The analysis used was chi-square. Results showed that elderly who actively participated in gymnastic and not stress was 16 respondents (76,2%, while elderly who actively participated in gymnastic and stress was 5 respondents (23,8%, there was a signifi cant relationship between gymnastic and the level of elderly stress with value of p=0,000. In conclusion, there was a signifi cant relationship between gymnastics for the elderly and stress level on elderly in Polaman village Argorejo Bantul Yogyakarta.

  1. Strategi Peningkatan Adopsi Inovasi pada Peternakan Sapi Perah Rakyat di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Septi Nur Wulan Mulatmi

    2016-11-01

    Full Text Available This study was aimed to formulate strategies for increasing adoption innovation in the smallholder dairy farms. The study was conducted in May to July 2015. The research was conducted using survey method. The selection of respondents was conducted using multi-stage sampling to 270 dairy smallholder farmers in Yogyakarta Region, Central, and East Java Provinces. The method used was descriptive qualitative by using SWOT analysis (strength, weakness, opportunity and threat. The results of the research which is to optimize resources; provide a clear and continuous information about innovation; facilitate access to information by extending the dissemination of information; provide mentoring programs, counseling, and training with a demonstration of the innovation; increase the participation of dairy farmers; strengthen institutional dairy farmers; seek a tool to support innovation together; improve the quality of extension, media, and the delivery of information; and optimize government and NGO aid.

  2. PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN GAYA BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS DI SMP NEGERI DI KOTA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prihma Sinta Utami

    2015-03-01

    ______________________________________________________________ THE EFFECT OF LEARNING METHOD AND LEARNING STYLE ON THE ACHIEVEMENT IN IPS OF THE STUDENTS OF JUNIOR HIGH SCHOOLS IN YOGYAKARTA Abstract This research aims to revealthe effect of: (1 teaching methods on IPS learning outcomes, (2 the influence of learning styles on IPS learning outcomes, (3 the methods and learning styles on IPS learning outcomes. This research was a quasi experiment using the 2x2 factorial design. This research was conducted at SMP Negeri 15 Yogyakarta. The sample was VII B, VII E, VII H, and VII J classes, which was established using the simple random sampling technique. The data collection used a test and questionnaire. The instrument validity was measured by using the product moment formula and its realiability was measured by using Cronbanch’s Alpha. The data normality was tested by using Kolmogorof-Smirnov and the homogeneity test was tested by using Levene Test. The hypothesis of this research was tested by using the two-way Anova technique at the significance level of 0,05. The result of this research shows that: (1 the achievement in IPS of the students taught using the Think Pair Share method is higher than that of those taught using the problem-based learning method; (2 the achievement of the students taught using the Think Pair Share method is higher than that of those taught using the problem-based learning method for group of visual learning style; (3 the achievement of the students taught using the Think Pair Share method is higher than that of those taught using the problem-based learning method for group of auditorial learning style; and (4 there is no interaction between teaching method and learning style in influencing students’ achievement in IPS subject matter. Keywords:methods, learning style, IPS subject outcomes

  3. PENGARUH PENYULUHAN IMUNISASI TERKINI PADA BAYI DAN BALITA TERHADAP PENGETAHUAN IBU DI DESA BRAJAN KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Grhasta Dian P.

    2015-12-01

    Full Text Available Background:Immunization has been proven as one effort of society health care which is very important. Based on preliminary reaserch conducted in Yogyakarta Special regency, immunization coverage dataobtained during the year 2013 was reach the target of Renstra indicator, but it need 15% to be the perfectnumber of immunization. Factors that correlated to the completennes of primmary immunization includeknowledge, motive, work experience, Family support, Posyandu (an integrated healthcare service centrefacilities,environment, attitude, healthcare provider, income and education. Due to the stated fact above,information about the update immunization need to be given to the women who has children under 5th yearsold by giving them an update immunization education.Objective:to find out the effect of an update immunization education to the women knowledge in the Brajanvillage.Methods:This study was quasi-experimental with one group pre-post test. The subject of this study was 46women in Posyandu Brajan Village. The data were taken from the questionnaries of knowledge an updateimmunization. The data were analyzed by using paired t-test.Result:The result of the analysis were t statistic =6.484 with df= 29, t =2,04 ;significant score (P = 0,001.So, P score <0,05 (0,001 < 0,05. This result meant that there was significant difference between pre andpost education.Conclution:The writter concluded that an update immunization education affected positively to the womanknowledge.

  4. PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN KESUKSESAN BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mahdi Mahdi

    2017-05-01

    Full Text Available This study was to determine the role of guidance and counseling teachers in improving student learning success at SMA Negeri 1 Depok Sleman, Yogyakarta. The method used in this research is descriptive qualitative manifold generate descriptive data to describe the behavior of the subject under study. Then the presence of investigators in this study serves as primary research tool. Sources of data in this study are primary data obtained through observation and interview respondents. And secondary data documentation Master's programs of guidance and counseling. Data collection techniques in this study using the method of observation, interviews, and documentation. Selanjtnya data analysis in this study using qualitative data analysis. The results showed that the models of guidance and counseling program in SMA Negeri 1 Depok form their Intensification Program for class XII, intensification program contains material National Examinations and Pathways to college, learning programs in addition to class 10 and 11 to face the Final Exams Semester in order to satisfy student achievement, educational exhibits, and extracurricular programs in SMA Negeri 1 Depok. Then the data findings in the form of involvement or role of teacher guidance and counseling in improving students' success in school is through a program of classical guidance, counseling and personal counseling, tutoring and social counseling, guidance and counseling to learn, and guidance and career counseling.

  5. KAJIAN SIFAT FISIK, KIMIA DAN FISIOLOGI TERHADAP BEBERAPA TINGKAT KEMATANGAN BUAH RAMBUTAN VARIETAS SI MACAN DI KABUPATEN GUNUNG KIDUL YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Nurhayati

    2016-10-01

    Full Text Available The aim of this research was to determine theee effect of physical, chemical and physiological characteristic of several stages maturity of rambutan cultivar Simacan in Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta. This experimental research was conducted from March to May 2004 used a single factorial Randomized Complete Design (RCD, consisted of six levels, i.e.: A (Rambutan fruit with red stages of maturity, B (Rambutan fruit with yellowness red stages of  maturity, C (Rambutan fruit with yellow  stages of  maturity,  D (Rambutan fruit with greennes  yellow stages of  maturity, E (Rambutan fruit with green  stages of  maturity.  The treatment was done in three replications. The research result showed that (i According to the physical characteristics (weight of whole fruit, fruit flesh and flesh thickness, rambutan in red stages of maturity (84,340%, the highest sugar content was in the red stages of maturity (86,20%, the highest vitamin C content was in the red stages of maturity (29,151% and the highest total solution soluble was in the yellow stages of maturity (15,104% (iii. According to the physiological characteristics, the highest respiration rate was in the greenness yellow fruits stage of maturity ( 0,0495%. Based on the research, it is better for  farmers to harvest rambutan Simacan once they are in red stage. In this stage the rambutan will have its highest sugar, and vitamin C contents.

  6. Pengaruh Pemasaran Internal dan Kualitas Layanan Internal Terhadap Kepuasan Pelanggan Internal (Studi Pada Industri Kepariwisataan di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jumadi Jumadi

    2016-06-01

    Full Text Available The aim of this research is to investigate the implication of internal marketing and internal service quality effectivity towards internal customer satisfaction in Tourism Industry in Yogyakarta Special Territory. This internal marketing studyinvolves variables of motivation and reward system, effective communication, effective employee's selection, effective recruitment, effective development, effective support system, and healthy work environment. While the internal quality service aspects that will be examined in this study are: tangible, emphaty, responsiveness, reliability and assurance, and then their influences on internal customer satisfaction would be analyzed.The sample size is 210 respondents,which is determined using purposive sampling method. The main instrument for data collection in this study is through questionnaire. The analysis tool used to examine the hypothesis of the study is Structural Equation Modeling using AMOS Version 20.0 Software. The result of the study shows that: Internal marketing and internal quality service significantly influence internal customers satisfation. However, the internal quality service influence the internal customers satisfaction more significantly. Therefore the managers in tourism industry should improve the internal marketing more than the internal quality service.

  7. KONSEP SAKINAH MENURUT HAKIM PEREMPUAN DI PENGADILAN AGAMA BANTUL, YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anwaruddin Anwaruddin

    2016-05-01

    menerima, memeriksa, dan memutus perkara di suatu lingkungan peradilan maka butuh pemikiran yang tenang dan jernih untuk memecahkan sebuah kasus yang ditangani tanpa melalaikan kewajibannya sebagai seorang ibu rumah tangga dan istri. Tulisan ini membahas tentang pandangan hukum Islam mengenai konsep keluarga sakinah menurut hakim perempuan Pengadilan Agama Bantul, Yogyakarta].

  8. Evaluasi Instalasi Pengolahan Air Limbah Hotel X di Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hutomo Dwi Prabowo

    2017-03-01

    Full Text Available Hotel X merupakan salah satu hotel bintang 4 di Surabaya yang memiliki sarana pengolahan limbah cair dengan kualitas effluent belum memenuhi baku mutu Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 tahun 2013. Berdasarkan hasil pelaporan pengujian kualitas effluent Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL Hotel X pada 11 Juni 2015 diketahui bahwa salah satu parameter kualitas effluent tidak memenuhi baku mutu. Parameter tersebut adalah COD dengan konsentrasi sebesar 71,684 mg/l. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi terhadap IPAL yang ada. Unit yang dievaluasi terdiri dari bak ekualisasi, tangki aerasi, dan bak pengendap 2 dengan sistem activated sludge. Unit-unit ini dievaluasi terhadap efisiensi dan efektivitas masing-masing bangunan. Sampel yang diuji diambil dari influent dan effluent tiap bangunan untuk mengetahui tingkat penyisihan dari tiap bangunan. Hasil evaluasi berupa perubahan fungsi unit, modifikasi unit, dan juga penambahan unit baru.yang direncanakan agar kualitas effluent IPAL Hotel X memenuhi baku mutu. Biaya yang dibutuhkan untuk perencanaan sesuai hasil evaluasi adalah Rp. 297.960.000,-

  9. Pendugaan Kedalaman Paisan dan Resistivitas Batuan dengan Metode Geolistrik di Daerah Temon Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudi Hartono

    2009-02-01

    Full Text Available Intrusi air laut ke daratan (air tanah sering dijumpai di daerah-daerah pantai. Dengan terjadinya intrusi maka kualitas air tanah menjadi berubah dan mungkin tidak dapat lagi digunakan untuk memenuhi kebutuhan air rumah tanga. Penelitian ini dilakukan di daerah Temon Kabupaten Kulonprogo DIY, yang merupakan daerah pantai, dengan tujuan untuk mengetahui resistivitas (tahanan jenis dan kedalaman lapisan-lapisan batuannya. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik Schlumberger dengan interprestasi datanya secara manual. Berdasarkan interprestasi data penelitian maka dapat diperkirakan bahwa lapisan batuan di daerah penelitian terdiri dari: (1 batuan lembab mengandung air tanah dangkal dengan kedalaman 1,5 meter dengan resistivitas 6,8 ohm/m; (2 lapisan batuan kedap air pada kedalaman 20 meter dengan resistivitas 22,0 ohm/m; (3 batuan/akifer mengandung air tanah dalam pada kedalaman 100 meter dengan resistivitas 6,8 ohm/m; dan (4 batuan/akifer mengandung air asin pada kedalaman 200 meter dengan resistivitas 2,5 ohm/m.

  10. Pengembangan Pembelajaran Berbasis Nilai-Nilai Budaya Yogyakarta Di Sekolah Dasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anik Ghufron

    2017-06-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran berbasis nilai-nilai budaya Yogyakarta yang relevan di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan model Borg dan Gall. Subjek penelitian adalah para guru dan siswa sekolah dasar tempat penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Teknik analisis data dengan teknik deskriptif kualitatif. Temuan penelitian dapat dipaparkan sebagai berikut. Pertama, model pembelajaran yang relevan digunakan untuk penanaman nilai-nilai budaya Yogyakarta adalah model pembelajaran non direktif versi Carl Rogers. Kedua, modifikasi dan penyesuaian model pembelajaran ini dilakukan agar dapat digunakan untuk menanamkan nilai-nilai budaya Yogyakarta di sekolah dasar terutama yang berkaitan dengan format rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP. Ketiga, para guru mampu melaksanakan pembelajaran menggunakan model non direktif untuk penanaman nilai-nilai budaya Yogyakarta sesuai dengan kurikulum yang berlaku di sekolah dasar dengan tetap memperhatikan kebijakan Pemda DIY tentang pengembangan kurikulum berbasis budaya Yogyakarta. Kata kunci: nilai-nilai budaya Yogyakarta, sekolah dasar, pembelajaran DEVELOPING INSTRUCTIONAL MODELBASED ON CULTURAL VALUES OF YOGYAKARTA AT PRIMARY SCHOOL Abstract: This study seeks to develop a primary schoolinstructional model based on cultural values of Yogyakarta. Research and development model by the Borg and Gall was adopted. Subjects of the research were primary schoolteachers and students. Data were collected through observations and interviews. Data were analyzed using descriptive qualitative methods. The results show the followings. Firstly, the instructional model whichfits the cultural values of Yogyakarta is Carl Rogers’s non directive model. Secondly, the instructional model should be modified in order to effectively foster thecultural values of Yogyakarta at primary school, especially when dealing with

  11. Evaluasi Lokasi Pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tettuko Wiwengku Adhiyakso

    2012-09-01

    Full Text Available Pelabuhan baru akan direncanakan oleh pemerintah kota sebagai  antisipasi melonjaknya tingkat kedatangan kapal yang diterima Pelabuhan Tanjung Perak di tahun mendatang. Terdapat 6 lokasi yang salah satunya akan dikembangkan oleh pemerintah sebagai pelabuhan diantaranya adalah di Teluk Lamong, Socah Madura, Tanjung Bumi Madura, Tanjung Bulupandan Madura, Gresik Selatan, dan Gresik Utara. Tugas Akhir ini bertujuan untuk membuktikan indikasi adanya stagnasi di Pelabuhan Tanjung Perak dengan cara melakukan peramalan (forecasting kemudian mengevaluasi manakah dari keenam lokasi tersebut yang sangat tepat dan cocok untuk menampung limpahan kapal dari Pelabuhan Tanjung Perak dengan cara menganalisa satu persatu lokasi tersebut dari sudut pandang pemilik barang, dengan menghitung transport cost dari beberapa pelabuhan kandidat tersebut. Sehingga diperoleh suatu lokasi alternatif pengembangan pelabuhan dengan pertimbangan transport cost yang paling minimum menuju lokasi-lokasi industri. Evaluasi ini diharapkan dapat membantu pemerintah untuk menetapkan lokasi pelabuhan yang tepat dari sisi kacamata ekonomi.

  12. Kajian Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bengkel di Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik Uny

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Hidayat

    2016-05-01

    Full Text Available The objective of this study was to analyse: (1 the plan (2 the implementation, and (3 the evaluation of the Occupational Safety and Health (OSH management in the workshop of the Department of Civil Engineering and Planning Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University (YSU. This study was categorised into descriptive study that scientifically explained the workplace environment of the workshop specifically in terms of the OSH management. The data collection techniques used observations, interviews and questionnaires. The data of this study was analysed descriptively. This study presented the detailed descriptions of the collected data in the field. The results revealed (1 It is crucial to develop a more systematic OSH management plan in the workshop of the Department of Civil Engineering and Planning Education, Faculty of Engineering, YSU (2 the planning policies and the implementation of the OSH management need a continual improvement  and (3 the evaluation of the OSH management should be conducted simultaneously by the stakeholders, the lecturers and the technicians. (4 The OSH policy in the practices should be properly organised to promote the OSH culture in the workshop. (5 The OSH management control and review were prioritised for fostering the effectiveness of the OSH management implementation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan  evaluasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3 di Bengkel Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif (descriptive reasearch yang memaparkan secara ilmiah keadaan di lingkungan bengkel khususnya mengenai aspek K3. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini mendeskripsikan secara detail terhadap apa yang ditemukan dalam pengambilan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa

  13. PEMAHAMAN MASYARAKAT KECAMATAN MERGANGSAN, GONDOKUSUMAN, UMBULHARJO DAN KOTAGEDE YOGYAKARTA TERKAIT ANTIBIOTIKA Studi Pendahuluan Dalam Pengembangan Materi dan Metode Edukasi Dengan Pendekatan Secara Kualitatif: Diskusi Kelompok Terarah (DKT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titien Siwi Hartayu

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract: Antibiotics will be used safely when it is used rationally, and rational use of antibiotics need an appropriately of knowledge. In accordance to achieve appropriately knowledge about antibiotics, it is important to identify the level of knowledge about antibiotics to improve an educational method and material about antibiotics. As a qualitative study using focus group discussion (FGD among residence of Four Sub-district in Yogyakarta City, e.g.: Mergangsan, Gondokusuman, Umbulhardjo and Kotagede. There was eight key person of each sub district involved in the study. The inclusion criteria are: Residence of one of the four sub-districts with age above 17 years old, willing to attend the activities. The exclusion criteria are: residence with Pharmacy education background, moving limited and mental disability. Results of the study show the characteristic demography of the participants are: 5 Female and 3 Male, age range from 40 to 52 years old, with educational level: 5 participants are high school graduated and 3 participants are University graduated. All of participants are key person of each sub district whose familiar with the residences and the environmental where they are living. All of participants mention that they do not know about antibiotics et all including resistance and other risks of irrational use of antibiotics. All of participants asking for complete information about antibiotics which simple, accessible and could be socialized through the routine activities in every sub district e.g.: PKK (mothers gathering. In conclusion, the level of participants' knowledge about antibiotics is still low, and need to be improved. Complete information about antibiotics in a simple form has to be developed as an educational material. Keywords: Focus Group Discussion, Antibiotics, Knowledge

  14. Evaluasi Teknis Dan Ekonomis Well Completion Untuk Ukuran Tubing Pada Sumur Minyak X-26 Di PT. Pertamina Ep Asset 2 Pendopo Field

    OpenAIRE

    doniko, doniko; Toha, M Taufik; hak, abuamat

    2014-01-01

    Kemampuan berproduksi suatu sumur merupakan tolak ukur didalam perencanaan peralatan produksi, tujuannya untuk mendapatkan laju produksi yang optimal dan continous sesuai dengan target. Sistem peralatan produksi yang berfungsi untuk mengalirkan laju produksi kepermukaan yaitu tubing (pipa produksi). Ukuran tubing dan choke yang tidak sesuai dengan Productivity index dapat menghambat kesinambungan produksi minyak dari sumur minyak tersebut. Hal ini disebabkan sistem peralatan produksi akan ce...

  15. Implementasi dan Evaluasi Kinerja Multi Input SingleOutput Orthogonal Frequency Division Multiplexing (MISO OFDM Menggunakan Wireless Open Access Research Platform (WARP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Galih Permana Putra

    2017-01-01

    Full Text Available Teknologi komunikasi nirkabel terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan manusia akan koneksi informasi yang cepat, pengiriman data yang berkapasitas besar dan dapat diandalkan. Di dalam proses tersebut banyak sekali gangguan yang dapat mempengaruhi penurunan kinerja komunikasi diantaranya adalah multipath fading [1]. Multi Input Single Output (MISO merupakan salah satu teknik space diversity yang menggunakan banyak antena dengan tujuan untuk mengatasi multipath fading. Adapun pada proses transmisi digunakan teknik Orthogonal Frequency-Division Multiplexing (OFDM yang bertujuan memberikan keuntungan dalam hal efisiensi pada saat transmisi data dan mampu menghindari Inter Simbol Interference (ISI. Pada penelitian ini akan dibandingkan kinerja sistem MISO OFDM dan SISO OFDM yang akan disimulasikan dan di implementasikan pada modul Wireless Open Access Penelitian Platform (WARP untuk mengevaluasi kinerja BER sebagai fungsi dari daya pancar dan jarak variasi. Parameter yang digunakan di dalam pengukuran berdasarkan IEEE 802.11 a/g karena menggunakan frekuensi 2,4 Ghz. Terdapat dua skema pengukuran yaitu SISO OFDM dan MISO OFDM dengan variasi jarak 4,6 dan 8 meter dengan variasi daya pancar -35 s/d -4 dBm dengan peningkatan gain 5 kali secara berkala. Dari dua skema yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa semakin jauh jarak antara pemancar dan penerima maka dibutuhkan penambahan gain untuk menjaga kualitas data yang dikirimkan. Disamping itu, terdapat perbedaan nilai gain untuk mencapai nilai BER = dibutuhkan penambahan gain = - 33 sedangkan pada SISO OFM dibutuhkan penambahan gain = -18.

  16. EVALUASI PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK DI KELAS INKLUSIF DI SD PLUS DARUL 'ULUM JOMBANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilik Maftuhatin

    2014-10-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan belum ada standar evaluasi pembelajaran yang pasti untuk anak yang memiliki kelebihan dan kekurangan, walaupun mereka mendapat pelayanan pendidikan di kelas inklusif. Karena itu penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi pemecahan masalah bagaimana sistem perencanaan evaluasi pembelajaran, bentuk evaluasi, bentuk pelaporan hasil evaluasi yang terdapat di kelas inklusif. Penelitian ini difokuskan pada  perencanaan evaluasi pembelajaran, bentuk evaluasi yang dilakukan, dan bentuk laporan evaluasi yang telah dilakukan di kelas inklusif yang terdapat di SD Plus Darul Ulum. Penelitian ini dilakukan dengan metode interview,observasi dan dokumentasi. Obyek penelitian adalah kepala sekolah, guru-guru pendamping ABK, serta koordinator kelas inklusi disertai dengan data-data di lapangan yang dapat mendukung penelitian ini. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa evaluasi pembelajaran sudah cukup bagus karena guru sudah menerapkan dua metode dalam evaluasi yaitu dengan soal yang disamakan dengan reguler dan yang kedua dengan soal sesuai dengan kebutuhan mereka, disertai dengan portofolio yang mencatat perkembangan mereka selama pembelajaran.This research is based on the lack of learning evaluation standard  for the children with special education need. It is based on the fact that inclusive class for them has no evaluation standard yet. Therefore, the research was used to figure out; the problem, method and the form of learning evaluation planning system. It also used to find out the result report form of learning evaluation at inclusive class, SD Plus  Darul Ulum. The focus of the research were the problem, method and the form of learning evaluation planning system. This research was done by interviewing, observation and documentation. Meanwhile the targets of the research were teachers for children with special needs, inclusion class coordinator and the supporting data.Based on the research, it can be

  17. PEMANGKASAN AKAR DAN INOKULASI JMA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN FITOREMEDIASI TANAH TERCEMAR MERKURI AKIBAT PENAMBANGAN EMAS OLEH TANAMAN JATI DI KOKAP KULON PROGO YOGYAKARTA (Under ground root pruning and JMA inoculation to improve phytoremediation of soil contaminated with mercury due to gold mining by Tectona grandis in Kokap Kulonprogo Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhsin Zulkoni

    2017-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemangkasan akar (underground root pruning/URP terhadap fitoremediasi tanah yang tercemar merkuri di Kokap Kulon Progo Yogyakarta. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah URP, yaitu dengan dan tanpa URP. Faktor kedua ialah takaran Jamur Mikoriza Arbuskula (JMA, meliputi 0; 50; 100, dan 150 g/pot. Hasil penelitian telah membuktikan bahwa pemangkasan akar serta inokulasi JMA ke dalam tanah sisa olahan penambangan emas telah berhasil memacu proses fitoremediasi melalui perluasan rizosfer. Serapan merkuri oleh tanaman Jati yang menjalani pemangkasan akar serta inokulasi JMA sebanyak 100% paling tinggi dibanding perlakuan lain maupun kontrol. Pada perlakuan ini, efisiensi penurunan merkuri di dalam tanah oleh tanaman jati sebesar 88,61%, sedangkan kontrol hanya mencapai 64,11%.   ABSTRACT This study aims to determine the effect of underground root pruning (URP of the mercury-contaminated soil phytoremediation in Kokap Kulon Progo, Yogyakarta. This study was conducted using complete randomized block design with three replications. The first factor is the URP, that divided as with and without URP (root pruning. The second factor is the dose of JMA, are 0; 50; 100, and 150 g/pot. Results of studies have proven that the root pruning and inoculation of JMA into the residual gold mining soil has successfully accelerated the process of phytoremediation through the expansion of the rhizosphere. Mercury uptake by Tectona grandis, Linn F that is with root pruning and 100% JMA inoculation are highest other treatment and control. In this treatment, the removal efficiency of mercury in the soil by plants amounted to 88.61% identity, meanwhile control only reached 64.11%.

  18. EVALUASI KINERJA TEKNOLOGI INFORMASI DANA PENSIUN SEKOLAH KRISTEN SALATIGA MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yosafanto Adi

    2017-04-01

    Full Text Available Sistem Keuangan merupakan infrastruktur teknologi informasi yang ada di Dana Pensiun Sekolah Kristen Salatiga. Sistem Keuangan dapat mengelola berbagai laporan mulai dari pencatatan kas hingga pembuatan laporan keuangan. Pentingnya sistem keuangan dalam operasional, menjadikannya  harus dalam kondisi yang optimal. Perlu adanya kontrol dan evaluasi terhadap kinerja sistem informasi (SI agar sistem yang dibangun organisasi dapat mencapai tujuan bisnis. Untuk itu diperlukannya evaluasi kinerja sistem keuangan, pada penelitian ini standar yang digunakan untuk proses evaluasi kinerja yaitu COBIT 5. Framework COBIT 5 dapat menjadi sebuah alat evaluasi kinerja SI untuk menilai seberapa jauh SI  dapat memenuhi kebutuhan tujuan bisnis. Berdasarkan evaluasi kinerja pada sistem keuangan menggunakan COBIT 5 didapatkan hasil bahwa organisasi sudah mengimplementasikan semua proses, yang berarti Dana Pensiun Sekolah Kristen Salatiga sudah mencapai tingkat kapabilitas pada level 1 (Performed Process maupun level 2 (Managed Process. Untuk memperbaiki tingkat kapabilitas proses-proses TI tersebut, maka COBIT 5 telah memberikan panduan berupa rekomendasi guna penyelerasan antara tujuan bisnis Dana Pensiun Sekolah Kristen dengan tujuan TI dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektifitas Sistem Keuangan untuk mencapai tujuan organisasi.

  19. Perancangan Model Dashboard untuk Monitoring Evaluasi Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ilhamsyah Ilhamsyah

    2017-01-01

    Full Text Available Konsep kinerja dashboard adalah model aplikasi sistem informasi yang disediakan bagi para manager untuk menyajikan informasi kualitas kinerja, dari sebuah perusahaan atau lembaga organisasi, dashboard telah banyak diadopsi oleh perusahaan atau kalangan bisnis. Pada penelitian ini, dashboard digunakan sebagai sistem monitoring evaluasi mahasiswa di bidang pendidikan di Jurusan Sistem Informasi FMIPA Universitas Tanjungpura Pontianak sebagai sarana untuk mengukur kualitas mahasiswa serta mengambil keputusan dalam menentukan strategi kedepan pembinaan mahasiswa dilingkungan Jurusan Sistem Informasi FMIPA Untan Pontianak. Batasan sistem dashboard pada penelitian ini dalam bentuk sebuah model wireframe perancangan dashboard dimana model tersebut akan dikembangkan dalam bentuk aplikasi system. Input dari sistem berupa data Penerimaan Mahasiswa Baru dari data mahasiswa 2014 sampai 2015. Data monitoring mahasiswa dianalisis dengan menggunakan statistik. Hasil pengolahan data dan analisis berupa dashboard monitoring mahasiswa dan indeks performance KPI sistem informasi dan tingkat kualitas mahasiswa serta jurusan sistem informasi FMIPA Universitas Tanjungpura Pontianak, disajikan dalam bentuk grafik, tabel dan dashboard. Hasil analisis menggunakan model dashboard taktikal menujukkan bahwa model tersebut dapat dijadikan acuan sebagai parameter dalam menetapkan KPI monitoring mahasiswa Jurusan Sistem Informasi FMIPA Universitas Tanjungpura Pontianak.

  20. Evaluasi Penerapan Standar Sanitasi dan Higien di Rumah Potong Hewan Kategori II (EVALUATION OF SANITATION AND HYGIENE STANDARD IMPLEMENTATION AT CATEGORY II ABATTOIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zikri Maulina Gaznur

    2017-04-01

    Full Text Available Meat is one of livestock industry products from abattoir. The existence of abattoir is necessary to ensure the meat product produced is safe, healthy and halal. This study was conducted to evaluate sanitation and hygiene standard implementation in category II abattoir. Total plate count (TPC, Salmonella sp, Coliform, and Escherichia coli were analized by using Bacteriological Analytical Manual (BAM method. Analisis of water quality and liquid waste was done according to American Public Health Association (APHA method. Based on laboratory test on TPC, Salmonella sp, Coliform, and Escherichia coli, the test results did not exceed the limit standard of SNI 3932:2008. The result of water quality and liquid waste analysis was around the threshold set by Indonesian Republic’s Regulation of Health Ministry No. 492/Menkes/Per/IV/2010 on the Quality Requirements of Water and Environment Regulation Ministry No. 5/2014 regarding Standard Liquid Waste. ABSTRAK Daging adalah salah satu produk industri peternakan dari usaha pemotongan hewan. Permintaan masyarakat terhadap daging sapi memengaruhi intensitas pemotongan, sehingga keberadaan rumah pemotongan hewan (RPH diharapkan dapat menjamin kualitas daging secara aman, sehat dan halal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan standar sanitasi dan higien di RPH kategori II. Pengujian total plate count (TPC daging, Colliform, Escherichia coli, dan Salmonella sp berdasarkan metode Bacteriological Analytical Manual (BAM. Pengujian air bersih dan limbah cair menggunakan metode American Public Health Association (APHA. Hasil analisis mikrobiologi menunjukkan bahwa TPC, Salmonella sp, Coliform dan E. coli berada di bawah persyaratan SNI 3932:2008. Hasil analisis air bersih dan limbah cair sudah memenuhi baku mutu Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Bersih dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup 5/2014 Tentang Baku Mutu Air Limbah.

  1. STUDI EVALUASI SISTEM PENGKONDISIAN UDARA DI JURUSAN TEKNIK ELEKTRO KAMPUS BUKIT JIMBARAN DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Nur Hanifan

    2015-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Pada gedung Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Udayana, banyak menggunakan energi listrik untuk berbagai sarana dalam memberi kenyamanan bagi mahasiswa maupun staff. Salah satu usaha dalam memberi kenyamanan tersebut adalah dengan memasang sistem pengkondisian udara. Karena banyaknya ruangan yang menggunakan sistem pengkondisian udara, maka diperlukan evaluasi pada kapasitas sistem pengkondisian udara tersebut sehingga dapat diketahui kondisi besar kapasitas AC terpasang. Pemakaian software dalam penghitungan akan sangat membantu kecepatan dalam penghitungan kapasitas sistem pengkondisian udara yang dibuat dengan menggunakan Microsoft Visual Studio. Selain itu evaluasi dilakukan pada penggunaan timer pada gedung DH karena timer pada gedung DH sudah tidak bekerja dengan baik dan waktu operasi AC belum efektif. Pada hasil perhitungan terdapat 18 ruangan dimana kapasitas AC terpasang kurang dari hasil perhitungan dan 3 ruangan kapasitas AC terpasang melebihi hasil perhitungan. Hal ini disebabkan penghitungan kapasitas AC terpasang belum menambahkan faktor penambahan kalor dari luar dan dari dalam ruangan. Evaluasi kinerja timer yang dilakukan pada gedung DH yaitu dengan mengevaluasi waktu operasi AC dimana kerja AC sebelumnya 8 jam waktu operasi selama 7 hari dikurangi menjadi 8 jam selama 5 hari karena pada hari sabtu dan minggu merupakan hari libur kuliah sehingga konsumsi energi listrik berkurang sebesar 580,34 kWh/minggu Kata kunci : Evaluasi, Air Conditioner (AC, Kapasitas AC.

  2. Evaluasi Soft Skills dalam Pembelajaran Mahasiswa Baru di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana

    OpenAIRE

    Arnata, I Wayan; Surjoseputro, Sutarjo

    2014-01-01

    : Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi atribut soft skills yang dimiliki oleh mahasiswa baru Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain pretest-posttest menggunakan kuesioner yang berisi atribut-atribut soft skills dan penilaian kemampuan pribadi. Dari hasil evaluasi terhadap pengembangan atribut soft skills diperoleh bahwa kemampuan soft skills yang dimiliki oleh mahasiswa baru setelah mengikuti pelatihan semuanya men...

  3. Kadar Hemoglobin dan Kecerdasan Intelektual Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuni Kusmiyati

    2013-10-01

    Full Text Available Kualitas sumber daya manusia dipengaruhi oleh inteligensi anak. Skor kecerdasan intelektual yang tidak menetap pada usia tertentu dapat berubah karena faktor genetik, gizi, dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kadar hemoglobin dengan kecerdasan intelektual anak. Penelitian observasional dengan desain potong lintang ini dilakukan pada populasi siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri Giwangan Yogyakarta, tahun 2013. Penarikan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling terhadap 37 sampel siswa. Instrumen untuk mengukur kecerdasan intelektual dengan Cultural Fair Intelligence Quotient Test yang dirancang untuk meminimalkan pengaruh kultural dengan memperhatikan prosedur evaluasi, instruksi, konten isi, dan respons peserta. Tes dilakukan oleh Biro Psikologi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, kadar hemoglobin diukur menggunakan Portable Hemoglobin Digital Analyzer Easy Touch secara digital.Variabel luar indeks massa tubuh diukur langsung menggunakan parameter tinggi badan dan berat badan. Analisis menggunakan uji regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan indeks massa tubuh tidak berhubungan dengan kecerdasan intelektual (nilai p = 0,052. Anemia berhubungan cukup dengan kecerdasan anak (r = 0,491 dan berpola positif, semakin tinggi kadar hemoglobin semakin tinggi kecerdasan intelektual anak. Nilai koefisien determinasi 0,241 menerangkan bahwa 24,1% variasi anemia cukup baik untuk menjelaskan variabel kecerdasan intelektual. Ada hubungan antara kadar hemoglobin dengan kecerdasan intelektual (nilai p = 0,002. Quality of human resources is influenced by the child’s intelligent. Intelligence Quotient (IQ score will not settle at a certain age and can change due to genetic factors, nutrition, and the environment. The objective is known relationship of anemia with IQ to child. Method of observational study with cross sectional design. Population are students of class VI elementary school of Giwangan Yogyakarta in

  4. PEMANFAATAN DIGITAL PUBLIC RELATIONS (PR DALAM SOSIALISASI TAGLINE “jogja istimewa” HUMAS PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhianty Nurjanah

    2016-08-01

    Full Text Available Abstrak Dalam mensosialisasikantagline baru kepada seluruh masyarakat kota Yogyakarta dibutuhkan proses sosialisasi dan disini peranan Humas Pemerintah Kota Yogyakarta sebagai komunikator dan mediator antara pemerintah dan masyarakat kota Yogyakarta sangat penting. Di era komunikasi digital, pemanfaatan media komunikasi Digital Public Relations (PR menjadi hal urgent yang dapat dilakukan dalam proses sosialisasi.Dengan memanfaatkan Digital PR, diharapkan proses sosialisasi Jogja Istimewa sebagai branding baru Kota Yogyakarta lebih cepat, tepat dan efektif  tersosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat di Kota Yogyakarta. Dengan demikian Daerah IstimewaYogyakarta Yang Lebih Berkarakter, Berbudaya, Maju, Mandiri dan Sejahtera Menyongsong Peradaban Baru dapat dengan mudah terwujud. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus dan termasuk kedalam jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif menurut Whitney (dalam Nazir, 1988: 63 yaitu penelitian untuk pencarian fakta dengan interpretasi yang tepat. Mempelajari masalah-masalah dalam masyarakat, Penelitian ini dilakukan pada Humas Pemerintah Kota Yogyakarta dengan pengkhususan pada implementasi digital Public Relations (PR dalam mensosialisasikan “jogja Istimewa”.  Kata Kunci: Digital, Public Relations, Sosialisasi

  5. Proses Kreatif Teater Garasi Yogyakarta Dalam Lakon Waktu Batu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Iswantara

    2013-11-01

    The Creative Process of Garasi Theater Yogyakarta for the Story of Waktu Batu. The aims of this research is to understand the creative concept and process of Garasi Theater Yogyakarta. It is one of the phenomenal Indonesian contemporary groups of theater. Some of its works have already been performed in front of local and national audiences as well. This research mainly focuses on the internal and external factors which have influnced the condusive situation towards the development and popularity of Garasi Theater Yogyakarta. In order to solve the problems formulated in the research, the theory of creativity and the comparison between semiotic and management arts were actively used. The result of the research showed that Garasi Theater Yogyakarta has a traditional characteristic developed in a theater community of Yogyakarta and soon afterwards it has carried out such an artistic rebellion. The Garasi Theater Yogyakarta is as a group of contemporary theatre which has very clear vision and mission. By doing the creative work through a laboratory of theatrical production, Garasi Theater Yogyakarta was able to create a masterpiece of a performance entitled Waktu Batu. The performance of Waktu Batu consists of three sub-titles, namely: ‘Waktu Batu 1, Kisah-kisah yang Bertemu di Ruang Tunggu’; ‘Waktu Batu 2, Ritus Seratus Kecemasan dan Wajah Siapa yang Terbelah’; dan ‘Waktu Batu 3, Deus ex Machina dan Perasaan-perasaan Padamu’. This theatrical work can be said as an inspirative work in which it took four years in its creative process, had been activated by youngsters, and had been performed by means of a road-show program through some cities in Indonesia and Singapore. Keywords: Garasi Theater, Yogyakarta arts, Waktu Batu

  6. KORELASI ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN PENGETAHUAN KKPI DENGAN PRESTASI BELAJAR DASAR KEJURUAN DI SMK ISLAM YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Randi Setioko

    2014-12-01

    Full Text Available The purpose of the study ( 1 to determine whether there is a correlation between  motivation of learning and knowledge KKPI with achievement learning of base profession in Islamic vocational school of Yogyakarta academic year 2013/2014, ( 2 to determine whether there is a correlation between motivation of learning and achievement in learning in Islamic vocational school of Yogyakarta academic year 2013/2014, ( 3 to determine whether there is a correlation between knowledge KKPI with achievement learning of base profession in Islamic vocational school of Yogyakarta academic year 2013/2014. This research was conducted in Islamic vocational school of Yogyakarta academic year 2013/2014. The population in this study were all students of class X TO which total 30 students and this study used a sampling saturated or study populations so that the entire population were sampled. This research is correlational and ex post facto categorized. With the questionnaire data collection techniques, and documentation about the test. The validity of the items were obtained from the product moment correlation. About the reliability obtained with the formula stated alpha and reliable. Before the data were analyzed first tested the prerequisite analysis is normality test, test and test intercorrelations linearity. Analysis using multiple regression analysis and partial correlation. Based on the analysis of the results obtained the following results. ( 1 there is a positive and significant correlation between motivation to learn ( X1 and knowledge KKPI ( X2 together with achievement learning of base profession ( Y ; ( 2 there is a positive and significant correlation between motivation to learn ( X1 with basic vocational learning achievement ( Y ; ( 3 there is a positive and significant correlation between knowledge KKPI ( X2 with achievement learning of base profession ( Y .

  7. Aspek Budaya Dalam Keistimewaan Tata Ruang Kota Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suryanto .

    2015-09-01

    Full Text Available Dengan ditetapkannya budaya dan tata ruang kota sebagai penanda keistimewaan Yogyakarta dalam UU No. 13 tahun 2012 tentang Keistimewaan Yogyakarta, maka Yogyakarta merupakan kasus spesifik dalam Penataan Ruang, karena aspek Tata Ruang menjadi salah satu penanda Keistimewaannya. Apa yang istimewa. Apanya yang istimewa dang mengapa istimewa; apakah penanda (tata ruang kota, petanda (konsep budaya atau makna/pesan dari hubungan antara petanda dengan penandanya yang tersirat dalam wujud tata ruang kota Yogya. Penelitian ini berupaya untuk mengenali dan memahami hubungan antara kebudayaan, tata kota dan keistimewaan Yogyakarta. Dari bukti-bukti empiris, kajian tentang kebudayan dan tata ruang kota memerlukan rentang waktu panjang, karena akan menyangkut data longitudinal (diakronik dan lateral (sinkronik. Oleh karena itu studi ini perlu didudukkan dalam bingkai sejarah dan budaya, untuk membaca peristiwa sepanjang perkembangan kota Yogyakarta, dari HB I sampai HB IX. Kemudian untuk memahami makna kaitan antar penanda dan petanda sepanjang perjalanan perkembangan kota, maka digunakan metoda hermeneutika, khususnya Hermeneutik Paul Ricoeur. Dari hasil kajian terhadap obyek tata ruang kota yang dianggap istimewa, maka budaya yang mewujud dalam keistimewaan tata ruang kota Yogyakarta bisa dilihat dari komponen ruang kotanya maupun konfigurasi fungsi ruang kotanya. Kesimpulan penting dari penelitian ini adalah konsep budaya yang mewujud dalam tata ruang kota, yaitu monumental dan pertahanan, yang tidak ditemui di kota manapun di Indonesia. Kemudian dari sisi makna, terjadi perbedaan makna simbol-simbol tata ruang kota di era HB I dan HB IX.Kata kunci. Kebudayaan, tata ruang kota, budaya, Yogyakarta. Since Yogyakarta’s culture and spatiality were proclaimed as special features of Yogyakarta as stated in Law No. 13, 2012 on the Special Region of Yogyakarta, Yogyakarta is recognized as a specific case in spatial planning, because its spatiality is one of

  8. Implementasi Dan Evaluasi Kinerja Encoder-Decoder Reed Solomon Pada M-Ary Quadrature Amplitude Modulation (M-Qam Mengunakan Wireless Open-Access Research Platform (WARP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nadya Noor Oktarini

    2015-12-01

    Full Text Available Teknik modulasi multilevel seperti M-ary Quadrature Amplitude Modulation (M-QAM memiliki kelemahan yaitu semakin tinggi level modulasi yang digunakan, maka semakin tinggi pula nilai BER yang dihasilkan. Hal ini menyebabkan kinerja sistem menjadi tidak maksimal karena sistem semakin tidak tahan terhadap noise.  Salah satu teknik error control coding yang digunakan untuk mendeteksi kesalahan sekaligus memperbaiki kesalahan yaitu kode Reed Solomon. Kelebihan dari kode Reed Solomon adalah sifatnya yang non-binary artinya data diolah dalam simbol sehingga kemampuan koreksi data lebih banyak. WARP merupakan salah satu jenis dari teknologi SDR yang bisa diprogram untuk membuat prototype sistem komunikasi nirkabel. Pengimplementasian encoder dan decoder reed solomon dengan menggunakan perangkat WARP bertujuan untuk membandingkan modulasi M-QAM dengan dan tanpa kode reed solomon, kemudian mengetahui kinerja code rate yang berbeda pada modulasi M-QAM, serta mengetahui pengaruh besarnya daya pancar dan jarak pada sistem komunikasi. Hasil implementasi terbaik terdapat pada sistem RS (15,9 yang mana dapat memperbaiki kesalahan di semua level modulasi karena memiliki kemampuan koreksi error ganda (t=3 dengan ukuran k yang sama. Dari hasil implementasi juga didapatkan kesimpulan bahwa nilai BER akan semakin besar terhadap bertambahnya jarak antar node untuk daya pancar tetap, ini menandakan jarak sangat mempengaruhi kualitas kinerja suatu sistem komunikasi.

  9. Perbedaan Kadar Feritin Serum Pada Penyandang Talasemia β Mayor yang Mengalami Hipotiroid dan Eutiroid

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Burhan Nasaruddin

    2018-01-01

    Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan feritin serum tidak berbeda pada kelompok hipotiroid dan eutiroid, tetapi berbeda pada hipotiroid nyata dan subklinis. Hasil penelitian mendorong dilakukan evaluasi profil tiroid secara rutin sejak dini.

  10. INFORMASI SEPUTAR EVALUASI RUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugiharto Sugiharto

    2012-06-01

    Full Text Available Riset Unggulan Terpadu (RUT merupakan kegiatan riset yang dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan Sistem Iptek Nasional, dengan memadukan dan mendayagunakan sumberdaya manusia, dana, prasarana dan sarana yang tersedia, serta untuk meningkatkan mutu hasil riset dalam rangka pelaksanaan kegiatan riset unggulan dengan pendanaan yang wajar untuk memecahkan masaiah prioritas pembangunan sesuai dengan PUSNAS RISTEK. Riset Unggulan Terpadu telah berlangsung selama 7 kali, dan Tahun Anggaran 1999/2000 ini memasuki RUT ke VIII. RUT sudah bejalan sejak tahun 1993 dengan pengelola Kantor Menteri Riset dan Teknologi/BPP Teknologi. Mulai tahun 1996, melalui S.K. Menteri Negara Riset dan Teknologi NO. 18/M/Kp/XII/1996 tanggal 25 Desember 1996, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI ditugasi sebagai pengelola pelaksanaan Riset Unggulan Terpadu (RUT. Selama tujuh tahun pelaksanaan RUT telah terjaring sebanyak 920 topik riset unggulan dan telah memasyarakatkan kebijakan satu pintu Kantor Menteri Negara Riset dan teknologi (KMNRT dalam memanfaatkan dana APBN sektor 16. Pelaksanaan Program ini dapat diikuti oleh para peneliti dari Lembaga Pemerintah Non Departemen, Badan Penelitian dan pengembangan Departemen dan dari Universitas. Berbagai aturan yang berlaku bagi para peneliti yang mengajukan usulan riset telah diikuti dengan baik, sehingga terdapat keseragaman. Penyempumaan dalam menangani usulan riset masih terus dilakukan mengingat dinamika permasalahan baru selalu timbul, antara lain krisis moneter yang belum kunjung berhenti. Kesulitan memperoleh bahan baku industri, lemahnya daya beli masyarakat terhadap produksi yang dihasilkannya, serta ketersediaan bahan pangan dan obat-obatan yang merupakan kebutuhan dasar manusia menjadi sesuatu hal yang selalu dipertanyakan masyarakat. Kelangkaan bahan baku produksi dan tingginya harga kedua bahan serta kesediaannya dipasar menjadi fokus utama program riset saat ini. Oleh karena itu, bidang/topik RUT saat ini

  11. KANDUNGAN KADMIUM (Cd PADA TANAH DAN CACING TANAH DI TPAS PIYUNGAN, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (Cadmium (Cd Content in Soil and Earthworms in Piyungan Controlled Landfill Municipal Waste Disposal, Bantul Yogyakarta Special District

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heny Mayasari Setyoningrum

    2014-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Analisis kandungan logam berat cadmium (Cd pada tanah dan cacing tanah telah dilakukan di TPAS Piyungan Bantul untuk mengetahui tingkat pencemaran Cd dalam tanah. Penelitian dibagi menjadi penelitian di lapangan yang meliputi pengambilan sampel tanah-cacing tanah dan pengukuran parameter lingkungan, serta penelitian di laboratorium yang meliputi analisis kandungan kadmium, bahan organik dan tekstur tanah. Tingkat pencemaran kadmium ditentukan menggunakan Indeks Kontaminasi-Polusi. Hasil penelitian memperlihatkan kandungan kadmium pada tanah di TPAS Piyungan antara tidak terdeteksi (< 0.01 – 0.47 ppm. Kandungan kadmium di TPAS Piyungan lebih rendah dibandingkan jumlah maksimum kadmium yang diperbolehkan di tanah dan khusus untuk zona III dan zona I titik sampling 1 dan 2 lebih tinggi dari standar kandungan kadmium pada tanah yang bebas polusi, sedangkan kandungan kadmium pada tanah kontrol lebih rendah dibandingkan kandungan kadmium secara umum pada tanah bebas polusi tersebut. Kandungan kadmium dalam tanah di lokasi TPAS tidak selalu lebih tinggi bila dibanding kontrol. Cacing tanah mengandung kadmium antara 0.35 – 0.45 ppm, kandungan kadmium dalam cacing tanah di beberapa lokasi TPAS lebih rendah dibanding kontrol. Tingkat pencemaran kadmium di TPAS Piyungan berada pada tingkat kontaminasi sangat ringan hingga kontaminasi sangat berat. Lokasi TPAS yang masih aktif digunakan memiliki tingkat kontaminasi lebih tinggi bila dibanding lokasi lain. Rasio kadmium pada tanah dan cacing tanah di TPAS Piyungan adalah 0.13 : 1.75.   ABSTRACT Cadmium (Cd analysis has been done at Piyungan TPAS (Piyungan TPAS, stands for Tempat Pembuangan Akhir Sampah for knowing the level of Cd contamination insoil. The research was divided into in-sites study, which consisted of soil and earthworms sampling, and soil environmental factors measurement, and laboratory analysis, which consisted of cadmium content, organic compounds and soil textures analysis

  12. TIMBULAN SAMPAH B3 RUMAHTANGGA DAN POTENSI DAMPAK KESEHATAN LINGKUNGAN DI KABUPATEN SLEMAN, YOGYAKARTA (Generation of Household Hazardous Solid Waste and Potential Impacts on Environmental Health in Sleman Regency, Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iswanto Iswanto

    2016-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Sampah rumahtangga yang mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3 seperti baterai, lampu listrik, elektronik, kemasan pestisida, pemutih pakaian, pembersih lantai, cat, kaleng bertekanan (aerosol, sisa obat-obatan, termometer dan jarum suntik berpotensi mengancam kesehatan manusia dan lingkungan. Meskipun kuantitas sampah B3 rumahtangga (SB3-RT di Kabupaten Sleman hanya 2,44 g/orang/hari atau sekitar 0,488% dari sampah domestik, tetapi karena memiliki karakteristik mudah meledak, mudah terbakar, reaktif, beracun, infeksius dan/atau korosif maka sangat membahayakan bagi kesehatan dan lingkungan (air, tanah, udara. Sampai saat ini, SB3-RT di Kabupaten Sleman masih ditangani seperti layaknya sampah domestik, yaitu dibakar, dibuang ke sungai, ditimbun di pekarangan, dibuang ke tempat pembuangan sampah ilegal atau dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA Piyungan. Jenis SB3-RT yang banyak ditemukan adalah sampah elektronik (24,91%, lampu listrik bekas (18,08% dan baterai bekas (16,71%. Ketiga jenis sampah tersebut mengandung berbagai unsur logam berat seperti Cd, Pb, Hg, Cr, As, Ni, Co, Zn, Cu, Al, Mn, Li, Sb dan Fe yang umumnya bersifat toksik, karsinogenik dan akumulatif yang dapat masuk ke dalam tubuh manusia secara langsung atau melalui rantai makanan. Pemaparan bahan berbahaya beracun (B3 dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai jaringan/organ tubuh pada masyarakat sekitar tempat pembuangan, petugas sampah, pemulung, pengepul, pemanfaat dan pelaku daur ulang SB3-RT. Oleh karena itu SB3-RT perlu dikelola sebagaimana mestinya sesuai dengan sifat dan karakteristiknya.   ABSTRACT Household solid waste containing hazardous and toxic materials such as batteries, electric light, electronics, pesticides, bleach, cleaner, paint, pressurized cans (aerosol, unused medicines, thermometers and syringes can threaten human and environment. Although the quantity of Household Hazardous Solid Waste (HHSW in Sleman Regency only 2.44 g/person/day or

  13. SISTEM PENGGAJIAN BERBASIS WEB DI DIRCOMNET YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufiq Ismail

    2008-01-01

    Full Text Available Dircomnet Yogyakarta adalah suatu badan usaha yang bergerak di bidang jasa persewaan akses internet, perawatan komputer, dan pemasangan jaringan internet, memiliki banyak pegawai yang digaji setiap bulannya. Pimpinan sering menangani order pekerjaan secara langsung di luar kantor. Masalah timbul ketika pimpinan membutuhkan laporan penggajian dan memberikan kebijakan penggajian pegawai ketika di luar kantor. Karyawan ingin mengetahui berapa jumlah gaji beserta rinciannya. Berdasar persoalan tersebut, perlu dibangun suatu sistem penggajian real time yang dapat menampilkan laporan penggajian dan memberikan kebijakan penggajian yang dapat diakses dari manapun, serta rinci gaji karyawan yang akan diterima. Penelitian meliputi pengumpulan data dengan studi pustaka, wawancara dan observasi. Kemudian melakukan analisis data, perancangan sistem meliputi DAD dan ERD, perancangan menu, input dan output, serta perancangan WAP. Program dibangun dengan sistem operasi Windows XP, Internet Explorer, MySql front, Dreamweaver MX, Openwave Simulator, Apache, menggunakan bahasa pemrograman PHP, dan terakhir menguji program dengan metode black box test dan alpha test. Hasil penelitian ini diperoleh sistem penggajian berbasis web yang dapat memberikan laporan penggajian kepada pimpinan dimanapun berada, pegawai dapat mengetahui rinci gaji diteriman, dan mengoreksi kesalahan pembayaran gaji. Berdasarkan hasil pengujian program, disimpulkan bahwa program dapat berjalan dengan baik dan sudah memenuhi kebutuhan pemakai serta layak diimplementasikan. Kata kunci : Internet, penggajian,WAP, web.

  14. KORELASI MOTIVASI BELAJAR DAN CARA BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATA DIKLAT KELISTRIKAN OTOMOTIF SISWA KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK PIRI 1 YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Nurdin

    2013-12-01

    Full Text Available Research purpose (1 to find out the correlation between learning motivation with the learning result of electrical automotive of students class XI Light Vehicle Engineering of SMK PIRI 1 Yogyakarta in the Academic Years 2013/2014, (2 to find out the correlation between the way of learn and the learning result of automotive electrical of students class XI Light Vehicle Engineering SMK PIRI 1 Yogyakarta in the Academic Years 2013/ 2014, (3 to find out the correlation between the learning motivation and the way of learning with the learning result of electrical automotive class XI of students class XI Light Vehicle Engineering SMK PIRI 1 Yogyakarta in the Academic Years 2013/ 2014. This research’s type is correlational and classified as ex post facto research. The population of this research is 97 students, the sampling technique used is saturated sample and population research. Data collection technique used is questionnaires and documentation technique. The Validity of each questions item acquired from the correlation of product moment. The reliability of the question is acquired  with alpha formula. The data analysis technique used is simple regression and a double regression that previously conducted with prerequisite test analysis that are normality test, multi-correlation test, and linearity test. From the analysis result acquired the following research result: (1 there is positive correlation and significant between the motivation learning (X1 and learning result of automotive electrical (Y; there is positive correlation and significant between the way of learn (X2 and learning result of automotive electrical (Y; (3 there is positive correlation and significant among learning motivation (X1 and the way of learn (X2 with learning result of automotive electrical.

  15. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STAD (STUDENTS TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI DI SMK MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ilyasa Ilyasa

    2016-06-01

    Full Text Available Application of Learning Model Students teams achievement divisions (STAD As Efforts to Improve Achievement Motivation and Learning Theory Tool Engineering Students in grade XI In SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Academic Year 2015/2016. Thesis Mechanical Engineering Study Program of the Faculty of Education University of Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, 2016.             The purpose of research to enhance the activity and student achievement by improving the learning process engineering theory subjects lathe through learning model Students Teams Achievement Divisions (STAD. Teachers presents the objectives, learning issues, students carry out group discussions, exercises and debriefing, strengthening and conclusions on the subjects of engineering theory lathe in SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta academic year 2015/2016, the study subjects were students of class XI TP 1 as 31 students. This research is a classroom action research (Classroom Action Research were carried out with 3 cycles. Each cycle begins meetings held twice a planning stage action, action execution, observation, and reflection. Methods of data collection is done by observation and tests. Data analysis was carried out by comparison between the results in the first cycle, second cycle and third cycle with descriptive techniques. This means that from the data obtained in this study are presented what was then analyse descriptively to obtain an overview of the facts and the corresponding descriptions phenomenon. As well as to measure student achievement using the system the difference in value between pretest and posttest on evaluation of each cycle. The results represent that the activity and student achievement class XI TP 1 SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta in theory lessons lathe techniques of the first cycle, second cycle and third cycle increased. Students' learning activeness of the first cycle of 34,11% increase the second cycle to be 51,16% and the third cycle increased

  16. Evaluasi Keamanan Teknologi Informasi pada PT INDOTAMA PARTNER LOGISTICS Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Yani Akhirina

    2016-08-01

    Full Text Available PT Indotama Partner Logistics adalah salah satu perusahaan besar yang bergerak dibidang jasa logistiks di Indonesia. Semakin pesatnya persaingan dan perkembangan perusahaan dibidang yang sama menuntut pihak manajemen untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen, salah satu penunjangnya adalah ketersediaan informasi yang cepat dan akurat.  Sehingga perlunya dilakukan evaluasi keamanan sistem informasi pada PT Indotama Partener Logistics. Indeks KAMI adalah aplikasi yang digunakan untuk mengukur kematangan dan kelengkapan keamanan informasi yang telah disesuaikan dengan standart ISO/IEC 27001:2009 yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Tahap pertama dalam evaluasi indeks KAMI adalah melakukan penilaian tingkat ketergantungan TIK pada instansi tersebut, dan hasil dari tingkat ketergantungan tersebut akan digunakan sebagai batasan nilai dari penilaian lima area dalam indeks KAMI. Penilaian ini digunakan untuk melihat seberapa jauh tingkat kematangan keamanan informasi di lingkungan PT Indotama Partner Logistics , yang hasilnya dapat digunakan sebagai media evaluasi dalam rangka meningkatkan keamanan informasi dari perusahaan di masa yang akan datang. Untuk itu akan dibuatkan suatu saran perbaikan pada bagian-bagian yang masih kurang dari hasil penilaian indeks KAMI yang telah dilakukan.

  17. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KINERJA BALAI BESAR PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN DI YOGYAKARTA DALAM MENANGANI KASUS MAKANAN BERMELAMIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khusnul Diana

    2017-03-01

    Full Text Available Melamine is not prohibited chemical to mix into food product. Around 2008, Melamine had found in baby milk which was made by China to make high protein level. To see BBPOM Yogyakarta’s performance handling of food which has contaminated of melamine, it is needed evaluation from customer’s satisfaction and affection of monitoring food contaminated melamine’s factors. In addition, it is necessary to know the gap between expectation and society’s perception. The study is descriptive explorative research. The study has done by giving performance questionnaire and the factor that affect to performance of employee at Investigation and Inspection sector in BBPOM Yogyakarta and qualitative analysis has done by interview. Based on the analysis result, personal/human resources, monitored system and infrastructure factors has not significance effect to BBPOM Yogyakarta performance handling contaminated food, because the monitoring has limited for withdrawing and scrapping product. From the interview result is known that there is an effect between personal/human resources, monitored system and infrastructures factors, because it is influenced by theoretical and subjectivity of respondent.

  18. Disease Incidence of Melon Leaf Curl in East Java and Special Province of Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ignatius Julijantono

    2010-12-01

    Infeksi penyebab penyakit yang disebabkan oleh geminivirus telah menyebabkan kerugian secara ekonomi berbagai jenis tanaman penting yang dibudidayakan. Kejadian penyakit pada tanaman melon telah diamati sejak tahun 2004, dan tersebar secara luas di pusat penanaman melon di Jawa Timur maupun Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY. Di Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY, pada tahun 2008 kejadian penyakit daun keriting melon mencapai 100% dan 14,3%. Penyebab penyakit telah dideteksi menggunakan teknik polymerase chain reaction. Amplifikasi Fragmen DNA virus dari tanaman yang terinfeksi dihasilkan dengan ukuran 770 bp menggunakan sepasang primer CPA5 dan CPA2.

  19. Perbedaan Partisipasi Anggaran Ditinjau dari Jenis Jabatan, Tingkat Pendidikan, Jenis Kelamin dan Pengalaman Kerja (Studi Empirik pada Perguruan Tinggi Swasta di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cornelio Purwantini

    2015-12-01

    Full Text Available The purpose of this research was to know difference in the budget participation that’s evaluated from education levels, gender, occupations, and job experiences. The number of research sample is 198 people coming from 45 Private Higher Education Institution in Yogyakarta. The research subject is heads from of unit who are enganged in the budget partisipation, such as heads of study program, heads of department, vice dean, dean, heads of bureau and the like in Private Higher Education Institution. The data analysis was conducted using independent sample t test. The statistical test result with 0.05 of the significance level indicated that there was no difference in the budget participation that was evaluated from education levels, gender, occupation, and job experiences. 

  20. Evaluasi Keamanan Informasi Pada Divisi Network of Broadband PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. Dengan Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endi Lastyono Putra

    2014-09-01

    Full Text Available PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom adalah perusahaan milik negara yang bergerak dalam bidang penyedia layanan komunikasi di Indonesia. Saat ini Telkom berpusat di kota Bandung. Banyaknya jaringan yang terhubung dengan kantor pusat Telkom tersebut, akan berdampak pada munculnya risiko keamanan informasi yang dapat mengancam Telkom dalam operasionalnya, sehingga perlu diadakan evaluasi atas keamanan informasi pada Divisi Network of Broadband kantor pusat Telkom untuk mengetahui kondisi  keamanan informasi pada Divisi Network of Broadband Telkom. Indeks Keamanan Informasi (KAMI merupakan suatu bentuk aplikasi yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dan digunakan untuk mencari ukuran tingkat kematangan dan kelengkapan keamanan informasi pada instasi negara yang telah disesuaikan dengan standar internasional, yaitu ISO 27001:2005. Tahap pertama dalam evaluasi indeks KAMI adalah melakukan penilaian tingkat ketergantungan TIK pada instasi tersebut, dan hasil dari tingkat ketergantungan tersebut akan digunakan sebagai batasan nilai dari penilaian lima area dalam indeks KAMI.

  1. Evaluasi Pemanfaatan Wireless Internet Protocol Access System di Kota Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Budi Setiawan

    2012-03-01

    Full Text Available WIPAS (Wireless Internet Protocol Accsess System adalah salah satu teknologi pita lebar (broadband yang terbaru. Teknologi tersebut dikembangkan berdasarkan model point-to-multipoint access system pada jaringan nirkabel tetap atau Fixed Wireless Access (FWA dengan memanfaatkan pita frekuensi 26-GHz. Dengan besarnya pita frekuensi yang digunakan, teknologi WIPAS dapat menampung kapasitas akses untuk lalu lintas jaringan yang sangat besar. Dalam penelitian ini akan dikaji dan dievaluasi efektifitas penggunaan teknologi WIPAS melalui kasus pemanfaatan teknologi WIPAS untuk pemberdayaan komunitas di kota Malang. Dalam penelitian ini juga akan dideskripsikan pemanfaatan teknologi WIPAS untuk melihat manfaat penggunaan teknologi tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan melakukan evaluasi terhadap infrastruktur yang telah dibangun untuk melihat efektifitas pemanfaatan WIPAS. Hasil penelitian ini adalah sebuah kajian evaluatif tentang pemanfaatan WIPAS di kota Malang dan rekomendasi untuk implementasi lebih lanjut.

  2. MODEL EVALUASI INTERNAL KOMPETENSI GURU BAHASA INGGRIS (MODEL_EIKGBI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sahraini Sahraini

    2015-10-01

    Full Text Available Studi ini bertujuan untuk: (1 mengembangkan model evaluasi kompetensi guru bahasa Inggris SMA yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan guru dalam proses pemelajaran dan (2 mengetahui efektivitas implementasi evaluasi internal kompetensi guru bahasa Inggris SMA. Studi ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang dikembangkan oleh Borg & Gall (1983, p.775. Subjek penelitian berjumlah 17 guru yang berasal dari 7 SMA di Sulawesi Selatan. Konstruk instrumen terdiri atas instrumen untuk mengevaluasi kompetensi guru bahasa Inggris dalam merencanakan pemelajaran, instrumen untuk mengevaluasi kompetensi guru dalam melaksanaan proses pemelajaran, dan instrumen untuk mengevaluai kompetensi guru dalam mengevaluasi hasil proses pemelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan dapat digunakan untuk mengevaluasi kompetensi guru bahasa Inggris. Untuk mengetahui sejauh mana tingkat efektivitas Model Evaluasi Internal Kompetensi Guru Bahasa Inggris SMA, model ini kemudian dievaluasi oleh teman sejawat guru bahasa Inggris dan guru bahasa Inggris itu sendiri. Mereka menyimpulkan bahwa komponen dari model tersebut adalah komprehensip, praktis, ekonomis, dan telah didukung oleh instrumen yang valid dan reliabel. Kata kunci: evaluasi internal, model evaluasi, kompetensi guru   INTERNAL EVALUATION MODEL OF ENGLISH TEACHERS’ COMPETENCY (IEMET FOR SENIOR HIGH SCHOOL Abstract High School that can be used to identify the teacher’s strengths and weaknesses in learning and teaching processes and (2 find out the implementation effectiveness of the Internal Evaluation Model of English Teachers’ Competency for Senior High School. This study used research & development methods by following the pattern of phases developed by Borg & Gall (1983, p.775.  The subjects of this study were seventeen English teachers from seven Senior High Schools in South Sulawesi. The constructs of instruments consist of the

  3. PERANAN PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PERIZINAN DAN MEWUJUDKAN FUNGSI IZIN SEBAGAI ALAT PENGENDALI BAGI KEGIATAN MASYARAKAT YANG MEMBAHAYAKAN LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurwigati Nurwigati

    2015-09-01

    Full Text Available The research aims to discover the relation between debureaucratization of licensing service and actualization of license function as a control to society’s threatening activities in order to avoid vicinity’s threats. The research resulted in some points, as licensing service in Yogyakarta municipality is not only quick, simple, and transparent, but also makes environmental aspect as one of its main concerns. Since documents in environmental management become main requirement to attain the license, when Environmental Bureau decides that all required in UKL-UPL, DPL has been completed, this bureau will issue the license no longer than 3 days. It is expected that the license will be processed exactly as the allocated time.  Meanwhile, in relation with retribution fee on making the license, the fee will be paid to Financial Management Board and then used it in preventing environmental threats via Environmental Service. Total budget available for this program is IDR. 11,353,434.740; on the other hand, income from retribution fee on licensing in 2007 was IDR. 2,216,475.050. It means that all the income from retribution fee on licensing returns back to society to prevent vicinity’s threats, even the municipality still provides additional funds from its budget.Keywords: Debureaucratization, Licensing Service, Environment.

  4. Perbedaan Fungsi-Fungsi Public Relations dalam Sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada “Kasus di KPUD Yogyakarta dan KPUD Bantul”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emma Octavia Purwandari

    2013-12-01

    Full Text Available Abstract: This research attempts to analyze the differences of Public Relations (PR function in local election (Pilkada. Pilkada is a democratic process in Indonesia. Government needs big participation of society, as one successful point of pilkada is participation of society. Effort to bring public politics participation cannot be separate from politics socialization process. Socialization process is public attitude establishment and politics orientation process. Pilkada socialization carried out by KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerah as executor. To make an effective socialization to public, KPUD needs to use specific function called Public Relation. Communication activity between organization and its public divided into some part of PR function, including publicity, advertising, press agentry, lobbying, issue management, investor relation and public affair. Basically, implementation of PR function in the process of PILKADA may be different in each region. It becomes the reason why author want to compare KPUD Yogyakarta and Bantul. Governance system differences among both regions would affect in government’s socialization policy. Those differences depend on population, social classes, demographic condition and personal motivation. It is also effecting in PR function held by government, as in media and in society as target operation

  5. Keanekaragaman dan Kelimpahan Musuh Alami Bemisia tabaci (Gennadius (Hemiptera: Aleyrodidae pada Pertanaman Cabai Merah di Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendrival Hendrival

    2015-09-01

    Full Text Available Research on natural enemies of Bemisia tabaci was conducted in the chili pepper fields in Sub-district of Pakem, District of Sleman, The Special Province of Yogyakarta during the dry season of May-October 2009. The aims of this research were to study the diversity and abundance of parasitoid and predator species associated with B. tabaci. Samplings of insect species were done using yellow pan trap, sweep net, direct observation of insects colonized young leaves, and collection of nymphs for B. tabaci. Measurement of insect diversity was calculated using Shannon’s index diversity and Evenness index. Nine species of insect predator were identified, i.e. Harmonia octomaculata (Fabricius, Menochilus sexmaculata (Fabricius, Scymnus sp., Micraspis inops Mulsant, Coccinella sp. (Coleoptera: Coccinellidae, Paederus fuscipes Curtis (Coleoptera: Staphylinidae, Orius sp. (Hemiptera: Anthocoridae, Linyphiidae sp.1 (Araneae, and Syrphidae sp.1 (Diptera. Eretmocerus sp. (Hymenoptera: Aphelinidae was the only parasitoid found in the nymphs B. tabaci collected and has the potential to control B. tabaci in the red pepper fields.

  6. ANALISIS STRATEGI BERSAING GUDANG DIGITAL YOGYAKARTA DALAM MEMPERLUAS PASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nofrizal Nofrizal

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak : Gudang Digital adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang retail fotograpi di Yogyakarta yang sudah berdiri selama 7 tahun dengan kerja keras dan kesabaran Gudang Digital berhasil membaca kebutuhan konsumen Yogyakarta, hingga saat ini Gudang Digital sudah memiliki 3 cabang serta memiliki cafe dan kelas fotograpi adapun strategi yang mereka gunakan adalah one stop shoping dan paling murah .Pemilihan Srategi yang tepat bagi Gudang Digital merupakan salah satu tujuan yang penilitian ini untuk dapat bertahan dalam persaingan di industri retail alat – alat fotograpi. Proses dilakukan dengan mengunakan PEST (Politik, Ekonomi, Sosial, Teknologi dan Lima Kekuatan Porter. Setelah itu peneliti menggunakan value chain untuk melihat keunggulan bersaing dan untuk pemilihan strategi penelitian ini menggunakan SWOT dan Strategi Generik Porter. Hasil penelitian yang dilakukan menyatakan bahwa Gudang Digital bisa mengunakan keunggulan yang dimiliki dengan munggunakan strategi Generik Porter yaitu Kunggulan biaya menyeluruh (Porter, 1989. Abstract : Gudang Digital is a company engaged in the retail photography in Yogyakarta that has been established for 7 years with hard work and patience Digital Warehouse successfully read consumer needs Yogyakarta, until now Digital Vault already has three branches and has a cafe and a photography class as for strategy they used is one stop shopping and cheapest.Selection of the appropriate strategy, Gudang Digital is one of the goals of this research to be able to survive in the competition in the retail industry tool - a tool fotograpi. The process is done by using PEST (Political, Economic, Social, Technological and Porter's Five Forces. After the researchers used a value chain to see the competitive advantage and for the selection of the research strategy using SWOT and Porter Generic Strategies. Results of research conducted stating that the Digital Vault can use the advantages of the used Porter

  7. INTENSI MAHASISWA YOGYAKARTA BERWIRAUSAHA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI (TI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Kurnianto Tjahjono

    2015-11-01

    Full Text Available AbstractThe purpose of this study is to investigate intention to be entrepreneur among university students in Yogyakarta. Based on modification of TPB (theory of planned behavior and TAM (technology acceptance model, this research specifically examined whether entrepreneur’s personality is an important antecedent to explain attitude, risk perception and subjective norm of entrepreneur based on information technology (IT. This research tested whether attitude, risk perception and subjective norm of entrepreneur based on IT are important predictors to explain students’ intention to become entrepreneur based on IT. This research is a replication model proposed by Tjahjono and Palupi (2014. The samples in this research were 300 students from four large universities in Yogyakarta with purposive technique and were analyzed using structural equation modeling (SEM. The results of this research showed that attitude, risk perception, and subjective norm are consequences of entrepreneur’s personality and at the same time as antecedents to explain students’ intentions to be entrepreneur based on IT.Keywords: TPB, TAM and students intention to be entrepreneur.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi intensi mahasiswa di Yogyakarta berwirausaha. Berbasis pada modifikasi TPB (theory of planned behavior dan TAM (technology acceptance model, penelitian ini secara spesifik menguji apakah kepribadian berwirausaha merupakan anteseden penting dalam menjelaskan sikap, persepsi resiko dan norma subjektif berwirausaha yang berbasis TI. Selanjutnya apakah sikap, persepsi resiko dan norma subjektif berwirausaha berbasis TI adalah prediktor penting dalam menjelaskan intensi mahasiswa berwirausaha yang berbasis TI. Penelitian ini merupakan replikasi model yang diajukan Tjahjono dan Palupi (2014. Sampel dalam penelitian ini adalah 300 mahasiswa 4 perguruan tinggi besar di Yogyakarta dengan teknik penyampelan secara purposive. Penelitian ini dianalisis

  8. Implementasi Metode Profile Matching Untuk Evaluasi Potensi Akademik Penjurusan Siswa MAN 2 Kota Kediri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Intan Nur Farida

    2016-11-01

    Full Text Available Pelaksanaan proses penjurusan siswa menggunakan cara manual menyebabkan pengolahan data belum dilaksanakan secara maksimal. Hal ini mendorong perlunya mengembangkan sistem berbasis komputer untuk memudahkan proses penjurusan. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan metode profile matching untuk evaluasi potensi akademik penjurusan siswa. Metode profile matching digunakan dengan menganalisa kriteria penilaian akademik dan non akademik. Kriteria nilai akademik meliputi nilai rata-rata raport dan nilai Ujian Nasional sedangkan data nilai  non akademik siswa meliputi minat siswa, minat orang tua, tes IQ dan catatan prestasi siswa. Adapun rekomendasi jurusan meliputi jurusan IPA, IPS dan Bahasa. Selanjutnya kriteria penilaian disesuaikan dengan nilai gap kompetensi jurusan berdasarkan kategori core factor dan secondary factor. Perancangan aplikasi menggunakan bahasa pemrograman java dan database mySQL. Hasil penelitian berupa rancangan aplikasi yang dapat menunjukkan rekomendasi jurusan siswa Madrasah.

  9. PENGARUH TECHNOLOGY READINESS TERHADAP PENERIMAAN TEKNOLOGI KOMPUTER PADA UMKM DI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mimin Nur Aisyah

    2014-10-01

    Full Text Available Abstrak: Pengaruh Technology Readiness terhadap Penerimaan Teknologi Komputer pada UMKM di Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi pengaruh kesiapan teknologi terhadap persepsi kemanfaatan sistem dan persepsi kemudahan penggunaan sistem serta pengaruh kedua persepsi terhadap teknologi tersebut terhadap minat menggunakan teknologi komputer dalam membantu proses bisnis pada UMKM di Yogyakarta.  Sampel penelitian ini sejumlah 498 UMKM yang terdaftar di Disperindagkop Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner. Analisis data dan uji hipotesis menggunakan model Partial-Least-Square (PLS. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat pengaruh kesiapan teknologi terhadap persepsi kemanfaatan sistem dan persepsi kemudahan penggunaan sistem, serta terdapat pengaruh persepsi kemanfaatan teknologi dan persepsi kemudahan penggunaan teknologi terhadap minat menggunakan teknologi komputer dalam membantu proses bisnis pada UMKM di Yogyakarta.   Kata kunci: kesiapan teknologi, persepsi kemanfaatan, persepsi kemudahan penggunaan, minat menggunakan, UMKM Abstract: The Effect of Technology Readiness toward Acceptance of Computer Technology on SMEs in Yogyakarta. This research aims to explore the effect of technology readiness to the perceived of usefulness of system and perceived ease of use of the system and the influence of both perceptions of these technologies to the behavioral intention of computer technology in business processes in SMEs in Yogyakarta. The research sample number of 498 SMEs were registered in Disperindagkop Yogyakarta. The sampling technique using simple random sampling technique. The data were obtained using a questionnaire. Data analysis and hypothesis testing using a model of the Partial-Least-Square (PLS. The research found that there are significant technology readiness to the perception of the benefit system and perceived ease of use of the system

  10. Tingkat Prokrastinasi Akademik Siswa Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 9 Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martika Laely Munawaroh

    2017-03-01

    Full Text Available Abstract: Academic procrastination is one of problems that may occur among junior high school students. This study aims to describe the level of academic procrastination of junior high school students in Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 9 Yogyakarta. This research uses descriptive quantitative research. The results of this study showed that 17,2% of subjects have high academic procrastination, 77,1% of them have the moderate one, and 5,7% of them have the low one. Based on those results, it is recommended for the next researcher to use Solution-Focused Brief Counseling in reducing academic procrastination in SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Abstrak: Prokrastinasi akademik merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di kalangan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat prokrastinasi akademik siswa SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17,2% pelajar SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta memiliki prokrastinasi akademik tinggi, 77,1% sedang, dan 5,7% rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, direkomendasikan agar peneliti selanjutnya menggunakan Konseling Ringkas Berfokus Solusi untuk mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta.

  11. Asupan zat gizi, status gizi dan motivasi serta hubungannya dengan produktivitas pekerja perempuan pada bagian pencetakan di Pabrik Bakpia Pathuk 25 Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rina Kusriyana

    2010-07-01

    Full Text Available Background: Employees’ productivity is closely related with nutritional condition. Nutritional condition can be physically assessed by determining nutrition status. One’s nutrition status is directly influenced by nutrient intake. However, health and nutrition status of an employee in general have not got proper attention that lead to decreasing productivity. Productivity is not only influenced by nutrition status but also by psychological factor that involves motivation. Objectives: To identify association between nutrient intake, nutrition status and motivation and productivity of female workers at production department of Bakpia Pathuk 25 Factory Yogyakarta. Method: The study was a survey that used cross sectional design. Subject of the study were female workers at production department as many as 40 people taken through proportional stratified random sampling technique. Data of subject assessed were nutrient intake (energy, carbohydrate, fat, protein, and Fe, nutrition status, motivation, and productivity. Nutrient intake was assessed using food recall 24 hours within 4 days, nutrition status was specified using anthropometric approach using body mass index (weight/height, motivation was assessed through motivation questionnaire and productivity through quantity of production (raw bakpia produced by the worker at a time observation (44 minutes for workers at crust production and 1 hour for workers at filing department within 3 times observation. Result: The result of linear regression analysis showed that association between nutrient intake (energy, carbohydrate, fat, protein and Fe, nutrition status and productivity was r0.05 whereas between motivation and productivity was r=0.901; R2= 0.812; and p=0.000 for variables of wages, intake of energy, Fe and motivation and productivity. Conclusion: There was no significant association between nutrient intake (energy, carbohydrate, fat, protein and Fe and nutrition status and productivity

  12. Comparative Analysis Of Small Medium Enterprise Profitability Based On Its Ownership Form And Ethnicity: Study On Automotive Sector In Yogyakarta

    OpenAIRE

    Singapurwoko, Arif

    2017-01-01

    Tujuan penelitian mi adalah untuk mengetahui (apakah terdapat perbedaan operating profit margin, net profit margin dan return on investment antara pengusaha Jawa dengan Tionghoa, dan bentuk sole proprietorship dengan partnership. Lokasi penelitian dilakukan di Yogyakarta pada perusahaan-perusahaan skala kecil dan menengah yang bergerak dalam bisnis otomotif suku cadang mobil dan bengkel.Variabel independent dalam penelitian ini adalah operating profit margin, net profit margin dan return on i...

  13. EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR KABUPATEN KULON PROGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Stovika Eva Darmayanti

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengevaluasi ketercapaian program pendidikan karakter pada tingkat sekolah dasar di Kabupaten Kulon Progo, (2 memberikan rekomendasi baik kepada guru, sekolah, maupun pemerintah untuk perbaikan program pendidikan karakter. Jenis penelitian adalah evaluasi program (evaluasi formatif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian meliputi: (1 empat sekolah dasar di Kabupaten Kulon Progo, yaitu SDN 4 Wates, SDN 6 Bendungan, SDN Kriyan, dan SDN Selo; (2 Pengawas SD Kecamatan Kokap dan Pengawas SD Kecamatan Wates; dan (3 Di-nas Pendidikan Kulon Progo. Data dianalisis dengan menggunakan analisis data Milles & Huberman meliputi: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1 kesiapan sekolah dasar di Kabupaten Kulon Progo untuk mengimplementasikan pendidikan karakter baik, dinilai dari kurikulum yang telah terintegrasi pendidikan karakter, namun masih kurang dalam hal pengelolaan sarana prasarana pendukung dan banyak guru memerlukan lebih banyak pengetahuan dan keterampilan tentang pendidikan karakter; (2 implementasi pendidikan karakter belum tampak pada kegiatan pembelajaran; (3 dukungan dari pemerintah dalam sosialisasi atau pelatihan dirasa masih kurang oleh sekolah; (4 monitoring dan evaluasi pendidikan karakter masih terbatas pada kurikulum dan dilakukan melalui pembinaan pengawas di setiap sekolah; dan (5 kendala yang umum dihadapi sekolah adalah penilaian sikap siswa yang belum terdokumentasi, kurangnya pemahaman guru untuk mengimplementasikan pendidikan karakter, dan tidak adanya sinergi antara pendidikan di sekolah dengan pendidikan di rumah. _________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ A PROGRAM EVALUATION OF CHARACTER EDUCATION IN ELEMENTARY SCHOOL OF KULON PROGO REGENCY ABSTRACT

  14. Musik Liturgi Inkulturatif di Gereja Ganjuran Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yohanes Don Bosko Bakok

    2013-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Gereja Ganjuran merupakan salah satu Gereja Katolik di Yogyakarta yang sering menggunakan music inkulturatif dalam perayaan liturgi. Penggunaan musik inkulturatif sering kali aspek budaya lebih mendominasi dibanding aspek liturgi yang dirayakan. Jenis musik dan instrumen tertentu yang tidak disetujui oleh sebagian besar umat untuk digunakan dalam perayaan liturgi pun tetap digunakan. Penelitian ini bermaksud mengkaji fenomenafenomena tersebut dalam perayaan Jumat Agung pada tanggal 22 April 2011 dengan berpedoman pada ketentuanketentuan mengenai musik liturgi yang berlaku dalam Gereja Katolik universal. Mengkaji fenomena ini digunakan teori inkulturasi dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik liturgi inkulturatif yang digunakan dalam perayaan ada yang sesuai dan ada yang tidak sesuai dengan ketentuan-ketentuan pada music liturgi. Kata kunci: musik liturgi, inkulturatif, Ganjuran. ABSTRACT The Inculturated Liturgical Music at the Sacred Heart of Jesus Church of Ganjuran Yogyakarta. The Sacred Heart of Jesus Church of Ganjuran is one of the Catholic Churches in Yogyakarta that often uses in culturated music in the liturgical celebration. In using the inculturated music, the cultural aspects often be more dominant than the celebrated liturgy. Certain types of music instruments that are not approved by the majority of people to be used in the celebration of the liturgy are still in use. This study is intended to analize this phenomenon, especially in the celebration of Good Friday on April 22nd, 2011 based on the provisions of the liturgical music that are applicable in the universal Catholic Church. The theory that is used to study the problem of this research is the theory of inculturation, and the research method is qualitative method. The result of the research showed that some inculturated liturgical music used in the celebration of Good Friday on April 22nd, 2011 was appropriate, and some of it was not

  15. EVALUASI PENGGUNA PADA PERPUSTAKAAN DIGITAL UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Puspitasari Srirahayu

    2016-05-01

    Full Text Available Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi website perpustakaan digital UNAIR yang beralamat di www.lib.unair.ac.id melalui user evaluation teknik. Adapun komponen dari digital library UNAIR yang akan di evaluasi dengan menggunakan teori usefulnees digital library yang terdiri dari enam dimensi yakni format penyajian informasi, coverage (cakupan informasi, relevance (kesesuain informasi yang disajikan, reliable (bisa dipertanggungjawabkan, dan level (tingkat aksesibilitas informasi. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 50 responden, dengan teknik purposive sampling, dengan kriteria sebagai berikut: (1 civitas akademia UNAIR, (2 pernah mengakses digital library website minimal 1 kali dalam sebulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa usefullness dari website perpustakaan UNAIR (lib.unair.ac.id termasuk dalam kategori TINGGI dengan nilai 99.9 dan yang paling tinggi nilainya adalah format (misalnya .pdf, .jpg lain .doc  dengan point 89.5 dan yang paling rendah adalah cakupan (yaitu ketepatan waktu dalam hal up-   Kata Kunci: Evaluasi Pengguna, Perpustakaan Digital   Abstract. This study aimed to evaluate the digital library website of Airlangga University (www.lib.unair.ac.id through user evaluation technique. The components of the digital library that will be evaluated using usefulness digital library theory consisted of six dimensions namely information presentation format, information coverage, information relevance, information reliability, and information accessibility level. This study used a sample of 50 respondents selected by purposive sampling technique and with the following criteria: (1 Academic community of UNAIR, (2 Have accessed digital library website at least once a month. The results of the study suggested that the usefulness of UNAIR library website is considered in HIGH category with the score of 99.9. The highest score is for the format (e.g. pdf, jpg, doc with 89.5 points and the lowest is the

  16. Pembuatan Dashboard Berbasis Web Sebagai Sarana Evaluasi Diri Berkala Untuk Persiapan Penilaian Akreditasi Berdasarkan Standar Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fandi Cahyo Saputro

    2012-09-01

    Full Text Available Akreditasi perguruan tinggi oleh BAN-PT merupakan salah satu parameter dalam menentukan mutu  perguruan tinggi serta program studi di Indonesia. Keadaan saat ini menunjukkan bahwa untuk mencapai nilai akreditasi yang sesuai diinginkan maka perguruan tinggi serta program studi harus menyesuaikan kondisi internal mereka sesuai dengan standar yang telah diberikan oleh BAN-PT. Sebagai pertimbangan untuk mencapai standar yang ditentukan oleh BAN-PT, maka diperlukanlah proses evaluasi diri apakah program studi atau perguruan tinggi tersbut sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh BAN-PT. Dalam melaksanakan proses evaluasi diri, diperlukan sumber data yang digunakan sebagai dasar dalam menilai pada suatu kriteria. Pada kebanyakan program studi, semua data tersebar pada sistem informasi dan dokumen fisik yang berbeda sehingga membutuhkan waktu dan usaha yang lebih untuk mengintegrasikan hingga menilainya. Sehingga diperlukan sebuah sistem yang mampu mengambil dan menampilkan hasil evaluasi secara visual secara otomatis dengan lebih hemat waktu dan usaha. Salah satu bentuk visualisasi yang dapat menggambarkannya adalah dashboard.  Melalui dashboard, pihak internal program studi dapat mengetahui posisi penilaian mereka pada periode tertentu dan mampu memperbaikinya jika kurang dari target yang ditetapkan oleh standar.

  17. KAJIAN SANITASI TERMINAL DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dani Febriyanto

    2017-04-01

    Full Text Available Sanitasi adalah suatu usaha untuk mengawasi beberapa faktor lingkungan fisik yang berpenga-ruh pada manusia terutama terhadap hal-hal yang mempunyai efek merusak perkembangan fi-sik, kesehatan, dan kelangsungan hidup. Berdasarkan uji pendahuluan yang dilakukan pada 2-4 April 2016, diketahui bahwa terdapat beberapa sarana atau fasilitas terminal bus yang tidak se-suai dengan persyaratan. Hal tersebut memiliki dampak yang buruk bagi lingkungan dan kese-hatan manusia di tempat umum tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambar-an kondisi sanitasi terminal bus di Provinsi D. I. Yogyakarta, dengan melakukan penelitian survei dengan analisis deskriptif. Dari 16 populasi terminal yang ada, yang dijadikan sampel penelitian adalah Terminal Wates, Terminal Jombor, Terminal Giwangan, dan Terminal Dhaksinarga yang diambil dengan metoda area probability sampling. Ada lima variabel yang diamati dengan mela-kukan inspeksi sanitasi, yaitu: penyehatan lingkungan luar, penyehatan ruang dan bangunan, fa-silitas sanitasi, kenyamanan dan keselamatan, serta higiene makanan dan minuman. Hasil dan kesimpulan penelitian ini adalah kondisi sanitasi terminal bus di Provinsi D. I. Yogyakarta masih kurang baik, karena hanya Terminal Giwangan yang berkategori laik sehat dengan prosentase 89 %.

  18. COMMUNITY ENGAGEMENT WITH URBAN RIVER IMPROVEMENT: THE CASE OF YOGYAKARTA CITY (Melibatkan Masyarakat dalam Memperbaiki Lingkungan Sungai Perkotaan : Kasus Kota Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hari Kusnanto

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRACT The restoration of urban rivers has shifted from predominantly physical and ecological to community oriented social and economic improvement. Community engagement is needed in the people approach of development. Information sharing and public consultation are not enough. A case study among the riverside communities living in Yogyakarta city indicated that these communities need to move out of poverty and destitution through coaching and mentoring by various experts, and at the same time they would assure the ecosystem functioning of urban rivers.   ABSTRACT Restorasi sungai-sungai perkotaan telah bergeser dari peningkatan fisik dan ekologis menjadi lebih berorientasi pada sosial dan ekonomi. Keterlibatan masyarakat dibutuhkan dalam pendekatan manusiawi pembangunan. Pemberian informasi dan konsultasi public tidak cukup studi kasus pada komunitas-komunitas yang hidup di pinggir sungai di kota Yogyakarta menunjukkan bahwa komunitas tersebut perlu mengentaskan diri dari kemiskinan dan keterbelaknagn dengan bantuan ahli, dan pada saat yang sama menjaga fungsi ekosistem sungai-sungai perkotaan.

  19. Perencanaan Penerapan Konsep Zero run-off dan Agroforestri Berdasarkan Kajian Debit Sungai di Sub DAS Belik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arnellya Fitri

    2015-09-01

    Full Text Available Daerah Aliran Sungai (DAS Belik merupakan salah satu Daerah Tampungan Air (DTA yang berada di daerah perkotaan Kabupaten Sleman. Akibat alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan pemukiman yang padat menyebabkan semakin berkurangnya area resapan air hujan. Kurangnya area resapan air hujan menyebabkan kapasitas saluran drainase Sub Daerah Aliran Sungai (DAS Belik pada saat hujan  tidak mampu menampung air sehingga banjir di sekitar saluran drainase terjadi. Tujuan penelitian ini untuk memberikan solusi dengan menggunakan konsep zero run-off  dalam upaya  mencegah genangan banjir di perkotaan yang kurang memiliki ruang terbuka hijau dan area resapan air hujan. Kajian debit banjir yang dilakukan pada sungai Belik menggunakan metode rasional dan metode SCS CN yaitu metode yang digunakan dalam penentuan debit puncak pada satu kejadian hujan. Perhitungan debit diperlukan untuk mengetahui besar limpasan maksimum pada drainase saluran DAS Belik. Metode hidrograf  SCS CN  menggunakan parameter tekstur tanah, tebal hujan, CN wilayah, retensi potensial maksimum air oleh tanah, dan kedalaman hujan efektif. Sedangkan metode rasional menggunakan parameter koefesien aliran, intensitas hujan, dan luas daerah pengaliran dalam menghitung debit limpasan. Keseluruhan hasil perhitungan kedua metode melebihi besar debit pengukuran langsung menggunakan Metode Slope Area, artinya keseluruhan hasil menunjukkan banjir atau limpasan permukaan yang melebihi kapasitas drainase.Kata kunci. Limpasan permukaan, metode SCS CN, metode rasional, zero run-off Belik Watershed is one of the Water Catchment Areas  located in urban areas of Sleman District. Land conversion from agricultural to residential area cause the descending of rain water catchment area. Lack of rain water catchment area can cause drainage channel capacity of Belik sub zone cannot hold rain water, so that flooding occurred around the drainage channel. The aim of this research is to give a way out to

  20. Analisis Praktik Kepemimpinan Koordinator Perpustakaan Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta Menurut Pandangan Maha Kumaran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widiyastuti Widiyastuti

    2017-06-01

    Full Text Available Abstract This study aims to determine the style of leadership in the Special Library Archeology Yogyakarta. The method used in this research is qualitative so that the findings data will be analyzed by using the leadership theory of Kumaran. The result is the leadership practice in Balai Archeologi Yogyakarta is combines an affiliative and democratic leadership style.   Key Words: Leadership, Library   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan di Perpustakaan khusus Balai Arkeologi Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif sehingga data temuan akan dianalisis dengan menggunakan teori kepemimpinan dari Kumaran. Hasilnya adalah praktik kepemimpinan koordinator perpustakaan Balai Arkeologi yogyakarta ini mengkombinasikan antara  gaya kepemimpinan affiliative dan democratic.   Kata Kunci: Kepemimpinan, Perpustakaan

  1. PENGARUH MOTIVASI BELAJAR EKONOMI, GENDER DAN LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN (SUNAN PANDANARAN TERHADAP PERILAKU BELAJAR EKONOMI SISWA DI KELAS PADA SISWA KELAS XII IPS PUTRA DAN XII IPS PUTRI MA SUNAN PANDANARAN SLEMAN, YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Masruroh

    2015-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi belajar ekonomi, gender dan lingkungan pondok pesantren (Sunan Pandanaran terhadap perilaku belajar ekonomi siswa di kelas baik secara simultan maupun parsial. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS Putra dan siswi kelas XII IPS Putri. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket/kuesioner. Variabel dependen pada penelitian ini yaitu perilaku belajar ekonomi siswa di kelas. Variabel independennya yaitu motivasi belajar ekonomi, gender dan lingkungan pondok pesantren (Sunan Pandanaran. Hasil uji hipotesis simultan menunjukkan bahwa ada pengaruh motivasi belajar ekonomi, gender dan lingkungan pondok pesantren (Sunan Pandanaran terhadap perilaku belajar ekonomi siswa di kelas. Hasil uji hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa ada pengaruh motivasi belajar ekonomi terhadap perilaku belajar ekonomi siswa di kelas, ada pengaruh gender terhadap perilaku belajar ekonomi siswa di kelas dan ada pengaurh lingkungan pondok pesantren (Sunan Pandanaran terhadap perilaku belajar ekonomi siswa di kelas. Simpulan dari penelitian ini yaitu motivasi belajar ekonomi, gender dan lingkungan pondok pesantren (Sunan Pandanaran berpengaruh terhadap perilaku belajar ekonomi siswa di kelas baik secara simultan maupun secara parsial. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini seperti minat terhadap mata pelajaran ekonomi dan dukungan orang tua yang secara parsial maupun simultan dapat berpengaruh terhadap perilaku belajar ekonomi siswa di kelas. This study aimed to examine the effect of learning motivation economic, gender and environmental Boarding Sunan Pandanaran the behavior of students in the classroom studying economics either simultaneously or partially. Population and sample in this research were students of class XII IPS grader son and daughter XII IPS. Data collection method in

  2. Kejadian Leptospirosis pada Anjing di Daerah Istimewa Yogyakarta (CASE OF CANINE LEPTOSPIROSIS IN THE CITY OF YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Guntari Titik Mulyani

    2017-09-01

    Full Text Available Leptospirosis is a zoonotic disease, which is caused by Leptospira interrogans. The incidence of leptospirosis in dogs varies according to region and season, and is considered as emerging infectious diseases in humans. Clinical symptoms of leptospirosis in dogs vary greatly, some dogs are asymptomatic, with mild symptoms, and others progress to severe illness until death. The study aims to determine cases of canine leptospirosis in Yogyakarta, and identify the serovar that infect them. A total of 20 dogs without symptoms, with mild symptoms, to severe symptoms of leptospirosis were collected their serum and further tested using Microscopic Agglutination Test (MAT conducted at the Center for Veterinary Research (BBLitvet Bogor. History of vaccination is recorded as a consideration in interpreting the MAT results. The results showed that three out of the 20 samples were positive leptospirosis. Of the three positive samples, one was identified as serovar bataviae, another one as serovar bataviae and tarrasovi, and the last as serovar bataviae, tarrasovi, ichterohaemorrhagiae, canicola, celledoni, pyrogenes, cynopteri, and rachmati, respectively. The three dogs with leptospirosis showed similar clinical symptoms i.e. Anorexia, lethargy, and fever. It can be concluded that there are cases of canine leptospirosis in Yogyakarta which is predominantly caused by Leptospira interrogans serovar bataviae. ABSTRAK Leptospirosis adalah penyakit zoonosis, yang disebabkan oleh Leptospira interrogans. Kejadian leptospirosis pada anjing bervariasi menurut wilayah dan musim, dan dianggap sebagai penyakit menular yang muncul pada manusia. Gejala klinis leptospirosis pada anjing sangat bervariasi, beberapa anjing tanpa menunjukkan gejala, dengan gejala ringan, dan yang lain melanjut menjadi penyakit yang parah sampai kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kasus leptospirosis pada anjing di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan mengidentifikasi

  3. POLA PENGELOLAAN SANITASI DI PERKAMPUNGAN BANTARAN SUNGAI CODE, YOGYAKARTA (Pattern of Sanitation Management in Code Riverside Settlements, Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atyanto Dharoko

    2005-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Bantaran Sungai Code merupakan wilayah pusat kota Yogyakarta yang dipenuhi oleh perkampungan padat penduduknya. Sistem kehidupan masyarakat kampung bantaran Sungai Code sudah terintegrasi dengan kehidupan sosial ekonomi masyarakat kota Yogyakarta. Permasalahan yang muncul adalah rendahnya kualitas intrastruktur terutama fasilitas sanitasi karena kendala terbatasnya kemampuan ekonomi masyarakat dan bentuk topograti yang terjal. Akhirnya sungai merupakan tujuan pembuangan akhir limbah sanitasi lingkungan tanpa proses terlebih dahulu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola sanitasi komunal lebih dapat diterima oleh masyarakat dari pertimbangan sosial, ekonomi dan kondisi lingkungan yang terjal. Di masa mendatang sistem ini perlu dijadikan dasar pengembangan teknis sistem sanitasi bantaran sungai untuk memperoleh sustainability yang tinggi.   ABSTRACT Code riverside is part of central business district in Yogyakarta composed by densely populated kampungs. Community way of life in the kampungs have been successfully integrated with social-economic of the urban community. The crusial problem faced by the community is lack of infrastructure facilities especially sanitation. This situation is very much related to social-economic constraints of the community and topographical situation as fisical constraints. Finally, sanitation disposals have to be discharged into Code River without pre processing. The study concludes that communal sanitation system becomes the most acceptable system based on socio-economic and topographical constraints. In the future communal sanitation system may become a basic technical considerations to develop sanitation system in the riverside settlements and to achieve sustainability.

  4. PENGEMBANGAN MATERI AJAR DAN EVALUASI PADA KETERAMPILAN MENDENGARKAN DAN MEMBACA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prana D. Iswara

    2016-05-01

    Full Text Available Some of the receptive language skills are listening and reading skills. Curriculum (Indonesian Curriculum 2006, 2013, or 2016 revision is a standard curriculum used by teachers in the school. Learning to listen assessed on the ability of students retold orally or in writing Learning reading rated from revealing reading materials orally or in writing Listeners and reader's comprehension must be equal to the intended speaker and author. Receptive expression in its evaluation involves the expressive ability (speaking and writing to revive the gathering and reading. Evaluation of the learning listening and reading could have been a test, performance test, project or portfolio. Keywords: learning materials, evaluation, listening, reading.

  5. DISTRIBUSI HUTAN BAKAU DI LAGUNA PANTAI SELATAN YOGYAKARTA (Mangrove Distribution at the Lagoons in the Southern Coast of Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tjut Sugandawaty Djohan

    2007-03-01

    Full Text Available ABSTRAK  Kehadiran sisa hutan bakau di laguna Bogowonto, pantai selatan Yogyakarta menunjukkan bahwa pada masa lalu laguna tersebut didominasi oleh hutan bakau, sehingga penelitian ini bertujuan mempelajari kehadiran vegetasi bakau di laguna-laguna dan muara sungai di pantai selatan tersebut. Ada empat laguna di pantai Selatan Yogyakarta, laguna Bogowonto, Serang, Progo, Opak, dan satu muara sungai, Kali Baron. Laguna tersebut merupakan laguna internitten, artinya pada musim kemarau, mulut sungainya tertutup gumuk pasir dan laguna didominasi oleh perairan tawar dan merupakan ekosistem tergenang. Sebaliknya di musim hujan mulut sungai terbuka, laguna bersifat sebagai ekosistem pasang surut. Data vegetasi dicuplik dengan menggunakan kuadrat plot berukuran 10m x 20m dengan ulangan dua kali. Kuadrat plot ditempatkan pada pusat distribusi mangrovenya, yang dipilih mulai dari rawa burit ke arah muara sungai. Tekstur tanah, hara tanah, salinitas air dan hara air juga dikaji. Kehadiran hutan bakau di laguna dibatasi oleh tekstur tanah. Tekstur pasir, 60-99 %, mendominasi laguna Serang, Progo, Opak dan muara kali Baron. Komunitas bakau hanya ditemukan di laguna Bogowonto, yang tersusun atas 5 jenis bakau, Sonneratia alba, Nypa fruticans, Acanthus ilicifolius, Acrosticum sp., dan Derris heterophylla, dan dua jenis spesies peralihan, Pandanus sp. dan Cynodon dactylon. Pola distribusi komunitasnya mengelompok (clump, mempunyai tipe riverine mangrove,dan tidak membentuk zonasi. Sonneratia hadir mulai dari muara sungai sampai di rawa burit. Ketika air surut salinitas berkisar antara 0-6,5 %. Nypa hanya ditemukan satu kelompok di kaki gumuk. Distribusi Sonneratia tidak ditentukan oleh tinggi genangan, akan tetapi tinggi pneumatophor mengikuti pola tinggi genangan air. Di laguna Bogowonto, spesies bakau tidak mempunyai zonasi dan beradaptasi pada sistem ekologinya.   ABSTRACT  The presence of mangrove remnant at the lagoon of Bogowonto River in the southern

  6. TRANSGENDER COMMUNITY ACTIVITIES AND THEIR MARRIAGE CONCEPT IN YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muta’Ali Rauf

    2016-05-01

    Full Text Available Transgender have been considered as someone who always marginalized in their life, so they always get moral discrimination, social and even religion. Development of the transgender community in Yogyakarta is currently getting a response from various groups, namely the general public, religious leaders, sociologists and psychologists. As for job transsexual Kebaya NGOs joined in Yogyakarta, located in very small scope, include: ngamen, nyebong, salon and sewing. It was done since the transvestites are out of work in the formal sector. The concept of marriage in transgender community in Kebaya NGOs does not have clear rules because there is no basis or guidelines. Same-sex marriage in Indonesia is not recognized legally as well as normative, so the concept of transsexual marriage does not exist according to Islamic law. Kebaya NGOs consider that the rules about marriage in Indonesia violate the human rights, because it does not facilitate and accommodate the same-sex marriage. [Waria selama ini dianggap sebagai sosok yang selalu termarginalkan di dalam kehidupannya, sehingga mereka selalu mendapatkan diskriminasi baik moral, sosial, maupun agama. Perkembangan komunitas waria di Yogyakarta saat ini mendapat respon dari berbagai kalangan, yaitu masyarakat umum, tokoh Agama, Sosiolog, dan Psikolog. Adapun pekerjaan Waria Yogyakarta yang tergabung dalam LSM Kebaya, berada dalam skala yang sangat kecil meliputi : Ngamen, Nyebong, salon dan menjahit. Hal itu dikerjakan semenjak waria tidak mendapat pekerjaan dalam sektor formal. Konsep perkawinan dalam komunitas waria di LSM Kebaya belum mempunyai aturan yang jelas karena tidak ada landasan atau pedomannya. Perkawinan sesama jenis di Indonesia tidak mendapatkan pengakuan secara yuridis maupun normatif, sehingga konsep perkawinan waria tidak eksis menurut Hukum Islam. LSM Kebaya menganggap bahwa peraturan tentang perkawinan di Indonesia melanggar hak asasi manusia, karena tidak memfasilitasi perkawinan

  7. Perancangan Model Dashboard Untuk Monitoring Evaluasi Mahasiswa

    OpenAIRE

    Ilhamsyah, Ilhamsyah; Rahmayudha, Syahru

    2017-01-01

    Konsep kinerja dashboard adalah model aplikasi sistem informasi yang disediakan bagi para manager untuk menyajikan informasi kualitas kinerja, dari sebuah Perusahaan atau lembaga organisasi, dashboard telah banyak diadopsi oleh Perusahaan atau kalangan bisnis. Pada penelitian ini, dashboard digunakan sebagai sistem monitoring evaluasi mahasiswa di bidang pendidikan di Jurusan Sistem Informasi FMIPA Universitas Tanjungpura Pontianak sebagai sarana untuk mengukur kualitas mahasiswa serta mengam...

  8. HUBUNGAN MINAT BELAJAR KEJURUAN DAN PRESTASI BELAJAR PRAKTIK PENGELASAN DENGAN MINAT BEKERJA DI INDUSTRI SISWA KELAS XI SEMESTER GENAP TEKNIK PENGELASAN SMK NEGERI 1 SEDAYU BANTUL YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nanda Pratama

    2015-12-01

    Full Text Available This study aimed to describe (1 correlation vocational learning interest with working interest in industry among the eleventh grade students of SMK Negeri I Sedayu Bantul Yogyakarta in the academic year 2014/2015; (2 correlation learning achievement of welding practice subject with working interest in industry among the eleventh grade students of SMK Negeri I Sedayu Bantul Yogyakarta in the academic year 2014/2015; and (3 correlation vocational learning interest and learning achievement of welding practice subject with working interest in industry among the eleventh grade students of SMK Negeri I Sedayu Bantul Yogyakarta in the academic year 2014/2015. This study was ex-post facto. Data collecting methods were questionnaires and documentation. Data analyzing methods used descriptive analysis, first and second hypothesis testing used partial correlation and third hypothesis testing used double regression with two predictors. This study shows that (1 there was a positive and significant correlation vocational learning interest with working interest in industry among the eleventh grade students of SMK Negeri I Sedayu Bantul Yogyakarta in the academic year 2014/2015 with the significant score 0.007 < 0.05; (2 there was a positive and significant correlation learning achievement of welding practice subject with working interest in industry among the eleventh grade students of SMK Negeri I Sedayu Bantul Yogyakarta in the academic year 2014/2015 with the significant score 0.000 < 0.05; and (3 there was a positive and significant correlation vocational learning interest and learning achievement of welding practice subject with working interest in industry among the eleventh grade students of SMK Negeri I Sedayu Bantul Yogyakarta in the academic year 2014/2015 with the significant score 0.000 < 0.05. The score of determinant coefficient (R2 was 0.127, it means that learning interest and learning achievement of welding practice subject gave contribution

  9. Penggunaan Aplikasi Blackberry Messenger (BBM Sebagai Media Untuk Evaluasi Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toni Kus Indratno

    2016-09-01

    Full Text Available Penggunaaan teknologi ke dalam setiap sendi kehidupan mutlak diperlukan untuk masa sekarang ini. Hampir setiap orang mempunyai smartphone untuk mendukung aktivitasnya sehari-hari. Akan tetapi penggunaan teknologi yang serba canggih apabila tidak diimbangi dengan kearifan, akan berdampak pada hal negatif saja, bahkan mengaburkan fungsi penting dari teknologi itu sendiri. Blackberry messenger atau yang lebih dikenal BBM merupakan satu dari sekian banyak aplikasi yang hampir pasti ada di setiap smartphone. Sisi kecepatan transfer data dan kemudahan berkirim berkas (file menjadi daya tarik tersendiri dari aplikasi ini. Pemanfaatan BBM untuk mendukung proses evaluasi mahasiswa telah dilakukan pada penelitian ini. Mahasiswa diberikan soal kuis untuk dikerjakan pada dini hari (mulai Pkl. 03.00 s.d. 05.00, hasil pekerjaan mahasiswa dikirim menggunakan aplikasi BBM dalam bentuk gambar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi lapangan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa merasa lebih leluasa dalam mengerjakan kuis, mereka bisa mengerjakan sesuai gaya belajar masing-masing, tidak dibatasi oleh ruang dan suasana yang menegangkan. Waktu pengerjaan dini haripun membawa pengaruh positif, dengan pikiran yang masih segar, mahasiswa bisa lebih optimal dalam mengerjakan kuis.

  10. 'n Evaluasie van Pharos Aanleerderwoordeboek vir skole/ Learner's ...

    African Journals Online (AJOL)

    'n Evaluasie van Pharos Aanleerderwoordeboek vir skole/ Learner's Dictionary for Schools en Longman-HAT Afrikaans Dictionary and Grammar for English Speakers in 'n Afrikaanse taalverwerwingskursus op universiteitsvlak.

  11. Iklim Belajar dan Iklim Praktik serta Produktivitas Belajar ditinjau dari Aspek Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Konteks Pendidikan Sistem Ganda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hakim Hakim

    2004-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peibedaan: (1 kepemimpinan kepala sekolah, (2 iklim belajar, (3 iklim praktik, dan (4 produktivitas belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah causal-comparative research. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Yogyakarta dan SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta pada Junisan Bangunan Gedung. Sumber datanya meliputi kepala sekolah, staf, guru, dan siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Kesahihan instrumen penelitian diuji dengan menggunakan analisis faktor, dan keandalan instrumen diuji dengan menggunakan koefisien alpha dari Cronbach. Dari hasil uji coba instrumen telah memenuhi persyaratan vatiditas dan reliabilitas. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis komparatif. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1 kepemimpinan kepala sekolah SMK Negeri 2 Yogyakarta lebih cendenmg bersifat kepemimpinan administrator, sedangkan kepemimpinan kepala sekolah SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta lebih cendenmg bersifat kepemimpinan manajer; (2 terdapat peibedaan iklim belajar antara SMK Negeri 2 Yogyakarta dengan SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta; (3 terdapat peibedaan iklim praktek antara SMK Negeri 2 Yogayakarta dengan SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta; (4 terdapat peibedaan produktivitas belajar siswa antara SMK Negeri 2 Yogyakarta dengan SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta; (5 hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan administrator lebih baik dari pada gaya kepemimpinan manager. Kata kunci: iklim, produktifitas, aspek, kepemimpinan konteks.

  12. PENDEKATAN ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS DAN SIMULASI MONTE CARLO DALAM PEMILIHAN ALTERNATIF PERCETAKAN SEBAGAI MITRA KERJA DALAM USAHA ADVERTISING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Intan Berlianty

    2012-10-01

    Full Text Available Industri advertising memerlukan kreatifitas yang tinggi serta sarana pendukung yang memadai. Salah satu sarana pendukung yang jarang dimiliki oleh  usaha advertising adalah mesin cetak karena harganya  yang  cukup mahal. Maka usaha advertising melakukan kerjasama dengan  percetakan. Pengusaha advertising  memerlukan kriteria-kriteria yang dapat memberikan kepercayaan dan kenyamanan dalam menjalin hubungan kerjasama dengan pihak percetakan. Dalam menentukan percetakan sebagai partner kerjasama, diperlukan kriteria-kriteria yang menjadi dasar pemilihan percetakan mana yang kompeten. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP akan digunakan sebagai dasar evaluasi percetakan yang menjadi  partner kerjasama bagi pengusaha advertising di Yogyakarta. Penggunaan metode AHP dalam penelitian  ini adalah untuk mengkuantifikasikan faktor-faktor atau alternatif-alternatif yang ada dalam penelitian yang bersifat kualitatif. Sedangkan simulasi Monte Carlo digunakan dalam penelitian ini untuk  mendapatkan satu nilai yang dapat mewakili jawaban responden yang pastinya akan beragam pada tiap poin pertanyaan dalam kuisioner. Kata kunci : kriteria, advertising, percetakan, prioritas. Abstract Advertising industry requires high creativity and adequate means of support. One of the means of support that is rarely owned by the advertising business is printing because the price is quite expensive. So advertising efforts to cooperate with the printing. Employers advertising requires criteria that can give confidence and comfort in establishing a cooperative relationship with the press. In determining the printing as a cooperation partner, necessary criteria on which to base the selection of which a competent printing. Analytical Hierarchy Process (AHP is used as the basis for evaluation of its partner collaboration printing for businesses advertising in Yogyakarta. The use of AHP method in this study was to quantify the factors or alternatives that exist in a

  13. Evaluasi Kebutuhan Luasan Apron Pada Rencana Pengembangan Bandar Udara Internasional Ahmad Yani Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Nursalim

    2017-03-01

    Full Text Available Bandar Udara Ahmad Yani akan memiliki terminal yang lebih luas di sebelah Utara runway, lahan parkir yang luas, apron seluas 61.344 m2 serta dua buah taxiway. Pengembangan tahap II akan menjadikan Bandar Udara Ahmad Yani memiliki apron seluas 72.522 m2 dan 10 buah taxiway serta 1 buah parallel taxiway. Studi ini akan mengevaluasi kebutuhan apron Bandar Udara internasional Ahmad Yani Semarang saat ini dan 20 tahun kedepan. Pada evaluasi ini akan diprediksi jumlah pergerakan pesawat pada tahun rencana yang kemudian akan dikonversi menjadi jumlah pesawat pada jam sibuk. Hasil prediksi jumlah pesawat ini akan dianalisis terhadap kebutuhan apron Bandar Udara Ahmad Yani di tahun rencana. Dengan adanya pengembangan apron diharapkan dapat memenuhi kebutuhan lalu lintas udara. Untuk perencanaan perkerasan apron menggunakan rigid pavement dengan metode FAA dengan software FAARFIELD. Dari hasil perhitungan didapatkan, kebutuhan total jumlah gerbang landas parkir untuk tahun rencana (2035 adalah 51 pesawat, yang terdiri dari 35 kelas C dan 16 kelas D. Selanjutnya didapatkan dimensi gerbang landas parkir pada tahun rencana (2035 adalah untuk kelas C dengan panjang 2096,50 m dan lebar 98,37 m sedangkan untuk kelas D dengan panjang 1547,20 m dan 104,78 m. Tebal perkerasan landas parkir ini adalah 670 mm. Dalam penulangan perkerasan landas parkir tahun rencana (2035 dibutuhkan wiremesh dengan D14-100 dan Dowel dengan diameter 50 mm, panjang 610 mm, dan jarak 460 mm.

  14. Pengaruh Sri Sultan Hamengku Buwono I pada Seni Karawitan Kraton Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raharja -

    2014-11-01

    Full Text Available Gamelan sebagai alat musik atau karawitan sebagai produk musikal dari Kraton Yogyakartamempunyai beberapa karakter yang sangat khas. Karawitan masih dipergunakan sebagai suatu identitasdan diakui oleh masyarakat hingga saat ini. Pengembangan musikal ini bermula dari Sri SultanHamengku Buwono I. Ada dua alasan penting yang mendorong gagasan penciptaan karaktergamelan. Pertama, konsepsi kedudukan raja telah mendudukkan gamelan sebagai salah satu pusakapenting. Kedua, kepribadian Sultan yang maskulin, heroik, dan patriotik menjadi model pengembangan,memberi ciri khas pada masing-masing ricikan gamelan dan musikalitasnya. Gamelan KratonYogyakarta mempunyai kesan rasa musikal: agung, gagah, tegas, mantap, berwibawa, mrabu (sepertiraja, dan ngratoni (seperti suasana di kraton.   The Effect of Sri Sultan Hamengku Buwono I on Kraton Yogyakarta Karawitan. Gamelan asmusical instrument or karawitan as a musical product of Kraton Yogyakarta has some specific characters. Itis still used as an identity and is recognized by karawitan society until now. This musical development wasfirstly introduced by Sri Sultan Hamengku Buwono I. There are two important reasons which stimulatethe ideas of creating gamelan characters. First, the king’s authority conception puts the gamelan as one ofthe important heirloom. Second, Sultan’s personalities which are masculine, heroic, and patriotic becomethe influencing model of its development, and give some specific characters on each gamelan instrument andits musicality as well. Kraton Yogyakarta gamelan has many musical rasa(s/feelings: glorious, strong, clear,steady, prestigious, ‘mrabu’ (like a king, and ‘ngratoni’ (such an atmosphere of Kraton.

  15. USE OF MOTORCYCLE HELMETS IN YOGYAKARTA : SOME OBSERVATIONS AND COMMENTS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Peter Conrad

    2012-09-01

    Full Text Available Cedera kepala merupakan sebab utama kematian dalam kecelakaan sepeda motor. Penelitian di Ame­rika Serikat, menunjukkan pemakaian helm mengurangi risiko cedera dan kematian. Penelitian ini mene­liti ketaatan terhadap peraturan pemakaian helm di Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui observasi sistematik (N=9242 dan wawancara terbuka (n=150 di lima jalan utama yang berbeda di seluruh kota. Ketaatan umum terhadap peraturan pemakaian helm adalah 87% untuk pengemudi, dengan variasi kepen­tingan terhadap waktu dan tempat.Hanya 55% pengemudi memakai helm dengan baik (dengan tali di ikatkan dan hanya 20% penumpang memakai helm. Jadi hanya 50% orang yang naik sepeda motor terlindungi secara maksimum. Di dalam wawancara, responden mengatakan ketidak-enakan fisik dan "malas" sebagai alasan paling umum untuk tidak memakai helm; beberapa orang menyatakan helm tidak perlu di jalan-jalan kota dan di waktu malam. Wawancara mengisyaratkan bahwa orang yang naik sepeda motor memakai helm kebanyakan karena takut di tegur polisi dan responden hanya tahu sedikit tentang nilai keselamatan helm. Banyaknya pemakaian helm sekarang ini merupakan ketaatan semu ("token compliance" terhadap peraturan. Dari hasil studi diusulkan cara-cara agar keselamatan pemakaian helm di Indonesia bisa di­tingkatkan.

  16. EVALUASI MANAJEMEN RISIKO KEAMANAN INFORMASI DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5 SUBDOMAIN EDM03 (ENSURE RISK OPTIMISATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fransisca Tiarawati Riadi

    2018-04-01

    Full Text Available Pentingnya penggunaan Teknologi Informasi (TI tidak bisa dipisahkan dari risiko-risiko yang akan mungkin terjadi. Satuan organisasi XYZ sendiri telah menerapkan manajemen risiko keamanan informasi menggunakan standar ISO 31000:2009 untuk meminimalisir risiko-risiko tersebut. Penerapan manajemen risiko keamanan informasi dilakukan agar satuan organisasi XYZ dapat mengetahui optimasi risiko yang dikelola satuan organisasi XYZ sudah berjalan dengan baik dan memberikan dampak yang signifikan. Sehingga satuan organsasi XYZ perlu melakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat kapabilitas dalam memastikan optimasi risiko yang telah dilaksanakan satuan organisasi terhadap layanan TI. Framework COBIT 5 digunakan untuk melakukan evaluasi manajemen risiko keamanan informasi dengan melakukan pengukuran tingkat kapabilitas yang memfokuskan pada subdomain EDM03 (Ensure Risk Optimisation. Hasil penelitian ini pada subdomain EDM03 memiliki tingkat kapabilitas pada level 1 performed process kategori largely achieved dengan nilai 78,29%. Pada level ini proses yang diimplementasikan organisasi mencapai tujuan prosesnya. Manfaat penelitian ini bagi satuan organisasi XYZ dapat membantu manajemen risiko keamanan informasi dan pengimplementasi framework ISO 31000 mencapai nilai optimal dalam mendukung layanan TIK di Lembaga ABC.

  17. EVALUASI UNJUK KERJA TURBIN AIR PELTON TERBUAT DARI KAYU DAN BAMBU SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK RAMAH LINGKUNGAN UNTUK PEDESAAN (Performance Evaluation of Hydraulic Pelton Turbine Made of Wood and Bamboo as Environmentally Friendly Electric Generation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samsul Kamal

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Pemanfaatan energi air di Indonesia, khususnya untuk pembangkit listrik skala kecil di pedesaan masih perlu diprioritaskan untuk ditingkatkan dalam program memperoleh energi bersih yang ramah lingkungan. Pemanfaatan tersebut masih terkendala oleh biaya investasi yang relatif tinggi serta teknologi yang sesuai. Pemerintah mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan melalui program Desa Mandiri Energi dengan menggunakan potensi dan sumber daya yang tersedia di pedesaan. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi unjuk kerja turbin air Pelton untuk pembangkit listrik skala kecil dengan sudu terbuat dari bambu dan roda turbin dari kayu. Data yang terkumpul menunjukkan bahwa efisiensi pembangkitan mampu mencapai sekitar 28% untuk debit aliran 28 liter/detik dan tinggi jatuh efektif 7 m menggunakan nosel berpenampang empat persegi panjang. Walaupun dari aspek teknik dan lingkungan penggunaan bambu sebagai sudu turbin adalah baik dan sesuai untuk digunakan di pedesaan, namun unjuk kerja yang diperoleh masih perlu ditingkatkan dibanding dengan umumnya turbin Pelton yang terbuat dari logam. Hal ini diperkirakan karena bentuk alamiah lengkung bambu yang tidak optimum untuk sudu serta bentuk penampang nosel yang masih harus disesuaikan.   ABSTRACT The use of hydroenergy in Indonesia, especially for small electric generation in rural areas is still to be priority increased in a program to find a clean and environmentally friendly energy.  The use is still limited by relatively high investation cost and appropriate technology. Government has pushed the use of new and renewable energy through the Village Self-Relliant Energy Supply Program by using potential and available resources in the village. The objective of this study is to evaluate the performance of a hydraulic Pelton turbine for small electric generation with the buckets are made of bamboo and the runner is made of wood. Data collected from the study show that the efficiency of the

  18. PENGUKURAN VS30 MENGGUNAKAN METODE MASW UNTUK WILAYAH YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muzli Muzli

    2016-10-01

    Full Text Available Yogyakarta merupakan salah satu wilayah yang aktif gempabumi di Indonesia. Sumber gempabumi dapat berasal dari patahan lokal Opak di bagian timur ataupun zona subduksi pada bagian selatan Yogyakarta. Pembuatan peta mikrozonasi gempa sangat dibutuhkan untuk pertimbangan pembangunan infrastruktur atau bangunan yang tahan terhadap gempabumi. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi dampak resiko yang mungkin ditimbulkan. Pada pertengahan tahun 2014 telah dilakukan pengukuran kecepatan gelombang geser (Vs30 di wilayah Yogyakarta khususnya wilayah Kabupaten Bantul dan Sleman. Pengukuran dilakukan terhadap 55 titik yang menyebar pada dua wilayah Kabupaten tersebut dengan jarak antar titik sekitar 1 sampai 5 km. Vs30 merupakan salah satu parameter yang digunakan dalam peta mikrozonasi. Pengukuran Vs30 dengan metode Multichannel Analysis of Surface Waves (MASW menggunakan 24 geofon komponen vertikal dengan frekuensi 4.5 Hz. Nilai Vs30 memberikan informasi klasifikasi tanah permukaan sampai pada kedalaman 30 meter. Hasil interpretasi nilai Vs30 menunjukkan bahwa pusat kota yaitu Kotamadya Yogyakarta memiliki resiko amplifikasi gelombang yang relatif besar dengan nilai Vs30 berkisar antara 115-175 m/s. Pembangunan di wilayah ini sangat disarankan untuk memperhatikan aturan yang memenuhi standard sesuai rujukan SNI 1726-2012. Pada sisi lain, wilayah yang memiliki tanah permukaan klasifikasi padat dengan nilai rata-rata Vs30 antara 350-480 m/s adalah Kecamatan Kretek, Sanden, Pandak dan Bambanglipuro. Wilayah ini memiliki potensi untuk pelemahan atau atenuasi gelombang sehingga resiko kerusakan akibat gempabumi relatif lebih kecil.   Yogyakarta region is one of a seismically active region in Indonesia. Earthquake source can be generatedfrom a local fault Opak in the easternor subduction zone in the southern part of Yogyakarta. Map of seismic microzonation is needed for infrastructure development considerations or buildings resistant to earthquakes. The

  19. Pengembangan Instrumen Evaluasi Budi Pekerti Siswa SMU Negeri di Kabupaten Bantul

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Esti Setiawati

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen evaluasi budi pekerti siswa SMU Negeri. Untuk itu perlu dirumuskan langkah-langkah pengembangan instrumen dan menyelidiki karakteristik instrumen tersebut. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMU Negeri di Kabupaten Bantul. Penentuan banyaknya sampel dilakukan dengan teknik Purposive sampling sesuai dengan tujuan pengembangan. Instrumen penelitian ini adalah inventory Data dianalisis dengan analisis faktor. Hasil analisis data uji coba pengembangan Instrumen adalah: 1 Uji coba pertama dengan 85 butir, menunjukkan angka KMO and bartllets test sebesar 0,644 dengan p < 0,05. Setelah butir-butir tersebut dianalisis sejumlah, terdapat 11 butir yang tidak layak analisis yaitu butir 1, 2, 3, 5, 7, 8, 9, 10, 14, 32, dan butir 77 karena angka MSA < 0,5. Hasil pengujian ulang dengan 74 &117 butir menunjukkan angka KMO and Bartllets test sebesar 0,761 dengan p < 0,05, berarti mengalami kenaikan sebesar 0,117. Angka kumulatif muatan faktor sebesar 41,351 % dan nilai reliabilitas instrumen sebesar 0, 9656 2 Uji coba kedua dengan 85 butir hasil perbaikan instrumen uji coba pertama, menunjukkan angka KMO and Bartllets test sebesar 0,874 dengan p < 0,05. Setelah butir-butir tersebut dikenakan sejumlah pengujian, terdapat 1 butir yang tidak layak analisis yaitu butir 11 karena angka MSA < 0,5 hasil pengujian ulang dengan 84 butir menunjukkan angka KMO and Bartllets test sebesar 0,876 dengan P < 0,05, yang berarti mengalami kenaikan sebesar 0,002, sedangkan angka kumulatif muatan faktor sebesar 42,775% dan nilai reliabilitas Instrumen sebesar 0,9634. Hasil analisis data tersebut menunjukkan tingkat reliabilitas instrumen tergolong tinggi, namun validitas konstruk masih rendah. Kata kunci: pengembangan instrument, evaluasi budi pekerti.

  20. Stereotip Gender dalam Lukisan Anak-Anak di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasiyan -

    2014-11-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplanasi: (1 stereotip gender lakilakidalam representasi seni lukis anak-anak; (2 stereotip gender laki-laki dalamrepresentasi seni lukis anak-anak; (3 faktor yang mempengaruhi ada perbedaanstereotip gender laki-laki dan perempuan dalam representasi lukisan anak-anak diYogyakarta sebagaimana tersebut. Metode penelitian ini adalah kualitatif denganpendekatan semiotik, dengan data penelitian lukisan karya anak-anak di Yogyakarta.Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Hasil penelitian ini dapat disampaikan sebagai berikut: (1 Lukisan anak-anakcenderung merepresentasikan laki-laki dalam posisi dan peran di sektor publik danlebih positif, (2 Sementara itu, sebaliknya perempuan direpresnetasikan cenderungada di posisi dan perannya di sektor domestik yang cenderung negatif, (3 Adapunpenyebab utama adanya perbedaan konstruksi gender yang stereotip laki-laki danperempuan tersebut, terutama disebabkan oleh kuatnya konstruksi ideologi genderdan patriarki secara sosial budaya di masyarakat, tidak terkecuali yang dipahamidalam pengetahuan anak-anak. Gender Stereotype in the Children’s Paintings in Yogyakarta. This particular studyis aimed to explain: (1 men’s gender stereotype representation in children’s painting; (2 women’stype representation in children’s paintings; and (3 factors influencing those two ways of genderstereotype representations which tend to be exploitative. The method used in this particular studyis the qualitative method with gender and semiotic perspective as the main concerns. The data arein the forms of children’s paintings in Yogyakarta. The descriptive qualitative analysis techniqueis used to analyze the data. The results of this study can be described as the followings: 1 (Menare represented in the children’s paintings as having the more positive gender stereotype that isbeing placed in the public roles and position; (2 On the

  1. Koreografi Lingkungan’ Masyarakat Plempoh, Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendro Martono

    2014-11-01

    Full Text Available Desa Plempoh, yang berada di wilayah Prambanan Daerah Istimewa Yogyakarta,diharapkan sebagai penyangga pariwisata situs purbakala candi Boko. Akan tetapi,kenyataannya desa yang terletak di lereng bukit Boko menjelang masuk area candi,tidak menampilkan wujud sebagaimana yang diharapkan. Untuk itu, penulisdan sekaligus koreografer menawarkan alternatif solusi yang dapat memenuhikepentingan masyarakat. Masyarakat diberdayakan dalam pelatihan seni tari,nyanyi, dan teater. Metode yang digunakan adalah ‘Koreografi Lingkungan’,yaitu sebuah proses kreatif bekerja bersama antara tim perancangan seni denganmasyarakat untuk mewujudkan sebuah tari rakyat yang mengangkat legendasetempat, yaitu Jonggrang. Koreografinya mengungkapkan kearifan lokal denganpendekatan masa kini dan menggunakan versi rakyat yang membedakannya dengansendratari Rara Jonggrang yang sudah seringkali ditampilkan selama ini. Environmental Choreography of Plempoh society, Prambanan, Yogyakarta.Plempoh village, located in the region of Prambanan Yogyakarta, is expected as a bufferof Boko temple archaeological tourism sites. However, the fact that the village is locatedon the hillside of the entrance of the temple area, does not display the form as it isexpected. Therefore, the writer, also a choreographer, offers an alternative solution to meetthe interests of the community. The people of this society were empowered by the trainingsof dancing, singing, and theater. The method used in the research was ‘EnvironmentalChoreography’ which was a creative process of group working between the design teamand the society to create a public art with a folk dance which raised the local legend,Jonggrang. The choreography revealed the local wisdom with the present approach, andused the version distinguishing people with Rara Jonggrang ballet that has often beenshown lately.

  2. PENDIDIKAN POLITIK KOALISI PEREMPUAN YOGYAKARTA WILAYAH YOGYAKARTA 2000-2008

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Roviana

    2016-09-01

    Full Text Available Indonesian women are marginalized in political decision making. Various of women organizations before independence considered that political education to women as an important step. The Coalition of Women’s programs focus on political education. The method used in this research is descriptive, explorative, exploratory for illustrated with clear linkages between issues. Data mining is done by in-depth interviews as the primary data and the study of literature as secondary data. The data were analyzed by the social movement theory. The reseult of this research namely : First, political education into the long-term effort to equip women to have a political vision in the lives of individuals, groups or state. Second, the Coalition of Women’s Yogyakarta region because of ideology and values held by diverse, have run into trouble when mobilization in the fild. Women’s Coalition Yogyakarta region as a mass movement, depending on the actors and major donors. Third, the Coalition of Women in the Yogyakarta area represents the activity is more elite and educated class, represented by its management, not a representation of the existing member base in the hamlets with the appearance of weak economic class and low education. Fourth, because the mass relations of women with a donor agency that is so close, without realizing the long term has made a run when there is mass movement of funds from donors, and shuffl away when the donor agency. The summary of research namely: Indonesian Women’s Coalition Yogyakarta region actually has qualifid as an embryo or a sprinkling of new social movements, but the growth of this movement must deal Weakness factors are present in the middle of the road: diffiulty building shared ideology, political representation, which represented the elite organization, no consolidation organizing base, dependence on donor funding agencies and lack of self-help and self-fiancing members to conduct political education of women.

  3. Dhenggung Asmarandana dan Dhegung Banten: Sebuah Komparasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teguh -

    2013-11-01

    Full Text Available The Comparation of Dhenggung Asmarandana and Dhegung Banten. Penelitian ini membahas perbandinganantara gending Dhenggung Asmaradana gaya Surakarta dengan gending Dhegung Banten gaya Yogyakarta.Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa kedua gending memiliki persamaan dan perbedaan. Persamaankeduanya terletak pada laras, pathet, bentuk gendhing, struktur gendhing, serta balungan gending. Sedangkanperbedaannya hanya pada nama dan garap tabuhan bonang.

  4. EVALUASI KESESUAIAN PERKULIAHAN MICROTEACHING PENDIDIKAN FISIKA TERHADAP KKNI DI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arina Izataki Fuady

    2015-04-01

    Full Text Available Evaluation of suitability evaluation of physics education microteachig class to KKNI in Sunan Kalijaga Islamic University was done by stake model with quantitave descriptive analysis. Based on data analysis indicate that (1 the suitability of planning class to the achievement of KKNI Level 6 phisics education at 45.45% ( enough categorized; (2 the suitability of the implementation of class held on the achievement KKNI Level 6 physics education viewed through the achievement of the student's ability to KKNI Level 6 at 75.34% (very well categorized and the role of the lecturer to the achievement of the students ability to KKNI Level 6 amounting to 55.01% (enough categorized; and (3 the conformity assessment of the achievement of the lecturers do KKNI Level 6 physical education by 72.73% (well categorized.

  5. EVALUASI KESESUAIAN PERKULIAHAN MICROTEACHING PENDIDIKAN FISIKA TERHADAP KKNI DI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Arina Izataki Fuady; Zuhdan Kun Prasetyo

    2015-01-01

    Evaluation of suitability evaluation of physics education microteachig class to KKNI in Sunan Kalijaga Islamic University was done by stake model with quantitave descriptive analysis. Based on data analysis indicate that (1) the suitability of planning class to the achievement of KKNI Level 6 phisics education at 45.45% ( enough categorized); (2) the suitability of the implementation of class held on the achievement KKNI Level 6 physics education viewed through the achievement of the student'...

  6. Pembentukan Identitas Remaja di Yogyakarta

    OpenAIRE

    Darmawan Muttaqin; Endang Ekowarni

    2016-01-01

    Context has been identified as an important factor of identity formation among adolescents. The aim of this study was to understand adolescent identity formation component in Indonesian context especially in Yogyakarta, considering gender differences, age groups, and correlation between components as well. This study involved 450 Indonesian adolescents aged 12-21 years (225 boys and 225 girls) that constituted of early, middle, and late adolescents. This study used Identity Sty...

  7. Disain Sistem Pemantauan Lingkungan Untuk Evaluasi Lepasan Radionuklida dari Subsistem pada Kecelakaan Reaktor Daya PWR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Kuntjoro

    2013-03-01

    Full Text Available PLTN. (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir sebagai sumber energi baru dipilih sebagai alternatif, karena memiliki berbagai kelebihan yaitu ramah lingkungan, pasokan bahan bakar yang tidak bergantung musim, serta harganya yang dapat bersaing dengan pembangkit listrik yang lain. Namun demikian, adanya keraguan sebagian masyarakat tentang keselamatan radiasi PLTN, maka pemerintah harus bisa meyakinkan tentang operasi PLTN yang aman dan selamat. Penelitian tentang disain sistem pemantauan lingkungan untuk evaluasi lepasan radionuklida dari subsistem reaktor dan lingkungan akibat terjadinya kecelakaan pada reaktor daya telah dilakukan. Penelitian dilakukan dengan melakukan perhitungan sebaran radionuklida ke subsistem dan lingkungan serta membuat sistim monitoring radiasi di lingkungan. Sistem monitoring lingkungan terdiri dari system pencacah radiasi, sistem peringatan dini, sistem pengukuran meteorologi, sistem GPS dan system GIS. Sistem pencacah radiasi digunakan untuk mencatat data radiasi, sistem pengukuran meteorologi digunakan untuk mencatat data arah dan kecepatan angin, sedangkan sistem GPS digunakan untuk menentukan data posisi pengukuran. Data tersebut kemudian dikirimkan ke system akuisisi data untuk ditransmisikan ke pusat kendali. Pengumpulan dan pengiriman data dilakukan melalui SMS menggunakan perangkat modem yang ditempatkan di ruang kendali. Ruang kendali menerima data dari berbagai tempat pengukuran. Dalam hal ini ruang kendali memiliki fungsi sebagai SMS gateway. Sistem ini dapat memvisualisasi untuk lokasi pengukuran yang berbeda. Selanjutnya, data posisi dan data radiasi diintegrasikan dengan peta digital. Integrasi sistem tersebut kemudian divisualisasikan dalam personal komputer. Untuk posisi pengukuran terlihat langsung di peta dan untuk data radiasi ditampilkan di monitor dengan tanda lingkaran merah atau hijau yang digunakan sebagai pemonitor batas aman radiasi. Bila tanda lingkaran berwarna merah maka akan menyalakan alarm di

  8. ANALISIS PENERAPAN SISTEM ENTERPRISE RESOURCE PLANNING PADA PT. ANEKA DHARMA PERSADA DI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tanto Tanto

    2015-08-01

    Full Text Available Enterprise Resource Planning  (ERP dapat mengintegrasikan fungsi marketing, fungsi produksi, fungsi logistik, fungsi finance, fungsi sumber daya manusia, dan fungsi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan (maturity level untuk proses-proses layanan dan dukungan Sistem Enterprise Resource Planning  (ERP pada PT. Aneka Dharma Persada (ADP di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan kerangka keria COBIT 4.1 yang dikembangkan IT Governance Institute (ITGI yang berbasis di Amerika Serikat untuk kontrol yang digunakan  adalah domain "Delivery and Support (DS dan  Monitor and Evaluate (ME". Hasil analisis tingkat kematangan untuk DS1 dan DS7 berada pada level 2 sedang untuk DS3, DS4, DS5, DS6, , DS10, DS11, ME1 dan ME2 berada pada tingkat kematangan level 3. Kata Kunci : Enterprise Resource Planning  (ERP, maturity level, COBIT 4.1. 

  9. PENYULUHAN TEPAT GUNA YANG BERKAITAN DENGAN PENYAKIT MALARIA BAGI PENDUDUK HARGOTIRTO KECAMATAN KOKAP, KABUPATEN KULONPROGO, DI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Sapardiyah Santoso

    2012-10-01

    Full Text Available Penelitian "Penyuluhan yang Tepat Guna bagi Masyarakat Daerah Endemis Malaria di Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta" dilakukan untuk mendapatkan gambaran karakteristik kelompok sasaran, tentang pengetahuan, sikap, dan perilaku kelompok sasaran sebelum dan sesudah intervensi. dan mendapatkan penyuluhan yang tepat guna untuk masyarakat kelompok sasaran. Metode pengumpulan data dilakukan pada awal sebelum dilakukan intervensi dan pada akhir setelah dilakukan intervensi. lntervensi dilakukan dengan cara tatap muka, diskusi, dan alat bantu media penyuluhan sebanyak tiga kali. Subyek penelitian adalah ibu, bapak, tokoh masyarakat (Toma, dan remaja yang dipilih berdasarkan cara sampling acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan kuesioner. Hal ini dilakukan untuk menggali informasi pengetahuan, sikap, dan perilaku secara kuantitatif. Dan, diskusi kelompok terarah (DKT menggali informasi pengetahuan, sikap dan perilaku, termasuk keyakinan, dan harapan masyarakat secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku secara bermakna pada kelompok intervensi. Peningkatan persentase pada kelompok sasaran berkisar, antara 10% sampai 80%. Sedang pada daerah kontrol hanya sekitar 5% sampai 40%, terutama pengetahuan tentang nyamuk malaria. Peningkatan yang terjadi pada kelompok kontrol kemungkinan karena adanya difusi dari daerah intervensi atau program rutin yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Penyuluhan yang dilakukan dengan tatap muka, diskusi dengan alat bantu media tentang malaria dapat dilakukan secara mudah dan praktis, dibandingkan dengan menggunakan film atau video, serta dapat dilakukan secara interpersonal maupun kelompok. Guna penerapan di daerah lain diperlukan tenaga yang secara teratur melakukan tatap muka dan diskusi dengan kelompok masyarakat. Penyuluhan tersebut harus terintegrasi dengan strategi advokasi, bina suasana dan gerakan (ABG

  10. Evaluasi Fungsi Insinerator Dalam Memusnahkan Limbah B3 Di Rumah Sakit NI Dr.Ramelan Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jahn Leonard Saragih

    2013-09-01

    Full Text Available Pengelolaan limbah padat B3 di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Ramelan sangat penting diperhatikan karena dapat berdampak buruk apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh sebab itu diperlukan adanya penelitian untuk mengidentifikasi jumlah timbulan dan penanganan limbah padat B3, mengevaluasi manajemen, penyimpanan sementara serta mengevaluasi proses insinerasi. Evaluasi fungsi incinerator di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Ramelan dilakukan dengan meneliti jumlah timbulan limbah B3, kapasitas pembakaran insinerator, suhu pembakaran insinerator, densitas limbah dan abu pembakaran, dan tes TCLP residu pembakaran incinerator Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Ramelan. Dalam penelitian ini, Rumkital Dr. Ramelan memusnahkan limbah dengan incinerator. Limbah B3 yang dihasilkan Rumkital Dr. Ramelan dimusnakan dengan satu incinerator dengan type KAMINE TYPE BDR-INC 10. Limbah yang dimusnahkan di Rumkital Dr. Ramelan berasal dari Rumkital Dr. Ramelan dan Lantamal Perak. Setelah dilakukan penelitian langsung selama 14 hari berturut-turut, didapatkan bahwa rata-rata timbulan limbah B3 di Rumkital Dr. Ramelan adalah 89.98 Kg/hari dan dengan densitas rata-rata limbah ialah 166,67 kg/m3. Tinggat removal dari pembakaran limbah dengan incinerator di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Ramelan ialah 82,63%. Pengelolaan abu sisa incinerator Rumkital Dr. Ramelan belum sesuai dengan peraturan yang berlaku dan dari penelitian yang dilakukan yaitu pengujian kandungan abu incinerator, solidifikasi abu incinerator dengan perbandingan semen:abu adalah 1:3 dan uji TCLP, didapatkan bahwa limbah abu sisa insinerator Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Ramelan Surabaya, dapat ditimbun pada landfill kategori I sesuai dengan Keputusan Kepala Bapedal No.4 Tahun 1995.

  11. Analisis pengelolaan peralatan praktikum fisika kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menggunakan model countenance stake

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanin Fathan Nurfina Istiqomah

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan dan pengelolaan peralatan praktikum serta mengetahui hasil dari pengelolaan dan penggunaan peralatan praktikum fisika kelas XI di laboratorium fisika SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian evalusi model countenance stake. Subjek penelitian meliputi penanggungjawab laboratorium fisika, guru, laboran, dan siswa kelas XI MIA SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Penelitian dilakukan pada akhir pelaksanaan praktikum pada semester genap tahun pelajaran 2015-2016. Data dikumpulkan dengan wawancara terstruktur, pengamatan (observasi, angket, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan peralatan praktikum (masukan [antecedents] yang terdiri dari sarana, prasarana dan alat praktikum tersedia sangat baik dengan persentase sebesar 78,16%. Pengelolaan laboratorium fisika (proses [transaction] yang terdiri dari persiapan pelaksanaan praktikum; kesiapan siswa, guru, laboran; dan pelaksanaan praktikum mendapatkan hasil sangat baik dengan persentase sebesar 81,78%. Hasil yang diperoleh (outcomes dari ketersediaan dan pengelolaan peralatan praktikum di laboratorium fisika termasuk kategori baik (B+ dengan pencapaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM 100% dari total 233 siswa kelas XI MIA (Matematika dan Ilmu Alam dan beberapa siswa berhasil meraih juara 1 Olimpiade Fisika. This research is aimed to know the availability, management of the laboratory equipment’s and also the result of maintaining and using physics laboratory equipment’s in 11th class of MIA SMA 1 Muhammadiyah Yogyakarta. And this evaluation research used “countenance stake” approach, hence, such as the objects of it is the physics laboratory care taker, teachers, laboratory assistant, and the students. This research was conducted in the last meeting of practicum on last semester 2015-2016 periods. The data was assembled by interview, observation, questionnaire and documentation. The result of this

  12. Riparian planning in Yogyakarta City

    Science.gov (United States)

    Rachmawati, R.; Prakoso, E.; Sadali, M. I.; Yusuf, M. G.

    2018-04-01

    Riparian is a potential for slums in urban areas. The city of Yogyakarta is passed by three rivers namely Code, Gajahwong, and Winongo, crossing the city. Riparian in the three rivers are potential for slum if the area is not well managed. This paper is based on the survey results of the structured interview with the people living in the riparian area in Yogyakarta City. They were 75 respondents from the three riparian. The result shows that several reasons why people prefer to remain living in the area are limited spaces and high land price in the city as well as inherited from their parents. The facts that there are still several problems related to the condition of settlement environment in the riparian, i.e., The condition of densely-populated areas, limited availability of land, and limited public spaces. Efforts that can be done to solve problems related to the riparian planning are anticipating disasters like flood and landslide, paying attention to densely-populated and unwell-planned areas, and handling garbage that has been abandoned into the river. The program expected by those living along both riversides is intended to give priorities on providing some aid for those whose houses are not in good condition, controlling buildings without a permit, and building a dike along the river. Efficiency can be made by making use of the space adequately between the one for settlement and the other one for open-green space for both aesthetic and economic purposes.

  13. Menikmati Secangkir Teh Nasgithel Rasa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rujiyanto Rujiyanto

    2013-10-01

    Full Text Available Enjoying the art exhibition is like enjoying a cup of hot sweet tea in the afternoon. There are mixed feelings that we enjoy when walking by the spaces and searching for the meaning of artworks. Exhibition "Negari Ngayogyakarta" is a great exhibition of Yogyakarta, Sri Sultan Palace, and Hamengkubuwono IX. A very special exhibition is associated with the day of 100 years of the birth of a great leader of Ngayogyakarta Hadiningrat, Sultan HB IX. The exhibition was loaded with messages of journey of Yogyakarta and HB IX in the political role scene in the early period of independence until the present realities of Yogyakarta. Yogyakarta as the Kawah Candradimuka place to learn talented artists, reflected in the works of heavily loaded with the deepening of the concepts and ideas are very visionary and imaginary. 

  14. Perawatan Satu\tKunjungan\tpada\tPremolar Pertama Atas Menggunakan Protaper Rotary dan Restorasi Resin Komposit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sherli Diana

    2013-06-01

    Full Text Available Preparasi kemomekanik pada saluran akar meliputi instrumentasi mekanis dan irigasi antibakteri yang secara prinsip dapat langsung mengeliminasi mikroorganisme pada sistem saluran akar. sejak diperkenalkan pada tahun 1988, instrumen rotary nikel-titanium (niti telah digunakan secara umum dalam perawatan endodontik karena kemampuannya membentuk saluran akar dengan prosedur komplikasi yang minimal. Tujuan dari laporan kasus ini adalah untuk memaparkan perawatan saluran akar satu kunjungan menggunakan protaper rotary dan restorasi resin komposit gigi premolar. Penderita pria 21 tahun datang ke RSGM Prof. Soedomo UGM Yogyakarta mengeluhkan gigi belakang atas kiri yang berlubang tapi tidak sakit dan pasien ingin  dirawat.Gigi  Premolar satu atas  kiri terdapat kavitas disto oklusal dengan pulpa terbuka. Pemeriksan objektif pada gigi 24 sondasi, perkusi, palpasi, dan tes termal menunjukkan hasil negatif.Pemeriksaan radiografis tidak terdapat lesi, lamina dura tidak terputus dan saluran akar jelas dan lurus. Pada kasus ini dilakukan perawatan saluran akar dengan menggunakan ProTaper rotary ( X-Smart, Dentsply. Pasca perawatan saluran akar, gigi premolar satu atas kiri dilakukan tumpatan resin komposit kelas II.Hasil evaluasi klinik saat kontrol tidak ada keluhan rasa sakit, pemeriksaan objektif juga tidak ada rasa sakit, warna gigi serasi dengan warna gigi tetangga.prognosis pada kasus ini baik dan tidak ada keluhan. Kesimpulan paska perawatan saluran akar satu kunjungan dengan instrumenrotary, tidak terdapat keluhan.Penggunaan Instrumen rotary Nikel-Titanium (NiTi sangat flexible dengan prosedur komplikasi yang minimal, dan hemat waktu. One Visit Treatment of Upper Premolar Tooth Using Rotary Protaper and Composite Resin Restoration. Chemomechanical preparation for root canal including mechanic instrumentation and anti-bacterial irrigation principally could eliminate microorganisms in root canal system. Many instruments and techniques have been

  15. Pengaruh Waktu Aplikasi Pyraclostrobin terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai (Capsicum Annuum L.)

    OpenAIRE

    Muryasani, Ayu Ainullah; Sulistyaningsih, Endang; Susila Putra, Eka Tarwaca

    2018-01-01

    Pemberian pyraclostrobin yang merupakan fungisida dari jenis strobilurin memiliki kemampuan untuk memacu sintesis prekursor IAA yaitu L-tryptopha yang dapat memicu pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu aplikasi pyraclostrobin terbaik terhadap pertumbuhan, hasil dan kesehatan tanaman cabai (Capsicum annuum L.). Penelitian dilakukan di Balai Pengembangan Perbenihan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ngipiksari, Sleman, Yogyakarta pada bulan Februari-Agustu...

  16. Dinamika Penyesuaian Diri Penyandang Disabilitas di Tempat Magang Kerja: Studi Deskriptif di Balai Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas (BRTPD Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Nur Sayyidah

    2015-06-01

    Hasil penelitian ini menunjukkan proses pelaksanaan magang kerja selama 25 hari dengan tahapan pelaksanaan bimbingan vokasional, orientasi dan konsultasi, penempatan klien di tempat magang kerja, pelaksanaan bimbingan kerja, penarikan klien dari tempat magang, evaluasi dan monitoring. Penyandang disabilitas rungu wicara ditempatkan di perusahaan yang bergerak dibidang distributor alat-alat rumah tangga, penyandang disabilitas netra ditempatkan di panti pijat dan penyandang disabilitas daksa ditempatkan di perusahaan yang bergerak dibidang percetakan dan sablon. Dinamika penyesuaian diri dari ketiga informan tersebut yang memiliki penyesuaian yang lebih sehat yaitu penyandang disabilitas rungu wicara karena mampu memenuhi 3 dari 4 aspek dalam penyesuaian diri yang sehat. Aspek yang terpenuhi yaitu aspek kematangan sosial, aspek kematangan intelektual, aspek kematangan tanggung jawab personal dan aspek yang kurang dapat terpenuhi yaitu aspek kematangan emosional. Penyandang disabilitas netramampu memenuhi 2 aspek penyesuaian diri dan 2 aspek kurang dapat terpenuhi. Aspek yang terpenuhi yaitu aspek kematangan sosial dan aspek kematangan tanggung jawab personal, aspek yang kurang dapat terpenuhi yaitu aspek kematangan emosional dan intelektual. Sedangkan penyandang disabilitas daksa terdapat tiga aspek yang kurang dapat terpenuhi yaitu aspek kematangan emosional, sosial dan tanggung jawab personal, hanya 1 aspek yang terpenuhi yaitu aspek kematangan intelektual

  17. Use of Space and the Need for Planning in the Disaster-Prone Area of Code River, Yogyakarta, Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Rachmawati

    2017-01-01

      Abstrak Tepi Sungai Code merupakan daerah rawan terhadap banjir lahar yang disebabkan oleh erupsi Gunungapi Merapi. Penelitian ini menfokuskan pada daerah terdampak di Danurejan, Kota Yogyakarta, Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah 1 untuk mengidentifikasi dan menganalisa fungsi ruang setelah bencana, dan 2 untuk menganalisa tindakan perencanaan ruang yang dibutuhkan setelah bencana. Data dikumpulkan dari data sekunder dan primer. Data primer diperoleh melalui observasi, interview mendalam, dan diskusi kelompok terfokus. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan ruang dalam antisipasi dari bencana banjir lahar masih terbatas  untuk pembangunan peninggian tanggul. Temuan penelitian menyarankan perlunya perhatian terhadap pemanfaatan ruang untuk kelompok yang rentan. Selain itu juga perlunya partisipasi publik dalam pemanfaatan ruang, penyiapan design ekowisata dan kegiatan bernilai ekonomi. Selan itu juga perlu adanya integrasi analisis risiko dan distribusi spasial dari risiko yang  dituangkan dalam  rencana rinci tata ruang.

  18. Pembentukan Identitas Remaja di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darmawan Muttaqin

    2016-12-01

    Full Text Available Context has been identified as an important factor of identity formation among adolescents. The aim of this study was to understand adolescent identity formation component in Indonesian context especially in Yogyakarta, considering gender differences, age groups, and correlation between components as well. This study involved 450 Indonesian adolescents aged 12-21 years (225 boys and 225 girls that constituted of early, middle, and late adolescents. This study used Identity Style Inventory to assess identity style (informational, normative, and diffuse-avoidant, Utrecht-Management of Identity Commitments Scale to assess the identity dimensions (commitment, in-depth exploration, and reconsideration of commitment, and Ego Identity Process Questionnaire to assess identity status (diffusion, foreclosure, moratorium, and achievement. Results showed there were significant differences in identity styles, dimensions, and statuses by considering gender and age groups. The correlation between adolescent’s identity styles, dimensions, and statuses was also found in the Indonesian context.

  19. ANALISIS SEGMENTASI PENONTON BIOSKOP YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyna Herlina Suwarto

    2016-12-01

    Full Text Available After the long period of the cinema industry decline, the number of audience who visit cinema increases significantly. However, the research to examine the phenomena of audience segmentation is very few. Therefore the study aim is to investigate cinema audience segmentation in Yogyakarta on the basis of the aspects that affects the audience film choice. Furthermore the mix-method approach combining qualitative and quantitative method in sequence was employed to attain the research objective. For the first step, three focus group discussions that involve 20 informants. The second step, survey was conducted involving 454 respondents. The result indicates that there are two different audience segments according their behaviors. The first segment visits the cinema as fun activities in their spare time meanwhile the second segment considers the activity as a cultural interest in order to enjoy the narrative and artistic aspects of a film

  20. Transformasi dalam Ranah Jazz Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oki Rahadianto Sutopo

    2012-01-01

    Full Text Available This article tries to show the transformation of jazz music as a cultural product in Yogyakarta. This transformation is, according to Baumann, fluid, contradictory, and ambivalent. In the origin, this music became a symbol of resistance by the lower class, whereas in Indonesia jazz became the upper middle class consumption. However, in its development, some jazz musicians try to restore the original meaning by combining local elements and bring a hybrid genre of jazz, although this was not last long. The traditional elements can not survive to bring the spirit of resistance because this new genre of jazz eventually entered the music industry as a pop culture. Local elements in the end are commodified. The impact is then the reduction of the meaning of jazz and locality itself.

  1. ANALISIS PERCEPATAN GETARAN TANAH MAKSIMUM WILAYAH YOGYAKARTA DENGAN METODE ATENUASI PATWARDHAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adam Haris

    2013-05-01

    Full Text Available Gempabumi merupakan peristiwa alam yang sangat merusak dalam hitunggan waktu yang sangat singkat. Sebagai contoh gempabumi Yogyakarta yang terjadi pada tanggal 27 Mei 2006 dengan kekuatan  6,4 SR. Gempa tersebut banyak sekali memakan harta dan korban jiwa. Penelitian ini  bertujuan  untuk  menganalisa dan  mengetahui sebaran  nilai  percepatan  getaran  tanah  daerah Yogyakarta  dan  untuk  mengetahui  tingkat  risiko  kerusakan  yang  diakibatkan  gempa  di  daerah tersebut periode 1980-2010. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumbert dari USGS dengan skala magnitudo ≥ 4 SR, pada batasan 110°04 BT - 110°08 BT dan 7°5 LS - 8°2 LS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode  atenuasi Patwardhan. Metode  ini dipilih karena lebih sesuai dengan   hasil verifikasi   riil di lapangan   sebagaimana telah dilaporkan oleh Sucipto, 2010 bahwa  gempa    merusak yang    terjadi    di  Yogyakarta tercatat rata -rata  memiliki intensitas antara V-VII   MMI. Metode ini digunakan untuk menganalisis nilai percepatan getaran tanah dan nilai intensitas gempabumi sebagai acuan untuk mengetahui daerah yang rawan mengalami kerusakan akibat gempa. Berdasarkan hasil penelusuran data USGS diketahui bahwa   sebagian besar wilayah Yogyakarta didominasi gempa berskala  5  SR  dengan tingkat seismisitas yang tinggi, dimana  gempa-gempa berskala menengah ke atas sering terjadi di wilayah ini. Selanjutnya, setelah dilakukan analisa data dengan menghitung  nilai percepatan getaran tanah  diketahui bahwa  nilai percepatan getaran tanah maksimum di daerah ini berkisar antara  50-60 gal. Sebaran daerah yang rawan mengalami kerusakan akibat gempa berkonsentrasi di kabupaten Bantul serta beberapa daerah Kulon Progo dan Gunung Kidul.

  2. EVALUASI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA DI KABUPATEN BADUNG, BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Nyoman Ayu Hari Nalayani

    2016-01-01

    Full Text Available Badung Regency, Bali Province, has eleven tourism villages which were established by Regulation of Badung Regent in 2010. The development level of the eleven tourism villages is different, therefore it needs to be evaluated so that the tourism village can be realized for the sake of balanced and sustainable development of tourism, especially in Central and North Badung. The purpose of this research was grouping the potential of each tourism village, grouping them based on the level of development, and formulating a plan of development strategies of each group of tourism villages in Badung Regency. This study used the theory of planning, sustainable tourism theory, the theory of community-based tourism and alternative tourism theory. The research method used quantitative and qualitative methods, then the analysis used a three rating scale method for classifying eleven tourism villages and SWOT analysis was used to formulate of tourism village development strategy plan in Badung regency.

  3. EVALUASI KEGIATAN POSYANDU DI KABUPATEN BOJONEGORO, JOMBANG, SIKKA DAN CIANJUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siswanto Siswanto

    2012-11-01

    Full Text Available Since economic crisis in 1997 there has been a slowdown of community based health services, especially 'posyandu'. The study aims to evaluate 'posyandu' activities with the approach of input, process and output. This is an evaluative study, with the design of a cross-sectional survey. Sample of regencies was selected purposively, i.e. Jombang, Bojonegoro, Sikka and Cianjur Regencies. Each regency was taken 2 health centers, and then 5 villages were selected randomly. Each village was taken 3 'posyandu' randomly as well. Data were collected  by structured questionnaire, in-depth interview and Focus Group Discussion, analyzed in a descriptive way. The study has shown that the largest proportion of posyandu's chief was active household wives, with the education level of elementary, junior and senior high school. The assessment found the lack of posyandu's appliances (weighting scale, scale pants, healthy cards, SKDN graphs, medicines, and posters, the inadequacy of health center's and intersectoral personnel's commitment (supervision of 'posyandu' assigned to village midwives, the decline of five-program posyandu's activities (those routines were underfive weighting, educational food supplementation, and immunization, the 'ecline of posyandu's supporting activities ('BKB', TOGA', 'UKGMD', health fund, etc.. as well as, the low achievemen, of posyandu's targets (seen from SKDN indicators and MCH coverage. The study recommends that central and local government continue to conduct posyandu's revitalization programs, by strengthening input and process aspects for achieving a better population coverage and performance.  Key words: posyandu, evaluative study, input, process, output

  4. Evaluasi Sistem Informasi Penjualan dan Piutang Dagang pada PT. LMY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Henny Hendarti

    2011-06-01

    Full Text Available The purpose of this research is to evaluate and test the reliability of sales and accounts receivable information system of PT. LMY in order to help overcome the problems faced by the company. The methods used are literature review and field researches such as interviews, checked-question lists, observations and analysis. Audit around the Computer is used as the audit method. The evaluation results in some discoveries of the advantages and disadvantages of the sales and account receivable information systems used, where the disadvantages allow for the potential risks. The conclusion based on the obtained evaluation results on the control of information systems sales and accounts receivable company is that any improvement is still needed, especially on the control of security management as well as boundary. Thus, it is necessary for the company to do audits regularly on sales and account receivable information system so that the information system can be more reliable. 

  5. KESENJANGAN INVESTASI DAN EVALUASI KEBIJAKAN PEMEKARAN WILAYAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imamudin Yuliadi

    2012-12-01

    Full Text Available The development of local participation and economic potential is the aim of the policy of regional autonomy through regional expansion. The policy of regional expansion also brings new problems such as the problem of economic and bureaucratic burden that must be borne by the government and local communities. This study used some formulas to describe the objects of the research that has been established regarding the economic potential of the region, SMEs and entrepreneurship, investment gap and fiscal gap. To explain the policy implications of the expansion of the region to economic justice, then the economic analysis in this research comes with regional economic and investment disparities study. The object of this study is the province of Gorontalo which is a result of the policy of regional expansion. This research is a descriptive-analytic because in addition to get an overview of each condition variable such research, as well as to know the relation between the variables in the study.

  6. EVALUASI DAN PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN KINERJA PADA PT HKS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annisa Wijayanti

    2012-10-01

    Full Text Available Performance appraisal is a systematic, formal and evaluative description about employee’s work quality to standardize an individual or team work behavior. It is an important system and process to personnel and human resource management. When communicated inappropriately, it can impede the organization success and employees’ chance in planning their career with the company where they work. This research aimed to evaluate and develop existed performance appraisal system and described the process of development appraisal system of retail and marketplace. Interviews, observations, and company’s documents were conducted to gather empirical information regarding the needs of developing new appraisal system. Grote’s performance management strategy was used to analyze the evaluation and development which produced a new performance appraisal system and enabled to mapping employee’s ability for their promotion’s opinion. Keywords: evaluation and development, performance appraisal system, retail and marketplace

  7. Pengaruh Tekanan Pekerjaan dan Stres Pekerjaan terhadap Evaluasi Kinerja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jerry M. Logahan

    2009-09-01

    Full Text Available The lawyer profession at this time has become the public spotlight due to their role in upholding justice and defending the oppressed. This noble work requires reliable performance. Therefore, performance evaluation of lawyers needs to be considered. Factors that affect the performance evaluation of lawyers should also be investigated further. The purpose of this study is to see the correlation of job stress and pressure of work on performance evaluation of the lawyers, especially in corporate law firm "H H. Harris Sarana and Partner Law Firm". This research has shown that the effects of job stress and job stress have a significant impact on performance evaluation. Work pressure variable can affect performance evaluation significantly. With the situation now, corporate leaders need to consider the pressures of work and working atmosphere, so performance can be increased. In addition, companies need to improve communications systems and trying to minimize all forms of work stressors, so the lawyers can provide more optimal results in doing their job.

  8. EVALUASI TERHADAP ASPEK KEBERSIHAN DAN KESUCIAN DALAM PERANCANGAN ARSITEKTUR MASJID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Arsyad Bahar

    2012-09-01

    Full Text Available Cleanliness and purity are two of primary things in Islam. Moslems are supposed to maintain their cleanliness and purity in every aspect of their lives. In mosques, cleanliness of place is one of the most important aspects to be concerned because it is closely related to worship activities. However, mosques architecture these days are more concern about the aesthetical aspect rather than the cleanliness aspect. In this paper, an evaluation for the islamic cleanliness (thaharah aspect has been explained for some great mosques, i.e. Jami’ Mosque Malang, an-Nur Mosque Pare Kediri, and A.R. Fachruddin Mosque Muhammadiyah University of Malang. In these great mosques, the cleanliness and the purity problems often appear because of the failure in design, such as the position and the design of toilet, the thaharah system, the visitors’ circulation, the building maintenance, etc. Because of these problems, a design guideline which has a priority in the aspect of cleanliness that can be applied in other mosques’ architectural design is also described in this paper.Keywords:  thaharah, mosque architecture, cleanliness

  9. RESPON PENDOPO JOGLO YOGYAKARTA TERHADAP GETARAN GEMPA BUMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bisatya W. Maer

    2008-01-01

    Full Text Available After May 2006 earthquake the two Pendopo Joglo buildings in Yogyakarta, as displayed in figure 1A and 1B, were showed different failures. In Pendopo Joglo 1A, the sokoguru was broken right under the sunduk kili causing the building to collapse. On the other hand, in Pendopo Joglo 1B case, the sakaguru was slipped but still remained on its position on the umpak so the building did not collapse. The structure differences between the two buildings were the support system used for each building. Pendopo Joglo 1A used pen and hole in the sokoguru base to act as pin joint support, while in Pendopo Joglo 1B, the sokoguru was only placed on the umpak, so it could slip if the earthquake shook it. The slip (as in 1B case restrained the earthquake vibration as could be learned in base isolator technology. This writing is not a study based on field observation but an analysis about the two buildings different responses to the earthquake vibration which was caused by the different support character. This analysis is based on Static Equivalent Earthquake Load Analysis and is using qualitative method. Abstract in Bahasa Indonesia: Dua buah bangunan Pendopo Joglo di Yogyakarta pada gambar 1A dan 1B mengalami kerusakan berbeda setelah kejadian gempa bumi bulan Mei 2006. Pada Pendopo Joglo 1A sokoguru patah tepat dibawah sunduk-kili dan bangunan runtuh, sedangkan pada pendopo joglo 1Bsokoguru bergeser posisinya pada tumpuan umpak, tapi bangunan tidak runtuh. Perbedaan struktur kedua bangunan terletak pada sistem tumpuannya, yaitu Pendopo Joglo 1A menggunakan tumpuan sendi berupa pen dan lubang di kaki sokogurunya, sedangkan pada pendopo joglo1B sokoguru hanya diletakkan diatas umpak sehingga dapat bergeser apabila digetarkan gempa. Pergeseran ini memberikan sifat meredam getaran gempa yang dapat dipelajari dari teknologi base-isolator. Tulisan ini bukan sebuah penelitian yang didasarkan pada fakta lapangan, tapi berisi analisis tentang perbedaan respon kedua

  10. PENENTUAN HARGA JUAL KAMAR HOTEL SAAT LOW SEASON DENGAN METODE COST-PLUS PRICING PENDEKATAN VARIABEL COSTING (Studi kasus pada Hotel Puri Artha Yogyakarta)

    OpenAIRE

    Triyanto, Hesti

    2013-01-01

    Penentuan harga jual suatu produk atau jasa merupakan salah satu keputusan penting manajemen karena harga yang ditetapkan harus dapat menutup semua biaya dan mendapatkan laba yang diharapkan oleh perusahaan. Pada saat low season, pihak hotel menerapkan harga jual yang paling rendah dalam penentuan harga jualnya agar pihak hotel tidak mengalami kerugian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa tarif sewa kamar dan selisih tarif sewa kamar Hotel Puri Artha Yogyakarta pada saat low seas...

  11. MEKANISME PEMBERIAN INSENTIF TENAGA AKADEMIK DI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hani'atul Millah

    2016-09-01

    Full Text Available Penelitian ini mengkaji tentang mekanisme pemberian insentif dan dampaknya terhadap kinerja tenaga akademik di UNY. Dampak insentif ini dilihat secara umum dan pasca- lahirnya kebijakan baru tentang penghentian beberapa insentif finansial dosen tahun 2013. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi, dengan sampel purposive dan teknik snowball. Pembahasan hasil penelitian dilakukan dengan analisis induktif interpretatif komponensial yang dikembangkan berdasarkan model Spradley. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1 UNY tidak memiliki satu aturan khusus dan integral yang mengatur mekanisme pemberian insentif untuk tenaga akademik, baik pada tingkat universitas maupun fakultas. (2 Insentif finansial, non-finansial dan perverse incentives yang ditemukan dari hasil penelitian memiliki pengaruh terhadap kinerja tenaga akademik. Tetapi insentif finansial memiliki pengaruh lebih signifikan dibanding kedua bentuk insentif lain. Hal ini ditunjukkan dengan tingkat kehadiran dosen mengajar dan mengawas ujian mahasiswa di kelas yang tinggi saat ada insentif dan menurun saat insentif tersebut dihilangkan. Kata kunci: insentif, dampak insentif, tenaga akademik THE MECHANISM OF INCENTIVE DISTRIBUTION OF ACADEMIC STAFF AT YOGYAKARTA STATE UNIVERSITY Abstract This study reveals the mechanism of incentive distribution and its impact on the performance of academic staff at UNY. Its impact is seen in general and after the issuing of a new policy that stopped the financial incentives of lecturer in 2013. The research used a qualitative method. Data were collected through depth interview, observation, and review of documents, with purposive sampling based on snowball technique. The data was analyzed using componential interpretative inductive analysis developed by Spradley’ model. The result shows, (1 UNY does not have the specific and integral rules that regulate mechanism of incentive

  12. ANALISIS BIAYA TERAPI STROKE PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH BANTUL YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Faridah Baroroh

    2017-03-01

    Full Text Available Stroke merupakan penyebab kematian paling tinggi di dunia selain kanker, selain itu terapi stroke juga memerlukan biaya yang besar, sehingga pengatasan tepat sangat diperlukan untuk mengatasinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui jenis obat, komponen biaya, dan rata-rata biaya obat terapi stroke perhari rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif dengan data retrospektif Januari-Juni 2015 yang memenuhi kriteria inklusi. Analisa biaya dilakukan melalui payers perspective yang difokuskan pada biaya medik langsung. Hasil penelitian menunjukkan dari 130 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, 10,4% stroke hemorrhage dan 89,6% stroke non hemorrhage. Jenis obat terapi stroke yang banyak digunakan adalah neuroprotektan citicholine dan piracetam. Komponen biaya terbesar adalah biaya obat, stroke stroke hemorrhage 34.6% dan non hemorrhage 34.7%. Rata-rata biaya obat perhari rawat inap stroke hemorrhage Rp.65.323 – Rp.79.979 dan stroke non hemorrhage Rp.115.384 - Rp.119.723. Rata-rata biaya obat stroke per hari rawat inap pasien stroke hemorrhage dan stroke non hemorrhage menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan (p>0.05. Kesimpulan penelitian ini adalah jenis obat yang banyak digunakan neuroprotektan citicholine dan piracetam, dengan komponen biaya terbesar adalah biaya obat 34.6% - 34.7% dari biaya total perawatan, serta tidak ada perbedaan yang signifikan (p>0.05 rata-rata biaya obat stroke per hari rawat inap pasien stroke hemorrhage dan stroke non hemorrhage.

  13. EVALUASI PERAN APOTEKER BERDASARKAN PEDOMAN PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudibyo Supardi

    2013-02-01

    was done, either with the patient's own doctor or maternity hospitalization, (d home care have not been going well. 4. Issues related to pharmacists in community health centers is the availability and the number does not match to the workload, so that pharmaceutical care have not been going well due to limitations of time and effort. Also there are pharmacists feel less capable in providing drug information to other health professionals, especially medical specialist several health centers, so it is still necessary coaching and training. Keywords: pharmacist, Guideline of pharmaceutical care, community health center, drug management Abstrak Dalam Peraturan Pemerintah RI Nomor 51 tahun 2009 disebutkan pelayanan resep dokter di pelayanan kefarmasian (salah satunya puskesmas harus dilakukan oleh apoteker. Data tahun 2010 menunjukkan hanya 10% puskesmas yang memiliki apoteker. Tujuan penelitian adalah mendapatkan informasi tentang peran apoteker di puskesmas dan permasalahan dalam pelayanan kefarmasian di puskesmas. Hasil penelitian diharapkan sebagai masukan bagi pihak yang terkait untuk meningkatkan ketersediaan apoteker dalam pelayanan kefarmasian di puskesmas. Penelitian potong lintang (cross sectional dengan pendekatan kualitatif dilakukan terhadap instansi yang terkait dengan peran apoteker di puskesmas pada tahun 2011. Lokasi penelitian yang dipilih adalah Provinsi Banten, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Dari masing-masing provinsi diambil satu kota, yaitu Kota Tangerang, Kota Bandung, Kabupaten Bantul dan Kota Surabaya. Informan penelitian untuk wawancara mendalam adalah Dinkes Kabupaten/Kota dan Kepala Puskesmas, sedangkan peserta diskusi kelompok terarah adalah 12 apoteker yang mewakili Dinkes Kabupaten/Kota, puskesmas perawatan, Perguruan Tinggi Farmasi (PTF dan Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI. Analisis data secara deskriptif kualitatif dengan metoda triangulasi sumber data dan triangulasi metoda pengumpulan data. Hasil

  14. Perubahan Daya Dukung Lingkungan di Wilayah Pinggiran Kota (Kasus : Kecamatan Kecamatan yang Berbatasan dengan Kota Yogyakarta, Tahun 1990–2008

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joni Purwo Handoyo

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Salah satu dampak perkembangan wilayah pinggiran kota adalah terjadinya perubahan daya dukung lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran, persebaran dan pola sebaran perubahan daya dukung lingkungan serta mengkaji keterkaitannya dengan perubahan tipology wilayah pinggiran kota. Penelitian ini dilakukan di 29 desa yang berada di 6 kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kota Yogyakarta dengan unit analisis 'desa'. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kasus dengan karakteristik obyek penelitian yang bersifat survey analisis dan historis dengan penekanan pada pendekatan kronologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan lahan terbangun paling pesat terjadi di Desa Tirtonirmolo dan Desa Ngestiharjo (>20%. Status daya dukung lingkungan di wilayah penelitian sebagian besar masih termasuk dalam katagori sustain. Laju penurunan paling cepat terjadi di Desa Maguwoharjo dan Desa Singosaren. Fenomena ini dipengaruhi oleh faktor peningkatan lahan terbangun yang sekaligus juga menjadi faktor pengaruh paling penting terhadap perubahan tipologi desa-desa pinggiran Kota Yogyakarta.   ABSTRACT  The one of regional development impact in urban fringe area is the change of environmental carrying capacity. This research aims to know about magnitude value, desperation and distribution patternsof the change ofenvironmental carrying capacity and also to examining that relation with the change of urban fringe regional topology. This research is conducted in 29 villages in 6 sub-districts that are directly adjacent to Yogyakarta city with the unit of analysis is ''village ''. This research categorized the case research with the characteristic of research object is analytical survey and historical method with the intens is chronological approach. The research shows that the most rapid built up land use development is in Tirtonirmolo and Ngestiharjo village (>20%. This research discovers that the status of most of environmental

  15. INTERPRETATION OF SYIQAQAND ITS PROCEDURAL LAW AT RELIGIOUS COURT IN YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haniah Ilhami

    2014-06-01

    Full Text Available The objective of this research is to identify the interpretation of syiqaq as a legal reason in divorce lawsuit and its procedural law implemented by the Religious Courts in Yogyakarta. This is an empirical normative research, using the literature research method and field research through Focus Group Discussion (FGD. This research found that syiqaq is interpreted as a specific form of an endless quarrelling which caused danger for either husband or wife. In practice, judges combine procedural law in divorce lawsuit based on syiqaq into the procedural law in other legal reason. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interpretasi syiqaqsebagai alasan gugatan cerai oleh hakim dan praktek hukum acara penyelesaian perkara perceraian dengan alasan syiqaqyang diterapkan pada Pengadilan Agama di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif empiris, menggunakan metode penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa syiqaqdiinterpretasikan sebagai perselisihan dan percekcokan antara suami istri yang telah menimbulkan bahaya mengancam baik pada para pihak. Dalam prakteknya, hakim menggabungkan proses acara penyelesaian perkara perceraian dengan menggunakan alasan syiqaqke dalam proses beracara untuk perkara yang menggunakan alasan perselisihan terus menerus.

  16. PERSEPSI DAN SIKAP KONSUMEN TERHADAP PENERAPAN TRAFFIC LIGHT CARD PADA PRODUK PANGAN KEMASAN (CONSUMER’S PERCEPTION AND ATTITUDE TOWARDS IMPLEMENTATION OF TRAFFIC LIGHT CARD FOR PACKAGED FOOD PRODUCTS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martha Puspita Sari

    2017-01-01

    memilih produk yang sehat dibanding format label gizi lain. Penelitian format label TL belum pernah dilakukan di Indonesia. Tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi dan sikap konsumen terhadap penerapan Traffic Light Card (TLC pada produk pangan kemasan. Penelitian menggunakan metode mixed researchs yaitu survei yang bersifat eksploratif didukung data wawancara mendalam. Subjek penelitian adalah 95 orang konsumen pusat perbelanjaan di Yogyakarta. Analisis data kuantitatif menggunakan statistik deskriptif sedangkan data kualitatif diolah dalam bentuk transkrip. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 86,3 persen dan 70,5 persen konsumen memiliki persepsi baik dan sikap baik terhadap penerapan TLC. Konsumen memiliki persepsi bahwa TLC mengandung informasi yang jelas, mudah digunakan, dan bermanfaat sebagai pedoman memilih pangan kemasan yang berkaitan dengan perilaku pencegahan penyakit degeneratif. Konsumen memiliki sikap yang mendukung penggunaan TLC untuk memilih produk dengan warna hijau serta mendukung TL sebagai format label gizi di Indonesia. Perlu dilakukan penelitian lanjutan pada populasi yang berbeda dan mengukur praktek penggunaan TLC. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk evaluasi kebijakan pelabelan gizi.

  17. Stunting berhubungan dengan perkembangan motorik anak di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Goreti Pantaleon

    2016-08-01

    ABSTRAKLatar belakang: Stunting (tubuh pendek adalah keadaan tubuh yang sangat pendek hingga melampaui defisit 2 SD di bawah median panjang atau tinggi badan populasi yang menjadi referensi internasional. Penyebab stunting adalah konsumsi makanan yang tidak seimbang dan penyakit infeksi. Sejumlahpenelitian memperlihatkan keterkaitan antara stunting dengan perkembangan motorik dan mental yang buruk dalam usia kanak-kanak dini, serta prestasi kognitif dan prestasi sekolah yang buruk dalam usia kanak-kanak lanjut. Prevalensi stunting secara nasional tahun 2013 adalah 37,2%, yang berarti terjadi peningkatan dibandingkan tahun 2010 (35,6% dan 2007 (36,8%.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kejadian stunting dengan perkembangan anak usia 6-23 bulan di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 100 anak yang berusia 6-23 bulan, terdiri dari 50 baduta stunting dan 50 baduta tidak stunting, dan dipilih dengan metode consecutive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner terstruktur dan dibantu oleh tenaga psikolog dalam pengukuran perkembangan anak. Stunting pada anak usia 6-23 bulan diukur menggunakan indikator panjang badan menurut umur dan pengukuran perkembangan anak menggunakan metode Bayley Scales of Infant Development III. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik dengan 95% confi dent interval.Hasil: Secara statistik, ada hubungan signifikan antara stunting dengan perkembangan motorik baduta (p=0,002, namun tidak terdapat hubungan signifikan antara stunting dengan perkembangan kognitif, bahasa, sosioemosional, dan perkembangan adaptif baduta. Hasil uji multivariat menunjukkan bahwa stunting dan jenis kelamin secara statistik berkaitan dengan perkembangan motorik (p<0,05.Kesimpulan: Ada hubungan signifikan antara stunting dengan perkembangan motorik baduta diKecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta.KATA KUNCI: perkembangan anak, stunting

  18. Evaluasi Sensitivitas Antibiotik dengan Demam Neutropenia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulaiman Hamid

    2016-11-01

    Kesimpulan. Bakteri Gram negatif merupakan penyebab utama demam neutropenia. Sensitivitas cefotaxime lebih rendah apabila dibandingkan dengan antibiotik yang lain. Cefpirome, cefepime dan ampicillin-sulbactam direkomendasikan untuk menggantikan cefotaxime sebagai obat yang dikombinasikan dengan gentamicin pada pengobatan demam neutropenia.

  19. Evaluasi Kekuatan Perkerasan Sisi Udara (Runway,Taxiway,Apron Bandara Juanda Dengan Metode Perbandingan ACN-PCN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Haryo Triharso Seno

    2015-03-01

    Full Text Available Fasilitas sisi udara merupakan fasilitas pergerakan pesawat. Fasilitas ini harus memenuhi kekuatan struktur untuk melayani pergerakan pesawat-pesawat yang beroperasi sesuai dengan perencanaan. Tujuan dari penyusunan makalah ini adalah untuk menganalisis apakah perkerasan fasilitas sisi udara di Bandar Udara Juanda saat ini sudah memenuhi batas PCN yang dipersyaratkan atau belum. Analisis dilakukan dengan cara mengevaluasi kekuatan perkerasan runway, taxiway, dan apron eksisting menggunakan metode perbandingan PCN–ACN yang didapat dari pabrik pembuat pesawat, perhitungan dengan software COMFAA dan perhitungan dari Canadian Department of Transportation. Data yang digunakan adalah data pergerakan pesawat termasuk jumlah pergerakan tahunan dan tipe pesawat. Data kekuatan perkerasan sisi udara diperlukan untuk proses analisis. Hasil dari evaluasi menunjukkan B773 memiliki nilai ACN yang melebihi nilai PCN sebesar 50% untuk apron dan 25% untuk runway/taxiway. Besar kelebihan nilai ACN ini tidak mempengaruhi kekuatan struktural karena frekuensi pergerakan yang hanya 45 pergerakan per tahun. Dampak lain adalah pada fungsional perkerasan yang menunjukkan berkurangnya kekesatan runway dari hasil sand patch test.

  20. SPECIES INVENTORY OF AMPHIBIOUS FISH IN INTERTIDAL ZONE OF NGRENEHAN, NGOBARAN AND NGUYAHAN COASTELS, GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukiya Sukiya

    2015-10-01

    Full Text Available Tropical region is high on faunal diversity including vertebrates and invertebrates. Research on diversity of amphibious fish in Intertidal zone of  Yogyakarta southern coast is still limited so there is no complete records regarding these unique fish. This research aimed to know the diversity of amphibious fish in three beaches of Yogyakarta southern coast, namely pantai Ngrenehan, Ngobaran dan Nguyahan. Fish sampling were conducted using random sampling method combined with observational method. Fish were collected using small nets then identified to species rank. The total length of each fish were measured and recorded. Few individuals of the same species were sacrificed as voucher specimens. The result showed that in pantai Ngrenehan, Ngobaran, and Nguyahan, five different species of amphibius fish were found, which are Cabillus lacertops, Bathygobius fuscus, Enneapterygus sp., Blenniella cyanostigma, and Blenniella caudolineata. Cabillus lacertops was found in all of sampling locations. Enneapterygus sp. was found in pantai Nguyahan while Bathigobius fuscus, and Blenniella caudolineata can only be found in pantai Ngrenehan. Further studies regarding the adaptation, ecological features, taxonomy and biological reproduction of Yogyakarta southern coast’s  amphibious fish are still needed.   Keywords: Inventarization, amphbious fish, intertidal zone, Yogyakarta southern coast

  1. ENVIRONMENTAL MANAGEMENT AT KUNING RIVER COURSE IN MERAPI VOLCANO YOGYAKARTA SPECIAL REGION (Pengelolaan Lingkungan Alur Kali Kuning di Gunungapi Merapi Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darmakusuma Darmanto

    2013-03-01

    alur sungai akibat pemanfaatan sedimen, air dan lahan dan (c evaluasi terhadap pengelolaan lingkungan alur sungai dan mencari arahan untuk meminimalisasi dampak yang terjadi. Selain Gunungapi Merapi merupakan yang teraktif di dunia, juga telah dipilih menjadi Taman Nasional karena mempunyai spesies yang cukup banyak.Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: 1 pengukuran geometri dari Kali Kuning meliputi kedalaman dan lebar lembah sungai dikaitkan dengan material sedimen yang meliputi: diameter, berat jenis dan persentase bongkah, (2 deterrninasi terhadap aspek lingkungan fisik (vegetasi dan persentase tutupan lahan dan (3 survei sosial-ekonomi untuk melihat ,peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penghasilan serta sosiolisasi terhadap bahaya sedimen termasuk penambangannya. Ketiga analisis ini dirangkum melalui pendekatan ekologi dan spasial.Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini: 1 material erupsi Merapi yang terusmenerus mengakibatkan perkembangan geometri alur sungai menjadi tidak normal secara ekologis, sehingga fungsinya sebagai: penyimpan, penimbun dan pengaliran air dan sedimen kurang optimal: 2 pemanfaatan alur sungai untuk air bersih, pertanian dan khususnya penambangan pasir, batu dan bongkah dapat dibuat tata ruangnya, sehingga mempermudah untuk mendapatknnnya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daerah: dan 3 arahan pengelolaan pada daerah aliran sungai maupun pada alur sungai belum terlihat, sehingga diperlukan pengelolaan berdasarkan peraturan yang telah ada dan perlu memperhatikan karakteritik Gunungapi Merapi seperti lahar dingin, awan panas dan penduduk yang Padat.

  2. Three Writers of Arabic Texts in Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Murtadlo

    2015-02-01

    Full Text Available This study examines the use of the Arabic alphabet in religious literature in Yogyakarta. This study uses a case study on three figure writers of religious texts that using the Arabic alphabet in southern part of Central Java (Yogyakarta, namely Asrori Ahmad (Magelang, Ali Maksum (Yogyakarta, and Ahmad Mujab Mahalli (Bantul. This study concluded that the writing of religious texts in Arabic alphabet in the southern Java area had been carried out by means of using Arabic Pegon, and only a few people who wrote in the Arabic language. The transmission of Arabic Pegon in Yogyakarta is allegedly from north coast of Java, especially from Lasem / East Java. The tradition of Arabic language teaching in the pesantrens still focuses mostly on the reading effort, communication, and understanding and it is not oriented to the writing skill. The presence of international journals initiated by the College of Islamic religious institutions and the effort of translation business into Arabic from certain institutions gives an opportunity to strengthen the use of the Arabic alphabet in Indonesia.

  3. AKUMULASI KROMIUM (Cr PADA DAGING IKAN NILA MERAH (Oreochromis ssp. DALAM KARAMBA JARING APUNG DI SUNGAI WINONGO YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RI Handayani

    2015-07-01

    Full Text Available Sungai Winongo merupakan salah satu sungai penting di Yogyakarta, karena berperan dalam menunjang dan memenuhi kebutuhan hidup masyarakat sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kandungan logam berat kromium (Cr pada air dan daging ikan nila merah di Sungai Winongo Yogyakarta serta mengetahui kelayakannya untuk dikonsumsi. Penelitian menggunakan rancangan eksplorasi dengan metode survai, dengan penetapan pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Random Sampling. Metode analisis uji kandungan logam berat Cr pada air dan ikan nila merah menggunakan AAS. Konsentrasi Cr pada air di Sungai Winongo Yogyakarta adalah 0,0213 mg/L, nilai ini masih berada di bawah ambang batas yang sudah ditetapkan PPRI No. 82 Tahun 2001 yakni  sebesar 0,05 mg/L. Pada ikan nila merah diketahui akumulasi tertinggi pada stasiun 1 sebesar 10,2265 mg/Kg; kemudian pada stasiun 3 dan 2 sebesar 9,81075 mg/Kg dan 9,2245 mg/Kg. Nilai ini melebihi baku mutu yang sudah ditetapkan oleh Dirjen POM 1989 yakni sebesar 2,5 mg/Kg. Simpulan dari penelitian ini adalah kandungan Cr dalam air masih di bawah ambang batas. Ikan nila merah di sungai Winongo sudah mengakumulasi Cr di atas ambang batas, sehingga tidak layak konsumsi.Winongo river is one of the important rivers in Yogyakarta because this supports and fulfils the people’s needs. The purpose of this study was to determine the heavy metal content of Cr in water and red tilapia fish meat captured in Winongo Yogyakarta and to know whether the meat is edible or not. The study design was used exploration design with survey method, in which the determination of sampling was using purposive random sampling. Method of test analysis of heavy metals Cr in water and red tilapia was using AAS. Chromium concentration in water of Winongo river was 0.0213 mg/l, this value remains below the threshold set by PPRI No. 82 year 2001 which was 0.05 mg/L, the highest accumulation of Cr in red tilapia meat was at station 1 i.e. 10

  4. Implementasi Sistem Informasi Puskesmas Elektronik (SIMPUSTRONIK dan Hubungan Dengan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA (Studi Perbandingan Implementasi di Puskesmas Sumberasih dan Puskesmas Paiton Kabupaten Probolinggo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunar Wibowo

    2015-08-01

    Full Text Available Puskesmas sebagai penyedia sarana pelayanan kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat dan akurat. Oleh karena itu, merupakan suatu keharusan bahwa puskesmas memanfaatkan kemajuan informasi teknologi dalam memenuhi tuntutan pelayanan tersebut. Dengan pendekatan kuantitatif positivitik untuk menjelaskan hipotesa penelitian guna menjawab faktor implementasi yang mendukung dan kemanfaatan SIMPUSTRONIK. Survey yang dilakukan kepada bidan sebagai pelaksana SIMPUSTRONIK di Puskesmas Paiton dan Puskesmas Sumberasih Kabupaten Probolinggo menghasilkan 3 indikator implementasi yang tidak mendukung keberhasilan implementasi SIMPUSTRONIK yaitu pembagian tugas dan wewenang, keikutsertaan pengguna dalam pengembangan implementasi dan keikutsertaan pengguna dalam evaluasi implementasi. Sedang indikator yang diteliti lainnya  menunjukkan adanya hubungan. indikator implementasi tersebut berhubungan erat dengan kesiapan SDM (pengetahuan SDM serta keterkaitan keikutseraan (partisipasi implementor. Hampir semua responden menunjukkan bahwa implementasi SIMPUSTRONIK bermanfaat dan mendukung kegiatan mereka dalam pelayanan KIA, tetapi yang terbesar adalah kemanfaatan penemuan ibu hamil resiko tinggi yang dirujuk.

  5. UJI VALIDASI TES FROSTIG UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN PERSEPSI VISUAL ANAK PRASEKOLAH DI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahma Widyana

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas Marianne Frostig Developmental Test of Visual Perception (Tes Frostig untuk mengukur kemampuan persepsi visual anak-anak prasekolah. Subjek penelitian 102 anak-anak prasekolah yang mengikuti pendidikan Taman Kanak-Kanak di TKIT Salman Al Farisi 2 Sleman Yogyakarta, TKIT Insan Utama, Bantul, TKIT Ibnu Abbas 3 Minggir Sleman, TKIT Insan Mulia Sentolo Kulon Progo, TK ABA Margakaton 3 Seyegan Sleman Yogyakarta, dengan rentang usia antara 4 tahun 1 bulan sampai 6 tahun 3 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aitem Tes Persepsi Visual yang disusun oleh Frostig, berkolaborasi dengan Lefever dan Whittlesey pada tahun 1963 masih teruji validitas dan reliabilitasnya hingga saat ini. Meskipun demikian, penggunaannya perlu dikuatkan dengan tes lainnya mengingat koefisien reliabilitas khususnya subtes 3 dan 5 yang relatif rendah. Untuk subtes pertama (eye motor coordination yang terdiri dari 16 butir ditemukan 11 aitem valid dengan angka korelasi antara 0,213 sampai dengan 0,564. Untuk subtes kedua figure ground terdiri dari 8 aitem, semua aitem valid dengan angka korelasi 0,330 sampai dengan 0,673. Subtes ketiga (constancy of shape bagian pertama dan kedua, terdiri dari 32 aitem, terdapat 18 aitem valid dengan angka korelasi antara 0,223 sampai dengan 0,692. Subtes keempat (position of shape yang terdiri dari 8 aitem, 6 aitem valid dengan angka korelasi 0,244 sampai 0,353. Subtes kelima (spatial relationship yang terdiri dari 7 aitem (untuk usia prasekolah aitem 8 tidak diberikan, 6 aitem valid dengan angka korelasi antara 0,16 sampai dengan 0,512. Reliabilitas subtes bergerak dari 0,476 – 0,820. Terdapatnya korelasi yang signifikan antara skor skala subtes dengan skor total dengan rentang korelasi 0,406 – 0,754 menunjukkan bahwa semua subtes yang terdapat dalam tes Frostig menunjukkan relevansi untuk menggambarkan skor total kemampuan persepsi visual.

  6. PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA MODEL KOOPERATIF TEKNIK MENCARI PASANGAN DAN TEKNIK KANCING GEMERINCING PADA SISWA INTROVER DAN EKSTROVER DI SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Sunarsih

    2012-06-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  7. Pemetaan Gerakan Literasi Digital di Lingkup Universitas Negeri Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Theresia Amelia Jordana

    2017-12-01

    Full Text Available ABSTRAK Konten digital pada masa ini dapat diakses dengan mudah oleh beragam kalangan. Walau begitu, masih terdapat kesenjangan dalam penggunaan internet di kalangan masyarakat Indonesia. Hal itulah yang melatarbelakangi upaya berbagai pihak untuk meningkatkan kemampuan literasi digital masyarat Indonesia. Penelitian ini mencoba untuk memetakan gerakan literasi digital yang dilakukan di lingkup Universitas Negeri Yogyakarta (UNY. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengambilan data wawancara mendalam terhadap pelaku kegiatan dengan menggunakan instrumen dari Jaringan Pegiat Literasi Digital. Sejumlah lima belas kegiatan literasi digital di lingkup UNY dianalisis dan digolongkan kedalam enam pendekatan literasi media berdasarkan hasil indeks latar belakang, metode, dan praktek dari kegiatan tersebut. Dari hasil analisis, sejumlah satu kegiatan literasi tergolong dalam pendekatan Protectionism, empat kegiatan literasi tergolong dalam pendekatan Active Audience, tujuh kegiatan literasi tergolong dalam pendekatan Critical Analytical, satu kegiatan literasi tergolong dalam pendekatan Creative Media, dan dua kegiatan literasi lainnya tergolong dalam pendekatan gabungan. Satu kegiatan mengadopsi gabungan pendekatan Media Creative dan pendekatan Media Fun, sedangkan kegiatan lainnya mengadopsi gabungan antara pendekatan Critical Analytical dan Media Fun. Kesimpulan yang didapatkan yaitu pihak-pihak penyelenggara yang berkecimpung dalam dunia Ilmu Komunikasi cenderung lebih mengenal beragam variasi pendekatan. Sehingga, dalam program literasi digital yang diusungnya, pendekatan yang dibawa disesuaikan dengan target yang akan dituju. ABSTRACT In the age of digital world, anybody can easily access the digital content. However, there is still a gap within the internet usage amongst Indonesian people. This is exactly the reason behind the efforts of various communities in order to improve digital capabilities of Indonesian

  8. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN JAGUNG MENGGUNAKAN METODE ANALISIS SPASIAL Land Suitability Assessment Of Corn (Zea mays L. Using Spasial Analysis Method

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ruslan Wirosoedarmo

    2012-05-01

    Full Text Available Land suitability assessment was needed to plan productive and sustainable land use. The aim of this research was to de- liver an informative data about land suitability of corn using spatial analysis model. The research was conducted from July 2007 to January 2008, located in Blitar district. The land survey and analysis covered several parameters needed for suitability assessment for corn such as temperature, rainfall, soil drainage, soil texture, pH, effective depth of soil, organic- C, soil content, Cation Exchange Capacity of clay, slope, altitude, and erosion endangered. The land suitability classes were classified into four classes, those were very suitable, suitable, marginally suitable, and not suitable. The data were finally analyzed using Map Calculator in Arc View GIS Software.The results showed that there were three classes of land suitability for corn i.e. very suitable, suitable and marginally suitable which accounted for 85 %, 10 %, and 5 % of 150.96 hectare areas in Blitar. The suitable class mainly located in the northern of Blitar district, while the marginally suitable class mostly located in more than 1200 meters height above sea level covered 10, 117, and 52 hectares area of Wlingi, Gandusari, and Doko county area respectively. ABSTRAK Evaluasi kesesuaian lahan diperlukan untuk perencanaan penggunaan lahan yang produktif dan lestari. Tujuan peneli- tian adalah untuk menyajikan data dan informasi tentang evaluasi kesesuaian lahan bagi tanaman jagung menggunakan model analisa spasial. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Juli 2007 sampai bulan Januari 2008. Lokasi penelitian dilaksanakan di Blitar, Jawa Timur. Data yang diperlukan meliputi data spasial berupa peta kontur dan peta jenis tanah skala 1:25000 serta data atribut berupa data klimatologi wilayah dan hasil pengamatan lapangan terhadap sifat fisik, morfologi dan kimia tanah. Parameter kesesuaian untuk tanaman jagung yang ditetapkan meliputi temperatur, curah hujan

  9. Aplikasi Algoritma Branch and Bound Untuk Optimasi Jalur Pemadam Kebakaran Kota Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Margiyani

    2014-04-01

    Full Text Available Kasus kebakaran di Indonesia, khususnya Kota Yogyakarta dari tahun ke tahun masih menunjukkan angka yang tinggi. Hal ini mengakibatkan kerugian yang cukup tinggi bagi korban kebakaran. Untuk meminimalisasi terjadinya korban jiwa dan kerugian secara material saat terjadi kebakaran, maka pihak pemadam kebakaran mengupayakan melalui rute terpendek untuk sampai di lokasi kebakaran. Tujuan dari penelitian ini adalah pencarian rute terpendek jalur pemadam kebakaran dari kantor pemadam sampai ke lokasi kebakaran. Permasalahan pencarian rute terpendek jalur pemadam kebakaran secara abstrak dapat digambarkan dengan suatu graf yang merupakan masalah optimasi dalam pencarian rute terpendek (Shortest Path Problem. Pemecahan permasalahan tersebut adalah dengan merepresentasikan peta pemadam kebakaran ke dalam bentuk graf berbobot dan berarah, selanjutnya permasalahan diselesaikan menggunakan Algoritma Branch and Bound. Perhitungan dilakukan secara manual dengan jarak (dalam meter sebagai bobot perhitungan.  Berdasarkan perhitungan menggunakan Algoritma Branch and Bound untuk optimasi jalur pemadam kebakaran Kota Yogyakarta untuk wilayah Kecamatan Umbulharjo menghasilkan solusi rute: Kantor pemadam kebakaran – Jln. Ipda Tut Harsono - Jln. Kusumanegara – Jln. Glagahsari – Kantor Kecamatan Umbulharjo dengan total jarak 5305 meter atau 5,035 km.

  10. EVALUASI KEAMANAN INFORMASI PADA PTI PDAM TIRTA MOEDAL KOTA SEMARANG BERDASARKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI SNI ISO/IEC 27001:2009

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Restu Wardani

    2015-10-01

    Full Text Available Adanya rencana untuk meningkatkan keamanan informasi sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI. Selain rencana tersebut, ditemukan kurangnya kesadaran dari masing-masing staff PTI PDAM Tirta Moedal Kota Semarang terkait dengan keamanan informasi menyebabkan terjadinya berbagai masalah salah satunya penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh staff PTI yaitu dengan mengubah sistem operasi yang telah ditetapkan oleh PTI PDAM dan kejadian tersebut berdampak pada proses bisnis. Ditemukan pula bahwa kurangnya pengamanan pada ruang server yang ada di divisi PTI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi pada divisi PTI serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi. Dari hasil studi dokumen, wawancara, dan kuesioner berdasarkan Indeks Keamanan Informasi SNI ISO/IEC 27001:2009 dihasilkan tingkat kelengkapan keamanan informasi sebesar 325 dan tingkat kematangan berada pada tingkat I+ dimana sudah ada pemahaman mengenai perlunya pengelolaan kemanan informasi akan tetapi penerapan langkah pengamanan masih belum teratur. Untuk mencapai tingkat kematangan V dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI PTI PDAM Tirta Moedal Kota Semarang dapat melakukan strategi perbaikan secara bertahap. Kata Kunci: Indeks Keamanan Informasi, SNI ISO/IEC 27001:2009, Evaluasi Keamanan Informasi, Tingkat Kelengkapan, Tingkat Kematangan

  11. EVALUASI KESUKSESAN APLIKASI KNOWLEDGE MANAGEMENT DALAM ORGANISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sebtina Mulya Fitriasmi

    2010-03-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan menguji ulang model kesuksesan sistem DeLone dan McLean (2003 pada konteks kesuksesan knowledge management system (KMS. Model ini memasukkan variabel keterlibatan pengguna untuk mengukur kepuasan pengguna, serta faktor organisasional, yaitu leadership dan reward untuk memprediksi penggunaan KMS. Desain penelitian adalah deskriptif-konfirmatori dengan pendekatan survei. Data diambil secara cross­sectional dari 200 karyawan pengguna aplikasi KM Bank Indonesia. Sampling secara non-probabilitas dengan teknik purposive sampling. Hasil perhitungan Partial Least Square menunjukkan kualitas sistem berpengaruh positif terhadap penggunaan KMS. Kualitas pengetahuan, faktor organisasional, dan kepuasan pengguna tidak berpengaruh positif terhadap penggunaan. Pengujian anteseden kepuasan pengguna menunjukkan kualitas pengetahuan, dan keterlibatan pengguna berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna, serta kualitas sistem tidak berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna. Lebih jauh lagi, penggunaan dan kepuasan pengguna secara bersama berpengaruh positif terhadap manfaat bersih. The study aims to reexamine success system model by DeLeon and McLean (2003 at Knowledge Management System (KMS success context. This model includes user involvement variable to measure user satisfaction. This study also takes account of organizational factors, which is leadership and reward to predict KMS application. Research design of this study is descriptive-confirmatory with survey approach. Primary data which is used are cross-sectional data from 200 respondents who are Bank Indonesia employees who use KMS. Non probability sampling procedure is conducted with purposive sampling. Partial Least Square is used for data analysis. The result shows that the system quality has positive effect to user. Quality of knowledge and user involvement influence have positive influence on user satisfaction, meanwhile system quality do not have positive effect to

  12. Impulsive Buying Pada Dewasa Awal Di YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Henrietta, Paulus

    2012-01-01

    This research aimed to know the impulsive buying tendency of early adult in Yogyakarta. Impulsive buying was a buying activity without cosideration, and accompanied by strong emotional response. High impulsive buying tendency occured between age 18 to 39 years old. This research was a quantitative descriptive research with 395 subjects. Generally, the impulsive buying tendency in this research was low. Based on comparation between man and woman, it was found that woman was more impulsive than...

  13. IMPULSIVE BUYING PADA DEWASA AWAL DI YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Paulus Henrietta

    2012-01-01

    T his research aimed to know the impulsive buying tendency of early adult in Yogyakarta. Impulsive buying was a buying activity without cosideration, and accompanied by strong emotional response. High impulsive buying tendency occured between age 18 to 39 years old. This research was a quantitative descriptive research with 395 subjects. Generally, the impulsive buying tendency in this research was low. Based on comparation between man and woman, it was found that woman was more impulsive...

  14. Penilaian Kandungan Komponen Teknologi Humanware pada IKM (Studi Kasus: IKM Mebel Propinsi DI. Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Rohmatul Umah

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAKKemampuan sumber daya manusia (humanware merupakan faktor penentu dalam keberhasilan suatu organisasi dalam menghadapi tantangan-tantangan perusahaan dalam era globalisasi. Usaha perbaikan dan pengembangan SDM dapat dilakukan secara terarah dan optimal bila diketahui terlebih dahulu kondisi dari komponen humanware pada suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kandungan komponen humanware pada IKM mebel di propinsi DI Yogyakarta. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan metode technometrik. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner pada sampel 20 IKM mebel DIY dengan dua kategori pemilik dan pekerja. Perhitungan data dilakukan dengan metode teknometrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batas bawah kecanggihan humanware kategori pemilik ada pada level 1 klasifikasi kemampuan mengoperasikan dan batas atas ada pada level 3 klasifikasi kemampuan memperbaiki. Sedangkan untuk kategori pekerja, batas bawah ada pada level 1 klasifikasi kemampuan mengoperasikan dan batas atas pada level 3 klasifikasi memperbaiki. Hal ini mengimplikasikan bahwa sumber daya manusia pada IKM Mebel baik pemilik dan pekerja memiliki kemampuan yang sama yaitu mempunyai kemampuan dan ketrampilan mengoperasikan dan memperbaiki peralataan produksi. Kata kunci : Kandungan teknologi, humanware, IKM MebelABSTRACTOne of methods performance improving in Small and Medium Industries is by improve technology capability. One of technology components is humanware, where human resource capability in a organization is determinant of organization’s succesfull in facing treats in globalization era. The Improvement and development programs for human resources can be implemented optimally if is known already the conditions of humanware in a organization. The paper is aim to assess humanware content in SME’s in furniture industry with using technometric method. Sample of observation was 20 participants from SME’s Furniture in Yogyakarta province. Respondents

  15. MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN UNTUK SISWA SLB/C

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Ketut Kertiasih

    2013-01-01

    Full Text Available Media pembelajaran matematika penjumlahan dan pengurangan untuk siswa SLB/C merupakan media yang dikembangkan untuk membantu pengajar dalam memberikan bahan ajaran kepada siswa yang masih belum mengerti tentang belajar berhitung. Adapun materi yang disajikan adalah mulai dari belajar mengenal angka,  penjumlahan dan pengurangan, animasi berhitung, evaluasi, latihan berhitung, video, dan cara pemakaian media. Tahapan yang digunakan dalam pengembangan media ini yaitu analysis, desain, development, implementation, dan evalution. Pembuatan coding dan animasi menggunakan Adobe Flash CS5, Adobe Pothoshop CS5, Adobe Illustrator CS5 sebagai editor gambar dan Cool Edit Pro 2.0 sebagai perekam dan editor suara. Hasil pengembangan berupa sebuah media yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran matematika khususnya materi penjumlahan dan pengurangan untuk siswa SLB/C.   Kata-kata kunci: Media Pembelajaran, Matematika, Siswa SLB/C, Penjumlahan, Pengurangan

  16. Nilai Estetis Pada Kemasan Makanan Tradisional Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setiawan Sabana

    2007-03-01

    Full Text Available This research is focused on investigating the aesthetical and philosophical values of traditional food packaging in Yogyakarta, whereas much of traditional values are still applied and existed in the daily life. It is thought that the philosophical value of traditional food packaging is related to its use in the traditional ceremonies of the Yogyakarta Palace, such as Garebeg Mulud (Sekaten, Garebeg Syawal, Garebeg Idhul Adha, Tumplak Wajik, and Labuhan. Although some of traditional food packaging are also used in the people’s ceremony, such as birth, wedding, and funeral ceremonies. Accordingly, traditional food packagings are mostly used to represent symbols that link to the life of the people of Yogyakarta. The aesthetical value of traditional food packaging can be identified from its visual elements, such as shapes, lines, textures, colors, masses (volumes, spaces, and the composition of those elements using natural materials such banana leaf and young coconut leaf. The intertwined of each element carry on meanings and therefore when modern materials (papers and plastics are applied, most of traditional food packaging degrades their actual and symbolical meanings.

  17. MENCARI MODEL EVALUASI DENGAN PENDEKATAN YANG SESUAI UNTUK PENDIDIKAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria N D K Indrayana

    2002-01-01

    Full Text Available Visual communication design in coming years seem getting better. It can be seen by the growth of commercial advertisment in the last three years and the pers freedom make the printing media and new electronic media exist. It would make the Visual communication design proffesion is became important. In the other side%2C there is a fact that many of advertisement have been canceled because of many public critical. Because of this%2C the designer as a creatif person has to be responsible. Because of this fenomena%2C education of visual communication design in Indonesia as an institution has to make the best quality designer. The process of study is become very important. Because of that reason%2C the evaluation model with suitable approach is needed for education of visual communication design. Abstract in Bahasa Indonesia : Prospek desain komunikasi visual pada tahun-tahun mendatang tampak lebih cerah dengan fenomena kenaikan belanja iklan tiga tahun terakhir dan kebebasan pers yang memicu kelahiran banyak media cetak dan media elektronik baru. Sehingga profesi ini akan semakin berperan penting. Di pihak lain ada kenyataan ditariknya sejumlah iklan yang tengah ditayangkan karena kritik yang diterimanya%2C sehingga desainer sebagai pengolah kreatif dianggap turut bertanggung jawab . Dengan berbagai latar belakang itulah institusi pendidikan Desain Komunikasi Visual di Indonesia sebagai wadah penggodokan calon desainer dituntut untuk melahirkan desainer dengan kualitas terbaik. Maka proses studi menjadi penting. Untuk itu diperlukan model evaluasi dengan pendekatan yang sekiranya sesuai untuk pendidikan desain komunikasi visual%2C dewasa ini. evaluation model%2C education of visual communication design.

  18. ZONASI POTENSI PENCEMARAN AIR TANAH PADA TERAS SUNGAI CODE YOGYAKARTA (Zoning The Potential Groundwater Pollution at Code River Terrace, Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Frista Yorhanita

    2001-08-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian ini ialah untuk membuktikan bahwa biomassa Fusarium sp dapat mereduksi Cr(VI, dan biomassa Aspergillus niger dapat digunakan untuk mengambil ion krom dari larutan. Fusarium.sp ditumbuhkan pada media cair kentang dekftosa cair, ditambah K2Cr2O7 atau sludge limbah penyamakan kulit. Selanjutnya diamati perubahan warnanya, bila terjadi perubahan warna dan oranye ke ungu atau tak berwarna maka telah terjadi reduksi krom valensi VI menjadi krom valensi Ill. Aspergillus niger ditumbuhkan pada media Potato dectrose agar (PDA padat, dipindahkan ke media cair yang bensi bakto pepton, bakto dektrose dan srukronutrien. Produksi biomassa dilakukan pada labu erlenmeyer; setelah 5 hari dipanen dan dibuat bubuk. Bubuk ini digunakan untuk mengambil krom dari larutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biomassa Fusarium sp dapat digunakan untuk mengambil krom dan larutan yang.mengandung KrCrrO, atau sludge limbah penyamakan kulit. Waktu inkubasi yang lebih lama meningkatkan absorbsi krom oleh biomassa Fascrium sp. Fusarium sp mampu mereduksi Cr(VI menjadi Cr(Iii. Biomassa Aspergillus niger dapat digunakan untuk mengambil krom dari larutan. Hasil terbaik diperoleh pada konsentrasi awal 100 mg/I, pada pH 2,0, berat biomassa 0,1 g, dan waktu kontak 12 jam, yaitu 96,23% untuk Cr(II| dan96,3 % untuk Cr(VI. Fusarium sp. dan A. niger dapat digunakan sebagai bioremediator dalam penanganan limbah penyamakan kulit secara biologi.   ABSTRACT The study area of this research was parts of the code river terraces, Yogyakarta. The aims of this research were as follows: (1 to determine the part of the code river terrace which has potential groundwater pollution; (2 to assess the natural physical factors (aquifer materials, depth of groundwater table, and the groundwater flow distance and the non-natural physical factors of environmental sanitation (houses density, population density, horizontal distance between pollution source and well, and the number

  19. MUSIK DANGDUT DAN IRONI PENDIDIKAN SENI DI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Khatibul Umam

    2016-09-01

    Full Text Available In the last few years, Indonesia has a lot of arts and cultures that were considered by out of this country as theirs such as Reog Ponorogo also some folk songs had been reasonable and the society infuriated with. Especially for the people that were living in the rural area, as owner of the identity. This condition made the people got warmed up and it was coming almost from all of the circle of society. However they could be learning by that. The people today are getting the picture and open their eyes which they convinced that arts and cultures that they had are a very important asset. In music, Dangdut is a nation’s cultural assets, as identity and should be preserved by us. Unfortunately, it was as if the government does not care about. Mainly they are as policy maker in education. There is no Dangdut in curriculum. whereas it has been learnt by 70 countries in the world. It is slowly disliked by, even abused verbally, and abandoned. They made us to look down on and leaving the identities.

  20. Ibm BAGI GURU DAN SISWA SMU SETIA BUDI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhi Kusmantoro

    2016-06-01

    Full Text Available Dalam dunia industri ada beberapasistem yang digunakan dalam mengoperasikan sistem pengendalielektromagnetik, antara lain sistem pengoperasian secara manual, semi otomatisdan otomatis.Tujuan pengabdian masyarakat di SMU Setia Budi Semarang adalah untuk memberikan kemampuan penggunaan software EKTS dan menambah pengetahuan atau wawasan teknik pengendali listrik di industri yang sedang berkembang dan banyak dipakai. Metode pelaksanaan kegiatan program Iptek bagi Masyarakat (IbM yang digunakan adalah metode pelatihan yang dibagi dalam tiga tahap, yaitu pelatihan secara teori, pelatihan menggunakan softawre EKTS dan beberapa rancangan pengendali motor listrik, dan tahap evaluasi dalam kegiatan awal sampai dengan akhir. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat di SMU Setia Budi Semarang telah dibuat pengendali start stop, pengendali motor berurutan, dan pengendali membalik putaran motor listrik. ?é?á Kata Kunci : EKTS, motor listrik, kontaktor magnet

  1. PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH PADA CITRA MEREK DAN NIAT BELI PADA WARUNK UPNORMAL

    OpenAIRE

    Siswanto, Mita

    2017-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh electronic word of mouth pada citra merek dan niat beli pada Warunk Upnormal. Penelitian ini mengambil responden mahasiswa yang ada di Yogyakarta. Jumlah sampel yang valid dan dipakai dalam penelitian ini adalah 202 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive random sampling, dengan pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner online. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana, dan analisis regresi...

  2. Malioboro as a value of Special District of Yogyakarta City

    Science.gov (United States)

    Cahya, G. A.; Mahendra, Y. K. D.; Damanik, I. I.

    2017-06-01

    Yogyakarta is a province that has a status as a Special District. The specialty of Yogyakarta is set based on its history, because it was led by the Noble and has social culture embedded with Javanese tradition. Recently, the development of Yogyakarta has changed, along with the dynamics urban activities and technologies, into a tourist destination. It is a challenge to enhance the status of ‘privilege’ of Yogyakarta. Malioboro is an important part in the structure of the city of Yogyakarta. Apart from being one of the constituent elements of the north-south axis, Malioboro also serves as a public space that is rich in cultural activities, economic, and social interaction. If it reviewed according to its privileges, Malioboro is one part of the city of Yogyakarta which has an important role in maintaining local values that forms the privilege character of Yogyakarta. As a city that responds to the needs of the society, Yogyakarta provides various supporting infrastructure. Maliboro is located at a strategic area that became the target of investors as site to build public and commercial facilities. Malioboro is an iconic street of Yogyakarta, become one of the tourist destination because of its uniqueness, especially as the affordable shopping area. For that reason, it is necessary to study how Malioboro should maintain its local value to conserve the privilege of Yogyakarta as a special district, but also has ability to adapt nowadays development of Yogyakarta City. This paper will provide the study about the values of Malioboro which conserve the status and the meaning of the privileges for Yogyakarta, when viewed from the historical, social, and cultural. It will continue the discussion about the development of tourism and economic activities that are affected by tourist’s demand. The result of the paper will describe (1) the aspects that we have to keep conserving the privilege of Special District of Yogyakarta and (2) the aspects that we can change or

  3. KEMAHIRAN MENULIS CERITA PENDEK DENGAN MODE SUGESTI IMAJINASI MEDIA LAGU DAN VIDEO KLIP PESERTA DIDIK BERINTELEGENSI MUSIK TINGGI DAN BERINTELEGENSI MUSIK RENDAH SMA 1 MEJOBO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratri Kusumarini

    2013-05-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  4. PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS BERKARAKTERISTIK RME MATERI BARISAN DAN DERET UNTUK KELAS X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Hidayatul Khusna

    2016-04-01

    : Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan menghasilkan bahan ajar yaitu Lembar Kerja Siswa berkarakteristik RME yang valid dan praktis sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran materi barisan dan deret. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Plomp yang terdiri dari tiga tahap yaitu 1 tahap investigasi awal, 2 tahap perancangan dan realisasi, 3 tahap tes, evaluasi, dan revisi. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh hasil, yaitu (1 tingkat kevalidan sebesar 3,7 dengan kriteria kevalidan sangat valid, dan (2 tungkat kepraktisan sebesar 3,5 dengan kriteria kepraktisan sangat praktis Jadi dapat disimpulkan bahwa LKS yang dikembangkan memenuhi kriteria baik dan layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar matematika pada materi Barisan dan Deret yang dapat mengingkatkan tingkat penalaran matematis siswa.

  5. Keragaman Semut pada Ekosistem Tanaman Kakao di Desa Banjaroya Kecamatan Kalibawang Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Ikbal

    2014-12-01

    Full Text Available This study aims to determine the diversity of ants in cocoa (Theobroma cacao L. ecosystems in six hamlets in the village of Banjaroya, District Kalibawang Yogyakarta. The sampling was carried out by the method of feeding ants using tuna and sugar solution, which is placed on the cacao tree and the ground surface; pit-fall traps; and direct picking by hand. Six sub-family of ants, namely Cerapachynae, Dolichoderinae, Myrmicinae, Ponerinae, and Pseudomyrmicinae were found. Six of the most abundant genera found in each catchment were Dolichoderus sp., Anoplolepis sp., Paratrechina sp., Crematogaster sp., Pheidole sp., and Pheidologeton sp., which is known to be aggressive and invasive. The analysis showed that the diversity of ant communities in the Village Banjaroya categorized as medium (H ‘> 1-3, meaning that the overall state of the ecosystem of the cocoa crop was classified as stable or steady. Meanwhile, the results of the analysis of the dominance index (C shows that the community of ants in each village tends was tended to be dominated by a single species (C close to 0. The relationship between habitat condition and the diversity of ant was discussed in this article.   Penelitian bertujuan untuk mengetahui keragaman semut pada ekosistem kakao (Theobroma cacao L. di 6 dusun di Desa Banjaroya, Kecamatan Kalibawang Yogyakarta. Pengambilan sampel semut dilakukan dengan metode pengumpanan menggunakan ikan tuna dan larutan gula yang diletakkan pada pohon kakao dan permukaan tanah; lubang perangkap; dan pemungutan dengan tangan. Enam subfamili semut, yaitu Cerapachynae, Dolichoderinae, Myrmicinae, Ponerinae, dan Pseudomyrmicinae telah ditemukan di lokasi pengambilan sampel. Enam genus yaitu Dolichoderus sp., Anoplolepis sp., Paratrechina sp., Crematogaster sp., Pheidole sp. dan Pheidologeton sp. yang dikenal agresif dan invasif, ditemukan paling melimpah di setiap dusun. Hasil analisis keragaman komunitas semut di Desa

  6. Retorika Visual Plesetan Media Promosi Spanduk Usaha Kuliner “Es Kelapa Muda” Di Jalan Godean, Sleman-Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudjadi Tjipto R

    2015-08-01

    Full Text Available Sebagai kota pelajar keberadaan ribuan pendatang (pelajar/mahasiswa memunculkan peluang wirausaha kuliner bagi masyarakat Yogyakarta. Keberadaan usaha kuliner ditemukan dalam bentuk warung makan, angkringan, warung burjo (bubur kacang ijo, warung penyetan, sampai outlet minuman ringan. Spanduk (geber adalah media iklan sederhana yang lazim digunakan sebagai media promosi usaha kuliner. Semenjak teknologi cetak digital (digital printing masuk ke Yogyakarta (2001, mencetak spanduk menjadi kebiasaan pemilik usaha kuliner. Fenomena menarik terjadi ketika spanduk promosi usaha kuliner dikreasikan dengan konsep plesetan untuk memikat calon konsumen. Penelitian difokuskan pada kajian konsep spanduk usaha kuliner Es Kelapa Muda di jalan Godean Yogyakarta. Tiga usaha kuliner tersebut memiliki keterkaitan konsep plesetan antar usahanya. Tujuan penelitian ini untuk menemukan ragam retorika visual plesetan lokal serta menggali konsep plesetan menurut konseptornya. Metode penelitian etnografi digunakan untuk mendeskripsikan konsep plesetan sebagaimana adanya dari sudut pandang atau perspektif konseptornya sendiri. Dilakukan interaksi yang intens melalui observasi lapangan, kajian kepustakaan serta wawancara mendalam (indepth interview untuk mendapatkan data penelitian. Simpulan wawancara dianalisis dengan teori pembentukan bahasa plesetan, dan teori retorika visual untuk mengungkap ragam retorika visual plesetan beserta motif kemunculannya. Dari hasil penelitian ditemukan ragam/bentuk retorika visual plesetan lokal media promosi spanduk usaha kuliner Es Kelapa Muda, beserta motif kemunculan nama plesetannya. Kata Kunci: Plesetan, Retorika Visual, Kuliner

  7. Public Relations & Media Relations (Kritik Budaya Amplop Pada Media Relations Institusi Pendidikan Di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhianty Nurjanah

    2015-07-01

    Full Text Available This research is aims to determine how the media relations activities that have been done 10 Public Relations Higher Education, including the possibility of granting cultural envelope in media relations activities during this do. The object of this study is ten (10 Universities in Yogyakarta that consists of three (3 State University (PTN and seven (7 Colleges (PTS. Variations and types of media relations activities have been conducted by 10 universities. The reason is because the electoral college to ten (10 college is a big college in the city of Yogyakarta who own Public Relations and media relations activities that have a systematic and well-planned. In the course of media relations, Public Relations universities do culture accepting envelopes to reporters on the grounds reimburse the costs of transport and not as a "bribe" so that they publicized the news and as a means of imaging the institution. Publicist colleges feel that culture provides envelopes to reporters did not violate the code of ethics of their profession as a Public Relations, On the other hand for journalists, cultural granting envelope can interfere with the independence and constitute a violation of the code of ethics of their profession as journalists. Yet there are also journalists who will receive an envelope in their reporting activities. The discrepancies in the implementation of the code of ethics of journalism, is strongly influenced by the integrity of journalists and policies that apply to each media institution. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kegiatan media relations yang telah dilakukan 10 Public Relations / Humas Perguruan Tinggi tersebut, termasuk kemungkinan adanya budaya pemberian amplop dalam kegiatan media relations yang selama ini dilakukan. Objek penelitian ini adalah sepuluh (10 Perguruan Tinggi di Yogyakarta yang terdiri dari tiga (3 Perguruan Tinggi Negeri (PTN dan tujuh (7 Perguruan Tinggi Swasta (PTS . Beragam variasi dan jenis

  8. Penentuan Kebijakan Perawatan dan Optimasi Persediaan Suku Cadang pada Coal Handling System PLTU Paiton

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadeli Muhammad F

    2012-09-01

    Full Text Available Fasilitas yang terdapat pada sebuah pembangkit listrik membutuhkan perawatan agar dapat berfungsi  sesuai dengan kapasitasnya. Salah satu fasilitas yang membutuhkan perawatan pada PLTU Paiton adalah fasilitas coal handling system. Perusahaan perlu menerapkan strategi perawatan yang tepat agar biaya perawatan yang dikeluarkan dapat optimal. Permasalahan yang ada pada PLTU Paiton adalah strategi perawatan yang ada masih belum bisa mengatasi kemungkinan kegagalan yang terjadi dan aktivitas perawatan yang dilakukan tidak didukung oleh ketersediaan suku cadang yang dibutuhkan. Hal tersebut menyebabkan biaya perawatan yang dikeluarkan menjadi tidak optimal. Penelitian ini menggunakan metode reliability centered maintenance (RCM II yang dikombinasikan dengan metode evaluasi dari electrical power research institute (EPRI untuk menentukan strategi perawatan yang tepat terhadap coal handling system. Permasalahan persediaan untuk mendukung implementasi penerapan strategi perawatan akan diselesaikan dengan metode probabilistic economic order quantity (EOQ model. Penggunaan metode RCM II yang dikombinasikan dengan metode evaluasi dari EPRI dan penggunaan metode probabilistic EOQ model bertujuan untuk mengoptimalkan biaya perawatan yang dikeluarkan.

  9. The Use of Travel Guidebooks by Tourist Visiting Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gabriela Intani Putri

    2014-12-01

    Full Text Available This research aims to know to what extend tourist use travel guidebooks for their visit to Yogyakarta, as one of tourism destination in Indonesia. This research was conducted by taking tourist who has been to or during their visit to Yogyakarta. Qualitative interviews with three travel experts precede this research in order to gather the purpose of using travel guidebooks by tourist visiting Yogyakarta. The results are 31 purposes of using travel guidebooks. After conducting factor analysis and reliability tests, seven factors comprising 26 statements were extracted which are: functional needs, forward-looking needs, learning needs, autonomy needs, tension reduction needs, security needs, and objectification needs.

  10. ALOKASI DAN DISTRIBUSI AIR DI DAERAH IRIGASI JATILUHUR INDONESIA: EVALUASI DAN TANTANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmat Sudiana

    2017-07-01

    Full Text Available Indonesia has rich natural resources including water resources. The abundance of water resources is characterized by an annual rainfall averaging about 2790 mm. Jatiluhur irrigation area is one of large irrigation system in Indonesia which plays main role for national food and agriculture defense. It receives water from Djuanda Multipurpose Reservoir located in Citarum River West Java Indonesia. This reservoir is responsible to irrigate 240,000 ha paddy field, raw water for domestic municipal industrial (DMI and hydropower generation. The water is released from the reservoir to Curug Diversion Weir where the water is diverted to West Tarum Canal (WTC, East Tarum Canal (ETC and North Tarum Canal (NTC. Mechanisms for water allocation and distribution are professionally managed by Jasa Tirta II Public Corporation (PJT II. Although provision of irrigation system seems performing well, some aspects still need improvement and development. The important issue for improvement is quality and reliability of basic data required to prepare the water allocation plan and distribution schedule. Taking into account future developments which will increase combined water demand. Consequently, there is a need to investigate how efficient the system is working currently and which improvements can be proposed to increase overall water use efficiency. Water balance in the Jatiluhur irrigation system theoretically capable to fulfill water demand until 2025 but climate change issue should be considered as period of dry season and wet season will be shifted. Based on the research scenario, dry season will be longer and wet season will be shorter with more intense rainfall.    Keywords: Jatiluhur irrigation area, Djuanda multipurpose reservoir, water allocation & distribution, water efficiency, water balance

  11. PENGEMBANGAN MEDIA BIMBINGAN DAN KONSELING MELALUI KOMIK EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufik Agung Pranowo

    2014-02-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  12. KEEFEKTIFAN PELAKSANAAN PRINSIP PENDIDIKAN SISTEM GANDA SMKN 1 PANGKALAN KERINCI DAN SMKN 1 UKUI KABUPATEN PELALAWAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rika Ariani

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pelaksanaan prinsip Pendidikan Sistem Ganda (PSG di SMKN 1 Pangkalan Kerinci dan SMKN 1 Ukui ditinjau dari sisi (1 konteks, (2 input, (3 proses dan (4 produk/hasil. Metode penelitian yang digunakan adalah studi evaluasi dengan analisis deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan metode CIPP (Context, Input, Process, Product dari Stufflebeam. Subyek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah urusan Dunia Usaha dan Industri (Humas, wakil kepala sekolah urusan kurikulum, ketua jurusan masing-masing prodi, guru, dan 123 siswa yang telah melaksanakan PSG untuk jurusanTeknik Komputer Jaringan, Teknik Sepeda Motor, dan Teknik Kendaraan Bermotor. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan dari sisi (1 konteks: organisasi pelaksana/manajemen program pelaksanaan PSG sudah terstruktur, relevansi program PSG sudah cukup relevan dengan skill dan jurusan siswa, dan secara keseluruhan variable konteks ini sangat efektif, (2 input: pengelolaan peserta pelaksana PSG, tenaga kependidikan, kurikulum, sarana dan prasarana PSG, dan pembiayaan PSG telah terkelola dengan baik, dan variabel input sudah efektif, (3 proses: proses persiapan pelaksanaan PSG di sekolah sudah terorganisir dengan baik, namum proses pelaksanaan PSG oleh siswa pada Dunia Usaha dan Dunia Industri tidak terlaksana sepenuhnya seperti yang telah diprogramkan, dan pada umumnya variabel proses sudah efektif, (4 aspek hasil kemanfaatan pelaksanaan PSG telah meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam menghadapi Ujian Nasional dan meningkatkan kemampuan siswa dibidangnya dan variabel produk sangat efektif.

  13. Tinggalan Arkeologi Masa Kolonial di Wilayah Kepulauan Maluku: Sebuah Evaluasi Hasil Penelitian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syahruddin Mansyur

    2016-04-01

    Full Text Available Balai Arkeologi Ambon dengan wilayah kerja meliputi Provinsi Maluku dan Maluku Utara (selanjutnya disebut wilayah Kepulauan Maluku telah menetapkan tema penelitian yang sesuai dengan kondisi wilayah kerjanya. Salah satu tema yang dikembangkan dalam pelaksanaan penelitian arkeologi di Balai Arkeologi Ambon adalah tema Pengaruh Kolonial di Nusantara. Hal ini, tentu saja tidak lepas dari sejarah kebudayaan yang pernah ada dan berkembang di wilayah Kepuluan Maluku. Seperti diketahui bahwa sejarah kedatangan bangsa asing terutama bangsa Eropa di nusantara diawali oleh faktor ekonomi yaitu perdagangan rempah-rempah, dimana wilayah Kepulauan Maluku merupakan pusat produksi dua jenis rempah-rempah yaitu cengkeh dan pala. Dalam konteks inilah, penelitian arkeologi yang dilaksanakan oleh Balai Arkeologi Ambon melalui tema Pengaruh Kolonial berupaya untuk mengkaji lebih jauh berbagai aspek yang terkait dengan masa penguasaan bangsa Eropa di wilayah Kepulauan Maluku. Makalah ini akan merangkum berbagai hasil penelitian arkeologi yang dilakukan oleh Balai Arkeologi Ambon sejak didirikan pada tahun 1995 hingga saat ini. Selanjutnya, akan dipaparkan ruang lingkup penjelasan yang tercakup dalam berbagai hasil penelitian yang telah dilaksanakan. Makalah ini juga berupaya melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek terkait dengan tema pengaruh kolonial khususnya di wilayah Kepulauan Maluku.   Archaeological Institute of Ambon with work areas include Maluku and North Maluku (hereinafter referred to as the Moluccas Islands has set the theme of the research in accordance with the conditions of their working area. One of the themes developed in the implementation of archaeological research at the Institute of Archaeology of Colonial Influence Ambon is a theme in the archipelago. It is, of course, can not be separated from the cultural history that ever existed and flourished in the area of Moluccas Islands. As it is known that the history of the arrival of foreigners

  14. Kelayakan Ekonomi dan Lingkungan Kegiatan Pertambangan Rakyat di Kabupaten Sleman

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farida Afriani Astuti

    2016-06-01

    Full Text Available Kabupaten Sleman memiliki 19 titik lokasi penambangan rakyat yang belum memiliki ijin dari pemerintah. Kegiatan penambangan menghasilkan dampak positif dan negatif bagi lingkungan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian mengenai kelayakan ekonomi dan lingkungan sebagai dasar untuk memberikan ijin bagi kegiatan pertambangan rakyat tersebut. Penentuan kelayakan ekonomi dan lingkungan menggunakan metode pengharkatan. Kelayakan ekonomi kegiatan penambangan menggunakan 3 parameter sebagai dasar evaluasi, baik untuk penambangan di bukit maupun di sungai. Parameter kegiatan penambangan di bukit adalah umur tambang, potensi pasar dan pemanfaatan bahan galian, dan benefit cost ratio (BCR. Sedangkan parameter kegiatan penambangan di sungai adalah perbandingan cadangan terhadap penggunaan bahan galian (PCPBG, potensi pasar dan pemanfaatan bahan galian, dan benefit cost ratio (BCR. Adapun parameter kelayakan lingkungan adalah jenis dampak yang dihasilkan dari kegiatan penambangan, yaitu Dampak Penting Hipotetik (DPH, Dampak Tidak Penting Hipotetik 1 (DTPH 1, dan Dampak Tidak Penting Hipotetik 2 (DTPH 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek kelayakan ekonomi terdapat 10 titik lokasi tidak layak, 5 titik lokasi kurang layak, dan 4 titik lokasi layak. Sedangkan dari aspek kelayakan lingkungan terdapat 12 titik lokasi tidak layak, 4 titik lokasi kurang layak, dan 3 titik lokasi layak.

  15. ENERAPAN E-COMMERCE BERBASIS CMS DAN SEO UNTUK TOKO ON-LINE UMKM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Felix Andreas Sutanto

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak. IbM ini bertujuan membuat pruduk software framework aplikasi e-commerce untuk toko on-line UMKM khususnya handicraft, kuliner, batik dan pakaian dengan berbasis sistem manajemen isi (Content Management System/CMS dan optimisasi mesin pencari (Search Engine Optimization/SEO. Produk tersebut nantinya dipergunakan oleh mitra yang merupakan calon wirausaha baru di bidang teknologi informasi (TI. Untuk dapat menerapkan produk tersebut pada usahanya, dan mampu membuat sendiri, mengoperasikan, mengembangkan, dan memelihara maka perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan tentang framework aplikasi, manajemen usaha, dan kewirausahaan. Metode yang digunakan dalam IbM ini adalah kaji tindak partisipatif. Pelaksanannya yaitu dengan melakukan identifikasi dan analisis situasi tentang permasalahan yang dihadapi mitra, selanjutnya memberikan solusi berupa pelatihan, pendampingan, dan pembuatan teknologi Software framework E-commerce berbasis CMS dan SEO yang melibatkan mitra serta dilakukan monitoring dan evaluasi agar mitra menjadi terarah, terampil dan profesioanal di bidang tersebut. Target IbM ini adalah terbentuknya wirausaha baru bidang TI khususnya E-commerce bagi UMKM yang terlatih, terapil, dan profesional dalam menjalankan usahanya. Sehinga Luaran dari IbM ini adalah berupa Produk Software Framework E-commerce bagi UMKM berbasis CMS dan SEO, jasa pelatihan Desain web E-commerce, jasa pelatihan manajemen usaha, dan jasa pelatihan kewirausahaan.Kata Kunci : Framework, E-commerce, CMS, SEO, wirausaha, UMKM

  16. Urban logistics profile – Yogyakarta city, Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Sri Asih Anna

    2018-01-01

    Full Text Available In recent years, more rural areas are becoming urban areas accompanied by escalation of logistics activities. Unlike passenger transport, the planning, policy and control of freight transport in developing countries have not been integrated into a reliable and efficient logistics system. Therefore, generating city logistics profile is necessary in order to support the planning of urban logistics system. This study aims to establish a logistics profile of Yogyakarta city, Indonesia, by dividing urban zones into several homogeneous groups, judging from several aspects, including city area features, product characteristics and agents/delivery profile. Logistics profile variables were calculated based on administrative boundaries, resulting in 45 areas to be investigated. Profiles were matched in groups of homogeneous stores (A, large commercial stores (C and residential areas with local trade (D,with one overlapping profile, i.e. profile A and profile D, in some locations in the middle of the city.

  17. IMPULSIVE BUYING PADA DEWASA AWAL DI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paulus Henrietta

    2012-10-01

    Full Text Available T his research aimed to know the impulsive buying tendency of early adult in Yogyakarta. Impulsive buying was a buying activity without cosideration, and accompanied by strong emotional response. High impulsive buying tendency occured between age 18 to 39 years old. This research was a quantitative descriptive research with 395 subjects. Generally, the impulsive buying tendency in this research was low. Based on comparation between man and woman, it was found that woman was more impulsive than man. The result also showed that married person was more impulsive than unmarried person. Based on the types of job, there was several different among those types. But there was no different of impulsive buying tendency based on the education background level. Keywords: impulsive buying, early adult

  18. RESPON MASYARAKAT TERHADAP KEGIATAN PERBAIKAN KAMPUNG: KASUS KAMPUNG KOTA DI YOGYAKARTA (Community Respond to Kampung Improvement Activities: Case Urban Kampung in Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atyanto Dharoko

    2006-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Kegiatan perbaikan kampung yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat maupun sektor swasta merupakan upaya strategis untuk menngkatkan kualitas lingkungan kampung kota dengan tujuan lebih lanjut adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat penghuni. Pendekatan yang paling sepadan digunakan adalah metode Community empowerment approach. Yogyakarta menjadi salah satu sasaran utama dari berbagai program perbaikan kampung karena memiliki masalah lingkungan yang cukup kompleks dengan adanya perkembangan kampung-kampung kumuh dan Illegal yang tersebar di dalam wilayah kota. Perkembangan berbagai kegiatan perbaikan kampung selama ini menunjukkan hasil yang bervariasi karena dipengaruhi oleh kondisi kampung yang beraneka ragam serta pemahaman masyarakat yang berbeda-beda dalam melihat persoalan fenomena kampung mereka. Penelitian menympulkan bahwa pemahaman masyarakat dalam satu wilayah kampung yang sama sangat bervariasi sehingga keberlanjutan dari berbagai program perbaikan kampung belum dapat dicapai. Pada kondisi pemahaman masyarakat yang rendah disebabkan karena pra kondisi yang dilakukan sangat kurang untuk memperoleh tingkat keberlanjutan yang tinggi, oleh karena itu diperlukan upaya yang lebih baik oleh para inisiator pada masa pra kegiatan terutama dalam bentuk pemahaman masrakat terhadap program dengan benar.   ABSTRACT Kampung improvement activities developed by authority, community and sponsoring bodies are strategic efford to enchance environmental quality of the kampong and finally enhancing the community prosperity. The most compatible approach to develop is community empowerment basis. Yogyakarta becomes one of the target since the city faces a complicated problems in environmental aspect. The improvement of kampong shows a various achievement because the awareness and concept of inhabitants are also varies. It is concluded that different concept and interpretation among communities, authority and sponsoring bodies to

  19. PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT SUATU EVALUASI MELALUI KARAKTERISTIK KERJA (Studi Kasus Pada Perusahaan Gula Candi Baru Sidoarjo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hatane Semuel

    2003-01-01

    Full Text Available In the present, management has transformed radically from traditional change into Total Quality Management (TQM which stresses on organizational excellences such as reliability, responsiveness, assurance, competency and human resources. This research is an evaluation of TQM application held by a sugar factory, Candi Baru Sidoarjo through its program namely Gugus Kendali Mutu (GKM It is program of TQM at which it serves as an approach to endeavor its workers to have perception at different stages about different qualities. In addition, this is based on an analysis of job satisfaction of the workers, which is focused on woek charecteristics such as skill variation, job description, autonomy and feedback. From the results, it is concluded that human recources (workers, equipments or instruments being used as well as available period of time has positive relationship, especially between job satisfaction and skill variation. Other indicators, such as work flow and work result which are evaluated by the workers themselves as well as by their co-workers, have positive relationship between job satisfaction and job description. Furthermore, cooperation among workers within the same division having different levels of position has positive relationship between job satisfaction and job significance. In general, GKM implication in endeavoring the workers has positive impact towards worker satisfaction in sugar factory like Candi Baru Sidoarjo. Abstract in Bahasa Indonesia : Manajemen mengalami transformasi yang cukup radikal, yaitu perubahan dari model tradisional bergeser kepada Total Quality Management (TQM yang menuntut keunggulan organisasi seperti kecepatan, daya tanggap, kelincahan, pembelajaran, dan kompetensi karyawan. Penilitian ini merupakan suatu evaluasi penerapan program TQM yang dijalankan oleh Pabrik Gula (PG Candi Baru Sidoarjo melalui Gugus Kendali Mutu (GKM, yang merupa-kan suatu pendekatan dalam mewujudkan pemberdayaan karyawan, yang pada

  20. EVALUASI MEDIUM PENGAYAAN Vibrio cholerae UNTUK DIAGNOSIS KOLERA MENGGUNAKAN IMMUNOCHROMATOGRAPHIC STRIP TEST

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kambang Sariadji

    2013-05-01

    adalah bakteri yang dapat menimbulkan wabah kolera pada negara berkembang dengan tingkat sanitasi dan higiene yang buruk .Saat ini metode baku diagnosis bakteri V.cholerae O1 adalah dengan kultur dan isolasi yang memerlukan waktu  5 hari. Diagnosis lain untuk menanggulangi dan mencegah penyebaran wabah kolera dengan metode rapid immunokromatografi strip test. Metode rapid  ini  mempunyai keterbatasan mendeteksi jumlah V.cholerae O1 minimal 105 cfu/mL dan dapat ditingkatkan  dengan  medium pengayaan yang diinkubasi selama 6 - 8 jam pada suhu 37° C . Penelitian bertujuan untuk menganalisis  medium pengayaaan  dalam meningkatkan jumlah V.cholerae O, sehingga diagnosis laboratorium untuk meningkatkan temuan kasus  penyakit kolera dapat ditingkatkan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Bakteriologi Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Balitbangkes dari bulan Januari – Juli 2011. Evaluasi medium ini dilakukan dengan cara membuat pengenceran serial cholerae O1 dari 106 - 101 cfu/mL yang dinokulasikan ke tiga medium tersebut yakni air peptone alkali, bismuth sulfite, dan medium gelatin phosphate salt broth. Kemudian diinkubasi pada 37°C selama 8 jam dan setiap 2 jam dilakukan pengujian dengan menggunakaan immunochromatographic strip test. Analisis data untuk mengetahui perlakuan dan perbedaan masing – masing kelompok dilakukan dengan uji one way anova. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pertumbuhan V.cholerae O1 pada medium air peptone alkali lebih baik dibandingkan dengan medium gelatine phosphate salt broth dan bismuth sulfite. Pada uji beda rata – rata nilai p.value adalah 0,000 . Sementara dari 24 sampel pengenceran yang diinokulasikan ke tiga medium pengayaan dan dideteksi dengan metode rapid  menunjukkan hasil deteksi positif pada medium air peptone alkali adalah 17,  lebih banyak dibandingkan medium gelatine phosphate salt broth sebanyak 13 dan medium bismuth sulfite sebanyak 8. Kata Kunci : V.cholerae, Medium Pengayaan

  1. GAMBARANGAYA KEPEMIMPINAN KEPALARUANGANPERAWATANDI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deby Zulkarnain Rahadian Syah

    2015-12-01

    Full Text Available Background:PKU Muhammadiyah Hospitalof Yogyakarta isan Islamic type B referral hospital in SpecialRegency ofYogyakarta and Central Java. Inspite of beingareferral hospital,an improvement inservicesandnursing carestill needs to be considered. Head of nursing section has asignificant role in organizingtheassociate nurses in effort todeliveringbetter services. A successful head of nursing section must be agood identifier and could appreciatethe spirit of enquiry.Methods:This researchwas aquantitative-descriptive research. Measurement tool of this researchwas aquestionairethat were distributed to 94 respondents. The subjectsof this researchwerevocational nursesatinpatient roomof PKU Muhammdiyah Hospital of Yogyakarta.Results:This researchshowed that the leadership styles assessed by the associate nurses inIbnu Shinawardwasconsulting style(72,7%, Marwahwardwasconsultingstyle (56,3%, Roudhohwardwasconsultingstyle (63,3%, Arafah wardwas participating style (53,8%, Shofa-musdalifah wardwas consulting style(71,4%, Zam-zamwardwasparticipatingstyle (81,8%, and Multazamwardwasconsultingstyle (72,2%.Conclusion:Thesituational leadership style appliebythe headof nursingsectionwasdominantlyconsultingleadershipstyle.

  2. Kebijakan Perguruan Tinggi Negeri Yogyakarta Terhadap Penyandang Disabilitas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Soleh

    2014-09-01

    Full Text Available This study discusses the accessibility of university education in the four public universities in Yogyakarta; Indonesian Arts Institute (ISI, University of Gajah Mada (UGM,Yogyakarta State University (UNY, and State Islamic University (UIN Sunan Kalijaga. Upto now, the disability groups have not got an equal access and the opportunity in a higher education. There are only a few students with disabilities that are accepted in Universities in Indonesia, because of physical limitations that would interfere the teaching-learning process in their classrooms. The research findings showed that the education systems in the UGM, Yogyakarta State University, and the ISI have a system of “integration”, while at UIN has led to the inclusion system, that is “accommodative” and has the ability to service for persons with disabilities.

  3. DAMPAK PENERBITAN PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 77 TAHUN 2013 TENTANG PENGENDALIAN PEMBANGUNAN HOTEL TERHADAP PERMOHONAN IZIN PEMBANGUNAN HOTEL DI KOTA YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    ., BERLIAN

    2015-01-01

    Together with the increasing of tourist who visit in Yogyakarta, the amount of the hotel constructions are increasing too. It is very common to find a hotel in every side of this city. This leads a problem. The hotel construction become uncontrolled in this city. In this situation, the Yogyakarta District Govermentm make a moratorium regulation about a hotel construction with Peraturan walikota Yogyakarta Nomor 77 Tahun 2013 tentang Pengendalian Pembangunan Hotel. This paper will discuss ...

  4. Profil Soft skills Mahasiswa Pendidikan Teknik Boga (PTB Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Hamidah

    2013-01-01

    Full Text Available Abstrak: Profil Soft skills Mahasiswa Pendidikan Teknik Boga (PTB Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kekuatan dan kelemahan 9 soft skills mahasiswa PTB. Penelitian  diskriptif ini dilaksanakan di Program Studi PTB dengan menggunakan kuesioner respon. Sampel penelitian adalah semua mahasiswa semester 6. Data dianalisis secara diskriptif kuantitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kekuatan soft skills mahasiswa PTB secara berturut adalah:  kemampuan untuk selalu belajar (72,89%, tanggung jawab (70,77%,  kerja sama dalam tim (68,61%, komitmen (67,96%, kreativitas (67,25%, disiplin (64,79%, usaha keras mencapai sukses (62,68%, pemecahan masalah (55,87%, komunikasi (49,90%. Keadaan kelemahan soft skills secara berturut: komunikasi (50,10%, pemecahan masalah (44, 13%,  usaha keras mencapai sukses (37,32%,  disiplin (35,21%, kreativitas (32,75%, komitmen (32,04%, kerjasama dalam tim (31,39%, tanggung jawab (29,23%, kemampuan untuk selalu belajar (27,11%. Dapat dinyatakan bahwa keadaan profil soft skills tersebut merupakan  hasil pengasuhan soft skills melalui pola pembelajaran model terpisah, terintegarsi dan   komplementatif. Kata kunci: profil, soft skills, mahasiswa

  5. MOTIVASI PUSTAKAWAN PERGURUAN TINGGI NEGERI (PTN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY DALAM PENULISAN ARTIKEL YANG DIPUBLIKASIKAN MEDIA CETAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erni Susilowati

    2015-12-01

    Full Text Available Pustakawan memiliki peluang yang besar untukmenulis di media cetak sebab mereka memiliki kedekatan dan kemudahan dalam memperoleh sumber-sumber informasi yang diperlukan. Namun demikian, pustakawan sangat sedikit memberikan kontribusi dalam penulisan di media cetak. Salah satu sebabnya adalah minimnya penguasaan keterampilan menulis serta rendahnya motivasi sebagai pemacu kemampuan diri pustakawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi yang mendorong pustakawan untuk menulis artikel yang dipublikasikan lewat media cetak. Selain itu untuk mengetahui motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik yang mendorong pustakawan untuk menulis artikel di media cetak. Motivasi pustakawan dalam menulis artikel juga dilihat dari tingkat pendidikan, pengalaman kerja, usia, jenis kelamin dan keikutsertaan dalam pelatihan kepenulisan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif survey. Populasi dalam penelitian ini adalah pustakawan 3 perguruan tinggi negeri di DIY, yaitu UGM, UNY, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sampel ditentukan secara area random sampling dari ketiga perguruan tinggi yang ada. Data yang diperlukan didapat dengan metode: (1 angket untuk pustakawan sampel, (2 wawancara kepada 5 orang pustakawan senior, dan (3 studi pustaka untuk melengkapi data penelitian. Simpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1 Motivasi paling kuat yang melatarbelakangi pustakawan dalam menulis artikel di media cetak adalah motivasi angka kredit, dengan skor 3,81. (2 Motivasi intrinsik lebih besar pengaruhnya daripada motivasi ekstrinsik dalam mendorong pustakawan untuk menulis artikel di media cetak. (3 Hal yang mempengaruhi motivasi pustakawan untuk menulis artikel di media cetak adalah jenjang kepustakawanan, tingkat pendidikan, dan keikutsertaan dalam pelatihan teknik penulisan. (4 Hal yang kurang mempengaruhi motivasi pustakawan untuk menulis artikel di media cetak, antara lain usia, jenis kelamin, dan lamanya bekerja di

  6. Analisis Strategi Bersaing Gudang Digital YOGYAKARTA Dalam Memperluas Pasar

    OpenAIRE

    Nofrizal, Nofrizal

    2015-01-01

    : Gudang Digital is a company engaged in the retail photography in Yogyakarta that has been established for 7 years with hard work and patience Digital Warehouse successfully read consumer needs Yogyakarta, until now Digital Vault already has three branches and has a cafe and a photography class as for strategy they used is one stop shopping and cheapest.Selection of the appropriate strategy, Gudang Digital is one of the goals of this research to be able to survive in the competition in the r...

  7. Dinamika Kekuasaan dalam Komunitas Jazz Yogyakarta 2002-2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oki Rahadianto Sutopo

    2010-07-01

    Full Text Available Previous studies about jazz in Indonesia tend to generalize and hold a bias against narration from the mainstream, they do not see the different narration from micro scope. Using Yogyakarta jazz community as an entry point, this study shows that jazz community is not a single entity, rather, it involved various identities including educational as well as social background. This paper also indicates contestation among different jazz community in Yogyakarta wich eventually shape the colour of jazz music in the city.

  8. ANALISIS TINGKAT KEPUASAN DAN HARAPAN PASEN TERHADAP PELAYANAN PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT DAERAH PROVINSI DIY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunarto Sunarto

    2010-10-01

    Full Text Available Kepuasan merupakan perasaan seseorang mengenai kesenangan atau kekecewaan sebagai hasil membandingkan antara kinerja dan harapan. Jumlah kunjungan Puskesmas tahun 2007 sebesar 3.094.027 pasien yang terdiri dari 3.076442 rawat jalan dan 17.585 rawat inap. Penelitian untuk mengentahui gambaran tingkat kepuasan dan untuk mengetahui perbedaan tingkat kepuasan dan harapan pasien yang mendapatkan pelayanan Puskemas dan rumah sakit menurut wilayah Kabupatet / Kota di Propinsi DIY Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan cros sectional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner dengan 35 item pernyataan yang diambil dari atribut-atribut SERVQUAL dalam 5 dimensi. Total sampel untuk lima Kabupaten Kota sebanyak 1000, masing-masing Kabupaten Kota 200. Penelitian ini dilakukan terhadap pasien yang menerima pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit Daerah di Kabupaten-Kota Daerah Istimewa Yogyakarta. Penilaian tingkat kepuasan pasien ketika mereka berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit di Propinsi DIY, dengan menggunakan skala O sampai 4. Hasilnya adalah dimensi tangibles, rata-rata kepuasan pasien (2,96 cukup dan harapan pasien (3,38 pada dimensi reliability, rata-rata kepuasan pasien (3,01 bagus dan harapan pasien (3,40. Pada dimensi responsiveness, rata-rata kepuasan pa-sien (3,07 bagus dan harapan pasien (3,42. Dimensi assurance, rata-rata kepuasan pasien (3, 1 0 bagus dan harapan pasien (3 ,42. pada dimensi emphaty, rata-rata kepuasan pasien (3,02 bagus dan harapan pasien (3,35. Hasil uji statistik didapatkan nilai p > 0.05, berarti pada alpha 5%, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat kepuasan diantara kelima wilayah kabupaten/kota di DIY. Penilaian tingkat kepuasan pasien, ketika mereka berkunjung ke Puskesmas dan Rumah Sakit di DIY secara rata-rata bagus dan tidak ada perbedaan tingkat kepuasan menurut wilayah Kabupaten-Kota di Propinsi DIY. Kata Kunci : Kepuasan, harapan

  9. PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN RESTORAN MENGGUNAKAN MODIFIKASI METODE DINESERV DAN TRIZ

    OpenAIRE

    Anggraeni, Ira Tania; Daryanto, Yosef

    2014-01-01

    Pasta Banget merupakan salah satu restoran yang mengusung menu makanan Italia di Yogyakarta. Banyaknya pesaing sejenis menuntut Pasta Banget selalu melakukan peningkatan kualitas layanan. Untuk itu, perusahaan perlu mengetahui atribut layanan yang dinilai belum memuaskan oleh pelanggan dan mencari solusi perbaikannya. Metode yang digunakan untuk mengukur kualitas layanan adalah modifikasi dari DINESERV. Metode ini mengandung 32 atribut untuk mengukur kualitas pelayanan berdasarkan 5 dimensi k...

  10. Culture Development Planning in the Special Region of Yogyakarta (Management Planning of Cultural Heritage in Kotagede District based on Community Empowerment Conservation Model

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Suryanti

    2014-09-01

    Full Text Available The Special Region of Yogyakarta is a cultural rich city with excellent cultural resources. Yogyakarta should manage their assets with long-term planning to keep the sustainability. There is a very unique planning process due to a combination of political, technocratic, participatory, top down and bottom up approaches. This planning process is comprehensive or integrated because its involved many actor from multisectoral, multidisciplinary, multi regulatory, and multi planning documents, etc. Local wisdoms have been coloring the planning documents. This study describe and analyze the cultural development planning in Yogyakarta especially on the Management Planning in Kotagede Cultural Heritage District. We used qualitative descriptive approach methods and Miles and Huberman analysis methods. Participation of community and Non Governmental Organization (NGO in conservation planning of cultural heritage in this area is very significant in simplify the government task because people have been more literate in planning, have database of cultural assets, and capable of making their own decisions for the future of the region. Participatory rural appraisal (PRA dan Rapid Rural Appraisal (RRA were integrated in the planning process of Kotagede Heritage District management, thus it becomes a model of cultural heritage with community empowerment-based conservation. Keywords: culture development planning, comprehensive planning, heritage cultural district, community empowerment-based conservation.

  11. “Sendratari Rara Jonggrang” Dalam Perspektif Koreografis dan Pariwisata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hersapandi Hersapandi

    2017-07-01

    ABSTRAK “Sendratari Rara Jonggrang” adalah drama tari tanpa dialog yang mengambil cerita dari legenda candi Prambanan. Koreografi seni wisata ini  dicipta sebagai alternatif destinasi seni pertunjukan wisata terbarukan di Yogyakarta. Logika hukum ekonomi antara permintaan dan penawaran dari jumlah angka kunjungan wisatawan ke candi Prambanan sebesar 2.992 orang/hari merupakan peluang bisnis kreatif untuk meningkatkan kemampuan ekonomi  dan kekuatan daya saing bangsa. Keunggulan komparatif dan kompetitif  koreografi seni wisata  ini diyakini dapat menjadi ikon baru daya tarik wisatawan di objek wisata candi Prambanan. Proses kreatif penciptaan sendratari Rara Jonggrang (kreativitas budaya dan proses kreatif dalam perekonomian (kreativitas ekonomi merupakan bagian strategis dalam membangun ekonomi kreatif yang berbasis pada nilai-nilai kearifan lokal, sehingga memberi kontribusi  bagi penguatan seni tradisi dan ekonomi masyarakat pendukungnya.   Kata kunci: sendratari, koreografi, seni wisata, manajemen, ekonomi kreatif

  12. Penerapan Sistem Remunerasi dan Kinerja Pelayanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Wisesa Soetisna

    2015-08-01

    Full Text Available Remunerasi dapat memengaruhi motivasi pegawai sekaligus meningkatkan kinerjanya. Demikian halnya di rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang padat modal, sumber daya manusia serta padat ilmu dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pegawai terhadap implementasi sistem remunerasi dan kinerja unit pelayanan bedah jantung dewasa (UPBJD di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods (kuantitatif dan kualitatif. Desain penelitian kuantitatif adalah potong lintang menggunakan instrumen kuesioner self-assessment. Sedangkan desain penelitian kualitatif adalah deskriptif, dilakukan melalui focus group discussion dan telaah dokumen pada data berupa buku jadwal, buku registrasi, catatan keperawatan, dan rekam medis. Pengambilan data dilakukan pada tahun 2013 di salah satu rumah sakit di Jakarta. Responden/informan adalah staf medis fungsional, perawat, dan petugas administrasi berjumlah 29 orang. Data dianalisis secara univariat (metode kuantitatif, dan content analysis (metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar staf medis fungsional dan perawat tidak puas (71,2% dengan beberapa hal dalam penerapan sistem remunerasi, seperti pada sistem penggajian dan penentuan grading. Terlihat kinerja unit pelayanan bedah jantung dewasa mengalami kenaikan setiap tahun sebelum dan setelah penerapan sistem remunerasi. Diharapkan agar rumah sakit ini dapat memperbaiki sistem remunerasi yang sesuai ketentuan kebijakan dan menyusun formulasi insentif dan bonus yang lebih sesuai dengan kondisi saat ini serta perlu dilakukan sosialisasi yang tepat dan evaluasi secara berkala. Implementation of Remuneration System and Service Performance Remuneration can influence worker`s motivation, and improve their performance. Likewise in hospital as capital-intensive, human resources-intensive as well as knowledge and technology-intensive health care institution. This study aimed to analyze employee

  13. Pengaruh Latihan Traditional Push Up, Plyometric Push Up, dan Incline Push Up Terhadap Kekuatan Otot Lengan, Power Otot Lengan, dan Daya Tahan Otot Lengan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Febriyan Dwi Cahyono

    2018-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk peningkatan performa fisik otot lengan siswa ekstrakulikuler putra SMAN 2 Lamongan yang memiliki kelemahan saat dilakukan evaluasi fisik. Empat puluh siswa sehat dengan melihat status gizi melalui indeks masa tubuh (IMT dipilih sesuai dengan kriteria dan dilakukan pretest dan pemeringkatan sehingga masuk dalam pengelompokan traditional push up, plyometric push up, incline push up dan kelompok kontrol. Push up 30 detik, push up 60 detik dan medicine ball test digunakan untuk mengukur peningkatan kinerja. Ketiga kelompok berpartisipasi dalam penelitian tiga hari dalam seminggu selama enam minggu dan menyelesaikan 18 sesi pelatihan, pada frekuensi 3 sesi per minggu. Hasil uji paired sample t-test dalam kelompok traditional push up menunjukkan pengaruh yang signifikan pada variabel kekuatan dan daya tahan, kelompok plyometric push up menunjukkan pengaruh yang signifikan pada variabel kekuatan dan power, dan kelompok incline push up menunjukkan pengaruh yang signifikan pada variabel kekuatan dan daya tahan.  Disimpulkan dari penelitian ini bahwa pelatihan traditional push up, plyometric push up dan incline push up ketiganya efektif untuk peningkatan kinerja tubuh bagian atas.

  14. EVALUASI PENERAPAN PENGUKURAN KINERJA BANK DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD PADA BANK PAPUA (Persero)

    OpenAIRE

    TRI REJEKI, TALHA

    2014-01-01

    2014 ABSTRAK Evaluasi Penerapan Pengukuran Kinerja Bank Dengan Pendekatan Balanced Scorecard Pada Bank Papua (Persero). Evaluation of the Implementation of Bank Performance Measurement Balanced Scorecard Approach To Bank of Papua ( Persero ) . Talha Tri Rejeki Yulianus Sampe M. Christian Mangiwa Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kinerja Bank Papua Persero), Tbk dengan pendekatan balanced scorecard dari segi ...

  15. Wajah Spanduk Solidaritas Gempa Yogyakarta: Tinjauan dari Perspektif Komunikasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Isbandiyah HS.

    2008-03-01

    Full Text Available This paper is based on case study on the use of banner as a medium to communicate human solidarity to the victims of Yogyakarta earthquake on May 2006 as part of public information campaign. This paper shows that banners are effective ways to inform, persuade people to have a good feeling and spirit of life.

  16. Physical comparison between Rampasasa Pygmy and Yogyakarta children of Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Neni Trilusiana Rahmawati

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRACT In growth studies, somatotyping allows one to characterize changes in physique during growth in order to monitor growth patterns and to better understand variations in adult physique. Information on the physique of children with short stature is limited In Indonesia the study of somatotype for Pygmy children had never been done. The aims of this study were to compare the physiques of Rampasasa Pygmy and Yogyakarta children and to evaluate factors that might lead to variability in physiques. The sample consisted of 61 Rampasasa Pygmy (32 boys and 29 girls and 319 Javanese children in Yogyakarta (173 boys and 146 girls aged 8–13 years. Height, weight, biepicondylar breadths of the humerus and femur, calf and upper arm circumferences, and skinfolds (at triceps, subscapula, calf, and supraspine were measured on each subject. We used somatotyped by the Heath-Carter method. The results showed that the Pygmy children were shorter, lighter, and less endomorphic than the Yogyakarta children. Our findings suggest that the observed differences between Rampasasa Pygmy and Yogyakarta children could be related mainly to environment background in the two areas.

  17. Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepercayaan Terhadap Kepuasan dan Loyalitas Konsumen di OMI Market Karya Nuklida Yogyakarta

    OpenAIRE

    Astuti, Budi; Wantono, Abkhoro Fasta

    2017-01-01

    This study entitled "The Effect of Service Quality and Satisfaction Confidence Against Consumer Loyalty". The purpose of this study was to clarify whether service quality has a effect on customer satisfaction, explain whether service quality has a effect on consumer loyalty, explain whether customer satisfaction has a influence on consumer loyalty, explain whether consumer confidence has a effect or customer satisfaction and to clarify whether consumer confidence has a effect on consumer loya...

  18. ANALISIS DAN PROFIL TINGKAT KEBUGARAN MAHASISWA JURUSAN TEKNIK MESIN DAN INDUSTRI UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herianto dan Chusla Rosdiana Dewi

    2012-12-01

    Full Text Available Aerobic fitness can be used as a health indicator. The purpose of this study is to investigate the effect of Body Mass Index,gender, and physical activity on the aerobic fitness. Twenty females and 27 males students in range of 20 ± 1.2 yearsold, height 164 ± 8.95 cm, and weight 58.23 ± 9.5 kg that meet inclusion criteria were used as subject that measuredin Ergonomics Laboratory Gadjah Mada University within room temperature 25-26oC and 40-50% in humidity.Four methods of indirect measurement (VO2max as an output is used to measure aerobic fitness: nonexercise skinfoldmeasurements and Body Mass Index, Astrand bicycle, treadmill, and the fitness index Harvard Step Test performed ondifferent days. The results showed that gender (rs = 0.838 on the nonexercise BMI and BMI (rs = -0.677 on the Astrandmethod effect on aerobic fitness. The average value of VO2max (ml.kg-1.min in-1 is achieved from each method. Formale, Astrand bicycle = 53.24 ± 7.82, treadmill = 38.43 ± 9, 05, BMI = 44.85 ± 3.45, 42.49 ± 3.38 = skinfold. Forwomen, Astrand bicycle = 47.86 ± 8.59, ± 5.73 treadmill = 34.1, BMI = 34.25 ± 2.46, 34.63 ± 2.51 = skinfold.

  19. IMPLEMENTASI E-POSYANDU UNTUK MONITORING PERKEMBANGAN KESEHATAN DAN GIZI IBU DAN ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Sumardi

    2012-11-01

    Full Text Available Salah satu kegiatan Posyandu adalah untuk memonitoring gizi anak pada daerah sekitarnya. Memonitoring dilakukan oleh Kader Posyandu dengan mencatat dan melaporkan sesuai dengan format yang diberikan oleh puskesmas. Informasi yang dihasilkan berupa status gizi anak, daftar anak pengikut penimbangan, daftar anak yang melakukan imunisasi, dan data kematian anak. Selama ini penyampaian informasi belum menghasilkan lengkap, akurat, jelas, dan tepat waktu. Hal ini tentunya menjadi masalah dalam memonitoring gizi anak pada suatu Posyandu. Sistem dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP dan database dengan PHPMyAdmin. Desain sistem meliputi form login admin, form pengolahan daftar anak, form pengolahan layanan anak, form pengolahan catatan imunisasi, form data kematian, form daftar imunisasi. Untuk menghasilkan laporan pengolahan data dibuat dalam bentuk pdf agar tidak terjadi manipulasi informasi. Sistem ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan kualitas informasi, berupa : ketersedian informasi saat dibutuhkan secara cepat, sudah dalam bentuk komputerisasi, tidak ada keterlambatan pelaporan hasil pengolahan data, dan hasil pengolahan data sesuai dengan keadaan yang ada. Pada tahap akhir pembuatan produk akan dilakukan evaluasi untuk memaksimalkan fungsinya. Kata kunci: E-Posyandu, monitoring, gizi anak, web report, Puskesmas

  20. THE DIFFERENCE IN PEOPLE’S RESPONSE TOWARD NATURAL LANDSCAPE BETWEEN UNIVERSITY STUDENTS OF JAPAN AND INDONESIA (Perbedaan dalam Respon Manusia terhadap Lanskap Alami antara Pelajar Jepang dan Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prita Indah Pratiwi

    2014-10-01

    , but differences had been found in landscape recognition based on the way of seeing landscape.   ABSTRAK Manusia dalam budaya yang berbeda membedakan respon mereka terhadap lingkungan, khususnya dalam interpretasi dan pemahaman lanskap yang dilihat atau dirasakan. Dalam rangka merencanakan dan mengelola lingkungan untuk pemilihan lanskap dengan tujuan perawatan khusus, perlindungan, dan kenyamanan, sangat penting bahwa manusia berpartisipasi secara efektif dan mengukur nilai-nilai eksisting yang alam berikan bagi penduduk lokal. Preferensi lanskap alami penting dalam perencanaan lanskap dari sudut pandang wisata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengklarifikasi perbedaan dalam pengenalan lanskap di Jepang dan Indonesia dan menemukans elemen lanskap yang dinilai tinggi. Penelitian ini dilaksanakan dengan enam tahapan, yaitu pengumpulan foto, pengelompokkan foto, evaluasi preferensi, evaluasi eksotisme, analisis dan rekomendasi. Analisis klaster (metode Ward, jarak Euclidian kuadrat digunakan untuk analisis kelompok foto dan uji Mann-Whitney U digunakan untuk menguji perbedaan nyata. Dalam pengelompokan foto, tujuh foto lanskap alami di Jepang dan Indonesia dikelompokkan ke dalam grup yang berbeda. Foto hutan dikelompokkan sebagai lahan basah oleh pelajar Jepang. Dua foto sungai, danau, dan hutan dikelompokkan oleh pelajar Indonesia, tetapi pelajar Jepang mengelompokkannya sebagai hutan dan gunung pada jarak jauh. Pelajar Jepang juga membedakan lahan basah sebagai lahan basah pada jarak jauh dan lahan basah pada jarak dekat. Hasil evaluasi preferensi menunjukkan bahwa perbedaan nyata ditemukan pada 25 foto dari 68 foto. Evaluasi eksotisme menemukan perbedaan nyata dalam 48 foto dari 68 foto. Pelajar Jepang dan Indonesia tidak memilih hutan dan lahan basah. Namun, keduanya lebih memilih air terjun dan pesisir daripada jenis lanskap lainnya. Berdasarkan evaluasi eksotisme, sungai dan lahan basah tidak dipilih, sedangkan pesisir dan air terjun lebih dipilih oleh

  1. PENERAPAN QFD DAN ANALISIS SWOT UNTUK MENETAPKAN STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PRODUK SAYURAN SEGAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Enny Purwati Nurlaili

    2012-02-01

    Full Text Available Makalah ini memaparkan hasil penelitian menentukan strategi untuk meningkatkan kualitas produk sayuran segar dari Perusahaan Agroindustri PT Z.  Strategi perbaikan kualitas dirumuskan berdasar keinginan pelanggan, atribut kunci dan membandingkan evaluasi faktor internal dan eksternal. Keinginan pelanggan dirumuskan dengan metode QFD sedangkan penentuan strategi menggunakan analisa SWOT.. Analisis QFD menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan dalam memenuhi keinginan dan harapan pelanggan secara keseluruhan sudah cukup memuaskan konsumen. Sedangkan strategi yang paling tepat digunakan adalah stategi S – O yaitu melakukan peningkatan kualitas produk yang dihasilkan terutama upaya mempertahankan kesegaran dan jaminan kemanan pangan melalui penerapan  HACCP Kata Kunci :        Agroindustry, QFD, Formulasi Strategi,  Sayuran Segar

  2. PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB UNTUK PEMETAAN LOKASI PASAR DAN PUSAT PERBELANJAAN DI KOTA SOLO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Murinto

    2012-04-01

    Full Text Available Kota Solo merupakan salah satu kota terbesar di Jawa Tengah selain kota Semarang yang dijadikan sebagai ibukota propinsi. Dalam hal perekonomian kota Solo memiliki peranan penting terutama dalam bidang industri dan perdagangan. Sebagai penunjang perekonomian di bidang industri dan perdagangan, di kota Solo terdapat pasar (pasar tradisional dan pasar modern (pusat perbelanjaan. Pasar – pasar tersebut dikelola oleh Dinas Pasar yang merupakan instansi pemerintahan yang ada di kota Solo. Pasar – pasar tersebut banyak tersebar di beberapa kecamatan di kota Solo. Karena banyaknya pasar yang tersebar di wilayah kecamatan yang ada di kota Solo maka dinas pasar khususnya dan masyarakat umumnya tidak dapat secara pasti mendapatkan informasi tentang keberadaan lokasi dan fasilitas – fasilitas yang ada di pasar seperti barang yang dijual, dan jumlah kios. Tujuan penelitian ini adalah membuat Sistem Informasi Geografis berbasis web untuk mengetahui lokasi pasar tradisional dan pasar modern (pusat perbelanjaan, barang yang dijual, dan jumlah kios. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dengan cara observasi, dokumentasi, wawancara dan pencarian di Internet. Metode yang dilakukan dalam merancang sistem informasi geografis pasar tradisional dan pasar modern (pusat perbelanjaan di kota Solo berbasis web adalah dengan menganalisa kebutuhan sistem, merancang sistem, melakukan digitasi peta dengan perangkat lunak ArcView 3.3, mengimplementasikan program dengan PHP dan MySQL, dan menguji program. Untuk melakukan evaluasi terhadap aplikasi ini dilakukan dengan metode black box test dan alpha test. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi Sistem Informasi Geografis untuk Pemetaan Lokasi Pasar Tradisional dan Pasar Modern (Pusat Perbelanjaan di Kota Solo Berbasis Web yang dapat digunakan dinas pasar dan masyarakat untuk mengetahui lokasi pasar, barang yang dijual dipasar, dan jumlah kios.

  3. INDUSTRI PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN PANGAN DAN HUBUNGANNYA TERHADAP PEREKONOMIAN DESA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soekadri Soekadri

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Aktivitas industri yang berkembang dan terkait dengan perekonomian perdesaan di DAS Progo sampai dewasa ini masih merupakan suatu harapan. Hal ini karena sektor industri manufaktur dianggap memiliki kemampuan besar dalam memecahkan masalah berkaitan dengan aspek pendapatan, kesempatan kerja maupun penyerapan tenaga kerja, tetapi kenyataannya di berbagai tempat kemampuannya masih disangsikan karena berbagai sebab. Kesenjangan ini mendasari penelitian yang bertujuan untuk (1 memahami karakteristik faktor-faktor produksi dan faktor lokasi industri, serta pengaruhnya terhadap perkembangan Industri Hasil Pertanian Pangan (IHP; (2 mengkaji efek pelipatgandaan aktifitas IHP terhadap penyerapan tenaga kerja, dan peluang usaha; (3 dan mengkaji hubungan antara kebijaksanaan pembangunan industri oleh pemerintah, khususnya pembinaan usaha terhadap perkembangan IHP di daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah survei terhadap pengusaha IHP. Lokasi desa yang dipilih sebagai sampel kasus desa penelitian ditentukan secara purposive sampling, yaitu Desa Trimurti Kabupaten Bantul Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Desa Banyuraden Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Desa Sumurarum Kabupaten Magelang Propinsi Jawa Tengah. Responden adalah petani sekaligus pengusaha IHP, dengan jumlah sampel masing-masing desa 40 KK petani pengusaha IHP ditentukan dengan cara kuota. Analisis data menggunakan uji koefisien korelasi parsial dan ganda serta uji Kendall’s tau-b. Hasil penelitian menunjukkan pada dasarnya ekonomi IHP di ketiga desa kasus penelitian dapat berkembang, ditunjukkan oleh adanya perkembangan kesempatan usaha, dan kesempatan kerja, dan juga berpengaruhnya terhadap perkembangan perekonomian desa-desa tersebut. Hal ini disebabkan oleh faktor kebijakan pemerintah yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan proses produksi IHP. Perkecualian terjadi di Desa Banyuraden karena lokasinya dekat Kota Yogyakarta, dimana pengaruh faktor

  4. EVALUASI CSE-UCLA PADA STUDI PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siska Andriani

    2015-12-01

    Full Text Available tandar proses merupakan salah satu standar nasional yang mengatur perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan pengawasan proses pembelajaran. Pelaksanaan standar proses yang terjadi di lapangan belum terlihat keterlaksanaannya. Tujuan penelitian ini yaitu memperoleh deskripsi keterlaksanaan standar proses pada proses pembelajaran matematika menggunakan analisis CSE-UCLA di SMP Negeri Satu Atap Lerep. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan evaluatif. Sumber data utama adalah guru matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji credibility (triangulasi dan kecukupan bahan referensi, uji transferability, dan uji dependability.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran matematika di SMP Negeri Satu Atap Lerep sudah mengikuti standar proses. Implementasi standar proses dengan analisis CSE-UCLA menunjukkan bahwa standar proses dilaksanakan melalui tahap  perencanaan, pengembangan, implementasi, hasil dan dampak. Dampak yang muncul pembelajaran yang terjadi tidak maksimal. Selain itu, banyak faktor yang mempengaruhi implementasi standar proses pada pembelajaran matematika di SMP Negeri Satu Atap Lerep. Faktor-faktor tersebut berupa faktor pendukung dan faktor penghambat.

  5. Giving Iron Tablets by Health Worker and Pregnant Compliance in Consuming More Than 90 Tablets, in The Slum Urban, in The West Java Province and Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tumaji Tumaji

    2015-03-01

    Full Text Available ABSTRAKLatar Belakang: Angka kematian ibu di Indonesia saat ini masih cukup tinggi dan sangat bervariasi di tingkat provinsi. Provinsi Jawa Barat (Jabar merupakan penyumbang kematian ibu terbesar yaitu 19,8%, sedangkan yang relatif kecil adalah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY yaitu 1,1%. Mencegah anemia pada ibu hamil dengan minum tablet besi ≥ 90 selama hamil diharapkan mampu menekan kematian ibu akibat perdarahan. Tujuan: Membandingkan pemberian tablet zat besi oleh tenaga kesehatan dan kepatuhan ibu hamil mengonsumsinya, di daerah kumuh perkotaan di Provinsi Jabar dan DIY. Metode: Penelitian ini merupakan analisis lanjut objek dengan sampel dari data hasil Riskesdas 2010. Hasil: Berdasarkan karakteristik, sebagian besar ibu di Provinsi DIY berpendidikan tingkat menengah, bekerja sebagai wiraswasta/tani/nelayan/buruh. Sedangkan di Provinsi Jabar, sebagian besar hanya berpendidikan rendah dan tidak memiliki pekerjaan. Jumlah kepemilikan asuransi kesehatan di Provinsi DIY relatif lebih banyak dibanding di Provinsi jabar. Berdasarkan cakupan pemberian tablet zat besi, tampak bahwa sebagian besar ibu di Provinsi Jabar maupun DIY mendapatkan tablet zat besi selama kehamilannya (84,7% vs 96,0%. Kondisi ini jauh berbeda ketika dilihat dari persentase ibu hamil yang mengonsumsi tablet zat besi minimal 90 tablet. Terlihat bahwa ibu hamil yang mengonsumsi tablet zat besi ≥ 90 di Provinsi Jabar hanya 12,6% saja. Sebaliknya di Provinsi DIY, konsumsi tablet zat besi ≥ 90 persentasenya cukup tinggi yaitu mencapai 60,0%. Kesimpulan: Cakupan pemberian tablet zat besi di kedua provinsi relatif cukup baik, namun konsumsi tablet zat besi ≥ 90 tablet di Provinsi DIY relatif lebih baik dibanding di Provinsi di Jabar. Saran: disarankan pemerintah Provinsi Jabar melakukan promosi dan penyuluhan yang lebih gencar melalui berbagai media serta melakukan terobosan, misalnya dengan menunjuk orang terdekat dari si ibu hamil untuk menjadi pengawas dan

  6. EVALUASI PELAKSANAAN SURVEILANS KASUS LEPTOSPIROSIS DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN BOYOLALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lintang Dian Saraswati

    2017-04-01

    Full Text Available Kabupaten Boyolali merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang telah terjadi peningkatan kasus Leptospirosis selama 4 tahun terakhir. Salah satu upaya untuk mengatasinya adalah dengan melakukan surveilans epidemiologi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi pelaksanaan dan hasil surveilans kasus leptospirosis di Kabupaten Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian observasional. Sampel penelitian berjumlah 12 tenaga surveilans puskesmas dan 2 orang tenaga surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali yang dipilih dengan metode purposive sampling dan dilakukan wawancara, telaah data sekunder, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus leptospirosis di Kabupaten Boyolali tahun 2012-2015 paling banyak terjadi pada kelompok umur 26-45 tahun (38,3%, berjenis kelamin laki-laki (70%, dan pekerjaan sebagai petani (44,7%. Kasus paling banyak terjadi pada bulan Maret tahun 2014 dan 2015 dengan angka insiden kumulatif sebesar 0,6. Sebagian besar kasus leptospirosis terjadi di Kecamatan Nogosari (34%. Pelaksanaan surveilans epidemiologi leptospirosis di Kabupaten Boyolali belum berjalan dengan baik, pengumpulan data sudah dilakukan oleh semua responden, kompilasi data hanya dilakukan di 3 dari 12 puskesmas dan di dinas kesehatan, analisis data hanya dilakukan di dinas kesehatan berupa analisis sederhana kecenderungan leptospirosis, dan sudah dilakukan diseminasi informasi dalam bentuk pelaporan dan umpan balik. Boyolali is one of the regency in Indonesia that has been an increase of Leptospirosis cases for the last 4 years. One effort to overcome this problem is conduct epidemiological surveillance. The purpose of this study was to evaluate the implementation and results of leptospirosis case surveillance in Boyolali. This research was descriptive study with observational research design. Samples of this research were 12 puskesmas surveillance officers and 2 health office surveillance

  7. Rural Depopulation Pattern at Yogyakarta Special Province (DIY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M Baiquni

    2004-01-01

    This paper is based on a secondary data research i.e. statistical data at rural levels in Yogyakarta, thematics maps and other documents. Statistical methodes and map pattern analysis are employed to analysis data. The result of this research are as follows: a the rural depopulation in DIY can be found in 189 rural areas of 393 rural areas (48.09%; b the spatial distribution of the rural depopulation are in Gunung Kidul District (80 rural areas, Kulon Progo District (59 rural areas Sleman District (33 rural areas, and Bantul District (17 rural areas; c the rural depopulation in Yogyakarta at least related to six factors whih have been identified as out – migration, local resources, carrying capacity, geographycal location or accessibility, rural infrastructure, and service availability.

  8. Audit Komunikasi Organisasi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Ramadani

    2015-01-01

    Full Text Available The paper aims to analyze process of communication audit in WALHI Yogyakarta organization to increase organization systems to improve organization effectiveness using information of organization theory and qualitative descriptive method. The research found that the process of implementation communication audit of organization in WALHI Yogyakarta works quite well as demonstrated by the five units of analysis: organization, content of information, management of organization, communication processes or activities of communication, and feedback. Of the five unit of analysis it is found that openness factor vertically or horizontally has a big role in improving the performance of an organization’s success. Another factor is the role of communication technology to simplify and accelerate the delivery of information internally. Media written or printed or electronic media is used in support of this organization. Communication audit implemented in every organization will improve the performance of organization.

  9. Analisis Persepsi Leadership dan Kewirausahaan dalam Mencapai Visi Teacherprenuership dan Entrepreneurship (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahwy Oktradiksa

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan (1 untuk mengetahui persepsi leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship menurut mahasiswa Fakultas Agama Islam.(2 Untuk mengetahui analisis leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship di Fakultas Agama Islam. Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan studi kasus. Metode penelitian dengan analitis deskriptif, metode pengambilan sampel yang diambil dengan purposive sampling, teknik pengambilan data dengan metode observasi, wawancara dan kuisioner mengukur tingkat pemahaman. Hasil penelitian sebagai berikut : (1 Persepsi pada hakikatnya adalah proses kognitif yang dialami oleh setiap orang dalam memahami informasi tentang lingkungannya, merupakan suatu penafsiran yang unik terhadap situasi. Pandangan mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang tentang leadership/kepemimpinan dalam mewujudkan visi entreprenueship dan teacherprenuership sangatlah diperlukan karena suatu organisasi senantiasa menilai, baik sesama anggota maupun terhadap gaya yang diterapkan pemimpin, dan sebaliknya pemimpin memberi penilaian terhadap perilaku anggota. Sementara itu dalam kehidupan berorganisasi melakukan pengambilan keputusan yaitu dengan membuat pilihan dari dua alternatif atau lebih dimana semua keputusan menuntut penafsiran dan evaluasi terhadap informasi. (2 Berdasarkan hasil analisis persepsi yang dilakukan maka dapat dideksripsikan; (a Adanya persepsi leadership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 6,57 % dan sangat setuju dengan 11,7 %, (b Adanya persepsi entreprenuership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 3,0 % dan sangat setuju dengan 4,4 %, (c Adanya persepsi teacherprenuership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 17,1 % dan sangat setuju dengan 16,2 %. Dari hasil penelitian ini bisa

  10. INTENSI MAHASISWA YOGYAKARTA BERWIRAUSAHA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI (TI)

    OpenAIRE

    Tjahjono, Heru Kurnianto; Maryati, Tri; Fauziyah, Fauziyah

    2015-01-01

    AbstractThe purpose of this study is to investigate intention to be entrepreneur among university students in Yogyakarta. Based on modification of TPB (theory of planned behavior) and TAM (technology acceptance model), this research specifically examined whether entrepreneur’s personality is an important antecedent to explain attitude, risk perception and subjective norm of entrepreneur based on information technology (IT). This research tested whether attitude, risk perception and subjective...

  11. Nilai orientasi alami manusia dan pengetahuan organik sebagai determinan perilaku beli pangan organik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tony Wijaya

    2017-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menguji model perilaku beli pangan organik. Model ini mempresentasikan pengaruh dari orientasi nilai alami manusia, pengetahuan organik, sikap membeli pangan organik, norma subjektif, kontrol perilaku and niat beli terhadap perilaku beli pangan organik. Penelitian ini menggunakan metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sejumlah 516 responden dari Yogyakarta, Surabaya dan Jakarta berpartisipasi dalam penelitian ini. Structural equation modeling (SEM digunakan untuk analisis data. Pengujian model sesuai dengan data empiris. Orientasi alami manusia dan pengetahuan organik berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap sikap membeli makan organik. Sikap membeli pangan organik, norma subjektif dan kontrol perilaku berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap niat beli makan organik. Kontrol perilaku memberikan kontribusi positif namun tidak signifikan terhadap perilaku beli pangan organik. Niat beli pangan organik berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku beli pangan organik.

  12. Tingkat Kepuasan Nasabah Terhadap Kualitas Layanan Perbankan Syariah di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putri Dwi Cahyani

    2016-09-01

    Full Text Available The Customer Satisfaction to Islamic Banking Service Quality in YogyakartaThe Objective Of The Present Study Was To Find Out Service Quality's Factors that influences for customer satisfaction, the obtrusive criteria that affect customer satisfaction and analyze the level of customer satisfaction in each Islamic bank in Yogyakarta based adaptation CARTER models.  CARTER is model based on SERVQUAL dimensions in addition with new dimension called “Compliance with Islamic law” which is suitable for the Islamic banking industry.  Research was conducted by distributing questionnaires to 200 customers consisting of four Islamic banking in Yogyakarta. The analysis method used Structural Equation Model (SEM. The conclusions from this study regarding customer satisfaction about service quality in islamic banks has been above the moderate (high enough. The Factors that give big effect for customer's satisfaction in islamic banking are responsiveness, compliance , and empathy. With analysis of variance was concluded that the quality of every Islamic banks do not have significant differencesDOI: 10.15408/ess.v6i2.3570

  13. DEMAND FOR BEEF IN THE PROVINCE OF YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulistiya

    2014-07-01

    Full Text Available RACT Protein consumption level of society in Yogyakarta Province has yet to meet the target, but the beef is a source of animal protein that is easily obtainable. Therefore, research on the analysis of demand for beef in this province needs to be done. Objective: (1 Determine the factors that affect the demand for beef in Yogyakarta. (2 Determine the own price elasticity and income elasticity of demand for beef in this province, and to know the cross-price elasticity of demand for beef to changes in the price of mutton, chicken, rice, and cooking oil. Metode: descriptive statistics, followed by inductive statistics , and hypothesis testing. The data used are primary and secondary data. Data were analyzed by multiple linear regression with the value of t and F tests, and analysis of the coefficient of determination. Results: Taken together, the factors that affect the demand for beef in the province is the price of beef, mutton, chicken, rice, cooking oil, income, number of inhabitants. Individually, beef demand is influenced by the price of beef and income residents. Beef inelastic demand means that beef is the daily necessities that are affordable and easy to obtain population of Yogyakarta Province. The increase in income population does not add to demand for beef. Substitutes of beef in the province is goat and chicken, while the complementary goods are rice and cooking oil.

  14. YOGYAKARTA AIR BORNE QUALITY BASED ON THE LEAD PARTICULATE CONCENTRATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zaenal Abidin

    2010-06-01

    Full Text Available Analysis of Yogyakarta air quality based on concentration of lead particulate using Fast Neutron Activation Analysis (FNAA method has been done. The sample was taken 3 times in 16 strategic locations of Yogyakarta city using Hi-Vol air sampler that equipped with cellulose filter TFA 2133. The sample irradiated for 30 min with 14 MeV fast neutron and then counted using gamma spectroscopy (AccuSpec. The result indicated that concentration of Pb-208 along Diponegoro street up to Janti street respectively are minimally (0.689 - 0.775 mg/m3, and maximally:  (1.598 - 1.785 mg/m3. According to DIY governor decree No. 153/2002 about the limited toxicity ambient on Yogyakarta area it is concentration that Pb. The concentration of Pb-208 are still below the permitted value of 2 mg/m3, but in certain areas, the Pb concentration is almost equal to upper limit of permitted concentration of Pb.   Keywords: air borne, neutron generator, FNAA

  15. MANAJEMEN PERPUSTAKAAN SEKOLAH BERBASIS SISTEM INFORMASI GUNA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN OPTIMALISASI TATA KELOLA PERPUSTAKAAN SEKOLAH DASAR SE-KECAMATAN JATINANGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tine Silvana

    2014-11-01

    ABSTRAK Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di Kecamatan Jatinangor dengan mengambil tempat pelaksanaan di Aula Kantor UPTD TK, SD dan PNF Kecamatan Jatinangor dan di Ruang Pertemuan GERKOPIN Kecamatan Jatinangor. Sebagai Masyarakat Mitra dalam PKM ini yakni Unit Pengelola Teknis Dinas TK, SD dan PNF Kecamatan Jatinangor. Pencapaian Sasaran PKM ini adalah para Pengelola Perpustakaan Sekolah Dasar Se-Kecamatan Jatinangor. Kegiatan PKM yang telah dilaksanakan yakni dimulai dari kegiatan FGD untuk mengetahui kebutuhan pencapaian sasaran, kemudian Seminar dan Workshop yang diikuti oleh para Kepala Sekolah Dasar serta para Pengelola Perpustakaan dari 29 SD Negeri maupun Swasta. Berikutnya kegiatan Monitoring dan Evaluasi Akhir. Tujuan dari Program PKM ini adalah agar pencapaian sasaran dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis dalam mengelola dan mengolah koleksi bahan pustaka maupun layanan perpustakaan sekolah dengan menggunakan sistem informasi perpustakaan yang lebih mudah digunakan. Dalam kegiatan FGD diketahui bahwa hampir semua pengelola perpustakaan sekolah belum dapat menangani pengolahan koleksi secara sistematis. Meskipun sebagian diantara mereka sudah mengetahui adanya sistem informasi yang dapat digunakan untuk mengolah dan mengelola koleksi, mereka belum mengetahui dan belum dapat memanfaatkan dan menggunakannya. Dalam sesi Seminar, para Kepala Sekolah mendapatkan pemahaman lebih lanjut tentang pentingnya mengelola perpustakaan sekolah secara lebih profesional. Terlebih lagi bahwa mereka saat ini mulai dituntut untuk selalu siap menyediakan data dan informasi tentang tata kelola perpustakaan baik untuk pelaporan dan evaluasi maupun untuk kepentingan akreditasi sekolah. Dalam sesi Workshop, para peserta yang umumnya para pelaksana pengelola perpustakaan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan teknis tentang tata cara pengolahan koleksi yang terdiri dari inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi, pelayanan serta administrasi perpustakaan

  16. Perlindungan Hukum Hak Kekayaan Intelektual (Hki) Dalam Waralaba Retail Mini Market Di Yogyakarta Mini Market Di Yogyakarta

    OpenAIRE

    Hariyanto Hariyanto, S.H., M.KN

    2009-01-01

    The Law Protection Intellectual Property Right in Mini Market Retail Franchise in YogyakartaFranchise business is more happening in Indonesia. This fast development indicates an interesting investment which on the same time helps the business subjects in starting their own business with a low risk. The franchise business which commonly stable is retail business. One of retail business which serves the main needs and daily needs is mini market Alfamart and Indomaret.This research aims to ident...

  17. Hubungan kompetensi pedagogis dan kompetensi profesional guru PPKn dengan prestasi belajar siswa sekolah menengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vinta Larasati

    2018-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kompetensi pedagogis dan kompetensi profesional guru PPKn dengan prestasi belajar siswa di SMA Negeri se-Kota Yogyakarta. Metode penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan kuantitatif.  Data penelitian dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi. Analisis data untuk pengujian hipotesis menggunakan korelasi product moment sederhana dan regresi berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa: 1 terdapat hubungan positif dan signifikan antara kompetensi pedagogis guru PPKn dengan prestasi belajar PPKn siswa. Kekuatan hubungan menunjukkan arah kekuatan dalam kategori sangat kuat. 2 terdapat hubungan positif dan signifikan antara kompetensi profesional guru PPKn dengan prestasi belajar PPKn siswa. Kekuatan hubungan antara kedua variabel menunjukkan arah dalam kategori sangat kuat. 3 Terdapat hubungan positif dan signifikan kompetensi pedagogis dan kompetensi profesional guru PPKn dengan prestasi belajar siswa. -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- This research was aimed at explaining the relationship between pedagogical and professional competency among PPKn teachers and students’ achievement at SMAN (State-owned Senior High Schools in Yogyakarta city. It was a correlational study with quantitative approach. Data was analyzed statistically to test the hypotheses using product moment test. The results are follows. 1 there is a positive and significant correlation between teachers’ pedagogical competency and students’ achievement. 2 there is a positive and significant correlation between teachers’ professional competency and students’ achievement. 3 there is a positive and significant correlation between teachers’ pedagogical and professional competency and students’ achievement.

  18. Metodologi Pemecahan Masalah Analisis dan Evaluasi Open Source untuk Perusahaan: Sample Case E-Learning System

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Win Ce

    2011-12-01

    Full Text Available High increment of information system needs for company goes in line with the high demands of increasingly competitive and rivalry of industry. Corporate investment needs automatically increase to meet the demanding needs of this system. New developments in systems and technology can not be ignored by companies because it gives a very high economic boost in the competition. On the other hand, in line with the development of information systems is the development of Open Source applications as a cheaper alternative for enterprise use. With so many alternative of Open Sources requires companies to be more observant of selecting the best applications that meet the company needs and can be quickly implemented. This study presents the best approaches to select the best Open Source applications for companies, such as literature review, implementation and evaluation of e-learning Open Source application. 

  19. EVALUASI PENERAPAN HIGIENE DAN SANITASIPENYELENGGARAAN MAKANAN DI RSUD SUNANKALIJAGA KABUPATEN DEMAKTAHUN 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Victa Sonia

    2015-04-01

    Full Text Available Food sanitary is very important especially at the public service places such as hospital. In supporting medical service for patients, it’s better to maintain best food processing according to the food’s hygiene and sanitary standard. Therefore, this research was aimed to find out the representation of sanitary hygiene description of food processor at RSUD SunanKalijagaDemak.It was descriptive research with evaluation-based approach. This research focused on describing the hygiene and behavior of food processor during the food processing at NutritionsInstalation of RSUD SunanKalijagaDemak.The research showed that evaluation about physical worthiness for sanitary hygiene of the food was still under the minimal score, it was 80. While evaluation using inquiry form indicated that the irrelevancy happened could be categorized into small irrelevancy, which was in 81% level. Nevertheless, the food processor hygiene practice was good enough.Some suggestion from the researcher, there should be more periodically knowledge development and improvement about food sanitary hygiene for food processor, improvement in supervisory of food service process, and also applying food sanitary hygiene in the food processing.

  20. EVALUASI KINERJA UNIT BISNIS ASPHALT MIXING PLANT PT PRAYOGA PERTAMBANGAN DAN ENERGI

    OpenAIRE

    Raden Isma Anggraini; Aida Vitayala Hubeis; Radjab Tampubolon

    2016-01-01

    Currently, the mining sector is still one of the main sectors driving the economy of Indonesia and is in demand by both indigenous and foreign investors. Asphalt mixing plant business unit (AMP BU) is currently the main priority scale of PT Prayoga. The AMP UB excellent performance of PT Prayoga enable itself to be able to contribute to the company's revenue and accelerate development of infrastructure in Bogor. The objectives of the research were to identify key performance indicator (KPI) t...

  1. EVALUASI SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN KREDIT, PIUTANG DAN PENERIMAAN KAS PADA PT. INSAN MEDIA PRATAMA

    OpenAIRE

    Vini Mariani; Sintha Permatasari

    2011-01-01

    Credit sales in a company have greater risks than cash sales do. An excellent internal control is needed over the accounting system of credit sales, receivables and cash receipts to reduce the occurrence of these risks. This study aims to evaluate, identify weaknesses and limitations of internal control and suggests some improvements as needed. The methods used are literary study on books, textbook, and other related literatures; field research by interviewing the relevant parts and observing...

  2. Evaluasi Sistem Akuntansi Penjualan, Piutang, dan Penerimaan Kas pada PT Livio Furniture

    OpenAIRE

    Aries Wicaksono

    2012-01-01

    Sales functions, receivables and cash receipts, are very important within the company. Sales function is a function which becomes the prime mover in revenues and earnings yields target. Therefore, the effectiveness and efficiency in the sales process, accounts receivable, and cash receipts become very important concern for company. To assess the effectiveness and efficiency of the functions of sales, accounts receivable, and cash receipts should be evaluated. The evaluation was conducted both...

  3. PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA DENGAN FLASH, PHP, DAN MySQL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hadi Sutopo

    2012-01-01

    Full Text Available Computer-Based Testing (CBT program was launched for years to give test takers the options of taking computerized version of test. The application which generates academic score is developed as a server-side with Adobe Flash. Flash is well known as a powerful and dynamic front-end for the Web. However, Flash is also great interface for server-side applications. PHP can launch server-side script using Flash as a front-end and pass variables back and forth between Flash and the PHP pages. Along with PHP, MySQL can be used to store data and later retrieve it. Using Flash as a front-end, data and variables are passed between the MySQL database, PHP, and Flash to enhance application's functionality in managing databases.

  4. EVALUASI KEPUASAN PELANGGAN PADA JASA PERPUSTAKAAN DAN ISSN PDII-LIPI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahid Nashihuddin

    2016-03-01

    Full Text Available The purposes of this study are: (a determine the level of customer satisfaction in library and ISSN services; (b determine customers feedback in improving the quality of library and ISSN services. Type of data this study is quantitative. Data were collected by distributing Survei Kepuasan Masyarakat (SKM questionnaires. There are nine indicators in SKM: (1 compliance with the service requirements; (2 easy of servicing procedures; (3 the timeliness of service; (4 the suitability of the service charge; (5 product assurance services; (6 the competence of service personnel; (7 the behavior of the service personnel; (8 clear intimation of service; and (9 the handling of complaints, suggestions, and feedback of services. SKM questionnaire distributed to 60 respondents who have received services from the concierge of library and ISSN service. The data are interpreted with a frequency distribution table. Each indicator item in SKM has processed by the value/score of the class interval system. Results of this study indicated that the information service on library and ISSN are satisfactory of customer. The results based on customer survey uses nine indicators of SKM. Most respondents who become customers of the library and ISSN feel satisfied, the number of 43 respondents (71,7% said they were satisfied and 11 respondents (18,3% expressed great satisfaction with the services. If viewed from the service unit, there are 25 respondents (83,33% as a subscribers of library services and 18 respondents (60% as a ISSN customers whose are satisfied with the those services. However, despite on the results of SKM had been satisfaction, the institution must be to improve the quality system of services ongoing basis. This is done to reduce or eliminate various forms of complaints from customers.

  5. Evaluasi Kelayakan Finansial Usaha Peternakan Dan Pengembangan Biogas: Studi Kasus Desa Suntenjaya, Bandung

    OpenAIRE

    Maeanti, Resty Fatma; Fauzi, Akhmad; Istiqomah, Asti

    2013-01-01

    This study aims to evaluate the feasibility of biogas project in Suntenjaya Village, Bandung and identify factors that affect revenues, environment and wider economic benefit of the project, using benefit cost analysis, multiple regression, and descriptive analysis. The results show that biogas project is feasible to be developed. Variables that significantly influence on the biogas project are total amount of poultry's waste, total amount of water, and labor. Economic impact of biogas from e...

  6. Evaluasi Pengendalian Intern Terhadap Sistem Akuntansi Pembelian dan Persediaan Bahan Baku Pada PT Fuyindo Multi Perdana

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vini Mariani

    2010-12-01

    Full Text Available Internal control is essential for the operational activities of a company. The author conducted research for internal control of accounting systems and inventory purchases of raw materials. Internal controls for purchasing and inventory of raw materials is essential if companies want to produce a superior product. In this study researchers prepare the field research method by observation and literature study by studying the theories associated with the purchase and supply of raw materials. The results obtained show the important things that can be controlled by the company for operating companies to run well and the management can give a decision based on the reports of evaluation results, it can be suggested that companies should do in the internal control system purchase accounting and inventory of raw materials. 

  7. Evaluasi Anggaran Rencana Dan Realisasi Anggaran Kas Pada PT Pelabuhan Indonesia IV Cabang Samarinda

    OpenAIRE

    Putri, Novi Marinda

    2013-01-01

    Marinda Putri, 2012, Evaluation Plan and Budget Actual Budget Cash In PT Pelabuhan Indonesia IV Samarinda Branch under the guidance of Mr. H. Eddy Soegiarto , K and Mrs. Titin RulianaThe purpose of this study to know that there are differences in the cash budget and cash budget realization of PT Pelabuhan Indonesia IV Branch Samarinda and assess the ability of the cash budget . Basic theory of financial management in particular used the cash budget by using the data plan and the realization ...

  8. Evaluasi Kinerja Organisasi Publik Dengan Menggunakan Pendekatan Balanced Scorecard dan Analytic Network Process

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Mora Tunggul

    2016-12-01

    Full Text Available Balanced scorecard is a strategic business management method that links performance evaluation to vision and strategies using a multidimensional set of financial and nonfinancial performance metrics. This study examined both quantitative data for the proposed Analytic Network Process method. The purpose of this research is to build a model that combines the Balanced Scorecard approach and Analytical Network Process to assist in the performance evaluation of public organizations tax services. Balanced Scorecard concept is applied to determine the hierarchy of the financial perspective, customer perspective, internal business processes, and learning and growth perspective as well as their respective performance indicators of public organizations and then Analytical Network Process used to tolerate vagueness and ambiguity of information and built an information system that is applied to facilitate the performance evaluation process. The study provides recommendations to the management of public organizations regarding the tax service strategy to improve the performance of public organizations.

  9. EVALUASI KINERJA UNIT BISNIS ASPHALT MIXING PLANT PT PRAYOGA PERTAMBANGAN DAN ENERGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Isma Anggraini

    2016-05-01

    Full Text Available Currently, the mining sector is still one of the main sectors driving the economy of Indonesia and is in demand by both indigenous and foreign investors. Asphalt mixing plant business unit (AMP BU is currently the main priority scale of PT Prayoga. The AMP UB excellent performance of PT Prayoga enable itself to be able to contribute to the company's revenue and accelerate development of infrastructure in Bogor. The objectives of the research were to identify key performance indicator (KPI that is applied in the financial and non-financial perspectives as well as to evaluate the performance of UB AMP of PT Prayoga in terms of financial and non-financial aspects based on the vision, mission and strategy of the company. The method used in this research was the balanced scorecard as a management tool to maintain a balance between the financial (financial perspective and non-financial (customer perspective, business processes, learning and growth indicators. The results showed that the KPI applied in the evaluation of the performance of AMP BU of PT Prayoga consists of 19 indicators including 5 KPI of financial perspective, 5 KPI of customer perspective, 5 KPI of business process perspective, and 4 KPI of learning and growth perspective. The assessment results indicate this business unit obtained the performance index of 78.42% included in the criterion of very good or excellent, thus it has shown its best performance according to the vision, mission and strategy of the company.Keywords: balanced scorecard, performance assessment, performance index, KPI, mining

  10. EVALUASI KOMPETENSI PENULISAN TESIS MAHASISWA S2 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Sudira

    2015-06-01

    Abstract This study aimed to evaluate: (1 the progress of writing a thesis; (2 the competence of writing a thesis; (3 factors that influence the writing of the thesis; (4 the dominant factors that influence the writing of the thesis; (5 creativity of students in writing a thesis. This study was an internal formative evaluation conducted in May and October 2014. Respondents of this study were master degree students on Vocational and Technology Education Study Programs class of 2009, 2010, 2011, 2012 as many as 59 people. The data were collected using questionnaires and interviews. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that the progress of the thesis was classified in the excellent category. The competence of students in writing thesis was classified in very well category. Thesis writing is influenced by internal and exsternal campus factors. The dominant factors affecting the thesis were the availability of a discussion with the supervisor, the ability to apply research methods and data analysis, workload in the workplace, the ability to understand foreign literatur, supervisor support, administrative processes, motivation to pass quickly, family support, and scholarship. The level of creativity of students was clasified in the excellent category.Keywords: evaluation, thesis, student competence, Vocational and Technology Education

  11. Evaluasi Shift Kerja dan Penentuan Waktu Standar PT X Berdasarkan Beban Kerja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Trisna Mesra

    2016-04-01

    Full Text Available PT. X is one of the companies located in Dumai Industrial Region, produces fertilizer. This company has three production plants. The production capacity of the first plant is 450 tons/day, the second plant produces 750 tons/day and the third plant produces 700 tons/day.  PT. X is supported by 2 sub companies, they are PT. A and PT. B. PT. A operates 5 bagging lines and PT. B operates 3 bagging lines. The fertilizer bagging process has three steps where each step has its own work station: putting the labeled sack to the hook followed by filling the sack with fertilizer, installing the tie cable, and sewing the fertilizer filled sack. From the initial survey, it was found that the processing time is not optimal to reach production target. PT. A and B have to set 24 working hours per day to run the target resulting on frequent over time, excessive fatigue and the negative impact of physically and mentally for the workers. Author’s hypothesis is the current condition has been one of the reasons for a decline of the production output. Therefore, the purposes of the research are to find the impact of current working hours and shift work pattern on the physical and psychological response of the workers and to calculate the standard time required to complete one cycle of bagging process. This standard time is very crucial to determine production target thus determine the optimal working hours and shift rotation. Measuring of heart rate are collecting results of a questionnaire of NASA-TLX are the parameters used to evaluate the physical and psychological response of workers. Two workers from different group worker, different shift work, from PT. A and PT. B were selected as samples to evaluate their heart rate pattern. The questioner spread out to all workers. Time standard was determined by observing and taking data of   40 bagging cycles for each shift work. The results show that shift work affecting the physiological response of workers in PT. B in the category between moderate to extreme especially for working element of arranging fertilizer sack to the pallet. This result was found for the two group workers. Frequent short rests between times are required to provide quick recovery for the workers and reduce excessive fatigue. Average standard time complete one bagging cycle was 0.12 minutes and 0.13 minutes for PT. A and PT. B, respectively. These standard times can be used to set the production output target for the two companies. Last, short rotation shift work with an additional number of workers is recommended for the shift pattern.

  12. Identifikasi Dan Evaluasi Risiko Manajemen Rantai Pasok Komoditas Jagung Dengan Pendekatan Logika Fuzzy

    OpenAIRE

    Suharjito, Suharjito; Marimin, Marimin; Machfud, Machfud; Haryanto, Bambang; Sukardi, Sukardi

    2010-01-01

    To meet the needs of the national corn on the feed industry that requires a continuous supply of raw materials with a definite quantity throughout the year, in the national maize production conditions that is not continuous and fluctuating, it is necessary supply planning and storage methods to avoid the risk of maize corn supply crisis form of food shortages or rising feed prices. One method is to apply the concept of supply chain risk management. The high level of dependence and complexity ...

  13. Evaluasi Kuat Tumpu Alat Sambung Baut pada Papan WPC dari Limbah Sengon dan Plastik HDPE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudhi Arnandha

    2016-12-01

    Full Text Available Wood Plastic Composite (WPC is wood based material that been produce by mixing sawdust as main composition and plastic polymer as bonding agent. Nowadays, WPC board already been produced in Indonesia using Sengon sawdust and recycle HDPE plastic. Sengon sawdust was used as WPC since its availability from plywood production waste, moreover HDPE plastic considered had higher strength and more rigid than PET plastic. WPC occasionally being used as non structural material, moreover from previous study about mechanical properties of WPC, it was found that WPC Sengon has high shear strength around 25 – 30 MPa. These lead that WPC Sengon had a potential used as shear wall sheathing, thus additional research need to be conducted in order to study the type of bolt and diameter of the bolt can be used for these shear wall. This study aimed to investigate the dowel bearing of bolt using full hole method based on ASTM D5764 with type and bolt diameter as specimen variation. Two types of bolt were used in this study; stainless bolt and standard bolt with diameter each of 6 mm, 8 mm, 10 mm and 12 mm. According to ANOVA, there was insignificant result between stainless bolt and standard one, but there was significant result based on diameter of the bolt. Hereafter, it can be recommended the used of 10 mm diameter of bolt for structural purpose with dowel bearing strength around 67 – 70 MPa.

  14. Evaluasi Sistem Informasi Akuntansi Pembelian dan Persediaan Bahan Baku pada PT Sumber Bahagia Metalindo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Elda Hiererra

    2012-06-01

    Full Text Available The research objective was to evaluate, learn and analyze whether the company’s business processes in accounting information systems of purchases and inventory of raw materials implemented in the company run as expected; to find out whether the accounting information system of purchasing and inventory of raw materials is well integrated, and to provide recommendations and suggestions to improve the weaknesses in the system for the company’s assets can be well cared for. Several methodologies are implemented in this research, which are literature study, field study, such as: interviews, observation, checklists, and documentation review followed by data analysis. Audit is implemented using audit around the computer. The results obtained are in the form of data analysis presented as problem findings, the impacts and recommendations for remedial action. It can be concluded from the results of this study that PT. Sumber Bahagia Metalindo owns sufficient information system control, but still there are some weaknesses to be improved in order to improve control process to the better objective.

  15. EVALUASI MEDIA DAN FREKUENSI PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reki Hendrata

    2010-03-01

    Full Text Available are oftentimes met by problem of availability  irrigating water. The aims  of this research was  to study the know influence of media and frequency of sprinkler irrigation  to growth of seed of cocoa plant, the best of media and also frequency of optimum sprinkler it to growth of seed. The research was conducted in month of April until July 2007 in  Wonocatur, Banguntapan subdistrict, Bantul Regency.The experiment was arranged in a  factorial completete romdomed design with two factor. The first factor were media ( M consisted to by 4 level, namely M1 : latosol soil , M2 : latosol soil + organic munure (2:1, M3 : sphagnum, and M4 : sphagnum + organic munure (2:1. The factor second  of sprinkler frequency irrigation (P, consisted of  3 level, with  P1 : 1 day, P2 : 2 day  and P3 : 3 day once, so that obtained  12 combination of treatment three repeated. The results showed that the kinds of media have an in with high seed, leaf amount, diamater, and the length root seed. The media  sphagnum + organic manure (M4 give influence tend to compared  by better could be leaf amount, high, and the diameter. The media organic  manure (M2 which were give effect tend to compared  by better of length root grow. The sprinkler irigation  3 day once (P3 show better effect to length root grow  seed, although was not  interakasion.

  16. Evaluasi terhadap Pelaksanaan Pembelajaran Inovatif pada Guru SMA yang Tersertifikasi dan Solusinya Dikota Surakarta

    OpenAIRE

    Dwiastuti, Sri; Witurachmi, Sri; Susilohadi, Gunarso; Yamtinah, Sri

    2010-01-01

    The aim of this research is to find to what extent senior highschool teachers has applied innovative teaching after passing the certification examination. In addition, this research has the aim to find out the problems that the teachers have in their application of innovative teaching. Based on the problems, this research proposes some recommendations for the solutions for the problems.Specifically, this research wants to find out whether there are any differences in the application of innova...

  17. EVALUASI EKONOMI LAHAN PERTANIAN: PENDEKATAN NILAI MANFAAT MULTIFUNGSI LAHAN SAWAH DAN LAHAN KERING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irawan

    2006-12-01

    Full Text Available Agricultural lands not only produce food and fibre, but also generate social and economic services such as job opportunities, rural culture preservation, and food security, as well as environmental services such as flood mitigation, erosion and sedimentation preventions, water resource conservation, and biodervesity. The services are called multifunctionality. The out put of multifunctionality is public goods since the beneficiaries are not only farmers but also the publi at large. The value of environmental services produced by farmers, in general, is not accoundted in the current market mechanism, and in most casses is ignored in the policy making. This condition leas to lack of attractiveness of farming, which subsequently leads to conversion of agricultural lands. This paper presents research results on economic valuation on the multifunctionality of agricultural lands, particulary paddy fields and upland farming in Citarik Sub Watershed, Bandung District, West Java. The reulsts showed that using replacement cost method (RCM the economic value (EV of paddy fields and uplands were Rp. 55.4 million and Rp. 9.9 million/ha/year. Repectively. The EV of paddy fields consisted of environmental services (71.4% and marketable products (18.6%. It means that farmers had provied free of charge environmental services to the society. The community’s knowledge on multifunctionality of agriculture based on interview ws still low. Around 66% of respondents recognized only one to two agricultural multifunctionality aspects.

  18. EVALUASI DESAIN SISTEM PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN MANAJEMEN UNTUK MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN TAHUN 2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunardi Sunardi

    2016-06-01

    Full Text Available The ASEAN Economic Community by 2015, there will be five free flow are: flow of goods, services ,investment flows, flows of capital and labor flows, the condition creates opportunities and challenges for companies in Indonesia, so the company needs to prepare a strategic move . Competitiveness of the Indonesian nation needs to be improve , in order to be able to compete with the ASEAN countries Assess the design of management planning and control system (SPPM should be done . SPPM structure comprisin : ( a the organizational structure is designed using the system ownership approach ( cellular manufacturing system, just-in -time purchasing and production, customer-driven innovation, and customer service focus. (b networking organization , is done by the development of information technology ( information technology and transaction processing technologies of information processing , and (c reward system , giving awards to personnel based on performance , with the implementation of the balanced scorecard on the other hand SPPM process comprising: (a the design must be done through the formulation of strategies trendwatching, SWOT analysis , envisioning and choosing strategies , (b the design of structured strategic planning by determining the vision , mission , goals , strategies , basic beliefs and basic values , (c the design of programming , with outlines strategic initiatives into the program (d design approach to budgeting is done with activity-based budgeting (e implementation of management focus on the management of the activity and ( f the monitoring is done by

  19. EVALUASI PENGARUH SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KERJA DAN KESEHATAN TERHADAP PT X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farah Margaretha

    2011-09-01

    Full Text Available Construction Industry is an industrial sector with high risk of work accident. Every year work accident at construction industry reached 32% from a whole work accident at Indonesia. Direct loss due to this accident can attain 300 billion every year. According ILO, Indonesia’s occupational safety rate in 2007 ranked at 52nd position out of 53 countries in the world that were surveyed by ILO. The objective of this research is to examine influence of Occupational Health and Safety Management System toward PT X performance’s as one of Contractor Company at Indonesia. Company’s performance that is examined is safety & health performance and competitiveness performance. Data in this research obtained from interview and questionnaire. These data then processed by using statistic descriptive method and Structural Equation Modeling (SEM . The result then evaluated to observe Goodness of Fit (GOF between model and data. The results from research shows that Occupational Health and Safety Management System influence safety & health performance and competitiveness performance significantly as indicated by result of the research that fulfill criteria of Goodness of Fit.

  20. EVALUASI CIRI MEKANIS DAN FISIS BIOPLASTIK DARI CAMPURAN POLI (ASAM LAKTAT DENGAN POLISAKARIDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raffi Paramawati

    2007-08-01

    Full Text Available The study was aimed to evaluate physical and mechanical characteristics of blend of polylactic acid (PLAand four types of polysaccharides, namely carrageenan, agar, tapioca, and garut starch. Agar and carrageenanshowed their ability to blend well with the PLA at a temperature of approximately 60ac, which was easilyobserved. Film sheets that were casted manually with better properties needed additives of triethanolamine oroleic acid, in terms of tensile strength, elastic modulus, and percent elongation at break which were categorizedas medium compared to other biodegradable plastics. Microstructure of the selected film revealed irregularformation of surface or amorphous, indicating that these films cannot be stored for a long period of time

  1. Evaluasi Orientasi Layanan Sebagai Bagian dari Budaya Organisasi dan Efeknya Terhadap Kinerja Organisasi

    OpenAIRE

    Ahyar Yuniawan

    2011-01-01

    Nowadays, there are many organizations including universities supposed to develop their performance or effectiveness and also their service quality. Effectiveness have become an important issue because of the explanation on what makes the organizations have their excellence, high quality, productivity, vitality, which represents the concept of effectiveness in organizational science literature. In addition, organizational performances are complex and become one of functions of many variables....

  2. Evaluasi Peraturan Pelayanan Perpustakaan di Perpustakaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maryatun Maryatun

    2016-09-01

    Full Text Available Purpose –The purpose of this study was to identify the reasons for due date book returns, borrowers' attitude when exposed to fines, library efforts to minimize fines and evaluate the effectiveness of fines in the library. Design/methodology/approach – This study used descriptive quantitative and qualitative approach. It was conducted at the Library of the Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada. Samples were purposively selected, involving undergraduate and postgraduate students batch 2011, 2012 and 2013 that never got fines and were still active. Findings – Borrowers had some reasons for overdue book returns, such as they forgot renewing the book, the book was booked by another user, they forgot the due date, they had no class to attend, had not finished reading, borrowed in short period of time, as well as other reasons, such as illness, a friend borrowed the book. So the term of the loan for 5 days was considered insufficient for them to read the books. Borrowers had to pay fines directly. If they were not yet able to pay the fines then they would not borrow books. Borrowers knew that overdue books would put other users at a disadvantage. Most of borrowers considered the fine to pay as much as Rp5,000.00 /day/book was high. But a few regarded it low. Borrowers considered that blocking the system was not effective for those who were late paying fines. The most effective effort that could be done in order that the borrower returned the books on time was providing online renewal system.

  3. PENGEMBANGAN SISTEM EVALUASI DESAIN PRODUK BERBASIS ROTAN DENGAN PENDEKATAN REKAYASA KANSEI DAN ASSOCIATION RULES SYSTEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vonny Setiaries Johan

    2016-11-01

    Full Text Available In product development, it is very important for manufacturers to find out what the customer wants from the product. On the other hand, manufacturers do not know clearly about what the customer wants from the product. This study proposes an evaluation method of product design using Kansei engineering methods and association rules approach. Using rattan dining chair as the object, the chair design divided into five elements, which are backrest, seat, armrest, base and woven. In this study, Kansei words from customers such as beautiful, unique, innovative, comfortable, natural, modern, sturdy and simple can be translated in to element design.   Using the support and confidence values, if-then rules can be used as the basis for the assessment of rattan dining chairs

  4. PENGEMBANGAN SISTEM EVALUASI DESAIN PRODUK BERBASIS ROTAN DENGAN PENDEKATAN REKAYASA KANSEI DAN ASSOCIATION RULES SYSTEM

    OpenAIRE

    Vonny Setiaries Johan; Sapta Rahardja; E Gumbira Said; Taufik Djatna

    2016-01-01

    In product development, it is very important for manufacturers to find out what the customer wants from the product. On the other hand, manufacturers do not know clearly about what the customer wants from the product. This study proposes an evaluation method of product design using Kansei engineering methods and association rules approach. Using rattan dining chair as the object, the chair design divided into five elements, which are backrest, seat, armrest, base and woven. In this study, Kan...

  5. Evaluasi Ekonomi Mikro: Dampak Proyek Terpadu Peternakan dan Pertanian Pangan di Indonesia Bagian Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budiman Notoatmojo

    2002-09-01

    Full Text Available Impact evaluation of integrated livestock and food crop project micro analysis will concentrate  in the increase of farmers income, the increase of farmers food nutrient, and woman participation. Macro analysis has also been used to study on decentralization. The project has given 41.800 cattles for 19.000 farmers, 20.000 goats for 9 000 farmers, construct infrastructures (village road system, livestoc holding ground, etc, facilitate agroinputs for 28,000 package, training and extensions, and more others with total cost about US$ 34,200,000. The area covers South Sulawesi, North Sulawesi, Gorontalo , Maluku, and North East Maluku. Total number of samples which have been taken for the survey were 162, which consist of 27 women, 63 farmers, 18 project staf, and 18 respondent from outside project. The result from the survey has shown that farmers have got benefits from project and their income has increased. 79% farmers has satisfied with the credit they have received already, however, the repayment has moved slowly. Eventhough they have raised only chicken, however, the farmers’ food nutrient has increased already.  

  6. PEMODELAN ARIMA DAN DETEKSI OUTLIER DATA CURAH HUJAN SEBAGAI EVALUASI SISTEM RADIO GELOMBANG MILIMETER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Mauludiyanto

    2009-01-01

    Full Text Available The purpose of this paper is to provide the results of Arima modeling and outlier detection in the rainfall data in Surabaya. This paper explained about the steps in the formation of rainfall models, especially Box-Jenkins procedure for Arima modeling and outlier detection. Early stages of modeling stasioneritas Arima is the identification of data, both in mean and variance. Stasioneritas evaluation data in the variance can be done with Box-Cox transformation. Meanwhile, in the mean stasioneritas can be done with the plot data and forms of ACF. Identification of ACF and PACF of the stationary data is used to determine the order of allegations Arima model. The next stage is to estimate the parameters and diagnostic checks to see the suitability model. Process diagnostics check conducted to evaluate whether the residual model is eligible berdistribusi white noise and normal. Ljung-Box Test is a test that can be used to validate the white noise condition, while the Kolmogorov-Smirnov Test is an evaluation test for normal distribution. Residual normality test results showed that the residual model of Arima not white noise, and indicates the existence of outlier in the data. Thus, the next step taken is outlier detection to eliminate outlier effects and increase the accuracy of predictions of the model Arima. Arima modeling implementation and outlier detection is done by using MINITAB package and MATLAB. The research shows that the modeling Arima and outlier detection can reduce the prediction error as measured by the criteria Mean Square Error (MSE. Quantitatively, the decline in the value of MSE by incorporating outlier detection is 23.7%, with an average decline 6.5%.

  7. Perkembangan dan Evaluasi Kinejra Reksadana Terbuka Kontrak Investasi Kolektif di Indonesia

    OpenAIRE

    Lian Soei, Catharina B Tan

    2000-01-01

    There are four kinds of investment funds: Money Market Investment Funds, Income Investment Funds, Balanced or Discretionary Investment Funds and Equity Investment Funds which can give flexibility to investors, because each investment fund has different risks and rate of return. Investors who invest in Equity Investment Funds would expect higher returns over the long term but experience greater price variability than those who invest in the Balanced or - Income Investment Funds.It is important...

  8. Evaluasi Pertumbuhan Mikroalga Dalam Medium Pome : Variasi Jenis Mikroalga, Medium Dan Waktu Penambahan Nutrient

    OpenAIRE

    Mahdi, Muhammad Zaini; Titisari, Yasinta Nikita; Hadiyanto, H

    2012-01-01

    POME is a liquid waste produced by crude palm oil industry. POME has not been processed optimally and therefore it is problem for environment due to high level of COD and BOD. Algae is known as bioabsorbent which can neutralize pollutants components in the liquid waste. For its growth, microalgae needs nutrients containing carbon, nitrogen, and phosphor. These nutrients are required for photosynthetic to convert carbon source into biomass. POME contains large amount of C, N, P and therefore t...

  9. Pengalaman Organisasi, Evaluasi terhadap Kinerja dan Hasil Karir pada Kantor Akuntan Publik: Pengujian Pengaruh Gender

    OpenAIRE

    Kuntari, Yeni; Kusuma, Indra Wijaya

    2001-01-01

    During the last few years, there has been an increase in the number of women working in the field of accounting, specifically working as a public accountant. As a consequence, there has been an increasing gender issue in career opportunity, pro-fession accountability, performance evaluation, conpensation, and career promotion. Having the interesting development of the gender issue, this research has two objectives. Firstly, this research will observe the effect of gender difference to the org...

  10. EVALUASI KINERJA TURBINE CONDENSER E-2302 SEBELUM DAN SESUDAH DILAKSANAKAN TURN AROUND 2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herdyana Yanunda Putri

    2017-04-01

    Full Text Available PT. Kaltim Parna Industri (KPI is an ammonia plant with a capacity of 1,500 MPTD. The purity of the products produced 99.95% by weight. The process that is used in PT. KPI is Haldor Topsoe Process. The raw material used to produce ammonia is natural gas (as a source of H2 and air (as a source of N2. PT. Kaltim Parna Industri has two main units of production processes and utilities. In the production process of the unit there are several major units, unit desulphurizer, reforming system consists of primary and secondary reformer, CO Converter unit consisting of High and Low Temperature CO Converter (HTS and LTS, CO2 units, unit methanator, and ammonia converter. In the unit utility has main units, there are units of sea water intake, units of desalination, demineralization, daerator, Package Boilers, Water Heat Boiler, sea water cooling towers, waste water treatment system, chlorination, STG and emergency diesel denerator, N2 generator, instrument water, and storage tanks. Turbine Condenser E-2302 has the main function to condense steam low to utilize the latent heat which is then used to drive a steam turbine-pump (TS / P-2301A / B. Overall heat transfer coefficient of turbine condenser E-2302 prior to Turn Around (TA has an efficiency of 88.964% and afterTurn Around (TA of 94 928% with heat transfer coefficient calculation technique overalls using calor compared with area and LMTD (Log Mean Temperature Difference.

  11. EVALUASI SEROLOGIS DARI IMUNISASI PERTUSSIS DENGAN VAKSIN DPT 2 DAN 3 DOSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muljati Prijanto

    2012-09-01

    Full Text Available The objective of this study is to evaluate the serological response against pertussis after completion of both 2 and 3 doses of DPT vaccination. The study has been carried out retrospectively among 766 children under 3 years of age in Tulang-an District, Sidoarjo, East Java. The antibody titres against pertussis were measured by micro agglutination test. The results showed that the percentage of children having antibody titre of 1 : 80 or more, at 1—5 months post vaccination were 80.9% and 88.3% for 2 and 3 doses, respectively. The results do not differ significantly. This insignificance was maintained up to 17 months of the post-vaccination period.

  12. Evaluasi dan Rencana Pengembangan Penerapan Aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP: Studi Kasus pada PT Astra Graphia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santo Fernandi Wijaya

    2011-12-01

    Full Text Available A firm’s success in bussiness competition can be supported by integrated information systems. A program application based on Enterprise Resource Planning (ERP like SAP is an integrated program that is able to provide business transaction management solutions. This study aims to on the ERP system running at PT Astra Graphia, particularly at relevant departments dealing with income derived at a period of time and costs associated with implementation and application maintenance of SAP (Systems, Applications and Products in Data Processing program. Furthermore, this study aims to give suggestions based on information systems development evaluation results, in terms of business processes, performance, and financial. Analyses were performed using the IT Balanced Scorecard, and the development of information systems used the Accelerated SAP (ASAP in which the results are able to provide suggestions of system development with the first phase of ASAP method namely preparation and the second phase namely blueprint. 

  13. Evaluasi Ekonomi Kawasan Tambak dan Mangrove Pasca Bencana Lumpur di Muara Sungai Porongkabupaten Sidoarjo Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufik Hidayatullah

    2016-11-01

      ABSTRACT Mangrove ecosystem and aquaculture in estuaries Delta Porong Jabon sub-district are at risk for experiencing pollution brought by the flooding caused by the disposal Sidoarjo Mud-vulcano. This study aim to identify coastal flooding of  contaminated Sidoarjo Mud-vulcano around the mouth of the River Porong and estimate the economic value of fish-ponds and mangrove areas in the district of Sidoarjo regency Jabon. The method used to identify the inundation flooding using flood models using elevation data RBI converted into DEM data and information obtained from the highest tides in the community to apply in the flood inundation model. Land cover information was extracted from Landsat and Geoeye image through on-screen digitizing. Estimated farm economy is based on the business value of aquaculture, especially shrimp and milkfish, while the economic value of mangrove based on benefit transfer method. The results based on the model showed a decrease of productive fish-pond from 5,010.49 Ha to 4,473.05 Ha (60 cm inundation scenario and 1,630.82 Ha (80 cm inundation scenario. The effect will decrease the estimated economic value of the fish pond, from Rp 299,126,432,100,- to Rp 126,139,981,800 and Rp 45,989,124,000,-. Meanwhile the mangrove forests area have increased from 374,58 ha to 571.30 Ha based on the interpretation of land cover and it will increase the estimated economic value of mangrove from Rp 35,769,530,456.28,- to Rp 54,554,597,711.07,-

  14. KEBANGKRUTAN VERSUS RESTRUKTURISASI: EVALUASI DAN PREDIKSI KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN PASCA KRISIS KEUANGAN 1997

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermeindito Kaaro

    2016-11-01

    models are robust. The models provide highly accurate results in matching the classifications of actual observations and the prediction results, range from 86,8% through 100%. Fourth, four strategic attributes, the change of director boards, the composition change of capital ownerships, strategic alliances, and acquisitions, are effective to increase the firm performance. However, surprise that debt restructuring is less powerful to cope with the firm financial distress during three year periods of analysis. Keywords: healthy firm, debt restructuring, corporate strategy, business and financial risks

  15. Evaluasi Pertumbuhan dan Perkembangan Arachis Pintoi sebagai Biomulsa pada Budidaya Tanaman di Lahan Kering Tropis

    OpenAIRE

    Sumiahadi, Ade; Chozin, M. Achmad; Guntoro, dan Dwi

    2016-01-01

    ABSTRACTCover crops is widely used as biomulch because of its advantages for land conservation, weed control and increasing soil nutrients, especially in upland agriculture. The objective of the research was to study the growth and development of Arachis pintoi as biomulch in upland agriculture. The experiment was carried out at IPB Experimental Field from February until May 2014. Observation was done everyweek up to 12 weeks with 10 plants were used for each observation. One stolon of A. pin...

  16. Identifikasi Rhizoctonia Mikoriza Pada Anggrekan Dan Kelompok Anastomosisnya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haryuni -

    2013-03-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Klinik Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan Pusat Penelitian di Laboratorium Biologi Fakultas Pertanian Universitas Gifu di Jepang.Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan melakukan anastomosis isolat jamur Rhizoctonia mikoriza (TMG-2, SR-9 dan SR-8. Tester yang digunakan yaitu AG-F SIR.9, AG-F Fko.2.28, and AG-F PS.17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Identifikasi SR-8 memiliki ciri pada Rhizoctonia binukleat (BNR dan dikelompokkan kedalam AG-F (teleomorf: Ceratobasidium sp.The experiment was carried out at the Laboratory of Clinical Plant Pathology, Faculty of Agriculture, Gadjah Mada University in Yogyakarta and the Research Center at the Laboratory of Agriculture Biology, Gifu University in Japan. The objectives of the experiment were to identify and to test anastomosis group of orchid mycorrhizal Rhizoctonia TMG-2, SR-9, and SR-8 isolates. The tester of Rhizoctonia to be used were AG-F SIR.9, AG-F Fko.2.28, and AG-F PS.17. Results of the study showed that SR-8 belongs to binucleate Rhizoctonia (BNR and grouped into AG F (teleomorph: Ceratobasidium sp.

  17. Karakteristik Beberapa Jenis Antibiotik Berdasarkan Pola Difraksi Sinar-X (XRD Dan Spektrum FTIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mirzan T Razzak

    2017-03-01

    Full Text Available Telah dilakukan pengukuran karakteristik difraksi sinar-x (XRD terhadap beberapa jenisantibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami karakteristik difraksi sinar-x suatuantibiotik sebagai upaya untuk identifikasi antibiotik secara cepat. Dalam penelitian ini diamatikarakteristik difraksi sinar-x dari 15 (lima belas antibiotik yang tersedia di pasaran. SpektrumXRD diukur pada sudut 2 antara 5 – 75 untuk dibandingkan dan dievaluasi mengenai bentukkristalnya. Selanjutnya diukur pula spektrum XRD dari pencampuran antibiotik dengan tepungtapioka. Pengukuran spektrum infrared dengan FTIR juga dilakukan untuk menguji konsistensihasil evaluasi spektrum XRD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amoxicillin dan ampicillinmempunyai struktur kristal yang sama, yaitu orthorombic primitif. Sayangnya baik XRDmaupun FTIR, tidak memberikan nilai kuantitatif pada antibiotik. Oleh sebab itu, perbedaankonsentrasi dengan pencampuran tepung tapioka tidak dapat dideteksi. Walaupun demikian,metode ini terbukti dapat digunakan untuk membedakan komposisi zat penyusun antibiotiksecara cepat dan akurat.

  18. EVALUASI PENGGUNAAN KAMERA NON METRIK PADA FOTOGRAMETRI JARAK DEKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Ricky Pratama

    2015-02-01

    Full Text Available Citra yang ideal adalah citra yang merepresentasikan obyek secara sempurna tanpa terjadi degradasi kualitas. Namun tidak ada lensa yang dapat memnuhi  hal tersebut. Kemampuan lensa dikatakan maksimum apabila sebuah lensa mereproduksi citra dari sebuah obyek hingga mencapai titik di mana detail citra sudah tidak dapat lagi direproduksi dari obyek. MTF (modulation transfer function diukur sebagai patokan kemampuan lensa untuk membedakan antara daerah gelap dan terang pada obyek. Standar optik untuk pengukuran MTF menggunakan unit frekuensi spasial disebut ”line pair per millimeter” atau lp/mm. Dengan mengetahui nilai MTF, sebuah citra dengan degradasi kualitas dapat ditingkatkan kualitasnya. Kecerahan merupakan salah satu faktor penting dalam hasil MTF. Peningkatan kontras dengan meningkatkan perbedaan kecerahan antara obyek dan latar belakang benda dapat memberikan perbedaan informasi yang didapat. Manipulasi kontras dilakukan sebagai peregangan kontras dengan meningkatkan perbedaan kecerahan yang seragam di seluruh dynamic range dari citra.   Dari informasi MTF suatu lensa dan perubahan nilai kontras dengan teknik contrast stretching akan menghasilkan sebuah citra dengan peningkatan kualitas sehingga interpretasi citra tersebut lebih fleksibel untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan.Sebuah citra digital harusnya memiliki tingkat kecerahan yang optimum yaitu mulai dari gelap  sampai terang. Hal tersebut ditandai dengan nilai digital number citra yang memiliki range 0 – 225. Dari hasil penelitian penggunaan kamera Canon Powershot A2200 menunjukkan perubahan digital number pada citra hasil perekaman yang sebelumnya memiliki rentang 10 - 255 untuk band merah dan biru menjadi  0 – 255 pada semua band dengan peningkatan nilai mean untuk tiap – tiap band : Red(115.2 menjadi 127.1, Green(111.4 menjadi 126.9 dan Blue(93.9 menjadi 129.5. Peningkatan nilai digital number tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan kecerahan dari citra

  19. Dinamika Konflik Dan Integrasi Antara Etnis Dayak Dan Etnis Madura (Studi Kasus Di YOGYAKARTA Malang Dan Sampit)

    OpenAIRE

    Bashori, Khoiruddin; Majid, Abd; Tago, Mahli Zainuddin

    2012-01-01

    Indonesia is one of the most pluralistic societies in the world consisting of various social groups, ethnics, tribes, languages and religious diversities. However, the social, political, and cultural diversities among people have frequently been resulting conflicts or tensions. Using conflict and integration approach, therefore, this article observes the dynamics relation between ethnic groups, Madura and Dayak ethnic in particular, in certain plural regions in term of ethnic diversities; tho...

  20. Bahagia dalam Meraih Cita-cita: Kesejahteraan Subjektif Mahasiswa Teknik Arsitektur Ditinjau dari Regulasi Emosi dan Efikasi Diri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setyani Alfinuha

    2017-10-01

    Abstrak: Subjective well-being merupakan evaluasi individu terhadap kehidupannya yang meliputi penilaian kognitif dan afeksi. Individu dikatakan memiliki subjective well-being tinggi jika mengalami lebih banyak afeksi positif atau perasaan menyenangkan dan puas atas kehidupan yang dimiliki. Sebaliknya, orang yang memiliki subjective well-being rendah cenderung diliputi perasaan-perasaan negatif dalam dirinya. Oleh sebab itu, subjective well-being sangat penting dalam kehidupan setiap individu tidak terkecuali pada mahasiswa baru. Ada banyak faktor yang mempengaruhi subjective well-being antara lain jenis kelamin, religiusitas, pendidikan, kecerdasan, regulasi emosi dan self efficacy. Penelitian ini mem­focus­kan tentang pengaruh efikasi diri dan regulasi emosi terhadap subjective well-being. Penelitian ini melibatkan 107 orang mahasiswa baru jurusan teknik arsitektur yang terdiri dari 51 orang laki-laki dan 56 orang perempuan Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang diukur menggunakan empat skala yaitu Possitive and Negative Affect Schedule (PANAS, Satisfaction with Life Scale (SWLS, General Self efficacy (GSE dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ. Analisis yang dilakukan adalah analisis deskripsi dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh self efficacy dan regulasi emosi terhadap subjective well-being. Secara bersama-sama, self efficacy dan regulasi emosi mempengaruhi subjective well-being sebesar 32,5%terhadap subjective well-being. Secara terpisah, self efficacy memberikan sumbangan sebanyak 21,62% dan regulasi emosi sebanyak 3,53% terhadap subjective well-being.

  1. Kinerja Reproduksi Ternak Kuda Kerja di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (Reproductive Performances of Working Mare at Bantul Regency, Yogyakarta Special Province

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Setyobudi

    2012-02-01

    experiment were that the reproductive performances of working horse at Bantul Regency in Daerah Istimewa Yogyakarta is generally less than the normal performances reproductive of horse. (Key words: Reproduction performance, Working horse, Bantul Regency

  2. Pengembangan Bahan Ajar Materi Garis dan Sudut Menggunakan Macromedia Flash dan Moodle Kelas VII Sekolah Menengah Pertama

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widyastuti Akhmadan

    2017-03-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk (1 menghasilkan bahan ajar matematika yang dikembangkan dengan menggunakan software Macromedia Flash dan Moodle yang valid dan praktis untuk mengajarkan materi garis dan sudut kepada siswa kelas VII SMP; (2 mengetahui efek potensialnya terhadap hasil belajar. Metode penelitian terdiri dari 3 tahap yaitu (1 self evaluation, meliputi tahap analisis dan desain bahan ajar; (2 prototyping, meliputi tahap evaluasi dan revisi; (3 field test. Pengumpulan data dilakukan dengan walk through dan dokumentasi nilai akhir siswa diperoleh dari nilai tugas dan nilai tes yaitu sebesar 79,56 nilai tersebut dikategorikan memiliki hasil belajar yang baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1 bahan ajar yang dikembangkan dengan menggunakan software Macromedia Flash dan Moodle dalam penelitian ini dikategorikan valid dan praktis; (2 dari rata-rata nilai akhir siswa sebesar 79,56 dengan kategori baik disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memiliki efek potensial terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci: development research, Macromedia Flash, Moodle, garis, sudut This study is categorized as developmental research that aims at (1 producing a valid and practical teaching material in Mathematics subject which was developed by utilizing Macromedia Flash and Moodle and learnt by seventh graders of class VII of Junior High School; (2 examining its potential effect to learning outcome. The research method contains three phases which are: (1 self evaluation, that includes analyzing and designing material processes; (2 prototyping, includes evaluating and revising processes; (3 field test. Data collection was undertaken by walk through and documentation of students achievement obtained through task and posttest which was scored 79.56 and was categorized as good outcome as well. The conclusion drawn based on this study were (1 teaching material developed by utilizing Macromedia Flash and Moodle

  3. Manajemen Sumber Daya Teknologi Informasi Laboratorium Komputer Menggunakan Balanced Scorecard (BSC dan COBIT 5

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Panji Ismail

    2017-05-01

    Full Text Available Laboratorium komputer merupakan salah satu sarana pembelajaran yang berbasis Teknologi Informasi (TI yang terdiri dari tiga sumber daya TI, yaitu software, hardware, dan brainware. Tidak adanya kesesuaian antara kemampuan hardware dengan spesifikasi hardware yang digunakan dapat menghambat pengguna (brainware dalam melakukan praktikum dan pembelajaran di laboratorium. Selain itu, ketidaksesuaian tersebut juga mengakibatkan software berjalan lambat dan computer sering error sehingga praktikum menjadi terganggu dan berjalan tidak lancar. Untuk mengetahui kesesuaian antar sumber daya TI yang ada di laboratorium dibutuhkan proses pengukuran manajemen sumber daya TI yang ada saat ini. Skala likert menjadi salah satu metode untuk mengukur kinerja software, hardware, dan tata kelola laboratorium saat ini. Hasil pengukuran kemudian dievaluasi menggunakan framework Balance Scorecard (BSC dengan melalui beberapa tahapan dan penyelarasan strategi TI. Setelah mengetahui hasil evaluasi dan kendala-kendala apa saka yang ada dalam melakukan pengelolaan maka langkah berikutnya adalah menentukan bagaimana cara memperbaiki dan melakukan peningkatan tata kelola TI. COBIT 5 akan menjadi framework pelengkap untuk memperbaiki sekaligus memprediksi pengembangan manajemen sumber daya TI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrase antara COBIT 5 dengan Balance Scorecard (BSC memberikan kemampuan dalam melakukan pengukuran tata kelola laboratorium serta memberikan kemampuan untuk meningkatkan pelayanan secara kontinyu.

  4. RELIGIUSITAS GAYA BARU (Kajian atas Fenomena Kebangkitan Sufisme Kelas Menengah Perkotaan di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martalia Ardiyaningrum

    2017-12-01

    لبحث النوعي فى ثلاث معاهد الإسلامية الحديثة بيوجياكرتا. واستنتجت الباحثة أن نمط الطريقة الصوفية الذي حدث أثناء الطبقة الوسطى في يوجياكارتا هو شكل من أشكال الطريقة الصوفية الحديثة التي لا ترتبط بطريقة صوفية خاصة بل لتطوير الطريقة الموجودة، وكانت العلاقة بين المرشد والجماعة غير قوية. وكان شكل الاتصال بين المرشد والجماعة فى جماعة الذكر، والدعاء، والصلاة. وكذلك تدريبات لريادة الأعمال والرياسة التي تغرس فيها القيم الصوفية. الطريقة الصوفية من الطبقة الوسطى في يوجياكارتا هو نموذج الطريقة الصوفية التي يحبها الكثير من الناس. براعة المرشد فى دعوة الذكر، بما في ذلك الدعوة إلى الفنانين للحضور فى المجلس، هو من السبب في أن يشارك المجتمع فى مجلس الذكر.   Abstrak: Belakangan ini, sufi kelas menengah perkotaan telah menjadi fenomena yang berhasil mengubah wajah Islam menjadi distinc tersendiri di banding dengan bentuk dakwah lainya. Kajian ini menfokuskan pada pelaksanaan dakwah sufi, yang menunjukkan kekuatan baru di banyak tempat termasuk Indonesia. Sebagai contoh adalah dakwah yang dilaksanakan oleh ketiga Kyai, yakni, Hamdani Bakran Adz-Dzakiy, Gus Miftah dan Gus Muwafik yang ketiganya berada di wilayah Yogyakarta. Paradigma penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan metode studi kasus. Penelitian kualitatif dengan setting 3 Pondok Pesantren modern ini mendapatkan kesimpulan bahwa pola sufisme yang terjadi pada kelas menengah di Yogyakarta ini adalah bentuk sufi modern yang tidak terikat pada satu aliran tarikat tertentu tetapi lebih mengembangkan pada

  5. Evaluasi Konsumen di "RM. Pak Kardi" Pemalang dengan Analisis Diskriminan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tuis Susanto

    2017-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah ada perbedaan yang siqnifikan dalam variabel dependen (Y yang meliputi konsumen sering Beli (YO, Cukup (Y I dan Jarang Beli (Y2, serta bertujuan mengetahui perilaku konsumen yang benar-benar berbeda, perbedaan dalam  arti perilaku   mereka  sering  membeli, cukup dan jarang membeli. Metode analisis  yang digunakan adalah dengan Wilk's Lambda, Pairwise, F test. Canonical  corellation,   untuk  mencari ada dan tidak perbedaan antar group variabel dependen dan  menginterpretasikan     berdasarkan function at group centroid untuk mengetahui variabel independen mana yang   menjadi  faktor diskriminannya. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah  bahwa  variabel  menu  merupakan faktor pembeda (diskriminan.  Artinya konsumen grup (sering  beli,  cukup  dan jarang   beli  tidak terpengaruh   dengan  usia,  harga,  pendapatan,   dan pelayanan  yang  diberikan oleh RM. Pak Kardi ditunjukkan dengan tanda (+ padafunction I. Jadi  konsumen  yang  membeli  di RM. Pak  Kardi adalah  mereka  yang  benar-benar   menyukai menu  (masakan  khas kepiting RM. Pak Kardi.  Jarak antara  grup  Sering  Beli  dengan grup  Jarang   Beli  adalah yang  terbesar, yakni 7,350. Sedangkan jarak   terkecil   adalah antara grup  Cukup  dengan  grup  Jarang   Beli  (0.522. Dengan demikian dapat  dikatakan   bahwa  Konsumen   di grup  Sering  Beli paling berbeda  selera  Menu  masakannya. Sebaliknya   Menu yang  disukai  oleh  konsumen di RM. Pak Kardi yang termasuk konsumen Cukup mempunyai perbedaan yang  kecil dengan  mereka  yang jarang membeli

  6. KUALITAS LAYANAN E-GOVERNMENT (SEBUAH ANALISA DI PEMKOT X DENGAN PENDEKATAN E-GOVQUAL DAN IPA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darmawan Baginda Napitupulu

    2016-12-01

    tanpa disertai kualitas. Namun jika ditilik kondisi pemanfaatan e-Government di tingkat nasional, memang sudah banyak daerah yang memiliki inisiatif mengembangkan sistem e-government. Oleh karena itu hal yang menjadi tantangan adalah bagaimana menilai keberhasilan atau efektivitas e-Government. Dalam penelitian ini penulis bertujuan ingin melakukan evaluasi kualitas layanan e-Government melalui website yang diakses oleh publik.  Metode penelitian yang digunakan adalah survei untuk menilai kualitas layanan e-Government dengan pendekatan e-Govqual.  E-Govqual merupakan kerangka dimensi yang mencakup berbagai faktor yang mempengaruhi penilaian kualitas layanan dari e-Government. Penilaian atau evaluasi kualitas layanan menggunakan analisa IPA (Importance Performance Analysis untuk menlihat gap antara harapan dan kinerja layanan yang diberikan. Hasil dari penelitian diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mengetahui kualitas layanan e-Government yang telah diimplementasikan. Selain itu juga dapat diberikan rekomendasi terkait kualitas layanan apa yang harus ditingkatkan dan dipertahankan oleh pemerintah daerah.    Kata Kunci :   Evaluasi, Kualitas, Layanan, e-Government, E-GovQual, IPA

  7. EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI DI KOTA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annis Deshinta Ayuningtyas

    2015-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: (1 manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik diantara model pembelajaran kooperatif tipe TPSatau pembelajaran langsung, (2 manakah yang mempunyai prestasi belajar lebih baik di antara siswa yang mempunyai kemandirian belajar tinggi, sedang, atau rendah, (3 pada masing-masing tingkatan kemandirian belajar (tinggi, sedang, dan rendah, manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik antara model pembelajaran kooperatif tipe TPS atau pembelajaran langsung. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental semu dengan desain factorial 2x3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP Negeri Se-Kota Yogyakarta Semester I tahun pelajaran 2011/2012. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan carastratified cluster random sampling. Banyak sampel adalah 195 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket kemandirian belajar siswa dan tes prestasi belajar matematika. Uji coba angket meliputi validitas isi, konsistensi internal dan reliabilitas. Uji coba tes prestasi meliputi validitas isi, tingkat kesukaran, daya beda dan reliabilitas. Untuk uji normalitas menggunakan uji Lilliefors, uji homogenitas menggunakan uji barlett. Uji keseimbangan yang digunakan yaitu anava satu jalan dengan sel tak sama. Analisis tes prestasi matematika menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa: (1 Prestasi belajar matematika dengan model pembelajaran kooperatiftipe TPS memberikan prestasi belajar yang lebih baik daripada model pembelajaran langsung, (2 Siswa yang kemandirian belajarnya tinggi mempunyai prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa dengan kemandirian belajar sedang dan rendah, sedangkan siswa yang kemandirian belajarnya sedang mempunyai prestasi belajar yang sama dengan siswa dengan kemandirian belajar rendah, (3 Pada siswa yang mempunyai kemandirian belajar tinggi

  8. Evaluasi nutrisi campuran onggok dan ampas tahu terfermentasi Aspergillus niger, Rizhopus oligosporus dan kombinasi sebagai bahan pakan pengganti tepung jagung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Yohanista

    2014-08-01

    Full Text Available The purpose of this study was to evaluate the nutritional value of cassava and tofu mixture fermented by Aspergillus niger, Rizhopus oligosporus and the combination among them (50% of Aspergillus niger and 50% of Oligosporus Rizhopus as a substitute feed ingredients corn meal. The research method was laboratory experiment using the analysis of completely randomized design (CRD factorial (3 x 4. The first factor was the 3 types of microbes (M that consisted of M0 = fermentation by Aspergillus niger, M1 = fermentation with Rhizopus oligosporus and M2 = fermentation with the combination 50% of Aspergillus niger and 50% of Rhizopus oligosporus. The second factor was 4 incubation time (T that consisted of T0 = non-fermented, T1 = 2 days of incubation time, T2 = 4 days of incubation time and T3 = 6 days of incubation time. Each treatment was repeated 3 times. Variables measured were proximate nutrient content, fiber component content (NDF and ADF, silica, lignin, soluble protein content and mineral content (calcium and phosphorus. Data were analyzed by ANOVA, if there were differences among the treatments then it woukd be followed by Duncan's Multiple Range Test. Results showed that microbes provided a significant influence (P <0.01 on ash (%, crude protein (%, crude fiber (%, crude fat (%, gross energy (Kcal / Kg, soluble protein (%, NDF (%, ADF (%, cellulose (%, hemicelluloses (% and silicate (% but they did not provide significant effect on lignin (%. The incubation period had highly significant effect (P <0.01 on ash (%, crude protein (%, crude fiber (%, crude fat (%, gross energy (Kcal / Kg, soluble protein (%, NDF (%, ADF (%, cellulose (%, hemicelluloses (%, lignin (% and silicate (%. It was concluded that fermentation was best treated using a combination between 50% of Aspergillus niger and 50% of Rhizopus oligosporus with 2 days of incubation time. The study suggested for further research (biological test to use a mixture of cassava and fermented tofu as a substitute feed ingredients corn meal in broiler chickens. Keywords: Cassava waste, tofu waste, fermentation, Aspergillus niger, Rizhopus oligosporus and corn meal

  9. Evaluasi Mutu Sensoris dan Kimia Ikan Asap Baung (Mystus Nemurus) yang Dibuat dari Ikan Segar dan Beku

    OpenAIRE

    ', Sahyudi; Hasan, Bustari; ', Desmelati

    2015-01-01

    This study was aimed to evaluate the sensory and chemical quality ofMystus smoked fish (Mystus nemurus) made from fresh and frozen fish. Mystusfish harvest size (200-300 grams) per head obtained from aquaculture cages inSungai Paku, Kampar. A total of 10 fish were frozen at -18 0C for 10 days beforesmoked and 10 other smoked in a fresh condition. Before the two fish groupssmoked, each cleaved form of butterfly like cut and filleted. Mystus fish thenwashed with clean water and smoked using mul...

  10. Evaluasi Nilai Ekspor dan Impor Regional Association of Southeast Asian Nations Sebelum dan Setelah Krisis Ekonomi Tahun 1998

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Eko Sujianto

    2018-03-01

    Full Text Available The purposes of this research are to evaluate the difference of export value of ASEAN member countries before and after economic crisis in 1998 and to evaluate the difference of import value of ASEAN member countries before and after economic crisis in 1998. While export and import become the main variable of research this sekgus is an important component of the preparation of the trade balance. The research data used secondary data of export and import in 1982-1997 (period before economic crisis in 1998 and 1999-2014 (period after economic crisis in 1998 from annual publication of ADB. Based on the Paired Sample t-Test test it can be argued that: the export value of ASEAN member countries before and after the crisis differed significantly and the import value of ASEAN member countries before and after crisis differed significantly

  11. Evaluasi Mutu dan Penerimaan Panelis terhadap Rainbow Cake yang Dibuat dari Tepung Terigu dan Pati Sagu Lokal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usman Pato

    2014-10-01

    Full Text Available Riau is one of the sago starch-producing province in Indonesia. Nowadays, sago starch has been utilized to produce various types of tradisional foods. The aim of this study was to compare the quality of rainbow cake produced by the addition of 30% sago starch and rainbow cake using 100% wheat flour and to evaluate panelist acceptance of these rainbow cakes. This study used a Completely Randomized Design (CRD with two treatments and eight replications thus obtained 16 experimental units. The treatments were TS1 (100% wheat and 0%sago starch and TS2 (70% wheat flour and 30%sago starch. The parameters observed were moisture, ash, sucrose and fat contents as well as panelist acceptance test. The results of this study indicated that rainbow cake of TS1 treatment (100% wheat flour and 0%sago starch had no significant difference with rainbow cake of TS2 treatment (70% wheat flour and 30% sago starch in case of ash and sucrose contents, but had significant effect on moisture and fat contents of rainbow cake. Based on the panelist acceptance test, the rainbow cake made from 70% wheat flour and sago starch 30% could be accepted by panelists similar to commercial rainbow cake.

  12. DESAIN STASIUN KERJA DAN POSTUR KERJA DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS BIOMEKANIK UNTUK MENGURANGI BEBAN STATIS DAN KELUHAN PADA OTOT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Purwaningsih

    2017-03-01

    Full Text Available Pekerjaan manual masih banyak ditemui  pada berbagai aktivitas kerja. Pekerjaan manual yang dikerjakan secara berulang (repetitive dengan gerakan kerja monoton dan waktu kerja yang lama berpotensi menimbulkan kelelahan kerja. Pada gerak monoton repetitive terjadi pembebanan otot yang terus menerus. Postur kerja yang salah membuat kelelahan menjadi lebih cepat terjadi.  Postur kerja yang  tidak baik ini seringkali diakibatkan oleh desain fasilitas kerja yang kurang memperhatikan kesesuaian dengan penggunanya. Pada pekerja laundry aktivitas menyetrika pakaian merupakan kerja repetitive monoton yang kurang didukung fasilitas yang sesuai. Postur kerja dengan berdiri dan terjadi twist serta seringkali membungkuk. Operator setrika harus melakukan kegiatan setrika selama lebih dari 8 jam. Penelitian bertujuan melakukan redesain pada stasiun kerja setrika agar diperoleh postur kerja yang baik. Perancangan stasiun kerja  menggunakan software Jack 8.2. Stasiun kerja yang terdiri dari meja dan kursi dirancang dengan memperhatikan antropometri dan kebutuhan gerak operator. Evaluasi desain dilakukan dengan mengevaluasi postur kerja dengan menggunakan analisis biomekanik, menggunakan analisis toolkit yang meliputi analisisi SSP, LBA, RULA, dan OWAS. Dari hasil evaluasi, dihasilkan postur usulan yang diberikan adalah, pekerja duduk pada kursi dengan posisi tubuh tegap, arah kepala sejajar dengan arah objek yang dikenai pekerjaan, dan pekerja dihindarkan dari posisi kerja membungkuk dan twist. Abstract (The Design of Working Station and Working Posture Using Biomechanic Analysis to Reduce Static Load and Musculoskeletal Disorder.The work that is done manually is usually done repeatedly with monotonous movements and long working hours. If the muscle’s working too hard, the muscle will be found damage and fatigue. The right working posture can improve the worker’s ability to finish the job. Wrong posture is often caused by the facility design that

  13. Productive Urban Landscape In Developing Home Garden In Yogyakarta City

    Science.gov (United States)

    Irwan, S. N. R.; Sarwadi, A.

    2017-10-01

    Home garden is one type of agroecosystem that supports ecosystem services even in the urban settlement. The studies involved literature references and field survey along with a framework of the productive urban landscape that support ecosystem services in home garden. Productive urban landscape provided environmentally, socially and economically benefits that contained in ecosystem services. Problems on limited space in the urban settlement have to be managed by modified home garden system in order to work for ecosystem service in developing productive landscape. This study aimed to assess home garden (Pekarangan) system in a cluster of high density settlement in Yogyakarta City. Structured interview and vegetation identification of home garden have been conducted on 80 samples in Rejowinangun Kotagede District, Yogyakarta City. People showed enthusiasm in ecosystem services provided by home garden “Pekarangan Produktif” through developing productive urban landscape. Some benefits on ecosystem services of home garden were revealed on this study consisted of food production for sale (4.7%), home industry (7.69%), aesthetics (22.65%), food (14.10%), biodiversity (10.68%), ecosystem (12.82%), education (2.56), social interaction (11.54%), recreation (4.70%), and others (8.55%). Nevertheless, vegetation and other elements of home gardens have been managed irregularly and in particularly, the planned home gardens were only 17.07%. Actually, home gardens provided a large set of ecosystem services including being cultural services those are the category most valued. The urban people almost hided the understanding of the cultural benefit of ecosystem services of home garden, even though Yogyakarta has known the cultural city. Thus, urban home garden, as way as “Pekarangan Produktif” in the limited space that managed and planned sustainably, provide many benefits of ecosystem services in a productive urban landscape.

  14. Penyebaran Batuan Situs Purbakala Candi Palgading di Dusun Palgading, Desa Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Menggunakan Metode Resistivitas Dipole Dipole

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usmardin Usmardin

    2015-10-01

    Full Text Available Candi Palgading yang terletak di Desa Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, D.I.Yogyakarta tanggal 1 Juli 2009 sampai 4 Juli 2009 dengan menggunakan alat Resistivitymeter. Pemetaan ini bertujuan untuk mengetahui penyebaran dan kedalaman batuan penyusun candi pada Situs Candi Palgading serta sebagai sumber informasi bagi usaha penemuan benda-benda purbakala yang terpendam dalam tanah. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan 8 lintasan ukur, dan mencakup luas daerah pengukuran ±1000 m2. Lintasan 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan 8 mengambil jarak rentang elektroda (a = 3 m sedangkan lintasan 7 jarak rentang elektrodanya (a = 2 m. Keseluruhan lintasan menggunakan n = 1 sampai dengan n = 7. Pengolahan data menggunakan software Res2dinv dan surfer. Nilai resistivitas yang digunakan untuk menentukan batuan penyusun candi adalah nilai resistivitas batu andesit. Hasilnya menunjukkan profil nilai resistivitas batuan penyusun candi 750 Ohm-m sampai 5000 Ohm-m yang berada hingga kedalaman rata-rata 4,5 m sebagai batu andesit. Terdapat 7 lokasi yang diduga merupakan batu andesit penyusun Candi Palgading sedangkan salah satu lokasi yang lain merupakan batuan andesit bukan penyusun candi. Batuan candi pada ketujuh lokasi tersebut salah satunya telah tersingkap yakni di lokasi 4 sedangkan lokasi yang lain batuan candinya masih terpendam.

  15. Perawatan Saluran Akar Ulang Pasca Pengisian Saluran Akar dengan Amalgam dan Perforasi Lateral Disertai Restorasi Mahkota Penuh Porselin Fusi Metal dengan Inti Pasak Fiber (pada Insisivus Sentralis Kanan dan Kiri Maksila

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setiawan Wibiksono

    2011-06-01

    Full Text Available Kegagalan perawatan saluran akar dapat mengakibatkan beberapa masalah baru yang mengganggu fungsi dari gigi yang telah dirawat. Perawatan saluran akar ulang bertujuan menghilangkan bahan dari saluran akar serta memperbaiki kerusakan yang iatrogenik maupun patologik oleh karena kegagalan perawatan sebelumnya. Tujuan. Penulisan laporan untuk mengevaluasi hasil perawatan saluran akar ulang pada gigi insisivus sentralis kanan dan kiri maksila non vital pasea pengisian saluran akar dengan amalgam disertai restorasi mahkota penuh porselin fusi metal dengan inti pasak fiber. Kasus. Pasien laki-Iaki berusia 23 tahun datang ke Klinik Konservasi Gigi FKG UGM ingin memperbaiki gigi depan atas yang berubah warna. Gigi tersebut 5 tahun yang lalu pernah dirawat karena mengalami trauma akibat jatuh. Pada pemeriksaan objektif, tampak gigi 11 dan 21 fraktur 1/3 mahkota, tampak berubah warna, dan tampak bahan amalgam pada dasar kavitas. Pada pemeriksaan radiografis gigi 11 dan 21, .terlihat gambaran radiopak (amalgam memanjang pada saluran akar, tidak terlihat pengisan saluran akar, dan tampak perforasi lateral pada gigi 11. Diagnosis gigi 11 dan 21 adalah fraktur Ellis kelas III non vital. Penanganan: Prosedur perawatan yang dilakukan adalah penutupan perforasi lateral gigi 11 menggunakan MTA; perawatan saluran akar satu kunjungan; restorasi akhir mahkota penuh porselin fusi metal dengan inti pasak fiber. Evaluasi setelah satu bulan menunjukkan tidak ada keluhan, perkusi dan palpasi negatif, oklusi normal, gigi 11 dan 21 kembali berfungsi normal, terutama fungsi estetis. Kesimpulan: Perawatan saluran akar ulang dan restorasi pada kasus ini dapat mengembalikan fungsi mastikasi, fonetik, estetik, maupun perlindungan terhadap jaringan pendukung pada gigi tersebut.

  16. TIPE MEDIASI IBU RUMAH TANGGA TERHADAP KESELAMATAN INTERNET ANAK DAN REMAJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inasari Widiyastuti

    2017-12-01

    Pengguna internet terbesar berada di usia produktif, sebagian besar di antara mereka adalah anak dan remaja. Mereka adalah generasi IoT yang memiliki kemampuan beradaptasi dengan teknologi karena terlahir dalam paparan teknologi maju. Aktivitas anak berinternet cenderung didukung dan difasilitasi oleh lingkungan, terutama keluarga. Padahal bahaya mengintai anak ketika berinternet yang kerap diabaikan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi digital dan upaya perlindungan yang diberikan ibu rumah tangga terhadap aktivitas anak dan remaja menggunakan gadget serta berinternet. Survey dilakukan pada ibu rumah tangga peserta pelatihan Internet Safety Online yang diselenggarakan oleh BPPKI Yogyakarta dan Dinas Kominfo Kab. Kulonprogo serta Kab. Gunung Kidul. Hasil survey menunjukkan, ibu rumah tangga memiliki tingkat literasi digital yang baik. Meski demikian, sebagaian besar menerapkan tipe mediasi restriktif dengan membatasi penggunaan waktu. Tidak banyak yang menerapkan tipe mediasi teknik karena merasa tidak mampu mengoperasikan TIK sebaik anaknya.

  17. PENGGUNAAN SKEMA KONVEKTIF MODEL CUACA WRF (BETTS MILLER JANJIC, KAIN FRITSCH DAN GRELL 3D ENSEMBLE (Studi kasus: Surabaya dan Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Roni Kurniawan

    2015-01-01

    Full Text Available Pada kajian ini dilakukan evaluasi penggunaan beberapa skema konvektif pada model WRF (Weather Research and Forecasting untuk prediksi cuaca di wilayah Indonesia. Terdapat tiga skema konvektif yang akan dievaluasi yaitu; skema konvektif cumulus BMJ (Betts Miller Janjic, KF (Kain Fritsch, dan GD (Grell 3D ensemble. Data yang digunakan untuk evaluasi adalah data curah hujan per 3 jam dan data angin per 12 jam (level ketinggian; permukaan, 850, 500, 250 mb dari hasil pengolahan model WRF dan observasi selama periode bulan Agustus 2011 dan Februari 2012 di stasiun Juanda-Surabaya dan Cengkareng-Jakarta. Hasil verifikasi dari tiga skema konvektif pada model WRF terhadap data observasi menunjukkan bahwa untuk prakiraan curah hujan, penggunaan skema konvektif BMJ lebih baik dari skema KF dan GD, dan untuk prakiraan arah dan kecepatan angin skema BMJ dan GD relatif lebih baik dari skema KF. Berdasarkan analisis hasil verifikasi yang diperoleh, pemilihan skema konvektif cumulus BMJ cenderung lebih baik dari skema konvektif KF dan GD untuk di aplikasikan pada model WRF.   In this study, the use of some convective schemes on the model WRF (Weather Research and Forecasting for weather prediction in Indonesian region has been evaluated. There are two models evaluated; BMJ cumulus convective scheme (Betts Miller Janjic, KF (Kain Fritsch, and GD (Grell 3D ensemble. The data used in the evaluation are the 3 hourly rainfall data, and the 12 hourly wind data (level height; surface, 850, 500, 250mb from the WRF models and observation processing during August 2011 and February 2012 period at the Juanda-Surabaya and Cengkareng-Jakarta stations. The results of the verification of the three convective schemes in WRF models against observation data indicate that for precipitation forecasts, the application of the BMJ convective scheme is better than the KF and GD schemes, and for direction and wind speed forecast, BMJ and GD schemes is relatively better than the KF

  18. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF KOMPETENSI DASAR PEMASANGAN SISTEM PENERANGAN DAN WIRING KELISTRIKAN DI SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nopriyanti Nopriyanti

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan; (2 mengetahui kualitas multimedia pembelajaran interaktif; dan (3 mengetahui efektifitas multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan pada kelas XI SMK bidang keahlian Teknik Kendaraan Ringan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan. Validasi multimedia dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Subjek uji coba penelitian ini adalah 32 siswa kelas XI SMKN 2 Depok, Sleman, Yogyakarta bidang keahlian Teknik Kendaraan Ringan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1 produk multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan layak digunakan; (2 kualitas multimedia interaktif ini sangat baik, hasil penilaian ahli ditinjau dari pembelajaran 66 (baik, isi sebesar 54 (baik, aspek tampilan 97 (baik, dan program 50 (baik, sedangkan hasil dari penilaian peserta didik uji coba lapangan pada aspek pembelajaran1277 (sangat baik, isi 1195 (sangat baik, tampilan 1562 (sangat baik, dan pemograman 519 (sangat baik; (3 Produk multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Rata-rata penilaian hasil belajar siswa ketika pretest adalah 63,75 dengan nilai terendah 50 dan nilai tertinggi 75. Sedangkan rata-rata nilai posttest sebesar 78,75 dengan nilai terendah 65 dan nilai tertinggi 90.

  19. RETURN DAN RISIKO SAHAM PADA PERUSAHAAN PERATA LABA DAN BUKAN PERATA LABA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Putra R.A.

    2013-05-01

    Full Text Available Perataan laba merupakan praktik yang umum dilakukan oleh manajer perusahaan untuk mengurangi fluktuasi laba, yang diharapkan memiliki efek menguntungkan bagi evaluasi kinerja manajemen. Beberapa peneliti percaya bahwa investor memiliki lebih banyak kecenderungan untuk berinvestasi di perusahaan yang menerapkan perataan laba. Investor percaya bahwa perusahaan halus memiliki return yang berbeda dan risiko investasi. Beberapa penelitian membuktikan tentang return yang berbeda dan risiko investasi antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Studi lainnya menyatakan bahwa tidak ada perbedaan antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Penelitian ini mencoba untuk menguji perbedaan risiko investasi dan return antara perusahaan manufaktur perata dan bukan perata laba yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2009-2011. Perusahaan-perusahaan diklasifikasikan dengan Indeks Eckel dan pendapatan berdasarkan pendapatan operasional, laba sebelum pajak, dan laba setelah pajak. Studi ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan return investasi antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Namun, ada perbedaan dalam risiko investasi antara perusahaan perata dan bukan perata labaKata kunci: Return, Risiko, Perata laba, Beta Income smoothing is a common practice by corporate managers to reduce fluctuations in earnings, which are expected to have beneficial effects for management performance evaluation. Some researchers believe that investors have much more tendency to invest in companies that apply income smoothing. Investors believe that smoother companies have different return and risk investment.  Some studies prove about different return and risk investment between the smoother and non-smoother companies. On the other hand, the rest studies state that there is no difference between smoother and non-smoother companies. This study tries to examine the difference of investment risk and return between smoother and non-smoother manufacturing

  20. Model Komunikasi Pemasaran untuk Pemberdayaan Perempuan Pada Sektor Informal di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sauptika Kancana

    2017-02-01

    Full Text Available This research aims to find out model of communication marketing as means to increasing the power of women’s UKM in informal sector of Yogyakarta. Research methodology in qualitative descriptive is used with collect data, focus group discussion (FGD. These research methodogy are service, food, and farm. Result of this research found model of communication marketing which is used media social methodology in informal sector to increasing the power of women’s UKM of Yogyakarta. This research extend give recommendation for women’s UKM of Yogyakarta to optimize their effort through social media such as facebook, twitter, instagram, and website.

  1. EVALUASI PENERAPAN ABg (AKTIF BERBAGI SISTEM SEBAGAI UPAYA MENGURANGI ANGKA KECELAKAAN KERJA DI PT. COCA-COLA AMATIL INDONESIA CENTRAL JAVA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Alvan

    2016-01-01

    Full Text Available PT. Coca-Cola Amatil Indonesia Central Java (CCAI-CJ pada tahun 2013 telah menerapkan program ABg (Aktif Berbagi Sistem, pada tahun tersebut terdapat peningkatan kasus kecelakaan kerja di area kerja dari tahun sebelumnya sebanyak 2 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran evaluasi dan rekomendasi dari kendala-kendala dalam penerapan ABg Sistem sebagai upaya mengurangi angka kecelakaan kerja di PT. CCAI-CJ. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Teknik pengambilan sumber informasi yang digunakan adalah teknik snowball sampling, jumlah informan awal yaitu dua orang. Hasil penelitian didapatkan masih terdapat kendala dalam penerapan ABg Sistem yaitu: pelaksanaan pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3 yang belum berjalan konsisten. Konsistensi penerapan peraturan dan prosedur K3 yang belum optimal serta adanya sanksi yang tidak sesuai dengan prosedur penerapan ABg Sistem. Kurangnya komunikasi antara manajemen dengan pekerja dan kurangnya pemahaman pekerja tentang informasi K3. Kurangnya keterlibatan pekerja dalam pelaporan kejadian kecelakaan/kondisi berbahaya. Saran yang dapat diberikan yaitu: konsistensi pelaksanaan pengawasan K3 sesuai prosedur, sanksi yang diberikan lebih baik berupa arahan bagi pekerja untuk dapat bekerja lebih aman, melakukan komunikasi kepada pekerja sesuai dengan prosedur komunikasi internal, diadakan peningkatan kompetensi melalui pelatihan awareness K3, serta dilakukan pelatihan mengenai prosedur pelaporan kecelakaan/kondisi berbahaya kepada pekerja. PT. Coca-Cola Amatil Indonesia Central Java (CCAI-CJ in 2013 has implemented ABg (Aktif Berbagi system program, there are two accident cases increase in 2013 at the working areas. The purpose of this study is to describe the evaluation and recommendation of the constraints in the implementation of ABg System as an effort to reduce the number of accidents in the workplace. This research design is a

  2. EVALUASI PENDEKATAN PEMBANGUNAN TRACEABILITY LINK DALAM EVOLUSI PERANGKAT LUNAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noor Fitria A.

    2013-07-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Traceability merupakan hal penting pada proyek perangkat lunak, terutama pada proyek skala besar. Traceability berfungsi untuk mengetahui ketelusuran antar artefak dalam fase-fase yang berbeda (analisis kebutuhan, analisis desain, dan analisis implementasi maupun antara artefak dan pihak pengembang yang terlibat. Sistem traceability otomatis diperlukan untuk membangun ketelusuran antar artefak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejumlah literatur pendekatan terbaru yang digunakan untuk membangun traceability link. Eksplorasi literatur mengacu pada taksonomi berbasis evolusi perangkat lunak terhadap sejumlah mekanisme karakterisasi perubahan dan faktor-faktor yang mempengaruhi mekanisme. Hasil penelitian dapat digunakan untuk mengidentifikasi bagaimana pendekatan tersebut dapat mendukung evolusi perangkat lunak serta memberikan garis besar dari kriteria yang dibutuhkan untuk membangun metode traceability yang lebih baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah variasi faktor suatu pendekatan tidak berbeda jauh dengan pendekatan lainnya kecuali jika terdapat perbedaan pada faktor temporal.

  3. Perubahan asupan zat gizi tidak berpengaruh terhadap lama rawat inap pada pasien dewasa di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurmala Nurmala

    2016-08-01

    Full Text Available ABSTRACTBackground: Adequate nutrient intake for in patients is much required in efforts to prevent declining nutrition status during hospitalization. Malnutrition may occur before hospitalization due to the disease or inadequate nutrient intake; however malnutrition may also occur during hospitalization. The result of a preliminary study shows that 75% of patients undergo declining nutrition status during hospitalization. Nutrition is an integral part of medication or recovery process and shortens length of stay.Objectives: To identify effect of changes in nutrient intake to nutrition status and length of stay of adult in patients.Methods: The study was observational with prospective cohort approach using subject that got inadequate intake (<80% in the beginning of hospitalization as exposed group and those that got adequate intake (≥80% in the beginning of hospitalization as non exposed group. Assessment of inpatients was made after three days in hospital and then comparison was made to average intake prior to discharge.Results: Changes in intake and nutritional status did not significantly (p>0.05 affect length of stay of adult inpatients at internal medicine and neurology wards of Dr.Sardjito Hospital Yogyakarta. Nutrition therapy significantly (p=0.04 affected change in nutritional status of in patients with RR=2.24.Conclusions: Changes in intake and nutritional status did not affect length of stay. Nutrition therapy affected as much as 2.24 times to changes in nutritional status of adult inpatients at internal medicine and neurology wards of Dr. Sardjito Hospital Yogyakarta.KEYWORDS: length of stay, nutritional status, nutrient intake, nutrition therapyABSTRAKLatar belakang: Asupan zat gizi yang cukup bagi pasien sangat diperlukan untuk mencegah penurunan status gizi selama dirawat di rumah sakit. Malnutrisi juga dapat terjadi sejak sebelum masuk rumah sakit karena penyakit yang diderita maupun asupan zat gizi yang tidak adekuat, namun

  4. IMPLEMENTASI PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI UNTUK MENCAPAI LABA OPTIMAL (STUDI PADA SENTRA UKM INDUSTRI BAKPIA DI WILAYAH MINOMARTANI SLEMAN YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    V. Wiratna Sujarweni

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract. The calculation of cost production has important roles in companies such as to determine the selling price, the right cost production can give optimum profit. The research aims are to identify and analyze the cost production price on SME Bakpia industrial by using regular methods applied by UKM during the time and by using methods based on accounting cost which is costing target and ABC (Activity Based Costing method. The population in the research were SME Bakpia industry in Minomartani Sleman Yogyakarta. The research sampling used incidental sampling technique. The data used production data. This research was descriptive qualitative and comparative quantitative research by using descriptive analysis device and independent statistical test of t-test sample.  The result obtained that from 30 Bakpia SME in Minomartani Sleman, only 13 SME of Bakpia set the selling price using cost production methods, meanwhile, 17 SME of Bakpia set the selling price based on market price. The cost of Bakpia production based on SME calculation was 831.67 rupiahs per item, based on cost production of costing target was 729.17 rupiahs, meanwhile based on ABC method was 722.51 rupiahs. The recommended method to calculate cost production was ABC method because it had the lowest price of cost production, so the profit would be optimum. There is a difference profit between SME of Bakpia that applied the cost production methods and the SME that didn’t apply the cost production method. The Bakpia SME that did not use the cost production gained low profit than the Bakpia SME used the cost production calculation. Keywords: Cost Production Price (CPP, profit, Small Medium Enterprises (SME, Costing Target.   Abstrak. Perhitungan biaya produksi memiliki peran penting dalam perusahaan seperti menentukan harga jual, biaya produksi yang tepat dapat memberikan keuntungan yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis harga produksi biaya

  5. EVALUASI PENATALAKSANAAN GIZI BALITA STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIRAMPOG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Himatul Khoeroh

    2017-07-01

    Full Text Available ABSTRACT SUN (Scalling Up Nutrition merupakan upaya global dalam rangka rencana aksi percepatan perbaikan gizi salah satunya menanggulangi balita stunting fokus pada 1000 HPK. Stunting merupakan prevalensi tertinggi di Wilayah kerja Puskesmas Sirampog di Kabupaten Brebes, ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penatalaksanaan status gizi balita stunting dengan unsur input, proses dan output. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Informan awal ditentukan dengan teknik purposive sampling. Metode pegumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi terhadap 6 informan awal yang terdiri dari kepala puskesmas, bidan koordinator KIA, koordinator gizi, bidan desa, kader dan ibu balita sasaran. Dua informan triangulasi yang terdiri dari koordinator kesehatan kelurga dan koordinator gizi Dinas Kesehatan Kabupaten. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap input yaitu tenaga kesehatan yang terlibat masih memerlukan tambahan, belum ada tenaga gizi. Pada unsur proses, sebagian program terlaksana dengan baik meliputi program sehat bagi wanita hamil, pemberian ASI Eksklusif, pemantauan tumbuh kembang, pemberian makanan tambahan, pemberian vitamin A kecuali program pemberian taburia. Pada unsur output, cakupan prevalensi stunting di Puskesmas Sirampog Kabupaten Brebes tahun 2015 sebesar 16,74 %.   ABSTRACT   SUN (Scalling Up Nutrition is  the global efforts from all shorts of countries in the framework of program attractive speeding up of nutrition improvement one of them to cope with baby of stunting  focused to 1000 HPK. Stunting is highest prevalency in estate work clinik of sirampog brebes, this is indicate that quality of health treatment is too low. The porpose of This research is to evaluate management status nutrition of baby stunting included unsure input, proses and output.. This research is the qualitative reseearch in estate work clinik of

  6. Slum, Development in Yogyakarta City 1970-2000

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djaka Marwasta

    2016-07-01

    Full Text Available Slum, a dwelling that is statutorily unfit for human habitation, is still the big problem in, especially, cities of developing countries. This article highlights the development of slums in Yogyakarta City along 1970-2000, and it’s merely focused on spatial and socio-ecological development. The aims of the study is to analyze the distribution and development process of slum dwellings. Distribution of slum area is taken from interpretation of time-series aerial photos. The change of extent and distribution of slum is analyzed using Geographic Information System. To obtain the socio-economic characteristics of slum dwellers, the survey method is chosen. The respondent are selected randomly among head of household that represent each settlement units. Quality of settlement are determined by total score of 15 selected variables. The result shows that the first category of slum was increased 74.4 hectares from year 1970 to 2000, the second category was increased 47.6 hectares, and the third was 131.1 hectares. Nevertheless, the process of slum development in Yogyakarta City includes in "continuous" type, which slowly and long period of creation. Densification and aging process is two of the main causes of slum expansion. Distribution of slum unit were driven by rivers that next to city center. According to this research, it’s found out that the slum dwellers are characterized by the new migrant who had low income and education, working in the informal sector, and renting the house.

  7. Konsumsi Gadget Siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah Kota Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilik Kurniawati Uswah

    2016-01-01

    Full Text Available Digital natives refer to a generation thatfavours speed, where by communication is done quickly and the information is spread instantly. There is a worry against social and cultural implication of the use of gadget among children. There is also another worry against the impact of mass culture to the mindset and lifestyle of the young generation and the community in general. New technologt is suspected as being used more for recreational rather than educational purposes. Productive activities such as learning, socializing, and deeper probing af precious traditional values will simply be replaced by intense exposure to receational information technology. The study aims at I comprehensively identifying gadget consumption behavior of school children at Muhammadiyah elementary school of Yogtakarta Municipality using descriptive method that describes naturally the pltenomena and condition with no hypothesis. Informants of the study are gadget users of 10-12 years old at Muhammadiyah elementary schools of Yogyakarta Municipality, i.e. Sokonandi, Karangkajen and Pakel Muhammadiyah elementary schools; 2 describing the behavior and the practice of using gadget by respondents. Interview is conducted freely, even some of the respondents are unaware they are being interviewed. Data are collected through ethnographic approach, by developing the relation between the interviewer and interviewee. The result show that there is no need to worry about the use of gadgets in Muhammadiyah School of Yogyakarta Municipality.

  8. Toxoplasmosis Prevalence in Sheep in Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    W Nurcahyo

    2011-05-01

    Full Text Available Abstract. A research on toxoplasmosis prevalence in sheep was conducted in Daerah Istimewa Yogyakarta. The objective of the research was to understand the prevalence level of toxoplasmosis in sheep using skin test method by taking the membrane protein of tachyzoit produced in vivo. The research was initiated by producing the tachyzoit membrane protein at the testing animals, later the obtained protein was prepared and used in the skin test method. At the end of the research agglutination test was conducted to confirm the diagnosis using card agglutination test. An optimal dosage of tachyzoit membrane protein used in sheep as the basic material of the skin test was 1.5 mg/ml/head. Result showed the reaction of skin was thickening and the duration after being injected intradermally varied from 12 to 30 minutes in various sizes from 8 to 19 millimetres. The skin test method showed that the prevalence level of toxoplasmosis in Yogyakarta was more than 70%. Key Words: toxoplasmosis, prevalence, skin test

  9. Strategi Preservasi Digital di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Musrifah Musrifah

    2017-06-01

    Preservation activities increasingly need special attention. So to speak, in the digital environmen, is an absolute preservation  activities, especially given the growth of digital products very rapidly, and the use of computers in society is increasingly widespread. In this context, the preservation of all types, including digital preservation in libraries, are activities that are planned and managed to ensure that an object (collection digital can continue to be used and accessed as long possible. This is what lies behind the writer to reveal the strategy of digital preservation in the library of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. As this research aims to determine the general digital preservation strategy and the challenges faced in conducting digital preservation in the library of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Based on the results of this research concluded that, digital preservation strategy done of technology preservation strategy, the strategy of  backing up, and re-format migration strategies, as well as refreshment strategy. The challenges faced in implementing digital preservation, that is information in digital form is difficult to survive in the long time, the files are preserved to virus attacks and hackers, file corrupted digital collection, and; digital collection of material is lost suddenly and without a trace.

  10. Shaking up the Firm Survival: Evidence from Yogyakarta (Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aloysius Gunadi Brata

    2018-04-01

    Full Text Available The survival of firms under changes in the business environment caused by exogenous shocks can be explained using economic Darwinism. Exogenous shocks can cause ‘cleansing effects’. Shocks clean out unproductive firms so that available resources are allocated to the remaining more productive firms. However, shocks may also force out young firms that have the potential to be highly productive in the future, which will lower the average productivity of industries. This is known as the ‘scarring effect’ of shocks. Therefore, the overall impact of exogenous shocks on the allocation of resources depends on the relative magnitude of cleansing and scarring effects. This paper investigates this natural selection mechanism after the Yogyakarta earthquake in 2006. The study uses data on medium-sized and large manufacturing firms in the Yogyakarta province collected by the Indonesian Statistical Agency. The main finding of this paper is that firms that had higher productivity prior to the earthquake in 2006 were more likely to survive after the earthquake, which suggests the existence of a natural selection mechanism, specifically cleansing effects. There is no evidence of the scarring effects of the earthquake on the new entrants.

  11. Penerapan Data Mining Algoritma Naives Bayes dan PART Untuk Mengetahui Minat Baca Mahasiswa di Perpustakaan STMIK AMIKOM Purwokerto

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Imron

    2017-08-01

    Full Text Available Perpustakaan STMIK AMIKOM Purwokerto didirikan dengan tujuan untuk membantu serta memenuhi kebutuhan sivitas akademik yang ada di Perguruan Tinggi, koleksi buku yang ada sekitar 12,518, dengan judul 6,375 eksemplar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat baca mahasiswa dengan membandingkan tingkat akurasi pada data mining dengan menggunakan algoritma naive bayes dan PART berdasarkan data peminjaman. Pengambilan data dari bulan Januari 2016 sampai bulan Maret 2017 dengan total data 4022. Hasil pengujian yang telah dilakukan terhadap kedua algoritma yaitu algoritma Naive Bayes dan Algoritma PART, maka dapat disimpulkan dari evaluasi dengan confusion matrix didapat hasil nilai akurasi masing-masing algoritma, nilai akurasi dari algoritma naive bayes sebesar 97,01% dan nilai akurasi dari algoritma PART sebesar 97,19%, sehingga algoritma yang terbaik dari pengujian tersebut untuk mengetahui minat baca mahasiswa di Perpustakaan STMIK AMIKOM Purwokerto adalah algoritma PART.

  12. Friendly vertical housing: case of walk-up flat housing development in Yogyakarta

    Science.gov (United States)

    Fosterharoldas Swasto, Deva

    2018-03-01

    In Yogyakarta Province, the local government have developed walk-up flats housing for more than ten years since the mid of the 2000s. Yogyakarta City and Sleman Regency was pioneering the construction with some blocks of flats in several locations. However, after this period, there is limited evaluation about the effectiveness of the occupancy. One of the issues is related to the sustainable housing development. Concerning this situation, it is proposed to examine how the development of walk-up flats housing in Yogyakarta City and Sleman Regency can be evaluated based on specific housing indicator, as a part of sustainable housing development concept. This paper would like to explore the phenomenon on how ‘friendly’ the flats is. The researcher will qualitatively asses variables from the walk-up flat cases in Yogyakarta City and Sleman Regency. The results suggested that the physical quality of the vertical housing situation could be enhanced to meet residents’ satisfaction.

  13. POLA AGROFORESTRI DAN POTENSI KARBON KEBUN CAMPURAN DI DESA TELAGA LANGSAT KECAMATAN TAKISUNG KABUPATEN TANAH LAUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Prihatiningtyas

    2017-10-01

    Full Text Available Agroforestry classification will help to analyze agroforest implementation in order to optimize benefits and function for society. Carbon sequestration potential in certain area can be predicted by measuring biomass in it. In this research, we measure the carbon stock in trees. This research aimed to evaluate supporting components in mixed garden Telaga Langsat Village; observe complexity of agroforestry; and estimate the carbon stock in tree stand. Methods applied by using plot samples represent agroforest types; record the species, benefits, stand age of all components in plot; measuring Tree base area and tree crown width in plot; then describe them horizontally and vertically. Carbon stock measurement approached by using non-destructive method, applying allometric equation. Agroforestry System evaluation and the planting pattern occupied by observing the entities of afforded commodity. The Result shows that supporting components in mixed garden Telaga Langsat Village are: woody components such as rubber and mahogany; annual crops such as eggplant, corn, string bean, chili, kangkung and chives; and the pastoral components are cows and goats. Agroforestri pattern that applied in Telaga Langsat Village are agrisilviculture and silvopastoral, and included in particular agroforestry practise. Total carbon stock estimation per unit land management is 0,511 kg/m2. Pengklasifikasian agroforestri dapat membantu analisis bentuk implementasi agroforestri untuk mengoptimalkan fungsi dan manfaatnya bagi masyarakat. Potensi serapan karbon suatu kawasan dapat diprediksi dengan mengukur besarnya biomassa yang terdapat di dalamnya. Potensi yang dihitung dalam penelitian ini adalah potensi tegakan berkayu saja. Tujuan penelitian adalah melakukan evaluasi komponen penyusun dalam kebun campuran di Desa Telaga Langsat; mengetahui kompleksitas bentuk agroforestri yang dilaksanakan, dan mengetahui cadangan karbon dari tegakan yang ada di lokasi penelitian. Metode

  14. RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PELATIHAN (SIMPEL UNIT PELATIHAN TEKNIS PERTANIAN DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusuf - Hasyim

    2017-05-01

    Full Text Available Perkembangan  teknologi informasi menjadi pemicu berbagai perusahaan, organisasi bahkan instansi pemerintah untuk memanfaatkan sistem informasi berbasis desktop maupun Web. Balai pelatihan pertanian Provinsi Jawa Timur pun membutuhkan sebuah sistem informasi manajemen pelatihan untuk mempercepat dan mempermudah pekerjaan di bidang administrasi. Permasalahan yang dialami oleh Balai pelatihan pertanian Provinsi Jawa Timur  yaitu pada kegiatan pelatihan seperti pendaftaran , rekapitulasi hasil pelatihan, dan pembuatan laporan, penjadwalan pelatihan dan administrasi peserta pelatihan. Metodologi pengembangan  yang digunakan dalam membangun sistem informasi manajemen pelatihan adalah prototyping. Implementasi desain program menggunakan bahasa PHP versi 6, Sedangkan DBMS menggunakan MySQL. Dalam sistem informasi ini terdapat fitur untuk melakukan registrasi (pendaftaran peserta secara online, pembuatan surat (pemangilan dan pengembalian peserta, fitur membuat laporan administrasi peserta pelatihan, fitur input materi dan download materi, fitur lihat jadwal, fitur lihat hasil evaluasi dan hasil pelatihan, fitur kelola data peserta pelatihan, dan fitur kelola data widyaiswara. Dengan adanya sistem informasi administrasi berbasis web ini dapat memberikan kemudahan dan meminimalkan kesalahan yang terjadi pada bagian administrasi serta stakeholders yang terkait dengan kegiatan pelatihan tersebut.

  15. SUSTAINABLE WASTE MANAGEMENT OF TRADITIONAL CRAFT INDUSTRY IN LOPATI TOURISM VILLAGE, YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    VITASURYA Vincentia Reni; PUDIANTI Anna

    2016-01-01

    Ecotourism has been growing in Yogyakarta that can be seen through the development of rural tourism. The development of rural tourism has positive impact to improve local community’s welfare nevertheless, it has also negative impact onto environmental carrying capacity. Lopati tourism village is located in Bantul, Yogyakarta, relying on traditional craft industry as tourism attraction. Traditional crafts are livelihood of local residents, so that environmental management efforts become part o...

  16. Dietary Behaviors Among Patients with Type 2 Diabetes Mellitus in YOGYAKARTA, Indonesia

    OpenAIRE

    Primanda, Yanuar; Kritpracha, Charuwan; Thaniwattananon, Ploenpit

    2011-01-01

    Purpose: To describe dietary behaviors and examine relationships between selected factors and dietary behaviors among type 2 diabetes mellitus (T2DM) patients in Yogyakarta, Indonesia.Method: Seventy T2DM patients from a hospital in Yogyakarta who met the inclusion criteria were recruited. Patient’s dietary behaviors were measured by the Dietary Behaviors Questionnaire developed for this study with adequate reliability. The questionnaire comprised of four dimensions: recognizing the amo...

  17. Sinema Independen di Yogyakarta 1999-2008: Idealisme di Tengah Krisis Infrastruktur

    OpenAIRE

    Masduki, Mr

    2011-01-01

    The growing up of Indonesian cinema in the period 0/1999-2008 was indicated by the development of creative works and community based alternative cinemas or indie movie. Used a qualitative-descriptive method, writer done a small-research in Yogyakarta around April-September 2009 and found some interesting trends. Yogyakarta has become a very dynamic city in Indonesia in term of independent cinema communities. This research also found three connecting areas that support above situation. First, ...

  18. DISKRESI KEPOLISIAN TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN DI KOTA YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    MOMONGAN, CHRISTINE INGGRIED

    2013-01-01

    This research was conducted to answer two problems. First, how was police discretion implemented to juvenile stealing crime offenders in Yogyakarta city? Second, what was police handicap ini giving discretion to juvenile stealing crime offender in Yogyakarta city? This research used normative method. The research results showed that: first, police discretion was implemented to juvenile stealing crime offenders by separating then from adult criminal offenders since investigat...

  19. Service Recovery Strategy and Customer Satisfaction: Evidence From Hotel Industry in Yogyakarta-Indonesia

    OpenAIRE

    Suprapto , Budi; Yunanto Hashym, Galang

    2010-01-01

    This paper aims to discuss the findings from a study conducted concerning service recovery strategies and customer satisfaction among the hotels in Yogyakarta, Indonesia. The hospitality industry in Yogyakarta is a booming one and competition in the hotel industry is indeed stiff. To reduce the level of service failure in hotels as a result of unsatisfactory services, there is a need to identify recovery strategies to rectify and better manage the situation. The ...

  20. Analisis Strategi Pemasaran Produk Laparoscopy di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Mudayana, Ahmad Ahid

    2010-01-01

    Background : Complexity of hospital marketing strategy that have social function needed research to analyses marketing strategy have been applied by PKU Muhammadiyah Yogyakarta hospital, especially to promote Laparoscopy Product. Marketing strategy of the segmentation, targeting and positioning. The aim of the research to analyses marketing strategy of PKU Muhammadiyah Yogyakarta to promote Laparoscopy product.Method : This was descriptive research using qualitative method. The subject was di...

  1. BUDIDAYA LOBSTER (Panulirus sp. DI VIETNAM DAN APLIKASINYA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Mustafa

    2013-12-01

    Full Text Available Desa Xuan Tun di Kecamatan Van Ninh Kota Nha Trang Provinsi Khanh Hoa merupakan lokasi pertama kegiatan budidaya lobster di Vietnam yang dilakuan pada tahun 1992. Secara umum di Kota Nha Trang, ada tiga jenis lobster yang dibudidayakan yaitu lobster mutiara (Panulirus ornatus, lobster pasir (Panulirus homarus, dan lobster batik (Panulirus longipes, karena benih lobster tersebut mudah didapat pada awalnya, cepat tumbuh, berukuran besar, warna cerah, dan memiliki harga yang tinggi. Kegiatan budidaya lobster pada dasarnya terdiri atas: penangkapan benih lobster, produksi tokolan lobster, dan pembesaran lobster yang masing-masing merupakan segmen usaha tersendiri. Pakan yang digunakan dalam produksi tokolan dan pembesaran lobster adalah berupa udang, kerang, tiram, cumi-cumi, dan ikan rucah, di mana sebagian besar dari pakan tersebut digunakan ikan rucah terutama pada pembesaran lobster. Sebagai akibat penggunaan pakan tersebut dan peningkatan jumlah keramba jaring apung yang cukup signifikan berdampak pada penurunan kualitas perairan yang memicu berkembangya penyakit susu (milky haemolymph disease sehingga terjadi penurunan produksi. Terkait dengan hasil yang didapatkan tersebut, ke depan diperlukan berbagai kegiatan termasuk untuk dapat diaplikasikan di Indonesia. Kegiatan tersebut meliputi: produksi benih lobster secara buatan di hatcheri dan penggunaan pakan buatan berupa moist pellet. Upaya pencegahan penyakit susu dan perlakuan-perlakuan praktis untuk mencegah perkembangan serangan penyakit susu juga perlu mendapat perhatian. Perkembangan budidaya lobster yang begitu cepat memicu terjadinya penurunan daya dukung lahan. Oleh karena itu, kegiatan untuk menentukan daya dukung lahan dan kesesuaian lahan menjadi penting untuk dilakukan untuk menentukan lokasi dan jumlah keramba jaring apung yang dapat dioperasikan. Penentuan daya dukung lahan dan evaluasi kesesuaian lahan tidak hanya dilakukan pada daerah yang

  2. SURVAI POTENSI, DISTRIBUSI SUMBER DAYA, DAN USAHA IKAN HIAS AIR TAWAR DI BEBERAPA SENTRA PRODUKSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudhy Gustiano

    2008-06-01

    Full Text Available Budidaya ikan hias di Indonesia sampai saat ini masih mengalami kendala baik dalam hal pemeliharaan maupun pemasarannya. Berkaitan dengan hal tersebut, perlu adanya evaluasi secara berkesinambungan dan pemecahan masalahmasalah yang ada. Dengan demikian komoditas ikan hias dapat lebih ikut berperan dalam pemulihan perekonomian nasional. Dalam rangka mendukung langkah-langkah pencapaian sasaran tersebut sangat diperlukan riset yang mendukung untuk potensi, distribusi sampai dengan sentra produksi di berbagai provinsi di Indonesia. Berdasarkan survai yang dilakukan, kegiatan budidaya ikan hias masih terkonsentrasi di kota-kota besar dan didominasi tangkapan dari alam.

  3. Perencanaan dan Implementasi Information Security Management System Menggunakan Framework ISO/IEC 20071

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anggi Anugraha Putra

    2016-01-01

    Full Text Available Penerapan tata kelola Teknologi Informasi saat ini sudah menjadi kebutuhan dan tuntutan di setiap instansi penyelenggara pelayanan publik mengingat peran TI yang semakin penting bagi upaya peningkatan kualitas layanan sebagai salah satu realisasi dari tata kelola pemerintahan yang baik (Good Corporate Governance. Dalam penyelenggaraan tata kelola TI, faktor keamanan informasi merupakan aspek yang sangat penting diperhatikan mengingat kinerja tata kelola TI akan terganggu jika informasi sebagai salah satu objek utama tata kelola TI mengalami masalah keamanan informasi yang menyangkut kerahasiaan (confidentiality, keutuhan (integrity dan ketersediaan (availability. Information Security Management System (ISMS adalah seperangkat kebijakan berkaitan dengan manajemen keamanan informasi atau terkait dengan risiko TI. Prinsip yang mengatur di balik ISMS adalah bahwa organisasi harus merancang, menerapkan dan memelihara seperangkat kebijakan, proses dan sistem untuk mengelola risiko aset informasi mereka, sehingga memastikan tingkat risiko keamanan informasi yang dapat diterima. Dari perencanaan dan implementasi sistem manajemen keamanan informasi ini, dihasilkan daftar nilai risiko akhir aset- aset kritikal dan dokumen-dokumen tata kelola penunjang ISMS. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus yang didalam hal ini, merupakan penelitian kualitatif. Adapun proses yang digunakan untuk mengukur tingkat kematangan dari tata kelola keamanan sistem informasi ini berdasarkan kerangka kerja ISO/IEC 27001. Dari kerangka tersebut kemudian dilakukan evaluasi terhadap objek kontrol yang dimiliki ISO/IEC 27001. Hasil yang didapat adalah peningkatan terhadap tata kelola keamanan sistem informasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dibutuhkannya tata kelola keamanan sistem informasi agar IT dapat diandalkan untuk mencapai tujuan bisnis.

  4. Manajemen Kurikulum Pesantren Berbasis Madrasah di MAN 3 Sleman Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elfa Tsuroyya

    2017-11-01

    Full Text Available This research aims to know the management of curriculum at an Islamic boarding school, that is madrasa based. This research focuses on the factors that restricting and supporting in developing the curriculum of pesantren, as well as on its problem solving. Using qualitative approach, this research gathered the data through interviews, observation and documentation. The results showed that the management of curriculum development designed by PP. Muntasyirul Ulum MAN 3 Sleman, Yogyakarta include planning, organizing, implementing and evaluation. Curriculum development strategies were carried out by carrying out these steps: 1 Bench marking, 2 scientific visit, 3 trial and error program, 4 establishment of curriculum commission, 5 review process, open criticism and suggestions, and 6 evaluation during the end of the semester.

  5. Identifikasi Molekuler Tobacco mosaic virus pada Anggrek di Sleman, Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soesamto Somowiyarjo

    2016-05-01

    Full Text Available Tobamovirus is a group of virus with a wide host range, including orchid plant which considered as an economically important plant. This research aimed to identify Tobamovirus infecting orchids. Virus isolates were collected from orchid nursery in Sleman, Yogyakarta. Plant extract from orchid showing necrotic flex symptom was inoculated to indicator plants Chenopodium amaranticolor. Chlorotic local lesion symptoms occurred within 3 days after inoculation. RNA total from symptomatic C. amaranticolor was extracted by using a commercial kit. cDNA was synthesized using oligo d(T primer. Amplification of cDNA using partial movement protein specific primers TMV-1F and TMV-2R was successfully amplified the amplicon with size ± 422 bp. The nucleotide sequences of this amplicon  showed highest DNA homology (98% with Tobacco mosaic virus Yongren-2 isolat from China.

  6. An analysis of curriculum implementation on high schools in Yogyakarta

    Science.gov (United States)

    Febriana, Beta Wulan; Arlianty, Widinda Normalia; Diniaty, Artina; Fauzi'ah, Lina

    2017-12-01

    This study aims to find out how the implementation of the curriculum at three schools in Yogyakarta. The selection of these three schools is based on the use of different curriculum in each school. The analysis was done by distributing questionnaire analysis of eight national education standards (NES). The purpose of this questionnaire is to find out how the curriculum implemented in the schools. In addition, to find out whether or not the implementation was done in accordance with the expectations of the curriculum. The questionnaire distributed in the form of indicators on each NES. These indicators include, Content Standards, Process Standards, Graduates Competency Standards, Teacher and Education Staff Standards, Facility and Infrastructure Standards, Management Standards, Financing Standards and Assessment Standards. Results of the observation indicate that there is a discrepancy between the expectations and the reality of the three schools observed.

  7. Estimation of underground structure at Prambanan area, Yogyakarta, Indonesia

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Thein, Pyi Soe, E-mail: pyisoethein@yahoo.com [Geology Department, Yangon University, Yangon (Myanmar); Geological Engineering Department, Gadjah Mada University, Yogyakarta (Indonesia); Pramumijoyo, Subagyo; Wilopo, Wahyu; Husein, Salahuddin; Setianto, Agung [Geological Engineering Department, Gadjah Mada University, Yogyakarta (Indonesia); Brotopuspito, Kirbani Sri [Physics Department, Gadjah Mada University, Yogyakarta (Indonesia); Kiyono, Junji [Graduate School of Global Environmental Studies, Kyoto University, Kyoto (Japan)

    2015-04-24

    In this study, we investigated the underground structure at Prambanan area, Yogyakarta. We performed single observations of microtremor at 124 sites in Prambanan area. The results enabled us to estimate the site-dependent shaking characteristics of earthquake ground motion. We also conducted 2-site bore holes investigation to gain a representative determination of the soil condition of subsurface structures in Prambanan. From the SPT of borehole observations, the prambanan area corresponds to relatively soil condition with Vs ≤ 298 m/s, the predominant periods due to horizontal vertical ratios (HVSRs) are in the range of 0.48 to 1.19 s and the frequency are in the range of 0.95 to 1.92 Hz. By making these observations, we can obtain a relationship between the predominant periods, frequency and distribution of the first layer thickness of the sediment.

  8. Tinjauan Geografis "Litoralisasi" di Kawasan Pesisir Selatan Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    T Triyono

    2009-07-01

    Full Text Available "Littoralization" can be geographically studied based on geomorphological approach and landuse system. The method of coastal geography provides useful data of geomorphology and landuse system. This research was conducted in the coastal area of south of Yogyakarta. To process spatial data was used Geographic Information System (GIS methods (i.e. Aerial photography, satellite imagery, and field observation results. The results showed that the research area has a volcanic sandy coastal typology with flat to sloping topography. Further, this typology is divided into three units of typology, the active beach ridge and sand dunes, non-active beach ridge, and the foot hills. Development of the settlements tends toward the sea due to economic dependence on beach tourism.

  9. ELEMEN KLASTER INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Laili Marufah

    2015-02-01

    Full Text Available This research was conducted to study the elements and value chain of milk-processing cluster industry in Daerah Istimewa Yogyakarta. The respondent in this study consisted of cow and goats milk processing industry, dairy cooperative and related institution. The data consisted of primary data and secondary data. Primary data were collected through observation and interviews, while secondary data obtained from statistical data from Department of Industry, Trade and Cooperatives, Agricultural Service of Agriculture Department and LPPOM MUI DIY. Descriptive analysis were used in this study to analyzed the data. Respondent and locations were determined using purposive sampling methods lead to be analyse descriptively. The results showed that stakeholders involved as important elements of milkprocessing cluster industry were milk suppliers (farmer, dairy groups, and cooperative, core industry (small-medium scale processor of cow’s and goat milk, supporting industry (sugar, packaging and tools, supporting institution (bank, university, and government agencies, related industry (food chain, bakery, and coffee shop, and also buyers (retailer, distributor, end user or consumer. Their main products are pasteurized cow’s and goat milk, yoghurt of cow’s milk, and goat milk powder. The long chains to produce milk product since the raw milk have indicated some added values on economy and involvement of man powers leading to local economic development as well as of technology innovation or industry. It has been concluded that milk-processing cluster industry could be used as a locomotive for regional economics development. (Key words: Daerah Istimewa Yogyakarta, Elements, Milk-processing cluster industry, Regional economic development, Value chain

  10. PENGGUNAAN OBAT SITOSTATIKA PADA ANAK-ANAK YANG MELAKUKAN KEMOTERAPI DI RSUP Dr. SARDJITO YOGYAKARTA TAHUN 2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Wisnu Donowati

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract: Approximately 11.000 new child cancer cases per annum. An appropriate cytostatic drug regimen can worse renal function. Aims of this research to determine the use of cytotoxic in children chemotherapy based on GFR according Schwartz and CB formulas in RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta 2010 period. Cytotoxic drugs include antibiotic and non antibiotic cytotoxics. An observational descriptive evaluative study with retrospective design was done. Inclusion criteria were patient 0 – 12 years with creatinine serum data and exclusion criteria were acute or chronic kidney failure with creatinine serum >5 mg/dL. The data taken were patient's age, height, weight, and creatinine serum. Adjustment doses was evaluated based on 2 GFR <60 mL/min/1.73 m for cytotoxic drugs. Dose adjustment was evaluated according to DIH and BSA guidelines. Using 171 patient's datas with 160 cases of antibiotics prescription and 704 cases of non antibiotics prescription. 1,8%; 5,6% cases of antibiotics prescription and 1,0%; 3,6% cases of non antibiotics prescription required adjusment doses according to the Schwartz and CB formulas. Unappropriate doses were found for doxorubicine and bleomycine as cytotoxic antibiotics usage and etoposide, L-asparginase, dan cyclophosphamid as non cytotoxic antibiotics usage. Keywords : cytotoxic drugs, children, glomerular filtration rate, Schwartz formula, CounahanBarratt formula.

  11. PERAN SIKAP DALAM MEMEDIASI PENGARUH PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU MINIMISASI SAMPAH PADA MASYARAKAT TERBAN, YOGYAKARTA (The Role of Attitude to Mediate The Effect of Knowledge on People’s Waste Minimization Behaviour in Terban, Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanif Akhtar

    2015-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Kondisi lingkungan hidup di Indonesia saat ini dalam kondisi yang memprihatinkan. Sebagian besar masalah lingkungan ini diakibatkan oleh perilaku manusia. Salah satu cara untuk memecahkan masalah ini adalah dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang lingkungan yang kemudian akan diteruskan menjadi perilaku peduli lingkungan. Akan tetapi, hasil survey menunjukkan bahwa pengetahuan yang sudah baik tidak sejalan dengan perilaku peduli lingkungan. Sikap memegang peran penting dalam meningkatkan perilaku peduli lingkungan. Penelitian ini fokus pada salah satu perilaku peduli lingkungan yakni perilaku minimisasi sampah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola hubungan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku minimisasi. Penelitian dilakukan di Kelurahan Terban, RW 02 dan RW 11 selama bulan Januari sampai Februari 2014 dengan jumlah subjek sebanyak 105. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dengan menggunakan tiga skala, yakni skala perilaku minimisasi sampah, skala sikap terhadap minimisasi sampah, dan skala pengetahuan tentang minimisasi sampah. Analisis data menggunakan analisis regresi model analisis jalur, sedangkan uji pengaruh mediasi menggunakan Sobel Test. Analisis efek tidak langsung menunjukkan nilai efek tidak langsung sebesar 0,742 dengan z=3,42 dan p<0,01. Hal ini menunjukkan adanya efek tidak langsung pengetahuan terhadap perilaku minimisasi sampah melalui sikap terhadap minimisasi sampah. Dengan demikian dapat disimpulkan sikap terhadap minimisasi sampah memediasi pengaruh pengetahuan terhadap perilaku minimisasi sampah. ABSTRACT Environmental quality in Indonesia today is in poor condition. Many of these problems root in human behaviour. One way to solve this problem is by increasing people’s environmental knowledge which is translated into pro-environmental behaviour. However, empirical evidence showed that high level of environmental knowledge is not always followed by high level of environmental

  12. Batik Painting Employees’ Welfare In Yogyakarta (An Analysis Of Maqasid Sharia Framework

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    kusuma chandra kirana

    2016-04-01

    Full Text Available Objectives - The main purpose of this study is to analyze the implementation of welfare concept from the Islamic Economic perspective in Sub Sector Batik Painting Industry in Yogyakarta.Methods - This is an explanatory research study with analytical descriptive of kashif analytical. This study uses rational-empirical approach (deductive. The research begins with empirical facts of an event/phenomenon that shows the number of batik industry in Yogyakarta. Maqasid Sharia is used to analyze the object of the research. Therefore, this study can be categorized as empirical-rational (inductive. The study was conducted in Yogyakarta that consists of 5 districts, namely: Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunung Kidul and Yogyakarta.Results - Maqasid sharia as an indicator of welfare has been implemented in most of the batik painting industry in Yogyakarta, with the highest order is hifzhul-‘aql, followed by hifzhul-maal, hifzhun-nasl, hifzhun- nafs, and the lowest is hifzhud-din. By order of the area of application, the highest is Kulon Progo (70.31%, followed by Yogyakarta (70.26%, Bantul (70.25%, Sleman (60.09% and the lowest is Gunung Kidul (50.29%.Conclusion - Based on the analysis of  socio-economic welfare, as much as 64.7% of employees were able to meet the needs of their family life, while the remaining 33.3% were classified as mustahiq (poor which require serious attention. Based on the analysis of Ibn Khaldun’s concept on welfare, Batik industry in Yogyakarta has not fully implemented the welfare yet. It is characterized by the application of distributive justice between the owner and the employees are still not in accordance with the Hadith of the Prophet, which is 1: 2.

  13. KUALITAS PEMBELAJARAN EKONOMI DI SMAN DAN MAN MALANG RAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahma Sandhi Prahara

    2016-12-01

    Full Text Available Learning readiness of economy according to the needs of the students be a challenge for learners in formal education. The quality of a study can be seen if the purpose of learning itself achieved well. It is necessary for mapping the quality of learning to know how qualified learning is. Mapping quality using the input, process and output of education. The input aspect consists of teachers, students, and facilities and infrastructure. The process aspect consists of a syllabus, lesson plans, implementation, and assessment. The output aspect to be evaluated at the end of an activity to determine how far the understanding that has been achieved by the students. Kesiapan pembelajaran ekonomi yang sesuai dengan kebutuhan siswa menjadi tantangan tersendiri bagi pembelajar pada pendidikan formal. Kualitas sebuah pembelajaran dapat terlihat jika tujuan dari pembelajaran itu sendiri tercapai dengan baik. Untuk itu diperlukan pemetaan kualitas pembelajaran untuk mengetahui seberapa berkualitasnya pembelajaran dalam suatu instansi. Pemetaan kualitas menggunakan input, proses, dan output pendidikan. Segi input terdiri dari guru, siswa, serta sarana dan prasarana belajar. Segi proses terdiri dari silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, pelaksanaan dan penilaian. Segi output dilakukan evaluasi pada akhir suatu kegiatan untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman yang telah dicapai oleh siswa terhadap tujuan yang ditetapkan dalam suatu pembelajaran.