WorldWideScience

Sample records for tingkat ekstraksi pada

  1. IMPLEMENTASI EKSTRAKSI FITUR PADA PENGOLAHAN DOKUMEN BERBAHASA INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Manik Prihatini

    2016-12-01

    Full Text Available Ekstraksi fitur merupakan proses untuk mencari nilai-nilai fitur yang terkandung dalam dokumen untuk proses text mining. Ekstraksi fitur menjadi bagian yang sangat penting dalam pengolahan dokumen pada mesin pencari karena sangat menentukan keberhasilan proses text mining. Salah satu metode ekstraksi fitur yang banyak digunakan dan populer adalah TF-IDF. Pada penelitian ini, metode TF-IDF telah diimplementasikan dengan membuat aplikasi menggunakan perangkat lunak Matlab. Dokumen untuk aplikasi diperoleh melalui media digital Detikcom dan disimpan dalam bentuk file teks. Proses pengolahan dokumen melibatkan case folding, tokenization, filtering, stemming dan ekstraksi fitur. Hasil ekstraksi fitur berupa matriks yang berisi urutan kata-kata unik dari seluruh dokumen dan nilai-nilai fitur TF-IDF dari setiap kata pada seluruh dokumen

  2. PERBANDINGAN EKSTRAKSI CIRI PADA DATA MAMMOGRAM UNTUK IDENTIFIKASI MIKROKALSIFIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Supriyati

    2014-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Salah satu cara untuk mendeteksi ada tidaknya kanker pada payudara adalah dengan mammografi. Pada penelitian ini, dilakukan pengenalan pola dengan klasifikasi massa, jinak, dan ganas pada data mammogram. Namun data mammogram memiliki noise dan struktur patologis yang tidak teratur sehingga perlu dilakukan pengolahan citra terlebih dahulu. Tahapan pengolahan citra yang dilakukan antara lain: preprocessing, segmentasi, dan ekstraksi ciri. Pada tahap preprocessing dilakukan perbaikan kualitas citra dengan operasi CLAHE (Contrast Limited Adaptive Histogram equalization dan tahap segmentasi dilakukan dengan metode OTSU. Sedangkan tahap ekstraksi ciri, ada 3 metode yang diperbandingkan yaitu Discreate Wavelet Transformation (DWT, Gray Level Co-occurance Matrix (GLCM, dan Gabor Wavelet (GW. Setelah pengolahan citra dilakukan, tahap selanjutnya adalah pengenalan pola dengan klasifikasi menggunakan metode Jaringan Syaraf Tiruan (JST-Lavenberg Marquard (LM. Dari uji coba yang telah dilakukan dengan klasifikasi JST, hasil terbaik dari testing dengan data training diperoleh pada data mammogram dengan ekstraksi ciri menggunakan Gabor Wavelet. Sedangkan testing dengan data testing menunjukkan hasil yang tidak stabil. Hal ini dikarenakan adanya diversifikasi data yang besar, baik pada ukuran mau pun struktur patologis dari mammary. Kata kunci: ekstraksi ciri, Discreate Wavelet Transformation, Gray Level Co-occurance Matrix, Gabor Wavelet, klasifikasi, jaringan syaraf tiruan-Lavenberg Marquard.

  3. KOEFISIEN TRANSFER MASSA PADA PROES EKSTRAKSI KAYU MANIS (CINNAMOMUM BURMANNI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Faleh Setia Budi

    2012-02-01

    Full Text Available Tanaman kayu manis mengandung minyak atsiri yang mempunyai banyak manfaat seperti bahan antiseptis, pewangi/peningkatan cita rasa untuk menyegarkan bau sabun, deterjen, lotion, parfum, dan cream. Pengambilan minyak atsiri kayu manis pada penelitian ini dilakukan dengan cara ekstraksi dengan pelarut n-heksana teknis. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konstanta kesetimbangan ekstraksi kulit kayu manis serta mempelajari pengaruh diameter pengaduk dan kecepatan putar pengaduk terhadap nilai koefisien transfer massa dan juga nilai difusivitas efektifnya. Setiap 40 gram kayu manis yang telah dihaluskan dan diayak dengan ukuran tertentu diekstraksi dengan 200 ml n-heksana teknis pada labu leher tiga dengan pengaduk magnetik selama 150 menit pada suhu 55°C. Setiap 25 menit diambil cuplikan untuk dianalisa kadar minyaknya dengan cara penimbangan. Data-data konsentrasi solut dalam solven dari penelitian diolah lebih lanjut untuk mendapatkan nilai Kc dan De dengan menyelesaikan persamaan diferensial parsial menggunakan metode Finite Difference Approximation cara implisit dan optimasi 2 peubah menggunakan minimasi Hooke-Jeeves. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah harga Kc naik sebanding  dengan kenaikan  kecepatan  putar pengaduk dan diameter pengaduk, sedangkan harga De yang diperoleh relatif tetap, sehingga dapat diperoleh hubungan persamaan kelompok tak berdimensi Sh =  4,8136 x 10-3 .Re 0,6716  dengan kesalahan relatif rara-rata 2,620%.

  4. EKSTRAKSI DNA SPERMA PADA KONDOM YANG DISIMPAN DALAM RENTANG WAKTU BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A.A. Gde Lanang

    2015-02-01

    Full Text Available Sperma adalah bahan biologis yang sering digunakan sebagai bukti untuk kasus pemerkosaan. Penelitian ekstraksi DNA dari sperma dilakukan untuk mengetahui apakah DNA dapat diekstraksi dari sperma pada kondom yang tersimpan selama 15, 20, 25, 30, dan 35 hari serta untuk mengetahui keberhasilan amplifikasinya. Sampel sperma dari seorang probandus diteteskan ke dalam kondom 2000 µL, kemudian disimpan selama 15, 20, 25, 30, dan 35 hari. Ekstraksi DNA dilakukan dengan menggunakan metode fenol-klorofom yang sudah dimodifikasi dan amplifikasi DNA dengan menggunakan PCR Mastermix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DNA masih dapat diekstraksi dan diamplifikasi dari sperma dalam kondom yang tersimpan hingga 35 hari.  

  5. PENGARUH KONSENTRASI HCl SEBAGAI PELARUT PADA EKSTRAKSI PEKTIN DARI LABU SIAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rinska Erwinda

    2014-10-01

    Full Text Available Labu siam (Sechium edule Sw merupakan salah satu jenis buah yang masih sangat terbatas penggunannya. Labu siam biasanya hanya dikonsumsi sebagai sayuran biasa seperti sayur labu dan sebagai lalapan. Untuk itu perlu dicari alternatif lain yang dapat lebih meningkatkan daya guna labu siam. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan mengekstrak pektinnya, karena pektin dapat digunakan secara luas pada berbagai industri. Penelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh konsentrasi pelarut terhadap rendemen pektin yang didapat dari buah labu siam. Pada penelitian ini, pengambilan pektin labu siam dilakukan dengan metode ekstraksi pelarut. Bahan baku sumber pektin adalah kulit dan daging buah labu siam. Variabel yang digunakan adalah perbandingan konsentrasi pelarut dengan berat kering buah labu siam konstan sebanyak 25 gram. Sebagai zat pengasam digunakan larutan HCl dengan konsentrasi 0,05; 0,1; 0,15; 0,2; 0,25 N. Hasil penelitian menunjukan bahwa rendemen pektin terbaik sebanyak  9,61% pada kondisi operasi ekstraksi sebagai berikut : konsentrasi pelarut 0,2 N, temperatur 90 oC dan waktu ekstraksi 120 menit.   Kata kunci :Pektin, Ekstraksi, Labu Siam, Pelarut, Asam Klorida

  6. Hubungan antara Tingkat Kecemasan dan Tingkat Kontrol Asma pada Pasien Asma Dewasa Dipoliklinik Paru RSUD Dokter Soedarso Pontianak

    OpenAIRE

    Suci Permata Sari

    2014-01-01

    Latar Belakang. Tujuan dari penanganan asma adalah untuk mencapaidan mempertahankan keadaan asma yang terkontrol. Kondisi psikologisseperti kecemasan telah dilaporkan banyak dialami oleh pasien denganpenyakit asma dan dihubungkan dengan kontrol asma yang buruk. Belumada yang meneliti hubungan antara tingkat kecemasan dan tingkat kontrolasma pada pasien asma dewasa di RSUD dr. Soedarso Pontianak.Tujuan. Penelitian ini bertujuan menilai hubungan antara tingkatkecemasan dan tingkat kontrol asma ...

  7. Ekstraksi Pektin dari Kulit dan Tandan Pisang dengan Variasi Suhu dan Metode (Pectin Extraction from Banana Peels and Bunch with Various Temperatures and Methods

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhayati Nurhayati

    2016-12-01

    ABSTRAK Seiring peningkatan produksi pisang tentu akan diikuti dengan peningkatan limbah pisang seperti kulit dan tandan buah pisang. Pemanfaatan limbah pisang tersebut masih belum optimal. Padahal di dalamnya terkandung substansi alami tanaman yang memiliki nilai guna tinggi yaitu pektin yang tersusun atas molekul asam galakturonat membentuk asam poligalakturonat. Pektin dimanfaatkan sebagai bahan penstabil pada sari buah, jelly, jam dan marmalade. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tepung dari kulit dan tandan pisang, mengetahui pengaruh perlakuan suhu (60 °C dan 80 °C dan metode ekstraksi (satu, dua dan tiga tingkat terhadap rendemen pektin, serta karakteristik pektin yang terekstrak. Limbah pisang berasal dari pisang varietas agung dan embug. Ekstraksi pektin dilakukan dengan menggunakan pelarut air pada perbandingan tepung dan air sebesar 1:54 (ekstraksi satu tingkat, 1:27 (ekstraksi dua tingkat dan 1:18 (ekstraksi tiga tingkat. Hasil penelitian menunjukkan karakrestik tepung limbah pisang yaitu kadar air berkisar antara 8,14 sampai dengan 9,05 % dengan kadar pektin tertinggi terdapat pada kulit pisang embug 4,54 % dan derajat putih tepung limbah pisang berkisar antara 50,80 sampai dengan 55,21 %. Rendemen pektin dapat terekstrak optimal pada kondisi ekstraksi suhu ekstraksi 80 °C dengan dua tingkat ekstraksi. Kulit pisang mengandung pektin lebih banyak daripada tandan pisang. Pektin yang terekstrak memiliki derajat putih sekitar 31,31 sampai dengan 38,12 %. Gugus fungsi pektin limbah pisang tersusun atas gugus alkohol (primer, sekunder dan tersier, amina primer, amida (monosub dan dwisubtitusi serta karbonat kovalen. Kata kunci: Kulit dan tandan pisang; ekstraksi; gugus fungsi; pektin; suhu

  8. Komposisi Famili Tingkat Semai dan Sapihan pada Hutan Sekunder Berbeda Umur di Sarawak Malaysia

    OpenAIRE

    Effendi Wasli, Karyati , Isa B, Ipor, Ismail Jusoh, dan

    2016-01-01

    Kehadiran tingkat semai dan sapihan sebagai sumber regenerasi pertumbuhan dan perkembangan hutan merupakan hal yang sangat penting. Informasi tentang kehadiran dan komposisi berdasarkan famili pada tumbuhan tingkat semai dan sapihan pada hutan sekunder berbeda umur di Sarawak masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kehadiran dan komposisi tumbuhan tingkat semai dan sapihan (DBH

  9. Pengaruh Ekstraksi Zat Warna Alam dan Fiksasi Terhadap Ketahanan Luntur Warna pada Kain Batik Katun

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titiek Pujilestari

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAKKain katun merupakan jenis kain yang terbuat dari serat kapas, mempunyai sifat mudah menyerap  bahan alami maupun kimia dan banyak digunakan untuk bahan media batik. Telah dilakukan penelitian ekstraksi pada lima jenis zat warna alam dengan menggunakan air. Variasi antara bahan pembawa zat warna dengan air adalah 1 : 6 dan 1 : 8. Fiksasi dilakukan dengan menggunakan kapur, tunjung, tawas, campuran kapur dengan tetes dan tanpa fiksasi. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan air pada ekstraksi dan bahan fiksasi terhadap ketahanan luntur warna pada kain. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstraksi zat warna alam dari daun indigo, daun mangga, kulit kayu nangka, kulit buah manggis dan biji buah kesumba dengan menggunakan air sebanyak 6 dan 8 bagian, memberikan hasil yang tidak jauh berbeda. Jenis zat warna alam dan bahan fiksasi yang diaplikasikan untuk pembatikan kain katun yang memberikan ketahanan luntur baik adalah: kulit buah manggis dengan fiksasi kapur, tawas dan tanpa fiksasi, biji buah kesumba/bixa dengan fiksasi tunjung dan tawas, kulit kayu nangka dengan fiksasi tunjung, daun mangga dengan fiksasi tawas. Daun indigo mempunyai ketahanan luntur warna yang baik sampai sangat baik terhadap pencucian, tetapi kurang baik sampai baik terhadap sinar terang hari. Penggunaan fiksasi campuran kapur dan tetes tebu menghasilkan ketahanan luntur warna pencucian dan sinar terang hari lebih rendah dibanding fiksasi dengan kapur. Ketahanan luntur dari kelima zat warna alam terhadap pencucian lebih baik dibanding ketahanan luntur terhadap sinar terang hari. Kata kunci: zat warna alam, ekstraksi, fiksasi, katunABSTRACTThe cotton fabric is a type of fabric made from cotton fiber, its easily absorbed material both natural and chemical, and widely used as a material for batik.Research extraction of five types of natural dyes made with a variety of colour materials carrier and the use of water is 1:6 and 1:8. Fixation of color on

  10. Pengembangan Instrumen Evaluasi Two-tier Multiple Choice Question Untuk Mengukur Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Pada Materi Kingdom Plantae

    OpenAIRE

    Nofiana, Mufida -; -, Sajidan -; Karyanto, Puguh -

    2014-01-01

    Evaluasi merupakan alat yang digunakan untuk mengukur tujuan pembelajaran yang salah satunya adalah penguasaan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Penguasaan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada materi kingdom plantae membutuhkan kemampuan seperti menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan. Pengukuran kemampuan berpikir tingkat tinggi pada materi kingdom plantae dapat dilakukan dengan instrumen evaluasi two-tier multiple choice question. Penelitian pengembangan instrumen evaluasi bert...

  11. Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Tingkat Kontrol Asma Pada Pasien Asma Di RSU Dr. Soedarso Pontianak

    OpenAIRE

    Fuad Akbar

    2015-01-01

    Latar Belakang: Asma merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia yang penderitanya telah mencapai 300 juta orang. Pada saat ini, pencapaian dan pemeliharaan kontrol asma dalam jangka waktu yang lama merupakan tujuan dari terapi asma. Peningkatan indeks massa tubuh berperan dalam memperburuk tingkat kontrol asma Tujuan: penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dengan tingkat kontrol asma pada pasien asma di RSU dr. Soedarso Pontianak. Metode: Penelitian ini...

  12. PEMISAHAN TANIN DAN HCN SECARA EKSTRAKSI DINGIN PADA PENGOLAHAN TEPUNG BUAH MANGROVE UNTUK SUBSTITUSI INDUSTRI PANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muryati Muryati

    2015-05-01

    Full Text Available             Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kondisi optimal dalam  pemisahan tanin dan HCN pada pengolahan tepung buah tancang (Bruguiera gymnorhiza  sehingga dihasilkan tepung tancang yang aman digunakan untuk substitusi bahan baku industri pangan. Penelitian ini dilakukan dengan perlakuan pendahuluan yaitu diblansing dengan cara direndam dalam air panas suhu 95-100 0C dengan variabel waktu perendaman  5menit(mnt;  7,5 mnt; 10 mnt dan  15 mnt. Dari masing-masing  waktu blansing  dilanjutkan dengan pengupasan dan tanpa pengupasan (sebagai pembanding serta perendaman dan tanpa perendaman (pembanding. Ekstraksi dilakukan dengan perendaman dalam air selama 2 hari. Kondisi  penghilangan tanin dan HCN yang optimal dilakukan pada blansing 7,5 menit dilanjutkan pengupasan dan perendaman;  dihasilkan pengujian  kadar tanin 287,43 mg/kg; HCN 8,05 mg/kg dan karbohidrat 79,57 %. Hasil  pengujian tanin, HCN, cemaran  logam dan cemaran mikroba, memenuhi persyaratan mutu tepung singkong sehingga aman untuk bahan makanan.

  13. PEMISAHAN TANIN DAN HCN SECARA EKSTRAKSI DINGIN PADA PENGOLAHAN TEPUNG BUAH MANGROVE UNTUK SUBSTITUSI INDUSTRI PANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muryati Muryati

    2016-09-01

    Full Text Available             Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kondisi optimal dalam  pemisahan tanin dan HCN pada pengolahan tepung buah tancang (Bruguiera gymnorhiza  sehingga dihasilkan tepung tancang yang aman digunakan untuk substitusi bahan baku industri pangan. Penelitian ini dilakukan dengan perlakuan pendahuluan yaitu diblansing dengan cara direndam dalam air panas suhu 95-100 0C dengan variabel waktu perendaman  5menit(mnt;  7,5 mnt; 10 mnt dan  15 mnt. Dari masing-masing  waktu blansing  dilanjutkan dengan pengupasan dan tanpa pengupasan (sebagai pembanding serta perendaman dan tanpa perendaman (pembanding. Ekstraksi dilakukan dengan perendaman dalam air selama 2 hari. Kondisi  penghilangan tanin dan HCN yang optimal dilakukan pada blansing 7,5 menit dilanjutkan pengupasan dan perendaman;  dihasilkan pengujian  kadar tanin 287,43 mg/kg; HCN 8,05 mg/kg dan karbohidrat 79,57 %. Hasil  pengujian tanin, HCN, cemaran  logam dan cemaran mikroba, memenuhi persyaratan mutu tepung singkong sehingga aman untuk bahan makanan. 

  14. ANALISIS TINGKAT KAPABILITAS SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT BERDASARKAN COBIT 5 (MEA01 PADA RSUD TUGUREJO SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ariel Bagus Nugroho

    2015-11-01

    Full Text Available RSUD Tugurejo Semarang merupakan Rumah Sakit kelas B milik pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menyediakan pelayanan jasa untuk masyarakat. Dalam manajemen pengolahan data, RSUD Tugurejo Semarang telah menggunakan sistem informasi rumah sakit. Untuk mengetahui apakah sistem informasi telah berjalan seperti yang diharapkan, maka perlu dilakukan analisis tatakelola teknologi informasi. Pada penelitian ini analisis tatakelola teknologi informasi berfokus pada proses pengawasan, evaluasi dan penilaian kinerja, dan kesesuaian kinerja teknologi informasi, yaitu domain MEA01 pada framework COBIT 5.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kapabilitas dan strategi perbaikan untuk proses pengawasan, evaluasi dan penilaian kinerja dan kesesuaian TI. Metode pengumpulan  data penelitian ini dengan menggunakan studi dokumen, kuesioner dan wawancara kemudian dianalisis tingkat kapabilitas dan kesenjangan. Tingkat kapabilitas yang didapat dari hasil penelitian yaitu berada level 2 (managed. Untuk menaikkan tingkat kapabilitas pada level 3 maka maka perlu dilakukan secara bertahap strategi perbaikan pada PA 2.1, PA2.2, PA 3.1, dan 3.2. Kata kunci: Analisis Tata Kelola TI, COBIT 5, MEA01, Tingkat Kapabilitas, Rumah Sakit.

  15. MODEL PERPINDAHAN MASSA PADA EKSTRAKSI SAPONIN BIJI TEH DENGAN PELARUT ISOPROPIL ALKHOHOL 50% DENGAN PENGONTAKAN SECARA DISPERSI MENGGUNAKAN ANALISIS DIMENSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susiana Prasetyo

    2012-11-01

    Full Text Available Indonesia merupakan salah satu penghasil teh terbesar di dunia. Menurut data dari Deptan 2010, dengan luas lahan sebesar 127712 ha, Indonesia dapat menghasilkan produktivitas teh sebesar 153971 ton/tahun. Namun sayangnya, selama ini pemanfaatan tanaman teh di Indonesia masih terbatas pada pucuk daunnya saja. Bagian tanaman teh yang memiliki kandungan potensial namun belum dimanfaatkan adalah  biji teh, mengandung 26% saponin, 20-60% minyak dan 11% protein. Saponin merupakan salah satu komponen bioaktif yang telah dimanfaatkan sebagai insektisida pembasmi hama pada tambak udang, bahan baku industri deterjen, shampoo, minuman bir, pembentuk busa pada pemadam kebakaran, dan dapat dimanfaatkan pula sebagai pupuk organik. Pada penelitian ini, saponin biji teh diperoleh melalui ekstraksi biji teh pasca pengepresan menggunakan pelarut IPA 50% secara batch di dalam sebuah ekstraktor berkapasitas 2 L. Pengontakan solvent dengan biji teh dilakukan secara dispersi. Pada penelitian ini, rasio massa pelarut terhadap massa umpan diset 20:1; temperatur divariasikan 25-60 oC, kecepatan pengadukan 100-400 rpm, serta ukuran biji teh divariasikan -40+50 mesh s.d -100+200 mesh. Ekstraksi dilakukan hingga tercapai kesetimbangan. Ekstrak yang diperoleh dipekatkan menggunakan rotavapor vakum pada temperatur di bawah 40oC. Ekstrak pekat saponin kasar yang didapat dimurnikan dengan penambahan eter, etanol dan petroleum eter secara bertahap sehingga diperoleh endapan saponin murni yang kemudian dikeringkan menggunakan tray drier pada temperatur 40oC. Pada penelitian ini, model perpindahan massa sederhana dikembangkan untuk menggambarkan proses ekstraksi padat-cair saponin biji teh. Berdasarkan hasil analisis dimensi diperoleh hubungan antara koefisien perpindahan massa volumetrik (kLa pada lapisan antar fasa padat-cair dengan variabel-variabel ekstraksi yang dinyatakan dalam persamaan bilangan tak berdimensi dengan ralat rata-rata 3,7904 %.DIMENSIONAL ANALYSIS FOR MASS

  16. SENYAWA KIMIA DAN ARAH WARNA KAYU SECANG (Caesalpinia sappan Linn DAN GAMBIR (Uncaria gambir PADA BERBAGAI KONDISI EKSTRAKSI UNTUK PEWARNAAN BATIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titiek Pujilestari

    2017-05-01

    Full Text Available ABSTRAKTumbuhan pembawa warna mengandung senyawa kimia yang berbeda beda baik jumlah maupun jenis senyawanya. Senyawa-senyawa dominan pembawa warna mempunyai ketahanan tertentu pada berbagai kondisi suhu . Suhu ekstraksi zat warna alam dari tumbuhan mempengaruhi arah warna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa kimia dan arah warna kayu secang dan gambir. Ekstraksi zat warna alam dilakukan pada berbagai variasi suhu pemanasan yaitu 50 oC, 75 oC, 100 oC dan perendaman dalam alkohol selama 7 (tujuh hari pada suhu kamar. Zat warna alam yang diperoleh diaplikasikan untuk pewarna batik pada kain katun dan sutera. Arah warna ditentukan melalui fiksasi menggunakan tawas, kapur dan tujung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu ekstraksi berpengaruh pada senyawa kimia zat warna alam kayu secang dan gambir.  Jumlah senyawa zat warna alam pada kayu secang semakin berkurang seiring dengan peningkatan suhu ekstraksiPada gambir jumlah senyawa zat warna paling banyak diperoleh pada suhu ekstraksi 75 oC. Senyawa zat warna dominan pada kayu secang adalah cyclohexanone sedang pada gambir  adalah methyl 3,4 dideutero 3 nonenoate 3. Arah warna kayu secang merah sampai merah kecoklatan dan pada gambir warna kecoklatan sampai coklat tua.ABSTRACTColor bearing plant contains chemical compounds that vary both the number and types of compounds. Compounds dominant color carriers having different resistance at various temperature conditions. The temperature of the extraction of natural dyes from plants affects the direction of color. This study aims to determine the content of chemical compounds and direction color of Caesalpinia sappan Linn and Uncaria gambir. Extraction of natural dyes made at various heating temperature is 50 ° C, 75 ° C, 100 ° C and soaking in alcohol for seven (7 days at room temperature. Natural dyes obtained is applied to dye batik on cotton and silk. Directions color is determined by fixation using alum, lime and

  17. Ekstraksi Kalium dari Abu Tandan Kosong Sawit Sebagai Katalis Pada Reaksi Transesterifikasi Minyak Sawit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Imaduddin

    2010-10-01

    Full Text Available Process of the transesterification reaction of palm oil with methanol by using ash of palm empty fruit bunches (EFB as base catalyst has been conducted. The studied variables were effect of weight ash of EFB (5, 10, 15, 20, 25 g and the molar ratio (3:1; 6:1; 9:1; and 12:1 of methanol to palm oil. Sample of ash was prepared through heating, screening, and reashing. A certain amount of ash was extracted in methanol with mixing for about 1 h at room temperature and the product was used as catlayst for transesterification process. The composition of the methyl esters (biodiesel was analyzed using GC-MS and 1H NMR, whereas characters of biodiesel were analyzed using ASTM methods. The results of AAS analysis showed that potassium carbonate content in ash of EFB was 25.92% w/w. The main components of biodiesel were mixture of methyl palmitate and methyl oleat as the major compounds. The increasing of EFB ash weight (catalyst concentration in reaction of transesterification enhanced the biodiesel conversion of 53.0; 76.9; 88.2; 90.5 and 97.8% (w/w respectively. The increasing of the molar ratio of methanol to palm oil, the biodiesel conversion enhanced too, that were 74.0; 90.5; 92.3 and 98.8% (w/w respectively. The properties of biodiesel were relatively conformed with specification of biodiesel (ASTM D 6751. © 2008 BCREC UNDIP. All rights reserved.(Received: 25th September 2008, Accepted: 5th October 2008[How to Cite: M. Imaduddin, Y. Yoeswono, I. Tahir. (2008. Ekstraksi Kalium dari Abu Tandan Kosong Sawit Sebagai Katalis Pada Reaksi Transesterifikasi Minyak Sawit. Bulletin of Chemical Reaction Engineering and Catalysis, 3 (1-3: 14-20.  doi:10.9767/bcrec.3.1-3.7119.14-20][How to Link/DOI: http://dx.doi.org/10.9767/bcrec.3.1-3.7119.14-20 || or local:  http://ejournal.undip.ac.id/index.php/bcrec/article/view/7119][Cited by: Scopus 1 | ] 

  18. Pengaruh Expressive Writing Therapy Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Berbicara Di Muka Umum Pada Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reni Susanti

    2013-12-01

    Full Text Available Expressive writing therapy merupakan terapi yang menggunakan aktivitas menulis sebagai sarana untuk merefleksikan pikiran dan perasaan terdalam terhadap peristiwa yang tidak menyenangkan (menimbulkan trauma. Expressive writing therapy dapat digunakan sebagai terapi utama atau juga dapat diintegrasikan dengan pendekatan psikoterapi atau konseling lainnya, serta dilakukan secara individual dan kelompok. Pada penelitian ini expressive writing therapy dilakukan secara berkelompok dan merupakan terapi utama untuk membantu subjek mengembangkan insight yang lebih adekuat tentang diri dan situasi presentasi, meningkatkan self-esteem, mengembangkan coping skills yang lebih baik, serta menjadi sarana release tension. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh expressive writing therapy terhadap penurunan tingkat kecemasan berbicara di muka umum pada mahasiswa dalam konteks perkuliahan. Subjek penelitian berjumlah 12 orang, merupakan mahasiswa yang memiliki tingkat kecemasan berbicara di muka umum yang tergolong tinggi sampai sangat tinggi. Screening menggunakan skala kecemasan berbicara di muka umum yang telah disempurnakan oleh Susanti, Hasibuan, Siregar, & Fadillah (2011. Penelitian ini menggunakan randomized pretest-posttest control group design. Kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan expressive writing therapy selama 5 sesi dengan durasi 90-120 menit pada setiap sesinya. Hasil analisis kuantitatif Mann-Whitney & Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan bahwa terdapat penurunan yang signifikan tingkat kecemasan berbicara di muka umum kelompok eksperimen setelah perlakuan expressive writing therapy. Berdasarkan analisa kualitatif terhadap hasil observasi, wawancara, dan kuesioner disimpulkan adanya peningkatan kepercayaan diri, self-esteem, dan positive self-talk. Dengan demikian hipotesa penelitian yang berbunyi ada pengaruh expressive writing therapy terhadap penurunan tingkat kecemasan berbicara di muka umum terbukti.

  19. HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN ACTIVITY DAILY LIVING DENGAN DEMENSIA PADA LANJUT USIA DI PANTI WERDHA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Siti Maryam

    2016-03-01

    Full Text Available Latar Belakang: Jumlah kasus dan kejadian demensia di Indonesia pada tahun 2000 sebanyak 606.100 orang dan 191.400 orang. Pada tahun 2020 diprediksikan akan meningkat sebanyak 1.016.800 orang dan 314.100 orang (Alzheimer’s Disease International, 2006. Peningkatan jumlah kasus dan kejadian demensia menjadi tantangan bagi pemberi pelayanan kesehatan melihat dampak yang ditimbulkannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang faktor-faktor yang mempengaruhi demensia pada lansia. Metode: Jenis penelitian ini adalah non-eksperimental (observasional dengan pendekatan cross sectional. Analisis multivariat menggunakan regresi linear ganda. Populasi penelitian ini adalah seluruh lansia yang ada di Panti Sosial Tresna Werdha Wilayah DKI Jakarta dengan sampel berjumlah 120 responden. Hasil: Ada hubungan bermakna antara tingkat pendidikan dengan demensia (p=0,012 dan ada hubungan bermakna antara Activity Daily Living dengan demensia (p=0,038. Model multivariat menunjukkan nilai koefisien determinasi 0,101 artinya kedua faktor tersebut yaitu tingkat pendidikan dan Activity Daily Living dapat menjelaskan variasi variabel demensia sebesar 10,1 % dan pada uji F menunjukkan kedua variabel tersebut secara signifikan dapat memprediksi variabel demensia. Faktor yang paling besar pengaruhnya terhadap demensia adalah tingkat pendidikan (Beta = 0,258. Kesimpulan: Untuk tetap meningkatkan dan mempertahankan fungsi mental lansia dapat dilakukan kegiatan mengingat, berbicara, berpikir, berperilaku dan melakukan berbagai pekerjaan agar lansia dapat tetap mandiri dan produktif.

  20. GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PERAWATAN DIARE PADA ANAK BALITA DI NOGOSARI KABUPATEN BOYOLALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S Sugihartiningsih

    2017-07-01

    Full Text Available Diare adalah suatu infeksi usus yang menyebabkan keadaan feses encer dan atau berair, dengan frekuensi lebih dari 3 kali per hari dalam 24 jam, dan kadang disertai muntah. Muntah dapat berlangsung singkat, namun diare bisa berlanjut sampai sepuluh hari. Data terakhir yang diperoleh, anak yang berusia balita tersebut ditemukan prevelensi diare sebanyak 48,1%. Fakta menunjukkan bahwa ada permasalahan mendasar pada perawatan diare pada anak yang mestinya dapat ditangani oleh keluarga untuk mencegah jatuh pada kondisi dehidrasi dan akhirnya dibawa ke rumah sakit/bidan yang memerlukan biaya yang tinggi, namun data menunjukkan angka masuk rumah sakit cukup tinggi.Tujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang perawatan diare pada anak usia balita di desa Mangurejo Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali. Metode penelitian menggunakan metode fenomenologi yang bersifat survey deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu di Desa Mangurejo Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali dengan tehnik total sampling sebanyak 68 orang pada ibu-ibu di Mangurejo. Instrumen ini menggunakan kuesioner dalam bentuk check list. Data diolah menggunakan Metode pengolahan data dengan analisis univariat (analisis deskriptif dengan distribusi frekuensi. Hasil menunjukkan bahwa 67,6% responden memiliki pengetahuan sedang,  selebihnya responden memiliki pengetahuan baik 22,1%, dan responden yang memiliki pengetahuan buruk 10,3%. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan ibu tentang perawatan diare pada anak usia balita cukup tahu

  1. Tingkat asupan energi dan ketersediaan pangan berhubungan dengan risiko kekurangan energi kronik (KEK pada ibu hamil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yanuarti Petrika

    2016-08-01

    yang tidak cukup mengandung energi dan protein serta ketersediaan pangan keluarga yang kurang.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat asupan energi, tingkat asupan protein, dan ketersediaan pangan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta.Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional yang dilakukan di Kecamatan Sedayu Bantul pada bulan Maret hingga Mei 2014. Populasi adalah seluruh ibu hamil di Kecamatan Sedayu yang diambil dengan metode total sampling dan didapatkan 201 orang. Variabel bebas yaitu tingkat asupan energi,protein, dan ketersediaan pangan, sedangkan variabel terikat adalah risiko KEK pada ibu hamil. Data diambil dengan wawancara langsung menggunakan software kuesioner Commcare dan pengukuran lingkar lengan atas (LILA dengan pita LILA. Data dianalisis dengan analisis univariabel (deskriptif, bivariat (chi-square, dan multivariat (regresi logistik berganda.Hasil: Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat asupan energi (OR=3, 95% CI:1,3-6,8 dan ketersediaan pangan (OR=2,9, 95% CI:1,1-7,1 dengan risiko KEK pada ibu hamil. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat asupan protein dengan risiko KEK (OR=2,1, 95% CI:0,9-5,1. Pada analisis multivariat, tingkat asupan energi memiliki hubungan paling kuat dengan risiko KEK dibandingkan dengan variabel lainnya.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat asupan energi dan ketersediaan pangan dengan risiko KEK pada ibu hamil. Namun tidak terdapat hubungan antara tingkat asupan protein dengan risiko KEK pada ibu hamil.KATA KUNCI: kekurangan energi kronis, ibu hamil, asupan energi, asupan protein, ketersediaan pangan

  2. PENGARUH SEKS RASIO TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN PEMIJAHAN PADA KAWIN SILANG Haliotis asinina DENGAN Haliotis squamata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rio Ary Sudarmawan

    2013-04-01

    Full Text Available Haliotis asininna dan Haliotis squamata merupakan jenis abalon yang banyak dijumpai dan dikembangkan di Indonesia. Kendala yang sering dihadapi yaitu  menentukan jumlah induk yang berujung pada rendahnya produksi benih. Upaya peningkatan kualitas benih terus dilakukan salah satunya dengan kawin silang dengan perbandingan jumlah induk yang sesuai. Tujuan penelitian adalah mengetahui jumlah induk betina abalon yang dibutuhkan untuk menghasilkan larva yang optimal, serta mengetahui perbedaan tingkat keberhasilan persilangan dua jenis induk. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap  dua faktor. Faktor pertama, jumlah induk betina (1:2, 1:3 dan 1:4. Faktor kedua, persilangan dengan dua aras yaitu H. asinina jantan dengan H. squamata betina dan H. asinina betina dengan H. squamta jantan. Hasil penelitian menunjukkan rasio jumlah induk tidak berpengaruh nyata terhadap keberhasilan pemijahan. Namun faktor persilangan memberikan pengaruh  nyata (p<0,05 terhadap jumlah telur, tingkat pembuahan dan tingkat penetasan. Persilangan dengan induk betina H. squamata menghasilkan tingkat keberhasilan lebih tinggi dibandingakan dengan induk betina H. asinina. Kata kunci: H. asinina, H. squamata, jumlah induk, kawin silang

  3. EKSTRAKSI FITUR FRAKTAL DAN MORFOLOGI SINYAL ELEKTROKARDIOGRAM DAN PEMANFAATANNYA DALAM KLASIFIKASI DEEP SLEEP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aniati Murni Arymurthy

    2012-05-01

    Full Text Available Detak jantung manusia dapat memberikan informasi yang berguna tentang aktivitas yang terjadi di dalam tubuh. Salah satu informasi yang dapat diperoleh dari rekaman detak jantung atau elektrokardiogram adalah tingkat keterlelapan tidur seseorang (sleep stages. Dari sinyal elektrokardiogram seseorang, tingkat keterlelapan tidurnya dapat dikenali dengan terlebih dahulu mengekstrak fitur yang merepresentasikan sinyal elektrokardiogram tersebut secara keseluruhan. Ekstraksi dilakukan agar dimensi data dapat tereduksi sehingga proses klasifikasi dapat lebih mudah dilakukan. Penelitian ini melakukan ekstraksi fitur fraktal dan morfologi dari sinyal elektrokardiogram yang diperoleh dari PhysioNet. Sebelum melakukan ekstraksi fitur morfologi dari sinyal elektrokardiogram, terlebih dahulu dilakukan “Wavelet Denoising” untuk menghilangkan noise yang terdapat pada sinyal. Human heart rate can provide useful information about the activities that occur in the body. One of information which may be obtained from recording the heart rate or electrocardiogram is commonly called a person's level of deep sleep (sleep stages. From a person's electrocardiogram signal, the level of deep sleep recognizable by extracting features that represent the electrocardiogram signal as a whole. Extraction is done so that the dimension of the data can be reduced so that the classification process can be more easily done. This study aims to extract fractal features and morphology of the electrocardiogram signal obtained from PhysioNet. Prior to the extraction of morphological features of the electrocardiogram signal, first performed “Wavelet Denoising” to remove the noise contained in the signal.

  4. ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PADA BAGIAN TATA USAHA BERDASARKAN TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muzakiyah Muzakiyah

    2011-12-01

    Full Text Available Kepuasan pelanggan merupakan hasil (outcome yang dirasakan atas penggunanya produk atau jasa, sama atau melebihi harapan yang diinginkan. Pelayanan di bagian Tata Usaha idealnya lebih bersahabat, cepat dan akurat. Ini berarti orientasi layanan di bagian Tata Usaha harus didasarkan pada kebutuhan mahasiswa. Dalam penelitian ini metode yang digunakan dengan menggunakan Pendekatan Lean ServPerf (Lean Service dan Service Performance. Service Performance digunakan untuk menganalisis tingkat instrumen kinerja pelayanan bagian Tata Usaha. Lean Service digunakan untuk menghilangkan waste aktivitas yang tidak bernilai tambah. Hasil dari penelitian ini, terdapat 14 atribut pelayanan yang perlu dilakukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di bagian Tata Usaha Fakultas.

  5. PERFORMA FOTOSINTESIS Kappaphycus sp. (strain Sumba YANG DIUKUR BERDASARKAN EVOLUSI OKSIGEN TERLARUT PADA BEBERAPA TINGKAT SUHU DAN CAHAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lideman Lideman

    2015-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan cahaya terhadap laju fotosintesis Kappaphycus sp. (strain Sumba yang diukur berdasarkan perubahan oksigen terlarut. Pengukuran laju fotosintesis Kappaphycus sp. pertama-tama dilakukan pada suhu 20oC, 24oC, 28oC, dan 32oC pada tingkat cahaya 353 μmol photons m-2 s-1 untuk mendapatkan kurva fotosintesis versus suhu (kurva P-T. Selanjutnya, pengukuran laju fotosintesis dilakukan pada suhu 20oC, 24oC, dan 28oC dengan intensitas cahaya 9, 22, 46, 58, 87, 137, 245, 353, 487, 608, dan 789 μmol photons m-2 s-1 dan juga pengukuran laju respirasi pada tingkat cahaya 0 μmol photons m-2 s-1 untuk menghasilkan kurva fotosintesis versus cahaya (kurva P-I. Beberapa parameter fotosintesis yaitu: laju fotosintesis maksimum (Pmax, koefisien fotosintesis (α, intensitas cahaya jenuh (Ek, dan intensitas cahaya kompensasi (Ec dihitung dengan cara memplotkan kurva P-I terhadap model persamaan regresi non linear P = {Pmax x tanh (α / Pmax x I} + Rd. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa laju fotosintesis tertinggi sebesar 6,92 μg O2 gww-1 min-1 dicapai pada suhu 28oC dengan tingkat cahaya 353 μmol photons m-2 s-1. Pada suhu 20oC, 24oC, dan 28oC, laju fotosintesis mencapai tingkat maksimum (Pmax pada intensitas cahaya (Ek 86,1; 154,2; dan 162,4 μmol photons m-2 s-1. Suhu yang optimum untuk aktivitas fotosintesis berkorelasi erat dengan suhu pada lingkungan budidaya di alam.

  6. METODE FUTURE PACING HYPNOTHERAPY UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA BARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zahro Varisna Rohmadani

    2017-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode future pacing hypnotherapy dalam menurunkan tingkat kecemasan pada mahasiswa baru. Subjek penelitian adalah 20 mahasiswa/i baru, 10 mahasiswa di kelompok eksperimen dan 10 mahasiswa di kelompok kontrol. Peserta mendapatkan penanganan untuk penurunan kecemasan dengan metode berupa future pacing hypnotherapy. Metode analisis data yang digunakan adalah statistik nonparametrik teknik Wilcoxon Signed Rank Test untuk menguji perbedaan skor cemas kelompok subjek saat pretest dan posttest serta Mann Whitney U untuk melihat perbedaan penurunan kecemasan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan bahwa future pacing hypnotherapy efektif dalam menurunkan kecemasan dengan p=0,012. Sedangkan hasil Mann Whitney U menunjukkan bahwa future pacing hypnotherapy efektif dalam menurunkan kecemasan dengan p=0,003 dan kelompok eksperimen mengalami penurunan kecemasan yang lebih besar dengan mean rank = 14,25.Kata kunci : future pacing hypnotherapy, kecemasan, mahasiswa baru

  7. PERFORMA FOTOSINTESIS Kappaphycus sp. (strain Sumba) YANG DIUKUR BERDASARKAN EVOLUSI OKSIGEN TERLARUT PADA BEBERAPA TINGKAT SUHU DAN CAHAYA

    OpenAIRE

    Lideman Lideman; Asda Laining

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan cahaya terhadap laju fotosintesis Kappaphycus sp. (strain Sumba) yang diukur berdasarkan perubahan oksigen terlarut. Pengukuran laju fotosintesis Kappaphycus sp. pertama-tama dilakukan pada suhu 20oC, 24oC, 28oC, dan 32oC pada tingkat cahaya 353 μmol photons m-2 s-1 untuk mendapatkan kurva fotosintesis versus suhu (kurva P-T). Selanjutnya, pengukuran laju fotosintesis dilakukan pada suhu 20oC, 24oC, dan 28oC dengan intensitas cahaya ...

  8. PENGARUH TINGKAT PENGGANTIAN RANSUM KOMERSIAL DENGAN JAGUNG TERHADAP KOMPOSISI FISIK KARKAS BROILER YANG DIPELIHARA PADA KETINGGIAN TEMPAT ( ALTITUDE YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ENY PUSPANI

    2014-06-01

    Full Text Available Penelitian ini dilaksanakan di dua tempat yaitu di banjar Pande Desa Dajan Peken Tabanan dengan ketinggiantempat 50 m dari permukaan laut (dpl merupakan dataran rendah dan di Stasiun Penelitian Fapet Unud, di DesaSobangan yang merupakan dataran sedang, dengan ketinggian tempat 300 m dpl. Tujuan penelitian adalah untukmengetahui tingkat penggantian ransum komersial dengan jagung, yang paling sesuai pada ketinggian tempatpemeliharaan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL Pola split-splot 2×3 dengan 3 kali ulangan.Sebagai main plot adalah Altitude atau ketinggian tempat pemeliharaan (A yang terdiri dari daerah dataranrendah (A1 dan daerah dataran sedang (A2. Sebagai petak tambahan sub plot adalah tingkat penggantian ransumkomersial (R yang terdiri dari (R0 100% ransum komersial, tingkat penggantian ransum komersial dengan 10%jagung (R1 dan tingkat penggantian ransum komersial dengan 20% jagung (R2. Peubah yang diamati adalahberat hidup, berat karkas, prosentase karkas, prosentase komposisi fisik karkas (tulang, daging, lemak, serta datapenunjang yaitu suhu udara, kelembaban udara, megap-megap, konsumsi ransum, konsumsi energi, konsumsiprotein dan FCR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan ayam pedaging pada perlakuan (A2 menghasilkanberat hidup, berat karkas, prosentase daging karkas nyata lebih tinggi (P<0,05 dari perlakuan (A1. Ayampedaging yang mendapat perlakuan R0 menghasilkan berat hidup, prosentase karkas dan prosentase lemak yangnyata lebih tinggi (P<0,05 dari perlakuan (R2. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tidakterjadi interaksi yang nyata antara ketinggian tempat pemeliharaan dengan tingkat penggantian ransum komersialdengan jagung terhadap komposisi fisik karkas ayam pedaging.

  9. POTENSI TAMAN NASIONAL BOGANI NANI WARTABONE, PERMASALAHAN DAN KONSERVASI PADA TINGKAT PENGEMBANGAN DAN PENGAWASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Femmy Roosje Kawuwung

    2010-03-01

    Full Text Available Taman Nasional Bogani Nani Wartabone sebelumnya bernama Dumoga Bone. Nani Wartabone seorang pahlawan yang terkenal di daerah Gorontalo, untuk mengenang pahlawan tersebut maka namanya diabadikan pada nama Taman Nasional. Pada tahun 1982 luas 300.000 hektar dinyatakan Menteri Pertanian. Ditunjuk Menteri Kehutanan, SK No. 731/Kpts-II/1992 luas 287.115 hektar. Propinsi Gorontalo dengan ketinggian tempat 50 – 2.000 meter dpl. Posisi 1o– 4o LS, 120o – 124o BT. Permasalahan; terjadinya fragmentasi, perladangan berpindah, pertanian, illegal logging, pemukiman, pertambangan, dan pencurian spesies flora dan fauna. Tujuan mengetahui potensi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, permasalahan dan upaya konservasi.Potensi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone adalah; Flora terdiri dari 400 jenis pohon, 241 jenis tumbuhan tinggi, 120 jenis efifit dan terdapat 24 jenis anggrek. Tumbuhan endemik yaitu; palem matayangan, kayu hitam dan bunga bangkai(Amophaphallus compamulatus. Tumbuhan yang umum adalah cempaka, kenanga, agates, dan tanaman hias.Taman Nasional Bogani Nani Wartabone memiliki 24 jenis mamalia, 64 jenis aves, 11 jenis reptile. Mamalia (satwa endemik : monyet hitam/yaki (Macaca nigra, Monyet Dumoga Bone, babirusa, kelelawar bone, kus-kus besar (Palanger ursinus, anoa kecil (B.quarlesi. Di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone tercatat 200 – 225 jenis burung. Reptil : ular kobra, king kobra (N. hammah, ular belang, katak pohon (Rhacophorus monticola, ikan : ikan mas (Cyprinus carpio, bekicot (Achatina fulica. Upaya konservasi adalah pada tingkat pengembangan dan pengawasan. Dalam upaya konservasi harus ada kerja sama dari pemerintah dan masyarakat sekitar kawasan.

  10. Evaluasi Tingkat Kematangan Proses Pengelolaan Data Pada Sistem Informasi E-Learning SMKN 1 Jenangan Menggunakan Cobit Quickstart

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwiyono Ariyadi

    2016-05-01

    Full Text Available SMKN 1 Jenangan telah mengadopsi TI sebagai sarana pendukung kegiatan pendidikan, salah satunya adalah e-learning sebagai sarana penunjang kegiatan pembelajaran. Pengelolaan manajemen data e-learning ini merupakan hal penting karena data sangat diperlukan dalam administrasi harian guru bahkan juga untuk keperluan administrasi akreditasi. Saat ini pengelolaan manajemen data masih belum optimal, hal ini terlihat guru sering kehilangan data e-learning-nya saat terjadi perbaikan sistem. Backupan data belum dilakukan oleh sebagian besar guru sebagai pengguna e-learning. Perlu adanya suatu perencanaan tata kelola TI yang diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengelolaan sistem e-learning di sekolah tersebut, sehingga e-learning ini bisa berjalan optimal sesuai yang diharapkan. COBIT merupakan framework yang bisa digunakan untuk menyusun Tata kelola TI maupun melaksanakan audit TI yang telah diakui secara internasional. Versi yang sederhana adalah COBIT Quickstart. Penelitian ini menggunakan model tingkat kematangan yang bertujuan untuk memperoleh data kondisi aktual pada domain DS 11(mengelola data dengan mempertimbangkan nilai indek kematangan (maturity index pada 6 atribut kematangan yaitu: Awareness and Communication (AC, Policies, Standards and Procedures (PSP, Tools and Automation (TA, Skill and Expertise (SE. Responsibilities and Accountabilities (RA, Goal Setting and Measurement (GSM. Kondisi saat ini (as-is terdapat tiga atribut berada pada level 1(inisialisasi, yaitu atribut RA, GSM dan AC, sedangkan lainnya sudah berada pada level dua(dapat diulang. Ini tergambar dengan kondisi sebagai berikut : peran dan tanggungjawab dalam manajemen data server belum ada kejelasan, kegiatan pengawasan terkait keamanan, backup data serta penghapusan data belum dilaksanankan, serta kesadaran terkait proses DS 11 baru sebagian pengguna SI yang peduli. Rekomendasi tindakan perbaikan merupakan proses perbaikan secara alamiah, serta merupakan proses pembelajaran

  11. PENGARUH PERUBAHAN BENTUK BADAN HUKUM DARI PERUM MENJADI PERSEROAN TERBATAS TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN PADA PT. POS INDONESIA (PERSERO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wafrotur rohmah

    2012-06-01

    Untuk menguji hipotesis digunakan t test, dengan menggunakan t tabel pada level of significance 0,05 diperoleh sebesar 2,776 dan t hitung sebesar –0.331. Dari hasil perhitungan ini di peroleh hasil bahwa perubahan bentuk Badan hukum dari Perum menjadi Persero tidak mempengaruhi terhadap tingkat pendapatan, yang dapat dibuktikan dengan –2,776 £ -0.331 atau £ 2.776 yang berarti Ho diterima.

  12. Ekstraksi Komponen Bioaktif Daun Alpukat dengan Bantuan Ultrasonik pada Berbagai Jenis dan Konsentrasi Pelarut

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Rai Widarta

    2017-09-01

    Full Text Available Avocado leaves contain high bioactive components that can be utilised as a source of antioxidants. The purpose of this research was to obtain the appropriate solvent types and concentration to recover high level of bioactive compounds and high antioxidant activity from the avocado leaves’ extract. This study was conducted in two stages. The first stage was the determination of the solvent types and concentration in producing the extract of avocado leaves with the highest antioxidant activity. The research was designed using complete randomised factorial design with the type of solvent (methanol, ethanol, acetone as the first factor and the second factor was the solvent concentration (30%, 50%, 70%. The second stage of this research was the IC50 determination of avocado leaves which has highest antioxidant activity. The result showed that the appropriate solvent used in obtaining the extract of avocado leaves with the highest antioxidant activity was 70% ethanol. The total contents of phenolic, flavonoids, tannins, and DPPH radical inhibition activity of this extract were 23.28 mg/g materials, 93.97 mg/g materials, 9.47 mg/g materials and 90.80%, respectively. Whereas, IC50 value measured using DPPH, Fe2+ chelating, and reducing power were 1870 mg/L, 1180 mg/L and 85.24 mg/L, respectively. ABSTRAK Daun alpukat mengandung komponen bioaktif yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber antioksidan. Tujuan  penelitian ini adalah mendapatkan jenis dan konsentrasi pelarut yang tepat untuk menghasilkan komponen bioaktif dan aktivitas antioksidan yang tinggi dari ekstrak daun alpukat. Penelitian dilakukan dalam dua tahapan. Pada tahap I dilakukan penentuan jenis dan konsentrasi pelarut untuk menghasilkan ekstrak daun alpukat dengan aktivitas antioksidan tertinggi. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola faktorial dengan faktor I adalah jenis pelarut (metanol, etanol dan aseton dan faktor II adalah konsentrasi pelarut (30

  13. Tingkat Parasitasi Fopius arisanus (Hymenoptera : Braconidae pada Lalat Buah Belimbing di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suputa Suputa

    2007-12-01

    Full Text Available Bactrocera carambolae was founf on carambola fruit in Yogyakarta Special Province and there were three species of parasitoids, i.e. Fopius arisanus, Agasnaspis sp., and Asobara sp. The population of Agasnaspis sp. and Asobara sp. were very low and was only found in Samas coastal area. F. arisanus was dominant and always found in all observation sites. There was no significant result on their parasitism (for region, F(2,35 = 0.057; p>0.005; for elevation, F(2,35= 0.704, p>0.05; for habitat, F(2,35= 0.215, p>0.05. Parasitism of F. arisanus on fruit fly in Yogyakarta Special Province was generally low, i.e. it ranged from 0.5495 ± 0.3843 (in Sleman, to 1.2935 ± 0.8206%. Evaluation of the existence of F. arisanus and augmentation efforts might be needed to improve its ability to parasitize fruit fly in Yogyakarta Special Province.   Lalat buah yang menyerang buah belimbing lokal di Daerah Yogyakarta adalah Bactrocera carambolae dan tidak ditemukan lalat buat spesies lain pada penelitian ini, sedangkan parasitoid yang menyerang lalat buah B. carambolae ada tiga spesies yaitu Fopius arisanus, Agasnaspis sp., dan Asobora sp. Populasi Agasnaspis sp. dan Asobara sp. sangat rendah dan hanya ditemukan di Kabupaten Bantul di daerah pesisir pantai Samas, sementara di lokasi pengamatan yang lain tidak ditemukan, sedangkan F. arisanus merupakan parasitoid yang selalu ditemukan pada berbagai lokasi pengamatan. Uji beda nyata menunjukkan bahwa tingkat parasitasi F. arisanus di Yogyakarta tidak berbeda secara nyata berdasarkan kategori daerah administrasi (F(2,35 = 0.057; p>0.005; ketinggian tempat, F(2,35= 0.704, p>0.05; dan habitat, F(2,35= 0.215, p>0.05. Tingkat parasitasi F, arisanus pada lalat buah di Daerah Istimewa Yogyakarta sangat rendah yaitu sekitar  0.5495 ± 0.3843 (di Sleman sampaidengan 1.2935 ± 0.8206%. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa di setiap kanupaten yang diamati, populasi lalat buah B. carambolae

  14. APLIKASI METODE-METODE AGGLOMERATIVE DALAM ANALISIS KLASTER PADA DATA TINGKAT POLUSI UDARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Rachmatin

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRAK   Analisis Klaster merupakan analisis pengelompokkan data yang mengelompokkan data berdasarkan informasi yang ditemukan pada data. Tujuan dari analisis klaster adalah agar objek-objek di dalam satu kelompok memiliki kesamaan satu sama lain sedangkan dengan objek-objek yang berbeda kelompok memiliki perbedaan. Analisis klaster dibagi menjadi dua metode yaitu metode hirarki dan metode non-hirarki. Metode hirarki dibagi menjadi dua, yaitu metode agglomerative (pemusatan dan metode divisive (penyebaran. Metode-metode yang termasuk dalam metode agglomerative adalah Single Linkage Method, Complete Linkage Method, Average Linkage Method, Ward’s Method, Centroid Method dan Median Method. Pada artikel ini dibahas metode-metode agglomerative tersebut yang diterapkan pada data tingkat polusi udara. Masing-masing metode tersebut memberikan jumlah klaster yang berbeda.   Kata Kunci : Analisis Klaster, Single Linkage Method, Complete Linkage Method, Average Linkage Method, Ward’s Method, Centroid Method dan Median Method.     ABSTRACT Cluster analysis is an analysis of the data classification based on information found in the data.The objective of cluster analysis is that the objects in the group have in common with each other, while the different objects have different groups. Cluster analysis is divided into two methods : the method of non-hierarchical and hierarchical methods.Hierarchical method is divided into two methods, namely agglomerative methods (concentration and divisive methods (deployment. The methods included in the agglomerative method is Single Linkage Method, Complete Linkage Method, Average Linkage Method, Ward 's Method, Method and Median Centroid Method. In this article discussed the agglomerative methods were applied to the data rate of air pollution. Each of these methods provides a different number of clusters.   Keywords: Cluster Analysis , Single Linkage Method, Complete Linkage Method, Average Linkage Method, Ward

  15. Analisis Tingkat Kognitif Uji Kompetensi pada Buku Sekolah Elektronik (BSE Matematika SMP/MTs Kelas VII Kurikulum 2013 Berdasarkan Taksonomi Bloom

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nancy Yunita Susanti

    2015-06-01

    Full Text Available Buku teks pelajaran berperan penting dan strategis dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dasar dan menengah. Buku teks dilengkapi dengan soal-soal latihan yang belum terklasifikasi tingkat kognitifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kognitif soal uji kompetensi beserta persentase masing-masing tingkat kognitif soal uji kompetensi pada BSE Matematika SMP Kelas VII kurikulum 2013 semester 1 maupun semester 2. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa soal uji kompetensi BSE Matematika semester 1 mencakup 9 variasi soal dari 24 variasi soal menurut tingkat kognitif Revisi Taksonomi Bloom. Dari 166 pertanyaan, terdapat 6.6% tingkat C2-faktual; 17% tingkat C2-konseptual; 22% tingkat C2-prosedural; 3% tingkat C3-faktual; 6.6% tingkat C3-konseptual; 28% tingkat C3-prosedural; 1.8% tingkat C4-konseptual; 14% tingkat C4-prosedural; 0.6% tingkat C6-konseptual; dan 0% pertanyaan tingkat yang lainnya. Sedangkan pada BSE Matematika semester 2 mencakup 11 variasi soal. Dari 170 pertanyaan terdapat 0.6% tingkat C1-faktual; 0.6% tingkat C1-konseptual; 2.9% tingkat C2-faktual; 15% tingkat C2-konseptual; 15% tingkat C2-prosedural; 8.2% tingkat C3-konseptual; 30% tingkat C3-prosedural; 4.7% tingkat C4-konseptual; 5.3% tingkat C4-prosedural; 14% tingkat C5-konseptual; 4.1% tingkat C6 konseptual; dan 0% tingkat yang lain.Textbooks have an important and strategic role in improving the quality of primary and secondary education. Textbook comes with practice questions are not yet classified the cognitive level. The aims of this study are determining the level of cognitive matter competency test along with the percentage of each level of cognitive matter competency test on BSE Class VII SMP Math curriculum 2013 1st half and 2nd semester. Type of research is descriptive research with a qualitative approach. It can be concluded that about half of the competency

  16. Perbandingan Viabilitas Oosit Pascavitrifikasi pada Dua Tingkat Konsentrasi Sukrosa yang Berbeda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Widyastuti

    2017-12-01

    Full Text Available Vitrifikasi merupakan suatu teknik kriopreservasi tanpa disertai pembentukan kristal es, baik intraseluler maupun ekstraseluler. Tingkat keberhasilan vitrifikasi sangat dipengaruhi oleh jenis dan konsentrasi krioprotektan yang digunakan. Sukrosa merupakan krioprotektan ekstraseluler yang mempunyai peranan dalam menjaga kestabilan membran sel pada saat proses dehidrasi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji efek penambahan sukrosa dalam dua level konsentrasi yang berbeda pada morfologi dan persentase hidup oosit pascavitrifikasi dengan menggunakan oosit domba yang telah dimatangkan secara in vitro sebagai model. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Riset dan Bioteknologi, Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran periode September 2016–Desember 2016. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan dua kelompok perlakuan, yaitu penambahan 0,5 M sukrosa atau 0,65 M sukrosa pada media vitrifikasi. Parameter yang diamati adalah persentase oosit hidup dan morfologi oosit yang mati pascavitrifikasi-pencairan kembali. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa persentase oosit hidup pascavitrifikasi meningkat 20% setelah penambahan sukrosa 0,65M. Fraktur zona pelusida merupakan kerusakan morfologi yang banyak ditemukan pada oosit yang divitrifikasi dengan penambahan 0,5 M sukrosa dalam larutan vitrifikasi. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penambahan sukrosa 0,65 M sebagai krioprotektan ekstraseluler meningkatkan peluang hidup oosit setelah proses vitrifikasi.  Kata kunci: Krioprotektan, morfologi oosit, sukrosa, vitrifikasi Comparison of Oocyte Viability after Vitrification with Two Different Sucrose Concentration Level Vitrification is a cryopreservation technique without the formation of ice crystals, both intracellular and extracellular. The success of vitrification depends on the type and concentration of cryoprotectants.  Sucrose is one of the extracellular cryoprotectants that play a role in maintaining cell membrane during

  17. TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA APLIKASI INTERSYSTEM BUSINESS SOLUTION (IBS PADA PT CITAJAYA INFINITE SYSTEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anderes Gui

    2009-05-01

    Full Text Available Use of applications to assist business processes to be completed faster, saat have been very widely adopted by companies so that good performance yang applications and meet the needs of users will be very important. The purpose of this research is to find the application user expectations Intersystem Business Solution (IBS in PT Citajaya Infinite System and find out how the performance of these applications after implemented so that will be generated an output, which form the level of satisfaction from the use of applications by managers and employees at the company. Data collection methods used were observation, interviews, and questionnaires. Manual methods used in data processing, Microsoft Excel 2003, and SPSS version 13.0. While the analysis method using gap analysis to determine the scale and range of satisfaction levels. So, one conclusion that can be drawn from this study is the performance of this application is sufficient to meet user expectations.Keywords: level of satisfaction, users, IBS applicationABSTRAKPenggunaan aplikasi untuk membantu proses bisnis agar menjadi lebih cepat diselesaikan, saat ini sudah sangat banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan sehingga kinerja aplikasi yang baik dan memenuhi kebutuhan dari pengguna akan sangat penting sekali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari harapan pengguna aplikasi Intersystem Business Solution (IBS pada PT Citajaya Infinite System dan mengetahui bagaimana kinerja aplikasi ini setelah diimplementasikan sehingga akan dihasilkan sebuah output, yang berupa tingkat kepuasan dari penggunaan aplikasi oleh para manajer dan karyawan di perusahaan tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan kuesioner. Metode pengolahan datanya menggunakan manual, Microsoft Excel 2003, dan SPSS versi 13.0. Sedangkan metode analisisnya menggunakan gap analysis dan rentang skala untuk menentukan tingkat kepuasan. Jadi, salah satu simpulan yang dapat diambil

  18. Evaluasi Program Pendidikan Ketermapilan PKK pada Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP di Kabupaten Sleman

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kapti Asiatun

    2004-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh program pendidikan keterampilan PKK dapat dilaksanakan. Aspek yang diamati adalah: ketepatan dan kelayakan rancangan program, kesiapan segenap sumber yang terlibat dalam melaksanakan program, partisipasi siswa dan guru, strategi pelaksanaan proses pembelajaran, tingkat ketercapaian tujuan, serta hasil dan dampaknya bagi siswa setelah mengikuti program. Metode penelitian menggunakan pendekatan sistem dengan model CBPP (Context, Input, Process, Product dari Stufflebeam. Populasi penelitian adalah seluruh SLTP yang melaksanakan program pendidikan keterampilan PKK di Kabupaten Sleman. Sampel ditentukan dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Responden dipilih sebagai sampel sebanyak 234 orang siswa, dan 9 orang guru bidang studi dari sekolah dan siswa yang terpilih sebagai sampel. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket yang dilengkapi dengan dokumentasi, pengamatan, dan wawancara. Bukti kesahihan angket untuk siswa diperoleh berdasarkan penilaian para ahli, dan kesahihan konstruk dengan analisis faktor. Keandalan tiap faktor diperoleh dengan rumus koefisien Alpha dari Cronbach, dan keandalan gabungan semua faktor dengan rumus keandalan gabungan berdasarkan sistem kombinasi linier dari Nunnaly. Khusus untuk aspek pengetahuan, bukti kesahihan dan keandalannya diperoleh dengan program Iteman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pendidikan keterampilan PKK pada SLTP di Kabupaten Sleman sangat relevan sebagai media yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa. Pelaksanaan program dinilai belum berhasil. Jika dilihat dari minat siswa, minat gum, partisipasi siswa ataupun strategi pelaksanaan dinilai cukup baik. tetapi penilaian terhadap ketersediaan fasilitas masih sangat kurang. Terlebih lagi jika dilihat dari penguasaan pengetahuan dan keterampilan siswa setelah mengikuti program. Dari 234 orang responden baru 105 orang (44.8% yang memperoleh

  19. KONSENTRASI LOGAM TIMBAL (Pb) DI SEDIMEN DAN PERAKARAN MANGROVE PADA TINGKAT KEPADATAN MANGROVE YANG BERBEDA DI DUSUN AMPALLAS, KABUPATEN MAMUJU, SULAWESI BARAT

    OpenAIRE

    ANTARINI DARPI, HIKMAH

    2017-01-01

    2017 ABSTRAK HIKMAH ANTARINI DARPI. L11112279. Konsentrasi Logam Timbal (Pb) Di Sedimen dan Perakaran Mangrove Pada Tingkat Kepadatan Mangrove Yang Berbeda Di Dusun Ampallas, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Dibimbing oleh AKBAR TAHIR dan ANDI IQBAL BURHANUDDIN. Semakin bertambahnya aktifitas manusia dari waktu ke waktu menyebabkan terjadinya peningkatan polusi yang dapat berimbas buruk bagi kehidupan ekosistem perairan sepe...

  20. ANALISIS TINGKAT KEGAGALAN HANDOVER PADA JARINGAN HIGH SPEED DOWNLINK PACKET ACCESS DI WILAYAH BALI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizki Anugrah Wibowo

    2014-10-01

    Full Text Available Untuk menjamin komunikasi dapat terus berlangsung tanpa adanya pemutusan panggilan (drop call perlu dilakukan proses handover. Proses perpindahan yang dapat dilakukan adalah softer handover dan soft handover dengan melihat jumlah panggilan yang meningkat disetiap sektor dan BTS. Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh jumlah panggilan terhadap tingkat kegagalan handover agar performasi setiap BTS dapat bekerja dengan optimal. Metode yang dilakukan adalah menganalisis data softer handover dan soft handover di wilayah Bali Selatan. Untuk mengetahui hubungan antara jumlah panggilan dengan tingkat kegagalan softer handover dan soft handover dengan analisis regresi dan korelasi. Kegagalan softer handover dan soft handover yang didapat menunjukan hasil bahwa adanya hubungan yang nyata antara jumlah panggilan dengan tingkat kegagalan handover, namun tingkat kegagalan yang terjadi tidak signifikan dipengaruhi oleh jumlah panggilan sebesar 8.2% untuk softer handover dan 20.1% untuk soft handover.

  1. Gambaran Tingkat Depresi pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis di RSUP DR. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitri Amalia

    2015-01-01

    Full Text Available AbstrakDepresi merupakan salah satu dari gangguan mood yang utama. Tanda dan gejala lain gangguan mood adalah perubahan tingkat aktivitas, kemampuan kognitif, pembicaraan dan fungsi vegetatif seperti tidur, nafsu makan, aktivitas seksual dan irama biologis lainnya. Perubahan tersebut hampir selalu menyebabkan gangguan fungsi interpersonal, social, dan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat depresi pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUP Dr. M. Djamil. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional study. Subjek diambil dari seluruh populasi yang memenuhi kriteria inklusi menggunakan teknik total sampling, Subjek yang memenuhi kriteria inklusi diwawancarai menggunakan The Hamilton Rating Scale For Depression dari seluruh populasi didapatkan 16 subjek yang memenuhi kriteria. Hasil yang didapatkan ialah 9 responden (56,25% tidak mengalami depresi, depresi ringan 6 responden (37,50% dan depresi sedang 1 responden (6,25%. Dapat disimpulkan tingkat depresi terbanyak pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUP DR. M. Djamil tahun 2013 adalah tingkat depresi ringan. Karakteristik responden terbanyak yang mengalami depresi adalah sebagai berikut: umur 40-49 tahun, perempuan, menikah, berpendidikan terakhir SMA, pekerjaan ibu rumah tangga dan tidak bekerja.Kata kunci: depresi, penyakit ginjal kronik, hemodialisisAbstractDepression is one of the major of mood disorders. Other signs and symptoms of mood disorders are changes in the level of activity, cognitive ability, speech and vegetative functions such as sleep, appetite, sexual activity and other biological rhythms. Such changes always lead to malfunction of interpersonal, social and employment. The objective of this study was to describe the level of depression in patients with chronic kidney disease who undergoing hemodialysis at RSUP Dr. M. Djamil Padang. This was a descriptive

  2. Penilaian Tingkat Kemapanan Tata Kelola Teknologi Informasi Berbasis COBIT 4.1 Pada Layanan Portal Akademik Online (Studi Kasus : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fachrul Kurniawan

    2014-09-01

    Full Text Available Pemanfaatan TI dalam dunia pendidikan merupakan hal yang sangat penting untuk menunjang kegiatan akademiknya. Termasuk juga di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang terkenal dengan sistem administrasi akademik online atau biasa disebut siakad. Namun dalam pemanfatan tersebut belum bisa diketahui sejauh mana TI yang digunakan bisa mendukung proses bisnis yang ada di universitas, khususnya yang terkait dengan layanan akademik online. Oleh karena itu perlu adanya penilaian resmi dan prosedural terkait kualitas tata kelola TI pada layanan portal akademik online. Proses penilaian tata kelola TI ini menggunakan framework COBIT 4.1. Penelitian ini dilakukan di Lembaga Pengembangan Sistem Informasi (LPSI. Dalam proses penilaian tata kelola TI tersebut COBIT 4.1 menggunakan sistem pemetaan proses bisnis sehingga terpilih proses TI terkait COBIT atau dengan diagram value chain. Hasil dari pemetaan proses bisnis berdasarkan COBIT 4.1 terpilih proses TI DS1 Define and manage service levels dan DS4 Ensure continuous service sebagai acuan penilaian dengan hasil perhitungan tingkat kemapanan kedua proses TI pada level 3 (Defined. Namun LPSI memiliki keinginan dan harapan besar dalam meningkatkan tingkat kemapanan TI yang semakin baik, yaitu tata kelola yang optimal. Hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan tingkat kemapanan yang diharapkan (to-be , yaitu berada pada level 5 (Optimised. Kata kunci : tingkat kemapanan, tata kelola ti, COBIT, portal akademik online.

  3. Pemberian Pendidikan Kesehatan Reproduksi Berpengaruh Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Seks Bebas pada Remaja Kelas X dan XI 2 di SMK Muhammadiyah II Bantul

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Savitri

    2013-03-01

    Full Text Available Data Pusat Studi Seksualitas (PSS PKBI DIY tahun 2008 menemukan fakta bahwa remaja melakukan perilaku seksual berpelukan dalam pacaran 62,1%, bergandengan tangan 60,5%, berciuman bibir 59%, dan saling meraba 60%. Perilaku seksual beresiko lainnya yang dilakukan remaja adalah membaca buku/majalah porno yaitu sebesar 63,7% menonton blue film 46,7% dan masturbasi mencapai 30,2%. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi dan mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan reproduksi terhadap tingkat pengetahuan tentang seks bebas. Jenis Penelitian ini adalah penelitian praeksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Sampel yang digunakan yakni 43 siswa. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tertutup dengan menggunakan skala ordinal. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan responden sebelum intervensi adalah tinggi sebanyak 27 responden (62,8%, sedang sebanyak 10 responden (23,3% dan rendah sebanyak 6 responden (14,0%. Tingkat pengetahuan responden setelah intervensi adalah tinggi sebanyak 35 responden (81,4%, sedang sebanyak 8 responden (18,6% dan rendah 0 responden (0%. Dan hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara pemberian pendidikan kesehatan reproduksi terhadap tingkat pengetahuan tentang seks bebas pada remaja dengan nilai z=-3,960 dan nilai p-value=0,000. Kesimpulan tingkat pengetahuan responden sebelum intervensi tinggi dengan persentase 62,8% dan tingkat pengetahuan setelah intervensi tinggi dengan persentase 81,4%. Ada pengaruh yang signifikan pada p-value=0,000 dan z=-3,960.

  4. Efek Pemberian Seduhan Teh Hijau terhadap Gelombang Alfa Otak pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Helga Marwa Afifah

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Teh merupakan bahan alam yang sudah dikenal memiliki banyak manfaat salah satunya sebagai zat relaksan. Sifat relaksan diperoleh dari kandungan senyawa pada teh terutama teh hijau yaitu L-teanin yang memicu peningkatan aktivitas gamma-aminobutyric acid (GABA, produksi serotonin dan dopamin, serta menghambat kerja glutamat. Efek keseluruhan L-teanin pada otak memicu seseorang menjadi rileks, kondisi rileks dapat dinilai dari aktivitas gelombang alfa otak. Tujuan penelitian ini menilai efek pemberian seduhan teh hijau terhadap gelombang alfa otak pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Unisba. Penelitian menggunakan metode eksperimental, melalui dua kali perekaman gelombang alfa otak sebelum dan setelah pemberian seduhan teh hijau yang mengandung 50 mg L-teanin dengan menggunakan brain wave sensors. Hasil penelitian dianalisis melalui Uji Wilcoxon. Penelitian dilakukan di Fakultas Kedokteran Unisba pada bulan April–Mei 2014. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Unisba yaitu sebanyak 30 orang, terdiri atas 13 laki-laki dan 17 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 28 dari 30 orang memperlihatkan peningkatan gelombang alfa otak setelah pemberian seduhan teh hijau dan hanya 2 orang yang memperlihatkan gelombang alfa otak yang lebih rendah. Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi <0,001. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemberian seduhan teh hijau memiliki efek meningkatkan gelombang alfa otak pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Unisba. Hal ini dapat disebabkan karena aktivitas L-teanin dalam teh hijau yang dapat memicu aktivitas GABA, serotonin, dan dopamin serta menghambat kerja glutamat sehingga memicu kondisi relaksasi yang dinilai dalam gelombang alfa otak. Kata kunci: Gelombang alfa otak, L-teanin, teh, teh hijau   The Effect of Green Tea to Alpha Brain Waves of Final Students of Faculty of Medicine Universitas Islam Bandung Abstract

  5. Hubungan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE dengan Kelulusan OSCE pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dinda Putri Amir

    2016-01-01

    Full Text Available AbstrakKecemasan adalah normal terjadi dalam kehidupan, namun kecemasan dapat menjadi abnormal jika respons terhadap stimulus berlebihan. Pada mahasiswa, kecemasan berpengaruh terhadap proses pendidikan. OSCE merupakan salah satu bagian dari ujian komprehensif yang menguji keterampilan medis mahasiswa yang akan memasuki kepaniteraan klinik. Ujian ini hampir sama dengan ujian skills lab, tapi materi ujian lebih banyak dan setting ujian juga berbeda sehingga situasi tersebut menimbulkan kecemasan pada mahasiswa menjelang OSCE. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan tingkat kecemasan dalam menghadapi OSCE dengan kelulusan OSCE pada mahasiwa FK Unand. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan sampel sebanyak 34 orang. Data diperoleh melalui wawancara kepada peserta OSCE menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A dan Bagian Akademik FK Unand yang selanjutnya dianalisis melalui uji korelasi Gamma dan Somers’d. Hasil penelitian ini didapatkan nilai koefisien korelasi (r sebesar -0,106 dan nilai signifikansi p>0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dalam menghadapi OSCE dengan kelulusan OSCE pada mahasiwa FK Unand.Kata kunci: kecemasan, ujian, OSCE, HRS-A AbstractAnxiety normally occurs in life, but anxiety can become abnormal if the response to the stimulus is excessive. In student, anxiety affects the educational process. OSCE is a part of comprehensive exam that examine medical skills of the students who will enter their clinical stage. Although this exam is similiar like skills lab exam but the matters of exam is more complex and the setting of exam is different too, so these situations cause anxiety in students toward OSCE. The objective of this study was to determine the correlation between anxiety level in facing OSCE to students’ graduation of OSCE in Faculty of Medicine Andalas University. This study was a

  6. Pengaruh Tingkat Ketebalan Mulsa Jerami pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Talas (Colocasia esculenta (L. Schott var. Antiquorum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Edy Suminarti

    2015-12-01

    Full Text Available Umbi talas termasuk kelompok tanaman umbi-umbian yang mempunyai peran penting sebagai sumber bahan pangan yang sehat dan aman.  Akibatnya, permintaan terus meningkat.  Namun demikian, produktivitasnya masih rendah daripada potensinya yang telah mencapai 20,7 ton ha-1. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan, dan salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui aplikasi mulsa. Penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang tingkat ketebalan mulsa jerami yang tepat pada budidaya tanaman talas telah dilakukan di Kebun Percobaan Universitas Brawijaya Malang.  Penelitian menggunakan rancangan lingkungan Acak Kelompok dengan enam tingkat ketebalan mulsa sebagai perlakuan, yaitu : kontrol,  ketebalan mulsa 1,5 cm, 3,0 cm, 4,5 cm, 6,0 cm dan 7,5 cm. Pengumpulan data dilakukan secara destruktif. Uji F taraf 5% ditujukan untuk menguji pengaruh perlakuan, sedang perbedaan diantara perlakuan didasarkan pada nilai BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil tanaman talas serta lingkungan mikro yang lebih baik didapatkan pada ketebalan mulsa 4,5 cm – 7,5 cm.  Tetapi yang  lebih efektif dan efisien didapatkan pada penggunaan mulsa ketebalan 6 cm dengan hasil sebesar 10,54 ton ha-1  dan B/C 1,76.Tuber of taro plays a significant role as healthy and safe food resources. As a result, its demand has increased recently. However, the level of taro tuber productivity is still low than the potential outcomes that can achieve up to 20 tons ha-1. Therefore, it is necessary an improvement, one of them is through the application of mulch. Research aimed to find  the proper thickness of straw mulch was conducted at UB experimental field located in Jatikerto, Malang. The study used randomized complete block design with thickness of straw mulch as the treatment, consisted of 6 levels, i.e: no mulch, straw mulch of 1.5 cm, 3 cm, 4.5  cm, 6 cm and 7.5 cm. Data was collected destructively. F test at 5% was used to

  7. EKSTRAKSI FITUR ALAT MUSIK TRADISIONAL MENGGUNAKAN TRANSFORMASI KOSINUS DISKRIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ricky Aurelius N. D

    2014-12-01

    Full Text Available Music Information Retrieval (MIR merupakan bidang Data Mining dimana informasi-informasi akan digalidari sumber data yang berupa musik. Sama seperti bidang pengolahan citra, pada MIR digunakan berbagai metodeuntuk melakukan proses ekstraksi fitur musik seperti Mell Frequency Cepstral Coefficient (MFCC, Fast FourierTransform, Discrete Fourier Transform, Derived Cepstrum Coef ficients (LPCC, Zero Crossing Rates (ZCR dansebagainya. Penulis menggunakan metode Transformasi Kosinus Diskrit untuk proses ekstraksi fitur dimana akanmenghasilkan lima buah nilai spectral untuk setiap file musik yang digunakan. Dalam penelitian ini dilakukanproses ekstraksi fitur alat musik untuk 15 alat musik tradisional daerah khas Indonesia. Dari hasil percobaan yangdilakukan metode Transformasi Kosinus Diskrit dapat digunakan untuk melakukan proses ekstraksi fitur alat musikyang memiliki format audio.

  8. Klasifikasi Topik Keluhan Pelanggan Berdasarkan Tweet dengan Menggunakan Penggabungan Feature Hasil Ekstraksi pada Metode Support Vector Machine (SVM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Enda Esyudha Pratama

    2015-12-01

    Full Text Available Pemanfaatan twitter sebagai layanan customer serevice perusahaan sudah mulai banyak digunakan, tak terkecuali Speedy. Mekanisme yang ada saat ini untuk proses klasifikasi bentuk dan jenis keluhan serta informasi tentang jumlah keluhan lewat twitter masih dilakukan secara manual. Belum lagi data twitter yang bersifat tidak terstruktur tentunya akan menyulitkan untuk dilakukan analisa dan penggalian informasi dari data tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk memproses data teks dari tweet pengguna twitteryang masuk ke akun @TelkomSpeedy untuk diolah menjadi informasi. Informasi tersebut nantinya digunakan untuk klasifikasi bentuk dan jenis keluhan. Merujuk pada beberapa penelitian terkait, salah satu metode klasifikasi yang paling baik untuk digunakan adalah metode Support Vector Machine (SVM. Konsep dari SVM dapat dijelaskan secara sederhana sebagai usaha mencari hyperplane yang dapat memisahkan dataset sesuai dengan kelasnya. Kelas yang digunakan dalam penelitian kali ini berdasarkan topik keluhan pelanggan yaitu billing, pemasangan/instalasi, putus (disconnect, dan lambat. Faktor penting lainnya dalam hal klasifikasi adalah penentuan feature atau atribut kata yang akan digunakan. Metode feature selection yang digunakan pada penlitian ini adalah term frequency (TF, document frequency (DF, information gain, dan chi-square. Pada penelitian ini juga dilakukan metode penggabungan feature yang telah dihasilkan dari beberapa metode feature selection sebelumnya. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa SVM mampu melakukan klasifikasi keluhan dengan baik, hal ini dibuktikan dengan akurasi 82,50% untuk klasifikasi bentuk keluhan dan 86,67% untuk klasifikasi jenis keluhan. Sedangkan untuk kombinasi penggunaan feature dapat meningkatkan akurasi menjadi 83,33% untuk bentuk keluhan dan 89,17% untuk jenis keluhan.   Kata Kunci—customer service, klasifikasi topik keluhan, penggabungan feature, support vector machine

  9. ANALISIS TINGKAT OPTIMASI ALGORITMA GENETIKA DALAM HUKUM KETETAPAN HARDY-WEINBERG PADA BIN PACKING PROBLEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Terry Noviar Panggabean

    2016-08-01

    Full Text Available Abstrak—Karna representasi abstrak dari beberapa sistem pengambilan keputusan yang nyata dalam kehidupan sehari hari membuat masalah optimasi kombinatorial umumnya sangat sulit untuk dipecahkan. Bin packing problem ialah solusi terbaik dalam mengatasi masalah optimasi kombinatorial, yang digunakan untuk mencari sebuah objek secara optimal dari sekelompok himpunan objek yang berhingga. Serangkaian pendekatan hybrid telah dikembangkan dalam hal ini untuk memecahkan masalah Bin Packing. Metaheuristik adalah salah satu pendekatan tingkat tinggi dalam memandu dalam memodifikasi beberapa metode heuristik lainnya untuk mencari tingkat optimasi yang lebih baik. Genetic Algorithm atau Algoritma Genetika juga merupakan metode metaheuristik yang digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam hal peningkatan optimasi. Dalam algoritma genetika terdapat bermacam-macam varian. Dalam penelitian dipaparkan mengenai taksonomi dari algoritma genetika parallel (Parallel Genetic Algorithm yang memiliki kemampuan yang lebih baik dari algoritma genetika konvensional dalam hal kinerja dan skalabilitasnya. Tetapi algoritma genetika paralel ini hanya cocok untuk permasalahan jaringan komputer heterogen dan sistem terdistribusi. Berdasarkan penelitian yang sudah pernah dilakukan sebelumnya dan dari uraian diatas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian bagaimana menerapkan hukum ketetapan Hardy-Weinberg dari bidang biologi kedalam algoritma genetika melakukan analisis tingkat optimasi terhadap Bin Packing Problem..   Keywords— Genetic Algortihm, Hardy-Weinberg, Bin Packing Problem.

  10. PROFIL RESIDU PESTISIDA DITIOKARBAMAT DALAM TOMAT DAN SELADA PADA TINGKAT KONSUMEN DI DKI JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Mutiatikum

    2012-10-01

    Full Text Available Penggunaan pestisida untuk meningkatkan produksi hasil pertanian menunjukkan adanya residu pestisida dalam komoditi pertanian. Pemaparan pestisida pada manusia dapat menimbulkan keracunan, baik akut maupun kronis bergantung pada lamanya pemaparan. Tomat dan selada adalah sayuran yang biasa dikonsumsi langsung tanpa dimasak lebih dahulu sebagai makanan, seperti lalaban, burger. salad. juice dan sebagainya Monitoring terhadap makanan tersebut dilakukan dengan cara sampling ke pasar-pasar yang berada di Jakarta. Kemudian, ditentukan kadar residu pestisida dengan menggunakan kromatografi gas (GC. Hasil analisis residu pestisida ditiokarbamat dalam tomat, terdeteksi pada semua contoh makanan dengan kadar antara 0,66- 22,27 mg/kg. Sedangkan pada selada antara 0,43- 18,57 mg/kg (BMR tomat 3 dan selada 5. 41,67% dari yang disampling melebihi BMR baik tomat maupun selada.   Kata Kunci  : Ditiokarbamat (Pestisida

  11. Perbaikan Cara Ekstraksi Untuk Meningkatkan Rendemen Dan Mutu Minyak Melati

    OpenAIRE

    Prabawati, Sulusi; A., Endang D; Setiabudi, Dondy Anggono

    2002-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rendemen minyak yang tinggi melalui ekstraksi bertahap denganmeningkatkan perbandingan bunga dan pelarut. Penelitian dikerjakan pada melati gambir (Jasminum officinale),diekstraksi dengan pelarut heksan selama 12 jam. Pelarut diuapkan untuk mendapatkan concrete. Concrete yangdiperoleh dilarutkan dengan etanol dan diuapkan sampai didapatkan minyak melati. Perlakuan yang diterapkanadalah perbandingan bunga dan pelarut (1 : 1,5 dan 1 : 2), tahapan ekstr...

  12. EKSTRAKSI CIRI PLAT NOMOR MOBIL MENGGUNAKAN MOMENT PUSAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Wakhidah

    2013-01-01

    Full Text Available Pencarian citra dengan menggunakan pengenalan bentuk dapat diterapkan dalam mendekteksi plat nomor mobil dari latar belakang pada sebuah citra. Citra input yang masih memiliki noise diperbaiki dengan beberapa metode seperti graylevel, morfology dan edge detection. Hasil dari citra enhancement dikenai metode segmentasi menggunakan moment untuk ekstraksi cirinya sehingga mampu menghasilkan pemisahan citra plat nomor mobil.

  13. Analisis Model Penelusuran Backward Chaining dalam Mendeteksi Tingkat Kecanduan Game pada Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anastasya Latubessy

    2017-10-01

    Full Text Available Game addiction rate can be detected by applying expert system. This study developed a model of game addiction analysis using backward chaining. This model uses six types of game addiction behavior, among others, salience, euphoria, conflict, tolerance, withdrawal, relapse and reinstatement. Someone is said to be addicted to the game if it meets at least three types of game addiction behavior. Testing the validity of the model is done by testing the closeness of the agreement between the model analysis and expert analysis, resulting in a value of 0.78 which means having a strong agreement. Tingkat kecanduan game dapat dideteksi dengan mengaplikasikan sistem pakar. Penelitian ini mengembangkan model analisis tingkat kecanduan game menggunakan backward chaining. Model ini menggunakan enam jenis perilaku kecanduan game antara lain, salience, euphoria, conflict, tolerance, withdrawal, relapse dan reinstatement. Seseorang dikatakan kecanduan game jika memenuhi paling sedikit tiga jenis perilaku kecanduan game. Pengujian validitas model dilakukan dengan menguji keeratan kesepakatan antara analisis model dan analisis pakar, menghasilkan nilai 0,78 yang berarti memiliki keeratan kesepakatan kuat.

  14. HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA TENAGA KERJA WANITA UNIT SPINNING 1 BAGIAN WINDING PT. APAC INTI CORPORA BAWEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rahayu utami

    2014-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan tingkat kebugaran jasmani dengan produktivitas kerja pada tenaga kerja wanita unit Spinning 1 bagian Winding PT. Apac Inti Corpora Bawen.  Jenis penelitian menggunakan explanatory research dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 73 orang dengan sampel 45 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Instrument yang digunakan adalah timbangan berat badan dan tinggi badan, bangku harvard, metronome, stopwatch dan lembar data produktivitas.  Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan α = 0,05. Dan didapatkan hasil bahwa ada hubungan antara status gizi (p=0,005, tingkat kebugaran jasmani (p=0,001 dengan produktivitas kerja. Melalui penelitian ini diharapkan pekerja dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang ,serta melakukan olahraga untuk meningkatkan kebugaran jasmaninya.

  15. Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Mengenai Asma Terhadap Tingkat Kontrol Asma Pada Pasien Asma Di Unit Pengobatan Penyakit Paru-paru (Up 4) Pontianak

    OpenAIRE

    Dwika Hermia Putri

    2015-01-01

    Latar Belakang: Asma adalah penyakit gangguan inflamasi kronis saluranpernapasan yang dihubungkan dengan hiperresponsif, keterbatasan aliranudara yang reversible dan gejala pernapasan. Tingkat kontrol asma dapatdicapai dengan pengobatan medikamentosa serta self-managementpasien asma yang baik sehingga dengan adanya pengetahuan mengenaiasma, pasien dapat mengenali dan melakukan self-management penyakitasma dengan efektif.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanapenga...

  16. HUBUNGAN TINGKAT STATUS GIZI WANITA MENOPAUSE DENGAN PERUBAHAN FISIK PADA MASA MENOPAUSE KOTA SEMARANG

    OpenAIRE

    Dewi Elliana; Anita Murniwati

    2017-01-01

    Latar belakang : Menopause terjadi akibat dari penurunan produksi hormon estrogen yang dihasilkan oleh kelenjar endokirin dimana pada usia sekitar 45-55 tahun ditandai dengan keluhan haid yang mulai tidak teratur. Berdasarkan studi pendahuluan terhadap 10 wanita yang berumur 45-55 tahun di Kelurahan Bendanduwur Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang, didapatkan bahwa 7 dari 10 wanita menopause (70%) berstatus gizi baik dan 2 orang wanita menopause (20%) telah mengalami perubahan fisik menopause...

  17. PENGARUH TEKNIK PENYAYATAN PAHAT MILLING PADA CNC MILLING 3 AXIS TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN BENDA BERKONTUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irawan Irawan

    2016-06-01

    Full Text Available Dalam perindustrian penggunaan mesin CNC Milling sangat di andalkan untuk mendapatkan hasil yang optimum baik secara kualitas maupun kuantitas. Akan tetapi muncul permasalahan,bagaimana pengaruh perbedaan teknik penyayatan terhadap nilai kekasaran permukaan benda kerja berkontur dalam proses milling CNC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode penyayatan pahat milling terhadap kekasaran permukaan benda kerja berkontur yang di hasilkan pada proses freis dengan menggunakan mesin milling CNC - 3Axis Makino S33. Peneliitan ini merancang dan membuat molding Cover stop kontak dikarenakan permukaan produk cover stop kontak memiliki permukaan yang berkontur. Molding ini terdiri dari Core dan Cavity. Benda kerja yang akan di ujicoba adalah bagian Core sebanyak 3 buah. Dalam pengerjaanya benda ujicoba diberikan perlakuan yang sama antara lain, kedalaman pemotongan, kecepatan spindle, dan jenis pahat yang di gunakan, kemudian dari ke 3 benda kerja tersebut masing- masing di tentukan 3 titik pengukuran. Dari hasil pengujian yang di peroleh kemudian dilakukan analisis tabel. Nilai kekasaran permukaan terendah (rata-rata kekasaran 0.899µ m dengan waktu permesinan tercepat (waktu proses 1 jam 08 menit pada penggunaan metode penyayatan 3D offset finishing. Penulis menyarankan agar dalam proses freis menggunakan mesin milling CNC 3Axis Makino S33 pada permukaan benda yang berkontur, untuk mendapatkan nilai kekasaran yang terendah disarankan menggunakan metode penyayatan 3D offset finishing.

  18. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN POLA PEMBIASAAN TOILET TRAINING PADA ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL DI SEKOLAH LUAR BIASA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilis Suryani

    2016-04-01

    Full Text Available Masalah terbanyak yang dialami anak berkebutuhan khusus di Indonesia adalah kemampuan mengurus diri, capaian wilayah tertinggi di Jawa Timur (BPSN, 2010. Pemahaman orang tua dalam menerapkan pengetahuan dan pola asuh mempunyai hubungan dengan kamampuan toilet training. Untuk itu perlu dikembangkan pengetahuan ibu dan pola asuh yang baik agar dapat merubah pola pembiasaan toilet training pada anak disabilitas intelektual. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan pengetahuan ibu dengan pola pembiasaan toilet training pada anak disabilitas intelektual, menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu yang memiliki anak disabilitas intelektual di SLB Wilayah Kabupaten Madiun sebanyak 96 responden. Data dianalisis menggunakan uji regresi logistik. Hasil analisis multivariat dari pengetahuan dan pola asuh, variabel yang dominan dengan pola pembiasaan toilet training adalah variabel pola asuh dengan nilai RP = 4,46 dengan CI 2,56 – 8,81. Selanjutnya disimpulkan bahwa pengetahuan dan pola asuh memiliki hubungan dengan pola pembiasaan toilet training pada anak disabilitas intelektual. Hubungan yang paling dominan berhubungan dengan pola pembiasaan toilet training adalah pola asuh ibu. Kata kunci: Toilet Training, Pengetahuan, Pola Pembiasaan, Pola Asuh, Disabilitas Intelektual

  19. EKSTRAKSI PEKTIN DARI KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca MENGGUNAKAN PELARUT HCl SEBAGAI EDIBLE FILM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Megawati Megawati

    2016-06-01

    Full Text Available Pisang merupakan buah yang sering dikonsumsi oleh manusia, baik secara langsung setelah buahnya matang ataupun diolah menjadi makanan lain. Kulit pisang biasanya hanya dibuang menjadi limbah, padahal didalam pisang terdapat kandungan pektin sebanyak 22,4%. Pada penelitian ini dilakukan ekstraksi pektin dengan bahan dasar kulit pisang yang bertujuan untuk mengetahui jenis pisang yang banyak mengandung pektin, pengaruh variasi bahan serta jenis pelarut yang menghasilkan pektin maksimum. Percobaan dilakukan memakai pisang kepok yang dikeringkan dan diekstraksi menggunakan pelarut dengan suhu ekstraksi 600 W, variasi berat bahan 10 dan 15 gram dengan waktu ekstraksi 20 menit. Dengan pelarut HCl. Hasil ekstraksi ditambahkan dengan etanol hingga terbentuk endapan, kemudian disaring dan di oven pada suhu 65 0C sampai berat konstan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan metode MAE kadar yield nya yaitu 16,53% lebih besar daripada menggunakan metode konvensional kadar yield nya yaitu 12,8%.

  20. EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI PEKTIN DARI BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi,L

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Roikah

    2016-06-01

    Full Text Available Telah dilakukan ekstraksi pektin dari belimbing wuluhdengan variasi suhu ekstraksi 60 dan 100°C, serta variasi waktu ekstraksi 30, 60, 90 dan 120 menit.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu dan waktu ekstraksi terbaik. Proses ekstraksi dengan metode refluks menggunakan air destilatyang telah ditambahkan dengan asam klorida. Proses selanjutnya adalah pengendapkan,pencucian dan pengeringan. Pektin yang dihasilkan dianalisis kemudian pektin terbaik dipilih menggunakan perhitungan metode Bayes. Kondisi ekstraksi pektin terbaik adalah pada suhu 100°C dengan waktu ekstraksi 30 menit dengan karakteristik sebagai beerikut: rendemen 0,38%, kadar abu 2,92%, kadar air 25,40%, berat ekivalen 650,77%, kadar metoksil 5,01%, kadar galakturonat 55,51%, derajat esterifikasi 51,25% dan viskositas 22cP. Pektin hasil ekstraksi terbaik telah memenuhi standarInternational Pectin Producers Assosiation (IPPA. Pektin terbaik memiliki warna coklat yang lebih gelap dibandingkan dengan pektin komersial. Hasil analisis FT-IR menunjukkan pektin terbaik dan pektin komersial keduanya mengandung gugus fungsi O-H, C-H alifatik, C=O, CH3, dan C-O.

  1. HUBUNGAN DOSIS TEPUNG GEMBILI (Dioscorea esculenta DENGAN TINGKAT EKSPRESI ENZIM Ampk-α2 PADA MODEL TIKUS DIABETES MELITUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    neni oktiyani

    2015-06-01

    tikus Diabetes Melitus. Penelitian yang dilakukan adalah eksperimental kuasi dengan rancangan Post Test Only Group Design. Tikus dibagi ke dalam 5 (lima kelompok, yaitu kelompok tikus sehat, tikus DM tipe 2, dan kelompok tikus DM tipe 2 dengan asupan makanan penambahan tepung gembili 1,25 g (TG-1.25, , 2,5 g (TG-2.5, 5,0 g (TG-5.0. Tepung gembili dicampurkan ke dalam pakan diet tikus dengan dosis yang bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada korelasi bermakna antara dosis tepung gembili dengan tingkat ekspresi Ampk-α2 di nukleus otot skelet (p = 0,312 dan hepar (p = 0,474 pada model tikus DM. Perlu adanya penelitian lain menggunakan jenis makanan lain sebagai alternatif pengaturan makanan bagi penderita DM. Kata kunci : diabetes melitus tipe 2, Ampk-α2, tepung gembili

  2. Evaluasi Tingkat Kesiapan Organisasi dalam Rangka Preservasi Digital (Studi Kasus Pada Unit Repositori Flinders Academic Commons Of Flinders University Library (FACFUL, Adelaide, Australia Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rattahpinnusa Haresariu Handisa

    2017-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat kesiapan lembaga repositori dalam rangka preservasi digital pada Flinders Academic Commons Flinders University Library (FACFUL dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kesiapan organisasi. Terdapat tiga aspek yang diteliti meliputi: kesiapan infrastruktur, kesiapan teknologi serta sumber daya yang dibutuhkan bagi preservasi digital. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan  intesity sampel. Adapun instrumen pengumpulan data menggunakan Cornell University Survey of Institutional Readiness Checklist. Selanjutnya, tehnik pengambilan data menggunakan tehnik wawancara dengan Ms. Liz-Walkley Hall selaku pustakawati yang bertanggung jawab terhadap unit repositori digital FACFUL. Adapun informasi penunjang diperoleh melalui studi kepustakaan merujuk pada website Perpustakaan Universitas  Flinders. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif menggunakan indikator kesiapan organisasi Cornel University Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit repositori pada FACFUL kurang siap dalam menjalankan preservasi digital. Tingkat kesiapan organisasi Perpustakaan Universitas  Flinders dalam pelestarian digital berapa pada level terbawah yakni Acknowledgement . Pada tingkat tersebut, Perpustakaan Flinders masih dalam tahap pengembangan kesadaran tentang pentingnya preservasi digital. Selanjutnya, faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya tingkat kesiapan organisasi tersebut adalah tidak adanya pernyataan pentingya preservasi digital pada kebijakan pengembangan koleksi; keterbatasan pendanaan dan keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten dalam preservasi digital. Penelitian ini merekomendasikan Perpustakaan Universitas Flinders untuk  melakukan uji kelayakan bagi preservasi digital. Salah satu model bisnis yang sesuai dengan kondisi Perpustakaan Universitas  Flinders adalah Meta Archive Model (MAM. Model tersebut berbasis komunitas bagi preservasi digital

  3. Hubungan Asupan Energi Sarapan terhadap Tingkat Konsentrasi pada Siswa-Siswi Kelas XII SMA Negeri 1 Padang Tahun Ajaran 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kurnia Maidarmi Handayani

    2014-09-01

    Full Text Available AbstrakIndonesia menduduki peringkat terakhir dalam cognitive skills dan pencapaian pendidikan menurut penelitian yang dilakukan oleh Economist Intelligence Unit. Cognitive skills memerlukan fungsi otak yang adekuat yang dipertahankan oleh nutrisi berupa konsumsi pangan yang baik dan beragam, terutama sarapan. Penelitian di Amerika Serikat pada anak usia sekolah remaja (15-18 tahun menunjukkan bahwa sebesar 30% remaja tidak biasa sarapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan energi sarapan dan tingkat konsentrasi pada siswa SMAN 1 Padang. Studi dilakukan di SMAN 1 Padang pada bulan November 2013 terhadap 116 siswa kelas XII. Desain penelitian bersifat analitik dengan desain cross sectional. Pengolahan data dilakukan dengan uji chi-square menggunakan sistem komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tingkat konsentrasi menggunakan digit symbol test antara siswa dengan asupan energi sarapan baik, kurang, dan sangat kurang (p=0,001 dan tidak terdapat perbedaan tingkat konsentrasi menggunakan digit span test antara siswa dengan asupan energi sarapan baik, kurang, dan sangat kurang (p=0,345. Terdapat hubungan yang bermakna antara asupan energi sarapan dengan tingkat konsentrasi menggunakan digit symbol test (p<0,05.Kata kunci: sarapan, asupan energi, konsentrasi, digit symbol test, digit span testAbstractIndonesia was ranked last in the cognitive skills and educational attainment according to research conducted by the Economist Intelligence Unit.Cognitive skills require brain function is maintained by adequate intake of nutrients such as good and varied food, especially breakfast. Research in the United States in children of school age youth (15-18 years showed that 30% of teenagers are not usually did breakfast.This study aimed to determine the relationship between energy intake at breakfast and the level of concentration of students of SMAN 1 Padang. The study was conducted at SMAN 1 Padang in

  4. OPTIMASI EKSTRAKSI ENFLEURASI FRAGRANCE DARI BUNGA BINTARO (Cerbera odallam G.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Sudarsana

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRAK: Ekstraksi Enfleurasi dapat dioptimasi dengan memvariasikan perbandingan lemak dan bunga Bintaro serta waktu ekstraksi. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan kondisi optimal ekstraksi enfleurasi dan kandungan senyawa fragrance pada bunga Bintaro. Optimasi ekstraksi enfleurasi dilakukan dengan memvariasikan perbandingan lemak dan bunga Bintaro serta waktu ekstraksi. Identifikasi senyawa pada fragrance dari bunga Bintaro dilakukan menggunakan Kromatografi Gas Spektrometri Massa (GC-MS. Perbandingan lemak dan bunga serta variasi waktu optimal yang diperoleh untuk ekstraksi enfleurasi adalah 3 : 21 (w/w dan 48 jam. Senyawa fragrance dalam bunga bintaro  muncul  tiga puncak asing-masing dengan waktu retensi (tR adalah 4,2; 6,9; dan 10,4 menit. Senyawa fragarance yang diduga berturut-turut adalah feniletil alkohol, indol, dan alfa-farnesen.  Selanjutnya terdeteksi pula senyawa golongan ester yaitu etil palmitat, etil oleat, dan etil stearat  dengan waktu retensi adalah  18,1; 20,4; dan 20,7 menit.   ABSTRACT: Enfleurage extraction can be optimized by varying the ratio of fat and Bintaro flower and extraction time. The aims of this study were to determine the optimal extraction and identify kind of compounds in fragrances of Bintaro flowers. Enfleurage extraction optimization was done by varying the ratio of fat and Bintaro flower and extraction time. Identification of compounds in the fragrances of Bintaro flowers was performed using Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS. Optimal ratio of fat and Bintaro flower and optimal extraction time were 3: 21 (w / w and 48 hours. Fragrance compound in Bintaro flower show three peaks with retention time (tR 4,2; 6,9; and 10,4 minutes. The fragrance compound are allegedly phenylethyl alcohol, indole, and alpha farnesene. Ester compounds which are ethyl palmitate, ethyl oleate, and ethyl stearate, are detected as well with retention Time 18,1; 20,4; and 20,7 minutes.

  5. Tingkat Ketergantungan, Kompleksitas Pemerintah, dan Tingkat Pengungkapan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tiara Pandansari

    2016-12-01

      Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pengungkapan dalam laporan keuangan pemerintah daerah di Jawa Tengah, serta menguji dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya. Tingkat pengungkapan diukur dengan menggunakan Modified LGA Index, sedangkan sebagai variabel bebas yang digunakan adalah tingkat ketergantungan daerah, dan kompleksitas pemerintahan. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan purposive sampling method, sehingga diperoleh ukuran sampel yaitu 32 laporan keuangan pemerintah daerah. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengungkapan pada masing-masing sampel. Rata-rata nilai pengungkapan sebesar 58,46  persen. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tingkat ketergantungan terhadap Dana Alokasi Umum dan tingkat ketergantungan terhadap Dana Bagi Hasil berpengaruh terhadap tingkat pengungkapan,  tingkat ketergantungan terhadap Dana Alokasi Khusus, dan kompleksitas pemerintah tidak berpengaruh terhadap tingkat pengungkapan dalam laporan keuangan pemerintah daerah.

  6. HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA TENAGA KERJA WANITA UNIT SPINNING 1 BAGIAN WINDING PT. APAC INTI CORPORA BAWEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rahayu Utami

    2014-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan tingkat kebugaran jasmani dengan produktivitas kerja pada tenaga kerja wanita unit Spinning 1 bagian Winding PT. Apac Inti Corpora Bawen. Jenis penelitian menggunakan explanatory research dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 73 orang dengan sampel 45 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Instrument yang digunakan adalah timbangan berat badan dan tinggi badan, bangku harvard, metronome, stopwatch dan lembar data produktivitas. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan α = 0,05. Dan didapatkan hasil bahwa ada hubungan antara status gizi (p=0,005, tingkat kebugaran jasmani (p=0,001 dengan produktivitas kerja. Melalui penelitian ini diharapkan pekerja dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang ,serta melakukan olahraga untuk meningkatkan kebugaran jasmaninya. The purpose of this research to determine the relationship between nutritional status and level of physical fitness by working on labor productivity women Spinning unit 1 part Winding PT. Apac Inti Corpora Bawen. This research was explanatory research with cross sectional approach. Population was a 73 employees. And sample was 45 employees. Instrument was a weight scales and height, harvard bench, metronome, stopwatch and productivity data sheet. Was processed, using the Chi-Square statistic with α = 0.05. The results was a relationship between nutritional status (p = 0.005, level of physical fitness (p = 0.001 with labor productivity. This research will expect workers to consume foods that contain balanced nutrition and exercise to improve physical fitness.

  7. EKSTRAKSI PEKTIN KULIT BUAH NAGA (Dragon fruit DAN APLIKASINYA SEBAGAI EDIBLE FILM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Megawati -

    2014-10-01

    Full Text Available Ekstraksi pektin kulit buah naga dilakukan menggunakan metode Microwave Assisted Extraction (MAE dengan variasi berat bahan (10, 15, and 20 gram dan waktu ekstraksi (15, 20, and 25 minute. Ekstraksi dengan variasi berat bahan dilakukan pada waktu ekstraksi 25 menit dan daya 600 W, sedangkan ekstraksi dengan variasi waktu dilakukan pada berat bahan 10 gram dan daya 600 W. Pektin yang diperoleh dianalisis kadar pektinnya menggunakan uji Fourier Transform Infrared (FTIR dan diproses menjadi edible film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yield pektin kulit buah naga  dengan metode MAE  lebih besar dibandingkan metode konvensional. Variasi berat bahan mempengaruhi yield pektin yang dihasilkan, semakin sedikit bahan yang digunakan dalam ekstraksi, semakin besar yield pektin kulit buah naga yang dihasilkan. Yield pektin terbesar (72 % dihasilkan pada variasi berat 10 gram. Variasi waktu ekstraksi juga memberikan pengaruh terhadap yield pektin, semakin lama waktu ekstraksi semakin besar yield pektin kulit buah naga yang dihasilkan. Yield pektin terbesar dihasilkan pada waktu ekstraksi 25 menit. Pektin hasil ekstraksi dapat digunakan sebagai bahan edible film. Extraction of pectinfrom dragon fruit peel is conducted using Microwave Assisted Extraction (MAE method with the variation of the weight of the raw materials are 10, 15, and 20 gram and the time of the extraction are 15, 20 and 25 minutes. Extraction with the variation of the weight of raw material is conducted in 25 minutes using power of 600 W, whereas the extraction with the variation of time is conducted with 10 gram of raw material using power of 600 W. The obtained pectin was analyzed using Fourier Transform Infrared (FTIR and processed into edible film. The result of the research shows that MAE method provides more yield of dragon fruit peel rather than the conventional method. The variation of the weight affecting the amount of the obtained pectin, the less material used in the

  8. Pengaruh Penggunaan Talas (Xanthosoma sagittifolium Terhadap Mutu dan Tingkat Penerimaan Panelis pada Produk Roti, Pastel, Pancake, Cookies, dan Bubur Talas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wilsa Hermianti

    2016-06-01

    dilakukan teknologi pembuatan talas blok (Hermianti et al, 2010. Pada penelitian ini dilakukan  penggunaan talas blok untuk pembuatan aneka produk makanan basah, semi basah, dan makanan kering seperti roti, pastel, cookies, pancake, dan bubur talas dengan mensubstitusi tepung terigu dan tepung beras. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui jumlah penggunaan talas yang memberikan hasil yang optimal dalam pembuatan beberapa produk tersebut sehingga dihasilkan pangan dengan mutu yang baik dan disukai.  Penelitian substitusi terigu dengan talas  yang dilakukan dalam pembuatan roti, pastel, dan cookies 0% (kontrol/ tanpa talas blok, 25%, 50% dan 75%, untuk pancake dengan formula talas dengan terigu  0% (kontrol/tanpa talas blok, 30%, 50%,100%, sedangkan untuk bubur talas dengan formula talas dengan tepung beras 0% (kontrol/tanpa talas blok, 30%, 50%, dan 100%. Analisis  kimia dilakukan  terhadap bahan baku talas blok meliputi kadar air, kadar abu, kadar pati, dan protein sedangkan untuk produk olahan pangan dilakukan uji organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur berdasarkan tingkat penerimaan panelis. Produk cookies talas dan roti talas yang paling disukai panelis dianalisis kandungan lemak, protein, karbohidrat dan kalorinya serta daya simpan untuk produk makanan kering (cookies. Hasil penelitian menunjukkan talas blok mengandung kadar air 12,40%, kadar abu 1,12%, kadar pati 73,37%, amilosa 2,88%, amilopektin 70,49% dan protein 3,4%. Hasil  uji organoleptik dengan hasil yang optimal dan lebih disukai adalah roti dan pastel dengan penggunaan 25% talas, cookies dengan penggunaan 50% talas, pancake dengan formula talas  dengan tepung 50% dan bubur dengan pemakaian talas blok 30%.

  9. Analisa Pengaruh Tingkat Modulasi Transmisi Qam Terhadap Kualitas Video Call (Aplikasi Pada Laboratorium Sistem Komunikasi Radio FT-USU)

    OpenAIRE

    Parlindungan, M. Latif

    2015-01-01

    Saat ini sistem komunikasi dengan mengunakan Video Call seringkali menjadi alternatif dalam berkomunikasi. Salah satu software pilihan untuk layananan komunikasi Video Call adalah FaceTime Video Phone. Pada Tugas Akhir ini dilakukan analisis implementasi aplikasi Video Call dengan modulasi QAM menggunakan FaceTime Video Phone pada perangkat NSN FlexiPacket Radio yang ada di Laboratorium Sistem Komunikasi Radio Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik USU. Pada penelitian in...

  10. EKSTRAKSI SELULOSA DARI POD HUSK KAKAO MENGGUNAKAN SODIUM HIDROKSIDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gatot Siswo Hutomo

    2013-03-01

    Full Text Available EKSTRAKSI SELULOSA DARI POD HUSK KAKAO MENGGUNAKAN SODIUMHIDROKSIDA Cellulose Extraction from Cacao Pod Husk Using Sodium Hydroxide Gatot Siswo Hutomo, Djagal Wiseso Marseno, Sri Anggrahini, Supriyanto ABSTRAK Pod husk kakao banyak mengandung komponen kimia seperti pektin, lignin, hemiselulosa dan selulosa serta beberapakomponen yang lain yaitu caffein dan theobromine. Khusus selulosa dapat dilakukan modiÞ kasi sebagai turunanselulosa yang mempunyai banyak fungsi serta dapat diaplikasikan untuk pangan. Penelitian ekstraksi selulosa dari podhusk kakao telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh konsentrasi sodium hidroksida sebagaibahan untuk ekstraksi selulosa dari pod husk kakao. Selulosa pada pod husk kakao terikat sangat kuat dengan lignin,sodium hidroksida akan memutus dengan baik ikatan antara selulosa dengan lignin. Bleaching pada selulosa jugadilakukan dengan menggunakan sodium hipoklorida 3% dan sodium bisulÞ t 3% untuk meningkatkan lightness. SpektraFT-IR dan X-ray juga dilakukan untuk pendeteksian pada selulosa hasil ekstraksi. Hasil ekstraksi selulosa dari pod huskkakao menggunakan sodiumhidroksida 12% menghasilkan rendemen sekitar 26,09% (db dengan kristalinitas 27,14%,kadar abu 6,56% (db, WHC 5,87 g/g dan OHC 2,74 g/g. Dapat disimpulkan bahwa sodium hidroksida 12% adalahkonsentrasi yang paling baik untuk mengekstraksi selulosa dari pod husk kakao.Kata kunci: Selulosa, pod husk, kakao, ekstraksi ABSTRACT Cacao pod husk contains some compounds like pectin, lignin, hemicelluloses and cellulose, and other compounds suchas caffeine and theobromine. Especially for cellulose should be modiÞ ed as derivates which it have multi functionsin food application. Extraction cellulose from pod husk cacao was investigated. The aim of the research was to Þ ndthe concentration of sodium hydroxide for cellulose extraction from pod husk cacao. Bleaching for cellulose werecarried out twice using sodium hypochlorite 3% (oxydator and

  11. Tingkat Kematangan Infrastruktur Teknologi Informasi pada Domain Acquire and Implement Menggunakan COBIT 4.1 (Studi Kasus: UPT Perpustakaan Universitas Pembangunan Nasional “VETERAN” Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ronggo Alit

    2017-07-01

    Full Text Available Berdasarkan hasil wawancara UPT Perpustakaan kekurangan perangkat komputer dan masih menggunakan server milik UPT Telematika serta kecepatan akses wifi akan lambat jika banyak yang menggunakan sehingga perlu dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kematangan dan menghasilkan rekomendasi guna meningkatkan pengelolaan infrastruktur teknologi informasi. Penelitian dilakukan menggunakan COBIT Framework 4.1 tahap penelitian diawali dengan analisa data wawancara kemudian diidentifikasi IT goals, IT process, serta Control Objectives. Perhitungan maturity level untuk mengetahui gap antara kondisi sekarang dengan kondisi yang diharapkan dan rekomendasi digunakan untuk mengatasi gap tersebut. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh 4 IT Goals, 10 IT Processes dan 17 detailed control objectives. Karena pemilihan subdomain disesuaikan dengan masalah dan kebutuhan maka subdomain yang digunakan adalah PO3, PO7, AI3 dan AI5. Ditemukan gap sebesar 1.5 dan maturity level sebesar 2.5 sehingga berada pada level 3 artinya perpustakaan telah memiliki mekanisme dan prosedur yang jelas mengenai tata cara dan manajemen teknologi informasi.

  12. Perancangan Dan Simulasi Full Bridge Inverter Lima Tingkat Dengan Dual Buck Converter Terhubung Jaringan Satu Fasa

    OpenAIRE

    Fuadi, Zamratul; Ashari, Mochamad; Pamuji, Feby Agung

    2014-01-01

    Inverter merupakan perangkat elektronika daya yang berfungsi mengonversi sumber searah menjadi bolak-Balik. Full bridge inverter adalah satu jenisnya yang mampu menghasilkan tegangan tiga tingkat jika menggunakan teknik modulasi unipolar. Penambahan sirkuit dual buck converter pada full bridge inverter mampu menghasilkan tegangan dalam lima tingkat. Dua saklar pada rangkaian dual buck converter switching pada frekuensi tinggi 20 kHz, sedangkan empat saklar pada full bridge inver...

  13. MODEL PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI CALON GURU SEBAGAI KECENDERUNGAN BARU PADA ERA GLOBALISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ms Liliasari

    2015-01-01

    Full Text Available Indonesian people as human resources should be prepared to globalization era in the 21st  century, therefore they have to develop their higher order thinking skill rapidly, to improve their quality. Science education has an important role to develop young generation thinking skill, that makes science teachers training needs to be improved. Three science teaching models  have been developed to increase science teacher candidates high order thinking skill, consist of Chemical Bond Model of Teaching (MPIK, Thermodynamics Model of Teaching (MPTD and Anatomy and Physiology of Human Body Model of Teaching (MPAF. Each of the models consists of concept analysis and concept map, learning activities, teaching materials, test item. These studies show the dependency of the higher order thinking aspects and the characteristics of the subject matter in the models, including kind of concepts, width and depth of the subject matter areas. The models have been implemented and evaluated in three institutes of teacher training in Java. The findings show that the models had successfully increased the science teacher candidates way of thinking, on the whole stages of critical thinking skills, that have raised their propositional and combinatorial thinking. The impact shows that science models of learning (MPIPA are available as new trend of science teacher training for the globalization era. Kata kunci  : model pembelajaran, berpikir tingkat tinggi, calon guru IPA

  14. PERBANDINGAN METODE EKSTRAKSI MASERASI DAN REFLUKS TERHADAP KADAR FENOLIK DARI EKSTRAK TONGKOL JAGUNG (Zea mays L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susanty Susanty

    2016-10-01

    Full Text Available Jagung merupakan salah satu jenis tanaman pangan yang paling banyak dibudidayakan di dunia. Produksinya yang terus meningkat setiap tahun menghasilkan limbah tongkol jagung yang melimpah paska panen. Salah satu upaya pemanfaatan limbah tongkol jagung ini dengan mengekstrak kandungan fenolik yang terdapat di dalamnya. Fenolik merupakan golongan flavonoid yang memiliki sifat antioksidan dan aktivitas antiradikal yang bermanfaat bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode ekstraksi maserasi dan refluks terhadap kadar fenolik yang dihasilkan dari ekstrak etanol 75 % dari tongkol jagung (Zea mays L.. Ekstrak  dipekatkan menggunakan alat rotary evaporator pada temperatur 50oC dan putaran 120 rpm untuk mendapatkan ekstrak senyawa fenolik yang kental, kemudian di oven pada suhu 50oC selama 2 hari. Selanjutnya penentuan kadar fenolik total dari hasil ekstraksi dilakukan menggunakan metode Folin-Ciocalteu  yang  menyerap  cahaya  pada panjang  gelombang  765  nm dengan menggunakan  larutan  standar asam galat (GAE untuk mengkalibrasi respon spektrofotometer pada konsentrasi 300, 400, 500, 600, dan 700 mg/L.  Persamaan regresi linear y = 0,0008 x + 0,0086 dengan nilai R2 = 0,9987 yang diperoleh dari kurva kalibrasi digunakan untuk membantu menentukan kadar fenol dalam sampel. Hasil menunjukkan bahwa kadar fenolik dari ekstraksi maserasi sebesar 0,312 mg/g atau 312,420 mg/kg, sedangkan kadar Fenolik dalam ekstrak etanol 75 % pada tongkol jagung dengan metode ekstraksi refluks sebesar 0,397 mg/g atau 396,768 mg/kg. Kadar fenolik yang lebih besar diperoleh dari metode refluks. Kata kunci: antioksidan, fenolik, maserasi, refluks, tongkol jagung

  15. ANALISIS PENGUJIAN KELAYAKAN PEMBIAYAAN BAI’ BITSAMAN AJIL DALAM MEREDUKSI TINGKAT PEMBIAYAAN BERMASALAH PADA BAITUL QIRADH BAITURRAHMAN BAZNAS MADANI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rafiza Zuliani

    2014-12-01

    Full Text Available This research aims to find the Standard Operating Procedure (SOP of Baitul Qiradh Baiturrahman Baznas Madani in the assessment process of Bai' Bitsaman Ajil financing and its influence in reducing the non-performing financing. The research employed descriptive analysis method in which the data presented systematically, factually and accurately into a research report. The sources of data obtained through the research literature by examining and studying various related literatures. Data was gathered through interview and documentation study. The findings showed that the Baitul Qiradh did not fully execute the procedure in accordance with the predefined SOP as the differences was still be found. In assessment of the prospective customers for the financing, Baitul Qiradh utilized the principle of 5C + 1C, namely character, capacity, capital, collateral, condition of economy, and constraint. In addition, the assessment was also include the aspects of judicial, market and marketing, technical, financial, assurance and management. The assessment has significantly reduced the number of non-performing financing at the Baitul Qiradh. =========================================== Penelitian ini bertujuan untuk mencari jawaban terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP Baitul Qiradh Baiturrahman Baznas Madani dalam proses pengujian kelayakan yang dilakukan pada pemohon pembiayaan bai’ bitsaman ajil dan pengaruhnya terhadap jumlah pembiayaan bermasalah. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan cara mencari fakta-fakta yang kemudian dianalisa dan dipaparkan secara sistematis, faktual dan akurat dalam bentuk laporan penelitian. Sumber data diperoleh melalui penelitian kepustakaan, yaitu dengan menelaah dan mempelajari berbagai referensi yang berhubungan dengan judul seperti dari buku dan laporan Baitul Qiradh. Serta melalui penelitian lapangan, yaitu dengan melakukan wawancara dan memperoleh data dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa

  16. Ekstraksi dan Karakterisasi Senyawa Lutein dari Dua Jenis Bunga Kenikir Lokal

    OpenAIRE

    Kusmiati, Kusmiati; Agustini, Ni Wayan Sri

    2012-01-01

    Senyawa lutein merupakan zat warna alam yang dikelompokkan sebagai karotenoid yang banyak ditemukan pada tanaman. Senyawa ini terkandung dalam bunga kenikir (Tagetes erecta L.), hasil ekstraksi bunga kenikir dapat memperoleh 700-900 gram pigmen per kg konsentrat yang mengandung 90-95% lutein dan 5-10% zeaxantin. Bunga kenikir sudah dikenal penduduk lokal sebagai tanaman obat yang berkhasiat terhadap berbagai penyakit. Warna bunganya bervariasi kuning, jingga, merah hati hingga hitam kecoklata...

  17. METODE EKSTRAKSI PELARUT BERBANTUAN ULTRASONIK UNTUK RECOVERY MINYAK DARI LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT Application of Ultrasound-assisted Solvent Extraction for Recovery of Oil from Palm Oil Mill Effluent

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Dani Supardan

    2012-05-01

    Full Text Available In this study, application of ultrasound-assisted solvent extraction for recovery of oil from palm oil mill effluent (POMEwas studied. Extraction conditions such as volume ratio of POME to solvent, extraction time and type of solvent were investigated. Extraction was carried out at room temperature with total volume (POME and solvent of 300 ml. The experimental results showed that ultrasound-assisted extraction provided higher yield than without ultrasound using mechanical stirring. The highest oil yield of 0.265 % obtained at ultrasound-assisted extraction condition of volume ratio of POME to solvent 5:1, extraction time of 60 minutes using n-hexane as solvent. The highest oil yield and carotene concentration were obtained by n-hexane. Meanwhile, there was no significant differenece of carotene concentration obtained from ultrasound-assisted and without ultrasound-assisted extraction. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mempelajari metode ekstraksi pelarut berbantuan ultrasonik untuk recovery minyak dari limbahcair pabrik kelapa sawit. Ekstraksi dilakukan pada temperatur kamar dengan menggunakan volum total campuran (limbah dan pelarut sebanyak 300 ml. Variabel penelitian yang digunakan adalah rasio volum limbah terhadap pelarut (1:1; 2:1; 4:1; dan 5:1, waktu ekstraksi (30, 60, 90 dan 120 menit, dan jenis pelarut (n-heksan dan petroleum eter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstraksi berbantuan ultrasonik menghasilkan rendemen minyak yang lebih besar dibandingkan ekstraksi tanpa bantuan ultrasonik dengan menggunakan pengadukan mekanik. Rendemen minyak tertinggi sebesar 0,265 % diperoleh pada proses ekstraksi berbantuan ultrasonik dengan rasio volum limbah terhadap pelarut 5:1, waktu ekstraksi 90 menit dengan menggunakan pelarut n-heksan. Rendemen minyak dan konsentrasi karoten yang lebih tinggi diperoleh pada ekstraksi menggunakan pelarut n-heksan. Metode ekstraksi pelarut berbantuan ultrasonik dan tanpa bantuan ultrasonik memberikan perbedaan

  18. Aktivitas Antioksidan, Sifat Fisik, Dan Tingkat Penerimaan Permen Marshmallow Dengan Penambahan Brokoli

    OpenAIRE

    Jalasena, Rizka Akbar; Anjani, Gemala

    2016-01-01

    Latar Belakang : Komsumsi sayur pada anak masih rendah. Brokoli merupakan salah satu sayuran tinggi antioksidan. Salah satu cara meningkatkan konsumsi sayur pada anak adalah melalui produk yang disukai seperti permen. Penambahan brokoli pada permen marshmallow diharapkan dapat menjadi alternatif produk tinggi antioksidan.Tujuan : Menganalisis kandungan aktivitas antioksidan, sifat fisik (kekerasan dan kekenyalan), dan tingkat penerimaan permen marshmallow dengan penambahan brokoli.Metode : Me...

  19. PENGARUH TINGKAT DISCLOSURE TERHADAP BIAYA EKUITAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Juniarti Juniarti

    2003-01-01

    Full Text Available The purpose of this research is to examine the effect of disclodure level to cost of equity and the significancy of the influence to companies with bluechips and nonbluechips stock. Thirty listed companies in Jakarta Stock Exchange (JSX selected based on certain criteria were used as research sample. Data are collected from documentation of financial statements and are analyzed by using statistical tool i.e. multiple regression. This research indicate that there is significant influence of disclosure level to cost of equity. However, this research cannot prove that there is a significant different of the influence of disclosure level to cost of equity to the companies with bluechips and nonbluechips stocks. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tingkat disclosure terhadap biaya ekuitas dan signifikansi pengaruh tersebut pada perusahaan yang sahamnya tergolong sebagai saham bluechip dan non-bluechip. Sebanyak tiga puluh perusahaan yang terdaftar pada Bursa Efek Jakarta (BEJ yang memenuhi kriteria yang ditetapkan diambil sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengambil dokumentasi laporan keuangan dari Bursa Efek Jakarta (BEJ dan diolah dengan menggunakan uji statistik regresi berganda. Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan tingkat disclosure terhadap biaya ekuitas. Namun penelitian ini gagal untuk membuktikan akan adanya perbedaan signifikansi pengaruh tingkat disclosure pada biaya hutang pada perusahaan yang sahamnya tergolong sebagai saham bluechip dan nonbluechip. Kata kunci: Disclosure, Biaya ekuitas.

  20. EKSTRAKSI ASAM SITRAT DAN ASAM OKSALAT : PENGARUH TRIOCTYLAMINE SEBAGAI EXTRACTING POWER DALAM BERBAGAI SOLVEN CAMPURAN TERHADAP KOEFISIEN DISTRIBUSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mega Kasmiyatun

    2012-01-01

    Full Text Available Generally, liquid waste of citric acid industry containing a highly citric acid, oxalic acid, due to precipitation process of calcium citrate less completely. Liquid-liquid extraction process is this one alternative that used to recover citric acid and oxalic acid, either in the product separation process from the fermentor or the treatment of its liquid waste. In order to understand, that the extraction process can be applied both technically and economically, it needs a more study the extraction parameters. The investigation has carried out about study of the extraction of citric acid and oxalic acid used trioctyl-amine as extracting power on various mix solvent and its ratio, related to the distribution coefficient. Extraction used a separating funnel that it was shaked with using an automatic shaker, which adjusted on specific velocity during 2.5 hours. The rafinate and extract were separated by separating funnel, then they were analyzed both concentration of citric acid and oxalic acid using a high performance liquid chromatography (HPLC. The results of the research show that the mixed solvent (consist of 15% trioctyl amine, 70% dodecane, and 15% hexanol, for the extraction of citric acid  produce both the highest distribution coefficient and percentage of separation were 1.15 and 74.22%, respectively; and this were achieved for the ratio between the solvent and diluent of 2.5:1. For the extraction of oxalic acid similar result were obtained, and the value were 3.78 and 88.31%, respectively, for the ratio between solvent and diluent of 2:1.Limbah cair pabrik asam sitrat pada umumnya mengandung asam sitrat, asam oksalat, cukup tinggi akibat proses pengendapan calsium sitrat yang kurang sempurna. Proses ekstraksi cair-cair adalah salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk pengambilan kembali asam sitrat dan asam oksalat, baik pada proses pemisahan produk yang keluar dari fermentor maupun pada proses pengolahan limbah cairnya. Untuk

  1. EKSTRAKSI OLEORESIN DARI KAYU MANIS BERBANTU ULTRASONIK DENGAN MENGGUNAKAN PELARUT ALKOHOL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bakti Jos

    2012-05-01

    Full Text Available ULTRASOUND ASSISTED EXTRACTION OF CINNAMON OLEORESIN FROM CINNAMON BARK USING ALCOHOLS AS SOLVENTS. Cinnamon oleoresin is a complex mixture of resin and essential oil extracted from cinnamon burmanii by using organic solvent, and is primarily used as a coloring and flavoring in food products. Major component in essential oil is cinnamic aldehyde. Extraction was usually performed by percolation or soxhlet with various solvents. Several studies on the extraction of oleoresin have been completed by using polar organic solvents. Generally Recognized as Safe (GRAS solvents, which are safe to use in food, were considered as alternative extraction solvents. Hildebrand solubility parameter concept was also used to choose the solvent. In this research, oleoresin from cinnamon was extracted by using ultrasound assisted extraction. Methanol, ethanol and isopropyl alcohol were used as the solvent to determine the extraction time, extraction rate and the kinetic model correspond to the yield of oleoresin. The result showed that the optimal time and extraction intensity are 66 minutes and 20% respectively, oleoresin yield by using solvent extraction of methanol, ethanol, and isopropyl alcohol were 22.86%, 17.87%, and 14.64% respectively. The results were similar compared to conventional extraction. Kinetic study confirmed that the second-order kinetic model is suitable for this research and the extraction rate constant for the second-order kinetic model of these solvents were 0.098, 0.057, and 0.089 respectively.  Abstrak  Oleoresin kayu manis merupakan campuran komplek antara resin dan minyak atsiri sebagai hasil ekstraksi kayu manis dengan menggunakan pelarut organik. Oleoresin banyak digunakan sebagai pewarna dan flavor dalam industri makanan. Komponen utama dalam minyak atsiri kayu manis adalah cinnamic aldehyde. Pada umumnya ekstraksi kayu manis menggunakan cara perkolasi atau soxhlet dengan berbagai pelarut. Beberapa studi ekstraksi oleoresin yang

  2. METODE CEPAT EKSTRAKSI DNA Corynebacterium diphtheriae UNTUK PEMERIKSAAN PCR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunarno Sunarno

    2014-10-01

    DNA. Metode ekstraksi DNA sederhana menggunakan prinsip mekanik/fisika  dengan  reagen  kimia  minimalis,  seperti   metode  pemanasan (boilingdan penggunaan (NAOH memiliki beberapa kelebihan, diantaranya mudah dilakukan, biaya murah, waktu yang dibutuhkan singkat dan lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektifitas dan  efisiensi  metode boilingdan NAOH untuk ekstraksi DNA C.diphtheriae dibandingkan dengan penggunaan kit komersial dalam pemeriksaan PCR. Sampel berupa isolat C.diphtheriae toksigenik (NCTC 10648, ditumbuhkan dalam blood agar, kemudian dibuat suspensi sel/koloni dalam aquadest dengan beberapa kali pengenceran. Masing-masing pengenceran diekstraksi dengan metode boilingdan NaOH yang terkontrol dengan kit komersial (QiAmp DNA Minikit. Hasil ekstraksi dinilai secara kuantitatif dengan spektrofotometer dan secara kualitatif dengan gel elektroforesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DNA hasil ekstraksi dengan metode boilingdan NaOH mempunyai kualitas dan kuantitas yang cukup untuk pemeriksaan PCR hingga 9 CFU/uL sel bakteri/reaksi sehingga dapat disimpulkan bahwa metode boiling dan NaOH cukup efektif dan efisien untuk diaplikasikan pada metode PCR untuk C.diphtheriae.Kata Kunci: boiling, NaOH, C.diphtheriae, PCR

  3. EFEKTIVITAS METODE SIMULASI PERMAINAN “MONOPOLI HIV” TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KOMPREHENSIF HIV/AIDS PADA REMAJA DI KOTA SEMARANG (STUDI KASUS DI SMA KESATRIAN 1 SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indramala Yulmi Saputri

    2015-10-01

    Full Text Available Di Indonesia jumlah kasus HIV/AIDS meningkat pada kelompok umur 20-29 tahun. Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan komprehensif  HIV/AIDS pada remaja melalui pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode simulasi permainan terhadap pengetahuan komprehensif HIV/AIDS pada remaja dikota Semarang (studi kasus di SMA Kesatrian 1 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian pretest-posttest with control group. Sampel dalam penelitian berjumlah 25 pada masing-masing  kelompok kontrol dan eksperimen. Pengambilan data berupa pretest dan posttes dengan selang waktu 16 hari. Analisis menggunakan Uji McNemar dan chi square. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan pengetahuan komprehensif HIV/AIDS yang bermakna antara sebelum dan setelah intervensi pendidikan kesehatan dengan metode simulasi permainan (p value = 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa metode simulasi permainan efektif dalam meningkatkan pengetahuan komprehensif HIV/AIDS pada remaja di SMA Kesatrian 1 Semarang. In Indonesia, cases of HIV / AIDS increased in the age group 20-29 years. Prevention efforts can be made to improve the comprehensive knowledge of HIV / AIDS among adolescents through health education. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the simulation game method to comprehensive knowledge of HIV / AIDS among adolescents in the city of Semarang (case study in Kesatrian 1 Semarang senior high school. This study was a quasi-experimental research with pretest-posttest study design with control group. The total sample were 25 on each of the control and experimental groups. Collecting data in the form of pretest and posttes with an interval of 16 days. Analysis used the McNemar test and chi-square. The results showed there was significantly difference in the comprehensive knowledge of HIV / AIDS between before and after the intervention of health

  4. SISTEM PENGELOLAAN WILAYAH PANTAI BERDASARKAN TINGKAT KERAWANAN BENCANA MARIN DI PANTAI UTARA JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunarto Sunarto

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian yang dilaksanakan di wilayah pantai utara Tawa Tengah bertujuan (1 menemutunjukkan dan memetakan wilayah-wilayah pantai yang mengalami erosi, abrasi, sedimentasi, intrusi air asin, dan tsunami, (2 menaksir tingkat kerawanan bencana marin, dan (3 menyusun cara-cara pengelolaan wilayah pantai. Pendekatan yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan bentuklahan dan posisinya terhadap garis pantai. Hasil yang diperoleh menunjukkan, bahwa erosi pantai terjadi pada satuan bentuklahan M3 (kompleks beting gisik dan swale, M4 (teras pantai terumbu, dan M6 (rataan pasut dan mangrove; abrasi terjadi pada DI (lerengkaki perbukitan; sedimentasi dan intrusi air asin terjadi pada MI (delta cuspate, M2 (delta kakiburung, M3, dan M6. Tingkat kerawanan I (sangat rawan terjadi bada satuan bentuklahan M3, M4, M6, dan Dl; tingkat kerawanan (rowan terjadi pada MI, M3, dan M6; tingkat kerawanan III (agak rawan terjadi pada DI, M6, F2 (daiaran aluvial dan M2; serta tingle-at kerawanan N (tidak rawan terjadi pada M2, M3, M5 (gisik saku, V3 (kipas aluvial gunungapi, dan V4 (lerengkaki gunungapi. Cara pengelolaan wilayah pantai Ml, M2, dan M6 dilakukan dengan penanaman jenis api-api dan bakau, pada M3 dengan penanaman jenis tapak kaki kambing, pada F2 dilakukan pembuatan imbuhan buatan, pada M2 dilakukan pembuatan tambak sistem surjan dengan tanaman melati pada punggungan dan ikan pada ledokan, pada M4 dengan pembiakan terumbu karang, terutama karang cabang, serta pada D1 dengan peletakan bongkah-bongkah batu dan pembiakan terumbu karang.

  5. EKSTRAKSI KONTINYU DENGAN SIMULASI BATCH TIGA TAHAP ALIRAN LAWAN ARAH: PENGAMBILAN MINYAK BIJI ALPUKAT MENGGUNAKAN PELARUT N-HEXANE DAN ISO PROPIL ALKOHOL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Pramudono

    2011-07-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mengkaji rendemen dan selektivitas dari ekstraksi biji alpukat dengan pelarut n-hexane dan isopropyl alcohol (IPA. Ekstraksi dilakukan dengan sistem kontinyu simulasi batch bertahap tiga aliran lawan arah pada temperatur 82 oC (untuk pelarut n- hexane dan 69 oC (untuk pelarut IPA, selama 2 jam dengan perbandingan bahan dan pelarut sebesar 20 gr/250 gr. Rendemen yang diperoleh pada penggunaan n-hexane dan IPA sebesar 18,69 % dan 17,87 %. Kedua minyak yang dihasilkan baik dari penggunaan n-hexane maupun IPA memenuhi spesifikasi minyak biji alpukat. Dari besarnya rendemen yang diperoleh menunjukkan bahwa secara kuantitatif  pelarut n-hexane lebih baik daripada IPA, tetapi dari segi kualitatif (kandungan impuritas pelarut IPA lebih baik daripada n-hexane.

  6. STUDI METODE-METODE EKSTRAKSI PEWARNA MAKANAN ALAMI ANNATTO DARI BIJI KESUMBA (Bixa orellana

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johnner Parningotan Sitompul

    2012-05-01

    . Annatto merupakan pewarna alami makanan yang didapatkan melalui ekstraksi dari biji pohon kasumba (Bixa orellana dengan komponen pewarna utamanya adalah bixin. Keberadaan ikatan rangkap terkonjugasi menyebabkan bixin dan norbixin  larut dalam sebagian besar pelarut organik. Ciri struktur kimia dari bixin ini yang menjadi dasar dalam pemilihan pelarut untuk ekstraksi pewarna annatto. Tujuan makalah ini adalah studi metode-metode ekstraksi terhadap perolehan bixin, metode Soxhlet pada temperatur didih pelarut dan metoda ultrasonic bath pada temperatur kamar, dengan dua tempat sumber biji kasumba, Bandung dan Duri. Pelarut yang digunakan adalah etil asetat dan aseton. Pengujian dilakukan dengan mengukur kadar pigmen yang dihasilkan menggunakan spektrofotometri pada panjang gelombang tertentu. Dari penelitian ini, didapatkan data yield (perolehan bixin dari berbagai variasi percobaan. Perolehan bixin (terhadap biji yang didapat dari ekstraksi ultrasonic bath lebih tinggi yaitu rata-rata sebesar 0,584%, dibanding dengan metode soxhlet yang rata-rata sebesar 0,443%. Ekstraksi menggunakan metode ekstraksi ultrasonic bath, dan menggunakan pelarut etil asetat lebih tinggi yaitu rata-rata 0,602% daripada menggunakan aseton yang rata-rata 0,565%. Sedangkan dengan metode soxhlet menunjukkan perolehan bixin berbeda, dengan pelarut aseton 0,460%, sedangkan untuk pelarut etil asetat adalah 0,427%. Biji yang berasal dari 2 tempat berbeda, ketika diekstraksi dengan dua metode tersebut tidak memberikan perbedaaan hasil bixin yang signifikan

  7. Mendorong tingkat kepatuhan pajak melalui penegakan hukum terhadap aparat pajak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chandra Dewi Puspitasari

    2005-12-01

    Full Text Available Tingkat kepatuhan pajak di negara kita tampaknya belum dapat dibanggakan. Kesadaran untuk melakukan serangkaian proses pembayaran pajak belum sepenuhnya melekat pada diri wajib pajak. Rendahnya kesadaran pajak tersebut pada akhirnya berimbas pada rendahnya tingkat kepatuhan pajak wajib pajak. Salah satu pemicu yang menjadikan ketidaksadaran untuk berpajak tersebut “membudaya” justru disebabkan oleh adanya sikap sebagian aparat pajak di lapangan yang menyalahgunakan kewenangan mereka. Hal itulah yang memperburuk citra aparat pajak dan membuat wajib pajak tidak merasa bangga berstatus sebagai wajib pajak. Di sisi lain, penegakan hukum terhadap aparat-aparat tersebut masih sangat lemah, sehingga kepercayaan wajib pajak pun sulit dibangun. Lingkaran yang tercipta antara ketidakpatuhan pajak wajib pajak dengan sikap aparat pajak yang tidak sesuai aturan main harus segera diputus. Salah satu kuncinya adalah dengan menyelenggarakan penegakan hukum terhadap aparat pajak secara konsisten.

  8. Pemberian Antitrombin III pada Sepsis Neonatal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nathanne Septhiandi

    2016-11-01

    Kesimpulan. Secara statistik penggunaan AT III apabila dibandingkan dengan plasebo pada keadaan sepsis neonatal tidak memperbaiki prognosis dalam hal menurunkan tingkat mortalitas selama 28-30 hari. Walaupun demikian, tingkat mortalitas kelompok AT III lebih rendah dibandingkan dengan placebo.

  9. KAJIAN EKSTRAKSI PEKTIN DARI LIMBAH JERUK RIMAU GERGA LEBONG (JERUK RGL DAN JERUK KALAMANSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yessy Rosalina

    2017-09-01

    Full Text Available Salah satu tanaman yang potensial dikembangkan di Propinsi Bengkulu adalah buah jeruk Rimau Gerga Lebong (RGL dan jeruk Kalamansi. Tanaman buah jeruk Gerga Lebong dan jeruk Kalamansi, merupakan salah satu bahan baku industri pengolahan sirup buah. Limbah yang dihasilkan dari industri ini berupa kulit buah dan kulit+daging buah hasil pengepresan sari buah. Limbah tersebut berpotensi sebagai sumber pektin. Pektin adalah suatu komponen serat yang terdapat pada lapisan lamella tengah dan dinding sel primer pada tanaman. Senyawa-senyawa pektin juga berfungsi sebagai bahan perekat antra dinding sel yang satu dan lainnya (Winarno, 1991. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan kajian terhadap rendemen dan mutu pektin yang dihasilkan dari limbah jeruk Gerga Lebong dan jeruk Kalamansi. Hasil penelitian menunjukan bahwa rendemen pektin dari limbah Jeruk kalamansi lebih besar dari limbah jeruk Gerga Lebong. Secara berturut-turut rendemen yanga dihasilkan adalah 15,3 % (kulit jeruk kalamansi, 7, 82 % (kulit+daging buah kalamansi, 1,5 % (kulit jeruk Gerga Lebong dan 0,18 % (kulit+daging buah jeruk Gerga Lebong. Hasil analisa mutu terhadap variabel Galakturonat menunjukan bahwa nilai Galakturonat pada kulit jeruk Kalamansi mempunyai nilai tertinggi yaitu 93,51 %. Analisa terhadap derajat Esterifikasi menunjukan bahwa pektin hasil ekstraksi limbah jeruk Gerga Lebong dan jeruk Kalamansi tergolong pada pektin bermetoksil rendah, dengan nilai derajat esterifikasi pada kisaran 13,77-20,83.

  10. APLIKASI VERIFIKASI WAJAH UNTUK ABSENSI PADA PLATFORM ANDROID DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA FISHERFACE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Putu Putrayana Wardana

    2016-11-01

    Full Text Available Abstract—The face is one part of the human body which are often used in biometric recognition system for high-level differences between the faces of the other faces. Android mobile application with additional security face recognition feature will add to the security of personal privacy of a person's use of telephone / mobile in particular that based on android. Extraction is one of the characteristics of the stages through which the development of biometric facial recognition systems on attendance face recognition applications. This stage aims to extract information from the face image so that it can be used as the unique features of the face in question. In this paper face recognition feature extraction phase is done by using algorithms Fisherface. The image of the face through the training process to the alignment faces and extraction fisherface which is then matched by comparing the value euclidiannya. The trial results in this study resulted in fisherface algorithm does not affect the change in facial expression, distance and lighting after testing two hundred thirty facial image database will still be able to recognize a person's face.   Intisari—Wajah merupakan salah satu bagian tubuh manusia yang sering digunakan dalam sistem pengenalan biometrik karena tingkat perbedaan yang tinggi antara wajah yang satu dengan wajah lainnya. Aplikasi mobile android dengan tambahan keamanan fitur pengenalan wajah akan menambah keamanan privasi seseorang penggunaan telpon pribadi/handphone khususnya yang berbasis android. Ektraksi ciri merupakan salah satu tahapan yang dilalui dalam pengembangan sistem pengenalan biometrik wajah pada aplikasi absensi face recognition. Tahap ini bertujuan untuk mengekstrak informasi dari citra wajah sehingga dapat digunakan sebagai ciri unik dari wajah bersangkutan. Pada paper ini tahap ekstraksi ciriface recognition dilakukan dengan menggunakan algoritma Fisherface. Citra wajah melalui proses pelatihan dengan

  11. Ekstraksi Dan Karakterisasi Pektin Dari Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi,l)

    OpenAIRE

    Roikah, Sri; Rengga, Wara Dyah Pita; Latifah, Latifah; Kusumastuti, Ella

    2016-01-01

    Telah dilakukan ekstraksi pektin dari belimbing wuluhdengan variasi suhu ekstraksi 60 dan 100°C, serta variasi waktu ekstraksi 30, 60, 90 dan 120 menit.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu dan waktu ekstraksi terbaik. Proses ekstraksi dengan metode refluks menggunakan air destilatyang telah ditambahkan dengan asam klorida. Proses selanjutnya adalah pengendapkan,pencucian dan pengeringan. Pektin yang dihasilkan dianalisis kemudian pektin terbaik dipilih menggunakan perhitungan met...

  12. EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI PEKTIN DARI BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi,L)

    OpenAIRE

    Sri Roikah; Wara Dyah Pita Rengga; Latifah Latifah; Ella Kusumastuti

    2016-01-01

    Telah dilakukan ekstraksi pektin dari belimbing wuluhdengan variasi suhu ekstraksi 60 dan 100°C, serta variasi waktu ekstraksi 30, 60, 90 dan 120 menit.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu dan waktu ekstraksi terbaik. Proses ekstraksi dengan metode refluks menggunakan air destilatyang telah ditambahkan dengan asam klorida. Proses selanjutnya adalah pengendapkan,pencucian dan pengeringan. Pektin yang dihasilkan dianalisis kemudian pektin terbaik dipilih menggunakan perhitungan m...

  13. Ekstraksi Kata Dasar Secara Berjenjang (Incremental Stemming Berbasis Aturan Morfologi untuk Teks Berbahasa Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Hidayat

    2017-05-01

    Full Text Available Ekstraksi kata dasar atau stemming pada Bahasa Indonesia adalah proses yang kompleks di mana beberapa partikel awalan dan beberapa partikel akhiran dari 13 awalan, 3 sisipan dan 19 akhiran yang dikenal dapat digunakan secara sekaligus pada sebuah kata. Selain itu, proses stemming tidak selalu menghasilkan 1 kata dasar (non-deterministik, karena terdapat beberapa kata dalam bahasa Indonesia yang memiliki 2 kemungkinan yaitu sebagai kata dasar maupun kata berimbuhan, misalnya pada kata “beruang”. Penelitian yang telah ada sebelumnya menggunakan kombinasi awalan dan akhiran yang tidak mungkin dan menerapkan heuristik untuk memilih kata dasar. Dalam penelitian ini diusulkan sebuah metode stemming secara berjenjang di mana berdasarkan urutan tertentu, secara bergantian partikel akhiran dan awalan dilepaskan dari sebuah kata sehingga dihasilkan sebuah kata dasar. Jika ditemukan beberapa kandidat kata dasar maka salah satu kata dasar akan dipilih. Metode ini diuji pada 6464 dokumen Al-Quran Terjemahan Indonesia dengan menggunakan kamus berukuran 5000 kata yang disampling secara acak dari Kamus Besar Bahasa Indonesia.. Dari 3432 kata unik yang diproses 94,7% kata dasar dapat diekstrak secara langsung dan hanya 5,3% yang perlu diproses lebih lanjut karena kandidat kata dasar yang ditemukan lebih dari satu. Dibandingkan dengan melakukan pemilihan kata dasar secara manual, metode ini dapat  memilih kata dasar yang tepat hingga 79.12%.

  14. Literatur Review Tingkat Kematangan E-Learning di Perguruan Tinggi Indonesia

    OpenAIRE

    Sari, Purwita; Antoni, Darius; Rizal, Syahril

    2016-01-01

    Implementasi e-learning di Indonesia sudah banyak diterapkan pada Perguruan Tinggi dalam hal mengatasi kendala sumber daya belajar. Untuk memahami proses implementasi e-learning yang sudah ada, dibutuhkan evaluasi tingkat kematangan sistem e-learning yang dianggap mampu mengungkapkan dan menggambarkan proses yang sudah berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek atau katergori apa yang telah mencapai tingkat kematangan sistem e-learning yang ada di Perguruan Tinggi Indonesia ya...

  15. Hubungan Motivasi Perawat Dengan Tingkat Kepatuhan Melakukan Cuci Tangan Di Rsi Klaten

    OpenAIRE

    Sani, Fakhrudin Nasrul; Pratiwi, Muthiah Rissa

    2017-01-01

    Salah satu strategi keselamatan pasien adalah pengurangan risiko berbagai infeksi dengan cara mencuci tangan. Cuci tangan dilakukan dengan prosedur yang benar yaitu 6 teknik secara berurutan pada waktu/momen yang tepat.Tingkat kepatuhan mencuci tangan perawat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan motivasi perawat rawat inap dengan tingkat kepatuhan dalam melakukan 6 langkah cuci tangan yang benar di RSI Kl...

  16. Mekanisme Koping dengan Tingkat Depresi pada Mahasiswa Tingkat Akhir

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Agung Krisdianto

    2015-07-01

    Full Text Available Final year students whose individual maladaptive coping mechanisms would be very easy to get depressed. Less of knowledge about how to prevent and treat depression may result in fatal impact that is suicide. This inductive quantitative research with cross sectional design was aimed to know the relationship between mechanism koping with the level of depression in the last year student of the level of education ners study program college Alma Ata Yogyakarta. Samples were obtained by total sample technique which consisted of 47 respondents. Analysis test used Chi-Square test. The result of this research showed that there was a significant relationship between coping mechanisms at the level of depression (p<0.05 however there was no signifi cant relationship between coping mechanisms with age, gender, and place of residence (p>0.05.

  17. Pengaturan Kecepatan Motor Spindle pada Retrofit Mesin Bubut CNC Menggunakan Kontroler PID Gain Scheduling

    OpenAIRE

    Fikri Yoga Permana; Mochammad Rameli

    2013-01-01

    Pada mesin bubut Computerized Numerical Control (CNC), proses pemahatan benda kerja memerlukan kecepatan potong yang tetap agar hasil kerja memiliki tingkat presisi tinggi. Dalam prakteknya, ketika terjadi pemotongan, diameter benda kerja akan selalu berkurang dan tingkat kedalaman pahat berubah-ubah sesuai dengan proses yang dilakukan sehingga mempengaruhi kecepatan putar motor spindle sehingga mengakibatkan tingkat presisi hasil kerja menjadi berkurang. Pada penelitian ini, digunakan kontro...

  18. PENERAPAN BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr.HARJONO PONOROGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zaskia Tristiana Anggraini

    2014-10-01

          Hasil dari keseluruhan pengukuran kinerja dengan menggunakan balanced scorecard pada RSUD Dr.Harjono Ponorogo pada tahun 2011-2013 berada dalam kondisi Sangat Sehat kategori A dengan total score 76,24%.  Hasil analisis yang dilakukan, dapat diketahui bahwa kinerja RSUD Dr.Harjono menunjukan hasil cukup baik pada prespektif keuangan tapi perlu ditingkatkan pada rasio efisiensi, pada prespektif pelanggan menunjukkan hasil yang cukup baik pada tingkat customer retention namun pada tingkat profitabilitas pelanggan dan customer aquisition menunjukan hasil yang kurang baik, pada prespektif proses bisnis internal menunjukkan hasil cukup baik, demikian juga pada prespektif pembelajaran dan pertumbuhan menunjukkan hasil yang baik dengan tingkat kepuasan karyawan 69,08%. Dari data penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa dengan menggunakan balanced scorecard, rumah sakit dapat mengukur kinerja dengan lebih komprehensif, sehingga dapat meningkatkan kinerja dimasa yang akan datang

  19. KONSUMSI ENERGI,PROTEIN DAN LEMAK PADA RUMAH TANGGA YANG MEMPUNYAI ANAK USIA 3-5 TAHUN MENURUT PEDOMAN UMUM GIZI SEIMBANG (PUGS DAN TINGKAT SOSIAL EKONOMI (ANALISIS DATA SEKUNDER RISKESDAS TAHUN 2007/2008

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Muljati

    2016-09-01

    consumption according to PUGS advices. Therefore the effortto increase family that are aware of nutritions is highly needed. So, the effort to increase nutritions awarefamily programe in the society are extreamly needed.Keywords: Nutritional guidelines,child under five years. AbstrakLatar Belakang Masalah: Membiasakan mengkonsumsi hidangan sehari-hari dengan susunan zatgizi seimbang merupakan salah satu upaya untuk menanggulangi masalah gizi ganda, baik gizi kurangmaupun gizi lebih yang saat ini dihadapi pemerintah Indonesia. Konsumsi makanan yang seimbang baikjumlah ataupun jenis pangan sangat diperlukan karena dalam satu jenis pangan tidak tersedia zat-zat gizisecara lengkap dan memenuhi kebutuhan tubuh. Anak usia 3-5 tahun sudah mengkonsumsi makanan yangsama dengan orang dewasa namun masih tergantung kepada makanan yang disediakan pengasuh di rumahtangga. Kesesuaian konsumsi energi, protein dan lemak rumah tangga yang mempunyai anak usia 3-5tahun dengan anjuran PUGS menurut tingkat sosial ekonomi belum pernah dipelajari secara khusus.TujuanAnalisis: Analisis ini akan mengkaji bagaimana konsumsi energi, protein dan lemak pada rumah tanggayang mempunyai anak usia 3-5 tahun menurut anjuran PUGS dan tingkat sosial ekonomi. Metodologi:Sampel yang dianalisis sebanyak 16348 rumah tangga yang memiliki anak usia 3-5 tahun berasal dari dataRISKESDAS 2007/2008. Hasil analisis: Sebanyak (46.7% rumah tangga termasuk kategori telahmengkonsumsi energi (60%, protein (15% dan lemak (25% dalam konsumsi sehari sesuai anjuranPUGS. Faktor sosial ekonomi, pendidikan kepala keluarga dan jumlah anggota rumah tangga berhubungandengan kemampuan rumah tangga menyediakan konsumsi energi, protein dan lemak sesuai anjuran PUGS.Hal ini di tunjukkan dengan OR:1.25(1.18-1.34 untuk rumah tangga dengan tingkat sosial ekonomi padakuintil 1-3, 'OR:1.12(1.05-1.20 pendidikan kepala keluarga SMP tamat atau lebih rendah danOR:1.16(1.19-1.24 jumlah anggota rumah tangga lebih dari empat orang. Kesimpulan

  20. ANALISIS KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN TERHADAP TINGKAT PENJUALAN DI WARUNG BU KRIS (Studi Kasus Pada Ayam Penyet Sebagai Menu Unggulan Warung Bu Kris

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Theresia Widyaratna

    2001-01-01

    tersebut menyediakan berbagai pilihan. Kebanyakan makanan yang disediakan adalah penyet yang dicampuri dengan sambal. Banyak orang yang suka dan memilih makanan tersebut. Tempat ini sering penuh orang. Walaupun tidak ada tempat duduk, para konsumen bersedia menunggu untuk memperoleh makanan kesukaannya. Sampel yang digunakan diperoleh dengan menggunakan non-random sampling. Data dikumpulkan dalam dua tahap, pertama untuk menentukan makanan yang paling disukai, kemudian untuk menganalisa kaitan antara kepuasan konsumen dan loyalitasnya dan juga antara kepuasan dan loyalitas terhadap penjualan. Rumus weighted mean digunakan untuk menganalisa tahap pertama. Untuk tahap kedua, analisa korelasi digunakan. Hasil menunjukkan bahwa ayam penyet adalah makanan yang paling disukai di Warung Bu Kris. Ada juga asosiasi antara kepuasan dan loyalitas konsumen dan juga antara kepuasan dan loyalitas terhadap penjualan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Warung Bu Kris seharusnya meningkatkan mutu produk dan servisnya supaya mempertahankan loyalitas konsumennya. Hasil ini juga bermanfaat untuk pengusaha yang akan membuka usaha sejenis pada masa depan. Kata kunci: industri makanan dan minuman, kepuasan pelanggan, loyalitas, korelasi.

  1. HUBUNGAN PELAYANAN KB IUD TERHADAP TINGKAT KEPUASAN AKSEPTOR KB IUD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nevia Zulfatunnisa'

    2017-07-01

    Full Text Available Pelayanan keluarga berencana bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu serta anak melalui pengendalian kelahiran dan pengendalian pertumbuhan penduduk. Hasil studi pendahuluan didapatkan data seluruh akseptor KB IUD tahun 2015 IUD 86 orang. Hasil yang didapatkan 15 akseptor merasa puas dan 5 akseptor tidak puas dengan pelayanan KB IUD meliputi : tanggapan bidan, privasi, sikap bidan, dan konseling yang diberikan. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui hubungan pelayanan KB IUD terhadap tingkat kepuasan akseptor KB IUD. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan  pendekatan cross sectional. Populasi penelitian masyarakat Sangkrah yang menggunakan KB IUD dengan tekhnik sample menggunakan Non Random Sampling dengan metode quota sampling sejumlah 30 responden. Instrumen penelitian menggunakan quesioner. Analisa yang digunakan berupa spearman rank test pada signifikan 5%..Hasil penelitian didapatkan mayoritas pelayanan yang baik  sebanyak 63,3%, dan minoritas pelayanan yang kurang 20%, sedangkan pada mayoritas tingkat kepuasan yang puas sebanyak 36,8  % dan  minoritas tingkat kepuasan yang sangat tidak puas sebanyak  20 %. Pada analisa bivariet ini menunjukkan nilai ρ > α ( 0.650 > 0.364. [w1

  2. Analisis Biaya, Volume, Laba sebagai Alat Bantu Perencanaan Laba pada Hotel Sedona Manado

    OpenAIRE

    Samahati, Ricky Budiman

    2013-01-01

    Manado sebagai kota pariwisata menyediakan sarana dan prasarana kepariwisataan termasuk jasa perhotelan. Hotel Sedona merupakan salah satu hotel yang ada di Kota Manado dan merupakan objek yang dipilih penulis dengan menggunakan data operasional penjualan yang terjadi pada tahun 2011 dan 2012. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui titik break even point, jumlah volume penjualan pada tingkat laba yang direncanakan, serta tingkat margin of safety pada Hotel Sedona Manado. Metode analisi...

  3. TINGKAT KEMATANGAN MANAJEMEN PROYEK: SURVEI DI BEBERAPA TEMPAT DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Fuad Bay

    2005-01-01

    Full Text Available This paper presents the results of a pilot survey aimed at ascertaining the level of project management maturity in Indonesian companies. Kerzner’s Level 2 assessment tool was used, which basically assesses maturity levels throughout the various phases of an organization’s project management life cycle. This study compare maturity of current situation and expectation of 70 respondents working in 6 different types of organizations in Indonesia. Differences were identified between types of organisations, with the Financial Institutions, Consultants and Manufacturers belonging to a group with higher current maturity scores, while Consultants, Manufacturers and Service Providers belonging to a group with higher expected future maturity scores. There were no significant differences between the results for the various stages of the project life cycle. The results indirectly confirm that the organisations of the participants of the survey are less effective/excellent than they could be. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini menyajikan hasil survei awal yang bertujuan untuk menentukan tingkat kematangan perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam menggunakan metodologi manajemen proyek. Alat ukur yang digunakan adalah Kerzner Tingkat 2, yang mengukur tingkat kematangan melalui berbagai tahapan dari siklus manajemen proyek sebuah organisasi. Studi ini membandingkan tingkat kematangan saat ini dan harapan di masa mendatang terhadap 70 responden yang bekerja di enam jenis organisasi di Indonesia. Hasil survei menunjukkan adanya perbedaan antara berbagai jenis organisasi. Institusi financial, konsultan dan industri barang termasuk dalam kelompok yang nilai kematangannya lebih tinggi untuk kondisi saat ini, sedangkan konsultan, industri barang dan industri jasa termasuk kelompok yang mengharapkan kematangan lebih tinggi di masa mendatang. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara tingkat kematangan pada berbagai tahapan pada siklus proyek. Hasil

  4. Pendekatan Clustering untuk Ekstraksi Pengetahuan pada Pembangunan Sistem Manajemen Pengetahuan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwinta Rahmallah Pulukadang

    2016-01-01

    Full Text Available The importance of knowledge management in any organization encourages the development of a knowledge management system with features that can facilitate knowledge management processes such as storing, organizing, filtering, searching, and most important is the transfer of knowledge. The purpose of this researchis to develop a knowledge management system with a clustering approach for knowledge extraction by using a knowledge of publication writing. This study uses clustering k-means method which is used for cluster knowledge feature where at the same time can help the process of organizing, filtering, browsing and searching knowledge. The results of this research showed that the clustering k-means can be used for knowledge management system with the best value of purity= 0,8454 which is found by using k = 20. Clustering approach in the system again can help the process for knowledge searching based on knowledge cluster. This can be proved by carried out 15 times experiments which result in average level of accuracy (precision about 89.13% and the average rate of completeness (recallabout 85.73 %.   Keywords : Knowledge Management System; Extraction; K-means; Clustering

  5. Analisis Tingkat Kesejahteraan Nelayan Bubu Hasil Tangkapanrajungan di Desa Betahwalang Kecamatan Bonang Kabupaten Demak

    OpenAIRE

    Lestari, Sri; Mudzakir, Abdul Kohar; Boesono, Herry

    2014-01-01

    Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2013-Januari 2014 dengan tujuan menganalisa tingkat kesejahteraan pedagang pengepul dan nelayan bubu hasil tangkapan rajungan. Data yang dikumpulkan meliputi data teknis penangkapan (kontruksi kapal, klasifikasi alat tangkap, cara operasi dan daerah penangkapan), Indikator kemiskinan gabungan dari lembaga Balai Pusat Statstik(BPS), dan BKKBN(Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional) yaitu karakteristik keluarga, pemenuhan pangan, Perumahan, an...

  6. Identifikasi Jumlah dan Tingkat Aktivitas Orang Berbasis Pengolahan Citra Menggunakan Raspberry Pi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniel Krisrenanto

    2017-03-01

    Full Text Available Air conditioner (AC merupakan suatu perangkat yang paling banyak digunakan sebagai pendingin ruangan. Walaupun AC saat ini sudah menggunakan teknologi hemat energi, namun apabila tidak digunakan dengan baik maka penggunaan AC hanya menjadi suatu pemborosan listrik saja. Untuk mengurangi pemborosan listrik pada AC, maka pengaturan suhu harus disesuaikan dengan kondisi ruangan. Beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi ruangan antara lain adalah jumlah orang serta tingkat aktivitas dalam ruangan. Sebagai upaya penghematan konsumsi listrik pada AC, maka dalam penelitian ini dilakukan rancang bangun suatu sistem identifikasi jumlah orang dan tingkat aktivitas. Pada sistem ini digunakan kamera USB sebagai perangkat pengambil citra. Pada pengolahan citra menggunakan metode Histogram of Oriented Gradient (HOG sebagai penghitung jumlah orang, sedangkan metode background subtraction digunakan sebagai penghitung tingkat aktivitas. Sistem ini diimplementasikan ke dalam Raspberry Pi 3 sebagai mikrokontroler. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mendeteksi orang dari jarak 3 m sampai 9 m dan membedakan 2 orang dengan jarak antara 30 cm sampai 150 cm. Sistem juga dapat membedakan tingkat aktivitas sedikit, sedang dan tinggi.

  7. PENGUKURAN TINGKAT KEBISINGAN PADA KAPAL COASTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Julianto Sasono

    2012-03-01

    Full Text Available The noise on the ship is a fitness factor. When it is over, can effect the healthy and concentration of crews, finally it can effect safety of ships. The rules of noise level for commercial ship is inserted in ”Code on noise levels on board ships” of IMO. The noise level evaluate of Coaster ship have done when the main machine speed is 85 % MCR. The evaluate used Noise Onsoku of equipment. The navigation when it was evaluated was sea trial. As a result, the noise level of Coaster ship is still get the specification of IMO codes.

  8. ANALISIS TINGKAT KEPUASAN DAN HARAPAN PASEN TERHADAP PELAYANAN PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT DAERAH PROVINSI DIY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunarto Sunarto

    2010-10-01

    Full Text Available Kepuasan merupakan perasaan seseorang mengenai kesenangan atau kekecewaan sebagai hasil membandingkan antara kinerja dan harapan. Jumlah kunjungan Puskesmas tahun 2007 sebesar 3.094.027 pasien yang terdiri dari 3.076442 rawat jalan dan 17.585 rawat inap. Penelitian untuk mengentahui gambaran tingkat kepuasan dan untuk mengetahui perbedaan tingkat kepuasan dan harapan pasien yang mendapatkan pelayanan Puskemas dan rumah sakit menurut wilayah Kabupatet / Kota di Propinsi DIY Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan cros sectional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner dengan 35 item pernyataan yang diambil dari atribut-atribut SERVQUAL dalam 5 dimensi. Total sampel untuk lima Kabupaten Kota sebanyak 1000, masing-masing Kabupaten Kota 200. Penelitian ini dilakukan terhadap pasien yang menerima pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit Daerah di Kabupaten-Kota Daerah Istimewa Yogyakarta. Penilaian tingkat kepuasan pasien ketika mereka berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit di Propinsi DIY, dengan menggunakan skala O sampai 4. Hasilnya adalah dimensi tangibles, rata-rata kepuasan pasien (2,96 cukup dan harapan pasien (3,38 pada dimensi reliability, rata-rata kepuasan pasien (3,01 bagus dan harapan pasien (3,40. Pada dimensi responsiveness, rata-rata kepuasan pa-sien (3,07 bagus dan harapan pasien (3,42. Dimensi assurance, rata-rata kepuasan pasien (3, 1 0 bagus dan harapan pasien (3 ,42. pada dimensi emphaty, rata-rata kepuasan pasien (3,02 bagus dan harapan pasien (3,35. Hasil uji statistik didapatkan nilai p > 0.05, berarti pada alpha 5%, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat kepuasan diantara kelima wilayah kabupaten/kota di DIY. Penilaian tingkat kepuasan pasien, ketika mereka berkunjung ke Puskesmas dan Rumah Sakit di DIY secara rata-rata bagus dan tidak ada perbedaan tingkat kepuasan menurut wilayah Kabupaten-Kota di Propinsi DIY. Kata Kunci : Kepuasan, harapan

  9. IDENTIFIKASI JENIS OBAT BERDASARKAN GAMBAR LOGO PADA KEMASAN MENGGUNAKAN METODE NAIVE BAYES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Surya Rahayuda

    2016-10-01

    Full Text Available There many types of drugs have been approved by the government and circulating in the community, but many people don’t know. In this study, I want to create an application that can identify the type of drug based on the logo on the packaging. I’m using 4 different types of modern medicine and 3 types of herbal medicine, total there will be as many as 7 different logo that will be used. Pictures will be entered into the application, then detected the edges of the image using the Edge Detection, to get the shape of the logo image, after it is extracted using methods GLCM, extraction will produce output in the form of numbers, the numeric data is then classified using Naïve Bayes classification and will get the results in the form of the type of drug. From the experiments it was found that the resulting level of accuracy is quite high, there are 3 categories of types of drugs that have a high accuracy on Obat Bebas, Obat Bebas Terbatas and Obat Keras. From the results of these trials concluded that the Naïve Bayes method can be used to mengkalsifikasi types of drugs is based on the logo on the packaging of drugs. Keywords: logo, drug, image processing, edge detection, GLCM, naïve bayes Terdapat banyak jenis obat telah disetujui oleh pemerintah dan beredar di masyarakat, namun banyak masyarakat tidak mengetahuinya. Pada penelitian ini saya ingin membuat suatu aplikasi yang dapat mengindentifikasi jenis obat berdasarkan logo pada kemasan. Saya menggunakan 4 jenis obat moderen dan 3 jenis obat herbal, total akan terdapat sebanyak 7 macam logo yang akan digunakan. Gambar akan diinputkan ke dalam aplikasi, kemudian dideteksi tepian gambarnya menggunakan metode Edge Detection, untuk mendapatkan bentuk dari gambar logo, setelah itu diekstraksi menggunakan metode GLCM, hasil ekstraksi akan menghasilkan output berupa angka, data angka ini kemudian diklasifikasikan menggunakan metode Naïve Bayes dan akan mendapatkan hasil klasifikasi berupa jenis

  10. Ekstraksi dan Uji Stabilitas Zat Warna Alami dari Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L dan Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusraini Dian Inayati Siregar

    2017-03-01

    Full Text Available Ekstraksi dan Uji Stabilitas Zat Warna Alami dari Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L dan Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L telah dilakukan. Penelitian bertujuan untuk mengekstraksi bunga kembang sepatu dan bunga rosella dengan mencari temperatur dan konsentrasi yang optimum untuk mendapatkan pigmen dari bunga kembang sepatu dan bunga rosella dengan pelarut air dan etanol, selain itu dilakukan juga uji stabilitas zat warna. Analisa kadar zat warna dilakukan dengan metode spektrofotometri. Hasil ekstrasi optimum menggunakan metode maserasi dengan pelarut air  adalah pada temperatur 90°C dan dengan pelarut etanol pada konsentrasi 96 %.Uji stabilitas warna memberikan hasil sebagai berikut: a Kondisi penyimpanan, sinar matahari dan sinar lampu dapat mempengaruhi stabilitas zat warna ekstrak Hibiscus rosa-sinensis L dan Hibiscus sabdariffa L dengan meningkatnya nilai absorbansi pada kedua ekstrak. b Penambahan oksidator, H2O2 dapat mempengaruhi stabilitas zat warna ekstrak Hibiscus rosa-sinensis L dan Hibiscus sabdariffa L dengan perubahan dari ekstrak berwarna menjadi ekstrak tidak berwarna karena menghasilkan turunan asam benzoat. c Nilai pH yang semakin meningkat, dari pH 4 ke pH 5, mempengaruhi stabilitas zat warna ekstrak Hibiscus rosa-sinensis L dan Hibiscus sabdariffa L dengan perubahan ekstrak berwarna menjadi tidak berwarna karena terbentuknya basa kuinodal.   Kata Kunci: Ekstraksi, Hibiscus rosa-sinensis L, Hibiscus sabdariffa L, Spektrofotometri UV-Vis

  11. IDENTIFIKASI PARAMETER OPTIMAL GAUSSIAN MIXTURE MODEL PADA IDENTIFIKASI PEMBICARA DI LINGKUNGAN BERDERAU MENGGUNAKAN RESIDU DETEKSI ENDPOINT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yanuar Risah Prayogi

    2015-07-01

    Uji coba menggunakan lima tipe derau dengan tujuh tingkat SNR. Tipe derau yang digunakan adalah f16, hfchannel, pink, volvo, dan white. Sedangkan tingkat SNR yang digunakan adalah bersih, 25, 20, 15, 10, 5, dan 0 dB. Hasil uji coba menunjukkan bahwa metode yang diusulkan unggul pada mayoritas pembicara. Selain itu metode yang diusulkan juga unggul pada semua tipe derau dan unggul hampir pada semua tingkat SNR. Metode yang diusulkan menunjukkan rata-rata akurasi sebesar 14.69% lebih tinggi dari metode MFCC, 2.74% dari MFCC+Spectral Subtraction (SS, dan 6.4% dari MFCC+wiener.

  12. Pra Desain Pabrik Lube Base Oil dari Oli Bekas dengan Proses Ekstraksi Solvent

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amirut Tahfifah

    2017-01-01

    Full Text Available Minyak pelumas dasar  merupakan bahan baku dari pembuatan minyak pelumas atau oli yang digunakan untuk berbagai jenis permesinan baik berat maupun ringan. Sebagian besar pelumas terdiri dari lube base oil 80% dan 20% merupakan aditive. Minyak pelumas, baik yang berasal dari ekstraksi  crude oil atau yang berasal dari minyak sintetis telah digunakan secara luas dalam dunia industri, dari proses pelumasan, transfer panas, metal cutting dan sebagainya. Dari proses pengaplikasian tersebut, minyak pelumas yang digunakan  akan terkontaminasi dan atau terdegradasi. Minyak inilah yang selanjutnya disebut minyak pelumas bekas (used oil. Hal ini secara otomatis memunculkan permasalahan baru dengan hadirnya limbah minyak peIumas atau oli bekas yang sangat melimpah tersebut. sehingga akan berdampak bagi kesehatan dan lingkungan. Minyak pelumas bekas mengandung sejumlah zat yang bisa mengotori udara, tanah, dan air. Di Indonesia terdapat beberapa perusahaaan yang telah memproduksi minyak pelumas dari baik dari crude oil maupun dari oli bekas. Menurut Kemenperin (2008 - 2012, impor lube base oil ataupun minyak pelumas terus mengalami peningkatan. Melihat banyaknya penggunaan minyak pelumas bekas yang tersedia di Indonesia dan kebutuhan akan minyak pelumas yang semakin meningkat, maka direncanakan akan didirikan pabrik pengolohan lube base oil (minyak pelumas dasar dari oli bekas. Selain untuk memenuhi kebutuhan, proses ini juga untuk mengurangi jumlah limbah oli bekas yang merupakan limbah B3. Terdapat beberapa  proses pembuatan minyak pelumas dasar dari oli bekas ini, diantaranya proses hidrotreathing dan ekstraksi solvent. Pada proses hidrotreathing, minyak pelumas dasar dipisahkan dari fraksi unsaturated melalui reaksi hidrogenasi. Pada proses ini digunakan gas hidrogen. Sedangkan pada proses ekstraksi solvent, minyak pelumas bekas diekstraksi menggunakan pelarut organik untuk memisahkan fraksi minyak pelumas dasar dan unsaturated/sludge nya. Dari

  13. PENGARUH KONSENTRASI PELARUT (n-HEKSANA TERHADAP RENDEMEN HASIL EKSTRAKSI MINYAK BIJI ALPUKAT UNTUK PEMBUATAN KRIM PELEMBAB KULIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suratmin Utomo

    2016-04-01

    Full Text Available Salah satu upaya pemanfaatan limbah buah alpukat adalah dengan mengekstraksi minyak yang terkandung dalam bijih alpukat tersebut. Penelitian ini bertujuan pemanfaatan limbah bijih alpukat sekaligus menjadikan bahan tersebut memiliki nilai ekonmi  mengetahui konsentrasi terbaik/optimum pelarut n-hexana pada proses ekatraksi untuk mendapatkan minyak dari biji alpukat. Bahan penelitian adalah biji alpukat sedang sebagai ekstraktor adalah n-heksana dan metode yang digunakan ekstraksi soklet. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah konsentrasi ekstraktor dan variabel terikat adalah rendemen mimyak yang diperoleh dari bijih alpukat. Penelitian dilakukan pada temperatur 70oC, waktu ekstraksi 4 jam dengan variasi konsentrasi n-heksana: 60, 70, 80, 90, and 100%. Adapun hasil yang peroleh menunjukkan bahwa pada konsentrasi 100% dapat menghasilkan rendemen minyak dari bijih alpukat sebesar 34,63% dan merupakan rendemen terbesar jika dibandingkan dengan konsentrasi  lainnya. Hubungan antara variabel konsentrasi (x terhadap perolehan rendemen minyak  dinyatakan dengan persamaan  y = -37,88 + 0,664 x dengan R2 = 0,962. Krim yang dibuat dari minyak biji alpukat yang dihasilkan dari hasil analisa telah memenuhi pasar dan  standar SNI yaitu: memperoleh nilai pH 6,52 dan nilai pH di pasaran 7,6 sedangkan standar SNI pH =  4,5 – 8,0; viskositas krim biji alpukat yaitu 25000 cp dan krim  body lotion di pasaran  5300 cp sedangkan standar SNI 2000 – 50000 cp serta untuk kadar air  krim biji alpukat sebesar 77% dan body lotion di pasaran 80% sedangkan standar yaitu 70–90%. Hasil minyak biji alpukat diaplikasikan dalam bentuk sediaan krim tipe o/w.                                                                                                                Kata kunci : ekstraksi, krim, minyak biji alpukat, n-heksana, rendemen

  14. Tingkat Pencahayaan Perpustakaan di Lingkungan Universitas Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendra Hendra

    2013-01-01

    Full Text Available Pencahayaan di perpustakaan merupakan aspek penting dalam menunjang aktivitas mahasiswa dan pegawai. Kondisi pencahayaan yang tidak memenuhi standar dapat mengganggu aktivitas dan menyebabkan keluhan kesehatan khususnya kelelahan mata. Penelitian ini bertujuan mengetahui kesesuaian tingkat pencahayaan di ruang perpustakaan yang ada di lingkungan UI. Penelitian ini menggunakan desain evaluasi dengan membandingkan hasil pengukuran dengan standar serta melakukan analisis terhadap kondisi lingkungan, respons subjektif pengguna, dan keluhan kelelahan mata. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesesuaian pencahayaan di perpustakaan berkisar antara 0% sampai 100%. Sebagian besar pencahayaan mempunyai tingkat kesesuaian antara 30% sampai 60%. Kondisi ini disebabkan oleh distribusi pencahayaan yang kurang baik karena banyak lampu yang mati, intensitas yang rendah, tata letak peralatan yang kurang baik, serta warna ruangan yang agak gelap. Di samping itu, terdapat perpustakaan yang mempunyai pencahayaan yang sangat tinggi sehingga menyebabkan silau, mengganggu aktivitas, dan menyebabkan keluhan kelelahan mata. Kelelahan mata yang umum dirasakan oleh mahasiswa dan pegawai adalah mata selalu terasa mengantuk dan tegang pada daerah leher dan bahu. Umumnya keluhan yang dirasakan selama melakukan aktivitas tersebut mengindikasikan tingkat pencahayaan di perpustakaan harus segera dibenahi agar sesuai dengan standar dan memperkecil risiko kelelahan mata. Lighting the library is an important aspect in supporting both students and employees activity. Lighting conditions that do not meet the standard can disrupt activity and cause eye fatigue. This study aimed to determine the suitability level of lighting in library of UI. This study performed evaluation design by comparing results with standard and an analysis of environmental conditions, subjective response, and eye fatigue. Results showed the level of suitability of lighting in the library ranged from 0% to 100

  15. MICROWAVE ASSISTED HYDRODISTILLATION UNTUK EKSTRAKSI MINYAK ATSIRI DARI KULIT JERUK BALI SEBAGAI LILIN AROMATERAPI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Megawati -

    2015-07-01

    Full Text Available Ekstraksi minyak atsiri kulit jeruk bali dilakukan menggunakan metode Microwave Assisted Hydrodistillation dengan variasi daya (800, 600, 450, 300, dan 100 W dan massa bahan (150, 125, 100, 75,dan 50 g. Ektraksi dengan variasi daya dilakukan pada massa 150 g dan didapat daya optimum yaitu 600 W, sedangkan ekstraksi dengan variasi massa bahan dilakukan pada daya 600 W. Minyak atsiri yang diperoleh dianalisis densitas, kelarutan dalam alkohol 95% dan senyawa kimia minyak atsiri kulit jeruk bali menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS dan minyak atsiri kulit jeruk bali yang didapat diaplikasikan untuk lilin aromaterapi. Hasil penelitian menunjukkan semakin besar daya yang digunakan maka volum minyak yang dihasilkan semakin besar dan waktu ekstraksinya lebih cepat. Variasi massa bahan menunjukkan semakin besar massa bahan massa bahan yang digunakan maka volum minyak yang dihasilkan semakin besar. Densitas minyak atsiri kulit jeruk bali hasil penelitian yaitu 0,810 g/mL, larut pada alkohol 95% dengan perbandingan minyak-alkohol 1:6 dan terdapat tiga komponen senyawa kimia penyusun minyak atsiri kulit jeruk bali yaitu limonen (93,99%, β-pinene (3,20%, dan germakren-D (2,82%. Minyak atsiri kulit jeruk bali hasil ekstraksi yang diperoleh dapat diaplikasikan untuk lilin aromaterapi. Kata kunci: Kulit jeruk bali, lilin aromaterapi, microwave assisted hydrodistillation, minyak atsiri. Essential oils extracted from pomelo peel was performed using Microwave Assisted Hydrodistillation with variations of microwave oven power (800, 600, 450, 300, and 100 W and material mass (150, 125, 100, 75, and 50 g. The extraction with power variation was conducted with 150 g of material and the optimum extraction power was obtained at 600 W. Therefore material mass variation was conducted with microwave oven power of 600 W. The essential oils produced were analyzed for its density, solubility in alcohol of 95% v/v, and chemical composition. The chemical

  16. IDENTIFIKASI SEBARAN DAN TINGKAT KESUBURAN MANGROVE MELALUI PEMANTAUAN INDEKS VEGETASI DARI SATELIT LANDSAT 7.0 ETM+ MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC (Studi Kasus Pantai Pesisir Timur Surabaya / Pamurbaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dhyah Wulandari

    2013-11-01

    Full Text Available Mangrove adalah tanaman pepohonan hidup diantara laut dan daratan, yang pertumbuhannya dipengaruhi oleh pasang-surut. Mangrove dapat dimanfaatkan sebagai biomassa dan juga memiliki aspek-aspek ekologis. Berkaitan dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, membuat manusia melakukan model pendekatan untuk melakukan komputasi dengan meniru akal manusia  yang  salah  satunya  yaitu  sistem  Fuzzy Logic.  Fuzzy Logic  merupakan  pengambilan keputusan yang sesuai untuk konsep tidak pasti.Dengan memanfaatkan   Citra Landsat 7.0 ETM+ dapat mempermudah mendapatkan informasi tanpa menyentuh objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luas dan sebaran serta tingkat kesuburan mangrove di wilayah Pamurbaya pada tahun 2002 bulan September. Tahapan penelitian terdapat 3 bagian, yaitu: pengolahan citra Landsat, pengambilan data, dan pengolahan data. Pengolahan citra Landsat bertujuan mengkombinasi saluran yang dibutuhkan untuk analisis citra. Pengambilan data meliputi NDVI, LAI, Kerapatan dan Suhu permukaan. Pengolahan data bertujuan untuk menghitung luas, mengamati sebaran mangrove, dan mengetahui tingkat kesuburannya menggunakan Logika Fuzzy. Digunakan 3 variabel inputan sebagai karakteristik kesuburan mangrove yaitu NDVI, Kerapatan dan Suhu pemukaan. Dari proses tersebut, diperoleh hasil penelitian, bahwa luas mangrove wilayah Pamurbaya pada tahun 2002 mencapai 4.838 Ha sedangkan sebarannya meliputi Kecamatan Sukolilo, Rungkut dan Gunung Anyar. Enam titik di Kecamatan Sukolilo memiliki status tingkat kesuburan subur tingkat rendah dengan nilai kesuburan 50 dan satu titik memiliki status tingkat kesuburan sedang tingkat rendah dengan nilai kesuburan 21,94. Tiga titik di Kecamatan Rungkut mengalami status tingkat kesuburan tingkat rendah dan satu titik memiliki status tidak subur dengan nilai kesuburan 14,13. Satu titik di Kecamatan Gunung Anyar dengan status tingkat kesuburan subur tingkat rendah dengan nilai kesuburan 50.

  17. MEKANISME PROSES TAHAP EKSTRAKSI KARAGENAN DARI Eucheuma cottonii MENGGUNAKAN PELARUT ALKALI (The Mechanism of Carrageenan Extraction from Eucheuma cottonii Using Alkaline Solvent

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sperisa Distantina

    2013-03-01

    Full Text Available Carrageenan recovery process was developed for Eucheuma cottonii by investigating the effects of distilled water, KOH (0.1-0.5 N and NaOH (0.1-1.0 N as the solvent on carrageenan yield and gel properties. Extraction process was carried out with a constant ratio of seaweed weight to solvent volume (1: 50; g/mL at 80oC.  A certain amount of the liquid sample was withdrawn at regular interval time for analysis. Filtrate was separated from residue by pouring ethanol. The precipitated carrageenans were collected and oven dried at 50-60oC to a constant weight. The extraction product was found to have virtually identical infrared spectra to the reference samples of kappa-carrageenan. Distilled water was the most efficient solvent with regard to yield but certainly not gel strength. Increasing KOH concentration led to carrageenan containing less sulfate content. In extraction process using alkali, the ion exchange occurred between cation from alkali solution and anion from sulphate in the seaweed. Compared with cation of sodium, the cation of potassium was able to form helixes aggregation indicated by the higher gel strength value. Alkali concentrations affected the gel strength of the extracted carrageenan significantly. Keywords: Eucheuma cottonii, KOH, NaOH, carrageenan, sulfate   ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan mengembangkan proses ekstraksi karagenan dari rumput laut Eucheuma cottonii dengan mempelajari pengaruh jenis pelarut pada tahap ekstraksi, yaitu air suling, KOH, dan NaOH terhadap rendemen dan sifat gel karagenan.  Ekstraksi dilakukan dengan perbandingan bobot rumput laut – volume pelarut dijaga tetap yaitu 1:50 g/mL pada 80oC. Cuplikan diambil setiap interval waktu tertentu untuk dianalisis. Karagenan dalam filtrat diendapkan dengan etanol dan serat yang dihasilkan dikeringkan sampai bobot konstan. Spektrum infra merah menunjukkan bahwa karagenan yang dihasilkan identik dengan jenis kappa. Air suling merupakan pelarut yang efisien

  18. EVALUASI KEAMANAN INFORMASI PADA PTI PDAM TIRTA MOEDAL KOTA SEMARANG BERDASARKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI SNI ISO/IEC 27001:2009

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Restu Wardani

    2015-10-01

    Full Text Available Adanya rencana untuk meningkatkan keamanan informasi sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI. Selain rencana tersebut, ditemukan kurangnya kesadaran dari masing-masing staff PTI PDAM Tirta Moedal Kota Semarang terkait dengan keamanan informasi menyebabkan terjadinya berbagai masalah salah satunya penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh staff PTI yaitu dengan mengubah sistem operasi yang telah ditetapkan oleh PTI PDAM dan kejadian tersebut berdampak pada proses bisnis. Ditemukan pula bahwa kurangnya pengamanan pada ruang server yang ada di divisi PTI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi pada divisi PTI serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi. Dari hasil studi dokumen, wawancara, dan kuesioner berdasarkan Indeks Keamanan Informasi SNI ISO/IEC 27001:2009 dihasilkan tingkat kelengkapan keamanan informasi sebesar 325 dan tingkat kematangan berada pada tingkat I+ dimana sudah ada pemahaman mengenai perlunya pengelolaan kemanan informasi akan tetapi penerapan langkah pengamanan masih belum teratur. Untuk mencapai tingkat kematangan V dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI PTI PDAM Tirta Moedal Kota Semarang dapat melakukan strategi perbaikan secara bertahap. Kata Kunci: Indeks Keamanan Informasi, SNI ISO/IEC 27001:2009, Evaluasi Keamanan Informasi, Tingkat Kelengkapan, Tingkat Kematangan

  19. Ekstraksi Serat Bambu Dari Bambu Tali (Gigantochloa Apus) Untuk Bahan Baku Industri Kreatif

    OpenAIRE

    Wahyudi, Tatang; Kasipah, Cica; Sugiyana, Doni

    2015-01-01

    Dalam penelitian ini dilakukan ekstraksi serat bambu dari bambu tali (Gigantochloa apus) yang dapat dipintal menjadi benang serat bambu sebagai bahan baku industri kreatif. Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh metode optimum ekstraksi serat bambu dengan proses kombinasi kimia-mekanis yang lebih ramah lingkungan dan mengevaluasi karakteristik serat bambu tali siap pintal yang dihasilkan. Metode ekstraksi serat bambu meliputi proses degumming, pengelantangan, pencucian, softening dan op...

  20. PEMETAAN BOBOT RISIKO DAN TINGKAT KEMAPANAN TEKNOLOGI INFORMASI MENUJU INTEGRASI EMPAT LEMBAGA PENDIDIKAN YPT MENGGUNAKAN COBIT 4.1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sisilia Sari Dewi

    2017-04-01

    Full Text Available Penggabungan dari empat pendidikan tinggi di bawah Yayasan Pendidikan Telkom (YPT merupakan wujud implementasi visi YPT dalam mencapai world class university. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa hal tersebut memunculkan tingkat kekhawatiran yang berbeda-beda terhadap suatu risiko pada proses TI yang sudah dijalankan. Begitu pula dengan tingkat kemapanan setiap proses TI yang merealisasikan sasaran pengendalian. Maka dari itu, perlu dibuat pemetaan terhadap profil risiko dan tingkat kemapanan pada masing-masing lembaga. Penelitian berfokus pada domain Plan and Organise,yang bertujuan untuk mendapatkan pemetaan proses TI di Telkom University berdasarkan COBIT 4.1, pemetaan profil risiko dan tingkat kemapanan di empat fakultas dengan kuadran prioritas, serta untuk mendapatkan teknik pengendalian umum untuk merealisasikan sasaran pengendalian dalam rangka integrasi manajemen menjadi Telkom University. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat lembaga pendidikan tinggi yang bergabung menjadi Telkom University memiliki bobot risiko dan tingkat kemapanan proses TI yang berbeda-beda. Selain itu, proses-proses TI yang sudah dijalankan oleh masing-masing lembaga juga berbeda-beda. Berdasarkan hal tersebut, Telkom University sebaiknya melakukan integrasi terhadap pengelolaan teknologi informasi serta menerapkan langkah-langkah prioritas untuk proses TI yang berada dalam kuadran under-controlled

  1. EFEKTIVITAS PELATIHAN MOTIVASI UNTUK MENURUNKAN TINGKAT STRES SISWA DALAM MENGHADAPI UJIAN NASIONAL SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahdan Najib Habiby

    2013-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pelatihan motivasi yang didesain melalui lima tahap yaitu training need assessment, training priorities, training design, training management, dan training evaluation dengan memberikan materi pada aspek kognitif, emosi dan spiritual untuk menurunkan tingkat stres siswa dalam menghadapi ujian nasional pada kelas VI SDN Tahunan Umbulharjo. Penelitian kuantitatif dengan rancangan eksperimen semu ini menggunakan model two group pretest-posttest design. Dilakukan pada tanggal 28 April 2012. Populasi 47 siswa, dengan sampel pada kelompok kontrol 22 siswa dan kelompok eksperimen 25 siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket tentang tingkat stres siswa yang dibagikan kepada siswa dan orangtua, serta wawancara. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik parametrik paired samples t-test, dan diperoleh skor t 3.944, signifikansi sebesar 0,001. Skor rerata kondisi stres kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol sebesar 4,5. Karena signifikansi hitung 0,001 < 0,05 maka hipotesis diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan motivasi efektif menurunkan tingkat stres siswa kelas VI SDN Tahunan Umbulharjo Yogyakarta dalam menghadapi ujian nasional. Kata Kunci: stres, Ujian Nasional SD, pelatihan motivasi.

  2. ANALISIS TERHADAP PERLUNYA PENYESUAIAN LAPORAN KEUANGAN HISTORIS (CONVENTIONAL ACCOUNTING MENJADI BERDASARKAN TINGKAT HARGA UMUM (GENERAL PRICE LEVEL ACCOUNTING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pwee Leng

    2002-01-01

    Full Text Available Generally, in conventional accounting, financial statements are based on the historical cost principle that assumes that prices (monetery unit are stable. Conventional accounting recognizes neither changes in the general price level nor changes in the specific price level. Consequently, if there are any changes in purchasing power such as in inflation period, the historical financial statement are not economically relevant and also income is usually overstated, and the fixed assets are usually understated. Actually, there are several methods on accounting for the effect of changing prices, such as constant accounting, current value accounting, and general price level accounting. General price level accounting will do restatement the components of financial statement to be a rupiah on a similar level of purchasing power, but without changes in accounting principles which using on conventional accounting. In practice, the controversy concerning the relevance of general price level accounting has been continuing. Pros and cons general price level accounting will be presented on this paper. Also the result of two researches concerning the influence of applied general price level accounting on the financial statement will be compared as considerations whether the general price level adjustment is necessary needed. Abstract in Bahasa Indonesia : Secara umum, dalam akuntansi konvensional, laporan keuangan disajikan berdasarkan nilai historis yang mengasumsikan bahwa harga-harga (unit moneter adalah stabil. Akuntansi konvensional tidak mengakui adanya perubahan tingkat harga umum maupun perubahan tingkat harga khusus. Sebagai konsekuensinya, jika terjadi perubahan daya beli seperti pada periode inflasi, maka laporan keuangan historis secara ekonomis tidaklah relevan. Pada periode ini pendapatan umumnya dinilai lebih tinggi sedangkan aktiva tetap dinilai lebih rendah. Sebenarnya, terdapat beberapa metode akuntansi mengenai pengaruh perubahan harga

  3. TINGKAT KESULITAN PEMBUATAN GAUN PAS BADAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Hery Supadmi Irianti

    2014-05-01

    Full Text Available Difficulty Level of the Practicum of Making a Body-Fit Dress. This re­search aims to determine the difficulty level of the Prac­­­­ticum of Making a Body-Fit Dress. This research is a descriptive research with a quan­ti­ta­ti­ve ap­proach. The sam­ple in this research is the 62 students of academic year of 2011/2012, who have al­ready taken the course of the Technique of Making Wo­men's Clothing. Data were collected using a ques­tionnaire. Data were analyzed using a descriptive statistic with per­cen­ta­ge. The results showed that five out of six sub-variables have a difficulty le­vel high­er than 50.00%. The difficulty level of making a pattern 67.80%, rupturing a pat­­tern  53.20%, la­ying a pattern on materials 66.20%, cutting 54.80% and sewing are 70.90% respectively. All of this difficulty levels are ca­te­go­­rized as ve­ry difficult, dif­ficult, and quite difficult. On the other hand, only one sub variable that has a dif­fi­cul­ty level lower than 50.00%. This variable is fi­nish­ing, which has a difficulty level of 43.60%.   Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kesulitan mahasiswa dalam Pem­­buatan Gaun Pas Badan. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuan­­ti­ta­tif. Sampel dalam penelitian ini adalah 62 mahasiswa angkatan tahun 2011/2012 yang su­­dah menempuh matakuliah  Teknik Pembuatan Busana Wanita. Tek­nik pe­ngum­pulan data menggunakan angket. Teknik analisis adalah statistik des­krip­tif de­ngan per­sentase. Hasil penelitian  menunjukkan dari keenam sub variabel 5 di­­an­tara­nya me­nunjukkan kesulitan di atas 50,00%, yaitu tingkat kesulitan membuat pola (67,80%, pe­cah pola (53,20%, meletakkan kain pada bahan (66,20%, me­motong (54,80%, dan menjahit (70,90% yang semuanya tersebar pada kategori sa­ngat sulit, su­­lit, dan cukup sulit. sedangkan untuk tingkat kesulitan yang di bawah 50,00% ha­nya satu sub variabel yaitu pada finishing, mencapai 43,60%.

  4. Analisis Model Pembelajaran Tipe Think-Pair-Share Berbasis Pemecahan Masalah Terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumarli Sumarli

    2018-03-01

    Full Text Available Pembelajaran fisika sampai saat ini lebih mengutamakan penilaian hasil belajar tanpa menilai proses pembelajarannya. Selain itu, sistem penilaian prestasi siswa lebih banyak didasarkan melalui tes-tes yang sifatnya menguji kemampuan kognitif tingkat rendah sehingga menyebabkan rendahnya prestasi siswa Indonesia di bidang sains khususnya fisika yang masih di bawah rata-rata internasional. Kemampuan kognitif tingkat rendah ini belum melibatkan proses analisis siswa. Untuk melibatkan proses analisis siswa diperlukan tes yang menguji kemampuan kognitif tingkat tinggi. Namun untuk memberikan tes yang dapat menguji kemampuan kognitif tingkat tinggi diperlukan proses pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman langsung pada siswa. Pembelajaran yang melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi dapat dikembangkan melalui pembelajaran langsung dengan tujuan agar siswa dapat memperoleh ingatan dalam jangka panjang dan siswa juga dapat mengonstruk pengetahuannya sendiri, tetapi kenyataannya secara umum pembelajaran fisika didominasi dengan metode ceramah. Aktivitas siswa hanya terbatas pada mendengarkan, mencatat, menjawab pertanyaan bila guru memberikan pertanyaan, maka proses pembelajaran tersebut jelas tidak mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif dalam beraktivitas. Salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan permasalahan tersebut adalah model pembelajaran tipe Think-Pair-Share (TPS berbasis pemecahan masalah. Model ini dapat mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada diri siswa, membuat siswa terlibat langsung dalam proses pembelajaran sehingga siswa belajar konstruktif tidak bersifat hapalan dan melatih siswa untuk melakukan proses berpikir dan mengungkapkan pendapat dalam memecahkan permasalahan yang ada. Dengan adanya model pembelajaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa yang meliputi keterampilan menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan seiring dengan meningkatnya

  5. Pengaturan Kecepatan Motor Spindle pada Retrofit Mesin Bubut CNC Menggunakan Kontroler PID Gain Scheduling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fikri Yoga Permana

    2013-03-01

    Full Text Available Pada mesin bubut Computerized Numerical Control (CNC, proses pemahatan benda kerja memerlukan kecepatan potong yang tetap agar hasil kerja memiliki tingkat presisi tinggi. Dalam prakteknya, ketika terjadi pemotongan, diameter benda kerja akan selalu berkurang dan tingkat kedalaman pahat berubah-ubah sesuai dengan proses yang dilakukan sehingga mempengaruhi kecepatan putar motor spindle sehingga mengakibatkan tingkat presisi hasil kerja menjadi berkurang. Pada penelitian ini, digunakan kontroler PI Gain Scheduling untuk mengatur kecapatan motor spindle. Hasil yang didapatkan berupa simulasi kontroler PI Gain Scheduling. Dari hasil simulasi didapatkan kontroler PI Gain Scheduling mampu membuat respon sistem sesuai dengan yang diinginkan.

  6. Pengaruh Frekuensi Melihat Iklan Floating terhadap Tingkat Kesadaran Merek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Forddhanto Bimantoro

    2013-11-01

    Full Text Available Abstract: Floating ad  is online advertisement aiming to stimulate brand awareness by increasing familiarity through reexposing advertisement. This research examines the influence of ARCO Depok members’ exposure of floating ad at www.detik.com to their brand awareness about Samsung LED TV. The frequency of consuming the advertisement is differentiated into three categories, namely three times, five times and never. The result shows that the respondents’ exposure of floating ad could influence the level of brand awareness as much as 40.7%. However, this tendency was not represented in the category of five times. The result also shows that the only control variable which was able to significantly influence the level of brand awareness was the variable of respondents’ visitation to the site of detik.com. Abstrak: Iklan floating merupakan iklan di media internet yang bertujuan mencapai kesadaran merek dengan cara meningkatkan familiarity melalui frekuensi pengulangan iklan. Frekuensi melihat iklan floating dibedakan  dengan memilah kelompok responden yang dikenai frekuensi melihat iklan 3 kali, 5 kali dan tidak melihat iklan. Penelitian ini menguji pengaruh frekuensi melihat iklan floating di www.detik.com terhadap tingkat kesadaran merek Samsung LED TV pada warga ARCO Depok, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi melihat iklan floating dapat mempengaruhi tingkat kesadaran merek sebesar 40,7%; namun tidak terbukti pada kelompok yang melihat iklan sebanyak lima kali. Variabel kontrol yang mampu mempengaruhi tingkat kesadaran merek secara signifikan hanya variabel kunjungan responden ke detik.com.Â

  7. Ekstraksi Gula Stevia Dari Tanaman Stevia Rebaudiana Bertoni

    OpenAIRE

    Ratnani, R. D; Anggraeni, R

    2005-01-01

    Stevia Rebaudiana Bertoni adalah sejenis Tanaman perdu yang belum banyak dikenal oleh masyarakat. Didalam Industri, banyak digunakan sebagai bahan pemanis untuk produk makanan dan minuman berkalori rendah atau sebagai pengganti gula bagi penderita diabetes.Proses pengambilan bahan pemanis dari daun Stevia Rebaudiana dilakukan dengan cara ekstraksi bubuk daun didalam pelarut ( metanol,etanol ,spiritus , aquadest ) yang dilanjutkan dengan pencucian menggunakan Khloroform.Kemudian dicuci kemb...

  8. Tingkat Kejadian Rabies Dan Pemetaan Status Desa Tertular di Kecamatan Mengwi, Badung, Bali Tahun 2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Roro Chandra Gita Soetarmono Putri

    2017-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kejadian rabies dan titik koordinat kejadian rabies di Kecamatan Mengwi periode 2015. Tingkat insiden rabies dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan program Microsoft Excel dan untuk keperluan pemetaan kasus digunakan software Quantum-GIS. Dalam penelitian ini digunakan 2 jenis data yaitu data primer yang didapatkan dengan cara menentukan titik koordinat dimana ditemukannya lokasi kasus positif rabies pada anjing yang telah terkonfirmasi rabies di laboratorium dan data sekunder berupa data kasus anjing rabies dan jumlah populasi anjing di Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung. Tingkat kejadian rabies di Kecamatan Mengwi periode Januari hingga Agustus 2015 sebesar 0,17%. Dari 20 desa yang ada di Kecamatan Mengwi enam desa di antaranya ditemukan kejadian rabies, yaitu pada April 2015 ditemukan di koordinat 115o 16’ 85” BT dan 8o 54’ 58” LS yang berada di Desa Mengwi, pada Mei 2015 ditemukan di titik 115o 16’ 15” BT dan 8o 56’ 71” LS yang berada di Desa Mengwitani, pada Juli 2015 ditemukan di tiga titik berbeda yaitu di koordinat 115o 17’ 66” BT dan 8o 57’ 78” LS yang berada di Desa Kapal, 115o 17’ 50” BT dan 8o 59’ 26” LS yang berada di Desa Abianbase, koordinat 115o 12’ 46” BT dan 8o 62’ 25” LS yang berada di Desa Munggu, sedangkan pada Agustus 2015 kejadian rabies ditemukan di dua titik yang berbeda yaitu di koordinat 115o 15’ BT dan 8o 59’ LS yang berada di Desa Abianbase, koordinat kedua ditemukan di 115o 17’ 75” BT dan 8o 52’ 30” LS yang berada di Desa Werdi Bhuwana.

  9. Evaluasi Keamanan Informasi Pada Divisi Network of Broadband PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. Dengan Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endi Lastyono Putra

    2014-09-01

    Full Text Available PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom adalah perusahaan milik negara yang bergerak dalam bidang penyedia layanan komunikasi di Indonesia. Saat ini Telkom berpusat di kota Bandung. Banyaknya jaringan yang terhubung dengan kantor pusat Telkom tersebut, akan berdampak pada munculnya risiko keamanan informasi yang dapat mengancam Telkom dalam operasionalnya, sehingga perlu diadakan evaluasi atas keamanan informasi pada Divisi Network of Broadband kantor pusat Telkom untuk mengetahui kondisi  keamanan informasi pada Divisi Network of Broadband Telkom. Indeks Keamanan Informasi (KAMI merupakan suatu bentuk aplikasi yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dan digunakan untuk mencari ukuran tingkat kematangan dan kelengkapan keamanan informasi pada instasi negara yang telah disesuaikan dengan standar internasional, yaitu ISO 27001:2005. Tahap pertama dalam evaluasi indeks KAMI adalah melakukan penilaian tingkat ketergantungan TIK pada instasi tersebut, dan hasil dari tingkat ketergantungan tersebut akan digunakan sebagai batasan nilai dari penilaian lima area dalam indeks KAMI.

  10. PENYELENGGARAAN MAKANAN, DAYA TERIMA MAKANAN, DAN TINGKAT ASUPAN SISWA ASRAMA KELAS UNGGULAN SMA 1 PEMALI BANGKA BELITUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Sutyawan

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objectives of this study were to assess food service management, food acceptance, and the consumption’s level of students boarding school dormitory SMA 1 Pemali Bangka Belitung. The research was conducted in May—July 2013 with a cross sectional design. Subjects were purposively chosen with the total of 71 students. As many as 51.0% of components of food service management system have already been applied consisted of planning, purchasing, storage, processing, serving, personal hygiene, and sanitation. Spearman correlation analysis showed that the preference level for taste of food was significantly associated with energy and protein sufficiency level (p<0.05. The preference level for temperature of food was significantly associated with sufficiency levels of phosphorus (p<0.05. Preference level for temperature of food was significantly associated with compliance level of energy and iron (p<0.05. The level of compliance was significantly associated with sufficiency level of energy, iron, phosphorus, and zinc (p<0.05. Energy, protein, fosfor, iron intake from dormitory was significantly negatively associated with intake from non dormitory (p<0.05.Keywords: compliance level, food service management, preference level, sufficiency levelABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui proses penyelenggaraan makanan, daya terima makanan, dan tingkat asupan siswa asrama kelas unggulan SMA 1 Pemali Bangka Belitung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juli 2013 dengan menggunakan desain cross-sectional. Subjek diambil secara purposive dengan total 71 siswa. Sebanyak 51.0% komponen sistem penyelenggaraan makanan sudah diterapkan yang terdiri dari perencanaan, pembelian, penyimpanan, pengolahan, penyajian, higiene perorangan, dan sanitasi. Uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa tingkat kesukaan terhadap rasa makanan memiliki hubungan yang nyata dengan tingkat kecukupan energi dan protein (p<0.05. Tingkat kesukaan terhadap suhu

  11. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN PATISERI UNTUK SISWA TINGKAT XI SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Sunarmi

    2015-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: 1 mengembangkan multimedia pembelajaran patiseri pada standar kompetensi mengolah kue pastry kontinental untuk siswa tingkat XI SMK yang layak dari aspek pembelajaran, materi, dan media; 2 mengetahui keefektifan multimedia pembelajaran patiseri yang dikembangan terhadap penguasaan kompetensi belajar mengolah kue pastry kontinental dilihat dari peningkatan skor tes hasil belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Subyek penelitian adalah 36 siswa, untuk uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan. Validasi produk dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Selanjutnya data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif.Hasil penilaian ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa kualitas multimedia “baik”. Penilaian siswa pada uji coba lapangan mengenai kualitas multimedia dari aspek pembelajaran,aspek materi dan aspek media “sangat baik“, dengan rerata skor dari ketiga aspek 4,49. Hasil pretes menunjukkan rerata sebesar 63,15 sedangkan rerata pada posttes sebesar 89,07. N-gain sebesar 0,72 termasuk kategori “tinggi”. Kesimpulannya: multimedia pembelajaran patiseri hasil pengembangan layak dignakan untuk media pembelajaran dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

  12. Analisis Sensitivitas Respon Konsumen Pada Perluasan Merek (Brand Extension) Sabun Mandi Lifebuoy ke Shampoo Lifebuoy (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Methodist Indonesia)

    OpenAIRE

    Fitri Yanti NL

    2010-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat sensitivitas respon konsumen pada perluasan merek (brand extension) sabun mandi Lifebuoy ke shampoo Lifebuoy (studi kasus mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Methodist Indonesia). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, metode Sensitivitas Respon dan metode statistik yaitu, uji Validitas dan Reliabilitas dengan bantuan SPSS 13.00 for Windows. Metode yang digunakan peneliti dalam menganalisis tingkat ...

  13. Perbandingan Tingkat Kecemasan Primigravida dengan Multigravida di RSUD Majalaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iqbal Muhammad Iqbal

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Kecemasan adalah respons terhadap situasi mengancam tertentu yang dapat menyebabkan perubahan perilaku, karena terdapat ketidakpastian di masa mendatang serta ketakutan bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi. Kecemasan pada ibu hamil apabila tidak ditanggulangi akan membawa dampak terhadap fisik dan psikis, seperti persalinan lama, preeklamsi dan depresi pascamelahirkan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbandingan tingkat kecemasan antara ibu primigravida dan multigravida di Poli Obstetri dan Ginekologi RSUD Majalaya. Penelitian ini menggunakan rancangan observational analitik dengan pendekatan metode cross sectional periode April–Juni 2014 dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner Zung Self-rating Anxiety Scale (ZSAS. Data penelitian dianalisis secara analitik dan diuji menggunakan uji t tidak berpasangan. Dari hasil penelitian didapatkan tingkat kecemasan rata-rata pada primigravida adalah 36,76±5,75, sedangkan pada multigravida 37,43±7,07. Berdasarkan hasil uji statistik tidak terdapat perbedaan tingkat kecemasan antara primigravida dan multigravida (p=0,739. Hal ini diduga karena faktor biologis seperti perubahan hormonal dan faktor dukungan sosial dari keluarga ibu primigravida maupun multigravida sehingga cukup efektif untuk menurunkan tingkat kecemasan. Simpulan, tidak terdapat perbedaan tingkat kecemasan ibu primigravida dengan multigravida di Poli Obstetri dan Ginekologi RSUD Majalaya. Kata kunci: Kecemasan, kehamilan, multigravida, primigravida, ZSAS   Comparative Level of Anxiety between Primigravida and Multigravida in RSUD Majalaya Abstract Anxiety is a response to treated due to threatens the uncertainty of the future and fear that something bad will happen. Pregnancy is growth and development of fetoes intrauterin since conception until the beginning of labour. If anxiety not resolved, it will have an impact on physical and

  14. PENERAPAN DATAMINING PADA POPULASI DAGING AYAM RAS PEDAGING DI INDONESIA BERDASARKAN PROVINSI MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mhd Gading Sadewo

    2017-09-01

    Full Text Available Ayam bukanlah makanan yang asing bagi penduduk Indonesia. Makanan tersebut sangat mudah dijumpai dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Namun tingkat konsumsi daging ayam di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan Negara tetangga. Penelitian ini membahas tentang Penerapan Datamining Pada Populasi Daging Ayam Ras Pedaging di Indonesia Berdasarkan Provinsi Menggunakan K-Means Clustering. Sumber data penelitian ini dikumpulkan berdasarkan dokumen-dokumen keterangan populasi daging ayam yang dihasilkan oleh Badan Pusat Statistik Nasional. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data dari tahun 2009-2016 yang terdiri dari 34 provinsi. Variable yang digunakan (1 jumlah populasi dari tahun 2009-2016. Data akan diolah dengan melakukan clushtering dalam 3 clushter yaitu clusther tingkat populasi tinggi, clusther tingkat populasi sedang dan rendah. Centroid data untuk cluster tingkat populasi tinggi 4711403141, Centroid data untuk cluster tingkat populasi sedang 304240647, dan Centroid data untuk cluster tingkat populasi rendah 554200. Sehingga diperoleh penilaian berdasarkan indeks populasi daging ayam dengan 1 provinsi tingkat populasi tinggi yaitu Jawa Barat, 6 provinsi tingkat populasi sedang yaitu Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, dan 27 provinsi lainnya termasuk tingkat populasi rendah. Hal ini dapat menjadi masukan kepada pemerintah, provinsi yang menjadi perhatian lebih pada populasi daging ayam berdasarkan cluster yang telah dilakukan

  15. ANALISIS POSTUR KERJA PADA PT. XYZ MENGGUNAKAN METODE ROSA (RAPID OFFICE STRAIN ASSESSMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosma Hani Damayanti

    2014-06-01

    Full Text Available Penggunaan teknologi informasi, dimana komputer sebagai medianya kini semakin meningkat. Frekuensi yang tinggi akan penggunaan komputer yang tidak memperhatikan sisi ergonomi dalam bekerja mengakibatkan adanya resiko yang dirasakan oleh pengguna. PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan komputer sebagai salah satu alat utama dalam bekerja. Pada penggunaannya karyawan pada Departemen Publishing merasakan keluhan pada punggung, pinggang, nyeri bahu, leher dan tangan. Keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada Departemen publishing dapat diminimalkan dengan cara mengetahui dan mengidentifikasi postur kerja pada pekerja dalam menggunakan komputer. Identifikasi tersebut digunakan untuk mengetahui kondisi pekerja dan mengetahui penyebab keluhan yang dirasakan oleh pekerja untuk dilakukan perbaikan. Pada penelitian ini dilakukan analisis dengan menggunakan metode ROSA untuk mengurangi adanya keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada Departemen publishing. ROSA merupakan salah satu metode pada office ergonomics, dimana penilaiannnya dirancang untuk mengukur resiko yang terkait dengan penggunaan komputer serta untuk menetapkan tingkat tindakan perubahan berdasarkan laporan dari ketidaknyamanan pekerja. Dengan menggunakan metode ROSA, dapat diketahui apakah postur kerja karyawan pada Departemen Publishing pada saat bekerja aman atau berbahaya. Hasil analisis postur kerja menggunakan metode ROSA pada Departemen Publishing menunjukkan bahwa seluruh pekerja yang menjadi sampel memiliki level resiko yang tinggi dan perlu dilakukan perbaikan segera.  Perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat resiko yang dirasakan oleh pekerja yaitu dengan perbaikan fasilitas yang digunakan oleh pekerja yang sesuai dengan standar ergonomi, melakukan sosialisasi kepada pekerja tentang pentingnya ergonomi pada dunia kerja, dan sebaiknya pekerja melakukan istirahat atau peregangan otot minimal setiap tiga jam sekali.

  16. ANALISIS POSTUR KERJA PADA PT. XYZ MENGGUNAKAN METODE ROSA (RAPID OFFICE STRAIN ASSESSMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosma Hani Damayanti

    2014-06-01

    Full Text Available Penggunaan teknologi informasi, dimana komputer sebagai medianya kini semakin meningkat. Frekuensi yang tinggi akan penggunaan komputer yang tidak memperhatikan sisi ergonomi dalam bekerja mengakibatkan adanya resiko yang dirasakan oleh pengguna. PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan komputer sebagai salah satu alat utama dalam bekerja. Pada penggunaannya karyawan pada Departemen Publishing merasakan keluhan pada punggung, pinggang, nyeri bahu, leher dan tangan. Keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada Departemen publishing dapat diminimalkan dengan cara mengetahui dan mengidentifikasi postur kerja pada pekerja dalam menggunakan komputer. Identifikasi tersebut digunakan untuk mengetahui kondisi pekerja dan mengetahui penyebab keluhan yang dirasakan oleh pekerja untuk dilakukan perbaikan. Pada penelitian ini dilakukan analisis dengan menggunakan metode ROSA untuk mengurangi adanya keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada Departemen publishing. ROSA merupakan salah satu metode pada office ergonomics, dimana penilaiannnya dirancang untuk mengukur resiko yang terkait dengan penggunaan komputer serta untuk menetapkan tingkat tindakan perubahan berdasarkan laporan dari ketidaknyamanan pekerja. Dengan menggunakan metode ROSA, dapat diketahui apakah postur kerja karyawan pada Departemen Publishing pada saat bekerja aman atau berbahaya. Hasil analisis postur kerja menggunakan metode ROSA pada Departemen Publishing menunjukkan bahwa seluruh pekerja yang menjadi sampel memiliki level resiko yang tinggi dan perlu dilakukan perbaikan segera. Perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat resiko yang dirasakan oleh pekerja yaitu dengan perbaikan fasilitas yang digunakan oleh pekerja yang sesuai dengan standar ergonomi, melakukan sosialisasi kepada pekerja tentang pentingnya ergonomi pada dunia kerja, dan sebaiknya pekerja melakukan istirahat atau peregangan otot minimal setiap tiga jam sekali.

  17. Respon Pertumbuhan Pichia Manshurica dan Rhodosporodium Paludigenum pada Berbagai Media Basal sebagai Penentu untuk Proses Isolasi Protoplas

    OpenAIRE

    Wijanarka, Wijanarka; Sutariningsih, Endang; Dewi, Kumala; Indrianto, Ari

    2012-01-01

    Pertumbuhan mikroorganisme biasanya ditunjukkan dengan adanya pertambahan jumlah sel atau masa sel yang sedang tumbuh. Pertumbuhan mikroorganisme dipengaruhi oleh faktor lingkungan hidupnya, salah satunya medium pertumbuhan. Medium tersebut sangat menentukan tingkat keberhasilan umur kultur dan profil fase pertumbuhan yang sangat penting pada saat isolasi protoplas. Tujuan penelitian ini adalah kinetika respon dan profil pertumbuhan Pichia manshurica dan Rhodosporodium paludigenum Pada Berbag...

  18. HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MELAKUKAN CUCI TANGAN DI RSI KLATEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fakhrudin Nasrul Sani

    2017-07-01

    Full Text Available Salah satu strategi keselamatan pasien adalah pengurangan risiko berbagai infeksi dengan cara mencuci tangan. Cuci tangan dilakukan dengan prosedur yang benar yaitu 6 teknik secara berurutan pada waktu/momen yang tepat.Tingkat kepatuhan mencuci tangan perawat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan motivasi perawat rawat inap dengan tingkat kepatuhan dalam melakukan 6 langkah cuci tangan yang benar di RSI Klaten. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner untuk mengetahui motivasi perawat dan lembar observasi untuk mengetahui kepatuhan cuci tangan perawat dengan sampel 61 orang perawat. Hasil penelitian sebagian besar perawat rawat inap di RSI Klaten memiliki motivasi 6 langkah cuci tangan dengan benar dengan katagori lemah (52,5%, sedangkan tingkat kepatuhan cuci tangan sebagian besar tidak patuh (57,4%. Hasil uji chi square didapatkan ada hubungan motivasi perawat rawat inap dengan tingkat kepatuhan dalam melakukan 6 langkah cuci tangan yang benar di RSI Klaten (p=0,000<0,05. Disarankan kepada perawat hendaknya membiasakan prosedur 6 langkah cuci tangan yang benar untuk mencegah terjadinya infeksi dari berbagai penyakit.

  19. MANAJEMEN LABA (EARNING MANAGEMENT DAN PEMILIHAN METODE AKUNTANSI PADA SAAT IPO (STUDI PADA BURSA EFEK JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Handriyono Handriyono

    2016-01-01

    Full Text Available Ada banyak faktor yang mempengaruhi perilaku manajer untuk mengendalikan tingkat keuntungan suatu perusahaan dan informasi keuangan. Studi empirik membuktikan ada 5 faktor yang berhubungan dengan manajemen laba yaitu ukuran perusahaan, tingkat pertumbuhan perusahaan, financial leverage, proporsi saham pemilik perusahaan, penjamin emisi. Penelitian ini menggunakan 34 perusahaan industri sebagai sampel penelitian yang go publik antara 1995 sampai dengan 1997 di Bursa Efek Jakarta. Hasil analisis dengan menggunakan Total Accrual Multivariate yaitu Ordinary Least Square model, menunjukkan bahwa hanya ukuran perusahaan yang mempunyai hubungan yang signifikan pada perusahaan yang go publik, dan variabel yang lain tidak signifikan.

  20. KAJIAN TINGKAT ERODIBILITAS BEBERAPA JENIS TANAH DI PEGUNUNGAN BATURAGUNG DESA PUTAT DAN NGLANGGERAN KECAMATAN PATUK KABUPATEN GUNUNGKIDUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Ashari

    2013-01-01

    Full Text Available Erosi sebagai salah satu proses dalam geomorfologi dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya adalah kepekaan erosi tanah (erodibilitas tanah. Antara satu jenis tanah dengan jenis tanah lainnya memiliki kepekaan yang berbeda, hal ini dipengaruhi oleh kondisi masing-masing jenis tanah selama perkembangannya. Erodibilitas tanah dan laju erosi berkaitan erat dengan kondisi geomorfologi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengetahui tingkat erodibilitas beberapa jenis tanah di lereng Pegunungan Baturagung, Desa Putat dan Nglanggeran, (2 membuat model prediksi besarnya erosi permukaan pada beberapa jenis tanah tersebut dengan menggunakan metode USLE, (3 menganalisis keterkaitan tingkat erodibilitas tanah dengan kondisi geomorfologi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Pengumpulan data melalui survei dengan melakukan pengukuran dan pengamatan variabel erosi pada setiap satuan lahan. Selain data primer yang diperoleh dari survei juga digunakan data sekunder. Tingkat erodibilitas tanah dan prediksi erosi ditentukan dengan perhitungan formula USLE, selanjutnya hasil yang diperoleh dideskripsikan dengan sudut pandang geomorfologi-tanah. Hasil penelitian ini menunjukkan (1 erodibilitas beberapa jenis tanah di di lereng Pegunungan Baturagung, Desa Putat dan Nglanggeran bervariasi dari tingkat rendah hingga sangat tinggi. Faktor utama yang mempengaruhi dan memberikan variasi keruangan erodibilitas tanah adalah tekstur tanah. (2 erodibilitas tanah berpengaruh signifikan terhadap laju erosi permukaan. Semakin tinggi nilai erodibilitas semakin besar erosi permukaan. Laju erosi di daerah penelitian juga dikendalikan oleh faktor lain terutama lereng dan metode konservasi lahan, (3 Keterkaitan antara kondisi geomorfologi dengan erodibilitas tanah dijumpai melalui peristiwa pembentukan dan perkembangan tanah.   Kata Kunci: erodibilitas, erosi, tanah

  1. Pendugaan tingkat pemanfaatan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi, Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Setiyawan

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract. Skipjack fishing activity in Prigi waters mostly used purse seine and troll line. The aims of the research was to determinate the utilization rate of skipjack. Catch per Unit Effort (CPUE, Maximun Sustainable Yield (MSY, and IMP were calculated from primary data of ship log book and secondary data were the statistic report of PPN Prigi from year 2000 - 2011. The research was conducted frm Februari to Nopember 2013.  The result showed that fishing season occurred on June to July and from September to November, where the peak season at September with Effort value (EMSY  was 245 trip/year and number of catch sustainable (hMSY was 1.219 ton/year. The highest Estimation of Utilization rate (196.98% was occurred on 2002, while the lowest (73.54% was recorded on 2011. In addition the average value was 106% indicate the overfishing, therefore it is crucial to plan the sustainable fisheries management in relation to protect the skipjack fishery in Prigi waters. Keywords: Utilization Rate; Skipjack; Prigi Waters   Abstrak. Kegiatan penangkapan ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis di Perairan Prigi, sebagian besar menggunakan alat tangkap pukat cincin dan pancing tonda.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemanfaatan ikan cakalang. Nilai Catch per Unit Effort (CPUE, Maximum Sustainable Fisheries (MSY, dan Indeks Musim Penangkapan didapatkan dari data primer berupa log book kapal dan data sekunder berupa data statistik Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi dari tahun 2000 - 2011. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Nopember tahun 2012. Hasilnya menunjukkan bahwa Pola Musim Penangkapan terjadi pada bulan Juni – Juli dan September – Nopember, musim puncak penangkapan terjadi pada bulan September dengan nilai effort lestari (EMSY sebesar 245 trip/tahun dan total hasil tangkapan lestari (hMSY sebesar 1.219 ton/tahun. Hasil pendugaan terhadap tingkat pemanfaatan menunjukkan hasil tertinggi dengan nilai sebesar 196

  2. HUBUNGAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG PERNAPASAN DENGAN TINGKAT KAPASITAS VITAL PARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David Eko Rikmiarif

    2012-07-01

    Full Text Available Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara pemakaian alat pelindung pernapasan dengan tingkat kapasitas vital paru pada pekerja pembuat genteng di Desa Singorojo Kabupaten Jepara tahun 2011. Jenis penelitian adalah penelitian analitik yang menjelaskan korelasi antara variabel bebas dan variabel terikat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Teknik penarikan sampel menggunakan total sampling. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu pemakaian alat pelindung pernapasan, sedangkan variabel terikat adalah kapasitas vital paru. Teknik pengumpulan data dengan metode pengukuran, kuesioner, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dengan analisis deskriptif dan uji bivariat dengan spearman test melalui bantuan komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi spearman -0,923 dengan nilai probabilitas (p value 0,0001 (< 0,05, yang artinya bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara pemakaian alat pelindung pernapasan dengan tingkat kapasitas vital paru pada pekerja pembuat genteng di Desa Singorojo Kabupaten Jepara tahun 2011. Simpulan penelitian adalah ada ada hubungan antara praktik penggunaan APD pernafasan (masker dengan Tingkat Kapasitas Vital Paru. The research objective was to determine the relationship between the use of respiratory protective equipment with the level of vital lung capacity in workers in the village of tile maker Singorojo Jepara regency in 2011. This type of research was the analytical research that explains the correlation between independent variables and the dependent variable. The method used in this study was cross sectional. Sampling technique using total sampling. Variable study consists of the independent variable is the use of respiratory protective equipment, while the dependent variable was the vital lung capacity. Data collection techniques with methods of measurement, questionnaires, and documentation. Methods of data

  3. Konsep Tingkat Kematangan penerapan Internet Protokol versi 6 (Capability Maturity Model for IPv6 Implementation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Azmi

    2015-03-01

    Full Text Available Internet Protocol atau IP merupakan standar penomoran internet di dunia yang jumlahnya terbatas. Di dunia, alokasi IP diatur oleh Internet Assignd Number Authority (IANA dan didelegasikan ke melalui otoritas masing-masing benua. IP sendiri terdiri dari 2 jenis versi yaitu IPv4 dan IPv6 dimana alokasi IPv4 dinyatakan habis di tingkat IANA pada bulan April 2011. Oleh karena itu, penggunaan IP diarahkan kepada penggunaan IPv6. Untuk melihat bagaimana kematangan suatu organisasi terhadap implementasi IPv6, penelitian ini mencoba membuat sebuah model tingkat kematangan penerapan IPv6. Konsep dasar dari model ini mengambil konsep Capability Maturity Model Integrated (CMMI, dengan beberapa tambahan yaitu roadmap migrasi IPv6 di Indonesia, Request for Comment (RFC yang terkait dengan IPv6 serta beberapa best-practice implementasi dari IPv6. Dengan konsep tersebut, penelitian ini menghasilkan konsep Capability Maturity for IPv6 Implementation.

  4. ANALISIS PENERAPAN SISTEM ENTERPRISE RESOURCE PLANNING PADA PT. ANEKA DHARMA PERSADA DI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tanto Tanto

    2015-08-01

    Full Text Available Enterprise Resource Planning  (ERP dapat mengintegrasikan fungsi marketing, fungsi produksi, fungsi logistik, fungsi finance, fungsi sumber daya manusia, dan fungsi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan (maturity level untuk proses-proses layanan dan dukungan Sistem Enterprise Resource Planning  (ERP pada PT. Aneka Dharma Persada (ADP di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan kerangka keria COBIT 4.1 yang dikembangkan IT Governance Institute (ITGI yang berbasis di Amerika Serikat untuk kontrol yang digunakan  adalah domain "Delivery and Support (DS dan  Monitor and Evaluate (ME". Hasil analisis tingkat kematangan untuk DS1 dan DS7 berada pada level 2 sedang untuk DS3, DS4, DS5, DS6, , DS10, DS11, ME1 dan ME2 berada pada tingkat kematangan level 3. Kata Kunci : Enterprise Resource Planning  (ERP, maturity level, COBIT 4.1. 

  5. Tax Law Enforcement Sebagai Upaya Optimalisasi Penerimaan Pajak Negara Ditinjau Melalui Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Catur Martian Fajar

    2016-03-01

      Abstrak - Pajak merupakan sumber penerimaan Negara yang paling dominan. Perkembangan perekonomian mempengaruhi besarnya penerimaan Negara terutama melalui penerimaan pajak. Potensi penerimaan pajak di Indonesia sebenarnya sangat besar tetapi masih banyak sekali sumber penerimaan pajak yang belum tergali atau belum optimal. Pemerataan pemungutan pajak perlu dilakukan terutama dengan sistem kontrol yang mumpuni terhadap wajib pajak dan petugas pajak itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran mengenai penegakan hukum dalam meningkatkan penerimaan pajak melalui tingkat kepatuhan wajib pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif. Sumber data pada penelitian ini berasal dari studi pustaka seperti artikel, jurnal, serta kajian-kajian yang mendukung penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kinerja pemeriksaan pajak di Indonesia mengalami peningkatan hingga pada tahun 2012 jumlah LHP sebanyak 55.666. Jumlah petugas pemeriksa pada tahun 2012 sebanyak 4.110, perbandingan petugas pemeriksa dan wajib pajak pada tahun 2012 adalah 1:6.037. Jika dibandingkan dengan wajib pajak terdaftar jumlah tersebut masih belum maksimal. Selain itu tingkat penerimaan pajak dapat dilihat dengan lunasnya hutang pajak, pada akhir tahun 2008 jumlah tunggakan pajak sebesar 38,34 Triliun, pada tahun 2009 jumlah tunggakan pajak sebesar 39,82 Trilliun, pada tahun 2010 jumlah tunggakan pajak sebesar 37,86, pada tahun 2010 jumlah tunggakan pajak sebesar 66,48 Trilliun, dan pada tahun 2012 jumlah tunggakan pajak sebesar 47,32 Trilliun. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa jumlah tunggakan pajak yang masih harus diterima mengalami fluktuasi pada setiap tahunnya. Selain itu, jumlah kasus tindak pidana di bidang perpajakan yang telah ditindaklanjuti oleh DJP dan berkasnya dinyatakan lengkap oleh kejaksaan (P-21 dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2008 s.d. 2012 memiliki kecenderungan

  6. PENCEMARAN PESTISIDA PADA PERAIRAN PERIKANAN DI SUKABUMI- JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Taufik

    2011-12-01

    Full Text Available Penggunaan pestisida merupakan salah satu sumber pencemar yang potensial bagi sumberdaya dan lingkungan perairan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat pencemaran pestisida pada lahan perikanan budidaya di Sukabumi, Jawa Barat. Penelitian diawali dengan penentuan lokasi, dilanjutkan dengan pengambilan contoh (air, sedimen, biota air, preparasi, identifikasi, dan analisis data, serta pelaporan. Analisis contoh menggunakan alat Gas Chromatograph (GC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada lahan perikanan air tawar di daerah Sukabumi terdapat residu pestisida dari golongan organoklorin, organofosfat, piretroid, dan karbamat dengan konsentrasi di bawah Batas Maksimal Residu (BMR. Jenis dan konsentrasi residu pestisida tersebut yang terbesar terdapat pada ikan, kemudian di dalam tanah dan yang terakhir adalah dalam air.

  7. PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN MELALUI MOTIVASI KERJA SEBAGAI INTERVENING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lis Tatin Hernidatiatin

    2017-06-01

    Full Text Available Abstract. This study is aimed to analyze the direct and indirect effect of educational level on employee performance through work motivation as an intervening variable at PT. Kereta Api (Persero Regional Operations (DAOP 3 Cirebon. The method used in this research is associative method and data collection technique used is the field research (observation, interview, questionnaire and literature study. To determine the size of the sample, the study used the Slovin formula while to analyse data the researchers performed validity, reliability and classical assumption test (normality, multicollinearity, heteroscedasticity and autocorrelation test, path analysis, t hypothesis testing. The results of path analysis showed that the level of education directly impacted to employee performance and indirectly to work motivation (an intervening variable and finally to employee performance. Due to the fact that the direct correlation coefficient is greater than the indirect correlation coefficient, it can be said that the true relationship is direct correlation. Keywords. Level of education; work motivation; job performance.   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung tingkat pendidikan terhadap prestasi kerja karyawan dan pengaruh tidak langsung tingkat pendidikan terhadap prestasi kerja karyawan melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening pada PT. Kereta Api (Persero Daerah Operasi (DAOP 3 Cirebon. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode Asosiatif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah Riset Lapangan (Observasi, Wawancara, Angket dan Riset Kepustakaan. Untuk menentukan ukuran sampel menggunakan rumus Slovin. Penelitian ini menggunakan metode analisis data yang terdiri dari Uji validitas, Uji reliabilitas, Uji Asumsi Klasik (Uji Normalitas, Uji Multikolonearitas, Uji Heteroskedastisitas, Uji Autokorelasi, Analisis Jalur, Uji  t Hipotesis. Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa tingkat

  8. ANALISIS USER EXPERIENCE UNTUK TINGKAT KETERPILIHAN SMARTPHONE ANDROID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fhadilla Muhammad

    2016-04-01

    Full Text Available Smartphone is the daily needs of each person. because of this, the company's competing smartphone to follow the needs of users. The high use of the Android operating system and a decrease in selling power one of branded company to speculate that users try the same operating system on smartphones that better understand the user's convenience. The research goal is to determine the effect the user experience of users in choosing a smartphone better. the results of questionnaires that smartphone deficiencies found on weaknesses in aspects of innovation. the results of the questionnaire clarified with usability tests, the results are not based on the user selects the smartphone user experience factor. By adding features in the modeling of the expected change in the electability of the smartphone. After testing That knowing users choose not based user experience factor, but the hardware specifications and price of the smartphone itself Keywords: Smartphone,User Experience, Operation System, Android Smartphone menjadi kebutuhan sehari- hari setiap orang. Dengan menjadi kebutuhan inilah maka perusahaan smartphone berlomba- lomba untuk mengikuti kebutuhan pengguna. Tingginya penggunaaan sistem operasi Android dan penurunan daya jual salah satu smartphone ternama menimbulkan spekulasi bahwa pengguna mencoba sistem operasi yang sama pada smartphone yang lebih memahami kenyamanan pengguna. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh user experience pengguna dalam memilih smartphone. Dari hasil penelitian kuesioner bahwa kekurangan smartphone ini terdapat pada kekurangan inovasi. Kekurangan hasil kuesioner diperjelas dengan tes kegunaan, hasilnya pengguna memilih smartphone tidak berdasarkan faktor user experience. Dengan menambahkan fitur pada pemodelan diharapkan ada perubahan dalam tingkat keterpilihan. Setelah dilakukan pengujian diketahui bahwa pengguna memilih tidak berdasarkan faktor user experience melainkan spesifikasi hardware dan harga

  9. Akurasi Algoritma Density Based Spatial Clustering of Application with Noise (DBSCAN danHill Climbing Pada Accumulator Array Invariant Generalized Hough Transform Dalam Menemukan Posisi Kemunculan Motif pada Citra Batik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uray Heri

    2015-11-01

    Full Text Available Penelitianinimembahastentangekstraksi akumulasi voting pada accumulatorarray yang dihasilkan algoritma InvariantGeneralised Hough Transform (GHT untukmenemukan posisi kemunculan motif pada citrabatik yang telah mengalami perubahan skaladan atau rotasi. Proses ekstraksi accumulatorarray dilakukan dengan 4 (empat metode yaituHillClimbingClustering,KombinasiTresholding dan Density Based SpatialClustering of Application with Noise (DBSCAN,Kombinasi Hill Climbing dan DBSCAN sertaKombinasi Tresholding, Hill Climbing danDBSCAN. Untuk setiap metode yang diusulkan,dihitung nilai Precision dan Recall. Precisiondan Recall tertinggi diperoleh oleh KombinasiTresholding, Hill Climbing dan DBSCAN, yaitusebesar 23% untuk precision dan 35% untukrecall.

  10. EKSTRAKSI MINYAK KENANGA (Cananga odorata UNTUK PEMBUATAN SKIN LOTION PENOLAK SERANGGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    GWP Sari

    2014-11-01

    Full Text Available Keberadaan serangga seperti nyamuk Aedes aegypti dan lalat sering menimbulkan gangguan bagi manusia. Salah satu cara untuk menghindari gangguan serangga tersebut adalah dengan memakai anti serangga berbentuk lotion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas minyak kenanga hasil ekstraksi minyak kenanga sebagai sediaan lotion anti serangga. Senyawa caryophyllene, linalol, dan geraniol dalam minyak kenanga menghasilkan aroma yang menyengat dan tidak disukai oleh serangga. Minyak kenanga diperoleh dari destilasi uap dan air bunga kenanga. Karakterisasi fisik minyak menunjukkan hasil yang sesuai dengan SNI 06-3949-1995 yaitu warna kuning muda, bau khas minyak kenanga, berat jenis 0,906 gr/ml, dan indeks bias 1,498. Analisis komponen penyusun minyak kenanga menggunakan spektrofotometer IR dan Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS menunjukkan adanya senyawa trans-caryophyllene sebesar 39,07% sebagai senyawa utama minyak kenanga. Hasil karakterisasi sediaan lotion menunjukkan bahwa minyak memiliki pH rata-rata 6,50, homogen, dan bau khas minyak kenanga. Total mikroba adalah sebanyak 1 koloni pada formula lotion dengan penambahan metil paraben sedangkan daya repellent mencapai 90,58% pada formula lotion dengan konsentrasi minyak kenanga 2,5%. Lotion minyak kenanga dapat digunakan sebagai repellent atau penolak serangga. Pengaplikasian minyak kenanga dalam sediaan lotion dapat dilakukan secara langsung pada saat pembuatan lotion.The presence of insects such as Aedes aegypti mosquito and flies often cause nuisance to humans. One way to avoid these insects is to apply insect repellent lotion. The study aimed to determine the effectiveness of the extracted ylang oil as an insect repellent preparation. Compounds such as caryophyllene, linalool and geraniol in ylang oil produce pungent aroma and is not favored by insects. Ylang oil is obtained from water and steam distillation of ylang flowers. The physical characterization of the oil showed

  11. PENGARUH DARI NEPTUNE KRILL OIL PADA MANAJEMEN DISMINOREA PADA REMAJA PUTRI KELAS X DI SMA NEGERI 1 PRINGSEWU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indri Retno Palupi

    2016-12-01

    Full Text Available Hasil survei Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI cabang Bandar Lampung tahun 2014, dismenorhea  menempati urutan pertama keluhan yang sering dialami wanita, sebesar 65,3% selain siklus menstruasi yang tidak teratur. Prevalensi dismenorhea  lebih tinggi pada kelompok usia remaja 10-20 tahun sebesar 71,4%. Tujuan penelitian ini diketahui pengaruh dari neptune krill oil  pada manajemen disminorea pada remaja putri kelas X di SMA Negeri 1 Pringsewu tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan rancangan desain  eksperimen dengan menggunakan pendekatan one group pre and post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas X di SMA Negeri 1 Pringsewu yang berjumlah 193 orang, sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini univariat dan bivariat dengan uji t-test.Tingkat nyeri dismenorhea  sebelum diberi Neptune krill oil  pada siswi kelas X SMA Negeri 1 Pringsewu memiliki rata-rata tingkatan nyeri yaitu 8,190 (pada skala 1-15, Tingkat nyeri dismenorhea  setelah diberi Neptune krill oil  pada siswi kelas X SMA Negeri 1 Pringsewu memiliki Rata-rata tingkat nyeri yaitu 4,747 (pada skala 1-15. Ada pengaruh pemberian Neptune krill oil  terhadap intensitas nyeri dismenorhea  pada siswi kelas X SMA Negeri 1 Pringsewu Tahun 2016 (p-value=0,000. Diharapkan remaja putri dapat mengetahui bahwa salah satu cara untuk mengurangi nyeri dismenorhea  adalah dengan mengkonsumsi Neptune krill oil. Sehingga remaja putri dapat menerapkannya dirumah saat mengalami dismenorhea.

  12. IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA SMP PADA KONSEP FOTOSINTESIS MELALUI ANALISIS GAMBAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Devi Ariandini

    2014-01-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa dengan analisis menggambar. Tiga puluh empat siswa di kelas 8 di sekolah menengah pertama digunakan sebagai subyek dalam penelitian ini. Teknik sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperlukan untuk penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner, menggambar analisis rubrik, dan wawancara. Identifikasi Kesalahpahaman ditentukan dengan menggambar siswa berdasarkan menggambar kriteria klasifikasi oleh Kose (2008. Siswa diperintahkan untuk menarik tentang konsep fotosintesis setelah proses pembelajaran. Gambar siswa dianalisis dengan rubrik dan setelah itu mereka diwawancarai. Hasil penelitian menunjukkan tidak semua tingkat kriteria menggambar dari tingkat 1 sampai 5 diidentifikasi. Dari hasil analisa, gambar paling banyak ditemukan adalah pada tingkat 4. Gambar pada tingkat 4 dikategorikan sebagai gambar lengkap konsep fotosintesis dan tidak ada kesalahpahaman ditemukan. Berdasarkan gambar mereka, ada siswa 2,9% diidentifikasi yang diselenggarakan kesalahpahaman. Ada perbedaan jumlah siswa yang diadakan kesalahpahaman antara gambar hasil analisis dan hasil wawancara. Dari hasil wawancara, ada siswa 35,2% dimiliki kesalahpahaman, lebih dari menggambar hasil analisis. Ini berarti bahwa identifikasi kesalahpahaman melalui analisis gambar tidak efektif. Kesalahpahaman siswa yang paling sering terjadi pada konsep fotosintesis adalah tempat berlangsungnya fotosintesis. Faktor yang membuat kesalahpahaman siswa yaitu karena siswa itu sendiri dan lingkungannya. Kata Kunci: fotosintesis, kesalahpahaman, konsep, menggambar analisis

  13. Tingkat Adaptasi Kepemimpinan Kepala Sekolah Menghadapi Situasi dalam Pengambilan Keputusan Strategik: Studi di SMP Kota Semarang 2005

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arief Yulianto

    2011-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengatahui karakteristik kepemimpinan Kepala SMP dalam melakukan adaptasi dengan lingkungan kerja dan Mengetahui peran serta yang diberikan seluruh anggota sekolah dalam pengambilan keputusan strategis kepada Kepala SMP.Sasaran studi ini dipilih berdasarkan teknik representative purposive sampling, yaitu  sebanyak 16 SMP di kota Semarang serta dengan purposive (syarat yaitu telah menerapkan MBS . Model analisis data yang dilakukan adalah dengan menggunakan model LASI (Leadership Adaptability and Style Inventory. Pembahasan Analisis Situasional. Pada pembahasan ini adalah mengenai deskripsi gaya kepemimpinan Kepala SMP terkait dengan lingkungan yang ada di lingkungannya. Indikator pada gaya kepemimpinan ini adalah tingkat penyelesaian pekerjaan (perilaku tugas serta hubungan personal dan organisasi (interaksional baik secara individu maupun kelompok. Dari hasil data primer yang didapat, sesuai dengan 12 situasi dalam variabel LASI. Pembahasan Analisis Situasiona .Pada pembahasan ini adalah mengenai deskripsi gaya kepemimpinan Kepala SMP terkait dengan lingkungan yang ada di lingkungannya. Indikator pada gaya kepemimpinan ini adalah tingkat penyelesaian pekerjaan (perilaku tugas serta hubungan personal dan organisasi (interaksional baik secara individu maupun kelompok. Dari hasil data primer yang didapat, sesuai dengan 12 situasi dalam variabel LASI maka dapat diinterpresikan sebagai berikut Kata Kunci: Kepemimpinan Adaptif, Model LASI,MBS

  14. DEPOPULASI DAN TEKANAN PENDUDUK TERHADAP LAHAN DI DAERAH PERDESAAN : STUDI DETERMINAN REGIONAL DEPOPULASI PERDESAAN DAN KONSEKUENSINYA PADA TEKANAN PENDUDUK ATAS LAHAN DI PERDESAAN KABUPATEN BANTUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Rijanta

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Depopulasi perdesaan atau menurunnya jumlah absolut penduduk perdesaan merupakan fenomena baru dalam sejarah kependudukan Indonesia. Fenomena ini mulai terlihat nyata di DIY sejak tahun 1990an. Sejauh ini belum ada penelitian yang menelaah hubungan antara depopulasi perdesaan sebagai wujud perubahan perilaku reproduksi dan migrasi penduduk di satu pihak dengan arah dan intensitas penggunaan lahan perdesaan di lain pihak sebagai wujud perubahan lingkungan binaan. Selanjutnya pertanyaan tentang konsekuensi depopulasi terhadap perbaikan kesejahteraan penduduk perdesaan juga penting dicari jawabannya, sebab selama ini berbagai kebijakan kependudukan umumnya berasumsi jumlah penduduk yang kecil merupakan prakondisi untuk meningkatkan kesejahteraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1menyusun tipologi daerah perdesaan menurut tingkat depopulasinya, (2mengenal determinan-determinan depopulasi perdesaan pada tingkat regional. Selanjutnya berdasarkan tipologi yang tersusun akan dilakukan penelitian pada tingkat rumahtangga untuk mengetahui (1faktor-faktor internal pada tingkat rumahtangga yang mendorong terjadinya depopulasi, (2konsekuensi depopulasi perdesaan pada intensitas dan orientasi penggunaan lahan perdesaan pada tingkat rumahtangga, dan (3 konsekuensi depopulasi perdesaan pada tingkat kesejahtraan rumahtangga. Studi penyusunan tipologi perdesaan menurut tingkat depopulasinya akan memanfaatkan data sekunder BPS dan data primer disertai observasi lapangan dengan teknik rapid rural appraisal (RRA. Dalam penyusunan tipologi perdesaan dan pengenalan determinan depopulasi perdesaan pada tingkat regional digunakan metode pemetaan dan tumpang-susun peta dalam rangka mengenali hbungan relasional secara spasial dengan bantuan teknologi Sistem Informasi Geografi (GIS. Survai rumahtangga dilakukan pada desa-desa yang dipilih berdasarkan hasil tipologi di atas. Survai rumahtangga ini diperlukan untuk menjelaskan berbagai faktor internal yang

  15. SISTEM BERBASIS KASUS UNTUK MENENTUKAN TINGKAT RESIKO KOMPLIKASI AKIBAT DIABETES MELITUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Effendi

    2017-02-01

    Full Text Available Sistem berbasis kasus untuk menentukan tingkat resiko komplikasi akibat diabetes  mellitus ini merupakan suatu sistem pakar yang dirancang sebagai alat bantu untuk mendiagnosis penyakit komplikasi akibat diabetes mellitus khusus pada penderita diabetes mellitus dengan basis pengetahuan yang dinamis. Pengetahuan ini didapat dari berbagai sumber diantaranya penelitian dan seminar yang dilakukan pakar dalam bidangnya serta buku yang berhubungan dengan penyakit komplikasi diabetes mellitus. Basis pengetahuan disusun sedemikian rupa ke dalam suatu database dengan beberapa tabel diantaranya tabel gejala, tabel penyakit, tabel hasil laboratorium dan tabel aturan untuk mempermudah kinerja system dalam pengambilan kesimpulan. Pengambilan kesimpulan dalam sistem berbasis kasus ini menggunakan metode Case-Based Reasoning. Sistem berbasis kasus ini akan menampilkan pilihan gejala dan hasil laboratorium yang dapat dipilih oleh asisten atau dokter. Pada hasil akhir sistem berbasis kasus akan menampilkan hasil diagnosis komplikasi diabetes mellitus beserta nilai threshold, nilai perhitungan dan  penatalaksnaan.

  16. TINGKAT KESUBURAN PERAIRAN WADUK KEDUNG OMBO DI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Nurul Aida

    2016-03-01

    Full Text Available Waduk Kedung Ombo merupakan waduk serbaguna dimanfaatkan sebagai irigasi persawahan, pembangkit tenaga listrik, sumber air minum, pariwisata, perikanan budidaya dan perikanan tangkap. Limbah aktivitas manusia tersebut akan mempengaruhi tingkat kesuburan perairan dan komunitas biota didalamnya.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesuburan perairan di waduk Kedung Ombo di lakukan dengan metode surve dari bulan Februari hingga Desember 2010. Contoh air untuk pengamatan parameter kesuburan yaitu suhu, kecerahan, oksigen, nitrogen total, fosfor total dan klorofil a diambil dari enam stasiun pada tiga kedalaman yaitu permukaan (0 m, 3 m, 5 m dan, dasar perairan. Tingkat kesuburan perairan ditentukan dengan pendekatan   trophical index (trix. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa kualitas perairan waduk Kedung Ombo secara umum termasuk perairan eutrofik dengan nilai rata-rata yaitu: ’trix’ 5,5; kecerahan perairan 91 cm,  klorofil 18.37 µg/l, total N=0,37 ppm; dan total P =  0,046 ppm.   Kedung Ombo reservoir is a multipurpose reservoir used as irrigation, hydrolic power, sources of drinking water, tourism, fisheries.  The trophic status of the reservoir can be affected by wastes from agricultural, human settlement  and floating net cages fish culture. Inventory field survey in order to know the trophic state of Kedung Ombo reservoir was conducted from February to December 2010..  Water samples used to measure the trophic state such as water temperature, dissolved oxygen, total nitrogen, total phosphorus and chlorophyll a, were collected from 5 sampling sites at three depth; water surface (0 m, 3 m, 5 m and closed to surface sediment. The trophic state of Kedung Ombo Reservoir was estimated with Trix index. The results revealed that Kedung Ombo Reservoir was classified as eutrophic waters with trophic index (Trix index,transparency, chlorophyll a, total nitrogen and total phosphorus mean values were  5.5, 91 Cm,  18.37µg

  17. IDENTIFIKASI TINGKAT KUALITAS PELAYANAN JASA PENDIDIKAN DENGANMENGGUNAKAN SERVQUALDI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chalis Fajri Hasibuan

    2017-04-01

    Full Text Available Persaingan di dalam dunia pendidikan dewasa ini semakin ketat, khususnya perguruan tinggi, bukan hanya perguruan tinggi dalam negeri saja yang menjadi pesaing tetapi juga perguruan tinggi luar negeri.Minat masyarakat Indonesia semakin tinggi terhadap perguruan tinggi luar negeri yang menawarkan kualitas jasa pendidikan yang lebih baik. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu Mengukur tingkat kepuasan mahasiswa/i Fakultas Teknik Universitas X terhadap pelayanan jasa yang diberikan oleh Fakultas Teknik Universitas X. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan teknik survey.Metode yang digunakan adalah metode Servqual.Metode servqual digunakan untuk menentukan atribut serta mengukur kesenjangan (gap antara harapan dengan persepsi konsumen terhadap suatu pelayanan. Hasil penelitian diperoleh gap Dengan nilai terbesar yakni -0.9186 menunjukkan bahwa fasilitas yang diberikan belum sesuai dengan biaya uang kuliah yang dibayarkan oleh mahasiswa sedangkan Tingkat pendidikan Dosen yang mengajar di UMA sudah berpendidikan minimal S2 dengan gap yang bernilai positif sebesar 0.0679 yang mengindekasikan bahwa tingkat harapan yang ada pada mahasiswa lebih rendah dari kinerja yang diberikan oleh Universitas X.

  18. PENYEDERHANAAN ANALISA BAHAYA ARC FLASH MENGGUNAKAN KURVA BATASAN ENERGI PADA BANDARA INTERNASIONAL JUANDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoga Firdaus

    2017-01-01

    Full Text Available Teknik penyederhanaan analisis digunakan untuk penentuan personal protective equipment (PPE dari bahaya busur api (arc-flash dengan berdasarkan IEEE std. 1584-2002 dan overcurrent protective device (OCPD. Tidak seperti persamaan penyederhanaan dalam IEEE 1584, teknik analisis ini berpotensi dapat diterapkan untuk semua jenis perangkat pelindung arus lebih pada setiap sistem kelistrikan yang berada dalam jangkauan persamaan empiris IEEE 1584. Saat sebuah metode tidak tepat menghitung tingkat energi insiden dan batas pelindung api (flash-protection pada bus, maka tidak dapat menentukan tingkat PPE yang dibutuhkan secara akurat dan batas jarak pelindung api (flash-protection yang maksimal untuk memungkinkan pekerja melindungi diri secara memadai terhadap bahaya busur api. Studi aktual mengenai penyederhanaan analisa busur api dilakukan pada Bandara Internasional Juanda. Pada hasil akhir dari analisa busur api dengan menggunakan metode kurva batasan energi didapatkan proses penentuan kategori PPE yang lebih singkat daripada standart IEEE 1584-2002.

  19. PENGARUH KETINGGIAN TEMPAT (ALTITUDE DAN TINGKAT ENERGI RANSUM TERHADAP PENAMPILAN AYAM BURAS SUPER UMUR 2 ? 7 MINGGU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. SUARJAYA

    2012-08-01

    Full Text Available RINGKASAN Penelitian tentang pengaruh ketinggian tempat dan tingkat energi ransum terhadap penampilan ayam buras super umur 2 ? 7 minggu dilaksanakan di dua tempat, yaitu di Desa Dajan Peken, Kabupaten Tabanan dan Desa Sobangan, Kabupaten Badung. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL pola faktorial 2 x 3 dengan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah ketinggian tempat (50 m dan 300 m dari atas permukaan laut (dpl, masing-masing sebagai T1 dan T2. Faktor kedua adalah tingkat energi dalam ransum isoprotein (2650, 2800, dan 2950 kkal ME/kg, masing-masing sebagai E1, E2, dan E3. Ransum dan air minum diberikan secara ad libitum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi yang nyata (P0,05 terhadap suhu udara, kelembaban udara, dan jumlah ayam ?panting?. Dapat disimpulkan bahwa penampilan ayam buras super yang dipelihara pada ketinggian tempat 300 m dpl dan diberikan ransum dengan tingkat energi metabolis 2800 kkal/kg menghasilkan penampilan yang lebih baik daripada ayam yang dipelihara pada ketinggian tempat 50 m dpl dan diberi ransum dengan energi metabolis 2650 dan 2950 kkal/kg.

  20. Profil Rujukan Kasus Nonspesifik pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Primer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elda Nazriati

    2015-05-01

    arranged in primary healthcare facilities. In fact, there are many non-specialist cases referred to secondary health care facilities. This descriptive study using quantitative and qualitative method aimed to determine patterns and causes of non-specialist diseases referred to secondary primary health care in Pekanbaru City. Depiction of non-specialist disease cases was collected from data of the state health insurance scheme in Pekanbaru City on December 2014 - April 2015 period, meanwhile causes of referral were obtained from focus group discussion participated by 40 doctors based on types of primary healthcare facilities. This study showed 20 non-specialist cases oftenly referred including essential hypertension, mild myopia and diabetes mellitus. Causes of non-specialist disease referrals were code error as well as limited facilities, human resource, service management and competence of doctors. Such limitations need to be anticipated in order to minimalize act of referrals.

  1. Tingkat Infestasi Aphelenchoides besseyi pada Benih Padi di Bogor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitrianingrum Kurniawati

    2016-03-01

    Full Text Available The white tip disease on rice plants have been discovered in the district of Bogor, i.e. in  Sukamakmur, Petir, and Muara Experimental Station areas. The infected plant exhibited symptoms, involving whiten leaf tip 3–5 cm that later  turn to necrosis, twisted and crinkled. The disease is supposed caused by a parasitic nematode, namely Aphelenchoides besseyi, which is known seed borne. Extraction of nematodes based on  ISTA protocols on rice was conducted.  Seeds from eight varieties, SL8SHS, Hybrid Rice (HIPA14, IPB 3S, IR-64, Pertiwi (Pak Tiwi, Inpari 31, Pandan Wangi Bogor (Sintanur and Ciherang, was obtained from seed vendors in Bogor and Muara Experimental Station. The majority of nematodes recovered were females and only few males with morphological characteristics matching with A. besseyi.  All seed rice varieties tested contained A. besseyi with the average of 3–341 nematodes per 5 g seed. 

  2. Studi Intervensi Klaster Kawasan Tanpa Rokok pada Tingkat Rumah Tangga

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Najmah Najmah

    2015-05-01

    sampling method. The intervention included integrated counseling, distribution of candy as substitute for cigarette, and healthy saving. Results of study showed that proportion of respondents who smoked every day in a recent month and had a commitment not to smoke in the future reached 71.6% and 62% in the intervention group, then 91% and 38% in the non-intervention group respectively. This intervension had opportunity worth 46% reducing the smoking behavior of the respondents (RP= 0.46 after controlled by the variable of education (RP = 0.152 and attitude (RP = 0.216 with p value < 0.0001. This integrated intervention was profoundly successful changing smoking behavior at household level. So that, public participation and health agency need to follow up the implementation of this intervention in a long term.

  3. Studi Empiris Tingkat Underpricing pada Initial Public Offering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniel Sugama Stephanus

    2015-12-01

    Full Text Available At Initial Public Offering (IPO, underpricing still happened. This is due to asymmetric information between firms and underwriters. This research to analyze accounting factors and non-accounting factors which affect the level of underpricing. This research is quantitative research with regression analysis. The datas of this research are companies which did an IPO in 2010 – 2014. Accounting factors are ROA, DER, CR, and SIZE. Non-accounting factors are OFFER, AGE, auditor’s reputation, and underwriter’s reputation. Results showed that only underwriter’s reputation affects underpricing. This indicates that underwriter’s reputation is very important for firms to reduce underpricing in an IPO.

  4. STATUS EKOLOGI HUTAN MANGROVE PADA BERBAGAI TINGKAT KETEBALAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Setiawan

    2013-12-01

    Full Text Available This research was aimed to know the ecological condition of mangrove forest at various thickness levels and its influence on salinity of fresh water at surrounding area. This research was conducted by analysis of sea water, fresh water, plankton, substrate (soil, and makrobenthos at three location, those were: (1 mangrove with high thickness level (200-300 metre in Tongke-Tongke Village, (2 mangrove with middle thickness level in Panaikang Village and (3 location without mangrove in Pasimarannu Village. The result of analysis showed that the rate of DO and BOD of seawater in Tongke-Tongke were 5,76 ppm and 1,68 ppm, Panaikang village were 6,48 ppm and 3,63 ppm and Pasimarannu village 6,72 pm and 3,36 ppm. Based on fresh water analysis, the ecosystem of mangrove has significant influence to reduce salinity level. The salinity of fresh water in location with highest thickness level is lowest (Tongke-Tongke is 2.2 ppt compared to others (Panaikang 2.4 ppt and Pasimarannu 3.2 ppt. The result of substrat analysis showed similar result in which the highest organic substance rate is in Tongke-Tongke followed by Panaikang and Pasimarannu. Abundance of plankton and makrobentos in location with highest thickness level is highest (Tongke-Tongke 210 individu/ml and 849 individu/m2 compared to others (Panaikang is 202 individu/ml and 815 individu/m2 and Pasimarannu village 132 individu/ml and 320 individu/m2Keywords : Mangrove, ecological condition, thickness level

  5. Pengaruh Penyaradan terhadap Kerusakan Tegakan Tinggal pada Berbagai Tingkat Kelerengan

    OpenAIRE

    Dulsalam, Dulsalam; Sukanda, Sukanda

    1988-01-01

    An investigation or the effect of skidding to residual stand damage on several slope degrees has been done at PT Sumpol Timber in South Kalimantan in 1987. The purpose of this investigation is to seek information on the residual stand damage caused by skidding on several slope degrees. The investigation took place in three different slope degrees: i.e.: 0 - 20 %, 20 - 40 %, and > 40%. Sample plots were selected with completely randomized ...

  6. TINGKAT PARTISIPASI POLITIK DAN SOSIAL GENERASI MUDA PENGGUNA MEDIA SOSIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Morissan Morissan

    2016-05-01

    untuk melihat partisipasi politik pengguna media sosial sebagai pemilih pemula. Penelitian ini menggunakan metode survey, dan responden dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 73,2 persen respoden memberikan suara pada Pemilu legislatif 2014 dan sebagian besar (80% menunjukkan keinginan besar untuk memberikan suara pada Pemilu Presiden 2014. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat partisipasi politik di kalangan pemilih pemula adalah tinggi. Selain itu, bentuk partisipasi politik sebagian besar responden barulah pada level yang paling ringan konsekuensinya yaitu sekedar membicarakan isu politik dengan teman atau rekan sejawat sebagai bagian dari kegiatan berbincang atau ngobrol untuk menghabiskan waktu. Bentuk kampanye lain oleh pemilih pemula seperti mempromosikan kandidat/Parpol, membantu kampanye Parpol atau memberikan sumbangan ke Parpol adalah relatif rendah atau tidak intensif

  7. Penerapan Framework COBIT untuk Identifikasi Tingkat Kematangan Tata Kelola Teknologi Informasi: Studi Kasus di Fasilkom Unwidha

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustinus Suradi

    2017-07-01

    Full Text Available Perkembangan IT sebagai media komunikasi data hingga saat ini berkembang sangat pesat. Peranan teknologi informasi dalam suatu lembaga sangat krusial, namun  masalah  yang sering terjadi di lembaga/ instansi adalah penggunaan teknologi informasi yang ternyata tidak sesuai dengan harapan, oleh karena itu diperlukan tata kelola terhadap penggunaan teknologi informasi. Permasalahan yang dihadapi di Fasilkom Unwidha adalah adanya ketidak puasan layanan IT yang diberikan, terdapatnya gangguan layanan yang tidak segera diatasi, adanya koordinasi maintenance infrastruktur IT yang kurang optimal. Sehingga perlu adanya evaluasi terhadap tata kelola teknologi informasi yang diberikan untuk penyelarasan dengan tujuan organisasi agar visi yang diharapkan dapat tercapai. Penelitian ini membahas tentang kondisi tata kelola teknologi informasi di Fasilkom Unwidha, dan sejauh mana telah menerapkan tata kelola teknologi informasi yang baik. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan  framework Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT. Hasil dari analisis ini berupa tingkat kematangan tata kelola  teknologi informasi  yang  mencerminkan  kondisi  tata  kelola  teknologi informasi  di  Fakultas Ilmu Komputer Unwidha. Tingkat kematangan dengan mengacu pada maturity level yang disediakan kerangka kerja COBIT, diperoleh nilai  kematangan 2,84 yaitu pada level Defined Process. Sistem memiliki ruang lingkup Business Goals sebanyak 13, IT Goals sebanyak 18, IT Process sebanyak 30 proses dan 4 Domain.

  8. PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, TINGKAT HIERARKI MORAL, DAN MOTIVASI TERHADAP KOMITMEN GURU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pramudjono Pramudjono

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara gaya kepemimpinan, tingkat hierarki moral, dan motivasi terhadap komitmen guru. Sampel diambil dengan teknik proportional sampling dengan jumlah sebesar 450 orang guru dari populasi 796 guru SMA PNS di Samarinda. Data dikumpulkan dengan pemberian angket dan analisis data menggunakan teknik analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap komitmen guru yang berarti peningkatan gaya kepemimpinan akan meningkatkan komitmen guru; (2 tingkat hierarki moral memiliki pengaruh pada komitmen guru yang berarti meningkatnya tingkat hierarki moral akan mengakibatkan peningkatan komitmen guru; (3 motivasi kerja guru memengaruhi komitmen guru yang berarti tingginya motivasi kerja akan menyebabkan tingginya komitmen; (4 gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap motivasi kerja guru yang berarti peningkatan gaya kepemimpinan akan meningkatkan motivasi kerja guru; dan (5 tingkat hierarki moral memengaruhi motivasi kerja guru yang berarti meningkatnya tingkat hierarki moral akan meningkatkan motivasi kerja guru. Peningkatan aspek-aspek tersebut akan memperkuat komitmen para guru terhadap sekolah. Kata Kunci: komitmen, gaya kepemimpinan, tingkat hierarki moral, motivasi THE INFLUENCE OF THE LEADERSHIP STYLES, MORAL HIERARCHY LEVELS, AND MOTIVATION TOWARDS TEACHER’S COMMITMENT Abstract: This study was aimed to find out the influence of the leadership styles, moral hierarchy levels, and motivation towards teachers’ commitment. The sample taken using the proportional sampling technique consisting of 450 teachers out of 796 senior high school teachers in Samarinda. The data were collected using questionnaires and analyzed using the path analysis. The findings showed that (1 the leadership styles influence the teachers’ commitment, meaning that an improvement in the leadership styles would improve the teachers’ commitment; (2 the moral hierarchy levels

  9. ANALISA PEREKAMAN DATA SUARA DARI SISTEM BLACKBOX PADA KERETA API

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emy Setyaningsih

    2016-01-01

    Full Text Available             Makalah ini akan membahas tentang penerapan black box pada kereta api yang diadopsi pertama kali pada pesawat, dengan parameter perekam suara hingga waktu simpan kurang dari 1 hari 8 jam pada media penyimpanan SD Card. Tujuan dari pengujian pada makalah ini adalah membandingkan sumber suara terhadap jarak penerima, sebagai parameter perubahan tingkat suara “dB”. Sistem perekaman suara yang akan ditempatkan pada kereta api ini menggunakan modul rangkaian terintregasi WTR010. Voice record WTR010 merupakan modul rangkaian terintegrasi untuk merekam suara sendiri atau pun suara dari file music / video pada komputer dengan sangat mudah. Modul ini bisa merekam suara sendiri dan langsung di simpan ke dalam format audio. Format audio yang disediakan oleh modul voice record adalah format AD4 dan wav. Hasil pengujian modul black box yang diletakkan pada kereta api, dengan mencoba mengucapkan kata  “SAYA”,  suara dapat terekam pada modul perekam suara yang selanjutnya diolah menggunakan ”software sound editor” yang disimpan pada SD Card ber-ekstensi “wav”. Perbandingan sumber suara terhadap jarak penerima dari pengujian didapatkan sebuah persamaan regresi linier  y = -( 31x – 11  dan R² = 0.972.  Pengujian ini menghasilkan penekanan suara dB dan frekuensi sample Hz yang berbeda.  Kata kunci: black box kereta api, perekaman suara, WTR010

  10. ESTIMASI HERITABILITAS UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii BERBASIS PADA KERAGAMAN FENOTIP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lies Emmawati Hadie

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian ini dirancang untuk menghitung heritabilitas pada sifat bobot udang galah (Macrobrachium rosenbergii pada umur lima bulan. Lima full-sib dan 15 half-sib dipelihara pada dua tingkat salinitas yaitu 0‰ dan 10‰, dengan rata-rata bobot sebesar 5,6 g; dan  = 0,40 g. Komponen keragaman diestimasi dengan mixed model leastsquares dan maximum likelihood. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons genetik yang tinggi dapat diperoleh melalui seleksi bobot, karena nilai heritabilitas pada sifat tersebut relatif tinggi. Hasil penelitian ini juga memperlihatkan bahwa kisaran nilai h2 pada air tawar (0,509-0,866 dan air payau (0,235-0,499. Jadi nilai h2 pada air tawar lebih tinggi dibandingkan dengan lingkungan air payau pada salinitas 10,0‰. Kisaran nilai h2 yang dicapai pada out-crossing antara koleksi Barito dengan Musi adalah 0,663±0,037-0,866±0,047. Implikasi dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk menghasilkan perbaikan mutu genetik pada udang galah dapat ditempuh melalui program seleksi yang dikombinasikan dengan metode pemijahan secara out-crossing.

  11. Analisis Model Ekstraksi Citra Satelit Untuk Prediksi Tanaman Padi Dengan Pendekatan Model Statistik Dan Kecerdasan Buatan

    OpenAIRE

    Chairuddin, Chairuddin

    2014-01-01

    Keunggulan teknologi inderaja dalam melakukan estimasi melalui objek data citra dengan wahana satelit menjadi salah satu alternatif para pengambil keputusan dalam rangka mendukung dan memperoleh informasi serta solusi terbaik dalam menentukan langkah yang harus diambil untuk menentukan suatu keputusan yang handal. Data citra dapat dimanipulasi dengan serangkaian metode sehingga dapat menghasilkan sebuah informasi yang dibutuhkan terutama dalam melakukan ekstraksi sehingga dapat memprediksi da...

  12. EVALUASI APLIKASI EXPLOID WIFI DI TINGKAT AVAILABILITY DAN VULNERABILITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Timur Dali Purwanto

    2017-11-01

    Full Text Available Pada sistem jaringan wireless sering terjadi masalah yaitu salah satunya keamanan wifi yang menggunakan keamanan WPA, WPA2, dan WEP yang ditinjau dari vulneravility. Karena teknologi  wireless memanfaatkan frekwensi tinggi untuk menghantarkan sebuah komunikasi, maka kerentanan terhadap keamanan juga lebih tinggi dibanding dengan teknologi komunikasi yang lainnya. Sekarang ini sudah banyak tool aplikasi exploit wifi yang di gunakan oleh hacker atau attacker salah satunya tool Reaver dan tool Aircrack dalam system operasi kali linux, dari kedua tool tersebut peneliti ingin mencari perbandingan dari tingkat availability. Karena kedua tool tersebut menrut peneliti adalah tool yang terbaik saat ini. Dalam penelitian ini parameter yang akan di ukur adalah seberapa capat waktu ackes ke jaringan wifi, seberapa cepat menembus keamanan wifi, dan berapa besaran biter yang di dapat. Dari hasil penelitian dan uji coba maka di simpulkan bahwa untuk segi kecepatan aircrack yang lebih cepat untuk memecah password karena bruteforce dengan wordlist, reaver langsung scanning password wifi namun memakan waktu sangat lama hampir 13 jam untuk waktu terlama   Kata kunci:  Tool Reaver dan Aircrack, Avability dan vurnability bruteforce, wordlist

  13. Rancang Bangun Aplikasi MusicMoo dengan Metode MIR (Music Information Retrieval pada Modul Mood, Genre Recognition, dan Tempo Estimation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johanes Andre Ridoean

    2017-03-01

    Full Text Available Saat ini, metode pemanggilan kembali informasi suatu musik atau yang sering disebut Music Information Retrieval (MIR telah banyak diterapkan. Contohnya pada suatu aplikasi Shazam ataupun SounHound. Kedua aplikasi ini hanya menangani sebatas suatu lagu berjudul apakah ketika diperdengarkan. Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah pengembangan lebih lanjut MIR yang lebih spesifik lagi, yaitu melakukan pemanggilan informasi lagu yang terkait kembali beserta detail lagu di antaranya adalah mood, genre, dan tempo lagu. Penelitian ini memakai ekstraksi fitur berbasis MPEG-7 yang oleh library Java bernama MPEG7AudioEnc. Hasil ekstraksi fitur ini berupa metadata dalam bentuk angka digital yang merepresentasikan karakteristik suatu sinyal pada tiap fiturnya. Setelah fitur didapatkan, tahap berikutnya adalah melakukan pengambilan suatu fitur sesuai dengan masing-masing modul dengan metode Xquery yang diimplementasikan oleh library Java bernama BaseX. Fitur yang diambil dipakai untuk proses pengolahan dengan Discrete Wavelet Transform (DWT beserta level dekomposisi terbaik oleh library Python bernama Pywt. Setelah fitur-fitur diproses, maka dilakukan penggabungan fitur pada suatu list beserta penyamaan panjang fitur untuk proses klasifikasi. Tahap terakhir adalah melakukan klasifikasi dengan menggunakan Support Vector Machine (SVM. Terdiri dari 2 tahap yaitu tahap training dan prediksi. Hasil akurasi keberhasilan pada penelitian ini untuk modul mood 75%, genre 87,5% dan tempo 80%.

  14. TOLERANSI DAN PENGATURAN OSMOTIK NILA GIFT ( Genetic Improvement of Farmed Tilapias YANG DIPAPAR DENGAN TINGKAT SALINITAS BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aan Fibro Widodo

    2011-12-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari toleransi dan pengaturan osmotik ikan nila GIFT terhadap paparan salinitas yang berbeda. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Basah Instalasi Riset Maranak, Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau (BRPBAP, Maros. Hewan uji yang digunakan adalah ikan nila GIFT dengan bobot rata-rata 2,57±0,43 g. Penelitian dirancang dengan pola rancangan acak lengkap (RAL yang terdiri atas 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah pemaparan ikan pada medium bersalinitas 5±2 ppt, 15±2 ppt, 25±2 ppt, dan 35±2 ppt. Peubah yang diamati adalah tingkat kerja osmotik, kapasitas osmoregulasi, dan kadar air badan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fluktuasi salinitas medium berpengaruh terhadap regulasi osmotik namun tidak berpengaruh terhadap persentase kadar air badan. Regulasi osmotik nila GIFT optimal didapatkan pada kisaran salinitas 15±2 ppt sampai salinitas 25±2 ppt. Pada kisaran salinitas ini, nila GIFT mampu melakukan pengaturan osmoregulasi internal menuju pemulihan (keseimbangan osmotik mendekati tingkat osmotik lingkungan habitat aslinya setelah 24 jam cekaman salinitas. Hal ini mengindikasikan bahwa nila GIFT lebih toleran terhadap kisaran nilai salinitas air yang tinggi dibandingkan dengan nila varietas lokal lainnya.

  15. PENDEKATAN METODE SEDIMENT DELIVERY RATIO UNTUK MENGETAHUI TINGKAT KEKRITISAN BEBERAPA SUB DAS DI KALIMANTAN SELATAN DALAM HUBUNGANNYA DENGAN KESESUAIAN PERIKANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumarni Sumarni

    2016-06-01

    Full Text Available Pendekatan Metode Sediment Delivery Ratio adalah salah satu metode untuk dapat menentukan tingkat kekritisan Sub DAS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besaran erosi yang terjadi, Sebaran tingkat kekritisan dan hubungan kadar muatan sedimen dengan kebutuhan perikanan di beberapa Sub DAS Kalimantan Selatan. Hasil analisis kualitas air terhadap total padatan tersuspensi (TSS menunjukkan bahwa laju sedimentasi (pengendapan tertinggi terletak pada daerah Sub DAS Sungai Kusan dengan kisaran sekitar 2918,22 ton/hari dan terendah terletak pada daerah Sub DAS Pelaihari dengan kisaran sekitar 0,64 ton/hari. Dengan demikian kandungan TSS yang tidak berpengaruh terhadap kepentingan perikanan terdapat pada Sub DAS Pelaihari dengan nilai TSS sebesar 16 mg/l. Sediment Delivery Ratio Method approach is one method to determine the degree of criticality subzone. The purpose of this study was to determine the amount of erosion that occurs, the critical level of distribution and relationship levels of sediment load to the needs of fisheries in some subzone South Kalimantan. The results of water quality analysis of total suspended solids (TSS showed that the rate of sedimentation (precipitation is the highest in Sub-watershed area Kusan with a range of about 2918.22 tons / day and the lowest is subject subzone Pelaihari with a range of about 0.64 tons /day. Thus the content of TSS that do not affect the interests of fisheries are at subzone Pelaihari with TSS value of 16 mg/l.

  16. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK PAKIS SEBAGAI MOULTING STIMULAN PADA INDUK UDANG WINDU (Penaeus monodon. Fab DI HATCHERY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emma Suryati

    2013-08-01

    kandungan senyawa steroid yaitu fitoekdisteroid dalam bentuk 20-Hydroxyecdyson atau Ecdysteron berfungsi sebagai moulting stimulan pada krustase. Pada umumnya ecdysteron ditemukan pada krustase baik yang ada di darat maupun yang berada di dalam air seperti kepiting, udang, dan krustase lainnya yang ditemukan secara alami dan berfungsi sebagai pengatur proses penggantian kulit dan mengontrol pembentukan exoskeleton baru untuk menggantikan exoskeleton yang lama. Selain ablasi proses moulting pada udang dapat diinduksi melalui penambahan 20-hydroksi ecdysteron (20 E pada hemolim sehingga fase premoulting dapat diatur sesuai dengan kebutuhan. 20-hydroksiecdysteron dapat diperoleh dari ekstrak tumbuhan di antaranya bayam, asparagus, pakis, dan lain-lain melalui pemisahan dengan ekstraksi, fraksinasi, dan pemurnian dengan HPLC dilanjutkan dengan elusidasi struktur. Pemberian ekstrak pakis pada induk udang windu untuk memacu terjadinya pergantian kulit dilakukan melalui dengan beberapa konsentrasi menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL. Hasil analisis memperlihatkan bahwa kandungan phytoecdysteron pada pakis perkisar 230-730 mg/L dari larutan ekstrak yang setara dengan 20 g bahan segar. Konsentrasi ECD 25 mg/L, memperlihatkan respon yang paling baik sebagai moulting stimulan.

  17. DIVERSITAS SERANGGA PERMUKAAN TANAH PADA PERTANIAN HORTIKULTURA ORGANIK DI BANJAR TITIGALAR, DESA BANGLI, KECAMATAN BATURITI, KABUPATEN TABANAN-BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samsul Ma'arif

    2015-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui diversitas serangga permukaan tanah pada pertanian hortikultura organik di Banjar Titigalar, Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan-Bali. Penelitian dilaksanakan dari bulan Oktober-Desember 2013. Sampel diambil menggunakan Pitfall Trap. Analisa data dilakukan dengan metode deskriptif yaitu dengan mendeskripsikan serangga yang ditemukan dan kemudian diidentifikasi sampai ke tingkat Genus. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat 3.066 individu serangga yang termasuk ke dalam 20 genus, 17 famili dan 7 ordo.  Keseluruhan Ordo serangga yang ditemukan adalah Hymenoptera, Orthoptera, Collembola, Coleoptera, Hemiptera, Homoptera, dan Diptera. Diversitas serangga tertinggi ditemukan pada bulan Oktober dengan nilai Indeks Diversitas (H’=1,5821 pada malam hari, dan H’=1,3978 pada siang hari, dibandingkan yang paling rendah terjadi pada bulan Desember dengan indseks diversitas H’= 0,5829 pada malam hari dan H’= 0,9223 pada siang hari.

  18. Pemanfaatan Foto Udara Format Kecil untuk Ekstraksi Digital Elevation Model dengan Metode Stereoplotting

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufik Hery Purwanto

    2017-04-01

    Full Text Available Perkembangan Unmanned Aerial Vehicle (UAV sebagai wahana dan kamera digital non-metrik sebagai sensor semakin mempermudah dalam akuisisi data foto udara Foto Udara Format Kecil (FUFK. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode stereoplotting digital untuk menghasilkan Digital Elevation Model (DEM dari FUFK hasil pemotretan udara dengan wahana UAV sebagian bukit Jering yang merupakan lokasi pembangunan perumahan murah bersubsidi Godean Jogja Hill’s. Metode penelitian ini meliputi: proses perencanaan (perencanaan jalur terbang, pelaksanaan pemotretan udara, pengolahan data (kalibrasi kamera, koreksi foto udara, stereoplotting, interpolasi, dan uji akurasi. Hasil penelitian adalah blok FUFK dan DEM dengan metode stereoplotting. Kesimpulan dari penelitian ini adalah FUFK yang diperoleh dari UAV memiliki distorsi lensa yang cukup besar, oleh karena itu stereoplotting interaktif dapat diterapkan pada FUFK dengan hasil yang cukup baik jika FUFK yang digunakan telah terkoreksi dari distorsi, terutama distorsi lensa. Akurasi absolut DEM yang dihasilkan memiliki HRMSE sebesar 0.073 meter dengan horizontal accuracy yang mencapai 0.121 meter, sedangkan RMSEz yang dimiliki hanya mampu mencapai 0.482 meter dengan vertical accurasi yang mencapai 0.793 meter pada tingkat kepercayaan 90%. Berdasarkan DEM yang diperoleh, maka dapat digunakan untuk merepresentasikan konfigurasi permukaan bukit dan menghitung volume sebagian bukit Jering yang telah dikeruk sebesar 55.953,813 m3.   The development of Unmanned Aerial Vehicle (UAV as a vehicle and non-metric digital camera as a sensor further simplify the data acquisition of Small Format Aerial Photography (SFAP. This study aims to apply digital stereoplotting method for generating Digital Elevation Model (DEM of SFAP results of aerial photography with UAV on the Jering hill which is cheap subsidized housing location named Godean Yogyakarta Hill’s. This research method includes: flight planning (flight paths

  19. AKUNTANSI REVALUASI TANAH DAN BANGUNAN DALAM PELEPASAN ASET TETAP PADA PERUM PERUMNAS REGIONAL VII MAKASSAR (STUDI KOMPARASI HISTORICAL COST VS FAIR VALUE)

    OpenAIRE

    MUSLIEM RL, MUSTAFA

    2013-01-01

    2013 Secara umum, akuntansi konvensional, laporan keuangan disajikan berdasarkan historical cost, yang mengasumsikan bahwa harga (unit moneter) adalah stabil. Biasa akuntansi tidak mengakui perubahan tingkat harga umum atau perubahan tertentu tingkat harga. Akibatnya, jika ada perubahan seperti daya beli, sejarah laporan keuangan adalah relevan secara ekonomi, karena tidak mencerminkan benar nilai pasar. Harus ada model tunggal untuk mengukur instrumen keuangan. model ini mengacu pada fair...

  20. Penilaian Kriteria Green Building Pada Gedung Teknik Sipil ITS

    OpenAIRE

    Putri, Aristia A; Rohman, M. Arif; Utomo, Christiono

    2012-01-01

    Green building merupakan suatu konsep bangunan ramah lingkungan yang sudah menjadi perhatian khusus di berbagai negara dan mulai diterapkan di Indonesia. Konsep Green Building merupakan salah satu upaya penghematan energi yang dapat diterapkan pada suatu gedung. Penulisan Tugas Akhir ini dilakukan untuk mengukur rating/sertifikasi sebagai tolak ukur sudah sejauh mana tingkat green building gedung-gedung di ITS, dengan cara melakukan pengukuran langsung, yang dilakukan oleh peneliti berdasark...

  1. Porter Five Forces Model Pada PT. Ruci Gas

    OpenAIRE

    Riky, Alfonsus

    2014-01-01

    Penelitian ini akan membahas mengenai analisis lima model utama kekuatan Porter pada Perusahaan keluarga PT.Ruci Gas. Tujuan dari penelitian ini penulis ingin menganalis tentang struktur industri PT. Ruci Gas yang dikaitkan dengan teori lima model kekuatan utama yang dikembangkan oleh Porter. Selain itu penulis ingin menganalisis mengenai tingkat atraktif investasi gas di Indonesia. Jenis dari penelitian ini adalah kualitatif deskriptif.Dengan pengumpulan data dengan metode wawancara dan obse...

  2. TINGKAT KECUKUPAN ZAT GIZI, AKTIVITAS FISIK, DAN KEBUGARAN KARDIORESPIRATORI PEGAWAI PT. INDOCEMENT BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kharisma Tamimi

    2015-05-01

    kelompok kantor lebih baik (160,3±118,0 menit dibandingkan kelompok lapang (89,1±167,6 menit. Terdapat perbedaan aktivitas fisik dan kebiasaan olahraga antara kelompok kantor dan lapang (p<0,05. Terdapat hubungan yang signifikan antara usia, kebiasaan olahraga, dan aktivitas fisik dengan VO2 max pada kelompok lapang (p<0,05, dan tidak terdapat hubungan pada kelompok kantor (p>0,05.Kata kunci: aktivitas fisik, kebugaran kardiorespiratori, tingkat kecukupan zat gizi

  3. PENGARUH VARIASI PH TERHADAP KADAR FLAVONOID PADA EKSTRAKSI PROPOLIS DAN KARAKTERISTIKNYA SEBAGAI ANTIMIKROBA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suci Nurfazri Rismawati

    2017-10-01

    ABSTRACT Propolis has been recognized among people as a medicine, and health food. Propolis is a resin substance collected by honey bee from various plants that have properties such as antimicrobials, antioxidants, apoptosis and anti-cancer. Propolis is a hard resin substance, it needs an extraction process to get propolis ready for consumption. The purpose of this study was to analyze the influence of pH variation on the extraction process of propolis with water solvent and its characterization as an antimicrobial agent. The extraction was done by maceration technique, with the ratio of propolis powder and solvent was 2: 8, with variation of pH 2,4,6,8 and 10. Flavonoids were measured by colorimetric complexation method of aluminum - flavonoids. Antimicrobial activity against Staphylococcus aureus was measured by the disk diffusion method and the formation of the inhibitory zone. From the standard series obtained regression of 0.9995 and the highest flavonoid content obtained by using water solvent pH 8 which is equal to 62.6098 ppm. Antibacterial activity of propolis showed positive result form resistor zone on water solvent pH 8 which is about 2.0 mm. The linear equation equation equation is y = 5,6029x - 4,2001 with with R2 is 0,8289. The optimum flavonoid content is indicated on the extraction at pH 8    Keywords: antimicrobial activity, flavonoids, pH, propolis

  4. Analisis Sistem Proses Pindah Massa pada Ekstraksi secara Mekanik Minyak Kedelai (Glycine Max Oil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Dwi Argo

    2010-10-01

    Full Text Available Soybean, a vegetable protein-rich commodity needed to improve public nutrition, safe to consume, and the price affordable. The purpose of this research are to: 1. determine the effect of pressure and time of extraction the mass balance, yield and level of soybean oil extraction, 2. Gain mass transfer coefficient value in soybean oil extraction process, and 3. analyze the mechanism of mass changes during the extraction process soybean oil is mechanically using hydraulic pressing. Oil obtained results indicate an increase due to the influence of a given amount of pressure and length of time silenced. The greater the pressure exerted, the more oil produced this shows soybean oil can come out with a maximum at the greatest pressure of 200 kg/cm2. Mass transfer coefficient in soybean oil extraction process at a pressure of 100 kg/cm2 5.57x10-5 gcm3/cm seconds. In the pressure is 200 kg/cm2 15.39 x 10-5g cm3/cm seconds.

  5. PENGARUH TEMPERATUR EKSTRAKSI ZAT WARNA ALAM DAUN JATI TERHADAP KUALITAS DAN ARAH WARNA PADA BATIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudi Satria

    2016-12-01

    Full Text Available Negative impacts especially synthetic dye carcinogenic effect on the environment and the user so natural coloring is now starting to be used because environmentally friendly. The influence of temperature variations on the quality and color direction using natural color teak leaves for batik cloth needs to be examined because the color of the fabric will decline due pelorodan process. The young leaves teak (Tectona grandis have a wide and large size, used to dye woven materials, have reddish brown color. The method used was variation temperature extraction of 50°C, 75°C and 100°C, fixation of alum, lime, prusi and lotus as well as testing the quality and direction of color. Variations in temperature extraction of teak leaves on cotton fabric and silk using a waterbath expected to know the quality and direction of the colors in batik. Results of testing the fastness to light and washing 40°C for extraction of teak leaf temperature of 50°C, 75°C and 100°C in cotton and silk with fixation alum, lime, prusi or lotus shows good scale with a value of 4 or 4-5. Natural color solution teak leaves with extraction temperature of 100°C resulted in the highest wavelength is 788.50 nm and the absorbance of the total of 0.1402 Abs. Color direction that produced show reddish color will be more visible at 100°C with a fixation alum or lime while prusi or lotus browned.

  6. ANALISISTINGKAT KESEHATAN BANK TERHADAP KUALITAS LABA PADA BANK UMUM SWASTA NASIONALDEVISA SE-INDONESIA (2008-2013)

    OpenAIRE

    PALIMBONG, MERRY

    2015-01-01

    2015 ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK TERHADAP KUALITAS LABA PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA (2008-2013) Merry palimbong Prof. Dr.cepy pahlevi Dr. Sumardi Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkatkesehatan bank terhadap kualitas laba pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa Se-Indonesia. Data penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan publikasi masing-masing Bank Umum Swasta Nasional Devisa di Indonesia tahun 2008-2013. Jumlah sampel sebanya...

  7. PENERAPAN RANCANG BANGUN pH METER BERBASIS ARDUINO PADA MESIN PENCUCI FILM RADIOGRAFI SINAR-X

    OpenAIRE

    Muchamad Ngafifuddin; Sunarno Sunarno; Susilo Susilo

    2017-01-01

    Perancangan pH meter berbasis Arduino dilakukan untuk membuat alat ukur pH yang kompatibel dengan alat mesin pencuci film otomatis. Pengukuran pH pada larutan fixer sangat diperlukan karena tingkat pH sangat berpengaruh terhadap hasil citra radiografi. Pada penelitian ini telah dilakukan rancang bangun pH meter berbasis arduino uno. Rancang bangun alat ini menggunakan sensor E-201C,  arduino uno, dan tampilan PC. Pengambilan data dilakukan menggunakan variasi larutan buffer. Hasil dari karakt...

  8. MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maulinna Kusumo Wardhani

    2017-05-01

    Full Text Available Pulau Poteran dan Pulau Gili Lawak Kabupaten Sumenep merupakan pulau-pulau kecil yang berada di sebelah barat Pulau Madura dengan kawasan darat dan perairan yang cukup potensial. Tujuan dari penelitian ini adalah pembuatan model dinamik kerentanan pantai pulau-pulau kecil tersebut berdasarkan aspek ekologi, sosial dan ekonomi sebagai upaya awal menetukan perencanaan pengelolaan yang berkelanjutan dan memetakannya. Analisis yang akan dilakukan pada penelitian ini merupakan penetapan variabel-variabel indeks kerentanan pantai pulau-pulau kecil (PPK dan memodelkan dinamika kerentanan pantai pulau-pulau tersebut. Variabel-variabel tersebut meliputi, (1 Keterpaparan (Exposure, (2 Kepekaan (Sensitivity dan (3 Daya Adaptasi (Adaptive Capacity. Pengembangan model simulasi dinamis ini bertujuan untuk mempelajari tingkat kerentanan pantai di Pulau Poteran dan Gili Lawak Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep didasarkan pada beberapa asumsi, yaitu: (1 model tersebut berada dalam kondisi tetap atau stabil (steady state, (2 model tersebut dianggap suatu sistem yang tertutup (closed system. Parameter kenaikan muka laut rata-rata tiap tahun, tingkat erosi dan kepadatan penduduk merupakan parameter dinamik yang menyebabkan nilai kerentanan tinggi di Pulau Poteran, sedangkan parameter lamun mengakibatkan dimensi daya adaptif diPulau Gili Lawak menjadi lebih tinggi dari dimensi yang lain.Tingkat kerentanan pantai Pulau Poteran dan Gili Lawak berada pada kategori sedang dan berdasarkan model dinamik yang dibuat kedua pulau tersebut akan berada pada tingkat kerentanan sangat tinggi pada tahun ke 3 jika tidak dilakukan peningkatan kapasitas adaptif habitat pesisir. Kata Kunci: Model Dinamik, Kerentanan, Pulau KecilDYNAMICS MODEL OF COASTAL VULNERABILITY OF POTERAN AND GILI LAWAK ISLAND, SUMENEP, MADURAPoteran and Gili Lawak Island Sumenep Regency is a small islands that located in the west of Madura with potential terrestrial and marine areas. The purpose of this

  9. PEMBERIAN PROBIOTIK LACTOBACILLUS BREVIS DAN PREBIOTIK OLIGOSAKARIDA PADA BENIH PATIN SIAM (Pangasionodon hypophthalmus YANG DIINFEKSI Aeromonas hydrophila

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuke Eliyani

    2013-08-01

    Lactobacillus brevis, prebiotik oligosakarida dan sinbiotiknya terhadap jumlah bakteri Lactobacillus sp. dan total bakteri dalam usus, total eritrosit, total leukosit, diferensial leukosit, aktivitas fagositik, sintasan, tingkat pertumbuhan, serta FCR benih ikan patin siam yang diinfeksi Aeromonas hydrophila. Hasil uji karakteristik menunjukkan bahwa jenis probiotik dan patogen adalah Lactobacillus sp. dan Aeromonas hydrophila. Pada uji in vivo digunakan lima perlakuan yang terdiri atas K(+, K(-, probiotik (pro, prebiotik (pre serta sinbiotik (sin. Bakteri Lactobacillus sp. ditemukan di usus pada perlakuan probiotik dan sinbiotik dengan kisaran jumlah sekitar 101 sampai 106 (CFU/g. Total eritrosit, total leukosit, aktivitas fagositik berbeda nyata (P<0,05 dengan kontrol pada beberapa waktu pengamatan. Tingkat sintasan terendah diperoleh pada perlakuan K(+ sebesar 43,33±11,55; sedangkan empat perlakuan lainnya memperoleh nilai 100%. Tingkat pertumbuhan harian berbeda nyata antar perlakuan, nilai terbaik dicapai pada perlakuan pemberian sinbiotik sebesar 3,370±0,14. Nilai FCR perlakuan probiotik, prebiotik dan sinbiotik menunjukkan beda nyata dengan kontrol. Perlakuan sin, pre, pro memberikan nilai yang lebih baik pada total eritrosit, total leukosit, aktivitas fagositik, sintasan, pertumbuhan, dan FCR dibandingkan kontrol.

  10. PENERAPAN STRATEGI PERMAINAN CATALISTING YANG BERORIENTASI PADA KECERDASAN LINGUISTIK (PC-KL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS ESAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nofiyanti Nofiyanti

    2018-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan hasil menulis esai antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen melalui strategi permainan catalisting yang berorientasi pada kecerdasan linguistik pada mahasiswa tingkat III di STKIP Siliwangi Bandung. Desain penelitian ini adalah kuasi eksperimen (Quasi Experimental Design dengan menggunakan bentuk nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket dan tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi permainan catalisting yang berorientasi pada kecerdasan linguistik pada mahasiswa tingkat III di STKIP Siliwangi Bandung terbukti efektif, baik dari segi pembelajaran maupun proses pembelajaran. Secara rinci dijelaskan sebagai berikut, (1 Nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 76,39 sedangkan kelas kontrol nilai rata-ratanya adalah 70,31. Hasil uji statistik menunjukan nilai signifikasi pada uji independent t test nilai sig. 0, 03 < 0,05 maka ada perbedaan di antara nilai kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Dengan kata lain Ho ditolak, Ha diterima. Maka dapat disimpulkan adanya perbedaan yang signifikan pada hasil belajar menuls esai antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. (2 Hasil respons tanggapan mahasiswa terhadap penggunaan strategi permainan catalisting yang berorientasi pada kecerdasan linguistik dalam pembelajaran menulis esai menunjukkan respons yang baik, yaitu sebanyak 91,81% (32 mahasiswa memberikan respons positif sedangkan 8,19% (3 mahasiswa memberikan respons negatif. (3 pembelajaran menulis esai dengan strategi PC-KL lebih menyenangkan dan memudahkan mahasiswa dalam mencari ide sebuah tulisan. Kata kunci: Strategi catalisting, kecerdasan linguistik, pembelajaran, menulis esai

  11. Hands On Activity Pada Pembelajaran Geometri Sekolah Sebagai Asesmen Kinerja Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kartono Kartono

    2010-06-01

    Full Text Available Geometri merupakan cabang matematika yang diajarkan mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi, namun berdasarkan suatu penelitian hasil belajar geometri kurang memuaskan khususnya hasil belajar geometri sekolah. Hasil belajar geometri sekolah terkait langsung dengan kegiatan pembelajarannya. Pembelajaran geometri akan efektif apabila kegiatan yang dilakukan sesuai dengan struktur kemampuan berpikir siswa. Menurut Teori Van Hiele tentang pembelajaran geometri, bahwa tingkat kemampuan berpikir siswa dalam belajar geometri meliputi lima tingkat , yaitu visualisasi, analisis, deduksi informal, deduksi, dan rigor.Tingkatan berpikir tersebut akan dilalui siswa secara berurutan, kecepatan berpindah dari tingkat ke tingkat berikutnya banyak bergantung pada isi dan metode pembelajarannya.Perlu disediakan aktivitas-aktivitas dalam pembelajaran yang sesuai dengan tingkat berpikir siswa dalam bentuk hands on activity. Melalui hands on activity akan terbentuk suatu penghayatan dan pengalaman untuk  menetapkan suatu pengertian, karena mampu membelajarkan secara bersama-sama kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik serta dapat memberikan penghayatan secara mendalam terhadap apa yang dipelajari, sehingga apa yang diperoleh oleh siswa tidak mudah dilupakan. Hands on activity selain sebagai komponen kegiatan pembelajaran, dapat dimanfaatkan sebagai intrumen asesmen, khususnya asesmen kinerja siswa. Gunakanlah hands on activity pada pembelajaran geometri sekolah dan manfaatkan kegiatan tersebut sebagai bentuk asesmen kinerja siswa. 

  12. PENGARUH KONSENTRASI HCL DAN PH PADA EKSTRAKSI PEKTIN DARI ALBEDO DURIAN DAN APLIKASINYA PADA PROSES PENGENTALAN KARET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuli Ristianingsih

    2014-04-01

    Full Text Available Pectin is a complex polysaccharides compound which contained in plant cell walls. It is used in food manufacturing processes, adsorbent for waste water treatment and coagulant for rubber industry. Albedo durian was one of the potential sources of pectin, because albedo durian is consist of pectin compound. Acid extraction process was used to decompose pectin compound which contained in albedo durian. In this research, twenty grams of albedo durian was reacted with hydrochloric acid using stirred tank reactor. This process was conducted at temperature 90 0C for 1 hour in various solvent concentration and PH. The purpose of this research was to study the effect of solvent concentration and PH in pectin extraction process and the effect of adding pectin in process of latex coagulation. The result showed that the higher PH and solvent concentration, the higher yield of pectin. The maximum yield of pectin which was obtained in this research is 89.55%. The methoxyl contain and galacturonic which was obtained in this research between 2.430-3.13% and 67.65-82.02%, rescpectively. The Minimum time for latex coagulation about 5 minute using ratio pectin and latex 5:5.

  13. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASCARIASIS PADA MURID SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atikah Mardhika Ihsan

    2015-09-01

    Full Text Available AbstrakKejadian Ascariasis masih tinggi di Kota Padang, terutama pada anak usia sekolah dasar. Banyak faktor yang mempengaruhi tingginya kejadian Ascariasis ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Ascariasis pada murid Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode cross sectional study yang dilakukan pada 122 murid SDN 25 dan 28 Purus, Kota Padang pada bulan Desember 2013. Faktor-faktor yang diteliti antara lain higienitas perorangan, tingkat pengetahuan ibu, sanitasi lingkungan, tempat tinggal, dan tingkat penghasilan orang tua. Hubungan antar variabel dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa murid yang positif Ascariasis sebesar 34,4%. Kejadian Ascariasis ditemukan pada murid yang higienitas perorangan kurang baik sebesar 52%, tingkat pengetahuan ibu yang rendah sebesar 34,9%, sanitasi lingkungan yang kurang baik sebesar 29,3%, dan tingkat penghasilan orang tua yang rendah sebesar 37%. Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara higienitas perorangan (p=0.06, pengetahuan ibu (p=1, sanitasi lingkungan (p=0,35, dan tingkat penghasilan orang tua (p=0,59 dengan kejadian Ascariasis. Kesimpulan: Kejadian Ascariasis pada pada murid SDN 25 dan 28 Purus, Kota Padang tahun 2013 tidak berkaitan dengan higienitas perorangan, pengetahuan ibu, sanitasi lingkungan, dan tingkat penghasilan orang tua.AbstractThe prevalence of Ascariasis is still high in Padang, especially at primary school age children. There are many factors contribute to the high incidence of this Ascariasis. The purpose of this study was to know the factors that associated with the incidence of Ascariasis in primary school. This study uses an analytical design method of cross -sectional study on 122 students in 25 and 28 primary school Purus, Padang in December 2013. The factors studied include personal hygiene, level of maternal knowledge, sanitary

  14. Studi Deskriptif Persepsi Karyawan Hotel Tentang Glass Ceiling Pada Wanita Dalam Pencapaian Jabatan Puncak Manajemen Hotel Di Kota Tanjung Selor

    OpenAIRE

    Merang, Merycona

    2015-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi karyawan hotel tentang glass ceiling pada wanita dalam pencapaian jabatan puncak manajemen hotel di kota Tanjung Selor. Glass ceiling memiliki enam variable yaitu diri sendiri, tingkat pendidikan, lingkungan keluarga, kesehatan, lingkungan sosial, dan lingkungan kerja.Teknik analisa yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, crosstab dan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, persepsi karyawan tentang glass ceil...

  15. PENGARUH CADANGAN WAJIB MINIMUM DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP INFLASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yesi Aprianti Sir

    2015-12-01

    Full Text Available The study aimed to measure the impact of monetery policy issued by Bank of Indonesia (BI, that has the authority, on the inflation happening in Indonesia. Empirical variables included minimum mandatory reservesin minimum mandatory giro (X1 and interest rate of BI (X2 towards the inflation development (Y in Indonesia. The research used quarterly data in 1993-2009. Monetery policyis intended to increase the amount of Statutory and BI rate and to lower the inflation. This means tha tthe inflation and monetary policy had negative relationship. Simple Regression with double log was employed to analyze the data. The research confirmed that there was apositive effect between inflation and monetary policy. The statutory reserves and interest rates had a positive and significant impact on inflation in Indonesia in the short term. It means that the increase of compulsory reserves and BI rate will be accompanied bythe increase of inflation.Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh kebijakan bank sentral sebagai otoritas moneter (Bank Indonesia atas penekanan inflasi di Indonesia. Variabel empiris uang digunakan dalam penelitian ini adalah cadangan wajib minimum yaitu giro wajib minimum (X1 dan tingkat suku bunga yaitu BI rate (X2 terhadap perkembangan inflasi (Y di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data semesteran pada periode 1993-2009. Kebijakan moneter dilakukan dengan menaikan besaran Giro Wajib Minimum dan BI rate, dengan harapan akan menurunkan tingkat inflasi, artinya inflasi & kebijakan moneter memiliki hubungan negatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi seder­hana secara double log.Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh positif antara inflasi dan kebijak­an moneter. GWM dan tingkat suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi di Indonesia dalam jangka pendek. Artinya kenaikan cadangan wajib dan BI rate akan diiringi dengan kenaikan inflasi. 

  16. OPTIMASI PROSES EKSTRAKSI PEKTIN DAMI BUAH NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk Optimizing of Pectin Extraction Process from Jackfruit Rags (Artocarpus heterophyllus Lamk

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nengah Kencana Putra

    2012-05-01

    Full Text Available The objective of this research was to determine the optimum  condition  on extraction process of jackfruit rags pectin. The experiment was designed by Randomized Block Design (RBD within 3 x 3 factorial experiment. The first factorwas pH of solvent consisted of 3 levels: 1.5, 2.5, and 3,5. The second factor was ratio of jackfruit rags to solvent, con-sisted of 3 levels: 1:5, 1:6 and 1:7. Results repealed that the solvent pH effected significantly yield, total ash, equivalentweigh and anhydrogalacturonic acid content of pectin produced. The optimum conditions for jackfruit rags pectin extraction were: the pH of extracting solvent was 1.5, and the ratio of jackfruit rags to solvent was 1:5. Those condi- tions gave the yield of 4.45 %, produced pectin having total ash (2.82 %, equivalent  weigh (3,022.24 g/eqi, methoxylcontent (8.16 %, and anhydrogalacturonic acid content (88.01 %. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimal pada proses ekstraksi pektin dami buah nangka. Rancanganpenelitian  yang digunakan adalah Rancangan Acak �elompok (RA� dengan pola percobaan faktorial  3 x 3. Faktorpertama adalah pH cairan pengekstrak yang terdiri dari 3 taraf: pH 1,5; 2,5 dan 3,5. Faktor kedua adalah perbandingandami buah nangka dengan cairan pengekstrak yang terdiri dari 3 taraf: 1:5, 1:6 dan 1:7. Hasil penelitian menunjukkan pH cairan pengekstrak berpengaruh nyata terhadap rendemen, kadar abu, berat ekivalen dan kadar asam anhidrogalak- turonat. Kondisi optimal untuk ekstraksi pektin dami buah nangka adalah: cairan pengekstrak pH 1,5, dengan perband- ingan dami nangka dan cairan pengekstrak 1:5. Kondisi ini menghasilkan rendemen 4,54 %, serta pektin dengan kara- kteristik: kadar abu 2,82 %, berat ekivalen 3.022,24 g/eki, kadar metoksil 8,16 % dan kadar asam anhidrogalakturonat88,01 %.

  17. Rancang Bangun Aplikasi MusicMoo Dengan Metode MIR (Music Information Retrieval Pada Modul Mood, Genre Recognition, dan Tempo Estimation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johanes Andre Ridoean

    2017-03-01

    Full Text Available Saat ini,metode pemanggilan kembali informasi suatu musik atau yang sering disebut Music Information Retrieval (MIR telah banyak diterapkan. Contohnya adalah pada suatu aplikasi Shazam ataupun Soundhound. Tetapi kedua aplikasi ini hanya menangani sebatas lagu apakah yang terkait ketika diperdengarkan. Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah pengembangan lebih lanjut MIR yang lebih spesifik lagi, yaitu melakukan pemanggilan informasi lagu yang terkait kembali beserta detail lagu di antaranya adalah mood, genre, dan tempo lagu. Penelitian ini memakai ekstraksi fitur berbasis MPEG-7 yang oleh library Java bernama MPEG7AudioEnc. Hasil ekstraksi fiur ini berupa metadata yang terkandung fitur-fitur dalam bentuk angka digital yang merepresentasikan karakteristik suatu sinyal. Lalu melakukan pengambilan suatu fitur sesuai dengan masing-masing dengan metode Xquery yang diimplementasikan oleh library Java bernama BaseX. Fitur yang diambil akan diproses dengan melakukan Discrete Wavelet Transform (DWT beserta level dekomposisi terbaik oleh library Python bernama Pywt. Setelah fitur-fitur dilakukan DWT, maka dilakukan penggabungan fitur pada suatu list beserta penyamaan panjang fitur untuk proses klasifikasi. Tahap terakhir adalah melakukan klasifikasi dengan menggunakan Support Vector Machine (SVM. Terdiri dari 2 tahap yaitu tahap training dan prediksi. Hasil akurasi keberhasilan pada penelitian ini untuk modul mood 75%, genre 87,5% dan tempo 80%.

  18. Pemanfaatan Augmented Reality Pada Permainan Othello

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rendy Layman Aguston

    2016-11-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi telah mengubah cara pengerjaan suatu pekerjaan dari cara konvensional menjadi cara yang lebih praktis. Dengan hadirnya teknologi Augmented Reality, cara bermain yang menggunakan pion dan membalikkan pion musuh secara manual menjadi lebih mudah dalam memainkan permainan selain juga dapat berinteraksi langsung. Pembuatan permainan Othello menggunakan program Unity dengan framework Vuforia untuk mewujudkan Augmented Reality pada permainan Othello. Untuk menerapkan Augmented Reality dengan baik, dibutuhkan papan permainan sebagai image target yang sesuai dengan kriteria, jenis kamera yang digunakan, jarak kamera terhadap papan permainan, intensitas cahaya yang ditangkap kamera, serta tingkat sensitivitas tombol virtual. Pada permainan Othello ini tersedia fitur komputer yang menggunakan algoritma Alpha Beta Pruning dengan 3 level kedalaman yang menggunakan perhitungan fungsi evaluasi berupa mobility, potential mobility dan penguasaan corner yang menghasilkan kemenangan mencapai 73,33% dari 15 kali uji coba terhadap aplikasi Othello serupa dan 78,34% dari 37 kali uji coba terhadap user.

  19. Penilaian (Assessment Kecanggihan Komponen Teknologi Infoware pada IKM (Studi Kasus: IKM Mebel Propinsi DI. Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Rohmatul Umah

    2016-04-01

    Full Text Available Infoware adalah salah satu komponen teknologi di samping komponen lain yaitu technoware, humanware dan orgaware. Infoware adalah teknologi yang melekat pada dokumen yang berisi semua data dan gambar yang diperlukan dalam proses transformasi seperti informasi, prosedur, teknis, metode, spesifikasi, observasi dan hubungna dokumen dan cetak biru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai komponen teknologi infoware yang ada di IKM Mebel dengan menggunakan metode teknometrik. Sampel pengamatan terdiri dari 20 IKM Mebel di Provinsi DIY.Hasil penelitian menunjukkan bahwa batas bawah dari komponen infoware berada pada klasifikasi 1 (fakta pengenalan dan batas atas pada klasifikasi 2 (fakta menjelaskan. Hal ini berarti bahwa tingkat state of the art dari komponen teknologi infoware yang ada di IKM Mebel berada pada kemampuan penggunaan fasilitas, sehingga perlu suatu kebijakan IKM dengan focus pada peningkatan kemampuan teknologi informasi sebaga upaya mendukung kinerja IKM. Kata kunci: komponen teknologi, infoware, IKM Mebel

  20. Suplementasi Greentea Powder pada Cookies sebagai Upaya Penurunan Kadar Zat Besi Darah Penderita Thalassemia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nuraeni

    2014-11-01

    Full Text Available Thalassemia  merupakan penyakit kelainan darah yang disebabkan oleh adanya kelainan pada gen globin alpha atau beta sehingga  produksi  rantai  globin  tersebut berkurang atau tidak ada. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk membuat suatu produk makanan fungsional bagi penderita thalassemia yang berfungsi untuk menstabilkan kadar zat besi dalam tubuh penderita yang menjalani transfusi darah. Jenis penelitian ini termasuk penelitian eksperimental, dengan menggunakan desain Rancangan Acak Kelompok (RAK, Teknik analisis data dilakukan dengan uji anova. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang diberikan pada tiap unit percobaan atau sampel terhadap parameter fisikokimia, maka dilakukan uji pembeda dengan Uji Duncan (DMRT pada taraf 5%. Penelitian dilakukan dilakukan dengan mensuplementasikan green tea powder pada konsentrasi 25%, 35%, 45%, 55% dan 65% pada cookies dan tiap-tiap perlakuan dilakukan 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan suplementasi green tea powder pada konsentrasi 25%, 35%, 45%, 55% dan 65% tidak memberikan pengaruh yang nyata pada kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat dan kadar serat kasar produk cookies, sedangkan memberikan pengaruh yang nyata pada kadar tanin green tea cookies. Untuk uji organoleptik suplementasi greentea powder tiap-tiap perlakuan memberikan pengaruh yang signifikan pada tingkat kesukaan, warna, rasa dan aroma produk cookies, namun tidak memberikan pengaruh yang signifikan pada tekstur cookies. 

  1. HUBUNGAN PANJANG BERAT, TINGKAT EKSPLOITASI DAN FLUKTUASI HASIL TANGKAPAN ALBAKORA (Thunnus alalunga, Bonnaterre DI SAMUDERA HINDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setya Triharyuni

    2016-05-01

    Full Text Available Albakora (Thunnus alalunga, Bonnaterre merupakan salah satu jenis tuna yang ditangkap oleh nelayan dengan menggunakan pancing rawai dan jaring insang hanyut. Produksi Albakora yang didaratkan di Cilacap cenderung mengalami peningkatan sejak tahun 2002-2010, namun pada tahun 2004, 2007, dan 2009 mengalami penurunan. Penelitian sumberdaya albakora di Samudera Hindia telah dilakukan dengan tujuan untuk menentukan hubungan panjang dan berat, ukuran rata-rata tertangkap, tingkat eksploitasi albakora dan fluktuasi hasil tangkapan. Data yang digunakan adalah data sampling enumerator hasil tangkapan rawai tuna dan data statistik  perikanan PPS Cilacap tahun 2002-2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan panjang dan berat bersifat isometric dengan persamaan W= 3.10-6L3.42, ukuran rata-rata tertangkap ikan albakora adalah 99.7 cm, ukuran ini lebih besar dari setengah panjang infinitifnya (L∞. Tingkat eksploitasi albakora berdasarkan data tahun 2002-2010 telah berada pada taraf lebih langkap (Over fishing. Hasil tangkapan albakora yang didaratkan di PPS Cilacap pada bulan April-Mei lebih tinggi dibandingkan pada bulan November-Desember. Albacore (Thunnus alalunga, Bonnaterre is one of tuna species caught using longline and drift gill nets. Albacore production landed in Cilacap fishing port generally tend to increase from the year 2002 to 2010, except in years 2004, 2007, and 2009. The research on albacore resource in the Indian Ocean was conducted,   to investigate the length weight relationship, average size of fish caught, exploitation rate and catch fluctuation of albacore. Length and weight of albacore was analyzed using data from tuna longline catch and fishery statistic data from Cilacap fishing port in 2002-2010. The results showed that length and weight relation of albacore was isometric following the formula W= 3.10-6L3.42, the average length was 99.7cm higher than length infinitif (L∞. Based on production and effort of albacore

  2. Analisis Tingkat Motivasi Siswa Dalam Pembelajaran IPA Model Advance Organizer Berbasis Proyek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tasiwan -

    2014-04-01

    Full Text Available atur kemajuan (advance organizer berbasis proyek. Sampel penelitian dipilih secara acak. Pada kelas  eksperimen diterapkan model pembelajaran advance organizer berbasis proyek sedangkan pada kelas kontrol diterapkan pembelajaran langsung (direct instruction tanpa advance organizer. Sebelum pembelajaran di kelas, siswa eksperimen dikelompokkan menjadi 8 kelompok yang terdiri atas 4 – 5 siswa. Setiap kelompok ditugaskan untuk merealisasikan proyek bel listrik, rangkaian arus seri – paralel, dan tuas. Produk proyek digunakan dalam pembelajaran dikelas sebagai advance organizer. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, penilaian produk, peta konsep, laporan eksperimen, dan angket. Instrumen motivasi menggunakan skala motivasi ARCS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memiliki tingkat motivasi lebih baik dalam aspek perhatian, relevansi, kepercayaan diri, dan kepuasan pembelajaran dengan rata – rata tingkat motivasi sebesar 77,20, sedangkan tanpa advance organizer berbasis proyek sebesar 71,10. Disarankan siswa diberikan kemandirian penuh dalam proyek. This study was conducted to analyze the level of student motivation in learning science through models of advance organizer  based project . Samples were selected at random . In the experimental class advance organizer applied learning model based on a class project while learning control direct instruction without advance organizer . Prior learning in the classroom , students are grouped into 8 experimental groups consisting of 4-5 students . Each group was assigned a project to realize an electric bell , the circuit current series - parallel , and lever . Products used in a learning class project as advance organizer . The data obtained through participant observation , assessment product , concept maps , experimental reports , and questionnaires . Motivation instrument using ARCS motivation scale . Results showed that the experimental class had better motivation level

  3. EFEKTIVITAS BAHAN AJAR IPA TERPADU TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    L. Yuliati

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas bahan ajar IPA terpadu untuk SMP, khususnya tema Air Limbah Rumah Tangga. Desain penelitian menggunakan kuasi-eksperimen dengan Pretest-Postest Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di SMPN 20 Malang kelas VII. Sampel ditetapkan dengan purposive sampling. Perlakuan pada kelompok eksperimen adalah pembelajaran yang menggunakan bahan ajar IPA terpadu, sedangkan kelompok kontrol  menggunakan buku  sekolah elektronik (BSE. Instrumen yang digunakan adalah butir soal tes, lembar observasi pembelajaran, dan perangkat  pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan Anava AB untuk uji perbedaan rerata dan uji scheffe untuk uji efektivitas bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa SMP yang menggunakan bahan ajar IPA Terpadu dengan siswa SMP yang menggunakan bahan ajar IPA yang terpisah bidang kajiannya, dan bahan ajar IPA terpadu efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. This study aims totest the effectiveness of an integrated science teaching materials for students of junior high school, particularly in themeof Domestic Wastewater. The study designused a quasi-experimental pretest-posttest with control group design. The experiment was conductedin Junior High School of Malang. Samples were determined by purposive sampling. Treatmentin the experimental group was learning to integrated science teaching materials, whereas in the control group with the teaching materials available in schools. The instrument used were a matter oftestitems, observation sheets of learning, and learningtools. Data analysis was performed with AnovaAB totestmean difference and Scheffetesttotestthe effectiveness ofinstructional materials. The results showed that 1there aredifferences inhigher-order thinkingskillsinjunior high school students using teaching materials in integrated science withjunior high school students

  4. EKSTRAKSI TANNIN SEBAGAI BAHAN PEWARNA ALAMI DARI TANAMAN PUTRIMALU (MIMOSA PUDICA MENGGUNAKAN PELARUT ORGANIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tjukup Marnoto

    2012-05-01

    Full Text Available EXTRACTION OF TANNINS AS NATURAL DYES FROM PUTRIMALU (MIMOSA PUDICA PLANT USING VARIOUS ORGANIC SOLVENTS. Public awareness on using natural dyes has encouraged the extraction of tannins from putrimalu. Extraction was performed continuously using a Soxhlet apparatus. The parameter studied was the influence of solvent polarity on the amount of tannin and mass transfer coefficient. Tannin was extracted from ten grams of dried putrimalu plants using polar solvents (ethanol, acetone and methanol and a non-polar solvent (n-hexane. Extraction is considered complete when the concentration of tannins in the liquid is no longer changing with time. Liquid samples were withdrawn every 20 minutes interval for tannin analyses using Thin Layer Chromatography (TLC. The results showed that the maximum concentration of tannins in the extract (g/mL when extraction were performed using n-hexane was 0.0031, acetone (0.016, methanol (0.0274 and ethanol (0.044. From extract yield and mass transfer coefficient point of views, it can be concluded that the best solvent is ethanol. The relationship between tannin concentration in the ethanol 96% solvent and the time was expressed in term of mathematical equations             CAL=1.046(1-e-0.0213t with error was 3.6%. Where CAL is the concentration of tannins in the solvent (g/ml and t is the extraction time (minutes.  Kesadaran masyarakat untuk kembali menggunakan bahan pewarna alami mendorong dilakukannya ekstraksi tannin dari putrimalu. Ekstraksi dilakukan secara kontinyu menggunakan alat Soxhlet. Parameter yang dipelajari adalah pengaruh polaritas pelarut terhadap ekstrak tannin dan koefisien transfer massa. Tannin diekstrak dari sepuluh gram tanaman putrimalu kering menggunakan pelarut polar (etanol, aseton dan metanol dan pelarut non-polar n-heksana. Ekstraksi dianggap selesai jika konsentrasi tannin di dalam pelarut sudah tidak berubah. Tannin di dalam contoh cairan yang diambil setiap selang waktu 20

  5. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Yield Obligasi Perusahaan (Studi Kasus pada Industri Perbankan dan Industri Finansial

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurfauziah Nurfauziah

    2009-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi yield obligasi pada in¬dustri perbankan dan industri finansial. Yield obligasi adalah pendapatan atau return yang akan diperoleh dari in¬vestasi obligasi. Data berupa laporan keuangan emiten obligasi pada industri perbankan dan industri finansial, dalam kisaran waktu 1999-2001. Prospektus masing-masing emisi obligasi sebanyak 41 prospektus yang dikeluarkan oleh emiten obligasi sebanyak 19 perusahaan dalam rentang waktu tahun1996-2003.Hasil pada penelitian ini membuktikan bahwa variabel likuiditas berpengaruh terhadap yield obligasi dengan tingkat signifikansi 0,038 dengan αKata kunci: Yield, Inflasi, Rating, Buyback, Sinking Fund, Secure

  6. Analisis Sensitifitas Respon Konsumen Pada Perluasan Merek (brand extension) Sabun Mandi Merek Lifebuoy (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sumatera Utara).

    OpenAIRE

    Yanti, Rika Indah Sari

    2011-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis besarnya tingkat sensitifitas dan arah respon konsumen pada perluasan merek (brand extension) sabun mandi merek Lifebuoy pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sumatera Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif, metode analisis sensitivitas respon dan metode statistik yaitu, uji validitas dan reliabilitas dengan bantuan SPSS 16,00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa s...

  7. REPRESENTASI VISUAL BUKU BIOLOGI SMA PADA MATERI KINGDOM PLANTAE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Mulyani

    2014-06-01

    Full Text Available Penelitian ini berjudul “Representasi Visual Buku Biologi SMA pada Materi Kingdom Plantae”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi visual yang terdapat pada buku teks biologi SMA. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah tujuh buku biologi SMA kelas X. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi dalam bentuk checklist untuk mengidentifikasi representasi visual yang terdapat pada buku biologi. Data yang telah didapatkan dideskripsikan berdasarkan tipe-tipe representasi visual. Hasil penelitian menunjukan, jenis representasi visual dalam bentuk gambar menunjukan tingkat yang paling banyak digunakan dibandingkan dengan diagram. Hubungan antara representasi visual dengan isi materi banyak yang bermakna. Hubungan representasi visual dengan realitas menunjukan hubungan yang realistis. Representasi visual yang terdapat dalam buku biologi mayoritas berfungsi dalam memberikan contoh. Kesimpulan yang didapatkan dalam penelitian ini menunjukan kalau representasi visual dalam buku biologi mempunyai peranan yang penting. Kata Kunci: Representasi visual, Buku teks, gambar, diagram.

  8. IMPLEMENTASI ETNOMATEMATIKA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA JENJANG PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatimah S. Sirate

    2012-07-01

    Abstrak: Artikel ini mengkaji implementasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika pada jenjang pendidikan sekolah dasar. Tujuan tulisan ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan proses pembelajaran matematika yang materinya diangkat dari nilai-nilai budaya lokal yang bersifat matematika atau disebut dengan etnomatematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis bertujuan untuk mendapatkan informasi selengkap mungkin mengenai implementasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika pada tingkat sekolah dasar. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi data, sajian data, verifikasi, dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam  proses pembelajaran matematika, guru kelas IV, V, VI telah memanfaatkan etnomatematika dalam pembelajaran matematika, walaupun dalam menyusun rencana pembelajaran sama sekali tidak terlihat etnomatematika termuat di rencana pembelajaran yang dibuat. Penerapan etnomatematika sebagai sarana untuk memotivasi, menstimulasi siswa, dapat mengatasi kejenuhan dan memberikan nuansa baru pada pembelajaran matematika.

  9. EVALUASI RINCI KARAKTERISTIK DAN TINGKAT KESESUAIAN LAHAN TAMBAK DI KECAMATAN BALUSU KABUPATEN BARRU PROVINSI SULAWESI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tarunamulia Tarunamulia

    2016-11-01

    Full Text Available Upaya peningkatan produksi tambak yang optimal dan berkelanjutan mutlak didukung oleh informasi karakteristik lahan yang rinci dan mudah diinterpretasi oleh berbagai stakeholder. Ketersediaan informasi spasial tambak di berbagai daerah di Indonesia utamanya masih diperuntukkan bagi kebutuhan umum perencanaan tata ruang wilayah pesisir dan pantai tingkat provinsi dan kabupaten. Dengan demikian data tersebut tentunya belum memuat informasi yang berhubungan langsung dengan upaya pengelolaan dan peningkatan produktivitas lahan tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan menilai tingkat kesesuaian secara rinci lahan tambak pada salah satu kawasan tambak di Kecamatan Balusu Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan melalui analisis spasial. Informasi spasial secara rinci yang meliputi tata letak tambak dan saluran tambak termasuk penggunaan lahan di sekitar tambak diekstrak dari citra satelit resolusi tinggi Quickbird akuisisi tahun 2007. Pengambilan sampel tanah tambak mengikuti metode acak bertingkat (Stratified random sampling pada wilayah pertambakan. Hasil analisis spasial peubah kimia tanah yang secara rinci dikelompokkan menurut peubah yang mewakili tingkat kemasaman dan kesuburan tanah menunjukkan bahwa hamparan tambak eksisting umumnya memiliki karakteristik tanah yang masam dengan tingkat kesuburan yang rendah. Lebih lanjut diketahui bahwa dari total lahan tambak 548,33 ha yang disurvai; 260,6 ha lahan tersebut berkategori kurang layak; 283,3 ha layak; dan hanya sekitar 4,43 ha yang berkategori sangat layak. Namun demikian 52,47% lahan yang berstatus layak hingga sangat layak tersebut juga masih dapat berubah status menjadi kurang layak dengan adanya batasan aspek hidrologis, utamanya tingkat ketersediaan air yang mengandalkan jaringan saluran tambak. The current national plan to increase shrimp production to the optimum and sustainable level must be supported by adequate and accurate information on detailed spatial

  10. Peningkatan Karakteristik Traksi Pada Mobil Formula Sapuangin Speed 3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nursaid Eko Wibowo

    2017-01-01

    Full Text Available Melihat hasil Student Formula Japan 2015, capaian dynamict event dari ITS team sapuangin sangatlah kurang. Pada dynamic event yang meliputi: acceleration, skidpad, autocross dan endurance ITS team Sapuangin hanya mengikuti 2 event. Catatan hasil waktu yang diperoleh juga sangatlah kurang, rata-rata terpaut 7 second sampai 10 second dari para juara. Hal ini menunjukkan kurangnya kemampuan mobil untuk bermanuver. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah kinerja dari kendaraan dimana gaya dorong/traksi sebagai parameter. Dalam penelitian ini dilakukan peningkatan karakteristik traksi pada mobil formula Sapuangin Speed 3 yang menggunakan mesin husaberg 450 cc dengan 6 tingkat kecepatan. Langkah pertama harus mengetahui karakteristik mesin husaberg 450cc, kemudian dilakukan analisa untuk memilih parameter yang tepat. Setelah itu ditentukan rancangan peningkatan traksi kendaraan yaitu dengan cara merubah final drive dan diameter velg serta perancangan rasio transmisi ulang apabila diperlukan. Selain itu dilakukan juga analisa traksi saat belok yang berhubungan dengan pengaruh pemakaian Limitted Slip Differential (LSD pada mobil sapuangin speed 3 terhadap radius belok lintasan. Dari hasil penelitian, untuk meningkatkan karakteristik  transmisi tanpa mengubah rasio dipilih mengganti sprocket menjadi 56 dan  velg 13 dengan estimasi waktu tempuh akselerasi 4.63 s. Sedangkan untuk meningkatkan karakteristik traksi dengan mengubah rasio mobil sapuangin speed 3 dipilih menggunakan sprocket 52, velg 15, dengan 7 tingkat kecepatan, estimasi waktu tempuh akselerasi 4.16 second dengan penambahan negative wing pada bagian belakang untuk melawan spin. Untuk pengaruh pemakaian LSD pada mobil mengakibatkan mobil susah dikendalikan dan cenderung merugikan, torsi/putaran roda dalam dan roda luar cenderung sama ketika belok, namun pada kenyataanya kebutuhan torsi/putaran roda berbeda.

  11. MANAJEMEN KONVERSI TERAS RSG-GAS BERBAHAN BAKAR SILISIDA TINGKAT MUAT TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lily Suparlina

    2015-03-01

    Full Text Available Penggunaan bahan bakar tingkat muat tinggi dapat memperpanjang siklus operasi reaktor sampai 40 hari. Telah dilakukan perancangan konversi teras dari silisida tingkat muat rendah menuju tingkat muat tinggi. Manajemen konversi teras dari teras silisida tingkat muat 2,96 gU/cm3 menuju teras silisida 4,8 gU/cm3 dilakukan secara bertahap dengan melakukan perhitungan manajemen bahan bakar dalam teras yang menggunakan paket program perhitungan 2 dimensi Batan-FUEL. Penggantian bahan bakar di teras menggunakan pola pergeseran bahan bakar 5/1 yaitu setiap awal siklus terjadi penggantian 5 buah elemen bahan bakar standar dan 1 buah elemen bahan bakar kendali. Dengan mempertahankan konfigurasi teras yang sudah ada, konversi teras dapat dilakukan melalui simulasi teras campuran 2,96 gU/cm3 - 4,8 gU/cm3 dengan memperhatikan batasan keselamatan reaktor yang dipersyaratkan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang teras campuran yang akan menghasilkan parameter neutronik yang aman pada teras penuh pertama silisida tingkat muat tinggi. Dalam perancangan ini digunakan batang kendali pengaman untuk menambah margin padam yang berkurang akibat pemuatan bahan bakar tingkat muat tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa konversi teras silisida tingkat muat 2,96 gU/cm3 menuju 4,8 gU/cm3 dapat dilakukan melalui teras campuran tidak langsung dalam 2 tahap yaitu konversi teras silisida 2,96 gU/cm3 - 3,55 gU/cm3 dan konversi teras silisida 3,55 gU/cm3 - 4,8 gU/cm3 dengan performa yang baik. Keuntungan utama dari penggunaan bahan bakar silisida tingkat muat tinggi 4,8 gU/cm3 dibanding teras silisida tingkat muat rendah 2,96 gU/cm3 pada teras RSG-GAS ialah bahwa panjang siklus operasi dapat lebih panjang 18 hari sehingga dapat menghemat penggunaan bahan bakar. Kata kunci : silisida, BKP, teras campuran, pola 5/1, Batan-FUEL   The usage of high density fuel can extend the reactor operation up to 40 days. Designing of low to high density silicide

  12. KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA LAUNDRY DI KECAMATAN DENPASAR SELATAN, BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joice Sari Tampubolon

    2014-05-01

    Full Text Available Keluhan muskuloskeletal adalah keluhan pada otot yang disebabkan oleh faktor-faktor kerja dan lingkungan saat melakukan pekerjaan. Keluhan muskuloskeletal merupakanmasalah kesehatan yang paling sering terjadi dalam dunia industri termasuk  industrirumah tangga laundry. Saat ini industri rumah tangga laundry  berkembang sangat pesatyang disebabkan oleh tingkat kesibukan yang sangat tinggi pada masyarakat terutamamasyarakat di kota besar. Oleh sebab itu, penulis ingin mengkaji tentang distribusikeluhan muskuloskeletal pada pekerja laundry di Kecamatan Denpasar Selatan, Bali.Studi deskriptif cross sectional dilakukan dengan menggunakan kuesioner Nordic BodyMap yang dibagikan pada 30 orang pekerja di 26 tempat laundry yang berada diKecamatan Denpasar Selatan, Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritaspekerja berumur < 35 tahun (63,33%, masa kerja 1-2 tahun (53,33%, durasi kerja 9-12jam/hari (80% dan lama istirahat 1 jam (83,33%. Keluhan muskuloskeletal yangterdapat pada pekerja yaitu bahu kanan 22 orang (73,33%, betis kiri dan betis kananmasing-masing berjumlah 17 orang (56,66% serta pinggang dan bahu kiri masingmasingberjumlah 16 orang (53,33%. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkajifaktor yang mempengaruhi terjadinya keluhan muskuloskeletal pada pekerja.

  13. Studi Eksperimen Pengaruh Variasi Kecepatan DanTemperatur Air Heater Terhadap Karakteristik Pengeringan Batubara Pada Coal Dryer Dengan Tube Heater Tersusun Aligned

    OpenAIRE

    Pakarti, Anindya Ayu; Ichsani, Djatmiko

    2013-01-01

    Salah satu model pengeringan batubara adalah coal dryer yang memberikan keuntungan seperti tingginya tingkat perpindahan panas dan massa.Dari penelitian ini dapat diketahui karakteristik pengeringan pada ruang pengering batubara dengan tube heater tersusun aligned. Hasil eksperimen kuantitatif menunjukkan peningkatan temperatur air heater diikuti dengan penurunan moisture content batubara dan peningkatan drying rate. Pengurangan moisture content terbesar dan drying rate tertinggi didapatkan ...

  14. PENGARUH KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DENGAN STATUS GINGIVITIS PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDALAS KECAMATAN PADANG TIMUR KOTA PADANG TAHUN 2012

    OpenAIRE

    Hidayati Hidayati; Kuswardani Kuswardani; Gustria Rahayu

    2012-01-01

    AbstrakGingivitis kehamilan adalah gingivitis yang terjadi pada wanita hamil. Gingivitisdisebabkan oleh iritasi bakteri yang ada dalam plak dan kalkulus. Plak dan kalkulus merupakanindikator kebersihan mulut yang buruk. Selama kehamilan, hormon estrogen dan progesteroneakan mengalami peningkatan yang menyebabkan jaringan gingiva merespon secara berlebihanterhadap iritasi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebersihan rongga mulutdan status gingivitis ibu hamil serta hubun...

  15. Analisa Lean Service Guna Mengurangi Waste Pada Perusahaan Daerah Air Minum Banyuwangi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harliwantip

    2014-04-01

    Full Text Available Lean service digunakan sebagai pendekatan untuk membuat suatu sistem service internal yang efektif sehingga bisa dipastikan informasi-informasi penting bisa sampai ke konsumen dengan cepat dan dengan pelayanan yang efektif. Tingkat pelayanan pada PDAM Banyuwangi rendah dan tingkat kehilangan air (uncounted water yang tinggi. Oleh karena itu tujuan penelitian ini mengidentifikasi waste dan mengetahui waste kritis yang terjadi dalam proses jasa di PDAM. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan Big Picture Mapping dan Root cause analysis dalam mencari penyebab waste. Adapun Waste yang terjadi yaitu 1Over Production, 2Defect, 3Unnecessary Inventory, 4 Inappropriate Processing, 5Excessive Transportation, 6Waiting, 7Unnecessary Motion. Sedangkan waste kritis yang terjadi pada proses layanan yaitu waiting dengan bobot 0,21. Waste waiting disebabkan karena delay tenaga mekanik, delay material perbaikan, delay perbaikan jalur pipa yang melewati ruang publik. Dengan mengetahui jenis waste dan waste kritis di PDAM diharapkan dapat mengurangi waste dan kepuasan konsumen terpenuhi.

  16. Hubungan Keteraturan Penggunaan Kortikosteroid Inhalasi dengan Tingkat Kontrol Asma Pasien Berdasarkan ACT di Poliklinik Paru RSUP Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wulan Prisilla Prisilla

    2016-01-01

    Full Text Available AbstrakAsma merupakan penyakit yang didasari oleh reaksi inflamasi pada saluran napas yang dapat dicegah dengan kortikosteroid inhalasi. Asma sukar disembuhkan, sehingga tujuan penatalaksanaan asma adalah asma terkontrol. Penilaian tingkat kontrol asma dapat dilakukan dengan menggunakan kuesioner Asthma Control Test  (ACT yang bersifat subjektif tetapi validitasnya telah diuji. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan keteraturan penggunaan kortikosteroid inhalasi dengan tingkat kontrol asma pasien berdasarkan ACT di Poliklinik Paru RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian cross sectional analytic ini telah dilakukan dari September hingga Desember 2013. Populasi adalah pasien berusia ≥14 tahun yang didiagnosis asma oleh dokter. Jumlah subjek penelitian sebanyak 96 orang. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Insiden terbanyak asma berada pada kelompok usia lanjut (60,4%. Sebagian besar pasien tidak teratur menggunakan kortikosteroid inhalasi (63,5% dan pasien dengan asma tidak terkontrol memiliki proporsi tertinggi (59,4% . Analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara keteraturan penggunaan kortikosteroid inhalasi dengan tingkat kontrol asma pasien berdasarkan ACT di Poliklinik Paru RSUP Dr. M. Djamil (p=0,002.Kata kunci: kortikosteroid inhalasi, ACT, tingkat control asma AbstractAsthma is a disease caused by an inflammatory reaction in the patient airways that can be prevented with inhaled corticosteroids. It is known that there is no cure for asthma, so the goal of asthma management is to obtain controlled asthma. The level of asthma control can be assessed by  using Asthma Control Test  (ACT questionnaire, this method is subjective but its validity has been tested. The objective of this study  was to determine the association between regularity of inhaled corticosteroids application and patient’s level of asthma control based on ACT in the Lung Clinic of Dr

  17. DETERMINAN KEPUTUSAN PENDANAAN PADA PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA (Pengujian Pecking Order Theory dan Trade Off Theory

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Putu Ayu Darmayanti

    2017-12-01

    Full Text Available Kebijakan mengenai struktur modal melibatkan tradeoff antara risiko dengan tingkat pengembalian dimana peningkatan hutang dapat menyebabkan peningkatan risiko perusahaan namun di sisi lain juga meningkatkan tingkat pengembalian yang diharapkan oleh pemegang saham. Pengelolaan hutang yang kurang optimal bahkan dapat menyebabkan kebangkrutan perusahaan. Penelitian terdahulu yang dilakukan di pasar modal Indonesia menemukan hasil yang berbeda-beda terkait pengaruh beberapa variabel yang mempengaruhi keputusan pendanaan perusahaan. Hasil penelitian empiris membuktikan adanya penerapan pecking order theory (POT dan trade off theory (TOT pada perusahaan-perusahaan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk menguji kembali apakah variabel kebijakan dividen (diproksikan dengan dividend payout ratio, profitabilitas (diproksikan dengan return on assets, struktur aktiva (diproksikan dengan komposisi aktiva tetap, dan variabilitas tingkat keuntungan (diproksikan dengan variablity of EBIT berpengaruh signifikan terhadap keputusan pendanaan (diprosikan dengan debt ratio pada perusahaan publik di Indonesia periode 2012-2014. Dari hasil analisis regresi linier berganda terhadap data 48 sampel perusahaan yang diteliti, diperoleh kesimpulan bahwa kebijakan dividen dan struktur aktiva berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pendanaan perusahaan publik di Indonesia periode 2012-2014. Pengaruh variabel profitabilitas dan variabilitas tingkat keuntungan terhadap keputusan pendanaan dalam penelitian ini ditemukan negatif tetapi tidak signifikan.

  18. Analisa Penempatan Distributed Generation pada Jaringan Distribusi 20kV

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizky Pratama Putra

    2012-09-01

    Full Text Available Beberapa teknologi telah diterapkan dalam aplikasi DG dengan berbagai sumber energi terbarukan. Diantaranya adalah turbin angin, tenaga air berskala kecil, biomassa, photovoltaic, dan fuel cell. Tugas Akhir ini akan membahas mengenai bagaimana DG dapat mempengaruhi faktor daya pada jaringan yang telah ada dan gangauan apa saja yang dapat terjadi sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan terhadap gangguan yang terjadi di masa yang akan datang. Setelah dilakukan analisis load flow, direncanakan penempatan DG pada beberapa bus untuk membandingkan tingkat kualitas daya yang paling baik. DG yang digunakan berupa wind turbine dengan generator induksi. Penyelesaian permasalahan dalam tugas akhir ini dibatasi hanya menggunakan DG yang dipasang pada bus 1, bus 4, bus 23, bus 48 dan bus 69 dengan level tegangan 20 kV. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pemasangan DG dapat menaikkan rating tegangan. Namun, metode pemasangan DG ini masih memberikan  penurunan faktor daya pada bus disekitarnya sehingga perlu melakukan perbaikkan faktor daya dengan cara memasang kapasitor bank.

  19. Efektifitas Aplikasi Komunikasi Pada Sales And Marketing Di Semarak International Hotel Medan

    OpenAIRE

    Jayawinata, Hendra

    2010-01-01

    Penggunaan komunikasi yang baik pada sales and marketing menjadi salah satu prioritas majunya suatu perusahaan hotel. Dimana sales and marketing department yang berperan penting dalam memasarkan produk-produk hotel harus meningkatkan mutu dalam berkomunikasi, karena semakin tingginya tingkat persaingan, meningkatnya kompleksitas pasar dan tamu yang semakin kritis akan pasar, mengakibatkan kegiatan perlu dilakukan secara professional dan agresif. Oleh sebab itu sebagai perwakilan dari hot...

  20. PENGARUH TANTANGAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA GAME ONLINE MMORPG DENGAN KETERGANTUNGAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI

    OpenAIRE

    Sumawan, Oscarvile Nandra

    2017-01-01

    Permainan online (game online) adalah aktivitas yang dilakukan untuk fun atau menyenangkan yang memiliki aturan sehingga ada yang menang dan ada yang kalah (Kamus Macmillan, 2011). Dalam bermain game, pemain selalu berusaha untuk mengalahkan atau menjadi pemenang dalam suatu permainan game. Hal ini merupakan sebuah bentuk tantangan (challenge) yang disajikan pada setiap permainan game online. Permainan game online dimainkan oleh banyak orang. Hal inilah yang menyebabkan tingginya tingkat kete...

  1. Penentuan Potensi Batuan Induk Menggunakan Model Log Toc Pada Formasi Ngimbang, Lapangan “Arrazi”, Cekungan Jawa Timur Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yosar Fatahillah

    2017-01-01

    Full Text Available Abstrak - Analisa laboratorium telah membuktikan Formasi Ngimbang sebagai batuan induk yang relatif kaya kandungan organik, ketersediaan data laboratorium terbatas untuk mengukur distribusi kematangan dan kuantitas material organik dalam skala luas cekungan regional. Hal inilah yang menjadi tujuan utama dalam penelitian ini. Dengan demikian dibutuhkan suatu metode sederhana yang terbukti dan akurat mengukur TOC (kandungan karbon organik pada seluruh kedalaman lubang bor. Penelitian ini mengamati perilaku TOC Model berdasarkan data log sumur. Dengan demikian, akan menghemat banyak waktu dan menekan biaya observasi. Dalam penelitian ini, digunakan metode Passey untuk menentukan besar kandungan karbon organik pada formasi (TOC dan model Mallick-Raju sebagai indikator kematangan formasi.. Tersedia satu data sumur dan data batuan inti yang digunakan untuk menentukan potensi batuan induk di formasi Ngimbang, Nilai LOM (Tingkat Metamorfisme diperlukan untuk digunakan pada Passey Model dengan menggunakan crossplot antara DlogR dan TOC dari data inti. Hasil memperlihatkan formasi Ngimbang merupakan formasi dengan rerata kandungan TOC berada pada tingkat buruk – cukup baik dengan tingkat kematangan immature hingga post mature Kata kunci— TOC, Vitrinite Reflectance, Vshale, ΔLogR

  2. AUDIT TI UNTUK MENEMUKAN POLA BEST PRACTICE PENGELOLAAN TI PADA PERBANKAN (STUDI KASUS PT. BANK SYARIAH MANDIRI CABANG DENPASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Shofwan Hanief

    2015-11-01

    Full Text Available Audit TI untuk Menemukan Pola Best PracticePengelolaan TI pada Perbankan(Studi Kasus PT. Bank Syariah Mandiri CabangDenpasarShofwan HaniefEmail : zwanhanf27@gmail.comAbstrakPT. Bank Syariah Mandiri cabang Denpasar sudah menggunakan TI untuk menunjang prosespelayanan yang dilakukan. Sampai saat ini TI yang ada belum pernah dilakukan penilaian sejauhmana proses-proses tersebut dapat berjalan dengan baik. Agar implementasi IT Governanceyang ada di PT. Bank Syariah Mandiri berlangsung secara efektif, organisasi perlu menilai sejauhmana IT Governance yang sekarang berlangsung dan mengidentifikasi peningkatan yang dapatdilakukan. Pengunaan model maturity (kematangan dalam hal ini akan memudahkan dalampenilaian dengan cara pendekatan yang terstruktur terhadap skala yang mudah dimengerti dankonsisten. Salah satu alat yang digunakan untuk IT Governance adalah COBIT (ControlObjectives for Information and Related Technology yaitu suatu model standar pengelolaan TIyang dapat membantu pihak manajemen dan pemakai untuk menjembatani kesenjangan antararesiko bisnis, kebutuhan kontrol, dan permasalahan teknis.Analisis untuk tingkat kematangandilakukan dengan cara membandingkan tingkat kematangan yang ada pada saat ini dengantingkat kematangan yang dituju.Tingkat kematangan saat ini (current maturity level untuk setiapproses yang ada pada domain Deliver and Support rata-rata berada pada level 2, walaupun adasebagian kecil yang berada di level 3, bahkan di level 1. Hal ini dapat dikatakan bahwa prosestata kelola TI di PT. Bank Syariah Mandiri cabang Denpasar sudah dilakukan tetapi belumberjalan secara optimal.

  3. Evaluasi Keamanan Teknologi Informasi pada PT INDOTAMA PARTNER LOGISTICS Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Yani Akhirina

    2016-08-01

    Full Text Available PT Indotama Partner Logistics adalah salah satu perusahaan besar yang bergerak dibidang jasa logistiks di Indonesia. Semakin pesatnya persaingan dan perkembangan perusahaan dibidang yang sama menuntut pihak manajemen untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen, salah satu penunjangnya adalah ketersediaan informasi yang cepat dan akurat.  Sehingga perlunya dilakukan evaluasi keamanan sistem informasi pada PT Indotama Partener Logistics. Indeks KAMI adalah aplikasi yang digunakan untuk mengukur kematangan dan kelengkapan keamanan informasi yang telah disesuaikan dengan standart ISO/IEC 27001:2009 yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Tahap pertama dalam evaluasi indeks KAMI adalah melakukan penilaian tingkat ketergantungan TIK pada instansi tersebut, dan hasil dari tingkat ketergantungan tersebut akan digunakan sebagai batasan nilai dari penilaian lima area dalam indeks KAMI. Penilaian ini digunakan untuk melihat seberapa jauh tingkat kematangan keamanan informasi di lingkungan PT Indotama Partner Logistics , yang hasilnya dapat digunakan sebagai media evaluasi dalam rangka meningkatkan keamanan informasi dari perusahaan di masa yang akan datang. Untuk itu akan dibuatkan suatu saran perbaikan pada bagian-bagian yang masih kurang dari hasil penilaian indeks KAMI yang telah dilakukan.

  4. Hubungan antara Tingkat Pendidikan dan Tingkat Pemahaman Pesan Kampanye Sosial Light On dengan Perilaku Menyalakan Lampu Utama Sepeda Motor

    OpenAIRE

    Kusumarasri, Anggi Pramesthi; Pradekso, Tandiyo; Ulfa, Nurist Surayya

    2013-01-01

    SUMMARY PENELITIANHubungan antara Tingkat Pendidikan dan Tingkat PemahamanPesan Kampanye Sosial Light On dengan Perilaku MenyalakanLampu Utama Sepeda MotorBAB IPENDAHULUAN1.1 LATAR BELAKANGMasalah sosial yang akhir-akhir ini banyak diberitakan media salahsatunya adalah kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan lalu lintas memakan korbantidak sedikit. Masalah ini memang merupakan masalah keselamatan berkendara dijalan. Namun menjadi masalah social kala menjadi sorotan dan perhatianmasyarakat. Polri s...

  5. TINGKAT STRES DAN STRATEGI KOPING MENGHADAPI STRES PADA MAHASISWA TINGKAT PERSIAPAN BERSAMA TAHUN AKADEMIK 2005/2006

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Neti Hernawati

    2006-08-01

    Full Text Available The purpose of this research was to evaluate relationship between stress level with coping strategy and to find out factors affecting stress level among students living in dormitory of IPB. The study site were at Asrama Putri (Girls Dormitory and Asrama Putra (Boys Dormitory Bogor Agricultural University. The data was collected from August to October 2005. The primary data included individual characteristic, the resources of stress, level of stress, coping strategy to deal with stress and also the relation between stress level and coping strategy of the student who lived in Asrama Putra (Boys Dormitory and Asrama Putri (Girls Dormitory Bogor Agricultural university. The results showed the things that become the factors of stress for new student college, which are never lived out from home before, too much roommates, difficult to interact with surrounding, personal problems, health problems, homesick and financial problems. Most of respondent was experienced high stress level, which is the respondent who get the tendency of emotional stress is larger than they are who get physical stress as a symptoms. The respondent was tended to do problem-focused coping strategy than emotional-focused coping strategy.

  6. PENGARUH PERHATIAN DAN TINGKAT PENDAPATAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 12 SIJUNJUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asli Darnis

    2013-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh perhatian orang tua dan tingkat pendapatan orang tua terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI di SMA Negeri 12 Sijunjung tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 12 Sijunjung sebanyak 49 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa angket. Analisis data digunakan dengan dua cara yaitu: 1 analisis deskriptif, dan 2 analisis induktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pertama perhatian orang tua terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI di SMA Negeri 12 Sijunjung berpengaruh signifikan dengan nilai yaitu 2,819 > 2,021, dan sig 0,072 2,021, dan sig 0,000 yaitu 39,276 > 3,23 dan sig 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sumbangan yang diberikan oleh perhatian dan pendapatan orang tua terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI di SMA Negeri 12 Sijunjung adalah 0,631 atau 63,1%. Perhatian orang tua dan tingkat pendapatan orang tua merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa dalam mata pelajaran ekonomi. Kontribusi dari penelitian ini adalah agar orang tua siswa lebih memperhatikan anaknya mengenai masalah kependidikannya, agar hasil belajar siswa dapat meningkat.

  7. ANALISA FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN MESIN GRINDER PADA PROSES PRODUKSI PLASTIC FILM DI PT. MUTIARA HEXAGON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Hidayat

    2013-10-01

    Full Text Available Bila suatu mesin memiliki tingkat kegagalan yang tinggi, maka perlu dilakukan analisis mengenai  penyebab  –  penyebab  kegagalan  tersebut  hingga  ke  akar  permasalahannya sehingga dapat menentukan tindakan yang sesuai untuk meningkatkan kinerja suatu mesin. PT. Mutiara Hexagon merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang industri pembuatan plastik  kemasan.  Dalam  line  pembuatan lembaran film  diperlukan mesin  CPP  (Cast  Poly Propylene Machine dan mesin grinder dalam prosesnya. Pada penelitian yang dilakukan di PT. Mutiara Hexagon, terdapat beberapa kegagalan yang terjadi pada mesin grinder pada proses produksi plastic film, sehingga menyebabkan seluruh line pada divisi film mengalami downtime. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisa mengenai faktor penyebab kegagalan mesin grinder, penulis melakukan observasi secara langsung dan melihat proses produksi plastic film.Penulis menggunakan metode Failure Effect and Mode Analysis (FMEA dan Fault Tree Analysis (FTA. Penerapan analisis Failure Effect and  Mode Analysis (FMEA dapat menentukan sejauh mana tingkat kegagalan terjadi. Dari hasil analisis FMEA kemudian dapat dilanjutkan dengan menggunakan Fault Tree Analysis (FTA guna mengetahui lebih lanjut penyebab-penyebab dasar suatu kegagalan.Dari hasil perhitungan nilai Risk Priority Number (RPN pada tiap-tiap kegagalan yang terjadi  diantaranya yang  paling  tinggi  adalah kegagalan mesin  grinder rusak  dengan nilai kegagalannya mencapai 120. Kemudian dianalisa penyebab kegagalan tersebut dengan menggunakan metode FTA di dapatkan minimal cut sets yaitu: as grinder patah, katup hisap blower terbuka terlalu besar, kegagalan pada motor blower, baut pada dudukan pisau patah, pisau tumpul dan human error. Berdasarkan nilai probabilitas masing-masing cut set didapatkan nilai probabilitas kegagalan grinder periode 1 Juni 2012 -1 Juni 2013 mencapai 60%.

  8. KAJIAN PERANCANGAN RULE KENAIKAN JABATAN PADA PT. ABC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harry Dhika

    2015-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang cara membuat rule atau aturan menggunakan algoritma C4.5 terhadap kenaikan jabatan pada salah satu perusahaan swasta. Luaran dari penelitian ini adalah sebuah metode atau rule C4.5 (pohon keputusan yang digunakan dalam penentu atau membantu mengambil keputusan serta menentukan kenaikan jabatan karyawan. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak Rapidminer yakni salah satu perangkat lunak berbasis open source. Dalam menentukan kelayakan kenaikan jabatan pada perusahaan, digunakan metode penelitian Data Mining dengan framework KDD sehingga dapat diketahui tingkat akurasi dan presisinya. Dengan adanya hasil penelitian maka dapat memberikan konstribusi bagi instansi terkait untuk dapat melakukan pemilihan mitra kerja dengan baik dan tepat sasaran sehingga kesulitan dalam menentukan kelayakan kenaikan jabatan dapat teratasi, terutama masalah terkait pengalaman kerja, kualitas kerja, dan hal-hal lain. Kata kunci: algoritma c4.5, data mining, kenaikan jabatan, rapidminer.

  9. ANALISIS SOAL JENJANG KOGNITIF TAKSONOMI BLOOM REVISI PADA BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK (BSE BIOLOGI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aa Juhanda

    2016-11-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemunculan soal jenjang kognitif Bloom Revisi pada Buku Sekolah Elektronik (BSE Biologi SMA. Subjek penelitian adalah 1.650 soal yang terdapat pada BSE Edisi 2009. Instrumen yang digunakan adalah lembar analisis dokumen yang di dalamnya memuat informasi seperti kode soal, soal, dan jenis tingkatan kognitif taksonomi Bloom Revisi. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata persentase kemunculan cukup tinggi diperoleh pada soal yang mengembangkan keterampilan berpikir tingkat rendah (Lower-Order Thinking Skills yaitu soal C1 (mengingat sebesar 46,60% dan C2 (memahami sebesar 47,99%, meskipun untuk C3 (menerapkan persentasenya masih rendah (0,28%. Rerata persentase kemunculan soal yang mengembangkan keterampilan tingkat tinggi (Higher-Order Thinking Skills mulai dari soal C4 (menganalisis sampai dengan C6 (mencipta memiliki rerata persentase yang rendah. Oleh karena itu, kemunculan soal jenjang kognitif Bloom Revisi pada BSE khususnya yang mengembangkan Higher-Order Thinking Skills masih perlu untuk ditingkatkan.

  10. Analisa Kepuasan Pelanggan pada Pekerjaan Reparasi Kapal dengan Metode Quality Function Deployment (QFD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Rahman

    2012-09-01

    Full Text Available Kepuasan pelanggan merupakan perbedaan antara harapan dan kinerja atau hasil yang dirasakan oleh pelanggan. Kepuasan pelanggan terjadi apabila jasa atau produk (hasil yang diterima dan dirasakan oleh pelanggan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pelanggan atau bahkan melebihi harapan pelanggan. Ketika pelanggan suatu perusahaan merasa puas dengan kinerja perusahaan, maka opini publik yang terbentuk akan menguntungkan perusahaan tersebut.Pada Tugas Akhir ini penulis melakukan analisa kepuasan pelanggan di PT. X. Responden pada penelitian ini merupakan para pelanggan yang menggunakan jasa perawatan dan reparasi kapal milik PT. X. Setelah diketahui tingkat kepuasan pelanggan pada jasa reparasi kapal PT. X, selanjutnya dilakukan pembandingan dengan benchmarking dari PT.X yaitu PT. Y. Pembandingan ini dilakukan untuk menentukan sejauh mana posisi perusahaan jika dibandingkan dengan perusahaan pesaing serta untuk menentukan target-target yang ingin dicapai agar perusahaan dapat menyamai bahkan melebihi perusahaan pembanding.Terdapat beberapa metode yang digunakan dalam analisis kepuasan pelanggan jasa reparasi pada PT. X ini. Salah satunya adalah metode service quality (servqual yang menunjukkan hasil bahwa pelanggan belum puas terhadap kinerja jasa reparasi PT. X. Selain itu digunakan metode Quality Function Deployment (QFD guna mengkonversi suara pelanggan secara langsung terhadap persyaratan teknis atau spesifikasi teknis dari jasa. Metode QFD menghasilkan suatu analisa tingkat kepentingan suatu atribut bagi pelanggan serta untuk menentukan target ke depan dari PT. X

  11. ANALISIS TINGKAT KERAWANAN DAN MITIGASI BENCANA BANJIR DI KECAMATAN ASTAMBUL KABUPATEN BANJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurlina Nurlina

    2017-01-01

    Full Text Available Ditinjau dari aspek geologis, geografis, dan morfologis, Kalimantan Selatan merupakan salah satu provinsi yang rawan terhadap bencana banjir. Hampir setiap tahun bencana banjir terjadi, khususnya di wilayah Kabupaten Banjar. Banjir yang terjadi akibat luapan Sungai Riam Kiwa, Sungai Riam Kanan dan Sungai Martapura. Sedikitnya 64 desa pada bulan Januari 2012 di enam wilayah kecamatan yang berada di sepanjang Sungai Riam Kiwa dan Martapura terendam banjir. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Kabupaten Banjar menyebutkan, banjir yang melanda di Kecamatan Astambul merendam 17 desa dari 22 desa yang ada, dihuni oleh 1.985 Kepala Keluarga atau 6.000 jiwa. Salah satu penyebab timbulnya korban jiwa dan kerusakan/kerugian yang sering terjadi akibat bencana alam adalah karena masyarakat lalai dan tidak mengetahui bahwa daerah tempat tinggal mereka termasuk daerah yang rawan bencana banjir, serta kurangnya pengetahuan masyarakat tentang mitigasi dan kesiapsiagaan termasuk aparat/pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam penanganan bencana. Untuk itu melalui kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat merupakan upaya nyata kepada Masyarakat Kecamatan Astambul untuk mengurangi resiko bencana banjir antara lain dalam bentuk pelatihan dan pembinaan penanggulangan banjir. Kegiatan ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang daerah rawan banjir. Oleh karena itu dilakukan analisis daerah rawan banjir dengan sistem bobot menggunakan parameter curah hujan, bentuk lahan, gradient sungai, kerapatan drainase, kemiringan lereng dan penggunaan lahan. Dari hasil analisa tingkat kerawanan di Kecamatan Astambul, luas daerah yang masuk kategori sangat rawan sebesar 81.501,76 ha atau 17,94 % dari luas wilayah dan kategori rawan 62.506,37 ha atau 13,76 %

  12. 1 Pengaruh Mengkonsumsi Rebusan Daun Sirsak Terhadap Penurunan Nyeri Pada Penderita Gout Artritis Di Wilayah Kerja Puskesmas Pineleng

    OpenAIRE

    Gerry, Karundeng Fedels; Mulyadi, Ns; Kallo, Vandri

    2015-01-01

    Gout artritis merupakan penyakit yang ditandai dengan nyeri yang terjadi berulang-ulang yang disebabkan adanya endapan kristal monosodium urat yang tertumpuk di dalam sendi sebagai akibat tingginya kadar asam urat di dalam darah. Mengkonsumsi rebusan daun sirsak (Anonna muricata) adalah salah satu jenis terapi nonfamakologi yang bertujuan untuk menurunkan tingkat nyeri pada penderita gout artritis karena senyawa yang terkandung dalam daun sirsak berfungsi sebagai analgetik yang mempu menguran...

  13. Analisis Domain Proses COBIT Framework 5 Pada Sistem Informasi Worksheet (Studi Kasus: Perguruan Tinggi STMIK, Politeknik Palcomtech

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahmi Ajismanto

    2018-01-01

    Full Text Available Perguruan tinggi Stmik, PalComTech adalah lembaga pendidikan komputer dan internet yang berdiri sejak tahun 2003. PalComTech menggunakan Sistem belajar praktek, diskusi, pemecahan studi kasus, praktikum di laboratorium dan setiap pertemuan didukung dengan fasilitas komputer dan internet. Sistem Pembelajaran Worksheet merupakan sistem informasi akademik yang digunakan oleh STMIK Palcomtech Palembang dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menentukan domain proses pada Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT 5 dan Analisa Current Maturity Level, pengukuran tingkat kematangan tata kelola Worksheet. Metode yang digunakan yaitu, deskriptif, quantitative dan metode analisis mengunakan COBIT 5. Berdasarkan hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa proses domain COBIT Framework versi 5 yang digunakan adalah: (1. EDM, (Evaluate, Direct And Monitor, (a EDM03, (b EDM04 sedangkan pada domain  (2. APO (Align Plan and Organise yaitu: (a. APO02, (b. APO04, (c. APO07, (d. APO11, (e. APO12, (f. APO13 dan pada domain (3. MEA (Monitor Evaluate and Assess yaitu: MEA01. Hasil dari Analisis Current Maturity Level adalah: (1. EDM03 : 4,23 berada pada level 4 - Managed and Measureable,(2. APO12 : 4,15 berada pada level 4 - Managed and Measureable,   (3. APO07 : 4,07 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (4. MEA01 Memantau,: 3,96 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (5. EDM04: 3,90 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (6. APO11: 3,80 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (7. APO02: 3,70 berada pada level 4 -  Managed and Measureable, (8. APO13 : 3,61 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (9. APO04: 3,55 berada pada level 4 - Managed and Measureable.   Keywords : COBIT Fremework 5, Tata Kelola TI, Domain Proses, Worksheet

  14. PENYULUHAN METODE PAP SMEAR TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA TUNA SUSILA DALAM PENDETEKSIAN KANKER SERVIKS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismi Wulandari AS

    2015-03-01

    Full Text Available Abstract: The Effectiveness Of Pap smear Test’s Counseling Regarding To The Level Of Knowledge And Behaviour In Prostitution Worker For Detection Of Cervical Cancer In Bintang Mas Kubu Raya 2014. The aim of this study is to evaluate the effectivity of counseling toward knowledge and behavior. in prostitution worker about pap smear and cervical cancer. This research was quasi-experimental with one group pretest-postest design. There are 38 respondents. McNemar test showed there are significant. improvement of knowledge (p<0.05, and significance behavior change (p<0.05 in all respondents before and after counseling. Keyword : knowledge, behaviour, cervical cancer, pap smear Abstrak : Penyuluhan Metode Pap smear Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Wanita Tuna Susila Dalam Pendeteksian Kanker Serviks. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat efektivitas terhadap pengetahuan dan sikap melalui penyuluhan mengenai pap smear kepada para wanita tuna susila. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-postest design. Besar sampel berjumlah 38 orang. Hasil menunjukkan uji McNemar menunjukkan terdapat signifikansi yang bermakna untuk pengetahuan (p < 0,05 dan signifikansi untuk perubahan sikap (p<0.05 pada responden sebelum dan setelah penyuluhan. Kata kunci : pengetahuan, sikap, kanker serviks, pap smear

  15. PELATIHAN MANAJEMEN DIRI UNTUK MENURUNKAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kondang Budiyani

    2010-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelatihan manajemen diri dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II. Hipotesis penelitian ini adalah ada perbedaan tingkat kadar gula darah antara pretest dan post test. Kadar gula darah lebih rendah pada saat post test. Subjek penelitian sebanyak 3 orang. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental design dan rancangan eksperimen the one group pretest-posttest design. Hasil analisis berdasarkan pemeriksaan visual (visual inspection yaitu dengan penyajian secara grafik menunjukkan tidak terjadi penurunan kadar gula darah sesudah pelatihan manajemen diri. Namun, pada saat pelatihan manajemen diri terlihat penurunan kadar gula darah menjadi kurang dari 200 mg/dl Kata kunci : kadar gula darah, pelatihan manajemen diri, penderita diabetes melitus tipe II

  16. Latihan Kegel dan Nyeri Saat Berhubungan Seksual pada Perempuan Pasca Terapi Kanker

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Puspasari

    2017-08-01

    Full Text Available Efek samping radioterapi adalah pemendekan dan pengeringan vagina yang menyebabkan nyeri saat melakukan hubungan seksual (dispareunia. Hal ini mengakibatkan gangguan fungsi seksual yaitu keinginan, gairah, orgasme, dan kepuasan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas latihan kegel dalam mengatasi keluhan nyeri saat berhubungan seksual pada perempuan pasca terapi kanker serviks. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuasi eksperimen dengan jumlah responsden 26 orang kelompok intervensi dan 26 orang kelompok kontrol pada perempuan setelah radioterapi. Tingkat nyeri dalam penelitian ini diukur dengan Female Sexual Function Index (FSFI. Pengaruh latihan kegel terhadap nyeri diuji dengan t-tes. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada kedua kelompok dengan nilai p=0.002. Latihan kegel terbukti menurunkan nyeri saat berhubungan seksual (dispareunia sebanyak 3,897 kali (OR=3,897. Berdasarkan hasil penelitian ini, perawat diharapkan dapat memberikan intervensi latihan kegel untuk menurunkan nyeri pasca terapi kanker serviks.

  17. MANAJEMEN RISIKO KEAMANAN SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN METODE FMEA DAN ISO 27001 PADA ORGANISASI XYZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Budiarto

    2017-07-01

    Full Text Available Sekalipun sudah populer di bidang teknik industri, metode Failure Mode & Effect Analysis FMEA masih sangat jarang dilaporkan penelitiannya terhadap objek sistem informasi. Hal ini menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut pemanfaatannya pada sistem informasi. Variabel yang diukur pada penelitian ini adalah occurrence (frekuensi kejadian, severity (dampak dan detection (pencegahan. Data penelitian diambil terutama berdasarkan dari hasil pengamatan langsung. Penelitian ini mencakup perlindungan terhadap aset informasi di lingkungan Organisasi XYZ dengan melakukan penilaian risiko keamanan informasi. Penilaian tersebut dilakukan dengan menggunakan metode (FMEA. Pada penelitian ini juga menggunakan kerangka kerja ISO 27001 untuk melengkapi daftar rekomendasi aksi penanggulangan mode kegagalan. Hasil dari penelitian ini yaitu berupa laporan hasil pengelolaan manajemen risiko yang berisikan daftar prioritas analisis risiko yang disertai akar sebab permasalahan dan pengendalian risiko sesuai dengan standar ISO 27001. Hasil dari studi kasus telah membuktikan penerapan standar ISO 27001 berimbas terhadap penurunan tingkat kerawanan sebesar 30%.

  18. MENENTUKAN SKALA PRIORITAS SISTEM INFORMASI: Studi Kasus pada Website UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fiendhy Prastika

    2017-04-01

    Full Text Available Artikel ini bertujuan memaparkan penentuan skala prioritas sistem informasi di sebuah organisasi atau perpustakaan berdasarkan kerangka matriks Warren McFarlan, yaitu Strategic System Information (SIS, Potential Strategic System Information (PSIS, Critical Information System (CIS, dan Vital Information System (VIS. Pada website UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno diterapkan skala prioritas karena berbagai pilihan menu yang ada dapat diukur tingkat kepentingannya. Website sendiri dijadikan sebagai Strategic Information System, lalu terdapat pilihan menu kontak sebagai Potential Strategic Information System, dan database website sebagai Critical Information System serta pilihan menu tata tertib sebagai Vital Information System. Penentuan skala prioritas sistem informasi tersebut berdasarkan pengamatan terhadap kedudukan fitur-fitur yang terdapat pada website resmi perpustakaan. Keseluruhan jenis skala prioritas tersebut terdapat pada website perpustakaan.

  19. PEMANFAATAN AUGMENTED REALITY UNTUK GAME EDUKASI BAGI ANAK AUTIS TINGKAT SEKOLAH DASAR DI RUMAH PINTAR SALATIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatah Yasin Al Irsyadi

    2017-04-01

    Full Text Available Sekolah terpadu Rumah Pintar Salatiga merupakan sekolah untuk anak berkebutuhan khusus terutama tunagrahita dan autis yang masih mengalami kendala dalam penyampaian suatu pembelajaran kepada siswa-siswa nya. Salah satunya yaitu kendala untuk penyampaian pengenalan objek. Selama ini pengenalan obyek dilakukan dengan menunjukkan gambar obyek yang akan dikenalkan. Misalnya ingin mengenalkan obyek hewan, maka guru harus menyiapkan gambar obyek tersebut pada kertas secara dua dimensi kemudian ditunjukkan pada siswa. Metode seperti ini memungkinkan para siswa mengalami kesulitan untuk mengenali obyek, karena mereka merupakan anak-anak berkebutuhan khusus tunagrahita dan autis, yang mempunyai kemampuan berfikir dibawah rata-rata manusia normal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sebuah aplikasi game edukasi yang berkaitan dengan Pengenalan Obyek (PO bagi anak autis. Game edukasi ini memanfaatkan teknologi Augmented Reality yang dijalankan pada perangkat mobile android, sehingga obyek yang ditampilkan adalah tiga dimensi (3D, menarik dan interaktif. Penelitian dilakukan di Rumah Pintar Salatiga dengan kurikulum sekolah Anak berkebutuhan Khusus sebagai acuan utamanya, terutama untuk Sekolah Dasar kelas 2. Penelitian diawali dengan   wawancara terhadap para guru untuk mengetahui metode pembelajaran Pengenalan Obyek terhadap anak anak autis.  Selain itu wawancara juga digunakan untuk mengetahui karakteristik dan tingkat kemampuan anak autis dalam menangkap informasi dan berkomunikasi. Pembuatan game ini menggunakan software utama Unity3D, Inkscape dan Vufori SDK.. Aplikasi ini menampilkan berbagai macam objek hewan, alat transportasi, buah dan sayur. Obyek dalam bentuk tiga dimensi (3D akan ditampilkan sesuai dengan marker yang dipilih. Ini akan membantu para guru dan wali murid dalam menyampaikan materi dan juga anak-anak akan lebih mudah mengenali suatu obyek dengan melihat aplikasi tersebut karena menarik dan seperti nyata

  20. TINJAUAN ATAS SUKU BUNGA DAN DAMPAKNYA PADA KEPUTUSAN INVESTASI DAN PEMBIAYAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Devie Devie

    2000-01-01

    Full Text Available Interest rate characteristics will have an impact to the investing and financing decision making since interest rate is a cost of funding and expected outcome as well. Having the understanding of interest rate characteristics, the most efficient cost of funding and higher expected outcome will be resulted. Compound interest rate is a common rate in business that has always been modified with its compounding periods, known as effective interest rate. In practice, the effective interest rate will be converted to the flat interest rate so that it will be easy to do the investing and financing as well as finding the most effective cost of funding with the highest outcome. Abstract in Bahasa Indonesia : Karakteristik suku bunga sangat berpengaruh dalam mengambil keputusan investasi dan pembiayaan, karena suku bunga merupakan biaya pendanaaan di satu sisi dan merupakan tingkat hasil yang diharapkan disisi lain. Dengan memahami karakteristik suku bunga, dapat diperoleh biaya pendanaan yang paling efisien dan sebaliknya akan mencapai tingkat hasil yang diharapkan lebih besar. Suku bunga majemuk merupakan suku bunga yang berlaku pada dunia bisnis yang senantiasa mengalami modifikasi sesuai dengan periode pembayaran bunga, yang disebut suku bunga efektif. Dalam perkembangannya suku bunga efektif dikonversikan menjadi suku bunga flat agar memudahkan melakukan investasi - pembiayaan dan mencari biaya pendanaan yang paling efisien dan tingkat hasil yang paling besar. Kata kunci: suku bunga, keputusan investasi dan pembiayaan, tingkat hasil

  1. Kadar Immunoglobulin G­Difteri dan Tetanus pada Anak Sekolah Dasar Kelas Satu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulia Iriani

    2016-11-01

    Metode. Subyek penelitian adalah murid SD kelas 1 dari 5 SD negeri di 5 Kecamatan di Kota Palembang. Kadar IgG antidifteri dan tetanus ditetapkan dengan cara ELISA dan dikelompokkan menjadi terproteksi penuh jika kadar IgG ≥0,1 IU/ml, proteksi dasar jika kadar 0,01 IU/ml - 0,1 IU/ml dan tanpa proteksi jika kadar <0,01 IU/ml. Hasil.Seratus tujuh puluh subyek kelompok difteri dan 164 kelompok tetanus memiliki rentang usia 5 – 8 tahun, status imunisasi dasar lengkap masing-masing 44% dan 43%, dan imunisasi DPT ≥3 kali88% dan 87%. Rerata kadar IgG antidifteri 0,268 IU/ml, IgG antitetanus 0,253 IU/ml. Tingkat proteksi terproteksi penuh terhadap difteri dan tetanus masing-masing terdapat pada 56% dan 60% subyek, proteksi dasar 41% dan 38%, tanpa proteksi 3% dan 1%. Kelengkapan status imunisasi DPT secara bermakna berhubungan dengan tingkat proteksi terhadap difteri (p=0,022; OR=2,97; 95% CI: 1,13 – 7 ,78 dan tetanus (p=0,001; OR=5,64; 95% CI: 1,94 – 16,42. Kesimpulan.Tingkat proteksi terproteksi penuh terhadap difteri dan tetanus masing-masing adalah 56% dan 60%. Tingkat proteksi tersebut dipengaruhi oleh kelengkapan status imunisasi DPT.

  2. Identifikasi Tingkat Aktivitas Gunung Guntur Periode Oktober -November 2015 Berdasarkan Analisis Spektral Dan Sebaran Hiposenter - Episenter Gempa Vulkanik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ria Sulistiawan

    2016-06-01

    Full Text Available Kompleks Gunung Guntur (G.Guntur merupakan salah satu gunung api aktif yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kompleks ini terdiri atas beberapa kerucut, salah satunya yaitu Gunung Masigit (2249m yang merupakan kerucut tertinggi. Sampai pada tahun ini masih terekam aktivitas kegempaan dibawah G.Guntur, sehingga dilakukan pemantauan secara kontinyu di pos PGA untuk mengetahui aktivitas G.Guntur. Metode pemantauan seismik saat ini merupakan metode pemantauan yang dominan digunakan dalam pemantauan gunung api. Maka dari itu dilakukan penelitian terhadap kegempaan pada G.Guntur periode Oktober sampai November 2015, berdasarkan analisis spektral dan analisis sebaran hiposenter-episenter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe gempa, sebaran hiposenter-episenter dan tingkat aktivitas kegempaan G.Guntur. Sinyal gempa diperoleh dari 5 stasiun yaitu stasiun Citiis, Masigit, Sodong, Legokpulus, dan stasiun Kabuyutan. Melalui parameter hiposenter-episenter serta kandungan frekuensi dan jumlah event gempa yang digunakan dalam upaya memonitoring gunungapi untuk mengetahui aktivitas gunungapi. Analisis spektral didapatkan nilai frekuensi cut off dari gempa vulkanik untuk mengidentifikasi penyebab aktivitas gempa tersebut. Analisis hiposenter serta episenter dilakukan untuk mengetahui tipe gempa dan juga sebaran hiposenter-episenternya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap analisis tingkat aktivitas kegempaan G.Guntur hasil yang diperoleh yaitu seismisitas kegempaan pada G.Guntur masih di dominasi oleh gempa Vulkanik Dangkal dan Vulkanik Dalam. Tingkat aktivitas G.Guntur yang teridentifikasi ditandai dengan terjadinya peningkatan jumlah event dibawah 4 kali dalam sehari yang diakibatkan oleh migrasi magma, dan pendangkalan gempa vulkanik dari periode Oktober ke November, secara umum aktivitas gempa vulkanik G.Guntur ini tidak memicu perubahan signifikan dan tergolong aktivitas yang normal. Sehingga untuk status level bahaya G

  3. EKSTRAKSI MINYAK KETUMBAR (Coriander Oil DENGAN PELARUT ETANOL DAN n-HEKSANA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Astuti Handayani

    2013-05-01

    Full Text Available Indonesia memiliki banyak sumber daya alam, diantaranya minyak atsiri. Salah satu sumber daya alam yang potensial adalah minyak biji ketumbar (coriandrum oil. Kandungan terbesar dalam minyak ketumbar adalah senyawa linalool yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku parfum, farmasi, aroma makanan dan minuman, sabun mandi, bahan dasar lilin, sabun cuci, sintesis vitamin E dan pestisida maupun insektida. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mempelajari pengaruh penggunaan pelarut etanol dan n-heksana terhadap rendemen minyak ketumbar yang dihasilkan serta senyawa kimia yang terdapat dalam minyak ketumbar. Ekstraksi minyak ketumbar dengan pelarut etanol dan n-heksana menggunakan alat ekstraktor soxhlet. Biji ketumbar yang tua dan kering dihancurkan kemudian dibungkus kertas saring dan dimasukan dalam ekstraktor soxhlet. Temperatur proses ekstraksi sesuai dengan titik didih dari pelarut yang digunakan. Ekstraksi berakhir jika warna pelarut dalam ekstraktor seperti warna pelarut semula. Filtrat yang diperoleh kemudian di recovery dengan ekstraktor soxhlet untuk memisahkan minyak atsiri dari pelarutnya. Minyak ketumbar kemudian di analisis dengan uji GC-MS untuk mengetahui senyawa kimia yang terkandung dalam minyak tersebut. Dari hasil percobaan diperoleh bahwa rendemen minyak ketumbar dengan pelarut etanol sebesar 1,17% dengan kadar linalool sebesar 57,13%, sedangkan dengan pelarut n-heksana diperoleh rendemen minyak ketumbar sebesar 0,84% dengan kadar linalool sebesar 47,25%. Indonesia has many natural resources, such as the essential oils. One of the potential re-sources is the coriander seed oil (coriandrum oil. The greatest content in coriander oil is linalool compounds that can be used as raw materials of perfumes, pharmaceuticals, food and beverage scent, soap, basic materials for candles, laundry soap, synthetic vitamin E and pesticides as well as insecticide. The purpose of this experiment was to study the effect of the use of ethanol

  4. ANALISIS SITUASI DAN UPAYA PERBAIKAN GIZI BALITA DI TINGKAT KABUPATEN: STUDI KASUS KABUPATEN GARUT TAHUN 2008

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Ketut Aryastami

    2013-03-01

    intervention, nutrition state at the under-five years old ABSTRAK Latar Belakang: Kurang gizi merupakan masalah utama kesehatan pada anak usia di bawah lima tahun (Balita sebagai predisposing faktor penyebab kematian di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kurang gizi dan penyakit adalah dua faktor yang saling berpengaruh dalam kejadian kurang gizi dan kematian. Studi ini dilakukan untuk menganalisa masalah kesehatan masyarakat dengan mempelajari determinan terkait kesehatan ibu dan anak. Metode: Disain studi adalah studi eksploratif melalui wawancara dan analisis data sekunder, pemecahan masalah dan analisa terhadap implementasi kebijakan. Hasil: Studi menunjukkan bahwa prevalensi gizi buruk cukup tinggi, yairu 5,7 bila dibandingkan dengan prevalensi untuk Jawa Barat (3,7 dan lndonesia (5,4 per 100 Balita. Berdasarkan indicator gizi BB/U, TB/U dan BB/TU, kabupaten Garut menghadapi masalah gizi akut (BB/U di atas 10% standar UNHCR dan masalah gizi kronis (TB/U di atas prevalensi nasional. Faktor terkait penyebab kematian Balita dan masalah gizi di kabupaten Garut antara lain: 1 faktor lingkungan dan sanitasi (termasuk kelahiran BBLR dan penyakit infeksi, 2 perilaku (kebersihan individu dan imunisasi anak, 3 pelayanan kesehatan (deteksi dini, management kasus, monitoring status gizi Balita, alokasi anggaran untuk program kesehatan ibu dan anak. Kesimpulan: Pemecahan masalah dalam program gizi harus dikembangkan secara inovatif di tingkat kabupaten dengan mengacu kepada goals dan strategi nasional. Intervensi gizi pada anak saja tidak cukup, tetapi ibu hamil yang mengalami masalah gizi kronik harus sejak awal dideteksi dan diintervensi dalam upaya mencegah terjadinya bayi lahir dengan berat badan rendah. Rekomendasi studi adalah intervensi tidak langsung ditingkat kabupaten, melalui penguatan system kesehatan dan gizi dengan melibatkan masyarakat, pemerintah lokal dan sector terkait, sebab seperti telah diketahui akar daripada masalah gizi adalah pada tingkat kemiskinan dan terkait

  5. TEKNIK RELAKSASI MENINGKATKAN KONTROL EMOSI PADA PENDERITA DENGAN PENYAKIT KRONIS : LITERATUR REVIEW

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Domianus Namuwali

    2016-07-01

    Full Text Available Latar belakang : Faktor risiko terjadinya gangguan mental adalah penyakit fisik yang bersifat kronis. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Besral dan Widakdo tahun 2013 menyebutkan bahwa penyakit kronis seperti hepatitis dan stroke mengalami gangguan mental emosional masing-masing sebesar 47% dan 42%, kemudian diikuti oleh penderita penyakit jantung dan TBC (34% dan penderita penyakit diabetes mellitus, tumor, atau kanker (24%. Kontrol emosi merupakan kecenderungan untuk menyembunyikan dan meredam emosi negatif seperti marah, depresi atau kecemasan. Relaksasi merupakan salah satu intervensi keperawatan untuk mengatur emosi dan menjaga keseimbangan emosi sehingga emosi pasien tidak berlebihan dan tidak terjadi pada tingkat intensitas tinggi. Tujuan : mengidentifikasi pengaruh teknik relakasi terhadap kontrol emosi pada penderita dengan penyakit kronis. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah literatur review terhadap hasil penelitian yang berkaitan dengan teknik relaksasi terhadap kontrol emosi pada penderita penyakit kronis yang dipublikasi pada pangkalan data (data base EBSCO, Medline dan Google search. artikel yang dipilih merupakan artikel bahasa Inggris yang terbit sejak tahun 2010 sampai tahun 2015. Hasil : artikel yang ditemukan secara signifikan menunjukan bahwa teknik relaksasi dapat meningkatkan kontrol emosi pada penderita penyakit kronis. Simpulan : Teknik relaksasi meningkatkan kontrol emosi pada penderita dengan penyakit kronis Kata kunci : Relaksasi, kontrol emosi, penyakit kronis.

  6. PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGEMBAN PADA PEWARNAAN ALAM BATIK KAIN CAMPURAN CHIEF VALUE OF COTTON (CVC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Haerudin

    2016-12-01

    Full Text Available Mekanisme pewarnaan alam pada batik untuk kain campuran chief value of cotton (CVC membutuhkan suatu zat pengemban (Carrier  yang berfungsi membuka pori-pori serat, sehingga dapat meningkatkan daya difusi zat warna pada serat, salah satu komersial zat pengemban yang umum digunakan adalah carrier T59. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penambahan konsentrasi  Carrier T59 pada pewarnaan alam batik kain campuran CVC, dilihat dari hasil evaluasi uji ketahanan luntur warna pada pencucian dan gosokan serta hasil uji ketuaan warna. Metode yang digunakan ekperimen variasi carrier T59 dengan dua perlakuan proses iring cuci dan tidak cuci. Dari hasil pengamatan didapatkan dimana penambahan konsentrasi carrier T59 memberikan pengaruh pada nilai uji ketahanan luntur warna terhadap pencucian, gosokan dan ketuaan warna konsentrasi carreir T59 yang paling baik pada konsentrasi 10 gram/liter. Tingkat ketuaan warna meningkat dengan ada penambahan konsentrasi carrier. Proses iring cuci dan tidak cuci setelah proses simultan tidak banyak memberikan pengaruh karena tidak ada kenaikan nilai uji yang signifikan.Kata kunci : Kain Campuran CVC, Zat Pengemban (Carrier, Zat Warna Alam, Batik. 

  7. QUESTION ANSWERING SYSTEM DAN PENERAPANNYA PADA ALKITAB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gunawan Gunawan

    2006-01-01

    sumber informasi yang luas dan bervariasi, serta adanya perkembangan yang pesat dari teknik Natural Language Processing (NLP, Information Extraction (IE, dan Information Retrieval (IR sangat mempengaruhi perkembangan dari QA system, yang mana dulunya hanya dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terbatas pada suatu bidang (domain tertentu dengan berdasarkan pada sumber informasi yang terstruktur seperti database, hingga kini dapat menjawab berbagai jenis pertanyaan dengan bersumber pada informasi dari sebuah koleksi teks yang tidak terstruktur. Umumnya arsitektur question answering system yang berbasis teks dibangun atas enam tahapan proses, yaitu analisis pertanyaan, preprocessing koleksi dokumen, pemilihan kandidat dokumen, analisis kandidat dokumen, ekstraksi jawaban, dan pemberian respon. Aplikasi-aplikasi QA system (baik yang dapat diakses melalui internet maupun tidak yang dikembangkan dengan ciri khasnya masing-masing memiliki urutan proses yang tidak jauh berbeda satu dengan lainnya. Jawaban yang dikembalikan oleh sebuah QA system sebagai respon terhadap pertanyaan perlu dievaluasi untuk menilai performansi sistem. Tulisan ini dilengkapi dengan sebuah aplikasi QA system dengan menggunakan Alkitab berbahasa Inggris versi World English Bible (WEB sebagai sumber informasi untuk menjawab pertanyaan. Pemilihan domain Alkitab menyebabkan sejumlah pertanyaan yang dapat diajukan terbatas pada informasi yang tersimpan dalam Alkitab itu sendiri. Selain itu pertanyaan juga dibatasi pada tiga buah tipe jawaban, yaitu Person, Location, dan Date. Kata kunci: question answering system, natural language processing, information retrieval, information extraction, named entity recognition, part of speech tagging.

  8. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI B PADA MATA PELAJARAN PKN DI SMK PGRI II SALATIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nani Mediatati

    2012-06-01

    Full Text Available Hasil pengamatan peneliti terhadap pembelajaran PKn di kelas XI B SMK PGRI II Salatiga, nampak bahwa guru masih menggunakan metode ceramah dan tanya jawab dalam menyampaikan materi. Pembelajaran lebih berpusat pada guru dan menekankan pada pembelajaran secara individual, sehingga tingkat keaktifan siswa rendah (34,25% dari seluruh siswa di kelas . Hal ini juga berdampak kepada rendahnya hasil belajar yang mencapai 62,17 persen siswa di bawah KKM ( 75 . Terkait masih rendahnya keaktifan siswa serta rendahnya hasil belajar siswa tersebut, maka dilakukan PTK sebagai upaya untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe learning together, sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang lebih tepat. Indikator keberhasilan yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah keaktifan belajar siswa meningkat lebih dari 80 persen dari jumlah siswa dan hasil belajar siswa mencapai KKM (≥ 75 meningkat 100 persen. Selama proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe learning together keaktifan belajar siswa dapat meningkat, karena siswa diberdayakan dan diberi kepercayaan untuk kritis dan terlibat aktif dalam kegiatan belajar. Ketercapaian persentase rata-rata keaktifan belajar siswa mencapai 71,4 persen pada siklus I yang lebih baik dari rata-rata keaktifan belajar siswa pada pra siklus yang hanya mencapai 34,25 persen saja, pada siklus II meningkat menjadi 91,4 persen. Dampak positif dari meningkatnya keaktifan belajar siswa adalah pada hasil belajar siswa yang juga meningkat, semula nilai rata-rata 72,43 pada pra siklus menjadi 75,86 pada siklus I dan 80,92 pada siklus II. Ketercapaian KKM (75, semula 37,83 persen pada pra siklus meningkat menjadi 81,08 persen pada siklus I dan menjadi 100 persen pada siklus II.

  9. ANALISIS PENERAPAN BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN (Studi Kasus pada PT Perkebunan Nusantara X Unit Pabrik Gula Lestari Kertosono

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Yuniawati

    2014-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja Pabrik Gula Lestari Kertosono apabila diukur dengan menggunakan balanced scorecard. Dengan adanya balanced scorecard sebagai alat pengukur kinerja dapat membantu perusahaan mencapai tujuannya secara efektif dan efisien. Penelitian studi kasus ini dilakukan dengan menggunakan data tahun 2010-2012 pada PTPN X unit Pabrik Gula Lestari Kertosono untuk menganalisis prespektif keuangan, proses bisnis internal, dan stakeholder, sedangkan untuk prespektif pembelajaran dan pertumbuhan dilakukan analisis melalui kuisioner. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Pabrik Gula Lestari. Sampel yang diambil adalah 100 responden untuk karyawan. Kuisioner tersebut telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Indikator dalam penelitian ini terdiri dari ROI, TATO, FATO, Gross Profit Margin, akuisisi Stakeholder, retensi Stakeholder, profitabilitas stakeholder, pencapaian rendemen riil, pencapaian luas lahan tebu petani, pencapaian jumlah tebu giling, pencapaian produksi gula dan tetes, jam berhenti giling, retensi karyawan, produktivitas karyawan, dan kepuasan karyawan. Hasil analisis yang dilakukan, dapat diketahui bahwa kinerja Pabrik Gula Lestari secara keseluruhan adalah baik. Pada prespektif keuangan menunjukkan hasil yang cukup baik. Untuk prespektif stakeholder menunjukkan kinerja yang cukup baik. Pada prespektif bisnis internal menunjukkan bahwa tingkat rendemen melampaui target yang ditetapkan. Hasil yang positif juga ditunjukkan oleh prespektif pembelajaran dan pertumbuhan karena tingkat kepuasan karyawannya mencapai tingkat yang cukup memuaskan. Dari data penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa dengan menggunakan balanced scorecard dapat memberikan gambaran yang lebih terstruktur dan menyeluruh

  10. Pengaruh Cairan Cultur Filtrate Fibroblast (CFF Terhadap Penyembuhan Luka; Penelitian eksperimental pada Rattus Norvegicus Galur Wistar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oky Masir

    2012-11-01

    Full Text Available AbstrakLatar belakang:Metode penyembuhan luka telah mengalami perkembangan, baik berupa suatu produk atau stimulan terhadap proses biologis tubuh dalam menkompensasi luka. Fibroblas merupakan salah satu komponen penyembuhan yang berperan penting dalam proses fibroplasia. Culture Filtrate Fibroblast (CFF merupakan hasil kultur fibroblas yang akan dibuktikan efeknya terhadap proses percepatan penyembuhan luka pada penelitian ini. Metode. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan metode post test only control group design dan rancangan acak kelompok (RAK dengan menggunakan tikus putih wistar. Hewan coba dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu 2 kelompok perlakuan yang diberikan CFF ke area eksisi luka dan kelompok kontrol yang diberikan larutan NaCl 0,9% ke area eksisi luka. Data diolah dengan SPSS 16.0. Data Kategori dianalisa dengan Chi-squared dan data numerik dengan Independent T-test. Hasil. Dari tingkat penyembuhan tidak ditemukan perbedaan pada kedua kelompok, namun perubahan restriksi jaringan lebih besar pada kelompok perlakuan. Pada skor pembentukan kolagen, derajat epitelisasi serta jumlah pembentukan pembuluh darah baru pada hari ke-3 tidak ditemukan perbedaan antara kedua kelompok. Namun pada pengamatan hari ke-7 memperlihatkan pembentukan kolagen, derajat epitelisasi serta jumlah pembentukan pembuluh darah baru lebih banyak pada kelompok perlakuan. Pada fibrosis hari ke-3 dan hari ke-7 memperlihatkan terjadinya fibrosis lebih banyak pada kelompok perlakuan dibanding kontrol. Pada pengamatan terjadinya infeksi hari ke-3 memperlihatkan infeksi lebih sedikit pada kelompok perlakuan dan terjadinya infeksi sama pada hari ke-7. Kesimpulan. CFF memberikan tingkat penyembuhan luka yang lebih baik dibanding NaCl.Kata kunci: CFF, NaCl 0,9 %, tingkat penyembuhan luka.Abstract Background: Wound healing methods have been developed, either a product or a stimulant to the body's biological processes in wound compensation. Fibroblasts is one

  11. MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heny Djoehaeni

    2014-08-01

    Full Text Available Abstract, Issues relating to the environment is a global issue that demands attention from various sectors including education . Sullivan in Bezzina (2006 states that the environmental crisis is a social issue and not a matter of merely natural . Environmental education has a very important role in addressing environmental problems that arise at this time . Although the policy published by the government of West Java, but at the level of implementation required a learning model which could be a reference to the teacher in implementing the learning of Environmental Education in Early Childhood Education. The method used in this study is Research and Development with the following phases: preliminary study include literature studies , field surveys and preparation of the initial product . The development phase includes limited testing and trials as well as broader validation phase . Result shows that Environmental Education in Early Childhood education is still not optimal . Learning model is developed with the model based on Contextual Inquiry process . Implementation of Contextual Inquiry-based learning model in the Learning Environment Education in Early Childhood Education can improve children's learning outcomes , especially in the sphere of competence of knowledge , attitudes and skills which refers to the Local Content Curriculum Environmental Education. . Keywords : Environmental Education, Early childhood Education, Curriculum Abstrak, masalah-masalah yang berhubungan dengan lingkungan merupakan isu global yang menuntut perhatian dari berbagai sektor termasuk pendidikan. Sullivan di Bezzina ( 2006 menyatakan bahwa krisis lingkungan merupakan masalah sosial dan bukan semata-mata sesuatu yang alami. Pendidikan Lingkungan Hidup memiliki peran yang sangat penting dalam menangani masalah lingkungan yang muncul saat ini. Meskipun kebijakan diterbitkan oleh pemerintah Jawa Barat, tetapi pada tingkat implementasi diperlukan model pembelajaran

  12. Penilaian tingkat pencemaran logam berat dalam sedimen di perairan Pulau Morotai, Maluku Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edward .

    2015-09-01

    , namun dalam kadar yang tinggi bersifat racun. Pengukuran kadar logam berat Pb, Cd, Cu, Zn, Ni, dan Cr dalam sedimen di perairan Morotai telah dilakukan pada bulan Juni 2005. Contoh sedimen diambil dengan menggunakan gravity core pada 13 stasiun penelitian. Kadar logam berat diukur dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA. Tujuan  penelitian ini adalah untuk menilai tingkat kontaminasi dan tingkat  pencemaran logam berat dalam sedimen di perairan Pulau Morotai dengan menggunakan nilai faktor kontaminasi (CF, indeks geoakumulasi (I_geo dan indeks beban pencemaran (PLI. Hasilnya menunjukkan berdasarkan nilai CF, I_geo, dan PLI, sedimen di perairan ini termasuk kategori tidak terkontaminasi dan tidak tercemar oleh logam berat Pb, Cd, Cu, Zn, Ni, dan Cr, serta masih aman untuk kehidupan biota laut (CF<0, I_geo<0 dan PLI<1. Kata Kunci: Morotai; sedimen; logam berat; pencemaran

  13. Asupan energi dan protein pasien tidak berbeda menurut tingkat kepercayaan diri dan kinerja ahli gizi dalam menerapkan proses asuhan gizi terstandar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Merryna Nia Silvia

    2016-08-01

    hospital malnutrition masih tinggi. Prevalensi malnutrisi di tiga rumah sakit di Indonesia, yaitu RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, RSUP Jamil Padang, dan RSUD Sanglah Bali sebesar 56,9%. Terapi diet dapat meningkatkan asupan gizi proses asuhan gizi terstandar (PAGT membantu ahli gizi membuat keputusan dengan berpikir kritis dalam upaya meningkatkan kualitas asuhan gizi yang aman dan efektif. Ahli gizi memerlukan kepercayaan diri dalam melaksanakan tugasnya. Beberapa penelitian medis menunjukkan bahwa kepercayaan diri yang tinggi berhubungan dengan kinerja yang lebih baik. Hal tersebut dapat berdampak positif terhadap outcome pasien. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan asupan energi dan protein pasien menurut tingkat kepercayaan diri dan kinerja ahli gizi dalam menerapkan PAGT.Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian adalah ahli gizi dan pasien rawat inap RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, dengan masing-masing berjumlah 12 subjek dan 90 subjek, menggunakan teknik convenience sampling dan quota sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2013 sampai Maret 2014. Analisis data secara bivariat dilakukan dengan uji t, chi-square, dan anova. Hasil: Asupan energi pasien pada kepercayaan diri ahli gizi baik tidak berbeda dengan kepercayaan diri ahli gizi yang tidak baik (lebih rendah 6,3%, p=0,13, demikian juga dengan asupan protein (lebih tinggi 1,8%, p=0,73. Tidak ada perbedaan rerata persentase asupan energi, yaitu selisih 3,0% (p=0,49 lebih rendah pada kinerja baik dan protein 7,1% (p=0,20 lebih tinggi pada kinerja baik. Tidak ada perbedaan kinerja ahli gizi menurut tingkat kepercayaan dirinya (p=0,23. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan asupan energi dan protein menurut tingkat kepercayaan diri dan kinerja ahli gizi, serta kinerja menurut tingkat kepercayaan diri ahli gizi.KATA KUNCI: kepercayaan diri, kinerja ahli gizi, asupan energi dan protein

  14. KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN APOTEK DAN TINGKAT PENGETAHUAN KONSUMEN MENGENAI STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN YANG BERLAKU (STUDI KASUS DI KOTA DEPOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Roza Yulia

    2016-09-01

    menganalisis tingkat kepuasaan dan harapan konsumen serta prioritas perbaikan atribut pada dimensi pelayanan apotek di Kota Depok Selanjutnya, untuk mengetahui tingkat pengetahuan konsumen di Kota Depok terhadap standar pelayanan kefarmasian di apotek, sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah. Metode analisi dalam penelitian ini menggunakan analisis gap berdasarkan konsep Service quality (Servqual, Indeks Kepuasan Pelanggan (Costumer Satisfaction Index/CSI dan Importance Performance analysis (IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan untuk kualitas pelayanan apotek di Kota Depok adalah dalam kategori 'cukup' tapi masih di bawah kategori 'puas'. Sementara atribut pelayanan yang diprioritaskan untuk perbaikan adalah: kehadiran apoteker di apotek, kelengkapan obat, dan tanggapan dari petugas apotek atas pertanyaan konsumen mengenai obat-obatan yang mereka dapatkan. Di sisi lain, pengetahuan responden tentang pelayanan kefarmasian di apotek yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah masih kurang.Kata kunci: apotek, kepuasan konsumen, pelayanan kefarmasian, servqual, IPA

  15. RISIKO PENDIDIKAN IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA ANAK 6-23 BULAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atikah Rahayu

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRACTMalnutrition constributes to underlying cause of death of Indonesian underfives chilren. One of the consequences of malnutrition in long time period is growth failure that is stunting. Low education of mother is important risk factor for stunting. The aimed of study was to confirm wether maternal education for child stunting in Banjarbaru. Crossectional design was implied to and 51 children aged 6-23 months old were enrolled in study, which run for three months in the year 2013. Maternal education was calculated by year complete of schooling and stunting was by z-score of height for age. Statistical test for data analysis used chi-square test with 95% confidence interval (CI. Result showed that there a significant association (p<0.05 between maternal education and incidence of stunting in children 6-23 months of age. Mother with low education level had 5,1 fold risk to have child stunting. The study confirmed that maternal education had an important risk to child stunting aged 6-23 months old at least in the study site.Keywords: children 6-23 months of age, maternal education, stuntingABSTRAKKekurangan gizi menjadi salah satu penyebab kematian balita di Indonesia. Konsekuensi kurang zat gizi dalam jangka waktu lama adalah gagal tumbuh. Pendidikan ibu yang rendah merupakan factor risiko yang penting pada pertumbuhan anak. Tujuan penelitian adalah mengkaji risiko tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting pada anak berumur 6-23 bulan. Desain penelitian adalah cross-sectional dengan besar sampel 51 anak berumur 6-23 bulan. Penelitian dilakukan selama 3 bulan di Cempaka, Banjarbaru tahun 2013. Tingkat pendidikan ibu ditentukan dengan pendidikan formal yang telah diselesaikan, stunting ditentukan dengan indikator z-score untuk panjang badan menurut umur. Data dianalisis dengan uji chi-square dengan confidance interval (CI 95%. Pada penelitian ini ditemukan hubungan yang bermakna (p<0.05 antara pendidikan ibu dengan kejadian stunting pada

  16. Optimasi Cost pada Open Shortest Path First di Jaringan Software Defined-Network

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ronald Adrian

    2017-09-01

    Full Text Available Seiring bertumbuhnya pengguna internet maka tingkat kompleksitas jaringan yang ada didalamnya juga meningkat, seperti routing. Pada kondisi lain, saat ini tengah berkembang teknologi SDN yang merupakan teknologi jaringan baru yang didalamnya dilakukan pemisahan bagian infrastruktur perangkat jaringan menjadi bagian control plane  dan data plane. Hal tersebut berdampak pada pembuatan kebijakan routing yang dilakukan terpusat melalui kontroler dan dijalankan switch OpenFlow. Pengontrolan jaringan terpusat oleh SDN membuat pengaturan jaringan lebih mudah. Pada makalah ini dilakukan implementasi dan analisis kinerja QoS dan waktu konvergensi dari protokol routing OSPF yang pada jaringan SDN dan konvesional berdasarkan penggunaan dan tanpa penggunaan cost dengan perangkat MikroTik serta RouteFlow. Hal tersebut dikarenakan pada protokol ruting OSPF menggunakan LSA sehingga nilai cost akan menjadi penentu rute yang akan dipilih atau digunakan. Pengukuran didasarkan atas parameter QoS (Delay, PLR, Jitter, dan Throughput serta waktu konvergensi dengan dialiri traffic background yang bertingkat. Selanjutnya nilai performa dari kedua jenis teknologi, antara konvensional dan SDN dibandingkan. Penelitian ini diharapkan akan dihasilkan keluaran dapat menentukan pilihan terbaik dalam menentukan routing protocol yang digunakan dalam jaringan berdasar parameter yang dihasilkan. Kata Kunci: SDN, Routing Protocol, OSPF, RouteFlow, Cost.

  17. Penelusuran Daya Maksimum Pada Panel Photovoltaic Menggunakan Kontrol Logika Fuzzy Di Kota Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kurnia Ma'rifatin Pebriningtyas

    2013-03-01

    Full Text Available Kebutuhan energi semakin lama semakin meningkat dan sumber energi utama yang digunakan saat ini mempunyai keterbatasan untuk memperbaruinya. Photovoltaic adalah komponen semikonduktor yang berfungsi mengkonversi energi matahari menjadi energi listrik. Cahaya matahari yang termasuk sumber energi primer tersedia sepanjang tahun di semua tempat di permukaan bumi. Tingkat penyinaran yang berbeda-beda menyebabkan daya keluaran dari photovoltaic bervariasi. Karakteristik V-I sel surya adalah nonlinier, berubah terhadap intensitas dan temperatur permukaan photovoltaic. Secara umum, terdapat titik yang unik pada kurva V-I atau kurva P-V, yang dinamakan Maximum Power Point (MPP. Titik MPP tersebut tidak diketahui namun dapat dicari dengan algoritma penjejak atau algoritma MPPT. Pada tugas akhir ini dilakukan perancangan penelusuran daya maksimum menggunakan kontrol logika fuzzy. Sistem penelusuran daya maksimum yang menggunakan modul BPSX-60 dapat menghasilkan daya 59,4W pada keadaan standard condition (intensitas 1000W/m2 dan temperatur 250C. Sistem penelusuran daya maksimum pada panel photovoltaic mampu menelusuri daya maksimum dengan kondisi lingkungan (intensitas cahaya matahari dan temperatur pada permukaan panel photovoltaic yang berubah-ubah.

  18. AUDIT SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 4.1 PADA E-LEARNING UNISNU JEPARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noor Azizah

    2017-04-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi saat ini tak bisa dibendung lagi. Kemajuan disetiap bidang tak lepas dari teknologi sebagai penunjangnya, terutama teknologi informasi. Akan tetapi hal tersebut harus dimbangi dengan adanya sebuah evaluasi atau audit terhadap sistem informasi sehingga ancaman atau kerugian dapat  dihindari  ataupun  dicegah.  Penelitian  ini  bertujuan  mengetahui  sejauh  mana  kinerja  sistem informasi pembelajaran yaitu e-learning sebagai layanan publik yang telah diterapkan pada UNISNU Jepara dan  memberikan   rekomendasi tata  kelola perbaikan setelah mengetahui kesenjangan antara tatakelola saat ini dengan tatakelola yang diharapkan sesuai dengan framework yang digunakan. Framework  yang digunakan dalam penelitian ini adalah COBIT versi 4.1 khusus pada domain Deliver and Support (DS. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara dan kuisioner dengan narasumber yang telah ditentukan sesuai dengan domain dan Control Objective yang digunakan. Metode analisis data dilakukan beberapa tahap, yaitu penentuan domain, penentuan proses kontrol, penentuan indikator dan pemetaan tingkatkematangan. Hasil dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kematangan (maturity level pada implementasi e-learning UNISNU Jepara khusus pada Domain DS, yaitu berada pada level 4 yang berarti sudah terukur dan terintegrasi antar proses yang berlangsung. Dan analisa GAP antara kondisi yang diharapkan dengan kondisi saat ini rata-rata sebesar 0,6.

  19. INTEGRASI PERINGKAS DOKUMEN OTOMATIS DENGAN ALGORITMA LATENT SEMANTIC ANALYSIS (LSA PADA PERINGKAS DOKUMEN OTOMATIS UNTUK PROSES CLUSTERING DOKUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardytha Luthfiarta

    2014-08-01

    Full Text Available Teknologi pengklasteran dokumen memiliki peran yang signifkan dalam kemajuan teknologi informasi, diantaranya mempunyai peranan penting dalam pengembangan web  di bidang akurasi kategorisasi keyword otomatis pada search engine, kategorisasi berita untuk surat kabar elektronik,  peningkatan rating situs dengan teknologi Search Engine Optimization (SEO dan sangat memungkinkan untuk diimplementasikan dalam berbagai teknologi informasi lainnya, oleh karena  itu diperlukan penelitian untuk meningkatkan ketepatan akurasi dalam pengklasteran dokumen. Dalam penelitian ini Algoritma Latent Semantic Analysis (LSA dapat melakukan proses reduksi kalimat dengan lebih baik dibandingkan algoritma Feature Based sehingga mendapatkan hasil akurasi proses clustering dokumen yang lebih akurat. Beberapa tahapan clustering dalam penelitian ini, yaitu preprocessing, peringkas dokumen otomatis dengan metode fitur, peringkas dokumen otomatis dengan LSA, pembobotan kata, dan algoritma clustering. Hasil penelitian menunjukkan tingkat akurasi menggunakan peringkas dokumen otomatis dengan LSA dalam proses clustering dokumen mencapai 71,04 % yang diperoleh pada tingkat peringkas dokumen otomatis dengan LSA 40% dibandingkan dengan hasil clustering tanpa peringkas dokumen otomatis yang hanya mencapai tingkat akurasi 65,97 %. Kata kunci: Text Mining, Clustering, Peringkas Dokumen Otomatis, LSA.

  20. EVALUASI KINERJA SISTEM INFORMASI E-FILING MENGGUNAKAN COBIT 5 PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA KOTA SALATIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustinus Fritz Wijaya

    2017-04-01

    Full Text Available Kantor Pelayanan Pajak (KPP Pratama merupakan salah satu instansi di bawah Kementerian Keuanngan. Tugas utama dari KPP Pratama yaitu melaksanakan penyuluhan, pelayanan, dan pengawasan terhadap Wajib Pajak khususnya dibidang Pajak Penghasilan, Pajak Penjualan, Pajak Pertambahan Nilai, serta pajak tidak langsung lainnya. Dalam pelaksanaan tugasnya KPP Pratama menerapkan sistem IT governance untuk pencapaian tujuan bisnis namun kurangnya tata kelola dalam penerapan sistem IT governance mengakibatkan kurang optimalnya KPP Pratama dalam menjalankan tugas dan pencapaian tujuan. Diperlukan penilaian tingkat kematangan IT governance untuk mengetahui pencapaian KPP Pratama dari tujuan bisnisnya, sehingga menghasilkan rekomendasi untuk memperbaiki tata kelola dalam penerapan IT Governance. Dalam menilai tingkat kematangannya digunakan pendekatan dengan COBIT 5. Dengan 15 responden dari 2 divisi menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kuesioner penelitian berfokus pada domain proses APO 13, BAI 06, dan DSS 05. Domain proses yang digunakan dalam penelitian didapat dari hasil pemetaan terhadap tujuan bisnis, tujuan TI, dan terkait proses TI. Hasilnya rata-rata tingkat kematangan  dari ketiga domain proses yaitu 1,22 dengan berada pada level 1 (Performed Process.

  1. EKSTRAKSI GELATIN DARI KAKI AYAM BROILER MELALUI BERBAGAI LARUTAN ASAM DAN BASA DENGAN VARIASI LAMA PERENDAMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Rasyid Indrawan

    2016-12-01

    Full Text Available Gelatin is a biopolymer that can be obtained from partially hydrolysis of collagen present in skin, bone, and connective tissues of animals This study used chicken Broiler feet as a source of collagen. This study was conducted to determine the effect of soaking treatment with solution of acid and base, and with variety of soaking time. The solution used is HCl, CH3COOH, and NaOH with different concentration. The process of soaking followed by extraction, filtration, and drying to obtain a sheet of gelatin. Gelatin was analyzed qualitatively with chemical reaction. The best results of yield can be obtained from various methods of soaking given by HCl 2% for 2 days, CH3COOH 2% for 3 days, and NaOH 2% for 1 day. Keywords : Gelatin, Chicken feet Broiler’s, Acid-treated, Alkali-treated ABSTRAK Gelatin merupakan biopolimer yang biasanya diperoleh dari hidrolisis parsial kolagen jaringan kulit, tulang, dan jaringan ikat hewan. Penelitian ini menggunakan kaki ayam broiler sebagai sumber kolagen. Penelitian dilakukan untuk melihat pengaruh perlakuan perendaman kaki ayam broiler melalui berbagai larutan asam dan basa dengan variasi lama perendaman. Larutan yang digunakan yaitu HCl, CH3COOH, dan NaOH dengan berbagai konsentrasi. Proses perendaman dilanjutkan dengan ekstraksi, filtrasi, dan pengeringan untuk mendapatkan lembaran gelatin. Gelatin yang diperoleh dianalisis secara kualitatif melalui reaksi kimia. Hasil rendemen terbaik dapat diperoleh dari berbagai metode perendaman yaitu HCl 2% selama 2 hari, CH3COOH 2% selama 3 hari, dan NaOH 2% selama 1 hari. Kata Kunci : Gelatin, Kaki ayam Broiler, Metode asam, Metode basa

  2. Pengaruh Suhu dan Lama Pencelupan Benang Katun pada Pewarnaan Alami dengan Ekstrak Gambir (Uncaria gambir Roxb

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Failisnur Failisnur

    2016-06-01

    Full Text Available Natural dyes re-extraction of raw gambier was used as a dye on cotton yarn. Al2 (SO43, FeSO4 and CaO was used as a mordant with post-mordanting method. Dyeing process was done through a few stages; re-extracting of raw gambier, bleaching of cotton yarn, dyeing with gambier solution extract, mordanting with post-mordanting method, and finishing. Dyeing process was carried out at temperature of 30, 50, and 70⁰C with dyeing time 5, 15, and 25 minutes. Analysis of tannin content and particle size was conducted on raw gambier, gambier solution extract and remaining of dyeing solution. Cotton yarn which had been dyed with extracts of gambier evaluated its tensile strength, elongation, shrink yarn, intensity, color direction, and color fastness. The result showed that the hidhest color streght was obtained at 70⁰C dyeing and 25 minutes dyeing time using CaO mordant. Color fastness to 40⁰C washing with the use of CaO modant was good (4. The value of rubbing and light fastness was good until very good (4-5 for all treatments. All treatments with the same mordant shown to have similar of color direction visually, however quantitatively each of sample had a different significant on intensity and direction of colors.ABSTRAKPewarna alam gambir digunakan sebagai pewarna pada benang katun melalui  ekstraksi ulang dari gambir asalan.  Al2(SO43, FeSO4 dan CaO digunakan sebagai mordan dengan metoda pasca mordanting. Proses pencelupan dilakukan melalui tahapan; ekstraksi ulang gambir asalan, pengelantangan benang katun, pencelupan dengan larutan ekstrak gambir, pemordanan dengan metoda pasca mordanting, dan finishing. Proses pencelupan dilakukan pada suhu 30, 50 dan 70⁰C dengan lama pencelupan 5, 15 dan 25 menit.  Analisis kadar tanin dan ukuran partikel dilakukan terhadap gambir asalan, larutan ekstrak gambir dan larutan sisa pencelupan. Benang katun yang telah diwarnai dengan ekstrak gambir dievaluasi kekuatan tarik, mulur, mengkeret benang

  3. ANALISIS KESESUAIAN SOAL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMP MENGACU PADA PENILAIAN PROGRAMME FOR INTERNATIONAL STUDENT ASSESSMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    N. F. Sari

    2014-06-01

    Full Text Available AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan klasifikasi soal UN Matematika SMP lima tahun terakhir mengacu pada penilaian PISA yang meliputi, aspek konten , aspek proses, aspek konteks, tingkat.  Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi soal UN Matematika SMP tidak ideal sesuai dengan ketetapan PISA. Pada aspek konten perubahan dan keterkaitan serta ruang dan bentuk mempunyai distribusi lebih dari distribusi yang ditetapkan PISA (25%. Aspek konten ruang dan bentuk mempunyai distribusi rata-rata paling tinggi dibandingkan dengan aspek konten yang lain yaitu 42,5%. Pada aspek proses kemampuan menggunakan konsep, fakta, prosedur dan penalaran Matematika yang mempunyai distribusi rata-rata 79% dari 50% ketetapan PISA. Proses menafsirkan, menerapkan dan mengevaluasi hasil dari suatu proses Matematika belum termuat dalam soal UN Matematika. Soal UN Matematika memiliki distribusi rata-rata 71% tidak memuat konteks. Sebaran soal UN Matematika lebih banyak pada perhitungan secara langsung tanpa memuat konteks. Tingkat kemampuan Matematika dalam PISA pada soal UN Matematika berada pada level 2 dan didominasi soal-soal yang terletak pada level 1.Disimpulkan bahwa sebaran konten, proses dan konteks soal UN Matematika lima tahun terakhir belum memenuhi standar ideal sesuai dengan ketetapan PISA.AbstractThis study aimed to determine and describe classification problem Mathematics national examination junior high school last five years refers to PISA assessment which includes, content aspects, process aspects, context aspect, level. This type of  research is descriptive qualitative research . Collecting data in this study using methods documentation. The aspect of  content change and relevance as well as space and shape distributions have more than specified distribution PISA (25 %. Aspects of  space

  4. Penurunan Logam Timbal (Pb pada Limbah Cair TPA Piyungan Yogyakarta dengan Constructed Wetlands Menggunakan Tumbuhan Eceng Gondok (Eichornia Crassipes

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Siswoyo

    2015-10-01

    Full Text Available Salah satu permasalahan lingkungan yang ditimbulkan dari adanya lindi di TPA Piyungan yaitu pencemaran pada badan air, sungai dan air tanah. Untuk mengatasi permasalahan ini salah satunya dengan sistem Constructed Wetlands dengan menggunakan tumbuhah eceng gondok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penurunan konsentrasi Timbal (Pb yang terdapat dalam limbah cair TPA Piyungan dengan Constructed Wetlands menggunakan tumbuhan eceng gondok dan untuk mengetahui seberapa besar kapasitas serapan tumbuhan eceng gondok terhadap kandungan Timbal (Pb dalam limbah cair TPA Piyungan.Dalam penelitian ini digunakan reaktor yang terbuat dari kayu yang dilapisi plastik dengan ukuran 0,5 m x 1,0 m. Setiap reaktor diberi media tanah 5 cm, dan diberi tumbuhan sebanyak 14 buah. Reaktor tersebut diberi perlakuan dengan konsentrasi limbah yang bervariasi (100%, 75%, 50%, 25%, dan 0%, dan waktu pengambilan sampel (0, 3, 6, 9, 12 hari. Dengan menggunakan metode SSA (Spektrofotometri Serapan Atom.Berdasarkan pengujian diperoleh bahwa penurunan logam Pb pada limbah cair TPA Piyungan hari ke- 12, yaitu sebesar 0.0501mg/L pada konsentrasi 100%, 0.0295mg/L pada konsentrasi 75%, 0.0267mg/L pada konsentrasi 50% dan 0.0041 mg/L pada konsentrasi 25%.

  5. PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING TERHADAP TINGKAT KUNJUNGAN COFFEE TOFFEE DI MAKASSAR

    OpenAIRE

    PASSAWUNG, ALIQUE LA

    2014-01-01

    2014 Pengaruh Social Media Marketing Terhadap Tingkat Kunjungan Coffee Toffee Di Makassar The Effect of Social Media Marketing on Rate of The Visit Coffee Toffee at Makassar Alique La Passawung Abd.Rahman Kadir Mukhtar Penelitian ini membahas pengaruh social media marketing terhadap tingkat kunjungan Coffee Toffee di Makassar. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari kuesioner. ...

  6. PENGARUH PERUBAHAN BENTUK KELEMBAGAAN PROGRAM KB PADA PENGELOLAAN KAMPANYE PROGRAM KB DI TINGKAT FRONTLINER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djoko Setyabudi

    2016-03-01

    Full Text Available This research is aimed at examining the effects of the form of family planning institutions on the ways family planning frontliner (PLKB in Central Java manage their campaign programs. The research findings indicate that the form of family planning institutions, the number of tasks, and incentives given to PLKB, influence the performance of PLKB. another important factor which is significant to the frontliner’s performances is not the form of the institutions, but the way the campaign is managed in each of family planning institution.

  7. PENGARUH PENERAPAN TERAPI TAWA TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRES KERJA PADA PEGAWAI KERETA API

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anggun Resdasari Prasetyo

    2012-04-01

    Full Text Available Kesuksesan secara psikologis seperti merasakan kepuasan, kenyamanan dan kebahagiaan dalam bekerja dibutuhkan oleh setiap pekerja, akan tetapi dalam kenyataan banyak pekerja yang mengalami stres kerja. Salah satunya  pegawai PT. Kereta Api bagian SDM DAOP IV Semarang yang memiliki tuntutan harus menangani masalah-masalah pengembangan sistem dan tata kelola ketenagakerjaan di perusahaan. Penanganan stres dapat menggunakan terapi tawa, yaitu metode terapi dengan humor dan tawa untuk membantu individu menyelesaikan masalah dan gangguan fisik maupun mental. Sampling yang digunakan adalah sampling jenuh, yang melibatkan 36 orang karyawan. Analisis data penelitian menggunakan statistik nonparametrik Mann-Whitney U-Test. Terlihat bahwa nilai p hitung berdasarkan statistik z adalah 0,000 yang lebih kecil dari taraf nyata (p<0,05. Hal ini menunjukkan data posttest antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol memiliki perbedaan yang signifikan, dengan demikian hipotesis penelitian dapat diterima. Kata Kunci: stress kerja, terapi tawa, karyawan

  8. Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Osteoporosis pada Wanita dalam Usia Premenopause di Medan 2010.

    OpenAIRE

    Thanaseelan, Rathidevi

    2011-01-01

    Background : Osteoporosis is one of the degenerative disease faced by the community of the world as they grew older. This was shown by the increasing rate of fracture cases among the post menopause women from year to year. Based on the research that was done by the health department in year of 2005, one third of women has the tendency to suffer from Osteoporosis. Besides that, the department of Nutrition in Indonesia, has showed the incident rate of 41.7% of the women suffering of early Osteo...

  9. HUBUNGAN ANTARA PRESTASI BELAJAR DAN TINGKAT KECEMASAN MATEMATIKA PADA MAHASISWA CALON GURU SD/MI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ifada Novikasari

    2017-01-01

    Full Text Available Mathematics anxiety has been recognized as a feeling depressed and anxious when it deals with the manipulation of numbers and mathematical problem solving in the real life and the academic situations. The anxiety tend to occur in someone with low mathematical ability. That is, individuals with low mathematics anxiety more comfort to solve the problem than someone who has high anxiety. It is interesting to examine, because it will be proved whether there is a relationship between learning achievement and mathematics anxiety

  10. HUBUNGAN ANTARA PRESTASI BELAJAR DAN TINGKAT KECEMASAN MATEMATIKA PADA MAHASISWA CALON GURU SD/MI

    OpenAIRE

    Ifada Novikasari

    2017-01-01

    Mathematics anxiety has been recognized as a feeling depressed and anxious when it deals with the manipulation of numbers and mathematical problem solving in the real life and the academic situations. The anxiety tend to occur in someone with low mathematical ability. That is, individuals with low mathematics anxiety more comfort to solve the problem than someone who has high anxiety. It is interesting to examine, because it will be proved whether there is a relationship between learning achi...

  11. TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP SISTEM PEMESANAN TIKET ONLINE PADA MASKAPAI GARUDA INDONESIA DI DENPASAR BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Putu Ayu Savitri

    2017-01-01

    Full Text Available This study discsess the level of the research about the level of customer satisfaction with the online ticket booking system on Garuda Indonesia in Denpasar Bali. This study aims to determine user satisfaction online ticket booking system. The research method used is the Cartesian diagram. These results indicate that the level of customer satisfaction was 88.68%. It can be concluded that consumers were less satisfied with the performance or services provided from an online ticket booking system suitability Garuda Indonesia karen prsentase not be above 100% or equal to 100%. Based on the characteristics can be in simpulakan that 62.5% of consumers men - men and 45% of consumers are over 45 years old. Based on these results, it can be concluded some suggestions that can be beneficial for the airline Garuda Indonesia there; ah as follows: to put the choice should request special ntuk with disabilities as can order service korsi wheel when booking tickets online. Because Garuda Indonesia is not included in the ticket booking system guarantees and insurance ll clarify what is in the can and that the rights of every passenger.

  12. ANALISIS TINGKAT KEPUASAN WISATAWAN DOMESTIK TERHADAP KUALITAS PELAYANAN TICKETING PADA PT. INDONESIA AIR ASIA CABANG DENPASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Ayu Nugraheni

    2017-01-01

    Full Text Available Tourists are given to choose many airlines which have their excellence. Tourist want to choose the cheaper price, but on the other hand they also want to have convenience on their travelling. Therefore, the competition among low cost carrier airlines caused many airlines begin to increase their facilities for their passangers such as, PT. Indonesia Air Asia. Datas in this research were collected by observation, interview, questionnaire and literature. Using accidental sampling with 65 domestic tourist respondences. While quality service dimentions are using tangibles, empathy, responsiveness, reliability and assurance. The result shows that factor of ticketing staffs performance in handling complaint is major priority with correspond to level 51,06% , the ability of ticketing staffs to give response to tourist needs become the second priority with correspond to level 54,38%. And the third priority is ability of ticketing staffs to give clear information with correspond to level 55,47%. Those factors have the lowest correspond level and have to take into priority for improvement process. While the factor which has the highest rate is the grooming performance of ticketing staffs with correspond to level 98,16%.

  13. Efektifitas Mind Mapping Dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Jepang Pada Pemelajar Tingkat Dasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosita Ningrum

    2012-05-01

    Full Text Available Article clarified the research entitled 「「初級学習者における日本語の語彙学習においてのマイ ンド・マッピングの効果」which were translated as "The Effectiveness of Mind Mapping In JapaneseVocabulary Learning for A Basic Level Learners". In previous studies, mind mapping was tested on reading skill, but for this research it was focused on vocabulary with the assumption that the language learners usually got difficulties in learning both languages. Technique of mind mapping was tested on a two-semester student to find out the effectiveness of its techniques in learning Japanese vocabulary. This research used experimental methods. This design involved two groups of subjects. One group, as experimental group, was given the mind mapping learning technique, and the other group (the control group was treated with the conventional learning techniques. Data were taken in two ways, the quantitative method was using instrument in the forms of pre test and post test on both sample class. The qualitative method applied interview to complete the descriptive data analysis. Then, the pre test and post test data were analyzed by measuring the normality of data and test-t to know to what extent the effectiveness of mind mapping techniques was successfully applied to the sample. To strengthen those results, the outcomes of interview was transcribed to see the sample’s responses in line with mind mapping techniques to the study of Japanese vocabulary. The research result indicates that mind mapping technique is proven more effective in learning Japanese vocabulary compared to the conventional way.

  14. Hubungan Tingkat Maturitas Vertebra Servikalis Dan Kalsifikasi Gigi Pada Pasien Di Klinik Ortodonti RSGMP FKG USU

    OpenAIRE

    Bahirrah, Siti

    2011-01-01

    Introduction : The aim of this study was to know the relationship between the stages of calcification of teeth and the cervical vertebral maturity stage. Methods : A retrospective cross sectional study was designed. The final study population consisted of 70 subjects (mean age chronologis 10,63 + 1,83 years). Statistical analysis of the data was performed with SPSS windows 98. Spearman rank order test correlation coefficients were used to assess the relationship between cervical vertebral and...

  15. MUTU CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L PADA TINGKAT KEMATANGAN DAN SUHU YANG BERBEDA SELAMA PENYIMPANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desi Natalia Edowai

    2017-09-01

    Full Text Available The objective of this study is to know the ripeness level of small chilli and the right temperature during storage as far as the quality of small chilli can to defend until marketing. The study was conducted at the laboratory of Physiology and Postharvest and laboratory of Food Science and Technology of Research in Agriculture Faculty of Sam Ratulangi University Manado. Three level of ripeness are green ripe, green reddish ripe and red ripe. Temperature of storages are storage in room temperature 28°C – 32°C (64 – 77%, 4°C – 10°C (90 - 95%, 4°C – (-22°C (95 – 98%, and  –10°C (99%. With long storage are 30 days. The Method of analyzed study result is descriptive analysis and the dataare presented by the table.     The quality of small chilli during storage looked about the height of water, weight, the height of capsaicin, and colour. The right temperature and the right ripeness can to maintain quality of small chilli until storage. The result study show is in level ripeness green ripe and green reddish ripe and than storage temperature 4°C – 10°C (90 - 95% can maintain the qualiy of small chilli during storage. It is looked from amount of the height of water, weight, the height of capsaicin, and colour during storage always increase regulary.

  16. PERBEDAAN PROFITABILITAS DAN TINGKAT PENGAWASAN SEBELUM DAN SESUDAH MERGER PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Nugraha Ardana Putra

    2017-03-01

    Full Text Available This research was aimed at finding the influence of merger. Furthermore, it was also to find out the differenceof before and after merger to Profitability and Controlling in Society Credit Bank (BPR. In order to find outit, it included 46 Society Credit Bank (BPR-LKP doing merger in West Nusa Tenggara province as thesample. By using t-test paired, then it came the finding that there was difference of before and after merger toprofitability in Society Credit Bank (BPR-LKP compared with ROA indicator.  Further more, it was also tofind out the difference of before and after merger to Society Credit Bank (BPR-LKP controlled with NPLindicator.

  17. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI TINGKAT PENYALURAN KREDIT PADA BPR KONVENSIONAL DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novyanti Nora Purba

    2016-05-01

    Full Text Available The global financial crisis has affected the banking condition in Indonesia, and the impact of this financial crisis has disturbed the banking financial performance. Bank Perkreditan Rakyat is a bank which specializes in serving the middle-lower community levels especially the micro, small and middle scaled entrepreneurships in meeting their capital through the procedures of cheap loan provision and simple loan mechanism. The objective of the research is to analyze factors influencing the level of loan distribution at BPR, and the factors include the variables of the third party fund, Non-Performing Loan (NPL, loan interest, Loan to Deposit Ratio (LDR, Operational Cost on Operational Income (OCOI, and Return on Assets (ROA.The secondary data collection in this research included data time series. The analysis methods used were the descriptive analysis and double linier regression using Minitab 17. The result showed that the variables of the third party fund, and Loan to Deposit Ratio (LDR had a significantly positive influence on the loan distribution rate. The variables of NPL, loan interest rate, and OCOI had a significantly negative influence on loan distribution rate whereas the variable of ROA was not significantly influential toward the load distribution rate. The most important factor that needs to take into account in increasing bank loan distribution is offering a competitive interest rate.Keywords: DPK, NPL, loan interest rate, LDR, OCOI, ROA, loan distribution/disbursement

  18. Tingkat Pengetahuan Tentang Pentingnya Sarapan Bergizi pada Anak Kelas VI SD di Sekolah Dasar Negeri

    OpenAIRE

    Buana, Krisna

    2016-01-01

    Indonesia is a large country, but to become a nation that is considered advanced need 3 aspects namely health, intelligence and activities. Health could not be separated from the daily nutrition community. Daily nutrition intake is most often forgotten is breakfast. According to Sibuea (2002) as much as 57.5 percent of respondents not breakfast. The purpose of this research is to know the level of knowledge about the importance of a nutritious breakfast on the children in grade...

  19. Relaksasi Untuk Menurunkan Tingkat Stres Dan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi

    OpenAIRE

    Fitriadi, Irfan; Prabandari, Yayi Suryo; Sulistyarini, Indahria

    2011-01-01

    This research is aimed to seek for whether relaxation that consists of respiratory relaxation, guide imagery, and hypnosis can decrease stress level and blood pressure on hypertension patients. Subjects in this research are hypertension patients that has blood pressure of 130/80 mmHg or above, lives in in the area of Medical Clinic X of District Sleman, Yogyakarta. Subjects in this research are 28 subjects which are divided into two groups which are 15 subjects in the experiment group and 13 ...

  20. DENITRIFIKASI LIMBAH NITRAT PADA BERBAGAI TINGKAT KEASAMAN DENGAN MEMANFAATKAN MIKROBA AUTOTROPH

    OpenAIRE

    Nugroho, Rudi

    2017-01-01

    A biological denitrification using autotrophic bacteria in batch suspension runs was investigated to clarify the effect of pH on denitrification rate. Elemental sulfur was employed as an electron donor. The culture of autotrophic bacteria was obtained from activated sludge by acclimatization. The effect of pH on denitrification rate could be expressed by bell-shape equation with optimum pH of 7,07. However at a pH range of 5,5 to 8,0, the denitrification rate significantly fastl. Therefore, t...

  1. TINGKAT KEPUASAN NASABAH TERHADAP STANDAR PELAYANAN (STUDI KASUS PADA PT. BANK X DI PALEMBANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rika Lidyah

    2015-05-01

    Full Text Available Abstract: Service is a process of assistance to others in certain ways that require sensitivity and interpersonal relationships in order to create satisfaction and success. Satisfaction is feeling happy or disappointed someone who comes after comparing the performance (results is thinking of product performance (results are expected. The purpose of this study is the first, to find out what factors affect the level of customer satisfaction with standards of service at PT. Bank X Palembang, and second, to find out what factors affect the level of customer satisfaction with standards of service at PT Bank X Palembang. The sample was taken is the customers who have experienced the service at PT. Bank X Palembang obtained a sample of 47 respondents. This sample was taken by way of non-probability sampling with Accidental sampling techniques. The results showed, first, the analysis of two pairs hypothesis test (different tests show that there is a difference between the performance perceived by the customer expectations of service standards at PT. Bank X Palembang, this shows the bank's performance is still not fully meet customer expectations. Second, factors that affect the highest customer satisfaction level of service standards at PT. Bank X Palembang ie employees to be friendly and polite registration. ملخص :الخدمة هي عملية لتقديم المساعدة إلى الآخرين بطرق معينة تتطلب حساسية والعلاقات بين الأشخاص من أجل خلق الارتياح والنجاح. الارتياح هو الشعور بالسعادة أو بخيبة الأمل لشخص يأتي بعد مقارنة الأداء (النتائج هو التفكير في أداء المنتج (النتائج من المتوقع. والغرض من هذه الدراسة هي الأولى ، لمعرفة ما هي العوامل التي تؤثر في مستوى رضا العملاء مع معايير الخدمة في حزب العمال. البنك باليمبانج العاشر ، والثاني ، لمعرفة ما هي العوامل التي تؤثر في مستوى رضا العملاء مع معايير الخدمة في حزب العمال. البنك العاشر باليمبانج. وكانت العينة التي اتخذت هي العملاء الذين لديهم خبرة في الخدمة في حزب العمال. البنك العاشر باليمبانج الحصول على عينة من 47 المستجيبين. هذه عينة أخذت من طريق غير احتمال أخذ العينات مع تقنيات أخذ العينات العرضي. وأظهرت النتائج ، أولا ، تحليل اثنين من أزواج اختبار الفرضية (اختبارات مختلفة تبين أن هناك فرقا بين الأداء ينظر إليه من جانب توقعات العملاء من معايير الخدمة في حزب العمال. البنك باليمبانج العاشر ، وهذا يدل على أداء البنك لا تزال غير كاملة تلبية توقعات العملاء. ثانيا ، العوامل التي تؤثر على أعلى مستويات رضا العملاء من معايير الخدمة في حزب العمال. البنك العاشر باليمبانج الموظفين أي أن تكون ودية ومهذبة للتسجيل. Kata Kunci: kepuasan, pelayanan, persepsi, bank.

  2. PRODUKSI BIOMASSA DAN NILAI NUTRISI RUMPUT PAKAN PADA TANAH DENGAN TINGKAT SALINITAS BERBEDA

    OpenAIRE

    Kusmiyati F; Sumarsono Karno; E. Pangestu

    2014-01-01

    Salt from sea water can ingress through groundwater, rivers and estuaries that cause large areas of salt-affected soils. The presence of excess salts on the soil surface and in the root zone inhibits crop growth and production. An electrical conductivity of the saturation soil extract at saline soil is more than 4 dS/m. A experiment was conducted to identify potentially suitable forage grasses for growing at saline soil Five forage grasses were tested in greenhouse. They were Panicum maximum,...

  3. PRODUKSI BIOMASSA DAN NILAI NUTRISI RUMPUT PAKAN PADA TANAH DENGAN TINGKAT SALINITAS BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kusmiyati F

    2014-06-01

    Full Text Available Salt from sea water can ingress through groundwater, rivers and estuaries that cause large areas of salt-affected soils. The presence of excess salts on the soil surface and in the root zone inhibits crop growth and production. An electrical conductivity of the saturation soil extract at saline soil is more than 4 dS/m. A experiment was conducted to identify potentially suitable forage grasses for growing at saline soil Five forage grasses were tested in greenhouse. They were Panicum maximum, Setaria sphacelata, Euchlaena mexicana, Brachiaria brizantha, and Cynodon plectostachyus. Grasses were planted at non-saline soil (EC = 0.5 dS/m and saline soil (EC = 11 dS/m. Biomass yield and nutritional value of grasses were evaluated. Biomass yield (fresh and dry matter of shoot and root was significantly reduced at saline soil compared with non-saline soil. Ranking of forages according to the percent reduction in biomass yield due to the higher level of salinity was Brachiaria brizantha > Euchlaena mexicana > Panicum maximum > Cynodon plectostachyus > Setaria sphacelata. Crude protein percentage of Brachiaria brizantha was significantly lower at saline soil compared with non saline soil. While there were no significantly different of crude protein between non-saline soil and saline soil of Panicum maximum, Setaria sphacelata, Euchlaena mexicana and Cynodon plectostachyus. Acid detergent fiber and neutral detergent fiber of Brachiaria brizantha were significantly higher at saline soil. So, Brachiaria brizantha was judged as the worst species in terms of biomass yield and nutritional value. Although, the percentage reduction biomass yield of Cynodon plectostachyus at saline soil was low, Cynodon plectostachyus was judged to be unacceptable because of its poor nutritional value and low production. Euchlaena mexicana had lower biomass at saline soil, also it had lower nutritional value compared with Panicum maximum. In conclusion, based on biomass yield and nutritional value, Panicum maximum and Setaria sphacelata were judged to be the best species at saline soil.

  4. Tingkat kecemasan, asupan makan, dan status gizi pada lansia di Kota Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ninna Rohmawati

    2015-10-01

    Full Text Available Background: Psychological factors such as anxiety have significant contributions in determining dietary intake and nutritional status of elderly. Prevalence of malnutrition in elderly has achieved significant level. Objective: To determine the correlation between anxiety level with dietary intake and nutritional status of elderly in Yogyakarta municipality. Method: This research was observational with cross sectional design. Subjects were elderly in Yogyakarta municipality who fulfilled inclusion criteria. Research subjects consisted of 214 people. Anxiety level was measured with trait-manifest anxiety scale (T-MAS form, dietary intake with semi-quantitative food frequency questionnaire (SQFFQ method, and nutritional status was determined based on body mass arm span (BMA. Data were analyzed with Chi-Square test and multiple logistic regression. Results: A percentage of 26.2% subjects had moderate anxiety level. Most dominant factors that influenced anxiety level was sex (OR=3.37. Bivariate analysis showed a significant correlation between anxiety level and nutritional status (p<0.05, subjects with moderate anxiety level were more likely to have higher nutritional status (OR=3.54 and lower nutritional status (OR=2.29. Significant correlation was found between moderate anxiety level with excessive dietary intake (p<0.001; OR=6.22. Significant correlation was also found between dietary intake with nutritional status (p<0.05, subjects with excessive dietary intake were more likely to have higher nutritional status (OR=6.15. Conclusion: Significant correlation was found between anxiety level and nutritional status. Significant correlation was also found between anxiety level and dietary intake, and significant correlation was found between dietary intake and nutritional status.

  5. Keragaman dan Produktivitas Hijauan Pakan Indigenous pada Berbagai Tingkat Kerapatan Vegetasi di Pegunungan Kapur Gombong Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Doso Sarwanto

    2017-01-01

    The results shows the highest diversity of indigenous forage in Gombong-Selatan karst mountain is in moderate vegetation density area where has 36 species, high vegetation density has 20 species, and the highest vegetation density has 16 species. Eragrotis amabillis, Oplismenus burmannii, Centrosema pubescens, Ageratum conyzoides and Urena lobata are the dominant indegenous forage species in Gombong-Selatan karst mountain. The variances result shows that indigenous forage productivity in Gombong Selatan karst mountain is influenced by vegetation density. We found that lowest productivity is in high vegetation density.

  6. TINGKAT KEPARAHAN PENYAKIT PERIODONTAL PADA PEREMPUAN MENOPAUSE DI PNP KOTA PALOPO

    OpenAIRE

    LUBIS, IZABELLA

    2016-01-01

    2016 Background : Menopause is a normal biological changes in a women???s life. Age of menopause is about 40 - 60 years old and is characterized by the cessation of reproductive function permanently. During menopause, gingival epithelium becomes thinner, atrophic and more prone to inflammatory changes. Estrogen production that occurs in menopause is considered to be the main cause of primary osteoporosis, which also affects jawbones. Estrogens also interfere with other perio...

  7. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU CUCI TANGAN PEKERJA PADA PENGRAJIN BATIK SEMBUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Warseno1

    2018-01-01

    Full Text Available Background: Batik is the one of the Indonesian’s heritage which uses color barrier technique in which wax is used as a tool to draw the design applied on the surface of a cloth. Batik artisan is one of the occouptions that requires the use of chemical subtances such as wax and dye. Since they are often exposed by chemical subtances, they may have skin problem. Thetefore, hand washing behavior becomes one of preventive action for skin and digestive problems. Objective: To identified the correlation between knowledge level and hand washing behavior in the work environment of batik artisans in Sembungan, Gulurejo, Lendah, Kulon Progo. Methods: This study was a quantitative research using correlative design study and using cross sectional approach. Total sampling was used to collect 30 respondents. The result was analyzed using Gamma with the level of significancy p<0,05. Results: The result of the study showed majority of the level of knowledge on hand washing was high level for 70% and 53,3% respondents have a good behavior on hand washing. The result of statistical test showed p-value 0.016<0.05with correlation coeficient 0.674 which had a strong correlation. Conclusion: There was a corelation between knowledge level on hand washing and hand washing behavior in work environment of batik artsisans in Sembungan, Gulurejo, Lendah, Kulon Progo.

  8. Pemaafan Dan Aspek Kognitif Dari Stres Pada Mahasiswi Jurusan Kebidanan Tingkat Dua

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amalia Rahmandani

    2015-10-01

    Full Text Available Forgiveness is considered as emotion-focused coping, whereas cognition is one aspect that is affected when someone is in a stressful situation. This study aims to examine the relationship between forgiveness with the cognitive aspect of stress. The subjects were 77 second degree students of midwifery. Data were collected using the Forgiveness Psychological Scale (43 item, α = .924 and Cognitive Aspect of Stress Scale (22 item, α = .886. The results showed a significant positive relationship between forgiveness with the cognitive aspect of stress (rxy = .504; p <.001. The higher the level of forgiveness, the better of cognitive activities in stressful situation, and conversely. Forgiveness contributed 25.4% to the prediction of cognitive aspect of stress

  9. ANALISIS TINGKAT KESEHATAN KEUANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN BUMN SEKTOR PERBANKAN DI INDONESIA

    OpenAIRE

    WIRAWAN, RIZKI YUDHA

    2013-01-01

    2013 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel NPL, Liquidity Risk, IRR, Deposit Ratio, FACR, ROA, ROE, NIM, BOPO dan CAR terhadap Pertumbuhan Laba. Data yang digunakan adalah publikasi laporan tahunan bank- bank yang terdaftar dalam BUMN yang diperoleh melalui website Bank Indonesia sejak tahun 2003 sampai dengan 2012. Selama periode pengamatan menunjukkan bahwa data penelitian berdistribusi normal. Berdasarkan uj...

  10. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT AKTUALISASI DIRI DENGAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA PRIA HOMOSEKSUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nia H. Septiani

    2018-02-01

    Full Text Available This research specifically observes the correlation between self actualization level and life meaning of homosexual men in a Bandung association. This research has been done because condition of society who has not been able to accept the existing of homosexual men in the association, many probles must be faced by them which enables to disturb their actualization with assumption that it relates to their life meaning. The design used in this research is non experimental design and correlation method. The research data are taken from the measurement tool encompassing self actualization data based on theory concept said by Maslow (1984. Whereas, the measurement tool used to get the date of the life meaning composed by James Crumbaugh dan Leonard Maholick  (Frankl, 1984 named The Purpose in Life Test. The result of analysis shows that correlative coefficient of both variables is 0.685 with Pv = 0,000 on significant standard α= 0,05 by two side tests. Basing on the result of significant test, it is known that thitung = 4,98. The result of data analysis shows that correlative coefficient of both variables is 0.685 with Pv = 0,000 on significant standard α= 0,05 by two side tests.basing on the result of significant test, it is known that thitung = 4,98. With standard significance α=0,05 and (dkn-2 =28 for two side test, it is know that ttabel = 2.048. These results show that there is significant positive correlation between self actualization and life meaning.

  11. Pengaruh Customer Relationship Management Terhadap Tingkat Kepuasan Nasabah Pada PT. Bank Riau Kepri Cabang UTAMA Pekanbaru

    OpenAIRE

    Othman, Lie; Winanda, Riza Bella

    2014-01-01

    The aim of this research is to analyze the implementation of Customer Relationship Management and customer satisfaction level of PT. Bank Riau Kepri Pekanbaru Main Branch and see its effects. Results of the study concluded that the implementation of CRM in PT. Bank Riau Kepri Pekanbaru Main Branch that includes indicators of people, processes and technology have been rated good overall. Customer satisfaction level of PT. Bank Riau Kepri Pekanbaru Main Branch that is seen from the indicator of...

  12. PENGARUH KEPRIBADIAN DAN SITUASI TERHADAP PEMILIHAN MAKANAN PADA MAHASISWA TINGKAT PERTAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mutiara Purnamawati

    2017-02-01

    Full Text Available This study aims to: (1 identify the habits of vegetable consumption among the first grade students before and after entering the dormitory; (2 analyze the personality, situation, and the food choices based on gender; and (3 analyze the factors that influence the food choices among the first grade students. This study included 288 students in the first grade (121 male students and 167 female students that selected by cluster random sampling. Data were collected by self-administered methods. Variables measured consist of characteristic samples (allowance, age, and gender, vegetable consumption habits, personality (neuroticism, extraversion, openness to experience, agreeableness, and conscientiousness, the situation (places to eat, and the food choices (vegetables. This study found that personality (extraversion, openness to experience, and agreeableness and situations (eating at home had a positive influence on the food choices (vegetables. This means that the sample which had good socialize (extraversion, creative and imaginative (openness to experience, friendly and environmentally sensitive (agreeableness would increase the choose to eat vegetables. Moreover, sample more ate vegetables when they were at home.

  13. Hubungan Risiko Perusahaan dan Risiko Pasar serta Pengaruhnya pada Tingkat Diversifikasi Portofolio Saham

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kusbiantono Kusbiantono

    2002-09-01

    Full Text Available This research objectives is to know empirically the connection between market risk and company risk on individual stock and portfolio stock, also the effect on stock diversification on Jakarta Stock Exchange. The result is there is correlation between market risk and company risk on individual stock and portfolio stock. Stock portfolio that form from stock with low beta score have smaller company risk compare to stock portfolio that form from stock with high beta score. The bigger number of stock in portfolio, the better diversification level on that portfolio.  

  14. Perbedaan Tingkat Perilaku Agresi Berdasarkan Jenis Kelamin pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Kota Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Nanda Eka Saputra

    2017-12-01

    Full Text Available Abstract: The purpose of this study is to identify whether there are differences between male student aggression behavior and female students aggresive behavior in Yogyakarta. This comparative study involved 160 students from Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah in Yogyakarta as a sample. Simple Random Sampling technique were used to choose sample. The instrument used is the scale of aggression behavior. Independent Samples Test were used to analysis the data. The research findings show that there is no significant difference between male student aggression behavior and female students aggresive behavior. This study recommends counseling service to reduce and overcome student aggression behavior. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi apakah terdapat perbedaan perilaku agresi siswa laki-laki dan perempuan di Kota Yogyakarta. Penelitian komparatif ini melibatkan 160 orang siswa yang tersebar di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK Muhammadiyah di Kota Yogyakarta sebagai sampel. Pemilihan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala perilaku agresi. Analisis data untuk mengidentifikasi perbedaan perilaku agresi siswa laki-laki dan perempuan menggunakan Independent Samples Test. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara perilaku agresi siswa laki-laki dan siswa perempuan. Penelitian ini merekomendasikan perlu pelayanan konseling untuk mengurangi dan mengatasi perilaku agresi siswa. Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um001v2i42017p142

  15. TINGKAT KESEMBUHAN TB PARU PADA ANAK BALITA YANG MENDAPAT SUPLEMENTASI VITAMIN A DOSIS TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susi S. Suwardi

    2012-11-01

    Full Text Available THE RECOVERY RATE OF PULMONARY TUBERCULOSIS OF THE UNDERFIVE CHILDREN SUPPLEMENTED BY HIGHDOSE VITAMIN A.Background: Tuberculosis (TB is the most common cause of death among other Infection disease. It Is recognized thattuberculosis affects various age groups, Including underfive children. The complete and fast treatments are needed to reduce the prevalence and Incidence of TB in the communities. Considering the role of vitamin A In reducing the severely of Infection, supplementation of hlghdose (200.000 IU vitamin A in every two months for 6 months will be helpful to increase recovery rate of pulmonary tuberculosis.Design: This study was conducted at the hospital in Bogor region. Sample size was 66 children of underfive years old, whowere suffered pulmonary TB according to Mantoux test, clinical examination, and chest x-ray (CXR. Physical examination, morbidity, and anthropometric data were assessed every month. Food consumption recall, serum vitamin A concentration, hemoglobin content, hematocrit, blood sedimen rate (BSR, and CXR were assessed at 0 and 6 months. The children wererandomly assigned to either vitamin A-supplemented (AS, n=33 group or vitamin A-unsupplemented (AUS, n=37. All of the children were treated by isoniazide, ethambutol and rifampicin. The recovery rate was assessed according to the score of 3 variabels: nutrition status, BSR, and CXR.Results: Nutrition status and hemoglobin increased significantly in both groups (p<0,05. The clinical symptoms subsided and BSR decreased in both groups, but was not significant different between groups. The CXR data showed there were improvement in 84,5% of AS group and 67,7% of AUS group. There were scoring improvement of the recovery rate in bothgroups, but was not significant different between groups.Conclusions: There was significant relation between vitamin A status and the recovery rate of pulmonary tuberculosis, but was not significant different between groups.Keywords: tuberculosis, vitamin A supplementation, recovery rate

  16. Tingkat Pengetahuan tentang Persiapan Kehamilan pada Remaja Putri di SMA Negeri 1 Sedayu Bantul Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Nurunniyah

    2014-03-01

    Full Text Available Pregnancy preparation has to be undertaken since women in teenage. The risk of anemia, KEK, and neglegance of pregnancy causes by poor knowledge. This is a descriptive quantitative research using crosssectional design. It was 118 of Sedayu I public high schools student participating in the research determined bystratified random sampling technique. Questioner of pregnancy preparation used as tool to collect data. Univariate analysis presents that degree of knowledge of preganancy preparation on teen students was average ((56%/66 repondents. Indicators of degree of knowledge include definition in good category (100%;understanding of ideal health reproduction in average (66%/78 respondents; tetanus toxoid immunization in lower category (72%/85 people;understanding of folic acid in average category (57%/67 people;anemia in great category by 85 respondents (72%; and diet status in average category (49%/58 people. Conclusion, the level of knowledge of teen women students on the pregnancy preparation is mostly in good level, while, understanding of tetanus toxoid immunication is low.

  17. Tingkat Stres pada Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Angkatan 2013

    OpenAIRE

    Suganda, Kevin Dilian

    2014-01-01

    Introduction : Transition from a student in senior high school to a college student in college represents a big changes for someones life. New environments and cultures, new friends,a lot of college tasks, and life style change, which turned out to be demanded more time and more self control than when they were in senior high school can be stressors for the first year college student. They have different stress levels in facing the changes. The objective of this study is to describe the leve...

  18. Dampak Implementasi Penggunaan Teknologi Manufaktur Tingkat Lanjut -Advanced Manufacturing Technology pada Kinerja UKM di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jani Rahardjo

    2014-01-01

    Full Text Available In Indonesia, 99.8% of the businesses are SMEs. However, those SMEs only contribute to the 56.7% of the Indonesia GDP.  This happened, mainly due to the limitations of SMEs which use traditional technologies in the production process. Therefore, in 2014, the Indonesian government through the Ministry of Cooperation and Small Medium Entreprises launced a new strategic plan to empowering the SMEs by applying the Advanced Manufacting Technology (AMT. It is believed that by applying the AMT in the SMEs can increase productivities, expand the market share and raised national economic growth. This study, identified the used of AMT in the Indonesia SMEs, especially in foods, beverages, herbal and handicraft sectors. Additionally, it is also measured the impact of the used of AMT in the SMEs’ performaces. In this study, it is found that 76.6 % of the total sampel (253 SMEs declared that they use the AMT. This indicates that the Indonesia SMEs have a clear operation mission, process production, high quality products and meet the customer’s satisfaction. It is also found that the percentage of the hard technology is higher than the soft technology. This showed that there is a large effort to increase the productivity in the process production. Finally, we found that the impact of the AMT used to the SMEs’ performance in the market share, profitability and organization performance is increased significantly.

  19. Survey Tingkat Penggunaan Single Sign On pada 500 Situs Peringkat Teratas Alexa.com

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Manik Suhartanta

    2017-04-01

    Full Text Available Advances in Internet technology has provided a new market for the growth of the service provider. New sites appear in large numbers every year. This gives a new problem for users of the service. Users are forced to memorize many username and password to access the service. Overcoming it is a new emerging technology, the technology called Single Sign On (SSO. SSO offers simple authentication process for users to access many services sites. But the level of confidence of users and service providers, in the use of SSO technology have not been investigated. In this research shows that the rate of utilizing the SSO technology of the top 500 sites on alexa.com by 31% (155 websites. And the level of utilization of the SSO more than one provider, by 41%. In studies it appears that the most used SSO services provider is google followed by facebook and twitter. (turnitin check 9% Keyword— Single Sign On (SSO, Computer Security, Authentication DOI: 10.24843/MITE.1601.07

  20. PELAKSANAAN MANAJEMEN KURIKULUM 2013 PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN TANJUNG EMAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vera Defyanti

    2016-12-01

    Full Text Available Implementation of Management Curriculum 2013 at the Elementary School in the Tanjung Emas District. The purpose of this study to describe the management curriculum at the elementary school 2013, and knowing the causes of curriculum policy 2013 and its implications for management in the primary school curriculum. From the results of the study revealed that the implementation of the 2013 curriculum management in primary schools have not fully load a fundamental change of the curriculum. Fundamental change of curriculum in 2013 was the planting of religious attitudes and social behavior, learning developed through thematic integrative, Scientific approach, which requires authentic teacher assessment measure all competency as attitudes, skills, and knowledge based processes and outcomes, as well as the compulsory extracurricular Scout. This means that schools still require the maximum development of the 2013 curriculum management planning, implementation, controlling and evaluation of the curriculum should be implemented as well as possible. Keywords: management curriculum, curriculum 2013

  1. Tingkat Keberhasilan Pelaksanaan Eliminasi Buatan Pada Ternak Sapi Di Kecamatan IV Angkat Candung Kabupaten Agam

    OpenAIRE

    Afriani, Tinda

    2007-01-01

    A field survey has been conducted to study the parameter achievements of artificial insemination (AI) by 4 different breeds of cows in IV Angkat Candung sub district of Agam District, West Sumatra. Data collected included conception rate (CR), service per conception (S/C) and calving rate from 496 cows which were divided into 4 offspring breeds: Simmental, Ongol, Charolais and Brahman. Results showed that the achievements of AI in the surveyed area were relatively high. The CR, S/C and Calvin...

  2. Peran Transforming Growth Factor? terhadap Tingkat Kematangan dan Kejadian Apoptosis Oosit Sapi pada kultur In Vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widjiati -

    2010-06-01

    Full Text Available Low productivity of in vitro embryo production at blastosis level appears to be as a result of imperfectoocyte maturation which causes imperfect oocyte growth, and in turn will affect the embryo growth. Inaddition to hormonal factor, growth factor plays significant role in maturation process of oocytes. Asgrowth factor might has a significant role during maturation process, a study was conducted to determinewhether transforming growth factor ? (TGF ? isolated from oocytes of cumulus complex is required for coculture and in vitro embryo production.. Oocytes were collected from follicles with the diameter of 3-5 mmand > 5 mm. Then the oocytes were cultured for 22 hours at 38.5o with 5% CO2 atmosphere in tissueculture medium (TCM 199 supplemented with 5 ?g/mg luteonizing hormone (LH, 3% bovine serumalbumin (BSA 50 ?g/ml gentamycin sulfat and three different levels of TGF ? (12,85 pg/ml, 25,7 pg/mland 38,55 pg/ml. The oocyte maturation and number of apoptosis cells were examined. The result showedthat oocyte maturation in medium supplemented TGF ? at the dose of 38,55 pg/ml was better than in thatat dose of 12,85pg/ml or 25,7 pg/ml. The best maturation was observed at metaphase II stage of oocytedevelopment. No apoptosis was observed during maturation of oocytes. Supplementation of TGF ? at thedose of 38,55 pg/ml in culture medium increased the oocyte maturation without causing a significantapoptosis in vitro.

  3. Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja SMA Santo Thomas 1 Medan Mengenai Seks Bebas pada Tahun 2009

    OpenAIRE

    Sudibio

    2010-01-01

    Sexuality issue has become an interesting topic which has been conversed about. One of the sex issues that emerges evermore in conversation is free sex. Negative outgrowths arising from free sex attitudes are upsetting the community. Recent survey results in 33 provinces in 2008 done by BKKBN showed that 63 percents of adolescents between the age of secondary students and high school students have involved in sexual premaritual sex. This percentage of adolescents’ involvement towards premarit...

  4. Tingkat Pengetahuan Siswa-Siswi Remaja SMA N 1 Medan Tentang Seks Bebas Pada Tahun 2015

    OpenAIRE

    Samosir, Jericho Alberto

    2016-01-01

    Uncontrolled promiscuity in teenagers due to a lack of knowledge about sexuality in teenagers. Most of them just knowing about sex education from their friends, pornographic books, and wrong explanation from their parents. Negative outgrowths arising from free sex consists of early marriage, sexually transmitted disease, pregnancy in young age, and abortion. This study is descriptive survey research with cross sectional design. The purpose of research is to determine the lev...

  5. TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG SEKS BEBAS PADA REMAJA KELAS XI DI SMA NEGERI 11 YOGYAKARTA TAHUN 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suherni

    2018-01-01

    Full Text Available Background: Free sex has become more familiar to teenagers in today's life. This phenomenon occurs within many teenagers in junior and senior high schools, in big cities as well as in remote villages. Free sex may result in unwanted pregnancy, sexually transmitted infections, and social disruption in the society. Objective: This study aimed to determine the level of knowledge about free sex in adolescents. Methods: This research was conducted in April 2014, at SMA 11 Yogyakarta. The subjects were all students of class XI, consisted of 270 students. This study used a questionnaire as a measuring tool. Data analysis was performed with a univariate analysis. Results: Results showed that most respondents had adequate level of knowledge (81%, 17% had moderate level of knowledge and 2% have low level of knowledge about free sex. Conclusion: The level of knowledge about free sex in SMA Negeri 11 Yogyakarta students was majority adequate.

  6. PENGUKURAN KANDUNGAN SKOPOLETIN PADA BEBERAPA TINGKAT KEMATANGAN BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia Linn DENGAN METODE KLT DENSITOMETRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diana Nurus Sholehah

    2010-03-01

    Full Text Available Morinda citrifolia fruit has been used as remedies in Indonesia because many diseases could be healed. Scopoletin, one of major component of Morinda citrifolia was chosen as  marker compound because of  its various activites such as  hypotensive, antiinflamatory and antihistamine. The research aimed to determinate scopoletin in some maturations stage of Morinda citrifolia fruit in order to get best fruit for traditional medicine and phytopharmaca with optimal therapeutical effect . A simple and reliable TLC-Densitometry which has been validated before, was choosen to this aim. Fruit at stage 1,2,3 and 4 were taken  20, 45, 105 and 120 days after flowering. TLC was held on silica gel plates as stationary and ether : toluene : acetic acid 10 % (58:45:0,4 as mobile phase of fruit at stage 1, 2 and 4 and also ether : toluene : acetic acid 10 % (58:45:0,8 as mobile phase of fruit at stage 3.  Mean concentration of scopoletin at stage 1 was found to be (10,72±0,45 ppm, stage 2 was found to be (19,19±0,68 ppm, stage 3 found to be (57,94±0,79 ppm and stage 4 (14,11±0,39 ppm respectively.

  7. Analisis Konsumsi Pangan Hewani pada Tingkat Rumah Tangga di Daerah Istimewa Yogyakarta

    OpenAIRE

    Wijayanti, Irene Eka; Masyhuri, Masyhuri; Suratiyah, Ken

    2017-01-01

    The objectives of the study are to recognize the factors influence animal food consumption (catfish, beef, chicken, chickens egg, condensed sugar milk), income elasticity value of animal food consumption, own price elasticity value of animal food consumption, and amount of animal protein consumption by the people in special region Yogyakarta Province.

  8. IMPLEMENTASI HAK TERSANGKA UNTUK MEMPEROLEH BANTUAN HUKUM PADA TINGKAT PENYIDIKAN DI WILAYAH HUKUM POLDA BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    PUTU SEKARWANGI SARASWATI

    2013-07-01

    Full Text Available Legal aid is very essential in creating a fair life and protect human rights, legal aid which aims to protect the rights of the community in terms of legal issues to avoid snagging of all kinds of actions that may harm or arbitrary action officers law enforcement. Based on the theory of the legal system (Legal System Theory of Lawrence M. Friedman that the enactment of the law is affected by elements such as legal structures (legal structure, the substance of the law (a legal substance, and the culture of law (legal culture, so that the implementation of the right of the accused to obtain legal aid at the level of investigation can be seen from the legal system itself . The procedure to grant legal aid to the accused can be seen in Article 54, Article 55, Article 56 of the Criminal Procedure Code. Based on the results of research in the field, the investigator always offer the right of suspects to legal counsel and accompanied, but the suspect did not use his right so that the investigator make an official report signed by the suspect showed the suspect the reason is not accompanied by legal counsel.

  9. HUBUNGAN TINGKAT STRES IBU DAN PENGASUHAN PENERIMAANPENOLAKAN DENGAN KONSEP DIRI REMAJA PADA KELUARGA BERCERAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asilah Asilah

    2013-01-01

    Full Text Available This study aimed to analyze relationship between level of maternal stress and parental acceptance-rejection with adolescent’s self-concept on divorced family. This cross-sectional study designed research were located at Tanah Sareal and Bogor Barat, Bogor city. This research involved 50 adolescents around age 12-18 from divorced family and their mothers were selected conveniencely. The data were collected by interview and selfreport using questionnaire. The level of maternal stress was measured by using symptoms of stress, parentingstyle measured by parental acceptance-rejection questionnaire (PARQ, while adolescents’s self concept was measured by adolescent self concept instrument. Result showed 80 percent of mothers had level of stress as mildcategorize. Level of maternal stress was negatively significant correlated with level of education, family monthly income, and family size, while positively significant correlated with length of divorce. Most of the adolescentsshowed higher percentage (98% of acceptance from their mothers. Age of adolescents significantly correlated positively with aggression and undifferentiated rejection. A higher percentage of adolescents showed positive selfconcept (78%. The affection from mother was more strongly correlated positively with self-concept.

  10. Latihan Yoga Dapat Menurunkan Tingkat Kecemasan pada Siklus Mentruasi Remaja Puteri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulinda Yulinda

    2017-05-01

    Full Text Available Every month women aged 12-49 years, not pregnant and not yet experienced menopause has menstruation. During this period, problems experienced by many women are discomfort or pain. Dysmenorrhoea resulted absenteism and cause disadvantages, due to a temporary "paralysis" while doing activities. The autonomic nervous system function changes during the luteal phase of the menstrual period, is associated with psychosomatic symptoms in the menstrual phase. A preventive alternative to improve women's health is by doing yoga. Yoga provides benefits to physical and mental health through the regulation of the HPA axis (Hypothalamus Pituitary Adrenal and the Sympathetic Nervous System, increasing parasympathetic activity, lowering blood pressure, stress and anxiety levels. The physical movements of yoga stimulates, strengthens the body and improve blood circulations. Pelvic organs, perineal muscles and pelvic become healthier, get oxygen, so that the vascularization toward the reproductive organs become optimal. The purpose of this research is to know effect of Yoga to vital sign and anxiety level in girl adolescent menstrual cycle. The study was a quasi-experimental design with one group pretest-posttest. This research was carried at the Bandung Midwifery Department, to the student girls. Intervention in the form of Yoga was held in May-July 2015. A number of 121 people were taken as a sample using a stratified random sampling technique based on student level and inclusion criteria and 58 people selected by inclusion criteria, which were randomly assigned to yoga and exercise. Vital signs were measured directly and anxiety level using questionnaires. The results showed that reduction in diastolic pressure occurs more frequently in the exercise group, amounting 4.50 while yoga at 0.55. In the yoga group decreased pulse frequency which is equal to 1.83. Anxiety scores decreased more in the yoga group, the reduction in anxiety scores in the amount of 13.5 points. In conclusions there was no significant effect of yoga exercises to systolic pressure, diastolic, pulse and respiration. Yoga can significantly reduce the level of girls anxiety during menstruation (p 0.05.

  11. Kesalahan Penggunaan Kata Bantu Bilangan Bahasa Mandarin pada Siswa Indonesia Tingkat Prapemula

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ayu Trihardini

    2015-05-01

    Full Text Available The purpose of this study was to analyze Indonesian breakthrough level students’ errors in using Mandarin measure words. The collected data were the errors made by students of Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UNJ who attend Conversation II course (CEFR A1/breakthrough on written and oral utterance. This study used Zhou Xiaobin’s research design in Mandarin measure words error analysis, with the Carl James model of identification errors. The result of this study shows Indonesian students’ errors in using Mandarin measure words can be determined as follows: omission, misselection, misordering, and blends. Furthermore, this study proves that there are systematic errors made by students with different mother tongue and at the same level of learning Mandarin. The research results can be used to develop Mandarin measure words teaching techniques based on error analysis.

  12. KETERKAITAN KEBIJAKAN PEMISAHAN TERHADAP TINGKAT EFISIENSI PADA INDUSTRI PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Nur Rianto Al Arif

    2017-03-01

    Full Text Available One way to accelerate the growth of Islamic banks in Indonesia was by applying the policy of separation. Thepurpose of this study was to analyze the relationship between separation policy that had been implementedsince 2008 with the operational efficiency of the Islamic banking industry in Indonesia. The method used wasregression with dummy variables. The variables used in this study were a dummy variable separation,deposits, financing, assets, NPF, margin deposits of one month, and ROA. The result showed that separationpolicy had a relationship with the operational efficiency on Islamic banking industry in Indonesia. This resultimplied that separation policy should have been evaluated because it caused the industry to be less efficientwhen compared with the condition before the separation.

  13. Studi Kasus Fenomena Tingkat Serapan Anggaran pada Satuan Kerja Perangkat Daerah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Perdana Kusuma Negara

    2017-12-01

    Full Text Available This Study aims to identify factors causing the low absorption budget local government units (SKPD especially in early year at Biro Umum Setda Provinsi  Nusa Tenggara Barat. To get deeply understanding and to find objective of research, this study uses qualitative method namely case study approach. In this study the authors emphasize on the point of view of individuals/actors who have experience in terms of financial management and disbursement of funds, not from the views of the organization. The results of this study provide an illustration that there are three factors affecting the absorption rate of the budget on Biro Umum Setda Provinsi  NTB after being identified using data analysis techniques from Miles and Huberman. Those dominant factors are policy, administratition and human resource. These three factors have a strong impact on the budget absorption rate which tends to be low in early year and as a result occur accumulation of budget in the end of the year.

  14. Hubungan Karakteristik dan Tingkat Pengetahuan Petugas Imunisasi terhadap Praktik Penyimpanan dan Transportasi Vaksin Imunisasi di Tingkat Puskesmas Kota Padang Tahun 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nadia Rahmah

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Rantai dingin sangat penting dipertahankan selama distribusi dan penyimpanan vaksin untuk mencapai efektifitas vaksin. Petugas Imunisasi di layanan primer harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik mengenai transportasi dan penyimpanan vaksin. Penelitian dilaksanakan di seluruh puskesmas Kota Padang padaMaret 2014, dengan menggunakan desain cross sectional. Jumlah sampel adalah 21petugas imunisasi dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi. Hasil penelitian didapatkan responden dengan pengetahuan yang baik tentang penyimpanan dan transportasi vaksin sebesar 61,9% dan praktik penyimpanan dan transportasi vaksin di Puskesmas yang baik sebesar 61,9%. Berdasarkan uji statistik, didapatkan tidak adanya hubungan umur, tingkat pendidikan, masa kerja dan pengalaman pelatihan petugas imunisasi dengan praktik penyimpanan dan transportasi vaksin di Puskesmas tetapi terdapat hubungan pengetahuan petugas dengan praktik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa tidak terdapatnya hubungan karakteristik petugas imunisasi dengan praktik penyimpanan dan transportasi vaksin dan terdapatnya hubungan bermakna antarapengetahuan petugas dengan praktik penyimpanan dan transportasi vaksin di Puskesmas Kota Padang.Kata kunci: karakteristik, pengetahuan, penyimpanan, transportasi vaksinAbstract Preserving the cold chain during distribution and storage is critical to achieve the effectiveness of the vaccine. Immunization workers in primary health care should have a good knowledge and understanding about the handling and storage of the vaccine. The experiment was conducted in all health centers Padang in 2014 March, using a crosssectional design. Total samples 21 immunization workers with total sampling. The data was collected using questionnaires and observation. The results showed respondents with good knowledge about vacci ne storage and handling of 61.9% and vaccine storage and handling

  15. PENURUNAN TINGKAT INTRUSI AIR LAUT BERDASARKAN "CHLORIDE BICARBONATE RATIO" MENGGUNAKAN LUBANG RESAPAN BIOPORI : STUDI KASUS DI KOTA SEMARANG (Decreased of Sea Water Intrusion Based On “Chloride-Bicarbonater Ratio”Using the Biopore Absorption Hole

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Sundari Miswadi

    2010-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Banjir menjadi agenda tahunan bagi warga yang tinggal di daerah pinggiran pantai di Kota Semarang. Namun sekarang, wilayah yang jauh dari pantaipun kini sudah tidak luput dari banjir dan intrusi air laut. Hal ini terjadi karena airtanah sudah melebihi besarnya pengisian kembali (recharge, dan tanah sudah kehilangan fungsinya dalam menyerap air akibat maraknya pembangunan gedung dan perumahan yang tidak ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat intrusi air laut di sumur-sumur gali berdasarkan "Chloride-Bicarbonate Ratio", dan daya hantar listrik (DHL serta salinitas di Kota Semarang. Penelitian dilakukan terhadap 30 sumur gali milik penduduk dengan jarak dari pantai antara 0,5-5 (lima kilometer. Tingkat intrusi air laut dihitung berdasarkan rasio klorida terhadap karbonat dan bikarbonat, dan hasilnya diplotkan pada peta dasar. Hasil penelitian menunjukkan, tingkat intrusi air laut dan nilai DHL di Kota Semarang bagian timur jauh lebih jelek dibandingkan dengan wilayah pantai sebelah barat Kota Semarang, sedangkan kadar salinitas di sebagian besar daerah penelitian rata-rata kadarnya sedang. Hasil penelitian menggunakan lubang resapan biopori (LRB sebagai adsorben menunjukkan, pada minggu ketiga setelah pembuatan LRB didapatkan tingkat intrusi air laut naik sebesar 66,64 % sumur, dan sebanyak 33,33% sumur turun tingkat intrusinya, sedangkan pada mingggu keenam terjadi penurunan tingkat intrusi sebesar 66,64% sumur, dan 33,33% sumur naik. Kadar salinitas pada minggu ketiga turun sebanyak 83,30 %sumur, dan 16,66% tetap, sedangkan pada minggu keenam 49,90 % sumur salinitasnya naik, 33,33% turun, dan 16,66% tetap. Nilai daya hantar tistrik (DHL pada minggu ketiga terdeteksi 16,66% sumur naik, dan 83,30% sumur turun, sedangkan pada minggu keenam 49,98 % sumur DHL-nya naik, dan 49,98% turun. Nilai pH pada minggu ketiga terdeteksi 100% sumur turun, sedangkan minggu kelima 66,64 % turun dan 33,33 % sumur p

  16. Pengembangan Game Castle Defense “Jagaraga” pada Platform Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiliem Indy

    2015-04-01

    Full Text Available Video game merupakan permainan dalam bentuk digital dan melakukan pengolahan pengubahan gambar. Game dengan judul “Jagaraga” merupakan game dengan genre Castle Defense dengan tema fantasy Bali dan penyisipan cerita Puputan Jagaraga. Cerita dalam permainan merupakan gabungan cerita fiksi dan beberapa kejadian atau event sejarah yang terjadi di Jagaraga. Pengembangan game memanfaatkan beberapa metode. Pergerakan animasi menggunakan pembuatan Kurva Bezier. Artificial Intelegent musuh dalam permainan memanfaatkan metode forward chaining yang sederhana dan penggunaan metode skala likert untuk format form penilaian game untuk mengukur tingkat keberhasilan pengembangan game. Pengembangan game pada penelitian ini sudah mencapai tahap yang memuaskan. Hasil perhitungan form penilaian, jumlah responden sebanyak 23 orang menyatakan aspek grafis bertemakan pasukan Bali mencapai nilai 88.70% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Aspek cerita permainan yang menceritakan Puputan Jagaraga juga mendapat respon yang sangat positif dengan nilai 86.96% yang juga termasuk dalam kategori sangat baik. Kata kunci: Jagaraga, Forward Chaining, Bezier, skala Likert

  17. PENGARUH PENAMBAHAN LIDAH BUAYA (Aloevera sp TERHADAP KEKENTALAN DAN PH PADA SOYGURT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wenny Diah Rusanti

    2016-10-01

    Full Text Available Lidah buaya adalah tanaman yang memiliki kandungan serat yang baik untuk pencernaan. Soygurt adalah minuman susu berfermentasi yang terbuat dari susu kedelai. Soygurt menjadi minuman alternative bagi penyuka yogurt tapi tidak dapat mengkonsumsi minuman dari susu sapi. Yogurt yang banyak beredar di pasaran biasanya memiliki kadar keasaman yang tinggi dan kental. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan lidah buaya terhadap kekentalan dan pH pada yogurt dengan komposisi ekstrak lidah buaya (v/v 5%, 10%, 15%, 20% dan 25%. Data dianalisis menggunakan pHmeter dan alat uji kekentalan Brookfield viscosimeter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar penambahan ekstrak lidah buaya pada soygurt dapat menurunkan derajat keasaman yogurt dan tingkat kekentalan yogurt meningkat.   Kata Kunci : lidah buaya, pH, kekentalan, soygurt, susu kedelai

  18. Penerapan Manajemen Stres Berkelompok dalam Menurunkan Stres pada Lanjut Usia Berpenyakit Kronis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lathifah Hanum

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk melihat efekt dari penerapan manajemen stres secara berkelompok dalam menurunkan stres pada lansia penderita penyakit kronis. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian in menggunakan desain quasi-experimental one-group pre-test post-test dengan within-group analysis. Populasi yang menjadi sasaran dalam penelitian ini adalah lansia berpenyakit kronis. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah 64 orang yang dibagi ke dalam lima kelompok berdasarkan lokasi tempat tinggal mereka. Pre-test dan post-test pada seluruh kelompok dilakukan dengan menggunakan alat ukur Perceived Stress Questionnaire (PSQ dan hasilnya dianalisis dengan metode Paired Sample T-Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program manajemen stres berkelompok dapat menurunkan stres yang dialami oleh partisipan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa program intervensi ini dapat menurunkan tingkat stres yang dimiliki oleh lansia berpenyakit kronis.

  19. Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Toilet Training pada Anak Usia 3-5 Tahun di PAUD Islam Cerliana Kota Pekanbaru Tahun 2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    sherly vermita warlenda

    2017-08-01

    Full Text Available Toilet training pada anak merupakan suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol dalam melakukan buang air kecil dan buang air besar. Toilet training ini dapat berlangsung pada fase kehidupan anak yaitu umur 18 bulan-2 tahun. Dalam melakukan latihan buang air kecil dan besar pada anak membutuhkan persiapan baik secara fisik, psikologis maupun secara intelektual, melalui persiapan tersebut diharapkan anak mampu mengontrol buang air besar atau kecil secara sendiri. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 41 responden di PAUD Islam Cerliana. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, analisis data univariat dan bivariate. Hasil penelitian di uji secara statistik dengan uji chi square pada tingkat kepercayaan 95 % menggunakan program komputer. Hasil penelitian menunjukkan. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu (p = 0,00, dan tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu, pekerjaan ibu, umur ibu, dan lingkungan dengan pelaksanaan toilet training pada anak usia 3-5 tahun di PAUD Islam Cerliana Kota Pekanbaru Tahun 2016. Diharapkan kepada ibu untuk melatih anak agar BAK dan BAB ditoilet sejak dini. Diharapkan kepada pihak sekolah khususnya para guru untuk mengajarkan toilet training sejak dini pada anak dan menghindari penggunaan diapers pada anak.

  20. Analisis Perbandingan Algoritma ID3 Dan C4.5 Untuk Klasifikasi Penerima Hibah Pemasangan Air Minum Pada PDAM Kabupaten Kendal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dana Melina Agustina

    2016-11-01

    Full Text Available Program hibah air minum bertujuan untuk meningkatkan cakupan pelayanan air minum yang diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam rangka meningkatkan derajat kualitas kesehatan masyarakat. Pengklasifikasian data masyarakat berperan untuk menentukan pemberian sambungan air minum secara objektif dan akurat. Dalam penelitian ini dilakukan perbandingan metode data mining yaitu algoritma ID3 dan C4.5 yang diterapkan pada data masyarakat berpenghasilan rendah pada PDAM Kabupaten Kendal dengan menggunakan RapidMiner. Hasil pengujian yang menunjukkan bahwa algoritma ID3 nilai akurasi sebesar 98,91%. Sedangkan pada algoritma C4.5 nilai accuracy sebesar 99,14%. Jadi algoritma C4.5 memiliki tingkat akurasi yang lebih besar dari pada algoritma ID3. Sehingga pada kasus penerima hibah pemasangan sambungan air minum diterapkan pada framework php dapat menentukan penerima hibah pemasangan sambungan air minum dengan menggunakan acuan pada algoritma C4.5 yang memiliki akurasi yang lebih baik. Kata kunci—Klasifikasi,Algoritma ID3,Algoritma C4.5, Air Minum, PDAM

  1. EKSTRAKSI MINYAK ATSIRI DAUN ZODIA (Evodia suaveolens) DENGAN METODE MASERASI DAN DISTILASI AIR

    OpenAIRE

    Prima Astuti Handayani; Heti Nurcahyanti

    2014-01-01

    Daun zodia merupakan tumbuhan yang berpotensi sebagai insektisida nabati. Daun zodia mengandung senyawa aktif limonene yang bersifat neurotoksin terhadap serangga. Pengambilan minyak atsiri daun zodia dilakuan dengan metode maserasi dan metode distilasi air. Pada metode maserasi bahan digunakan etanol dan dimaserasi selama 3x24 jam. Kemudian didistilasi untuk menguapkan pelarut etanol. Untuk metode distilasi air bahan didistilasi selama 3 jam, campuran minyak dan air dipisahkan dengan menamba...

  2. Ekstraksi Minyak Atsiri Daun Zodia (Evodia Suaveolens) Dengan Metode Maserasi Dan Distilasi Air

    OpenAIRE

    Astuti Handayani, Prima; Nurcahyanti, Heti

    2014-01-01

    Daun zodia merupakan tumbuhan yang berpotensi sebagai insektisida nabati. Daun zodia mengandung senyawa aktif limonene yang bersifat neurotoksin terhadap serangga. Pengambilan minyak atsiri daun zodia dilakuan dengan metode maserasi dan metode distilasi air. Pada metode maserasi bahan digunakan etanol dan dimaserasi selama 3x24 jam. Kemudian didistilasi untuk menguapkan pelarut etanol. Untuk metode distilasi air bahan didistilasi selama 3 jam, campuran minyak dan air dipisahkan dengan menamba...

  3. Identifikasi Wajah Manusia untuk Sistem Monitoring Kehadiran Perkuliahan menggunakan Ekstraksi Fitur Principal Component Analysis (PCA)

    OpenAIRE

    Cucu Suhery; Ikhwan Ruslianto

    2017-01-01

    Berbagai sistem monitoring presensi yang ada memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, dan perlu  untuk terus dikembangkan sehingga memudahkan dalam proses pengolahan datanya. Pada penelitian ini dikembangkan suatu sistem monitoring presensi menggunakan deteksi wajah manusia yang diintegrasikan dengan basis data menggunakan bahasa pemrograman Python dan library opencv. Akuisisi data citra dilakukan dengan ponsel android, kemudian citra tersebut dideteksi dan dipotong sehingga hanya di...

  4. RELIABILITAS METODE PENGUMPULAN DATA KONSUMSI MAKANAN TINGKAT RUMAHTANGGA DAN INDIVIDU (RELIABILITY DATA COLLECTION METHODS OF HOUSEHOLD AND INDIVIDUAL FOOD CONSUMPTION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Prihatini

    2013-07-01

    rumah tangga melalui konsumsi individu adalah kesulitan menemui seluruh anggota rumah tangga pada waktu yang bersamaan. Tujuan: Mendapatkan suatu metode operasional pengumpulan data konsumsi makanan untuk mengestimasi tingkat konsumsi energi rumah tangga melalui konsumsi makanan individu, yang diagregatkan ke rumah tangga. Metode: Disain penelitian ini adalah Kross-seksional. Penelitian dilaksanakan di kabupaten Cianjur dan kota Bandung provinsi Jawa Barat. Sampel penelitian sebanyak 360 rumahtangga terdiri dari 1489 individu. Data yang dikumpulkan adalah data konsumsi makanan tingkat rumahtangga dan  individu. Metode yang digunakan yaitu metode recall 1 x 24 jam. Dalam analisis, rumah tangga dikelompokkan menjadi 3 kelompok yaitu rumah tangga anggota rumah tangganya yang lengkap , rumah tangga yang diwakili kelompok umur dari anggota rumah tangganya dan rumah tangga tidak lengkap anggota rumah tangganya. Uji reliabilitas Kappa dilakukan untuk mengetahui kesepakatan proporsi rumah tangga defisit energi antar kelompok analisis. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata tingkat kecukupan energi yang dikumpulkan melalui konsumsi rumah tangga cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan konsumsi energi dikumpulkan secara individu. Hasil uji reliabilitas rumah tangga defisit energi antara kelompok lengkap dengan kelompok tingkat rumah tangga mempunyai nilai Kappa sebesar 0,15. Kelompok lengkap dengan kelompok yang diwakili kelompok umur adalah 0,77 dan kelompok lengkap dengan kelompok tidak lengkap adalah 0,73. Kesimpulan: Uji reliabilitas antar kelompok analisis menunjukkan bahwa nilai Kappa tertinggi sebesar 0,77 ditunjukkan antara kelompok lengkap dan yang diwakili kelompok umur. Hal ini berarti bahwa untuk mengestimasi konsumsi rumah tangga dapat dilakukan wawancara kepada semua anggota rumahtangga atau cukup diwakili oleh kelompok umur yang ada di rumahtangga tersebut. [Penel Gizi Makan 2011, 34(2: 86-92] Kata kunci : Reliabilitas, Konsumsi makanan rumah tangga

  5. MOTIVASI DAN PILIHAN KARIR MAHASISWA TINGKAT AKHIR FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA, SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pramita Andarwati

    2017-01-01

    karir mahasiswa dan motivasi yang mendasarinya. Metode: Jenis penelitian observasional yang dilakukan pada Maret hingga September 2014. Sampel adalah seluruh mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga periode 2009. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dandiskusi kelompok terarah Responden ditanyakan tentang pilihan karier dan motivasinya. Analisis data menggunakan uji chi square dan thematic-content analysis. Hasil: Didapat response rate responden sebesar 95,2% (n = 180. Sebagian besar, 62,2% responden memilih karir sebagai klinisi di mana peminatan terbanyak (20,4%adalah spesialis ilmu penyakit dalam. Sementara itu, latar belakang sosial mahasiswa (daerah asal, pendidikan akhir dan profesi orang tua, sumber dana untuk kuliah, kemampuan akademis (Indeks Prestasi Kumulatif dan pengalaman selama masa pendidikan tidak berhubungan dengan pilihan karir (klinisi dan non klinisi. Diungkapkan bahwa keseimbangan karier dan kehidupan keluarga, minat pada bidang tertentu serta besaran penghasilan mendasari pemilihan spesialis. Kesimpulan: Motivasi utama yang mendasari pilihan karir adalah keseimbangan kehidupan pekerjaan dan keluarga, minat pada bidang tertentu serta besaran penghasilan. Saran: Institusi pendidikan, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada peserta didiknya melalui metode pengajaran yang menarik dan menciptakan lingkungan akademis agar mendukung tumbuhnya minat mempelajari ilmu kedokteran nonklinis dan klinis secara berimbang.  

  6. MENGUKUR KESUKSESAN PRODUK PADA TAHAP DESAIN: SEBUAH PENDEKATAN FUZZY-MCDM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ade Febransyah

    2006-01-01

    Full Text Available It has always been a great challenge to any product development team to forecast the success of a new product at the design stage. For any product concept, it is of interest to assign an accurate probability to any event or state of the world that reflects the new product success. This probability is then required in decision tree analysis for selecting the best product concept. In practice, the probability is determined solely on intuition or subjective judgment due to impreciseness, lack of information during the design stage, and the cognitive limitation of decision makers. This paper presents an approach integrating fuzzy set theory and multi criteria decision making (MCDM approach in forecasting accurately the success of a new product. The analytic hierarchy process (AHP is used due to its simplicity as a prescriptive approach that will help decision makers select the best decision with respect to a set of criteria. Fuzzy numbers are used to describe any judgment on design criteria and the event probability of a product concept. A numerical example is given to illustrate the use of this approach. Abstract in Bahasa Indonesia : Selalu menjadi tantangan besar bagi setiap tim pengembang produk untuk dapat mengestimasi tingkat kesuksesan suatu produk baru pada tahap desain. Tingkat kesuksesan yang dinyatakan dengan besar probabilitas berbagai state of the world dari suatu konsep produk selanjutnya digunakan dalam analisa keputusan untuk memilih konsep produk terlayak. Selama ini besar probabilitas ditentukan lebih banyak berdasarkan intuisi dan subyektifitas pengambil keputusan. Praktik ini cenderung menghasilkan keputusan yang bias mengingat keterbatasan kapabilitas kognitif manusia dalam mensintesa berbagai keunggulan maupun kekurangan dari sekumpulan konsep produk. Tulisan ini bertujuan untuk menyampaikan satu pendekatan yang mengintegrasikan logika fuzzy dan pendekatan pengambilan keputusan berkriteria jamak (multi criteria decision making

  7. Pengaruh Kecukupan Zat Gizi dan Stimulasi Pola Asuh terhadap Kesehatan Intelegensi pada Anak Baduta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junaidi Junaidi

    2017-05-01

    . Penelitian bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan pada tanggal 01 September sampai 20 Desember 2013. Sampel adalah seluruh anak berumur 0-24 bulan yang terdaftar pada 14 Posyandu dalam wilayah Kecamatan Darul Kamal yang diambil dengan metoda total sampling yaitu sebanyak 297 baduta. Jenis data adalah kecukupan energi dan zat  gizi dikumpulkan dengan metode Food Frekuensi Semi Quantitatif (FFSQ, stimulasi pola asuh keluarga dan kesehatan intelegensia anak baduta dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh tingkat kecukupan energi, karbohidrat dan lemak dengan tingkat kesehatan intelegensia baduta, seain itu terdpat pengaruh tingkat kecukupan protein dan tingkat stimulasi pola asuh keluarga dengan tingkat kesehatan  intelegensia baduta. Kesimpulan baduta yang tingkat kesehatan intelegensia kurang dipengaruhi oleh kurang baik stimulasi pola asuh keluarga dan kurangnya kecukupan protein. Saran kepada para bidan Puskesmas daril Kamal untuk dapat meningkatkan penyuluhan tentang peranan stimulasi pola asuh bagi kesehatan intelegensia anak kepad ibu-ibu balita.  Kata kunci: Energi dan zat gizi, kesehatan intelegensia pola asuh

  8. STUDI DINAMIKA ROTOR POMPA PENGISI AIR KETEL (BFWP 6 TINGKAT MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatkur Rachmanu

    2017-04-01

    1323,33 Nm. Ditopang hydrodynamic bearing di kedua ujung poros. Pada penelitian ini diamati frekuensi pribadi pada poros rotor, menentukan modeshape poros rotor (Critical speed map , respon takseimbang (Unbalance response pada bearing station. Menggunakan Software-X berupa perhitungan perangkat lunak dinamika rotor dibandingkan dengan software Solidworksmenggunakan metode elemen hingga. Studi dinamika rotor mempunyai kecepatan kritis sebesar 2750 CPM dengan kekakuan bearing 1x106 lbf/inchi pada mode 1. Pada mode no.7 akan terjadi simpangan amplitudo yang besar.

  9. ANALISIS PENGARUH TINGKAT KESEHATAN BANK TERHADAP RETURN ON ASSET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andy Setiawan

    2017-10-01

    Full Text Available Penelitian  ini  dilakukan  untuk  menganalisis pengaruh  tingkat kesehatan bank terhadap return on asset (ROA berdasarkan metode risk based bank rating (RBBR. Variabel independen yang diteliti adalah Non  Performing  Loan  (NPL, Loan to Deposit Ratio (LDR, Net Interest Margin (NIM, Capital Adequacy Ratio (CAR,  BOPO   (Biaya   Operasional/Pendapatan Operasional, Good Corporate Governance (GCG dan Posisi  Devisa  Netto  (PDN terhadap variabel dependen Return On Asset (ROA. Sampel yang digunakan  adalah  seluruh bank BUKU 4 di Indonesia selama periode 2007-2014. Teknik analisis data yang  digunakan  adalah  regresi  linier  berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesehatan bank dengan metode RBBR berpengaruh signifikan secara bersama terhadap ROA. Secara parsial LDR, NIM, BOPO, dan PDN berpengaruh signifikan terhadap ROA. Sedangkan variabel NPL, GCG dan CAR tidak berpengaruh signifikan. Kemampuan prediksi dari ketujuh variabel  tersebut  terhadap  ROA  dalam  penelitian  ini  sebesar  93,7%,  sedangkan sisanya 6,3% dipengarui oleh faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model penelitian.

  10. krishna pada bauri

    Indian Academy of Sciences (India)

    Home; Journals; Sadhana. KRISHNA PADA BAURI. Articles written in Sadhana. Volume 41 Issue 9 September 2016 pp 1039-1053. Flow and scour around vertical submerged structures · KRISHNA PADA BAURI ARINDAM SARKAR · More Details Abstract Fulltext PDF. The safety of the foundations of submerged hydraulic ...

  11. Ekstraksi Dan Uji Stabilitas Zat Warna Alami Dari Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus Rosa-sinensis L) Dan Bunga Rosela (Hibiscus Sabdariffa L)

    OpenAIRE

    Siregar, Yusraini Dian Inayati; Nurlela, Nurlela

    2011-01-01

    Ekstraksi dan Uji Stabilitas Zat Warna Alami dari Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L) dan Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L) telah dilakukan. Penelitian bertujuan untuk mengekstraksi bunga kembang sepatu dan bunga rosella dengan mencari temperatur dan konsentrasi yang optimum untuk mendapatkan pigmen dari bunga kembang sepatu dan bunga rosella dengan pelarut air dan etanol, selain itu dilakukan juga uji stabilitas zat warna. Analisa kadar zat warna dilakukan dengan metode spektr...

  12. Ekstraksi dan Uji Stabilitas Zat Warna Alami dari Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L) dan Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L)

    OpenAIRE

    Yusraini Dian Inayati Siregar; Nurlela Nurlela

    2017-01-01

    Ekstraksi dan Uji Stabilitas Zat Warna Alami dari Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L) dan Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L) telah dilakukan. Penelitian bertujuan untuk mengekstraksi bunga kembang sepatu dan bunga rosella dengan mencari temperatur dan konsentrasi yang optimum untuk mendapatkan pigmen dari bunga kembang sepatu dan bunga rosella dengan pelarut air dan etanol, selain itu dilakukan juga uji stabilitas zat warna. Analisa kadar zat warna dilakukan dengan metode spektr...

  13. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penguasaan Aspek Bilangan pada Guru SD Negeri di Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samsiah Samsiah

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini tergolong penelitian survai yang bersifat deskriptif-korelatif dan eksploratif dengan populasi seluruh guru SD Negeri di Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep. Pengambilan sampel dilakukan dengan sampel pertimbangan. Data diperoleh dengan menggunakan instrumen berupa angket dan tes tentang aspek bilangan. Data tersebut diolah dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa penguasaan aspek bilangan pada guru SD Negeri berada pada kategori rendah. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, tingkat umur dan jenis kelamin secara bersama-sama mempengaruhi penguasaan aspek bilangan pada guru SD Negeri di Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep. Hasil penelitian eksploratif menunjukkan bahwa faktor lain yang mempengaruhi penguasaan aspek bilangan antara lain adalah pendidikan dan pelatihan, latar belakang pendidikan, pergeseran tingkatan mengajar, peran serta guru pemandu matematika, motivasi serta pemberian insentif bagi guru yang berprestasi.Kata kunci: Tingkat pendidikan, umur, jenis kelamin, bilangan. ABSTRACTThis research belongs to survey research that is descriptive-correlative and explorative with population of all teachers of SD Negeri in Pangkajene, Pangkep. Sampling was done with a sample of considerations. Data obtained by using the instrument in the form of questionnaire and test about numerical aspect. The data were processed using descriptive and inferential statistical analysis. The result of descriptive analysis shows that the mastery of numerical aspect in teacher of elementary school is in low category. The results of inferential analysis indicate that the level of education, age and sex level simultaneously affect the mastery of numerical aspect in elementary school teachers in Pangkajene, Pangkep. The results of the explorative research indicate that other factors affecting the mastery of the numerical aspect are education and

  14. Implementasi Teknik Watermarking menggunakan FFT dan Spread Spectrum Watermark pada Data Audio Digital

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    HANNAN HARAHAP

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Penggunaan teknologi dan internet yang berkembang dengan pesat menyebabkan banyak pemalsuan dan penyebaran yang tidak sah terhadap data digital. Oleh karena itu, sangat diperlukan suatu teknologi yang dapat melindungi hak cipta data multimedia seperti audio. Teknik yang sering digunakan dalam perlindungan hak cipta adalah watermarking karena teknik ini memiliki tiga kriteria utama dalam keamanan data, yaitu robustness, imperceptibility, dan safety. Untuk itu, pada penelitian ini dirancang suatu skema yang dapat melindungi hak cipta data audio. Metode yang digunakan adalah Fast Fourier Transform, yang mengubah data audio asli ke dalam domain frekuensi sebelum dilakukan proses penyisipan watermark dan proses ekstraksi watermark. Watermark disebar pada komponen yang paling signifikan dari spektrum magnitude audio host. Teknik watermarking pada penelitian ini dapat menghasilkan Signal-to-Noise Ratio di atas 20 dB dan Bit Error Rate di bawah 5%. Kata kunci: Audio watermarking, Copyright Protection, Fast Fourier Transform, Spektrum magnitude ABSTRACT The use of technology and internet has grown rapidly that causes a lot of forgery and illegal proliferation of digital data. It needs a technology that can protect the copyright of multimedia data such as audio. The most common technique in copyright protection is watermarking because it has three main criteria in data security: robustness, imperceptibility, and safety. This research created a scheme that can protect a copyright of audio data. The method that we used is Fast Fourier Transform. This method changes the original audio data into frequency domain before the embedding and extraction process. The watermark is spread into the most significant component of the magnitude spectrum of audio host. This technique obtains Signal-to-Noise Ratio above 20 dB and Bit Error Rate below 5%. Keywords: Audio watermarking, Copyright Protection, Fast Fourier Transform, Magnitude spectrum

  15. TINGKAT KEGANASAN KANKER SERVIKS PASIEN PRA-RADIASI MELALUI PEMERIKSAAN AgNORs, MIB-1 DAN Cas- 3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iin Kurnia

    2012-09-01

    Full Text Available Kanker serviks sering ditemukan di negara berkembang. Pengobatan kanker melalui radioterapi untuk mengetahui tingkat proliferasi dan mengurangi tingkat keganasan. Biomarker proliferasi dan apoptosis berupa AgNORs, MIB-1, dan Caspase 3. Namun belum dijelaskan mengenai korelasi ketiga biomarker dalam kaitannya dengan proliferasi dan apoptosis pada sel kanker serviks. Tujuan penelitian untuk mengetahui korelasi antara AgNORs, MIB-1, dan apoptosis pada kanker serviks. Penelitian observasional laboratoris menggunakan metode pewarnaan dengan menekankan kontras warna antara sitoplasma dan inti sel. Objek berupa sediaan mikroskopis dari 30 biopsi pasien kanker serviks. Pengambilan data dengan metode crocker dan blind manner. Analisis data menggunakan uji korelasi, dari ju mlah 21 pasien yang diamati menunjukkan. AgNORs dan MIB-1 memiliki angka relatif tinggi. Angka yang diperoleh ini berbanding terbalik dengan apoptosis yang relatif rendah. Korelasi antara AgNORs dengan MIB-1 menunjukkan r= 0,33 dan p= 0,15. AgNORs dengan apoptosis memiliki korelasi negatif yakni, r=-0,08 dan p= 0,73. MIB-1 dengan apoptosis memiliki korelasi negatif pula r= -0,18 dan p= 0,43. Kesimpulannya korelasi AgNORs dengan apoptosis memiliki kecenderungan lebih baik dari pada MIB-1 dengan apoptosis.Cervical cancer is often found in the developing countries. The treatment of cancer through radiotherapy was performed to determine the proliferation level and to reduce the malignancy level of cancer. The proliferation and apoptotic biomarkers were AgNORs, MIB-1, and Cas- 3. However, the correlation between the three biomarkers in relation to the proliferation and apoptosis in cervical cancer cells was not clear. The purpose of the study was to determine the correlation between AgNORs, MIB-1 and apoptosis in cervical cancer. This study was an observational research laboratory using a staining method to emphasize the color contrast between the cytoplasm and the nucleus of the cells. The

  16. STUDI BESARNYA EROSI PADA AREAL REKLAMASI TAMBANG BATUBARA DI PT ARUTMIN INDONESIA KABUPATEN KOTABARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Yamani

    2016-08-01

    Full Text Available PT Arutmin Indonesia sebagai perusahaan batu bara yang besar, telah berusaha melaksanakan kaidah pertambangan yang berwawasan lingkungan, yakni dengan melaksanakan kegiatan reklamasi pasca penambangan batu baranya. Erosi yang terjadi pada lahan yang sudah direklamasi merupakan masalah utama yang dihadapi, khususnya dalam upaya konservasi dan rehabilitasi lahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya erosi dan besarnya tingkat bahaya erosi (TBE pada berbagai tipe unit lahan yang sudah direklamasi di PT. Arutmin Tambang Senakin. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna kepada pihak-pihak terkait sebagai bahan pertimbangan dalam kegiatan reklamasi lahan dan upaya kegiatan konservasi tanah dan air, khususnya pada areal bekas tambang batubara. Metode yang digunakan adalah metode USLE oleh Wischmeler dan Smith. Hasil penelitian menunjukkan erosi yang terjadi pada Unit Lahan I sebesar 39,11 ton/ha/tahun merupakan erosi yang tertinggi dibandingkan dengan Unit Lahan lainnya, sedangkan Unit Lahan V dengan nilai IBE 34,41 ton/ha/tahun termasuk dalam TBE ekstrim. Kata kunci : Tambang batu bara, Reklamasi, Erosi

  17. Penerapan Metode UCD (User Centered Design Pada E-Commerce Putri Intan Shop Berbasis Web

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Intan Sandra Yatana Saputri

    2017-09-01

    Full Text Available Pertumbuhan pesat pangsa pasar e-commerce di Indonesia memang sudah tidak bisa diragukan lagi. Dengan jumlah pengguna internet yang mencapai angka 82 juta orang atau sekitar 30% dari total penduduk di Indonesia, pasar e-commerce menjadi tambang emas yang sangat menggoda bagi sebagian orang yang bisa melihat potensi ke depannya. Pertumbuhan ini didukung dengan data yang menyebutkan bahwa nilai transaksi e-commerce pada tahun 2013 mencapai angka Rp130 triliun.. Ada banyak e-commerce yang sukses mendapatkan keuntungan, ada juga yang tidak. Menurut penelitian yang dilakukan oleh User Interface Engineering, Inc. diketahui 59% waktu terbuang karena orang tidak bisa menemukan informasi yang ingin didapat dan hal ini berdampak pada penurunan produktifitas dan meningkatkan frustasi. Sebuah laporan menunjukkan bahwa 39% dari pembeli tes dan gagal dalam upaya pembelian mereka karena navigasi pada situs yang sulit. Untuk membuat sebuah e-commerce yang user-friendly dengan tingkat usability yang tinggi pada e-commerce tersebut, salah satu solusinya melakukan pengembangan e-commerce menggunakan metode User Centered Design (UCD. Sistem yang telah dibangun dengan menerapkan metode UCD ini mendapatkan hasil 98.3% menyatakan akan berbelanja di e-commerce Putri Intan Shop.

  18. UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI FRAKSI AIR EKSTRAK DAUN SELEDRI (Apium graveolens L. PADA MENCIT JANTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sapri

    2017-03-01

    Full Text Available Tanaman seledri (Apium graveolens L. memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi obat antiinflamasi karena kandungan senyawa glikosida flavonoid yaitu apiin sehingga digunakan fraksi air karena lebih mudah tertarik pada fraksi air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas fraksi air ekstrak daun seledri sebagai antiinflamasi pada mencit putih dengan menggunakan metode induksi karagenan pada telapak kaki serta mengetahui nilai ED50. Pengukuran aktivitas antiinflamasi digunakan 5 kelompok perlakuan hewan uji, kontrol (+ digunakan kalium diklofenak 50 mg, kontrol (- suspensi Na. CMC 0,5%, dosis I adalah 125mg/kgBB, dosis II adalah 250mg/kgBB dan dosis III adalah 500mg/kgBB. Dengan pengukuran setiap 30 menit selama 5 jam dengan alat pletismometer. Analisis data digunakan metode statistik One way ANOVAdengan tingkat kepercayaan 95% yang dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga dosis fraksi air ekstrak daun seledri memiliki aktivitas antiinflamasi. Pada menit ke-300 tidak terjadi perbedaan bermakna antara kontrol positif dengan dosis 500 mg/kgBB dengan persen inhibisi 86,04%. Dari perhitungan ED50 didapatkan hasil sebesar 100 mg/kgBB.

  19. Text to Speech Berbasis Natural Language pada Aplikasi Pembelajaran Tenses Bahasa Inggris

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amak Yunus

    2014-09-01

    Full Text Available Bahasa adalah sebuah cara berkomunikasi secara sistematis dengan menggunakan suara atau simbol-simbol yang memiliki arti, yang diucapkan melalui mulut. Bahasa juga ditulis dengan mengikuti kaidah yang berlaku. Salah satu bahasa yang banyak digunakan di belahan dunia adalah Bahasa Inggris. Namun ada beberapa kendala apabila kita belajar kepada seorang guru atau instruktur. Waktu yang diberikan seorang guru, terbatas pada jam sekolah atau les saja. Bila siswa pulang sekolah atau les, maka yang bersangkutan harus belajar bahasa Inggris secara mandiri. Dari permasalahan di atas, muncul sebuah ide tentang bagaimana membuat sebuah penelitian yang berkaitan dengan pembuatan aplikasi yang mampu memberikan pengetahuan kepada siswa tentang bagaimana belajar bahasa Inggris secara mandiri baik dari perubahan kalimat postif menjadi kalimat negatif dan kalimat tanya. Disamping itu, aplikasi ini juga mampu memberikan pengetahuan tentang bagaimana mengucapkan kalimat dalam bahasa Inggris. Pada intinya kontribusi yang dapat diperoleh dari hasil penelitian ini adalah pihak terkait dari tingkat SMP sampai dengan SMU/SMK, dapat menggunakan aplikasi text to speech berbasis natural language processing untuk mempelajari tenses pada bahasa Inggris. Aplikasi ini dapat memperdengarkan kalimat-kalimat pada bahasa inggris dan dapat menyusun kalimat tanya dan kalimat negatif berdasarkan kalimat positifnya dalam beberapa tenses bahasa Inggris. Kata Kunci : Natural language processing, Text to speech

  20. Analisis Teknik-Teknik Keamanan Pada Future Cloud Computing vs Current Cloud Computing: Survey Paper

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Beny Nugraha

    2016-08-01

    Full Text Available Cloud computing adalah salah satu dari teknologi jaringan yang sedang berkembang pesat saat ini, hal ini dikarenakan cloud computing memiliki kelebihan dapat meningkatkan fleksibilitas dan kapabilitas dari proses komputer secara dinamis tanpa perlu mengeluarkan dana besar untuk membuat infrastruktur baru, oleh karena itu, peningkatan kualitas keamanan jaringan cloud computing sangat diperlukan. Penelitian ini akan meneliti teknik-teknik keamanan yang ada pada cloud computing saat ini dan arsitektur cloud computing masa depan, yaitu NEBULA. Teknik-teknik keamanan tersebut akan dibandingkan dalam hal kemampuannya dalam menangani serangan-serangan keamanan yang mungkin terjadi pada cloud computing. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode attack centric, yaitu setiap serangan keamanan dianalisis karakteristiknya dan kemudian diteliti mekanisme keamanan untuk menanganinya. Terdapat empat serangan keamanan yang diteliti dalam penelitian ini, dengan mengetahui bagaimana cara kerja sebuah serangan keamanan, maka akan diketahui juga mekanisme keamanan yang mana yang bisa mengatasi serangan tersebut. Dari penelitian ini didapatkan bahwa NEBULA memiliki tingkat keamanan yang paling tinggi. NEBULA memiliki tiga teknik baru yaitu Proof of Consent (PoC, Proof of Path (PoP, dan teknik kriptografi ICING. Ketiga teknik tersebut ditambah dengan teknik onion routing dapat mengatasi serangan keamanan yang dianalisa pada penelitian ini.

  1. Serapan Fosfor dan Pertumbuhan Kedelai(Glycine max pada Tanah Ultisol dengan Pemberian Asam Humat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyuningsih Wahyuningsih

    2017-08-01

    Full Text Available Ultisol merupakan salah satu jenis tanah asam yang memiliki kelarutan Al, Fe, dan Mn tinggi, serta kandungan P dan Moyang rendah. KelarutanAl dan Fe yangtinggiakan menjerap fosfat, sehingga ketersediaan dan serapan P bagi tanaman menjadi rendah. Salah satu upaya untuk mengatasi ketidaktersediaan P pada tanah Ultisol yaitu dengan penambahan asam humat. Asam humat merupakan makromolekul polielektrolit yang memiliki gugus fungsional seperti -COOH, -OH fenolat, maupun -OH alkoholat,sehingga asam humat memiliki kemampuan untuk membentuk kompleks dengan ion logam. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1 mengetahui pengaruh asam humat terhadap serapan P dan pertumbuhan tanaman kedelai (2 menentukan konsentrasi asam humat yang paling baikdalam meningkatkan serapan P dan pertumbuhan tanaman kedelai. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK. Pengelompokan didasarkan atas perbedaan intensitas cahaya yang ada di rumah kaca. Perlakuan berupa konsentrasi asam humat, dengan 5 konsentrasi yang berbeda yaitu 0 ppm, 400 ppm, 800 ppm, 1200 ppm dan 1600 ppm. Parameter yang diukur meliputi tinggi tanaman, luas daun, bobot basah, dan bobot kering, P tersedia serta P tanaman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakananalisis ragam pada tingkat kepercayaan 95% dan 99%. Apabila hasil perlakuan berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam humat berpengaruh terhadap serapan P dan pertumbuhan kedelai pada tanah Ultisol. Asam humat 1200 ppm merupakan perlakuan paling baik dalam meningkatkan ketersediaan P, sehingga mampu meningkatkanpertumbuhan kedelai pada tanah Ultisol.

  2. PENYERAPAN KARBON PADA BUDIDAYA RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii dan Gracilaria gigas DI PERAIRAN TELUK GERUPUK, LOMBOK TENGAH, NUSA TENGGARA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erlania Erlania

    2013-08-01

    Full Text Available Pengikatan karbon oleh algae fotoautotrofik berpotensi untuk mengurangi pelepasan CO2 ke atmosfer dan dapat membantu mencegah percepatan terjadinya pemanasan global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penyerapan karbon pada budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii dan Gracilaria gigas berdasarkan aktivitas fotosintesis serta variabel-variabel yang mempengaruhinya. Budidaya rumput laut dilakukan dengan metode long-line di perairan Teluk Gerupuk, Lombok Tengah pada satu unit long-line dengan luas area 1.250 m2. Selama penelitian, dilakukan pengujian terhadap sampel rumput laut dan sampel air laut dari lokasi budidaya yang diambil pada hari ke-0, 10, 20, 30, dan 45 pemeliharaan. Laju penyerapan karbon total berdasarkan biomassa panen pada G. gigas hampir 300% lebih tinggi dibandingkan K. alvarezii. Selain itu, laju pertumbuhan dan produksi karbohidrat pada G. gigas juga lebih tinggi, yang mengindikasikan laju fotosintesis yang lebih tinggi, dan didukung oleh indeks percabangan yang juga lebih tinggi. Potensi penyerapan karbon di perairan Teluk Gerupuk mencapai 6.656,51 ton C/tahun untuk budidaya K. Alvarezii dan 19.339,02 ton C/tahun untuk budidaya G. gigas. Penyerapan karbon berhubungan dengan kandungan pigmen dan laju pertumbuhan rumput laut, serta konsentrasi CO2 dan kecerahan perairan.

  3. PENERAPAN FUZZY INFERENCE SYSTEM TAKAGI-SUGENO-KANG PADA SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT GIGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lutfi Salisa Setiawati

    2016-04-01

    Full Text Available Generally, expert system only show types of disease after user choose symptoms. In the study is done the addition of disease severity level. The method applied in the calculation of the severity is a method of Fuzzy Inference System Takagi-Sugeno-Kang (Method of Sugeno. This study attempts to know whether method Fuzzy Inference System Takagi-Sugeno-Kang can work for expert system in giving the diagnosis diseases of the teeth. The result of this research or severity for diseases of pulpitis reversible 38,53%, pulpitis irreversible 59,64%, periodontitis 69,62%, acute periodontitis 51,43%, gingivitis 45.5%, acute pericoronitis 53,93%, sub acute pericoronitis 52,14%, chronic pericoronitis 46,05%, caries dentist an early stage 37,61%, caries dentist toward an advanced stage 43,89%, caries dentist an advanced stage 51,76%, gangrene pulpa 42,5%, polyps pulpa 56,43%, and periostitis 58,55%. A conclusion that was obtained from the study that is a method of Fuzzy Inference System Takagi-Sugeno-Kang could be applied to expert system of the teeth. Key Word: Teeth , Expert System , Expert System Teeth , Fuzzy Logic , Fuzzy Inference System , Takagi-Sugeno-Kang , Fuzzy Sugeno Pada umumnya, istem pakar hanya menampilkan jenis penyakit setelah user memilih gejala-gejala. Pada penelitian ini dilakukan penambahan tingkat keparahan penyakit. Metode yang diterapkan dalam perhitungan tingkat keparahan ini yaitu Metode Fuzzy Inference System Takagi-Sugeno-Kang (Metode Sugeno. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode Fuzzy Inference System Takagi-Sugeno-Kang dapat diterapkan pada sistem pakar dalam memberikan diagnosa penyakit gigi. Hasil dari penelitian ini didapatkan tingkat keparahan untuk penyakit Pulpitis Reversibel 38,53%, Pulpitis Irreversibel 59,64%, Periodontitis 69,62%, Periodontitis Akut 51,43%, Gingivitis 45,5%, Perikoronitis Akut 53,93%, Perikoronitis Sub Akut 52,14%, Perikoronitis Kronis 46,05%, Karies Denties Tahap Awal 37,61%, Karies

  4. TINGKAT KONSISTENSI PEMUDA TANI TERHADAP TRANSFORMASI SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN PONOROGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eri Yusnita Arvianti

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Sebagai salah satu daerah di propinsi Jawa Timur yang menyumbang devisa terbesar di Indonesia melalui pengiriman TKI di luar negeri adalah kabupaten Ponorogo. Fenomena tersebut menyebabkan adanya permasalahan tata keruangan wilayah maupun sosiologi pedesaan .Hal ini memberikan dampak pada pergeseran mata pencaharian dari petani menjadi bukan petani. Salah satu wilayah yang mengalami perubahan menjadi perkotaan adalah di lima desa Kabupaten Ponorogo yaitu Mojorejo, Kemuning, Siwalan, Babadan, Demangan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat konsistensi pemuda tani terhadap mata pencahariannya di Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode survey. Data yang dikumpulkan diperoleh melalui teknik wawancara dengan para pemuda tani yang tersebar di lima desa di Kecamatan kota Ponorogo.Teknik analisis datanya menggunakan purposive sample dengan mengambil 60 sampel. Kemudian mendeskripsikan konsistensi pemuda tani dengan cara skoring. Selanjutnya diklasifikasikan dalam tiga kelas, yaitu kelas tidak konsisten, kurang konsisten, dan konsisten. Di Kabupaten Ponorogo terdapat 38.3% pemuda tani tidak konsisten (23pemudatani.Pemuda yang tidak konsisten di dominasi oleh para pemuda tani yang penguasaan lahannya sempit (2.000m2, pendapatan tinggi (> Rp. 15.000.000,00 per tahun dan merupakan penduduk asli. ABSTRACT As one of the areas in the province of East Java, which accounts for the largest foreign exchange in Indonesia through sending workers in a foreign country is Ponorogo. The phenomenon led to problems of spatial planning regions and rural sociology. It is an impact on the livelihoods of farmers shifting to non-farmers. One area that has been changed into an urban village is in five Ponorogo is Mojorejo, Myrtle, Siwalan, Babadan, Demangan This study aims to determine the consistency of farm youth to livelihood in Ponorogo. This study used survey method. The data collected was obtained through interviews with youths techniques

  5. TINJAUAN KUALITAS PADA AEROSOL CAN Ø 65 X 124 DENGAN PENDEKATAN METODE SIX SIGMA PADA LINE ABM 3 DEPARTEMEN ASSEMBLY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Kholil

    2017-02-01

    Full Text Available Perkembangan dunia industri akan selalu terdapat persaingan. Kepuasan konsumen menjadi faktor utama yang mampu menentukan kemenangan dalam persaingan di dunia industri. Kepuasan konsumen dapat diraih salah satunya dengan menjaga kualitas produk yang dihasilkan. Hal inilah yang mendasari untuk terus melakukan perbaikan kualitas. Penelitian ini difokuskan pada penurunan tingkat reject  yang terdapat pada proses produksi Aerosol Can Ø65 X 124 dengan metode Six Sigma. Metode Six Sigma ini disusun berdasarkan sebuah metodologi penyelesaian masalah yang sederhana-DMAIC, yaitu: Define (merumuskan, Measure (mengukur, Analyze (menganalisa, Improve (memperbaiki dan Control (mengendalikan, yang menggabungkan bermacam – macam  perangkat statistik serta pendekatan perbaikan proses yang lainnya.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh DPMO sebesar 22.749,787 dengan nilai sigma 3,50. Dengan Weld Problem sebagai jumlah reject terbesar yaitu sebanyak  311.226 pcs atau 37,91% dari total reject keseluruhan. Dari analisa Fishbone Diagram dan FMEA didapat  penyebab dari Weld Problem, yaitu: Ukuran material tidak standar, jenis Material yang berbeda-beda, kemampuan Operator kurang, SOP tidak dijalankan, profil Roll Weld aus dan kondisi mesin tidak normal, untuk itu perlu dilakukan perbaikan guna mengurangi jumlah kerusakan produk.

  6. Penanganan Demam pada Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inke Nadia Diniyanti Lubis

    2016-11-01

    C. Pengukuran suhu tubuh anak haruslah mempertimbangkan masalah ekonomis, juga merupakan pengukuran yang sederahana dan cepat dan tidak menimbulkan ketidaknyamanan pada anak. Berbagai penanganan demam telah diketahui secara umum termasuk dengan pemberian antipiretik maupun dengan metode fisik. Jenis antipiretik yang disetujui pemberiannya pada anak ialah parasetamol dan ibuprofen. Pemilihan antipiretik, cara pemberian, dan dosis antipiretik penting untuk diketahui oleh praktisi maupun orangtua dalam menangani demam, sehingga informasi yang lengkap harus diberikan kepada orang tua pada setiap kunjungan untuk mencegah kesalahan pemberian obat dan juga mencegah toksisitas antipiretik

  7. Evaluasi Tingkat Bahaya Banjir Dan Erosi Serta Strategi Penanggulangannya Di Kabupaten Nagan Raya

    OpenAIRE

    Satriawan, Halus

    2010-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data dan informasi yang menggambarkan tingkat bahaya banjir dan erosi yang terjadi serta menyusun rekomendasi penanganan banjir dan erosi erosi di wilayah Kab. Nagan Raya sehingga memudahkan dalam pengambilan keputusan untuk rehabilitasi lahan kritis yang diakibatkan erosi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei untuk menentukan indeks bahaya banjir dan erosi. Secara umum tingkat kerawan banjir di Kabupaten Nagan Raya cuku...

  8. Hubungan Antara Penggunaan Facebook dan Tingkat Prestasi Belajar Siswa SMUN 1 Kolaka.

    OpenAIRE

    SUAIB, ENI

    2007-01-01

    2012 Hubungan Antara Penggunaan Facebook dan Tingkat Prestasi Belajar Siswa SMUN 1 Kolaka. Skripsi Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Eni Suaib. Dibimbing oleh Muh. Nadjib dan Das???ad latief. Penelitan ini merupakan studi korelasi untuk mengetahui apakah ada hubungan antara penggunaan facebook dan tingkat prestasi belajar Siswa Menengah Umum. Dalam penelitian ini penulis mengambil lokasi penelitian di SMUN 1 Kolaka . Penelitian ini bersifat deskriptif ...

  9. ANALISIS TINGKAT KEPUASAN NASABAH BANK, PENERAPANMETODEANALYTICAL HIERARCHY PROCESS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ujang Arlian

    2016-01-01

    Full Text Available The development of the banking industry continues to progress over time. History has recorded that the banking industry advances occur after the deregulation package. Impact after the deregulation package that is increasing the number of private banks in Indonesia.Both private banks and state banks/enterprises vying to attract customers. Regional Development Bank (BPD, which has changed its name to the name of the province in Indonesia is also trying to implement a variety of strategies to encourage people to do deposits. The purpose of this study is to determine the level of satisfaction of bank customers who are in Lebong. The analytical method used is Analytical Hierarchy Process (AHP. Using four (4 criteria such as facilities, products, services, and security as a comparison between the two banks. The results showed that the criteria for the facility is a major factor in determining the level of customer satisfaction.Then followed the safety criteria for second place while the third and fourth position are the criteria of products and services.  Perkembangan industri perbankan terus mengalami kemajuan dari waktu ke waktu. Sejarah telah mencatat bahwa kemajuan industri perbankan terjadi setelah masa paket deregulasi. Dampak setelah masa paket deregulasi yaitu bertambah banyaknya bank swasta di Indonesia. Baik bank swasta maupun bank BUMN/BUMD berlomba-lomba untuk menarik nasabah. Bank Pembangunan Daerah (BPD yang telah berubah nama menjadi nama provinsi di Indonesia juga berupaya dengan menerapkan berbagai strategi untuk mengajak masyarakat melakukan simpanan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kepuasan nasabah perbankan yang terdapat di Kabupaten Lebong. Metode analisis yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP. Menggunakan 4 (empat kriteria seperti fasilitas, produk, pelayanan, dan keamanan sebagai pembanding diantara kedua bank tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria fasilitas merupakan faktor

  10. Aktivitas Zymomonas mobilis pada produk etanol dari buah semu jambu mete (Anacardium occidentale dengan variasi sumber nitrogen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AKHMAD MUSTOFA

    2010-05-01

    Full Text Available Mustofa A, Suranto. 2010. Aktivitas Zymomonas mobilis pada produk etanol daribuah semu jambu mete (Anacardium occidentale dengan variasi sumber nitrogen. Bioteknologi 7: 1-9. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan Zymomonas mobilis dalam memproduksi etanol melalui proses fermentasi batch (selama 24, 48 dan 72 jam, menggunakan sumber karbon sari buah jambu mete (varietas merah, hijau dan kuning dan sumber nitrogen berupa urea, ammonium sulfat, ekstrak kecambah kacang hijau dan ekstrak kacang koro (Mucuna pruriens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas buah jambu mete hijau dengan sumber nitrogen ammonium sulfat dan lama fermentasi 24 jam memberikan hasil etanol yang paling optimal. Pada perlakuan tersebut diperoleh nilai pH 5,87, kadar gula reduksi 7,64 g/100 mL (tingkat konsumsi 48,44%, jumlah bakteri 8,0x107 (µ = 0,154 dan etanol sebesar 33,02 g/L (Ye = 90,19%.

  11. Prosedur Strategis Untuk Mengurangi Level Bahaya Arc-Flash Pada Medium Voltage Dengan Metode Koordinasi Proteksi Di PT Ipmomi Paiton

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    inas ratnaning zafirah

    2017-01-01

    Full Text Available Di area sistem kelistrikan, operasi, dan maintenance, perhatian terbesar adalah keselamatan dan keamanan pekerja yang mengoperasikan dan menjaga sistem. Sistem kelistrikan didisain tidak hanya untuk tindakan pencegahan yang diperlukan pada sistem proteksi dan peralatan, tetapi juga harus memperhatikan keselamatan personal untuk tingkat tertentu dari arc-flash atau busur api karena arcing fault. Pada tugas akhir ini, bahaya busur api akan dianalisis dan diperhitungkan. Hasilnya akan diketahui level energi arc-flash atau busur api yang mungkin terjadi sesuai standar NFPA 70E-2004. Data yang nanti digunakan diambil dari plant yang telah ditentukan sebelumnya yaitu PT IPMOMI. Dari data tersebut, parameter – parameter yang diperlukan akan dihitung dan diketahui level busur api. Bila diperlukan, maka juga akan dilakukan resetting atau penambahan rele over current.

  12. PENDUGAAN BOBOT BADAN MELALUI ANALISIS MORFOMETRIK DENGAN PENDEKATAN REGRESI TERBAIK BEST - SUBSET PADA DOMBA GARUT TIPE PEDAGING, TANGKAS DAN PERSILANGANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. GUNAWAN

    2012-09-01

    penelitian ini sebanyak 531 ekor domba Garut dari beberapa lokasi di kabupaten Garut (Margawati, Wanaraja, Sukawening dan di Luar Garut (Ciomas dan Cinagara. Data dari hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan Uji-t, Korelasi, dan Regresi meliputi Analisis Regresi Linier Ganda dan Analisis Regresi Polinomial (Linier, Kuadratik, dan Kubik. Hasil Uji-t menunjukkan, bahwa rataan bobot badan domba tangkas Garut baik jantan maupun betina dari Wanaraja memiliki bobot badan paling besar dibandingkan dengan domba Garut lain dan persilangannya. Ukuran tubuh tertinggi pada domba Garut ditunjukkan pada domba tangkas dan pedaging Wanaraja serta tangkas Sukawening dan ukuran tubuh terkecil ditunjukkan pada domba Garut di Margawati dan Cinagara. Koefisen Korelasi tertinggi antara bobot badan dan ukuran-ukuran tubuh pada domba Garut tangkas, pedaging da persilanganya ditunjukkan antara bobot badan dengan panjang badan, tinggi pundak, dalam dada dan lingkar dada. Persamaan regresi yang paling baik digunakan menduga bobot badan berdasarkan ukuran-ukuran tubuh pada domba Garut tangkas, pedaging dan persilangannya adalah Persamaan Regresi Linier Ganda dengan tingkat akurasi berkisar antara 93,3%-100%. Tingkat akuras tertinggi ditunjukkan pada domba tangkas Wanaraja dengan tingkat akurasi 100% dan terendah ditunjukkan pada domba tangkas di Sukawening dengan tingkat akurasi 93,93%.

  13. DAMPAK PEMBANGUNAN HUTAN TANAMAN INDUSTRI Acacia crassicarpa DI LAHAN GAMBUT TERHADAP TINGKAT KEMATANGAN DAN LAJU PENURUNAN PERMUKAAN TANAH (The Impact of Development of Industrial Plantation Forest Acacia crassicarpa in Peatland Towards the Maturity

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yunita Lisnawati

    2015-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Pembangunan hutan tanaman di lahan gambut tidak terlepas dari sorotan isu negatif lingkungan terkait dengan penurunan kedalaman muka air tanah, sehingga terjadi perubahan ekosistem asli. Kegiatan reklamasi lahan untuk HTI Acacia crassicarpa dalam jangka panjang disinyalir akan menimbulkan dampak negatif terhadap perubahan karakteristik tanah gambutnya seperti tingkat kematangan dan laju penurunan permukaan tanah gambut (subsiden. Kajian mengenai dampak pembangunan HTI di lahan gambut terhadap tingkat kematangan dan laju subsiden perlu dilakukan untuk memberikan informasi mengenai kondisi exsisting daya dukung lahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kematangan gambut baik secara vertikal (berdasarkan kedalaman gambut maupun secara horizontal (berdasarkan jarak dari bibir kanal dan mengetahui laju subsiden sebagai dampak dari reklamasi lahan gambut menjadi HTI A. crassicarpa. Penelitian dilakukan di PT AA, Distrik Rasau Kuning, Kabupaten Siak, Riau. Plot penelitian ditempatkan dalam satu transek sepanjang 100 m yang dibuat tegak lurus dengan kanal tersier, terdapat 12 plot dan dalam satu transek terdapat 3 titik pengamatan sehingga total titik pengamatan adalah 36 titik. Parameter yang diamati adalah dinamika kedalaman muka air tanah, nilai kadar serat tanah gambut dan laju subsiden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak perubahan kedalaman muka air tanah gambut di lokasi penelitian hanya mempengaruhi tingkat kematangan gambut pada kedalaman kurang dari 2 m, sedangkan jarak kanal tersier sebesar 125 m tidak berpengaruh secara nyata terhadap tingkat kematangan gambut. Pada kedalaman kurang dari 2 m tingkat kematangan gambut lebih tinggi dibandingkan dengan lapisan di bawahnya. Pembangunan HTI A. crassicarpa di lokasi penelitian menyebabkan laju subsiden sebesar rata-rata 5,5 cm/tahun.  ABSTRACT The establishment of forest on peat areas is insepatable from the glare of the negative environmental issues associated

  14. KUALITAS PEWARNAAN EKSTRAK KAYU TEGERAN (Cudrania javanensis PADA BATIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vivin Atika

    2017-05-01

    Full Text Available ABSTRAKEkstrak kayu Tegeran digunakan sebagai sumber warna kuning untuk soga batik. Penggunaanya sebagai pewarna tunggal batik sangat jarang karena menurut perajin batik mudah luntur dan warna kurang cerah.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa ekstrak kayu Tegeran sebagai zat warna tunggal pada batik. Kayu Tegeran diekstraksi pada suhu kamar, 50ºC, 75ºC dan 100ºC menggunakan pelarut air selama 1 jam. Pewarnaan batik dilakukan dengan ekstrak kayu Tegeran sebanyak 8 kali pada suhu kamar. Proses pelepasan malam (lilin batik dilakukan dengan pelarut air pada suhu 100ºC selama 1 jam. Batik dianalisa dengan menggunakan parameter uji arah, ketuaan warna, ketahanan luntur warna terhadap gosokan basah, pencucian dan sinar matahari. pH larutan ekstrak kayu Tegeran hasil ekstraksi pada suhu kamar, 50ºC, 75ºC dan 100ºC berturut-turut sebesar 5, 4, 4-5, 3-4. Arah warna batik hasil pewarnaan dengan kayu Tegeran yaitu kuning hingga cokelat tua. Nilai ketuaan warna batik katun hasil pewarnaan dengan kayu Tegeran antara 22,24 – 40,33 dan batik sutera bernilai antara 38,39 – 46,75. Nilai pengujian ketahanan luntur warna batik hasil pewarnaan dengan kayu Tegeran terhadap gosokan basah rata-rata memberikan nilai (4 – 5, sedangkan nilai ketahanan luntur warna terhadap pencucian dan sinar matahari langsung rata-rata memberikan nilai 4. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak kayu Tegeran dapat digunakan sebagai pewarna batik dengan warna cerah dan ketahanan luntur baik. ABSTRACTThe Tegeran wood extract has been used as the yellow color source for batik soga. As a single color for batik, it is rarely used because tend to have poor color fastness and less bright color. This research aim is to analyze Tegeran wood extract as a single dye for batik. Tegeran wood extracted on various temperature (room temperature, 50ºC, 75ºC, 100ºC using water as the solvent for an hour. Then it is used for batik dyeing with 8 times soaking at room

  15. EVALUASI PENGGUNAAN KAMERA NON METRIK PADA FOTOGRAMETRI JARAK DEKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Ricky Pratama

    2015-02-01

    Full Text Available Citra yang ideal adalah citra yang merepresentasikan obyek secara sempurna tanpa terjadi degradasi kualitas. Namun tidak ada lensa yang dapat memnuhi  hal tersebut. Kemampuan lensa dikatakan maksimum apabila sebuah lensa mereproduksi citra dari sebuah obyek hingga mencapai titik di mana detail citra sudah tidak dapat lagi direproduksi dari obyek. MTF (modulation transfer function diukur sebagai patokan kemampuan lensa untuk membedakan antara daerah gelap dan terang pada obyek. Standar optik untuk pengukuran MTF menggunakan unit frekuensi spasial disebut ”line pair per millimeter” atau lp/mm. Dengan mengetahui nilai MTF, sebuah citra dengan degradasi kualitas dapat ditingkatkan kualitasnya. Kecerahan merupakan salah satu faktor penting dalam hasil MTF. Peningkatan kontras dengan meningkatkan perbedaan kecerahan antara obyek dan latar belakang benda dapat memberikan perbedaan informasi yang didapat. Manipulasi kontras dilakukan sebagai peregangan kontras dengan meningkatkan perbedaan kecerahan yang seragam di seluruh dynamic range dari citra.   Dari informasi MTF suatu lensa dan perubahan nilai kontras dengan teknik contrast stretching akan menghasilkan sebuah citra dengan peningkatan kualitas sehingga interpretasi citra tersebut lebih fleksibel untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan.Sebuah citra digital harusnya memiliki tingkat kecerahan yang optimum yaitu mulai dari gelap  sampai terang. Hal tersebut ditandai dengan nilai digital number citra yang memiliki range 0 – 225. Dari hasil penelitian penggunaan kamera Canon Powershot A2200 menunjukkan perubahan digital number pada citra hasil perekaman yang sebelumnya memiliki rentang 10 - 255 untuk band merah dan biru menjadi  0 – 255 pada semua band dengan peningkatan nilai mean untuk tiap – tiap band : Red(115.2 menjadi 127.1, Green(111.4 menjadi 126.9 dan Blue(93.9 menjadi 129.5. Peningkatan nilai digital number tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan kecerahan dari citra

  16. Konseling Psikologi dan Kecemasan pada Penderita Hipertiroid di Klinik Litbang Gaki Magelang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Yunitawati

    2015-03-01

    patients with hyperthyroidism. Keywords: anxiety, counseling, hyperthyroidism ABSTRAK Latar Belakang. Penyakit hipertiroid dapat menimbulkan gejala secara klinis dan fisiologis, perubahan fungsi tiroid, dan dapat menimbulkan gangguan pada fungsi kognitif, masalah perilaku, dan perubahan perasaan (mood serta kecemasan. Kecemasan merupakan bentuk dari emosi yang tidak menyenangkan, yang ditandai dengan kekhawatiran, keprihatinan, dan rasa takut yang kadang-kadang dialami dalam tingkat yang berbeda. Salah satu cara untuk mengatasi kecemasan adalah dengan melakukan konseling. Konseling merupakan sebuah proses pemberian informasi melalui komunikasi interpersonal yang dilakukan secara sistematik. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling psikologi dan hubungan usia, pendidikan, dan pekerjaan dengan tingkat kecemasan penderita hipertiroid di klinik Litbang GAKI Magelang. Metode. Penelitian ini dilakukan dengan metode pre eksperimen dengan pre-test post-test one group design. Variabel penelitian adalah konseling psikologi dan kecemasan. Tingkat kecemasan diukur dengan menggunakan beck anxiety inventory (BAI yang memiliki 21 item dan mengukur aspek fisik, kognitif, dan emosional. Subjek ditanya apa yang dirasakan selama empat minggu, kemudian dimasukkan dalam skor. Total skor mengindikasikan tingkat kecemasan subjek. Sampel penelitian ini adalah wanita usia subur penderita hipertiroid di klinik Litbang GAKI Magelang yang memenuhi kriteria. Skrining awal dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kadar thyroid stimulating hormone (TSH dan free Tetraiodothyronin (fT4. Hasil. Penderita hipertiroid yang memiliki penyakit berat dan sedang hamil tidak dimasukkan menjadi sampel. Jumlah sampel sebanyak 45 orang. Terjadi perubahan persentase tiap kategori kecemasan antara sebelum dan setelah konseling. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor kecemasan setelah proses konseling dan sebelum dilakukan konseling menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik. Faktor

  17. PENGUKURAN TINGKAT DAYA SAING DAERAH BERDASARKAN VARIABEL PEREKONOMIAN DAERAH, VARIABEL INFRASTRUKTUR DAN SUMBER DAYA ALAM, SERTA VARIABEL SUMBER DAYA MANUSIA DI WILAYAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ira Irawati

    2012-10-01

    Full Text Available Daya saing wilayah menunjukkan kemampuan suatu wilayah menciptakan nilai tambah untuk mencapai kesejahteraan yang tinggi dan berkelanjutan dengan tetap terbuka pada persaingan domestik dan  internasional. Pengembangan wilayah di kota-kota dan kabupaten-kabupaten di Provinsi Sulawesi  Tenggara merupakan upaya untuk meningkatkan daya saing tersebut, walaupun  dalam pengembangannya  menghadapi permasalahan-permasalahan yang antara lain disebabkan oleh kurang berkembangnya sumber  daya manusia yang diakibatkan oleh rendahnya tingkat pendidikan dan rendahnya kualitas hidup  masyarakat serta kurangnya prasarana dan sarana untuk menunjang kesejahteraan masyarakat.  Perbandingan relatif tingkat daya saing antar kota kabupaten tersebut; berdasarkan 3 (tiga variabel yaitu  tingkat  perekonomian daerah,  ketersediaan  infrastruktur  dan  sumber  daya  alam,  serta  ketersediaan  dan kualitas sumber daya manusia; dilakukan untuk melihat sejauh mana daerah-daerah tersebut memiliki  keunggulan  untuk  mengatasi  persamalahan-permasalahan  dalam pengembangan wilayahnya. Kata kunci: Pengembangan Wilayah, Daya Saing. Abstract The competitiveness of the region demonstrated the ability of an area to create added value to achieve a high and sustainable prosperity to remain open to domestic and international competition. Development areas in the cities and districts in Southeast Sulawesi is an effort to enhance the competitiveness, even in the face of development issues among others caused by the lack of development of human resources caused by low levels of education and poor quality of life and the lack of infrastructure and facilities to support the welfare of the community. Comparison of the relative level of competitiveness between the city districts; based on 3 (three variables, namely the level of the regional economy, the availability of infrastructure and natural resources, as well as the availability and quality of human resources

  18. ISOLASI DAN IDENTIFIKASI ESCHERICHIA COLI O157:H7 PADA DAGING SAPI DI KABUPATEN BADUNG PROVINSI BALI. ISOLATION AND IDENTIFICATION ESCHERICHIA COLI O157:H7 ON BEEF AT BADUNG REGENCY PROVINCE OF BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Suardana

    2007-03-01

    Full Text Available Keamanan bahan pangan merupakan masalah yang amat penting bagi konsumen dan industri pangan. Cemaran bakteri Escherichia coli dan Coliform dianggap sebagai indikator sanitasi dalam proses pengolahan bahan pangan. Pelacakan bakteri patogen dalam pangan juga telah dilakukan secara rutin, termasuk yang bersifat zoonosis seperti Escherichia coli O157:H7. Bakteri ini menghasilkan toksin yang dikenal dengan Shiga toxin. Toksin ini dapat menimbulkan diare berdarah, colitis haemorrhagi dan hemolytic uremic syndrome (HUS pada manusia. Dalam penelitian ini dipelajari hubungan antara tingkat cemaran dan insidensi Coliform, E.coli, E.coli O157 dan E.coli O157:H7 pada daging sapi. Bakteri pertama ditumbuhkan pada media EMBA, selanjutnya dipupuk pada media SMAC dan diakhiri dengan uji aglutinasi lateks untuk memastikan keberadaan bakteri E.coli O157 dan uji antiserum H7 untuk memastikan isolat yang diisolasi merupakan isolat E.coli O157:H7. Hasil isolasi dan identifikasi terhadap 89 sampel daging sapi diperoleh hasil rata-rata tingkat cemran coliform dan E.coli sebesar 93,01+ 2,64x103 cfu/g dan

  19. STUDI BANDING PELAPISAN MATERIAL SKD11 DENGAN METODE PHYSICAL VAPOUR DEPOSITION DAN THERMAL DIFUSION PADA KOMPONEN INSERT DIES MESIN STAMPING PRESS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Robertus Suryo Bisono

    2017-02-01

    Full Text Available Telah dilakukan pelapisan menggunakan Titanium Alumunium Nitrid (TIAlN dengan metode PVD Coating (Physical Vapour Diposition dan TD (Thermal Difusion  untuk perlakuan permukaan baja perkakas SKD11 sebagai material Insert Die komponen mesin Stamping Press setelah perlakuan hardening. Perlakuan permukaan dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas permukaan khususnya kekerasan dan perubahan struktur mikro yang terjadi. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari perlakuan permukaan tersebut dilakukan dengan memvariasi waktu proses, masing masing 2 sample diproses pada 4 jam, 5 jam dan 6 jam dengan temperatur  proses masing-masing  400ᴼ C. Kemudian satu dari tiap variable sample tersebut di panaskan pada suhu 1000ᴼ C selama 1 jam, pendinginan dilalukan dengan udara bebas tanpa proses quenching Untuk mengetahui hasilnya dilakukan uji kekerasan mikro Vickers, pengamatan struktur mikro Scanning Eectron Microscope (SEM, dan pengujian komposisi dengan Energy Defersif Sepectroscopy (EDS untuk mengetahui tingkat penyerapan material terdifusi. Hasil menunjukan bahwa SKD11 yang dilapisi TiAlN dengan metode PVD selama 6 jam menghasilkan lapisan yang paling keras yaitu 1363 HV dengan ketebalan lapisan 5,3µm. Proses pemanasan 1000⁰C selama 1 jam pada sample mengakibatkan penurunan kekerasan sample dan lapisan permukaan sample menjadi lebih tebal hingga 50µm. Penambahan lapisan diakibatkan oleh terdifusinya atom atom yang menyusun lapisan TiAlN ke dalam substrat serta keluarnya atom atom penyusun lapisan hingga membentuk lapisan kompleks.

  20. Karakteristik Permukiman pada Wilayah Rawan Tanah Longsor di Desa Cibanteng, Cianjur, Jawa Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desy Puspita

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Tanah longsor sering terjadi di Desa Cibanteng yang dapat memperhatikan bukan hanya desa tetapi manusianya. Sebagai desa yang rawan longsor, Desa Cibanteng dicirikan oleh wilayah padat penduduk yang tersebar pada lereng-lereng yang berpotensi mengalami longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ruang wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, sedang, dan rendah sehingga dapat diketahui sebaran permukiman yang berada di masing-masing tingkat kerawanan. Penelitian ini dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dan pengumpulan data dari beberapa instansi. Data yang terkumpul diolah menggunakan Ms. Excel dan ArcGIS 10.1 dengan metode pengharkatan, pembobotan, dan overlay untuk menghasilkan peta wilayah rawan tanah longsor. Parameter yang digunakan antara lain lereng, penggunaan lahan, dan riwayat longsor, serta peta karakteristik permukiman. Hasil yang diperoleh yaitu masih adanya permukiman yang dapat membahayakan keselamatan hidup penduduk di Desa Cibanteng, khususnya pada wilayah rawan longsor tingkat tinggi, dengan karakteristik berupa kerapatan rumah tinggi, serta jumlah rumah non panggung dan berdinding tembok yang relatif besar. Kondisi yang demikian menunjukkan mitigasi tingkat 1 dan 2, yang berarti bahwa daerah tersebut prioritas utama dalam proses mitigasi sebagai upaya pengurangan risiko bencana. Daerah yang termasuk dalam kategori tersebut adalah Kampung Gulingmunding dan Kampung Sukamulya.   ABSTRACT Landslides often occur in the village Cibanteng which to be attention not only the village but humans. As  the village has prone of the landslide, Cibanteng village was characterized by densely populated areas spread on slopes that have potential to come through landslides. The aim of this study determine characteristics of region has impact in high, medium, and low so that it can be seen distribution of settlements in each level of vulnerability. This research method is field observations

  1. Pleomorfik Adenoma pada Palatum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cahya Yustisia Hasan

    2012-06-01

    Full Text Available Latar Belakang: Pleomorfik adenoma (mixed tumor adalah tumor kelenjar ludah yang paling sering terjadi (65% pada kelenjar ludah mayor dan minor. Lokasi intraoral yang paling sering ditemukan adalah palatum. Tujuan: membahas gambaran klinis dan penatalaksanaan pleomorfik adenoma pada platinum. Kasus: dilaporkan 2 buah kasus pleomorfik adenoma pada palatum. Kasus pertama seorang laki-laki usia 29 tahun dengan benjolan pada palatum kanan ukuran 3x2 cm, konsistensi kenyal, berbatas tegas, warna seperti jaringan sekitar dan tidak nyeri. Pasien pernah menjalani operasi pada palatum kanan pada tahun 2005, dan kira-kira 3 tahun setelah operasi benjolan tersebut kambuh di tempat yang sama. Hasil biopsi aspirasi jarum halus adalah mixed tumor. Kasus kedua seorang wanita 22 tahun dengan benjolan pada palatum kiri ukuran 2x1,5 cm, timbul sejak 3 tahu yang lalu, warna seperti jaringan sekitar, konsistensi kenyal, dan tidak nyeri. Riwayat pesien menggunakan kontrasepsi hormonal. Hasil biopsi condong pada adenoma pleomorfik dengan bagian onkositik adenoma dan clear sel adenoma. Penatalaksanaan: dilakukan eksisi luas di bawah anestesi umum pada kedua kasus tersebut, dengan batas 1 cm dari tepi lesi pada jaringan sehat. Kesimpulan : telah dilakukan eksisi luas untuk penanganan kedua kasus pleomorfik adenoma dan palatum. Tidak di temukan rekurensi 1 tahun setelah operasi (kasus 1 dan 2 tahun setelah operasi (kasus 2.   Blackground: pleomorphic adenoma (mixed tumor is the most common tumor of the salivary glands (65% of the major dan minor salivary glands. Palatum is the most common site in intraoral. Purpose: to elaborate clinical feature and management of pleomophic adenoma of palate. Cases: we reported 2 cases pleomorphic adenoma of palate. The first case was a29 years old male patient with a swelling at the right side of the palate, 3x2 cm sized mass, rubbery in consistency, well demarcated, pinkish in color, and pain less. He had undergone an operation at

  2. ANCANG-ANCANG 11 LANGKAH LEBIH BAIK DARI 7 DAN 15 LANGKAH PADA NOMOR LOMPAT JAUH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nengah Sandi

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Telah dilakukan penelitian perbedaan ancang-ancang (AA lompat jauh 7 langkah (lk, 11 lk dan 15 lk pada siswa usia 11 tahun. Sampel diambil dari siswa SD 7 Pedungan dan dipilih sebanyak 29 orang secara acak sederhana dan dibagi menjadi 3 kelompok. Kemudian setiap kelompok diberikan 3 perlakuan yang dialokasikan secara cross over yaitu: AA 7 lk (± 10m, AA 11 lk (± 15m dan AA 15 lk (± 20m selama tiga hari berturut-turut. Pada hari pertama kelompok-1 dengan  AA 7 lk, kelompok-2 11 lk dan kelompok-3 15 lk, pada hari kedua kelompok-1 dengan AA 11 lk, kelompok-2 15 lk dan kelompok-3 7 lk, sedangkan pada hari ketiga kelompok-1 dengan AA 15 lk, kelompok-2 7 lk dan kelompok-3 11 lk. Uji One Way Anova dengan Least Significant Differencs (LSD dipakai untuk menganalisis data pada tingkat kemaknaan 0,05.  Beda hasil lompatan antara AA 11 lk dengan AA 7 lk dan antara AA 11 lk dengan AA 15 lk berturut-turut 0,16m dan 0,18m dengan nilai p berturut-turut 0,05 (p ? 0,05 dan 0,03 (p < 0,05. Jadi lompatan terjauh dihasilkan dari AA 11 lk, yang beda bermakna (p ? 0,05 dengan AA 7 lk dan AA 15 lk.  Untuk itu disarankan kepada siswa usia 11 tahun menggunakan AA 11 lk dalam berlatih.[MEDICINA 2009;40:5-10].

  3. HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN KEPATUHAN KEMOTERAPI PADA PENDERITA KEGANASAN YANG MENGALAMI ANSIETAS DAN DEPRESI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gina Sonia

    2014-05-01

    Full Text Available AbstrakPenderita keganasan mendapat kemoterapi banyak menunjukkan gejala psikologisseperti ansietas dan depresi yang sangat berpengaruh terhadap kepatuhan penderita dalammenjalani kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan mekanisme kopingdengan kepatuhan melakukan kemoterapi pada penderita keganasan yang mengalamiansietas dan depresi. Penelitian dilakukan selama 3 bulan pada penderita keganasan yangmenjalani kemoterapi di RSUP M.Djamil dengan metode cross sectional. Jumlah pasienadalah 59 pasien, 38 diantaranya mengalami ansietas dan/atau depresi. Mekanisme kopingdinilai dengan Brief Cope. Kepatuhan dinilai dengan wawancara dan kuesioner. Ansietasdan depresi dinilai dengan HAD Scale. Data di analisa dengan SPSS menggunakan uji Chi-Square dan korelasi koefisien kontingensi dengan tingkat kebermaknaan p<0,05. Kesimpulandari penelitian ini adalah prevalensi depresi lebih tinggi dari pada ansietas pada penderitakeganasan yang menjalani kemoterapi, dan ada hubungan kuat yang bermakna secarastatistik antara mekanisme koping dengan kepatuhan melakukan kemoterapi pada penderitakeganasan yang mengalami ansietas dan depresi.AbstractPatients with malignancies who received chemotherapy show psychological symptomssuch as anxiety and depression that correlated with their adherence to chemotherapy. Thisstudy aims to see the relationship between coping mechanisms with chemotherapy adherencein patients with malignancies who experience anxiety and depression. The study was conductedfor 3 months in patients with malignancies undergoing chemotherapy at Dr M.Djamil usingcross sectional design. The number of patients was 59, 38 of them experienced anxiety and/ordepression. Coping mechanism was assessed using the Brief Cope. Compliance was assessedby interview and questionnaire. Anxiety and depression were assessed by the HAD Scale. Datawas analyzed with SPSS using Chi-Square and coefficient contingency correlation, significancelevel of p <0.05. The

  4. ASUPAN ZAT GIZI, STATUS GIZI, DAN STATUS ANEMIA PADA REMAJA LAKI-LAKI PENGGUNA NARKOBA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN ANAK PRIA TANGERANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Utami Wahyuningsih

    2014-08-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to analyze the intake of energy and nutrients, nutritional status, and anemia status in adolescent boys with drug abuse at boys penitentiary class IIA Tangerang. This study used cross sectional design. Subjects of this study were adolescent boys with drug addiction. Sampling method used was purposive sampling and the number of subjects was 40 people. Descriptive analysis showed energy (35.0% and protein (27.5% adequacy level were categorized as severe deficit. Mean energy from food provided by the penintentiary hadn’t met subjects’ daily requirement while mean protein had met subjects’ daily requirement. Iron adequacy level was categorized as adequate (82.5% and vitamin C adequacy level was categorized as inadequate (100.0%. Most subjects had normal nutritional status (85.0% and anemia (57.5%.Keywords: adolescent, anemia, drugs, nutritional statusABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis asupan energi dan zat gizi, status gizi, dan status anemia remaja laki-laki pengguna narkoba di lembaga pemasyarakatan (LAPAS anak pria kelas IIA Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan desain cross sesctional study. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja laki-laki pengguna narkoba. Cara pengambilan subjek secara purposive. Jumlah subjek yang digunakan sebanyak 40 orang. Hasil analisis deskriptif menunjukkan tingkat kecukupan energi (35.0% dan protein (27.5% subjek berada pada kategori defisit berat. Rata-rata energi dari makanan yang disediakan LAPAS belum memenuhi kebutuhan subjek dalam sehari, sedangkan rata-rata protein sudah cukup memenuhi kebutuhan subjek dalam sehari. Tingkat kecukupan zat besi subjek berada pada kategori cukup (82.5% dan tingkat kecukupan vitamin C subjek berada pada kategori kurang (100.0%. Subjek berada dalam kategori status gizi normal (85.0% dan mengalami anemia (57.5%.Kata kunci: anemia, narkoba, remaja, status gizi

  5. HUBUNGAN ANTARA PERTUMBUHAN DENGAN KEBERADAAN GEN TAHAN PENYAKIT MAJOR HISTOCOMPATIBILITY COMPLEX (MHC PADA IKAN MAS (Cyprinus carpio

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erma Primanita Hayuningtyas

    2016-04-01

    Full Text Available Wabah penyakit koi herpes virus (KHV di Indonesia yang terjadi sejak tahun 2002 merupakan salah satu faktor yang memicu kemerosotan produksi ikan mas budidaya. Pembentukan strain unggul ikan mas tahan KHV dapat menjadi solusi bagi permasalahan tersebut. Pemilihan genotip ikan mas tahan KHV dengan marka molekuler gen major histocompatibility complex class II (MHC-II, khususnya pada alel Cyca DAB 1*05 akan membantu dalam kegiatan seleksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan gen MHC-II pada populasi dasar G0 ikan mas strain Rajadanu dan hubungannya dengan pertumbuhan (bobot. Metode deteksi keberadaan gen MHC-II pada dua kelompok ikan dengan ukuran berbeda dilakukan dengan teknik PCR. Hubungan antara pertumbuhan ikan mas dengan persentase kemunculan gen MHC-II dianalisis dengan menggunakan program SPSS (Statistical Package for the Social Sciences, sehingga diperoleh korelasi di antara keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara pertumbuhan dengan persentase keberadaan gen MHC-II berkorelasi negatif dengan nilai R = -0,742. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin cepat pertumbuhan populasi ikan mas maka semakin sedikit persentase individu yang mempunyai gen MHC-II pada setiap populasi ikan mas. Sehingga populasi ikan mas yang pertumbuhannya lambat memiliki tingkat persentase positif MHC-II lebih tinggi (85,71%-100% dibandingkan populasi ikan mas yang pertumbuhannya cepat (42,86%-85,71%.

  6. FAKTOR PENDUKUNG TERHADAP INTENSI BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irene Paulina

    2012-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola hubungan kausal antara kecerdasan emosi, sikap mandiri, dan lingkungan terhadap intensi berwirausaha pada mahasiswa Universitas Gunadarma. Kecerdasan emosi, sikap mandiri, dan lingkungan perlu dimiliki oleh seseorang untuk membangun intensi berwirausaha. Data yang digunakan merupakan data primer dimana sampel diambil berdasar simple random sampling sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma angkatan 2007 dan 2008. Model persamaan struktural digunakan untuk menguji hipotesis penelitian dengan bantuan aplikasi AMOS 7.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosi berpengaruh langsung dan positif dengan tingkat signifikansi terhadap intensi berwirausaha, sedangkan sikap mandiri berpengaruh signifikan terhadap intensi berwirausaha, adapun lingkungan tidak berpengaruh terhadap intensi berwirausaha.This study aims to analyze the pattern of causal relationships between emotional intelligence, independent attitude, and environment on entrepreneurial intentions of university students Gunadarma on emotional intelligence, independent attitude, and environment need to be owned by the person’s intention to build entrepreneurship. The data used are the primary data where samples are taken by simple random sampling of 200 students of the Faculty of Economics, University Gunadarma class of 2007 and 2008. Structural equation model is used to test the research hypotheses with the help of AMOS 7.0 applications. The results showed that the direct effect of emotional intelligence and positive with a significance level of entrepreneurial intention, the independent attitude significantly influences entrepreneurial intentions, on the other hand, the environment had no effect on entrepreneurial intentions, As the result this concept map have affectivity to be used in inquiry learning.

  7. Kepercayaan Masyarakat Menabung pada Bank Umum Syariah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dianing Ratna Wijayani

    2017-06-01

    penghimpun dana maupun penyaluran dana. Masyarakat akan mau menyimpan dana dananya di bank apabila dilandasi kepercayaan. Dalam fungsi ini akan di bangun kepercayaan baik dari pihak penyimpan dana maupun dari pihak bank dan kepercayaan ini akan terus berlanjut kepada pihak debitor. Kepercayaan ini penting dibangun karena dalam keadaan ini semua pihak ingin merasa diuntungkan baik dari segi penyimpangan dana, penampung dana maupun penerima penyaluran dana tersebut. Dengan kata lain, semakin tinggi kepercayaan masyarakat maka semakin tinggi pula dana pihak ketiga (DPK yang akan masuk pada bank tersebut.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh Dewan Pengawas Syariah (DPS, profitabilitas dan biaya promosi terhadap kepercayaan masyarakat menabung di Bank Umum Syariah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bank umum Syariah periode 2011-2013, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 11 bank. Jenis data yang dipergunakan adalah data sekunder, serupa dokumentasi laporan keuangan bank syariah tahun 2011-2013. Hasil analisis dengan menggunakan regresi berganda adalah: Dewan pengawas syariah berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat menabung di bank syariah, hal ini mengindikasikan bahwa adanya dewan pengawas syariah akan memberikan asumsi profesionalisme dan intensitas pengawasan bank syariah semakin tinggi, sehingga tingkat kepercayaan menabung di bank syariah tersebut semakin tinggi. Profitabilitas tidak berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat menabung di bank syariah tidak terlalu memperhatikan laba, hal ini mengindikasikan bahwa masyarakat yang menabung di bank syariah lebih memperhatikan keamanan dari sisi terbebasnya dari jeratan ribawi. Biaya promosi berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat menabung di bank syariah, hal ini mengindikasikan bahwa masyarakat yang menabung di bank syariah kurang memperhatikan laba dan dianggap riba oleh umat islam, sehingga keuntungan bank tidak terlalu

  8. ANALISIS POLA MAKAN DAN ANEMIA GIZI BESI PADA REMAJA PUTRI KOTA BENGKULU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desri Suryani

    2017-08-01

    Full Text Available Anemia merupakan masalah gizi  yang paling utama di Indonesia. Anemia dapat disebabkan oleh penyakit infeksi, asupan zat gizi yang kurang, kehilangan darah (menstruasi dan pengetahuan yang dimiliki. Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rawan menderita anemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola makan dan  kejadian anemia gizi besi pada remaja putri di Kota Bengkulu. Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross cectional. Populasi seluruh remaja putri SMP dan SMA di Kota Bengkulu, dengan sampel sebanyak 1200 remaja putri. Pengumpulan data dengan kuesioner dan pemeriksaan kadar Hemoglobin dengan  menggunakan metode cyanmethemoglobin. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi anemia pada remaja di Kota Bengkulu tahun 2013 sebesar 43% dan  pola makan  remaja tidak baik 79,2%,  Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan tentang anemia dengan kejadian anemia dan tidak terdapat hubungan antara pola makan dengan kejadian anemia (p value > 0,05.  Diharapkan kepada  sekolah bersama puskesmas untuk memberikan pendidikan gizi/penyuluhan tentang gizi seimbang  pada remaja, kese hatan reproduksi, suplementasi gizi dan asam folat serta pengadaan kantin sekolah dalam pengembangan program pencegahan dan penanggulangan anemia sehingga remaja terhindar dari anemia. Kata Kunci: Pengetahuan Tentang Anemia, Pola Makan, Anemia remaja Putri

  9. Basic Static Code Analysis Untuk Mendeteksi Backdoor Shell Pada Web Server

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nelly Indriani Widiastuti

    2017-05-01

    Full Text Available Mengakses  sistem komputer tanpa ijin merupakan kejahatan yang dilakukan dengan memasuki atau menyusup kedalam suatu sistem jaringan komputer tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem tersebut. Kejahatan  tersebut bertujuan untuk mengintai atau mencuri informasi penting dan rahasia. Dalam praktiknya peretas menyisipkan berkas backdoor shell pada lokasi yang sulit ditemukan oleh pemilik sistem. Beberapa perangkat yang sudah ada masih dalam bentuk terminal. Perangkat tersebut melakukan pencarian berkas berdasarkan nama-nama yang telah terdaftar sebelumnya. Akibatnya, pada saat berkas backdoor shell  jenis baru menginfeksi, tools tersebut tidak dapat mendeteksi keberadaannya. Berdasarkan hal tersebut, maka dalam penelitian ini pencarian backdoor shell pada web server menggunakan metode basic static code analysis. File sistem diproses melalui dua tahap utama yaitu string matching dan taint analysis. Dalam proses taint analysis, sistem menghitung peluang kemungkinan setiap signature sebagai backdoor untuk mengatasi kamus backdoor yang tidak lengkap. Berdasarkan  hasil yang didapat dari pengujian yang dilakukan terhadap 3964 berkas diperoleh tingkat akurasi  yang lebih besar dibandingkan dengan aplikasi php shell detector sebesar 75%.

  10. Analisis Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 4.1 pada Fakultas Teknik Undip

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arini Arumana

    2014-06-01

    Full Text Available Peran teknologi informasi dalam suatu instansi sudah tidak dapat dielakkan lagi, mengingat perkembangannya yang begitu pesat seiring berjalannya waktu. Namun masalah yang sering terjadi di instansi adalah penggunaan teknologi informasi yang kadang tidak sesuai dengan harapan. Oleh karena itu diperlukan tata kelola terhadap penggunaan teknologi informasi yang biasa disebut dengan IT Governance. Fakultas teknik UNDIP adalah salah satu fakultas yang dalam operasionalnya sangat mengandalkan teknologi informasi, baik dalam aktifitas belajar mengajar maupun dalam menjalankan operasional bisnis. Kondisi sekarang di Fakultas Teknik sendiri tidak terdapat suatu indikator yang dapat menyatakan bahwa kinerja TI yang berjalan telah sesuai dengan visi dan misi Fakultas Teknik, oleh karena itu perlu dilakukan analisis tata kelola teknologi informasi, guna mengetahui performa TI sekarang sesuai dengan yang diharapkan oleh managemen atau tidak. Hasil dari analisis ini berupa tingkat kematangan tata kelola TI yang mecerminkan kondisi tata kelola TI di Fakultas Teknik dengan mengacu pada maturity level yang disediakan kerangka kerja COBIT 4.1, yakni dari level 0 (non-existent sampai 5 (optimized. Berdasarkan analisis yang dilakukan, secara garis besar kondisi kematangan tata kelola TI Fakultas Teknik berada pada level 2 yakni repeatable but intuitive. Kondisi ini mengacu pada beberapa kelemahan dalam proses-proses TI yang berjalan, diantaranya penetapan dan dokumentasi tindakan, kebijakan dan prosedur yang minim, serta tidak tersedianya service level yang disetujui bersama.

  11. RANCANG BANGUN DATABASE DUA ARAH DENGAN KENDALI RASPBERRY PI PADA INTEGRASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENYAKIT MENULAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Angga Prasetyo

    2016-11-01

    Full Text Available Puskesmas sebagai unit kesehatan tingkat pertama memiliki tugas pokok yaitu pengobatan, perawatan kesehatan, kesehatan lingkungan, membina kesehatan ibu dan anak, pencegahan penyakit menular, pencatatan dan pelaporan. Dari keseluruhan tugas tampaknya tidak seluruhnya digarap oleh puskesmas terutama pencatatan dan pelaporan untuk pencegahan penyakit menular serta pola penyebarannya. untuk mengawasi dan mengendalikan perencananan program kesehatan termasuk penekanan penyebaran penyakit menular, puskesmas belum memiliki alat bantu yang terintegrasi satu atap secara real time dengan dinas kesehatan, untuk itu dibutuhkan sistem informasi geografis (SIG untuk memvisualisasikan data penyakit menular, hal ini juga perlu ditunjang perangkat yang optimal dengan biaya yang murah dengan menggunakan raspberry pi sebagai kendali otomasi server data dalam replikasi. Proses memanfaatkan replikasi database dua arah menggunakan dua server dengan server satu sebagai master sedangkan server lainnya berfungsi sebagai slave. Hasil pengujian replikasi pada transaction rate untuk meminimalkan antrian data node 1 pada nilai 1,99/detik setiap transaksi data, node 2 nilai 2,02/detik, sedangkan balancer dengan nilai 1,91/detik, sedangkan response time atau kecepatan replikasi database dalam menangkap dan mengirimkan data sangat efektif, pada node 1 0,33/s untuk kecepatan proses, node 2 dengan waktu 0,01/s, dan balancer 0,13/s. Kata kunci: puskesmas, replikasi database dua arah, penyakit menular, dinas kesehatan, sistem informasi geografis (SIG.

  12. Tingkat Prokrastinasi Akademik Siswa Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 9 Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martika Laely Munawaroh

    2017-03-01

    Full Text Available Abstract: Academic procrastination is one of problems that may occur among junior high school students. This study aims to describe the level of academic procrastination of junior high school students in Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 9 Yogyakarta. This research uses descriptive quantitative research. The results of this study showed that 17,2% of subjects have high academic procrastination, 77,1% of them have the moderate one, and 5,7% of them have the low one. Based on those results, it is recommended for the next researcher to use Solution-Focused Brief Counseling in reducing academic procrastination in SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Abstrak: Prokrastinasi akademik merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di kalangan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat prokrastinasi akademik siswa SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17,2% pelajar SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta memiliki prokrastinasi akademik tinggi, 77,1% sedang, dan 5,7% rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, direkomendasikan agar peneliti selanjutnya menggunakan Konseling Ringkas Berfokus Solusi untuk mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta.

  13. Implementasi Desentralisasi dan Otonomi Daerah Tingkat II Masa Orde Baru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Warsito Utomo

    2015-12-01

    Full Text Available Act No. 5 of 1974 on the Principles of Administration in Indonesian Local Government stipulates fundamental effort for decentralization – or more commonly known as local autonomy. This analysis shows, however, that insofar the implementation of the government act encourages more centralization instead of decentralization. It means that the Central Government has been dominantly rules nearly all aspects of local government during the New Order period. It is obvious that the implementation of decentralization policy or local autonomy is mostly determined by the existing political system and structure. On the Second Stage of local (Daerah Tingkat II, there are various local or internal factors which appears to be very influential for the effectiveness of such policy implementation. A descriptive analysis of the two Second Stage of local governments (Cilacap and Kudus indicates there are significant policy implementation differences. The very fact that there are local condition differences, specific handicaps confronted by local government, and some variance in human resources capability implies that the idea of uniformity in most of administrative procedure might not favourable for the future of decentralization and local outonomy policy. This is particularly important if we analyze all aspects related to such policy implementation. The above things do get sufficient attention in nearly all of this paper.

  14. THE INFLUENCE OF INTERACTIVE MULTIMEDIA AUDIO TELLING MACHINE (IMATE USE AND STUDENTS’ SELF REGU-LATED LEARNING LEVEL ON ENGLISH LANGUAGE GREET-INGS APPLICATION SKILLS (PENGARUH PENGGUNAAN INTERACTIVE MULTIMEDIA AU-DIO TELLING MACHINE (iMATE DAN TINGKAT SELF REGU-LATED LEARNING SISWA TERHADAP KEMAMPUAN MENERAP-KAN GREETINGS BAHASA INGGRIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ridwan Sutisna

    2018-02-01

    menggunakan iMATE (2 Terdapat interaksi antara penggunaan media pem-belajaran dan tingkat self regulated learning siswa. (3 Siswa dengan tingkat self regulated learning tinggi memperoleh hasil yang lebih baik dengan menggunakan iMATE. (4 Siswa yang memiliki tingkat self regulated learning rendah memiliki hasil yang lebih baik ketika tidak menggunakan iMATE. Penemuan ini mengarahkan pada kesimpulan bahwa penggunaan media pembelajaran yang mempertimbangkan tingkat self regulated learning akan memberikan hasil yang lebih optimal.

  15. PENGARUH INJECTION TIME DAN BACKPRESSURE TERHADAP CACAT PENYUSUTAN PADA PRODUK KEMASAN TOPLES DENGAN INJECTION MOLDING MENGGUNAKAN MATERIAL POLISTYRENE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    U. Wahyudi

    2017-03-01

    Full Text Available Produk kemasan kue atau toples adalah produk rumah tangga yang sangat dibutuhkan untuk menaruh berbagai macam-macam kue kering, Produk plastik ini terdiri dari badan dan tutup, kedua komponen ini pada saat dirakit memerlukan kepresisian yang lumayan bagus oleh karena material yang digunakan plastik, maka faktor penentuan penyusutan(shrinkage memegang peranan sangat penting pada saat dicetak dengan mesin injection molding yang menggunakan material polistyrene. Pada saat produksi pernah terjadi kegagalan produk fitting terlalu kencang dan ada juga fitting yang kendor antara tutup dengan badan akibatnya produk tidak lolos produksi oleh quality control. Didalam tugas akhir ini penulis melakukan langkah-langkah bagaimana teknik menganalisa cacat penyusutan (shrinkage material plastik terutama di khususkan material polystyrene dimulai dari proses injection molding lalu diambil sampel produk dengan tingkat pengujian yang berbeda lewat settingan parameter. Dengan waktu injeksi dan backpressure yang berbeda-beda akan menghasilkan ukuran produk dan nilai shrinkage yang berbeda pula. Nilai temperatur leleh yang baik digunakan untuk material polistyrene dengan ketebalan produk kemasan toples 0,75 mm, diameter produk 140,94 mm dan tinggi 58,29 mm. berkisar antara 2400C – 3100C. Cacat penyusutan pada material polystyrene pasti ada walaupun tidak sebesar pada material lain seperti PP dan LDPE dan bisa diminimalkan dengan setting parameter proses yang bagus. Nilai shrinkage yang baik dan ideal dan sesuai standar terjadi pada settingan backpressure 30 kgf/cm² dengan waktu injeksi yaitu 2 detik. Dengan  parameter yang konstan, mulai dari injection speed 120 cm/s, 65 cm/s. Injection pressure 1400 kgf/cm² dan pack pressure 1200 kgf/cm², pack time 0,5 sec, Shot size 55 mm, kemudian cooling time 2 detik dengan temperatur mold 600 C.

  16. CPUE DAN TINGKAT PEMANFAATAN PERIKANAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis DI SEKITAR TELUK PALABUHANRATU, KABUPATEN SUKABUMI, JAWA BARAT (CPUE AND UTILIZATION RATE OF SKIPJACK (KATSUWONUS PELAMIS AT SURROUNDED PALABUHANRATU BAY AREA, SUKABUMI REGENCY, WEST

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Budiasih

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRAKIkan Cakalang (Katsuwonus pelamis merupakan salah satu hasil tangkapan yang banyak menyumbang produksi perikanan laut di Kabupaten Sukabumi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung  nilai CPUE (Catch per Unit Effort ikan cakalang di Perairan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi dan menganalisis tingkat pemanfaatan ikan cakalang di sekitar Perairan Teluk Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2014 di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu, Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode analisis data yang digunakan adalah standarisasi alat tangkap, analisis hasil tangkapan per upaya penangkapan (CPUE dan analisis Tingkat Pemanfaatan ikan cakalang. Alat tangkap yang digunakan untuk menangkap ikan cakalang adalah payang, pancing tonda dan longline. Alat tangkap yang dijadikan standar adalah pancing tonda. Hasil analisis CPUE diperoleh nilai CPUEstd rata-rata tahun 2008-2013 sebesar 247,226 kg/trip. Nilai CPUE Ikan Cakalang yang didaratkan di Palabuhanratu cenderung menurun, yang artinya mengindikasikan terjadinya fully exploited pada perairan tersebut.  Rata-rata tingkat pemanfaatan sumberdaya ikan cakalang (Katsuwonus pelamis di perairan Palabuhanratu sebesar 105,82%. ABSTRACTSkipjack (Katsuwonus pelamis is one of leading commodity that contributed to the production of marine fisheries in Sukabumi.  The purposes of this research were to calculate CPUE (catch per unit effort of skipjack at surrounded area of Palabuhanratu bay Sukabumi and analyze skipjack utilization rate in Palabuhanratu bay of Sukabumi. This research conducted in January-February 2014 at Palabuhanratu fishing port, West Java. Methods used in this research were descriptive. Method of analysis of data used standardization of fishing gears, calculated catch per efforts (CPUE and utilization rate of skipjack. The fishing gear that used to capture skipjack were payang

  17. Kelainan Hemostasis pada Leukemia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zelly Dia Rofinda

    2012-09-01

    Full Text Available AbstrakLatar belakang: Leukemia adalah penyakit keganasan pada jaringan hematopoietik yang ditandai denganpenggantian elemen sumsum tulang normal oleh sel darah abnormal atau sel leukemik. Salah satu manifestasi klinisdari leukemia adalah perdarahan yang disebabkan oleh berbagai kelainan hemostasis.Kelainan hemostasis yang dapat terjadi pada leukemia berupa trombositopenia, disfungsi trombosit,koagulasi intravaskuler diseminata, defek protein koagulasi, fibrinolisis primer dan trombosis. Patogenesis danpatofosiologi kelainan hemostasis pada leukemia tersebut terjadi dengan berbagai mekanisme.Kata kunci: leukemia, kelainan hemostasisAbstractBackground: AbstractLeukemia is a malignancy of hematopoietic tissue which is characterized bysubstituted of bone marrow element with abnormal blood cell or leukemic cell. One of clinical manifestation ofleukemia is bleeding that is caused by several hemostasis disorders.Hemostasis disorders in leukemia such asthrombocytopenia, platelet dysfunction, disseminated intravascular coagulation, coagulation protein defect, primaryfibrinolysis and thrombosis. Pathogenesis and pathophysiology of thus hemostasis disorders in leukemia occur withdifferent mechanism.Keywords: leukemia, hemostasis disorder

  18. PEMBUATAN GULA NON KARSINOGENIK NON KALORI DARI DAUN STEVIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luqman Buchori

    2011-07-01

    Full Text Available Stevia merupakan bahan pemanis selain tebu dengan kelebihan tingkat kemanisan 200 – 300 kali dari gula tebu dan diperoleh dari estrak daun stevia. Pembuatan gula stevia dilakukan dengan metode ekstraksi untuk mengambil stevioside kemudian dipekatkan dengan cara evaporasi lalu dikristalisasi sehingga diperoleh kristal stevioside. Dalam penelitian ini dicari pengaruh suhu (45°C; 50°C; 55°C, pengaruh waktu ekstraksi (1 ; 1,5 ; 2 jam, serta pengaruh jenis solvent yang digunakan (metanol, etanol, aseton terhadap berat gula yang didapatkan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa semakin tinggi suhu maka jumlah produk yang terekstrak semakin banyak, baik untuk solvent metanol maupun etanol. Sedangkan untuk solvent aseton kondisi optimum dicapai pada suhu 50°C. Untuk waktu ekstraksi, semakin lama waktu ekstraksi jumlah produk yang terekstrak semakin banyak. Untuk jenis solvent yang digunakan, metanol lebih banyak mengekstrak produk dibanding etanol maupun aseton. Produk yang diperoleh mempunyai range pH antara 5,2 – 5,5, titik leleh antara 196 – 198 °C, dan densitas antara 1,43 – 1,67, dimana harga-harga tersebut berada di dalam range pH, titik leleh, dan densitas gula stevia.

  19. EKSTRAKSI MINYAK ATSIRI DAUN ZODIA (Evodia suaveolens DENGAN METODE MASERASI DAN DISTILASI AIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Astuti Handayani

    2014-10-01

    Full Text Available Daun zodia merupakan tumbuhan yang berpotensi sebagai insektisida nabati. Daun zodia mengandung senyawa aktif limonene yang bersifat neurotoksin terhadap serangga. Pengambilan minyak atsiri daun zodia dilakuan dengan metode maserasi dan metode distilasi air. Pada metode maserasi bahan digunakan etanol dan dimaserasi selama 3x24 jam. Kemudian didistilasi untuk menguapkan pelarut etanol. Untuk metode distilasi air bahan didistilasi selama 3 jam, campuran minyak dan air dipisahkan dengan menambahkan pelarut n-heksana. Kemudian pelarut n-heksana dipisahkan dari minyak atsiri dengan cara direcovery menggunakan alat sokhlet. Minyak atsiri daun zodia yang dihasilkan dianalisis dengan Gas Cromatography-Mass Spectrometry (GC-MS untuk mengetahui kandungan senyawa kimianya. Hasil percobaan diperoleh randemen minyak atsiri daun zodia dengan metode maserasi sebesar 1,0566% dengan kandungan senyawa limonene 2,6%, sedangkan metode distilasi diperoleh randemen sebesar 0,6471% dengan kandungan senyawa limonene 1,26 %.Zodia leaf is a plant which has a potential to be plant-based insecticide. Zodia leaf has limonene as its active component which is neurotoxin towards insect. The extraction of the essential oil of the zodiac leaf is conducted using maceration method and water distillation method. In the maceration process, the raw material was macerated using ethanol for 72 hours, after that it was distillated to evaporate the ethanol. In the water distillated method, the raw material was distillated for 3 hours, the mixture of water and oil are separated by adding n-hexane solvent. After that, the n-hexane solvent was separated from the essential oil using recovery method using soxhlet. The obtained essential oil of zodia leaf was analyzed using GC-MS to determine its chemical component. The result of the research provides the yield of essential oil of zodiac leaf using maceration method is 1.0566% with limonene component is 2.6%, whereas the distillation method

  20. Hepatitis C pada Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusri Dianne Jurnalis

    2014-05-01

    Full Text Available AbstrakInfeksi virus hepatitis C saat ini masih merupakan persoalan yang serius. Penularan infeksi HCV pada anak yang utama adalah melalui transfusi darah atau produk darah yang saat ini bertanggung jawab menyebabkan kasus hepatitis C kronis. Selain itu infeksi HCV pada anak dapat disebabkan oleh transmisi perinatal (vertikal. Infeksi HCV akut dapat berakhir dengan sirosis dan karsinoma hepatoselular setelah dekade ketiga (sekitar 20%, karena progresivitas infeksi HCV lebih lambat dari infeksi hepatitis B virus. Pada umumnya infeksi HCV bersifat asimptomatik termasuk pada anak. Karena tidak ada gejala yang jelas pada infeksi HCV tersebut maka diagnosis infeksi HCV hanya dapat ditegakkan dengan pemeriksaan awal laboratorium dan uji serologi, dan bila perlu dengan uji molekuler pada pasien dengan risiko tinggi. Kebijakan kuratif khusus terhadap HCV adalah terapi antivirus berupa interferon dan ribavirin yang diberikan bila diagnosis HCV sudah ditegakkanKata kunci: Hepatitis C, diagnosis and management problem, childrenAbstractHepatitis C virus infection is still a serious problem. Transmission of HCV infection in children is a major blood transfusion or blood products that are currently responsible for causing chronic hepatitis C cases. Additionally HCV infection in children can be caused by perinatal transmission (vertical. Acute HCV infection may end up with cirrhosis and hepatocellular carcinoma after the third decade (around 20%, due to a slower progression of HCV infection of hepatitis B virus infection. In most cases of HCV infection are asymptomatic, including in children. Since there are no obvious symptoms in the diagnosis of HCV infection HCV infection can only be confirmed by laboratory examinations and serologic testing early, and if necessary with molecular testing in patients at high risk. Curative policy is specific to HCV antiviral therapy such as interferon and ribavirin are given when the diagnosis of HCV has been established

  1. Faktor-faktor pada kejadian GAKY ibu hamil di Tabunganen Barito Kuala, Kalimantan Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfi tri

    2016-03-01

    kekurangan yodium (GAKY merupakan masalah kesehatan yang dapat mempengaruhi kualitas sumber daya manusia. GAKY tidak hanya disebabkan oleh kekurangan yodium, tetapi juga dipengaruhi oleh zat goitrogen(tiosianat, logam berat Pb, dan kekurangan Fe yang menghambat biosintesis hormon dan berakibat pada pembesaran kelenjar gondok.Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat konsumsi yodium, goitrogen (golongan tiosianat, Fe, serta status anemia dan status Pb dalam darah dengan status GAKY pada ibu hamil di  Kecamatan Tabunganen Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan case control. Data pembesaran kelenjar tiroid diperiksa denganpalpasi di daerah kelenjar tiroid, kadar TSH dengan metode ELISA, tingkat konsumsi yodium dan tingkat konsumsi tiosianat dengan metode food recall 2 x 24 jam dan food frequency questionnaire  (FFQ, tingkat konsumsi Fe dengan FFQ, kadar Hb dalam darah dengan metode fotometrik, kadar Pb darah dengan metode AAS.Data dianalisis menggunakan chi-square dan logistic regression.Hasil: Ada hubungan signifi kan (p<0,05 antara tingkat konsumsi yodium (ikan laut berdasarkan FFQ dan status terhadap status GAKY (gondok dengan OR=3,44 dan status GAKY (TSH dengan OR=8,00.Tidak ada hubungan antara tingkat konsumsi tiosianat dan Fe yang diukur dengan food recall, FFQ, dan status GAKY (gondok dan TSH. Antara status Pb dan status GAKY (TSH juga tidak ditemukan adanya hubungan dengan OR=9,35.Kesimpulan: Ada hubungan antara konsumsi yodium berdasarkan FFQ (ikan laut dan status GAKY (gondok dan antara konsumsi yodium (FFQ dengan status anemia dan prevalensi GAKY (TSH.KATA KUNCI: gangguan akibat kekurangan yodium, wanita hamil, yodium, tiosianat, Fe, anemia, Pb

  2. Analisis Tingkat Kenyamanan Di DKI Jakarta Berdasarkan Indeks THI (Temperature Humidity Index

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Trinah Wati

    2017-05-01

    Full Text Available ABSTRAK Fenomena iklim mempengaruhi kenyamanan fisiologis di daerah pemukiman. Analisa tingkat kenyamanan di DKI Jakarta dilakukan menggunakan THI (Temperature Humidity Index. Berdasarkan data iklim periode 1985 – 2012 stasiun Kemayoran, Tanjung Priok, Halim, Cengkareng dan Pondok Betung, hasil penelitian menunjukkan rata-rata prosentase tingkat kenyamanan harian dengan kategori tidak nyaman sebesar 22,1 % (81 hari per tahun, sebagian nyaman 71 % (259 hari per tahun dan nyaman 7,1% (26 hari per tahun. Tingkat kenyamanan menunjukkan semakin ke tengah kota semakin besar prosentase tidak nyaman. Selama periode tersebut terjadi kecenderungan peningkatan indeks THI dengan signifikansi > 50% menunjukkan tingkat kenyamanan di DKI Jakarta cenderung semakin tidak nyaman. Kata kunci: tingkat kenyamanan, temperature humidity index, urban heat island ABSTRACT Climate phenomenon affects physiological comfortableness in residential area. Analysis of thermal comfort level in DKI Jakarta were conducted using THI (Temperature Humidity Index.  Based on climate data stations in Kemayoran, Tanjung Priok, Halim, Cengkareng dan Pondok Betung during 1985-2012 showed that the average percentage of daily thermal comfort level with categories uncomfortable were 22,1% (81 days per year, half comfortable 71 % (259 days per year and comfortable 7,1% (26 days per year. The study showed that the greater percentage uncomfortable level, the closer into the center of the city and during 1985 to 2012 the THI index tend to increasing with significant level more than 50% meant that the thermal comfort level tend to more uncomfortable. Keywords: thermal comfort level, temperature humidity index, urban heat island Citation: Wati, T dan Fatkhuroyan. (2017. Analisis Tingkat Kenyamanan Di DKI Jakarta Berdasarkan Indeks THI (Temperature Humidity Index. Jurnal Ilmu Lingkungan, 15(1, 57-63, doi:10.14710/jil.15.1.57-63

  3. Ekspresi Gen Family Bcl-2 dan Ekspresi Gen Protein Kanal Ion Vdac1 pada Oligozoospermia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arni Amir

    2014-05-01

    Full Text Available AbstrakSalah satu bentuk infertilitas pada pria adalah jumlah spermatozoa yang kurang dari normal (Oligozoospermia. Berbagai mekanisme diduga berperan dalam terjadinya oligozoospermia, mulai dari faktor fisik, stress, makanan dan molekuler. Penelitian ini merupakan kajian molekuler terhadap pengaruh ekspresi gen Bax, Bcl-2 dan VDAC terhadap terjadinya oligozoospermia. Penelitian dilakukan terhadap 40 sampel oligozoospermia dan sebagai kontrol adalah golongan normozoospermia dengan jumlah yang sama banyak. Sperma diisolasi menggunakan Percoll hypaque. Isolasi RNA menggunakan High Pure RNA isolation kit (Roche. Selanjutnya dilakukan pembuatan cDNA menggunakan First Strand cDNA synthetis (Roche. Tingkat ekspresi gen dinilai menggunakan mesin Light Cycler 2.0 (Roche. Primer didesain menggunakan software primer 3 plus dan spesifikasi primer dianalisis dengan Basic Local Alignment Search Tool (Blast. Tingkat ekspresi dibandingkan menggunakan Housekeeping gene (β-actin. Berdasarkan data penelitian diketahui tingkat ekspresi VDAC dan BAX lebih tinggi pada kelompok oligozoospermia dibanding normo (p < 0.05, namun tidak ditemukan perbedaan pada gen Bcl-2 (p > 0.05. Berdasarkan proporsi ekspresi ditemukan sebagian besar kelompok oligozoospermia mengalami overekspresi pada gen VDAC dan BAX (90% dan 93.3%, namun tidak ada overkekspresi pada normo (p>0.05. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa overekspresi VDAC dan BAC berkaitan dengan kejadian oligozoospermiaKata kunci: Oligozoospermia, VDAC, Bax, Bcl-2, ekspresi genAbstractOne form of infertility in men is the number of spermatozoa which is less than normal (Oligozoospermia. Various mechanisms though have a role in the occurrence of oligozoospermia, it can be from physical factors, stress, food and molecular.This research is a molecular study of gen expression, Bax, Bcl2 and VDAC influence of the oligozoospermia’s occurrence.The research is conducted on 40 samples of oligozoospermia and as a

  4. INDEKS BIOTIK TINGKAT FAMILY: UPAYA AWAL PENYUSUNAN INDEKS BIOTIK UNTUK SUNGAI TROPIS INDONESIA (Famely Biotic Index : Prelimenary Establishment of Biotic Index for Indoensian Tropical Stream

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Puji Saraswati

    2009-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Suatu indeks biotik dicoba dikembangkan untuk sungai tropik di Indonesia, dengan menggunakan uji penelitian di sungai Gajahwong di Yogyakarta. Variabel lingkungan yang diperoleh pada musim kemarau dan musim hujan diklasifikasikan berdasarkan lokasi sampel menurut "penurunan gradien" di sumbu I dan sumbu 2 dariAnalisis Komponen Utama (Principle Component Analysis. Tiga metode analisis digunakan untuk menghasilkan indeks biotik makroinvertebrata/ makrobenthos yang ada di sungai yang dipengaruhi oleh limbah rumah tangga dan industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks biotik yang disusun dapat digunakan sebagai indikator yang baik untuk merefleksikan kondisi habitat di sungai yang diteliti dan memberikan nilai korelasi yang baik dengan indeks lain yang menggunakan identifikasi tingkat famili.   ABSTRACT A biotic index was tried to be developed for Indonesian tropical stream, taking as a test case Gajahwong Stream in Yogyakarta. Environmental variables investigated in dry season and rainy season are classified based on the sampling sites according to decreasing gradient in axis 1 and axis 2 of Principal Component Analysis. Three metrics were used to derive the tolerance value of macroinvertebrates assemblages in stream affected by municipal and industrial waste.  The result showed that the tolerance values derived is a good indicator in reflecting the habitat condition in the study stream and have good relationship to the other index of family level identification.

  5. APLIKASI PENGOLAHAN DATA PELANGGARAN SISWA PADA SMK YAYASAN PENDIDIKAN TEKNOLOGI 1 PURBALINGGA TERINTEGRASI DENGAN SMS GATEWAY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizki Wahyudi

    2017-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah penanganan ketidakdisiplinan siswa dalam lingkungan sekolah dengan membangun aplikasi yang mempermudah perhitungan point pelanggaran tata tertib siswa sehingga pihak sekolah dapat melakukan tindakan dan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan peningkatan kepribadian siswa serta dengan di integrasikannya aplikasi dengan sms gateway yang secara otomatis mengirimkan laporan tentang ketidakdisiplinan siswa langsung kepada wali murid. Data poin pelanggaran siswa di ambil dari SMK YPT 1 Purbalingga. Jumlah point kesalahan yang dihitung kemudian ditindak lanjuti dalam berbagai tingkatan, mulai dari peringatan, panggilan disertai membuat surat perjanjian, sampai pada tingkat yang paling tinggi dengan bobot /jumlah point kesalahan paling besar dikembalikan kepada wali murid. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode waterfall. Perancangan sistem menggunakan Data Flow Diagram (DFD, implementasi program menggunakan bahasa Visual Studio 2012 dan database MySQL dan pengujian dilakukan menggunakan metode black-box yang hasilnya fungsional sistem bekerja menghasilkan output yang diharapkan.

  6. Perancangan Coupled Fuzzy Logic Controller pada Prototipe Mesin Computer Numerical Control (CNC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nabilla Gustiviana

    2012-09-01

    Full Text Available Tingkat ketelitian mesin CNC dalam membuat suatu kontur merupakan hal yang penting. Adanya gesekan antara mata pahat dengan benda kerja saat melakukan gerakan feeding dalam membentuk suatu kontur dapat berakibat pada kesalahan bentuk kontur yang akan dihasilkan apabila di tiap sumbunya dikontrol secara individu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dirancang kombinasi antara Fuzzy Logic Controller sebagai kontroler individu yang mengatasi permasalahan di tiap sumbu, dengan kontroler koordinasi, yaitu Cross-Coupled Controller. Algoritma dari kontroler ini dibuat dengan menggunakan software LabView 8.6. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan menambahkan kontroler koordinasi, dapat memperbaiki nilai indeks performansi sebesar 37,5% untuk kontur linier dan 2,78% untuk kontur lingkaran

  7. Identifikasi Aktivitas Manajemen Perubahan Organisasi pada Implementasi ERP di PT Perkebunan Nusantara XI Menggunakan Model ADKAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizki Nugraha Anundra

    2017-01-01

    Full Text Available Enterprise Resource Planning (ERP merupakan sistem yang kompleks sehingga angka kegagalan dalam proyek implementasinya sangat tinggi. Manajemen perubahan merupakan salah satu faktornya. PT Perkebunan Nusantara XI (PTPN XI, salah satu perusahaan Badan Umum Milik Negara (BUMN yang bergerak dibidang agribisnis akan mengimplementasikan ERP sehingga perlu manajemen perubahan yang baik agar implementasi berjalan sukses. ADKAR merupakan salah satu model manajemen perubahan organisasi. Model ini digunakan sebagai dasar perencanaan strategi manajemen perubahan organisasi di PTPN XI. Manajemen perubahan dapat diinisiasi melalui strategi yang diwujudkan dengan berbagai aktivitas untuk membangun kesadaran (awareness, menumbuhkan keinginan (desire dan memberikan pengetahuan (knowledge. Seluruh aktivitas ini didapatkan dari hasil analisis dari literatur yang disesuaikan dengan kondisi di PTPN XI melalui observasi, wawancara dan diskusi dengan Kepala Divisi TI PTPN XI. Hasil dari penelitian ini berupa kumpulan aktivitas manajemen perubahan yang dipetakan berdasarkan pada elemen ADKAR dan diurutkan berdasarkan tingkat keefektifan dari masing-masing elemen ADKAR.

  8. ANALISIS RASIO KEUANGAN DALAM MEMPREDIKSI LABA YANG AKAN DATANG PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulistyo Sulistyo

    2011-02-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh rasio profitabilitas (Net Profit Margin (NPM, Return on Investment (ROI dan Return on Equity (ROE, dan rasio penilaian (Price Earning Ratio (PER terhadap prediksi laba yang akan datang. Data diperoleh dengan metode dokumentasi, cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria (1 Perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2005-2009, (2 Perusahaan manufaktur yang menghasilkan laba setelah pajak selama periode penelitian dan (3 Perusahaan manufaktur yang mengeluarkan NPM, ROI, ROE dan PER bernilai positif selama periode penelitian. Hasil analisis regresi linier berganda dengan tingkat signifikansi sebesar 5% menunjukkan bahwa variabel PER secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap prediksi laba yang akan datang. Sedangkan variabel NPM, ROI, dan ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap prediksi laba yang akan datang. Secara bersama-sama menunjukkan bahwa variabel NPM, ROI, ROE dan PER berpengaruh signifikan terhadap prediksi laba yang akan datang 

  9. ANALISIS PERBANDINGAN KEMAMPUAN PREDIKSI KEBANGKRUTAN ANTARA ANALISIS ALTMAN, ANALISIS OHLSON DAN ANALISIS ZMIJEWSKI PADA SEKTOR INDUSTRI TEKSTIL YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2008-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bethani Suryawardani

    2016-03-01

      Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara Altman Modifikasi Model, Model Zmijewski dan Model Ohlson dalam memprediksi kebangkrutan pada perusahaan Tekstil dan Garment yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2008 sampai 2012. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif komparatif untuk menjelaskan dan membandingkan tiga metode untuk prediksi kebangkrutan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Metode Ohlson (O-Score terbukti lebih akurat dalam memprediksi kebangkrutan (kesulitan keuangan, terutama untuk Industri Tekstil dan Garmen karena memiliki akurasi yang lebih tinggi yaitu dengan tingkat probabilitas akurasi 97,8%, itu dibuktikan dengan hasil perhitungan, dimana hanya perusahaan HDTX pada tahun 2011 yang tidak diprediksi bangkrut di masa depan. Sedangkan metode Altman Modifikasi (Z" Score hanya dapat memprediksi kondisi kesulitan keuangan (financial distress untuk perusahaan dengan akurasi 73,3%. Model Zmijewski (X-Score dapat memprediksi kebangkrutan bagi perusahaan sebesar 60% selama periode penelitian.   Kata Kunci: Kebangkrutan, Altman Modifikasi, Ohlson, Zmijewski, Kesulitan Keuangan

  10. EVALUASI KINERJA KEGIATAN PERAWATAN MESIN INJECTION MOLD MENGGUNAKAN METODE TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM PADA PT ICHIKOH INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Tirtana Siregar

    2017-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran deskriptif mengenai perawatan mesin atau maintenance, meliputi Total Productive Maintenance, Overall Equipment Effectiveness, Overall Human Ineffectiveness dan Six Big Losses pada PT Ichikoh Indonesia. Permasalahan yang terjadi diperusahaan yaitu banyaknya jumlah part defect dikarenakan mesin sering breakdown. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara terstruktur dengan Manager Departement Molding Upstream 1 dan Departement Maintenance. Data tersebut dianalisis menggunakan metode kuantitatif dan evaluatif dari periode bulan April 2016 sampai Maret 2017. Dari hasil analisis ini PT Ichikoh Indonesia memiliki nilai efektifitas mesin yang masih dibawah standar JIPM (Japan Institude of Plant Maintenance yaitu dengan nilai tertinggi pada bulan Februari 74%, sedangkan standar JIPM (Japan Institude of Plant Maintenance adalah minimal sebesar 85% yang dihitung menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness. Sedangkan untuk pengukuran tingkat ketidakefektifan kerja operator yang dianalisis menggunakan metode Overall Human Ineffectiveness mendapatkan nilai yang masih besar pada bulan May 2016 yaitu sebesar 17%.  Faktor yang menyebabkan rendahnya nilai efektifitas mesin dan tingkat ketidakefektifan kinerja operator adalah faktor Idling and Minor Stoppagges dengan nilai losses sebesar 54% yang sudah dianalisis menggunakan diagram pareto. Sesuai dengan diagram sebab-akibat (fishbone didapat faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya Idling and Minor Stoppagges yang menjadi prioritas utama adalah a. faktor manusia yaitu masih kurang disiplin, sering terjadi kesalahan dalam perbaikan mesin, b. faktor material yaitu kesalahan spesifikasi material dan rendahnya perawatan bahan baku, c. faktor mesin yaitu mesin sering breakdown, kesalahan setup, d. faktor metode yaitu penjadwalan pengganti komponen yang belum efektif dan autonomous maintenance kurang berjalan dengan baik, e. faktor lingkungan

  11. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja Pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM di Kota Jambi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Syuhada

    2014-12-01

    Full Text Available Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesempatan kerja dan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi penyerapan tenaga kerja pada usaha mikro dan kecil menengah (UMKM di Kota Jambi. Metode analisis data adalah model regresi linier berganda (OLS, dengan menggunakan data sekunder time series dari tahun 1993-2010 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS dan Kota Jambi Bank Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa upah riil memiliki efek negatif yang signifikan terhadap kesempatan kerja dan pembentukan modal tetap bruto dan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesempatan kerja pada usaha mikro di kota Jambi. Tingkat bunga riil memiliki efek signifikan negatif dan upah regional riil memiliki pengaruh positif yang signifikan. Variabel upah riil lebih dominan dalam mempengaruhi kesempatan kerja pada UMKM di kota Jambi.. Kata kunci : Upah riil, Tingkat bunga riil, Pembentukan Modal Tetap Bruto,.     Abstract The purpose of this study was to analyze the factors that affect employment and the most dominant factor in influencing the labor absorption in the small micro and medium enterprises in the city of Jambi. Methods of data analysis used in this research is the model of multiple linear regression (OLS, by using data from the years 1993-2010 time series derived from the Central Statistics Agency (BPS and Bank Indonesia Jambi. The results of data analysis showed that real wages and a significant negative effect on employment in micro and gross fixed capital formation has positive and significant impact on employment in micro businesses in the town of Jambi. The real interest rate significant negatif and the regional real wages in small and medium enterprises in the city of Jambi has positive and significant. Variable the real wage is more dominant in affecting employment in micro, small and medium enterprises in the town of Jambi. Keywords: real wages, real interest rates, and

  12. Glomerulonefritis Pada Anak Usia Sekolah

    OpenAIRE

    Renica, Putri

    2013-01-01

    Latar Belakang. Glomerulonefritis adalah suatu reaksi imunologik terhadap bakteri atau virus tertentu pada jaringan ginjal. Glomerulonefritis dapat terjadi secara epidemik atau sporadik, paling sering pada anak usia sekolah yang lebih muda, antara 5 – 8 tahun. Glomerulonefritis umumnya disebabkan oleh infeksi, yang sering terjadi pada anak-anak, seperti infeksi traktus respiratorius. Kasus. An. S, usia 12 tahun, mengeluh kelopak mata, pipi dan kedua kaki membengkak. Riwayat batuk dan pilek di...

  13. ANALISIS SITIRAN PADA JURNAL DI LINGKUNGAN UNILAK PERIODE 2013-2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vita Amelia

    2016-10-01

    Full Text Available AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui jenis jenis literatur yang disitir pada jurnal yang terbit di lingkungan Unilak, dan untuk mengetahui bagaimana tingkat keterpakaian sumber online pada penulisan jurnal di Lingkungan Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Tahun 2013-2015. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh jurnal yang terbit di lingkungan Unilak, yakni sebanyak , periode terbit 2013 hingga 2015. Dari populasi tersebut diambil 9 jurnal yang ditemukan dilapangan, yakni di perpustakaan fakultas.  Penelitian ini menggunakan motode statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis literatur yang dugunakan pada penulisan artikel jurnal adalah, Buku, Jurnal, Internet, Terbitan Pemerintah, Skripsi, Thesis, Disertasi, Majalah, Prosiding, Kamus, Makalah, Pidato, Laporan dan Koran. Sedangkan tingkat keterpakaian sumber online sebanyak 5,74 % berada di posisi ketiga setelah buku dan jurnal. Sebagai saran, perpustakaan agar lebih dapat menyediakan koleksi perpustakaan, baik yang berbentuk fisik seperti buku ,majalah, jurnal tercetak, maupun jurnal elektronik. Selain itu diharapkan pustakawan dapat menyediakan koleksi dari penulis yang lebih beragam. Kata Kunci: Sitasi, Jurnal, Unilak.AbstractThis study aimed to determine the type of literature that is cited in the journal published in Unilak environment, and to determine how the level of used of online resources on writing in the journal in Lancang Kuning University Pekanbaru Year 2013-2015. The population in this study were all journals published in Unilak environment, ie as many, from 2013 to 2015. Of this research taken nine journals were found in the field, namely in the faculty library. This study used descriptive statistics method. The results showed that the type of literature that are used in the writing of journal articles are: Books, Journals, Internet, Government Issue, Theses, Dissertations, magazine, Proceedings, Dictionary, Papers, Speeches, reports and

  14. Peran Teman Sebaya terhadap Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja Laki-Laki dan Perempuan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparmi Suparmi

    2016-09-01

    Full Text Available AbstractAdolescents are at high risk for a number of negative health consequences associated with early and unsafe sexual activity. This study is aimed at analyzing the roles of peer group on adolescent premarital sexual behaviour on male and female in Indonesia. This study was used secondary data of Indonesian Reproductive and Health Survey 2012 with cross sectional design. Sample used for the analysis were 19,766 adolescents aged 15–24 years (10884 males and 8882 females. Logistic regressions were used for analysis with significance level 5% and convidence interval 95%. The result shows that male had 9.3 fold higher risk of premarital sexual behavior males compared to female adolescents. Male adolescents who had friends experiencing to premarital sex had 11–fold higher risk of premarital sexual behavior. While female adolescents who had friends experiencing to premarital sex had 4–fold higher risk of premarital sexual behavior. Policy implication of these findings is the importance of health workers to collaborate with peer group, particularly for male adolescents to provide positive model in order to reduce premarital sex behavior.Keywords : premarital sexual behaviour, peers, adolescents, gender.AbstrakRemaja sangat rentan terhadap perilaku seksual berisiko yang akan berakibat negatif terhadap status kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja laki–laki dan perempuan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesa (SKRRI tahun 2012 dengan desain penelitian potong lintang. Besar sampel yang dianalisis dalam penelitian ini adalah 19766 remaja usia 15–24 tahun (10884 laki-laki dan 8882 perempuan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik dengan tingkat kemaknaan 5% dan tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis menunjukkan bahwa risiko perilaku seksual pranikah pada remaja laki–laki 9.3 kali lebih

  15. Stres Kerja pada Perawat di Rumah Sakit dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herqutanto -

    2017-04-01

    Full Text Available Stres kerja berhubungan dengan kecelakaan, kekerasan di tempat kerja, organizational strain dalam bentuk absensi, penurunan performa kerja, peningkatan angka cedera dan turn-over karyawan. Perawat adalah profesi yang memiliki risiko tinggi terdampak stres kerja. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan angka stres kerja pada perawat di Indonesia dan faktor-faktor yang memengaruhinya menggunakan instrumen expanded nursing stress scale (ENSS versi Bahasa Indonesia. ENSS adalah instrumen penilaian stres yang dikhususkan bagi perawat dan telah diadaptasi sesuai dengan kondisi pekerjaan spesifik dan budaya Indonesia. Sebanyak 124 perawat direkrut, berasal dari rumah sakit dan beberapa fasilitas pelayanan kesehatan primer (FKTP. Semakin tinggi tingkat stres kerja yang dialami perawat, semakin tinggi nilai pengukuran. Tidak ditemukan hubungan antara karakteristik demografi dan tingkat stres di masing-masing subskala pada kedua kelompok responden.   Kata Kunci: Stres kerja, Perawat, ENSS versi Bahasa Indonesia     Job Stress in Nurses in Hospitals and Primary Health Care Facilities   Abstract Work stress is related to accidents, violence in the workplace, organizational strain in the form of absenteeism, decreased work performance, increased injury rates and employee turnover. Nurses are professionals who have high risks of occupational stress. The purpose of this study is to get the prevalens of work stress in nurses in Indonesia and the that influencing factors, using the instrument of ENSS Indonesian version. ENSS is an instrument of stress assessment specifically designed for nurses. ENSS has been adapted to the specific working conditions and culture of Indonesia. A total of 124 nurses were recruited, coming from hospitals and primary healthcare facilities. The higher the level of work stress experienced by nurses, the higher the value of measurement. No relationship was found between demographic characteristics and the level of stress in each

  16. INFEKSI SALURAN KEMIH PADA GERIATRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kokeela Torayraju

    2015-04-01

    Full Text Available Jumlah penderita infeksi saluran kemih (ISK pada geriatri di Indonesia akan semakin meningkat dan menjadi penyebab kedua tersering setelah pneumonia. Pendekatan diagnosis dan terapi ISK pada geriatri memiliki kekhususan. Ada tidaknya gejala dan tanda spesifik serta bagaimana cara pengambilan spesimen turut berperan dalam diagnosis ISK pada geriatri. Faktor predisposisi penderita ISK pada geriatri meliputi diabetes melitus, gizi kurang, gangguan faal kognitif, depresi, gangguan status fungsional, prostatitis, riwayat operasi, dan prolaps vagina. Gejala dan tanda yang sering muncul adalah sindrom delirium, inkontinensia urin dan syncope yang diawali oleh penurunan nafsu makan. Strategi penatalaksanaan meliputi modalitas non‐ farmakologik dan farmakologik. Kata Kunci : infeksi saluran kemih (ISK, geriatri.

  17. GAMBARAN RIWAYAT DIABETES MELLITUS KELUARGA, INDEKS MASSA TUBUH DAN AKTIVITAS FISIK PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANGGIS 1 TAHUN 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adrian Putradinata Chandra

    2015-06-01

    Full Text Available Diabetes Mellitus (DM tipe 2 adalah penyakit kronis yang terjadi akibat ketidakefektifan tubuh dalam menggunakan insulin. Data WHO tahun 2008 menunjukkan jumlah penderita DM tipe 2 di Indonesia menempati urutan ke-4 terbanyak di dunia dengan prevalensi 8,4 juta jiwa dan pada tahun 2030 DM diprediksi akan menjadi penyakit ketujuh paling mematikan di dunia. Pada tahun 2013 jumlah prevalensi DM di wilayah kerja Puskesmas Manggis I meningkat dari 177 kasus menjadi 433 kasus. Faktor resiko utama DM tipe 2 adalah perilaku gaya hidup dan faktor genetik. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran karakteristik, genetik, dan perilaku pada penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Manggis I tahun 2013. Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang dengan jumlah sampel 50 orang yang dipilih secara simple random sampling. Sampel adalah pasien lama atau baru dengan DM tipe 2 di Puskesmas Manggis 1 selama Oktober-Desember 2013. Data dikumpulkan melalui kuisioner. Pada penelitian ini, berdasarkan jenis kelamin didapatkan responden pria 31 orang (62% dibandingkan 19 orang responden wanita (38%, menurut kelompok usia <60 tahun dengan ?60 tahun adalah sama yaitu 25 orang (50%. Berdasarkan genetik didapatkan lebih banyak tidak memiliki riwayat DM keluarga yaitu 28 orang (56%. Berdasarkan perilaku didapatkan responden dengan tingkat obesitas 1 terbanyak yaitu 25 orang (50% dibandingkan BB normal yaitu 4 orang (8%, responden dengan aktivitas ringan terbanyak yaitu 21 orang (42% berbanding aktivitas berat yaitu 11 orang (22%. Maka disimpulkan kebanyakan penderita Diabetes Mellitus berjenis kelamin laki-laki, tanpa riwayat DM keluarga, dengan tingkat obesitas 1 dan dengan aktivitas sehari-hari ringan.  

  18. MOTIVASI PEKERJA PADA BEBERAPA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Andi

    2004-01-01

    Full Text Available The role of worker motivation is very important in improving construction productivity. In order to increase the motivation, it is essential for management to understand needs of the workers as well as factors motivating and demotivating. This paper aims to determine the needs level, motivators, and demotivators of construction workers in Surabaya based on Maslow and Herzberg’s theories. For the methodology, the study conducted a questionnaire survey, and 263 workers participated in the survey. It is found out that the workers are still at the physiological needs level. Good salary and safety programs are two most important motivators for workers, whereas two most important demotivators are bad treatment by supervisor and insufficient material availability. The paper discusses the findings and proposes solutions to increase workers motivation. Abstract in Bahasa Indonesia : Motivasi kerja memiliki peranan yang penting dalam peningkatan produktifitas dalam industri konstruksi. Untuk dapat meningkatkan motivasi kerja pekerja perlu diketahui kebutuhan pekerja pada saat ini, serta pemahaman motivator dan demotivator pekerja oleh supervisor. Berdasarkan latar belakang ini, penelitian ini ditujukan untuk menentukan tingkat kebutuhan, motivator dan demotivator pekerja konstruksi. Untuk tujuan tersebut digunakan dua teori motivasi, yaitu teori Maslow dan teori Herzberg, dan dilakukan survei di beberapa proyek konstruksi di Surabaya dengan menggunakan kuesioner. Secara keseluruhan, 263 orang pekerja berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja konstruksi di Surabaya masih berada pada level physiological needs. Upah yang baik dan program keselamatan kerja yang baik menempati posisi tertingi sebagai motivator bagi pekerja. Sedangkan demotivator terpenting bagi pekerja adalah perlakuan yang buruk oleh atasan dan ketersediaan material yang kurang baik. Makalah ini membahas hasil yang didapatkan dan memberikan beberapa

  19. Biomarker Prediktor Kejadian Poliuria pada Resipien Pascatransplantasi Ginjal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Angling Yunanto

    2016-03-01

    Full Text Available Poliuria pada resipien pascatransplantasi ginjal merupakan kondisi yang sering terjadi dan berpotensi menimbulkan komplikasi fatal apabila berlangsung secara masif, terus menerus, dan tanpa pengawasanyang ketat. Studi literatur ini dibuat agar dapat memberikan gambaran mengenai biomarker apa yang dapatdigunakan sebagai prediktor kejadian poliuria pada resipien pascatransplantasi ginjal dan apakah biomarkertersebut dapat dipergunakan di RS dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta. Studi literatur ini dibuat dari beberapasumber kepustakaan yang berkaitan dengan kejadian poliuria pascatransplantasi ginjal. Disimpulkan bahwaurodilatin memiliki potensi lebih besar dalam menyebabkan poliuria pascatransplantasi ginjal dibandingkandengan dan atrial natriuretic peptide (ANP, brain natriuretic peptide (BNP, maupun C-type natriuretic peptide(CNP. Meskipin demikian perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikannya hingga ke tingkat molekuler.Pemeriksaan radio immuno assay (RIA untuk peptida natriuretik dan urodilatin baru dilakukan untukkeperluan penelitian dan belum digunakan secara luas kepada pasien. Kata kunci: poliuria, transplantasi ginjal, urodilatin, peptida natriuretik   Biomarker Predictors of Incident Polyuriain Post Kidney Transplant  Recipients AbstractPolyuria post renal transplantation is a common situation that can be potentially dangerous if it continuous massively without any special consideration. This literature review is aimed to give descriptionabout biomarkers that can be used in Cipto Mangunkusumo Hospital to predict any possible polyuria postrenal transplantation surgery. This literature review compiles some studies and sources about polyuria postrenal transplantation surgery. It is concluded that urodilatin has bigger impact in producing polyuria postrenal transplantation compare to atrial natriuretic peptide (ANP, brain natriuretic peptide (BNP,  and C-typenatriuretic peptide (CNP, however further research is still needed. Radio immuno

  20. KESTABILAN IODIUM DALAM GARAM PADA BERBAGAI TIPE DAN RESEP MASAKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ance Murdiana Dahro

    2012-11-01

    Full Text Available Dalam jangka panjang fortifikasi garam dianggap cara yang paling tepat guna dan ekonomis untuk menanggulangi masalah kekurangan iodium. Dalam kaitan tersebut perlu diketahui kestabilan iodium dalam garam yang ditambahkan kedalam masakan dari berbagai tipe dan resep di tingkat lapangan. Sampel berupa masakan yang berasal dari 6 kota di 6 provinsi di Indonesia, banyak dikonsumsi dan dijual di tempat yang banyak dikunjungi orang. Penentuan sampel masakan dilakukan setelah pengujian garam yang digunakan dengan menggunakan pereaksi Iodinatest buatan Indofarma. Bila setelah penambahan pereaksi pada garam timbul warna ungu menandakan bahwa garam tersebut mengandung iodium, masakan ituu kemudian ditetapkan sebagai sampel. Jumlah garam yang ditambahkan diketahui dari wawancara dengan penjual makanan tersebut. Jumlah iodium dalam garam yang ditambahkan kedalam masakan diketahui setelah dilakukan analisis garam di laboratorium. Dari iodium yang tersisa dalam makanan dapat dihitung jumlah iodium yang hilang. Dibuat pula beberapa masakan serupa dengan menggunakan resep asli di laboratorium (simulasi. Pelepasan iodium dari makanan dilakukan melalui dua tahap yaitu digestasi kering lalu dilanjutkan dengan digestasi cara basah. Penetapan iodium dilakukan dengan reaksi "Sandell Kolthoff'. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah iodium yang tersisa pada umumnya amat rendab (dibawah 50 ug/100 gram masakan. Tiap jenis masakan bervariasi dalam keasaman, jenis dan jumlah bumbu yang ditambahkan. Iodium yang rusak/hilang dari masakan tipe asam yang dimasak atau tidak dimasak (contoh kuah empek-empek atau asinan sekitar 60-85%, dari masakan bersantan tapi dimasak tidak lama (contoh soto santan sekitar 40-50%, dari masakan bersantan dikeringkan (contoh rendang sekitar 60-70%, dari masakan yang digoreng (contoh sambal hijau sekitar 45-60%, dari masakan yang diolah tidak lama (contoh sayur tettu, rujak cingur sekitar 40-50%, sedangkan dari masakan yang dimasak lebih dari

  1. PENERAPAN ASESMEN PORTOFOLIO PADA PEMBELAJARAN METODOLOGI PENELITIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutrisno Sutrisno

    2014-05-01

    Full Text Available The implementation of portfolio assessment on research methodology learn­ing. The pur­­­pose of the study was to determine the implementation of the port­folio assessment on the lear­­n­ing model of the research methodology course, students aca­­­­demic achievement, students liveliness lear­­n­ing, and the obstacles occurred. The stu­dy used a classroom action research. Da­­­ta was collected using questionnaires, ob­ser­­vation, and documentation. Data was quan­­­titatively analyzed. The results show: first, the implementation of the learning can be performed with a pat­­tern that con­sists of two class meeting discussing theories and one class meeting deepening the cour­­­­se material, and ended  with a homework; second, the achievement of students did not increase linearly, but the level of ma­s­­tery achieved was 72.09% greater than the learning that did not use the portfolio assessment; third, the students activity in­creas­ed in each cycle in which the last cycle of activity reached 98.78%. The obs­tac­les occurred during the study were the completion of homework and students se­ri­ous­ness fac­­­tor.   Tu­juan penelitian ini adalah mengetahui penerapan model pembelajaran ases­men por­to­folio pada matakuliah metodologi penelitian, prestasi belajar ma­ha­siswa, keaktifan bel­ajar mahasiswa, dan kendala yang terjadi. Penelitian ini meng­­guna­kan rancangan pe­nelitian tindakan kelas. Pengumpulan data menggunakan ang­ket, ob­ser­­vasi, dan do­kumentasi, serta dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian me­nun­juk­­kan: pertama, pe­nerapan pembelajaran dapat dilakukan dengan pola dua per­te­mu­an teori dan satu per­­temuan pendalaman diakhiri tugas rumah; kedua, pres­ta­si belajar ma­­hasiswa tidak me­ningkat secara linear, namun tingkat ketuntasan men­ca­pai 72,09% lebih besar daripada bila tidak menggunakan pembelajaran dengan ases­men por

  2. Pneumonia pada Anak Balita di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Athena Anwar

    2014-05-01

    Full Text Available Pneumonia adalah penyakit infeksi yang merupakan penyebab utama kematian pada balita di dunia. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas tahun 2007 melaporkan bahwa kematian balita di Indonesia mencapai 15,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor determinan terjadinya pneumonia pada balita di Indonesia. Desain penelitian ini adalah potong lintang dengan menggunakan data Riskesdas 2013. Kriteria sampel adalah balita (0 – 59 bulan yang menjadi responden Riskesdas 2013. Variabel dependen adalah kejadian pneumonia balita, sedangkan variabel independennya adalah karakteristik individu, lingkungan fisik rumah, perilaku penggunaan bahan bakar, dan kebiasaan merokok. Penetapan kejadian pneumonia berdasarkan hasil wawancara, dengan batasan operasional diagnosis pneumonia oleh tenaga kesehatan dan/atau dengan gejala pneumonia dalam periode 12 bulan terakhir. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria adalah 82.666 orang. Hasil menunjukkan bahwa faktor risiko yang paling berperan dalam kejadian pneumonia balita adalah jenis kelamin balita (OR = 1,10; 95% CI = 1,02 - 1,18, tipe tempat tinggal (OR = 1,15; 95% CI = 1,06 – 1,25, pendidikan ibu (OR = 1,20; 95% CI = 1,11 – 1,30, tingkat ekonomi keluarga/kuintil indeks kepemilikan (OR = 1,19; 95% CI = 1,10 – 1,30, pemisahan dapur dari ruangan lain (OR = 1,19; 95% CI = 1,05 – 1,34, keberadan/kebiasaan membuka jendela kamar (OR = 1,17; 95% CI = 1,04 – 1,31, dan ventilasi kamar yang cukup (OR = 1,16; 95% CI = 1,04 – 1,30. Disimpulkan bahwa faktor sosial, demografi, ekonomi dan kondisi lingkungan fisik rumah secara bersama-sama berperan terhadap kejadian pneumonia pada balita di Indonesia. Pneumonia is an infectious disease which is a major cause of mortality in children under five years of age in the world. National Basic Health Research 2007 reported that infant mortality in Indonesia has reached 15.5%. The objective of the study was to identify the determinant factors related to the incidence of

  3. Analisis Percepatan Tanah Maksimum, Intensitas Maksimum Dan Periode Ulang Gempa Untuk Menentukan Tingkat Kerentanan Seismik Di Jawa Barat (Periode Data Gempa Tahun 1974-2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elza Anisa Suwandi

    2017-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kerentanan seismik di Jawa Barat berdasarkan data gempa bumi periode tahun 1974 – 2016 dengan Ms≥4.0 SR yang diperoleh dari katalog gempa NEIC-USGS pada batasan wilayah 5°36’18’’ LS - 8°58’30’’ LS dan 106°9’ BT – 109°59’2.4’’ BT menggunakan Metode Donovan dan Metode Matuschka. Penelitian ini dilakukan terhadap 1543 titik pengamatan. Sedangkan untuk menentukan periode ulang gempa, sebelumnya dilakukan pembagian wilayah menjadi 5 wilayah dan menentukan b value juga indeks seismisitas terlebih dahulu menggunakan Metode Likelihood. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa percepatan tanah maksimum Metode Donovan berkisar antara 27.76 Gal – 110.01 Gal dan intensitas gempa maksimumnya VII MMI – VIII MMI. Sedangkan, percepatan tanah maksimum Metode Matuschka berkisar antara 69.16 Gal – 229.55 Gal dan intensitas gempa maksimumnya VI MMI – VIII MMI. Berdasarkan hasil kedua metode tersebut dapat dikorelasikan dengan frekuensi gempa dan event gempa yang merusak di Jawa Barat dari rentang 42 tahun, didapat metode yang sesuai dengan wilayah keadaan Jawa Barat yaitu Metode Matuschka. Selain itu diperoleh periode ulang gempa berdasarkan b value yang berkisar antara 0.40 – 0.79 dan indeks seismisitas yang berkisar antara 0.21 – 0.85 yaitu 33 – 125 tahun. Tingkat kerentanan seismik tertinggi di Jawa Barat berada di daerah Cianjur, kecamatan Cidaun tepatnya pada koordinat 7°28’39.047’’ LS dan 107°16’44.213’’ BT. Tingginya kerentanan seismik diakibatkan oleh tingginya nilai percepatan tanah maksimum , intensitas maksimum gempa dan periode ulang gempa yang singkat pada daerah tersebut. This research aims to determine the level of seismic vulnerability in West Java based on earthquake data period 1974 - 2016 with Ms≥4.0 SR Obtained from the NEIC-USGS earthquake catalog on the territorial boundaries 5°36’18’’ LS - 8°58’30’’ LS dan 106°9’ BT

  4. Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus tentang Komplikasi Diabetes Melitus di RSUP Haji Adam Malik Medan

    OpenAIRE

    Siboro, Junita I.L.

    2010-01-01

    Diabetes melitus merupakan suatu penyakit tidak menular yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang disertai ketidaknormalan metabolisme karbohidrat. Diabetes melitus merupakan penyebab kematian keempat terbesar di dunia. Diabetes melitus juga menyebabkan komplikais akut dan kronik yang juga dapat menyebabkan kematian. Peningkatan komplikasi dipengaruhi oleh Pengetahuan, umur, obesitas dan kebiasaan hidup yang kurang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat p...

  5. Tingkat Adopsi Inovasi Biosecurity Ayam Ras Petelur di Kabupaten Sidrap dan Faktor- Faktor yang Mempengaruhi

    OpenAIRE

    Rusny, Rusny; Masri, Mashuri; Baba, Syahdar

    2015-01-01

    Dalam rangka mendorong adopsi inovasi biosekuriti oleh peternak ayam ras petelur, maka diperlukan pemahaman tentang adopsi inovasi biosecurity ayam ras petelur dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi inovasi biosecurity ayam ras petelur serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian ini adalah pembobotan biosecurity yang terdiri dari biosecurity sumber ayam, biosecurity hewan pengganggu, biosecu...

  6. PENGARUH KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DENGAN STATUS GINGIVITIS PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDALAS KECAMATAN PADANG TIMUR KOTA PADANG TAHUN 2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hidayati Hidayati

    2012-09-01

    Full Text Available AbstrakGingivitis kehamilan adalah gingivitis yang terjadi pada wanita hamil. Gingivitisdisebabkan oleh iritasi bakteri yang ada dalam plak dan kalkulus. Plak dan kalkulus merupakanindikator kebersihan mulut yang buruk. Selama kehamilan, hormon estrogen dan progesteroneakan mengalami peningkatan yang menyebabkan jaringan gingiva merespon secara berlebihanterhadap iritasi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebersihan rongga mulutdan status gingivitis ibu hamil serta hubungan antara tingkat kebersihan rongga mulut denganstatus gingivitis pada ibu hamil. Jenis penelitian ini adalah anayitic correlation denganpendekatan cross sectional, sampel diambil menggunakanteknik accidental sampling dengan ujistatistik Kolmogorov-Smirnov. Subjek adalah 70 wanita hamil di Puskesmas wilayah kerjaAndalas Padang Timur. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kebersihan mulut ibu hamil diwilayah kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur sebagian besar adalah sedang(57,1% dan sebagian besar ibu hamil yang diperiksa mengalami gingivitis sedang (70%. Semuaibu yang diperiksa mengalami gingivitis, baik itu ibu dengan tingkat kebersihan mulut yang baik,sedang maupun buruk. Disarankan kepada ibu hamil untuk selalu menjaga kebersihan dankesehatan rongga mulutnya.Kata Kunci : gingivitis kehamilan, estrogen, progesteron, tingkat kebersihan rongga mulut,gingivitisAbstractPregnancy gingivitis is gingivitis that occurs in pregnant women. Gingivitis caused by theirritation of bacteria in plaque and calculus. Plaque and calculus is indicator of poor oral hygiene.During pregnancy, estrogen and progesterone will increase that causes excessive gingival tissueresponse to local irritation. This study aims to determine oral hygiene level and gingivitis statusin pregnant women and relationship between oral hygiene level with gingivitis status in pregnantwomen. The kind of this research is analyitic correlation with cross sectional study, sampleswere taken with

  7. Penetapan Kadar Senyawa Fitokimia (Tanin, Saponin dan Flavonoid sebagai Kuersetin Pada Ekstrak Daun Inggu (Ruta angustifolia L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Shafa Noer

    2018-03-01

    Full Text Available Secara empiris daun Inggu (Ruta angustifolia L. berpotensi untuk dijadikan bahan baku obat tradisional karena mengandung zat fitokimia. Organ utama yang paling banyak digunakan sebagai obat tradisional adalah daunnya. Senyawa fitokimia yang terkandung dalam daun inggu antara lain flavonoid sebagai kuersetin, tannin dan saponin. Flavonoid adalah senyawa yang terdiri dari 15 atom karbon yang berfungsi sebagai pigmen tanaman. Fungsi flavonoid yaitu melindungi struktur sel, meningkatkan efektifitas vitamin C, antiinflamasi dan sebagai antibiotik. Sedangkan saponin dan tanin merupakan golongan senyawa aktif tumbuhan yang bersifat fenol, mempunyai rasa sepat dan memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar flavonoid, tannin dan saponin yang terdapat dalam daun Inggu. Preparasi sampel daun inggu dilakukan dengan teknik ekstraksi maserasi dengan pelarut etanol 96%. Analisis kadar tannin dan flavonoid sebagai kuersetin ditentukan dengan Spektrofotometri UV-Visibel pada panjang gelombang (λ 725 nm. Sedangkan analisis kadar saponin menggunakan TLC Scanner. Hasil analisis menunjukkan kadar flavonoid daun inggu sebagai kuersetin sebesar 1,67%; saponin sebesar 2,13% dan tannin sebesar 7,04%.

  8. Hipoplasia Enamel Pada Penderita Penyakit Eksantema

    OpenAIRE

    Dewi saputri

    2008-01-01

    Hipoplasia enamel merupakan gangguan pada masa pemhentukan matriks organik yang menyebabkan gangguan struktur pada enamel sehingga secara klinis terlihat pada suatu bagian dari gigi tidak terbentuk enamel dan kadang-kadang sama sekali tidak terbentuk enamel, serta diikuti dengan perubahan warna pada gigi. Dikenal berbagai faktor penyebab hipoplasia enamel, salah satunya adalah penyakit eksantema yaitu menyebabkan infeksi pada bayi dan anak-anak. Gambaran histopatologis hipoplasia enamel adala...

  9. Hubungan Pajanan Kebisingan dengan Tekanan Darah dan Denyut Nadi pada Pekerja Industri Kemasan Semen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Retno Adriyani

    2017-03-01

    Full Text Available Latar belakang: Cemaran bising merupakan merupakan suara yang mengganggu dan membahayakan orang yang mendengarnya. Gangguan suara ini dapat menimbulkan berbagai respon psikologis, khusunya pada sistem kardiovaskuler pada orang-orang yang terpapar. Penelitian ini bertujuan  untuk menganalisis hubungan antara paparan bising dengan tekanan daran dan denyut nadi pada pekerja industi kemasan semen. Metode: Penelitian dengan disain cross sectional telah dilakukan di industri kemasan semen di Tuban Indonesia. Sampel diambil sebanyak 22 pekerja denan teknik random random. Pengukuran  tingkat kebisingan dilakukan di unit produksi menggunakan Sound Level Meter. Pengumpulan data karakteristik pekerja dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengukuran tekanan daran dan denyut nadi dilakukan pada pekerja sebelum dan sesudah terpapar bising menggunakan tensimeter digital. Data penelitian dianalisis menggunakan paired t-test dan korelasi Perason pada level signifikasi 5%. Hasil: Tingkat bising di seluruh area unit produksi melebihi nilai ambang batas (lebih 85 dBA. Sebagian besar pekerja berumur 42 tahun., telah bekerja selama 15 tahun. Sebanya 77,3% pekerja menggunakan alat pelindung telinga berupa ear plug saat bekerja. Tenanan darah sistolik maupun diastolik sebelum terpapar bising adalah normal, akan tetapi setelah terpapar bising menunjukkan gejala pre hipertensi. Rerata denyut nadi pekerja sebelum dan sesudah terpapar bising masing-masing 76,64 x/menit dan 86,91 x/menit. Simpulan: Ada perbedaan secara signifikan (tekanan daran sistolik, diastolik, dan denyut nadi antara sebelum dan sesudah bekerja (terpapar bising. Ada hubungan  signifiakan antara tingkat bising dengan peningkatan tekanan darah sistolik, diastlik, dan denyut nadi pekerja industri kemasan semen. Para pekerja disarankan untuk selalu menggunakan alat penuutup telingan saat melakukan pekerjaannya.   Abstract Title: The Relationship between Noise Exposure with Blood Pressure and Pulse of

  10. ANALISIS BIOAKTIF TANAMAN MANGROVE YANG EFEKTIF MEREDUKSI PENYAKIT BAKTERI PADA BUDI DAYA UDANG WINDU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emma Suryati

    2016-11-01

    Full Text Available Usaha penanggulangan penyakit pada komoditas perikanan pantai dewasa ini lebih diarahkan pada usaha diagnosis yang tepat dan cepat serta mencegah penggunaan vaksin serta pengelolaan mutu lingkungan melalui bioremediasi. Tanaman mangrove merupakan salah satu biota penyusun ekosistem pesisir pantai yang berfungsi sebagai tempat berlindung larva ikan dan biota lain serta sebagai penahan ombak dan angin, mereduksi kekeruhan, menstabilkan kandungan nitrat dan fosfat di dalam air, serta dapat menekan pertumbuhan populasi bakteri tertentu. Pemanfaatan bioaktif mangrove untuk mereduksi penyakit pada budi daya udang, perlu dianalisis untuk mengetahui jenis serta bioaktif mangrove yang dapat menekan pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme lainnya. Metode analisis dilakukan dengan identifikasi jenis, ekstraksi, pemisahan, pemurnian senyawa aktif serta elusidasi struktur untuk mencari bahan aktif dan strukturnya terutama sebagai senyawa penuntun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa delapan spesies tanaman mangrove yang efektif sebagai bakterisida. Fraksi yang paling aktif menghambat pertumbuhan bakteri yaitu fraksi air, EtOAC neutral, EtOAC asam. Hasil identifikasi isolat bioaktif tanaman mangrove antara lain Exoecaria agalocha yaitu Cyclohexasiloxane, Acanthus ilicifolius yaitu 2-methyl piperazin, Osbornia octodonta yaitu 2 heptanamin-6 methyl-amino-6 methylen, Avicenia yaitu Cyclopentasiloxane, Euphatorium inulifolium yaitu n-decane/isodecane, Carbera manghas yaitu Furanon gamma-Crotonolactone dan Soneratia caseolaris yaitu L-galactopyranosida. The effort of diseases controlling in fisheries commodity is emphasized to the accurate and rapid diagnosis as well as the use of vaccine and management of environment through bioremediation. Mangrove, one of the components of coastal ecosystems, has functions as shelters of many larvae, wave and wind prevention. The other functions are to reduce the turbidity, to stabilize nitrate and phosphate in the water and to

  11. UJI KETERBACAAN WACANA PADA BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KELAS V SD NEGERI DI KECAMATAN WONOGIRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nina Widyaningsih

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keterbacaan wacana dalam buku teks BSE bahasa Indonesia, mendeskripsikan tingkat keterbacaan wacana dalam buku teks NONBSE, dan mendeskripsikan perbedaan tingkat keterbacaan wacana antara buku teks BSE dengan buku teks NONBSE setelah diukur dengan alat ukur uji keterbacaan teknik cloze. Jenis penelitian ini adalah penelitian analisis konten. Menggunakan populasi dan sampel buku dan sekolah. Teknik pengumpulan data dengan mengerjakan lembar jawab tes cloze secara objektif. Teknik analisis data dengan mengoreksi lembar tes cloze. Hasil penelitian ini: (1 persentase rerata skor keterbacaan BSE 1 57,60% dan persentase rerata skor keterbacaan BSE 2 59,64%; (2 persentase rerata skor keterbacaan NONBSE 56,55%; (3 hasil uji keterbacaan wacana pada buku BSE dan NONBSE menunjukkan sama-sama menunjukkan presentase yang berada pada kategori instruksional. Kata Kunci: keterbacaan wacana, teknik cloze   THE READABILITY DISCOURSES IN INDONESIAN LANGUAGE TEXTBOOKS GRADE V OF PUBLIC ELEMENTARY SCHOOLS IN WONOGIRI DISTRICT Abstract This study aims to describe the readability levels of the discourses in electronic school books (ESBs of the Indonesian language, to describe the readability levels of the discourses in non-electronic school books (NONESBs, and to describe the difference in the readability levels of the discourses between ESBs and NONESBs after they are assessed by the cloze technique as a readability measurement instrument. The type of study was a content analysis. The research population and sample of the book and school.. The data were collected by asking respondents to do the cloze test objectively. They were analyzed by checking the cloze test sheet in accordance with the answer keys for further analysis. The results of the study are as follows. (1 on the ESB 1 produced an average readability score percentage of 57, 60% and on the ESB 2 produced an average readability score percentage of 59

  12. Hubungan Gambaran Diri dengan Tingkat Kecemasan Ibu Masa Menopause di Kelurahan Lhok Keutapang Tapaktuan

    OpenAIRE

    Praju Susiana Marga

    2008-01-01

    Menopause adalah suatu masa berakhirnya reproduksi wanita yang disebabkan berkurangnya hormon estrogen dan progesteron yang ditandai dengan berhentinya haid. Pada masa menopause terjadi perubahan-perubahan fisik dan psikologis yang menimbulkan perubahan pada gambaran diri (body image). Perubahan ini menimbulkan stress tersendiri bagi ibu menopause, jika ibu tidak dapat beradaptasi, kondisi stress tersebut akan menyebabkan kecemasan. Penelitian deskriptif korelasi ini bertujuan untuk mengid...

  13. PENERAPAN PENGUKURAN NILAI WAJAR PSAK-KONVERGENSI IFRS DAN DAMPAKNYA PADA PILIHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Khomsatun

    2016-08-01

    Full Text Available Abstract. This study aims to investigate the impact of the compulsory measurement of fair value and choice on the comparability of financial statements. This study uses data from nonfinancial public companies listed on the BEI. The method of determining the appeal level using the Taplin index and the increase or decrease of the appeal rate using the different test of Mc Nemar and Wilcoxon. The results show that there is no increase in the comparability of financial statements for accounting policies required to use value measurement. The accounting policy allowed to choose the method of measurement is also not proven there is a decrease in the comparability of financial statements. Differences in appeals occur only in the accounting policies of fixed assets that have increased appeal. This study shows that before and after the adoption of new standards related to fair value measurement, the financial reporting appeal level is still high. This study also indicates that the fair value measurement for the accounting policy allowed to select the measurement method is still low. Keyword: Measurement of Fair Value; Power of Appeals; Choice of Accounting, Index-Taplin   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak pengukuran nilai wajar yang diwajibkan dan pilihan terhadap daya banding laporan keuangan.Penelitian ini menggunakan data perusahaan publik non keuangan yang tercatat di BEI. Metode penentuan tingkat daya banding dengan menggunakan indeks Taplin dan peningkatan atau penurunan tingkat daya banding menggunakan uji beda Mc Nemar dan Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada peningkatan daya banding laporan keuangan untuk kebijakan akuntansi yang diwajibkan menggunakan pengukuran nilai.Kebijakan akuntansi yang diperbolehkan memilih metode pengukuran juga tidak terbukti terdapat penurunan daya banding laporan keuangan.Perbedaan daya banding terjadi hanya pada kebijakan akuntansi Aset Tetap yang mengalami kenaikan

  14. KEPERCAYAAN KONSUMEN PADA PRODUK ORGANIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Doni Purnama Alamsyah

    2016-10-01

      Indonesia merupakan salah satu negara di ASEAN yang memiliki populasi manusia cukup padat, salah satu provinsinya adalah Jawa Barat dengan Ibu Kota Bandung. Namun demikian jumlah populasi yang tinggi tidak diimbangi dengan pola hidup sehat, terlihat dari rendahnya konsumsi pada produk organik. Tujuan penelitian ini mengkaji faktor yang membentuk kepercayaan konsumen pada produk organik. Confirmatory Factor Analisys digunakan sebagai teknik analisis data, dengan survey pada konsumen yang ada di Kota Bandung sebanyak 351 reponden. Hasil penelitian ditemukan bahwa kepercayaan konsumen pada produk organik belum optimal. Penelitian ini menyempurnakan penelitian sebelumnya dimana terdapat faktor yang mampu membentuk kepercayaan konsumen pada produk organik diantaranya adalah  reliable, dependable, trustworthy, expectation, enviromental protection, dan safer.   Kata Kunci: Kepercayaan, Produk Organik, Confirmatory Factor Analisys

  15. ANALISIS TATA KELOLA OPTIMALISASI SUMBER DAYA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN JEMBATAN TIMBANG (EDM04 BERDASARKAN KERANGKA KERJA COBIT 5 PADA DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudistira Dian Hastiti

    2016-06-01

    Full Text Available Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo Provinsi Jawa tengah sebagai perumus dan pelaksana kebijakan teknis, fasilitator, dan evaluator terkait penyelengaraan kegiatan penimbangan kendaraan bermotor melalui 16 jembatan timbang yang tersebar di wilayah provinsi jawa tengah telah mengimplementasikan sebuah system yang dipergunakan untuk kemudahan dalam menimbang kendaraan dengan mendata setiap kendaraan pada suatu system yang disebut Sistem Informasi Manajemen Jembatan Timbang (SIM JT. Masalah yang ditemukan saat ini yaitu, melihat padatnya antrian panjang kendaraan yang akan ditimbang disebabkan karena SIM JT yang belum memiliki database identitas kendaraan dan tidak dapat terpantau secara real time yang terjadi saat local server dalam keadaan down. Berdasarkan hal tersebut Dinhubkominfo berupaya mengoptimalkan kinerja SIM JT baik dari segi sumber daya manajemen manusia, TI, serta keuangan untuk meminimalkan kesalahan serta meningkatkan efektifitas pelayanan. Dari hasil studi dokumen, wawancara, dan kuesioner  berdasarkan COBIT 5 menghasilkan tingkat kapabilitas tata kelola proses optimalisasi sumer daya (EDM04 pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah saat ini berada di level 3 dengan status pencapaian Largely Achieved sebesar 80,18% setara dengan 3,80 dimana level 0, 1, dan 2 mencapai status Fully Achieved. Hal ini menunjukan telah mengelola dengan baik proses optimalisasi sumber daya dan diimplementasikan untuk mendukung pengerjaan proses standar dan efektif. Untuk mencapai tingkat target, Dinhubkominfo dapat melakukan strategi perbaikan dengan memperhatikan secara bertahap dari proses atribut level 1 sampai 4 Kata Kunci: Analisis Tata Kelola TI, COBIT 5, Sistem Informasi Manajemen Jembatan Timbang, Analisis Tingkat Kapabilitas, Analisis Kesenjangan.

  16. TEKNIK PEMERIKSAAN PADA MIKROTROPIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lona Diolanda

    2014-12-01

    Full Text Available AbstrakMikrotropia merupakan strabismus sudut kecil (kurang dari 5˚ yang disertai dengan ARC dan ketajaman stereopsis yang berkurang atau tidak ada sama sekali. Mikrotropia sering disertai dengan sindroma monofiksasi. Ini ditandai dengan adanya fusi perifer dan supresi di daerah sentral (foveal suppresion scotoma mata yang mengalami deviasi. Mikrotropia dapat dibagi menjadi dua bentuk yaitu mikrotropia primer (mikrotropia with identity dan mikrotropia without identity dan mikrotropia sekunder. Pemeriksaan diagnostik pada mikrotropia bertujuan untuk menunjukkan adanya penglihatan binokular perifer tanpa disertai penglihatan binokular sentral pada penderita mikrotropia. Pada makalah ini akan membahas karakteristik klinik dan pemeriksaan mikrotropia.AbstractMicrotropia is defined as strabismus with a small deviation (less than 5˚, combined with Anomalous Retinal Correspondence (ARC and reduced or absent stereoacuity. Microtropia is often accompanied by monofixation syndrome. It is characterized by peripheral fusion and suppression in the central area (foveal suppresion scotoma of the misaligned eye. There are two forms of microtropia: primary microtropia (microtropia with identity; microtropia without identity and secondary microtropia. Diagnostic examination of microtropia aims at demonstrating existence of peripheral binocular vision but no central binocular vision. This paper will discuss about clinical characteristic and diagnostic of microtropia.

  17. Pengaruh Kinesio Taping dan Abduction Brace Terhadap Panjang Otot Adduktor Hip pada Anak Palsi Serebral Tipe Spastik Diplegi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Selvi Natsir

    2017-03-01

    Full Text Available Latar belakang. Anak palsi serebral tipe spastik diplegi mengalami peningkatan tonus pada beberapa otot, salah satunya adalah otot adduktor hip, akibatnya tungkai mengalami kekakuan yang akan berdampak pada perkembangan anak. Tujuan. Menilai pengaruh kinesio taping dan abduction brace dalam mengubah tonus otot dan meningkatkan panjang otot adduktor. Metode. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan responden terdiri dari 15 anak palsi serebral tipe spastik diplegi yang berusia 2-13 tahun. Data yang dikumpulkan meliputi nilai tonus otot dan panjang otot adduktor yang dievaluasi menggunakan skala Ashworth dan manual goniometer sebelum dan sesudah 6 kali intervensi. Hasil. Terdapat perbedaan sebelum dan setelah intervensi dinilai dengan skala Asworth mengalami penurunan (p=0,002, sedangkan panjang otot adduktor mengalami peningkatan (p=0,000. Hasil korelasi negatif yang signifikan juga diperoleh antara tingkat spastisitas dengan panjang otot adduktor (r=0,866; p=0,000. Kesimpulan. Kombinasi kinesio taping dan abduction brace dapat meningkatkan panjang otot adduktor hip melalui penurunan tonus otot pada anak palsi serebral tipe spastik diplegi.

  18. PENGGUNAAN MEDIA KARTU PUTAR DALAM PENYULUHAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN MENCUCI TANGAN MEMAKAI SABUN PADA SISWA SD TEGALREJO 2 KOTA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ikfina Agustina

    2017-04-01

    Full Text Available Praktik mencuci tangan menggunakan sabun perlu diterapkan sejak dini sebagai upaya pen-cegahan penyakit. Salah satu kelompok sasaran utama yang penting adalah murid sekolah da-sar. Penyuluhan dapat diterima dengan maksimal jika media yang digunakan sesuai dengan sasaran. Media yang tepat digunakan untuk siswa sekolah dasar adalah yang dapat menarik perhatian mereka sehingga mempermudah dalam penyampaian pesan, seperti media ber-gambar. Salah satu media tersebut diberi nama kartu putar. Penelitian ini bertujuan untuk me-ngetahui pengaruh penggunaan media kartu putar dalam penyuluhan terhadap tingkat pe-ngetahuan cuci tangan pakai sabun. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain pre-test post-test with control group, dan berlokasi di SD Tegelrejo 2 Kota Yogyakarta. Subyek penelitian terdiri dari siswa kelas IV A dan V A yang berjumah 30 anak sebagai kelompok per-lakuan dan siswa kelas IV B dan V B yang juga berjumlah 30 anak sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kartu putar dapat meningkatkan skor pe-ngetahuan pada kelompok eksperimen (rata-rata 3,07 lebih besar daripada kelompok kontrol (rata-rata 1,57. Hasil analisis statistika menggunakan uji t-test bebas pada derajat kebermak-naan 95 %, menghasilkan p-value = 0,013, yang menunjukkan bahwa perbedaan peningkatan pengetahuan tersebut signifikan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggu-naan media kartu putar pada kegiatan penyuluhan mempengaruhi peningkatan pengetahuan cuci tangan pakai sabun siswa di SD Tegalrejo 2.

  19. RANCANG BANGUN SISTEM E-LEARNING PEMROGRAMAN PADA MODUL DETEKSI PLAGIARISME KODE PROGRAM DAN STUDENT FEEDBACK SYSTEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Munif

    2017-01-01

    Full Text Available Kompetensi utama yang harus dimiliki oleh mahasiswa jurusan ilmu komputer/informatika adalah pemrograman. Perkuliahan yang berbasis pemrograman seringkali mewajibkan mahasiswa untuk mengerjakan soal yang cukup banyak. Hal ini tentunya akan menyulitkan dosen dalam mengevaluasi hasil pekerjaan mahasiswa. Selain itu, dimungkinkan pula adanya praktik mahasiswa yang memplagiat hasil dari mahasiswa lain. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan tersebut. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah sistem pembelajaran/e-learning pemrograman. Modul sistem e-learning yang dibuat pada artikel ini terbatas pada modul deteksi kemiripan kode program dan student feedback system. Modul deteksi kemiripan kode program berfungsi untuk mengecek kemiripan kode program antar mahasiswa. Kemudian kode-kode program yang memiliki tingkat kemiripan tinggi akan dikelompokkan menjadi satu menggunakan algoritma hierarchical clustering. Proses pengecekan kemiripan program dimulai dari proses transformasi kode program ke dalam Abstract Syntax Tree (AST, kemudian ditransformasi menjadi sequence dan dihitung kemiripannya menggunakan algoritma Levenshtein Distance. Modul student feedback system berfungsi untuk mengecek kemiripan kode program mahasiswa dengan dosen. Mahasiswa akan mendapatkan informasi apakah kode program mereka sudah sesuai dengan yang diinginkan oleh dosen atau belum. Sebelum sistem memberikan umpan balik, terlebih dahulu kode program dosen dan mahasiswa diproses menjadi AST dan kemudian menjadi sequence. Sistem akan membandingkan kemiripan kode program dosen dan mahasiswa menggunakan algoritma Smith-Waterman yang telah dimodifikasi. Kemudian sistem menampilkan baris-baris kode mana saja yang sama antara kode program dosen dengan kode program mahasiswa. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa modul deteksi plagiarisme dan student feedback system telah terimplementasi dengan baik.

  20. Rambut Sebagai Bioindikator Pencemaran Timbal Pada Penduduk di Kecamatan Semarang Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Marianti

    2013-03-01

    Full Text Available Timbal (Pb bersifat toksik, karsinogenik, bioakumulator dan biomagnifikasi. Bioakumulasi Pb dapat terjadi pada kuku, hati dan rambut. Penelitian bertujuan untuk mendeteksi apakah telah terjadi pencemaran timbal pada penduduk di kecamatan Semarang Utara dengan menggunakan rambut sebagai bioindikator. Penelitian deskriptif eksploratif ini menggunakan populasi seluruh penduduk di kecamatan Semarang Utara. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling yaitu penduduk laki-laki berumur antara 17 sampai dengan 50 tahun yang tinggal di kelurahan Tanjung Mas dan Bandarharjo Semarang Utara, minimal selama 5 tahun terakhir terus menerus. Kadar timbal pada tubuh dideteksi dari kadar timbal yang terakumulasi pada rambut. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kandungan timbal pada rambut 56 sampel. Kadar timbal tertinggi sebesar 17,028 ppm dan rata-rata 8,304 ppm. Penyebabnya diduga bukan berasal dari emisis kendaraan bermotor di jalan raya mengingat profesi sampel sebagian besar adalah nelayan, tetapi kemungkinan berasal dari air minum yang mereka konsumsi. Sampel air minum yang dikonsumsi terdeteksi mengandung timbal rata-rata 6 ppm. Simpulan dari penelitian ini telah terjadi pencemaran timbal pada sebagian penduduk Semarang Utara dengan tingkat ringan sampai sedang. Pencemaran diduga berasal dari air minum yang dikonsumsi.Lead (Pb are toxic, carcinogenic, bioaccumulator and biomagnification. Pb bioaccumulation may occur in the nail, liver and hair. The research aimed to detect whether lead pollution has affected the people in North Semarang, using hair as bioindicator. The population of this explorative descriptive research was all residents of Sub-District of North Semarang. Samples were taken using purposive sampling technique, i.e. male residents of Tanjung Mas and Bandarharjo aged between 17 and 50 years, who have stayed in the sites for at least 5 years without interruption. The lead level in their body was detected from their hair strand using AAS

  1. RAMBUT SEBAGAI BIOINDIKATOR PENCEMARAN TIMBAL PADA PENDUDUK DI KECAMATAN SEMARANG UTARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Marianti

    2013-04-01

    Full Text Available Timbal (Pb bersifat toksik, karsinogenik, bioakumulator dan biomagnifikasi. Bioakumulasi Pb dapat terjadi pada kuku, hati dan rambut. Penelitian bertujuan untuk mendeteksi apakah telah terjadi pencemaran timbal pada penduduk di kecamatan Semarang Utara dengan menggunakan rambut sebagai bioindikator. Penelitian deskriptif eksploratif ini menggunakan populasi seluruh penduduk di kecamatan Semarang Utara. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling yaitu penduduk laki-laki berumur antara 17 sampai dengan 50 tahun yang tinggal di kelurahan Tanjung Mas dan Bandarharjo Semarang Utara, minimal selama 5 tahun terakhir terus menerus. Kadar timbal pada tubuh dideteksi dari kadar timbal yang terakumulasi pada rambut. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kandungan timbal pada rambut 56 sampel.  Kadar timbal  tertinggi sebesar 17,028 ppm dan rata-rata 8,304 ppm. Penyebabnya diduga bukan berasal dari emisis kendaraan bermotor di jalan raya mengingat profesi sampel sebagian besar adalah nelayan, tetapi kemungkinan berasal dari air minum yang mereka konsumsi. Sampel air minum yang dikonsumsi terdeteksi mengandung timbal rata-rata 6 ppm. Simpulan dari penelitian ini telah terjadi pencemaran timbal pada sebagian penduduk  Semarang Utara dengan tingkat ringan sampai sedang. Pencemaran diduga berasal dari air minum yang dikonsumsi. Lead (Pb are toxic, carcinogenic, bioaccumulator and biomagnification. Pb bioaccumulation may occur in the nail, liver and hair. The research aimed to detect whether lead pollution has affected the people in North Semarang, using hair as bioindicator. The population of this explorative descriptive research was all residents of Sub-District of North Semarang. Samples were taken using purposive sampling technique, i.e. male residents of Tanjung Mas and Bandarharjo aged between 17 and 50 years, who have stayed in the sites for at least 5 years without interruption. The lead level in their body was detected from their hair strand

  2. IMPLEMENTASI ISO 9001: 2000 PADA PEMBELAJARAN PRODUKTIF BIDANG KEAHLIAN BANGUNAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riban Riban

    2012-08-01

    Full Text Available The implementation of ISO 9001: 2000 in productive learning of building engineering sector in vocational education. The objtective of this study was to uncover the barriers to implementation of ISO 9001:2000 in productive learning. The study was designed using multisite study design. Tecniques of collecting the data were interview, observation to partici­pants, and documentation test. The result of the study are: (1 Implementation of the ISO 9001: 2000 in productive learning of  building engineering sector relates to the implementation of the concept of P-D-C-A in the ISO quality management system; (2 the barriers in implementation of ISO 9001:2000 in pro­ductive learning include low awareness level, inconsistencies, and disobedience; and (3 efforts to overcome the barriers to implementation of ISO 9001:2000 in produc­tive learning involve building the shared commitment, socialization in order to create together awareness, supervising, and doing the preventive action. Implementasi ISO 9001: 2000 pada Pembelajaran Produktif Bidang Keahlian Bangunan di Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini bermaksud meng­ungkap lebih mendalam tentang, imple­men­­­tasi, hambatan-hambatan, dan upaya-upaya dalam mengatasi ham­batan penerap­an ISO 9001: 2000 pada pembelajaran produktif. Penelitian ini diran­cang dengan menggunakan rancangan studi multisitus. Teknik pengum­pulan data meliputi wawan­cara, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian adalah: (1 Penerapan ISO 9001: 2000 pada pem­belajaran pro­duktif teknik bangunan mengacu pada konsep P-D-C-A ke dalam sistem manajemen mutu ISO; (2 hambatan implementasi ISO 9001: 2000 pada pem­bel­ajaran produktif meliputi tingkat kesadaran rendah, inkonsistensi, dan ketidak­taatasasan; dan (3 upaya mengatasi hambatan dalam implementasi ISO 9001: 2000 pada pembelajar­an produk­tif meliputi membangun komitmen bersama, sosialisasi dalam rangka me­num­buhkan kesadaran bersama

  3. Persepsi Masyarakat terhadap Penerapan Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan pada Kegiatan Bidang Pariwisata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Antonio Lelo Taci

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini mengunkap tentang persepsi masyarakat terhadap Penerapan Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan di Sub-Distrito Cristo Rei, Distrito Dili. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap penerapan Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan di Sub-Distrito Cristo Rei, Distrito Dili dan persepsi terhadap dampak lingkungan yang akan timbul akibat oleh kegiatan bidang pariwisata. Pengumpulan data penelitian menggunakan metode survai dengan menggunakan kuesioner sebagai alat penelitian.  Jumlah Kepala Keluarga (KK yang tinggal di Desa (Suco Meti Aut, Sub-Distrito Cristo Rei yaitu sebanyak 376 (KK dari total jumlah penduduk sebayak 1.501 jiwa. Dari jumlah tersebut diambil 88 KK sebagai sampel responden dengan menggunakan teknik acak sederhana (simple random sampling. Cara penilaian dilakukan dengan memberikan skor pada tiap pertanyaan di kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square serta korelasi stastistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial ekonomi (tingkat pendidikan, jenis pekerjaan dan tingkat pendapatan memiliki pengaruh yang kuat terhadap persepsi masyarakat tentang penerapan Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan pada pembangunan bidang pariwisata. Semakin baik tingkat pengetahuan responden, maka semakin baik pengaruhnya terhadap persepsi penerapan UKL-UPL pada pembagunan bidang pariwisata. Sementara jumlah anggota keluarga tidak memiliki pengaruh yang kuat terhadap persepsi penerapan UKL-UPL. Semakin banyak jumlah tanggungan keluarga, persepsi terhadap penerapan Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan semakin buruk. Hal yang sama juga didapatkan untuk persepsi dampak lingkungan. Pemahaman dan kesadaran akan pentingnya lingkungan hidup sebagian masyarakat masih lemah hal ini sangat mengharapkan pemerintah untuk meningkatkan sosialisasi peraturan dan kebijakan

  4. PEMILIHAN PARAMETER PRE TREATMENT PADA PROSES PENGAWETAN BAMBU LEMINASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Denny Nurkertamanda

    2012-08-01

    Full Text Available Bambu merupakan salah satu sumber daya alam Non-Hutan yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia. Salah satu kelemahan bahan baku bambu adalah tingkat keawetan alami yang rendah sehingga rentan terhadap organisme perusak seprti kumbang bubuk dan rayap. Pemanfaatan bahan insektisida organik daun mimba merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan keawetan bambu sebagai bahan baku produk mebel yang ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekstrak daun mimba dan mendapatkan konsentrasi ekstrak yang optimal dalam pengawetan bambu. Model penelitian yang dilakukan metode Desain Eksperimen Faktorial untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak dan lama perendaman bambu dalam proses pengawetan untuk meningkatkan keawetan bambu dari serangan organisme perusak. Daun mimba segar dicampurkan dengan air untuk menghasilkan variabel konsentrasi 100, 200, 300, 400, dan 500 gram/liter. Pada penelitian ini, bambu direndam dalam larutan konsentrasi ekstrak mimba dengan lama perendaman 30 menit dan 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengurangan berat bambu yang  signifikan terjadi pada pengawetan bambu dengan konsentrasi ekstrak mimba 20% ( 200 gram/liter selama 30 menit. Pada konsentrasi ekstrak 20%, sampel bambu mengalami pengurangan berat bambu akibat serangan rayap tanah sebesar 21,55%. Pengawetan bambu yang efektif dapat dilakukan dengan konsentrasi ekstrak mimba 30%. Kata Kunci: mebel, bambu, pengawetan, ekstrak mimba, desain eksperimen faktorial Bamboo is one of the natural resources of trees is widely used by Indonesian society. A disadvantage of raw bamboo islow level of durability, so making it vulnerable to destructive organisms such as beetles and termites powder. Utilization of organic insecticide neem leaf is one solution to improve the durability of bamboo as raw material for furniture products that are environmentally friendly. This research objective was to determine the effect of extracts of neem

  5. Tingkat Keterjadian Penyakit Layu Stewart pada Benih dan Respon beberapa Varietas Jagung terhadap Infeksi Pantoea stewartii subsp. stewartii

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haliatur Rahma

    2014-03-01

    Full Text Available Disease incidence of Stewart’s wilt on the seed and response of several maize varieties to Pantoea stewartii subp. stewartii. Stewart’s wilt disease of maize is caused by Pantoea stewartii subsp. stewartii.  This bacterium is seed-borne pathogens, when attacked maize caused yield lost 40-100%.  The objective of this research was to detemine the incidence level of stewart’s wilt disease, growth of some varieties of maize and their response to stewart’s wilt pathogens Pantoea stewartii subsp. stewartii.  The research was conducted in the Laboratory of Bacteriology and Greenhouse Cikabayan IPB from November 2011 to March 2012. In experiment I, nineteen samples of maize were used for symptom test  in the maize seedling stage, using Randomized Block Design with three replications. Experiment II used a Randomized Block Design with 2 factors: maize varieties (8 hybrids varieties, 3 open pollinated varieties, and 7 sweet corn varieties and bacteria isolates  (BGR 2, BGR 4, BGR 28, BGR7 and PSM 27, with three replications. The results showed in experiment I, the incidence of stewart’s wilt disease ranged 2.00 – 15.33%, germination and vigor index of maize seed were 68.00 – 95.33% and 55.33 – 90.67% respectively.  While in experiment II, hybrid and open pollinated of maize varieties were resistant to moderately susceptible   while all sweet corn varieties were susceptible to infection of Pantoea stewartii subsp. stewartii.

  6. SURVIVAL ANALYSIS GANGGUAN PERNAPASAN DENGAN TINGKAT PAJANAN PENCEMARAN UDARA DI DKI JAKARTA (STUDI COHORT PADA MURID SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Defriman Djafri

    2007-09-01

    Full Text Available Level of health risk generated by air pollution material to public especially at school children and existence of impact to respiratory symptom. Purpose of this research was wished to know the relationship of respiratory symptom at elementary school with level of air pollution exposure in DKI Jakarta. Prospective cohort was conducted during 3 month of be noted the happening of respiratory illness at the time period. Data is analyzed to apply statistical methods Survival Analysis in STATA 9.2 (license. Result of research it is got that existence of the relationship of respiratory symptom with level of air pollution exposure, From 4 respiratory symptom taken analyzed and in this research, incidence rate at each symptom is got by higher case at region high exposure compared to region low exposure. Conclusion is got approximant 50% base school children experiences case of respiratory symptom based on result of case probability everyone of respiratory symptom observation.

  7. PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BEKERJA PADA SEKTOR PERTANIAN DI DESA KARANGNANAS, KECAMATAN SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hari Walujo Sedjati

    2010-03-01

    Full Text Available The education degree was found related to motivation worked at the other peasant in village, because the peasant generally don’t react to new ideas with a positive attitude. To say that peasants are tradition oriented is to state a truism. The peasants to follow those ways be known will produce positive, even though small scale, results rather than to try a new idea that might end in failure and thereby endanger his existence. The lack of peasant innovativeness is a funtion of scarce economic resources or of technology inappropriate for village settings. Peasants are poor, and a lack of ready capital undoubteddly serves to discourage the adoption of those new ideas which require cash outlay. Peasants are poor in technological resources and human resources. Peasants a relatively low capital income and comparatively low productivity per person, little commerce and high self sufficiency, a high rate of illiteracy, limited mass media facilities, inadequate nutrition and high death rates and shorts life expactancy, So that the education degree was found to be related other became peasant. Product Moment score are negatively related : - 0,289. This research in Karangnanas village, Sokaraja subdistrict. Banyumas regency, Jawa Tengah Province. Key words : Peasant. Education. Motivation.

  8. PENGARUH TINGKAT KESESUAIAN MATERI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk CABANG MAKASSAR

    OpenAIRE

    YAKUB, A. FITRIYANI

    2008-01-01

    2012 The research aims to analyze the effect of level suitability material human resource development on employee perfomace at PT.Bank Mandiri (Persero)tbk branch Makassar. Employee performance is a result of an employee???s work achieved in the ability to perform task in accordance with the responsibilities given. Data used in this research were obtained from questionnaires (primary) and interviews with parties related. Research findings show that the variables of material human resource ...

  9. Pengaruh Jumlah Wisatawan, Jumlah Hotel, Dan Tingkat Hunian Hotel Terhadap Penerimaan Pajak Hotel (Studi Kasus Pada Kota YOGYAKARTA)

    OpenAIRE

    Anggitasari Aliandi, Vidya Dwi; Handayani, Herniwati Retno

    2013-01-01

    A hotel tax revenue is a high potential income for Yogyakarta as a tourism city. However, this contribution to revenue tends to fluctuate. This study aims to determine the influence of the number of tourists, the number of hotels and hotel occupancy rates in Yogyakarta from 2001 to 2011 for hotel tax revenue.The analytical method used in this research is descriptive analysis and multiple linear regression analysis. Descriptive analysis explains the description of the data that comprises the ...

  10. Senam Lansia dan Tingkat Stres pada Lansia di Dusun Polaman Argorejo Kecamatan Sedayu 2 Kabupaten Bantul Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Jaka S

    2015-07-01

    Full Text Available Physical activity of elderly can be a mechanism of dealing with stress. However, older people are rarely engage in the physical activity. The purpose of this study was to know the relationship between elderly gymnastics and level stress in village of Polaman Argorejo, District of Bantul Yogyakarta. This study was an analytic quantitative research with cross sectional design. The population in this study was elderly that lived in Polaman village which totaled 90 respondents. Technique sampling used was total sampling resulted on 90 respondents. The analysis used was chi-square. Results showed that elderly who actively participated in gymnastic and not stress was 16 respondents (76,2%, while elderly who actively participated in gymnastic and stress was 5 respondents (23,8%, there was a signifi cant relationship between gymnastic and the level of elderly stress with value of p=0,000. In conclusion, there was a signifi cant relationship between gymnastics for the elderly and stress level on elderly in Polaman village Argorejo Bantul Yogyakarta.

  11. HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN FORMAL DENGAN PARENTING SELF-EFFICACY PERIODE AWAL NIFAS PADA IBU PASCA SECTIO CAESAREA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Domas Chandra Pramudianti

    2017-07-01

    Full Text Available Abstract: The research aimsto determine the relationship of the levelof formal education with parenting self-efficacy in the early period ofpostnatal maternal post Sectio Caesarea(SC.The methods is anobservational study with cross sectional design. The study populationincludes all mothers post SC in RSIA ‘Aisyiyah Klaten and DelangguPKU Muhammadiyah Hospital, the subject of the study involved 66people. Samples were selected purposively to the inclusion criteriaof exclusion. Data analysis using Spearman Rank at the 95% confidencelevel. The results is level of formal education have a meaningfulrelationship with parenting self-efficacy in the early postnatal periodwith a value of p = 0.000 (p <0.05.Keywords: formal education, parenting self-efficacy

  12. Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Pada Pasien Diabetes Mellitus Tentang Diet Diabetes Mellitus Di Rsup Haji Adam Malik Medan 2014

    OpenAIRE

    Balakrishnan, Gayathri Devi

    2015-01-01

    Introduction. Diabetes Mellitus is a chronic disease caused by decreased insulin production by pancrease or ineffectiveness of insulin in reducing blood sugar level. This condition will increase the blood glucose level until it causes complication. Diabetic diet plays an important role in controlling the sugar level of blood. The reason of these study is to determine the level of knowledge and attitude about diabetic diet among patients in Poly-Endocrine, Department of Internal Medicine, H...

  13. Pengaruh Pelapisan Kitosan terhadap Sifat Fisik dan Kimia Tomat Segar (Lycopersicum pyriforme pada Berbagai Tingkat Kematangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Melly Novita

    2012-10-01

    Full Text Available Tomato fruit undergoes many physicochemical changes after harvest caused by the process of metabolism. The method used to inhibit the metabolic processes in tomatoes can be overcome by controlled atmosphere storage. However, this method requires a high cost. Therefore there is another method that is more practical and economical to imitate the mechanism of the controlled atmosphere is by the use of coating materials (coating. Coating material must be able to form a barrier layer of the loss of water content and can maintain fruit quality and does not pollute the environment. Chitosan is a natural alternative as a coating material that is non-toxic and safe for health. This study aimed to observe the effect of chitosan coating on quality and shelf life of fresh tomatoes at different maturity levels. The study design used was completely randomized design (CRD factorial with two factors. The factor I was the maturity stages which consisted of 3 (three levels : K1 = full green (0-10% red skin, K2 = light red (30-60% red skin, K3 = ripe ( > 70% red skin. Factor II is storage duration which consisted of 5 (five level : P1 = 0 day, P2 = 5 days, P3 = 10 days, P4 = 15 days, P5 = 20 days, with 2 (two replications. The analysis conducted on tomatoes were weight loss, solusble solids concentration, total acid, and vitamin C. The results showed that the tomatoes were coated chitosan could inhibit weight loss, soluble solids concentration, total acid, and vitamin C than untreated tomatoes (control. Chitosan coating with a concentration of 1% and a long soaking for 10 minutes on the tomatoes with the maturity stages of 0-10% skin red and 30-60% skin red could maintain in good condition for 20 days of storage. But the tomatoes with the maturity stage > 70% red skin only able to survive 10 days of storage.

  14. PENGARUH PENAMBAHAN KUBIS MERAH (Brassica oleraceae var. TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN TINGKAT KESUKAAN KONSUMEN PADA BISKUIT TEPUNG BIJI RAMBUTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Linda Ristiana

    2015-08-01

    Full Text Available Rambutan seed flour could be utilized as a food especially as source of carbohydrate, fat, and protein. Red cabbage could be used as natural food color because of their anthocyanin content. The aims of the research were to investigate the effect of red cabbage to the antioxidant activity and consumer preference of rambutan seed flour biscuit. This research was use completed randomized design with 9 combinations and 2 replications. The results showed that the highest antioxidant activity was biscuit made by 50 g of rambutan seed flour addition and 20% of red cabbage extract, e.i 19.48 % radical scavenging activity (RSA of DPPH. But biscuit which was most prefere by panel test was only 25 g of rambutan seed flour without any addition of red cabbage extract. Rambutan seed flour and red cabbage addition to the biscuit did affect the antioxidant activity and the consumer preference of the biscuit.

  15. Rasio Total Benchmarking Sebagai Indikator Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Kasus Pada PT. Semen Gresik (Persero), Tbk. )

    OpenAIRE

    Syafi’i,

    2013-01-01

    Semakin meningkatnya pendanaan dalam APBN dari tahun ketahun yang bersumber dari penerimaan pajak, menuntutkeikutsertaan aktif wajib pajak dengan semakin meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Kepatuhan ini meliputi kepatuhan dalam pemenuhan kewajiban perpajakan yang sesuai dengan kebenarannya. Kepatuhan memenuhi kewajiban perpajakan secara sukarela(voluntary of complience) merupakan tulang punggung dari self assesment system, dimana wajib pajak bertanggung jawab menetapkan sendiri kewajiban per...

  16. BIOLOGI DAN TRANSFORMASI BELALANG KEMBARA LOCUSTA MIGRATORIA MANILENSIS MEYEN (ORTHOPTERA: ACRIDIDAE PADA BEBERAPA TINGKAT KEPADATAN POPULASI DI LABORATORIUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hamim Sudarsono , Rosma Hasibuan, dan Damayanti Buchori .

    2012-02-01

    Full Text Available Biology and Transformation of the Migratory Locust Locusta migratoria manilensis Meyen (Orthoptera: Acrididae at Several Laboratory Population Density Levels.  The migratory locust, Locusta migratoria manilensis Meyen (Orthoptera: Acrididae is one of insect pests in Indonesia that undergoes a unique polymorphic biology.  The locust develops a transformation phase which is triggered mainly by high population density.  Its recent outbreaks in several regions of Indonesia cause major concern and control strategies must be developed to strengthen control efforts in the future. Its unique polymorphic phenomenon, therefore, must be investigated thoroughly for the basis of management of the outbreak.  Due to its agility and its long range flying ability, the most realistic technique to study behavioral and morphological change of the locust is in controlled condition at a laboratory or a green house facility. The experiment was aimed to study effects of colony densities on the biology and transformation process of the migratory locust.  More specifically, the experiment was to study effects of population density on the feeding activity, mortality rate, and the ratio of F/C and E/F of the migratory locust L. migratoria manilensis.  The population densities were simulated in colonies at 2, 5, 10, 20, dan 30 couples per cage (cage size: 45x45x90 cm reared in a green house. Results of the experiment show that, in general, higher densities of the migratory locust colonies tended to feed more rigorously than those of the less dense colonies.  The locust remained in solitary phase at the density of 2-5 couples per cage whereas the transient phase occured at the density of 10-20 couples per cage.  The colonies transformed to gregarious stage when their densities were 30 couples per cage or higher.  Mortality percentage tended to be higher at colonies with higher density, especially for the third instar of the migratory locust.

  17. Kajian Pengembangan Destinasi Pada Tingkat Tapak Di Puncak Puspo Ardi Kabupaten Kulon Progo Dengan Pendekatan Analisis Swot

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hary Hermawan

    2017-09-01

    ABSTRACT Tourist visits to Yogyakarta from year to year experienced a fairly rapid growth. But it can not be denied that there is still an imbalance in tourist visits between districts is quite striking because the quality of tourist destinations between districts has not been evenly distributed. This article attempts to explore concepts in the development of natural-based destinations in the Puspo Ardi region, studied by the SWOT approach. The results of the analysis refer to the strategy of fixing weaknesses to take opportunities (WO. Applications in the development of land-level destination sites, including: Arrangement of parks or landscaping; Development of tourism facilities and accessibility; The construction of the Recommendations on the Group of natural charm and culture group flora typical tourist attraction to be included in a beautiful, unique and authentic with a garden or landscape configuration as the first impression and a tourist icon Puspo Ardi, the procurement of the start faslititas the most basic such as parking, mark penujuk, General seating, gazebo, toilets, parking and so on, and the development of iconik attractions, or instagramable to maximize the Group's young market with trends selfie. Keywords: Destination development,tourism attraction, tread land, landscaping

  18. INTERAKSI ANTARA REMAJA, AYAH, DAN SEKOLAH SERTA HUBUNGANNYA DENGAN TINGKAT STRES DALAM MENGHADAPI UJIAN NASIONAL PADA SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Krisnatuti Pranadji

    2010-01-01

    Full Text Available National Examination is one of reference of evaluation to increase the quality of education in Indonesia. In High School National Examination 2009, there is increasing of the amount of examination subjects. Those were become six subjects from only three in the previous year. The students in the third year who facing the National Examination was easier to get stress. Stress level in them can be minimalized by their interaction with family and school environtment. The research design was cross sectional study with 76 high school students as samples that determined by simple random sampling. Analysis data consisted of Independent sample's difference T-test and Mann Whitney, Spearman’s correlation, and multiple linear regretion. The result of this research showed that stress level in girls were higher than boys. The result also showed that stress was caused by less interaction with father and school. Parenting which tend to mutual and communicative interaction with father would also give a better interaction quality. If father could optimize his role to do a good parenting, their children would also overcome their stress well.

  19. Analisis Tingkat Kesehatan Bank Terhadap Kualitas Laba Pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa Se-Indonesia (2008-2012)

    OpenAIRE

    Sutardisa

    2013-01-01

    2013 This research aims to analyze the influence level of bank health toward earning quality on devizen national private commercial bank around Indonesia. The data of this research is obtained from the publication of income statement of each devizen national private commercial bank in Indonesia since 2008-2012. The number of sample is 29 banks taken with method of purposive sampling. The analytical technique used is a statistical test regression method and hypothesis testing using the F te...

  20. Apakah Ukuran, Profitabilitas, dan Praktik Manajemen Laba Memengaruhi Tingkat Pelaksanaan dan Pelaporan Islamic Social Reporting Pada Perbankan Syariah Di Indonesia?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Setiawan

    2016-10-01

    Full Text Available This study aims to examine the effect of size, profitability, and earnings management on implementation and disclosure of Islamic Social Reporting in Islamic banks in Indonesia. The samples are Indonesian General Islamic Banks (Bank Umum Syariah which published an annual report within the past three years from 2009 to 2013. Measurement of Islamic Social Reporting was perfomed with reference to the research Haniffa (2002. The hypothesis testing employs multiple regression analysis techniques. The results of this study reveal that the size of banks as measured by total assets has positive effect on the level of implementation and disclosure of Islamic Social Reporting by Islamic banks. However, profitability as measured by return on eearnings (ROE and earnings management as measured by Healy model (1996 do not show the effect on the level of implementation and disclosure of Islamic Social Reporting by Islamic banks. For more detail descriptions of this study results are presented in discussion section.

  1. KAJIAN TINGKAT INFEKSI NEMATODA USUS PADA MURID SDN NAGARI LIMAU GADANG KABUPATEN PESISIR SELATAN PROVINSI SUMATERA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armen Armen

    2016-09-01

    Full Text Available The research was done in Nagari Limau Gadang, West Sumatera. The purpose of the research was to study the rate of intestinal nematode infection on the students of SDN Nagari Limau Gadang.The population of the research was the students of SDN Nagari Limau Gadang as many as 100 students divided into six grades, that is grade 1 until grade 6. By using stratified proportional random sampling, 40% of the students on each grade were considered as the sample. The hypothesis of the research was 85% of the students were infected by intestinal nematode and 15% were not. As the result, the hypothesis was accepted; more than 75% of the students of SDN Nagari Limau Gadang in Pesisir Selatan regency were infected by intestinal nematode, especially Ascaris lumbricoides35% and Ancylostoma 8,33%. It was found that intestinal nematode mostly infected female students, the students under 9 years old, and those with uneducated parents.   Key words: infection, nematode, student

  2. PENTINGNYA VARIASI TATA LETAK DAN GARNISH PADA HIDANGAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN TAMU DI HOTEL HORISON ULTIMA MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    antonius bayu kartiko

    2016-12-01

    Full Text Available In food presentation, especialy in a restaurant and a hotel, required human resource who have artistic�s soul, creativity, and high profesionalism. Thus food layout and garnish� variation can increase guest�s satisfaction. But now food layout and garnish are often forgotten. The writter want to know the importance of food layout and garnish for guest satisfaction and guest�s response to food that are served. The Writter used primary and secondary data collection�s method and then analyzed using descriptive-qualitative method. The lack of human resources who understand the art of food production, limit variety of food layout and garnish. And then increase guest�s surfeit who have become rugular guest. For the� guests food layout and garnish are important think and proportional against guest�s satisfaction.

  3. Analisis Tingkat Kepuasan Pemustaka terhadap Kepuasan Layanan pada Perpustakaan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sapto Harmoko

    2015-11-01

    Full Text Available This study aimed to find out: User Satisfaction on the Quality of Service of The Library Faculty of  Mathematics and Natural Sciences, Gadjah Mada University Library. Data were collected by using questionnaires as the main method, documentation and interview as a complementary method. Population taken are all users MIPA UGM Faculty Library in April 2010. Samples taken as many as 100 respondents using incidental sampling technique. The analysis used are Qualitative Analysis and Quantitative Descriptive Analysis. Based on the Quantitative Descriptive Analysis, the results obtained can be summarized as follows: The score of assessment criteria based on the average value of 3.64 overall results thus obtained can be categorized that user satisfaction on the quality of library services at the Faculty of Science, GMU is good. Of the 24 indicators under consideration are translated into five sub-variables, namely: tangible, reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy. Of the five variables into the user satisfaction in choosing a service to the Faculty of Science, Gadjah Mada University Library which became the main consideration for the variable of tangible, the average value user satisfaction is 3.77, so based on the average value is good. For the dimensions of reliability, the average value user satisfaction is 3.59, so based on the average value is good. For dimensions of responsiveness, the average value user satisfaction is 3.65, so based on the average value is good. For security dimension, the average value user satisfaction is 3.64, so based on the average value is good. For the dimensions of empathy, the average user satisfaction is 3.58, so based On the average value is good.

  4. Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Tentang Pendidikan Seks Secara Dini pada Anak Sekolah Dasar (SD)

    OpenAIRE

    Maryuni Maryuni; Legina Anggraeni

    2017-01-01

    Indonesian Child Protection Commission states that at least 45 children who are victims of sexual violence every month. Early sex education for children is essential to prevent sexual violence but many parents have opinion that sex education for children are taboo. This study aims to determine what factors are associated with the level of knowledge of parents against early sex education for children. This research was conducted in Primary School Kartika VIII-5, South Jakarta 2014. This resear...

  5. Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Tentang Pendidikan Seks Secara Dini pada Anak Sekolah Dasar (SD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maryuni Maryuni

    2017-01-01

    Full Text Available Indonesian Child Protection Commission states that at least 45 children who are victims of sexual violence every month. Early sex education for children is essential to prevent sexual violence but many parents have opinion that sex education for children are taboo. This study aims to determine what factors are associated with the level of knowledge of parents against early sex education for children. This research was conducted in Primary School Kartika VIII-5, South Jakarta 2014. This research is descriptive analytic with cross sectional approach. The population in this study are parents of students in grade 1 in Primary School Kartika VIII-5 South Jakarta. Samples were selected by total sampling method resulting on 60 respondents. Collecting data using questionnaires. Data analysis techniques using chie square. Results showed that there were a significant relationship between education, social and cultural values, and exposure information with knowledge about sex education at an early stage, while the work are not related. In conclusions, this study factors was correlated with parents knowledge about early sex education for children in Primary School Kartika VIII-5 were education, social and cultural values, and exposure information. Expected for parents to improved information about early sex education for children, so parents have good knowledge abou t sex education.

  6. PENGARUH BIRO PERJALANAN WISATA SEBAGAI SALURAN DISTRIBUSI TERHADAP TINGKAT HUNIAN KAMAR PADA HOTEL ALL SEASONS LEGIAN BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Made Adi Yanti Putri

    2017-01-01

    Full Text Available The background of this study was based on of technology development that affect the online or offline room sales at All Seasons Legian Bali. Room sales are made through online travel agents is higher than the offline travel agents. It means the influence of offline travel agent is lower than the growth online travel agent. The purpose of this report is to determine the influence of travel agents as a distribution channel about rooms sales at All Seasons Legian Bali Hotel. The data were collected by observation, interviews, library research and documentations. Type of data were used in this research are qualitative and quantitative. The data sources were used are the primary and secondary data and the purposive sampling methods to determine the informant. The data were analyzed with the simple regression analysis techniques, simple correlation analysis, analysis of determination, t test with significant level of five percent. The data processing were using with SPSS (Statistical Package for Social Science 16.00 for windows. Based on the calculation, The lowest room sales is 247 in the period of May 2009, while the highest room sales is 2.239 in the period of January 2012, and obtained a correlation is 3.9%, which means the relationship between the travel agent and level of room sales at All Seasons Legian is low. The suggestion could be given that the hotel should strengthen in relationship with travel agents, so that could to provide great contribution as a distribution channel in room sales at All Seasons Legian Hotel.

  7. Hubungan Tingkat Depresi Dengan Terjadinya Insomnia Pada Lansia Usia 60-70 Tahun Di Desa Mayanggeneng Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro

    OpenAIRE

    SYA'DIAH, SITI NURUL

    2012-01-01

    Depression is one of the cause of insomnia occurrence in aging people depression can cause someone to become sorrowful, sleepless and feels exhausted whenThe purpose of this research is to analyze the correlation between depression level with insomnia occurrence aging peolpe in Desa Mayanggeneng Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro. Analytic method applied is by using cross sectional approach with population consists of 60 - 70 year old people in Desa Mayanggeneng Kec. Kalitidu Kab. ...

  8. PENGARUH INFLASI, KURS DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP NON PERFORMING LOAN PADA PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO Tbk CABANG PADANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muthia Roza Linda

    2015-11-01

    Full Text Available This study aimed to get empirical evidence of the effects of inflation, exchange rate, and interest rates on non-performing loans At the State Savings Bank (Persero Tbk Branch Padang. In this research used observation period ranging from 2008 - 2013. Data used is secondary data obtained from the financial statements of the State Savings Bank (Persero Tbk Branch Padang. For testing the hypothesis used multiple linear regression model to see the value of t-statistic. Based on the results of hypothesis testing found that inflation, and interest rates are individually significant effect on non-performing loans at the State Savings Bank (Persero Branch Padang, whereas no significant effect on the rate of non-performing loans at the State Savings Bank (Persero Branch Padang ,

  9. PERBEDAAN EFEK TINGKAT PERLAKUAN ISTIMEWA YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENDAPATAN: SEBUAH STUDI EMPIRIS PADA PELANGGAN TOKO SERBA ADA

    OpenAIRE

    Iwan Ekawanto; Robert Kristaung

    2016-01-01

    This study intends to empirically explore how the practices of loyalty programs conducted by the store management (department store) which benefit for customers so as to provide results that benefit both parties as a relational outcome consisting of relationship commitment, Increased purchases, share of customer, word of mouth and customer feedback, which is completed by respondents profile as control variables such as age, education and income levels. With sample 66 respondents to test the h...

  10. PERBEDAAN EFEK TINGKAT PERLAKUAN ISTIMEWA YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENDAPATAN: SEBUAH STUDI EMPIRIS PADA PELANGGAN TOKO SERBA ADA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Ekawanto

    2016-02-01

    Full Text Available This study intends to empirically explore how the practices of loyalty programs conducted by the store management (department store which benefit for customers so as to provide results that benefit both parties as a relational outcome consisting of relationship commitment, Increased purchases, share of customer, word of mouth and customer feedback, which is completed by respondents profile as control variables such as age, education and income levels. With sample 66 respondents to test the hypothesis using MANOVA. Differential test results showed that there are differences in relationship commitment, increased purchases, share of customer, word of mouth, and customer feedback with a high level of preferential treatment, medium and low on the customer department store. Similarly, the age, income and education at the department store customers there are differences there are differences in relationship commitment, Increased purchases, share of customer, word of mouth, and customer feedback. The results of testing the fifth hypothesis states that preferential treatment will give a high positive influence on relationship commitment, Increased purchases, share of customer, word of mouth, and customer feedback. The test result of five hypothesis states that high preferential treatment will give positive influence to the relationship commitment, increased purchases, and share of customer, word of mouth, and customer feedback. On relationship commitment is not significant covariates of age, but the share of customer revenue and customer feedback and education are not significant, whereas age has the effect of preferential treatment exhibited significantly coupled with the age factor share of the customer to customer. Similarly, the positive word of mouth, only the opinion of significant covariates as control variables of preferential treatment. These three covariates age, income and education only significant simultaneously at Increased purchase only.

  11. Penerapan Metode Multiple Discriminant Analysis untuk Mengukur Tingkat Kesehatan yang Mengindikasikan Gejala Financial Distress pada Bank Umum Syariah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Shofaun Nada

    2015-11-01

    Full Text Available This research aims to account, analyse, and compare the level of Islamic commercial bank's health using CAMELS method mentioned in PBI No. 9/1/PBI/2007 and SEBI No. 9/24/DPBs/2007, and using multiple discriminant analysis (MDA altman z-score method. There are only four from six factors that used in CAMELS: capital, asset, earning, and liquidity excluding management and sensivity of market risk factor. The variables of capital factors are KPMM and ECR ratio. Asset factor consist of KAP and NPF ratio. Earning factor contains four ratios, such as NOM, ROA, ROE, and REO.DOI: 10.15408/aiq.v5i2.2119

  12. Penerapan Metode Multiple Discriminant Analysis untuk Mengukur Tingkat Kesehatan yang Mengindikasikan Gejala Financial Distress pada Bank Umum Syariah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Shofaun Nada

    2015-11-01

    Full Text Available This research aims to account, analyse and compare the level ofIslamic commercial bank’s health using CAMELS method mentioned in PBI No.9/1/PBI/2007 and SEBI No 9/24/DPbS/2007 and using multiple discriminant analysis (MDA altman z-score method. There are only four of six factors that used in CAMELS: capital, asset, earning and liquidity excluding Management and Sensitivity of Market Risk factor. The variables of capital factors are KPMM and ECR ratio. Asset factor consist of KAP and NPF ratio. Earning factor contains four ratios, such as NOM, ROA, ROE and REODOI: 10.15408/aiq.v5i2.2566

  13. Implementasi Pembelajaran IPS Pada Anak-anak Homeschooling Tingkat SMP (Studi Kasus Di Homeschooling Kak Seto (Hsks) Solo)

    OpenAIRE

    Agustiningsih, Nur

    2015-01-01

    Homeschooling is one of informal education institutions the existence of which had gotten legality. Through typical learning method, Homeschooling could be an education alternative for parents and children reluctantly attending formal education. The objectives of research were to find out the Social Science learning plan in Kak Seto Homeschooling (HSKS) of Solo, to find out the assessment of Social Science learning in Kak Seto Homeschooling (HSKS) of Solo, and to find out the constraints of S...

  14. Efek Moderasi Tingkat Pendidikan Pada Delone & Mclean Information System Success Model (Studi Kasus Digital Library Universitas Gadjah Mada (UGM))

    OpenAIRE

    Wicaksana, Iyon Sukma; Hartanto, Rudy; Nugroho, Lukito Edi

    2017-01-01

    Digital library Universitas Gadjah Mada merupakan layanan yang diberikan kepada mahasiswa untuk mempermudah dalam mengakses informasi/referensi. Terdapat beberapa faktor terkait yang mempengaruhi suksesnya penerapan digital library. Keberadaan faktor-faktor tersebut menjadi penting untuk diketahui sejauh mana kesuksesan penerapan digital library. Dengan demikian diharapkan fasilitas digital library digunakan secara optimum oleh mahasiswa.Penelitian ini akan melakukan penelitian efek moderasi ...

  15. Tingkat Stres Pada Mahasiswa Malaysia Semester I Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara Tahun Akademik 2013/2014

    OpenAIRE

    Wukar Hussain, Rabiah Irfah

    2014-01-01

    Stepping into university is a big step in one's life. Lifestyle changes, academic achievement, a solid schedule of lectures, problem peers, adapt away from home for the first time and with the new environment can trigger the occurrence of stress in first y ear students. Plus, if these first year students are international students from Malaysia migrated to Medan to study dentistry. These first year students from Malaysia must adjust to the new environment affectively, behavi...

  16. ASUHAN GIZI PADA HIPERTENSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Triyani Kresnawan

    2014-09-01

    Full Text Available Prevalensi kejadian hipertensi di Indonesia cukup tinggi dibandingkan dengan beberapa negara Asia dan berbagai  dampak  dari  kejadian  hipertensi  memerlukan perhatian  dan  penanganan  khusus.  Untuk mencegah  hipertensi  dan  mengendalikan  hipertensi  beberapa  hal  dapat  dikontrol  di  antaranya  berat badan  berlebih,  kurangnya  aktifitas  fisik,  merokok, konsumsi  alkohol,  asupan  natrium  berlebih,  asupan kalium, kalsium, magnesium yang kurang serta kondisi stres. Pada masa lalu penatalaksanaan hipertensi yaitu  dengan  menggunakan  obat  antihipertensi  dan  diet  rendah  garam.  Pada  saat  ini  modifikasi  gaya hidup  (lifestyle  sudah  diterapkan  pada  saat  pra  Hipertensi,  selain  diet  rendah  garam  1500  -2400  mg Natrium sehari telah disusun pula suatu pedoman yang terdiri dari pola makan, jumlah dan jenis bahan makanan  dengan  memperhatikan  beberapa  zat  gizi  lain yang  berperan  pada  kejadian  hipertensi diantaranya  yang  perlu  ditingkatkan  adalah  asupan  kalsium,  magnesium  dan  kalium  yang  disebut  diet DASH  (Dietary  Approaches  to  Stop  Hypertensi.  Peran  tenaga  gizi  (nutrisionis dan  dietisien  sangat penting  dalam  asuhan  gizi  pasien  hipertensi  sebagai konselor  terapi  non-farmakologik.  Diet  DASH diterapkan sejak pra hipertensi, apabila target tekanan darah tidak tercapai pada 4-6 minggu, maka akan diterapkan terapi farmakologik disertai pengaturan makanan (Diet DASH dan modifikasi gaya hidup. Kata kunci: asuhan gizi, hipertensi

  17. ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAERAH DAN PENDAPATAN PER KAPITA TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novita Ika Sari

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah untuk sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan pendapatan per kapita terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2007 – 2014.  Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengeluaran pemerintah sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan pendapatan per kapita terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi DI Yogyakarta. Sedangkan data yang digunakan adalah data sekunder dengan menggunakan metode analisis regresi data panel serta model Fixed Effect dengan GLS (Generalized Least Squares. Adapun pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dilakukan dengan Uji F dan Uji t dengan tingkat signifikansi 95% (α=5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa variabel pengeluaran pemerintah sektor pendidikan, kesehatan dan pendapatan per kapita berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Sedangkan pengeluaran pemerintah sektor pekerjaan umum tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Secara simultan, semua variabel independen berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan. Koefisien determinasi R2 sebesar 97% menunjukkan variabel independen yang diteliti mampu menjelaskan pengaruhnya sebesar 97% terhadap variabel dependen, sedangkan sisanya sebesar 3% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian. This study aims to determine and analyze the effect of government’s expenditure on education, health, public works and per capita income to the level of poverty in the District / City of Daerah Istimewa Yogyakarta Province years 2007-2014. Variables used in this research is the government’s expenditure on the sector of education, health, public works and per capita income to the level of poverty in the District / City of Daerah Istimewa Yogyakarta Province. While the data used are secondary data by using regression analysis of panel data

  18. PENGARUH E-SCAFFOLDING DALAM THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DINAMIKA PARTIKEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Fauzul Albab

    2016-01-01

    Full Text Available Abstract: This study aimed to examine the effect of e-learning based Think Pair Share cooperative learning model toward higher order thinking skills of students. This study was conducted at SMAN 1 Jember for X grade students and used factorial design. Two experimental groups (TPS with E-Scaffolding and TPS with scaffolding were compared with a control group (TPS. This research was carried out to 180 students. The results showed that there is a difference in high-order thinking skills among groups of students who take the e-scaffolding in the TPS, scaffolding in TPS, and TPS learning; there is a difference in high-order thinking skills among groups of students with different prior knowledge levels; and there is no interactional effect among e-scaffolding in TPS, scaffolding in TPS and TPS strategy and the student’s prior knowledge on high order thinking skills. Key words: e-scaffolding, think pair share, high order thinking, prior knowledge.                                                                                     Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pembelajaran berbasis e-learning yang terintegrasi dalam model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS dalam bentuk E-Scaffolding terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Jember untuk siswa kelas X ini dengan menggunakan rancangan faktorial. Dua kelompok eksperimen (TPS dengan E-Scaffolding dan TPS dengan Scaffolding dibandingkan dengan sebuah kelompok kontrol (TPS. Penelitian dilaksanakan terhadap sampel sebanyak 180 siswa yang dipilih secara acak kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran e-scaffolding dalam TPS dengan pembelajaran scaffolding dalam TPS maupun siswa dengan pembelajaran TPS; terdapat perbedaan kemampuan berpikir

  19. Modul Klasifikasi Aduan dengan Pendekatan Kemiripan Teks pada Aplikasi Perangkat Bergerak Suara Warga (SURGA Kota Kediri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tegar Rachman Muzzammil

    2016-04-01

    Full Text Available Kota Kediri yang memiliki sistem layanan pengaduan masyarakat yang bernama Suara Warga (SURGA Kota Kediri. Dalam penerimaan aduan, terkadang aduan yang masuk ke dalam sistem memiliki kemiripan dengan aduan yang sudah ada. Hal ini dikarenakan adanya kemungkinan pengadu mengirimkan aduan berulang kali atau beberapa pengadu mengirimkan aduan dengan isi yang sama.Manhattan similarity adalah algoritma yang digunakan untuk mendeteksi kemiripan dua dokumen. Manhattan similarity dapat diimplementasikan pada aduan yang masuk ke dalam sistem. Aduan yang masuk diproses dengan pendekatan text similarity, yaitu text processing dan dimodelkan dalam bentuk vector space model sehingga dapat dihitung jarak antar aduan menggunakan Manhattan distance.  Perhitungan jarak antar aduan dibatasi dengan penyusunan cluster menggunakan K-Means clustering, sehingga hanya aduan yang berada pada cluster atau klasifikasi yang sama yang dibandingkan. Setelah klasifikasi dan deteksi dilakukan, sejumlah aduan diambil dari setiap cluster dan ditanyakan kepada 15 responden. Hasil uji coba menunjukkan bahwa aduan dapat dideteksi kemiripannya dengan jarak Manhattan distance minimal 0,9993 antar aduan dengan tingkat akurasi untuk aduan tidak mirip 100% dan untuk aduan mirip 90%. Waktu total yang dibutuhkan untuk melakukan proses klasifikasi dan deteksi kemiripan teks adalah 17 menit 27 detik dengan jumlah aduan 387.

  20. Analisis Highest and Best Use (HBU pada Lahan Jl. Gubeng Raya No. 54 Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akmaluddin Akmaluddin

    2013-03-01

    Full Text Available Laju pertumbuhan penduduk dan tingkat perekonomian yang semakin meningkat di  kota-kota besar seperti Surabaya, bertolak belakang dengan  ketersediaan lahan yang terbatas. Selayaknya properti yang akan dibangun di atas suatu lahan dapat memberikan manfaat yang maksimal serta efisien agar hasilnya dapat dirasakan demi pembangunan wilayah tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan perhitungan  penggunaan yang paling memungkinkan dan diizinkan dari suatu tanah kosong atau tanah yang  sudah dibangun, dimana secara fisik dimungkinkan, didukung atau dibenarkan oleh peraturan, layak secara keuangan dan menghasilkan nilai tertinggi. Dalam penelitian ini dilakukan analisis Highest and Best Use (HBU pada lahan di Jl. Gubeng Raya No. 54 Surabaya seluas 1.150 m2 yang direncanakan akan dibangun hotel. Lahan tersebut berpotensi untuk dikembangkan menjadi properti komersial seperti hotel, apartemen, perkantoran dan pertokoan. Analisis tersebut menggunakan tinjauan terhadap aspek fisik, legal, finansial dan produktivitas maksimumnya. Dari hasil penelitian ini didapatkan alternatif properti komersial hotel yang memiliki penggunaan tertinggi dan terbaik pada pemanfaatan lahan dengan nilai lahan Rp. 67.069.980,31/ m2.

  1. Analisa CFD Pengaruh Penambahan Appendage pada Lambung Katamaran terhadap Hambatan Viskos

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sony Anggara

    2012-09-01

    Full Text Available Penambahan tonjolan (appendages pada lambung kapal sering dimanfaatkan oleh para desainer untuk meningkatkan performa seekeping kapal ketika beroperasi di air, seperti misalnya penggunaan pelat lajur bilga (bilge keel dan tonjolan haluan (bulbous bow. Melakukan modifikasi semacam itu berarti mengubah bentuk model lambung dari tanpa tonjolan (bare hull menjadi bentuk lambung yang lebih komplek. Hal ini berpengaruh terhadap hambatan bentuk kapal yang secara langsung juga menentukan nilai hambatan viskos. Penelitian ini membahas mengenai seberapa jauh tingkat perubahan hambatan viskos akibat modifikasi bentuk lambung. Metode yang digunakan adalah simulasi pemodelan numerik CFD (Computational Fluid Dynamics dengan memanfaatkan model kapal katamaran yang dimodifikasi dengan menambahkan bulbous bow pada bagian depan. Kemudian panjang bulbous bow tersebut divariasikan dengan panjang 2% dan 4% dari panjang garis air (Lwl. Dari hasil simulasi diperoleh nilai hambatan viskos dan visualisasi tekanan fluida di sekitar model. perhitungan nilai koefisien bentuk (form factor 1+k juga disajikan sebagai bahan pendukung identifikasi. Tahap validasi yang digunakan adalah grid independence dan konvergensi. Hasil analisa menunjukkan bahwa perubahan bentuk lambung menunjukkan pengaruh yang relatif kecil terhadap hambatan viskos.

  2. HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB PADA KARYAWAN CV. ANEKA ILMU SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwik Sumiyarsih

    2012-04-01

    Full Text Available Karyawan diharapkan untuk menunjukkan perilaku organizational citizenship atau organizational citizenship behavior (OCB, karena OCB dapat meningkatkan efektivitas, produktivitas, dan kesejahteraan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan OCB. Subjek penelitian ini adalah 113 karyawan CV. Aneka Ilmu Semarang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan proporsional random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala, yaitu skala OCB sebanyak 26 item (α = 0,887 dan skala kecerdasan emosional sebanyak 24 item (α = 0.865. Metode analisis menggunakan analisis regresi sederhana dengan perolehan rxy = 0,747 dengan tingkat signifikansi korelasi pada p = 0,001 (p <0,05, yang berarti ada hubungan yang signifikan antara OCB dengan kecerdasan emosional. Tanda positif pada koefisien korelasi menunjukkan arah hubungan positif, yang berarti bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin tinggi OCB. Kecerdasan emosional memberikan kontribusi sebesar 55,9% dari OCB. Ada faktor lain sebesar 44,1% yang juga berperan namun tidak terungkap dalam penelitian ini. Kata Kunci: kecerdasan emosional, OCB, karyawan

  3. Efektivitas Anger Management Training Untuk Menurunkan Agresivitas Pada Remaja Disruptive Behavior Disorders

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nasrizulhaidi Nasrizulhaidi

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas anger management training untuk menurunkan agresivitas pada remaja disruptive behavior disorders. Subjek penelitian dipilih melalui screening dengan skala CPRS (Conduct Problem Risk Screen dan pengukuran agresivitas dengan skala Buss-Perry Aggression Questionnaire (BAQ. AMT (Anger Management Training berupa psikoedukasi, yang mempelajari tentang pemahaman dasar marah, ekspresi marah dan akibatnya, mengidentifikasi diri saat marah, mengontrol pikiran marah dan menentukan tingkat kemarahan. Selanjutnya memahami anger management melalui film, relaksasi otot dan pernapasan, cara menyelesaikan konflik, cara mengontrol marah dan perencanaan dalam mengontrol marah. Adapun metode intervensi yang digunakan terdiri dari diskusi kasus, latihan individual, presentasi dan modelling perilaku. Penempatan subjek dengan random assignment dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok eksperimen berjumlah 10 orang, mendapat AMT selama 3 kali pertemuan dan setiap pertemuan memerlukan waktu 120 menit. Sementara subjek di kelompok kontrol juga berjumlah 10 orang, namun tidak mendapatkan perlakuan. Dapat disimpulkan anger management efektif untuk menurunkan agresivitas. Dalam hal ini subjek di kelompok eksperimen mengalami penurunan agresivitas setelah mendapat AMT dan subjek di kelompok kontrol mengalami peningkatan agresivitas karena tidak mendapatkan AMT. Selain itu AMT dapat pula diberikan pada individu yang memiliki kemampuan di bawah rata-rata, dengan memodifikasi program yang lebih berbentuk operasional konkrit. Kata kunci: anger management training, agresivitas, disruptive behavior disorders

  4. EVALUASI PENGGUNAAN METILEN BIRU SEBAGAI MEDIATOR ELEKTRON PADA MICROBIAL FUEL CELL DENGAN BIOKATALIS ACETOBACTER ACETI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dani Permana

    2013-05-01

    Full Text Available Microbial fuel cell (MFC merupakan salah satu teknologi sel bahan bakar alternatif yang dapat diperbarui. MFC memanfaatkan proses oksidasi senyawa kimia oleh biokatalis untuk menghasilkan energi listrik daya rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kinerja MFC dengan dan tanpa mediator elektron metilen biru (MB menggunakan biokatalis Acetobacter aceti dan substrat glukosa agar diperoleh energi listrik. Metode yang dilakukan adalah peremajaan kultur A. aceti, persiapan inokulum, persiapan reaktor MFC, persiapan media MFC dengan substrat glukosa 2% dengan dan tanpa mediator MB, pencuplikan secara periodik, penentuan kurva pertumbuhan, arus, potensial, kerapatan daya, energi, kadar glukosa dan tingkat keasaman (pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MFC dengan mediator menghasilkan kuat arus sebesar 0,040 mA, potensial 878 mV, kerapatan daya 0,395 mW/cm2, energi maksimum 3,685 kJ, pemanfaatan glukosa 93,02% dan pH akhir 3,33, sedangkan MFC tanpa mediator menghasilkan kuat arus 0,035 mA, potensial 773 mV, kerapatan daya 0,290 mW/cm2, energi maksimum 2,434 kJ, pemanfaatan glukosa 90,16% dan pH akhir 3,24. Perolehan kerapatan daya pada kedua jenis MFC masih tergolong kecil dan tidak berbeda secara signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan mediator MB hanya berpengaruh terhadap perolehan potensial pada MFC dengan kondisi perlakuan yang diterapkan dalam penelitian ini.

  5. PEMANFAATAN KITOSANDAN JAMUR LAPUK PUTIH (Trametes versicolorUNTUK MENURUNKAN KEKERUHAN DAN WARNA PADA AIR GAMBUT SEBAGAI SUMBER AIR BERSIH ALTERNATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karelius

    2013-05-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan kitosan dan jamur lapuk putih (trametes versicolor untuk menurunkan kekeruhan dan warna pada air gambut sebagai sumber air bersih alternatif dengan tujuan adalah mengetahui perbandingan dosis optimum kitosan dan jamur lapuk serta mempelajari kondisi optimum proses koagulasi dan flokulasi yaitu pengaruh waktu pengadukan dengan kecepatan 40 rpm dan pengendapan terhadap penurunan kekeruhan dan warna pada air gambut. Kitosan yang akan digunakan diisolasi dari limbah kulit udang yang dibuat melalui tiga tahap yakni tahap deproteinasi, demineralisasi dan deasetilasi. Penentuan dosis optimum dilakukan dengan variasi dosis kitosan dan jamur lapuk putih perbandingan 800 : 200; 600 : 400; 400 : 600 ; 500 : 500 dan 200 : 800 (mg/L air gambut. Pengaruh waktu pengadukan lambat terhadap efektifitas koagulasi dan flokulasi dipelajari dengan cara koagulasi dilakukan pada waktu bervariasi yaitu selama 5, 10, 15, 20 dan 25 menit. Pengaruh waktu pengendapan dipelajari dengan suspensi hasil koagulasi diendapkan dengan waktu yang bervariasi selama 15, 30, 45, 60 dan 90 menit. Setelah diketahui dosis dan kondisi optimum koagulasi dan flokulasi selanjutnya diaplikasikan pada 3 (tiga sampel air gambut yang diperoleh dari 3 (tiga lokasi yang berbeda. Perbandingan dosis optimum kitosan dan jamur lapuk putih parameter kekeruhan adalah 600 : 400 mg/L air gambut dengan efektifitas sebesar 95,06%, dan parameter warna dengan perbandingan dosis optimum 400 : 600 mg/L air gambut dengan efektifitas 96,20%. Waktu pengadukan dengan kecepatan 40 rpm optimum adalah 10 menit untuk parameter kekeruhan dan warna air gambut, dengan efektifitas masing-masing 96,34 % dan 96,68 %. Waktu pengendapan yang optimum adalah pada waktu 45 menit untuk parameter kekeruhan dan 60 menit untuk parameter warna air gambut, dengan efektifitas masing-masing 96,37 % dan 96,68 %. Aplikasi kitosan dan jamur lapuk putih pada air gambut, KLP 1 dan KLP 2 dapat

  6. Perancangan Termal Heat Recovery Steam Generator Sistem Tekanan Dua Tingkat Dengan Variasi Beban Gas Turbin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anson Elian

    2017-03-01

    Full Text Available Seiring dengan meningkatnya perkembangan ekonomi suatu negara, maka akan meningkat juga kebutuhan terhadap energi terkhusus pada energi listrik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guna meningkatkan produksi tenaga listrik dengan penggunaan energi bahan bakar fosil seefisien mungkin adalah menggunakan siklus kombinasi PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap. Pada sistem PLTGU tersebut terdapat komponen Heat Recovery Steam Generator (HRSG yang bekerja dengan cara menggunakan sisa panas dari gas buang (exhaust gas turbin yang kemudian digunakan untuk memproduksi uap (steam. Studi perancangan termal ini dilakukan dengan menganalisa data input berupa laju alir massa keluaran gas turbin, temperatur keluaran gas turbin, kandungan keluaran gas turbin, temperatur uap keluar HRSG, dan tekanan uap keluar HRSG. Langkah awal adalah menentukan beban kalor pada setiap modul agar dapat menentukan distribusi temperatur pada HRSG. Kemudian masing-masing dari modul HRSG ditentukan luas permukaan perpindahan panas. Lalu, pressure drop dan efisiensi pada sistem HRSG diukur. Terdapat 4 variasi beban turbin gas yaitu saat 100 %, 90%, 80%, dan 70%. Dari variasi tersebut, dapat ditinjau perbedaan laju alir massa uap/air yang dibutuhkan dari masing-masing beban gas turbin. Hasil yang diperoleh dari perancangan ini adalah untuk mengubah air dari 70oC menjadi uap 401oC menggunakan gas buang turbin bertemperatur 437oC, dibutuhkan luas perpindahan panas total sebesar 25.966 m2. Dari analisa variasi beban gas turbin, didapat bahwa semakin tinggi beban gas turbin maka akan semakin tinggi laju alir massa air/uap yang dapat dihasilkan, yaitu pada beban gas turbin 70% didapat 15 kg/s, pada beban gas turbin 80% didapat 15,3 kg/s, pada beban gas turbin 90% didapat 17,37 kg/s, dan pada beban gas turbin 100% didapat 18,59 kg/s.

  7. Tingkat Pemanfaatan Warung Masyarakat Informasi (Studi di Kantor Pos Makassar II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paraden Lucas Sidauruk

    2011-06-01

    Full Text Available Masalah pokok penelitian ini adalah seberapa tinggi tingkat pemanfaatan Warmasif di Kantor Pos Makassar II. Subjek penelitian adalah individu yang menggunakan internet di Warmasif. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan survei. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dilengkapi wawancara mendalam dan observasi tidak terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Warmasif dimanfaatkan sebagai tempat layanan mengakses internet seperti warnet. Tujuan utama responden ke Warmasif untuk berkomunikasi melalui jejaring sosial (Facebook, Twitter. Sedangkan, jenis informasi yang paling banyak dicari bukan informasi UKM, kesehatan, perpustakaan, melainkan informasi lainnya di luar ketiga jenis informasi itu (66,6%.Berdasarkan perhitungan persentase, tingkat pemanfaatan Warmasif setinggi 56,32 %. Untuk meningkatkannya, Kementerian Komunikasi dan Informatika diharapkan segera memperpanjang domain situs Warmasif www.warmasif.co.id. dan memperbaharui perangkat komputer-internet. Kantor Pos dan Dina