WorldWideScience

Sample records for systems primenenie gis-sistem

  1. Pemodelan UML Sistem Informasi Geografis Pasar Tradisional Kota Pekanbaru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutejo Sutejo

    2017-01-01

    Full Text Available AbstrakDunia sistem informasi terdapat banyak model sistem informasi, kaitan pasar dengan sistem informasi geografis adalah untuk memberikan berbagai macam informasi, terutama letak geografis pasar tersebut. Pentingnya informasi ini memberi banyak inspirasi terhadap pembuat model untuk merancang sistem-sistem yang mendekati dunia nyata. Model sistem informasi juga diharapkan dapat digunakan sebagai alat prediksi kejadian di masa depan dengan mendasarkan pada data yang ada pada masa lalu dan masa sekarang. Sistem Informasi Geografis (SIG ini di rancang untuk mengumpulkan data, meyimpan dan mengubah data, serta menganalisis objek beserta data geografis yang bersifat penting untuk di analisis. GIS yang disajikan dengan berbasis web pada perancangan ini juga dapat digunakan sebagai alat pemberian informasi kepada masyarakat luas. Hasil penelitian dengan pemodelan UML (Unified Modelling Language sangat membantu dalam proses perancangan sebuah sistem informasi geografis pasar tradisional serta aplikasi sistem informasi geografis pasar tradisional berbasis web ini dapat digunakan sebagai sarana informasi pasar, khususnya bagi para calon pedagang yang ingin berdagang di salah satu pasar tradisional yang ada di Kota Pekanbaru. Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis, Web, Pasar Tradisional, Pemodelan, UML. AbstractThe world of information systems provides many models of information systems, the link of market with a geographic information system is to provide various kinds of information, specially the geographical markets. The importance of this information gives a lot of inspiration for the model makers to design systems that approximates the real world. Model of information system is also expected to be used as predictors of future events by basing on the existing data on past and present. Geographic Information Systems (GIS is designed to collect data, store and modify data, and analyzing object along with geographic data which is important for

  2. SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PERJALANAN WISATA DI KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Danny Manongga

    2009-01-01

    Full Text Available Tourist information system is an information system which built to fulfil the needs of information from tourists. This kind of information can be split into three major phases: pre-visiting information (before the trip, in site information and post-visiting (after the trip information. A good tourist information system should support all of this phase. But in this case, the system will more concern to the second phase. In the second phase, the tourist already has a plan, what he wants to see, and what he wants to do and knows all the information required. Information from a guide book or map will help them find a location of a place or which way they should take and help them figured out the location of the places. To provide this kind of information, geographic information system (GIS seems to be a good tool to handle this problem. GIS has capability to provide information and deliver them as guidance to user in a map form. The map consists of some space data and description about that space data. GIS could provide information such as a map of the important places like hotel, restaurant, tourist site, bank and the others, and about the street that pass all the places and providing some description about the places or street. This system will be applied to Semarang, with the searching tool as a major tools and information about all the tourism facilities in Semarang provided for the tourist with some pictures of them. With all the capability of GIS may tourist could have some guidance to help them along their trip in Semarang. Abstract in Bahasa Indonesia: Sistem informasi wisata adalah sistem informasi yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan informasi wisatawan. Informasi dibedakan menjadi tiga bagian yaitu informasi sebelum perjalanan, informasi saat perjalanan dan informasi setelah perjalanan. Sebuah sistem informasi wisata yang baik harus dapat menyediakan informasi dari keseluruhan bagian tersebut. Penelitian ini menekankan pada bagian yang

  3. Sistem Reminder Donor Darah dengan Memanfaatkan Teknologi Location Based Service

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismail Abdus Shobar

    2016-11-01

    Full Text Available Donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan yang bertujuan untuk membantu anggota masyarakat yang membutuhkan darah. Kegiatan donor darah diselenggarakan dan dikelola oleh Palang Merah Indonesia. Menurut catatan Palang Merah Indonesia, secara keseluruhan kebutuhan kantung darah yang tidak terpenuhi melebihi satu juta kantung darah. Untuk itu dibutuhkan peningkatan produksi kantung darah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah perancangan suatu sistem informasi geografis (GIS yang memudahkan pendonor untuk mendonorkan darahnya kembali dengan reminder donor darah dan membantu PMI mendapatkan kantung darah. Makalah ini membahas perancangan sistem reminder donor darah dengan menggunakan teknologi location based service. Kemudian untuk menguji sistem, dibuatkan sebuah prototype dengan hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa sistem reminder donor darah dapat memudahkan pendonor dalam mendonorkan darahnya kembali sehingga memberikan motivasi bagi pendonor untuk lebih giat dalam mendonorkan darahnya. Sistem ini berpotensi meningkatkan produktivitas PMI dalam mengumpulkan kantong darah sehingga pemenuhan kebutuhan kantung darah masyarakat dapat meningkat yang pada akhirnya dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa manusia khususnya di Indonesia. Kata kunci: donor darah, reminder, GIS, location based service.

  4. Model Penilaian Risiko Kebakaran Perkotaan dengan Sistem Pakar berbasis GIS Grid-Based

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sabrillah Taridala

    2017-12-01

    Full Text Available Abstrak Kota Kendari merupakan suatu kawasan perkotaan dengan luas wilayah terkecil dan jumlah penduduk terpadat di Provinsi Sulawesi Tenggara. Bencana kebakaran di Kota Kendari sering terjadi dan telah menimbulkan kerugian yang cukup banyak, hingga menelan korban jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penilaian terhadap tingkat risiko bencana kebakaran di Kota Kendari dengan menggunakan pendekatan Sistem Pakar (Expert System berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG. Hasil penelitian menujukkan bahwa tingkat risiko kebakaran di Kota Kendari terklasifikasi dalam empat kelas, yaitu tingkat risiko kebakaran sangat tinggi sebanyak 206 grid, tingkat risiko kebakaran tinggi sebanyak 6.815 grid, tingkat risiko kebakaran rendah sebanyak 46.175 grid, dan tingkat risiko kebakaran sangat rendah sebanyak 54.640 grid. Tingkat risiko kebakaran sangat tinggi di Kota Kendari merupakan kawasan terbangun yang berpenduduk padat dengan dominasi jenis material bangunan kayu dan campuran, terletak pada daerah dengan morfologi berbukit, dan aksesibilitas hanya dilalui oleh jalan umum yang memiliki lebar jalur lalu lintas <4 meter. Wilayah dengan tingkat risiko sangat rendah merupakan kawasan non-terbangun yang didominasi oleh badan air (sungai dan rawa, hutan dan sebagian kawasan pertanian (kebun. Kawasan tersebut bermorfologi datar, berbukit dan bergunung. Abstract Kendari city is an urban area with the smallest area and the densest population in Southeast Sulawesi Province. Fire disaster in the city of Kendari often occurs and has caused considerable losses, to claim casualties. This study aims to assess the risk degree of fire disaster in Kendari City using Expert System Approach based on Geographic Information System (GIS. The results showed that the degrees of fire risk in Kendari City were classified into four classes, ie very high fire risk degree, 206 grid, high fire risk degree, 6,815 grid, low fire risk degree, 46.175 grid, and very low fire risk, as

  5. PERANCANGAN SISTEM PERPIPAAN KM. NUSANTARA (PIPING SYSTEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Windyandari

    2013-10-01

    Full Text Available Sistem perpipaan merupakan sistem komplek yang didesain seefektif dan  seefisien mungkin untuk memenuhi kebutuhan dalam kapal ,crew ,muatan dan menjaga keamanan kapal baik saat berlayar ataupun berlabuh. Secara umum sistem pipa dapat diartikan sebagai  bagian utama suatu sistem yang menghubungkan titik dimana fluida di simpan ke titik pengeluaran semua pipa baik untuk memindahkan tenaga atau pemompaan harus dipertimbangkan secara teliti karena keamanan dari sebuah kapal akan tergantung pada susunan perpipaaan seperti halnya pada perlengkapan kapal lainnya Paper ini akan menguraikan tahap-tahap yang harus dilakukan serta pertimbangan-pertimbangan matematis yang diambil  oleh seorang ship engineer  dalam merancang suatu system perpipaan pada kapal KM. Nusantara. Hasil akhir dari paper ini adalah sebuah desain system perpipaan pada pada sebuah kapal,yaitu KM Nusantara, dengan mempertimbangkan system perpipaan yang paling efektif dalam pengoperasiannya.

  6. Perancangan Sistem Informasi Lokasi Lembaga Bimbingan Belajar di Kota Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudhi Hartadi

    2016-04-01

    Full Text Available Lembaga bimbingan belajar (Bimbel merupakan sebuah lembaga non formal yang melayani pendidikan siswa yang dilakukan di luar jam sekolah. Saat ini, bimbel telah menjadi suatu kebutuhan pagi para siswa, khususnya siswa yang akan melanjutkan studinya ke perguruan tinggi. Di Kota Padang terdapat  lebih dari 50 lembaga bimbel untuk tingkat SMA  yang tersebar di sejumlah kecamatan.  Banyaknya lembaga bimbel yang ada secara tidak langsung mengakibatkan masyarakat kesulitan untuk mendapatkan informasi lokasi lembaga bimbel tersebut, khususnya bagi para pendatang baru. Untuk itu, perlu dibangun Sistem Informasi Geografis (SIG lokasi lembaga bimbel di Kota Padang berbasis web. SIG ini dibangun dengan menggunakan metode waterfall. Pembangunan SIG ini diawali dengan melakukan analisis kebutuhan, perancangan sistem, serta implementasi dan pengujian sistem. Analisis kebutuhan dilakukan untuk mengumpulkan data-data yang diperlukan dalam membangun sistem. Perancangan sistem meliputi perancangan arsitektur, basis data, dan perancangan user interface. Implementasi sistem menggunakan basis data PostgreSQL dengan ekstensi PostGIS, serta bahasa pemrograman PHP dan Javascript. Pengujian sistem dilakukan dengan metode black-box yang berfokus pada fungsional sistem. Hasil dari pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa SIG lokasi lembaga bimbel di Kota Padang berbasis web telah sesuai dengan kebutuhan fungsional sistem.

  7. Disain Sistem Pemantauan Lingkungan Untuk Evaluasi Lepasan Radionuklida dari Subsistem pada Kecelakaan Reaktor Daya PWR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Kuntjoro

    2013-03-01

    Full Text Available PLTN. (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir sebagai sumber energi baru dipilih sebagai alternatif, karena memiliki berbagai kelebihan yaitu ramah lingkungan, pasokan bahan bakar yang tidak bergantung musim, serta harganya yang dapat bersaing dengan pembangkit listrik yang lain. Namun demikian, adanya keraguan sebagian masyarakat tentang keselamatan radiasi PLTN, maka pemerintah harus bisa meyakinkan tentang operasi PLTN yang aman dan selamat. Penelitian tentang disain sistem pemantauan lingkungan untuk evaluasi lepasan radionuklida dari subsistem reaktor dan lingkungan akibat terjadinya kecelakaan pada reaktor daya telah dilakukan. Penelitian dilakukan dengan melakukan perhitungan sebaran radionuklida ke subsistem dan lingkungan serta membuat sistim monitoring radiasi di lingkungan. Sistem monitoring lingkungan terdiri dari system pencacah radiasi, sistem peringatan dini, sistem pengukuran meteorologi, sistem GPS dan system GIS. Sistem pencacah radiasi digunakan untuk mencatat data radiasi, sistem pengukuran meteorologi digunakan untuk mencatat data arah dan kecepatan angin, sedangkan sistem GPS digunakan untuk menentukan data posisi pengukuran. Data tersebut kemudian dikirimkan ke system akuisisi data untuk ditransmisikan ke pusat kendali. Pengumpulan dan pengiriman data dilakukan melalui SMS menggunakan perangkat modem yang ditempatkan di ruang kendali. Ruang kendali menerima data dari berbagai tempat pengukuran. Dalam hal ini ruang kendali memiliki fungsi sebagai SMS gateway. Sistem ini dapat memvisualisasi untuk lokasi pengukuran yang berbeda. Selanjutnya, data posisi dan data radiasi diintegrasikan dengan peta digital. Integrasi sistem tersebut kemudian divisualisasikan dalam personal komputer. Untuk posisi pengukuran terlihat langsung di peta dan untuk data radiasi ditampilkan di monitor dengan tanda lingkaran merah atau hijau yang digunakan sebagai pemonitor batas aman radiasi. Bila tanda lingkaran berwarna merah maka akan menyalakan alarm di

  8. Sistem Pengantaran Makanan dengan Pendayagunaan Vehicle Menggunakan Geographical Information System (GIS) dan Algoritma A Star (A*)

    OpenAIRE

    Lubis, Elita Sari

    2016-01-01

    Food delivery system is one various of geographical information systems (GIS) that can be applied through digitation process. The main case in food delivery service is the way to acquire shortest path and movement tracking of food delivery vehicle. Therefore, to accomplish the efficient food delivery system digitation process, it is needed to add facility of shortest path determination and food delivery vehicle tracking. This research uses A* shortest path algorithm to determine shortest path...

  9. Aplikasi Pemetaan Penderita Gizi Buruk di Kota Pekanbaru menggunakan Quantum GIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Triyani Arita Fitri

    2017-11-01

    Full Text Available AbstrakGizi buruk merupakan salah satu penyakit serius yang masih dihadapi oleh masyarakat di Indonesia. Kota Pekanbaru memiliki cukup banyak kasus gizi buruk , dimana penderita gizi buruk  tersebar di beberapa kecamatan. Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru belum memiliki aplikasi untuk memetakan penderita gizi buruk yang dapat memberikan informasi lengkap tentang data dan geografis  penderita gizi buruk,  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun sistem informasi mengenai peta sebaran penderita gizi buruk di Kota Pekanbaru. Dalam pembuatan aplikasi ini menggunakan Quantum GIS untuk pembuatan peta Kota Pekanbaru dilengkapi dengan fitur penunjuk lokasi dengan titik koordinat dari google maps. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah System Development Life Cycle Model Waterfall sampai pada tahapan implementasi dan pengujian Blackbox. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sistem informasi geografis pemetaan penderita gizi buruk, yang dapat membantu Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dalam pengolahan data dan pencarian informasi penderita gizi buruk. Kata kunci:  Aplikasi Pemetaan ,Google maps, , gizi buruk, , Quantum GIS  AbstractMalnutrition is one of the serious illnesses still faced by people in Indonesia. Pekanbaru city has enough malnutrition cases, where malnutrition sufferer spread in some district. Pekanbaru City Health Office has no application to map malnutrition sufferer which can give complete information about data and geographic of malnutrition patient, The purpose of this research is to build information system about distribution map of malnutrition patient in Pekanbaru City. In making this application using Quantum GIS for map making Pekanbaru City is equipped with location indicator feature with coordinate point from google maps. System development method used is System Development Life Cycle Model Waterfall to the stages of implementation and testing Blackbox. The results obtained from this research is the

  10. Sistem Informasi Pusat Data Dampak Kebakaran Hutan Dan Lahan Berbasis Mobile Web Di Propinsi Riau

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aidil Fitriansyah

    2017-04-01

    Full Text Available Abstract—Land and forest fires in Indonesia has been a problem that continues from year to year. While the information anywhere region or pin-point the fire became the most important hurdle to get the position or location of the fire area. as long as this information is granted only in terms of the quantity and location of land and forest fires. While information about the victim impact from forest fires and land not owned. In this research, using a local based system (LBS to indicate the position where the only occurrence of forest fire by sending the position coordinates. So also the victims as victims affected by ISPA, Died and displaced reportedly accompanied by coordinate neighborhoods' victims and the number of victims. The positions are then displayed shipped in a separate system in the form of Geographic Information System (GIS. In this report the system can display the position of the affected region and complete with the number of victims. Reporting data can be in the form of short Message System (SMS and mobile web.   Keyword—  Land and forest fires, local based system (LBS, Geographic Information System (GIS, , short Message System  (SMS, web mobile   Intisari—Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia telah menjadi permasalahan yang terus berlanjut dari tahun ke tahun. Sedangkan Informasi mengenai dimana saja wilayah atau titik posisi kebakaran menjadi rintangan paling utama untuk mendapatkan posisi atau letak daerah yang terbakar. selama ini informasi yang diberikan hanya dalam bentuk jumlah dan lokasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Sementara informasi mengenai korban dampak dari kebakaran hutan dan lahan tidak dimiliki. Pada penelitian ini, menggunakan sistem local based system (LBS untuk menandakan posisi dimana saja terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan cara mengirimkan posisi koordinat. Begitu juga mengenai korban seperti korban terkena ISPA, Meninggal dan mengungsi dilaporkan dengan disertai koordinat

  11. PENGARUH KESESUAIAN TUGAS-TEKNOLOGI, KUALITAS INFORMASI, DAN KUALITAS SISTEM TERHADAP KINERJA INDIVIDU PENGGUNA SISTEM ERP

    OpenAIRE

    WIJAYA OEI, SUFENNY

    2016-01-01

    2016 PENGARUH KESESUAIAN TUGAS-TEKNOLOGI, KUALITAS INFORMASI, DAN KUALITAS SISTEM TERHADAP KINERJA INDIVIDU PENGGUNA SISTEM ERP THE EFFECT OF TASK-TECHNOLOGY FIT, INFORMATION QUALITY, AND SYSTEM QUALITY TO ERP SYSTEM???S USER PERFORMANCE Sufenny Wijaya Oei Abdul Hamid Habbe Muhammad Achyar Ibrahim Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kesesuaian tugas-teknologi, kualitas informasi, dan kualitas sistem terhadap kinerja individu pengguna sistem Enterpr...

  12. PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB UNTUK PENUNJUK PERJALANAN WISATA DI SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anita Hidayati

    2006-07-01

    Full Text Available Pengembangan Sistem Informasi Geografis berbasis web untuk aplikasi perjalanan wisata saat ini masih sangat terbatas. Terutama di Indonesia dan khususnya untuk Surabaya. Kebanyakan aplikasi tersebut sebatas menampilkan peta statis, sehingga user tidak bisa berkomunikasi secara interaktif.Dalam jurnal ini dibuat aplikasi perjalanan wisata berbasis web yang dapat digunakan sebagai alat bantu bagi para wisatawan untuk dapat melakukan perjalanan secara efektif dan mudah. Aplikasi ini menggunakan script Avenue untuk mengintegrasikan ArcView GIS sebagai map server dan ArcView IMS sebagai internet map servernya. Untuk pengolahan hasilnya digunakan Network Analyst yang dikombinasikan dengan algoritma pencarian rute Bubble Sort.Aplikasi ini menghasilkan sistem penjadwalan terbaik pada lama perjalanan dan waktu tutup obyek wisata, juga pemberian saran tentang jadwal keberangkatan dan lama wisata yang sebaiknya dilakukan. Wisatawan akan memperoleh rute beserta petunjuk jalannya. Di samping itu juga informasi tentang fasilitas-fasilitas terdekat dari obyek wisata sewaktu dilakukan pemberhentian dan informasi umum bidang pariwisata.Kata kunci : Sistem Informasi Geografis, web, aplikasi perjalanan wisata, system penjadwalan.

  13. KAJIAN ASET NIRWUJUD DALAM MANAJEMEN SISTEM IRIGASI Study on Intangible Assets in Irrigation System Management

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nugroho Tri Waskitho

    2012-05-01

    Full Text Available The research aimed at studying on intangible assets at irrigation system management. The research method consisted oftwo stages. The first stage was data collecting which was done by questionnaire and interview on management of Water Use Associations (WUA in Mejing irrigation system in Bantul, Sapon irrigation system in Kulon Progo, Yogyakarta, and Molek irrigation system in Malang, East Java. The second stage was data analysis which was done using ANFIS (Adaptive Neuro Fuzzy Inference System.The research result indicated that knowledge management falls into four main components: (i learning organization, (ii principle of organization, (iii policy and strategy of organization, and (iv information and communication technology which are integrated for controlling intangible assets in irrigation system. Intangible assets consisted of human capital, structural capital, and relation capital which are integrated for controlling performance of irrigation system. Knowledge management in Mejing and Sapon irrigation systems were in moderate-good condition (3.81 in1-5 scale and in Molek irrigation system was poor (2.37. Intangible assets in Mejing, Sapon, and Molek irrigation systems were in moderate-good condition (3.61. Effectiveness of performance in Sapon, Mejing, and Molek irrigation systems were very good (0.89-0.95 and were very potential to develop. Each irrigation system had different priorities ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah mengkaji kondisi aset nirwujud dalam manajemen sistem irigasi ditinjau dari manajemenpengetahuan. Metode penelitian terdiri dari dua tahap. Tahap pertama adalah pengumpulan data yang dilakukan dengan kuesioner dan wawancara dengan pengurus Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A di Daerah Irigasi (DI Mejing di kabupaten Bantul, dan DI Sapon di kabupaten Kulon Progo, propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan DI Molek di kabupaten Malang, Jawa Timur. Tahap kedua adalah analisa data yang dilakukan dengan ANFIS (Adaptive Neuro

  14. Penggunaan Sistem Informasi Geografis Menumbuhkan Keinginan Perjalanan Wisata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Amrin Lubis

    2017-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk menjawab permasalahan kondisi beragamnya informasi yang disajikan di berbagai web rendahnya keinginan wisatawan berkunjung kesuatu lokasi wisata. Sistem informasi GIS menggunakan informasi spasial yang efektif untuk kehidupan manusia, dalam konteks ini berarti serangkaian kegiatan yang terdiri dari interoperabilitas antara unsur-unsur dunia nyata untuk tujuan penggunaan secara umum. Informasi spasial berupa lokasi objek wisata dibutuhkan untuk menandai objek wisata pada peta, tempat atau posisi lokasi dalam bentuk koordinat berdasarkan garis bujur dan garis lintang untuk mengetahui letak objek wisata secara geografi. Query yang ditulis dalam fungsi-fungsi aplikasi akan terpicu membaca database untuk menghasilkan informasi peta lokasi wisata, jarak tempuh, hotel, restoran, biro perjalanan dan informasi lain ketika icon di click oleh wisatawan. Informasi yang tersedia dapat menumbuhkan keinginan wisatawan untuk berkunjung ketempat wisata.Kata Kunci : wisatawan; geografi informasi sistem; spasial; queryThe purpose of this study to address the condition of the diversity of the information presented in the various web reduce the desire of tourists visiting tourist destination. GIS information systems using spatial information effectively to human life, in this context means a series of activities consisting of interoperability between the elements of the real world for general purpose use. Spatial information in the form of tourist sites needed to mark the attraction on the map, place or position of the location in the form of coordinates based on the longitude and latitude to determine the geographical location of the attraction. Queries written in the application functions will be triggered to read the database to generate information maps tourist location, mileage, hotels, restaurants, travel agencies and other information when clicking the icon on tour. The information available to foster tourists to visit tourist

  15. PENELITIAN/PENGEMBANGAN MODEL/SISTEM SURVEILANS DAMPAK KESEHATAN PERUBAHAN IKLIM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Athena Athena

    2014-05-01

    variables in a particular period while GIS maps were displayed in the website. A surveillance model/system of the health impact of climate change has been developed. It is a system which process, analyze, and interpret data systematically and continuously, which also includes the distribution of information. The system is expected to provide information about how the condition of diseases in regard of climate change is.Keywords : climate change, surveillance, rainfall, temperature, DHF, malaria, diarrhea, penumonida, influenza like illness/ ILIAbstrakTelah dilakukan penelitian dan pengembangan Model/Sistem Surveilans Dampak Perubahan Iklim tahun 2011. Tujuan penelitian/pengembangan ini adalah diperolehnya sistem surveilans untuk dampak kesehatan dari perubahan iklim yang cocok untuk Indonesia. Disain penelitian adalah riset operasional. Tahapan kegiatan dimulai dengan analisis situasi, review program surveilans, dan penyusunan draft model sistem surveilans. Analisis situasi dan review program surveilans dilakukan untuk mendapatkan gambaran bagaimana sistem surveilans yang berjalan selama ini, dilakukan dengan cara melakukan rapid assessment di 6 dinas kabupaten/kota 6 provinsi. Penyusunan draft model sistem surveilans yang meliputi identifikasi data/variabel yang perlu dikumpulkan, sumber dan frekuensi pengumpulan data, petugas pengumpul data, pengolahan dan analisis data, cara pemetaan data penyakit dan distribusi informasinya dilakukan dengan diskusi bersama lintas sektor, lintas program dan para pakar. Hasil penelitian berupa model/sistem surveilans dampak kesehatan perubahan iklim yang dilengkapi dengan software pengolahan data dan situs web. Jenis data penyakit yang dikumpulkan adalah DBD, malaria, diare, pneumonia, dan ILI yang merupakan pengembangan dari sistem EWARS (sistem kewaspadaan dini yang dikembangkan oleh Direktorat Surveilans, Imunisasi, Karantina, dan Kesehatan Matra, Ditjen PP/PL, Kementerian Kesehatan. Data iklim adalah suhu, curah hujan, hari hujan, dan

  16. SISTEM PEMANTAU PERTUMBUHAN POHON DI AREA HUTAN PENAMPUNG AIR TANAH MENGGUNAKAN METODE PENGINDERAAN JAUH (INDERAJA DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG DI WILAYAH PROVINSI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cahaya Jatmoko

    2015-05-01

    Full Text Available Salah satu penyebab terjadinya tanah longsor dan banjir adalah rusaknya kawasan hutan, namun karena illegal logging , pembukaan ilegal taman , dan perambahan hutan memicu pencabutan hak pengusahaan hutan ( HPH , yang diserahkan kepada kendali lokal , tapi tidak berjalan dengan baik . Dari area data akses terbuka pada tahun 2010 ada sekitar 20 juta hektar dan tidak ditindaklanjuti pengelolaannya.Hutan yang telah mengalami kerusakan akibat penebangan liar perlu direhabilitasi.Dengan menggunakan data spasial ini , kegiatan rehabilitasi dapat diidentifikasi dan dimonitor dengan lebih baik. Untuk mencapai tujuan tersebut maka dibutuhkan sebuah sistem yang dapat memantau kegiatan rehabilitasi yang dalam penelitian ini menggunakan data Landsat TM, Data penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis ( GIS merupakan suatu metode yang dapat diterapkan bersama-sama , untuk memantau dan menganalisa data dengan cepat dan akurat . Penelitian ini menggunakan data penginderaan jauh dengan mengumpulkan fitur tutupan lahan di daerah tertentu yang terjangkau ke seluruh pelosok area hutan penampung air tanah di Provinsi Jawa Tengah . Sistem Informasi Geografis digunakan untuk menangkap dan menganalisa data pertumbuhan pohon . Hasil yang diharapkan adalah terwujudnya sistem informasi geografis yang dapat memantau pertumbuhan pohon di area hutan penampung air tanah di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Kata Kunci : data spasial, Landsat TM, Remote Sensing

  17. Pencarian Kelompok Tani Menggunakan Sistem Informasi Geografis bagi Penyuluh di Kabupaten Agam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yossi Prima Ariyani

    2017-12-01

    Full Text Available Kabupaten Agam adalah salah satu kabupaten di Sumatera Barat yang 38,20% dari jumlah penduduknya bekerja di sektor pertanian. Pemerintah Kabutpaten Agam sangat menggalakkan pengembangan sektor pertanian dengan pengembangan kelembagaan dan komoditas unggulan setiap kelompok tani. Penyuluhan bagi setiap kelompok tani yang dilakukan oleh penyuluh-penyuluh dan dikelola oleh Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4K2P. Dengan jumlah kelompok tani kurang lebih 1.737 kelompok dan tersebar di 2.232,30 km2  akan menyulitkan bagi BP4K2P terutama penyuluh untuk mengetahui lokasi setiap kelompok tani. Sebuah sistem informasi yang berbasis lokasi kelompok tani menjadi solusi bagi penyuluh dalam menemukan informasi setiap kelompok tani yang ada. Perangkat lunak dibangun dari rangkaian proses berurutan yang meliputi tahap analisis, desain, pengodean, dan pengujian. Analsis didapatkan kebutuhan fungsional sistem dirumuskan dengan kemampuan melakukan pencarian berdasarkan nama kelompok tani, kenagarian, jenis kelompok dan komoditi unggulan serta menampilkan rute menuju lokasi kelompok tani. Aplikasi dibangun berbasis web dengan memanfaatkan Google Maps sebagai peta dasarnya. Pengolahan data spasial memanfaatkan fitur PostGIS. Pengujian sistem dilakukan degan secara blackbox testing yang berfokus pada kemampuan fungsioanl sistem. Hasil dari pengujian yang dilakukan oleh tujuh orang penguji terhadap 7 kebutuhan fungsional menunjukkan bahwa sistem yang dibangun telah sesuai dengan kebutuhan fungsional sistem yang dirancang.

  18. Pemanfaatan Sistem RFID sebagai Pembatas Akses Ruangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    HENDI HANDIAN RACHMAT

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Pada penelitian ini, sistem RFID (Radio Frequency Identification dimanfaatkan sebagai kartu identifikasi personal pada sistem akses ruangan. Keberadaan sistem ini ditujukan untuk menjaga keamanan dan privasi ruangan dari seseorang yang tidak memiliki otoritas untuk memasuki ruangan tersebut. Melalui perancangan dan implementasi sistem akses ruangan ini, dilakukan evaluasi sistem kerja kunci elektrik berbasis komponen solenoid serta jarak dan posisi optimal pembacaan RFID tag guna memberikan kenyamanan pada pengguna ketika mengakses ruangan. RFID tag yang dipergunakan dalam sistem ini berbentuk kartu tipe EM4001 dan menyimpan kode unik yang digunakan sebagai identifikasi personal. Kode ini dibaca oleh RFID reader tipe ID-12 dan divalidasi otoritasnya dengan mikrokontroler ATMega32 untuk mengatur sistem kerja kunci elektrik yang dirancang sendiri menggunakan solenoid. Sistem ini dilengkapi pula dengan sistem database untuk pencatatan pengguna yang mengakses ruangan. Dari hasil pengujian, seluruh (100% RFID tag dapat dikenali oleh RFID reader dalam tiga posisi berbeda dengan jarak optimal sejauh 5 cm (vertikal dan 2 cm (horisontal. Keseluruhan (100% aktifitas pengguna yang mengakses ruangan dapat tercatat dalam sistem database. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa teknologi RFID dapat digunakan secara nyaman dan aman sebagai alternatif sistem identifikasi personal untuk sistem akses ruangan. Kata Kunci : kunci elektrik, RFID, sistem akses ruangan, sistem database, solenoid. ABSTRACT In this research, RFID system was utilized as a personal identification security card in access room system. This system was aimed to secure a room and to have privacy from unauthorized person to enter the room. By designing and implementing the system, a solenoid based electric key system as well as an optimal distance and position of RFID tag were evaluated to know the most convenience condition for all users during accessing the room. RFID tag used in

  19. Aplikasi Sistem Informasi Geografis Produksi Padi dan Cabe di Kabupaten Lima Puluh Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harison Harison

    2017-04-01

    Full Text Available Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan salah satu daerah produksi padi dan cabe. Saat ini pemasaran hasil produksi hanya di antarkan ke pasar terdekat, pada hal dengan sentuhan sistem informasi geografis maka hasil  panen petani akan dicari oleh marketing ke kebun langsung, karna kebutuhan akan padi dan cabe ini sangat di cari pasar.  Aplikasi Sistem informasi geografis produksi padi dan cabe berbasis android  dirancang dengan menggunakan bahasa pemograman java dan database MySqLite dan untuk GIS memanfaatkan google maps dan langsung mengambil titik koordinat pada setiap Nagari atau Desa yang ada pada Kabupaten Limapuluh Kota.

  20. Remote supervision of GIS monitoring system

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Pannunzio, J.; Juge, P.; Ficheux, A.; Rayon, J.L. [Areva T and D Automation Canada Inc., Monteal, PQ (Canada)

    2007-07-01

    Operators of gas-insulated substations (GIS) are increasingly concerned with failure prevention, scheduled maintenance, personnel safety and shortage of maintenance crews. Until recently, the density levels of the insulating gas sulfur hexafluoride (SF6) was the only parameter controlled in gas-insulated substations. Modern digital type control and monitoring equipment have been widely used in the past decade. Remote indication of gas density and status of dynamic components was made possible and shown on local control panels. Modern GIS monitoring systems offer features such as SF6 monitoring, SF6 leakage trends, internal arc localization and detection. The required information is recorded in a local computer and displaced onto a local human machine interface (HMI) or a local industrial PC mounted next to the GIS. These monitoring systems are used as decision making tools to facilitate maintenance activities and optimize the management of assets. This paper presented the latest developments in digital monitoring systems in terms of modern digital architecture; management of information flows between monitoring systems and control systems; operation of remote supervision; configuration of high voltage substations and information sharing; and, types of links between GIS room and remote supervision. This paper also demonstrated what can be achieved by moving the central HMI of a GIS monitoring system to the decision-making centres. It was shown that integrated features that allow remote on-line or automated management have reached an acceptable level of reliability and comfort for operators. 5 figs.

  1. Pembangunan Sistem Informasi Geografis Lapangan Futsal Kota Padang Berbasis Web

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haris Suryamen

    2016-04-01

    Full Text Available Olahraga futsal adalah olahraga dengan lapangan tertutup dan menjadi salah satu olahraga yang paling banyak diminati dari semua kalangan. Kota Padang memiliki fasilitas lapangan futsal yang cukup banyak, namun tidak semua lapangan beroperasi dengan baik disebabkan ketidaktahuan masyarakat dengan lokasi lapangan futsal. Maka dibutuhkan sistem informasi berbasis web menggunakan Google Maps API, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi kapanpun dengan koneksi internet. Proses pembangunan aplikasi menggunakan metode waterfall yang terdiri dari tahap analisis, perancangan, implementasi, dan pengujian. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan pengambilan titik menggunakan aplikasi Latitude Longitude Coordinates pada smartphone. Data akan dibagi menjadi data spasial dan atribut untuk memenuhi kebutuhan fungsional dari sistem yang akan dibangun.Perancangan sistem dibangun dengan menggambarkan arsitektur aplikasi, rancangan tampilan aplikasi dan rancangan database. Implementasi menggunakan basis data PostgreSQL dan ekstensi PostGIS untuk pengolahan data spasial. Bahasa pemograman yang digunakan untuk membangun aplikasi yaitu PHP, Javascript, dan HTML. Pengujian aplikasi menggunakan metode blackbox. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa aplikasi telah memenuhi  sembilan fungsional yang dibutuhkan dan sesuai dengan perancangan aplikasi.

  2. Geographical Information Systems (GIS); Sistemas de Informacion Geografica

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Garcia Santiago, P.A. [Inisel Espacio, Madrid (Spain)

    1994-12-31

    Geographical Information Systems (GIS) have converted in a computer`s tool that due of its great versatility, exceeds of its usage as Basic Cartography Manager. The best GIS to use (vector or raster) will depend on the type of data we work with, we should keep in mind that the use of a specific GIS does not mean total incompatibility with others GIS. Future tendencies in this field aim to Data Storage Optimization and to Shared Operating System between Workstations and Personal computers. (Author)

  3. IMPLEMENTASI SISTEM KLASIFIKASI MOBIL PADA SISTEM PENGATURAN LAMPU LALU LINTAS TERDISTRIBUSI BERBASISKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arief Ramadhan

    2012-05-01

    Full Text Available Sistem Pengaturan Lampu Lalu Lintas Terdistribusi adalah sebuah sistem lampu lalu lintas yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan akan kinerja pengaturan lampu lalu lintas yang cerdas dengan pengambilan data secara real-time. Sistem ini dapat melakukan penjadwalan dan pengaturan jaringan banyakpersimpangan secarareal-time yang tidak bisa dilakukan oleh sistem pengaturan lampu lalu lintas konvensional. Penerapan klasifikasi di dalam sistem ini digunakan untuk meningkatkan akurasi dari pengenalan mobil. Proses klasifikasi diimplementasikan menggunakan tiga algoritma Jaringan Syaraf Tiruan, yakni Backpropagation, FLVQ, dan FLVQ-PSO. Berdasarkan hasil ujicoba, dapat ditunjukkan bahwa algoritma Backpropagationmemiliki performa akurasi yang lebih baik dibandingkan dua algoritma JST yang lainnya. Distributed Traffic Light Control System is a traffic light system intended to meet the need for setting the performance of intelligent traffic lights with real-time data capturing. The system can perform scheduling and network settings of multi-junction in real time that can not be done by a conventional traffic light settings system. Application of classification within this system is used to improve the accuracy of the car recognition. Classification process is implemented using three neural network algorithms, namely Backpropagation, FLVQ, and FLVQ-PSO. Based on the test results, it can be shown that the Backpropagation algorithm performs better accuracy than the other two algorithms.

  4. Automation technology using Geographic Information System (GIS)

    Science.gov (United States)

    Brooks, Cynthia L.

    1994-01-01

    Airport Surface Movement Area is but one of the actions taken to increase the capacity and safety of existing airport facilities. The System Integration Branch (SIB) has designed an integrated system consisting of an electronic moving display in the cockpit, and includes display of taxi routes which will warn controllers and pilots of the position of other traffic and warning information automatically. Although, this system has in test simulation proven to be accurate and helpful; the initial process of obtaining an airport layout of the taxi-routes and designing each of them is a very tedious and time-consuming process. Other methods of preparing the display maps are being researched. One such method is the use of the Geographical Information System (GIS). GIS is an integrated system of computer hardware and software linking topographical, demographic and other resource data that is being referenced. The software can support many areas of work with virtually unlimited information compatibility due to the system's open architecture. GIS will allow us to work faster with increased efficiency and accuracy while providing decision making capabilities. GIS is currently being used at the Langley Research Center with other applications and has been validated as an accurate system for that task. GIS usage for our task will involve digitizing aerial photographs of the topology for each taxi-runway and identifying each position according to its specific spatial coordinates. The information currently being used can be integrated with the GIS system, due to its ability to provide a wide variety of user interfaces. Much more research and data analysis will be needed before this technique will be used, however we are hopeful this will lead to better usage of man-power and technological capabilities for the future.

  5. Permasalahan Implementasi Sistem Informasi Di Perguruan Tinggi Swasta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Ali Murtadho

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak Efektivitas implementasi sistem informasi dalam proses manajemen kelembagaan sering terhambat oleh banyak faktor. Sehingga mengakibatkan transformasi business process yang diharapkan dengan sistem informasi berakselerasi dengan cepat justru mengalami kemandekan. Pada penelitian ini mengkaji permasalahan dalam impelementasi sistem informasi di perguruan tinggi swasta. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat masalah yang sifatnya teknis dan non-teknis. Masalah teknis, diantaranya adalah internet, infrastruktur jaringan, perangkat komputer dan pendukungnya, keamanan sistem, integrasi sistem, ketersediaan sistem, dan pemeliharaan Teknologi Informasi (TI. Sedangkan masalah non-teknis dalam implementasi sistem informasi di perguruan tinggi swasta, yaitu penerimaan dan partisipasi, budaya dan perilaku, sumber daya manusia, perencanaan, manajemen dan tatakelola TI, organisasi, konten sistem informasi, anggaran dan biaya, serta dukungan pimpinan dan karakter kepemimpinan. Kata kunci: sistem informasi, masalah teknis, masalah non-teknis. Abstract The effectiveness of the implementation of information systems in the process of institutional management is often hampered by many factors. Resulting in business process transformation that is expected to accelerate quickly information systems precisely to stagnate. In this research study the problems in the implementation of information systems in private colleges. From the results of this study indicate that there are problems that are both technical and non-technical. Technical problems, which are internet, network infrastructure, computers and supporters, security systems, system integration, system availability, and Information Technology (IT maintenance. While the non-technical issues in the implementation of information systems in private colleges, namely acceptance and participation, culture and behavior, human resources, planning, management and governance of IT, organizations

  6. SEBARAN STASIONER PADA SISTEM BONUS-MALUS SWISS SERTA MODIFIKASINYA (Stationary Distribution of Swiss Bonus-Malus System and its Modification

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cherry Galatia Ballangan

    2002-01-01

    Full Text Available Bonus-Malus System is a system in actuary that introduce the premium class (state partition, where the state is influenced by the number of annual claims reported by the policy holder. We could base the determination of the state on the stationary distribution that represent the number of policy holders in any state. Swiss Bonus-Malus System has 22 state. The number of state that involved in this system result in the difficulty of stationary distribution determination. Therefore, the aim of this paper is to study a method to obtain stationary distribution of Swiss Bonus-Malus System by recursive formula, with this recursive formula, the stationary distribution of Swiss Bonus-Malus System can be determined easier. Modification of this system with infinite state result in the changes of recursive formula to obtain the stationary. This changes including the determining of base value of the recursive formula. Abstract in Bahasa Indonesia : Sistem Bonus-Malus merupakan sistem dalam aktuaria yang memperkenalkan pembagian kelas premi (state yang dipengaruhi oleh jumlah klaim yang diajukan oleh pemegang polis tiap tahunnya. Penetapan state dalam sistem ini didasarkan pada pencarian sebaran stasioner yang menyatakan banyaknya pemegang polis dalam tiap state. Sistem Bonus-Malus Swiss (BMS memiliki 22 state. Banyaknya state yang terlibat dalam sistem ini mengakibatkan sulitnya penentuan sebaran stasioner pada sistem BMS tersebut. Karena itu dalam tulisan ini dipelajari suatu metode penentuan sebaran stasioner dari sistem BMS tersebut, yaitu dengan menggunakan formula rekursif. Dengan formula rekursif ini, sebaran stasioner sistem BMS dapat ditentukan dengan mudah. Modifikasi sistem BMS untuk jumlah state yang tak hingga mengakibatkan perubahan pada formula rekursif untuk mencari sebaran stasionernya. Perubahan ini meliputi penetapan nilai awal dari formula rekursif tersebut. Kata kunci: sebaran stasioner, formula rekursif, sistem Monus-Malus Swiss.

  7. Perancangan Dan Realisasi Sistem Transmisi Data GPS Menggunakan Teknologi SMS (Short Messaging Service) Sebagai Aplikasi Sistem Personal Tracking

    OpenAIRE

    DECY NATALIANA

    2013-01-01

    Abstrak Berprinsip pada pengembangan teknologi dan aplikasi dari sistem penjejakan posisi (tracking), maka dibuatlah sistem personal tracking dengan mentransmisikan data GPS (Global Positioning System) dengan menggunakan teknologi SMS (Short Messaging Service) pada jaringan GSM (Global System for Mobile Communications) sebagai media transmisinya.  Dengan sistem GPS akan diperoleh data garis lintang, serta garis bujur dari GPS receiver.  Data tersebut akan diteruskan oleh mikrokontroler untuk ...

  8. MEMBANGUN SISTEM HUKUM PANCASILA YANG MERDEKA DARI KORUPSI DAN MENJUNJUNG HAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teguh Prasetyo

    2014-04-01

    Sebagai negara yang sudah merdeka selama 68 tahun, Indonesia seharusnya sudah mempunyai sistem hukumnya sendiri yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Sistem hukum Indonesia tersebut harus dibangun berdasarkan Pancasila yang menampilkan karakteristik ke-Indonesia-an di tengah-tengah sistem hukum lain di dunia. Sistem hukum Pancasila merupakan suatu sistem hukum yang bermoral dan bermartabat. Bermoral berarti bahwa sistem hukum di Indonesia sistem hukum yang merdeka dari korupsi. Sedangkan sistem hukum yang bermartabat adalah sistem hukum yang menjunjung nilai-nilai kemanusiaan terutama di bidang HAM. Abstract Having been independent for 68 years, Indonesia should have had its own legal system that suits the character of the Indonesian nation. Indonesias legal system have to be constructed based on Pancasila which reflects all the characteristics of Indonesia particularity in the midst of other legal systems in the world. The legal system based on Pancasila is a legal system that emphasizes moral and human dignity. Legal morality means that the legal system in Indonesia is free from corruption. While the legal system with dignity is a legal system that upholds the values of humanity, especially in the field of human rights.

  9. Integration of CAD and GIS technology using ArcGIS for development of building information systems

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cvetinović Jelena M.

    2014-01-01

    Full Text Available Paper will present basic definitions and significance of implementation of information systems for facility maintenance, as well as terms Facility management (FM and FM lifecycle. The main focus of this paper is on CAD and GIS integration within ArcGIS software in order to consolidate different data formats for creating unique information system for FM.

  10. GIS WORK GROUP: AN OVERVIEW (INCLUDES GIS-QA AND AUDITING GIS DATABASE SYSTEMS)

    Science.gov (United States)

    In order to promote cooperation in the implementation of GIS in regional offices, a GIS Regional Workgroup was established by the ten Regions in 1989. Since that time the GIS Work Group evolved and now consists of members from each of the ten EPA Regional Offices, the Office of A...

  11. Evaluation of AirGIS: a GIS-based air pollution and human exposure modelling system

    DEFF Research Database (Denmark)

    Ketzel, Matthias; Berkowicz, Ruwim; Hvidberg, Martin

    2011-01-01

    This study describes in brief the latest extensions of the Danish Geographic Information System (GIS)-based air pollution and human exposure modelling system (AirGIS), which has been developed in Denmark since 2001 and gives results of an evaluation with measured air pollution data. The system...... shows, in general, a good performance for both long-term averages (annual and monthly averages), short-term averages (hourly and daily) as well as when reproducing spatial variation in air pollution concentrations. Some shortcomings and future perspectives of the system are discussed too....

  12. GIS Application System Design Applied to Information Monitoring

    Science.gov (United States)

    Qun, Zhou; Yujin, Yuan; Yuena, Kang

    Natural environment information management system involves on-line instrument monitoring, data communications, database establishment, information management software development and so on. Its core lies in collecting effective and reliable environmental information, increasing utilization rate and sharing degree of environment information by advanced information technology, and maximizingly providing timely and scientific foundation for environmental monitoring and management. This thesis adopts C# plug-in application development and uses a set of complete embedded GIS component libraries and tools libraries provided by GIS Engine to finish the core of plug-in GIS application framework, namely, the design and implementation of framework host program and each functional plug-in, as well as the design and implementation of plug-in GIS application framework platform. This thesis adopts the advantages of development technique of dynamic plug-in loading configuration, quickly establishes GIS application by visualized component collaborative modeling and realizes GIS application integration. The developed platform is applicable to any application integration related to GIS application (ESRI platform) and can be as basis development platform of GIS application development.

  13. Geographic Information System Android Untuk Objek Wisata dan Fasilitas Umum Provinsi Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gst Agung Khrisna Mahautama

    2016-01-01

    Full Text Available Bali merupakan aset berharga dibidang pariwisata, untuk menarik wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara sektor pariwisata harus didukung oleh fasilitas yang baik. Pada umumnya wisatawan memiliki karakteristik yang berbeda, seperti wisatawan yang memilih berwisata menggunakan agen travel atau wisatawan yang memilih untuk berwisata tanpa pemandu atau sering disebut backpacker menjadi salah satu alasan dilakukannya penelitian ini.Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Geographic Information System (GIS berbasis android, dimana aplikasi dengan tampilan map ini dapat menerima layanan data atau service secara dinamis dengan adanyaformat pertukaran data JSON. GIS pada perangkat androidinididukung oleh layanan GPS dan Google Map API V2 membuat sistem yang dirancang mendukung mobilitas dalam perjalanan dan dapat digunakandengan layanan internet. Aplikasi ini diharapkan dapat memberi kontribusi terhadap sektor pariwisata. Hasil dari sistem ini dapat menyediakan layanan dasar GIS yaitu GPS, digital map, navigasi, posisi pengguna, posisi tujuan, direction route dan informasi cuaca.   Kata Kunci : Pariwisata, Backpacker, GIS, Map, GPS, Android

  14. PERFORMANSI SISTEM AGROFORESTRI TRADISIONAL DI DESA TELAGA LANGSAT, KABUPATEN BANJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adistina Fitriani

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRACT. The study aims to learn: (1 study the system and process of formation of agroforestri, (2 study management system which includes the Division of labor, working time and work as well as the institusional system, and (3 figure out the composition and structure of plants with agroforestry system. The object of the research is the agroforestry system has been developed by the community in the Sungai Langsat village, Banjar Regency in which consists of a type and composition that forms a system. The results showed that the system agroforestry in the Sungai Langsat village consists of one system of agroforestry, agrisilvikultur system, with two sub system, i.e. the sub system agroforestri rubber garden and Orchard blend. The history of the development of the process of formation of agroforestry system in location research in the beginning was the natural forest or scrub. Then opened by the community for the annual crop of shifting cultivation. As time goes by, in addition to the annual planting crops, also grow fruits and plants producing wooden resin (rubber. In its development the plant fruits into orchards mixture that consists of a variety of fruit trees are scattered at random and irregular, while rubber plantations were planted in irregular and tend to even aged. Keywords: Performance, Traditional, Agroforestry System ABSTRAK.  Penelitan ini bertujuan untuk mempelajari : (1 mempelajari sistem dan proses terbentuknya agroforestri, (2 Mendiskripsikan sistem pengelolaan yang meliputi pembagian kerja, waktu kerja dan sistem kerja serta kelembagaannya, dan (3 mengetahui komposisi dan struktur tanaman dengan sistem agroforestri. Obyek penelitian ini adalah sistem agroforestry yang telah dikembangkan oleh masyarakat di desa Sungai Langsat Kabupaten Banjar yang di dalamnya terdiri atas jenis dan komposisinya yang membentuk suatu sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem agroforestri yang terdapat di desa Sungai Langsat terdiri dari

  15. PERANCANGAN SISTEM TRACKING INVOICE LABORATURIUM PADA PT SUCUFINDO (PERSERO BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erfian Junianto

    2016-03-01

    Full Text Available ABSTRACT - PT. Sucofindo is an institution of BUMN that are engaged in analysis service provider. Like other service provider, the costumer has Sucofindo each day. Constraints arise because up to now have not had information systems Sucofindo tracking invice that can be accesed indepently by the costumer. Therefore required an information system that can support tracking system invoice by using the service of the website. The method in this thesis using the method of the design of the system. Method of designing a system that used is the method waterfall is supported by modeling system with a structured approach. The results of this thesis are presented invoice tracking system online, so it can be accesed anytime via internet. Keyword : Tracking, Invoice, Designing, Information System ABSTRAKSI - PT. Sucofindo adalah sebuah lembaga BUMN yang bergerak dalam bidang penyedia jasa analisa. Seperti perusahaan penyedia jasa lainnya, Sucofindo memiliki pelanggan setiap harinya. Kendala muncul karena hingga saat ini Sucofindo belum mempunyai sistem informasi tracking invoice yang dapat diakses secara mandiri oleh pelanggan. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem informasi yang dapat mendukung sistem tracking invoice dengan menggunakan layanan website. Metode dalam penulisan tugas akhir ini menggunakan metode perancangan sistem. Metode perancangan sistem yang digunakan adalah metode waterfall yang didukung oleh pemodelan sistem dengan pendekatan terstruktur. Hasil dari penulisan tugas akhir ini adalah sistem tracking invoice yang disajikan secara online, sehingga dapat diakses kapan saja melalui internet. Kata Kunci: Tracking, Invoice, Perancangan, Sistem Informasi

  16. PARTISIPASI PENGGUNA DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI (TELAAH LITERATUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Priyo Hari Adi

    2006-01-01

    Full Text Available User participation in information system development was found to be the important factor that influenced the system success. Researches found that user participation influenced the system success indirectly through the user satisfaction. The results show the importance of accommodating the users' needs and requirements by involving them to participate in the system development to get the system success. However, the use of the terminology of user satisfaction is not so correct in relation with certain stage of information system development. Most of the users in the implementation stage need the understanding rather than expertise to operate the system. That was the reason why some researches used the terminology of user understanding rather than user expertise to measure their satisfaction in the related stage. Abstract in Bahasa Indonesia : Partisipasi pengguna dalam pengembangan sistem informasi merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap suksesnya sebuah sistem. Beberapa penelitian menemukan bahwa partisipasi pengguna berhubungan secara tidak langsung berhubungan dengan kesuksessan sebuah sistem. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa betapa pentingnya mengakomodasi kebutuhan dan keinginan dengan melibatkan pengguna untuk berpartisipasi dalam pengembangan sebuah sistem. Bagaimanapun juga, penggunaan istilah kepuasan pengguna tidak tepat dalam kaitannya dengan kepastian pengembangan sistem informasi. Kebanyakan dari pengguna dalam tahap implementasi membutuhkan pemahaman dibanding keahlian dalam mengoperasikan sistem itu. Oleh karena itu beberapa penelitian lebih menggunakan istilah pemahaman pengguna dibandingkan dengan keahlian pengguna untuk mengukur kepuasan. Kata kunci: partisispasi pengguna, kepuasan pengguna, keahlian pengguna, pemahaman pengguna.

  17. KOMPARASI SISTEM MANUFAKTUR PUSH DAN PULL MELALUI PENDEKATAN SIMULASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eric Wibisono

    2004-01-01

    Full Text Available Manufacturing systems that are often classified as push and pull often invite question: "How far do the differences between those two systems exist?" Many researches have been carried out but succinct answer to the above question is always difficult to reach. The difficulty roots from the variety of definition of the push and pull systems itself and also from the variety of complexity of a manufacturing system. This paper attempts to study the differences in performance between push and pull systems in a relatively simple model that consists of 4 serial processors with buffers located between these processors. Variations being modelled is on the setting of the system's load (high and low and the buffer size with performance being measured include machine utilization, number of outputs and mean flow time of jobs. The approach used is simulation using ProModel software as the tool. From the experiments it can be derived that buffer size turns out to be a very critical factor in system performance. Moreover, it is also proved that when the buffer size is large, push and pull systems do not differ significantly. Abstract in Bahasa Indonesia : Sistem manufaktur yang umumnya dikategorikan menjadi sistem push dan pull sering mengundang pertanyaan: "Seberapa jauh perbedaan dari kedua sistem tersebut ada?" Banyak penelitian telah dilakukan namun jawaban yang lugas atas pertanyaan tersebut sulit diperoleh. Kesulitan ini umumnya berakar dari beragamnya definisi sistem push dan pull itu sendiri serta variasi dari kompleksitas suatu sistem manufaktur. Makalah ini mencoba melihat perbedaan antara kinerja sistem push dan pull dalam suatu model sederhana yang terdiri dari 4 prosesor serial dengan buffer yang diletakkan di antara masing-masing prosesor tersebut. Variasi yang dilakukan adalah pada setting beban kerja sistem (padat dan ringan dan ukuran buffer dengan kinerja yang diukur adalah utilisasi mesin, jumlah output dan rata-rata waktu tinggal job

  18. PERANCANGAN SISTEM KANBAN UNTUK PELANCARAN PRODUKSI DAN MEREDUKSI KETERLAMBATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartini

    2013-09-01

    Full Text Available PT X Motor sering mengalami produksi minus setiap bulannya . Permasalahan keterlambatan pengiriman part dari warehouse ke line produksi karena sistem supply material yang belum terstruktur, sehingga terjadi  line stop. Untuk memenuhi target produksi maka dilakukan overtime tambahan, sehingga biaya yang ditanggung perusahaan akibat tidak tepatnya sistem supply material menjadi tinggi. Penelitian ini mencoba untuk mengusulkan sistem pengiriman part ke line produksi dengan menggunakan sistem kanban yang diharapkan mampu mengantisipasi terjadinya line stop akibat kekurangan part. Penelitian ini berhasil merancang sistem kanban, kartu kanban dan menentukan jumlah kanban beredar. Kata Kunci: sistem kanban, line stop, keterlambatan pengiriman part Abstract PT X Motor often experience minus production each month. Problems delay delivery of part of the production line to the warehouse for material supply system is not structured, resulting in the stop line. To meet the production target then performed additional overtime, so the cost to the company due to not exactly be high material supply system. This study tries to propose a delivery system parts to the production line using a kanban system are expected to anticipate the line stops due to lack of parts. This study succeeded in designing a kanban system, kanban cards and determine the number of kanban in circulation. Keywords: kanban system, line stop, delay the delivery part

  19. Disain Sistem SCADA jarak Jauh Menggunakan Layanan VPN 3G Untuk Penggerak Pompa pada Sistem Pengolahan Air

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Insani

    2013-03-01

    Full Text Available Dalam pengolahan air gambut menjadi air bersih yang menggunakan metode AOP dan RO ini, pengaturan tekanan pompa merupakan sesuatu yang sangat vital pada saat dilakukan suplay air yang akan diolah ke sistem. Sistem pengolahan air yang menggunakan pompa tersebut harus selalu dipastikan beroperasi dengan normal disesuaikan dengan peruntukannya. Manajemen terbaru sistem pengolahan air memerlukan teknologi yang terbaru pada peralatan remote control system, dan yang paling fundamental untuk hal ini adalah penggunaan layanan public untuk akusisi dan pengawasan dari data yang diambil dari peralatan kontrol. Untuk mewujudkan remote control untuk pompa dengan tekanan tertentu dengan PLC, didisain dengan kombinasi antara internet, arsitektur dan implementasi dari sistem SCADA, yang menggabungkan jaringan komputer, PLC, WinCC, dan teknologi VPN. Dalam melakukan disain, perlu diperhatikan poin-poin penting baik dari sisi server maupun sisi controller. Disain sistem SCADA remote dapat mengefisienkan waktu bagi operator dan pemantauan lebih lanjut untuk suplay air.

  20. EpiScanGIS: an online geographic surveillance system for meningococcal disease

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Albert Jürgen

    2008-07-01

    Full Text Available Abstract Background Surveillance of infectious diseases increasingly relies on Geographic Information Systems (GIS. The integration of pathogen fine typing data in dynamic systems and visualization of spatio-temporal clusters are a technical challenge for system development. Results An online geographic information system (EpiScanGIS based on open source components has been launched in Germany in May 2006 for real time provision of meningococcal typing data in conjunction with demographic information (age, incidence, population density. Spatio-temporal clusters of disease detected by computer assisted cluster analysis (SaTScan™ are visualized on maps. EpiScanGIS enables dynamic generation of animated maps. The system is based on open source components; its architecture is open for other infectious agents and geographic regions. EpiScanGIS is available at http://www.episcangis.org, and currently has 80 registered users, mostly from the public health service in Germany. At present more than 2,900 cases of invasive meningococcal disease are stored in the database (data as of June 3, 2008. Conclusion EpiScanGIS exemplifies GIS applications and early-warning systems in laboratory surveillance of infectious diseases.

  1. RANCANG BANGUN SISTEM E-LEARNING PEMROGRAMAN PADA MODUL DETEKSI PLAGIARISME KODE PROGRAM DAN STUDENT FEEDBACK SYSTEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Munif

    2017-01-01

    Full Text Available Kompetensi utama yang harus dimiliki oleh mahasiswa jurusan ilmu komputer/informatika adalah pemrograman. Perkuliahan yang berbasis pemrograman seringkali mewajibkan mahasiswa untuk mengerjakan soal yang cukup banyak. Hal ini tentunya akan menyulitkan dosen dalam mengevaluasi hasil pekerjaan mahasiswa. Selain itu, dimungkinkan pula adanya praktik mahasiswa yang memplagiat hasil dari mahasiswa lain. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan tersebut. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah sistem pembelajaran/e-learning pemrograman. Modul sistem e-learning yang dibuat pada artikel ini terbatas pada modul deteksi kemiripan kode program dan student feedback system. Modul deteksi kemiripan kode program berfungsi untuk mengecek kemiripan kode program antar mahasiswa. Kemudian kode-kode program yang memiliki tingkat kemiripan tinggi akan dikelompokkan menjadi satu menggunakan algoritma hierarchical clustering. Proses pengecekan kemiripan program dimulai dari proses transformasi kode program ke dalam Abstract Syntax Tree (AST, kemudian ditransformasi menjadi sequence dan dihitung kemiripannya menggunakan algoritma Levenshtein Distance. Modul student feedback system berfungsi untuk mengecek kemiripan kode program mahasiswa dengan dosen. Mahasiswa akan mendapatkan informasi apakah kode program mereka sudah sesuai dengan yang diinginkan oleh dosen atau belum. Sebelum sistem memberikan umpan balik, terlebih dahulu kode program dosen dan mahasiswa diproses menjadi AST dan kemudian menjadi sequence. Sistem akan membandingkan kemiripan kode program dosen dan mahasiswa menggunakan algoritma Smith-Waterman yang telah dimodifikasi. Kemudian sistem menampilkan baris-baris kode mana saja yang sama antara kode program dosen dengan kode program mahasiswa. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa modul deteksi plagiarisme dan student feedback system telah terimplementasi dengan baik.

  2. SISTEM PENGEMBANGAN KENDALI FUZZY LOGIC BERBASIS MIKROKONTROLER KELUARGA MCS51 (PetraFuz

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Thiang Thiang

    1999-01-01

    Full Text Available This paper presents a Fuzzy Logic Development Tool called PetraFuz which has been developed at Control System Laboratory, Electrical Engineering Department, Petra Christian University. The system consists of a hardware target based on MCS51 microcontroller and a software support running under PC Windows. The system is targeted for developing fuzzy logic based systems. It supports fuzzy logic design, evaluation, assembly language generator and downloading process to the target hardware to perform on-line fuzzy process. Process action and fuzzy parameters could be transferred to PC monitor via RS-232 serial communication, this on-line process parameters is used for fuzzy tuning, i.e. fuzzy if-then rules and fuzzy membership functions. The PetraFuz tool helps very much for Fuzzy system developments, it could reduce development time significantly. The tool could spur the development of fuzzy systems based on microcontroller systems such as fuzzy control systems, fuzzy information processing, etc. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini menyajikan sebuah sistem pengembangan kendali fuzzy logic (PetraFuz, Petra Fuzzy Development System yang dikembangkan oleh laboratorium Sistem Kontrol, Jurusan Teknik Elektro, Universitas Kristen Petra Surabaya. Sistem ini terdiri dari perangkat keras sistem mikrokontroler MCS51 dan perangkat lunak pendukung yang berjalan pada PC. Sistem PetraFuz digunakan untuk mengembangkan sistem berbasis fuzzy logic utamanya pada bidang kendali. Kemampuan sistem meliputi pengembangan pada fase perancangan kendali, evaluasi kendali, pembentukan program bahasa assembly MCS51 dan proses downloading program menuju target sistem mikrokontroler MCS51 untuk dieksekusi melakukan kendali pada plant yang nyata. Aksi kendali dapat diakuisi oleh program PC melalui komunikasi serial RS232 sehingga respon kendali dapat digambarkan pada layar monitor untuk dilakukan analisis lebih lanjut yang diperlukan pada proses tuning if-then fuzzy rules

  3. The application of geographic information system (GIS) in forensics geoscience

    OpenAIRE

    McKinley, Jennifer

    2017-01-01

    Advances in technological developments in Geographic Information Systems (GIS) has enabled the application of GIS in landscape mapping, environmental management, natural hazard risk and disaster management. As geographi- cal information becomes more widely available through satel- lite and aerial imagery, the cost of software decreases and GIS expertise expands, it is most likely that the use of GIS will increase. The methodology has practical applications for police, crime scene investigator...

  4. application of geographic information system (gis) in industrial land ...

    African Journals Online (AJOL)

    DEPHILIHS

    Land capability index mapping using Geographic Information System (GIS) principles was used for this study. The study was undertaken using Arc View ... Geographic Information Systems (GIS) is one of the best approaches for this type of ..... western segments and to a small extent the east. Some of the available lands are ...

  5. 77 FR 69899 - Public Conference on Geographic Information Systems (GIS) in Transportation Safety

    Science.gov (United States)

    2012-11-21

    ... NATIONAL TRANSPORTATION SAFETY BOARD Public Conference on Geographic Information Systems (GIS) in... Geographic Information Systems (GIS) in transportation safety on December 4-5, 2012. GIS is a rapidly... visualization of data. The meeting will bring researchers and practitioners in transportation safety and GIS...

  6. SISTEM INFORMASI DILIHAT DARI ASPEK KUALITAS INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rima Rachmawati

    2016-08-01

    Full Text Available Abstract. Management accounting information is generated by management accounting information systems. A quality information system capable of producing quality management accounting information. Information systems are measured by attributes; Integration, flexibility, accessibility, formalization and richness media. While management accounting information is measured by attribute; Scope, timeliness, accuracy, format and relevancy. This study aims to measure how much influence the quality of management accounting information systems to the quality of management accounting information. This research uses survey method, is descriptive and verification. Unit of analysis at the ITB Personnel Directorate. Data analysis using regression equation. The results showed that the quality of management accounting information systems affect the quality of management accounting information size variability of management accounting information quality is explained by the variable quality of management accounting information system of 98.6%. Keyword: Accounting Information Systems; Management Accounting Information; Management Accounting   Abstrak. Informasi akuntansi manajemen dihasilkan oleh sistem informasi akuntansi manajemen. Sistem informasi yang berkualitas yang mampu menghasilkan informasi akuntansi manajemen yang berkualitas. Sistem informasi diukur dengan atribut: integration, flexibility, accessibility, formalization dan media richness. Sedangkan informasi akuntansi manajemen diukur dengan atribut: scope, timeliness, accuracy, format dan relevancy. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar pengaruh kualitas sistem informasi akuntansi manajemen terhadap kualitas informasi akuntansi manajemen. Penelitian ini menggunakan metode survei, bersifat deskriptif dan verifikatif. Unit analisis pada Direktorat Kepegawaian ITB. Analisis data menggunakan persamaan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem informasi akuntansi

  7. PENERAPAN FUZZY INFERENCE SYSTEM TAKAGI-SUGENO-KANG PADA SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT GIGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lutfi Salisa Setiawati

    2016-04-01

    Full Text Available Generally, expert system only show types of disease after user choose symptoms. In the study is done the addition of disease severity level. The method applied in the calculation of the severity is a method of Fuzzy Inference System Takagi-Sugeno-Kang (Method of Sugeno. This study attempts to know whether method Fuzzy Inference System Takagi-Sugeno-Kang can work for expert system in giving the diagnosis diseases of the teeth. The result of this research or severity for diseases of pulpitis reversible 38,53%, pulpitis irreversible 59,64%, periodontitis 69,62%, acute periodontitis 51,43%, gingivitis 45.5%, acute pericoronitis 53,93%, sub acute pericoronitis 52,14%, chronic pericoronitis 46,05%, caries dentist an early stage 37,61%, caries dentist toward an advanced stage 43,89%, caries dentist an advanced stage 51,76%, gangrene pulpa 42,5%, polyps pulpa 56,43%, and periostitis 58,55%. A conclusion that was obtained from the study that is a method of Fuzzy Inference System Takagi-Sugeno-Kang could be applied to expert system of the teeth. Key Word: Teeth , Expert System , Expert System Teeth , Fuzzy Logic , Fuzzy Inference System , Takagi-Sugeno-Kang , Fuzzy Sugeno Pada umumnya, istem pakar hanya menampilkan jenis penyakit setelah user memilih gejala-gejala. Pada penelitian ini dilakukan penambahan tingkat keparahan penyakit. Metode yang diterapkan dalam perhitungan tingkat keparahan ini yaitu Metode Fuzzy Inference System Takagi-Sugeno-Kang (Metode Sugeno. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode Fuzzy Inference System Takagi-Sugeno-Kang dapat diterapkan pada sistem pakar dalam memberikan diagnosa penyakit gigi. Hasil dari penelitian ini didapatkan tingkat keparahan untuk penyakit Pulpitis Reversibel 38,53%, Pulpitis Irreversibel 59,64%, Periodontitis 69,62%, Periodontitis Akut 51,43%, Gingivitis 45,5%, Perikoronitis Akut 53,93%, Perikoronitis Sub Akut 52,14%, Perikoronitis Kronis 46,05%, Karies Denties Tahap Awal 37,61%, Karies

  8. Pengaruh Sistem Tanam Benih Langsung (TABELA, SRI (System of Rice Intensification dan Konvensional terhadap Gulma dan Hasil Padi (Oryza sativa L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    dessy sarfika

    2018-01-01

    Full Text Available Produksi padi pada tahun  2014 menurun dari tahun sebelumnya, tahun 2013 produksi padi mencapai 71.279.709 ton, sedangkan pada tahun 2014 produksi padi hanya mencapai 70.846.465 ton. Penurunan produksi padi dapat disebabkan oleh sistem tanam tanaman padi yang digunakan petani. Di Indonesia telah dikenal beberapa sistem tanam padi yaitu padi dengan sistem tanam benih langsung (tabela, SRI (System of Rice Intentification dan sistem konvensional. SRI termasuk dalam sistem tanam pindah (tapin bibit yang menggunakan sistem pengairan berselang namun berbeda dengan sistem tapin konvensional yang menggunakan sistem pengairan penggenangan pada lahan atau media tanam. Sistem tanam benih langsung dilakukan dengan cara menyemai benih ke lahan dengan kondisi air pada lahan macak-macak. Kondisi pengairan pada masing-masing sistem tanam yang berbeda menyebabkan adanya OPT. Salah satu OPT yang keberadaannya dipengaruhi  oleh sistem tanam yaitu gulma. Penelitian ini dilaksanakan pada media pot menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK yang terdiri dari 5 perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali. Dari hasil penelitian semua perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini, perlakuan sistem tanam konvensional dengan umur bibit 16 hari merupakan perlakuan yang terbaik dikarenakan populasi gulma yang rendah serta jumlah anakan, jumlah, malai, panjang malai, jumlah bulir per malai dan berat gabah tanaman padi memiliki rerata yang tertinggi dibandingkan dengan perlakuan yang lain. Kata Kunci : Sistem tanam, gulma, hasil padi

  9. Studi Mengenai Peneriamaan system ERP: EnhancementTerhadap Model Penerimaan Sistem ERP Berbasis Technoloy Acceptance Model

    OpenAIRE

    Govindaraju, Rajesri; de Bruijn, E.J.; Govindaraju, R.; Indriany, Nenny

    2007-01-01

    Dalam penelitian dibangun model yang menjelaskan penerimaan user terhadap sistem ERP yang diimplementasikan, serta melakukan survey untuk menguji hipotesis. Dengan model yang dibangun dikaji pengaruh attitude toward ERP system use dan ERP symbolic adoption yang mengacu pada penerimaan mental secara sukarela terhadap sistem ERP. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah adaptasi dari model TAM yang dikembangkan oleh Nah et al (2004) dan menambahkan lima konstruk baru yang berkaitan deng...

  10. DEVELOPMENT OF A CARBON MANAGEMENT GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS) FOR THE UNITED STATES

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Howard J. Herzog

    2004-03-01

    The Lab for Energy and Environment (LFEE) at MIT is developing a Geographic Information System (GIS) for carbon management. The GIS will store, integrate, and manipulate information relating to the components of carbon management systems. Additionally, the GIS can be used to interpret and analyze the effect of developing these systems. In the first year of this three year project, we focused on two tasks: (1) specifying the system design--defining in detail the GIS data requirements, the types of analyses that can be conducted, and the forms of output we will produce, as well as designing the computer architecture of the GIS and (2) creating the ''core'' datasets--identifying data sources and converting them into a form accessible by the GIS.

  11. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KOPERASI DAN UMKM BERBASIS TECHNOPRENEUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dony Waluya Firdaus

    2017-08-01

    Full Text Available Abstract. The design of Accounting Information System of Cooperatives and UMKM based on Technopreneur can assist Cooperative and UMKM in presenting Financial Statement and produce accountable financial statements Accounting system development method using Rapid Application Development (RAD adjust the pace Software Development Life Cycle (SDLC in design using DFD and flowchart. UMKM and Cooperative accounting information system using Enterprise Resource Planning. Keywords: Design; Accounting information system; Cooperative; UMKM; ERP Abstrak. Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Koperasi dan UMKM berbasis technopreneur dapat membantu Koperasi dan UMKM dalam menyajikan Laporan Keuangan dan menghasilkan laporan keuangan yang akuntabel. Metode pengembangan sistem informasi akuntansi menggunakan Rapid Application Development (RAD menyesuaikan pase Software Development Life Cycle (SDLC dalam perancangan menggunakan DFD dan flowchart. Sistem informasi akuntansi UMKM dan Koperasi menggunakan Enterprise Resources Planning. Keywords: Perancangan; Sistem Informasi Akuntansi; Koperasi; UMKM; ERP

  12. Desain dan Implementasi Sistem Pembelajaran Jarak Jauh Di Program Studi Sistem Komputer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Rozi Yerusalem

    2015-10-01

    Full Text Available Teknologi informasi saat ini digunakan pada berbagai bidang seperti pembelajaran. Pembelajaran yang dilakukan biasanya disebut dengan e-learning atau pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran ini dilakukan dengan menggunakan media yang memungkinkan peserta didik/mahasiswa dan pengajar/dosen dapat melakukan aktivitas pembelajaran tanpa harus bertatap muka. Universitas Diponegoro memiliki sistem otentikasi terpusat berbasis Lightweight Directory Access Protocol. Sistem otentikasi ini menggunakan username dan password yang terdapat dalam server LDAP. Universitas Diponegoro memiliki sistem informasi akademik yang beralamat di http://sia.undip.ac.id. Sistem informasi akademik ini digunakan mahasiswa untuk pengisian kartu rencana studi setiap semester. Berdasarkan latar belakang tersebut dibangun sebuah sistem pembelajaran jarak jauh yang menggunakan otentikasi login single sign on berbasis LDAP dan terintegrasi dengan sistem informasi akademik. Metodologi penelitian yang digunakan meliputi studi literatur dan bimbingan, pengambilan data dan analisis, menggunakan metode pengembangan prototyping. Sistem dibuat menggunakan LMS Moodle, ownCloud, dan CAS Server serta LDAP Server Universitas Diponegoro. Penelitian ini telah dihasilkan sebuah purwarupa sistem pembelajaran jarak jauh berbasis LMS Moodle dan ownCloud yang memiliki otentikasi Single Sign On berbasis CAS Server dan LDAP Server. Moodle telah dikembangkan sehingga dapat melakukan enroll mahasiswa kedalam course sesuai dengan mata kuliah pada kartu rencana studi.

  13. Sistem Monitoring Parkir Mobil menggunakan Sensor Infrared berbasis RASPBERRY PI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    DECY NATALIANA

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Masalah yang selalu timbul dalam sistem perparkiran adalah kurangnya informasi mengenai status ketersediaan lahan parkir, untuk itu diperlukan sebuah sistem monitoring parkir. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan merealisasikan model sistem monitoring perparkiran dengan fasilitas pemilihan area parkir dengan berbasiskan Raspberry Pi serta pemanfaatan infrared sebagai sensor. Sistem ini mampu menampilkan status ketersediaan dari area parkir yang ditampilkan pada display serta dilengkapi dengan perhitungan tarif parkir. Pada sistem yang dirancang dilengkapi dengan tombol untuk memilih area parkir, 2 buah sensor pada masing-masing area parkir untuk mendeteksi kendaraan, kamera untuk kemanan dan lampu LED sebagai indikator ketersediaan area parkir. Perangkat lunak yang digunakan pada sistem ini dirancang dengan menggunakan bahasa Python 2 dan untuk sistem database digunakan SQLite3. Pengujian dilakukan secara simulasi pada miniatur perparkiran. Hasil pengujian model sistem perparkiran dapat menampilkan kondisi dari masing-masing area parkir yang ditampilkan pada display. Kedua buah LED berhasil menjadi indikator ada tidaknya lahan parkir yang masih kosong. Untuk sistem perhitungan tarif parkir telah sesuai dengan perhitungan lamanya parkir. Kata kunci : Parkir, Raspberry Pi , Infrared, Python 2, Monitoring. ABSTRACT The problem which always happens in parking system is the lack of information about the parking area. That’s why we need parking monitoring system. The purposes of this project are to devise and create parking monitoring system which has fitur for ordering parking area. The system based on Raspberry Pi. The system use infra red as sensor. Beside show the availability status of parking area in a display, this system also calculates the price of using the parking area. The System equipped with button for ordering parking area, 2 infrared sensors for each area, web camera for security and 2 LED lamps for availability

  14. PENGEMBANGAN SISTEM AKUNTANSI BERBASIS INFORMATION AND COMMMUNICATION TECHNOLOGY (ICT PADA SEKOLAH UNGGULAN DI KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Wahyudin

    2014-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi akuntansi pada sekolah unggulan di wilayah kota Semarang yang berdasarkan pada kebutuhan user, mengakomodir kebijakan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta mengacu pada ISO 9001. Metode penyusunan sistem informasi akuntansi menggunakan model information sistem development methods. Analisis identifikasi kebutuhan informasi akuntansi menggunakan mix method, dengan mengkolaborai persepsi stakeholder sekolah dan kebutuhan internal sekolah. Hasil penelitian menunjukkan adanya pemetaan kebutuhan sistem informasi keuangan dan manual prosedur sistem informasi akuntansi sekolah unggulan di Kota Semarang yang terdiri dari Sistem Informasi Penganggaran (SiAnggar, Sistem Informasi Keuangan (SiKeu, Sistem Informasi Akuntansi (SiAkun. Dalam hal ini Sistem Informasi Akuntansi dibagi lagi menjadi tiga Sistem Akuntansi Manajemen, Sistem Akuntansi Keuangan, Sistem Akuntansi Aset. This study aims to develop a system of accounting information at outstanding schools in Semarang city which is based on the need of the users, and to accommodate the policy defined by the Ministry of Education and Culture based on ISO 9001. In formulating  the accounting information systems,  a model information system development method is used. Identification of needs analysis employs mixed method of accounting information by collaborating perception of the stakeholders involved at schools and internal needs of the school. The results show that there is mapping on the need of financial information systems and manual procedures of accounting information systems at the top schools in Semarang city consisting of Budgeting Information System (SiAnggar, Financial Information System (SiKeu, Accounting Information Systems (SiAkun. In this case, the Accounting Information Systems is subdivided into three Accounting Management System, Financial Accounting Systems, and  Asset Accounting Systems.

  15. HiGIS: An Open Framework for High Performance Geographic Information System

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    XIONG, W.

    2015-08-01

    Full Text Available Big data era expose many challenges to geospatial data management, geocomputation and cartography. There is no exception in geographic information systems (GIS community. Technologies and facilities of high performance computing (HPC become more and more feasible to researchers, while mobile computing, ubiquitous computing, and cloud computing are emerging. But traditional GIS need to be improved to take advantages of all these evolutions. We proposed and implemented a GIS married with high performance computing, which is called HiGIS. The goal of HiGIS is to promote the performance of geocomputation by leveraging the power of HPC, and to build an open framework for geospatial data storing, processing, displaying and sharing. In this paper the architecture, data model and modules of the HiGIS system are introduced. A geocomputation scheduling engine based on communicating sequential process was designed to exploit spatial analysis and processing. Parallel I/O strategy using file view was proposed to improve the performance of geospatial raster data access. In order to support web-based online mapping, an interactive cartographic script was provided to represent a map. A demostration of locating house was used to manifest the characteristics of HiGIS. Parallel and concurrency performance experiments show the feasibility of this system.

  16. Multimodale trafiknet i GIS (Multimodal Traffic Network in GIS)

    DEFF Research Database (Denmark)

    Kronbak, Jacob; Brems, Camilla Riff

    1996-01-01

    The report introduces the use of multi-modal traffic networks within a geographical Information System (GIS). The necessary theory of modelling multi-modal traffic network is reviewed and applied to the ARC/INFO GIS by an explorative example.......The report introduces the use of multi-modal traffic networks within a geographical Information System (GIS). The necessary theory of modelling multi-modal traffic network is reviewed and applied to the ARC/INFO GIS by an explorative example....

  17. ANALISIS PERBAIKAN SISTEM PENTANAHAN TELEKOMUNIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umar Umar

    2015-04-01

    Hasil dari penelitian ini adalah perbaikan sistem pentanahan site Kampung Baru dengan menggunakan konfigurasi single point connection window (SPCW, untuk mengamankan sistem telekomunikasi dari kebocoran arus dan petir serta imbasnya.  Perbaikan sistem pentanahan di site Kampung Baru menggunakan banyak elektroda yang membentuk persegi dikarenakan topografi tempat di sana yang memungkinkan dan efektif adalah menggunakan sistem tersebut. Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan perbaikan sistem di site Kampung Baru, didapatkan nilai perhitungan sistem pentanahan adalah 1.34 Ohm serta pengukurannya 1.21-1.25 Ohm.

  18. Specialized mining GIS system MineGIS SMZ Jelšava

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Peter Sasvári

    2005-12-01

    Full Text Available Following, the real needs for new mining information system requested by SMZ Jelšava, the Department of Mineral Deposits and Applied Geology (KLaAG at the Technical University of Košice (TUKE has prepared a specification for the specialized mining geographic information system called MineGIS SMZ Jelšava. The main roles of the new system have been defined as follows of reserves: the administration, analyse and the visualization of all mining geo-data related to the estimation.

  19. Developing Trainee Teacher Practice with Geographical Information Systems (GIS)

    Science.gov (United States)

    Walshe, Nicola

    2017-01-01

    There is general agreement that geographical information systems (GIS) have a place within the geography classroom; they offer the potential to support geographical learning, exploring real-world problems through student-centred learning, and developing spatial thinking. Despite this, teachers often avoid engaging with GIS and research suggests…

  20. APLIKASI SISTEM INFORMASI PERTANAHAN BERDASARKAN JENIS-JENIS HAK ATAS TANAH DI KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA II (STUDI KASUS KELURAHAN GENTENG, KECAMATAN GENTENG, SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ery Abdul Baary

    2015-02-01

    Full Text Available Di Kantor Pertanahan Kota Surabaya II, sistem informasi pertanahan belum diterapkan, jadi untuk melaksanakan tugasnya hanya menggunakan sebatas peta digital, maka dari itu perlu adanya sistem informasi pertanahan yang terpadu dan mutakhir untuk mendukung dan mengoptimalkan pengelolaan sistem informasi pertanahan di Kota Surabaya II.Pada penelitian ini akan dilakukan pembuatan sistem informasi pertanahan berdasarkan jenis hak atas tanah dengan menggunakan peta digital Kelurahan Genteng, Kecamatan Genteng, Surabaya skala 1:1000, citra Quickbird 2010, database mengenai bidang tanah dan data hasil survey. Pengolahan data menggunakan software utama Autodesk Land Dekstop 2009, ArcGIS 9.3. Pembuatan program aplikasi menggunakan software Visual Basic 6.0 yang dilengkapi dengan software tambahan MapObject 2.2.Dari hasil pembuatan Sistem informasi pertanahan di Kelurahan Genteng, Program ini mampu mengidentifikasi informasi bidang tanah mengenai jenis hak atas tanah yang meliputi 224 bidang tanah yang terdiri dari 132 bidang tanah atas hak guna bangunan, 89 bidang tanah atas hak milik, dan 3 bidang tanah atas hak pakai, serta dilengkapi dengan buku panduan sehingga dapat digunakan untuk membantu dalam pengambilan kebijakan dalam rencana pelaksanaan program inventarisasi penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah.

  1. SISTEM PENDUKUNG PEMBELAJARAN TENSES UNTUK TINGKAT DASAR BERBASIS SISTEM PAKAR MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Totok Chamidy

    2012-04-01

    Full Text Available Sistem pendukung pembelajaran tenses adalah suatu sistem pembelajaran terkomputerisasi yang dirancang untuk membantu seseorang dalam mendalami tenses. Tenses merupakan materi dasar dalam grammar yang digunakan untuk menunjukkan waktu kejadian memiliki struktur kata pembentuk kalimat yang berbeda-beda pada tiap penunjuk kejadiannya. Dari struktur kata pembentuk kalimat itulah sistem dapat membedakan tenses bentuk apa kalimat tersebut. Untuk membedakannya, sistem menggunakan metode forward chaining. Metode forward chaining adalah metode yang digunakan untuk mencari kesimpulan dari fakta-fakta yang terkumpul. Sistem kerja aplikasi ini adalah dengan memecah susunan kalimat menjadi kata kemudian dari kata tersebut oleh sistem akan dicari fakta-fakta dari kata tersebut. Fakta-fakta tersebut adalah jabatan berupa subjek, objek, verb dan lain sebagainya. Dari fakta-fakta tersebut, pada tahap akhir sistem akan mencari kecocokan antara fakta-fakta pembentuk kalimat dengan rumus pembentuk tenses. Dari hasil penelitian dengan memasukkan kalimat-kalimat yang memiliki struktur yang berbeda, aplikasi ini mampu mengenali bentuk tenses pada kalimat-kalimat tersebut. Hal ini mengacu pada hasil pengujian yang didapatkan persentase sebesar 96% dari 100 kalimat masukan. Kata Kunci : sistem pakar, forward chaining, tenses

  2. OPTIMISASI SISTEM USAHA TANI UNTUK PERTANIAN BERKELANJUTAN DI KAWASAN PESISIR BALI UTARA (Optimization of Farming System Towards Sustainable Agriculture in North Coastal Plain Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Budiasa

    2007-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Pengembangan sistem usaha tani secara intensif pada lahan kurang subur dengan sumberdaya air yang terbatas dapat mengarah pada trade-off antara manfaat ekonomi dalam jangka pendek dan permasalahan lingkungan dalam jangka panjang. Akibat degradasi lingkungan yang meningkat dan alokasi sumberdaya yang tidak efisien, sistem usahatani akan tidak berlanjut. Studi ini bertujuan untuk mengoptimalkan model sistem usahatani beririgasi dan menilai keberlanjutannya. Dengan menggunakan analisis programasi linier, petani di kawasan pesisir Bali bagian Utara telah optimal dalam alokasi sumberdaya yang diindikasikan oleh pencapaian solusi optimal pada model sistem usahatani konvensional yang mencerminkan kondisi kenyataan. Dengan berbagai penyesuaian model sistem usahatani konvensional dapat diperluas menjadi model sistem usahatani berkelanjutan. Diperoleh bahwa sistem usahatani berkelanjutan lebih baik ketimbang sistem usahatani konvensional. Karena semua komponen dan indikator keberlanjutan telah dipertimbangkan dalam model dan semua kriteria berkelanjutan telah tercapai dalam solusi optimal, maka model sistem usahatani yang telah diperluas tersebut juga menjamin bahwa pengembangan sistem usahatani beririgasi pda level rumah-tangga akan dapat berkelanjutan. Agar sistem usahatani rumah-tangga dapat berlanjut, petani seharusnya menggunakan air tahan sebesar atau kurang dari 8.547 L/dt, menambah pupuk organik dari pupuk kandang minimal sebesar 5t/ha/th, meneruskan sistem usahatani campuran dan rotasi tanaman, tetap mempertimbangkan pengeluaran minimum rumah-tangga, dan bersedia membayar harga air sebesar Rp 1.218,29/m3. Model sistem usahatani berkelanjutaan yang dihasilkan dari studi ini telah melalui proses validasi. Dengan demikian, hasil tersebut dapat dikontribusikan untuk pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pertanian. Juga, hasil tersebut dapat dijadikan pilihan praktek manajemen oleh petani dalam usahataninya.   ABSTRACT Intensive farming

  3. Adaptions of ArcGIS' Linear Referencing System to the Coastal Environment

    DEFF Research Database (Denmark)

    Balstrøm, Thomas

    2008-01-01

    For many years it has been problematic to store information for the coastal environment in a GIS. However, a system named "Linear referencing System" based upon a dynamic segmentation principle implemented in ESRIs ArcGIS 9 software has now made it possible to store and analyze information...

  4. PURWARUPA SISTEM INFORMASI KADASTER 3D BERBASIS WEB (STUDI KASUS : RUMAH SUSUN PENJARINGAN SARI, KOTA SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andy Laksmana Darmawan

    2015-06-01

    Full Text Available Kebutuhan informasi pertanahan 3D saat ini sangat dibutuhkan masyarakat seiring dengan perkembangan pertumbuhan pembangunan dari pembangunan horizontal ke arah pembangunan vertikal. Salah satu informasi kadaster 3D yang perlu dikembangkan adalah mengenai Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa. Dalam penelitian ini Rusunawa yang dijadikan sebagai studi kasus penelitian adalah Rumah Susun Penjaringan Sari Surabaya yang dikelola oleh Pemerintah Kota Surabaya.Untuk menghasilkan informasi kadaster 3D dari Rumah Susun Penjaringan Sari Surabaya dibutuhkan data denah gedung beserta data penghuni Rumah Susun Penjaringan Sari Surabaya. Data-data tersebut digunakan untuk membuat basis data 3D. Basis data 3D dibuat dengan menggunakan software PostgreSQL+PostGIS dan selanjutnya diintegrasikan dengan sistem informasi sehingga dapat dihasilkan visualisasi dari purwarupa sistem informasi kadaster 3D berbasis web.Penelitian ini menghasilkan produk berupa purwarupa atau prototype berupa web informasi kadaster 3D yang dapat mengakomodasi pendaftaran sewa menyewa dari Rumah Susun Penjaringan Sari dengan model dinamis sehingga data-data yang ada dapat di¬update ketika mengalami perubahan data. Dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk mengaplikasikan sistem informasi kadaster 3D di Indonesia secara online.

  5. Implementasi Sistem Perparkiran Otomatis dengan Menentukan Posisi Parkir Berbasis RFId

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    FREEON ALKAPON IMBIRI

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Apartemen merupakan salah satu tempat tinggal yang ideal di kota metropolitan yang menyediakan banyak fasilitas bagi penghuninya. Salah satu fasilitas tersebut adalah tersedianya area parkir yang memadai dan nyaman bagi penghuni yang memiliki kendaraan, pada kenyataannya saat ini sistem perparkiran yang digunakan masih bermasalah. Masalah yang ditimbulkan dalam sistem perparkiran adalah kurangnya informasi mengenai lahan parkir yang kosong serta penempatan kendaraan yang tidak sesuai sehingga sering kali pemilik kendaraan membutuhkan waktu yang lama untuk sekedar menemukan tempat parkir yang kosong. Berdasarkan hal itu diperlukan sebuah sistem monitoring parkir yang memudahkan pengendara kendaraan yang hendak parkir. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan merealisasikan model sistem monitoring perparkiran dengan fasilitas pemilihan area parkir menggunakan Teknologi RFId. Perangkat lunak yang digunakan pada sistem ini dirancang dengan menggunakan bahasa C#. Pada sistem ini proses pengambilan data secara kontinyu menggunakan mikrokontroler Atmega16 sebagai komponen kendali utamanya. Pengujian dilakukan secara simulasi pada miniatur perparkiran. Hasil pengujian model sistem perparkiran dapat menampilkan kondisi dari masing-masing area parkir yang ditampilkan pada display. Sistem pengambilan data secara kontinyu menggunakan kartu RFId sistem ini dapat menggantikan operator. Sensor cahaya (LED dan LDR akan berlogika 1 jika ada mobil yang lewat. Kata kunci: Parkir, RFId, LED, LDR, Mikrokontroler, Atmega16, Microsoft Acess, C#. ABSTRACT Apartment is an ideal place of living in a big city ,it provides a lot of facilities .One of apartment facilities is a parking lot that are adequate and comfortable for its occupants who have vehicles . Problems caused in the parking system is the lack of information regarding the parking lot is empty and the placement of the vehicle that is not in accordance with the wishes so that often the owner of the

  6. HUBUNGAN PENERAPAN SISTEM PENGGAJIAN DENGAN KOMITMEN DAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN PT. DWIPAHASTA UTAMADUTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Priyo Tri Nugroho

    2017-01-01

    Full Text Available The objective of the research is to discover the perception of the employee on the implementation of payroll system in PT Dwipahasta Utamaduta; know the relationship between the implementation of payroll system with the commitment of PT Dwipahasta Utamaduta employee and give a policy solution.  The research uses qualitative and quantitative approach.  To analyze the relationship, the research used Rank Spearman to analyze the existing or non-existing inter variable correlation.  The result of the research shows that 1 most of the employee knows, understands, and feels the payroll system implementation is suitable with the real condition; 2 a one way relation and significant relationship between the payroll system with the commitment of the employee; 3 a one way relation and significant relationship between the payroll system with the productivity of the employee; 4 the management implements consistently the payroll system and evaluates periodically. Keywords: commitment, semantic difference, productivity, payroll systemAbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui persepsi karyawan terhadap penerapan sistem penggajian di PT Dwipahasta Utamaduta; mengetahui hubungan antara penerapan sistem penggajian dengan komitmen karyawan PT Dwipahasta Utamaduta; mengetahui hubungan antara penerapan sistem penggajian dengan produktivitas kerja karyawan PT Dwipahasta Utamaduta; dan memberikan solusi kebijakan yang seharusnya diambil perusahaan. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif dan kuantitatif. Uji korelasi menggunakan korelasi Rank Spearman untuk menganalisis ada tidaknya hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 mayoritas karyawan mengetahui, memahami dan merasakan sistem penggajian yang diterapkan sudah sesuai kondisi yang sebenarnya; 2 hubungan yang searah dan signifikan antara sistem penggajian dengan komitmen karyawan; 3 hubungan yang searah dan  signifikan antara sistem penggajian dengan produktivitas karyawan; 4 manajemen

  7. PERANCANGAN SISTEM PEMESANAN BARANG BERBASIS WEB DI TOKO ZENITH KOMPUTER DI PEKANBARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fery Wongso Johan Wyanaputra

    2016-03-01

    Full Text Available Abstrak : Sistem Informasi Pemesananberbasis web merupakan bagian dari sistem informasi pemasaran yang dikembangkan untuk mengumpulkan, mengolah data sehingga data tersebut dapat dilihat kembali untuk disalurkan sebagai suatu informasi yang berguna. Wujud dari pengembangan Sistem Informasi Pemesananberbasis web ini adalah pembuatan aplikasi Komputer yang mampu mewakili sistem informasi yang dirancang secara keseluruhan.Aplikasi Sistem Informasi pemesanan yang dihasilkan mampu mengelola data pemesanan secara terorgasisasi, serta menghasilkan laporan yang lengkap, akurat dan selalu aktual untuk setiap tingkatan manajemen. Perancangan sistemnya menggunakan PHP (Personal Home Page dan rancangan databasenya menggunakan Xamp Server. Hasil dari perancangan aplikasi Sistem Informasi Pemesananberbasis web menunjukkan bahwa peranan aplikasi Komputer dalam sistem informasi sangat penting sebagai penunjang dalam meningkatkan kualitas kegiatan Pemesanan dan pelayanan di lingkungan toko Zenith Komputer. Abstract: Information Systems is a web Pemesananberbasis Part Of The Marketing Information System was developed to review collect, process the data so that the data can be Seen Back to review the information supplied as a useful thing. From the form of development of Information Systems web Pemesananberbasis Singer Was Able Computer Application Development Information System Designed represent keseluruhan.Aplikasi Operating System Generated Ordering Information Ability to Manage Booking Data Operating terorgasisasi, as well as generate reports The complete, Accurate And Always Currents for EVERY level management review, The design of the system using PHP (Personal Home Page and database design using XAMP Server. Results From designing web applications Pemesananberbasis Information System showed that Role of Information Systems Computer Application hearts hearts Sangat as supporting activities improving QUALITY Booking And Environmental Services at Zenith

  8. SISTEM BERBASIS PENGETAHUAN UNTUK KENAIKAN PANGKAT MILITER TNI AU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Lianto Buliali

    2007-01-01

    Full Text Available The rank of a TNI AU personnel is related with the placement of the personnel in the previous rank, education, or other duty placement. TNI AU carries out rank promotion every year. In essence, the process is to check the accomplishment of a personnel to rank promotion criteria. The large number of rules in rank promotion criteria makes manual calculation time and energy consuming. In this research, a knowledge based system is developed to help calculating the accomplishment of personnel to rank promotion criteria. This system is chosen because of the suitability of representation of the rules in the criteria with the rules in knowledge based system and because of the large number of rules in rank promotion criteria. ASP.Net, C#.Net, dan IIS web server is used in the implementation of the system. The case study in this research is conducted at Pusdiklat Hanudnas Surabaya. Testing is conducted by using data approved by Pusdiklat Hanudnas Surabaya. The results show that the system has performed accepatbly as the results from the system is the same as the result from manual calculation. Abstract in Bahasa Indonesia : Kepangkatan prajurit TNI AU berkaitan erat dengan penempatan prajurit tersebut dalam jabatan, keperluan pendidikan, atau penugasan-penugasan lainnya. TNI AU mengadakan agenda pengajuan kenaikan pangkat setiap tahun. Proses ini pada intinya adalah pemeriksaan pemenuhan kriteria kenaikan pangkat personel. Banyaknya aturan dalam pemenuhan kriteria kenaikan pangkat membuat perhitungan secara manual mambutuhkan waktu dan energi yang banyak. Dalam penelitian ini dibangun sistem berbasis pengetahuan untuk membantu perhitungan pemenuhan kriteria dalam proses kenaikan pangkat prajurit. Sistem ini dipilih karena kesesuaian representasi aturan pada kriteria dalam proses kenaikan pangkat prajurit dan aturan pada sistem berbasis pengetahuan serta banyaknya aturan yang menyangkut kenaikan pangkat prajurit. ASP.Net, C#.Net, dan IIS web server

  9. Development of a Carbon Management Geographic Information System (GIS) for the United States

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Howard Herzog; Holly Javedan

    2009-12-31

    In this project a Carbon Management Geographical Information System (GIS) for the US was developed. The GIS stored, integrated, and manipulated information relating to the components of carbon management systems. Additionally, the GIS was used to interpret and analyze the effect of developing these systems. This report documents the key deliverables from the project: (1) Carbon Management Geographical Information System (GIS) Documentation; (2) Stationary CO{sub 2} Source Database; (3) Regulatory Data for CCS in United States; (4) CO{sub 2} Capture Cost Estimation; (5) CO{sub 2} Storage Capacity Tools; (6) CO{sub 2} Injection Cost Modeling; (7) CO{sub 2} Pipeline Transport Cost Estimation; (8) CO{sub 2} Source-Sink Matching Algorithm; and (9) CO{sub 2} Pipeline Transport and Cost Model.

  10. SISTEM VERIFIKASI ONLINE MENGGUNAKAN BIOMETRIKA WAJAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Piarsa

    2010-07-01

    Full Text Available Sistem verifikasi online menggunakan biometrika wajah adalah sebuah sistem kontrol keamanan akses webyang menggunakan biometrika wajah. Sistem verifikasi bertujuan untuk menerima atau menolak identitas yangdiklaim oleh seseorang. Sistem ini dibagi dalam dua proses penting yaitu proses pendaftaran dan proses pengenalan.Proses pendaftaran adalah proses dimana seorang pengguna mendaftarkan dirinya dalam suatu web dan kemudianmelakukan pendaftaran wajah, data wajah yang telah terdaftar akan digunakan untuk proses selanjutnya yaitu prosespengenalan. Proses pedaftaran wajah menggunakan pendeteksian wajah yang menggunakan library OpenCV. Prosesverifikasi menggunakan sistem pengenalan yang menggunakan metode Eigenface.Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa, biometrika dapat diterapkan dan digunakan sebagai sistemverifikasi yang berbasiskan web secara online. Metode eigenface dalam proses pengenalan dapat digunakan sebagaisistem keamanan tambahan dengan menggunakan nilai ambang 1,2 dan penggunaan 4 eigenface. Pemilihan nilaiambang dan eigenface dapat disesuaikan dengan kebutuhan keamanan yang diinginkan. Nilai ambang danpenggunaan eigenface bersifat berlawanan arah dimana semakin kecil nilai ambang dan semakin besar penggunaaneigenface maka keakuratan sistem semakin akurat, dan sebaliknya sistem keakuratan sistem menjadi berkurang.

  11. PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PROTOTYPE SISTEM PARKIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Ayu Septriyaningrum

    2016-10-01

    Abstrak  Sistem parkir manual pada pelayanan parkir mall memerlukan pengelolaan dan pengembangan sistem yang lebih rumit dan jauh dari kata efisien. Informasi yang didapatkan pengelola parkir terkait kondisi parkir di lapangan setiap harinya masih kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan prototype sistem parkir. Metode pengembangan dan perancangan sistem pada penelitian ini adalah metode Waterfall. Hasil yang didapatkan adalah sistem ini dapat mendeteksi keberadaan mobil pada slot parkir yang tersedia dengan bantuan Intel Galileo Board Gen 2 sebagai kontroler, sensor LDR (Light Dependent Resistor dan sensor ultrasonik (PING sebagai alat bantu pendeteksi keberadaan mobil. Sistem dapat menampilkan aktifitas parkir pada aplikasi web seperti kondisi lahan parkir kosong, lahan terisi, waktu masuk, waktu keluar, lama parkir dan kapasitas parkir yang tersedia serta grafik pemakaian lahan parkir. Dapat disimpulkan bahwa perancangan dan pengembangan sistem berhasil diimplementasikan. Kata Kunci : Sistem parkir, waterfall, Intel Galileo Board Gen 2,sensor LDR (Light Dependent Resistor, sensor ultrasonik

  12. Evaluation of SOVAT: an OLAP-GIS decision support system for community health assessment data analysis.

    Science.gov (United States)

    Scotch, Matthew; Parmanto, Bambang; Monaco, Valerie

    2008-06-09

    Data analysis in community health assessment (CHA) involves the collection, integration, and analysis of large numerical and spatial data sets in order to identify health priorities. Geographic Information Systems (GIS) enable for management and analysis using spatial data, but have limitations in performing analysis of numerical data because of its traditional database architecture.On-Line Analytical Processing (OLAP) is a multidimensional datawarehouse designed to facilitate querying of large numerical data. Coupling the spatial capabilities of GIS with the numerical analysis of OLAP, might enhance CHA data analysis. OLAP-GIS systems have been developed by university researchers and corporations, yet their potential for CHA data analysis is not well understood. To evaluate the potential of an OLAP-GIS decision support system for CHA problem solving, we compared OLAP-GIS to the standard information technology (IT) currently used by many public health professionals. SOVAT, an OLAP-GIS decision support system developed at the University of Pittsburgh, was compared against current IT for data analysis for CHA. For this study, current IT was considered the combined use of SPSS and GIS ("SPSS-GIS"). Graduate students, researchers, and faculty in the health sciences at the University of Pittsburgh were recruited. Each round consisted of: an instructional video of the system being evaluated, two practice tasks, five assessment tasks, and one post-study questionnaire. Objective and subjective measurement included: task completion time, success in answering the tasks, and system satisfaction. Thirteen individuals participated. Inferential statistics were analyzed using linear mixed model analysis. SOVAT was statistically significant (alpha = .01) from SPSS-GIS for satisfaction and time (p OLAP-GIS decision support systems as a valuable tool for CHA data analysis.

  13. Development of integrated evaluation information system for sandstone-hosted uranium deposits based on ComGIS

    International Nuclear Information System (INIS)

    Ke Dan; Han Shaoyang; Hou Huiqun; Hu Shuiqing

    2006-01-01

    Component GIS owns many merits such as flexible function and easy to be used, which makes it very suitable for the development of professional GIS application system in geoscience field. During the process of exploration and evaluation for uranium resources, computer application system has been a powerful tool owning to the following functions: professional processing, management and storage of data, spatial analysis, visualization and mapping, etc. In this paper technological routine is presented for the development of integrated evaluation information system for sandstone-hosted uranium deposits based on ArcGIS Engine. General GIS functions can be realized with ArcGIS Engine easily and quickly, the developers could concentrate their attentions on developing professional functions, which will shorten the developing period and make the system more efficient. It is showed that the system developed on ArcGIS Engine platform is stable in operation, flexible in functions and professional in application. (authors)

  14. SISTEM INFORMASI KESEHATAN KELURAHAN BLATER KABUPATEN PURBALINGGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yogi Ramadhani

    2014-02-01

    Full Text Available Sistem Informasi semakin banyak digunakan dalam berbagai instansi untuk mempermudah dalam suatu pekerjaan. Sistem informasi berbasis komputer dapat mengurangi masalah dan memberikan keamanan dalam hal pengarsipan dokumen. Teknologi perangkat lunak komputer semakin berkembang dan memberikan banyak alternatif dalam pembangunan sebuah sistem informasi. Penelitian ini dilaksanakan untuk membangun sebuah sistem informasi kesehatan yang userfriendly dan mudah digunakan. Sistem informasi kesehatan ini mengusung sebuah sistem pengarsipan digital dengan interface yang sederhana dan dapat diakses melalui peramban web. Sistem informasi ini menggunakan sebuah teknologi basis data MySql yang dipadukan dengan aplikasi Apache dan PHP.

  15. GeoMEx: Geographic Information System (GIS) Prototype for Mars Express Data

    Science.gov (United States)

    Manaud, N.; Frigeri, A.; Ivanov, A. B.

    2013-09-01

    As of today almost a decade of observational data have been returned by the multidisciplinary instruments on-board the ESA's Mars Express spacecraft. All data are archived into the ESA's Planetary Science Archive (PSA), which is the central repository for all ESA's Solar System missions [1]. Data users can perform advanced queries and retrieve data from the PSA using graphical and map-based search interfaces, or via direct FTP download [2]. However the PSA still offers limited geometrical search and visualisation capabilities that are essential for scientists to identify their data of interest. A former study has shown [3] that this limitation is mostly due to the fact that (1) only a subset of the instruments observations geometry information has been modeled and ingested into the PSA, and (2) that the access to that information from GIS software is impossible without going through a cumbersome and undocumented process. With the increasing number of Mars GIS data sets available to the community [4], GIS software have become invaluable tools for researchers to capture, manage, visualise, and analyse data from various sources. Although Mars Express surface imaging data are natural candidates for use in a GIS environment, other non-imaging instruments data (subsurface, atmosphere, plasma) integration is being investigated [5]. The objective of this work is to develop a GIS prototype that will integrate all the Mars Express instruments observations geometry information into a spatial database that can be accessed from external GIS software using standard WMS and WFS protocols. We will firstly focus on the integration of surface and subsurface instruments data (HRSC, OMEGA, MARSIS). In addition to the geometry information, base and context maps of Mars derived from surface mapping instruments data will also be ingested into the system. The system back-end architecture will be implemented using open-source GIS frameworks: PostgreSQL/PostGIS for the database, and Map

  16. SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB LOKASI BAHAN GALIAN KABUPATEN PONOROGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Santosa

    2010-01-01

    Full Text Available Geographical Information System Base On Web Location Materials Dig Sub-Province of Ponorogo can give information concerning dig materials situation had by area of Ponorogo. This System will present map of Sub-Province area administration of Ponorogo along with dig materials location dots. Where every the dig materials location dot will give description of detail from each dig materials. Methodologies engineer software used to build this system is Waterfall which is covering engineer system, analyse, scheme, coding, conservancy and examination. Programming language the used is Arcview, Macromedia Flash, PHP 4, and Mysql Sistem Informasi Geografis Berbasis Web Lokasi Bahan Galian Kabupaten Ponorogo dapat memberikan informasi mengenai letak bahan galian yang dimiliki daerah Ponorogo. Sistem ini akan menampilkan peta administrasi daerah Kabupaten Ponorogo beserta titik-titik lokasi bahan galian. Dimana setiap titik lokasi bahan galian tersebut akan memberikan keterangan detail dari masing-masing bahan galian. Metodologi rekayasa perangkat lunak yang digunakan untuk membangun sistem ini adalah Waterfall yang meliputi rekayasa sistem, analisis, perancangan, pemrograman, pengujian dan pemeliharaan. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah ArcView, Macromedia Flash, PHP 4, dan MySQL

  17. SISTEM INVENTORI BARANG DENGAN TEKNOLOGI AJAX

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anna Fitriya

    2015-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Sistem inventori barang pada pertokoan telah banyak dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Pada Toko Karya Indah, kegiatan yang berkaitan dengan inventori barang masih dilakukan secara manual sehingga pihak toko kesulitan untuk mengetahui data barang yang masih tersedia, habis, atau hampir habis. Selain itu, proses yang dilakukan membutuhkan waktu yang relatif lama. Oleh karena itu, diperlukan sistem inventori barang. Sistem dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Sistem disertai teknologi AJAX (Asynchronous JavaScript And XML, khususnya AJAX autocomplete dan AJAX validasi. Hasil yang diperoleh adalah pengolahan data pada sistem inventori barang dengan menggunakan AJAX dapat dilakukan dengan lebih cepat dari pada tanpa AJAX. Kata kunci: sistem inventori, AJAX.

  18. Sistem Informasi Wisata Kuliner di Kota Semarang Berbasis Web

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chaerunissa Ariwardhani

    2014-01-01

    Full Text Available Kemajuan teknologi informasi dewasa ini memicu pertumbuhan jumlah para pengguna internet. Dalam dunia bisnis, peranan teknologi menjadi hal yang sangat utama, dan bisa dikatakan sudah menjadi kebutuhan primer bagi usahawan pada masa ini. Demikian halnya tentang kuliner yang telah memanfaatkan jaringan internet untuk menyajikan berbagai informasi baik dari informasi tempat, rasa, penyajian dan harga  dalam bidang teknologi informasi. Namun untuk informasi kuliner di Semarang dalam sebuah site, sementara ini masih kurang lengkap dan belum ada site yang menkhususkan wisata kuliner di Semarang. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah perancangan aplikasi sistem informasi wisata kuliner Kota Semarang berbasis web untuk memudahkan masyarakat dalam menemukan ragam kuliner yang ada di Kota Semarang . Desain dan implementasi akan diawali dengan analisa kebutuhan sistem atau dikenal dengan istilah system requirements analysis. Hal ini ditujukan untuk mendapatkan spesifikasi sistem yang sesuai. Dalam tahapan desain, Data Flow Diagram digunakan untuk penggambaran proses bisnis dengan jelas. Sementara itu, Entity Relationship Diagram digunakan untuk merepresentasikan data dalam sistem secara logis. Hasil dari tahapan desain kemudian diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan menggunakan sistem basis data MySQL serta penggunaan Javascript untuk menghasilkan sistem informasi berbasis web yang lebih dinamis Tools yang digunakan adalah software Adobe Dreamweaver CS6, XAMPP. Hasil pengujian Sistem Informasi Wisata Kuliner di Kota Semarang Berbasis Web menunjukkan bahwa semua fitur yang terdapat dalam aplikasi dapat bekerja dengan baik seperti mengelola data kuliner, mengelola data admin, mengelola data member dan mengelola komentar yang masuk. Menggunakan permodelan sistem Entity Relationship Diagram. Sistem informasi ini memiliki user pada sistem sebanyak lima yaitu admin, member aktif, member pasif, member premium dan pengunjung.

  19. GRASS GIS: The first Open Source Temporal GIS

    Science.gov (United States)

    Gebbert, Sören; Leppelt, Thomas

    2015-04-01

    GRASS GIS is a full featured, general purpose Open Source geographic information system (GIS) with raster, 3D raster and vector processing support[1]. Recently, time was introduced as a new dimension that transformed GRASS GIS into the first Open Source temporal GIS with comprehensive spatio-temporal analysis, processing and visualization capabilities[2]. New spatio-temporal data types were introduced in GRASS GIS version 7, to manage raster, 3D raster and vector time series. These new data types are called space time datasets. They are designed to efficiently handle hundreds of thousands of time stamped raster, 3D raster and vector map layers of any size. Time stamps can be defined as time intervals or time instances in Gregorian calendar time or relative time. Space time datasets are simplifying the processing and analysis of large time series in GRASS GIS, since these new data types are used as input and output parameter in temporal modules. The handling of space time datasets is therefore equal to the handling of raster, 3D raster and vector map layers in GRASS GIS. A new dedicated Python library, the GRASS GIS Temporal Framework, was designed to implement the spatio-temporal data types and their management. The framework provides the functionality to efficiently handle hundreds of thousands of time stamped map layers and their spatio-temporal topological relations. The framework supports reasoning based on the temporal granularity of space time datasets as well as their temporal topology. It was designed in conjunction with the PyGRASS [3] library to support parallel processing of large datasets, that has a long tradition in GRASS GIS [4,5]. We will present a subset of more than 40 temporal modules that were implemented based on the GRASS GIS Temporal Framework, PyGRASS and the GRASS GIS Python scripting library. These modules provide a comprehensive temporal GIS tool set. The functionality range from space time dataset and time stamped map layer management

  20. Evaluation of Wind Energy Production in Texas using Geographic Information Systems (GIS)

    Science.gov (United States)

    Ferrer, L. M.

    2017-12-01

    Texas has the highest installed wind capacity in the United States. The purpose of this research was to estimate the theoretical wind turbine energy production and the utilization ratio of wind turbines in Texas. Windfarm data was combined applying Geographic Information System (GIS) methodology to create an updated GIS wind turbine database, including location and technical specifications. Applying GIS diverse tools, the windfarm data was spatially joined with National Renewable Energy Laboratory (NREL) wind data to calculate the wind speed at each turbine hub. The power output for each turbine at the hub wind speed was evaluated by the GIS system according the respective turbine model power curve. In total over 11,700 turbines are installed in Texas with an estimated energy output of 60 GWh per year and an average utilization ratio of 0.32. This research indicates that applying GIS methodologies will be crucial in the growth of wind energy and efficiency in Texas.

  1. Evaluation of SOVAT: An OLAP-GIS decision support system for community health assessment data analysis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Parmanto Bambang

    2008-06-01

    Full Text Available Abstract Background Data analysis in community health assessment (CHA involves the collection, integration, and analysis of large numerical and spatial data sets in order to identify health priorities. Geographic Information Systems (GIS enable for management and analysis using spatial data, but have limitations in performing analysis of numerical data because of its traditional database architecture. On-Line Analytical Processing (OLAP is a multidimensional datawarehouse designed to facilitate querying of large numerical data. Coupling the spatial capabilities of GIS with the numerical analysis of OLAP, might enhance CHA data analysis. OLAP-GIS systems have been developed by university researchers and corporations, yet their potential for CHA data analysis is not well understood. To evaluate the potential of an OLAP-GIS decision support system for CHA problem solving, we compared OLAP-GIS to the standard information technology (IT currently used by many public health professionals. Methods SOVAT, an OLAP-GIS decision support system developed at the University of Pittsburgh, was compared against current IT for data analysis for CHA. For this study, current IT was considered the combined use of SPSS and GIS ("SPSS-GIS". Graduate students, researchers, and faculty in the health sciences at the University of Pittsburgh were recruited. Each round consisted of: an instructional video of the system being evaluated, two practice tasks, five assessment tasks, and one post-study questionnaire. Objective and subjective measurement included: task completion time, success in answering the tasks, and system satisfaction. Results Thirteen individuals participated. Inferential statistics were analyzed using linear mixed model analysis. SOVAT was statistically significant (α = .01 from SPSS-GIS for satisfaction and time (p Conclusion Using SOVAT, tasks were completed more efficiently, with a higher rate of success, and with greater satisfaction, than the

  2. A study on spatial decision support systems for HIV/AIDS prevention based on COM GIS technology

    Science.gov (United States)

    Yang, Kun; Luo, Huasong; Peng, Shungyun; Xu, Quanli

    2007-06-01

    Based on the deeply analysis of the current status and the existing problems of GIS technology applications in Epidemiology, this paper has proposed the method and process for establishing the spatial decision support systems of AIDS epidemic prevention by integrating the COM GIS, Spatial Database, GPS, Remote Sensing, and Communication technologies, as well as ASP and ActiveX software development technologies. One of the most important issues for constructing the spatial decision support systems of AIDS epidemic prevention is how to integrate the AIDS spreading models with GIS. The capabilities of GIS applications in the AIDS epidemic prevention have been described here in this paper firstly. Then some mature epidemic spreading models have also been discussed for extracting the computation parameters. Furthermore, a technical schema has been proposed for integrating the AIDS spreading models with GIS and relevant geospatial technologies, in which the GIS and model running platforms share a common spatial database and the computing results can be spatially visualized on Desktop or Web GIS clients. Finally, a complete solution for establishing the decision support systems of AIDS epidemic prevention has been offered in this paper based on the model integrating methods and ESRI COM GIS software packages. The general decision support systems are composed of data acquisition sub-systems, network communication sub-systems, model integrating sub-systems, AIDS epidemic information spatial database sub-systems, AIDS epidemic information querying and statistical analysis sub-systems, AIDS epidemic dynamic surveillance sub-systems, AIDS epidemic information spatial analysis and decision support sub-systems, as well as AIDS epidemic information publishing sub-systems based on Web GIS.

  3. Design and realization of tourism spatial decision support system based on GIS

    Science.gov (United States)

    Ma, Zhangbao; Qi, Qingwen; Xu, Li

    2008-10-01

    In this paper, the existing problems of current tourism management information system are analyzed. GIS, tourism as well as spatial decision support system are introduced, and the application of geographic information system technology and spatial decision support system to tourism management and the establishment of tourism spatial decision support system based on GIS are proposed. System total structure, system hardware and software environment, database design and structure module design of this system are introduced. Finally, realization methods of this systemic core functions are elaborated.

  4. Geographic Information System (GIS) Applications at a Multi-Site Community College.

    Science.gov (United States)

    Pottle, Laura

    This report presents the Front Range Community College (FRCC) (Colorado) Office of Institutional Research's recent expansion of its data analysis and reporting capabilities to include a geographic information system (GIS). Utilizing ArcView GIS software, the college is better able to visualize institutional and environmental data. They have…

  5. Understanding the use of geographical information systems (GIS) in health informatics research: A review.

    Science.gov (United States)

    Shaw, Nicola; McGuire, Suzanne

    2017-06-23

    The purpose of this literature review is to understand geographical information systems (GIS) and how they can be applied to public health informatics, medical informatics, and epidemiology. Relevant papers that reflected the use of geographical information systems (GIS) in health research were identified from four academic databases: Academic Search Complete, BioMed Central, PubMed Central, and Scholars Portal, as well as Google Scholar. The search strategy used was to identify articles with "geographic information systems", "GIS", "public health", "medical informatics", "epidemiology", and "health geography" as main subject headings or text words in titles and abstracts. Papers published between 1997 and 2014 were considered and a total of 39 articles were included to inform the authors on the use of GIS technologies in health informatics research. The main applications of GIS in health informatics and epidemiology include disease surveillance, health risk analysis, health access and planning, and community health profiling. GIS technologies can significantly improve quality and efficiency in health research as substantial connections can be made between a population's health and their geographical location. Gains in health informatics can be made when GIS are applied through research, however, improvements need to occur in the quantity and quality of data input for these systems to ensure better geographical health maps are used so that proper conclusions between public health and environmental factors may be made.

  6. PEMANFAATAN ENTERPRISE ARCHITECTURE PLANNING UNTUK PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kridanto Surendro

    2007-01-01

    Full Text Available In the endeavor to attain its goal, an enterprise strives to undertake challenges and changes of which strategies for effective measures and efficient resource usage become necessary. To this necessity, the role of information system for supporting and enhancing enterprise performance has become more strategic and widely established. This elicits mission for information system and advises a general course of action to give a unified direction for planning, implementation and control in alignment with enterprise business strategy. A planning that identifies enterprise's information requirement and possible innovations in technology utilization for enhancing enterprise performance is a first step to begin the fulfillment of information system mission. Such a planning can be satisfied by employing Enterprise Architecture Planning methodology, which is purposed to deliver data architecture, application architecture, technology architecture and implementation plan. Implementation plan is comprised of a sequence of application development and technology platform migration / acquisition. Such a sequence is elaborated further according to business aspect as a main drive, organizational aspect which addresses people who will be involved in implementation, information system and information technology environment aspect as an interface for existing and future systems, and application development aspect which interconnects one stage in the development sequence with another. Abstract in Bahasa Indonesia : Pencapaian tujuan suatu enterprise menghadapi berbagai tantangan serta perubahan yang memerlukan strategi untuk langkah-langkah efektif dan pemanfaatan sumber daya yang efisien. Salah satu strategi yang penting dan semakin banyak digunakan adalah pemanfaatan dan peningkatan dukungan sistem informasi bagi enterprise. Penerapan strategi ini mengembankan misi pada sistem informasi yang pemenuhannya memerlukan keterpaduan arah dalam perencanaan, pelaksanaan

  7. Implementasi Sistem Penyiaran Musik Digital di Kafe menggunakan Visible Light Communication

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    DENNY DARLIS

    2018-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Teknologi penyiaran dengan frekuensi radio menggunakan teknik modulasi frekuensi (FM telah dikenal sejak lama. Teknologi ini memfasilitasi pengiriman suara melalui sinyal analog dari pemancar kepada penerima. Pengembangan teknologi komunikasi menggunakan cahaya tampak yang memanfaatkan lampu LED sebagai pengirim informasi cukup banyak dilakukan. Pada penelitian ini diimplementasi sistem pengiriman dan penerimaaan siaran musik digital dengan memanfaatkan cahaya tampak yang berasal dari lampu penerangan di kafe. Sistem visible light communication (VLC diimplementasikan dengan menggunakan metoda modulasi intensitas dan deteksi langsung (IM/DD. Dari hasil pengujian dapat ditunjukkan bahwa sistem ini dapat melewatkan siaran musik digital dengan redaman rata-rata 7,77 dB pada jarak maksimal adalah 3 meter. Hasil dari sistem yang telah dirancang dan diimplementasikan menunjukan hasil yang baik sehingga layak untuk diterapkan pada system penyiaran musik digital di kafe. Kata kunci: Visible Light Communication, IM/DD, Sistem Penyiaran Musik Digital, Sistem Penerangan Kafe. ABSTRACT Broadcasting technology uses radio frequency and technique of frequency modulation (FM has been known for a long time. This technology allows the transmission of voice through analog signals from transmitter to receiver. Currently, many research on visible light communication technology utilizes LED lights as the sender. In this paper presented the results of transmitter and receiver system implementation of digital musik broadcast for use in the cafe. Visible light communication (VLC system is implemented using intensity modulation and direct detection (IM/DD method. From the test results can be shown that this system can pass digital musik broadcast with an average attenuation of 7.77 dB at maximum distance is 3 meters. Results of the system that has been designed and implemented shows good results, so it deserves to be applied to the digital musik broadcasting

  8. Implementasi Sistem Penyiaran Musik Digital di Kafe menggunakan Visible Light Communication

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    DENNY DARLIS

    2017-06-01

    Full Text Available ABSTRAKTeknologi penyiaran dengan frekuensi radio menggunakan teknik modulasi frekuensi (FM telah dikenal sejak lama. Teknologi ini memfasilitasi pengiriman suara melalui sinyal analog dari pemancar kepada penerima. Pengembangan teknologi komunikasi menggunakan cahaya tampak yang memanfaatkan lampu LED sebagai pengirim informasi cukup banyak dilakukan. Pada penelitian ini diimplementasi sistem pengiriman dan penerimaaan siaran musik digital dengan memanfaatkan cahaya tampak yang berasal dari lampu penerangan di kafe. Sistem visible light communication (VLC diimplementasikan dengan menggunakan metoda modulasi intensitas dan deteksi langsung (IM/DD. Dari hasil pengujian dapat ditunjukkan bahwa sistem ini dapat melewatkan siaran musik digital dengan redaman rata-rata 7,77 dB pada jarak maksimal adalah 3 meter. Hasil dari sistem yang telah dirancang dan diimplementasikan menunjukan hasil yang baik sehingga layak untuk diterapkan pada system penyiaran musik digital di kafe.Kata kunci: Visible Light Communication, IM/DD, Sistem Penyiaran Musik Digital, Sistem Penerangan Kafe.ABSTRACTBroadcasting technology uses radio frequency and technique of frequency modulation (FM has been known for a long time. This technology allows the transmission of voice through analog signals from transmitter to receiver. Currently, many research on visible light communication technology utilizes LED lights as the sender. In this paper presented the results of transmitter and receiver system implementation of digital musik broadcast for use in the cafe. Visible light communication (VLC system is implemented using intensity modulation and direct detection (IM/DD method. From the test results can be shown that this system can pass digital musik broadcast with an average attenuation of 7.77 dB at maximum distance is 3 meters. Results of the system that has been designed and implemented shows good results, so it deserves to be applied to the digital musik broadcasting system in

  9. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PEMBORAN SUMUR MINYAK BERDASARKAN PERHITUNGAN EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herry Sofyan

    2010-01-01

    Full Text Available Oil represent one of nature resource which is not new but represent the solid industry of capital, technological solid and have the high risk. This matter need system of decision supporter capable to give the economics analysis needed by taker of decision or decision maker to analyse the prospect of development economics well of oil drilling so that can be made by a decision base of whether the oil well competent developed or not. Intention of this system is to give the amenity for user in taking decision of whether an developed competent oil well or not. Hence from that felt important to be designed and develop by system of decision supporter for the drilling of oilwell pursuant to economic calculation. In this system economics parameter used in the form of Net Present Value ( NPV, Rate Of Return ( ROR, Profit To Investment Ratio ( PEAR, and Pay Out Time ( POT. Methodologies used in develop this system method of Water Fall and this system will be develop to use the software Delphi 7.0. This system will give the output in the form of decision base whether competent oil well drilling project to be developed or not pursuant to its economics calculation. Minyak merupakan salah satu sumber daya alam yang tidak terbaharukan namun merupakan industri yang padat modal, padat teknologi dan mempunyai resiko yang tinggi. Hal ini memerlukan suatu sistem pendukung keputusan yang mampu memberikan analisa ekonomi yang diperlukan oleh pengambil keputusan atau decision maker untuk menganalisa prospek keekonomian pengembangan suatu sumur pemboran minyak sehingga dapat dijadikan dasar keputusan apakah sumur minyak tersebut layak dikembangkan atau tidak. Tujuan dari sistem ini adalah untuk memberikan kemudahan bagi user dalam mengambil keputusan apakah suatu sumur minyak layak dikembangkan atau tidak. Maka dari itu dirasa penting untuk dirancang dan dibangun sistem pendukung keputusan untuk pemboran sumur minyak berdasarkan perhitungan ekonomi. Dalam sistem ini

  10. SISTEM PENGENALAN CITRA JENIS-JENIS TEKSTIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Fadlil

    2012-04-01

    Full Text Available Sistem pengenalan untuk identifikasi tekstil berbasis komputer merupakan proses memasukkan informasi berupa citra kain ke dalam komputer. Selanjutnya komputer menterjemahkan serta mengidentifikasi jenis kain tersebut. Pada penelitian ini telah dilakukan perancangan sistem identifikasi tekstil yang memanfatkan mikroskop digital untuk akuisisi data citra kain. Selanjutnya dilakukan pemrosesan awal, ekstraksi ciri dan pengklasifikasi. Pada pengembangan sistem ini terdiri 2 yaitu tahap penetuan pola standar referensi dan pengujian. Data yang digunakan sebagai standar refrensi sebanyak 5 sampel untuk masing-masing jenis kain yaitu blacu, finished dan rajut. Sedangkan untuk pengujian unjuk kerja sistem menggunakan 100 sampel untuk masingmasing jenis kain. Pengujian unjuk kerja sistem dilakukan dengan melakukan variasi ukuran citra dan metode metrik jarak. Hasil pengujian sistem identifikasi citra kain menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi sebesar 93% untuk ukuran citra asli 600x800 dengan metode ekstraksi ciri histogram dan teknik klasifikasi metrik jarak Squared Chi Squared.

  11. 76 FR 41855 - Columbus Geographic Systems (GIS) Ltd.; Order of Suspension of Trading

    Science.gov (United States)

    2011-07-15

    ... SECURITIES AND EXCHANGE COMMISSION [File No. 500-1] Columbus Geographic Systems (GIS) Ltd.; Order of Suspension of Trading July 13, 2011. It appears to the Securities and Exchange Commission that... Systems (GIS) Ltd. because it has not filed any periodic reports since the period ended June 30, 2008. The...

  12. RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI INVENTORI MENGGUNAKAN METODE ASSOCIATION RULES DI CV. DAMAR LANGIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zainul Fanani

    2012-03-01

    Kata Kunci : Sistem informasi, Inventori, Sistem Pendukung Keputusan (Decisition Support System, Association Rule, Data Mining, OLAP (Online Analitic Processing, Algoritma Apriori, Support, Confidence, Lift Rasio.

  13. PENGGUNAAN KONEKSI CORBA DENGAN PEMROGRAMAN MIDAS MULTI-TIER APPLICATION DALAM SISTEM RESERVASI HOTEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irwan Kristanto Julistiono

    2001-01-01

    Full Text Available This paper is made from a multi-tier system using corba technology for hotel reservation program for web browser and also client program. Client software is connected to application server with Corba Connection and client and application server connect to SQL server 7.0. via ODBC. The are 2 types of client: web client and delphi client. In making web browser client application, we use delphi activex from technology, in where in this system made like making the regular form, but it has shortage in integration with html language. Multi-pier application using corba system generally has another profit beside it could be developed, this system also stake with multi system database server, multi middle servers and multi client in which with these things all the system can system can be integrated. The weakness of this system is the complicated corba system, so it will be difficult to understand, while for multi-tier it self need a particular procedure to determine which server chossed by the client. Abstract in Bahasa Indonesia : Pada makalah ini dibuat suatu sistem multi-tier yang menggunakan teknologi CORBA untuk program reservasi hotel baik dengan web browser maupun program client. Perangkat lunak yang dipakai sebagai database server adalah SQL server 7.0. Program Client Delphi melalui Corba Connection akan dihubungkan ke Aplikasi server. Dan melalui ODBC Aplikasi Server akan dihubungkan ke SQL Server 7.0. Ada dua buah aplikasi client yaitu yang menggunakan lokal network dan yang menggunakan global network/web browser. Pada pembuatan aplikasi client untuk web browser. Digunakan teknologi activex form pada delphi dimana sistem ini dibuat seperti membuat form biasa, hanya saja memiliki kekurangan pada integrasi dengan bahasa html. Penggunaan sistem multi-tier dengan Corba ini secara umum memiliki keuntungan selain dapat dikembangkan lebih lanjut juga sistem ini dirancang dengan sistem multi database server, multi midle server, dan multi client dimana

  14. SISTEM INFORMASI PRESENSI DAN PENGGAJIAN KARYAWAN DI TOKO BOBOHOMART BANJARNEGARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Nurdiani

    2013-02-01

    Full Text Available Penelitian ini berjudul Sistem Informasi Presensi Dan Penggajian Karyawan Di Toko Bobohomart Banjarnegara. Tujuan penelitian ini adalah membuat Sistem Informasi Presensi Dan Penggajian Karyawan Di Toko Bobohomart Banjarnegara agar data dan informasi yang didapat akurat. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah   observasi, wawancara dan studi pustaka. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode SDLC (System Development Life Cycle dengan menggunakan alat  bantu  perancangan  berupa  DFD  dan  ERD.  Perangkat  lunak  pendukung  yang digunakan dalam perancangan program aplikasi ini yaitu Microsoft Visual Studio 2012 dan menggunakan database MySQL. Dengan adanya Sistem Informasi Presensi Dan Penggajian Karyawan ini, diharapkan dapat membantu petugas dalam menyelesaikan pekerjaan, dan dapat  meminimalisir  tingkat  kesalahan  yang  dilakukan  oleh  petugas  dalam  mengolah presensi dan penggajian karyawan. Kata Kunci : Sistem Informasi Presensi dan Penggajian Karyawan, SDLC, Microsoft Visual Studio 2012.

  15. A GIS-driven integrated real-time surveillance pilot system for national West Nile virus dead bird surveillance in Canada

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aramini Jeff

    2006-04-01

    Full Text Available Abstract Background An extensive West Nile virus surveillance program of dead birds, mosquitoes, horses, and human infection has been launched as a result of West Nile virus first being reported in Canada in 2001. Some desktop and web GIS have been applied to West Nile virus dead bird surveillance. There have been urgent needs for a comprehensive GIS services and real-time surveillance. Results A pilot system was developed to integrate real-time surveillance, real-time GIS, and Open GIS technology in order to enhance West Nile virus dead bird surveillance in Canada. Driven and linked by the newly developed real-time web GIS technology, this integrated real-time surveillance system includes conventional real-time web-based surveillance components, integrated real-time GIS components, and integrated Open GIS components. The pilot system identified the major GIS functions and capacities that may be important to public health surveillance. The six web GIS clients provide a wide range of GIS tools for public health surveillance. The pilot system has been serving Canadian national West Nile virus dead bird surveillance since 2005 and is adaptable to serve other disease surveillance. Conclusion This pilot system has streamlined, enriched and enhanced national West Nile virus dead bird surveillance in Canada, improved productivity, and reduced operation cost. Its real-time GIS technology, static map technology, WMS integration, and its integration with non-GIS real-time surveillance system made this pilot system unique in surveillance and public health GIS.

  16. Studi Mengenai Peneriamaan system ERP: EnhancementTerhadap Model Penerimaan Sistem ERP Berbasis Technoloy Acceptance Model

    NARCIS (Netherlands)

    Govindaraju, Rajesri; de Bruijn, E.J.; Govindaraju, R.; Indriany, Nenny

    2007-01-01

    Dalam penelitian dibangun model yang menjelaskan penerimaan user terhadap sistem ERP yang diimplementasikan, serta melakukan survey untuk menguji hipotesis. Dengan model yang dibangun dikaji pengaruh attitude toward ERP system use dan ERP symbolic adoption yang mengacu pada penerimaan mental secara

  17. METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS: SISTEM REKOMENDER DATABASE SOFTWARE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Doni Purnama Alam Syah

    2014-09-01

    Full Text Available Abstract - Rekomender electoral system is a database software application that can be used to look for alternative software database selection strategy, the method of analytical hierarchy process (AHP. Rekomender systems needed by companies that have a large enough data processing such as the Bureau of Bina Sarana IT Information, expensive investments in the provision of Information Technology (IT makes IT Bina Sarana Information Bureau to be more careful in determining the selection of database software. This study focuses on research of database software selection system with the method of analytical hierarchy process (AHP, a case study of IT Bureau Bina Sarana Infromatika with the observation unit administrator. The results of the study found that there are two (2 main criteria, namely the selection of technology and a user with an alternative strategy My SQL, Oracle and SQL Server. Having tested the system rekomender My SQL result that the top priority in the selection of database software with a 41% weighting, followed by SQL Server and Oracle 39% 21%. The end result of a system that has been created rekomender concluded that the Bureau of Bina Sarana Informatics IT can define strategy alternatives before determining database software to be used more effectively and efficiently. Abstrak¬¬ - Sistem rekomender pemilihan database software merupakan aplikasi yang dapat digunakan untuk mencari alternatif strategi pemilihan database software, dengan metode analytical hierarchy process (AHP. Sistem rekomender dibutuhkan oleh perusahaan yang memiliki pengolahan data yang cukup besar seperti Biro TI Bina Sarana Informatika, mahalnya investasi pada penyediaan Teknologi Informasi (TI membuat Biro TI Bina Sarana Informatika lebih berhati-hati dalam menentukan pemilihan database software. Penelitian ini berfokus kepada penetilian tentang sistem pemilihan database sofware dengan metode analytical hierarchy process (AHP, studi kasus Biro TI Bina Sarana

  18. Security attack detection algorithm for electric power gis system based on mobile application

    Science.gov (United States)

    Zhou, Chao; Feng, Renjun; Wang, Liming; Huang, Wei; Guo, Yajuan

    2017-05-01

    Electric power GIS is one of the key information technologies to satisfy the power grid construction in China, and widely used in power grid construction planning, weather, and power distribution management. The introduction of electric power GIS based on mobile applications is an effective extension of the geographic information system that has been widely used in the electric power industry. It provides reliable, cheap and sustainable power service for the country. The accurate state estimation is the important conditions to maintain the normal operation of the electric power GIS. Recent research has shown that attackers can inject the complex false data into the power system. The injection attack of this new type of false data (load integrity attack LIA) can successfully bypass the routine detection to achieve the purpose of attack, so that the control center will make a series of wrong decision. Eventually, leading to uneven distribution of power in the grid. In order to ensure the safety of the electric power GIS system based on mobile application, it is very important to analyze the attack mechanism and propose a new type of attack, and to study the corresponding detection method and prevention strategy in the environment of electric power GIS system based on mobile application.

  19. Hydropower systems planning in distribution networks based on GIS

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Ramirez-Rosado, I.J.; Zorzano-Santamaria, P.; Fernandez-Jiminez, L.A.; Garcia-Garrido, E.; Zorzano-Alba, E.; Lara-Santillan, P.M.; Mendoza-Villena, M. [La Rioja Univ., La Rioja (Spain). Dept. of Electrical Engineering

    2005-07-01

    Planning models for hydraulic energy systems developed with a new computational geographic information system (GIS) tool were presented. The GIS tool was used to identify sections of rivers that are suitable for small-scale run-of-river hydropower generation in the La Rioja region of Spain. The tool was also used to evaluate economic data related to financing grants, technological costs, installation costs, and forecast demands for various consumption scenarios. Case studies of 2 hydropower systems were used to test the tool. The planning models were based on levelized electric costs (LEC) of run-of-river hydropower systems, and enabled the systems to be analyzed in isolation as well as when connected to an existing electricity network. Results of the modelling studies showed that the tool is capable of analyzing the LEC of potential hydropower systems in a range of different scenarios while maintaining the geographic characteristics and requirements of individual regions. 7 refs., 4 figs.

  20. SISTEM INFORMASI PENJUALAN VOUCHER BELANJA PADA PT. PLAZA INDONESIA REALITY Tbk. JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Baginda Oloan Lubis

    2016-05-01

      ABSTRAK - PT. Plaza Indonesia Realty Tbk. Jakarta dalam penjualan voucher yang transaksinya dimulai dari pencatatan voucher yang masuk, pencatatan data pelanggan, pembuatan faktur penjualan voucher, pencatatan serah terima voucher dengan pelanggan  sampai pembuatan laporan  masih dilakukan secara manual, sehingga memungkinkan pada saat proses berlangsung sering terjadi kesalahan dalam pencatatan, kurang akuratnya laporan yang dibuat dan keterlambatan dalam pencarian data pada saat dibutuhkan. Untuk itu dibutuhkan adanya suatu rancangan program yang akan menunjang kegiatan sistem penjualan voucher yang memudahkan user dan mempercepat transakasi dengan pelanggan dan pembuatan laporan. Model pengembangan sistem yang digunakan dalam pembuatan sistem informasi ini adalah SDCL (System Development Life Cycle air terjun (Waterfall atau alur hidup klasik atau classic life. Tahapan-tahapan yang dilalui dalam proses analisis dan perancangan sistem antara lain: analisa kebutuhan sistem, desain, kode generator, testing dan pendukung. Dari hasil penelitian ini diharapkan dengan adanya sistem informasi penjualan voucher ini dapat membantu user dalam hal ini disebut concierge pada PT. Plaza Indonesia Realty Tbk. Jakarta dalam melakukan transaksi penjualan sampai dengan pembuatan laporan terakomodasi Kata kunci: Sistem Informasi, Penjualan Voucher, SDLC

  1. RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN SUMBANGAN PENUNJANG PENDIDIKAN DI SMP MUHAMMADIYAH I JERUKLEGI-CILACAP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Melia Dianingrum

    2012-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah membuat sistem informasi pembayaran SPP di SMP Muhammadiyah I Jeruklegi. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk membuat aplikasi ini adalah metode kepustakaan, metode observasi, dan metode wawancara. Untuk pengembangan sistem dalam penelitian ini menggunakan metode SDLC (System Development Life Cycle, dengan teknik pengembangan sistem waterfall model dan analisis PIECES untuk menganalisis kelayakan tersebut. Hasil penelitian ini berupa aplikasi sistem pembayaran SPP di SMP Muhammadiyah I Jeruklegi-Cilacap.

  2. Cloud GIS Based Watershed Management

    Science.gov (United States)

    Bediroğlu, G.; Colak, H. E.

    2017-11-01

    In this study, we generated a Cloud GIS based watershed management system with using Cloud Computing architecture. Cloud GIS is used as SAAS (Software as a Service) and DAAS (Data as a Service). We applied GIS analysis on cloud in terms of testing SAAS and deployed GIS datasets on cloud in terms of DAAS. We used Hybrid cloud computing model in manner of using ready web based mapping services hosted on cloud (World Topology, Satellite Imageries). We uploaded to system after creating geodatabases including Hydrology (Rivers, Lakes), Soil Maps, Climate Maps, Rain Maps, Geology and Land Use. Watershed of study area has been determined on cloud using ready-hosted topology maps. After uploading all the datasets to systems, we have applied various GIS analysis and queries. Results shown that Cloud GIS technology brings velocity and efficiency for watershed management studies. Besides this, system can be easily implemented for similar land analysis and management studies.

  3. PENINGKATAN KINERJA SISTEM KESELAMATAN PASIF PADA REAKTOR NUKLIR DENGAN PENAMBAHAN KOMPONEN RVACS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. G. Abdullah

    2014-07-01

    Full Text Available Kelengkapan sistem keselamatan pasif dan inheren pada reaktor lanjut merupakan prasyarat utama. Makalah ini mengeksplorasi hasil desain konseptual sistem pembuang sisa panas pada pusat listrik tenaga nuklir berjenis Very High-Temperature Reactor. Tujuan riset ini untuk merancang sistem pembuang sisa panas pusat listrik tenaga nuklir yang terdapat pada dinding reaktor. Studi kinerja Reactor Vessel Auxliary Cooling System (RVACS dilakukan pada dua jenis pendingin yaitu Timbal-Bismut dan Liquid Salt. Panas dari dinding reaktor dihapus melalui sirkulasi alamiah pada keadaan tunak. Analisis melibatkan sistem perpindahan panas secara radiasi, konduksi dan konveksi alami. Perhitungan perpindahan panas dilakukan pada elemen reaktor vessel, dinding luar guard vessel, dan pelat pemisah. Hasil analisis kecelakaan menunjukkan kedua jenis sistem pendingin reaktor dan sistem pasif sisa pembuangan panas cukup menghapus sisa panas hasil peluruhan dengan sirkulasi alami.ABSTRACTCompleteness of passive safety systems and inherent in advanced reactors is a major prerequisite. This paper explores the results of a conceptual design of the heat removal system at the nuclear power plant (NPP type Very High-Temperature Reactor. The purpose of this research was to design the reactor vessel auxiliary cooling system (RVACS of NPP located within the reactor walls. The RVACS performance study was conducted on two types of coolant: Lead-Bismuth and Liquid Salt. Heat was removed from the reactor vessel through the natural circulation in the steady state. Analyses of heat transfer systems involved radiation, conduction and natural convection. Heat transfer calculations were performed on the reactor vessel, guard vessel, and perforated plate. The results from the accident analysis showed that both types, the reactor coolant system and the passive residual heat removal system, adequately remove remaining heat of the decay by a natural circulation.

  4. PERANCANGAN SISTEM PEMBAYARAN BEROBAT PASIEN DIPUSKESMAS RAWAT INAP KEDATON BANDAR LAMPUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mira Febriana Sesunan

    2014-09-01

    Full Text Available Abstract Information technology has been growing rapidly with increasing demand information. Increasingly rapid advancement of technology, it takes a device, either softwareor hardware that can support the work activity. Every business transaction is now always do, especially the areas that always make a large number of transactions in a hospital or department store or business fields such as business transactions abstract form of internet cafes or shop online gaming, and this is where the payment system works. For entrepreneurs in the field of hospital payment system is used to record the service process, from patient to come up with the patient's home. Calculating the cost to be paid automatically patient, and provide decision-making information as analysis quickly and accurately. The Puskesmas is community health center which is one of the important means. The Puskesmas requires the existence of a system in order to facilitate the registration and public health transactions quickly and accurately, which the previous system still uses the record books, such record patient data and payment transactions so that at the time of making the report used books. The method is applied to the design of this system is rather the method that starts with the stages of planning, analysis, design, and will eventually be implemented web-based. The system created by the author is a system that facilitates the input of patient data and calculation of transactions, as well as reports pembutan computerized system used. Check the patient's payment system design can facilitate the process of entering patient data, poly, and drug transactions, employee performance Assist in calculating the cost of the patient and make reports and payment transactions can facilitate patient treatment and reporting by employee health centers. Keywords: design, systems, payment, treatment, health centers ABSTRAK Teknologi informasi saat ini telah berkembang pesat seiringbertambahnya

  5. Analysis Of Educational Services Distribution-Based Geographic Information System GIS

    OpenAIRE

    Waleed Lagrab; Noura AKNIN

    2015-01-01

    Abstract This study analyzes the spatial distribution of kindergarten facilities in the study area based on the Geographic Information Systems GIS in order to test an efficiency of GIS technology to redistribute the existing kindergarten and choose the best location in the future and applying the standard criteria for selecting the suitable locations for kindergarten. To achieve this goal the data and information are collected via interviews and comprehensive statistics on the education facil...

  6. OPTIMALISASI PELAKSANAAN KURIKULUM SISTEM MAYOR-MINOR PROGRAM PENDIDIKAN SARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutoro Sutoro

    2016-09-01

    Full Text Available This study aims to 1 evaluate the implementation of major-minor curriculum system in IPB Undergraduate Program, 2 identify factors leading to less optimized implementation of the major-minor curriculum system in IPB Undergraduate Program and 3 design strategies to optimize the implementation of the major-minor curriculum system in IPB Undergraduate Program. Analytical Hierarchy Process was utilized as the method of study. The results showed that the implementation of the major-minor curriculum system in IPB Undergraduate Program is still considered to be less optimal. Factors influencing the implementation of the major-minor curriculum system in IPB Undergraduate Program, according to its priority, include: 1 the availability of competent and committed teaching staffs, 2 the availability of adequate lecturing facilities and infrastructure, 3 the availability of lecture schedule to accommodate students who choose minor curriculum, and 4 the availability of reliable and IT-based Academic Information System (SIMAK. Strategies to optimize the implementation of major-minor curriculum system in IPB Undergraduate Program, according to its priority, include; 1 improving the competence and commitment of teaching and educational staffs, 2 increasing the commitment of departments and faculties to facilitate the fulfillment of minor  curriculum schedules, 3 providing adequate facilities and infrastructure to implement the major and minor curriculum system, and 4 providing lecture schedules that can accommodate the needs of students who choose minor curriculum.Keywords: analytical hierarchy process, optimization, major-minor curriculum systemABSTRAKPenelitian ini bertujuan 1 mengevaluasi pelaksanaan kurikulum sistem mayor-minor pada Program Pendidikan Sarjana IPB, 2 mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kurang optimalnya pelaksanaan kurikulum sistem mayor-minor pada Program Pendidikan Sarjana IPB dan 3 merancang strategi untuk mengoptimalkan

  7. Simulasi Dinamika untuk Menentukan Stabilitas Sistem Tenaga Listrik Menggunakan Thyristor Controlled Braking Resistor pada Sistem IEEE 34 Node Test Feeder

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Taufiq

    2012-09-01

    Full Text Available Terdapat berbagai macam metode untuk meningkatkan stabilitas sistem  tenaga listrik. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode pengereman dinamis (dynamic braking. Generator sinkron sebagai distributed generator yang digerakkan oleh mesin diesel. Pada saat terjadi gangguan pada sistem, digunakan sebuah Thyristor Controlled Braking Resistor (TCBR untuk meredam osilasi yang terjadi. Sistem yang hendak dianalisis dinamika dan stabilitasnnya adalah IEEE 34 node test feeder. Dengan sistem ini diilustrasikan karakteristik dan keefektifan TCBR untuk meredam osilasi frekuensi rendah dan mencegah terjadinya ketidakstabilan transien sistem. Dari hasil analisis diperoleh bahwa dengan adanya penambahan TCBR (Thyristor Controlled Braking Resistor maka respon transien sistem akan menjadi lebih baik. Hal ini ditunjukkan dengan adanya penurunan overshoot dan settling timenya. Dengan demikian sistem akan menuju kondisi stabil dengan lebih cepat setelah terjadi gangguan.

  8. SISTEM BERBASIS KASUS UNTUK MENENTUKAN TINGKAT RESIKO KOMPLIKASI AKIBAT DIABETES MELITUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Effendi

    2017-02-01

    Full Text Available Sistem berbasis kasus untuk menentukan tingkat resiko komplikasi akibat diabetes  mellitus ini merupakan suatu sistem pakar yang dirancang sebagai alat bantu untuk mendiagnosis penyakit komplikasi akibat diabetes mellitus khusus pada penderita diabetes mellitus dengan basis pengetahuan yang dinamis. Pengetahuan ini didapat dari berbagai sumber diantaranya penelitian dan seminar yang dilakukan pakar dalam bidangnya serta buku yang berhubungan dengan penyakit komplikasi diabetes mellitus. Basis pengetahuan disusun sedemikian rupa ke dalam suatu database dengan beberapa tabel diantaranya tabel gejala, tabel penyakit, tabel hasil laboratorium dan tabel aturan untuk mempermudah kinerja system dalam pengambilan kesimpulan. Pengambilan kesimpulan dalam sistem berbasis kasus ini menggunakan metode Case-Based Reasoning. Sistem berbasis kasus ini akan menampilkan pilihan gejala dan hasil laboratorium yang dapat dipilih oleh asisten atau dokter. Pada hasil akhir sistem berbasis kasus akan menampilkan hasil diagnosis komplikasi diabetes mellitus beserta nilai threshold, nilai perhitungan dan  penatalaksnaan.

  9. Study of Earthquake Disaster Prediction System of Langfang city Based on GIS

    Science.gov (United States)

    Huang, Meng; Zhang, Dian; Li, Pan; Zhang, YunHui; Zhang, RuoFei

    2017-07-01

    In this paper, according to the status of China’s need to improve the ability of earthquake disaster prevention, this paper puts forward the implementation plan of earthquake disaster prediction system of Langfang city based on GIS. Based on the GIS spatial database, coordinate transformation technology, GIS spatial analysis technology and PHP development technology, the seismic damage factor algorithm is used to predict the damage of the city under different intensity earthquake disaster conditions. The earthquake disaster prediction system of Langfang city is based on the B / S system architecture. Degree and spatial distribution and two-dimensional visualization display, comprehensive query analysis and efficient auxiliary decision-making function to determine the weak earthquake in the city and rapid warning. The system has realized the transformation of the city’s earthquake disaster reduction work from static planning to dynamic management, and improved the city’s earthquake and disaster prevention capability.

  10. Application of GPRS and GIS in Boiler Remote Monitoring System

    OpenAIRE

    Hongchao Wang; Yifeng Wu

    2012-01-01

    Application of GPRS and GIS in boiler remote monitoring system was designed in this paper by combining the advantage of GPRS and GIS in remote data transmission with configuration monitoring technology. The detail information of the operating conditions of the industrial boiler can be viewed by marking the location of boiler on the electronic map dynamically which can realize the unified management for industrial boiler of a region or city conveniently. Experimental application show that the ...

  11. ALTERNATIF PEMODELAN SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN TUNAI TERKOMPUTERISASI BAGI USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siswanto Siswanto

    2012-10-01

    Full Text Available Abstract: Alternative Modeling of Accounting System of Computerized Cash Sales for Small and Medium Enterprises (SME. The ability of UKMs in the data processing of their activities and transactions needs great concern; therefore a system that could support its business operations is needed. The development of information technology requires SMEs to organize the data recording, processing, and reporting using technology-assisted accounting system available. Accounting system is an organization of forms, records, and reports coordinated in such a way as to provide the financial information needed by the management to help the company administration. Cash sales accounting system that includes inputs, processes, and outputs can be developed with computer technology. This computerization process involves a 'computer' as the primary means of processing and the 'human' as the regulator, operator, and controller of the device. This paper is expected to provide an alternative modeling of sales accounting system to be implemented modestly for UKMs with a simple computer-assisted technology. Keywords: Small and Medium Enterprise, Accounting Systems, Cash Sales, Technology.   Abstrak: Alternatif Pemodelan Sistem Akuntansi Penjualan Tunai Terkomputerisasi Bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM. Kemampuan UKM dalam mengolah data tentang aktivitas dan transaksi perlu mendapatkan perhatian sehingga dibutuhkan sebuah sistem yang dapat mendukung kegiatan operasional usahanya. Perkembangan teknologi informasi menuntut UKM dapat menyelenggarakan pencatatan, pengolahan, dan pelaporan data menggunakan sistem akuntansi berbantuan teknologi yang ada. Sistem akuntansi merupakan organisasi formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasikan sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan. Sistem akuntansi penjualan tunai yang meliputi input, proses, dan output dapat dikembangkan dengan teknologi

  12. SISTEM ANTREAN PELAYANAN MEDIS PRAKTIK DOKTER BERSAMA BERBASIS WEB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imelda Rizky Purba

    2016-11-01

    Full Text Available Klinik merupakan bagian lembaga kesehatan yang menjadi tempat untuk berobat atau berkonsultasi mengenai kesehatan. Pelayanan klinik masih kurang efektif diantaranya proses antrean administrasi klinik cenderung dilakukan manual, mulai dari pendaftaran pada resepsionis, keluhan, dokter yang dituju, rekam medis dan sebagainya. Kondisi ini mendasari pengembangan sistem antrean pelayanan medis berbasis web. Sistem antrean dibuat menggunakan sistem pemilihan FIFO yaitu pasien dengan nomor antrean lebih awal mendapatkan pelayanan medis terlebih dahulu. Sistem dirancang memiliki tiga user yaitu pasien, dokter dan admin. Pengintegrasian sistem antrean yang dihasilkan mempermudah sistem administrasi termasuk mengurangi kesalahan penginputan data. Pasien dapat melakukan registrasi dan mendapatkan nomor antrean secara langsung dari sistem, dokter memberi status final pada sistem apabila telah selesai melakukan pemeriksaan dan admin tidak perlu lagi mendaftarkan pasien secara manual. Kata Kunci : Sistem Antrean, Web, Klinik, FIFO, Medis

  13. PENGEMBANGAN PROTOTIPE SISTEM KONTROL MP3 PLAYER BERBASIS RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION PADA SISTEM PELAYANAN INFORMASI OBJEK MUSEUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Nurhayata

    2015-05-01

    Full Text Available Adanya perbedaan dalam penyampaian informasi objek museum secara lisan oleh beberapa pemandu wisata menunjukkan kurangnya standarisasi layanan informasi objek museum. Penelitian ini bertujuan menghasilkan prototipe perangkat elektronik mobile sebagai salah satu alternatif standarisasi sistem pelayanan informasi objek museum. Penelitian ini menerapkan metode pengembangan dengan dua sub sistem perangkat pelayanan informasi objek meliputi:1 sistem identifikasi objek museum berbasis Radio Frequency Identification (RFID dan 2 sistem penyampaian informasi audio berbasis MP3 Player. Sub sistem pertama bertujuan mengenali identitas objek museum melalui perangkat RFID reader.  Sedangkan sub sistem kedua, bertujuan mengakses dan memainkan file audio pada MP3 player sehingga didengar melalui headphone. Hasil penelitian pada tahun pertama ini berupa perangkat keras dan perangkat lunak dalam identifikasi Tag ID dan kode tombol remote kontrol MP3 player. Berdasarkan data kinerja perangkat lunak dapat disimpulkan bahwa mikrokontroler AT89S51 dalam identifikasi Tag ID dan kode tombol pada remote kontrol MP3 player telah bekerja sesuai rancangan yang diharapkan. Disamping itu telah berhasil mengakses nomor informasi file audio sesuai dengan nomor identitas objek.

  14. Menyikapi Kerapuhan Sistem Sosial Sebuah Pergumulan Teologis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    T. R. Andi Lolo

    2009-10-01

    Full Text Available Mengapa saya sangat tertarik berbicara tentang kerapuhan sistem sosial. Jawabannya ialah karena semua sistem, termasuk sistem sosial sedang dilanda oleh arus global yang tidak dapat dibendung dan sangat potensil memporak-porandakan semua sistem yang sudah mapan sekalipun. Gejala kerapuhan ini tidak bisa kita biarkan melainkan harus disikapi karena pada akhirnya, akibat dari arus tersebut akan menimpa umat manusia sebagai anggota dari berbagai sistem kehidupan, baik kehidupan ekonomi, sosial, politik, dan bahkan tidak terkecuali kehidupansebagai anggota dari komunitas agama. Sesuai dengan suasana dan lingkungan di mana orasi ini disampaikan, saya memilih bentuk kehidupanyang terakhir tadi sebagai bidang kajian untuk kita renungkan bersama.

  15. Analysis of open source GIS software

    OpenAIRE

    Božnis, Andrius

    2006-01-01

    GIS is one of the most perspective information technology sciences sphere. GIS conjuncts the digital image analysis and data base systems. This makes GIS wide applicable and very high skills demanding system. There is a lot of commercial GIS software which is well advertised and which functionality is pretty well known, while open source software is forgotten. In this diploma work is made analysis of available open source GIS software on the Internet, in the scope of different projects interr...

  16. An integrated GIS application system for soil moisture data assimilation

    Science.gov (United States)

    Wang, Di; Shen, Runping; Huang, Xiaolong; Shi, Chunxiang

    2014-11-01

    The gaps in knowledge and existing challenges in precisely describing the land surface process make it critical to represent the massive soil moisture data visually and mine the data for further research.This article introduces a comprehensive soil moisture assimilation data analysis system, which is instructed by tools of C#, IDL, ArcSDE, Visual Studio 2008 and SQL Server 2005. The system provides integrated service, management of efficient graphics visualization and analysis of land surface data assimilation. The system is not only able to improve the efficiency of data assimilation management, but also comprehensively integrate the data processing and analysis tools into GIS development environment. So analyzing the soil moisture assimilation data and accomplishing GIS spatial analysis can be realized in the same system. This system provides basic GIS map functions, massive data process and soil moisture products analysis etc. Besides,it takes full advantage of a spatial data engine called ArcSDE to effeciently manage, retrieve and store all kinds of data. In the system, characteristics of temporal and spatial pattern of soil moiture will be plotted. By analyzing the soil moisture impact factors, it is possible to acquire the correlation coefficients between soil moisture value and its every single impact factor. Daily and monthly comparative analysis of soil moisture products among observations, simulation results and assimilations can be made in this system to display the different trends of these products. Furthermore, soil moisture map production function is realized for business application.

  17. Penerapan Sistem Remunerasi dan Kinerja Pelayanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Wisesa Soetisna

    2015-08-01

    Full Text Available Remunerasi dapat memengaruhi motivasi pegawai sekaligus meningkatkan kinerjanya. Demikian halnya di rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang padat modal, sumber daya manusia serta padat ilmu dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pegawai terhadap implementasi sistem remunerasi dan kinerja unit pelayanan bedah jantung dewasa (UPBJD di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods (kuantitatif dan kualitatif. Desain penelitian kuantitatif adalah potong lintang menggunakan instrumen kuesioner self-assessment. Sedangkan desain penelitian kualitatif adalah deskriptif, dilakukan melalui focus group discussion dan telaah dokumen pada data berupa buku jadwal, buku registrasi, catatan keperawatan, dan rekam medis. Pengambilan data dilakukan pada tahun 2013 di salah satu rumah sakit di Jakarta. Responden/informan adalah staf medis fungsional, perawat, dan petugas administrasi berjumlah 29 orang. Data dianalisis secara univariat (metode kuantitatif, dan content analysis (metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar staf medis fungsional dan perawat tidak puas (71,2% dengan beberapa hal dalam penerapan sistem remunerasi, seperti pada sistem penggajian dan penentuan grading. Terlihat kinerja unit pelayanan bedah jantung dewasa mengalami kenaikan setiap tahun sebelum dan setelah penerapan sistem remunerasi. Diharapkan agar rumah sakit ini dapat memperbaiki sistem remunerasi yang sesuai ketentuan kebijakan dan menyusun formulasi insentif dan bonus yang lebih sesuai dengan kondisi saat ini serta perlu dilakukan sosialisasi yang tepat dan evaluasi secara berkala. Implementation of Remuneration System and Service Performance Remuneration can influence worker`s motivation, and improve their performance. Likewise in hospital as capital-intensive, human resources-intensive as well as knowledge and technology-intensive health care institution. This study aimed to analyze employee

  18. Geographic information systems (GIS) for Health Promotion and Public Health: a review.

    Science.gov (United States)

    Nykiforuk, Candace I J; Flaman, Laura M

    2011-01-01

    The purpose of this literature review is to identify how geographic information system (GIS) applications have been used in health-related research and to critically examine the issues, strengths, and challenges inherent to those approaches from the lenses of health promotion and public health. Through the review process, conducted in 2007, it is evident that health promotion and public health applications of GIS can be generally categorized into four predominant themes: disease surveillance (n = 227), risk analysis (n = 189), health access and planning (n = 138), and community health profiling (n = 115). This review explores how GIS approaches have been used to inform decision making and discusses the extent to which GIS can be applied to address health promotion and public health questions. The contribution of this literature review will be to generate a broader understanding of how GIS-related methodological techniques and tools developed in other disciplines can be meaningfully applied to applications in public health policy, promotion, and practice.

  19. Real-time Geographic Information System (GIS) for Monitoring the Area of Potential Water Level Using Rule Based System

    Science.gov (United States)

    Anugrah, Wirdah; Suryono; Suseno, Jatmiko Endro

    2018-02-01

    Management of water resources based on Geographic Information System can provide substantial benefits to water availability settings. Monitoring the potential water level is needed in the development sector, agriculture, energy and others. In this research is developed water resource information system using real-time Geographic Information System concept for monitoring the potential water level of web based area by applying rule based system method. GIS consists of hardware, software, and database. Based on the web-based GIS architecture, this study uses a set of computer that are connected to the network, run on the Apache web server and PHP programming language using MySQL database. The Ultrasound Wireless Sensor System is used as a water level data input. It also includes time and geographic location information. This GIS maps the five sensor locations. GIS is processed through a rule based system to determine the level of potential water level of the area. Water level monitoring information result can be displayed on thematic maps by overlaying more than one layer, and also generating information in the form of tables from the database, as well as graphs are based on the timing of events and the water level values.

  20. Sistem Parkir Berbasis RFID dan Pengenalan Citra Pelat Nomor Kendaraan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Didik Widianto

    2017-07-01

    Full Text Available The length of time in manually recording vehicle license plates in the parking system leads to long vehicle queues. This research developed automatic parking system based on RFID and vehicle plate number recognition. Authentication used a camera and Arduino Uno as the controller for RFID reading, feedback and gatekeeper control. The system will compare the characters image and RFID in the record of database to authorize a vehicle. Image processing was done by contour analysis method and had 91% in accuracy at 60 cm of distance and 131.89 milliseconds of reading speed. The system had been able to work to automatically open and close gates based on the match of RFID and vehicle plate number recognition. Waktu yang lama saat pencatatan pelat nomor kendaraan secara manual di sistem parkir menimbulkan antrean. Penelitian ini mengembangkan sistem parkir otomatis berbasis RFID dan pengolahan citra pelat nomor kendaraan. Autentikasi menggunakan kamera untuk pengambil gambar pelat nomor dan Arduino Uno sebagai kontroler untuk pembaca RFID, pemberi umpan balik dan pembuka gerbang. Sistem akan membandingkan karakter citra dan RFID pada database untuk menentukan izin penggunaan kendaraan. Pengolahan citra menggunakan metode analisis kontur dan memiliki akurasi sebesar 91 % di jarak 60 cm dan kecepatan baca 131,89 milidetik. Sistem telah dapat bekerja untuk secara otomatis membuka dan menutup gerbang berdasarkan kecocokan kartu RFID dan pelat kendaraan.

  1. PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN LABORATORIUM TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF PADA SMK BERBASIS DATABASE MICROSOFT ACCESS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufik Didik Setiawan

    2012-08-01

    Full Text Available Activities in laboratory require regular and organized administration, so the laboratory can be arranged and functioned in an optimal manner. Administrative services system in Automotive Mechanical Engineering Laboratory at SMK consisted of the equipment loaning, supplying, inventory, and maintenance sector is still using an old system causing hindered activities in the laboratory. Developed MIS Labora­tory is a means to make use of the computer optimally at SMK. Therefore so, adminis­trative services system becomes faster and supports decision making processes. Kegiatan dalam laboratorium membutuhkan administrasi yang reguler dan terorganisasi sehingga laboratorium diatur dan difungsikan secara optimal. Sistem layanan administratif pada Laboratorium Teknik Mekanik Otomotif di SMK meliputi peminjaman peralatan, penyediaan alat dan bahan, inventori, dan layanan perawatan masih menggunakan sistem lama yang mengakibatkan hambatan pada aktivitas di laboratorium. Sistem manajemen informasi laboratorium yang dikembang­kan sebagai alat bantu layanan administrasi yang mengoptimalkan penggunaan komputer di SMK. Dengan demikian sistem layanan administrasi dapat berjalan lebih cepat dan men­dukung sistem pengambilan keputusan.

  2. Analisis Pengaruh System Quality, Information Quality, Service Quality Terhadap Net Benefit Pada Sistem KRS-Online UMM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Asrar Fathoni

    2017-07-01

    Full Text Available Implementasi sitem informasi KRS-Online dalam perkuliahan digunakan untuk membantu proses penyusunan KRS oleh setiap mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menguji variabel-variabel serta indikator yang memperngaruhi kesuksesan sistem informasi KRS-Online UMM. Model penelitian ini mengadopsi model penelitian Delone and Mclean IS Success. Satu set kuisoner yang disusun dalam penelitian ini disebarkan kepada 100 responden yang memiliki kualifikasi sebagai mahasiswa pengguna sistem KRS-Online.Uji validitas dan uji reliabilitas dilakukan untuk memperoleh data yang valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem memiliki pengaruh yang signifikan antara terhadap kepuasan pengguna, kualitas informasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pengguna, kualitas layanan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pengguna dan kepuasan pengguna memiliki pengaruh yang signifikan terhadap net benefit. Berdasarkan hasil analisa, kesuksesan sistem informasi KRS-Online UMM memiliki presentase sebesar 70,5% yang artinya kesuksesan sistem informasi KRS-Online UMM berada pada tingkatan “sukses”.

  3. SISTEM INFORMASI AKADEMIK SMK IHSANIYAH KOTA TEGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Habsyi

    2016-08-01

    Full Text Available Sekolah Menengah Kejuruan (SMK Ihsaniyah berlokasi di di Jalan Sumbodro No.14 kelurahan Slerok kecamatan Tegal Timur kota Tegal. SMK Ihsaniyah kota Tegal merupakan instansi yang bergerak dalam bidang pendidikan, saat ini membutuhkan sebuah sistem untuk dapat memberikan berbagai informasi khususnya informasi akademik terutama bagi peserta didik. Penyampaian informasi akademik di SMK Ihsaniyah kota Tegal masih bersifat manual, seperti nilai tugas atau  hasil UAS ditempelkan di papan pengumuman. Untuk itu dibuatkan sebuah Sistem Informasi Akademik SMK Ihsaniyah Kota Tegal,sehingga pendidik maupun peserta didik dapat melayani dan atau memperoleh layanan informasi akademik secara cepat dan praktis.Metode perancangan Sistem Informasi Akademik SMK Ihsaniyah Kota Tegalini menggunakan Diagram Arus Data (DFD, bahasa pemrograman PHP dan menggunakan database MySQL sehingga sistem yang dibuat bersifat dinamis. Dengan menggunakan sistem ini memaksimalkan pelayanan dan peningkatan produktivitas di bagian akademik. Kata Kunci : Sistem Informasi Akademi, PHP, MySQL

  4. RESTORATIVE JUSTICE DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK / Restorative Justice In Juvenile Justice System

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Randy Pradityo

    2016-11-01

    Full Text Available Anak sebagai generasi penerus bangsa sudah selayaknya mendapatkan perhatian khusus. Hal tersebut bertujuan dalam rangka pembinaan anak untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Maka dari itu, diperlukan pula sarana dan prasarana hukum yang mengantisipasi segala permasalahan yang timbul. Sarana hukum ini bertujuan untuk mengantisipasi stigma atau cap jahat yang ditimbulkan ketika anak berhadapan dengan hukum, sekaligus memulihkan dan memasyarakatkan kembali anak tersebut. Salah satu solusinya adalah dengan mengalihkan atau menempatkan pelaku tindak pidana anak keluar dari sistem peradilan pidana serta memberikan alternatif bagi penyelesaian dengan pendekatan keadilan demi kepentingan terbaik bagi anak, yang kemudian dikenal dengan pendekatan restorative justice. Restorative justice yang merupakan implementasi konsep dari diversi telah dirumuskan dalam sistem peradilan pidana anak, namun sistem yang baik haruslah diiringi dengan suatu sikap yang dijiwai kehendak untuk memandang dan berkeyakinan bahwa dunia ini selalu menjadi lebih baik. Selain itu, hendaknya prinsip the best interest of the children selalu diutamakan ketika menangani anak yang berhadapan dengan hukum.   Children as the nation's next generation is already deserve special attention. It aims in order to develop the child to realize the quality of human resources. Therefore, it is also necessary legal infrastructure to anticipate any problems that arise. The legal means to anticipate stigma or stamp evil inflicted when the child against the law, as well as restoring and re-socialize the child. One solution is to divert or placing the offender children out of the criminal justice system as well as providing an alternative to the settlement with justice approach in the best interests of the child, who was then known as restorative justice approach. Restorative justice which is the implementation of the concept of diversion has been formulated in the juvenile justice system

  5. Trends in GIS: an environmental perspective

    International Nuclear Information System (INIS)

    Ringrose, S.

    1992-01-01

    Trends in the Geographic Information System (GIS) have long been difficult to assess comprehensively because of the different perspective of the large number of players in the GIS game. This work represents an overview intended as background to the Workshop Proceedings. As the term GIS means different things to different people the intent is to start with definitions followed by a discussion of data models and inherent functionality of GIS systems. Recent trends are also considered in the context of environmental analyses. Problems arise when considering environmental monitoring due to the paucity of explicit functions dealing with change detection through time. Here parallels are drawn with recent studies which have used the integration of GIS and remotely sensed data. Reasons behind the functional limitations of GIS because apparent as the historical evolution of present day GIS systems is considered, although to some extent these are mitigated by future trends. Finally consideration is given to the role of GIS in assisting with mine site development and especially mine site rehabilitation. 23 refs

  6. A positioning system for forest diseases and pests based on GIS and PTZ camera

    International Nuclear Information System (INIS)

    Wang, Z B; Zhao, F F; Wang, C B; Wang, L L

    2014-01-01

    Forest diseases and pests cause enormous economic losses and ecological damage every year in China. To prevent and control forest diseases and pests, the key is to get accurate information timely. In order to improve monitoring coverage rate and economize on manpower, a cooperative investigation model for forest diseases and pests is put forward. It is composed of video positioning system and manual labor reconnaissance with mobile GIS embedded in PDA. Video system is used to scan the disaster area, and is particularly effective on where trees are withered. Forest diseases prevention and control workers can check disaster area with PDA system. To support this investigation model, we developed a positioning algorithm and a positioning system. The positioning algorithm is based on DEM and PTZ camera. Moreover, the algorithm accuracy is validated. The software consists of 3D GIS subsystem, 2D GIS subsystem, video control subsystem and disaster positioning subsystem. 3D GIS subsystem makes positioning visual, and practically easy to operate. 2D GIS subsystem can output disaster thematic map. Video control subsystem can change Pan/Tilt/Zoom of a digital camera remotely, to focus on the suspected area. Disaster positioning subsystem implements the positioning algorithm. It is proved that the positioning system can observe forest diseases and pests in practical application for forest departments

  7. Sistem Pakar Analisis Kepribadian Diri dengan Metode Certainty Factor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Veda Andreyana

    2015-08-01

    Full Text Available Kepribadian adalah sifat dan tingkah laku khas seseorang yang membedakan seseorang dengan orang lain. Salah satu metode yang digunakan psikolog adalah Big Five Personality untuk mendapatkan jenis-jenis kepribadian. Sistem pakar adalah sistem informasi yang berisi pengetahuan dari pakar yang dapat melakukan analisa seperti seorang pakar. Sistem Pakar Kepribadian Diri dengan metode Big Five dapat memudahkan seseorang melakukan tes kepribadian tanpa psikolog, dan memudahkan psikolog dalam melakukan tes kepribadian karena tanpa melakukan perhitungan manual. Sistem Pakar Kepribadian Diri merupakan sistem berbasis web yang memberikan hasil tes kepribadian seseorang dan juga memberikan informasi tentang jenis-jenis kepribadian yang ada. Sistem ini diimplementasikan menggunakan metode forward chaining untuk mendapatkan kesimpulan dari suatu kepribadian. Output sistem pakar tes kepribadian berupa jenis-jenis kepribadian berdasarkan Big Five Personality. Persentase kepercayaan yang diperoleh berdasarkan kuesioner terhadap sistem pakar ini yaitu tingkat akurasi 74%. Kata kunci: Sistem Pakar, Kepribadian, Big Five Personality, Certainty Factor, Forward Chaining

  8. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN BARCODE PADA FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS LANCANG KUNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fery Wongso Fery Wongso

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak : Sistem informasi Perpustakaan merupakan unit kerja yang mengumpulkan, menyimpan, memelihara dan mengelola pemanfaatan koleksi bahan pustaka dengan menggunakan sistemSistem informasi sudah banyak digunakan pada suatu tempat dengan berbagai macam teknologi dan sistem. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk merancang sistem informasi perpustakaan yang ada pada Fakultas Ilmu Komputer Universitas Lancang Kuning PekanbaruAgar menjadi terkomputerisasi dan memudahkan bagian staf perpustakaan dalam mengolah data buku, data anggota, peminjaman buku dan pengembalian buku. agar cepat dan akurat dengan menggunakan suatu aplikasi PHP untuk dapat membantu dalam pengolahan data buku, data anggota, peminjaman buku dan proses pengembalian buku pada Fakultas Ilmu Komputer Universitas Lancang Kuning Pekanbaru. Abstract : Library Information Systems is a business unit that collect, store, preserve and manage the utilization of library collections using the system. The information system has been widely used in a place with a variety of technologies and systems. The purpose of this paper is to design a library of existing information systems at the Faculty of Computer Science University of Lancang Kuning PekanbaruIn order to be computerized and facilitate the passage of library staff in processing the data book, data members, borrowing books and returning books. to quickly and accurately using a PHP application to be able to assist in the processing of the data book, data members, borrowing books and the process of returning books at the Faculty of Computer Science University of Lancang Kuning Pekanbaru. Keywords : Information Systems, Computer Science Faculty Library

  9. Application of GIS in prediction and assessment system of off-site accident consequence for NPP

    International Nuclear Information System (INIS)

    Wang Xingyu; Shi Zhongqi

    2002-01-01

    The assessment and prediction software system of off-site accident consequence for Guangdong Nuclear Power Plant (GNARD2.0) is a GIS-based software system. The spatial analysis of radioactive materials and doses with geographic information is available in this system. The structure and functions of the GNARD system and the method of applying ArcView GIS are presented

  10. Cloud Computing and Its Applications in GIS

    Science.gov (United States)

    Kang, Cao

    2011-12-01

    Cloud computing is a novel computing paradigm that offers highly scalable and highly available distributed computing services. The objectives of this research are to: 1. analyze and understand cloud computing and its potential for GIS; 2. discover the feasibilities of migrating truly spatial GIS algorithms to distributed computing infrastructures; 3. explore a solution to host and serve large volumes of raster GIS data efficiently and speedily. These objectives thus form the basis for three professional articles. The first article is entitled "Cloud Computing and Its Applications in GIS". This paper introduces the concept, structure, and features of cloud computing. Features of cloud computing such as scalability, parallelization, and high availability make it a very capable computing paradigm. Unlike High Performance Computing (HPC), cloud computing uses inexpensive commodity computers. The uniform administration systems in cloud computing make it easier to use than GRID computing. Potential advantages of cloud-based GIS systems such as lower barrier to entry are consequently presented. Three cloud-based GIS system architectures are proposed: public cloud- based GIS systems, private cloud-based GIS systems and hybrid cloud-based GIS systems. Public cloud-based GIS systems provide the lowest entry barriers for users among these three architectures, but their advantages are offset by data security and privacy related issues. Private cloud-based GIS systems provide the best data protection, though they have the highest entry barriers. Hybrid cloud-based GIS systems provide a compromise between these extremes. The second article is entitled "A cloud computing algorithm for the calculation of Euclidian distance for raster GIS". Euclidean distance is a truly spatial GIS algorithm. Classical algorithms such as the pushbroom and growth ring techniques require computational propagation through the entire raster image, which makes it incompatible with the distributed nature

  11. Aplikasi Sistem Informasi Hotel Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Arismawan Jaya Kusuma

    2015-04-01

    Full Text Available Hotel merupakan fasilitas yang sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat meliputi kebutuhan traveling antar kota dalam urusan bisnis maupun wisata. Teknologi informasi dalam pengolahan informasi sangatlah diperlukan dalam pengolahan data instansi hotel agar data dapat dikelola dengan baik sehingga membantu pengelola dalam melakukan pengambilan keputusan. Kecepatan dan efisiensi suatu sistem dalam pengolahan data manajerial hotel kini menjadi suatu hal mutlak yang diperlukan dalam kompetisi di dunia bisnis perhotelan. Sistem informasi berbasis Android merupakan solusi tepat untuk mengatasi permasalahan kebutuhan pengolahan data manajerial hotel yang bersifat dinamis dan dapat diakses secara mobile. Perangkat mobile yang terintegrasi dengan web merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk mengolah sistem informasi perhotelan, dalam pelaksanaan administrator sistem informasi dapat mengelola data dari server database. Seorang user dapat memperoleh informasi dengan membuat permintaan dari aplikasi yang telah terpasang sebelumnya pada smartphone android, ke database. Segala proses pertukaran data disimpan pada server web. Kata kunci : Teknologi, Sistem Informasi, Hotel, Front Office

  12. Perancangan Dan Realisasi Sistem Transmisi Data GPS Menggunakan Teknologi SMS (Short Messaging Service Sebagai Aplikasi Sistem Personal Tracking

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    DECY NATALIANA

    2017-06-01

    Full Text Available Abstrak Berprinsip pada pengembangan teknologi dan aplikasi dari sistem penjejakan posisi (tracking, maka dibuatlah sistem personal tracking dengan mentransmisikan data GPS (Global Positioning System dengan menggunakan teknologi SMS (Short Messaging Service pada jaringan GSM (Global System for Mobile Communications sebagai media transmisinya.  Dengan sistem GPS akan diperoleh data garis lintang, serta garis bujur dari GPS receiver.  Data tersebut akan diteruskan oleh mikrokontroler untuk dikirim ke ponsel pengamat melalui komunikasi SMS.  Hasil pengujian menunjukkan bahwa device personal tracking berhasil mengirimkan data berupa IMEI, Tanggal satelit, waktu satelit, koordinat longitude, koordinat latitude, dan jumlah satelit yang berhasil ditangkap oleh device ke ponsel pengamat.  Dari data koordinat tersebut pengamat dapat memantau posisi device personal tracking berada dengan bantuan aplikasi pendukung yaitu Google Maps. Kata kunci: GPS, Personal Tracking, SMS, Google Maps.   Abstract Base on technology and application development of tracking, personal tracking system was made by transmiting GPS (Global Positioning System data using SMS (Short Messaging Service technology with GSM (Global System for Mobile Communications network as transmitter media.  BY GPS system, we can get datas such as latitude and longitude of GPS receiver.  Those datas will be processed by microcontroller to be sent from GSM/GPRS module to user cellular phone through SMS communication.  The test result showed that the device can be sending datas such as IMEI, UTC date, UTC time, longitude coordinate, latitude coordinate, and number sattelite which detected by device to user’s phonecell.  From those coordinate, user can be monitoring the device’s position with the Google Maps application. Keywords: GPS, Personal Tracking, SMS, Google Maps.

  13. The Contribution of Geographic Information Systems (GIS) to Geography Education and Secondary School Students' Attitudes Related to GIS

    Science.gov (United States)

    Artvinli, Eyup

    2010-01-01

    The purpose of this study is to determine the place of Geographic Information Systems (GIS) in teaching geography, the general level of secondary school students' attitudes towards Geography Information Systems and whether this changes according to different variables. The population of the research consists of the students studying in Istanbul,…

  14. IMPLEMENTATION OF GIS-BASED MULTICRITERIA DECISION ANALYSIS WITH VB IN ArcGIS

    OpenAIRE

    DERYA OZTURK; FATMAGUL BATUK

    2011-01-01

    This article focuses on the integration of multicriteria decision analysis (MCDA) and geographical information systems (GIS) and introduces a tool, GIS–MCDA, written in visual basic in ArcGIS for GIS-based MCDA. The GIS–MCDA deals with raster-based data sets and includes standardization, weighting and decision analysis methods, and sensitivity analysis. Simple additive weighting, weighted product method, technique for order preference by similarity to ideal solution, compromise programming, a...

  15. PEMBUATAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERKOMPUTERISASI ATAS SIKLUS PEMBELIAN DAN PENJUALAN PADA CV. X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas Handojo

    2004-01-01

    Full Text Available CV. X is still using a manual accounting system. They use a note for recording account receivable and account payable. Calculating total sales and profit do in manually. It takes a large amount of time to get some information that needed. Therefore an adequate accounting information system is needed in order to proceed an automate journalizing and to produce information accurately and quickly. First step in building accounting information system is to analyze and watch closely to the company's existing system. And the second step is to design the accounting information system, which can fulfill and appropriate with the company needs. The accounting information system is formed from integration of sales, purchasing and accounting/recording process. Including in sales are establishing sales order, checking available inventory for sale (stock and customer's credit limit. Including in purchasing is establishing purchase order until receiving and recording purchase invoice. Including in accounting/recording are journalizing, posting and reporting income statement. This software is using Microsoft SQL Server 7.0 as the database and Borland Delphi 7.0 as the compiler. Implementation for the whole software has gained 72.5% for user's satisfaction. Therefore it can be conclude that software has already fulfilled and appropriate with the needs of the company's system. But there also have some weakness to handle. This software helps in accelerating and simplifying the recording process and reporting income statement process. Abstract in Bahasa Indonesia : Sistem akuntansi pada CV. X masih menggunakan cara manual yaitu pencatatan piutang pada kartu piutang dan pencatatan hutang pada kartu hutang. Perhitungan total penjualan dan keuntungan dilakukan manual, sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan informasi yang diinginkan. Oleh karena itu dibutuhkan sistem informasi akuntansi yang memadai, untuk memproses pencatatan secara otomatis dan

  16. RANCANG BANGUN SISTEM PENGENALAN EKSPRESI WAJAH MENGGUNAKAN FISHERFACE DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Z Abidin

    2013-07-01

    Full Text Available Di dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam komunikasi interpersonal, wajah sering digunakan untuk berekspresi. Melalui ekspresi wajah, maka dapat dipahami emosi yang sedang bergejolak pada diri individu. Ekspresi wajah merupakan salah satu karakteristik perilaku. Penggunaan sistem teknologi biometrika dengan karakteristik ekspresi wajah memungkinkan untuk mengenali mood atau emosi seseorang. Komponen dasar sistem analisis ekspresi wajah adalah deteksi wajah, ekstraksi data wajah, dan pengenalan ekspresi wajah. Sehingga untuk membangun sebuah sistem pengenal ekspersi wajah, maka perlu dirancang tiga buah sub sistem yaitu sistem deteksi wajah, sistem pembelajaran jaringan syaraf tiruan. Prinsipnya data wajah yang telah dideteksi, diolah menggunakan fisherface, yang selanjutnya hasilnya digunakan sebagai input untuk jaringan syaraf tiruan. Bobot yang dihasilkan pada saat proses pembelajaran jaringan syaraf tiruan inilah yang akan digunakan untuk pengenalan ekspresi wajah. In daily life, especially in interpersonal communication, face often used for express of emotions. Facial expressions are the facial changes in response to a person’s internal emotional states. A facial expression is one of the behavioral characteristics. The use of facial expression characteristics enables to recognize of person’s mood. Basic components of a facial expression analysis system are face detection, face data extraction, and facial expression recognition. So that, to build a facial expression recognition system, it should be designed three subsystems, namely face detection system, learning of neural network system, and facial expression recognition system itself. In principle, face data that has been successfully detected, then it will be constructed by fisherface, and the results of it will be used as an input of neural network. Afterwards, the weights of neural network learning will be used to recognize facial expression.

  17. Rancang Bangun Aplikasi Sistem Pemesanan Bunga Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Ambar Pratiwi

    2016-01-01

    Full Text Available Android adalah sistem operasi bergerak (mobile operating system yang mengadopsi sistem operasi Linux, namun telah dimodifikasi. Android merupakan sistem operasi yang terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri secara bebas. Bisnis online memiliki prospek yang cukup besar pada saat ini dan dimasa mendatang dimana hampir semua orang menginginkan kepraktisan dan kemudahan dalam hal memenuhi kebutuhan. Perdagangan produk bunga biasanya dipasarkan dengan pasif atau dengan menempati sebuah tempat untuk memasarkannya atau yang biasa disebut toko bunga atau sudah ada yang menggunakan Online Marketing melalui email dan web. Aplikasi pemesanan bunga berbasis android ini bertujuan untuk mempermudah pemasaran produk dan menjangkau konsumen melalui smartphone yang dimiliki masing-masing konsumen. Software yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini adalah Eclipse dengan menggunakan metode Hybrid Apps yaitu gabungan Java dengan PHP dengan menggunakan fungsi WebView.   Kata Kunci : Android, Online Marketing, Toko Bunga, Eclipse, Hybrid Apps, Webview.

  18. The Coastal Area Development Using GIS (Review of GIS Application Models

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prastowo Sutanto

    2004-01-01

    Full Text Available GIS, Geographical Information System, is a means that an be used to plan and to develop the coastal area because in carrying out the analysis this system combines the space data and their  attributes. The activities done among others the prototype development of algae cultivation and tourism ativities, the development of fish pond location, the reclamation of the Jakarta Bay, and the concept of development the floating “Keramba” for pearl oysters and white sea fish similar to sole. GIS analysis with heaviness and overlay mapping yields the appropriate map to plan and to develop the coastal area. The result of GIS analysis can be used to plan and to develop the coastal area.

  19. KOEFISIEN TANAMAN PADI SAWAH PADA SISTEM IRIGASI HEMAT AIR Crop Coefficient for Paddy Rice Field under Water Saving Irrigation Systems

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Sujono

    2012-05-01

    Full Text Available Traditional irrigation for paddy rice is the leading of consumer of water, about 80 % of the water resource availabilityused for irrigation purpose. This phenomenon is related to the way how to estimate the crop water requirement where crop coefficient for paddy rice (k (Prosida is always greater than one starting from planting up to nearly harvesting. In this research, a number of water saving irrigations (WSI systems for paddy rice cultivation using pots such asalternate wetting and drying (AWD, shallow water depth with wetting and drying (SWD, semi-dry cultivation (SDC, system of rice intensification (SRI, and  AWD with mulch (AWD-Mul were applied. The amount of irrigated water and when it should be irrigated depend on evapotranspiration rate, soil moisture condition and the WSI system used. For this purpose, daily measurement of the pot weight was carried out. Crop coefficient (k  is then caluculated as a cratio between crop and reference evapotranspiration computed using Penman-Montheit  method. Results show that up to 45 days after transplanting, the k of WSI treatments were around half of the k (Prosida values currently used for computing the water requirement, whereas at the productive stage the k of WSI systems were relatively equal (AWD, SDC to or greater (SRI, SWD than the k (Prosida. Based on the the k values, the AWD and the SDC systems could save much water compared to the SRI or the SWD. Water saving could be increased by applying the AWD with mulch. ABSTRAK Irigasi padi sawah dengan sistem tradisional merupakan sistem irigasi  yang boros air, hampir 80 % sumber air yang ada untuk irigasi. Hal ini tidak terlepas dari perhitungan kebutuhan air tanaman dengan nilai koefisien tanaman (k menurut Standar Perencanaan Irigasi (Prosida selalu lebih besar dari satu mulai dari tanam hingga menjelang panen.Dalam penelitian ini beberapa metoda budidaya padi hemat air seperti alternate wetting and drying (AWD, shallow water depth

  20. PENGENDALIAN LIMBAH AMONIA BUDIDAYA IKAN LELE DENGAN SISTEM HETEROTROFIK MENUJU SISTEM AKUAKULTUR NIR-LIMBAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Gunadi

    2008-12-01

    Full Text Available Limbah amonia dari budidaya ikan yang dibuang langsung ke perairan sekitarnya merupakan sumber pencemaran yang perlu mendapat perhatian. Potensi pasokan amonia ke dalam air budidaya ikan adalah sebesar 75% dari kadar nitrogen dalam pakan. Pengubahan nitrogen dalam sistem akuakultur yang berperan dalam pengurangan kandungan amonia terdiri atas tiga proses yakni proses fotoautotrofik oleh alga, proses bakterial autotrofik yang mengubah amonia menjadi nitrat, dan proses bakterial heterotrofik yang mengubah amonia langsung menjadi biomassa mikroba. Proses mikrobial seperti tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas air dan mengurangi beban cemaran limbah budidaya ikan ke perairan sekitarnya. Pada prinsipnya kandungan amonia di dalam air kolam dirangsang untuk berubah menjadi alga atau bakteri. Penelitian penerapan sistem heterotrofik untuk mengurangi beban limbah budidaya ikan lele (Clarias gariepinus telah dilaksanakan di Loka Riset Pemuliaan dan Teknologi Budidaya Perikanan Air Tawar, Sukamandi. Air pemeliharaan ikan lele dialirkan ke ruang pemeliharaan ikan nila. Pemberian pakan hanya diberikan kepada ikan lele. Kandungan amonia yang ada dipacu untuk diubah menjadi biomassa bakteri dengan memberikan pasokan karbon berupa molases yang merupakan hasil samping pabrik gula. Hasil yang diperoleh setelah pengamatan selama 7 minggu menunjukkan bahwa kadar amonia dapat dipertahankan di bawah 0,1 mg/L NH3/L, produksi biomassa bakteri dalam bentuk padatan volatil total (total volatile solids, TVS mencapai 85,5 mg/L dan pertumbuhan ikan nila mencapai 30,53%. Sistem heterotrofik mempunyai peluang untuk diterapkan dalam pemanfaatan limbah amonia pada pemeliharaan ikan lele. Namun demikian, masih diperlukan kajian lebih lanjut dalam rangka optimalisasi keragaan sistem heterotrofik dalam mendukung sistem akuakultur nir-limbah (zero-waste aquaculture. Waste from fish farm which is directly discharged to the sorounding water is a potential source of

  1. Student Perspectives on the Teaching of Geographical Information Systems (GIS) in Geography Degrees

    Science.gov (United States)

    Seremet, Mehmet; Chalkley, Brian

    2015-01-01

    In an era when graduate employability is a key concern, the teaching of geographical information systems (GIS) has become a subject of considerable interest. This paper reports on a study of the GIS student learning experience using student survey data from six UK geography undergraduate programmes. The findings show that although students'…

  2. Sistem Perkuliahan Online pada IAIN Raden Intan Bandar Lampung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudarmaji Sudarmaji

    2017-07-01

    Full Text Available Sistem Informasi berbasis E-learning ini merupakan hasil dari analisis dan observasi yang penulis lakukan terhadap sistem informasi yang sedang berjalan dan hasil perancangan yang baru dari perancangan Sistem Informasi Perkuliahan Online Pada IAIN Raden Intan Bandar Lampung yang menggunakan database, dan menghasilkan sebuah antarmuka perkuliahan antara dosen dan mahasiswa. Secara garis besar penulis dapat mengemukakan bahwa sebagian sistem informasi yang sedang berjalan belum cukup baik, karena terdapat kekurangan dalam sistem tersebut, yaitu sistem Online dan e-learning yang tidak menjadi satu, sehingga dinilai kurang efisien dalam sistem perkuliahan sebuah universitas.  Penelitian menggunakan metode pengolahan data berupa observasi, interview, dan dokumentasi. Sedangkan metode perancangan aplikasi menggunakan Bagan Alir Dokumen, Data Flow Diagram, Entity Relationship Diagram. Software pendukung dalam pembuatan website ini ialah adobe dreamweaver cs 6, bahasa pemrograman php dan database. Sistem Informasi Perkuliahan Online menghasilkan rancangan berupa rancangan database/basis data yaitu tabel perkuliahan, dosen, mahasiswa, status, forum.  Entity Relationship Diagram (ERD dan Relasi antar tabel. Rancangan antar muka yaitu login, halaman utama, halaman mahasiswa, halaman forum, halaman nilai dan halaman status. Dari perancangan aplikasi ini diharapkan dapat memperbaiki sistem perkuliahan yang berjalan pada IAIN Raden Intan Bandar Lampung.

  3. PENINGKATAN PROFESIONALISME HAKIM AGUNG MELALUI PEMBERLAKUAN SISTEM KAMAR DALAM PEMBUATAN PUTUSAN PERKARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Sutatiek

    2014-04-01

    Full Text Available Abstract The Supreme Court is the last place for justice seekers. A good decisions can be a jurisprudence, though it not binding as on the Anglo Saxon countries. One of the major strategic step from The Supreme Court which already done is to improve the quality of decision is to impose the room system. Through a system of rooms, all cases that go to the Supreme Court will be reviewed by a competent judge or judges. The decisions that have been through a sequential mechanism in accordance with the provisions of the law would create a quality of justice and judgment. However, the Supreme Court, government, communities, universities, and other interested parties have to support the implementation of the system room. Key words: room systems, professionalism, decision   Abstrak Mahkamah Agung merupakan benteng terakhir tempat pencari keadilan memperoleh keadilan.  Kualitas putusannya dapat menjadi panutan dari hakim-hakim lain, meskipun tidak mengikat sebagaimana pada negara-negara Anglo Saxon. Salah satu langkah strategis utama yang dilakukan MA untuk meningkatkan kecepatan pembuatan putusan dan meningkatkan kualitas putusan adalah memberlakukan sistem kamar. Melalui sistem kamar, semua perkara yang masuk ke MA akan diperiksa oleh hakim atau hakim-hakim yang kompeten sesuai bidangnya. Putusan-putusan yang sudah melalui mekanisme yang runtut sesuai dengan ketentuan hukum akan menciptakan keadilan dan putusan yang berkualitas. Namun, Hakim Agung sebagai inti subjek dalam sistem kamar, Mahkamah Agung, pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dan pihak lain yang berkepentingan perlu mendukung pelaksanaan sistem kamar. Kata kunci: sistem kamar, profesionalisme, putusan

  4. Design and Development of Countylevel Information Management System for Diseases and Pests of Hebei Province on GIS

    Science.gov (United States)

    Cheng, Xiaoyan; Zhang, Xiaoli; Xie, Fangyi

    To get a more convenience work in forest application, GIS and information system is used in forestry. GIS technology is used to build an informational management system of forest disease. For the practical requirement, the system is implemented by PDA which works outside to help completing the data collection. The major function of the system is input and output of the forest disease data and processing the report which is based on the criteria report and the assistant function of GIS. This article is aim to discuss about the theory, the process and the critical points of the information system. Besides the general information management system, GIS and PDA is introduced into the diseases system, which could combine the map and the attribute information and realize inventory data reform by PDA. The system is developed with VB and SuperMap Object (SuperMap Company).

  5. Technology Use in Rwandan Secondary Schools: An Assessment of Teachers' Attitudes towards Geographic Information Systems (GIS)

    Science.gov (United States)

    Akinyemi, Felicia O.

    2016-01-01

    Technology use is evident in all spheres of human endeavour. Focusing on technology use in education, this paper examines teachers' attitudes towards geographic information system (GIS). An assessment was made of GIS teachers in Rwandan secondary schools. Key areas covered include how GIS is implemented in schools, teachers' attitudes and…

  6. FLEXICMS - ODPRTOKODNI SISTEM UPRAVLJANJE Z VSEBINO

    OpenAIRE

    Pirnat, Miha

    2012-01-01

    V diplomski nalogi smo implementirali spletni sistem upravljanja vsebine, ki smo ga poimenovali FlexiCMS. Glavni cilj je bil zgraditi majhen in pregleden sistem, a z dovolj funkcionalnosti, da je primeren za realne spletne strani. FlexiCMS je implementiran v programskem jeziku PHP za spletne strežnike Apache. Za shranjevanje podatkov strani se uporablja podatkovna baza MySQL. Načrtovali smo ga kot minimalističen sistem in pri tem imeli v mislih najpogostejše funkcije spletnih strani. Vgr...

  7. PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI DAN MODERNISASI SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titik Aryati

    2016-12-01

    Keywords: the utilization of technology; modernization of tax administration system; personal taxpayers compliance. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pemanfaatan teknologi dan modernisasi sistem administrasi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak pribadi. Variabel independen dalam penelitian ini adalah sistem administrasi perpajakan modern, peraturan pemerintah yang mendukung pemanfaatan teknologi informasi, modernisasi struktur organisasi, modernisasi strategi organisasi, peningkatan sumber daya manusia, good governance, dan whistleblowing system, sedangkan variabel dependennya adalah kepatuhan wajib pajak pribadi. Penelitian ini menggunakan data primer, dengan memberikan kuesioner kepada responden secara online kepada Wajib Pajak orang pribadi dan diisi oleh 180 responden. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode convenience sampling. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Secara parsial, hasil analisis dan hipotesis menunjukkan bahwa variabel sistem administrasi perpajakan modern, modernisasi strategi organisasi, tata pemerintahan yang baik dan sistem whistleblowing berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak pribadi, sedangkan variabel lainnya adalah: peraturan pemerintah, modernisasi struktur organisasi, dan Juga peningkatan sumber daya manusia tidak berdampak terhadap kepatuhan wajib pajak pribadi. Kata Kunci: Pemanfaatan teknolog;  modernisasi sistem administrasi perpajakan; Kepatuhan wajib pajak pribadi.

  8. MANFAAT SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENGELOLA DEPARTEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H Teman Koesmono

    2006-01-01

    Full Text Available Adanya perkembangan teknologi informasi yang terjadi saat ini, memaksa semua pihak yang terlibat dalam proses produksi baik barang maupun jasa, untuk menghadapinya selain itu harus belajar lebih banyak tentang perangkat lunak maupun perangkat keras yang digunakan untuk mengelola informasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Khususnya tentang sistem informasi Sumber Daya Manusia, tidak kalah pentingnya dengan sistem informai yang lainnya misalnya Information Marketing System, Production Information System dan Financial Information System. Untuk itulah pengelolaan SISDM harus dilaksanakan secara profesional artinya dilaksanakan secara totalitas sehingga informai yang didapatkan cukup akurat, relevan, aktual dan cepat didapat apabila dibutuhkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Berbagai aspek informasi sumber daya manusia mulai dari perencanaan sampai pemisahan tenaga kerja membutuhkan pengelolaan yang tepat. Keberadaan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia di dalam perusahaan, sangat berperan mendukung kegiatan operasional Departemen Sumber Daya Manusia yang lebih efektif dan efisien.

  9. Black Sea GIS developed in MHI

    Science.gov (United States)

    Zhuk, E.; Khaliulin, A.; Zodiatis, G.; Nikolaidis, A.; Isaeva, E.

    2016-08-01

    The work aims at creating the Black Sea geoinformation system (GIS) and complementing it with a model bank. The software for data access and visualization was developed using client server architecture. A map service based on MapServer and MySQL data management system were chosen for the Black Sea GIS. Php-modules and python-scripts are used to provide data access, processing, and exchange between the client application and the server. According to the basic data types, the module structure of GIS was developed. Each type of data is matched to a module which allows selection and visualization of the data. At present, a GIS complement with a model bank (the models build in to the GIS) and users' models (programs launched on users' PCs but receiving and displaying data via GIS) is developed.

  10. SISTEM INFORMASI PELAYANAN PUBLIC DIKECAMATAN KAMPAR TIMUR KABUPATEN KAMPAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aguswan Aguswan

    2017-06-01

    Full Text Available ABSTRACTThe public information service system, hereinafter referred to as the information system, is a series of activities that include the storage and management of information and mechanisms of delivering information from the organizers to the public and vice versa in the form of oral, latin, written in Braille, image language and / or local languages , And presented manually or electronically. In order to provide information support to the implementation of public services should be held information system that is National. To that end, the organizer is obliged to manage information system which includes: Operator Profile, Executor Profile, Service Standard, Service Notification, Grievance Management and Performance Assessment.The results of the research were conducted in Kampar Timur sub-district office that highlighted the application of public service information system, where the research result stated that the availability of service information system is still incomplete, as many as 14 (40,00 respondents gave their responses, as well as respondents who responded The implementation of information service system that is as much as 12 (34,00 respondents gave their responses, and respondents who gave enough response about the implementation of service information system that is 9 (26,00 respondents who gave the response.Selanjutnya in the implementation of service information system that has been held By Kampar Timur sub-district government, the presence of inhibiting factors is the provision of non-electronic data is still incomplete, tools and technology is still limited and human resources employees who are still less professional in carrying out tasks and His responsibility in carrying out the service to the community. Keywords: Information service system, service standard, implementationABSTRAK Sistem informasi pelayanan pubik yang selanjutnya di sebut sebagai sistem informasi adalah rangkaian kegiatan yang meliputi penyimpanan dan

  11. Desain dan Uji Kinerja Fungsional Sistem Penggerak dan Kendali ROVERGARD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh Fikri Pomalingo

    2017-04-01

    Full Text Available Abstract The high population rate has an impact on increasing of land function change from agricultural land become housing and commercial building. As a result, it is difficult to get land for planting in the urban area. Therefore, this research is aimed to design equipment that can be used for planting in the narrow land using vertical gardening. This paper will report about design and functional testing of drive and control system on ROVERGARD. Drive system is based on water pump with additional gear train and chainsprocket mechanism. Control system use was on open loop type based on timer. The performance test of drive system was focused on electrical energy consumption and rotational speed of the system that was measured by multifunctional mini ammeter and tachometer. The control system was tested during 4 days, to evaluate their performances between set point and actual timing while filling water tank and rotate the system at maximal load condition. Electrical power consumption was 208 W at average rotational speed 2703 rpm. Increasing load caused an increase of energy consumption but made the drive rotation decline. The position control performance had on position error around 50 cm. Consequently, setting time on timer must be adjusted. Abstrak Laju pertumbuhan penduduk yang tinggi, mengakibatkan tingginya alih fungsi lahan pertanian menjadi bangunan perumahan dan komersial. Masalah ini mengakibatkan sulitnya mencari lahan pertanian di daerah padat penduduk khususnya perkotaan. Oleh karena itu perlu dirancang sebuah alat yang dapat digunakan untuk bercocok tanam di lahan sempit. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain dan menguji sistem penggerak dan kendali pada ROVERGARD. Sistem penggerak berasal dari pompa air yang dimodifikasi. Sedangkan sistem kendali menggunakan tipe open loop berbasis waktu dimana timer sebagai komponen utamanya. Pengujian kinerja penggerak difokuskan pada konsumsi listrik dan rpm yang diukur menggunakan

  12. Rancang Bangun Sistem Pakar Untuk Mendiagnosis Gangguan Kepribadian Histerik Menggunakan Metode Certainty Factor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Nur Oktavia

    2015-01-01

    Full Text Available Abstrak Gangguan kepribadian histerik atau yang biasa dikenal dengan gangguan kepribadian histrionik merupakan gangguan kepribadian dengan karakter emosi yang meluap-luap, termasuk keinginan berlebihan untuk mendapatkan pujian. Penderita gangguan kepribadian histerik mempunyai tingkah laku yang dramatik dan bereaksi terhadap sesuatu secara berlebihan, serta selalu ingin diperhatikan. Banyak orang yang mengalami gangguan ini, terutama kalangan remaja. Namun sebagian besar dari penderita gangguan ini kurang menyadari kondisinya dan menolak untuk melakukan konsultasi ke psikolog atau psikiater. Oleh sebab itu, dibutuhkan suatu sistem pakar yang dapat membantu untuk mendiagnosis secara mandiri gangguan kepribadian histerik dan mampu memberikan solusi penanganan yang tepat. Sistem tersebut dibangun dengan menggunakan metode waterfall dan metode certainty factor sebagai metode kepakarannya. Hasil dari penelitian ini adalah sistem pakar berbasis web untuk mendiagnosis tingkat gangguan kepribadian histerik. Sistem akan menampilkan nilai kepastian dan tingkat gangguan kepribadian histerik yang dialami pengguna, serta solusi penanganannya. Uji hasil kepakaran dilakukan dengan cara membandingkan hasil diagnosis dari sistem dengan hasil diagnosis dari pakar. Hasil uji kepakaran menunjukkan bahwa hasil diagnosis sistem sudah mendekati kebenaran dari diagnosis seorang pakar. Nilai prosentase sistem sebesar 83,01% dan nilai prosentase pakar sebesar 83,3%. Dengan adanya sistem pakar ini, masyarakat umum dapat melakukan diagnosis mandiri untuk mengetahui tingkat gangguan kepribadian histerik yang dialami serta penanganannya dengan mudah tanpa harus datang ke psikolog. Abstract Histrionic personality disorder is a personality disorder which has caharcteristic like overflowing emotion and excessive desire for praise. They always want to be noticed. Many people are suffered from this disorder, especially teenagers. The majority of people who suffer from this

  13. The Multidimensional Measurements of Geographic Information Systems (GIS) Effectiveness in Crisis Management

    National Research Council Canada - National Science Library

    Aldaijy, Emad Y

    2004-01-01

    .... The seven GIS factors with respect to their importance in ascending order were system quality, information quality, user satisfaction, system use, decision performance, task complexity and feedback...

  14. A WebGIS-based system for analyzing and visualizing air quality data for Shanghai Municipality

    Science.gov (United States)

    Wang, Manyi; Liu, Chaoshun; Gao, Wei

    2014-10-01

    An online visual analytical system based on Java Web and WebGIS for air quality data for Shanghai Municipality was designed and implemented to quantitatively analyze and qualitatively visualize air quality data. By analyzing the architecture of WebGIS and Java Web, we firstly designed the overall scheme for system architecture, then put forward the software and hardware environment and also determined the main function modules for the system. The visual system was ultimately established with the DIV + CSS layout method combined with JSP, JavaScript, and some other computer programming languages based on the Java programming environment. Moreover, Struts, Spring, and Hibernate frameworks (SSH) were integrated in the system for the purpose of easy maintenance and expansion. To provide mapping service and spatial analysis functions, we selected ArcGIS for Server as the GIS server. We also used Oracle database and ESRI file geodatabase to store spatial data and non-spatial data in order to ensure the data security. In addition, the response data from the Web server are resampled to implement rapid visualization through the browser. The experimental successes indicate that this system can quickly respond to user's requests, and efficiently return the accurate processing results.

  15. Hadoop-GIS: A High Performance Spatial Data Warehousing System over MapReduce.

    Science.gov (United States)

    Aji, Ablimit; Wang, Fusheng; Vo, Hoang; Lee, Rubao; Liu, Qiaoling; Zhang, Xiaodong; Saltz, Joel

    2013-08-01

    Support of high performance queries on large volumes of spatial data becomes increasingly important in many application domains, including geospatial problems in numerous fields, location based services, and emerging scientific applications that are increasingly data- and compute-intensive. The emergence of massive scale spatial data is due to the proliferation of cost effective and ubiquitous positioning technologies, development of high resolution imaging technologies, and contribution from a large number of community users. There are two major challenges for managing and querying massive spatial data to support spatial queries: the explosion of spatial data, and the high computational complexity of spatial queries. In this paper, we present Hadoop-GIS - a scalable and high performance spatial data warehousing system for running large scale spatial queries on Hadoop. Hadoop-GIS supports multiple types of spatial queries on MapReduce through spatial partitioning, customizable spatial query engine RESQUE, implicit parallel spatial query execution on MapReduce, and effective methods for amending query results through handling boundary objects. Hadoop-GIS utilizes global partition indexing and customizable on demand local spatial indexing to achieve efficient query processing. Hadoop-GIS is integrated into Hive to support declarative spatial queries with an integrated architecture. Our experiments have demonstrated the high efficiency of Hadoop-GIS on query response and high scalability to run on commodity clusters. Our comparative experiments have showed that performance of Hadoop-GIS is on par with parallel SDBMS and outperforms SDBMS for compute-intensive queries. Hadoop-GIS is available as a set of library for processing spatial queries, and as an integrated software package in Hive.

  16. PENERAPAN REKAYASA ULANG ITERATIF PADA SISTEM INFORMASI AKADEMIK FTIF ITS SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Rochimah

    2006-01-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Selama penggunaannya, sistem warisan (legacy dapat terjadi banyak aktifitas pemeliharaan (maintenance yang dapat menyebabkan penurunan kualitas sistem. Ketika sistem mengalami penurunan sampai tingkat kritis, sistem warisan perlu direkayasa ulang.Untuk mempertahankan keberadaan dan keberlangsungan sistem perlu dilakukan rekayasa ulang secara bertahap dalam domain aplikasi sistem warisan. Dalam prosesnya, pada sistem warisan dilakukan rekayasa ulang komponen demi komponen baik program maupun data membentuk sistem tujuan yang telah direkayasa ulang. Proses ini berakhir sampai akhirnya sistem warisan habis menjadi sistem tujuan. Metode ini dinamakan Rekayasa Ulang Iteratif. Metode Rekayasa Ulang Iteratif memperhatikan satu hal yang sangat penting dari metode rekayasa ulang lain yaitu memastikan pembagian data dan fungsi antara sistem warisan dan sistem yang telah direkayasa ulang. Selain itu selama proses rekayasa ulang antara komponen warisan dan komponen yang telah direkayasa ulang dapat berjalan bersamaan. Implementasi dari Rekayasa Ulang Iteratif dalam penelitian ini dilakukan pada studi kasus Sistem Informasi Akademik FTIF ITS Surabaya. Hasil dari Rekayasa Ulang Iteratif ini telah dapat menyelesaikan

  17. Perancangan Sistem Kendali pada Alat Listrik Rumah Tangga Menggunakan Media Pesan Singkat (SMS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hefmi Fauzan Imron

    2016-08-01

    Full Text Available Listrik merupakan salah satu kebutuhan penting dalam kehidupan dan selama ini ketergantungan manusia terhadap listrik menimbulkan kebiasaan buruk. Banyak orang terkadang membiarkan suatu alat listrik ditinggal dalam kondisi menyala yang dapat menyebabkan pemborosan dan pemborosan sendiri bukanlah satu satunya masalah yang akan timbul namun juga dapat menyebabkan kebakaran. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian dengan mengembangkan sistem yang dapat mengontrol dan mengetahui status alat listrik yang bisa diakses dari jarak jauh, contohnya melalui pesan singkat (SMS. Sistem terdiri atas perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras terdiri atas sensor arus sebagai masukan arus listrik, Arduino Mega sebagai mikrokontroler, sensor PIR sebagai inputan mendeteksi keberadaan panas tubuh manusia, relay sebagai keluaran yang berfungsi sebagai saklar dan SIM900 Mini Modul sebagai penerima dan pengirim pesan singkat (SMS. Perangkat lunak dibuat menggunakan bahasa C dengan Arduino IDE. Kegiatan penelitian meliputi studi literatur, analisis spesifikasi kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu menyalakan dan mematikan terminal yang terhubung dengan alat listrik menggunakan perintah pesan singkat (SMS, sistem mampu mendeteksi keberadaan panas tubuh manusia, sistem mampu memeriksa keadaan terminal dalam posisi menyala ataupun tidak, sistem mampu memberi notifikasi melalui pesan singkat (SMS tentang penggunaan komponen listrik yang dilalaikan dan bila ada orang asing yang ingin masuk kedalam sistem. Electricity is one of the important needs in life and for human dependency on electricity cause bad habits. Many people sometimes let an electrical appliance was left in light conditions that can cause waste and waste itself is not the only issue that will arise, but also can cause a fire. Therefore, research must be done to develop a system that can control and know the status of power tools

  18. Sistem Informasi Hotel Modul Front Office Berbasis Web

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    James Kawilarang

    2015-04-01

    Full Text Available Hotel merupakan fasilitas yang sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat meliputi kebutuhan traveling antar kota dalam urusan bisnis maupun wisata. Teknologi informasi dalam pengolahan informasi sangatlah diperlukan dalam pengolahan data instansi hotel agar data dapat dikelola dengan baik sehingga membantu pengelola dalam melakukan pengambilan keputusan. Berdasarkan kebutuhan yang mendasar dalam pengolahan data manajerial sebuah hotel yang merupakan pusat bisnis pariwisata Bali, maka terciptalah suatu ide untuk membuat sebuah sistem berbasis web dan terintegrasi dengan perangkat Android. Sistem yang berbasis web dan terintergrasi dengan perangkat Android merupakan sebuah solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan kebutuhan pengolahan data manajerial hotel yang berisfat dinamis dimana sistem informasi berbasis web mudah dikelola serta dapat dirancang dengan antarmuka yang fleksibel. Perkembangan teknologi mobile Android yang kini digunakan hampir oleh semua khalayak pengguna handphone juga merupakan sebuah nilai tambah tersendiri terhadap sistem pengolahan data tesebut, sehingga sistem mampu memberikan mobilitas yang lebih terhadap pengguna. Kata kunci : Teknologi, Sistem Informasi, Hotel, Front Office

  19. The architecture of a virtual grid GIS server

    Science.gov (United States)

    Wu, Pengfei; Fang, Yu; Chen, Bin; Wu, Xi; Tian, Xiaoting

    2008-10-01

    The grid computing technology provides the service oriented architecture for distributed applications. The virtual Grid GIS server is the distributed and interoperable enterprise application GIS architecture running in the grid environment, which integrates heterogeneous GIS platforms. All sorts of legacy GIS platforms join the grid as members of GIS virtual organization. Based on Microkernel we design the ESB and portal GIS service layer, which compose Microkernel GIS. Through web portals, portal GIS services and mediation of service bus, following the principle of SoC, we separate business logic from implementing logic. Microkernel GIS greatly reduces the coupling degree between applications and GIS platforms. The enterprise applications are independent of certain GIS platforms, and making the application developers to pay attention to the business logic. Via configuration and orchestration of a set of fine-grained services, the system creates GIS Business, which acts as a whole WebGIS request when activated. In this way, the system satisfies a business workflow directly and simply, with little or no new code.

  20. ANALISIS DAN DESAIN SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM PADA KOPERASI SEJAHTERA BERSAMA BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pratiwi Pratiwi

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract – Sejahtera Bersama Credit Unions is one of the co-operative in Bandung, which is engaged in the savings and loan. Organization should be a place for the growth of community's economic still has some drawbacks so that performance is not optimal. Kind of Information systems in here is still not effective because it is used combination with a manual process for the loan process, it takes a long time for any transactions, but along with the rapid development of technology, then it should be the cooperative problem given a touch of technology as a solution for example as built system information to enable any existing operational. Design method loan information system created using ancillary equipment such as methodology of waterfall, HIPO diagram and three kind of UML diagrams which is usecase diagram, activity diagram and class digram, and then design of database relationships using Microsoft Access 2007 and programming language using Microsoft Visual Basic 6.0. Loan information system is expected to improve the performance of the cooperative itself, because the system is designed with the aim to shorten the time of the transaction so that the cooperative operations can run more effectively Keywords : information systems, Credit Unions, Technology Abstrak – Koperasi Sejahtera Bersama Bandung merupakan salah satu koperasi di Kota Bandung yang bergerak di bidang simpan pinjam. Organisasi yang seharusnya menjadi wadah untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat ini masih memiliki beberapa kekurangan sehingga kinerjanya belum optimal. Sistem informasi yang berjalan disini masih belum efektif karena masih di kombinasikan dengan proses manual untuk proses pinjamannya, hal tersebut memakan waktu lama untuk setiap transakasinya, namun seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, maka sudah seharusnya masalah perkoperasian tersebut diberi sentuhan teknologi sebagai solusi contohnya seperti dibangun sistem informasi untuk memudahkan setiap

  1. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Perpustakaan di Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Undip

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lia Dorothy

    2014-11-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi informasi menciptakan keunggulan kompetitif dalam berbagai bidang. Perkembangan ini didukung oleh industri perangkat keras dan perangkat lunak komputer yang terus berkembang, yakni dengan pengaksesan dan pemrosesan informasi yang cepat, akurat, dan efisien melalui sebuah sistem informasi. Pengelolaan data buku di perpustakaan Teknik Lingkungan masih dilakukan menggunakan microsoft office excel, sedangkan pengelolaan data anggota dan data peminjaman masih dicatat secara manual. Oleh karena itu, diperlukan sebuah penelitian untuk membangun sebuah sistem informasi perpustakaan yang dapat mempermudah pengelolaan data dan aktivitas perpustakaan di Program Studi Teknik Lingkungan. Sistem informasi perpustakaan terkomputerisasi ini diharapkan dapat membantu pengelolaan data buku dan data anggota, transaksi peminjaman dan pengembalian buku, serta menghasilkan laporan untuk keperluan administrasi perpustakaan, sehingga dapat meningkatkan efektifitas kinerja karyawan. Sistem informasi perpustakaan ini berbasis web, dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, serta menggunakan framework CodeIgniter. Sistem informasi ini juga dilengkapi dengan barcode reader yang digunakan untuk mempermudah pengelolaan data buku. Penelitian dikembangkan dengan metode SDLC (System Development Life Cycle. Langkah-langkah penelitian meliputi tahap perencanaan, tahap analisis, tahap perancangaan, tahap implementasi, tahap pengujian, dan tahap pemeliharaan. Sistem dirancang dengan menggunakan diagram UML (Unified Modelling Language dan diuji dengan pengujian kotak hitam (blackbox testing. Semua menu dalam sistem informasi perpustakaan dan barcode reader dapat bekerja dengan baik. Sistem informasi perpustakaan telah diimplementasikan di Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik UNDIP. Sistem informasi ini menambah kualitas pelayanan pada perpustakaan Teknik Lingkungan.

  2. GIS in Evaluation: Utilizing the Power of Geographic Information Systems to Represent Evaluation Data

    Science.gov (United States)

    Azzam, Tarek; Robinson, David

    2013-01-01

    This article provides an introduction to geographic information systems (GIS) and how the technology can be used to enhance evaluation practice. As a tool, GIS enables evaluators to incorporate contextual features (such as accessibility of program sites or community health needs) into evaluation designs and highlights the interactions between…

  3. PENGEMBANGAN SISTEM HRM TERINTEGRASI DENGAN PENDEKATAN ERP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christine Regilia Suwu

    2016-12-01

    Full Text Available Human Resources Management merupakan salah satu instrumen yang penting bagi perusahaan dalam pencapaian tujuannya. Penggunaan sistem informasi yang terintegrasi merupakan salah satu unsur penting untuk mengelola bisnis proses dalam manajemen perusahaan. ERP merupakan sistem informasi terintegrasi yang dimaksud dalam upaya peningkatan kualitas perusahaan. Khususnya untuk perusahaan distributor, pengelolaan proses bisnis secara konvensional dapat berpengaruh pada kualitas performa dari perusahaan itu sendiri. Berfokus pada HRM perusahaan distributor, penelitian membahas mengenai implementasi bisnis proses human resource management menggunakan software ERP yaitu Odoo. Penelitian dilakukan dengan menganalisa bisnis proses yang ada kemudian merancang sistem usulan yang terintegrasi lalu diimplementasikan ke dalam Odoo. Pemodelan sistem dirancang untuk mengoptimalkan pengelolaan data yang masih diproses secara konvensional. Optimalisasi dalam setiap proses bisnis meningkatkan kualitas keamanan dengan adanya pengaturan hak akses user dan keakuratan data yang didapat dengan transaksi data yang real time, serta efisiensi waktu yaitu memperkecil durasi waktu yang diperlukan untuk pencatatan dan penyimpanan dokumen dibanding secara manual. Kata Kunci: Sistem Informasi, Human Resources Management, ERP, Bussines Process Management

  4. Integrating Geographical Information Systems (GIS) with Hydrological Modelling – Applicability and Limitations

    OpenAIRE

    Rajesh VijayKumar Kherde; Dr. Priyadarshi. H. Sawant

    2013-01-01

    The evolution of Geographic information systems (GIS) facilitated the use digital terrain data for topography based hydrological modelling. The use of spatial data for hydrological modelling emerged from the great capability of GIS tools to store and handle the data associated hydro-morphology of the basin. These models utilize the spatially variable terrain data for converting rainfall into surface runoff.Manual map manipulation has always posed difficulty in analysing and designing large sc...

  5. Authentic Leadership Kepala Sekolah dalam Menanamkan Sistem Nilai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aan Komariah

    2013-07-01

    Full Text Available Abstract: The Authentic Leadership of School Principals in Inculcating Value System. The present article reports on a research project aimed at examining the extent to which “ authentic ladership” is important as an alternative leadership model to apply at schools to inculcate value and character systems of the school community. It was also aimed at examining the dimensionality of the authentic leaderhip . Delphi Survey method was implemented to assess the importance of authentic leadership. The study involved 62 superintendants who were formerly principals of secondary schools, high schools, and vocational schools in Bandung, West Java. The results show that authentic leadership was a suitable type of leadership model to effectively instill value system. It also demonstrated that authentic leadership was a unidimensional construct. Abstrak: Authentic Leadership Kepala Sekolah dalam Menanamkan Sistem Nilai. Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa penting authentic leadership untuk dijadikan sebagai alternatif kepemimpinan di sekolah untuk menanamkan sistem nilai dan karakter warga sekolah serta menguji multidimensionalitas konstruk authentic leadership di sekolah. Metode Delphi Survey digunakan untuk pengujian tingkat pentingnya perilaku authentic leadership dengan partisipan 62 pengawas mantan kepala sekolah SMP, SMA dan SMK di Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukan bahwa authentic leadership adalah tipe kepemimpinan yang tepat untuk menanamkan sistem nilai secara efektif. Penelitian juga membuktikan bahwa authentic leadership merupakan konstruk yang bersifat unidimensional.

  6. A GIS-based Power Transmission Management Information System

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    2010-01-01

    <正>Based on analyzing the shortcomings of electric power enterprise in traditional operation pattern,this paper combines components GIS with the application of management information system,and uses the structure which unifies three layers C/S and B/S.Also,proposed using the GPS intellectualization patrol.This may be useful to guarantees the transmission line’s operation to be safe and stable.

  7. Sistem Informasi Manajamen Perangkat Elektronik Berbasis Web

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Sunaryo

    2016-05-01

    Full Text Available Smarthome merupakan salah satu implementasi konsep Internet of Things (IoT yang memungkinkan untuk mengontrol dan memonitoring perangkat elektronik melalui jaringan internet. Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem smarthome yang mendukung sinkronisasi pengontrolan hidup dan matinya perangkat elektronik melalui switch, aplikasi web dan time scheduling dengan database. Untuk mendukung sistem tersebut digunakan beberapa tools pendukung seperti Apache, MySQL, dan PHP serta hardware berupa arduino dan raspberry pi.  Sementara itu, metode pemodelan agile dengan pendekatan scrum digunakan dalam perancangan sistem ini. Penelitian ini diimplementasikan dalam sebuah Sistem Informasi Manajemen Perangkat Elektronik berbasis web yang bernama SIMPEL. Aplikasi SIMPEL memberikan kemudahan dalam mengendalikan perangkat elektronik yang ada di rumah.

  8. PENGEMBANGAN KONSEP AGROINDUSTRI BERBASIS SISTEM USAHATANI TERPADU DI WILAYAH PASANG SURUT BAGIAN I: (KONSEP PEMIKIRAN The Concept Development of Agroindustry Based on Integrated Farming System at Tidal Swamp Land Areas Chapter I: Conceptual Thinkin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rustan Massinai

    2013-06-01

    village. Keywords:  Integrated farming system concept , tidal swamp land, agroindustry   ABSTRAK Sistem pertanian terpadu diarahkan pada upaya memperpanjang siklus biologis dengan mengoptimalkan pemanfaatan hasil samping pertanian dan peternakan. Setiap mata rantai siklus menghasilkan produk baru yang memiliki nilai ekonomis tinggi, sehingga dengan sistem ini diharapkan pemberdayaan dan pemanfaatan lahan marginal di seluruh daerah dapat lebih dioptimalkan. Permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam sistem pertanian di daerah pasang surut secara umum, yaitu; (a keterbatasan yang berupa lahan, sumberdaya manusia, teknologi, serta modal yang dimiliki petani, maka potensi sumberdaya lokal perlu kelola secara optimal, terarah, terpadu dan berkelanjutan dengan maksud untuk meningkatkan produktifitas lahan serta taraf hidup petani dengan cara penerapan sistem usahatani terpadu (integrated farming system dengan mengintegrasikan tanaman dan ternak berdasarkan potensi wilayah setempat, dan (b masalah dan kendala sosial ekonomi pengembangan tanaman pangan di daerah rawa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan konsep pengembangan sistem usahatani terpadu untuk mendukung agroindustri di lahan pasang surut di Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi pustaka, yaitu mengidentifikasi sistem yang terdiri dari sistem usahatani terpadu dan sistem agroindustri.  Dalam identifikasi kedua sistem tersebut dilakukan meliputi empat aspek yaitu, aspek ekonomi, aspek teknis, aspek sosial budaya dan aspek lingkungan. Konsep sistem usahatani terpadu di lahan pasang surut yang dilakukan yaitu hasil produksi yang dihasilkan dari sistem usahatani terpadu hendaknya terlebih dahulu diolah melalui sistem pengolahan (agroindustri baik berupa industri rumah tangga (home industry maupun menggunakan alat mekanis, setelah itu dilakukan pemasaran produk, konsep sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produksi pertanian (padi

  9. SISTEM INFORMASI RENSTRA DAN RENOP JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alifia Choirunnisa

    2016-10-01

    Full Text Available Setiap jurusan di Politeknik Negeri Semarang mempunyai Rencana Strategi (Renstra dan Rencana Operasional (Renop untuk mengelola dan memantau perkembangan jurusannya masing-masing. Salah satu jurusannya yaitu jurusan Teknik Elektro. Dalam pengelolaan data perencanaan strategi dan operasional jurusan Teknik Elektro masih dilakukan secara manual. Dengan memanfaatkan teknologi sistem informasi, Sistem Informasi Renstra dan Renop Jurusan Teknik Elektro Berbasis Web mengubah sistem pengelolaan dari manual menjadi berbasis teknologi sistem informasi yang lebih efisien dan efektif. Tujuan dari pembuatan sistem informasi ini adalah untuk menghasilkan sebuah Sistem Informasi Renstra dan Renop Jurusan Teknik Elektro Berbasis Web serta membantu dan memberikan kemudahan dalam pengelolaan informasi Renstra dan Renop. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi waterfall, dimana dalam metodologi ini setiap langkah penelitian dilakukan secara berurutan, mulai dari tahapan Analisis Kebutuhan, Desain Sistem, Implementasi dan Pengujian Unit, Integrasi dan Pengujian Sistem, serta Operasi dan Pemeliharaan. Perancangan sistem menggunakan model Data Flow Diagram (DFD. Pembangunan sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP dan framework codeigniter serta database MySQL. Pengujian sistem menggunakan metode pengujian setiap unit fungsi dari masing-masing fitur. Hasil dari penelitian ini yaitu sebuah sistem informasi yang dapat membantu ketua jurusan, sekretaris jurusan, maupun ketua program studi dalam mengelola Renstra dan Renop. Sistem ini telah di uji coba dengan hasil tingkat kepuasan pengguna sebesar 81,2%.

  10. The Design and Implement of Tourism Information System Based on GIS

    Science.gov (United States)

    Chunchang, Fu; Nan, Zhang

    From the geographical information system concept, discusses the main contents of the geographic information system, and the current of the geographic information system key technological measures of tourism information system, the application of tourism information system for specific requirements and goals, and analyzes a relational database model based on the tourist information system in GIS application methods of realization.

  11. The application of geographic information systems (GIS) in the ...

    African Journals Online (AJOL)

    A large amount of data is usually generated during environmental monitoring programmes. The data need to be transformed into useful information that can be used for interpretation and analysis of problems. This paper outlines the feasibility of using geographic information system (GIS) techniques in the analysis of ...

  12. Applications of geographic information systems (GIS) data and methods in obesity-related research.

    Science.gov (United States)

    Jia, P; Cheng, X; Xue, H; Wang, Y

    2017-04-01

    Geographic information systems (GIS) data/methods offer good promise for public health programs including obesity-related research. This study systematically examined their applications and identified gaps and limitations in current obesity-related research. A systematic search of PubMed for studies published before 20 May 2016, utilizing synonyms for GIS in combination with synonyms for obesity as search terms, identified 121 studies that met our inclusion criteria. We found primary applications of GIS data/methods in obesity-related research included (i) visualization of spatial distribution of obesity and obesity-related phenomena, and basic obesogenic environmental features, and (ii) construction of advanced obesogenic environmental indicators. We found high spatial heterogeneity in obesity prevalence/risk and obesogenic environmental factors. Also, study design and characteristics varied considerably across studies because of lack of established guidance and protocols in the field, which may also have contributed to the mixed findings about environmental impacts on obesity. Existing findings regarding built environment are more robust than those regarding food environment. Applications of GIS data/methods in obesity research are still limited, and related research faces many challenges. More and better GIS data and more friendly analysis methods are needed to expand future GIS applications in obesity-related research. © 2017 World Obesity Federation.

  13. MODEL SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA TERPADU DENGAN BATERAI TERHUBUNG JARINGAN LISTRIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Subiyanto Subiyanto

    2014-02-01

    Full Text Available Pemanfaatan energi matahari sebagai energi bersih dan terbarukan melalui sistem pembangkitan listrik tenaga surya terkoneksi dengan jaringan listrik umum (PLTSTJL misalnya Perusahaan Listrik Negara telah menjadi perhatian yang besar bagi para peneliti sebelumnya. Perkembangan terbaru sistem PLTSTJL ini adalah dipadu dengan sistem penyimpan energi untuk menjaga stabilitas dan keandalan sistem tenaga listrik. Paper ini menyajikan model PLTSTJL yang lebih stabil, efektif, murah dan handal daripada sistem yang telah ada yang mendukung kawasan lingkungan konservasi. Metode yang dipakai dalam paper ini adalah melakukan tinjauan pustaka untuk mempelajari dan mengetahui perkembangan sistem yang ada. Langkah berikutnya adalah melakukan desain, pemodelan, simulasi dan analisis topologi yang optimal untuk sistem PLTSTJL terpadu dengan sistem penyimpan energi barupa baterai. Pengubah daya antara baterai dan jaringan listrik adalah sistem 2 arah Selanjutnya mengembangan suatu koordinasi strategi pengendalian yang baru berbasis sistem cerdas yaitu fuzzy logic controller (FLC dalam sistem PLTSTJL tersebut Unjuk kerja sistem yang dikembangkan dibandingan dengan model-model yang telah ada.

  14. Emerging role of Geographical Information System (GIS), Life Cycle Assessment (LCA) and spatial LCA (GIS-LCA) in sustainable bioenergy planning.

    Science.gov (United States)

    Hiloidhari, Moonmoon; Baruah, D C; Singh, Anoop; Kataki, Sampriti; Medhi, Kristina; Kumari, Shilpi; Ramachandra, T V; Jenkins, B M; Thakur, Indu Shekhar

    2017-10-01

    Sustainability of a bioenergy project depends on precise assessment of biomass resource, planning of cost-effective logistics and evaluation of possible environmental implications. In this context, this paper reviews the role and applications of geo-spatial tool such as Geographical Information System (GIS) for precise agro-residue resource assessment, biomass logistic and power plant design. Further, application of Life Cycle Assessment (LCA) in understanding the potential impact of agro-residue bioenergy generation on different ecosystem services has also been reviewed and limitations associated with LCA variability and uncertainty were discussed. Usefulness of integration of GIS into LCA (i.e. spatial LCA) to overcome the limitations of conventional LCA and to produce a holistic evaluation of the environmental benefits and concerns of bioenergy is also reviewed. Application of GIS, LCA and spatial LCA can help alleviate the challenges faced by ambitious bioenergy projects by addressing both economics and environmental goals. Copyright © 2017 Elsevier Ltd. All rights reserved.

  15. GIS in the Classroom: Using Geographic Information Systems in Social Studies and Environmental Science. [with CD-ROM].

    Science.gov (United States)

    Alibrandi, Marsha

    Geographic Information Systems (GIS) is a computer application for urban planning, weather reporting, and geological and demographic studies. This book takes teachers and students to the cutting edge of teaching social studies and environmental education using GIS. Students can use GIS as a tool to explore, question, integrate, analyze, interpret,…

  16. Introduction of Geographical Information Systems (GIS) in Technical University Education in Ghana: Challenges and the Way Forward

    Science.gov (United States)

    Acquah, Prince C.; Asamoah, Jack N.; Konadu, Daniel D.

    2017-01-01

    Geographic Information System (GIS) continue to play very important role in improving spatial thinking skills of graduates from higher educational institutions. However, teaching and learning of GIS at the technical university level in Ghana remains very limited due to some implementation challenges. This paper reviews the implementation of GIS in…

  17. Spatio-temporal assessment of food safety risks in Canadian food distribution systems using GIS.

    Science.gov (United States)

    Hashemi Beni, Leila; Villeneuve, Sébastien; LeBlanc, Denyse I; Côté, Kevin; Fazil, Aamir; Otten, Ainsley; McKellar, Robin; Delaquis, Pascal

    2012-09-01

    While the value of geographic information systems (GIS) is widely applied in public health there have been comparatively few examples of applications that extend to the assessment of risks in food distribution systems. GIS can provide decision makers with strong computing platforms for spatial data management, integration, analysis, querying and visualization. The present report addresses some spatio-analyses in a complex food distribution system and defines influence areas as travel time zones generated through road network analysis on a national scale rather than on a community scale. In addition, a dynamic risk index is defined to translate a contamination event into a public health risk as time progresses. More specifically, in this research, GIS is used to map the Canadian produce distribution system, analyze accessibility to contaminated product by consumers, and estimate the level of risk associated with a contamination event over time, as illustrated in a scenario. Crown Copyright © 2012. Published by Elsevier Ltd. All rights reserved.

  18. Demonstration of Hadoop-GIS: A Spatial Data Warehousing System Over MapReduce.

    Science.gov (United States)

    Aji, Ablimit; Sun, Xiling; Vo, Hoang; Liu, Qioaling; Lee, Rubao; Zhang, Xiaodong; Saltz, Joel; Wang, Fusheng

    2013-11-01

    The proliferation of GPS-enabled devices, and the rapid improvement of scientific instruments have resulted in massive amounts of spatial data in the last decade. Support of high performance spatial queries on large volumes data has become increasingly important in numerous fields, which requires a scalable and efficient spatial data warehousing solution as existing approaches exhibit scalability limitations and efficiency bottlenecks for large scale spatial applications. In this demonstration, we present Hadoop-GIS - a scalable and high performance spatial query system over MapReduce. Hadoop-GIS provides an efficient spatial query engine to process spatial queries, data and space based partitioning, and query pipelines that parallelize queries implicitly on MapReduce. Hadoop-GIS also provides an expressive, SQL-like spatial query language for workload specification. We will demonstrate how spatial queries are expressed in spatially extended SQL queries, and submitted through a command line/web interface for execution. Parallel to our system demonstration, we explain the system architecture and details on how queries are translated to MapReduce operators, optimized, and executed on Hadoop. In addition, we will showcase how the system can be used to support two representative real world use cases: large scale pathology analytical imaging, and geo-spatial data warehousing.

  19. GIS/FIS development for the SSC

    International Nuclear Information System (INIS)

    Oslin, A.; Butalla, M.

    1992-01-01

    Facility management for a project of the size and complexity of the SSCL is a challenging task. The Facility Information System/Geographic Information System (FIS/GIS) should provide an effective tool for the demanding work ahead. Both the FIS and GIS encompass information that many potential users across multiple disciplines will require for effective facility management. FIS will be integrated with the GIS for applications that involve duplicate needs of graphic and attribute data. In particular, infrastructure networks, environmental monitoring, emergency dispatching, and hazardous materials management have been identified as areas where the two systems will interface. In general, the GIS will manage graphic and attribute information outside the actual structure of the SSCL. The FIS will take over operation of components and networks within the SSCL facility. By providing a method for informed decision-making, implementation of the SSC FIS/GIS will facilitate the tasks involved in managing our Laboratory during all phases of its life

  20. When Informationists Get Involved: the CHICA-GIS Project.

    Science.gov (United States)

    Whipple, Elizabeth C; Odell, Jere D; Ralston, Rick K; Liu, Gilbert C

    2013-01-01

    Child Health Improvement through Computer Automation (CHICA) is a computer decision support system (CDSS) that interfaces with existing electronic medical record systems (EMRS) and delivers "just-in-time" patient-relevant guidelines to physicians during the clinical encounter and accurately captures structured data from all who interact with the system. "Delivering Geospatial Intelligence to Health Care Professionals (CHICA-GIS)" (1R01LM010923-01) expands the medical application of Geographic Information Systems (GIS) by integrating a geographic information system with CHICA. To provide knowledge management support for CHICA-GIS, three informationists at the Indiana University School of Medicine were awarded a supplement from the National Library Medicine. The informationists will enhance CHICA-GIS by: improving the accuracy and accessibility of information, managing and mapping the knowledge which undergirds the CHICA-GIS decision support tool, supporting community engagement and consumer health information outreach, and facilitating the dissemination of new CHICA-GIS research results and services.

  1. pLog enterprise-enterprise GIS-based geotechnical data management system enhancements.

    Science.gov (United States)

    2015-12-01

    Recent eorts by the Louisiana Department of Transportation and Development (DOTD) and the : Louisiana Transportation Research Center (LTRC) have developed a Geotechnical Information : Database, with a Geographic Information System (GIS) interface....

  2. Rancang Bangun Aplikasi Sistem Informasi Tanaman Obat Tradisional Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Komang Surya Cahyani Putri

    2016-01-01

    Full Text Available Makalah ini membahas mengenai hubungan client-server yang terjadi pada Sistem Informasi Tanaman Obat Tradisional. Sistem informasi tanaman obat tradisional dibuat berbasis Android, untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi dengan menggunakan mobile phone. aplikasi ini menggunakan database server, dimana hanya admin yang dapat mengakses dan melakukan edit, hapus dan update data pada database server. Aplikasi client dibangun pada perangkat mobile dengan sistem operasi Android. Aplikasi client hanya dapat mengakses informasi yang sudah disediakan oleh admin, dimana admin merupakan entitas yang bertugas untuk mengelola data master. Sisi server dibangun dengan basis web. Server memegang peranan khusus untuk mengelola data master pada basis data sistem. Hubungan client-server yang terjadi pada sistem menjaga data yang ada pada basis data sistem baik pada client maupun server tetap sinkron.   Kata kunci: Client-server, Tanaman Obat Tradisional, Sistem Informasi, Android.

  3. Cell Based GIS as Cellular Automata for Disaster Spreading Predictions and Required Data Systems

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kohei Arai

    2013-03-01

    Full Text Available A method for prediction and simulation based on the Cell Based Geographic Information System(GIS as Cellular Automata (CA is proposed together with required data systems, in particular metasearch engine usage in an unified way. It is confirmed that the proposed cell based GIS as CA has flexible usage of the attribute information that is attached to the cell in concert with location information and does work for disaster spreading simulation and prediction.

  4. MENGUKUR KESUKSESAN SISTEM AKUNTANSI INSTANSI BASIS AKRUAL (SAIBA MENGGUNAKAN MODEL DeLONE & McLEAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noviyanti Noviyanti

    2017-01-01

    Full Text Available ABSTRACT The aim of this study is to determine the user’s perception of Accrual Basis Institution Accounting System  (SAIBA in the ministry/agency in the first year of implementation of accrual-based government’s financial statements. Updated D & M IS Success Model is used to assess the success of SAIBA as a mandatory system in Indonesian Government Accounting. Respondents are operators of Institution Accounting System (SAI in the ministries/agencies, who are joining the Workshop on Preparation and Study of Financial Statements at Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan  Bogor in November 2015  and selected using purposive sampling method. The Primary data were obtained through questionnaires that were collected from 204 respondents, which were then analyzed using structural equation modeling. This study found that SAIBA can be categorized as a successful information for each dimension of success in the Updated D&M IS Success Model. Respondents assessed the system quality, the information quality and service quality of SAIBA tend to be good. However, respondents indicated the use of SAIBA has no significant effect on user satisfaction, in contrast to the others constructs relationships, the system quality, the information quality and service quality of SAIBA with net benefit and its reciprocal proved to be significant impact. Keywords:  SAIBA, updated D&M IS Success Model, accrual basis, government accounting, institution accounting system ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pengguna terhadap Sistem Akuntansi Instansi Basis Akrual (SAIBA pada Kementerian/Lembaga di tahun pertama penggunaanya pada pembuatan laporan keuangan pemerintah basis akrual. Model Kesuksesan Sistem Informasi yang diperbaharui (Updated D&M IS Success Model digunakan untuk menilai kesuksesan SAIBA yang penggunaannya bersifat wajib pada Akuntansi Pemerintahan Indonesia yang berbasis akrual. Responden adalah operator Sistem Akuntansi Instansi (SAI

  5. The application of VR-GIS to decommissioning decision support system (DDSS) of nuclear reactor

    International Nuclear Information System (INIS)

    Zhu Bo

    2005-01-01

    Advanced management technique and Decision Support System (DSS) are needed to solve the problems of the nuclear reactor decommissioning decision-making. In this study, a kind of new DSS technique for nuclear reactor decommissioning is introduced. It is based on the Virtual Reality (VR) and Geography Information System (GIS), which combine with the scientific management method, operational research, cybernetics and behavior science. The proposed DDSS (Decommissioning Decision Support System) can provide decision-maker the real time 3-D virtual Environment, GIS information and background material of the decommissioning reactor, help to ascertain the decision-making target, modify the decision module and optimize the dismantling plan. The data from three modules (VR Environment Module, VR-DOSE Management Module and Route Layout GIS Module) are used to continuously update and show the statistic at the same time, and the final advice will be given to decision-maker. (authors)

  6. Surat Elektronik sebagai Media Komunikasi Data pada Sistem Pemantauan Bahan Bakar pada Sistem Catu Daya BTS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Falconi Falconi

    2015-03-01

    Full Text Available Base Transceiver Station (BTS merupakan seperangkat radio komunikasi tetap yang digunakan dalam jaringan selular. Untuk mempertahankan kinerja perangkat BTS agar tetap dapat bekerja walaupun suplai catu daya dari PLN terhenti, pada beberapa lokasi BTS ditempatkan pembangkit listrik tenaga solar. Sehingga pada saat PLN mati, maka kebutuhan listrik BTS akan disuplai oleh pembangkit listrik tersebut. Karena lokasi BTS menyebar, diperlukan petugas yang banyak atau waktu yang lama untuk dapat melakukan pengecekan kondisi solar secara keseluruhan. Sehingga sewaktu-waktu pembangkit listrik tidak dapat bekerja saat  dibutuhkan  dikarenakan  solar  habis.  Sistem  pemantau kondisi solar pada sistem catu daya Base Transceiver Station (BTS merupakan sebuah sistem pemantau yang berfungsi melakukan pencatatan ketinggian level solar pada tangki secara periodik dan terus menerus. Ketinggian level solar dikonversi kedalam status normal, minor, mayor dan kritis. Status inilah yang akan disimpan ke dalam basis data yang ada pada computer server. Dengan adanya sistem pemantau ini, maka untuk mengetahui kondisi solar pada tangki sebuah stasiun BTS, seorang petugas pemeliharaana dapat melakukannya tanpa perlu lagi mendatangi lokasi BTS, tetapi cukup memantaunya dari aplikasi pada komputer klien. Sistem yang dibangun terdiri dari sensor ultrasonik PING yang bertugas mendeteksi level solar dan mengumpankan hasilnya ke mikrokontroler ATMEGA8535. Mikrokontroler bertugas untuk mengkonversi sinyal analog yang dihasilkan sensor kedalam bentuk sinyal digital untuk kemudian dikirim ke komputer server melalui komunikasi serial. Aplikasi yang ada pada komputer server akan menerima data tersebut dan menyimpannya pada basis data. Data-data tersebut sewaktu-waktu akan dipanggil kembali apabila ada permintaan dari komputer klien untuk kemudian di kirim melaui surat elektronik. Dari hasil pengujian yang dilakukan pada tangki solar yang dimiliki oleh PT. Berca Hardayaperkasa

  7. REFORMASI SISTEM AKUNTANSI CASH BASIS MENUJU SISTEM AKUNTANSI ACCRUAL BASIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuri Rahayu

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract –  Accounting reform movement was born with the aim of structuring the direction of improvement . This movement is characterized by the enactment of the Act of 2003 and Act 1 of 2004, which became the basis of the birth of Government Regulation No.24 of 2005 on Government Accounting Standards ( SAP . The general,  accounting is based on two systems,  the cash basis  and the accrual basis. The facts speak far students still at problem with differences to the two methods that result in a lack of understanding on the treatment system for recording. The purpose method of research is particularly relevant to student references who are learning basic accounting so that it can provide information and more meaningful understanding of the accounting method cash basis and Accrual basis. This research was conducted through a normative approach, by tracing the document that references a study/library that combines source of reference that can be believed either from books and the internet are processed with a foundation of knowledge and experience of the author. The conclusion can be drawn that basically to be able to understand the difference of the system and the Cash Basis accrual student base treatment requires an understanding of both methods. To be able to have the ability and understanding of both systems required reading exercises and reference sources.   Keywords : Reform, cash basis, accrual basis   Abstrak - Gerakan reformasi akuntansi dilahirkan dengan tujuan penataan ke arah perbaikan. Gerakan ini  ditandai dengan dikeluarkannya  Undang-Undang tahun 2003 dan Undang-Undang No.1 Tahun 2004  yang menjadi dasar lahirnya Peraturan Pemerintah No.24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintah (SAP . Pada umumnya pencatatan akuntansi di dasarkan pada dua sistem yaitu basis kas (Cash Basis dan basis akrual  (Accrual Basis. Fakta berbicara Selama ini mahasiswa masih dibinggungkan dengan perbedaan ke dua metode itu sehingga

  8. PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN DAN LAPORAN SPT TAHUNAN UNTUK KARYAWAN DI PERUSAHAAN KONVEKSI CV. X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulia Yulia

    2009-01-01

    Full Text Available CV. X is a garment company which has 55 employees. Every end of the month the company doing payroll calculations and every year make an annual tax report (Notice Letter / SPT. Currently the calculation of salaries and the making of SPT are still done manually and thus require a long time and the large possibility of miscalculation. In this research, we have designed a payroll information system and SPT reporting, including employee attendance system, payroll calculation system and the various attribute such as overtime, furlough, deductions and so forth automatically. This system is able to do the calculation and reporting of annual tax returns and tax correction automatically. Besides, the system is also able to create various reports such as salary statements, tax cuts statements, the report to the director of such employee data report, employee history report, and payroll report. From the test results of payroll information systems and SPT report, can be seen that the system is able to perform the calculation of salaries and annual tax returns correctly. Abstract in Bahasa Indonesia: CV. X merupakan sebuah perusahaan koveksi dengan total karyawan sekitar 55 orang. Setiap akhir bulan perusahaan melakukan penghitungan gaji karyawan dan tiap tahun melakukan pembuatan laporan pajak tahunan (Surat Pemberitahuan/SPT. Saat ini penghitungan gaji dan pembuatan SPT ini masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang lama serta besar kemungkinan terjadinya kesalahan perhitungan. Pada penelitian ini, dirancang sebuah sistem informasi penggajian dan pembuatan laporan SPT, antara lain meliputi sistem absensi karyawan, sistem penghitungan gaji dan berbagai attributnya seperti lembur, cuti, potongan dan sebagainya secara terotomatisasi. Sistem ini juga mampu melakukan penghitungan dan pembuatan laporan SPT tahunan serta koreksi pajak secara terotomatisasi. Selain itu sistem juga mampu membuat berbagai laporan baik yang ditujukan untuk karyawan

  9. Penerapan Sistem Tanam Legowo Usahatani Padi Sawah dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan dan Kelayakan Usaha di Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asda Rauf

    2014-12-01

    Full Text Available Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem tanam padi sawah Legowo terhadap pendapatan petani padi dan kelayakan usahatani padi. Lokasi penelitian di Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan metode survei.  data primer diperoleh dari sampel petani dengan menggunakan panduan wawancara. Hasil penelitian menemukan bahwa penerapan sistem tanam legowo 4:1 menghasilkan pendapatan Rp 21.844.604 / ha, dan sistem tanam legowo 2:1 menghasilkan pendapatan sebesar Rp 21.705.833 / ha. Kelayakan padi tanam pertanian sistem legowo 4: 1 = 2.16 dan 2: 1 = 2.63. Kedua sistem tanam legowo adalah layak diterapkan untuk padi pertanian padi. Kata kunci : Sistem tanam legowa, pendapatan petani, kelayakan usaha tani     Abstract This study aims to determine the effect of lowland rice cropping system Legowo on farmers' income and eligibility paddy rice. Location research in Subdistrcit Dungaliyo Subdistrict, District of Gorontalo. Research using survey method. primary data obtained from a sample of farmers using an interview guide. The results found that the application of the system of planting Legowo 4: 1 generates a revenue of Rp 21,844,604 / ha, and cropping systems legowo 2: 1 generate a revenue Rp 21,705,833 / ha. Feasibility of transplanting rice farming system legowo 4:1 = 2.16 and 2:1 = 2.63. Both legowo cropping system is feasible for paddy rice farming. Keywords: Legowo cropping system , farm income, farming feasiliblity

  10. Sistem Monitoring Pendeteksi Kebocoran LPG berbasis Mikrokontroller ATmega16 menggunakan RF APC220

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RATNA SUSANA

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak Penggunaan LPG sebagai bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar minyak dirasakan lebih efektif dan praktis. Namun kandungan senyawa di dalamnya memiliki efek yang negatif jika menguap di udara bebas. Sistem detektor gas LPG dapat menjadi salah satu solusi untuk mengetahui lebih dini terjadinya kebocoran gas. Implementasi sistem detektor gas LPG pada penelitian ini berupa sistem monitoring nirkabel yang dilengkapi alarm sebagai indikasi jika terjadi kebocoran gas. Sistem terdiri dari bagian Remote Controller dan Master Controller. Remote Controller menggunakan mikrokontroler ATMega16 yang terintegrasi dengan sensor MQ5, LCD dan transceiver RF APC220. Sedangkan Master Controller berupa komputer (PC yang dapat menampilkan kondisi ruangan yang dideteksi oleh bagian Remote Controller. Sistem berhasil mendeteksi gas LPG dan menampilkan kadar konsentrasinya dalam rentang 200 sampai dengan 1000 ppm. Ketika kadar konsentrasi gas mencapai 5000 ppm, alarm aktif secara otomatis dan memberikan status waspada. Pengiriman data secara nirkabel dengan adanya sejumlah penghalang berhasil dilakukan sampai jarak 200 m. Kata kunci: Sistem Monitoring, Remote Controller, Master Controller, LPG, RF APC220   Abstract The use of LPG as a fuel alternative to fossil fuels may be more effective and practical. Neverfluless its compound has a negative effect if it evaporates to the air. LPG gas detector system may be one solution to determine the early occurrence of gas leak. The detector system implementation in this study was a wireless monitoring system that had alarm to indicate if there was the gas leak. The system consisted of the Remote Controller and the Master Controller. Remote Controller used ATmega16 microcontroller integrated with MQ5 sensor, LCD and RF transceiver APC220. While the Master Controller in the form of a computer (PC that could display a room condition was detected by the Remote Controller section. LPG gas system successfully detected

  11. Monitoring of dams according to German standard DIN 19 700 on the basis of a GIS based expert system; Stauanlagenueberwachung nach DIN 19 700 in Verbindung mit Expertensystemen auf GIS-Basis

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Kast, Karl; Saucke, Ulrich; Elsaesser, Ralph [Dr.-Ing. Karl Kast + Partner (GbR) Ingenieurgemeinschaft fuer Umwelt- und Geotechnik, Ettlingen (Germany)

    2010-07-01

    The German standard DIN 19 700 stipulates regular safety reports assessing dams and their operation as part of the continuous dam monitoring scheme. Experience has shown that a GIS based dam monitoring system exhibits evident advantages regarding a continuous assessment. Besides and easy access to all relevant information grouped by themes, it offers a graphic analysis of measuring data and their display in the GIS system. In addition, concerning relevant failure mechanism, individual modules of a GIS based expert system are designed for the purpose of assessing the safety of the dam in the event of uncommon incidents. (orig.)

  12. DEVELOPING GIS-BASED DEMAND-RESPONSIVE TRANSIT SYSTEM IN TEHRAN CITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H. Faroqi

    2015-12-01

    Full Text Available Create, maintain and development of public transport network in metropolitan are important problems in the field of urban transport management. In public transport, maximize the efficient use of public fleet capacity has been considered. Concepts and technologies of GIS have provided suitable way for management and optimization of the public transports systems. In demand-responsive public transportation system, firstly fellow traveller groups have been established for applicants based on spatial concepts and tools of GIS, second for each group according to its’ members and their paths, a public vehicle has been allocated to them then based on dynamic routing, the fellow passenger group has been gathered from their origins and has been moved to their destinations through optimal route. The suggested system has been implemented based on network data and commuting trips statistics of 1 to 6 districts in Tehran city. Evaluation performed on the results show the 34% increase using of Taxi capacity, 13% increase using of Van capacity and 10% increase using of Bus capacity in comparison between current public transport system and suggested public transportation system has been improved.

  13. Kreativitas Desain Kuliner dan Sistem Inovasi Lokal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yasraf Amir Pialang

    2016-02-01

    ABSTRAK   Pengembangan kreativitas pada sebuah kelompok, kelas sosial atau komunitas sangat ditentukan oleh modal yang diinvestasikan dalam ranah kreativitas: ekonomi, budaya, sim- bolik dan sosial. Penelitian ini adalah upaya untuk memahami kreativitas sebagai bagian dari ranah khusus sosial-budaya, yaitu ‘ranah kreativitas’. Dengan menggunakan metode etnografi, penelitian ini adalah upaya untuk menganalisis relasi antara ide-ide kreatif dan konteks sosial-budaya di mana ide-ide itu diproduksi. Melalui penelitian lapangan yang intensif terhadap komunitas kreatif lokal, penelitian ini menyimpulkan, bahwa produksi ide-ide kreatif sangat ditentukan oleh kelengkapan sub-sub ranah yang membangun ranah kreatif: ekspresi, produksi, diseminasi dan apresiasi. Berdasarkan ranah-ranah kreatif ini, tiga model sistem inovasi dapat diajukan: sistem terbuka, sistem liminal dan sistem tertu- tup.   Kata kunci: ide kreatif, ranah, inovasi, modal

  14. SISTEM TERPADU REKAM MEDIK RUMAH SAKIT DENGAN SMART CARD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    _ Sukamto

    2012-01-01

    Full Text Available Dalam penelitian ini, system terpadu rekam medik rumah sakit dibuat dengan teknologi smart card sebagai media penimpanan data Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan teknologi smart card sebagai sarana atau media penyimpan informasi pasien yang mempunyai kesederhana, keandalan, dan portabilitas yang tinggi, sehingga meningkatkan jaminan ketersediaan data pada sebuah sistem rekam medik.Tahapan pembuatan rancang bangun sistem rekam medis ini meliputi perancangan data flow diagram, rentity relationshipp diagram, database dan program aplikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa smart card dapat digunakan sebagai sarana atau media penyimpan informasi pasien yang mempunyai kesederhana, keandalan, dan portabilitas yang tinggi.

  15. Towards Geographic Information Systems (GIS) Implementation: A Case Study

    Science.gov (United States)

    Meaney, Miriam

    2006-01-01

    "Despite its central role in real-world geography, the Geographic Information System (GIS) has had little uptake to date in School Geography." (Wiegand, 2001) This statement can be accurately applied to the author's current school setting and was the focus of her and her colleagues' case study, commenced in 2004 and continued into 2005.…

  16. Perancangan Sistem Informasi Berbasis Komputer untuk Manajemen Perawatan Fasilitas Industri Manufaktur Kapal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulil Albab Fida Husain

    2017-01-01

    Full Text Available Beberapa galangan setingkat denganPT. Dok dan Perkapalan Surabaya masih menggunakans istem manual dalam melakukan kegiatan manajeman perawatan peralatan / mesin. Hal ini menyebabkan keterlambatan tindakan perawatan mesin dikarenakan kurangnya informasi dan tidak adanya system peringatan yang mendukung manajemen perawatan. Itu semua menyebabkan keterlambatan perawatan yang berakibat pada menurunya umur mesin. Oleh karena itu perlu adanya suatu pelatihan ketrampilan mengenai tindakan-tindakan awal perawatan peralatan / mesin kepada operator mesin produksi menggunakan metode Total Productive Maintenance (TPM. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk merancang system informasi manajemen perawatan fasilitas industry manufaktur kapal. Model system ini dapat memberikan informasi perawatan peralatan / mesin dan system peringatan jadwal perawatan. Pertama dilakukan analisa kondisi existing mengenai system informasi perawatan. Kedua dilakukan penentuan parameter-parameter dan pengumpulan data-data informasi perawatan. Ketiga merancang system informasi manajemen perawatan menggunakan program visual basic. Pembuatan model system ini menggunakan system perancangan database dengan parameter metode TPM. Berdasarkan hasil perancangan system dan uji validasi serta verifikasi program yang dirancang, didapatkan terjadi perubahan efektifitas dalam hal alur penyampaian informasi perawatan, system penyimpanan informasi perawatan, dan kemudahan akses dalam mendapatkan informasi perawatan. Sistem yang dirancang dapat memperbaiki sistem manual yang diterapkan. Sistem informasi manajemen perawatan peralatan / mesin dapat memenuhi semua kebutuhan yang dibutuhkan oleh supervisor, karyawan dan operator mesinproduksi.

  17. Using Geographical Information Systems (GIS) as an instrument of water resource management: a case study from a GIS-based Water Safety Plan in Germany.

    Science.gov (United States)

    Wienand, I; Nolting, U; Kistemann, T

    2009-01-01

    Following international developments and the new WHO Drinking Water Guidelines (WHO 2004) a process-orientated concept for risk, monitoring and incident management has been developed and implemented in this study. The concept will be reviewed with special consideration for resource protection (first barrier of the multi-barrier system) and in turn, for the Water Safety Plan (WSP) which adequately considers-beyond the current framework of legal requirements-possible new hygienic-microbiologically relevant risks (especially emerging pathogens) for the drinking water supply. The development of a WSP within the framework of risk, monitoring and incident management includes the application of Geographical Information Systems (GIS). In the present study, GIS was used for visualization and spatial analysis in decisive steps in the WSP. The detailed process of GIS-supported implementation included the identification of local participants and their tasks and interactions as an essential part of risk management. A detailed ecological investigation of drinking water conditions in the catchment area was conducted in addition to hazard identification, risk assessment and the monitoring of control measures. The main task of our study was to find out in which steps of the WSP the implementation of GIS could be integrated as a useful, and perhaps even an essential tool.

  18. SISTEM INFORMASI KEPENDUDUKAN BERBASIS CLIENT SERVER DI KELURAHAN BOBOSAN PURWOKERTO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustin Citra Dwicahya

    2010-02-01

    Full Text Available Sistem informasi kependudukan merupakan pendataan mengenai kependudukan di kelurahan. Permasalahan pada penelitian ini adalah pendataan kependudukan di kelurahan Bobosan masih kurang optimal dan kurangnya efisien waktu, dengan menggunakan teknologi sistem informasi maka kesalahan dalam pendataan kependudukan dapat diminimalisir. Penelitian ini bertujuan membuat dan merancang sistem informasi kependudukan dengan client server untuk membantu mengolah data infomasi yang akurat di kelurahan Bobosan.Tahapan penelitian ini dalam pengumpulan data menggunakan metode wawancara, metode observasi, metode studi pustaka dan metode dokumentasi. Pengembangan sistem menggunakan metode waterfall. Metode waterfallmerupakan metodelogi klasik yang digunakan untuk mengembangkan, memelihara dan menggunakan sistem informasi. Hasil penelitian ini berupa aplikasi sistem informasi kependudukan berbasis client server dengan menggunakan Visual Studio 2008 dan SQL Server 2008 yang dapat diakses melalui jaringan LAN (Local Area Network.

  19. Implementasi Algoritma Particle Swarm untuk Menyelesaikan Sistem Persamaan Nonlinear

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardiana Rosita

    2012-09-01

    Full Text Available Penyelesaian sistem persamaan nonlinear merupakan salah satu permasalahan yang sulit pada komputasi numerik dan berbagai aplikasi teknik. Beberapa metode telah dikembangkan untuk menyelesaikan sistem persamaan ini dan metode Newton merupakan metode yang paling sering digunakan. Namun metode ini memerlukan perkiraan solusi awal dan memilih perkiraan solusi awal yang baik untuk sebagian besar sistem persamaan nonlinear tidaklah mudah. Pada makalah ini, algoritma Particle Swarm yang diusulkan oleh Jaberipour dan kawan-kawan[1] diimplementasikan. Algoritma ini merupakan pengembangan dari algoritma Particle Swarm Optimization (PSO. Algoritma ini meyelesaikan sistem persamaan nonlinear yang sebelumnya telah diubah menjadi permasalahan optimasi. Uji coba dilakukan terhadap beberapa fungsi dan sistem persamaan nonlinear untuk menguji kinerja dan efisiensi algoritma. Berdasarkan hasil uji coba, beberapa fungsi dan sistem persamaan nonlinear telah konvergen pada iterasi ke 10 sampai 20 dan terdapat fungsi yang konvergen pada iterasi ke 200. Selain itu, solusi yang dihasilkan algoritma Particle Swarm mendekati solusi eksak.

  20. Relevansi Sistem Khilafah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI Dengan Sistem Negara Islam Modern

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammadin Muhammadin

    2016-12-01

    Full Text Available Hizbut Tahrir adalah organisasi politik Islam yang independen. Organisasinya memiliki kekhasan seperti; berasaskan syari’at Islam, ide dan aksi politiknya bukan politik praktis tetapi politik-ideologis, konseptual, rasionalis dan non-kekerasan. Hizbut Tahrir mengkonsepsikan politik sebagai al-ri’ayah al-syuuni al-ummah; tanggung jawab untuk menguasai kepentingan dan kemaslahatan umat. Sebab itu, pemikiran dan aktivitasnya dimantapkan pada tataran politik sebagai wujud pelaksanaan urusan umat. Dalam konteks gerakan pendirian khilafah menurut Hizbut Tahrir Indonesia ada dua. Pertama, gagasan-gagasan tentang sistem pemerintahan Islam harus berbentuk khilafah artinya bukan berbentuk republik, diktator, kekaisaran, monarkhi, federal atau sistem demokrasi; pilar-pilar pemerintahan Islam harus ditegakkan atas dasar kedaulatan di tangan syara’, kekuasaan hanyalah milik umat, mengangkat satu khalifah hukumnya wajib dan hanya Khalifah yang berhak mengadopsi terhadap hukum-hukum syara’; struktur lembaga negara Khilafah harus ada Khalifah, Muawin at Tafwidh, Mu’awin at Tanfidz, Wali, Amir al Jihad, Al Qadhi, Mashalih Daulah,  dan Majelis Umat; rancangan undang-undang dasar dan sistem Islam memiliki keunggulan-keunggulan di bidang politik, ekonomi, pendidikan, pergaulan dan pidana.  Kedua, strategi Hizbut Tahrir dalam upaya penegakan Khilafah berupa pembinaan intensif melalui halqah-halqah; pembinaan umum melalui pengajian-pengajian umum di masjid-masjid, gedung-gedung dan tempat-tempat umum, melalui media massa, buku-buku dan selebaran-selebaran dan penerbitan majalah bulanan dan bulletin mingguan; pergolakan pemikiran untuk menentang kepercayaan, aturan dan pemikiran-pemikiran kufur; perjuangan politik berbentuk berjuang menghadapi negara kafir imperialis yang menguasai dan mendominasi negara-negara Islam, mengadopsi kemaslahatan umat dan melayani seluruh urusannya sesuai dengan hukum-hukum syara’. Sistem khilafah tetap relevan dengan sistem

  1. Geographic Information System (GIS) capabilities in traffic accident information management: a qualitative approach.

    Science.gov (United States)

    Ahmadi, Maryam; Valinejadi, Ali; Goodarzi, Afshin; Safari, Ameneh; Hemmat, Morteza; Majdabadi, Hesamedin Askari; Mohammadi, Ali

    2017-06-01

    Traffic accidents are one of the more important national and international issues, and their consequences are important for the political, economical, and social level in a country. Management of traffic accident information requires information systems with analytical and accessibility capabilities to spatial and descriptive data. The aim of this study was to determine the capabilities of a Geographic Information System (GIS) in management of traffic accident information. This qualitative cross-sectional study was performed in 2016. In the first step, GIS capabilities were identified via literature retrieved from the Internet and based on the included criteria. Review of the literature was performed until data saturation was reached; a form was used to extract the capabilities. In the second step, study population were hospital managers, police, emergency, statisticians, and IT experts in trauma, emergency and police centers. Sampling was purposive. Data was collected using a questionnaire based on the first step data; validity and reliability were determined by content validity and Cronbach's alpha of 75%. Data was analyzed using the decision Delphi technique. GIS capabilities were identified in ten categories and 64 sub-categories. Import and process of spatial and descriptive data and so, analysis of this data were the most important capabilities of GIS in traffic accident information management. Storing and retrieving of descriptive and spatial data, providing statistical analysis in table, chart and zoning format, management of bad structure issues, determining the cost effectiveness of the decisions and prioritizing their implementation were the most important capabilities of GIS which can be efficient in the management of traffic accident information.

  2. PENGEMBANGAN SISTEM TES DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR BERBASIS WEB MAHASISWA JURUSAN TEKNIK MESIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soffan Nurhaji

    2016-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (a Merancang sistem tes diagnostik kesulitan belajar mahasiswa jurusan pendidikan teknik mesin, dan, dan (b mengembangkan sistem tes diagnostik kesulitan belajar Mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development dengan perangkat lunak. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model modifikasi linear sequential yang disebut juga sebagai classic life cycle atau model waterfall yang memiliki 4 langkah. Analisis kebutuhan sistem dan perancangan sistem telah dilakukan pada tahun kedua. Implementasi dan validasi program dilakukan pada tahun keempat. Validasi sistem dilakukan dengan angket yang diberikan kepada 6 dosen yang mengampu di jurusan teknik pendidikan mesin untuk melihat aspek kinerja, rancangan, dan aksesbilitas sistem. Analisis data validasi dilakukan dengan statistik deskriptif. Langkah terakhir, evaluasi pemanfaatan sistem, akan dilaksanakan pada tahun kelima. Sistem tes diagnostik kesulitan belajar akan dikembangkan dengan arsitektur web client-server. Sistem ini memiliki tiga kelompok pengguna, yaitu admin, dosen, dan mahasiswa. Hasil analisis aspek kinerja, rancangan, dan adaptabilitas sistem secara keseluruhan akan dianalisis dari angket yang mempunyai rata-rata penilaian yang diperoleh dari skala 1–4, sehingga termasuk kategori sangat baik. Karena itu sistem yang telah dikembangkan dapat digunakan pada penelitian lebih lanjut pada tahun keenam, yaitu evaluasi pemanfaatan sistem

  3. SISTEM PAKAR BERBASIS ATURAN DALAM BIMBINGAN PENASEHAT AKADEMIK MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Febriadi

    2016-02-01

    Full Text Available AbstrakPenasehat Akademik merupakan Proses Pengisian kartu rencana study bagi mahasiswa yang akan mengambil matakuliah apa yang akan diambil untuk semester selanjutnya. Sebelum terjadinya proses belajar mengajar (PBM berlangsung pada awal semester, kegiatan rutin yang dilakukan adalah adalah penyusunan matakuliah bagi mahasiswa. rancangan sistem ini menggunakan inference forward chaining, dengan implementasi sistem menggunakan sistem database MySQL dan bahasa pemrograman PHP. Forward Chaining adalah metode inference enggine yang mencocokan fakta atau pernyataan dimulai dari bagian sebelah kiri (IF dulu. Dengan kata lain, penalaran dimulai dari fakta terlebih dahulu untuk menguji kebenaran hipotesis. Tesis ini membangun suatu sistem pakar berbasis aturan dalam penyusunan Kartu Rencana Study (KRS bagi mahasiswa khususnya yang akan mengambil matakuliah menggunakan metode forward chaining. Tujuan untuk membantu mahasiswa yang belum tahu dalam pengisian kartu rencana study tanpa langsung bertemu dengan dosen pembimbing akademik nya dalam pengambilan matakuliah.Kata kunci : sistem pakar, forward chaining, matakuliahAbstractAcademic adviser is a card charging process study plans for students who will take courses which will be taken for the next semester. Prior to the teaching and learning process (PBM took place at the beginning of the semester, is a routine activity undertaken is the preparation course for students. The system design uses forward chaining inference, with the implementation of the system using MySQL database system and the PHP programming language. Forward Chaining is a method of inference enggine that match facts or statements starting from the left (first IF. In other words, reasoning from facts first started to test the truth of the hypothesis. This thesis build a rule-based expert system in preparation Card Study Plan (KRS for students who will take courses in particular using forward chaining method. Aim to help students who do

  4. Using Geographic Information System - GIS - for pipeline management: case of Urucu-Coari LPG pipeline

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Furquim, Maysa P.O. [ESTEIO Engenharia e Aerolevantamentos S.A, Curitiba, PR (Brazil)

    2009-07-01

    This technical paper seeks to demonstrate the stages run during the GIS - Geographic Information System accomplishment as for the follow-up of a pipeline work. The GLPDUTO (LPG Pipeline) Urucu-Coari work shall be the focus of this paper. The main challenges in the compilation of data generated in the work site will be presented, as well the importance for the definition of which data should be relevant, so that the construction company and PETROBRAS could follow up its evolution. The GIS development has been performed since January 2007 and should be finished by the first semester of 2009. The following stages for GIS definition for the work management will be presented: brief history of the project - project conception, purpose, structure implemented and accomplishment expectations; survey data in loco - raw data obtained directly during the carrying out of the work and generated in the project and implantation stage; treated data - data resulting from raw data, but already treated as for the GIS environment; routines developed - specific tools created for the consolidation of the data to be manipulated on GIS in an optimized and functional way; result presented - GIS in its final conception, developed and input with the routines and data regarding the project. (author)

  5. Sistem Morfologi Nomina Variabel ( Ism Mutasharrif Bahasa Arab

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amir Syuhada

    2011-12-01

    Full Text Available Kata yang berjenis nomina dalam bahasa Arab terutama nomina variabelmemiliki intensitas lebih banyak dari pada jenis kata yang lain. Hal ini disebabkanoleh fleksibelitas perubahan bentuknya yang tinggi dan setiap perubahan dapatmembentuk kata baru yang berbeda identitas leksikalnya dengan kata dasar.Perubahan bentuk ini berdasarkan sistem morfologi. Dalam perspektif linguistikumum, sistem ini bekerja secara struktural dengan mengidentifikasikan satuan-satuan terkecil pembentuk kata yang disebut dengan morfem. Dari sistem inidapat diketahui bahwa karakter morfologi nomina variable bahasa Arabberdasarkan integritas akar kata dan pola, kemudian keanekaragaman bentukperubahannya dapat membentuk berbagaimacam jenis nomina yang berbedafungsi dan maknanya, dan proses morfologis yang terjadi pada nomina variablemelalui sistem augmentasi (ziyâdah yang bersifat derivatif.

  6. Efficient data exchange: Integrating a vector GIS with an object-oriented, 3-D visualization system

    International Nuclear Information System (INIS)

    Kuiper, J.; Ayers, A.; Johnson, R.; Tolbert-Smith, M.

    1996-01-01

    A common problem encountered in Geographic Information System (GIS) modeling is the exchange of data between different software packages to best utilize the unique features of each package. This paper describes a project to integrate two systems through efficient data exchange. The first is a widely used GIS based on a relational data model. This system has a broad set of data input, processing, and output capabilities, but lacks three-dimensional (3-D) visualization and certain modeling functions. The second system is a specialized object-oriented package designed for 3-D visualization and modeling. Although this second system is useful for subsurface modeling and hazardous waste site characterization, it does not provide many of the, capabilities of a complete GIS. The system-integration project resulted in an easy-to-use program to transfer information between the systems, making many of the more complex conversion issues transparent to the user. The strengths of both systems are accessible, allowing the scientist more time to focus on analysis. This paper details the capabilities of the two systems, explains the technical issues associated with data exchange and how they were solved, and outlines an example analysis project that used the integrated systems

  7. Analysis Of Educational Services Distribution-Based Geographic Information System GIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Waleed Lagrab

    2015-03-01

    Full Text Available Abstract This study analyzes the spatial distribution of kindergarten facilities in the study area based on the Geographic Information Systems GIS in order to test an efficiency of GIS technology to redistribute the existing kindergarten and choose the best location in the future and applying the standard criteria for selecting the suitable locations for kindergarten. To achieve this goal the data and information are collected via interviews and comprehensive statistics on the education facilities in Mukalla districts in YEMEN which contributed to building a geographic database for the study area. After that the Kindergarten spatial patterns are analyzed in terms of proximity to each other and used near some other land in the surrounding area such as streets highways factories etc. Also measures the concentration dispersion clustering and distribution direction for the kindergarten this study showed the effectiveness of the GIS for spatial data analysis. One of the most important finding that most of the Kindergarten was established in Mukalla city did not take into account the criteria that set by the authorities. Furthermore almost district suffers from a shortage in the number of kindergarten and pattern of distribution of those kindergartens dominated by spatial dispersed.

  8. Integrasi Sistem Data Kecelakaan Lalu Lintas Di Kabupaten Jember

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kuntoro Bayu Ajie

    2017-07-01

    Full Text Available The rapid development of technology can help people solve their problems faced every day. One of them is the problem in transportation sector related traffic accident data often occur in Jember. Many agencies and institutions that play a role, making the existing data to be different. Traffic accident report from police and patient report in emergency room from hospital is collected from 2012 to 2014. The result of this research is a good integration traffic accident database system between police and hospital using PostgreSQL, an information system about traffic accident recording with the location can be presented in digital map using Microsoft Visual Basic 6.0, and a recommendations to improve the accuracy of existing traffic accident data. Keywords :Integrasi, sistem database, sistem informasi data kecelakaan lalu lintas.

  9. Estimating hurricane hazards using a GIS system

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Taramelli

    2008-08-01

    Full Text Available This paper develops a GIS-based integrated approach to the Multi-Hazard model method, with reference to hurricanes. This approach has three components: data integration, hazard assessment and score calculation to estimate elements at risk such as affected area and affected population. First, spatial data integration issues within a GIS environment, such as geographical scales and data models, are addressed. Particularly, the integration of physical parameters and population data is achieved linking remotely sensed data with a high resolution population distribution in GIS. In order to assess the number of affected people, involving heterogeneous data sources, the selection of spatial analysis units is basic. Second, specific multi-hazard tasks, such as hazard behaviour simulation and elements at risk assessment, are composed in order to understand complex hazard and provide support for decision making. Finally, the paper concludes that the integrated approach herein presented can be used to assist emergency management of hurricane consequences, in theory and in practice.

  10. PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Santosa

    2015-04-01

    Full Text Available Geospatial information is currently not only can be displayed using GIS software in a stand alone but can use the Internet as a medium for distributing geospatial information. Through the internet the whole population in the world can access geospatial information and provides a medium for geographic information processing desired without being limited by location. Web-based GIS map evolved from a web and client server architecture for distributed into a unity. Internet technology provides a new form for all functions of information systems is data collection, data storage, data retrieval (retrieving, data analysis and visualization of data. In this paper, the latest technology, web-based GIS with emphasis on architecture and stage of development of web-based GIS software that starts from the needs analysis to the maintenance stage. The implementation phase of the development of web-based GIS software to produce a web-based GIS product is right with the right process as well.

  11. Applications of Remote Sensing and Geographic Information System (GIS) in Archaeology

    Digital Repository Service at National Institute of Oceanography (India)

    ManiMurali, R.

    The advancement of remote sensing technology and the analysing capability of Geographical Information System (GIS) can very well be used in the science of Archaeology. Though these subjects look apart, they can be studied in conjunction with each...

  12. Perancangan Master Plan Sistem Informasi Akademik STT Dharma Iswara Madiun

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hani Atun Mumtahana

    2016-12-01

    Full Text Available Teknologi Informasi dan Sistem Informasi sudah menjadi hal paling mendasar dalam suatu organisasi dalam menjalankan proses bisnis. Perkembangan Teknologi Informasi dan Sistem Informasi (TI/SI yang baik harus direncanakan dengan baik. Master Plan merupakan suatu pedoman jangka pendek, menengah dan jangka panjang dalam pengembangan TI/SI suatu organisasi/perusahaan. Dalam menjalankan proses bisnis yang disesuaikan dengan Visi, Misi dan Tujuannya, STT Dharma Iswara Madiun lebih menitik beratkan pada Pelayanan Bidang Akademik (disesuaikan dengan gambaran Portofolio Aplikasi. Untuk menghasilkan pelayanan yang prima dalam bidang Akademik, perancangan Master Plan Sistem Informasi Akademik merupakan salah satu cara untuk membuat perencanaan jangka panjang pemeliharaan Sistem Informasi Akademik. Pada penelitian ini perancangan Master Plan Sistem Informasi Akademik dilakukan dengan perumusan Rencana Strategis STT Dharma Iswara Madiun, membuat arsitektur Sistem Informasi dengan framework Zachman 4 kolom (data (what, function (how, network (where dan people (who dan 3 baris (planner, owner dan designer. Hasil penelitian ini berupa rencana pengembangan Sistem Infromasi Akademik dalam bentuk Master Plan pada jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

  13. An Emergency System for Succoring Children using Mobile GIS

    OpenAIRE

    Ismaeel, Ayad Ghany

    2012-01-01

    The large numbers of sick children in different diseases are very dreaded, and when there isn't succor at the proper time and in the type the sick child need it that makes us lose child. This paper suggested an emergency system for succoring sick child locally when he required that, and there isn't someone knows his disease. The proposed system is the first tracking system works online (24 hour in the day) but only when the sick children requiring the help using mobile GIS. In, this emergency...

  14. Analisa Pengaruh Penerapan Teknologi Informasi untuk Perbaikan Kinerja Rantai Pasok Sistem Produksi-Distribusi dengan Menggunakan Dinamika Sistem

    OpenAIRE

    Setijadi, Setijadi; Pramestari, Diah; Ane, Bernadetta Kwintiana

    2009-01-01

    Kinerja suatu rantai pasok sistem produksi-distribusi dipengaruhi oleh beberapapenggerak (drivers), yaitu persediaan, transportasi, fasilitas, dan informasi. Secarapotensial, informasi merupakan penggerak terbesar terhadap kinerja rantai pasok, karenasecara langsung mempengaruhi penggerak lainnya. Informasi membuka peluang untukmembuat rantai pasok lebih responsif dan efisien.Pada sisi lain, pengaturan tingkat produksi dalam suatu sistem produksi-distribusimenjadi suatu masalah sulit karena a...

  15. Analisa Pengaruh Penerapan Teknologi Informasi Untuk Perbaikan Kinerja Rantai Pasok Sistem Produksi-Distribusi Dengan Menggunakan Dinamika Sistem

    OpenAIRE

    Setijadi, Setijadi; Pramestari, Diah; Ane, Bernadetta Kwintiana

    2004-01-01

    Kinerja suatu rantai pasok sistem produksi-distribusi dipengaruhi oleh beberapapenggerak (drivers), yaitu persediaan, transportasi, fasilitas, dan informasi. Secarapotensial, informasi merupakan penggerak terbesar terhadap kinerja rantai pasok, karenasecara langsung mempengaruhi penggerak lainnya. Informasi membuka peluang untukmembuat rantai pasok lebih responsif dan efisien.Pada sisi lain, pengaturan tingkat produksi dalam suatu sistem produksi-distribusimenjadi suatu masalah sulit karena a...

  16. SISTEM TERPADU REKAM MEDIK RUMAH SAKIT DENGAN SMART CARD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    _ Sukamto

    2013-04-01

    Full Text Available Dalam penelitian ini,  system terpadu rekam medik rumah sakit dibuat dengan teknologi smart card sebagai media penimpanan data  Tujuan dari penelitian ini adalah  menerapkan teknologi smart card sebagai sarana  atau media penyimpan informasi pasien yang mempunyai kesederhana, keandalan, dan portabilitas  yang tinggi, sehingga meningkatkan jaminan ketersediaan data pada sebuah sistem rekam medik.Tahapan pembuatan rancang bangun sistem rekam medis ini meliputi  perancangan data flow diagram, rentity relationshipp diagram, database dan program aplikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa smart  card dapat digunakan  sebagai sarana  atau media penyimpan informasi pasien yang mempunyai kesederhana, keandalan, dan portabilitas  yang tinggi.

  17. The Functionality of a Geography Information System (GIS) Technology in Geography Teaching: Application of a Sample Lesson

    Science.gov (United States)

    Ozgen, Nurettin

    2009-01-01

    A Geographic Information System (GIS) is a high performance computer-aided chain of software which enables us to understand, interpret, capture, update, map, and display natural and human-originated events on Earth and allows us to bring out such phenomena in a form of synthesis. Therefore, a GIS is an important information system in which…

  18. Sistem Pembayaran Parkir Menggunakan NEAR FIELD COMMUNICATION Berbasis ANDROID dan Teknologi INTERNET OF THINGS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dody Ichwana

    2017-05-01

    Full Text Available Intisari— Paper ini menjelaskan rancang bangun sistem pembayaran parkir menggunakan NFC (Near Field Communication dan GPS (Global Position System untuk menciptakan metode pembayaran parkir yang lebih cerdas. Kontribusi yang diberikan dari hasil penelitian adalah menerapkan konsep pervasive computing dan Internet of Things (IoT di dalam pembangunan sistem parkir, sehingga pengguna menjadi lebih nyaman untuk memarkirkan kendaraan mereka. Lokasi parkir dipasang wifi dan nama SSID yang unik.  Sistem akan  melakukan sensing kepada pengguna yang memasuki lokasi parker menggunakan IMEI. Pembayaran parkir menggunakan aplikasi pada smartphone dengan NFC Enable dengan cara didekatkan pada NFC reader pada sistem. Pengguna melakukan tap pada smartphone dengan NFC Enable ke NFC reader untuk melakukan proses inisialisasi awal parkir kendaraan yang akan mencatat ID pengguna, date, dan saldo virtual money. Aplikasi pada smartphone akan mencatat koordinat lokasi parkir kendaraan sesuai lokasi parkir yang dipilih oleh pengguna. Selanjutnya, aplikasi akan membantu pengguna menemukan lokasi kendaraan ketika penguuna terlupa. Sistem pembayaran parkir pada penelitian ini telah berhasil dibangun dengan menghindari penggunaan kertas untuk tiket sehingga akan lebih memudahkan pengguna dan lebih ramah lingkungan.

  19. Prototipe Sistem Pendeteksian Awal Pencemaran Air Berbantuan Sensor Konduktivitas dan Suhu Berbasis Mikrokontroler

    OpenAIRE

    Effendi, Ruslan; Goeritno, Arief; Yatim, Rakhmad

    2015-01-01

    Telah dilakukan sistem pendeteksian awal pencemaran air berbantuan sensor konduktivitas dan suhu berbasis mikrokontroler, melalui langkah-langkah: (1) pengintegrasian sensor konduktivitas dan suhu ke sistem mikrokontroler, meliputi: (a) pengawatan sistem berbantuan program aplikasi Eagle, (b) pembuatan board untuk sistem mikrokontroler ATmega32, (c) pengawatan sistem, dan (d) penempatan sensor pada sistem mikrokontroler ATmega32; (2) pemrograman terhadap mikrokontroler ATmega32, meliputi: (a)...

  20. Food Delivery System with the Utilization of Vehicle Using Geographical Information System (GIS) and A Star Algorithm

    Science.gov (United States)

    Siregar, B.; Gunawan, D.; Andayani, U.; Sari Lubis, Elita; Fahmi, F.

    2017-01-01

    Food delivery system is one kind of geographical information systems (GIS) that can be applied through digitation process. The main case in food delivery system is the way to determine the shortest path and food delivery vehicle movement tracking. Therefore, to make sure that the digitation process of food delivery system can be applied efficiently, it is needed to add shortest path determination facility and food delivery vehicle tracking. This research uses A Star (A*) algorithm for determining shortest path and location-based system (LBS) programming for moving food delivery vehicle object tracking. According to this research, it is generated the integrated system that can be used by food delivery driver, customer, and administrator in terms of simplifying the food delivery system. Through the application of shortest path and the tracking of moving vehicle, thus the application of food delivery system in the scope of geographical information system (GIS) can be executed.

  1. Geographic Information System (GIS) capabilities in traffic accident information management: a qualitative approach

    Science.gov (United States)

    Ahmadi, Maryam; Valinejadi, Ali; Goodarzi, Afshin; Safari, Ameneh; Hemmat, Morteza; Majdabadi, Hesamedin Askari; Mohammadi, Ali

    2017-01-01

    Background Traffic accidents are one of the more important national and international issues, and their consequences are important for the political, economical, and social level in a country. Management of traffic accident information requires information systems with analytical and accessibility capabilities to spatial and descriptive data. Objective The aim of this study was to determine the capabilities of a Geographic Information System (GIS) in management of traffic accident information. Methods This qualitative cross-sectional study was performed in 2016. In the first step, GIS capabilities were identified via literature retrieved from the Internet and based on the included criteria. Review of the literature was performed until data saturation was reached; a form was used to extract the capabilities. In the second step, study population were hospital managers, police, emergency, statisticians, and IT experts in trauma, emergency and police centers. Sampling was purposive. Data was collected using a questionnaire based on the first step data; validity and reliability were determined by content validity and Cronbach’s alpha of 75%. Data was analyzed using the decision Delphi technique. Results GIS capabilities were identified in ten categories and 64 sub-categories. Import and process of spatial and descriptive data and so, analysis of this data were the most important capabilities of GIS in traffic accident information management. Conclusion Storing and retrieving of descriptive and spatial data, providing statistical analysis in table, chart and zoning format, management of bad structure issues, determining the cost effectiveness of the decisions and prioritizing their implementation were the most important capabilities of GIS which can be efficient in the management of traffic accident information. PMID:28848627

  2. ANALISIS DESAIN PROSES SISTEM PENDINGIN PADA REAKTOR RISET INOVATIF 50 MW

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukmanto Dibyo

    2015-03-01

    Full Text Available Reaktor Riset Inovatif (RRI merupakan jenis MTR (Material Testing Reactor yang dipersiapkan ke depan sebagai desain reaktor baru. Daya RRI telah ditetapkan dari perhitungan neutronik dan termohidrolika teras yaitu 50 MW termal. Reaktor bertekanan 8 kgf/cm2 dan laju aliran massa pendingin primer 900 kg/s. Tantangan yang penting dalam menindak lanjuti desain reaktor ini adalah analisis desain pada sistem pendingin. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis desain proses sistem pendingin utama reaktor RRI daya 50 MW (RRI-50 dengan menggunakan program Chemcad 6.1.4. Dalam analisis ini dilakukan perhitungan neraca massa dan energi (mass/energy balances pada sistem pendingin primer dan sekunder sebagai pendingin utama. Masing-masing sistem pendingin tersebut terdiri dari 2 jalur beroperasi secara paralel dan 1 jalur redundansi. Disamping itu untuk desain termal unit komponen telah dianalisis dengan program RELAP5, frenchcreek dan Metoda Analitik. Hasil analisis yang diperoleh adalah desain diagram sistem pendingin yang mencakup data parameter entalpi, temperatur, tekanan dan laju aliran massa pendingin untuk masing-masing jalur. Adapun hasil desain unit komponen utama pada RRI-50 adalah tangki tunda dengan volume 51,5 m3, 2 unit pompa sentrifugal dan 1 unit pompa cadangan pada pendingin primer daya 141 kW/pompa dan pendingin sekunder daya 206 kW/pompa, 2 unit penukar panas tipe shell-tube dengan koefisien termal overall 1377 W/m2.oC dan 4 unit menara pendingin yang mampu melepaskan panas ke udara dengan desain temperatur approach 5,0 oC dan temperatur range 9,0 oC. Desain sistem pendingin reaktor RRI-50 ini telah menetapkan parameter operasi sistem pendingin yaitu temperatur, tekanan dan laju aliran massa pendingin dengan mempertimbangkan tuntutan aspek keselamatan teras reaktor sehingga desain temperatur maksimum pendingin masuk ke teras 44,5 oC. Kata kunci : RRI 50 MW, desain sistem pendingin, program Chemcad 6.1.4   Innovative Research Reactor RRI

  3. Using Web-Based GIS in Introductory Human Geography

    Science.gov (United States)

    Songer, Lynn C.

    2010-01-01

    Advocates for using a geographic information system (GIS) in education assert that GIS improves student learning. However, studies to clarify the relationship between learning and using GIS are still needed. This study examines the effects of using Web-based GIS maps in place of paper maps on students' geography content knowledge and motivation…

  4. Design of Mobile Operation and Maintenance System Based on Power GIS and GPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jing TAO

    2017-01-01

    Full Text Available In order to solve the low efficiency of operation and maintenance and the problems of management coordination caused by the coexistence of off-line operation and maintenance and multi system coexistence in current power telecommunication operation and maintenance, this paper proposes a mobile operation and maintenance system based on power GIS and GPS location technology. The system is based on the C/S architecture, and the mobile operation and maintenance terminal is connected with the operation and maintenance management terminal through wireless and wired network. In addition to meeting basic business requirements, the system integrates power GIS functions to visually demonstrate communication resources, personnel, and failures. The staff can use the wireless mobile terminal which integrated GPS module for to operate and maintain, and can locate accurately in real time.

  5. PERENCANAAN DAN PEMBUATAN PROGRAM SISTEM PAKAR UNTUK SPESIFIKASI JENIS ANJING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas Handojo

    2001-01-01

    Full Text Available Until now dogs always have a position as a human friend. With many kind of dogs so an expert was needed to identified the type of dogs based on the characteristics of the dog. But an human expert also have difficulties to identify because there are so many kind of dogs. Therefore, a system is needed to help the identification process. It is a system which can adopt the abilities of experts to identify the dog. With all the technological advancement these days, it have been developed a technology which able to adopt the process and human thinking. This particular technology is called Artificial Intelligence. Artificial Intelligence have many kind of application, one of them is an Expert System which have abilities to adopt a Knowledge Base from inputing data from experience of the expert on specific term. Principally, all the database of dogs with its characteristics will be added on a Knowledge Base. This base is take form as a database group, where the Inference Engine on the Expert System will work on these data to describe a specific dog based on the characteristic inputed by user through the user interface. This identification system to describe the dog was made using Delphi programming. On this program, searching kind of dog will be do by inputing characteristics of the dog that user want to find, then the program will find on Knowledge Base which dogs that match on that characteristics. Abstract in Bahasa Indonesia: Dari dahulu hingga saat ini anjing selalu menempati hubungan yang khusus sebagai sahabat manusia. Dengan banyaknya macam anjing yang ada maka dibutuhkan seorang pakar untuk mengidentifikasikan jenis anjing berdasar ciri-ciri dari anjing yang bersangkutan. Tetapi seseorang yang benar-benar ahli sekalipun terkadang kesulitan dalam mengidentifikasikannya karena adanya banyak sekali jenis anjing. Oleh sebab itu dibutuhkan suatu sistem yang dapat membantu pengindentifikasian. Yaitu suatu sistem yang dapat mengadopsi kemampuan para

  6. SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG DALAM BIDANG KESEHATAN MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Indriasih

    2012-11-01

    Full Text Available Decentralization in health sector has enable to identify many health problems, population characteristics, and locally and more specific incidences. Health problems can be categorized based on geographic areas (national. regional,and local. The Geographic Information System (GIS is one of tools for depicting the seventy of health problems and identifying health determinants specifically, as inputs for decision making process, also for epidemiological analysis and public health management. The basic framework of GIS is identification of Input, storage, data processing and output. The GIS main application consist of 1 the spatial description of a health event, 2 risk factors, high risk groups, and high risk areas identification, 3 health situation analysis, diseases pattern analysis, 4 surveillance and monitoring of public health, 5 the planning and programming of health activities; and (5 evaluation on health intervention. In Indonesia, the GIS hasbeen used in many work divisions of Ministry of Health, especially for diseases surveillance mapping. Beside the GIS is able to perform high quality products such as map, graph, and tables. The GIS map can be in the different form of various types and contents. The quality of GIS map depends on geographical precision, the representation of object's pattern and color; definition of the event which will be presented. Usually, the presentation format is developed by combining map, graph and table. Simplification on GIS data management, integration with public health data, and availability of GIS user friendly software will support policy making process according to geographical position. This article presents case in 1997-2001, on the spread of malaria cases in Ciamis District concentrated in some villages in southern coast, where mangrove forest and lagoon are usually found. It tends to spread from west to the east. Malaria cases spread mostly inareas at the height between 0-100 meters above sea level

  7. Implementation av spridningsmodell i ArcGIS

    OpenAIRE

    Jou, Javid

    2012-01-01

    The project involves implementing a finished dispersion model into ArcGIS. The goal of the tool is to show how dangerous and toxic substances will travel in the ground after long periods. The goal of the project is to understand GIS in general, what it is used for and gain an insight into how developing tools for ArcGIS is, what challenges might exists. Understanding the type of data that can be stored and accessed in ArcGIS a long with the tools and functionality offered by the system when u...

  8. Implementation of a Geographical Information System. GIS, in the Natural National Park, Cliffs of Cali

    International Nuclear Information System (INIS)

    Zapata Pardo, Maria Victoria; Martinez Zarate, Camilo; Gonzalez, Carlos A

    1999-01-01

    The objective of this project was to generate a tool to improve the handling, conservation and administration of the Park National Natural - Cliffs of Cali, belonging to the Special Administrative Unit of the System of Natural National Parks, UAESPNN, of the Ministry of the Environment. With this purpose it was implemented a System of Geographical Information, GIS, like methodological model. The GIS; Cliffs of Cali used a database relational, developed with the software ACCESS t m, compatible with the used GIS Arc/INFO t m and Arc/View t m (for work station). The data space accessed to the database were those of topography, hydrology, areas of life, geology, limit, fronts, to zone with handling ends, precipitation, indigenous occupation and municipalities; it contain related alphanumeric information, administrative, socioeconomic handling and physique among others

  9. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI SEBAGAI ALAT BANTU PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PENGONTROLAN PERSEDIAAN RETAIL ELEKTONIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartini

    2013-03-01

    Full Text Available Sebagian besar retail elektronik melakukan pengambilan keputusan dalam hal pengontrolan inventori berdasarkan intuisi tanpa dukungan database elektronik yang valid. Hal tersebut sering mengakibatkan terjadinya lost sales, karena tidak ada barang di gudang ketika ada permintaan.  Guna mengatasi permasalahan sistem inventori tersebut, peneliti mencoba mengembangkan Sistem Informasi Inventori yang dapat membantu perusahaan. Sistem informasi yang bersifat web-based membuat staff di masing-masing bagian dapat melihat tingkat stok yang akurat di tiap gudang. Manfaat yang dirasakan terutama bagi pemilik/owner yaitu mendapat perkiraan demand di masa mendatang melalui peramalan serta memperoleh usulan bagaimana mengontrol persediaan melalui tingkat safety stock, reorder point, quantity, dan frekuensi pesan yang disarankan. Kata kunci :  inventori,  peramalan, web-based, sistem informasi, retail elektronik   Abstract Most electronics retailers make decisions in terms of inventory control based on intuition without a valid electronic database support. This often resulted in lost sales, as no goods in the warehouse when there is demand. To overcome the problems of inventory system, researchers are trying to develop Inventory Information System that can help the company. Information systems that are web-based to make staff in each section can see accurate stock levels at each warehouse. Perceived benefits, especially for owners / owner that gets the estimated future demand through forecasting and obtaining suggestions how to control inventory through level safety stock, reorder point, quantity, and frequency of the message suggested. Keywords: inventory, forecasting, web-based, information systems, electronic retail

  10. Application of geographical information system (GIS) for the preparedness for response to nuclear emergencies

    International Nuclear Information System (INIS)

    Chaudhury, Probal; Pradeepkumar, K.S.; Saindane, S.S.; Suri, M.M.K.; Sharma, D.N.

    2005-01-01

    As recommended by International Atomic Energy Agency (IAEA), preparedness for response to nuclear/radiological emergencies is essential for all nations including those not having nuclear facilities. Methodology and systems for quick assessment of radiological impact following any large scale radioactive release/contamination in the environment are already developed. Efforts are being made to provide Geographical Information System (GIS) support for enhancing the capability of quick decision making on the implementation of countermeasures and to strengthen the Emergency Preparedness Program. This requires development of the database of nuclear facilities, roads, buildings, agriculture land, population density and geolocating using geocoded addresses. GIS helps in the creation of custom maps that spatially show several data layers pertinent to the cities/area around the nuclear power plants. The GIS based software imports and spatially displays the predicted movement of radioactive plume and helps in the revision of emergency plans based on the periodic inputs from various systems and monitoring teams. These tools, allow the Emergency Response Centers to take decisions regarding the progress, success and future direction of response in large cities/complex sites. (author)

  11. Pola Penguasaan Tanah Sawah Secara Sistem Gilir Ganti pada Masyarakat Hukum Adat Kerinci

    OpenAIRE

    Idris, Isran

    2011-01-01

    Sistem gilir ganti sawah adalah pola penguasaan tanah sawah menurut Hukum Adat Kerinci. Sistem ini memberikan  bagi ahli waris perempuan untuk secara bergilir ganti dalam menggunakan atau pemakaiannya guna  mendapatkan hasilnya. Adanya sistem ini adalah pengaruh sistem kewarisan yang membedakan antara harta berat dan ringan. Banyaknya peserta dan persilangan gilir ganti sawah mempengaruhi pergerakan sistem dan masa tunggu setiap peserta untuk mendapatkan gilirannya.   Kata kunci: sistem gilir...

  12. GIS risk analysis of hazardous materials transport

    International Nuclear Information System (INIS)

    Anders, C.; Olsten, J.

    1991-01-01

    The Geographic Information System (GIS) was used to assess the risks and vulnerability of transporting hazardous materials and wastes (such as gasoline, explosives, poisons, etc) on the Arizona highway system. This paper discusses the methodology that was utilized, and the application of GIS systems to risk analysis problems

  13. Integrasi Sistem berbasis Predictive Analytics untuk Pasar Tradisional Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riovan Styx Roring

    2017-06-01

    Full Text Available Kebudayaan Indonesia yang terkenal dengan sikap hangatnya kepada setiap orang, terlebih khusus dilihat didalam kegiatan publik seperti aktifitas jual-beli di pasar tradisional. Sayangnya, kurangnya pengetahuan untuk mengelola dan menjaga usaha merupakan permasalahan yang umum ditemukan di hampir setiap pasar tradisional di Indonesia. Insting menjual habis meskipun pada harga yang merugikan, diskon yang berlebihan, bonus pembelian yang berebihan merupakan contoh-contoh yang mengakibatkan terjadinya kerugian tanpa sepengetahuan penjual. Implementasi sistem yang dapat mengatasi masalah masalah diatas terlihat mudah, namun menjadi sulit ketika dihadapkan dengan sistem yang mengelola usaha dikarenakan terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi sistem tersebut, seperti faktor kebudayaan. Merancang sistem yang dapat memprediksi market berdasarkan behavior dari pembeli dan menangkap informasi tersebut merupakan solusi terbaik, dimana solusi tersebut dapat beradaptasi dengan kebutuhan dari lingkungan pasar tradisional. Penjual diminta untuk meng-input informasi barang mereka yang nantinya digunakan sebagai input untuk proses predictive analytics. Hasilnya kemudian disajikan kepada pengguna sebagai bagian dari keputusan bisnis mereka, dan juga sebagai input knowledge capturing dan knowledge transfer. Kombinasi antara analisis dan knowledge process kemudian menjadi suatu sistem yang dapat di integrasikan, yang mana dapat digunakan sebagai sistem informasi yang beradaptasi dengan lingkungan pasar Indonesia.

  14. Perancangan Sistem Surge Absorber Untuk Mencegah Terjadinya Waterhammer Pada Pipeline Sistem Pendistribusian Avtur Di DPPU Pertamina - Bandara Ngurah Rai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Dwi Sulaksono

    2013-03-01

    Full Text Available Aliran fluida transient erat kaitannya dengan fenomena fluida yang dikenal dengan water hammer. Water hammer yang tidak terkendali dapat berakibat buruk pada instalasi sistem perpipaan. Untuk menghindari dampak buruk keberdaan water hammer dapat dilakukan dengan cara memasang komponen perpipaan, salah satunya adalah surge absorber. Sehubungan dengan rencana pengembangan jalur perpipaan serta penambahan kapasitas pompa DPPU Pertamina maka diperlukan kajian mengenai performansi surge absorber yang telah terpasang dan surge absorber yang dibutuhkan untuk mencegah water hammer pada header pit sistem perpipaan DPPU Pertamina yang baru. Kajian tersebut dilakukan dengan cara membuat simulasi yang menmggunakan Method Of Characteristic untuk menyelesaikan persamaan dasar water hammer. Dari hasil kajian yang telah dilakukan, diketahui bahwa delapan buah surge absorber yang terpasang pada sistem perpipaan DPPU Pertamina memiliki volume gas yang masih berada pada range kerjanya . Sedangkan untuk mengatasi water hammer pada jalur pipa tambahan, diperlukan penambahan 4 buah surge absorber yang diletakkan pada sistem perpipaan yang baru.

  15. Studi Perbaikan Stabilitas Tegangan Sistem Jawa-Madura-Bali (Jamali dengan Pemasangan SVC Setelah Masuknya Pembangkit 1000 MW Paiton

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Pujo Prayitno

    2017-01-01

    Full Text Available Sebagian besar pemadaman sistem tenaga listrik yang terjadi disebabkan oleh tekanan yang tinggi pada sistem daya dengan besarnya permintaan daya aktif dan reaktif dan kondisi tegangan yang rendah. Ketika tegangan pada sistem tenaga bus rendah, kerugian juga akan meningkat. Sehingga diperlukan pengembangan teknik khusus untuk meningkatkan tegangan dan menghilangkan ketidakstabilan tegangan dalam sistem tenaga. Flexible Alternating Current Transmission Systems (FACTS sangat intensif untuk menjaga stabilitas tegangan pada jalur transmisi untuk memanipulasi aliran daya. Performa sistem tenaga dan stabilitas sistem tenaga dapat ditingkatkan dengan menggunakan perangkat FACTS, salah satunya dengan Static VAR Compensator (SVC. Pada tugas akhir ini bertujuan untuk memperbaiki stabilitas tegangan terutama memperbaiki profil tegangan terhadap penambahan suatu beban P dan Q pada rencana pengembangan sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali (Jamali 500kV tahun 2021 dengan pemasangan SVC pada bus yang sensitif. Analisis stabilitas tegangan dapat dilakukan dengan metode kestabilan kurva PV. Hasil perbandingan kurva PV sebelum dan sesudah pemasang SVC dapat menunjukkan adanya perbaikan perbedaan kestabilan tegangan. Perbaikan tegangan dengan menggunakan SVC dapat menjaga tegangan untuk tetap berada pada batas nilai kestabilan tegangan.  

  16. A DISTRIBUTED HYPERMAP MODEL FOR INTERNET GIS

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    2000-01-01

    The rapid development of Internet technology makes it possible to integrate GIS with the Internet,forming Internet GIS.Internet GIS is based on a distributed client/server architecture and TCP/IP & IIOP.When constructing and designing Internet GIS,we face the problem of how to express information units of Internet GIS.In order to solve this problem,this paper presents a distributed hypermap model for Internet GIS.This model provides a solution to organize and manage Internet GIS information units.It also illustrates relations between two information units and in an internal information unit both on clients and servers.On the basis of this model,the paper contributes to the expressions of hypermap relations and hypermap operations.The usage of this model is shown in the implementation of a prototype system.

  17. PROTOTYPE SISTEM MONITORING RUMAH MENGGUNAKAN WEBCAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muchammad Husni

    2005-07-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Saat ini  internet merupakan produk teknologi yang berkembang pesat dan menjadi dasar terhadap munculnya berbagai macam teknologi dan peralatan multimedia. Salah satunya adalah SMS gateway dan Webcam. SMS gateway, produk yag didukung oleh teknologi mobile phone ini berfungsi untuk berkomunikasi antara komputer dengan telepon selular. Sedangkan Webcam adalah salah satu produk teknologi multimedia untuk pengambilan gambar dan video. Penelitian ini mencoba mengimplementasikan sebuah sistem untuk memonitor rumah dari jauh dengan mengintegerasikan teknologi SMS Gateway, Webcam dan Dial Up Networking untuk menunjang  fitur sistem. Teknis secara global sistem adalah sebagai berikut: Sistem diaktifkan menggunakan SMS. Aktifasi yang dimaksud adalah dial up komputer server ke internet. Output aktifasi adalah alamat IP yang dikirimkan kembali ke user. Informasi alamat IP inilah yang digunakan komputer client untuk memulai viewing gambar dari webcam. Sistem yang dibuat dalam penelitian ini dapat melakukan viewing kondisi rumah dari tempat lain melalui internet. Koneksi ke internet komputer server dapat dikontrol menggunakan SMS sehingga mengefisienkan penggunaan internet pada sistem.   Kata Kunci : Webcam, Winsock, Dial

  18. A GIS tool for the economic assessment of renewable technologies

    International Nuclear Information System (INIS)

    Mahmmud, F.; Woods, J.; Watson, S.; Halliday, J.; Hossain, J.

    1997-01-01

    A Geographical Information System (GIS) has the potential to analyse a large area for the optimum selection and siting of renewable energy systems. This paper reports on a GIS based scheme for the economic assessment of a selected number of wind and photovoltaic systems in the state of Karnataka, in India. This involved the implementation of an appropriate GIS methodology. The preparation of the GIS database is often the most arduous task in GIS operations. Thus, a description of the GIS methodology and the preparation of the database for the analysis of a selection of wind and photovoltaic systems is given. This approach has enabled the identification of the high potential areas in terms of the levelised electricity costs. An overall assessment of the region for present and future scenarios is also given. (author)

  19. Sistem Informasi Penjualan Boneka Berbasis Web (Studi Kasus: Asrama Boneka Unilak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eddis Syahputra Pane

    2017-05-01

    Full Text Available AbstrakSistem penjualan boneka di asrama boneka selama ini dilakukan dengan cara bekerja sama dengan toko-toko boneka dan pedagang boneka di kaki lima yang membutuhkan waktu yang lama dalam memasarkan boneka tersebut sehingga dinilai kurang efektif dan efesien. Lambatnya perkembangan penjualan karena kurangnya promosi Asrama Boneka kepada masyarakat sehingga tidak semua kalangan masyarakat mengenal perusahaan ini. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem infomasi penjualan berbasis web atau internet yang dapat membantu dalam memasarkan boneka sehingga transaksi penjualan dapat dilakukan dengan cepat dimana saja dan kapan saja oleh semua kalangan masyarakat. Tujuan pembangunan sistem informasi penjualan boneka ini adalah untuk memberikan informasi tentang boneka yang dipasarkan secara detail kepada calon pembeli sehingga mempermudah calon pembeli mendapatkan informasi yang dibutuhkan; lebih memperkenalkan  asrama boneka kepada semua kalangan masyarakat sehingga dapat memperluas jangkauan pemasaran dengan tujuan dapat meningkatkan penjualan. Kata kunci: Sistem Informasi Penjualan, Web Abstract Sales system in a dorm dolls doll has been done by working together with shops and traders stuffed doll in the sidewalk that takes a long time in the doll market that is considered less effective and efficient. The slow development of sales due to lack of promotion Dormitory doll to the public so that not all people know this company. Therefore needed a web-based sales information system or the internet that can help in marketing the doll so that the transaction can be done quickly anywhere and anytime by all circles of society. The development objective of this doll sales information system is to provide information about the dolls marketed in detail to prospective buyers making it easier for potential buyers to get the information needed; introduce boarding doll to all the community so that it can expand your marketing reach with the aim to increase

  20. Sistem Peresapan Elektronik pada Keselamatan Pengobatan Pasien

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Al Asyary

    2013-10-01

    Full Text Available Dalam banyak penerapannya, penggunaan sistem peresepan elektronik (computerized physician order entry, CPOE dalam penulisan resep terbukti mampu menurunkan angka kesalahan peresepan obat (adverse drug event, ADE. Kesalahan pengobatan seperti kekeliruan penulisan nama obat, penentuan dosis, dan penggunaan jenis obat yang tepat untuk pasien dengan kondisi kesehatan tertentu di pelayanan kesehatan dapat ditekan. Namun, CPOE masih memiliki kelemahan seperti tambahan waktu untuk mengentri data pasien oleh para dokter ke dalam sistem. Untuk meng- evaluasi dampak persepsi pengguna tentang penerapan CPOE terhadap keselamatan pengobatan pasien, suatu penelitian kualitatif telah dilakukan di Gadjah Mada Medical Health Center yang telah mengadopsi sistem ini selama sepuluh tahun. Data dan informasi dikumpukan dengan wawancara mendalam terhadap sembilan dokter (tujuh dokter umum dan dua dokter spesialis sebagai informen pengguna CPOE menggunakan pedoman wawancara, alat perekam suara, buku catat, dan daftar centang observasi. Hasil studi menunjukkan bahwa sepuluh tahun CPOE telah mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kesehatan, tetapi poten- si ADE masih terjadi akibat gangguan komunikasi pasien-dokter karena perlunya waktu tambahan untuk entri data. Disimpulkan bahwa sistem CPOE belum mampu mendukung pengambilan keputusan untuk mencegah ADE dalam pengobatan pasien. In most of its applications, Computerized Physician Order Entry (CPOE has been improved patient safety by reducing medication errors and subse- quent adverse drug events (ADEs. Medication error such as elixir in writing, determination of dose, and correct drug type used for patient with certain health condition in health services can be reduced. But, the CPOE still has some weknesses such as additional time to entry the patient information by physician to the sistem. To evaluate the impact of end-user perception using CPOE sistem on patient safety medication, a qualitative

  1. Geographical information systems (GIS), a great tool for urban silviculture

    International Nuclear Information System (INIS)

    Otaya Burbano, Leodan Andres; Sanchez Zapata, Robinson de Jesus; Morales Soto, Leon; Botero Fernandez, Veronica

    2006-01-01

    As a pilot phase, to acquire experience, define methodologies and determine the advantages of Geographical Information Systems (GIS) for applying to urban silviculture and inventory, diagnosis, management plan and economic appraisal were made for the urban forest in the Magnolia neighborhood of the Envigado municipality, department of Antioquia, Colombia. for the management and analysis of the data collected in field, a database was designed using the software microsoft Access. The species inventoried were mapped digitally and the conditions there were analyzed using some tools and extensions of technological architecture ArcGIS 8.3 such as: characteristics, silviculture practices required, and environmental conflicts. It was determined that the GIS analysis of the urban forest conducted for a specific neighborhood can be a tool that permits environmental authorities and interested researchers to have agile and easy access to the information stored in it; it permits programming of required silviculture activities; it also permits having a general vision of the urban forest according to the infrastructure of the neighborhood, complemented by photographs of the area for improved illustration; it permits the inclusion or elimination of information in a rapid and simple manner, thus facilitating decision making with relation to management of the urban woodland and for comparison with other similar studies

  2. Development and clinical application of respiration gated irradiation system (ReGIS) in heavy ion radiotherapy

    International Nuclear Information System (INIS)

    Osaka, Yasuhiro; Tsujii, Hirohiko; Mizoe, Jun-etsu

    1999-01-01

    In order to achieve maximal radiation dose concentration for thoraco-abdominal tumors and spare normal surrounding tissue in heavy ion therapy, compensation for respiration-related movement is desirable. Hence, a respiration-gated irradiation system (ReGIS) was introduced to the Heavy Ion Medical Accelerator in Chiba (HIMAC) in June 1996. In this report, the development and clinical application of ReGIS, as well as the analysis of respiration-related movement and reduction of target volumes are described. When using ReGIS, a sensor emitting infrared rays is attached to the thoracic or abdominal wall to measure respiratory movement. A position-sensitive device (camera) senses these rays to detect sensor locations and data are forwarded to a computer system. A curve representing respiratory cycles is displayed, upon which a trigger level that is part of a respiratory cycle (about a fourth or fifth of the expiratory phase). Beams can be delivered while the respiratory curve is under the trigger level. Thirty-five patients involving 37 irradiated sites (19 lung cancers, 13 hepatomas, 2 mediastinal tumors, and 3 metastatic lung tumors) were retrospectively analyzed. Target volumes were reduced an average of 29.5% (11.0 to 57.9%) using ReGIS. Average tumor respiration-related movement in gated phase was 3.7 mm (0 mm to 14.6 mm). Although irradiation using ReGIS took more time to perform (average 1.62 times non-gated irradiation), it was considered to be acceptable for routine heavy ion therapy. ReGIS has proved to be useful for compensation of respiration-related movement and reduction of target volume in radiotherapy, and this method is sufficiently simple for practical clinical application. (author)

  3. Sistem Cerdas Reservasi dan Pemantauan Parkir pada Lokasi Kampus Berbasis Konsep Internet of Things

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dody Ichwana Putra

    2018-03-01

    Full Text Available At present time, the people who use vehicles on the campus is increasing. It makes more difficult to find an empty slot parking area on the campus. This study aims to develop a system parking reservation and monitoring on-campus area using NFC and IoT concept. NFC was used to confirm booking code that generated by the system. In the parking area, ultrasonic sensors were installed to detect parking space availability. IoT concept has been applied to build this system. Apps on users smartphone can do the reservation process to the desired parking location via internet. Black box testing was done by building a prototype using the number of data locations parking slots in the Andalas University. The test results showed that this system has been able to detect the location of vacant parking slots and do reservations with time for sending data to the server is 0.7952 sec. Penggunaan kendaraan yang semakin meningkat di lokasi kampus pada saat ini mengakibatkan semakin sulitnya menemukan tempat parkir kosong. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem reservasi dan pemantauan parkir pada lokasi kampus menggunakan NFC dan konsep IoT. NFC digunakan untuk melakukan konfirmasi dari kode pemesanan yang telah dihasilkan oleh sistem. Pada lokasi parkir, sensor jarak ultrasonik dipasang untuk mendeteksi ketersediaan parkir. Konsep IoT telah diterapkan untuk membangun sistem ini. Aplikasi pada perangkat telepon cerdas telah berhasil melakukan reservasi pada lokasi parkir yang diinginkan melalui Internet. Pengujian sistem dilakukan dengan pengujian kotak menggunakan data uji jumlah tempat parkir yang ada di lingkungan kampus Universitas Andalas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem telah mampu mendeteksi lokasi parkir yang kosong dan melakukan reservasi dengan waktu pengiriman data ke server selama 0.7952 detik.

  4. The Benefits and Complexities of Operating Geographic Information Systems (GIS) in a High Performance Computing (HPC) Environment

    Science.gov (United States)

    Shute, J.; Carriere, L.; Duffy, D.; Hoy, E.; Peters, J.; Shen, Y.; Kirschbaum, D.

    2017-12-01

    The NASA Center for Climate Simulation (NCCS) at the Goddard Space Flight Center is building and maintaining an Enterprise GIS capability for its stakeholders, to include NASA scientists, industry partners, and the public. This platform is powered by three GIS subsystems operating in a highly-available, virtualized environment: 1) the Spatial Analytics Platform is the primary NCCS GIS and provides users discoverability of the vast DigitalGlobe/NGA raster assets within the NCCS environment; 2) the Disaster Mapping Platform provides mapping and analytics services to NASA's Disaster Response Group; and 3) the internal (Advanced Data Analytics Platform/ADAPT) enterprise GIS provides users with the full suite of Esri and open source GIS software applications and services. All systems benefit from NCCS's cutting edge infrastructure, to include an InfiniBand network for high speed data transfers; a mixed/heterogeneous environment featuring seamless sharing of information between Linux and Windows subsystems; and in-depth system monitoring and warning systems. Due to its co-location with the NCCS Discover High Performance Computing (HPC) environment and the Advanced Data Analytics Platform (ADAPT), the GIS platform has direct access to several large NCCS datasets including DigitalGlobe/NGA, Landsat, MERRA, and MERRA2. Additionally, the NCCS ArcGIS Desktop Windows virtual machines utilize existing NetCDF and OPeNDAP assets for visualization, modelling, and analysis - thus eliminating the need for data duplication. With the advent of this platform, Earth scientists have full access to vast data repositories and the industry-leading tools required for successful management and analysis of these multi-petabyte, global datasets. The full system architecture and integration with scientific datasets will be presented. Additionally, key applications and scientific analyses will be explained, to include the NASA Global Landslide Catalog (GLC) Reporter crowdsourcing application, the

  5. Implementasi Cloud Computing Menggunakan Metode Pengembangan Sistem Agile

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Much Aziz Muslim

    2015-05-01

    Full Text Available Cloud computing merupakan sebuah teknologi yang menyediakan layanan terhadap sumber daya komputasi melalui sebuah jaringan. Sumber daya yang di sediakan di dalam cloud computing meliputi mesin, media penyimpanan data, sistem operasi dan program aplikasi. Fitur dari cloud computing dipercaya akan jauh lebih hemat dan memuaskan. Masalah yang muncul adalah bagaimana mengimplementasi Cloud Computing dengan menggunakan Windows Azure Pack dan bagaimana provisioning Windows Azure Pack SQL Database. Fokus pada penelitian ini adalah pada proses deploying dan provisioning SQL Database Server. Pengimplementasian cloud computing menggunakan metode pengembangan sistem agile dengan langkah-langkah meliputi perencanaan, implementasi, pengujian (test, dokumentasi, deployment dan pemeliharaan. Untuk menjalankan proses tersebut kebutuhan perangkat yang dipersiapkan meliputi perangkat keras seperti PC Server Cisco UCS C240 M3S2, Hardisk 8753 GB, 256 GB RAM, bandwith minimal 1 Mbps dan kebutuhan perangkat lunak meliputi Windows Server 2012 R2, VMM, Windows Azure Pack, IIS, SQL Server 2012 dan Web Patform Installer. Hasil dari implementasi cloud computing menggunakan metode pengembangan sistem agile adalah terbentuknya sebuah sistem cloud hosting provider dengan menggunakan Windows Azure Pack dan SQL Server 2012 sebagai sistem utama dan pengelolaan database menggunakan Microsoft SQL Server Management 

  6. Pengenalan dan Analisis Ucapan pada Sistem Kontrol Perangkat Listrik Menggunakan Arduino Uno

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dania Eridani

    2018-01-01

    Full Text Available This study aims to develop an electrical device control system using speech recognition and perform the analysis factors that affect the accuracy of speech recognition. The system used the Arduino Uno as the main control board of the system, an Elechouse's voice recognition module as speech processing device and several output devices such as relays, LEDs and an LCD. This research resulted in 92,7% accuracy of speech recognition at the ideal condition and 66,85% at the noise condition. This study shows that the frequency, amplitude, slow tempo and timbre of command speech greatly affect the success of speech recognition. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pengendali perangkat listrik menggunakan pengenalan ucapan dan melakukan analisis faktor yang mempengaruhi akurasi dari pengenalan ucapan. Sistem menggunakan papan Arduino Uno sebagai pusat kendali sistem, modul pengenal ucapan dari Elechouse dan beberapa perangkat keluaran seperti relay, LED dan LCD. Penelitian ini menghasilkan akurasi pengenalan ucapan sebesar 92,7% pada kondisi ideal dan 66,85% pada kondisi berderau. Penelitian ini menunjukkan bahwa frekuensi, amplitudo, tempo yang lambat dan timbre ucapan perintah sangat mempengaruhi pengenalan ucapan.

  7. PEMILIHAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BAKU DI PULAU KAHAKITANG KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ariestides Dundu

    2013-02-01

    tertinggi kedua yaitu ABSAH. Untuk Desa Batusaiki Taleko dusun Batusaiki didapatkan nilai tertinggi untuk sistem penyediaan air dengan menggunakan Mata air/sumur. Sebagai alternatif dapat diambil nilai tertinggi kedua yaitu IPA-RO, dan Untuk Desa Batusaiki Taleko dusun Taleko didapatkan nilai tertinggi untuk system penyediaan air dengan menggunakan ABSAH. Sebagai alternatif dapat diambil nilai tertinggi kedua yaitu perahu air. Kata kunci : Pulau Kahakitang, Sistem Penyediaan Air Baku, AHP   Abstract   Sangihe Islands District consists of several small islands that have problems in the availability of raw water. Of several small islands there, Kahakitang island, has several water sources that can be utilized as a provider of raw water such as springs, wells, rain water and sea water. But the distance between the hamlets island located far from each other in addition to one in the highlands and in the lowlands, the hamlets in the far-flung villages and there are in different catchment areas, and the discharge of water from the spring / well very small, so that the existing water sources have not been able to supply water thoroughly. Raw Water Supply System what meets the various criteria to be used in Kahakitang Island? In the Analytic Hierarchy Process (AHP is used criteria: Water Availability, Cost, Compliance Location, Ease of Implementation, and Maintenance, with the alternative: Water Treatment Plant with Reverse Osmosis (RO IPA, Aquifer Artificial Rain Water Savings (INVALID , The pipeline from the water source, and Boat Water in solving these problems. The results in the selection of raw water supply system Kahakitang Island are: to village hamlet Behongan Soa, IPA-RO system is an option that has the highest value. An alternative could be taken the second highest water boat. For Behongan village hamlet Sowang, the value obtained from the system taking from the springs is an option that has the highest value. As an alternative to the second highest value is taken IPA

  8. PERANCANGAN SISTEM TELE-NAVIGATION PADA PESAWAT TANPA AWAK (MICRO UAV

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Basukesti

    2016-04-01

    Full Text Available Sistem navigasi pada pengoperasian pesawat tanpa awak (Micro UAV saat ini terdapat 2 cara yaitu dengan cara pandangan manual (line of sight dan sistem autopilot. Sistem navigasi line of sight memiliki kelemahan jangkauan pesawat tanpa awak hanya pada radius 200 meter karena keterbatasan penglihatan dari pengendali. Metode autopilot adalah metode kendali pesawat dengan algoritma lock position and homing. Sistem autopilot bekerja dengan cara mencari koordinat posisi yang dituju kemudian kembali ke lokasi awal. Keunggulan teknologi ini adalah pesawat dapat menjangkau jarak yang cukup jauh. Akan tetapi metode ini memiliki kelemahan yaitu pesawat harus terbang tinggi dan pesawat belum bisa menghindari halangan seperti gedung pencakar langit maupun pepohonan tinggi. Dalam penelitian ini dirancang sebuah sistem tele-navigasi yang merupakan modifikasi sistem navigasi line of sight dan autopilot sehingga dapat menutupi kelemahan dari masing masing metode navigasi yang ada saat ini. metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yaitu dengan membuat pilot plan sistem Tele-navigasi yang selanjutnya akan diuji dengan pesawat tanpa awak (micro UAV jenis flying wing. Metode dokumentasi dan metode studi pustaka juga digunakan untuk melengkapi data teknis alat yang digunakan sehingga dapat dilakukan analisis mendalam terhadap performa alat yang dirancang. Kata kunci: line of sight, lock position and homing, autopilot, micro UAV.

  9. EKSPLORASI DAN IMPLEMENTASI UNIFIED APPROACH DALAM PERANCANGAN SISTEM INFORMASI : STUDI KASUS SISTEM RESERVASI HOTEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fajar Baskoro

    2002-07-01

    Full Text Available Perancangan perangkat lunak merupakan tahapan yang penting di dalam rekayasa perangkat lunak. Pemilihan perangkat perancangan yang dapat membantu memodelkan perangkat lunak menentukan kemudahan spesifikasi, implementasi, visualisasi, pengujian, dan dokumentasi perangkat lunak. UML, Unified Modelling Language sebagai Bahasa Pemodelan Terpadu mempunyai perangkat untuk memodelkan perangkat lunak memvisualisasikan use case, statis, dan perilaku perangkat lunak di dalam sistem. Penggunaan UML di dalam perancangan sistem informasi berbeda dengan penggunaan UML di dalam perangkat Lunak Waktu Nyata (Realtime. Pendekatan Unified adalah salah satu panduan yang digunakan untuk perancangan perangkat lunak dengan menggunakan UML. Kata kunci: UML, pendekatan unified, reservasi hotel.

  10. FY 1999 basic survey of coal resource development. Coal GIS survey; 1999 nendo sekitan shigen kaihatsu kiso chosa. Sekitan GIS chosa

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    2000-03-01

    The purpose of this survey is to construct a comprehensive coal field assessment technology system which can promptly cope with any natural conditions/geological situations of coal field. As to the GIS (geographical information system) which can unifiedly manage/analyze various data being used in other fields, survey was conducted of present situations/technology trends of the resource related GIS, and at the same time the survey is aimed at applying it to the coal resource field. In the survey in this fiscal year, based on the survey made in FY 1998, applicability of GIS function was verified for Australia where the coal GIS is prepared. And the fundamental design was made to construct a coal GIS considered of concrete application in the stage of coal resource exploration and resource assessment. In the fundamental design, prototypes of individual functions of the system were made. Making the analysis using the actual data, expansion and complication of the system size were advanced step by step toward the completion of the system. Such prototypical development method was adopted. (NEDO)

  11. Role of GIS in Health Management Information System and Medical Plan: A Case Study of Gangtok area, Sikkim, India

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ashok Kumar Sharma

    2015-03-01

    Full Text Available Geographical Information System (GIS in a Health Management Information System (HMIS can be a powerful tool to make health care delivery more effective and far more efficient. It includes database management, planning, risk service area mapping, location identification, etc. One of the causes for this sudden surge of GIS use in healthcare application is the spatial dependency of health related factors. The use of GIS helps capture, store, combine, analyze and display data using Remote Sensing, topographical surveys, urban survey and town planning, geology, hydrology, traffic and transport engineering, land use pattern, rainfall pattern, and drainage. (Mathew, 2005. In the research work use of GIS software ILWIS for assessing the social network and health services available in Gangtok area, East Sikkim. Mapping of essential resources like road networks, locate the health facility in the study area and find out the population density using GIS techniques.

  12. Perancangan Sistem Informasi Akademik Berbasis Mobile Web Studi Kasus di Program Studi Sistem Komputer Universitas Diponegoro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syariful Mujab

    2014-01-01

    Hasil dari perancangan ini adalah sebuah aplikasi sistem informasi akademik berbasis mobile web yang berguna untuk memudahkan mahasiswa dalam mendapatkan informasi akademik melalui perangkat bergerak, dari hasil pengujian blackbox didapatkan hasil bahwa aplikasi sudah dapat memberikan informasi sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, seperti informasi KHS dan KRS, informasi jadwal, informasi matakuliah, informasi transkrip nilai. Pengujian juga menguji kompatibelitas dan user interface aplikasi, Pengujian kompatibelitas dan user interface diujikan pada sistem operasi android dari versi 2.2 sampai 4.2. Hasil dari pengujian user interface adalah user interface pada setiap sistem operasi android yang telah diuji tidak ada yang terpotong dan tampilan dapat menyesuaikan layar sedangkan pengujian kompatibelitas untuk android versi 4.0 sampai 4.2 aplikasi dapat terpasang dan fitur yang tersedia dapat berjalan dengan baik, sedangkan android dibawah versi 4.0 aplikasi dapat terpasang namun kopatibelitas kurang baik karna untuk fitur animasi tidak dapat berjalan.

  13. PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 5 CIAMIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mirawati Mirawati

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract - Science and technology experiencing dynamic development. With advances in data processing technology can become more effective, efficient, and accurate. The development of science and technology to encourage the development of information technology-based administration system. It is also extended to the management of the school, including one library management system. The fact above, there are still some schools lagging in technological advances that use the library system is done manually as is the case at SMPN 5 Ciamis. Start of recording members, books, transactions up to making the reports. Resulting in the occurrence of errors in recording, duplicate data, delays in data retrieval is required or delays in the return of library books borrowed because of forgetting. For that is the writer trying to make final assignment of a visual-based library program. The methods used for this application program is waterfall method and is built by using Visual-Based. The design of application program is the best solution to solve the problems existing in the institution, as well as with the application program the computerized system can be reached by an activity which is effective and efficient in support of activities in the institution. Key word : Borlan Delphi 7, Information System, Library, Abstrak - Ilmu pengetahuan dan teknologi mengalami perkembangan yang dinamis. Dengan kemajuan teknologi ini pengolahan data bisa menjadi lebih efektif, efisien, serta akurat. Perkembangan ilmu dan teknologi mendorong berkembangnya sistem administrasi berbasis teknologi informasi. Hal tersebut juga merambah kepada manajemen sekolah, termasuk salah satunya pengelolaan sistem perpustakaan. Melihat kenyataan diatas, masih saja ada beberapa sekolah yang tertinggal dalam kemajuan teknologi yaitu penggunaan sistem perpustakaan yang dilakukan secara manual seperti yang terjadi pada SMPN 5 Ciamis. Mulai dari pencatatan anggota, buku, transaksi sampai kepada

  14. Students Individual Engagement in GIS

    Science.gov (United States)

    Madsen, Lene Møller; Christiansen, Frederik; Rump, Camilla

    2014-01-01

    This paper develops two sets of concepts to theorize why students engage differently in Geographical Information Systems (GIS). These theoretical concepts are used as an analytical lens to explore empirical data on the experiences and engagement of students enrolled in an undergraduate GIS course in planning and management. The analysis shows that…

  15. Applications of Mobile GIS in Forestry South Australia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. T. Battad

    2012-07-01

    Full Text Available South Australian Forestry Corporation (ForestrySA had been actively investigating the applications of mobile GIS in forestry for the past few years. The main objective is to develop an integrated mobile GIS capability that allows staff to collect new spatial information, verify existing data, and remotely access and post data from the field. Two (2 prototype mobile GIS applications have been developed already using the Environmental Systems Research Institute (ESRI ARCGISR technology as the main spatial component. These prototype systems are the Forest Health Surveillance System and the Mobile GIS for Wetlands System. The Forest Health Surveillance System prototype is used primarily for aerial forest health surveillance. It was developed using a tablet PC with ArcMapR GIS. A customised toolbar was developed using ArcObjectsR in the Visual Basic 6 Integrated Development Environment (IDE. The resulting dynamic linked library provides a suite of custom tools which enables the following: - quickly create spatial features and attribute the data - full utilisation of global positioning system (GPS technology - excellent screen display navigation tools, i.e. pan, rotate map, capture of flight path - seamless integration of data into GIS as geodatabase (GDB feature classes - screen entry of text and conversion to annotation feature classes The Mobile GIS for Wetlands System prototype was developed for verifying existing wetland areas within ForestrySA’s plantation estate, collect new wetland data, and record wetland conditions. Mapping of actual wetlands within ForestrySA’s plantation estate is very critical because of the need to establish protection buffers around these features during the implementation of plantation operations. System development has been focussed on a mobile phone platform (HTC HD2R with WindowsR Mobile 6, ESRI’s ArcGISR Mobile software development kit (SDK employing ArcObjectsR written on C#.NET IDE, and ArcGIS Server

  16. Pola Penguasaan Tanah Sawah secara Sistem Gilir Ganti pada Masyarakat Hukum Adat Kerinci

    OpenAIRE

    Idris, Isran

    2011-01-01

    Sistem gilir ganti sawah adalah pola penguasaan tanah sawah menurut Hukum Adat Kerinci. Sistem ini memberikan bagi ahli waris perempuan untuk secara bergilir ganti dalam menggunakan atau pemakaiannya guna mendapatkan hasilnya. Adanya sistem ini adalah pengaruh sistem kewarisan yang membedakan antara harta berat dan ringan. Banyaknya peserta dan persilangan gilir ganti sawah mempengaruhi pergerakan sistem dan masa tunggu setiap peserta untuk mendapatkan gilirannya.

  17. Implementasi Sistem Informasi Geografis Daerah Pariwisata Kota Semarang Berbasis Android dengan Global Positioning System (GPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Richard RF Siahaan

    2014-01-01

    Full Text Available Pariwisata merupakan aspek yang berharga bagi suatu daerah, dengan adanya daerah wisata maka dapat memajukan kesejahteraan masyarakat sekitar. Kota Semarang memiliki daerah pariwisata yang sangat banyak, apabila sarana dan prasarana yang ada dikembangkan lebih lanjut maka dipastikan peningkatan parwisata di Kota Semarang akan semakin bertambah. Penggunaan Teknologi Informasi dapat memajukan daerah pariwisata, sehingga daerah pariwisata dapat dikenal oleh wisatawan yang ingin berkunjung ke Semarang. Sistem Informasi Geografis yang dibangun menggunakan platform android. Pada Tugas Akhir ini menggunakan Java sebagai bahasa pemorgraman dengan eclipse sebagai perangkat lunak pengembangan. Penggunaan Google Map API sebagai fungsi utama peta dalam menjalankan aplikasi serta PHP sebagai bahasa pemorgaraman sisi server dan MySQL dalam penggunaan basis data. Hasil dari perancangan Aplikasi Sistem Infomasi Geografis Kota Semarang berbasis Android ini nantinya akan memberikan informasi dalam bentuk peta yang dapat digunakan sebagai referensi bagi wisatawan yang berkunjung. Penggunaan Global Positioning System (GPS dalam aplikasi ini menjadi hal yang sangat penting dalam menentukan keberadaan wisatawan. Selain itu terdapat rute untuk menuju objek wisata yang dipilih, dalam aplikasi ini juga tersedia fasilitas-fasilitas umum seperti ATM dan Bank, Bandara, Mesjid, Gereja, Rumah Sakit dan lainnya.

  18. Kajian Implementasi Standar Long-Term Evolution (LTE pada Sistem Komunikasi Taktis Militer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aris Pradana

    2012-09-01

    Full Text Available Sistem komunikasi taktis memungkinkan banyak pengguna dengan mobilitas tinggi, memiliki kemampuan network recovery dan network entry yang baik, serta diperkuat dengan sistem keamanan transmisi yang tahan terhadap jamming. Di sisi lain kemajuan telekomunikasi mendorong dikembangkannya LTE (Long-Term Evolution. LTE meningkatkan kapasitas sistem, cakupan area, high peak data rates, didukung dengan sistem keamanan yang baik guna mewujudkan pelayanan komunikasi menjadi lebih baik. Pada penelitian ini dilakukan simulasi dan pengkajian penggunaan standar teknologi LTE agar mampu mendukung dan meningkatkan kualitas sistem komunikasi taktis militer. Simulasi dilakukan untuk menguji kemampuan LTE terhadap jamming. Dari hasil simulasi dan pengkajian didapatkan bahwa sistem uplink LTE, dengan penambahan convolutional coding dan interleaver 8×8, memiliki ketahanan terhadap jamming dengan amplitudo di bawah 2,5 V, serta lebih tahan terhadap multitone-jamming pada sub-carrier yang berbeda daripada multitone-jamming pada sub-carrier yang sama. Arsitektur LTE dengan dukungan teknik AMC, AAA server, dan fast cell selection mampu mendukung sistem super network, network entry, dan network recovery pada sistem komunikasi taktis.

  19. Development of Zaozhuang Tourism Information System Based on WebGIS

    OpenAIRE

    Xiaofei Yan; Yanqiu Wang

    2012-01-01

    As a resource-exhausted city, Tourism as a pillar industry of economic transformation in Zaozhuang is fostered as a key point. The development of tourism industry is closely related to the information technology. In the paper, after analyzing the tourism situation of Zaozhuang, WebGIS and Virtual Reality technology are applied to the tourism industry, and Tourism Information System in Zaozhuang is developed. The successful development of this system will be a great breakthrough in the tourism...

  20. A GIS-based decision support system for regional eco-security assessment and its application on the Tibetan Plateau.

    Science.gov (United States)

    Xiaodan, Wang; Xianghao, Zhong; Pan, Gao

    2010-10-01

    Regional eco-security assessment is an intricate, challenging task. In previous studies, the integration of eco-environmental models and geographical information systems (GIS) usually takes two approaches: loose coupling and tight coupling. However, the present study used a full coupling approach to develop a GIS-based regional eco-security assessment decision support system (ESDSS). This was achieved by merging the pressure-state-response (PSR) model and the analytic hierarchy process (AHP) into ArcGIS 9 as a dynamic link library (DLL) using ArcObjects in ArcGIS and Visual Basic for Applications. Such an approach makes it easy to capitalize on the GIS visualization and spatial analysis functions, thereby significantly supporting the dynamic estimation of regional eco-security. A case study is presented for the Tibetan Plateau, known as the world's "third pole" after the Arctic and Antarctic. Results verified the usefulness and feasibility of the developed method. As a useful tool, the ESDSS can also help local managers to make scientifically-based and effective decisions about Tibetan eco-environmental protection and land use. Copyright (c) 2010 Elsevier Ltd. All rights reserved.

  1. Using Geographic Information Systems (GIS) to assess the role of the built environment in influencing obesity: a glossary.

    Science.gov (United States)

    Thornton, Lukar E; Pearce, Jamie R; Kavanagh, Anne M

    2011-07-01

    Features of the built environment are increasingly being recognised as potentially important determinants of obesity. This has come about, in part, because of advances in methodological tools such as Geographic Information Systems (GIS). GIS has made the procurement of data related to the built environment easier and given researchers the flexibility to create a new generation of environmental exposure measures such as the travel time to the nearest supermarket or calculations of the amount of neighbourhood greenspace. Given the rapid advances in the availability of GIS data and the relative ease of use of GIS software, a glossary on the use of GIS to assess the built environment is timely. As a case study, we draw on aspects the food and physical activity environments as they might apply to obesity, to define key GIS terms related to data collection, concepts, and the measurement of environmental features.

  2. Geographical information system (GIS) application for flood prediction at Sungai Sembrong

    Science.gov (United States)

    Kamin, Masiri; Ahmad, Nor Farah Atiqah; Razali, Siti Nooraiin Mohd; Hilaham, Mashuda Mohamad; Rahman, Mohamad Abdul; Ngadiman, Norhayati; Sahat, Suhaila

    2017-10-01

    The occurrence of flood is one of natural disaster that often beset Malaysia. The latest incident that happened in 2007 was the worst occurrence of floods ever be set in Johor. Reporting floods mainly focused on rising water rising levels, so about once a focus on the area of flood delineation. A study focused on the effectiveness of using Geographic Information System (GIS) to predict the flood by taking Sg. Sembrong, Batu Pahat, Johor as study area. This study combined hydrological model and water balance model in the display to show the expected flood area for future reference. The minimum, maximum and average rainfall data for January 2007 at Sg Sembrong were used in this study. The data shows that flood does not occurs at the minimum and average rainfall of 17.2mm and 2mm respectively. At maximum rainfall, 203mm, shows the flood area was 9983 hectares with the highest level of the water depth was 2m. The result showed that the combination of hydrological models and water balance model in GIS is very suitable to be used as a tool to obtain preliminary information on flood immediately. Besides that, GIS system is a very powerful tool used in hydrology engineering to help the engineer and planner to imagine the real situation of flood events, doing flood analysis, problem solving and provide a rational, accurate and efficient decision making.

  3. Development of Web GIS-Based VFSMOD System with Three Modules for Effective Vegetative Filter Strip Design

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dong Soo Kong

    2013-08-01

    Full Text Available In recent years, Non-Point Source Pollution has been rising as a significant environmental issue. The sediment-laden water problem is causing serious impacts on river ecosystems not only in South Korea but also in most countries. The vegetative filter strip (VFS has been thought to be one of the most effective methods to reduce the transport of sediment to down-gradient area. However, the effective width of the VFS first needs to be determined before VFS installation in the field. To provide an easy-to-use interface with a scientific VFS modeling engine, the Web GIS-based VFSMOD system was developed in this study. The Web GIS-based VFSMOD uses the UH and VFSM executable programs from the VFSMOD-w model as core engines to simulate rainfall-runoff and sediment trapping. To provide soil information for a point of interest, the Google Map interface to the MapServer soil database system was developed using the Google Map API, Javascript, Perl/CGI, and Oracle DB programming. Three modules of the Web GIS-based VFSMOD system were developed for various VFS designs under single storm, multiple storm, and long-term period scenarios. These modules in the Web GIS-based VFSMOD system were applied to the study watershed in South Korea and these were proven as efficient tools for the VFS design for various purposes.

  4. GIS In-Service Teacher Training Based on TPACK

    Science.gov (United States)

    Hong, Jung Eun; Stonier, Francis

    2015-01-01

    This article introduces the geographic information systems (GIS) in-service teacher training, focusing on the intersection of technological, pedagogical, and content knowledge (TPACK) for successful implementation of GIS in the classroom. Eleven social studies teachers in Georgia learned GIS technologies, inquiry-based learning, and social studies…

  5. Implementasi AJAX pada Peta Wisata “esbatu” Sistem Informasi Jejaring Wisata Kota Batu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Panji Sasmito

    2017-04-01

    Full Text Available Minimnya informasi terkait kepariwisataan di Kota Batu yang bisa diakses online dan terintegrasi membuat potensi pariwisata di Batu kurang begitu dikenal oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Sejauh ini informasi wisata di Kota Batu baru sebatas media cetak dan media elektronik, dan belum ada penyebaran informasi melalui internet seperti peta wisata yang dapat diakses secara online. Tujuan penelitian adalah mengembangkan peta wisata berbasis AJAX pada “esbatu” sistem informasi jejaring wisata Kota Batu. Rancangan penelitian adalah penelitian pengembangan yang dilakukan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu. Pengembangan dilaksanakan dengan menggunakan waterfall model dengan pengujian BlackBox testing. Validitas peta wisata diukur dengan menggunakan DeLone and McLean Model of Information Systems Success. Hasil pengujian dengan BlackBox testing menunjukkan bahwa secara fungsionalitas semua fitur pada peta wisata berjalan lancar. Hasil validasi kepada ahli sistem informasi, ahli pariwisata Kota Batu, dan beberapa calon pengguna peta wisata pada sistem informasi “esbatu” menunjukkan bahwa peta wisata sangat valid dari segi sistem informasi dan informasi pariwisata sehingga layak digunakan tanpa revisi.

  6. Visualizing Economic Development with ArcGIS Explorer

    Science.gov (United States)

    Webster, Megan L.; Milson, Andrew J.

    2011-01-01

    Numerous educators have noted that Geographic Information Systems (GIS) is a powerful tool for social studies teaching and learning. Yet the use of GIS has been hampered by issues such as the cost of the software and the management of large spatial data files. One trend that shows great promise for GIS in education is the move to cloud computing.…

  7. Rancang Bangun Sistem Pilkades Menggunakan Teknologi Smart Card Sebagai Kartu Pemilih

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Putu Indra Permana

    2016-08-01

    Full Text Available Pemilihan Kepala Desa (Pilkades merupakan proses yang tidak terpisahkan dari Negara Indonesia sebagai negara demokrasi. Pilkades saat ini masih menggunakan sistem pemungutan suara (voting secara konvensional, menggunakan media kertas untuk melakukan proses pemilihan. Pelaksanaan sistem voting konvensional tersebut mempunyai banyak kelemahan seperti menghitung hasil voting relatif lebih lama dan menggunakan perhitungan manual. Perkembangan dan kemajuan teknologi informasi saat ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan voting Pilkades secara lebih baik yang menjadi solusi cerdas akan kemajuan teknologi yang dapat menggantikan sistem voting konvensional, yaitu dengan media sistem elektronik voting (e-voting menggunakan teknologi smart card sebagai kartu pemilih. Sistem dikemas dalam bentuk aplikasi yang dipasang/di-install pada komputer dan reader/writer tools sebagai media untuk membaca/menulis pada smart card. Sistem e-voting Pilkades dengan teknologi smart card telah berhasil dijalankan dan menghasilkan dashboard hasil voting Pilkades dengan menunjukkan jumlah voting dalam bentuk angka, persentase (%, grafik dan diagram.

  8. The Distribution of Heavy Metal Pollutants in Suez Bay Using Geographic Information System (GIS)

    International Nuclear Information System (INIS)

    Hassan, H.B.; Mohamed, W.M.

    2017-01-01

    Suez city represents the southern entrance of the Suez Canal. As a result of the rapid development of industrialization and anthropogenic activities of Suez city may be entered containments such as heavy metals through Suez bay boundaries. The geographical information system (Arc GIS 9.1) is used to study the spatial distribution of heavy metals concentrations (Cd, Mn, Fe, Ni, Pb, Cu and Zn) of water samples which were collected in four different sampling sites (I, II, III and IV) from Suez bay. In this study, tabular data representation of the spatial distribution was developed using the inverse distance weighted (IDW) interpolation method. The GIS technique was applied to transfer the information into a final map illustrating the spatial distribution of heavy metals within the studied area. GIS models showed the high concentrations of heavy metals in some sites in the Suez city affecting by their activities. An overall distribution map of heavy metals is observed from GIS special analysis. Site (IV) in Suez City demonstrated the highest polluted are a in the overall distribution map

  9. Konservasi Energi Pada BTS (Base Transceiver Station) Menggunakan Sistem Pendingin Arus Searah (DC Cooler)

    OpenAIRE

    Poetro, Joessianto Eko; Rahmat, Mohammad Basuki

    2012-01-01

    Dalam Sistem Telekomunikasi Selelur peranan BTS sangat vital. Tanpa ada BTS maka pelanggan seluler tidak dapat menikmati layanan komunikasi dengan baik, karena BTS inilah yang menerima dan memancarkan sinyal komunikasi ke pelanggan. Pemakaian yang terus menerus akan menimbulkan panas pada system peralatan BTS. Demikian juga panas dari radiasi matahari dapat juga mempengaruhi kinerja dan umur peralatan BTS. Untuk itu diperlukan sistem pendingin yang mampu mendinginkan sehingga dapat mengurang...

  10. On Using GIS to Teach in the Social Sciences

    Science.gov (United States)

    Harris, Jill S.

    2012-01-01

    In this article, the author discusses how a professor can harness the power of Geographic Information Systems (GIS) and use GIS to teach in the social sciences. She shows examples of how GIS can illustrate concepts during lecture or discussion, and provides two specific GIS assignments: one for undergraduate students and the other for graduate…

  11. Students individual engagement in GIS

    DEFF Research Database (Denmark)

    Madsen, Lene Møller; Christiansen, Frederik V; Rump, Camilla Østerberg

    2014-01-01

    This paper develops two sets of concepts to theorize why students engage differently in Geographical Information Systems (GIS). These theoretical concepts are used as an analytical lens to explore empirical data on the experiences and engagement of students enrolled in an undergraduate GIS course...... in planning and management. The analysis shows that both the theoretical perspectives and the custom and didactical contract are important to understand students' engagement in GIS. However, it is the personal desiderata that are the key to understanding the students' different engagement. Further, a temporal...... dimension and contextual awareness are important in understanding students' engagement in a broader perspective....

  12. Study on Global GIS architecture and its key technologies

    Science.gov (United States)

    Cheng, Chengqi; Guan, Li; Lv, Xuefeng

    2010-11-01

    Global GIS (G2IS) is a system, which supports the huge data process and the global direct manipulation on global grid based on spheroid or ellipsoid surface. Based on global subdivision grid (GSG), Global GIS architecture is presented in this paper, taking advantage of computer cluster theory, the space-time integration technology and the virtual reality technology. Global GIS system architecture is composed of five layers, including data storage layer, data representation layer, network and cluster layer, data management layer and data application layer. Thereinto, it is designed that functions of four-level protocol framework and three-layer data management pattern of Global GIS based on organization, management and publication of spatial information in this architecture. Three kinds of core supportive technologies, which are computer cluster theory, the space-time integration technology and the virtual reality technology, and its application pattern in the Global GIS are introduced in detail. The primary ideas of Global GIS in this paper will be an important development tendency of GIS.

  13. Technology integrated teaching in Malaysian schools: GIS, a SWOT analysis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Habibah Lateh, vasugiammai muniandy

    2011-08-01

    Full Text Available Geographical Information System (GIS has been introduced and widely used in schools in various countries. The year 1990 onwards, the implementation of GIS in schools showed an increase. This is due to the drastic changes and reforms in the education system. Even though the name GIS suits well to the Geography subject, but it is widely integrated in various subjects such as History, Chemistry, Physics and Science. In Malaysia, GIS is common in fields such as risk management, architecture, town planning and municipal department. Anyhow, it is still unknown in the school education system. Even upper secondary students are not familiar with GIS. The Ministry of Education in Malaysia has been continuously reforming the education towards the aim of creating a society based on economic fundamentals and knowledge. The Master Plan for Educational Development with the aim of developing individual potential with well-integrated and balanced education is already on field. Recently, Malaysia invested 18 % of the annual national budget towards upgrading its education system. The computer in education program started in 1999. Three hundred and twenty two schools were chosen as ‘break a way’ from conventional teaching method towards technology integrated teaching. Projects such as New Primary School Curriculum (KBSR, Integrated Secondary School Curriculum (KBSM, Smart School Project, School Access Centre were introduced constantly. Teacher as the cogwheel of innovations in schools were given courses in aim to develop their ICT knowledge and skill. To this date, the technology integration in subjects is not equal and it disperses through subjects. Geography is one of the ‘dry’ subjects in schools with less technology which is not preferable among students. Geographical Information System (GIS is foremost the best Geographical Information Technology (GIT to be implied in geography subject. In Malaysian Education System, GIS is still exposed just in papers

  14. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PTS DI LHOKSEUMAWE MENGGUNAKAN METODE FUZZY AHP BERBASIS WEB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Nurdin

    2015-07-01

    Full Text Available Sistem Pendukung Keputusan pemilihan PTS ini bertujuan untuk memberikan dukungan pengambilan keputusan untuk pemilihan sebuah PTS di Lhokseumawe. Pada sistem ini terdapat 11 alternatif perguruan tinggi swasta dan ada 6 kriteria yang digunakan oleh sistem. Sistem ini menggunakan metode fuzzy untuk kriteriayang bobot nilainya tidak tetap, kriteria tersebut diantaranya jumlah lulusan, Jarak dengan kota, Biaya pendidikan, jumlah dosen dan pendidikan dosen serta menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP  yaitu untuk perangkingan Perguruan Tinggi yang dipilih oleh user. Pemberian nilai fuzzy berlaku untuk setiap kriteria yang ada. Pada sistem ini juga terdapat 2 proses yakni proses pemilihan perguruan tinggi swasta dan proses membandingkan tingkat kepentingan antar kriteria. Perhitungan fuzzy pada sistem ini tidak dilakukan di dalam sistem melainkan di input oleh admin sistem yang telah dicari terlebih dahulu nilai fuzzy kriteria untuk tiap alternatif yang ada. Hasil dari proses fuzzy dan AHP dalam aplikasi ini akan menghasilkan perangkingan untuk alternatif yang dipilih oleh user.Kata kunci : Fuzzy, AHP, SPK, Pemilihan

  15. Visualizing Opportunities: GIS Skills for Retail Marketing

    Science.gov (United States)

    Wu, Peter Y.; Rathswohl, Eugene

    2011-01-01

    Business students need to develop skills in the intelligent use of information, especially spatial information, for decision-making. Geographic Information System (GIS) is a viable tool for that purpose. Yet the few GIS courses in the Information Systems curriculum offered in various business schools tend to focus on different concepts and skills.…

  16. Air pollution simulation and geographical information systems (GIS) applied to Athens International Airport.

    Science.gov (United States)

    Theophanides, Mike; Anastassopoulou, Jane

    2009-07-01

    This study presents an improved methodology for analysing atmospheric pollution around airports using Gaussian-plume numerical simulation integrated with Geographical Information Systems (GIS). The new methodology focuses on streamlining the lengthy analysis process for Airport Environmental Impact Assessments by integrating the definition of emission sources, simulating and displaying the results in a GIS environment. One of the objectives of the research is to validate the methodology applied to the Athens International Airport, "Eleftherios Venizelos", to produce a realistic estimate of emission inventories, dispersion simulations and comparison to measured data. The methodology used a combination of the Emission Dispersion and Modelling System (EDMS) and the Atmospheric Dispersion and Modelling system (ADMS) to improve the analysis process. The second objective is to conduct numerical simulations under various adverse conditions (e.g. scenarios) and assess the dispersion in the surrounding areas. The study concludes that the use of GIS in environmental assessments provides a valuable advantage for organizing data and entering accurate geographical/topological information for the simulation engine. Emissions simulation produced estimates within 10% of published values. Dispersion simulations indicate that airport pollution will affect neighbouring cities such as Rafina and Loutsa. Presently, there are no measured controls in these areas. In some cases, airport pollution can contribute to as much as 40% of permissible EU levels in VOCs.

  17. Application of GIS in Beach Placer Exploration

    International Nuclear Information System (INIS)

    Babu, M.N.

    2016-01-01

    Application of Geographic Information System (GIS) in beach placer exploration combines the activities of data collection, organisation, visualisation, query, analysis and prediction. GIS has the potential to enhance the capability for creative data analysis, modelling and interpretation. Exploration software and GIS are essential tools for geoscientists searching for mineral deposits. GIS technology has come a long way in the past fifteen years, especially in data handling, analysis, visualization etc. Modern technology and solutions are now evolving to allow geoscientists to share data easily between mapping platforms and enterprise level GIS environments. In beach placer exploration programme, data handling and processing are the main challenging tasks due to generation and processing of large volume of field and laboratory data of the areas under investigation. Though there are limitations in visualising map data as a single map on a screen, due to its non-proportionate lengths and widths, a GIS can very well handle all these varied datasets to demarcate highly potential zones within a narrow coastal strip. Generally these datasets contain information from thousands of drillholes about their location co-ordinates, depth, height, description and thickness of lithounits, water table level, radioactivity and other pertinent subsurface properties. Field data collection can be efficiently done using a hand held global positioning system (GPS) installed with mobile-GIS application and data handling software

  18. SISTEM INFORMASI COMMUNICATION BOOK BERBASIS WEB (Studi Kasus : SD Salman Al Farisi Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitriyani Fitriyani

    2016-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Communication Book kini sudah menjadi istilah yang akrab di kalangan murid SD. Sebagian sekolah sudah menerapkannya sebagai sarana komunikasi antara guru dengan orangtua. Communication Book berbeda dengan rapor atau laporan reguler. Rapor dan laporan reguler biasanya diberikan pada jangka waktu tertentu, sedangkan communication book bisa digunakan kapan saja saat diperlukan. Misalnya untuk menyampaikan pengumuman yang berkaitan dengan kegiatan proses belajar-mengajar. Communication book ini bertujuan agar orangtua mengetahui kejadian di sekolah atau hal-hal yang memang harus diketahui orangtua. Misalnya, alat-alat apa yang harus dibawa anak pada hari tertentu, dan sebagainya. Namun sistem komunikasi ini masih bersifat konvensional, dimana guru menulis informasi mengenai kegiatan belajar siswa di communication book yang harus dibawa setiap hari oleh siswa, sehingga jika siswa lupa untuk membawa communication book, maka guru tidak dapat menulis informasi yang akan disampaikan. Sistem informasi ini bertujuan untuk membuat sistem informasi communication book secara online di SD Salman Al Farisi Bandung. Sistem yang dibuat berbasis PHP dan menggunakan MySQL sebagai databasenya. Sistem informasi communication book terdapat menu-menu yang dapat mendukung komunikasi antara guru dan orangtua seperti menu informasi, kegiatan, tugas, ujian, surat panggilan dan lain-lain. Diharapkan dengan penerapan sistem ini di SD Salman Al Farisi Bandung dapat membantu komunikasi secara online dan real time. Sistem informasi ini dimulai dengan merancang hubungan antara database dan proses bisnis yang terjadi di dalam web. Kemudian dilanjutkan dengan desain tampilan dan pembuatan program. Kata Kunci : Web, Php, Mysql, Communication Book. ABSTRACT The Communication book has now become a familiar term among the elementary school students. Some schools have implemented it as a means of communication between teachers and parents. Different the communication book with

  19. USGS compilation of geographic information system (GIS) data of coal mines and coal-bearing areas in Mongolia

    Science.gov (United States)

    Trippi, Michael H.; Belkin, Harvey E.

    2015-09-10

    Geographic information system (GIS) information may facilitate energy studies, which in turn provide input for energy policy decisions. The U.S. Geological Survey (USGS) has compiled GIS data representing coal mines, deposits (including those with and without coal mines), occurrences, areas, basins, and provinces of Mongolia as of 2009. These data are now available for download, and may be used in a GIS for a variety of energy resource and environmental studies of Mongolia. Chemical data for 37 coal samples from a previous USGS study of Mongolia (Tewalt and others, 2010) are included in a downloadable GIS point shapefile and shown on the map of Mongolia. A brief report summarizes the methodology used for creation of the shapefiles and the chemical analyses run on the samples.

  20. De la prospección sistemática al laboratorio GIS en La Canal de Navarrés

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oreto García Puchol

    2015-01-01

    Full Text Available El trabajo que presentamos se ha desarrollado en el marco del proyecto NSF “The Emergence of Coupled Natural and Human Landscapes in the Western Mediterranean”, en el área comprendida por la actual comarca de La Canal de Navarres. Este espacio se convierte en uno de las áreas elegidas para un programa de recogida de datos centrado en la prospección sistemática “off site “ o “patch-based” (Barton et al. 2004; Dunnell 1992. Los datos relativos a la cultura material se combinan con la información espacial y ecológica, lo cual permite una comprensión dinámica de los mismos.

  1. PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA DENGAN METODE PERFORMANCE PRISM (STUDI KASUS PADA PDAM TIRTA MOEDAL CABANG SEMARANG TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nia Budi Puspitasari

    2012-10-01

    Full Text Available Penelitian ini menguraikan hasil penelitian perancangan sistem pengukuran kinerja pada PDAM Tirta Moedal Semarang dengan model Performance Prism. Selama ini PDAM Tirta Moedal belum memiliki sistem pengukuran kinerja. Oleh karena itu, perlu dilakukan perancangan sistem pengukuran kinerja. Dari kondisi PDAM Tirta Moedal Semarang, model yang tepat digunakan adalah model performance prism  dibanding model lain. Sistem pengukuran kinerja ini memiliki 44 KPI yang meliputi 12 KPI pelanggan, 9 KPI karyawan, 11 KPI pemilik modal, 6 KPI supplier, 6 KPI pemerintah dan masyarakat di sekitar lingkungan. Dari hasil implementasi sistem pengukuran kinerja dengan proses scoring system menggunakan metode OMAX menunjukkan nilai current performance indicator yang telah dicapai oleh PDAM Tirta Moedal Semarang adalah sebesar 75,1 %. Hasil pengukuran menjadi landasan pihak manajemen mengevaluasi dan menentukan rencana kerja perbaikan sehingga harapan dari semua stakeholder dapat terpenuhi Kata kunci : Pengukuran Kinerja, Performance Prism, PDAM Tirta Moedal Semarang   Abstract This study describes the results of research on the performance measurement system design PDAM Tirta Moedal Semarang with model Performance Prism. During this PDAM Tirta Moedal not have a performance measurement system. Therefore, it is necessary to design performance measurement systems. From the condition of PDAM Tirta Moedal Semarang, the exact model used is a prism model performance compared to other models. This performance measurement system has 44 KPIs which include 12 customer KPI, KPI 9 employees, 11 KPI owners of capital, supplier KPI 6, KPI 6 governments and communities around the neighborhood. From the results of performance measurement system implementation with the scoring system using the OMAX shows the current performance indicator has been achieved by PDAM Tirta Moedal Semarang amounted to 75.1%. The basis of measurement results to evaluate and determine the management

  2. GIS4schools: a new approach in GIS education

    Science.gov (United States)

    Demharter, Timo; Michel, Ulrich

    2012-10-01

    From a didactic point of view the procurement and the application of modern geographical methods and functions become more and more important. Although the integration of GIS in the classroom is repeatedly demanded, inter alia in Baden-Württemberg, Germany, the number of GIS users is small in comparison to other European countries or the USA. Possible reasons for this could, for instance, lie in the lack of GIS and computer knowledge of the teachers themselves and the subsequent extensive training effort in Desktop-GIS (KERSKI 2000, SCHLEICHER 2004). Today you have the technological possibilities to provide the broad public with geoinformation and geotechnology: Web technologies offer access to web-based, mobile and local applications through simple gateways. The objective of the project "GIS4schools" is to generate a service-based infrastructure, which can be operated via mobile clients as well as via Desktop-GIS or a Browser. Due to the easy availability of the services the focus is in particular on students. This circumstance is a novelty through which a differentiated approach to the implementation of GIS in schools is established. Accordingly, the pilot nature of this project becomes apparent as well as its greater importance beyond its actual content especially for the sector of media development at colleges of education. The continuity from Web-GIS to Desktop-GIS is innovative: The goal is to create an adapted multi-level solution which allows both, an easy introduction if desired or a detailed analysis - either to be achieved with a focus especially on students and their cooperation among one another.

  3. Sistem Informasi Geografis Potensi Wilayah Kabupaten Banyuasin Berbasis Web

    OpenAIRE

    Rastuti; Abdillah, Leon Andretti; Agustini, Eka Puji

    2015-01-01

    Development of information technology in the field of spatial data processing has helped many digital mapping. In the present study, the authors will empower geographic information systems (GIS) for geographic data processing potential Banyuasin district. The potential of the region are agriculture, farming, and industry. The method used to develop the GIS is the waterfall approach models. After conducting a series of activities starting from the analysis, requirements, system design, coding,...

  4. Pengembangan Sistem Informasi Laboratorium Berbasis Web Dalam Rangka Peningkatan Kinerja Pelayanan Jasa Pengujian Industri Kerajinan Dan Batik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paras Trapsiladi

    2013-06-01

    Full Text Available AbstrakTeknologi informasi berfungsi mempercepat proses, mengurangi tingkat kesalahan, mengolah data, dan akhirnya menghasilkan informasi yang akan mendukung pengambilan keputusan. Teknologi informasi dapat dimanfaat dalam semua bidang pekerjaan termasuk pada laboratorium teknis. Tujuan sistem informasi ini dibangun adalah untuk menyelesaikan berbagai permasalahan pada proses transaksi dan administrasi pelayanan pengujian yang meliputi uji kain, uji alat olahraga, uji perhiasan, kalibrasi serta interpretasi di Balai Besar Kerajinan dan Batik. Proses utama yang diimplementasikan dalam sistem informasi ini adalah proses pendaftaran pelanggan dan proses pendaftaran pengujian dan penambahan item pengujian. Output yang dihasilkan adalah berupa tanda terima pengujian, kwitansi, laporan status pembayaran, laporan pengujian bulanan, laporan pengujian tahunan serta daftar pelanggan. Sistem informasi ini adalah sistem informasi yang berbasis web yang mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya dapat diakses dari mana saja, dapat diakses dengan komputer maupun handphone, tidak memerlukan instalasi perangkat lunak, serta dapat diakses melalui berbagai macam platform yang ada. Sistem informasi dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan Javascript, untuk manajemen database digunakan MySQL serta untuk server digunakan Ubuntu Server. Hasil uji coba menunjukkan bahwa penggunaan sistem informasi ini dapat meningkatkan efisiensi waktu secara signifikan. Kata Kunci : Sistem informasi laboratorium, berbasis web, PHP, MySQL AbstractThe Information technology serves to accelerate the process, reduce the error rate, process the data, and produce information that will support decision making. The Information technology can be utilized in all areas of work including on technical laboratory. This research aimed to solve various problems in transaction processing and administration of testing services that included material testing, test sports equipment

  5. Logistički informacioni sistem / Logistics information system

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marko D. Andrejić

    2010-01-01

    Full Text Available Logistički automatizovani informacioni sistem treba razvijati kao deo jedinstvenog automatizovanog informacionog sistema (JAIS-a. Da bi se logistički automatizovani informacioni sistem uspešno razvijao i primenjivao u operativnoj praksi, neophodno je slediti globalni koncept razvoja JAIS-a i u razvoju više primenjivati timski rad profesionalnog informatičara i poznavaoca realnog logističkog sistema. Bitan uslov za razvoj kvalitetnog logističkog informacionog sistema jeste definisanje informacionih potreba o pojedinim objektima koje tretira logistički informacioni sistem. Zadatak logističkog automatizovanog informacionog sistema jeste da obezbedi: stalni uvid u stanje logističkog sistema; ukazivanje na potrebne i moguće mere poboljšanja; bolje planiranje i upravljanje radom realnog sistema; informisanje ljudstva o stanju realnog sistema i ukazivanje na pravce daljeg razvoja informacionih sistema. Logistički informacioni sistem treba razvijati vodeći računa i o kompatibilnosti sa budućim saveznicima i partnerima. / A logistics automated information system should be developed as a part of a unified automated information system (JAIS. In order to develop a logistics automated information system and to apply it successfully in operational use, it is necessary to follow the JAIS global development concept and rely more on teamwork of IT experts and specialists in real logistics systems. An important condition for the development of a high-quality logistics information system is to define information needs for particular objects treated by a logistics information system. The task of such a system is to provide: permanent insight into the logistics system, pointing to the necessary and possible measures for improvement, better real system planning and management activities, personnel information about the state of the real system, pointing to the directions of further system development. A logistics information system should be developed

  6. A GIS-Enabled, Michigan-Specific, Hierarchical Groundwater Modeling and Visualization System

    Science.gov (United States)

    Liu, Q.; Li, S.; Mandle, R.; Simard, A.; Fisher, B.; Brown, E.; Ross, S.

    2005-12-01

    Efficient management of groundwater resources relies on a comprehensive database that represents the characteristics of the natural groundwater system as well as analysis and modeling tools to describe the impacts of decision alternatives. Many agencies in Michigan have spent several years compiling expensive and comprehensive surface water and groundwater inventories and other related spatial data that describe their respective areas of responsibility. However, most often this wealth of descriptive data has only been utilized for basic mapping purposes. The benefits from analyzing these data, using GIS analysis functions or externally developed analysis models or programs, has yet to be systematically realized. In this talk, we present a comprehensive software environment that allows Michigan groundwater resources managers and frontline professionals to make more effective use of the available data and improve their ability to manage and protect groundwater resources, address potential conflicts, design cleanup schemes, and prioritize investigation activities. In particular, we take advantage of the Interactive Ground Water (IGW) modeling system and convert it to a customized software environment specifically for analyzing, modeling, and visualizing the Michigan statewide groundwater database. The resulting Michigan IGW modeling system (IGW-M) is completely window-based, fully interactive, and seamlessly integrated with a GIS mapping engine. The system operates in real-time (on the fly) providing dynamic, hierarchical mapping, modeling, spatial analysis, and visualization. Specifically, IGW-M allows water resources and environmental professionals in Michigan to: * Access and utilize the extensive data from the statewide groundwater database, interactively manipulate GIS objects, and display and query the associated data and attributes; * Analyze and model the statewide groundwater database, interactively convert GIS objects into numerical model features

  7. A Web GIS Enabled Comprehensive Hydrologic Information System for Indian Water Resources Systems

    Science.gov (United States)

    Goyal, A.; Tyagi, H.; Gosain, A. K.; Khosa, R.

    2017-12-01

    Hydrological systems across the globe are getting increasingly water stressed with each passing season due to climate variability & snowballing water demand. Hence, to safeguard food, livelihood & economic security, it becomes imperative to employ scientific studies for holistic management of indispensable resource like water. However, hydrological study of any scale & purpose is heavily reliant on various spatio-temporal datasets which are not only difficult to discover/access but are also tough to use & manage. Besides, owing to diversity of water sector agencies & dearth of standard operating procedures, seamless information exchange is challenging for collaborators. Extensive research is being done worldwide to address these issues but regrettably not much has been done in developing countries like India. Therefore, the current study endeavours to develop a Hydrological Information System framework in a Web-GIS environment for empowering Indian water resources systems. The study attempts to harmonize the standards for metadata, terminology, symbology, versioning & archiving for effective generation, processing, dissemination & mining of data required for hydrological studies. Furthermore, modelers with humble computing resources at their disposal, can consume this standardized data in high performance simulation modelling using cloud computing within the developed Web-GIS framework. They can also integrate the inputs-outputs of different numerical models available on the platform and integrate their results for comprehensive analysis of the chosen hydrological system. Thus, the developed portal is an all-in-one framework that can facilitate decision makers, industry professionals & researchers in efficient water management.

  8. MENDEFINISIKAN ENTERPRISE ARCHITECTURE PLANNING DALAM PERENCANAAN INTEGRASI SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAN SEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Baitul Hikmah

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract - A school library is a place which serves many things for student and academic civitas needing. The Existence of school library is something important in the school environment to fulfill all of needs and interests which can be got from the the library, so the concept of library needs a new concept which can give more benefits from its existence. The concept of enterprise Architecture Planning is able to arrange a layout to realize a new concept for existencing a library,such as The information system integration for a library. In this Research.the researcher makes enterprise architecture to integrate the information system of school library such as : in SMUN 1 Tasikmalaya, SMU SIliwangi Tasikmalaya,SMK MJPS Tasikmalaya, SMK Bina Lestari PUI Tasikmalaya. Based on the business process which is run by every library, EAP can show a blueprint for the architecture of integration library information system which involves business architecture, application architecture, information architecture and technology architecture. Keyword: Enterprise, Arsitektur Enterprise, Integration Library Information System, SIPT. Abstrak - Perpustakaan sekolah adalah tempat yang menyajikan banyak hal untuk mahasiswa dan membutuhkan civitas akademik. Keberadaan perpustakaan sekolah adalah sesuatu yang penting dalam lingkungan sekolah memenuhi semua kebutuhan dan kepentingan yang dapat dapatkan dari Perpustakaan, sehingga konsep Perpustakaan kebutuhan sebuah konsep baru yang dapat memberikan manfaat lebih dari keberadaannya. Konsep arsitektur perencanaan perusahaan ini mampu mengatur sebuah layout untuk mewujudkan sebuah konsep baru untuk existencing sebuah perpustakaan, seperti informasi sistem integrasi untuk Perpustakaan. Dalam penelitian ini, peneliti membuat arsitektur perusahaan untuk mengintegrasikan sistem informasi perpustakaan sekolah seperti: di SMUN 1 Tasikmalaya SMU Siliwangi Tasikmalaya, SMK MJPS Tasikmalaya, SMK Bina Lestari PUI Tasikmalaya

  9. WEB-GIS Decision Support System for CO2 storage

    Science.gov (United States)

    Gaitanaru, Dragos; Leonard, Anghel; Radu Gogu, Constantin; Le Guen, Yvi; Scradeanu, Daniel; Pagnejer, Mihaela

    2013-04-01

    Environmental decision support systems (DSS) paradigm evolves and changes as more knowledge and technology become available to the environmental community. Geographic Information Systems (GIS) can be used to extract, assess and disseminate some types of information, which are otherwise difficult to access by traditional methods. In the same time, with the help of the Internet and accompanying tools, creating and publishing online interactive maps has become easier and rich with options. The Decision Support System (MDSS) developed for the MUSTANG (A MUltiple Space and Time scale Approach for the quaNtification of deep saline formations for CO2 storaGe) project is a user friendly web based application that uses the GIS capabilities. MDSS can be exploited by the experts for CO2 injection and storage in deep saline aquifers. The main objective of the MDSS is to help the experts to take decisions based large structured types of data and information. In order to achieve this objective the MDSS has a geospatial objected-orientated database structure for a wide variety of data and information. The entire application is based on several principles leading to a series of capabilities and specific characteristics: (i) Open-Source - the entire platform (MDSS) is based on open-source technologies - (1) database engine, (2) application server, (3) geospatial server, (4) user interfaces, (5) add-ons, etc. (ii) Multiple database connections - MDSS is capable to connect to different databases that are located on different server machines. (iii)Desktop user experience - MDSS architecture and design follows the structure of a desktop software. (iv)Communication - the server side and the desktop are bound together by series functions that allows the user to upload, use, modify and download data within the application. The architecture of the system involves one database and a modular application composed by: (1) a visualization module, (2) an analysis module, (3) a guidelines module

  10. USULAN SISTEM PEMESANAN UNTUK MENINGKATKAN SERVICE LEVEL PADA SISTEM HEIJUNKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartini

    2012-02-01

    Full Text Available PT X merupakan distributor  yang melayani permintaan suku cadang untuk wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Salah satu ukuran kepuasan pelanggan adalah service level.Berdasarkan data perusahaan pada bulan Januari – April 2007, service level global untuk keseluruhan item masih berada dibawah target service level yang ditetapkan oleh perusahaan. Pada penelitian ini diberikan usulan perbaikan pada sistem peramalan dan model pemesanan untuk item kritis, yaitu item 90915-TE001 dan 85214-0A010.Untuk mengatasi fluktuasi demand, peneliti mengusulkan adanya safety stock yang ditentukan berdasarkan besarnya fluktuasi  demand dan target service level yang ingin dicapai. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa model peramalan yang sesuai adalah Holt Exponential Smoothing untuk item 90915-TE001, dan Single Exponential Smoothing untuk item 85214-0A010. Selain itu, perhitungan safety stock dan MIP berdasarkan model usulan,  meningkatkan rata – rata aktual service level hingga 99.38% pada sistem heijunka. Kata Kunci: service level, peramalan, pemesanan heijunka     Abstract   PT X, distributor  wich serves the demand of genuine parts in central java and DIY.As a Distributor Company, PT X has two kinds of responsibilities , to customer as the supplier, to always improve the satisfication of customer. One of satisfication of customer is service level. According to company data from january to april 2007, global service level for all items still stay below the service level target which is decided by company.In this research, given correction suggestion in forecasting system and ordering model for critic items, those are item 90915-TE001 and 85214-OA010. For solving the demand fluctuation, researcher suggests for safety stock that is decided by the value of demand fluctuation and service level target will be reached.From the research, obtained that the suitable forecasting model is Holt Exponential Smoothingfor item 90915-TE001, and Single Exponential

  11. Sistem Informasi Pada Perusahaan Otobus (Po) Waspada Bengkulu Berbasis Web

    OpenAIRE

    -, Khairil; Koesoemanegara, Eddy

    2011-01-01

    Web Sistem Informasi pada PO. Waspada Bengkulu berguna sebagai pusat informasi dan sarana promosi untuk mempilkan profil Perusahaan dan juga untuk menawarkan produk dan pelayanan yang ditawarkan oleh PO. Waspada. Sistem informasi ini ditujukan agar PO. Waspada lebih dikenal oleh masyarakat dan akhirnya dapat meningkatkan jumlah penumpang yang menggunakan jasa PO. Waspada Bengkulu.Web Sistem Informasi PO. Waspada Bengkulu dikembangkan menggunakan web editor Adobe Dreamweaver dengan web promgra...

  12. SISTEM INFORMASI DAN PENGOLAHAN DATA GAJI KARYAWAN PADA RITA PASARAYA KEBONDALEM PURWOKERTO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nyoman Heddy Triyodanta

    2009-02-01

    Full Text Available Penelitian ini berjudul "Sistem Informasi dan Pengolahan Data GajiKaryawan pada Rita Pasaraya Kebondalem Purwokerto". Tujuan dari penelitian iniodalah untuk mengetahui prosedur sistem informasi pengolahan data gaji karynvanyang sedang berjalan atau sedang dipakai pada Rita Pasaraya KebondalemPurwoketo, yang masih dilakukan dengan proses manual dan pada akhirnyadirancang suatu sistem informasi yang lebih baik. Merancang sistem informasi yangberbasis komputer untuk membantu mengatasi kelemahan dalam pengolahan datamenjadi informasi sesuai dengan kebutuhan user. Hasil analisis menunjukkan bahwapengolahan data di Rita Pasaraya Kebondalem Purwokerto mosih menggunakansistem manual. Sistem yang baru yaitu komputerisasi akan lebih tepat biladipergunakan untuk kehandalan data gaji karyawan. Selain sistem yang baru secarakomputerisasi kedisiplinan pemakai juga perlu ditingkatkan, secara fasilitastambahan selain ruangan khusus yaitu adanya Air Condisioner (AC pada ruangkomputer untuk membuat awet secara perangkat keras komputer dan komputer dapatdihidupkan secara terus menerus. Sistem yang baru aknn menambah kepercayaanImryawan dan pihak lain yang membutuhkan karena akurat, tepat dan handal. Sertapengambilan keputusan tentang kondisi data gaji karyawan dapat lebih alatrat dancepat yang tidak lain dapat meningkatkan kinerja karyawan terhadap perusahaan.

  13. Perancangan Aplikasi Ujian Online Jurusan Sistem Komputer Universitas Diponegoro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tristy Meinawati

    2013-09-01

    Full Text Available E-service adalah istilah untuk suatu layanan elektronik yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mempermudah penggunanya untuk melakukan suatu aktifitas tertentu. Salah satu manfaat dari e-service adalah akses yang lebih luas. Salah satu aplikasi dari e-service adalah aplikasi ujian online. Aplikasi ujian online adalah aplikasi yang bertujuan mempermudah melakukan ujian, yaitu  secara online. Aplikasi ujian online difokuskan  untuk ujian penerimaan mahasiswa baru pada Jurusan Sistem Komputer karena Jurusan Sistem Komputer tersebut berkaitan erat dengan teknologi informasi sehingga sewajarnya jika penerimaan mahasiswa baru dilaksanakan secara online. Dengan menggunakan sebuah sistem basis data, ujian online ini diharapkan mempermudah sistem ujian dalam menampilkan soal-soal maupun penilaian sehingga mempermudah user untuk menggunakannya serta bagi administrator untuk mengelola soal. Dalam e-service yang dibuat kali ini adalah menggunakan PHP sebagai program aplikasi dan MySQL sebagai server basis data yang sudah terangkum dalam satu aplikasi XAMPP. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan menambah minat masyarakat terhadap Jurusan Sistem Komputer Universitas Diponegoro, dan juga mempermudah pengguna untuk melakukan ujian secara online dan tidak perlu menggunakan alat tulis untuk melakukan pengerjaan.

  14. PEMBUATAN SISTEM PENGATURAN PUTARAN MOTOR DC MENGGUNAKAN KONTROL PROPORTIONAL-INTEGRAL-DERIVATIVE (PID DENGAN MEMANFAATKAN SENSOR KMZ51

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    L Khakim

    2013-07-01

    Full Text Available Penelitian ini adalah penelitian pengembangan desain rancang bangun sistem pengendalian otomatis yang digerakkan dengan dua motor DC sehingga mampu mempertahankan kelembaman pada arahnya. Sistem otomatis ini terdiri dari sensor KMZ51 sebagai komponen feedback dan dua motor DC sebagai komponen plant. Pengujian dari sistem otomatis dibagi menjadi tiga yaitu pengujian sensor KMZ51, pengujian PWM sebagai penggerak motor DC dan pengujian performansi kontrol PID. Hasil pengujian menunjukkan nilai ketelitian sensor 99.17%. Pada pengujian PWM diperoleh error pengukuran 1.07% dan pengujian performansi sistem didapatkan bahwa penerapan kontrol PID dapat mengatur putaran motor DC sehingga model sistem mampu mempertahankan arahnya pada set point yang telah ditentukan dengan nilai overshoot maximum kurang dari 10%, rise time 2 detik dan settling time kurang dari 5% yang diperoleh pada Kp= 27, Ki= 6, dan Kd= 40 menggunakan metode trial and error. This research is design of automatic control system which driven by two DC motors that can keep the inertia of direction. The system is composed of sensor KMZ51 as feedback component and two DC motors as plant component. Testing of the automated system divided into three, KMZ51 sensor testing, PWM testing as drive DC motors, and performance testing of PID control system. The results show that the sensor accuracy values 99.17%, on testing the PWM measurement error obtained 1.07%, and testing of performance system obtained that the application of PID control can adjust DC motors rotation so that the model system is able to maintain direction the set point specified with maximum overshoot less than 10%, rise time of 2 seconds and settling time less than 5% were obtained at Kp= 27, Ki= 6, and Kd= 40 using trial and error method

  15. ANALISIS SKENARIO KEGAGALAN SISTEM UNTUK MENENTUKAN PROBABILITAS KECELAKAAN PARAH AP1000

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D.T. Sony Tjahyani

    2014-03-01

    Full Text Available Kejadian Fukushima telah menunjukkan bahwa kecelakaan parah dapat terjadi, maka dari itu sangatlah penting untuk menganalisis tingkat keselamatan pada reaktor daya. Berdasarkan rekomendasi expert mission IAEA setelah kejadian Fukushima, perlu dilakukan upaya untuk meminimalisasi terjadinya kecelakaan parah yaitu dengan melakukan proses pendinginan yang maksimal. Dalam konsep keselamatan fasilitas nuklir, khususnya reaktor daya telah diterapkan konsep keselamatan berlapis (Defence in Depth, DiD. Konsep keselamatan tersebut terdiri atas 5 level pertahanan yang bertujuan mencegah dan mengurangi lepasan produk fisi ke masyarakat dan lingkungan pada saat reaktor daya mengalami kecelakaan. Dalam reaktor telah didesain sistem atau tindakan yang mempunyai fungsi untuk mengatasi setiap level tersebut. Tujuan dari analisis ini adalah menentukan probabilitas kecelakaan parah dengan melakukan skenario kegagalan sistem dalam proses pendinginan di reaktor. Sebagai obyek analisis adalah reaktor daya AP1000, karena jenis reaktor ini sedang banyak dibangun saat ini. Skenario dilakukan dengan mengasumsikan beberapa kombinasi kegagalan sistem yang termasuk dalam DiD level 2 dan 3. Kegagalan sistem kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis pohon kegagalan berdasarkan perangkat lunak SAPHIRE ver. 6.76. Dari analisis didapatkan probabilitas gagal dari kelompok sistem DiD level 2 dan 3 pada AP1000 masih di bawah batas kriteria dari IAEA yaitu lebih kecil dari 10-2, serta probabilitas kecelakaan parah didapatkan sebesar 6,17 x 10-10. Berdasarkan analisis ini disimpulkan bahwa AP1000 mempunyai tingkat keselamatan yang cukup tinggi, karena melalui skenario kegagalan sistem didapatkan probabilitas kecelakaan parah yang sangat kecil.   ABSTRACT Fukushima accident has shown that severe accident could be occurred, therefore it is important to analyze safety level of nuclear power plants. Based on the recommendations of IAEA expert mission after the Fukushima accident

  16. BIOMETRIC SECURITY: ALTERNATIF PENGENDALIAN DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERKOMPUTERISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Josua Tarigan

    2004-01-01

    Full Text Available As organization search more secure authentication method for user access, biometric security technology is gaining more and more attention. The implementation of biometric security technology in accounting information systems was physical access, virtual access, e-commerce applications and covert suveillance. There are three phase when an organization implementation biometric technology: strategic planning and budgeting, developing a system reliability plan and documentation. The challenges will face when develop biometric technology as control in accounting information system are standardization, hybrid technology uses, life cycle management. Abstract in Bahasa Indonesia : Adanya keinginan setiap organisasi untuk mencari metode pengamanan authentication yang lebih untuk akses user, dijawab dengan adanya teknologi biometric security yang mendapat perhatian yang cukup besar bagi organisasi. Implementasi teknologi biometric security cukup luas dalam sistem informasi akuntansi yaitu sebagai pengendalian pada physical access, virtual access, e-commerce applications dan covert surveillance. Dalam mengimplementasikan teknologi biometric, ada tiga tahapan yang harus dilakukan organisasi, yakni strategic planning and budgeting, developing a system reliability plan dan documentation. Tantangan yang akan dihadapi dalam mengembangkan teknologi biometric sebagai pengendalian dalam sistem informasi akuntansi yakni standarisasi, aplikasi teknologi hybrid dan manajemen siklus hidup pada biometric security. Kata kunci: authentication, akses user dan biometric security.

  17. REAKTOR INNOVATIVE MOLTEN SALT (IMSR DENGAN SISTEM KESELAMATAN PASIF MENYELURUH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andang Widiharto

    2015-04-01

    Full Text Available Pengembangan Teknologi Reaktor Nuklir pada masa mendatang mengarah pada peningkatan aspek keselamatan, peningkatan pendayagunaan bahan bakar, reduksi limbah radioaktif, ketahanan terhadap proliferasi bahan-bakar nuklir dan peningkatan aspek ekonomi. reaktor Innovative Molten Salt (IMSR adalah reaktor nuklir yang menggunakan bahan bakar cair berupa garam lebur fluoride (7LiF-ThF4-UF4-MaFx. Reaktor IMSR didesain sebagai reaktor pembiak termal, yaitu membiakkan U-233 dari Th-232. Hal ini untuk menjawab permasalahan sustainabilitas ketersedian sumber daya bahan bakar nuklir dan reduksi limbah radioaktif. Dalam aspek keselamatan, desain reaktor IMSR memiliki sifat inherent safe, yaitu koefisien umpan balik daya yang negatif serta memiliki fitur-fitur keselamatan pasif. Fitur-fitur keselamatan pasif terdiri dari sistem shutdown pasif, sistem pendinginan pasif pasca shutdown serta sistem pendinginan pasif untuk produk fisi. Kecelakaan yang berpotensi terjadi pada IMSR, yaitu kecelakaan kehilangan aliran bahan bakar, kecelakaan kehilangan aliran pendingin, kecelakaan kehilangan kemampuan pengambilan kalor serta kecelakaan kerusakan integritas sistem reaktor, dapat ditangani sepenuhnya secara pasif hingga mencapai kondisi shutdown selamat. Kata kunci: keselamatan pasif, inherent safe, IMSR   The next Nuclear Reactor Technology developments are directed to the increasing of the aspects of safety, fuel utility, radioactive waste reduction, proliferation retention and economy. Innovative Molten Salt Reactor (IMSR is a nuclear reactor design that uses fluoride molten salt (7LiF-ThF4-UF4-MaFx. IMSR is designed as a thermal breeder reactor, i.e. to produce U-233 from Th-232. This is the answer of natural nuclear fuel sustainability and radioactive waste problems. In term of safety aspect, IMSR design has inherent safe characteristics, i.e. negative power feedback coefficient, and passive safety features. The passive safety features are passive shutdown

  18. Geographic Information System (GIS) Emergency Support for the May 2000 Cerro Grande Wildfire, Los Alamos, New Mexico, USA

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    C.R.Mynard; G.N.Keating; P.M.Rich; D.R. Bleakly

    2003-05-01

    In May 2000 the Cerro Grande wildfire swept through Los Alamos, New Mexico, burning approximately 17,400 ha (43,000 acres) and causing evacuation of Los Alamos National Laboratory (LANL) and the communities of Los Alamos and White Rock. An integral part of emergency response during the fire was the use of geographic information system (GIS) technology, which continues to be used in support of post-fire restoration and environmental monitoring. During the fire Laboratory GIS staff and volunteers from other organizations worked to produce maps and provide support for emergency managers, including at an emergency GIS facility in Santa Fe. Subsequent to the fire, Laboratory GIS teams supported the multiagency Burned Area Emergency Rehabilitation (BAER) team to provide GIS data and maps for planning mitigation efforts. The GIS teams continue to help researchers, operations personnel, and managers deal with the tremendous changes caused by the fire. Much of the work is under the auspices of the Cerro Grande Rehabilitation Project (CGRP) to promote recovery from fire damage, improve information exchange, enhance emergency management, and conduct mitigation activities. GIS efforts during the fire provided important lessons about institutional matters, working relationships, and emergency preparedness. These lessons include the importance of (1) an integrated framework for assessing natural and human hazards in a landscape context; (2) a strong GIS capability for emergency response; (3) coordinated emergency plans for GIS operations; (4) a method for employees to report their whereabouts and receive authoritative information during an evacuation; (5) GIS data that are complete, backed-up, and available during an emergency; (6) adaptation of GIS to the circumstances of the emergency; (7) better coordination in the GIS community; (8) better integration of GIS into LANL operations; and (9) a central data warehouse for data and metadata. These lessons are important for planning

  19. Design and implementation of information visualization system on science and technology industry based on GIS

    Science.gov (United States)

    Wu, Xiaofang; Jiang, Liushi

    2011-02-01

    Usually in the traditional science and technology information system, the only text and table form are used to manage the data, and the mathematic statistics method is applied to analyze the data. It lacks for the spatial analysis and management of data. Therefore, GIS technology is introduced to visualize and analyze the information data on science and technology industry. Firstly, by using the developed platform-microsoft visual studio 2005 and ArcGIS Engine, the information visualization system on science and technology industry based on GIS is built up, which implements various functions, such as data storage and management, inquiry, statistics, chart analysis, thematic map representation. It can show the change of science and technology information from the space and time axis intuitively. Then, the data of science and technology in Guangdong province are taken as experimental data and are applied to the system. And by considering the factors of humanities, geography and economics so on, the situation and change tendency of science and technology information of different regions are analyzed and researched, and the corresponding suggestion and method are brought forward in order to provide the auxiliary support for development of science and technology industry in Guangdong province.

  20. A GIS-BASED ENVIRONMENTAL HEALTH INFORMATION SOURCE FOR MALAYSIAN CONTEXT

    OpenAIRE

    Lau Tiu Chung; Lau Bee Theng; Henry Lee Seldon

    2013-01-01

    In this paper, we propose a GIS-based system for collection and targeted distribution of latest alerts and real-time environmental factors to the Malaysian population. We call it the Environmental Health Management System (EHMS). This GIS-based system is designed to facilitate and encourage research into environmental health quality issues by providing a comprehensive tracking and monitoring tool. This GIS-based system is embedded with Google Maps API and Geocoding API services to visualize t...

  1. SISTEM INFORMASI KEUANGAN SESUAI STANDAR BAN-PT TERINTEGRASI SISFO KAMPUS 4.1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syahiduzzaman Syahiduzzaman

    2015-03-01

    Full Text Available Abstrak-Standar keuangan adalah salah satu standar yang dinilai dalam instrumen BAN-PT, yaitu pada standar 6.1. Pengelolaan keuangan sebuah perguruan tinggi harus memenuhi standar tersebut. Untuk dapat mengetahui seberapa besar tingkat pemenuhan standar diperlukan penilaian. Sistem informasi keuangan yang dikembangkan dalam penelitian ini digunakan untuk memasukkan data transaksi keuangan, mencatatnya dalam sistem akuntansi, dan melaporkannya. Laporan-laporan yang disajikan berbentuk tabel dan grafik yang menyatakan kinerja keuangan dan diukur sesuai dengan standar 6.1. BAN-PT. Sistem informasi keuangan ini, juga terintegrasi dengan SISFOKAMPUS 4.1 yang merupakan sistem informasi akademik open source yang berbasis web. Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi keuangan dengan fungsi khusus yaitu menilai kinerja keuangan yang sesuai dengan standar 6.1. BAN-PT yang dapat digunakan untuk melakukan audit internal.   Kata kunci: Standar 6.1. BAN-PT, Sistem Informasi Keuangan, SISFOKAMPUS 4.1.

  2. Dinamika Baru Pemilihan Lokasi Bagi Perusahaan Ritel Sistem Franchise

    OpenAIRE

    Sujadi, Sujadi

    2010-01-01

    For retail companies for expansion of the franchise system is a must to be done. For that companies need an appropriate strategy to support the opening of new outlets. Strategies that can be done in addition to site selection strategy is qualitati1'ely Flexible manufacturing system (FMS, Just-In-Time (JIT) and total quality management ( TQM). Kata Kunci : Perusahaan Ritel, Sistem Franchise, FMS, JIT, TQM

  3. Geographic information systems (GIS): an emerging method to assess demand and provision for rehabilitation services.

    Science.gov (United States)

    Passalent, Laura; Borsy, Emily; Landry, Michel D; Cott, Cheryl

    2013-09-01

    To illustrate the application of geographic information systems (GIS) as a tool to assess rehabilitation service delivery by presenting results from research recently conducted to assess demand and provision for community rehabilitation service delivery in Ontario, Canada. Secondary analysis of data obtained from existing sources was used to establish demand and provision profiles for community rehabilitation services. These data were integrated using GIS software. A number of descriptive maps were produced that show the geographical distribution of service provision variables (location of individual rehabilitation health care providers and location of private and publicly funded community rehabilitation clinics) in relation to the distribution of demand variables (location of the general population; location of specific populations (i.e., residents age 65 and older) and distribution of household income). GIS provides a set of tools for describing and understanding the spatial organization of the health of populations and the distribution of health services that can aid the development of health policy and answer key research questions with respect to rehabilitation health services delivery. Implications for Rehabilitation It is important to seek out alternative and innovative methods to examine rehabilitation service delivery. GIS is a computer-based program that takes any data linked to a geographically referenced location and processes it through a software system that manages, analyses and displays the data in the form of a map, allowing for an alternative level of analysis. GIS provides a set of tools for describing and understanding the spatial organization of population health and health services that can aid the development of health policy and answer key research questions with respect to rehabilitation health services delivery.

  4. Landslide early warning system prototype with GIS analysis indicates by soil movement and rainfall

    Science.gov (United States)

    Artha, Y.; Julian, E. S.

    2018-01-01

    The aim of this paper is developing and testing of landslide early warning system. The early warning system uses accelerometersas ground movement and tilt-sensing device and a water flow sensor. A microcentroller is used to process the input signal and activate the alarm. An LCD is used to display the acceleration in x,y and z axis. When the soil moved or shifted and rainfall reached 100 mm/day, the alarm rang and signal were sentto the monitoring center via a telemetry system.Data logging information and GIS spatial data can be monitored remotely as tables and graphics as well as in the form of geographical map with the help of web-GIS interface. The system were tested at Kampung Gerendong, Desa Putat Nutug, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. This area has 3.15 cumulative score, which mean vulnerable to landslide. The results show that the early warning system worked as planned.

  5. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DANA DESA DI KABUPATEN KUDUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pratomo Setiaji

    2016-04-01

    Full Text Available Kudus merupakan Kabupaten terkecil di Jawa Tengah dengan luas wilayah mencapai 2.516 Ha yang terbagi dalam 9 Kecamatan, desa yang ada di Kabupaten Kudus berjumlah 123 dimana pada tahun ini mendapatkan alokasi dana desa sebesar Rp 1,4 miliar, alokasi dana desa tidak akan dibagi rata. Alokasi dana untuk setiap desa disesuaikan dengan sejumlah kriteria seperti jumlah penduduk, tingkat kesejahteraan, serta sejumlah kriteria lainnya. Permasalahan yang timbul adalah mekanisme perencanaan dan penggunaan yang belum terdata dengan baik Permasalah tersebut dapat diatasi dengan penyajian informasi yang baik dan transparan, untuk itu diperlukan sebuah Sistem informasi dana desa untuk pengelolaan dana desa menggunakan metode waterfall. sistem informasi ini sangat berguna untuk memonitor dana desa dan serapan yang dilaksanakan tiap desa secara real time, juga sebagai informasi bagi kepala desa maupun pemangku kebijakan di Kabupaten Kudus untuk menetapkan sebuah kebijakan Penelitian ini menghasilkan sebuah model perancangan sistem yang berikan model waterfall dalam bentuk diagram use case, struktur penyimpanan data dan desain tampilan aplikasi. Kata kunci: Sistem Informasi, dana desa.

  6. GIS-based assessment of landslide susceptibility using certainty ...

    Indian Academy of Sciences (India)

    tion systems (GIS) using different models. Many of these ... as spatial multicriteria decision analysis (MCDA) approach ... 2013), support vec- ... Landslide susceptibility assessment using mathematical methods in GIS, Qianyang China 1401.

  7. Analysis of terrains suitable for tourism and recreation by using geographic information system (GIS).

    Science.gov (United States)

    Aklıbaşında, Meliha; Bulut, Yahya

    2014-09-01

    The use and utilization areas of geographic information system (GIS) increase every day due to both enabling easiness in storing, updating, grouping, analyzing, correlating, and mapping of data about evaluation factors in planning studies and having quite low error margin depending on the accuracy of data stored. In fact, GIS is also used both in visualization and in various analyses in planning tourism terrains. In this study, the effectiveness of GIS on holistic evaluation of natural and cultural resources in planning tourism terrains was analyzed. Natural and cultural resources in Kayseri Yahyalı were quantified by using ArcGIS 9.3 software from GIS software; data were analyzed and potential tourism and recreation terrains, level of suitability, and rate of coverage were determined. As a result of the analyses, it was determined that 11.847 ha area (6,53%) was quite suitable for such kind of activities, 103.010 ha (56,77%) was suitable, 39.278 ha (21,65%) was less suitable, and 27.314 ha area (15,05%) was not suitable. In the next stage, landscape properties which are suitable for tourism and recreation were evaluated and landscape types were classified in the sense of their tourist attraction. It was determined that the water resources and valley landscapes were the basic sources of the tourism and recreation activities of Yahyalı, and it was determined that the landscape of the forest and mountain was important for variety of the tourism and recreation activities of Yahyalı.

  8. The GIS and data solution for advanced business analysis

    OpenAIRE

    RADUT Carmen

    2009-01-01

    The GIS Business Analyst is a suite of Geographic Information System (GIS)-enabled tools, wizards, and data that provides business professionals with a complete solution for site evaluation, selective customer profiling, and trade area market analysis. Running simple reports, mapping the results, and performing complex probability models are among the capabilities The GIS Business Analyst offers in one affordable desktop analysis solution. Data and analyses produced by The GIS Business Analys...

  9. Real-Time Implementation of a GIS-Based Localization System for Intelligent Vehicles

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Philippe Bonnifait

    2007-07-01

    Full Text Available This paper presents a loosely coupled fusion approach that merges GPS data, dead-reckoned sensors, and GIS (geographical information system data. The GPS latency is compensated for by the DR sensors and the use of an xPPS signal. The fusion of the estimate with the map data is spatial-triggered, while the fusion with the GPS is time-triggered. We present a strategy that relies on pose tracking which is reinitialized when GPS data become incoherent. Particular attention is given to the representation of the road map and to the management of a cache memory for efficiency purposes. We report experiments carried out with our equipped car and a GIS whose characteristics are well adapted to embedded constraints.

  10. Real-Time Implementation of a GIS-Based Localization System for Intelligent Vehicles

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bonnifait Philippe

    2007-01-01

    Full Text Available This paper presents a loosely coupled fusion approach that merges GPS data, dead-reckoned sensors, and GIS (geographical information system data. The GPS latency is compensated for by the DR sensors and the use of an xPPS signal. The fusion of the estimate with the map data is spatial-triggered, while the fusion with the GPS is time-triggered. We present a strategy that relies on pose tracking which is reinitialized when GPS data become incoherent. Particular attention is given to the representation of the road map and to the management of a cache memory for efficiency purposes. We report experiments carried out with our equipped car and a GIS whose characteristics are well adapted to embedded constraints.

  11. SISTEM PENGGAJIAN BERBASIS WEB DI DIRCOMNET YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufiq Ismail

    2008-01-01

    Full Text Available Dircomnet Yogyakarta adalah suatu badan usaha yang bergerak di bidang jasa persewaan akses internet, perawatan komputer, dan pemasangan jaringan internet, memiliki banyak pegawai yang digaji setiap bulannya. Pimpinan sering menangani order pekerjaan secara langsung di luar kantor. Masalah timbul ketika pimpinan membutuhkan laporan penggajian dan memberikan kebijakan penggajian pegawai ketika di luar kantor. Karyawan ingin mengetahui berapa jumlah gaji beserta rinciannya. Berdasar persoalan tersebut, perlu dibangun suatu sistem penggajian real time yang dapat menampilkan laporan penggajian dan memberikan kebijakan penggajian yang dapat diakses dari manapun, serta rinci gaji karyawan yang akan diterima. Penelitian meliputi pengumpulan data dengan studi pustaka, wawancara dan observasi. Kemudian melakukan analisis data, perancangan sistem meliputi DAD dan ERD, perancangan menu, input dan output, serta perancangan WAP. Program dibangun dengan sistem operasi Windows XP, Internet Explorer, MySql front, Dreamweaver MX, Openwave Simulator, Apache, menggunakan bahasa pemrograman PHP, dan terakhir menguji program dengan metode black box test dan alpha test. Hasil penelitian ini diperoleh sistem penggajian berbasis web yang dapat memberikan laporan penggajian kepada pimpinan dimanapun berada, pegawai dapat mengetahui rinci gaji diteriman, dan mengoreksi kesalahan pembayaran gaji. Berdasarkan hasil pengujian program, disimpulkan bahwa program dapat berjalan dengan baik dan sudah memenuhi kebutuhan pemakai serta layak diimplementasikan. Kata kunci : Internet, penggajian,WAP, web.

  12. Studi Eksperimen Pengaruh Variasi Perubahan Refrigeran-22 Dengan Musicool-22 Pada Sistem Pengkondisian Udara Dengan Pre-cooling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arnovia Christine Sabatiana

    2017-01-01

    Full Text Available Air conditioning system merupakan mesin sistem refrigerasi kompresi uap sederhana. Kemudian dimodifikasi menjadi dua indoor unit dan satu outdoor unit. Dimana outdoor unit memiliki dua jenis kondenser yaitu, water cooled condenser dan air cooled condenser. Pembuangan kalor pada bagian water cooled condenser dimanfaatkan untuk memanaskan air yang nantinya dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari kedepannya. Penggunaan refrigeran CFC atau HCFC mengakibatkan beberapa dampak negatif terhadap lingkungan dan penggunaan mesin refrigerasi ini, diantaranya dapat merusak lapisan ozone, pemanasan global dan tidak hemat energi listrik. Penelitian pada ini adalah untuk menganalisis dan membandingkan performansi suatu sistem refrigerasi sederhana yang mampu menghemat konsumsi energi dan ramah lingkungan. Metoda penelitian ini dilakukan pertama menggunakan R-22 sebagai refrigeran primernya dan selanjutnya dilakukan proses retrofitting (penggantian refrigeran dengan menggunakan MC-22. Selanjutnya analisis dilakukan berdasarkan data dari setiap titik-titik pengukuran dengan begitu akan diperoleh suatu sistem refrigerasi dengan performansi yang paling baik dengan konsumsi energi listrik yang sedikit, serta sistem refrigerasi yang ramah lingkungan. Sistem tersebut aladah yang menggunakan MC-22 baik menggunakan atau tanpa pre-cooling dengan nilai COPelektrik 3,786; dan 3,933, COPthermal 4,501; dan 4,670, dan nilai penghematan energi listrik sekitar 20% lebih hemat dibanding sistem yang menggunakan R-22.

  13. IMPLIKASI KEWENANGAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH TERHADAP SISTEM PENGAWASAN DI BANK ACEH SYARIAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hafiizh Maulana

    2014-06-01

    Full Text Available The supervisory authority of the Sharia Supervisory Board (DPS describes the role and response of DPS supervision system based on organizational structure. DPS positions of Bank Aceh Syariah are in parallel with the Board of Commissioners as authority staff. This study aims to find answers position and authority in the organizational structure and implication to supervision system in Bank Aceh Syariah. To obtain the answer, researchers used the descriptive analysis. Data collection methods used are field research through in-depth interviews, open questionnaire and literature through the conclusion of documentation legislation and organizational structure of Bank Syariah Aceh. DPS authority based on the organizational structure of Bank Syariah Aceh have two powers, as a staff and functional authority. Staff competencies associated with the position of the DPS as a giver of advice/ suggestions to the Board of Commissioners of Bank Aceh, while the functional authority related with the Division of Bank Aceh Syariah. The implication of DPS authority will influence with its performance on the activity /supervisory activities, frequency of meetings, and reporting systems. DPS Bank Syariah Aceh still running system indirect supervision based on the activity reporting and sharia opinion. =========================================== Kewenangan pengawasan Dewan Pengawas Syariah (DPS menggambarkan peran dan respon pengawasan DPS dalam sistem Pengawasan struktur organisasi. Bank Aceh Syariah menempatkan DPS setara dengan Dewan Komisaris dengan garis kewenangan staff. Permasalahan muncul ketika pengawasan DPS dari segi aktivitas dan sistem pengawasan tidak sesuai dengan aspek perundang-undangan dan gambaran dalam struktur organisasi. Penelitian ini bertujuan mencari jawaban persoalan pokok mengenai perangkat yuridis yang digunakan dalam pengawasan DPS, kedudukan dan kewenangan dalam struktur organisasi, dan sistem pengawasan dalam operasionalisasi bank Aceh

  14. Gis and public health

    CERN Document Server

    Cromley, Ellen K

    2011-01-01

    Authoritative and comprehensive, this is the leading text and professional resource on using geographic information systems (GIS) to analyze and address public health problems. Basic GIS concepts and tools are explained, including ways to access and manage spatial databases. The book presents state-of-the-art methods for mapping and analyzing data on population, health events, risk factors, and health services, and for incorporating geographical knowledge into planning and policy. Numerous maps, diagrams, and real-world applications are featured. The companion Web page provides lab exercises w

  15. An Application of Geospatial Information Systems (GIS) Technology to Anatomic Dental Charting

    OpenAIRE

    Bartling, William C.; Schleyer, Titus K.L.

    2003-01-01

    Historically, an anatomic dental chart is a compilation of color-coded symbols and numbers used within a template, either paper or computerized, to create a graphic record of a patient’s oral health status. This poster depicts how Geospatial Information System (GIS) technology can be used to create an accurate, current anatomic dental chart that contains detailed information not present in current charting systems.

  16. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENGAKTIFAN FITUR 4G LTE PADA BTS MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE BERBASIS WEB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Komang Yogi Sutrisna

    2017-07-01

    Full Text Available Kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi yang begitu pesat telah mendorong semakin berkembangnya sebuah informasi. Salah satunya informasi mengenai persaingan yang ketat dalam melakukan alternatif pengembangan jaringan akses. Dipilihnya jaringan 4G dimaksudkan sebagai solusi jaringan komunikasi yang komprehensif dan aman, dengan kecepatan data yang jauh lebih cepat dari generasi sebelumnya. Secara umum hal tersebut diminta untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi dan kecepatan transfer data yang lebih cepat. Perencanaan suatu sistem yang dapat membantu dalam pemilihan BTS untuk diaktifkan fitur 4G sangat diperlukan oleh operator jaringan telekomunikasi dalam menentukan BTS yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Pada penelitian ini telah dapat dibuat sebuah SPK (Sistem Pendukung Keputusan berbasis web untuk me-nyelesaikan masalah alternatif pemilihan BTS. Pengembangan dari aplikasi yang dibangun ini meng-gunakan metodologi Waterfall System. Sedangkan metode pengambilan keputusan menggunakan metode Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation (PROMETHEE. Pada tahap implementasi, sistem ini menggunakan bahasa pemrograman PHP, serta MySQL sebagai da-tabasenya. Sistem pendukung keputusan ini dapat menghasilkan alternatif BTS yang disarankan se-suai dengan kriteria yang didasarkan pada hasil analisis metode PROMETHEE. Perbedaan dari 2 je-nis perhitungan secara manual dan menggunakan sistem terlihat pada peringkat 3 terbaik dari 20 BTS yang diseleksi.

  17. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PENGUKURAN KINERJA DENGAN METODE PERFORMANCE PRISM (Studi Kasus pada Hotel X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Vanany

    2004-01-01

    Full Text Available This article described a result of research design of performance measurement system in hotel business with Performance Prism Model. As long as, performance measurement system at hotel X not yet representatived organization performance according to comprehensif and integrated. Because of needed redesign performance measurement system with new model. From the objective condition of hotel X, Performance Prism model more representative than others. The result of design described that stakeholder in hotel X such as: customer, employee, supplier, owner and investor, and regulator and community. From the performance measurement system design are obtained 36 types Key Performance Indicator (KPI such as: 6 KPI of customer, 9 KPI of staff manajerial, 9 KPI of staff operational, 4 KPI of supplier, 3 KPI of investor, and 5 KPI of regulator & community. Result of implementation performance measurement system with scoring system indicates that the amount of scor current performance indicator is 50,75%. Result of measurement can be based management act evaluation and choice planning improvement organization and all Stakeholder requirements must be request. Abstract in Bahasa Indonesia : Artikel ini menguraikan hasil penelitian perancangan sistem pengukuran kinerja pada sebuah perusahaan dalam bisnis hotel dengan model Performance Prism. Selama ini, sistem pengukuran kinerja di Hotel X belum merepresentasikan kinerja organisasi secara komprehensif dan integratif. Oleh karena itu, perlu dilakukan perancangan kembali sistem pengukuran kinerjanya. Dari kondisi objektif hotel X, model yang tepat digunakan adalah model Performance Prism dibanding model lain. Hasil rancangan menunjukkan bahwa stakeholder hotel X meliputi: konsumen, tenaga kerja, supplier, pemilik/investor, serta pemerintah dan masyarakat sekitar lingkungan hotel. Sistem pengukuran kinerja memuat 36 KPI yang meliputi 6 KPI konsumen, 9 KPI staff manajerial, 9 KPI staff operasional, 4 KPI supplier, 3

  18. SISTEM TOMOGRAFI IMPEDANSI LISTRIK SEBAGAI SARANA UJI TAK RUSAK SEDERHANA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khusnul Ain

    2013-03-01

    Telah dilakukan penelitian rancang bangun sistem tomografi impedansi listrik sederhana sebagai sarana uji tak rusak. Penelitian ini dilakukan dengan cara membangun peralatan dan sistem instrumentasi yang diperlukan, yaitu phantom dan instrumen sumber arus bolak balik. Phantom terbuat dari silinder dari PVC yang memiliki diameter 25 cm dan tinggi 6 cm dengan 16 elektroda berbentuk persegi panjang dengan lebar 2,45 cm dan tinggi 6 cm yang terpasang pada permukaan dalam phantom. Sistem instrumen sumber arus listrik bolak-balik dibangun berbasis OpAm LM4562. Proses pemindaian dilakukan dengan cara menginjeksikan arus listrik pada sepasang elektroda dan mengukur potensial listrik antar elektroda dengan metode koleksi data berpasangan, sehingga diperoleh 256 data lengkap. Data hasil pemindaian kemudian direkonstruksi dengan metode Newton Raphson. Analisis hasil dilakukan secara visual dengan cara membandingkan antara citra rekonstruksi terhadap objek uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tomografi dapat menghasilkan citra rekonstruksi yang cukup baik sehingga menjanjikan untuk digunakan sebagai media uji tak rusak dan digunakan sebagai media pembelajaran dalam rangka memahami prinsip dasar dan mekanisme sistem tomografi impedansi listrik.

  19. GIS4schools: custom-made GIS-applications for educational use

    Science.gov (United States)

    Demharter, Timo; Michel, Ulrich

    2013-10-01

    From a didactic point of view the procurement and the application of modern geographical methods and functions become more and more important. Although the integration of GIS in the classroom is repeatedly demanded, inter alia in Baden-Württemberg, Germany, the number of GIS users is small in comparison to other European countries or the USA. Possible reasons for this could, for instance, lie in the lack of GIS and computer knowledge of the teachers themselves and the subsequent extensive training effort in Desktop-GIS [1]. Today you have the technological possibilities to provide the broad public with geoinformation and geotechnology: Web technologies offer access to web-based, mobile and local applications through simple gateways. The objective of the project "GIS4schools" is to generate a service-based infrastructure, which can be operated via mobile clients as well as via Desktop-GIS or a Browser. Due to the easy availability of the services the focus is in particular on students. This circumstance is a novelty through which a differentiated approach to the implementation of GIS in schools is established. Accordingly, the pilot nature of this project becomes apparent as well as its greater importance beyond its actual content especially for the sector of media development at colleges of education. The continuity from Web-GIS to Desktop-GIS is innovative: The goal is to create an adapted multi-level solution which allows both, an easy introduction if desired or a detailed analysis - either to be achieved with a focus especially on students and their cooperation among one another.

  20. Advanced GIS Exercise: Performing Error Analysis in ArcGIS ModelBuilder

    Science.gov (United States)

    Hall, Steven T.; Post, Christopher J.

    2009-01-01

    Knowledge of Geographic Information Systems is quickly becoming an integral part of the natural resource professionals' skill set. With the growing need of professionals with these skills, we created an advanced geographic information systems (GIS) exercise for students at Clemson University to introduce them to the concept of error analysis,…

  1. Sensuous and Reflexive GIS: exploring visualisation and VRML

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mark Gillings

    1996-09-01

    Full Text Available Over the last five years, landscape-based archaeological research has been transformed as the widespread introduction of Geographical Information Systems (GIS has begun to revolutionise the way we, as archaeologists, manage and manipulate spatial information. As GIS-based applications begin to reach maturity and the role of GIS as a flexible mechanism for the articulation, exploration and analysis of landscape data becomes more fully realised, GIS is increasingly being seen as much as a place to think as a simple data management and mapping tool.

  2. BUILDING A GIS DATABASE FOR A TYPICAL URBAN SETTING v(A ...

    African Journals Online (AJOL)

    Ada

    2009-08-28

    Aug 28, 2009 ... REFERENCES. Anderson. D,, 1992. GIS Supports Garbage Hauler. Franchising. GIS World 5. (5): Longman. Group. ESRI, 1996. Introduction to ArcView GIS. An. ArcView User's manual by Environmental. Systems Research Institute (ESRI). Redlands CA, USA. ESRI, 1990. Understanding GIS – The Arc/Info.

  3. Identifying Skill Requirements for GIS Positions: A Content Analysis of Job Advertisements

    Science.gov (United States)

    Hong, Jung Eun

    2016-01-01

    This study identifies the skill requirements for geographic information system (GIS) positions, including GIS analysts, programmers/developers/engineers, specialists, and technicians, through a content analysis of 946 GIS job advertisements from 2007-2014. The results indicated that GIS job applicants need to possess high levels of GIS analysis…

  4. Assessment of training needs and preferences for geographic information systems (GIS) mapping in state comprehensive cancer-control programs.

    Science.gov (United States)

    Hopfer, Suellen; Chadwick, Amy E; Parrott, Roxanne L; Ghetian, Christie B; Lengerich, Eugene J

    2009-10-01

    Geographic information systems (GIS) mapping technologies have potential to advance public health promotion by mapping regional differences in attributes (e.g., disease burden, environmental exposures, access to health care services) to suggest priorities for public health interventions. Training in GIS for comprehensive cancer control (CCC) has been overlooked. State CCC programs' GIS training needs were assessed by interviewing 49 state CCC directors. A majority perceived a need for GIS training, slightly more than half of state CCC programs had access to geocoded data, and the majority of programs did not require continuing education credits of their staff. CCC directors perceived judging maps and realizing their limitations as important skills and identified epidemiologists, CCC staff, public health officials, policy makers, and cancer coalition members as training audiences. They preferred in-class training sessions that last a few hours to a day. Lessons learned are shared to develop training programs with translatable GIS skills for CCC.

  5. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PENGUKURAN KINERJA DENGAN METODE INTEGRATED PERFORMANCE MEASUREMENT SYSTEMS (Studi Kasus: Jurusan Teknik Mesin Universitas Mataram

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Syairuddin

    2007-01-01

    Full Text Available To assure the quality of education in the Department of Mechanical Engineering, we need to design an integrated performance measurement system. For that purpose, we used the IPMS (Integrated Performance Measurement Systems method. Using the IPMS method, Key Performance Indicators (KPIs of the Department of Mechanical Engineering were determined by pursuant to stakeholder requirement through four steps. Those are identifying the stakeholder requirement, external monitor, stipulating objectives, and identification of KPIs. Performance measurement system with the IPMS method in the Department of Mechanical Engineering of Mataram University can be identified into 38 KPIs grouped in 9 criterias of performance of the Department of Mechanical Engineering, that are curriculum, student, financial, human resources, administration academic, teaching and learning, alumnus, evaluation and operation, and external party. Abstract in Bahasa Indonesia : Untuk menjamin kualitas pendidikan di Jurusan Teknik Mesin, diperlukan sebuah rancangan sistem pengukuran kinerja (SPK yang terintegrasi dengan metode IPMS (Integrated Performance Measurement Systems. Dengan metode IPMS, Key Performance Indicators (KPI Jurusan Teknik Mesin ditentukan berdasarkan stakeholder requirement melalui empat tahapan yaitu; identifikasi stakeholder requirement, external monitor, penetapan objectives, dan identifikasi KPIs. Hasil perancangan SPK di Jurusan Teknik Mesin Universitas Mataram, dapat mengidentifikasi 38 KPIs yang dikelompokkan dalam 9 kriteria kinerja Jurusan Teknik Mesin, yaitu; kurikulum, mahasiswa, finansial, SDM, administrasi akademik, proses pembelajaran, alumni, evaluasi dan pengendalian, dan external party. Kata Kunci : Sistem Pengukuran Kinerja, IPMS, Teknik Mesin Unram.

  6. Open source GIS for HIV/AIDS management

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ricketts Adam

    2008-10-01

    Full Text Available Abstract Background Reliable access to basic services can improve a community's resilience to HIV/AIDS. Accordingly, work is being done to upgrade the physical infrastructure in affected areas, often employing a strategy of decentralised service provision. Spatial characteristics are one of the major determinants in implementing services, even in the smaller municipal areas, and good quality spatial information is needed to inform decision making processes. However, limited funds, technical infrastructure and human resource capacity result in little or no access to spatial information for crucial infrastructure development decisions at local level. This research investigated whether it would be possible to develop a GIS for basic infrastructure planning and management at local level. Given the resource constraints of the local government context, particularly in small municipalities, it was decided that open source software should be used for the prototype system. Results The design and development of a prototype system illustrated that it is possible to develop an open source GIS system that can be used within the context of local information management. Usability tests show a high degree of usability for the system, which is important considering the heavy workload and high staff turnover that characterises local government in South Africa. Local infrastructure management stakeholders interviewed in a case study of a South African municipality see the potential for the use of GIS as a communication tool and are generally positive about the use of GIS for these purposes. They note security issues that may arise through the sharing of information, lack of skills and resource constraints as the major barriers to adoption. Conclusion The case study shows that spatial information is an identified need at local level. Open source GIS software can be used to develop a system to provide local-level stakeholders with spatial information. However, the

  7. The research and implementation of coalfield spontaneous combustion of carbon emission WebGIS based on Silverlight and ArcGIS server

    International Nuclear Information System (INIS)

    Zhu, Z; Bi, J; Wang, X; Zhu, W

    2014-01-01

    As an important sub-topic of the natural process of carbon emission data public information platform construction, coalfield spontaneous combustion of carbon emission WebGIS system has become an important study object. In connection with data features of coalfield spontaneous combustion carbon emissions (i.e. a wide range of data, which is rich and complex) and the geospatial characteristics, data is divided into attribute data and spatial data. Based on full analysis of the data, completed the detailed design of the Oracle database and stored on the Oracle database. Through Silverlight rich client technology and the expansion of WCF services, achieved the attribute data of web dynamic query, retrieval, statistical, analysis and other functions. For spatial data, we take advantage of ArcGIS Server and Silverlight-based API to invoke GIS server background published map services, GP services, Image services and other services, implemented coalfield spontaneous combustion of remote sensing image data and web map data display, data analysis, thematic map production. The study found that the Silverlight technology, based on rich client and object-oriented framework for WCF service, can efficiently constructed a WebGIS system. And then, combined with ArcGIS Silverlight API to achieve interactive query attribute data and spatial data of coalfield spontaneous emmission, can greatly improve the performance of WebGIS system. At the same time, it provided a strong guarantee for the construction of public information on China's carbon emission data

  8. GIS Based System for Post-Earthquake Crisis Managment Using Cellular Network

    Science.gov (United States)

    Raeesi, M.; Sadeghi-Niaraki, A.

    2013-09-01

    Earthquakes are among the most destructive natural disasters. Earthquakes happen mainly near the edges of tectonic plates, but they may happen just about anywhere. Earthquakes cannot be predicted. Quick response after disasters, like earthquake, decreases loss of life and costs. Massive earthquakes often cause structures to collapse, trapping victims under dense rubble for long periods of time. After the earthquake and destroyed some areas, several teams are sent to find the location of the destroyed areas. The search and rescue phase usually is maintained for many days. Time reduction for surviving people is very important. A Geographical Information System (GIS) can be used for decreasing response time and management in critical situations. Position estimation in short period of time time is important. This paper proposes a GIS based system for post-earthquake disaster management solution. This system relies on several mobile positioning methods such as cell-ID and TA method, signal strength method, angel of arrival method, time of arrival method and time difference of arrival method. For quick positioning, the system can be helped by any person who has a mobile device. After positioning and specifying the critical points, the points are sent to a central site for managing the procedure of quick response for helping. This solution establishes a quick way to manage the post-earthquake crisis.

  9. GIS BASED SYSTEM FOR POST-EARTHQUAKE CRISIS MANAGMENT USING CELLULAR NETWORK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Raeesi

    2013-09-01

    Full Text Available Earthquakes are among the most destructive natural disasters. Earthquakes happen mainly near the edges of tectonic plates, but they may happen just about anywhere. Earthquakes cannot be predicted. Quick response after disasters, like earthquake, decreases loss of life and costs. Massive earthquakes often cause structures to collapse, trapping victims under dense rubble for long periods of time. After the earthquake and destroyed some areas, several teams are sent to find the location of the destroyed areas. The search and rescue phase usually is maintained for many days. Time reduction for surviving people is very important. A Geographical Information System (GIS can be used for decreasing response time and management in critical situations. Position estimation in short period of time time is important. This paper proposes a GIS based system for post–earthquake disaster management solution. This system relies on several mobile positioning methods such as cell-ID and TA method, signal strength method, angel of arrival method, time of arrival method and time difference of arrival method. For quick positioning, the system can be helped by any person who has a mobile device. After positioning and specifying the critical points, the points are sent to a central site for managing the procedure of quick response for helping. This solution establishes a quick way to manage the post–earthquake crisis.

  10. PENGEMBANGAN SISTEM TERINTEGRASI UNTUK PANDUAN PARIWISATA BERBASIS MOBILE SEBAGAI DAYA DUKUNG PENINGKATAN PARIWISATA DI KABUPATEN BULELENG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nengah Suparta

    2014-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem yang terintegrasi untuk panduan pariwisata berbasis mobile sebagai daya dukung peningkatan pariwisata di Kabupaten Buleleng. Hasil lebih luas terhadap produk yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh para wisatawan maupun para pelaku pariwisata lainnya dalam rangka mendukung percepatan pembangunan dan perluasan ekonomi khususnya di Kabupaten Buleleng. Metode penelitian menggunakan Riset&Development yang dilengkapi metode khusus pengembangan perangkat lunak System Development Life Cycle dengan model waterfall. Hasil pengembangan dan pengujian fungsional sistem terintegrasi panduan pariwisata berbasis mobile yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa Aplikasi sistem terintegrasi panduan pariwisata berbasis mobile dapat menjalankan fungsionalitas yang dibutuhkan dalam mencari info-info daerah pariwisata di Kabupaten Buleleng secara detail, beserta fasilitas umum terdekatnya.

  11. Managing Data and ArcGIS

    OpenAIRE

    Farr, Lucy

    2011-01-01

    Glenn Jobson (CRASSH) produced and edited this video in collaboration with the Incremental project. ESRI's ArcGIS data, and other vector data system, are highly vulnerable to partial or complete data loss over time because as the company makes frequent software updates, and the data themselves have so many moving parts. In this presentation, Lucy Farr (McDonald Institute for Archaeological Research) describes her experiences using ArcGIS, lessons learnt, and recommendations for best practi...

  12. DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM KENDALI INTENSITAS CAHAYA PPR MENGGUNAKAN SMS BERBASIS REMOTE CONTROL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Khairuddin

    2015-06-01

    Full Text Available Makalah ini membahas kendali jarak jauh intensitas cahaya piranti penerangan ruang (PPR secara efisien menggunakan short message service (SMS berbasis remote control. Dengan sistem kendali berbasis SMS sebagai remote control maka semua PPR dapat dikendalikan dari manapun di seluruh penjuru tanah air dengan syarat tempat tersebut terjangkau oleh sinyal telekomunikasi yang disediakan oleh provider. Sistem ini didesain untuk memenuhi arahan hemat energi oleh Kementerian Energi dan Pertambangan. Sistem kendali intensitas cahaya PPR menggunakan SMS berbasis remote control ini sebagai terobosan sistem saklar manual yang selama ini dibatasi oleh ruang secara fisik. Kemudahan penggunaan handphone (HP telah menjadi peluang bagi sistem saklar PPR. Didukung dengan semakin murahnya biaya berkomunikasi melalui SMS. Peluang ini mendukung kemudahan pengguna HP dengan menambah fitur sistem kendali intensitas cahaya PPR menggunakan SMS berbasis remote control. Sistem kendali jarak jauh menggunakan server modem wavecom fastrack supreme. Sistem ini menggunakan prosesor ATmega8 dengan interfacing menggunakan RS232. Hasil eksperimen menunjukan bahwa tidak ada perbedaan waktu terhadap variabel jarak posisi PPR dengan HP pengirim SMS selaku comander untuk eksekusi pengaturan intensitas cahaya. Dengan rerata waktu jeda 4,38 detik. Semakin besar prosentase sudut pemicuan TRIAC maka akan semakin besar nilai intensitas cahaya. Tidak ada perbedaan signifikan terhadap lama waktu hasil eksekusi terhadap variasi provider yang digunakan.

  13. Sistem Pendukung Keputusan Pengalokasian Spare Part

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rita Wiryasaputra

    2013-01-01

    Full Text Available Abstrak Era informasi yang semakin berkembang mempengaruhi lingkungan bisnis. Pengaruhnya dapat dilihat pada proses pengambilan keputusan. Proses pengambilan keputusan terhadap sejumlah alternatif dan sejumlah tujuan diselesaikan dengan sebuah sistem. Sistem  yang bermodelkan Multi Attribute Decision Making (MADM dan Multi Objective Decision Making (MODM. Model MODM digunakan untuk menyelesaikan perancangan alternatif terbaik dan model MADM digunakan untuk menyelesaikan penyeleksian terhadap beberapa alternatif dalam jumlah yang terbatas. Salah satu pendekatan model MADM adalah TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution. Konsep utama TOPSIS adalah alternatif preferensi terbaik memiliki jarak terpendek dari solusi ideal positif dan memiliki jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Hasil metode TOPSIS adalah perankingan terhadap sejumlah alternatif. Salah satu masukan dari metode TOPSIS adalah nilai pembobotan kriteria. Nilai pembobotan kriteria dapat diberikan secara langsung oleh pengambil keputusan atau dihitung melalui sebuah metode. Penelitian akan menghitung nilai pembobotan kriteria dengan metode Entropy. Tujuannya adalah untuk memberikan objektifitas pembobotan kriteria. Penelitian mengangkat kasus tentang pengalokasian spare part ke sejumlah store. Alternatif terbaik dengan sumber daya yang terbatas, beberapa tujuan yang saling bertentangan didekati dengan metode Goal programming. Pengambilan keputusan akan lebih terarah karena sistem menghasilkan perankingan store spare part, dan menampilkan  informasi alokasi spare part.   Kata kunci— Sistem Pendukung Keputusan, Entropy, TOPSIS, Goal Programming   Abstract The capabilities of computrized systems facilitate decision support in a number of ways, such as speed computations, increased productivity ,improved data management and others. Decisions are often made by individuals. There may be conflicting objectives even for a  decision maker. The conflicting

  14. PEMBUATAN APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PROSES KENAIKAN JABATAN DAN PERENCANAAN KARIR PADA PT. X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas Handojo

    2003-01-01

    Full Text Available Fulfilling empty position on company often become complicated process because the candidate who can be placed in that position by matching between employee-profile and position-profile sometimes not well define. To minimize that problem, there should be a method such as decision support system which can analize employees who suitable with the available position. This decision support system for profile matching process and gap analization is made based on company's data and rules which locate on PT.X. Profile Matching process is taken to recommend employees in Positioning and Carrier Planning based on three stages, which are Intelectual Capacity, Working Area and Attitude. The result of this process is represented ini rank of employees as recommendation for decision maker in deciding which employee is suitable for the position.This Software is using Microsoft Access 2000 for database and Borland Delphi 5.0 as compiller. Form the result of this implementation system can be seen that this software can be very helpfull on decision support to profile matching in positioning and career planning on PT. X. Abstract in Bahasa Indonesia : Pengisian jabatan yang kosong pada proses kenaikan jabatan sering mengalami kesulitan karena pengajuan calon kandidat yang bisa menempati jabatan tersebut dengan cara pencocokan profil karyawan dan profil jabatan kurang terdefinisi dengan baik. Untuk meminimumkan kendala tersebut diperlukan suatu sistem pendukung keputusan yang dapat menganalisa beberapa karyawan yang sesuai dengan profil jabatan yang ada. Sistem pendukung keputusan untuk proses profile matching dan analisis gap ini dibuat berdasarkan data dan norma-norma SDM yang terdapat di PT. X. Proses Profile Matching dilakukan untuk menentukan rekomendasi karyawan dalam Sistem Kenaikan Jabatan dan Perencanaan Karir berdasar pada 3 aspek yaitu Kapasitas Intelektual, Sikap Kerja dan Perilaku. Hasil dari proses ini berupa ranking karyawan sebagai rekomendasi bagi

  15. Geographic information system (GIS) representation of coal-bearing areas in India and Bangladesh

    Science.gov (United States)

    Trippi, Michael H.; Tewalt, Susan J.

    2011-01-01

    Geographic information system (GIS) information may facilitate energy studies, which in turn provide input for energy policy decisions. Prior to this study, no GIS file representing the occurrence of coal-bearing units in India or Bangladesh was known to exist. This Open-File Report contains downloadable shapefiles representing the coalfields of India and Bangladesh and a limited number of chemical and petrographic analyses of India and Bangladesh coal samples. Also included are maps of India and Bangladesh showing the locations of the coalfields and coal samples in the shapefiles, figures summarizing the stratigraphic units in the coalfields of India and Bangladesh, and a brief report summarizing the stratigraphy and geographic locations of coal-bearing deposits in India and Bangladesh.

  16. Study of arcview GIS application in the nuclear power plant emergency response decision support system

    International Nuclear Information System (INIS)

    Li Peng; Chen Lin; Dong Binjiang

    2003-01-01

    It is very significant to apply the technique of GIS to the development of the Nuclear Power Plant Emergency Response Decision Support System. On the basis of the software system ArcView. This paper investigate the framework, the function and the development methods of the system. (authors)

  17. PERANCANGAN SISTEM PENILAIAN KINERJA DI STT ADISUTJIPTO SEBAGAI PENDUKUNG SISTEM PENJAMINAN MUTU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yasrin Zabidi

    2007-04-01

    Full Text Available Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA sebagai sebuah perguruan tinggi yang baru terbentuk sangatlah perlu untuk membentuk Sistem Pengukuran Kinerja (SPK demi terciptanya visi dan misi. SPK yang baik haruslah terintegrasi untuk semua unit dan aktivitas di perguruan tinggi. Indikator kinerja yang terbentuk tidak hanya berupa indikator kinerja finansial (keuangan tetapi juga indikator kinerja nonfinansial. Oleh karena itu peneliti mencoba merancang sistem pengukuran kinerja dengan melibatkan indikator kinerja finansial dan nonfinansial. Prores perancangan SPK menggunakan model Balanced Scorecard , yaitu keseimbangan antara finansial dan nonfinansial dengan didasarkan pada langkah-langkah (framework yaitu penetapan arsitek pengukuran, penentuan tujuan strategis (strategic objectives dari masing-masing perspektif (finansial, pelanggan, proses bisnis internal, belajar dan tumbuh, penentuan Key Performance Indicators (KPI dan penentuan target. Indikator-indikator kinerja (key performance indicators yang terbentuk dalam penelitian ini ada 45 indikator kinerja. Untuk melakukan penilaian kinerja adalah menggunakan lembar kerja pengukuran kinerja yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat memberikan gambaran mengenai kinerja.

  18. IMPLEMENTASI ALGORITMA MONTE CARLO PADA SISTEM INFORMASI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB SECARA ONLINE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Rizki Irwanto

    2017-08-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengimplementasikan algoritma pada sistem in­formasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB secara online.Metode penelitian yang digunakan dalam pengembangan sistem informasi ini adalah metode pe­ngem­bang­an Waterfall. Tahap-tahap dalam metode pengembangan Waterfall, ada­lah: (1 de­finisi kebutuhan sistem, (2 desain sistem dan perangkat lunak, (3 im­ple­men­tasi dan pengujian unit, (4 integrasi dan sistem, dan (5 operasi dan pemeliharaan. Hasil uji coba sis­tem informasi oleh ahli rekayasa web dan admin sebesar 100,00%. Data hasil uji coba sistem informasi oleh guru sebesar 84,10%. Sedangkan data hasil uji coba sis­tem informasi oleh siswa sebesar 87,20%. Dari  data hasil uji coba di atas, dapat di­sim­pulkan bahwa sistem informasi ini sudah valid dan siap digunakan di sekolah.

  19. Characterization of Hybrid Systems for Rural Electrification with Renewable Energies Using Geographic Information Systems (GIS)

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Borda Angel, J. P.; Dominguez, J.; Amador, J.; Arribas, L.; Pinedo Pascua, I.

    2011-07-01

    The objective of this project is to redefine the algorithm of wind-diesel hybrid system implemented in IntiGIS. This methodology was developed by CIEMAT for the evaluation of rural electrification projects, comparing different renewable and conventional technologies based on their LEC or equivalent electrification cost. The analysis considers the social and geographical particularities of the study area. The core of the new model is the definition of renewable fraction in the wind-diesel hybrid system. To this end, it was assumed that the fraction of renewable will depend, first of all, of the wind speed. In this case, the objectives were to find a relationship between the renewable fraction and wind speed, expressed as a function, and also trying to demonstrate the influence of other parameters such as fuel price and consumption. The methodology used to achieve these objectives was to use HOMER to simulate technology and size of system components in order to obtain the optimal fraction renewable scenarios. Next, we examined how it varied with wind speed; we assessed the influence of other parameters and, finally, it is represented as a function of wind speed. After the redefinition of the algorithm, the changes were planned for inclusion in IntiGIS and tests were performed to validate the new model. (Author)

  20. Kinerja Prototipe Sistem Elektronis Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno R3 Untuk Pemantauan Analogi Instalasi Listrik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arief Goeritno

    2016-12-01

    Full Text Available Pada penelitian ini dirancang prototipe sistem elektronis berbasis mikrokontroler untuk pemantauan analogi instalasi listrik, berupa sistem terintegrasi dalam satu paket modul berbasis mikrokontroler Arduino Uno R3.  Sistem terintegrasi terdiri atas (1 analogi instalasi listrik; (2 sistem elektronis berupa (i subsistem sensor-transduser, (ii subsistem mikrokontroler, dan (iii subsistem Liquid Crystal Display (LCD; dan (3 catu daya. Setiap fase dipasang sensor untuk pemantauan keberadaan tegangan melalui pengubahan parameter tegangan bolak-balik (alternating current, ac ke parameter tegangan arus searah (direct current, dc melalui sistem sensor-transduser.  Keluaran sistem sensor-transduser diproses pada mikrokontroler dan hasil pemantauan ditampilkan pada LCD. Pengukuran kinerja sistem dilakukan terhadap lima kondisi akibat pemberian asumsi perubahan pada MCB dan pemantauan jalur instalasi untuk ruang khusus.

  1. From Workshop to Classroom: Bridging GIS Success

    Science.gov (United States)

    Stonier, Francis; Hong, Jung Eun

    2016-01-01

    This article shares the first-time geographic information system (GIS) experiences of two advanced placement human geography classes. The teacher had participated in a summer GIS workshop and then brought those skills into her classroom for the students' benefit. Eighteen students shared their experiences researching their family history, working…

  2. Application of GIS in foreign direct investment decision support system

    Science.gov (United States)

    Zhou, Jianlan; Sun, Koumei

    2007-06-01

    It is important to make decisions on how to attract foreign direct investment (FDI) to China and know how the inequality of FDI introduction by locational different provinces. Following background descriptions on China's FDI economic environments and FDI-related policies, this paper demonstrates the uses of geographical information system (GIS) and multi-criterion decision-making (MCDM) framework in solving a spatial multi-objective problem of evaluating and ranking China's provinces for FDI introduction. It implements a foreign direct investment decision support system, which reveals the main determinants of FDI in China and gives some results of regional geographical analysis over spatial data.

  3. A WebGIS Decision Support System for Management of Abandoned Mines

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ranka Stanković

    2016-07-01

    Full Text Available This paper presents the development of a WebGIS application aimed at providing safe and reliable data needed for reclamation of abandoned mines in national parks and other protected areas in Vojvodina in compliance with existing legal regulations. The geodatabase model for this application has been developed using UML and the CASE tool Microsoft Visio featuring an interface with ArcGIS. The WebGIS application was developed using GeoServer, an open source tool in the Java programming language, with integrated PostgreSQL DB and the possibility of generating and publishing WMS, WFS and KML services. The WebGIS application is publicly available, based on an appropriate central database, which for the first time encompasses all available data on abandoned mines in Vojvodina, and as such may serve as a model for similar databases on the territory of the Republic of Serbia.

  4. Pembuatan Sistem Informasi Rental Mobil dengan Menggunakan Java dan Mysql

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annisa Rahmawati

    2015-08-01

    Full Text Available Pangsa pasar yang semakin berkembang di berbagai bidang usaha khususnya pada jasa, membuat sistem pembukuan penjualan yang belum menggunakan komputer menjadi tidak efektif. Salah satu contoh bidang usaha tersebut adalah usaha rental mobil. Proses pengolahan data transaksi perusahaan tersebut semakin tidak akurat dan lambat seiring dengan meningkatnya transaksi yang dilakukan. Atas dasar tersebut digunakan Sistem Informasi Rental Mobil yang berbasis komputer sehingga lebih cepat dan akurat. Sistem Informasi tersebut dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Java dan menggunakan database MySQL yang tertanam langsung pada aplikasi. Proses pembuatan dan pengembangan Sistem Informasi Rental Mobil ini menggunakan metode SDLC (Software Development Life Cycle model air terjun. Hasil dari perancangan aplikasi ini adalah suatu aplikasi desktop yang dapat memudahkan pengguna dalam pencarian mobil yang sedang tersedia, penagihan pembayaran dan pengembalian mobil jika batas waktu pengembalian sudah tiba.

  5. Perancangan dan Implementasi Sistem Monitoring Beban dan Kecepatan Kendaraan Menggunakan Teknologi Weigh in Motion

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Trisya Septiana

    2018-03-01

    Full Text Available Weight in Motion (WIM merupakan salah satu solusi inovatif dalam manajemen lalu lintas yang memungkinkan kendaraan ditimbang pada saat dalam perjalanan. Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem monitoring yang mampu mengolah dan menghitung data kendaraan berupa beban dan kecepatan kendaraan melalui sistem WIM. Untuk mendukung sistem ini digunakan perangkat keras berupa sensor WIM yang terdiri dari Load Cell, modul penguat HX711 dan Arduino serta untuk data sinyal beban yang telah dihasilkan sistem WIM menggunakan metode analisa pengolahan sinyal. Pengujian sistem ini dilakukan menggunakan sebuah mobil penumpang dengan kecepatan yang berbeda-beda. Dari hasil pengujian didapatkan sistem WIM mampu melakukan pengukuran kendaraan berjalan dengan nilai rata-rata error yang dihasilkan untuk kecepatan 8.94%, jarak sumbu kendaraan 14.64%, dan beban kendaraan 10.21%.

  6. Using Geographic Information Systems (GIS) to understand a community's primary care needs.

    Science.gov (United States)

    Dulin, Michael F; Ludden, Thomas M; Tapp, Hazel; Blackwell, Joshua; de Hernandez, Brisa Urquieta; Smith, Heather A; Furuseth, Owen J

    2010-01-01

    A key element for reducing health care costs and improving community health is increased access to primary care and preventative health services. Geographic information systems (GIS) have the potential to assess patterns of health care utilization and community-level attributes to identify geographic regions most in need of primary care access. GIS, analytical hierarchy process, and multiattribute assessment and evaluation techniques were used to examine attributes describing primary care need and identify areas that would benefit from increased access to primary care services. Attributes were identified by a collaborative partnership working within a practice-based research network using tenets of community-based participatory research. Maps were created based on socioeconomic status, population density, insurance status, and emergency department and primary care safety-net utilization. Individual and composite maps identified areas in our community with the greatest need for increased access to primary care services. Applying GIS to commonly available community- and patient-level data can rapidly identify areas most in need of increased access to primary care services. We have termed this a Multiple Attribute Primary Care Targeting Strategy. This model can be used to plan health services delivery as well as to target and evaluate interventions designed to improve health care access.

  7. USULAN IMPLEMENTASI SISTEM PRODUKSI JUST IN TIME DENGAN KARTU KANBAN DI LINE PRODUKSI CORE MAKING DISA TIPE MESIN VERTIKAL PT AT INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fajar Riyadi

    2015-02-01

    Full Text Available PT AT-Indonesia adalah perusahaan manufaktur otomotif, produk yang dihasilkan adalah untuk spare part mobil. Masalah yang terjadi pada proses produksi core adalah pemborosan produksi. Pemborosan tersebut adalah produksi membuat produk yang lebih banyak dibandingkan apa yang dibutuhkan, sehingga terjadi overstock yang berdampak penumpukan stok pada area store pada saat itu. Barang overstock tersebut malah mengakibatkan perusahaan harus mengeluarkan biaya yang lebih besar. Padahal kebijakan perusahaan untuk tahun 2014 adalah mengurangi biaya akibat lost produksi. Dengan adanya masalah tersebut maka yang akan dilakukan adalah perbaikan pada system produksi di bagian Core Dept. Metode perbaikan yang digunakan adalah menggunakan sistem produksi just in time atau sistem produksi tarik, dimana produksi core akan membuat barang yang dibutuhkan oleh proses selanjutnya. Dalam proses sistem tarik, pengontrolan produksi akan dibantu oleh kartu kanban. Kartu kanban yang digunakan adalah kartu kanban production instruction (PI-Kanban yang akan memberikan perintah produksi core dan kartu kanban part withdrawal (PW-Kanban yang akan berfungsi sebagai kartu pengambilan produk core.Dengan adanya perbaikan pada sistem produksi core, maka akan dicapai efisiensi proses produksi. Dimana produksi core akan membuat barang yang dibutuhkan saja. Sehingga akan menghemat biaya produksi sebesar Rp 7.611.229.   Kata kunci : System just in time, Kartu kanban, Kaizen, Sistem Tarik dan Sistem Dorong

  8. Monitoring Shoreline Change using Remote Sensing and GIS: A ...

    African Journals Online (AJOL)

    Key words: remote sensing, geographic information system (GIS), aerial photographs, shoreline change. Data from aerial photographs taken in 1981, 1992 and 2002 of the Kunduchi shoreline off the Dar es Salaam coast were integrated in a geographic information system (GIS) to determine shoreline change in that locality.

  9. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI PALA DI TALAUD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rillya Arundaa

    2017-03-01

    . Penelitian ini bertujuan membangun sebuah sistem penunjang keputusan (SPK sehingga dapat membantu pelaku usaha dan pemerintah dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan perencanaan dan pengembangan agroindustri pala. SPK yang dibangun terdiri dari lima basis model yaitu (1 penentuan lokasi menggunakan metode Location Quotient (LQ dan Analytic Hierarchy Process (AHP, (2 penentuan produk agroindustri menggunakan metode (AHP, (3 penentuan kelembagaan menggunakan metode AHP, (4 perkiraan pasar dengan metode regresi linier dan (5 analisis kelayakan finansial dengan menggunakan kriteria-kriteria investasi. Pengembangan SPK akan menggunakan pendekatan mengacu pada tahapan penelitian System Development Life Cycle (SDLC dan menggunakan pendekatan pengembangan sistem Object Oriented (OO. Penelitian ini telah berhasil membangun sistem pendukung keputusan berbasis web untuk pengembangan agroindustri pala di Talaud. Sistem ini, memudahkan pengguna untuk proses penentuan alternatif pengembangan agroindustri pala di Talaud karena proses penilaian sudah dilakukan secara terkomputerisasi dan dapat diakses di berbagai tempat yang memiliki akses internet.Kata kunci: agroindustri, analytic hierarchy process, object-oriented, pala, SDLC

  10. Challenges in using geographic information systems (GIS to understand and control malaria in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dale Pat

    2003-11-01

    Full Text Available Abstract Malaria is a mosquito-borne disease of global concern with 1.5 to 2.7 million people dying each year and many more suffering from it. In Indonesia, malaria is a major public health issue with around six million clinical cases and 700 deaths each year. Malaria is most prevalent in the developing countries of the world. Aid agencies have provided financial and technical assistance to malaria-prone countries in an effort to battle the disease. Over the past decade, the focus of some of this assistance has been in the provision of geographic information systems (GIS hardware, software and training. In theory, GIS can be a very effective tool in combating malaria, however, in practice there have been a host of challenges to its successful use. This review is based, in part, on the literature but also on our experience working with the Indonesian Ministry of Health. The review identifies three broad problem areas. The first of these relates to data concerns. Without adequate data, GIS is not very useful. Specific problem areas include: accurate data on the disease and how it is reported; basic environmental data on vegetation, land uses, topography, rainfall, etc.; and demographic data on the movement of people. The second problem area involves technology – specifically computer hardware, GIS software and training. The third problem area concerns methods – assuming the previous data and technological problems have been resolved – how can GIS be used to improve our understanding of malaria? One of the main methodological tools is spatial statistical analysis, however, this is a newly developing field, is not easy to understand and suffers from the fact that there is no agreement on standard methods of analysis. The paper concludes with a discussion of strategies that can be used to overcome some of these problems. One of these strategies involves using ArcView GIS software in combination with ArcExplorer (a public domain program that can

  11. The Changing Nature of GIS and the Provision of Formal GIS Education in the UK: A Case Study

    Science.gov (United States)

    Walford, Nigel

    2017-01-01

    The arrival of the term Geographical Information System (GIS) in the 1960s soon created a demand for training and education in the use of this specialist hardware and software. Initially the main focus was on training people to use GIS, formal named degree programmes leading to postgraduate and undergraduate qualifications arrived later. This…

  12. Sistem Informasi Data Kepegawaian Dan Kesiswaan SMA Negeri 1 P. Brandan

    OpenAIRE

    Ramadhani, Tiara

    2015-01-01

    Tulisan ini bertujuan untuk membangun suatu sistem informasi pada SMA Negeri 1 Babalan P.Brandan. Sistem informasi ini dikembangkan dengan menggunakan perangkat lunak PHP, MySQL, Apache, dan Mozilla Firefox juga software pembantu lainnya seperti Adobe Dreamweaver CS5. Tujuan dari sistem informasi ini adalah untuk menyajikan informasi data kepegawaian, guru, serta kesiswaan kepada user/pengguna dengan baik dan dapat meng-update isi dari informasi yang terdapat pada web tersebut dengan mudah pa...

  13. SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT DAN HAMA PADA TANAMAN PEPAYA CALIFORNIA DI DUSUN KETHITANG-RAWALO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afit Nadhar Pratitis

    2010-02-01

    Full Text Available Terbatasnya jumlah pakar membuat proses penyuluhan terhadap petani khususnya petani pepaya dalam pengendalian penyakit dan hama tidak maksimal, sehingga dibutuhkan sebuah sistem yang dapat di jadikan alternatif berkonsultasi bagi para petani. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang dan membangun sistem pakar diagnosa penyakit dan hama tanaman pepaya california yang dapat dijadikan pendamping bagi pakar tanaman pepaya california. Batasan masalah dari penelitian diantaranya hanya meneliti tanaman pepaya california, metode inferensi forward chaining, representasi pengetahuan menggunakan kaidah produksi, diterapkan pada sistem berbasis web. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah waterfall. Hasil dari penelitian ini telah berhasil dibuat aplikasi sistem pakar diagnosa penyakit dan hama pada tanaman pepaya california menggunakan Adobe Dreamweaver CS5 dan XAMPP-Win32-1.7.7. Dengan adanya sistem pakar diagnosa penyakit dan hama pada tanaman pepaya california dapat menjadi media alternatif konsultasi para petani pepaya california, serta sistem pakar ini dapat dijadikan pendamping untuk pakar dalam memberikan ilmu pengetahuannya.

  14. PERANCANGAN SISTEM PREDIKSI CHURN PELANGGAN PT. TELEKOMUNIKASI SELULER DENGAN MEMANFAATKAN PROSES DATA MINING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rajesri Govindaraju

    2008-01-01

    Full Text Available The purpose of this research is to design a customer churn prediction system using data mining approach. This system is able to perform data integration, data cleaning, data transformation, sampling and data splitting, prediction model building, predicting customer churn, and show the results in certain agreed forms. Churn prediction variables were identified based on earlier research reports that include customer information, payment method, call pattern, complaint data, telecommunication services usage and change of telecommunication services usage behavior data. The preferred mining technique used is the classification with decision tree algorithm. The decision tree can present visual model which represents customer churn and non churn pattern behavior. This system was tested using Kartu Halo customer data in Bandung area and testing result showed 70,94% accuracy of the prediction model. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan merancang sistem prediksi churn pelanggan yang memanfaatkan proses data mining. Sistem yang dihasilkan dapat melakukan integrasi data, pembersihan data, transformasi data, sampling dan pemisahan data, konstruksi model prediksi, memprediksi churn pelanggan dan menampilkan hasil prediksi dalam format laporan tertentu yang diperlukan. Identifikasi variabel-variabel prediksi churn dilakukan berdasarkan model prediksi churn yang telah dikembangkan pada penelitian terdahulu yang antara lain mencakup informasi mengenai pelanggan, metode pembayaran, data percakapan, data penggunaan jenis-jenis layanan telekomunikasi dan data yang menggambarkan perubahan perilaku penggunaan layanan telekomunikasi tersebut. Teknik mining yang dipilih adalah teknik klasifikasi dengan algoritma decision tree. Decision tree menghasilkan model visual yang merepresentasikan pola perilaku pelanggan yang churn dan tidak churn. Uji coba sistem yang dilakukan menggunakan data pelanggan Kartu Halo daerah Bandung menghasilkan tingkat akurasi

  15. An Approach to Teaching Applied GIS: Implementation for Local Organizations.

    Science.gov (United States)

    Benhart, John, Jr.

    2000-01-01

    Describes the instructional method, Client-Life Cycle GIS Project Learning, used in a course at Indiana University of Pennsylvania that enables students to learn with and about geographic information system (GIS). Discusses the course technical issues in GIS and an example project using this method. (CMK)

  16. ANALISIS PERBANDINGAN OUTPUT DAYA LISTRIK PANEL SURYA SISTEM TRACKING DENGAN SOLAR REFLECTOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I B Kd Surya Negara

    2016-03-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang memiliki intensitas radiasi matahari yang sangat besar dan intensitas radiasi tersebut berpotensi untuk dikembangkan menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Efisiensi dari panel surya saat ini masih perlu pertimbangan lebih lanjut. Efisiensi panel surya yang rendah ini, berpengaruh pada hasil output daya listrik yang dihasilkan. Upaya untuk meningkatkan output daya listrik panel surya, yaitu dengan sistem tracking dan solar reflector. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui output daya listrik yang lebih maksimal. Metode dalam penelitian ini menggunakan sistem tracking yang pergerakannya berdasarkan waktu dan menggunakan solar reflector dengan cermin datar dan sudut reflector yang berbeda. Hasil dari perbandingan sistem tracking dengan solar reflector yaitu solar reflector menghasilkan output daya listrik lebih besar dibandingan dengan sistem tracking, dimana solar reflector menghasilkan output daya listrik sebesar 0.1224 Watt dan sistem tracking sebesar 0.1136 Watt.

  17. Geographic Information System (GIS) characterizations of benthic habitats near South Florida coast (NODC Accession 0000600)

    Data.gov (United States)

    National Oceanic and Atmospheric Administration, Department of Commerce — This data collection uses a Geographic Information System (GIS) to organize and characterize information about benthic communities and substrates, which are...

  18. Pengajaran Konsep Sistem Operasi Dengan Memanfaatkan Perangkat Lunak Mesin Virtual Dan Minix

    OpenAIRE

    Kurniawan, Heri; Aji, Rizal Fathoni

    2009-01-01

    Salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap suatu materi adalah melalui praktikum.Sebelum praktikum dilaksanakan, sarana dan skenario praktikum harus dipersiapkan terlebih dahulu denganbaik agar tujuan praktikum dapat tercapai. Salah satu sarana dalam praktikum sistem operasi adalah mesinvirtual untuk menunjang serangkaian eksperimen seperti pemrograman kernel dan administrasi sistem. Denganmesin virtual, beberapa sistem operasi dapat diinstall dengan mudah tanpa harus menamba...

  19. Perancangan Sistem Pintu Gerbang dengan Sensor Radio Frequency Identification (RFID menggunakan Metode Waterfall

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Adi Prasetyo

    2013-11-01

    Full Text Available Sistem monitoring pada pintu gerbang merupakan bagian yang penting dalam meningkatkan sistem keamanan. Teknologi yang cocok untuk diaplikasikan dipintu gerbang adalah teknologi RFID (Radio Frequency Identification, karena komunikasi antar tag  dengan RFID reader tidak memerlukan kontak langsung, sehingga cocok digunakan pada sistem yang berjalan secara otomatis. Tag RFID dipasang di kendaraan penghuni sebagai kendaraan yang terdaftar di sistem monitoring, sedangkan kendaraan tamu tidak memiliki tag. Model pengembangan perangkat lunak yang dipakai adalah model waterfall, yang terdiri atas analisis kebutuhan sistem, spesifikasi kebutuhan perangkat lunak, desain perangkat lunak (use case, diagram activity, class diagram, danentity relationship diagram, implementasi perangkat lunak (berupa penulisan kode dan implementasi client server, dan pengujian (pengujian alat, pengujian client server, pengujian user requirement, dan pengujian aplikasi. Hasil akhir penelitian ini adalah sistem pintu gerbang yang menggunakan RFID sebagai sensor kendaraan untuk memonitor kendaraan yang keluar masuk. Data kendaraan yang keluar masuk dikelola secara client server dengan antarmuka pengguna berupa aplikasi client server berbasis JAVA

  20. Sinkronisasi Content E-learning Terdistribusi Berbasis Model Komunikasi Indirect Menggunakan Sistem Publish-Subscribe

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sufrendo Saputra

    2017-01-01

    Full Text Available Sinkronisasi content antar e-learning memungkinkan beberapa e-learning memiliki content yang sama secara konsisten. Perubahan content pada salah satu e-learning akan membuat sistem memastikan e-learning lain mengetahui perubahan tersebut. Model komunikasi yang memungkinkan adanya sinkronisasi ini merupakan komunikasi indirect berbasis publish-subscribe. Setiap e-learning memiliki content-nya masing-masing yang secara otomatis akan di-publish oleh sistem. E-learning lain yang tergabung dalam sistem sinkronisasi kemudian dapat memilih content mana yang ingin di-subscribe. Jika terdapat perubahan pada sebuah content, dan content tersebut memiliki subscriber, maka sistem akan memberitahu subscriber bahwa telah terjadi perubahan pada content. Teknologi utama yang digunakan dalam sistem ini adalah Moodle, PHP, dan Java. Moodle sebagai modul yang digunakan untuk mensimulasikan e-learning. PHP dan Java sebagai framework dari sistem sinkronisasi. Model komunikasi yang digunakan merupakan komunikasi indirect berbasis publish-subscribe. Model komunikasi ini menempatkan sebuah perantara bagi komunikasi antar e-learning.

  1. Rancang Bangun Aplikasi Sistem Pakar Diagnosis Gangguan Emosional Pada Anak Berbasis Aplikasi Website

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fanidia Nur Utami

    2016-01-01

    Full Text Available Ketepatan diagnosis terhadap suatu penyakit dan kecepatan proses penentuan diagnosis sangat penting dalam dunia kesehatan. Proses diagnosis penyakit ditentukan dari pengetahuan tenaga medis yang menangani pasien. Kesalahan diagnosis penyakit dan keterlambatan menentukan solusi pengobatan dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan pasien. Namun, tenaga medis yang dapat melayani terkadang jumlahnya terbatas. Penelitian ini dikhususkan untuk merancang suatu aplikasi sistem pakar diagnosis gangguan emosional yang disesuaikan dengan Pedoman Panduan Diagnosis Gangguan Jiwa di Indonesia. Perancangan sistem pakar pada penelitian ini bertujuan untuk menerapkan ilmu kecerdasan buatan, metodologi waterfall dan aplikasi website. Perencanaan sistem menggunakan metode terstruktur dengan mendefinisikan DFD, ERD, serta diagram alir sistem. Sistem pakar dirancang berbasis aplikasi website sehingga program ditulis dengan bahasa pemrograman C# dan Razor untuk bagian view sedangkan basisdata program menggunakan SQL Server Local Database Proses diagnosis penyakit pada penelitian ini menggunakan metode forward chaining. Pengujian aplikasi sistem pakar ini menggunakan metode pengujian white box. Berdasarkan hasil pengujian white box, tidak ditemukan kesalahan fungsi dan proses diagnosis pada aplikasi.

  2. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DRAINASE KOTA SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Sriyanto Eko Prakoso

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian adalah melakukan identifikasi basis data dan “software” yang digunakan untuk mengelola basis data tersebut di daerah penelitian, dan mengembangkan atau merancang Sistem Informasi Drainase di daerah penelitian. Hasil identifikasi basis data dan “software” pengelolanya menunjukkan adanya dua jenis basis data yang telah dikembangkan di Kota Surabaya. Basis data yang pertama bersifat umum dan kurang lengkap serta dikelola dengan program Autocad. Sedangkan basis data yang kedua sudah memadai, bahkan struktur basis data dan tata letak data sudah baik yang dikelola dengan program ArcView versi 3.1. Oleh karena itu, pilihan basis data dijatuhkan pada basis data yang kedua dengan program pengelolanya adalah ArcView. Mengingat adanya, beberapa kekurangan pada basis data tersebut maka diperlukan penambahan dan pengurangan data serta dilakukan beberapa perubahan pada struktur data yakni untuk kepentingan hubungan dengan kenampakan lain. Aplikasi Sistem Informasi Drainase Kota Surabaya dikembangkan dengan program Visual Basic 6.0 dan ArcView versi 3.2. Dengan aplikasi ini memungkinkan pengguna akhir yang kurang ahli dapat mengoperasikan dengan cepat dan mudah dalam menghasilkan informasi yang dapat digunakan oleh para pengambil kebijakan untuk perencanaan dan pengelolaan sistem drainase Kota Surabaya.

  3. Facilitating Spatial Thinking in World Geography Using Web-Based GIS

    Science.gov (United States)

    Jo, Injeong; Hong, Jung Eun; Verma, Kanika

    2016-01-01

    Advocates for geographic information system (GIS) education contend that learning about GIS promotes students' spatial thinking. Empirical studies are still needed to elucidate the potential of GIS as an instructional tool to support spatial thinking in other geography courses. Using a non-equivalent control group research design, this study…

  4. Intelligent Business Systems for Satisfying the Demanding Requests of the Customers Using GIS Technologies

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Catalin Lupu

    2007-01-01

    Full Text Available Electronic Business, or “E-business”, maybe defined broadly as any business process that relies onan automated information system. Today, this is mostlydone with Web-based technologies. In practice, ebusinessis more than just e-commerce. E-businessinvolves business processes spanning the entire valuechain: electronic purchasing and supply chainmanagement, processing orders electronically, handlingcustomer service, and cooperating with businesspartners. The GIS exist all over the world and this solvesdifferent problems. In business administration - the GIStechnology develops in the traditional GIS communityand thus becomes a component integrated in theinformational infrastructure of many organizations. GISassures essential informational instruments for differentclasses of informational systems. As IT users, you mayhave the possibility to use the best instruments for: to coordinateand communicate the main concepts betweenthe departments of an organization; to pass importantinformation inside the organization; to administrate andto keep an infrastructure that focuses on spatial data.

  5. Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Customisable Sebagai Alat Analisis Pengelolaan Energi Listrik Di Pt. Indovillas Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Sukafona

    2013-06-01

    Full Text Available Sistem informasi manajemen customizable sebagai alat analisis pengelolaan energi listrik di PT. Indovillas Bali merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengelola data penggunaan energi listrik. Sistem customizable yaitu dapat disesuaikan dengan keadaan dimasing-masing vila, alur dan kebutuhan sistem dibuat dinamis agar dapat disesuaikan dengan keadaan. Dalam sistem terdapat sub-sub sistem berdasarkan para pengguna sistem yang memiliki database yang terpisah dengan hak akses sesuai dengan otoritas yang diberikan sistem. Hasil yang diharapkan dari sistem adalah report pengelolaan energi listrik yang terdiri dari  report penggunaan secara keseluruhan yang meliputi besaran konsumsi energi listrik setiap hari. Tingkat hunian kamar, serta batasan-batasan penggunaan energi listrik sebagai indikator perbandingan dengan data konsumsi energi listrik per hari Setiap bulan. Sistem juga diharapkan dapat menghasilkan potensi penghematan dari konsumsi energi listrik. Hasil dari keluaran sistem diharapkan dapat menjadi acuan utama  bagi manajer energi atau engineer dalam menentukan langkah-langkah yang tepat dalam penggunaan energi listrik yang efisien dan efektif. Bagi top manajemen, laporan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan harga sewa vila, dan memberikan informasi lebih terperinci tentang biaya konsumsi energi dalam pertanggungjawaban kepada pemilik vila.

  6. PENGAWASAN, EVALUASI, DAN PENILAIAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERKAIT BILLING SYSTEM PADA RSUD UNGARAN BERDASARKAN KERANGKA KERJA COBIT 5 (MEA02

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marthania Firmadita

    2016-10-01

    Full Text Available RSUD Ungaran Kabupaten Semarang ini memiliki sejumlah layanan kesehatan yang melayani masyarakat umum, layanan kesehatan dinamakan dengan Billing System yang dibuat dengan tujuan mempercepat pelayanan kesehatan terhadap pelanggan. Melihat banyaknya kebutuhan setiap bagian yang terkait sehingga semakin besar pengelolaan data yang ada menyebabkan keterlambatan sistem dan kesalahan dalam pengelolaan data. Berbagai upaya dilakukan untuk memberikan layanan operasional terbaik dan meminimalisasi kesalahan. Salah satunya dilakukan penilaian kinerja pengelolaan layanan yang diberikan, penilaian kinerja ini merupakan pengendalian kontrol internal secara sistematik, untuk melihat tingkat kesesuaian dan keefektifan implementasi layanan. Dari hasil observasi, wawancara, dan kuesioner berdasarkan COBIT 5 dihasilkan level kapabilitas tata kelola proses pengawasan, evaluasi, dan penilaian pengendalian internal terkait billing system (MEA02 pada RSUD Ungaran saat ini adalah Level 2 dengan status Largely Achieved sebesar 71,56% setara 2,71 dimana Level 1 dan Level 0 tercapai Fully Achieved.Hal ini menunjukan sudah dilakukan komunikasi perencanaan kedepan dari hasil penilaian kinerja tetapi belum diimplementasikan. Dan untuk mencapai level kapabilitas, RSUD Ungaran dapat melakukan strategi perbaikan yang dilakukan secara bertahap dari proses atribut level 1 sampai 3. Kata Kunci: Analisis Tata Kelola TI, Sistem Informasi Kesehatan, COBIT 5, Analisis Tingkat Kapabilitas, Analisis Kesenjangan

  7. Renewable energies supported by GIS and land management; Erneuerbare Energien unterstuetzt durch GIS und Landmanagement

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Klaerle, Martina (ed.)

    2012-11-01

    The author of the book under consideration reports on the support of renewable energy sources by Geographical Information Systems (GIS) and land management. The first part of this book is addressed to actual land political and planning legal fundamentals of the energy policy turnaround as well as on future developments of the planning instruments. The second part of this book presents GIS based tools and concrete application examples which are very valuable for regional authorities in the implementation of the energy policy turnaround: solar plant cadastre, holistic potential analysis for all forms of renewable energy systems, visibility studies, flexible power grids and so forth.

  8. Using SCM and SCOR in managing GIS products

    CSIR Research Space (South Africa)

    Schmitz, Peter MU

    2006-02-01

    Full Text Available This is a concept poster which examines the use of supply chain management in planning and managing large or data-intensive Geographic Information System (GIS) projects. Current management models in GIS are either on an organisational or a project...

  9. The GIS and data solution for advanced business analysis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Carmen RADUT

    2009-12-01

    Full Text Available The GIS Business Analyst is a suite of Geographic Information System (GIS-enabled tools, wizards, and data that provides business professionals with a complete solution for site evaluation, selective customer profiling, and trade area market analysis. Running simple reports, mapping the results, and performing complex probability models are among the capabilities The GIS Business Analyst offers in one affordable desktop analysis solution. Data and analyses produced by The GIS Business Analyst can be shared across departments, reducing redundant research and marketing efforts, speeding analysis of results, and increasing employee efficiency. The GIS Business Analyst is the first suite of tools for unlocking the intelligence of geography, demographic, consumer lifestyle, and business data. It is a valuable asset for business decision making such as analyzing market share and competition, determining new site expansions or reductions, and targeting new customers. The ability to analyze and visualize the geographic component of business data reveals trends, patterns, and opportunities hidden in tabular data. By combining information, such as sales data of the organization, customer information, and competitor locations, with geographic data, such as demographics, territories, or store locations, the GIS Business Analyst helps the user better understand organization market, organization customers, and organization competition. The business intelligence systems bring geographic information systems, marketing analysis tools, and demographic data products together to offer the user powerful ways to compete in today's business strategies.

  10. Środowisko programowe Microstation dla celów GIS

    OpenAIRE

    Kunz, Mieczysław

    2001-01-01

    Praca przedstawia środowisko programowe MicroStation – historię jego rozwoju, strukturę oraz opisuje wybrane aplikacje dla zastosowań GIS/SIT. Na Wydziale BiNoZ UMK jest on stosowany do tworzenia map i systemów GIS dla wybranych obszarów Borów Tucholskich i Kujaw. Paper presents the MicroStation software – the history of its evolution, structure and description of the extension for GIS/SIT applications. Its applied for the map creation and GIS for selected region of Bory Tucholskie and K...

  11. SISTEM PENDETEKSIAN KEMIRIPAN JUDUL SKRIPSI MENGGUNAKAN ALGORITMA WINNOWING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurdin Nurdin

    2017-09-01

    Full Text Available Proses pengelolaan judul skripsi yang telah ada dan pendistribusian informasi kepada mahasiswa serta penentuan diterima atau tidak terhadap judul-judul yang diajukan oleh mahasiswa masih dilakukan secara manual yaitu dengan mengecek satu-persatu sehingga membutuhkan waktu yang lama dan kurang efektif. Sistem pendeteksian kemiripan judul skripsi dengan menggunakan algoritma winnowing dirancang untuk memudahkan koordinator tugas akhir atau Ketua Program Studi dalam menentukan persentase kemiripan dengan judul yang telah ada. Sistem akan meminta sebuah masukkan berupa judul yang akan di cek kemiripannya dan menampilkan hasilnya kepada user. Dari 117 judul skripsi yang telah ada, terdapat 11 judul yang sama terhadap judul yang dimasukkan dengan tingkat kemiripan lebih besar sama dengan 20 persen. Dengan adanya sistem ini diharapkan proses-proses tersebut menjadi lebih mudah, cepat dan efektif. Keywords: algoritma winnowing, deteksi kemiripan, plagiarisme, judul skripsi

  12. PENGEMBANGAN SISTEM DISKON UNTUK PEMBELI KAIN DENGAN MEMPERTIMBANGKAN KONSEP WAKTU NILAI UANG: STUDI KASUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novitria Arie Prabarini

    2013-09-01

    Full Text Available PT XYZ adalah suatu perusahaan tekstil yang memproduksi dan menjual kain grey. Dari data dua tahun terakhir,  perusahaan memiliki masalah dalam memenuhi permintaan pembeli dan telah mengalami kehilangan kesempatan penjualan hingga 9%. Masalah tersebut dapat mengakibatkan kepercayaan pelanggan semakin menurun, bahkan perusahaan dapat kehilangan pembeli. Perkembangan bisnis fashion secara pesat diduga mempengaruhi volume permintaan. Pengembangan sistem diskon yang tepat berdasarkan waktu pemesanan dapat mendorong pembeli untuk lebih cepat dalam melakukan pemesanan sehingga perusahaan dapat menyusun rencana produksi dengan baik. Pada penelitian ini telah dikembangan sistem diskon melalui tiga langkah, yaitu: identifikasi faktor yang dipertimbangkan oleh pembeli dalam mengambil keputusan pemesanan;  formulasi diskon yang mempertimbangkan nilai waktu dari uang (time value of money; dan  prosedur operasi standar sebagai dasar perusahaan mengimplementasikan sistem diskon yang diusulkan. Dari hasil contoh numerik dapat ditunjukkan bahwa sistem usulan dapat digunakan perusahaan mendorong  pembeli memesan lebih awal, rencana produksi dapat disusun lebih cepat, dan pemenuhan permintaan dapat dilakukan lebih baik sehingga hubungan pemasok-pembeli dapat lebih baik. Kata kunci: hubungan pemasok-pembeli, nilai waktu dari uang, prosedur operasi standar, sistem diskon   Abstract XYZ Ltd. is a company which manufactures and sells textile gray fabric. Data from the last two years, the company has problems in fulfilling the demand of buyers and have experienced lost sales opportunities up to 9%. The problem can result in decreased customer confidence, even the company may lose buyers. The rapid development of the fashion business is expected to affect the volume of demand. The development of appropriate discount system based on the appropriate ordering time can encourage buyers to more quickly in an order so that the company can plan production well. In this

  13. Rancang Bangun Sistem Informasi Jadwal Perkuliahan Berbasis Jquery Mobile Dengan Menggunakan PHP Dan MySQL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elisa Usada

    2012-11-01

    Full Text Available Informasi perubahan jadwal perlu diberitahukan secepatnya kepada dosen dan mahasiswa.Aplikasi Sistem Informasi Jadwal Perkuliahan berbasis jQuery Mobile dengan menggunakan PHP dan MySQL pada proyek penelitian ini diharapkan mempermudah pemberitahuan perubahan jadwal kepada dosen dan mahasiswa.Dengan dibuat aplikasi Sistem Informasi Jadwal Perkuliahan berbasis jQuery Mobile dengan menggunakan PHP dan MySQL pada proyek penelitian ini dapat mempermudah dalam mencari informasi jadwal perkuliahan.Metode yang digunakan dalam rancang bangun aplikasi sistem informasi jadwal perkuliahan yaitu metode waterfall. Pengujian aplikasi sistem informasi jadwal perkuliahan menggunakan beberapa tahapan yaitu tahap pengujian integrasi, pengujian sistem, pengujian validasi dan  pengujian penerimaan pada handphone. Pada aplikasi ini digunakan  database MySQL untuk penyimpanan data-data jadwal perkuliahan, dan pembuatan aplikasi ini dibuat menggunakan PHP. untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi adapun saran-saran yang dapat diberikan terhadap aplikasi sistem informasi jadwal perkuliahan ini yaitu mengintegrasikan aplikasi sistem informasi jadwal perkuliahan ini dengan sistem kampus dan melakukan update pada jQuery Mobile ke versi yang terbaru agar tampilan lebih baik serta memiliki keunggulan tambahan.

  14. Using Geographic Information Systems (GIS) to assess outcome disparities in patients with type 2 diabetes and hyperlipidemia.

    Science.gov (United States)

    Geraghty, Estella M; Balsbaugh, Thomas; Nuovo, Jim; Tandon, Sanjeev

    2010-01-01

    Geographic information systems (GIS) tools can help expand our understanding of disparities in health outcomes within a community. The purpose of this project was (1) to demonstrate the methods to link a disease management registry with a GIS mapping and analysis program, (2) to address the challenges that occur when performing this link, and (3) to analyze the outcome disparities resulting from this assessment tool in a population of patients with type 2 diabetes mellitus. We used registry data derived from the University of California Davis Health System's electronic medical record system to identify patients with diabetes mellitus from a network of 13 primary care clinics in the greater Sacramento area. This information was converted to a database file for use in the GIS software. Geocoding was performed and after excluding those who had unknown home addresses we matched 8528 unique patient records with their respective home addresses. Socioeconomic and demographic data were obtained from the Geolytics, Inc. (East Brunswick, NJ), a provider of US Census Bureau data, with 2008 estimates and projections. Patient, socioeconomic, and demographic data were then joined to a single database. We conducted regression analysis assessing A1c level based on each patient's demographic and laboratory characteristics and their neighborhood characteristics (socioeconomic status [SES] quintile). Similar analysis was done for low-density lipoprotein cholesterol. After excluding ineligible patients, the data from 7288 patients were analyzed. The most notable findings were as follows: There was, there was found an association between neighborhood SES and A1c. SES was not associated with low-density lipoprotein control. GIS methodology can assist primary care physicians and provide guidance for disease management programs. It can also help health systems in their mission to improve the health of a community. Our analysis found that neighborhood SES was a barrier to optimal glucose

  15. PENGEMBANGAN MEDIA AJAR LINE FOLLOWER ANALOG PADA MATA PELAJARAN PEREKAYASAAN SISTEM ROBOTIK KELAS XII TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suwasono Suwasono

    2017-01-01

    Full Text Available This research aims at developing line follower analog media for robotic system engineering in SMKN 2 Singosari. The development was refered to modified model suggested by Sugiyono. The results of this development are in the form of modul, jobsheet, and trainer for robotic system engineering. The product was validated by content expertise I from Electrical Engineering Lecturer and obtained 92,06% of validity result. While the valifity result given the content expertise II from Robotic System Engineering teacher obtained 92,77%. In terms of media validity, the product obtained 94,81% from Electrical Engineering Lecturer and 94,02% from Robotic System Engineering Teacher. The product was also tested in XII Graders of Industry Electronics Engineering in SMKN 2 Singosari and obtained 88,20%. Thus, the media developed in the form of modul, jobsheet, and trainer of Robotic System Engineering within this study is considered as appropriate for XII Graders of Industry Electronics Engineering in SMKN 2 Singosari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media ajar line follower analog pada mata pelajaran perekayasaan sistem robotik di SMKN 2 Singosari. Penelitian pengembangan mengacu pada model pengembangan Sugiyono yang dimodifikasi. Hasil pengembangan media ajar line follower analog berupa modul, jobsheet dan trainer untuk mata pelajaran Perekayasaan Sistem Robotik. Produk divalidasi ahli materi I dosen dari Jurusan Teknik Elektro memperoleh persentase sebesar 92,06%, ahli materi II dari guru mata pelajaran Perekayasaan Sistem Robotik memperoleh persentase sebesar 92,77%. Validasi media I dosen dari Jurusan Teknik Elektro memperoleh hasil persentase sebesar 94,81%, ahli media II dari guru mata pelajaran Perekayasaan Sistem Robotik memperoleh persentase sebesar 94,02%. Produk juga diujicobakan pada siswa kelas XII Teknik Elektronika Industri SMKN 2 Singosari diperoleh persentase sebesar 88,20% dan termasuk dalam kategori sangat layak. Sehingga produk

  16. Studi Pemilihan Sistem Supply Listrik Dengan Pendekatan Topsis Dan Desain Sistem Kelistrikan Pada Onshore Receiving Facility LNG Di Celukan Bawang, Buleleng, Bali.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadilla Indrayuni Prastyasari

    2014-09-01

    Full Text Available Liqueafied Natural Gas (LNG merupakan gas alam yang sudah dikonversi menjadi fase cair pada kisaran temperatur -161°C pada tekanan atmosfer. Konversi ini mereduksi volume 600 kali lebih kecil dari volume gas alam sehingga LNG lebih bernilai ekonomis untuk disimpan dan ditransportasikan. LNG dapat menjadi solusi alternatif bahan bakar bagi pembangkit listrik di Indonesia. Disamping kelebihan dari LNG, hanya sedikit gas yang dimanfaatkan langsung oleh Indonesia karena kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung. Salah satu sarana yang dapat mendukung pendistribusian LNG adalah terminal penerima LNG dan sistem pendukungnya, kapal LNG dan dermaga, unit regasifikasi, dan yang lainnya. Studi ini bertujuan untuk memilih sistem supply listrik menggunakan metode TOPSIS dan selanjutnya mendesain sistem kelistrikan untuk ORF di Celukan Bawang – Buleleng. LNG didistribusikan menuju ke tiga pembangkit listrik yang ada di Bali: Pesanggaran, Gilimanuk, dan Pemaron. Beberapa peralatan utama dari ORF yang dipertimbangkan adalah tangki penyimpanan, kompresor BOG, recondenser, pompa kriogenik, loading arm dan lainnya, dengan total kebutuhan daya sebesar 214,6 kW. Peralatan tersebut membutuhkan sistem supply listrik yang dapat memenuhi kebutuhan listrik dari seluruh peralatan di ORF. Terdapat tiga alternatif dari sumber listrik, yaitu diesel engine generator, gas engine generator, dan supply listrik dari PLN (Perusahaan Listrik Negara. Alternatif terbaik kemudian akan dipilih menggunakan metode TOPSIS dengan dua metode pembobotan yang berbeda. Studi ini menunjukkan bahwa alternatif terbaik adalah supply listrik dari PLN. Dengan menggunakan hasil seleksi, akan dibuat desain sistem kelistrikan untuk ORF dan setiap terminal penerima LNG mini di setiap pembangkit listrik yang terdiri dari wiring diagram dan oneline diagram.

  17. Rancang Bangun Sistem Business Intelligence Universitas Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan Akademik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zainal Arifin

    2016-01-01

    Full Text Available Sistem business intelligence universitas dimulai dengan tahapan integrasi data, analisis data, membuat laporan dan membuatweb portal dan kemudian mengitegrasikan laporan tersebut dengan web portal. Analisis data diolah dengan OLAP, KPI dandata mining untuk mengekstrak informasi dari data yang tersimpan didalam data warehouse. Hasil proses analisis datatersebut di representasikan dalam bentuk laporan statistik dan dashboard, kemudian digunakan sebagai pendukungpengambilan keputusan akademik. Penelitian ini bertujuan merancang bangun sistem business intelligence universitassebagai pendukung pengambilan keputusan akademik pada Universitas Mulawarman berbasis web dengan OLAP. Penelitianini menghasilkan kerangka sistem dan web portal sistem business intelligence universitas yang diakses melalui browsersecara online. Business Intelligence dapat digunakan sebagai solusi untuk mempertimbangkan proses pengambilan keputusandalam pengelolaan universitas dan solusi dalam peningkatan kinerja pengelolaan akademik untuk mencapai keunggulanakademik.Kata kunci : Business Intelligence; Data warehouse; OLAP; KPI; Data mining

  18. Paper-Based GIS: A Practical Answer to the Implementation of GIS Education into Resource-Poor Schools in South Africa

    Science.gov (United States)

    Breetzke, Gregory; Eksteen, Sanet; Pretorius, Erika

    2011-01-01

    Geographical information systems (GIS) were phased into the geography curriculum of South African schools from 2006-2008 as part of the National Curriculum Statement (NCS) for grades 10-12. Since its introduction, GIS education in schools across the country has been met with a number of challenges including the cost of purchasing the hardware and…

  19. An Investigation into the Possibilities of BIM and GIS Cooperation and Utilization of GIS in the BIM Process

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pavel Tobiáš

    2015-06-01

    Full Text Available In the coming years we will most probably watch a significant increase of the BIM (building information model utilization in the AEC (Architecture/Engineering/Construction sector even in the Czech Republic. Therefore, it would be reasonable to consider possible utilization of the well-established geographic information systems within the building information modelling process. This paper is based on the currently existing literature and is focused on the interrelationship between BIM and GIS. The main goal is to reveal potential fields of cooperation and to find possible utilization of GIS in BIM. To provide a theoretical framework, this article briefly introduces and defines the term of BIM and deals with the most important semantic models in AEC and 3D GIS IFC and CityGML. The paper also contains examples of specific efforts recently dealing with the BIM and GIS collaboration.

  20. Users Guide to VSMOKE-GIS for Workstations

    Science.gov (United States)

    Mary F. Harms; Leonidas G. Lavdas

    1997-01-01

    VSMOKE-GIS was developed to help prescribed burners in the national forests of the Southeastern United States visualize smoke dispersion and to plan prescribed burns. Developed for use on workstations, this decision-support system consists of a graphical user interface, written in Arc/Info Arc Macro Language, and is linked to a FORTRAN computer program. VSMOKE-GIS...

  1. GIS and radiological crisis management

    International Nuclear Information System (INIS)

    Kacenelen, Y.

    2009-01-01

    The author reports a new operational exercise performed on September 17, 2009 on the CEA Saclay site. For this purpose, the CEA (the French Atomic Energy Commission) developed M2IRAGE, a tool based on ArcGIS 9.3 technologies. This tool allows an easier data collection and exploitation in order to quickly map the distribution of radioactive particles and thus help the management of the health response and emergency organization within two hours after the warning. This tool notably uses a geographic information system (GIS)

  2. PEMETAAN SARANA DAN PRASARANA OBJEK PARIWISATA DI KABUPATEN SEMARANG JAWA TENGAH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Febrian Wahyu Christanto

    2013-01-01

    Full Text Available Salah satu manfaat dari Sistem Informasi Geografis adalah untuk memperkenalkan daerah yang berada di permukaan bumi dalam bentuk peta digital. Sistem ini bertujuan untuk mengubah peta tradisional ke dalam bentuk sistem bersama dengan informasi yang dibutuhkan oleh pemakainya. Mengacu pada kegunaan Sistem Informasi Geografis ini, penelitian bertujuan untuk membuat sistem informasi geografis untuk pariwisata di Kabupaten Semarang untuk lebih memperkenalkan objek wisata di daerah ini. Dengan dukungan teknologi, internet, dan aplikasi lainnya, diharapkan aplikasi ini dapat bekerja dengan baik sesuai dengan kegunaannya untuk memperkenalkan semua obyek wisata di Kabupaten Semarang.

  3. PROTOTIPE SISTEM KONTROL JARAK JAUH BEBERAPA ALAT PENDINGIN RUANGAN BERBASIS RASPBERRY PI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    mochamad subianto

    2016-11-01

    Full Text Available Saat ini pengendalian on/off berbagai piranti listrik kebanyakan masih dikendalikan dengan menekan tombol saklar atau remote yang penggunaannya dengan jarak yang dekat. Untuk menjawab kebutuhan masyarakat tentang sistem kontrol yang cepat dan dinamis diperlukan suatu teknologi sistem kontrol jarak jauh yang memungkinkan proses secara cepat agar dapat menghemat waktu dan tenaga khususnya pengendalian beberapa alat pendingin ruangan yang berada di beberapa ruangan. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari peneliti terdahulu dan menggunakan perangkat yang mempunyai teknolgi terbaru yaitu Raspberry Pi sebagai pengendali untuk membuat suatu sistem kontrol beberapa AC (Air Conditioning pada ruangan yang berbeda secara jarak jauh. Diharapkan dapat sebagai salah satu solusi untuk perkembangan gaya hidup dan dinamika sosial saat ini yang semakin mementingkan kepraktisan dan efisiensi. Metodologi penelitian yang akan digunakan menggunakan metodologi waterfall dengan tahap-tahapannya yaitu tinjauan pustaka, analisa kebutuhan pengguna, analisis sistem, perancangan sistem, implementasi dan pengujian. Hasil akhir dari penelitian adalah prototipe pengendali jarak jauh beberapa perangkat AC Raspberry Pi.

  4. Penerapan Tipografi dalam Sistem Signage pada Interior Ruang Publik

    OpenAIRE

    Ulli Aulia Ruki; Amarena Nediari

    2014-01-01

    Sistem signage diaplikasikan pada sebuah interior ruang publik dengan memerhatikan dasar tipografi. Manfaat signage adalah memberikan kemudahan para pengguna ruang publik dalam mencapai tujuan saat mereka berada di dalam sebuah bangunan. Hal mendasar yang perlu diperhatikan dalam merencanakan sistem signage adalah kejelasan bentuk huruf serta kemudahan untuk dibaca. Masih banyak desainer yang kurang memerhatikan desain signage, sehingga terkadang desainnya memberikan kesan hanya s...

  5. Konsep Dan Kinerja Dari Sistem Hybrid OCDMA/WDM Untuk Local Area Network

    OpenAIRE

    Nasaruddin, Nasaruddin

    2011-01-01

    Peningkatan kapasitas, distribusi bandwidth dan daya merupakan beberapa isu penting untuk aplikasi local area network (LAN). Saat ini, teknologi fiber optik sudah dapat mendukung jaringan akses dengan kecepatan tinggi untuk layanan multimedia diantaranya teknologi OCDMA dan WDM. Penambahan kapasitas transmisi LAN bisa dilakukan dengan penggabungan sistem transmisi OCDMA dengan WDM. Untuk itu, paper ini mengusulkan konsep dan kinerja dari sistem hybrid OCDMA/WDM. Sistem hybrid OCDMA/WDM ini be...

  6. ANALISIS SISTEM KONTROL MOTOR DC SEBAGAI FUNGSI DAYA DAN TEGANGAN TERHADAP KALOR

    OpenAIRE

    Dzakwan, Akhmad

    2008-01-01

    Telah dilakukan penelitian daya dan sistem kontrol tegangan rangkaian peningkatan suhu motor DC. Banyak energi listrik yang diubah menjadi panas sehingga dapat menyebabkan peningkatan suhu motor DC pada stator dan rotor. Dalam penelitian ini, daya dan sistem kontrol tegangan rangkaian mendeteksi peningkatan suhu motor DC dan juga sebagai umpan balik variabel. Kontrol sistem pasokan tenaga listrik berdasarkan perubahan tersebut. Dalam penelitian ini kami memperoleh tenaga maksimum dan tegangan...

  7. DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN HYBRID UNTUK PROBLEM GOING-CONCERN UNCERTAINTY PADA SAAT AUDITING SEBUAH PERUSAHAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gregorius Satia Budhi

    2003-01-01

    . Sistem gabungan seperti itu disebut sistem hybrid. Pada eksperimen ini dirancang sebuah decision support system hybrid yang mengkombinasikan sistem pakar dan model statistik untuk menghasilkan keputusan benar tidaknya sebuah perusahaan dalam kondisi going-concern uncertainty. Dari pengujian dan analisa hasil yang dilakukan, sistem hybrid yang dirancang mampu mencapai tingkat keakuratan rata-rata 93,75 % dalam memberikan keputusan atau opini auditnya. Kata kunci: Going-Concern Uncertainty, Decision Support System Hybrid, Sistem Pakar, Model Statistik

  8. Pemodelan Enterprise Architecture Sistem Informasi Akademik SMA PL Don Bosko Semarang Dengan Framework Zachman

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Alfonsa Chintia Dea Prananingrum

    2017-05-01

    Full Text Available Abstrak SMA PL Don Bosko Semarang belum dapat memanfaatkan teknologi komputer secara optimal karena masih menggunakan cara manual dalam pengelolaan berbagai macam data akademik sehingga memberikan masalah seperti lambatnya dalam pembuatan laporan yang menyulitkan kepala sekolah dalam pengambilan keputusan. Oleh sebab itu, SMA PL Don Bosko Semarang membutuhkan Sistem Informasi Akademik untuk memberikan kemudahan dalam mengelola berbagai macam data akademik secara terintegrasi serta memberikan layanan yang lebih baik kepada siswanya. Sebuah model architecture enterprise Sistem Informasi Akademik dibutuhkan agar meminimalisir kegagalan ketika menerapkan sistem tersebut sekaligus dapat berjalan sesuai kebutuhan di SMA PL Don Bosko Semarang. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan Framework Zachman yang memberikan pondasi dalam membantu menyediakan struktur dasar organisasi sehingga dapat mendukung perancangan dan pengembangan sistem informasi suatu organisasi. Hasil dari penelitian ini berupa blueprint (cetak biru pemodelan Sistem Informasi Akademik. Kata kunci— sistem informasi akademik, architecture enterprise, framework zachman, bluprint

  9. BUILDING A COMPLETE FREE AND OPEN SOURCE GIS INFRASTRUCTURE FOR HYDROLOGICAL COMPUTING AND DATA PUBLICATION USING GIS.LAB AND GISQUICK PLATFORMS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Landa

    2017-07-01

    Full Text Available Building a complete free and open source GIS computing and data publication platform can be a relatively easy task. This paper describes an automated deployment of such platform using two open source software projects – GIS.lab and Gisquick. GIS.lab (http: //web.gislab.io is a project for rapid deployment of a complete, centrally managed and horizontally scalable GIS infrastructure in the local area network, data center or cloud. It provides a comprehensive set of free geospatial software seamlessly integrated into one, easy-to-use system. A platform for GIS computing (in our case demonstrated on hydrological data processing requires core components as a geoprocessing server, map server, and a computation engine as eg. GRASS GIS, SAGA, or other similar GIS software. All these components can be rapidly, and automatically deployed by GIS.lab platform. In our demonstrated solution PyWPS is used for serving WPS processes built on the top of GRASS GIS computation platform. GIS.lab can be easily extended by other components running in Docker containers. This approach is shown on Gisquick seamless integration. Gisquick (http://gisquick.org is an open source platform for publishing geospatial data in the sense of rapid sharing of QGIS projects on the web. The platform consists of QGIS plugin, Django-based server application, QGIS server, and web/mobile clients. In this paper is shown how to easily deploy complete open source GIS infrastructure allowing all required operations as data preparation on desktop, data sharing, and geospatial computation as the service. It also includes data publication in the sense of OGC Web Services and importantly also as interactive web mapping applications.

  10. Usulan Sistem Pemesanan Untuk Meningkatkan Service Level Pada Sistem Heijunka

    OpenAIRE

    Hartini, Sri; Fanani, Zainal; Rachimi A., Luki

    2008-01-01

    PT X merupakan distributor  yang melayani permintaan suku cadang untuk wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Salah satu ukuran kepuasan pelanggan adalah service level.Berdasarkan data perusahaan pada bulan Januari – April 2007, service level global untuk keseluruhan item masih berada dibawah target service level yang ditetapkan oleh perusahaan. Pada penelitian ini diberikan usulan perbaikan pada sistem peramalan dan model pemesanan untuk item kritis, yaitu item 90915-TE001 dan 85214-0A...

  11. CyberGIS software: a synthetic review and integration roadmap

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Wang, Shaowen [University of Illinois, Urbana-Champaign; Anselin, Luc [Arizona State University; Bhaduri, Budhendra L [ORNL; Cosby, Christopher [University Navstar Consortium, Boulder, CO; Goodchild, Michael [University of California, Santa Barbara; Liu, Yan [University of Illinois, Urbana-Champaign; Nygers, Timothy L. [University of Washington, Seattle

    2013-01-01

    CyberGIS defined as cyberinfrastructure-based geographic information systems (GIS) has emerged as a new generation of GIS representing an important research direction for both cyberinfrastructure and geographic information science. This study introduces a 5-year effort funded by the US National Science Foundation to advance the science and applications of CyberGIS, particularly for enabling the analysis of big spatial data, computationally intensive spatial analysis and modeling (SAM), and collaborative geospatial problem-solving and decision-making, simultaneously conducted by a large number of users. Several fundamental research questions are raised and addressed while a set of CyberGIS challenges and opportunities are identified from scientific perspectives. The study reviews several key CyberGIS software tools that are used to elucidate a vision and roadmap for CyberGIS software research. The roadmap focuses on software integration and synthesis of cyberinfrastructure, GIS, and SAM by defining several key integration dimensions and strategies. CyberGIS, based on this holistic integration roadmap, exhibits the following key characteristics: high-performance and scalable, open and distributed, collaborative, service-oriented, user-centric, and community-driven. As a major result of the roadmap, two key CyberGIS modalities gateway and toolkit combined with a community-driven and participatory approach have laid a solid foundation to achieve scientific breakthroughs across many geospatial communities that would be otherwise impossible.

  12. Computer-based instrumentation for partial discharge detection in GIS

    International Nuclear Information System (INIS)

    Md Enamul Haque; Ahmad Darus; Yaacob, M.M.; Halil Hussain; Feroz Ahmed

    2000-01-01

    Partial discharge is one of the prominent indicators of defects and insulation degradation in a Gas Insulated Switchgear (GIS). Partial discharges (PD) have a harmful effect on the life of insulation of high voltage equipment. The PD detection using acoustic technique and subsequent analysis is currently an efficient method of performing non-destructive testing of GIS apparatus. A low cost PC-based acoustic PD detection instrument has been developed for the non-destructive diagnosis of GIS. This paper describes the development of a PC-based instrumentation system for partial discharge detection in GIS and some experimental results have also presented. (Author)

  13. Studi Perencanaan Migrasi Sistem Digital Oleh Penyelenggara Radio Trunking di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Awangga Febian Surya Admaja

    2013-06-01

    Full Text Available Sistem Radio Trunking merupakan sistem radio yang berbasis repeater untuk satu atau lebih menara dengan menggunakan lebih dari satu frekuensi, dimana pengguna secara semi-privat dapat memiliki kanal tersendiri untuk melakukan pembicaraan secara grup. Di Indonesia, alokasi pada pita frekuensi radio trunking analog direncanakan akan digunakan untuk trunking digital, dimana aplikasi sistem radio trunking  yang baru harus menggunakan teknologi trunking digital dan sistem analog yang ada disyaratkan untuk beralih ke teknologi digital. Studi ini bertujuan untuk melihat seberapa besar kesiapan dari penyelenggara radio trunking di Indonesia dalam melakukan migrasi radio trunking digital. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan didukung dengan data kuantitatif untuk menunjukkan nilai indeks kesiapan dari penyelenggara radio trunking. Studi ini menghasilkan nilai indeks kesiapan dari sampel penyelenggara radio trunking dengan skema perencanaan migrasi sesuai dengan nilai indeks kesiapan.

  14. MODEL SISTEM PREDIKSI ENSEMBLE TOTAL HUJAN BULANAN DENGAN NILAI PEMBOBOT (KASUS WILAYAH KABUPATEN INDRAMAYU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yunus Subagyo Swarinoto

    2014-08-01

    Full Text Available Manajemen air menjadi sangat penting khususnya di wilayah yang rentan terhadap ketersediaan air. Mengingat hujan di atas normal dapat mengakibatkan banjir, sedangkan hujan di bawah normal mengakibatkan kekeringan. Untuk itu prediksi unsur iklim hujan ini menjadi penting. Model sistem prediksi ensemble berbasis model sistem prediksi tunggal ANFIS, Wavelet-ANFIS, Wavelet ARIMA, dan ARIMA total hujan bulanan telah disimulasikan di wilayah Kabupaten Indramayu. Model sistem prediksi ensemble total hujan bulanan ini dibentuk dengan teknik pembobotan. Nilai pembobot didasarkan pada nilai koefisien korelasi Pearson (r yang diperoleh selama masa pelatihan dengan series data 1991-2000. Hasil pengolahan data 2001-2009 menunjukkan kisaran nilai r didapat 0,45-0,83 untuk ANFIS; 0,20-0,53 untuk Wavelet-ANFIS; 0,50-0,95 untuk Wavelet-ARIMA; 0,14-0,66 untuk ARIMA; dan 0,58-0,94 untuk Ensemble. Secara spasial, luaran model sistem prediksi ensemble total hujan bulanan di wilayah Kabupaten Indramayu menunjukkan hasil yang konsisten lebih baik daripada luaran model sistem prediksi tunggal pembentuknya.   Water management is very important especially for region which is vulnarable to the water availability. Above normal rainfal condition causes flood, meanwhile below normal one triggers to the drought occurences. Coping with this situation, the rainfall prediction output is needed. The ensemble prediction system model (EPSM based on several single prediction system models (SPSMs such as ANFIS, Wavelet-ANFIS, Wavelet ARIMA, and ARIMA on monthly rainfall total, has been simulated within Indramayu district. The EPSM was developed and based on the weighting technique. This weighting is computed based on the value of Pearson correlation coefficient (r which has been gained during the training period of 1991-2000. Results of 2001-2009 model running show the value of r are 0,45-0,83 for ANFIS; 0,20-0,53 for Wavelet- ANFIS;  0,50-0,95 for Wavelet-ARIMA; 0,14-0,66 for

  15. SISTEM PAKAR DIAGNOSA KEKURANGAN VITAMIN PADA TUBUH MANUSIA BERBASIS WEB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ai Ilah Warnilah

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract - Along with the development of technology, also developed a system thet is able to adopt technology and the humant human thinking procces is an expert system which contains specific knowledge so that everyone can use to solve a specific problem, in this case is the health problem with vitamin deficiency in the human body. When there is a health disoreder, especially vitamin deficiency rether the people will a come to a doctor or nutritionist for a consultation. Sometimes there are also weaknes when entrusting to specialist such as limited hours of practice and the events that forced many patients have to queue and require a sizeeable fee. In this case, we as the people who use the service need more of an expert who can faciliate in the diagnosis of vitamin deficiency in the body as early prevention. Therefore as an alternative solution is to create an expert sysem aplication that can identify / diagnose a vitamin deficiency based on body sympton with forward chaining methode. Displayed in the form of a website using PHP programing with MYSQL database, so the consultation will be easeier, cost-eeffective and can be used anytime, anywhere. Keywords : Expert system, Deficiency, Forward chaining Abstrak - Seiring perkembangan teknologi,dikembangkan pula suatu sistem teknologi yang mampu mengadopsi proses dan cara berpikir manusia yaitu sistem pakar yang mengandung pengetahuan tertentu sehingga setiap orang dapat menggunakan untuk memecahkan masalah yang bersifat spesisfik, dalam hal ini adalah permasalahan kesehatan menangani kekurangan vitamin pada tubuh manusia. Masalah kesehatan khususnya kekurangan vitamin lebih tepatnya orang akan datang ke dokter atau ahli gizi untuk berkonsultasi. Namun terdapat kelemahan jika memepercayakan kepada dokter ahli seperti terbatasnya jam praktek dan kejadian banyak pasien yang memaksa harus harus melakukan antrian serta memerlukan biaya yang lumayan besar. Dalam hal ini, kita selaku orang yang

  16. Pembuatan Sistem Informasi Manajemen Klinik dengan Rekam Medis: Studi Kasus di Klinik Kebon Arum Boyolali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yanuar Wisnu Triaji

    2017-01-01

    Proses pendaftaran, pemeriksaan, pembayaran, pelaporan dan karyawan administrasi di klinik sangat tidak efisien, dibutuhkan suatu sistem untuk membantu dan mempermudah pengguna dalam proses rekam medis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sistem informasi manajemen untuk klinik, yaitu klinik Kebon Arum di Boyolali. Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Waterfall yang terdiri dari rencana kebutuhan, proses desain, dan implementasi. Aplikasi ini dibangun dengan bahasa pemrograman PHP, codeigniter framework, serta basis data MySQL. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi sistem informasi manajemen klinik dan sistem ini dapat mengatasi masalah pada pendaftaran klinik, antrian, layanan, pembayaran dan data pasien.

  17. Peran Sistem Informasi Dalam Meningkatkan Investasi Asing Pada Sektor Properti Di Indonesia di Era Pasar Bebas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yosi Agustiawan

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak Pasar bebas adalah hasil dari proses globalisasi yang telah menciptakan integrasi ekonomi antar negara. Artikel ini mengkaji dampak globalisasi di pasar properti global dan peran sistem informasi untuk meningkatkan investasi asing di Indonesia. Meningkatnya investasi asing langsung (Foreign Direct Investmen/FDI yang mengalir ke negara berkembang termasuk Indonesia di berbagai sektor termasuk properti telah memberikan banyak manfaat untuk meningkatkan ekonomi. Buruknya peraturan kepemilikan tanah dan infrastruktur adalah masalah utama yang harus diatasi untuk menjaga agar investor asing masih berniat untuk menanamkan modalnya dalam pasar properti global. Sistem informasi dapat digunakan sebagai alat yang efektif untuk mengatasi masalah-masalah tersebut melalui penggunaan e-government dan perencanaan strategis implementasi sistem informasi dalam proyek infrastruktur. Kata kunci: globalisasi, investasi asing, pasar properti global, e-government, sistem informasi. Abstract Cross-border relationships do not only affect many aspects but it also creates economic integration among countries. This essay examines the impact of globalization on the property market and the role of information system to promote foreign direct investment (FDI in Indonesia. Allowing foreign direct investment (FDI flows to those developing in various industries including property has clearly provided positive opportunities to improve their economic. Poor land regulations and infrastructure are the main issues that must be overcome to maintain foreign investor still intend to capitalize on the global property market. Information system can be used as effective tool to resolve those issues through e-government and trategic implementation in projects infrastructure. Key word: globalization, foreign direct investment, global property market, e-government, system information

  18. PEMBUATAN SISTEM INFORMASI MULTILEVEL MARKETING (MLM BERBASIS WEB STUDI KASUS PADA PT. MEDIDERMA INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johny Suhartanto

    2005-01-01

    Full Text Available Multilevel Marketing (MLM is a marketing method that sells the product directly to the customers. And this method has been booming in Indonesia at this moment. MLM itself is a directly selling system through marketing program conformed more than one level, where the trading partner can get selling commission and bonus from the result of selling goods or services those did by itself and the members of network inside their own group. PT. Mediderma Indonesia is a firm which imports consumer goods from Europe. This firm uses MLM to sell their products and the distributor might come from any cities in Indonesia. Now, to get information about the product and the growth of member's network, a member must come or call the branch of the firm. As a result, every member will feel difficult to get the new information about their network and bonus which they get every month. Therefore, this research will develop a web site that can be accessed 24 hours through internet by the members. As a result, the members will get their information they need easier every time. Based on the evaluation of the facilities that are available for members and administrator and the system developed, it can be concluded that the whole system work properly and ready to be used. From the result of questionnaire, the implementation has gained 85,243 % for member's satisfaction and 85 % for administrator's satisfaction. Abstract in Bahasa Indonesia : Multilevel Marketing (MLM merupakan suatu metode pemasaran Direct Selling yang sedang berkembang di Indonesia akhir-akhir ini. MLM sendiri adalah sistem penjualan langsung melalui program pemasaran berbentuk lebih dari satu tingkat, dimana mitra usaha mendapat komisi penjualan dan bonus penjualan dari hasil penjualan barang/jasa yang dilakukannya sendiri dan anggota jaringan di dalam kelompoknya. PT. Mediderma Indonesia adalah sebuah perusahaan yang mengimpor barang-barang kebutuhan sehari-hari dari Eropa. Perusahaan ini menggunakan

  19. Adjustment of the problems of landslide GIS data

    Science.gov (United States)

    Uchiyama, S.; Doshida, S.; Oyagi, N.; Shimizu, F.; Inokuchi, T.

    2012-12-01

    Information on the distribution of landslides is a basic type of data used by countries for disaster prevention. Since 1972, 1:50,000 landslide maps have been produced at the Japanese National Research Institute for Earth Science and Disaster Prevention. From October 2000, the institute has been producing landslide GIS data and transmitting these data over the web. The area that has been published so far covers over 80% of Japan. Presently, the number of diagrams printed are 980 (March 2012). In addition, 350,000 landslide GIS data graphs have been digitized with the same diagrams as a base. Twelve years have passed since this GIS data acquisition program was launched, and in that time, several problems have been identified. These problems are listed below. 1) Scarps do not become polygonized. 2) Landslides which extend over the boundaries of the printed graphs are divided into separate elements. 3) When the time taken to read and interpret the landslide data differs, the shape of the landslides can vary between diagrams. 4) There have been cases of inaccurate positions and shapes in landslide GIS data produced since 2005. 5) Obvious mistakes are present in the attribute data. The causes of such problems are as follows: 1) Lack of technical examination at the time of the start of the production of the landslide GIS data. 2) Limitations of the landslide GIS data editing systems which were developed separately. 3) Program bugs which occur during the conversion of information input to an individual editing system into general-purpose GIS data. 4) Problems which arise during the process of the production of landslide GIS data. This project at the National Research Institute for Earth Science and Disaster Prevention is planned to be completed in 2013. By the end of the project, we hope to present a catalogue of all identified problems and formulate a plan to resolve them, and pass them on to the next generation.; Problems: For the diagram, scarps are presented by

  20. Basic survey for coal resources exploitation for Fiscal 1998. Coal GIS survey; 1998 nendo seitan shigeh kaihatsu kiso chosa. Sekitan GIS chosa

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    1999-03-01

    For the construction of a coal mine assessment technology system, surveys are conducted on the current state and technology trends of resources-related GIS (geographical information system) in other countries. When one ponders over coal-rich areas to be newly explored and developed in one's study on the stable exploitation of coal abroad and its import to this country, what interests one gradually shifts from known superior large-scale coal mine areas to next-generation coal mine areas yet to be exploited. Accordingly, it is mandatory to build an assessment-oriented comprehensive technology system capable of promptly dealing with any changes in natural, geological conditions that may be presented by coal mines to be exploited. Although GIS is recognized as a useful means not only in the field of natural science but also in other fields whose data may be plotted on a map, its position is not yet established when it comes to coal resources. It is therefore necessary to promptly introduce GIS into the field of coal. In fiscal 1998, on-site surveys were conducted not only in Japan but also in the U.S., Canada, and Australia who are senior to Japan in terms of GIS application. Also, information was collected from literature and via Internet, surveys were conducted about the use of GIS in the field of earth science especially in the field of coal resources, and the state of the digital data utilizing setup indispensable for the proper operation of GIS was investigated. (NEDO)

  1. PENERAPAN METODE PENDEKATAN TEKNIK UNTUK MENINGKATKAN KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rukmi Sari Hartati

    2010-07-01

    Full Text Available Metode pendekatan teknik dipergunakan untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi dengan menentukan lokasi recloser yang optimal pada penyulang- penyulang yang akan ditingkatkan keandalannya, sehingga diperoleh nilai indeks keandalan yang lebih baik. Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode tersebut untuk meningkatkan keandalan pada penyulang Penebel dan Marga untuk memenuhi target PLN ke depan yakni mencapai WCS (World Customer Service serta WCC (World Class Company yaitu SAIFI = 3 kali/pelanggan/tahun dan SAIDI = 100 menit/pelangggan/tahun. Dari hasil penelitian pada 2 penyulang tersebut diperoleh nilai indeks keandalan SAIDI dan SAIFI untuk kedua penyulang tersebut sudah mendekati target WCS dan jauh lebih baik dibandingkan dengan kondisi sebelum dipasang recloser. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pendekatan teknik untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi cocok untuk diterapkan, terutama pada sistem distribusi di Bali.

  2. Evaluasi SDM Sistem Informasi Akademik Poltekkes Kemenkes Padang Menggunakan Framework COBIT 5

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alsri Windra Doni

    2017-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kapabilitas dan usulan rekomendasi perbaikan sistem informasi akademik Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang khususnya pengelolaan sumber daya manusia (proses APO07 dengan menggunakan framework COBIT 5. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif menggunakan kerangka kerja COBIT 5. Prosedur penelitian ini dimulai dengan melakukan obervasi, wawancara, kajian pustaka, memberikan kuesioner kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan sistem informasi akademik. Hasil penelitian diketahui bahwa tingkat kapabilitas untuk sistem informasi akademik Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang untuk domain APO pada proses APO07 gagal mencapai level 1 dengan kategori Partially Achieved (49,67%. Hasil pengolahan data ini menjadi dasar rekomendasi untuk perbaikan pengelolaan sistem informasi akademik Poltkekkes Kemenkes Padang untuk mencapai target level 3.

  3. The use of GIS-based support of recreational trail planning by local governments

    DEFF Research Database (Denmark)

    Olafsson, Anton Stahl; Skov-Petersen, Hans

    2014-01-01

    In the last decade, multiple GIS-based planning support systems have been developed in order to improve the basis for spatial planning. Recent research has focused on problems regarding a lack of utilisation or barriers to the use of advanced GIS and GIS-based planning support systems in planning...... applications. This paper discusses these research findings in the context of outdoor recreational planning by local governments in Denmark. According to a national survey of municipal planners, GIS-based planning support is widely used in Denmark, but more GIS is needed and is being requested for local outdoor...... recreation planning. However, considerable differences exist between the ways municipalities assess their need for and use of GIS planning support. These differences are explored in more detail using a factor analysis of planning variables and uses of GIS. Three situations are described: 1) extensive network...

  4. A GIS-BASED ENVIRONMENTAL HEALTH INFORMATION SOURCE FOR MALAYSIAN CONTEXT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lau Tiu Chung

    2013-04-01

    Full Text Available In this paper, we propose a GIS-based system for collection and targeted distribution of latest alerts and real-time environmental factors to the Malaysian population. We call it the Environmental Health Management System (EHMS. This GIS-based system is designed to facilitate and encourage research into environmental health quality issues by providing a comprehensive tracking and monitoring tool. This GIS-based system is embedded with Google Maps API and Geocoding API services to visualize the location and environmental health reports from the aggregated online newspaper and social media news feeds. We introduce the design and implementation of EHMS, including the web frontend, backend, ontology, database, data acquisition, classification engine, and the standard news feeds.

  5. Potensi Limbah Padat sebagai Benang Gintir Berbasis Sistem Interlacing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nisa Fardani

    2015-09-01

    Full Text Available Sistem pengelolaan sampah di tempat pembuangan sampah menjadi masalah lingkungan yang besar seiring dengan pertumbuhan industri pulp dan kertas di Indonesia. Konversi limbah padat menjadi bahan bakar pelengkap untuk industri kertas juga tidak memberikan hasil yang signifikan untuk memecahkan masalah pencemaran udara pada saat karbon aktif dibebaskan dari proses pembakaran. Masalah ini secara khusus menuntut sistem pengelolaan sampah yang maju dan efektif secara terus-menerus. Baru-baru ini, optimasi pemanfaatan serat-limbah menjadi alternatif khusus untuk mengurangi tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah. Namun, tidak semua dapat didaur ulang. Karakteristik limbah padat berserat dari industri kertas tisu cenderung menurun gramaturnya, sehingga sangat disayangkan pemanfaatannya akan berkurang bahkan setelah proses daur ulang. Di sisi lain, struktur kimianya yang telah rusak selama proses produksi tampaknya menjadi semangat baru bagi industri tekstil di masa depan dalam mengembangkan teknologi daur ulang limbah padat berserat, yang menghasilkan benang tekstil generasi baru. Fokus dalam penelitian ini ditekankan pada penemuan tas yang terbuat dari bahan serat-limbah menggunakan metode eksperimental. Identifikasi karakteristik serat-sampah berbasis padat dikembangkan melalui teknik eksplorasi multi-ply yarns berdasarkan sistem interlace. Hubungan antara penciptaan produk dan forecasting  tren pada tahun 2013 akan menjadi analisis berikutnya sebagai salah satu cara untuk memecahkan masalah sampah.Kata Kunci: limbah; multi-ply yarns; sistem interlacing.The Potential of Solid Waste as Multiply Yarn Based on Interlacing SystemsSolid-waste disposal in landfills is becoming a massive environmental problem as a result of the growth of the pulp and paper industry in Indonesia. The conversion of solid waste to complementary fuel for the paper industry is also not giving any significant results to solve air contamination, as active carbon is released

  6. SISTEM DINAMIS RANTAI PASOK INDUSTRIALISASI GULA BERKELANJUTAN DI PULAU MADURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Mahbubi

    2015-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kerangka koseptual industrialisasi gula, mengetahui sistem dasar rantai pasok industrialisasi gula dan mengetahui sistem dinamis rantai pasok industrialisasi gula berkelanjutan (mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial dan lingkungandi pulau Madura.Jenis data adalah datra sekunder dan sumber data dari Bappenas, Kementerian Pertaniandan PTPN X. Analisis data menggunakan model dinamis. Hasil penelitian ini adalah skenario yang terjadi dalam analisis perilaku sistem dinamis rantai pasokindustrialisasi gula di Pulau Madura sampai beberapa tahun ke depan berdasar aspek ekonomi, sosial dan lingkungan adalah skenario pesimistis, realistis dan optimistis. Pada skenario pesimistis, realistis dan optimis total potensi yang ditanami masing-masing pada tahun 2023, tahun 2021 dan tahun 2018 dengan produksi rata-rata sebesar 725 ribu ton gula pada tahun tersebut. Pemerintah harus membuat roadmap industrialisasi gula di Pulau Madura.  ABSTRACTThis study is aimed to know a conceptual framework of sugar industrialization in Madura Island, to knowing the basic system of sugar industrializationsupply chain, to recognize the dynamic system  of sugar industrialization supply chain base on economical revenue, social welfare and environment. Type of secondary data has been collected from Bappenas, ministry of agriculture and PTPN X. Dynamic model  used to analyze the data. Three result scenarios to be used in the analysis of the behavior of sugar industrialization supply chain The results of this study are three scenarios of the success indicator pessimistic, realistic and optimistic. Pessimistic realized at 2023, realistic realized at 2021 and optimistic realized at2018 with sugarcane production rate at 725.000 ton. The government must develop a roadmap of sugarcane industrialization in Madura Island.

  7. Rancang Bangun Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Rantai Pasok Distribusi Daging Sapi Nasional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lidra Trifidya

    2017-01-01

    Full Text Available Manajemen distribusi merupakan salah satu aspek penting dalam memastikan kelancaran distribusi produk dari produsen ke konsumen dengan cara yang efisien. Berdasarkan pendekatan Supply Chain Management (SCM, lemahnya sistem distribusi merupakan salah satu penyebab terjadinya disparitas harga serta kelangkaan stok pada komoditas bahan pokok terutama daging sapi. Dengan langkanya stok di berbagai daerah dapat menyebabkan peningkatan harga sehingga terjadi perbedaan harga yang tinggi antar wilayah. Kelancaran distribusi akan menjamin ketersediaan stok sehingga akan mampu memperbaiki permasalahan yang ada. Melalui pendekatan Supply Chain Management, distribusi daging sapi dapat lebih transparan dan dapat terlihat ketersediaan stock di berbagai wilayah. Pada tugas akhir ini, dibangun sistem informasi distribusi daging sapi dengan pendekatan Supply Chain Management. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan metode aplikasi berorientasi obyek dengan PHP serta menggunakan struktur basis data relational MySQL. Dalam melakukan perancangan sistem, terlebih dahulu dilakukan analisis sistem dengan mewawancarai stakeholder yang berkaitan dengan distribusi daging sapi. Hasil pengujian sistem informasi ini menunjukkan bahwa kebutuhan pengguna telah terpenuhi dan mampu membantu proses distribusi daging sapi.

  8. Perancangan Aplikasi GEO-Location Sharing Dengan Location Based Service Pada Sistem Operasi Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kathryn Widhiyanti

    2014-07-01

    Full Text Available Jurnal berikut menyajikan implementasi dari Global Positioning System (GPS dan Google Cloud Messaging (GCM pada Sistem Sales Force Management (SFM. Global Positioning System(GPS yang selama ini digunakan sebagai penunjuk arah, dapat diterapkan untuk sebuah perusahaan dalam melakukan pelacakan pekerja lapanganannya. Koordinat GPS dapat menjadi media informasi yang mudah diakses dan cukup akurat dalam penggunaannya. Dalam tugas akhir ini diterapkan penggunaan GPS dalam sistem absensi kunjungan salesman ke toko. GPS diimplementasikan didalam program Android dengan menggunakan PHP sebagai Back-End Server. Penyampaian informasi dan notifikasi secara cepat dan tepat dibutuhkan dalam komunikasi antara Android dan PHP, maka dalam pengembangannya dibutuhkan Google Cloud Messaging(GCM yang menjadi jembatan komunikasi antara Client dan Web Server. Integrasi antara Android dan PHP sendiri dapat menjadi sebuah pengembangan teknologi yang baik dalam penggunaanya, dimana keduanya mendukung pertukaran informasi secara cepat melalui internet.

  9. Studi Eksperimen Pengaruh Variasi Kecepatan Putaran Kompresor Pada Sistem Pengkondisian Udara Dengan Pre-Cooling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fariz Ibrohim

    2017-01-01

    Full Text Available Indonesia adalah negara beriklim tropis dimana temperatur udaranya cukup tinggi sehingga penggunaan akan sistem pendingin dan pengkondisian udara (Air Condtioning sangatlah di butuhkan. Eksperimen kali ini adalah memodifikasi sistem pengkondisian udara biasa menjadi sistem yang baru dengan 2 (dua unit evapotaror dan 1 (satu unit outdoor ditambah pre-cooling yang bertujuan untuk menaikkan performa dari sistem pengkondisian udara. Salah satu cara menaikkan perfroma sistem pengkondisian yang sudah dimodifikasi adalah dengan cara menvariasikan kecepatan putaran kompresor sehingga didapatkan performa yang maksimum. Oleh karena itu, dilakukan variasi pada sistem modifikasi yang sama dengan 5 (lima kecepatan putaran kompresor yang berbeda, yaitu: 1800 rpm, 2100 rpm, 2400 rpm, 2700 rpm dan 3000 rpm. Ekpermen dilakukan pada masin-masing kecepatan fan evaporator dengan pengambilan data 20 kali pada 13 titik pengukuran untuk sekali variasi. Hasil yang didapat dari studi eksperimen pengaruh variasi kecepatan putaran kompresor pada sistem pengkondisian udara dengan precooling memiliki performa untuk kecepatan fan low COP sebesar 5,097 dan HRR sebesar 1,175, untuk kecepatan fan medium COP sebesar 5,103 dan HRR sebesar 1,176, dan untuk kecepatan fan low COP sebesar 5,201 dan HRR sebesar 1,175. Performa maksimum baik untuk kecepatan fan low, medium, dan high dari sistem yang telah dimodifikasi tersebut dicapai pada kecepatan putaran 3000 rpm dengan performa efisiensi kompresor adalah 73%, COP thermal adalah 5,09, COP elektrik adalah 4,39, dan HRR adalah 1,17.

  10. SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENDATAAN PENYAKIT MENULAR DI KABUPATEN JEMBRANA BERBASIS WEB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Bagus Putu Sudarma Putra

    2015-10-01

    Full Text Available Pendataan penyakit pada masing-masing instansi kesehatan di Kabupaten Jembrana masih besifat manual sehingga hasil pendataan tidak langsung diterima pihak Dinas Kesehatan. Masyarakat umum yang berada di Kabupaten Jembrana belum bisa memperoleh informasi tentang data penyakit menular yang terdata di Kabupaten Jembrana. Penelitian ini akan merancang Sistem informasi Geografis (SIG dengan melakukan pendataan penyakit yang terdata di Kabupaten Jembrana. Metode pembangunan sistem menggunakan model waterfall dengan beberapa tahapan yaitu Analisa Kebutuhan, Design Sistem, Coding & Testing dan Penerapan Program. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP, Javascript dengan dukungan web mapping Google Map API dan Fusion Table Layer. Hasil dari penelitian adalah sebuah sistem yang dapat melakukan pendataan penyakit pada masing-masing Instansi Kesehatan serta informasi pemetaan penyakit menular dengan menampilkan intensitas warna yang berbeda sesuai dengan besarnya penyakit yang terdata. Informasi yang diterima juga dalam bentuk report dan grafik jumlah pendataan penyakit secara berkala sesuai dengan kebutuhan Dinas Kesehatan.

  11. Using a Web GIS Plate Tectonics Simulation to Promote Geospatial Thinking

    Science.gov (United States)

    Bodzin, Alec M.; Anastasio, David; Sharif, Rajhida; Rutzmoser, Scott

    2016-01-01

    Learning with Web-based geographic information system (Web GIS) can promote geospatial thinking and analysis of georeferenced data. Web GIS can enable learners to analyze rich data sets to understand spatial relationships that are managed in georeferenced data visualizations. We developed a Web GIS plate tectonics simulation as a capstone learning…

  12. Sistem Otomasi Lampu pada Bangunan Publik dengan Metode Forward Chaining

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Stephanie Stephanie

    2015-05-01

    Full Text Available Konsumsi listrik Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Seiring dengan peningkatan konsumsi listrik, efisiensi dalam penggunaan listrik menjadi sangat krusial. Salah satu tolok ukur efisiensi listrik adalah intensitas energi. Untuk menurunkan intensitas energi diperlukan adanya konservasi energi melalui manajemen energi dan penggunaan teknologi hemat energi. Contoh di mana konservasi energi belum dilakukan pada bangunan publik adalah dengan membiarkan barang elektronik tetap menyala walau sedang tidak dipergunakan, contohnya lampu. Oleh karena itu, perlu dirancang suatu sistem untuk mematikan lampu secara otomatis di luar jam operasional dan tidak ada aktivitas pada bangunan publik. Sistem ini menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence yang menggunakan metode Forward Chaining dengan sensor Passive Infrared Receiver untuk mendeteksi keberadaan manusia dengan dijembatani oleh Raspberry Pi untuk menghubungkan ke relay sebagai saklar untuk lampu. Sistem akan memutuskan kapan saat yang tepat untuk menyalakan dan memadamkan lampu, bergantung pada kehadiran manusia di setiap ruangan dan jam operasional dari bangunan. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat menghasilkan penghematan energi yang cukup signifikan. Kata Kunci—forward chaining, otomasi lampu, pengendalian lampu, raspberry pi, sensor passive infrared reciever

  13. Designing GIS Learning Materials for K-12 Teachers

    Science.gov (United States)

    Hong, Jung Eun

    2017-01-01

    Although previous studies have proven the usefulness and effectiveness of geographic information system (GIS) use in the K-12 classroom, the rate of teacher adoption remains low. The identified major barrier to its use is a lack of teachers' background and experience. To solve this limitation, many organisations have provided GIS-related teacher…

  14. Rancang Bangun Inverter SVM Berbasis Mikrokontroler PIC 18F4431 Untuk Sistem VSD

    OpenAIRE

    Tarmizi; Muyassar

    2013-01-01

    Sebuah sistem pengaturan kecepatan motor disebut dengan sistem Variable Speed Drives (VSD). Sistem VSD motor induksi menggunakan inverter untuk mengatur frekuensi suplai motor. Untuk mendapatkan frekuensi suplai motor yang mendekati sinusoidal, inveter perlu di switching dengan metode tertentu. Pada penelitian ini, switching inverter 3 fasa menggunakan metode SVM (Space Vector Modulation) yang dikontrol oleh Mikrokontroler PIC18F4431. Sebelum dilakukan ekperimen, inverter SVM ini lakukan si...

  15. SISTEM INFORMASI PENJUALAN PRODUK BERBASIS WEB PADA CHANEL DISTRO PRINGSEWU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wulandari Wulandari

    2017-05-01

    Full Text Available Chanel Distro Pringsewu adalah sebuah toko yang menjual kaos, jaket,  kemeja, sweeter, kaos kerah dll yang berada di pusat perbelanjaan pringsewu. Sistem penjualan, pemasaran dan promosi yang dipakai saat ini masih menggunakan sistem secara manual. Sangat perlu adanya kemudahan pelayanan untuk memudahkan pelanggan yang jauh dari jangakauan. Untuk itu dirancang sistem penjualan online pada Chanel Distro Pringsewu berbasis web dengan bahasa pemrograman PHP dan MySQL secara online yang dikenal dengan istilah E-Commerce (Elektronic commerce .Aplikasi ini mempermudah pelanggan membeli produk Chanel Distro Pringsewu secara online kapan saja dan dimana saja tanpa menyita waktu,dan pelanggan juga dapat mengetahui informasi produk apa saja dan bagaimana disain yang tersedia di Distro Pringsewu.

  16. GIS Based Application of Advanced Traveler Information System in India

    Science.gov (United States)

    Kumar, P.; Singh, V.

    2012-02-01

    Developed countries like USA, Canada, Japan, UK, Australia and Germany have adopted advanced traveler information technologies expeditiously in comparison to developing countries. But, unlike developed countries, developing countries face considerable financial and framework constraints. Moreover local traffic, roadway, signalization, demographic, topological and social conditions in developing countries are quite different from those in developed countries. In this paper, a comprehensive framework comprising of system architecture, development methodology and salient features of a developed Advanced Traveler Information System (ATIS) for metropolitan cities in developing countries has been discussed. Development of proposed system is based on integration of two well known information technologies viz. Geographic Information Systems (GIS) and World Wide Web (WWW). Combination of these technologies can be utilized to develop an integrated ATIS that targets different types of travelers like private vehicle owners, transit users and casual outside visitors.

  17. GIS tools for analyzing accidents and road design: A review

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Satria, R.

    2016-07-01

    A significant unexpected outcome of transportation systems is road accidents with injuries and loss of lives. In recent years, the number of studies about the tools for analyzing accidents and road design has increased considerably. Among these tools, Geographical Information Systems (GIS) stand out for their ability to perform complex spatial analyses. However, sometimes the GIS, has been used only as a geographical database to store and represent data about accidents and road characteristics. It has also been used to represent the results of statistical studies of accidents but, these statistical studies have not been carried out with GIS. Owing to its integrated statistical-analysis capabilities GIS provides several advantages. First, it allows a more careful and accurate data selection, screening and reduction. Also, it allows a spatial analysis of the results in pre and post-processing. Second, GIS allows the development of spatial statistics that rely on geographically-referenced data. In this paper, several GIS tools used to model accidents have been examined. The understanding of these tools will help the analyst to make a better decision about which tool could be applied in each particular condition and context. (Author)

  18. IDENTIFIKASI PROFIL BUDAYA ORGANISASI YANG MENDUKUNG IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Debby Willar

    2015-06-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Perguruan Tinggi (SPMI-PT Politeknik Negeri Manado yang mengacu pada Sistem Manajemen Mutu (SMM ISO 9001, mengidentifikasi profil budaya organisasi Politeknik Negeri Mando, dan menganalisis hubungan antara implementasi SMM ISO 9001 dan budaya organisasi institusi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen kuesioner. Penelitian menemukan bahwa implementasi delapan prinsip mutu ISO 9001 belum mencapai tingkat efektivitas yang maksimal dan tipe budaya clan mendominasi profil budaya organisasi institusi. Selain itu, juga ditemukan bahwa budaya clan berkorelasi signifikan dengan prinsip mutu kepemimpinan, keterlibatan orang-orang dalam aktivitas institusi, pendekatan proses dalam aktivitas institusi, pendekatan fakta untuk pengambilan keputusan, dan prinisp mutu bubungan yang saling menguntungkan; budaya market berkorelasi signifikan dengan prinsip mutu fokus pada pelanggan; budaya hierarchy berkorelasi signifikan dengan prinsip mutu pendekatan sistem untuk manajemen institusi, dan perbaikan terus-menerus. Hasil penelitian menjadi dasar bagi institusi untuk dapat mengembangkan budaya organisasi yang kuat sebagai pendukung dalam menerapkan SPMI-PTsecara efektif dan meningkat berkelanjutan. Keywords: sistem penjaminan mutu internal, budaya organisasi, perguruan tinggi IDENTIFICATION OF THE ORGANIZATIONAL CULTURE PROFILE SUPPORTING THE IMPLEMENTATION OF THE HIGHER EDUCATION QUALITY ASSURANCE SYSTEM Abstract: This research was aimed to evaluate the implementation of the Internal Quality Assurance System of the Higher Education (SPMI-PT of Manado State Polytechnic based on the ISO 9001 Quality Management System (QMS, to identify the organizational culture profile of Manado State Polytechnic, and to examine the relationship between the implementation of ISO 9001 and the culture profile of the institution. Questionnaireswere used in order

  19. GIS-based spatial decision support system for grain logistics management

    Science.gov (United States)

    Zhen, Tong; Ge, Hongyi; Jiang, Yuying; Che, Yi

    2010-07-01

    Grain logistics is the important component of the social logistics, which can be attributed to frequent circulation and the great quantity. At present time, there is no modern grain logistics distribution management system, and the logistics cost is the high. Geographic Information Systems (GIS) have been widely used for spatial data manipulation and model operations and provide effective decision support through its spatial database management capabilities and cartographic visualization. In the present paper, a spatial decision support system (SDSS) is proposed to support policy makers and to reduce the cost of grain logistics. The system is composed of two major components: grain logistics goods tracking model and vehicle routing problem optimization model and also allows incorporation of data coming from external sources. The proposed system is an effective tool to manage grain logistics in order to increase the speed of grain logistics and reduce the grain circulation cost.

  20. Sistem Scoring Conversion TOEFL Paper Based Test (PBT Politeknik Negeri Cilacap Menggunakan Metode User Centered Design

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cahya Vikasari

    2017-06-01

    Full Text Available Sistem komputer interaktif untuk dipakai oleh useruntuk mendukung pekerjannya. User merupakan object yang penting didalam pengembangan dan pembangun sistem. User adalah personal-personal yang terlibat langsung dalam pemakaian aplikasi. Konsep dari UCD adalah user sebagai pusat dari proses pengembangan sistem, dan tujuan/sifat-sifat, konteks dan lingkungan sistem semua didasarkan dari pengalaman pengguna Pembangunan sistem skoring test TOEFL paper based test (PBT di UPT bahasa politeknik negeri cilacapmenggunakan metode UCD. Dengan menggunakan metode UCD sistem dapat   mempermudah dan mempercepat pendaftaran oleh calon pendaftar dengan tampilan antarmuka yang user friendly , mempermudah proses pengelolaan data dan rekap data pendaftar, mempermudah pengkonversian skor TOEFL yang dilakukan secara otomatis, serta  meminimalisir terjadinya kesalahan, duplikasi data dan duplikasi kegiatan.

  1. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN PEGAWAI DENGAN METODE FUZZY MADM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Denni Aldi Ramadhani

    2014-08-01

    Full Text Available Pegawai merupakan faktor penting dalam sebuah perusahaan, karena dengan adanya pegawai yang memenuhi standar kualifikasi perusahaan, produktivitas akan tetap stabil dan semakin meningkat. Tetapi dalam praktek penerimaan pegawai baru, banyak perusahaan yang masih tidak memperhatikan pentingnya hal ini. Hal ini dapat dilihat pada proses penerimaan pegawai di KSP Intidana  yang masih terlihat subjektif. Dengan pengukuran bobot dan penilaian yang tidak didefinisikan dengan baik oleh pengambil keputusan maka akan sangat dimungkinkan keputusan yang diambil untuk meloloskan pelamar merupakan keputusan yang salah, dan pelamar yang diterima nantinya tidak memenuhi standar kualifikasi perusahaan. Hal inilah yang menjadi dasar penelitian ini dilakukan yaitu dengan membuat sebuah sistem yang dapat memberikan pertimbangan dalam melakukan pengambilan keputusan penerimaan pegawai baru. Dengan menggunakan metode fuzzy MADM sebagai basis dalam pengolahan data penerimaan pegawai , memungkinkan sistem dapat memberikan perangkingan sesuai dengan kualitas masing – masing pelamar sehingga diharapkan dapat mempermudah pengambil keputusan dalam menentukan pelamar yang lolos. Hasil dari penelitian ini berbentuk sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat mengolah data proses penerimaan pegawai menjadi sebuah pertimbangan yang valid. Dari hasil penelitian tersebut diharapkan pengambil keputusan menjadi terbantu dalam menentukan pelamar yang berhak diterima dalam perusahaan. Kata kunci : Penerimaan pegawai, Fuzzy, Sistem Pendukung Keputusan, Multi-Attribute Decision Making, Kriteria

  2. Format conversion between CAD data and GIS data based on ArcGIS

    Science.gov (United States)

    Xie, Qingqing; Wei, Bo; Zhang, Kailin; Wang, Zhichao

    2015-12-01

    To make full use of the data resources and realize a sharing for the different types of data in different industries, a method of format conversion between CAD data and GIS data based on ArcGIS was proposed. To keep the integrity of the converted data, some key steps to process CAD data before conversion were made in AutoCAD. For examples, deleting unnecessary elements such as title, border and legend avoided the appearance of unnecessary elements after conversion, as layering data again by a national standard avoided the different types of elements to appear in a same layer after conversion. In ArcGIS, converting CAD data to GIS data was executed by the correspondence of graphic element classification between AutoCAD and ArcGIS. In addition, an empty geographic database and feature set was required to create in ArcGIS for storing the text data of CAD data. The experimental results show that the proposed method avoids a large amount of editing work in data conversion and maintains the integrity of spatial data and attribute data between before and after conversion.

  3. Studi Eksperimen Pengaruh Panjang Pipa Kapiler dan Variasi Beban Pendinginan pada Sistem Refrigerasi Cascade

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aprilia Choirul Lathifah Fuad

    2017-01-01

    Full Text Available Kegiatan penelitian terhadap sampel biomedis membutuhkan cold storage yang mampu menyimpan sampel hingga temperatur -80oC. Sedangkan jika dilihat dari sistem refrijerasi yang ada seperti halnya kulkas dengan sistem refrijerasi siklus tunggal hanya mampu mencapai temperatur -40oC dengan effisiensinya yang akan semakin memburuk karena tekanan evaporasi. Sehingga untuk dapat mencapai temperatur yang lebih rendah maka digunakan sistem refrijerasi cascade yang merupakan sistem refrijerasi dua tingkat yang dapat memberikan temperatur evaporator yang lebih rendah dan sistem juga beroperasi dengan rentang temperatur yang lebar. Penggunaan sistem refrigerasi ini harus memperhatikan dalam hal pemakaian zat yang mengalir dalam sistem refrijerasi yang disebut dengan refrigeran. Pemilihan refrigeran yang baik untuk sebuah alat pendingin akan semakin meningkatkan performa sistem refrijerasi itu sendiri dan dengan pemilihan refrijeran yang ramah lingkungan akan mempengaruhi dampak terhadap kerusakan lapisan ozon bumi dan GWP yang akan semakin berkurang. Eksperimen kali ini menggunakan refrijeran Musicool-22 di High Stage dan R-407f di Low Stage, dengan perbedaan panjang pipa kapiler pada High Stage yaitu sebesar 0,9m, 1,1m dan 1,3m dan beban pendinginan menggunakan electric heater di evaporator Low Stage sebesar 0, 60,120, 180 dan 220 Volt. Dari hasil eksperimen maka didapatkan temperatur evaporator terendah -41,64oC pada panjang pipa kapiler 1,3m dengan beban pendinginan sebesar 28,8 Watt dan temperatur kabin terendah  -33,38oC pada panjang pipa kapiler 1,3 m dengan beban pendinginan sebesar 0 Watt (tanpa beban. Maka kesimpulan dari eksperimen ini adalah panjang pipa kapiler 1,1m memiliki rata-rata COP terbesar yaitu 2,05 dan rata-rata daya keluaran kompresor sistem cascade terkecil yaitu 126,49 Watt.

  4. SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KREDIT RUMAH DENGAN METODE FUZZYSAW MADM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marganda Simarmata

    2015-07-01

    Full Text Available Persetujuan Kredit Perumahan oleh pelanggan pada sebuah bank sering terhambat dan lama karena proses persetujuan dilakukan dengan manual karena harus dikerjakan secara hati-hati sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Kelemahan manual ini menjadi alasan perlunya Sistem Pengambilan Keputusan untuk menyetujui persetujuan KPR pada salah satu Bank. Dalam penelitian inisistem yang dibangun menggunakan metode Fuzzy Simple Additive Weighting Multiple Atribut Decission Making.Perancangan program aplikasi ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Studio 6.0dan  perancangan database menggunakan Microsoft Accses2007 sertaSeagate Crystal Report 8,5 untuk pembuatan laporan atau output yang diperlukan.Hasil yang diperoleh dari sistem yang dirancang dapat membantu para manager perusahaan atau para pengambil keputusan untuk memutuskan calon pelanggan KPR dengan cepat, mudah dan akurat. Kata kunci : SistemPendukung Keputusan, Kredit Perumahan, Fuzzy Simple Additive Weighting

  5. Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis (SIG Pemetaan Pemancar Televisi Digital Terestrial di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isna Nur Mahmud

    2015-03-01

    Full Text Available Perubahan dari sistem televisi analog menjadi sistem televisi digital terestrial di Indonesia tinggal menunggu waktu. Namun masih banyak infrastruktur yang masih perlu dibangun untuk menunjang sistem televisi digital terestrial agar dapat beroperasi dengan baik. Belum meratanya sistem pemancar televisi digital terestrial yang keberadaannya masih terbenturnya undang – undang yang berlaku di negara ini menjadi salah satu permasalahannya. Salah satu solusinya adalah memetakannya dalam sebuah SIG. Pemetaan pemancar tv digital terestrial ini dibuat untuk mempermudah KPI  dalam melakukan identifikasi letak pemancar televisi digital terestrial serta memberikan informasi yang berkaitan dengan daya pemancar, spesifikasi pemancar televisi digital terestrial di Indonesia dalam kondisi offline. Dari pengujian didapatkan hasil antara lain, untuk pengujian black-box, didapatkan hasil yang sesuai dengan fungsionalitas sistem. Untuk nilai MOS, kemudahan menu aplikasi 3.9, kemudahan dlm navigasi aplikasi 4.1, kemudahan dlm menggunakan tools 4.05, penilaian tampilan interface 3.952, penilaian keseluruhan aplikasi SIG 4.hasil SUS yang dilakukan didapatkan nilai 65.71

  6. SISTEM INFORMASI SARANA DAN PRASARANA SESUAI STANDAR BAN-PT TERINTEGRASI SISFOKAMPUS 4.1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ainul Yaqin

    2015-03-01

    Full Text Available Abstrak- Standar sarana dan prasarana adalah salah satu standar yang dinilai dalam instrumen BAN-PT, yaitu pada standar 6.2. Pengelolaan sarana dan prasarana sebuah perguruan tinggi harus memenuhi standar tersebut. Untuk dapat mengetahui seberapa besar tingkat pemenuhan standar diperlukan penilaian. Sistem informasi sarana dan prasarana yang dikembangkan dalam penelitian ini digunakan untuk memasukkan data-data usulan pengadaan, penerimaan, distribusi, penggunaan, pemeliharaan, dan pemusnahan. Laporan-laporan yang disajikan berbentuk tabel dan grafik yang menyatakan kinerja keuangan dan diukur sesuai dengan standar 6.2. BAN-PT. Sistem informasi sarana dan prasarana ini, juga terintegrasi dengan SISFOKAMPUS 4.1 yang merupakan sistem informasi akademik open source yang berbasis web. Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi sarana dan prasarana dengan fungsi khusus yaitu menilai kinerja keuangan yang sesuai dengan standar 6.1. BAN-PT yang dapat digunakan untuk melakukan audit internal.   Kata kunci : standar 6.2. BAN-PT, Sistem Informasi Sarana dan Prasarana, SISFOKAMPUS 4.1.

  7. As an Instructional Technology the Contribution of Geography Information Systems (GIS to Social Studies Education and Teacher’s Attitudes Related to GIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nihat ŞİMŞEK

    2013-05-01

    Full Text Available The aim of this study is to determine whether the teacher of social studies uses the GIS Technologies in primary schools. An attitude scale which was build up by Thomas R. Baker and adapted to Turkish by authoris used in the study. The reliability coefficient of this scale was computed and it was found cronbach alpha as 84. Without making any changes, the scale was administered to 84 teachers of social studies in Turkey. The results were analysed by using the program SPSS 16.0. In this study variables such as the attitudes of the teachers about using GIS, their gender, graduation level, seniority, the number of the classes which they take, whether they entered any courses about GIS, and whether they have laboratories in the schools they work were investigated. According to the results obtained in the study, although an important difference was found between the teachers’ attitudes and having computer laboratories in schools, there was not an important difference between the variables previous GIS experience, gender, graduation level, seniority, the number of the classes.

  8. Tight-coupling of groundwater flow and transport modelling engines with spatial databases and GIS technology: a new approach integrating Feflow and ArcGIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ezio Crestaz

    2012-09-01

    Full Text Available Implementation of groundwater flow and transport numerical models is generally a challenge, time-consuming and financially-demanding task, in charge to specialized modelers and consulting firms. At a later stage, within clearly stated limits of applicability, these models are often expected to be made available to less knowledgeable personnel to support/design and running of predictive simulations within more familiar environments than specialized simulation systems. GIS systems coupled with spatial databases appear to be ideal candidates to address problem above, due to their much wider diffusion and expertise availability. Current paper discusses the issue from a tight-coupling architecture perspective, aimed at integration of spatial databases, GIS and numerical simulation engines, addressing both observed and computed data management, retrieval and spatio-temporal analysis issues. Observed data can be migrated to the central database repository and then used to set up transient simulation conditions in the background, at run time, while limiting additional complexity and integrity failure risks as data duplication during data transfer through proprietary file formats. Similarly, simulation scenarios can be set up in a familiar GIS system and stored to spatial database for later reference. As numerical engine is tightly coupled with the GIS, simulations can be run within the environment and results themselves saved to the database. Further tasks, as spatio-temporal analysis (i.e. for postcalibration auditing scopes, cartography production and geovisualization, can then be addressed using traditional GIS tools. Benefits of such an approach include more effective data management practices, integration and availability of modeling facilities in a familiar environment, streamlining spatial analysis processes and geovisualization requirements for the non-modelers community. Major drawbacks include limited 3D and time-dependent support in

  9. PROMAB-GIS: A GIS based Tool for Estimating Runoff and Sediment Yield in running Waters

    Science.gov (United States)

    Jenewein, S.; Rinderer, M.; Ploner, A.; Sönser, T.

    2003-04-01

    In recent times settlements have expanded, traffic and tourist activities have increased in most alpine regions. As a consequence, on the one hand humans and goods are affected by natural hazard processes more often, while on the other hand the demand for protection by both technical constructions and planning measures carried out by public authorities is growing. This situation results in an ever stronger need of reproducibility, comparability, transparency of all methods applied in modern natural hazard management. As a contribution to a new way of coping this situation Promab-GIS Version 1.0 has been developed. Promab-Gis has been designed as a model for time- and space-dependent determination of both runoff and bedload transport in rivers of small alpine catchment areas. The estimation of the unit hydrograph relies upon the "rational formula" and the time-area curves of the watershed. The time area diagram is a graph of cumulative drainage area contributing to discharge at the watershed outlet within a specified time of travel. The sediment yield is estimated for each cell of the channel network by determining the actual process type (erosion, transport or accumulation). Two types of transport processes are considered, sediment transport and debris flows. All functions of Promab-GIS are integrated in the graphical user interface of ArcView as pull-up menus and tool buttons. Hence the application of Promab-GIS does not rely on a sophisticated knowledge of GIS in general, respectively the ArcView software. However, despite the use of computer assistance, Promab-GIS still is an expert support system. In order to obtain plausible results, the users must be familiar with all the relevant processes controlling runoff and sediment yield in torrent catchments.

  10. Pengembangan sistem informasi berbasis komputer untuk efi siensi penyelenggaraan makanan di Instalasi Gizi RS Militer Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasan Aroni

    2016-03-01

    Full Text Available ABSTRACTBackground: The rapid development of science and technology in the globalization era, particularly information technology enables data or information to be processed quickly and accurately. Nutrition service in the form of food provision in hospitals requires precision and accuracy  as well as speed in its process. Therefore the utilization of science and technology especially computer-based information system will be of much help. Nutrition installation of Malang Military Hospital still uses manual method in calculating the need for food stock so that it needs more time and nutrition staff to do the work.    Method: The study was a quasi experimental study (before and after without control group to fi nd out the difference in duration of food stock need calculation before and after the implementation of computer-based information system in the food provision at Nutrition Installation of Malang Military Hospital.Result: The implementation of computer-based information system at nutrition installation improved nutrition staff and time effi ciency in the calculation of food stock needs. Only one nutrition staff was needed to operate computer, whereas in the manual calculation method two nutrition staff were needed to do the work. The time needed to calculate food stock before the implementation of computer-based information system in average was 3.5 hours and after the implementation was 1.6 hours, based on statistical test at signifi cance level 95% p<α(0.05 whereby 0.003<0.05. This meant there was difference in duration of time needed before and after the implementation of computer-based information system in food provision at Nutrition Installation of Malang Military Hospital.Conclusion: The development of computer-based information system improved nutrition staff and time effi ciency in the calculation of food stock need in food provision at Nutrition Installation of Malang Military Hospital.KEYWORDS: information system, ef

  11. INTEGRATION OF GIS AND BIM FOR INDOOR GEOVISUAL ANALYTICS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    B. Wu

    2016-06-01

    Full Text Available This paper presents an endeavour of integration of GIS (Geographical Information System and BIM (Building Information Modelling for indoor geovisual analytics. The merits of two types of technologies, GIS and BIM are firstly analysed in the context of indoor environment. GIS has well-developed capabilities of spatial analysis such as network analysis, while BIM has the advantages for indoor 3D modelling and dynamic simulation. This paper firstly investigates the important aspects for integrating GIS and BIM. Different data standards and formats such as the IFC (Industry Foundation Classes and GML (Geography Markup Language are discussed. Their merits and limitations in data transformation between GIS and BIM are analysed in terms of semantic and geometric information. An optimized approach for data exchange between GIS and BIM datasets is then proposed. After that, a strategy of using BIM for 3D indoor modelling, GIS for spatial analysis, and BIM again for visualization and dynamic simulation of the analysis results is presented. Based on the developments, this paper selects a typical problem, optimized indoor emergency evacuation, to demonstrate the integration of GIS and BIM for indoor geovisual analytics. The block Z of the Hong Kong Polytechnic University is selected as a test site. Detailed indoor and outdoor 3D models of the block Z are created using a BIM software Revit. The 3D models are transferred to a GIS software ArcGIS to carry out spatial analysis. Optimized evacuation plans considering dynamic constraints are generated based on network analysis in ArcGIS assuming there is a fire accident inside the building. The analysis results are then transferred back to BIM software for visualization and dynamic simulation. The developed methods and results are of significance to facilitate future development of GIS and BIM integrated solutions in various applications.

  12. Implementasi Sistem IP PBX menggunakan Briker

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    DWI ARYANTA

    2017-06-01

    Full Text Available Abstrak VoIP (Voice over Internet Protocol adalah komunikasi suara jarak jauh yang digunakan melalui jaringan IP. Pada penelitian ini dirancang sistem IP PBX dengan menggunakan teknologi berbasis VoIP. IP PBX adalah perangkat switching komunikasi telepon dan data berbasis teknologi Internet Protocol (IP yang mengendalikan ekstension telepon analog maupun ekstension IP Phone. Software VirtualBox digunakan dengan tujuan agar lebih memudahkan dalam sistem pengoperasian Linux yang dimana program untuk membuat IP PBX adalah menggunakan Briker yang bekerja pada Operating System Linux 2.6. Setelah proses penginstalan Briker pada Virtualbox dilakukan implementasi jaringan IP PBX. Setelah mengimplementasikan jaringan IP PBX sesuai dengan topologi, kemudian melakukan pengujian success call rate dan analisis Quality of Service (QoS. Pengukuran QoS menggunakan parameter jitter, delay, dan packet loss yang dihasilkan dalam sistem IP PBX ini. Nilai jitter sesama user Briker (baik pada smartphone maupun komputer mempunyai rata-rata berada pada nilai 16,77 ms. Sedangkan nilai packetloss yang didapat pada saat terdapat pada saat user 1 sebagai pemanggil telepon adalah 0%. Sedangkan persentase packet loss pada saat user 1 sebagai penerima telepon adalah 0,01%. Nilai delay pada saat berkomunikasi antar user berada pada 11,75 ms. Secara keseluruhan nilai yang didapatkan melalui penelitian ini, dimana hasil pengujian parameter-parameter QOS sesuai dengan standar yang telah direkomendasikan oleh ITU dan didapatkan nilai QoS dengan hasil “baik”. Kata Kunci : Briker, VoIP, QoS, IP PBX, Smartphone. Abstract VoIP (Voice over Internet Protocol is a long-distance voice communications over IP networks are used. In this study, IP PBX systems designed using VoIP -based technologies. IP PBX is a telephone switching device and data communication technology-based Internet Protocol (IP which controls the analog phone extensions and IP Phone extensions. VirtualBox software is

  13. SISTEM PENGELOLAAN ARSIP DI KANTOR PERUM PERHUTANI DIVISI REGIONAL JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Yudha Primantoro

    2015-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengelolaan arsip di Kantor Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah, kendala-kendala yang dihadapi setra upaya-upaya untuk mengatasi kendala dalam sistem pengelolaan arsip. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun subyek penelitian ini adalah petugas Sub.Bag. Umum dan petugas kearsipan di Kantor Perum Perhutani Divisi Regional Provinsi Jawa Tengah. Metode pengumpulan data dengan menggunakan hasil wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan empat teknik yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, simpulan verivikasi. Hasil penelitian menunjukkan sistem pengelolaan arsip di Kantor Perum Perhutani tahap pertama pengumpulan warkat, selanjutnya memeriksa tanda-tanda pelepasan oleh pimpinan, penetapan indeks, pemberian kode warkat, penyortiran, penyimpanan dan penataan warkat, pemeliharaan dan pengamanan arsip, penyusutan arsip, pemusnahan arsip. Kendala yang dihadapi pada saa tmemerikasa tanda-tanda pelepasan serta pendistribusian surat. Upaya yang dilakukan dengan mengirim surat kembali serta menyerahkan kepada pimpinan. The purpose of this study was to determine the records management system in the Office of Perum Perhutani Central Java Regional Division, constraints faced by Setra's efforts to overcome the obstacles in the archive management system. This study used a qualitative approach. The subject of this research is Sub.Bag officer. General and archival officer in the Office of the Regional Division Perhutanioffice Central Java Province. Data were collected by using interviews and documentation. Data were analyzed using four techniques of data collection, data reduction, data presentation, verification conclusions. The results show records management system in the first phase of the Office Perhutanioffice collection slips, then check for signs of release by the leadership, the determination of the index, script coding, sorting, storage and slips

  14. SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT GINJAL DAN SALURAN KEMIH DENGAN METODE BREADTH FIRST SEARCH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yogi Aditya Pratama

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract - Currently kidney disease affects adult mortality throughout the world especially continent of Asia, Australia, Northern Europe, and South America. Kidney disease can be a strong indicator of risk of death and end-stage renal disease. The cause of kidney disease is affecting due to lack of knowledge about the information the symptoms that arise in kidney disease and also the lack of health services and facilities especially to the kidney disease itself. An expert system is a knowledge-based system program that provides a solution that can solve the problem as it is usually done by experts. Development of an expert system using Breadth First Search method, which has advantages such as not going to hit a dead end in the search process solution, if there is more than one solution, the minimum solution will be selected to perform diagnosis of kidney and urinary tract diseases. So with this expected applications can improve the performance of health services and facilities, as well as the patient can take further action without having to wait for a doctor's examination. Keyword : Expert System, Kidney Disease, Urinary Tract, Breadth First Search Methode. Abstrak - Saat ini penyakit ginjal mempengaruhi kematian orang dewasa di seluruh Dunia khususnya Benua Asia, Australia, Eropa Utara, dan Amerika Selatan. Penyakit ginjal menjadi indikator kuat risiko kematian dan stadium akhir penyakit ginjal. Penyebab yang mempengaruhi penyakit ginjal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang informasi gejala-gejala yang timbul pada penyakit ginjal dan juga kurangnya pelayanan dan fasilitas kesehatan kususnya untuk penyakit ginjal itu sendiri. Sistem pakar merupakan sistem program berbasis pengetahuan yang menyediakan solusi yang dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. Pengembangan sistem pakar menggunakan metode Breadth First Search, yang mempunyai kelebihan diantaranya tidak akan menemui jalan buntu dalam melakukan

  15. Sistem Penghindar Halangan Otomatis dan Penahan Ketinggian Penerbangan pada Quadcopter

    OpenAIRE

    Dharmawan, Andi; Rahmawati, Nurulia

    2014-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk membuat sistem penghindar halangan otomatis dan penahan ketinggian terbang sesuai dengan jarak yang telah ditetapkan sehingga quadcopter dapat melakukan penerbangan tanpa terjadi tumbukan dengan benda di sekitarnya.Sistem penghindar halangan otomatis dan penahan ketinggian penerbangan yang dibuat dalam penelitian ini memanfaatkan quadcopterberbasis Arduino Nano. Pada quadcopter diberikan sensor jarak yang berfungsi mendeteksi jarak quadcopter dengan benda di sek...

  16. KONTRIBUSI SISTEM BUDAYA DALAM POLA ASUH GIZI BALITA PADA LINGKUNGAN RENTAN GIZI (Studi Kasus di Desa Pecuk, Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oktia Woro Kasmini

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRACTFactors that greatly affect the nutritional status is nutrition parenting children through food, which willrespond to and practiced by caregivers differently in each culture. Issues that were examined in this study isthe extent to which contributions will form a cultural system that supports parenting nutritional status ofchildren better nutrition in vulnerable environments in the Village Pecuk. This study used a qualitativeapproach with a focus on aspects of the culture system consisting of the elements of the norms, habits,values, beliefs and myths. Instrument in this study are the author's own and one researcher, questionnaire,food recall and the supporting instruments such as observation, interviews and FGDs. The results showedthat: 1 the vulnerable environment in the Village Pecuk nutrition, the nutritional status of children to begood because of the support system of the existing culture, 2 Elements of culture systems that supportparenting nutrition in the form of values, norms and practices, 3 patterns parental nutrition focuses on thehigh value of children.Keywords: cultural system, nutrition, environment, child Value ABSTRAK Faktoryang sangat mempengaruhistatus gizi adalah pola asuh gizi anak melalui makanan,yang akan direspon dan dipraktekan oleh pemberi perawatan secara berbeda-bedapada masing-masing budaya. Permasalahanyang dikajipada penelitian ini adalah sejauh mana kontribusi sistem budaya akan membentuk pola asuhyang dapat mendukungstatus gizi balitayang lebih baikpada lingkungan rentan gizi di Desa Pecuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokuspada aspek sistem budaya yang terdiri dari unsur-unsur norma, kebiasaan, nilai, kepercayaan dan mitos. Instrumen dalam penelitian ini adalah penulis sendiri beserta satu orang anggota tim peneliti, kuesioner, food recall dan instrumen pendukung berupa pedoman observasi, wawancara dan FGD. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1pada lingkungan rentan gizidi Desa

  17. Salmonella infections modelling in Mississippi using neural network and geographical information system (GIS).

    Science.gov (United States)

    Akil, Luma; Ahmad, H Anwar

    2016-03-03

    Mississippi (MS) is one of the southern states with high rates of foodborne infections. The objectives of this paper are to determine the extent of Salmonella and Escherichia coli infections in MS, and determine the Salmonella infections correlation with socioeconomic status using geographical information system (GIS) and neural network models. In this study, the relevant updated data of foodborne illness for southern states, from 2002 to 2011, were collected and used in the GIS and neural networks models. Data were collected from the Centers for Disease Control and Prevention (CDC), MS state Department of Health and the other states department of health. The correlation between low socioeconomic status and Salmonella infections were determined using models created by several software packages, including SAS, ArcGIS @RISK and NeuroShell. Results of this study showed a significant increase in Salmonella outbreaks in MS during the study period, with highest rates in 2011 (47.84 ± 24.41 cases/100,000; pGIS maps of Salmonella outbreaks in MS in 2010 and 2011 showed the districts with higher rates of Salmonella. Regression analysis and neural network models showed a moderate correlation between cases of Salmonella infections and low socioeconomic factors. Poverty was shown to have a negative correlation with Salmonella outbreaks (R(2)=0.152, p<0.05). Geographic location besides socioeconomic status may contribute to the high rates of Salmonella outbreaks in MS. Understanding the geographical and economic relationship with infectious diseases will help to determine effective methods to reduce outbreaks within low socioeconomic status communities. Published by the BMJ Publishing Group Limited. For permission to use (where not already granted under a licence) please go to http://www.bmj.com/company/products-services/rights-and-licensing/

  18. PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI, SALING KETERGANTUNGAN, KARAKTERISTIK SISTEM AKUNTANSI MANAJEMEN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arsono Laksmana

    2002-01-01

    Full Text Available The understanding of the antecedent conditions influencing the design of management accounting systems (MAS is very limited. Recently, researchers focus their attention on the understanding how different contingency variables influence MAS. The results of these studies have been, at best, equivocal and numerous calls have been made for further research.This study examines the role of management accounting system characteristics on the relationship to information technology, interdependence and managerial performance. Management accounting system characteristics was defined to the extent on which managers use broad scope MAS information for managerial decision making. Hypotheses were generated for indirect effects of contingency variables. The responses of 110 managers, drawn from manufacturing companies in East Java, were analyzed using a structural equation modelling (SEM. The results indicate that management accounting system characteristics act as a mediator in the relationship between information technology, organizational interdependence and managerial performance. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi rancangan sistem akuntansi manajemen (SAM masih sangat terbatas. Akhir-akhir ini perhatian peneliti telah dicurahkan untuk memahami bagaimana variabel kontinjensi yang berbeda mempengaruhi SAM. Banyak penelitian yang telah dilakukan menunjukkan hasil yang tidak konsisten, karenanya diperlukan penelitian-penelitian lanjutan. Penelitian ini mengkaji peran karakterisrik sistem akuntansi manajemen terhadap hubungan antara teknologi informasi, saling ketergantungan dan kinerja manajerial. Karakteristik SAM didefinisikan sebagai tingkat dimana manajer menggunakan informasi SAM scope untuk pengambilan keputusan manajerial. Respon yang diperoleh dari 110 manajer yang bekerja pada perusahaan industri manufaktur di Jawa Timur dianalisa dengan menggunakan structural equation modelling (SEM. Hasil penelitian

  19. Towards a GIS Evaluation Methodology

    African Journals Online (AJOL)

    sekuru

    Abstract. There is a growing use of Geographic Information Systems (GIS) within the public sector in ... decision making and in public policy formulation and implementation. From a public sector .... Directorate of Water Resources Management.

  20. Pengaruh Modifikasi Heat Exchanger Tipe Concentric Tube Terhadap Performance Sistem Refrigerasi Cascade

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jhona Purnama Putra

    2014-03-01

    Full Text Available Dalam beberapa bidang industri seperti pengawetan makanan, perminyakan, pengolahan bahan-bahan kimia dan pendinginan setempat (spot cooling pada industri baja dibutuhkan kondisi ruangan yang sangat rendah berkisar antara -30°C hingga -60°C. Maka dari itu digunakanlah sistem refrigerasi cascade yang disusun atas dua stage yaitu high dan low. Dimana kedua stage ini digabungkan menjadi satu oleh sebuah heat exchanger yang melakukan perpindahan kalor dari kondensor low stage menuju evaporator high stage. pada penelitian terdahulu alat penukar panas yang digunakan yaitu alat penukar panas tipe concentric tube masih menunjukan performa yang belum baik kepada sistem refrigerasi cascade. Penelitian dilakukan dengan memodifikasi alat penukar panas dan menganalisa performa sistem setelah dilakukannya modifikasi penambahan panjang pada alat penukar panas, dengan fluida kerja refrigeran Musicool-22 di High Stage dan R-404A di Low Stage. Setelah perancangan alat selesai, dilakukan eksperimen pada sistem tersebut dengan variasi beban pendinginan menggunakan electric heater di evaporator Low Stage sebesar 0 (tanpa beban, 6, 16, 40, 60, dan 98 Watt.. Hasil dari studi eksperimen ini menunjukkan nilai-nilai optimum yang didapatkan yaitu pada pembebanan 60 Watt dengan Qevap = 0,599 kW, COP cascade = 0,968 dan temperatur di dalam cooling box sebesar -30,1°C serta nilai-nilai maksimum dari performa sistem refrigerasi cascade pada beban 98 Watt yaitu kapasitas pendinginan maksimum pada sistem Low Stage adalah 0,60654 kW, kerja maksimum kompresor pada sistem High Stage 0,1711 kW dan Low Stage 0,4432 kW, nilai COP cascade maksimum 0,9969, efek refrigerasi maksimum pada Low Stage 137,85 kJ/kg, HRR maksimum pada Low Stage 1,731. Kemudian diperoleh nilai effectiveness cascade heat exchanger tertinggi 0,922 dan terendah 0,912 serta nilai NTU tertinggi 7,1800 dan terendah 6,4121.

  1. Sistem Pre Kompilasi Data Tracer Studi Online Ditjen Belmawa Ristekdikti (Studi Kasus: Politeknik Harapan Bersama

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Very Kurnia Bakti

    2017-01-01

    Full Text Available Tracer studi merupakan salah satu upaya yang diharapkan dapat menyediakan informasi untuk mengevaluasi hasil pendidikan di Politeknik Harapan Bersama dari kuisioner yang diberikan kepada alumni. Kegiatan tracer studi ini sudah dilaksanakan secara online, namun masih terdapat kendala pada bagian sistem yang digunakan saat ini, hal tersebut menyebabkan Politeknik Harapan Bersama tidak dapat melaporkan / mengunggah hasil tracer studi kepada Ditjen Belmawa Ristekdikti, dimana form kuisioner dan data export tracer studi yang dihasilkan berbeda dengan kebutuhan seperti yang tercantum pada surat edaran No. 313/B/SE/2016 tentang pelaksanaan tracer studi di tingkat perguruan tinggi. Mengingat pentingnya tracer studi sebagai umpan balik bagi Politeknik Harapan Bersama, maka perlu solusi untuk mengatasi kekurangan sistem ini. Dengan merubah sistem yang ada dengan sistem tracer studi yang baru merupakan solusi yang tepat dalam permasalahan ini. Sistem tracer studi yang baru mampu menghasilkan data tracer studi alumni dan pengisian form kuisioner sesuai dengan standar Ditjen Belmawa Ristekdikti yang dapat diunggah sistem tracer studi ristekdikti.

  2. PERBEDAAN RISK PRIORITY NUMBER DALAM FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS FMEA SISTEM ALAT BERAT HEAVY DUTY TRUCK HD 785-7

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Syafwansyah Effendi

    2015-04-01

    -ratanya nilai RPN nya adalah paling kuat berbeda. Dari hasil pengujian secara statistik, dapat disimpulkan bahwa rata-rata nilai RPN masingmasing sistem adalah berbeda secara signifikan. Dan dari hasil uji Tukey HSD maupun Duncan terlihat bahwa ada tiga sampai empat kelompok rata-rata nilai RPN yang berbeda, dan yang terbesar adalah pada Electric System yaitu rata-rata nilai RPN 197,7

  3. Teaching with a GIS using existing grade 7--12 curricula

    Science.gov (United States)

    Brown, Stephen Castlebury

    As Geographic Information Systems (GIS) become less expensive and easier to use, the demand for individuals knowledgeable of this technology increases. Associated with this is the current and future necessity of a public who understands the wide range of technical proficiencies needed for accurate GIS mapping. On a nationwide basis, GIS education in K--12 schools is rare. In the few instances where a school teaches students about these technologies, it is usually led by a single teacher and is not taught on a school-wide basis. This situation exists despite some research indicating that a classroom GIS might enhance the learning of students. Two primary barriers to teacher use and acceptance of a classroom GIS have been identified. First, most teachers lack any training in the use of a GIS. Secondly, there is conflict over focusing upon teaching about the use of a GIS or teaching with a GIS. Beginning in August of 1996 and concluding in August of 1998, nine separate GIS education programs were conducted for a variety of youths and adult educator audiences. Observations of participant's interactions with the GIS program ArcView would lead to the development of a demonstration curriculum and GIS application. To overcome institutional and educational barriers to youth GIS education, a curriculum partly adapted from existing materials and partly created from original materials was developed in Hypertext Markup Language (HTML). A corresponding GIS application was developed to teach about a GIS while instructing with a GIS. The curriculum was distributed for use on CD-ROM and called Georom. The hypertext curriculum provided lessons and exercises that addressed National Science Education Standards and was accessed using an Internet web browser. The curriculum included World Wide Web links to Internet sites with more information about specific topics. Modifications were made to ArcView's Graphical User Interface (GUI) that maintained the general appearance of its standard

  4. COSMO-SkyMed and GIS applications

    Science.gov (United States)

    Milillo, Pietro; Sole, Aurelia; Serio, Carmine

    2013-04-01

    Geographic Information Systems (GIS) and Remote Sensing have become key technology tools for the collection, storage and analysis of spatially referenced data. Industries that utilise these spatial technologies include agriculture, forestry, mining, market research as well as the environmental analysis . Synthetic Aperture Radar (SAR) is a coherent active sensor operating in the microwave band which exploits relative motion between antenna and target in order to obtain a finer spatial resolution in the flight direction exploiting the Doppler effect. SAR have wide applications in Remote Sensing such as cartography, surface deformation detection, forest cover mapping, urban planning, disasters monitoring , surveillance etc… The utilization of satellite remote sensing and GIS technology for this applications has proven to be a powerful and effective tool for environmental monitoring. Remote sensing techniques are often less costly and time-consuming for large geographic areas compared to conventional methods, moreover GIS technology provides a flexible environment for, analyzing and displaying digital data from various sources necessary for classification, change detection and database development. The aim of this work si to illustrate the potential of COSMO-SkyMed data and SAR applications in a GIS environment, in particular a demostration of the operational use of COSMO-SkyMed SAR data and GIS in real cases will be provided for what concern DEM validation, river basin estimation, flood mapping and landslide monitoring.

  5. Ground subsidence information as a valuable layer in GIS analysis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Murdzek Radosław

    2018-01-01

    Full Text Available Among the technologies used to improve functioning of local governments the geographic information systems (GIS are widely used. GIS tools allow to simultaneously integrate spatial data resources, analyse them, process and use them to make strategic decisions. Nowadays GIS analysis is widely used in spatial planning or environmental protection. In these applications a number of spatial information are utilized, but rarely it is an information about environmental hazards. This paper includes information about ground subsidence that occurred in USCB mining area into GIS analysis. Monitoring of this phenomenon can be carried out using the radar differential interferometry (DInSAR method.

  6. Ground subsidence information as a valuable layer in GIS analysis

    Science.gov (United States)

    Murdzek, Radosław; Malik, Hubert; Leśniak, Andrzej

    2018-04-01

    Among the technologies used to improve functioning of local governments the geographic information systems (GIS) are widely used. GIS tools allow to simultaneously integrate spatial data resources, analyse them, process and use them to make strategic decisions. Nowadays GIS analysis is widely used in spatial planning or environmental protection. In these applications a number of spatial information are utilized, but rarely it is an information about environmental hazards. This paper includes information about ground subsidence that occurred in USCB mining area into GIS analysis. Monitoring of this phenomenon can be carried out using the radar differential interferometry (DInSAR) method.

  7. Integrating ArcGIS Online with GEOSS Data Access Broker

    Science.gov (United States)

    Lucchi, Roberto; Hogeweg, Marten

    2014-05-01

    The Global Earth Observation System of Systems (GEOSS) seeks to address 9 societal benefit areas for Earth observations to address: disasters, health, energy, climate, agriculture, ecosystems, biodiversity, water, and weather. As governments and their partners continue to monitor the face of the Earth, the collection, storage, analysis, and sharing of these observations remain fragmented, incomplete, or redundant. Major observational gaps also remain (particularly as we seek to look beneath the surface of the land and the water). As such, GEO's credo is that "decision makers need a global, coordinated, comprehensive, and sustained system of observing systems." Not surprisingly, one of the largest block of issues facing GEOSS is in the area of data: the access to data (including the building services to make the data more accessible), inadequate data integration and interoperability, error and uncertainty of observations, spatial and temporal gaps in observations, and the related issues of user involvement and capacity building. This is especially for people who stand to gain the most benefit from the datasets, but don't have the resources or knowledge to use them. Esri has millions of GIS and imagery users in hundreds of thousands of organizations around the world that work in the aforementioned 9 GEO societal benefit areas. Esri is therefore proud to have entered into a partnership with GEOSS, more specifically by way of a Memorandum of Understanding (MOU) between Esri and the Earth and Space Science Informatics (ESSI) Laboratory of Prof. Stefano Nativi at the CNR (National Research Council of Italy) Institute of Atmospheric Pollution Research. Esri is working with the ESSI Lab to integrate ArcGIS Online by way of the ArcGIS Online API into the GEOSS Data Access Broker (DAB), resulting in the discoverability of all public content from ArcGIS Online through many of the search portals that participate in this network (e.g., DataOne, CEOS, CUAHSI, OneGeology, IOOS

  8. Sistem Penjejak Pipa pada Balon Udara dengan Menggunakan Kamera dan Kontrol Logika Fuzzy

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dion Hayu Fandiantoro

    2017-01-01

    Full Text Available Balon udara merupakan salah satu jenis Unmaned Aerial Vehicle (UAV yang mampu bergerak secara otomatis, salah satu aplikasinya adalah sebagai penjejak pipa. Pada dasarnya digunakan sistem navigasi dengan bantuan global positioning system (GPS dan kontrol PID untuk mengatur arah tujuan. Tetapi penggunaan GPS pada daerah yang tidak memiliki ruang terbuka bebas tidaklah memungkinkan dikarenakan pada daerah tersebut sinyal GPS menjadi lemah ataupun hilang. Sehingga dibutuhkan sebuah sistem yang dapat bekerja secara independen tanpa menggunakan GPS dalam proses penjejakan pipa. Digunakan proses pengolahan citra dengan contour finding dan region of interest yang terpadu dalam sebuah sistem yang terdiri dari Raspberry Pi dan Arduino Mega dalam memandu balon udara untuk menyusuri pipa, sehingga balon udara dapat berjalan secara otomatis menyusuri pipa. Serta digunakan kontrol logika fuzzy untuk menentukan kecepatan motor untuk mempertahankan keseimbangan dan untuk menyusuri pipa. Hasil dari pengujian yang dilakukan dengan simulasi menggunakan pipa fleksibel berwarna biru pada tugas akhir ini menunjukan bahwa balon udara dapat menyusuri pipa dengan panduan pipa fleksibel. Selain menyusuri pipa fleksibel, balon udara juga dipertahankan kondisi roll-nya untuk selalu setimbang. Didapatkan kesalahan ukur dalam proses penjejakan pipa sebesar 4,7%, sedangkan untuk kondisi roll didapatkan kesalahan sebesar 0,76%.

  9. SISTEM PENJUALAN SPARE PART TOKO AJM MOTOR MENGGUNAKAN CI BERBASIS ARSITEKTUR MVC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ade Setiadi

    2016-11-01

    Full Text Available Saat ini penggunaan komputer dan perangkat lunak semakin banyak hingga ke berbagai kehidupan, bahkan sampai pada bidang ekonomi. Sistem Informasi merupakan peranan sangat penting dalam kegiatan bisnis di suatu perusahaan. Toko AJM Motor bergerak dalam bidang penjualan spare part mobil dan masih menggunakan cara yang konvensional dalam mengolah data tentang transaksi penjualan, untuk itu Toko AJM Motor membutuhkan sistem informasi yang dapat menunjang kelancaran dalam melakukan transaksi penjualannya. Dalam dunia teknologi khususnya pemrograman saat ini, baik itu desktop maupun web base semakin marak pengerjaannya menggunakan framework dan salah satu framework berbasis PHP yang banyak digunakan yaitu CodeIgniter (CI. Framework CI memang dikembangkan untuk memudahkan dalam developing aplikasi dengan struktur file source code-nya menggunakan pendekatan arsitektur Models-Views-Controller (MVC dan pemrograman berorientasi objek. Oleh sebab itu, kami menggunakan CI dalam developing aplikasi ini dengan metode Object Oriented Analysis and Design sebagai metode pengembangan system. Dengan dirancangnya sistem ini telah mempermudah pemilik toko dalam mengelola data pelanggan, supplier dan barang yang di beli dan di jual serta pembuatan laporan yang diperlukan untuk perhitungan penjualan dan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pemilik toko secara up to date. Kata kunci: codeigniter (CI, models-views-controller (MVC, object oriented, penjualan.

  10. STRATEGI PENATAAN GAMBAR PADA SISTEM MULTI KAMERA DALAM PRODUKSI PROGRAM INBOX SCTV

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reni Puspitasari

    2017-05-01

    Full Text Available The live In-SCTV Inbox program is produced with a multi-camera system because with the use of multiple cameras will produce images with various variations of composition, camera angle, type of shot in a series of time. The purpose of this research is to know the image designing strategy on multi camera system in SCTV Inbox program. There are two stages in the image structuring strategy. The first is visualization, which translates words that contain ideas into individual images. The second is the picturization, which is the activity of assembling individual images in such a way that their continuity contains a certain meaning. The paradigm of this research is constructivism where the truth of a social reality is seen as the result of social construction. The type of research used in the research is qualitative which produce descriptive data and research method used is case study. The results of research on image structuring strategy on multi-camera system in SCTV Inbox program then the researchers made the conclusion that each image that is shown in Inbox program produced with multi-camera system, based on the arrangement of image strategy that has been established and agreed between the director and the cameraman in Pre production and production stages. Program Inbox SCTV yang tayang secara langsung diproduksi dengan sistem multi kamera karena dengan penggunaan kamera lebih dari satu akan menghasilkan gambargambar dengan berbagai variasi komposisi, angle kamera, type of shot dalam satu rangkaian waktu. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi penataa gambar pada sistem multi kamera di program Inbox SCTV. Terdapat dua tahap yang dilakukan dalam strategi penataan gambar. Pertama adalah visualisasi (visualization, yakni menerjemahkan kata-kata yang mengandung gagasan menjadi gambar secara individual. Kedua adalah penggambaran (picturization, yakni kegiatan merangkai gambar-gambar individual sedemikian rupa, sehingga

  11. Sistem Pakar Diagnosa Depresi Mahasiswa Akhir Dengan Metode Certainty Factor Berbasis Mobile

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Apip Supiandi

    2018-04-01

    Full Text Available Abstrak Tingkat depresi pada mahasiswa mengalami peningkatan dibandingkan usia anak‐anak dan usia dewasa. Pada orang depresi cenderung tidak akan memperhatikan pola makan dan aktivitas fisiknya. Oleh sebab itu perlu adanya tindakan/penanganan secara dini untuk mencegah orang dewasa terjangkit depresi. Metode Certainty Factor merupakan metode yang mendefenisikan ukuran kepastian terhadap suatu fakta atau aturan, untuk menggambarkan tingkat keyakinan pakar terhadap masalah yang sedang dihadapi, dengan menggunakan Certainty Factor ini dapat menggambarkan tingkat keyakinan pakar. Untuk itu, dalam penelitian ini akan dilakukan analisa data tingkat depresi pada mahasiswa tingkat akhir menggunakan metode certainty factor. Dibutuhkan sebuah sistem yang dapat mewakili seorang pakar yang memiliki basis pengetahuan dan pengalaman tentang masalah depresi, yaitu sebuah sistem pakar. Teknologi berbasis mobile saat ini semakin pesat, yang mengakibatkan meningkatnya aplikasi-aplikasi mobile berbasis android. Oleh karena itu, agar mendapatkan nilai informasi yang lebih cepat dan fleksibel, sistem pakar ini akan diaplikasikan dalam bentuk aplikasi mobile berbasis Android sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian yang diimplementasikan ke dalam aplikasi android ini dapat membantu para pengguna khususnya para orang tua dalam mendiagnosa tingkat depresi pada mahasiswa tingkat akhir. Kata Kunci: Sistem Pakar, Certainty Factor, Depresi, Aplikasi Mobile Abstract The rate of depression in students has increased compared to the age of children and adult age. In the depressed person tends not to pay attention to diet and physical activity. Therefore, the need for early action / treatment to prevent adults infected with depression. Certainty Factor method is a method that defines the size of certainty to a fact or rule, to describe the level of expert confidence to the problem at hand, using Certainty Factor can describe the level of expert confidence. For that, in

  12. Teaching with ArcGIS Pro

    OpenAIRE

    Theller, Larry

    2016-01-01

    For Fall semester 2016 the ABE department moved the course ASM 540 Basic GIS from ArcGIS Desktop 10.2 to ArcGIS Pro 1.3. This software from ESRI has a completely new look and feel, (ribbon-based rather than cascading menus) and is a true 64 bit application, capable of multi-threading, and built on Python 3. After ArcGIS Desktop 10.5 is released, desktop ends and the future release will be ArcGIS Pro; so it makes sense to switch sooner rather than later. This talk will discuss some issues and...

  13. SISTEM KOMPUTERISASI PRESENSI KARYAWAN DENGAN FINGERPRINT DI STMIK AMIKOM PURWOKERTO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Jahir

    2011-02-01

    Full Text Available I'enelitian yang bcrjulul Sisten Kompulerisasi presensi Karyawan tlenganFingerprint ini be ujuan untuk membangun iptikasi presensi d"ngoi ^erggurrft on4:suo:r!.. Metode yang digunakan uautr pengembangan sistem menggunaka, modelI4/ater Fall yaitu : penentuan cJan Anarisi siesrfitsistem mudah trioperasionaioT. 'nori anarisa kerayakan sistem,penel,itian .ini juga layak dikembaigkar, d"ngi, pirn,trrgon payback periodmembutuhkan waktu 3 tahun 0,1 tio, i*rsto'riiyikan kZmbali,-^;;gg;;k";pcrhirungun Ret rn of lnvcs,tment, nilai ya.nq ditlynat 17,9% ladt nOt , 6,-'irr*",,perhitungan Net Presenr Value n-ilar yang didapakn Rp. 6.92g.619 sehingga NpV >0, dengan,perhirungan Beneft.Co,t. Rstios fi[iirrai[ekm on,o,otrrri;;;;;"r0nilai perbandingan yang didapatkan.1,5 schingga I L Dari p"rniir-ry*' "rii;ikclayakan dengan ke empai merode diatas makiiystem layuk ,itrt ,lifu7g,rn'io,dikembangkan. Dalam -penelitian iri .,airi*putioni"'U. n, STMIK AMKOMPurwokerto pertu dibuit rancang bangun 'sistem presensi Karyawan dengan .menggunakan Fingerprint sebaga,i arat seisor sicrik jari un!uk proses'ider,,7i"ri'i,l::t"'::,rry. 2. Sistem.yang dibangun.j.uga.mampu meryaiikan ir\\oi,iri i"r$,Iaporan rekap presensi karvawan yang dibutuhkan ileh: bignn fup"goroion,Lo[ionkeuangan dan bagian lain ang membutuhkan.

  14. Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway di Petshop "PetZone"

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siska Fadhilah Wati

    2013-09-01

    Full Text Available Dewasa ini teknologi informasi sangat membantu dalam dunia bisnis. Kemudahan yang ditawarkan akan menjaring lebih banyak konsumen. Namun, perusahan tingkat menengah seperti PetZone saat ini masih jarang yang menawarkan kemudahan berbelanja atau pemesanan layanan secara online. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem berbasis web di perusahaan PetZone yang dapat memudahkan pemilik dan karyawan dalam apenjualan, pelayanan, dan pemasaran, serta memudahkan pelanggan dalam jual-beli barang dan jasa. Atas dasar masalah tersebut dibangun Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway untuk menunjang proses bisnis yang ada. Sistem informasi dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP framework Codeigniter, javascript untuk tampilan yang dinamis, dan database MySQL. Proses pembuatan dan pengembangan Sistem Informasi Penjualan ini menggunakan metode air terjun. Metode air terjun meliputi kebutuhan pengguna, analisis, rancangan, implementasi dan pengujian. Pemodelan Sistem Informasi yang dibangun menggunakan metode berorientasi objek UML (Unified Modeling Language yang terdiri dari Use case  diagram, Class diagram dan Sequence diagram. Hasil pengujian Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway menunjukkan bahwa semua fitur yang terdapat baik dalam sistem informasi maupun SMS gateway dapat bekerja dengan baikdengan ratusan sample data, dan server SMS gateway dapat memproses lebih dari satu SMS secara bersamaan. Dalam perkembangan ke depannya nanti, Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway masih dapat dikembangkan lagi dengan menambah fitur-fitur pada SMS gateway sehingga lebih memudahkan konsumen.

  15. Pengembangan SIVAJAR : Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Dedy Prasetia

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan : (1 Menghasilkan rancangan dan mengembangkan SIVAJAR : Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja, (2 Mengetahui respon guru dan siswa terhadap implementasi SIVAJAR : Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan dengan model waterfall, yaitu model yang bersifat sistematis dan berurutan dalam membangun perangkat lunak, mulai dati tahap analisis, desain, implementasi, dan pengujian. Analisis dilakukan melalui observasi dan wawancara langsung dengan wakasek kurikulum, guru dan siswa SMK Negeri 3 Singaraja. Implementasi penelitian ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan Javascript dengan framework laravel serta Sublime sebagai code editor. Pengujian SIVAJAR (Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu : (1 Pengujian blackbox (pengujian fungsionalitas diperoleh seluruh proses telah mampu berjalan dengan baik, (2  Pengujian whitebox (pengujian prosedural diperoleh pengimplementasian algoritma telah berhasil, (3 Pengujian usibility testing diperoleh sistem sudah efektif dan efisien serta untuk kepuasan pengguna telah menghasilkan bahwa pengguna merasa puas menggunakan SIVAJAR : Sistem Informasi Evaluasi Belajar Berbasis Web (Studi Kasus : SMK Negeri 3 Singaraja.   Kata kunci: Evaluasi Belajar, Sistem Informasi, Web, SMK

  16. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN BERBASIS WEBSITE DI BAGIAN KEPAGAWAIAN SDN BINAKARYA I KABUPATEN GARUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Reza Fachlevi

    2017-11-01

    Full Text Available Sistem informasi kepegawaian merupakan sebuah sistem yang bertujuan untuk mengelola data kepegawaian sebuah, kebutuhan akan informasi pada saat ini semakin meningkat hal ini memnuntut kinerja sebuah informasi untuk cepat dan dapat di dapat di percaya dalam mengelola informasi. Namun dalam hal ini pelaksanaan Sistem informasi kepegawaian di SDN BINAKARYA 1 masih mengalami beberapa  kendala,  seperti  dalam  hal  pengolahan  data  KGB,  Kenaikan  pangkat,  kepensiunan  serta penilaian pegawai. Oleh sebab itu, maka dikembangkanlah sistem informasi kepegawaian tersebut dengan tujuan untuk membantu proses pengajuan pensiun, KGB, kenaikan pangkat, penilaian pegawai sehingga dapat mempercepat pekerjaan.Dalam penelitian ini metode penelitian yang digunakan   ialah metode deskriptif  dan  tindakan  (aksi  serta  untuk  merancang  sistem  informasi  kepegawaian  digunakan pendekatan berorientasi objek (OOP dan untuk metode pengembangan menggunakan metode prototipe, serta alat bantu yang digunakan adalah usecase, activity diagram, class diagram, object diagram dan deployment diagram.Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem informasi kepegawaian yang dapat membantu pegawai dalam menyipkan persyaratan kenaikan pangkat kepensiunan penilaian pegawai dengan adanya sebuah database yang terintegrasi.

  17. Risiko Rantai Pasok Minuman Sari Apel Dalam Perspektif Sistem Traceability

    OpenAIRE

    Handayani, Dwi Iryaning

    2014-01-01

    Risiko merupakan faktor-faktor yang menghambat operasional pada rantai pasok makanan yang tidak dapat dihindari akan tetapi dapat diminimalisir atau dihilangkan dengan melakukan penanganan risiko yang tepat. Salah satu penanganan risiko dengan menggunakan sistem traceability. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melakukan penaksiran risiko yang terjadi pada rantai pasok minuman sari apel berdasarkan informasi sistem traceability. Dalam penelitian ini menggunakan metode SCOR (Supply ...

  18. TRASNFORMASI ORGANISASI, PENGELOLAAN SUMBER DAYA, DAN APLIKASI SISTEM INFORMASI PADA PASCASARJANA UIN ALAUDDIN MAKASSAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Yaumi

    2015-06-01

    Full Text Available Abstract: This study aimed at constructing the system of (1 organizational transformation (2 human resources empowerment, and (3 information system application to support learning organization at the post graduate program of UIN Alauddin Makassar. The research type was a generic, basic, or interpretive qualitative research. The methods of data collection were interview guide, observation sheet, and documentation and analyzed data using data reduction, data display, data conclusion and data verification. The results showed that the model of organiza-tional transformation to support learning organization at post graduate program of UIN Alauddin combined vision, culture, strategy, and structure. Human resource empowerment was emphasized to the staff, faculty, and student’s empowerment. The empowerment of the alumni, stake holders, parents, and community has not been integrated. Model of technology systems appli­cation that was used in the post graduate program of UIN Alauddin maximized the use of CCTV, Wi-Fi, and software for financial administration. Learning resources in this institutions included textbooks, handouts, papers, PowerPoint presentations, and the Internet. Electronic equipment supporting system the digitization process of online learning resources covered journal of post graduate program that contained online abstract. Other sources such as e-books, online journals, digitization of theses and dissertations have been agreed and are in the process of development. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sistem (1 transformasi orga­ni­sasi, (2 pemberdayaan sumber daya manusia, dan (3 aplikasi sistem informasi untuk mendukung organisasi belajar pada Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif generik, dasar, atau interpretatif. Metode pengumpulan data meng­gunakan pedoman wawancara, panduan obser­vasi, dan studi dokumen dengan reduksi data, sajian data, dan penarikan

  19. INTEGRASI KEBIJAKAN PERSEDIAAN-TRANSPORTASI (PENGIRIMAN LANGSUNG DAN BERBAGI DI SISTEM RANTAI PASOK 4-ESELON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amelia Santoso

    2009-01-01

    Full Text Available Coordination among manufacturers, distributors and retailers is a key of success in supply chain management. Moreover, coordination is also needed in distributing product (managing inventory and transportation from an echelon to its successive echelons. The transportation policy and inventory policy affect each others so the inventory and transportation policy should be integrated. This paper develops model of integrated inventory-transportation policies in 4-echelons supply chain systems that consist of a manufacturer, a distribution center, distributors and retailers. This model considers continuous production process as well as time-dependent demand. We consider direct and sharing shipping at distributor when we only consider direct shipping at manufacturer and distribution center. The production policy at the manufacturer, replenishment policies at the distribution center, distributors and retailers, and transportation policies at the manufacturer, distribution center and distributors will be determined in order to minimize system cost. The system cost consists of total costs at the manufacturer, distribution centers, distributors and retailers. Due to the model is classified as NP-hard model, the model is solved using genetic algorithm. From the result of genetic algorithm, the total system cost if the distributors who use sharing shipping as well as direct shipping, is lower stasitiscally than the distributors who only use direct shipping for delivering produk to their retailers. Abstract in Bahasa Indonesia: Koordinasi antar pabrik, distributor dan pengecer merupakan kunci keberhasilan dalam sistem rantai pasok. Koordinasi diperlukan saat pendistribusian produk (pengaturan persediaan dan transportasi dari satu eselon ke eselon di bawahnya. Kebijakan transportasi mempengaruhi kebijakan persediaan dan sebaliknya oleh karena itu kedua kebijakan tersebut seharusnya ditetapkan secara terintegrasi. Paper ini mengembangkan model integrasi

  20. IMPLEMENTASI SISTEM AUTENTIKASI JARINGAN HOTSPOT UNIVERSITAS UDAYANA DENGAN MENGGUNAKAN OPEN SOURCE FREERADIUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pande sudiarta

    2010-07-01

    Full Text Available Universitas Udayana sudah menyediakan layanan akses hotspot di beberapa Fakultasnya baik yang berada diKampus Denpasar, Kampus Nias, maupun di Kampus Bukit Jimbaran. Untuk dapat memanfaatkan layanan hotspot,user harus login terlebih dahulu dan melewati proses autentikasi username dan password. Saat ini user account digeneratedari ticket printer yang terpasang ke masing-masing akses poin yang ada di Universitas Udayana. Melihatbanyaknya layanan hotspot yang ada di Universitas Udayana, tentunya akan menyulitkan user karena masingmasinghotspot mempunyai account yang berbeda-beda. Sehingga dilakukan penelitian bagaimanamengimplementasikan sistem autentikasi terpusat menggunakan open source freeradius dan mysql sebagai databaseuser serta mengimplementasikan manajemen sistem yang berbasis web interface untuk memudahkan administratoratau operator dalam mengelola user.Hasil penelitian ini akan dipakai sebagai sistem yang akan menangani autentikasi user jaringan hotspot secaraterpusat di Universitas Udayana. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan metode analisisdeskriftif yaitu menganalisis data-data hasil pengujian yang dilakukan dan menarik kesimpulan dari hasil analisistersebut. Pengujian dilakukan dengan menguji kestabilan sistem dalam menangani permintaan autentikasi dalamjumlah yang banyak yang login dalam waktu yang bersamaan, menerapkan secondary server, melakukan pengujianseberapa signifikan pengaruh jarak terhadap time latency autentikasi user dengan account radius, pengujian timelatency autentikasi user yang akses ke extended akses poin baik yang menggunakan gelombang radio dan fiber optikdengan account radius. Dalam mengimplementasikan sistem autentikasi radius diperlukan server radius yang akanmenangani proses autentikasi, autorisasi dan accounting user. Semua hotspot yang terintegrasi dengan server radiusakan melakukan autentikasi ke sebuah server radius.Dengan menerapkan web based administration interface, maka

  1. Energy management based on AM/FM/GIS for phase balancing application on distribution systems

    International Nuclear Information System (INIS)

    Kuo, C.-C.; Chao, Y.-T.

    2010-01-01

    Unbalanced feeder systems may deteriorate of power quality, and increase investment and operating costs for distribution systems. The phase swapping method recommends re-phasing circuits of laterals and transformers for making the current and voltage balanced and also reducing feeder loss and voltage drop. In this paper, an application program, based on the automated mapping/facilities management/ geographic information system (AM/FM/GIS) is developed which contains a function of automatically computing Z-bus, load flow and phase balancing of feeders with phase swapping by using easily selecting of feeder on a graphic user interface application. Therefore, the relative data need not be keyed in manually. The presented phase balancing algorithm are based on database and related data structures developed on the AM/FM/GIS and Visual Basic software, which can be integrated into the Tai-Power distribution automation system. Then, the phase balancing algorithm is designed to handle the load patterns and the load of transformers that connect specific feeders when evaluating phase swaps that will result in reduced daily circuit losses over all load points. The proposed application not only can effectively reduce the circuit loss and improves phase balancing, but also enhances power quality efficiently under easily using environment.

  2. A GIS based hydrogeomorphic approach for identification of site ...

    Indian Academy of Sciences (India)

    a Geographical Information System (GIS) based hydrogeomorphic approach in the Bhatsa and. Kalu river basins of Thane district, in western DVP. The criteria adopted for the GIS analysis were based .... segments of the rivers. The majority of the lineaments correspond to either dyke ridges or stream channels which are of ...

  3. SISTEM PAKAR UNTUK BUDIDAYA TAMBAK UDANG PUTIH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ega Dioni Putri

    2012-05-01

    Full Text Available Tambak udang putih merupakan sebuah ekosistem buatan kompleks yang membutuhkan bantuan manusia untuk mempertahankan keseimbangan elemen-elemen pembentuknya. Permasalahan di dalamnya disebabkan oleh proses ekologis baik secara biologi, kimia, maupun fisika yang saling terkait. Sehingga untuk menghasilkan solusi optimal perlu diperhitungkan bagaimana keterhubungan antar elemen. Pengetahuan mengenai hubungan elemen-elemen tersebut umumnya dikuasai oleh pakar, tetapi tidak seluruh tambak mampu menyediakan pakar dalam budidayanya. Pengembangan sistem pakar dalam penelitian ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan pakar di tambak udang menggunakan teknik klasifikasi. Pengetahuan pakar direpresentasikan dalam decision table dengan penggunaan multi atribut. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan solusi dari berbagai variasi masalah yang mungkin terjadi di tambak seperti pakar dan fleksibel untuk dimodifikasi. White shrimp embankment is a complex artificial ecosystem that requires human intervention to maintain the balance of its constituent elements. The problems inside are caused by ecological processes therein, either biology, chemistry, and physics that are interlinked so as to produce the optimal solution needs to be taken into account how the connection between elements. Knowledge about the relationships among these elements is generally dominated by experts, but not all embankments are able to provide experts in the cultivation. Development of expert systems in this study aimed to answer the needs of experts in shrimp embankments using the classification technique. Expert knowledge is represented in a decision table with the use of multi attributes. The experimental results show that the system is capable of generating solutions from a variety of problems that may occur in embankments such as expert and versatile to be modified.

  4. Archeology and GIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Janez Dular

    1992-12-01

    Full Text Available Concepts of spatial and landscape archaeologu have been accepted within Stepene archaeology for a decade. These concepts are based on the assumption  that man, by his diverse activities, made a tremendous impact on the landscape as a whole. Therefore in the research of archaeological settlement patterns, the whole landscape should be observed and analgzed. Diverse techniques of archaeological survey for data collection were developed and theoretical concepts for interpretation of those data were adapted from geographg, but onlg by applying GIS technology were this concepts made accessible to ali archaeologists. Basic concepts for GIS applications were defined in the research project "The Genesis of the cultural landscape" at the Department of Archaeology of the University of Ljubljana. However, the Hvar Project, as the first archaeological čase study, played the crucial role in acceptance of GIS technology. The analyses were concentrated on the possibilities of GIS applications in archaeo logical analysis. The best results were achieved in definition of archaeological site territories, subsistence strategies, communications and trade analyses. Few regional čase studies were started this gear because it is to be expected that soon the majoritg of the GIS archaeological applications will be in protection and management of cultural heritage. Simultaneously the Institute for Archaeology at the Slovene Academy of Sciences and Art has started with the computerization of the site and monuments database which will be integrated into the state GIS.

  5. An evaluation of Public servant awareness and use of GIS/Remote ...

    African Journals Online (AJOL)

    UDOKA ASIYANBOLA

    supply (electricity) problem, lack of knowledge about GIS/remote sensing ... Key words: Public servant, Geographical Information Systems (GIS), Remote Sensing, ... space science and technology for the socio-economic benefits of the nation.

  6. PENGARUH COMPUTER SELF-EFFICACY, COMPUTER ANXIETY DAN ATTITUDE PADA SYSTEM USE DAN DAMPAKNYA TERHADAP USER SATISFACTION DAN INDIVIDUAL IMPACT (Studi pada Mahasiswa Program Sarjana Angkatan 2011-2013 sebagai Pengguna Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM di Universitas Brawijaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wempi Naviera

    2017-06-01

    ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kepuasan mahasiswa terhadap implementasi sistem informasi yang ada di Universitas Brawijaya, khususnya Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM sekaligus untuk mengetahui dampak individu yang diakibatkan oleh adanya sistem informasi tersebut. Model yang diajukan pada penelitian ini merupakan gabungan beberapa konstruk yang disusun menjadi satu model dan diuji menggunakan beberapa teori dari peneliti terdahulu. Variabel dalam penelitian ini adalah Computer Self-Efficacy, Computer Anxiety, Attitude Pada System Use, User Satisfaction, Individual Impact. Penelitian ini dilakukan di beberapa fakultas di Universitas Brawijaya. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2011 – 2013, sejumlah 345 orang mahasiswa. Software PASW Statistics (SPSS versi 16 dan Partial Least Square (PLS version 3.2.1 digunakan untuk menguji model dan hipotesis yang diajukan. Kata Kunci: Computer Self-Efficacy, Computer Anxiety, Attitude Pada System Use, User Satisfaction, Individual Impact.

  7. Teaching Thousands with Cloud-based GIS

    Science.gov (United States)

    Gould, Michael; DiBiase, David; Beale, Linda

    2016-04-01

    Teaching Thousands with Cloud-based GIS Educators often draw a distinction between "teaching about GIS" and "teaching with GIS." Teaching about GIS involves helping students learn what GIS is, what it does, and how it works. On the other hand, teaching with GIS involves using the technology as a means to achieve education objectives in the sciences, social sciences, professional disciplines like engineering and planning, and even the humanities. The same distinction applies to CyberGIS. Understandably, early efforts to develop CyberGIS curricula and educational resources tend to be concerned primarily with CyberGIS itself. However, if CyberGIS becomes as functional, usable and scalable as it aspires to be, teaching with CyberGIS has the potential to enable large and diverse global audiences to perform spatial analysis using hosted data, mapping and analysis services all running in the cloud. Early examples of teaching tens of thousands of students across the globe with cloud-based GIS include the massive open online courses (MOOCs) offered by Penn State University and others, as well as the series of MOOCs more recently developed and offered by Esri. In each case, ArcGIS Online was used to help students achieve educational objectives in subjects like business, geodesign, geospatial intelligence, and spatial analysis, as well as mapping. Feedback from the more than 100,000 total student participants to date, as well as from the educators and staff who supported these offerings, suggest that online education with cloud-based GIS is scalable to very large audiences. Lessons learned from the course design, development, and delivery of these early examples may be useful in informing the continuing development of CyberGIS education. While MOOCs may have passed the peak of their "hype cycle" in higher education, the phenomenon they revealed persists: namely, a global mass market of educated young adults who turn to free online education to expand their horizons. The

  8. Rancang Bangun Sistem Informasi Penghitungan Pajak Penghasilan (PPh Pegawai UPGRIS Berbasis Web

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    aris tri Jaka Harjanta

    2015-12-01

    Full Text Available Informasi seputar pemotongan atau pengurangan penghasilan kena pajak merupakan salah satu hal yang sangat menarik dan seringkali membingungkan serta tidak jarang menimbulkan sebuah tanda tanya tentang bersaran nominal yang dikurangkan terhadap pokok penghasilan kena pajak tersebut. Berawal dari seringnya pertanyaan serta kebingungan dalam penghitungan pajak terhadap penghasilan makan perlu adanya sebuah sistem informasi yang daat mengakomodir dalam pemenuhan kebutuhan mengenai informasi tersebut. Aplikasi Sistem Informasi Penghitungan Pajak (Kalkulator Pajak Berbasis Web Menggunakan Jquery PHP & Mysql pada proyek penelitian ini diharapkan mempermudah dan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam rangka penghitungan pajaknya. Sistem informasi ini dibuat berbasis Web tentunya di peruntukkan dalam rangka kemudahan akses dan berkembangnya sistem berbasis web yang semakin mudah. Serta menggunakan library Jquery yang dapat mengolah data secara client side sehingga diharapkan mampu mengolah data personal masing - masing pengguna secara indifidual dalam browser atau perangkat komputer masing - masing.

  9. [Applications of GIS in biomass energy source research].

    Science.gov (United States)

    Su, Xian-Ming; Wang, Wu-Kui; Li, Yi-Wei; Sun, Wen-Xiang; Shi, Hai; Zhang, Da-Hong

    2010-03-01

    Biomass resources have the characteristics of widespread and dispersed distribution, which have close relations to the environment, climate, soil, and land use, etc. Geographic information system (GIS) has the functions of spatial analysis and the flexibility of integrating with other application models and algorithms, being of predominance to the biomass energy source research. This paper summarized the researches on the GIS applications in biomass energy source research, with the focus in the feasibility study of bioenergy development, assessment of biomass resources amount and distribution, layout of biomass exploitation and utilization, evaluation of gaseous emission from biomass burning, and biomass energy information system. Three perspectives of GIS applications in biomass energy source research were proposed, i. e., to enrich the data source, to improve the capacity on data processing and decision-support, and to generate the online proposal.

  10. Urgensi Integrasi Sistem Informasi Akuntansi Instansi Pemerintah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Nasrun

    2012-09-01

    Full Text Available Undang-undang Republik Indonesia No. 17 Tahun 2003 mewajibkan Pengguna APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk menyusun laporan keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Laporan keuangan mempunyai peran penting untuk mengukur kinerja pemerintah, apakah terkendali sesuai landasan dan mencapai target-target yang telah ditetapkan dalam APBN, serta menjadi pendukung pengambilan keputusan. Diantara kualitas laporan keuangan yang harus dicapai adalah lengkap dan tepat waktu. Sistem informasi akuntansi yang berjalan pada pemerintah Republik Indonesia saat ini bersifat desentralisasi atau menyebar ke seluruh instansi dalam platform desktop application. Kondisi ini tentu menimbulkan kendala-kendala dalam mencapai kualitas laporan keuangan yang lengkap dan tepat waktu. Jumlah instansi penyelenggara akuntansi yang ribuan banyaknya dan tersebarnya lokasi geografis dengan dukungan fasilitas komunikasi yang tidak semuanya baik, telah cukup untuk menggambarkan kesulitan yang dihadapi. Integrasi sistem informasi adalah salah satu solusi yang dapat diambil. Pemerintah perlu segera membuat sistem informasi yang sebaran database dan aplikasinya sesedikit mungkin atau jika mungkin membuat single database dan aplikasi. Banyak teknologi yang bisa dijadikan pilihan, baik database engine maupun front end-nya. Diantara database engine adalah PostrgeSQL, MySQL, SQLServer, dan lain-lain.  Diantara front end yang berbasis web adalah PHP, ASP, JAVA, dan lain-lain.

  11. Harnessing Geographic Information Systems (GIS) to enable community-oriented primary care.

    Science.gov (United States)

    Bazemore, Andrew; Phillips, Robert L; Miyoshi, Thomas

    2010-01-01

    Despite growing acceptance and implementation of geographic information systems (GIS) in the public health arena, its utility for clinical population management and coordination by leaders in a primary care clinical health setting has been neither fully realized nor evaluated. In a primary care network of clinics charged with caring for vulnerable urban communities, we used GIS to (1) integrate and analyze clinical (practice management) data and population (census) data and (2) generate distribution, service area, and population penetration maps of those clinics. We then conducted qualitative evaluation of the responses of primary care clinic leaders, administrators, and community board members to analytic mapping of their clinic and regional population data. Practice management data were extracted, geocoded, and mapped to reveal variation between actual clinical service areas and the medically underserved areas for which these clinics received funding, which was surprising to center leaders. In addition, population penetration analyses were performed to depict patterns of utilization. Qualitative assessments of staff response to the process of mapping clinical and population data revealed enthusiastic engagement in the process, which led to enhanced community comprehension, new ideas about data use, and an array of applications to improve their clinical revenue. However, they also revealed barriers to further adoption, including time, expense, and technical expertise, which could limit the use of GIS and mapping unless economies of scale across clinics, the use of web technology, and the availability of dynamic mapping tools could be realized. Analytic mapping was enthusiastically received and practically applied in the primary care setting, and was readily comprehended by clinic leaders for innovative purposes. This is a tool of particular relevance amid primary care safety-net expansion and increased funding of health information technology diffusion in these

  12. The use of Geographic Information System (GIS) and non-GIS methods to assess the external validity of samples postcollection.

    Science.gov (United States)

    Richardson, Esther; Good, Margaret; McGrath, Guy; More, Simon J

    2009-09-01

    External validity is fundamental to veterinary diagnostic investigation, reflecting the accuracy with which sample results can be extrapolated to a broader population of interest. Probability sampling methods are routinely used during the collection of samples from populations, specifically to maximize external validity. Nonprobability sampling (e.g., of blood samples collected as part of routine surveillance programs or laboratory submissions) may provide useful data for further posthoc epidemiological analysis, adding value to the collection and submission of samples. As the sample has already been submitted, the analyst or investigator does not have any control over the sampling methodology, and hence external validity as routine probability sampling methods may not have been employed. The current study describes several Geographic Information System (GIS) and non-GIS methods, applied posthoc, to assess the external validity of samples collected using both probability and nonprobability sampling methods. These methods could equally be employed for inspecting other datasets. Mapping was conducted using ArcView 9.1. Based on this posthoc assessment, results from the random field sample could provide an externally valid, albeit relatively imprecise, estimate of national disease prevalence, of disease prevalence in 3 of the 4 provinces (all but Ulster, in the north and northwest, where sample size was small), and in beef and dairy herds. This study provides practical methods for examining the external validity of samples postcollection.

  13. A GIS System for Inferring Subsurface Geology and Material Properties: Proof of Concept

    Science.gov (United States)

    2006-09-01

    depressions generally light but speckled; pits are dark toned uniform light tones with white- laced gullies or dull and uniform without white- laced ...our fully developed GIS system is unlikely to have. Additional research using neural networks as a predictive tool not requiring similarly...in prep.) Predicting fracture trace length from imagery using neural networks. Ehlen, J., R. A. Hevenor, J. Kemeny, and K. Girdner. 1995. Fracture

  14. Evaluating the Potential of Commercial GIS for Accelerator Configuration Management

    International Nuclear Information System (INIS)

    Larrieu, T.L.; Roblin, Y.R.; White, K.; Slominski, R.

    2005-01-01

    The Geographic Information System (GIS) is a tool used by industries needing to track information about spatially distributed assets. A water utility, for example, must know not only the precise location of each pipe and pump, but also the respective pressure rating and flow rate of each. In many ways, an accelerator such as CEBAF (Continuous Electron Beam Accelerator Facility) can be viewed as an ''electron utility''. Whereas the water utility uses pipes and pumps, the ''electron utility'' uses magnets and RF cavit