WorldWideScience

Sample records for tinggi tipe incogen

  1. Analisis Model Pembelajaran Tipe Think-Pair-Share Berbasis Pemecahan Masalah Terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumarli Sumarli

    2018-03-01

    Full Text Available Pembelajaran fisika sampai saat ini lebih mengutamakan penilaian hasil belajar tanpa menilai proses pembelajarannya. Selain itu, sistem penilaian prestasi siswa lebih banyak didasarkan melalui tes-tes yang sifatnya menguji kemampuan kognitif tingkat rendah sehingga menyebabkan rendahnya prestasi siswa Indonesia di bidang sains khususnya fisika yang masih di bawah rata-rata internasional. Kemampuan kognitif tingkat rendah ini belum melibatkan proses analisis siswa. Untuk melibatkan proses analisis siswa diperlukan tes yang menguji kemampuan kognitif tingkat tinggi. Namun untuk memberikan tes yang dapat menguji kemampuan kognitif tingkat tinggi diperlukan proses pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman langsung pada siswa. Pembelajaran yang melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi dapat dikembangkan melalui pembelajaran langsung dengan tujuan agar siswa dapat memperoleh ingatan dalam jangka panjang dan siswa juga dapat mengonstruk pengetahuannya sendiri, tetapi kenyataannya secara umum pembelajaran fisika didominasi dengan metode ceramah. Aktivitas siswa hanya terbatas pada mendengarkan, mencatat, menjawab pertanyaan bila guru memberikan pertanyaan, maka proses pembelajaran tersebut jelas tidak mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif dalam beraktivitas. Salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan permasalahan tersebut adalah model pembelajaran tipe Think-Pair-Share (TPS berbasis pemecahan masalah. Model ini dapat mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada diri siswa, membuat siswa terlibat langsung dalam proses pembelajaran sehingga siswa belajar konstruktif tidak bersifat hapalan dan melatih siswa untuk melakukan proses berpikir dan mengungkapkan pendapat dalam memecahkan permasalahan yang ada. Dengan adanya model pembelajaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa yang meliputi keterampilan menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan seiring dengan meningkatnya

  2. Studi Numerik Pengaruh Variasi Tekanan Input, Variasi Putaran Poros, Variasi Tinggi Rongga dan Variasi Panjang Rongga (Pitch Terhadap Laju Kebocoran Aliran Uap Refrigerant (R123 yang Melewati Labyrinth Seal Tipe Stepped

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh Anggun Wibowo

    2013-03-01

    Full Text Available ORC (Organic Rankine Cycle merupakan teknologi yang dapat memanfaatkan tekanan rendah serta temperatur rendah dari panas bumi untuk dikonversi menjadi energi listrik. Salah satu komponen yang terpenting dalam ORC adalah turbin uap. Untuk memaksimalkan efisiensi turbin uap maka kebocoran yang terjadi pada turbin uap harus diminimalisir sekecil mungkin. Untuk meminimalisir hal tersebut maka perlu adanya penggunaan labyrinth seal. Pada dunia industri banyak jenis labyrinth seal yang dipakai, salah satunya adalah stepped labyrinth seal. Penelitian ini dilakukan dengan metode numerik (CFD dengan software Fluent 6.3.26. Simulasi menggunakan model turbulensi k-ε RNG. Penelitian ini menggunakan variasi tekanan inlet yaitu 5, 10 dan 15 bar, putaran poros 0, 1500 dan 3000 rpm,  tinggi rongga 3,415 mm, 3,915 mm dan 5,915 mm serta panjang pitch 4, 6, 8, dan 10 mm. Pada variasi tekanan inlet laju kebocoran paling besar terjadi pada tekanan 15 bar. Pada variasi putaran poros laju kebocoran yang terjadi sama pada setiap variasi. Pada variasi tinggi rongga laju kebocoran paling besar terjadi pada tinggi rongga 5,915 mm. Pada variasi panjang pitch, laju kebocoran paling besar terjadi pada panjang pitch 4 mm.

  3. BIOPHOTOVOLTAIC TIPE-N DAN TIPE-P DENGAN MENGGUNAKAN EKSTRAK KULIT JERUK DARI ACEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luthviyah Choirotul Muhimah

    2017-11-01

    Full Text Available Sel surya berpewarna tersensitisasi atau dikenal dengan dye-sensitized solar cell (DSSC dengan menggunakan semikonduktor tipe-n dan tipe-p serta ekstrak jeruk Mentui (khas Aceh sebagai biomolekul pewarna sensitisasi (dye telah difabrikasi dan dikarakterisasi. Sebagai pembanding, ekstrak jeruk nipis dan jeruk purut juga digunakan. Ekstrak jeruk mentui berdasarkan spektrum inframerah mengandung berbagai macam karotenoid dan flavonoid seperti beta karoten, hesperidin, lutein, naringin, quersetin, tangeretin, dan zeaxanthin. Karakteristik optik ekstrak jeruk Mentui juga menunjukkan nilai absorptivitas molar yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan untuk pembuatan DSSC. Hasil pengujian arus-tegangan menunjukkan hasil bahwa penggunaan ekstrak jeruk Mentui pada semikonduktor tipe-n mampu menghasilkan efisiensi yang lebih besar daripada semikonduktor tipe-p. Adapun tegangan rangkaian terbuka (VOC dan faktor pengisian (fill factor, FF relatif sama untuk semua jenis ekstrak jeruk yaitu VOC ~ 0.340 V dan FF ~ 0.4. Rapat arus pada rangkaian singkat terbesar (Jsc = 1.21 mA·cm-2 dihasilkan DSSC dengan molekul pewarna ekstrak jeruk mentui.

  4. PELATIHAN MANAJEMEN DIRI UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN DIET PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kondang Budiyani

    2011-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelatihan manajemen diri dapat meningkatkan kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus tipe II. Hipotesis penelitian ini adalah ada perbedaan kepatuhan diet antara pretest dan post test. Kepatuhan diet lebih tinggi pada saat post test. Subjek penelitian sebanyak 3 orang. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental design dan rancangan eksperimen the one group pretest-posttest design. Analisis data menggunakan pemeriksaan visual (visual inspection. Hasil menunjukan (1 apabila dibandingkan dengan sebelum pelatihan manajemen diri maka ada peningkatan skor kepatuhan diet pada saat pelatihan manajemen diri dan sesudah pelatihan manajemen diri. Skor kepatuhan diet yang paling tinggi adalah pada saat pelatihan manajemen diri, (2 Apabila dibandingkan dengan sebelum pelatihan manajemen diri maka ada peningkatan skor manajemen diri sesudah pelatihan manajemen diri Kata kunci : kepatuhan diet, pelatihan manajemen diri, penderita diabetes melitus tipe II

  5. Profil Proses Berpikir Mahasiswa Tipe Kepribadian Sensing dalam Pemecahan Masalah Logika Matematika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M.J. Dewiyani Sunarto

    2017-06-01

    Full Text Available ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil proses berpikir mahasiswa dengan tipe kepribadian Sensing, yang terdiri atas Artisan dan Guardian, dalam menyelesaikan masalah matematika.  Pengenalan terhadap profil berpikir mahasiswa penting diketahui oleh pengajar, karena melalui pengenalan tersebut, pengajar dapat mengembangkan model pembelajaran yang sesuai pada masing-masing tipe kepribadian sehingga proses pembelajaran dapat dicapai secara optimal. Mengenai tipe kepribadian, David Keirsey membagi menjadi tipe Sensing dan Intuisi. Pada penelitian ini, akan dibicarakan tipe Sensing, yang terbagi menjadi tipe Artisan dan Guardian. Subjek penelitian adalah mahasiswa jurusan Sistem Informasi sebuah perguruan tinggi di Surabaya. Metode yang digunakan  adalah metode kualitatif eksploratif dimana subjek diminta untuk memecahkan masalah matematika menggunakan langkah heuristik dari Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil proses berpikir mahasiswa dengan tipe Guardian lebih detail dan spesifik dalam memecahkan masalah matematika daripada tipe Artisan, yang lebih mengutamakan persoalan yang harus diselesaikan. Kata Kunci:  Pemecahan Masalah Matematika, Tipe Kepribadian, Sensing, Proses Berpikir. THINKING PROCESS PROFILE OF SENSING STUDENTS’ PERSONALITY TYPE IN SOLVING MATHEMATICAL PROBLEMS   ABSTRACT. The study was aimed  to understand the thinking process profile of Artisan and Guardian students in solving mathematical problem. The importance of thinking process profile,  an instructor can develop appropriate learning model for each personality type. So, the learning process can be optimized. The personality type is divided, by David Keirsey, into two types, Sensing and Intuition. In this research will be studied about Sensing type, which is divided into two, Artisan and Guardian. The subjects were students of Information Systems at a college in Surabaya. The used methods in this research is eksploratif qualitative method

  6. EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI DI KABUPATEN PURWOREJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zainnur Wijayanto

    2015-02-01

    Full Text Available prestasi belajar matematika lebih baik, siswa dengan disposisi matematis tinggi, sedang, atau rendah, 4 pada masing-masing kategori disposisi matematis, manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik, siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan pendekatan open-ended atau pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Purworejo tahun ajaran 2013/2014. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMPN 20 Purworejo, SMPN 14 Purworejo, SMPN 13 Purworejo yang diambil secara stratified cluster random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah instrumen tes prestasi belajar matematika, instrumen angket disposisi matematis siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji hipotesis menggunakan anava dua jalan dengan sel tak sama. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa : 1 prestasi belajar matematika siswa yang diberi pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan pendekatan open-ended lebih baik daripada siswa yang diberi pembelajaran langsung, 2 prestasi belajar matematika siswa dengan disposisi matematis tinggi lebih baik daripada siswa dengan disposisi matematis sedang dan rendah, begitu juga dengan prestasi belajar matematika siswa dengan disposisi matematis sedang lebih baik daripada siswa dengan disposisi matematis rendah, 3 pada model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan pendekatan open-ended prestasi belajar matematika siswa yang memiliki disposisi matematis tinggi lebih baik daripada siswa yang memiliki disposisi matematis sedang maupun rendah. Pada pembelajaran langsung, siswa dengan disposisi matematis tinggi memiliki prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa yang memiliki disposisi matematis sedang dan rendah, siswa dengan disposisi matematis sedang memiliki prestasi belajar yang sama dengan siswa yang memiliki disposisi matematis rendah, 4 Pada siswa

  7. Pengaruh Strategi SQ4R Tipe Bantuan Multimedia vs Buku Teks, Pengetahuan Awal, Gaya Belajar Kolb terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris Teknik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meiti Leatemia

    2014-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menyelidiki pengaruh strategi SQ4R tipe bantuan multimedia versus buku teks, pengetahuan awal dan gaya belajar terhadap hasil belajar bahasa Inggris Teknik. Subjek penelitian adalah 96 mahasiswa  Teknik Sipil dan Mesin Politeknik Negeri Ambon tahun akademik 2011-2012. Desain eksperimen menggunakan kuasi versi  factorial  (2 x 2 x 2 pre test-post test non-equivalent control group design. Analisis data menggunakan statistik Three Ways ANOVA. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5% atau á=0,5  menggunakan SPSS 17.0 for windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1 Ada perbedaan yang signifikan hasil belajar  antara kelompok strategi SQ4R tipe bantuan multimedia dan buku teks, (2 ada perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok pengetahuan awal tinggi dan rendah, (3 tidak ada perbedaan yang signifikan antara pembelajar diverger dan assimilator,  (4 tidak ada pengaruh interaksi antara strategi SQ4R tipe bantuan dengan pengetahuan awal terhadap hasil belajar, (5 tidak ada pengaruh interaksi antara strategi SQ4R tipe bantuan dengan gaya belajar terhadap hasil belajar, (6 ada pengaruh interaksi an-tara pengetahuan awal dengan gaya belajar terhadap hasil belajar, dan, (7 ada pengaruh interaksi antara strategi SQ4R tipe bantuan, pengetahuan awal dan gaya belajar terhadap hasil belajar. Kata kunci: strategi SQ4R tipe bantuan, multimedia, pengetahuan awal, gaya belajar,  hasil  belajar

  8. Jenis-jenis Anggrek Epifit( Orchidaceae ) Di Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu

    OpenAIRE

    PURNAMASARI, LENNY

    2016-01-01

    The study aims to determine the tipes of epiphytic ferm in Orchids (Orchidaceæ) in the village the koto Tinggi Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu. This research has been conducted on November to Desember 2015 with the method survey to the location research directly. Orchid which in be later identified with described the types of Orchids obtained. The result of research in can get one the family (Orchidaceæ), 3 species and 12 individual. As for the types of Orchids obtained which are (Arac...

  9. EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI DI KOTA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annis Deshinta Ayuningtyas

    2015-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: (1 manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik diantara model pembelajaran kooperatif tipe TPSatau pembelajaran langsung, (2 manakah yang mempunyai prestasi belajar lebih baik di antara siswa yang mempunyai kemandirian belajar tinggi, sedang, atau rendah, (3 pada masing-masing tingkatan kemandirian belajar (tinggi, sedang, dan rendah, manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik antara model pembelajaran kooperatif tipe TPS atau pembelajaran langsung. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental semu dengan desain factorial 2x3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP Negeri Se-Kota Yogyakarta Semester I tahun pelajaran 2011/2012. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan carastratified cluster random sampling. Banyak sampel adalah 195 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket kemandirian belajar siswa dan tes prestasi belajar matematika. Uji coba angket meliputi validitas isi, konsistensi internal dan reliabilitas. Uji coba tes prestasi meliputi validitas isi, tingkat kesukaran, daya beda dan reliabilitas. Untuk uji normalitas menggunakan uji Lilliefors, uji homogenitas menggunakan uji barlett. Uji keseimbangan yang digunakan yaitu anava satu jalan dengan sel tak sama. Analisis tes prestasi matematika menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa: (1 Prestasi belajar matematika dengan model pembelajaran kooperatiftipe TPS memberikan prestasi belajar yang lebih baik daripada model pembelajaran langsung, (2 Siswa yang kemandirian belajarnya tinggi mempunyai prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa dengan kemandirian belajar sedang dan rendah, sedangkan siswa yang kemandirian belajarnya sedang mempunyai prestasi belajar yang sama dengan siswa dengan kemandirian belajar rendah, (3 Pada siswa yang mempunyai kemandirian belajar tinggi

  10. IMPLEMENTASI PENDEKATAN INVESTIGASI DENGAN STRATEGI PEMBELAJARA KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Kukuh

    2014-02-01

    Full Text Available ABSTRAK                                          Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa SMA, sehingga perlu dicari alternatif pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa, salah satunya ialah Implementasi Pendekatan Investigasi Dengan Strategi Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1 apakah kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang memperoleh pendekatan investigasi dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional; (2 apakah peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang memperoleh pendekatan investigasi dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik dari peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional; (3 apakah terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa pada kelompok tinggi, sedang dan rendah yang memperoleh pendekatan investigasi dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen kelompok kontrol tidak ekivalen. Hasil penelitian menunjukan: (1 kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang memperoleh pendekatan investigasi dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik daripada siswa yang menggunakan model konvensional; (2 peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang memperoleh pendekatan investigasi dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik dari peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional; (3 terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa SMA pada kelompok tinggi, sedang dan rendah yang memperoleh pendekatan investigasi dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe STAD. Kata

  11. PENGEMBANGAN DESAIN KAPAL LNG DENGAN CARGO CONTAINMENT SYSTEM TIPE MEMBRAN BENTUK PRISMATIK SEBAGAI SOLUSI ALTERNATIF KEBUTUHAN ALAT TRANSPORTASI GAS ALAM CAIR DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Fauzan Zakki

    2014-10-01

    Full Text Available Distribusi dengan menggunakan jaringan pipa memiliki beberapa kelemahan yaitu biaya investasi yang sangat tinggi dan bersifat tetap (Fixed Distribution System, sehingga apabila terjadi menurunnya kapasitas produksi LNG atau habisnya cadangan LNG, maka instalasi pipa menjadi sampah konstruksi yang memerlukan biaya pembongkaran instalasi. Berdasarkan kondisi ini penelitian difokuskan pada pengembangan desain hullform kapal LNG tipe membran prismatik dalam menunjang pengembangan desain kapal LNG yang sesuai dengan karakteristik potensi gas alam cair. Linear regression method, geosim procedure method dan cube root format method, digunakan untuk menentukan besarnya ukuran utama. Analisis hidrostatik, perhitungan hambatan, stabilitas dan olah gerak kapal dilakukan untuk mengetahui kinerja dari hullform yang telah dikembangkan. Berdasarkan hasil evaluasi dari kinerja hullform yang diusulkan, hullform bulbous bow memiliki kinerja yang lebih baik dibanding hullform non bulbous bow. Namun berdasarkan kriteria regulasi, kedua desain yang diusulkan layak dan aman untuk digunakan sebagai alternatif hullform pada kapal LNG tipe membran prismatik.

  12. Pengaruh Penambahan Paladium Terhadap Perilaku Thermal Amalgam Tembaga Tinggi Tipe Lathe Cut

    OpenAIRE

    Ellyza Herda

    2015-01-01

    Effects of additing 1 percent (w/o) palladium (Pd) on the thermal behavior of a lathe cut type high copper amalgam (13 w/o copper) were studied. The identical alloys, with and without 1% Pd were fabricated. X-ray diffraction studies of the amalgams revealed the elimination of the γ2-phase by Pd addition DSC thermogram of non-Pd containing amalgam indicated the existence of two γ1-phaseone with the transition temperature (endothermic peak) at 88◦C and the other at 109◦C. The thermogram data of...

  13. Pengaruh Penambahan Paladium Terhadap Perilaku Thermal Amalgam Tembaga Tinggi Tipe Lathe Cut

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ellyza Herda

    2015-09-01

    Full Text Available Effects of additing 1 percent (w/o palladium (Pd on the thermal behavior of a lathe cut type high copper amalgam (13 w/o copper were studied. The identical alloys, with and without 1% Pd were fabricated. X-ray diffraction studies of the amalgams revealed the elimination of the γ2-phase by Pd addition DSC thermogram of non-Pd containing amalgam indicated the existence of two γ1-phaseone with the transition temperature (endothermic peak at 88◦C and the other at 109◦C. The thermogram data of the Pd containing amalgam showed an endothermic peak at 110.7◦C. The transition temperature of the n phase of the palladium containing amalgam is 4.9◦C lower than the transition temperature of the n phase of the non Pd containing amalgam. This result indicates that the n phase of the Pd containing amalgam includes more of Tin (Sn than the non-Pd containing amalgam. The thermogravimetri diagram showed that the phase decomposition occurred at about 390◦C for the non-Pd containing amalgam and at about 410◦C for the Pd containing amalgam. It is concluded that the addition of 1% Pd into a lathe cut type of high copper amalgam (13% could eliminate the formation of γ2 phase as well as an unstable γ1 phase, promoting strong mercury bonding to Silver.

  14. Die benutting van ureumaangevulde en verskillende tipes ...

    African Journals Online (AJOL)

    Die benutting van ureumaangevulde en verskillende tipes geammoniseerde garsstrooi by skape. AA Brand, SWP Cloete. Abstract. No Abstract. Full Text: EMAIL FREE FULL TEXT EMAIL FREE FULL TEXT · DOWNLOAD FULL TEXT DOWNLOAD FULL TEXT · AJOL African Journals Online. HOW TO USE AJOL.

  15. Asupan vitamin C berhubungan dengan kadar glukosa darah pada pasien rawat jalan DM tipe 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riya Purwaningtyastuti

    2018-01-01

    Full Text Available ABSTRACKBackground: High sugar levels in people with diabetes mellitus causes changes in the body. One of its detrimental process called oxidation reaction that causes the increased formation of harmful substances called free radicals. Antioxidant vitamin A, C, and E helpful to reduce oxidative damage in people with diabetes mellitus and prevent complications. Objectives: The know relationship intake antioxidant with blood glocuse level outpatient type 2 diabetes mellitus in RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta. Methods: This study was observasional with of cross sectional. The subjects in this study were outpatients with diabetes mellitus type 2 with sampels of 89 respondents. Purposive sampling technique. Data consumption pattern of antioxidant, used semi quantitative food frequency (SQFFQ laboratories to examination and blood glucose levels. Data analysis used Fisher’s Exact Test. Results: There is significant association between vitamin C intake with blood sugar levels in patients diabetes mellitus the value of p = 0.004. The existence of a no signifi cant association between vitamin E intake with blood sugar levels in patients diabetes mellitus the value of p = 0.073 and there is no signifi cant association between vitamin A intake with blood sugar levels in patients diabetes mellitus the value of p = 0.252. Conclusion: There is a relationship between vitamin C intake with blood sugar levels, while the intake of vitamin A and E are not related to blood sugar levels KEYWORDS: type 2 diabetes mellitus, blood glucose level, vitamin C intake, vitamin A intake, vitamin E intake. ABSTRAK Latar Belakang : Kadar glukosa yang tinggi pada penderita kencing manis/DM menyebabkan berbagai perubahan di dalam tubuh. Salah satu proses merugikan dinamakan reaksi oksidasi yang menyebabkan peningkatan pembentukan zat berbahaya yang disebut radikal bebas. Antioksidan vitamin A,C dan E bermanfaat dapat menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan: Untuk

  16. Studi Numerik Pengaruh Baffle Inclination Pada Alat Penukar Kalor Tipe Shell And Tube Terhadap Aliran Fluida Dan Perpindahan Panas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rezky Fadil Arnaw

    2014-09-01

    Full Text Available Heat exchanger atau alat penukar kalor merupakan suatu peralatan yang digunakan untuk memindahkan sejumlah energi dalam bentuk panas dari satu fluida ke fluida yang lain. Perpindahan panas tersebut terjadi dari suatu fluida yang suhunya lebih tinggi ke fluida lain yang suhunya lebih rendah. Pada tugas akhir ini akan dilakukan penelitian tentang pengaruh baffle inclination terhadap aliran fluida dan perpindahan panas pada alat penukar kalor tipe shell and tube. Dalam penelitian ini akan dilakukan tiga variasi sudut baffle inclination yaitu 0º, 10° dan 20° dengan besar laju aliran massa yang divariasikan yaitu sebesar 0.5 kg/s, 1 kg/s dan 2 kg/s. Tipe baffle yang digunakan adalah single segmental baffle dengan baffle cut sebesar 36% dan menggunakan arah aliran jenis parallel. Hasil analisa simulasi menunjukkan bahwa laju aliran massa yang meningkat akan menyebabkan kenaikan pressure drop yang cukup drastis dan penurunan temperatur outlet. Alat penukar kalor dengan baffle inclination 0° memiliki nilai perpindahan panas terbaik jika dibandingkan dengan baffle inclination 10° dan 20°.

  17. ANALISIS INVENTORI REAKTOR DAYA EKSPERIMENTAL JENIS REAKTOR GAS TEMPERATUR TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Kuntjoro

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRAK ANALISIS INVENTORI REAKTOR DAYA EKSPERIMENTAL JENIS REAKTOR GAS TEMPERATUR TINGGI. Berkaitan dengan rencana Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN untuk mengoperasikan reaktor eksperimental jenis Reaktor Gas Temperatur Tinggi (RGTT, maka diperlukan analisis keselamatan terhadap reaktor terutama yang berkaitan dengan issue lingkungan. Analisis sebaran radionuklida dari reaktor ke lingkungan pada kondisi operasi normal atau abnormal diawali dengan estimasi sumber radionuklida di teras reaktor (inventori teras berdasarkan pada tipe, daya, dan operasi reaktor. Tujuan penelitian adalah melakukan analisis inventori teras untuk disain Reaktor Daya Eksperimental (RDE jenis reaktor gas temperature tinggi berdaya 10 MWt, 20 MWt dan 30 MWt. Analisis dilakukan menggunakan program ORIGEN2 berbasis pustaka penampang lintang pada temperatur tinggi. Perhitungan diawali dengan membuat modifikasi beberapa parameter pustaka tampang lintang berdasarkan temperatur rata-rata teras sebesar 5700 °C dan dilanjutkan dengan melakukan perhitungan inventori reaktor untuk reaktor RDE berdaya 10 MWt. Parameter utama reaktor RDE 10 MWt yang digunakan dalam perhitungan sama dengan parameter utama reaktor HTR-10. Setelah inventori reaktor RDE 10 MWt diperoleh, dilakukan perbandingan dengan hasil dari peneliti terdahulu. Berdasarkan kesesuaian hasil yang didapat dilakukan desain untuk reaktor RDE 20MWEt dan 30 MWt untuk memperoleh parameter utama reaktor tersebut berupa jumlah bahan bakar pebble bed di teras reaktor, tinggi dan diameter teras. Berdasarkan pareameter utama teras dilakukan perhitungan inventori teras RDE 20 MWt dan 30 MWt dengan metode yang sama dengan metode perhitungan pada RDE 10 MWt. Hasil yang diperoleh adalah inventori terbesar untuk reaktor RDE 10 MWt, 20 MWt dan 30 MWt secara berurutan untuk kelompok Kr adalah sekitar 1,00E+15 Bq, 1,20E+16 Bq, 1,70E+16 Bq untuk kelompok I sebesar 6,50E+16 Bq, 1,20E+17 Bq, 1,60E+17 Bq dan untuk

  18. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Find Someone Who terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jumrawarsi Jumrawarsi

    2017-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Find Someone Who terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X MAN Lubuk Alung. Jenis penelitian pra-eksperimen dengan rancangan penelitian randomized control group only design. Populasinya adalah seluruh siswa kelas X MAN Lubuk Alung tahun pelajaran 2015/2016. Pengambilan sampel dari populasi menggunakan teknik purposive sampling. kelas eksperimen adalah kelas X2 dan kelas kontrol kelas X3. Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai rata-rata pada kelas eksperimen sebesar 74,235 dan nilai rata-rata pada kelas kontrol sebesar 67,411 artinya rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Hasil analisis uji-t diperoleh t-hitung = 2,251 dan t-tabel = 1,669 pada taraf nyata 0,05 dengan dk = 66. Hasil perhitungan terlihat t-hitung > t-tabel berarti H0 ditolak, Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Find Someone Who terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X MAN Lubuk Alung.  Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif tipe Find Someone Who, hasil belajar  This research is aimed to clarify the effectiveness of the applying of the cooperative learning Find Someone Who strategy Toward Learning Outcome Mathematics Students at MAN Lubuk Alung. The design of this study was a randomized experiment. The population of the research was all students of grade X 2015/2016 academic year. The sample was two classes; both classes were X2 as an experimental class and class X3 as a control class. Based on data, the result of this research shown that means a score of experiment class was 74.235 and average math learning outcomes mean control class was 67.411 averages higher than the experimental class. The results of t-test analysis were obtained t = 2,251 and t table = 1,669 on the real level of 0.05 with df = 66. t calculate> t table, then H0 was rejected and H1 was accepted, so it is concluded that the

  19. Hubungan Antara Resiliensi Dengan Stres Pada Mahasiswa Sekolah Tinggi Kedinasan

    OpenAIRE

    Septiani, Tria; Fitria, Nurindah

    2016-01-01

    Mahasiswa sekolah tinggi kedinasan memiliki tingkat stres lebih tinggi karena sumber stress yang berbeda dibandingkan mahasiswa perguruan tinggi lain. Stres yang terjadi mempengaruhi keberlangsungan kehidupan mahasiswa di asrama dan pendidikan. Setiap mahasiswa memiliki cara yang berbeda untuk menyikapi stresor yang ada. Individu yang mampu bertahan tentunya mempunyai sikap dalam menghadapi stress sehingga setiap mahasiswa harus bisa menjadi resilien, yaitu dapat beradaptasi, mampu untuk bert...

  20. PENGARUH TIPE LANTAI KANDANG DAN KEPADATAN TERNAK TERHADAP TABIAT MAKAN AYAM PEDAGING UMUR 2-6 MINGGU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ENY PUSPANI

    2012-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh tipe lantai dan kepadatan ternak yang berbeda terhadap tabiat makan ayam pedaging telah dilaksanakan di Tabanan, Bali. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan pola faktorial 3×3 dalam 3 blok. Faktor pertama adalah tipe lantai kandang yang terdiri dari litter sekam di tanah (L1, lantai slat bambu (L2 dan lantai litter panggung (L3. Faktor kedua adalah kepadatan ternak yang terdiri dari 10 ekor/m2 (P1, 12 ekor/m2 (P2, dan 14 ekor/m2 (P3. Hasil penelitian tabiat makan menunjukkan bahwa frekuensi makan, frekuensi minum, frekuensi istirahat pada L1 nyata lebih tinggi (P0,05. Lama minum pada L3 nyata lebih lama (P0,05. Lama makan pada P1 nyata lebih lama (P0,05. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi interaksi antara tipe lantai dan kepadatan ternak terhadap tabiat makan, lantai slat bambu dan litter panggung menghasilkan tabiat makan yan lebih baik dibandingkan litter sekam di tanah. Kepadatan ternak 10 ekor/m2 menghasilkan tabiat makan lebih baik daripada 12 ekor/m2 dan 14 ekor/m2. THE EFFECT OF FLOOR TYPE AND BIRDS DENSITY ON FEEDING BEHAVIOUR OF BROILER AGED 2-6 WEEKS ABSTRACT The experiment aimed to study the effect of floor type and birds density on feeding behaviour of broilers. This experiment was carried out at Tabanan, Bali. The experiment used a completely randomized block design (CRBD with factorial arrangement (3x3 in tree blocks. The first factor was floor type consisted of deep litter in the ground (L1, bamboo slat floor (L2 and litter podium floor (L3. The second factor was birds density consisted of 10 birds/m¬2 (P1, 12 birds/m2 (P2, and 14 birds/m2 (P3. The results of the experiment showed that the frequency of the eating, the drinking, and the resting at L1 were significantly higher (P0.05. The time for drinking at L3 was significantly longer (P0.05. The time feeding of P1 were significantly longer (P0.05. It was concluded that

  1. DISTRIBUSI HABITAT Oncomelania hupensis lindoensis, KEONG PERANTARA Schistosoma japonicum DI DATARAN TINGGI LINDU, KABUPATEN SIGI, SULAWESI TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Triwibowo Ambar Garjito

    2015-01-01

    japonicum akan melakukan beberapa tahap perkembangan menjadi sporokista dan serkaria. Manusia akan sakit setelah terinfeksi oleh serkaria tersebut yang merupakan stadium infektif dari Schistosoma japonicum. Studi ini dilakukan untuk merekonfirmasi penyebaran habitat O. h. lindoensisdi wilayah Dataran Tinggi Lindu. Survey dilaksanakan dengan melakukan penyisiran ke daerahyang pernah teridentifikasi sebagai fokus keong O. h. lindoensis maupun penyisiran daerah baru yang diduga merupakan habitat yang cocok untuk perkembangbiakan O. h. lindoensis.Pada setiap fokus yang masih aktif, dilakukan koleksi keong secara sampling dengan 2 metode, yaitu metode ring-sample dan man per minute. Koleksi keong dilakukan oleh staf Balai Litbang P2B2 Donggala, Staf Laboratorium Skistosomiasis Lindu dan penduduk lokal yang telah terlatih untuk melakukan kegiatan survey keong O. h. lindoensis. Data distribusi habitat O. h. lindoensisdicatat dengan menggunakan GPS. Keong dan jenis tumbuhan penyusun fokus habitat juga dikoleksi untuk analisis lanjut di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fokus habitat O. h. lindoensisyang ditemukan sebanyak 129 fokus, terdiri atas 60 fokus masih aktif, 75 fokus tidak aktif dan 1 fokus baru yang sebelumnya belum pernah ditemukan. Fokus-fokus tersebut terdistribusi di beberapa tipe habitat, yaitu sawah yang tidak diolah, parit/saluran air, mata air, kebun, semak belukar dan hutan. Setiap tipe habitat memiliki jenis vegetasi penyusun habitat yang relatif sama. Tingkat infeksi serkaria S. japonicum pada keong O. h. lindoensis di Desa Anca, Tomado dan Puroo, yaitu berturut-turut 5,27%, 3,19% dan 7,58% menunjukkan bahwa penularan Skistosomiasis di dataran tinggi Lindu masih terus terjadi.Kata kunci : Distribusi, Fokus, Habitat, Oncomelania hupensis lindoensis, Skistosomiasis, Dataran Tinggi Lindu, Sulawesi Tengah

  2. Studi Numerik Dua Dimensi Labyrinth Seal Turbin Uap Organic Rankine Cycle (ORC Type Straight-Through dengan Variasi Tekanan Inlet, Kecepatan Putaran Poros, Jarak Pitch, dan Tinggi Rongga

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fungki Setyo Yulianto

    2013-03-01

    Full Text Available ORC (Organic Rankine Cycle merupakan salah satu sistem pembangkit tenaga yang mampu memanfaatkan waste energy dengan menggunakan fluida organik yang mampu menguap pada temperatur dan tekanan rendah. Salah satu komponen utama pada sistem ORC adalah Turbin. Untuk mendapatkan efisiensi yang maksimal,  kebocoran fluida pada turbin uap harus di minimalisir. Untuk itulah di perlukan penggunaan labyrinth seal untuk mengurai kebocoran fluida R123 pada turbin uap ORC. Pada dunia Industri jenis labyrinth seal sangat banyak sekali, salah satunya adalah labyrinth seal tipe Straight-Through. Penelitian ini dilakukan dengan metode numerik (CFD software Fluent. Penelitian ini menggunakan variasi tekanan inlet yaitu 5, 10 dan 15 bar, putaran poros 0, 1500 dan 3000 rpm, panjang pitch 4 mm, 6 mm, 8 mm, 10 mm, serta tinggi rongga 3,415 mm, 3,915 mm dan 5,915 mm. Simulasi menggunakan model turbulensi k-ε RNG. Pada variasi tekanan inlet laju kebocoran paling besar terjadi pada tekanan 15 bar. Pada variasi putaran poros laju kebocoran terjadi berubah secara signifikan pada setiap variasi. Pada variasi tinggi rongga laju kebocoran paling kecil terjadi pada tinggi rongga 3,415 mm. Pada variasi panjang pitch, laju kebocoran paling kecil terjadi pada panjang pitch 10 mm.

  3. PERBEDAAN PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MODEL SINEKTIK DAN PROJECT BASED LEARNING BERDASARKAN TIPE KEPRIBADIAN PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elvina -

    2015-06-01

    Full Text Available Keterampilan menulis puisi belum mendapatkan hasil yang optimal karena guru kurang memperhatikan model, media dan kepribadian setiap siswa mempengaruhi cara belajar. Karenanya, dibutuhkan model pembelajaran sinektik dan model Project Based Learning (PjBL. Tujuan penelitian ini adalah (1 menentukan peningkatan keterampilan menulis puisi model sinektik berdasarkan tipe kepribadian peserta didik kelas V sekolah dasar; (2 menentukan peningkatan keterampilan menulis puisi model PjBL berdasarkan tipe kepribadian peserta didik kelas V sekolah dasar; (3 menjelaskan interaksi keefektifan antara model sinektik dan PjBL untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi berdasarkan tipe kepribadian kelas V peserta didik sekolah dasar.Metode penelitian ini adalah eksperimen.Teknik analisis data menggunakan anava dua jalur.Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Plalangan 01 dan SDN Bendan Ngisor.Pengumpulan data tes melalui keterampilan menulis puisi dan tes kepribadian introver dan ekstrover.Pengumpulan data nontes melalui observasi dan dokumentasi foto.Hasil penelitian perlakuan model sinektik berkepribadian ekstrover lebih tinggi daripada berkepribadian introver yaitu 23,74> 21,35. Sedangkan model PjBL berkepribadian ekstrover lebih tinggi daripada berkepribadian introver yaitu 19,22> 16,24. Keterampilan menulis puisi yang mendapatkan perlakuan model sinektik lebih efektif dari pada model PjBL yakni 22,61> 17,80.Saran penelitian ini adalah memperhatikan tipe kepribadian saat proses pembelajaran. Poetry writing skills have yet to get optimal results, because the teacher less model and affect the way each student learns. Therefore, learning model sinektik and model of Project Based Learning (PjBL. The purpose of this (1 determine the improvement of writing skills of poetry sinektik model based on personality types learners class V primary school; (2 determine the improvement of writing skills of poetry based on the execution model of personality types

  4. PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE DENGAN MENGGUNAKAN CATATAN KECIL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ajeng Twenty Febriyanti

    2017-08-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa, sehingga perlunya alternatif pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa, salah satunya adalah pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share dengan menggunakan cakil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1 Apakah peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran Think-Pair-Share menggunakan cakil lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional; (2 Apakah peningkatan kemampuan penalaran matematis (berkelompok nilai tinggi, sedang, rendah siswa yang mendapatkan pembelajaran Think-Pair-Share menggunakan cakil lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional; (3 Bagaimanakah sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan cakil dalam model pembelajaran Think-Pair-Share. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 17 Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan Non-Equivalent Control Group Design. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling yaitu sampel ditentukan oleh pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan: (1 Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran Think-Pair-Share menggunakan cakil lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional dengan thitung = 8,30 dan ttabel = 1,66; (2 Peningkatan kemampuan penalaran matematis (berkelompok nilai tinggi, sedang, rendah siswa yang mendapatkan pembelajaran Think-Pair-Share menggunakan cakil lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional dengan thitung = 21,55 dan ttabel = 1,75 (kelompok tinggi, thitung = 13,99 dan ttabel = 1,67 (kelompok sedang dan thitung = 17,06 dan ttabel = 1,94 (kelompok rendah;  (3 Hasil dari analisis data angket yang diisi oleh kelas eksperimen diperoleh bahwa sikap terhadap pembelajaran Think-Pair-Share dengan menggunakan cakil terdapat pada kriteria kuat dengan rata

  5. Pengembangan Model Pengendalian Kejadian Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 di Kota Sibolga Tahun 2005

    OpenAIRE

    Sempakata Kaban

    2006-01-01

    Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit degeneratif yang banyak di derita penduduk dunia dan belum ditemukan pengobatan yang efektif. Penelitian epidemiologi di Indonesia prevalensi diabetes melitus tipe 2 sebesar 1,5-2,3% pada usia lebih dari 15 tahun. Di Provinsi Sumatera Utara kunjungan rawat jalan diabetes melitus tipe 2 tahun 2000 urutan kelima. Laporan rumah sakit umum Dr. Ferdinan Lumbantobing proporsi kunjungan penderita diabetes melitus tipe 2 dari tahun 2002 ke 2003 meningkat ...

  6. TRADISI DAN INOVASI MATERIAL FASADE BANGUNAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jimmy Priatman

    1999-01-01

    Full Text Available Designers of tall building realize that the product of their creativity will impact the built environment for hundred of years. Differ from the past (great pyramids Giza Egypt, the Parthenon Athens- Greece, Cliff Palace Mesa Verde- Colorado, current tall buildings are designed with systems and materials to be properly maintained to enhance the life expectancy of the building. These timeless structures demand a higher level of performance and integration among its major components such as structure, mechanical-electrical, interior and envelope system, which can be extensively monitored and modified. The building facade as "the epidermis" plays a significant role in the protective outer layer. The research was initiated in response to fulfill this criteria had lead to creative innovations in building envelope materials as a future prospective material. Abstract in Bahasa Indonesia : Para perancang bangunan tinggi menyadari bahwa hasil karya kreativitas perancangannya akan mempengaruhi tatanan lingkungan hidup manusia untuk jangka waktu lama. Berbeda dengan bangunan tinggi masa lalu (piramida agung Giza di Mesir, kuil Parthenon di Yunani, Cliff Palace Mesa Verde di Colorado, bangunan tinggi dewasa ini dirancang dengan perangkat sistim dan material yang mudah dirawat untuk meningkatkan umur bangunan. Gedung gedung tinggi ini menuntut suatu kinerja dan integrasi prima diantara komponen komponen utama yang terkait melalui sistim struktur, mekanikal, interior dan sistim selubung bangunan, yang dapat di monitor dan dimodifikasi secara ekstentif. Fasade bangunan sebagai "epidermis" memainkan peran penting melalui fungsi pelapis luar yang protektif. Serangkaian riset yang telah dilakukan sebagai tindakan responsif untuk menjawab kriteria ini telah menuntun kepada inovasi inovasi kreatif di bidang material selubung bangunan sebagai material masa depan yang dapat diandalkan. Kata kunci: selubung bangunan, fasade bangunan.

  7. Aplikasi Promosi Perguruan Tinggi Berbasis Multimedia Interaktif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyudi ,

    2017-02-01

    Full Text Available Promosi dapat digunakan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada jaminan mutu suatu perguruan tinggi, semakin dikenalnya jaminan mutu suatu perguruan tinggi maka semakin banyak pula masyarakat pengguna jasanya. Promosi dalam bentuk teknologi komunikasi visual interaktif memiliki kemampuan untuk menyimpan data audio-visual, sebagai media untuk promosi dan pencitraan jaminan mutu, akuntabilitas dan kredibelitas perguruan tinggi. STMIK Indonesia Padang sebagai perguruan tinggi berbasis IT sangat membutuhkannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan R & D (Research and Developmentdengan lima langkah utama (Borg & Gall, yaitu: 1 Menganalisis produk yang akan dikembangkan; 2 Pengembangkan produk awal; 3 Validasi ahli & revisi; 4 Uji coba lapangan & revisi produk; 5 Uji coba lapangan & produk akhir.Disini dilakukan analisa sejauhmana efisiensi perancangan dan pengembangan teknologi komunikasi visual interaktif aplikasi promosi bagi perguruan tinggi STMIK Indonesia Padang, mahasiswa, stakeholders serta memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, dan teknologi. Penelitian ini bertujuan meningkatkan: kinerja/dukungan promosi; kegiatan publikasi; dan efisiensi informasi dengan memberikan informasimelalui tampilan multimedia audio visual interaktif.Hal ini akan dapat mengurangi pembiayaan dan pemborosan sumber daya manusia melalui efisiensi komunikasi, informasi, dan promosi.Kata Kunci : aplikasi promosi, interaktif, multimedia Promotion can be used to increase public confidence in the quality assurance of the higher education, the growing recognition of the quality assurance of the higher education so the more people who use its services. Promotion in the form of interactive visual communication technology has the ability to store the audio-visual data, as a medium for promotion and imaging quality assurance, accountability and credible of the higher education. STMIK Indonesia Padang as IT-based of the higher educationreally need it. This study uses the

  8. Jajanan tradisional jawa meningkatkan kadar gula darah pasien diabetes mellitus tipe 2 rawat jalan di RSUD Panembahan Senopati Bantul

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Febri Nirnawati

    2016-08-01

    kenaikan kadar gula darah yaitu asupan jajanan tradisional. Asupan energi dan sukrosa yang berlebih dari jajanan tradisional dapat meningkatkan kadar gula darah pada pasien DM.Tujuan: Mengetahui hubungan antara asupan jajanan tradisional dengan kadar gula darah pasien DM tipe 2 rawat jalan di RSUD Panembahan Senopati Bantul.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua pasien DM tipe 2 rawat jalan di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Sampel penelitian berjumlah 89 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Metode pengambilan sampelyang digunakan yaitu purposive sampling. Berat badan pasien diukur dengan menggunakan timbangan injak digital dengan ketelitian 0,1 kg, sedangkan tinggi badan diukur menggunakan microtoice dengan ketelitian 0,1 cm yang dibantu oleh enumerator terlatih. Data frekuensi asupan, asupan energi dan sukrosadari jajanan tradisional diperoleh menggunakan semi quantitative food frequency questionnaire (SQFFQ. Data dianalisis menggunakan analisis univariat (deskriptif dan bivariat (fisher’s exact test.Hasil: Hasil analisis Fisher’s exact test menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara asupan sukrosa (p=0,024, energi (p=0,021, dan frekuensi (p=0,046 konsumsi jajanan tradisional dengan kadar gula darah pasien DM tipe 2 di RSUD Panembahan Senopati Bantul.Kesimpulan: Konsumsi jajanan tradisional memiliki hubungan yang signifikan dengan kenaikan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2.KATA KUNCI : jajanan tradisional, kadar gula darah, diabetes mellitus (DM

  9. PERANGKAT PEMBELAJARAN PERISTIWA ALAM DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Sunarsih

    2015-08-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran IPA dengan model pembelajaran cooperative learning tipe inside outside circle untuk dapat meningkatkan kemampuan berpikir kognitif dan menumbuhkan kemampuan komunikasi ilmiah siswa yang valid materi peristiwa alam. Uji coba skala terbatas dilakukan di SDN 02 Ambowetan. Uji coba skala luas kelas eksperimen SDN 01 Ambowetan VA, sedangkan kelas kontrol SDN 01 Ambowetan VB. Desain uji coba penelitian ini nonequivalent control group design. Prosedur pengembangan dan penelitian dikembangkan mengacu model pengembangan Dick dan Carry terdiri 4 tahap yaitu define, design, develop, dan disseminate. Hasil penelitian diperoleh pengembangan perangkat pembelajaran menerapkan model pembelajaran cooperative learning tipe inside outside circle berupa silabus, RPP, bahan ajar, lembar tes formatif, lembar observasi kemampuan komunikasi ilmiah, dan angket respon siswa valid, efektif, dan praktis diterapkan dalam pembelajaran IPA kelas V sekolah dasar materi peristiwa alam. Perangkat pembelajaran valid dengan nilai skor validitas akhir 3,43. Perangkat pembelajaran efektif terlihat peningkatan hasil uji N-gain menunjukkan hasil 0,50 pada klasifikasi tingkat sedang dan prosentase kemampuan ilmiah kelas eksperimen hasil sebesar 82%. Kriteria praktis dari nilai angket menunjukkan respon siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (73% > 67 %.Purpose of this study is produce device the learning cooperative learning type inside outside circle to improve cognitive ability students and foster communication skills scientific a valid on material natural events. Trials limited scale in the SDN 02 Ambowetan. Trials wide scale for experimental class in the SDN 01 Ambowetan 5A, while the control class SDN 01 Ambowetan 5B. Design wide scale nonequivalent control group design. Procedures the development and developed research Dick and Carry consisting of 4 stage define, design, develop, and disseminate

  10. ALGORITMA MIDPOINT UNTUK PENGGAMBARAN GRAFIK BERKECEPATAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kartika Gunadi

    1999-01-01

    Full Text Available Line and curve drawing are time consuming, reducing computation time can be done by improving performance of processor and algorithm. Midpoint algorithm is based on integer operation, so it is less time-consuming than algorithm based on float operation. Implementation of both type of algorithms in C language, shows that midpoint algorithm is 8 times faster for line drawing, and 15 times faster for curve drawing than algorithm based on float operation. For line drawing, Midpoint algorithm is 6 times faster than Bresenham algorithm which is based on integer operation Abstract in Bahasa Indonesia : Penggambaran grafik garis lurus dan kurva memerlukan waktu komputasi yang tinggi, untuk mereduksi waktu komputasi yang tinggi tersebut dapat dilakukan dengan peningkatan kemampuan komputasi prosesor dan peningkatan efisiensi algoritma. Algoritma Midpoint merupakan Algoritma dengan dasar operasi bilangan integer, sehingga memerlukan waktu operasi yang lebih sedikit dibandingkan dengan algoritma yang menggunakan operasi bilangan riel. Implementasi ke dalam bahasa pemrograman C dari kedua macam algoritma diatas, menunjukkan bahwa waktu komputasi algoritma midpoint lebih cepat sebesar 8 kali pada pembuatan garis lurus, dan lebih cepat sebesar 15 kali pada penggambaran lingkaran, dibandingkan dengan waktu komputasi algoritma yang menggunakan dasar operasi bilangan riel. Dan waktu komputasi algoritma midpoint lebih cepat sebesar 6 kali pada pembuatan garis lurus, dibandingkan dengan waktu komputasi algoritma yang Breserham telah menggunakan dasar operasi bilangan integer juga. Kata kunci: Penggambaran garis, penggambaran kurva, Algoritma Bresenham, Algoritma midpoint, Algoritma DDA.

  11. Flood loss assessment in the Kota Tinggi

    Science.gov (United States)

    Tam, T. H.; Ibrahim, A. L.; Rahman, M. Z. A.; Mazura, Z.

    2014-02-01

    Malaysia is free from several destructive and widespread natural disasters but frequently affected by floods, which caused massive flood damage. In 2006 and 2007, an extreme rainfall occured in many parts of Peninsular Malaysia, which caused severe flooding in several major cities. Kota Tinggi was chosen as study area as it is one the seriously affected area in Johor state. The aim of this study is to estimate potential flood damage to physical elements in Kota Tinggi. The flood damage map contains both qualitative and quantitative information which corresponds to the consequences of flooding. This study only focuses on physical elements. Three different damage functions were adopted to calculate the potential flood damage and flood depth is considered as the main parameter. The adopted functions are United States, the Netherlands and Malaysia. The estimated flood damage for housing using United States, the Netherlands and Malaysia was RM 350/m2 RM 200/m2 and RM 100/m2 respectively. These results successfully showed the average flood damage of physical element. Such important information needed by local authority and government for urban spatial planning and aiming to reduce flood risk.

  12. Flood loss assessment in the Kota Tinggi

    International Nuclear Information System (INIS)

    Tam, T H; Ibrahim, A L; Rahman, M Z A; Mazura, Z

    2014-01-01

    Malaysia is free from several destructive and widespread natural disasters but frequently affected by floods, which caused massive flood damage. In 2006 and 2007, an extreme rainfall occured in many parts of Peninsular Malaysia, which caused severe flooding in several major cities. Kota Tinggi was chosen as study area as it is one the seriously affected area in Johor state. The aim of this study is to estimate potential flood damage to physical elements in Kota Tinggi. The flood damage map contains both qualitative and quantitative information which corresponds to the consequences of flooding. This study only focuses on physical elements. Three different damage functions were adopted to calculate the potential flood damage and flood depth is considered as the main parameter. The adopted functions are United States, the Netherlands and Malaysia. The estimated flood damage for housing using United States, the Netherlands and Malaysia was RM 350/m 2 RM 200/m 2 and RM 100/m 2 respectively. These results successfully showed the average flood damage of physical element. Such important information needed by local authority and government for urban spatial planning and aiming to reduce flood risk

  13. IMPLEMENTASI TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM DI PENDIDIKAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iin Asikin

    2018-01-01

    Full Text Available Perguruan Tinggi harus sadar tentang kualitas dan keunggulan, tidak hanya, itu agar kualitas menjadi efektif mereka harus bekerja sama dan membina hubungan baik dengan siswa, guru, sistem, dan pemangku kepentingan. Di banyak negara dan banyak budaya isu manajemen mutu telah tegas dimasukkan dalam agenda institusi pendidikan tinggi  untuk beberapa waktu. Meningkatkan kinerja institusi pendidikan tinggi merupakan masalah global di semua negara di dunia. Di antara karakteristik yang paling penting yang membedakan komunitas yang satu dari komunitas lain, adalah kemampuannya untuk mengelola lembaga dan program penting, tidak hanya efektif, tapi cukup inovatif. Setiap keberhasilan pendirinya adalah sukses dalam pengelolaannya, maka pentingnya komitmen manajemen untuk lembaga pendidikan tinggi untuk meningkatkan filosofi perbaikan terus-menerus melalui TQM di universitas yang membutuhkan partisipasi semua untuk menjamin kelangsungan hidup dan kelangsungan perguruan tinggi.

  14. PENGENDALIAN TINGGI PERMUKAAN CAIRAN BERBASIS FUZZY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Margiantoro

    2008-07-01

    Full Text Available Kontrol tinggi cair merupakan sistem pengendalian yang digunakan dalam berbagai macam industri seperti pabrik kimia, pabrik kertas, pusat pengolahan air, dan powerplant hidro. Kontrol fuzzy adalah kontrol alternatif yang menggunakan sistem pakar (logika manusia sebagai pengendali sehingga abiut pengetahuan parameter sistem tidak lagi dapat digunakan. Teknik ini juga memiliki kemampuan komputasi ringan. Penelitian ini difokuskan pada pembuatan Dan kontrol Fuzzy langsung memantau tingkat ketinggian cairan dalam waduk danrespon nya adalah tranfered ke komputer. sistem ini dikendalikan oleh mengatur posisi katup pada reservoir.

  15. IDENTIFIKASI PROFIL BUDAYA ORGANISASI YANG MENDUKUNG IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Debby Willar

    2015-06-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Perguruan Tinggi (SPMI-PT Politeknik Negeri Manado yang mengacu pada Sistem Manajemen Mutu (SMM ISO 9001, mengidentifikasi profil budaya organisasi Politeknik Negeri Mando, dan menganalisis hubungan antara implementasi SMM ISO 9001 dan budaya organisasi institusi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen kuesioner. Penelitian menemukan bahwa implementasi delapan prinsip mutu ISO 9001 belum mencapai tingkat efektivitas yang maksimal dan tipe budaya clan mendominasi profil budaya organisasi institusi. Selain itu, juga ditemukan bahwa budaya clan berkorelasi signifikan dengan prinsip mutu kepemimpinan, keterlibatan orang-orang dalam aktivitas institusi, pendekatan proses dalam aktivitas institusi, pendekatan fakta untuk pengambilan keputusan, dan prinisp mutu bubungan yang saling menguntungkan; budaya market berkorelasi signifikan dengan prinsip mutu fokus pada pelanggan; budaya hierarchy berkorelasi signifikan dengan prinsip mutu pendekatan sistem untuk manajemen institusi, dan perbaikan terus-menerus. Hasil penelitian menjadi dasar bagi institusi untuk dapat mengembangkan budaya organisasi yang kuat sebagai pendukung dalam menerapkan SPMI-PTsecara efektif dan meningkat berkelanjutan. Keywords: sistem penjaminan mutu internal, budaya organisasi, perguruan tinggi IDENTIFICATION OF THE ORGANIZATIONAL CULTURE PROFILE SUPPORTING THE IMPLEMENTATION OF THE HIGHER EDUCATION QUALITY ASSURANCE SYSTEM Abstract: This research was aimed to evaluate the implementation of the Internal Quality Assurance System of the Higher Education (SPMI-PT of Manado State Polytechnic based on the ISO 9001 Quality Management System (QMS, to identify the organizational culture profile of Manado State Polytechnic, and to examine the relationship between the implementation of ISO 9001 and the culture profile of the institution. Questionnaireswere used in order

  16. byvoeding aan twee tipes merinoskape op cymbopogoiv-ttiemeda ...

    African Journals Online (AJOL)

    Veek. I, 33-37 (1971). BYVOEDING AAN TWEE TIPES MERINOSKAPE OP CYMBOPOGOIV-TTIEMEDA VELD. GEDURENDE DIE WINTER II. INVLOED OP LIGGAAMSGEWIG EN KARKAS. EIENSKAPPE. J.Z.H. Jacobsz*, P.J. Cronje**, Margarietha A. Baard en E.C. Skea. Landbounavorsingsinstituut van die O. V.5., GIen.

  17. Pendidikan Tinggi Islam Dan Peradaban Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasbi Indra

    2016-06-01

    Full Text Available Abstract: Indonesia’s Islamic higher education has a strategic position in developing the future of Indonesian civilization. The institution which was established in the era of independence has been as a part of Indonesia education system following the policies and regulations made by the government. Pendidikan tinggi Islam mengalami dinamika dan pengembangan antara lain dari STAIN/IAIN (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri/Institut Agama Islam Negeri menjadi UIN (Universitas Islam Negeri.  The Islamic High Education has been experiencing dynamical changes and developments which started from Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri/ Institute Agama Islam Negeri (STAIN/IAIN which are then changed into Universitas Agama Islam Negeri (UIN. In addition, private Islamic high school and private Islamic university have also developed. And their existence continues to develop up to this era of globalization. The globalization era is indicated by the massive development of sciences and technology creating a borderless world where people can communicate each other easily in a distance places.  . This globalization era is also marked by an open economy with its system of capitalism that has brought human being to easily fulfill their sexual libido. Now days, Islamic high education also exists amid international trades, including bilateral trade among Asian countries that should be responded in order to produce qualified graduates. Although the role of Islamic High Education has not given an optimal contribution to the nation, this research attempts to describe its existence and history since its birth in independence. With all of its potentials it has, Islamic High Education provides human resources in all aspects of life. It is not impossible for Islamic high education, as a part of nation, to bring Indonesia to reach its civilization peak. Like the civilization that had happened several decades ago, that is, in the era of the Umayyad and the Abbasid, was a

  18. Downregulated TIPE2 is associated with poor prognosis and promotes cell proliferation in non-small cell lung cancer

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Li, Yuexia [Intensive Care Unit, The First Affiliated Hospital of Zhengzhou University, Zhengzhou, Henan 450052 (China); Li, Xiaohui [Department of Cardiovascular Surgery, Henan Provincial People’s Hospital, Zhengzhou, Henan 450003 (China); Liu, Gang; Sun, Rongqing; Wang, Lirui [Intensive Care Unit, The First Affiliated Hospital of Zhengzhou University, Zhengzhou, Henan 450052 (China); Wang, Jing, E-mail: jing_wang1980@163.com [Department of Respiratory Medicine, The First Affiliated Hospital of Zhengzhou University, Zhengzhou, Henan 450052 (China); Wang, Hongmin, E-mail: hmwangzz@126.com [Department of Respiratory Medicine, The First Affiliated Hospital of Zhengzhou University, Zhengzhou, Henan 450052 (China)

    2015-01-30

    Highlights: • TIPE2 is down-regulated in NSCLC tissues. • TIPE2 inhibits NSCLC cell proliferation, colony formation and invasion. • TIPE2 reduces the anti-apoptotic Bcl-XL protein and mesenchymal marker N-cadherin expression. - Abstract: The present study aims to investigate the expression pattern of TIPE2 protein and its clinical significance in human non-small cell lung cancer (NSCLC). We investigated the expression levels of TIPE2 in 96 NSCLC tumor samples by immunohistochemistry and then analyzed its clinical significance. Furthermore, the role of TIPE2 on the biological properties of the NSCLC cell line H1299 and A549 was experimentally tested in vitro and in vivo. We found that the expression level of TIPE2 was significantly higher in normal lung tissues compared with NSCLC tissues (P < 0.001), and TIPE2 downregulation was significantly correlated with advanced TNM stage (P = 0.006). TIPE2 expression was lower in lung cancer cell lines than normal bronchial cell line HBE. Transfection of TIPE2 plasmid was performed in H1299 and A549 cells. TIPE2 overexpression inhibited lung cancer cell proliferation, colony formation and cell invasive in vitro, and prevented lung tumor growth in vivo. In addition, TIPE2 transfection reduced the anti-apoptotic Bcl-XL protein and mesenchymal marker N-cadherin expression. Taken together, our results demonstrate that TIPE2 might serve as a tumor suppressor in NSCLC progression.

  19. Downregulated TIPE2 is associated with poor prognosis and promotes cell proliferation in non-small cell lung cancer

    International Nuclear Information System (INIS)

    Li, Yuexia; Li, Xiaohui; Liu, Gang; Sun, Rongqing; Wang, Lirui; Wang, Jing; Wang, Hongmin

    2015-01-01

    Highlights: • TIPE2 is down-regulated in NSCLC tissues. • TIPE2 inhibits NSCLC cell proliferation, colony formation and invasion. • TIPE2 reduces the anti-apoptotic Bcl-XL protein and mesenchymal marker N-cadherin expression. - Abstract: The present study aims to investigate the expression pattern of TIPE2 protein and its clinical significance in human non-small cell lung cancer (NSCLC). We investigated the expression levels of TIPE2 in 96 NSCLC tumor samples by immunohistochemistry and then analyzed its clinical significance. Furthermore, the role of TIPE2 on the biological properties of the NSCLC cell line H1299 and A549 was experimentally tested in vitro and in vivo. We found that the expression level of TIPE2 was significantly higher in normal lung tissues compared with NSCLC tissues (P < 0.001), and TIPE2 downregulation was significantly correlated with advanced TNM stage (P = 0.006). TIPE2 expression was lower in lung cancer cell lines than normal bronchial cell line HBE. Transfection of TIPE2 plasmid was performed in H1299 and A549 cells. TIPE2 overexpression inhibited lung cancer cell proliferation, colony formation and cell invasive in vitro, and prevented lung tumor growth in vivo. In addition, TIPE2 transfection reduced the anti-apoptotic Bcl-XL protein and mesenchymal marker N-cadherin expression. Taken together, our results demonstrate that TIPE2 might serve as a tumor suppressor in NSCLC progression

  20. PENGEMBANGAN SOAL MATEMATIKA TIPE TIMSS MENGGUNAKAN KONTEKS RUMAH ADAT UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Susanti

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan soal-soal tipe TIMSS yang valid dan praktis menggunakan konteks Rumah Adat di SMP; (2melihat efek potensial soal-soal tipe TIMSS terhadap kemampuan penalaran matematika siswa di SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (development research. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-7 SMP Negeri 9 Palembang sebanyak 32 orang. Pengumpulan data menggunakan analisis dokumen, dan tes soal tipe TIMSS. Semua data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa (1 penelitian ini telah menghasilkan suatu produk soal tipe TIMSS menggunakan konteks Rumah Adat untuk siswa kelas VIII SMP yang valid dan praktis. Valid tergambar dari hasil penilaian validator, dimana semua validator menyatakan sudah baik berdasarkan content, konstruk, dan bahasa.  Selain itu kevalidan soal tipe TIMSS ini tergambar setelah dilakukan analisis validasi butir soal pada siswa sebanyak 26 orang non subjek penelitian. Praktis tergambar dari hasil uji coba small group dimana sebagian besar siswa dapat menyelesaikan soal tipe TIMSS yang diberikan. (2 prototype soal tipe TIMSS  yang dikembangkan memilki efek potensial yang positif terhadap kemampuan penalaran matematika siswa. Hasil yang diperoleh rata-rata kemampuan penalaran matematika siswa dalam menjawab soal matematika tipe TIMSS sebesar 56 yang termasuk kategori baik. Kata Kunci: Penelitian Pengembangan, Soal tipe TIMSS, Konteks Rumah Adat DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jpm.10.2.3631.53-74

  1. Interaksi Sosial Dosen dengan Mahasiswa Difabel di Perguruan Tinggi Inklusif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erin Feriani

    2017-12-01

    [Penelitian ini berfokus pada bentuk interaksi sosial dosen terhadap mahasiswa difabel di Perguruan Tinggi Inklusif UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Penelitian ini diperlukan karena interaksi sosial di Perguruan Tinggi yang menerapkan pendidikan inklusif menjadi kewajiban dosen terhadap mahasiswa difabel. Kenyataannya tidak semua dosen yang mengajar di Perguruan Tinggi Inklusif UIN Sunan Kalijaga paham mengenai difabel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan melibatkan empat orang dosen, tiga orang mahasiswa difabel dan tiga orang mahasiswa non-difabel. Hasil penelitian menunjukan bentuk interaksi sosial dosen di Perguruan Tinggi Inklusif UIN Sunan Kalijaga tidak selalu bersifat asosiatif dan disosiatif, ada pula yang bersifat asosiatif-disosiatif dan disosiatif-asosiatif. Hal tersebut dipengaruhi oleh pengetahuan dosen mengenai difabel dan sikap mahasiswa difabel.

  2. Pengemabnagn dan Validasi Skala Pengukuran Kualitas Layanan Tridarma Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hisyam Ihsan

    2010-06-01

    Full Text Available Paper ini mengemukakan hasil penelitian yang mengembangkan dan memvalidasi skala pengukuran kualitas layanan pendidikan tinggi, yang merupakan penjabaran dari tridarma perguruan tinggi. Berdasarkan adaptasi model Service Quality 5-dimensi sebagaimana dalam Parasuraman, Zeithaml dan Barry (1993, instrumen 16-butir kualitas layanan pengajaran (teacbqnal, 14-butir kualitas layanan penelitian (resqual, dan 11-butir kualitas layanan pengabdian masyarakat (p/tbqual dibuat untuk menilai kualitas layanan pendidikan. Masing-masing istrumen menggambarkan sikap dan perilaku mahasiswa mengenai kinerja layanan perguruan tinggi. Instrumen tersebut menilai kualitas secara fungsional (process maupun teknikal (output-outcome. Tiga ratus sebelas mahasiswa program sarjana tahun terakhir sebagai responden intsrumen. Unidimensional, reliabilitas, validitas isi, validitas terkait-kriterion, validitas konvergen, validitas diskriminan, dan validitas nomologikal diperiksa dengan menggunakan Structural Equation Modeling. Instrumen KLTPT telah dikembangkan dan berpotensi aplikasi untuk ekplorasi bagi para praktisi dan peneliti. Kata kunci: pengukuran kualitas layanan tridharma perguruan tinggi

  3. Perbedaan Kadar LDL-kolesterol pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan dan tanpa Hipertensi di RS Dr. M. Djamil Padang Tahun 2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Finisia Noviyanti

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakHipertensi seringkali menjadi kondisi komorbid yang menyertai diabetes melitus tipe 2. Diabetes melitus, hipertensi dan peningkatan LDL kolesterol merupakan keadaan yang sering dijumpai saling berkaitan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan kadar LDL kolesterol penderita diabetes melitus tipe 2 dengan dan tanpa hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional comparatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi data rekam medis pasien diabetes melitus tipe 2 dengan dan tanpa hipertensi tahun 2011 di RS. Dr. M. Djamil Padang. Analisis statistik menggunakan uji chi-square dan uji t-berpasangan. Hasil penelitian menemukan kadar LDL kolesterol pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan hipertensi (137,56±41,43 mg/dl lebih tinggi dibandingkan tanpa hipertensi (94,39±35,36 mg/dl. Uji chi-square menunjukkkan adanya hubungan yang bermakna antara peningkatan kadar LDL kolesterol dengan kejadian hipertensi (p<0,05. Uji t-berpasangan menunjukkan bahwa adanya perbedaan bermakna kadar LDL kolesterol antara kelompok pasien diabetes melitus dengan hipertensi dan tanpa hipertensi (p<0,05. Penelitian ini menyimpulkan adanya perbedaan yang bermakna kadar LDL kolesterol pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan hipertensi dan tanpa hipertensi di RS. Dr. M. Djamil Padang.Kata kunci: LDL kolesterol, diabetes melitus tipe 2, hipertensi AbstractHypertension is often a comorbid conditions that accompany diabetes mellitus type 2. Diabetes mellitus, hypertension and increased LDL cholesterol is a condition that is often be found related one another. The objective of this study was to determine difference LDL cholesterol level among diabetes melitus type 2 with hypertension and without hypertension.This research used cross-sectional comparatif design. The data was collected through observation of the patient’s medical records diabetes mellitus type 2 with hypertension and without hypertension in 2011 at the hospital Dr. M

  4. SEBARAN ASPEK KERUANGAN TIPE LONGSORAN DI DAERAH ALIRAN SUNGAI ALO PROVINSI GORONTALO (Spread of Spatial Aspect of Landslide Types at Alo Watershed in Gorontalo Province

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitryane Lihawa

    2015-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Sebaran aspek keruangan tipe longsoran di DAS Alo Provinsi Gorontalo telah dikaji dan dievaluasi menggunakan bentuk Peta Sebaran Tipe Longsoran Skala 1 : 50.000. Lokasi penelitian ini meliputi seluruh wilayah DAS Alo Provinsi Gorontalo dengan luas 7.588 Ha. Penentuan sampel penelitian dilakukan secara Accidental Sampling yaitu dengan melakukan penelusuran di seluruh wilayah yang rawan longsor di DAS Alo untuk menemukan titik-titik kejadian longsoran. Dalam pengkajian tipe dan sebaran longsoran, dilakukan pengamatan dan pengukuran terhadap kejadian longsoran yang terjadi pada seluruh wilayah DAS Alo yaitu sejumlah 15 (lima belas titik kejadian longsoran.  Tipe longsoran ditentukan melalui pengukuran dan pengamatan morfometri longsoran untuk menentukan indeks klasifikasi longsoran dan hasil analisis tersebut di plot ke dalam Peta Lokasi Sebaran Tipe Longsoran Skala 1 : 50.000 untuk mengetahui sebaran keruangan dari kejadian longsoran di DAS Alo Provinsi Gorontalo. Berdasarkan analisis morfometri dan indeks klasifikasi longsoran menunjukkan bahwa tipe longsoran yang terjadi adalah rotational slide, planar slide, slide flow dan rock block slide. Kejadian longsoran yang terjadi di DAS Alo Provinsi Gorontalo tersebar pada wilayah dengan kemiringan lereng curam dan sangat curam dengan bentuk permukaan lereng cembung dan cenderung lurus. Kejadian longsoran juga terjadi pada wilayah dengan tekstur tanah lempung dan lempung berlanau, serta jenis batuan vulkanik dan batuan beku yang mengandung silika tinggi dan telah mengalami pelapukan. Berdasarkan wilayah  administrasi, kejadian longsoran tersebar di wilayah Kecamatan Tibawa, Kecamatan Pulubala dan Kecamatan Isimu Utara.    ABSTRACT Distribution of spatial aspect of landslide at ALO Watershed of Gorontalo Province has been studied by providing it through form of spread landslide maps at scale of 1 : 50.000. Research site involved all areas of ALO Watershed in Gorontalo Province as having an

  5. OPTIMASI DESAIN TERMOHIDROLIKA TERAS DAN SISTEM PENDINGIN REAKTOR RISET INOVATIF DAYA TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endiah Puji Hastuti

    2015-10-01

    Full Text Available ABSTRAK OPTIMASI DESAIN TERMOHIDROLIKA TERAS DAN SISTEM PENDINGIN REAKTOR RISET INOVATIF DAYA TINGGI. Implementasi reaktor inovasi telah diterapkan pada berbagai reaktor riset baru yang saat ini sedang dibangun.  Pada saat ini BATAN sedang merancang desain konseptual reaktor riset daya tinggi yang telah masuk pada tahap optimasi desain. Spesifikasi desain konseptual reaktor riset inovatif adalah reaktor tipe kolam berpendingin air dan reflektor D2O. Teras reaktor memiliki kisi 5x5 dengan 16 bahan bakar dan 4 batang kendali. Teras reaktor berada di dalam tabung berisi D2O yang berfungsi sebagai posisi iradiasi. Daya reaktor 50 MW didesain untuk membangkitkan fluks neutron termal sebesar 5x1014 n/cm2s. Teras reaktor berbentuk kompak dan menggunakan bahan bakar U9Mo-Al dengan tingkat muat uranium 7-9 gU/cm3. Desain termohidrolika yang mencakup pemodelan, perhitungan dan analisis kecukupan pendingin dibuat sinergi dengan desain fisika teras agar keselamatan reaktor terjamin. Makalah ini bertujuan menyampaikan hasil analisis perhitungan termohidrolika teras dan sistem reaktor riset inovatif pada kondisi tunak. Analisis dilakukan menggunakan program perhitungan yang telah tervalidasi, masing-masing adalah Caudvap, PARET-ANL, Fluent dan ChemCad 6.4.1. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pembangkitan panas yang tinggi dapat dipindahkan tanpa menyebabkan pendidihan dengan menerapkan desain teras reaktor bertekanan, di samping itu desain awal komponen utama sistem pembuangan panas yang terintegrasi telah dilakukan, sehingga konseptual desain termohidrolika RRI-50 dapat diselesaikan. Kata kunci : reaktor riset inovatif, Caudvap, PARET-ANL, Fluent, ChemCad 6.4.1.   ABSTRACT THERMALHYDRAULIC DESIGN AND COOLING SYSTEM OPTIMIZATION OF THE HIGH POWER INOVATIVE RESEARCH REACTOR. Reactor innovation has been implemented in a variety of new research reactors that currently are being built. At this time BATAN is designing a conceptual design of the high power

  6. AKTIVITAS ENZIM PEROKSIDASE PISANG KEPOK DENGAN APLIKASI GLOMUS TIPE 1

    OpenAIRE

    Suswati .; Asmah Indrawaty; Friardi .

    2016-01-01

    Ripe banana peroxidase activities with Glomus type 1. Ripe banana is very susceptible to blood disease caused by Blood disease bacterium (BDB) and Fusarium wilt caused by Fusarium oxysporum f.sp. cubense. Arbuscular mycorrhizal fungi (AMF) Glomus tipe 1 increased resistance of ripe banana seedlings to both wilt diseases. The resistance mechanism related with the change of hydrolytic enzyme activities: peroxidase (PO), phenylalanin amonialyase (PAL) and polyphenoloksidase (PPO). The green hous...

  7. Aktivitas Enzim Peroksidase Pisang Kepok dengan Aplikasi Glomus Tipe 1

    OpenAIRE

    Suswati; Indrawaty, Asmah; Friardi

    2015-01-01

    Ripe banana peroxidase activities with Glomus type 1. Ripe banana is very susceptible to blood disease caused by Blood disease bacterium (BDB) and Fusarium wilt caused by Fusarium oxysporum f.sp. cubense. Arbuscular mycorrhizal fungi (AMF) Glomus tipe 1 increased resistance of ripe banana seedlings to both wilt diseases. The resistance mechanism related with the change of hydrolytic enzyme activities: peroxidase (PO), phenylalanin amonialyase (PAL) and polyphenoloksidase (PPO). The green hous...

  8. Hubungan Tipe Kepribadian Introvert dengan Kecanduan Internet pada Siswa Kelas X di Sman 1 Banjarmasin

    OpenAIRE

    Anggraeni, Muthia; Husain, Achyar Nawi; Arifin, Syamsul

    2014-01-01

    : Kecanduan internet adalah suatu impulse-control disorder yang disebabkan oleh pemakaian internet berlebihan yang menghabiskan waktu 19 jam perminggu. Perilaku kecanduan internet dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah tipe kepribadian (introvert-ekstrovert). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tipe kepribadian introvert dengan kecanduan internet. Metode penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden dipili...

  9. DESAIN AWAL TURBIN UAP TIPE AKSIAL UNTUK KONSEP RGTT30 BERPENDINGIN HELIUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Sudadiyo

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRAK DESAIN AWAL TURBIN UAP TIPE AKSIAL UNTUK KONSEP RGTT30 BERPENDINGIN HELIUM. Konsep reaktor daya nuklir yang dikembangkan merupakan jenis reaktor berpendingin gas dengan temperatur tinggi (RGTT. Gas yang digunakan untuk mendinginkan teras RGTT adalah helium. Konsep RGTT ini dapat menghasilkan daya termal 30 MWth sehingga dinamakan RGTT30. Temperatur helium mampu mencapai 700 °C ketika keluar dari teras RGTT30 dan digunakan untuk memanaskan air di dalam steam generator hingga mencapai temperatur 435 °C. Steam generator dihubungkan dengan turbin uap yang dikopel dengan generator listrik untuk membangkitkan daya 7,27 MWe. Uap yang keluar dari turbin dilewatkan kondensor untuk mencairkan uap menjadi air. Rangkaian komponen dari steam generator, turbin, dan kondensor dinamakan sistem turbin uap. Turbin terdiri dari sudu-sudu yang dimaksudkan untuk mengubah tenaga uap kedalam tenaga mekanis berupa putaran. Efisiensi turbin merupakan parameter yang harus diperhatikan dalam sistem turbin uap ini. Tujuan dari makalah ini adalah untuk mengusulkan sudu tipe aksial dan untuk menganalisa perbaikan efisiensi turbin. Metode yang digunakan yaitu aplikasi prinsip termodinamika yang berhubungan dengan konservasi energi dan massa. Perangkat lunak Cycle-Tempo dipakai untuk mendapatkan parameter termodinamika dan untuk mensimulasikan sistem turbin uap berbasis RGTT30. Pertama, dibuat skenario dalam simulasi sistem turbin uap untuk mengetahui efisiensi dan laju aliran massa uap yang diperoleh nilai optimal 87,52 % dan 8,759 kg/s pada putaran 3000 rpm. Kemudian, turbin uap diberi sudu tipe aksial dengan diameter tip 1580 mm dan panjang 150 mm. Hasil yang diperoleh adalah nilai efisiensi turbin uap naik menjadi 88,3 % pada putaran konstan (3000 rpm. Penambahan nilai efisiensi turbin sebesar 0,78 % menunjukkan peningkatan kinerja RGTT30 secara keseluruhan. Kata kunci: Tipe aksial, turbin uap, RGTT30   ABSTRACT PRELIMINARY DESIGN ON STEAM TURBINE OF AXIAL TYPE

  10. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Checks Dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Tepadu Siswa Kelas VIIIA SMP Negeri 1 Tabulahan Kab. Mamasa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fandi Ahmad

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar biologi dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe pair checks pada materi sistem pernapasan. Pengumpulan data yang dilakukan dengan jumlah subjek 21 siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 tabulahan dengan menggunakan angket untuk mengukur motivasi belajar siswa, dan untuk mengukur hasil belajar dengan menggunakan tes hasil belajar siswa pada setiap ahir siklus. Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan terjadi peningkatan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA Terpadu pada siklus I 73% dan  meningkat pada siklus II menjadi 85,50%, sedangkan untuk  hasil belajar siswa, siklus I sebanyak 10 orang dengan kategori kurang atau dengan persentase 47,60% dan pada siklus II sebanyak 19 orang dengan kategori sangat tinggi atau dengan persentase 90,08%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe pair checks.Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Checks, Hasil Belajar dan Motivasi Belajar.ABSTRACTThis study is a classroom action research that aims to increase motivation and biology learning outcomes by applying cooperative learning model of pair checks type on the respiratory system. The data were collected from 21 students of class VIIIA SMP Negeri 1 Tabulahan by using questionnaires to measure student's learning motivation, and learning outcomes test to measure learning outcomes of the students at each end of the cycle. Study result showed that there is improvement of student's learning motivation in Integrated IPA subject. In cycle I learning motivation of students is 73% and increase in cycle II become 85,50%. While for student learning outcomes in cycle I there are 10 people with less category or with percentage 47 , 60% and in cycle II there are 19 people with very high category

  11. EFEK PEMBERIAN SUSU SAPI BUBUK TERHADAP KADAR SERUM HDL (HIGH DENSITY LIPOPROTEIN PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus GALUR WISTAR MODEL DIABETES MELITUS TIPE 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zakia Umami

    2015-05-01

    Full Text Available ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the cow’s milk powder to increased serum levels of High Density Lipoprotein (HDL of white male rat model with diabetes mellitus type 2. The design of this study was a post-test control group study conducted in 30 male rats which randomly divided into five groups. Negative control group was the group of rats which fed normally, the positive control group was induced by streptozotocin (STZ without given cow’s milk, group P1, P2, P3 were given a normal diet and cow’s milk 0.9; 1.8, and 2.7 g orally every day. The results of this study were the levels of HDL in K(-=44.22 mg/dl, K(+=47.45 mg/dl, P1=56.56 mg/dl, P2=51.82 mg/dl, and P3=59.45 mg/dl. The conclusion was the milk powder was not significantly increase levels of HDL (p>0.05. More longer intervention was suggested for further research to get more significant of HDL level on type 2 diabetes mellitus.Keywords: HDL serum level, high fat diet, milk powder, streptozotocinABSTRAKTujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian susu sapi bubuk terhadap peningkatan kadar serum High Density Lipoprotein (HDL tikus putih (Rattus norvegicus berjenis kelamin jantan model diabetes melitus (DM tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain penelitian post test control group dengan 30 ekor tikus dibagi secara acak menjadi lima kelompok. Kelompok K(- adalah tikus yang diberi pakan normal, kelompok K(+ diinduksi dengan streptozotocin (STZ tanpa diberi susu, kelompok P1 sampai P3 diberi diet normal dan susu 0,9; 1,8, dan 2,7 g secara oral setiap hari. Hasil penelitian menunjukkan kadar HDL pada K(-=44,22 mg/dl, K(+=47,45 mg/dl, P1=56,56 mg/dl, P2=51,82 mg/dl, dan P3=59,45 mg/dl. Susu sapi bubuk mampu meningkatkan kadar HDL tikus model DM tipe 2 akan tetapi tidak signifikan (p>0,05. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan waktu lama penelitian yang berbeda sehingga bisa berdampak yang lebih signifikan untuk kadar HDL pada DM tipe 2.Kata kunci

  12. TIPE2, a negative regulator of innate and adaptive immunity that maintains immune homeostasis.

    Science.gov (United States)

    Sun, Honghong; Gong, Shunyou; Carmody, Ruaidhri J; Hilliard, Anja; Li, Li; Sun, Jing; Kong, Li; Xu, Lingyun; Hilliard, Brendan; Hu, Shimin; Shen, Hao; Yang, Xiaolu; Chen, Youhai H

    2008-05-02

    Immune homeostasis is essential for the normal functioning of the immune system, and its breakdown leads to fatal inflammatory diseases. We report here the identification of a member of the tumor necrosis factor-alpha-induced protein-8 (TNFAIP8) family, designated TIPE2, that is required for maintaining immune homeostasis. TIPE2 is preferentially expressed in lymphoid tissues, and its deletion in mice leads to multiorgan inflammation, splenomegaly, and premature death. TIPE2-deficient animals are hypersensitive to septic shock, and TIPE2-deficient cells are hyper-responsive to Toll-like receptor (TLR) and T cell receptor (TCR) activation. Importantly, TIPE2 binds to caspase-8 and inhibits activating protein-1 and nuclear factor-kappaB activation while promoting Fas-induced apoptosis. Inhibiting caspase-8 significantly blocks the hyper-responsiveness of TIPE2-deficient cells. These results establish that TIPE2 is an essential negative regulator of TLR and TCR function, and its selective expression in the immune system prevents hyperresponsiveness and maintains immune homeostasis.

  13. Gambaran Tekanan Darah Anak dengan Diabetes Mellitus Tipe 1 di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indra W Himawan

    2016-11-01

    Hasil.Di antara 177 anak dengan DM tipe 1, 118 (66,7% perempuan dan 59 (33,3% laki-laki. Rerata umur saat pertama kali didiagnosis adalah 11,8 tahun. Dijumpai 1 (0,6 % anak perempuan yang menderita DM tipe 1 lebih dari 5 tahun mempunyai tekanan darah sistolik dan diastoik di atas persentil 95. Kesimpulan. Sebagian besar tekanan darah anak dengan DM tipe 1, normal. Terdapat 0,6% kasus dengan hipertensi (>95 persentil yaitu seorang anak perempuan yang telah menderita DM lebih dari 5 tahun

  14. Pertumbuhan, Produktivitas, dan Rendemen Minyak Kelapa Sawit di Dataran Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Listia

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan, produktivitas dan rendemen minyak kelapa sawit yang ditanam pada dataran tinggi. Penelitian dilaksanakan pada empat lokasi penelitian dengan ketinggian tempat 50, 368, 693 dan 865 m dpl yang berada di wilayah Sumatera Utara. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok menggunakan kelapa sawit jenis tenera pada kelompok tanaman muda yang berumur 7 – 8 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan tanaman kelapa sawit di dataran tinggi yang meliputi panjang rachis, indeks luas daun, bobot kering daun, tinggi tanaman, volume batang dan bobot kering batang memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan tanaman kelapa sawit di dataran rendah. Produktivitas tertinggi mencapai 28,5 ton TBS/ha/tahun pada penanaman kelapa sawit di ketinggian 368 m dpl. Rendemen minyak tertinggi 25,9% dicapai pada ketinggian tempat 50 m dpl. Kandungan karoten tertinggi 590,8 ppm dan nilai indeks panen tertinggi 0,39 dicapai oleh tanaman kelapa sawit di dataran rendah dengan ketinggian 368 m dpl.

  15. MODEL PENGEMBANGAN DASHBOARD UNTUK MONITORING DAN EVALUASI KINERJA PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Hariyanti

    2011-01-01

    Full Text Available Tujuan utama dari penelitian ini adalah merancang model pengembangan dashboard untuk kebutuhan perguruan tinggi. Dashboard adalah aplikasi sistem informasi yang menyajikan informasi mengenai indikator utama dari aktifitas organisasi secara sekilas dalam layar tunggal. Pembuatan model memperhatikan 3(tiga aspek utama dashboard yaitu penyajian data/informasi, personalisasi, dan kolaborasi antar pengguna. Model yang dihasilkan digunakan untuk pengembangan dashboard bagi kebutuhan monitoring dan evaluasi kinerja perguruan tinggi. Monitoring dan evaluasi kinerja mutlak dilakukan secara terus menerus oleh perguruan tinggi untuk memastikan bahwa proses bisnis yang dijalankannya dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan, melalui strategi pengelolaan yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan survei kuesioner. Studi literatur dilakukan untuk membuat rancangan awal model. Sedangkan survei kuesioner dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan calon pengguna dashboard dan mengetahui faktor-faktor yang yang mempengaruhi kesuksesan pengembangan sistem informasi di perguruan tinggi. Jumlah responden sebanyak 95 orang di lingkungan Universitas Airlangga (UA dan Institut Teknologi Bandung (ITB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prioritas kebutuhan dashboard untuk pengguna di UA dan ITB. Namun secara umum dapat dinyatakan bahwa kebutuhan yang terkait aspek penyajian data/informasi, personalisai, dan performansi merupakan hal yang dianggap penting untuk sebuah dashboard. Sedangkan aspek kolaborasi hanya dianggap sebagai daya tarik dashboard. Model pengembangan dashboard yang dihasilkan menggambarkan bahwa kepuasan pengguna dipengaruhi oleh kualitas sistem, kualitas layanan, dan manfaat positif yang diberikan oleh sistem.

  16. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS PADA KOMPETENSI DASAR SURAT MENYURAT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS XI DI SMK PGRI 2 SALATIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatmawati Nur Fadhilah

    2013-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas XI di SMK PGRI 2 Salatiga. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas XI AP-3 yang berjumlah 31 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 (dua siklus. Kegiatan dalam setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I diperoleh total skor 36 dari 10 aspek yang diamati, dan hasil perhitungan aktivitas belajar siswa diperoleh persentase sebesar 72%, nilai tersebut dalam kategori tinggi. Pada penilaian aktivitas belajar siswa siklus II meningkat dengan total skor 42 dari 10 aspek yang diamati, dan hasil perhitungan aktivitas belajar siswa diperoleh persentase sebesar 84%, nilai tersebut dalam kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan aktivitas siswa kelas XI Administrasi Perkantoran 3 pada Kompetensi Dasar Surat Menyurat melalui model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS. The purpose of this research is to improve students' learning activities in class XI SMK PGRI 2 Salatiga. Subjects in this study were class XI AP-3 is 31 students. This study was conducted in two (2 cycles. Activities in each cycle includes planning, implementation, observation, and reflection. The results showed that students' learning activities in the first cycle obtained a total score of 36 out of 10 aspects were observed, and the calculation results obtained by the percentage of student learning activity by 72%, the value is in the high category. In the assessment of student learning activities second cycle increased by a total score of 42 out of 10 aspects are observed, and the calculation results obtained by the percentage of students' learning activities by 84%, the value is in the very high category. Based on these results, we can conclude that there is an increase in the activity of the students of class XI

  17. Pengaruh Program Edukasi Perawatan Kaki Berbasis Keluarga terhadap Perilaku Perawatan Kaki pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Citra Windani Mambang Sari

    2017-10-01

    Full Text Available Perilaku perawatan kaki merupakan komponen yang penting dalam pencegahan kaki diabetik. Namun, banyak pasien Diabetes Melitus (DM yang tidak menjalankannya akibat rendahnya pengetahuan dan self-efficacy pasien maupun keluarga. Di sisi lain, dukungan dan keterlibatan keluarga merupakan aspek penting dalam terlaksananya perilaku perawatan kaki pasien DM. Pengembangan program peningkatan perawatan kaki DM berbasis keluarga penting dilakukan guna mengatasi kelemahan program sejenis yang berbasis individu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh program edukasi perawatan kaki berbasis keluarga terhadap perilaku perawatan kaki pasien DM. Penelitian quasi experiment dengan pre-test and post-test with control group design ini melibatkan 72 responden DM Tipe 2 dan keluarganya yang diseleksi secara purposive dari populasi responden Diabetes Melitus di wilayah kerja Puskesmas Pasirkaliki Kota Bandung. Sampel dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol dengan masing-masing 36 responden. Responden pada kelompok intervensi mendapatkan program edukasi perawatan kaki berbasis keluarga, konseling serta tindak lanjut 1 kali melalui telepon dan tiga kali melalui kunjungan langsung ke rumah. Perilaku perawatan kaki dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan paired dan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan karakteristik antar kelompok. Perilaku perawatan kaki post test (M=84.69, SD=4.49 pada kelompok intervensi berbeda secara bermakna (p = 0.000 lebih tinggi dibanding pre test (M=49.50, SD=9.40, sedangkan pada kelompok kontrol ada penurunan skor setelah pengukuran (sebelum M=51,33, SD=8,58; sesudah M=49,50, SD=9,40; p=0,219. Program edukasi perawatan kaki berbasis keluarga efektif meningkatkan perilaku perawatan kaki pasien DM. Dengan demikian, perawat dapat mengintegrasikan program edukasi perawatan kaki berbasis keluarga ke program perkesmas sebagai upaya pencegahan kaki diabetik pada

  18. AKTIVITAS ENZIM PEROKSIDASE PISANG KEPOK DENGAN APLIKASI GLOMUS TIPE 1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suswati .

    2016-03-01

    Full Text Available Ripe banana peroxidase activities with Glomus type 1. Ripe banana is very susceptible to blood disease caused by Blood disease bacterium (BDB and Fusarium wilt caused by Fusarium oxysporum f.sp. cubense. Arbuscular mycorrhizal fungi (AMF Glomus tipe 1 increased resistance of ripe banana seedlings to both wilt diseases. The resistance mechanism related with the change of hydrolytic enzyme activities: peroxidase (PO, phenylalanin amonialyase (PAL and polyphenoloksidase (PPO. The green house and laboratorium experiment were conducted to study the effect of different colonization time 4, 12, 24, 36, 48, 72, 96 h after application (haa and control (without AMF with 3 replicates. AMF fresh inoculants source is a mixture of sand planting medium that containing spores, hyphae and corn root colonized AMF. Ripe banana seedlings (60 days old were inoculated with 50 g fresh AMF inoculants and incubated with the treatment. The results showed that the application of Glomus tipe 1 caused changes in the enzyme activity of peroxidase in the roots and leaves. Root peroxidase enzyme activity slightly increased 5.84% (0.326U at the beginning of colonization (4 haa while peroxidase enzyme activity in leaves sharply declined (85.83–87.37%.

  19. Interaksi Belajar Matematika Siswa Dalam Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Septi Nur Afifah

    2012-02-01

    Full Text Available Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan menuntut siswa untuk bersikap aktif, kreatif dan inovatif. Namun dalam pelaksanaannya menunjukkan adanya kekurangan pada praktek pembelajaran. Salah satu pembelajaran  yang melibatkan siswa aktif adalah pembelajaran kooperatif. Dalam pembelajaran kooperatif siswa saling berinteraksi satu sama lain dalam kelompok untuk bekerja sama dalam menyelesaikan tugas. Interaksi belajar siswa dalam pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat dibedakan menjadi dua yaitu interaksi belajar siswa dalam tugas dan interaksi siswa di luar tugas. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan interaksi belajar matematika siswa dalam pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII-A SMP N I Modo Lamongan dengan jumlah siswa 33 orang. Data interaksi belajar siswa dalam kelompok diperoleh dengan lembar observasi dan rekaman handycam. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa interaksi belajar matematika siswa dalam pembelajaran kooperatif yang terjadi dalam menyampaikan ide atau pendapat yaitu sebesar 34,4% untuk kelompok 1 dan 32,3% untuk kelompok 2, memberi bantuan yang disertai dengan penjelasan sebesar 15,6% untuk kelompok 1 dan 20,6% untuk kelompok 2, memberi bantuan tanpa disertai dengan penjelasan sebesar 25,0% untuk kelompok 1 dan 20,6% untuk kelompok 2 dan interaksi belajar matematika siswa dalam meminta bantuan sebesar 25,0% untuk kelompok 1 dan 26,5% untuk kelompok 2.

  20. PERBEDAAN PROKRASTINASI AKADEMIK DALAM MENYELESAIKAN SKRIPSI PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UKSW BERDASARKAN TIPE KEPRIBADIAN A DAN B

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutriyono Sutriyono

    2012-12-01

    semester genap 2011/2012 yang mengambil matakuliah skripsi dan skripsi lanjut dilibatkan. Alat pengumpul data menggunakan dua skala, yang pertama adalah modifikasi skala prokrastinasi Tuckman (Tuckman Procrastination Scale untuk mengukur tingkat prokrastinasi dan modifikasi skala Bortner untuk menggolongkan kedalam salah tipe kepribadian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara signifikan, mahasiswa dengan kepribadian tipe A mempunyai tingkat prokastinasi dalam menyelesaikan skripsi lebih rendah dibandingkan dengan mahasiswa yang mempunyai tipe kepribadian B.

  1. Meningkatkan Hard Skills dan Soft Skills Siswa melalui Model Pembelajaran Koooperatif Tipe Stad

    OpenAIRE

    Alfiansyah, Muhammad; Jamal, M. Arifuddin; An'nur, Syubhan

    2014-01-01

    Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam meningkatkan hard skills dan soft skills siswa SMAN 8 Barabai pada pokok bahasan fluida statis. Secara khusus untuk mendeskripsikan keterlaksanaan RPP model kooperatif tipe STAD, hard skills siswa, soft skills siswa dan respon siswa. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc Taggart. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi pen...

  2. Sistem Klasifikasi Tipe Kepribadian dan Penerimaan Teman Sebaya Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusuf Dwi Santoso

    2017-06-01

    Full Text Available Kepribadian merupakan gambaran tingkah laku dari individu. Penerimaan teman sebaya merupakan penilaian individu bahwa dirinya diterima, didengar, diperhatikan, dihargai, serta dapat merasa aman dan nyaman saat bersama dengan teman-teman dengan umur yang sama. Kepribadian dan penerimaan teman sebaya penting untuk diketahui agar dapat mengenal potensi diri. Tes kepribadian merupakan salah satu sarana untuk mengetahui dan mengklasifikasikan kepribadian seseorang ke tipe kepribadian tertentu. Jaringan syaraf tiruan Backpropagation dapat digunakan untuk melakukan klasifikasi sebuah pola berdasarkan permasalahan tertentu seperti halnya dalam mengklasifikasi tipe kepribadian dan penerimaan teman sebaya seseorang. Sistem klasifikasi tipe kepribadian dan penerimaan teman sebaya menggunakan jaringan syaraf tiruan Backpropagation dapat digunakan untuk mengklasifikasi tipe kepribadian dan penerimaan teman sebaya seseorang ke dalam beberapa tipe yaitu introvert diterima, introvert ditolak, ekstrovert diterima dan ekstrovert ditolak berdasarkan sejumlah set pertanyaan yang menjadi alat ukur dalam penentuan kepribadian. Sistem klasifikasi tipe kepribadian dan penerimaan teman sebaya menggunakan jaringan syaraf tiruan Backpropagation menghasilkan arsitektur Backpropagation terbaik untuk klasifikasi kepribadian dan penerimaan teman sebaya pada saat menggunakan 1 hidden layer dengan 7 neuron, 10000 epoch, nilai target error 0.01 dan laju pembelajaran 0.1. Hasil eksperimen jaringan syaraf tiruan Backpropagation pada sistem ini menghasilkan rata-rata tingkat akurasi 98.75% dan tingkat error 1.25%.

  3. PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE TALKING STICK DENGAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADAMATA PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS X SMAN 1 BONJOL KABUPATEN PASAMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cici Idrus

    2013-10-01

    Full Text Available Riset didasari oleh hasil belajar ekonomi kelas X SMAN 1 Bonjol yang masih rendah, yang masih memakai metode Teacher Center Learning, sehingga para siswa kurang aktifi dan kreatif. Satu usaha untuk meningkatkan hasil pelajaran siswa adalah dengan menerapkan jenis model pelajaran ekonomi Talking Stick. Tujuan Studi ini untuk menentukan perbedaan antara hasil belajar menggunakan metode Talking Stick dan konvensional pada kelas X SMAN 1 Bonjol. Riset ini adalah semacam eksperimen. Populasi Studi adalah suatu para siswa nilai/kelas X Sma Negeri 1 Bonjol, sedangkan kelas X3 menggunakan jenis model pelajaran Talking Stick sebagai kelas eksperimen dan X4 Kelas sebagai kelas yag dikendalikan dengan metode konvensional. Hasil menunjukkan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi( 79.62 dibanding kelas kontrol ( 73.21. Pada hasil pengujian hipotesis yang menggunakan SPSS versi 16. nilai yang diperoleh t= 2.892 dan t tabel= 1.671 maka> ttable kemudian Tolak H0 dan menerima H1. Maka dapat disimpulkan bahwa Ada perbedaan penting pada hasil pelajaran siswa yang menggunakan tipe Talking Stick dan konvensional pada mata pelajaran ekonomi kelas X SMAN 1 Bonjol.

  4. Kajian Gender Leadership And Inequality Pada Perguruan Tinggi Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iswachyu Dhaniarti

    2017-10-01

    Full Text Available Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (2013, menyatakan meskipun Indonesia, Laos, dan Kamboja telah melakukan berbagai macam program kesetaraan gender, tiga negara tersebut termasuk negara dengan indeks ketimpangan gender yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa laki-laki masih dominan di masing-masing indikator, baik ketenagakerjaan, pendidikan maupun keterwakilan di parlemen. Pentingnya masalah pengambilan keputusan pada perempuan telah diakui dalam kerangka tujuan pembangunan milenium. Salah satu indikator untuk memantau Millennium Development Goal 3 tentang kesetaraan gender. Penelitian McKinsey and Company (2008 dalam bukunya yang berjudul Women Matter 2 menunjukan bahwa memiliki lebih banyak pemimpin perempuan diposisi jajaran manajemen atas dapat memberikan perusahaan suasana kompetisi yang nyata. Salah satu persyaratan keterampilan bagi seorang pemimpin yang dapat menjadi tolak ukur efektivitas kepemimpinan adalah pengambilan keputusan. Berdasarkan hal tersebut, organisasi dapat berjalan secara produktif dan efektif apabila pemimpin dapat dengan tangkas, cerdas, cepat dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Penelitian dilaksanakan di Universitas Narotama, Surabaya sedangkan untuk survey dan pengambilan data dilakukan pada Kementerian Ristek Dikti (PT se-Indonesia dan Kopertis VII wilayah Jawa Timur (PTS se-Jawa Timur. Lebih banyak pemimpin perempuan diposisi jajaran manajemen atas Perguruan Tinggi diharapkan dapat memberikan suasana kompetisi yang nyata. Salah satu persyaratan keterampilan bagi seorang pemimpin yang dapat menjadi tolak ukur efektivitas kepemimpinan adalah pengambilan keputusan. Perguruan Tinggi dapat berjalan secara produktif dan efektif apabila pemimpin dapat dengan tangkas, cerdas, cepat dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Dampaknya adalah meningkatnya peringkat Perguruan Tinggi dengan Rektor Perempuan, dalam klasifikasi dan pemeringkatan PT Kementerian Ristek Dikti sebagai gambaran perbaikan

  5. MANAJEMEN PENDIDIKAN TINGGI ISLAM DALAM SPEKTRUM BLUE OCEAN STRATEGY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mardia Mardia

    2011-06-01

    Full Text Available Abstract: The Islamic higher educations are undergoing important changes involving the development of missions and reorganization of management, with implications for their quality education in the midst of complexity. The main study of this article highlights the importance of governance quality in Islamic higher education in the face of complexity from the perspective of Blue Ocean Strategy. It can be concluded that to win in the future, Islamic higher educations must stop competing each other. The only way to beat the competition is to stop trying to beat the competition. Blue Ocean Strategy to be one of the alternatives in the management of educational institutions to create distinctive adavantage and competitiveness based graduates. Abstrak:  Pendidikan tinggi Islam mengalami perubahan signifikan pada pengembangan misi dan reorganisasi manajemen yang mempengaruhi kualitas pendidikan di era kompleksitas. Kompleksitas tersebut tidak dapat diprediksi dan mempengaruhi munculnya gejala disorientasi nilai, disharmoni sosial, dan peran disfungsional. Pokok kajian tulisan ini menyorot pentingnya tatakelola pendidikan tinggi Islam bermutu dalam perspektif Blue Ocean Strategy dalam menghadapi kompleksitas. Pendekatan yang digunakan adalah analisis deskriptif teoritis dan praktis. Temuan penelitian adalah untuk berdaya saing di masa depan, pendidikan tinggi Islam harus berhenti bersaing satu sama lain. Satu-satunya cara untuk mengalahkan kompetisi adalah berhenti berusaha memenangi kompetisi. Blue Ocean Strategy menjadi salah satu alternatif dalam pengelolaan lembaga pendidikan dalam mencetak lulusan yang kompetitif dan unggul.

  6. Peran Perpustakaan Perguruan Tinggi dalam Mengembangkan Institusional Repository

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufiq Kurniawan

    2016-12-01

    Full Text Available Perpustakaan menjadi bagian yang sangat penting dalam upaya mengelola dan menyebarluaskan informasi. Perpustakaan di perguruan tinggi mempunyai peran dalam pengelolaan dan penyebarluasan informasi. Istilah perpustakaan digital di era sekarang sudah mulai bergeser ke konsep pengembangan insitusional repository. Konsep institusional repository ini merupakan upaya untuk memaksimalkan layanan perpustakaan dalam bidang publikasi karya ilmiah yang tidak hanya yang berwujud cetak, tetapi juga berwujud digital. Hal ini tentunya menjadi perhatian bagi perpustakaan untuk mengelola koleksi-koleksi dalam wujud digital. Koleksi digital ini bisa berwujud soft file atau biasa dikenal sekarang dengan dokumen dengan format PDF (Portable Document Format ataupun dalam wujud image, video dll. Perpustakaan sudah saatnya untuk menyesuaikan dengan perkembangan ini. Perpustakaan mempunyai peran penting dalam pengelolaan electronic resources atau sumber informasi berwujud elektronik yang ada. Perguruan tinggi tentunya merupakan gudangnya ilmu pengetahuan. Karya ilmiah akademisi tentu menjadi kekayaan informasi yang sangat bermanfaat. Perpustakaan tentunya harus memandang ini sebagai sebuah peluang dan kesempatan dalam melayankan kepada masyarakat akan informasi yang dimiliki. Koleksi karya ilmiah sangat dibutuhkan dalam bidang penelitian ataupun pengkajian keilmuan. Sekarang konsep institusional repository menjadi salah satu bahan acuan dalam pemeringkatan perguruan tinggi atau dikenal dengan webometric. Maka perpustakaan mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan citra lembaga atau perguruan tingginya

  7. Pemanfaatan Mikrobakteri Terhadap Beton Mutu Tinggi dengan Tambahan Silica Fume

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azwar Annas

    2016-04-01

    Full Text Available Beton mutu tinggi adalah beton yang kuat tekan tinggi sekitar 50 MPa – 100 MPa. Untuk meningkatkan kuat tekan, material pozollan seperti silica fume dan flyash biasanya digunakan untuk mengganti material beton Dalam laporan ini, beton mutu tinggi dengan silica fume sebagai pengganti semen dipelajari. Kadar silica fume yang digunakan adalah 0%, 5%, 7,5% dan 10%. Selain itu pengaruh dari mikrobakteri juga dipelajari. Faktor water per binder yang dipakai adalah 25% dari berat binder, dan untuk membuat workabilitynya bagus maka digunakan superplasticizer. Kadar superplasticizer yang digunakan dicari lewat trial pengujian di laboratorium. Pengujian yang dilakukan pada umur 1, 3, 7, 14, 21, 28 adalah uji tekan pasta, mortar dan beton, selain itu pada benda uji beton umur 28 hari akan dilakukan uji split beton dan uji porositas. Dari hasil penelitian didapatkan kuat tekan beton tertinggi pada umur 28 hari (B7,5M adalah 69,71 MPa, sedangkan variasi silica fume yang paling optimum ada pada kadar 7,5%. Penambahan mikrobakteri tidak berpengaruh pada berat volume beton tetapi berpengaruh pada kuat tekan beton tersebut. Dengan penambahan mikrobakteri maka kuat tekan beton meningkat sebesar ± 30%. Sedangkan porositas total dan porositas tertutup yang terjadi pada beton semakin kecil, ini dibuktikan dengan hasil SEM terlihat bahwa bakteri mengisi area antara aggregat dan matrix beton.

  8. PERANCANGAN DATA WAREHOUSE UNTUK MENDUKUNG PERENCANAAN PEMASARAN PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    agung prasetyo

    2017-02-01

    Full Text Available Salah satu indikasi perguruan tinggi yang besar adalah dilihat dari jumlah mahasiswa di perguruan tinggi tersebut. Karenanya, mahasiswa baru merupakan salah satu sumber daya yang menentukan berjalannya sebuah perguruan tinggi. Setiap tahunnya STMIK AMIKOM Purwokerto selalu melakukan penerimaan calon mahasiswa. Data mahasiswa baru tersebut sangat berguna bagi bagian pemasaran sebagai informasi untuk evaluasi kegiatan pemasaran berikutnya. Dengan dibangunnya data warehouse dan aplikasi OLAP dengan menggunakan aplikasi Pentaho Data Integration/Kettle sebagai perangkat ETL dan Pentaho Workbench yang merupakan Online Analytical Processing (OLAP sebagai pengolah database, manajemen di STMIK AMIKOM Purwokerto bisa mengambil beberapa informasi misalnya; banyak jumlah pendaftar per-periode/gelombang, per/asal sekolahnya, per/asal sumber informasi yang diperoleh calon mahasiswa baru, serta tren minat terhadap jurusan yang dipilih oleh calon mahasiswa baru. Data warehouse mampu menganalisis data transaksi, mampu memberikan laporan yang dinamis dan mampu memberikan informasi dalam berbagai dimensi tentang penerimaan mahasiswa baru di STMIK AMIKOM Purwokerto.Kata Kunci: Data Warehouse, OLAP, Pentaho, Penerimaan Calon Mahasiswa.

  9. PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERORIENTASI KETERAMPILAN PROSES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    U. Nugroho

    2012-01-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah menentukan peningkatan pemahaman dan aktivitas siswa akibat penerapan model kooperatif tipeSTAD berorientasi keterampilan proses dalam pembelajaran, serta mengetahui kelebihan, kekurangan dan kendala modelpembelajaran tersebut dalam meningkatkan pemahaman dan aktivitas siswa. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen.Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 7 Semarang. Perbedaan peningkatan pemahaman dan aktivitas siswadianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan STAD berorientasi keterampilan proses dapatmeningkatkan pemahaman dan aktivitas siswa, hal ini ditunjukkan adanya peningkatan ketuntasan klasikal, skor rata-rata post tesdan aktivitas. Disarankan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berorientasi keterampilan proses dijadikan modelpembelajaran alternatif untuk meningkatkan pemahaman dan aktivitas siswa dalam mata pelajaran fisika. This article concerns with study result about the effect of cooperative learning STAD type process skill oriented on studentscomprehension and activities in SMA Negeri 7 Semarang, Class XI science. The aim of the study is to know the improvement instudents comprehension and activity when cooperative model STAD type process skill oriented is applied in learning and to knowthe benefits, flaws, and problems of the learning model in improving students understanding and activity. The study is anexperimental study. Improvement of student comprehension and activities were analyzed with t test. The results showed that byusing STAD process skill oriented can improve students understanding and activities, this is shown by increase of classicalmastery, average score in posttest, and activities. Cooperative learning model STAD type process skill oriented is suggested to bean alternative learning model to improve students comprehension and activities in physic subject.Keywords:activities; understanding; process-skill oriented STAD

  10. KESTABILAN IODIUM DALAM GARAM PADA BERBAGAI TIPE DAN RESEP MASAKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ance Murdiana Dahro

    2012-11-01

    Full Text Available Dalam jangka panjang fortifikasi garam dianggap cara yang paling tepat guna dan ekonomis untuk menanggulangi masalah kekurangan iodium. Dalam kaitan tersebut perlu diketahui kestabilan iodium dalam garam yang ditambahkan kedalam masakan dari berbagai tipe dan resep di tingkat lapangan. Sampel berupa masakan yang berasal dari 6 kota di 6 provinsi di Indonesia, banyak dikonsumsi dan dijual di tempat yang banyak dikunjungi orang. Penentuan sampel masakan dilakukan setelah pengujian garam yang digunakan dengan menggunakan pereaksi Iodinatest buatan Indofarma. Bila setelah penambahan pereaksi pada garam timbul warna ungu menandakan bahwa garam tersebut mengandung iodium, masakan ituu kemudian ditetapkan sebagai sampel. Jumlah garam yang ditambahkan diketahui dari wawancara dengan penjual makanan tersebut. Jumlah iodium dalam garam yang ditambahkan kedalam masakan diketahui setelah dilakukan analisis garam di laboratorium. Dari iodium yang tersisa dalam makanan dapat dihitung jumlah iodium yang hilang. Dibuat pula beberapa masakan serupa dengan menggunakan resep asli di laboratorium (simulasi. Pelepasan iodium dari makanan dilakukan melalui dua tahap yaitu digestasi kering lalu dilanjutkan dengan digestasi cara basah. Penetapan iodium dilakukan dengan reaksi "Sandell Kolthoff'. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah iodium yang tersisa pada umumnya amat rendab (dibawah 50 ug/100 gram masakan. Tiap jenis masakan bervariasi dalam keasaman, jenis dan jumlah bumbu yang ditambahkan. Iodium yang rusak/hilang dari masakan tipe asam yang dimasak atau tidak dimasak (contoh kuah empek-empek atau asinan sekitar 60-85%, dari masakan bersantan tapi dimasak tidak lama (contoh soto santan sekitar 40-50%, dari masakan bersantan dikeringkan (contoh rendang sekitar 60-70%, dari masakan yang digoreng (contoh sambal hijau sekitar 45-60%, dari masakan yang diolah tidak lama (contoh sayur tettu, rujak cingur sekitar 40-50%, sedangkan dari masakan yang dimasak lebih dari

  11. Hubungan antara Riwayat Diabetes Melitus Tipe 2 dan Kejadian Strok Iskemik di RSUD Dokter Soedarso Pontianak Tahun 2010-2012

    OpenAIRE

    Irma Pryuni Ainanda

    2015-01-01

    Latar Belakang: Meningkatnya usia harapan hidup yang didorong olehkeberhasilan pembangunan nasional dan berkembangnya modernisasiserta globalisasi di Indonesia cenderung meningkatkan risiko terjadinyapenyakit vaskular. Salah satu penyakit vaskular berbahaya adalah strok.Salah satu faktor risiko yang meningkatkan kejadian strok iskemik adalahdiabetes melitus tipe 2. Tujuan: Mengetahui hubungan antara riwayatdiabetes melitus tipe 2 dan kejadian strok iskemik di RSUD dr. SoedarsoPontianak tahun ...

  12. The decreased expression of TIPE2 protein in the decidua of patients with missed abortion and possible significance.

    Science.gov (United States)

    Sun, Yingshuo; Wang, Xiaoyan; Li, Yue; Sun, Han; Wan, Lu; Wang, Xishuang; Zhang, Lining; Fang, Zhenghui; Wei, Zengtao

    2017-08-29

    Missed abortion is a common occurrence for otherwise healthy women. Immunological factor is one of the most important reasons. Tumor necrosis factor-α-induced protein-8 like-2 (TIPE2) is a novel negative immune regulator related to several human diseases. However, the expression level and clinical significance of TIPE2 in missed abortion remain unclear. The expression of TIPE2 mRNA and protein in decidua and chorion from 36 missed abortion patients and 36 healthy controls was detected using quantitative real-time PCR, western blot and immunohistochemistry. In addition, serum TNF-ɑ and IL-10 levels were measured using flow cytometry. Serum estradiol and progesterone levels were measured by radioimmunoassay test. The correlations of TIPE2 protein levels with TNF-ɑ, IL-10, estradiol and progesterone were further analyzed. TIPE2 protein levels were significantly lower in decidual tissues of missed abortion patients than those in healthy controls. The patients with missed abortion had significantly higher levels of serum TNF-ɑ, and lower levels of serum IL-10, estradiol and progesterone compared with healthy controls. The TIPE2 protein levels were positively related to serum IL-10 levels. Our data indicate TIPE2 could play important roles in maintaining the maternal-fetal tolerance and decreased TIPE2 expression in the decidua may be related to the development of missed abortion.

  13. "FASADE KACA PINTAR" Teknologi Inovatif Bangunan Tinggi Hemat Energi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jimmy Priatman

    1999-01-01

    Full Text Available Intelligent Glass Facade is a state of the art technology concept of curtain wall to meet ecological and economical importance in the kind of fully glazed office buildings, that needed full air-conditioning. It reduces solar thermal reflection of glass towers that may cause heat-island effect in the urban center as well as it decreases greenhouse effect in the earth's atmosphere. At the same time it lowers energy consumption levels by reducing external cooling load of air-conditioning system. An intelligent glass facade makes use of self-regulating thermal protection and solar control measures to adapt in a dynamic way to changing light and weather conditions all over the year by optimizing renewable energy sources such as solar radiation and air flows on the building envelope. Extensive application of this method to high-rise buildings will play a major role in protecting our environment. Abstract in Bahasa Indonesia : Fasade Kaca Pintar merupakan suatu konsep teknologi mutakhir dinding tirai kaca yang mempertemukan kepentingan ekologi maupun ekonomi bagi bangunan perkantoran bertingkat tinggi yang dikondisikan sepenuhnya (fully air-conditioned. Ia mampu mengurangi pantulan panas matahari dari bangunan bangunan kaca tinggi yang menyebabkan meningkatnya temperatur lingkungan diperkotaan (heat-island effect maupun efek rumah kaca pada atmosfer bumi (green house effect. Selain itu ia mereduksi penggunaan energi yang dipakai untuk sistim tataudara dengan cara mengeliminir beban pendinginan eksternal. Disebut sebagai fasade kaca pintar , karena kemampuan otomatik sistim ini untuk selalu ber adaptasi dengan pergantian cahaya dan kondisi cuaca sepanjang tahun dengan cara meng optimasi sumber energi yang dapat diperbarui ( radiasi matahari dan kecepatan udara pada selubung luar bangunan. Aplikasi sistim ini pada bangunan tinggi akan dapat memainkan peranan besar dalam usaha untuk melindungi lingkungan global kita. Kata kunci : selubung bangunan

  14. Development of flood risk mapping in Kota Tinggi, Malaysia

    Science.gov (United States)

    Tam, T. H.

    2014-02-01

    Flood risk maps provide valuable information for development of flood risk management. Geospatial technology and modeling enable us to monitor natural disasters around the world. Flooding is the most severe natural disaster that causing huge economic losses every year. Flood risk maps are an essential tool for assessing the consequences of flooding. The main aim of this study is to initiate a framework to develop a local-based flood risk map. Flood risk maps can be produced by using integration of geospatial technology and hydrodynamic modeling. Results show that a flood risk map for Kota Tinggi is produced with unsatisfactory information in term of flood damage.

  15. Development of flood risk mapping in Kota Tinggi, Malaysia

    International Nuclear Information System (INIS)

    Tam, T H

    2014-01-01

    Flood risk maps provide valuable information for development of flood risk management. Geospatial technology and modeling enable us to monitor natural disasters around the world. Flooding is the most severe natural disaster that causing huge economic losses every year. Flood risk maps are an essential tool for assessing the consequences of flooding. The main aim of this study is to initiate a framework to develop a local-based flood risk map. Flood risk maps can be produced by using integration of geospatial technology and hydrodynamic modeling. Results show that a flood risk map for Kota Tinggi is produced with unsatisfactory information in term of flood damage

  16. Studi Eksperimen Pengaruh Sudut Plat Pengganggu Di Depan Returning Blade Turbin Angin Tipe Savonius Terhadap Performa Turbin “ Studi Kasus Untuk Rasio Lebar Plat Pengganggu Terhadap Diameter Turbin (L/D = 1,4144”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoga Erry Priandika

    2017-01-01

    Full Text Available Energi Angin merupakan salah satu energi alternatif yang sangat menjanjikan jika dapat dimanfaatkan dengan baik. Pemanfaatan energi angin untuk diubah menjadi energi listrik dapat menggunakan turbin angin dan generator. Turbin angin tipe Savonius merupakan rotor angin dengan sumbu tegak (vertical yang dikembangkan oleh Singuard J. Savonius pada tahun 1920. Salah satu kelemahan yang dimiliki turbin Savonius yaitu efisiensi yang rendah. Torsi dan putaran yang dihasilkan oleh turbin Savonius disebabkan oleh adanya perbedaan gaya drag pada advancing blade dan returning blade. Salah satu cara untuk meningkatkan performa turbin Savonius  dapat dilakukan dengan pemberian plat pengganggu didepan returning blade. Untuk meningkatkan performa turbin Savonius dengan diameter D sebesar 60 mm dan tinggi h sebesar 80 mm, sebuah plat dengan tebal 3 mm dan lebar 84,9 mm digunakan sebagai pengganggu yang diletakkan didepan returning blade turbin. Pengganggu tersebut diletakkan dengan pada sudut 0o< ɑ < 90o. Penelitian ini dilakukan pada subsonic open circuit wind tunnel. Alat ini memiliki panjang 2980 mm, dengan test section 304 mm x 304 mm. Kecepatan free stream pada wind tunnel diatur sebesar 8,752 m/s, 10,94 m/s, 13,128 m/s, sesuai dengan Reynolds number Re = 6.0 x 104, 7.5 x 104, 9.0 x 104 (berdasarkan panjang karakteristik d = 2D-b, dimana b adalah lebar diameter overlap dari kedua sudu turbin, dan kecepatan free stream. Kecepatan aliran udara diukur menggunakan static pitot tube yang dihubungkan dengan inclined manometer. Putaran turbin Savonius diukur menggunakan tachometer. Torsi statis diukur menggunakan torsi meter digital dan daya output dihasilkan dari pengukuran tegangan dan arus listrik yang dihasilkan generator yang dihubungkan dengan poros turbin. Untuk Re = 60.000, penggunaan plat dengan lebar L/D = 1,4144 pada posisi ɑ = 40o sebagai pengganggu didepan turbin Savonius, terbukti paling efektif untuk meningkatkan performa turbin Savonius. Pada

  17. Pengolahan Air Limbah Kadar Garam Tinggi dengan Sistem Lumpur Aktif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nanik Indah Setianingsih

    2015-09-01

    Full Text Available Air limbah perebusan dari industri kacang garing masih menjadi permasalahan karena mengandung garam yang tinggi. Pada kegiatan penelitian ini dilakukan pengolahan air limbah tersebut dengan sistem lumpur aktif dengan memanfaatkan mikroba yang sudah teradaptasi dengan kadar garam tinggi berasal dari bak equalisasi air limbah tersebut. Percobaan penelitian pengolahan limbah dilakukan dengan dua kondisi yaitu kadar MLVSS (Mixed Liquour Volatile Suspended Solid awal 1000 mg/L dan 2000 mg/L, pengamatan sampel dilakukan setiap 24 jam selama lima hari. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat penurunan nilai BOD dan permanganat pada sampel air limbah namun tidak terjadi penurunan untuk parameter nilai klorida. Penurunan nilai BOD adalah sebesar 89,89% dengan perlakuan MLVSS 1000 mg/L dan 91,01 % untuk perlakuan MLVSS 2000 mg/L. Kondisi optimal pada sistem lumpur aktif belum tercapai yang ditunjukkan dari nilai sludge volume masih kurang dari 30%. Sampel hasil pengolahan belum dapat memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan dengan nilai BOD 352,2 mg/L, permanganat 213,4 mg/L dan klorida 8347 mg/L.

  18. Perlindungan Hukum Bagi Konsumen terhadap Tegangan Tinggi Listrik di Bandar Lampung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasmawati Kasmawati

    2014-06-01

    Full Text Available Artikel ini bertujuan untuk untuk mengetahui perlindungan hukum konsumen listrik di Bandar Lampung dan untuk mengetahui upaya hukum yang dapat dilakukan konsumen sehubungan dengan tegangan listrik tinggi di Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlindungan hukum konsumen listrik akibat teganggan tinggi yang ada di Bandar lampung telah sesuai dengan UUPK dimana PT PLN selaku pelaku usaha bersedia mengganti kerugian yang dialami warga di tanjung Karang. Upaya hukum yang dapat dilakukan konsumen listrik akibat teganggan tinggi yang ada di Bandar lampung yaitu dengan meminta bantuan pihak YLKI. Ada tiga hal yang telah disepakati bersama antara pihak PT PLN, YLKI dan warga yaitu Pihak PT PLN Cabang Tanjung Karang bersedia memperbaiki seluruh barang-barang elektronik warga, terutama warga yang tercantum dalam daftar pengaduan, mengganti semua lampu bohlam yang pecah dengan lampu yang baru dan akan ditanam grounded di rumah-rumah warga untuk mengantisipasi tegangan listrik tinggi.Kata Kunci : Perlindungan Hukum Konsumen, Tegangan tinggi, Listrik

  19. ANATOMI BUBUNGAN TINGGI SEBAGAI RUMAH TRADISIONAL UTAMA DALAM KELOMPOK RUMAH BANJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wafirul Aqli

    2011-01-01

    Full Text Available ABSTRAK. Rumah Bubungan Tinggi merupakan Rumah adat suku Banjar, Kalimantan Selatan yang menempati strata paling tinggi dari kelompok Rumah Banjar yang berjumlah 11 jenis. Dengan fungsinya sebagai rumah raja atau sultan yang berkuasa dan merupakan jenis rumah Banjar tertua di antara rumah-rumah lainnya menjadikan jenis Bubungan Tinggi ini sebagai wajah dari arsitektur tradisional Kalimantan Selatan. Nilai-nilai yang terkandung dalam filosofi rumah Bubungan Tinggi menjadikan rumah tradisional ini sebagai ekspresi keberagaman latar belakang kepercayaan serta tanggapan terhadap potensi lokal dalam hal kekayaan hasil alam seperti kayu-kayuan. Dalam tulisan ini diuraikan secara anatomis bagaimana wujud rumah Bubungan Tinggi dan diharapkan dapat terurai lebih lanjut kajian-kajian yang lebih dalam menjelaskan konteks filosofi, fungsi dan lainnya yang berkaitan dengan metode desain arsitektural.   Kata Kunci: Rumah Banjar, Bubungan Tinggi   ABSTRACT. Bubungan Tinggi is one of 11 types in Banjar’s (South Kalimantan Traditional Houses group, which occupies the highest strata within the group. With its function as the home of the ruling king or sultan, and the oldest type among other type of house, makes this Bubungan Tinggi as the main character/ typical image of traditional architecture in South Kalimantan. The values embodied in the philosophy of the house makes this traditional house as an expression of the diversity of beliefs background and responses to the local potential in terms of natural resources such as various woods. In this paper the Bubungan Tinggi house described anatomically and expected to be developed in further studies to explaining the context of philosophy, specific explanations about functions and other discussions related to architectural design methods.   Key words: House of Banjar, Bubungan Tinggi

  20. Pengembangan Instrumen Evaluasi Two-tier Multiple Choice Question Untuk Mengukur Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Pada Materi Kingdom Plantae

    OpenAIRE

    Nofiana, Mufida -; -, Sajidan -; Karyanto, Puguh -

    2014-01-01

    Evaluasi merupakan alat yang digunakan untuk mengukur tujuan pembelajaran yang salah satunya adalah penguasaan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Penguasaan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada materi kingdom plantae membutuhkan kemampuan seperti menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan. Pengukuran kemampuan berpikir tingkat tinggi pada materi kingdom plantae dapat dilakukan dengan instrumen evaluasi two-tier multiple choice question. Penelitian pengembangan instrumen evaluasi bert...

  1. Inflammatory cytokine TNF-α promotes corneal endothelium apoptosis via upregulating TIPE2 transcription during corneal graft rejection.

    Science.gov (United States)

    Wang, Qun; Wei, Chao; Ma, Li; Wang, Xin; Li, Lin; Zhou, Qingjun; Shi, Weiyun

    2018-02-26

    Endothelial dysfunction accounts for 50% of total corneal transplantation failures, suggesting that corneal endothelial damage is the leading cause of graft failure. Tumor necrosis factor-α (TNF-α) is known to contribute to the negative regulation of corneal transplantation, but how it does so remains unclear. Here, we report a regulatory loop involving TNF-α, TNF-α-induced protein 8 like 2 (TNFAIP8L2 or TIPE2), and apoptosis during corneal graft rejection. We established mice models of penetrating keratoplasty to verify whether the quantification of TNF-α in allogeneic corneas is enhanced through ELISA assay and immunofluorescence staining. In cornea tissues, we obtained corneal endothelium and measured apoptosis of the removed cells. Meanwhile, quantitative real-time PCR and Western blotting were used to detect the mRNA and protein expression of TIPE2. In human corneal endothelial cells, we verified the conclusions through some experiments. By specifically knocking down TIPE2, we detected the importance of TIPE2 in TNF-α-triggered apoptosis. In mice models, TNF-α was higher in the cornea and aqueous humor in allograft group and TNF-α elevation increased the apoptosis of the corneal endothelium. In addition, high levels of TIPE2 were found in allograft rejection models following TNF-α elevation. In human corneal endothelial cells (HCECs), TNF-α clearly augments TIPE2 expression and promotes cell apoptosis through upregulating TIPE2 transcription. Knocking down markedly decreased cell apoptosis. Our study identifies the molecular mechanisms underlying the interplay of TNF-α, TIPE2, and apoptosis during allograft rejection, and it suggests that both TNF-α and TIPE2 might be potential targets for the successfully grafted corneal endothelium.

  2. Composition and Sources of Sterols in Pulau Tinggi, Johor, Malaysia

    International Nuclear Information System (INIS)

    Masni Mohd Ali; Norfariza Humrawali; Mohd Talib Latif; Mohamad Pauzi Zakaria

    2011-01-01

    This study explores the role of sterols as lipid bio markers to indicate their input which originates from various sources in the marine environment. Sterols and their ratios were investigated in sediments taken from sixteen sampling stations at Pulau Tinggi, Johor in order to assess the sources of organic matter. The compounds extracted from the sediments were quantified using a gas chromatography-mass spectrometry (GC-MS). The distributions of sterols indicated that organic matter at all sampling stations originated from a mixture of marine source and terrestrial origins at different proportions. A total of eleven sterols were quantified, with the major compounds being phytosterols (44 % of total sterols), cholesterol (11 %), brassica sterol (11 %) and fecal sterols (12 %). (author)

  3. Permasalahan Implementasi Sistem Informasi Di Perguruan Tinggi Swasta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Ali Murtadho

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak Efektivitas implementasi sistem informasi dalam proses manajemen kelembagaan sering terhambat oleh banyak faktor. Sehingga mengakibatkan transformasi business process yang diharapkan dengan sistem informasi berakselerasi dengan cepat justru mengalami kemandekan. Pada penelitian ini mengkaji permasalahan dalam impelementasi sistem informasi di perguruan tinggi swasta. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat masalah yang sifatnya teknis dan non-teknis. Masalah teknis, diantaranya adalah internet, infrastruktur jaringan, perangkat komputer dan pendukungnya, keamanan sistem, integrasi sistem, ketersediaan sistem, dan pemeliharaan Teknologi Informasi (TI. Sedangkan masalah non-teknis dalam implementasi sistem informasi di perguruan tinggi swasta, yaitu penerimaan dan partisipasi, budaya dan perilaku, sumber daya manusia, perencanaan, manajemen dan tatakelola TI, organisasi, konten sistem informasi, anggaran dan biaya, serta dukungan pimpinan dan karakter kepemimpinan. Kata kunci: sistem informasi, masalah teknis, masalah non-teknis. Abstract The effectiveness of the implementation of information systems in the process of institutional management is often hampered by many factors. Resulting in business process transformation that is expected to accelerate quickly information systems precisely to stagnate. In this research study the problems in the implementation of information systems in private colleges. From the results of this study indicate that there are problems that are both technical and non-technical. Technical problems, which are internet, network infrastructure, computers and supporters, security systems, system integration, system availability, and Information Technology (IT maintenance. While the non-technical issues in the implementation of information systems in private colleges, namely acceptance and participation, culture and behavior, human resources, planning, management and governance of IT, organizations

  4. Efektivitas Pembelajaran Matematika melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Mulawakkan Firdaus

    2016-10-01

    Full Text Available [Bahasa]: Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimen semu yang bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa SMP Negeri 13 Makassar yang diajar dengan menggunakan Model Kooperatif Tipe Snowball Throwing dan Metode Ekspositori, serta untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing efektif digunakan dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Makassar. Luaran yang akan dihasilkan dari penelitian ini adalah penerapan alternatif pembelajaran yang tidak monoton sehingga dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa dan perangkat pembelajaran (silabus dan RPP yang berorientasi pada pembelajaran koperatif tipe Snowball Throwing. Subjek penelitian dibagi dalam 2 kelompok, yakni kelompok eksperimen yang diajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing dan kelompok kontrol yang diajar dengan menggunakan metode ekspositori. Setiap kelompok diajar dengan frekuensi pertemuan yang sama dengan materi yang sama. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing lebih efektif jika dibandingkan dengan penerapan metode ekspositori untuk pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel. [English]: This experiment research aims to describe the learning outcomes of students at SMP Negeri 13 Makassar taught with snowball throwing (cooperative and expository method and to find out whether snowball throwing method is more effective in learning mathematics than the expository method in grade 7. The results of this research are implementing alternative learning method which is not monotonous to improve students' mathematics learning outcomes and producing learning tools that consist of syllabus and lesson plans based on snowball throwing method in cooperative learning. Research subjects are divided into two groups namely the experimental group taught with snowball throwing and the control group taught with the expository method. Each

  5. TIPE2 Inhibits the Expression of Asthma-Related Inflammatory Factors in Hyperstretched Bronchial Epithelial Cells Through the Wnt/β-Catenin Pathway.

    Science.gov (United States)

    Sun, Xinrong; Chen, Lu; Yan, Wen

    2017-06-01

    Childhood asthma, an airway inflammatory disease, is a serious threat to the child's quality of life. Recently, TIPE2 expression was reported to be decreased in children with asthma. Therefore, additional studies focusing on TIPE2 might provide an approach for treating childhood asthma. In this study, we found that TIPE2 was poorly expressed in hyperstretched human bronchial epithelial cells (BEAS-2B). TIPE2 overexpression also significantly suppressed the stretch-induced secretion of asthma-related inflammatory factors (TNF-α, TSLP, MMP-9, and VEGF). In contrast, TIPE2 inhibition significantly promoted the secretion of TNF-α, TSLP, MMP-9, and VEGF. Furthermore, overexpression of TIPE2 remarkably inhibited the activation of Wnt/β-catenin in hyperstretched BEAS-2B cells, while siTIPE2 activated Wnt/β-catenin in hyperstretched BEAS-2B cells. Further analysis showed that the Wnt/β-catenin signal inhibitor Dkk-1 could further enhance the TIPE2-induced suppression of Wnt/β-catenin signaling, which also suppressed the siTIPE2-induced secretion of TNF-α, TSLP, MMP-9, and VEGF in hyperstretched BEAS-2B cells. Dkk-1 reversed the effects of siRNA-TIPE2 on Wnt/β-catenin signaling and inflammatory cytokines. In summary, we have exhibited that TIPE2 inhibited the expression of asthma-related inflammatory factors in hyperstretched BEAS-2B cells by suppressing the Wnt/β-catenin signaling pathway. TIPE2 may be involved in airway inflammation during asthma attack, and it may be used as a potential therapeutic target for bronchial epithelial inflammation in childhood asthma.

  6. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-pair-share Terhadap Self-efficacy Siswa SMP Ditinjau Berdasarkan Gender

    OpenAIRE

    NI MADE SRI NUYAMI; Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd; Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd

    2014-01-01

    Penelitian bertujuan menganalisis (1) perbedaan self-efficacy siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share dan model pembelajaran konvensional, (2) perbedaan self-efficacy siswa laki-laki dan siswa perempuan,(3) pengaruh interaksi model pembelajaran dan jenis kelamin, (4) perbedaan self-efficacy yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share dan model pembelajaran konvensional untuk siswa laki-laki, (5) perbedaan self-efficacy yang b...

  7. Literatur Review Tingkat Kematangan E-Learning di Perguruan Tinggi Indonesia

    OpenAIRE

    Sari, Purwita; Antoni, Darius; Rizal, Syahril

    2016-01-01

    Implementasi e-learning di Indonesia sudah banyak diterapkan pada Perguruan Tinggi dalam hal mengatasi kendala sumber daya belajar. Untuk memahami proses implementasi e-learning yang sudah ada, dibutuhkan evaluasi tingkat kematangan sistem e-learning yang dianggap mampu mengungkapkan dan menggambarkan proses yang sudah berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek atau katergori apa yang telah mencapai tingkat kematangan sistem e-learning yang ada di Perguruan Tinggi Indonesia ya...

  8. PELATIHAN MANAJEMEN DIRI UNTUK MENURUNKAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kondang Budiyani

    2010-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelatihan manajemen diri dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II. Hipotesis penelitian ini adalah ada perbedaan tingkat kadar gula darah antara pretest dan post test. Kadar gula darah lebih rendah pada saat post test. Subjek penelitian sebanyak 3 orang. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental design dan rancangan eksperimen the one group pretest-posttest design. Hasil analisis berdasarkan pemeriksaan visual (visual inspection yaitu dengan penyajian secara grafik menunjukkan tidak terjadi penurunan kadar gula darah sesudah pelatihan manajemen diri. Namun, pada saat pelatihan manajemen diri terlihat penurunan kadar gula darah menjadi kurang dari 200 mg/dl Kata kunci : kadar gula darah, pelatihan manajemen diri, penderita diabetes melitus tipe II

  9. PEMAHAMAN OPERASI BILANGAN BULAT SISWA KELAS VII MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBANTUAN KARTU PAPAN BERMAGNET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Mery Fatmawati Sukarno

    2017-05-01

    Full Text Available This research is aimed to describe the understanding of integer operations on students grade 7th by using cooperative learning type NHT assisted by magnetic board card. This is classroom action research (CAR and the participants are 21 students at class 7-A. Collected data are test, observation, and interview. The result of this research shows the increased understanding of integer operations on students grade 7th by using cooperative learning type NHT assisted by magnetic board card. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman operasi bilangan bulat siswa kelas VII melalui pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan kartu papan bermagnet. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK dengan partisipan siswa-siswi kelas VII-A yang berjumlah 21 orang. Data yang dikumpulkan adalah tes, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman operasi bilangan bulat siswa kelas VII melalui pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan kartu papan bermagnet.

  10. TIPE MEDIASI IBU RUMAH TANGGA TERHADAP KESELAMATAN INTERNET ANAK DAN REMAJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inasari Widiyastuti

    2017-12-01

    Pengguna internet terbesar berada di usia produktif, sebagian besar di antara mereka adalah anak dan remaja. Mereka adalah generasi IoT yang memiliki kemampuan beradaptasi dengan teknologi karena terlahir dalam paparan teknologi maju. Aktivitas anak berinternet cenderung didukung dan difasilitasi oleh lingkungan, terutama keluarga. Padahal bahaya mengintai anak ketika berinternet yang kerap diabaikan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi digital dan upaya perlindungan yang diberikan ibu rumah tangga terhadap aktivitas anak dan remaja menggunakan gadget serta berinternet. Survey dilakukan pada ibu rumah tangga peserta pelatihan Internet Safety Online yang diselenggarakan oleh BPPKI Yogyakarta dan Dinas Kominfo Kab. Kulonprogo serta Kab. Gunung Kidul. Hasil survey menunjukkan, ibu rumah tangga memiliki tingkat literasi digital yang baik. Meski demikian, sebagaian besar menerapkan tipe mediasi restriktif dengan membatasi penggunaan waktu. Tidak banyak yang menerapkan tipe mediasi teknik karena merasa tidak mampu mengoperasikan TIK sebaik anaknya.

  11. Diabetes Mellitus Tipe II Gula Darah Tak Terkontrol Dengan Ulkus Pedis Dextra Digiti III Dan Prehipertensi

    OpenAIRE

    Sihaloho, Elfrida

    2013-01-01

    Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Diabetes melitus tipe 2 disebabkan kegagalan relatif sel β dan resistensi insulin. Kadar glukosa darah yang tidak terkontrol pada pasien diabetes melitus akan menyebabkan berbagai komplikasi salah satunya ulkus pedis. Tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal pada pasien diabetes ...

  12. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. A. Hertiavi

    2016-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada siswa serta ada atautidaknya peningkatan kemampuan pemecahan masalah oleh siswa. Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah pembelajaranyang menitikberatkan pada diskusi oleh kelompok ahli dan kelompok asal. Diskusi yang dilakukan oleh siswa bertujuan untukmemecahkan masalah-masalah fisika. Masalah yang diajukan berisi tentang materi fisika yang berkaitan dengan kehidupansehari-hari. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Penelitian tindakan kelas ini difokuskanpada peningkatan hasil belajar kognitif yang berupa kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan afektif siswa yang berupakeaktifan siswa saat berlangsungnya pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajarankooperatif tipe Jigsaw mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. The classroom action research with three cycles aiming to study the application of Jigsaw type cooperative learning model onstudent and whether there is an increase of problem solving ability of the student. The research was also focused on the increase ofcognitive learning achievement in the forms of problem solving ability and affective ability in the form of student's activity during thelesson. The jigsaw cooperative learning is the learning focusing on discussion done by expert group and origin group. Discussionperformed by the students aimed to solve physics problems containing physics material related to daily life. The result showed thatthe application of jigsaw type cooperative learning model was able to solve problem solving ability of the student.Keywords: Jigsaw; cooperative learning; problem solving

  13. A remarkably stable TipE gene cluster: evolution of insect Para sodium channel auxiliary subunits

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Li Jia

    2011-11-01

    Full Text Available Abstract Background First identified in fruit flies with temperature-sensitive paralysis phenotypes, the Drosophila melanogaster TipE locus encodes four voltage-gated sodium (NaV channel auxiliary subunits. This cluster of TipE-like genes on chromosome 3L, and a fifth family member on chromosome 3R, are important for the optional expression and functionality of the Para NaV channel but appear quite distinct from auxiliary subunits in vertebrates. Here, we exploited available arthropod genomic resources to trace the origin of TipE-like genes by mapping their evolutionary histories and examining their genomic architectures. Results We identified a remarkably conserved synteny block of TipE-like orthologues with well-maintained local gene arrangements from 21 insect species. Homologues in the water flea, Daphnia pulex, suggest an ancestral pancrustacean repertoire of four TipE-like genes; a subsequent gene duplication may have generated functional redundancy allowing gene losses in the silk moth and mosquitoes. Intronic nesting of the insect TipE gene cluster probably occurred following the divergence from crustaceans, but in the flour beetle and silk moth genomes the clusters apparently escaped from nesting. Across Pancrustacea, TipE gene family members have experienced intronic nesting, escape from nesting, retrotransposition, translocation, and gene loss events while generally maintaining their local gene neighbourhoods. D. melanogaster TipE-like genes exhibit coordinated spatial and temporal regulation of expression distinct from their host gene but well-correlated with their regulatory target, the Para NaV channel, suggesting that functional constraints may preserve the TipE gene cluster. We identified homology between TipE-like NaV channel regulators and vertebrate Slo-beta auxiliary subunits of big-conductance calcium-activated potassium (BKCa channels, which suggests that ion channel regulatory partners have evolved distinct lineage

  14. KEEFEKTIFAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PROBING-PROMPTING DENGAN PENILAIAN PRODUK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Himmatul Ulya

    2012-06-01

    Full Text Available Abstract Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran kooperatif tipe probing-prompting dengan penilaian produk dan pembelajaran kooperatif tipe probing-prompting materi keliling dan luas lingkaran dapat mencapai ketuntasan belajar dan lebih baik dari pembelajaran ekspositori pada peserta didik kelas VIII. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII MTs. Nurussalam Gebog Kudus tahun pelajaran 2011/2012. Dengan cara acak terpilih sampel yaitu peserta didik kelas VIIIA dan VIIIC sebagai kelas eksperimen 1 dan 2, serta VIIIB sebagai kelas kontrol. Diperoleh hasil penelitian bahwa rata-rata hasil belajar peserta didik kelas eksperimen 1 sebesar 79,91, kelas eksperimen 2 sebesar 73,21, dan kelas kontrol sebesar 66,10. Dari hasil uji ketuntasan belajar diperoleh peserta didik kelas eksperimen mencapai ketuntasan belajar (individual dan klasikal. Dari hasil uji Anava nilai Sig.= 0,000 < 0,05 artinya ada perbedaan rata-rata, kemudian dilakukan uji lanjut Scheffe menunjukkan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan antara masing-masing kelas. Simpulan yang diperoleh adalah pembelajaran kooperatif tipe probing-prompting yang disertai dengan penilaian produk dan pembelajaran kooperatif tipe probing-prompting materi keliling dan luas lingkaran dapat mencapai ketuntasan belajar, model pembelajaran kooperatif tipe probing-prompting dengan penilaian produk lebih baik dari pembelajaran kooperatif tipe probing-prompting, dan pembelajaran kooperatif tipe probing-prompting lebih baik dari pembelajaran ekspositori. The purpose of this study was to determine whether the cooperative learning of probing-prompting by assessing products of circle perimeter and circle area material could reach the completeness learning of students. The population of this study was the students of grade VIII MTs. Nurussalam Gebog Kudus year 2011/2012. Randomly, the selected samples were the students of VIIIA and VIIIC as the experiment classes 1

  15. Hubungan Berbagai Faktor Risiko Terhadap Kejadian Penyakit Jantung Koroner Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadma Yuliani

    2014-01-01

    Full Text Available AbstrakPenyebab mortalitas dan morbiditas utama pada pasien diabetes mellitus (DM tipe 2 adalah penyakit jantung koroner (PJK dimana penderitanya dua sampai empat kali lebih berisiko terkena penyakit jantung dari pada non DM. Mekanisme terjadinya PJK pada DM tipe 2 dikaitkan dengan adanya aterosklerosis yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan berbagai faktor risiko terhadap kejadian PJK pada penderita DM tipe 2. Penelitian dilaksanakan di RSUP. Dr. M. Djamil Padang dan RS. Khusus Jantung Sumbar pada bulan Maret-Agustus 2013. Penelitian bersifat analitik dengan desain cross sectional comparative. Jumlah sampel 176 orang yang terdiri dari 88 orang penderita DM dengan PJK dan 88 orang DM tanpa PJK. Pengolahan data dilakukan dengan uji chi-square menggunakan sistem komputerisasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian PJK pada penderita DM tipe 2 adalah jenis kelamin (p=0,000, lama menderita DM (p=0,043, hipertensi (p=0,007, dislipidemia (p=0,000, obesitas (p=0,023, dan merokok (p=0,000. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang sangat bermakna (p<0,0001 antara jenis kelamin, dislipidemia, dan merokok dengan kejadian PJK pada penderita DM tipe 2 dan terdapat hubungan yang bermakna (p<0,05 antara lama menderita DM, hipertensi, obesitas dengan kejadian PJK pada penderita DM tipe 2.Kata kunci: DM tipe 2, PJK, faktor risikoAbstractThe main causes of mortality and morbidity in type 2 diabetes mellitus (DM patients is coronary heart disease (CHD which adults who suffer from DM are two to four times have the risk of heart disease than people without DM. The mechanism of CHD in DM is associated with the presence of atherosclerosis that influenced by various factors. This research has aims to determine the relationship of risk factors for CHD incident in patients with DM. The study was conducted in the Dr. M. Djamil Padang and Cardiac Hospital of West Sumatra from March to August

  16. Senam Kaki Diabetik Efektif Meningkatkan Ankle Brachial Index Pasien Diabetes Melitus Tipe 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aria Wahyuni

    2016-02-01

    Full Text Available AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas senam kaki diabetik terhadap Ankle Brachial Index pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Desain yang digunakan adalah Quasi eksperimen dengan pendekatan one-group pre-test – post-test. Populasi penelitian ini adalah pasien DM tipe 2 yang ada di salah satu wilayah kerja puskesmas yang ada di kota Payakumbuh sebanyak 77 orang. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling  sebanyak 10 orang sampel yang memenuhi kriteria yaitu pasien DM tipe 2 tanpa penyakit penyerta. Rata-rata ABI sebelum dilakukan senam kaki diabetik adalah 0.62 dan rata-rata ABI setelah dilakukan senam kaki diabetik adalah 0.93. Hasil analisis statistik menunjukkan ada perbedaan nilai ABI yang signifikan antara sebelum dan setelah dilakukan senam kaki diabetik (p value = 0,005. Disimpulkan bahwa pelaksanaan senam kaki diabetik dapat meningkatkan ABI pada pasien DM tipe 2. Penelitian ini merekomendasikan bahwa pasien DM tipe 2 diharapkan untuk dapat memanfaatkan senam kaki diabetik sebagai senam alami yang praktis dalam meningkatkan perfusi ke perifer serta sebagai pencegahan komplikasi pada pasien DM tipe 2 khususnya ke daerah kaki. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah membandingkan efektifitas senam kaki diabetik terhadap gula darah, sensitifitas kak, nilai ABI, dan waktu pengisian kapiler Kata Kunci : Ankle Brachial Index; Diabetes Melitus Tipe 2; Senam Kaki Diabetik. AbstractThis study aims to determine the effect of diabetic foot exercise on Ankle Brachial Index (ABI in patients with Diabetes Mellitus Type 2. A design used quasy experiment with one-group pre-test –post-test. The population in this study were patients DM type 2 in one of health public centre in Payakumbuh city. The sample was recruited with purposive sampling technique as many as 10 samples that satisfies the criteria of patient namely DM type 2 without comorbidities. The average ABI before diabetic foot exercise is 0.77 and

  17. ANALISIS RELEVANSI LULUSAN PERGURUAN TINGGI DENGAN DUNIA KERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Muhson

    2012-04-01

    Full Text Available Abstract: A Relevance Analysis of University Graduates with World of Work. Education should be oriented to the competencies required by the workforce as a percentage of unemployment among the educated increase continuously. This study aims to examine the relevance of YSU Economic Education graduates. The study only focuses on the type of work and subjects taught. The subject of this study is the alumni of Economic Education Study Program. Sampling technique used is snowball sampling. Data collection technique using questionnaires and documentation while the technique of data analysis using descriptive analysis. The result suggests that the majority of the graduates find their first job as private a teacher, a private employee and a tutor, while current job of the most graduates are private teacher, private employee, and civil servant (teacher. The data shows that more than 50 percent of the graduates work in the education area. This implies that the relevance level based on the type of work is categorized as sufficient. Majority of the graduates teaches social science, economic, and entrepreneurship, hence it can be concluded that the relevance level based on the subjects taught is highly relevant.   Keyword: relevance of graduates, type of work, unemployment, employment     Abstrak: Analisis Relevansi Lulusan Perguruan Tinggi dengan Dunia Kerja. Pendidikan harus berorientasi pada kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja karena persentase penganggur di kalangan terdidik terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat relevansi (kesesuaian lulusan Pendidikan Ekonomi UNY. Kajian hanya diarahkan pada jenis pekerjaan dan mata pelajaran yang diampu. Penelitian ini mengambil subjek alumni Prodi Pendidikan Ekonomi dari berbagai angkatan. Teknik sampling yang digunakan adalah snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini

  18. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kepadatan Penduduk Di Kota Tebing Tinggi

    OpenAIRE

    Dalimunthe, Syaeruddin

    2010-01-01

    The purpose of this research is to analyse the factors that affect population density in Tebing Tinggi, During 1989-2008. The independent variables in this research are people’s total income and employment rate. The method used in the analysis to the factors that affect population density in Tebing Tinggi is Ordinary Least Squared (OLS) with Eviews 5.1 as the tool in processing data. The estimated result shows that both variables of people’s total income and the employment rate have p...

  19. Analisis Tingkat Kepuasan Mahasiswa Terhadap Pelayanan Akademik Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yonas Boky

    2016-09-01

    Full Text Available Bidang akademik Sekolah Tinggi Theologia Jaffray telah berusaha sebaik mungkin untuk melakukan pelayanan kepada mahasiswa sebagai konsumennya. Namun tidak dapat dipungkiri lagi bahwa selalu saja ada kekurangan dalam pelayanannya sehingga menimbulkan ketidakpuasan dari mahasiswa sebagai pelanggannya. Kenyataannya, kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan akademik berbeda-beda. Oleh karena itu tujuan penulisan ini adalah Pertama, untuk menjelaskan sejauh mana tingkat kepuasan mahasiswa S1 terhadap pelayanan bidang akademik Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar berdasarkan hierarki kebutuhan Maslow. Kedua, menjelaskan bagaimana bidang akademik Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Strategi untuk meningkatkan kepuasan mahasiswa terhadap layanan Akademik STFT Jaffray Makassar adalah perlunya melaksanakan hal-hal yang menjadi prioritas utama, seperti: pelayanan akademik mampu bertindak cepat atas setiap keluhan mahasiswa, adanya evaluasi di bidang akademik sendiri secara rutin untuk melihat sejauh mana tingkat kepuasan mahasiswa itu tercapai, sistem komputerisasi akademik yang sudah berjalan baik walaupun dinilai oleh mahasiswa masih perlu peningkatan lagi. Hal-hal yang harus dipertahankan oleh bidang akademik STFT Jaffray Makassar adalah pihak kampus harus terus memberikan keamanan dan kenyamanan kepada mahasiswa, memberikan bimbingan akademik maupun konseling bagi mahasiswa yang mengalami kendala.The academic department of Sekolah Tinggi Filsafat Theologia Jaffray has striven to minister to students as consumers, the fact is, contentment differs among students toward the service given by academics. Because of this, the purpose of this writing is as follows: First, to explain how high the level of contentment is among bachelor level students towards the services of the department of academics of Sekolah Tinggi Theologia Jaffray based on Maslow’s hierarchy of needs. Second, to explain how the academic

  20. Perbedaan Sindrom Metabolik Pada Wanita Vegetarian Tipe Vegan Dan Non Vegan

    OpenAIRE

    Setiyani, Diah Ari; Wirawanni, Yekti

    2012-01-01

    Latar Belakang: Sindrom metabolik adalah kumpulan kelainan metabolik yang dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Diet vegetarian terutama vegan dapat berperan dalam penurunan risiko sindrom metabolik, tetapi masih didapatkan penelitian yang menyatakan bahwa vegan berisiko sindrom metabolik bahkan lebih tinggi daripada non vegan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sindrom metabolik pada wanita vegetarian vegan dan non vegan. Metode: Penelitian ini dilakuk...

  1. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECKS PEMECAHAN MASALAH UNTUK MENINGKATKAN SOCIAL SKILL SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Lestari

    2012-07-01

    Full Text Available Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk mengetahui pengaruh proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Pair Checks pemecahan masalah terhadap peningkatan social skill siswa. Pada proses penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Pair Checks pemecahan masalah siswa dibagi dalam kelompok-kelompok dan satu kelompok terdiri dari dua orang. Setiap kelompok berdiskusi untuk menyelesaikan suatu masalah, kemudian hasil diskusi kelompok akan dicek oleh pasangan dari kelompok lain. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus. Metode pengumpulan data menggunakan tes dan angket skala sikap, sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kuantitatif. Social Skill siswa dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan. Hal ini didapatkan dari data angket skala sikap siklus I ke siklus II ketuntasan klasikalnya meningkat dan sebagian besar siswa sudah memiliki social skill yang baik. Hasil belajar kognitif siswa juga mengalami peningkatan. Model pembelajaran kooperatif tipe Pair Checks pemecahan masalah dapat meningkatkan social skill siswa.This two cycles-action research aimed to know learning process applying cooperative learning model-pair checks problem solving type and improvement of student’s social skills. The process of the model was as follows: deviding students into some groups consisting of two students, solving problem by each group and checking result of the discussion by other groups. Data collection method used was test and the use of attitude scale questionnaire, while technique of data analysis used was quantitative data analysis technique. The data analysis result showed that there was an increase of student’s social skill and students’ achievement from cycle one to two. It is concluded that cooperative learning model-pair checks problem solving type can enhance student’s social skills

  2. Five Strategies Of Entrepreuneurship Learning untuk Menghasilkan Real Entrepeuneur (Model Pendidikan Entrepreuneurship di Perguruan Tinggi)

    OpenAIRE

    Rosana, Dadan; Suwarna; A. Tiarani, Vinta

    2012-01-01

    . Five Strategies of Entrepreuneurship Learning untuk Menghasilkan Real Entrepeuneur (Model Pendidikan Entrepreuneurship di Perguruan Tinggi). Tujuan penelitian ini menghasilkan suatu model pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan entrepreuneur secara nyata pada mahasiswa melalui implementasi lima Strategies of Entreprueneurship Learing dalam kuliah kewirausahaan melalui pembentukan mid-set, attitude, skills, dan knowledge. Metode penelitian menggunakan Research and Development lewat l...

  3. EFEKTIFITAS SUPLEMENTASI Zn DALAM PENINGKATAN TINGGI BADAN DAN SKOR Z TB/U PADA BALITA STUNTING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Pertiwi Dyah Kusudaryati

    2016-09-01

    Full Text Available Defisiensi Zn dikaitkan dengan pertumbuhan yang tidak optimal. Salah satu dampak dari kegagalan pertumbuhan pada balita ditunjukkan dengan terjadinya stunting (pendek. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas suplementasi Zn dalam peningkatan tinggi badan dan skor Z TB/U pada balita stunting. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan randomized pretest posttest design. Sebanyak 18 balita stunting diberkan suplemen Zn 4 mg tiga kali seminggu selama 12 minggu. Hasil yang diperoleh diketahui sebesar 38,9% subyek berstatus gizi yang semula stunting menjadi normal setelah suplementasi Zn. Uji paired t test menunjukkan ada perbedaan tinggi badan dan skor Z TB/U sebelum dan setelah suplementasi Zn (p = 0,000 dan p = 0,004, secara berurutan dengan peningkatan tinggi badan rata-rata 2,8 cm dan skor Z TB/U rata-rata 0,2 SD. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa suplementasi Zn efektif dalam meningkatkan tinggi badan dan skor Z TB/U balita stunting.

  4. HUBUNGAN ANTARA KENDALI GLIKEMIK DENGAN PROFIL LIPID PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rheza Priyadi

    2015-01-01

    Full Text Available Penyebab terbanyak morbiditas dan mortalitas pada pasien diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2 adalah penyakit kardiovaskuler. Banyak faktor risiko yang terlibat dalam kejadian PJK pada pasien DM tipe 2, salah satunya adalah profil lipid. Berdasarkan penelitian sebelumnya ditemukan bahwa kondisi hiperglikemik memiliki efek langsung dan tidak langsung terhadap kondisi pembuluh darah. Efek tidak langsung kondisi hiperglikemik diperkirakan melalui pengaruhnya terhadap profil lipid. Penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara kendali glikemik dengan profil lipid. Sampel diambil dari rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pada penelitian ini dipakai 77 sampel yang terdiri dari  42 pria (54,5% dan 35 wanita (45,5%. Usia rata-rata sampel adalah 54 tahun dengan tujuh data yang belum diketahui usianya. Rata-rata HbA1c pasien adalah 10,194%. 16 pasien (20,8% memiliki kontrol glikemik yang baik (HbA1c <7 %, sedangkan 61 (79,2% pasien memiliki kontrol glikemik yang buruk (HbA1c ?7 %. 26 pasien (33,8% mengalami peningkatan kadar trigliserida (?150 mg/dl. 60 pasien (77,9% mengalami penurunan kadar HDL (<40 mg/dl. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analisa potong lintang. Sampel diambil dari pasien-pasien rawat jalan dengan diagnosis DM tipe 2 yang memeriksakan dirinya di RSUP Sanglah Denpasar periode Juli 2010 sampai Mei 2012. Analisis statistik yang digunakan adalah korelasi spearman satu arah. Berdasarkan hasil uji analitik korelatif satu arah terdapat hubungan yang bermakna antara kendali glikemik dengan kadar trigliserida darah dan antara kadar trigliserida dengan kadar HDL. Korelasi antara kendali glikemik dengan kadar trigliserida darah menunjukkan korelasi yang lemah dengan nilai korelasi 0,342 (p < 0,005; 95% CI.  Korelasi antara antara kadar trigliserida dengan kadar HDL menunjukkan korelasi lemah dengan kadar HDL, dengan nilai korelasi - 0,310 (p < 0,005; 95% CI. Korelasi antara antara kadar trigliserida dengan

  5. Pengaruh Trust Terhadap Berbagi Pengetahuan Melalui Mediasi Komitmen Organisasi pada Dosen Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ery Faisal Badar

    2017-08-01

    Full Text Available Berbagi pengetahuan merupakan hal dasar dalam sebuah organisasi baik orgnasasi bisnis maupun pendidikan seperti pada Perguruan Tinggi. Perguruan tinggi adalah organisasi pendidikan dimana knowledge (pengetahuan banyak diciptakan dan digunakan secara terus menerus dan berkesinambungan. Berbagi pengetahuan tidak hanya dosen kepada mahasiswa tetapi juga kepada sesama kolega. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dosen dalam berbagi pengetahuan. Dosen sebagai salah satu sumber daya Perguruan Tinggi, memilik dua jenis pengetahuan yaitu explicit knowledge (data maupun dokumen dan juga tacit knowledge (pengetahuan yang bersifat subjektif serta berbasis pengalaman. Dua jenis pengetahuan ini merupakan aset penting dalam organisasi yang harus dikomunikasikan antar individu ataupun organisasi. Hal ini dimaksud agar proses berbagi pengetahuan (knowledge sharing berjalan baik untuk mendukung berbagai keputusan.  Penciptaan knowledge dalam sebuah organisasi tercapai melalui pemahaman terhadap hubungan proses mengubah tacit knowledge yang ada menjadi pengetahuan yang mudah dikomunikasikan dan mudah didokumentasikan, serta melalui desain proses sosial dengan mengalihkan tacit knowledge ke dalam explicit knowledge untuk menciptakan sebuah knowledge baru.Kegiatan berbagi pengetahuan di dalam sebuah organisasi pendidikan seperti Perguruan Tinggi dipengaruhi oleh beberapa hal seperti trust dan komitmen organisasi. Trust dan komitmen organisasi mempengaruhi sejauh mana dosen akan berbagi pengetahuan sesama koleganya. Semakin tinggi trust antara dosen danrekan kerja serta komitmen organisasi dalam sebuah organisasi pendidikan, maka akan terdapat kecenderungan yangsangat besar bagi mereka untuk melakukan berbagi pengetahuan. Penelitian ini didasari oleh teori Hoff dan Weenan (2004 untuk berbagi pengetahuan, McAllister (1995 untuk trust, dan Meyer dan Allen (1997 untuk komitmen organisasi.   Kata kunci : Berbagi Pengetahuan, Komitmen Organisasi, dan

  6. EFEKTIVITAS METODE PROBLEM BASED LEARNING, COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW, DAN CERAMAH SEBAGAI PROBLEM SOLVING DALAM MATAKULIAH PERENCANAAN PEMBELAJARAN

    OpenAIRE

    Fatimah Saguni

    2013-01-01

    Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran Problem Based Learning, Cooperative Learning tipe jigsaw, dan ceramah dalam pembelajaran matakuliah Perencanaan Pembelajaran di Fakultas Tarbiyah UIN Makassar, baik dalam pemecahan masalah yang dihadapai mahasiswa maupun untuk meningkatkan prestasi belajar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan tru experiment dengan Crossed Design (Rancangan bersilang). Data dianalisis dengan menggunakan Analisis multiva...

  7. Studi Numerik Pengaruh Baffle Inclination Pada Alat Penukar Kalor Tipe U – Tube Terhadap Aliran Fluida Dan Perpindahan Panas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reza Hidayatullah

    2014-09-01

    Full Text Available Alat penukar kalor sangat berpengaruh dalam industri terhadap keberhasilan keseluruhan rangkaian proses, karena kegagalan operasi alat ini baik akibat kegagalan mekanikal maupun opersional dapat menyebabkan berhentinya operasi unit. Penelitian terhadap desain heat exchanger masih terus dilakukan untuk mencari kinerja dari heat exchanger yang paling optimal, baik pada bagian baffle cut dan baffles inclination maupun susunan dari tube dengan menggunakan heat exchanger ukuran kecil sebagai model. Berdasarkan pada permasalahan di atas, maka dilakukan penelitian terhadap kinerja heat exchanger tipe U-tube dengan memvariasikan baffle inclination. Penelitian ini dilakukan secara numerik dengan variasi baffle inclination sebesar 0o, 10o, 20o dan variasi laju aliran massa sebesar 0,5 kg/s, 1kg/s, dan 2 kg/s. Tube yang digunakan adalah tipe U-tube yang disusun secara persegi. Model viskous yang digunakan adalah turbulensi model yaitu k-ε standar, dimana fluida yang digunakan adalah air pada boundary condition. Hasil analisa numerik menunjukkan adanya pengaruh baffle inclination pada alat penukar kalor tipe U – tube terhadap aliran fluida dan perpindahan panas. Peningkatan laju aliran massa dapat meningkatkan pressure drop secara cepat, alat penukar kalor shell and tube tipe U – tube dengan baffle inclination 20o memiliki unjuk kerja yang terbaik dibandingkan dengan baffle inclination 0o dan 10o.

  8. HUBUNGAN ANTARA TIPE KEPRIBADIAN INTROVERT DAN EKSTROVERT DENGAN KEJADIAN STRES PADA KOASISTEN ANGKATAN TAHUN 2011 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Suprayoga Sukmana Putra

    2015-04-01

    Full Text Available Stres merupakan salah satu masalah psikologis yang seringkali dijumpai di kalangan koasisten fakultas kedokteran. Sumber stres dapat bersifat internal maupun eksternal. Tipe kepribadian merupakan salah satu faktor yang memengaruhi munculnya stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari hubungan antara tipe kepribadian introvert dan ekstrovert dengan kejadian stres pada koasisten angkatan tahun 2011 Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional analitik. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebar pada 62 koasisten angkatan tahun 2011 Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Analisis bivariat dilakukan dengan uji chi square menggunakan perangkat lunak SPSS 16.0. Jumlah responden yang memiliki kepribadian ekstrovert lebih banyak dibandingkan dengan yang introvert (56,5% vs 43,5% dan responden yang mengalami stres berjumlah 33 orang (53,2%. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tipe kepribadian introvert dan ekstrovert dengan kejadian stres (p = 0,000 [p < 0,05]. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tipe kepribadian introvert dan ekstrovert dengan kejadian stres pada koasisten angkatan tahun 2011 Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.    

  9. Pemodelan Sistem Informasi Untuk Mengukur Kualitas Kinerja Perguruan Tinggi dengan Pendekatan Balanced Scorecard dan Blue Ocean Strategy

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herlinah Baharuddin

    2016-01-01

    Full Text Available Semakin tingginya persaingan saat ini, khususnya perguruan tinggi bidang pendidikan, memunculkan kebutuhan strategi bisnis untuk bertahan. Pemodelan Sistem Informasi dengan pendekatan Balanced Scorecardkini merupakan salah satu tujuan dalam pencapaian pengukuran hasil kinerja untuk mencapai sasaran perguruan tinggi serta menciptakan inovasi solusi dengan menerapkan Blue Ocean sehingga selaras dengan strategi bisnis yang dijalankan. Pemodelan sistem informasi yang akan dibahas adalah menggunakan strategi bisnis Balanced Scorecard (BSC diintegrasikan dengan Blue Ocean Strategy (BOS. Dengan sifat-sifat pada BSC dan BOS, model ini menjawab kebutuhan Strategi Sistem Informasi pada perguruan tinggi yang berkarakteristik dinamis, inovatif, dan tingkat persaingan tinggi dengan hasil pencapaian kinerja yang terukur. Pemodelan sistem informasi diimplementasikan pada Universitas Pancasakti Makassar. Hasil menunjukkan komponen-komponen perguruan tinggi yang dipetakan ke dalam 4 perspektif BSC, yaitu perspektif pelanggan, finansial, proses bisnis internal, pembelajaran dan pertumbuhan dan kanvas strategi serta kerangka kerja 4 langkah pada BOS yaitu kurangi-tingkatkan-hapus-ciptakan. Hasil penelitian berupa pengukuran penilaian kinerja dengan program aplikasi berbasis web, yang merupakan bagian dari sistem informasi management perguruan tinggi. Sistem ini memberikan informasi kepada seluruh anggota yang terkait tentang kualitas kinerja. Kata kunci : Balanced Scorecard(BSC; Kualitas kinerja; Blue ocean strategy(BOS; Web; Perguruan tinggi

  10. BIJI MAHONI (SWIETENIA MAHAGONI MENURUNKAN GLUKOSA DARAH PADA DIABETES MELITUS TIPE II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ani astuti

    2017-10-01

    Full Text Available Abstrak Kontrol glukosa darah dapat dilakukan dengan terapi farmakologi dan tanaman berkhasiat obat atau herbal. Obat herbal yang mempunyai efek hipoglikemik salah satunya adalah biji mahoni yang berfungsi sebagai astrigen menghambat asupan glukosa dan laju peningkatan glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biji mahoni terhadap kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe II, dengan desain penelitian adalah quasi eksperimental ‘’Pre and Post-Test Control Group Design’’, pada desain ini responden penelitian dibagi menjadi dua kelompok. 34 responden kelompok intervensi, dan 34 responden kelompok kontrol sebagai pembanding. Pengumpulan data dilakukan dengan pemeriksaan kadar glukosa darah pre dan post perlakuan, lembar observasi dan hasil penelitian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak (100% responden sebelum dilakukan intervensi dan pemberian glibenklamide dengan kadar glukosa darah > 200 mg/dl. Sebanyak (85,3% responden sesudah intervensi dengan nilai kadar glukosa darah 90-199 mg/dl. Dari analisis bivariat terdapat pengaruh biji mahoni terhadap kadar glukosa darah dengan nilai p- value = 0,000 (p<0,05. Biji mahoni lebih berpotensi menurunkan kadar glukosa darah dibandingkan dengan glimepiride dengan beda rerata median 17,5 mg/dl.  Kata Kunci: Biji Mahoni, Glukosa Darah, Diabetes Melitus Tipe II  

  11. STRUKTUR SEMANTIK Verba PROSES TIPE KEJADIAN Bahasa Jawa : KaJIAN METABAHASA SEMANTIK ALAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Subiyanto

    2011-12-01

    Full Text Available Verba proses tipe kejadian merupakan bagian dari verba proses yang mengungkapkan kejadian tidak bergerak. Verba kejadian memiliki komponen dan struktur semantis tertentu yang membedakannya dengan verba tindakan dan verba keadaan. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan komponen dan struktur semantik verba kejadian dalam bahasa Jawa (BJ. Penelitian ini menggunakan ancangan Metabahasa Semantik Alami (MSA, yaitu teori semantik yang menggunakan perangkat makna asali, yang telah dikembangkan pertaman kali oleh Wiezbicka. Data yang digunakan dalam tulisan ini meliputi data tulis dan data lisan, yang diperoleh dari penutur asli BJ dan majalah BJ. Hasil analisis menunjukkan bahwa verba kejadian memiliki beberapa komponen semantik, yakni: [+dinamis], [-kesengajaan], [+/kepungtualan], [+/-telik], [-kinesis], dan [gerakan]. Verba kejadian ini dibentuk dengan makna asali TERJADI dan MELAKUKAN. Dengan perangkat makna asali yang tertuang dalam sintaksis MSA, eksplikasi dari verba kejadian BJ dapat dijelaskan dengan tuntas. Kata Kunci : verba proses tipe kejadian, bahasa Jawa, Metabahasa Semantik Alami

  12. Total integrated performance excellence system (TIPES: A true north direction for a clinical trial support center

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mike R. Sather

    2018-03-01

    Full Text Available This paper presents the quality journey taken by a Federal organization over more than 20 years. These efforts have resulted in the implementation of a Total Integrated Performance Excellence System (TIPES that combines key principles and practices of established quality systems. The Center has progressively integrated quality system frameworks including the Malcom Baldrige National Quality Award (MBNQA Framework and Criteria for Performance Excellence, ISO 9001, and the Organizational Project Management Maturity Model (OPM3, as well as supplemental quality systems of ISO 15378 (packaging for medicinal products and ISO 21500 (guide to project management to systematically improve all areas of operations. These frameworks were selected for applicability to Center processes and systems, consistency and reinforcement of complimentary approaches, and international acceptance. External validations include the MBNQA, the highest quality award in the US, continued registration and conformance to ISO standards and guidelines, and multiple VA and state awards. With a focus on a holistic approach to quality involving processes, systems and personnel, this paper presents activities and lessons that were critical to building TIPES and establishing the quality environment for conducting clinical research in support of Veterans and national health care.

  13. Total integrated performance excellence system (TIPES): A true north direction for a clinical trial support center.

    Science.gov (United States)

    Sather, Mike R; Parsons, Sherry; Boardman, Kathy D; Warren, Stuart R; Davis-Karim, Anne; Griffin, Kevin; Betterton, Jane A; Jones, Mark S; Johnson, Stanley H; Vertrees, Julia E; Hickey, Jan H; Salazar, Thelma P; Huang, Grant D

    2018-03-01

    This paper presents the quality journey taken by a Federal organization over more than 20 years. These efforts have resulted in the implementation of a Total Integrated Performance Excellence System (TIPES) that combines key principles and practices of established quality systems. The Center has progressively integrated quality system frameworks including the Malcom Baldrige National Quality Award (MBNQA) Framework and Criteria for Performance Excellence, ISO 9001, and the Organizational Project Management Maturity Model (OPM3), as well as supplemental quality systems of ISO 15378 (packaging for medicinal products) and ISO 21500 (guide to project management) to systematically improve all areas of operations. These frameworks were selected for applicability to Center processes and systems, consistency and reinforcement of complimentary approaches, and international acceptance. External validations include the MBNQA, the highest quality award in the US, continued registration and conformance to ISO standards and guidelines, and multiple VA and state awards. With a focus on a holistic approach to quality involving processes, systems and personnel, this paper presents activities and lessons that were critical to building TIPES and establishing the quality environment for conducting clinical research in support of Veterans and national health care.

  14. PENGARUH PERSEPSI AKAN DIMENSI DESAIN ORGANISASI DAN TIPE KEPRIBADIAN TERHADAP TINGKAT STRES KARYAWAN PT. INTERNASIONAL DETA ALFA MANDIRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eddy M. Sutanto

    2006-01-01

    Full Text Available Job stress can be caused by organizational factors and non-organizational factors. In the organizational factor, the dimensions of organizational design affect the job-stress level. This happens because the organizational design determines how the organization or company will run its process. One of the non-organizational factors that cause stress is the personality type of the employees. This research will be examined the variables of organizational design and the personality type which affect the employee's stress level in the company. It suggests that employees' perception to the dimensions of organizational design significantly and positively affect the level of employees' work stress along with their personality type. In this case, those dimensions are formalization-authority, specialization, environment, work load-type of work, centralization-number of workers. The personality type is only considered as minor factor. Abstract in Bahasa Indonesia : Stres kerja dapat disebabkan oleh faktor-faktor organisasional maupun faktor-faktor non organisasional. Dimensi-dimensi disain organisasi memberikan pengaruh terhadap tingkat stres kerja. Hal ini terjadi disebabkan karena disain organisasi yang menentukan bagaimana sutau organisasi atau perusahaan menjalankan prosesnya. Salah satu faktor non organisasional yang dapat menyebabkan stres ialah tipe kepribadian dari karyawan. Di dalam penelitian ini akan diuji variabel-variabel disain organisasional dan tipe kepribadian yang mempengaruhi tingkat stres kerja karyawan di dalam perusahaan. Penelitian menyimpulkan bahwa persepsi karyawan terhadap dimensi-dimensi disain organisasional dan tipe kepribadiannya secara signifikan dan positif mempegaruhi tingkat stres kerja karyawan. Dalam hal ini, beberapa dimensi tersebut ialah formalisasi-wewenang, spesialisasi, lingkungan, beban kerja-tipe pekerjaan, sentralisasi-jumlah pekerja. Sementara itu tipe kepribadian merupakan faktor yang minor. Kata kunci: disain

  15. ANALISIS KONVEKSI ALAM TERAS REAKTOR TRIGA BERBAHAN BAKAR TIPE PELAT MENGGUNAKAN COOLOD-N2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudjatmi K A

    2015-06-01

    Full Text Available ABSTRAK Analisis Konveksi Alam Teras Reaktor Triga Berbahan Bakar Tipe Pelat MENGGUNAKAN COOLOD-N2. Rencana penghentian produksi elemen bakar jenis TRIGA oleh produsen elemen bakar reaktor TRIGA, sudah seharusnya diantisipasi oleh badan pengoperasi reaktor TRIGA untuk menggantikan elemen bakar tipe silinder tersebut dengan tipe pelat yang tersedia di pasaran. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan untuk model teras reaktor dengan spesifikasi utama menggunakan bahan bakar U3Si2Al dengan pengayaan uranium  sebesar 19,75% dan tingkat muat 2,96 gU/cm3. Analisis dilakukan menggunakan program COOLOD-N2 yang tervalidasi pada konfigurasi teras TRIGA konversi berbahan bakar tipe pelat, yang tersusun atas 16 elemen bakar, 4 elemen kendali dan 1 fasilitas iradiasi yang terletak tepat di tengah teras. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan temperatur pendingin masuk ke teras sebesar 37oC, dan rasio faktor puncak daya radial ≤ 1,92 maka daya maksimum yang dapat dioperasikan pada moda operasi konveksi bebas adalah 600 kW. Karakteristik termohidrolika yang diperoleh antara lain adalah temperatur pendingin di sisi outlet, kelongsong dan meat masing-masing sebesar 82,39oC, 108,88oC, dan 109,02oC, pada ΔTONB (Temperature Onset of Nucleate Boiling =7,18oC dan nilai OFIR (Onset of flow instability ratio =1,03 Hasil yang diperoleh dari perhitungan ini diharapkan dapat dijadikan acuan untuk menentukan tingkat daya reaktor TRIGA berbahan bakar pelat. Kata kunci: TRIGA Konversi, COOLOD-N2, karakteristik termohidrolika, konveksi alam, elemen bakar tipe pelat.   ABSTRACT ANALYSIS OF NATURAL CONVECTION IN TRIGA REACTOR CORE PLATE TYPES FUELED USING COOLOD-N2. Any pretensions to stop the production of TRIGA fuel elements by TRIGA reactor fuel elements manufacturer should be anticipated by the operating agency of TRIGA reactor to replace the cylinder type fuel element with plate type fuel element that available on the market. In this study, the calculation of U3Si2

  16. Perancangan Alat Ukur Digital untuk Tinggi dan Berat Badan dengan Output Suara berbasis Arduino UNO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MUHAMMAD AFDALI

    2018-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Alat pengukur tinggi badan dan penimbang berat badan yang sekaligus memberikan informasi berat badan ideal akan sangat bermanfaat bagi para pengguna. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, dirancang dan direalisasikan suatu alat ukur yang sekaligus dapat mengukur tinggi badan dan berat badan serta memberikan informasi ideal atau tidaknya berat badan yang terukur. Alat ukur ini menggunakan Arduino Uno sebagai otaknya, sensor ultrasonik untuk mengukur tinggi badan, dan sensor strain gauge untuk mengukur berat badan. Data dari kedua sensor tersebut diolah oleh Arduino untuk mendapatkan indeks massa tubuh (IMT dan berat badan ideal (BBI. Nilai tinggi badan, berat badan, dan berat badan ideal akan ditampilkan pada LCD. Selanjutnya, informasi suara menyangkut kondisi berat badan yaitu ideal, gemuk, atau kurus akan dikeluarkan oleh speaker. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis data maka diperoleh nilai persentase keberhasilan rata-rata pada pengukuran tinggi badan adalah 96,80% dan pada pengukuran berat badan adalah 99,04%. Sedangkan tingkat keberhasilan penampilan informasi suara adalah 95%. Kata kunci: Alat ukur digital, tinggi badan, beratbadan, Arduino, output suara. ABSTRACT An instument for measuring height and weight while providing information ideal weight for users will be very helpful. Therefore, in this study, it was designed and realized a measuring instrument which can simultaneously measure the height and weight as well as providing the ideal information whether or not the weight measured. This instrument uses an Arduino Uno as the brain, the ultrasonic sensor to measure the height and strain gauge sensor for measuring weight. Data from the sensors is processed by the Arduino to get a body mass index and ideal weight. The values of height, weight, and ideal weights will display on LCD. Furthermore, voice information regarding the ideal conditions of weight, namely ideal, fat, or thin will be emitted by a speaker. Based on test

  17. Perancangan Alat Ukur Digital untuk Tinggi dan Berat Badan dengan Output Suara berbasis Arduino UNO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MUHAMMAD AFDALI

    2017-06-01

    Full Text Available ABSTRAKAlat pengukur tinggi badan dan penimbang berat badan yang sekaligus memberikan informasi berat badan ideal akan sangat bermanfaat bagi para pengguna. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, dirancang dan direalisasikan suatu alat ukur yang sekaligus dapat mengukur tinggi badan dan berat badan serta memberikan informasi ideal atau tidaknya berat badan yang terukur. Alat ukur ini menggunakan Arduino Uno sebagai otaknya, sensor ultrasonik untuk mengukur tinggi badan, dan sensor strain gauge untuk mengukur berat badan. Data dari kedua sensor tersebut diolah oleh Arduino untuk mendapatkan indeks massa tubuh (IMT dan berat badan ideal (BBI. Nilai tinggi badan, berat badan, dan berat badan ideal akan ditampilkan pada LCD. Selanjutnya, informasi suara menyangkut kondisi berat badan yaitu ideal, gemuk, atau kurus akan dikeluarkan oleh speaker. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis data maka diperoleh nilai persentase keberhasilan rata-rata pada pengukuran tinggi badan adalah 96,80% dan pada pengukuran berat badan adalah 99,04%. Sedangkan tingkat keberhasilan penampilan informasi suara adalah 95%.Kata kunci: Alat ukur digital, tinggi badan, beratbadan, Arduino, output suara.ABSTRACTAn instument for measuring height and weight while providing information ideal weight for users will be very helpful. Therefore, in this study, it was designed and realized a measuring instrument which can simultaneously measure the height and weight as well as providing the ideal information whether or not the weight measured. This instrument uses an Arduino Uno as the brain, the ultrasonic sensor to measure the height and strain gauge sensor for measuring weight. Data from the sensors is processed by the Arduino to get a body mass index and ideal weight. The values of height, weight, and ideal weights will display on LCD. Furthermore, voice information regarding the ideal conditions of weight, namely ideal, fat, or thin will be emitted by a speaker. Based on test

  18. Negative Immune Regulator TIPE2 Promotes M2 Macrophage Differentiation through the Activation of PI3K-AKT Signaling Pathway.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ruiling Liu

    Full Text Available Macrophages play important roles in the regulation of the innate and adaptive immune responses. Classically activated macrophages and alternatively activated macrophages are the two major forms of macrophages and have opposing functionalities. Tumor necrosis factor-α-induced protein 8-2 is expressed primarily by immune cells and negatively regulates type 1 innate and adaptive immune responses to maintain immune tolerance. While previous studies indicate that TIPE2 promotes M2 but inhibits M1 macrophage differentiation, the underlying molecular mechanism by which TIPE2 promotes M2 macrophage differentiation remains unclear. Our current study shows that TIPE2-deficient bone-marrow cells are defective in IL-4 induced M2 macrophage differentiation in vitro. Mechanistic studies revealed that TIPE2 promotes phosphoinositide metabolism and the activation of the down-stream AKT signaling pathway, which in turn leads to the expression of markers specific for M2 macrophages. In addition, our results showed that Tipe2-deficiency does not affect the activation of the JAK-STAT6 signaling pathway that also plays an important role during M2 macrophage differentiation. Taken together, these results indicate that TIPE2 promotes M2 macrophage differentiation through the activation of PI3K-AKT signaling pathway, and may play an important role during the resolution of inflammation, parasite control, as well as tissue repair.

  19. Perbedaan Kadar Kolesterol Total Dan Trigliserida Pada Wanita Vegetarian Tipe Vegan Dan Non-vegan

    OpenAIRE

    Pamungkas, Mira Rizky; Margawati, Ani

    2013-01-01

    Latar Belakang : Wanita vegetarian non-vegan berisiko memiliki kadar kolesterol total dan trigliserida yang tinggi dibandingkan dengan vegan. Hal tersebut berkaitan dengan vegetarian non-vegan masih mengkonsumsi produk hewani antara lain susu, telur dan produk olahannya. Selain itu, faktor usia, lama menjadi vegetarian, indeks massa tubuh (IMT), aktivitas fisik menjadi faktor yang tidak dapat diabaikan. Metode : Desain penelitian cross sectional dengan pendekatan kuantitatif kualitatif. Jum...

  20. PENDIDIKAN (AGAMA ISLAM DI PERGURUAN TINGGI: Tawaran Dimensi Esoterik Agama Untuk Penguatan SDM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rusydi Sulaiman

    2015-12-01

    Full Text Available Penerapan perkuliahan Pendidikan (Agama Islam di perguruan tinggi masih menyisakan berbagai persoalan, terutama dalam menciptakan SDM yang berkualitas.  Tawaran  penguatan  dimensi esoterik agama  adalah  satu alternatif  untuk  ciptakan  SDM yang  berkualitas. Kesemuanya dikemas dengan  baik agar dicapai  kualifikasi tertentu dalam diri peserta didik dan tak terlepas dari  nilai-nilai Agama Islam. Penguasaan yang kuat terhadap Pendidikan Agama Islam di PTAI mesti diikuti dengan penguatan nilai-nilai pendidikan Islam dalam kalbu yang dalam. Metode uswah hasanah menjadi gerakan beragama yang bersifat soft-power, yakni yang mengunjungi tinggi nilai keteladanan , molaritas, pembela bagi kaum dlu’afâ’ (tertindas serta penegak hak asasi manusia.

  1. PROFIL KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA BERMOTIVASI BELAJAR TINGGI BERDASARKAN IDEAL PROBLEM SOLVING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Himmatul Ulya

    2016-08-01

    Full Text Available Kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika perlu dikaji guru. Keberagaman tingkat motivasi belajar siswa menyebabkan pembelajaran di kelas belum terlaksana maksimal, sehingga mempengaruhi proses pemecahan masalah matematikanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa bermotivasi belajar tinggi. Motivasi belajar ditentukan menggunakan angket. Subjek penelitian ini adalah dua siswa yang memiliki motivasi tinggi. Siswa diberi tes pemecahan masalah dan diwawancarai untuk memperoleh keabsahan data. Kemampuan pemecahan masalah subjek penelitian tergolong baik. Sebagian besar indikator pemecahan masalah dapat dipenuhi dengan baik. Subjek dapat mengidentifikasi masalah tetapi belum mampu menuliskan informasi esensial secara ringkas. Subjek dapat mendefinisikan tujuan dengan menuliskan hal yang ditanyakan. Subjek dapat menggali solusi dengan menuliskan rencana pemecahan masalah serta rumus yang digunakan. Subjek dapat melaksanakan strategi sampai dengan mengkomunikasikan simpulan tetapi menemui kendala untuk menuliskan penyelesaian dalam bahasa matematika. Subjek belum mampu melakukan pengecekan hasil pemecahan masalah dan belum mampu menyusun penyelesaian dengan langkah yang berbeda.

  2. Distribution of polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) in surface sediments of Pulau Tinggi, Johor

    Science.gov (United States)

    Razak, Ezzati Sulhi Abdul; Halim, Izzyan Syazwani Abdul; Ali, Masni Mohd

    2016-11-01

    Surface sediments samples were collected at 11 stations around the Pulau Tinggi, Johor in September 2015. A total of 15 PAHs were determined and quantified by gas chromatography coupled with mass spectrometry (GC-MS). The total PAH concentrations of surface sediments from Pulau Tinggi ranged from 39.61 ng/g to 149.2 ng/g and they were classified as being in low to moderate pollution range. Individual PAH analysis showed that two and three rings PAHs were the most frequently detected isomers and accounted for 22 - 46% of the total PAH concentrations. The sources of PAHs were evaluated by employing diagnostic ratiosof specific PAH compounds.PAH ratios analysis showed a prevalence of pyrogenic PAH origin at most of the stations with exception of only a few stations.

  3. Pengaruh Stres Kerja Terhadap Motivasi Dan Kinerja Karyawan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Kebun Gunung Pamela Tebing Tinggi

    OpenAIRE

    Siregar, Devi Novita Sari

    2013-01-01

    TNE WORK STRESS’S EFFECT ON MOTIVATION AND PERFORMANCE OF EMPLOYEES IN PT PERKEBUNAN NUSANTARA III (PERSERO) KEBUN GUNUNG PAMELA TEBING TINGGI This research was conducted aiming to determine the effect of work stress and analyze of motivation of employees at PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Kebun Gunung Pamela Tebing Tinggi and to determine and analyze the effect of work stress on employee’s performance in the PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Kebun Gunung Pamela Tebing Ting...

  4. Korelasi Kadar Magnesium Serum dengan Albuminuria pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Juli Edi Tarigan

    2015-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran magnesium pada nefropati diabetes dan mendapatkan proporsi albuminuria pada pasien DM tipe 2 dengan hipomagnesemia dan magnesium normal serta mendapatkan korelasi kadar Mg dengan albuminuria. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan consecutive sampling pada pasien DM tipe 2 yang terdiagnosis nefropati diabetes di Poliklinik Diabetes RSCM pada bulan Maret-Juni 2014. Dilakukan anamnesis faktor risiko, pemeriksaan fisik, kadar magnesium, albumine creatinine ratio dan A1C. Terdapat 38 subjek yang diikutsertakan dalam penelitian yang sebagian besar berusia lebih 50 tahun dan memiliki kontrol glikemik yang buruk (81,6%. Pada subjek penelitian yang memiliki kadar Mg<1,7 mg/dl 80% mengalami albuminuria, sedangkan pada subjek yang memiliki kadar Mg ≥ 1,7 mg/ dl sebanyak 63,6% mengalami albuminuria. Didapatkan koefisien korelasi sebesar 0,006 yang menunjukkan hubungan yang lemah antara kadar magnesium dalam darah dengan albuminuria. Disimpulkan tidak terdapat korelasi antara kadar magnesium dengan derajat albuminuria. Kata kunci: kadar magnesium, albuminuria, diabetes melitus tipe 2   Correlation between Magnesium Level and Albuminuria in Patients with Type 2 Diabetes Abstract The purposes of this study are to know: the role of magnesium in diabetic nephropathy, the proportion of albuminuria in type 2 DM with hypomagnesemia and normal magnesium level, and correlation between magnesium level and albuminuria. This cross-sectional study was done in Diabetes Clinic RSCM from March to June 2014 with consecutive sampling for type 2 DM patients who had been diagnosed with diabetic nephropathy. History taking, physical exam, albumin creatinine ratio test, and A1c level were done. Thirty eight subjects included in this study were mostly more than 50 years old and had poor glycemic control (81,6%. 80% of subjects with Mg level < 1.7 mg/dl experienced albuminuria and 63.6% of subjects with Mg level

  5. Land Exploration Study and Water Quality Changes in Tanah Tinggi Lojing, Kelantan, Malaysia

    International Nuclear Information System (INIS)

    Wan Adi Yusoff; Mokhtar Jaafar; Mohd Khairul Amri Kamarudin; Mohd Khairul Amri Kamarudin; Mohd Ekhwan Toriman; Mohd Ekhwan Toriman

    2015-01-01

    Land exploration activities in the highlands areas without mitigation can give more impact on the environment health in the river basin. Tanah Tinggi Lojing Gua Musang is one of the commercial areas developed for agricultural activities. Sungai Belatop is one of the affected river at Tanah Tinggi Lojing. This article was conducted to investigate the relationship of land development and water quality changes in the Belatop river basin.The study was conducted by analyzing data from the Department of Environment starts from February to October 2012. The results indicated the development of land exploration activities in the Tanah Tinggi Lojing area has affected on water quality parameters in the area. Where, the suspended sediment (SS) is high with 1161 mg/L, turbidity value is 991 (NTU) and this parameters is increasing on the rainy season impacted from surface erosion and surface runoff at land is not covered. Magnisium content also has increased from 0.66 mg/L to 1.38 mg/L. The high content magnesium result is from fertilizers used in agricultural activities in the study area. Chemical fertilizers content excessive causes the contents of calcium (Ca) high (3.18 mg/L). Ferum content in the water has also exceeded (0.3 mg/L), in Class IIA/B and Class III by WQI. Therefore, some recommendations is proposed to reduce and solving this problem. (author)

  6. PENGARUH DIET TINGGI MINYAK KELAPA DAN MINYAK SAWIT TERHADAP PROFIL LEMAK DARAH TIKUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susila Sastri

    2014-05-01

    Full Text Available AbstrakProfil lemak darah ikut ditentukan oleh jenis dan proporsi asam lemak dalam minyaksawit dan minyak kelapa yang dikonsumsi. Kandungan asam lemak tak jenuh (ALTJ danasam lemak jenuh (ALJ dalam minyak sawit hampir sama banyak, sedangkan minyakkelapa kaya akan asam lemak jenuh rantai sedang (ALJRS yang mudah dirubah menjadienergi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh diet tinggi minyak sawitdan minyak kelapa terhadap profil lemak darah tikus putih jantan galur Wistar. Penelitiandilakukan melalui pemberian diet tinggi minyak sawit (DMS dan diet tinggi minyak kelapa(DMK terhadap tikus jantan Wistar putih selama 8 minggu adlibitum. Profil lemak darah diukurdengan spektrofotometer. Data diolah secara non-parametrik dengan p<0,05. Hasil penelitianmenunjukkan DMS dan DMK meningkatkan profil lemak darah bermakna dibandingkan kontrol.Kelompok DMK meningkatkan dengan bermakna kolesterol total (p=0,047, HDL-kolesterol(p=0,009 dan rasio HDL-kolesterol/kolesterol total (p=0,009. Kelompok DMS meningkatkantrigliserida (p=0,076 tetapi tidak bermakna, sedangkan fraksi non-HDL-kolesterol meningkatbermakna (p=0,009. Diet tinggi minyak kelapa pada tikus meningkatkan kadar kolesteroltotal dan HDL-kolesterol, sedangkan diet tinggi minyak sawit meningkatkan fraksi non-HDLkolesterol.AbstractBlood lipid profiles were determined by the types and proportion of fatty acids contained bycoconut and palm oil which is consumed. The proportion of unsaturated fatty acids (UFA andsaturated fatty acids of palm oil is almost balanced, while coconut oil is rich with medium chainsaturated fatty acids (MCSFA, which is easily converted into energy. This study determinedthe effect of consumption of palm oil and coconut oil on blood lipid profiles of male white Wistarrats. This was an experimental study. High palm oil and coconut oil diet were given to male whiteWistar rats ad libitum for eight weeks. Blood lipid profiles were measured by spectrofotometer.The data

  7. PENGARUH E-SCAFFOLDING DALAM THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DINAMIKA PARTIKEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Fauzul Albab

    2016-01-01

    Full Text Available Abstract: This study aimed to examine the effect of e-learning based Think Pair Share cooperative learning model toward higher order thinking skills of students. This study was conducted at SMAN 1 Jember for X grade students and used factorial design. Two experimental groups (TPS with E-Scaffolding and TPS with scaffolding were compared with a control group (TPS. This research was carried out to 180 students. The results showed that there is a difference in high-order thinking skills among groups of students who take the e-scaffolding in the TPS, scaffolding in TPS, and TPS learning; there is a difference in high-order thinking skills among groups of students with different prior knowledge levels; and there is no interactional effect among e-scaffolding in TPS, scaffolding in TPS and TPS strategy and the student’s prior knowledge on high order thinking skills. Key words: e-scaffolding, think pair share, high order thinking, prior knowledge.                                                                                     Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pembelajaran berbasis e-learning yang terintegrasi dalam model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS dalam bentuk E-Scaffolding terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Jember untuk siswa kelas X ini dengan menggunakan rancangan faktorial. Dua kelompok eksperimen (TPS dengan E-Scaffolding dan TPS dengan Scaffolding dibandingkan dengan sebuah kelompok kontrol (TPS. Penelitian dilaksanakan terhadap sampel sebanyak 180 siswa yang dipilih secara acak kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran e-scaffolding dalam TPS dengan pembelajaran scaffolding dalam TPS maupun siswa dengan pembelajaran TPS; terdapat perbedaan kemampuan berpikir

  8. Studi Eksperimen Distribusi Temperatur Nyala Api Kompor Bioetanol Tipe Side Burner dengan Variasi Diameter Firewall

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R.R. Vienna Sona Saputri Soetadi

    2012-09-01

    Full Text Available Untuk mendapatkan kompor bioetanol efisiensi thermal maksimal diperlukan penelitian komprehensif. Salah satunya adalah penelitian terhadap posisi peletakkan beban pada kompor bioetanol kompak. Pengujian dilakukan pada kompor uji bioetanol dengan kadar 99%, yaitu kompor bioetanol tipe side burner dengan firewall 2.5 inci dan firewall 3 inci. Pengukuran temperatur api dengan 13 thermocouple K dengan pengukuran searah api keatas setiap 5 mm-an. Kemudian, water boiling test dilakukan untuk mendapatkan daya dan beban dan dilanjutkan mengukur waktu pendidihan air. Hasil penelitian ini menunjukkan gambaran total distribusi temperatur nyala api difusi. Hasil menunjukkan untuk kompor 2.5 inci dengan daya 1.6 kW mempunyai temperatur 542 ºC dengan jarak ketinggian 5 mm dari rim kompor sedangkan kompor 3 inci menghasilkan daya 2.38 kW dengan temperatur 516 ºC.

  9. PENGEMBANGAN PERANGKAT PENILAIAN KONSEP DASAR MATEMATIKA SD BERORIENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sony Irianto

    2009-03-01

    Full Text Available This instrument is aimed at improving studen’ts motivation and achievement of the students in class C of the PGSD Department of UMP. The 47 students was divided into 12 groups of 3-5 members. The development of the instrument was carried out through classroom action research consisting of 4 cycles. This research lasted for four months. Each cycles was done according to the obtained change, design and factor under investigation. To obtain data on students motivation, achievement, and response to the use of cooperative learning tipe TAI, questionaire and individual quizd as well as group assignment were used. The result showed that there was an improvement on those aspect due to the implementation of TAI using the quizes I through IV of the mid term test, individual quiz and group assignment. Key words : Type TAI of cooperative learning, motivation, learning achievement, assessment tool.

  10. TIPE PERTANYAAN, RESNPON DAN PRAANGGAPAN YANG MUNCUL PADA INTERVIU INVESTIGATIF KEPOLISIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    teni hadiyani

    2014-09-01

    Full Text Available This study was aimed to find out the types of question, response, and presupposition appearing in the process of investigative interview.  The question types forwarded by the investigator to the witness would be different from the questions forwarded to the suspect.  Similarly, responses  by the witness or the suspect toward the questions were different from each other, depending on  their interpretation.  The data were collected from the  investigative interview in the two different cases at the time of taking BAP (Minutes of the Invesitgation. For the cases of fraud and embezzlement,  of 113 questions the majority were open questions (61.9% and the minority close questions (38.1%. Similarly, for the case of dump truck robbing, of 216 questions the majority  were  open questions (83.4% and the minority close questions (16.6%.   Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tipe pertanyaan, respon dan praanggapan yang muncul dalam proses interviu investigatif. Tipe pertanyaan yang diajukan penyidik terhadap terperiksa (saksi akan berbeda dari apa yang ditanyakan pada terperiksa (tersangka. Begitupun respon yang diberikan oleh terperiksa terhadap pertanyaan tersebut berbeda tergantung pada penafsiran yang ada dalam pikiran mereka. Data diperoleh dari hasil transkripsi interviu investigatif dua kasus berbeda pada saat pengambilan BAP. Untuk kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan, dari 113 pertanyaan sebagian besar berupa pertanyaan terbuka (61.9%% dan sebagian kecil  pertanyaan tertutup (38.1%%. Demikian juga untuk kasus tindak pidana pencurian mobil dump truck, dari 216 pertanyaan sebagian besar berupa pertanyaan terbuka (83.4% dan sebagian kecil  pertanyaan tertutup (16.6%.

  11. Simulasi Komposit Isopoliester/Serat Kaca untuk Compressed Natural Gas (CNG Tipe IV dengan Variasi Arah Serat terhadap Tekanan Internal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Imam Bukhori

    2014-09-01

    Full Text Available Komposit serat kaca/Isopoliester memiliki potensi untuk dibentuk menjadi tangki CNG tipe IV sebagai alternatif bahan yang mudah dibuat dan murah. Studi ini menggunakan simulasi numerik dengan metode elemen hingga untuk mengkaji kemampuan komposit dalam menerima beban tekanan internal. Faktor keamanan yang digunakan adalah 1,5 sehingga nilai tekanan internal yang diaplikasikan sebesar 30 Mpa. Jumlah lapisan laminat dan konfigurasi arah serat dipilih sebagai variabel bebas. Analisa numerik tangki CNG dilakukan dengan menggunakan program MSC Nastran. Distribusi pergeseran pada tangki menunjukkan konfigurasi sudut (0,90 memberikan hasil optimum untuk diaplikasikan. Jumlah lapisan minimum yang dibutuhkan pada komposit adalah 24 lapis laminat sesuai kriteria kegagalan Tsai-Hill. Namun demikian tebal yang cukup besar 15,3 mm menyebabkan, material komposit serat kaca/isopolester tidak disarankan sebagai alternatif bahan pembuatan tangki CNG tipe IV.

  12. KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN DENGAN MODEL INVESTIGASI KELOMPOK DAN MODEL STAD BERDASARKAN TIPE KEPRIBADIAN PESERTA DIDIK KELAS VII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Pujianto

    2015-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah menguji keefektifan pembelajaran keterampilan menulis cerpen dengan model investigasi kelompok dan model STAD berdasarkan tipe kepribadian peserta didik kelas VII. Keterampilan menulis cerpen membutuhkan kreativitas dalam pelaksanaan pembelajaran. Melalui keterampilan menulis cerpen siswa dapat berkreasi untuk mengemukakan ide atau gagasan yang ingin disampaikan kepada pembaca. Ide atau gagasan juga berpengaruh terhadap hasil dalam menulis cerpen. Selain itu, pengetahuan tentang cerpen juga penting dalam pembelajaran keterampilan menulis cerpen. Siswa perlu berpikir kritis untuk memunculkan ide atau gagasan yang menarik dan untuk pemahaman mengenai unsur-unsur cerpen. Tipe kepribadian yang berbeda juga perlu membutuhkan cara pengajaran yang berbeda. Oleh karena itu, dibutuhkan model pembelajaran yang cocok. Model pembelajaran yang dipilih adalah model investigasi kelompok dan model STAD.

  13. Pengaruh Kinesio Taping dan Abduction Brace Terhadap Panjang Otot Adduktor Hip pada Anak Palsi Serebral Tipe Spastik Diplegi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Selvi Natsir

    2017-03-01

    Full Text Available Latar belakang. Anak palsi serebral tipe spastik diplegi mengalami peningkatan tonus pada beberapa otot, salah satunya adalah otot adduktor hip, akibatnya tungkai mengalami kekakuan yang akan berdampak pada perkembangan anak. Tujuan. Menilai pengaruh kinesio taping dan abduction brace dalam mengubah tonus otot dan meningkatkan panjang otot adduktor. Metode. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan responden terdiri dari 15 anak palsi serebral tipe spastik diplegi yang berusia 2-13 tahun. Data yang dikumpulkan meliputi nilai tonus otot dan panjang otot adduktor yang dievaluasi menggunakan skala Ashworth dan manual goniometer sebelum dan sesudah 6 kali intervensi. Hasil. Terdapat perbedaan sebelum dan setelah intervensi dinilai dengan skala Asworth mengalami penurunan (p=0,002, sedangkan panjang otot adduktor mengalami peningkatan (p=0,000. Hasil korelasi negatif yang signifikan juga diperoleh antara tingkat spastisitas dengan panjang otot adduktor (r=0,866; p=0,000. Kesimpulan. Kombinasi kinesio taping dan abduction brace dapat meningkatkan panjang otot adduktor hip melalui penurunan tonus otot pada anak palsi serebral tipe spastik diplegi.

  14. Pengaruh Pendekatan Cooperative Learning Tipe (TPS Think, Pair, and Share Terhadap Hasil Belajar PKn di Sekolah Dasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulistyani Puteri Ramadhani

    2017-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pendekatan cooperative learning tipe think, pair, and share terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Kebon Baru 10 Pagi dengan sampel penelitian siswa kelas V pada semester II tahun pelajaran 2016-2017. Sampel penelitian menggunakan teknik Simple Random Sampling. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar tes yang dilakukan setelah materi pembelajaran diberikan lembar tes untuk mengetahui hasil belajar PKn siswa, yang sebelumnya telah dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas dengan justifikasi ahli dan dianalisis dengan uji normalitas dan uji homogenitas baik kelas kontrol maupun kelas eksperimen. Hasil pengujian normalitas menunjukan bahwa kedua kelas berdistribusi normal. Hasil pengujian homogenitas menunjukan bahwa kedua kelas tersebut homogen. Setelah dilakukan uji persyaratan analisis, maka dilakukan uji hipotesis dengan perhitungan uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t maka hipotesis nol (Ho ditolak dan hipotesis kerja (H1 diterima. Dari perhitungan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan cooperative learning tipe think, pair, and share berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V sekolah dasar. Implikasi hasil penelitian ini adalah penggunaan pendekatan cooperative learning tipe think, pair, and share pada pembelajaran PKn dapat  diterapkan guru agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

  15. Karakterisasi Carica pubescens di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah berdasarkan sifat morfologi, kapasitas antioksidan, dan pola pita protein

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AINUN NIKMATI LAILY

    2012-05-01

    Full Text Available Laily AN, Suranto, Sugiyarto. 2012. Karakterisasi Carica pubescens di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah berdasarkan sifat morfologi, kapasitas antioksidan, dan pola pita protein. Bioteknologi 9: 7-13. Carica pubescens Lenne & K. Koch merupakan jenis tanaman buah yang pertamakali dibudidayakan di Amerika Selatan dan beradaptasi pada lingkungan dataran tinggi, misalnya Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah (∼2000 m dpl. C. pubescens memiliki daerah persebaran sempit dan variasi intraspesies terbatas atau belum diketahui. Oleh karenanya, diperlukan informasi mengenai karakter tanaman pada berbagai ketinggian sehingga dimungkinkan untuk memperluas daerah penyebaran melalui transplantasi di daerah lain. Karakterisasi dapat dilakukan berdasarkan karakter morfologi, kandungan kimia, dan pola pita protein. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter morfologi, kandungan kimia (kapasitas antioksidan, dan pola pita protein dengan pewarnaan commasie brillian blue pada C. pubescens di Dataran Tinggi Dieng. Penelitian lapangan dilakukan di Desa Kejajar (1400 m dpl, Patak Banteng (1900 m dpl, dan Sembungan (2400 m dpl. Pengamatan karakter morfologi dilakukan di lapangan dan dilanjutkan di laboratorium. Karakter morfologi, kandungan kimia (kapasitas antioksidan, dan pola pita protein C. pubescens dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter morfologi C. pubescens di Dataran Tinggi Dieng bervariasi pada batang, daun, dan buah. Kapasitas antioksidannya bervariasi dengan urutan dari ketinggian 2400 m dpl > 1900 m dpl > 1400 m dpl. Pola pita proteinnya tidak bervariasi antar ketinggian, namun berbeda dengan C. papaya. Keseragaman pola pita protein menunjukkan kestabilan genetik C. pubescens tidak dipengaruhi oleh perubahan lingkungan.

  16. Keefektifan Model Kooperatif Tipe Make A Match dan Model CPS Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Motivasi Belajar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Fitri Amalia

    2013-12-01

    Full Text Available AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model kooperatif tipe Make a Match dan model CPS terhadap kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar sis-wa kelas X pada materi persamaan dan fungsi kuadrat. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 1 Subah tahun ajaran 2013/2014. Sampel dalam penelitian ini diam-bil dengan teknik random sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dengan acak. Kelas X8 terpilih sebagai kelas eksperimen I dengan penerapan model kooperatif tipe Make a Match dan kelas X7 terpilih sebagai kelas eksperimen II dengan penerapan model CPS. Da-ta hasil penelitian diperoleh dengan tes dan pemberian angket untuk kemudian dianalisis menggunakan uji proporsi dan uji t. Hasil penelitian adalah (1 implementasi model koope-ratif tipe Make a Match efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah; (2 implementasi model CPS efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah; (3 implementasi model koo-peratif tipe Make a Match lebih baik daripada model CPS terhadap kemampuan pecahan masalah; (4 implementasi model CPS lebih baik daripada model kooperatif tipe Make a Match terhadap motivasi belajar.Kata Kunci:       Make A Match; CPS; Pemecahan Masalah; Motivasi  AbstractThe purpose of this study was to determine the effectiveness of cooperative models Make a Match and CPS to problem-solving ability and motivation of students of class X in the equation of matter and quadratic function. The population of this study was the tenth grade students of state senior high school 1 Subah academic year 2013/2014. The samples in this study were taken by random sampling technique, that is sampling techniques with random. Class X8 was selected as the experimental class I with the application of cooperative model make a Match and class X7 was selected as the experimental class II with the application of the CPS. The data were obtained with the administration of a questionnaire to test and then analyzed using the

  17. PENALARAN MATEMATIS SISWA BERKEMAMPUAN TINGGI DAN RENDAH DALAM MENYELESAIKAN PERSAMAAN KUADRAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyudi Wahyudi

    2014-07-01

     Penalaran matematis merupakan proses memperoleh kesimpulan yang didukung oleh premis-premis matematis yang diketahui atau diasumsikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penalaran matematis siswa berkemampuan tinggi (KT dan rendah  (KR dalam menyelesaikan soal persamaan kuadrat. Subjek diminta menyelesaikan soal persamaan kuadrat dengan berbagai metode penyelesaian yang mereka kuasai dan dilakukan wawancara untuk mengklarifikasi hasil pekerjaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KT hanya memahami metode pemfaktoran dan rumus kuadratik, sedangkan KR tidak memahami metode penyelesaian persamaan kuadrat. Kedua subjek tidak memahami metode menyempurnakan kuadrat sempurna. Kedua subjek membuat dugaan, memberikan argumen dan menarik kesimpulan. Namun kedua subjek tidak memeriksa kembali hasil pekerjaannya.

  18. PENGARUH LINGKUNGAN SUHU TINGGI DAN SUHU RENDAH TERHADAP KONSUMSI ZAT GIZI DAN STATUS GIZI ORANG DEWASA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fithia Dyah Puspitasari

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThe imbalance nutrition intake for a long term period can cause changes in weight, body composition andmay alter health problem. The environment temperature can affect the 24 Hours Energy Expenditure (24-hEE magnitude. This research was aimed to investigate the differences of adult's nutrient intake pattern inhigh-temperature and low-temperature area. Research was held in high-temperature area (Jakarta and lowtemperaturearea (Tawangmangu. Frequency distribution analysis was done to obtain the respondentcharacteristics, while bivariat test was done to determine the difference of energy consumption rate andnutritions. The results showed that the subjects in high-temperature area consumed higher total protein,total vitamin B2 and total calcium than the subjects in low-temperature area. Subject in low-temperaturearea consumed more partial calcium compare to subjects in high-temperature area. There was a signifiCantdifference in average of total vitamin A intake between less and overweight group (p=0,049; normal andoverweight group (p=0,007 and between overweight and obese group (p=0,004.Keywords: Nutrient intake, nutrition status, environment temperature ABSTRAKKetidakseimbangan asupan zat gizi pada jangka waktu yang lama mengakibatkan perubahan berat badan,komposisi tubuh dan memungkinan timbulnya gangguan kesehatan. Suhu lingkungan mempengaruhibesaran 24 Hours Energy Expenditure (24-h EE. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan polakonsumsi zat gizi orang dewasa di lingkungan bersuhu tinggi dan lingkungan bersuhu rendah. Penelitiandilakukan di area bersuhu tinggi (Jakarta dan area bersuhu rendah (Tawangmangu. Analisis distribusifrekuensi dilakukan untuk mengetahui karakteristik responden sedangkan uji bivariat dilakukan untukmengetahui beda jumlah konsumsi energi dan zat gizi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek padaarea suhu tinggi mengonsumsi protein total, vitamin B2 total dan kalsium total lebih banyak

  19. Pembangunan Model E-Learning di Perguruan Tinggi dengan Mempertimbangkan Faktor Kebutuhan Dinamis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inayatulloh Inayatulloh

    2012-06-01

    Full Text Available The purpose of this research is to build a model of a dynamic e-learning that can accommodate the needs of educational institutions. The research is performed with an analysis towards the observation of the learning activities in several higher education institutions. This method is carried out as a basis for creatingmodels of dynamic e-learning comprehensive to meet the needs of students, lecturers and all parties concerned. The result achieved is a model of e-learning that can be used by universities in building and developing elearning applications.Pembangunan Model E-Learning di Perguruan Tinggi dengan Mempertimbangkan Faktor Kebutuhan Dinamis

  20. MODIFIKASI PATI GARUT (Marantha arundinacea DENGAN PERLAKUAN SIKLUS PEMANASAN SUHU TINGGI-PENDINGINAN ( AUTOCLAVING-COOLING CYCLING UNTUK MENGHASILKAN PATI RESISTEN TIPE III [Arrowroot (Marantha arundinacea Starch Modification Through Autoclaving-Cooling Cycling Treatment to Produce Resistant Starch Type III

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugiyono1

    2009-06-01

    Full Text Available The objectives of this research were to modify arrowroot starch to produce resistant starch type III by autoclaving-cooling cycling and to characterize the modified arrowroot starches according to their chemical properties. The research consisted of three steps : arrowroot extraction, starch modification, and chemical characterization. The extraction of arrowroot produced 10.78% starch. Starch modification by autoclaving-cooling cycle(s was run in 6 different treatments with the aim of observing optimal yield of resistant starch. Resistant starch (RS was produced through 1, 3, 5 cycle(s of autoclaving-cooling treatment with different gelatinization periods (15 and 30 minutes autoclaving for each cycle. Properties analyzed were starch digestibility, fat content, protein content, resistant starch content, and dietary fiber content. Native starch and commercial RS type III (Novelose 330 were also analyzed as a comparison. Based on the starch digestibility, modified starch from 5 cycles, 15 minutes gelatinization period had the lowest digestibility while modified starch from 3 cycles, 15 minutes gelatinization period had no significant difference with commercial RS type III. Those two modified starches, native starch, and Novelose 330 were chosen for further chemical analysis. The fat content and protein content of the four samples were below 1% (db. Low fat and protein content were required to optimize the RS yield. The modification treatment increased the dietary fiber content. The RS content of native starch, Novelose 330, modified starch 3 cycles, 15 minutes gelatinization period, and modified starch 5 cycles, 15 minutes gelatinization period were 2.12% (db, 20.80% (db, 10.91% (db, and 12.15% (db, respectively. It means that repeating autoclaving-cooling cycling could increase RS yield up to 6 times.

  1. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TRIGONOMETRI BERBASIS STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tengku Neti Azni

    2015-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran trigonometri berbasis strategi pembelajaran inkuiri melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang valid, praktis, dan efektif ditinjau dari prestasi dan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel. Pengembangan perangkat dimulai dari tahap: awal-akhir, analisis siswa, analisis tugas, analisis konsep, analisis spesifikasi tujuan pembelajaran, pemilihan media, pemilihan format, desain produk, penilaian ahli dan praktisi, uji coba terbatas dan uji coba lapangan. Subjek uji coba sebanyak 67 orang siswa kelas X SMAN Bernas Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau yang terdiri atas sembilan orang pada uji coba terbatas dan 58 orang pada uji coba lapangan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif ditinjau dari pretasi dan kemampuan komunikasi matematis siswa sehingga perangkat tersebut layak digunakan sebagai sumber belajar. Kata kunci: perangkat trigonometri, strategi inkuiri, model kooperatif tipe STAD   DEVELOPING AN INQUIRY MODEL-BASED TRIGONOMETRY TEACHING KIT USING STAD METHOD   Abstract The aim of this study is to produce an inquiry model-based trigonometry teaching kit using STAD method of cooperative learning which is  valid, practical, and effective in terms of students’ mathematics achievement and  communication skills.This is a research and development study (R & D, which consisted of a 4-D development model  by Thiangarajan, Semmel and Semmel. The development process started with front-end analysis, learner analysis, task analysis, concept analysis, specifying of objectives analysis, media selection,  format selection, product design, validators’ and practitioners’ evaluations, small scale try-out, and the field test. There were a

  2. Prevalence and factors related to smoking among secondary school students in Kota Tinggi District, Johor, Malaysia.

    Science.gov (United States)

    Lim, K H; Amal, N M; Hanjeet, K; Mashod, M Y; Wan Rozita, W M; Sumarni, M G; Hadzrik, N O

    2006-06-01

    Smoking among adolescent is a public health concern in Malaysia. Multiple studies on smoking prevalence and its related factors have been conducted in Malaysia, however, they were specific to either urban or rural areas alone. Studies in mixed settlement areas (urban, rural, land development area) had not been intensively investigated. This study reports the prevalence, demographic and factors related to smoking amongst form four students in the district of Kota Tinggi, Johor. A cross-sectional study of 16-year old secondary school students in Kota Tinggi district was conducted using two-stage stratified, proportionate sampling in July 2005. The study instrument used was a validated structured questionnaire on smoking and its related factors. Smoking prevalence was found to be 29.7%. More than 50% of male students were smokers. Prevalence was highest in FELDA (Federal Land Development Authority) settlement areas. Smoking was associated with having a brother or friend who smokes and poor academic performance. The study revealed that smoking prevalence was high, especially among male students in land development schemes. This situation will contribute to high smoking-related health problems in the future if proper preventive measures are not taken accordingly.

  3. MENGESTIMASI KOEFISIEN BUKAAN Cd PADA JENDELA BANGUNAN TINGGI DENGAN BANTUAN SIMULASI C F D

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suryono Suryono

    2001-01-01

    Full Text Available Numerical simulation with CFD (Computational Fluid Dynamic is actually common method for the researches on building aerodynamics. This study is focused on the observation of air movement behavior through large openings of typical high rise buildings in the tropical humid environment. Some values of Cdinlet (discharge coefficient for inlet opening of each opening for several architectural configurations are obtained. Generally the results show that the value of Cdinlet is not depend on the height of opening but it is influenced by its architectural configuration. Abstract in Bahasa Indonesia : Simulasi numerik dengan paket program CFD (Computational Fluid Dynamic saat ini telah menjadi hal yang umum sebagai alat bantu dalam bidang riset mengenai aerodinamika bangunan. Studi ini, yang juga menggunakan alat bantu CFD, difokuskan pada observasi mengenai perilaku pergerakan angin yang melewati bukaan-bukaan lebar pada suatu bangunan tinggi yang dikondisikan memakai sistim penghawaan alami. Melalui metoda ini didapatkan sejumlah angka Cd (discharge coefficient dari setiap bukaan untuk beberapa konfigurasi arsitektural. Adapun angka Cd diperlukan untuk mengestimasi besarnya debit ventilatif yang melewati bukaan-bukaan. Hasilnya secara umum menunjukkan bahwa nilai Cd tidak tergantung pada posisi ketinggian bukaan tetapi lebih dipengaruhi oleh konfigurasi arsitekturalnya. Kata kunci: ventilasi alam, bangunan tinggi, pembukaan.

  4. Dukungan Keluarga pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dalam Menjalankan Self-Management Diabetes

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sisca Damayanti

    2017-08-01

    Full Text Available Penyakit diabetes melitus tipe 2 (DMT2 memerlukan pengontrolan untuk meminimalisir komplikasi melalui penerapan self-managementyang baik. Efektifitas penerapan self-managementdipengaruhi banyak faktor salah satunya dukungan keluarga. Keluarga merupakan lingkungan sosial yang paling dekat dengan pasien DM sehingga diharapkan dapat membantu, mengontrol dan membentuk perilaku pasien DM termasuk dalam hal ini perilaku self-management. Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan potong lintang ini bertujuan untuk menggali dukungan keluarga dalam konteks pasien DM di Indonesia. Sebanyak 78 responden dilibatkan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode concecutive sampling. Dukungan keluarga diukur menggunakan instrumen yang di modifikasi dari The Diabetes Social Support Questionnaire-Family Version (DSSQ-Family dengan skor Alpha Cronbach 0,973 dan korelasi inter-item0.386-0.859. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis deskriptif, dan dukungan keluarga dikategorikan menjadi favorable(bila skor total individu > nilai mean kelompok 69,62. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari setengah responden (55,1% melaporkan dukungan keluarga favorable. Dari analisis domain dukungan keluarga, dimensi dukungan lingkungan sosial secara umum menunjukkan persentase terendah (48,71% dibandingkan domain dukungan keluarga yang lainnya. Dengan demikian menjadi penting bagi perawat untuk meningkatkan keterlibatan keluarga dalam perawatan DMT2 serta meningkatkan aspek dukungan lingkungan sosial.

  5. RANCANG BANGUN KONSTRUKSI RANGKA MESIN 3D PRINTER TIPE CARTESIAN BERBASIS FUSED DEPOSITION MODELING (FDM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochamad Diki Muliyawan

    2017-12-01

    Full Text Available Abstrak -- Dengan munculnya teknologi manufaktur aditif pada pertengahan 1980-an, teknologi pencetakan tiga dimensi (3D yang mencetak benda dengan mengandalkan ekstrusi termoplastik untuk pembuatan prototipe/pemodelan. Bahan termoplastik yang digunakan adalah Asam Polylatic (PLA dan Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS yang dicetak dengan cara dicairkan mengunakan nozzel yang dialirkan secara berlapis lapis sehingga membentuk sebuah benda. Rancang bangun konstruksi rangka mesin 3D printer tipe cartesian berbasis FDM dengan penggerak menggunakan 3 sumbu utama yaitu sumbu X dengan panjang area cetak 380 mm ,sumbu Y dengan panjang area cetak 400 mm,dan sumbu Z dengan panjang area cetak 380 mm, dan material yang digunakan yaitu baja JIS G3103 1995 SS400, dan Alumunium Al1100. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kekuatan rangka batang sumbu Z, dan sumbu X dengan, menganalisa kekuatan pada leadscrew sumbu Y dan sumbu Z, menganalisa kekuatan sabuk timing, memperoleh nilai kekuatan pada kampuh las pada rangka Y,Z.  Hasil analisa pada rangka sumbu X nilai tegangan    tegangan ijin 18 MPa maka dianggap aman, analisa gaya buckling pada rangka sumbu Z adalah sebesar  pembebanan 15,147 Kg maka  dianggap aman, tegangan geser= 0,38 MPa tegangan geser maksimum = 0,42 MPa maka dianggap aman untuk lead screw sumbu Y, tegangan geser

  6. USAHA PENURUNAN PERSENTASE CACAT RING PISTON TIPE 4JA1 PADA PROSES HABANAKASHI MESIN BESLY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E.V. Yuliana Wibisono

    2007-01-01

    Full Text Available One of the programs that can be used to improve the quality is Six Sigma program using DMAIC method. The research is performed at PT Baninusa Indonesia (PT. BN producing the 2nd type of 4JA1 piston ring. The program is implemented to decrease the defect proportion The production process performance and the problem priority are known from the CTQ itself. The fish bone diagram is used to determine the causes of the problem. The improvement is performed by determination of the best process parameter through the fullfactorial experiment design. The result is significantly decrease defect proportion by 2.682%. Abstract in Bahasa Indonesia : Salah satu program peningkatan kualitas yang dapat mengakomodasi tuntutan peningkatan kualitas adalah program Six Sigma dengan menggunakan metode DMAIC. Penelitian dilakukan pada PT.Baninusa Indonesia (PT.BN, salah satu perusahaan yang memproduksi produk ring piston tipe 4JA1 jenis 2nd ring. Program digunakan untuk menurunkan persentase cacat produk. Dari CTQ yang ada dapat diketahui kinerja proses produksi saat ini dan prioritas permasalahan. Fish bone diagram digunakan untuk akar penyebab masalah Tindakan perbaikan yang dipilih adalah menentukan parameter proses terbaik dengan menggunakan metode eksperimen full factorial. Hasil penerapan parameter proses tersebut menunjukkan pengurangan yang signifikan terhadap persentase cacat sebesar 2,682%. Kata kunci: metoda six sigma, DMAIC, perbaikan kualitas, karakteristik kualitas kritis, diagram fish bone.

  7. Hubungan Pola Konsumsi dengan Diabetes Melitus Tipe 2 pada Pasien Rawat Jalan di RSUD Dr. Fauziah Bireuen Provinsi Aceh

    OpenAIRE

    nur, abidah; Fitria, Eka; Zulhaida, Andi; Hanum, Sari

    2016-01-01

    Kebiasaan masyarakat Aceh adalah mengonsumsi makanan manis, asin, dan berlemak. Konsumsikarbohidrat, gula, dan makanan serta minuman manis yang tinggi dalam masyarakat Aceh berisikoterkena diabetes melitus. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan pola konsumsi masyarakatAceh dengan penyakit diabetes melitus. Penelitian bersifat deskriptif analitik dengan desain kasuskontroldi RSUD dr. Fauziah Bireuen Provinsi Aceh tahun 2014. Populasi penelitian adalah pasien yangrawat jalan yang berku...

  8. Karakteristik Tingkat Kreativitas Siswa yang Memiliki Disposisi Matematis Tinggi dalam Menyelesaikan Soal Matematika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Patmalasari

    2017-09-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberagaman ide siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kreativitas siswa yang memiliki disposisi matematis tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, sehingga kehadiran peneliti sangat penting karena peneliti berperan sebagai instrumen utama. Dalam penelitian ini data dikumpulkan dengan metode angket, tes dan wawancara. Instrumen penunjang yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket disposisi matematis, soal tes masalah matematika, dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan mengacu terdiri dari tiga tahap yaitu mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Dalam penelitian ini reduksi data dilakukan dengan mengelompokkan siswa kedalam tingkat disposisi matematis tinggi, sedang, dan rendah melalui angket disposisi matematis siswa. Selanjutnya data disajikan berupa deskripsi karakteristik tingkat kreativitas siswa yang memiliki disposisi matematis tinggi dalam menyelesaikan soal matematika. Selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan triangulasi waktu untuk memeriksa keabsahan data. Hasil penelitian ini adalah siswa memiliki tingkat kreativitas 4 dan 3.   The research motivated by the student's idea of diversity in mathematic problems solving. This research aims to describe student’s level of creativity that has high mathematic disposition. This research is qualitative research, so the presence of researcher is very important because researcher acted as the main instrument. In this research, the techniques of data collection are questionnaire, test, and interview. While instruments that use in this study are student’s mathematic disposition questionnaire, the test of mathematic problems solving and guidelines for interviews. The analysis data used are data reduction, data displayed, and conclusions. In this research, data reduction was done by grouping students into mathematical disposition

  9. PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA SERTA IMPLIKASINYA PADA CITRA PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tuti Sulastri

    2017-06-01

    Full Text Available Abstract. This study aims to determine the effect of service quality and price perception on student satisfaction and its implications on the image of colleges. Data analysis was conducted on a sample of 80 students. Data were obtained through a questionnaire and analyzed using path analysis. The result of processing the data reveals that the service quality influences the students satisfaction there is 30,6% direct influence and 18,8% indirect influence through the price perception, thus the total influence amounts to 49,9%. These results indicate that the effect is quite strong category;  the result of processing the data also reveals that price perception also influence students satisfaction to extent as follows 16,5% direct influence, and 18,8% indirect influence through service quality,  the total  of influence is 35,3%. These results indicate that the effect is quite strong category; the influence of price  perceptions and service quality simultaneously on student satisfaction was 84,7%. The results show a very strong influence category; and the influence of satisfaction on colleges image was  reveals that 87,4%. The results show a very strong influence category. Keywords. service quality; price perception; student satisfaction; and college image.   Abstrak. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan persepsi harga terhadap kepuasan mahasiswa serta implikasinya pada Citra Perguruan Tinggi. Analisis data dilakukan terhadap sampel sebanyak 80 mahasiswa. Data diperoleh melalui kuesioner dan diolah menggunakan analisis jalur (path analysis. Sesuai dengan hasil pengolahan data yang dilakukan, diperoleh pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan mahasiswa, yaitu pengaruh langsung sebesar 30,6%, pengaruh tidak langsung melalui persepsi harga sebesar 18,8%, dengan demikian pengaruh total sebesar 49,4%,  hasil tersebut menunjukkan pengaruh yang berkategori cukup kuat.  Sedangkan pengaruh persepsi harga

  10. New pigment pattern of the polychromatic Mesanthura protei, Kensley 1980 (Isopoda, Cymothoida, Anthuroidea) from Pulau Tinggi, Johor, Malaysia

    Science.gov (United States)

    Chew, Melvin; Rahim, Azman Bin Abdul; Yusof, Nurul Yuziana Binti Mohd

    2015-09-01

    A female Mesanthura protei, Kensley 1980 with a new polychromatic pigment pattern found from dead coral rubbles in the shallow water coral reef area of Pulau Tinggi, Johor, Malaysia is described. The present species is the fifth colour morph of M. protei. In addition, it is distinctive in having irregular spotted pigment pattern (1) between the eyes and (2) pereonites and pleonites dorsally.

  11. Pembuatan Dashboard Berbasis Web Sebagai Sarana Evaluasi Diri Berkala Untuk Persiapan Penilaian Akreditasi Berdasarkan Standar Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fandi Cahyo Saputro

    2012-09-01

    Full Text Available Akreditasi perguruan tinggi oleh BAN-PT merupakan salah satu parameter dalam menentukan mutu  perguruan tinggi serta program studi di Indonesia. Keadaan saat ini menunjukkan bahwa untuk mencapai nilai akreditasi yang sesuai diinginkan maka perguruan tinggi serta program studi harus menyesuaikan kondisi internal mereka sesuai dengan standar yang telah diberikan oleh BAN-PT. Sebagai pertimbangan untuk mencapai standar yang ditentukan oleh BAN-PT, maka diperlukanlah proses evaluasi diri apakah program studi atau perguruan tinggi tersbut sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh BAN-PT. Dalam melaksanakan proses evaluasi diri, diperlukan sumber data yang digunakan sebagai dasar dalam menilai pada suatu kriteria. Pada kebanyakan program studi, semua data tersebar pada sistem informasi dan dokumen fisik yang berbeda sehingga membutuhkan waktu dan usaha yang lebih untuk mengintegrasikan hingga menilainya. Sehingga diperlukan sebuah sistem yang mampu mengambil dan menampilkan hasil evaluasi secara visual secara otomatis dengan lebih hemat waktu dan usaha. Salah satu bentuk visualisasi yang dapat menggambarkannya adalah dashboard.  Melalui dashboard, pihak internal program studi dapat mengetahui posisi penilaian mereka pada periode tertentu dan mampu memperbaikinya jika kurang dari target yang ditetapkan oleh standar.

  12. PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA BERCIRIKAN STRATEGI GENERATIF DENGAN PEMBELAJARAN PMII TIPE CLASSWIDE PEER TUTORING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wimelia Citra Rahmadani

    2016-06-01

    Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan LKS bercirikan strategi generatif dengan pembelajaran PMII yang valid, menarik dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengadopsi 3 tahap pertama model pengembangan 4-D (four-D yang dikemukakan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel yang meliputi tahap pendefinisian (define, perancangan(design, dan pengembangan (develop. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Malang pada siswa Kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan valid dengan skor rata-rata 3,10. Berdasarkan hasil uji coba diperoleh: 1 skor rata-rata angket siswa tinggi  yaitu 3,29, sehingga LKS menarik bagi siswa dan 2 hasil wawancara guru disimpulkan bahwa LKS menarik bagi siswa dan dapat digunakan. LKS juga memenuhi aspek keefektifan. Hal ini dapat dilihat dari tingkat ketuntasan siswa yaitu 87,5% artinya pemahaman siswa setelah belajar menggunakan LKS sangat baik.

  13. MENINGKATKAN PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP KONSEP DASAR PENGANTAR ILMU EKONOMI MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nina Oktarina

    2011-06-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep dasar pengantar ilmu ekonomi. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep dasar pengantar ilmu ekonomi meningkat. Peningkatan ini dapat dilihat dari prestasi belajar mahasiswa. Ketuntasan belajar mahasiswa sebelum penerapan metode Think-Pair-Share  0%, setelah penerapan metode Think-Pair-Share adalah 76,67%. Kata kunci: Pengantar Ilmu Ekonomi, Metode Pembelajaran Tipe Think-Pair-Share  

  14. PENGARUH EFIKASI DIRI, KONDISI SOSIAL EKONOMI ORANG TUA, DAN BIMBINGAN KARIR TERHADAP MOTIVASI MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Wakhid Ibrahim

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh efikasi diri, kondisi sosial ekonomi orang tua, dan bimbingan karir terhadap motivasi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi baik secara simultan maupun parsial. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket/kuesioner dan dokumentasi. Variabel dependen pada penelitian ini yaitu motivasi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Variabel independennya yaitu efikasi diri, kondisi sosial ekonomi orang tua, dan bimbingan karir. Hasil uji hipotesis simultan menunjukkan bahwa ada pengaruh efikasi diri, kondisi sosial ekonomi orang tua, dan bimbingan karir terhadap motivasi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Hasil uji hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa ada pengaruh efikasi diri terhadap motivasi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, ada pengaruh kondisi sosial ekonomi orang tua terhadap motivasi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan ada pengaurh bimbingan karir terhadap motivasi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Simpulan dari penelitian ini yaitu efikasi diri, kondisi sosial ekonomi orang tua, dan bimbingan karir berpengaruh terhadap motivasi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi baik secara simultan maupun secara parsial. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah guru hendaknya memberikan dorongan kepada siswa untuk meningkatkan efikasi diri; guru dan orangtua hendaknya memberikan dorongan dan informasi tentang beasiswa; peningkatan inovasi layanan bimbingan karir; dan siswa hendaknya lebih rajin belajar. This study aimed to examine the influence of self efficacy, parental economic social condition, and career guidance toward motivation to continue study either simultaneously or partially. population and sample in this research were students of class XI IPS. Data collection method in this research using questionnaires / questionnaire, and

  15. Technical Analysis Feasibility Study on Smart Microgrid System in Sekolah Tinggi Teknik PLN

    Science.gov (United States)

    Suyanto, Heri

    2018-02-01

    Nowadays application of new and renewable energy as main resource of power plant has greatly increased. High penetration of renewable energy into the grid will influence the quality and reliability of the electricity system, due to the intermittent characteristic of new and renewable energy resources. Smart grid or microgrid technology has the ability to deal with this intermittent characteristic especially if these renewable energy resources integrated to grid in large scale, so it can improve the reliability and efficiency of the grid. We plan to implement smart microgrid system at Sekolah Tinggi Teknik PLN as a pilot project. Before the pilot project start, the feasibility study must be conducted. In this feasibility study, the renewable energy resources and load characteristic at the site will be measured. Then the technical aspect of this feasibility study will be analyzed. This paper explains that analysis of ths feasibility study.

  16. PERANGKAT LUNAK PEMBANGKIT DOKUMENTASI MODEL DATA KONSEPTUAL DAN MODEL DATA FISIK DENGAN PENGGAMBARAN DIAGRAM RESOLUSI TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lutfi Rizal Gozali

    2012-07-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Rancangan basis data berskala besar membutuhkan mekanisme penanganan penggambaran diagram ke halaman buku dokumentasi untuk menjaga kejelasan dan konsistensi informasi. Hal ini melatarbelakangi ide untuk membangun fitur pembangkit dokumentasi model data konseptual (CDM dan model data fisik (PDM pada CASE Tool dengan keluaran diagram model data beresolusi tinggi. Fitur ini dibangun di atas kerangka kerja .NET Framework 3.5 dan menggunakan pustaka tambahan Microsoft Office Interop Word 12.0. Hasil uji coba menunjukkan bahwa fitur pembangkit dokumentasi ini dapat menghasilkan buku dokumentasi berupa berkas Microsoft Word (*.doc atau *.docx. Diagram model data ditampilkan di bagian awal buku dokumentasi dengan resolusi tinggi dan informasi detil sebagai keterangan dari setiap objek model data ditampilkan di bagian akhir buku dokumentasi.

  17. EFEKTIVITAS BAHAN AJAR IPA TERPADU TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    L. Yuliati

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas bahan ajar IPA terpadu untuk SMP, khususnya tema Air Limbah Rumah Tangga. Desain penelitian menggunakan kuasi-eksperimen dengan Pretest-Postest Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di SMPN 20 Malang kelas VII. Sampel ditetapkan dengan purposive sampling. Perlakuan pada kelompok eksperimen adalah pembelajaran yang menggunakan bahan ajar IPA terpadu, sedangkan kelompok kontrol  menggunakan buku  sekolah elektronik (BSE. Instrumen yang digunakan adalah butir soal tes, lembar observasi pembelajaran, dan perangkat  pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan Anava AB untuk uji perbedaan rerata dan uji scheffe untuk uji efektivitas bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa SMP yang menggunakan bahan ajar IPA Terpadu dengan siswa SMP yang menggunakan bahan ajar IPA yang terpisah bidang kajiannya, dan bahan ajar IPA terpadu efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. This study aims totest the effectiveness of an integrated science teaching materials for students of junior high school, particularly in themeof Domestic Wastewater. The study designused a quasi-experimental pretest-posttest with control group design. The experiment was conductedin Junior High School of Malang. Samples were determined by purposive sampling. Treatmentin the experimental group was learning to integrated science teaching materials, whereas in the control group with the teaching materials available in schools. The instrument used were a matter oftestitems, observation sheets of learning, and learningtools. Data analysis was performed with AnovaAB totestmean difference and Scheffetesttotestthe effectiveness ofinstructional materials. The results showed that 1there aredifferences inhigher-order thinkingskillsinjunior high school students using teaching materials in integrated science withjunior high school students

  18. SEKOLAH TINGGI ASTRONOMI DI KOTA PARE-PARE TEMA ARSITEKTUR METAFORA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Shahibuddin Juddah

    2015-06-01

    Full Text Available Abstrak— Kota Pare-Pare sebagai kota yang layak memiliki suatu fasilitas ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperuntukkan bagi generasi-generasi muda penerus bangsa di kota Pare-Pare dalam hal ini fasilitas ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkaitan dengan astronomi yakni Sekolah Tinggi Astronomi (Ilmu Perbintangan di Kota Pare-pare dengan tema Arsitektur Metafora. Pada bidang astronomi terdapat berbagai macam bentuk-bentuk fantastis yang dapat dijadikan lambang bentuk dalam arsitektur seperti bentuk rasi bintang, bentuk lintasan orbit planet dan bentuk-bentuk benda langit lainnya, begitu juga dengan bentuk-bentuk fenomena yang dihasilkannya. Dengan perwujudan bentuk-bentuk ini sebagai simbol pada gaya bangunan, baik bentuk bangunan, fungsi maupun penataan ruang di dalamnya, diharapkan pelaku kegiatan dalam bangunan merasakan maksud dan ekspresi dari bangunan. Kata Kunci : Sekolah Tinggi, Astronomi, Arsitektur Metafora Abstract—Pare- Pare as a city that deserves to have a facility of science and technology that is intended for younger generations in Pare - Pare in this case the facilities of science and technology relates to astronomy namely the College of Astronomy (Science Astrology in Pare- pare the theme of Architecture Metaphor. In the field of astronomy there are various kinds of fantastic shapes that can be used as the epitome of form in architecture such as the shape of constellations, planets orbit trajectory shapes and forms of other celestial bodies, as well as the forms of the phenomenon produces. The realization of these forms as a symbol on the style of the building, both buildings form, function and arrangement of space in it, it is hoped the perpetrators of activity in the building feel the intention and expression of the building Key word : High School, Astronomy, Metaphor Architecture

  19. HUBUNGAN ANTARA TIPE KEPRIBADIAN INTROVERT DAN EKSTROVERT DENGAN KEJADIAN STRES PADA KO-ASISTEN ANGKATAN TAHUN 2011 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Suprayoga Sukmana Putra

    2015-07-01

    Full Text Available Stres merupakan salah satu masalah psikologis yang seringkali dijumpai di kalangan koasisten Fakultas Kedokteran. Sumber stres dapat bersifat internal maupun eksternal. Tipe kepribadian merupakan salah satu faktor yang memengaruhi munculnya stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari hubungan antara tipe kepribadian introvert dan ekstrovert dengan kejadian stres pada koasisten angkatan tahun 2011 Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional analitik. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebar pada 62 koasisten angkatan tahun 2011 Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Analisis bivariat dilakukan dengan uji chi square menggunakan perangkat lunak SPSS 16.0. Jumlah responden yang memiliki kepribadian ekstrovert lebih banyak dibandingkan dengan yang introvert (56,5% vs 43,5% dan responden yang mengalami stres berjumlah 33 orang (53,2%. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tipe kepribadian introvert dan ekstrovert dengan kejadian stres (p = 0,000 (p < 0,05. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tipe kepribadian introvert dan ekstrovert dengan kejadian stres pada koasisten angkatan tahun 2011 Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.    

  20. Tipe Dry Cell dan Wet Cell berdimensi 80 x 80 mm dengan Penambahan PWM E-3 FF (1 kHz

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yanur Arzaqa Ghiffari

    2013-09-01

    Full Text Available Ketersediaan bahan bakar minyak semakin terbatas dan hasil pembakarannya berdampak pada pencemaran lingkungan, salah satu solusinya dengan memanfaatkan gas HHO pada kendaraan bermotor. Penelitian dengan sistem direct connection, temperatur mencapai lebih dari 90oC menyebabkan  generator HHO menjadi rusak dan meleleh, maka penelitian ini menambahan alat untuk mengkontrol besarnya arus, frekuensi, dan duty cycle. Pengembangan generator HHO menggunakan tipe kering (dry cell dan tipe basah (wet cell dengan penambahan PWM (Pulse Width Modulation E-3 Fixed Frequency 1 kHz divariasikan berupa duty cycle: 20%, 40%, 60%, 80%  dan direct connection. Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknik Pembakaran dan Bahan Bakar - Teknik Mesin ITS.  Dari hasil penelitian didapatkan karakteristik unjuk kerja terbaik pada kedua tipe generator HHO dengan penambahan PWM. Nilai arus dan tegangan lebih stabil dibandingkan dengan tanpa penambahan PWM (direct connection, namun arus cenderung meningkat seiring dengan kenaikan temperatur mencapai 70oC. Efisiensi terbaik pada generator tipe wet dengan duty cycle 80%,  yaitu 27,7 %.

  1. Ayam Pedaging Jantan yang Dipelihara di Dataran Tinggi Sulawesi Selatan Produktivitasnya Lebih Tinggi (HIGHER PRODUCTIVITY PERFORMANCE OF MALE BROILERS REARED IN THE HIGHLANDOF SOUTH SULAWESI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bahri Syamsuryadi

    2017-05-01

    Full Text Available Study to determine the correlation between husbandry environment and sex to the performance, hematological characteristics, and meat quality of broilers have been conducted. Two hundred and eighty eight female and male Cobb broilers, were kept in cage where eight broilers with the same sex in each pen. A completely randomized experimental design with a 3x2 factorial arrangement (three different altitudes x two sexes with three replicates was applied. The three different altitudes included 50 m, 300 m, and 500 m above sea level, respectively. The results showed that differences in maintenance altitude and sex significantly influenced (P0.01 the animal srectal temperature, feed conversion, and meat chemical and organoleptic. It is concluded that better productivity can be achieved when male broilers are reared in a high altitude environment. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan lingkungan pemeliharaan dan jenis kelamin ayam pedaging terhadap performans, karakteristik hematologi, dan kualitas daging. Sebanyak 288 ekor ayam pedaging strain Cobb, berjenis kelamin jantan dan betina, dipelihara dalam petak kandang dan tiap petak diisi delapan ekor ayam dengan jenis kelamin yang sama. Penelitian disusun berdasarkan Randangan Acak Lengkap (RAL pola faktorial (3x2 dengan tiga ulangan. Faktor pertama ialah ketinggian tempat pemeliharaan dengan tiga kategori yaitu: ketinggian (50 mdpl, ketinggian (300 mdpl, dan ketinggian (500 mdpl sedangkan faktor kedua ialah jenis kelamin jantan dan betina. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan ketinggian tempat pemeliharaan dan jenis kelamin nyata memengaruhi (P0.01 suhu rektal, konversi pakan, kimia daging dan organoleptik. Hasil penelitian ini menyimpulkan performans yang lebih baik dapat dicapai apabila ayam pedaging dipelihara pada dataran tinggi dengan jenis kelamin jantan.

  2. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Filsafat Matematika melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan Strategi Berbasis Kompetensi dan Konservasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hardi Suyitno

    2015-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran Filsafat Matematika melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan strategi berbasis kompetensi dan konservasi. Perangkat dikembangkan menggunakan model 4-D yang dicetuskan oleh Thiagarajan, Semmel, & Semmel. Dari segi validitas, silabus yang dikembangkan memperoleh skor kevalidan 86.11, SAP yang dikembangkan memperoleh skor kevalidan 89.58, kontrak perkuliahan yang dikembangkan memperoleh skor kevalidan 86.81, lembar kerja mahasiswa yang dikembangkan memperoleh skor kevalidan 86.81. Sementara dari segi kepraktisan, hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran mendapatkan skor 91.00, serta respon positif mahasiswa terhadap semua aspek berada di atas 50%. Dari segi keefektifan, diperoleh hasil bahwa nilai rata-rata hasil tes pertama dan kedua meningkat dari 84.43 menjadi 94.49. Hasil tersebut menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran Filsafat Matematika yang dikembangkan bersifat valid, praktis, dan efektif.This research aims to develop a learning tools of Philosophy of Mathematics through STAD cooperative learning with the competency-based and conservation-based strategies. We develop the learning tools using 4-D models developed by Thiagarajan, Semmel, & Semmel. In terms of validity, the syllabus obtain a score of validity 86.11, lesson plan obtain a score of validity 89.58, lectures contract obtain a score of validity 86.81, and student worksheets obtain a score of validity 86.81. In terms of practicality, observation of feasibility study get a score of 91.00, and we get more then 50% of positive response for all aspects in a questionnaire filled out by students. In terms of effectiveness, the average value of the first and the second test results increase of 84.43 into 94.49. These results suggest that the learning tools developed are valid, practical, and effective.

  3. KEEFEKTIFAN STRATEGI VISUAL DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN SOSIAL PADA ANAK DENGAN KONDISI SPEKTRUM AUTIS TIPE SINDROMA ASPERGER (ASD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wawan Wawan

    2016-04-01

    Full Text Available Kefektifan Strategi Visual dalam Pembelajaran Keterampilan Sosial pada Anak dengan Kondisi Spektrum Autis Tipe Sindroma Asperger (ASD. Perilaku tantrum merupakan perilaku yang sering muncul pada anak spektrum autisme, berupa perilaku  mengamuk, amarah meledak-ledak, jeritan, tangisan, membentur-benturkan kepala, memukul-mukul, menendang, berguling-guling dan kekakuan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan strategi visual untuk mengatasi perilaku tantrum pada anak dengan kondisi Autis Spectrum Disorder (ASD. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif analitik kualitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling dengan kriteria tertentu (purposive sampling. Informan dalam penelitian ini adalah guru pendamping (shadow teacher, orang tua dan guru kelas.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 perencanaan pembelajaran keterampilan sosial dengan strategi visual sudah terencana dengan baik tetapi sistem pendokumentasian masih bersifat umum, (2 pelaksanaan pembelajaran keterampilan sosial dengan strategi visual dilakukan di dalam kelas dan luar kelas, dengan menggunakan gambar-gambar mengenai suatu tindakan yang harus dilakukan oleh anak, (3 evaluasi pembelajaran keterampilan sosial dengan strategi visual sudah dilaksanakan selama proses pembelajaran maupun di akhir pembelajaran, namun belum terdokumentasi dengan baik, (4 penggunaan strategi visual dalam pembelajaran keterampilan sosial pada anak ASD tipe Sindroma Asperger dinilai sangat efektif dilihat dari perubahan perilaku yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan pembelajaran keterampilan sosial dengan strategi visual. Implikasi penelitian ini bahwa TPP Al Firdaus perlu menggunakan strategi visual dalam pembelajaran keterampilan sosial pada anak autis serta meningkatkan kualitas guru dan terapis agar penggunaan strategi visual dalam pembelajaran dan terapi untuk anak autis lebih optimal.

  4. UPAYA MENGEMBANGKAN LEARNING COMMUNITY SISWA KELAS X SMA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBASIS CTL PADA PEMBELAJARAN FISIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyudi -

    2012-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis CTL pada pembelajaran fisika dalam mengembangkan learning community dan meningkatkan hasil belajar siswa serta mengetahui dampak penerapannya terhadap learning community dan hasil belajar siswa kelas X-7 SMA N 1 Tahunan Jepara. Hasil penelitian menunjukkan meningkatnya hasil belajar serta berkembangnya learning community siswa kelas X-7 SMA N 1 Tahunan Jepara setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis CTL pada pokok bahasan listrik dinamis.This research is describe the implementation of cooperative learning model STAD CTL-based for Physics learning subject to develop learning community, improve students learning and also find out the outcome of its implementation  to the learning community and learning result of SMA N 1 Tahunan Jepara Students class of X-7. The research result shows that there is an improvement of students’ learning result and also a development of learning community of N 1 Tahunan Jepara Students class of X-7 after implementing cooperative learning model STAD CTL-based for Dynamic Electricity topic.

  5. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STADJ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA MATERI POKOK SENYAWA HIDROKARBON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mudrikatul Choiriyaha

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil be/ajar Kimia siswa kelas X-8 Semester Genap MAN Demak pada materi pokok Senyawa Hidrokarbon dengan model pembelajaran kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-8 yang berjumlah 40 siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK yang terdiri atas 2 siklus, di mana tiap sik/usnya terdiri atas planning (rencana, action (tindakan, observation (pengamatan, dan reflection (refleksi. Hasi/ penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, nilai rata-rata hasil be/ajar siswa mencapai 61,90 dengan ketuntasan be/ajar klasikal 65%. Hasil ini meningkat pada siklus II menjadi 75,45 dengan ketuntasan be/ajar klasikal 87,5%. Sementara itu, pada aspek psikomotorik, ketuntasan be/ajar klasikal meningkat dari 63, 16% pada siklus I menjadi 73, 96% pada siklus II dan pada aspek afektif ketuntasan be/ajar klasikal meningkat dari 62,21% pada siklus I menjadi 71, 16% pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasi/ be/ajar kimia siswa kelas X-8 MAN Demak.

  6. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAKE AND GIVE DAN QUICK ON THE DRAW

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sepharyanto Sepharyanto

    2017-04-01

    Full Text Available This article aims to describe the implementation of cooperative learning Take and Give and Quick on the Draw in grade IV SD Jogoyitnan. This research was conducted in two cycles. The results showed that the type cooperative learning Take and Give and Quick on the Draw can improve student learning outcomes class IV SD Jogoyitnan. Results completeness study before action is taken by 30.43% increased in the first cycle to 82.6% and the second cycle increased to 91.3% by KKM 75. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran kooperatif tipe Take and Give dan Quick on the Draw pada siswa kelas IV SD Jogoyitnan. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe Take and Give dan Quick on the Draw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Jogoyitnan. Ketuntasan Hasil belajar sebelum dilakukan tindakan sebesar 30,43% mengalami peningkatan pada siklus I sebesar 82,6% dan pada siklus II sebesar  91,3% dengan KKM 75.

  7. GAMBARAN RIWAYAT DIABETES MELLITUS KELUARGA, INDEKS MASSA TUBUH DAN AKTIVITAS FISIK PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANGGIS 1 TAHUN 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adrian Putradinata Chandra

    2015-06-01

    Full Text Available Diabetes Mellitus (DM tipe 2 adalah penyakit kronis yang terjadi akibat ketidakefektifan tubuh dalam menggunakan insulin. Data WHO tahun 2008 menunjukkan jumlah penderita DM tipe 2 di Indonesia menempati urutan ke-4 terbanyak di dunia dengan prevalensi 8,4 juta jiwa dan pada tahun 2030 DM diprediksi akan menjadi penyakit ketujuh paling mematikan di dunia. Pada tahun 2013 jumlah prevalensi DM di wilayah kerja Puskesmas Manggis I meningkat dari 177 kasus menjadi 433 kasus. Faktor resiko utama DM tipe 2 adalah perilaku gaya hidup dan faktor genetik. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran karakteristik, genetik, dan perilaku pada penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Manggis I tahun 2013. Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang dengan jumlah sampel 50 orang yang dipilih secara simple random sampling. Sampel adalah pasien lama atau baru dengan DM tipe 2 di Puskesmas Manggis 1 selama Oktober-Desember 2013. Data dikumpulkan melalui kuisioner. Pada penelitian ini, berdasarkan jenis kelamin didapatkan responden pria 31 orang (62% dibandingkan 19 orang responden wanita (38%, menurut kelompok usia <60 tahun dengan ?60 tahun adalah sama yaitu 25 orang (50%. Berdasarkan genetik didapatkan lebih banyak tidak memiliki riwayat DM keluarga yaitu 28 orang (56%. Berdasarkan perilaku didapatkan responden dengan tingkat obesitas 1 terbanyak yaitu 25 orang (50% dibandingkan BB normal yaitu 4 orang (8%, responden dengan aktivitas ringan terbanyak yaitu 21 orang (42% berbanding aktivitas berat yaitu 11 orang (22%. Maka disimpulkan kebanyakan penderita Diabetes Mellitus berjenis kelamin laki-laki, tanpa riwayat DM keluarga, dengan tingkat obesitas 1 dan dengan aktivitas sehari-hari ringan.  

  8. PENGARUH PRESTASI BELAJAR, MOTIVASI BELAJAR, KONDISI SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP MINAT MELANJUTKAN KE PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lystia Aryanti Nurjannah

    2016-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan prestasi belajar, motivasi belajar, kondisi sosial ekonomi orang tua, dan lingkungan sosial terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi pada siswa kelas XI IPS di MAN 2 Semarang tahun ajaran 2015/2016 baik secara parsial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas XI IPS di MAN 2 Semarang berjumlah 115 siswa, dengan rumus Isaac dan Michel diperoleh sampel 89 siswa dan menggunakan Simple Random Sampling. Metode pengumpulan data yaitu dokumentasi dan angket. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar, motivasi belajar, kondisi sosial ekonomi orang tua, dan lingkungan sosial berpengaruh 53% terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi. Prestasi Belajar berpengaruh 9,9% terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi, motivasi belajar berpengaruh 5,7% terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi, kondisi sosial ekonomi orang tua berpengaruh 19,8% terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi, dan lingkungan sosial berpengaruh 7,5% terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi. The purpose of this research is to determine the level of positive influence between academic achievement, learning motivation, socio economic condition of parents, and social environment toward interest of continuing studies to college of 11th IPS students at MAN 2 Semarang in academic year 2015/2016 simultaneously or partially. Population that used in this research is students of 11th at MAN 2 Semarang academic year 2015/2016 totaling 115 students, with 89 samples obtained Isaac and Michael formula students and using Simple Random Sampling. Methods of the data collection is documentation and questionnaire. Methods of data analysis is descriptive and multiple linear regression analysis. The result of experiment show that academic achievement, learning

  9. MANAJEMEN KONVERSI TERAS RSG-GAS BERBAHAN BAKAR SILISIDA TINGKAT MUAT TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lily Suparlina

    2015-03-01

    Full Text Available Penggunaan bahan bakar tingkat muat tinggi dapat memperpanjang siklus operasi reaktor sampai 40 hari. Telah dilakukan perancangan konversi teras dari silisida tingkat muat rendah menuju tingkat muat tinggi. Manajemen konversi teras dari teras silisida tingkat muat 2,96 gU/cm3 menuju teras silisida 4,8 gU/cm3 dilakukan secara bertahap dengan melakukan perhitungan manajemen bahan bakar dalam teras yang menggunakan paket program perhitungan 2 dimensi Batan-FUEL. Penggantian bahan bakar di teras menggunakan pola pergeseran bahan bakar 5/1 yaitu setiap awal siklus terjadi penggantian 5 buah elemen bahan bakar standar dan 1 buah elemen bahan bakar kendali. Dengan mempertahankan konfigurasi teras yang sudah ada, konversi teras dapat dilakukan melalui simulasi teras campuran 2,96 gU/cm3 - 4,8 gU/cm3 dengan memperhatikan batasan keselamatan reaktor yang dipersyaratkan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang teras campuran yang akan menghasilkan parameter neutronik yang aman pada teras penuh pertama silisida tingkat muat tinggi. Dalam perancangan ini digunakan batang kendali pengaman untuk menambah margin padam yang berkurang akibat pemuatan bahan bakar tingkat muat tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa konversi teras silisida tingkat muat 2,96 gU/cm3 menuju 4,8 gU/cm3 dapat dilakukan melalui teras campuran tidak langsung dalam 2 tahap yaitu konversi teras silisida 2,96 gU/cm3 - 3,55 gU/cm3 dan konversi teras silisida 3,55 gU/cm3 - 4,8 gU/cm3 dengan performa yang baik. Keuntungan utama dari penggunaan bahan bakar silisida tingkat muat tinggi 4,8 gU/cm3 dibanding teras silisida tingkat muat rendah 2,96 gU/cm3 pada teras RSG-GAS ialah bahwa panjang siklus operasi dapat lebih panjang 18 hari sehingga dapat menghemat penggunaan bahan bakar. Kata kunci : silisida, BKP, teras campuran, pola 5/1, Batan-FUEL   The usage of high density fuel can extend the reactor operation up to 40 days. Designing of low to high density silicide

  10. AKTIVITAS FISIK DAN STATUS GIZI DENGAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS KOTA MAKASSAR

    OpenAIRE

    Ridwan; Jafar, Nurhaedar; Indriasari, Rahayu

    2014-01-01

    ABSTRAK Salah satu penyakit tidak menular yang banyak ditemukan di masyarakat yaitu diabetes mellitus (DM) atau biasa juga disebut penyakit gula atau kencing manis. Prevalensi diabetes mellitus sudah semakin tinggi, baik di negara - negara maju. Maupun di negara-negara berkembang khususnya Indonesia disebabkan karena pola makan dan pola aktivitas kurang terkontrol maupun kurang sejalan atau perilaku sedentari. Pencegahan diabetes mellitus sebaiknya dimulai sejak dalam kandungan sampai daur...

  11. FORMULASI RUMPUT LAUT Gracilaria sp. DALAM PEMBUATAN BAKSO DAGING SAPI TINGGI SERAT DAN IODIUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lovi Dwi Princestasari

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to formulate seaweed Gracilaria sp. in producing meatballs with high fiber and iodine content. The formulation was made by seaweed porridge addition as much as 30%, 40%, and 50% of total weight of raw material. Meatball product with the addition of 40% of seaweed porridge was the most accepted in organoleptic tests. The proximate analysis of the selected meatballs showed that the content of water, ash, fat, protein, and carbohydrate was 76.93%, 2.31%, 0.5%, and 8.11% respectively. The total dietary fiber and iodine content was 5.98% and 1.14 ppm. The acceptance test done by 31 elementary school students showed that 90% of them stated “like” and could accept the product properly. The contribution of selected product to nutrient adequacy level of 6-12 years old’s children was 2.12-2.67% for energy, 7.03-12.05% for protein, 0.36-0.42% for fat, 2.19-2.87% for carbohydrate, 10.37-14.13% for fiber, and 49.4% for iodine. Hence, the meatball product with addition of Gracilaria sp. 40% is a high fiber and iodine product.Keywords: fiber, Gracilaria sp. seaweed, iodine, meatballsABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memformulasikan rumput laut Gracilaria sp. dalam pembuatan bakso daging sapi agar diperoleh produk dengan kadar serat dan iodium yang tinggi. Formulasi dibuat dengan penambahan bubur rumput laut Gracilaria sp. sebesar 30%, 40%, dan 50% terhadap berat adonan total. Produk bakso dengan penambahan rumput laut sebanyak 40% menunjukkan nilai penerimaan tertinggi secara organoleptik dan dipilih sebagai produk terpilih. Hasil uji proksimat kadar air, abu, lemak, protein, dan karbohidrat secara berturut-turut adalah 76,93%; 2,31%; 0,5%; 8,11%, dan 12,16%. Kadar serat pangan total dan iodium produk terpilih masing-masing adalah 5,98% dan 1,14 ppm. Hasil uji daya terima terhadap 31 anak SD menunjukkan 90,3% subjek menyatakan suka dan dapat menerima produk bakso terpilih dengan baik. Produk bakso terpilih

  12. Pengkajian Rakitan Teknologi Budidaya Kentang dan Strategi Pengembangannya : Studi Kasus di Wilayah Prima Tani Lahan Kering Dataran Tinggi Kabupaten Magetan

    OpenAIRE

    Santoso, Pudji; Yuniarti; Purnomo, Sudarmadi; Subandi

    2009-01-01

    Pengkajian Rakitan Teknologi Budidaya Kentang dan Strategi Pengembangannya : Studi Kasus di Wilayah Prima Tani Lahan Kering Dataran Tinggi Kabupaten Magetan. The assessment on improving the cultivation technology of potato as demonstration plot in farmer's land was done in Prima Tani area of Magetan regency in Genilangit village, during dry season on June – September 2007. Collecting data was done using farm record keeping method on the application of improving cultivation technology of potat...

  13. Pengaruh Penambahan PWM (Pulse Width Modulation Pada Generator HHO Tipe Dry Cell

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fungky Dyan Pertiwi

    2013-09-01

    Full Text Available Generator HHO memanfaatkan proses elektrolisis air agar mendapatkan gas H2. Namun, pada praktiknya pemakaian arus dari aki yang besar dan temperatur tinggi membuat bejana generator menjadi cepat rusak, sehingga dibutuhkan tambahan rangkaian elektronika PWM pada pengujian generator HHO guna mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian menggunakan elektroda plat berjumlah 9 berdimensi 120mm 120mm, tebal 1mm dan dibatasi oleh o-ring dengan diameter 126mm, tebal 3mm. Pengujian dilakukan secara eksperimen dengan 2 kelompok yaitu kelompok control yang mana pengujian tanpa menggunakan PWM serta kelompok uji dimana pengujian menggunakan PWM dengan variasi duty cycle 30%, 50% dan 70%. Pengujian dilakukan hingga temperatur elektrolit 93oC. Hasil uji didapatkan bahwa arus, laju produksi dan efisiensi terbesar didapatkan pada pengujian tanpa PWM yang mencapai 60,6A, 6,033 10-6kg/s dan 25,69%. Namun, pada pengambilan data kedua efisiensi turun menjadi 19,74%. Penambahan PWM pada pengujian berpengaruh pada arus dan temperatur yang stabil meskipun laju produksi dan efisiensi lebih kecil daripada pengujian tanpa PWM. Pengujian dengan PWM pada duty cycle 70% menghasilkan laju produksi dan efisiensi terbesar yang mencapai 1,843 10-6 kg/s dan 15,19%.

  14. Sistem Pengurusan Kualiti Menurut Perspektif Islam MS 1900 di Institusi Pengajian Tinggi Malaysia: Suatu Cabaran Masa Kini

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasan Al-Banna, M.

    2014-12-01

    Full Text Available Malaysia telah terkehadapan kerana berjaya memperkenalkan satu piawaian bagi Sistem Pengurusan Kualiti Islam (SPKI yang pertama kalinya di dunia pada tahun 2005. Piawaian ini dikenali sebagai MS 1900:2005 (Sistem Pengurusan Kualiti – Keperluan Menurut Perspektif Islam. Kajian ini dijalankan bertujuan meneroka tentang cabaran-cabaran yang dihadapi dalam pelaksanaan MS 1900 di Institusi Pengajian Tinggi (IPT di Malaysia yang melibatkan Institusi Pengajian Tinggi Awam (IPTA dan Institusi Pengajian Tinggi Swasta (IPTS. Kajian kualitatif ini menggunakan kaedah temu bual separa berstruktur sebagai kaedah utama pengumpulan data yang kemudiannya disokong oleh data dari beberapa dokumen berkaitan dan menerusi pemerhatian. Data dianalisis dengan bantuan perisian NVivo versi 10 bagi membina kodkod dan tema-tema isu yang dikaji. Informan kajian yang terlibat adalah dipilih secara kaedah persampelan bertujuan iaitu membabitkan pelbagai golongan warga kerja terlibat secara aktif dengan pelaksanaan SPK MS 1900 di IPT terlibat. Hasil kajian mendapati bahawa terdapat perbezaan keutamaan antara cabaran yang dihadapi bagi kedua-dua IPT terbabit. Merujuk kepada hasil kajian di IPTA, cabarannya bermula dengan aspek berkaitan dengan sikap pekerjanya sendiri, bebanan tugas, kekurangan latihan dan aspek kemanusiaan. Manakala cabaran IPTS lebih banyak tertumpu kepada aspek bebanan, latihan, kemanusiaan, pemantauan, kewangan dan sikap individu sendiri. Kajian ini merupakan antara kajian terawal mengenai pelaksanaan MS 1900 di Malaysia, maka hasil daripada kajian ini memberi sumbangan yang besar dalam pembangunan ilmu dan teori berkenaan dengan bidang pengurusan kualiti Islam.

  15. PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INVESTIGASI KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh Khoridatul Huda

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (PTK. Subjek penelitian, yaitu siswa kelas VIII-E SMP N 4 Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP N 4 Malang materi persamaan garis lurus. Langkah pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII-E SMP N 4 Malang materi persamaan garis lurus meliputi: siswa berkelompok sesuai dengan kesamaan minat pada suatu topic bahasan, diskusi kelompok dengan pemberian tambahan nilai bagi kelompok yang paling aktif, presentasi hasil diskusi oleh dua wakil kelompok yang ditunjuk oleh kelompok lain, dan diskusi kelas dengan guru hanya sebagai pendamping. Pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok ini dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang meliputi aspek kemampuan menjalin kerja sama, kemampuan menuliskan permasalahan dalam bentuk yang mudah dipahami, dan kemampuan menggunakan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki. Meningkatnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa tersebut dapat diketahui dari peningkatan nilai tes siswa, yaitu sebesar 69,44% dari jumlah siswa dan peningkatan keaktifan siswa pada aspek: bekerja sama memecahkan masalah, memberikan pendapat apabila ada teman sekelompok yang belum mengerti, menyelesaikan perbedaan pendapat, dan berkomunikasi dengan teman dan guru selama proses pembelajaran di kelas.   This research is a classroom research. Subject of this research is students VIII-E of SMP N 4 Malang. This research supposes to describe the steps of cooperative learning type group investigation that can increase the student’s ability of problem solving of mathematics at class VIII-E of SMP N 4 Malang on the material linear equation. The steps obtained in this research include: students sit with their group

  16. Program Edukasi Kesehatan dan Perubahan Lingkar Pinggang pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aguslina Kirtishanti

    2013-08-01

    Full Text Available Diabetes melitus adalah penyakit yang menyebabkan morbiditas dan mortalitas di dunia. Hubungan antara diabetes melitus dengan obesitas telah diketahui, tetapi peran distribusi pada daerah abdominal belum sepenuhnya dijelaskan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi kesehatan terhadap perubahan lingkar pinggang pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan satu kelompok desain pretest-posttest di Surabaya pada bulan Juni - Juli 2013, dan melibatkan 31 subjek yang diberi program edukasi kesehatan selama 1 bulan yang dibagi dalam 4 pertemuan. Data dari pretest dan posttest dikumpulkan dan dianalisis dengan metode wilcoxon signed rank test pada data yang tidak normal (p > 0,05. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan dan perilaku pasien serta mengurangi besar lingkar pinggang pasien secara signifikan (p < 0,05. Lingkar pinggang mulai menunjukan perbedaan signifikan pada minggu ketiga edukasi (Z = 12,93; P = 0,003 dibandingkan pretest. Penurunan lingkar pinggang antara posttest dan pretest sebesar 0,94 cm (minggu ke-4 dan 1,68 (4 bulan kemudian. Oleh karena itu, edukasi kesehatan memiliki manfaat dalam meningkatkan self-monitoring diabetes melitus yang dapat mengurangi lingkar pinggang yang berguna untuk mengurangi risiko komplikasi. Diabetes mellitus is a disease that causes morbidity and mortality in the world. Association of diabetes mellitus with obesity are well known, but the role of distribution in the abdominal area has not been fully elucidated. The aim of this study was to determine the relationship of giving education to change waist circumference in type 2 diabetes mellitus. This study is an experimental with one group pretest-posttest design in Surabaya, from June July 2013, and involving 31 subjects whom were given health education program for 1 month which are divided in 4 meetings in Surabaya University. Data from the pretest and posttest were collected

  17. EFEK HIDROTERAPI PADA PENURUNAN KADAR GULA DARAH SESAAT (KGDS TERHADAP PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elmatris Sy

    2012-09-01

    Full Text Available AbstrakHidroterapi atau terapi air putih merupakan metode perawatan danpenyembuhan dengan menggunakan air putih untuk mendapatkan manfaat terapisdalam penanganan penyakit. Diabetes Mellitus adalah salah satu penyakitdegeneratif, yang mana perlu suatu upaya untuk menekan terjadinya peningkataninsiden penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efekhidroterapi terhadap penurunan kadar gula darah sesaat pada penderita DM tipe 2.Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan control groupdesign with pretest and posttest. dengan teknik pengambilan sampel yangdigunakan adalah non probability sampling dengan pendekatan purposivesampling. Total responden adalah 27 orang, 15 responden untuk kelompok kontroldan 12 orang kelompok intervensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kurangdari separoh (40% responden yang mengalami penurunan kadar gula darah sesaat(KGDS setelah pemberian terapi oral, dan didapatkan semua responden (100%mengalami penurunan KGDS setelah diberikan terapi oral dan hidroterapi. Dapatdisimpulkan bahwa Terdapat pengaruh hidroterapi pada penderita diabetes melitustipe 2 yang diberi terapi oral, ini terlihat terdapatnya perbedaan yang signifikandengan p = 0,00 (p<0,05 dari rata-rata kadar gula darah sesaat (KGDS antarakelompok intervensi (pemberian terapi oral dan hidfroterapi dan kelompokkontrol (hanya pemberian terapi oral.Kata kunci: Hidroterapi, kadar gula darah sesaat, dan diabetes mellitusAbstractHydrotherapy or water therapy is a method of treatment and healing withwater for get the profit therapeutic in the treatment of disease. Diabetes Mellitus isa degenerative disease, which need an effort to suppress the increased incidenceof the disease. This the aims of the research to determine the effect ofhydrotherapy to decrease blood sugar random diabetes mellitus type 2 patients.The method of this research is a quasi experimental control group design approachwith pretest and posttest. the sampling

  18. Kebutuhan Masyarakat Desa Tebat Gabus Kecamatan Kisam Tinggi Kabupaten OKU Selatan Terhadap Program Pengendalian Malaria

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maya Arisanti

    2015-09-01

    Full Text Available Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS merupakan salah satu daerah endemis malaria di ProvinsiSumatera Selatan dengan Annual Malaria Incidence (AMI yang mengalami perubahan flktuatif,dimana pada tahun 2007 sebesar 6,50/00 meningkat menjadi 8,700/00 di tahun 2008. Desa Tebat Gabusmerupakan salah satu daerah endemis malaria di Kabupaten OKUS dengan AMI 2011 sebesar231,890/00. Program pemberantasan malaria sudah dijalankan di Indonesia sejak tahun 2000 yaitukegiatan penemuan dan pengobatan penderita, perluasan cakupan pengobatan, pemberantasanvektor, gebrak malaria, penyuluhan, kerja sama lintas sektor dan pengamatan vektor. Hasil penelitian diwilayah kerja Puskesmas Tenang Kecamatan Kisam Tinggi Kabupaten OKUS tahun 2009 menyatakanbahwa pengetahuan masyarakat masih rendah (61,5% dan sebanyak 97,8% masyarakat belum pernahmendapatkan penyuluhan kesehatan tentang malaria. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuikebutuhan masyarakat dalam program pengendalian malaria. Pengumpulan data dilakukan selama 5bulan tahun 2012 dengan menggunakan metode pengumpulan data Focus Group Discussion (FGD.Informan FGD terdiri dari 4 kelompok masyarakat:i. kelompok wanita dengan pendidikan SMP kebawah, ii. kelompok wanita dengan pendidikan SMA ke atas, iii kelompok laki-laki dengan pendidikanSMP ke bawah dan iv. kelompok laki-laki dengan pendidikan SMA ke atas yang memenuhi kriteria inklusidan eksklusi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis konten. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap program pengendalian malaria berupa edukasikesehatan, kemudahan memperoleh pengobatan malaria dan pemeriksaan darah untuk diagnosismalaria serta pembagian kelambu berinsektisida dan penyemprotan insektisida di dinding rumah untuktindakan pencegahan.

  19. Analisa Ketelitian Geometrik Citra Resolusi Tinggi Hasil Ortorektifikasi pada Pembuatan Peta Skala 1: 5000

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Rizal Al-Amin

    2017-03-01

    Full Text Available Di era teknologi yang berkembang pesat, berbagai metode survei telah banyak digunakan salah satunya dengan cara penginderaan jauh menggunakan satelit. Sebagaimana diketahui bahwa proses perekaman citra satelit diliput dari wahana (satelit yang bergerak di atas permukaan bumi pada ketinggian ratusan kilometer, sehingga menyebabkan citra satelit memiliki distorsi geometrik. Untuk mengurangi pengaruh distorsi geometrik objek pada citra, dilakukan koreksi geometrik dengan cara ortorektifikasi. Pleiades merupakan satelit penghasil citra satelit resolusi tinggi yang dibuat oleh perusahaan Airbus Defence & Space. Citra satelit yang dihasilkan memiliki resolusi spasial 0,5 meter Sebagai acuan bagi kegiatan pemanfaatan ruang yang lebih rinci dari kegiatan pemanfaatan ruang yang diatur dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW, maka dibuat Rencana Detail Tata Ruang (RDTR dengan peta skala 1:5.000 yang telah diatur oleh Badan Informasi Geospasial. Dalam proses ortorektifikasi citra satelit untuk pembuatan peta skala 1 : 5000 ini, digunakan titik kontrol tanah atau Ground Control Point (GCP untuk proses koreksi geometris dan data Digital Elevation Model (DEM. Pada penelitian ini dilakukan proses ortorektifikasi dengan metode polinomial Rational Function menggunakan 21 GCP pada polinomial orde 2. Didapat nilai RMS Error jarak pada citra hasil ortorektifikasi sebesar 0.419 meter, tetapi masih masuk toleransi untuk pembuatan peta skala 1:5000 pada uji statistik T-Test dengan α=5% & α=10%. Didapat juga nilai pixel citra sebelum ortorektifikasi sebesar 0,543592 meter sedangkan setelah ortorektifikasi sebesar 0,500032 meter. Yang berarti, setelah proses ortorektifikasi, nilai pixel sesuai dengan resolusi spasial citra ≈ 0,5 meter.

  20. Gambaran Tekanan Darah Tikus Wistar Jantan dan Betina Setelah Pemberian Diet Tinggi Garam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mutia Lailani

    2013-09-01

    Full Text Available AbstrakHipertensi masih menjadi masalah kesehatan di dunia. Penyebabnya diduga berkaitan dengan diet tinggi garam. Tujuan Penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran tekanan darah tikus Wistar setelah pemberian diet tinggigaram. Penelitian ini adalah eksperimental dengan post-test only control group design. Subjek penelitian terdiri dari 10 ekor tikus Wistar jantan dan 10 ekor betina yang dibagi menjadi kelompok kontrol (K dan kelompok perlakuan (P. Diet tinggi garam (NaCl8%, 3ml/hari diberikan pada kelompok P selama empat minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan tekanan darah yang bermakna pada kelompok P bila dibandingkan dengan kelompok K, yaitu tekanan darah sistolik (TDS 191±17mmHg (P dan 168±16mmHg (K (p<0,05, tekanan darah diastolik (TDD 162±17mmHg (P dan 139±13mmHg (K (p<0,05, tekanan arteri rata-rata (TAR 176±17mmHg (P dan 156±15mmHg (K (p<0,05. Peningkatan TDS dan TDD hanya terjadi pada tikus jantan, tidak pada tikus betina. Pada tikus jantan TDS 185±13mmHg (P dan 159±9mmHg (K (p<0,05, TDD 159±18mmHg (P dan 131±10mmHg (K (p<0,05, TAR 172±16mmHg (P dan 150±15mmHg (K (p>0,05. Pada tikus betina TDS 197±19mmHg (P dan 178±16mmHg (K (p>0,05, TDD 165±18mmHg (P dan 148±11mmHg (K (p>0,05, TAR 181±18mmHg (P dan 162±14mmHg (K (p>0,05. Kesimpulan studi ini adalah peningkatan tekanan darah setelah pemberian diet tinggi garam hanya terjadi pada tikus jantan.Kata kunci: diet tinggi garam, tekanan darah, hipertensiAbstractHypertension remains a health problem in the world. The cause is believed to be related to the high-salt diet. The purpose of this studi was to describe the blood pressure of Wistar rats after administration of high-salt diet. This research was experimental with post-test only control group design. Ten male and ten female Wistar rats were divided into two groups: control group(K and treated group(P. High-salt diet (8%NaCl, 3ml/day was given to the P group for four weeks. Blood pressure

  1. Preliminary study on swarming marine bacteria isolated from Pulau Tinggi's sponges

    Science.gov (United States)

    Sairi, Fareed; Idris, Hamidah; Zakaria, Nur Syuhana; Usup, Gires; Ahmad, Asmat

    2015-09-01

    Marine sponges were known to produce novel bioactive compounds that have anti-bacterial, anti-viral, anti-cancer and anti-fungal activities. Most of the bioactive compounds were secreted from the bacteria that lives on the sponges. The bacterial communities also produced biofilm, toxin or biosurfactant that protect the sponges from disease or in-coming predator. In this study, twenty nine marine bacteria with swarming motility characteristic was isolated from 2 different sponge samples collected in Pulau Tinggi These isolates were grown and their genome were extracted for molecular identification using the 16S rRNA approach. Sequence comparison using BLASTn and multiple alignments using MEGA4 was performed to produce a phylogenetic tree. The phylogenetic tree revealed that 20 of the isolates were grouped under α-Proteobacteria that comprised of 19 isolates in the Vibrionaceae family and one belongs to Aeromonadaceae family. Furthermore, six isolates from Actinobacteria family and three isolates from Firmicutes were also detected. The swarming characteristic indicates the possible production of biosurfactant.

  2. PENGARUH MEDIA KOMPOS DAN ASAL BENIH KRANJI (Pongamia pinnata TERHADAP PERTUMBUHAN TINGGI BIBIT DI PERSEMAIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aam Aminah

    2014-11-01

    Full Text Available Salah satu hal terpenting dalam penyediaan bibit tanaman adalah media yang digunakan dalam pembibitan.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media kompos yang diberikan dan asal benih kranji (Pongamia pinnata terhadap pertumbuhan tinggi bibit di persemaian.  Penelitian dilakukan dengan menggunakan benih yang berasal dari Bangka, Carita, Batukaras dan banyuwangi.  Masing-masing bibit hasil perkecambahan dilakukan penyapihan dalam polybag dan dilakukan pengukuran sebanyak 3 kali.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada α = 5% pertumbuhan bibit tanaman kranji sangat dipengaruhi oleh penggunaan jenis kompos dan tidak dipengaruhi oleh lokasi asal benih. Pembibitan tanaman kranji lebih membutuhkan pupuk kompos sebagai pemberi nutrisi dan perbaikan struktur media.   Media is an important in the making seedling and it use in the production of cultivated seeds have economic value, is easily available and the range of non-destructive.  Determination of nutrients in the medium nursery is one of the factors to produce seedlings with a good quality.   The aim of research is produce of good seedling based on the compost type (conventional and brand and origin of seed (Bangka, Carita and Banyuwangi. The result is  α = 5% come from type of compost (conventional of randomized block design with 4 treatments. Compost, besides as fertilizer also contribute improving the structure of media for producing kranji (Pongamia pinnata seedlings.

  3. Preliminary study of mysid community on seagrass bed of Pulau Tinggi, Johor

    Science.gov (United States)

    Siang, Tan Hai; Rahim, Azman Abdul; Ross, Othman Haji

    2015-09-01

    This study aims to elucidate the abundance and species composition of the mysid community from seagrass bed of Pulau Tinggi. Samples were taken from July 2009 until October 2009 excluding September 2009 by using epibenthic sledge from Kampung Pasir Panjang and Kampug Sebirah Kecil. A greater abundance of mysids occurred in the seagrass area of Kampung Pasir Panjang (69.10%) compared to the Kampung Sebirah Kecil (30.90%). Maximum mysid abundance occurred during October at both study sites for the whole study period. A total of 1136 mysid individuals comprising 14 species from 5 subfamilies were identified. They were Erythrops minuta Hansen, 1910, Anchialina dentata Pillai, 1964, Haplostylus bengalensis (Hansen, 1910), Haplostylus sp. 1, Haplostylus sp. 2, Pseudanchialina inermis (Illig, 1906), Prionomysis aspera Ii, 1937, Acanthomysis longispina Fukuoka & Murano, 2002, Acanthomysis platycauda (Pillai, 1961), Acanthomysis quadrispinosa Nouvel, 1965, Anisomysis aikawai Ii, 1964, Lycomysis spinicauda Hansen, 1910 and Siriella vulgaris Hansen, 1910. Maximum species richness occurred in the Kampung Sebirah Kecil (10) during July 2009 followed by October 2009 (9) and August 2009 (8) while for Kampung Pasir Panjang highest species richness occurred during October 2009 (8), July 2009 (7) and August 2009 (6). Siriella vulgaris was the most dominant species consisting 41.20% (195ind/m3) of the total mysids sampled.

  4. Correlates of susceptibility to smoking among secondary school students in Kota Tinggi district, Johor, Malaysia.

    Science.gov (United States)

    Hock, Lim Kuang; Ghazali, Sumarni Mohd; Cheong, Kee Chee; Kuay, Lim Kuang; Li, Lim Hui; Ying, Chan Ying; Huey, Tay Chien; Yee, Lai Wai; Ying, Ong Shiau; Yen, Yeo Lay; Abdullah, Norhamimah; Wymen, Seet; Ibrahim, Normala

    2013-01-01

    Smoking among adolescents has been linked to a variety of adverse and long term health consequences. "Susceptibility to smoking" or the lack of cognitive commitment to abstain from smoking is an important predictor of adolescent smoking. In 2008, we conducted a study to determine the psycho-sociological factors associated with susceptibility to smoking among secondary school students in the district of Kota Tinggi, Johor. Two thousand seven hundred students were randomly selected by proportional stratified sampling. Analyses on 1,736 non-smoking students revealed that prevalence of adolescents susceptible to smoking was 16.3%. Male gender (aOR=2.05, 95%CI= 1.23-3.39), poor academic achievement (aOR 1.60, 95%CI 1.05-2.44), ever-smoker (aOR 2.17, 95%CI 1.37-3.44) and having a smoking friend (aOR 1.76, 95%CI 1.10-2.83) were associated with susceptibility to smoking, while having the perception that smoking prohibition in school was strictly enforced (aOR 0.55, 95%CI 0.32-0.94), and had never seen friends smoking in a school compound (aOR 0.59, 95%CI 0.37-0.96) were considered protective factors These results indicate that follow-up programmes need to capitalise on the modifiable factors related to susceptibility to smoking by getting all stakeholders to be actively involved to stamp out smoking initiation among adolescents.

  5. Deteksi Outlier Transaksi Menggunakan Visualisasi-Olap Pada Data Warehouse Perguruan Tinggi Swasta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ngurah Mega Nata

    2016-07-01

    Full Text Available Mendeteksi outlier pada data warehouse merupakan hal penting. Data pada data warehouse sudah diagregasi dan memiliki model multidimensional. Agregasi pada data warehouse dilakukan karena data warehouse digunakan untuk menganalisis data secara cepat pada top level manajemen. Sedangkan, model data multidimensional digunakan untuk melihat data dari berbagai dimensi objek bisnis. Jadi, Mendeteksi outlier pada data warehouse membutuhkan teknik yang dapat melihat outlier pada data yang sudah diagregasi dan dapat melihat dari berbagai dimensi objek bisnis. Mendeteksi outlier pada data warehouse akan menjadi tantangan baru.        Di lain hal, Visualisasi On-line Analytic process (OLAP merupakan tugas penting dalam menyajikan informasi trend (report pada data warehouse dalam bentuk visualisasi data. Pada penelitian ini, visualisasi OLAP digunakan untuk deteksi outlier transaksi. Maka, dalam penelitian ini melakukan analisis untuk mendeteksi outlier menggunakan visualisasi-OLAP. Operasi OLAP yang digunakan yaitu operasi drill-down. Jenis visualisasi yang akan digunakan yaitu visualisasi satu dimensi, dua dimensi dan multi dimensi menggunakan tool weave desktop. Pembangunan data warehouse dilakukan secara button-up. Studi kasus dilakukan pada perguruan tinggi swasta. Kasus yang diselesaikan yaitu mendeteksi outlier transaki pembayaran mahasiswa pada setiap semester. Deteksi outlier pada visualisasi data menggunakan satu tabel dimensional lebih mudah dianalisis dari pada deteksi outlier pada visualisasi data menggunakan dua atau multi tabel dimensional. Dengan kata lain semakin banyak tabel dimensi yang terlibat semakin sulit analisis deteksi outlier yang dilakukan. Kata kunci — Deteksi Outlier,  Visualisasi OLAP, Data warehouse

  6. PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBASIS LESSON STUDY UNTUK MENINGKATAN AKTIVITAS KOLABORATIF MAHASISWA PGSD PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA I

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Purnamasari

    2016-09-01

    Full Text Available Abstrak. Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan aktivitas kolaboratif mahasiswa pada mata kuliah pendidikan matematika I dengan menerapkan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbasis lesson study. Penelitian dilakukan dengan tahapan-tahapan yang berlaku dalam pembelajaran berbasis lesson study yang terdiri dari plan, do dan see. Lokasi penelitian di FKIP UNPAK dengan waktu pelaksanaan antara bulan Mei-Juni 2013. Subyek penelitian mahasiswa S1 Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD semester VI yang mengambil mata kuliah pendidikan matematika I. Pengumpulan data dengan teknik dokumentasi, observasi, wawancara dan angket. Instrumen meliputi : lembar observasi, pedoman wawancara dan angket. Data hasil observasi dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk mengetahui peningkatan aktivitas kolaboratif mahasiswa dalam kerja kelompok. Hasil penelitian menunjukkan penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbasis lesson study dapat meningkatkan aktivitas kolaboratif mahasiswa dalam kerja kelompok pada mata kuliah pendidikan matematika I, khususnya pada materi KPK, FPB dan pecahan. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan ketercapaian indikator kegiatan lesson study di setiap siklusnya, serta hasil angket respon mahasiswa yang mayoritas menyatakan positif terhadap proses pembelajaran yang dilakukan. Selain itu, hasil wawancara terhadap mahasiswa juga menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe jigsaw ternyata dapat meningkatkan motivasi mahasiswa untuk belajar secara berkolaborasi. Alangkah baiknya jika para dosen dalam membelajarkan mata kuliah pendidikan matematika 1 mencoba menggunakan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbasis lesson study. Kata Kunci: Aktivitas Kolaboratif, Jigsaw, Lesson Study  Abstract. This study aimed to increase collaborative activities of students in the subject of Pendidikan Matematika I by implementing cooperative learning jigsaw-based lesson study. Research carried out by stages that apply in lesson

  7. PERBEDAAN PENGARUH DIET TINGGI MINYAK SAWIT SEGAR DENGAN MINYAK JELANTAH TERHADAP LEMAK DAN TNF- α DARAH TIKUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susila Sastri

    2010-05-01

    Full Text Available AbstrakMasyarakat akhir-akhir ini cenderung memilih minyak sawit sebagai bahan penggoreng, hal ini mungkin karena harganya lebih murah dan mudah didapat dibandingkan minyak lain. Pemakain MS oleh masyarakat biasanya untuk bahan penggoreng bahan makanan. Minyak sawit mengandung asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh yang hampir seimbang, asam lemak jenuh meningkatkan lemak darah dan asam lemak tidak jenuh dikatakan dapat menurunkan lemak darah. Asam lemak tidak jenuh disisi lain mudah dioksidasi dengan pemanasan. Penelitian ini bertujuan melihat perbedaan pengaruh diet tinggi minyak sawit segar dan jelantah minyak sawit terhadap lemak darah dan TNF-α.Sudah dilakukan pemberian diet tinggi minyak sawit (50% pada tikus Wistar selama 8 minggu secara adlibitum. Pengukuran kadar kolesterol total, HDL-kol dan trigliserida melalui serum darah dengan alat spectrophotometer dan pemeriksaan TNF-α darah dengan cara ELISA.Hasil penelitian menunjukkan terdapat peninggian kadar lemak (trigliserida dan kolesterol total dan TNF-α darah bermakna (p<0,05 pada tikus diet tinggi minyak sawit segar ataupun minyak jelantah bila dibandingkan dengan kontrol namun peninggian lemak dan TNF-α oleh minyak jelantah lebih tinggi bermakna bila dibandingkan dengan minyak sawit segar. Kadar kolesterol darah tikus DMS lebih rendah dari kelompok kontrol positif.Kesimpulan; diet tinggi minyak sawit segar dan minyak jelantah pada tikus dapat meningkatkan kadar kolesterol total, trigliserida dan TNF-α secara bermakna dibandingkan kontrol, sedangkan peningkatan oleh minyak jelantah lebih tinggi bermakna dari minyak sawit segar.Kata kunci : diet tinggi minyak sawit, lemak darah, TNF-αAbstractSociety these days tend to prefer palm oil as raw roaster, this is probably because the price is cheap and easily available than other oils. MS usage by the community generally to material food fryer. Palm oil contains saturated fatty acids and unsaturated fatty acids are nearly balanced

  8. ANALISIS POLA MANAJEMEN BAHAN BAKAR DESAIN TERAS REAKTOR RISET TIPE MTR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lily Suparlina

    2015-03-01

    Full Text Available Parameter neutronik dibutuhkan dalam mendesain teras reaktor riset. Reaktor riset jenis MTR (Material Testing Reactor sangat diminati karena dapat digunakan baik untuk riset dan juga produksi radio isotop. Reaktor riset yang ada saat ini sudah tua sehingga dibutuhkan desain reaktor yang mempunyai teras kompak. Desain teras reaktor riset yang sudah ada saat ini belum cukup memadai untuk memenuhi persyaratan di dalam UCD yang telah ditetapkan yaitu fluks neutron termal di teras 1x1015 n/cm2s, oleh karena itu perlu dibuat desain teras reaktor baru sebagai alternatif yang kompak dan dapat menghasilkan fluks neutron tinggi. Telah dilakukan perhitungan dan analisis terhadap manajemen bahan bakar desain teras kompak dengan konfigurasi teras 5x5, berbahan bakar U9Mo-Al dan tinggi teras aktif 70 cm. Tujuan dari riset ini untuk memperoleh fluks neutron di teras memenuhi kebutuhan seperti yang telah ditetapkan di UCD dengan panjang siklus operasi minimum 20 hari pada daya 50 MW. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan paket program komputer WIMSD-5B untuk menggenerasi tampang lintang makroskopik bahan bakar dan Batan-FUEL untuk memperoleh nilai parameter neutronik serta Batan-3DIFF untuk perhitungan nilai reaktivitas batang kendali. Perhitungan parameter neutronik teras reaktor riset ini dilakukan untuk bahan bakar U-9Mo-Al dengan tingkat muat bervariasi dan 2 macam pola pergantian bahan bakar yaitu teras segar dan teras setimbang. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada teras segar, tingkat muat 235U sebesar 360 gram, 390 gram dan 450 gram memenuhi kriteria keselamatan dan kriteria penerimaan di UCD dengan nilai fluks neutron termal di teras lebih dari 1x1015 n/cm2s dan panjang siklus >20 hari, sedangkan pada teras setimbang panjang siklus dapat terpenuhi hanya untuk tingkat muat 450 gram. Kata kunci: desain teras reaktor, bahan bakar UMo, pola bahan bakar, WIMS, BATAN-FUEL   Research reactor core design needs neutronics parameter calculation use computer

  9. Impact Test Size and Type of Echinometra mathaei as Agent of Bioerosion on Reef Flat (Pengaruh Ukuran dan Tipe Echinometra mathaei pada Bioerosi Karang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cristiana Manullang

    2014-06-01

    Full Text Available Bioerosi adalah aktivitas berbagai organisme yang menyebabkan terjadinya erosi dan kerusakan misalnya pada kalsium karbonat karang. Aktivitas ini merupakan faktor utama yang mempengaruhi morfologi terumbu karang. Bioerosi dipengaruhi oleh tiga variabel yakni jenis spesies, ukuran dan kelimpahan spesies tersebut. Tujuh puluh lima persen dari bioerosi disebabkan oleh landak laut. Perbedaan pada ukuran dan jenis landak laut memberikan dampak signifikan terhadap daerah yang terjadi bioerosi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran dan jenis landak laut E. mathaei (tipe A dan B pada komposisi CaCO3 dalam isi usus dan tinja organisme tersebut sebagai agen bioersi. Landak laut yang digunakan diperoleh dari ekosistem karang di pantai Minatogawa, Okinawa-Jepang. Masing-masing tipe landak laut dibedakan berdasarkan ukuran ≥30 mm dan <30mm. Penelitian dilakukan dengan tiga ulangan. Pemeliharaan ini dilakukan di laboratorium dengan analisis komposisi CaCO3 pada tinja dan konten usus. Hasil penelitian membuktikan bahwa komposisi CaCO3 disebabkan karena aktivitas bioerosi harian dari E. mathaei. Landak laut dengan ukuran diameter ≥30 mm terbukti lebih aktif dibandingkan dengan diameter <30mm. Disamping itu landak laut tipe B lebih aktif dibandingkan tipe A dengan ukuran yang sama. Persentase CaCO3 dalam usus selama pemeliharaan di laboratorium adalah 73% dan sisa 27% berupa bahan organik dan anorganik. Bierosion harian E. mathaei tipe A ≥ 30 mm 166,70 mg.hari-1, tipe A <30 mm 77.78 mg.hari-1, tipe B ≥ 30 mm 126,30 mg.hari-1, tipe B <30 mm 116,17 mg.hari-1. Tingkat bioerosion harian E. mathaei dipengaruhi oleh jenis, spesies, kecepatan menggiling, dan ukuran landak laut. Kata kunci: ukuran; Echinometra mathaei; bioerosi; karang Bioerosion is an activity of various organisms such as erosion and destruction of coral calcium carbonate and become a major factor influencing coral reefs morphology. Bioerosion is influenced by three variables

  10. Pengaruh Strategi SQ4R Tipe Bantuan Multimedia vs Buku Teks, Pengetahuan Awal, Gaya Belajar Kolb terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris Teknik

    OpenAIRE

    Meiti Leatemia

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan menyelidiki pengaruh strategi SQ4R tipe bantuan multimedia versus buku teks, pengetahuan awal dan gaya belajar terhadap hasil belajar bahasa Inggris Teknik. Subjek penelitian adalah 96 mahasiswa  Teknik Sipil dan Mesin Politeknik Negeri Ambon tahun akademik 2011-2012. Desain eksperimen menggunakan kuasi versi  factorial  (2 x 2 x 2) pre test-post test non-equivalent control group design. Analisis data menggunakan statistik Three Ways ANOVA. Pengujian hipotesis dilakuk...

  11. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Quick in the Draw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sosiologi Siswa Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2 Karanganyar Tahun Pelajaran 2013/2014

    OpenAIRE

    Biru, Linggar Banyu

    2014-01-01

    Linggar Banyu Biru. K8410034. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUICK ON THE DRAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 2 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Juni 2014.Tujuan penelitian ini adalah perbaikan pembelajaran sosiologi untuk meningkatkan hasil belajar sosiologi pada siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2 Karanganyar tahun pelajaran 2013/2014 melalui pen...

  12. Penerapan Pembelajaran Model Kooperatif Tipe Think-Pair-Share Dalam Materi Usaha Dan Energi Ditinjau Dari Gender Siswa Kelas Xi Ipa Sma Negeri 1 Sungai Ambawang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ira Nofita Sari

    2016-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran model kooperatif tipe think-pair-share dalam materi usaha dan energi ditinjau dari gender siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sungai Ambawang. Adapun variabel dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa laki-laki dan hasil belajar siswa perempuan. Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah metode eksperimen dan bentuk penelitian eksperimen yang digunakan adalah Pre-Eksperimental Designs dengan rancangan penelitian The One-Shot Case Study.Sampel yang digunakan ialah kelas XI IPA 1 yang diambil secara purposive sampling.. Teknik pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengukuran dengan alat pengumpul data berupa tes yang berbentuk essay. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh kesimpulan: (1 Rata-rata hasil belajar siswa laki-laki yang diajarkan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share dalam materi usaha dan energi siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sungai Ambawang mencapai KKM (72 dengan nilai signifikansi lebih besar dari taraf signifikansi 5% (0,715 > 0,05. (2 Rata-rata hasil belajar siswa perempuan yang diajarkan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share dalam materi usaha dan energi siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sungai Ambawang mencapai KKM (72 dengan nilai signifikansi lebih besar dari taraf signifikansi 5% (0,185 > 0,05. (3 Terdapat perbedaan antara rata-rata hasil belajar siswa laki-laki dengan rata-rata hasil belajar siswa perempuan yang diajarkan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share dalam materi usaha dan energi siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sungai Ambawang dengan nilai signifikansi lebih besar dari taraf signifikansi 5% (0,101 > 0,05.

  13. PRINSIP-PRINSIP GATS (GENERAL AGREEMENT ON TRADE IN SERVICES TERHADAP PERDAGANGAN JASA PENDIDIKAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alberta Hartiana

    2017-05-01

    Full Text Available International trade in higher education belongs to the more complex reality in the international trade in services, become global trends and reform in system of higher education all over the world. This research is aimed at finding out both modes of supply and principles of GATS regarding international trade in services. The main objective of the GATS is creating a credible and reliable system of international trade rules; ensuring fair and equitable treatment of all members; stimulating economic activity through guaranteed policy bindings and promoting trade and development through progressive liberalization. This study used normative research. The method used for collecting data was the statute approach. Primary legal sources derived from WTO Trade in Services Division regarding GATS obligations and the principles of the international trade in services. The result of this study, it was found that, there were four modes of supply trade in education under GATS (article 1:2 such as: cross-border supply; consumption abroad; commercial presence and delivery abroad; and the principles of GATS divided into two categories; Firstly, unconditionally obligations, such as the Most-Favoured Nation (article II GATS and Transparency (article III GATS apply directly and automatically to all WTO members and services sector regardless of whether WTO member schedule commitment or not; Secondly, conditionally obligations such as: National Treatment (article XVII and Market Access (article XVI  and only applies to commitment listed in national schedules. Perdagangan internasional dalam pendidikan tinggi milik realitas yang lebih kompleks dalam perdagangan internasional di bidang jasa, menjadi tren global dan reformasi dalam sistem pendidikan tinggi di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model-model pasokan dan prinsip-prinsip GATS mengenai perdagangan internasional di bidang jasa. Tujuan utama dari GATS adalah menciptakan sistem yang kredibel

  14. The Drosophila TIPE family member Sigmar interacts with the Ste20-like kinase Misshapen and modulates JNK signaling, cytoskeletal remodeling and autophagy

    Science.gov (United States)

    Chittaranjan, Suganthi; Xu, Jing; Kuzyk, Michael; Dullat, Harpreet K.; Wilton, James; DeVorkin, Lindsay; Lebovitz, Chandra; Morin, Gregg B.; Marra, Marco A.; Gorski, Sharon M.

    2015-01-01

    TNFAIP8 and other mammalian TIPE family proteins have attracted increased interest due to their associations with disease-related processes including oncogenic transformation, metastasis, and inflammation. The molecular and cellular functions of TIPE family proteins are still not well understood. Here we report the molecular and genetic characterization of the Drosophila TNFAIP8 homolog, CG4091/sigmar. Previous gene expression studies revealed dynamic expression of sigmar in larval salivary glands prior to histolysis. Here we demonstrate that in sigmar loss-of-function mutants, the salivary glands are morphologically abnormal with defects in the tubulin network and decreased autophagic flux. Sigmar localizes subcellularly to microtubule-containing projections in Drosophila S2 cells, and co-immunoprecipitates with the Ste20-like kinase Misshapen, a regulator of the JNK pathway. Further, the Drosophila TNF ligand Eiger can induce sigmar expression, and sigmar loss-of-function leads to altered localization of pDJNK in salivary glands. Together, these findings link Sigmar to the JNK pathway, cytoskeletal remodeling and autophagy activity during salivary gland development, and provide new insights into TIPE family member function. PMID:25836674

  15. Studi Variasi Laju Pengeluaran Kalor Kondensor High Stage Sistem Refrigerasi Cascade Menggunakan Refrigeran MC22 dan R404A dengan Heat Exchanger Tipe Concentric Tube

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Faberto Subrida

    2013-03-01

    Full Text Available Masih adanya kekurangan pada alat penukar panas tipe compact yang digunakan pada sistem refrigerasi cascade sebelumnya, pada studi eksperimental ini dibuat kembali suatu sistem refrigerasi cascade dengan alat penukar panas tipe concentric. Data didapatkan dengan melakukan pengujian pada peralatan sistem Pendingin dan Pengkondisian Udara di laboratorium pendingin, dengan menguji sistem cascade menggunakan refrigeran MC22 di high stage dan R404A di low stage. Memvariasikan laju pengeluaran kalor pada kondensor dengan mengatur kecepatan aliran udara yang melalui kondensor yaitu 0,7 m/s, 1,7 m/s, 2 m/s, 2,4 m/s, dan 2,8 m/s.Hasil yang didapatkan dari studi eksperimen ini adalah dengan bertambahnya laju pengeluaran kalor pada kondensor HS,temperatur dan tekanan kondensor HS semakin kecil yang mengakibatkan efek  refrigerasi, kapasitas refrigerasi, dan koefisien prestasi akan semakin naik. Pada saat variasi kecepatan fan tertinggi 2,8 m/s,nilai evectiveness alat penukar kalor tipe concentric sebesar 94,35%, COP sistem sebesar 1,14, kapasitas refrigerasi sebesar 1,819 kW, HRR sistem sebesar 1,303, temperatur evaporator LS sebesar -35,40C, dan temperatur kabin terendah sebesar   -35,10C.

  16. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Irawan

    2015-08-01

    Full Text Available The purpose of this study is to analyze factors that directly and indirectly affecting employee performance in Directorate General of Higher Education Ministry of Education and Culture, as well as analyze the dominant factors that influence. The data in this study was obtained by distributing questionnaires to 75 civil servants through a quota sampling technique. Data analysis includes correlation analysis and analysis of Structural Equation Modeling (SEM approach Partial Least Square (PLS. Latent variables in this study are individual factors, psychological factors, organizational factors and the performance of civil servants. The results showed that individual factors, psychological factors and organizational factors directly affect the performance of civil servants. Individual factors also influence indirectly to the performance of civil servants through psychological factors, while organizational factors do not influence indirectly through psychological factors. Individual factors are the dominant factor affecting the performance of civil servants.Keywords: civil servants performance, individual factor, psychologic, organization, PLSABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kinerja Pegawai Negeri Sipil di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan baik secara langsung maupun tidak langsung serta menganalisis faktor dominan yang berpengaruh. Data pada penelitian ini diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 75 PNS melalui teknik penarikan sampel kuota. Analisis data yang digunakan meliputi analisis korelasi dan analisis Structural Equation Modelling (SEM dengan pendekatan Partial Least Square (PLS. Variabel laten pada penelitian ini adalah faktor individu, faktor psikologi, faktor organisasi dan kinerja PNS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor individu, faktor psikologi dan faktor organisasi berpengaruh secara langsung terhadap kinerja PNS. Faktor individu juga

  17. Water Quality Index in the Vicinity of Pelepah Kanan Mine, Kota Tinggi, Johor

    International Nuclear Information System (INIS)

    Wan Mohd Razi Idris; Sahibin Abdul Rahim; Mohd Talib Latif; Zulfahmi Ali Rahman; Tukimat Lihan; Chong, L.Y.; Azman Hashim; Shahrinizam Mohd Yusuf

    2009-01-01

    This study was carried out to determine the water quality index at the Pelepah Kanan River, Kota Tinggi, Johor. Six stations were chosen from different part of the river from upstream to downstream to represent the water quality index along this river. Three replicates of samples were taken from each station. Samples were collected in two different seasons namely dry season (July) and rainy season (December) 2007. In-situ physico-chemical measurements included temperature, ph, dissolved oxygen and conductivity. Physico-chemical parameters determined in the laboratory were turbidity, total suspended solid (TSS), biochemical oxygen demand (BOD), chemical oxygen demand (COD) and ammonia nitrogen (NH3-N). According to the Interim National Water Quality Standards (INWQS), results showed that all sampling stations along the Pelepah Kanan River in July fall in Class I-II for physical and chemical parameters except for dissolved oxygen and pH which was in Class I-II. The results obtained in December also showed that all sampling stations fall in Class I for physical and chemical parameters except for pH which was in Class III. Correlation test showed that some physico- chemical parameters have significant correlation with each other. Water Quality Index (WQI) analysis showed that the mean WQI value for the month of July is 96.88 (Class I) while for December, the WQI value deteriorated to 84.03 (Class II). According to the calculated values of WQI and comparison with INWQS, the index of water quality in Pelepah Kanan River is in the clean category and is not affected by pollution neither anthropogenic activities nor natural pollution. (author)

  18. Faktor sosiodemografi dan tinggi badan orang tua serta hubungannya dengan kejadian stunting pada balita usia 6-23 bulan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Afia Amin

    2016-08-01

    merupakan gangguan pertumbuhan linier yang ditunjukkan dengan nilai skor-z TB/U kurang dari -2SD. Terdapat berbagai macam faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting. Faktor sosial demografi , meliputi pendapatan yang rendah, pendidikan orang tua yang rendah, dan jumlah anggota dalam rumah tangga secara tidak langsung juga berhubungan dengan kejadian stunting. Tinggi badan orang tua juga berkaitan dengan kejadian stunting. Ibu yang pendek memiliki kemungkinan melahirkan bayi yang pendek pula. Hasil penelitian di Mesir menunjukkan bahwa anak yang lahir dari ibu dengan tinggi badan <150 cm memiliki risiko lebih tinggi untuk tumbuh menjadi stunting.Tujuan: Mengetahui faktor sosiodemografi dan tinggi badan orang tua sebagai faktor risiko kejadian stunting pada balita usia 6–23 bulan di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta.Metode: Desain penelitian adalah case-control. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Juni 2014 di Kecamatan Sedayu. Besar sampel yang diambil sebesar 252 balita usia 6-23 bulan. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk mengetahui identitas balita, identitas responden, status gizi balita, dan data sosiodemografi. Infantometer digunakan untuk mengukur panjang badan balita dan microtoise untuk mengukur tinggi badan orang tua. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan multivariat menggunakan uji regresi logistik.Hasil : Dalam penelitian ini diketahui prevalensi kejadian stunting di Kecamatan Sedayu sebesar 16,20%. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa variabel bebas yaitu tinggi badan ibu (p=0,01 menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kejadian stunting. Hasil uji multivariat membuktikan bahwa variabel yang paling berpengaruh dengan stunting yaitu tinggi badan ibu. Variabel pekerjaan, pendidikan, pendapatan dan pengeluaran, jumlah anggota keluarga, dan tinggi badan ayah tidak menunjukkan hasil yang bermakna terhadap kejadian stunting.Kesimpulan: Faktor sosioemografi bukan merupakan faktor risiko kejadian stunting

  19. Pengaruh Senam Nifas terhadap Penurunan Tinggi Fundus Uteri pada Ibu Post Partum di RSUP DR. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurniati Tianastia Rullynil

    2014-09-01

    Full Text Available AbstrakPerdarahan merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian ibu pada masa nifas, dimana 50%-60% karena kegagalan miometrium berkontraksi secara sempurna. Salah satu asuhan untuk memaksimalkan kontraksi uterus pada masa nifas adalah dengan melaksanakan senam nifas, guna mempercepat proses involusi uteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam nifas terhadap penurunan tinggi fundus uteri (TFU pada ibu post partum. Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan Post Test Only Control Group Design. Alat yang digunakan dalam penelitian berupa kaliper pelvimetri. Diberikan perlakuan senam nifas pada kelompok intervensi dan tidak senam nifas pada kelompok kontrol, kemudian dilakukan pengukuran tinggi fundus uteri hari ke-1, hari ke-3 dan hari ke-6. Data dianalisa menggunakan Uji General Linier Model (GLM. Rerata TFU hari ke-1 pada kelompok intervensi 12,37±0,72 dan 12,42±0,54 pada kelompok kontrol. Rerata TFU hari ke-3 pada kelompok intervensi 9,00±0,94 dan 9,87±0,75 pada kelompok kontrol. Sedangkan rerata TFU hari ke-6 pada kelompok intervensi 5,72±0,88 dan 7,37±0,68 pada kelompok kontrol. Terdapat perbedaan yang signifikan penurunan tinggi fundus uteri antara kedua kelompok pada hari ke-3 (p=0,00 dan hari ke 6 (p=0,00. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa senam nifas berpengaruh terhadap penurunan tinggi fundus uteri. Penurunan tinggi fundus uteri pada kelompok intervensi lebih turun dibanding kelompok kontrol.Kata kunci: senam nifas, tinggi fundus uteri, post partumAbstractHemorrhage is a major cause of maternal morbidity and mortality in the puerperium, about 50%-60% of hemorrhage occurs due to failure of myometrium to contract completely. One care to maximaze uterine contraction during the puerperium is by implementing parturition gymnastics in order to accelarate the process of uterine involution. The purpose of this study was to determine the effect of parturition gymnastics on a decreasing of

  20. BIOAKTIFITAS BUNGA SEPATU (Hibiscus rosa-sinensis L. TERHADAP KADAR KOLESTEROL DARAH MENCIT (Mus musculus YANG MENGALAMI HIPERKOLESTEROLEMIA DENGAN DIET TINGGI LEMAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rinza Rahmawati Samsudin

    2017-12-01

      Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bioaktifitas ekstrak bunga sepatu (Hibiscus rosa-sinensis l. terhadap  kadar kolesterol darah mencit (Mus musculus yang mengalami hiperkolesterolemia dengan diet tinggi lemak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni, dengan menggunakan rancangan randomized post-test only control group design. Bunga sepatu mengandung pigmen antosianin yang termasuk golongan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan. Sebanyak dua puluh delapan mencit dibagi menjadi empat kelompok (K1, K2, K3 dan K4. Kelompok K1 adalah kelompok yang mendapat perlakukan pakan tinggi lemak dan aquadest setelah aklimatasi. Kelompok K2, K3, dan K4 adalah kelompok  terapi yang mendapat perlakukan pakan tinggi lemak, ekstrak bunga septum sebanyak 1 ml dan aquadest setelah aklimatasi. Pemberian pakan tinggi lemak berlangsung selama 28 hari. Selama penelitian berlangsung penimbangan berat badan tikus dilakukan sebanyak lima kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian 1 ml ekstrak bunga sepatu selama dua puluh delapan hari dapat menurunkan kadar kolesterol mencit dimana nilai p<0.05.   Kata kunci: ekstrak bunga sepatu, kadar kolesterol, diet tinggi lemak

  1. Analisis Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Mahasiswa (Higher Order Thinking dalam Menyelesaikan Soal Konsep Optika melalui Model Problem Based Learning

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhayati Nurhayati

    2017-12-01

    Full Text Available Abstract This study aims to describe the ability of higher order thinking students in solving the problem of the concept of optics after given the learning with problem-based learning model. This research uses a descriptive method with quantitative approach. The subjects of the research are students of the second semester of physics education study program, amounting to 19 people. Data collection techniques used are two tier multiple choice shaped test consisting of eight questions include the level of analyzing, evaluating and creating. Based on the results of data analysis, it is known that the ability of high-level thinking of students in optical learning has enough categories with the following details: (1 The percentage of students who have excellent high-level thinking skills is 15.79%, good category of 31.58%, enough category of 42.11%, and category less than 10.53%; (2 The percentage of student ability in answer about level of analyze equal to 68.42%, student ability in answer about evaluation level 57.89% and equal to 53.51% for student ability in answer level question create. Keywords: higher order thinking, optics, problem-based learning model Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa (higher order thinking dalam menyelesaikan soal konsep optika setelah diberikan pembelajaran dengan model problem based learning. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian yaitu mahasiswa semester II program studi pendidikan fisika yang berjumlah 19 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes berbentuk two tier multiple choice yang terdiri dari delapan soal meliputi tingkatan menganalisis, mengevaluasi dan mencipta. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa dalam pembelajaran optika memiliki kategori cukup dengan rincian sebagai berikut: (1 Persentase mahasiswa yang

  2. PENGARUH FLUKTUASI TINGGI MUKA AIR TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN DI SUNGAI DAN RAWA MAHAKAM HULU KALIMANTAN TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kamaluddin Kasim

    2015-12-01

    Full Text Available Beberapa penelitian menyebutkan bahwa fluktuasi tinggi muka air (TMA dapat mempengaruhi hasil tangkapan ikan di perairan sungai dan rawa namun tidak terhadap semua jenis ikan.  Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hasil tangkapan jenis ikan sungai dan rawa sungai Mahakam yang mendapat pengaruh fluktuasi TMA dan jenis ikan yang tidak mendapatkan pengaruh langsung oleh fluktuasi TMA. Data mengenai hasil tangkapan ikan yang berasal dari alat tangkap pancing dan jaring diperoleh melalui enumerator di Tempat Pendaratan Ikan (TPI Selili Kota Samarinda pada periode 2007-2012, sedangkan nilai rata-rata Tinggi Muka Air (TMA DAS Mahakam secara bulanan diperlukan sebagai salah satu faktor yang diduga berpengaruh terhadap hasil tangkapan beberapa jenis ikan sungai dan rawa. Data dianalisis dengan metode regresi linear sederhana dan penentuan perbedaan hasil tangkapan pada musim hujan, peralihan dan kemarau dilakukan dengan Analysis of Variance (ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah hasil tangkapan ikan berkorelasi kuat (r=0,7 terhadap Tinggi Muka air (TMA dengan arah hubungan negatif atau berkebalikan, yakni semakin tinggi nilai TMA maka hasil tangkapan semakin rendah. Jenis ikan sungai dan rawa seperti patin, nila, sepat siam (Trichogaster pectoralis, lais dan betok (Anabas testudineus merupakan jenis ikan yang hasil tangkapannya dipengaruhi secara signifikan (P0,05 oleh fluktuasi TMA.   Some studies have showed that water level fluctuation may have a significant correlation to the catch of several commercial fish target in inland fishery and does not influence directly the cath of some commercial fish. This study aimed to determine which species are directly influenced and such species not inluenced by water level fluctuation for its catches. Catch data obtained from hand line and gill net are recorded by enumerators at Fish Landing Sites of Selili, Samarinda during the period of 2007-2012, while the data of surface water

  3. UPAYA PERBAIKAN KUALITAS KERUPUK UDANG TIPE MILD-B PADA PT. INDOSIGMA SURYA CORPORATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naniek Utami Handayani

    2012-02-01

    Full Text Available Perusahaan makanan adalah satu bisnis yang menghasilkan makanan untuk manusia. Salah satu bentuk makanan adalah kerupuk udang. Perusahaan makanan berkembang luas di Indonesia. Banyak perusahaan di dalam dan juga luar negeri aktif dalam hal ini. Konmpetisi membuat setiap perusahaan mencari cara untuk mampu berdiri. Tak terkecuali PT. INDOSIGMA SURYA CORP. Salah satu usaha PT. INDOSIGMA SURYA CORP untuk mampu bertahan sebagai satu industri makanan di Indonesia adalah tidak berhenti meningkatkan kualitas produk yang mana mereka hasilkan. Tetapi dalam proses produksi masih ditemukan produk cacat dan rework dalam jumlah tinggi. Sebagian besar produk rework terjadi pada jenis Mild B dari kerupuk udang karena Moisture Content level (MC tidak sesuai standar. Laporan ini bertujuan untuk mencari dan meneliti penyebab Moisture Content level (MC tidak sesuai dari standar sehingga didapatkan solusi untuk menyelesaikan masalah. Metoda yang digunakan dalam laporan ini adalah Sig Sigma dengan proses tahap adalah DMAIC (Define-Measure-Analyze-Improve-Control. Dari penerapan metoda dihasilkan perbaikan untuk PT. INDOSIGMA SURYA CORP untuk mengurangi sejumlah produk rework. Kata kunci : Sig Sigma, MC (Moisture Content, Kerupuk udang               Food Manufacturing is a business that produce food for human. One of forming food that is prawn crisply. Food manufacturing expand in Indonesia. A lot of good company own in and also abroad active in this. Tighten emulation make every company look for the way of in order to still able to stand up. Do not aside from PT. INDOSIGMA SURYA CORP. One of effort of PT. INDOSIGMA SURYA CORP in order to able to hold out as one of food industry in Indonesia is non-stoped to improve the quality of product which they yield. But from the production process remain to be found defect product and high rework. Mostly rework happened in type Mild B of  prawn crisply because Moisture Content level (MC inappropriate from the

  4. Perancangan dan Realisasi Generator Ozon menggunakan Metoda Pembangkitan Tegangan Tinggi Bolak – Balik (AC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    WALUYO WALUYO

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Pemanfaatan teknologi ozon pada berbagai sektor telah menunjukkan kegunaan dan keunggulan dari pemanfaatan ozon.Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menghasilkan ozon melalui peluahan muatan listrik dengan korona discharge. Metoda perancangan generator ozonmenggunakan pembangkitan tegangan tinggi dari trafo dengan variasi tegangan ±3000V & ±4000V, laju alir oksigen (1 dan 3 liter/menit, dan waktu ozonasi (5; 10; 15; 20; 25 dan 30 menit dan mengatur jarak antar batang konduktor 0,3 cm. Produk ozon dialirkan pada air bersih dan dihitung konsentrasi sisa ozonnya menggunakan larutan indigo kolorimetri. Hasil menunjukkan bahwa semakin menurunnya laju alir oksigen, konsentrasi ozon meningkat. Peningkatan tegangan output akan menambah besar medan listrik yang dihasilkan, sehingga konsentrasi ozon meningkat. Besar tegangan yang berhasil dibangkitkan sebesar 3370 V dan 4324 V. Konsentrasi maksimum ozon yang terbentuk adalah 0.088 mgO3/liter pada voltase 4324 V dan laju alir oksigen 1 liter/menit. Konsentrasi minimum ozon yang terbentuk adalah 0,012 mgO3/L pada voltase 3370 dan laju alir oksigen 3 liter/menit. Kata Kunci : indigo kolorimetri, korona discharge,medan listrik, ozon, ozon generator ABSTRACT Using of ozone technology at various sectors have shown excellence and usefulness of ozone. One of the way to produce ozone is by electric discharge with corona discharge. The design method of ozone generator by generating high voltage from the transformer with voltage variation ± 3000 V and ± 4000 V , the oxygen flow rate ( 1 and 3 liters / min , and the time of ozonation ( 5 ; 10 ; 15 ; 20 ; 25 and 30 min and adjust the distance between the conductor rod 0.3 cm.Product ozone water flowed in and calculated the concentration of residual ozon use solution indigocolorimetri. Result indicated that the decreasing of oxygen flowrate leads ozon concentration increase. By increasing of voltage variation, the electric field increasingly large

  5. PENGARUH MODEL COOPERATIVE CLASS EXPERIMENT (CCE TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT(TGT PADA KBK DAN HASIL BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fajar Mahda Akhmad Sa'idun

    2016-07-01

    Full Text Available Pembelajaran yang masih menggunakan metode konvensional menyebabkan pencapaian kompetensi matapelajaran kimia masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Cooperative Class Experiment (CCE tipe Team Games Tournament (TGT pada KBK dan Hasil Be/ajar siswa SMA topik reaksi redoks. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dan menghasikan siswa kelas X8 sebagai kelas eksperimen dan kelas X7 sebagai kelas kontrol. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah dokumentasi, tes dalam bentuk pilihan ganda dan essay berupa open-ended questions serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan hasil analisis data tes KBK yaitu pencapaian kelima subindikator KBK pada kelas eksperimen mencapai rata-rata 73, 75% yang berarti siswa dapat mengembangkan KBK dengan kriteria baik, sedangkan kelas kontrol dengan rata-rata 64,68% dalam kriteria KBK cukup. Dari hasil analisis, diperoleh rb 0,51 dengan besarnya kontribusi 26,29%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Model Cooperative Class Experiment (CCE Tipe Team Games Tournament (TGT berpengaruh pada KBK dan hasil be/ajar siswa suatu SMA di Semarang pada pokok materi redoks dengan kontribusi sebesar 26,29%.Learning with the conventional method make competency achievement in chemistry subject is still low. This study aimed to determine the effect of Model Cooperative Class Experiment (CCE type Team Games Tournament (TGT on CBC and Learning Outcomes on high school students in the topic of redox reactions. Sample determination was using cluster random sampling technique, class X8 grade students is as the experimental class and X7 class is as control class. The method used in data collection is documentation, in the form of multiple choice test and an essay in the form of open-ended questions and observations. The results showed that analysis of CBC data test achieved fifth subindikator CBC in the experimental class gained an

  6. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Time Token Berbantu Puzzle Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas X Pada Materi Gelombang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Latifah

    2015-04-01

    Full Text Available The purpose in this research is to know the influence of cooperative Learning Models Time Type Token with puzzle toward critical thought abilityof the students grade X on Wave material at MA Al Hikmah Bandar Lampung year2014/2015 This research is quantitative with quasi experiment. Reasearch design that used is Nonequivalent Control Group Design with the population of all the students in grade X semestre even at MA Al Hikmah, Bandar Lampung year 2014/2015. The Sample of this research are used 2 classes; experiment and control class, where as experiment class (XA used cooperative time type token model with puzzle and control class (XB used cooperative learning model with pictures as media. Data colecting is using test (pretest and posttest, observation and documentation. After the data test collected, then it is analyzed by using normality test of statistic analysis, homoginity test and test-t. According to the result, it can be concluded that time type token with puzzle application influence significantly ttoward the ability of critical thinking of the students on Wave material at MA Al Hikmah Bandar Lampung year 2014/2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe time token berbantu puzzle terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas X pada materi Gelombang di MA Al Hikmah Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2014/2015 .Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimen. Desain penelitian ini menggunakan Nonequivalent Control Group Design dengan populasi yaitu seluruh peserta didik kelas X semester genap di MA Al Hikmah Bandar Lampung T.P 2014/2015. Sampel penelitian ini menggunakan 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kontrol, dimana kelas eksperimen (XA menggunakan model kooperatif tipe time token berbantu puzzle dan kelas kontrol (XB menggunakan model pembelajaran kooperatif media gambar. Teknik pengambilan data menggunakan test (pretest dan

  7. PERANCANGAN APLIKASI UJIAN SARINGAN MASUK PERGURUAN TINGGI SECARA ONLINE BERBASIS ANDROID (STUDI KASUS UNIVERSITAS POTENSI UTAMA MEDAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deny Adhar

    2016-10-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi informasi telah menyentuh hampir semua sektor. Hal ini menuntut peningkatkan kinerja baik dari segi efektifitas dan efesiensi. Salah satu sektor yang menjadi hal penting untuk diperhatikan peningkatan kinerja ialah sektor pendidikan. Dengan meningkat dan berkembangnya teknologi informasi dibutuhkan suatu sistem pendidikan yang berkualitas baik dari segi mutu materi pendidikan, pengajaran, pengujian serta sarana dan prasarana pendidikan. Dalam hal ini yang menjadi sorotan yang baik untuk dijadikan pembahasan ialah sistem pengujian dimana masih banyak lembaga – lembaga pendidikan baik universitas, sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan non-formal lainnya yang menggunakan cara manual dalam melakukan ujian saringan masuk. Penggunaan cara manual ini banyak mengalami kendala dalam pelaksanaannya, diantaranya dalam hal biaya penyediaan bahan soal dan jawaban ujian, waktu pengerjaan dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan kemajuan teknologi iternet berbasis mobile, perangkat mobile seperti handphone sekarang layaknya seperti komputer dapat diinstal berbagai macam aplikasi. Sistem ujian saringan masuk secara online ini diimplementasikan dalam sistem operasi mobile yaitu android yang sedang berkembang pesat saat ini, sehingga semua kendala yang ditemui pada saat menjalankan cara manual dapat diperkecil atau bahkan dihilangkan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai rekomendasi peningkatan pelayanan dalam perguruan tinggi. Kata kunci— Sistem Informasi, Ujian Saringan Masuk, aplikasi Android, Perguruan Tinggi

  8. PRODUKSI BIODIESEL BERKEMURNIAN TINGGI DARI CRUDE PALM OIL (CPO DENGAN TERTRAHIDROFURAN-FAST SINGLE-PHASE PROCESS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    O. Rachmaniah

    2012-02-01

    Full Text Available Reaksi transesterifikasi dalam proses pembuatan biodiesel merupakan reaksi yang lambat karena berlangsung dalam sistem dua fase. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan penambahan co-solvent yang tidak reaktif. Penambahan co-solvent bertujuan untuk membentuk sistem satu fase. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan mempelajari pengaruh penambahan co-solvent THF terhadap metil ester yang dihasilkan pada reaksi transesterifikasi pembuatan biodiesel dari crude palm oil (CPO. Adapun variabel yang dipelajari adalah molar ratio minyak terhadap metanol, jumlah THF dan jumlah katalis yang digunakan, serta waktu reaksi. Selain itu, dilakukan pula reaksi transesterifikasi tanpa penambahan co-solvent (metode konvensional sebagai pembanding. Reaksi dilakukan skala laboratorium menggunakan labu alas bulat berleher tiga dilengkapi pendingin balik, termometer dan pengaduk magnetik. Suhu reaksi dijaga pada 30oC menggunakan penangas air dan tekanan atmosferik. Hasil penelitian menunjukkan reaksi transeterifikasi dengan penambahan co-solvent berlangsung lebih cepat dibandingkan reaksi konvensional. Transesterifikasi dengan penambahan co-solvent menghasilkan kadar metil ester lebih tinggi dibandingkan metode konvensional. Kadar metil ester tertinggi (98,42% dicapai saat penambahan THF:metanol = 2:1, molar ratio CPO:metanol = 1:6 dan katalis NaOH 0,5%-berat. Pemakaian katalis 1,3%-berat memberikan kadar metil ester lebih tinggi dibandingkan saat pemakaian katalis 0,5%-berat (kenaikan rata-rata kadar metil ester sebesar 3-4%. Peningkatan ratio THF:metanol  hingga 2:1 hanya memberikan  kenaikan kadar metil ester sebesar 1,47%.

  9. PEMBERIAN VIRGIN COCONUT OIL UNTUK MENINGKATKAN JUMLAH DAN MOTILITAS SPERMATOZOA: STUDI PADA TIKUS WISTAR DENGAN DIET TINGGI LEMAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asmarita Jasda

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRACTObesity is one of several causes of infertility in men, this accurs because off changes lifestyle, accurring in the diet. Consuming foods high in cholesterol and fatty foods can trigger obesity. High-fat diet can increase the production of free radicals that have a negative impact on the quality and amount of sperm motility. Virgin Coconut Oil contains lauric acid and polyphenols, which can capture free radicals. Objective of this study was to prove that Virgin Coconut Oil administration might increase the number and motility of spermatozoa in Wistar rats with high-fat diet (HFD. The study using Randomized Posttest Only Control Group Design. Thirty male Wistar rats aged 2 months and weighing 150-200 grams were divided into 5 groups: negative control (normal diet, positive control (HFD, first treatment group (HFD with VCO 1 ml/day, second treatment group (HFD with VCO 1.2 ml /day, and third treatment group (HFD with VCO 2 ml/day. The mean number of sperm in three treatment groups increase compared to the positive control group (375 million/ml, P1 (566.67 million/ml, P2 (510 million/ml and P3 (500 million/ml, however statistically was went significant (p = 0.1. The mean percentage of sperm motility in the 3 treatment groups increase compared to the positive control group, P1 (43.33%, p2 (36% and P3 (32.50%. however, statistically was not sinificant (p = 0.2. Virgin Coconut Oil cannot increase the number and motility of spermatozoa in male Wistar rats with hig-fat diet (p > 0.05.Keywords: high fat diet, virgin coconut oil, sperm number, sperm motilityABSTRAKSalah satu penyebab infertilitas pada pria adalah obesitas, ini terjadi karena adanya perubahan gaya hidup, terjadi pada pola makan. Mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi dan berlemak dapat mencetuskan terjadinya obesitas. Diet tinggi lemak dapat meningkatkan produksi radikal bebas yang dapat berdampak buruk pada kualitas jumlah dan motilitas spermatozoa. Virgin coconut oil (VCO

  10. KORELASI PEMERIKSAAN GLUKOSA URIN DENGAN PROTEIN URIN PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DI RSUD dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azhari Muslim

    2016-08-01

    Full Text Available Korelasi Pemeriksaan Glukosa Urin Dengan Protein Urin Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Diabetes mellitus (DM merupakan kelainan metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia karena penurunan efektivitas dan atau jumlah insulin, akibat gangguan pankreas. Pada keadaan  normal, pankreas memproduksi insulin untuk metabolisme karbohidrat yang terkandung dalam makanan yang kita makan. Penurunan aktivitas dan atau jumlah insulin menyebabkan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, air dan elektrolit. WHO menyatakan bahwa   Indonesia menempati urutan keempat terbesar  dalam jumlah penderita DM  dengan prevalensi 8,6% dari total jumlah penduduk.  Departemen Kesehatan menyebutkan bahwa jumlah pasien rawat inap maupun rawat jalan di rumah sakit dengan diabetes melitus menempati urutan pertama dari seluruh penyakit endokrin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi pemeriksaan kadar glukosa urin dengan protein urin pada penderita diabetes mellitus tipe II. Penelitian ini merupakan potong lintang untuk mengetahui korelasi kadar glukosa urin dengan protein urin. Variabel terikat pada penelitian ini adalah kadar protein urin, sedangkan variabel bebas adalah kadar glukosa urin. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi antara kadar glukosa urin dengan kadar protein urin pada penderita diabetes mellitus tipe II dengan korelasi/hubungan p= 0,003 dan kekuatan korelasi adalah linier positif sempurna sebesar r= 1.000. Hal ini berarti kenaikan kadar glukosa urin diikuti kenaikan kadar protein urin. Prediksi besarnya pengaruh  kadar glukosa urin dalam meningkatkan kadar protein urin menggunakan persamaan  Y=  416, 77 - 236 X, dimana X adalah kadar glukosa urin dan Y adalah kadar protein urin. Perlu dilakukan pemeriksaan protein urin dan penelitian yang lebih spesifik berkaitan dengan protein urin sebagai marker untuk pencegahan kejadian nefropati diabetika.

  11. Tinggianthura alba: a new genus and species of Anthuridae (Isopoda, Cymothoida, Anthuroidea) from Pulau Tinggi, Johor, Malaysia with an updated key to the genera of Anthuridae.

    Science.gov (United States)

    Chew, Melvin; Abdul Rahim, Azman; bin Haji Ross, Othman

    2014-01-01

    A new anthurid isopod from dead coral rubble and stones in the intertidal area of Pulau Tinggi, Johor, Malaysia, is described. It is placed in a new genus and species, Tinggianthura alba. Tinggianthura is characterized by: (1) subtriangular carpus shape of pereopods 4-7, (2) pereopod 1 propodus palm without prominent tooth or steps and (3) maxillipedal palp 2-articled.

  12. HUBUNGAN PENYAKIT GONDOK DENGAN PRESTASI BELAJAR DAN TINGGI BADAN ANAK MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI (MIN KORONG GADANG KECAMATAN KURANJI KOTA PADANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusri Dianne Jurnalis

    2008-09-01

    Full Text Available AbstrakYodium adalah komponen esensial dalam asupan makanan manusia, yang merupakan bagian dari hormon tiroid yaitu tiroksin (T4 and triyodotironin (T3. Hormon tersebut dibutuhkan untuk menjaga metabolisme basal, metabolisme sel, dan kesatuan jaringan tubuh. Hormon tiroid diperlukan dalam pekembangan sistem saraf janin dan bayi. Kekurangan asupan yodium dapat menyebabkan penyakit gondok, yaitu pembesaran kelenjar tiroid. Gondok endemik merupakan hasil dari peningkatan kerja kelenjar tiroid oleh Thyroid Stimulating Hormone (TSH dalam memaksimalkan penggunaan yodium yang tersedia, hal ini merupakan penyesuaian terhadap keku-rangan yodium. Gangguan paling parah yang dapat disebabkan oleh kekurangan yodium adalah retardasi mental yang menetap dan hambatan pertumbuhan. Selama kurun wktu 5 tahun, prevalensi penyakit gondok di Kota Padang meningkat dari 8,5% menjadi 21,5%.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi penyakit gondok dan hubungannya dengan prestasi belajar dan tinggi badan anak Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN Korong Gadang Kecamatan Kuranji Kota Padang.Telah dilakukan penelitian pada 169 murid kelas II, III, IV, V, dan VI di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN Korong Gadang Kecamatan Kuranji Kota Padang. Data tentang prestasi belajar didapatkan dari hasil ujian semester. Tinggi badan ditentukan berdasarkan tinggi badan per umur.Selama penelitian ini didapatkan 84 anak (49,7% menderita penyakit gondok. Tidak didapatkan hubungan yang bermakna antara penyakit gondok dan prestasi belajar (p>0,05. Penelitian ini juga menemukan tidak terdapat hubungan antara penyakit gondok dan pertumbuhan fisik (p>0,05.Kata kunci : Penyakit Gondok, Prestasi Belajar, Tinggi Badan AnakAbstractIodine is an essential component of human diet, which part of thyroid hormones, thyroxine (T4 and triiodothyronine (T3. These hormones are involved in the maintenance of metabolic rate, cellular metabolism and integrity of connective tissue. Thyroid hormones are

  13. ANALISA PERBANDINGAN TINGGI PERMUKAAN LAUT DARI DATA SGDR RETRACKING DAN GDR SATELIT ALTIMETRI JASON-2 TAHUN 2011 (STUDI KASUS : PESISIR PANTAI SELATAN JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewangga Eka Mahardian

    2015-02-01

    Full Text Available Indonesia adalah negara maritim dimana memiliki wilayah laut sekitar 70% sehingga segala aktifitas sangat dipengaruhi oleh kondisi laut. Sea surface high (SSH merupakan tinggi permukaan air laut di atas ellipsoid. Pengkajian tentang sea surface high (SSH sangat penting dilakukan di Indonesia untuk memperoleh informasi spasial tentang kondisi perairannya. Saat ini telah dikembangkan suatu sistem satelit yang mempunyai obyek penelitian mengamati kondisi perairan yakni satelit altimetri Jason-2.Metode analisa perbandingan tinggi permukaan laut retracking dari data SGDR dengan tinggi permukaan laut non retracking dari data GDR menggunakan metode Center of gravity. Metode ini digunakan untuk mendapatkan  sea surface high retracking. Pengolahan data netcdf satelit altimetri jason-2 menggunakan software radar altimetry toolbox (BRAT dan matrix laboratory. Pengolahan data tinggi permukaan laut dilakukan tiap pass perbulan pada tahun 2011.Hasil penelitian SSH pada 2011 didapatkan nilai SSH onboard  6,0430 m – 28,1084 m. Banyak faktor yang menyebabkan tinggi rendah SSH pada daerah pesisir yakni Ketinggian air laut , morfologi pantai , Iklim dan cuaca. Dari beberapa faktor tersebut , ketinggian air laut dapat langsung di olah dari satelit altimetri, didapatkan Ketinggian air laut onboard berkisar 5,7611 m – 28,2212 m.Hasil penelitian dari proses retracking SSH OCOG menujukan bahwa nilai SSH pada lintasan satelit dari daratan ke lautan (pass genap lebih besar  daripada lautan ke daratan (pass ganjil. Yang disebabkan oleh pantulan dan noise dari daratan yang relatif besar. Selain itu hasil ploting SSH OCOG masih sangat noise dibandingkan SSH onboard / SSH non retracking tetapi SSH memiliki keuntungan data lebih luas mencakup wilayah pesisir daripada SSH onboard.   

  14. Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR pada Mahasiswa di Lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reno Renaldi

    2014-11-01

    Full Text Available Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes Hang Tuah Pekanbaru sebagai tempat pelaksanaan proses belajar mengajar bagi mahasiswa sekaligus tempat kerja bagi karyawannya,  yang mana seyogyanya tempat tersebut menjadi tempat Kawasan Tanpa Rokok berdasarkan Undang-undang kesehatan.Oleh karena itu sejak tahun2011STIKes Hang Tuah telah mengeluarkan kebijakan dalam bentuk surat edaran dengan nomor surat No/09/STIKes-HTP/IX/2011/289/mengenai Kawasan Tanpa Rokok di lingkungan STIKes Hang Tuah Pekanbaru.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Implementasi kebijakan kawasan tanpa rokok (KTR pada mahasiswa di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru Tahun 2013.Metode penelitian dengan desain Cross Sectional  dilaksanakan pada bulan juni-juli 2013. Jumlah sampel 350 orang mahasiswa. Prosedur pengambilan sampel dengan cara Proporsional Random  Sampling, pengambilan data menggunakan kuesioner dan analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi-square, multivariat dengan uji regresi logistic ganda. Hasil penelitian menunjukkan yang tidak mematuhi kebijakan KTR sebanyak 236 orang (67,4%, variabel yang berhubungan dengan implementasi kebijakan KTR adalah pengetahuan kebijakan KTR (OR:15,594; 95%CI: 7,530-32,292 dan lingkungan pergaulan (OR:17,118; 95%CI:9,455-30,992, variabel yang tidak berhubungan dengan implementasi kebijakan KTR adalah pengetahuan bahaya merokok dan pada variabel ini tidak terdapat counfounding. Diharapkan pihak STIKes Hang Tuah Pekanbaru dengan masing-masing prodi yang ada di STIKes Hang Tuah Pekanbaru untuk melakukan tinjauan dan sosisalisasi tentang Kawasan Tanpa Rokok kepada mahasiswa yang masih merokok di lingkungan STIKes Hang Tuah Pekanbaru

  15. Smoking among Secondary School Students in Kota Tinggi, Johor, Malaysia--Findings from a Cross-Sectional Study.

    Science.gov (United States)

    Lim, Hock Kuang; Teh, Huey Chien; Lim, Li Hui; Lau, Joo Keng; Kee, Cheong Chee; Ghazali, Sumarni Mohd; Chan, Ying Ying; Sabtu, Mohd Yusoff; Ismail, Hasimah; Mohd Zaki, Nor Azian; Thomas, Leni Tupang; Lim, Kuay Kuang; Sm, Cheong; Ibrahim, Normala; Mohd Yusoff, Muhammad Fadhli

    2015-01-01

    Smoking is a learnt behavior during adolescence and understanding the factor/s associated with smoking will assist in identifying suitable measures in combating the rising prevalence of smoking among adolescents. This research aimed to identify the factor/s associated with smoking among form four students in Kota Tinggi, Johor. Multistage sampling was used to select a representative sample of students in 2008 and data were collected using a self-administered validated questionnaire. This study revealed that the overall smoking prevalence was 19.0% with a significantly higher proportion of male smokers (35.8%) as compared to females (3.15%). Adolescents who were male (aOR 6.6, 95%CI 2.61-16.4), those who had peer/s who smoked (aOR 4.03, 95% CI 1.31-12.4), and those who studied in rural areas and Felda Settlements ( aOR 4.59, 95 CI 1.11-18.0; aOR 9.42, 95%CI 3.91-29.1) were more likely to smoke in the past one week. On the other hand, adolescents with better knowledge on the hazards of smoking and negative attitudes towards smoking were less likely to smoke (aOR 0.51, 95%CI 0.37-0.72; aOR 0.67, 95%CI 0.46-0.99). Future promotional and interventional programmes on smoking should be considered and the above identified risk factors integrated to reduce smoking prevalence among students of school-going ages in Kota Tinggi. Johor.

  16. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW II TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN KECEMASAN PESERTA DIDIK SMA KELAS XI PADA MATERI SISTEM KOLOID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zikra Azizah

    2017-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II terhadap peningkatan penguasaan konsep dan penurunan kecemasan peserta didik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest, nonequivalent control group design. Subyek penelitian berjumlah 79 peserta didik kelas XI IPA di salah satu SMAN di kota Padang, terdiri dari 40 peserta didik kelas eksperimen dan 39 peserta didik kelas kontrol. Instrumen yang digunakan yaitu tes penguasaan konsep, kuesioner kecemasan, pedoman wawancara, dan lembar observasi peserta didik. Analisis data menggunakan uji perbedaan rata-rata yaitu Uji-t atau uji Mann-Whitney. Skor rata-rata N-Gain penguasaan konsep peserta didik kelas eksperimen sebesar 0,60 dan kelas kontrol sebesar 0,49. Skor rata-rata N-Gain kecemasan peserta didik kelas eksperimen 0,45 dan kelas kontrol sebesar 0,36. Berdasarkan skor N-Gain terdapat perbedaan yang signifikan antara penguasaan konsep dan kecemasan peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol. Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II dapat meningkatkan penguasaan konsep peserta didik dan menurunkan kecemasan peserta didik.

  17. PENERAPAN MODEL STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS TIPE SHARED UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN SIKAP ILMIAH SISWA PADA MATERI POKOK CAHAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chandra Okta Fiandi

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan kognitif serta sikap ilmiah siswa melalui penerapan model pembelajaran Student Teams-Achievement Divisions (STAD pada pembelajaran IPA terpadu tipe shared pada materi pokok cahaya. Metode Penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan desain The Mathing-Only Pretest-Posttest Control Group. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas VIII tahun pelajaran 2014/2015 SMP Negeri 01 Mapat Tunggul Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest kemampuan kognitif berupa soal tertulis pilihan ganda, serta lembar obesrvasi sikap ilmiah siswa. Rerata N-Gain peningkatan kemampuan kognitif siswa dengan penerapan model STAD berada pada kategori sedang dan peningkatan pada kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional pada kategori redah. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan Independent Sample t-Test. Hasilnya menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan pada kelas yang menggunakan model pembelajaran STAD dalam meningkatkan kemampuan kognitif siswa. Pada aspek sikap ilmiah siswa, peningkatan diperoleh pada kelas eksperimen, namun tidak signifikan, pada penerapan pembelajaran IPA terpadu tipe shared pada materi pokok cahaya.

  18. PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA KARTU TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA KELAS XI SMA N 1 TENGARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Antonius Tri Widodo

    2016-06-01

    Full Text Available Pembelajaran yang menyenangkan dan memberdayakan siswa membuat siswa /ebih aktif dalam proses pembelajaran. Cara yang bisa dilakukan guru adalah dengan menerapkan model pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembe/ajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media kartu terhadap hasil be/ajar. Penelitian menggunakan populasi siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Tengaran tahun ajaran 200912010. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling. Analisis tahap awal menunjukkan bahwa populasi memiliki tingkat homogenitas sama dan data terdistribusi nonnal. Setelah perlakuan, didapatkan rata-rata hasil be/ajar kelompok eksperimen lebih baik daripada kontrol yaitu sebesar 78, 19 dan 69,88. Uji perbedaan rata-rata hasil be/ajar diperoleh thitung (4, 76 > t,abet (1,99, sehingga terdapat perbedaan hasil be/ajar antar kelompok. Uji korelasi diperoleh harga koefisien korelasi biserial (r J sebesar 0, 58 dan nilai SEm *1, 96 = 0, 2683. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa harga rb (0,58 > SErb *1,96 (0,2683, sehingga korelasi antardua variabel signifikan dan koefisien determinasi sebesar 33, 63%. Kelompok eksperimen mencapai ketuntasan be/ajar klasikal sedangkan kontrol be/um. Pada rata-rata nilai afektif dan psikomotorik, kelompok eksperimen mencapai nilai lebih baik daripada kontrol. Berdasarkan angket pendapat siswa dipero/eh rata-rata siswa setuju dengan penerapan model pembelajaran ini dan disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media berpengaruh terhadap hasil be/ajar.

  19. ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI DATA PRIBADI DAN NILAI MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI (STUDI KASUS UNIVERSITAS KEBANGSAAN BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asti Herliana

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract – This research produce an information system about college students administrative procedure especially the personal data and value process. Administrative process at the sprout of education or college are one of the important factor of the organization activity. Very quick and appropriately information is the main thing that should be given by the administrator. A computerized system is the answer to solve the problems that occur. with the computerization system, the work that performed daily by the administrator becomes easier because the administrator just need to enter the data into the computer and then when the administrator need the data, it can be searched by using keywords to obtain the necessary data in a short time. The reason why the visual-based programme was use in this research is because the visual-based programme was user friendly or easy to used by the administrator. Beside that, visual-based programme have a high aesthetic value so that the administrator can operate the program with a good view. Keywords : Administration Information System, College, Personal Data, Value Data Abstrak - Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem informasi tentang prosedur administrasi mahasiswa terutama membahas tentang data pribadi dan proses nilai. Proses administrasi di bidang pendidikan atau perguruan tinggi adalah salah satu faktor penting dari kegiatan organisasi. Penyajian informasi yang cepat dan tepat guna adalah hal utama yang harus diberikan oleh administrator. Sebuah sistem komputerisasi adalah jawaban untuk memecahkan masalah yang terjadi. Dengan sistem yang terkomputerisasi, pekerjaan yang dilakukan setiap hari oleh administrator menjadi lebih mudah karena administrator hanya perlu memasukkan data ke dalam komputer dan kemudian ketika administrator membutuhkan data, dapat dicari dengan menggunakan kata kunci untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam waktu singkat. Alasan mengapa program berbasis visual digunakan pada

  20. Korelasi indeks morfologi wajah dengan sudut interinsisal dan tinggi wajah secara sefalometri (Cephalometric correlation of facial morphology index with interincisal angle and facial height

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pricillia Priska Sianita K

    2013-12-01

    Full Text Available Background: In a disaster or criminal case, comprehensive information is needed for identification process of each victim. Especially for some cases that only leave skull without any information that could help the identification process, including face reconstruction that will be needed. One way of identifications is specific face characteristic, race, some head-neck measurements, such as facial morphology index, interincisal angle and facial height. Purpose: The aim of study was to determine the correlation of facial morphology index with interincisal angle and facial height through cephalometric measurement. Methods: The samples were cephalogram of 31 subjects (Deutro-Malayid race who met the inclusive criteria. Cephalometric analysis were done to all samples and followed by Pearson Correlation statistical test. Results: The correlation was found between facial morphology index and facial height, but no correlation between facial morphology index and interincisal angle. Conclusion: The study showed that the cephalometric measurement of facial morphology index and facial height could be used as the additional information for identification process.Latar belakang: Dalam bencana alam atau kasus kriminal informasi yang komprehensif diperlukan untuk proses identifikasi masing korban. Khususnya pada beberapa kasus yang hanya meninggalkan tengkorak tanpa informasi yang dapat membantu proses identifikasi, termasuk rekonstruksi wajah yang akan dibutuhkan. Salah satu cara identifikasi karakteristik wajah tertentu, ras, beberapa pengukuran kepala leher, seperti indeks morfologi wajah, sudut interincisal dan tinggi wajah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan meneliti korelasi indeks morfologi wajah dengan sudut interincisal dan tinggi wajah melalui pengukuran sefalometrik. Metode: Sampel penelitian adalah cephalogram dari 31 subyek ras Deutro - Malayid ras yang memenuhi kriteria inklusif. Analisis cephalometri dilakukan pada semua sampel dan dilanjutkan

  1. PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN MENULIS CERITA ANAK BERMUATAN NILAI KARAKTER BERDASARKAN CONTENT AND LANGUANGE INTEGRATED LEARNING (CLIL UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR KELAS TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Qurrota Ayu Neina

    2015-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah manganalisis kebutuhan, memaparkan pengembangan, dan menentukan keefektifan buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL untuk siswa sekolah dasar kelas tinggi. Langkah penelitan yang digunakan dalam mengembangkan buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL untuk siswa sekolah dasar kelas tinggi adalah research and development. Setelah melakukan penelitian, diperoleh hasil sebagai berikut: (1 berdasarkan hasil analisis kebutuhan siswa dan guru, rancangan yang disarankan untuk buku pengayaan menulis cerita anak berdasarkan CLIL berisi beberapa bagian, yaitu (a pengantar materi sebagai motivasi belajar, (b materi yang berisi langkah-langkah menulis cerita anak, (c cerita anak yang terintegrasi CLIL, (d panduan memahami nilai karakter, (e panduan untuk memahami ilmu IPA/IPS, dan (f latihan; (2 buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL dikembangkan dengan memperhatikan prinsip-prinsip pengembangan aspek isi, penyajian, bahasa dan keterbacaan, serta kegrafikaan; dan (3 buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL efektif bagi siswa SD kelas tinggi.

  2. Hubungan Jumlah Komplikasi Kronik Dengan Derajat Gejala Depresi Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Poliklinik Rsup Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Try Rahmi Lussii Karsuita

    2016-09-01

    Full Text Available AbstrakKomplikasi akibat penyakit Diabetes Melitus (DM dapat menyebabkan terjadinya perubahan psikologis, salah satunya adalah gejala depresi pada pasien DM. Tujuan penelitian ini adalah menentukan perbedaan jumlah komplikasi kronik pada setiap derajat depresi pada pasien DM tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional yang dilaksanakan dari Maret sampai Mei 2014 di Poliklinik RSUP Dr. M. Djamil Padang. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 76 pasien DM. Jumlah komplikasi kronik diketahui dengan melihat rekam medik pasien, sedangkan derajat gejala depresi dinilai dengan wawancara menggunakan kuesioner Beck Depression Inventory (BDI II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang mengalami gejala depresi sebanyak 27 orang (35,5%. Derajat gejala depresi normal atau minimal sebanyak 64,5%, derajat ringan sebanyak 27,6% dan derajat sedang sebanyak 7,9%. Gejala depresi pada responden dengan satu komplikasi sebesar 6,9%, dengan dua komplikasi 42,4%, dengan tiga komplikasi 88,8 % dan empat komplikasi sebesar 60%. Setelah dilakukan analisis dengan uji Kruskal Wallis didapatkan bahwa terdapat perbedaan rerata jumlah komplikasi kronik pada setiap derajat depresi pada pasien DM tipe 2 (p < 0,001.Kata kunci: diabetes melitus tipe 2, gejala depresi, komplikasi kronikAbstractComplications due to diabetes disease can cause psychological changes, such as depression symptom. The objective of this study was to reveal the difference of the number of chronic complications on every single degree of depression in patients with type 2 diabetes. This was an analytic study that carried out from March to May 2014 in the polyclinic of RSUP Dr. M. Djamil Padang. The subject consisted of 76 diabetic patients. The number of chronic complications was identified by looking at the medical record of patients, whereas the degree of depressive symptom assessed by interview using a questionnaire BDI II. The results showed that respondents having

  3. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC Bermuatan Nilai Karakter terhadap Kemampuan Menulis Cerpen Siswa Kelas VII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mhd. Jasri Ilham

    2017-03-01

    Full Text Available Abstract: This study aimed at investigating the effect of cooperative learning of CIRC type with character values on short story seventh graders’ writing achievement at junior high school. In addition to that, a quantitative method with a quasi experimental design (pretest-posttest control group design was conducted. It turned out that there was a significant effect of using cooperative learning of CIRC type with character values on short story seventh graders’ writing achievement at State Senior High School 5 Muara Bungo in (1 developing theme (3,383 e” 2,0086, (2 using the language (2,533 e” 2,0086, (3 developing the background (2,469 e” 2,0086, (4 developing characters (2,319 e” 2,0086, (5 developing the plot (2,087 e” 2,0086, and (6 implementing character values in cooperative learning of CIRC type in writing short story ran well. The finding was corroborated by the mean of students’ character values (3,16 and was categorized as good. Key Words: writing learning, short story, CIRC cooperative learning, character value Abstrak: Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe CIRC bermuatan nilai karakter terhadap kemampuan menulis cerpen siswa kelas VII SMP. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan rancangan kuasi eksperimen (quasi experimental dengan desain pretest-posttest control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC bermuatan nilai karakter terhadap kemampuan menulis cerpen siswa kelas VII SMPN 5 Muara Bungo; dalam (1 mengembangkan tema (3,383 e” 2,0086, (2 menggunakan bahasa (2,533 e” 2,0086, (3 mengembangkan latar (2,469 e” 2,0086, (4 mengembangkan penokohan (2,319 e” 2,0086, (5 mengembangkan alur (2,087 e” 2,0086, dan (6 pengimplentasian nilai karakter dalam pembelajaran kooperatif tipe CIRC dalam menulis cerpen terlaksana dengan baik. Hal ini terbuktikan

  4. ANALISIS DISTRIBUSI KECEPATAN PENDINGIN DALAM ELEMEN BAKAR TIPE PELAT MENGGUNAKAN METODE CFD UNTUK REAKTOR RISET RSG-GAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Subekti

    2015-03-01

    Full Text Available Eksperimen pengukuran distribusi kecepatan pendingin dalam subkanal elemen bakar reaktor riset RSG-GAS sulit dilakukan karena lebar celah yang sangat kecil dan terletak di dalam elemen bakar. Oleh karena itu diperlukan perhitungan untuk memprediksi distribusi kecepatan pendingin dalam subkanal untuk mengkonfirmasi bahwa keberadaan handle tidak merusak distribusi kecepatan pendingin masuk ke dalam setiap subkanal. Perhitungan ini memerlukan metode CFD yang memperhatikan interior 3 dimensi. Perhitungan distribusi kecepatan pendingin dalam subkanal juga belum pernah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan investigasi distribusi kecepatan pendingin elemen bakar tipe pelat menggunakan metode CFD 3 dimensi untuk reaktor riset RSG-GAS. Penelitian ini juga sangat diperlukan sebagai bagian dari pengembangan desain termohidrolika elemen bakar untuk reaktor riset inovatif. Pemodelan menggunakan ½ model dalam perangkat lunak Gambit dan perhitungan menggunakan persamaan Turbulen dalam perangkat lunak FLUENT 6.3. Hasil perhitungan kecepatan pendingin tiga dimensi dalam subkanal menggunakan metode CFD lebih rendah sekitar 4,06% dari pada hasil perhitungan satu dimensi karena perhitungan satu dimensi mengabaikan keberadaan handle. Kata kunci: Aliran pendingin, elemen bakar, reaktor riset, kondisi tunak, CFD   The measurement experiment for coolant-velocity distribution in the subchannel of fuel element of RSG-GAS research reactor is difficult to be carried out due to too narrow channel and subchannel placed inside the fuel element. Hence, the calculation is required to predict the coolant-velocity distribution inside subchannel to confirm that the handle presence does not ruin the velocity distribution into every subchannel. This calculation utilizes CFD method, which respect to 3-dimension interior. Moreover, the calculation of coolant-velocity distribution inside subchannel was not ever carried out. The research object is to investigate the

  5. MODEL PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI CALON GURU SEBAGAI KECENDERUNGAN BARU PADA ERA GLOBALISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ms Liliasari

    2015-01-01

    Full Text Available Indonesian people as human resources should be prepared to globalization era in the 21st  century, therefore they have to develop their higher order thinking skill rapidly, to improve their quality. Science education has an important role to develop young generation thinking skill, that makes science teachers training needs to be improved. Three science teaching models  have been developed to increase science teacher candidates high order thinking skill, consist of Chemical Bond Model of Teaching (MPIK, Thermodynamics Model of Teaching (MPTD and Anatomy and Physiology of Human Body Model of Teaching (MPAF. Each of the models consists of concept analysis and concept map, learning activities, teaching materials, test item. These studies show the dependency of the higher order thinking aspects and the characteristics of the subject matter in the models, including kind of concepts, width and depth of the subject matter areas. The models have been implemented and evaluated in three institutes of teacher training in Java. The findings show that the models had successfully increased the science teacher candidates way of thinking, on the whole stages of critical thinking skills, that have raised their propositional and combinatorial thinking. The impact shows that science models of learning (MPIPA are available as new trend of science teacher training for the globalization era. Kata kunci  : model pembelajaran, berpikir tingkat tinggi, calon guru IPA

  6. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI B PADA MATA PELAJARAN PKN DI SMK PGRI II SALATIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nani Mediatati

    2012-06-01

    Full Text Available Hasil pengamatan peneliti terhadap pembelajaran PKn di kelas XI B SMK PGRI II Salatiga, nampak bahwa guru masih menggunakan metode ceramah dan tanya jawab dalam menyampaikan materi. Pembelajaran lebih berpusat pada guru dan menekankan pada pembelajaran secara individual, sehingga tingkat keaktifan siswa rendah (34,25% dari seluruh siswa di kelas . Hal ini juga berdampak kepada rendahnya hasil belajar yang mencapai 62,17 persen siswa di bawah KKM ( 75 . Terkait masih rendahnya keaktifan siswa serta rendahnya hasil belajar siswa tersebut, maka dilakukan PTK sebagai upaya untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe learning together, sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang lebih tepat. Indikator keberhasilan yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah keaktifan belajar siswa meningkat lebih dari 80 persen dari jumlah siswa dan hasil belajar siswa mencapai KKM (≥ 75 meningkat 100 persen. Selama proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe learning together keaktifan belajar siswa dapat meningkat, karena siswa diberdayakan dan diberi kepercayaan untuk kritis dan terlibat aktif dalam kegiatan belajar. Ketercapaian persentase rata-rata keaktifan belajar siswa mencapai 71,4 persen pada siklus I yang lebih baik dari rata-rata keaktifan belajar siswa pada pra siklus yang hanya mencapai 34,25 persen saja, pada siklus II meningkat menjadi 91,4 persen. Dampak positif dari meningkatnya keaktifan belajar siswa adalah pada hasil belajar siswa yang juga meningkat, semula nilai rata-rata 72,43 pada pra siklus menjadi 75,86 pada siklus I dan 80,92 pada siklus II. Ketercapaian KKM (75, semula 37,83 persen pada pra siklus meningkat menjadi 81,08 persen pada siklus I dan menjadi 100 persen pada siklus II.

  7. PENGARUH PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE GROUP INVESTIGATION (GI TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU KELAS VIII SEMESTER GENAP SMPYPI 1 BANDAR MATARAM LAMPUNG TENGAH T.P 2015/2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desi Fatmawati Maryatun

    2016-05-01

    Full Text Available Metode cooperative learning tipe group investigation merupakan model pembelajaran kooperatif yang dapat melibatkan peserta didik secara aktif dalam kegiatan pembelajaran mulai dari merencanakan topik-topik yang akan dipelajari, bagaimana melaksanakan investigasinya, hingga melakukan presentasi kelompok dan evaluasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan model pembelajaran cooperative learning tipe Group Investigation terhadap hasil belajar IPS Terpadu peserta didik kelas VIII semester genap SMP YPI 1 Bandar Mataram  Lampung Tengah tahun pelajaran 2015/2016. Hipotesis yang penulis ajukan adalah “Ada pengaruh yang positif pada model pembelajaran cooperative learning tipe Group Investigation terhadap hasil belajar IPS Terpadu peserta didik kelas VIII semester genap SMP YPI 1 Bandar Mataram  Lampung Tengah tahun pelajaran 2015/2016. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP YPI 1 Bandar Mataram Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2015/2016 yaitu berjumlah 48 orang siswa dan diantaranya terdiri dari 2 kelas. Dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIIIa dan VIIIb. Kelas VIIIa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIb sebagai kelas control, sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, Eksperimen dilaksanakan pada siswa kelas VIIIa Semester Genap SMP YPI 1 Bandar Mataram Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 24 peserta didik. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan  metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Sedangkan untuk mengetahui tingkat validitas dan reliabilitas penulis menggunakan rumus K-R 20. Kemudian untuk menguji/membuktikan hipotesis digunakan rumus Regresi Linier Sederhana yaitu  Ŷ = a + bx. Nilai Ŷ = 73,33+ 0,5 X yang dilanjutkan dengan rumus thitung > ttabel.pada daftar signifikan 5% yaitu 4 > 1,72  dan pada taraf signifikan 1% yaitu 4 > 2,52. Dengan demikian hipotesisnya diterima karena ada pengaruh yang positif

  8. STUDI SIMULASI MODEL PENERANGAN ALAMI (DAYLIGHTING RUANG PADA BANGUNAN FASILITAS PENDIDIKAN TINGGI DENGAN SUPERLITE 2.0

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanni Elitasari Mahaputri

    2012-08-01

    Full Text Available Daylight was the only efficient source of light available for building. Therefore, architecture was dominated by the goal of creating openings large enough to distribute daylight to building interiors. It is important to understand the amount of natural light penetration when outdoor obstruction are displaced in order to propose optimum external shading strategies as design solutions. This paper presents a study of the daylight factor and daylight contourt approaches and also investigates the effect of outdoor obstruction displacement on natural-light penetration of a specific room in higher-education building facility. The interior daylight illuminance data were simulated and analyzed using Superlite 2.0. The result shows that several effects of the external obstruction displacement as shading provider, depending on transmitted natural-light penetration, which determine the better consideration option in designing landscape surround building, especially in hot humid climates. Sinar matahari merupakan sumber penerangan yang efisien bagi bangunan. Tujuan utama dalam arsitektur adalah merancang bukaan pencahayaan yang cukup besar bagi bangunan untuk mendistribusikan cahaya ke bagian dalam bangunan. Sangat penting untuk mengetahui besar penetrasi penerangan alami yang masuk ke dalam ruang bila di luar bangunan diletakkan suatu halangan sebagai salah satu solusi disain dengan mengoptimalkan strategi perancangan pem­bayangan lingkungan. Makalah ini membahas tentang kajian pendekatan faktor penerangan alami (daylight factor dan koefisien penerangan alami, serta mengamati pengaruh perletakan halangan lingkungan terhadap penetrasi penerangan alami suatu ruang fasilitas pendidikan tinggi. Data illuminasi penerangan interior disimulasikan dan dianalisa menggunakan software Superlite 2.0. Hasil penelitian menunjukkan beberapa pengaruh perletakan halangan lingkungan sebagai elemen pembayangan lingkungan berkaitan dengan penetrasi cahaya alami, yang

  9. Prevalence and factors associated with smoking intentions among non-smoking and smoking adolescents in Kota Tinggi, Johor, Malaysia.

    Science.gov (United States)

    Hock, Lim Kuang; Ghazali, Sumarni Mohamad; Cheong, Kee Chee; Kuay, Lim Kuang; Li, Lim Hui; Huey, Teh Chien; Ying, Chan Ying; Yen, Yeo Lay; Ching, Fiona Goh Swee; Yi, Khoo Yi; Lin, Chong Zhuo; Ibrahim, Normala; Mustafa, Amal Nasir

    2014-01-01

    Intention to smoke is a valid and reliable factor for predicting future smoking habits among adolescents. This factor, however, has received inadequate attention in Malaysia. The present paper elaborates the prevalence and factors associated with intent to initiate or to cease smoking, among adolescent nonsmokers and smokers in Kota Tinggi, Johor, Malaysia. A total of 2,300 secondary school students aged 13-16 years were selected through a two-stage stratified sampling method. A set of standardized questionnaires was used to assess the smoking behavior among adolescents and the inter-personal and intra-personal factors associated with smoking intention (intention to initiate smoking or to cease smoking). Multivariable logistic regression was used to identify factors related to smoking intention. The prevalence of intention to smoke in the future or to cease smoking among non- smoking adolescents and current smokers were 10.7% and 61.7% respectively. Having friends who smoke, social influence, and poor knowledge about the ill effects on health due to smoking showed significant relationships with intention to smoke in the future among non-smokers. Conversely, perceived lower prevalence of smoking among peers, weak contributory social influence, and greater awareness of the ill effects of smoking are factors associated with the intention to cease smoking sometime in the future. The study found that prevalence of intention to initiate smoking is low among non-smokers while the majority of current smokers intended to cease smoking in the future. Existing anti-smoking programmes that integrate the factors that have been identified in the current study should be put in motion to reduce the prevalence of intention to initiate smoking and increase the intention to cease smoking among adolescents.

  10. Analisis Domain Proses COBIT Framework 5 Pada Sistem Informasi Worksheet (Studi Kasus: Perguruan Tinggi STMIK, Politeknik Palcomtech

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahmi Ajismanto

    2018-01-01

    Full Text Available Perguruan tinggi Stmik, PalComTech adalah lembaga pendidikan komputer dan internet yang berdiri sejak tahun 2003. PalComTech menggunakan Sistem belajar praktek, diskusi, pemecahan studi kasus, praktikum di laboratorium dan setiap pertemuan didukung dengan fasilitas komputer dan internet. Sistem Pembelajaran Worksheet merupakan sistem informasi akademik yang digunakan oleh STMIK Palcomtech Palembang dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menentukan domain proses pada Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT 5 dan Analisa Current Maturity Level, pengukuran tingkat kematangan tata kelola Worksheet. Metode yang digunakan yaitu, deskriptif, quantitative dan metode analisis mengunakan COBIT 5. Berdasarkan hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa proses domain COBIT Framework versi 5 yang digunakan adalah: (1. EDM, (Evaluate, Direct And Monitor, (a EDM03, (b EDM04 sedangkan pada domain  (2. APO (Align Plan and Organise yaitu: (a. APO02, (b. APO04, (c. APO07, (d. APO11, (e. APO12, (f. APO13 dan pada domain (3. MEA (Monitor Evaluate and Assess yaitu: MEA01. Hasil dari Analisis Current Maturity Level adalah: (1. EDM03 : 4,23 berada pada level 4 - Managed and Measureable,(2. APO12 : 4,15 berada pada level 4 - Managed and Measureable,   (3. APO07 : 4,07 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (4. MEA01 Memantau,: 3,96 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (5. EDM04: 3,90 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (6. APO11: 3,80 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (7. APO02: 3,70 berada pada level 4 -  Managed and Measureable, (8. APO13 : 3,61 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (9. APO04: 3,55 berada pada level 4 - Managed and Measureable.   Keywords : COBIT Fremework 5, Tata Kelola TI, Domain Proses, Worksheet

  11. Heavy Metal Uptake by Nepenthes sp. in Ex-Iron and Tin Mine Soil, Pelepah Kanan, Kota Tinggi, Johor

    International Nuclear Information System (INIS)

    Sahibin Abd. Rahim; Tukimat Lihan; Zulfahmi Ali Rahman; Wan Mohd Razi Idris; Muhd Barzani Gasim; Azman Hashim; Sharilnizam Mohd. Yusof; Liow Hai Yin; Baba Musta; Adon Laming

    2008-01-01

    Heavy metals which are Pb, Co, Ni, Zn and Cd content in four Nephentes sp. plant component (roots, stem, leaf and pots) and in soil substrates from former iron and tin mining land at Pelepah Kanan, Kota Tinggi, Johor were determined. The composition of heavy metals in soil were extracted using a mixture of concentrated nitric acid and perchloric acid. Meanwhile, heavy metals in plants samples were extracted using wet digestion method. Heavy metals content in solution extract of soil and plant were determined by Flame Atomic Absorption Spectrophotometer (FAAS - model Perkin Elmer 3300). BAC (Biological Absorption Coefficient) which is a ratio of heavy metal content in plant to that of heavy metal in soil was obtained by calculation. The result of analyses showed that the former mining area has low organic matter contents and low values of soil electrical conductivity, whereas the soil pH showed an acidic value. Concentration of heavy metal in soil substrates in decreasing sequence start with Zn at 698.5 mg/ kg followed by Co (182.9 mg/ kg), Pb (58.2 mg/ kg), Ni (12.2 mg/ kg) and Cd (2.09 mg/ kg). Heavy metal concentration in plant in decreasing sequence was Ni>Co>Cd>Pb>Zn. Concentration in different part of the plant did not show any significant difference for all of the metals. Nepenthes sp. was found to accumulate high concentration of Ni as indicated by its high BAC value. This plant may be useful as bio-indicator for high concentration of Ni in soil. (author)

  12. 102 Jurnal Kesehatan Andalas. 2015; 4(1 Pola Komplikasi Kronis Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Inap di Bagian Penyakit Dalam RS. Dr. M. Djamil Padang Januari 2011 - Desember 2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Amelisa Edwina

    2015-01-01

    Full Text Available AbstrakDiabetes Melitus (DM merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia. DM tipe 2 adalah yang paling sering ditemukan. Komplikasi kronis DM tipe 2 yaitu mikrovaskular dan makrovaskular yang dapat menurunkan kualitas hidup penderita. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang insidensi penderita DM tipe 2 dengan komplikasi kronis. Penelitian deskriptif ini dilakukan dengan mengambil data pada rekam medik penderita DM tipe 2 dengan komplikasi kronis yang dirawat inap di bagian Penyakit Dalam RS.Dr. M. Djamil, Padang Januari 2011-Desember 2012. Penelitian dilakukan dari Februari 2013-April 2013 di bagian rekam medik RS. Dr. M. Djamil Padang. Data didapatkan sebanyak 261 pasien, dari jumlah tersebut didapatkan 197 pasien memiliki komplikasi kronis DM tipe 2. Data dikategorikan berdasarkan jenis komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita dengan komplikasi kronis makrovaskular (66,5% dan mikrovaskular (81,7%. Terdapat perubahan insidensi dalam dua tahun yaitu dari tahun 2011 dengan 2012. Komplikasi kronis yang paling sering terjadi adalah nefropati diabetik (42,6% pada perempuan <60 tahun.Kata kunci: diabetes melitus, komplikasi mikrovaskular, komplikasi makrovaskularAbstractDiabetes mellitus is a group of metabolic diseases with characterized by hyperglycemia. Type 2 diabetes is the most common disease in the world. Chronic complications of type 2 diabetes are microvascular and macrovascular complications that can reduce the quality of life of patients. The objective of this study was to obtain a picture of the incidence of type 2 diabetic chronic complications. This descriptive study was conducted by taking medical record data of hospitalized type 2 diabetic patients with chronic complications inInternal Medicine Department Dr. M. Djamil hospital, Padang on January 2011-December 2012. The study was conducted from February 2013-April 2013 at the

  13. PENGARUH PENGGUNAAN COOPERATIVE LEARNING TIPE THINK-PAIR-SHARE (TPS TERHADAP HASIL BELAJAR KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS X SEMESTER GENAP SMK KARTIKATAMA 1 METRO T.P 2015/2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Safitri Kurnia Lestari

    2016-05-01

    Full Text Available Metode cooperative learning tipe think-pair-share  merupakan model pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara maksimal dalam kegiatan pembelajaran mulai dari merencanakan topik-topik yang akan dipelajari, bagaimana mendiskusikan topik suatu materi, hingga melakukan presentasi kelompok dan evaluasi. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini yaitu “ Masih banyak peserta didik yang belum tuntas hasil belajar pada mata pelajaran  kewirausahaan  peserta didik kelas X semester genap  SMK Kartikatama 1 Metro  tahun pelajaran 2015/2016”. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengatuh penggunaan model Cooperative Learning Tipe Think-Pair-Share(TPS terhadap hasil belajar kewirausahaan pada kelas X semester genap SMK Kartikatama 1 metro tahun pelajaran 2015/2016. Maka hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: “Ada pengaruh positif pengunaan model Cooperative Learning TipeThink-Pair-Share  terhadap hasil belajar  kewirausahaan  peserta didik kelas X semester genap  SMK Kartikatama 1 Metro  tahun pelajaran 2015/2016”. Populasi dalam penelitian ini wilayah yang sebanyak 3 kelas dengan jumlah 71 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X AK 1 yang berjumlah 24sebagai kelas eksperimen dan kelas X AK 2yang berjumlah 21 sebagai kelas kontrol. Setelah dianalisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari analisis perhitungan nilai thitung>ttabel dapat dilihat pada daftar G, pada daftar signifikan 5% yaitu 9,10>1,72. Dan pada taraf signifikan 1% yaitu 9,10>2,51. Dengan demikian hipotesisnya berbunyi bahwa : ada pengaruh positip penggunaan Cooperative Learning Tipe Think-Pair-Share (TPS dapat meningkatkan hasil belajar kewirausahaan siswa kelas X AK 1 semester genap SMK Kartikatama 1 metro tahun pelajaran 2015/2016 pada pokok bahasan mengelola konflik. Siswa yang dinyatakan tuntas dengan KKM (75 setelah treatment sebanyak 14 siswa atau sebesar 58,33% dan siswa yang dinyatakan belum

  14. Pengaruh Persentase Kehilangan Minyak Di Sludge Separator Terhadap Efisiensi Pengutipan Minyak Di PTP.Nusantara IV Unit Kebun Pabatu Tebing Tinggi

    OpenAIRE

    Siregar, Ahmad Ridhoan

    2015-01-01

    The percentage of palm oil losses which is in separator sludge palm oil clarification station unit in Pabatu tebing tinggi plantations impact the quality of crude palm oil extremely.The losses of palm oil in processing of CPO refining in separator sludge is about 0,51%-0,59% and did not pass the standard of the losses of palm oil which is 0,6 % to the sample and Factors which impact the losses of palm oil in separator sludge device for example the capacity of unit separator sludge process, t...

  15. Perbandingan Kinerja Algoritma BIC, HTCP, dan FAST dalam Jaringan Kecepatan Tinggi Dengan Waktu Tunggu Besar pada Topologi Simple Network Menggunakan NS2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rian Fahrizal

    2016-03-01

    Full Text Available Jaringan komputer kecepatan tinggi dengan waktu tunggu yang besar merupakan bentuk jaringan yang umum di masa depan. Pada jaringan ini algoritma TCP yang umum digunakan mengalami kesulitan di dalam melakukan pengiriman data. Ada beberapa algoritma yang telah digunakan yakni BIC, CUBIC, FAST, dan HTCP. Algoritma-algoritma ini perlu diuji untuk mengetahui kinerjanya jika diterapkan pada jaringan dengan topologi yakni simple network. Dari keempat algoritma tersebut algoritma BIC memiliki nilai kinerja secara keseluruhan yang paling baik dengan nilai yang paling kecil.

  16. Perbandingan Tinggi Tulang Maksila dan Mandibula di Regio Interisisivi Sentral antara Pra dan Pasca Perawatan Ortodontik dengan Pencabutan ke Empat Gigi Premolar Pertama (Kajian pada Foto Panoramik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wayan Ardhana

    2012-12-01

    Full Text Available Latar belakang. Perawatan ortodontik pada kasus-kasus gigi berjejal dan protusif sering membutuhkan pencabutan gigi premolar untuk penyediaan ruang agar gigi berjejal dapat dirapikan dan gigi depan yang protusif dapat diundurkan. Gigi insisivus sentral merupakan salah satu gigi yang paling banyak mengalami pergerakan selama proses retrusi. Pergerakan gigi insisivus mengakibatkan terjadinya perubahan pada puncak tulang alveolar selama perawatan yang mungkin akan mempengaruhi tinggi tulang maksila dan mandibula pasca perawatan. Tujuan penelitian. Membandingkan tinggi tulang maksila dan mandibula di daerah interdental gigi insisivi sentral pada foto panoramic antara pra dan pasca perawatan maloklusi dengan pencabutan ke empat gigi premolar pertama. Metode penelitian. Digunakan 30 pasang foto panoramic pra dan pasca perawatan yang dipilih sesuai dengan kriteria penelitian dari pasien-pasien peneliti yang telah selesai mendapat perawatan aktif dengan teknik edgewise. Analisis Kolmogorov-Smirnov dan Shaviro-Wilk digunakan untuk uji normalitas dan Student t-test data berpasangan digunakan untuk menguji perbedaan tinggi tulang maksila dan mandibula antara pra dan pasca perawatan. Hasil Penelitian. Tidak didapatkan perbedaan (p>0,05 tinggi tulang maksila dan amndibula antara pra dan pasca perawatan ortodontik dengan pencabutan keempat gigi premolar pertama.   Background. In orthodontic treatment, premolar extractions are often needed in crowding and prostrusive cases to provide space for the teeth can be aligned and retracted to their desire position. Central incisor teeth are the teeth that mostly undergone more movement during retrusion. The change of the alveolar bone crest in this incisors might affect the maxillary and mandibular bone height post-treatment. Research objectives. The present study aimed to compare the bone height in the interdental maxillary and mandibular central incisors regions before and after orthodontic treatment with four

  17. Selected Heavy Metals Content in Soil and Arundina graminifolia from Pelepah Kanan Mine, Kota Tinggi, Johor, Malaysia

    International Nuclear Information System (INIS)

    Sahibin Abdul Rahim; Zulfahmi Ali Rahman; Wan Mohd Razi Idris; Azman Hashim; Tukimat Lihan; Muhd Barzani Gasim; Jumaat Adam; Lim, F.N.

    2009-01-01

    Heavy metals composition of Cd, Co, Cr, Ni, Pb and Zn in Arundina graminifolia collected from mining area at Lombong Pelepah Kanan, Kota Tinggi, Johor were determined. The heavy metal content was also analysed in their soil substrates. The plants were separated into different portions for example root, stem and leaf and extracted for their heavy metal content by digestion method whereas the soils heavy metal content was extracted by sequential extraction. Heavy metal content in soil and plant extract was determined using the Flame Atomic Absorption Spectrophotometer. Heavy metal contents of Cd, Cr, Ni and Pb in plants were compared with their content in the control plant, whereas the Co and Zn contents were three to five folds higher. As for heavy metal content in different plant parts, it was found that Cd concentration was high in roots (2.03 mg/ kg) followed by leaf (1.67 mg/ kg) and stem (1.49 mg/ kg). Co concentration was high in leaf (9.26 mg/ kg) followed by root (9.18 mg/ kg) and stem (6.94 mg/ kg). For Cr, the concentration in decreasing sequence was root (0.46 mg/ kg) > leaf (0.19 mg/ kg) > stem (0.08 mg/ kg). Ni concentration was higher in leaf (2.78 mg/ kg) followed by root (2.71 mg/ kg) and stem (1.66 mg/ kg). Concentration in decreasing order was root (10.34 mg/ kg) > leaf (4.18 mg/ kg) > stem (3.75 mg/ kg). Zn concentration was higher in leaf (44.03 mg/ kg) followed by root (32.30 mg/ kg) and stem (13.21 mg/ kg). Total heavy metal content in soil was 2.07 - 5.59 mg/ kg, 8.72 - 39.93 mg/ kg, 1.81 - 2.14 mg/ kg, 2.66 - 6.87 mg/ kg, 23.02 - 51.56 mg/ kg and 0.64 - 2.61 mg/ kg for Ni, Zn, Cd, Pb, Co and Cr, respectively. The available fraction of heavy metals in soil was 21.9 % for Ni, 15.3 % for Zn, 49.9 % for Cd, 19.3 % for Pb, 45.7 % for Co and nil percent for Cr. Biological adsorption coefficient for the heavy metals studied was very low except for Zn where BAC value slightly higher than 1. This plant was not suitable to be used as a phyto

  18. HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN PESTISIDA DAN DAMPAK KESEHATAN: STUDI KASUS DI DATARAN TINGGI SUMATRA BARAT (The Relationship Between Pesticides Use and Health Impact: A Case Study in Highlands of West Sumatera

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Enny S. Pawukir

    2002-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Pestisida merupakan agensia beracun, sehingga berpotensi untuk menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan. Kasus keracunan pestisida di negara berkembang sangat tinggi tetapi tingkat penggunaan pestisida yang tinggi justru di negara maju. Tujuan kajian ini adalah menilai korelasi antara penggunaan petisida dan dampakrya terhadap kesehatan. Kajian ini dilakukan di dataran tinggi Sumatra Barat tempat para petani menggunakan pestisida dalam jumlah yang banyak. Analisis dilakukan dengan metode regresi berganda. Hasil kajianr ini menunjukkan bahwa daya racun pestisida, jumlah pestisida, dan tingkat pemajanan pestisida secara signifikan menimbulkan dampak kesehatan. Hal ini didukung oleh kenyataan bahwa petani masih menggunakan pestisida yang sangat berbahaya dan perilaku penyemprotan yang berisiko tinggi terhadap terjadinya keracunan. Kajian ini menjawab pertanyaan: mengapa kasus keracunan di negara-negara berkembang sangat tinggi sementara penggunaan pestisida yang tinggi terjadi di negara-negara maju.    ABSTRACT Pesticide is a poisonous agent, so which has adverse impacts on human health. The number of cases of pesticide poisoning is highly occurred in developing countrieseven though the high level of pesticide use is in developed countries. The objective of this study is to assess the relationship between pesticide use and its adverse health impacts among farmers who used the pesticides, and to identify the major cause of health impact. The study was conducted in highlands of West Sumatra where the farmers used pesticides in high volume. Analyses were carried out by employing multiregression and descriptive methods. The study indicates that toxicity, volume and exposure level of pesticides have caused significant negative impacts on the health of the farmers. It is supported by evidence is that the farmers used highly poisonous chemicals with risky behavior of spraying practices. The pesticides furthermore, exposed substantially to

  19. Studi Ketebalan Elektroda Pada Produksi Gas HHO (Hidrogen Hidrogen Oksigen Oleh Generator Hho Tipe Basah Dengan Katalis NaHCO3 (Natrium Bikarbonat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ihsan Sopandi

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak. Salah satu energi alternatif yang efektif dikembangkan sekarang ini untuk mengganti bahan bakar minyak yaitu hidrogen. Untuk mendapatkan gas hidrogen dapat  dilakukan melalui proses elektrolisis air dengan memecahkan senyawa H2O menjadi gas HHO (Hidrogen Hidrogen Oksigen dengan bantuan listrik arus searah (Direct Current melalui media elektroda berupa plat stainless steel 304. Pada penelitian ini, akan diteliti hasil produksi gas HHO oleh generator HHO tipe basah dengan metode elektrolisa H2O menggunakan variasi ketebalan elektroda jenis stainless steel 304 yaitu 0,8 mm, 1 mm dan 1,2 mm dengan katalis NaHCO3 (Natrium Bikarbonat pada larutan elektrolitnya. Karakteristik yang diketahui meliputi konsumsi daya listrik yang digunakan oleh generator, volume gas yg dihasilkan,  laju produksi gas HHO yang dihasilkan dan efisiensi generator. Hasil penelitian dan pengujian generator HHO tipe basah ini didapatkan generator terbaik pada ketebalan elektroda 1 mm diperoleh data hasil pengujian dengan daya HHO yang digunakan sebesar 59,11 Watt, laju produksi gas HHO yang dihasilkan sebanyak 0,00054 kg/s dan efisiensi generator HHO sebesar 9,42 %.   Study On The  Electrode Thickness In HHO (Hidrogen Hidrogen Oksigen Gas Production By Wet Type HHO Generator With Catalyst NaHCO3 (Natrium Bikarbonat Abstract. One of the alternative energy that effective and currently being developed to replace fossil fuels is hydrogen. To obtain the hydrogen gas can be done through the process of electrolysis of water by breaking the compound H2O into HHO (Hydrogen Hydrogen Oxygen gas by using an electric direct current through the medium of 304 stainless steel plate  as an electrode. This research will be developing and observing HHO gas production process using HHO generator wet type (wet cell through electrolysis H2O with thickness variation of electrode that used 0.8 mm, 1 mm and 1.2 mm of electrode 304 stainless steel plate with NaHCO3 (Nathrium Bicarbonat

  20. PENDUGAAN BOBOT BADAN MELALUI ANALISIS MORFOMETRIK DENGAN PENDEKATAN REGRESI TERBAIK BEST - SUBSET PADA DOMBA GARUT TIPE PEDAGING, TANGKAS DAN PERSILANGANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. GUNAWAN

    2012-09-01

    penelitian ini sebanyak 531 ekor domba Garut dari beberapa lokasi di kabupaten Garut (Margawati, Wanaraja, Sukawening dan di Luar Garut (Ciomas dan Cinagara. Data dari hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan Uji-t, Korelasi, dan Regresi meliputi Analisis Regresi Linier Ganda dan Analisis Regresi Polinomial (Linier, Kuadratik, dan Kubik. Hasil Uji-t menunjukkan, bahwa rataan bobot badan domba tangkas Garut baik jantan maupun betina dari Wanaraja memiliki bobot badan paling besar dibandingkan dengan domba Garut lain dan persilangannya. Ukuran tubuh tertinggi pada domba Garut ditunjukkan pada domba tangkas dan pedaging Wanaraja serta tangkas Sukawening dan ukuran tubuh terkecil ditunjukkan pada domba Garut di Margawati dan Cinagara. Koefisen Korelasi tertinggi antara bobot badan dan ukuran-ukuran tubuh pada domba Garut tangkas, pedaging da persilanganya ditunjukkan antara bobot badan dengan panjang badan, tinggi pundak, dalam dada dan lingkar dada. Persamaan regresi yang paling baik digunakan menduga bobot badan berdasarkan ukuran-ukuran tubuh pada domba Garut tangkas, pedaging dan persilangannya adalah Persamaan Regresi Linier Ganda dengan tingkat akurasi berkisar antara 93,3%-100%. Tingkat akuras tertinggi ditunjukkan pada domba tangkas Wanaraja dengan tingkat akurasi 100% dan terendah ditunjukkan pada domba tangkas di Sukawening dengan tingkat akurasi 93,93%.

  1. Studi Eksperimen Pengaruh Pencampuran Gas Hidrogen Dari Generator HHO Tipe Kering Dengan Bahan Bakar Kerosene Pada Distribusi Temperatur Nyala Api Kompor Tekan Blowtorch

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Brillyano Agni Pradipta

    2013-09-01

    Full Text Available Gas hidrogen mempunyai nilai kalor yang dapat dimanfaatkan untuk menambah energi  pada berbagai keperluan pembakaran, bahkan dapat mengurangi penggunaan bahan bakar konvensional yang digunakan saat ini. Blowtorch kerosin digunakan sebagai alat uji. Pengujian dilakukan dengan menggabungkan bahan bakar kerosin dan gas hidrogen dalam HHO yang dihasilkan dari generator HHO tipe kering dengan plat SS316L berukuran 16mmx16mm sebanyak 15 plat sebagai elektroda dan larutan elektrolit KOH dilengkapi Pulse Width Modulation (PWM sebagai alat pengontrol generator HHO dengan duty cycle 25%, 50%, dan 75%. Penggabungan bahan bakar dilakukan secara difusi menggunakan ejector. Hasil yang didapatkan bahwa efisiensi unjuk kerja generator HHO tertinggi pada duty cycle 25%, yaitu sebesar 54,32% dan efisiensi terendah pada generator HHO tanpa PWM, yaitu sebesar 13,2%. Temperatur api yang dihasilkan gabungan kerosin dan gas HHO lebih panas dari pembakaran kerosin saja. Gabungan daya bahan bakar yang dihasilkan gas HHO sebesar 16,5W dan daya yang dikeluarkan kerosin murni sebesar 25,77kW, menaikkan temperatur api lebih dari 100oC dari temperatur api hasil pembakaran kerosin murni .

  2. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE “THINK-PAIR-SHARE” UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 1 SDN 1 JOSARI KEC. JETIS KAB. PONOROGO TAHUN PELAJARAN 2012/2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Retno Setyo Widati

    2016-08-01

    Full Text Available Abstraksi Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dan pengajaran dalam menyampaikan materi pelajaran agar diperoleh peningkatan prestasi belajar, salah satunya dengan pembelajaraan kooperatif dengan pendekatan struktural,”Think-pair-share”. Strategi ini menantang asumsi bahwa seluruh resitasi dan diskusi perlu dilakukan di dalam seting seluruh kelompok. Think-Pair-Shere memiliki prosedur yang ditetapkan secara eksplisit untuk memberi siswa waktu lebih banyak untuk berfikir, menjawab, dan saling membantu satu sama lain. Berdasarkan hal tersebut rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut: adakah peningkatan kemampuan melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 20 dengan model pembelajaran kooperatif tipe ”Think-Pair-Share”  pada siswa kelas 1 SD Negeri 1 Josari Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2012/2013. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Dalam penelitian ini peneliti  berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning, pelaksanaan (acting, observasi (obseving, dan refleksi (relecting. Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan ada peningkatan kemampuan melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 20 dengan model pembelajaran kooperatif tipe ”Think-Pair-Share”  pada siswa kelas 1 SD Negeri 1 Josari Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2012/2013. Kata Kunci : Prestasi Belajar Matematika

  3. TINGKAT KERUSAKAN LINGKUNGAN DI DATARAN TINGGI DIENG SEBAGAI DATABASE GUNA UPAYA KONSERVASI (The Level of Environmental Damage in Dieng Plateau for Database to Conservation Action

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Ngabekti

    2007-07-01

    Full Text Available ABSTRAK  Penebangan hutan secara liar guna memperluas area tanaman kentang di wilayah Dieng, berakibat menurunnya tingkat keanekaragaman hayati. Berdasarkan hasil penilaian oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Tengah (2001, hanya ditemukan kurang dari 50 jenis tumbuhan per hektar, sehingga dikategorikan sebagai kawasan miskin jenis tumbuhan dan perlu dilakukan upaya untuk mengatasi kerusakan lingkungan di dataran tinggi Dieng melalui konservasi lingkungan. Agar konservasi lingkungan berhasil, perlu adanya database kondisi lingkungan sehingga diperoleh cara konservasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerusakan di dataran tinggi Dieng sebagai database guna upaya konservasi. Penelitian ini menggunakan metode eksplorasi secara langsung di lokasi penelitian melalui pengamatan, pengukuran, pemetaan, dan wawancara dengan petani dan aparat terkait. variabel yang akan diukur adalah tingkat kerusakan fisik lahan, kerusakan biologis lingkungan, dan aspek demografi, ekonomi, sosial dan budaya masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara fisik, tingkat kerusakan lahan pertanian semakin parah, sehingga menurunkan produksi kentang di daerah ini. Secara biologis, tingkat keanekaragaman jenis tanaman liar berkisar antara 0,81 – 0,98, dan termasuk kategori rendah. Dari aspek perilaku penduduk dalam upaya konservasi, belum menunjukkan hasil, karena areal tanaman kentang menjadi semakin luas akibat penebangan hutan konservasi. Tingkat kerusakan lingkungan di daataran tinggi Dieng semakin parah, sehingga dapat menurunkan produksi kentang. Saran yang dapat disampaikan adalah perlunya dilakukan upaya pengelolaan dan konservasi kawasan Dataran Tinggi Dieng. Oleh karena kondisi geografisnya, pola usaha pertanian yang dilakukan di Dieng harus diikuti dengan kajian konservasi lahan, perlunya dicari tanaman pengganti kentang yang dapat mencegah terjadinya erosi.   ABSTRACT  Wild deforestation to expand potato cultivation

  4. PENGARUH MOTIVASI, PRESTASI BELAJAR, STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DAN LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MINAT MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE PERGURUAN TINGGI PADA SISWA KELAS XII KOMPETENSI KEAHLIAN AKUNTANSI DI SMK NEGERI SE-KOTA SEMARANG TAHUN AJARAN 2014/

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nabila Kharisma

    2015-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh positif motivasi, prestasi belajar, status sosial ekonomi dan lingkungan teman sebaya terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada siswa kelas XII kompetensi keahlian akuntansi di SMK Negeri se-Kota Semarang baik secara simultan maupun parsial. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII Kompetensi Keahlian Akuntansi di SMK Negeri se-Kota Semarang tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 213 siswa. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling dengan jumlah responden sebanyak 135 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh motivasi, prestasi belajar, status sosial ekonomi orang tua, dan lingkungan teman sebaya secara simultan berpengaruh sebesar 71,5% terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sedangkan motivasi berpengaruh sebesar 17,47% terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi secara parsial, prestasi belajar berpengaruh sebesar 23,91% terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi secara parsial , status sosial ekonomi orang tua berpengaruh sebesar 16,81% terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi secara parsial, dan lingkungan teman sebaya berpengaruh sebesar 10,50% terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi secara parsial. This research aims to determine the level of positive influence between motivation, academic achievement, socio economic status of parents and peers environment on interest in continuing education to the collage of 12th Accounting Program Students at State Vocational High School of Semarang City in 2014/2015. Populations in this research is students at State Vocational High School of Semarang city specially 12

  5. PENURUNAN KADAR GULA DARAH AKIBAT PEMBERIAN EXTRA VIRGIN OLIVE OIL (Studi pada Tikus Galur Sprague Dawley yang Diinduksi Pakan Tinggi Lemak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    SH Bintari

    2013-07-01

    Full Text Available Prevalensi penyakit diabetes mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Salah satu penyebabnya adalah hiperglikemia yang dipicu oleh pola makan tinggi lemak. Alternatif cara pengobatan dan pencegahannya adalah mengkonsumsi minyak zaitun. Diperlukan bukti ilmiah bahwa minyak zaitun dapat menurunkan kadar gula darah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian minyak zaitun ekstra virgin terhadap kadar glukosa darah tikus putih yang diinduksi pakan tinggi lemak. Desain penelitian pre experimental dengan rancangan post test only randomized controlled group design. Subjek penelitian adalah 28 ekor tikus putih jantan galur Sprague Dawley usia 8 minggu, berat badan 180-220 gram, dan kondisi sehat. Tikus dibagi menjadi empat kelompok secara simple random sampling. Kelompok kontrol diberi akuades, kelompok perlakuan P1, P2, dan P3 berturut-turut diberi minyak zaitun ekstra virgin sebanyak 0,5 g/hari; 0,7 g/hari; dan 0,9 g/hari. Penelitian dilakukan selama 6 minggu. Pengukuran kadar glukosa darah menggunakan metode glukosa oksidase (GOD PAP. Data dianalisis dengan uji Kruskal Wallis dengan derajat kemaknaan 95%. Pemberian minyak zaitun ekstra virgin pada dosis 0,5 g/hari; 0,7 g/hari; dan 0,9 g/hari dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus putih. Penurunan ini terbukti bermakna pada semua kelompok perlakuan. Persentase penurunan kadar glukosa darah paling tinggi ditemukan pada dosis pemberian 0,9 gram/hari yaitu sebesar 62,23%. Minyak zaitun ekstra virgin terbukti dapat menurunkan kadar gula darah akibat dislipidemia. The prevalence of diabetes has increased from year to year. It is caused by hyperglycemia induced by high-fat diet. Several alternative methods of treatment and prevention widely used is consuming olive oil. Therefore we need scientific evidence that olive oil can lowered blood sugar levels. The purpose of research to determine the effects of extra virgin olive oil on blood glucose levels of white rats induced by high

  6. MENGGAGAS PENDIDIKAN BERWAWASAN KEWIRAUSAHAAN DI PERGURUAN TINGGI ISLAM: STUDI KASUS FAKULTAS SYARI`AH DAN EKONOMI ISLAM IAIN “SMH” BANTEN 2014-2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NUR HIDAYAH

    2016-03-01

    Abstrak. Menggagas Pendidikan Berwawasan Kewirausahaan Di Perguruan Tinggi Islam: Studi Kasus Fakultas Syari`Ah Dan Ekonomi Islam Iain “Smh” Banten 2014-2015. Penelitian ini berangkat dari keprihatinan terhadap tingginya tingkat pengangguran di kalangan para sarjana lulusan perguruan tinggi (Islam dan masih rendahnya proporsi pengusaha di Indonesia. Padahal tingginya proporsi pengusaha dapat menjadi salah satu indikator kemakmuran sebuah negara. Oleh karena itu timbul pertanyaan sejauh mana nilai-nilai Islam mendorong budaya wirausaha di kalangan umatnya? Dan bagaimana budaya wirausaha ditumbuh-kembangkan di lembaga pendidikan tinggi Islam? Penelitian ini bersifat deskriptif eskploratif dengan studi kasus pendidikan kewirausahaan di Fakultas Syari`ah dan Ekonomi Islam (FSEI IAIN “SMH” Banten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum prodi-prodi yang ada di FSEI belum sepenuhnya berwawasan kewirausahaan. Mahasiswa umumnya banyak dibekali dengan kompetensi dan ketrampilan yang mempersiapkan mereka sebagai sarjana ekonomi syari`ah yang akan mengisi profesi-profesi yang membutuhkan kompetensi di bidang ini seperti manajer, dosen, peneliti, dewan pengawas syariah, dan sebagainya, ketimbang profesi wirausahawan yang berkompetensi untuk merintis usaha dari bawah. Untuk membangun prodi kewirausahaan Islam/bisnis syari`ah di FSEI IAIN SMHB dibutuhkan political will yang kuat dari tidak hanya pihak kampus tetapi juga lembaga otoritas seperti Diktis Kemenag untuk memfasilitasi berdirinya prodi ini baik dari segi perizinan maupun pendanaan. Studi kelayakan awal yang lebih komprehensif perlu dilakukan untuk memetakan kebutuhan sarana dan prasarana seperti kebutuhan formasi dosen yang qualified di bidangnya, struktur kurikulum yang dapat membekali mahasiswa dengan berbagai karakter dan ketrampilan sebagai (calon pengusaha handal, dan sistem perekrutan untuk menjaring calon mahasiswa unggul. Mengingat profesi ini sangat berhubungan erat dengan sektor rill, perlu dibangun

  7. PERBANDINGAN IMT DAN INDIKATOR OBESITAS SENTRAL TERHADAP KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 (DMT2 (Analisis data sekunder baseline studi kohor PTM di kelurahan Kebon Kalapa Bogor tahun 2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Dewi Susilawati

    2015-04-01

    Full Text Available AbstractBackground: Several studies show that obesity is associated with risk of type 2 diabetes mellitus (T2DM. However, the most appropriate indicator of obesity measurement to predict the occurrence of T2DM is still varies.The purpose of the study is to identify whether indicator of general obesity or central obesity which has a more strong relationship to T2DM. Methods: Design of the study was a cross sectional using secondary data of the raw data of cohort study on non-communicable diseases risk factors, NIHRD 2011. The multivariate logistic regression is applied for analysis. Result:Statistical models show that there is no strength of correlations of BMI, WC and WHtR ratio with the occurrence of T2DM were not different. The Odds ratio values of BMI, LP, and LP/TB are 2.83, 2.70 and 2.49 respectively; with 95% CI value is coincided.Conclusion: The strength of association of the three indicators of obesity with T2DM after controlled by age, family history, hypertension, and physical activity are not much different. The use of appropriate indicators depends on the healthpractitioner’s decision based on the available resources.Keywords : T2DM, BMI, WC, WHtRAbstrakLatar belakang: Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa obesitas berkaitan dengan risiko terjadinya DM tipe 2 (DMT2. Namun indikator pengukuran obesitas yang paling tepat dalam memprediksi terjadinya DMT2 masih berbeda-beda. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasiindikator pengukuran obesitas umum atau obesitas sentral yang lebih kuat hubungannya dengan kejadian DMT2. Metode : Desain penelitian ini potong lintang dengan menggunakan data sekunder dari data dasar studi kohor faktor risiko penyakit tidak menular (PTM Badan Litbangkes RI tahun 2011. Analisis menggunakan regresi logistik ganda. Hasil : Kekuatan hubungan ketiga indikator obesitas yaitu IMT, LP dan rasio LP/TB terhadap terjadinya DMT2 tidak berbeda. Odds Ratio IMT 2,83 OR LP 2,70 dan OR LP/TB 2,49 dengan nilai 95 % CI

  8. UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH MELALUI MODEL COOPERATIVE TIPE PICTURE AND PICTURE KELAS XI SMA N I KELAM PERMAI KABUPATEN SINTANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susi Susanti

    2015-09-01

    learning ratamotivasi before using the model Cooperative Picture and Picture mode is 57.0% with less category, and after using the model Cooperative type Picture and Picture in the first cycle was 72.4% in the category quite well and then in the second cycle can be obtained average value of students' motivation is at 85.7% categorized either. Means of pre-action to cycle 1 rose to 15.4% and in the second cycle, up 13.3%. It shows that the motivation of students of class XI IPS 3 SMAN 1 Kelam Permai Sintang District after using the model type Picture and Picture Cooperative has increased, as well as student motivation categorized either. Kata kunci: learning motivation, Pembelajaran Sejarah, Model Cooperative Tipe Picture and Picture

  9. PROTOTIPE ALAT PENGEKSTRAK PATI SAGU TIPE MIXER ROTARY BLADE BERTENAGA MOTOR BAKAR Prototype of Mixer Rotary Blade of Sago Starch Extractor Powered by Internal Combustion Engine

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darma Darma

    2012-05-01

    pengolahan tradisional ke pengolahan meka- nis. Tujuan penelitian ini adalah merancang alat ekstraksi pati sagu tipe mixer rotary blade bertenaga motor bakar. Hasilnya adalah prototipe alat ekstraksi pati dengan performansi bagus. Kapasitas ekstraksi adalah 160 kg hancuran empulur per jam, atau setara dengan 33 kg pati segar per jam, jumlah pati yang dapat diekstrak lebih dari 99 % sedan- gkan kehilangan pati yang terikut ke ampas kurang dari 1%. Aplikasi alat ini ke masyarakat petani sagu diharapkan akan merubah sistim pertanian yang bersifat subsistence ke sistim komersial. Sebagai kesimpulan, alat ekstraksi pati sagu yang telah dihasilkan layak secara teknis maupun ekonomis.

  10. UJI PERFORMANSI MESIN PENEPUNG TIPE DISC (Disc Mill UNTUK PENEPUNGAN JUWAWUT (Setaria italica (L. P. Beauvois Disc Mill Performance Test for Juwawut (Setaria italica (L. P. Beauvois

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Parlaungan Adil Rangkuti

    2012-05-01

    Full Text Available Juwawut is a food from the grains includes in Setaria italica (L. P. Beauvois species. Juwawut in the form of flourhas long been a food ingredient in various countries such as in South-Eastern Europe, North Africa, Northern China, and India. Performance test needs to be conducted, includes characteristics of the engine: capacity, yield, shrinkage scattered, power requirements, efficiency and quality of the flour: particle size, degree of fineness, and moisture content of flour. Disc mill performance test conducted by using 1 kg of juwawut seed per treatment with four rolling speed or rotation per minute (rpm: 1,425, 2,850, 4,750, and 5,700 rpm, and using 80 and 100 mesh sieve. The perfomance test result showed that optimum capacity obtained at 5,700 rpm using 80 mesh sieve: engine capacity 20.43 kg/hour, engine yield 91.66%, and shrinkage scattered 1.77 %. Mill engine at 5,700 rpm with 80 mesh sieve and using 3 phase electric motor needs 519 watt of power with 0.20 % efficiency. As the quality of the flour showed that particle size around0.016 inch, degree of fineness 96.25%, moisture of flour 8.80% of average with intial moisture content of juwawut seed12.03% (wet basis. Based on analysis of variance and Duncam further test rpm treatment was significantly different to mill capacity and yield. For shrinkage scattered analysis showed that rpm treatment of 2,840 is not significantly different to rpm treatment of 4,750, but significantly different to 5,700 rpm treatment. ABSTRAK Juwawut merupakan bahan pangan dari biji-bijian termasuk dalam spesies Setaria italica (L. P. Beauvois. Juwawutdalam bentuk tepung telah lama menjadi bahan pangan di berbagai negara seperti di Eropa bagian tenggara, Afrika Utara, Cina bagian utara, dan India. Uji performansi mesin penepung tipe disc meliputi karakteristik mesin yakni kapasitas, rendemen, susut tercecer, kebutuhan tenaga dan efisiensi serta kualitas tepung yakni ukuran partikel, derajat kehalusan dan kadar

  11. EFEKTIVITAS MODEL STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP PRESTASI BELAJAR STATISTIKA DASAR DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA PADA POKOK BAHASAN DISTRIBUSI PELUANG DISKRIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Krisdiana

    2013-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1 Keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions dengan pembelajaran langsung. (2 Perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa dengan aktivitas tinggi, sedang dan rendah. (3 Perbedaan prestasi mahasiswa dengan aktivitas tinggi, sedang dan rendah pada pembelajaran kooperatif tipe STAD. (4 Perbedaan prestasi mahasiswa dengan aktivitas tinggi, sedang dan rendah pada pembelajaran langsung. (5 Efektivitas pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pembelajaran langsung pada mahasiswa dengan aktivitas tinggi. (6 Efektivitas pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pembelajaran langsung pada mahasiswa dengan aktivitas sedang. (7 Efektivitas pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pembelajaran langsung pada mahasiswa dengan aktivitas rendah. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara sampling random stratifikasi (stratified random sampling dan sampling random kluster (cluster random sampling. Pengujian hipotesis menggunakan Anava dua jalan dengan sel tak sama, dengan taraf signifikansi 5 %. Sebelumnya dilakukan uji prasyarat yaitu Uji Normalitas menggunakn Uji Liliefors dan Uji Homogenitas menggunakan Uji Bartlett. Dari hasil analisis disimpulkan : (1 prestasi mahasiswa dengan pembelajaran STAD lebih baik daripada pembelajaran langsung. (2 mahasiswa dengan aktivitas tinggi mempunyai prestasi belajar lebih baik daripada mahasiswa dengan aktivitas sedang dan rendah. (3 mahasiswa dengan aktivitas tinggi prestasinya lebih baik daripada mahasiswa dengan aktivitas rendah dan sedang jika diajar dengan pembelajaran STAD. (4 mahasiswa dengan aktivitas tinggi, sedang dan rendah mempunyai prestasi yang sama jika diajar dengan pembelajaran langsung. (5 mahasiswa dengan aktifitas tinggi jika diajar dengan pembelajaran STAD memberikan prestasi yang lebih baik daripada pembelajaran langsung. (6 mahasiswa dengan aktivitas sedang memberikan prestasi yang sama jika diajar dengan

  12. Optimalisasi Pengelolaan dan Pemanfaatan Aset Tanah dan Bangunan Perguruan Tinggi Negeri (PTN yang Melaksanakan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PK BLU0 dalam Rangka Meningkatkan Pelayanan Pendidikan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Kania Sugiharti

    2014-08-01

    Full Text Available Abstrak Perguruan Tinggi Negeri Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PTN-PK BLU merupakan instansi pemerintah yang diberi kewenangan untuk melakukan pengelolaan keuangan badan layanan umum, dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan bidang pendidikan kepada masyarakat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan PTNPKBLU berdasarkan prinsip ekonomi dan produktivitas, serta penerapan praktik bisnis yang sehat. Berdasarkan PP Nomor 23 Tahun 2005 dan PP Nomor 6 Tahun 2006 sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 38 Tahun 2008, fleksibilitas tersebut hanya berlaku dalam pengelolaan keuangan. Tanah dan bangunan yang berada dalam penguasaan PTNPKBLU, wajib dipergunakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi PTNPKBLU tersebut. Secara normatif, tidak ada ketentuan yang memberikan wewenang kepada kuasa pengguna barang untuk memanfaatkannya untuk tujuan lain. Aturan memberi peluang untuk mendayagunakan barang milik negara yang tidak dipergunakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi, yaitu dalam bentuk sewa, pinjam pakai, kerja sama pemanfaatan, dan bangun serah guna/bangun guna serah dengan tidak mengubah status kepemilikan, namun pemanfaatan tersebut hanya dapat dilakukan oleh pengelola barang, bukan oleh kuasa pengguna barang. Dalam hal ini, kuasa pengguna barang milik negara hanya berwenang dan bertanggung jawab untuk menyerahkan tanah dan/atau bangunan yang tidak dimanfaatkan untuk kepentingan penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi kantor yang dipimpinnya tersebut, kepada pengguna barang. Abstract State University implementing PK BLU is a government agency with the right to use Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PK BLU to better increase educational service in order to improve the intellectual life of the people of Indonesia. Flexibility in a State University implementing PK BLU has to be based on economic principles, productivity, and fairness. Based on Government Regulation 23/2005 and Government

  13. Relaxation laryngoplasty (thyroplasty tipe III)

    OpenAIRE

    Jiménez, Luis Humberto; Hospital Universitario San Ignacio; Barreto, Tatiana; Hospital Universitario San Ignacio

    2011-01-01

    Relaxation laryngoplasty is a surgical procedure that is indicated in mutational falsetto that does not respond well to voice therapy. By shortening the vocal cords, the fundamental frequency diminishes and gains a more male voice.We present the case of a male patient, with mutational dysphonia characterized with inadequate tone elevation in relation to its gender. We describe the surgical technique and its outcome. La tiroplastia de relajación está indicada en pacientes con alteraciones d...

  14. Perbandingan Kadar Glukosa Darah Setelah Mengonsumsi Coca-cola Reguler Dan Coca-cola Zero Pada Populasi Non-diabetes

    OpenAIRE

    Hutapea, Gabriella Carolina; Ariosta, Ariosta; Hardian, Hardian

    2016-01-01

    Latar belakang : Diabetes melitus (DM) tipe II dan obesitas merupakan penyakit metabolik yang disebabkan oleh sejumlah faktor gaya hidup diantaranya adalah aktivitas fisik, merokok, konsumsi alkohol, pola diet. Coca-cola merupakan salah satu minuman yang digemari dan mengandung tinggi karbohidrat yang diduga meningkatkan risiko obesitas dan kejadian DM tipe II. Coca cola zero merupakan solusi yang diberikan oleh coca cola untuk mengurangi peningkatan glukosa darah.Tujuan : Mengetahui perbedaa...

  15. Pendidikan Multikultural Di Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilik Andaryuni

    2014-06-01

    Full Text Available The background of this study is the existence of various etnics, tribes, and culture in Indonesia. The diversity becomes social power to develop the nation. The conflicts, happened in some places in Indonesia, are the pictures how diversity could create violenceand and lost. That is why, the multiculturalism education is important to be developed. STAIN Samarinda, which is the only one Islamic higher education in Kalimantan Timur, also concerns to this issue. This study shows that the implemetation of multiculturalism education at STAIN Samarinda running well. STAIN Samarinda implements the multiculturalism education by: (a making MoU with some social institutions, social groups, banks, and others. (b considering gender; there is no gender discrimination at STAIN Samarinda. (c making students’ center activities, such as: BEM, UKM band, UKM teater iqra’, KSR, boy-scouts, and others. In terms of the strategy in enriching multiculturalism values, STAIN Samarinda put this subject into the process of learning at STAIN Samarinda.

  16. Knowledge Management di Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harjanto Prabowo

    2010-11-01

    Full Text Available Conceptually, Knowledge Management is the organization's activities in managing knowledge as an asset, it is necessary that knowledge is properly distributed to the right people and in swift time, until they can interact, share knowledge and apply it in their daily work in order to improve organizational performance. In the study of higher education, in addition to being an element forming a sustainable competitive advantage, knowledge is also the value created by the college to be conveyed to consumers. This research discusses the understanding of knowledge management that is implemented in universities. 

  17. AKUNTABILITAS PERGURUAN TINGGI ISLAM SWASTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Rusdiana

    2016-02-01

    Full Text Available This study aims to assess policies and programs WASDALBIN, constraints in WASDALBIN implement the policy, the steps in implementing policies WASDALBIN PTAIS. The method used descriptive analytic. The unit of analysis of this study determined purposively, is in 3 areas Kopertais I Jakarta, Banten West Java II, and IV Surabaya, which is considered to represent the whole territory of Indonesia. Data were collected through interviews, documentation and observation studies. The result of the research shows that communication is less effective WASDALBIN policy. The policy implementers assume that WASDALBIN policy is less clear, consistent and appropriate. The quality and the proportion of inadequate resources. Performance of policy implementing is less than optimal. The structure of the bureaucracy in the implementation WASDALBIN still convoluted, making it less efficient. This weakness is almost evenly in all regions studied WASDALBI, with slight variations. Conclusion This study shows that the policy WASDALBIN on Kopertais not be implemented optimally.

  18. UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 5 MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGTDI SEKOLAH DASAR VIRGO MARIA 1 AMBARAWA SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2013 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vian Anggraeni

    2014-12-01

    Full Text Available Pembelajaran matematika di Sekolah Dasar (SD pada umumnya masih diajarkan oleh guru dengan metode yang konvensional melalui ceramah. Hal tersebut menyebabkan siswa menjadi jenuh dan cenderung pasif pada saat pembelajaran di kelas. Ketidaktepatan guru dalam memilih metode dan media pembelajaran juga akan berakibat pada rendahnya keaktifan dan hasil belajar siswa. Oleh sebab itu, maka diperlukan adanya perbaikan pembelajaran tersebut untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa kelas 5 dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT di SD Virgo Maria 1 Ambarawa pada semester II tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Model penelitian ini mengadopsi model PTK Kurt Lewin yang terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Tiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 SD Virgo Maria 1 Ambarawa yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data berupa teknik tes dan non tes. Teknik tes berupa soal evaluasi akhir dan non tes berupa observasi serta dokumentasi. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini yaitu jika nilai rata-rata siswa kelas 5 mencapai atau melebihi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM yaitu 65. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis ketuntasan dan analisis komparatif hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa kelas 5 SD Virgo Maria 1 Ambarawa. Ini dapat dilihat dari skor awal aktivitas belajar siswa pada siklus I adalah 67 dengan rata-rata 3,2 (79,8%; pada siklus II meningkat menjadi 76 dengan rata-rata 3,6 (90,5%. Hasil belajar matematika siswa kelas 5 juga mengalami peningkatan rata

  19. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVMENT DIVISION (STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA KOMPETENSI DASAR MEMELIHARA PERALATAN KANTOR SISWA KELAS X.3 AP SMK KRISTEN SALATIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Septian Dwi Prasetyo

    2013-01-01

    Full Text Available Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievment Division (STAD dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar memelihara peralatan kantor sisiwa kelas X.3 AP SMK Kristen Salatiga. Penelitian ini menggunakan desain PTK. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas X.3 AP SMK Kristen Salatiga. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, tiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh dengan instrumen tes berupa soal pilihan ganda, dan instrumen nontes berupa lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil analisis data penelitian dari prasiklus, siklus I dan II mengalami peningkatan hasil belajar secara klasikal 46,88%, 62,50%, dan 90,63%, jadi ada kenaikan 15,62 % pada siklus I dan 28,13% pada siklus II. Sedangkan untuk rata-rata aktivitas siswa 63,63% pada siklus I dan 81,13% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievment Division (STAD dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar memelihara peralatan kantor siswa kelas X.3 AP SMK Kristen Salatiga, dengan keterlibatan siswa secara aktif selama proses pembelajaran berlangsung. The goal is to determine whether the application of Student Team Achievment Division (STAD cooperative learning model to improve the activity and learning outcomes maintain office equipment AP class X.3 students of SMK Christian Salatiga. The design of this study PTK. Research subject is a class X.3 student of SMK Christian AP Salatiga. The study consisted of two cycles, each cycle consisting of planning, action, observation, and reflection. Date obtained with the test instrument in the form of multiple choice questions, and a nontest instruments observation sheet. Date were analyzed by descriptive analysis techniques percentage. The results of the analysis of research data prasiklus, Cycle

  20. IDENTIFIKASI PARAMETER OPTIMAL GAUSSIAN MIXTURE MODEL PADA IDENTIFIKASI PEMBICARA DI LINGKUNGAN BERDERAU MENGGUNAKAN RESIDU DETEKSI ENDPOINT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yanuar Risah Prayogi

    2015-07-01

    Uji coba menggunakan lima tipe derau dengan tujuh tingkat SNR. Tipe derau yang digunakan adalah f16, hfchannel, pink, volvo, dan white. Sedangkan tingkat SNR yang digunakan adalah bersih, 25, 20, 15, 10, 5, dan 0 dB. Hasil uji coba menunjukkan bahwa metode yang diusulkan unggul pada mayoritas pembicara. Selain itu metode yang diusulkan juga unggul pada semua tipe derau dan unggul hampir pada semua tingkat SNR. Metode yang diusulkan menunjukkan rata-rata akurasi sebesar 14.69% lebih tinggi dari metode MFCC, 2.74% dari MFCC+Spectral Subtraction (SS, dan 6.4% dari MFCC+wiener.

  1. FAKTOR-FAKTOR PENYIMPANGAN POSITIF (POSITIVE DEVIANCE STATUS GIZI BALITA PADA KELUARGA MISKIN DI KABUPATEN GIZI-KURANG RENDAH DAN TINGGI DI PROVINSI SULAWESI SELATAN (FACTORS OF POSITIVE DEVIANCE IN NUTRITIONAL STATUS OF UNDER-FIVES AMONG POOR FAMILY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Luciasari

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRACT Background: The amount of poor population in Jeneponto & Selayar districts, South Sulawesi, were relatively similar and higher than the national average. However, Janeponto had high prevalence in malnutrition among children under five (28%, whereas Selayar had low prevalence in malnutrition among children under five (11,31%. Objective: This research aims to measure positive deviance which affects nutrition status in two different districts with relative-similar poverty level as well as different nutrition deficiency prevalence. Method: This research is an advance analysis of Riskesdas 2007 data which targeted poor family with under-five-children as sample. As the first step, data verification is conducted to make sure data completeness. Analysis is done by using statistical description, whereas Chi square test is used to analyzing nutrition-status-factors difference between two districts. Result: Under-five-children nutrition status is highly affected by family socio-economy status which covers education level of parents, income, total of family member, access to clean water, environment hygiene and sanitation, and family morbidity. Conclusion: Positive deviation factor of less malnutrition nutritional status than high malnutrition in poor areas was the high parental education, the small number of household members, and ease of access to water.   Keywords: positive deviance, nutritional status, under-fives, poor family   ABSTRAK Latar Belakang: Penduduk miskin di Kabupaten Jeneponto dan Selayar, Sulawesi Selatan, jumlahnya relatif sama dan lebih tinggi dari angka nasional. Namun, Jeneponto memiliki prevalensi balita gizi-kurang yang tinggi (28%, sedangkan Selayar memiliki prevalensi balita gizi-kurang yang rendah (11,3%. Tujuan: Menentukan faktor-faktor penyimpangan positif yang memengaruhi status gizi di dua kabupaten dengan tingkat kemiskinan relatif sama tetapi berprevalensi gizi kurang berbeda. Metode: Analisis lanjut data

  2. PROFIL KONSUMSI SUMBER ANTIOKSIDAN ALAMI, STATUS GIZI, KEBIASAAN MEROKOK DAN SANITASI LINGKUNGAN PADA DAERAH DENGAN TB-PARU TINGGI DI INDONESIA (PROFILE OF NATURAL SOURCE ANTIOXIDANTS CONSUMPTION, NUTRITIONAL STATUS, SMOKING HABIT AND ENVIRONMENTAL SANITA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Setyawati

    2012-06-01

    fruits and vegetables. Keywords: pulmonary-TB, antioxidants, nutritional status, smoking habit, sanitation ABSTRAK Indonesia peringkat ketiga di dunia setelah India dan China dalam jumlah penderita tuberkulosis-paru (TB-paru. Status gizi, kebiasaan merokok, kondisi rumah dan sanitasi lingkungan yang buruk, serta konsumsi sumber antioksidan alami (sayuran, buah-buahan, dan jamu yang rendah, dapat menurunkan daya tahan tubuh dan meningkatkan risiko terinfeksi TB-paru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari profil status gizi, konsumsi sumber antioksidan alami, kebiasaan merokok, kondisi rumah dan sanitasi lingkungan di wilayah Indonesia dengan kasus TB-paru tinggi. Studi observasional analitis dengan desain potong-lintang. Sampel merupakan sampel Riskesdas 2010, berusia minimal 15 tahun dan tinggal di wilayah dengan kasus TB-paru tinggi di Indonesia. Variabel yang dipelajari meliputi profil status TB-paru, karakteristik responden, status gizi, konsumsi sumber antioksidan alami, kebiasaan merokok dan perilaku pencegahan TB-paru, serta kondisi rumah dan sanitasi lingkungan. Proporsi penderita TB-paru lebih tinggi dijumpai pada lelaki, pendidikan rendah, usia produktif, dan status gizi rendah. Proporsi besar juga ditemukan pada perokok yang mulai merokok diusia muda (<10 tahun dan durasi merokok lama (31-40 tahun. Proporsi agak tinggi penderita TB-paru ditemukan pada konsumen sayuran-buah kurang dari lima porsi perhari. Proporsi perilaku pencegahan TB-paru, kondisi rumah dan lingkungan yang sehat ditemukan lebih besar pada non-penderita TB-paru. Untuk mengurangi jumlah penderita TB-paru, usaha perbaikan hendaknya diarahkan pada perbaikan status gizi, kondisi rumah dan sanitasi lingkungan, pengurangan jumlah perokok usia dini, dan peningkatan konsumsi sayuran dan buah dengan jumlah 5 porsi sehari. [Penel Gizi Makan 2012, 35(1: 55-69]   Kata Kunci: TB-paru, antioksidan, status gizi, kebiasaan merokok, sanitasi

  3. Analisa Pemasangan Loop Ekspansi Akibat Terjadinya Upheaval Buckling pada Onshore Pipeline

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hariono Hariono

    2014-09-01

    Full Text Available Pada pipa yang dipendam didalam tanah sering terjadi kegagalan deformasi. Kegagalan deformasi global yang menyebabkan pipa menekuk vertikal ke atas yang disebut sebagai upheaval buckling. Lengkungan awal pada pipa penyalur yang terpasang bisa terjadi akibat kombinasi dari kenaikan temperatur saat operasional dan gaya friksi tanah akan menghasilkan gaya tekan aksial efektif pada pipa. Salah satu cara yang akan dibahas pada penelitian ini jika terjadi upheaval buckling adalah pemasangan loop ekspansi pada daerah yang mengalami upheaval buckling. Loop ekspansi akan divariasikan dengan 2 tipe yaitu tipe loop horizontal dan tipe loop vertical. Pada penelitian ini terlebih dahulu pipa dimodelkan dengan panjang pipa tertentu kemudian ujung-ujungnya diberi tumpuan sehingga didapatkan besar tegangan longitudinal sebesar 41366,563 Psi. Tegangan tersebut melebihi tegangan ijin sehingga pipa mengalami ekspansi termal atau elongasi yang membentuk lengkungan keatas dengan tinggi 0.259 meter. Maka dilakukan pemodelan loop ekspansi untuk meredam elongasi tersebut dengan panjang loop 5.3 meter. Kedua loop tersebut mampu meredam tegangan aksial menjadi 3662 Psi untuk tipe loop horizontal dan 3670 Psi untuk tipe loop vertikal. Dari kedua tipe loop tersebut kemudian juga dilakukan perbandingan besar tegangan yang terjadi pada bagian elbow. Maka didapatkan bahwa tipe loop horizontal mengalami tegangan relatif lebih kecil dari pada tipe loop vertikal sehingga sebagai bahan rekomendasi maka pemasangan loop horizontal lebih diutamakan.

  4. Die benutting van ureumaangevulde en verskillende tipes ...

    African Journals Online (AJOL)

    van strooi behandel met akwa- en anhidriese ammoniak min of meer dieselfde was. Kiangi, et ai. (1981) het in 'n in vitro-verteringsstudie met geammoniseerde mieliereste en rys- en koringstrooi gevind dat die in vitro-verteerbare droemateriaal en in vitro-verteerbare organiese materiaal van die anhidriesgeammonifiseerde.

  5. PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Henderi Henderi

    2009-10-01

    Full Text Available Strategic planning of information systems is to establish policy and planning implementation of information technology as a supporter of bussiness process and solution of the problem with high accuracy and know the possibilities of the system is less precise procedure. To achieve this, an information systems strategy planning organizations (including universities therein should be done through the stages: an analysis of objectives and issues / information needs (goals and poblem, critical success factor (CSFs, SWOT analysis, impact analysis information technology (technology impact analysis and analysis of the vision or strategic view of the system (strategy vision system and a review model of business functions (business proccess organization. In STMIK Raharja, strategic planning and information system model was developed based on through these stages and includes information services to be provided by STMIK Prog as a university. Determination of information system strategic planning and selection of models developed subsequently determined by the specific needs and determinants with attention to rules and procedures. This paper presented a discussion about the foundation and information systems strategic planning phases of Higher Education as an organization by taking a model of information services at Raharja STMIK Tangerang, with academic information subsystem as an example the case of the implementation of the development. To clarify the discussion, at this writing are also discussed briefly about the strategy on information systems implementation STMIK Prog as a university organization.Keywords: critical success factor, model, business process, strategy system vision

  6. Kebijakan Pendidikan Islam: Hibridasi Lembaga Pendidikan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Wahyono

    2014-09-01

    Full Text Available This paper is going to discuss and to provide solutions for the problems of dualism policy in the Islamic higher education institution. The effort to integrate religious education and general education has not reached a satisfactory result. Several concepts have been offered, but they still leave the problems off dualism policy in the Islamic higher education institution. Therefore, I offer the concept of hybridization of higher educations. This endeavor is very urgent to be done because there is a tendency of Islamic higher education institutions and general higher education institutions to be more apart, although there are the offers of concept of science Islamization, Islam as Science, or the integration and interconnection of science.

  7. Mengembangkan Kecerdasan Spiritual Mahasiswa di Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Simon M. Tampubolon

    2013-10-01

    Full Text Available The article discusses about how to develop spiritual intelligence of students in the college environment. This article describes pinciples of the application of the six ways of spiritual intelligence development into learning models, assignments, and campus life. The principles should be done by considering the meaning of the spiritual, developmental characteristics of students, and the characteristics of students’ spiritual development.  

  8. MEWUJUDKAN PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI YANG RAMAH DIFABEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isrowiyanti Isrowiyanti

    2013-06-01

    Full Text Available This study aims to: 1 raise the institutions awareness about disabilities, especially the awareness in the university library that disability is a part of the academic society. The disabled people have the same rights for facilities and learning support services, therefore every university library should be inclusive and can serve user with disabilities; 2 university library should become disabilities-friendly. This study used literature study and also observation and interviews. The result of this study showed the elements which support university library to be disabilities-friendly namely facilities and infrastructure, human resource, and program socialization.

  9. DESAIN ETL DENGAN CONTOH KASUS PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Spits Warnars

    2009-01-01

    Full Text Available Data Warehouse for higher education as a paradigm for helping high management in order to make an effective and efficient strategic decisions based on reliable and trusted reports which is produced from Data Warehouse itself. Data Warehouse is not a software, hardware or tool but Data Warehouse is an environment where the transactional database is modelled in other view for decision making purposes. ETL (Extraction, Transformation and Loading is a bridge to build Data Warehouse and transform data from transactional database. In every fact and dimension table will be inserted with fields which represent the construction merge loading as an ETL (Extraction, Transformation and Loading extraction. ETL needs an ETL table and ETL process where ETL table as table connectivity between tables in OLTP database and tables in Data Warehouse and ETL process will transform data from table in OLTP database into Data Warehouse table based on ETL table. The extraction process will be run with a table database as differentiate ETL process and an ETL algorithm which will be run automatically in idle transactional process, along with daily transactional database backup when the information system are not used.

  10. Mencari Bentuk Mengajar Entrepreneurship pada Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Pratama

    2010-11-01

    Full Text Available The high number of unemployment in Indonesia is caused by college graduates not brave enough to determine a career path as an entrepreneur. The embedded bad image and false myths about entrepreneurs has made its spread very low in Indonesia. Universities in Indonesia are looking for a more effective form of teaching entrepreneurship so as to produce graduates who are productive rather than educated, but unemployed graduates. Entrepreneurship is very unique because it contains multiple disciplines. There are various forms of teaching entrepreneurship used by different countries in the world from various literatures. Universities and entrepreneur lecturers should be able to take an example on (adapt and adopt how to teach according to the college culture and taught students, without having to look at what disciplines the student is enrolled in, also by integrating the values of entrepreneurship in the curriculum and extracurricular activities as supporting activities. Thus, entrepreneurial atmosphere can be created within the campus so that students, during their stay in college, do not seem to have lived and becoming used to a dynamic entrepreneurial environment, inspiring, and full of innovation. Thus, graduates will be braver in becoming an entrepreneur without it becomes their last choice like the current situation. 

  11. MANIFESTASI KESETARAAN GENDER DI PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RAIHAN PUTRY

    2016-07-01

    Full Text Available Following the flow of transformation and the times today, the discourse on women's leadership turned out to be growing and getting a response from the community, along with the growth and development of Scientific Management (Scientific. Leadership is no longer based on talent, heritage, experience and the male gender, but more than the physical and mental readiness of men and women in a planned towards professionalism. All the program is done through planning, analysis and development systematically to raise stamina leadership qualities in accordance with the spirit of the Shari'ah. This paper discusses the concept of gender equality in representation in college. First, gender equality is seen as a condition when women are placed on an equal footing and given the same rights and obligations as men. Secondly, gender equality is seen as a condition that is expected to bring about a change for a better life. Both representations of gender equality is highly influenced by the history, background, purpose, and vision and mission of the organization for women. Furthermore, the representation is then manifested in features of managerial college.

  12. Peran Strategis Public Relations di Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ike Devi Sulistyaningtyas

    2013-12-01

    Full Text Available Abstracts: Public Relations emphasizes in building and maintaining a relationship between an organization and its public. It is applied also for a higher education institution or university. Nowadays, public relations in higher education institution become an integral part of the management team. It must contribute to achieve organizational goals and demonstrate an organizational accountability identified by measurable result. Synergy and cooperation are the strategic way to reach good relationship and reputation.

  13. SELF EFFICACY DAN PLAGIARISME DI PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ermis Suryana

    2017-02-01

    Full Text Available College or often called campus is a form of academic kehidupann. Academic life has a very long track record as an environment that has its own rules, are indefenden, and impartially. Science can only flourish and grow if the basic characteristics are maintained. In order to maintain this, the development of science and academic life in general have certain ethics and rules that should be independent of any moment. Ethical values and morals are appropriately dominated academic life in college. Colleges are supposed to have ethics and morals solid academic to academic community can form a strong character. The academicians in universities, especially lecturers and students who do not have a standard of moral and ethical values that will either take advantage of the institution or college institutions as a means to deceive a lot of things. At this time, one of the cases that emerged in this country is the rampant cases of plagiarism that occur in some universities, both public universities and private colleges. This is an example of opaque in portrait dynamics of education in Indonesia.

  14. KEWIRAUSAHAAN DI PERGURUAN TINGGI MENYIAPKAN ENTREPRENEUR UNGGUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Margunani Margunani

    2015-02-01

    Full Text Available Product or service Wira New Business (WUB generated the students have the advantage of science and technology. Independent entrepreneurs from universities that produce the products / services can be developed through the science and technology-based business consulting to experts, research and laboratories on campus. Readiness is integrated and holistic childbirth entrepreneurs from universities, superior, has a broader and more adaptative insight. Entrepreneurship lecture testruktur, entrepreneurial practices chance divasilitasi Entrepreneurship Student Creativity Program (PKM-K through a grant to try to try. Student Entrepreneurial Program (PMW which provide more opportunities, where students who tried because of limited funds got very soft loan (without interest. Useful for students to practice managing capital / funding from outside to study the production, trade, repay, and so on.

  15. TRADISI DAN INOVASI MATERIAL FASADE BANGUNAN TINGGI

    OpenAIRE

    Jimmy Priatman

    1999-01-01

    Designers of tall building realize that the product of their creativity will impact the built environment for hundred of years. Differ from the past (great pyramids Giza Egypt, the Parthenon Athens- Greece, Cliff Palace Mesa Verde- Colorado), current tall buildings are designed with systems and materials to be properly maintained to enhance the life expectancy of the building. These timeless structures demand a higher level of performance and integration among its major components such as str...

  16. Pengaruh Pemberian Propolis Terhadap Gambaran Histopatologi Ginjal Tikus Putih yang Diberikan Parasetamol Dosis Tinggi (THE EFFECT OF PROPOLIS ON HISTOPATHOLOGICAL OBSERVATION IN WHITE RAT’S KIDNEY GIVEN HIGH DOSE OF PARACETAMOL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elti Febilani

    2017-02-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian propolis terhadap gambaran histopatologi ginjal tikus putih yang diberikan parasetamol dosis tinggi. 25 ekor tikus putih jantan digunakan dalam penelitian ini yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan, yaitu kelompok kontrol (P0 tanpa perlakuan, kelompok perlakuan 1 (P1 diberi parasetamol dosis 250mg/kg BB, kelompok perlakuan 2 (P2, perlakuan 3 (P3, dan perlakuan 4 (P4, diberi parasetamol dosis 250mg/kg BB, serta ditambahkan propolis dosis 0,25 ml (P2, 0,50 ml (P3 dan 0,75 ml (P4. Parasetamol dan propolis diberikan secara oral dengan cara dicampurkan ke dalam air minum yang diberikan secara ad libitum selama 10 hari.. Setelah itu dilakukan nekropsi dan organ ginjal diambil secara aseptik untuk pembuatan preparat histopatologi denganpewarnaan Hematoksilin dan EosinVariabel yang diperiksa adalah degenerasi melemak dan nekrosis di tubulus proksimal ginjal. Hasil menunjukkan terjadi perubahan degenerasi melemak dan nekrosis pada perlakuan P1, sedangkan perlakuan P2, P3, dan P4 berpengaruh terhadap perbaikan kerusakan akibat efek samping parasetamol. Perlakuan P4 menunjukkan hasil paling baik dalam mengurangi efek samping parasetamol. Uji Kruskall-Wallis menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada degenerasi dan nekrosis dari kelompok yang diuji. Dari penelitian ini dapat disimpulkan propolis dengan dosis 0,75 ml memberikan proteksi yang lebih baik dari pada dosis 0,25 ml dan 0,50 ml.   The purpose of this study is to determine the effect of propolis on kidney histopathological representation of white rats were given the toxic dose paracetamol. 25 male rats males were used in this study who were divided into 5 groups, control group (P0 without treatment, group 1 (P1 that was given paracetamol doses 250mg/kg, group 2 (P2, group 3 (P3, and group 4 (P4, given paracetamol dose of 250mg / kg and propolis added 0.25 ml (P2, 0.50 ml (P3, and 0.75 ml (P4. Paracetamol and propolis were

  17. VAKSIN HAEMOPHILUS INFLUENZAE type b (Hib UNTUK PENCEGAHAN MENINGITIS DAN PNEUMONIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muljati Prijanto

    2012-09-01

    Full Text Available Rendahnya insiden pada anak yang lebih tua umurnya dan orang dewasa disebabkan karena adanya antibodi bakterisidal terhadap capsul polisakarida Haemophilus influenzae tipe b dalam serumnya.Di negara maju maupun negara berkembang bakteri merupakan penyebab utama non epidemik meningitis pada kelompok umur tersebut. Beberapa bukti menunjukkan bahwa mortalitas meningitis pada kelompok bayi muda lebih tinggi di negara berkembang dari pada di negara industri. 

  18. Budaya Organisasi di Perguruan Tinggi: Studi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE Abdi Bangsa Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Salfen Hasri

    2016-02-01

    Full Text Available Organizational culture is a shared meaning of values, beliefs, traditions, and organizational philosophy which members of the organization own, so, the organization is different from the other organizations. Organizational culture that members feel is a quality, it is supported by the shared meaning based on the value of helping each other. The quality of culture is supported by all tangible and intangible organization elements. They are statements of vision and mission, organization value, artifacts, teaching-learning process, technology, the practice of management and accounting and training for English, Chinese, and Japanese skill.

  19. KEADILAN DALAM HUBUNGAN HUKUM ANTARA DOSEN PERGURUAN TINGGI SWASTA DENGAN BADAN PENYELENGGARA PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miftakhul Huda

    2017-09-01

    Full Text Available The position of the lecturer as a professional educator who runs the college tridharma causes the legal relationship of the lecturer of Private Higher Education with the Private University Administration Board to have its own distinct characteristic from the legal relationship in the labor law which is characterized by a limited relationship or sub-ordinate (dienstverhovding Which characterizes the relationship between the government/the authorities and the people. The construction of these different legal relationships causes the courts in Indonesia to have no strong foothold regarding the absolute authority to adjudicate disputes or disputes arising in the legal relations of Private University lecturers with the Private University Organizing Body. Thus, it is necessary to create a new concept of legal relationship in parallel position whose basic rights and obligations are determined by the Law because the implementation of education should be the obligation of the government so that the people who assist its implementation should be given optimal protection both in terms of freedom of academic pulpit and welfare protection of lecturers

  20. PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARANKOOPERATIFTIPETPS TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    sri wahyuni

    2013-10-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar ekonomi ujian mid semester II siswa kelas X SMAN 7 Padang Tahun Pelajaran 2012/2013 masih rendah di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar ekonomi siswa yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS lebih tinggi dari pada hasil belajar ekonomi siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional kelas X SMAN 7 Padang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 7 Padang Tahun Pelajaran 2012/2013. Berdasarkan skor tes hasil belajar ekonomi siswa, diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 76,15 dan kelas kontrol 68,13. Hasil analisis uji-Z, diperoleh Zhitung (47,18 > Ztabel (1,645 yang berarti hipotesis diterima. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar ekonomi siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPSlebih tinggi dari pada siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional siswa kelas X SMAN 7 Padang. Untuk itu peneliti menyarankan agar guru‑guru bidang studi ekonomi khususnya SMAN 7 Padang dan guru SMA pada umumnya dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Dan kepada peneliti yang berminat disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan pada materi yang berbeda.

  1. Rancang Bangun Aplikasi Pendeteksi Tipe Dan Nilai Resistor Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Putu Pratama Andika

    2015-11-01

    Full Text Available Android can be identified as the phone with the ability a high degree resembling computer, by making use of technological progress, an error in the determination of type and value of obstruction from resistors led a series of electronics result of the damage can be avoided, this is because of a resistor having the function of as parapet an electric current or as voltage divider of the series, detection so that the application of type and value of resistor able to contribute to the introduction of a resistor, by using processing tecnology digital image that is a method of hsv ( hue saturation value . Hsv useful as a limit of a color become a reference of the rings of color resistor, by applying this method application can do the introduction of against resistors diinputkan, to then give them the information relating to a type and value of a resistor. It has the percentage research success in the introduction of the value and type resistor by 57 %, to misidentified 30 % and not being recognized of 13 % .

  2. Pengembangan Inventori MBTI Sebagai Alternatif Instrumen Pengukuran Tipe Kepribadian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Susanto

    2017-01-01

    Full Text Available Projection approach is one way to read the personality type by looking at the response of the stimulus abstract tendencies were given. Another approach is an objective approach, which is presented in the form of a statement or statements themselves are often called inventory. One well-known inventory is inventory Myer-Briggs Type Indicator (MBTI. This study aims to develop an instrument identifying personality types and suitability for high school career. The model consists of three stages: (1 identification of needs, (2 design prototypes, and (3 testing the prototype. Product MBTI instrument adapted from preexisting. Product development is directed at the use of specifications for high school students. So that the language in the editorial revision and made a simple form. From the results of early trials are items less read by high school students. The second test item can already be read and understood by the students as a whole. Although it is the end product of research they may do further studies to test the reliability of the instrument developed.

  3. TIPE KESANTUNAN TUTURAN JAWA PADA MASYARAKAT JAWA PESISIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Suryadi

    2015-03-01

    Full Text Available Javanese coastal communities have a different form of civility with the standard Java language. This difference is very substantial. Standard Java language still maintains strong normative rules, being at the coast of Java language has undergone a shift. The shift that has occurred: (1 type P_1 (model civility good manners: Speakers have the freedom to use the lexicon of krama or krama inggil for yourself (or good manner self, (2 type P_2 (model civility verbal reduplication: speakers have freedom of speech that has been reiterated by the partners speech. Two shifts are to be taboo for speakers of the standard Java language, and otherwise be inappropriate for polite Javanese coastal communities because of the high frequency of use.

  4. Penguat Audio Kelas D dengan Umpan Balik Tipe Butterworth

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gunawan Dewantoro

    2016-03-01

    Full Text Available A class D amplifier would, in ideal sense, amplify signals without any noises and distortions which yield 100% efficiency and 0% Total Harmonic Distortion (THD. However, class D amplifiers have some drawbacks that lead to nonlinearity and increasing THD. Therefore, a feedback mechanism was employed to enhance THD performance of amplifier. Some feedback techniques have been using first order filter in the feedback path to retrieve audio signals. This research proposed a second order filter with Butterworth approach. A power amplifier was realized using full-bridge amplifier with MOSFETs to provide greater power. This class D amplifier was designed to meet following specifications: maximum output power up to 32.6 W with an 8 Ω load, sensitivity of 90 mV/W, frequency response ranging from 20 Hz – 20 kHz with tolerance ± 1 dB, THD as low as 1.1 %, SNR up to 90.16 dB, and efficiency of 82.1 %.

  5. Ekspresi p53 pada Endometrioma Dibandingkan Karsinoma Ovarium Tipe 1

    OpenAIRE

    Sinuhaji, Alfred Hara

    2015-01-01

    Introduction : Endometrioma is one type of endometriosis that located on the ovarium. Although endometriosis considered as a benign lesion, but it shown that endometriosis can be as a precursor lesion for occurrence of several subtypes of ovarian cancer, especially ovarian cancer type 1. This is due to biomolecular characteristics of the endometriosis in common with cancer, one of which is the ability in defense (resistance) against apoptosis which can be seen from the overe...

  6. Kromium serum dan asupan mikromineral pada penyandang diabetes tipe 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Ketut Sutiari

    2017-04-01

    Full Text Available Background: Status of minerals such as zinc, magnesium, and chromium among diabetic patients are considered lower than non-diabetic peoples, both in the serum and intake. Some reviews show that those minerals contribute to carbohydrate metabolism among diabetic patients. Objective: This study aims to explore intake of zinc, magnesium, and chromium among DMT2 in Denpasar. Method: This is a cross-sectional analytic study. The population was all (70 DMT2 patients registered at Chronic Disease Service (Prolanis at two Primary Health Care (PHC Denpasar Utara III PHC and Denpasar Timur I PHC. The sample for the study was DMT2 patients and non-diabetic people age 50-70 years reside in Denpasar city. DMT2 patients were randomly selected with simple random technique, while non-diabetic peoples were non-randomly selected. The level of serum chromium was measured by AAS method, whereas microminerals intake were collected by a recall and SQ-FFQ method. Data was analyzed descriptively and differences were tested with two independent t-test at 95% confidence level. Results: The mean of serum chromium DMT2 and non-diabetic were 0.044 mg/L and 0.094 mg/L respectively. The mean±SEM magnesium (DMT2 316.1±22.4 mg/day; non-diabetic 211.0±33.5 mg/day, zinc intake was (DMT2 8.4±0.7 mg/day; non-diabetic 6.2±0.8 mg/day, and chromium (DMT2 10.8±1.3 µg/day; non-diabetic 8.7±0.9µg/day. A significant difference was found between magnesium intake (p=0.01. Conclusion: The study showed that zinc, magnesium and chromium intake is appeared higher among DMT2 patients compare to non-diabetic in Denpasar region.

  7. MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Syarifuddin

    2011-11-01

    Full Text Available Abstract In formal educational institutions such as schools, educational success can be seen from the results of student’s learning in academic achievement. The quality and success of student’s learning is strongly influenced by the ability and accuracy of teachers in choosing and using teaching methods. If Traditional learning model is compared to a more modern model this will results  in less student’s involvement in learning activities. Students’ Activities were only just sitting, being silent, listening, recording and memorizing. It was also found out that the  students were not participated in learning activities which made them quickly get bored and lazy . Under these conditions, It is needed to have learning-oriented alternative to the students so that students can learn on their own to find out information, connect the topics they have learned in everyday life, and can interact with both  teachers and their peers  in a fun and friendly atmosphere.  One of the alternatives that can be used as educational experts have suggested is jigsaw cooperative learning type, which means the exchange of teams of experts. Kata Kunci: Models of learning cooperative learning, jigsaw

  8. Senam efektif Menurunkan Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jati Ekawati

    2018-01-01

    Full Text Available Background: Diabetes is one of the major threats to human health in the 21st century. Indonesia's own country with diabetes mellitus was ranked the world's fourth largest with 8.6% of the total prevalence of diabetes sufferers after India, China, and the United States. Factors that influence diabetes include; 1 age, 2 Obesity, 3 Family History, and 4 ethnic group. There are four pillars of prevention in Indonesia which is applied to the diabetes to control blood sugar levels, namely: 1 diet, 2 Physical Exercise, 3 medications, and 4 Health Education. Objective: To determine the effect of physical exercises Gymnastic DM administration and Gymnastic Senior to decrease blood sugar levels in patients with type 2 diabetes. Method: This study is a quantitative study with this type of study without a comparison group quasy experiments. The design of the study is a pretest-posttest one group design. Number of samples used were 41 respondents from the participants calisthenics DM in the psychiatric hospital. Prof. dr. Soerojo Magelang. Analysis of the data used is the analysis bivariabel univariabel and analysis using statistical models Paired sample t-tests with significance level α = 0.05. Result: There was a decrease in blood sugar levels after exercise DM for 3 times a week for 2 weeks, an average of 64.780 mg/dl. T count value obtained at 13.624 with a p-value 0.000 <0.05, means that there are significant differences in blood sugar levels before and after doing gymnastic DM and Gymnastic Senior. Conclusion: The provision of physical training exercises conducted by DM DM participants calisthenics in Prof. RSJ. Dr. Soerojo Magelang for 3 times a week for 2 weeks can lower blood sugar levels in patients with type 2 diabetes mellitus.

  9. Rancang Bangun Pengering Surya Tipe Bak Untuk Biji Kopi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendri Syah

    2016-04-01

    Abstract. The main aim of this study was to design and develop hybrid dryer in which heat sources are coming from coffee husks furnace and solar collectors used for coffee beans drying. We also tested its performance and calculated the energy consumption produced and total costs required to perform coffee beans drying. The study consisted of three stages; (1 structural and functional design of drying chamber, furnace and solar collector, (2 dryer construction and development, (3 functional test. The overall results of this study showed that solar collector was effectively working properly during the ten days drying. Yet, this developed dryer is still heavily influenced by the weather, and thus the use of biomass as an energy supplement is needed. The average air temperature produced by the dryer ranges between 36.2 oC to 48.6 oC, while the relative humidity (RH ranging from 43.6% -72.6%.

  10. PEMBELAJARAN HIDROLISIS GARAM MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH TIPE GALLET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Buchori Muslim

    2015-11-01

    Full Text Available This study aimed to obtain a model of learning that can improve the performance and capabilities of students in lab reports, and can train thinking skills and self-confidence of students to the concept of salt hydrolysis. The research method used was a quasi-experimental design with nonequivalent control group design. Research subjects consisted of 78 students of class XI Science SMAN 16 Bandung, 40 students of the experimental group and 38 control group students. The instrument used in this study consisted of an attitude scale, interview and observation sheets. The data were analyzed using the Mann-Whitney test. The results show that the learning problem solving can improve the performance and ability of the students in the lab reports, and can train thinking skills and self-confidence of students. There are significant differences between the performance and abilities of students in the student lab reports and the experimental group and a control group of students who responded positively to the learning problem solving in the concept of hydrolysis of salts, including in both categories with an average percentage score of 67.81%. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model pembelajaran yang dapat meningkatkan kinerja dan kemampuan siswa dalam membuat laporan praktikum, serta dapat melatih kemampuan berpikir dan kepercayaan diri siswa pada konsep hidrolisis garam. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri dari 78 siswa kelas XI IPA SMAN 16 Bandung, 40 siswa kelompok eksperimen dan 38 siswa kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari skala sikap, pedoman wawancara dan lembar observasi. Analisis data menggunakan Uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran pemecahan masalah dapat meningkatkan kinerja dan kemampuan siswa dalam membuat laporan praktikum, serta dapat melatih kemampuan berpikir dan kepercayaan diri siswa. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja dan kemampuan siswa dalam membuat laporan praktikum siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dan siswa memberikan tanggapan yang positif terhadap pembelajaran pemecahan masalah pada konsep hidrolisis garam, termasuk dalam kategori baik dengan persentase rata-rata skor sebesar 67,81%.

  11. PEMBELAJARAN HIDROLISIS GARAM MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH TIPE GALLET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Buchori Muslim

    2015-11-01

    Full Text Available This study aimed to obtain a model of learning that can improve the performance and capabilities of students in lab reports, and can train thinking skills and self-confidence of students to the concept of salt hydrolysis. The research method used was a quasi-experimental design with nonequivalent control group design. Research subjects consisted of 78 students of class XI Science SMAN 16 Bandung, 40 students of the experimental group and 38 control group students. The instrument used in this study consisted of an attitude scale, interview and observation sheets. The data were analyzed using the Mann-Whitney test. The results show that the learning problem solving can improve the performance and ability of the students in the lab reports, and can train thinking skills and self-confidence of students. There are significant differences between the performance and abilities of students in the student lab reports and the experimental group and a control group of students who responded positively to the learning problem solving in the concept of hydrolysis of salts, including in both categories with an average percentage score of 67.81%.

  12. TIPE VERBA BAHASA PERANCIS DAN PERWUJUDANNYA PADA KLAUSA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Roswita Lumban Tobing

    2013-01-01

    Full Text Available This study aims to describe types of verbs and their realizations in clauses in French. The data were collected from books on the French language system. The data were analyzed using a structural approach combined with referential semantics to check the acceptability of verb uses in clauses. The results are as follows. First, an intransitive verb in a clause serves as a predicate that describes the subject action without an object. Second, a transitive verb must be followed by a direct or an indirect object which can be placed in front of the verb. Third, a dual-type verb can be a transitive verb or an intransitive verb. Fourth, in the passive voice, the construction of the main verb is ‘participe passé’ that must be accompanied by the auxiliary verb ‘etre’.

  13. Branemark Titanium Implant Sebagai Salah Satu Pilihan Implan Tipe Screw

    OpenAIRE

    Riniwaty

    2008-01-01

    Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengenalkan Branemark Titanium Implant sehingga dapat menjadi salah satu pilihan yang cukup baik dalam menggantikan gigi yang hilang dalam rongga mulut. Implan gigi mempakan suatu alat yang ditanam secara bedah ke dalam jaringan lunak atau ke dalam tulang rahang. Pada prinsipnya, implan gigi memerlukan bahan yang dapat diterima jaringan tubuh, cukup kuat dan dapat berfungsi bersama-sama dengan restorasi prostetik. Branemark Titanium Implant merup...

  14. Penalaran Proporsional Dalam Menyelesaikan Masalah Multiplikatif Tipe Product of Measurement

    OpenAIRE

    Hariyanti, Uun; Irawan, Edy Bambang; Hidayanto, Erry

    2017-01-01

    This study aims to explore students' proportional reasoning in solving multiplicative problems on products of measurement type. Three 8 grade students of Public Junior High School 21 Malang were being purposively studied. The sampling technique is also called as the judgement sampling. Data then was being analyzed in three steps: data reduction, data presentation, and conclusion drawing/verification. The data were studied and analyzed based on Bexter's and Junker's Constructions of Proportion...

  15. byvoeding aan twee tipes merinoskape op cymbopogoiv-ttiemeda ...

    African Journals Online (AJOL)

    1954) Joubert (1954),en Verbeek. (1958) dat beeste wat op. 'n lae peil van voeding gedurende die winter was, vinnig toeneem in gewig gedurende die daaropvolgende somer. Sloggegewens. In Tabel 3 word die slaggegewens van die skape in.

  16. Tipe Kepribadian dan Tahapan Komunikasi Intim pada Dewasa Awal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rani Agias Fitri

    2015-07-01

    Full Text Available Personality aspect is an aspect that cannot be discharged in an individual. It is as same as communication aspect, which is important in a relationship, including in marriage relationship. The purpose of this study is to determine whether there is a correlation between Extrovert and Introvert personality type with intimate communication phases in early adulthood. This study belongs to the type of correlation research. In this study, the result showed that there was a positive relationship between extrovert personality type with two phases of intimate communication, namely sharing the self and becoming one. Meanwhile, there was a negative relationship between Introvert personality typet with two phases of intimate communication, namely sharing the self and becoming one. 

  17. HASIL BELAJAR DAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Loli Jasdilla

    2017-03-01

    Full Text Available The objectives of this research is to improve social science outcomes by using Think Pair Share (TPS for the fourth grade in elementary school. This research is classroom action research. The procedure of this research conducted planning, acting, observation, and reflection. Subject of this research was 22 students for the fourth grade in SD 20 Kalumbuk, Padang. Techniques of collecting data were using test and observation. Data analyzed by using thematic analysis. Data validated by using triangulation, member checking, and reflecivity. The students’ learning outcomes improved from 76,75% into 89,67% (very good. The result of this research shows that cooperative model of Think Pair Share (TPS type can improve social science outcomes for the fourth grade students of elementary school.

  18. STUDI PERANCANGAN KAPAL FERRY TIPE CATAMARAN 1000GT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mardi Santoso

    2015-06-01

    Full Text Available Pada tahap awal desain, untuk mendapatkan desain kapal yang optimum perlu dilakukan analisa untuk menentukan parameter utama dari kapal. Dalam penelitian ini akan dilakukan analisa terhadap pemilihan parameter utama dari kapal ferry catamaran kelas 1000GT untuk mendapatkan desain kapal ferry yang optimal. Parameter utama kapal ditentukan dari optimasi data utama kapal yang mirip yang dijadikan acuan set based design untuk mendapatkan ukuran kapal kapal ferry catamaran yang diinginkan. Geometri bentuk lambung kapal kemudian dioptimasikan dan dianalisa hambatannya menggunakan metode perhitungan, simulasi dan uji tarik. Rencana umum kapal kemudian dikembangkan untuk mendapatkan penataan ruang dan penentuan kapasitas kapal yang otimum. Dari hasil perhitungan menunjukkan bahwa kapal ferry catamaran 1000GT memiliki gross tonnage (GT sebesar 1130GT dan nett tonnage (NT 197GT. Dan daya mesin yang digunakan adalah 4 x 810 HP, untuk kecepatan dinas 15 knots.

  19. TIPE NOMINA TAKRIF BAHASA INDONESIA DALAM KARANGAN SISWA SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teguh Setiawan

    2013-07-01

    Full Text Available This study aims to describe definite nominals in the Indonesian language in elementary school students’ writings. The data source was descriptive and narrative writing of elementary school students in Yogyakarta City. The data were analyzed by means of a correspondence method with a referential division and a distribution method with element division, repetition, substitution, and deletion techniques. Based on the data analysis, it can be concluded that definite nominals in the Indonesian language in elementary school students’ writings consist of six types, i.e. (a personal pronouns, (b proper nouns, (c possessive nominal phrases, (d definite description, (e demonstrative description, and (f numeral description. In the realization, definite nominals –except proper nouns and personal pronouns– are not always present with definite markers. Nominals without definite markers can be definite if they are supported by contexts clarifying the referents.

  20. IDENTIFIKASI TIPE HLA KELAS II DENGAN TEKNIK PCR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ervi Salwati

    2012-09-01

    Full Text Available HLA (Human Leukocyte Antigen contains a set of genes located together on the short arm of chromosome 6. These genes control immune responses, graft acceptance or rejection and tumor surveillance. These abilities have close relationship with genetic variation (occur in "many forms" or alleles that bind and present antigens to T lymphocytes. Using advanced technology and molecular biology approaches (PCR technique detection of genetic variation in the HLA region (or HLA typing has been performed based on DNA.. PCR is an in vitro technique to amplify the DNA sequence enzymatically. "Sequence Specific Primers" (SSP are designed for this PCR to obtain amplification of specific alleles or groups of alleles. The PCR products are visualized through agarose gel electrophoresis stained with ethidium bromide. The PCR technique requires small amount of whole blood (0.5 - 1 ml, gives rapid, accurate and complete result. This paper discuss identification of HLA class II typing using PCR-SSP technique and show the examples of the results.   Key words: HLA (Human Leukocyte Antigen class II, PCR (Polymerase Chain Reaction

  1. Mata Ketiga: Se Laen, Sang Pembebas Sistem Pendidikan Tinggi Akuntansi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Triyuwono

    2010-04-01

    Full Text Available The objectives of the study are to criticize the existing accounting education especially in Indonesian universities and to give an alternative idea for a better one. It is done as there is a strong indication that accounting education is driven by intellectual intelligence, market, and other artificial interests. Through a deconstruction approach and critical analysis, the study suggests the internalization of “Mata Ketiga” (the Third Eye in accounting curriculum. Mata Ketiga, that refers to spiritual intelligence, is “the Other” that is consciously entered to the singularity of intellectual intelligence of modern curriculum. Under the internalization of Mata Ketiga, accounting education can be emancipated from the domination of intellectual intelligence, market, and other artificial interests. By doing so, the education may guide an accounting student to find his/her “real self” without neglecting contemporary accounting competence.

  2. Enterprise Architecture Planning Untuk Pengembangan Sistem Informasi Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyna Marisa Khairina

    2014-02-01

    Full Text Available In the development of the information system needed a plan that will complement the university's strategic direction. Planning process utilizing enterprise architecture planning methodologies that produce a conceptual model of the enterprise architecture that includes data architecture, application and technology. This research aim to make enterprise architecture planning a conceptual model of the enterprise architecture as a high-level blueprint for data, applications and technology. Conceptual model enterprise architecture generated can be used as a blueprint for data, applications and technology in the development of information systems. Results of the blueprint enterprise became architecture planning for the needs of the data, estimates of technology platforms and applications as well as other things that are needed in the development of an integrated information system in university.   Keywords:  Enterprise architecture planning; Data architecture; Application architecture; Technology architecture

  3. Penerapan Knowledge Sharing Untuk Peningkatan Layanan Perpustakaan Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Safitri

    2014-12-01

    Full Text Available Sharing knowledge is one of important elements in academic libraries. The activity uses ICT to inform one another. Most academic libraries in Indonesia, supporting infrastructures and reward are the main factor to conduct the activity. The implementation of such activity, especially in academic libraries, has resulted some beneficial both for librarians and its users. Motivation is considered as one of important aspects in sharing knowledge. By having supporting facilities or infrastructures, the activity can run smoothly and properly.

  4. Pemanfaatan Perpustakaan Sebagai Trend Dalam Pembelajaran Mandiri di Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadli Fadli

    2014-12-01

    Full Text Available The library is one of the forms of organization of learning resources that collects various information in the form of a book and other form (non-book material that can be utilized by the user (faculty, students, and community in an effort to develop their knowledge, ability and skill. Library itself is a resource center for learning. If related to teaching and learning in universities, libraries provide a very valuable contribution in the effort to increase the activity of students and improve the quality of education and teaching. Through the provision of libraries, students can interact and engage directly both physically and mentally in the learning process. Library is an integral part of the overall university programs, which together with other educational components also determine the success of the process of education and teaching. Use of the library as a trend in self-learning in higher education, must be supported by student interest in reading. Several attempts to do to improve student reading craze through the library are: 1 To provide students the literaturs they interested in ; 2 Make the library as a fun place for students through a good arrangement, with a friendly service; 3 Make the promotion and development activities interests and passions read by using the library; 4 Provide additional tasks to students outside of the classroom. Provision of additional task is certainly related to the limited hours of lessons in the classroom.

  5. Boron Doped Graphene 3-Dimensi untuk Superkapasitor Kapasitas Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurlia Pramita Sari

    2017-08-01

    Full Text Available Chemical doping is an effective approach to improve the property of carbon material. In this study boron doped graphene with 3D structure used as the electrode was investigated. Boron doped graphene was prepared through freeze-dried process followed by pyrolysis of graphene oxide (GO with three types of chemical substances; boron oxide, boric acid, and boron powder in an argon and hydrogen atmosphere at 1000 C for 3 hours. The difference of chemical composition generated a different percentage of boron bond with GO. The results shows that the highest electrochemical performance was found in graphene samples with the addition of boric acid (BA 86 F/g, followed by boron oxide (BO 59.2 F/g, and boron powder (BP 2 F/g. It can be caused by boron concentration bound with graphene. The higher concentration of boron could be increased the electrochemical performance due to better of ion movement.

  6. Modal Intelektual dan Daya Saing Perguruan Tinggi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Prihatni Amrih Rahayuningtyas

    2017-07-01

    Full Text Available This study aims to examine the factors that affect the disclosure of intellectual capital on universities in Indonesia, and how the influence of intellectual capital disclosures on the competitiveness of higher education internationally. This study uses 35 samples both public and privatemuniversities in Indonesia. This research use linear regression and two stage least square to test the hyphoteses that processed by Eviews.6. The results showed that the autonomy of the universities and colleges rank previously have a significant impact on the disclosure of intellectual capital on the official website of the universities. In addition, the disclosure of intellectual capital have a significant impact on the competitiveness of universities.

  7. Gambaran Disonansi Kognitif pada Wanita Perokok Dewasa Muda Berpendidikan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rani Agias Fitri

    2013-04-01

    Full Text Available This research aims to get the description of cognitive dissonance of high educated young adult smoker women, such as the source of dissonance and how to lessen their dissonance. By qualitative research method through depth interview with four research subjects, it is found out that logical inconsistency, general opinion, and past experience are the source of dissonance. Culture norm becomes the source of dissonance only on three subjects. The way the four subjects lessen their cognitive dissonance are changing behavior element and increasing cognitive element whereas changing cognitive element is only done by one subject. 

  8. Epistemologi Pendidikan Islam: Melacak Metodologi Pengetahuan Perguruan Tinggi Islam Klasik

    OpenAIRE

    Hery, Musnur

    2008-01-01

    Islamic higher college not only limited to higher education that famous at Islamic history like madrasah (e.g. Nizamiyah), and al-Jami'ah (e.g. al-Azhar). Yet, Islamic higher college is the implementation of learning process that can be categorized in higher education stage, that being practiced in Moslem society, even still in non-formal or informal form before madrasah existence. Several epistemologies branch indeed take place at formal institution, while some epistemologies branch theoreti...

  9. Epistemologi Pendidikan Islam: Melacak Metodologi Pengetahuan Perguruan Tinggi Islam Klasik

    OpenAIRE

    Hery, Musnur

    2015-01-01

    Islamic higher college not only limited to higher education that famous at Islamic history like madrasah (e.g. Nizamiyah), and al-Jami’ah (e.g. al-Azhar). Yet, Islamic higher college is the implementation of learning process that can be categorized in higher education stage, that being practiced in Moslem society, even still in non-formal or informal form before madrasah existence. Several epistemologies branch indeed take place at formal institution, while some epistemologies branch theoreti...

  10. STRATEGI PRODUKSI PANGAN ORGANIK BERNILAI TAMBAH TINGGI YANG BERBASIS PETANI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Musa Hubeis

    2013-12-01

    Full Text Available Food security is a system consists of availability, distribution, and consumption subsystems. Food availability subsystem functions in guaranting food supply, in terms of quantity, quality (certification, variability, and safety. The main problem in materializing security of organic food commodities are quantity and quality of organic food, particularly vegetables. In other words, the organic vegetable can affect farmer’s economic situation in different way depending on the adopted particular technolog. Therefore, the objectives of this study are (1 to describe the characteristics of organic vegetable products, (2 to identify internal and external factors related to the production of organic vegetables with a farmer-based high added value, and (3 to formulate a strategy of the production of organic vegetables with a farmer-based high added value (certified. Data were collected by purposive sampling and analyzed using matrix analysis tools of internal factor evaluation, external factor evaluation, internal external, and focus group discussion, as the basis for analyzing strengths, weaknesses, opportunities, and threats (SWOT, followed by quantitative strategic planning matrix (QSPM to obtain the main alternative strategy for the development of organic vegetable with premium price. The study was carried out in Garut, West Java. This study confirmed 3 main strategic issues for the development of organic vegetables in the region, that is, market, organic vegetable production, and human resource.

  11. Servqual Dan Importance-performance Analysis Untuk Perguruan Tinggi

    OpenAIRE

    Pura A, Agus Hasan

    2006-01-01

    When student do not focus solely on academic quality but focus on service quality too. It is essential for student perception of service quality to be evaluated and managed by the university. We can employ SERVQUAI and Important Performance Analysis methods to know the quality of service of the university. The information that result from application of these methods are very important for the university to improve the quality of service and what attribute should be concentrate to improve .

  12. PERKEMBANGAN BIOFILM NITRIFIKASI DI FIXED BED REACTOR PADA SALINITAS TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudarno

    2012-03-01

    Full Text Available Development of nitrification biomass that is growing attached on carried material was examined by measuring its ammonium or nitrit oxidation rates. Porous ceramic rings (36 pieces were put into the fixed bed reactor (FBR . The fixed bed reactor that was operated continuously for more than 500 day was continued to be operated at a HRT of 1 day, a DO of above 5 mg L-1 and pH of 8. Ammonia concentration in the feeding was 50 mg NH4+-N L-1. At days 1, 5, 12, 20, 33 and 50, six porous ceramic rings were taken out and then ammonia and nitrite removal rate by biofilm in the ceramic rings was separately measured. The measurement of rates was done in small cylindrical glass reactors with initial concentration of ammonia and nitrite was 10 mg N L-1. Until 50 days of incubation AORs were always higher than NORs. Additionally, ammonia oxidizers attach or grow faster in the porous ceramic material than nitrite oxidizers.

  13. Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan Agama Di Perguruan Tinggi Umum

    OpenAIRE

    Kasuwi, Kasuwi

    2006-01-01

    Corruption is often viewed as a social disease representing an endemic problem. The corruption in Indonesia is seriously increasing due to the slow law process of corruption, the non-discouraging effect of the corruption punishment, the easily-spread corruption behaviour, the corruption rooted from traditional values, and the non-transparent governance. Preventive and corrective actions should be taken to deal with corruption, one of which is through public learning.

  14. PENGEMBANGAN KOMPETENSI CREATIVE WRITING DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putra Manuaba

    2013-02-01

    literature learning as a compulsory course at universities, (2 theory and practice (practice being more dominant than theory for literature students, (3 attempts to make lecturers good at writing theory and practice, (4 reading enrichment in quality literary works, and (5 use of creative processes from high quality authors as inspiring part of creative work writing.

  15. PERILAKU MEKANIS BETON MUTU TINGGI DENGAN VARIASI PENGGUNAAN SUPERPLASTICIZER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teguh Arifmawan Sudhiarta

    2015-07-01

    Full Text Available Concrete itself is quite popular in terms of usage in the field of construction (bridges, buildings, and dams. In large projects and unconditioned special (extreme as the long-span bridge construction in the middle of the sea, pier construction, buildings and retaining walls high sea waves need to use high-quality concrete. To be able to make high strength concrete required fas value (water-cement ratio is low, ranging from 0.20 to 0.30 (ACI, 1998. In high quality concrete workmanship in the field, to facilitate construction of concrete because considering using a little water, then a superplasticizer admixture materials needed to facilitate mixing concrete. This study was conducted to determine the performance of each in terms of value Slump superplasticizer, concrete compressive strength and split tensile strength of concrete. Calculation of SNI 03-6468-2000 material refers to the weight ratio of cement: fine aggregate: coarse aggregate of 1.00: 1.67: 2.15 with water cement factor of 0.317. Used to test a cylindrical specimen with a diameter of 150mm and height of 300mm which for the life of the test was made three (3 pieces of the specimen. Preparation and treatment of test specimens performed by standard procedures. The results showed that the use of superplasticizer type Napthalene Formaldehyde Sulphonate deliver results better compressive strength than the type superplasticizer Aqueous Solution Of Modified Polycarboxylate Copolymers is equal to 7.70%, but when viewed in terms of tensile strength and slump value (kelecakan type superplasticizer Aqueous Solution Of Modified Polycarboxylate Copolymers provide better value Napthalene Formaldehyde Sulphonate when compared with that of 4.04% for split tensile strength and 22.22% for the slump value.

  16. Meningkatkan Prestasi Belajar di Perguruan Tinggi dengan Mengembangkan Kecerdasan Emosional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nikodemus Thomas Martoredjo

    2013-10-01

    Full Text Available To be successful in a particular field, someone does not only rely on academic ability or technical skills. There is another ability that has big contribution to determine the success, which is the ability to manage emotions well or emotional intelligence. It was found many cases which people have failed not because they lack of the potential for mastery of academic or technical skills but they lack of the skills to manage their emotions. Speaking about emotional intelligence, there are five things to consider: self-awareness, self control, motivation, empathy, and social skills. These five things work together in developing emotional intelligence. If emotional intelligence can be realized and well developed, it can be a benefit for students who are studying in universities. The hope is the systematic development of emotional intelligence will best promote student achievement in learning.  

  17. MODEL PEMBELAJARAN SINTAKSIS DI PERGURUAN TINGGI DI JATENG DAN DIY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Markhamah Markhamah

    2015-07-01

    Full Text Available A research on Syntax learning model in university is needed because such research is barely available for reference yet. Existing research on learning models are commonly carried out in high and middle schools, not university. This research aims to expose Syntax learning model in universities in Central Java and Yogyakarta.As object of research, two departments of Indonesian Language and Literature in Yogyakarta, one department of Indonesian language and Literature in Central Java, and one department of Indonesian Language and Literature Education in Central Java are chosen to be analyzed. The model includes: existence of lecture plan (RPP/RMP, teaching material, lecturer methods/strategy, learning media, and evaluation method. Data of research is collected through interview and document analysis, which is done quantitatively us- ing interactive and comparative models. This research reaches five conclusions. First, all departments in the research have both RPP (lecture plan and RMP (lecture quality plan, even though with slight differences in names and details. Second, the departments have similarities and differences in term of teaching material. As a similarity, teaching material based on lecturer research is not found. Third, the departments have similarities and differences in term of teaching methods. Interestingly, some departments use unique learning method that synergizes with ideology of the particular university. Fourth, learning media between the departments is varied. Not every department is familiar with multimedia technology though some lecturers smartly use games as learning media to cover the lack of multimedia technology. Fifth, the departments use different evaluation method with different components. Some departments uses UKD (base competence test while some are using UAS (end semester test.

  18. PEMIKIRAN HARUN NASUTION TENTANG KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Huda

    2013-11-01

    Full Text Available Harun Nasution's experience serves an office IAIN to regard its educational view. Largely Indonesian Islamic people, notably modernist Islamic thinking haven't available one spots Harun Nasution's thinking flank educational. Islam education speaking, terminologicaling it don't despite 4 subject problems, first, to the effect Religion education; both of, Religion education material; third, Religion education method; and fourth, religion teacher quality. Component fourth upon point out education planning step islam in processes teaching and learning. To the effect education constitute first one element functioning as guidance in exhaustive education activity. Teaching that involves to learn, material and student gets orientation on intent. After intent education is formulated, second plan is arrange education material that terangkum systematically deep curriculum. Curriculum is arranged and at plots to base aim already being established.

  19. Proses Belajar-Mengajar di Perguruan Tinggi Berwawasan Pencipta Kerja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suyanto Suyanto

    2016-02-01

    Full Text Available Recently, the unemployment of college graduates has been greater and greater. Even more, in the recent economic crisis, college graduates face heavy challenges in entering the work place. They have to compete to find out employment which is more and more abundant due to the sharp decrease of our economic investment. Our college graduates at present, and even more in the beginning of the 21st century, will also face neck to neck global competition in finding jobs. Therefore, our colleges have to set up a new orientation in conducting teaching-learning processes so that they are able to be responsible to their stakeholders. Our colleges need to renew their vision, mission, and commitment in carrying out the teaching-learning processes to be able to produce graduates with the vision of job creators

  20. Memahami Peran Pendidikan Tinggi terhadap Mobilitas Sosial di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Husni Arifin

    2017-07-01

    Full Text Available This paper explains the link between higher education and social mobility in Indonesia. There are several theoretical frameworks talking about the link between higher education and social mobility and the relevant theory of them is Raymond Boudon’s Inequality of Educational Opportunity (IEO danInequality of Social Opportunity (ISO. The results reveal that the link between higher education and social mobility in Indonesia is influenced by other factors: inequality of social-economy and geograpfy and cultural disparities. Furthermore, the more decreasing inequality in the society, the more people can go to higher education and in turn will promote upward social mobility.

  1. TANTANGAN OPTIMALISASI PERAN LABORATORIUM TV DI PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanny Hafiar

    2017-12-01

    Full Text Available The conditions of television in the country are experiencing rapid development. It is characterized by the increasing emergence of private tv stations. The increase in the quantity of television station is a strategic opportunity for the College that has a course-based audiovisual media production. The television laboratory facilities are required to prepare graduates who are ready to use in the television industry. However, to manage the laboratory which ready to serve the internal and external public is not an easy step, there are a number of constraints that became its own challenges for the manager. Therefore, this research attempts to examine more deeply about the challenges faced in the effort to optimize the role of the laboratory in college. The method used is the descriptive method of data collection through interviews and observation and literature study. As for the results obtained include constraints concerning aspects of facilities, human resources, and management of laboratory related to various policy management.

  2. Peningkatan Keunggulan Kompetitif Perguruan Tinggi melalui Analisis Struktur Industri Porter

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Robert Roy Rondonuwu

    2003-06-01

    Full Text Available The existence of competitive advantage for an organization is something that cannot be avoided. Globalization and hyper-competitive market condition makes the management try to consolidate and count their assests in order to definie the way and position that they want to achieve in the market. By using the business process reengineering, the organization can get new energy (revitalization to make it one of the best in the competition. The objective of this paper is to motivate the organization by evaluating its internal condition in order to achieve the competitive advantage. The competitive advantage concept of Michael E. Porter is the central topic in all of the efforts to make the organization ambitions grow and expand in a dynamic market.

  3. Model Manajemen E-learning di Perguruan Tinggi

    OpenAIRE

    Prasojo, Lantip Diat

    2009-01-01

    Information and Communication Technology (ICT) is growing fast included in the case of learning management based on ICT. Learning management based on ICT which is being trend namely e-learning management. E-learning management has implemented to educational institutions. Based on the background, thus emerged general problem ”how e-learning management at university can increase quality college students' learning outcome quality”.The effectiveness and efficiency of E-learning management at univ...

  4. Kajian Pembelajaran Online Berbasis Wiki Di Lingkup Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soetam Rizky Wicaksono

    2012-01-01

    Full Text Available Scope of online learning in higher education now more widely assumed to be a repository of teaching materials for both teachers and students. Nevertheless there are still many things that can still be developed and studied with an experimental model for online learning can be more participatory in the learning context given that the scope of the college is more directed to andragogik. One innovation that leads to this is to make the application of model-based learning wiki adopting crowdsourcing. This paper explores theoretical study attempted as a first step in the research development of wiki-based online learning model. The results of this study should be the basis for experiments to be conducted in order to adapt contextually in real state.

  5. Produksi Biomasa Mikroalga Dengan Nitrifikasi Limbah Beramoniak Tinggi

    OpenAIRE

    Sumantri, Indro; Hadiyanto, Hadiyanto; Sumarno, Sumarno

    2014-01-01

    Biodiesel merupakan salah satu energi alternative yang saat ini memperoleh perhatian yang besar. Hal ini disebabkan oleh banyaknya keuntungan/kelebihan biodiesel, diantaranya sumber yang terbarukan, bersih dan efisien, dan lebih ramah lingkungan. Mikroalga merupakan mikroorganisme fotosintetik yang mempunyai kandungan minyak sekitar 45-85%, sehingga sangat potensial untuk dijadikan biodiesel. Akan tetapi permasalahan yang dihadapi saat ini yaitu belum maksimalnya produksi mikroalga yang berb...

  6. PERAN PENASEHAT AKADEMIK TERHADAP KESUKSESAN MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jum Anidar

    2012-11-01

    Full Text Available There are three aspects that make students become successfull: academic, carrier planning, and social relationship. The supervisor is person who take responsibility to assist the students in overcoming their problems. The supervisor’s tasks are to: a provide a consideration to the students in chosing their subjects in certain semester, b supervise and advise the students to gain their optimal learning achievement, c give the explanation and direction about their study, d give warning to poor students, e observe humans’ behaviour, f provide sufficient time for students to consult in campus, g sign the students’ study planning cards (SSPC, h examine and sign the extracurricular credit semester (ECS.

  7. Implemetasi Data Warehouse pada Bagian Pemasaran Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Miranda

    2012-06-01

    Full Text Available Transactional data are widely owned by higher education institutes, but the utilization of the data to support decision making has not functioned maximally. Therefore, higher education institutes need analysis tools to maximize decision making processes. Based on the issue, then data warehouse design was created to: (1 store large-amount data; (2 potentially gain new perspectives of distributed data; (3 provide reports and answers to users’ ad hoc questions; (4 perform data analysis of external conditions and transactional data from the marketing activities of universities, since marketing is one supporting field as well as the cutting edge of higher education institutes. The methods used to design and implement data warehouse are analysis of records related to the marketing activities of higher education institutes and data warehouse design. This study results in a data warehouse design and its implementation to analyze the external data and transactional data from the marketing activities of universities to support decision making.

  8. STUDI KELARUTAN PROPAGERMANIUM DENGAN METODE KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI

    OpenAIRE

    Widyasari Putranti; Suwaldi Martodihardjo; Endang Lukitaningsih

    2014-01-01

    Propagermanium, a synthetic organic compound of germanium is known as β- or biscarboxyethylgermanium sesquioxide or Ge-132. It is found in some plants such as shelf fungus, ginseng, garlic, and Aloe vera. Ge-132 plays an important role for the pharmacological effects of the plants. The solubility of propagermanium at a certain pH is not exactly known yet. Until now, the analytical methods for the analysis of Ge-132 so far have the shortcoming and the propagermanium as germanium...

  9. Kondisi Manajemen Pengetahuan Perguruan Tinggi Swasta di DKI Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Budiastuti

    2013-05-01

    Full Text Available Globalization affects not only economic sector, but also education sector especially higher education. It changes the mindset on managing university as higher education executant which is responsible in producing science and technology. As an organization focusing on human capital, a university should have ability in knowledge management. This research aims to determine the conditions of knowledge management on privateuniversities in Jakarta, and to propose the implementations of knowledge management which could create value. The study was conducted on 184 private universities in Jakarta with descriptive statistical analysis methods. The results showed that the conditions of knowledge management on the universities have not been able to create value for the universities concerned. So that, the implementations should be linked to the provision of knowledge management components, such as the provision of information technology, the process management, and theprovision/improvization on human capital capability in managing knowledge management systems.

  10. Learning Commons: Konsep Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi Menghadapi Generasi Digital

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Choironi Yusuf

    2015-11-01

    Full Text Available n the digital age, when information can be accessed without any  limits  of  space  and  time,  has  given  the  considerable  impact  of the  library. During  this  period,  the  existence  of  library  started  to  be questioned. Information search behavior changes and the changing needs of the library makes a librarian sued to be able to keep abreast of the latest developments  in managing a  library. To answer  this need,  the  idea of learning commons appears, by changing the concept of management of libraries that are adapted to the character of the digital generation. The concept of learning commons present  in an efort to ofset any change in  behavior  of  the  digital  generation  in utilizing  community  library. Creating  Library  learning  commons-based  does  not mean  having  to pay, but the most important is how to change the mindset of librarian.

  11. BELAJAR BERDASAR REGULASI DIRI DALAM PEMBELAJARAN DI PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    St. Nurjannah Yunus Tekeng

    2015-06-01

    Full Text Available Abstract: Self-regulated learning is very important for university students to adapt with their academic demand and it is very critical in the lifelong learning process that allow them to face later real life challenges. It refers to their active role in taking responsibility with their learning or their active activities in directing themselves in learning and regulating many areas such as their cognitive, behavior, context, and motivation in order to achieve their learning goals. Self-Regulated learning is based on social cognitive theory and factor affecting it which is explained in the reciprocal triadic between individual, behavior, and environment. Besides, the positive influences of self-regulated learning on students learning have been supported by many empirical evidences. Abstrak: Belajar berdasar regulasi diri sangat penting bagi mahasiswa untuk dapat beradaptasi dengan tuntutan akademik dan sangat penting dalam proses pembelajaran seumur hidup untuk beradaptasi dengan tantangan hidup di masa depan. Belajar berdasar regulasi diri mengacu kepada peran aktif mereka dalam mengambil tanggung jawab dalam belajar atau kegiatan aktif dalam menga­rah­kan diri dalam belajar dengan meregulasi berbagai area seperti kognitif, perilaku, konteks, dan motivasi untuk mencapai tujuan pembelajarannya. Belajar berdasar regulsi diri didasarkan pada teori sosial kognitif dan faktor yang berngaruh dijelaskan dengan hubungan triadik resiprokal antara individu, perilaku, dan lingkungan. Selain itu, pengaruh positif belajar berdasar regulasi diri terhadap pembelajaran telah didukung oleh bukti empiris.

  12. Revitalisasi Paradigma Kefilsafatan dalam Tradisi Akademik Perguruan Tinggi Keagamaan Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fawaizul Umam

    2016-07-01

    Full Text Available This article proposed to revitalize a philosophical paradigm in the academic tradition of Islamic Higher Education (IHE as a scientific endeavor to pave the way for the revival of Islamic civilization. IHE was selected because its academic tradition institutionally is more likely to hold it than other Islamic educational institutions such as pesantren that tends to play a “prophetic” role as the guardian of religious orthodoxy. The revitalization held to establish three agendas, namely (1 terminating the dichotomous epistem-ology and then moving on an integrative epistemology, (2 applying multidisciplinary approaches in scientific activities, and (3 strengthening the spirit of criticism and freedom of thought as fundamental principles of the scientific dynamics. Due to the academic traditions concerning intellectual praxis, the agendas have to paint the scientific activities in IHE, from design of sciences to norms of intellectual promiscuity. Establishing three agendas into the academic tradition paradigmatically will enable IHE to creat significant contributions to the revival of Islamic civilization in the future.

  13. DAMPAK KONFLIK INTERNAL KEPEMIMPINAN PADA KINERJA DOSEN PERGURUAN TINGGI ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adri Efferi

    2016-02-01

    Full Text Available This paper intends to unravel the leadership internal conflict that generally happened in all State Islamic College in Indonesia, especially in the institutions named Institute (IAIN and high school (STAIN. These issues was revealed by using case study. The selected case is STAIN Kudus in Central Java. Data were collected through interviews, observation and documentation study. The data was then analyzed using Miles and Huberman interactive model and based on the theory of transactional leadership proposed by Yulk (1998, the theory of effective leadership from Razik (1995 and models of leadership (Muhammad SAW of Islam. The results showed that internal leadership conflicts that occurred in STAIN Kudus is the impact of 'direct election' mechanism in selecting the chairman in the late 2005. The battle between the winning and losing camps continues to become a long-drawn leadership internal conflicts. The conflicts apparently decrease the performance of the lecturers. It is characterized by shifting the focus of the lecturers‟s performances from academic to political performance.

  14. PEMBUATAN ALAT SPIN COATER BERKECEPATAN SUDUT TINGGI BERBASIS ARDUINO UNO

    OpenAIRE

    Atsaurry, Sofyan Sa'id; Islam, Hannif Izzatul; Nabilah, Nida; Saputra, Dendy Handy; Pradipta, Gagat Mughni; Kurniawan, Ade; Syafutra, Heriyanto; Arif, Ardian; Irzaman, Irzaman

    2016-01-01

    We have managed to create a high corner velocity spin coater based Arduino Uno. This device assisted with brushless motor and infrared sensor as detection of brushless motor rotation. In experiment conducted research corner velocity of brushless motor on input value 1000 rpm, 2000 rpm, 3000 rpm, 4000 rpm, 5000 rpm, 6000 rpm, 7000 rpm, 8000 rpm, 9000 rpm, 10000 rpm, 11000 rpm, 12000 rpm, 13000 rpm, 14000 rpm, 15000 rpm,16000 rpm, 17000 rpm, 18000 rpm, 19000 rpm, and 20000 rpm on spin coater. I...

  15. MODEL PENJAMINAN MUTU PEMBELAJARAN PADA PERGURUAN TINGGI SWASTA

    OpenAIRE

    Eko Supriyanto

    2015-01-01

    Most  of  Muhammadiyah  universities  in  specific  region  of  Yogyakarta  have  not implemented yet the quality assurance, exactly it demands both in the society and government that cannot be avoided . Therefore, this study aims to find a specific model of quality assurance in the university environment Muhammadiyah as an attempt to answer the demands in this atas. This research is qualitative research with a target of six colleges in the Muhammadiyah state uni- versities in specific region...

  16. Identifikasi Informasi perguruan tinggi negeri dengan model knowledge management

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abu Anwar

    2014-08-01

    Full Text Available In theory and practice, knowledge management (knowledge management is part of the strategy implementation process. Knowledge management is a systematic action to identify, document, and distribute all Solving. The involvement of administrative management knowledge, both top level, middle, or bottom becomes a very important thing. Well in detecting the problem, generating solutions, evaluating the decision to apply the knowledge that has been tested as a product and service in the implementation of strategy. This activity can be used to make the issues become clearer and under proper supervision. Despite the heavy dotted knowledge management to “technology“, in this case the role of “man“ needs to be taken into account in order to complete the process of knowledge management integrating various angles between technology, human strategies through four areas to view. However, the hypothesis of cause and effect of the method can be used as a basis for understanding knowledge management and implementation.

  17. Model Perilaku Keselamatan Kerja Karyawan pada Industri Berisiko Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usep Firdaus Huda

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract. Workplace accident rate in Indonesia is still high and likely to increase each year. The most dominant factor which causes accidents to happen in high-risk industries is because of the low behaviour of the workers' safety work. The research was conducted on the employees of LPG Bulk Filling Station (SPBE in Bogor Region. The aim of this research is conducted to develop a model of the worker's safety behavior on high-risk industries. Some of the factors that have an influence on the safety behavior, among others: safety leadership style, safety climate, job satisfaction, fatigue, and safety motivation. The population of this research is all employees of SPBE ini Bogor region. The samples were taken by using multy stage cluster random sampling technique with two stages. The first stage, SPBE separated by location, and the second, employees is separated by working environment; office and field. A total of 100 questionnaires were distributed, of which 92 were returned and 69 were analyzed. Respondent data were analyzed by SEM-PLS using smart PLS software. The resulting model showed that safety leadership by participating and delegating style has a positive effect on safety climate and workers' safety behaviour. Worker's safety motivation has a positive effect on workers' safety behaviour, and worker's safety motivation affected by the safety climate. Keywords: safety climate, safety leadership, safety motivation, safety behaviour, workplace accident

  18. Metode Simulated Annealing untuk Optimasi Penjadwalan Perkuliahan Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiktasari Sari

    2016-12-01

    Full Text Available Course scheduling an assignment of courses and lecturers in the available time slots involving certain restrictions. Simulated annealing is a heuristic method can be used as search method and provide acceptable solutions with good results. The research aims to make scheduling courses at the college using simulated annealing using five variables data that lecturer courses, the time slot is comprised of the day and the time period and class room. The research has two objective functions to be generated, the first is the assignment of a lecturer on courses that will be of teaching, second lecturers and their assignment course on the time slot and the room available. The objective function is calculated by taking into account the restrictions involved to produce the optimal solution. The validation is performed by testing to simulated annealing method with an varian average of 77.791% of the data variance can reach a solution with a standard deviation of 3.931509. In this research given the method of solution in the use of the remaining search space to be reused by the data that is unallocated.

  19. Lesbi Akademik Potret Religiusitas Mahasiswi Perguruan Tinggi Islam

    OpenAIRE

    Abdul Muiz

    2017-01-01

    In the terms of gender and sexuality, homosexual often has been accused as part of western culture, since Indonesian culture—and Islam—reputedly said it was aganist the western culture that uphold the freedom in many ways. Islam rejected the existence of homosexual. However there were some of them whom is born and raised in the islamic educational environments like Pesantren or islamic universities. This phenomena has become paradox from that thesis which lesbianism is not born from the womb ...

  20. Lesbi Akademik Potret Religiusitas Mahasiswi Perguruan Tinggi Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Muiz

    2017-06-01

    Full Text Available In the terms of gender and sexuality, homosexual often has been accused as part of western culture, since Indonesian culture—and Islam—reputedly said it was aganist the western culture that uphold the freedom in many ways. Islam rejected the existence of homosexual. However there were some of them whom is born and raised in the islamic educational environments like Pesantren or islamic universities. This phenomena has become paradox from that thesis which lesbianism is not born from the womb of western culture. Even lesbianism itself is created by their own relational ideas. How the lesbians constructing religiousity over aganist the rigidity of textual commentation is the main question in this journal. And it has been founded that the lesbians feels their sexual orientation differences from early stage. That different kind of perception become their basis of behavior and interpreting life itself. Thus, their construction of religious commentary is not exactly similar with the majorities.

  1. Fuzzy Quantitive Strategic Planning Matrix dalam Perencanaan Strategi Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fera Tri Wulandari

    2016-01-01

    Full Text Available The strategic plan helps the college in determining the direction of the college to achieve a desired future and provides a framework for achieving competitive advantage. In the strategic planning process, the selection of strategies is essential if universities do not have the resources to implement all the strategies. FQSPM designed to determine the relative attractiveness of each alternative strategy using triangular fuzzy numbers. Merger FQSPM and FTOPSIS used in the decision-making process on strategic planning by a college to conduct the election strategy based on the results of internal and external analysis. The results of the strategic planning helps colleges determine the direction to achieve the desired future so that colleges can anticipate environmental changes and predict the risk while continuing to adjust the action with the aim to be achieved college. Keywords: Strategic Planning; SWOT; Fuzzy QSPM; Fuzzy TOPSIS

  2. Urgensi Sistem Penjaminan Mutu Internal Terhadap Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muh. Fitrah

    2018-02-01

    Full Text Available One of the effects of globalization is the increase of the opportunity of work but this is accompanied by the strict competition in getting job caused by globalization so the implementation system of university should continually be able to anticipate those dynamic changes that the alumnus has the high competition level. This condition underlines the urgency of system implementation of internal quality guarantee. System implementation of internal quality guarantee was made as the basis control management of the high education quality with national standard. The process of system implementation of internal quality guarantee was not far from quality, target of education implementation quality, and all documentations of quality that mus be socialized elements of academic and institution leader to implement optimally because the important values of effort from system of internal quality guarantee if the discovery gotten, was continued by planning and application of programs for future fixes. There were some crucial urgencies gotten by university in evaluation that was done by system of internal quality guarantee, university should; 1 able to identify power and weakness as the basis of arrangement of continue plan of development. 1 able to learn the opportunity to develop the quality of education, score the success of development effort, and do adaptation of programs; 3 able to know the level of performance success based on Standard, and 4 able to supply the valid report to holder of interest about progress and result-raised.

  3. Perancangan Konfigurasi Tinggi Setang, Sadel, dan Pedal Sepeda yang Ergonomis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lusi Susanti

    2016-04-01

    Full Text Available The bike is still one of the favorite modes of transportation as it is cheaper and environmentally friendly. However, some problems still arise in current bicycle design, one of which is a discrepancy between dimensions of the bike with anthropometry of the user. This has resulted in unneutral and uncomfortable posture for the users. This study focuses on providing optimum configuration of distance from saddle to pedal, the height of handle-bar, and distance from handlebar to saddle of the bike. Some physiological parameters such as the percentage of CVL (cardiovascular limit, energy consumption and Posture Evaluation index are measured to determine the optimum distance of handle-bar, distance from handlebar to saddle, and distance from saddle to pedal. Results show that it is necessary to modify the current dimension of the bike to accommodate three posture categories of Indonesia population: small posture (P5, medium (P50 and large posture (P95.

  4. Akreditasi Perpustakaan Perguruan Tinggi: Pengalaman Perpustakaan STAIN Kediri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Komarudin Komarudin

    2016-07-01

    Abstract; The importance of quality has been a concern of college library librarian. National Library has compiled standards can be used as a minimum level college library quality. A form of formal recognition of compliance with these standards is by accrediting library. Accreditation aims to improve accredited institution so useful to build a library quality. As stipulated by Law Decree(UU No. 43 of 2007 and Government Regulation (PPNo. 24 of 2014, the National Library has the National Library Accreditation Agency (LAP-N. Accredited certificate can obtain a library based on the number of components weighted values of service, cooperation, collection, organization of library materials, human resources, building / space and infrastructure, budget, library management and maintenance of library collection. The experience of STAIN Kediri library in carrying out the library accreditation including : make a plan of accreditation activities, form preparation team of accreditation, perform self assessments, set up support files, send a letter of application and data file support, assessment accreditation forms, prepare for site assessment and carry out the acreditation. The main thing is the accreditation is a culture of quality. Hope to obtain the best value of accreditation lies in the culture of quality.

  5. Pengaruh Lingkungan Individu Mahasiswa dan Kinerja Bauran Pemasaran Perguruan Tinggi terhadap Proses Keputusan Mahasiswa dan Nilai Jasa Pendidikan Tinggi Komputer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harjanto Prabowo

    2012-05-01

    Full Text Available Colleges that offer computer education are increasing, partly because of the widespread use of information technology in all areas of life so that it takes labors/computer graduates qualified and applicably ready. This situation also occurs in colleges at Jakarta. This paper presents the results, which aims to reveal the compatibility level of educational services mixed-marketing performance with the interests and expectations of college students. Research conducted is descriptive and verification, while the method of research is an explanatory survey method to 770 students of computer private universities in Jakarta and 54 leaders in computer private universities in Jakarta. The results show that the environment of one individual affects more to college students in processing decision to choose the college compared to educational services mixed-marketing performance. Whereas, the value of education services is not affected by the environmental of students but by educational services mixed-marketing performance and student decision process. There is a mismatch/gap between the educational service mixed-marketing performance to the level of expectations and interests level of students perceived.

  6. Pengaruh Lingkungan Individu Mahasiswa dan Kinerja Bauran Pemasaran Perguruan Tinggi terhadap Proses Keputusan Mahasiswa dan Nilai Jasa Pendidikan Tinggi Komputer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harjanto Prabowo

    2011-11-01

    Full Text Available Colleges offering computer education are increasing, especially with the widespread use of information technology in all fields. This paper presents the results of research that aims to uncover the level of service marketing mix of performance conformity with the interests of education and expectations of students. Research conducted descriptive, while the research method used is the method of explanatory survey of 770 students and 54 leaders from computer private colleges in Jakarta. The results showed that the individual's environment is more influential on the decision process of selecting college students compared the performance of education services marketing mix. There is a gap between the performance of the marketing mix of educational services with the level of expectation and perceived level of student interest. Therefore, leaders of computer private colleges in Jakarta should pay attention to changes in consumer behavior to marketing mix program of education services can further enhance the value of education services.

  7. Pengaruh Temperatur Sensitisasi Dan Variasi Stress Terhadap Laju Korosi SS 409 Pada Lingkungan Salt Spray

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Faris Hizrian Maulana

    2015-03-01

    Full Text Available Korosi intergranular merupakan permasalahan yang sering terjadi pada stainless steel. Hal ini dipicu karena adanya proses sensitisasi yang menyebabkan terbentuk presipitasi karbida pada batas butir yang menyebabkan berkurangnya kadar Cr pada butir yang berakibat stainless steel menjadi rentan terhadap korosi. Ferritic stainless steel 409 merupakan material yang biasa digunakan pada heat exchanger maupun exhaust pada kendaraan otomotif dimana sering mendapatkan temperatur yang tinggi. Jika terdapat internal stress yang merupakan hasil welding maupun cold working pada material tersebut dapat menyebabkan laju korosi menjadi lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan mempelajari laju korosi pada spesimen ferritic stainless steel tipe 409 yang telah mengalami proses sensitisasi serta mendapatkan tegangan aplikasi sebesar 20% dan 40% yield stress pada lingkungan salt spray. Hasil SEM menunjukkan adanya senyawa TiC yang merupakan presipitat karbida yang muncul pada spesimen dengan temperatur anil 550oC sampai 850oC yang menyebabkan laju korosi yang lebih tinggi dari spesimen lain. Pengujian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi temperatur sensitisasi dan semakin besar stress yang diberikan, laju korosi akan semakin meningkat

  8. Otitis Media Supuratif Kronik pada Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Faris Pasyah

    2016-02-01

    Otitis media supuratif kronik (OMSK merupakan masalah pada anak dan remaja yang berdampak pada fisik, sosial serta psikologis dan mempunyai prevalensi yang tinggi. Kondisi ini merupakan proses peradangan akibat infeksi mukoperiosteum rongga telinga tengah yang ditandai oleh perforasi membran timpani dan keluar sekret yang terus menerus atau hilang timbul selama 3 bulan, serta dapat menyebabkan perubahan patologik yang permanen. Tujuan penelitian mengetahui gambaran OMSK pada anak. Penelitian dilakukan secara deskriptif retrospektif di poliklinik Otologi Departemen Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorokan-Kepala Leher (THT-KL RS Dr. Hasan Sadikin Bandung periode Januari 2012–Desember 2013. Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisis. Didapatkan pasien OMSK anak laki-laki 53% dan pasien anak perempuan 47%. Jumlah OMSK tipe benigna 83% dan tipe maligna 17%. Komplikasi terbanyak OMSK pada anak adalah mastoiditis 32%. Angka putus berobat pada pasien anak dengan OMSK sebesar 60%. Simpulan, penderita OMSK pada anak lebih banyak pada laki-laki tipe benigna dan angka pasien putus berobat masih banyak ditemukan.

  9. PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL INVESTIGASI KELOMPOK, GAYA KOGNITIF, DAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syaiful Khafid

    2016-02-01

    Full Text Available Cooperative Learning Model of Group Investigation, Cognitive Styles, and Learning Geography. This study was conducted to compare the achievement in geography between students taught using group investigation-type cooperative learning and those taught conventionally, and between students having field-independent cognitive style and those having field-dependent using an experimental design. This study revealed that students taught using group investigation-type cooperative learning scored significantly higher in geography than those taught conventionally. In addition, students with field-independent cognitive style were found to score significantly higher than the field-dependent. However, the study did not suggest any interactional effect of teaching model and cognitive style on student achievement.   Pembelajaran Kooperatif Model Investigasi Kelompok, Gaya Kognitif, dan Hasil Belajar Geografi. Studi ini dilaksanakan untuk membandingkan hasil belajar geografi antara siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe investigasi grup dan siswa yang  diajar secara konvensional, dan antara siswa bergaya kognitif field-independent dan siswa yang bergaya kognitif field-dependent yang menggunakan desain eksperimental. Studi ini menunjukkan bahwa siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe investigasi grup memperoleh skor signifikan lebih tinggi dalam bidang geografi dari pada siswa yang diajar secara konvensional. Lagi pula, siswa dengan gaya kognitiffield-independent ternyata memperoleh skor signifikan lebih tinggi dari pada siswa dengan gaya kognitiffield-dependent. Akan tetapi, studi tersebut tidak menunjukkan pengaruh interak­sional dari model pembelajaran dan gaya kognitif terhadap hasil belajar siswa.

  10. Enamel defect of primary dentition in SGA children in relation to onset time of intrauterine growth disturbance

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Willyanti Soewondo Sjarif

    2013-06-01

    kehamilan lanjut: panjang dan berat badan lahir lebih rendah dari normal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan meneliti perbedaan keparahan defek email gigi sulung pada anak KMK berdasarkan saat terjadinya gangguan hambatan pertumbuhan intrauterin. Metode: Jenis penelitian adalah epidemiologi dengan studi Kohort. Ponderal indeks digunakan untuk menentukan tipe KMK subjek terdiri dari anak KMK usia 9-42 bulan, 82 tipe asimetri dan 47 tipe simetri, 200 anak dengan berat lahir normal sebagai kontrol. Pemeriksaan intra oral dilakukan untuk menentukan skor defek email yaitu dengan menggunakan skoring modifikasi DDE indek dari FDI. Subjek di teliti dengan interval 3 bulan, t-test digunakan untuk menentukan perbedaan defek email pada KMK simetri dan asimetri sedangkan chi square menentukan perbedaan RRR (Rasio Resiko Relatif. Hasil: Hasil menunjukan bahwa skor defek enamel pada KMK simeteri lebih tinggi secara signifikan dibanding pada KMK asimetri dan RRR pada defek berat lebih tinggi pada KMK simetri pada gigi anterior dan kaninus. Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa defek email lebih parah bila terjadi pada awal masa kehamilan (tipe simetri dibanding bila terjadi pada saat kehamilan lanjut (tipe asimetri.

  11. MANAJEMEN PUBLIC RELATIONS DALAM MEMBANGUN CITRA DAN KONTESTASI PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM SWASTA (Studi Pada Sekolah Tinggi Agama Islam Syaikhona Moh. Kholil Bangkalan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Hasan

    2017-08-01

    Full Text Available The existence of public relation management has a specific purpose. From some objectives of public relation, there are three points that are prioritized by the Islamic College of Syaichona Moh. Cholil Bangkalan in the management of public relation: first, public relation purposes to improve the quality of education. Second, the purpose of public relation is to improve the image of the college. Third, it aims for communication which is an information management and strategy in college contestation especially in Bangkalan. So the problem in this study are: the first, how are the existence, purpose and function of public relation at Islamic College of Syaichona Moh. Cholil Bangkalan concerning the planning of movement, organizing, and supervision? Second, How  the public relation strategy in Islamic College of Syaichona Moh. Cholil Bangkalan to improve the quality of education? Third, how does public relation strategy improve the image of Islamic College of Syaichona Moh. Cholil Bangkalan? Fourth, how is the contestation strategy run using public relation Management at the College of Islamic College of Syaichona Moh. Cholil Bangkalan? This research uses a qualitative-descriptive research methodology, which attempts to describe and interpret objects according to their nature. While the research findings are first, the existence of public relation in Islamic College of Syaichona Moh. Cholil Bangkalan is integrated in each organizations of  student organizations, study program, the institutes on the campus and the vice chief that are responsible to the Chief of Islamic College of Syaichona Moh. Cholil Bangkalan. While its objectives and functions are: first, to improve the education quality of Islamic College of Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, second, to improve the positive image of Islamic College of Syaichona Moh. Cholil Bangkalan. Third, to increase the power of contestation in the competition colleges in Bangkalan. Fourth, to deliver information and communication to stakeholders of Islamic College of Syaichona Moh. Cholil Bangkalan. First, to identify and analyze the opinions of Islamic College of Syaichona Moh. Cholil Bangkalan. Second, the public relation strategy that is done to increase the quality of education was twofold: first internal education quality improvement of Islamic College of Syaichona Moh. Cholil Bangkalan. Secondly, the improvement of the quality of external education of Islamic College of Syaichona Moh. Cholil Bangkalan. Third, the role of public relation is done in Islamic College of Syaichona Moh. Cholil Bangkalan to improve the image, namely, first, through the development of educational programs, to make more instensive Arabic and yellow bible study curriculum that is integrated in the campus. Second, by working with third-part of campus, such as formal and informal institutions, mosques, prosecutors, courts, Bangkalan district government, news media, the school, and so on. Fourth, the strategy of contestation using Public Relation Management at Islamic College of Syaichona Moh. Cholil Bangkalan are, first, modal social of Islamic College of Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, it is a college which is based Islamic boarding school with a big name of Syaichona Moh. Cholil. Second, the strategy of improving the quality of educational services for students. Third, the cooperation strategy with some organizations of the government or non-government. Fourth, doing public communication activities through the press, media, posters, leflets, and means of digital communication.

  12. Kontribusi-Dimensional Perguruan Tinggi Swasta Terhadap Bangunan Sosial dan Budaya Masyarakat Madura (Studi atas Kiprah Perguruan Tinggi Swasta di Kabupaten Sumenep Madura

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zaitur Rahem

    2017-02-01

    Full Text Available Higher Education (PT is a central science, and barns civilized culture. In Indonesia, there are typologies PT accordance with struktualis power limit. Namely, PT who are under the authority Kemendikbud and Kemenag. Although different house, but the same substance. All elements have the same commitment membersarkan education premises. Under the supervision of Religious Affairs, PT spread across all regions of the country. At the level of management, there are private and public PT. PT Private independently but administratively connected with the government. PT-PT private during this, the procedure of governance and there are already established there are still 'semraut'. PT-managed properly been able to provide a study room and an incredible inspiration to mental development and the custom of society. In Madura, Sumenep regency especially the private PT has a strategic role in human development and the environment. It happens, because in the life of PT contained Tridharma college mission. Insan PT determined to always be the transformation of knowledge, devotion, and conduct research for the common good.Studies in this paper will reveal the scientific facts tentrang college of contributions and dedication in the area of Madura. The method in this study using a qualitative ethnographic approach, the technique of participant observation data collection, data sources through snowball sampling. The results of this study reveal the facts, Madura College in the Region is able to provide the benefits of environmental and human dimensional. Starting from the texture of culture, civilization advanced and new, as well as the human characters more educated.

  13. STRATEGI PUBLIC RELATIONS DALAM MENINGKACITRA PERGURUAN TINGGI SWASTA DI JA Studi Kasus Perguruan Tinggi Swasta di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teguh Hidayatul Rachmad

    2016-03-01

    Full Text Available The strategy is a means or tool to achieve long-term goals in accordance withthe vision and mission agencies. Public relations is the process or activity that aims to establish communication between the organization and external parties and within the organization. The image is the overall impressionformed the minds of the public agency. So when put together, then the sense ofPublic Relations Strategy, which is how the effort to achieve the specified goalor purpose in accordance with the wishes continuously deliberately, in orderto establish and maintain mutual understanding between the organization andits publics.Issues examined in this study are: “Public Relations Strategies in Improving theimage of Private Higher Education in East Java (Case Study of Private HigherEducation in National Development University” Veteran “East Java? “. Theresearch method used was qualitative research methods. Merely descriptiveresearch describing situations and events. Data collection techniques usedis through depth interview, observation and documentation. This type ofsampling used was purposive sample of the sample aimed to choose certainpeople who are considered able to represent the population, are expected tobe able to answer the research problem.From the results of this study was obtained that the Strategic Public Relations, UPN “Veteran” East Java in Improving the image using the two conceptsof strategic marketing and public relations strategies. Both strategies areanalyzed from internal and external. This study concluded that the PublicRelations Strategy UPN “Veteran” East Java in Improving image is effective,but must be supplemented by a strategy closer to the target market college, inthis case is prospective students. Image enhancement can also be achieved byimproving the quality of service and facilities as well as spiritual guidance toall the academic community, particularly students Key words : Strategy, Public Relations, Image

  14. KAJIAN JENIS POHON POTENSIAL UNTUK HUTAN KOTA DI BANDUNG, JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soleh Mulyana

    2016-06-01

    Full Text Available Pembangunan dan perkembangan ekonomi di suatu perkotaan cenderung dapat meminimalkan ruang terbuka hijau (RTH yang berdampak terganggunya keseimbangan ekosistem seperti: perubahan suhu, polusi udara, pencemaran air, permukaan tanah menurun dan bahaya banjir. Upaya dalam mengurangi dampak negatif tersebut dapat dilakukan dengan cara pembangunan atau pengembangan hutan kota dengan memilih jenis pohon potensial yang sesuai dengan tipe kawasan dan peruntukannya. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji sejauhmana PP No. 63 Tahun 2002 tentang hutan kota dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Lokasi penelitian kajian jenis pohon Potensial untuk Pengembangan Hutan Kota ditetapkan adalah kota Bandung yang telah memiliki Perda No. 25 tahun 2009 tentang hutan kota. Berdasarkan Perda tersebut Kota Bandung telah menetapkan 9 lokasi kawasan hutan kota, yaitu Taman Tegalega, Taman Pramuka, Taman Lantas, Taman Cilaki, Taman Maluku, EksTPA Cicabe, Eks-TPA Pasir Impun, Kebun Binatang Tamansari dan kawasan hutan PT Pindad. Metode yang digunakan adalah sensus melalui pengukuran luas kawasan, pengamatan struktur, pencacahan populasi, pengukuran dimensi pohon (diameter, tinggi total, tinggi bebas cabang, lebar dan tinggi tajuk dan mengidentifikasi ( jenis, genera dan suku setiap pohon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hutan kota terdiri dari 8 lokasi hutan kota digunakan sebagai sarana olah raga dan rekreasi/wisata untuk umum dan 1 lokasi merupakan tempat industri persenjataan sehingga tertutup bagi umum. Keanekaragaman jenis tertinggi terdapat di Kebun Binatang Tamansari dan terendah di kawasan Eks-TPA Pasir Impun, sedangkan untuk populasi terbanyak terdapat di PT Pindad, dan yang paling sedikit di kawasan Eks-TPA Pasir Impun. Jenis pohon yang ada sebagai vegetasi hutan kota umumnya merupakan jenis eksotik, dari hasil kegiatan penelitian ini disusun suatu matriks kesesuaian jenis pohon berdasarkan deskripsi (karakteristik dan fungsi dari setiap jenis pohon yang

  15. Pelepasan ion nikel dan kromium kawat Australia dan stainless steel dalam saliva buatan (The release of nickel and chromium ions from Australian wire and stainless steel in artificial saliva

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nolista Indah Rasyid

    2014-09-01

    saliva sehingga menyebabkan terjadinya pelepasan ion nikel dan kromium. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh waktu perendaman dalam saliva buatan terhadap pelepasan ion nikel dan kromium antara kawat Australia tipe spesial dengan kawat stainless steel. Metode: Penelitian ini menggunakan 30 buah kawat Australia tipe spesial dan 30 buah kawat stainless steel dengan berat tiap kawat 0,12 gram. Kawat direndam selama 1, 7, 28, 35, 42 dan 49 hari dalam saliva buatan pH normal. Pemeriksaan pelepasan ion pada saliva menggunakan spektrofotometri serapan Atom. Hasil: Pelepasan ion nikel pada kawat Australia tipe spesial lebih besar dibandingkan dengan kawat stainless steel, terdapat perbedaan pelepasan jumlah ion nikel pada kawat Australia tipe spesial antara waktu perendaman dan terdapat interaksi antara jenis kawat dengan waktu perendaman. Ion nikel yang terlepas pada kawat Australia tipe spesial mulai terdeteksi pada hari ke-7 perendaman dan mencapai jumlah tertinggi pada hari ke-35 sedangkan pada kawat stainless steel mulai terdeteksi pada perendaman hari ke-49. Pelepasan ion kromium pada kawat Australia tipe spesial dan kawat stainless steel tidak terdeteksi sampai perendaman hari ke-49. Simpulan: Pelepasan ion nikel pada kawat Australia tipe special terdeteksi paling tinggi pada lama perendaman hari ke tiga puluh lima, kawat stainless steel terdeteksi pada lama perendaman hari ke empat puluh sembilan. Pelepasan ion kromium pada kawat Australia tipe special dan stainless steel tidak terdeteksi sampai lama perendaman hari ke empat puluh sembilan.

  16. ANALISIS KUALITAS REPRESENTASI VISUAL BUKU BIOLOGI SMA KELAS XI KURIKULUM 2013 PADA MATERI SEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vivi Sophie Elfada

    2015-07-01

    Full Text Available Representasi Visual (RV yang ditampilkan di dalam buku teks akan menambah nilai estetika buku, namun buku yang berkualis akan memperhatikan seluruh aspek tampilan buku agar bermanfaat dalam penyampaian materi, termasuk tampilan RV. Penggunaan RV yang tepat akan mempermudah pembaca dalam mempelajari konsep materi dan menghindari terjadinya miskonsepsi. Keberadaan RV sangat signifikan di dalam buku teks, oleh karena itu perlu adanya penelitian RV pada buku teks.Penelitian analisis RV bertujuan untuk mengetahui kualitas buku teks dari segi ketepatan RV yang digunakan di dalam buku teks. Analisis yang dilakukan meliputi: 1 ketepatan konsep; 2 tipe RV; 3 hubungan RV dengan konten materi; 4 hubungan RV dengan realitas; dan 5 fungsi RV. Buku teks yang dianalisis meliputi tiga penerbit buku kurikulum 2013 yaitu penerbit Erlangga  (buku sampel A, Platinum (buku sampel B, dan Yrama Widya (buku sampel C. Analisis RV yang dilakukan yaitu pada materi sel kelas XI semester I. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini ialah tabel daftar (list table yang terdiri dari tabel analisis ketepatan konsep dan tabel analisis RV. Konsep materi sel terlebih dahulu dianalisis, kemudian dilakukan analisis RV.   Penelitian menghasilkan data bahwa buku sampel yang memiliki ketepatan konsep memadai yang tertinggi ialah buku sampel A sebesar 65,85%. Buku sampel B memiliki ketepatan konsep memadai sebesar 51,22%, dan buku sampel C sebesar 41,46%. Buku sampel A, B, dan C ditinjau dari segi tipe RV, masing – masing sudah relatif tepat dalam menampilkan tipe RV karena disesuaikan dengan kebutuhan bacaan. Tipe RV buku sampel A, B, dan C yang tertinggi ialah tipe sketsa – komik sebesar 30,00% pada buku sampel A; 28,26% pada buku sampel B; dan  28,99% pada buku sampel C. Analisis hubungan RV dengan konten materi menghasilkan data bahwa Buku sampel B memiliki hubungan bermakna dengan konten

  17. Mycorrhizal Inoculum Production Technique for Land Rehabilitation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yadi Setiadi

    2011-01-01

    Full Text Available Spora cendawan mikoriza arbuskula (CMA telah dikoleksi dan diisolasi dari berbagai jenis tanah masam berfikasi P-tinggi di Indonesia. Lima isolate CMA lokal telah berhasil diperoleh dari spora tunggal dengan teknik “test tube culture” dan dikembangkan-biakan dengan sistem “open pot culture”. Kelima isolate tersebut adalah Acaulospora delicata (EJ-01. Acaulospora tuberculata (INDO-2, Glomus manihotis (INDO-1, Glomus mosseae (PAL-03 dan Entrophospora colombiana (LAM-36. Kelima biakan isolate CMA tersebut, dipelihara dengan tanaman inang Kudzu pada media zeolit yang diperkaya nutrisi. Dengan mempelajari berbagai tipe media, ukuran partikel, pH dan komposisi nutrisi, isolate CMA terpilih telah berhasil dapat diperbanyak dalam skala industri dengan menggunakan inang sorghum. Dengan tehnik pra-inokulasi di persemaiaan maka penggunaan mikoriza dalam skala besar di bidang kehutanan dapat direalisasikan.

  18. CONSUMER PREFERENCE IN TYPE OF HOUSE APPEARANCE OFFERED BY HOUSING DEVELOPER IN SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Alsharef Khlil Khalifah

    2015-12-01

    Full Text Available Persaingan tajam antara bisnis properti perusahaan meningkat seiring dengan bertambahnya populasi dengan meningkatnya kebutuhan rumah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis preferensi konsumen tentang penampilan rumah yang ditawarkan oleh pengembang perumahan di Semarang. Populasi dalam penelitian ini pengunjung dari pameran perumahan diselenggarakan di beberapa Mall di Semarang. Teknik analisis yang digunakan adalah persepsi responden tentang preferensi konsumen dalam jenis penampilan rumah dengan analisis deskriptif karena dalam analisis deskriptif akan mencerminkan pendapat sebenarnya dari responden penelitian. Berdasarkan hasil dan analisis, kesimpulan dalam penelitian ini adalah: Jenis rumah yang konsumen paling sukai adalah tipe minimalis dan yang kedua adalah tipe Vernakular. Hal ini karena bentuk Minimalist yang ramping dan menarik di hampir setiap ruang. Tipe Minimalis juga memiliki keunikan yang sangat sederhana dan menarik juga modern. Jenis minimalis sangat populer dan harga yang lebih rendah. Sementara itu, jenis vernakular lebih hampir oleh pengusaha yang berasal dari masyarakat kelas tinggi dan mereka mengatakan jenis vernakular besar dan mewah, juga georgeous. [Title: Consumer Preference in Type of House Appearance Offered by Housing Developer in Semarang] Competition among companies property enhances along with increasing population coupled with the increasing needs of house. The purpose of this study is to analyze the consumer preference in type of house appearance offered by housing developer in Semarang. The method used in this research is qualitative methods because the qualitative methods more better in explaining the phenomena in practices. The analytical method used is depending on respondent perception about consumer preference in type of house appearance with descriptive analysis. The house type that the consumer prefer mostly is minimalist type and the second is Vernacular type. This is because the spare

  19. Teaching Techniques, Types of Personality, and English Listening Skill

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Made Ratminingsih

    2013-01-01

    Full Text Available Abstract: Teaching Techniques, Types of Personality, and English Listening Skill. This study inves­tigated the effect of teaching techniques and types of personality on English listening skill. This experi­mental study involved 88 students under investigation, which were determined randomly through multi-stage random sampling technique. The results of the research indicate that there is an interaction effect between the teaching techniques and types of personality on the English listening skill; there is no significant difference in the listening skill between the group of students who learn using the game technique and those who learn using the song technique; the listening skill of students having extrovert personality is better than those having introvert personality; the listening skill of students having extrovert personality who learn using the game technique is lower than those who learn using the song technique; and the listen­ing skill of students having introvert personality who learn using the game technique is higher than those who learn using the song technique. Abstrak: Teknik Pembelajaran, Tipe Kepribadian, dan Keterampilan Mendengarkan Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik pembelajaran dan tipe kepribadian terhadap keterampilan mendengarkan bahasa Inggris. Penelitian ini melibatkan 88 orang siswa, yang ditentukan secara acak melalui multi stage random sampling technique. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh interaksi antara teknik pembelajaran dan tipe kepribadian terhadap keterampilan mendengarkan bahasa Inggris; tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan mendengarkan antara siswa yang belajar dengan teknik pembelajaran permainan dan lagu; keterampilan mendengarkan siswa yang berkepribadian ekstroversi lebih baik daripada yang berkepribadian introversi; keterampilan mendengarkan siswa yang berkepribadian ekstroversi, yang belajar dengan teknik pembelajaran

  20. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kadar malondialdehyde plasma pada penyandang diabetes mellitus tipe 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nazarina Nazarina

    2013-01-01

    Conclusion: Vegetables and nuts-legumes-seeds consumption have a significant contribution to P-MDA level, it is important to know further which type and chemical content in those food that can prevent lipid peroxidation.

  1. Peranan Leverage Keuangan, Ukuran, Profitabilitas, dan Tipe Kepemilikan Perusahaan terhadap Pengungkapan Sukarela Perusahaan dalam Media Internet

    OpenAIRE

    PRISCILLIA TEDJO, PAULINE

    2012-01-01

    Internet media is media that is easily spread and accessible, not knowing the limits, can mengefesiensikan cost and time to provide information in the field of economics and business in particular to convey the information of financial and non financial company to its stakeholders and other users who need due. Disclosure practices in this Internet medium called the Internet Financial Reporting (IFR). Some of the variables that play a role in the company's voluntary disclosure in the media inc...

  2. TIPE KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL GEOMETRI BERDASAR NEWMAN’S ERROR ANALYSIS (NEA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anita Dewi Utami

    2016-03-01

    Full Text Available The students' ability to solve mathematical problems are affected directly or indirectly by their pattern of problem solving when they were attending primary and secondary schools. The result of observation shows that there are students who can not answer proving problem and take no action at all, thoughit is only at the step of understanding the problem. NEA is a frame work with simple diagnostic procedures, which include (1 decoding, (2 comprehension, (3 transformation, (4 process skills, and (5 encoding. Newman’s developed diagnostic method is used to identify the error categories of descriptive test answer. Therefore, the descriptive types of students’ error in proving problem solving in Geometry 1 subject based on Newman’s error Analysis (NEA, and what are the causes for the student’s mistakes in solving those proving problem, especially in Geometry1 subject is interesting to be discussed in this article.

  3. Estimasi asupan indeks glikemik dan beban glikemik dengan kontrol gula darah pasien diabetes melitus tipe 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sinta Mukti Permatasari

    2015-10-01

    Full Text Available Background: Non-infectious disease (NID has become a public health problem both globally, regionally, nasionally, and locally. One of NID that takes a lot of attention is diabetes mellitus (DM. Risk of complication is higher due to lack of attention to lifestyle including diet. The concept of the glycemic index classifies carbohydrate is considered better in controlling blood sugar. However, some studies say otherwise. Therefore, research needs to be done by combining carbohydrate quantity concept (glycemic load and glycemic index Objective: To identify the relationship between estimated dietary glycemic index and glycemic load with blood sugar control, as well as to identify other factors associated with glycemic control of patients with type 2 diabetes mellitus Method: This is an observational study with cross-sectional design. The population study were all outpatients with type 2 diabetes mellitus in Dr.Sardjito hospital Yogyakarta in 2014. Sampling method using a consecutive sampling with sample size of 79 people. Interviews regarding the identity of the respondents through questionnaires, physical activity (IPAQ, and semi-quantitative food frequency (SQFFQ. Blood sugar control (HbA1C obtained from respondent’s medical record. The data were processed using univariable analysis (descriptive, bivariate (chi-square, and multivariate (GLM Results: Most respondents were blood sugar uncontrolled (84,81%. Average of dietary GI and GL was 63,26±3,23 and 127,65±43,02. Bivariate test showed that the dietary GI and GL each has a RP value 1,023 and 1,002, and statistically significant (p0,05 Conclusion: There is a relationship between dietary GI, GL, and eating schedule with blood sugar control (HbA1C, but there was no correlation between duration of diabetes, nutritional status, physical activity, and education level with blood sugar control (HbA1C

  4. EFEK PIJAT TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN SISTOLIK ANKLE PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tetra Saktika Adinugraha

    2015-12-01

    Full Text Available Background: Peripheral blood vessels diseases in lower extremities is one of thecomplicationsof type 2diabetes mellitus. This condition requires attention from thenurse by acknowleding theankle systolicpressure and increasing thevasodilation of theperipheral blood vessels. Those can be achieved by applyinga massage usingeffleurage, petrissageor kneading lightly movement techniques. Complementary therapysuch as massage therapyhasnot beenapplied andcomprehendedfor its effect on ankle systolic pressure.Objective:To identifythedifferencesof the ankle systolic pressure changesbymassage therapy in patientswith type 2 diabetes mellitus.Methods:This study was a quasi-experiment with case-control design pretest and posttest. Population waspatients with type 2 diabetes mellitus treatedat Kota Semarang Hospital andTugurejo Semarang Hospital. Asample of 33 respondents were recruitedusing purposive sampling technique.A massagetherapyusingeffleurage,petrissage or kneading techniqueson the feet, legs, and backwas applied for 30 minutes, 2times a week for 3 weeks.TheWilcoxon test and Mann-Whitneywere employed to analyse the data.Result:There was a significant differenceon the ankle systolic pressure before and after treatment inintervention group with the p-valueof .0001 (p0.05. Conclusions:There aresignificant differences on the ankle systolic blood pressurebefore and after amassage in the intervention group. However, when compared with the control group there was not asignificant difference. This study suggests that nurses mayuse massage therapyusing effleurage andpetrissage or kneading techniques as a complementary therapyas their independent intervention.

  5. Demografi Diabetes Melitus Tipe-I pada Anggota Ikatan Keluarga Penyandang Diabetes Anak dan Remaja (IKADAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Triningsih Faisal

    2010-06-01

    Full Text Available Diabetes mellitus (DM is classified as a chronics disease due to its property of external insulin dependency. Intensive monitoring, as well as awareness and good understanding from the patients and their patients are prerequisite to achieve excellent result in the management this disease. Ikatan Keluarga Penyandang Diabetes Anak dan Remaja (IKADAR is an association of DM patients together with their family which aims to facilitate the members to help and share each other. Unfortunately, IKADAR hasn't been widely known. Currently IKADAR has 167 members but only 99 members could be reached by telephone, the majority time in Jabotabek, sixty six had their medication paid out of pocket, fifty-four percent were 5-10 years of age. As many as 22.2% found to having no comprehensive understanding about DM and the management. The majority of patients suggest that IKADAR play a big role in their treatment

  6. PERAN FISIOLOGIS SARI KEDELAI HITAM DIPERKAYA MIKROENKAPSULAN MINYAK SAWIT MENTAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE-2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reno Irwanto

    2016-06-01

    Full Text Available Diabetes mellitus type-2 (DM-2 is a disease characterized by high level of blood glucose which may result in complications of other diseases. Currently, the disease prevalence of DM-2 has been increasing. Appropriate diet patterns can be a solution for DM-2 control. Black soybean milk (BSM enriched with microencapsulated crude palm oil (CPO is an example. The objective of the study was to determine the effectiveness of BSM containing microencapsulated CPO in controlling and improving the condition of DM-2 patients. The intervention consist 2 group with 15 people DM-2 was given BSM 240 mL containing 0.4 g microencapsulated CPO daily for 28 days, while a control group with 11 people DM-2 without intervention product. Data were analyzed using software SPSS 15.0 with student-t test at significant level α=5%. Medicines prescribed to all volunteer were not terminated during the intervention period. The microencapsulated CPO usedin this study has a moisture content of 1.77±0.15%, solubility value of 65.39±2.71%, and total carotene of 295.24±7.40 ppm while BSM has protein content of 2.76±0.13%, fat 1.17±0.06%, ash 0.12±0.08%, moisture 94.69±0.04%, and carbohydrate (by difference 1.27±0.10%. The consumption of BSM containing microencapsulated CPO showed insignificant effects on Fasting Blood Glucose (FBG levels (P>0.05, but significantly reduced cyclooxygenase 2 levels (P0.05, cyclooxygenase 2 (P0.05. The significant changes indicated that BSM containing microenca-psulated CPO has against DM-2 disease.

  7. RANCANG BANGUN SISTIM PENGISIAN BATERAI OTOMATIS GENSET TIPE RIDER DI KAMPUS KEMARITIMAN POLNES SAMARINDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Rusman

    2014-12-01

    Full Text Available Sekarang ini, sering terjadi pemadaman listrik oleh PLN yang banyak mengganngu kegiatan masyarakat khususnya kampus. Penyediaan sumber tenaga listrik memegang peranan penting dalam bernagai aspek kehidupan. Oleh sebab itu, pasokan tenaga listrik diharapkan dapat tersedia terus-menerus (kontinyu. Saat ini di kampus Kemaritiman Politeknik Negeri Samarinda terdapat pembangkit cadangan yang biasa disebut generator set. Apabila suplai PLN padam maka genset dioperasikan sebagai sumber tenaga listrik sehingga tidak mengganngu aktivitas yang sedang berlangsung. Pada saat ini, genset tidak hanya digunakan di industri saja, melainkan telah dipakai di kampus serta instalasi rumah tinggal. Dalam pengoperasian sebuah genset, jarang ditemukan pengontrolan genset secara otomatis yang mana dalam hal ini untuk genset yang ada di kampus Kemaritiman Politeknik Negeri Samarinda, bagaimana merancang dan membuat sistem pengisian aki genset secara otomatis sehingga pada saat PLN padam maka genset bisa distarter. Kenyataan yang ada dilapangan sekarang pada saat PLN padam aki genset kondisinya soak (tegangannya berkurang sehingga tidak bisa menyalakan genset sehingga semua aktivitas terhenti. Dalam penelitian ini, penulis mencoba menerapkan sistem pengisian otomatis pada aki genset sehingga pada saat ada pemadaman listrik dari PLN, genset tetap bisa dinyalakan karena aki genset selalu penuh dan siap dioperasikan setiap saat.

  8. Tipe Mating pada Empat Isolat Thanatephorus Cucumeris Anamorf: Rhizoctonia solani Anastomosis Group (AG 1-IC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmadi Priyatmojo

    2006-12-01

    Full Text Available Four parent isolates (189, Rh28, BW3 and F-1 of Thanatephorus cucumeris (anamorph: Rhizoctonia solani AG 1-IC were induced to produce basidiospores using soil-over culture method. All of four parent isolates could produce basidiospores. Colonies obtained from single basidiospore isolate of each parent isolate were paired on charcoal potato dextrose agar. Single basidiospore isolate having different mating type produced tuft at area of the junction of paired colonies. On the based of tuft formation, single basidiospore isolates of each parent isolate could be divided into two different mating types, therefore it is concluded that each of 189, Rh28, BW3 and F-1 isolate of T. cucumeris AG I-IC has bipolar mating type.

  9. Studi Keterkaitan Kualitas Hidup Dengan Karakteristik Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Helvetia Kota Medan

    OpenAIRE

    Simbolon, Rany Camelya

    2016-01-01

    Diabetes mellitus can occured complication that threaten life and affect the quality oflife. Diabetes mellituswill accompany the surferer’s lifetimeand severely affects the quality of life decline if not handled properly.This study aimed to identify the assosiation of patients characteristic with quality of life. This study applied descriptive cross sectional, examined data from questionnaires filled out by Type 2 diabetes mellitus patients (n = 50) admitted to Helvetia prim...

  10. Hubungan Tipe Kepribadian Dengan Komunikasi Interpersonal Menantu Perempuan Terhadap Ibu Mertua

    OpenAIRE

    Kinanti, Josefine Ayu; Hendrati, Fabiola

    2013-01-01

    The purpose of this study was to determine the relationship of personality type with interpersonal communication daughter against mother-in-law. The research sample that is 106 people in the village Pandanlandung daughter Malang. Sampling technique using purposive sampling. Methods of data collection using the Likert method for interpersonal communication daughter against mother-in-law and the big five personality types, details the scale of interpersonal communication daughter against mother...

  11. Uji Suhu Penggorengan Keripik Nangka Pada Alat Penggorengan Vakum (Vacuum Frying) Tipe Vacuum Pump

    OpenAIRE

    Hutabarat, Lamhot

    2016-01-01

    Vacuum frying is a food processing technology that can produce healthy food without much changing it’s original nature like the taste, aroma, color and nutrients. This research was aimed at testing the frying temperature of jackfruit chips in vacuum frying (vacuum pump type). Therefore, a research had been conducted at Agricultural Engineering Laboratory, Faculty of Agriculture USU in January - February 2014 using factorial randomized block design with one factor i.e. frying temperature (75°C...

  12. Kinerja Pengeringan Gabah Menggunakan Alat Pengering Tipe Rak dengan Energi Surya, Biomassa, dan Kombinasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tamaria Panggabean

    2017-09-01

    Full Text Available Paddy drying was performed using a hybrid drier utilizing solar energy, biomass and combined solar-biomass energy as energy sources. This research objective was to evaluate performance of the hybrid paddy drier using solar energy and paddy straw and coconut coir biomass. The experimental and descriptive method was used. The result showed that the drier with solar system was capable to generate temperature of drying chamber to 40.42 °C in average, while the average relative humidity was 41.45%. The paddys final moisture was 14.88%w.b after 7 hours of drying with drying rate of 0.64% d.b/h and energy consumption of 32,595.32 kJ. Paddy drying with biomass energy system was capable to obtain drying chambers temperature of 33.8 °C in average, the average relative humidity of 57%, the final moisture of 15.57%, the drying rate of 0.50 %d.b/h and energy consumption of 160,662.15 kJ with the same drying times. The solar-biomass drying system was capable to achieve temperature of 39.98 °C, the average relative humidity of 45.85 %, the final moisture of 15.33%w.b with drying rate of 0.55 %d.b/h and energy consumption of 136,457.76 kJ. Therefore, the best performance for drying paddys was with the solar drying system.   ABSTRAK Pengeringan gabah dapat dilakukan menggunakan alat pengering energi surya, energi biomassa dan energi kombinasi surya dan biomassa.  Penelitian ini bertujuan untuk menguji kinerja alat pengering gabah hybrid energi surya dan biomassa jerami padi dan sabut kelapa.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dan deskritif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeringan gabah dengan energi surya menghasilkan suhu ruang pengering rata-rata 40,42 °C, kelembaban relatif ruang pengering rata-rata 41,45 %, waktu pengeringan 7 jam, kadar air akhir rata-rata 14,88 %bb, laju pengeringan rata-rata 0,64 %bk/jam, dan energi pengering 32.595,32 kJ.  Pengeringan gabah dengan energi biomassa menghasilkan suhu ruang pengering rata-rata 33,8 °C, kelembaban relatif ruang pengering rata-rata 57 %, waktu pengeringan 7 jam, kadar air akhir rata-rata 15,57 %bb, laju pengeringan rata-rata 0,50 %bk/jam, dan energi pengering 160.662,15 kJ. Pengeringan gabah dengan energi kombinasi surya dan biomassa menghasilkan suhu ruang pengering rata-rata 39,98 °C, kelembaban relatif ruang pengering rata-rata 45,85 %, waktu pengeringan 7 jam, kadar air akhir rata-rata 15,33 %, laju pengeringan rata-rata 0,55 %bk/jam, dan energi pengering 136.457,76 kJ.  Kinerja yang diperoleh alat pengering terbaik menggunakan energi surya dengan kadar air akhir sebesar 14,88%bb, laju pengeringan 0,64 %bk/jam dan kebutuhan energi pengeringan 32.595,32 kJ.

  13. Studi Perancangan Degaussing System untuk Melindungi Kapal Perang Tipe OPV 90m dari Medan Magnet

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emil Faridhan Primaseta

    2012-09-01

    Full Text Available Degaussing system adalah suatu sistem yang digunakan pada bagian logam atau perangkat elektronik yang beresiko medan magnetik. Pada kapal militer sistem ini digunakan untuk menghindari ranjau magnetik maupun torpedo yang menggunakan medan magnet sebagai sensor pendeteksi logam ketika kapal sedang berpatroli maupun sedang berperang. Dari studi literatur yang dilakukan, dapat diketahui bagaimana cara instalasi degaussing system pada kapal dan perlengkapan apa saja yang dibutuhkan untuk sistem tersebut. Degaussing system yang didesain pada skripsi ini mempunyai kekuatan medan magnet sebesar 27,5 Tesla dengan daya sebesar 12 kW. Desain koil diletakkan pada lambung kapal tepat dibawah garis air untuk mendapatkan daya hantar magnet yang baik. Berat dari instalasi untuk degaussing system ini adalah 1040 kg.

  14. Analisis Efisiensi Pada Sistem Pengeringan Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L Menggunakan Alat Pengering Tipe Lemari

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Refli Safrizal

    2012-10-01

    Full Text Available Efficiency Analysis in Drying System for Rosella (Hibiscus sabdariffa L Using Cabinet Type Dryer ABSTRACT. Drying is one of the most important process in producing a good quality of rosella tea. The study was aimed to evaluate the drying efficiency of rosella tea by using a cabinet dryer. The source of energy for the dryer was from the burning of charcoal. The charcoal was prepared from the coconut shell since it was abundant biomass product. About 7.5 kg of fresh rosella flower was dried for 17 hours. The total of charcoal consumed was 17 kg. The moisture content of rosella flower was reduced from 90 to 12 %. The analysis showed that the total of energy produced from the burning of 17 kg charcoal was 309.4 MJ, whilst the total energy needed to dry the flower was 15,72 MJ. Therefore, the drying efficiency was still low about 4.58%. Further study is recommended to improve the drying efficiency for example by the use of deeper depth of dried products between 2 and 6 cm as well as by improving the system of hot air circulation.

  15. Meningkatkan Prestasi Pembelajaran Mata Kuliah Dasar-Dasar Pemasaran Global Melalui Metode Pembelajaran Koorperatif Tipe Jigsaw

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Wartini

    2011-06-01

    Full Text Available Conceptual learning will be more qualified if it is supported by an appropriate and good learning method system. To improve the achievement of students’ study result, it needs the  active students’ involvement  who want to think critically toward the real condition in the field. This class action research has an objective to prove that cooperative method, jigsaw type can be implemented in the learning process on each subject whose conceptual type. The subject of this research was Management Department students, Regular Class, 5th semester with the sum was 67 students who got Basics of Management Subject. This research consisted of 3 cycles and found out that the increase of average for pre test and post test score in cycle 1 was 15%, cycle 2 was 20% and cycle 3 was 25%. Whereas the difference of  average increase among cycles were on cycle 1 to cycle 2 was 5%, cycle 2 to cycle 3 was 10%. The finding means there is an increase of achievement on each cycle was 5%. It is appropriate to the hypothesis. Thus, it proved that cooperative learning method , jigsaw type can be applied well to Global Marketing Subject and finally it can improve the students’ learning achievement. Keywords: cooperative method, jigsaw type

  16. PERKUATAN SEISMIK STRUKTUR RANGKA BETON BERTULANG MENGGUNAKAN BREISING BAJA TIPE X DAN V TERBALIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Sukrawa

    2016-07-01

    Full Text Available Abstract: Analysis of reinforced concrete frame with steel braces has been done to compare the behavior of the open frame structure with reinforced concrete structure with steel braces. Three models of 2D open frame structure with 3, 4 and 5 floors were made and analyzed in SAP2000 v17 with intermediate detailing according to Indonesian Codes for Seismic Load (SNI 1726: 2002. 3-span frame structure with a span length of 6 m and level height of 3,5 m were designed according to SNI 1726: 2002, and then re-analyzed with special detailing according to New Indonesian Codes for Seismic Load (SNI 1726: 2012. After that, it was added with braces as seismic retrofitting. Two types of braces (X and concentric inverted V were used in this study and analyzed with conventional analysis and stage construction analysis according to their stages of implementation. From the analysis results, several structure components that analyzed according to SNI 1726:2012 provitions were experience over-stressed. After retrofitted with steel braces, those components fulfill strength provition according to SNI 2847:2013 about structural concrete regulations for buildings. In addition to that, displacements that occurs on braced frame are smaller than displacements of the open frame structure with ratio of 0.08, 0.12, and 0.18 for X-brace frames with 3,4, and 5 storey and 0.07, 0.11, and 0.16 for inverted-V brace. With staged construction analysis, displacements of  X-braced frame structure increased by 14.38%, 13.62%, and 9.98% from the conventional analysis results for structure with 3, 4,and 5 storey. For structure with inverted-V brace, displacements increased by 15.83%, 14.29%, and 10.09%.

  17. Pengaruh Tipe Kepemimpinan pada Persepsi Politik dan Outcomes Organisasional dengan Ingrasiasi sebagai Variabel Pemoderasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Triana Fitriastuti

    2014-06-01

    Full Text Available AbstractPerception of organizational politics has important role in the organization. It’s because many empirical findings show that perception of organizational politics have impact on performance. Many factors have contributed to the development of organizational politics. The purpose of this study are to investigate the impact of transformational and transactional leadership on perception of organizational politics and to investigate the impact of perception of organizational politics on organizational outcomes such as job satisfaction, affective commitment with ingratiation as moderating variable. The research finding that transformational leadership have negative impact on perception of organizational politics, transactional leadership have no impact on perception of organizational politics, perception of organizational politics have negative impact on job satisfaction, perception of organizational politics have no impact on affective commitment, ingratiation moderate the relationship beween perception of organizational politics and job satisfaction, ingratiation moderate the relationship between perception of organizational politics and affective commitment.Keywords:perception of organizational politics, transformational, transactional, ingratiation.AbstrakPersepsi politik organisasional memiliki pengaruh penting dalam organisasi. Penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan persepsi politik organisasional berpengaruh negatif pada kinerja. Persepsi politik organisasional bukan suatu hal yang terbentuk dengan sendirinya. Salah satu diantaranya adalah faktor situasional yaitu kepemimpinan atasan. Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh kepemimpinan transformasional dan transaksional pada persepsi politik organisasional dan menguji pengaruh persepsi politik organisasional pada outcomes organisasional seperti kepuasan kerja dan komitmen afektif dengan menggunakan ingrasiasi sebagai variabel pemoderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh negatif pada persepsi politik organisasional, kepemimpinan transaksional tidak berpengaruh pada persepsi politik organisasional, persepsi politik organisasional berpengaruh negatif pada kepuasan kerja, persepsi politik organisasional tidak berpengaruh pada komitmen afektif, Ingrasiasi memoderasi pengaruh persepsi politik organisasional pada kepuasan kerja dan Ingrasiasi memoderasi pengaruh persepsi politik organisasional pada komitmen afektif.Kata Kunci:Persepsi politik organisasional, kepemimpinan transformasional dan transaksional, ingrasiasi.

  18. Hubungan Tipe Komitmen Organisasi Terhadap Cyberloafing Pada Karyawan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara

    OpenAIRE

    Siallagan, Melina

    2015-01-01

    Development of Internet technology has been used by companies and organizations to carry out their functions better. However, the presence of the Internet in the organization have led to new threats related to the productivity of the cyberloafing. Cyberloafing is the use of Internet technology during working hours for personal gain. There are several studies that have been conducted to investigate cyberloafing. This research aims to examine the relationship between the type of organizational ...

  19. Pemanfaatan Bottom Ash Dan Fly Ash Tipe C Sebagai Bahan Pengganti Dalam Pembuatan Paving Block

    OpenAIRE

    Klarens, Kevin; Indranata, Michael; Antoni, Antoni; Hardjito, Djwantoro

    2016-01-01

    PT. PLTU Paiton menghasilkan 7.5 ton fly ash dan 2.5 ton bottom ash setiap jam. Pemanfaatan bottom ash masih sangat minimal, sehingga mengakibatkkan timbunan bottom ash yang semakin meningkat, dan cendrung mencemari lingkungan dan kesehatan. Berdasarkan alasan tersebut maka perlu adanya USAha untuk memanfaatkan limbah batu bara, salah satunya melalui pembuatan paving block. Sampel tahap pertama terbuat dari campuran semen dan bottom ash (lolos ayakan 2 atau 5 mm) dengan perbandingan massa 1:3...

  20. Pengembangan Tungku Gasifikasi Arang Biomassa Tipe Natural Draft Gasification Berdasarkan Analisis Computational Fluid Dynamics (CFD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erlanda Augupta Pane

    2014-10-01

    Full Text Available A biomass stove based on natural draft gasification (NDG has been developed in a previous study (Nelwa, et al. 2013 by using simulation based on heat transfer and equilibrium modeling. In this study, a CFD simulation was performed in order to analyze the effect of chimney height, and inlet hole diameter of the stove to the performance of the stove. The results of simulation showed that power produced by stove was between 1863.9 J/s until 2585.7 J/s, and its gasification efficiency was 67.11%. The results of simulation also showed that charcoal gasification produces combustible gases (CO, CH4, and H2 at the bottom and the center of stove, and then they were oxidized by secondary air at the top of stove. This oxidation reaction produces sufficient heat energy which can be used for cooking process.

  1. Analisis Computational Fluid Dynamics untuk Perancangan Reaktor Gasifikasi Sekam Padi Tipe Downdraft

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dziyad Dzulfansya

    2014-10-01

    Full Text Available Rice husk is one of biomass type which can be utilized as gasification’s feedstock for producing combustible gas which can be used as fuel in internal combustion engine. The objective of this research was to obtain the best design of small scale rice husk gasifier from among geometry scenarios by applying computational fluid dynamics method. The geometry scenarios used in this study were angle of throat 70O, 80O, and 90O, and also angle of nozzel 10O and 20O. The softwares used in this study were Gambit 2.4.6 (meshing 3D model and Ansys Fluent 13.0 (simulation. The reactions involved in gasification (3 heterogeneous reactions and 6 homogeneous reactions were solved by finite rate/Eddy dissipation model. Results of simulation showed that gasifier with angle of throat 90O and angle of nozzel 10O produced the highest heating value of gas with volume fraction of CO, H2, and CH4 is 14.49%, 9.65%, and 2.39% respectively. This result showed reasonable agreement with experimental data from other researchers on rice husk gasification.

  2. Peningkatan Hasil Belajar melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD pada Pembelajaran Dasar Sinyal Video

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santi Utami

    2016-01-01

    Full Text Available This study aims at improving the student’s learning outcomes through the cooperative learning strategy with Student Teams Achievement Division (STAD at SMKN 1 Saptosari. This was classroom action research (CAR consisting of planning, action, observation, and reflection. The research subjects were the grade X students of Audio Video Engineering A. The data collection technique used the documentation of daily tests to show the improvement. The data was analyzed with descriptive statistics. This study consisted of three cycles. The mean of test results for the first, second and third cycles were 7.06, 5.9 and 7.09 respectively. It showed that the cooperative learning strategy with STAD could improve the students’ achievement to fulfill the Minimum Mastery Criterion (MMC.

  3. Model Pembelajaran Learning Cycle Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan KualitasProses dan Hasil Belajar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umi Rochayati

    2016-04-01

    Full Text Available The researcher implemented the Student Centered Learning  with the following objectives: (1 to improve the achievementand the quality of the learning process inthe course of Electrical Installation and Machinery through the Cooperative Learning  cyclewith Student Teams Achievement Division (STAD; and (2 to describe the response of the students to the implemention. This study was conducted using the classroom action research approach in 2 cycles. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection. The results showed: (1 the Cooperative Learning  cycle with STAD could improve the quality of the learning process, the students were not merely as the object but rather as the subject of the learning. The learning process comprised highly effective learning environment, interactive discussions, opinions sharing activities, motivation, cooperation and communication among the students. The improvement of the achievement was proved by the mean scores in the first and second cycle that were 69.05 and 76.25 respectively; and (2 the students’ feedbacksresulted from the closed questionnaire were 37.5% strongly agree and 62.5% agree to the implementation while from the open questionnaire,the feedbacks were 92.5% positive and 7.5% of the students said it was a waste of time.

  4. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Hasil Belajar Pkn di SMP PGRI Pekanbaru

    OpenAIRE

    Saraswati, Shinta; Erlinda, Sri; ', Gimin

    2016-01-01

    This study was a backdrop of unrest in the process of civic education, more teachers tend to use conventional learning, the teacher is more likely to be less creative in the process of civic education, the process of civic education only contains lectures boring, feeding (spoon feending), not fun but scary, students are not invited to take advantage of its potential, and the methods used often varied. So that student learning outcomes are still many under the KKM, hence the need for a learnin...

  5. Pemanfaatan kulit belahan untuk leather goods dengan tipe finis “ fancy good”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widari Widari

    1992-04-01

    Full Text Available The material used in this experimental was the cow hide splite, processed for leather goods. As a leather goods, the split must be have the certain requirements e.g. a good rubfastness and flexing. To reach this condition, one of the most important factors is good finishing application. To gain the leather goods from split with better in their performance and quality used “ Fancy Good” type finish. The testing result (organoleptic, physic and chemical fulfill the IIS 0018-79: The Quality and Testing of Box Leather.

  6. KEANEKARAGAMAN NEMATODA DALAM TANAH PADA BERBAGAI TIPE TATAGUNA LAHAN DI ASB-BENCHMARK AREA WAY KANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Swibawa

    2011-10-01

    Full Text Available The soil nematode diversity in several land-use types in Way Kanan ASB-Benchmark Area.  The conversion  of forest to intensive agroecosystem such as monoculture system reduces biodiversity of the plant, herbivore, and decomposer subsystems.   Those changes affected  the litter and plant root quality.  Consequently, few soil nematode species could be dominant and cause of disturbance of the stability of the below ground  community.   The increasing  populations of plant parasitic nematodes usually occur on monoculture system .   The research was conducted to study the effect of forest changes in several land use types on soil nematode diversity in Way Kanan Benchmark Area.  Soil sampling on five land use types (secondary forest,  agroforest or tree based agriculture, plantation, cassava field, and Imperata grass land was conducted in November1996 and December 1997.   Nematodes  were extracted by decantation-centrifugation with sugar method.  The soil  nematodes were grouped into order and generic level including plant parasitic and  non- parasitic. The results show that the order of  Rhabditida, Dorylaimida, and Tylenchida were found from  those five land-use types.  The total genera of  plant parasitic nematodes in Imperata grass land were the highest among the other four land use types.  The total number of  non-plant parasitic nematodes in secondary forest (28.0 individual per 300 cc of soil was higher than total number in the plantation ( 2.6 individual per 300 cc of soil, cassava field (4.0 individual per 300 cc of soil or Imperata grass land (6.6 individual per 300 cc of soil.  The total number of  plant parasitic nematodes in Imperata grass land (59.8 individual per 300 cc of soil, agroforest (59.0 individual per 300 cc of soil, secondary forest (48.2 individual per 300 cc of soil, and  plantation (17.6 individual per 300 cc of soil were not significantly different, but  total number in Imperata grass land and  agroforest  were significantly  higher than that in cassava field (11,6 individual per 300 cc of soil.

  7. Proses Identifikasi: Mengenal Anak Kesulitan Belajar Tipe Disleksia Bagi Guru Sekolah Dasar Inklusi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Hidayati Rofiah

    2015-06-01

    This paper also argues that in the case of dyslexia,early intervention will minimize children’s social and emotional challenges. At the elementary school level the psychological challenges can include low self-esteem, feelings of incompetence, and powerlessness which will easily lead a student with dyslexia to be the object of peer bullying. The absence of proper identification and assessment also often leads teachers and parents to misdiagnose dyslexic children as those with mental disabilities.

  8. Kecemasan Berkomputer dalam Konteks Pendidikan Akuntansi: Hubungan Gender, Tipe Kepribadian, dan Pengalaman Berkomputer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Betha Februari Khristy

    2011-12-01

    Full Text Available Abstract: Computer Anxiety in Accounting Education Context: Relationship with Gender, Personality Types, and Computer Experience. This study examines the relationship between computer anxiety and gender, personality types, as well as computer experience. Samples are 220 students of Accounting Department of Brawijaya University. Measurement of computer anxiety variable in this study is carried out by employing CARS (Computer Anxiety Rating Scale instrument and personality types variable using MBTI (Myers Briggs Type Indicator instrument. The study finds that computer anxiety is associated with gender and computer experience, while the variable of personality types proves otherwise. The implication of this study is relevant to accounting education institution to develop curriculum that includes computer-based teaching that is expected to reduce the computer anxiety level.

  9. KESAMAAN TIPE STRAIN MUTANS STREPTOKOKUS PADA ANAK BALITA DI TEMPAT PENITIPAN ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Udijanto Tedjosasongko

    2015-08-01

    Full Text Available Mutans streptococcus (MS are considered as major bacteria in human dental caries. Many studies on transmission of MS in children have adapted mother as the main source of infection. So far there are stil few reports on transmission in a group of children such as in nursery. The purpose of this study is to determine the reports on transmission of MS in children at day nursery. Samples are the isolate of MS from 19 children in range of age 0-5 years old, 14 pairs of parents and 6surgery caretakers of a day nursery in Hiroshima City, Japan. The transmission of MS is determined by comparing the chromosomal DNA fingerprint of MS using restriction endonuclease EcoRI and HaeIII. The similarity of strain type of MS found between child and mother 33.3%, child and father 8.3% and child and other 58.4% including among the children. This study shows that in day nursery, beside mother, the source of MS transmission could be the person surround the chid. The environment of bringing up children also play role in transmission of MS beside the oral condition of the children.

  10. Pengaruh Tipe Laporan Keuangan, Profitabilitas, Likuiditas, Rasio Utang Perusahaan dan Pergantian Auditor terhadap Timeliness Laporan Keuangan

    OpenAIRE

    Hamidah, Siti; Fajarwati, Diana

    2015-01-01

    The purpose of this study was to determine the effect of type of financial statements, profitability, liquidity, corporate debt ratio, and the turn of the auditor on the timeliness of financial reports. The research method is descriptive with quantitative approach. Data of this research is secondary data that the financial statements of companies listed in the LQ-45 index over the three years from 2011 to 2013 obtained from www.idx.co.id. The data were analyzed using logistic regression with ...

  11. Aspek Molekuler Hubungan Asupan Zinc Dan Selenium Dengan Hemoglobin Glikosilasi Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2

    OpenAIRE

    Yuliati Widiastuti, Indranila Kustarini Samsuria Judiono

    2016-01-01

    Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit metabolik yang ditandai hiperglikemik kronis. HbA1c merupakan hasil pemeriksaan untuk melihat kontrol glikemik. Zinc dan Selenium merupakan faktor metaloenzim, berperan dalam mekanisme regulasi dan sintesis insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara Zinc dan Selenium dengan HbA1C pada pasien DMT2. Desain cross sectional terhadap pasien DMT2. Sampel berjumlah 108 orang pasien di beberapa Rumah sakit di Bandung dari ta...

  12. RESEARCHES REGARDING THE MAIN REPRODUCTION INDICATORS DETERMINATED IN SOWS, STAND GESTATION PEN TIPE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RAMONA UNTARU

    2007-05-01

    Full Text Available Current researches were carried out with the goal to quantisize the lost from the weaning to early gestation at the sows housed in open pen gestation. In this trail we tested two pen types, different not only by size, but also by feeders’ emplacement. The main reproduction indicators that we calculated until the 28 gestation day were the proportion of sows in heat after weaning, the weaning to estrus interval and the gestation rates. The weaning to estrus interval was about 4 to 7 days, most sows were in heat in the day 5 and 6 days after weaning. The percent of heat detection after weaning was 71.42% for the small pens and 70.71% for the big pens (differences statistically non significant, chi test value was 0.983. The gestation rate at 28 days after insemination was 91.62% for the small pens and 94.72% for the large pens (chi test value 0,959, statistically non significant differences. The overpopulation for heat induction and after that chipping animals together in those pens, show that the lost are up to 40.47%, between weaning – day 28 of gestation.

  13. Bakteri dalam Plak Gigi dan Saliva Penderita Diabetes Tipe 2, dan Hubungannya dengan Status Agregasi Trombosit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulianti Kemal

    2015-09-01

    Full Text Available The occurrence of coronary atherosclerosis and acute myocardianl ischemia due to the hyperaggregation of platelets, caused the death of 75-80% of type 2 diabetics. In an invitro study, the aggregation of platelets was influenced by the "Platelet Aggregation Associated Protein" on the surface of dental plaque bacteria, S. sanguis. The aim of the study was to identify bacteria in the supragingival plaque and saliva of type 2 diabetics, and their relationship to the aggregation of platelets. Dental plaque and salivary gland samples from 5 type 2 diabetics were diluted serially, and inoculated in Mitis Salivarius medium. The morphologie of the Colony Forming Units (CFU Growth were analysed, identified physiologically and biochemically with Api 20 Strep subtrates. Aggregation of platelets of the blood were analysed with Adenosin Di Phosphate. The result of the study showed 22 colonies (CFU, in 6 morphology types. Three morphologytypes were identified as A viridans, the other 3 as Str. acidominus, Lc. lactis lactis, and E. avium. One morphology type of A. viridans, Str .acidominus, Lc. lactis lactis and E. avium were found in subjects with hypoaggregation; 2 morphology types of A. viridans were found in subjects with normal aggregation. It is presumed that type 2 diabetics with Str. acidominus, Lc. lactis actis, E. avium, and certain morphology type of A. viridans in their dental plaque and saliva, hve hyperaggregation of platelet diabetics with two morphology types of A. viridans have normal aggregation of platelets.

  14. Modifikasi Mesin Pemanen Udang/Ikan Tipe Vakum berdasarkan Analisis Antropometri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diza Puspa Arista

    2013-04-01

    Full Text Available Many considerations was used when designing a tool or machine, one of that is ergonomics. Ergonomics makes the designing was effective and efficient in terms of the system, and operator’s comfort and safety also. The objective of this study is to determine the condition of operator in carrying out the work system of machine with simulation and ergonomics analysis using CATIA P3 V5R20, then modify it according to ergonomics principles that related to the posture of Indonesian people average (anthropometry, to get a comfortable working position, safe, and productive. Anthropometric data was used are male farmer’s data in Dramaga, Bogor. The object that would analyzed is the vacuum type shrimp or fish harvester. The results are a color sign and the final score that compared with RULA Method. From the simulation can be seen that the best Final Score is when operated the intake hole cap with the value of 2, the color code is green and acceptable. The worst result is when cranked the engine with the value of 4 and investige further. Modification was made to displace the engine position and addition the components for footing. The results of ergonomics simulation after modified was better than before.

  15. KEANEKARAGAMAN HYMENOPTERA PARASITIKA PADA TIPE EKOSISTEM BERBEDA DI BANGKA TENGAH, KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herry Marta Saputra

    2017-05-01

    Full Text Available Diversity of parasitic Hymenoptera in different ecosystem types in Central Bangka, Bangka-Belitung Islands. Hymenoptera richness is dominated by parasitic species. More than 80% of Hymenoptera play a role as parasitoid on arthropods that are mostly insects. Diversity of parasitic Hymenoptera is widely studied in various types of terrestrial ecosystems including agro-ecosystem and non-agro-ecosystem. This study aimed to invent and compare the diversity of parasitic Hymenoptera in three different ecosystems, i.e., forest, oil palm plantation, and ex-tin mining. The location was located in Central Bangka Regency, Bangka Island. The study was conducted in Juli 2014 until October 2015. Parasitic Hymenoptera was collected with insect sweep net and yellow pan trap on one transect line with 1000 m length. Parasitic Hymenoptera were found on forest as much as 732 morphospecies, 326 morphospecies on oil palm plantations, and 293 morphospecies on ex-tin mining. Diversity and abundance of parasitic Hymenoptera on forest was higher than oil palm plantation and ex-tin mining area. Braconidae family was found dominant on forest, however on oil palm plantation and extin mining area the dominant family was Scelionidae.

  16. E-LEARNING DENGAN PENDEKATAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Partono Thomas

    2014-06-01

    Full Text Available Students in the first semester got difficulty to adapt the learning process in the university (student-oriented which are different with the senior high school (teacher-oriented. Thus, the lecturer needed to solve the problem to sharpen students’ independence by using Jigsaw, a cooperative learning. Then, e-learning was also an important factor to spread the knowledge widely to students. Thus; the combination of Jigsaw and e-learning was expected to improve students’ achievement. The subjects of the study were 40 Economics education students in bachelor degree (S1, Unnes in Curriculum Review class. The objective of the study was to minimize the mistake, improve the students’ interest and study result in understanding the concept of the Standard of National Education through independent learning strategy based on e-learning and cooperative learning of Jigsaw. The result of study showed that students’ activities, interest, attention, participation in discussion and presentation in the classroom increased significantly with the mean 4.14. Then, students’ test results increased from pre-test which was only 74 then rose to 79 in the 1st cycle and 81 in the 2nd cycle with the level of completeness was 87.5%. Furthermore, students thought that the strategy was very good with the score 4.12

  17. Karakterisasi dan Stabilitas Fisik Mikroemulsi Tipe A/M Dengan Berbagai Fase Minyak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Wahyu Fitriani

    2016-04-01

    Full Text Available This research consists of formulation, characterization and physical stability of the microemulsion of water-in-oil type. On the microemulsion, VCO, palm oil, olive oil and soybean oil were used as oil phase, aqua demineralisata used as the aqueous phase, a combination of Span® 80 and Tween® 80 as a surfactant and propanol as cosurfactant. Each formula was made three times replication and determined the physical characteristics including organoleptic observations, measurements of density, droplet, viscosity, flow properties, and pH. Determination of physical characteristics was done at the beginning of the microemulsion formed and after 5 weeks storage at room temperature. The physical stability test including the centrifugation test at 10,000 rpm for 30 minutes, the freeze-thaw test for 6 cycles, and heating stability with the oven temperature of 60ºC, 70ºC, 80ºC, 90ºC and 100ºC for 5 hours were done. The data were analyzed using t-Test and one-way ANOVA. Based on the characteristic and physical stability tests, it showed that microemulsion with VCO, palm oil and soybean oil had better physical characteristics and stability compared to the microemulsion with olive oil.

  18. Modifikasi dan Uji Kinerja Alat Pengering Energi Surya-Hybrid Tipe Rak untuk Pengeringan Ikan Teri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Risman Hanafi

    2017-04-01

    Abstract. At the time of harvest fish, fishermen get a lot of anchovy as catches with very large amount. Due to the very large number of these, sometimes anchovy is not sold out. This resulted in an anchovy rot if not done preservation (cool storage. One way in which the fisherman is by drying anchovy naturally (the drying in the sun. A tool rack type solar dryer is a box-shaped dryer that utilize the sun as thermal energy. The constraints of this tool is only utilizing the heat from solar energy, so when the weather is cloudy or at nightfall these tools can not function. The research aims to modify the tool rack type solar dryer to be a hybrid dryer for drying anchovy. The results were obtained that total efficiency of energy use during drying is for drying empty test hybrid is 0,010%, for drying hybrid test at 0,695%, and for drying solar test of 20,319%. As for the length of drying time, hybrid test replicates 1 for 7 hours, hybrid test replicates 2 for 8 hours, solar test replicates 1 for 10 hours, and solar test replicates 2 for 11 hours. For the total energy available, hybrid drying of 305,838 MJ and solar drying of 9,896 MJ.

  19. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Dengan Penilaian Portofolio Pada Pembelajaran Matematika Berorientasi Kemampuan Awal

    OpenAIRE

    Rufiana, Intan Sari; Mardiyana, Mardiyana; Iswahyudi, Gatut

    2014-01-01

    The aims of this study were to: (1) produce a learning device in STAD cooperative learning model with a portfolio that was good for the subject of algebra in seventh grade junior high school, (2) know the effectiveness of cooperative learning of STAD type with portfolio assessment when it is viewed from early ability. This research was a kind of research and development. The development procedure used in this study was the development of a learning device according Thiagarajan et al, which wa...

  20. PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT TERHADAP KECERDASAN INTERPERSONAL PADA MATA PELAJARAN IPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mari anti

    2017-12-01

    Full Text Available Interpersonal intelligence is one of the goals in elementary school education. Interpersonal intelligence is a key element in the adaptation of children in their social relationships. SDN Kebon Jeruk 11 Pagi West Jakarta found a number of 19 students of 30 children (63% have barriers Interpersonal intelligence. Quantitative Research with One Shot Case Study Experiment using sample saturated with size 30 in research influence influence model cooperative learning type Teams Games Tournament (TGT to interpersonal intelligence. The results of this study prove that: The more effective the steps of cooperative learning model type TGT done then the better the interpersonal intelligence. So in this research result that model Cooperative Learning type Teams Games Tournament (TGT have positive effect to interpersonal intelligence.

  1. KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG PADA BERBAGAI TIPE HABITAT BESERTA GANGGUANNYA DI HUTAN PENELITIAN DRAMAGA, BOGOR, JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Saefullah

    2016-01-01

    Full Text Available Dramaga Research Forest, located in the outskirt of Bogor, provides a good habitat for birds. This research was aimed to study bird diversity, identifying habitat characteristics (around the forest path, along house edge, riparian habitat and the interior area and recorded the activities of the local people around the forest. Point count, MacKinnon list, habitat profiling and interviews were conducted. The highest index of species diversity (Shannon-Wiener index was at interior area (2.34, followed by around the forest path (2.21, along house edge (1.97 and riparian habitat (1.86. The highest species richness was at riparian habitat (27 species, the forest path had 21 species, along house edge had 26 species, while the interior area was a home for 21 bird species. The highest similarity (0.81 was between forest path and interior area. On the activities of the local people, the most often was firewood harvesting. Other activities were hunting for cage birds, harvesting ferns, harvesting wild fruit and harvesting ant larvae. Activity that might disrupt the bird population was hunting. Keywords: Diversity,Dramaga Research Forest, human activities.

  2. Pengaruh Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa: Sebuah Eksperimen Semu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulfikar Ismail

    2011-12-01

    Full Text Available Abstract: The Effect of Cooperative Learning Method in Jigsaw Type on the Students’ Learning Performance: A Semi Quasi Experiment. This study is aimed to prove whether there are differences in students’ learning achievements in studying Financial Accounting I about IFRS between Jigsaw cooperative learning method and conventional learning method. The subject of this study is students of Accounting Department of Brawijaya University of Malang who were taking financial accounting I in the short course of 2009–2010. The data analysis is carried out by difference test to prove students’ learning achievement taught using Jigsaw cooperative learning method and conventional method. The study proves that in understanding financial accounting about IFRS, the learning process using Jigsaw cooperative learning method is better than the conventional method.

  3. Proses Berpikir Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika di tinjau dari Tipe Kepribadian Keirsey

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khusnul Hamidah

    2016-12-01

    Full Text Available This study aims to describe the process of mathematical thinking of students in solving mathematical problems in terms of Keirsey's personality type. This research is a qualitative-descriptive research. Research subjects taken are MAN 2 Tulang Bawang Barat class XI students by purposive sampling. Research subjects amounted to 2 people from each personality type. Data collection is done by observation, interview, and documentation. Data validity using technique triangulation. Data analysis techniques used are the concept of Miles and Huberman, namely data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that each of Keirsey's students in solving mathematical problems was more likely to be a student of a Guardian personality type. In solving mathematical problems begins with the acceptance of information marked by understanding the problem involves knowing what is known (M1, knowing what is being asked (M2, knowing the required requirements in problem solving (M3, as well as making the model of math from the problem with its own understanding (M4. Then proceed with the processing of information marked by implementing the problem-solving plan (R1 and proceed with executing the plan to get the answer (P1, but the steps are not complete. While in rechecking the answer (C1 students do re-check, then in drawing a conclusion (C2, students draw conclusions only on some tests.

  4. Studi Unjuk Kerja Sistem Proteksi Pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Tipe Apr 1400

    OpenAIRE

    Feridian, Nafi; Sriyana, Sriyana

    2008-01-01

    NUCLEAR POWER PROTECTION SYSTEMS PERFORMANCE STUDY FOR APR 1400. A study on plant protection system (PPS) of advanced power reactor (APR) 1400 which is one of the system to maintain nuclear power plant (NPP) operation safe and controllable has been conducted. The controllability aspect of NPP operation is an important aspect to assure the NPP operation safe and reliable. Accordingly, the study is limited in the performance of PPS. The method used in the study includes literature study, data c...

  5. RANCANG BANGUN MESIN PEMBUAT BAHAN ADONAN ROTI TIPE HORIZONTAL BERKAPASITAS 10 KG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukanto Sukanto

    2016-07-01

    Full Text Available Modern technology recently was impact technology manufacturing of breads. Many mixer machine available on market, but to get special capacity mixer  as 10 kg is difficult. The goals of the research to design and manufactur mixer machine with 10 kg capacity. Experimental metode was applied of this study. The opinions data will be collected by some producer and grocer breads  responden. Furthermore the conclusion of this machine people need will be design and manufactur. Running test must be done to know performance machine produced. Finally this research was produced mixer machine with 10 kg capacity with  mixer unit by  screw sumbu horizontal system and 1 phase electric was applied. Dimension machine is ±85 x 65 x100 cm. Running test was done with good result, breads batter material ductile and kalis suitable to breads.  Beside that’s  the capacity of mixer was increase until 3 time form 1 – 3 kg

  6. INVERTER MULTI LEVEL TIPE JEMBATAN SATU FASA TIGA TINGKAT DENGAN MIKROKONTROLER AT89S51

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Warsito A. Warsito

    2012-02-01

    Full Text Available Inverter is a power electronics circuit which is used to convert DC voltage and current to AC voltage andcurrent. In conventional inverter, most commonly used, only has three level voltage, those are +Vdc, -Vdc,and zero. Meanwhile both square inverters and SWPM inverter has big harmonic distortion. In SPWMinverter scheme, high frequency switching must be used to minimize total harmonic distortion (THD. Multilevel inverter is a type of inverter that has more than one level of voltage and current output.The major advantages of multi level inverters are a good voltage waveform, small harmonic dirtortion,switching component operated under low frequency, and it can supply a big power.This paper will discuse the construction of single phase three level multi level inverters, hardware testinginclude output waveform THD, and the comparisson of multilevel inverter with other conventional invertersscheme suc as PWM inverters modulation, and square waveform inverter. Atmel’s AT89S51 microcontrollerused to control switching scheme in this multi level inverter. By this power electronic circuit, it is expected alow cost and reliable multi level inverters prototipe.

  7. MANAJEMEN EMOSI SESUAI TUNTUTAN KERJA (EMOTIONAL LABOR DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN PADA WIRANIAGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Zenita Ratnaningsih

    2015-04-01

    Full Text Available This study aims to investigate the difference in management of emotions as the demands of work (emotional labor between extrovert and introvert salespeople. Subjects comprised 92 salespeople of the department store “X” (82 women; 10 men, aged 18-40 years (mean of age 22 years. In average, subjects had finished high school/equivalent. The average tenure is 2.5 years. Data were collected using two scales: Eysenck Personality Questionnaire/EPQ (22-items; α = .865 and Emotional Labor Scale (11-items; α = .787. The results of t-test showed that introvert salespeople scored significantly higher than the extrovert salespeople (Mintrovert = 36.08;Mextrovert = 33.67; t = 3.50; p = .001. It can be concluded that the introvert salespeople have better emotional labor than the extrovert salespeople.

  8. HUBUNGAN ANTARA TIPE KEPRIBADIAN MENURUT EYSENCK DENGAN KOMITMEN ORGANISASI PADA OSIS SMAN 2 CIMAHI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Abdul Kadir

    2018-02-01

    Full Text Available This research based on phenomena of students council in which teamwork is really needed to get the organization goal. Before having teamwork, individu must have commitment to organization and level of commitment is assumed correlated with personality types. Eysenck (1974 defined personality as a result of interaction between inherited factors and surrounding. According to Porter (Schultz, 1982: 4, commitment on organization is individual attitude having trust and acceptance to the goal and values of organization. This research used correlational methodology. Result found  χ2hitung is 5.013 which is compared to χ2tabel 3.84 (Siegel, 1997: 301. Since χ2hitung = 5.013 is  more than χ2tabel 3.84 on significant level 0,05, then Ho is not accepted. Therefore, it is concluded that there is correlation between personality type and organizational commitment.

  9. PENGARUH PENGGUNAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN WINGEOM TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH GEOMETRI SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ikhsanudin Ikhsanudin

    2014-06-01

    Full Text Available This research is a quasi-experimental with pre-test and post-test non-equivalent group design. The population in this research is all of the students on class X in SMA Negeri 1 Marga Tiga and the sampling technique is total sampling. Data are collected by documentation and test. Data are analyzed with descriptive statistics to compare the mean scores of N-Gain  obtained by each student.  The results of the analysis shows that (1 the student’s geometry problem solving ability with cooperative learning STAD is higher than the conventional learning, (2 the student’s geometry problem solving ability with wingeom software in cooperative learning STAD is higher than the conventional learning, (3 the student’s geometry problem solving ability with wingeom software in cooperative learning STAD is higher than without using wingeom software. This research shows that the cooperative learning STAD by using the wingeom software has a significant effect on the high school students’ geometry problem-solving ability. The finding of this research shows that the students are still having difficulties in solving the problems, especially when the students have to look back whether the finishing is right or not.

  10. Kadar Hypoxia Inducible Factor-1α pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Disertai Mikroalbuminuria dan Retinopati

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yumilia Hoo

    2014-06-01

    Full Text Available Type 2 diabetes mellitus (T2DM is still considered a major problem in healthcare, mainly for its progressivity and complications. According to the epidemiological data from the International Diabetes Federation (IDF in 2011, it is stated that microalbuminuria often precedes the onset of diabetic retinopathy. Complications are preceded by endothelial dysfunction that will increase the secretion of cytokines inducing angiogenesis and limpangiogenesis. In hypoxic conditions induced by microvascular changes, hypoxia inducible factor-1 alpha (HIF-1α is secreted, stimulating the production of vascular endothelial growth factor (VEGF which induce angiogenesis. The aim of this study was to know the correlation between plasma HIF-1α concentration with microalbuminuria pattern and diabetic retinopathy in T2DM patients. This cross-sectional study was conducted on 158 T2DM patients in Endocrinology Outpatient Departement of Dr. Hasan Sadikin Hospital during July to December 2012. Data were analyzed using t-test, Mann Whitney, and multivariate analysis of variance (MANOVA methods. Eighty two males (51.9% and 76 females (48.1% participated in the study, making up 158 subjects. Eighty patients (50.6% had normoalbuminuria and 78 patients (49.4% had microalbuminuria. Thirty eight patients were found with diabetic retinopathy (24.1%. The median of HIF-1α plasma concentrations was 0.103 (0.041–0.735 ng/mL in the microalbuminuria group and 0.144 (0.041–0.481 ng/mL (p=0.257.in the normoalbuminuria group. The median of HIF-1α plasma concentration in the group with diabetic retinopathy was 0.041 (0.041–0.33 ng/mL, while in the group without diabetic retinopathy the median was 0.167 (0.041–0.735 ng/mL (p<0.01. In conclusion, low or normal HIF-1α plasma levels in patients without diabetic retinopathy predict the grading of diabetic retinopathy, while high levels of plasma HIF-1α suggests the likehood of retinopathy event in the future.

  11. Hubungan Antara Red Blood Cell Count (Rbc) Dan Retinopati Diabetik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2

    OpenAIRE

    Irmayani

    2016-01-01

    Background: Diabetic retinopathy is main complications of diabetes. Some studies suggest a relation between red blood cell count (RBC) and diabetic retinopathy. Diabetic retinopathy is diagnosed with funduscopic examination, while red blood cell count can be seen from the peripheral blood examination, with the result is a relation of a decreased red blood cell count with diabetic retinopathy. Objective: To determine the relation between RBC count and diabetic retinopathy in diabetic type...

  12. INVENTARISASI JENIS ARTHROPODA DAN ECHINODERMATA DI ZONA PASANG SURUT TIPE SUBSTRAT BERBATU PANTAI GATRA KABUPATEN MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arindra Trisna Widiansyah

    2016-07-01

    Pantai Gatra merupakan salah satu ekowisata pantai di Kabupaten Malang yang memiliki zona pasang surut dengan substrat dominan batu. Substrat berbatu merupakan daerah yang paling padat makroorganismenya. Arthropoda dan Echinodermata mempunyai peranan penting dari segi sumber makanan maupun ekologi. Mengingat belum adanya pelaporan jenis Arthropoda dan Echinodermata di zona pasang surut Pantai Gatra, maka dilakukan penelitian inventarisasi di daerah ini. Tujuan penelitian ini adalah invetarisasi jenis Arthropoda dan Echinodermata. Hasil penelitian tentang inventarisasi jenis Arthropoda dan Echinodermata di zona pasang surut pantai Gatra Kabupaten Malang, secara keseluruhan ditemukan 14 jenis, 13 genus, dan 11 famili dari filum Arthropoda dan Echinodermata.

  13. Optimasi Desain Gasket Karet Tipe Ring Profil C Flange Closed Groove dengan Metode Simulasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fikrul Akbar Alamsyah

    2016-05-01

    Full Text Available Gasket is one of important part in piping system to prevent leakage, especially in connection between pipes. The purpose of this study was to determine the optimal design on C profile rubber gasket based on contact width considering contact stress. Design parameter in this study were lips thickness (t= 4; 4,5; 5 mm, lips length (l= 5; 5,5; 6 mm, outer diameter (Ro= 6,5; 6,7; 6,9 mm and inner diameter (Ri= 2,5; 3; 3,5 mm. The observed value is contact width considering contact stress due to flange tightening and its measure by using finite element-based software. Mooney-Rivlin mathematical model used as rubber material model. Based on data from the simulation results, it can be obtained by using Taguchi Method; lips thickness (t = 4,5 mm, lips length (l = 6 mm, Outer Radius (Ro = 6,9 mm and Inner Radius (Ri = 3,5 mm.

  14. Rancang Bangun Alat Pengupas Kulit Ari Kacang Tanah (Arachis hypogaea Tipe Engkol

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Sutejo

    2012-10-01

    Full Text Available One cause of reduced productivity of peanut husk is peeled peeling process is still done manually, using the power of man. To overcome this, a system designed to cuticle peeling peanuts which facilitates mechanical stripping process peanut husk. Peeling epidermis is mechanically done by using two rubber-covered rollers are designed to be able to peel the peanut husk easily. Having conducted research, produced peeler bean husk, which consists of, Hopper, stringer system, the framework, dirt thrower fan / epidermis, and hoppers expenses. From the test results from test 10 times, each repetition is about 100 grams paring the results obtained about 70% whole shelled peanuts. Or can be calculated with engine capacity of about 35 kg / hr with a percentage split of about 35%, it is because the rubber on the roll is less balanced / less flashlight, so the workmanship is required with appropriate accuracy by using a lathe.

  15. PENGARUH PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    andi fathur asdar

    2016-08-01

    Full Text Available The objective of this research was to describe: 1 Teacher ability in the implementation of cooperative learning Think Pair Share, 2 Ttudent activities in the implementation of cooperative learning Think Pair Share, 3 Tearning result on IPS before and after the implementation of cooperative learning Think Pair Share, 4 learning result on IPS before and after learning process with lecture method, 5 to find out the influence of the implementation of cooperative learning Think Pair Share toward learning result on IPS. The method used was true experiment with pre-test post-test control group design. The population in the study are 4th grade student at SDN Sungguminasa II Somba Opu District Gowa Regency. Samples used are 40 student 20 student each from experiment and comparing group. chosen by simple random sampling. The data obtained from samples were analyzed with descritive and inferensial statistic. The result shows: 1 teacher ability in the implementation of cooperative learning Think Pair Share have increased, 2 student activities in the implementation of cooperative learning Think Pair Share, 3 student learning result who teached by cooperative learning Think Pair Share have increased, 4 student learning result who teached by lecture method have not increased, 5 the implementation of cooperative learning Think Pair Share is influencing toward learning result on IPS in 4th grade student at SDN Sungguminasa II Somba Opu District Gowa Regency.

  16. PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA BERBASIS KONSEP GEOMETRI PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulaiman Sulaiman

    2015-10-01

    Full Text Available Abstract The research is experimental research. This study aims to determine the difference in average mathematics students learning outcomes between learning with and without the use of props Pythagoras on cooperative learning model Think Pair Share (TPS. The population was all the students in second grade of SMP Negeri 1 Sukoharjo in the academic year 2014-2015. The samples of the research were taken by using the cluster random sampling technique.Data analysis is using chi-square test andstatistical t-test. Based onthe results ofhypothesis test obtained that there is difference in the averageresult of learningmathematicsbetween experimental classandcontrol class and the averageresults oflearning mathematicsin experimental class is higherthan in control class. Thus,the averageresult of learningthatlearningto usepropsPythagorasoncooperative learning modelThink Pair Share (TPSis higherthanlearningwithout the use ofpropsPythagoras. Keywords:Props, Phytagoras, Think Pair Share

  17. MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DAN HASIL BELAJAR DI SEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elhefni Elhefni

    2011-11-01

    Full Text Available Abstract Cooperative learning is learning that requires students to be responsible for himself and his group are responsible for. With cooperative learning students will more easily find and understand difficult concepts if they were in discussions with his students regularly work in groups to help each other in solving complex problems. In cooperative learning are learning techniques of the type of think-pair-share. Type of cooperative learning model think-pair-share it has the advantage that students can be a lot of time to think, respond, and help each other, the teacher only to deliver the material briefly, then ask a question, then the teacher wants students to think more deeply about the material that has been described and experienced. This technique can encourage students to enthusiastic in working together, and by applying a type of cooperative learning model think-pair-share is expected to better learning outcomes for students who learn on their own. Keywords: Type of cooperative learning model think-pair-share, learning outcomes

  18. Analisis CFD Aliran Udara Panas pada Pengering Tipe Rak dengan Sumber Energi Gas Buang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hablinur Al-Kindi

    2015-04-01

    Full Text Available Hot air from residual biomass combustion in biomass power plant can be used for drying process. The objective of this syudy was to analyze the distribution of hot air inside tray dryer using Computational Fluid Dynamic (CFD and to modify the dryer room for copra drying based on the result of CFD analysis. Result of CFD analysis shows that the distribution of hot air inside dryer room was not homogen among trays. The average temperature at top tray (I was 90.0±10.8oC and bottom tray (IV was below 49oC. Modification of dryer room was carried out by adding partition wall in the end of tray to allow the hot air flow through all trays. After modification, the temperature of drying air inside dryer room increased and the temperature distribution was better than that before modification. Form CFD simulation it was resulted the temperature of drying air at tray I, II, III and IV were 114oC, 124oC, 135oC and 119oC respectively. Fruther modification was carried out to obtain the drying temperature of 75-90oC. This drying temperature was achieved by decreasing the frequency electricity for suction fan from 50 to 25 Hz, 20 Hz and 15 Hz. From CFD simulation was indicated that in order to obtain the temperature inside dryer room of 75-90oC, the frequency of electricity should be decreased to 206.9oC (20 Hz to 230.7oC (25 Hz.

  19. Perbandingan Sifat Fisik Beton Yang Menggunakan Semen Portland Pozzolan Dan Semen Portland Tipe I

    OpenAIRE

    Yusnita, Heni

    2011-01-01

    The research about concrete by using the Portland pozzolan cement and Portland cement type I has been done with the variation of submersion time is 7, 14, 21, and 28 days. The test is done for physics of the concrete. The sample is made from the ingredients 1 cement : 2 sand : 3 pebble. The result of the researching shows that the used of the Portland pozzolan cement can raise the impact of the concrete as much as 9,15% from concrete which uses the Portland cement type I. Orther side for the ...

  20. Keanekaragaman Hymenoptera Parasitika Pada Tipe Ekosistem Berbeda Di Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung

    OpenAIRE

    Saputra, Herry Marta; Maryana, Nina; Pudjianto

    2017-01-01

    Diversity of parasitic Hymenoptera in different ecosystem types in Central Bangka, Bangka-Belitung Islands.Hymenoptera richness is dominated by parasitic species. More than 80% of Hymenoptera play a role as parasitoid on arthropods that are mostly insects. Diversity of parasitic Hymenoptera is widely studied in various types of terrestrial ecosystems including agro-ecosystem and non-agro-ecosystem. This study aimed to invent and compare the diversity of parasitic Hymenoptera in three differen...

  1. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Check untuk Membangun Keterampilan Bertanya Produktif Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Ermavianti

    2016-05-01

    Full Text Available This study aimed for (1 developing the students’ productive questioning ability in the subject of Anatomy and Physiology and (2 improving the students’ productive cognitive learning. This classroom action study was conducted for the X grade students of the Department of Make up and Beauty Teraphy II. It was undertaken during the odd semester of the academic year of 2014/2015. The data was collected by participatory monitoring, questionnaires, and documentary study. The data resulted from the observation, the interviews, and the discussions with collaborators were analysed, identified, interpreted, validated, and inferred descriptively. The results revealed the students’ productive questioning ability development in the subject of Anatomy consists of 9 stages: the concept explanation, groups division, texts distribution, pair-check assignments, role shifts, answers validation, counseling and directing, correct answers validation, and rewards distribution. In the preliminary condition, the students’ questioning ability was scored and categorised as fair. In the second cycle, it achieved higher score and was categorised as good. It was proved by the higher frequency of questions and the more productive reading ability of the students. The students’ performance in the first cycle that was categorised as good and very good were 61.3% and 9.67% respectively. While in the second cycle, 12 students with the percentage of 38.70% were categorised as good and 15 students with the percentage of 48.30% were categorised as very good in productive questioning. Penelitian ini bertujuan untuk (1 membangun keterampilan bertanya produktif siswa pada mata pelajaran anatomi dan fisiologi dan (2 mengembangkan cara berpikir siswa agar terampil secara produktif.  Penelitian ini menggunakan disain Penelitian Tindakan Kelas, dengan setting kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada semester ganjil bagi siswa kelas X Tata Kecantikan 2 tahun ajaran 2014/2015. Teknik pengumpulan data menggunakan pemantauan partisipatif, kuisioner, dan studi dokumentasi. Data hasil pengamatan, wawancara, diskusi dengan kolaborator dan dokumen dianalisis secara deskriptif, identifikasi, interprestasi, validasi dan inferensi. Hasil dari penelitian adalah membangun keterampilan bertanya produktif siswa pada mata pelajaran anatomi terdapat 9 tahapan antara lain: menjelaskan konsep, membagi siswa dalam kelompok, membagikan teks, melaksanakan pair check, siswa bertukar peran, mencocokkan jawaban, membimbing dan mengarahkan, mengecek jawaban benar, dan mendapatkan reward. Kondisi awal yang menunjukkan siswa ketika mengungkapkan pertanyaan secara singkat dan jelas memperoleh kriteria cukup. Pada akhir kegiatan (siklus 2 mengalami peningkatan memperoleh kriteria baik. Hal ini terlihat dari frekwensi siswa dalam bertanya mengalami peningkatan, dan mampu membaca secara produktif sesuai dengan teks/bacaan yang diberikan oleh guru. Indikator kinerja di siklus 1 memperoleh kriteria baik (61,3% dan kriteria sangat baik (9,67%. Pada siklus 2 sebanyak 12 orang (38,70% siswa memperoleh predikat baik, dan sebanyak 15 orang (48,30% memperoleh predikat sangat baik dalam bertanya produktif.

  2. Rancang Bangun Transmisi Daya Serta Pembuatan Sistem Kemudi Mobil Hemat Energi Tipe Urban Concept

    OpenAIRE

    Ardinata, Aljaliil; Syafri, Syafri

    2017-01-01

    Motor vehicles are often used for everyday transportation as well as business tools. The large number of motor vehicles in Indonesia causes excessive air pollution. Air pollution from motor vehicles can cause a greenhouse effect on the world. The price of fuel (Fuel Oil) is also a constraint when prices are soaring, even when the availability of fuel is limited. Based on the problems and needs that have been exposed, Shell Eco Marathon makes the race to create energy-efficient vehicles, whose...

  3. RANCANG BANGUN ALAT PENGERING TIPE RAK DENGAN SYSTEM HYBRID UNTUK USAHA PISANG SALE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Makky

    2008-09-01

    A rack type solar dryer has build with a secondary heat source using gas fireplace. The rack build from light material using fickle timber and aluminums made it become portable. The dryer build with a knock down system, so it can be assemble and disassemble to reposition it in area with better solar recipient. Total weight of this dryer is only 32 kg and consists of four major parts. The first part is solar collector, height 22 cm, width 85 cm and length 187 cm at an angle of 5o to the horizontal axle. The solar collector constructed in wave shape to maximize the acceptance area of solar ray. The collector builds in a glass house frame to optimize the heat dissipation so it can reach Working temperature of 65oC. The fireplace was the second part, and made from rust proof steel. It has dimension of 85 cm width, 65 cm length and 22 cm height. The fireplace filled with 6 liters sand to maximize heat collect from the stove. The stove was the third part; consist of a gas stove and a 5 kg gas tube. The stove can be turn on in rainy day or at night as an alternative heat source for drying process. The tube contain of 3 kg gas that can fuel the stove for 60 hours. The last part was the drying rack with 360 liters volume. It has five cabinets and can fill up to 1500 pieces of dried banana. The rack equipped with a shell type door to simplify the containing process.

  4. Analisis Tipe Staphylococcal Cassette Chromosome mec (SCCmec Isolat Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunarjati Sudigdoadi

    2010-12-01

    Full Text Available Resistance of methicillin resistant Staphylococcus aureus (MRSA were based mainly on insertion of mobile genetic elements namely Staphylococcal cassette chromosome mec (SCCmec in the chromosome of Staphylococcus aureus. SCCmec consists of recombinase genes (ccr, mec genes complex, additional resistance genes, and insertion sequences. Recombinase genes structure mediates transfer of SCCmec from one bacteria to another. Identification of SCCmec is very important to know basic genetic resistance and to predict spreading of MRSA. The aim of this research was to analyze SCCmec type and antimicrobial susceptibility patterns. The design of this study was observational analytic study by typing SCCmec and antimicrobial susceptibility testing on July– December 2007. Isolation and identification of 45 MRSA isolates was performed in the Department of Microbiology, Faculty of Medicine, University of Padjadjaran, whereas identification of mecA gene and typing of SCCmec by multiplex PCR was performed in the Department of Microbiology, Faculty of Medicine, Sriwijaya University, Palembang. The result showed that all isolates contained mecA gene. Multiplex PCR revealed that 40 MRSA isolates had SCCmec type III and 5 isolates with type IV. All SCCmec type III isolates were multiresistant and all of the type IV were not multiresistant. In conclusion, MRSA isolates with SCCmec type III was associated with multiresistant whereas type IV was not.

  5. KEKUATAN GEL GELATIN TIPE B DALAM FORMULASI GRANUL TERHADAP KEMAMPUAN MUKOADHESIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Astri Fajriani

    2009-06-01

    Full Text Available Type B Gelatin Gel Strength in Granule Formulation and its Mucoadhesive Characteristics. Mucoadhesive test of polymer excipient is important for development of oral sustained release dosage form in mucoadhesive system to increase bioavailability of a drug. The study focused on mucoadhesive strength of gelatinus granules in stomach and intestine of rat using bioadhesive and wash off tests. Gelatin is a substance obtained from partially hydrolyzed collagen of skin, white cattle bones and animal bones. Gelatin derived from acid process is called type A gelatin and those from alkali process is called type B gelatin. This research studied the influence of various gel strength of type B gelatins, particularly their mucoadhesive characteristics. Mucoadhesive tests were performed at the concentration of 7.14%, 3.66%, and 2.45% and with gel strength of 328 g Bloom, 230 g Bloom and 119 g Bloom respectively. The results showed that granules formula with 230 g Bloom gel strength showed the best mucoadhesive strength, with adhesion percentage of 100%.

  6. VARIASI SPESIES DIATOM PADA TIPE PERAIRAN BERBEDA UNTUK KEPENTINGAN FORENSIK SEBAGAI PETUNJUK KEMATIAN AKIBAT TENGGELAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adelina Arifiani Purnomo

    2015-05-01

    Full Text Available The purpose of this research was to determine diatom species in Unda River, BadungRiver, Lake Beratan, estuarine and marine waters of Padang Galak, that can be used to indicatedeath scene caused by drowning. Waters collected to 50 liters by using plankton net and carriedin a 25 ml glass bottle. The results of the research found that there were 60 species diatom from26 genera, 23 families, 2 orders, and 1 class. Among the 60 species in this research, can beindicate as 12 species are typical species of Unda River, 5 species are typical species of BadungRiver, 1 species is typical of Lake Beratan, 9 species are typical of Padang Galak Estuary, and 19species are typical to Padang Galak Sea. Among the typical species in every research site, thereare one species that has higher number: Fragilaria sp. 1 in Unda River, Gomphonema sp. 3 inBadung River. Cymbella sp. 3 in Lake Beratan, Cyclotella sp., in Padang Galak Estuarine, andCocconeis sp. 2 in Padang Galak Sea.Keywords: forensic, diatom, river, lake, sea

  7. PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE PROBING PROMPTING BERBANTU MEDIA FLASH CARD TERHADAP HASIL BELAJARIPS TERPADU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rita Diartini

    2017-06-01

    Full Text Available The purpose of this research is to know the effect of learning probing prompting assisted flash card media to the learning outcomes of study of IPS integrated second semester class VII MTs Muhammadiyah Metro academic year 2016/2017.The population in this study is the students of class VII MTs Muhammadiyah Metro academic year 2016/2017 which amounted to 48 students. The sample used is class VIIB MTs Muhammadiyah Metro which amounts to 24 students as experiment class, while class VIIA become control class. This study aims to determine whether there is influence of the use of learning with Probing Prompting Helped Flash Card Media to the results of learning IPS integrated with the formula of simple linear regression. From the data analysis of the results of the study using simple linear regression formula with a significant level of 5% obtained tcount = 3.85 while ttable = 1.72 shows t count > ttable, so the hypothesis accepted, that there is a significant influence from the use of probing prompting model assisted flash card media on the learning outcomes of study of IPS integrated second semester class VII MTs Muhammadiyah Metro academic year 2016/2017. Keywords : Flash card, Learning outcomes, Probing prompting

  8. KANDUNGAN LOGAM BERAT (Hg, Cd, dan Pb DALAM AIR TANAH PADA PERUMAHAN TIPE KECIL DI JABOTABEK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Athena Athena

    2012-09-01

    Full Text Available A survey of heavy metals (Hg, Cd, Pb in drinking water at small and very small houses was conducted in Jakarta, Bogor, Tangerang and Bekasi (Jabotabek, in 1992. The purpose of this study was to get information about water quality and environmental condition of water sources at low cost housing and very low cost housing in Jabotabek. Forty to sixty water samples were taken from each location and analyzed by Atomic Absorption Spectrophotometer. The mercury concentration was analyzed using Cold Vapor Technique, whereas Cd and Pb were analized using The Air-acetylene method. Water samples were collected in dry season and rainy season. Interview of the owners of the house and of environmental observation of the water sources were done to get information about the condition of drinking water sources. The highest concentration of mercury detected in Jakarta was in the rainy season (2.50 mg/l. Cadmium and Lead were detected in Bogor, (Cd: 0.26 mg/l in the rainy season and Pb : 0.16 mg/l in dry season. However 41.5% water samples from Jakarta were exceeding the mercury concentration standard, 25.4% water samples from Bogor were exceeding cadmium concentration standard, and 41.1% water samples from Bogor were exceeding lead concentration standard Heavy metals concentration in drinking water at Bekasi and Tangerang were relatively lower than Bogor and Jakarta. The environmental condition of shallow wells in Bekasi and Tangerang were also better than Bogor and Jakarta.

  9. Meningkatkan Prestasi Pembelajaran Mata Kuliah Dasar-Dasar Pemasaran Global Melalui Metode Pembelajaran Koorperatif Tipe Jigsaw

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Wartini

    2007-06-01

    Full Text Available Conceptual learning will be more qualified if it is supported by an appropriate and good learning method system. To improve the achievement of students’ study result, it needs the  active students’ involvement  who want to think critically toward the real condition in the field. This class action research has an objective to prove that cooperative method, jigsaw type can be implemented in the learning process on each subject whose conceptual type. The subject of this research was Management Department students, Regular Class, 5th semester with the sum was 67 students who got Basics of Management Subject. This research consisted of 3 cycles and found out that the increase of average for pre test and post test score in cycle 1 was 15%, cycle 2 was 20% and cycle 3 was 25%. Whereas the difference of  average increase among cycles were on cycle 1 to cycle 2 was 5%, cycle 2 to cycle 3 was 10%. The finding means there is an increase of achievement on each cycle was 5%. It is appropriate to the hypothesis. Thus, it proved that cooperative learning method , jigsaw type can be applied well to Global Marketing Subject and finally it can improve the students’ learning achievement. Keywords: cooperative method, jigsaw type

  10. Mikrodontia Insisif Lateral Sebagai Salah Satu Manifestasi Oral Penderita Sindrom Down Tipe Mosaik dan Penuh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Willyanti Syarif

    2014-10-01

    Full Text Available Microdontia is the term when tooth size is smaller than normal, also called conical teeth. Etiology is multifactorial. Microdontia, commonly follow the syndromes. Down syndrome is common followed by microdontia. The aim of this study was to find out oral manifestation of mosaic and full trisomy based on the amount of microdontia in incisive lateral. Case study were done in 33 Down syndrome patients, aged 18-90 months consisted of 10 mosaic and 23 full types. Teeth examinations were done by visual examinations of size and form, and referred to Wheeler primary teeth table. The results showed 6.1% of mosaic and full trisomy have one conical teeth in insisifus lateral and 45.5% full trisomy and 3% mosaic have more than one conical teeth ini insisifus lateral. The percentage of the subject showed 60.60% had microdontia and 3.940% had normal size (p=0.02. It is Significant that the conical teeth in full Down syndrome is more than mosaic patient. It shows that full type trisomy has more delayed teeth development.

  11. Penurunan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Melalui Terapi Reiki Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2

    OpenAIRE

    Sylvia, Ester Inung; Yetti, Krisna; Hariyati, Rr.Tutik Sri

    2011-01-01

    Reiki is one of the complementary therapies that are used to decrease blood glucose level. The therapy transfers naturalenergy into the patient's body to synchronize the energy imbalance in the body. The research to examine the effect of Reiki andthe role of the stress and weight factor to decrease blood glucose level of DM type 2 patients was held in a hospital-baseddiabetic club in Jakarta. The design of this study was pre-experimental with the one-group pretest-posttest design. Eighteenpat...

  12. Uji Jarak Ulir Pada Alat Pengempa Minyak Kemiri (Oil Press) Tipe Ulir

    OpenAIRE

    Simanjuntak, Josafat

    2015-01-01

    Basicly, the oil press is designed for pressing the candlenut. This reasearch was on testing of thread pitch variaton of oil press which was aimed to measure the best thread pitch of candlenut oil press. This reasearch was conducted at agriculture engineering laboratory USU on August 2014 – January 2015 using non factorial randomized block design with three grades, i . e 1 cm, 2,5 cm, and 4 cm. Parameters observed were effective capacity, losses, and yield. The best grade for effective capaci...

  13. KAJIAN PENGEMBANGAN KAPAL WISATA BERBASIS ENERGI ALTERNATIF: KOMBINASI LAYAR DAN PANEL SURYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dedi Budi Purwanto

    2015-02-01

    Full Text Available Potensi energi alternatif yaitu angin dan matahari dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk membantu energi kapal wisata di Madura. Desain lambung yang digunakan adalah tipe monohull dan katamaran pada displasemen yang sama sebesar 6 ton, didapatkan besaran hambatan dengan menggunakan analisa numerik CFD yang diperlukan untuk menghitung kebutuhan daya terhadap kecepatan relatif  kapal. Penyelidikan secara numerik dimulai dengan Pre-processing yang meliputi pembuatan geometri benda, dan meshing. tahap pemilihan solver yang meliputi pemilihan boundary-condition, pemilihan model laminar maupun turbulensi aliran, pemilihan jenis fluida dan struktur, dan pemilihan solving-equation bertujuan untuk mendapatkan data gaya-gaya hidrodinamika dan efeknya terhadap lambung kapal maupun layar pada saat menerima aliran fluida. Gaya yang dihasilkan oleh layar dengan bentuk segitiga dengan ukuran lebar sebesar 3 meter dan tinggi sebesar  4 meter, sebesar  0.812 kN. Luasan panel surya yang tersedia untuk kapal monohull sebesar 24m2 mampu memberikan konstribusi power sebesar 3.42 kW, sedangkan untuk tipe katamaran sebesar 54m2 mampu memberikan konstribusi power sebesar 7.7 kW. Kapal monohull dengan L = 12 m, B = 2.4 m, T = 1 m, menggunakan layar dan panel surya memberikan konstribusi kecepatan kapal sebesar 6 knot, sedangkan untuk kapal katamaran dengan ukuran utama L = 12 m , B = 6 m, T = 0.55 m, menggunakan layar dan panel surya memberikan konstribusi kecepatan kapal sebesar 8 knot.

  14. Mengurangi Kecemasan Pemustaka Dalam Proses Penelusuran Informasi Melalui Layanan Virtual Referens di Perpustakaan Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh Very Setiawan

    2017-12-01

    Full Text Available Each individual has different capabilities in addressing the information needs they everyone has different disparities in finding and managing information sources. This is related to differences in ability and confidence of each person. This article aims to examine how virtual referens services are provided by college libraries that can help reduce the anxiety of information needs of the user. The study of this article is done descriptively qualitatively by reviewing some literature related to information tracking activities and forms of referens service that can be applied in the college library. The results of this article explain that, to help reduce the anxiety of information needs of the users in information search, including can be done by providing virtual referens service. The form of virtual reference service that can be done in the library of universities such as: research consultation services conducted by Singapore Management University library, live chat and provision of information in the form of a video conducted by University of Kentucky library, a research guide conducted by Harvard University library, ask librarian service, research assistant service and so on.

  15. MU`JAM `ARABĪ DAN URGENSINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suhaimi Suhaimi

    2011-08-01

    Full Text Available Among the latest problems encountered in the Arabic teaching in Islamic University is the poor ability of students in comprehending Arabic texts, either classic or contemporary ones. This is not only caused by the insufficiency of student ability in understanding sentence structure, but also the scantiness vocabulary mastery. The use of mu’jam ‘arabi as one of the language learning methods is very important. Unfortunately in Islamic university, there is no exclusive Arabic encyclopedia. This paper explores the urgency of mu’jam in coping with some problems of Arabic teaching in Islamic university, such as IAIN, STAIN and others.

  16. SEBUAH KESENJANGAN IMPLEMENTASI INTERNATIONAL FINANCIAL REPORTING STANDARS (IFRS), ANTARA TEORI, PRAKTIK DAN RISET PADA PERGURUAN TINGGI

    OpenAIRE

    Saifhul Anuar Syahdan; Safriansyah Safriansyah; Lisandri Lisandri

    2017-01-01

    Development of accounting theory is a way of theory, practice and research. Three aspects of the accounting development is an integrated whole, which would form a logical reasoning embodied in engineering financial reporting to become a Conceptual Framework. In practical terms, the adoption of IFRS is not an option for Indonesia, but must, in the hope, foreign investment will continue to enter or even increased and we are not isolated in the international arena. Nobes ( 2010) in his book stat...

  17. STRATEGI PENGEMBANGAN PORTOFOLIO PRODUK DIVISI PENERBITAN BUKU-BUKU PERGURUAN TINGGI PT XYZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Otto Zulham

    2016-01-01

    Full Text Available The study aims to help XYZ Company formulate development strategies on the portfolio of college book products. XYZ Company currently has four divisions, each targeting a different segment. To formulate a development strategy, this study used a portfolio of General Electric Matrix (GE and Analysis of Product Life Cycle (PLC. GE Matrix results showed that the categories of the Islamic religion, economics and management, health sciences, social sciences and political education are in the first quadrant, i.e. the appeal in the industry is still high for these categories which were offset by high strength of the company's business. Categories of legal science and psychology are in quadrant II, i.e. the company has a high business strength, but the attractiveness of the industry for these categories is in medium level. The analysis result of PLC, i.e. the Islamic religion, economics and management, psychology, political science are in higher phase, legal studies in a growth phase, while the health and education sciences are in the lower phase. The formulation of strategies for the development of Islamic religion, economics and managements, social and politics is performed by using intensive growth strategy, the market growth strategy, market development strategy, and integrative strategies, legal science and psychology with intensive growth strategy, while health and education sciences with intensive and defensive strategies.Keywords: publishing company, the college book division, GE matrix, PLC analysis

  18. MODEL PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DI PERGURUAN TINGGI DALAM MENUMBUHKAN ENTREPRENEUR MUDA KREATIF DAN INOVATIF DI KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martien Herna Susanti

    2014-06-01

    Full Text Available Thought to bring entrepreneurial education, both integrated in the curriculum and through student activities, was developed by several universities. It is targeted in 2014 that as many as 20 percent of college graduates managed to become a businessman. Creation of entrepreneurs community among lecturers and college graduates is intended to accelerate the addition of the number of entrepreneurs in Indonesia needed to drive economic growth in the nation. Associated with improving the quality and relevance of education, which basically includes the development of the moral aspects, morals, mind, character, knowledge, skills, health, art and culture, the development of these aspects, leads to the improvement and development of life skills, which is realized through the achievement of basic competencies to survive, and able to adapt in order to succeed in life. But in reality the educational institutions have not been able to solve the problem of unemployment and bridging the education and business.

  19. Master Plan UMKM Berbasis Perikanan untuk Meningkatkan Pengolahan Produk Ikan yang Memiliki Nilai Tambah Tinggi

    OpenAIRE

    Meydianawathi, Luh Gede; Wiagustini, Ni Luh Putu; Riana, I Gede

    2014-01-01

    This research aims to generate a Master plan of fisheries-based SME development concept in Bali region, in order to build Bali as the centre for production and processing of fishery products in the Coridor of Bali-Nusa Tenggara. In Year-1 of the study period, the research activities carried out includes three processes, including analysis of the potensial of SMEs, analyzes the business cycle, and identification of barriers and chalenges. By using the method of linear regression analysis, Geog...

  20. Master Plan UMKM Berbasis Perikanan untuk Meningkatkan Pengolahan Produk Ikan yang Memiliki Nilai Tambah Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Riana

    2015-11-01

    Full Text Available This research aims to generate a Master plan of fisheries-based SME development concept in Bali region, in order to build Bali as the centre for production and processing of fishery products in the Coridor of Bali-Nusa Tenggara. In Year-1 of the study period, the research activities carried out includes three processes, including analysis of the potensial of SMEs, analyzes the business cycle, and identification of barriers and chalenges. By using the method of linear regression analysis, Geographic Information System (GIS and Analytical Hierarchy Process (AHP, the study result in Year-1, obtained some information about characteristics of fisheries based SMEs Bali, consisting of: 1 there is positive effect between GDP growth and energy work on the level of productivity (output value of SMEs; 2 the need for development of fisheries-based SMEs in Bali include some operational, capital, and market access aspects. To the Bali Provincial Government, SMEs and the poblic are expected to synergize themselves, in term of institutionally, improving the quality of human recources, empowering financial institutions at the local level, as well as active participation in marketing access to the international level.

  1. PERAKITAN VARIETAS HIBRIDA JAGUNG MANIS BERDAYA HASIL TINGGI DAN TAHAN TERHADAP PENYAKIT BULAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sriani Sujiprihati

    2012-12-01

    Full Text Available Sweet corn is a result of recessive mutation which occurs naturally in gene that controls the conversion of sugar into starch in corn seed endosperm. There are 3 main genes that affect corn sweetness, namely sugary gene (su, sugary enhancer gene (se, and shrunken gene (sh2. This study aims to obtain a general combining ability value for the sweet corn lines, which will be the parent in diallel crosses; obtain the information of general combining ability, specific combining ability, and heterosis value for sweet corn lines; and obtain one or more promising single cross hybrids that will be potential for high yield and resistance to downy mildew disease. The study was conducted from April 2009 until November 2011 at the Experimental Field Centre for Cereal Plant Study (BALITSEREAL, Maros, South Sulawesi. The results showed that five genotypes had moderately high yield: Mr4/SC/BC4-3-1B, Mr14/SC/BC4-6-1B, Mr11/SC/BC4-3-1B, Mr14/SC/BC3-8-1B, and Mr12/SC/BC4-6-1B. The attack level of downy mildew that was classified as resistant has 0 to 7% rate. The combination of crosses that produce better productivity than all the varieties are: C × A (Mr11/SC/BC4-2-1B-1 × Mr12/SC/BC4-5-B-1, A × D (Mr12/SC/BC4-5-B-1 × Mr11/SC/BC4-2-1B-1, E × B (Mr12/SC/BC3-3-1B -1 × Mr14/SC/BC4-6-1B-1, and B × D (Mr11/SC/BC4-2-1B-1 × Mr14/SC/BC4-6-1B-1 . Five hybrids can be continued for the preliminary testing of yields. Twelve candidate varieties do not have yield different than the checked varieties, so it can proceed to a multilocation trials to explore the advantages that can be released as new varieties.

  2. Bias-bias Dikotomi dalam Buku Ajar Matakuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusuf Hanafi

    2014-01-01

    Full Text Available The kind of Islamic sciences being taught in many higher education institutes in Indonesia is that which tends to make students isolated from their world. These Islamic sciences in themselves are kind of separation from the religious and worldly, Islamic and secular. This dichotomous character had inflicted upon the students mentality, who in turn become equally dichotomous in their attitude, and way of thinking. This paper tries to explore this, and attempts to seek the best way in which the dichotomous curriculum can be replaced with the integrative one. It argues that, like the nature of Islam, religious sciences cannot be separated from the non-religious ones. The one must work hand in hand with the other so that. The paper addresses specifically the dilemmas intrinsic within the text book used by many higher religious institutes in the country called “Reorientasi Pendidikan Islam: Menuju Pengembangan Kepribadian Insan Kamil”. The book—we argue—directs the students to adopt a single identity, disregarding therefore the multi and diverse racial, religious and even cultural background of the students. The paper is simply about a warning of the danger of the implication that the book can come up.

  3. STRATEGI BERSAING UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING SEKOLAH TINGGI TEOLOGIA DI UNGARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Putu Ayub Darmawan

    2016-12-01

    Full Text Available This study aimed to design a competitive strategy to improve the competitiveness of STT Simpson. This study was a research and development. The data were collected through observation, FGD (Focus Group Discussion and interviews. Competitive strategies of STT Simpson are 1 Differentiation strategy: STT Simpson can offer theological education class in the evening to optimize the facilities owned for the churches in Ungaran and its surrounding; 2 Cost advantage strategy: STT Simpson has an advantage in some types of costs but STT Simpson still have to adjust the tuition course to prevent the gap with another STT and keep maintaining its competitiveness; 3 Focus strategy: STT Simpson perform its marketing by focusing on youth of the church around GKII; and 4 Marketing communication strategy with various forms of marketing communications utilizing the technologies esvolving by offering characteristics possessed.

  4. MAKANAN TAMBAHAN DENGAN INDEKS GLIKEMIK TINGGI UNTUK PEMENUHAN GIZI ANAK SEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uken S.S. Soetrisno

    2012-11-01

    Full Text Available High Glycaemic Snack Foods for Nutrition Completion of School Children.School lunch program had been launched since 1996, but there is still some problem especially related to the portion size and portion's nutritional value. This study tried to developed snack foods for school children with portion size of 300 Kcal and 5-7 g protein, and evaluated for their glycaemic index and organoleptic quality. Basic ingredients for food formulation were carbohydrate sources: rice, glutinous rice, cassava, or sago; protein sources: soybean, chick peas, peanut, mungbean or tempe; besides other ingredients such as sugar, coconut oil, grated coconut or coconut milk those were added to increase palatability and energy content. Carbohydrate and protein sources were processed under optimal treatment, which were: soaking at pH 5.8-9.6 and followed by overnight drying and roasting at 75-125o C for 30 minutes. Those treatments were to reduce portion size and to increase the glycaemic index. This study involved adult women and school children to evaluate the portion size and the organoleptic quality. Snack foods in form of smooth or coarse sweet jellied dough had good acceptability. The glycaemic index of 15 snack foods are varied between: 64-99. These indexes are considered as moderate to high. Further study is needed to evaluate the energy effectiveness of the snack foods on maintaining and enhancing the work performances of school children.Keywords: formulated food, nutrients, organoleptic evaluation, glycaemic index.

  5. Implementasi Sistem Jaminan Mutu (Quality Assurance Proses Pembelajaran di Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Basuki

    2004-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memonitor implementasi sistem jaminan mutu (Quality Assurance proses pembelajaran jenjang SI di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Unhrersitas Gadjah Mada. Fokus penelitian melipuri proses pelaksanaan, problema yang dihadapi, serta dampak atau perubahan yang dihasilkannya. Model penelitian yang digunakan ialah monitoring kebijakan yang diadopsi dan teori William N. Dunn. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Responden yang dipilih dalam penelitian ini ialah Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ekonomi UGM, Ketua Jurusan Manajemen, Direktur Eksekutif QUE-Project Jurusan Manajemen, Dosen Jurusan Manajemen, para Kepala Sub Bagian, serta 200 mahasiswa Jurusan Manajemen yang dipilih secara acak. Teknik analisis data dilakukan dengan sajian tabel, sajian grafik, dalam hubungannya dengan fungsi monitor­ing yaittu compliance (kepatuhan, eksplanasi, auditing (pemeriksaan, dan akuntansL Temuan pokok dalam penelitian ini ialah pelaksanaan sistem jaminan mutu proses pembelajaran di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi UGM secara eksplisit dimulai sejak Jurusan ini menerima dukungan dana QUE-Project pada tahun 1998. Pelaksanaan program berjalan dan berhasil baik karena komitmen para pelaku, manajemen bagus dengan indikator yang bisa diukur, dan dukungan dana yang memadai. Dampak positif yang terjadi antara lain: (1 terciptanya kultur organisasi yang makin kondusif, (2 peningkatan mutu kinerja dosen, (3 mutu proses pembelajaran yang cukup baik, dan (4 tingkat kepuasan mahasiswa yang cukup tinggL Adapun problema yang dihadapi antara lain: (1 keterbatasan SDM karena cukup banyaknya dosen yang sedang menempuh studi lanjut, dan (2 tidak mudahnya mengintegrasikan antara penilaian kinerja dengan reward and punishment system. Kata kunci: sistem jaminan mutu, pembelajarun diperguruan tinggL

  6. Sistem Informasi Antropometri Terintegrasi Dengan Sistem Tertanam Sebagai Pengukur Berat Dan Tinggi Balita

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nugroho Budi Wicaksono

    2016-01-01

    Full Text Available Indonesian children’s growth are monitored monthly and can be seen by the KMS graphic and posyandu cadre’s book. The data from posyandu activity will be evaluated by the government health department. In practice, there are many obstacles to make posyandu works ideally. First, the cadres of posyandu have a difficulty to use the conventional anthropometric equipment, so the measurement data may not be valid and precise. Second, noting the KMS graphic needs an accuracy. Third, the measurement result in posyandu is not rapidly integrated to the central health data. A technology innovation of automatization anthropometry measurement called OTOTIM designed for infants that supported by an integrated information system is needed to solve those problems. OTOTIM designed to make anthropometric measurement for infants more fast, valid, and accurate. The measurement result will be stored in the database and transferred to an image that describe the nutrition status in the KMS. Microcontroller will process the data from load sensor that measure baby’s weight and ping sensor that measure baby’s height. Then those raw data will be sent to main component of OTOTIM, which is the software itself to gain informative result of measurement, that consist of right suggestion on what kind of treatment used to take care various nutrition condition of infant and comparison against the previous measurement. OTOTIM will also generate statistics which group the infant by nutritional condition for each month. Those statistics will also include information on how percentage of male and female babies which have certain nutritional condition. However those statistic will provide information which is relevant only for specific district as OTOTIM used in regional manner. In order to create statistic which is relevant to consumed by public, those measurement data must be processed in central server which can calculate whole data and grouped them by nutritional condition. OTOTIM introduces the central server that bring synchronization service between OTOTIM software which is installed locally on client PC and the server itself. OTOTIM software have to establish a connection to server to publish subdistrict-specific statistic, however this connection is not mandatory to run primary function. So if client have trouble to connect, this will not interrupt the primary function as OTOTIM supposed to run in less-signal environment.

  7. Citra Institusi, Kepercayaan Mahasiswa, Dan Nilai Jasa Pendidikan Tinggi Sebagai Variabel Anteseden Dari Loyalitas Mahasiswa

    OpenAIRE

    Susan, Marcellia

    2011-01-01

    As an institution which holds an important role in the process of human resource development, a higher education also has responsibility in giving good quality. Even though the need of education makes the demand of education services, the existence of many same services by competitor makes every higher education has to offer the best quality of education services and also has to do many efforts for survival. As an organization which offers service with unique characteristics, the demand of se...

  8. Integritas Akademik dalam Membangun SDM Profesional di Perguruan Tinggi: Kasus Academic Dishonesty STIE Perbanas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Susilo Jahja

    2016-02-01

    Full Text Available This article reviews the academic integrity at STIE Perbanas based on the case of academic dishonesty having occurred at the institution. Kohlberg's concepts of stages in moral development are used to highlight the case review, indicating the mutual, relationship between lecturers, students, and administrative staff in running a better academic atmosphere. At the end, it is suggested that all the three university elements obey both legal compliance and ethical compliance in their achievement of academic integrity.

  9. HUBUNGAN KONSUMSI SUSU DAN KALSIUM DENGAN DENSITAS TULANG DAN TINGGI BADAN REMAJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Hardinsyah

    2012-03-01

    Full Text Available 800x600 Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}   The objective of this study was to analyze the relationship between milk and calcium intake with body height and bone density of adolescent. The study applied a cross sectional design to 246 senior high school students in Bogor. The subject aged 16-17 years old were selected purposively. Milk and calsium intake was derived from the food intake data collected by applying a semi-FFQ method for a week. Bone density (stiffness index was measured by densitometer of achilles insight. The results of the study showed that the mean intake of milk was 170.7±136.3 ml/day with average frequency 6 times/week, and mean intake of calcium was 250.0±212.6 mg/day with contribution of milk was 44.0%. The mean stiffness index of subjects was 97.5±18.3; and the mean stiffness index of boys (104.4±18.9 was significantly higher than girls (92.9±16.3. The calcium intake of milk and calcium intake of calsium-rich foods of non milk was not correlated with the bone density and body height; but milk intake,  frequency and  length of milk intake were correlated with body height and bone density. This implies the important of milk intake in bone density and  linear growth of adolescent. Keywords: milk, calcium intake, bone density, body height, adolescent

  10. PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK BERMUATAN GENDER DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN BERCERITA SISWA SEKOLAH DASAR TINGKAT TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Prasetyo

    2012-11-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  11. Kombinasi Balanced Scorecard dan Objective Matrix Untuk Penilaian Kinerja Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A Aviv Mahmudi

    2016-01-01

    Full Text Available Working Assessment is very essential aspect for a college to keep its excellent quality to face tight competition in either national or international level. The working assessment can be implemented to compare the result with organization strategy, and can also help to plan the upcoming strategy to achieve the final target of organization. The combination of Balanced Scorecard and OMAX is aimed at building the information system of working assessment in a college. Balanced Scorecard in the college is used to determine the strategic purposes, KPI and target, optimistic and pessimistic value. The scoring of each KPI uses AHP method; the scoring of KPI influences on general working score. The scoring of working assessment uses Objective Matrix (OMAX method to know the total result indicator stated by the college, and can find out the total result indicator of each working criterion. The combination of BSC and OMAX can avoid the use of overwhelming data because this model focused on four perspectives, with the important key indicator of a college. Besides, the four perspectives can avoid the orientation of short-term target, because OMAX developed the more obvious frame of time that also focused on the long-term target. This combination was a good integration that can afford to modify hybrid model in determining the score card of a college. BSC changed into the form of OMAX that presented a target in the long period. This combination is also a good integration that can afford to modify a hybrid model in determining the scorecard of the college. BSC changes into the form of OMAX that presents the long-term target.   Keywords: AHP; Balanced scorecard; OMAX; Work assessment; College

  12. POLA PENGAMBILAN KEPUTUSAN WANITA TANI PADA USAHATANI SAYURAN SENTRA SAYURAN DATARAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diarsi Eka Yani

    2013-03-01

    Full Text Available This article aims to determine (1 internal and external characteristics associated with decision-making patterns of women farmers in vegetable farming, (2 decision-making patterns of women farmers in vegetable farming, and (3 the relationship between internal and external characteristics of women farmers in decision-making patterns. Data collected by survey methods. Respondents were all members of the group of women vegetables farmers in the village of Mekarbakti, Pangalengan District, Bandung Regency. Data analysis was performed by using descriptive and inferential Spearman Rank correlation test at 5% level of confidence. The results showed that internal characteristics associated with decision-making patterns of women farmers are age, while the external characteristics associated with decision making patterns of women farmers are farming infrastructure. Decision-making in the activities of tillage, fertilizing, pest and disease control, and marketing, were fully performed by the husband. While determining of businesses activities and purchases of farm fascilities were a joint decision between husband and wife, although the husband was more dominant. Activities in seed selecting, planting, replanting, and harvest timing, decision making were done equally between husband and wife. Artikel ini bertujuan untuk menentukan (1 karakteristik internal dan eksternal yang berhubungan dengan pola pengambilan keputusan wanita tani pada usahatani sayuran, (2 pola pengambilan keputusan wanita tani dalam usahatani sayuran, dan (3 hubungan antara karakteristik internal dan eksternal wanita tani dengan pola pengambilan keputusannya. Data dikumpulkan dengan metode survei. Responden adalah seluruh anggota kelompok wanita tani sayuran di Desa Mekarbakti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Rank Spearman pada taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik internal yang berhubungan dengan pola pengambilan keputusan wanita tani adalah umur, sedangkan karakteristik eksternal yang berhubungan dengan pola pengambilan keputusan wanita tani adalah prasarana usahatani. Pengambilan keputusan untuk kegiatan pengolahan tanah, pemupukan, pengendalian hama penyakit, dan pemasaran, sepenuhnya dilakukan oleh suami. Sedangkan kegiatan penentuan bisnis usahatani dan pembelian saprodi, merupakan keputusan bersama antara suami dan istri, tetapi suami lebih dominan. Adapun kegiatan pemilihan benih, penanaman, penyulaman, dan penetapan waktu panen, pengambilan keputusan dilakukan setara antara suami dan istri.

  13. PERGESERAN PARADIGMA DALAM PENDIDIKAN TINGGI HUKUM (Dari Kurikulum Inti dan Institusional ke Kurikulum Berbasis Kompetensi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Fidiyani

    2010-09-01

    Full Text Available The change of era and labor markets creates demand for graduates college of law must have the necessary competency, whereas the high law education system does not prepare graduates to have competencies that are expected. Therefore, a change from the old curriculum to the Competency Based Curriculum (CBC needs to be done to address these problems. In CBC, competency mapping, teaching paradigm is also shifting from Teacher-Centered Learning (TCL to the Student-Learning Center (SCL. Loads lecture materials are also change from the original emphasis on technical expertise (academic/hardskills to the non-technical skills (softskills are balanced. Expectation with the implementation of CBC on the law of science study program, graduates who can compete and have generated competitiveness in the job market.

  14. PERGESERAN PARADIGMA DALAM PENDIDIKAN TINGGI HUKUM (Dari Kurikulum Inti dan Institusional ke Kurikulum Berbasis Kompetensi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Fidiyani

    2010-10-01

    Full Text Available The change of era and labor markets creates demand for graduates college of law must have the necessary competency, whereas the high law education system does not prepare graduates to have competencies that are expected. Therefore, a change from the old curriculum to the Competency Based Curriculum (CBC needs to be done to address these problems. In CBC, competency mapping, teaching paradigm is also shifting from Teacher-Centered Learning (TCL to the Student-Learning Center (SCL. Loads lecture materials are also change from the original emphasis on technical expertise (academic/hardskills to the non-technical skills (softskills are balanced. Expectation with the implementation of CBC on the law of science study program, graduates who can compete and have generated competitiveness in the job market. Keyword: Competency Based Curriculum, Student-Learning Center, Teacher-Centered Learning, hardskills, softskills.

  15. KADAR IODIUM DALAM GARAM PADA DAERAH DENGAN KASUS HIPOTIROID DAN HIPERTIROID TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Puspita Asturiningtyas

    2017-02-01

    Full Text Available Background. Iodized salt is universal effort to eliminate iodine deficiency disorders (IDD. Iodine consentration in iodized salt needs to be evaluated due to many cases of hypothyroid and hyperthyroidism. Objective. The purpose of this study was to describe whether iodized salt consumed by peoples contributes to hypothyroidism and hyperthyroidism cases. Method. This was a descriptive study in area with the highest cases of hypothyroidism and hyperthyroidism based on data from Klinik Litbang GAKI Magelang 2005-2012. Samples were taken using purposive sampling with a sample size of 90 households per area. Area with the highest case of hyperthyroidism is Mertoyudan Sub District while area with the highest case of hypothyroidism is Salaman Sub Districts, both in Magelang District. Iodine content in salt was by taking sample of salt from households which used for daily consumption. Statistic analysed used were independent sample t test and Chi Square. Result. The results showed that salt consumed in both areas already contains iodine. Salt iodine content level in area with the highest hyperthyroidism (55.1±23.84 ppm was higher than in the area with the highest hypothyroidism (49.79±39.28 ppm. According to the category of iodine content in salt, iodine content below standards (<30 ppm is higher in area with the highest hypohyroidism (25.6 percent. Iodine content above standars (>80 ppm is higher in area with the highest hyperthyroidism (13.2 percent. However iodine content in both areas showed no significant difference (p=0.27. Conclusion. Iodized salt consumption does not contribute to the high case of hypothyroidism or hyperthyroidism. Salt consumed in area with the highest cases of hypothyroidism and hyperthyroidism already contains iodine as standard. It is possible that there are other factors that cause high incidence of hypothyroidism and hyperthyroidism in those areas that needs further research.Keywords: hyperthyroidism, hypothyroidism, iodine, salt

  16. Evaluasi Human Machine Interface Menggunakan Kriteria Usability Pada Sistem E-learning Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Qashlim

    2016-01-01

    Full Text Available Integration HMI with usability in user interface design process is a standart of the success of a website. The design process is done through the approach to the end user to find a problem solution of human machine interface phenomena. It can also generate the maximum level of satisfaction and success of implementation of the website. The purpose of this research is to evaluate HMI using usabilitycriteria to know the application of HMI concept in e-learning and provide proposals for improvements to the HMI. Questionnaire Data were processed using a descriptive analysis and methods of CFA to know the variables that are weakest and which indicators have an important role in shaping the research variables. Evaluation results indicate the application concept of HMI in the e-learning had been done but not the maximum. Data analysis of the results obtained that the main problem lies in the accessibility criteria in the meantime indicator latent variables from forming error prevention, learnability, memorability, visibility and accessibility of influential factor loading values indicated significantly (unidimensionalitas in shaping the criteria of latent variables in first-order CFA. The end result of this research is the proposal of improvement as a HMI solution in the form of principles and technicsuser interface design. This solution is focused on the development of standards for the quality of the interface in e-learning systems and not on the digital learning content presented on the e-learning system. Keywords: Descriptive analisis; Human machine interface; Usability; Confirmatory factor analisys; Elearning

  17. Induksi Mutasi Kalus Embriogenik Gandum (Triticum aestivum L. melalui Iradiasi Sinar Gamma untuk Toleransi Suhu Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ryan Budi Setiawan

    2015-06-01

    Full Text Available Mutation techniques through gamma ray irradiation is useful to support breeding programs for genetic improvement of wheat. Genetic improvement on tolerance to high temperatures is necessary for development of wheat in Indonesia. The purpose of this study was to determine the level of radiosensitivity to be used as the basis for the induction of mutations by gamma ray irradiation on embryogenic callus to obtain putative mutants with high temperature tolerance. Explants used were embryogenic callus cultured on MS medium containing 30 g L-1 sukrosa, 2 g L-1 gelrite, 2 mg L-1 2.4D and 1 mg L-1 picloram. Culture incubated for 6 weeks with temperature 20±4 oC in the room culture. Five irradiation doses (10, 20, 30, 40 and 50 Gy were used in radiosensitivity testing. A factorial, completely randomized design was applied to the experiment. The first factor was selection temperature with three levels (25, 30 and 35 oC, and the second factor was doses of gamma ray iradiation with three levels (10, 20, and 30 Gy. The result showed that radiosensitivity levels varied among varieties, LD20: 7.79 to 18.96 Gy and LD50: 24.29-33.63 Gy. Selayar variety which has highest sensitivity value compared with Dewata and Nias. Increasing doses of iradiation and temperature decrease survival of embryogenic callus, number of embryos, and percentage of germinated plantlets. Based on in vitro selection using high temperature (25, 30, and 35 oC, the obtained 19 putative mutants were derived from embryos that appear on the surface of embryogenic callus survival after irradiation and high temperature selection.Keywords: in vitro selection, putative mutant, radiosensitivity, somatic embryo

  18. KARAKTERISTIK PERSONAL DAN KEPUASAN KERJA TENAGA EDUKATIF PERGURUAN TINGGI DI SURAKARTA

    OpenAIRE

    Sujadi Sujadi

    2009-01-01

    The purpose of this study was to identify variables personal characteristic of education Staff University that explain the job satisfaction. If such variables are identified, efforts can be made to eliminate or reduce the effects of those variables which lead to dissatisfaction and enhance those which lead to satisfaction. The participants were 52 respondents. Participants completed the short form of the Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ) and modified with school and staffing...

  19. KARAKTERISTIK PERSONAL DAN KEPUASAN KERJA TENAGA EDUKATIF PERGURUAN TINGGI DI SURAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sujadi Sujadi

    2009-06-01

    characteristic variables that believed to explain job satisfaction of university staff education (age, gender, education, tenure, supervisor relations, structural position, and functional position were analyzed through ordinary least square analysis to determine the effects of the independent variables job satisfaction. Results revealed university education staff is only marginally satisfied with their jobs. Education, functional occupation, and age of education staff signi ficantly influence of their overall job satisfaction

  20. Rancang Bangun Tata Kelola Kinerja Perguruan Tinggi Menggunakan IT Balanced Scorecard

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Solechan

    2016-05-01

    Full Text Available Budgeting most colleges are not based on good governance and conceptual, but based on short-term needs in each college. Other problems are related to the use of information technology in both hardware, software and brain ware (user in the management of information technology is still not well-thought in its development. This research aims to design a wake-up governance by using the Information Technology IT Balanced Scorecard framework is a system of management, measurement and control quickly, accurately and comprehensively can provide insight to the Leadership of the portrait and the development of information technology in institution. Information system development using SDLC (system development life cycle. College performance measurement method using IT balanced scorecard framework. The results showed that the use of information systems governance college performance using IT Balanced Scorecard help the efficiency and effectiveness in making an evaluation report IT governance, helping the presentation of information and error reduction calculations, the transaction data maintained intact his security, was able to complete the reporting process with fast, speed up the calculation process and the conclusion of the assessment of the performance of the college.

  1. Eksistensi Kejaksaan Tinggi Aceh dalam Melakukan Penyidikan Perkara Tindak Pidana Korupsi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Satria Ferry

    2017-12-01

    Authority of the Attorney as investigator for the time being specifically mentioned in Article 30 paragraph (1 letter d of Law Number 16/2004 on the Attorney determines that the Prosecutor in the Attorney has the authority to investigate such criminal acts specified by law. Certain criminal acts can be interpreted in the form of investigative authority of the special crimes such as corruption, however the Attorney as investigators in combating corruption not bring maximum results. Based on the survey results revealed that the implementation of the authority of the Attorney as investigators in handling corruption cases, where prosecutors act as the investigator concurrently as a public prosecutor and to complete its obligations Prosecutors should cooperate with the other party either as individuals, legal entities and government agencies. The legal consequences arising from the low level of resolution of cases of corruption have led to skewed responses and lack of trust on Indenpendensi Attorney particularly against the prosecution investigator who handled the case.

  2. Minat Bekerja di Perusahaan Jepang di Indonesia pada Mahasiswa Sastra Jepang Semester Akhir di Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Handayani

    2013-11-01

    Full Text Available The term nenkoujoretsu as one characteristic of Japanese culture gives much influence on management system for Japanese companies operating in Indonesia, including promotion system for employee career development. This system is very much different from the promotion system of western companies. Current developments show promotion system in the company does not entirely focus on seniority and age, but focuses on educational background and individual achievement. Thus the implementation of nenkoujoretsu on Japanese companies has changed. Further research related to the implementation of nenkoujoretsu on Japanese companies in Indonesia was conducted by examining working interest in Japanese companies in Indonesia of the Japanese literature students at final semester. The scope of this study was students at final or seventh semester in STBA JIA-Bekasi, Universitas Al Azhar Indonesia-Jakarta, Universitas Darma Persada, STBA LIA-Jakarta, Universitas Bina Nusantara, and Universitas Nasional-Jakarta. This study used questionnaire and literature method. Purpose of this research is readers can understand about student interest in Japanese literature to work in Japanese companies in Indonesia. This study concludes most students of Japanese literature at final or seventh semester are interested in working in Japanese companies. A large part of the reasons for respondents who were interested in working in a foreign company is due to big salary. In addition, performance also plays an important role and determines the position and higher salary than the senior as well as the ability to apply skills in Japanese language and knowledge about Japanese.

  3. E-Learning : Implikasinya Terhadap Pelayanan Perpustakaan Perguruan Tinggi dan Peran Pustakawan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Etty Retno Wulandari

    2017-06-01

    Full Text Available Internet, website, and online learning (e-learning will give a great impact for the library. The library is located at the transition between electronic and printed literature, between traditional education on campus and online learning (e-learning outside the campus. The progress of journals and electronic books also gives effect to all library users. The concept of virtual library can be a bridge between students or lectures to utilize library collections without visiting to the library. The virtual library offers the opportunity in supporting online learning (e-learning. The virtual library has the potential to change fundamental aspects of the classrooms by using the ways that can give great impact in teaching and learning. Technology changes the views of the librarians to their professions, the needs of students and faculties that will lead the change. The librarians need to be proactive in working with students to develop the collection and encourage students in thinking dependently and analyzing critically of available information. Now days, the role of librarian will change according to the changing demands of its users. In the past, the librarians only process the printed information but now they have to process the non-printed collections such as online journal.

  4. Kecenderungan Sivitas Akademika dalam Memilih Sumber Referensi untuk Penyusunan Karya Tulis Ilmiah di Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Supriyanto

    2017-06-01

    Full Text Available Libraries are many stores various reference sources. Library became one of the places to study science. UGM Library has a data includes printed books, electronic books, print journals, online journals, scientific papers lecturer repository. One of the users of the library are Gadjah Mada University academic community who come to the library to look for references to make scientific papers. This study aims to determine the level of user visits a library in one week and knowing the tendency of academics looking for the source of reference in the manufacture of scientific papers. This research using quantitative descriptive method with a sample of 982 based on the formula Slovin. The results showed that; 1. Academics often visit both physical and virtual library by 53% with the intensity of visits 1-2 times a week 2. UGM academic community were divided into 4 groups (Agrokomplek, Health, Saintek, SocioHumanities shows that most online journal as a reference as a source of scientific reference of 22.65%.

  5. MUTU PENDIDIKAN PADA PERGURUAN TINGGI KEAGAMAA: Dari Manajemen Kelembagaan Hingga Konstruksi Kurikulum Interrelasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dakir Elbadiansyah

    2017-07-01

    Full Text Available The development of the quality of religious universities in general is still left behind. One of the causes, construction of the foundation of quality in religious colleges is still partial. This article attempts to identify the quality of general religious college education in Indonesia through critical analysis and offers alternative solutions to improve it. One of the right models to improve the quality of education is the global quality assurance model. This model is an integration of PD Dikti quality standards, quality standards of National Accreditation Board, internal quality audit, Webometric, and religious institutions distingsi standards. As for improving the quality of education and learning of lecturers and students are able to produce learning products in the form of books and scientific articles published in national and international scientific journals as well as increasing the competence of graduates. Therefore the aspects of ontology, epistemology and axiology in the integration of science in the curriculum of education need to be constructed with critical interrelation model. This model is relatively effective enough to anticipate the occurrence of pseudo interconnects, preventing hybridity and new hegemonic scholarship in the pattern of interconnectivity and protect the characteristics of every science.

  6. Karakter Kimia Pupuk Cair Asal Limbah Kulit Pisang Kepok dan Pengaruhnya pada Tinggi Tanaman Kedelai

    OpenAIRE

    Palupi, Nurul Puspita

    2015-01-01

    Chemical Character of Banana Skin Waste Liquid Fertilizer and their influences for the soya beans plant's height. MOL is a collection of microorganisms that can be developed, which serves as a starter in the bokasi or compost production. Utilization of agricultural waste such as fruit unfit for consumption is processed into MOL could increase the added value of waste, and reduce environmental pollution (Juanda, et al., 2011). MOL utilization in organic farming is still much to do, especially ...

  7. Program Perancangan Kegiatan Kredit Mikro (Dana Bergulir Bagi Mahasiswa di Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lasminasih Lasmi

    2016-01-01

    Full Text Available Design Program of Microcredit Activity (Revolving FundFor Students in Higher Education. Systems design of microcredit is generally conducted by financial institutions of which credit is mostly provided for private sectors, both large and small medium Enterprises (SMEs. However, credit for new entrepreneurs, especially for college students, who want to start a business has never been provided formally due to numerous factors and among others is because of the absence of collateral. Meanwhile, in order to stimulate the eagerness of running a business, credit is inevitably essential. Hence, this study is proposing a comprehensive systems design to overcome any potential problems between new entreprenurs in getting credit from financial intitutions. This systems design handles a series of processes in granting credit which starts from screening and selecting business proposals. When the proposals are accepted and the credit is granted, then they will get processes of mentoring, training, exhibition and finally process of monitoring through financial reports. Also there will be internet facility of integrated microcredit information system to ease communication between the new entrepreneurs, mentors and financial institutions. This systems design can enhance success for the new entrepreneurs and diminish any potential risks of unable to repay the credit. So when the business starts to grow, they can apply for bigger credit.DOI: 10.15408/ess.v5i1.2329

  8. Pencegahan primer pada anak yang berisiko karies tinggi (Primary prevention in children with high caries risk

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ami Angela

    2005-09-01

    Full Text Available Oral and dental health has got improvement tremendously over the last century but the prevalence of dental caries in children has remained a significant clinical problem. Caries risk varies between individuals according to each subject’s balance between factors exposing to and protecting from caries attack. It is important to assess the risk of caries for all patients on a routine basis. Caries risk is divided into three levels: high, moderate, and low. Thereby, the dental professional is better to make a specific prevention and treatment recommendations to reduce a child risk and improve overall oral health. The goal of caries-risk assessment and preventive treatment is to eliminate caries or at least to reduce the high-caries occurrence down to the level of the remaining part of the age group. Preventive treatment is divided into three parts: primary, secondary, and tertiary prevention. This paper describes the primary prevention in children with high caries risk by behavior modification and tooth protection. Behavior modification is about dental health education, oral hygiene, diet and sugar consumption, sugar-free chewing gum and sugar-free medicines. Tooth protection is about sealant, usage of flouride and chlorhexidine.

  9. Strategi Cyber Public Relations dalam Pembentukan Citra Institusi Pendidikan Tinggi Swasta

    OpenAIRE

    Gita Aprinta E. B.

    2016-01-01

    As a strategy public relations, cyber public relations gives the new meaning for public relations practioners, especially in buliding positive image of private university (PTS). Trough cyber public relations, communcation between PTS and it public, can be bridge quickly and easy. Moreover, cyber public relations strategy provides dynamic and personal interaction, so that public posses their personal intepretation about the PTS.

  10. PENGARUH PERAN GENDER DAN PEMELIHARAAN LINGKUNGAN MIKRO TERHADAP KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF KELUARGA PETANI DATARAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atika Rahma

    2015-05-01

    Full Text Available The study aimed to analyze the effect of gender roles and micro environment maintenance on subjective well-being of farmer families in Sindangjaya Village, Cipanas Sub-District, Cianjur District, West Java Province. Samples as much as 100 farmer families were selected purposively. Data was collected by interview and observation the home environment. The data collected include family characteristics, characteristics of the home environment, family problems (economic, home environment, and agriculture, micro environment maintenance (hygiene and health, pesticide management, children protection, and homeyard management, the division of gender roles (public, domestic, and social community, and family well-being (physical, economic, social, psychological, homeyard conditions, and garden conditions. Multiple linear regression analysis showed that family income (β=0,222, p<0,05, family problems (β=-0,294, p<0,01, and micro environment maintenance (β=0,250, p<0,01 significantly affects the subjective family well-being. Increasing the family income and better of micro environment maintenance can increase the family subjective well-being. Increasing the family problem will reduce the family subjective well-being. Meanwhile, gender roles no significantly effect on subjective family wellbeing.

  11. KEANEKARAGAMAN SPESIES TUMBUHAN DI AREALNILAI KONSERVASI TINGGI (NKT PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PROVINSI RIAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hafizah Nahlunnisa

    2016-11-01

    Full Text Available Palm oil plantation is important role of increased economic in Indonesia. Beside of that, the exsistence of palm oil plantation has negative effect in ecology, that is decreasead of plant diversity. The area of high conservation value (HCV is an effort to reducing the negative impact of oil palm plantation. The purpose of this study is to identify the level of diversity of plant species and forms of community interaction in the area of HCV. It is can used to basic of management of HCV areas that can be exploited in a sustainable manner. Data collected in the three palm oil companies in Riau Province that PTPN V, PT Mitra Unggul Pusaka (MUP, and PT Ivomas Tunggal on March till April 2016. The data collection was using a single plot and interviews. Data were analyzed using Margalef diversity index, Shannon wiener index, Evenness index, and descriptive analysis. The result showed that the level of diversity of plant species in HCV in each company is different. The highest value of plant based species richness Margalef index is PTPN V (16,836, while the value of the highest plant species diversity by Shannon wiener index is PT MUP (3,773. The highest value by evenness index is PT MUP (0,901.Community interaction that occurs in the region of HCV is utilization such as animal feed, food plants, firewood, and the honey-producing trees.Keywords: diversity of species,interaction, oil palm plantations, plants

  12. Uji Aktivitas Antibakteri Propolis Trigona Spp. Asal Bukit Tinggi pada Tikus Putih Sprague-Dawle

    OpenAIRE

    Kurniawati, Desy

    2011-01-01

    Penggunaan beberapa antibiotik telah dilarang di banyak negara karena munculnyaresistansi antibiotik pada bakteri patogen terhadap manusia. Tujuan penelitian ini adalahmenganalisis potensi antibakteri Propolis Trigona spp. Propolis diekstraksi dengan maserasiberulang sarang Trigona spp dengan etanol, dan pelarut dihilangkan dengan pengeringanbeku. Tiga jenis propolis digunakan untuk menganalisis potensi antibakteri, propolis mentah,2% propolis mikrokapsul (% M2) dan 4% propolis mikrokapsul (M...

  13. Konsumsi makanan tinggi natrium, kesukaan rasa asin, berat badan, dan tekanan darah pada anak sekolah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heni Hendriyani

    2016-01-01

    Full Text Available Background: It is a fact that natrium consumption relates to hypertension and the risk of heart disease and stroke. Even though it is common happened in later life, hypertension can be started in early age. Objective: The aim of the study is to identify salty food preference, high natrium food consumption, natrium intake, weight and its correlation with blood pressure among schoolchildren. Method: The study used cross-sectional design. There were 151 samples from junior high school chosen by purposive sampling. Food salty level data was assessed by eating the snack with three different salt concentration. High and low natrium source food and natrium intake data were taken using semi-quantitative food frequency questionnaire. Blood pressure was measured by sphygmomanometer digital. Bivariate analysis was used Chi-square and Rank Spearman test. Results: The study revealed that 74,2% children prefer snack with the salt level above recommendation (> 0,5 gr salt per portion . There were 22,5% children have natrium intake from food only ≥2000 mg (above recommendation. As much as 35,8% children fall into hypertension category based on their blood pressure (BP level. There was a significant relationship between high natrium food consumption score with natrium intake (p=0,002. There were significant correlation between weight with systolic and diastolic BP ((p=0,000 r=-0,549 and p=0,000 r=-0,412. There were no correlation between atrium intake with systolic and diastolic BP (p=0,764;  r= 0,0025 and p=0,819 r=0,19. Conclusion: Healthy food and maintaining normal weight information and education must be done for children as early as possible.

  14. PENGARUH MAKANAN TAMBAHAN GLIKEMIK TINGGI TERHADAP PENINGKATAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uken SS Soetrisno

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACTBackground: Lack of both macro and micro nutrients caused the inhibition on mental and intellectual development. Most of the study related to nutritional status of school children indicated the hidden hunger syndrome, where the student did not have breakfast or something to eat during school time which caused low performance in school. Some interventions had been done to improve their school performances, such as giving iron tablets or traditional school lunch three times a week. Neither of those practices gave good results. Process foods especially carbohydrate part can increase its absorbability to make blood glucose in the normal level during study time. The food formulas using processed carbohydrates had been developed to make high glycaemic index snack for school children. Objectives: The study objectives were to evaluate the effect of high glycaemic index foods on school performance of the elementary school children.Methods: Samples came from two diferrent elementary schools were purposively selected into 2 groups. One school as control group and the other one as treatment group. Each school consisted of 3rd + 4th grades and 5th +6th grades, with 56 children per grades. Control groups were given snack foods were bought from vendor around the school, while the treatment groups were given the high glycaemic snack foods prepared in laboratory. Foods were given at break time, every day in the first month of intervention; 3 times a week during the second month and none during the third month. Anthropometric measurement, blood glucose, Hb, Ht and school performances were evaluated every month during intervention. The data were analyzed to compare the changes in all variables measured on all groups using Studentized-t test. Results: Body weight of both groups increased after one month intervention, especially for younger students, and those were significant increase after 3 months intervention. Hemoglobin level did not change significantly, while blood glucose increased in the first and second month of intervention in the treatment group.; it was the opposite of the control group. Daily intervention significantly increased the school performance of the younger students in the treatment group. After 3 months study, the school performance in all groups were higher than that before intervention. Conclusions: High glycaemic snacks foods had smaller portion size than common snack foods sold in the school area, had higher nutrient content, and were accepted well. School performance of treatment group were better than that of control group, especially if the snack food given daily. The results can be implemented on the national school lunch program while promoting the local food based snacks. [Penel Gizi Makan 2005,28(2: 83-91] Keywords: school lunch, high glycaemic index, school performance.

  15. TOTAL QUALITY MANAGEMENT: PARADIGMA BARU MANAGEMEN PERGURUAN TINGGI DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN KUALITAS PENDIDIKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wariyanti Wariyanti

    2017-02-01

    Full Text Available College is one of the means to build community. Universities can also be regarded as the agent of change in society and even the world. Humans were expected today are capable of developing their potential throughout. Overview whole human beings has been defined in the law No. 20 of 2003 on the System Pendidian National Article 3 which states that the National Education aims at developing students' potentials in order to become a man of faith and fear of God Almighty, noble, healthy, knowledgeable, skilled, creative, independent, and become citizens of a democratic and accountable. Based on these conditions, a University is a public institution undertaking the community to help to create students who have the expected quality. With the demands of current conditions it is necessary seoramg leaders and members who have high performance in managing and running the educational process. While universities are expected are universities which have members who are always learning to achieve a change for the better in serving the community.

  16. Kualitas Pengajar dan Hubungannya dengan Kepuasan Mahasiswa di Sekolah Tinggi Pariwisata X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kukuh Galih Subekti

    2010-11-01

    Full Text Available Educational institution as a provider of skilled manpower in the tourism industry is the focus of the research field of tourism. Education was instrumental in creating quality human resources. Education in the teaching process can be interpreted as a process of creating a quality resource. Today many emerging institutions or educational institutions have a similar goal, promoting competition in terms of absorption of students with the advanced system of teaching, facilities and quality teachers. Students as customers of the educational institution require the services here in the form of reciprocal teaching with payments to educational institutions. Students can stay in one educational institution if the service of educational institutions provides benefits to student functions. 

  17. SEBUAH KESENJANGAN IMPLEMENTASI INTERNATIONAL FINANCIAL REPORTING STANDARS (IFRS, ANTARA TEORI, PRAKTIK DAN RISET PADA PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saifhul Anuar Syahdan

    2017-05-01

    Full Text Available Development of accounting theory is a way of theory, practice and research. Three aspects of the accounting development is an integrated whole, which would form a logical reasoning embodied in engineering financial reporting to become a Conceptual Framework. In practical terms, the adoption of IFRS is not an option for Indonesia, but must, in the hope, foreign investment will continue to enter or even increased and we are not isolated in the international arena. Nobes ( 2010 in his book states that, the International Accounting Standards have an important role in developing countries. Adoption of IFRS is the cheapest way for these countries than setting its own standards. Since January 1 st, 2012, Indonesia has adopted IFRS, there is a gap or imbalance between academics accounting practices and understanding regarding the implementation of IFRS in Indonesia. It should be encouraged readiness for accountants, auditors, management, Tax Officials, and regulators and academics to begin adjusting to the provisions of IFRS

  18. PERILAKU RISIKO TINGGI PENULARAN HIV PADA REMAJA DI INDONESIA, 2004-2005

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Bisara Lolong

    2012-11-01

    Full Text Available The major routes for HIV transmission in Indonesia are injecting drug use and heterosexual activity. More than halve of the proportion of estimation 2006 of people living with HIV/AIDS were IDUs. Around 70 percent of all reported AIDS cases of IDUs in Indonesia occur among those in the age group of15-29 years. It indicates that young people are not only at high risk of contracting HIV infection but already constitute a significant percentage of people living with HIV/AIDS. This article is examines adolescent risk behavior on HIV transmission in Indonesia. The data were obtained from Behavioral Surveillance Survey 2004-2005 of 6352 female sex workers and 2969 their clients in 14 provinces, 1052 transsexual in four provinces, and 1795 IDUs in five cities as well as 1001 male student and 1159 female student in two cities. This survey reveals that adolescent's high risk behavior on HIV transmission is not only through injecting drug use but also through heterosexual. Of great concern is that 40 percent of the female sex workers and more than halve of IDUs aged 15-24 years. Findings also show that risk behavior is associated with age of respondent. Younger ages of IDUs were more like to have more than one sex partners and sharing needle; and again 27 percent of younger ages 15-19 year have started to be involved in high risk behavior as IDUs age below 15 compared to age 20-24 and 25+ nine and one percent respectively. Furthermore, the younger ages of sex workers and their clients were less likely to use condoms; and around 25-60 percent of them have begun to work as commercial sex workers age below 20.The findings of this survey raise concern about risk behavior of HIV transmission among adolescent. The need to focus more policy and program attention on adolescent sexuality and drug use behavior is compelling. Keywords : adolescence, risk behavior, HIV transmission

  19. Optimalisasi Model Manajemen Wakaf: Peran Pendidikan Tinggi Dan Audit Sektor Publik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chandra Suparno

    2016-08-01

    Abstract The goal of this paper is to develop a model for waqf empowerment through the integration of waqf potential and higher education institution and public-sector auditing in Indonesia. In developing a model in this paper, a literture study approach was employed. Since the existence of a great waqf potential in Indonesia has not been cultivated optimally, it is a big opportunity for educational sector to transform this challenge into a great benefit for creating a mutual cooperation between higher education institution, public-sector auditing and waqf institution in term of enhancing and empowering the existence of waqf institustion as a professional economic entity. Keyword:Good Governance, Education, Public-Sector Auditing, Waqf

  20. Tenun Dan Penerapannya pada Desain Interior sebagai Warisan Budaya yang Memiliki Nilai Jual yang Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Grace Hartanti

    2011-04-01

    Full Text Available Weaving is one of the traditional fabric cultural arts of Indonesia produced in various regions across the archipelago (Sumatra, Kalimantan, Bali, Sulawesi, Lombok, Sumbawa, etc.. Weaving has a significance, historical value, and high technique both in terms of colors, patterns, materials and type of yarn used and each region has the characteristics of each. Weaving as one of high cultural heritage (Heritage is the pride of Indonesia which may reflect national identity. Therefore, weaving both in terms of production engineering, design and the resulting product should be maintained and preserved its existence, and promoted for reuse. One of them in the world of interior design can be used as an aesthetic element to promote local cultural elements (local content of Indonesia. 

  1. PENJAMINAN MUTU PERGURUAN TINGGI: DILEMA POLITIK ORGANISASI DAN URGENSI PENGGUNAAN PROFESIONAL EKSTERNAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afred Suci

    2017-08-01

    Full Text Available Higher education institutions (HEI are encouraged to develop Internal Quality Assurance System (IQAS that could assist the process of external audit, accreditation and to face the tight competition. General phenomenon of HEI’sIQAS,so far, is still away from qualified and even practically tends to be manipulative. This literature-based article aims to review the role of leadership in campus political practice and the urgence of external professional usage in order to improve internal quality assurance in HEI. The study reveals that improper campus political practice has become the bottleneck for the effectiveness of IQAS. It needs a fundamental change of top leader’s paradigm, particularly in the policy of internal auditor placement. A revolutionary breakthrough of hiring external professional tobe placed as internal auditor seems to be needed, specifically to keep the independency and objectivity, as well as to assure the qualified performance of all units in HEI.

  2. TINGKAT KESEMBUHAN TB PARU PADA ANAK BALITA YANG MENDAPAT SUPLEMENTASI VITAMIN A DOSIS TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susi S. Suwardi

    2012-11-01

    Full Text Available THE RECOVERY RATE OF PULMONARY TUBERCULOSIS OF THE UNDERFIVE CHILDREN SUPPLEMENTED BY HIGHDOSE VITAMIN A.Background: Tuberculosis (TB is the most common cause of death among other Infection disease. It Is recognized thattuberculosis affects various age groups, Including underfive children. The complete and fast treatments are needed to reduce the prevalence and Incidence of TB in the communities. Considering the role of vitamin A In reducing the severely of Infection, supplementation of hlghdose (200.000 IU vitamin A in every two months for 6 months will be helpful to increase recovery rate of pulmonary tuberculosis.Design: This study was conducted at the hospital in Bogor region. Sample size was 66 children of underfive years old, whowere suffered pulmonary TB according to Mantoux test, clinical examination, and chest x-ray (CXR. Physical examination, morbidity, and anthropometric data were assessed every month. Food consumption recall, serum vitamin A concentration, hemoglobin content, hematocrit, blood sedimen rate (BSR, and CXR were assessed at 0 and 6 months. The children wererandomly assigned to either vitamin A-supplemented (AS, n=33 group or vitamin A-unsupplemented (AUS, n=37. All of the children were treated by isoniazide, ethambutol and rifampicin. The recovery rate was assessed according to the score of 3 variabels: nutrition status, BSR, and CXR.Results: Nutrition status and hemoglobin increased significantly in both groups (p<0,05. The clinical symptoms subsided and BSR decreased in both groups, but was not significant different between groups. The CXR data showed there were improvement in 84,5% of AS group and 67,7% of AUS group. There were scoring improvement of the recovery rate in bothgroups, but was not significant different between groups.Conclusions: There was significant relation between vitamin A status and the recovery rate of pulmonary tuberculosis, but was not significant different between groups.Keywords: tuberculosis, vitamin A supplementation, recovery rate

  3. Integrasi concise learning method dengan mind mapping dalam pembelajaran matematika di perguruan tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ciptianingsari Ayu Vitantri

    2017-11-01

    Full Text Available [Bahasa]: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan, pemahaman konsep, dan respon mahasiswa terhadap pembelajaran CLM  yang diintegrasikan dengan mind mapping pada mata kuliah aljabar linier elementer I. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian adalah mahasiswa prodi matematika dan pendidikan matematika semester gasal tahun ajaran 2016/2017 yang mengambil mata kuliah aljabar linier elementer I. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan instrumen pendukung yaitu lembar observasi, tes pemahaman konsep, angket respon, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan: 1 Langkah-langkah pembelajaran CLM yang diintegrasikan dengan mind mapping meliputi preview, participate, process (mengolah informasi dalam bentuk mind mapping, practice, dan produce. 2 Pemahaman konsep mahasiswa mengalami peningkatan setelah pembelajaran. Dan 3 Mahasiswa memberikan respon positif terhadap pelaksanaan pembelajaran CLM yang diintegrasikan dengan mind mapping. Kata kunci: Concise Learning Method; Mind Mapping; Pemahaman Konsep; Respon; Aljabar Linier Elementer. [English]: This research aimed to describe the implementation, students’ understanding and their responses on CLM integrated with mind mapping on Linear Elementary Algebra I course,  This research was qualitative descriptive research with the subjects involved were students of mathematics and mathematics education on 2016/2017 academic year who took Linear Elementary Algebra I course. The main instrument in this research was the researcher and the supporting instruments used are observation sheet, test, response questionnaire, and interview guide. The results showed that: 1 The steps of CLM integrated with mind mapping include preview, participate, process (process all information into mind mapping, practice, and produce. 2 The students’ understanding of the mathematics concept of were developed. And 3 the students responded positively to the implementation of CLM integrated with mind mapping by showing enjoyment in the course. Keywords: Concise Learning Method; Mind Mapping; Understanding of Concept; Responses; Linear Elementary Algebra.

  4. Psychological Contract Sebagai Alternatif dalam Meninjau Pemenuhan Harapan Akademik di Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    rezki ashriyana sulistiobudi

    2017-07-01

    Full Text Available Abstract Higher education, as an institution that generates the nation's next future leader, is no longer burdened with merely providing knowledge alone. Human resource competitiveness was being one of higher education responsibility to complete, to achieve a great quality of their graduates. Hope that emerged from the students on the fulfillment of obligations towards their university becomes something that can not be separated from the quality of the graduates. Psychological contract as a concept that can explain it, has not been widely studied in a higher education setting especially in Indonesia. The number of measuring instruments has its version on some theoretical models raises curiosity as to what is actually appropriate. Through the method of literature review, it was carried out a critical discussion of the components in the measurement of psychological contract at higher education institutions. The exposure in understanding the dynamics of inter-dimensional and determine the appropriate model based on the characteristics of each academic institution. At least, measurement of psychological contract used in higher education setting should be both of promissory (transactional and non-promissory (relational dimension. Surely, it always needs to adjust to the conditions and situations relevantly in each institution. Therefore, it would be possible to bring various indicators in each of dimension.

  5. Kematangan Karir Mahasiswa Jurusan Tarbiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN Samarinda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lina Revilla Malik

    2015-06-01

    Full Text Available The objective of this study was to describe the level of career readiness of the education faculty students of STAIN Samarinda and the aspects of career readiness of the education faculty students of STAIN Samarinda. The sample of this study was 92 students of the education faculty students. The researcher used stratified random sampling in this study. The data were collected by using questionnaires. The data were analized through rating scale. The result of findings shows that the level of career readiness of the education faculty students of STAIN Samarinda was 73% with 17.156 interval or it is categorized as “Good”. It is affected by the ages of the respondents in the age of 18 – 25 years old which means they are in the sub level of transition and trial little commitment. It is also affected by the factors of interest, skill, and personality. The aspects of career readiness of the education faculty students of STAIN Samarinda are as follows: 1 Career planning is 73.12%, categorized as “Good”. It is affected by the respondents’ knowledge of workfield, interest, education, extra-curricular activities, and spare-times activities. 2 Career exploration is 68.7%, categorized as “Good”. It is affected by the respondents’ family background and social life interaction. 3 Career decision is 76.3%, categorized as “Good”. It is affected by the respondents’ social economical background. 4 Work-field information is 73.5%, categorized as “Good”. It is affected by the educational and economical background of the respondents’ parents.

  6. Perlunya Paradigma Baru dalam Pemberdayaan Perguruan Tinggi dalam Konteks Pembangunan Bangsa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wayan Koster

    2016-02-01

    Full Text Available The low budget and equal opportunity in education which become the orientation of the education policies are resulted in the quality of universities in Indonesia which were lower than other Asian universities. Consequently, the development of professional human resources would not go smoothly. To resolve this, the government needs to apply a new paradigm to develop the universities by changing the orientation of education development policy, increasing the educational budget as well as declaring the universities as the center of nation development

  7. Sistem Evaluasi Jamunan Mutu Menggunakan Rule Based System Untuk Monitoring Mutu Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartono

    2017-05-01

    Full Text Available The needs for continuous quality improvement resulting in the more complex. The research aims to develop system of quality assurance evaluation using rule based system to monitor the quality of higher education. This process of the research begins by documenting the daily activity of study program which consists of lecturer data, research data, service data, staff data, student data, and infrastructure data into a database. The data were evaluated by using rule based system  by adopting rules on quality standards of study program of National Accreditation Board for Higher Education as the knowledge base. Evaluation process was carried out by using the forward chaining methods by matching the existing data to the knowledge base to determine the quality status of each quality standard. While the reccomendation process was carried out by using the backward chaining methods by matching the results of quality status to the desired projection of quality status to determine the nearest target which can be achieved. The result of the research is system of quality assurance evaluation with rule based system that is capable of producing an output system in the form of internal evaluation report and recommendation system that can be used to monitor the quality of higher education.

  8. SNACK BAR TINGGI SERAT BERBASIS TEPUNG AMPAS TAHU (OKARA DAN TEPUNG UBI UNGU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nuri Rachmayani 1

    2017-12-01

    Full Text Available Unbalanced dietary consumption, lack of dietary fiber intake and low physical activity could lead to excessive nutrients resulting in obesity. This research aims to create high-fiber snack food in the form of snack bar made from pulp of tofu flour (okara, purple sweet potato flour, and cornstarch. The experimental design was a complete factorial randomized design with two variables and two replications. Two variables tested were the ratio between purple sweet potato flour and cornstarch of 1:1 and 1:2 (w/w, and the addition okara of 20, 25, and 30%. As a control, a snack bar was made from wheat flour. The analysis performed include sensory and physicochemical analysis. The recommended high-fiber healthy snack bar was the snack bar made from 20% okara, with a ratio of purple sweet potato flour to cornstarch of 1:2 (w/w. This snack bar had a sensory score of 4.31 on the overall attribute which means neutral. The anthocyanin level of the cookies was 1.97 mg/100 g (db and dietary fiber level was 13.87% (db, therefore they can be categorized as high fiber okara food according to the head of BPOM regulation number HK 03.1.23.11.11.09909 year 2011.