WorldWideScience

Sample records for suatu kajian pengembangan

  1. PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBERDAYA APARATUR UNTUK MENINGKATKAN KINERJA (Suatu Kajian di Pemerintahan Daerah Kabupaten Ketapang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erwin - Sudradjat

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK Otonomi daerah memberikan peluang yang lebih besar untuk kemajuan daerah tantangan kepada daerah disebabkan kinerja aparatur pemerintah daerah yang masih relatif rendah. Pengembangan sumberdaya aparatur, yang intinya adalah pendidikan dan pelatihan bagi aparatur, mutlak dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisa pelaksanaan program pengembangan sumberdaya aparatur di Kabupaten Ketapang serta dampaknya terhadap kinerja aparatur di daerah. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif. Proses analisa data mengikuti model analisa yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman (1992 dengan model interaktif, meliputi tiga alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data  dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Dari penelitian ini ditemukan hal-hal: (1 Pelaksanaan diklatpim tingkat IV di Kabupaten Ketapang ternyata masih dirasakan banyak kekurangan dan kendala. Kekurangan yang sangat dirasakan dari segi penyelenggaraan  diklat adalah mengenai materi diklat dirasakan terlalu luas, kurangnya kemampuan pelatih dalam menciptakan suasana kelas yang mampu membuat peserta tertarik untuk mengikuti kegiatan di kelas, serta sarana dan prasarana diklat yang kurang memadai; dan (2 Tujuan pelaksanaan diklatpim tingkat IV di Kabupaten Ketapang belum sepenuhnya tercapai. Alumni diklatpim tingkat IV di Kabupaten Ketapang tahun 2003 banyak yang menanggapi bahwa sebenarnya diklatpim tingkat IV tidak terlalu dirasakan dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam bekerja. Tidak begitu nyatanya dampak pelaksanaan diklat terhadap peningkatan kinerja juga dirasakan oleh atasan langsung yang dalam hal ini merupakan pengguna langsung alumni diklatpim tingkat IV tersebut. Saran yang dapat diberikan dari penelitian adalah : (1 perlu dipelajari tentang kemungkinan pembentukan lembaga tersendiri yang khusus menangani kegiatan pendidikan dan pelatihan dalam lembaga pemerintah Kabupaten Ketapang

  2. Perubahan Lingkungan Pendidikan dan Cara Mengantisipasinya (Suatu Kajian Filosofis dalam Pendidikan Islam)

    OpenAIRE

    A. Syafi' AS

    2015-01-01

    Lingkungan yang nyaman dan mendukung terselenggaranya suatu pendidikan amat dibutuhkan dan turut berpengaruh terhadap pencapaian tujuan pendidikan yang diinginkan. Demikian pula dalam sistem pendidikan Islam, lingkungan harus diciptakan sedemikian rupa sesuai dengan karakteristik pendidikan Islam itu sendiri. Untuk mengetahui lebih jelas tentang apa dan bagaimana hakikat lingkungan pendidikan dalam Islam, maka perlu dilakukan kajian yang komprehensif dan mendalam tentang lingkungan tersebut d...

  3. EKSISTENSI HARTA DALAM ISLAM (SUATU KAJIAN ANALISIS TEORITIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizal Rizal

    2015-03-01

    pribadi pemilik harta, melainkan juga digunakan untuk fungsi sosial dalam rangka membantu sesama manusia. Islam telah memberikan perhatian khusus terhadap harta baik dari segi cara mendapatkannya maupun penggunaannya sehingga harta yang dimiliki itu mempunyai nilai ibadah di sisi Allah dalam rangka pencapaian kehidupan yang lebih bahagia di akhirat. Seorang Muslim diperintahkan untuk mencari nafkah dan menghasilkan harta dengan berjuang sekuat tenaga. Islam telah memberikan perhatian khusus terhadap harta baik dari segi cara Bagaimanakah sebetulnya konsep harta dalam Islam, maka kajian berikut akan menjelaskannya. kata kunci: Eksistensi Harta, Kepemilikan, kebahagiaan.

  4. KIMA, PERLUKAH MENUNGGU F2 UNTUK PERDAGANGAN? SUATU KAJIAN BERDASARKAN MARKER GENETIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Estu Nugroho

    2008-12-01

    Full Text Available Kima (Tridagnidae merupakan salah satu komoditas air laut yang prospektif secara ekonomis, tercatat harga di Taiwan adalah $35--$142 per kg. Dalam pengembangan akuabisnis kima masih dijumpai kendala di antaranya adalah adanya aturan bahwa hanya turunan kedua atau F2 yang boleh diperdagangkan karena masuk dalam daftar CITES (Convention on Trade of Endangered Species menurut PP No. 8 tahun 1999 tentang pemanfaatan satwa. Karena pertumbuhannya yang relatif lambat serta adanya negara lain, misalnya Filipina, Fiji, dan Taiwan yang memperdagangkan hasil budidaya pada turunan F1, maka keadaan ini sangat merugikan pihak Indonesia. Kajian tentang permasalahan penurunan variasi genetik merupakan salah satu alternatif untuk mendukung adanya pelonggaran persyaratan perdagangan kima tersebut. Kajian genetika dengan menggunakan marker genetik menunjukkan bahwa tidak terjadi penurunan variasi genetik seperti yang dikuatirkan sebelumnya. Keragaman genetik pada F1 meningkat dibandingkan dengan induknya, yaitu 0,073 dan 0,023. Jarak genetik antar populasi yang diuji adalah sebesar 0,016.

  5. Perubahan Lingkungan Pendidikan dan Cara Mengantisipasinya (Suatu Kajian Filosofis dalam Pendidikan Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Syafi' AS

    2015-12-01

    Full Text Available Lingkungan yang nyaman dan mendukung terselenggaranya suatu pendidikan amat dibutuhkan dan turut berpengaruh terhadap pencapaian tujuan pendidikan yang diinginkan. Demikian pula dalam sistem pendidikan Islam, lingkungan harus diciptakan sedemikian rupa sesuai dengan karakteristik pendidikan Islam itu sendiri. Untuk mengetahui lebih jelas tentang apa dan bagaimana hakikat lingkungan pendidikan dalam Islam, maka perlu dilakukan kajian yang komprehensif dan mendalam tentang lingkungan tersebut dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. Filsafat Pendidikan Islam itu merupakan suatu kajian secara filosofis mengenai masalah yang terdapat dalam kegiatan pendidikan yang didasarkan pada al-Quran dan hadis sebagai sumber primer, dan pendapat para ahli, khususnya para filosof Muslim, sebagai sumber sekunder. Istilah “al-qaryah” yang diulang dalam al-Quran sebanyak 52 kali yang dihubungkan dengan tingkah laku penduduknya. Sebagian ada yang dihubungkan dengan penduduknya yang berbuat durhaka lalu mendapat siksa dari Allah (Q.S. 4: 72; 7: 4; 17: 16; 27: 34 sebagian dihubungkan pula dengan penduduknya yang berbuat baik sehingga menimbulkan suasana yang aman dan damai (16: 112 dan sebagian lain dihubungkan dengan tempat tinggal para nabi (Q.S. 27: 56; 7: 88; 6: 92. Semua ini menunjukkan bahwa lingkungan berperan penting sebagai tempat kegiatan bagi manusia, termasuk kegiatan pendidikan Islam. Untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, maka ketiga lembaga atau lingkungan pendidikan, yaitu lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat perlu bekerja sama secara harmonis. || A comfortable environment which supports the organisation of education is highly demanded as it influence the desired achievement of the educational goals. Similarly, in the Islamic education system, the environment must be created in such a manner in accordance with the characteristics of Islamic education itself. To find out more about what and how the nature of Islamic education in the

  6. Kajian Kritis tentang Cita Keadilan: Suatu Pendahuluan Filosofi Hukum terhadap Penegakan Hukum dalam Konteks Positivisme Yuridis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ami Rizal

    2015-04-01

    Full Text Available Keadilan adalah kata yang gamang (absurd, sebab kata keadilan dan penegakan hukum yang dalam kajian teoritis seharusnya adalah padanan sinergis tetapi dalam implementasinya serba antiklimaks. Dalam realitas hukum ternyata ada kesenjangan kronis antara teori dan praktek. Akar permasalahannya terletak pada paradigma positivisme hukum sebagai konsepsi dasar pendidikan dan penegakan hukum. Di sisi lain ternyata ajaran doktrinal hukum tradisonal tidak pula dapat menetapkan dasar-dasar bagi kepastian hukum. Uraian dalam tulisan ini mengajak kita semua (stakeholder merenung dan berfikir bagaimana sebaiknya hukum itu hidup dan dihidupkan dalam teori dan praktek sehingga keadilan itu paling tidak dirasakan oleh semua. Abstract Justice is a word that is giddy (absurd, because the word of justice and law enforcement in the theoretical study should be the equivalent of a synergistic but the implementation is completely anticlimactic. In reality there was a law of chronic gap between theory and practice. Root of the problem lies in the paradigm of legal positivism as the basic conception of education and law enforcement. On the other side of the doctrinal teachings of traditional law nor can establish the basis for the rule of law. Description in this paper invites all stakeholders contemplate how the law should live and turned on the theory and practice so that justice was least felt by all.

  7. Sistem Honorifik Bahasa Lapung Dialek Pesisi di Kabupaten Tanggamus (suatu kajian sosiolinguistik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dessy Saputry

    2005-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menemukan bentuk, jenis, faktor sosial, dan kaidah pemakaian honorifik bahasa Lampung dialek Pesisir di Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif-naturalistik. Sumber data adalah para informan yang dijaring dengan teknik simak libat cakap (SLQ. Para informan berasal dari daerah-daerah di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Subjek penelitian ini adalah penutur asli (informan bahasa Lampung dialek Pesisir yang bertempat tinggal di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Subjek penelitian ini berjumlah 14 penutur yang diambil secara acak 2 orang dari tiap lokasi penelitian. Sumber data lisan diambil melalui wawancara. Keabsahan data dilakukan dengan cara: (1 perpanjangan kesertaan; (2 ketekunan pengamatan; (3 triangulasi; (4 pemeriksaan sejawat melalui diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata bentuk hononfik bahasa Lampung dialek Pesisir di Kabupaten Tanggamus meliputi: (1 kata; (2 kelompok kata; (3 singkatan kata; (4 kelompok singkatan kata; dan (5 gabungan singkatan dan kata. Jenis honorifik meliputi hononfik: (1 kekerabatan; (2 kata ganti per­sona; (3 pangkat, jabatan, dan profesi; (4 gelar; (5 religius; (6 tokoh gaib; dan (7 umum. Faktor-faktor sosial penentu pemilihan honorifik meliputi faktor: (1 hubungan kekerabatan; (2 usia; (3 jenis kelamin; (4 status sosial; {5 latar belakang etnik; (6 situasi dan forum; (7 hubungan antarinterlokutor, (8 lokasi. tempat tinggal; dan (9 status perkawinan. Adapun kaidah pemakaian honorifik bahasa Lampung dialek Pesisir di Kabupaten Tanggamus meliputi kaidah: (1 alternasi; (2 kookurensi; dan (3 sekuensi. Honorifik dapat menambah kekayaan bahasa Lampung. Pemilihan honorifik yang tepat merupakan salah satu cara atau strategi untuk menunjukkan sopan santun dan sikap hormat terhadap or­ang lain. Katakunci: sistem honorifik, bentukjenisfaktor sosial, kaidabpemakaian honorifik, kajian sosiolinguistik

  8. Transmisi Pengetahuan Suatu Kajian Kes Tentang Seks Dan Pengetahuan Tumbuhan Tradisional Melayu Di Kampung Bugis, Tanjung Pinang, Riau Indonesia

    OpenAIRE

    Nurman Achmad

    2008-01-01

    Tumbuhan perubatan tradisional merupakan satu perubatan alternatif yang digunakan oleh pelbagai masyarakat dan di merata tempat. Banyak kajian dan perbincangan mengenai khasiat serta cara meracik tumbuhan ini menjadi sejenis ubat yang bermanfaat telah dijalankan. Walaubagaimanapun, isu-isu seperti daripada siapa dan bagaimanakah pengetahuan tentang perubatan ini didapati jarang dibincangkan. Mengambilkira perkara tersebut, kajian ini meneliti bagaimana pengetahuan tentang tumbuhan perubatan t...

  9. Pengembangan Buku Pengayaan “Kajian Fisis Peristiwa Angin Puting Beliung” untuk Siswa SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desnita Desnita

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract This research is aimed to develop knowledge enrichment book about tornado as a physics learning resource, especially to Bassed Competence 3.7 Class XI, namely Applying the principle of fluid dynamics in technology. The method applied in this research is the Development Research referring to the Dick and Carey model. Steps that was done are survey in eight high school, two well-known bookstore in Jakarta, online bookstore, and Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk. The survey results show there is knowledge enrichment book is presented with more focus on the disaster that is less scientific and less deep because only limited discuss section. Referring to the results of the survey and quality standards enrichment books, knowledge enrichment book is written by discuss mainly the physical quantities of gas flow especially pressure gradient, the events and the physical concept of tornado, to disaster mitigation. Based on results of the readability test to high school students is obtained a mean score of materials component is 92,5%, 88,5% for presentation, 84,17% for language, and 85,62% for graphics. Score 87,5% stated that the material in the book is easy to understand and 82,5% stated that the presentation materials may be motivated to dig up more information. Based on results of readability test, thin book obtaine excellent overall interpretation. Based on the results of the feasibility test, gets an average score of 81,05, showing knowledge enrichment book "Kajian Fisis Peristiwa Angin Puting Beliung" decent with a good rating. Keywords: knowledge enrichment book, tornado, pressure, air flow Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku pengayaan pengetahuan angin puting beliung sebagai sumber belajar fisika terutama untuk Kompetensi Dasar (KD 3.7 Kelas XI, yaitu Menerapkan prinsip fluida dinamik dalam teknologi. Metode yang diterapkan yaitu Penelitian Pengembangan yang mengacu pendapat Dick dan Carey. Langkah yang sudah

  10. Kajian pendahuluan analisis peramalan thunderstorm untuk penyusunan indeks dasar adaptasi kegiatan pertambakan (Suatu tinjauan meteorologi di Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yopi Ilhamsyah

    2012-04-01

    Full Text Available Telah dilakukan studi pendahuluan mengenai suatu tinjauan meteorologi untuk menganalis peramalan badai guruh di Jakarta. Penelitian ini juga menyusun indeks dasar untuk diadaptasikan pada kegiatan pertambakan. Badai di Jakarta, disebut juga badai guruh sel biasa, sering terjadi pada sore hari terutama pada masa pancaroba pada bulan Maret-Mei dan September-November. Badai ini diakibatkan oleh perbedaan panas permukaan yang selanjutnya menghasilkan ketidakstabilan yang mendorong paket udara naik ke atmosfir. RAOB digunakan untuk meramalkan badai guruh ini. Beberapa indeks seperti indeks K, Showalter dan CAPE dihasilkan dan digunakan untuk meramalkan ketidakstabilan bersyarat di Troposfir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran lapisan inversi pada ~500–300 hPa menyiratkan turunnya kelembaban sehingga mendorong ketidakstabilan konvektif, nilai CAPE tinggi juga menggambarkan potensi kecepatan maksimum gerak udara ke atas sehingga menimbulkan konveksi yang kuat dan gerak vertikal geser angin yang bervariasi baik dalam arah dan kecepatan terhadap ketinggian. Selain itu, tiga indeks dasar yaitu normal, sedang dan berbahaya dengan mengacu pada indeks badai untuk diadaptasikan pada tambak juga disusun.

  11. KAJIAN PENGEMBANGAN USAHA SIRUP MANGROVE DI DESA MARGASARI KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susni Herwanti

    2017-02-01

    usaha sirup mangrove, menganalisis strategi pemasaran sirup mangrove dan mengkaji prospek pengembangan usaha sirup mangrove. Penelitian dilakukan pada awal tahun 2016 di  Desa Margasari. Penentuan responden dilakukan secara purposive sampling terhadap kelompok cinta bahari. Kelompok ini merupakan satu-satunya kelompok yang menjalankan usaha sirup mangrove. Analisis finansial dilakukan dengan menghitung HPP, NPV, BCR, BEP dan PP sedangkan analisis strategi pemasaran dan prospek pengembangan sirup mangrove dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara finansial usaha sirup mangrove layak untuk dijalankan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai HPP sebesar Rp 4.950 per botol sedangkan harga jual sebesar Rp8.000 per botol , NPV > 0, BCR > 1, BEP sebesar  Rp 4.950 yang berarti menghasilkan keuntungan dan PP lebih cepat dari umur proyek. Selanjutnya strategi pemasaran yang dilakukan kelompok terhadap 4 unsur bauran pemasaran menunjukkan bahwa strategi tempat, produk dan promosi memerlukan perbaikan sedangkan strategi harga sudah dilakukan secara tepat. Berdasarkan hasil penelitian, usaha sirup mangrove memiliki prospek yang cukup baik untuk dikembangkan.

  12. KAJIAN EFEKTIVITAS KALSIUM UNTUK PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INTENSIF PADA BUDIDAYA LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lies Emmawati Hadie

    2016-11-01

    Full Text Available Dalam proses pertumbuhan lobster dibutuhkan mineral kalsium (Ca yang dapat dicukupi dari makanan dan lingkungan. Pada fase pengerasan kulit diperlukan kalsium yang cukup tinggi. Kebutuhan akan kalsium tidak dapat dipenuhi dari dalam tubuhnya yang tersimpan di dalam hemolimf. Oleh karena itu, diperlukan kajian tentang efektivitas mineral kalsium di dalam air pada budidaya lobster. Penelitian dilakukan secara in door pada bak semen yang dilengkapi dengan sistem resirkulasi. Rancangan penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan konsentrasi penambahan calcium hydroxyde ke dalam media yaitu 0 mg/L, 5 mg/L, 10 mg/L, dan 15 mg/L. Masing-masing perlakuan mendapat 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek pemberian kalsium (CaOH2 pada lobster tawar terlihat secara signifikan memberikan efek yang positif dan jauh lebih baik dibandingkan dengan kontrol (P<0,05. Konsentrasi kalsium 5,0–10,0 mg/L memberikan hasil yang baik dalam mempengaruhi pertumbuhan lobster. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini membuktikan bahwa manajemen dalam konsentrasi kalsium yang seimbang pada media pemeliharaan lobster dapat diaplikasikan sehingga budidaya lobster dapat dilaksanakan secara intensif. Calcium mineral was need to support of lobster growth it’s sufficient from feed and environment. Phase of harden carapace was need a high calcium. The calcium need did not fulfilled by hemolymphe body. And then the assessment of calcium effect was conducted to lobster culture. Complete randomized design was used for this research with different level of calcium hydroxide to the media namely 0.0 mg/L, 5.0 mg/L, 10.0 mg/L, and 15.0 mg/L. The experiment was conducted in the completely randomized design with three replications. Result of this experiment showed that there were significant different positively compared than control (P<0.05. Calcium level of 5.0-10.0 mg/L indicated positively affect to the growth of lobster. Result of

  13. KAJIAN ZONASI PENGEMBANGAN KAWASAN PUSAKA. STUDI KASUS: SITUS SANGIRAN, SRAGEN (Zoning Study of Heritage Site Development Case Study: Sangiran Site, Sragen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiendu Nuryanti

    2008-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Sebagai Warisan Budaya Dunia (World Culture Heritage yang ditetapkan oleh UNESCO pada tanggal 5 Desember 1996, Situs Sangiran merupakan bagian penting dalam sejarah manusia di dunia. Sesuai dengan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Nomor 0701011977, situs tersebut telah ditetapkan sebagai cagar budaya (Widianto, et al.,1996. Penelitian ini memiliki dua tujuan utama: (1 menyusun konsepsi dasar pelestarian, dan (2 menyusun arahan desain (guidelines pelestarian Situs Sangiran. Permasalahan utama dari kajian ini adalah perubahan lahan karena faktor alam dan aktivitas manusia (pertanian, pembangunan, penambangan, ancaman pencurian, penggelapan, dan jual beli fosil, rendahnya partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian Situs Sangiran, dan belum adanya panduan/arahan pelestarian dan pemanfaatan wisata yang jelas. Dengan metoda kualitatif naturalistik, dihasilkan konsepsi (prinsip dasar pelestarian Situs Sangiran Sragen, dalanr masing-masing zona (zona I -3 sesuai dengan potensi tiap zona yang perlu dilestarikan dan dikernbangkan. Analisis yang digunakan dalam hal ini adalah analisis makro, meso, dan mikro. Dari kajian ini dapat disimpulkan bahwa dalam merencanakan pelestarian Situs Sangiran, hal terpenting adalah mentaati zonasi dasar situs, di mana setiap zona akan merniliki guidelines  tersendiri. Guidelines terdiri atas pengembangan produk (Klaster Ngebung, Bukuran, Dayu, street furniture, serta pemberdayaan masyarakat.   ABSTRACT  UNESCO has established Sangiran Site as a World Culture Heritage in December 5th 1996. Its present is important to the history of mankind in the world. Widianto, et al., 1996, stated that Sangiran site has become a Cultural Site regarding to the declaration of Minister of Culture and Education (No. 070/0/1977. This Research has two main purposes, (1 to arrange a conception of basic preservation, and (2 to arrange a design guidelines of Sangiran Site Preservation. There are several major issues in

  14. Musik Dangdut: Suatu Kajian Bentuk Musik

    OpenAIRE

    Aesijah, Siti

    2010-01-01

    This study aims to describe the form of dangdut music. The results are expected to be useful to provide information about the form of dangdut music and can be used as a theoretical contribution to the next research. This research using descriptive analysis method with musicological approach. Data was collected through observation and documentation techniques. The results showed that the dangdut music/song is form of musical composition. As a rule of a composition, judging from its shape, the ...

  15. Strategi Pengembangan Wista Mangrove Di “Blok Bedul” Taman Nasional Alas Purwo Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saifullah Saifullah

    2013-09-01

    Full Text Available Ekowisata dapat dilihat sebagai suatu konsep pengembangan pariwisata berkelanjutan yang bertujuan untuk mendukung upaya-upaya pelestarian lingkungan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaannya. Oleh karena itu diperlukan penelitian tentang strategi pengembangan ekowisata kawasan mangrove untuk mendukung pelestarian lingkungan pesisir yang berkelanjutan. Hasil penelitian menujukan Potensi mangrove yang terdapat di kawasan ini 4 species dari 2 famili yaitu : Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, Sonneratia alba dan Cariop tagal, selain itu dari hasil studi literatur diketahui bahwa terdapat 24 species dari 12 famili di sepanjang kawasan segara anakan Taman Nasional Alas Purwo. Untuk inventarisasi satwa, dari hasil studi literatur dan pengamatan dilapang terdapat jenis burung air, burung darat, burung pemangsa, mamalia, reptile, pisces dan crustacea. Untuk potensi budaya terdapat upacara petik laut dan sumber air randu telu yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit. Dari hasil analisa kuisioner 47% dari jumlah pengunjung mengetahui tentang ekosistem mangrove. Dan 47% dari responden yang memahami tentang fungsi ekosistem mangrove. Dari pengenalan tentang ekowisata mempunyai nilai-nilai konservasi atau perlindungan, 85% responden memahami hal tersebut. Untuk pemberdayaan masyarakat, 67% memahami ekowisata harus disertai dengan pemberdayaan dan partisipasi masyarakat. Dan 50% responden menyetujui bahwa ekowisata harus memberikan nilai ekonomi kepada masyarakat. Dan untuk persepsi bahwa ekowisata harus dapat memberikan nilai pendidikan kepada pengunjung, 73% responden mengetahuinya. Dari hasil perhitungan menggunakan konsep surplus konsumen didapat total valuasi ekonomi kawasan ekowisata mangrove blok bedul adalah Rp. 88.606.183,00. Nilai ini untuk per 1000 orang dalam kunjungan pertahun. Arahan strategi kebijakan pengembangan antara lain: (a Kelembagaan pengelola ekowisata harus dapat meningkatkan pelayanannya, (b Pengembangan

  16. Pengembangan Afeksi Belajar di Sekolah Dasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Pidarta

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menemukan metode pengambangan afeksi di SD. Instrumen penelitian adalah observasi, wawancara, dan kajian dokumentasi. Analisis dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengembangan afeksi belajar di SD menyatu dengan proses belajar-mengajar sehari-hari, yang mengandung faktor-faktor: guru menghormati martabat anak-anak, banyak belajar secara kelompok, orangtua ikut membantu anak-anak, manajemen kelas mengutamakan pengembangan afeksi, dan penilaian bersifat individual. Makna belajar adalah pengembangan sikap suka belajar, tahu cara belajar, percaya diri, dan puas akan keberhasilan yang dicapai

  17. STUDI KASUS PENGEMBANGAN KAPASITAS KELEMBAGAAN PEMERINTAH KABUPATEN SRAGEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titik Djumiarti

    2016-03-01

    Full Text Available Reformasi diartikan sebagai suatu proses perubahan baik secara drastis maupun inkremental dan komprehensif menuju suatu kondisi yang lebih baik dari sebelumnya. Kabupaten Sragen telah menjadi pioneer dalam melakukan reformasi birokrasi melalui pengembangan kapasitas yang meliputi tiga bidang yaitu pengembangan SDM Aparatur, penataan kelembagaan dan penataan sistem melalui inovasi dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat. Keberhasilan Kabupaten Sragen sangat dipengaruhi oleh komitmen kepemimpinan Bupati sebagai top leader. Hal ini sejalan dengan kecenderungan birokrasi Indonesia yang bersifat paternalistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengembangan sistem pelayanan berlangsung dalam tiga tahap yaitu the efficiency drive, downsizing & decentralization dan in search of excellence. Sedangkan penataan organisasi dilakukan melalui strategi struktural dan budaya. Adapun pengembangan SDM aparatur dimulai dari sistem rekruitmen yang transparan, dilanjutkan dengan penelitian & pengembangan pegawai, perencanaan karir serta evaluasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan model bagi pengembangan daerah lain dalam pelaksanaan desentralisasi.

  18. KAJIAN JENIS POHON POTENSIAL UNTUK HUTAN KOTA DI BANDUNG, JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soleh Mulyana

    2016-06-01

    Full Text Available Pembangunan dan perkembangan ekonomi di suatu perkotaan cenderung dapat meminimalkan ruang terbuka hijau (RTH yang berdampak terganggunya keseimbangan ekosistem seperti: perubahan suhu, polusi udara, pencemaran air, permukaan tanah menurun dan bahaya banjir. Upaya dalam mengurangi dampak negatif tersebut dapat dilakukan dengan cara pembangunan atau pengembangan hutan kota dengan memilih jenis pohon potensial yang sesuai dengan tipe kawasan dan peruntukannya. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji sejauhmana PP No. 63 Tahun 2002 tentang hutan kota dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Lokasi penelitian kajian jenis pohon Potensial untuk Pengembangan Hutan Kota ditetapkan adalah kota Bandung yang telah memiliki Perda No. 25 tahun 2009 tentang hutan kota. Berdasarkan Perda tersebut Kota Bandung telah menetapkan 9 lokasi kawasan hutan kota, yaitu Taman Tegalega, Taman Pramuka, Taman Lantas, Taman Cilaki, Taman Maluku, EksTPA Cicabe, Eks-TPA Pasir Impun, Kebun Binatang Tamansari dan kawasan hutan PT Pindad. Metode yang digunakan adalah sensus melalui pengukuran luas kawasan, pengamatan struktur, pencacahan populasi, pengukuran dimensi pohon (diameter, tinggi total, tinggi bebas cabang, lebar dan tinggi tajuk dan mengidentifikasi ( jenis, genera dan suku setiap pohon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hutan kota terdiri dari 8 lokasi hutan kota digunakan sebagai sarana olah raga dan rekreasi/wisata untuk umum dan 1 lokasi merupakan tempat industri persenjataan sehingga tertutup bagi umum. Keanekaragaman jenis tertinggi terdapat di Kebun Binatang Tamansari dan terendah di kawasan Eks-TPA Pasir Impun, sedangkan untuk populasi terbanyak terdapat di PT Pindad, dan yang paling sedikit di kawasan Eks-TPA Pasir Impun. Jenis pohon yang ada sebagai vegetasi hutan kota umumnya merupakan jenis eksotik, dari hasil kegiatan penelitian ini disusun suatu matriks kesesuaian jenis pohon berdasarkan deskripsi (karakteristik dan fungsi dari setiap jenis pohon yang

  19. Manajemen Sumber Daya Budaya sebagai Dasar Pengembangan Pariwisata di Maluku

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marlon NR Ririmasse

    2008-05-01

    Full Text Available Bulan Agustus 2007 Balai Arkeologi Ambon kembali mengadakan Pameran dan Diskusi Arkeologi Tahunan.  Sebagaimana tahun sebelumnya, kegiatan ini dipusatkan di Kota Ambon, dan mengambil tema Pengelolaan Sumber Daya Budaya untuk Pengembangan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal. Makalah ini ditulis sebagai bagian kegiatan diskusi, yang bertujuan menciptakan ruang untuk menampung pemikiran lintas instansi di Maluku, yang diharapkan dapat didayagunakan untuk menciptakan suatu iklim pengelolaan sumber daya budaya, yang mampu memberi kontribusi signifikan bagi pengembangan pariwisata di Maluku.

  20. POTENSI LICHEN SEBAGAI SUMBER BAHAN OBAT: SUATU KAJIAN PUSTAKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ERIS SEPTIANA

    2011-06-01

    Full Text Available Lichen is a plant with many benefits. Its abundant existence in an area may indicate that air pollution levels are still low. Besides as indicator of air quality, lichen is also used as traditional medicine. Until present time, application of lichens for arthritis, constipation, chemotherapy, external wound, microbial infection, worm and infestation are still done in some countries. It is due to active chemical compounds contain in lichen that has activities as antibacterial, antifungal, antiviral, antitumor, anticancer, antioxidant, anti-inflammatory, antiprotozoa, analgesic and antipyretic, and anthelmintic. With its potential and efforts to provide sustainable materials, lichen has good prospect to be developed become modern medicine.

  1. Pencemaran merkuri di perairan dan karakteristiknya: suatu kajian kepustakaan ringkas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Adlim

    2016-05-01

    Full Text Available Abstract. The issue of mercury pollution in Aceh waters, Indonesiadue to gold mining activities hasbeen a polemic in local media and Aceh Local Government and the communities have much concern on this case. The impact of mercury pollution in the Teunom and Tangse (Acehrivers was often assumed that it has similarity with Minamatapollution in Japan. This article intends to enlighten the characteristic mercury either as elements or compounds including methyl mercury which is highly toxic. Gold mining using elemental mercury is poorly soluble in water, the solubility is only 0.06 g per ton of mercury but the solubility can increase indark the sea-bed and ina lot of dissolved oxygen. Based on the properties of solubility, it is understood that the mercury levels in the Teunom and Tangse rivers still below the tolerance limit, but the gold mining activities still bringsthe risk of environmental damage especially inadequate supervision. Many researchers were trying to prove the natural conversionfrom mercury into methyl mercury (biomethylation but they usedthe salt instead of the elemental mercury in their experiments. Methyl mercury is found in nature, but the process mercury conversion into methyl mercury compound is still controversial and it has not obtained adequate evidence for the natural alteration,therefore gold pollution which is due to releasing elemental mercury into environment might not be analogue to Minamata case. Keywords: Aceh; Methyl-mercury; Minamata; Mining; Gold   Abstrak. Informasi pencemaran merkuri di perairan Aceh dan kaitannya dengan aktivitas pertambangan emas telah menjadi polemik sehingga menjadi perhatian Pemda Aceh dan Masyarakat. Dampak pencemaran merkuri di Sungai Teunom dan Tangse sering dianalogikan dengan kasus pencemaran merkuri di teluk Minamata, Jepang. Artikel ini bermaksud memberi pencerahan kharakteristik merkuri baik sebagai unsur maupun sebagai senyawa seperti metil merkuri yang sangat beracun. Penambangan emas menggunakan unsur merkuri yang sukar larut dalam air, kelarutannya hanya 0,06 g per ton unsur merkuri  namun kelarutannya dapat meningkat jika di dasar laut yang gelap dan banyak oksigen terlarut. Berdasarkan sifat kelarutannya, dapat dipahami bahwa kadar merkuri di Sungai Teunom masih di bawah batas toleransi, namun aktivitas penambangan emas tetap saja memiliki resiko kerusakan lingkungan apalagi jika tidak mendapat pengawasan yang memadai. Banyak peneliti berusaha membuktikan perubahan merkuri menjadi metil merkuri (biometilasi tetapi mereka menggunakan garam merkuri dan bukan unsur merkuri dalam ekperimen mereka. Metil merkuri memang ditemukan di alam tetapi proses perubahan dari senyawa merkuri menjadi metil merkuri masih diperdebatkan dan belum diperoleh bukti yang kuat perubahan dari unsur merkuri menjadi metil merkuri dalam air sehingga di Peraian Aceh belum tentu tercemar metil merkuri sebagaimana kasus Minamata. Kata kunci: Aceh; metil-merkuri; minamata; penambangan; emas

  2. Kajian Kritis Terhadap Praanggapan Metafisis-Epistemologis Kosmologi Stephen Hawking

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sindung Tjahyadi

    2008-10-01

    Full Text Available Tulisan ini pada dasarnya merupakan kajian filosofis terhadap suatu "kosmologi ilmiah".Dengan demikian terdapat dua pendekatan yang digunakan,yakni,pertama,hampiran filsafatilmu, terkait dengan aspek-aspek metodologis dari kosmologi ilmiah;dan kedua, hampirankosmologi filsafat, terkait dengan evaluasi kritis atas kosmologi Hawking dalam dimensikosmologi filsafati, terutama berkenaan dengan posisi yang diambinya terhadap unsur hakikipembangun realitas dan peran pengkosmos di dalamnya khususnya terkait dengan konsepruang-wakru, prinsip determinisme, dan hukum kekekalan energi.

  3. MODEL PENGEMBANGAN SENI KERAJINAN KERAMIK DI TAKALAR BERBASIS PENDEKATAN DESAIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irfan Irfan

    2015-12-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan menguraikan kesinambungan dan perubahan yang terjadi pada produk keramik di Takalar, tujuan lainnya adalah menemukan suatu model pengembangan yang sesuai untuk diterapkan dalam pengembangan desain dimasa mendatang. Penelitian kualitatif terapan yang dilakukan menggunakan metode analisis data sistem alur Miles dan Huberman, sistem singkronik dan diakronik serta model pengembangannya menggunakan pendekatan desain melalui proses kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari berbagai pelatihan dan pengembangan desain yang pernah dilakukan pada seni kerajinan keramik di Takalar, terdapat empat aspek desain yang pernah dikembangkan yaitu aspek bentuk, aspek fungsi, aspek hiasan dan aspek teknik produksi. Oleh sebab itu dikembangkanlah model yang mengakomodasi empat aspek tersebut sebagai sebuah model pengembangan berbasis pendekatan desain.  Setelah itu, dibuatlah rencana implementasi model pengembangan untuk menciptakan produk keramik yang lebih berkualitas. 

  4. SUATU PENDEKATAN BARU DALAM PRODUCT DEVELOPMENT COSTING UNTUK BARANG-BARANG INDUSTRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Monika Kussetya Ciptani

    1999-01-01

    Full Text Available In the very competitive bussiness environment, the company ability to create or develop its product is an important thing to keep. With the competitivenes of each product, especially industrial product, each product has a short life-cycle. The life-cycle of an industrial product become shorter because of the technology used in its development phase. This will be one of many factors that encourage industrial company to develop their product, besides the profitability factor that many companies achieve for. In industrial product development process, companies use many method to develop its product and shorten their industrial product life-cycle, but it is still difficult to obtain cost which incur to develop an industrial product. An industrial company has to know exactly its product development costs and determine its most expensive production activities in order to plan future financial performance and identify potential improvements. Using life-cycle costing, a company can anticipate the costs which occur in each phase of product life-cycle and determine the product cost of new industrial product which has been developed accurately. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam persaingan dunia bisnis yang sangat ketat, kemampuan perusahaan untuk dapat menciptakan atau mengembangkan produk baru sangat diperlukan. Dengan semakin ketatnya persaingan antar perusahaan tersebut produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan akan memiliki jangka waktu (umur tertentu di pasaran. Khusus untuk barang-barang industri, daur hidup produk industri akan memiliki kecenderungan umur hidup yang semakin pendek terutama didukung dengan adanya perkembangan teknologi yang digunakan oleh perusahaan tersebut. Hal ini menjadi salah satu faktor yang mendorong dilakukannya proses pengembangan produk industri selain faktor laba (profit yang diperoleh oleh perusahaan dengan melakukan usaha pengembangan produk. Dalam usaha pengembangan produk untuk barang-barang industri, perusahaan

  5. MODEL PENGEMBANGAN APLIKASI PEMBAYARAN ANGSURAN PINJAMAN ONLINE MENGGUNAKAN PHP-MYSQL DENGAN METODE OBJECT ORIENTED PROGRAMMING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Whisnumurti Adhiwibowo

    2017-12-01

    Full Text Available Sistem pembayaran angsuran berbasis web pada suatu koperasi merupakan sistem yang bersifat dinamis dalam arti akan selalu berkembang dan kompleks. Metode Pemrograman prosedural memiliki kelemahan saat mengembangkan aplikasi yang kompleks. Ketika terjadi permasalahan, penanganannya menjadi sulit karena porgram terdiri dari banyak fungsi dan pada saat mengubah suatu fungsi akan mengubah fungsi fungsi yang lain. Tidak hanya saat terjadi permasalahan, suatu sistem berbasis pemrograman prosedural juga susah apabila akan dikembangkan. Oleh karena itu di pendang perlu untuk mengembangan Sistem dengan metode object Oriented Programming (OOP, merupakan metode pemrograman berorientasi obyek.  Sistem yang di bangun dengan metode ini terdiri dari banyak obyek yang saling berhubungan. Perancangan yang dipakai menggunakan Unified Modeling Language (UML, suatu metodologi untuk mengembangkan sistem dengan pendekatan OOP. Pengembangan Sistem ini menggunakan Hypertext Prepocessor (PHP. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall. Hasil dari penelitian ini adalah terbentuknya sistem pembayaran transaksi berbasis web dengan metode OOP, sehingga dapat lebih mudah pemeliharaan dan pengembangannya

  6. Pengembangan Dashboard Information System (DIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Januarita

    2015-11-01

    Full Text Available Perkembangan dan perubahan teknologi informasi saat ini harus dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh organisasi. Informasi merupakan salah satu aset yang paling utama dalam mendukung kemajuan dan pencapaian tujuan suatu organisasi. Pengukuran kinerja dari suatu organisasi perlu dilakukan untuk memastikan ketercapaian yang telah ditetapkan. Dalam proses pengukuran kinerja diperlukan data dan informasi yang diambil dari bagian yang terkait ataupun keseluruhan. Hasil dari monitoring kinerja dapat langsung di lihat oleh user yang berkepentingan secara efektif dan efisien. Dashboard merupakan suatu alat yang dapat membantu pimpinan dari perguruan tinggi untuk memonitoring dan mengevaluasi kinerja organisasinya dengan menyajikan informasi Key Performance Indicators (KPI dalam bentuk antar muka visual secara sekilas dalam satu layar, sehingga data dapat dianalisa dengan lebih efektif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan studi kasus. Studi literatur dilakukan untuk mengkaji berbagai konsep mengenai dashboard, KPI dan visualisasi informasi. KPI yang digunakan dalam pengembangan dashboard di LPPM menggunakan indikator dari kontrak manajemen pada program customer dan learning growth yang diterapkan di ST3 Telkom Purwokerto. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model waterfall pada penyampaian dashboard ke user yang telah dilakukan dengan 2 iterasi, dashboard ini sudah memenuhi kebutuhan dari LPPM dalam memantau kinerjanya.

  7. Kajian Penyusunan Roadmap Listrik Desa Sulawesi Selatan 2015-2019: Analisis Kebutuhan Investasi

    OpenAIRE

    Harryanto, H

    2015-01-01

    Kajian ini sejalan dengan program pengembangan kelistrikan nasional Berdasarkan pertimbangan kelayakan sosial budaya, aspek teknis dan aspek ekonomi, diperoleh 2 kelompok desa belum berlistrik. Pertama adalah desa-desa yang dapat menjadi prioritas untuk diberikan listrik desa, dan kedua adalah desa-desa yang non prioritas. Prioritas dimaksudkan adalah desa-desa tersebut dapat diberikan pelayanan listrik oleh PT PLN pada tahun 2015 dan 2016. Sementara desa-desa yang mendapat kategori non pr...

  8. Peranan Kota Kecil dalam Pengembangan Wilayah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Musiyam

    2004-01-01

    Full Text Available Tulisan ini berusaha untuk mengidenfitikasi peranan kota kecil (small towns dalam pengembangan wilayah, terutama wilayah pedesaan. Bahasan dimulai dari pertama, konsep keterkaitan; kedua pendekatan peranan kota kecil dalam pengembangan wilayah pedesaan, dan diakhiri dengan bahasan megenai pendekatan saling ketergantungan antara kota kecil dengan pedesaan. Pengetahuan mengenai keterkaitan dapat membantu dalam mengidentifikasi sifat dan dampak interaksi antar kegiatan ekonomi. Secara teoritis, keterkaitan baik antar sektor maupun dalam sektor dapat terjadi melalui berbagai cara. Keterkaitan secara vertikal, yakni keterkaitan yang tercipta karena kerja sama atau hubungan antara perusahaan kecil dengan perusahaan besar. Keterkaitan dapat terjadi pula melalui keterkaitan konsumsi (consumption linkages dan keterkaitan produksi (production linkages. Bentuk keterkaitan lainnya adalah keterkaitan keruangan, yang mencerminkan luasnya pengaruh sebuah perekonomian dan sebagai petunjuk adanya interaksi ekonomi antar wilayah. Berdasarkan pada serangkaian kajian mengenai keterkaitan desa kota, setidaknya ada dua hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pertumbuhan kegiatan sosial ekonomi di pedesaan dan kota kecil merupakan dua hal yang saling bergantung. Oleh karenanya, kajian mengenai keterkaitan desa – kota disamping perlu dilihat dari perspektif kota, juga perlu dilihat dari pespektif desa. Kedua, keterkaitan desa – kota, di samping bervariasi antara wilayah satu dengan lainnya, secara internal juga menunjukkan variasi keterkaitan antar kelompok masyarakat, tergantung dari konteks regional, ekonomi, dan sosial.

  9. PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERBASIS PENELITIAN EVOLUSI DAN FILOGENETIK MOLEKULER UNTUK MATAKULIAH EVOLUSI DI UNIVERSITAS JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulin Nuha

    2016-09-01

    Filogenetik molekuler merupakan salah satu kajian yang dipelajari pada matakuliah Evolusi untuk jenjang S1 Pendidikan Biologi. Kajian ini memerlukan bahan ajar yang kontekstual dan tetap mengikuti perkembangan IPTEKS. Kendala yang muncul adalah pengetahuan mahasiswa dalam ranah molekuler masih rendah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menyediakan buku ajar berbasis penelitian denan pendekatan molekuler. Buku ajar dikembangkan berdasarkan model pengembangan ADDIE. Produk divalidasi oleh ahli media, materi, praktisi pendidikan dan diujicobakan pada kelompok kecil. Hasil validasi ahli media, ahli materi, praktisi pendidikan, dan uji coba kelompok kecil secara berturut turut adalah 87,14%, 91,00%, 75,78%, dan 82,22%.

  10. PENGEMBANGAN MESIN CNC VIRTUAL SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN CNC

    OpenAIRE

    Bambang Setyo Hari Purwoko

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan: (1) menghasilkan prototype tampilan lingkungan fisik sebuah mesin bubut CNC (Virtual Reality CNC) pada layar komputer yang dapat menerima masukan dan dioperasikan sebagaimana suatu mesin CNC dan (2) menguji keefektifan prototype mesin CNC Virtual tersebut sebagai media interaktif pembelajaran pemrograman CNC. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Obyek penelitian adalah rekayasa pemrograman dengan bahasa Visual Basic 6 guna menghasilkan mesin CNC Virtual....

  11. Analisis dan Perencanaan Pengembangan Sistem Distribusi Air Minum di PDAM Unit Plosowahyu Kabupaten Lamongan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ricki Novan Armanto

    2017-01-01

    Full Text Available Kabupaten Lamongan mempunyai 2 lokasi Water Treatement, yaitu IPA Plosowahyu dan IPA Babat. Kajian dalam tugas akhir ini adalah PDAM Unit Plosowahyu.  Hal ini karena pada instalasi tersebut akan ada rencana pengembangan dengan menambah instalasi di IPA Plosowahyu dan direncanakan dengan debit 100 Liter/detik, namun realitanya hingga 2016 belum adanya instalasi baru tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki sistem distribusi yang telah dilayani oleh PDAM IPA Plosowahyu, agar lebih optimal dalam melayani kebutuhan air bersih dan mengoptimalkan sistem distribusi dengan diketahuinya adanya rencana pengembangan unit produksi di PDAM. Kajian dalam penelitian ini adalah adalah kajian terhadap sistem distribusi yang sudah ada di Kabupaten Lamongan, terutama yang terlayani oleh PDAM IPA Plosowahyu. Metode yang dilakukan, dengan melakukan proyeksi jumlah penduduk dan juga kebutuhan air bersih untuk periode 10 tahun mendatang. Penelitian ini juga dilakukan dengan bantuan aplikasi Epanet 2.0 untuk menganalisis sistem distribusi. Sistem distribusi yang belum memenuhi kriteria perencanaan yang baik, maka dilakukan perbaikan pada jaringan distribusinya. Dengan dievaluasi sistem yang sudah ada, kemudian bisa dilakukan pengembangan jaringan sistem distribusi yang bertujuan meningkatkan persentase pelayanan. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya wilayah pengembangan, yaitu Kelurahan Made. Kondisi awal saat ini, Kelurahan Made dilayani oleh IPA Babat, maka di tahun 2017-2021 wilayah ini bisa dilayani oleh IPA Plosowahyu. Dibuatnya sistem zona atau blok pada sistem distribusi, yaitu sebanyak 37 blok untuk wilayah pengembangan hingga tahun 2026. Di tahun 2021, kebutuhan air pada 3 kecamatan yang telah terlayani, yaitu Lamongan, Deket, dan Tikung, mengalami kenaikan yang pesat. Maka ditahun tersebut sudah ada penambahan kapasitas produksi. Sistem pemompaan jika melihat hasil pemodelan Epanet 2.0 di tahun 2021, maka perlu dilakukan sistem pararel

  12. Pengembangan Alat Peraga Momentum dengan Sistem Sensor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Upik Rahma

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract This research aims to develop the props with the concept of momentum by using motion sensors. The method used is a method of research and development (Research and Development. In the implementation of the study outlines the development of research carried out in two stages: Theoretical and Empirical. Results of this research is a props momentum that has been developed and can be used by high school teachers who will perform physical demonstration of the momentum of an object. This tool can also be used as a media demonstration teacher for high school students to explain the physics of matter other. From the test results Viewer tool development momentum in SMAN 100 Jakarta indicate that the tool has been able to meet the expectations of teachers and learners in the orientation of the development of the various needs of props for high school students in the learning process of physics. Based on the results of this study concluded that, with the development of props momentum sensor system has met the criteria of props as a medium of learning physics. Keywords: learning media devlopment, learning media momentum with sensor systems, instructional media. Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat peraga dengan konsep momentum dengan menggunakan sensor gerak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development. Dalam pelaksanaan penelitian secara garis besar penelitian pengembangan dilaksanakan dalam dua tahap yaitu Teoritik dan Empiris. Hasil penelitian ini adalah sebuah alat peraga momentum yang sudah dikembangkan dan dapat digunakan oleh guru SMA yang akan melakukan peragaan fisika tentang momentum suatu benda. Alat ini juga dapat dipakai guru sebagai media demonstrasi bagi siswa SMA untuk menjelaskan materi fisika lainnya. Dari hasil uji coba pengembangan Alat Peraga Momentum di SMAN 100 Jakarta menunjukan bahwa alat telah mampu memenuhi harapan bagi guru dan peserta didik dalam

  13. Kajian Teoritis dan Empiris Terhadap Perawatan Gedung di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparno Suparno

    2009-02-01

    Full Text Available Sebagaimana juga dialami negara-negara maju yang telah banyak membangun gedung tinggi, persoalan yang muncul adalah bagaimana merawat bangunan tersebut. Pada satu sisi data atau pola kajian ilmiah tentang perawatan gedung di Indonesia masih sangat langka. Padahal data tersebut sangat penting artinya bagi pengembangan ilmu teknik sipil dan juga bagi pelaksana bangunan dalam melakukan kegiatan di lapangan. Kurang lengkapnya data-data tentang perawatan gedung, seharusnya mendorong para pakar bangunan untuk melakukan penelitian. Pada dasarnya perawatan gedung yang menyeluruh (total building maintenance meliputi aspek-aspek komponen elektrik, mekanikal, teknik sipil, pembersihan (cleaning, keamanan (security, dan pertamanan (landscaping. Kegiatan perawatan terhadap komponen-komponen dapat berupa pencegahan (protection, perbaikan (repairing, dan pembaharuan (renovation.

  14. KAJIAN PERUBAHAN STATUS DESA MENJADI KELURAHAN PADA DESA BIS AGATS DI KABUPATEN ASMAT PROVINSI PAPUA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fernandes Simangunsong

    2016-08-01

    Full Text Available Abstrak             Perubahan masyarakat ini seharusnya berbanding lurus dengan organisasi pemerintahan  yang melayaninya. Tapi ternyata saat ini organisasi desa yang ada, terkesan tidak bisa mengikuti dinamika perubahan sosial masyarakat yang membutuhkan pelayanan yang cepat dan didukung oleh teknologi yang canggih. Berangkat dari fenomena inilah  maka kajian perubahan status desa menjadi kelurahan perlu  dilakukan melalui teori pengembangan organisasi dengan harapan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Asmat. Kata Kunci: Pemerintah Daerah, Perubahan Sosial, Dan Pembangunan Organisasi.

  15. Evaluasi Lokasi Pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tettuko Wiwengku Adhiyakso

    2012-09-01

    Full Text Available Pelabuhan baru akan direncanakan oleh pemerintah kota sebagai  antisipasi melonjaknya tingkat kedatangan kapal yang diterima Pelabuhan Tanjung Perak di tahun mendatang. Terdapat 6 lokasi yang salah satunya akan dikembangkan oleh pemerintah sebagai pelabuhan diantaranya adalah di Teluk Lamong, Socah Madura, Tanjung Bumi Madura, Tanjung Bulupandan Madura, Gresik Selatan, dan Gresik Utara. Tugas Akhir ini bertujuan untuk membuktikan indikasi adanya stagnasi di Pelabuhan Tanjung Perak dengan cara melakukan peramalan (forecasting kemudian mengevaluasi manakah dari keenam lokasi tersebut yang sangat tepat dan cocok untuk menampung limpahan kapal dari Pelabuhan Tanjung Perak dengan cara menganalisa satu persatu lokasi tersebut dari sudut pandang pemilik barang, dengan menghitung transport cost dari beberapa pelabuhan kandidat tersebut. Sehingga diperoleh suatu lokasi alternatif pengembangan pelabuhan dengan pertimbangan transport cost yang paling minimum menuju lokasi-lokasi industri. Evaluasi ini diharapkan dapat membantu pemerintah untuk menetapkan lokasi pelabuhan yang tepat dari sisi kacamata ekonomi.

  16. Keanekaragaman Hayati Di Kawasan Pantai Kota Ambon Dan Konsekuensi Untuk Pengembangan Pariwisata Pesisir

    OpenAIRE

    Daniel A. Sihasale

    2013-01-01

    Sebagai suatu daerah yang berada di wilayah Indonesia bagian timur, Pulau Ambon memiliki potensi alam yang banyak menawarkan keanekaragaman daya tarik wisata. Dengan kondisi biogeofisik, sosial budaya masyarakat dapat dijadikan sebagai potensi bagi pengembangan pariwisata. Sebagai ibukota propinsi, kota Ambon memiliki pantai dan kelautan dengan keanekaragaman hayati yang khas, sehingga mempunyai peluang untuk dapat dijadikan sebagai objek wisata bahari termasuk potensi wisata bawah laut, deng...

  17. Beberapa Perubahan Agro-ekonomi Dalam Pengembangan Model Farm Di DAS Citanduy

    OpenAIRE

    Kalo, Husni Thamrin

    1988-01-01

    Teknologi Model Farm yang sejak tahun 1981 telah dikembangkan di wilayah hulu DAS Citanduy telah berhasil meningkatkan produkstivitas USAhatani, penggunaan tenaga kerja, pendapatan, dan mengurangi erosi. Sebagai suatu cara penyuluhan, teknologi Model Farm telah banyak dicontoh oleh para petani penggarap lahan miring di DAS Citanduy. Keberhasilan yang dicapai dalam pengembangan teknologi Model Farm ini tidak terlepas dari dukungan layanan penunjang lainnya yang dikembangkan oleh Proyek Citandu...

  18. Kajian Indikator Sustainable Development Goals

    OpenAIRE

    2015-01-01

    Publikasi Kajian SDGs ini berisi tentang kajian literatur mengenai target dan indikator SDGs yang diusulkan oleh beberapa lembaga dan forum internasional diantaranya High-Level Panel of Eminent Persons (HLPEP), Open Working Group (OWG) dan Sustainable Development Solutions Network (SDSN). Dari usulan-usulan tersebut dilakukan matching indikator ke target di setiap tujuan-tujuan SDGs yang diusulkan. Selain itu, ditampilkan juga ketersediaan indikator-indikator tersebut di Indonesia.

  19. CIPP: Suatu Model Evaluasi Program Pendidikan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ihwan Mahmudi

    2011-06-01

    Full Text Available Sistem pendidikan merupakan sebuah kumpulan-kumpulan strategi yangdigunakan oleh sebuah institusi dalam menjalankan program pendidikannya.Sistem adalah struktur yang memiliki rangkaian-rangkaian unsure-unsurpendidikan yang integral yang membentuk suatu kesatuan yang utuh. Sebuahstruktur yang didasari oleh ideology dasar sebagai pijakan untuk mewujudkantujuan pendidikan tertentu dengan mekanisme yang tertib dan teratur. Mekanismeinilah yang mengatur secara langsung sistem pendidikan ketika dihadapkankepada realita proses belajar mengajar secara langsung.Evaluasi pendidikan merupakan salah satu bentuk mekanisme sistempendidikan yang bertujuan untuk meninjau ulang proses pendidikan yang telahdilaksanaka dalam beberapa kurun waktu tertentu. Tinjauan ulang tersebutdimaksudkan untuk memahami, menggali, serta mengkoreksi proses pendidikantersebut sehingga akan diketahui celah-celah kekurangan yang harus diperbaikidan ditutupi. Maka dari itu, evaluasi pendidikan sangat dibutuhkan dalam upayamewujudkan suatu sistem pendidikan yang baik. Yaitu suatu sistem pendidikanyang selalu memperbaiki diri dengan menutupi setiap kekurangan dari waktuke waktu.

  20. Keanekaragaman Hayati Di Kawasan Pantai Kota Ambon Dan Konsekuensi Untuk Pengembangan Pariwisata Pesisir

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniel A. Sihasale

    2013-07-01

    Full Text Available Sebagai suatu daerah yang berada di wilayah Indonesia bagian timur, Pulau Ambon memiliki potensi alam yang banyak menawarkan keanekaragaman daya tarik wisata. Dengan kondisi biogeofisik, sosial budaya masyarakat dapat dijadikan sebagai potensi bagi pengembangan pariwisata. Sebagai ibukota propinsi, kota Ambon memiliki pantai dan kelautan dengan keanekaragaman hayati yang khas, sehingga mempunyai peluang untuk dapat dijadikan sebagai objek wisata bahari termasuk potensi wisata bawah laut, dengan hal tersebut maka propinsi Ambon dikenal dengan  sebutan “The Spice Island Exotic Marine Paradise”.  Keberadaan akan potensi wilayah pesisir laut tersebut dewasa ini belum sepenuhnya dikelola dan di kembangkan dengan baik untuk pengembangan pariwisata, hal ini dikarenakan minimnya pemahaman akan bagaimana cara mengelola dan mengembangkan potensi keanekaragaman hayati tersebut dengan baik.Kata Kunci: Keanekaragaman hayati, Kota Ambon, potensi, pengembangan

  1. KAJIAN KEBERLANJUTAN PENGEMBANGAN ECOVILLAGE DI DAS CITARUM HULU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nita Nilawati Walla

    2016-12-01

    Full Text Available Environmental problems occurred in the upper basin of Citarum River caused by domestic, agriculture, livestock and industrial waste were encouraged the establishment of a large-scale movement called Gerakan Citarum Bersih, Sehat, Lestari dan Indah (BESTARI since 2014. As one approaches to the movement, ecovillage’s sustainability in 54 villages upon upper basin of Citarum River should be evaluated. Multi-Dimensional Scaling (MDS method through Rapid Appraisal for Ecovillage (RapVil approach was used in this research. Ecological, economic and social dimensions were evaluated. Sustainability index for about 51-75 (suffi-cient achieved by 43 villages for ecological dimension, 38 villages for economic dimension and 29 villages for social dimension. Attributes used to determine ecovillage’s sustainability in this research were valued well and acceptable, proved by stress value which less than 25%, R-square (R2 more than 80% and  the difference between MDS and montecarlo which less than 2% for each dimensions. This research concluded that social dimension has the highest index which 74.66, followed by economic dimension 58.43 and the lowest one is ecological index which 57.68, with all dimensions still categorized as sufficient.

  2. MODEL-MODEL PENGEMBANGAN KAJIAN KITAB KUNING DI PONDOK PESANTREN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Thoriqussu'ud

    2012-07-01

    Full Text Available Kitab is a specific term used to refer to papers in the field of religion, written in Arabic alphabet. This designation distinguishes papers in general that is usually written in non-Arabic letters, called as book. The book used as a source of learning in schools and educational institutions such traditional Islam is called as the Yellow Book (Kitab Kuning. The presence of the Kitab Kuning as a learning resource is generally more accessible by traditionalists than modernists. The traditionalists aim to give high reward to the book itself and the writer’s book. Besides that, they also think that they have moral responsibility to preserve the book. The implementation of the teaching of this book is in gradual way. It is from elementary level curriculum that teaches simple books, advanced level, and takhassus level. There are some methods used in teaching implementation that is also accompanied with models of the development of yellow book assessment, such as: memorizing, sorogan, weton or bandongan, mudzakarah and majlis ta’lim.

  3. Pengembangan Studi Islam Perspektif Insider-outsider

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Musnur Hery

    2016-12-01

    Full Text Available Pengembangan dan pengayaan studi Islam layak memperhatikan epistemologi yang diusung oleh perspektif insider-outsider. Epistemologi yang telah berkembang di dunia Islam seperti al-bayan (rasionalisme, al-burhan (empirisme dan al-irfan (intuisi harus diperkuat dengan epistemogi yang berkembang dengan kemajuan pengetahuan yang lazim menjadi pisau bedah analisis outsider seperti fenomenologi agama, distansiasi (penjarakan terhadap objek, apropriasi (penepatan objek bagi horizon diri, kritik ideology (kritik atas prasangka dan ilusi agama, variasi imajinatif (permianan imajinasi makna, dekonstruksi (pembongkaran ilusi dan doktrin mapan, dan hermeneutika (metodologi dan filsafat tafsir. Dengan kolaborasi epistemology insider dan outsider maka tensi antara kajian insider dan outside dapat dijembatani. Terkait yang terakhir ini maka gagasan crosscheck inside-outsider, yakni kajian sarjana tentang agama sebuah masyarakat harus diverifikasi oleh anggota masyarakat tersebut layak diapresiasi. The development and enrichment of Islamic studies ought to pay attention much on epistemology promoted by insider-outsider’s perspective. Epistemology that has evolved in the world of Islam as al-bayan (rationalism, al-burhan (empiricism and al-irfan (intuition should be reinforced with Epistemology evolving with the advancement of knowledge that commonly becomes scalpel analysis of outsider like phenomenology of religion, distansiasi ( the spacing of the object, appropriation (Placing the object to the its horizon, criticism of ideology (criticism of prejudices and illusions of religion, variations imaginative (the game of imagined meaning, deconstruction (dismantling of illusion and established doctrine, and hermeneutics (methodology and philosophy of interpretation. With the collaboration of epistemology of insider and outsider, so the tension between insider and outsider studies can be bridged. Related to this, the crosscheck idea of inside-outsider, the

  4. PENGUASAAN TANAH MASYARAKAT HUKUM ADAT (SUATU KAJIAN TERHADAP MASYARAKAT HUKUM ADAT TERNATE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Husen Alting

    2011-01-01

    Full Text Available Land acquisation by the community of adat law tends to leave out. This condition caused by the government policy before which has no attention to the development of land acquisition of the adat community. According that policy, all land are owned by the State, especially when its issue is about the government and bussiness interest. Reformation has changed the State system related to land acquisition, where the position of adat law community is diclared explicitly in the State constitution. The position of adat law community is agreed as long as not contradicted wiht public interest. The tale of seeking the existency of adat law community and the right of adat land acquisition shows that acquisition, mechanism and the area of adat law community still exist and have different characteristic between one and another. So that, State and the government should give protection and agreement to the right of adat law community as well as local wisdom as stated in its constitution.

  5. PENGUASAAN TANAH MASYARAKAT HUKUM ADAT (SUATU KAJIAN TERHADAP MASYARAKAT HUKUM ADAT TERNATE)

    OpenAIRE

    Husen Alting

    2011-01-01

    Land acquisation by the community of adat law tends to leave out. This condition caused by the government policy before which has no attention to the development of land acquisition of the adat community. According that policy, all land are owned by the State, especially when its issue is about the government and bussiness interest. Reformation has changed the State system related to land acquisition, where the position of adat law community is diclared explicitly in the State constitution. T...

  6. POLA KALIMAT PADA KUMPULAN DONGENG GADIS KOREK API KARYA H.C. ANDERSEN (SUATU KAJIAN SINTAKSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    author Veria Septianingtias

    2015-01-01

    Full Text Available This study described syntactic structure on fairy-tale collection of Gadis Korek Api by H.C. Andersen. The study which seen from syntactic structure is sentence pattern based on function category, category, and syntactic role. This study aimed to describe syntactic structure on fairy-tale collection of Gadis Korek Api by H.C. Andersen and it’s distribution towardh Indonesian language. This research used qualitative method and note method was employed for collecting the data. In analysing the data, the researcher used Agih method by applying Immediate Constituent Analysis technique (ICA as a basic technique. A book entitled Gadis Korek Api and others fairy-tale are the work of danish author, H.C. Andersen that used Indonesian standard. The analysis showed syntactic structure of fairy-tale language which form of sentence pattern based on the user, the pattern of imperative sentence, sentence pattern contains conjunction, and sentence pattern of complex sentences. Keywords: Sentence Pattern; Fairy-tale; Syntactic.

  7. Perilaku Oportunistik Creative Accounting dan Upaya Menginternalisasi Nilai Etika; Suatu Kajian Psikologi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iqbal M. Aris Ali

    2010-04-01

    Full Text Available Conflict analysis as described in agency theory shows that asymetric information could occur. Information given to the principal might be sorted out in order to secure agents’ interests. This behavior is called oportunisitic behavior that encourages the practice of earnings management. To predict and explain opportunistic behavior, Watts and Zimmerman formulate three hypotheses: (1 bonus plan hypotheses, (2 debt covenant hypotheses, and (3 the political cost hypotheses. Research results based on these hypotheses prove that the practice of earnings management is more likely to be done without regard to principles of ethical values. By using cognitive and humanistic psychology, such as the Theory of Reasoned Action (TRA, and the Theory of Planned Behavior (TPB the motive for opportunistic behavior could be explained and ethical behaviour that are influenced by social norms such as religions could be reconstructed. If individual feels that opportunistic behavior is contrary to religious norms and rules (GAAP /PSAK then he will refuse to behave opportunistically. The rules of accounting policies that provide the opportunity for agents to select based on merit, enable rationalization of the opportunistic behavior as a self reaction mechanism that could justify the behavior as efforts to protect from external threats.

  8. Kajian Potensi Penggunaan Bioreaktor terhadap Senyawa Ajmalisin Suatu Contoh Produksi Metabolit Sekunder Tanaman Obat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Dian Saraswati

    2015-05-01

    Full Text Available The limited availability of medicinal plants as well as their limitations in cultivation as a source of medicinal compounds can lead to excessive harvesting, habitat destruction and destructive exploration. This led to the extinction of rare plants and caused the condition of natural resources worse. The purpose of this study is to elucidate the potential of bioreactor in terms of its ability to increase the active compounds of plant obtained from C. roseus, ajmalicine. The data was obtained from various references. The main references discuss about ajmalicine and bioreactor.In general, the concentration of compounds produced by cell suspension is higher than its original concentration in the plants. In study cases of ajmalicine, the compounds were produced as much as seven times more than these compounds in native plants. Other studies show that the use of different plant organs, the addition of elicitor, the weight ofinitial cells as well as aeration rate can affect the concentration of ajmalicine obtained from medium in the bioreactor. Tissue cultured plants in bioreactor can produce se- condary metabolites in a short time with high yields. However, previous optima- zation should be carried out in terms of adding elicitor, aeration rate and pH condition of the bioreactor.

  9. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP : Suatu Kajian di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dara Aisyah

    2015-12-01

    Full Text Available This paper discusses empowerment program for coastal communities in Cilincing district, North Jakarta. Basically, the program has bees relatively successful in developing coastal communities's entrepreneurship. This can be seen from the estabilishment of cooperatives and small scale enterprises in that area. But, this paper underlines that grant allocation for the fisherman is still limited. Otherwise, the merchants received the most amount of grant allocation. In other word, bias on delivering program has occurred. Furthermore, target location for this program has not been equal yet.It was concentrated on few villages only low understanding for loan scheme also became crucial problem for the program. This has pushed for bad credit in a lot of amount.

  10. CODE SWITCHING DAN CODE MIXING DALAM KOMUNIKASI DI LINGKUNGAN DOSEN IAIN PURWOKERTO (SUATU KAJIAN SOSIOLINGUISTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muflihah Muflihah

    2017-02-01

    Full Text Available This research was aimed at knowing the forms of code switching and code mixing found in conversations among IAIN Purwokerto lecturers and explaining the factors influencing them. This is a qualitative research in which the data to find the forms of code switching and code mixing were collected through listening to, involving in, and recording their conversation, while the to explain the factors influencing them were collected through inerviews. This research found that the forms of code mixing are word, phrase, sentence insertion; the forms of code switching are switching from local languages, Indonesian, and foreign languages. Meanwhile factors influencing code switching and code mixing are: academic mission, language improvement, meaning expression choice, solidarity, and prestige.

  11. POLA KEPEMIMPINAN DAN SISTEM MANAJEMEN PENDIDIKAN DI BEBERAPA NEGARA PERSEMAKMURAN: SUATU KAJIAN ANALISA PERBANDINGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afdhal Afdhal

    2016-09-01

    Full Text Available Leadership pattern and management system will determine education quality of a country. The commonwealth countries have applied such pattern and system which are similar to their educational management. Australia, Canada, and England, for example, have reformed their educational system. As a result, they can produce good quality of education. This article analyzes leadership pattern and management system in the three mentioned commonwealth countries. By conducting comparison analysis, this situation is expected to be a guidance and example for educational management in Indonesia which in turn will improve the education quality. Kata kunci: pola kepemimpinan pendidikan, sistem manajemen pendidikan

  12. EUTHANASIA SEBAGAI KONSEKUENSI KEBUTUHAN SAINS DAN TEKNOLOGI (Suatu Kajian Hukum Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arifin Rada

    2013-02-01

    Full Text Available Science and technology are part of human life that was born as a consequence of the development of science. One of science development which helped and directly related to human health and life, while life and death of human beings is something that has a high position in any moral values, so every treat against him would raises questions in terms of morale. This is the base for development of genetic engineering or biotechnology and bioethics as a field of science that is now considered a separate discipline in the field of medicine.

  13. PROBLEMATIKA KESEHATAN DI PESANTREN (SUATU KAJIAN PROSES DALAM PENDIDIKAN KESEHATAN BUDAYA DI PESANTREN X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammat Hidayat

    2014-10-01

    Full Text Available Health is one of the basic human needs besides food, shelter and education in good health because only humans can live, grow and work better. Institute boarding school as a center of Islamic education has an important role in the process of empowering the nation not only in the field of Islamic Studies, and common areas, but also on the understanding that a healthy lifestyle and the health of its own. The problem faced is the boarding provision for the needs of the students studying in boarding schools, among other things, a place to stay (cabin, the provision of clean water needs for daily needs (drinking, eating, bathing, washing, latrines, and waste disposal of both solid and liquid. Problems in this paper, focused on boarding X, is; (1. How boarding X history? (2. How environmental health issues among students boarding-X ?. Study of the theory in this paper uses the approach of social health and social personality. Study focuses on hygiene in this study include; clean water, hygiene and sanitation facilities as well as the food habits of their boarding. 

  14. Kepemimpinan Gembala: Suatu Kajian Filosofis tentang Proses Integrasi Kepemimpinan Rohani dan Sekuler

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nicodemus Yuliastomo

    2010-04-01

    Full Text Available Tugas gembala jemaat untuk memelihara umat Allah, merupakan tugas yang sangat strategis. Pada satu sisimanusia diperhadapkan kepada kompleksitas permasalahan yang semakin lama semakin rumit. Gereja melalui fungsipenggembalaannya bisa menjadi tempat bagi orang-orang untuk mendapatkan jawaban dan pertolongan dalamhidupnya. Pada sisi yang lain dengan tingkat perkembangan sumber daya manusia dan ilmu pengetahuan yang semakinmaju, gereja sebenarnya bisa memanfaatkannya untuk pelayanan secara maksimal. Realitanya, sekarang orang lebihmencari jawaban melalui apa yang ditawarkan para pofesional dunia. Gereja dianggap ketinggalan jaman dalamupaya menjalankan tugas dan fungsinya. Melalui berbagai pandangan dan survei yang ada, diperoleh kesimpulanbahwa salah satu penyebab kemunduran gereja adalah tidakberfungsinya kepemimpinan gembala dengan baik.Mengingat kondisi seperti ini kepemimpinan gembala mesti digali, dikaji , dan dikembangkan, salah satu diantaranyamelalui pendekatan dengan bidang lain, dalam hal ini integrasi kepemimpinan rohani dan sekuler. Melalui tehnikpengumpulan data literatur (Library Research, yaitu melakukan penyelidikan terhadap buku-buku dan tulisantulisanyang berkaitan dengan karya ilmiah, berdasarkan pendekatan : hermeneutik, komparatif, evaluasi dan induksidan diduksi. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh pengertian kepemimpinan gembala sebagai proses integrasikepemimpinan rohani dan sekuler serta kontribusinya bagi pelayanan gereja, sehingga gembala dan gereja dapatmenjalankan pelayanannya dengan baik.

  15. PERDEBATAN HUKUMAN MATI DI INDONESIA: Suatu Kajian Perbandingan Hukum Islam dengan Hukum Pidana Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Hatta

    2012-12-01

    Full Text Available The Debate of Capital Punishment in Indonesia: A Comparative Study between Islamic and Indonesian Criminal Law. Strictly speaking, the Islamic and Indonesian criminal law provide for capital punishment. However, the existence of the death penalty in Indonesia is still debatable. It is assumed that the death penalty is against human rights, but others consider it as to protect the public interest. In order to discuss the contravening views, this paper is an attempt to critically analyzed the issu by using a normative juridical approach. It is concluded in its implementation of capital punishment both the in Islamic and Indonesian criminal law is carefully applied and with the limits prescribed by law. Such restrictions are expected to balance the views between the pro and against capital punishment in Indonesia. The death penalty in Islamic criminal law is to protect religion, life, property, intellect and descendant. The five basic human rights is given by the Almighty God that should be protected, the violator of which is liable for capital punishment.

  16. KAJIAN KEBIJAKAN HUTAN KOTA: STUDI KASUS DI PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA (DKI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Subarudi Subarudi

    2012-08-01

    Full Text Available Wilayah Daerah Khusus Ibukota (DKI Jakarta merupakan salah satu daerah rawan bencana banjir dengan naiknya tinggi permukaan air laut akibat pemanasan global. Kondisi ini bertambah buruk dengan semakin menyusutnya ruang terbuka hijau (RTH dari sekitar 35 persen (1965 menjadi sekitar 9,3 persen (2009. Oleh karena itu kajian kebijakan pembangunan hutan kota di DKI Jakarta sanagt diperlukan sebagai proses pembelajaran bagi para pengelola perkotaan di Indonesia. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan pembangunan hutan kota yang dilakukan oleh pemerintah daerah (Pemda provinsi DKI Jakarta. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembangunan hutan kota merupakan suatu keniscayaan bagi pemda DKI Jakarta untuk mengurangi tingkat kerentanan terhadap bencana banjir dan sekaligus memperindah dan menjaga keasrian lingkungan perkotaan. Sejak keluarnya PP No. 63 Tahun 2002 tentang Hutan Kota dan UU No. 26 Tahun 2007 tentang Tata Ruang, pemda DKI Jakarta belum membuat peraturan-peraturan daerah terkait, tetapi sudah banyak upaya-upaya yang direalisasikan untuk mendukung pembangunan hutan kota melalui peningkatan luas RTH. Pemda DKI Jakarta terus berupaya meningkatkan luasan RTH secara konsisten dengan membongkar 93 bangunan di tepi sungai Kalibaru dan menutup 27 stasiun pengisian bahan bakar untuk umum(SPBU yang berlokasi di jalur hijau dan mengalihfungsikannya sebagai RTH. Sumber-sumber pendanaan yang yang dapat dikumpulkan oleh Pemda DKI Jakarta untuk membiayai perluasan RTH adalah APBD, APBN, Pajak dan dana CSR dari perusahan besar nasional dan multi nasional yang berkantor pusat di Jakarta serta lembaga donor internasional yang peduli lingkungan.

  17. Analisis Kriteria Pengembangan Penganggaran Elektronik Menggunakan Software Quality Function Deployment (SQFD dari Sudut Pandang Pengguna

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmi Kartika Jati

    2017-08-01

    Full Text Available Pesatnya perkembangan sistem informasi menjadi pemicu dalam pengembangan aplikasi pendukung operasional organisasi. Tak terkecuali pemerintah Indonesia. Sebagai organisasi yang besar, pemerintah Indonesia memandang perlu adanya perbaikan layanan kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan dengan menetapkan penerapan e-government. E-government merupakan salah satu alat yang digunakan dalam perbaikan birokrasi dan tata kelola pemerintahan. Pusat Penelitian X sebagai lembaga pemerintahan melakukan perbaikan terus menerus untuk meningkatkan tata kelola organisasi. Dari beberapa area yang akan menjadi objek pengembangan e-government, pihak manajemen Pusat Penelitian X memutuskan untuk memprioritaskan perbaikan pada proses keuangan, khususnya proses penganggaran. Dalam rangka perbaikan proses anggaran tersebut, perlu kajian terkait pengembangan penganggaran elektronik. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk pengembangan penganggaran elektronik di Pusat Penelitian X. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan Software Quality Function Deployment (SQFD yang merupakan pengembangan Quality Function Deployment (QFD tradisional yang umum digunakan pada pengembangan produk manufaktur. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa dalam pengembangan penganggaran elektronik di Pusat Penelitian X, programmer perlu memperhatikan delapan kriteria prioritas yang menurut pengguna perlu ada di dalam penganggaran elektronik. Dimana delapan kriteria prioritas tersebut dapat digunakan sebagai dasar pengetesan sistem untuk finalisasi pengembangan penganggaran elektronik.*****The rapid development of information system is the trigger for the developing of organization operational support applications. This is also the case of Indonesian government. As a big organization, Indonesian government sees the need of improving public services. Those can be conducted by implementing e-government, as a tool to improve the bureaucracy and governance effectively and

  18. PENGUKURAN BIAYA KUALITAS : SUATU PARADIGMA ALTERNATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Monika Kussetya Ciptani

    1999-01-01

    Full Text Available Improving quality is an essential thing for a company to exist in the business competitive world. It's not time for a company to focus only on a high sales volume, but it's time for a company to focus on customer satisfaction. If the company can give customer satisfaction through their product, they will achieve maximum profit automatically. They are many method techniques to identify quality cost appeared in a company. It is very easy to control quality cost in a company if they are accounting data about it. But it will be very difficult to control the quality cost if the cost is hidden and can not be seen on accounting data. Variety techniques have been developed to solve this hidden quality cost. One of these method is Taguchi Method. By using Taguchi Method, a company will be helped to control and estimate quality cost especially hidden quality cost. Abstract in Bahasa Indonesia : Peningkatan Kualitas merupakan suatu hal yang paling esensial bagi suatu perusahaan untuk tetap eksis dalam dunia bisnis yang competitif ini. Kini sudah tidak jamannya lagi perusahaan hanya mementingkan volume penjualan yang begitu besar untuk mencapai keuntungan yang maksimal, tetapi lebih berorientasi pada aspek kepuasan konsumen. Dengan adanya kemampuan perusahaan untuk memberikan kepuasan terhadap konsumen yang membeli produknya, maka secara otomatis perusahaan akan mencapai keuntungan yang maksimal. Oleh karena itu dikembangkan berbagai cara dan teknik untuk mengidentifikasi besarnya biaya kualitas (kerugian yang muncul akibat barang yang dihasilkan menyimpang dari standar suatu perusahaan. Apabila biaya kualitas yang muncul tersebut nampak dalam catatan akuntansi perusahaan yang bersangkutan, maka perusahaan akan lebih mudah melakukan pengendalian, tetapi apabila biaya kualitas tersebut sifatnya tersembunyi, maka akan lebih sulit untuk melakukan pengendalian dan estimasi. Berbagai teknik telah dikembangkan untuk memecahkan masalah Hidden Quality Cost ini

  19. PENGARUH PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN TERHADAP MOTIVASI DAMPAKNYA TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN DI LOKAWISATA BATURRADEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sopa Martina

    2016-03-01

      Abstrak - Dalam suatu organisasi faktor Sumber Daya Manusia (SDM mempunyai peranan yang penting dibandingkan dengan faktor lain. Apabila organisasi mengalami kegagalan dalam mencapai tujuan, maka faktor manusia dapat menjadi penyebab didalamnya. Oleh karena itu karyawan perlu mendapatkan pelatihan dan pengembangan untuk dapat memotivasi diri sendiri untuk bekerja dengan lebih baik sehingga tercapai prestasi kerja yang baik pula. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dari 61 orang responden tersebut maka didapat hasil dalam kategori baik sebesar 81,8% untuk pelatihan dan pengembangan yang tersedia, hasil dalam kategori baik sebesar 74,3% untuk motivasi karyawan, dan hasil dalam prestasi kerja karyawan Lokawisata Baturraden sebesar 86,3% dalam kategori sangat baik. Sedangkan untuk pengaruh pelatihan dan pengembanagn terhadap motivasi karyawan didapat nilai korelasi sebesar 41,21%, dan untuk pengaruh variabel motivasi terhadap prestasi kerja karyawan Lokawisata Baturraden  sebesar 11,42%. Sehingga didapat nilai total untuk pengaruh pelatihan dan pengembangan terhadap motivasi dan dampaknya terhadap prestasi kerja sebesar 52,63%. Sisanya sebesar 47,37% dipengaruhi oleh faktor lain.   Kata kunci : motivasi, pelatihan dan pengembangan, prestasi kerja

  20. Peran Mukti Ali dalam Pengembangan Toleransi Antar Agama di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khairah Husin

    2014-06-01

    Full Text Available Agama sebagai sasaran kajian penelitian sudah banyak dilakukan oleh para sarjana disiplin ilmu. Mereka melakukan penelitian terhadap berbagai aspek dari agama, baik aspek ide maupun aspek perwujudan dalam kenyataan. Dimulai dari keyakinan dan ajaran yang dimiliki oleh suatu agama hingga pengaruh agama pada kehidupan masyarakat pemeluk agama tersebut. Kalau yang dimaksud metode dalam ilmu perbandingan agama adalah cara untuk memperoleh dan mamahami kebenaran agama dari realitas empiris, atau lebih tepatnya “kebenaran ilmiah agamis”, maka pendekatan tiada lain adalah suatu sikap ilmiah (persepsi dari seorang yang harus ditunjukkan untuk menemukan kebenaran ilmiah yang hendak diperoleh. Dengan demikian pendekatan sifatnya umum. Dalan suatu pendekatan tertentu dapat digunakan bermacammacam metode, umpamanya seorang Sosiolog akan mengkaji agama pasti akan menerapkan pendekatan metode-metode sosiologis. Begitu pula Sejarawan, Antropolog, Fenomenolog, dan lain-lain akan menerapkan pendekatan dan metode sesuai dengan latar belakang keahliannya. Maka sasaran ideal dari beberapa pendekatan adalah memperoleh interelasi yang sistematis dari fakta-fakta agama, dan bertujuan untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta tersebut dengan menggunakan kesangsian sistematis. Pendekatan keilmuan dalam meneliti agama mencoba mendeskripsikan dunia pemeluk agama secara apa adanya (das sein, bukan didasarkan semestinya secara normatif (das sollen. Dengan demikian, pendekatan keilmuan yang empiris ini menggunakan dan mengadaptasi pendekatanpendekatan ilmu-ilmu sosial dan budaya. Dari sekian tokoh ilmu Perbandingan Agama, kebanyakan dari mereka merupakan ilmuwan Barat. Namun demikian ada juga beberapa tokoh perbandingan agama dari duni Islam, antara lain adalah Prof. Dr. H.A. Mukti Ali, Ibnu Hazm dan As-Syahrastani. Sementara Ibnu Hazm Al Andalusy dan As-Syahrastani merupakan tokoh-tokoh Perbaga Muslim dari zaman klasik – zaman ketika Perbaga belum terbentuk sebagai

  1. NORMA PERKEMBANGAN MOTOR MILESTONE ANAK SEHAT DAN BERGIZI BAIK DALAM RANGKA PENGEMBANGAN SUATU RUJUKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abas B. Jahari

    2012-11-01

    Full Text Available Norm of Motor Milestone Achievements In Healthy and Well Nourished Children Leading To The Development A Reference.Background: The prevalence of malnutrition is still high in Indonesia, and one of its functional consequences is level of the intelectual capacity of children. Motor development is an essential of cognitive performance, and it is generally believed related with nutritional status of children, however very few studies had been carried out in the field condition.Objectlves: To describe the ceiling of motor milestone achievements of healthy and well nourished children aged 3-18 months in the development of norms for Indonesian children.Methods: The study was conducted in 4 big cities: Surabaya, Malang, Bandung and Bogor in 2100 healthy and well nourished children aged 3-18 months came from high SES (socio-economic status families who had no constraints on achieving normal growth and development. There were 17 milestones observed by well trainned enumerators following standard procedure. Analysis of percentiles 5, 10, 50, 90, and 95 for age against motor achievement were carried out for all children.Results: The difference in the attainment of the ceiling of motor milestones between males and females were not significant at any points of observation, therefore sex combined norm curve of motor development for children aged 3-18 months was ilustrated.Conclusions: The norm of motor milestone development for Indonesian children aged 3-18 months has been developed. Before being used as a reference, it needs to be evaluated or it is reliability and feasibility.Keywords: motor milestone, motor development, reference of motor development.

  2. Dampak Degradasi Lingkungan Terhadap Potensi Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan di Delta Mahakam: Suatu Tinjauan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dana Adikusuma

    2014-04-01

    Full Text Available The aim of this research is formulating the general concepts for ecotourism development based on its environmental degradation on Mahakam Delta. The research method is descriptive-analytic with critically and comprehensively review on several researches done. Those are not only from scientific and technology dimension, but also policy on strategic issues-based regional development. The result of this research is conclude that environmental degradation phenomena in Mahakam Delta was located on critical very high level. It is almoust 80 % of 1000 Km2 of this area. The main factors are consist of land conversion and mining and gas exploitation. The integrated and environmental-friendly solution are required to solve the problems, such as eco-tourism development program. The program was focused on three fundamental principle. Those are consist of conservation values, community involvement and sustainable. It has several inovative concepts to make eco-tourism development success. It also has several indicators for each concepts to explain them. The concepts are consist of policy development, biogeophisical management and sustainable eco-tourism development.

  3. PENGEMBANGAN POLA TANAM DAN DIVERSIFIKASI TANAMAN PANGAN DI MADURA : SUATU UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI DAN PENDAPATAN PETANI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R.A. Sidqi Zaed Z.M.

    2010-03-01

    Full Text Available Crop patern in the rainy season caused unutilization land in Madura.this purpose research is agroecosystem agriculture map using remote sensing, cropp development models by agroecosystem. Method research with site selection to use agriculture plants with maching between land quality in mapping unit and evaluation food plants. Output this research is potential agriculture map for corn cultivation, wide area very appropriate 70,279.5 ha (15,4%, appropriate 211,512.3 ha (46,3%. Rice plant potential appropriate 209,769 ha (46%, very appropriate 33,699 ha (7,4%. Wide soybean potential appropriate 162,618 ha (35,6%, very appropriate 25,091 ha (5,5%. Wide tobacco potential appropriate 51,971ha (11,4% and very appropriate 8,749ha (1,9%. Wide peanut potential appropriate 192,312ha (42,1%. very appropriate 19,474ha (4,3%. Agricultura development in Madura for soybean is baluran variety with production 2.200 kg/ha and grow during 75 day, peanut is Kamal variety with production 2.500 kg/ha and grow during 86 day. Corn for paddyfield is tambin variety production 3.840 kg/ha and grow during 73 day, for dry land is mading variety with production 2.380 kg/ha (62 day. Rice plant is PD3 variety with grow during 100 day ang production 2.400 kg/ha, for irrigation land is PD4 variety with production 2.400 kg/ha and grow during 108 day. Wide tobacco is jepon kenik variety with grow during 86 day and plants index high (580

  4. STRATEGIC PLACE TRIANGLE PENGEMBANGAN POTENSI KAWASAN PARIWISATA BOJONEGERO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muchammad Nurif

    2015-06-01

    Full Text Available Kabupaten Bojonegoro ditetapkan sebagai salah satu Daerah Tujuan Wisata (DTW di Jawa Timur karena memiliki potensi obyek wisata alam dan budaya yang telah mendapatkan perhatian wisatawan nusantara pada umumnya. Dalam kebijakan pengembangan yang tertuang dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata (RIPP Jawa Timur 1999-2015 Kabupaten Bojonegoro meskipun bukan sebagai gerbang utama namun memiliki peran strategis untuk mendorong pertumbuhan kawasan di sekitarnya. Dalam penelitian, peneliti melakukan pemetakan perubahan lingkungan eksternal, pemetakan pesaing dan pelanggan, analisis internal, dan analisis TOWS. Selanjutnya akan dirumuskan Strategic Place Triangle. Yang dimaksud dengan Strategic Place Triangle adalah suatu pendekatan strategi pemasaran wilayah yang mencakup tiga hal kunci, yaitu (1 Strategi yang mencakup Segmentasi-Targeting-Positioning, (2 Taktik yang mencakup Diferensiasi-Marketing Mix-Selling, (3 Value yang mencakup Brand-Servis-Proses. Analisis pemetaan terhadap lingkungan eksternal dan internal dengan menggunakan pendekatan Strategi Pemasaran Wilayah (Marketing Places tersebut akan menghasilkan Positioning, Diferensiasi, dan Brand, bagi potensi kawasan pariwisata Bojonegoro. Positioning- nya adalah ibarat Bali bagi Jawa Timur dengan kekhasan tetap memegang nilai-nilai religi dan kultur lokal setempat. Diferensiasi-nya adalah one-stop-shopping services, pesona wisata yang tak berakhir, cantik alami, penduduknya yang santun, ramah dan mempesona. Brand-nya adalah Pesona Wisata Bojonegoro.

  5. Audit Internal Universitas X: Suatu Refleksi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David Adechandra Ashedica Pesudo

    2017-04-01

      Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan bukti empiris tentang dinamika beroperasinya fungsi audit internal dalam sebuah universitas swasta dengan mendeskripsikan berbagai faktor yang mempengaruhi keefektifan fungsi audit internal di sebuah universitas. Secara khusus, studi ini mendeskripsikan kondisi berbagai faktor yang mempengaruhi keefektifan fungsi audit internal dalam organisasi nirlaba yang diidentifikasi oleh Ahmad et al.., (2009 dalam suatu konteks organisasi sebuah universitas swasta. Studi ini menggunakan strategi penelitian studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis data. Wawancara mendalam dengan berbagai pihak yang memiliki pengetahuan tentang kegiatan audit internal di universitas yang menjadi studi kasus menjadi sumber utama data untuk studi ini.  Penelitian ini menunjukkan bahwa dinamika beroperasinya fungsi audit internal universitas swasta yang menjadi studi kasus dipengaruhi oleh berbagai faktor. Beroperasinya fungsi audit internal di organisasi dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang bersifat mendukung  yaitu jumlah staf audit internal, kerjasama dari auditee, kompetensi/pengetahuan tentang teknik audit, tindakan pada temuan audit dan rekomendasi oleh auditee/manajemen, dan pengalaman audit. Sementara itu, sejumlah faktor bersifat tidak mendukung  bagi beroperasinya fungsi audit internal, yaitu komitmen dari manajemen puncak, pelatihan, independensi, perubahan dalam organisasi divisi audit internal, persepsi dari auditee terhadap fungsi audit internal, dan sumber daya.

  6. BERPIKIR KREATIF SUATU PENDEKATAN MENUJU BERPIKIR ARSITEKTURAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Istiawati Kiswandono

    2000-01-01

    Full Text Available This article discusses about "creative thinking" which always has connection with new ideas and finding.It is generally known that the first idea often comes in flash like a lightning, with a reference to experience. A method of thinking in a more specific scope, in this case "thinking architecturally" also occurs in a similar way. In a study on "creativity" which has relation to design, there are three main subject:the product,the process and the person. By analysing the potensialities of human brain in separating relevant messages from unrelevant ones,and by dividing them into two ways of thinking.And with a study on the application of "a model of mixed thinking",the writer hopes that 'a formula" might be set up as a rough guidance towards thinking architecturally. Abstract in Bahasa Indonesia : Tulisan ini bermaksud membahas berpikir kreatif yang selalu terkait dengan gagas dan penemuan-penemuan baru. Secara umum diketahui bahwa memperoleh gagas pertama terjadi melalui kilatan yang begitu cepat dengan pengalaman sebagai acuannya. Cara berpikir dalam lingkup yang lebih spesifik 'cara berpikir arsitektural' tidak jauh berbeda. Dalam studi mengenai kreativitas yang berkaitan erat dengan kegiatan mendesain, sebenarnya ada tiga hal yang perlu mendapatkan perhatian: produk, proses dan individu manusianya. Mencermati potensi otak yang berfungsi sebagai pemisah bagi pesan-pesan yang relevan dan yang tidak relevan kemudian membaginya ke dalam dua cara berpikir, dicoba dicari keterkaitannya dengan operasionalisasi berpikir kreatif. Setelah mengamati pula suatu terapan 'model berpikir gabungan', maka akan memungkinkan diwujudkan 'formulasi' sebagai arahan kasar bagi berpikir arsitektural. Kata kunci: ideologi, jenis pendekatan, jenis masalah

  7. PENGEMBANGAN KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Mumun Muniroh

    2013-05-01

    Full Text Available Kecerdasan interpersonal sangat urgen bagi masa depan anak. Bagaimana dengan tingkat kecerdasan interpersonal anak dan pola pengembangan keterampilan sosialnya pada Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD-IT Ulul Albab Kota Pekalongan? Melalui pendekatan double approach (kuantitatif-kualitatif, hasil penelitian mengungkap bahwa tingkat kecerdasan interpersonal siswa SDIT sebagian besar atau 89 % masuk kategori sedang, selain itu 4 % kategori tinggi, serta 7 % kategori rendah. Sedangkan pola keterampilan sosial yang dilakukan pada siswa-siswi SDIT di antaranya dilakukan melalui membangun kurikulum caracter building, membangun keberanian berkomunikasi melalui bercerita, membangun kedekatan personal dan bermain, penanaman nilai-nilai moralitas Islam, belajar menyelesaikan konflik, membiasakan berbagi, dan menumbuhkan sikap kerjasama.

  8. PENGEMBANGAN MODEL KOLABORASI JIGSAW ROLE PLAYING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN BEKERJASAMA SISWA KELAS V SD PADA PELAJARAN IPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Ari Pratiwi

    2015-11-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan untuk mengembangkan model kolaborasi jigsaw, role playing untuk meningkatkan kemampuan bekerjasama siswa yang valid, efektif dan praktis. Metode penelitian adalah penelitian dan pengembangan (R&D. Tahap uji coba pengembangan terdiri atas uji coba ahli, uji coba skala terbatas dan uji coba skala luas. Keefektifan model kolaborasi jigsaw role playing  diperoleh rata-rata 51,83 dalam kategori baik diterapkan dalam pelajaran IPS, peningkatan kemampuan bekerjasama siswa hasil N-gain = 0,56 dengan kategori sedang, peningkatan hasil belajar IPS N-gain = 0,50 dengan kategori sedang dan hasil ketuntasan klasikal pembelajaran IPS 97,14%.  Hasil respon guru dan siswa terhadap model yang digunakan adalah berkriteria baik. Model final penelitian ini menghasilkan model kolaborasi jigsaw role playing yang dikemas dalam suatu buku pedoman.

  9. Kajian Budaya Fotografi Potrait dalam Wacana Personalitas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andang Iskandar

    2014-09-01

    ABSTRAK   Fotografi potrait merupakan representasi kemiripan figur manusia dalam bentuk dwimatra. Fotografi potrait memberikan indikasi personal baik pada pemilik potrait, sub- jek potrait maupun fotografer. Personalitas karya fotografi yang mewakili pribadi bahkan karakter seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan permasalahan kajian buda- ya pada fotografi potrait dalam wacana personalitas. Metode penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dari berbagai literatur baik buku, artikel jurnal dan laporan pene- litian fotografi khususnya potrait dalam kajian budaya. Hasil penelitian ini memberikan gambaran empat permasalahan kajian budaya pada fotografi potrait yaitu pertama, foto- grafi sebagai representasi. Potrait merupakan tempat negosiasi antara fotografer dengan representasi-diri subjek (model. Kedua, diaspora fotografer. Fotografer China Indonesia (peranakan sebagai broker budaya di masa poskolonial. Perbedaan budaya antara per- anakan dan totok dibedakan juga dalam kelompok sosial profesi dalam studio fotografi. Ketiga, identitas dalam potrait. Album foto keluarga sebagai sebuah cara untuk menstruk- turisasi diri, identitas dan budaya melalui ritual ingatan. Keempat, fotografi sebagai me- dia dominasi budaya. Fotografi adalah sintesis pemaknaan dua subjek yang-memotret dan yang-memandang.   Kata kunci: kajian budaya, fotografi potrait, personalitas, wacana

  10. Efektifitas Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (Studi tentang Pengembangan pada MTs Negeri Keras Diwek Jombang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Yahya Ashari

    2015-12-01

    Full Text Available Peningkatan kualitas pendidikan merupakan suatu yang sangat urgen untuk dilaksanakan, di mana hal ini merupakan suatu proses yang terintegrasi dengan proses peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan program madrasah. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan telah banyak dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Kementrian Pendidikan Nasional dan Kementrian Agama antara lain melalui pengembangan kurikulum dan sistem evaluasi, perbaikan sarana pendidikan, pengembangan dan pengadaan materi ajar, pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya serta pembinaan manajemen madrasah. Dengan mengambil latar penelitian di MTs Negeri Keras Diwek Jombang, penulis berupaya untuk melihat secara objektif melalui research secara mendalam bagaimana implementasi Manajemen Berbasis Sekolah, apakah tujuan yang akan dicapai dalam penerapan Manajemen Berbasis Sekolah dalam mengembangkan madrasah, bagaimana efektifitas Manajemen Berbasis Sekolah dalam mengembangkan madrasah dan apakah fakor pendukung dan penghambat serta solusinya dalam penerapan Manajemen Berbasis Sekolah dalam mengembangkan madrasah. || Improving the quality of education is a very urgent thing to be implemented, which is a process that is integrated with the process of improving the quality of human resources and the development of madrasah program. Improving the quality of human resources through education has been carried out by the government, particularly the Ministry of Education and Culture and the Ministry of Religious Affairs by developing the curriculum and evaluation system, improving educational facilities, developing and designing teaching materials, conducting training for teachers and other education personnels, and guiding the development madrasa. By conducting a research at MTs. Keras Diwek Jombang, the authors attempted to look objectively through an in-depth research at how the implementation of school-based management is, what objectives to be

  11. KAJIAN FILOSOFIS-HISTORIS HUBUNGAN NEGARA DAN AGAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armaidy Armawi

    2013-01-01

    Full Text Available The issue of the relation between state and religion as socio-politic phenomena in Indonesia has been up and down in the Indonesian history. Therefore, it can be said as a latent issue in the life of the nation and state. This study employs the theory of ideological-philosophical transformation of Pancasila as anthropological basis of the nature of mono-pluralist human beings. In order to discuss the issue in the historical-philosophical approach, analysis and synthesis methods together with verstehen, interpretation and hermeneutic methods are employed. The relation between state and religion has been finalized by the founding fathers. They tried not to fall into the trap of the dichotomy between secular and religious state. They creatively-innovatively developed the thought of the relation between state and religion, which is the Indonesian uniqueness; the State of Republic of Indonesia which believes in one God in accordance with the basis of just and civilized humanity. Key words: reflection, philosophical, relation, state and religion Persoalan hubungan negara dan agama sebagai fenomena sosial politik di Indonesia menunjukkan adanya suatu kondisi pasang surut dalam perjalanan sejarah. Oleh karena itu, permasalahan ini dapat dikatakan bersifat latent dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kajian ini menggunakan teori transformasi ideologi dan filsafat Pancasila sebagai dasar antroplogis hakikat manusia monopluralis. Dalam membahas persoalan tersebut digunakan pendekatan historis-filosofis melalui metode analisis dan sintesis serta dilengkapi pula dengan metode verstehen, interpretasi dan hermeunetika. Hubungan negara dan agama oleh pendiri Negara Republik Indonesia telah diselesaikan secara final. Pendiri negara berupaya untuk tidak terjebak dalam dikotomi negara sekular dan negara agama. Pendiri negara secara kreatif-inovatif membangun pemikiran hubungan negara dan agama yang khas Indonesia, yaitu negara ber-Ketuhanan Yang Maha Esa

  12. PENGEMBANGAN MODUL KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL BERBASIS PROYEK UNTUK SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hamim Thohari Mahfudhillah

    2017-03-01

    Full Text Available Ministry of Agriculture formed Sustainable Food House Regional Program (SFHRP program with the aim to meet the needs of the household vegetables to realize food self-sufficiency. In many areas, the implementation of the SFHRP program implementation has not run well and has not made a great contribution to society. One effort that SFHRP program can run well is by introducing SFHRP program through formal education, it is necessary for such learning a resource module which contains materials about the SFHRP program. Research was conducted adapting development stages of ADDIE model. This research resulted projects-based SFHRP program module for senior high schools that have been feasible to be used or implemented in the field. Kementerian Pertanian membentuk program KRPL dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan sayur tingkat rumah tangga sehingga terwujud kemandirian pangan. Di berbagai daerah, pelaksanaan program KRPL belum berjalan dengan baik dan belum memberikan kontribusi yang besar bagi masyarakat. Salah satu upaya agar program KRPL dapat berjalan dengan baik, yaitu dengan mengenalkan program KRPL melalui pendidikan formal, untuk itu diperlukan suatu sumber belajar seperti modul yang memuat materi tentang program KRPL. Penelitian pengembangan yang dilakukan mengadaptasi tahapan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian pengembangan ini yaitu dihasilkannya modul program KRPL berbasis proyek untuk SMA yang telah layak untuk digunakan atau diimplementasikan di lapangan.

  13. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK MENUJU ACEH MADANI (MODEL PM-RAHMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmah Johar

    2013-09-01

    Full Text Available Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD saat ini sedang berbenah dari keterpurukannya setelah didera konflik hampir 30 tahun dan disusul dengan bencana alam gempa dan tsunami. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini mengembangkan suatu model pembelajaran yang memanfaatkan realitas dan nilai-nilai Islami serta mengoptimalkan keaktifan siswa. Model ini dikenal dengan Model Pembelajaran Matematika Realistik menuju Aceh Madani (Model PM-RAHMA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, yang bertujuan untuk memperoleh model PM-RAHMA yang memenuhi kriteria valid. Adapun tahap-tahap dalam pengembangan model pembelajaran ini adalah tahap investigasi awal, tahap desain, tahap realisasi, dan tahap tes, evaluasi, dan revisi. Dengan mengikuti tahap pengembangan di atas, diperoleh buku panduan tentang model PM-RAHMA beserta perangkatnya yang memenuhi kriteria valid. Adapun  sintaks model PM-RAHMA adalah (1 orientasi, (2 penyajian masalah real yang bernuansa Islami, (3 pemahaman masalah real secara individu, (4 Diskusi kelompok tentang masalah real, (5 presentasi hasil diskusi kelompok, dan (6 evaluasi dan penguatan. Sedangkan perangkat yang diperoleh adalah buku siswa, Lembar Kerja Siswa, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, dan tes hasil belajar. Kata kunci: pendekatan realistik, masyarakat madani

  14. Faktor Penentu Pengembangan Industri Pengolahan Perikanan Di Kabupaten Sidoarjo melalui Pengembangan Ekonomi Lokal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sayyidatu Ulish Shofa

    2015-12-01

    Full Text Available Wilayah bagian timur Kabupaten Sidoarjo memiliki potensi pengembangan sub sektor perikanan, khususnya Kecamatan Candi, Sedati, Sidoarjo, Buduran, Jabon, dan Waru. Potensi tersebut belum didukung pengembangan industri pengolahan perikanan secara optimal sehingga belum dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Industri pengolahan perikanan masih bersifat sederhana, marketshare terbatas, dan belum ada kemitraan usaha. Pendekatan pengembangan ekonomi lokal menjadi bentuk pengembangan yang cocok dalam permasalahan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan pengembangan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Sidoarjo melalui pengembangan ekonomi lokal. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai faktor penentu pengembangan industri melalui teknik analisis konten dan CFA (Confirmatory Factor Analysis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 faktor penentu pengembangan industri pengolahan perikanan, yaitu sumberdaya, kelembagaan, ekonomi, pasar dan pemasaran, transportasi, serta sarana dan prasarana pendukung pengolahan perikanan.

  15. Analisis dan Optimalisasi Potensi Lahan Pertanian Sebagai Kajian Dampak Positif Erupsi Gunungapi Kelud 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syamsul Bachri

    2017-12-01

    Full Text Available Abstract The 2014 eruption of Kelud Volcano has brought various effects on the surrounding agriculture. Aside from negative impact, it affected the potentials of agricultural land positively. This research analyzed the optimization of eruption-affected land using several steps. The first step was land suitability analysis with multicriteria assessment and Geographic Information System (GIS technology. In addition to the physical analysis, Focus Group Discussion (FGD was performed in the second step to identify the community’s perception of the eruption impact. The research produced land suitability maps consisting of the following classification: S1 (64.74%, S2 (31.51%, and S3 (3.75%. The maps revealed that the majority of the land in Kelud Volcano had the potentials for agricultural development. These findings were supported by the perception of the local community, which argued that they could significantly benefit from the positive impact of the eruption. Abstrak Erupsi gunungapi Kelud pada tahun 2014 membawa dampak yang beragam terhadap kondisi pertanian di sekitarnya. Selain dampak negatif, erupsi gunungapi Kelud membawa dampak positif khususnya pada potensi lahan terdampak yang perlu dioptimalkan. Melalui penelitian ini, kajian optimalisasi potensi lahan terdampak erupsi dilakukan dengan beberapa tahapan. Tahap pertama berupa analisis kesesuaian lahan melalui penilaian multikriteria dan teknologi Sistem Informasi geografis (SIG. Selain kajian fisik, kegiatan Focus Group Discussion (FGD merupakan tahapan kedua yang dilakukan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terkait dengan dampak erupsi Gunungapi Kelud. Hasil penelitian menghasilkan peta kesesuaian dengan kelas kesesuaian S1 (64,74%, S2 (31,51%, S3 (3,75%. Berdasarkan hasil pemetaan ini, sebagian besar wilayah Gunungapi Kelud berpotensi untuk pengembangan pertanian. Hal ini didukung dengan persepsi masyarakat kawasan Gunungapi Kelud yang berpendapat bahwa dampak positif

  16. KAJIAN KEBIJAKAN PENGGUNAAN DATA PAP-SMEAR IBU RUMAH TANGGA DALAM SURVEILANS INFEKSI MENULAR SEKSUAL PADA KELOMPOK RISIKO RENDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arief Hargono

    2013-05-01

    Full Text Available Latar Belakang: Kasus Infeksi Menular Seksual (IMS pada kelompok risiko rendah mengalami peningkatan. Analisisdata PKBI Jawa Timur 2004–2009 menunjukkan peningkatan kasus IMS melalui pemeriksaan pap-smear pada ibu rumahtangga. Kajian kebijakan penggunaan data pap-smear dilakukan sebagai bahan pengembangan surveilans IMS padakelompok risiko rendah. Metode: Riset kualitatif dengan kaidah analisis kebijakan dari Walt dan Gilson yang meliputiaktor, konteks, isi dan proses. Penelitian dilakukan di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Kepulauan Riau dan Bali. Informanadalah pelaksana surveilans IMS dan pap-smear dinas kesehatan propinsi, dinas kesehatan kota, rumah sakit, puskesmas,balai pengobatan dan LSM. Pengumpulan data menggunakan Focus Group Disscussion (FGD dan study dokumen. Datadianalisis dengan cara content analysis. Hasil: Aktor yang berperan dalam surveilans adalah unit surveilans epidemiologipusat hingga di daerah. Unit tersebut didukung oleh institusi pelaksana surveilans IMS dan pap-smear yang meliputipemerintah, swasta dan masyarakat. Faktor situasional data kesehatan dan penelitian memperlihatkan meningkatnyakejadian IMS pada ibu rumah tangga. Faktor struktural di masyarakat menunjukkan surveilans IMS sudah dilaksanakandan masyarakat merasakan pentingnya informasi kejadian IMS pada kelompok risiko rendah. Isi kebijakan meliputi fokusdeteksi dini dan pencegahan IMS pada ibu rumah tangga, penggunaan data dan informasi kegiatan pemeriksaan ibu rumahtangga dan pengembangan surveilans IMS menggunakan data pap-smear. Saran: Fokus pencegahan dan mengatasi penyebaran penyakit IMS diperluas pada kelompok risiko rendah yaitu ibu rumah tangga. Memperkuat sistem dan jejaringsurveilans epidemiologi IMS dan HIV/AIDS sebagai upaya pemantauan terus menerus pada masalah IMS.

  17. Memperkuat ’Urf dalam Pengembangan Hukum Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ach Maimun

    2017-08-01

    Full Text Available Sejauh ini, keberadaan ’urf sebagai sumber hukum Islam tidak menonjol. Padahal `urf memiliki posisi penting untuk pengembangan Islam di Nusantara yang kaya budaya. `Urf dapat menjadi pembendung kolompok yang anti terhadap tradisi lokal. Para ulama sejatinya telah berbicara panjang lebar tentang ’urf sebagai dasar hukum. Para mujtahid dan mufti disyaratkan menguasai tradisi suatu masyarakat dan cermat mempertimbangkannya. Untuk itu diperlukan upaya penguatan ‘urf dalam rangka pengembangan hukum Islam agar dapat tetap berperan di masa depan. Tujuan itu dapat dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu memperbaiki cara memahami dan mendudukkan nash sebagai landasan utama hukum Islam, menegaskan posisi fiqih sebagai hasil ijtihad manusiawi yang historis dan kultural, dan melakukan negosiasi antara doktrin Islam dengan tradisi sekaligus menciptakan tradisi baru sebagai wujud penerjemahan doktrin yang bersifat mutlak. (The existence of 'urf as one of sources of Islamic law is not dominant while it has an important position in the context of Islamic development in Indonesia, which is rich of culture and tradition. `Urf can be a barrier against those who are anti-local traditions. Actually, Islamic scholars have discussed a lot about ‘urf as the legal basis in the context of Islamic law. Mujtahid (experts in islamic law and mufti (advisers on religious law are required to be knowledgable of the traditions of a society and carefully consider them.Therefore, it is necessary to strengthen the 'urf for developing Islamic law in order to keep it playing a role in the future. In so doing, it is necessary to take several steps; improving the way to understand and place the texts of the Quran as the main foundation of Islamic law, affirming the position of Islamic jurisprudence as the result of historical and cultural human interpretation and judgement (ijtihad, and negotiating between Islamic doctrine and tradition while creating new traditions as a form

  18. PENGARUH BALIKAN (FEEDBACKGURU DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK (SUATU KAJIAN TEORITIS DAN EMPIRIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumarno Sumarno

    2016-12-01

    Full Text Available Feedback in learning is defined as information that is communicated to students that aims to change the thinking or behavior to improve the learning process. Giving feedback by teachers in teaching is an important activity to improve their knowledge and acquisition capabilities, accomplishments, and motivate learners. The researchers recommend the characteristics of effective feedback in learning must be non-evaluative, supportive, timely, and specific. Feedback provided in the form of learning on the learner information in response to action learning activities that have been carried out. Feedback can be presented in various forms, for example in the form of verification of the accuracy of the answers, an explanation of the correct answer, instructions and examples as well as performed at any time during the learning process, such as it provides answers, or after a certain time lag.  Effect of feedback in learning can be explained with reference to the learning theories, namely the theory of behaviorism, cognitivism, constructivism and learn some vital lessons theory of self-regulation.   DOI : http://dx.doi.org/10.17977/um019v1i22016p115

  19. Kata Serapan Bahasa Arab Kedalam Bahasa Indonesia Pada Kitab Undang - Undang Hukum Pidana Republik Indonesia ( KUHP RI ) : Suatu Kajian Semantik

    OpenAIRE

    Ritonga, Budiansyah

    2014-01-01

    هذ البحث يبحث عن " الكليمة المتسربة من اللغة العربية الي اللغة الاندو نسيا في الكتاب القانون لحكم الجناية ".هذ البحث يعبر علي ليعلم المفردات المتسربة و جملة المفردات المتسربة و معني المفردات المتسربة عن اللغة العربية الى اللغة الاندونسيا. نظرية التي في استعمال هي نظرية خير و بزيادة نظرية تريجان .قال خير ان يتغير المعني يقسم علي ثلاثة اقسام, يعني بمعني مواسع, بمعني منحسر و بمعني تطور الدلالى. و يزاد عن تريجان بمعنى السواء. و النتائج منه تدل علي ان الكتاب القانون لحكم الجناء تصنيف ر. سوسيلو يو...

  20. Konsep Ma’rifatullah Menurut Al-Ghazali (Suatu Kajian Tentang Implementasi Nilai-Nilai Akhlak al-Karimah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Murni Murni

    2015-06-01

    Full Text Available The purpose of this study is to determine: (1 knowing Allah as the primary basis noble character education, (2 the method to integrate knowing Allah in nurturing students with noble character, (3 the function of knowing Allah in the formation of noble character, (4 the goal of developing knowing Allah in the improvement of noble character. This study takes the form of literature studies (library research, The findings of the study indicate: (1 knowing Allah as the primary basis of noble character education, to know Allah is the obligation of every human being, as mentioned in al-Qur’an and al-Sunnah, because by knowing Allah then people will know themselves. According to al-Ghazali, a person would not be able to achieve a degree of knowing Allah before he knows himself. Thus, the ability of human to achieve the degree of knowing Allah depends on his ability to know himself. (2 Methods for the integration of noble character in coaching students. First, the coaching. Through the coaching of this character it can be seen how the Islamic attention to the development of the soul should take precedence over physical development, because in this good soul will be born good deeds that in the next step will facilitate to produce goodness and happiness to all human life, both physically and spiritually. Second, the habituation. Al-Ghazali explains that habituation method is performed by repeating the experience in doing something that leaves good impressions in the soul. Third, exemplary. Exemplary method proposed by al-Ghazali is a series of conformity with the concept of educational methods applied by other experts, both in the past and present, and this exemplary method is always relevant and actual to date as well as highly relevant to the method of Islamic education. (3 the function of knowing God in the formation of a noble character. As the science of the most high and noble rank in comparison with the knowledge that exist in this world, then this knowing Allah presumably can be a principal focus and commitment that must be understood and considered by every human being, the results will be delivered to the happiness of man, salvation, tranquility and peace of body and soul, as well as the delights and pleasures of worship to Allah. (4 The purpose of the increase of knowing Allah in the development of noble character is as a director that will direct the orientation of the life of a Muslim.

  1. AKIBAT BENCANA TSUNAMI TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (NAD: SUATU KAJIAN CEPAT GUNA MASUKAN BAGI KEBIJAKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Suwandono

    2012-10-01

    Full Text Available On 26 December 2004, a series of earthquakes followed by tsunami with an epicentrum in Indian Ocean next to the northwest coast of Sumatra Island caused very serious damaged in Nanggroe Aceh Darussalam (NAD and North Sumatra Provinces. Around 100-150 thousand population were predicted to be the victims, either dead, missing or seriously wounded due to this  world biggest disaster in 2004. This disaster also destroyed the local health services and their human resources on health. A team of rapid assessment was peiformed by Ministry of Health (MOH to provide inputs for rehabilitation of the local health services. Observation, interview and document searching were used as the methods of this rapid assessment. Although there were many weaknesses of this rapid assessment, some findings, analysis and recommendations were provided by the team as follows: 1. MOH should take over immediately and responsible to the recovery of the local health services and solved the 10 issues found by the team; 2. The three phases recommended by the team especially for CDC programs should be considered seriously to be carried out after the tsunami; 3. Deeper assessment should be carried after the basic health system in NAD was recovered; and 4. Rebuilding of local HCs and hospitals as well as supplying the human resources on health should be planned and implemented immedietely.

  2. PENGEMBANGAN BUKU AJAR BIOLOGI SEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ritia Rahmawati

    2016-09-01

    Matakuliah Biologi Sel merupakan salah satu matakuliah wajib yang ditempuh oleh mahasiswa tingkat S1 Pendidikan Biologi Universitas Negeri Malang Referensi yang digunakan dalam pembelajaran matakuliah Biologi Sel belum ada referensi yang berbasis penelitian virtual screening dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar. Tujuan penelitian ini yaitu pengembangan buku ajar biologi sel berbasis penelitian bioinformatika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan Dick and Carey (2009. Hasil penelitian ini yaitu produk berupa buku ajar yang berbasis penelitian virtual screening yang telah dilakukan validasi ahli (ahli materi dan ahli media pembelajaran dengan nilai 80% dan pengguna buku dengan nilai 89%.

  3. PENGEMBANGAN INSTRUMEN BAKAT KEGURUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wasidi Wasidi

    2016-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen bakat keguruan yang valid dan reliabel. Penelitian ini dilakukan dengan tiga tahap yaitu: pra-pengembangan, pengembangan konseptual, dan uji coba instrumen. Data dianalisis dengan item response theory partial credit model, analisis faktor konfirmatori, validitas konkuren, validitas konvergen, dan koefisien reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen bakat keguruan terdiri atas tiga dimensi yaitu kreativitas pedagogi, komitmen pedagogi, dan kecerdasan emosi. Ketiga dimensi instrumen bakat keguruan memenuhi syarat IRT PCM. Hasil confirmatory factor analysis menunjukkan bahwa instrumen bakat keguruan fit. Koefisien reliabilitas gabungan tinggi. Analisis multitrait multimethod menunjukkan bahwa korelasi antara skor kreativitas pedagogi dengan skor IQ rendah. Korelasi antara skor komitmen pedagogi dengan skor Edwards Personal Preference Schedule adalah cukup. Korelasi antara skor kecerdasan emosi dengan skor EPPS adalah cukup. Validitas konvergen dimensi komitmen pedagogi termasuk tinggi, dan validitas konvergen kecerdasan emosi termasuk tinggi. Dengan demikian instrumen bakat keguruan mempunyai validitas isi, validitas konstruk, dan validitas konvergen yang baik, sedangkan dimensi komitmen pedagogi dan kecerdasan emosi mempunyai validitas konkuren yang termasuk kategori cukup. Koefisien reliabilitas gabungan instrumen bakat keguruan memenuhi persyaratan minimal. Dengan demikian instrumen bakat keguruan dapat digunakan oleh LPTK sebagai tes bakat calon mahasiswa. Kata kunci: bakat keguruan, validitas isi, validitas konstruk, validitas konkuren, validitas konvergen, koefisien reliabilitas gabungan   DEVELOPING A TEACHER APTITUDE INSTRUMENT Abstract The purpose of this study is to develop an instrument of teacher aptitude which is valid and reliable. This research was carried out in three phases: pre-development, conceptual development, and instrument try out. The data were

  4. PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN HOTS BERBASIS KURIKULUM 2013 TERHADAP SIKAP DISIPLIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umi Pratiwi

    2015-11-01

    Full Text Available This research is aimed to develop an assessment instrument of High Order Thinking Skill (HOTS in 2013-based curriculum toward discipline behaviour. The development of assessment instrument in this research applies Thiagarajan’s 4D model. It has been tried out at the population which consists of 3 (three schools in 3 (three districts by using cluster random sampling technique, in which X(1 class is chosen to try the assessment instrument out. The independent variable is HOTS and the dependent variable is discipline behaviour. The data are collected through the validity sheet of assessment instrument in the form of lesson plan, used to find out: (1 the validity of learning aid; (2 the effectiveness of learning aid based on the learning result. The process of development with 4.00 maximal score results in: (1 the learning aid which is valid according to 4 (four validations: the average score is 3.57 in the fourst validity; (2The assessment instrument is effective or successful, since it can obtain the success of assessment instrument with 73.3 % HOTS score of the total score and 90 % discipline behaviour score of the total score. Developing this assessment instrument is suitable to be applied for active students, who can work independently but have less ability to follow the process or finishing steps in Physics systematicallyPendidikan sebagai salah satu parameter kemajuan suatu bangsa menjadi sangat penting dengan SDM sebagai tolak ukurnya. Fenomena-fenomena yang mengarah pada gagalnya pendidikan, seperti kondisi moral generasi muda yang rusak, pengangguran terididik yang semakin meluas,rusaknyamoral bangsa yang akut dan sebagainya. Hal tersebut yang mendasari penelitian ini dengan menerapkan pendidikan integrasi dengan pendidikan karakter yaitu, pengembangan instrumen penilaian keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS berbasis kurikulum 2013 terhadap sikap disiplin.Pengembangan instrumen penilaian menggunakan R & D model 4-D dari Thiagarajan

  5. PENGEMBANGAN EMOTIONAL INTELLIGENCE DALAM PEMBELAJARAN EKONOMI DI SMK UNTUK MEMPERSIAPKAN PESERTA DIDIK DALAM MENGHADAPI TANTANGAN KERJA DI ERA GLOBALISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nina Oktarina

    2006-12-01

    Full Text Available Kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Kualitas sumber daya manusia tergantung pada kualitas pendidikan. Peran pendidikan sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang cerdas, terbuka dan demokratis. Tujuan dari Pendidikan Nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta memiliki rasa tanggungjawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Dalam rangka membantu peserta didik guna mengikuti perkembangan iptek dan menjawab tantangan di masa depan, Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK telah dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan Nasional sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Pelaksanaan KBK menuntut guru untuk lebih inovatif dalam proses pembelajaran siswa, pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru akan tetapi berpusat pada siswa. Seperti halnya dalam pembelajaran ekonomi di SMK siswa tidak lagi menjadi pihak yang pasif menerima materi tetapi aktif dalam PBM. Sehingga siswa tidak hanya paham terhadap materi pelajaran akan tetapi juga dapat menghubungkannya dengan kondisi  yang ada di masyarakat. Untuk itu  pengembangan Emotional Intelligence (EI dalam pembelajaran ekonomi di SMK dapat dijadikan sebagai suatu alternatif dalam proses pembelajaran untuk mempersiapkan siswa dalam menghadapi tantangan kerja di masa depan. Pengembangan Emotional Intelligence diperlukan supaya siswa memiliki kecakapan hidup (life skill. Kata kunci : emotional intelligence, peserta didik, life skill

  6. PENGEMBANGAN EMOTIONAL INTELLIGENCE DALAM PEMBELAJARAN EKONOMI DI SMK UNTUK MEMPERSIAPKAN PESERTA DIDIK DALAM MENGHADAPI TANTANGAN KERJA DI ERA GLOBALISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nina Oktarina

    2011-06-01

    Full Text Available Kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Kualitas sumber daya manusia tergantung pada kualitas pendidikan. Peran pendidikan sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang cerdas, terbuka dan demokratis. Tujuan dari Pendidikan Nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta memiliki rasa tanggungjawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Dalam rangka membantu peserta didik guna mengikuti perkembangan iptek dan menjawab tantangan di masa depan, Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK telah dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan Nasional sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Pelaksanaan KBK menuntut guru untuk lebih inovatif dalam proses pembelajaran siswa, pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru akan tetapi berpusat pada siswa. Seperti halnya dalam pembelajaran ekonomi di SMK siswa tidak lagi menjadi pihak yang pasif menerima materi tetapi aktif dalam PBM. Sehingga siswa tidak hanya paham terhadap materi pelajaran akan tetapi juga dapat menghubungkannya dengan kondisi  yang ada di masyarakat. Untuk itu  pengembangan Emotional Intelligence (EI dalam pembelajaran ekonomi di SMK dapat dijadikan sebagai suatu alternatif dalam proses pembelajaran untuk mempersiapkan siswa dalam menghadapi tantangan kerja di masa depan. Pengembangan Emotional Intelligence diperlukan supaya siswa memiliki kecakapan hidup (life skill. Kata kunci : emotional intelligence, peserta didik, life skill

  7. PENGEMBANGAN ALAT PERAGA GAYA GESEK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    B. Hartati

    2012-01-01

    Full Text Available Hasil belajar fisika konsep gaya gesek pada bidang belum bisa mencapai 85% dari nilai batas tuntas 64 (KKM Fisika Kelas X SMAN 2 Pekalongan, disebabkan karena gaya gesek sulit divisualisasikan, belum ada alat peraga yang memadai, dan peserta didikkurang aktif dalam pembelajaran. Tujuan yang hendak dicapai melalui kajian penelitian ini adalah untuk mendapatkan alat peragagaya gesek pada bidang yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Penelitian pengembangan ini dilakukan melalui:identifikasi masalah, kajian teori alat peraga, identifikasi alat peraga yang ada, pembuatan alat peraga, ujicoba tahap 1, analisisalat, perbaikan alat, ujicoba alat tahap 2, analisis hasil belajar. Subjek yang diteliti adalah peserta didik kelas X SMA N 2Pekalongan sebanyak 34 responden. Data berpikir kritis diperoleh menggunakan lembar pengamatan. Data dianalisis secaradeskriptif dan menggunakan uji t. Hasil pengujian alat menunjukkan bahwa pengembangan alat peraga tersebut secara signifikanmampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik dan hasil belajar. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji peningkatanketerampilan berpikir kritis dengan uji t diperoleh thitung = 5,389 dengan taraf signifikansi 0,05. Kegiatan praktikum menggunakanalat peraga gaya gesek hasil pengembangan secara nyata juga mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dari 65,24 naikmenjadi 70,63. Learning achievement of physics on friction force on a plane concept has not been reached 85% from the mastery limit mark of 64. Itwas due to the difficulty of visualization of friction force, no suitable teaching aid, and inactive students in learning. The purpose ofthis study is to find the teaching aid of friction force on a plane which can increase critical thinking skill of student. This research wasperformed through nine steps; those were problem identification, study of teaching aid theory, identification of available teachingaid, teaching aid fabrication, first trial of

  8. Pengembangan Ornithopter Uav Berbasis Wireless

    OpenAIRE

    Hanan, Muhamad Rizki Ibrahim; Ariyanto, Mochammad

    2016-01-01

    Pengembangan untuk menggunakan teknologi yang mengurangi penggunaan tenaga manusia dalam pertempuran atau Unmanned Aerial System (UAS) ini mengalami akselerasi yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan karena kontribusi dari kemampuan teknologi ini sangat bermanfaat selain bagi lingkup militer juga untuk keperluan komersial. Keperluan militer khususnya pada lingkup seperti intelijen, pengamatan dan pengintaian atau intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR). Ornithopter merupakan Unm...

  9. REKAYASA RESIKO PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khakim Ghozali

    2004-07-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Pada makalah ini akan dibahas mengenai bagaimana mengelola resiko yang akan terjadi pada pengembangan perangkat lunak jika pengembangan tidak dapat berjalan sesuai dengan rencana. Pembahasan akan meliputi beberapa hal mulai dari bagaimana kita bisa mengidentifikasi resiko-resiko yang akan terjadi pada sebuah pengembangan perangkat lunak. Setelah kita mengetahui berbagai jenis resiko yang akan dihadapi maka berikutnya adalah membuat kategori dan prioritas tindakan untuk mengurangi atau menghilangkan resiko. Berikutnya adalah dilakukan perhitungan pengaruh resiko terhadap jadwal pengembangan. Kata kunci : rekayasa resiko

  10. Pengembangan Game Edukatif G30S/PKI Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annisa Hedlina Hendraputri

    2014-11-01

    Full Text Available Gaya hidup masyarakat zaman sekarang tak pernah lepas dari kemajuan teknologi. Masyarakat menengah keatas, baik dari anak-anak hingga orang dewasa, hampir tidak ada yang tidak meggunakan perangkat mobile seperti handphone atau tablet. Namun sayangnya masyarakat zaman sekarang cenderung apatis dengan kondisi sekitarnya, bahkan tidak mengenal sejarah negaranya. Penelitian ini dilakukan untuk mendekatkan kembali anak-anak dengan sejarah terutama peristiwa G30S/PKI melalui game perangkat seluler berbasis Android. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan tahap pengembangan MDLC (Multimedia Development Life Cycle mulai dari tahap penentuan konsep sampai dengan sidtribusi. Sebagai sumber yang relevan, cerita sejarah diambil langsung dari Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur, sebagai salah satu tempat bersejarah yang erat kaitannya dengan peristiwa G30S/PKI. Hasil dari penelitian ini berupa suatu aplikasi permainan yang menceritakan peristiwa sejarah G30S/PKI yang dikemas menjadi aplikasi perangkat seluler dengan sistem operasi Android. Penelitian ini diharapkan mampu menarik minat anak-anak khususnya usia 9 sampai dengan 12 tahun untuk mempelajari dan mencintai sejarah Indonesia.

  11. Pembuatan Aplikasi Pengembangan Sistem Pengawasan Kepatuhan Berbasis Web Pada Perusahaan Kontraktor Pertambangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Talitha Almira

    2016-01-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat memungkinkan suatu data atau informasi dapat disimpan dan diperoleh dengan mudah dan cepat. Dari segi ukuran data, juga dapat dilakukan dalam skala yang besar. Bagi perusahaan bisnis, manfaat teknologi informasi ini umumnya di gunakan untuk mencatat, mengolah dan menyajikan data transaksi berdasarkan proses bisnis yang dijalankannya. Perancangan aplikasi system pengawasan kepatuhan pada penelitian ini bertujuan untuk merancang system pengawasan kepatuhan sebagai sarana untuk mengawasi tingkat kepatuhan perusahaan kontraktor pertambangan terhadap peraturan yang berlaku. Aplikasi ini berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman C# dan basisdata SQL Server Local Database. Dalam melakukan penelitian ini, aplikasi dibangun dengan metode pengembangan perangkat lunak Rapid Application Development (RAD. Pengujian yang dilakukan pada aplikasi adalah dengan menggunakan metode whitebox. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan pada aplikasi sistem pengawasan kepatuhan berbasis website, aplikasi sudah mampu berjalan dengan cukup baik. Hasil pengujian menunjukkan berbagai fitur yang ada pada aplikasi ini dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

  12. PENGEMBANGAN KETERAMPILAN LABORATORIUM ASTRONOMI BERBASIS KEMAMPUAN GENERIK SAINS BAGI CALON GURU FISIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Made Pujani

    2014-01-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah Program Pembelajaran Keterampilan Laboratorium Astronomi Berbasis Kemampuan Generik Sains (PPKL-BKGS untuk meningkatkan keterampilan laboratorium dan kemampuan generik sains Astronomi. Perangkat program pembelajaran keterampilan laboratorium Astronomi dikembangkan menggunakan strategi research and development, dengan subyek penelitian mahasiswa calon guru yang sedang mengikuti perkuliahan IPBA pada Jurusan Pendidikan Fisika suatu LPTK di Bali. Instrumen yang digunakan adalah asesmen kinerja keterampilan laboratorium, tes kemampuan generik sains, lembar observasi, dan angket respon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPKL-BKGS efektif dalam mengembangkan keterampilan laboratorium Astronomi dengan peningkatan sebesar 0,63, serta efektif dalam meningkatkan kemampuan generik sains calon guru dengan peningkatan %g sebesar 34,81 tergolong sedang. Tanggapan mahasiswa adalah positif terhadap implementasi PPKL-BKGS.  Kata Kunci: astronomi, kemampuan generik sains pengembangan, keterampilan laboratorium

  13. Pengembangan Model Manajemen ICT Center

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hakkun Elmunsyah

    2013-01-01

    Full Text Available Abstrak: Pengembangan Model Manajemen ICT Center. Kemendiknas telah melakukan investasi  cukup besar berupa pembangunan Jejaring komputer pendidikan nasional yang disebut Jaringan Pendidikan Nasional (Jardiknas, pada sekolah menengah kejuruan (SMK di seluruh Indonesia yang dikenal dengan nama ICT center. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model manajemen ICT center sesuai karakteristik SMK sehingga dapat memberikan kontribusi mutu pada SMK tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development yang dikembangkan oleh Borg and Gall. Hasil secara keseluruhan penelitian menunjukkan berdasarkan uji coba keefektivan kinerja manajemen pada skala terbatas dan lebih luas menunjukkan bahwa model manajemen ICT center memenuhi kriteria sangat efektif. Kata-kata kunci: Jardiknas, SMK, model manajemen ICT center, kontribusi mutu

  14. PENGEMBANGAN SOAL MATEMATIKA TIPE TIMSS MENGGUNAKAN KONTEKS RUMAH ADAT UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Susanti

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan soal-soal tipe TIMSS yang valid dan praktis menggunakan konteks Rumah Adat di SMP; (2melihat efek potensial soal-soal tipe TIMSS terhadap kemampuan penalaran matematika siswa di SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (development research. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-7 SMP Negeri 9 Palembang sebanyak 32 orang. Pengumpulan data menggunakan analisis dokumen, dan tes soal tipe TIMSS. Semua data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa (1 penelitian ini telah menghasilkan suatu produk soal tipe TIMSS menggunakan konteks Rumah Adat untuk siswa kelas VIII SMP yang valid dan praktis. Valid tergambar dari hasil penilaian validator, dimana semua validator menyatakan sudah baik berdasarkan content, konstruk, dan bahasa.  Selain itu kevalidan soal tipe TIMSS ini tergambar setelah dilakukan analisis validasi butir soal pada siswa sebanyak 26 orang non subjek penelitian. Praktis tergambar dari hasil uji coba small group dimana sebagian besar siswa dapat menyelesaikan soal tipe TIMSS yang diberikan. (2 prototype soal tipe TIMSS  yang dikembangkan memilki efek potensial yang positif terhadap kemampuan penalaran matematika siswa. Hasil yang diperoleh rata-rata kemampuan penalaran matematika siswa dalam menjawab soal matematika tipe TIMSS sebesar 56 yang termasuk kategori baik. Kata Kunci: Penelitian Pengembangan, Soal tipe TIMSS, Konteks Rumah Adat DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jpm.10.2.3631.53-74

  15. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERINTEGRASI DENGAN PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN SPIRITUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Syawahid

    2014-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran matematika terintegrasi dengan pengembangan kecerdasan emosional dan spiritual (KES yang valid, praktis, dan efektif. Pengembangan model pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel & Semmel yang telah dimodifikasi. Melalui proses pengembangan, telah dihasilkan perangkat pembelajaran matematika terintegrasi dengan pengembangan KES dan instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran matematika terintegrasi dengan pengembangan KES telah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Kriteria kevalidan terlihat dari  hasil analisis kevalidan perangkat pembelajaran matematika yang memenuhi kriteria valid, kriteria kepraktisan perangkat pembelajaran matematika dilihat dari kepraktisan menurut guru yang memenuhi kriteria mudah digunakan dan kepraktisan menurut siswa yang positif. Kriteria keefektifan perangkat pembelajaran matematika berdasarkan pada persentase ketercapaian ketuntasan belajar siswa secara klasikal  sebesar 80%; persentase jumlah siswa yang mendapat skor KES dengan katagori minimal tinggi adalah 80%. Kata Kunci: KES, matematika dan perangkat pembelajaran.

  16. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS LITERASI PADA MATERI BILANGAN BAGI MAHASISWA CALON GURU SD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aan Subhan Pamungkas

    2017-09-01

    Full Text Available Abstrak. Literasi merupakan kemampuan yang perlu dikembangkan agar individu manpu memahami berbagai macam permasalahan sesuai dengan konteks yang terjadi. Ketersediaan bahan ajar yang mengacu pada kemampuan literasi masih sangat jarang dikembangkan, terutama di Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Dari masalah tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan suatu bahan ajar matematika berbasis literasi bagi mahasiswa calon guru sekolah dasar. Materi dalam bahan ajar ini adalah bilangan pada mata kuliah konsep dasar matematika. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan meliputi Concept, Design, Collecting Materials, Assembly dan Test Drive and Distribution. Untuk menguji kualitas bahan ajar maka dilakukan uji kevalidan dan kepraktisan yang dinilai oleh ahli (ahli materi dan ahli pendidikan serta dosen dan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  produk hasil pengembangan termasuk kedalam kategori sangat valid menurut para ahli, praktis menurut penilaian dosen dan mahasiswa.  Kata Kunci: Bahan Ajar, Literasi, Bilangan  Abstract. Literacy is an ability that needs to be developed so that individuals are able to understand various problems in accordance with the context that occurs. The availability of teaching materials that refer to the literacy capability is still very rarely developed, especially in the Primary Teacher Education of Sultan Ageng Tirtayasa University. From the problem, the purpose of this research is to produce a literacy-based mathematics teaching material for students. The content in this teaching material is the numbers of the Konsep Dasar Matematika. This research is a research and development with development model consist of Concept, Design, Collecting Materials, Assembly and Test Drive and Distribution. To test the quality of instructional materials then tested the validity and practicality assessed by experts (material

  17. STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL TAS DI KECAMATAN JATI KABUPATEN KUDUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizal Arief Hidayat

    2015-05-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Strategi pengembangan usaha merupakan rencana yang menyeluruh dan terpadu mengenai upaya-upaya suatu industri yang diperlukan guna mengembangkan usahanya dalam rangka mencapai tujuan industri secara efektif dan efisien. Strategi pengembangan usaha juga merupakan upaya mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin timbul di masa mendatang yang sulit dipastikan dan dapat memberikan arah kegiatan operasional bagi pelaksanaan kegiatan industri. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki industri kecil tas serta untuk merekomendasikan strategi pengembangan yang tepat digunakan. Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode deskriptif terhadap 95 pengusaha tas. Variabel yang diteliti adalah permodalan, tenaga kerja, teknologi dan pemasaran. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri kecil tas di Kecamatan Jati Kabupaten Kudus memiliki kekuatan yaitu kemudahan interaksi karena dibentuk sentra industri tas di Kecamatan Jati. Sedangkan kelemahan yang dimiliki adalah inovasi dan desain produk masih rendah. Peluang yang dimiliki adalah dekat dengan lokasi pasar. Sedangkan ancaman yang dimiliki adalah persaingan produk dari luar daerah baik nasional maupun internasional. Strategi pengembangan yang bisa diterapkan oleh industri kecil tas di Kecamatan Jati Kabupaten Kudus adalah strategi konsentrasi melalui integrasi horizontal atau stabil, artinya strategi untuk memperluas usaha dengan cara membangun di lokasi yang lain, dan meningkatkan jumlah produksi dan menambah jasa. Pada industri kecil tas di Kecamatan Jati dapat meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar dengan cara promosi dan mempublikasikan produknya. Selain itu menerapkan strategi yang lebih  defensive  yaitu  menghindari  kehilangan

  18. Pengembangan Model Persediaan Continuous Review dengan All-Unit Discount dan Faktor Kadaluwarsa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cherish Rikardo

    2017-06-01

    Full Text Available Paper ini membahas suatu model matematika untuk suatu sistem persediaan dengan mempertimbangkan adanya all-unit discount dan faktor kadaluwarsa. Permintaan barang bersifat deterministik yang merupakan fungsi dari waktu dan bergantung pada jumlah persediaan yang ada (inventory dependent demand, laju kadaluwarsa barang juga bergantung pada waktu dan tidak ada lead time. Model yang dibahas merupakan pengembangan dari Nagare dan Dutta [9] dengan menambah faktor all-unit discount dan laju kadaluwarsa yang bergantung pada waktu. Dari model yang dikembangkan akan ditentukan kuantitas pemesanan (economic order quantity dan waktu antar pemesanan yang optimum yang meminimumkan total biaya persediaan tahunan. Algoritma penentuan solusi optimum dari model yang dikembangkan dan contoh numerik sebagai ilustrasi dari permasalahan persediaan ini diberikan. Analisis sensitivitas model dengan melihat pengaruh laju kadaluwarsa dan laju permintaan terhadap kuantitas dan waktu antar pemesanan yang optimal juga diberikan. Dari hasil analisis sensitivitas diperoleh bahwa semakin besar laju kadaluwarsa, maka waktu antar pemesanan menjadi semakin singkat dan kuantitas pemesanan menjadi semakin sedikit.  Hal yang sama terjadi jika laju permintaan barang semakin besar.   Kata kunci:  Persediaan, kadaluwarsa, all-unit discount.

  19. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH YANG BERMUATAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN PADA KELAS VIII SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Dwi Haryawan

    2014-08-01

    Full Text Available Menulis merupakan suatu keterampilan yang harus dimiliki peserta didik sekolah menengah pertama. Melaluitulisan, peserta didik dapat menyampaikan pengalaman, pikiran, perasaan, atau keinginan. Masalah penelitianini adalah (1 bagaimanakah kebutuhan pengembangan model pembelajaran berbasis masalah yang bermuatannilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran menulis cerpen berdasarkan persepsi guru dan pesertadidik kelas VIII SMP?; (2 bagaimanakah prinsip-prinsip pengembangan model pembelajaran berbasis masalahyang bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran menulis cerpen pada peserta didik kelasVIII SMP? (3 bagaimanakah pengembangan prototipe model pembelajaran berbasis masalah yang bermuatannilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran menulis cerpen pada kelas VIII SMP?; (4 bagaimanakahkeberterimaan penerapan pengembangan model pembelajaran berbasis masalah yang bermuatan nilai-nilaipendidikan karakter dalam pembelajaran menulis cerpen pada kelas VIII SMP. Dalam penelitian ini digunakandesain Research and Development. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, analisiskebutuhan, pengembangan model yang dikembangkan, uji validasi, revisi, implementasi, revisi akhir,pengembangan model/produk akhir. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, angket, wawancara, tes,dan dokumentasi foto. Writing is a skill that must be owned by middle school students. Through writing, students canconvey experiences, thoughts, feelings, or desires. The research problem is (1 How can the needsof the development of PBL model that charged the values of character education in learning towrite short stories on the perceptions of teachers and students of class VIII?; (2 How do thecharacteristics of the development of PBL model value-laden -the value of character education inlearning to write short stories at the high school of learner assessment system class?; (3 How isthe development of a prototype model of PBL  charged

  20. Kajian kesesuaian lingkungan untuk pengembangan wisata di Pantai Ganting, Pulau Simeulue, Provinsi Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herdiana Mutmainah

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract. Simeulue Island is situated Indian Ocean in western part of Aceh Province, this is one of the outer island in Indonesia. Simeulue has big potency in marine resources such as  clean waters and beautiful beach, coral reefs and mangrove ecosystems. Therefore, Simeulue is very promising as an ecotourism destination. The objective of present study was to evaluate the condition of the water quality and the potency for a marine ecotourism development. The feasibility study was conducted on August in Ganting Beach, Village of Kuala Makmur, Simeulue Island. The purposive random sampling method was used to determine twelve sampling stations. The measured water quality parameters were pH, temperature, salinity, turbidity, dissolved oxygen, brightness, BOD5, odors, oil and debris. These parameters were analyized and mapped using software ODV, and then compared to the sea water quality standard for marine tourism as well as the characteristics of the coast to the suitability index of recreational area. The results showed that the water quality of Ganting Beach is very suitable for recreational activities (index 77, category S1  andit is suitable for swimming and also for boating tourism activities, banana boats and jet skis (index 16, category S2. Keywords: water quality; marine tourism; Ganting Beach   Abstrak. Pulau Simeulue, merupakan salah satu pulau terdepan sebelah barat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI, dan terletak di Samudera Hindia.Simeulue memiliki potensi sumberdaya laut yang besar, diantaranya perairan yang besih dan jenih, pantai yang indah, terumbu karang dan hutan bakau, sehingga sangat berpotensi untuk dikembang menjadi tujuan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kondisi kualitas perairan dan potensi kesesuaian wisata Pulau Simeulue.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2015 bertempat di Pantai Ganting, Kelurahan Kuala Makmur, Kabupaten Simeulue. Sebanyak 12 lokasi pengambilan sampel kualitas air ditetapkan secara purposive random sampling. Kualitas air yang diukur meliputi; pH, suhu, salinitas, kekeruhan, oksigen terlarut, kecerahan, BOD5, bau, lapisan minyak dan sampah. Data tersebut kemudian dipetakan dan dianalisis menggunakan software Ocean Data View (ODV, kemudian dibandingkan dengan baku mutu air laut untuk wisata bahari serta karakteristik pantai untuk indeks kesesuaian kawasan wisata rekreasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas perairan Pantai Ganting sangat sesuai untuk kegiatan rekreasi dan berenang (indeks 77, kategori S1 dan sesuai untuk kegiatan wisata berperahu, banana boat dan jet ski (indeks 16, kategori S2. Kata kunci:kualitas perairan; wisata bahari; Pantai Ganting.

  1. PENGEMBANGAN METODE PENETAPAN KADAR SIKLAMAT BERBASIS KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI GUNA DIIMPLEMENTASIKAN DALAM KAJIAN PAPARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Wibowotomo

    2012-08-01

    Full Text Available The aim of this research was to develop a method for determining cycla­mate content in foods based on High Performance Liquid Chromatography for exposure assessment of cyclamate. The extraction procedure is conducted by de­creasing pH sample until less than 2, and mobile phase is executed by applying the ratio of phosphate buffer-methanol as 75:25, 80:20, 85:15. The results of experiments be obtained colom: ODS RP-18, 5 μm, 250 x 4,6 mm ID; mobile phase: phosphate buffer/KH2PO4 pH 4,6 and metanol in a ratio of 85:15; flow rate: 1 ml/min; injection volume: 20 μl; and detector: UV-Vis 200 nm. The indication of extraction showed by parameter distribution ratio D ≈ KD and the extraction efficiency of 83.04–94.92%. The exposure estimated of cyclamate based concentration analysis is about 28.41 mg/kg bw/day (258.27% ADI, where SNI 01-6993-2004 regulates 2.99 mg/kg bw/day (27.21% ADI. Tujuan penelitian adalah mengembangkan metode penetapan siklamat ber­basis kromatografi cair kinerja tinggi untuk pengukuran konsentrasi siklamat. Prose­dur  ekstraksi menggunakan  modifikasi  pH sampel hingga pH lebih kecil 2, dan fase gerak diterapkan perlakuan rasio bufer fosfat–metanol 75 : 25, 80 : 20, dan 85 : 15. Hasil eksperimen diperoleh kolom: ODS RP-18, 5 μm, 250 x 4,6 mm ID; fase gerak: bufer fosfat/KH2PO4 pH 4,6 dan metanol rasio 85 : 15; laju aliran: 1 ml/menit; volume injeksi: 20 μl; dan detektor: UV-Vis 200 nm. Indikasi keberhasilan ekstraksi ditunjukkan dengan parameter rasio distribusi D ≈ KD dan efisiensi ekstraksi 83,04–94,92%. Estimasi paparan berdasar konsentrasi analisis langsung sebesar 28,41 mg/kg bb/hari (258,27% ADI, sedang estimasi paparan berbasis SNI 01-6993-2004 sebesar 2,99 mg/kg bb/hari (27,21% ADI.

  2. Kajian Kinerja Sistem Polder sebagai Model Pengembangan Drainase Kota Semarang Bagian Bawah dengan Balanced Scorecard

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hari Nugroho

    2016-10-01

    Full Text Available One of the technological flood control and rob in the big cities is the polder system that include drainage systems , retention ponds, levees that surround the area, as well as the pump and / floodgates, as the area of integrated water management system. Likewise, as the coastal city of Semarang in Indonesia has built some of the polder which has been in operation or under construction. To assess the success of the polder management, necessary for a study to determine the performance of the system in controlling the flood in Semarang. Assessment of performance of the system as a whole polder in this study used the concept of the Balanced Scorecard (BSC. The results of this study demonstrate the performance of the polder in Semarang is an ideal: Polder Tanah Mas (73.81 / 100, then Polder Banger (67.21 / 100, Polder Kali Semarang (58.70/100 and the Polder Tawang (58.65/100. The performance of the Polder system above can not be separated from the existence of an independent governing body and had been prepared much earlier. So the presence of the governing body needs to be prepared in the polder system development. To improve performance, the polder-existing polder in Semarang needs to be improved its performance by improving the performance indicators is still less based on this research primarily on indicators: financial, management agencies and learning and development.

  3. SISTEM INFORMASI LINGKUNGAN SEBAGAI PENGEMBANGAN SISTEM KEWASPADAAN DINI MALARIA (Kajian di Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Hakim

    2012-09-01

    Full Text Available Nowadays, the detection system of outbreak uses Early Warning System (EWS, whereas the base of EWS is the malaria case founded If the outbreak information is late accepted by malaria program organizer in district/municipality level, it could cause the unoptimal malaria outbreak control. An Environmental Information System (EIS would be developed to prevent it. In order to develop EIS, it need to be determined the research location to get EIS parameter. The research objective is, to research the relation between environmental factor (the tide of sea water, rainfall, salinity, and algae with An. sundaicus larva density. An. sundaicus mosquito density, and malaria case to be utilized as parameter in compilation of EIS. The design of the research is analytic epidemiology study to evaluate the hypothesis of the possibility of causal relations's between risk factor and the disease. Format of the study is observational study by using a retrospective and prospective research plans. The analysis unit is the individual group that is bordered by geographically, between High Case Incidence village with Anopheles sundaicus vector. By using the SPSS version 10.0 software, data is processed to answer the hypothesis of the research and by using the programming language of Borland Delphi 7, the model of EIS can be compiled; and also Matlab software version 7.1 is used to analyze the approximation, to formulate, that will become a parameter in EIS and for the Data Base Management System, SQL Server 2000 software is used that has been conducted in Informatics Laboratory of the S2/S3 Study Program of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Gadjah Mada University. The tide of sea water factor, rainfall, salinity, algae, density of An. sundaicus larva, density of An. sundaicus mosquito, and malaria case, could be used as EIS parameter. A competent model of EIS in technical programming has been developed, that could be used easily, beneficially and optimally in the effort ofprevention of malaria outbreak. To conclude, environment factor, has a relation with An. sundaicus larva density, and An. sundaicus mosquito density. Environment factor such as rainfall, salinity, and algae, also An. sundaicus larva density, and An. sundaicus mosquito density gives the multiple regression impact to 51,9% of malaria case factor. That could be used as EIS parameter are rainfall, salinity, and algae, also An. sundaicus larva density, and An.sundaicus mosquito density, and malaria case. The utilization of environmental information system, is coordinated by health centre. Keyword: environmental information system, early warning system, malaria, outbreak. Anopheles sundaicus

  4. MODEL PENGEMBANGAN HUKUM ISLAM BERBASIS KEDAERAHAN: KAJIAN TERHADAPIJMA’ AHL AL-MADĪNAH DAN IMPLIKASINYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Hasan

    2015-06-01

    Full Text Available The basic spirit of Islamic law is s\\ālih\\un likulli zamān wa makān. Meanwhile, Islamic law delivered by the Prophet Muhammad and developed by his companions, even by Imam of the schools, is still limited to the mindset and culture of Arab society. Therefore, efforts to resolve various issues of Islamic law that arise in different parts of the world need a prototype methodology of thinking so that the Islamic law produces humanist characteristics. This paper offers a study on the development of Islamic law methods by taking a model of ijmā‘ ‘ahl al-Madīnah. In this case, ijmā‘ ‘ahl al-Madīnah is seen as a model of manhaj istinbāt\\ of Islamic law on the ground of region. In the present context, in addition to masādir al-ah\\kām, ijmā‘ ‘ahl al-Madīnah needs to be positioned as the methodology of Islamic law which results in humanist Islamic legal perspective. Since ijmā‘ ‘ahl al-Madīnah as masādir al-ah\\kām has grounded reason then ijmā‘ ‘ahl al-Madīnah as manhaj al-fikr has a logical argument. Its implication is that the consensus (ijmā‘ based on the regional jurisprudence has become a valid method and source of Islamic law.

  5. Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Mobile Learning berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irnin Agustina Dwi Astuti

    2017-06-01

    pengembanganya menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Penelitian pengembangan model ADDIE yang dilakukan hanya sampai tahap Development (pengembangan, karena tujuan penelitian ini hanya sebatas mengembangkan dan menghasilkan suatu aplikasi media pembelajaran yang valid untuk diimplementasikan berdasarkan penilaian validator. Instrumen pengumpulan data terdiri dari lembar validasi ahli materi dan lembar validasi ahli media yang diberikan kepada 6 (enam orang validator yakni 3 ahli media dan 3 ahli materi. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validasi yang dilakukan diperoleh persentase rata-rata penilaian sebesar 85,25% dengan kategori valid. Berdasarkan hasil peneltian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aplikasi media pembelajaran mobile learning berbasis android sudah valid untuk digunakan dalam pembelajaran fisika. Kata kunci: media pembelajaran fisika, android, mobile learning.

  6. Kajian Proses Pembuatan Perhiasan Perak Cara Manual dan Masinal

    OpenAIRE

    Joni Setiawan; Surti Indriastuti

    2016-01-01

    Perhiasan dapat dibuat dengan 2 cara yaitu manual dan masinal. Masing-masing cara mempunyai kekurangan dan kelebihan. Oleh karena itu perlu adanya kajian dari dua cara tersebut sehingga bisa mengetahui cara apa yang lebih optimal dalam memproduksi perhiasan. Dalam kajian ini perhiasan yang dibuat adalah cincin dengan bahan perak 100 gram dan dicampur dengan tembaga 5 gram dengan 2 (dua) model yaitu model A (cincin motif polos) dan model B (cincin motif parang).Metode yang dipakai adalah denga...

  7. Kajian Proses Pembuatan Perhiasan Perak Cara Manual Dan Masinal

    OpenAIRE

    Setiawan, Joni; Indriastuti, Surti

    2008-01-01

    Perhiasan dapat dibuat dengan 2 cara yaitu manual dan masinal. Masing-masing cara mempunyai kekurangan dan kelebihan. Oleh karena itu perlu adanya kajian dari dua cara tersebut sehingga bisa mengetahui cara apa yang lebih optimal dalam memproduksi perhiasan. Dalam kajian ini perhiasan yang dibuat adalah cincin dengan bahan perak 100 gram dan dicampur dengan tembaga 5 gram dengan 2 (dua) model yaitu model A (cincin motif polos) dan model B (cincin motif parang).Metode yang dipakai adalah denga...

  8. BALANCED SCORECARD SEBAGAI PENGUKURAN KINERJA MASA DEPAN: SUATU PENGANTAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Monika Kussetya Ciptani

    2000-01-01

    Full Text Available Performance measurement is an essential thing for a company. To become the winner in this global competition world, the company has to show a performance improvement from period to period. Recently, financial performance measurement is not enough to reflect the real business performance. That why Kaplan developed Balanced Scorecard Concept. The Balanced Scorecard Concept measure the organization's performance through four perspectives that are the financial perspective, customer perspective, internal business process perspective and learning and growth perspective. In dead, the Balanced Scorecard Concept is a concept in translating strategy into action to achieve organization's gool in the long term. The action is measured and controlled continually. This article count on the implementation of the Balanced Scorecard Concept in some companies in USA. Many problems a difficulties which occur on the implementation of the concept could became opinion and suggestions for some companies who want to implement the Balanced Scorecard. However, Balanced Scorecard will help organizations (companies to measure their performance more comprehensive and accurate. Abstract in Bahasa Indonesia : Penilaian kinerja merupakan hal yang esensial bagi perusahan. Untuk memenangkan persaingan global yang semakin ketat ini, kinerja sebuah organisasi haruslah mencerminkan peningkatan dari satu periode ke periode berikutnya. Dewasa ini pengukuran kinerja secara finansial tidaklah cukup mencerminkan kinerja organisasi sesungguhnya, sehingga dikembangkan suatu konsep Balanced Scorecard. Konsep Balanced Scorecard mengukur kinerja suatu organisasi dari empat perspektif yaitu perspektif finansial, perspektif customer, perspektif proses bisnis internal, perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Konsep Balanced Scorecard ini pada dasarnya merupakan penerjemahan strategi dan tujuan yang ingin dicapai oleh suatu perusahaan dalam jangka panjang, yang kemudian diukur dan dimonitor

  9. Asesmen Kebutuhan Pengembangan Profesionalisme Guru SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Canni Loren Sianturi

    2014-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan profesionalisme guru SMK RSBI. Penelitian ini dilakukan di SMKN 3 Malang dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan rancangan studi kasus. Instrumen kunci penelitian adalah peneliti sendiri dan informannya adalah guru, siswa, dan orangtua siswa. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Peneliti menggunakan triangulasi, member check, dan expert judgement, untuk menjamin keabsahan temuan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan karakteristik kompetensi guru, kebutuhan primer pengembangan profesionalisme guru adalah diklat tentang konsep dasar dan penerapan pembelajaran berbasis character building, bilingual, ICT, dan cara melaksanakan PTK, kebutuhan sekundernya adalah workshop strategi peningkatan kinerja dan keterampilan guru dalam berkomunikasi dan bekerja sama dengan stakeholders; berdasarkan bentuk, lokasi, dan waktu pelaksanaan kegiatan pengembangan profesionalismenya dibuat dalam bentuk belajar secara teori dan praktik, dilaksanakan di lokasi yang mudah dijangkau tanpa harus meninggalkan tugas di sekolah dan keluarga, dan intensitasnya ditingkatkan. Kata kunci: asesmen kebutuhan, pengembangan profesionalisme, profesionalisme guru

  10. Klaster Pengembangan Industri Berbasis Perkebunan dalam Pengembangan Wilayah di Provinsi Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adinda Putri Siagian

    2013-09-01

    Full Text Available Sektor strategis yang menentukanwilayah berkembang dengan cepat adalah sektor basis dan sektor industri.Provinsi Aceh memiliki laju pertumbuhan wilayah lambat karena termasuk 10 provinsi termiskin di Indonesia.Provinsi Aceh memiliki sektor basis pertanian khususnya subsektor perkebunan sebagai penopang ekonomi di luar sektor migas.Sedangkan kondisi sektor industri (non migas belum memberi kontribusi ekonomi signifikan.Upaya peningkatan laju pertumbuhan wilayah Aceh perlu didukung oleh adanya pengembangan industri berbasis perkebunan.Maka perlu adanya penentuan klaster wilayah pengembangan industri berbasis perkebunan dalam pengembangan wilayah di Provinsi Aceh.Tahapan penelitian terdiri atas 1 Penentuan jenis komoditas unggulan perkebunan Aceh dan 2 Pembagian klaster wilayah pengembangan industri berbasis perkebunan dalam Provinsi Aceh.Metode penelitian menggunakan teknik analisa Location Quotient (LQ, Shift-Share Analysis (SSA, Quartil,dan Hierarchihal Cluster.Hasil penelitian didapatkan jenis komoditas unggulan perkebunan Aceh adalah Karet, Kakao, Kelapa Sawit. Pembagian Klaster pengembangan wilayah industri :1 Klaster wilayah pengembangan industri I berbasis bahan baku terdiri dari Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh Tamiang, Aceh Utara, 2 Klaster wilayah pengembangan industri II berbasis pemasaran terdiri atas Kabupaten/Kota Aceh Singkil, Aceh Besar, Banda Aceh, Lhokseumawe, Pidie, Bireuen, 3 Klaster wilayah pengembangan industri III berbasis tenaga kerja meliputi Kabupaten/Kota Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Gayo Lues, Bener Meriah, Simeulue, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Langsa, Pidie Jaya, Aceh Jaya, Subulussalam dan Aceh Barat

  11. Kajian Fisis pada Gerak Osilasi Harmonis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Esmar Budi

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract This article explain the study on a simple harmonic oscillation. The study was conducted through laboratory experiments on simple oscillatory motion on the system as well as the physical pendulum spring-mass system, using experimental tools JEULIN device equipped with a Generis+5 software. Results of this experiments on oscillatory motion of a physical pendulum system shows that the simple harmonic oscillation is met if the initial deflection system is small (<100. As for the spring-mass system, simple harmonic oscillation properties are determined by the value of the spring constant of the system and the mass of the system load. The amplitude oscillatory motion increases with increasing system load. Keywords: simple oscillatory motion, angle of deviation, the system physical pendulum, spring-mass system, amplitude, period. Abstrak Artikel ini memuat kajian pada osilasi harmonis sederhana. Kajian dilakukan melalui kegiatan percobaan di laboratorium pada gerak osilasi sederhana pada sistem bandul fisis serta sistem pegas-massa, menggunakan perangkat alat percobaan Jeulin berbantuan komputer yang dilengkapi dengan perangkat lunak Generis+5. Hasil percobaan pada gerak osilasi sistem bandul fisis menunjukan bahwa osilasi harmonis sederhana terpenuhi jika simpangan awal sistem adalah kecil (<100. Sedangkan untuk sistem pegas-massa, sifat osilasi harmonis sederhana ditentukan oleh nilai tetapan pegas sistem dan massa beban sistem. Amplitudo gerak osilasi meningkat seiring dengan peningkatan beban sistem. Kata-kata kunci: gerak osilasi sederhana, sudut simpangan, sistem bandul fisis, sistem pegas-massa, amplitudo, perioda.

  12. Perencanaan Kebutuhan Pengembangan Sistem Informasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paramita Mayadewi

    2014-05-01

    Full Text Available Perpusda Kota XYZ merupakan organisasi nirlaba yang memberikan layanan kepada masyarat dengan menyediakan buku-buku sebagai sumber informasi.  Dalam pencapaian tujuan Perpusda Kota XYZ untuk mewujudkan penyelenggaraan Perpusda sebagai pusat kegiatan belajar masyarakat serta sebagai sarana sumber informasi, diperlukan rencana sistem informasi yang sejalan dengan tujuan organisasi. Kegagalan implementasi sistem informasi dalam organisasi sering terjadi akibat ketidaksesuaian sistem informasi dengan tujuan dan sasaran bisnis organisasi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan strategi pengembangan sistem informasi bagi Perpusda Kota XYZ utuk mengidentifkasi kebutuhan aplikasi yang diperlukan yang dapat mendukung tujuan organisasi. Perencanaan strategi dilakukan dengan menggunakan tools analisis seperti analisis PEST, SWOT, Value Chain, dan Business System Planning.

  13. PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS LABORATORIUM VIRTUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chandra Adi Prabowo

    2016-06-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran biologi berbasis pendekatan pembelajaran inkuiri yang dilengkapi dengan media simulasi interaktif berupa laboratorium virtual. Modul dikembangkan mengacu pada model penelitian dan pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Kelayakan modul hasil pengembangan mengacu pada hasil penilaian ahli, praktisi lapangan, dan respon siswa sebagai subjek uji coba. Hasil penelitian menunjukkan modul yang dikembangkan telah memenuhi standar aspek kelayakan yang meliputi validitas, kepraktisan, dan keefektifan bahan ajar.

  14. PENGEMBANGAN PENDIDIKAN HUMANIS RELIGIUS DI MADRASAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hibana Hibana

    2015-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: 1 mengkaji konsep pendidikan humanis religius di Madrasah, 2 mengkaji strategi pengembangan pendidikan humanis religius dalam proses belajar mengajar di kelas, 3 mengkaji konsep pengembangan sikap humanis religius siswa dalam kehidupan di madrasah, dan 4 mengkaji dan menganalisis konsep pengembangan budaya kehidupan yang humanis religius di madrasah. Metode Penelitian: kualitatif, menggunakan paradigma naturalistik fenomenologi. Penelitian dilakukan di MAN Wonokromo Bantul dan MAN Lab UIN Yogyakarta. Tahap penelitian: 1 pengumpulan data, 2 reduksi data, 3 penyajian data, 4 penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah: 1 Konsep pendidikan yang humanis adalah  pendidikan yang berbasis pada lima nilai dasar, yaitu nilai kebebasan, kerja sama, kreativitas, kejujuran, dan aktualisasi diri. Sedangkan konsep pendidikan yang religius mengandung lima dimensi secara bertahap, yakni dimensi pengetahuan (ilmu keagamaan, keimanan (aqidah, praktik keagamaan (syariah, pengamalan keagamaan (akhlak, dan penghayatan keagamaan (ma’rifah.  2 Pengembangan pendidikan humanis religius dalam proses belajar mengajar di kelas dilakukan dengan menyediakan sarana yang memadai, menciptakan suasana belajar yang nyaman, membangun guru yang berwibawa dan berkarakter, menyelenggarakan proses pendidikan yang konstruktif, dan membangun lingkungan belajar yang kondusif. 3 Pengembangan sikap humanis religius siswa di madrasah  dilakukan melalui proses belajar mengajar yang mengembangkan nilai, memberikan banyak pengalaman kepada siswa, dan menciptakan lingkungan yang kondusif.  4 pengembangan budaya humanis religius di madrasah dilakukan dengan cara pemantapan visi madrasah, membentuk tim inti, membangun kelas inti, dan menciptakan kelas imbas.

  15. Pengelolaan E-Conference dengan Aplikasi Open Conference System: Upaya Pengembangan Penerbitan Prosiding Online di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahid Nashihuddin

    2017-06-01

    Full Text Available Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mengetahui: (1 ketentuan umum penyelenggaraan konferensi dan penerbitan prosiding hasil konferensi; (2 jumlah prosiding ber-ISSN yang terbit di Indonesia; (3 upaya pengembangan penyelenggaraan e-conference dan penerbitan e-proceeding di Indonesia; dan (4 tahapan pengelolaan e-conference dengan OCS. Kajian ini deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bersumber dari studi literatur dan praktik.  Hasil kajian ini, yaitu: (1 dalam pengelolaan prosiding, penyelenggara konferensi harus memperhatikan lingkup konferensi dan ketentuan penerbitan prosiding, baik untuk skala nasional maupun internasional; (2 jumlah penerbitan prosiding di Indonesia relatif masih rendah, terlihat pada jumlah terbitan prosiding ber-ISSN hanya sejumlah 997 prosiding dan dari jumlah tersebut hanya diketahui sekitar 63 prosiding yang sudah diterbitkan dalam versi online; (3 pemerintah dan penyelenggara konferensi perlu berupaya keras dan memiliki komitmen yang tinggi untuk menggalakan penyelenggaraan e-conference  dan penerbitan e-proceeding di Indonesia; dan (4 pengelolaan e-conference dengan OCS membutuhkan sumber daya organisasi yang memadai dan perencanaan yang matang agar menghasilkan publikasi yang berkualitas. ABSTRACT This study aims to describe and determine: (1 the general provisions of the conference and the proceeding publication of conference resulting; (2 the number of proceedings had ISSN that published in Indonesia; (3 efforts to develop the conference holding and e-proceedings publication in Indonesia; and (4 the management steps of e-conference with OCS. This study was descriptive qualitative approach sourced from literature and practice. The results of this study: (1 in management of proceedings, the conference organizers have to see the conference scope and the provisions of proceedings publication, both for national and international scale; (2 the number of proceedings publishing in Indonesia was low

  16. IJTIHAD KONTEMPORER YUSUF AL-QARADAWI DALAM PENGEMBANGAN HUKUM ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Mahfudin

    2014-04-01

    Full Text Available Ijtihad itu dibutuhkan di setiap zaman, maka pada zaman kita sekarang ini lebih butuh lagi kepada ijtihad bila dibandingkan dengan zaman-zaman sebelumnya, karena adanya perubahan yang terjadi dalam kehidupan dan perkembangan sosial yang amat pesat. Oleh sebab itu, adalah suatu kebutuhan mendesak pada masa sekarang ini untuk selalu membuka kembali pintu ijtihad. Seperti kaidah fikih "Perubahan Hukum Tergantung Perubahan Waktu Atau Perubahan Fatwa Tergantung Pada Perubahan Zaman". Kaidah tersebut menjadi semacam petunjuk yang memungkinkan orang untuk mengatakan bahwa hukum Islam itu tidak kaku, elastis dan akan selalu sesuai dengan perkembangan zaman. Kaidah ini juga merupakan bukti dari kesadaran para juris Islam klasik, bahwa kebenaran sebuah hukum tidak semata-mata diukur sejauh mana bisa berkorespondesi dengan teks-teks suci, tapi juga harus berkorespondesi dengan realitas yang terus berubah. Untuk itulah Yusuf al-Qaradawi ingin mengembangkan ijtihad kontemporer untuk menunjang pengembangan hukum islam yang bisa menghasilkan sebuah ketetapan hukum yang berpihak kepada kemaslahatan umat.Every moment, Ijtihad is necessary. Especially in this modern era, the people need ijtihad more than previous era. The need due to the fast changing of life and social development. Therefore,  it is necessary to use ijtihad. As stated in rules of fiqh, law amendment depends on the fatwa, developing of time and era. This rules is a guideline which is used to develop the law, and will lead the people to think that Islamic rules is used for every age. It is also such evidence that Classical Islamic scholar was aware of law amendment based on the era, not merely holy text. Hence, Yusuf al-Qardawi  wanted to develop contemporary ijtihad to support the development of Islamic law. Then, it will be used to produce law establishment which siding with the people need.

  17. Pengembangan Instrumen Kemandirian Belajar Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kana Hidayati

    2010-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan mengembangkan instrumen kemandirian belajar mahasiswa yang handal. Metode yang digunakan adalah model pengembangan teoretik. Penelitian dilaksanakan di FMIPA UNY, pada semester gasal tahun akademik 2009/2010. Populasi adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA UNY. Sampel diambil dengan cara cluster random sampling. Kelas terpilih adalah Prodi PMatNR kelas C angkatan 2007, Prodi PMatR angkatan 2007, dan Prodi PMatR angkatan 2008. Hasil penelitian adalah: (1 Penyusunan dan pengembangan instrumen dilakukan dengan delapan langka'h. (2 Instrumen tersusun memiliki validitas yang baik, ditinjau dari validitas isi oleh expert judgement, validitas konstruk dengan analisis faktor dan validitas empiris dengan Peanon product moment correlation. Pengujian validitas konstruk melalui analisis faktor dengan metode eksploratori berhasil diekstraksi enam faktor sesuai dengan teori yang diestimasikan yaitu: (a Ketidaktergantungan terhadap orang lain, (b kepercayaan diri, (c Berperilaku disiplin, (d rasa tanggung jawab, (e Berperilaku berdasarkan inisiatif sendiri, dan (f kontrol diri. (3 Reliabilitas instrumen termasuk kategori cukup tinggi yang ditunjukkan dengan besarnya koefisien reliabilitas alpha yakni sebesar 0.8797. Kara kunci: instrumen kemandirian belajar mahasiswa

  18. STRATEGI PENGEMBANGAN PERTANIAN DAN KONSERVASI LAHAN DI KAWASAN SEGARA ANAKAN, JAWA TENGAH (Agriculture and Land Conservation Development Strategy in Segara Anakan Region, Central Java, Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suratman Suratman

    2015-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Segara Anakan merupakan suatu kesatuan kawasan laguna yang mempunyai keunikan, tidak sebagaimana umumnya lahan pantai pasang surut di Indonesia. Beberapa keadaan dan proses yang khas terjadi di kawasan ini, antara lain adanya pasang surut yang bergantian secara musiman antara air asin dan tawar, sedimentasi sungai sangat cepat sehingga terbentuk “tanah timbul”, penyempitan kawasan perairan, pembentukan dan perubahan alur sungai, serta penciutan hutan mangrove. Keadaan ini menyebabkan perubahan yang drastis terhadap mata pencaharian penduduk yang tadinya nelayan menjadi petambak dan petani. Untuk itu diperlukan masukan strategi pengembangan pertanian yang sesuai dengan karakteristik lahan yang khas tersebut. Sesuai dengan karakteristik lahannya, daerah ini dapat dikelompokkan menjadi zona pengembangan tambak, pengembangan lahan basah, lahan kering, tanaman tahunan, dan areal konservasi. Dari segi konservasi diperlukan tindakan pengendalian sedimen dan mempertahankan keberadaan areal sempadan pantai dan hutan mangrove.   ABSTRACT Segara Anakan is a lagoon which has unique characteristics different from other swamp lands in Indonesia. Its characteristics include seasonal fluctuation of fresh water river and sea water, rapid river sedimentation, narrowing water area, forming and changing river channels, and decreasing forest area. These phenomena have drastically changed people occupation. They, who were previously fishermen, have changed to be farmers. These conditions require an agriculture development strategy suitable for that area. Based on its characteristics, the area can be categorized into development zones for fishpond, wetland, dry land, annual crop, and conservation. This area requires actions to control the sedimentation process for maintaining its coastal belt and mangrove forest.

  19. KAJIAN KONSEPTUAL MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING BERBASIS WEB UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Kholiqul Amin

    2017-07-01

    turkish Online Journal of Education Tecnology (TOJET dan Academics’ research center (ARC dll. Pada artikel ini jurnal yang dikaji berjumlah kurang lebih 20 jurnal internasional yang berfokus pada model pembelajaran blended learning. Artikel ini membahas berdasarkan ruang lingkup dari blended learning, konsep dari blended learning, metode penelitian, teknik pengumpulan data,  instrument penelitian, analisis data. Pengkajian pada artikel ini sebagai rujukan untuk melakukan penelitian selanjutnya. Hasil dari kajian konsep dari beberapa jurnal bahwa model blended learning adalah pencampuran model pembelajaran konvensional dengan belajar secara online. Peserta didik diharapkan selalu aktif dan dapat menemukan cara belajar yang sesuai bagi dirinya. Guru hanya berfungsi  sebagai  mediator, fasilitor dan  teman  yang  membuat  situasi  yang  kondusif untuk  terjadinya konstruksi pengetahuan  pada  diri peserta didik.  Blended  learning ini  akan memperkuat  model  belajar  konvensional melalui pengembangan teknologi pendidikan. Selain itu hasil kajian pada jurnal dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil penelitian blended learning juga memberikan pengaruh terhadap hasil belajar. Kata Kunci : Blended Learning, Hasil Belajar

  20. PSA LEVEL 3 DAN IMPLEMENTASINYA PADA KAJIAN KESELAMATAN PWR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pande Made Udiyani

    2015-03-01

    Full Text Available Kajian keselamatan PLTN menggunakan metodologi kajian probabilistik sangat penting selain kajian deterministik. Metodologi kajian menggunakan Probabilistic Safety Assessment (PSA Level 3 diperlukan terutama untuk estimasi kecelakaan parah atau kecelakaan luar dasar desain PLTN. Metode ini banyak dilakukan setelah kejadian kecelakaan Fukushima. Dalam penelitian ini dilakukan implementasi PSA Level 3 pada kajian keselamatan PWR, postulasi kecelakan luar dasar desain PWR AP-1000 dan disimulasikan di contoh tapak Bangka Barat. Rangkaian perhitungan yang dilakukan adalah: menghitung suku sumber dari kegagalan teras yang terjadi, pemodelan kondisi meteorologi tapak dan lingkungan, pemodelan jalur paparan, analisis dispersi radionuklida dan transportasi fenomena di lingkungan, analisis deposisi radionuklida, analisis dosis radiasi, analisis perlindungan & mitigasi, dan analisis risiko. Kajian menggunakan rangkaian subsistem pada perangkat lunak PC Cosyma. Hasil penelitian membuktikan bahwa implementasi metode kajian keselamatan PSA Level 3 sangat efektif dan komprehensif terhadap estimasi dampak, konsekuensi, risiko, kesiapsiagaan kedaruratan nuklir (nuclear emergency preparedness, dan manajemen kecelakaan reaktor terutama untuk kecelakaan parah atau kecelakaan luar dasar desain PLTN. Hasil kajian dapat digunakan sebagai umpan balik untuk kajian keselamatan PSA Level 1 dan PSA Level 2. Kata kunci: PSA level 3, kecelakaan, PWR   Reactor safety assessment of nuclear power plants using probabilistic assessment methodology is most important in addition to the deterministic assessment. The methodology of Level 3 Probabilistic Safety Assessment (PSA is especially required to estimate severe accident or beyond design basis accidents of nuclear power plants. This method is carried out after the Fukushima accident. In this research, the postulations beyond design basis accidentsof PWR AP - 1000 would be taken, and simulated at West Bangka sample site. The

  1. KAJIAN KRITIS PRAKTIK ANAK MENONTON FILM KARTUN DI TELEVISI DALAM AKTIFITAS KESEHARIAN DI BANYUWANGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reny Triwardani

    2007-01-01

    Full Text Available This research was held in 2006 for six months. It has been done because the audience was considering become the power to determine the Television program strength. As we know the audience has an important position in mediated communication, they are equal with communicator or text. The research of Television audience is to complete the studies about Television; however text will be meaningful if they deliver by the new communicator. Children are the research object in order to know how much Television become a part of daily life, especially Television programmed that broadcast the cartoon. This research involves three children with different social culture as an informant that lives in Banyuwangi. The research focus is analyze the practical of watching television activity of those three children and what kind of matter that negotiate and integrated in their daily life. Abstract in Bahasa Indonesia: Penelitian yang dilakukan pada tahun 2006 selama enam bulan ini dilakukan karena penonton dianggap menjadi kekuatan penentu bagi keberlangsungan suatu program televisi. Seperti kita ketahui bahwa penonton memiliki posisi penting dalam proses komunikasi bermedia (mediated communication sebanding dengan komunikator maupun teks dan penelitian audiens televisi dilakukan untuk melengkapi kajian tentang televisi, karena bagaimanapun juga pesan (teks yang disampaikan oleh pembuat pesan (komunikator baru akan bermakna ketika sampai ke mata penonton. Anak menjadi objek penelitian untuk mengetahui seberapa banyak televisi menjadi bagian dari keseharian hidup mereka, terutama acara televisi yang menayangkan film-film kartun. Dengan menggunakan 3 anak dengan latar belakang sosial dan budaya yang berbeda sebagai informan yang berada di Banyuwangi, fokus perhatian dalam analisis ini adalah praktik menonton program film kartun yang dilakukan ketiga anak tersebut dan hal-hal apa sajakah yang ternegosiasikan di dalam praktik menonton yang terintegrasi dalam keseharian

  2. Kajian awal granulometri pada kawasan lamun dan terumbu karang: studi kasus di gugusan Pulau Pari, Kepulauan Seribu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syahrul Purnawan

    2015-09-01

    Full Text Available Abstract. Granulometric study is considered as a tool to predict sediment formation process in an aquatic environment. This paper discusses brief assessment of granulometri studies on seagrass and coral reef areas in Indonesia by collecting samples at Pari Island waters. Sediment samples were taken in May 2008 near the coral reefs and seagrass area in the cluster of Pari Island waters, Seribu Islands, Jakarta. The wet sieving method was done to separate the sediment samples based on grain size. Statistical analysis i.e., mean, sorting, skewness, and kurtosis at both locations showed a considerably complex energy works on the sediment distribution in these locations. Keywords: granulometry; sediment; coral reef; seagrass   Abstrak. Studi granulometri dapat menjadi alat penduga proses terbentuknya sedimen di suatu lingkungan perairan. Tulisan ini membahas kajian ringkas studi granulometri pada kawasan lamun dan terumbu karang di Indonesia dengan mengambil contoh di perairan Pulau Pari. Sampel sedimen diambil pada Mei 2008 di kawasan terumbu karang dan lamun pada perairan gugusan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta. Metode ayak basah dilakukan untuk memisahkan sampel sedimen berdasarkan ukuran butir. Hasil analisis statistik ukuran butiran berupa mean, sorting, skewness, dan kurtosis pada kedua lokasi mengindikasikan fungsi energi yang cukup kompleks bekerja terhadap sebaran sedimen di lokasi tersebut. Kata kunci: granulometri; sedimen; terumbu karang; padang lamun

  3. PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PROTOTYPE SISTEM PARKIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Ayu Septriyaningrum

    2016-10-01

    Abstrak  Sistem parkir manual pada pelayanan parkir mall memerlukan pengelolaan dan pengembangan sistem yang lebih rumit dan jauh dari kata efisien. Informasi yang didapatkan pengelola parkir terkait kondisi parkir di lapangan setiap harinya masih kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan prototype sistem parkir. Metode pengembangan dan perancangan sistem pada penelitian ini adalah metode Waterfall. Hasil yang didapatkan adalah sistem ini dapat mendeteksi keberadaan mobil pada slot parkir yang tersedia dengan bantuan Intel Galileo Board Gen 2 sebagai kontroler, sensor LDR (Light Dependent Resistor dan sensor ultrasonik (PING sebagai alat bantu pendeteksi keberadaan mobil. Sistem dapat menampilkan aktifitas parkir pada aplikasi web seperti kondisi lahan parkir kosong, lahan terisi, waktu masuk, waktu keluar, lama parkir dan kapasitas parkir yang tersedia serta grafik pemakaian lahan parkir. Dapat disimpulkan bahwa perancangan dan pengembangan sistem berhasil diimplementasikan. Kata Kunci : Sistem parkir, waterfall, Intel Galileo Board Gen 2,sensor LDR (Light Dependent Resistor, sensor ultrasonik

  4. KAJIAN TENTANG PENGUASAAN KONSEP GIZI SISWA SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mimin Nurjhani K

    2012-10-01

    Full Text Available Penelusuran menggunakan angket menunjukkan bahwa tidak semua konsep yang yang tercakup dalam kisi-kisi pengembangan soal disampaikan oleh guru di kelas. Terdapat konsep yang tidak didapatkan siswa dari guru tetapi didapatkan dari hasil penalaran siswa terhadap informasi yang ada pada soal dan teman yaitu memperkirakan jenis dan jumlah makanan yang harus dimakan setiap hari berdasarkan piramida makanan serta mengidentifikasi jenis dan kandungan zat makanan berdasarkan label pada kemasan makanan.   Search using the questionnaire showed that not all concepts covered in the lattice about the development delivered by teachers in the classroom. There is a concept that does not get students from the teacher but the students come from the reasoning of the existing information on the matter and your friends are estimating the type and amount of food should be eaten every day by the food pyramid and identify the type and content of nutrients on the labels on food packaging.

  5. Pengembangan Knowledge Management System (KMS Untuk Pengelolaan Hasil Penelitian Di Universitas Tanjungpura

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novi Safriadi

    2015-05-01

    Full Text Available Perguruan tinggi pada hakekatnya adalah sebuah institusi yang menyampaikan dan mengembangkan ilmu pengetahuan baik melalui pembelajaran maupun kegiatan penelitian. Masalah yang timbul di Universitas Tanjungpura (Untan salah satunya adalah banyaknya pengetahuan yang dimiliki individu dosen dan peneliti tidak terdokumentasi secara teratur dan tertata dengan baik, dimana ilmu pengetahuan tersebut dapat meningkatkan competitive advantage. Di sisi lain perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang pesat, dapat merubah paradigma perguruan tinggi yang pada awalnya mengandalkan resources based menjadi knowledge based. Dengan demikian knowledge (pengetahuan yang ada di suatu perguruan tinggi harus dapat dikelola sehingga dapat menjadi aset perguruan tinggi. Perangkat lunak utuk mengelola knowledge disebut Knowledge Management System (KMS. Dampak penerapan dari KMS dapat menyebabkan perubahan pada perguruan tinggi. Oleh sebab itu, sebelum menerapkan KMS diperlukan serangkaian kegiatan terlebih dahulu yang bertujuan untuk menilai kesiapan perguruan tinggi dan melakukan inventarisasi ilmu pengetahuan yang dimiliki, sehingga perguruan tinggi mengetahui knowledge yang dimiliki oleh individu-individunya. Pengembangan KMS merupakan salah satu cara dalam mengorganisasi dan mendokumentasikan pengetahuan yang dimiliki. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan KMS dalam sebuah aplikasi yang disebut WikiPeat. Metode pengembangan WikiPeat menggunakan sharepoint yang bisa mengoleksi, menyimpan dan mempublikasi semua data dijital hasil penelitian yang ada di Untan, sehingga mudah diakses secara online. WikiPeat dapat memetakan hasil penelitian dosen, mengumpulkan dan me-recycle pengetahuan secara terstruktur. mengorganisasi dan mendokumentasikan pengetahuan, khususnya di bidang lahan basah dan gambut tropis, melakukan agregasi dokumen hasil penelitian berdasarkan PIP dan RIP, serta menyusun dan membuat link sumber-sumber ilmu eksternal. Masa yang akan datang Untan

  6. TENAGA SURYA DAN ARSITEKTUR: SUATU ANALISIS LINGKUNGAN DAN PERANCANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Harso Karyono

    2003-01-01

    Full Text Available This paper discusses the potential use of solar energy in building as an alternative solution of energy resources to reduce the negative impact in burning fossil fuels to the environment. It higlights the positive aspects in environment by generating solar energy and also discusses the aesthetical values in employing solar panels on buildings. Abstract in Bahasa Indonesia : Isue mengenai pemanasan bumi yang diakibatkan oleh produksi gas karbon dioksida sebagai akibat pembakaran bahan bakar minyak (minyak bumi, batu bara, gas alam memaksa ilmuwan, pakar energi, akhli lingkungan, serta pihak-pihak lain yang terkait untuk ikut memikirkan penggunaan energi alternatif yang aman. Tenaga nuklir yang tidak menghasilkan gas buang semacam karbon dioksida, ternyata bukan merupakan solusi energi alternatif yang baik karena meninggalkan sampah radioaktif yang belum ada solusi pembuangan yang diangap aman untuk masa yang akan datang. Tenaga surya, yang umumnya sudah digunakan secara tradisional sejak ratusan abad yang silam, perlu mendapat perhatian. Pemanfaatan tenaga surya baik secara pasif maupun aktif bagi bangunan perlu mendapat perhatian dari para arsitek. Pemanfaatan tenaga surya secara aktif, dimana tenaga surya dikonversikan terlebih dahulu menjadi tenaga listrik dengan solar sel, seyogyanya tidak berdiri sendiri, perlu diintegrasikan dengan aplikasi perancangan secara pasif. Perancangan secara aktif bertujuan untuk mengurangi beban listrik yang berasal dari minyak bumi - secara langsung mengurangi jumlah gas karbon dioksida yang dibuang ke udara, sedangkan perancangan pasif bertujuan untuk mengurangi beban penggunaan energi listrik - yang berasal dari sumber listrik apapun - di dalam bangunan. Makalah ini membahas isue yang diutarakan diatas, dimana pada akhirnya memberikan contoh dari suatu karya arsitektur yang dianggap berhasil dalam mengaplikasikan strategi perancangan secara aktif (menggunakan solar sel serta tidak meninggalkan sterategi

  7. STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL CARICA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Permadi

    2015-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana profil industri kecil carica di Kabupaten Wonosobo serta untuk mengetahui strategi pengembangan apa yang bisa digunakan. Variabel yang diteliti adalah profil industri yang meliputi sumber daya manusia, permodalan, teknologi, dan pemasaran. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa profil industri kecil carica di Kabupaten Wonosobo pada tahun 2014 ada 15 unit usaha. Ada beberapa prioritas strategi pengembangan yaang dilakukaan yaitu strategi SO dengan meningkatkan kualitas SDM, memanfaatkan tenaga kerja dari daerah sekitar, dan mengoptimalkan lokasi industri yang strategis. Strategi WO menyiapkan stok produk carica, mengoptimalkan produk carica, dan mengoptimalkan pelatihan dari dinas terkait. Strategi ST dengan meningkatkan kualitas ciri khas produk carica,peranan pemerintah dalam hal mengantisipasi bencana longsor di Dieng, dan melakukan inovasi produk carica. Strategi WT dengan meningkatkan kemampuan manajerial pengusaha, menaikkan harga jual produk carica, dan pada musim kemarau diganti dengan produk makanan komoditas Kabupaten Wonosobo. Berdasarkan hasil penelitian, strategi yang diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan yang agresif, yaitu industri kecil carica di Kabupaten Wonosobo dapat bersaing dengan produk olahan makanan jenis lainnya dari berbagai daerah dengan cara menjaga dan meningkatkan kualitas produk carica yang dihasilkan.The purpose of this study to find out the profiles of carica industries in Wonosobo regency and to determine what is the development strategy can be used. The variables in this research belongs to human resources, capital, technology, and marketing. Data analysis method used is descriptive analysis method and SWOT analysis. Based on the results of this study showed that small industrial profiles carica in Wonosobo regency in 2014 there were 15 business

  8. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Sekolah Menengah Pertama dengan Sistem Character Based Integrated Learning

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Kurniati

    2013-12-01

    Full Text Available AbstrakFokus dari penelitian ini adalah mengembangkan suatu perangkat pembelajaran matematika SMP dengan menerapkan sistem Character Based Integrated Learning yang valid, praktis, dan efektif. Perangkat pembelajaran tersebut meliputi RPP, LKS, Buku Siswa dan Instru-men Penilaian. Pada sistem Character Based Integrated Learning, kegiatan belajar meng-ajar mengacu pada 9 pilar karakter anak. Prosedur pengembangan perangkat pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah tahap pendefinisian (define, perancangan (de-sign, dan pengembangan (develop dengan mengacu pada kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. RPP, LKS, dan Buku Siswa yang dihasilkan pada penelitian ini memenuhi kriteria kevalidan dengan skor validasi berturut-turut adalah 3.73, 4, dan 4 dengan skala 1-4. Selain itu, perangkat pembelajaran tersebut juga memenuhi kriteria kepraktisan karena  85% siswa dan guru menyatakan bahwa perangkat pembelajaran praktis digunakan ketika uji keterbacaan. Serta memenuhi kriteria keefektifan karena terdapat 90% siswa tuntas terhadap hasil belajar dan 80% siswa berkarakter baik. Kata Kunci: Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika, Sistem Character Based Integrated Learning  AbstractThe focus of this research is to develop a set of mathematical learning SMP system by implementing Character -Based Integrated Learning valid, practical, and effective. The learning device includes lesson plans, worksheets, Student Book and Instrument. In Character Based Integrated Learning systems, learning activities refer to the 9 pillars of character kids. Learning software development procedures used in this study is the definition phase (define, design (design, and development (develop with reference to the criteria of validity, practicality and effectiveness. Lesson plans, worksheets, and books produced by students in this study meets the criteria for the validity of the validation scores are respectively 3.73, 4, and 4. In addition, the

  9. Pengembangan multimedia pembelajaran geografi berbasis memory sport pada materi litosfer untuk peserta didik SMA

    OpenAIRE

    Yoga Prismanata; Christina Ismaniati

    2017-01-01

    Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan pengembangan produk multimedia pembelajaran geografi berbasis memory sport yang layak pada peserta didik SMA, dan (2) mendeskripsikan efektivitas produk multimedia pembelajaran geografi berbasis memory sport terhadap hasil belajar peserta didik SMA. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan jenis prosedural yang diformulasikan oleh Alessi & Trollip. Desain pengembangan dengan menggunakan model tersebut terdiri dari tiga fase, yait...

  10. Kajian Potensi Investasi Taman Budaya Sosrokartono Kabupaten Kudus

    OpenAIRE

    Handoyo, Ag. Sunarno; Edris, Mochamad; Sukresno, Sukresno; Ariyanto, Shodiq Eko

    2017-01-01

    Kajian Potensi Investasi Taman Budaya Sosrokartono pada hakekatnya bertujuan untuk mengembangkan potensi budaya Kabupaten Kudus yang terdiri dari : sistem bahasa, sistem pengetahuan, sistem teknologi, sistem ekonomi, sistem sosial, sistem religi, dan sistem kesenian. Ketujuh sistem tersebut saling berkaitan merupakan satu kesatuan yang semata-tidak dapat dipisahkan. Analisi yang diguanakan adalah analisis SWOT yang berkolaborasi dengan analisis Balanced Scorecard. Mengacu pada tujuh sistem bu...

  11. Kajian Proses Pembuatan Perhiasan Perak Cara Manual dan Masinal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joni Setiawan

    2016-04-01

    Full Text Available Perhiasan dapat dibuat dengan 2 cara yaitu manual dan masinal. Masing-masing cara mempunyai kekurangan dan kelebihan. Oleh karena itu perlu adanya kajian dari dua cara tersebut sehingga bisa mengetahui cara apa yang lebih optimal dalam memproduksi perhiasan. Dalam kajian ini perhiasan yang dibuat adalah cincin dengan bahan perak 100 gram dan dicampur dengan tembaga 5 gram dengan 2 (dua model yaitu model A (cincin motif polos dan model B (cincin motif parang.Metode yang dipakai adalah dengan membandingkan hasil produk dari dua cara tersebut. Parameter yang dibandingkan adalah kualitas, waktu dan biaya dari produk tersebut.Hasil kajian menunjukkan bahwa kadar produk rata-rata dengan cara masinal lebih tlnggi 1,25%dibanding cara manual, dimensi produk rata-rata dengan cara masinal lebih presisi dibanding cara manual. Waktu proses rata-rata dengan cara masinal lebih cepat 97% dibanding cara manual dan biaya produksi cara masinal lebih rendah 63% dibanding cara manual.Dengan melihat hasil kajian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa cara masinal lebih efisien dan efektif dibanding cara manual.

  12. Perhitungan Kemiripan Term Co-occurence Berdasarkan Cluster Dokumen Untuk Pengembangan Thesaurus Bahasa Arab

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dika Rizky Yunianto

    2017-02-01

    Full Text Available Salah satu cara dalam pembentukan thesaurus adalah dengan cara menghitung nilai kemiripan term. Untuk mendapatkan nilai kemiripan tersebut dapat dilakukan dengan pendekatan co-occurence yaitu melihat frekuensi kemunculan bersama term-term tersebut. Frekuensi tersebut dilihat dari seberapa banyak term tersebut muncul bersama pada dokumen-dokumen corpus. Setiap dokumen-dokumen yang terdapat pada corpus memiliki konten atau topik yang berbeda-beda. Sehingga term-term yang berada pada dokumen suatu topik akan memiliki konteks yang berbeda dengan term-term pada dokumen dengan topik lainnya. Oleh sebab itu, paper ini mengusulkan metode baru dalam perhitungan kemiripan term dengan co-occurence yang memperhatikan cluster dari dokumen pada pengembangan thesaurus Bahasa Arab. Dokumen-dokumen corpus akan di clustering untuk mengelompokkan berdasarkan kedekatan konten dari dokumen tersebut. Untuk mendapatkan nilai kemiripan term dilakukan perhitungan clusterweight dengan memanfaatkan nilai dari inverse class frequency setiap term terhadap cluster yang ada. Thesaurus dibentuk dengan melihat nilai hasil perhitungan kemiripan term tersebut. Thesaurus yang dibentuk dengan metode usulan berhasil meningkatkan relevansi antar term dibuktikan dengan hasil percobaan memiliki nilai precision tertinngi sebesar 63,3%, recall sebesar 78,6% dan f-measure sebesar 50%.

  13. PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN USAHA KECIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sentot Harman Glendoh

    2001-01-01

    Full Text Available Small business as an economic activity of society on a small scale, has a central role in the economy of Indonesia. Although the economic crisis has created a great disturbance in the live of large and middle-size business, apparently small business continues to function well in the lower levels of the economy. The main role of small business is: 1 use excess labor; 2 as a producer of goods and services at reachable prices for the lower economic levels of society; 3 as a potential producer of foreign exchange because of the success of this type of industry in producing non-oil commodities for export. Remembering that the role of small business is large and has great influence on the lower economic levels of society, it is quite necessary to pay attention to the development of this sector. Abstract in Bahasa Indonesia : Usaha kecil sebagai kegiatan ekonomi rakyat berskala kecil memiliki peran sentral dalam perekonomian Indonesia. Walaupun krisis ekonomi telah memporakporandakan kehidupan bidang usaha besar dan menengah, ternyata usaha kecil tetap tegar dan berjalan marak dikawasan kehidupan ekonomi tingkat bawah. Peran pokok usaha kecil ini adalah: (1 sebagai penyerap tenaga kerja, (2 sebagai penghasil barang dan jasa pada tingkat harga yang terjangkau bagi kebutuhan rakyat banyak yang berpenghasilan rendah, (3 sebagai penghasil devisa negara yang potensial kerena keberhasilannya dalam meproduksi komoditi ekspor non migas. Mengingat peran usaha kecil tersebut sangat besar andilnya bagi negara dan masyarakat kecil dilapisan bawah, maka pembinaan dan pengembangannya sangat perlu diperhatikan. Kata kunci: pembinaan, pengembangan, usaha kecil.

  14. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN INTEGRATIF BERBASIS AKTIVITAS JASMANI UNTUK TAMAN KANAK-KANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uray Gustian

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran integratif berbasis aktivitas jasmani bagi taman kanak-kanak. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahapan yaitu tahap pra-pengembangan terdiri atas kajian literatur, penelitian relevan dan studi lapangan dan tahap pengembangan terdiri atas penyusunan draft model, validasi ahli, uji coba terbatas dan luas. Hasil penelitian berupa model pembelajaran integratif berbasis aktivitas jasmani untuk taman kanak-kanak yang terdiri atas enam aktivitas jasmani, yaitu: (1 aktivitas anak cicak bermain angka, (2 aktivitas tebak gambar, (3 aktivitas tebak nama, (4 aktivitas kangguru berhitung, (5 aktivitas ular tangga, dan (6 aktivitas pertualangan angka. Berdasarkan penilaian para ahli, isi materi sangat baik, bahasa sangat baik, dan format penulisan baik. Pada uji skala terbatas secara substansi dan pelaksanaan baik. Pada uji coba skala luas aspek substansi  dan pelaksanaan sangat baik. Model pembelajaran integratif berbasis aktivitas jasmani untuk taman kanak-kanak efektif untuk meningkatkan pengetahuan (kognitif, keterampilan (motorik dan sikap (afektif. Kata kunci: model, aktivitas jasmani, taman kanak-kanak   DEVELOPING AN INTEGRATIVE LEARNING MODEL BASED ON PHYSICAL ACTIVITY FOR OF KINDERGARDEN Abstract This research aims to developing an integrative learning model based on physical activity for  kinderganden. This study conducted on two stages: pre-development stage consisted of a literature review, a review of relevant research and field studies and stage of development consisted of drafting a model, expert validation, limited testing and extensive testing. The results of the study are in the form of an integrative learning model based on physical activity for kindergarten consisting of six physical activity, namely: (1 lizard playing numbers activity, (2 guessing image activity, (3 guessing name activity, (4 counting kangaroos activity, (5 snakes and ladders activity, and (6 figures

  15. KEBIJAKAN KRIMINAL DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA DAN KENAKALAN SISWA SMA : SUATU KAJIAN TENTANG PENERAPAN TEORI KONTROL SOSIAL DAN KEARIFAN LOKAL DI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gde Made Swardhana

    2015-04-01

    Full Text Available Juvenile delinquency is a symptom of social and has raised concerns among parents in particular and society in general. These forms of behavior such as child delinquency abuse of narcotic and psychotropic drugs, free sex, fights among teenagers of the village, street racing, began to adorn the Balinese order changes gradually. These symptoms seem to always just show itself as an actual problem that is typical in each period of time and therefore be interesting to be examined. Community structure that changes caused by pressure or offered options that ultimately became plural and multicultural Bali. Resolution of the problem certainly must be associated with a Balinese local wisdom itself. The problem is formulated: (1 why the theory of social control is the most appropriate theory used to cope with children's Misbehavior in Bali?; (2 How the pattern of juvenile delinquency prevention in Bali with the use of local wisdom? The approach used in this study is the non doctrinal approach (socio-legal approach. In principle the socio-legal study is the study of the law, based on social sciences methodology in the broad sense. This research included in aggregate research tradition between qualitative research and quantitative research is often known for its mix of research, with the perspective approach to Criminology. (1 the theory of social control, as compared to the theory of social disorganization theories of deviant behavior in criminology, social control theory most appropriate use in tackling child because, while a strong social bonds between the children with peers, peer group, parents, school teachers, community leaders, religious figures, children undoubtedly will not do deviate behavior. Although his theory of social control in the West but its implementation against children in Bali is more focused than the other theories are, of course, the addition of the elements contained in the theory of social control, such as Attachment, Commitment, Involvement, and Belief, is associated with the local wisdom Balinese people strongly support the strengthening of social control theory; (2 the pattern of juvenile delinquency prevention in General to use the model of non-penal and penal. The pattern of non penal in tackling child delinquency through local wisdom like tri hita karana, tri kaya parisudha, tri tat twam asi, and others, the Balinese social control can prevent or cope with a minimum of child delinquency in Bali.

  16. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS LAPORAN PENELITIAN BERBASIS PENGAYAAN SKEMATA BACAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nova Kristian

    2016-02-01

    Full Text Available The purpose of this development research is to produce learning material which consist of writing research reports for junior high school students. This developing gives result achieving proper of content, presentation, language, display and create learning material effectivitically for learning. In order to achieve the purpose, the researcher used Borg and Gall (1979. The result developing learning material is achieving proper of content, presentation, language, display and create learning material effectivitically for learning. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan produk bahan ajar menulis laporan penelitian untuk siswa kelas VII SMP/MTs. Pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan isi, sajian, bahasa, dan kegrafikaan bahan ajar yang layak serta menghasilkan bahan ajar yang efektif untuk pembelajaran.Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakanlah desain pengembangan yang diadaptasi dari model pengembangan Borg and Gall (1979. Hasil penelitian dan pengembangan bahan ajar ini berupa produk yang isi, sajian, bahasa, dan kegrafikaannya layak untuk pembelajaran serta efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran.

  17. PENGEMBANGAN VOCABULARY (KOSAKATA) DALAM PEMBELAJARAN ANAK

    OpenAIRE

    Haslan Haslan

    2015-01-01

    Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan fokus pada pengembangan vocabulary (kosakata) dengan menggunakan Key word( kata kunci) dalam pembelajaran anak yang meliputi sepuluh langkah untuk memahami dan menguasai vocabulary antara lain: (1) Key word in context, (2) key word and definition,(3) key word in comprehension check, (4) key word on word families, (5) key word on same word, different meaning,(6) key word in sentences,(7) key word in collocation and express...

  18. Pengembangan Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Kurniasih

    2016-04-01

    Full Text Available One of device regency is the subdistrict. Subdistrict as the technical regional programs, have work areas, led by Camat. When society still do not feel any equitable development results, it was natural to enter the 10 years, the West Bandung Regency Government planning subdistrict development strategy. The population is increasing, the sub-district government services should be improved. Geographical constraints and demands of society into its own problems in terms of a sub-district development. Subdistricts development is intended to increase the capacity of districts, especially in governance, development and public service. The purpose of this study is the recommendation several strategies development, especially in Lembang Subdistrict, Cipatat and Cipongkor in West Bandung Regency. The method used is descriptive method with qualitative approach through surveys. Data was collected through library research, observation and interviews. The results showed that all three subdistricts have met the basic requirements, technical and administrative measures to be developed. This is in accordance with the mandate of Government Regulation No. 19 Year 2008 regarding the District is still valid.   Salah satu perangkat daerah kabupaten adalah kecamatan. Kecamatan sebagai pelaksana teknis kewilayahan, mempunyai wilayah kerja yang dipimpin oleh Camat. Ketika masyarakat belum merasakan adanya pemerataan hasil pembangunan, maka wajarlah memasuki 10 tahun, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat merencanakan strategi pengembangan kecamatan. Jumlah penduduk semakin bertambah maka pelayanan pemerintah kecamatan harus ditingkatkan. Kendala geografis dan tuntutan masyarakat menjadi permasalahan sendiri dalam sebuah pengembangan kecamatan. Pengembangan kecamatan ditujukan untuk meningkatkan kapasitas kecamatan terutama dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik. Tujuan penelitian ini adalah terekomendasinya beberapa strategi pengembangan

  19. Mengapa Selalu Harus Perempuan: Suatu Konstruksi Urban Pemenjaraan Seksual Hingga Hegemoni Maskulinitas dalam Film Soekarno

    OpenAIRE

    Bambang Aris Kartika

    2015-01-01

    Film Soekarno karya Hanung Bramantyo menghadirkan suatu deksripsi tentangfakta-fakta historis terkait dengan perempuan Indonesia yang dikomodifikasimenjadi teks-teks naratif dan visual film. Wujud representasi dari komodifikasifakta historis perempuan Indonesia, ditampilkan dalam konstruk urban mengenaivisualisasi ketidakadilan gender dalam praktik-praktik politik seksual, kekerasanseksual, kekerasan psikis, hingga pemenjaraan seksual yang diakibatkan olehhegemoni kolonialisme fasisme Jepang ...

  20. ADOPSI TEKNOLOGI PERTANIAN UNTUK PEMBANGUNAN PEDESAAN: SEBUAH KAJIAN SOSIOLOGIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Apri Kuntariningsih

    2014-10-01

    Full Text Available ABSTRAKTeknologi pertanian diharapkan dapat membantu petani untuk meningkatkan kesejahteraan. Berbagai teknologi pertanian telah diperkenalkan dan disebarluaskan kepada petani, tetapi sebagian besar petani pedesaan masih dianggap tertinggal dari masyarakat lain. Kajian ini bertujuan  mempelajari kegagalan penyebaran teknologi pertanian dalam mengentaskan kemiskinan di daerah pedesaan. Berdasar kajian ini nantinya diharapkan mampu merumuskan strategi dari asepk sosiologis terkait penyebaran teknologi pertanian. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa faktor sosial, ekonomi dan kelembagaan perlu mendapat perhatian lebih dari pembuat kebijakan baik di tingkat nasional dan lokal dalam rangka untuk meningkatkan dampak diseminasi teknologi pertanian dalam peningkatan kesejahteraan petani di daerah pedesaan.ABSTRACTAgricultural technology is expected to help farmers to improve welfare. Various agricultural technologies have been introduced and disseminated to farmers, but to some extents, peasants are still considered lag behind other communities. This paper is conducted investigate the failure of agricultural technologies dissemination in alleviating poverty in rural areas. This strudy showssocial, economic and institutional factors that need more attention from policy makers both at national and local levels in orde to improve impact of agricultural technology dissemination in escalating farmers’ welfare in rural areas. 

  1. PENGEMBANGAN BUKU SUPLEMEN PENDEKATAN MOLEKULAR TAKSONOMI HEWAN VERTEBRATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haqqi Anajili Setyanto

    2016-06-01

    Buku ajar merupakan buku yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu jenis buku ajar adalah buku suplemen. Buku suplemen memiliki karakteristik tidak terintegrasi dengan tujuan pembelajaran secara langsung, namun memiliki tujuan untuk memperkuat konsep-konsep pada tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Buku suplemen yang dikembangkan menggunakan merupakan buku berisi pendekatan molekular untuk matakuliah Taksonomi Hewan Vertebrata dengan model pengembangan Borg and Gall. Buku suplemen divalidasi oleh ahli materi, ahli pengembangan, dan diuji coba perorangan pada 12 mahasiswa. Hasil validasi materi menunjukkan nilai 90,53%, validasi pengembangan buku 87,63%, dan hasil uji keterbacaan 85,06%. Secara keseluruhan buku yang dikembangkan dalam kategori valid dan baik.

  2. PENGELOLAAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN DI THAILAND, MYANMAR, DAN INDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anorital, SKM Anorital, SKM

    2012-09-01

    Full Text Available Dalam bulan Januari 1991 yang lalu, Sdr. Anorital, SKM (Ka. Subbag. Pengumpulan dan PengolahanData Badan Litbangkes dan H. Syafwani Mirin, SKM (Ka. Bag. Keuangan Badan Litbangkes memperoleh fellowship dari WHO untuk melakukan studi perbandingan ke institusi-institusi penelitian kesehatan di Thailand,Myanmar, dan India.Berikut di bawah ini tulisan bersangkutan yang menggambarkan secara garis besar pengelolaan penelitian dan pengembangan kesehatan pada masing-masing negara obyek studi. Semoga informasi yang terkandung pada tulisan ini dapat bermanfaat bagi pengembangan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

  3. PENGEMBANGAN BUKU AJAR BIOLOGI SEL DENGAN PENDEKATAN BIOINFORMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardini Pangastuti

    2016-02-01

    Buku ajar merupakan buku panduan pembelajaran yang digunakan oleh siswa guna membantu mencapai tujuan pendidikan nasional. Pengembangan buku ajar merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk memfasilitasi tercapainya indikator pembelajaran. Pengembangan buku ajar Biologi Sel dengan pendekatan Bioinformatika menggunakan model pengembangan Dick and Carey. Buku ajar yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi, ahli media pembelajaran, 15 mahasiswa uji coba perorangan, dan 15 mahasiswa uji coba kelompok sedang. Hasil validasi ahli materi menyatakan layak sebesar 84% dengan kategori baik. Hasil validasi ahli media pembelajaran menyatakan layak sebesar 82,4% dengan kategori baik.

  4. Kajian Pengembangan Destinasi Pada Tingkat Tapak Di Puncak Puspo Ardi Kabupaten Kulon Progo Dengan Pendekatan Analisis Swot

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hary Hermawan

    2017-09-01

    ABSTRACT Tourist visits to Yogyakarta from year to year experienced a fairly rapid growth. But it can not be denied that there is still an imbalance in tourist visits between districts is quite striking because the quality of tourist destinations between districts has not been evenly distributed. This article attempts to explore concepts in the development of natural-based destinations in the Puspo Ardi region, studied by the SWOT approach. The results of the analysis refer to the strategy of fixing weaknesses to take opportunities (WO. Applications in the development of land-level destination sites, including: Arrangement of parks or landscaping; Development of tourism facilities and accessibility; The construction of the Recommendations on the Group of natural charm and culture group flora typical tourist attraction to be included in a beautiful, unique and authentic with a garden or landscape configuration as the first impression and a tourist icon Puspo Ardi, the procurement of the start faslititas the most basic such as parking, mark penujuk, General seating, gazebo, toilets, parking and so on, and the development of iconik attractions, or instagramable to maximize the Group's young market with trends selfie. Keywords: Destination development,tourism attraction, tread land, landscaping

  5. PENGEMBANGAN DESA WISATA RUMAH DOME BERBASIS AGROINDUSTRI PANGAN LOKAL (Kajian Diversifikasi Ketela Pohon di Desa Wisata Rumah Dome Prambanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susi Wuri Ani

    2013-11-01

    Full Text Available Pangan merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan manusia. Pemenuhan kebutuhan pangan baik dari segi jumlah, mutu, gizi maupun keamanan berkaitan dengan Sumberdaya Manusia (SDM. Kualitas konsumsi pangan dan gizi masyarakat menentukan SDM masyarakat tersebut. Agroindustri pangan lokal merupakan kegiatan yang memberdayakan sumberdaya lokal (indigenous resources. Seluruh potensi lokal dimanfaatkan untuk menguatkan agroindustri pangan lokal. Penduduk di kawasan wisata Rumah Dome belum mampu mengolah bahan pangan lokal. Kegiatan ini bertujuan membentuk kelompok usaha produktif Ibu-Ibu PKK di Rumah Dome untuk dapat meningkatkan nilai ekonomis pangan lokal (ketela pohon. Hal yang dilakukan adalah memberikan pelatihan pengolahan ketela pohon menjadi ceriping singkong berbagai rasa, keripik belut daun singkong, membuat brownies berbahan tepung ketela, mengemas produk dengan brand Rumah Dome dan memberikan pelatihan pembukuan sederhana. Dengan kegiatan ini diharapkan akan tumbuh kelompok usaha produktif sehingga dapat mengangkat citra wisata Rumah Dome dan meningkatkan pendapatan masyarakat di Rumah Dome. Abstract Food is a major necessity in human life. Food needs are important for human resource (HR both in terms of quantity and quality. Quality of food consumption and nutrition communities determine the HR community. Local food agroindustry is an activity that empowers local resources (indigenous resources. The whole potential of local food used to strengthen local agroindustry. Residents in the tourist area of Dome House have not been able to process local food. This activity aims to establish productive business of woman group (PKK in Dome House to increase the economic value of local food (cassava. The activities are training for production process, packaging with Dome House’s brand and simple accounting management. The cassava processing training are: (1 making variety flavors of cassava chips; (2 producing eel chips from cassava leaves and (3 making brownies from cassava flour. These activities are expected to grow productive business groups that can raise the image of Dome House tour and increase the income of Dome House household.

  6. REVITALISASI DAN PEMBERDAYAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH: Kajian Atas Pengembangan Fak. Ushuluddin Dan Dakw IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Hudaeri

    2014-06-01

    Full Text Available Faculty of Islamic Theology and Communication have an important position as a scientificcore or basic sciences in Islamic study that have a strategic role both in the development of Islamicknowledge or in character building. However, it is a reality, Theology is a faculty that hasfewer students than other faculties.But in fact, they had good quality. In this regard, the revitalization and empowermentat the faculty of Islamic Theology is an urgent matter. The article is focused on the search and analyze the existence of the Islamic Theologyand communication departmentof Islamic State of Sultan MaulanaHasanuddin, both in terms of its strengths and weaknesses, as well as the expectations and the challenges it faced. Therefore, this study includedinternal institutional and academic aspects and society's view toward the existenceof the Islamic Theology and Communication Department.

  7. Iskemia pada Jari Tangan Penderita Diabetes Melitus: Suatu Keadaan Peripheral Arterial Disease

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Decroli

    2015-05-01

    Full Text Available Abstrak Pendahuluan: Peripheral Arterial Disease (PAD adalah penyumbatan pada arteri perifer akibat proses atherosklerosis atau proses inflamasi yang menyebabkan lumen arteri menyempit (stenosis, atau pembentukantrombus. Tempat tersering terjadinya PAD adalah daerah tungkai bawah dan jarang ditemukan pada jari tangan.Metode: Laporan kasus. Hasil: Telah dilaporkan suatu kasus iskemia jari tangan yang jarang ditemui di klinik, merupakan suatu PAD. Pembahasan: Selain adanya faktor risiko konvensional seperti diabetes melitus dan keganasan untuk terjadinya trombosis, juga didapatkan suatu kelainan herediter berupa defisiensi antikoagulan yaitu defisiensi protein S, sekalipun protein C dalam batas normal yang secara bersama-sama diduga mempermudah terjadinya trombosis pada arteri perifer. Kata kunci: Diabetes, Iskemia, Peripheral arterial disease, Protein S, Trombosis Abstract Introduction: Peripheral Arterial Disease (PAD is occlusion in peripheral artery caused by atherosclerosis or inflammation process that make stenosis in artery, or thrombus formation. High incidence of PAD occur in lower extremity, and rarely in hand and finger. Method: Case report. Result: Has been reported hand ischaemia that rarely found in hand and finger. Discussion: Despite conventional risk factor for thrombosis like diabetes mellitus and malignancy, hereditary disorder of anticoagulant factor deficiency played the same role, like protein S deficiency,eventhough protein C in normal limit. These risk factors made thrombosis at peripheral arteri easier to occur.Keywords:  Diabetes, Ischaemia, Peripheral arterial disease, Protein S, Thrombosis

  8. PENGEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM (Kepala Madrasah sebagai School Leader

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Halili

    2014-12-01

    Full Text Available Kepala madrasah memegang peran yang sangat urgen dalam menyukseskan tujuan lembaga pendidikan. Kepala madrasah dituntut agar dapat mengubah pola kepemimpinan lama ke arah yang lebih demokratis, persuasif, partisipatif, dan entrepreneur. Sebagai school leader, kepala madrasah harus mempunyai kompetensi kepemimpinan yang baik (good leadership agar dapat memberikan tugas-tugas, pengarahan dan pengorganisasian yang releven di madrasah. Dalam rangka mencapai kemajuan madrasah, kepala madrasah mengupayakan pengembangan kurikulum, sarana prasarana, sumber daya manusia dan pengembangan peran serta masyarakat.

  9. PENGARUH SIKAP GURU TERHADAP PENGEMBANGAN KARAKTER (PEDULI SOSIAL SISWA DI MI MADINATUNNAJAH KOTA CIREBON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Busyaeri

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAKSikap merupakan sesuatu yang dipelajari dan sikap menentukan bagaimana individu bereaksi terhadap situasi serta menentukan apa yang dicari individu dalam kehidupannya. Sikap mengandung tiga komponen, yaitu komponen kognitif, komponen afektif dan tingkah laku. Sikap selalu berkenaan dengan suatu objek dan sikap terhadap objek ini disertai dengan perasaan positif dan negatif. Sikap dari seorang guru adalah salah satu faktor yang menentukan bagi perkembangan jiwa anak didik selanjutnya. Karena sikap seorang guru tidak hanya dilihat dalam waktu mengajar saja, tetapi juga dilihat tingkah lakunya dalam kehidupan sehari-hari oleh anak didiknya.Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif, untuk pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik penyebaran angket dan studi dokumentasi. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan cara populasi sampel dan dipilih kelas V yang berjumlah 24 siswa. yang dijadikan sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas V. Dan untuk menganalisis data, penulis menggunakan analisis regresi dengan bantuan program SPSS 17.0 for windows. Pengaruh sikap guru di MI Madinatunajah kota Cirebon berada dalam kategori sedang. Hal ini dapat diketahui bahwa hasil angket pengaruh sikap guru sebesar 42,08 berada pada interval 36-55 (sedang, Dan pengembangan karaktr (peduli social kelas V di MI Madinataunnajah  mencapai 43,42 sedangkan median (nilai tengahnya adalah 44,00, serta modus (nilai yang sering muncul juga diperoleh dengan nilai 44. Dari hasil analisis menunjukan Koefisien Korelasi sebesar 0,511 dan Koefisien Determinasi sebesar 26,11 %. Dan nilai thitung  sebesar 2,787. Karena thitung > ttabel yakni 2,787 > 1,717. Maka hipotesis diterima.

  10. PEMBANGUNAN ETOS BUDAYA ETNIK MELAYU MENGHARUNGI PEMODENAN: KAJIAN KES DI PULAU TUBA, LANGKAWI

    OpenAIRE

    Ghazali, Norzaliza; Ibrahim, Norhafidah; Yusoff, Melor Fauzita Md.

    2017-01-01

    Artikel ini membincangkan pembangunan etos budaya etnik Melayu yang berlaku di Pulau Tuba, Langkawi. Artikel ini bertujuan menilai impak proses pembangunan Langkawi ke atas perubahan pola kependudukan di Pulau Tuba. Data yang digunakan dalam penulisan ini diperolehi daripada kajian lapangan yang telah dilakukan di Pulau Tuba, Langkawi yang merupakan kawasan penempatan masyarakat yang keseluruhannya beragama Islam. Hasil kajian menunjukkan bahawa arus pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang...

  11. STRATEGI PENGEMBANGAN BALAI PENELITIAN BIOTEKNOLOGI PERKEBUNAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Fauzanul Hakim Abdurrahim

    2015-03-01

    Full Text Available The purpose of this study were to identify and review external and internal factors influencing Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI in achieving its vision and mission, to set up alternative development strategies in BPBPI and to formulate priority strategies for development of BPBPI. Descriptive analysis method were used in this study is. The analysis tools being used in this study were environmental analysis, internal factor evaluation, external factor evaluation, internal external matrix (IE, strengths weaknesses opportunities threats (SWOT and combination of analytical hierarchy process (AHP and SWOT. Using IE Matrix, the company were indicated to be in the position of Quadrant V, which is ‘hold and maintain’ position with general strategy is market penetration and product development. Based on the results of SWOT analysis, were identified six alternative strategies that can be recommended in the development BPBPI is (1 Market penetration strategy through development new products and improved distribution network, (2 Finding an alternative sources of new organic raw materials and cheap as well has a lots availability, (3 Improvement on BPBPI’s products promotional strategy through road show to consumers in periodical, (4 Strategy optimization experimental farm through planting excellence seeds, (5 Conducting strategic research to generating unique products and has a high value selling as well broad market, (6 Improve welfare expert for the creation of conducive working atmosphere. Priority strategy with highest total efficiency values (18,15% obtained from AWOT were conducting strategic research to generating unique products and has a high value selling as well broad market.Keywords: development strategy, BPBPI, AWOT, SWOTABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah menentukan faktor-faktor internal dan eksternal yang Memengaruhi BPBPI dalam mencapai visi dan misinya, menyusun alternatif strategi pengembangan di BPBPI

  12. Pengembangan Identitas Remaja Transmigran Jawa di Lampung melalui Pertemanan Antar Budaya di Sekolah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nina Yudha Aryanti

    2014-06-01

    Full Text Available Pertemanan antarbudaya remaja di sekolah secara umum beperan untuk mendukung pengembangan identitas diri, tetapi belum maksimal untuk mendukung pengembangan identitas etnik remaja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisa peranan pertemanan antarbudaya remaja dalam pengembangan identitas diri dan identitas etnik. Melalui penelitian kualitatif diperoleh hasil bahwa (1 remaja memiliki dua konteks relasi pertemanan antarbudaya dengan sepuluh tema interaksi yang berperan dalam pengembangan identitas diri; (2 terkait pengembangan identitas etnik, remaja berada dalam tahapan unexamined identity, yang menempatkan identitas etnik bukan sebagi prioritas dalam pertemanan antarbudaya di sekolah.

  13. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPS DENGAN PENDEKATAN INQUIRY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisna Handayani

    2015-08-01

    Full Text Available Tujuan  penelitian adalah menghasilkan perangkat pembelajaran IPS dengan Pendekatan Inquiry. Penelitian pengembangan ini menggunakan langkah-langkah Borg and Gall yang terdiri dari tiga tahapan utama yaitu pendahuluan, pengembangan dan validasi. Data yang diperoleh adalah hasil belajar, aktivitas diskusi dan respon peserta didik. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji t. Penggunaan pendekatan inquiry sebagai salah satau strategi pembelajaran IPS dapat dilakukan dengan mempersiapkan terlebih dahulu perangkat pembelajarannya. Hasil pengembangan divalidasi oleh pakar, diujicobakan pada kelas terbatas dan selanjutnya dilakukan ujicoba pada kelas eksperimen yang dibandingkan hasilnya dengan kelas kontrol. Perangkat pembelajaran tergolong efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas VII SMP Negeri 2 Jepara, terbukti dari adanya peningkatan yang nyata terbukti dari hasil uji paired sampel t-test dengan nilai signifikansi 0,000 <0,05, dan terjadi peningkatan yang tinggi (gain > 0,7, serta hasil belajar yang dicapai berbeda secara signifikan dengan kelompok kontrol. Di samping hasil belajar, pembelajaran yang dilakukan juga berdampak pada proses belajar yang membawa tingginya aktivitas peserta didik dalam memberikan gagasan, kerjasama, inisiatif, keaktifan dan kedisiplinan. The purpose of this research is creating Social Lesson Material with Inquiry Approach.This developing of the research is used of  the steps of Borg and Gall. They are Introducing, developing and evaluating. Learning materials are developed and validity by expert. Datas are gooten by study result, discussion activity and students, respone. Analizing datas are used descriptive analize and t- try out. The use of inquiry approach as one of learning strategy on Social Lesson Material can be done by preparing those. The result of  developing are being validity by expert,  try out on limited group and experiment group ad compare with control group

  14. KAJIAN PENGELOLAAN KUALITAS LIMBAH RUMAH TANGGA DI KOTA MAKASSAR (Study of the Household Waste Quality Management in Makassar City

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Siri Dangnga

    2002-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan kajian ini adalah: (1. Untuk mengetahui kebijakan Pemerintah Daerah Kota Makassar mengnai sistm dan pengembangan prasarana serta langkah-langkah yang ditempuh dalam pembuangan limbah rumah tangga, dan (2. Untuk mengetahui konsentrasi sat pencemar pada limbah rumah tangga yang terdapat di saluran pembuangan yang akan dilepas ke lingkungan. Pengelolaan limbah rumah tangga yang diterapkan di Kota Makassar adalah: (1 meningkatkan sistem setempat dari lubang peresapan menjadi tangki septik yang dilengkapi lubang resapan, (2 mengembangkan organisasi pengelola sistem terpusat, (3 mengembangkan sistem jaringan pelayanan air limbah untuk bagian kota yang padat penduduknya, (4 membangun sebuah instalasi pengolahan air limbah (IPAL, (5 memotivasi partisipasi masyarakat dan swasta dalam sistem pengelolaan air limbah, dan (6 mengembangkan sistm interceptor di luar daerah yang dilayani oleh sistem pengelolaan air limbah.     Hasil pengukuran menunjukkan bahwa beberapa parameter kandungan limbah rumah tangga telah melampaui baku mutu atau nilai ambang batas untuk limbah Golongan I. Parameter tersebut adalah Oksigen terlarut (DO, fosfat, BOD, dan deterjen.   ABSTRACT The objectives of the study are: (1 to know the government policies in Makassar city about system and infrastructure developing and efforts condacted in household waste disposal. (2 to understand the concentration of pollutant on household waste content which exists in disposal system discharge to the environment. The household waste management applied in Makassar City were to: (1 increase the spot system from infiltrate hole to septic tank equipped with absorption level. (2 develop the central system management organization, (3 develop the waste network system in densely populated city; (4 build the waste management installation, (5 motivate the participation of the general public and private in the waste management system; (6 develop the interceptor system outside territory

  15. Arahan Pengembangan Kawasan Wisata Pantai Pidakan di Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan Berbasis Partisipasi Masyarakat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lina Rizqi Nafisah

    2017-01-01

    Full Text Available Pantai Pidakan adalah salah satu wisata pantai di Dusun Godeg Kulon, Desa Jetak, Kabupaten Pacitan. Pantai ini merupakan pantai yang memiliki keindahan alam yang dikelola oleh masyarakat lokal. namun, masih terdapat permasalahan diantaranya adalah kurangnya atraksi wisata, kurangnya fasilitas, dan peran pemerintah yang kurang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah merumuskan pengembangan wisata berbasis Partisipasi Masyarakat di Pantai Pidakan. Terdapat 3 sasaran studi dalam penelitian ini yaitu mengidentifikasi bentuk partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata pantai Pidakan,  mengetahui faktor pengembangan wisaya dan merumuskan arahan pengembangan wisata pantai Pidakan berbasis partisipasi masyarakat. Adapun teknik analisisnya adalah analisis deskriptif menggunakan tabulasi silang untuk sasaran pertama, Content Analysis untuk sasaran kedua dan analisis deskriptif untuk sasaran ketiga. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa, pertama, bentuk partisipasi yang tertinggi adalah partisipasi buah pikiran dan partisipasi terendah adalah bentuk partisipasi keterampilan sehingga perlunya peningkatan keterampilan dalam pengembangan wisata. Kedua, ditemukan 17 faktor pengembangan yang berpengaruh dalam pengembangan kawasan wisata Pantai Pidakan. Ketiga, terumuskannya arahan pengembangan kawasan wisata Pantai, yaitu menyusun konsep dan membentuk DTW baru,  pengembangan sarana dan prasarana wisata, aksesibilitas, peningkatan keterampilan dalam mengelola hasil laut, peningkatan modal usaha wisata melalui dukungan eksternal pemerintah dan swasta. Kata Kunci: Pengembangan Wisata, Wisata Pantai, Partisipasi Masyarakat

  16. KAJIAN PENGGUNAAN MIKROTIK ROUTER OSTM SEBAGAI ROUTER PADA JARINGAN KOMPUTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Handoyo

    2011-07-01

    Full Text Available Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi, peralatan-peralatan pendukung jaringan komputer masih sangat diperlukan. Peralatan tersebut pun kini menjadi komponen penting dalam pembangunan jaringan komputer. Router adalah salah satu komponen pada jaringan komputer yang mampu melewatkan data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju sasarannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagal routing. Router berfungsi sebagal penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dan satu jaringan kejaringan lainnya. Router sendiri berharga tinggi dan masih sulit dijangkau oleh kalangan masyarakat kita. Router Mikrotik adalah solusi murah bagi mereka yang membutuhkan sebuah router handal dengan hanya bermodalkan standalone computer dengan sistem operasi Mikrotik. OIeh sebab itu, penulis merasa perlu membahas tentang " Kajian Penggunaan Mikrotik Router OS Sebagai Router Pada Jaringan Komputer ". Dalam pembahasan penulis menitik beratkan pada penggunaan dan konfigurasi Mikrotik Router OS

  17. REGISTER PERCAKAPAN ANGGOTA KESATUAN LALU LINTAS POLRESTA PONTIANAK: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Damayanti

    2017-10-01

    Full Text Available Register adalah variasi bahasa berdasarkan penggunaannya. Variasi bahasa merupakan wujud keanekaragaman bahasa yang ditampilkan berdasarkan konteks yang menyertainya, termasuk penutur dan penggunaannya. Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan bentuk register yang terdapat pada percakapan anggota kesatuan lalu lintas Polresta Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara simak dan catat. Data penelitian ini berupa kata, abreviasi, kode, istilah, dan wacana yang termasuk register dalam percakapan komunitas Satlantas Polresta Pontianak melalui jejaring sosial WhatsApp pada bulan Agustus dan September 2016. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil dan pembahasaan penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik bentuk register dalam percakapan anggota melalui jejaring sosial WhatsApp berupa bentuk dasar, bentuk berafiks, bentuk ulang, bentuk majemuk, pemendekan atau abreviasi, pemenggalan, singkatan, akronim, kontraksi, sapaan, kode, dan istilah khusus. Dengan demikian, penelitian register dalam percakapan anggota Satlantas merupakan satu di antara bentuk register yang terjadi di masyarakat, dalam hal ini kajian sosiolinguistik.

  18. Bahasa Pemberontakan Terhadap Tradisi Bali Dalam Novel Tempurung: Kajian Stilistika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mashuri Mashuri

    2011-12-01

    Full Text Available Kajian ini membahas novel Tempurung karya Oka Rusmini dari perspektif stilistika. Novel tersebut dominan dengan bahasa pemberontakan terhadap tradisi Bali. Kajian ini akan terfokus pada gaya interferensi dan alih kode yang terkonstruksi dalam beberapa wacana. Di dalamnya, terdapat pola dalam bahasa pemberontakan dengan menggunakan gaya bahasa sarkasme, sinisme, dan ironi, bahkan paradoks, serta gaya perbandingan. Pola itu terkait dengan pandangan perempuan dari kasta Brahmana yang berikhtiar membaca kembali kebaliannya, terutama terkait sistem kasta, adat dan upacara kematian. Efek estetik dengan pemertahanan istilah lokal dan penggunaan gaya bahasa-gaya bahasa yang bernada muram itu memperkukuh latar novel, baik latar sosial maupun kulturnya. Seiring dengan itu, semakin menunjukkan ketajaman perspektif dalam melihat ambiguitas kultur Bali di antara tradisi dan modernitas. Abstract: This study of Oka Rusmini’s Tempurung is from stylistics perspectif. The novel is dominant with rebel language to the tradition of Bali. Focus of the study is interfensial and code-transformation style, constructing to some discourse. In there’s model of tradition subversive with use sarkasm, sinism, irony, paradox style and comparasion stylistics. The system related with women perspektif from kasta Brahmana. She effort to reread her-Balinesse in the kasta system, ordinary adat and the death ritual. Efect of the aestetics from using local etimology and styles with gloomy tone make install the novel setting-social and culture. Therewith, using stylistics is build sublime of perspective to know ambiguity in the culture of Bali, between tradition and modernity. Key Words: stylistics, interferensial, code-transformation, subversive, Bali tradition

  19. PENGEMBANGAN MODUL SISTEM KEAMANAN JARINGAN BERBASIS SIMULASI CISCO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulkipli Zulkipli

    2016-03-01

    Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan dan menguji kelayakan modul sistem keamanan jaringan berbasis simulasi Cisco Paket Tracer untuk peserta didik SMK. Model pengembangan yang digunakan adalah model Dick, Carey & Carey dengan sembilan langkah. Pengembangan produk ini divalidasi oleh ahli materi dengan tingkat kevalidan 96%, ahli media dengan tingkat kevalidan 92.8%, ahli desain pembelajaran dengan tingkat kevalidan 83%, uji coba perorangan dengan tingkat kevalidan 92.3%, uji coba kelompok kecil dengan tingkat kevalidan 92% dan uji coba lapangan dengan tingkat kevalidan 89% dengan kualifikasi sangat layak tidak perlu revisi.

  20. MODEL PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SEJARAH BERORIENTASI METAKOGNITIF JENJANG SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cahyo Budi Utomo

    2015-01-01

    Full Text Available The importance of metacognitive based history learning in the high school level as requested in the “curriculum 2013” is the main background of this research. The research is focused to find the model of development of metacognitive based learning through research and development (R&D type research. The results showed an essential component in achieving successful management of metacognitive based history learning in high school education which the curriculum as a core competency analysis and basic competencies, lesson plan development, and the development of assessment tools. Development model of metacognitive based learning at high school education have main characteristic of the inclusion of explicit metacognitive learning goals and assignments and devices equipped with a rubric and assessment questionnaire. Metacognitive based history learning instructional tools that are developed in senior high school level has been carried out as optimally as possible by involving history teachers in the process of development and testing through focus group discussions and questionnaire.Keywords: Model, Instructional tool, Metacognitive, senior high school levelPentingnya orientasi metakognitif dalam perangkat pembelajaran sejarah jenjang SMA sebagaimana yang dikehendaki dalam implementasi kurikulum 2013 merupakan latar belakang utama penelitian ini. Penelitian difokuskan untuk menemukan model pengembangan perangkat pembelajaran berorientasi metakognitif melalui penelitian berjenis riset dan pengembangan (R&D. Metode penelitian R&D dilaksanakan melalui tiga tahap utama yaitu: tahap studi pendahuluan, tahap pengembangan, dan tahap uji publik. Hasil penelitian menunjukkan komponen esensial dalam mewujudkan keberhasilan penge-lolaan pembelajaran sejarah berorientasi metakognitif pada jenjang pendidikan SMA adalah kurikulum sebagai bahan analisis kompetensi inti dan kompetensi dasar, pengembangan RPP, dan pengembangan perangkat assesmen. Model

  1. STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA DI DESA KINARUM KABUPATEN TABALONG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syarif Hidayat

    2017-10-01

    Full Text Available The purpose of this study was to explore the perception of society and tourists to the ecotourism development plan of Kinarum Village, and to formulate the policy plan of ecotourism development of Kinarum Village. The research approach uses a quantitative approach combined with a qualitative approach. Data analysis is done by collecting and arranging data into tabulation form. The results of the analysis and then made interpretation descriptively qualitative in accordance with the objectives of the study. The ecotourism development plan was done through SWOT analysis method. The perception of the village community was very supportive in the development of ecotourism with the hope that the community was involved in the management so that it can increase business opportunities and increase revenue. In addition, the community at the same time can preserve local art and culture and reduce the destruction of forest areas. Perception of visitors to the tourist attraction is very supportive in the development effort Riam Kinarum especially improvements supporting infrastructure such as suspension bridge and hygiene facilities. Recommendation of ecotourism development strategy, that was: (1 complete infrastructure supporting nature tourism activity, especially ecotourism, such as road, bridge, hygiene facility, and others. (2 conduct intensive promotion (3 create policies that are specialized in ecotourism development. (4 ecotourism package development such as bamboo rafting, kayaking, white water rafting, introduction of flora and fauna species, (5 synergizing ecotourism with traditional arts and culture of Dayak Deah, and (6 empowering local people in ecotourism activities. Tujuan penelitian ini adalah menggali persepsi masyarakat dan wisatawan terhadap rencana pengembangan ekowisata Desa Kinarum, dan merumuskan rencana kebijakan pengembangan ekowisata Desa Kinarum. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang dikombinasikan dengan

  2. PENGEMBANGAN TES KETERAMPILAN OLAHRAGA WOODBALL UNTUK PEMULA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Citra Permana Dewi

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan: (1 tes keterampilan olahraga woodball untuk pemula yang valid, (2 mengembangkan tes keterampilan olahraga woodball untuk pemula yang reliabel, dan (3 norma penilaian tes keterampilan olahraga woodball untuk pemula. Penelitian dan pengembangan ini terdiri dari enam langkah kegiatan, yaitu: identifikasi kebutuhan, analisis pengembangan produk, menulis tujuan kinerja, mengembangkan instrumen penilaian, merancang dan mengevaluasi produk, serta merevisi produk. Uji coba penelitian dilakukan di Klub Woodball Buleleng, Bali dan Klub Woodball Jepara, Jawa Tengah berjumlah 37 atlet pemula. Validasi produk didapat dari uji validasi konstruk menggunakan inter-items correlations dan uji validitas kriterium dengan mengorelasikan data hasil tes keterampilan olahraga woodball untuk pemula dengan hasil permainan 12 fairway. Menguji reliabilitas produk menggunakan teknik test-retest. Penelitian ini menghasilkan tes keterampilan olahraga woodball untuk pemula yang: (1 valid dengan koefisien validitas sebesar 0,830; (2 reliabel dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,905; dan (3 dilengkapi norma penilaian pengklasifikasian keterampilan atlet pemula. Kata Kunci: tes, keterampilan, woodball, pemula   DEVELOPMENT OF WOODBALL SKILL TEST FOR BEGINNERS Abstract This study aims to develop: (1 a woodball skill test for beginners valid, (2 a woodball skill test for beginners reliabel, and (3 a woodball skill categorization for beginner athletes. This study was a research and development consisting of six steps, i.e: needs assessment, analysis of product development, writing performance strategy, developing assessment instruments, designing and evaluating instruction, and revising instruction. Research trials involved 37 beginner athletes from Woodball Club Buleleng, Bali and Woodball Club Jepara, Jawa Tengah. The validity coefficient of the test was obtained from construct validity with inter-item correlations and criterion

  3. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MALCOLM’S MODELING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA

    OpenAIRE

    Syarifah Syarifah; Yosaphat Sumardi

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan model pembelajaran fisika berbasis Malcom’s Modeling Method yang layak digunakan di sekolah, dan (2) mengetahui apakah model pembelajaran fisika berbasis Malcom’s Modeling Method dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini termasuk dalam ranah penelitian dan pengembangan (R&D). Prosedur pengembangan mengadaptasi dari prosedur pengembangan yang dikembangkan oleh Borg & Gall dengan langkah-langkah me...

  4. PENGELOLAAN KAWASAN PESISIR KABUPATEN BULELENG MELALUI PENGEMBANGAN MINA WISATA BAHARI (Management of Buleleng Coastal Areas Through the Marine Fisheries Tourism Development

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gede Ari Yudasmara

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Kawasan pesisir Kabupaten Buleleng saat ini telah dimanfaatkan dengan berbagai kegiatan kepariwisataan, akan tetapi kegiatan tersebut masih belum memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan memiliki kecenderungan mengalami kejenuhan. Untuk itu, diperlukan suatu pengembangan wisata alternatif yang sesuai dengan kondisi dan potensi sumber daya alam yang ada serta saling bersinergi dengan aktivitas wisata lainnya, seperti contohnya pengembangan mina wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis kondisi dan potensi sumberdaya alam pesisir dan laut, tingkat kesesuaian kawasan pesisir Buleleng dalam menunjang pengembangan mina wisata dan menghasilkan model aktivitas mina wisata di kawasan pesisir Buleleng yang terpadu dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kesesuaian kawasan dengan rancangan penelitiannya berupa survei lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesisir Kabupaten Buleleng apabila dilihat dari kondisi dan potensi sumberdaya alamnya masih mampu untuk mendukung aktivitas mina wisata dengan tingkat kesesuaian kawasan berdasarkan indeks kesesuaian wisata, yaitu pesisir Buleleng timur terkategori cukup sesuai (76,92, pesisir Buleleng tengah terkategori cukup sesuai (61,53 dan pesisir Buleleng barat terkategori sangat sesuai (87,17. Rencana model mina wisata yang dapat dikembangkan antara lain pesisir Buleleng timur adalah mina wisata budidaya laut (ikan hias dan karang dan mina wisata perikanan tangkap (pemancingan dan spearfishing adventures, pesisir Buleleng tengah adalah mina wisata budidaya laut (rumput laut dan mina wisata perikanan tangkap (pemancingan dan spearfishing adventures, dan pesisir Buleleng barat adalah mina wisata budidaya laut (rumput laut, Bandeng, Kerapu, Mutiara, ikan hias dan karang dan mina wisata perikanan tangkap (pemancingan dan spearfishing adventures.    ABSTRACT Buleleng coastal area has been used for various tourism activities, however, the activities

  5. Mengapa Selalu Harus Perempuan: Suatu Konstruksi Urban Pemenjaraan Seksual Hingga Hegemoni Maskulinitas dalam Film Soekarno

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Aris Kartika

    2015-04-01

    Full Text Available Film Soekarno karya Hanung Bramantyo menghadirkan suatu deksripsi tentangfakta-fakta historis terkait dengan perempuan Indonesia yang dikomodifikasimenjadi teks-teks naratif dan visual film. Wujud representasi dari komodifikasifakta historis perempuan Indonesia, ditampilkan dalam konstruk urban mengenaivisualisasi ketidakadilan gender dalam praktik-praktik politik seksual, kekerasanseksual, kekerasan psikis, hingga pemenjaraan seksual yang diakibatkan olehhegemoni kolonialisme fasisme Jepang melalui praktik perbudakan seksual (jugunianfu dan tokoh Soekarno terhadap diri tokoh Inggit Ganarsih. Makna-maknasimbolik dari unsur naratif dan visualisasi yang dihadirkan dalam film Soekarnomerupakan suatu strategi kebudayaan dan politik media untuk menjadikan filmsebagai media historical memory dan collective memory bagi masyarakat Indonesiauntuk melawan lupa dari deskripsi narasi besar sejarah bangsa dan negara Indonesia,khususnya terhadap sejarah perempuan Indonesia. Why Women Should Always Be: From the Sexual Restraint to the Hegemony ofMasculinity in the Soekarno Film. Soekarno Film presented by Hanung Bramantyois a description of historical facts which are related to Indonesian women and whichare then commodified into texts and visual narrative films. The representation formof the commodification of historical facts of Indonesian women is showed in thevisualization of gender inequality through the practices of sexual politics, sexual violence,and psychological violence until sexual restraint caused by the hegemony of Japanesecolonialism through the practice of sexual slavery (jugun ianfu, and the attitude ofSoekarno figure which appears to Inggit Ganarsih figure. The symbolic meanings of thenarrative and visualization elements which are presented in the film of Soekarno arethe strategy of culture and media politics to make the film as the medium of historicalmemory and collective memory for the Indonesian people to fight against the forgetting ofa

  6. Kriteria Pengembangan Kawasan Wisata Danau Toba Parapat, Sumatera Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kleofine Widya Sonata Buaton

    2015-03-01

    Full Text Available Kawasan Danau Toba telah diakui keindahannya dan oleh pemerintah telah ditetapkan menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional. Dari beberapa titik tujuan wisata pada Kawasan Danau Toba, Kota Parapat yang paling terkenal dan banyak diminati pengunjung. Di kawasan Wisata Danau Toba Parapat terdapat potensi objek ynamun belum terkait satu sama lain. Hal tersebut mengakibatkan tidak berkembangnya kawasan wisaa ini. Telah banyak program/kegia­tan yang dibuat pemerintah, namun belum efektif mengatasi per­ma­sa­lahan tersebut. Oleh karena itu diperlukan penelitian untuk mengkaji faktor-faktor apa saja yang berpengaruh dalam pengembangan kawasan wisata sehingga dapat dirumuskan kriteria pengembangan yang tepat dikawasan wisata Danau Tobai Parapat. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan kriteria pengembangan kawasan wisata Danau Toba Parapat dengan 2 tahap analisis yaitu menggali potensi dan karakteristik masing-masing ODTW dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan skoring kemudian mencari faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan kawasan dengan metode deskriptif kualitatif yang dilanjutkan dengan analisis delphi. Dalam perumusan kriteria pengembangannya dilakukan dengan menggunakan analisis triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria pengembangan Danau Toba harus memiliki iklim yang sejuk, lingkungan tidak terkena polusi, masyarakat ikut serta dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, mengadakan paket wisata antar objek-objek wisata yang ada di Parapat dan paket wisata dengan kawasan wisata Samosir di Tomok dan Tuk-tuk, adanya peran kelembagaan dalam pengelola pariwisata dan atraksi wisata budaya tari Tor-tor dan musik Gondang Batak serta pemanfaatan media online untuk promosi

  7. PENGEMBANGAN PROFESIONALITAS BERKELANJUTAN GURU BERSERTIFIKAT PENDIDIK DI SMK RUMPUN TEKNOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sujianto Sujianto

    2013-07-01

    Full Text Available Continuous development of certified teachers in vocational high school tech­no­logy clump. The purpose of this study is to describe the continuing professionality deve­lop­ment of teachers certifiedcertified teachers through investments investing in self-development educators, scientific publications, and innovative work wetherboth independently, in groups, or insti­tutionalizedinsti­tutionally. This research uses a descriptive quantitative study design study, with and  a the research subjects are who is certified vocational teachers educators asin Malang Raya. The Research research instruments used in this study are questionnaires and interview guides. The results of this study indi­cate that continuing professionality development of certified teachers certified in vocational educators high school clumps technology clump is still relatively low, most teachers only are categorized in the categories category of sometimes doing self-development investments, scientific publications, and innovative works. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengembangan profesionalitas berkelanjutan guru bersertifikat pendidik melalui investasi pengembangan diri, publi­kasi ilmiah, dan karya inovatif baik secara mandiri, berkelompok, atau melembaga. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan subjek penelitian guru kejuruan bersertifikat pendidik se-Malang Raya. Instrumen penelitian menggunakan angket dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan profesionalitas berkelanjutan guru berser­tifikat pendidik di SMK rumpun teknologi se-Malang Raya masih tergolong rendah, sebagian besar guru hanya kadang-kadang me­lakukan investasi pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan membuat karya inovatif.

  8. Kriteria Zona Industri Pendukung Pengembangan Kawasan Agropolitan di Kabupaten Tuban

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naya Cinantya Drestalita

    2015-12-01

    Full Text Available Kabupaten Tuban merupakan kabupaten yang memiliki potensi sektor pertanian yang cukup besar, dengan kontribusi sebesar 24,6% dalam PDRB. Dalam RTRW Kabupaten Tuban terdapat arahan pengembangan kegiatan pengolahan hasil pertanian, serta terdapat arahan pengembangan KSK Agropolitan di lima kecamatan yaitu Kecamatan Palang, Kecamatan Semanding, Kecamatan Plumpang, Kecamatan Widang dan Kecamatan Jatirogo. Agroindustri merupakan salah satu kegiatan dalam sistem agribisnis yang dikembangkan dalam kawasan agropolitan, sehingga dalam kawasan agropolitan tersebut diharapkan terdapat zona untuk kegiatan agroindustri. Karena itu penelitian ini bertujuan untuk menentukan kriteria zona industri dalam mendukung pengembangan kawasan agropolitan di Kabupaten Tuban. Teknik analisis yang digunakan dalam menyusun kriteria zona industri tersebut adalah analisis deskriptif menggunakan pedoman dan standar, literatur, maupun studi kasus yang relevan. Hasil akhir penelitian ini didapatkan delapan kriteria zona industri pendukung pengembangan kawasan agropolitan di Kabupaten Tuban yang divisualisasikan menggunakan software ArcGIS 10.2, yaitu kriteria kondisi fisik dasar, kriteria bahan baku, kriteria pasar, kriteria tenaga kerja, kriteria aksesibilitas (yang terdiri dari sub kriteria jaringan jalan dan jarak ke pusat kabupaten, kriteria sarana dan prasarana (yang terdiri dari sub kriteria ketersediaan jaringan listrik, jaringan air bersih, jaringan telekomunikasi, ketersediaan fasilitas perekonomian, dan ketersediaan rumah potong hewan, kriteria aglomerasi, serta kriteria penggunaan lahan.

  9. Pengembangan Instrumen untuk Menganalisis Keefektifan SKB di Kalimantan Selatan

    OpenAIRE

    Sugeng Sugeng

    2007-01-01

    Penelitian ini bertujuan menghasilkan instrument untuk menganalisis keefektifan SKB di Kalimantan Selatan. Instrumen dikembangkan melalui diskusi terbatas (focus group discussion) dan teknik Delphi. Diskusi terbatas melibatkan akademisi, praktisi bidang pendidikan luar sekolah dan penyelenggaraan SKB, pamong belajar SKB dan Balai Teknologi Pendidikan dan Pengembangan Kegiatan Belajar (BTKPPKB), dan Subdin Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Laut Subjek penelitian ...

  10. Pengembangan Animasi Komputer pada Pembelajaran Fisika SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suharyanto Suharyanto

    2007-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengembangkan software pembelajaran Fisika SMA; (2 mengungkapkan kelayakan software untuk pembelajaran; dan (3 mengungkapkan kenaikan nilai posttest terhadap nilai pretest setelah pembelajaran dengan software yang dikembangkan. Subjek uji coba adalah tiga orang guru mata pelajaran Fisika, tiga siswa untuk uji coba perorangan, sembilan siswa untuk uji coba kelompok kecil, dan 30 siswa untuk uji coba lapangan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan tes. Penilaian terhadap kelayakan software dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan guru mata pelajaran Fisika. Tanggapan terhadap penggunaan software dilakukan oleh siswa SMA Negeri 1 Minggir Sleman kelas X. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan teknik kategorisasi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa software pada kategori baik menurut penilaian ahli materi dan guru mata pelajaran Fisika, pada kategori sangat baik menurut penilaian ahli media, dan pada kategori baik siswa SMA Negeri 1 Minggir Sleman ditinjau dari aspek pembelajaran, tampilan, dan penggunaan program. Secara umum software dinyatakan layak untuk pembelajaran Fisika SMA. Hasil pretest dan posttest menunjukkan bahwa setelah pembelajaran dengan menggunakan software terjadi kenaikan nilai rata-rata yang cukup besar. Kata kunci: pengembangan animasi^ pembelajaran fisika.

  11. Pengembangan Soal Penalaran Model TIMSS Matematika SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Rizta

    2013-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengembangkan soal penalaran model TIMSS pada mata pelajaran matematika SMP. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII.7 SMP Negeri 1 Palembang yang berjumlah 27 orang. Metode penelitian yang digunakan development research atau pengembangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 22,22% siswa mendapat skor  penalaran di atas 65%, dan 77,78% siswa memperoleh skor penalaran di bawah 65%. Lebih rinci pencapaian hasil tes penalaran pada domain penalaran generalize 11,11%,  domain penalaran justify 3,7%, domain penalaran integrate 29,63%, domain penalaran analyze 44,45%, dan domain penalaran non-routine problem 51,85%. Berdasarkan hasil tes tersebut, jika acuan batas pencapaian 65% maka  penalaran siswa masih berada di bawah batas pencapaian minimal dengan kata lain kemampuan penalaran siswa masih rendah.   The aim of this research was developing TIMSS reasoning problem on mathematics SMP. Subject of this research was 27 students on VIII.7 SMPN 1 Palembang. This research used development research. The result show that 22,22% students reach above 65% of reasoning problem, and vice versa. More detail result show that 11,11% reached generalize reasoning level, 3,7% reached justify level, 29,63% reached integrate level, 44,45% reached analyze level, and 51,85% reached non-routine problem. Based on the result, if 65% was determined as minimum limit of success, it means the student reasoning ability still low.  

  12. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Moodle pada Matakuliah Fisika Dasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lovy Herayanti

    2017-06-01

    Full Text Available Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis moodle untuk perkuliahan Fisika Dasar. Penelitian dilakukan dengan model pengembangan 4D selama dua tahun. Tahun pertama, penelitian terfokus pada pengembangan platform moodle melalui fase define, design, dan develop. Tahun kedua dilakukan penyempurnaan dengan revalidasi produk dan diseminasi. Pengembangan desain platform moodle dilakukan secara offline dan online menggunakan software moodle versi 2.0. Pengembangan secara offline dilakukan untuk mengatur story board, page navigation, profile setting, administration settings, dan management course setting. Pengembangan secara online dilakukan agar pembelajaran fisika dasar dapat diakses di manapun sehingga mahasiswa dapat belajar lebih mudah dan fleksibel. Hasil pengembanga divalidasikan kepada pakar pembelajaran dan diujicobakan kepada mahasiswa. Pengumpulan data respon dilakukan lewat angket dan tes dan hasilnya dianalisis dengn statistik deskriptif. Hasil validasi pakar untuk silabus, SAP, dan kelayakan ketiganya masuk kategori sangat baik/layak sehingga dapat dinyatakan layak untuk digunakan untuk mendukung proses pembelajaran. mahasiswa juga memberikan respon yang positif terhadap media yang dikembangkan. Kata Kunci: media pembelajaran, moodle, fisika dasar DEVELOPING MOODLE-BASED LEARNING MEDIA FOR BASIC PHYSICS Abstract: This research developsa moodle-based learning media for Basic Physics lecture. It was conducted using 4D development model and took place for 2 years. The first year was focused on developing the moodle platform through defining, designing, and developing phases. The second year was focused on refinement, revalidation, and dissemination. Thedesign of the moodle platform was developed offline and online using moodle software version 2.0. The offline process comprised designing story boards, page navigation, profile settings, administration settings, and management course settings. The platform

  13. SISTEM INFORMASI MONITORING PENGEMBANGAN SOFTWARE PADA TAHAP DEVELOPMENT BERBASIS WEB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asti Herliana

    2016-05-01

    Full Text Available Abstract - To work in a project, timely is one of the main points of the business aspect. It said the major, because it can keep a relationship and trust of costumers. With so many projects undertaken have certainly require precision in monitoring. Projects in the field of software development has its own problems, ranging from lack of effective mode of administration tasks and problems that are not stored properly can hinder the smooth development of the software. Companies need to design a system to monitor all the activities that occur in the software development phase. By using the information system monitoring any information required by systems analysts and programmers have been stored properly, ranging from job information, job specifications, constraints that occur in the task to estimate when the work is completed. Monitoring information system software development at this stage of development is very helpful systems analyst will need detailing project progress and improve performance in developing software programmer. Keywords : Information System, Monitoring, Software Development, Web   Abstrak - Tepat waktu dalam mengerjakan sebuah proyek merupakan salah satu point utama dari segi bisnis. Dikatakan utama, karena hal ini dapat menjaga hubungan dan juga kepercayaan dari konsumen. Dengan banyaknya proyek yang dikerjakan sudah pasti membutuhkan ketelitian dalam melakukan pemantauan. Proyek dibidang pengembangan perangkat lunak memiliki permasalahan tersendiri, mulai dari kurang efektifnya cara pemberian tugas dan permasalahan yang tidak tersimpan dengan baik dapat menghambat lancarnya pengembangan perangkat lunak. Perusahaan perlu merancang sistem untuk memantau segala aktifitas yang terjadi pada tahap pengembangan perangkat lunak. Dengan menggunakan sistem informasi monitoring setiap informasi yang diperlukan oleh sistem analis dan programmer sudah tersimpan dengan baik, mulai dari informasi tugas, spesifikasi  tugas, kendala yang

  14. KAJIAN DAN TERAPAN KONSEP FISIKA DALAM DESAIN TUNGKU SEKAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Suhandi

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAKTelah dilakukan kajian dan penerapan konsep Fisika dalam menyempurnakan desain tungku sekam. Konsep-konsep Fisika yang dikaji meliputi konsep pembakaran dan transfer panas. Hasil kajian mengindikasikan bahwa konsentrasi udara dalam badan tungku sekam mengendalikan pembakaran sekam, proses transfer panas dan pelepasan gas buang yang dihasilkan. Pengaturan konsentrasi udara dalam ruang bakar tungku direalisasikan dengan cara memasang sirip saluran udara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki pengaruh jumlah sirip saluran udara terhadap efisiensi tungku. Proses penelitian dilakukan dengan cara menguji penggunaan tungku sekam dalam proses memasak 20 liter air. Berdasarkan data-data massa sekam yang digunakan, massa air, energi spesifik air, kalor yang dibutuhkan untuk memasak tiap satuan waktu, dan kandungan energi dalam bahan bakar sekam, efisiensi tungku sekam dapat dihitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai efisiensi tungku sekam bergantung pada jumlah sirip lubang udara yang dipasang. Untuk ukuran tungku sekam yang digunakan dalam penelitian, efisiensi optimum  terjadi ketika jumlah sirip lubang udara berjumlah empat buah, dengan capaian efisiensi sebesar 20,25 %. ABSTRACTA study and an application of physics concepts in refining husk stove design have been done. The examined physicsconcepts include the concept of combustion and heat transfer. Results of the study indicated that the concentration of air in the stove combustion chamber could control husk burning processes, heat transfer and release of exhaust gasses produced.The management of air concentration in the stovecombustion chamber was realized by installing the fin air inlets.This research was conducted to investigate the effect of the number of fins air inlets to stove efficiency.The research process was done by testing the use of rice husk stove in the cooking of 20 liters of water. Based on the data of husk mass, water mass, the specific energy of water, the

  15. Efisiensi sistem informasi berbasis online dalam pengumpulan rpkps mata kuliah Untuk pengembangan kompetensi program studi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Febriadi

    2017-05-01

    Full Text Available AbstrakInformasi berbasis komputer sangat berpengaruh pesat dalam dunia kerja, begitu juga halnya sistem informasi berbasis web dimanfaatkan sebagai sarana peningkatan informasi. Pemanfaatan tersebut akan mempermudah suatu pekerjaan seperti halnya pe ngolahan data lebih cepat, keputusan yang akan diambil lebih tepat, menghemat waktu dan biaya. Selain itu, sistem informasi yang berbasis web juga dapat menjadi sarana promosi yang efesien dan sumber informasi yang dapat diakses oleh pengguna internet yang semakin lama semakin luas. Pada Fakultas Ilmu Komputer belum adanya media sebagai sarana dalam pengumpulan RPKPS matakuliah sementara penerapan komputer dan internet maupun sumber daya sudah ada, sehingga diktat mata kuliah yang diberikan dosen pengampu terhadap kompetensi program studi tidak sesuai dan untuk pengembangan kompetensi program studi. Adapun metode yang digunakan dengan mengumpulkan data-data yang ada dan menganalisa permasalahan dalam pengumpulan dan penyesuaian RPKPS dengan menyesuaikan dengan kurikulum yang sedang berjalan pada fakultas ilmu komputer. Tujuan umum dari penelitian ini memberi suatu efisiensi atau peningkatan dalam pengolahan data diktat matakuliah dengan meningkatkan kompetensi mahasiswa terhadap jurusannya, tujuan khususnya untuk membuat sistem informasi berbasis online dalam pengumpulan RPKPS sehingga terintegrasi dengan baik dan disesuaikan dengan kurikulum yang sedang berjalan pada fakultas ilmu komputer, hanya dengan mengakses internet dan mengakses website dengan mudah, tidak memerlukan waktu yang lama.  Kata kunci: RPKPS, Sistem Informasi, Program Studi. AbstractComputer-based information is very influential in the world of work, as well as web-based information systems are used as a means of information enhancement. Utilization will facilitate a job as well as data processing faster, the decision will be taken more precisely, saving time and cost. In addition, web-based information systems can also be an

  16. PENGEMBANGAN MODEL ASESSMENT AUTENTIK GUNA MENILAI KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH DALAM KEGIATAN PRAKTIK LAPANGAN CALON GURU BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mr. Cartono

    2015-02-01

    Full Text Available The aim of this study was to generate an authentic assessment model which has tested-distinctive characteristics so that it can be used to assess pre service Biology teachers’ problem-solving skills in an integrated field practice activities. This study consists of Needs Analysis, Process and Learning Product Analysis, Study Objectives and Benefits Determination, Authentic Assessment Model and Instrument Designing, as well as Design and Instrument Validation. The first three steps are based on lecturers and participating students interview results, and also direct observation of two field practice activities in coastal and rangeland ecosystems. The authentic assessment design and instrument development  was based on the results of needs analysis, while validation is done based on experts’ judgements and trials in limited audience. The model of authentic assessment instrument developed in this study includes assessment of the realm of knowledge, skills, and scholarly behavior. Moreover, its content and construct were validated as logically and empirically adequate to assess problem-solving skill. Socialization of assessment aspects encourages the students to show their best performances, explore knowledge by themselves, and be more scholarly during field practice activities. The existence of this authentic assessment instrument provides convenience for supervisors in determining student’ learning objective achievement and further guiding actions. Keywords: authentic assessment, problem-solving skill, education of prospective biology teachers, integrated field practice Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu model asessment autentik yang memiliki karakter khusus dan teruji sehingga layak digunakan untuk menilai keterampilan pemecahan masalah mahasiswa calon guru biologi dalam kegiatan praktik lapangan terpadu. Penelitian ini terdiri atas tahapan Analisis Kebutuhan, Analisis Proses dan Produk Pembelajaran, Penentuan Tujuan dan

  17. PENGEMBANGAN SISTEM DISKON UNTUK PEMBELI KAIN DENGAN MEMPERTIMBANGKAN KONSEP WAKTU NILAI UANG: STUDI KASUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novitria Arie Prabarini

    2013-09-01

    Full Text Available PT XYZ adalah suatu perusahaan tekstil yang memproduksi dan menjual kain grey. Dari data dua tahun terakhir,  perusahaan memiliki masalah dalam memenuhi permintaan pembeli dan telah mengalami kehilangan kesempatan penjualan hingga 9%. Masalah tersebut dapat mengakibatkan kepercayaan pelanggan semakin menurun, bahkan perusahaan dapat kehilangan pembeli. Perkembangan bisnis fashion secara pesat diduga mempengaruhi volume permintaan. Pengembangan sistem diskon yang tepat berdasarkan waktu pemesanan dapat mendorong pembeli untuk lebih cepat dalam melakukan pemesanan sehingga perusahaan dapat menyusun rencana produksi dengan baik. Pada penelitian ini telah dikembangan sistem diskon melalui tiga langkah, yaitu: identifikasi faktor yang dipertimbangkan oleh pembeli dalam mengambil keputusan pemesanan;  formulasi diskon yang mempertimbangkan nilai waktu dari uang (time value of money; dan  prosedur operasi standar sebagai dasar perusahaan mengimplementasikan sistem diskon yang diusulkan. Dari hasil contoh numerik dapat ditunjukkan bahwa sistem usulan dapat digunakan perusahaan mendorong  pembeli memesan lebih awal, rencana produksi dapat disusun lebih cepat, dan pemenuhan permintaan dapat dilakukan lebih baik sehingga hubungan pemasok-pembeli dapat lebih baik. Kata kunci: hubungan pemasok-pembeli, nilai waktu dari uang, prosedur operasi standar, sistem diskon   Abstract XYZ Ltd. is a company which manufactures and sells textile gray fabric. Data from the last two years, the company has problems in fulfilling the demand of buyers and have experienced lost sales opportunities up to 9%. The problem can result in decreased customer confidence, even the company may lose buyers. The rapid development of the fashion business is expected to affect the volume of demand. The development of appropriate discount system based on the appropriate ordering time can encourage buyers to more quickly in an order so that the company can plan production well. In this

  18. PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI JURUSAN BERBASIS WEB UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN DAN AKSES INFORMASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M.A. Muslim

    2012-09-01

    Full Text Available Komputer merupakan salah satu sarana yang dapat menjalankan informasi yang berbasiskan komputer. Data yang masuk akan diolah secara tepat, akurat, dan mudah dalam mengaksesnya. Komputer sangat dimungkinkan untuk digunakan sebagai salah satu alternatif dalam pembuatan sistem penilaian administrasi akreditasi institusi perguruan tinggi. Sistem Informasi Jurusan Berbasis Web ada Jurusan Matematika Universitas Negeri Semarang merupakan suatu sistem yang memberikan informasi kepada dosen, karyawan, mahasiswa, alumni serta masyarakat luas secara  online, sehingga membantu kecepatan dan kualitas dalam penyampaian informasi.  Selain itu dengan berbasiskan web maka informasi data dapat diakses dengan waktu dan tempat yang tidak ditentukan. Pada sistem ini, pengguna mempunyai hak akses untuk masing masing tingkatan user, dalam mendapatkan informasi. Untuk membuat program aplikasi berbasis web (website yang menarik dan interaktif, maka sebelumya harus didesain terlebih dahulu sehingga hasil yang dicapai sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan sebelumya.Pada hasil penelitian ini telah dikembangkan sebuah Sistem Informasi Jurusan Berbasis Web untuk meningkatkan Pelayanan dan Akses Informasi. Dalam membangun sistem ini digunakan metodologi pengembangan sistem yaitu dimulai dari desain produk, validasi produk, revisi produk, implementasi dan umpan balik stakeholder serta  dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP, HTML dan MySQL sebagai databasenya. The computer is a tool that can run computer-based information. Incoming data will be processed in a precise, accurate, and easy to access. It is possible to use the computer as an alternative rating system in making institutional accreditation of higher education administration. Web-Based Information Systems Department there are Department of Mathematics, State University of Semarang is a system of providing information to faculty, staff, students, alumni and the general public online, thereby

  19. FAKTOR-FAKTOR STRATEGI POSITIONING DALAM PEMASARAN REALESTAT Suatu Studi Pengalaman Pengembang Realestat di Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herry Pintardi Chandra

    1999-01-01

    Full Text Available Real estate development needs an exact positioning strategy by knowing the significant factors. Positioning strategy is the combination of marketing actions used to portray the positioning concept to targeted buyers. The factors of positioning strategy in this research are product attribute, product price, product usage, product user, product class, and competitor. The research was focused on ten real estate developers with spesific criteria, i.e : located in Surabaya City, area bigger than 40 ha, in development stage, and average price of land more than Rp. 550.000,- per square meter. The results show that the highest rating is “consumers income” in “product user” factor with a mean of 3.9. Group A + B, and group B rejected null hypothesis, it means at least one of six factors has a different role. The developers can choose the significant factors such as “location” in “product attribute”. Group A accepted the null hypothesis, it means that six factors at positioning strategy have the same role in the real estate marketing. There are some differences in the market positioning between group A and group B. This research also suggests the developers who will choose the factors of positioning strategy to consider the external strength and emphasize in “consumer income” and “location”. Abstract in Bahasa Indonesia : Pengembangan realestat memerlukan strategi positioning yang tepat dengan mengetahui faktor-faktor yang signifikan. Strategi positioning adalah kombinasi dari tindakan pemasaran yang digunakan untuk memberikan gambaran konsep positioning kepada pembeli yang ditargetkan. Faktor-faktor strategi positioning dalam penelitian ini adalah atribut produk, harga produk, pemakaian produk, pemakai produk, kelas produk, dan pesaing. Penelitian difokuskan kepada sepuluh pengembang realestat di Surabaya dengan kriteria spesifik yaitu merupakan lahan di dalam kota Surabaya luas lahan lebih besar 40 ha, berada dalam tahap

  20. Rekayasa Pengembangan Desain Motif Batik Khas Melayu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eustasia Sri Murwati

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAKPengembangan desain batik melalui rancang bangun perekayasaan desain menurut ragam hias Melayu meliputi pengembangan motif dan proses, termasuk pemilihan komposisi warna. Proses yang sering dilakukan yaitu proses celup, penghilangan lilin dan celup warna tumpangan atau proses colet, celup, penghilangan lilin atau celup kemudian penghilangan lilin yang disebut Batik Kelengan. Setiap pulau di Indonesia mempunyai ciri khas budaya dan kesenian yang dikenal dengan corak/ragam hias khas daerah, juga ornamen yang diminati oleh masyarakat dari daerah tersebut atau dari daerah lain. Kondisi demikian mendorong pertumbuhan industri kerajinan yang memanfaatkan unsur–unsur seni. Adapun motif yang diperoleh adalah: Ayam Berlaga, Bungo Matahari, Kuntum Bersanding, Lancang Kuning, Encong Kerinci, Durian Pecah, Bungo Bintang, Bungo Pauh Kecil, Riang-riang, Bungo Nagaro. Pengembangan desain tersebut dipilih 3 produk terbaik yang dinilai oleh 5 penilai yang ahli di bidang desain batik, yaitu motif Durian Pecah, Ayam Berlaga, dan Bungo Matahari. Rancang bangun diversifikasi desain dengan memanfaatkan unsur–unsur seni dan ketrampilan etnis Melayu yaitu pemilihan ragam hias dan motif batik Melayu untuk diterapkan ke bahan sandang dengan komposisi warna yang menarik, sehingga produk memenuhi selera konsumen. Memperbaiki keberagaman batik dengan meningkatkan desain produk antara lain menuangkan ragam hias Melayu ke dalam proses batik yang menggunakan berbagai macam warna sehingga komposisi warna memadai. Diperoleh hasil produk batik dengan ragam hias Melayu yang berkualitas dan komposisi warna yang sesuai dengan karakter ragam hias Melayu. Rancang bangun desain produk untuk mendapatkan formulasi desain serta kelayakan prosesnya dengan penekanan pada teknologi akrab lingkungan dilaksanakan dengan alternatif pendekatan yaitu penciptaan desain bentuk baru.Kata kunci: desain, batik, rancang bangun, ragam hias, MelayuABSTRACTDevelopment of batik design through

  1. PENGEMBANGAN KEGIATAN POSYANDU LANSIA ANTHURIUM DI SURAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuli Kusumawati

    2017-02-01

    Full Text Available Pembentukan masyarakat sehat secara mandiri merupakan program kesehatan masyarakat yang harus terus digerakkan dan dibina agar masyarakat dapat membentuk perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS. Salah satu upayanya berupa dorongan kepada masyarakat dalam memantau kesehatan mandiri lansia melalui kegiatan posyandu. Posyandu lansia merupakan bentuk kegiatan yang dilakukan dari, oleh  dan untuk masyarakat untuk mendidik dan membina masyarakat, sehingga  tercipta masyarakat sehat hingga masa lanjut usia. Posyandu Anthurium terletak di wilayah Surakarta bagian tengah kota dengan karakteristik penduduk sangat beragam dilihat dari sosial ekonominya, namun partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan cukup baik. Beberapa masalah yang masih dihadapi  posyandu lansia anthurium ini adalah belum adanya papan nama posyandu yang dapat menarik perhatian lansia untuk datang, belum lengkapnya sarana untuk pemeriksaan kesehatan rutin, seperti: tensimeter, timbang badan dan kit untuk pemeriksaan biokimia darah seperti kolesterol, asam urat, gula darah, belum adanya prasarana untuk edukasi tentang penyakit-penyakit degeneratif seperti leaflet  dan poster-poster, belum tersedia meja dan kursi untuk memberikan pelayanan konseling. Permasalahan lain yang tidak kalah penting adalah pengetahuan dan pemahaman pengelola posyandu dalam memberikan pelayanan untuk memantau kesehatan lansia masih sangat kurang.             Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pelatihan pembenahan administrasi posyandu, pengadaan dan menambah peralatan untuk pemeriksaan dan pengontrolan kesehatan lansia, mengadakan peralatan konseling kesehatan berupa leaflet dan poster kesehatan, memberikan pelayanan berupa pendidikan dan latihan fisioterapi untuk mencegah dan mengatasi nyeri punggung bawah dan nyeri lutut. Selanjutnya adalah konsultasi gizi, dan penyuluhan tentang tips hidup sehat pada lansia. Hasil pengembangan kegiatan di posynadu lansia dapat meningkatkan motivasi

  2. Aplikasi Talfiq dalam Resolusi Syariah Majlis Penasihat Syariah Bank Negara Malaysia: Analisis Awal Dapatan Kajian

    OpenAIRE

    Jamaludin, Mohd Hafiz

    2016-01-01

    Kajian ini akan mengemukakan sejumlah pandangan para ulama terhadap konsep ini agar satu penilaian yang tepat dapatdibuat sama ada untuk menyokong pengamalan konsep Talfiq ataupun tidakmembenarkan sama sekali pengamalannyadalam proses pengeluaran hukum Islam berserta contoh aplikasi penggunaannya dalam isu perbankan Islam.

  3. Studi Pengembangan Pulau Lumpur Sarinah Kabupaten Sidoarjo Sebagai Geo-Ecotourism

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Chamdalah

    2017-01-01

    Full Text Available Daratan dengan total luas 94 hektar di kawasan muara Sungai Porong Kabupaten Sidoarjo yang dibentuk dari endapan buangan lumpur Sidoarjo disebut pulau lumpur buatan atau Pulau Sarinah. Secara administratif Pulau Sarinah masuk dalam wilayah Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Daratan buatan yang dibentuk sejak tahun 2011 ini ditumbuhi oleh tanaman bakau mayoritas jenis Api–api (Avicennia Officinalis. Terdapat pula sebuah kolam pendukung aktivitas penelitian dan kolam tempat pembudidayaan beberapa hewan air seperti udang, kepiting dan bandeng. Rencana pengembangan pulau menjadi kawasan ekowisata yang berkelanjutan mendapatkan beberapa kendala yaitu minimnya sarana prasarana pendukung ekowisata, ketidakjelasan status kawasan dan kepengurusan pulau sehingga pengembangan pulau tidak optimal. Maka dari itu, penelitian dengan metode Analisa Hirarki Proses (AHP yaitu dengan menyatukan persepsi beberapa pihak terkait (pemerintah daerah dan pusat, masyarakat, BPLS serta akademisi untuk mencapai rumusan pengembangan pulau berdasarkan prioritas kepentingan. Terdapat lima faktor yang diperhitungkan (lingkungan, ekonomi, sosial, hukum dan infrastruktur dalam proses analisa dan dibantu dengan pengaplikasian software Expert Choice menunjukkan urutan prioritas pengembangan yang harus dilakukan yakni pengembangan destinasi (30,6%, pengembangan kelembagaan (28,3%, pengembangan pemasaran (24,8% dan pengembangan industri (16,3% dengan nilai rasio inkonsistensi sebesar 0.04.

  4. ANALISIS KNOWLEDGE MANAGEMENT TERHADAP PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KOTA MAKASSAR

    OpenAIRE

    -, SAHARBIL

    2013-01-01

    2013 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis knowledge management terhadap pengembangan sumber daya manusia pada Perusahaan Daerah Air Minum Kota Makassar. Data penelitian ini diperoleh dari kuesioner dan wawancara langsung dengan pihak terkait dengan pengembangan sumber daya manusia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa variabel knowledge management yang terdiri dari knowledge development, knowledge sharing dan knowledge utilization secara ...

  5. MODEL PENGEMBANGAN WAKAF PRODUKTIF (Studi tentang Pengelolaan Wakaf pada Yayasan Muslimin Kota Pekalongan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mubarok *

    2013-03-01

    Full Text Available Artikel hasil penelitian ini akan membahas tentang model wakaf produktif pada Yayasan Muslimin Kota Pekalongan dan strategi yang digunakannya dalam mengembangkan aset wakaf yang dimiliki. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data-data yang telah diperoleh akan dianalisis dengan menggunakan analisis induktif-deskriptif . Hasil riset menunjukkan bahwa di antara model wakaf produktif yang jalankan oleh Yayasan Muslimin sebagai nadzir adalah menyewakan kamar hotel, ruko, toko, meeting room dan mempergunakan sebagian ruangan yang ada dihotel sebagai tempat usaha seperti warnet dan rumah makan (kuliner. Adapun strategi Yayasan Muslimin dalam mengembangkan aset wakaf adalah: Pengembangan melalui istibdal, pengembangan aset melalui pengajuan proposal, pengembangan aset melalui hutang kepada pihak ketiga, pengembangan aset melalui pembelian dari hasil wakaf, dan pengembangan aset melalui pemberian dari wakif baru.

  6. PENGEMBANGAN USAHA KECIL DAN MENENGAH DENGAN BASIS EKONOMI KERAKYATAN DI KABUPATEN MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulistyo Sulistyo

    2010-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan Mendiskripsikan tatanan ekonomi khususnya UKM di Kab. Malang melalui telaah performance  yang berbasis ekonomi kerakyatan, mendiskripsikan permasalahan yang dihadapi UKM, mendiskripsikan upaya-upaya pemecahan permasalahan UKM, mendiskripsikan aksebilitas akses kegiatan UKM, mendiskripsikan peluang pengembangan kegiatan ekonmi UKM terutama di Kaupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum permasalahan UKM di Kabupaten Malang terkait dengan Permodalan, Pemasaran, Manajemen dan Sumber Daya Manusia Yang Lemah. Model pengembangan UKM yang bias ditempuh dengan Merubah Model Piramide Menjadi Model Belah Ketupat yang bercirikan ekonomi kerakyatan. Berbagai upaya yang efektif dalam pengemngan UKM antara lain : penciptaan iklim usaha yang kondusif, bantuan permodalan, perlindungan usaha, pengembangan kemitraan, adanya pelatihan, membentuk lembaga khusus, pemnatapan aosiasi, pengembangan promosi, pengembangan kerjasama setara dsb.

  7. Perilaku Memilih Masyarakat Bolaang Mongondow Utara pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Tahun 2013 (suatu Studi di Kecamatan Bolangitang Barat)

    OpenAIRE

    Pontoh, Abdul Halil

    2014-01-01

    PERILAKU MEMILIH MASYARAKAT BOLAANG MONGONDOW UTARA PADA PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH TAHUN 2013 (Suatu Studi di Kecamatan Bolangitang Barat)[1] OLEH : Abdul Halil Pontoh[2] NIM : 100814011 ABSTRAK Sebelum adanya demokrasi terdapat sistem pemerintahan yang di kuasai oleh negara.Hal ini yang menyebabkan rakyat tidak boleh ikut campur dalam urusan penyelenggaraan negara.Demokrasi merupakan jawaban atau solusi dari keinginan untuk menciptakan negara yang tidak berpihak pada siapapun, te...

  8. PENGEMBANGAN INDUSTRI PERIKANAN TANGKAP DI PERAIRAN BARAT SUMATERA BERBASIS EKONOMI BIRU (Industrial Development in Fisheries at West Sumatera Padang Waters Based on Blue Economy

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dini Purbani

    2016-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Sistem analisis prospektif partisipatif bertujuan untuk menentukan variabel kunci pengembangan industri perikanan tangkap berkelanjutan sesuai konsep ekonomi biru. Penelitian dilakukan di TPI Muaro Kota Padang dan PPS Bungus Teluk Kabung Padang, Provinsi Sumatera Barat. Pengelolaan perikanan tangkap di PPS Bungus dan TPI Muaro Kota Padang masih belum memanfaatkan limbah hasil pengolahan dan sistem pengelolaannya belum berbasis ekonomi biru sehingga perlu dilakukan kajian kebijakan dalam pengelolaan. Pendekatan yang dilakukan dalam menentukan kebijakan pengelolaan menggunakan analisis Prospektif partisipatif dengan melakukan konsinyasi dengan para stakeholder yang terkait seperti Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang, Kepala Bagian Operasional PPS Bungus, BKPM Sumatera Barat, PT Dempo dan nelayan PPS Bungus dan TPI Kota Muaro Kota Padang. Hasil konsensus diperoleh 4 variabel utama empat variabel penyusun kebijakan yaitu ramah lingkungan, kebersamaan gotong royong, peningkatan industri dan tidak menyisakan limbah.   ABSTRACT The aim of participatory prospective analysis is to determine key variables in the development of sustainable fishing industry according to the blue economy concept. The study was conducted at TPI Muaro Padang City and PPS Bungus Kabung Bay Padang, West Sumatra Province. Further study is required in its management policy, as the fishery management in PPS Bungus and TPI Muaro Padang has not applied the blue economy approach yet, thus its waste utilization. The participatory prospective analyses approach was applied in determining the management policy by organizing consignment by relevant stakeholders such as Department of Marine and Fisheries of West Sumatra Province, Department of Marine and Fisheries of Padang City, Chief Operating of PPS Bungus , BKPM West Sumatra, PT Dempo and fishermen of PPS Bungus and TPI Muaro Padang City. This resulted in four main

  9. Pengembangan Pocket Mobile Learning Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dasmo Dasmo

    2017-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran pocket mobile learning berbasis android. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini telah menghasilkan sebuah luaran berupa media pembelajaran pocket mobile learning berbasis android pada mata kuliah fisika. Media ini layak digunakan berdasarkan validasi dari ahli materi, ahli media dan respon mahasiswa terhadap media pembelajaran yang dibuat. Berdasarkan penilaian validasi ahli materi didapatkan rata-rata skor total sebesar 3,22 pada 14 butir pernyataan, dan termasuk pada kriteria “baik”. Sementara itu, berdasarkan validasi ahli media didapatkan rata-rata skor total sebesar 3,43 pada 15 butir pernyataan, dan termasuk pada kriteria “sangat baik”. Dan berdasarkan hasil analisis respon mahasiswa terhadap media pembelajaran diperoleh rata-rata skor total sebesar 4,0 atau 80%, dengan kategori “kuat”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran pocket mobile learning berbasis android layak untuk digunakan dan hampir semua mahasiswa menanggapi respon positif.The current research aims to develop the pocket mobile learning android based. It uses the Research and Development (R&D method with the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, and evaluating. This research has resulted from an outcome of learning media pocket mobile android based on physics subject. This instructional media is feasible to be used based on validation from material experts, media experts, and student responses. Based on the assessment of material expert, the validation obtains an average total score of 3,22 at 14 statements and considered as "good" criteria. Meanwhile, based on the validation of media experts, the average total score reaches 3,43 at 15 statements and considered as "very good" criteria. And based on the analysis of students’ response to learning media, the

  10. SINTESA KAJIAN STOK IKAN PELAGIS KECIL DI LAUT JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Sadhotomo

    2016-05-01

    Full Text Available Sintesa status dan tren perikanan pukat cincin pelagis kecil di perairan Jawa Laut dan sekitarnya yang dilakukan berdasarkan kumpulan sejumlah hasil penelitian yang tersedia. Beberapa kajian dinamika populasi pada ikan pelagis kecil menunjukkan bahwa spesies ikan mempunyai laju pertumbuhan cepat dan mortalitas alami tinggi.  Dari analisis kohor diperoleh estimasi total biomassa yang cenderung lebih rendah dari hasil tangkapan yang dihasilkan oleh aktivitas perikanan pukat cincin, dan memberikan indikasi tidak adanya hubungan langsung antara struktur biomassa dan kelimpahan hasil tangkapan pada perikanan pelagis kecil. Perkiraan besarnya biomassa yang lebih rendah dari hasil tangkapan menunjukkan hasil yang tidak realistis, terutama pada kelompok ukuran ikan yang telah memasuki perikanan (recruitment.  Sementara, perhitungan surplus produksi dapat dilakukan setelah produksi mencapai kestabilan jangka panjang, dimana tren penurunan CPUE dibarengi oleh penurunan produksi secara bertahap dan terjadinya lebih tangkap atau telah melebihi tingkat MSY serta telah berlangsung selama beberapa tahun. Pendekatan interaksi upaya penangkapan dengan biomassa menunjukkan selama periode pemulihan stok ikan, banyak nelayan telah keluar dari perikanan tersebut.   A synthesis on small pelagic purse seine fisheries in the Java Sea and its adjacent waters based on several previous research results has been conducted.  Study on population dynamics of small pelagic fish species indicated that the small pelagic species has a rapid growth and high natural mortality rates.  Cohort analysis indicated that  estimation on total biomass tend to indicate a lower value than the landing data of small pelagic fishery, with no indication on clear  relationship between the structure of biomass and abundance in catches.  The abundance estimation based on surplus production applied when production has reached a long-term stability, and downward trend in CPUE followed by a

  11. ANALISIS SISTEM PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI TERPADU BERWAWASAN LINGKUNGAN: STUDI KASUS DI PT. KAWASAN INDUSTRI MEDAN (Analysis System of Integrated Industrial Estate Ecodevelopment Case Study: At PT. Medan Industrial Estate

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kimberly Febrina Kodrat

    2011-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan utama penelitian adalah menganalisis kinerja pengembangan kawasan industri terpadu berwawasan lingkungan. Cakupan aspek penelitian disinkronkan dengan konsep pembangunan berkelanjutan sekaligus dijadikan sebagai batasan kajian, yakni mempersekutukan aspek ekonomi, ekologi dan sosial. Data diperoleh dengan menggunakan metode survei melalui observasi, wawancara mendalam, dan pendapat pakar. Metodologi penelitian menggunakan metode survei dengan menggunakan perpaduan antara hard system (analisis sistem dinamis dan soft system (analisis prospektif. Dari hasil uji statistik chi square (α = 0,01 diperoleh bahwa kelompok masyarakat yang bekerja di dalam PT. KIM mempunyai hubungan yang sangat signifikan dengan kelompok masyarakat yang bekerja di luat PT. KIM terhadap tingkat pendapatan, tingkat pendidikan dan faktor usia. Berdasarkan hasil analisis kualitas limbah cair unit IPAL PT. KIM terdapat 5 parameter yang masih berada diatas nilai baku mutu KepMenLHNo.51/1997, yaitu: BOD, COD, TSS, klorida dan amoniak. Tingkat efisiensi pengolahan limbah cair unit IPAL PT. KIM rata-rata 53,07%. Hasil analisis ketergantungan antar faktor dengan menggunakan Analisis Prospektif diperoleh sebanyak 5 faktor strategis masa depan yang mempengaruhi pengembangan kawasan industri terpadu berwawasan lingkungan, yaitu: jumlah industri, permintaan lahan, kebijakan pemerintah, model pengembangan, dan iklim investasi yang kondusif. Pengembangan kawasan industri terpadu berwawasan lingkungan dapat dilakukan dengan strategi moderat dengan kebijakan mencakup jumlah industri bertambah secara bertahap dengan meningkatnya permintaan lahan serta kebijakan pemerintah yang memfasilitasi peningkatan modal pengembangan dan didukung oleh iklim investasi yang kondusif. ABSTRACT The main purpose of the research is to study environmental aspect of industrial estate development. The scope of the research aspects is synchronized with sustainable development concepts, namely

  12. PENGEMBANGAN MEDIA LETTER SHARING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA INTROVERT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elian Iwi Afifah

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract: Communication skills are the most important things for teenagers. There is a leaning that the teenagers who have low communication skills can be called as someone who is introvert personality. People who are introvert personality tend to be difficult to communicate and express verbally. The purpose of developing letter sharing media is to improve communication skills of introvert student. This research is development research by adopting Borg and Gall research model. The development result showed that this product has the criteria of usefulness, feasibility, accuracy, and attractiveness and appropriate when used to facilitate students to express communication skills in writing. Abstrak: Keterampilan komunikasi merupakan hal yang terpenting bagi remaja. Terdapat kecenderungan bahwa remaja yang memiliki keterampilan komunikasi yang rendah dapat dikatakan sebagai seseorang yang berkepribadian introvert. Orang yang berkepribadian introvert cenderung sulit berkomunikasi dan sulit mengungkapkan secara lisan. Pengembangan media letter sharing ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa introvert. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan  mengadopsi model penelitian Borg and Gall. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa produk ini mempunyai kriteria kegunaan, kelayakan, ketepatan, kemenarikan dan sesuai apabila digunakan untuk memfasilitasi siswa dalam mengekspresikan keterampilan komunikasi secara tertulis.

  13. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATAKULIAH RISET KUALITATIF UNTUK MAHASISWA BIMBINGAN KONSELING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Mappiare-AT

    2015-08-01

    Full Text Available Abstract: Developing Teaching-learning Resources of Qualitative Research Methods for Under­gradute Students Majoring in Guidance and Counseling. This research was carried out due to stu­dents’ difficulties in understanding the subject matters of Qualitative Research Methods. The study was oriented towards the development of teaching-learning materials in view of ideal course objectives, students’ reading interests, and ICT. The project resulted in the description and scenario of teaching-learning, materials or contents, and authentic assessment for the course. The teaching-learning resources were tried out. The try out demonstrated acceptable satisfaction index and better understanding of the students. Keywords: teaching-learning resources, qualitative research methods, guidance and counseling Abstrak: Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matakuliah Riset Kualitatif untuk Mahasiswa Bimbingan Konseling. Penelitian pengembangan perangkat pembelajaran matakuliah Riset Kualitatif ini didasarkan pada ketidakpuasan dan kesulitan mahasiswa dalam memahami isi matakuliah. Pengem­bangan perangkat pembelajaran disusun dengan memertimbangkan tujuan ideal perkuliahan, minat baca mahasiswa, dan teknologi informasi dan komunikasi. Penelitian pengembangan telah menghasilkan deskripsi dan skenario pembelajaran, konten pembelajaran, dan asesmen autentik matakuliah Riset Kualitatif untuk mahasiswa program studi S1 Bimbingan Konseling. Perangkat pembelajaran telah diuji pada subjek pene­litian yang mendukung terjadinya kepuasan belajar mahasiswa dan mewujudkan pemahaman lebih baik terhadap substansi matakuliah. Kata kunci: perangkat pembelajaran, matakuliah Riset Kualitatif, Bimbingan Konseling

  14. PARTISIPASI PENGGUNA DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI (TELAAH LITERATUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Priyo Hari Adi

    2006-01-01

    Full Text Available User participation in information system development was found to be the important factor that influenced the system success. Researches found that user participation influenced the system success indirectly through the user satisfaction. The results show the importance of accommodating the users' needs and requirements by involving them to participate in the system development to get the system success. However, the use of the terminology of user satisfaction is not so correct in relation with certain stage of information system development. Most of the users in the implementation stage need the understanding rather than expertise to operate the system. That was the reason why some researches used the terminology of user understanding rather than user expertise to measure their satisfaction in the related stage. Abstract in Bahasa Indonesia : Partisipasi pengguna dalam pengembangan sistem informasi merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap suksesnya sebuah sistem. Beberapa penelitian menemukan bahwa partisipasi pengguna berhubungan secara tidak langsung berhubungan dengan kesuksessan sebuah sistem. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa betapa pentingnya mengakomodasi kebutuhan dan keinginan dengan melibatkan pengguna untuk berpartisipasi dalam pengembangan sebuah sistem. Bagaimanapun juga, penggunaan istilah kepuasan pengguna tidak tepat dalam kaitannya dengan kepastian pengembangan sistem informasi. Kebanyakan dari pengguna dalam tahap implementasi membutuhkan pemahaman dibanding keahlian dalam mengoperasikan sistem itu. Oleh karena itu beberapa penelitian lebih menggunakan istilah pemahaman pengguna dibandingkan dengan keahlian pengguna untuk mengukur kepuasan. Kata kunci: partisispasi pengguna, kepuasan pengguna, keahlian pengguna, pemahaman pengguna.

  15. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA UNTUK PENGENALAN TOKOH WAYANG DALAM PEMBELAJARAN BAHASA JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Fithri Nurlaili

    2016-07-01

    Full Text Available The introduction of the puppet characters for elementary school students is difficult to do, because the students are not interest to story and puppet characters. The purpose of this study, produce multimedia for the introduction of puppet characters are valid, practical, effective, and attractive, so it can be easier for students to recognize the puppet characters. This research is development research, the development model Lee and Owens (2004 with step coherent and easy to follow, step this model is: analysis, design, development, implementation, evaluation. The results showed that the level of validity reached 85.35%; practicability rate 89%; the level of effectiveness of 93.2%; the attractiveness of the level of 88.15%. Suggestions for improvement experts into consideration product improvement. So that the resulting fit product for use with improvements in certain parts. Pengenalan tokoh wayang kepada siswa sekolah dasar memang sulit dilakukan, hal ini dikarenakan tidak tertariknya siswa terhadap cerita dan tokoh wayang. Tujuan penelitian ini menghasilkan multimedia untuk pengenalan tokoh wayang yang valid, praktis, efektif, dan menarik, sehingga dapat memudahkan siswa untuk mengenal tokoh wayang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, dengan model pengembangan Lee dan Owens (2004 dengan langkah yang runtut dan mudah untuk diikuti, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kevalidan mencapai 85,35%; tingkat kepraktisan 89%; tingkat keefektifan 93,2%; tingkat kemenarikan 88,15%. Saran perbaikan para ahli menjadi pertimbangan perbaikan produk sehingga produk yang dihasilkan layak digunakan dengan perbaikan pada beberapa bagian tertentu.

  16. Manajemen Partisipatif Warga Sekolah Dalam Pengembangan Budaya Religius Peserta Didik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rubiati Rubiati

    2016-11-01

    maksimal dalam pengelolaan program-program pengembangan budaya religius. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis dan menjelaskan tentang penerapan manajemen partisipatif warga sekolah dalam pengembangan budaya religius peserta didik di SMAN I Kwadungan. Penelitian ini menghasilkan tiga temuan: pertama, program pengembangan budaya religius peserta didik dirumuskan berdasar pada visi dan misi sekolah, yang selanjutnya diwujudkan dalam enam kegiatan, yaitu: busana (seragam Islami, memberi senyum, menyapa, sholat fardhu berjamaah, sholat jumat, membaca Al-Qur’an dan infaq.  Kedua, penerapan manajemen partisipatif warga sekolah dalam pengembangan budaya religius dilakukan dengan melibatkan warga sekolah mulai dari proses pengambilan keputusan, pelaksanaan, memperoleh manfaat sampai dengan evaluasi. Ketiga, Dengan menerapkan manajemen partisipatif,  warga sekolah memberikan respon yang baik yang berupa sikap dan tindakan positif, serta berkontribusi dalam mendukung pelakasnaan pengembangan budaya religius peserta didik.

  17. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Multimedia Mata Kuliah Dasar Listrik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Mustholiq

    2016-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini antara lain (1 Mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia mata kuliah Dasar Listrik yang dalam kegiatannya mencakup analisis kebutuhan, desain, penerjemahan modul hasil desain ke dalam bentuk aplikasi, pengujian terhadap perangkat lunak yang dihasilkan, pengaplikasian produk kepada pengguna dan  perbaikan serta (2 Mendapatkan unjuk kerja hasil pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia pada mata kuliah Dasar Listrik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembanagn untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia pada mata kuliah Dasar Listrik. Prosedur penelitian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, desain, penerjemahan modul hasil desain ke dalam bentuk aplikasi, pengujian terhadap perangkat lunak yang dihasilkan, pengaplikasian produk kepada pengguna dan  perbaikan. Pengujian terhadap unjuk kerja hasil pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia mata kuliah Dasar Listrik dilakukan dengan memintakan penilaian unjuk kerja media pembelajaran tersebut kepada ahli materi, ahli media dan mahasiswa. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini antara lain komputer multimedia dengan perangkat pendukung antara lain kamera video, kamera digital, scanner, printer dan CD writer, perangklat lunak yang digunakan antara lain system operasi Microsoft Windows XP, pengolah gambar Adobe Photoshop 6.0, pengolah animasi Macromedia Flash 5.0, Freehand, pengolah suarat Cool Edit 2000, pengolah video Ulead Vidio Studio 7.0 daN pembuat program intearaktif Authoware. Disamping itu untuk memberikan penilaian terhadapunjuk kerja hasil media pembelajaran digunakan angket. Analisi data dilakukan secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukan:  (a telah diperoleh hasil pengembanagn media pembelajaran interaktif berbasis multimedia pada mata kuliah dasar listrik , dengan prosedur pengembangan mencakup analisis

  18. PENGEMBANGAN MODEL EVALUASI KURIKULUM MULTIDIMENSI UNTUK KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Berman Hutahaean

    2014-08-01

    Full Text Available Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan model evaluasi kurikulum multidimensi (EKM untuk Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK di Politeknik dari enam dimensi evaluasi; mengetahui strategi penerapannya; menghasilkan program aplikasinya dengan komputer; dan mengetahui keunggulan dan keterbatasannya. Metode penelitian yang digunakan untuk menjaring data sesuai permasalahan dan tujuan penelitian adalah survei, studi kepustakaan, dan metode Delphi yang dimodifikasi. Temuan Penelitian, dihasilkan suatu model evaluasi kurikulum multidimensi (EKM yang komprehensif yang sesuai untuk KBK, sesuai dengan sistem pendidikan Politeknik, dan dapat digunakan di Politeknik. Model EKM ini dikembangkan dari model CIPP menjadi enam dimensi evaluasi dalam satu siklus evaluasi yang bertujuan untuk menyediakan informasi sebagai alternatif penentuan keputusan untuk perbaikan kurikulum. Penerapannya dimulai dari dimensi evaluasi: konteks dan kebutuhan, desain, implementasi, hasil, dampak, sampai evaluasi terhadap evaluasi kurikulum. Dihasilkan suatu program EKM dengan menggunakan komputer. Kata Kunci: evaluasi, kurikulum, kompetensi, multidimensi, dan komprehensif

  19. STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI GULA SEMUT AREN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Afni Evalia

    2015-03-01

    Full Text Available Aren is a type of palm that has a highly potential economic value. Lareh Sago Sub-district is the largest producer in the District of Lima Puluh Kota; however, it is only processed to produce wine and molded sugar. This study aimed to formulate a strategy for the sugar palm sugar agro-industrial development in Lareh Sagohalaban. The research method was a case study in the form of quantitative descriptive, and the data were processed using IFE/EFE, SWOT and AHP. The values obtained from IFE and EFE matrixes were 2.646 and 2.298 respectively. From the SWOT analysis, alternative strategies were obtained, namely, SO Strategy: Strengthening the R & D to develop market-based sugar processing for commercial scale and diversification of palm downstream products; WO Strategy: Improving upstream subsystem to develop nursery based on palm local seed varieties and providing institutional assistance; ST Strategy: Determining agro-technopark for palm industrialization, providing assistance in the form of appropriate packaging technology accordance with the standards, and WT Strategy: increasing commitment and cooperation among stakeholders in strengthening palm agro-industry, increasing marketing and promotion for the expansion and sanction policy for any company selling Aren in the form of wine. From the result of AHP analysis, the determinant factors in developing the business include Technology (0.439, the Government as the actor (0.577, and product diversification as the strategy (0.388.Keyword: Aren (palm, cluster- agro technopark, IFE/EFE matrixes, SWOT analysis, AHPABSTRAKAren (Arenga pinnata Merr adalah jenis palma yang memiliki potensi nilai ekonomi yang tinggi. Kecamatan Lareh sago halaban merupakan penghasil Aren terbesar di Kabupaten Lima Puluh Kota, namun dalam pengolahannya masih mengolah menjadi gula cetak dan lebih banyak dalam bentuk tuak. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan agroindustri gula semut aren di Kecamatan

  20. PENGENALAN METODOLOGI FILOSOFIS DALAM KAJIAN FIKIH BUDAYA DAN SOSIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idri Idri

    2013-03-01

    Full Text Available Abstrak: Pemahaman dan penetapan hukum dalam fikih tidak dapat dipisahkan dari teks-teks sumber ajaran Islam seperti Al-Qur’an dan Hadits Nabi juga konteks yang berupa fakta empiris dalam kehidupan masyarakat muslim. Kedua aspek ini menjadi konsiderasi meskipun posisi dan porsinya tidak mesti sama. Sebagai ajaran samawi tentu teks lebih dikedepankan daripada konteks, tetapi melupakan konteks sama sekali bukanlah tindakan yang benar karena pada dasarnya hukum Islam diturunkan untuk kepentingan manusia agar mereka bahagia di dunia dan akhirat. Teks atau dalil-dalil hukum Islam sifatnya terbatas, sementara persoalan-persoalan hukum dalam masyarakat tidak terbatas. Budaya dan kehidupan sosial masyarakat senantiasa berkembang. Terlebih pada zaman globalisasi sekarang ini yang menuntut adanya cara pendekatan tertentu dalam penetapan hukum Islam kontemporer.Tulisan ini mencoba untuk memper-kenalkan metodologi filosofis dalam kajian fikih yang berkenaan dengan budaya dan sosial. Setidaknya ada tiga pendekatan filosofis terhadap fikih budaya dan sosial. Pertama, pendekatan historis, yaitu hukum Islam yang sudah dipraktikkan umat Islam dalam sejarah, bukan semata-mata sebagai aturan hukum syariat. Kedua, mempertimbangkan prinsip-prinsip hukum Islam yang bersifat absolut dan universial dalam menetapkan fikih sosial dan budaya. Ketiga, melakukan pemahaman yang seimbang antara pendekatan tekstual dan kontekstual. Abstract: The understandingand establishmentof law inIslamic jurisprudencecan not beseparatedfrom thetextsof Islamicsource such asthe Qur'an and Traditions of the Prophet as well as the context which are the empirical factsin the life of Muslim community. The two aspects become considerationalthough their positionandportions are notnecessarily the same. Certainly, as thedivineteachings, the text is moreadvancedthanthe context, but forgetting thecontextis not the correct actionbecause basicallyIslamic lawrevealedto mankindso thatthey are happyin

  1. Kajian Strategi Pengamanan Infrastruktur Sumber Daya Informasi Kritis [Study of Critical Information Resources Infrastructure Security Strategy

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Budi Setiawan

    2015-06-01

    Full Text Available Infrastruktur informasi kritis merupakan salah satu infrastruktur kritis yang menggabungkan antara infrastruktur telekomunikasi serta jaringan internet yang digunakan dalam pelayanan publik. Dengan demikian, infrastruktur informasi kritis  harus beroperasi dengan aman dan memenuhi aspek keamanan informasi. Kajian ini adalah studi kasus pada infrastruktur informasi kritis sebagai salah satu infrastruktur kritis Nasional yang digunakan dalam pelayanan publik. Adapun infrastruktur informasi kritis yang dijadikan studi kasus adalah pada bidang energi ketenagalistrikan. Tujuan kajian ini adalah memberikan masukan pada kebijakan pengamanan infrastruktur kritis berdasarkan studi kasus yang dilakukan. Kajian ini dilakukan dengan metode gabungan kuantitatif dan kualitatif yang mengkombinasikan hasil penilaian risiko pada obyek riset dengan pendapat pengambil kebijakan, akademisi, pakar dan praktisi. Hasil kajian ini adalah masukan untuk kebijakan dan kerangka kerja pengamanan infrastruktur kritis khususnya sector TIK. *****Critical information infrastructure is one of the critical infrastructure that combines telecommunications infrastructure and Internet networks used in the public service. Thus, the critical information infrastructure must operate safely and meet the aspects of information security. This study is a case study on critical information infrastructure as one of the critical national infrastructure used in public service. The critical information infrastructure which is used as a case study is in the field of electricity energy. The purpose of this sudy is to provide input on critical infrastructure security policy based on case studies conducted. This study was conducted with the combined quantitative and qualitative method that combines the results of the risk assessment on the research object with the opinion of policy makers, academics, experts and practitioners. These results are input to the policy framework and securing critical

  2. Kajian Penerapan Produksi Bersih di Industri Tahu di Desa Jimbaran, Bandungan, Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Silvy Djayanti

    2015-10-01

    Full Text Available Peran industri kecil di beberapa wilayah Kabupaten Semarang sangat penting dalam menunjang perekonomian, khususnya di sekitar lokasi industri tersebut. Salah satu industri kecil yang memiliki potensi berkembang adalah industri tahu. Di Jawa tengah ada sekitar 500 industri tahu, yang sampai saat ini masih terus mengembangkan kapasitas produksinya. Industri tahu adalah salah satu industri kecil yang berpotensi menyebabkan masalah lingkungan. Hampir seluruh industri kecil, terutama industri tahu, sebagian besar tidak memiliki instalasi pemanfaatan limbah dan pengolahan limbah, karena dibutuhkan investasi yang besar untuk membangun unit tersebut. Dengan melihat masalah tersebut, pendekatan yang dapat menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan cara menerapkan produksi bersih. Kajian penerapan teknologi bersih ini dilakukan dengan metode quick scanning pada setiap tahapan proses produksi. Proses  produksi  tahu terdiri  dari  pemilihan kedelai, penimbangan kedelai, perendaman, pencucian, penggilingan, ekstraksi, penyaringan, pemasakan, penggumpalan, pemisahan whey, pembungkusan, pengepresan, pemasakan, dan pengemasan. Pada proses pembuatan tahu di industri ini memiliki perbedaan dari pembuatan tahu di Industri tahu lain, yaitu terdapat penambahan garam dan bawang putih untuk menambah sedap produk tahu. Hasil kajian penerapan produksi bersih di industri tahu adalah good house keeping, recycle, reduce dan reuse. Berdasarkan beberapa kriteria kelayakan, alternatif penerapan produksi bersih untuk industri ini berupa modifikasi tungku yang dilengkapi dengan cerobong asap, modifikasi alat penyaringan dengan mesin, dan pembangunan instalasi digester untuk penghasil biogas. Kesimpulan kajian ini industri tahu ini belum mengenal produksi bersih. Manfaat yang diperoleh dari penerapan produksi bersih berupa penghematan bahan bakar, peningkatan rendemen filtrat tahu, dan kebersihan lingkungan.

  3. PANAMA PAPERS DAN DISKURSUS TENTANG PERLINDUNGAN DATA DI INDONESIA: SUATU PERSPEKTIF TEORI KEADILAN BERMARTABAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jeferson Kameo

    2016-10-01

    “Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi”. Inilah rumusan dari Pasal 28 G Ayat (1 dari Undang-Undang Dasar, yang dinyatakan Perubahannya yang Kedua dalam suatu Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia. Dalam rumusan ketentuan ini orang dapat menyuling semua asas yang mengatur perlindungan data dalam Sistem Hukum Pancasila.Di samping rumusan ketentuan di atas, sejumlah rumusan kaedah hukum lainnya berisi asas-asas yang sama dapat juga ditemukan dalam beberapa Undang-Undang yang berlaku dalam sistem hukum Indonesia. Antara lain, UU No. 8 tahun 2011 tentang ITE. Penulis artikel ini berpendapat bahwa seluruh rumusan ketentuan dimaksud adalah bentuk-bentuk perwujudan diri dari jiwa bangsa (Volksgeist tempat orang dapat menemukan asas-asas dan kaidah yang mengatur perlindungan data dalam Sistem Hukum Pancasila. Satu dari asas hukum yang melindungi data pribadi dapat digunakan untuk memecahkan skandal terkini, yaitu Panamapapers. Abstract “Every person has the rights to get protection on his personal/privacy, family, honor, dignity and properties under his power, and has rights to feel secure and to get protection from fear of any threat in order to do or not to do something related to their fundamental rights. This is the formulation of the Article 28 G (1 of the Indonesian Basic Act, mentioned in its Second Amendment mentioned in the Decision of the People's Consultative Assembly of the Republic of Indonesia. In this stipulation one could distil all the legal principles governing data protection in the Pancasila Legal System. Apart from the stipulation mentioned above, some further formulation of legal rules contained similar principles may also be found in several Acts in the Indonesian legal system. Among those Acts

  4. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MUTASI GENETIK PADA MATAKULIAH GENETIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reza Ardiansyah

    2017-07-01

    Full Text Available Teaching materials is one of the important components in learning that can help the smooth learning of students. The purpose of this research is to produce teaching material of genetic mutation in genetics course in State University of Malang. Development of teaching materials using Four-D development model. Data analysis is descriptive qualitative and quantitative descriptive. The result of development of teaching materials in the form of Module Genetic of mutation. The instructional materials in the form of modules have been revised based on the assessment of expert validators and small group trials. Based on the percentage of validity obtained from material expert validators, media experts and small group trials, the developed Module Genetic of mutation has met the valid criteria and can be used with the acquisition of percentages of 86.00%, 88.38%, and 88.38%. Product revisions are made based on comments and suggestions provided by validators and small group trials. Module Genetic of mutation comes with instructions for use, discussion, tasks, summary, test questions, reflections, answer keys, ratings, and glossary. Bahan ajar merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran yang dapat membantu kelancaran belajar mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar mutasi genetik pada matakuliah Genetika di Universitas Negeri Malang. Pengembangan bahan ajar menggunakan model pengembangan Four-D. Analisis data berupa data deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil pengembangan bahan ajar berupa Modul Genetika Mutasi. Bahan ajar berupa modul telah direvisi berdasarkan hasil penilaian validator ahli dan uji coba kelompok kecil. Berdasarkan persentase kevalidan yang diperoleh dari validator ahli materi, ahli media dan uji coba kelompok kecil. Modul Genetika Mutasi yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dan dapat digunakan dengan perolehan persentase masing-masing 86,00%, 88,38%, dan 88,38%. Revisi

  5. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis 3D PageFlip Fisika untuk Materi Getaran dan Gelombang Bunyi

    National Research Council Canada - National Science Library

    Hani Kurniawati; Desnita Desnita; Siswoyo Siswoyo

    2016-01-01

    ...s: Media-based learning materials, 3D FlipBook, Physics Abstrak Pengembangan 3D FlipBook telah banyak digunakan di bidang pendidikan dan menghasilkan sebuah media yang dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa...

  6. PENGEMBANGAN MULTIMEDIAPEMBELAJARAN BAHASA JERMAN PELAJARAN PELAYANAN RESTORAN DI YOTABAKTI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Melly Handayani

    2015-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah (1 mengembangkan multimedia yang berisi materi dan latihan untuk keterampilan berbicara bahasa Jerman, (2 mendeskripsikan proses pengem-bangannya, dan (3 mendeskripsikan hasil evaluasi dan hasil uji coba lapangan. Uji coba terbatas dilakukan pada satu orang pengajar dan empat orang peserta didik. Uji coba lapangan melibatkan 2 orang pengajar dan 10 orang peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Langkah pengembangan multimedia pembelajaran bahasa Jerman yang digunakan adalah (1 analisis kebutuhan, (2 perencanaan, (3 pengembangan produk, (4 evaluasi produk, (5 revisi produk, (6 uji coba lapangan, dan (7 produk akhir. Kualitas multimedia pembelajaran bahasa Jerman menurut dosen ahli materi adalah sangat baik dan menurut ahli media adalah baik. Kualitas multimedia menurut dua orang pengajar bahasa Jerman adalah sangat baik dan menurut peserta didik adalah baik. Dari 10 orang peserta didik, 80% mencapai nilai KKM. 100% respon peserta didik terhadap multimedia yang dikembangkan adalah sangat baik. Kata Kunci: Pengembangan, multimedia, keterampilan berbicara, pelayanan restoran   DEVELOPING MULTIMEDIA FOR GERMAN LANGUAGE TEACHING MATERIAL FOR RESTAURANT SERVICE LESSONS IN YOTABAKTI YOGYAKARTA Abstract The objectives of this research and development are (1 to develop a learning media for German language teachers, a computer assisted media with learning materials and exercises for speaking skill, (2 to describe the process of developing Multimedia German Language Teaching Material for Restaurant Service Lessons, and ( 3 to describe the result of product evaluation and field try out. The small group tryout involved five participants, a German language teacher and four students of Yotabakti. Field try out involved two German language teachers and ten students. The data of this study were analysed descriptively and quantitatively. The procedures of developing multimedia German language

  7. Pengembangan Modul Pembelajaran dengan Pendekatan Inkuiri Terbimbing pada Materi Koloid di SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lita Novilia

    2017-03-01

    Abstrak: Materi koloid bersifat kontekstual, tetapi dalam pelaksanaannya materi koloid cenderung dihafal sehingga dapat menimbulkan beberapa miskonsepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan modul yang dikembangkan dengan pendekatan inkuiri terbimbing di SMA. Desain pengembangan mengacu pada Pedoman Penulisan Modul oleh Direktorat Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional (2008. Kelayakan modul ditinjau dari kriteria isi, penyajian, kebahasaan, dan kegrafikaan, serta respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran yang telah dikembangkan layak digunakan. Kata kunci: pengembangan modul, materi koloid, inkuiri terbimbing, kelayakan modul

  8. PENGEMBANGAN BOOKLET PENYULUHAN “NATA DE PAMELO” BAGI PARA PETANI JERUK PAMELO DI MAGETAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Wijayanti

    2016-05-01

    Para petani jeruk pamelo di Magetan belum mengetahui proses membuat nata dari jeruk pamelo untuk meningkatkan nilai ekonomi jeruk pamelo. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani jeruk pamelo adalah dengan melalui pengembangan media pendidikan non formal berupa booklet. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan booklet penyuluhan mengenai nata dari jeruk pamelo. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Hasil penelitian ini adalah booklet penyuluhan tentang pembuatan nata dari jeruk pamelo yang telah tersusun.

  9. PENGEMBANGAN PENGENDALIAN KELEMBABAN, TEMPERATUR PADA RUMAH KACA DENGAN PENCATATAN DATA OTOMATIS

    OpenAIRE

    Faisal Faisal; Iwan Sugriwan; Ade Agung Harnawan

    2016-01-01

    Penelitian pengembangan pengendalian kelembaban pada rumah kaca telah selesai dilakukan. Pengembangan alat ini terdiri atas pengukuran kelembaban, temperatur dan intensitas cahaya dan pengendalian kelembaban udara. Sistem alat ukur terdiri dari power supply DC, sensor SHT11, sensor LDR, relay, mikrokontroler ATMega8535, pengkodisi sinyal, LCD karakter 20x2 dan humidifier. Sensor SHT11 terkalibrasi secara digital melalui port B. Sensor LDR dikarakterisasi menggunakan lampu pijar di dalam chamb...

  10. Pengembangan ANIME (Animation Learning Media Berbasis Multimedia untuk Pembelajaran Dasar Sistem Komputer Bahasan Instalasi Hardware

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Gede Sunarya

    2015-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasi Anime (Animation Learning Media Berbasis Multimedia untuk Pembelajaran Dasar Sistem Komputer Bahasan Instalasi Hardware serta mengetahui respon mahasiswa terhadap penerapan Anime berbasis multimedia tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development. Desain pengembangan yang digunakan adalah model Dick & Carey. Pengembangan Anime sebagai sebuah produk akhir dari penelitian ini menggunakan metode pengembangan yang disebut System Development Life Cycle (SDLC berbasis Waterfall yang merupakan standar pengembangan sebuah perangkat lunak. Validasi yang dilakukan dalam pengujian produk yaitu validasi produk secara teknis, validasi oleh para ahli dan uji terbatas. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pemberian angket kepada mahasiswa. Data yang terkumpul dianalisis secara statistik deskriptif. Rancangan dan implementasi media anime terdiri dari 3 menu utama, yaitu menu pengenalan hardware, menu perakitan komputer, menu troubleshooting komputer. menu pengenalan hardware terdiri dari 4 sub menu, yaitu alat input, alat output, alat pemroses, alat penyimpanan. Menu perakitan komputer terdiri dari submenu perakitan tanpa casing dan perakitan dengan casing. Respon mahasiswa terhadap pengembangan media anime dalam kategori sangat positif.

  11. PEMANFAATAN ABU VULKANIK GUNUNG MERAPI SEBAGAI GEOPOLIMER (SUATU POLIMER ANORGANIK ALUMINOSILIKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. Kusumastuti

    2012-09-01

    Full Text Available Sintesis geopolimer telah dilakukan dengan memanfaatkan abu vulkanik Gunung Merapi. Geopolimer merupakan suatu polimer anorganik aluminosilikat dengan rantai Si-O-Al yang disintesis dari material yang kaya akan silika dan alumina dengan larutan pengaktif natrium hidroksida. Analisis kandungan kimia abu vulkanik Merapi menunjukkan bahwa material ini termasuk material pozzolan dengan kandungan silika dan alumina yang tinggi, yakni 45,7% berat SiO2; 14,00% berat Al2O3; 16,1% berat CaO; 18,2% berat Fe2O3 dan 3,86% berat K2O. Perbandingan mol SiO2/Al2O3 dalam abu vulkanik Merapi tergolong tinggi yakni 5,55. Abu vulkanik Merapi dapat disintesis menjadi geopolimer meskipun mempunyai rasio mol SiO2/Al2O3 yang tinggi dengan menggunakan larutan pengaktif NaOH 66,67% serta menambah waktu curing selama 3 hari pada suhu 70°C untuk membantu proses kondensasi (lepasnya molekul air pada proses geopolimerisasinya. Geopolimerisasi abu vulkanik Merapi pada suhu kamar tidak dapat terjadi, ditandai dengan kekuatannya yang sangat rendah. Karakterisasi pada geopolimer berbahan dasar abu vulkanik menunjukkan bahwa kuat tekan optimum dicapai pada komposisi dengan perbandingan abu vulkanik/Na silikat/NaOH/H2O sebesar 50/10/4/6 dengan kekuatan 61,16 MPa. Analisis kualitatif berupa fasa mineral dengan XRD dan ikatan kimia dengan FTIR menunjukkan bahwa telah terbentuk fasa amorf aluminosilikat geopolimer dengan ikatan Si–O–Si atau Si–O–Al. Synthesis of geopolymer has been done by using Merapi volcanic ash. Geopolymer is an aluminosilicate inorganic polymer with Si-O-Al chain that has been synthesized from silica-and alumina-rich materials by using activator solution natrium hydroxide. The analysis of Merapi volcanic ash content showed that it was a pozzolan material containing high-silica alumina, with 45,7% of SiO2; 14,00% of Al2O3; 16,1% of  CaO; 18,2% of Fe2O3 and 3,86% of K2O. Mol ratio of SiO2/Al2O3 was high, it is 5,55. Although it

  12. Kajian Persepsi Pengembangan Karir Perawat Di Rsu ‘X’ Medan (Analysis of Nurse’s Career Development Perception in RSU ‘X’ Medan)

    OpenAIRE

    Sembiring Meliala, Shirley Melita

    2012-01-01

    The purpose of this study is to describe of the perception of nurse career development at the 'X' Hospital Medan. The data was collected using scale of perception of career development which consisted of three aspects such as individual roles, supervisor roles, and organizational roles. This study used a descriptive quantitative approach and number of sample were 86 practitioners nurse at the 'X' Hospital Medan. In this study, the perception of nurse career development classified into three c...

  13. UPAYA AWAL PENGEMBANGAN MANAJEMEN VEKTOR MELALUI KAJIAN PEMANFAATAN JENTIK NYAMUK PENGGANGGU PEMUKIMAN DATARAN RENDAH (Culex quinquefasciatus SEBAGAI MAKANAN lKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I. G. Seregeg

    2012-11-01

    Full Text Available A field trial to create an initial effort of vector management through investigating the benefit of "household disturbance mosquito" larvae (Culex quinquefasciatus as fish fodder was conducted during May, June, July, 2002 in Jakarta. Method of study involves the use of 2 aquariums, each 76 cm long, 41 cm wide and 41 cm height. They were placed in a partially opened room of which its east side was surrounded with ornamental plants providing fresh air and protecting them from heat of the sun. Each aquarium was also equipped with electrical circulating water pump and 2 cm plastic gauge filter. Ten golden fish babies (Cyprinus carpio were filled in each of the aqurium. Those fish babies (10 in each aquarium were grown through different fish fodder, one with conventional fodder and the other with mosquito larvae. Result showed that after 3 months the average weight of fish was significantly different, the ones fed with mosquito larvae were heavier than those of conventional feeder.   Keywords: Culex quinquefasciatus, vector management, larvae

  14. PENGEMBANGAN LAMPU BAWAH AIR SEBAGAI ALAT BANTU PADA BAGAN TANCAP DI DESA TAMBAK LEKOK KECAMATAN LEKOK PASURUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F Fuad

    2016-03-01

    Full Text Available DEVELOPMENT OF UNDER WATER LAMP AS A TOOL TO LIFT NET IN TAMBAK LEKOK VILLAGE PASURUANBagan is one type of fishing gear that uses light to collect fish. The lights are expected to stimulate the fish to come and stay around the light and than arrested with net. The use of light for fishing is growing rapidly, almost all fishing gear to use light as a tool for collecting fish. Application of this technology aims to increase fish catch fishermen in District Lekok through the application of technology underwater lamp with LED. Underwater lamp applied to the bagan tancap with a certain intensity and color to find the intensity of light and color that give the best catches. Best catches in the light of 450 lux is capable of delivering the highest total catch of 254 kg, it is supported by the values of illumination of 1.5 lux at a distance of 5 m. Types of fish that were caught on as much as 23 step chart types where the type of Stolephorus spp, Selaroides spp, Leiognathus spp, Loligo sp, Rastrelliger spp is a type of fish that always caught each fishing operation. Keywords: auxilary, development, lamp, Lekok, lift net  ABSTRAK Bagan merupakan salah satu jenis alat tangkap yang menggunakan lampu sebagai alat bantu pengunpul ikan. Cahaya lampu diharapkan dapat merangsang ikan untuk datang dan berkumpul disekitar sumber cahaya sampai pada suatu catchable area tertentu, lalu penangkapan dilakukan dengan alat jaring maupun pancing. Penggunaan lampu untuk penangkapan ikan saat ini berkembang pesat, hampir semua alat tangkap menggunakan lampu sebagai alat bantu pengumpul ikan. Aplikasi teknologi ini bertujuan untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan nelayan bagan tancap di Kecamatan Lekok melalui penerapan teknologi lampu celup bawah air berbasis lampu LED. Lampu celup bawah air diterapkan pada bagan tancap dengan intensitas dan warna tertentu untuk mencari intensitas cahaya dan warna yang memberikan hasil tangkapan yang terbaik. Hasil tangkapan ikan yang

  15. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TEOREMA PYTHAGORAS DENGAN PENDEKATAN IDEAL BERBANTUAN GEOGEBRA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wulan Fitriyani

    2014-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan hasil pengembangan perangkat pembelajaran Teorema Pythagoras dengan pendekatan IDEAL berbantuan GeoGebra ditinjau dari prestasi dan motivasi belajar matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model 4-D dari Thiagarajan, Semmel, & Semmel. Tahapannya meliputi define, design, develop, dan disseminate. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Pati dengan satu kelas uji coba yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan penyelesaian masalah (TKPM, angket motivasi, lembar validasi, dan lembar penilaian guru dan siswa. Instrumen TKPM digunakan untuk mengetahui prestasi dan daya serap siswa, angket motivasi untuk mengetahui skor motivasi belajar matematika siswa, lembar validasi untuk mengetahui kevalidan produk yang dikembangkan, dan lembar penilaian oleh guru dan siswa untuk mengetahui tingkat kepraktisan produk yang dikembangkan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 produk perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini berupa silabus, RPP, dan LKS sangat valid; (2 produk perangkat pembelajaran yang dikembangkan sangat praktis bagi guru dan siswa; dan (3 produk perangkat pembelajaran telah memenuhi kriteria sangat efektif ditinjau dari prestasi dan motivasi belajar siswa, sebanyak 83,33% siswa berhasil mencapai KKM yang ditetapkan dan 87,5% siswa memiliki motivasi belajar matematika yang tinggi. Kata Kunci: Teorema Pythagoras, IDEAL, GeoGebra

  16. Implementasi Cloud Computing Menggunakan Metode Pengembangan Sistem Agile

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Much Aziz Muslim

    2015-05-01

    Full Text Available Cloud computing merupakan sebuah teknologi yang menyediakan layanan terhadap sumber daya komputasi melalui sebuah jaringan. Sumber daya yang di sediakan di dalam cloud computing meliputi mesin, media penyimpanan data, sistem operasi dan program aplikasi. Fitur dari cloud computing dipercaya akan jauh lebih hemat dan memuaskan. Masalah yang muncul adalah bagaimana mengimplementasi Cloud Computing dengan menggunakan Windows Azure Pack dan bagaimana provisioning Windows Azure Pack SQL Database. Fokus pada penelitian ini adalah pada proses deploying dan provisioning SQL Database Server. Pengimplementasian cloud computing menggunakan metode pengembangan sistem agile dengan langkah-langkah meliputi perencanaan, implementasi, pengujian (test, dokumentasi, deployment dan pemeliharaan. Untuk menjalankan proses tersebut kebutuhan perangkat yang dipersiapkan meliputi perangkat keras seperti PC Server Cisco UCS C240 M3S2, Hardisk 8753 GB, 256 GB RAM, bandwith minimal 1 Mbps dan kebutuhan perangkat lunak meliputi Windows Server 2012 R2, VMM, Windows Azure Pack, IIS, SQL Server 2012 dan Web Patform Installer. Hasil dari implementasi cloud computing menggunakan metode pengembangan sistem agile adalah terbentuknya sebuah sistem cloud hosting provider dengan menggunakan Windows Azure Pack dan SQL Server 2012 sebagai sistem utama dan pengelolaan database menggunakan Microsoft SQL Server Management 

  17. Pengembangan Kawasan Agropolitan di Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Trihartanto Suroyo

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberhasilan pengembangan Kawasan Agropolitan di Kabupaten Kulonprogo. Metode analisis yang digunakan adalah berupa pengukuran tingkat kesejahteraan petani, skala likert dan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembangunan kawasan agropolitan ini belum memberikan dampak yang signifikan terhadap pembangunan perdesaan di Kabupaten Kulonprogo. Hal ini terlihat bahwa tingkat kesejahteraan petani padi, melon dan ketela pohon di kawasan ini masih dibawah rata-rata Kabupaten Kulonprogo. Faktor yang mempengaruhi adalah kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana agribisnis hulu-hilir seperti bahan baku, alat mesin pertanian, irigasi, pemasaran dan kondisi jalan, sehingga menjadi hambatan utama bagi petani dalam peningkatan produktivitas serta daya beli petani.Kata kunci: Pengembangan wilayah, pembangunan perdesaan, agropolitan, KulonprogoAbstract. This study aims to assess the success story of an agropolitan development in Kulonprogo District. The methods used in this research include likert scale and multiple linear regression. The result of the analysis shows that the agropolitan approach has not significantlyaffected the rural development in Kulonprogo District. Farmers’ welfare in the region is still below the average of thatof the district. Factors influencing this situation are the availability of upstream-downstrem facilities for agribusiness such as raw materials, agricultural machinery, irrigation, marketing and road network, which became the main hindrance for the farmers in improving their productivity and purchasing power.Keywords. Regional development, rural development,agropolitan, Kulonprogo.

  18. Pengembangan Instrumen untuk Menganalisis Keefektifan SKB di Kalimantan Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugeng Sugeng

    2007-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menghasilkan instrument untuk menganalisis keefektifan SKB di Kalimantan Selatan. Instrumen dikembangkan melalui diskusi terbatas (focus group discussion dan teknik Delphi. Diskusi terbatas melibatkan akademisi, praktisi bidang pendidikan luar sekolah dan penyelenggaraan SKB, pamong belajar SKB dan Balai Teknologi Pendidikan dan Pengembangan Kegiatan Belajar (BTKPPKB, dan Subdin Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Laut Subjek penelitian ini adalah 6 SKB yang ada di Kalimantan Selatan. Sebelum digunakan, instrument diujicobakan kepada 29 orang dari SKB Tapin dan SKB Hulu Sungai Selatan. Validitas konstruk dari butir-butir instrument ditentukan dengan analisis factor dan reliabilitasnya ditentukan dengan indeks reliabilitas berdasarkan rumus Alpha Cronbach. Indeks reliabilitas untuk butir-butir pengamatan dihitung dengan reliabilitas antarpeneliti. Instrument komponen penyelenggaraan SKB terdiri atas pedoman pengamatan untuk mengukur aspek penunjang penyeleng­garaan dan angket untuk mengukur aspek perencanaan, peng­organisasian, pelaksanaan, dan produk pembelajaran. pada aspek perencanaan, pengorganisasian, produk pembelajaran dan penunjang penyelenggaraan SKB di Kalimantan Selatan masih dalam kategori kurang efektif. Untuk aspek pelaksanaan program sudah termasuk dalam kategori efektif dan sanget efektif. Kata kunci: pengembangan instrument, keefektifan skb.

  19. Arahan Pengembangan Kawasan Sumbing Kabupaten Magelang Sebagai Agropolitan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ellen Deviana Arisadi

    2016-04-01

    Full Text Available Kabupaten Magelang merupakan salah satu kabupaten yang tumbuh dan berkembang dengan konsep agropolitan. Berdasarkan RTRW Kabupaten Magelang Tahun 2010-2030 terdapat 3 kawasan agropolitan di Kabupaten Magelang, salah satunya adalah Kawasan Agropolitan Sumbing. Sejak penerapannya tahun 2011, konsep agropolitan pada kawasan Sumbing dinilai belum memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal tersebut terlihat dari masih adanya kesenjangan PDRB antara kawasan perkotaan dan perdesaan. Penelitian ini dimaksudkan untuk merumuskan arahan pengembangan Kawasan Agropolitan Sumbing. Studi dilakukan dengan metode skoring untuk menilai kinerja Kota Tani Utama dan Kota Tani. Hasil yang didapatkan adalah kinerja setiap variabel untuk Kota Tani Utama (KTU Kaliangkrik dan setiap Kota Tani (KT Bandongan, KT Kajoran, dan KT Windusari. Analisis skoring dilakukan untuk mendapatkan variabel dengan kinerja yang kurang pada setiap KTU dan KT, sehingga dapat dirumuskan arahan untuk meningkatkan kinerja variabel tersebut. Secara umum, arahan untuk Kota Tani Utama Kaliangkrik adalah peningkatan untuk fasilitas pada sektor pemasaran agar dapat berorientasi ekspor, sedangkan arahan pengembangan untuk setiap Kota Tani adalah peningkatan jumlah pelaku industri pengolahan yang disesuaikan dengan komoditas unggulan pada masing-masing wilayah.

  20. Pengembangan Konstruk Sistem Pembelajaran pada Pendidikan Tinggi Vokasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Suarta

    2013-01-01

    Full Text Available Abstrak: Pengembangan Konstruk Sistem Pembelajaran pada Pendidikan Tinggi Vokasi. Sistem pembelajaran di politeknik perlu menyesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan terkini dalam menyiapkan lulusan untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu. Penelitian ini bertujuan: (1 Mendeskripsikan persepsi mahasiswa tentang sistem pembelajaran yang diterapkan oleh dosen/instruktur di politeknik; dan (2 Memperoleh model pengukuran konstruk sistem pembelajaran pendidikan tinggi vokasi. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif non-eksperimen, menggunakan kuesioner sebagai alat penumpul data. Sampel penelitian adalah mahasiswa tingkat akhir Politeknik Negeri Bali tahun akademik 2009/2010. Ukuran sampel penelitian sebanyak 244. Teknik sampling yang digunakan adalah proportional random sampling. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan analisis faktor konfirmatori. Hasil penelitian menunjukkan: (1 Menurut persepsi mahasiswa, kemampuan dosen dan instruktur dalam mengelola program pembelajaran di politeknik secara umum termasuk dalam kategori baik; (2 Model pengukuran konstruk sistem pembelajaran pendidikan tinggi vokasi terdiri atas indikator-indikator: pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, pembelajaran yang berpusat pada kerja, serta pembelajaran yang berfokus pada pengembangan atribut-atribut keterampilan peserta didik. Indikator-indikator ini dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai koefisien struktural (l bervariasi antara 0,78 hingga 0,81, serta nilai reliabilitas konstruk sebesar 0,85. Kata-kata kunci: pendidikan tinggi vokasi, sistem pembelajaran, keterampilan employability.

  1. PENGEMBANGAN MODEL TRACKING DAN TRACING DALAM DISTRIBUSI KOMODITI PERTANIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yandra Rahadian Perdana

    2011-06-01

    Full Text Available Kegagalan distribusi komoditi pertanian dapat berdampak pada penurunan dan kehilangan nilai baik secara kualitas dan kuantitas karena suatu perubahan dimensi waktu-jarak atau suhu serta sarana pengangkutan dalam setiap mata rantai aktivitas distribusi. Model tracking dan tracing system dapat menjadi strategi untuk menjamin keberhasilan distribusi komoditi pertanian secara tepat baik kuantitas maupun kualitas. Model tracking dan tracing komoditi pertanian adalah sebuah sistem proaktif yang real time yang dilengkapi dengan komponen pendukung proses distribusi dengan data yang akurat, terpercaya, berguna, dan cepat dengan memberikan informasi posisi barang atau sarana moda transportasinya.

  2. Dukungan Infrastruktur Hukum dalam Pengembangan Green Investment di Provinsi Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Insa Ansari

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRAK: Pengembangan green investment harus didukung oleh infrastruktur hukum pada semua level pemerintahan. Pengembangan green investment yang dilakukan oleh pemerintah pusat telah dituang dalam sejumlah peraturan perundang-undangan, diantaranya adalah Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal dan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2012 tentang Rencana Umum Penanaman Modal. Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi Aceh telah memiliki kebijakan green investment baik dalam Qanun Aceh maupun Peraturan Gubernur Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah memiliki kebijakan green investment secara parsial yang dituangkan dalam Peraturan Bupati Kabupaten Aceh Besar, sementara itu Pemerintah Kabupaten Aceh Barat belum memiliki kebijakan green investment secara khusus. Dukungan infrastruktur hukum dalam pengembangan green investment yang dimiliki Pemerintah Aceh berupa Qanun Aceh  Nomor 4 Tahun  2013 tentang Perubahan Atas Qanun Aceh Nomor 5 Tahun 2009 tentang Penanaman Modal dan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 71 Tahun 2012 tentang Rencana Umum Penanaman Modal Aceh, kemudian dukungan infrastruktur hukum yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam pengembangan green investment berupa Peraturan Bupati Aceh Besar Nomor 11 Tahun 2011 tentang Investasi Hijau di Bidang Perikanan dan Kelautan dan Peraturan Bupati Aceh Besar Nomor 3 Tahun 2014 tentang Kebijakan Subsidi Hijau Bidang Perikanan, sementara Kabupaten Aceh Barat belum memiliki infrastruktur hukum secara khusus dalam kaitannya dengan green investment. Untuk itu maka dipandang perlu Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Kabupaten/Kota membuat dukungan infrastruktur hukum dalam pengembangan green investmen sesuai dengan kewenangan masing-masing.  Support of Legal Infrastructure in Developing Green Investment in Aceh Province ABSTRACT: The research shows that the Aceh Provincial government has had a policy of green investment both in Qanun Aceh and

  3. Kajian Keberlanjutan Universitas Negeri Semarang (Unnes) sebagai Kampus Konservasi (Studi Kasus: Unnes Sekaran, Semarang)

    OpenAIRE

    Phramesti, Ruby; Yuliastuti, Nany

    2013-01-01

    Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai salah satu universitas negeri ternama di Semarang telah dikenal secara luas dengan deklarasi pada Maret 2010 sebagai kampus konservasi. UNNES bertekad menjunjung tinggi prinsip perlindungan, pengawetan, pemanfaatan, dan pengembangan secara lestari terhadap sumber daya alam dan budaya luhur bangsa. Hal ini tidak jauh dari konsep pembangunan berkelanjutan yang diterapkan pada level kawasan kampus. Maka perlu dikaji kembali mengenai pemenuhan kriteria-...

  4. Pengembangan Asesmen Kinerja Untuk Penilaian Mahasiswa Pada Praktikum Fisika Dasar II Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Makassar

    OpenAIRE

    Pertiwi, Erna Fitriani

    2016-01-01

    Telah dilakukan penelitian pengembangan yang bertujuan (1) mengembangkan asesmen kinerja untuk penilaian mahasiswa pada praktikum Fisika Dasar II Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Makassar, (2) mendeskripsikan tentang profil asesmen kinerja untuk penilaian mahasiswa pada praktikum Fisika Dasar II Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Makassar. Asesmen kinerja dikembangkan menggunakan model pengembangan four-D (4-D) yang terdiri dari tahap pendefinisia...

  5. Sistem Informasi Manajemen Pengendalian Persediaan Bahan Instalasi Perpipaan Pada Satuan Kerja Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum

    OpenAIRE

    Aldrin, Takalamingan; Sompie, Bonny F; Rantung, Johan P

    2013-01-01

    Pada pelaksanaan pembangunan suatu proyek, pengendalian persediaan bahan merupakan bagian yang sangat penting dari proyek konstruksi tersebut, karena hampir 50% dari anggaran digunakan untuk pembelian bahan. Tanpa adanya persediaan bahan yang baik pembangunan suatu proyek tidak akan berjalan dengan baik dan tidak akan selesai tepat waktu. Ini semua berhubungan dengan manajemen pengadaan barang.Metode yang digunakan yaitu Sistim Informasi Manajemen, yang berdasarkan sumber-sumber data kuantita...

  6. PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN BERBASIS PROYEK DENGAN SUMBER BELAJAR TPA SUPIT URANG MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwida Maghfiroh

    2016-11-01

    Full Text Available This study aims to develop a project-based learning with TPA Supit Urang Malang learning resources. Learning development manifested in a learning device that includes syllabus, lesson plan (RPP, handouts, worksheet (LKS, and the instrument assessment. The research is research of development by reference on the ADDIE model, includes five stages that analyze, design, development, implementation, and evaluation. This research was only conducted until the development stage. Validity of the product development was measured using a questionnaire validation by validator of design learning, validator of material, and validator of the practitioner field. Percentage validation results of syllabus, RPP, handouts, LKS, and instruments assessment respectively are 88,07%, 84,21%, 85,03%, 85,77% and 85,42%. The average percentage validation of product development is of 85,70% with a very valid category. This shows that the development of products eligible to be implemented without revision, some advice and validator’ note is used to complement product development.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran berbasis proyek dengan sumber belajar TPA Supit Urang Malang. Pengembangan pembelajaran dituangkan dalam bentuk perangkat pembelajaran yang meliputi silabus, RPP, handout, LKS, dan instrumen penilaian. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan mengacu pada model ADDIE, meliputi 5 tahapan, yaitu analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap pengembangan (development. Kevalidan produk pengembangan diukur dengan menggunakan angket validasi oleh validator ahli desain pembelajaran, ahli materi, dan ahli praktisi lapangan. Persentase hasil validasi silabus, RPP, handout, LKS, dan instrumen penilaian secara berturut-turut adalah 88,07%, 84,21%, 85,03%, 85,77%, dan 85,42%. Rata-rata persentase hasil validasi produk pengembangan adalah 85,70% dengan kategori sangat valid. Hal

  7. Al-Quran Untuk Terapi Minda dan Penyembuhan: Kajian menggunakan Quantitative Electroencephalograph (qEEG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Norsiah, F.

    2015-12-01

    Full Text Available Artikel ini melaporkan kajian ke atas tingkah laku minda semasa membaca Al-Quran dengan menggunakan alat Quantitative Electroencephalograph (qEEG. QEEG adalah penilaian elektrofisiologi non invasif yang menggunakan analisis berkomputer matematik untuk menukar data bentuk gelombang mentah ke dalam julat frekuensi yang berbeza termasuk delta, theta, alpha dan beta. Analisis kompleks menyediakan analisis seperti simetri, fasa, koheren, amplitud, kuasa dan dominan mereka julat frekuensi. Kajian ini bertujuan untuk mengukur dan mengenalpasti isyarat EEG semasa aktiviti membaca, mendengar Al-Quran dan membuka mata. Dalam kajian ini surah Al-Mulk menjadi pilihan penyelidik untuk melihat keberkesanannya ke atas pengaktifan otak semasa mendengar surah tersebut berbanding dengan pembacaan sendiri ayat-ayat tersebut. Data mentah dari kedua-dua keadaan dianalisis untuk menentukan apa-apa perubahan gelombang otak dari kumpulan yang berbeza. Semasa membaca Al-Quran amplitud tertinggi pengagihan kuasa spektrum diperhatikan di Delta di kawasan Frontal (F1,F2, F4, F7 dan F8, Occipital (O1,O2 dan Parietal. Sebaliknya, dengan mendengar Al-Quran menunjukkan amplitud delta tertinggi di kawasan Prefrontal F3, Fz, F4 dan F8, dan temporal. Walaupun dalam kedua-dua keadaan membaca dan mendengar surah Al-Quran sudah pasti mendatangkan pengaktifan otak yang berbeza, namun Kita dapati membaca Al-Quran sendiri telah meningkatkan amplitud yang tertinggi pengagihan spektrum berbanding dengan mendengar ayat ran sahaja. Namun dalam kedua-dua keadaan telah menghasilkan gelombang delta yang memerangsangkan pengeluaran hormon pertumbuhan yang baik untuk pembaikian sel atau tisu dan penyembuhan diri.

  8. DAYA SAING DAN STRATEGI PENGEMBANGAN MINYAK SAWIT DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jauhar Samudera Nayantakaningtyas

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe aims of this study were to analyze the competitiveness of Indonesian Crude palm oil CPO products in the international market and to analyze the strategy to improve the competitiveness of Indonesian CPO. The analysis methods used this research were descriptive qualitative methods. The tools used to analyze the competitiveness of palm oil is Revealed Comparative Advantages and Porter Diamond Theory, while the development of the strategy used to determine the SWOT method. Based on the analysis of Porter's Diamond System and revealed comparative advantages, this study concluded that the competitiveness of Indonesian CPO was pretty strong, but it still needed a strategy to strengthen its competitiveness especially on derivative products. Some of the routine strategies that need to be done every year, are the development of the CPO industry human resources through training and innovation activities, paying attention to national and international issues by improving government policies, downstream industrial development and palm oil value-added increase, enhance cooperation with manufacturers from other countries through promotions.Keywords: crude palm oil, competitiveness, strategy, analysis of porter's diamondABSTRAKTujuan penelitian ini adalah menganalisis daya saing produk Crude Palm Oil (CPO Indonesia di pasar internasional dan menganalisis strategi peningkatan daya saing CPO Indonesia. Metode pengolahan dan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Alat  yang digunakan untuk menganalisis daya saing minyak sawit  adalah Revealed Comparative Advantages dan Teori Berlian Porter, sedangkan untuk mengetahui strategi pengembangan digunakan metode SWOT. Hasil analisis Sistem Berlian Porter dan revealed comparative advantages disimpulkan bahwa daya saing CPO Indonesia cukup kuat, namun masih diperlukan adanya strategi untuk memperkuat terutama pada produk turunan CPO. Strategi rutin yang harus

  9. PUSAT PENGEMBANGAN METODE PENDIDIKAN KECERDASAN JAMAK DI MAKASSAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    St. Aisyah Rahman

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak— Kurangnya pelatihan mengenai metode pendidikan kecerdasan jamak dan belum adanya pedoman operasional sebagai landasan mengajar dapat menjadi faktor kecerdasan jamak belum banyak diterapkan di Makassar. Untuk mengembangkan pengetahuan serta mengenalkan metode pendidikan kecerdasan jamak kepada masyarakat di Kota Makassar, dibutuhkan sarana atau tempat yang dapat mewadahi kegiatan pengembangan berupa pemberian informasi mengenai kecerdasan jamak ataupun pengembangan dan pelatihan metode-metode atau cara pengajaran agar para pendidik dapat merangsang dan mengaktifkan kecerdasan jamak kepada anak-anak di Makassar sesuai dengan potensi dan bakat yang mereka miliki. Tujuan perancangan ini mendesain gedung Pusat Pengembangan Metode Pendidikan Kecerdasan Jamak di Makassar dengak kosep Arsitektur Ekologis. Hasil dari perancangan ini mengurai hal-hal yang spesifik dari bangunan yaitu penentuan lokasi, pengolahan tapak, yang terdiri dari; analisis view, kebisingan, aksesibilitas tapak, sirkulasi dalam tapak, orientasi matahari dan angin, zoning, dan tata massa, konsep bentuk dan fasad bangunan, sistem struktur dan material bangunan, sistem utilitas, dan sistem teknologi terkhusus pemanfaatan energi surya sebagai salah satu bagian dari arsitektur ekologis. Kata kunci: Pendidikan, Kecerdasan Jamak, Makassar, Arsitektur Ekologis. Abstract- Lack of training in recognizing plural intellegence of education methods and lack of operational guidelines as the basic for teaching can be a factor why plural intelligence has not been widely applied in Makassar yet. To develop the knowledge and introduce the educational methods of intelligence plural to the public in Makassar, needed a means or a place that can accommodate development activities by giving information about plural intelligence or developing and training of methods or thr way of teaching in order to the education can stimulate and activate the plural intelligence to Makassar’s children

  10. KAJIAN IKATAN HIDROGEN DAN KRISTALINITAS KITOSAN DALAM PROSES ADSORBSI ION LOGAM PERAK (Ag

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. Purnawan

    2012-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan kajian tentang ikatan hidrogen inter dan intramolekuler kitosan yang dapat menyebabkan perubahan keteraturan dan tingkat kristalinitas polimer kitosan akibat masuknya ion logam Ag ke dalam polimer kitosan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masuknya ion logam Ag ke dalam polimer kitosan dapat mempengaruhi mempengaruhi ikatan hidrogen inter dan intramolekuler sehingga menyebabkan perubahan keteraturan dan tingkat kristalinitas polimer kitosan. Kristalinitas kitosan meningkat hingga perbandingan Ag/kitosan = 0.25/100 (b/b. Setelah perbandingan Ag/kitosan lebih besar dari 0.25/100 (b/b, kristalinitas kitosan menurun.

  11. Perhitungan Dan Rancangan Penerangan Buatan Pada Ruang Dubbing Suatu Studio Produksi Film (Calculation and Design of Artificial Lighting System of a Dubbing Room)

    OpenAIRE

    N, Ningsar; Sangkertadi, Prof

    2013-01-01

    Metode perhitungan penerangan merata diterapkan dalam perencanaan ruang dubbing dari suatu konseprancangan studio produksi film. Ruang dubbing memiliki fungsi strategis dalam proses produksi film, sehinggamemerlukan tata cahaya yang baik. Para artis, dubber dan operator dubbing, memerlukan cahaya di ruangdubbing dengan kuat penerangan yang mencukupi, nyaman, merata serta tidak menyilaukan, agar dapatmelaksanakan tugas produksi film secara optimal. Karena itu, diperlukan perhitungan yang tepat...

  12. KAJIAN AWAL PENERAPAN KONSEP MEKANIKA PADA GERAK ROBOT DENGAN ANALISIS ALJABAR

    OpenAIRE

    Luh Putu Budi Yasmini

    2015-01-01

    Gerak screw adalah gerak dasar sebuah robot yang dapat dianalisis dengan menerapkan konsep gerak benda tegar. Gerak benda tegar terdiri dari gerak rotasi terhadap suatu garis lurus dan diikuti dengan gerak translasi pada garis lurus tersebut. Dalam penelitian ini dikaji kembali mengenai konsep dasar dari gerak robot dengan menggunakan koordinat eksponensial (koordinat twist), serta persamaan kecepatan gerak robot sebagai fungsi waktu dengan menggunakan analisis aljabar. Gerak robot dengan mod...

  13. Kajian Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Beton Kertas (Papercrete) Dengan Bahan Tambah Serat Nylon

    OpenAIRE

    Pratama, Edo; Hisyam, Endang Setyawati

    2016-01-01

    Beton kertas adalah suatu material bangunan yang dibuat dengan kertas didaur ulang, pasir dan portland semen. Disebut beton kertas karena dalam penamaan standar Internasional yang menyebut mortar juga sebagai crete walaupun memakai bahan mortar. Kertas yang digunakan dalam penelitian ini adalah kertas koran yang kemudian diolah menjadi bubur kertas dengan tujuan untuk mempermudah dalam pengadukan campuran. Beton kertas sebagai salah satu alternatif beton ringan ramah lingk...

  14. PENGEMBANGAN ANTIVIRUS HUMAN PAPILLOMA VIRUS BERBASIS MOLEKUL KECIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Wulandari

    2014-05-01

    Full Text Available AbstrakSekalipun telah ada program skrining deteksi dini infeksi HPV maupun kanker servis sertaadanya dua vaksin yang telah berlisensi, sekarang ini belum ada obat antivirus yang efektif.Prospek pengembangan molekul kecil inhibitor sebagai antivirus HPV sangat menjanjikan.Modulasi interaksi diantara protein-protein virus atau protein virus dengan protein hospesmenjadi strategi dalam upaya pengembangan molekul inhibitor sebagai antiviral HPV. Halini didukung oleh kemajuan pengetahuan mengenai fungsi protein HPV yang terlibat dalamsiklus hidupnya diantaranya yaitu protein E1, E2, E6 dan E7. Beberapa kandidat antivirustelah ditemukan dan masih dalam penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan senyawa turunandengan aktivitas yang lebih tinggi diantaranya asam bifenil sulfonasetat (inhibitor ATPase E1.Indandione dan repaglinide (inhibitor interaksi E1-E2 dan senyawa-senyawa lainnya.AbstractEventhough there has been screening programs for HPV infection and cervical canceras well as the two vaccines that have been licensed, currently there is no effective cure forHPV. The prospects of the development of small molecule inhibitors as HPV antiviral is verypromising. Development strategy was based on the modulation of interactions between viralproteins or viral proteins with host proteins. This is supported by the advances in knowledgeabout HPV’s protein functions involved in their life cycle such as E1, E2, E6 and E7 proteins.Some antiviral molecule candidates have been found and need further studies to obtainderivatives with higher activity including acid biphenyl sulfonasetat (inhibitor ATPase E1,Indandione & repaglinide (inhibitor interaction E1-E2, etc.

  15. MODEL PEMBERDAYAAN KELEMBAGAAN LOKAL SEBAGAI WAHANA PENDIDIKAN PENGEMBANGAN USAHA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukidjo .

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak: Model Pemberdayaan Kelembagaan Lokal Sebagai Wahana Pendidikan Pengembangan Usaha. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui : (1 permasalahan yang dihadapi kelompok usaha warga miskin dalam mengembangkan usaha; (2 kegiatan pemberdayaan yang dilakukan Tim Konsultan Manajemen Wilayah (KMW terhadap lembaga lokal; (3 kegiatan pemberdayaan yang dilakukan lembaga lokal terhadap kelompok usaha dalam mengembangkan usaha. Penelitian ini merupakan R&D, dilakukan di Provinsi Yogyakarta. Penentuan sampel dilakukan secara random. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, interview dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisis data digunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data diperoleh simpulan : (1 permasalahan utama yang dihadapi kelompok usaha warga miskin adalah kekurangan modal kerja, bahan baku dan pemasaran; (2 Kegiatan pemberdayaan yang dilakukan Tim KMW kepada lembaga lokal berupa pelatihan dan pendampingan; (3 kegiatan pemberdayaan yang dilakukan lembaga lokal terhadap kelompok usaha berupa pelatihan, bimbingan, pendampingan melalui program pinjaman bergulir, pelatihan keterampilan dan pembangunan permukiman dan lingkungan. Kata Kunci: pemberdayaan dan pengembangan usaha Abstract : Local Institutional Empowerment Model As A Educational for Bisnis Development. The objective of this study were to identify : (1 the problem facing the poor in developing their business; (2 empowerment activities that was undertaken by Regional Management Consultant Team towards local institution; (3 empowerment activities that was undertaken by local institution toward business groups in order to developing their business activity. This study was R & D, and undertaken in Yogyakarta Province. Samples were randomly selected. Data were obtained through questionnaire, interview, and documentation. Data analysis used descriptive qualitative analysis. Conclusion of this study were : (1 the main problem faced by business group of the poor is lack

  16. APLIKASI ALAT RADIOGRAFI DIGITAL DALAM PENGEMBANGAN LAYANAN FOTO RONTGEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susilo -

    2013-07-01

    Full Text Available Sistem radiografi digital (RD selama ini dianggap sebagai teknologi impor yang canggih,  mahal, dan memerlukan kemampuan sumber daya yang tinggi. Pengadaan secara built-in cenderung menyerap APBD cukup besar terutama untuk pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi, selain itu juga tidak memberi nilai tambah bagi struktur iptek daerah. Dalam upaya pengembangan sistem RD untuk aplikasi medis, penelitian ini mengembangkan sistem pencitraan radiografi digital untuk pengembangan layanan RS Daerah. Melalui penelitian ini, hasil penelitian terdahulu dikembangkan menjadi model prototipe aplikasi pencitraan medis yang dilengkapi dengan sistem pelindung radiasi, dan sistem penangkap gambar yang dibangun dari tabung kedap cahaya, intensifying screen bersama kamera CCD, dan pengolah citra. Hasil penelitian ini adalah berupa model prototype sistem pencitraan radiografi digital (tanpa film untuk pemeriksaan fraktur tulang dan software analisis citra radiografi digital berbasis Matlab 7.1, sehingga pencitraan medis ini dapat diduplikasi oleh unit kendali mutu yang ada di rumah sakit kota/daerah. Digital radiography system (RD is considered as advanced and expensive imported technology, and it requires high resource capabilities. Built-in procurement tends to absorb substantial budget, especially for the implementation of regional autonomy and decentralization, but it also does not add value to the structure of the science and technology region. To develop the RD system for medical applications, this study developed a digital radiographic imaging system for the development of regional hospital services. Through this research, the results of previous studies developed a prototype model of medical imaging application that comes with the system of radiation protection and image capture system built from a light-tight tube, intensifying screen with a CCD camera and image processing. This study results a prototype model of digital radiography imaging

  17. Pengembangan Instrumen Kompetensi Penilik dan Penerapannya di Kabupaten Musi Rawas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hartoyo Hartoyo

    2006-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan: 1 mengembangkan standar kompetensi penilik pendidikan luar sekolah (PLS, 2 mengembangkan instrumen untuk menganalisis kompetensi penilik, dan 3 mendes-kripsikan profil kompetensi penilik di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Instrumen dikembangkan melalui diskusi terbatas (focus group discussion dan teknik Delphi. Diskusi terbatas melibatkan prakusi bidang PLS, pamong belajar SKB/BPKB, pejabat dan staff di Subdin PLS Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten BantuL Teknik Delphi ditetapkan sebanyak dua putaran untuk memperoleh konsensus atas pentingnya masing-masing indikator. Profil kompetensi penilik didesknpsikan dalam empat kategori yaitu: sangat baik, baik, kurang, dan sangat kurang. Validitas konstruk butir-butir instrumen kuesioner ditentukan dengan analisis fektor dan reliabilitas ditentukan dengan Alpha Cronbach. Indeks reliabilitas butir-butir instrument tes uraian analisis dengan relibilitas antar penilal Hasil penelitian menunjukan: Pertama, standar kompetensi penilik terdiri dari kompetensi personal, sosial, akademis, dan teknis. Kompetensi personal mencakup aspek nilai-nilai hidup dan komunikasi. Kompetensi sosial mencakup aspek sikap terhadap kelompok, lingkungan masyarakat, dan kerja-sama. Kompetensi akademis menekankan pada aspek pendidikan dan latihan, pengalaman kerja, serta pemahaman konsep PLS dan satuan-satuannya. Standar kompetensi teknis yang mencakup aspek perencanaan dan pengolahan data, pemantauan, penilaian, dan bimbingan. Selain itu, standar komptensi dilengkapi juga dengan kompetensi pemahaman budaya. Kedua, instrumen kompetensi penilik terdiri dari: tes pemahaman tentang konsep PLS dan kuesioner kompetensi personal, sosial, dan teknis. Ketiga, penilik di Musi Rawas masih memiliki kompetensi yang rendah untuk aspek kompetensi teknis dan aspek kompetensi akademis. Adapun kompetensi personal dan sosial termasuk baik. Kata kunci: pengembangan

  18. Wacana Apec: Legitimasi Dan Signifikasi Perekonomian Bali (Kajian Wacana Kritis Parawisata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hugo Warami

    2015-04-01

    Full Text Available Wacana APEC dalam kajian ini akan dieskplorasi melalui paradigma kritis untuk melakukan konstruksi refleksif terhadap pengalaman wacana-wacana pariwisata yang tumbuh dan berkembang pada masyarakat pelaku pariwisata di Bali. Fokus kajian pada wacana APEC ini mencakup (1 legitimasi dan (2 signifikasi konstruksi wacana yang berdampak langsung pada perekonomian Bali melalui perspektif critical discourse analysis (CDA. Perspektif ini memberikan penekanan pada determinasi pariwisata dan ekonomi kreatif, yakni segala sesuatu yang sedang, akan, dan nanti terjadi melalui wacana APEC, dan berdampak langsung pada kekuatan-kekuatan ekonomi. Legitimasi akan membantu membuat objektivasi yang sudah dilembagakan menjadi tersedia secara objektif dan masuk akal secara subjektif. Sedangkan signifikasi merupakan salah satu struktur wacana yang mengacu pada sistem, mengharuskan adanya relasi yang tidak dapat dipisahkan antara sebuah tanda dan realitas yang menjadi rujukannya serta bersifat ikonis. APEC 2013 yang diwacanakan berlangsung di Bali, akan berdampak besar pada pembangunan sektor pariwisata. Setidaknya, signifikasi perubahan dan dinamika yang terjadi di tingkat nasional, regional dan internasional akan dikonstruksi dan didayagunakan secara bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang sama pada sesama negara anggota APEC. Untuk analisis CDA, fakta bahasanya diperoleh dari media massa (surat kabar lokal Bali, yakni (1 Bali Post dan (2 Media Bali Promosi.

  19. PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS BERKARAKTERISTIK RME MATERI BARISAN DAN DERET UNTUK KELAS X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Hidayatul Khusna

    2016-04-01

    : Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan menghasilkan bahan ajar yaitu Lembar Kerja Siswa berkarakteristik RME yang valid dan praktis sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran materi barisan dan deret. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Plomp yang terdiri dari tiga tahap yaitu 1 tahap investigasi awal, 2 tahap perancangan dan realisasi, 3 tahap tes, evaluasi, dan revisi. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh hasil, yaitu (1 tingkat kevalidan sebesar 3,7 dengan kriteria kevalidan sangat valid, dan (2 tungkat kepraktisan sebesar 3,5 dengan kriteria kepraktisan sangat praktis Jadi dapat disimpulkan bahwa LKS yang dikembangkan memenuhi kriteria baik dan layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar matematika pada materi Barisan dan Deret yang dapat mengingkatkan tingkat penalaran matematis siswa.

  20. PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN OBYEK WISATA HUTAN BATU RAMMANG – RAMMANG DI KABUPATEN MAROS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harnida Harnida

    2012-10-01

       Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah daerah dalam pengembangan obyek wisata Hutan Batu Rammang-rammang Kabupaten Maros dan mengetahui upaya pemerintah dalam pengembangan obyek wisata hutan batu rammang- rammang Kabupaten Maros dengan menggunakan indicator pemerintah sebagai fasilitator, regulator dan mediator. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dengan tipe penelitian fenomenologi. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa; Observasi, wawancara dan penelusuran dokumen. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum peran pemerintah dalam pengembangan obyek wisata hutan batu rammang- rammang di Kabupaten Maros belum maksimal. Sebagai fasilitator, pemerintah belum banyak memfasilitasi aktifitas masyarakat setempat. Sebagai mediator, pemerintah daerah kurang keinginan dan keluhan dari masyarakat di daerah tersebut terkait peningkatan sarana dan prasarana. Sebagai regulator, pemerintah daerah juga kurang berkomunikasi mengenai aturan pelestarian obyek wisata tersebut.

  1. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM BENTUK KOMIK PADA MATERI FOTOSINTESIS UNTUK SMP KELAS VIII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    sri nengsi nengsi

    2017-07-01

    Full Text Available Pembelajaran Biologi merupakan pembelajaran yang berhubungan dengan kehidupan nyata. Sehingga pembelajaran Biologi harus disertai dengan pemahaman konsep dan pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran dalam bentuk komik yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan prosedur pengembangan    4-D. Penelitian ini terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap define (pendefinisian, tahapdesign (perancangan, tahapdevelop (pengembangan, dan tahapdesseminate (penyebaran. Berdasarkan data hasil penelitian, diperoleh penilaian komik oleh pakar dengan persentase 74,017% dengan kriteria penilaian valid. Respon guru terhadap komik diperoleh persentase 91,83% dengan kriteria penilaian sangat praktis dan respon siswa terhadap komik diperoleh persentase 87,56% dengan kriteria penilaian sangat praktis. 

  2. PENGEMBANGAN MODEL PERPUSTAKAAN MADRASAH DALAM PENERAPAN LITERASI INFORMASI UNTUK MEMPERSIAPKAN BELAJAR SEPANJANG HAYAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rohyanti Zulaikha

    2016-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengembangan model perpustakaan madrasah dalam penerapan literasi informasi untuk mempersiapkan belajar sepanjang hayat dan mengetahui bagaimana kemampuan belajar sepanjang hayat bagi para pemustaka. Metode penelitian ini adalah R&D dengan pendekatan kualitatif. Sampel sumber data dilakukan dengan cara purposive dan snowball, pengumpulan data digunakan metode triangulasi dan analisis datanya bersifat kualitatif dengan melakukan FGD. Proses analisis datanya menggunakan model Miles dan Huberman dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian pengembangan model perpustakaan madrasah ini terlihat dalam enam tahap (Task Definiton, Information Seeking, Location and access, Use of Information, Syntesis dan Evaluation yang diimplementasi di dalam RPP untuk bidang studi terkait (Bahasa Indonesia, Biologi, Fiqih dan PPMB dengan pengembangan layanan perpustakaan yang berbasis kepada pemustaka. Model perpustakaan yang “literate” terhadap informasi dapat menjadikan siswa menyenangi belajar, mengetahui bagaimana sejatinya cara belajar itu, menghargai bahwa belajar itu, rasa ingin tahu terhadap sesuatu menjadikan sikap “self directing” dalam belajar.

  3. PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA BERCIRIKAN STRATEGI GENERATIF DENGAN PEMBELAJARAN PMII TIPE CLASSWIDE PEER TUTORING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wimelia Citra Rahmadani

    2016-06-01

    Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan LKS bercirikan strategi generatif dengan pembelajaran PMII yang valid, menarik dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengadopsi 3 tahap pertama model pengembangan 4-D (four-D yang dikemukakan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel yang meliputi tahap pendefinisian (define, perancangan(design, dan pengembangan (develop. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Malang pada siswa Kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan valid dengan skor rata-rata 3,10. Berdasarkan hasil uji coba diperoleh: 1 skor rata-rata angket siswa tinggi  yaitu 3,29, sehingga LKS menarik bagi siswa dan 2 hasil wawancara guru disimpulkan bahwa LKS menarik bagi siswa dan dapat digunakan. LKS juga memenuhi aspek keefektifan. Hal ini dapat dilihat dari tingkat ketuntasan siswa yaitu 87,5% artinya pemahaman siswa setelah belajar menggunakan LKS sangat baik.

  4. Pengembangan Sistem Otomatisasi AC dan Lampu Menggunakan Fuzzy dan Raspberry Pi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy Ariyanto

    2017-11-01

    Full Text Available Otomatisasi AC dan lampu dilakukan untuk menghemat energi yang digunakan pada kehidupan sehari-hari. Dalam pengembangan otomatisasi AC dan lampu perlu menerapkan sebuah perangkat yang memiliki fungsi maksimal dengan harga yang minimal. Raspberry Pi merupakan perangkat atau modul dengan harga rendah yang mampu melakukan komunikasi wireless tanpa bantuan modul lain. Dalam pengembangan otomatisasi AC dan lampu juga diperlukan sebuah metode yang mampu melakukan kontrol terhadap nyala AC dan lampu. Penerapan metode fuzzy dapat dilakukan untuk menghimpun informasi keadaan ruang yang didapat dari sensor untuk menentukan nyala AC dan lampu secara otomatis. Oleh sebab itu pada penelitian ini mengusulkan pengembangan otomatisasi AC dan lampu menggunakan Raspberry Pi dan Fuzzy. Otomatisasi AC dan lampu menggunakan Raspberry Pi yang menerapkan metode Fuzzy dapat menghemat energi hingga 59,87% dalam hal lama waktu nyala AC dan 57,47% untuk lumenasi lampu

  5. PERENCANAAN PENGEMBANGAN KURIKULUM PADA KULLIYATUL MU’ALLIMIEN AL-ISLAMIYAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Widia Wardani

    2016-05-01

    Full Text Available Curriculum Development Planning Kulliyatul Mu'allimien Al-Islamiyah. The purpose of this study are: (1 identify curriculum development planning; (2 identify curriculum development process; (3 determine the factors supporting and curriculum development planning; and (4 determine the strategy to overcome the inhibiting factors  curriculum development planning. This study used a qualitative approach to describe the planning of curriculum development at Kulliyatul Mu'allimien Al-Islamiyah. The design of the study is a multi-site study means combining multiple sites, subject, background, and the scene is different. The key instrument is the researchers themselves, with the source of the research that led cottage, a team of curriculum developers, teachers, and students. Data obtained through observation, interviews, and documentation. The validity of the data that has been analyzed using the criteria of the credibility of the data with the triangulation of data sources. The results of the research, that the planning of curriculum development at KMI is aimed at character building through micro teaching, improvement of skills of students and teacher competence that leads to the career development of teachers. Perencanaan Pengembangan Kurikulum Kulliyatul Mu’allimien Al-Islamiyah. Tujuan penelitian ini adalah: (1 mengidentifikasi perencanaan pengembangan kurikulum;(2 mengidentifikasi proses pengembangan kurikulum ; (3 mengetahui faktor pendukung dan penghambat perencanaan pengembangan kurikulum; dan (4 mengetahui strategi mengatasi faktor penghambat perencanaan pengembangan kurikulum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan tentang perencanaan pengembangan kurikulum pada Kulliyatul Mu’allimien Al-Islamiyah. Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi multi situs yang berarti menggabungkan beberapa situs, subyek, latar, dan tempat kejadian yang berlainan. Instrumen kunci adalah adalah peneliti sendiri, dengan

  6. Persamaan Unsur Pokok Pada Suatu Merek Terkenal (Analisis Putusan MA Nomor 162 K/Pdt.Sus-HKI/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dandi Pahusa

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract: Equation Basic Element In A Famous Brand (Analysis of the Decision of the Supreme Court Number 162 K / Pdt.Sus-IPR / 2014. Criteria for determining the equation of the constituents in a well-known brand that is the similarity of images, sounds, names, words, letters, numbers, color composition or a combination of these elements, either for goods or services that are similar or dissimilar based on general knowledge of the public, the brand earned a reputation as a massive campaign, and with evidence of the trademark registration in several countries. The impact of the decision of the Supreme Court Number 162 K / Pdt.Sus-IPR / 2014 for brand owners who have registered and well-known to always protect its brand, namely by taking into account the bad faith of the owner of the other brands. If there are other brands that have been registered in the Directorate General of Intellectual Property and published in General News Brands, the owner of the mark that has been registered in advance immediately appealed and the cancellation of the trademark. Abstrak: Persamaan Unsur Pokok Pada Suatu Merek Terkenal (Analisis atas Putusan MA Nomor 162 K/Pdt.Sus-HKI/2014. Kriteria penentuan persamaan unsur pokok pada suatu merek terkenal yaitu adanya kemiripan gambar, bunyi, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut, baik terhadap barang atau jasa yang sejenis maupun tidak sejenis yang didasarkan pada pengetahuan umum masyarakat, reputasi merek yang diperoleh karena promosi besar-besaran, dan disertai bukti pendaftaran merek tersebut di beberapa negara. Dampak dari putusan Mahkamah Agung Nomor 162 K/Pdt.Sus-HKI/2014 bagi pemilik merek yang telah terdaftar dan terkenal agar selalu melindungi mereknya yaitu dengan memperhatikan adanya itikad tidak baik dari pemilik merek lain. Apabila terdapat merek lain yang telah terdaftar di Dirjen HKI dan diumumkan dalam Berita Umum Merek, maka pemilik merek yang telah

  7. PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT SUATU EVALUASI MELALUI KARAKTERISTIK KERJA (Studi Kasus Pada Perusahaan Gula Candi Baru Sidoarjo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hatane Semuel

    2003-01-01

    Full Text Available In the present, management has transformed radically from traditional change into Total Quality Management (TQM which stresses on organizational excellences such as reliability, responsiveness, assurance, competency and human resources. This research is an evaluation of TQM application held by a sugar factory, Candi Baru Sidoarjo through its program namely Gugus Kendali Mutu (GKM It is program of TQM at which it serves as an approach to endeavor its workers to have perception at different stages about different qualities. In addition, this is based on an analysis of job satisfaction of the workers, which is focused on woek charecteristics such as skill variation, job description, autonomy and feedback. From the results, it is concluded that human recources (workers, equipments or instruments being used as well as available period of time has positive relationship, especially between job satisfaction and skill variation. Other indicators, such as work flow and work result which are evaluated by the workers themselves as well as by their co-workers, have positive relationship between job satisfaction and job description. Furthermore, cooperation among workers within the same division having different levels of position has positive relationship between job satisfaction and job significance. In general, GKM implication in endeavoring the workers has positive impact towards worker satisfaction in sugar factory like Candi Baru Sidoarjo. Abstract in Bahasa Indonesia : Manajemen mengalami transformasi yang cukup radikal, yaitu perubahan dari model tradisional bergeser kepada Total Quality Management (TQM yang menuntut keunggulan organisasi seperti kecepatan, daya tanggap, kelincahan, pembelajaran, dan kompetensi karyawan. Penilitian ini merupakan suatu evaluasi penerapan program TQM yang dijalankan oleh Pabrik Gula (PG Candi Baru Sidoarjo melalui Gugus Kendali Mutu (GKM, yang merupa-kan suatu pendekatan dalam mewujudkan pemberdayaan karyawan, yang pada

  8. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERCIRIKAN KONSTRUKTIVIS TIPE GAGNON DAN COLLAY PADA MATERI PENYAJIAN DATA UNTUK SISWA KELAS VII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rani Puspita Rahayu

    2016-07-01

    Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pengembangan perangkat pembelajaran dan menghasilkan perangkat pembelajaran bercirikan konstruktivis tipe Gagnon dan Collay pada materi penyajian data untuk siswa kelas VII dengan kriteria valid, praktis dan efektif. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Plomp. Hasil validasi diperoleh perangkat pembelajaran yang valid, perangkat pembelajaran memenuhi kriteria keprakisan yaitu aktivitas guru dalam pembelajaran masuk dalam kategori baik, serta memenuhi kriteria keefektifan, yaitu (1 tercapai ketuntasan klasikal; (2 aktivitas siswa dalam pembelajaran masuk dalam kategori baik; (3 respon siswa positif. Sehingga pengembangan perangkat pembelajaran memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.

  9. KONDISI HABITAT DAN EKOSISTEM MANGROVE KECAMATAN SIMPANG PESAK, BELITUNG TIMUR UNTUK PENGEMBANGAN TAMBAK UDANG (Habitat Conditions and Mangrove Ecosystem in Simpang Pesak District, East Belitung for Development of Shrimp Pond

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Juwita

    2015-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Kondisi habitat dan eksosistem mangrove menjadi aspek penting dalam pengembangan usaha perikanan budidaya di wilayah pesisir. Penelitian bertujuan untuk mengkaji kondisi habitat dan ekosistem mangrove berdasarkan kualitas perairan, tanah, dan vegetasi mangrove serta kondisi sosial ekonomi masyarakat. Penelitian dilakukan di empat desa Kecamatan Simpang Pesak Kabupaten Belitung Timur pada bulan April – November 2013. Hasil penelitian menunjukkan kualitas air seperti salinitas 28–30, suhu 27–36 oC, pH 7–7,5, kecerahan 50–70, TSS 11–85 mg/L dan kekeruhan 0,91–46,00 NTU, yang rata-rata tidak melebihi ambang batas baku mutu untuk tambak udang dan biota laut, sedangkan kualitas tanah yaitu tekstur tanah (liat berpasir, pH tanah 4,8–6,8 dan bahan organik tanah 9–13% juga menunjukkan nilai yang tidak lebih dari ambang batas yang ditentukan. Kajian lainnya yaitu kondisi mangrove dengan kisaran indeks nilai penting 0–300 menunjukkan mangrove yang berperan dalam ekosistem tersebut dan dalam status mutu baik yang didukung dengan kerapatan 460 pohon/hektar. Oleh karena itu, nilai kerapatan yang tinggi dapat mendukung kegiatan pengembangan tambak udang yaitu dengan konsep ramah lingkungan (silvofisheries. Selain secara ekologi, secara sosial masyarakat juga mendukung pengembangan budidaya tambak udang (wawancara dengan menyediakan (sewa lahan dan tidak mengabaikan kerusakan lingkungan yaitu tetap mempertahankan mangrove. ABSTRACT This research discusses about conditions of habitats and mangrove ecosystems which become an important aspect to develop a good aquaculture in coastal areas. This study aims to analyze the condition of the habitat and mangrove ecosystem based on the quality of water, soil, vegetation of mangroves, and socio-economic conditions of the social community. The study was conducted in four villages in Simpang Pesak, East Belitung Regency from April to November 2013. The results showed the indicator for water

  10. STRATEGI PENGEMBANGAN KOPERASI PETERNAK GALUR MURNI DI KABUPATEN JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dany Alifah Irawati

    2017-01-01

    Murni, menganalisis alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan Koperasi Peternak Galur Murni, dan menentukan prioritas strategi pengembangan Koperasi Peternak Galur Murni di masa datang. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif,  analisis Internal Factor Evaluation (IFE, External Factor Evaluation (EFE, analisis matrik Internal-External (IE, Strengths, Weaknesses, Opportunities dan Threats (SWOT dan Analytical Hierarchy Process (AHP. Hasil penelitian menunjukkan faktor strategik yang menjadi kekuatan utama dengan kepentingan relatif tertinggi adalah sistem Quality Control (QC untuk peneriman susu dari peternak. Alternatif strategi yang dapat diterapkan di KPGM adalah peningkatan kegiatan promosi dengan sosialisasi pentingnya minum susu, efisiensi kegiatan produksi dengan penyusunan Standard Operational Procedure (SOP, penguatan kelembagaan koperasi, melakukan pendaftaran produk ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM, melakukan komunikasi intensif dengan semua anggota koperasi, pemanfaatan teknologi tepat guna dalam kegiatan produksi, diversifikasi produk, penguatan permodalan melalui pinjaman selain lembaga keuangan dan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk bantuan penguatan koperasi dan peternak. Hasil analisis AHP, strategi prioritasnya adalah 1 penguatan modal melalui lembaga keuangan, 2 peningkatan kegiatan promosi dengan sosialisasi pentingnya minum susu, 3 diversifikasi produk, dan 4 melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah serta Dinas Peternakan dan Dinas UMKM.Kata kunci: koperasi peternak galur murni, strategi pengembangan, IFE, IFE, SWOT

  11. MENUMBUHKAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL MELALUI KARYA TARI KOREOGRAFER PEREMPUAN DI SUMATERA BARAT: SUATU TINJAUAN GENDER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fuji Astuti

    2016-03-01

    Dalam tatanan sosial masyarakat Minagkabau, kepribadian seorang perempuan diatur oleh suatu norma yang tertuang dalam kandungan nilai-nilai sumbang duo baleh. Sebagai seorang koreografer perempuan, kandungan sumbang duo baleh tidak hanya terlihat dalam sikap kepribadiannya, namun kandungan nilai-nilai itu juga dapat terlihat dalam karya tari sebagai cerminan  kepribadiannya. Kandungan nilai sumbang duo baleh tidak semuanya dapat dituangkan dalam karya tari. Jika semua kandungan nilai-nilai tersebut secara utuh dijadikan acuan dalam berkarya tari, koreografer merasakan aturan-aturan tersebut akan menghambat kreativitas, terutama dalam perwujudan gerak yang menjadi media pokok dalam tari. Adapun kandungan nilai sumbang duo baleh dengan lugas dapat diimplementasikan  ke dalam tari adalah sumbang jalan, sumbang duduak, sumbang tagak, sumbang penglihatan, sumbang pakaian, dan sumbang kurenah. Di sisi lain, keterlibatan perempuan dalam aktivitas kesenian, didorong oleh tuntutan perekonomian. Untuk itu, perempuan tidak lagi harus menggantungkan perekonomian sepenuhnya kepada laki-laki sebagai pemimpin rumah tangga, atau menjadi tanggung jawab kaum sebagaimana dalam sistem perekonomian di rumah gadang, namum sudah dapat diantisipasi melalui prestasi dalam berkesenian. Hal demikian pula memicu para koreografer berupaya memenuhi kebutuhan konsumen, bahkan berlomba-lomba untuk menciptakan pasar yang sifatnya komersil. Kata Kunci: Sumbang duo baleh, koreografer, tari

  12. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPS TERPADU BERBASIS OUTDOOR LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nugraheni Rachmawati

    2013-03-01

    Full Text Available AbstrakPelaksanaan kegiatan pembelajaran tematik di SD kota Semarang belum optimal. Sebagian besar guru belum menyusun dan menggunakan perangkat pembelaja- ran IPS Terpadu berbasis outdoor learning. Tujuan penelitian ini mengembangkan, mengkaji keefektifan dan kepraktisan perangkat pembelajaran. Penelitian ini meru- pakan penelitian pengembangan yang dimodifikasi dari penelitian Borg and Gall. Subjek penelitian adalah siswa kelas 3 SD N Jatingaleh 01-02 Kota Semarang ta- hun pelajaran 2012/2013. Spesifikasi produk yang dikembangkan adalah perangkat pembelajaran IPS terpadu berbasis outdoor learning berupa silabus, RPP, media CD Interaktif, LKS dan alat evaluasi meliputi test kognitif, lembar observasi aktivi- tas serta angket respons siswa dan guru. Data dianalisis secara deskriptif dan Pretest- Posttest Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran tergolong valid. Keefektifan perangkat dilihat dari aktivitas dan hasil belajar siswa. Aktivitas siswa tergolong sangat tinggi. Hasil belajar kog- nitif siswa setelah mengikuti pembelajaran IPS Terpadu berbasis Outdoor Learning mengalami peningkatan yang signifikan serta mencapai ketuntasan belajar. Rata- rata hasil belajar kognitif siswa secara signifikan lebih besar daripada kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran in door. Saran, hendaknya dapat dikembangkan lagi keefektifanya sehingga dapat lebih menggali kemampuan siswa, tidak hanya dalam segi kognitif dan afektif tetapi juga psikomotor. AbstractImplementation of thematic learning activities in elementary school of Semarang is not opti- mal. Most of the teachers do not prepare and use integrated social science learning tools based on outdoor learning. This research is aimed to develop the tools and to review the effectiveness and practicality of integrated social science learning based on outdoor learning. This is a research and development study modified from the research developed by Borg and

  13. PENGEMBANGAN TES BERPIKIR KRITIS DENGAN PENDEKATAN ITEM RESPONSE THEORY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fajrianthi Fajrianthi

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah alat ukur (tes berpikir kritis yang valid dan reliabel untuk digunakan, baik dalam lingkup pendidikan maupun kerja di Indonesia. Tahapan penelitian dilakukan berdasarkan tahap pengembangan tes menurut Hambleton dan Jones (1993. Kisi-kisi dan pembuatan butir didasarkan pada konsep dalam tes Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA. Pada WGCTA, berpikir kritis terdiri dari lima dimensi yaitu Inference, Recognition Assumption, Deduction, Interpretation dan Evaluation of arguments. Uji coba tes dilakukan pada 1.453 peserta tes seleksi karyawan di Surabaya, Gresik, Tuban, Bojonegoro, Rembang. Data dikotomi dianalisis dengan menggunakan model IRT dengan dua parameter yaitu daya beda dan tingkat kesulitan butir. Analisis dilakukan dengan menggunakan program statistik Mplus versi 6.11 Sebelum melakukan analisis dengan IRT, dilakukan pengujian asumsi yaitu uji unidimensionalitas, independensi lokal dan Item Characteristic Curve (ICC. Hasil analisis terhadap 68 butir menghasilkan 15 butir dengan daya beda yang cukup baik dan tingkat kesulitan butir yang berkisar antara –4 sampai dengan 2.448. Sedikitnya jumlah butir yang berkualitas baik disebabkan oleh kelemahan dalam menentukan subject matter experts di bidang berpikir kritis dan pemilihan metode skoring. Kata kunci: Pengembangan tes, berpikir kritis, item response theory   DEVELOPING CRITICAL THINKING TEST UTILISING ITEM RESPONSE THEORY Abstract The present study was aimed to develop a valid and reliable instrument in assesing critical thinking which can be implemented both in educational and work settings in Indonesia. Following the Hambleton and Jones’s (1993 procedures on test development, the study developed the instrument by employing the concept of critical thinking from Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA. The study included five dimensions of critical thinking as adopted from the WGCTA: Inference, Recognition

  14. STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KEDELAI UNTUK MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Rizky Pratama

    2014-09-01

    Full Text Available In the era of globalization, food sustainability is one of the main sectors that has an important role in economic development in Indonesia. The development of agricultural sector needs to be implemented. It is for advancing the agriculture, so that, both production output and farmer welfare will increase. Soybean is one of the leading agricultural commodities in Central Java province. The purpose of this research is to analyze the strategy and program criteria that can be done to develop the soybean farming in Central Java. An Analysis Hierarchy Process (AHP was applied. The sampling technique was done by simple random sampling consisting of 12 people. The results show that the development of soybean farming in Central Java province comprises of several prioritized program criterias. The first priority is the criteria of cultivation, 0.537. The second criteria is input and its score is 0.220. The third criteria is institutions, 0.110. The fourth criteria is post-harvest, 0.058. The fifth criteria is marketing, 0.040. Pada era globalisasi salah satu isu utamanya adalah ketahanan pangan maka sektor pertanian merupakan salah satu sektor utama yang memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi di Indonesia. Pengemban-gan sektor pertanian perlu dilaksanakan guna memajukan sektor pertanian baik berupa peningkatan output produksi dan kualitas serta mampu mengangkat kesejahteraan petani. Kedelai merupakan salah satu komodi-tas unggulan pertanian Provinsi Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis strategi dan kriteria program yang dapat dilakukan untuk mengembangkan usaha tani kedelai di Provinsi Jawa Tengah yang ber-dampak kepada terwujudnya ketahanan pangan Indonesia berdasarkan pendekatan Analysis Hierarchy Pro-cess. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling yang terdiri dari 12 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan usahatani kedelai di Provinsi Jawa Tengah tersusun atas bebera-pa kriteria

  15. PENGEMBANGAN MODUL BERORIENTASI PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN APLIKASI ANDROID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anggih Alfiantara

    2017-02-01

    Full Text Available Peningkatan kualitas pembelajaran dapat dilakukan dari berbagai variabel pembelajaran, salah satunya berupa modul sebagai variabel bahan ajar. Pengembangan modul berbantuan android application mobile berorientasi Problem Based Learning diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui validitas modul berorientasi Problem Based Learning dan untuk mendapatkan respon dari pengguna. Desain penelitian yang digunakan yaitu four-D Models yang dimodifikasi. Pengumpulan data menggunakan lembar validasi dan metode angket. Kelayakan awal bahan ajar ditentukan oleh ahli materi dan ahli media menggunakan teknik deskriptif persentase. Kelayakan akhir bahan ajar ditentukan berdasarkan hasil pengujian. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Secara kuantitatif, data hasil penelitian dianalisis dengan cara menghitung rerata skor dan menentukan kriteria pada interval kelas tertentu. Uji validitas modul memperoleh nilai rata-rata sebesar 3,196, dengan persentase skor rata-rata 79,905%. Data skor perolehan angket tanggapan siswa sebesar 3,21, dan angket tanggapan guru sebesar 3,40, sehingga modul ini terbukti memenuhi kriteria layak yang didukung dengan respon baik dari pengguna. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa modul ini dinyatakan valid dan mendapat respon baik dari pengguna sehingga dapat digunakan sebagai sumber belajar.Improving the quality of learning can be done from a variety of learning variables, one of them is a variable module as teaching materials. Module development with android application oriented Problem Based Learning is expected to increase activity and learning outcomes. This development study aims to determine the validity of the module oriented problem based learning and getting response from users. The study design used is four-D Models were modified. Data collection is using validation sheet and questionnaires

  16. Pengembangan Modul Fisika Berbasis Visual untuk Sekolah Menengah Atas (SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fauzi Bakri

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract This study aims to produce teaching materials of physics in the form of visual-based for High School grade 12. This research use research and development methods, with ADDIE steps: requirements analysis, design module design, drafting module, the finalization of the module, product validation, product trials and product revision. The results carried out by an expert modules media based on questionnaire received an average percentage of 85.18%, while conducted by subject matter experts based on the questionnaire received an average percentage of 80.42%, and conducted by experts of learning resources based on questionnaires received the average percentage of 87.50%. The results of empirical testing by teachers using a questionnaire which gets an average percentage of 81.35%, while that is done by the students based on the questionnaire received an average percentage of 83.82%. The overall results indicate that these modules can be used as a source of learning in learning physics. Keywords: the visual media, module, research development Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar fisika dalam bentuk modul fisika berbasis visual untuk Sekolah Menengah Atas kelas XII semester 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan (research and development, dengan langkah-langkah ADDIE yaitu analisis kebutuhan, perancangan desain modul, penyusunan naskah/ draft modul, finalisasi modul, validasi produk, uji coba produk dan revisi produk. Hasil uji kelayakan modul yang dilakukan oleh ahli media berdasarkan angket mendapat rata-rata persentase sebesar 85,18%, sedangkan yang dilakukan oleh ahli materi berdasarkan angket mendapat rata-rata persentase sebesar 80,42% serta yang dilakukan oleh ahli sumber belajar berdasarkan angket mendapat rata-rata persentase sebesar 87,50%. Hasil uji empirik oleh guru berdasarkan angket mendapat rata-rata persentase sebesar 81,35% sedangkan yang dilakukan oleh

  17. KAJIAN PERMASALAHAN KEBIJAKAN PENETAPAN STATUS BENCANA, KELEMBAGAAN BPBD, DAN PENGELOLAAN BANTUAN PASCA TERBITNYA UU NOMOR 24 TAHUN 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chandra Puspita Kurniawati

    2015-07-01

    management, disaster status, transparency ABSTRAK Bencana dapat memicu risiko terjadinya bencana yang lain. Kondisi tersebut mengakibatkan setiap tahunnya masyarakat menderita akibat bencana. Pemerintah mutlak memerlukan dana dalam jumlah besar untuk menanggulangi bencana dan memulihkan wilayah pascabencana. Permasalahannya ialah banyaknya kejadian yang ditetapkan sebagai bencana akan berdampak pada pendanaan dan distribusi sumber daya. Selain itu, permasalahan kelembagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD dan pengelolaan bantuan bencana yang tidak profesional dapat berpengaruh pula pada akuntabilitas dan transparansi penyelenggaraan penanggulangan bencana dan pengelolaan bantuan bencana. Kajian ini dilakukan melalui studi literatur tentang kebijakan-kebijakan yang terkait dengan penanggulangan bencana. Hasil kajian menunjukkan bahwa status bencana perlu ditetapkan berdasarkan definisi dan parameter yang jelas sebagaimana diamanatkan oleh Undang -Undang (UU No. 24 Tahun 2007. Sebagai tambahan, peningkatan fungsi dan wewenang BPBD dan pengadopsian standar atau praktik terbaik pengelolaan bantuan bencana juga perlu dilakukan untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi penyelenggaraan penanggulangan bencana. KEYWORDS Akuntabilitas, bantuan bencana, kebijakan, penanggulangan bencana, status bencana, transparansi

  18. Kajian Keterlibatan Masyarakat Desa Hutan Mengembangkan Silvoindustri Biofuel Nyamplung (Calophyllum Inophyllum L Berkelanjutan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Uripno

    2015-05-01

    Full Text Available Program Desa Mandiri Energi bertujuan untuk meningkatkan persediaan dan keragaman sumber energi dan peluang perekonomian masyarakat. Nyamplung merupakan tumbuhan yang potensial sebagai bahan baku biofuel atau bahan bakar nabati karena memiliki rendemen minyak tumbuhan yang sangat tinggi dan bukan untuk makanan manusia atau pakan ternak. Biofuel dari nyamplung merupakan inovasi yang perlu dimasyarakatkan. Keterlibatan masyarakat setempat dalam pengembangan silvoindustri biofuel nyamplung, baik sebagai produsen maupun konsumen biofuel, sangat penting. Badan Litbang Kehutanan membangun dua demplot di Desa Buluagung dan di Desa Paputrejo sebagai percontohan pembangunan silvoindustri biofuel nyamplung. Sampai sekarang perkembangan demplot masih menghadapi berbagai persoalan. Metode survei dipergunakan untuk mengumpulkan data dan informasi dari 62 (enam puluh dua orang responden, yang dipilih dengan purposive sampling. Pengumpulan data dan informasi menggunakan kuesioner, observasi lapangan, dan wawancara mendalam. Konfirmasi data dan informasi dilakukan melalui Forest Group Discussion tingkat desa. Analisis data menggunakan program statistik SPSS untuk mengetahui korelasi Rank-Spearman, dan dilengkapi dengan analisis secara kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pembangunan demplot tidak menggunakan pendekatan dan proses partisipatif. Keterlibatan masyarakat desa setempat dalam pengembangan silvoindustri biofuel nyamplung rendah; dan secara nyata dipengaruhi oleh harga biofuel, kematangan inovasi teknologi, peranan demplot dan pendampingan tokoh kunci

  19. MEMBANGUN NILAI MULTIKULTURAL SISWA MELALUI KAJIAN SEJARAH PERJUANGAN WANITA DI TINGKAT LOKAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rikza Fauzan

    2015-11-01

    Full Text Available Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran sejarah melalui kajian sejarah wanita di tingkat lokal dalam membangun nilai-nilai multikultural siswa pada pembelajaran sejarah di sekolah. Penulisan ini dilatarbelakangi permasalahan yang terjadi di lapangan mengenai masalah toleransi dalam keragaman etnik-budaya. Kemudian peran wanita di tingkat nasional bahkan lokal yang masih minim dalam penulisan sejarah. Melalui Penggunaan model pembelajaran sejarah perjuangan wanita yang dekat dengan lingkungan siswa dapat dijadikan sebagai teladan dan contoh sebagai usaha untuk menumbuhkan nilai-nilai multikultural siswa untuk menjawab tantangan yang dihadapi. Aspek yang diambil dalam konsep multikultural adalah mengubah mind set siswa bahwa belajar sejarah bisa dengan memanfaatkan lingkungan termasuk peristiwa sejarah tokoh lokal.

  20. MODEL INFORMASI PUBLIK DI ERA MEDIA SOSIAL: KAJIAN GROUNDED TEORI DI PEMDA SUKOHARJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Purworini

    2017-01-01

    Full Text Available Model komunikasi yang diterapkan di instansi pemerintah daerah menarik untuk diteliti dari kajian public relations. Model komunikasi yang tampak dilakukan satu arah diyakini oleh banyak kalangan akan bergeser ke komunikasi dua arah seiring dengan maraknya perkembangan media sosial. Penelitian di bidang ini tentu sangat relevan mengingat humas secara ideal memiliki peran signifikan dalam mengelola komunikasi di instansi. Penelitian ini dilakukan di pemerintah daerah Sukoharjo. Penelitian dilakukan dengan yang teknik kualitatif dengan analisis data menggunakan grounded theory. Dari analisis yang dilakukan, dapat dijelaskan bahwa humas pemda Sukoharjo menganut model komunikasi satu arah, dimana model ini bertumpu pada diseminasi informasi kepada publik. Ini menjelaskan nilai utama yang melekat dalam komunikasi di humas pemda. Nilai utama termasuk pola komunikasi, tipe informasi dan media yang digunakan. Komunikasi satu arah terbentuk karena pengaruh SDM yang ada dan peraturan yang berlaku di instansi tersebut.

  1. Pengembangan Budaya Sekolah di SMAN 3 Tanjung Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmani Abdi

    2007-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: karakteristik dan upaya pengembangan budaya sekolah di SMAN 3 Tanjung, serta manajemen pengembangan budaya sekolah. Penelitian ini menggunakan metode campuran dan Sequential Explanatory Strategy. Data dikumpulkan melalui angket tertutup dan terbuka. Responden sebanyak 24 guru, empat staf, dan 179 siswa; serta observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, staf, siswa, orang tua siswa, dan petugas kebersihan sekolah. Analisis data dirrmlai dari analisis deskriptif kuantitatif dan kemudian analisis deskriptif kualitatif. Budaya sekolah di SMAN 3 Tanjung, yang terdiri atas: atmosper sekolah, budaya kerjasama, budaya disiplin, dan budaya bersih, belum mencapai taraf positif; dan budaya baca masih negatif. Budaya kerjasama dikembangkan melalui senam pagi bersama, rapat MGMP, sosialisasi visi dan misi sekolah, penataan tata ruang, dan pembuatan mars SMAGA. Budaya disiplin dikembangkan melalui pembuatan peraturan dan tata tertib sekolah. Budaya bersih dikembangkan melalui lomba kebersihan. Budaya baca dikembangkan melalui pembuatan buletin sekolah. Manajemen pengembangan budaya sekolah tidak rrmksimfll, khususnya pada aspek pengelolaan ketenagaan, sarana dan prasarana, dan keuangan. Kata kund: budaya sekolah, pengembangan, manajemen sekolah.

  2. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI BIOTEKNOLOGI MODERN SISWA KELAS XII SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Riani

    2015-03-01

    Full Text Available Pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi menjadikan bioteknologi sebagai salah satu bidang ilmu dalam biologi yang harus dikuasai sejak dini oleh siswa. Berbagai permasalahan yang muncul dalam pembelajaran bioteknologi di sekolah, salah satunya adalah penggunaan media yang kurang tepat sehingga menyebabkan materi tersebut sulit dipahami oleh siswa. Masalah lain adalah adanya keterbatasan waktu, sementara materi yang disampaikam lebih banyak bersifat aplikatif dan abstrak terutama pada bioteknologi modern yang membutuhkan waktu relatif panjang. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif untuk meningkatkan pemahaman materi bioteknologi modern pada siswa kelas XII SMA. Model penembangan yang digunakan mengacu pada langkah-langkah pengembangan Borg & Gall (1983 yang dimodifikasi dari Sukmadinata (2009 yang meliputi tiga kegiatan besar, yaitu: studi pendahuluan, pengembangan dan validasi. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 19 Januari sampai 28 Maret 2013 di MAN Malang 2 Batu. Hasil penelitian pengembangan ini menghasilkan produk multimedia interaktif yang telah melalui proses uji coba dan telah dilakukan beberapa kali revisi berdasarkan saran ahli materi dan ahli media serta komentar dari siswa sasaran uji coba. Multimedia interaktif yang dihasilkan memiliki kualifikasi sangat baik dan hasil eksperiment juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan materi bioteknologi modern antara sebelum dan setelah menggunakan multimedia interaktif, yaitu dari nilai rata-rata sebelum menggunakan media (pretest (54,03 meningkat menjadi (92,36 setelah menggunakan media (postest.

  3. Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Menggunakan Lectora Inspire pada Materi Usaha dan Energi SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inggrid Ayu Putri

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract The development of instructional media aims to help students to do independent learning outside the classroom but still under the supervision of teachers. This study uses Research and Development (R & D DDD-E type developed by Ivers and Barron. The steps of DDD-E developing method method consist of Decide, Design, Develop, and Evaluate. Decide is determination of the project objectives, design determines the structure of the media contents to be developed, develop step is developing a media that is already planned. The evaluation exist on DDD steps, so the instructional media can be controlled. The software used in this research is Lectora Inspire. Lectora Inspire used on this research because the software user friendly or easy to use. Keywords: Lectora Inspire, media, work, energy Abstrak Pengembangan media pembelajaran ini bertujuan untuk membantu siswa dalam melakukan pembelajaran mandiri diluar kelas tetapi masih dalam pengawasan guru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D tipe DDD-E yang dikembangkan oleh Ivers dan Barron. Langkah – langkah metode pengembangan DDD-E terdiri dari tahap decide, yaitu penentuan tujuan proyek, design, yaitu menentukan struktur isi dari media yang akan dikembangkan, develop adalah tahap untuk mengembangkan media pembelajaran yang sudah direncanakan. Tahap Evaluate adalah tahap evaluasi pengembangan media, dimana langkah ini terdapat pada seluruh tahapan DDD. Perangkat lunak yang digunakan adalah Lectora Inspire. Software ini dipilih karena langkah penggunaan yang user friendly atau mudah digunakan. Kata-kata kunci:Lectora Inspire, media, usaha, energi

  4. Menumbuhkan Keterlibatan Positif dalam Bekerja: Melalui Iklim Kompetisi ataukah Pengembangan Kompetensi?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rezki Ashriyana Sulistiobudi

    2017-10-01

    Abstrak: Penerapan motivational climate untuk mendorong iklim berprestasi dan performansi sudah sangat banyak dibahas bahkan berpuluh tahun sebelum ini. Hanya, penelitian yang ada masih terbatas pada konteks akademik, pendidikan dan bidang olahraga. Oleh karena itu, melalui penelitian ini akan dibahas mengenai motivational climate di konteks pekerjaan dengan pendekatan psikologi industri dan organisasi dan perannya terhadap work engagement karyawan. Secara spesifik, penelitian ini mendudukkan motivational climate sebagai resource dalam kerangka JDR-Model (Job Demand Resource Model yang mem­bantu karyawan dalam menghadapi tantangan pekerjaan sehingga lebih merasa engaged dalam bekerja. Penelitian ini dilakukan terhadap 76 orang karyawan di salah satu BUMN di Jawa Barat. Pendekatan penelitian melalui ex-post-facto study dengan uji regresi linier berganda. Berdasarkan hasil tersebut, diperoleh hasil bahwa motivational climate berperan signifikan terhadap work engagement karyawan. Mastery climate sebagai salah satu dimensi dari motivational climate, berperan signifikan terhadap keterikatan positif dalam bekerja. Sebaliknya, performance climate ternyata tidak menunjukkan peran yang berarti. Dengan demikian, dukungan terhadap pengembangan diri dan kemampuan karyawan dapat berperan sebagai job resource yang berkontribusi untuk menumbuhkan perasaan engaged pada pekerjaannya. Jika iklim yang mendorong kompetisi antar karyawan diterapkan begitu saja tanpa dibarengi kesempatan pengembangan diri maka tidak akan berdampak pada engagement karyawan. Oleh sebab itu, secara praktis sebaiknya perusahaan mem­per­timbang­kan bagaimana program-program pengembangan kemampuan kerja dan pengembangan diri karyawan dapat diimplementasikan dengan berkesinambungan dan seimbang daripada hanya sekedar program kompetisi kerja semata.

  5. PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK DISTRIBUSI GNU/LINUX DENGAN FITUR KHAS GORONTALO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Walid Umar

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRAK GNU / Linux merupakan sebuah basis sistem operasi yang dikembangkan dengan lisensi bebas (Open Source, sehingga memungkinkan banyak pengguna untuk mengembangkan kembali Sistem Operasi berbasis GNU/Linux sesuai dengan kebutuhan dari masing-masing pengguna. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan sebuah sistem operasi berbasiskan GNU/Linux dengan fitur edukatif dan memiliki layanan pengenalan tentang Gorontalo, yang meliputi pengenalan Sejarah, Budaya, Bahasa, Potensi Wisata, dan Kondisi Geografis Provinsi Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Research & Development (R & D yang meliputi Penelitian, Perencanaan, Pengembangan, Pengujian Awal, Revisi Produk, Uji coba operasional, Revisi Produk Operasional, Ujicoba Produk, Pengujian Produk Akhir, Implementasi dan Penyebaran. Peneliti melakukan tiga kali pengembangan dan perbaikan terhadap sistem operasi yang dikembangkan berdasarkan pada revisi yang diberikan oleh responden yang berlatar belakang sebagai pelajar dan pengajar. Penelitian ini telah menghasilkan sebuah produk Sistem Operasi berbasiskan GNU/Linux yang diberi nama Saronde OS. Saronde OS memiliki kelebihan pada pengembangan kernel GNU/Linux yang telah dikembangkan sehingga memiliki kelebihan dari sisi performa sehingga lebih hemat sumber daya memory dan battery. Selain pengembangan performa peneliti mengembangkan fitur edukatif dan layanan pengenalan budaya dan bahasa Gorontalo. Kata kunci: GNU/linux, distribusi linux, sistem operasi, gorontalo, open source, saronde OS.

  6. Dimensi Praksis Dan Model Dialog Leksikon Fauna Masyarakat Sunda: Kajian Ekolinguistik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiya Suktiningsih

    2016-04-01

    Full Text Available Batu merupakan salah satu unsur budaya dalam guyub tutur Nias yang harus selalu dilestarikan. Kajian awal ini menjelaskan model dialog metafora leksikon batu Guyup tutur Nias yang menjelaskan empat konstituen yang ada pada model dimaksud. Pembahasan dalam artikel ini dilaksanakan dengan berpijak pada teori ekolinguistik dialektikal (bang&Doors, 1993. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil analisis data metafora guyup tutur Nias menunjukkan bahwa metafora digunakan masyarakat sebagai unit komunikasi terpenting dalam menyampaikan maksud tertentu antara penutur dan mitra tutur terhadap objek tertentu yang diacu. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa pelaku/pembuat teks (S1 didominasi oleh kalangan tua, sedangkan mitra tutur (S2 didominasi oleh kaum muda pada lingkungan TOPOS pernikahan adat, acara peminangan dan pemberian nasehat. Adapun masalah yang dirujuk (O pada metafora Nias didominasi oleh petunjuk, petuah dan nasehat. Hasil analisis menyimpulkan bahwa model dialog menyiratkan 4 (empat fungsi leksikon, yaitu fungsi religi, fungsi kontrol, fungsi hokum dan fungsi seni. Hubungan timbal balik antara manusia dan manusia, manusia dan alam di sekitarnya menghasilkan ragam bahasa. Ekolinguistik dibutuhkan dalam mengkaji fenomena-fenomena bahasa lingkungan guyub tutur Sunda di Cisurat Sumedang Jawa Barat. Kajian ini bertujuan mendeskripsikan makna, fungsi, dan bentuk leksikon-leksikon fauna dalam budaya masyarakat Sunda. Penelitian ini bersifat deskritif-kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini terdiri atas teknik wawancara dan teknik observasi. Teknik wawancara digunakan untuk mendapatkan data makna dan fungsi fauna dalam budaya masyarakat Sunda. Sementara teknik observasi digunakan untuk mendapatkan data bentuk fauna dalam budaya masyarakat Sunda. Fakta saat ini menunjukkan bahwa leksikon fauna masih digunakan oleh orang tua pada saat

  7. FAKTOR-FAKTOR PENGEMBANGAN SDM TERHADAP KINERJA PEGAWAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iriani Ismail

    2016-12-01

    Full Text Available Tujuan studi ini adalah untuk mengidentifikasi factor-faktor pengembangan SDM yang terdiri dari pendidikan, pelatihan, dan pembinaan terhadap kinerja pegawai CV. Bhumikam Shamitra Daun  Kelor  Desa  Batang-Batang. Studi  ini menggunakan metode kuantitatif dimana populasinya adalah semua pegawai CV. Bhumikam Shamitra Daun Kelor Desa Batang-Batang. Hipotesis dalam studi ini adalah; (1 Variabel pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (2 Variabel Pelatihan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dan (3 Variabel pembinaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil analisis statistik, ditemukan bahwa pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Demikian juga pelatihan, dan pembinaan, masing-masing secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil uji t pendidikan thitung (2.135 > (1,994 dengan tingkat signifikasi 0,036 < 0,05, hasil uji t  pelatihan thitung (2,642 > (1,994 dengan tingkat signifikansi 0,010 > 0,05, dan hasil uji t pembinaan thitung (3,057 > (1,994 dengan tingkat signifikasi 0,003 > 0,05.

  8. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Muntaha

    2013-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk : (1 Mengetahui proses pengembangan perangkat pembelajaran dengan model PBL berbantuan CD Pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, (2 Menghasilkan perangkat pembelajaran dengan model PBL berbantuan CD Pembelajaran yang valid, (3 Menghasilkan perangkat pembelajaran dengan model PBL berbantuan CD Pembelajaran yang efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Pengembangan yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP,  Buku Siswa, Lembar Kegiatan Siswa (LKS,    dan Tes Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Data penelitian diperoleh melalui  observasi dan tes kemampuan kognitif. Analisis statistik menggunakan uji ketuntasan (KKM hasil belajar dengan uji One sample t test, uji beda menggunakan independen sample t test, uji normalitas dan uji peningkatan kemampuan menggunakan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan: (1 Proses pengembangan perangkat pembelajaran dilakukan melalui empat tahapan yaitu define (pendefinisian /penetapan, design (perancangan, develop (pengembangan, dan disseminate (penyebaran, (2 Hasil pengembangan perangkat pembelajaran dalam penelitian ini valid, (3 Hasil pengembangan perangkat pembelajaran dalam penelitian ini efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. This study aims to: (1 Knowing the software development process model of PBL assisted learning with Learning CD to enhance students’ creative thinking skills, (2 Generate the model of learning with Learning CD-assisted PBL valid, (3 Generate the model of learning with PBL CD-assisted learning effective. This research is a research development. Development conducted in this study include syllabus, lesson plan (RPP, Student Book, Student Activity Sheet (LKS, and Student Creative Thinking Ability Test. Data were obtained through observation and tests of cognitive ability. Statistical analysis using the mastery test (KKM learning outcomes to test

  9. Pengembangan Naskah Drama Fisika sebagai Media Pembelajaran Fisika SMA berbasis Joyful Learning

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Neli Fori Karliana

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract This research aims to develop a drama script with physics thematic content for senior high school physics- fun based learning and meaningful learning or joyful learning. Joyful learning requires fun learning conditional in the delivery of learning materials. The drama script as a collection of dialog is one form of media that can be used to deliver learning with fun and still has meaningfulness. This development can be used as the basis for research-based instructional media with joyful learning to another subjects. The development research is 4D Thiagarajan Model, and the stage consists of defining, designing, development, and disseminate. This study will describe the process of development of each of its stages. The output of this research is a physics plays eligible to be used as a medium of learning physics in high school. Keywords: a physics drama script, physics learning media, joyful learning Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan naskah drama fisika untuk pembelajaran fisika SMA berbasis pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna atau joyful learning. Joyfull learning menyaratkan pembelajaran yang menyenangkan dalam penyampaian materi pembelajaran. Naskah drama sebagai kumpulan dialog merupakan salah satu bentuk media yang dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan pembelajaran dengan menyenangkan dan tetap memiliki kebermaknaan. Pengembangan naskah drama fisika ini menjadi penelitian yang dapat dijadikan dasar bagi penelitian media pembelajaran berbasis joyfull learning untuk mata pelajaran lainnya. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan 4D Thiagarajan, yang tahapannya terdiri dari pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Penelitian ini akan memaparkan proses pengembangan dari tiap tahapannya. Keluaran dari penelitian ini berupa naskah drama fisika yang layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran fisika SMA. Kata-kata kunci: naskah drama fisika, media pembelajaran fisika

  10. Perancangan Controllable Pitch Propeller Pada Kapal Offshore Patroli Vessel 80 (OPV80

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfan Dicky Firmansyah

    2012-09-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi maritim di Indonesia mulai menemui titik kemajuan, tak terkecuali untuk bidang trans-portasi laut yaitu perkapalan. Oleh sebab itu, saat ini banyak kajian-kajian yang dilakukan di dunia perkapalan. Pengem-bangan yang dikaji, dilakukan pada banyak bidang di kapal. Antara lain adalah pada teknologi penggerak, sistem-sistem, dan maneuvering kapal. Pada tugas akhir kali ini akan dibuat suatu kajian mengenai perancangan propulsor non konvensional jenis controllable pitch propeller (CPP untuk diterapkan pada kapal di Indonesia. Perancangan dilakukan dengan fokus utama yaitu pada design dari screw blade propeller untuk diterapkan pada CPP. Selama ini CPP yang digunakan di Indonesia adalah impor. Sehingga timbul inisiatif untuk mengembangkan produk CPP dalam negeri. Tipe baling-baling yang akan digunakan pada CPP adalah Wageningen B-Screw Series. Pada perencanaan, didapat range pitch CPP pada nilai P/D 0,5 sampai P/D 0,872 dimana P/D 0,872 adalah yang paling optimum dengan matching point paling bagus. Pada P/D 0,872, kapal bisa berjalan pada kecepatan maksi-mumnya dengan BHPscr mesin. Kemudian akan didapat diagram karakteristik dari CPP dengan baling-baling yang dipilih. Dari perencanaan flens CPP blade, didapat flens dengan modulus 3692640 mm3 dan kemudian dibuat design blade CPP tersebut.  

  11. PENGEMBANGAN MARINE ECOTOURISM “BONTANG KUALA” MELALUI COMMUNITY DEVELOPMENT PT BADAK NGL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermansyah Hermansyah

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah penyusunan model pengembangan wisata serta penyusunan strategi dalam upaya pengembangan objek wisata Bontang Kuala. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, di mana data yang digunakan adalah data primer dan pengambilan data dilakukan dengan observasi, deep interview, dan Focus Group Discussion. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan model pengembangan desa wisata berbasis marine ecotourism dapat dilakukan dengan melakukan pengembangan potensi wilayah. Pengembangan wisata harus didukung oleh masyarakat dan lembaga baik pemerintah maupun swasta. Dari sisi masyarakat, perlu adanya pembentukan kelompok pengurus objek wisata yang fokus melakukan upaya pemeliharaan lingkungan dan pengelolaannya. Dalam melakukan fungsinya, kelompok tersebut harus menyusun struktur organisasi dan membuat inovasi untuk menjual dan memasarkan objek wisata. Adapun support kelembagaan dan kelompok organisasi pengelola harus mencapai tahap branding dan promosi. Evaluasi secara berkala juga harus dilakukan untuk memonitoring manfaat dan kendala yang dihadapi. Beberapa strategi pengembangan Bontang Kuala di antaranya adalah: peningkatan sinergi antara masyarakat, kelompok MASKAPEI, sektor swasta dan pemerintah dalam pengembangan objek wisata; ekspose keindahan di Bontang Kuala pada masyarakat nasional dan internasional; penciptaan sikap masyarakat sadar wisata; penguatan kapasitas pengelolaan wisata;  penguatan kerjasama pemerintah dan swasta dalam penyedian infrastruktur; inovasi daur ulang sampah; inovasi di bidang promosi dan pemasaran; peningkatan pendampingan pengembangan objek wisata; pemasaran produk UMKM sebagai cinderamata; konservasi alam, budaya, dan pendidikan lingkungan; sosialisasi pada masyarakat dan wisatawan untuk peningkatan kesadaran merawat lingkungan objek wisata; penciptaan branding Bontang Kuala; inovasi pengolahan limbah; memposisikan

  12. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Kontekstual Budaya Lombok

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Juz'an Afandi

    2017-03-01

    Full Text Available [Bahasa]: Budaya merupakan hal yang dekat dengan kehidupan manusia termasuk siswa. Budaya merupakan salah satu hal yang dapat dijadikan media untuk dapat belajar oleh siswa, sekaligus mempelajari budaya itu sendiri. Seseorang akan belajar dengan baik jika hal yang dipelajari adalah hal yang dekat dengan lingkungannya salah satunya adalah budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mendeskripsikan karakateristik perangkat pembelajaran matematika SMP dengan pendekatan kontekstual budaya Lombok berorientasikan prestasi belajar matematika dan apresiasi nilai budaya bangsa yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid ditunjukkan dengan hasil penilaian RPP  dan LKS berada pada kategori “baik”. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan praktis ditunjukkan dengan hasil penilaian guru, penilaian siswa, dan observasi keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori “baik”. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan efektif ditinjau dari prestasi dan apresiasi nilai budaya bangsa. Perangkat pembelajaran matematika yang dikembangkan memiliki karakteristik sebagai berikut: (a kegiatan pembelajaran memuat langkah-langkah pendekatan kontekstual budaya Lombok yang terdiri dari relating, experiencing, applying, cooperating, dan transferring, (b memuat konteks budaya Lombok, dan  (c menggunakan instrumen untuk mengukur apresiasi nilai budaya bangsa. Kata kunci:   Perangkat Pembelajaran; Pendekatan Kontekstual;  Budaya Lombok; Prestasi Belajar; Apresiasi Nilai Budaya [English]: Culture is the thing close to a human life including students. Culture is one of the things that can be used as a media to be studied by students while learning about the culture itself. The students will learn best when they have something familiar with

  13. PENGEMBANGAN KAMUS KOMPETENSI KESELAMATAN KERJA DI PT XYZ INDONESIA TBK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudhie Dwi Kristanto

    2017-01-01

    penelitian ini adalah merumuskan peranan-peranan departemen OHS, menyusun model kompetensi yang sesuai dan menentukan tingkat persyaratan kompetensi di masing-masing jabatan, serta merumuskan program pengembangan di setiap kompetensi. Penelitian ini menggunakan metode modified DACUM (Developing  A  Curriculum  dan merujuk kepada kamus kompetensi AMA (American Management Association. Hasil penelitian menunjukkan ada sembilan kompetensi utama untuk departemen keselamatan kerja. Empat dari sembilan kompetensi tersebut adalah kompetensi  keselamatan kerja, yang meliputi 1 OHS mission implementation & tactical planning, 2 controls hazards & manages risks, 3 result oriented OHS, dan 4 mastering complexity & manages incidents. Sebaliknya, lima kompetensi lainnya merupakan kompetensi leadership, yang meliputi 1 communication, 2 partnering, 3 influencing, 4 building trust & personal accountability, 5 critical & analytical thinking. Isi dari model kompetensi yang dibuat adalah 1 daftar sembilan kompetensi utama yang dipersyaratkan, 2 definisi masing-masing kompetensi, 3 tingkatan masing-masing kompetensi, 4 pengembangan untuk setiap tingkatan, 5 kebutuhan tingkat kompetensi untuk setiap posisi jabatan. Dari penelitian juga terlihat bahwa metode modified DACUM dapat dipergunakan untuk merumuskan kompetensi yang dibutuhkan dari unit kerja ini.Kata kunci: kompetensi, keselamatan kerja, sumber daya manusia, DACUM, AMA

  14. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR GEOGRAFI TERINTEGRASI SAINS-ISLAM DI MADRASAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saiful Amin

    2017-07-01

    Full Text Available This research aimed to develop an integrated Science-Islamic geography teaching materials for students of grade X Madrasah Aliyah (Islamic Senior High School at the standard of competence to analyze the dynamics of the hydrosphere and its influence on life. The development procedure refers to the method of Dick & Carey adapted to the curriculum of 2013 model. The subject of the trial, namely (1 a team of experts (subject matter expert, linguistic expert, learning design expert, and Quran/Hadith expert and (2 A geography teacher and students in grade X MAN (Public Islamic Senior High School 1 Malang and MA (Islamic Senior High School Hasanuddin, Siraman, Blitar. The results of the study, namely (1 the integrated Science-Islamic geography teaching material for the grade X MA meets the standards deserve to be published and (2 improvements suggested by the results of expert validation and field trials covering aspects language, media, evaluation, and display of text books. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar Geografi terintegrasi sains-Islam untuk siswa kelas X Madrasah Aliyah (MA pada standar kompetensi menganalisis dinamika hidrosfer dan pengaruhnya terhadap kehidupan. Prosedur pengembangan mengacu pada metode Dick & Carey yang disesuaikan dengan model Kurikulum 2013. Subjek uji coba terdiri atas (1 tim ahli (ahli materi, ahli bahasa, dan ahli desain pembelajaran dan ahli Al-Qur’an/Hadis dan (2 guru Geografi dan siswa kelas X di MAN 1 Malang dan MA Hasanudin Siraman, Blitar. Hasil penelitian, meliputi (1 bahan ajar Geografi terintegrasi sains-Islam untuk MA kelas X telah memenuhi standar layak untuk diterbitkan dan (2 perbaikan yang disarankan menurut hasil validasi ahli dan uji coba lapangan, meliputi aspek kebahasaan, media, soal evaluasi, dan tampilan buku teks.

  15. PENGEMBANGAN MEDIAVIDEO KLIP SEBAGAI SUPLEMEN PEMBELAJARAN MATERI KEBERAGAMAN BUDAYA BANGSAKU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erlin Hartanti

    2017-06-01

    Full Text Available The purpose of this study is to produce instructional media such as video clips that feasible as a supplements implement on Nation Cultural Variety matter. This study uses a five-step development refers to the model developed by Lee & Owens. Test subjects in this study were students and teachers of SD N Nogotirto Gamping Sleman. The results showed that video clips media meet the criteria of very valid with an average of 81.85% product validity. The level of practicality and attractiveness of the products based on user trials are respectively 96.38% and 94.39%. Activities of students acquire 89.00% rate of attainment. Based on the results of the product analysis can be concluded that the video clip is very well worth to be used as an instructional supplements implement on Nation Cultural Variety matter. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan  media pembelajaran berupa video klip yang layak sebagai suplemen untuk pembelajaran materi Keberagaman Budaya Bangsaku. Penelitian ini menggunakan lima langkah pengembangan yang merujuk pada model yang dikembangkan Lee & Owens. Subjek ujicoba pada penelitian ini adalah siswa dan guru SDN Nogotirto Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memenuhi kriteria sangat valid dengan rata-rata kevalidan produk sebesar 81,85%. Tingkat kepraktisan dan kemenarikan produk berdasarkan uji coba pengguna berturut-turut sebesar 96,38% dan 94,39%. Aktivitas siswa memperoleh tingkat pencapaian 89,00%. Berdasarkan seluruh hasil analisis produk dapat disimpulkan bahwa video klip pembelajaran ini sangat layak untuk digunakan sebagai suplemen pembelajaran materi Keberagaman Budaya Bangsaku.

  16. PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN BERBASIS PENILAIAN DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoppy Wahyu Purnomo

    2015-07-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain pembelajaran berbasis penilaian dan melihat keefektifannya terhadap performa matematika siswa di sekolah dasar. Desain penilaian dikembangkan berdasarkan empat unsur, yaitu fokus pembelajaran, pertanyaan efektif, umpan balik formatif, serta penilaian diri dan sejawat. Tahapan yang direncanakan untuk implementasi pengembangan meliputi tahap inisiasi, konsolidasi, dan penanaman. Penelitian ini mendeskripsikan hasil pada tahapan pertama sebagai langkah awal untuk tahapan-tahapan selanjutnya. Performa matematika diukur dengan tes kemampuan pemecahan masalah dari 37 siswa kelas tiga sekolah dasar yang dengan suka rela berpartisipasi dalam penelitian ini. Data kemampuan pemecahan masalah diperoleh dengan menggunakan pre-test dan post-test. Analisis dilakukan lewat statistik deskriptif, uji normalitas, dan statistik nonparametrik (Wilcoxon Signed Rank dengan program SPSS 21. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar melalui desain penilaian yang telah dikembangkan. Kata Kunci: penilaian, pembelajaran berbasis penilaian, pemecahan masalah, pembelajaran matematika DEVELOPING AN ASSESSMENT-BASED LEARNING DESIGN IN MATHEMATICS EDUCATION Abstract: This research was aimed to develop an assessment-based learning design and to investigate the effectiveness of the mathematical performance of elementary school students. The design was developed based on a framework consisting of the learning focus, effective questions, formative feedback, and self-and peer-assessment. The stages of the development included the initiation stage, consolidation, and the embedding stage. This study was to describe the results of the initiation stage as the first step. The mathematical performance was measured using a test of a problem-solving abilities. The subjects consisted of 38 third-grade students selected based on purposive sampling. The

  17. Pengembangan Bina Damai Dalam Penanganan Tindak Pidana Terorisme Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad - Khamdan

    2016-10-01

    Full Text Available Abstract: Handling criminal acts of terrorism by the government can be divided into two areas, within Correctional Institution and outside prisons. Legal approach based on Law No. 15 of 2003 on Combating Criminal Acts of Terrorism has not been optimally reduce the potential for violence of terrorism, since countermeasures tend to only show the use of weapons only. Successful handling of terrorism characterized by inmates terrorism cooperation with the government to inform the network of terrorism. Bina Damai development is applied to terrorists can reduce resistance and revenge, for promoting the process of dialogue rather than armed military action. Peaceful approach influenced legal and cultural communication strategy with the clarity of program coordination of the parties that have the authority handling criminal acts of terrorism. Abstrak: Penanganan tindak pidana terorisme yang dilakukan pemerintah dapat dibedakan atas dua bidang, di dalam Lembaga Pemasyarakatan dan di luar Lembaga pemasyarakatan. Pendekatan hukum yang berdasarkan UU Nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme belum secara optimal mengurangi potensi kekerasan atas tindak terorisme karena cenderung mempertontonkan penggunaan senjata. Beberapa keberhasilan penanganan tindak pidana terorisme ditandai adanya kerjasama narapidana terorisme dengan pemerintah untuk memberi informasi jaringan terorisme sekaligus pengakuan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI berdasarkan Pancasila. Pengembangan bina damai yang diterapkan pada teroris dapat menggurangi perlawanan dan balas dendam karena mengedepankan proses dialog daripada aksi militer bersenjata. Bina damai merupakan transisi dari proses rekonsiliasi menuju tahap konsolidasi untuk terbangunnya perdamaian yang permanen. Pendekatan damai dipengaruhi strategi komunikasi hukum dan budaya disertai kejelasan program koordinasi dari pihak-pihak yang memiliki kewenangan penanganan tindak pidana terorisme

  18. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Geometri Ruang dengan Model Proving Theorem

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Eko Susilo

    2016-03-01

    Full Text Available Kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa masih lemah. Hal ini ditemukan pada mahasiswa yang mengambil mata kuliah Geometri Ruang yaitu dalam membuktikan soal-soal pembuktian (problem to proof. Mahasiswa masih menyelesaikan secara algoritmik atau prosedural sehingga diperlukan pengembangan perangkat pembelajaran Geometri Ruang berbasis kompetensi dan konservasi dengan model Proving Theorem. Dalam penelitian ini perangkat perkuliahan yang dikembangkan yaitu Silabus, Satuan Acara Perkuliahan (SAP, Kontrak Perkuliahan, Media Pembelajaran, Bahan Ajar, Tes UTS dan UAS serta Angket Karakter Konservasi telah dilaksanakan dengan baik dengan kriteria (1 validasi perangkat pembelajaran mata kuliah Geometri ruang berbasis kompetensi dan konservasi dengan model proving theorem berkategori baik dan layak digunakan dan (2 keterlaksanaan RPP pada pembelajaran yang dikembangkan secara keseluruhan berkategori baik.Critical and creative thinking abilities of students still weak. It is found in students who take Space Geometry subjects that is in solving problems to to prove. Students still finish in algorithmic or procedural so that the required the development of Space Geometry learning tools based on competency and conservation with Proving Theorem models. This is a research development which refers to the 4-D models that have been modified for the Space Geometry learning tools, second semester academic year 2014/2015. Instruments used include validation sheet, learning tools and character assessment questionnaire. In this research, the learning tools are developed, namely Syllabus, Lesson Plan, Lecture Contract, Learning Media, Teaching Material, Tests, and Character Conservation Questionnaire had been properly implemented with the criteria (1 validation of Space Geometry learning tools based on competency and conservation with Proving Theorem models categorized good and feasible to use, and (2 the implementation of Lesson Plan on learning categorized

  19. Pengembangan Modul Mata Kuliah Penilaian Pembelajaran Sosiologi Berorientasi HOTS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Poerwanti Hadi Pratiwi

    2017-06-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul matakuliah Penilaian Pembelajaran Sosiologi berorientasi HOTS (Higher Order Thinking Skills. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel, and Semmel yang meliputi tahap pendefinisian, tahap perancangan, dan tahap pengembangan. Data dikumpulkan dari penilaian dua orang pakar melalui lembar validasi ahli dan respon dari 75 mahasiswa melalui angket respon mahasiswa. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul layak digunakan sebagai bahan ajar dalam praktik penyusunan instrumen penilaian HOTS. Hal ini didasarkan pada penilaian ahli materi sebesar 83,33 (sangat baik dan hasil respon mahasiswa dengan rata-rata skor sebesar 83,89 (sangat baik. Beberapa saran dari ahli meliputi aspek struktur modul, organisasi penulisan materi, dan bahasa. Saran dari mahasiswa agar contoh-contoh soal HOTS lebih diperbanyak. DEVELOPING HOTS MODULES FOR SOCIOLOGY LEARNING ASSESSMENT COURSE. Abstract: This study was aimed at developing HOTS modules for sociology learning assessment course. This research used Research and Development (R & D design by Thiagarajan, Semmel, and Semmel, includes: define, design, and develop. The data collected from 2 experts through expert validation sheets and 75 questionnaires from students. Data were analyzed using descriptive qualitative. The results of this study indicate that module is feasible the learning materials used as a practice instrument for drafting assessment HOTS. It is based on the 83.33% expert validation and83.89% of the students respond positively toward the modules. Some advices from experts includes: the structure module, the organization of writing material, and language. Students have recommendations to make examples of HOTS’s questions many more.

  20. Pengembangan Media Pembelajaran Termoelektrik Generator sebagai Sumber Energi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Tri Yono

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract This research is aimed to develop the experimental instrument that is thermoelectric generator as the instructional media for energy resource. Used Research Development method with ADDIE (Analyze – Design – Develop – Implementation – Evaluation models. The media is designed and developed by using Solid Works app. This media is equipped with screen, so the temperature value, electric current, and voltage that produced by the experiment will appear on it. Beside that, this media is user friendly for student because they no need to assemble this instrument, and also the measurement is accurate because this instrument is digital based. This media has been validated with the media experts and subject matter experts. The result is showing that thermoelectric generator is worthy to use as instructional media for energy resource subject in senior high school grade 3. Keywords: instructional media, termoelectric generator, ADDIE models. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran yaitu berupa alat praktikum termoelektrik generator sebagai sumber energi. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D menggunakan model ADDIE (Analyze – Design – Develop – Implementation – Evaluation. Media didesain dan dikembangkan dengan menggunakan aplikasi Solid Works. Media ini dilengkapai dengan layar yang dapat menampilkan besaran suhu, kuat arus, dan tegangan yang dihasilkan dari suatu termoelektrik, selain itu media ini mudah untuk digunakan karena peserta didik tidak perlu merakit dari awal dan pengukuran lebih presisi karena berbasis digital. Media yang dikembangkan telah divalidasi oleh para ahli media dan ahli materi pembelajaran. Hasil validasi tersebut menunjukkan bahwa termoelektrik generator layak digunakan sebagai media pembelajaran pada pokok bahasan sumber energi  di kelas XII MIA. Kata-kata kunci: tuliskan kata-kata kunci tidak lebih dari satu baris.

  1. KAJIAN POTENSI IMPLEMENTASI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT DI LINGKUNGAN POLITEKNIK NEGERI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Wayan Wisswani

    2010-07-01

    Full Text Available Politeknik Negeri Bali (PNB sebagai salah satu institusi elemen pendidikan juga layaknya sebuah perusahaanyang selalu harus menjaga kepuasan para stakeholdernya. Salah satu cara terkini untuk memuaskan stakeholderadalah dengan penerapan Customer Relationship Management (CRM berbasis komputer online. ImplementasiCRM, sebagai suatu teknologi yang akan membantu melakukan manajemen hubungan pelanggan dan institusi, akandapat membantu Politeknik Negeri Bali untuk menambah jumlah stakeholder baru, meningkatkan hubungan denganpara stakeholder yang telah ada dan mempertahankannya. Hal tersebut tentu saja dapat menjadi sebuah cara agarPNB dapat memenangkan persaingan antar perguruan tinggi negeri lainnya. CRM dapat membantu PNB mengenalitreatment apa yang tepat yang akan membuat perolehan informasi yang diperlukan para stakeholder menjadi mudah,cepat dan detil sesuai dengan harapan dan kebutuhan para stakeholder.

  2. KAJIAN PENGELOLAAN PESISIR DAN LAUT LINTAS NEGARA (REVIEW: PERBANDINGAN TELUK PERSIA DAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Pranajaya

    2012-04-01

    Full Text Available Kawasan perbatasan suatu negara mempunyai peranan penting dalam penentuan batas wilayah kedaulatan, pemanfaatan sumberdaya alam, serta keamanan dan keutuhan wilayah. Selain itu juga merupakan komitmen dunia terhadap pengelolaan alut yang berkelanjutan. Oleh karena itu, beragamnya kerfasama antar negara ditujukan untuk mencapai pengelolaan pesisir yang berkelanjutan dan program pencegahan polusi lingkungan. Skema pengelolaan di kawasan teluk seperti di Teluk Persia dilakukan dengan menggabungkannya ke dalam legislasi nasional seperti Daerah Perlindungan Laut (DPL melalui program ROPME. Hal ini merupakan bagian dari program pengelolaan pesisir terpadu yang efektif dan dapat membawa perubahan signifikan di daerah Teluk Persia. Di Indonesia juga terdapat program-program pengelolaan sumberdaya alam lintas negara, antara lain melalui Konferensi Kelautan Dunia WOC (World Ocean Conference dan Coral Triangle Initiative (CTI. Pertemuan merupakan inisiatif Indonesia dalam rangka penanggulangan perubahan iklim dan penyelamatan terumbu karang yang memiliki nilai strategis di wilayah zona ekonomi eksklusif dan segitiga terumbu karang enam negara.Kata kunci: pengelolaan, WOC, CTI, lintas negara

  3. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN BERBASIS KOMPUTER UNTUK SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suci Cahyati

    2014-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa CD pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan berbasis komputer untuk SMA yang valid dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D. Media yang dikembangkan memuat materi tentang HIV/AIDS. Pengembangan media pembelajaran ini menggunakan software Adobe Flash Cs3 Professional. Media yang telah dikembangkan melalui dua tahap penelitiannya itu validasi ahli dan uji coba lapangan. Berdasarkan validasi ahli dan uji coba lapangan hasil penelitian menunjukkan produk termasuk kriteria “Sangat baik” dengan rerata skor 4,25. Hasil tes siswa mengalami peningkatan dari rerata skor pretest 5,53 dan rerata skor posttest 7,56. Berdasarkan hasil tes tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan efektif digunakan dalam pembelajaran di SMA. Kata kunci: Pengembangan media, penjasorkes, SMA

  4. Pengembangan Buku Kartun Fisika Berbasis Kontekstual untuk Siswa SMP Kelas VIII pada Materi Gelombang dan Bunyi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Intan Fauziyyah

    2016-04-01

    Full Text Available Telah disusun sebuah buku teks pelajaran dalam bentuk kartun. Buku ini bertujuan untuk membantu siswa dalam memahami konsep fisika tentang gelombang dan bunyi. Sebagian siswa berpendapat bahwa buku fisika yang mereka miliki tidak menarik karena disesaki tulisan dan rumus-rumus yang membingungkan. Pengembangan pada penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari tahap analisis (analysis, desain (design, pengembangan (development, implementasi (implementation, dan evaluasi (eveluation Validasi produk memperoleh penilaian dari ahli materi sebesar 80,6 %, ahli media sebesar 81,5 %, dan peer reviewers sebesar 85,4%. Keseluruhan hasil penilaian termasuk dalam kategori SangatBaik (SB. Produk kemudian di ujicobakan kepada 20 siswa kelas IX SMP N 2 Lengkong Nganjuk menggunakan instrumen berupa angket. Hasil penilaian oleh guru IPA SMPN 2 Lengkong Nganjuk sebesar 91,16% dan hasil rata-rata penilaian oleh 20 siswa kelas IX di SMPN 2 Lengkong Patianrowo sebesar 92,0% dengan kategori Sangat Baik (SB.

  5. KORELASI ANTARA KEMAMPUAN KOGNITIF MAHASISWA PADA MATA KULIAH TELAAH KURIKULUM FISIKA DAN PENGEMBANGAN PROGRAM PENGAJARAN FISIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sohibun Sohibun

    2016-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi antara kemampuan kognitif mahasiswa pada mata kuliah Telaah Kurikulum Fisika dan Pengembangan Program Pengajaran Fisika (P3F. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Fisika FKIP UPP melalui teknik simple sampling jenuh. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif. Sampel yang diambil adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika semester VI T.A 2015/2016. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan teknik angket/kuisioner. Berdasarkan teknik analisis data pada nilai hasil belajar mahasiswa didapatkan nilai korelasi sebesar 0,96-0,99 dengan nilai determinasi sebesar 92,16%-96,04%. Untuk data persepsi mahasiswa pada mata kuliah Telaah Kurikulum Fisika dan P3F didapatkan hasil sebesar 80,24%-93,75% dengan kategori sangat kuat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara mata kuliah Telaah Kurikulum Fisika dengan Pengembangan Program Pengajaran Fisika (P3F.

  6. PENGEMBANGAN KEMAMPUAN MOTORIK ANAK USIA PRASEKOLAH MELALUI AKTIVITAS BERMAIN MODEL SKILL PLAY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyuningsri -

    2014-06-01

    Abstrak: Pengembangan Kemampuan Motorik Anak Usia Prasekolah melalui Aktivitas bermain Model Skill Play. Anak usia prasekolah membutuhkan pendampingan orang-orang di lingkungan seki­tarnya untuk membantu mengembangkan kemampuan psikososial dan motorik. Skill play adalah model aktivitas bermain yang bermanfaat untuk mengembangkan kemampuan motorik. Artikel ini memaparkan pengembangan kemampuan motorik dengan memergunakan aktivitas bermain model skill play sebagai bentuk perlakuan. Penelitian dilakukan dengan desain praeksperimental one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 40 anak usia prasekolah yang diambil secara purposif dari 4 Taman Kanak-Kanak di Ke­camatan Lowokwaru Malang. Perubahan kemampuan motorik diamati dengan memergunakan instrumen kuesioner Pra-Skrining Perkembangan. Hasil penelitian mengungkap bahwa terdapat perbedaan kemam­puan motorik antara sebelum dan sesudah perlakuan.

  7. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SOFT SKILLS DAN HARD SKILLS UNTUK SISWA SMK

    OpenAIRE

    Widarto Noto Widodo, Pardjono

    2013-01-01

    Abstrak: Pengembangan Model Pembelajaran Soft Skills dan Hard Skills untuk Siswa SMK. Era global menuntut sumber daya manusia yang memiliki daya saing, adaptif dan antisipatif, mampu belajar, terampil, mudah beradaptasi dengan teknologi baru. Profil tenaga kerja yang dibutuhkan pasar adalah yang kuat pada aspek soft skills dan hard skills. Ada tiga alternatif model pendidikan yang memadukan hard skills dan soft skills, yaitu (1) aspek soft skills dan hard skills dilaksanakan di sekolah; (2) a...

  8. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MEMBACA KRITIS TEKS ARGUMENTASI UNTUK SISWA KELAS X SMA/SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anri Nofitria

    2017-10-01

    Full Text Available This development research can produce a Critical Reading model for argumentation text learning in class X SMA/SMK. The Critical Reading Model has nine stages, reading skimming; Make inquiries; Facts and opinions; Happy alignment; Main idea development framework; Tap refill content; Prevention of spelling errors, inaccurate choice of words, ineffectiveness of sentences, and inaccuracy of paragraph development; Conclude; And verification This development research uses the Dick and Carey procedures. The validation of the products carried out on three aspects, namely (a the feasibility of the concept of the model, (b the feasibility of the model steps, and (c the feasibility of the model on the level of understanding. Meanwhile, field testing was conducted to determine the feasibility and response of learners to the application of the model. Based on validation and field test results, it can be concluded that Critical Reading Model is suitable to be applied in learning to read critical argument text. Penelitian pengembangan ini dilaksanakan untuk menghasilkan model Membaca Kritis dalam pembelajaran teks argumentasi. Model Membaca Kritis memiliki sembilan tahap, yaitu (1 membaca skimming; (2 membuat pertanyaan; (3 mengidentifikasi fakta dan opini; (4 mengidentifikasi keselarasan; (5 mengidentifikasi pengembangan ide pokok; (6 mengidentifikasi ketepatan hubungan isi; (7 mengidentifikasi kesalahan ejaan, ketidaktepatan pilihan kata, dan ketidakefektifan kalimat, dan ketidaktepatan pengembangan paragraf; (8 menyimpulkan; (9 memverifikasi. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Dick and Carey. Validasi produk yang dilakukan meliputi tiga aspek, yakni (a kelayakan konsep model, (b kelayakan langkah-langkah model, dan (c kelayakan model terhadap tingkat pemahaman. Sementara itu, uji coba produk dilakukan terhadap sembilan tahap model pembelajaran. Berdasarkan hasil validasi dan uji produk dapat disimpulkan bahwa model Membaca Kritis layak diterapkan

  9. Integrasi Budaya Jawa Pada Pengembangan Bahan Ajar Bumi Dan Alam Semesta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarwanto -

    2014-01-01

    Full Text Available Kesulitan siswa dalam mempelajari IPA salah satunya disebabkan oleh sebagian besar materi IPA diadopsi dari sains Barat. Padahal budaya yang mendasari pengembangan sains Barat tidak sama dengan budaya Jawa, maka pembelajaran sains berpotensi menimbulkan kesenjangan (clash dengan sains lokal. Kesulitan lain disebabkan oleh pembelajaran IPA selama ini dilakukan memisahkan antara konten IPA dan pedagoginya. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan Budaya Jawa dalam pembelajaran IPA yang meliputi proses dan produk (materi IPA menjadi satu kesatuan pengetahuan (Pedagogical Content Knowledge/PCK. Metode penelitian ini adalah penelitan pengembangan (R&D. Tahap-tahap penelitian meliputi (1 studi pendahuluan; (2 pengembangan PCK; (3 validasi PCK; dan (4 pengembangan produk. Hasil penelitian menunjukkan modul yang dikembangkan layak untuk diujicobakan pada tingkat yang lebih luas dalam perkuliahan Fisika Sekolah Menengah. Western-adoption of most material of science causes student’s difficulties in learning science. Meanwhile, the culture base of Western science development is different from the Javanese one. This is why science learning causes potentially clash to local science. Other difficulty is caused by learning science which has been done by separating content from its pedagogy. This study aims to integrate Javanese culture into science teaching that include process and product to become a unified science knowledge (Pedagogical Content Knowledge/PCK. The research method used was a research & development (R & D, with the stages of (1 preliminary study, (2 development of PCK, (3 validation PCK, and (4 product development. The results showed that the developed modul decent for piloting at a broader level in High School Physics class.

  10. Pengembangan Bahan Ajar Fisika Bermuatan Lifeskill Untuk Siswa SMA (Halaman 86 s.d. 89)

    OpenAIRE

    -, Susilawati; Khoiri, Nur

    2015-01-01

    Penelitian ini menjelaskan pengembangan bahan ajar fisika berbasis lifeskill pada kelas XI semester gasal. Bahan ajar disusun untuk membekali siswa dalam memahami pelajaran fisika yang terintegrasi dengan kecakapan hidup. Kecakapan hidup yang terintegrasi dalam buku ajar fisika ini meliputi kecakapan pribadi, sosial, akademis dan vokasional. Buku ajar fisika ini menyajikan beberapa aktivitas fisik dan mental siswa. Aktivitas yang memberikan pengalaman bagi siswa meliputi tugas pendahuluan mat...

  11. Pengembangan Sistem Navigasi Otomatis pada UAV (Unmanned Aerial Vehicle) dengan GPS(Global Positioning System) Waypoint

    OpenAIRE

    Hidayat, Rahmad; Mardiyanto, Ronny

    2016-01-01

    UAV adalah salah satu wahana tanpa awak di udara yang mana dapat terbang tanpa pilot, menggunakan gaya aerodinamik untuk menghasilkan gaya angkat (lift), dapat terbang secara autonomous atau dioperasikan dengan radio kontrol. UAV digunakan untuk berbagai keperluan baik di lingkup militer maupun sipil. Pada tugas akhir ini dirancang dan direalisasikan pengembangan sistem navigasi otomatis pada UAV dengan GPS waypoint. Sistem ini menggunakan kontrol manual dan autopilot. Pada mode manual, ...

  12. Pengembangan visual novel game mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial di sekolah menengah pertama

    OpenAIRE

    Adrie Satrio; Abdul Gafur

    2017-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan visual novel game pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial untuk siswa SMP, dan (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan visual novel game. Penelitian pengembangan ini mengacu langkah yang dikembangkan oleh Thiagarajan yang terdiri atas tiga tahap, yaitu: (1) define, (2) design, dan (3) develop. Pada tahap develop dilakukan uji coba awal dengan subjek 6 orang siswa. Tahap selanjutnya adalah uji coba kuantitatif deng...

  13. Pengembangan instrumen penilaian IPA untuk memetakan critical thinking dan practical skill peserta didik SMP

    OpenAIRE

    Naomi Dias Laksita Dewi; Zuhdan Kun Prasetyo

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan instrumen penilaian berupa tes pilihan ganda critical thinking dan practical skill yang valid dan reliabel (2) memetakan critical thinking dan practical skill peserta didik SMP. Prosedur pengembangan dalam penelitian ini mengacu pada langkah-langkah model prosedural dari Model 4D Thiagarajan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Instrumen penilaian IPA berupa tes pilihan ganda terdiri atas 36 item yang fit. Instrumen penilaian IPA beru...

  14. Pengembangan Model Dasar EOQ dengan Integrasi Produksi Distribusi untuk Produk Deteriorasi dengan Kebijakan Backorder

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Aisyah

    2012-11-01

    Full Text Available Model persediaan digunakan untuk menentukan kebijakan mengawasi tingkat persediaan. Oleh sebab itu keberadaan persediaan perlu dikelola dengan baik sehingga diperoleh kinerja yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model integrasi produksi–distribusi untuk produk deteriorasi dengan kebijakan backorder. Model persediaan Economic Order Quantity (EOQ Single Item digunakan sebagai dasar pengembangan model. Algoritma pencarian solusi model dibuat untuk mendapatkan solusi dari model. Selain itu pada bagian akhir diberikan studi kasus implementasi model di UD. Bagus Agrista Mandiri, Batu.

  15. Identifikasi Variabel Untuk Mendukung Kinerja Pusat-Pusat Kegiatan Dalam Pengembangan Komoditas Unggulan Tongkol Di Wilayah Pesisir Timur Provinsi Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muthmainnah -

    2013-09-01

    Full Text Available Wilayah Pesisir Timur merupakan salah satu wilayah pengembangan (WP di Provinsi Aceh yang memiliki keunggulan pada sektor primer salah satunya sub sektor perikanan. Struktur hirarki pusat kegiatan WP terdiri dari pusat kegiatan nasional (PKN, pusat kegiatan wilayah (PKW dan pusat kegiatan lokal PKL yang memliki peran sebagai pusat pertumbuhan dan mendukung pengembangan wilayah termasuk pengembangan komoditi unggulan. Namun demikian keunggulan pada sub sektor perikanan belum mendapat dukungan dalam hal pengembanganya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel apa saja yang mempengaruhi kinerja pusat kegiatan dalam mendukung pengembangan komoditas unggulan perikanan. Untuk menjawab tujuan ini dilakukan tiga tahapan penelitian yaitu penentuan komoditas unggulan perikanan dengan analisa location quotient (LQ dan shift share analysis (SSA. Tahapan kedua, melihat kondisi aliran nilai tambah komoditi unggulan di pusat kegiatan dengan analisa deskriptif, dan analisa variabel pengaruh kinerja dengan analisa pengkodean (coding. Hasil analisa awal dengan LQ dan SSA menunjukkan bahwa komoditi Tongkol merupakan komoditi unggulan WP Pesisir Timur. Sementara pada analisis deskriptif aliran nilai tambah menunjukkan tidak terjadinya pertambahan nilai bagi komoditi unggulan. Terakhir, analisa kualitatif coding ditemukan bahwa variabel yang mempengaruhi kinerja pusat kegiatan WP Pesisir Timur terhadap pengembangan komoditi unggulan Tongkol yaitu ketersedian jumlah pasar, ketersedian jumlah industri pengolahan, ketersedian jumlah jenis industri pengolahan, ketersediaan jaringan transportasi, ketersedian prasarana listrik dan ketersedian prasarana air bersih.

  16. Pengembangan Teknik Jahit Celup (Tritik dengan Pola Geometris

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bintan Titisari

    2014-10-01

    Full Text Available Teknik jahit celup biasa dikenal dengan istilah tritik, yang berarti titik, merupakan teknik tekstil kelompok celup rintang. Tritik adalah cara menghias kain putih dengan menjahit jelujur lalu ditarik kemudian dicelup dan motif terbentuk setelah benang dilepaskan. Teknik tritik digunakan untuk membuat kain sasirangan, kain tradisional Kalimantan Selatan, Indonesia. Proses menjahit pada tritik dikerjakan secara tradisional tanpa ketentuan yang jelas, sehingga pengembangan desain motif belum maksimal. Melihat kondisi tersebut, penelitian  ini menggunakan pola geometris pada teknik tritik untuk melihat kemungkinan dihasilkan motif berbeda. Dengan  metode eksperimen kualitatif didapat ketentuan mengenai aturan jahitan yang diaplikasikan pada pembuatan pola geometris. Penggunaan pola geometris menghasilkan motif lebih teratur dengan tetap terkesan samar sebagai ciri khas tritik. Pewarnaan bertahap dan pengaturan jarak menghasilkan efek ilusi optik (kedalaman, arah, dan gerak. Motif tersebut diaplikasikan pada produk fashion dengan menonjolkan efek ilusi optik untuk menghasilkan siluet pada pakaian wanita.Kata kunci: geometri; jahit celup rintang; pola; sasirangan; tritik.Resist stitch-dyeing, also known locally as tritik (lit. dots, is resist dye textile weaving technique. Tritik is a method to embellish white cloth by tacking, which is then dyed and removed. The motif is formed after the thread is removed. Tritik methods and techniques are less popular compared to batik or dyed ikat. It is, however, used in making sasirangan cloth, a traditional cloth from South Kalimantan, Indonesia. The stitching has always been done traditionally due to the lack of clear convention on stitching as a resist-media. Thus, development of motif designs is not in full capacity. Taking into consideration the above, this study is carried out to create new geometric patterns using tritik techniques. Qualitative experiment methods are used to obtain ideal stitching

  17. Pengembangan Lembaga Pendidikan di Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdullah Rikza

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan memperoleh informasi mengenai kepemimpinan Kiai di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang dan inovasinya dalam mengembangkan lembaga pendidikan di bawah naungan system pendidikan pesantren. Studi ini bersifat eksploratif dengan pendekatan kualitatif dengan harapan dapat memberi gambaran tentang pola kepemimpinan yang dibangun di pondok pesantren Darul Ulum, serta upaya-upaya yang dilakukan oleh para kiainya dalam mengembangkan lembaga pendidikan. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui literatur dan wawancara dengan para kiai dan orang-orang yang yang terkait dengan objek penelitian serta pengamatan langsung. Sedangkan analisis data dipergunakan metode deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam menjalankan kepemimpinannya Kiai Muh. As’ad Umar, objek utama penelitian ini, telah mengimplementasikan prinsip-prinsip kepemimpinan dan manajerial modern. Dalam menyelasaikan persoalan kepesantrenan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yang rasional. Pengembangan lembaga pendidikan di Pondok Pesantren ini disesuaikan dengan tuntutan zaman dan kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan. Tipologi kepemimpinan yang dikembagkan oleh Kiai As’ad adalah rational-collective-managerial. || This study aimed to obtain information about the leadership of Kiai in Pondok Pesantren (Islamic boarding school Darul Ulum Jombang and his innovation in developing educational institutions under the auspices of pesantren system. This study uses qualitative approach and tries to give an idea of leadership that was built in the Pondok Pesantren Darul Ulum, as well as the efforts made by the kiais of pesantren in developing educational institutions. The data in this study were obtained through literatures and interviews with the kiais and the people associated with the object of study, and also through direct observation. The data analysis used in this study is descriptive and qualitative method. The results show that

  18. PENGEMBANGAN BUKU TEKS GEOGRAFI DENGAN STRUKTUR PENULISAN ENSIKLOPEDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iskandar Iskandar

    2016-02-01

    diperlukan untuk mengembangkan mareri tersebut. Buku teks Geografi yang digunakan guru dan siswa di sekolah belum mencakup keseluruhan fenomena dan permasalahan yang bisa dianalisis siswa. Penjelasan pada buku teks masih terbatas dan masih mengacu pada aspek kognitif siswa saja. Selain itu, penjelasan pada buku teks belum mampu untuk mengarahkan siswa belajar secara saintifik. Mengatasi permasalahan tersebut, perlu adanya pengembangan buku teks yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Berdasarkan penilaian siswa terhadap angket yang dibagikan, jumlah skor jawaban yang didapat berjumlah 551, maka penilaian siswa terhadap penggunaan buku teks adalah (551:600 x 100% = 92% dari yang diharapkan (100%. Data yang diperoleh dari siswa pada materi pembentukan dan pemanfaatan tanah adalah 92% dengan kategori sangat baik. Komentar dan saran tertulis oleh siswa dijadikan bahan pertimbangan untuk menyempurnakan buku teks. Dapat disimpulkan bahwa buku teks tidak perlu lagi ada revisi terkait dengan keseluruhan komponen dalam buku teks.

  19. PERANCANGAN BALANCED SCORECARD UNTUK PENGEMBANGAN STRATEGI DI SEAMEO BIOTROP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Suryani

    2014-09-01

    perspektif keuangan terdapat empat indikator utama yang diidentifikasi, dalam perspektif pelanggan lima indikator utama diidentifikasi, dan baik dalam perspektif proses bisnis internal serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan masing-masing terdapat tiga indikator utama yang diidentifikasi. Dalam perspektif keuangan, jumlah dana yang diterima dari Pemerintah menunjukkan kontribusi tertinggi terhadap kinerja lembaga, sedangkan pada perspektif pelanggan,  jumlah penelitian/program reguler/baru yang dilakukan bekerja sama dengan organisasi akademisi, penelitian dan pengembangan, dan industri terkait lainnya menunjukkan kontribusi tertinggi terhadap kinerja lembaga. Pada perspektif proses bisnis internal, MOU yang ditandatangani dan diimplementasikan menunjukkan kontribusi tertinggi terhadap kinerja lembaga tersebut, dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran, rasio produktivitas tenaga kerja menunjukkan kontribusi tertinggi terhadap kinerja lembaga.Kata kunci: seameo biotrop , balanced scorecard, KPI

  20. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA LEVEL IGCSE BERBASIS TUGAS TERSTRUKTUR BAGI MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prahesti Tirta Safitri

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya ketersedian bahan ajar matematika berbahasa inggris khususnya pada level IGCSE bagi mahasiswa program studi pendidikan matematika. Sesuai dengan tuntutan globalisasi dimana calon guru matematika harus siap bersaing untuk mengajar di sekolah manapun baik yang menggunakan kurikulum nasional, maupun internasional. Dengan begitu kemampuan bahasa inggris mahasiswa calon guru dalam pelajaran matematika sangat perlu untuk ditingkatkan. Hal tersebut merupakan alasan bahwa perlu adanya pengembangan bahan ajar matematika level IGCSE. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang akan menghasilkan bahan ajar berbasis tugas terstruktur. Metode penelitiannya menggunakan metode pengembangan yaitu meliputi (1 Concept, pada tahapan ini pengembang mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan pembelajaran matematika dengan bahasa inggris dan membuat rencana pembuatan bahan ajar sesuai dengan masalah tersebut; (2 Design, pada tahap ini pengembang mengemas bahan ajar sejelas mungkin sesuai dengan karakteristik mahasiswa; (3 Collecting of materials, pada tahapan ini pengembang menyiapkan materi yang sesuai dengan materi matematika level IGCSE; (4 Assembly dan uji coba, pada tahapan ini pengembang mendesain bahan ajar sesuai dengan materi yang telah disiapkan, setelahnya dilakukan uji coba kepada ahli. Adapun hasil dari uji coba ahli menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan termasuk ke dalam kategori sangat baik dan layak digunakan untuk sumber pendukung perkuliahan.

  1. PENGEMBANGAN MODUL BIOTEKNOLOGI LINGKUNGAN BERBASIS PENELITIAN MATAKULIAH BIOTEKNOLOGI UNTUK MAHASISWA S1 UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wasiatus Sa’diyah

    2016-09-01

    Full Text Available Research and development aims to produce module based research on material environmental biotechnology. The method used in the research and development followed development model Borg and Gall (1983, which consists of seven stages. The research object using freshgraduatedstudents who are taking biotechnology lesson. Measurement of the effectiveness of the module used gain score, The results of the validation of media expert is 79.17%, while the results of the validation of module contains experts is 96%. The test results readability is 90.84%. The test results showed the effectiveness of module is 0.68, it means included medium criteria. Penelitian pengembangan bertujuan untuk menghasilkan modul berbasis penelitian pada materi bioteknologi lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan menggikutimodel pengembangan Borg dan Gall (1983, yang terdiri atas 7 tahapan. Objek penelitian menggunakan mahasiswa S1 yang sedang menempuh matakuliah bioteknologi. Pengukuran keefektifan modul menggunakan rumus gain score yang diperoleh dari nilai pretest dan posttest. Hasil validasi dari ahli media adalah 79,17%, sedangkan hasil validasi dari ahli materi adalah 96%. Adapun hasil uji keterbacaan adalah 90,84%. Hasil uji keefektifan menunjukkan angka 0,68 artinya termasuk ke dalam kriteria sedang, modul yang digunakan mahasiswa efektif digunakan oleh mahasiswa.

  2. Analisis Perencanaan dan Pengembangan Jaringan Distribusi Air Bersih di PDAM Tulungagung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firga Yosefa

    2017-03-01

    Full Text Available PDAM Tulungagung merupakan instansi yang bertanggungjawab dalam pengelolaan air bersih di Kabupaten Tulungagung. Pengelolaan air bersih di PDAM Tulungagung unit BNA Tulungagung dibagi dalam 6 kecamatan dan 1 kecamatan rencana pengembangan yang terdiri dari Kecamatan Tulungagung, Kecamatan Boyolangu, Kecamatan Gondang, Kecamatan Karangrejo, Kecamatan Kauman, Kecamatan Sumbergempol dan rencana wilayah pengembangan yaitu Kecamatan Ngantru. Dari 7 kecamatan tersebut, sistem jaringan distribusi air bersih belum merata ke pelanggan dan tingkat kebocoran air yang cukup tinggi. Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, maka perlu dilakukan analisis dan perencanaan terhadap sistem jaringan distribusi air bersih. Periode perencanaan 10 tahun dilakukan untuk tahun 2017-2026 dengan menghitung proyeksi jumlah penduduk dan fasilitas umum untuk mengetahui kebutuhan air. Sistem penyediaan air bersih di 6 kecamatan eksisting didistribusikan dari sumber air permukaan yaitu Kali Song dengan kapasitas produksi 150 liter/detik. Kapasitas digunakan juga dalam rencana pengembangan di Kecamatan Ngantru. Dalam sistem ini, akan direncanakan model sistem jaringan pipa distribusi menggunakan program Epanet 2.0, kemudian dikontrol menggunakan meter induk. Dengan adanya alternatif sistem jaringan ini dapat mengontrol tingkat kebocoran air dan dapat memenuhi cakupan wilayah pelayanan.

  3. PERSEPSI PENGEMBANGAN PETA RAWAN GEMPA KOTA SEMARANG MELALUI PENELITIAN HAZARD GEMPA DETERMINISTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Windu Partono

    2015-07-01

    Full Text Available Pengembangan peta resiko gempa berdasarkan analisa hazard gempa deterministik (DSHA merupakan salah satu tahapan yang sangat penting untuk mitigasi kegempaan Kota Semarang. Penelitian peta resiko gempa mencakup perhitungan hazard gempa, analisa kondisi tanah lokal (SSA dan analisa tingkat resiko kegempaan. Analisa hazard gempa diimplementasikan dengan pendekatan deterministic akibat gempa untuk sumber gempa sesar aktif disekitar Kota Semarang. Parameter geoteknik diperoleh dari hasil pengamatan atau pengujian geoteknik. Hasil dari penelitian ini mencakup pengembangan peta spektra percepatan gerakan tanah di permukaan dan faktor amplifikasi percepatan tanah yang sangat diperlukan pada pengembangan peta rawan gempa Kota Semarang.[Perception Development of Seismic Risk Map Semarang City Through Deterministic Hazard Analysis Research] Development of seismic risk map based on Deterministic Hazard Analysis (DSHA is an important step for seismic disaster mitigation for Semarang City. The study includes estimation of seismic hazard (DSHA, site specific response analysis (SSA and risk assessment. Seismic hazard is performed based on deterministic approach considering shallow crustal fault sources influencing Semarang City. Geotechnical parameters are interpreted from previous geotechnical measurements. The result of the hazard analysis includes the distribution of site response spectral acceleration and amplification ratios are performed corresponding to seismic risk assessment for Semarang City. 

  4. PENGEMBANGAN ALAT DESTILATOR BIOETANOL MODEL REFLUK BERTINGKAT DENGAN BAHAN BAKU SINGKONG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rochmad Winarso

    2014-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Penyediaan energi di masa depan merupakan permasalahan yang senantiasa menjadi perhatian bagi semua pihak. Seiring dengan meningkatnya pembangunan, kebutuhan akan energi terus meningkat. Disisi lain cadangan minyak bumi sebagai bahan bakar yang paling banyak dipakai saat ini semakin menipis karena sifatnya yang non renewable, oleh karena itu diperlukan upaya untuk mencari bahan bakar alternatif yang renewable sekaligus ramah lingkungan. Bioetanol sebagai salah satu bahan bakar alternatif sampai saat ini belum banyak digunakan. Padahal di Indonesia, banyak sekali sumber daya alam hayati yang dapat digunakan sebagai bahan baku untuk memproduksi bioetanol, salah satunya adalah ubi kayu. Penggunaan bioetanol sebagai bahan bakar didasari oleh sifatnya yang mudah terbakar dan memiliki kalor-bakar netto besar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan alat destilator bioetanol dengan fokus pengembangan pada pengembangan menara refluk dengan sistem bertingkat sehingga diharapkan bisa lebih optimal menghasilkan bioetanol dengan kadar tinggi. Pengembangan alat distilator bioethanol ini dimulai dari proses observasi lapangan yang dilanjutkan dengan studi literatur. Tahapan selajutnya adalah proses perencanaan komponen-komponen dari peralatan tersebut dan dilanjutkan dengan proses pembuatan serta uji coba peralatan. Hasil penelitian ini telah dikembangkan alat destilator bioetanol dengan spesifikasi sebagai berikut: diameter tangki 400 mm, tinggi tangki 500 mm, terbuat dari bahan stainles steel A304 dengan ketebalan 2 mm. Kapasitas tangki yang diijinkan adalah dari volume tabung atau sebesar 40 liter. Dari hasil uji coba pada hasil proses distilasi fermentasi ketela pohon menghasilkan ethanol dengan kadar 92%. Kata kunci: bioetanol, destilator, refluk bertingkat.

  5. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS MIND MAPING SD KELAS III KABUPATEN NGADA FLORES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Qondias

    2016-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengetahui penyebab media pembelajaran tematik yang belum terdesain dengan tepat d kelas III SD Kab Ngada, (2 mendesain media pembelajaran tematik berbasis mind mapping yang dapat di terapkan di kelas III SD Kab Ngada, (3 mengetahui tanggapan guru terhadap media pembelajaran tematik berbasis mind mapping yang diterapkan di kelas III SD Kab Ngada. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model ADDIE. Metode ini memiliki lima tahap yaitu: 1 Tahap Analisis (Analysis, 2 Tahap Desain (Design, 3 Tahap pengembangan (development, 4 Implementasi (Implementation 5 Tahap evaluasi. Data yang telah dikumpulkan akan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 media pembelajaran tematik berbasis mind maping belum tersusun dikarenakan masih minimnya pemahaman guru SD tentang pembuatan media mind maping di kabupaten Ngada. 2 Hasil pengembangan media dari uji pakar menunjukkan kategori baik dengan skor 54, sedangan respon guru memberikan skor 58 pada kategori baik terhadap media yang telah dikembangkan. Dengan demikian media pembelajaran tematik berbasis mind maping dapat digunakan guna pelaksanaan pembelajaran di SD kabupaten Ngada.

  6. KAJIAN PEMBERIAN ANTENATAL KORTIKOSTEROID UNTUK IBU HAMIL YANG BERISIKO MELAHIRKAN BAYI PREMATUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuyun Yuniar

    2016-03-01

    Full Text Available Latar Belakang: Kelahiran prematur merupakan salah satu penyebab utama kematian bayi terkait dengan komplikasi yang terjadi khususnya sindrom gagal nafas. Pemberian antenatal corticosteroid (ACS merupakan intervensi yang efektif untuk mencegah gangguan pernafasan pada bayi prematur. Cakupan pemberian ACS diperkirakan hanya 10 persen dari yang membutuhkan. Tujuan: Kajian ini dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai kebijakan, manfaat dan kerugian ACS, serta rekomendasi berbagai organisasi profesi terkait pemberian ACS. Metode: Data dikumpulkan melalui penelusuran data kebijakan, penelusuran literatur secara online untuk dibuat telaah secara sistematik serta pertemuan dengan narasumber dari organisasi profesi terkait. Hasil: Kebijakan yang sudah ada belum menjadi landasan hukum pemberian ACS dan belum ada prosedur teknis pelaksanaannya. ACS terbukti bermanfaat untuk membantu pematangan paru-paru pada janin sehingga mengurangi risiko komplikasi pada bayi prematur dan tidak memberikan komplikasi yang serius pada ibu. Pemberian ACS harus dilakukan sebagai satu paket komprehensif oleh tenaga kesehatan yang meliputi proses deteksi dini, pemberian tokolitik, pemberian ACS dan diikuti dengan rujukan ke fasilitas yang memadai. Pemahaman dan kompetensi tenaga kesehatan baik di rumah sakit maupun puskesmas perlu ditingkatkan dan didukung dengan peraturan yang memadai. Kesimpulan: Peningkatan cakupan pemberian ACS memerlukan dukungan kebijakan pemerintah serta peran organisasi profesi dan tenaga kesehatan.

  7. PERANGKAT LUNAK UNTUK MENGESTIMASI BIAYA PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK DENGAN MENGGUNAKAN REFERENSI COCOMO II 2000

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khakim Ghozali

    2005-01-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Sifat dasar dari perangkat lunak selalu berkembang sehingga sulit untuk memprediksikan secara akurat biaya pengembangan dari sebuah produk perangkat lunak yang sedang dikembangkan tersebut. Oleh karena itu diperlukan proses untuk mengembangkan model yang dapat secara konstruktif menjelaskan siklus perkembangan perangkat lunak dan menyediakan sebuah dasar rekayasa untuk pertimbangan mengenai prediksi biaya untuk pengembangan sebuah produk perangkat lunak. Pada makalah ini dibuat aplikasi yang memprediksikan biaya pengembangan perangkat lunak dengan menggunakan referensi model COCOMO II. Terdapat model yang memprediksi biaya pengembangan pada tahap awal proyek ketika sangat sedikit pengetahuan tentang ukuran dari produk yang sedang dikembangkan, karakter dari platform, karakter dari personal yang terlibat pada proyek, spesifikasi detail  dari proses yang digunakan (Early Design dan model yang lebih detail, yang digunakan ketika arsitektur life cycle perangkat lunak telah dikembangkan (Post Architecture. Pada model ini terdapat kemampuan yang merupakan rumpun penyesuai dari model pengukuran perangkat lunak, melibatkan poin fungsi (Function Point dan baris kode (Source Lines of Code. Terdapat juga model nonlinear

  8. STRATEGI PENGEMBANGAN PEGAWAI DI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BANTUL DAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SLEMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fifit Firmadani

    2016-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses need assessment dalam pengembangan pegawai dan strategi pengembangan pegawai yang dilakukan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Informan utama dalam penelitian ini adalah kepala dinas, kepala sub bagian kepegawaian, dan staf. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan analisis dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pegawai baik di Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul dan Dinas Pendidikan Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sleman tidak terlepas dari peran Badan Kepegawaian Daerah (BKD: (1 proses need assessment dilakukan secara top down dan bottom up, dengan menggunakan tiga analisis yaitu analisis organisasi, analisis tugas, dan analisis individu dan (2 strategi pengembangan pegawai yang dilakukan baik di Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul dan Dinas Pendidikan Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sleman meliputi pendidikan dan pelatihan yang dapat berupa bimbingan teknis, workshop, tugas belajar, dan izin belajar; promosi atau kenaikan pangkat; mutasi atau perpindahan jabatan; dan pembinaan. Kata kunci: need assessment, strategi pengembangan pegawai THE EMPLOYEE DEVELOPMENT STRATEGY OF EDUCATION DEPARTMENT OF BANTUL DISTRICT AND EDUCATION DEPARTMENT OF SLEMAN DISTRICT Abstract This study aims to know the process of need assessment in the employee development and the employee development strategy which was applied in Education Department of Bantul District and Education, Youth, and Sport Department of Sleman District. The study carried out through a qualitative phenomenological approach. The key informants of this study were the head of department, the head of the sub

  9. PENGEMBANGAN HANDOUT DINAMIKA POPULASI HEWAN BERBASIS POTENSI LOKAL DENGAN SUMBER BELAJAR DI DANAU SINGKARAK SUMATERA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Finga Fitri Amanda

    2016-11-01

    Full Text Available This research aims to develop teaching materials in the form of handout that equipped with RPS, SAP, and assessment instruments consist of psychomotor and attitude. This handout based on local potential in West Sumatra as supporting animal ecology course with a discussion of the dynamics of animal populations, especially in fish endemic named bilih fish. This research is a development research that reference to the model of Borg and Gall (1983, includes 10 stages, namely (1 information collection, (2 planning, (3 early product development, (4 introduction field testing, (5 product revision , (6 the main field trials, (7 the revised operational products, (8 operational field trials, (9 the final revision product, and (10 the dissemination and implementation. Development handout only done until the fifth stage. Validity of the product development assessment by expert learning validator, subject experts, and two expert field practitioners. Percentage validation results handout respectively, are 97.9%, 92.7%, 94.3%. The results of introduction field testing that conducted by 12 biology students of STKIP PGRI West Sumatra that has been studying the material of animal population dynamics. The results of introduction field testing is 88.8%. Percentage of validation results RPS, SAP, and Instruments by expert lecturers respectively 97.8%, 93.8% and 96.2%. The average percentage of product development and validation of introduction field testing were categorized excellent. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa handout yang dilengkapi dengan RPS, SAP, dan instrumen penilaian psikomotorik dan penilaian sikap. Handout ini berbasis potensi lokal di Sumatera Barat sebagai penunjang matakuliah Ekologi Hewan dengan bahasan tentang dinamika populasi hewan khususnya pada ikan endemik, yaitu ikan bilih. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan mengacu pada model Borg & Gall (1983 meliputi 10 tahapan, yaitu (1 pengumpulan

  10. PENGEMBANGAN SOFTSKILL DAN HASIL BELAJAR KIMIA DASAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN 5-E (ENGAGEMENT, EXPLORATION, EXPLANATION, ELABORATION, EVALUATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samuel Budi WK,

    2016-12-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kimia dan Soft skill mahasiswa dengan menggunakan strategi pembelajaran 5-E((Engagement, Exploration, Explanation, Elaboration, Evaluation. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang terdiri dari tiga tahap. Tiap tahap terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia UNNES. Fokus yang diteliti dalam penelitian ini adalah hasil belajar dan pengembangan soft skill mahasiswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan pengembangan soft skill mahasiswa. Hasil belajar mahasiswa jurusan Kimia UNNES meningkat. Rerata hasil belajar tahap I adalah 64,62, tahap II adalah 75,85, dan pada tahap III adalah 79,77. Hasil rerata soft skill mahasiswa yang memenuhi kriteria tinggi dan sangat tinggi meningkat dari tahap 1 (77%, tahap 2 (80% dan tahap 3 (92%.

  11. Pengembangan Peta Interaktif Tiga Dimensi Gedung Rektorat Institut Teknologi Sepuluh Nopember Menggunakan Unity3d Engine

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Imam Ghazali

    2015-03-01

    Full Text Available Penggunaan teknologi informasi dalam pemetaan digital sudah lama digunakan. Dahulu orang cenderung melakukan pemetaan digital secara 2D untuk memetakan suatu area atau gedung, namun pemetaan secara 2D sendiri tidak memberikan informasi secara mendetail tentang keadaan dan topografi dari area atau gedung tersebut. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi penggunaan teknologi 3D pun mulai digunakan dalam pemetaan secara digital agar dapat memberikan informasi yang lebih mendetail tentang keadaan suatu area atau gedung. Untuk membangun sebuah peta 3D dapat dilakukan menggunakan engine 3D yang biasanya digunakan untuk membuat game. Dengan memanfaatkan Unity3D Engine penulis akan membangun sebuah pemetaan digital secara 3D agar dari pemetaan tersebut dapat memberikan informasi yang akurat dan tepat mengenai keadaan area yang dipetakan sesuai dengan kenyataan. Dalam pembuatan akan dipetakan gedung Rektorat Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Pemetaan secara 3D ini dapat memberikan informasi yang akurat dan mendetail kepada pengguna peta 3D ini nantinya tentang keadaan dari gedung Rektorat.

  12. Kajian Nilai Tanah Berdasarkan Harga Pasar Menggunakan Metode Regresi Linier Berganda (Studi Kasus: Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Kusumawardhani

    2017-01-01

    Full Text Available Dalam menentukan besarnya nilai tanah terdapat suatu patokan atau dasar yang digunakan. Patokan atau dasar ini dibedakan menjadi NJOP (Nilai Jual Objek Pajak serta harga pasar. Namun, kebanyakan masyarakat saat ini lebih cenderung mengguuntuk menentuka besarnya nili tnakan harga pasar sebagai patokan dalam menentukan besarnya suatu nilai tanah ataupun dalam transaksi jual beli. Pembuatan peta zona nilai tanah ini dibedakan antara harga pasar dan pemodelan harga pasar. Menentukan nilai tanah dari harga pasar, dilakukan dengan wawancara langsung ke warga sekitar untuk mendapatkan data-data yang diperlukan. Setelah data yang diperlukan telah didapatkan, barulah dibuat peta zonasi nilai tanah sesuai data dasar yang digunakan. Dalam pembuatan peta zona nilai tanah ini menggunakan software pengolah data vektor untuk digitasi serta ArcGIS untuk menampilkan hasil. Pemodelan regresi linear dilakukan untuk mendapatkan suatu hasil pemodelan nilai tanah yang mendekati keadaan sebenarnya. Pada harga pasar ini didapatkan Y = 475193 + 381761X1 + 2149X2 + 317679X3 -157024 X4 + 1531512X5. Pengaruh variabel pada pemodelan harga pasar ini hanya sebesar 25,88%.

  13. Kajian Fisiologis Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus pada Suhu Dingin Sebagai Dasar untuk Penanganan dan Transportasi Hidup Sistem Kering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Ikasari

    2008-06-01

    Full Text Available ABSTRAK Kajian terhadap sifat fisiologis lobster air tawar (Cherax quadricarinatus pada suhu dingin telah dilakukan. Kajian ini bertujuan untuk menentukan metode dan waktu shock sebagai dasar untuk penanganan dan transportasi lobster hidup sistem kering. Penelitian dilakukan dengan menempatkan lobster pada media air yang bersuhu 12°C (shock secara langsung dan pada media air yang suhunya diturunkan secara bertahap (shock secara bertahap dari suhu lingkungan (28–29°C hingga 12°C selama 30 menit. Pengamatan dilakukan setiap 15 menit selama 60 menit terhadap aktivitas dan metabolisme, dengan mengukur nilai respirasi dan produksi metabolit lobster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode shock secara langsung, aktivitas dan metabolisme lobster air tawar terendah terjadi pada menit ke-45 dengan tingkat respirasi 81,2 ppm O2/kg ikan/jam, produksi NH3 sebesar 1,29 ppm/kg ikan/jam, dan NO2 sebesar 0,036 ppm/kg ikan/jam. Adapun dengan metode shock secara bertahap, aktivitas dan metabolisme lobster air tawar terendah diperoleh pada menit ke-30 dengan tingkat respirasi 58,5 ppm O2/kg ikan/jam, produksi NH3 sebesar 0,76 ppm/kg ikan/jam, dan NO2 sebesar 0,092 ppm/kg ikan/jam. Metode shock secara langsung selama 45 menit dan metode shock secara bertahap selama 30 menit berpeluang untuk digunakan dalam penanganan dan transportasi lobster air tawar hidup.

  14. STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI PADI ORGANIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Basudewo Krisna Jumna

    2017-06-01

    Full Text Available Sentra padi organik Kabupaten  Sragen adalah di Kecamatan Tanon, Sidoharjo, Gondang, Sambirejo, Masaran, Kabupaten Sragen adalah daerah penghasil padi organik terbesar di Jawa Tengah dan daerah yang pertama kali mendapatkan sertifikasi untuk padi organik di Jawa Tengah sejak tahun 2001, Pada tahun 2009 Sragen telah mengekspor 1.000 ton beras organik.Sampai dengan tahun 2012 Kabupaten Sragen mampu memberikan kontribusi luas panen dan Karangmalang. Produksi organik yang paling memenuhi standar adalah di Sukorejo, Kec. Sambirejo karena airnya langsung dari sumber. Desa Sukorejo merupakan salah satu desa yang konsisten dalam menerapkan pertanian organik. Petani organik Desa Sukorejo secara mandiri dapat menghasilkan pupuk organik dan pestisida organik. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 12 key person yang terdiri dari unsur akademisi/peneliti, swasta, pemerintah, dan masyarakat. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan teknik analisis AHP. Dari penelitian diperoleh hasil olah data mengunakan analisis hirarki proses (AHP dapat terlihat bahwa strategi pengembangan usahatani padi organik di Kecamatan Sambirejo Kabupaten Sragen tersusun atas beberapa kriteria program yang di prioritaskan dalam pembentukannya yaitu pertama kriteria pemasaran (nilai bobot 0,428, kedua kriteria budidaya (nilai bobot 0,221, ketiga kriteria input (nilai bobot 0,169, keempat kriteria lembaga (nilai bobot 0,092, dan kelima kriteria pasca panen (nilai bobot 0,090.Adapun saran dari penelitian ini antara lain diharapkan pemerintah dan pihak yang berkepentingan berkenan untuk mengaplikasikan kebijakan berdasarkan hasil penelitian ini. Serta dengan adanya pasar pemasaran produk pertanian organik di Kabupaten Sragen terutama di sentra-sentra produksi komoditas tertentu serta dengan mengadakan pameran gelar pangan organik, gelar budaya, desa wisata organik dan dengan adanya kemitraan antara petani dengan pihak swasta dan pengguna

  15. PENGEMBANGAN INSTRUMEN DIAGNOSIS KESULITAN BELAJAR PADA PEMBELAJARAN KIMIA DI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Yamtinah

    2015-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk: (1 mengembangkan instrumen ordered multiple-choice untuk diagnosis kesulitan belajar Stoikiometri kelas X, (2 menetapkan karakteristik dari instrumen, dan (3 membuat profil diagnostik peserta didik sebagai laporan yang informatif. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Borg & Gall. Preliminary study menghasilkan pokok bahasan tersulit Stoikiometri. Penetapan atribut dan hierarki atribut dengan focus group discussion dilanjutkan dua putaran teknik Delphi. Indikator dan rumusan butir soal ditelaah expert untuk membuktikan validasi isi dengan rumus Aiken. Ujicoba terbatas dan ujicoba menengah pada sekolah kategori tinggi, sedang dan rendah. Ujicoba kelayakan dilakukan pada sekolah-sekolah di wilayah Surakarta, Karanganyar, Boyolali, dan Sragen. Kesimpulan: (1 penelitian berhasil mengembangkan tiga paket soal Ordered Multiple Choice (OMC untuk mendeteksi kesulitan belajar peserta didik pada materi Stoikiometri kelas X; (2 butir-butir soal OMC pada paket A, B, dan C memiliki validitas konstruk yang baik dengan Goodness of Fit (GoF berdasar  Smart PLS > 0,36 yaitu 0,437; 0,466 dan 0,433. Instrumen memiliki reliabilitas tinggi berturut-turut 0,79; 0,81 dan 0,75; (3 profil peserta didik berupa laporan diagnostik  tentang atribut yang sudah dikuasai dan belum dikuasai peserta didik. Kata kunci: Attribute Hierarchy Method, Ordered Multiple Choice, Graded Response Model ______________________________________________________________ DEVELOPING A DIAGNOSTIC INSTRUMENT FOR LEARNING DIFFICULTIES IN CHEMISTRY IN SECONDARY HIGH SCHOOL Abstract The purposes of this study are to: (1 develop Ordered Multiple Choice (OMC instruments with a model of Attribute Hierarchy Method (AHM for the diagnosis of stoichiometry learning difficulties in chemistry learning in secondary high school, (2 determine the characteristic of instruments which have been developed based on the Graded Response Model (GRM, (3 create a diagnostic profile of

  16. PENGEMBANGAN ISI KURIKULUM PENDIDIKAN TEKNIK ALAT BERAT BERBASIS KEBUTUHAN INDUSTRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochamad Bruri Triyono

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengetahui rumusan kompetensi tenaga mekanik alat berat sesuai standar industri; (2 mengetahui kualifikasi tenaga instruktur alat berat yang dibutuhkan industri sesuai standar industri; (3 merumuskan isi kurikulum untuk materi ajar produktif untuk menciptakan tenaga kerja di bidang alat berat. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan model pilihan pengembangan kurikulum Task Analysis. Penelitian dilaksanakan di industri yang bergerak di bidang alat berat dan institusi pendidikan perguruan tinggi dan SMK yang bekerja sama dengan industri alat berat yaitu PT Thiess Contractors Indonesia, PT United Tractors Indonesia, dan PT Trakindo Utama. Hasil penelitian diperoleh bahwa: (1 kompetensi mekanik alat berat meliputi: menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja, menguasai dasar mekanik alat berat, melaksanakan perawatan dan perbaikan engine, sistem hidrolik, powertrain, sistem vehicle control, serta sistem kelistrikan alat berat minimal pada level capable (di bawah supervisi; (2 kualifikasi tenaga instruktur alat berat meliputi: memiliki kemampuan mekanik alat berat level III, memiliki kemampuan mengelola pelatihan, memiliki pengalaman kerja, serta mendapatkan pelatihan instruktur; (3 isi kurikulum untuk materi ajar produktif mekanik alat berat meliputi: dasar mekanik alat berat dan keselamatan kerja, dasar engine, dasar hidrolik, dasar vehicle control, dasar kelistrikan, materi sistem engine lanjut, sistem hidrolik lanjut, sistem powertrain lanjut, sistem vehicle control lanjut, sistem kelistrikan lanjut, product training, serta electronic machine control. Kata kunci: kompetensi, instruktur alat berat, isi kurikulum, materi ajar   THE CONTENT CURRICULLUM DEVELOPMENT OF EDUCATION TECHNIC IN HEAVY EQUIPMENT BASED ON INDUSTRIAL NEEDS ABSTRACT This study aims to: (1 find out the formula of competency for heavy equipment mechanic based on industry needs, (2 determine the qualifications of instructors in heavy

  17. Kajian Aspek Security pada Jaringan Informasi dan Komunikasi Berbasis Visible Light Communication

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syifaul Fuada

    2017-02-01

    Full Text Available Cahaya tampak dapat dimanfaatkan sebagai media informasi ataupun komunikasi, teknologi ini dikenal dengan istilah Visible Light Communication yang menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan komunikasi nirkabel lainnya seperti RF dan IR. Yakni cakupan bandwidth lebih lebar dan bebas lisensi, aman bagi kesehatan manusia dan tidak terganggu interferensi elektromagnetik. Sistem VLC terdiri atas tiga bagian besar, yakni bagian transmitter dengan menggunakan devais LED, kanal yang berupa ruang bebas (free space dan receiver dengan menggunakan devais photodetector atau image camera. Penerapan VLC berlandaskan pedoman IEEE 802.15.17 yang mana baru dirancang dalam waktu 5 tahun belakangani ini (sejak tahun 2009, meliputi meliputi layer fisik (physical layer dan layer MAC (medium access control.  Sebagaimana teknologi komunikasi pada umumnya, VLC juga menyediakan akses security yang dibahas pada bagian layer MAC. Namun pada praktiknya masih belum begitu masif dilakukan oleh para peneliti. Hal ini sangat wajar karena mengingat VLC merupakan teknologi yang sedang dalam tahap pengembangan yang menjadikan penelitian VLC umumnya berfokus pada ‘bagaimana meningkatkan speed dari keterbatasan komponen-komponen pembangun (IC, photodiode, LED, transistor, dll yang tersedia saat ini’. Tantangan teknologi VLC selain target peningkatan kecepatan bit-rate, mobility communication, mengurangi interference noise, menyediakan layanan multi-acces juga salah satunya adalah isu security. Makalah ini merupakan studi literature (review paper yang didapatkan dari dokumen-dokumen hasil peneltian baik di jurnal dan conference terkait dengan praktik-praktik security VLC yang pernah dilakukan dengan skema indoor maupun outdoor.

  18. KAJIAN KEBIJAKAN PERIKLANAN KOSMETIKA DI INDONESIA: “KEWENANGAN PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raharni Raharni

    2014-10-01

    govermentAbstrakPermasalahan periklanan kosmetika adalah adanya klaim yang berlebihan, tidak rasional, tidak punya ijin edar, tidak ada persetujuan iklan, pembagian kewenangan pusat dan daerah yang belum jelas. Dalam rangka otonomi daerah belum ada kejelasan tentang kewenangan di pusat dan di daerah terkait periklanan kosmetika.Untuk melindungi masyarakat konsumen terhadap sediaan kosmetika yang tidak memenuhi syarat dan periklanan yang tidak benar dan menyesatkan, telah dilakukan kajian kebijakan periklanan sediaan kosmetika. Pengumpulan datanya dengan diskusi kelompok terarah dan wawancara mendalam di institusi yang terkait dengan periklanan dan informasi kosmetika yaitu Ditjen Binfar dan Alkes Kemkes RI, Badan POM, Balai Besar POM, Dinas Kesehatan Provinsi, dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Jakarta, Yogyakarta, Denpasar, Medan dan Banjarmasin. Disamping itu dilakukan identifikasi peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan periklanan kosmetika baik di pusat maupun di daerah serta kewenangan pemerintah pusat dan daerah. Analisis data dilakukan berdasarkan tema dan analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa peraturan perundang - undangan terkait periklanan kosmetika hanya ada ditingkat pusat, periklanan kosmetika masih mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 386/Menkes/SK/IV/1994 yang perlu segera direvisi terkait otonomi daerah. Sedangkan peraturan daerah terkait periklanan kosmetika baik di provinsi maupun kabupaten/kota belum ada, belum ada kejelasan pembagian kewenangan di pusat dan daerah terkait periklanan kosmetika. Kewenangan dan kegiatan pengawasan iklan kosmetika dilakukan oleh Badan POM, sedangkan perijinan produksi kosmetika oleh Dirjend Binfar Alkes, Kemkes RI. Penyimpangan iklan kosmetika masih banyak ditemukan di Jakarta, Bali, Medan dan Banjarmasin.Kata Kunci : Periklanan Kosmetika, Kewenangan, Pemerintah Pusat dan Daerah

  19. Kajian Ekologi Bentanglahan dan Persepsi Masyarakat terhadap Rencana Eksplorasi Panas Bumi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agie S. Gizawi

    2017-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mengkaji perubahan ekologi bentanglahan dan kondisi sosial masyarakat (pengetahuan, persepsi, tingkat penerimaan serta merumuskan strategi pengelolaan lingkungan mengenai rencana dan dampak lingkungan dari eksplorasi panas bumi WKP Gunung Ciremai. Kajian perubahan ekologi bentanglahan dianalisis dengan metode Spatial Landscape Impact Assesment (SLIA dan kajian kondisi sosial masyarakat dilakukan dengan pengambilan data kuisioner serta depth interview. Strategi pengelolaan lingkungan dirumuskan dengan pendekatan Pressure-State-Response (PSR. Hasil penelitian biofisik merujuk pada tiga aspek bentanglahan yakni area permukaan, reduksi kawasan lingkungan penting dan fragmentasi. Area permukaan yang diprediksi akan berubah seluas 42.060 m2 dan 0,05549 km2 kawasan lingkungan penting yang didominasi oleh kebun campur akan tereduksi. Sedangkan fragmentasi yang akan terjadi mengakibatkan perubahan struktur bentanglahan karena terjadinya penambahan jumlah patch dan koridor. Kondisi sosial masyarakat menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat tidak memiliki pemahaman yang cukup tentang rencana dan dampak eksplorasi panas bumi terhadap lingkungan. Masyarakat memiliki persepsi yang negatif terhadap rencana eksplorasi panas bumi sehingga 74% responden menyatakan menolak rencana eksplorasi panas bumi. Strategi pengelolaan lingkungan dianjurkan untuk dititikberatkan pada upaya subsitusi jasa ekosistem yang hilang akibat eksplorasi dan sosialisasi rencana intensif pada masyarakat.   ABSTRACT The main purpose of this study is to assess the ecological landscape change in Mount Ciremai geothermal powerplant site and to examine public’s knowledge, perception and social acceptance about geothermal powerplant exploration and its environmental impact. Also this study aims to  formulate environmental management strategies based on the study of the landscape ecology and public perception about plan for geothermal exploration. This

  20. EKONOMI ISLAM DALAM KAJIAN FIQH KONTEMPORER; STUDI AWAL TENTANG JAMINAN FIDUSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    WAZIN BAIHAQI

    2016-10-01

    Full Text Available Abstract. Preliminary Study on Fiduciary in Fiqh Contemporary of Islamic Economics Studies. The main purpose of Islamic law is for the benefit of the people. The benefit is measured by the jurisprudence usul doctrine known as al kulliyatul kahms or sharia maqashid. One of the goals of Islamic law is hifdz al-mal (to maintain and guarantee of property ownership. The implementation of economic law to regulate all economic activities should be ensured to give benefits to Muslims. Therefore, Islam provides the rules of muamalah in commercing, leasing, fiduciary, etc. Nowadays, the diversity forms of economic transactions increasing rapidly, one of them is fiduciary. Fiduciary is a form of guarantee that adopted by the legal system of law in Indonesia from Netherlands since the colonial era to the present. Fiduciary guarantee begins popular used as a follow-up agreement on financing transactions; this is because the collateral still handling in the guarantor, also provide the convenience for the guarantor to take the advantage from the collateral. This model almost not discussed in the classical fiqh muamalah although some jurists have discussed about it. As the response of the development of economic transactions, it would need to practice more about the fiduciary in the discourse perspective of Islamic economics law. In order to avoid the Maisir, Gharar, Haram, and Riba in Islamic transactions, therefore, the National Sharia Council (DSN issued the fatwa Number. 68 /DSN-MUI/III/2008 about the Rahn Tasjily that similar to the fiduciary while still complying with the rules of fiqh muamalah. Abstrak. Ekonomi Islam Dalam Kajian Fiqh Kontemporer Studi Awal Tentang Jaminan Fidusia. Studi Awal Tentang Jaminan Fidusia Dalam Kajian Fiqh Kontemporer Ekonomi Islam. tujuan utama hukum dalam Islam adalah untuk kemaslahatan ummat. kemaslahatan tersebut diukur dengan doktrin ushul fiqh yang dikenal dengan sebutan al kulliyatul kahms atau maqashid syariah. Salah

  1. Kajian Kinerja Organoclay Bentonit Terinterkalasi Poli-DADMAC sebagai Flokulasn Limbah Cair Tahu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhayati Rohmah

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak Telah dilakukan kajian kinerja organoclay bentonit terinterkalasi polyi-DADMAC  sebagai flokulan limbah cair tahu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efektifitas organoclay bentonit terinterkalasi poly-DADMAC sebagai flokulan limbah cair tahu. Organoclay bentonit terinterkalasi poly-DADMAC  disintesis dengan mereaksikan 10 g bentonit dengan 100 mL poly-DADMAC 4%.  Pergeseran yang terjadi pada spektra hasil analisis XRD dan FTIR menunjukan keberhasilan proses interkalasi bentonit dengan poly-DADMAC. Koagulasi flokulasi dilakukan dengan metode jar test pada kecepatan pengadukan cepat 120 rpm selama 1 menit dan pengadukan lambat 20 rpm. Kajian kinerja flokulan organoclay meliputi variasi jenis flokulan, massa flokulan, lama waktu kontak flokulasi dan variasi jenis pengenceran. Nilai efektifitas penurunan COD maksimum pada   35.7 %  terjadi pada penambahan jenis flokulan organoclay dengan massa 0.05 g dan waktu kontak flokulasi 40 menit. Proses koagulasi-flokulasi limbah cair tahu menggunakan flokulan organoclay mampu menghasilkan penurunan nilai COD limbah dari 1145.76 mg/L menjadi 833.28 mg/L. Akan tetapi., koagulasi-flokulasi limbah cair tahu pada penelitian ini tidak menurunkan pH limbah secara ekstrim, rentang penurunan pH adalah dari 3.836 menjadi 3.448.   Kata kunci : Flokulan, organoclay, bentonit-polyDADMAC, limbah cair tahu Abstract Studies of Bentonite intercalated organoclay performance polyi-DADMAC as flocculants wastewater of tahu has been done. The purpose of this study was to examine the effectiveness of Bentonite intercalated organoclay poly-DADMAC as flocculants wastewater of Tahu. Bentonite intercalated organoclay poly-DADMAC are synthesized by reacting 10 g of bentonite with 100 mL of poly-DADMAC 4%. The shift in spectral analysis of XRD and FTIR results showed the success of the process of intercalation of bentonite with poly-DADMAC. Coagulation-flocculation using Jar test with the rapid stirring

  2. HAK CIPTA SEBAGAI JAMINAN KEBENDAAN BERGERAK DIKAITKAN DENGAN PENGEMBANGAN OBYEK FIDUSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mr. Sudjana

    2013-02-01

    Full Text Available This study aims to determine whether copyright can be encumbered by fiduciary security under Act Number 42 of 1999 on Fiduciary Transfer. We employed legal normative approach, with specification to descriptive analysis. The study was conducted as a literature study and the data were analysed using normative-qualitative method. Our study finds that copyright may be encumbered by fiduciary guarantee provided that the encumbrance be put not over the copyrighted work, but on its economic value. In order to be secured under fiduciary claim, copyright must be registered with the Directorate General of Intellectual Property Rights. The registration is imperative as a proof that the fiduciary grantor is the holder of the copyright. However, several provisions in the 2009 Fiduciary Transfer Act seem to be not readily imposable to copyright. Kajian ini dilaksanakan untuk menentukan hak cipta sebagai jaminan fidusia sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analisis. Penelitian dilaksanakan dengan melalui tahap studi kepustakaan, dan analisis data dilakukan secara normatif kualitatif. Hasil kajian menunjukan bahwa hak cipta dapat dibebani fidusia selama pembebanan fidusia bukan dilakukan kepada bendanya, tetapi kepada nilai ekonominya. Hak cipta harus didaftarkan ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual agar dapat dijaminkan. Pendaftaran ini penting sebagai bukti bahwa pemberi fidusia adalah pemegang hak. Namun, terdapat beberapa ketentuan di dalam Undang-undang Jaminan Fidusia yang tidak dapat diberlakukan terhadap hak cipta.

  3. Perkembangan Islam di Pulau Ambalau: Kajian atas Data Arkeologi dan Tradisi Makam Islam Berundak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wuri Handoko

    2016-04-01

    Full Text Available Abstrak Kajian terhadap perkembangan Islam salah satunya menyangkut apek karakteristik Islam dapat dilihat melalui lensa arkeologi berdasarkan temuan artefak maupun fitur. Dalam aspek budaya material tersebut, dapat memperlihatkan perkembangan nilai budaya yang terkandung dalam konteks sistem dan transformasi nilai budaya sejak masa lampau hingga kini. Data arkeologi yang menunjukkan karakter megalitis hingga data arkeologi Islam serta tradisi keagamaan yang berlaku pada mayarakat Ambalau, memberikan gambaran tentang perkembangan religi mayarakat lokal sejak kepercayaan atau religi masa prasejarah hingga munculnya Islam. Dari data arkeologi dan tradisi yang masih bertahan, memberikan gambaran bahwa agama Islam berkembang dengan tetap mengakomodir kepercayaan lokal yang berbasis pada kepercayaan terhadap leluhur. Bentuk makam kuno berundak, adalah salah satu wujud material budaya yang menggambarkan bahwa masyarakat sangat menghormati leluhur.   Abstract The study on the development of Islam one of which involves stale Islamic characteristics can be seen through the lens based on the findings of archaeological artifacts and features. In the aspect of material culture, can show the development of cultural values   embodied in the context of the system and transformation of cultural values from the past until now. Archaeological data indicate that the data character megalitis Islamic archeology and religious traditions prevailing in society Ambalau, gives an overview of the development of local people’s religious beliefs or religious since prehistoric times until the advent of Islam. Of archaeological data and traditions still survive, giving the impression that Islam evolved with fixed accommodate local beliefs based on trust towards ancestors. The shape of an ancient tomb staircase, is one manifestation of cultural material that illustrates that the community is honoring ancestors.

  4. KAJIAN YURIDIS TERHADAP CONTEMPT OF COURT DI DEPAN PENGADILAN (STUDI DI DEPAN PENGADILAN NEGERI MEDAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syarifah Masthura

    2011-11-01

    Full Text Available Pengertian Contempt Of Court adalah segala tindakan berbuat aktif atau tidak melakukan (fasif dilakuan oleh mereka yang berperkara atau pihak lain yang tidak terlibat yang cenderung mengganggu, mencampuri proses penyelenggaraan peradilan sehingga merendahkan martabat peradilan.Pengaturan mengenai tindak pidana terhadap peradilan Contempt Of Court di Indonesia dapat dilihat dari diundangkannya UU No 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung dan juga tersebar dalam beberapa pasal dalam KUHP. Fenomena dalam peradilan kita menunjukan Contempt Of Court terjadi hampir di setiap lembaga pengadilan. Kewibaan peradilan mengalami penurunan akibat perilaku tidak baik yang dilakukan oleh para pihak yang berperkara maupun juga dilakukan oleh aparat penegak hukum. Dalam penelitian ini akan mmengkaji pengaturan bentuk-bentuk Contempt Of Court di Indonesia, selanjutnya akan di teliti sebab-sebab terjadi Contempt Of Court di depan pengadilan dan bagaimana seharusnya penanggulan tindak pidana Contempt Of Court.Contempt Of Court terjadi di depan pengadilan disebabkan belum bekerjanya sistem hukum dengan  baik. Perilaku hukum dan budaya hukum yang dipengaruhi oleh sistem hukum yang diterapkan di Indonesia. Hukum modern di Indonesia diterima dan dijalankan sebagai suatu instansi baru yang yang didatangkan atau dipaksakan dari luar, yakni melalui kebijakan colonial Hindia Belanda. Aparat penegak hukum belum bekerja dengan baik untuk dapat menegakan hukum, terutama ketika sidang di pengadilan maka fungsi dan peran jaksa, advokat, dan hakim belum mencerminkan upaya  hukum yang maksimal. Budaya hukum masyarakat dalam euphoria reformasi menunjukan kurangnya penghargaan terhadap kewibawaan hukum. Hal ini diperparah dengan kekecewaan praktek pengadilan dan mafia peradilan.

  5. PENGEMBANGAN PANDUAN PELATIHAN EFIKASI DIRI DALAM HUBUNGAN PERTEMANAN MELALUI STRATEGI EXPERIENTIAL LEARNING BAGI SISWA SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Layli Novita

    2016-06-01

    Full Text Available Abstract: The research aims to develop self-efficacy training guides in friendship through experiential learning strategies for junior high school students, so that the counselor can use it as a media of social guidance services for the student especially to improve his confidence in the friendship. This training guide is printed teaching materials containing substance, operational measures, and the evaluation. The procedur of this developmental research is adapted from Borg and Galls (1983 which did in 3 step; 1 plannin;(2 developmental product; and (3 try out of the product. Based on the results of data analysis from expert assessment and potential users as well as revisions that are made in accordance with the advice and input to the product, it can be concluded that this training guide meets the good acceptance criteria and effectively proven in improving students self-efficacy in peer friendships. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan  panduan pelatihan efikasi diri dalam hubungan pertemanan melalui strategi experiential learning bagi siswa SMP, sehingga konselor dapat menggunakannya sebagai media dalam memberikan layanan bimbingan pribadi-sosial kepada siswa khususnya dalam meningkatkan keyakinan diri di dalam hubungan pertemanan. Panduan pelatihan ini adalah bahan ajar berbasis buku cetakan yang berisi materi, langkah kegiatan, serta evaluasi.Prosedur penelitian dan pengembanganpanduan pelatihan efikasi diri dalam hubungan pertemanan ini  mengadaptasi pengembangan Borg and Gall (1983 yang dilakukan dalam 3 tahapan yaitu, (1 perencanaan pengembangan produk, (2 pengembangan produk, dan (3Uji Coba Produk. Berdasarkan hasil analisis data penilaian ahli dan calon pengguna serta revisi-revisi yang dilakukan sesuai dengan saran dan masukan terhadap produk ini, dapat disimpulkan bahwa panduan pelatihan ini memenuhi kriteria keberterimaan yang baik dan terbukti efektif dalam meningkatkan efikasi diri siswa didalam hubungan

  6. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS METAKOGNITIF UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR REFLEKTIF SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochammad Yasir

    2015-09-01

    Full Text Available The aim of this research was to develop and implement biology learning materials based on metacognitive strategy. The learning material was developed by using 4-D model, including the Definition, Design, Develop phase, whereas the Disseminate phase was not conducted because this research is classified as the development research. This research was conducted in one of the senior high schools in East Java. Validating, observing, and giving questionnaire were implemented to collect various information during implementation of the learning materials. The findings from this research showed that the learning materials are valid, practical, and effective in empowering students both in terms of attention and learning outcomes. There were several obstacles occurred during the implementation of the learning materials, i.e. students were confused of new task and learning strategy and were not accostumed in correcting and acknowledged their own mistakes. Alternative solutions were given by providing guidance and information to students about learning using metacognitive strategy, so that students were expected to follow the learning with ease, as well as to train their reflective thinking skill and using an analogy which easier to understand. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mengimplementasikan perangkat pembelajaran Biologi berbasis metakognitif. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4-D, meliputi tahap pendefinisian (Definition, perancangan (Design, dan pengembangan (Develop, sedangkan tahap penyebaran (Disseminate tidak dilakukan karena penelitian ini tergolong penelitian pengembangan. Penelitian dilakukan di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA Negeri di Jawa Timur. Observasi, angket, dan tes digunakan untuk mengumpulkan variasi informasi selama implementasi perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan perangkat pembelajaran ini valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan keterampilan berpikir reflektif

  7. PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN MENULIS KREATIF CERITA FANTASI UNTUK SISWA KELAS VII SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anggie Lestantiya Febriyanti

    2017-10-01

    Full Text Available The objectives of this research are: (1 to produce a product of creative fantasy writing task that is feasible in terms of validity, reliability, and practicality of the product, (2 produce a guide for creative writing writing of a feasible fantasy story in terms of validity, reliability and practicality of the product, and (3 to test and describe the results of experimental test of the assessment instrument product of the creative writing skill of a feasible fantasy story in terms of validity, reliability, and the practicality of the product. The method used is 4D Thiagarajan development model which consists of four stages, namely (1 define, (2 design, (3 development, and (4 disseminate. The results showed that the product of creative writing tasks of fantasy stories and guides asasi creative writing fantasy story has qualified feasible and ready to be implemented. This can be seen from the validation test results in the assessment experts, literary learning experts, and product testing on the seventh grade students of SMP. Tujuan dalam penelitian pengembangan ini, yaitu (1 menghasilkan produk tugas menulis kreatif cerita fantasi yang layak dari segi validitas, reliabilitas, dan kepraktisan produk, (2 menghasilkan panduan asesmen menulis kreatif cerita fantasi  yang layak dari segi validitas, reliabilitas, dan kepraktisan produk, dan (3 menguji dan mendeskripsikan hasil uji coba produk instrumen asesmen keterampilan menulis kreatif cerita fantasi yang layak dari segi validitas, reliabilitas, dan kepraktisan produk. Metode yang digunakan adalah model pengembangan 4D Thiagarajan yang terdiri dari empat tahap, yaitu (1 penetapan (define, (2 perancangan (design, (3 pengembangan (development, dan (4 penyebarluasan (disseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk tugas menulis kreatif cerita fantasi dan panduan asemen menulis kreatif cerita fantasi memiliki kualifikasi layak dan siap untuk diimplementasikan. Hal tersebut dapat dilihat dari

  8. PENGEMBANGAN METODE GRAPH COLORING UNTUK UNIVERSITY COURSE TIMETABLING PROBLEM PADA FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS TARUMANAGARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lely Hiryanto

    2012-05-01

    Full Text Available University Course Timetabling Problem merupakan proses penjadwalan mata kuliah di sebuah universitas yang hasilnya diusahakan seoptimal mungkin untuk tidak saling berbenturan dengan batasan-batasan dan syarat-syarat (constraints tertentu. Dalam menentukan penjadwalan berbasis perhitungan, salah satu metode yang dapat digunakan adalah Graph Coloring. Graph Coloring merupakan merupakan metode yang paling sederhana dan dapat digunakan untuk menentukan penjadwalan yang memiliki berbagai macam constraints. Pada penelitian ini, peneliti mengusulkan pengembangan dari metode Graph Coloring yang ada untuk membuat penjadwalan mata kuliah yang optimal dengan memertimbangkan berbagai macam constraints. Pengembangan ini diujicobakan ke penjadwalan mata kuliah di Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara (FTI Untar. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pengembangan metode Graph Coloring memberikan hasil penjadwalan yang memenuhi rata-rata 93% seluruh constraints yang ditentukan. Rata-rata 7% pelanggaran constraints dikarenakan keterbatasan jumlah ruang dan total slot waktu kuliah, serta permintaan jadwal tertentu oleh dosen. University Course timetabling problem is the process of scheduling courses at a university whose results are optimally arranged to not collide with the limits and conditions (constraints specified. In determining the scheduling komputatif, one method that can be used is the Graph Coloring. Graph Coloring is the simplest method and can be used to determine which have a variety of scheduling constraints. In the present study, the researcher proposes the development of the existing methods of Graph Coloring to make optimal scheduling of courses taking into account various constraints. This development was tested to the scheduling of courses in the Faculty of Information Technology University Tarumanagara (FTI Untar. The experimental results show that the development of methods of Graph Coloring deliver results that meet the

  9. HUBUNGAN PENGEMBANGAN KARIR, KOMPETENSI PROFESIONAL, DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA GURU PAUD DI KECAMATAN DRIYOREJO KABUPATEN GRESIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rachman Halim Yustiyawan

    2016-07-01

    Full Text Available This research aims to find relationship between career development, competence professional, motivation, with the performance teachers. This research using method quantitative approach with analysis statistic descriptif and path analysis. Research results indicate (1 there is a direct relationship between career development with the performance teachers; between career development with the motivation teachers; between competence professional with the performance teachers; between competence professional with the motivation teachers; and between motivation with the performance teachers; (2 there is a indirect relationship between career development with teacher performance through motivation teachers; between competence professional with teacher performance through motivation teachers. Penelitian ini bertujuan mencari hubungan antara pengembangan karir, kompetensi profesional, motivasi, dengan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis jalur atau (path analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan (1 terdapat hubungan langsung antara pengembangan karir dengan kinerja guru; antara pengembangan karir dengan motivasi kerja guru; antara kompetensi profesional dengan kinerja guru; antara kompetensi profesional dengan motivasi guru; dan antara motivasi dengan kinerja guru; (2 terdapat hubungan tidak langsung antara pengembangan karir dengan kinerja guru melalui motivasi guru; antara kompetensi profesional dengan kinerja guru melalui motivasi guru

  10. PENGEMBANGAN BUDAYA SEKOLAH BERPRESTASI: STUDI TENTANG PENANAMAN NILAI DAN ETOS BERPRESTASI DI SMA KARANGTURI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Yuliono

    2013-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk budaya sekolah berprestasi, proses penanaman nilai dan etos berprestasi kepada peserta didik dan mengetahui implikasi dari pengembangan budaya sekolah berprestasi di SMA Karangturi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk budaya sekolah berprestasi di SMA Karangturi mencakup empat poin yaitu: keseimbangan antara pembinaan akademik dan nonakademik, penanaman karakter melalui pelajaran, budaya mencintai almamater dan pentingnya nilai kerokhanian. Penanaman nilai dan etos berprestasi pada peserta didik dilakukan melalui kegiatan orientasi sekolah, proses pembelajaran, evaluasi belajar, ekstrakurikuler, penghargaan prestasi, kecintaan terhadap almamater, keteladanan guru, kerjasama dengan orangtua peserta didik dan seragam patriot sebagai media penanaman budaya berprestasi. Implikasi penanaman pengembangan budaya sekolah berprestasi di SMA Karangturi terdapat dalam input (penerimaan siswa baru dan pencarian siswa berpotensi, proses (pengembangan program sekolah serta pengembangan kerjasama dan output (prestasi akademik dan nonakademik serta jumlah alumni yang melanjutkan ke perguruan tinggi. The objective of this study is to describe a model of school achievement culture, the cultivation of values ​​and ethos of achievement to students and know the implications of the development of school culture on students’ achievement in Karangturi high school. This study used a qualitative descriptive approach. Techniques of collecting data were observation, interviews and documentation. This study uses sources and methods triangulation for data validation. The results show that the  school achievement culture in Karangturi high school contains four pillars, namely: a balance between academic and non-academic achievement, building character

  11. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN FISIKA UMUM BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA FMIPA UNIMED

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Derlina ,

    2014-06-01

    Full Text Available Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan karakter dan hasil belajar mahasiswa yang meliputi: pembelajaran berdasarkan masalah, pembelajaran kooperatif dengan berbagai tipe, dan inquiry training, melalui penyusunan perangkat pembelajaran untuk beberapa komptensi dasar mata kuliah Fisika Umum dengan model-model pembelajaran berbasis karakter. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan. Perangkat pembelajaran yang disusun meliputi (1 silabus, (2 rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP, (3 bahan ajar, (4 lembar kerja mahasiswa (LKM, dan (5 pedoman/alat evaluasi. Target khusus yang ingin dicapai adalah (1 peningkatan hasil belajar mahasiswa, dan (2 mengembangkan karakter mahasiswa antara lain sikap jujur, tanggung jawab, disiplin, berlaku hormat, kerjasama, kemampuan berkomunikasi dan kreativitas.

  12. PERENCANAAN\tPENGEMBANGAN KOMODITAS KEDELAI DALAM UPAYA PEMENUHAN KEDELAI DI KABUPATEN WONOGIRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Revian Adhiaksa

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi daerah mana yang memiliki lahan pertanaian potensial untuk dikembangkan komoditas tanaman kedelai, mengidentifikasi daerah yang memiliki kelengkapan infrastruktur dan nantinya berpotensi sebagai wilayah pendirian industri olahan kedelai, menyusun pemetaan pengembangan komoditas tanaman kedelai, dan menyusun strategi pengambangan tanaman kedelai di Kabupaten Wonogiri. Hasil  penelitian  menunjukkan  Kecamatan Batuwarno, Kecamatan Nguntoronadi, Kecamatan Manyaran, Kecamatan Selogiri, Kecamatan Jatiroto, Kecamatan Purwantoro dan Kecamatan Jatisrono merupakan kecamatan potensial untuk pengembangan komoditas tanaman kedelai. Kecamatan Selogiri, Kecamatan Purwantoro, dan Kecamatan Jatisrono mempunyai arah pengembangan menjadi sentra produksi komoditas tanaman kedelai dan sentra industri pengolahan kedelai. Strategi yang dapat mendukung pengembangan komoditas tanaman kedelai antara lain optimalisasi lahan pertanian, peningkatan kualitas sumberdaya manusia petani, perubahan tata niaga kedelai, kebijakan impor dan pemberian stimulus dari pemerintah baik berupa bantuan langsung seperti benih unggul maupun subsidi pupuk. Kecamatan yang berpotensi menjadi sentra produksi kedelai dapat lebih mengembangkan komoditas tanaman kedelainya sehingga pemerintah dapat mengoptimalkan kemampuan produksi dan kecamatan yang menjadi sentra industri pengolahan kedelai dapat lebih meningkatkan nilai tambah komoditas kedelai.  The purpose of this study was to identify which areas have the potential for soybean commodity development, identify which areas have proper infrastructure and potentiality as a region for soybean processing industry establishment in the future,  compile commodity development mapping of soybean, and strategize soybean development in the Wonogiri Regency. The result showed Batuwarno District, Nguntoronadi District, Manyaran District, Selogiri District, Jatiroto District, Purwantoro District and

  13. PENGEMBANGAN BUKU AJAR EVOLUSI BERBASIS PENELITIAN UNTUK MAHASISWA S1 PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizka Elan Fadilah

    2016-06-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar evolusi berbasis penelitian untuk mahasiswa S1 Pendidikan Biologi Universitas Jember. Hasil pengembangan berupa draft buku ajar yang selanjutnya divalidasi. Proses validasi melibatkan ahli materi evolusi, ahli media pembelajaran, dan praktisi pembelajaran. Hasil validasi ahli materi sebesar 92% dengan kategori sangat valid, hasil validasi ahli media sebesar 92% dengan kategori sangat valid, dan hasil validasi praktisi pembelajaran sebesar 74% dengan kategori cukup valid. Draft buku ajar selanjutnya diujicobakan secara perseorangan terhadap sembilan mahasiswa. Hasil uji coba perseorangan mencapai 81% dan termasuk dalam kategori cukup valid. Data hasil validasi dan uji coba berupa data kualitiatif dan kuantitatif digunakan sebagai dasar untuk merevisi buku ajar.

  14. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KINERJA DALAM MENYUSUN LAPORAN SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Ningsih

    2016-11-01

    Full Text Available This study aims to analyze the validity, practicality and effectifity of the development of  learning tools through the test of control class, test of treatment class  and the effectivity test in order to produce biology learning tools based PBL (problem based learning that valid, practical and effective to improve performance in prepared a report to 11th grade of high school students. The development of the learning tools refers to a Borg and Gall development model. Data was collected using observation sheets, validation sheet, questionnaire, and test. Methods of data analysis done by quantitative descriptive analysis of the needs analysis, the validity and practicality of the learning tools. The effectifity of the learning is done by pretest posttest. Effectifity of learning tools analyzed by paired t-test. Results showed that the learning tools otherwise (1 very valid with a percentage of 98.91%, (2 practical with a percentage of 84,68%, and (3 effective with Tvalue amounting to 3,51 (Tvalue> Ttable at significance level of 5%. Based on the results of this study concluded that the PBL Based Learning has met the criteria perfectly valid, prractical, and effective way to improve performance in preparing the reports of students through learning biology in high school, so it can be used in a broader scope. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru, kelayakan, kepraktisan dan keefektifan dalam pengembangan perangkat pembelajaran berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kinerja dalam menyusun laporan siswa SMA kelas XI Tahun Pembelajaran 2016/2017. Pengembangan perangkat pembelajaran mengacu pada model pengembangan Borg and Gall. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, lembar validasi, angket, dan tes. Metode analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kuantitatif terhadap analisis kebutuhan, validitas dan kelayakan perangkat pembelajaran. Efektivitas perangkat pembelajaran dilakukan dengan pretest

  15. Analisis dan Rencana Pengembangan Jaringan Distribusi Air Bersih Unit Cabang Timur PDAM Kabupaten Klaten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ana Tri Lestari

    2017-01-01

    Full Text Available Unit Cabang Timur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM Kabupaten Klaten dibagi menjadi 3 unit pelayanan Ibu Kota Kecamatan (IKK dan mempunyai tingkat pelayanan yang masih rendah pada tahun 2015, yaitu Unit IKK Ceper 17,6%; Unit IKK Pedan 2,43%; dan Unit IKK Cawas 31,26% sehingga peningkatan persen pelayanan menjadi hal yang perlu dilakukan. Hal ini didukung dengan adanya penambahan debit produksi sebesar 50 liter/detik. Selain itu, jaringan distibusi belum dibentuk blok pelayanan sehingga sulit untuk mengontrol kehilangan air. Perencanaan ini dilakukan pembagian blok pelayanan menjadi 26 blok dan 5 tapping. Setelah itu dilakukan analisis kondisi eksiting. Hasil analisis kondisi eksisting menunjukkan kondisi hidrolika perpipaan kecuali kecepatan masih memenuhi kriteria, yaitu tekanan antara (15,43-59,99 m, kecepatan (0-0,91 m/detik, unit headloss (0-3,51 m/km. Kemudian dilakukan pengembangan jaringan yang dibagi menjadi 2 tahap, dimana tahap 1 meningkatkan persen pelayanan, sedangkan tahap 2 menambah daerah pelayanan baru. Blok pelayanan setelah pengembangan menjadi 29 blok dan 5 titik tapping. Kemudian analisis rencana pengembangan dilakukan dan menunjukkan bahwa kondisi hidrolika pipa untuk tekanan di jaringan distribusi IKK Cawas bernilai negatif. Hal ini dikarenakan unit headloss yang terjadi pada pipa dari reservoir menuju titik tapping pertama IKK Cawas sebesar 5,78 m/km dengan panjang pipa 14,35 km sehingga headloss  sebesar 82,94 m menyebabkan tekanan menjadi -2,89 m. Permasalahan ini dapat diatasi dengan parallel pipa diameter 200 mm sepanjang 9 km. Parallel pipa tersebut mengakibatkan tekanan  pada titik tapping pertama IKK Cawas menjadi 34,65 m dan titik tapping terjauh (blok 19 sebesar 16,34 m.  Hasil analisis hidrolika, seperti unit headloss berada pada rentang (0-5,78 m/km, namun kecepatan masih ada yang di bawah 0,3 m/detik. Rencana anggaran biaya (RAB yang dibutuhkan untuk melakukan pengembangan jaringan sebesar Rp 2.470.153,051.71.

  16. PENGEMBANGAN MODEL INTERNALISASI PENDIDIKAN KARAKTER PANCASILA PADA GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Supeni

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan model internalisasi pendidikan karakter se- bagai penguatan nilai-nilai Pancasila, mengetahui langkah dan efektivitas model, mengembangkan strategi yang efektif, serta memperoleh hasil pengembangan bahan ajar oleh guru PAUD di Kota Surakarta. Penelitian ini merupakan model penelitian dan pengembangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, focus group discussion, wawancara, dan dokumentasi, sedang teknik analisis data dilakukan dengan membuat reduksi data dan sajian data secara terus-menerus. Strategi pengembangan model pendidikan karakter disesuaikan dengan materi melalui media bermain peran, gambar, menyanyikan lagu nasional, dan rasa cinta tanah air. Out bond efektif pada praktik pendidikan karakter melalui nilai-nilai dasar etika dan moral dijadikan sebagai basis pendidikan Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dilakukan valid dan reliabel. Penelitian berhasil mengembangkan model pendidikan karakter dalam internalisasi pendidikan Pancasila pada anak usia dini lewat beberapa model strategi pengembangan pendidikan karakter dalam menginternalisasikan Pancasila pada PAUD melalui tabel model yang akan diterapkan dalam proses pendidikan. Kata Kunci: pendidikan karakter, Pancasila, PAUD DEVELOPING A MODEL OF THE PANCASILA CHARACTER EDUCATION INTERNALISATION IN EARLY CHILDHOOD TEACHERS Abstract: This study was aimed to develop a model of the internalisation of the Pancasila character education, to find out the stages and effectiveness of the model, to develop an effective strategy, and to obtain the result of the materials developed by early childhood teachers in Surakarta Municipality. This study used a research and development model. The data were collected through observations, focus group discussion, interviews, and documentation, and the data were analyzed by reducing the data and displaying the data continuously. The strategi of developing the model of character

  17. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI BIDANG KELISTRIKAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riana T. Mangesa Dyah D. Andayani

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak: Tujuan penelitian adalah mengembangkan model pembelajaran dan perangkat pembelajaran berbasis kompetensi terintegrasi pendidikan karakter di SMK. Penelitian ini termasuk jenis Research & Development yang mengacu tahapan Borg dan Gall (1983, yaitu yang terdiri atas analisis kebutuhan, perancangan pengembangan, validasi ahli dan revisi, uji coba, dan tahap implementasi. Data berupa data kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh lewat angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan statistik nonparametrik, yaitu Kruskall Wallis yang penghitungannya memakai SPSS. Hasil penelitian berupa produk pengembangan perangkat pembelajaran bidang kelistrikan yang berupa modul, media, dan penilaian pencapaian kompetensi (rubrik penyekoran. Hasil pengembangan memenuhi tuntutan validitas, pencapaian kompetensi dalam proses pembelajaran yang dipergunakan secara keseluruhan tinggi, guru memberi skor penilaian melalui pencapai kompetensi sesuai kriteria dalam rubrik penyekoran terhadap ketiga aspek kompetensi, yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penilaian keefektifan pembelajaran secara menyeluruh menunjukkan bahwa siswa dan guru memberikan tanggapan secara aktif dan mencapai tujuan pembelajaran. Kata Kunci: pengembangan model penilaian, pembelajaran berbasis kompetensi, rubrik penye- koran, SMK DEVELOPING A COMPETENCE-BASED INSTRUCTIONAL MODEL IN THE ELECTRICAL FIELD IN VOCATIONAL SCHOOLS Abstract: This study was aimed to develop a competence-based instructional model integrated with character education in vocational schools. This study belonged to the Research and Development study using the stages as developed by Borg and Gall (1983: a needs analysis, developmental design, expert validation and revision, try-out, and implementation stages. The data were in the form of quantitative and qualitative data obtained through questionnaires. The data were analyzed using the descriptive statistics and non

  18. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR HIDROLISIS GARAM BERMUATAN KARAKTER BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yotiani Yotiani

    2017-02-01

    Full Text Available Berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan berpikir tingkat tinggi yang sangat penting diajarkan kepada siswa. Inkuiri dapat dijadikan sebagai salah satu pendekatan yang dapat mewadahi pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar hidrolisis garam bermuatan karakter berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D dengan desain one-group pre-test post-test design. Prosedur pengembangan yang digunakan meliputi (1 pendefinisian (define, (2 perencanaan (design, (3 pengembangan (develop. Subjek implementasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Mandor (Kalimantan Barat tahun pelajaran 2014/2015. Instrumen dalam penelitian ini meliputi: (1 instrumen lembar wawancara guru (analisis kebutuhan; (2 instrumen penilaian/uji ahli terhadap produk bahan ajar yang dikembangkan; (3 instrumen soal tes kemampuan berpikir kritis siswa materi hidrolisis garam; (4 instrumen lembar observasi afektif siswa; (6 instrumen lembar observasi psikomotor siswa; dan (7 instrumen lembar angket respon siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar hidrolisis garam bermuatan karakter berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan, serta mendapat respon positif dari siswa.Critical thinking is one of the high-level thinking skills crucial taught to students. Inquiry can be used as one approach that can facilitate the development of students' critical thinking skills. The aim of this research is to develop a teaching material with integrated character guided inquiry approach to increase the students’ critical thinking skills. This study applied the Research and Development (R&D method used one group pretest posttest design.This research is aimed at developing devices to produce good teaching

  19. STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN PASAR AGRIBISNIS DI DESA SUMILLAN KECAMATAN ALLA KABUPATEN ENREKANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Syukur

    2012-04-01

    Full Text Available The purpose of this study is to determine the Local Government Strategy for the Development of Agribusiness Market in the Simillan Village District of Allla, Regency of Enrekang. The method used is qualitative. Data were collected using instruments such as: observation, documentation and developed with interviews with informants. Technical analysis of the data used in this study is a model of interactive analysis, namely: data collection, data reduction, data serving and withdrawal conclusions. The validity of the data in this study examined using triangulation techniques. These results indicate that counseling and assistance to agricultural and plantation actors government acting through the provision of guidance and direction that intensive and effective to the community as an effort to develop business systems in marketing promotion of agricultural products, the government plays as an agent that accelerates the development of regional potential strategies local governments in the development of the excellent potential in this case of vegetables and fruits by using SWOT analysis so far has been the maximum in the running srtategi maximum for use on the public especially in agriculture and plantations.   Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Strategi Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Pasar Agribisnis di Desa Sumillan Kecamatan Allla Kabupaten Enrekang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa observasi, dokumentasi dan dikembangkan dengan wawancara terhadap informan. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisa interaktif, yaitu: Pengumpulan Data, Reduksi Data, Sajian Data, dan Penarikan Simpulan. Keabsahan data dalam penelitian ini diperiksa dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Penyuluhan dan pendampingan kepada pelaku pertanian dan perkebunan pemerintah berperan melalui pemberian bimbingan

  20. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif untuk Sekolah Menengah Atas Kelas XI pada Pokok Bahasan Momentum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rezeki

    2017-06-01

    Full Text Available Abstract This research is aimed to developing interactive learning media physics for high school class XI with chapter of momentum and test the feasibility of interactive learning media through media expert validation and subject experts. Based on the evaluation of the validator (media specialists and subject experts, the media of the development of aspects of the product appearance and usefulness aspects of the product got a score average of 80.23% is included in the category of Most Eligible. Based on the results of the validation assessment of media experts, media development results are included in the category of Most Eligible with the feasibility level of 81.98%. Based on the validation results subject experts, media development results included in the category of Eligible with the feasibility level of 78.47%. Based on the results of the response of students scored an average 74.63% included in the category of Eligible. Based on the assessment, it can be concluded that, media interactive learning on the subject of momentum declared fit for use as a medium of learning physics class XI high school student. Keywords: media interactive learning, physics education, learning strategies, high school. Abstrak Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran fisika interaktif untuk sekolah menengah atas kelas XI materi momentum dan menguji kelayakan media pembelajaran interaktif melalui validasi ahli media dan ahli materi. Berdasarkan hasil penilaian dari para validator (ahli media dan ahli materi, media hasil pengembangan dari  aspek penampilan produk dan  aspek kemanfaatan produk mendapat skor rerata 80.23% yang termasuk dalam kategori Sangat Layak. Berdasarkan hasil penilaian validasi ahli media, media hasil pengembangan termasuk dalam kategori Sangat Layak dengan tingkat kelayakan 81.98%. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, media hasil pengembangan termasuk dalam kategori Layak dengan tingkat kelayakan 78

  1. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Kelas XI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sari Wirdaningsih

    2017-09-01

    Full Text Available Abstrak. Penelitian ini berawal dari kemampuan pemecahan masalah matematika dan aktivitas peserta didik yang  masih rendah. Rendahnya kemampuan pemecahan masalah tersebut disebabkan karena kebanyakan peserta didik tidak bisa memecahkan masalah matematika yang berhubungan dengan dunia nyata. Peserta didik belum mampu membuat hubungan antara apa yang mereka pelajari dan bagaimana pengetahuan tersebut diaplikasikan dalam kehidupan mereka. RPP dan LKPD yang digunakan belum memfasilitasi peserta didik dalam mengkonstruksi sendiri pengetahuannya. Untuk itu dilakukan pengembangan RPP dan LKPD dengan pendekatan CTL. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan proses pengembangan dan untuk menghasilkan RPP dan LKPD dengan pendekatan CTL yang valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan aktivitas  peserta didik kelas XI IPA SMA. Penelitian pengembangan yang dilaksanakan ini menggunakan model pengembangan  Plomp.  Model  pengembangan  Plomp  ini terdiri  atas  tiga fase, yaitu fase investigasi awal, fase pengembangan Prototype dan fase penilaian. Berdasarkan pengembangan yang telah dilaksanakan, diperoleh RPP dan LKPD matematika dengan pendekatan CTL untuk kelas XI IPA SMA yang valid, praktis dan efektif.   Kata kunci: RPP, LKPD, Pendekatan CTL, Kemampuan Pemecahan Masalah, Aktivitas   Abstract. This study came from the low of problem solving mathematics ability and the low of student activities. The Low of problem solving ability  because most of the learners are not able to solve mathematical problems related to the real world. The Low of problem solving ability  because most of the learners are not able to solve mathematical problems related to the real world. The purpose of this study is to reveal the development process and to produce the RPP and LKPD with CTL approaches which are valid, practical and effective in improving problem-solving ability and student’s activities on grade XI Senior High

  2. PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA TEKNIK MEMBACA PUISI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marius Panje

    2016-08-01

    process, and based on the results vaidasi value of 85.1%. The results of the test are limited to substantially increase learning outcomes trials. The increasing of the learning result can be evidenced before the students using the means of instruction, the graduation rate was 33.3%, and after the students using instructional media, presentations graduation increased to 100%. The result of field tests have increased on the result of learning. The result of the increased learning, can be evidencedbefore the students using the means of instruction, the graduation rate is 5%, and after students using instructional media, presentations graduation increased to 85%. Therefore, the learning media can be used in the process of learning to improve learning outcomes for students. Teknologi Pembelajaran lahir dari realita pendidikan dan gerakan komunikasi audio visual. Teknologi Pembelajaran semula dilihat sebagai teknologi peralatan, yang berkaitan dengan penggunaan peralatan, media dan sarana untuk mencapai tujuan pendidikan atau dengan kata lain mengajar dengan alat bantu audio-visual. Salah satu media pembelajaran yang berlandaskan audio-visual adalah media video. Mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, berorientasi pada hakikat pembelajaran Bahasa dan Sastra yang menyatakan bahwa, belajar bahasa Indonesia adalah belajar menggunakan bahasa yang baik dan benar. Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, terdapat sub ilmu yang sering disebut dengan pembelajaran sastra. Salah satu pembelajaran yang dipelajari dalam pelajaran sastra adalah puisi. Penelitian ini dilaksanakan untuk meneliti teknik membaca puisi. Tujuan penelitian ini adalah 1 menghasilkan produk video tentang membaca puisi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia; 2 mengetahui tingkat validasi dari produk video tentang membaca puisi; 3 mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan media video pembelajaran. Penelitian menggunakan rancangan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan model penelitian pengembangan Sadiman

  3. Jejak Budaya Paleolitik di Pulau Seram: Kajian Migrasi Manusia Awal di Wilayah Indonesia Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    nfn Jatmiko

    2016-12-01

    adanya temuan alat-alat batu tua di wilayah ini. Bukti-bukti temuan ini menunjukkan bahwa Pulau Seram mempunyai peranan yang penting sebagai jalur migrasi manusia awal dan budayanya di wilayah Indonesia Timur. Kajian budaya paleolitik ini mempergunakan metode eksploratif-komparatif (kontekstual dan pengamatan teknologis.

  4. Kajian Termodinamika Adsorpsi Hibrida Merkapto-Silika dari Abu Sekam Padi Terhadap Ion Co(II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Rasy Mujiyanti

    2017-03-01

    Full Text Available AbstrakTelah dilakukan penelitian tentang kajian termodinamika adsorpsi hibrida merkapto-silika dari abu sekam padi terhadap ion Co(II. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kapasitas dan energi adsorpsi hibrida merkapto-silika (HMS dan silika gel (SG terhadap ion Co(II. Pada penelitian ini, silika gel dibuat menggunakan natrium silikat dari abu sekam padi. Selanjutnya, senyawa organik 3-(trimetoksisilil-1-propantiol diimobilisasi pada SG menghasilkan HMS. Adsorben dikarakterisasi menggunakan difraktometer sinar-X dan spektrofotometer FTIR. Larutan Co(II kemudian dikontakkan dengan SG dan HMS pada variasi pH, waktu, dan konsentrasi awal. Hasil penelitian kapasitas adsorpsi yang diperoleh HMS hampir tiga kali lebih besar dibandingkan dengan SG, dengan besarnya kapasitas adsorpsi masing-masing yaitu 250,00 mg/g dan 90,91 mg/g. Sedangkan energi adsorpsi yang diperoleh adalah 51,69 KJ/mol untuk SG, dan 23,65 KJ/mol untuk HMS.Kata kunci : sekam padi, hibrida merkapto-silika, adsorpsi, ion Co(IIAbstractA research on the study of the thermodynamics of adsorption mercapto-silica hybrid from rice husk ash to the ions Co (II has been done. This study aims to determine capacity and energy adsorption of hybrid mercapto-silica (HMS and silica gel (SG to the ions Co (II . In this study, silica gel was made using sodium silicate from rice husk ash. Furthermore, the organic compound 3-(trimethoxysilil -1-prophantiol immobilized on SG to HMS produced. Adsorbents were characterized using X-ray diffraction and FTIR spectrophotometer. Solution of Co (II is then contacted with the SG and HMS at the variation of pH, time , and initial concentration. The results obtained by HMS adsorption capacity is almost three times larger than the SG, the magnitude of adsorption capacity of each is 250.00 mg / g and 90.91 mg / g . While the adsorption energy obtained is 51.69 KJ / mol for SG , and 23.65 KJ / mol for HMS.Keywords : rice husk, mercapto-silica hybrid , adsorption

  5. KAJIAN KELAYAKAN INVESTASI PROYEK TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE INFORMATION ECONOMICS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulia Yulia

    2005-01-01

    Full Text Available Most people argue that Information System (IS/Information System (IT investments are closely related to cost and benefit without understand the benefit that will be received. However, companies keep investing money to create application systems because they have seen some relationship between the costs of IT and the economic performance of company. Costs are much easier to identify and calculate then benefits, especially intangible benefits. The hardest and most tedious part is the effort to quantify intangible benefits into monetary values in order to make the cost-benefit analysis more accurate. Most of business and IS/IT managers prefer not to go into detail when talking about intangible benefits because the depth of analysis is uncertain. The more practical way in using this financial approach is to focus on tangible benefits, such as cost saving, reduced staff, etc. Unfortunately, reducing or even eliminating the intangible benefits contribution to the IS/IT implementation has degraded the economic value of the investment. Based on this issue, some thinkers have introduced a much more practical way for business and IS/IT managers to get snapshots of how IS/IT investment is going to be measured, for example, using the non-financial approach. Some people believe that the two approaches must be combined to have a better and more accurate result. In this paper, information economics methodology, which combines both financial and non-financial approaches, will be used to assess and justify IS/IT investment. Abstract in Bahasa Indonesia : Investasi Sistem Informasi (SI/Teknologi Informasi (TI seringkali hanya dipandang sebagai suatu biaya yang harus dikeluarkan tanpa tahu manfaat apa yang akan diperoleh. Akan tetapi investasi terhadap suatu sistem aplikasi terus dilakukan karena perusahaan melihat bahwa ada hubungan antara biaya TI dengan performa ekonomi dari perusahaan. Biaya lebih mudah diidentifikasikan dan dihitung dibandingkan manfaat

  6. Kajian Fisika Aliran Material Granular Dedak Gandum Di Dalam Saluran Microfluidic

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Perima -

    2014-01-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi mikroelektronik telah melahirkan suatu cabang ilmu baru yaitu microfluidics. Teknologi ini dapat memanipulasi instrumentasi laboratorium menjadi satu chip. Proses pembuatan chip diawali dengan pembuatan mask kemudian dilanjutkan dengan pencetakan master untuk kemudian dituangkan larutan Polydimethil siloxane (PDMS dan diikatkan dengan kaca melalui teknologi plasma. Kemudian setelah chip dibuat, dilakukanuji microfluidics dengan melewatkan campuran material granular dedak gandum dan air di dalam saluran chip tersebut dengan kecepatan 5,000 μl/jam dan pola aliran direkam dengan menggunakan kamera kecepatan tinggi. Dari hasil rekaman, gambar dianalisis dengan menggunakan persamaan Navier-Stokes dan dilakukan simulasi untuk dapat menduga pola aliran yang terjadi di dalam saluran.Kesimpulan yang didapatkan menunjukkan bahwa aliran fluida yang diperoleh bersifat non-newtonian, dan partikel dedak gandum memiliki sifat tabrakan inleastik. The development of microelectronic technology leads to a new technology branch, namely microfluidics. This technology can manipulate a complicated laboratory instrument into a single chip. The process of making chip starts with making mask, molding a master, pouring of Polydimethilsiloxane (PDMS into the master, and then making the bonding between the PDMS and glass by using plasma technology. The next step is microfluidics testing by passing the mixing of granular material wheatbran and dionized water through the chip’s channel with the speed of 5,000 μl/hour, and recording the flow of fluid by using high speed camera. The result was then analyzed by Navier-Stokes equation and employed the simulation to predict the flow inside the chip. It can be concluded that the characteristics of fluid’s flow found are non-newtonian fluid and the wheatbran particle has inelastic collision.

  7. Perspektif Public Relations (KajianTentang Marketing PT. Radio Suara Mandala 96,4 FM Banyuwangi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdi Fauji Hadiono

    2017-10-01

    Full Text Available Public relations adalah keseluruhan upaya yang dilakukan secara terencana dan berkesinambungan dalam rangka menciptakan dan memelihara niat baik (good will dan saling pengertian antara suatu organisasi dengan segenap khalayaknya. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah Marketing yang menggunakan public relationspada PT. Radio Suara Mandala 96,4 Fm Banyuwangi. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam melakukan pengumpulan data peneliti memakai metode wawancara, observasi partisipan dan dokumentasi, kemudian data yang dikumpul di olah dan dianalisa dengan menggunakan interactive model Miles dan Huberman, yang terdiri dari tiga rangkaian komponen, yaitu: Reduksi data (data reduction, penyajian data(data display, dan penarikan serta pengujian kesimpulan (drawing and verifying conclusion. Hal yang peneliti lakukan untuk menguji keabsahan data adalah, Trianggulasi Metode dilakukan dengan cara membandingkan informasi atau data  marketing di PT. Radio Suara Mandala 96,4 Fm Banyuwangi menggunakan public relations. Trianggulasi Sumber menggali kebenaran informasi data  marketing di PT. Radio Suara Mandala 96,4 Fm Banyuwangi menggunakan public relations melalui berbagai metode dan sumber perolehan data. Trianggulasi Teori Hasil akhir penelitian kualitatif berupa sebuah rumusan informasi dari data  marketing di PT. Radio Suara Mandala 96,4 FmBanyuwangi menggunakan public relations. Objek dari penelitian ini meliputi Internal PT.  Radio Suara Mandala 96.4 FM, kemudian dari pihak klien yaitu Hotel Santika dan Sisikmelik Batik Banyuwangi. Dari hasil penelitian ini di ketahui bahwa di  PT.  Radio Suara Mandala 96.4 FM, marketing yang menggunakan public relations dengan 3 kriteria, diantaranya Pembuatan Strategi marketing (penelitian, membentuk tujuan pemasaran, Penerapan Strategi marketing (mengimplementasikan rencana public relations dan Evaluasi strategi marketing (mengevaluasikan hasil menggunakan public relation

  8. PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK GAME UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chazanah Erawati

    2013-12-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  9. PENGEMBANGAN PENGENDALIAN KELEMBABAN, TEMPERATUR PADA RUMAH KACA DENGAN PENCATATAN DATA OTOMATIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Faisal Faisal

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian pengembangan pengendalian kelembaban pada rumah kaca telah selesai dilakukan. Pengembangan alat ini terdiri atas pengukuran kelembaban, temperatur dan intensitas cahaya dan pengendalian kelembaban udara. Sistem alat ukur terdiri dari power supply DC, sensor SHT11, sensor LDR, relay, mikrokontroler ATMega8535, pengkodisi sinyal, LCD karakter 20x2 dan humidifier. Sensor SHT11 terkalibrasi secara digital melalui port B. Sensor LDR dikarakterisasi menggunakan lampu pijar di dalam chamber tidak tembus cahaya, sehingga menghasilkan persamaan karakteristik sensor v = 0,7595ln(I – 2,2484 volt. Persamaan karakterisasi tersebut diproses melalui program BASCOM AVR untuk mengisi perintah pada mikrokontroler ATMega8535 dalam proses pengukuran secara terus menerus dan menampilkannya pada LCD karakter 20x2 dalam satuan lux dan data disimpan dalam file dengan format *xlsx. Humidifier dihidupkan oleh relay yang dikendalikan oleh mikrokontroler ATMega8535 dengan set poin pengukuran kelembaban udara kurang dari 60%. Rumah kaca yang digunakan berukuran panjang 240 cm, lebar 150 cm, tinggi dinding 200 cm dan tinggi atap 50 cm. Uji pengendalian kelembaban udara berhasil dipertahankan pada kelembaban udara kisaran 60% dengan error rata-rata sebesar 1,9% dari pukul 11.00 WITA sampai dengan 16.00 WITA.

  10. Pengembangan Mobile Collaborative Learning System Menggunakan Kerangka Kerja Zachman dan DICE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M Husni Syahbani

    2017-07-01

    Full Text Available Mobile Learning adalah proses pembelajaran yang menggunakan teknologi perangkat mobile dan jaringan nirkabel, Ada banyak media yang bisa digunakan untuk membuat proses belajar lebih mudah dan menyenangkan, salah satunya adalah dengan menggunakan perangkat mobile seperti telepon seluler, tablet dan komputer desktop, dengan Teknologi ini setiap materi pembelajaran dapat hadir dalam banyak format seperti yang video, suara dll. Kombinasi antara teknologi perangkat mobile dan jaringan nirkabel dapat memecahkan masalah dalam proses belajar, banyak pelajar merasa sulit untuk mengelola materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka dan bagaimana belajar dengan efektif dan efisien. Jadi penelitian ini mencoba untuk mengembangkan sistem yang berupa kombinasi antara teknologi perangkat mobile dan jaringan nirkabel yang disebut Mobile Collaboration Learning System (MCLs. Dalam pengembangan MCLs menggunakan kerangka pendekatan Zachman untuk mengidentifikasi kegiatan dan proses dalam pembelajaran yang dapat membantu studi pelajar dengan mudah dan interaktif dan berkolaborasi. Dengan kerangka pendekatan Zachman membuat MCLs menyelaraskan dengan kebutuhan peserta didik dan dosen di sekolah. Pendekatan ini menghasilkan sistem persyaratan yang dianalisis menggunakan kerangka DICE untuk mengetahui bagaimana risiko pengembangan sistem ini untuk direalisasikan.

  11. Pengembangan Ekonomi Lokal di Kawasan Perikanan Berdasarkan Preferensi Masyarakat Nelayan Nambangan Kedung Cowek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rheza Firmantyo Pramono

    2013-09-01

    Full Text Available Wilayah nambangan memiliki prosentase 40% sebagai nelayan menggantungkan dengan kondisi pesisir, mengindikasikan bahwa wilayah nambangan memiliki potensi pesisir yang cukup besar. Namun masih mempunyai beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan seperti SDA, SDM, Pendanaan, Prasarana Sarana, Kelembagaan, dan teknologi di kawasan pesisir Nambangan Kedung Cowek. Tujuan penelitian ini untuk merumuskan arahan pengembangan ekonomi lokal wilayah nambangan berdasarkan preferensi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis pertama penentuan faktor kurang berkembangnya ekonomi lokal menggunakan teknik delphi, selanjutnya menentukan preferensi masyarakat dan faktor prioritas menggunakan teknik servqual. Melalui metode servqual ditemukan banyak faktor prioritas yang harus dikembangkan yaitu SDA, SDM , Pendanaan, Prasarana Sarana, Kelembagaan, Teknologi, dan Pemasaran. Selanjutnya menentukan arahan pengembangan ekonomi lokal beradasakan faktor prioritas menggunakan teknik triangulasi berdasarkan tujuh faktor priortas dengan menggabungkan studi literatur, studi kasus wilayah lain dan temuan fakta emipiri di lapangan. Hasil akhir berupa peningkatan prasarana sarana berupa penataan lingkungan sempadan pantai, pengelolahan limbah, peningkatan sumberdaya manusia berupa pelatihan mutu pendidikan dan wawasan ekonomi. Selanjutnya peningkatan upaya pemasaran dengan membangun mina store dan peningkatan fasilitas alat tangkap.

  12. PENGEMBANGAN PEMASARAN REZA BAKERY DAN KUALITAS LAYANAN DALAM MENINGKATKAN MINAT BELI KONSUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendy Yuliansyah

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract  - Bread is one of the food products are favored by the people. One of the pastry shop, calling themselves by reza bakery. Having high potential of selling in distinctive taste and packaging, bakery of bread reza be the target of the buyers in the city of Bandung, especially in Margahayu. With the potential that exists, then reza bakery bread can develop into a great product. Through a qualitative descriptive study, the development of marketing that can be done by reza bakery packaging including through distinctive, attention to have clean, variety of their product, and also the quality of the taste of reza bakery.   Keyword : Strategic Development, Brand, Packaging, Taste.   Abstrak - Roti merupakan salah satu produk makanan yang digemari oleh masyarakat. Salah satu toko kue, menamakan dirinya dengan reza bakery. Dengan berbekal rasa dan kemasan yang khas, roti reza bakery menjadi incaran para pembeli di wilayah margahayu kota Bandung. Dengan potensi yang ada, maka reza bakery dapat berkembang menjadi produk roti yang besar. Melalui penelitian deskriptif kualitatif, maka pengembangan pemasaran yang dapat dilakukan oleh reza bakery diantaranya melalui kemasan yang khas, dengan memperhatikan kebersihan, kualitas produk rotinya, waktu pelayanan, harga yang tetap terjangkau, ragam produk, serta rasa yang selalu terjaga.    Kata Kunci : Strategi Pengembangan Pemasaran, Merek, Kemasan, Rasa.

  13. PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN TEKNIK FOREHAND DAN BACKHAND DRIVE TENIS MEJA PADA ATLET USIA DINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Verandita Rihtiana

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian keterampilan teknik forehand dan backhand drive tenis meja pada atlet usia dini. Penelitian ini menggunakan metode pene-litian dan pengembangan, dengan langkah-langkah pengembangan sebagai berikut: (1 pengumpulan informasi di lapangan, (2 melakukan analisis terhadap informasi yang dikumpulkan, (3 mengembangkan produk awal (draf model, (4 validasi ahli dan revisi, (5 uji coba skala kecil dan revisi, (6 uji coba skala besar dan revisi, (7 pembuatan produk final. Subjek penelitian atlet tenis meja usia dini. Analisis data untuk uji validitas dilakukan dengan CVR (content validity ratio dan reliabilitas dengan  menggunakan Alpha Crobanch. Penelitian ini menghasilkan buku panduan instrumen penilain keterampilan teknik forehand dan backhand drive tenis meja untuk atlet pemula  yang didalamnya berisi  petunjuk penggunaan, lembar tugas siswa, pedoman penilaian, rubrik penilaian, serta tabel penyekoran, yang memiliki validitas yang tinggi (1 dan reliabilitas yang tinggi¸forehand drive sikap awal: r = 0,975, pelaksanaan: r = 0,961, gerak lanjutan: r = 0, 955. Backhand drive sikap awal: r = 0,961, pelaksanaan r = 0,974, gerak lanjutan: r = 0, 989. Kata Kunci: instrumen penilaian teknik forehand dan backhand drive, tenis meja

  14. PENGEMBANGAN MODEL KONSELING KELOMPOK BEHAVIOUR DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA SMA KABUPATEN LAMONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Angga Eka Yuda Wibawa

    2015-03-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  15. EVALUASI PROSES PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK PADA VIRTUAL TEAM DEVELOPMENT MENGGUNAKAN CMMI Versi 1.3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Widodo

    2016-01-01

    Full Text Available Proses pengembangan perangkat lunak menggunakan outsouring virtual team development (VTD memiliki banyak kelebihan diantaranya biaya produksi lebih murah, tersedia banyak  tenaga ahli, dan waktu lebih kompetitif.  Namun demikian banyak temuan resiko yang berdampat pada kualitas produk perangkat lunak yang dihasilkan.  Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui tingkat kematangan dan tingkat kapabilitas  proses pengembangan perangkat lunak pada VTD.  Model yang digunakan untuk evaluasi dengan menggunakan  CMMI for development versi 1.3. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  menggunakan representasi continuous dengan memilih praktik-praktik spesifik tertentu pada area proses CMMI level 2 dan level 3. Pengambilan data dilakukan dengan kuisioner online pada responden yang merupakan agensi kontraktor pada situs freelance market place upwork.com. Hasil dari penelitian ini menjadi strategi bagi unit organisasi atau perusahaan yang menggunakan jasa outsourcing VTD dalam mengembangkan perangkat lunak yang berorientasi pada kualitas produk perangkat lunak yang dihasilkan

  16. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS AUDIO-VIDEO EKSPERIMEN LISTRIK DINAMIS DI SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P. Rante

    2013-10-01

    Full Text Available Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat profil pengembangan multimedia pembelajaran fisika berbasis audio-video eksperimen listrik dinamis yang dapat menjadi solusi ketidakterlaksanaan praktikum di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa propil multimedia berbasis audio-video eksperimen dari segi tampilan menarik, fasilitas runtut, sistematis dan praktis digunakan serta menjadi solusi ketidakterlaksanaan praktikum di sekolah. Produk akhir adalah sebuah paket CD autorun multimedia pembelajaran interaktif sebagai media pembelajaran mandiri dan sebagai media presentase yang dilengkapi perangkat pembelajaran untuk guru. This research aims to see the profile of multimedia learning development on physics based audio-video on the topic dynamic electricity experiment that may become a solution of practicum that not mastered well in the school. The result shows that the profile of develop multimedia based audio-video experiment has interesting display, harmonious facilities, systematic and practical in used as well as become a solution of the practicum that not mastered yet. The final product produced an auto run CD package of interactive learning multimedia as a self learning media and as a representation of media that equipped with teaching and learning media for teacher.

  17. Evaluasi Kebutuhan Luasan Apron Pada Rencana Pengembangan Bandar Udara Internasional Ahmad Yani Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Nursalim

    2017-03-01

    Full Text Available Bandar Udara Ahmad Yani akan memiliki terminal yang lebih luas di sebelah Utara runway, lahan parkir yang luas, apron seluas 61.344 m2 serta dua buah taxiway. Pengembangan tahap II akan menjadikan Bandar Udara Ahmad Yani memiliki apron seluas 72.522 m2 dan 10 buah taxiway serta 1 buah parallel taxiway. Studi ini akan mengevaluasi kebutuhan apron Bandar Udara internasional Ahmad Yani Semarang saat ini dan 20 tahun kedepan. Pada evaluasi ini akan diprediksi jumlah pergerakan pesawat pada tahun rencana yang kemudian akan dikonversi menjadi jumlah pesawat pada jam sibuk. Hasil prediksi jumlah pesawat ini akan dianalisis terhadap kebutuhan apron Bandar Udara Ahmad Yani di tahun rencana. Dengan adanya pengembangan apron diharapkan dapat memenuhi kebutuhan lalu lintas udara. Untuk perencanaan perkerasan apron menggunakan rigid pavement dengan metode FAA dengan software FAARFIELD. Dari hasil perhitungan didapatkan, kebutuhan total jumlah gerbang landas parkir untuk tahun rencana (2035 adalah 51 pesawat, yang terdiri dari 35 kelas C dan 16 kelas D. Selanjutnya didapatkan dimensi gerbang landas parkir pada tahun rencana (2035 adalah untuk kelas C dengan panjang 2096,50 m dan lebar 98,37 m sedangkan untuk kelas D dengan panjang 1547,20 m dan 104,78 m. Tebal perkerasan landas parkir ini adalah 670 mm. Dalam penulangan perkerasan landas parkir tahun rencana (2035 dibutuhkan wiremesh dengan D14-100 dan Dowel dengan diameter 50 mm, panjang 610 mm, dan jarak 460 mm.

  18. PENGEMBANGAN E-LEARNING MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK DI SMA NEGERI 3 KUPANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ariyanto S. Helianak

    2014-04-01

    Full Text Available Pengembangan E-learning Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK di SMA Negeri 3 Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan produk e-learning mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK yang layak digunakan sebagai media pembelajaran bagi siswa SMA Negeri 3 Kupang; (2 mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan produk e-learning TIK. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan (R&D. Hasil penelitian menunjukkan: (1 e-learning TIK yang dihasilkan adalah sebuah sistem manajemen pembelajaran (LMS online yang dibuat dengan software aplikasi Moodle 1.9.12. E-learning TIK menyajikan materi pembelajaran TIK, khususnya kelas X, SK ke-5, KD ke-5.1 beserta modul, video, latihan, tugas dan tesnya. E-learning layak sebagai media pembelajaran TIK berdasarkan validasi ahli media, materi dan siswa, kelayakannya mencapai rerata skor 4.16 (kategori “Baik”; (2 peningkatan hasil belajar TIK siswa menggunakan e-learning lebih baik dari pada power point berdasarkan pencapaian hasil belajar. Untuk pencapaian KKM kelompok e-learning yang berjumlah 32 orang siswa, dinyatakan tuntas 30 orang siswa (94% dan 2 orang siswa (6% dinyatakan belum tuntas   sedangkan kelompok Power Point yang berjumlah 32 orang siswa, 24 orang siswa (75% dinyatakan tuntas dan 8 orang siswa  (25% dinyatakan belum tuntas. Kata kunci: e-learning, TIK

  19. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA TERPADU BERKARAKTER MENGGUNAKAN PENDEKATAN HUMANISTIK BERBANTU ALAT PERAGA MURAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Widiyatmoko

    2013-04-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian adalah menghasilkan perangkat pembelajaran IPA terpadu yang dapat memfasilitasi siswa untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki secara menyeluruh sehingga memiliki daya saing yang unggul, mampu mengikuti perkembangan IPTEK, dan memiliki karakter yang bersumber pada nilai-nilai pancasila. Dari hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran IPA terpadu berkarakter menggunakan pendekatan humanistik berbantu alat peraga murah di sekolah menengah berupa silabus, RPP, alat peraga, LKS, dan modul yang dihasilkan melalui alur Four-D model, yaitu definition (pendefinisian, design (perancangan, development (pengembangan dan disseminate (penyebaran yang telah melalui tahap validasi dan revisi. The purpose of the research is to produce an integrated science learning tools that can facilitate learners to develop the capabilities of the whole so that it has a superior competitive, able to follow the development of science and technology, and has a character which is based on the values of Pancasila. From the results of research and discussion, it can be concluded that the development of the integrated science learning character humanistic approach berbantu cheap props in the form of school syllabi, lesson plans, visual aids, worksheets, and the modules produced by Four-D flow model, the definition (defining, design (design, development (development and disseminate (spread that have gone through the validation and revision.

  20. PENGEMBANGAN VARIATIF RANCANGAN ANTENA PANEL MICROSTRIP TAPERED PATCH DALAM SISTEM KOMUNIKASI WI-FI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Artawan

    2013-04-01

    Full Text Available Pada penelitian ini dilakukan pengembangan rancangan antena microstrip tapered patch untuk dilakukan pengukuran parameternya sebagai karakteristik dari antena Microstrip. Penelitian ini sebagai pengembangan variatif rancangan untuk memperoleh hasil yang lebih optimal. Metode eksperiment dilakukan dalam penelitian ini. Tahap pengerjaanya yaitu membuat desain rancangan antena sesuai persamaan yang ada yang kemudian dirancang dengan metode UV Photoresist laminate. Hasil rancangan antena diukur untuk mendapatkan karakteristik sebagai parameter antena meliputi frekuensi (bandwidth, SWR, VSWR, koofesien refleksi, pola radiasi dan penguatan (gain serta nilai HPBW. Nilai-nilai tersebut mencerminkan karakter dari sebuah antena sebagai parameter antena yang layak diimplementasikan dalam sistem komunikasi internet dengan sistem wi-fi. Hasil penelitian ini meliputi: nilai lebar pita (bandwidth = 0.21 GHz, VSWR = 1,23, SWR = 1,79,  return loss = -20,00 dB, koofesien refleksi = 0,10 dan grafik pola radiasi dengan penguatan (gain = 17 dB (polarisasi vertikal, 20 dB (polarisasi horizontal. Nilai Half Power Beamwidth (HPBW 820 untuk pola radiasi vertikal dan pola radiasi horizontal. Kesalahan (error hasil pengukuran 0,12% dengan keseksamaan 99,88%. Hasil ini memberikan indikasi sebagai rancangan antena yang layak untuk sistem komunikasi wi-fi. Penelitian ini sebagai salah satu aplikasi ilmu Fisika dalam dunia teknologi informasi dan diharapkan dapat bermanfaat sebagai dinamika wahana salah satu produk penerapan ilmu Fisika dalam bidang Teknologi Informasi.

  1. Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Produk Pada Mata Kuliah Praktek Elektronika Daya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mega Silfia Dewy

    2016-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berupa model pembelajaran berbasis produk pada mata kuliah praktek Elektronika Daya di jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Elektro Industri FT UNP. Model Pembelajaran Berbasis Produk dirancang untuk dapat meningkatkan hasil belajar serta kreativitas mahasiswa dalam proses pembelajaran untuk penciptaan sebuah produk dengan standar industri sehingga layak untuk dijual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R and D, dan prosedur pengembangan Borg dan Gall. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif yaitu dengan mendeskripsikan kevalidan, kepraktisan dan keefektifan model pembelajaran berbasis produk. Hasil yang diperoleh dari penelitian pengembangan ini sebagai berikut: (1 Validitas model pembelajaran berbasis produk dinyatakan valid pada aspek konstruk dengan nilai 0,8333, pada aspek isi dinyatakan valid dengan nilai 0,8181, pada aspek penyajian dinyatakan valid dengan nilai 0,850 dan valid pada aspek SAP dengan nilai 0,8722. Rata-rata kevalidan menurut kelima ahli adalah 0,8434. (2 Praktikalitas model pembelajaran berbasis produk berdasarkan respon dosen dinyatakan praktis dengan nilai 87,50% dan berdasarkan respon mahasiswa dinyatakan praktis dengan nilai 85,30% (3 Efektivitas model pembelajaran berbasis produk dinyatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Berdasarkan temuan penelitian ini disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis produk ini valid, praktis, dan efektif untuk dimanfaatkan sebagai sebuah model pembelajaran.

  2. PENGEMBANGAN BUKU AJAR MATA PELAJARAN TATA HIDANG PAKET KEAHLIAN JASA BOGA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuli Astuti

    2016-01-01

    Full Text Available Textbooks are the ingredients or the subject matter is arranged systematically used by students in the learning process. The purpose of this study was to develop teaching materials such as textbooks on the subjects of governance hidang class X SMK in Magetan consisting of 3 KD, namely, (1 The scope of food and beverage service, (2 Operating equipment food and beverage service, and (3 providing food and beverage service at the restaurant. The results show that the development of an overall assessment of the completeness of the presentation of the textbook of the development of criteria that are in "good", which means it does not need to be revised textbooks. Buku ajar adalah bahan-bahan atau materi pelajaran yang disusun secara sistematis yang digunakan oleh siswa dalam proses belajar mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar berupa buku ajar pada mata pelajaran tata hidang kelas X SMK di Kabupaten Magetan yang terdiri dari 3 KD yaitu, (1 Ruang lingkup pelayanan makanan dan minuman, (2 Mengoperasikan peralatan layanan makanan dan minuman, dan (3 menyediakan layanan makanan dan minuman di restoran. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa secara keseluruhan penilaian tentang kelengkapan penyajian terhadap buku ajar hasil pengembangan berada pada kriteria “baik”, yang berarti buku ajar tidak perlu direvisi.

  3. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF TKJ DI SMK WIDYAGAMA MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahmi Efendi Yusuf

    2016-04-01

    Teknologi informasi bermanfaathanya sebagai media informasi yang sangat berperan penting dalam mencari informasi, hal ini berbanding terbalik dengan yang ada di SMK Widyagama malang, terutama pada masalah pembelajaran masih dilaksanakan dengan metode konvensional yakni guru hanya melakukan ceramah berbantuan power point. Presentasi yang digunakan masih sebatas media statis, sehingga untuk konsep aliran data pada jaringan kurang bisa dipahami oleh siswa, sedangkan para siswa-siswi SMK Widyagama Malang pada saat ini  sudah dibekali TAB Android. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut maka digunakanlah media pembelajaran LAN berbasis multimedia interaktif sebagai media bantu dalam pembelajaran. Untuk menghasilkan produk pengembangan ini penelitian melakukan uji coba pada macam macam validator, antara lain ahli media, ahli materi dan siswa-siswi SMK Widyagama Malang. Hasil penelitia pengembangan berupa web multimedia pembelajaran  interaktif  kompetensi mata pelajaran produktif TKJ (Teknik Komputer Jaringan. Produk  telah  divalidasi  dan  layak  digunakan  sebagai  salah  satu alternatif  media  pembelajaran  interaktif TKJ di  sekolah,  dengan  hasil validasi  dari   ahli   media  rata-rata  sebesar   85,2%,  ahli  materi memberikan nilai  rata-rata sebesar 99,1%, dan   hasil validasi siswa 93.1%.

  4. PENGEMBANGAN MODUL PUISI RAKYAT SUMBAWA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA DI SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukiman Sukiman

    2017-04-01

    Full Text Available This study was aimed to develop Sumbawanese poetry module and test the effectiveness by using experimental one-goup pretest-posttest design. The developing model used in this study 4-D design by Thiangarajan, Dorothy and Melvyn. The product was validated by experts; experts of poetry learning, module design, and culture. The development of the module consisted of practitioners test, the effectiveness test and distribution of module. Based on the validation, it showed that the module was accepted well by the students. It can be seen from the mean of the posttest, 71,90. So it can be concluded that the module was effective and can be applied in the teaching learning activity.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan modul puisi rakyat Sumbawa serta menguji keefektifan melalui eksperimen dengan desain one-grup pretest-posttest design. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu desain 4-D oleh Thiangarajan, Dorothy, dan Melvyn. Modul yang telah dikembangkan, divalidasi oleh ahli, yang meliputi ahli pembelajaran puisi, desain modul, dan ahli budaya. Pengembangan modul sampai pada tahap uji praktisi, uji keefektifan serta penyebarluasan. Hasil uji keefektifan modul ini dapat diterima dengan baik oleh siswa. Hal ini dapat dilihat pada rata-rata hasil postes siswa sebesar 80,60 bila dibandingkan dengan rata-rata hasil pretes siswa sebesar 71,90. Dengan demikian, modul yang telah dikembangkan dapat dikatakan efektif dan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran.

  5. PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MEMPRODUKSI TEKS CERPEN BERSUMBER DARI MAJALAH REMAJA UNTUK SISWA SMA/SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilis Sumaryanti

    2016-04-01

    Full Text Available The purpose of this study, the learning module generates a text producing stories for SMA/SMK. The specific objectives of this study are (1 to develop products in the form of text materials producing short stories, short story text example, training, evaluation, and reflection and (2 describe the results of the test result validity and effectiveness of the product. This type of research is the development of research development model modified Borg & Gall. Modules developed in three parts. The first section contains text comprehension of short stories, the second part contains the steps to write short stories, and three short stories edited text. Tujuan penelitian ini, yaitu menghasilkan modul pembelajaran memproduksi teks cerpen untuk siswa SMA/SMK. Tujuan khusus penelitian ini, yaitu (1 mengembangkan produk berupa materi memproduksi teks cerpen, contoh teks cerpen, latihan,evaluasi, dan refleksi dan (2 mendeskripsikan hasil validitas dan hasil uji keefektifan produk. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan modifikasi Borg & Gall. Modul yang dikembangkan terdiri atas tiga bagian. Bagian pertama berisi tentang pemahaman teks cerpen, bagian kedua berisi langkah-langkah menulis cerpen, dan ketiga menyunting teks cerpen.

  6. PENGEMBANGAN SOAL PEMECAHAN MASALAH BERBASIS ARGUMEN UNTUK SISWA KELAS V DI SD NEGERI 79 PALEMBANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hartatiana Hartatiana

    2014-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan soal pemecahan masalah berbasis argumen yang valid dan praktis  pada pokok bahasan pecahan, bangun datar dan bangun ruang untuk siswa kelas V SD serta untuk mengetahui efek potensial soal yang dikembangkan terhadap hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 79 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (development research. Subjek penelitian adalah siswa kelas VB SD Negeri 79 Palembang sebanyak 35 orang. Pengumpulan data melalui walkthrough, lembar kepraktisan dan tes. Semua data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa penelitian ini telah menghasilkan produk soal pemecahan masalah berbasis argumen pada pokok bahasan pecahan, bangun datar dan bangun ruang untuk siswa kelas V SD yang valid dan praktis. Valid tergambar dari hasil penilaian validator, dimana semua validator menyatakan sudah baik berdasarkan konten, konstruk dan bahasa.  Praktis tergambar dari hasil uji coba siswa kelompok kecil dimana sebagian besar siswa dapat menyelesaikan soal-soal yang diberikan, dan memiliki efek potensial yang cukup baik hal ini terlihat dengan munculnya argumen-argumen siswa dalam menyelesaikan soal tes, dan rata-rata dua kali tes mencapai  65,03 dengan kategori cukup baik. Artinya soal yang dikembangkan cukup efektif untuk digunakan dalam pembelajaran matematika. Kata Kunci: Penelitian Pengembangan, Soal pemecahan masalah berbasis argumen.

  7. PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN BILANGAN BERDASARKAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farah Diba

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan materi pembelajaran matematika pada materi bilangan  yang berdasarkan PMR dalam bentuk buku siswa yang valid, praktis, dan mempunyai potensial efek untuk siswa kelas V  Sekolah Dasar.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan yang terdiri dari analisis, desain, evaluasi dan revisi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara analisis dokumen, wawancara dan tes. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas 5C SD Negeri 117 Palembang yang berjumlah 41 orang. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa sangat antusias dan senang dalam belajar, siswa juga memberikan sikap positif terhadap pembelajaran matematika yang dilihat dari komentar mereka, serta tes kemampuan mereka yang menunjukkan hasil baik dengan rata-rata 79,79 dimana 34 orang siswa (82,93% memperoleh  nilai ³ 66. Oleh karena itu, prototipe ketiga buku siswa yang peneliti disain menghasilkan materi pembelajaran bilangan yang valid, praktis, dan mempunyai potensial efek untuk siswa kelas V SD Negeri 117 Palembang dan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran bilangan. Kata kunci : Pengembangan, Bilangan, Pendidikan Matematika Realistik

  8. PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MIND MAPPING UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitri Wahyuni

    2013-12-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  9. Pengembangan Set Praktikum Fluida Dinamis untuk Sekolah Menengah Atas (SMA Kelas XI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sifa Alfiyah

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract This research aims to develop and produce a practicum set of dynamic fluid as a media lab practicum teaching high school physics class XI. The research was conducted in 81 Senior High School Jakarta, 89 Senior High School Jakarta and 115 Senor High School Jakarta. The method used, methods of Research and Development which refers to the process of development research Dick and Carey. This research was conducted through several phases, namely (1 assess the demands of curriculum standards in 2013, (2 designing media and manufacturing, (3 the development, test legibility or small scale test, test experts, tested against a teacher in physics and high school students in class XI. The instrument uses a Likert scale ratings. The result of the development of fluid dynamic lab set to produce a tool that consists of a large tank of small holes (TBLK of the inner diameter of 0.8 cm and 1.6 cm in five holes with a height variation, TBLK diameter of the inner circumference of 0.8 cm with a variation of the angle 20,5o and 30o five holes with a height variation, venturimeter with manometer fluid containing oil, venturimeter without manometer, large fluid capacity tubs, manual book and the Student Activity Sheet (LKS. The test results set against the dynamic fluid lab experts and students gain excellent assessment level is in the range of interpretation score of 81-100%. Keywords: Practicum Set of Dynamic Fluid, Development Research, and XI Grade of High School Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan set praktikum fluida dinamis sebagai media praktikum pembelajaran fisika SMA kelas XI. Penelitian dilakukan di SMA N 81 Jakarta, SMA N 89 Jakarta, dan SMA N 115 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan, metode penelitian dan pengembangan (Research and Development yang mengacu pada proses penelitian pengembangan Dick dan Carey. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu (1 mengkaji tuntutan standar kurikulum 2013

  10. Kajian Algoritma Sequential Pattern Mining Dan Market Basket Analysis Dalam Pengenalan Pola Belanja Customer Untuk Layout Toko

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rusito Rusito

    2016-01-01

    Full Text Available Penelitian ini membahas tentang keterkaitan antar item yang dibeli oleh customer dalam toko ritel. Pengetahuan keterkaitan item yang dibeli dapat digunakan untuk  menentukan tata letak barang dagangan toko ritel. Hal ini penting agar konsumen dapat mudah mendapatkan barang yang dibutuhkan. Sehingga dapat meningkatkan omzet penjualan toko ritel sehingga akhirnya menambah keuntungan bagi pemilik toko ritel. Teknik yang digunakan untuk menyelesaikan penggalian data dan keterkaitan pembelian tersebut menggunakan pendekatan Association rule dan Market Basket Analysis. Sedangkan untuk mencari keterkaitan item tersebut digunakan algoritma Sequential Pattern Mining. Digunakan karena mampu menangani jumlah database yang besar dan sangat baik disisi kecepatan pemrosesan. Berbagai aplikasi telah diidentifikasi, termasuk misalnya, cross-selling, analisis situs Web, pendukung keputusan, evaluasi kredit, acara prediksi kriminal, analisis perilaku pelanggan  dan deteksi penipuan. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh  pola-pola belanja customer untuk membentuk suatu layout display dalam toko ritel. Penelitian ini juga menyajikan suatu kerja algoritma yang lebih efektif dari algoritma asli karena terdapat pembatasan perulangan. Untuk kombinasi maksimal 5 item dengan waktu eksekusi 421.06 detik untuk 200 nota.   Kata kunci : Data Mining, Algoritma Sequential Pattern Mining, Market Basket Analysis, Apriori, Layout, Toko Ritel

  11. PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN MENULIS TEKS HASIL OBSERVASI YANG BERMUATAN NILAI BUDAYA LOKAL UNTUK SISWA KELAS VII SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Riyanti

    2015-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi kebutuhan pengembangan buku pengayaan menulis teks hasil observasi menurut persepsi guru dan siswa, mendeskripsi pengembangan buku pengayaan menulis teks hasil observasi, dan menguji keefektifan buku pengayaan menulis teks hasil observasi yang bermuatan nilai budaya lokal untuk siswa kelas VII SMP. Metode penelitian yang digunakan R&D dengan delapan tahapan, yakni (1 survei pendahuluan, (2 penyusunan buku-buku pengayaan, (3 awal pengembangan draf buku, (4 penyusunan draf buku, (5 validasi draf buku, (6 revisi dan perbaikan draf buku, (7 ujicoba terbatas, dan (8 deskripsi hasil penelitian. Hasil penelitian ini didasarkan pada hasil analisis angket kebutuhan pengembangan buku pengayaan menurut persepsi guru dan siswa, kemudian dirangkum menjadi prinsip-prinsip pengembangan buku pengayaan menulis teks hasil observasi yang meliputi pengembangan isi, penyajian, bahasa, dan grafika. Uji keefektifan dilakukan di kelas VII SMP 13 Semarang. Hasil uji ini menunjukkan bahwa nilai signifikan pada ketiga kompetensi dasar menulis teks laporan pengamatan, teks deskriptif, dan teks eksposisi kurang dari 0,05. Ini berarti adanya perbedaan antara tes akhir dengan tes awal. This research is aimed to describe the need of the development enrichment book in writing observation the result in teacher and student perception, describe the development of enrichment book in writing observation result text and verify the effectiveness of enrichment book in writing observation result text. The method used in eight steps, (1 earlier survey, (2 compile the principle, (3 earlier development book, (4 compile the book, (5 the validation book, (6 revision and improve, (7 limited try out, (8 describe the research result. This result is based on the necessity questioner analysis of the developing book of observation result text in teacher and student perception, then resume to the principal includes the development of the content

  12. Pengembangan Peta Interaktif Tiga Dimensi Gedung UPMB dan Pascasarjana Institut Teknologi Sepuluh Nopember Menggunakan Unreal Engine

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Terry Oktora

    2013-09-01

    Full Text Available Perkembangan Teknologi Informasi yang pesat dalam beberapa tahun terakhir memunculkan teknologi – teknologi dalam memenuhi kebutuhan bisnis. Selama ini Gambar 2D digunakan untuk memberikan infomasi suatu tempat, akan tetapi penggunaan Gambar 2D dirasa belum mampu memberikan informasi secaran lengkap. Kemuculan teknologi 3D merupakan sebuah terobosan baru dalam pemetaan secara digital karena mampu membuat lingkungan virtual sesuai dengan dunia nyata sehingga dapat mendeskripsikan suatu tempat dengan lebih baik. ada tugas akhir ini akan dibangun peta interaktif 3D yang akan menampilkan Gedung UPMB dan Pascasarjana Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS dengan tampilan First Person Shoot (FPS dan dibangun dengan  menggunakan Unreal Engine yaitu salah satu game engine yang mampu membuat lingkungan virtual sesuai dengan dunia nyata sehingga akan memberikan pengalaman yang menarik bagi pengguna. Pembuatan element gedung dalam tugas akhir ini didukung dengan aplikasi tambahan aplikasi seperti 3D Max untuk modeling benda serta Adobe Flash untuk user interface, informasi dan interaksi. Dengan penggunaan Unreal Engine ini diharapkan dapat memerikan informasi yang akurat yang dapat mengGambarkan Gedung UPMB dan Pascasarjana ITS secara virtual dan membuat pengguna merasakan pengalaman baru dengan berinteraksi dengan objek yang terdapat dalam peta secara virtual.

  13. Pengembangan Sistem E-Learning yang Adaptif untuk Pelatihan dan Tes TOEFL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sofian Arifianto

    2012-09-01

    Full Text Available TOEFL (Test of English as a Foreign Language memiliki 3 bagian jenis soal, Listening Comprehension, Structure & Write Expression dan Reading Comprehension. Untuk saat ini, kebanyakan TOEFL dilakukan dengan manual, yaitu dengan pengerjaan dengan kertas dan membutuhkan waktu beberapa hari agar bisa mengetahui hasil tes tersebut. Dalam artikel ini, LMS Dokeos dikembangkan dengan beberapa perubahan, sehingga didapatkan suatu sistem yang adaptif yang mampu menganalisis kelemahan user dan memberikan soal yang menjadi kelemahan. Dokeos sendiri dibangun dengan bahasa pemrograman PHP&MySQL. Pada sistem ini ada 2 macam tes, Pretest dan posttest. Pretest merupakan suatu latihan TOEFL. Sedangkan Posttest merupakan TOEFL yang sesungguhnya. Posttest bisa dilakukan setelah user lulus dari pretest. Nilai untuk kelulusan dalam  pretest dan posttest ini adalah 477. Pada pretest, sistem bisa menganalisis kelemahan seorang user berdasarkan nilai tes yang telah didapat dari tiap section. Pengguna juga bisa memonitor nilai yang didapatkan pada saat pretest. Sedangkan pada posttest, terdapat pin yang digunakan sebagai hak akses untuk melakukan tes. Dengan begitu, diharapkan aplikasi ini bisa lebih aman dan efisien dalam menghemat waktu dan biaya

  14. KAJIAN KERENTANAN BEBERAPA JENIS IKAN PELAGIS KECIL DI PERAIRAN LAUT JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setya Triharyuni

    2015-09-01

    Full Text Available Laut Jawa merupakan salah satu perairan dengan tingkat pemanfaatan ikan yang tinggi sehingga menjadikan stok ikan pelagis kecil di Laut Jawa telah melampaui angka potensi lestarinya. Tingginya pemanfaatan ikan ini juga berpengaruh pada keberlanjutan sumberdaya ikan. Analisis kerentanan dengan melihat nilai produktivitas dan suseptabilitas merupakan metode yang berguna untuk menentukan kerentanan karena memungkinkan adanya evaluasi baik produktivitas dan suseptabilitas stok ikan. Penilaian produktivitas dilakukan dengan melihat delapan indikator sedangkan untuk atribut susseptibilitas dengan melihat empat indikator. Kesemua indikator diberi nilai 1-3, dengan nilai 1 adalah produktivitas rendah dan Saseptibilitas rendah, nilai 2 adalah produktivitas sedang dan Saseptibilitas sedang serta nilai 3 adalah produktivitas tinggi dan Saseptibilitas tinggi. Kajian dilakukan pada beberapa ikan dominan hasil tangkapan pukat cincin. Sumber daya ikan tersebut adalah ikan siro (Ambligaster sirm, layang deles (Decapterus macrosoma, layang (Decapterus ruselli, kembung (Rastrelliger branchysoma, banyar (Rastrelliger kanagurta dan selar bentong (Selar crumenopthalmus. Index kerentanan yang didapatkan menunjukkan nilai yang lebih besar dari 1,8 untuk jenis ikan ikan siro, layang deles, layang dan kembung sedangkan ikan banyar dan selar bentong memiliki nilai 1,59 dan 1,75. Nilai kerentanan yang telah melebihi 1,8 ini mengindikasikan bahwa sumber daya tersebut merupakan sumberdaya yang tergolong rentan, sehingga diperlukan adanya pengelolaan yang tepat guna menjamin keberlanjutannya. Java sea is one of marine water with high levels of utilization of fish making small pelagic fish stocks in the Java Sea has exceeded the potential for sustainability. The high utilization of these fish also affects the sustainability of fishery resources. PSA is a particularly useful method for determining vulnerability because it permits an evaluation of both the

  15. KAJIAN KELAYAKAN MODEL PEMBANGUNAN HUTAN TANAMAN RAKYAT POLA MANDIRI BERBASIS AGROFORESTRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djohar Efendi

    2017-06-01

    Full Text Available The analysis about the financial advisability of agroforestry-based, autonomous HTR development was done using the concept of “present worth” or “present value” by using investment index or criteria: Net Present Value (NPV, Internal Rate of Return (ORR, and Gross Benefit Cost Ratio (Gross BCR. The values of NPV, BCR dan IRR calculated using interest rate of 15% for 30 consecutive years of cultivation starting from the largest were as follows: 1 Jabon & corn:    NPV = Rp. 103.564.000~-, BCR = 2,11 dan IRR= 50,57 %, 2 Rubber, jabon  & corn:    NPV = Rp. 73.669.000,-,  BCR =1,63   dan IRR = 47,16 %, 3 Rubber & corn: NPV = Rp. 43.773.000,-,   BCR  = 1,31 dan IRR = 34,75 %, 4 Rubber, mahogany & corn: NPV = Rp.26.348.000,-, BCR  = 1,23 dan  IRR = 31,25%, and 5 Mahogany & corn:    NPV = Rp. 8.924.000,-,  BCR  = 1,11 dan IRR = 17,45%. Financially, using interest rate of 15% and within 30 years of cultivation, the implementation of agroforestry-based, autonomous HTR development with the plants combinations of rubber & corn; mahogany & corn; rubber, jabon & corn; and rubber, mahogany & corn, is advisable to improve the income of the farmers. Kajian mengenai kelayakan finansial pembangunan HTR pola mandiri berbasis agroforestri,  dianalisis   dengan  menggunakan   konsep  "present   worth"  atau  "present value"  dengan  menggunakan indeks  atau  kriteria  investasi: Net  Present   Value (NPV,   Internal  Rate  of Return  ORR,  dan   Gross Benefit  Cost Ratio  (Gross BCR. Besamya  nilai  NPV,  BCR  dan  IRR  dengan  menggunakan   suku  bunga  15 % selama jangka   pengusahaan    30  tahun   berturut-turut    mulai  dari   yang   lebih  besar  adalah: 1 Jabon &jagung:    NPV = Rp. 103.564.000~-, BCR = 2,11 dan IRR= 50,57 %, 2 Karet.jabon   &jagung:    NPV = Rp. 73.669.000,-,  BCR =1,63   dan IRR = 47,16 %, 3 Karet &jagung   : NPV = Rp. 43.773.000,-,   BCR

  16. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TRIGONOMETRI BERBASIS STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tengku Neti Azni

    2015-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran trigonometri berbasis strategi pembelajaran inkuiri melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang valid, praktis, dan efektif ditinjau dari prestasi dan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel. Pengembangan perangkat dimulai dari tahap: awal-akhir, analisis siswa, analisis tugas, analisis konsep, analisis spesifikasi tujuan pembelajaran, pemilihan media, pemilihan format, desain produk, penilaian ahli dan praktisi, uji coba terbatas dan uji coba lapangan. Subjek uji coba sebanyak 67 orang siswa kelas X SMAN Bernas Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau yang terdiri atas sembilan orang pada uji coba terbatas dan 58 orang pada uji coba lapangan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif ditinjau dari pretasi dan kemampuan komunikasi matematis siswa sehingga perangkat tersebut layak digunakan sebagai sumber belajar. Kata kunci: perangkat trigonometri, strategi inkuiri, model kooperatif tipe STAD   DEVELOPING AN INQUIRY MODEL-BASED TRIGONOMETRY TEACHING KIT USING STAD METHOD   Abstract The aim of this study is to produce an inquiry model-based trigonometry teaching kit using STAD method of cooperative learning which is  valid, practical, and effective in terms of students’ mathematics achievement and  communication skills.This is a research and development study (R & D, which consisted of a 4-D development model  by Thiangarajan, Semmel and Semmel. The development process started with front-end analysis, learner analysis, task analysis, concept analysis, specifying of objectives analysis, media selection,  format selection, product design, validators’ and practitioners’ evaluations, small scale try-out, and the field test. There were a

  17. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Septiana Sari

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengembangkan multimedia berbasis masalah dengan materi redoks, (2 menganalisis kualitas multimedia berbasis masalah, serta (3 menguji keefektifan multimedia berbasis masalah dalam meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini termasuk dalam penelitian dan pengembangan berdasarkan model Borg & Gall. Subjek uji coba dalam penelitian ini meliputi peserta didik kelas X SMA Negeri 6 Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui angket untuk validasi media, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi motivasi belajar, angket motivasi belajar, dan tes kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 pengembangan multimedia berbasis masalah materi redoks dilaksanakan sesuai dengan prosedur pengembangan, (2 secara umum kualitas multimedia berbasis masalah termasuk dalam kategori sangat baik, dan (3 multimedia berbasis masalah efektif untuk meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran materi redoks. Kata kunci: multimedia berbasis masalah, motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis.   DEVELOPING MULTIMEDIA BASED ON PROBLEM TO INCREASE STUDENT’S LEARNING MOTIVATION AND CRITICAL THINKING SKILL Abstract The aims of this research are (1 developing the multimedia based on problem in redox’s chapter, (2 analysing the quality of multimedia based on problem, and (3 testing the effectiveness of multimedia based on problem in increasing student’s learning motivation and critical thinking skill. This research used Borg & Gall research and development’s model. The subject of the research is the grade X students of SMA Negeri 6 Yogyakarta. The data were collected by using media validation’s questionnaire, learning process observation sheet, learning motivation’s questionnaire and obser-vation sheet, and critical thinking skill’s test. The results of the research show that (1 the development of

  18. SISTEM PENGEMBANGAN KENDALI FUZZY LOGIC BERBASIS MIKROKONTROLER KELUARGA MCS51 (PetraFuz

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Thiang Thiang

    1999-01-01

    Full Text Available This paper presents a Fuzzy Logic Development Tool called PetraFuz which has been developed at Control System Laboratory, Electrical Engineering Department, Petra Christian University. The system consists of a hardware target based on MCS51 microcontroller and a software support running under PC Windows. The system is targeted for developing fuzzy logic based systems. It supports fuzzy logic design, evaluation, assembly language generator and downloading process to the target hardware to perform on-line fuzzy process. Process action and fuzzy parameters could be transferred to PC monitor via RS-232 serial communication, this on-line process parameters is used for fuzzy tuning, i.e. fuzzy if-then rules and fuzzy membership functions. The PetraFuz tool helps very much for Fuzzy system developments, it could reduce development time significantly. The tool could spur the development of fuzzy systems based on microcontroller systems such as fuzzy control systems, fuzzy information processing, etc. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini menyajikan sebuah sistem pengembangan kendali fuzzy logic (PetraFuz, Petra Fuzzy Development System yang dikembangkan oleh laboratorium Sistem Kontrol, Jurusan Teknik Elektro, Universitas Kristen Petra Surabaya. Sistem ini terdiri dari perangkat keras sistem mikrokontroler MCS51 dan perangkat lunak pendukung yang berjalan pada PC. Sistem PetraFuz digunakan untuk mengembangkan sistem berbasis fuzzy logic utamanya pada bidang kendali. Kemampuan sistem meliputi pengembangan pada fase perancangan kendali, evaluasi kendali, pembentukan program bahasa assembly MCS51 dan proses downloading program menuju target sistem mikrokontroler MCS51 untuk dieksekusi melakukan kendali pada plant yang nyata. Aksi kendali dapat diakuisi oleh program PC melalui komunikasi serial RS232 sehingga respon kendali dapat digambarkan pada layar monitor untuk dilakukan analisis lebih lanjut yang diperlukan pada proses tuning if-then fuzzy rules

  19. PENGEMBANGAN WEB INTRANET FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Doyan

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran web intranet fisika dan mengetahui pengaruhnya terhadap penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan model Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi tiga tahap, yaitu tahap studi pendahuluan, tahap pengembangan media,dan tahap uji coba media. Tahap studi pendahuluan dilaksanakan dengan studi kepustakaan dan survei awal. Tahap pengembangan media menghasilkan draf awal media. Penelitian dilanjutkan dengan tahap implementasi uji coba terbatas dan uji coba lebih luas media pembelajaran web intranet fisika di SMKN 2 Praya Tengah. Pembelajaran materi usaha, energi, dan daya di kelas eksperimen menggunakan web intranet fisika sedangkan di kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Kedua kelas dianalisis menggunakan uji perbedaan rata-rata (Uji t atau Uji Mann-Whitney dan skor gain ternormalisasi (N-gain. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran web intranet fisika efektif meningkatkan penguasaan konsep tetapi tidak efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMK.ABSTRACTThe research was aimed at developing a learning media of physics intranet web and knowing its impacts to the student’s concept comprehension and problem solving skills. The research used a research design and development model of Borg and Gall which was modified into three stages; those were stage of preliminary study, stage of media development, and stage of media testing.The stage of preliminary study was conducted by having literature review and initial survey. Furthermore media development generated an initial draft of media. The research was continued with the stage of limited testing and more extensive testing implementation of physics intranet web learning media at SMKN 2 Praya Tengah. The learning material of work, energy and power in the experimental group used the physics intranet web, while the

  20. PENGEMBANGAN MEDIA SMILE-FLASH BERPENDEKATAN CHEMO-EDUTAINMENT PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yan Sandi Nurfitrasari

    2016-01-01

    Full Text Available Media smile-flash merupakan media yang di dalamnya terdapat unsur simulasi, materi, dan lagu. Dengan menyisipkan lagu dalam pembelajaran, proses pembelajaran akan lebih menyenangkan sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1 mengetahui pengaruh penggunaan media tersebut pada peningkatan pemahaman konsep, dan (2 mengetahui respon siswa terhadap menggunakan media tersebut dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D dengan subjek penelitan adalah siswa kelas XI IPA di sebuah sekolah di Magelang. Objek penelitian adalah media smile-flash dengan pendekatan chemo-edutainment pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Tahap pengembangan media smile-flash dengan pendekatan chemo-edutainment dilakukan dengan: (1 pendefinisian, (2 perancangan, dan (3 pengembangan. Instrumen penelitian berupa angket validasi, angket respon siswa dan soal-soal peningkatan pemahaman konsep. Media dinyatakan layak ditinjau dari aspek materi, media, dan bahasa dengan persentase rata-rata sebesar 82,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 penggunaan media berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep siswa, terbukti thitung (12,24 lebih besar dari tkritis (2,05 dan (2 pembelajaran menggunakan media smile-flash dengan pendekatan chemo-edutainment mendapatkan respon positif dari siswa. Smile-flash media is a medium in which there is an element of simulation, material, and songs. By inserting song learning, the learning process will be more fun that is expected to increase students' understanding. This study aims to (1 know the influence of the media on an improved understanding of the concept, and (2 determine the response of students to use the media in learning. This study is a research & development (R & D with a research subject is class XI IPA at a school in Magelang. The object of research is a medium-flash smile with chemo-edutainment approach to the material solubility and solubility

  1. KETERKAITAN PRODUK DAN PELAKU DALAM PENGEMBANGAN AGRIBISNIS HORTIKULTURA UNGGULAN DI PROVINSI ACEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suyanti Kasimin

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThe purpose of this study was to analyze the factors that affect the level of production and horticultural income in Aceh Province. Moreover, some obstacles encountered in the development of agribusiness were analyzed and the relationship of actors in leading horticultural agribusiness development in Aceh was examined. Sample was 81 respondents, consisting of farmers, middlemen, agricultural extensions, community leaders, and researchers. T-test, regression and slices of opinion between the various stakeholders were used in this research. The results showed that horticultural production is influenced by the availability of the means of production and technology, while revenue is affected by the sales price and the cost of marketing. Products linkage appeared to be low due to low farmer access to inputs, high pest and disease, and the low sale price. Linkage between actors was also low due to the high dependence of the upstream actors towards downstream actors, the discontent of upstream actors against the payment system of downstream actors, and distrust of downstream actors towards product quality and continuity. Hence, it is necessary for the improvement of policy development and eradication of pests and assistance the means of production, improved selling prices, product quality, and market information.Keywords: agribusiness development, superior holiticulture, locality and synergicABSTRAKTujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat produksi dan pendapatanhortikultura di Provinsi Aceh. Selain itu, juga ditelaah beberapa kendala yang dihadapi dalam pengembangan agribisnis serta menelaah keterkaitan pelaku dalam pengembangan agribisnis hortikultura unggulan di Aceh. Sampel berjumlah 81 responden, terdiri atas petani, pedagang perantara, penyuluh  pertanian, tokoh masyarakat, dan peneliti. Uji t, regresi berganda dan irisan pendapat antara berbagai pemangku kepentingan digunakan dalam penelitian ini

  2. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN METODE DISCOVERY LEARNING UNTUK PEMAHAMAN SAINS PADA ANAK TK B

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Istikomah -

    2013-03-01

    Full Text Available AbstrakPelaksanaan kegiatan pempelajaran sains di Kecamatan Rimbo Bujang belum optimal. Seba- gian besar guru belum menyusun dan menggunakan perangkat pembelajaran dengan metode discovery learning. Tujuan penelitian ini, mengembangkan perangkat pembelajaran metode dis- covery learning untuk pemahaman sains pada anak yang valid dan efektif. Penelitian ini meru- pakan penelitian pengembangan mengacu pada model pengembangan Thiagarajan. Subyek uji coba penelitian ini adalah siswa Kelas TK B di Kecamatan Rimbo Bujang Kota Jambi tahun 2012/2013. Spesifikasi produk yang dikembangkan adalah perangkat pembelajaran metode discovery learning untuk pemahaman sains anak TK B berupa silabus, RKH, bahan ajar, LKA, dan penilain pembelajaran. Data penelitian diperoleh melalui: lembar validasi; lembar pengamatan; dan penilaian pembelajaran. Teknik analisis data dilakukan dengan ana- lisis deskriptif, dan inferensial menggunakan desain Pre-test and Post-tes Group. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran tergolong valid. Keefektifan perangkat dilihat dari hasil belajar anak. Hasil belajar kognitif anak setelah diterapkan pemb- elajaran metode discovery learning untuk pemahaman sains anak mengalami peningkatan yang signifikan dibanding sebelum diterapkan pembelajaran metode discovery learning. Simpulan dari penelitian ini bahwa perangkat pembelajaran metode discovery learning untuk pemaha- man sains anak TK B yang dikembangkan valid dan efektif. AbstractImplementation of activities in the district science pempelajaran Single Rimbo not optimal. Most of the teachers do not prepare and use the learning to discovery learning method. The purpose of this study, developed a method of discovery learning tools for understanding science learning in children valid and effective. Development of learning device discovery learning method conducted in accordance with the Thiagarajan development model. The subjects are students of kindergarten B in

  3. Pengembangan Multimedia Interaktif Pengukuran Teknik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suyitno Suyitno

    2016-05-01

    Full Text Available The objectives of this study were: (1 to determine the process of the interactive media development for the course of  Technical Measurement, and (2 to analyse the effectiveness of the media. This study is categorised into research and development. The data collection techniques used questionaires and tests. The results show: (1 the process of the interactive media development consisted of needs analysis, product development, individual test, small groups test and final product implementation. (2 The developed product is proved to be an effective instructional media to improve the students’ achievement in the course of Technical Measurement. There is a positive and significant difference between the students treated with the developed interactive media and the students treated with the conventional media. It was supported by the mean scores of the experimental and control groups were 78.83 and 69.78 respectively. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1 proses pengembangan media interaktif untuk  pembelajaran pengukuran teknik; dan (2 efektivitas pengembangan media interaktif untuk  pembelajaran pengukuran teknik. Penelitian ini merupakan research and development. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dan tes. Hasil penelitian antara lain: (1 proses pembuatan media pembelajaran dilakukan melalui tiga tahap yaitu: analisis kebutuhan, pengembangan produk,  uji coba satu-satu, uji coba kelompok kecil dan implementasi produk akhir; dan (2 produk multimedia ini dapat digunakan sebagai salah satu media untuk meningkatkan pemahaman materi pengukuran teknik. Terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan media interaktif dan siswa yang menggunakan media konvensional. Media interaktif  lebih efektif daripada media konvensional, dapat dilihat dari  rerata kelas eksperimen sebesar 78,83 yang lebih besar dari rerata kelas kontrol sebesar 69,78.

  4. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BANGUN RUANG DI SMP DENGAN PENDEKATAN PROBLEM-BASED LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Niluh Sulistyani

    2015-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran bangun ruang SMP dengan pendekatan problem-based learning yang valid, praktis, dan efektif dilihat dari pencapaian kompetensi dasar, kemampuan berpikir kritis, dan sikap terhadap matematika. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model 4D yang meliputi tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan tahap disseminasi. Hasil penelitian berupa perangkat pembelajaran bangun ruang yang terdiri atas silabus, RPP, LKS, dan instrumen evaluasi berupa tes pencapaian kompetensi dasar dan kemampuan berpikir kritis yang valid, praktis, dan efektif. Kevalidan perangkat mencapai kategori sangat baik ditinjau dari penilaian para ahli. Kepraktisan perangkat mencapai kategori sangat baik ditinjau dari penilaian guru, penilaian peserta didik, dan observasi keterlaksanaan pembelajaran. Aspek keefektifan dipenuhi dari tercapainya minimal 75% peserta didik lulus KKM ditinjau dari pencapaian kompetensi dasar dan berpikir kritis, serta lebih dari 80% peserta didik mempunyai sikap terhadap matematika dalam kategori tinggi. Dari kegiatan ekperimen diperoleh bahwa perangkat yang dikembangkan lebih efektif daripada perangkat pembelajaran konvensional ditinjau dari pencapaian kompetensi dasar, berpikir kritis, dan sikap terhadap matematika. Kata Kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, pendekatan problem-based learning, bangun ruang SMP   DEVELOPNING SPACE LEARNING KITS IN JUNIOR HIGH SCHOOL WITH PROBLEM-BASED LEARNING APPROACH Abstract This study was aimed to produce space learning kits with problem-based learning approach in Junior High School which was valid, practical, and effective based on achievement of basic competence, critical thinking skill, and attitude towards mathematics. This study was and development study using the 4D development model that included defining, designing, developing, and  disseminating phase. This study produced valid, practical, and

  5. Teologi Pembangunan Berbasis Pengembangan Masyarakat Shalom Pada Gereja Kemah Injil Indonesia Daerah Kupang Nusa Tenggara Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yunus Daniel Anus Laukapitang

    2016-09-01

    Full Text Available Trasformasi dunia dengan kuasa Kristus yang bangkit. Tahun 2011-2016 dengan  Advokasi trasformasi membangun masyarakat damai melalui kuasa Kristus yang bangkit.   Dalam konteks Indonesia secara umum dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, secara khusus jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia Daerah Kupang-NTT yang umumnya berada di pedesaan secara standard nasional belum mengalami kesejahteraan secara umum dibandingkan dengan daerah yang lain. Adapun tujuan dari penulisan ini adalah untuk menjelaskan  prinsip-prinsip pembangunan masyarakat damai secara umum maupun Alkitab  serta pendekatan konsep pengembangan masyarakat sehingga pada akhirnya bagaimana prinsip-prinsip teologi dan umum yang berhubungan dengan pengembangan masyarakat dapat diaplikasikan dalam berbagai program pembangunan gereja bagi jemaat sehingga dapat terjadi perubahan dalam kehidupan masyarakat menuju masyarakat shalom itu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang benar mengenai teologi pembangunan melalui pendekatan pengembangan masyarakat shalom memberi dampak secara langsung bagi kemandirian umat GKII Daerah Kupang bila bersatu hati, pikiran dan tindakan dalam membangun perencanaan strategis bersama untuk memaksilkan potensi alam, sumber daya sosial, rohani dan manusia untuk menghadirkan masyarakat shalom pada Gereja Kemah Injil Indonesia Daerah Kupang – NTT.The transformation of the world through the power of the risen Christ. For the years 2011-2016, a transformation campaign to raise up a community of peace through the power of the risen Christ. In the Indonesian context in general and society in East Nusa Tenggara, specifically in the congregation of the Gereja Kemah Injil Indonesia in the area of Kupang-NTT, that according to national standard is in a rural area, has not yet experienced prosperity when compared to other areas. The purpose of this writing is to explain the general and biblical principles of building a community of peace, along with the approach

  6. PENGEMBANGAN E-MODULE BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING MATA PELAJARAN KIMIA UNTUK SISWA KELAS X SMA NEGERI 8 MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arvi Sekar Farenta

    2016-06-01

    Full Text Available Developing an E-Module of Problem Based Learning, Chemistry for The 11th Grader of SMA Negeri 8 Malang. This development aims to produce a media by validation proccess which is used effectively on learning. Method used by Lee & Owens(2004 is assessment/ analysis; design; development; implementation; and evaluation. The result of  research shows that the media of learning is valid and it is used effectively on learning. Pengembangan E-Module berbasis Problem Based Learning Mata Pelajaran Kimia untuk Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Malang. Pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran yang valid, sehingga dapat mengefektifkan pembelajaran. Metode yang digunakan model Lee & Owens(2004 yaitu: assessment/ analysis; design; development; implementation; dan evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran valid dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran.

  7. PENGEMBANGAN WEBSITE DINAMIS MENGGUNAKAN ASP.NET MVC DAN SQL SERVER DENGAN METODE RAD (STUDI KASUS: PT X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fityan Aula Juyuspan

    2017-09-01

    Full Text Available Abstrak — Pembangunan website dinamis merupakan salah satu kebutuhan bagi beberapa perusahaan. Kebutuhan tersebut dapat berupa sebuah komunikasi dengan pelanggan, sebagai sarana informasi, promosi produk, statistic pengunjung, dan pengelolaan quotation. PT X merupakan sebuah perusahaan yang menjadikan website dinamis sebagai salah satu kebutuhan mereka. Website dinamis bertujuan untuk mengelola konten serta mempublikasikan promosi-promosi perusahaan sehingga mempermudah pengunjung dalam memahami dan berinteraksi aktif dengan perusahaan. Framework ASP.NET MVC merupakan salah satu metode yang dikembangkan oleh Microsoft yang digunakan untuk pembangunan website dinamis. Pada studi kasus ini bahasa pemrograman yang digunakan adalah C# dan menggunakan database SQL Server 2016. Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk mengimplementasikan MVC Pattern, bundling and minification, cookie, AJAX (Asynchronous JavaScript and XML, dan Action Filter pada ASP.NET. Pengembangan tersebut menghasilkan website dinamis yang interaktif, menyediakan informasi dan layanan bagi pengunjung baru ataupun pelanggan dari perusahaan tersebut, serta dikembangkan dengan cepat (rapid dengan menggunakan metode RAD.

  8. Evaluasi Efektivitas Rencana Tata Ruang dalam Mengurangi Risiko Kekeringan di Kawasan Karst dengan Analisis Berbasis Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus : Rencana Tata Ruang Kawasan Koridor Yogyakarta-Sadeng

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hogy Prima Valeda

    2016-10-01

    Full Text Available Tujuan utama penataan ruang di Indonesia adalah untuk mewujudkan ruang yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan. Implikasinya, semua rencana tata ruang di Indonesia harus dapat membawa masyarakat lebih aman dari bencana, yang berarti juga mengurangi risiko bencana. Rencana Tata Ruang Kawasan Koridor Yogyakarta-Sadeng adalah salah satu rencana tata ruang yang bertemakan pengembangan ekonomi. Dari temanya, rencana tersebut fokus pada tujuan produktivitas. Akan tetapi dari lokasinya, sebagian dari Kawasan KoridorYogyakarta-Sadeng merupakan kawasan karst yang sering terancam bencana kekeringan. Suatu kajian diperlukan untuk melihat apakah produk Rencana Tata Ruang Kawasan Koridor Yogyakarta-Sadeng juga telah memperhitungkan aspek keamanan dari bencana, khususnya bencana kekeringan. Penelitian dilakukan dengan membandingkan risiko bencana dari kondisi eksisting dengan risiko bencana yang muncul dari penerapan produk rencana. Metode yang dilakukan untuk menghitung risiko adalah dengan menghitung bahaya, kerentananm dan kapasitas baik pada kondisi eksisting maupun rencana. Penelitian ini juga melibatkan Sistem Informasi Geografis (SIG sebagai alat utama. Hasil yang didapatkan adalah, apabila rencana sepenuhnya dilaksanakan, 66% wilayah studi akan mengalami penurunan risiko kekeringan, sementara itu 34% sisanya akan mengalami kenaikan risiko. Wilayah yang mengalami peningkatan risiko umumnya terletak pada kawasan yang direncanakan untuk dikembangkan dan kawasan sekitarnya. Peningkatan risiko yang terjadi pada wilayah tersebut berasal dari peningkatan kerentanan yang muncul dari rencana pengembangan. Hal yang dapat dipelajari dari penelitian ini adalah bahwa semua produk rencana tata ruang seharusnya mengantisipasi setiap dampak yang muncul dari rencana, khususnya dampak yang meningkatkan risiko bencana.

  9. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK PENINGKATAN CAPAIAN KOMPETENSI FISIKA UMUM II MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN FISIKA FMIPA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

    OpenAIRE

    Jurubahasa Sinuraya; Sehat Simatupang; Ida Wahyuni

    2014-01-01

    Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menghasilkan lembar kegiatan mahasiswa berbasis masalah (LKMBM) Fisika Umum II. Penelitian ini termasuk jenis penelitian R & D, namun untuk menghasilkan perangkat pembelajaran LKMBM digunakan model disain Dick dan Carey. Struktur isi LKMBM Fisika Umum II ini merupakan implementasi dari konsep pembelajaran berbasis masalah, dan konsep strategi pemecahan masalah. Pelaksanaan penelitian ini dibagi atas tiga tahapan yaitu tahap perencanaan, pengembangan...

  10. PENGEMBANGAN E-MODULE BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING MATA PELAJARAN KIMIA UNTUK SISWA KELAS X SMA NEGERI 8 MALANG

    OpenAIRE

    Arvi Sekar Farenta; Sulton Sulton; Punaji Setyosari

    2016-01-01

    Developing an E-Module of Problem Based Learning, Chemistry for The 11th Grader of SMA Negeri 8 Malang. This development aims to produce a media by validation proccess which is used effectively on learning. Method used by Lee & Owens(2004) is assessment/ analysis; design; development; implementation; and evaluation. The result of  research shows that the media of learning is valid and it is used effectively on learning. Pengembangan E-Module berbasis Problem Based Learning Mata Pelajaran ...

  11. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PROGRAM LINEAR MENGGUNAKAN APLIKASI GEOGEBRA BERBANTUAN ANDROID DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ibnu Fazar

    2016-02-01

    Full Text Available Kegiatan pembelajaran merupakan kegiatan yang paling pokok dalam keseluruhan proses pendidikan. Penggunaan media teknologi dalam pembelajaran memungkinkan berlangsungnya proses pembelajaran secara individual (individual learning dengan menumbuhkan kemandirian dalam proses belajar, sehingga siswa akan mengalami proses yang jauh lebih bermakna dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Salah satu solusinya adalah pembelajaran menggunakan aplikasi GeoGebra berbantuan Android. Dari hasil penelitian diperoleh data observasi keaktifan siswa rata-rata 86,09 dengan kategori sangat baik. Dari minat siswa 90,32% kategori sangat berminat dan 9,68% kategori berminat. Dari hasil tes diperoleh 38,72% kategori sangat baik, 48,38% kategori baik, dan 12,90% kategori cukup.  Dengan demikian pengembangan Lembar Aktivitas Siswa (LAS pada pokok bahasan program linear menggunakan aplikasi GeoGebra berbantuan android yang dikembangkan memiliki efek potensial terhadap peningkatan kemampuan pemahaman siswa dan bahan ajar yang dihasilkan telah dinyatakan valid, praktis, dan mempunyai efek potensial terhadap pemaham konsep matematika.

  12. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN SERVIS SEPEDA MOTOR DITINJAU DARI KRITERIA PENDIDIKAN, TAMPILAN PROGRAM DAN KUALITAS TEKNIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Nurtanto

    2016-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah multimedia pembelajaran servis sepeda motor yang telah dibuat dan dikembangkan sudah layak atau efektif berdasarkan karakteristik media pembelajaran yang baik. Pengembangan multimedia pembelajaran menggunakan model ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluate. Validasi kelayakan media menggunakan validasi ahli dan validasi pengguna. Teknik pengumpulan data berupa angket atau kuesioner. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif berdasarkan perolehan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1 media pembelajaran yang baik harus memenuhi karakteristik media berupa kriteria pendidikan, tampilan program dan kualitas teknis dan (2 hasil penelitian berdasarkan kriteria pendidikan, tampilan program dan kualitas teknis masing-masing diperoleh rerata secara keseluruhan sebagai berikut 89,99%; 83,34% dan 83,02%. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa multimedia pembelajaran yang telah dibuat dan dikembangkan telah memenuhi karakteristik media pembelajaran yang baik dengan kategori “sangat baik”. 

  13. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN LEMPAR LEMBING UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhen Willy Munendra

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran lempar lembing untuk siswa SMP yang layak digunakan. Model pembelajaran yang dikembangkan diharapkan untuk digunakan guru SMP sebagai salah satu bentuk pembelajaran lempar lembing yang baik dan efektif. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan mengadaptasi langkah-langkah penelitian pengembangan sebagai berikut: (1 studi pendahuluan, (2 analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (3 mengembangkan produk awal (draf produk, (4 validasi ahli dan revisi, (5 uji coba skala kecil dan revisi, (6 uji coba lapangan skala besar dan revisi, dan (7 diseminasi produk hasil pengembangan. Uji coba skala kecil dilakukan 20 siswa terhadap siswa kelas 8 SMP Negeri 2 Karangnongko Klaten. Uji coba skala besar dilakukan terhadap 60 siswa kelas 8 SMP Negeri 1 Karangnongko dan SMP Negeri 1 Kemalang Klaten. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa buku panduan dan CD model pembelajaran lempar lembing untuk siswa SMP, yang berisikan sepuluh model permainan, yaitu permainan: (1 kasvol; (2 bola estafet; (3 target papan; (4 target bola; (5 lempar angka; (6 perang bola; (7 parsim; (8 tardus; (9 pahsim, dan (10 pahdus. Dari hasil penilaian para ahli materi, dapat ditarik kesimpulan bahwa model pembelajaran lempar lembing yang disusun sangat baik dan efektif, sehingga layak digunakan untuk pembelajaran lempar lembing pada siswa SMP. Kata kunci: pengembangan, model pembelajaran lempar lembing DEVELOPING A JAVELIN THROWING TEACHING MODEL FOR SECONDARY SCHOOL STUDENTS Abstract This research aims to produce a javelin throwing teaching model for junior high school students. This javelin throwing teaching model is expected to be used by teacher as a form of good and effective javelin throwing teaching. This research and development was conducted by adapting the steps of research development including: (1

  14. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MALCOLM’S MODELING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syarifah Syarifah

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan model pembelajaran fisika berbasis Malcom’s Modeling Method yang layak digunakan di sekolah, dan (2 mengetahui apakah model pembelajaran fisika berbasis Malcom’s Modeling Method dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini termasuk dalam ranah penelitian dan pengembangan (R&D. Prosedur pengembangan mengadaptasi dari prosedur pengembangan yang dikembangkan oleh Borg & Gall dengan langkah-langkah meliputi (1 penelitian dan pengumpulan data, (2 perencanaan, (3 pengembangan bentuk awal produk, (4 uji coba lapangan awal, (5 revisi hasil uji coba lapangan awal, (6 uji coba lapangan, (7 revisi hasil uji coba lapangan dan (8 diseminasi. Subjek uji coba lapangan awal terdiri atas 36 siswa kelas X MIA 6 di SMA N 7 Yogyakarta. Subjek uji coba lapangan pada kelas ekperimen terdiri atas 36 orang siswa kelas X MIA 1 dan pada kelas kontrol terdiri atas 34 orang siswa kelas X MIA 5 di SMA N 7 Yogyakarta. Instrumen pengumpulan data menggunakan soal untuk mengukur keterampilan berpikir kritis, angket untuk mengukur motivasi belajar, angket respon siswa dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan uji MANOVA dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Malcom’s Modeling Method ditinjau dari sintaks, sistem sosial, prinsip reaksi, sistem pendukung dan dampak instruksional dan pengiring layak digunakan di sekolah dengan kategori sangat baik. Hasil uji MANOVA menunjukkan model Malcom’s Modeling Method dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa pada taraf signifikansi 5 %. Kata Kunci: Malcom’s Modeling Method, keterampilan berpikir kritis, motivasi belajar.   DEVELOPING A PHYSICS INSTRUCTION MODEL BASED ON MALCOLM’S MODELING TO IMPROVE CRITICAL THINKING SKILLS AND LEARNING MOTIVATION Abstract This research aims to (1 develop a physics instruction model based on

  15. PENGEMBANGAN PHYSICS COMPREHENSIVE CONTEXTUAL TEACHING MATERIALS BERBASIS KKNI UNTUK MENINGKATKAN HOTS DAN MENUMBUHKAN KECERDASAN EMOSIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratna Dwi Astuti

    2017-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memenuhi kriteria kelayakan perangkat pembelajaran dan mengukur mengukur keefektifan perangkat pembelajaran PhyCCPTM yang dikembangkan selanjutnya mengetahui peningkatan HOTS dan kecerdasan emosional siswa. Jenis penelitian adalah research & development (R&D yang mengadaptasi pada model pengembangan Borg & Gall. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, angket dan tes. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA SMA N 1, SMA N 2, dan SMA N 5 kabupaten Sorong. Keefektifan perangkat pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan menumbuhkan kecerdasan emosional dianalisis dengan skor gain dan multivariate analysis of variance (MANOVA. Hasil pada penelitian ini adalah produk perangkat pembelajaran PhyCCPTM pada materi fluida statis yang terdiri dari RPP, buku guru, buku siswa, LKPD, dan instrumen penilaian. Hasil validasi menunjukan bahwa perangkat pembelajaran PhyCCPTM layak digunakan dan hasil tes menunjukan bahwa pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar fisika PhyCCTM efektif dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan menumbuhkan kecerdasan emosional siswa.

  16. Pengembangan Modul Pembelajaran Digital Berbasis Visual Basic for Application (VBA PowerPoint

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sholichatun Aisyah Rahmawati

    2017-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan dan mengetahui keefektifan penggunaan modul digital VBA (Visual Basic for Application PowerPoint pada hasil belajar siswa SMP Kebon Dalem Semarang. Penelitian menggunakan model research and development (R&D. Subjek penelitian adalah ahli materi, ahli media, dan siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan (1 pengembangan modul digital dilakukan dengan: identifkasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, revisi desain, uji coba skala kecil, revisi produk tahap I, uji coba skala luas, revisi produk tahap II, produk fnal dengan penilaian dari ahli materi dan ahli media adalah sangat baik dan layak diujicobakan dan dengan tanggapan dari guru dan siswa adalah sangat baik dan baik. dan (2 modul digital efektif digunakan dengan peningkatan hasil belajar sebesar 72,3%.

  17. Pengembangan Game Simulasi Tari Kreasi Khas Semarangan dengan Memanfaatkan Sensor Gerak (Motion Capture

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahina Nugrahani

    2017-09-01

    Full Text Available Pengembangangan game simulasi tari kreasi khas Semarangan ini dilatarbelakangi oleh semakin menurunnya minat dan pengetahuan remaja mengenai kesenian tradisional seperti tari, namun di sisi lain animo remaja pada produk aplikasi game tari (dance game seperti Pump It Up, Dance Dance Revolution dan Danz Base yang dikembangkan oleh game developer Asing semakin tinggi. Penelitian dilaksanakan dengan mengadaptasi pendekatan Research and Development (R & D. Kegiatan penelitian dimulai dengan memetakan kebutuhan dari aspek teknologi dan aspek visual. Aspek teknologi mencakup teknologi motion capture (sensor gerak yang dijadikan sebagai dasar untuk mengembangkan game simulasi tari khas Semarangan, sedangkan aspek visual adalah hal-hal yang terkait dengan pengembangan elemen visual dan estetis yang sesuai dengan karakter remaja. Target dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi simulasi tari khas Semarangan yang menggunakan teknologi sensor gerak. Dari simulasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan minat remaja mengenai tari khas Semarangan sebagai salah satu produk kesenian tradisional.

  18. Pengelolaan Sumberdaya Arkeologi untuk Pariwisata Berkelanjutan (Pengembangan Wisata Benteng di Pulau Ambon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syahruddin Mansyur

    2008-05-01

    Full Text Available Pemerintah Pusat melalui Departemen Kebudayaan dan Pariwisata telah menetapkan tahun 2008 sebagai “Visit Indonesian Year”. Salah satu potensi wisata yang dapat dikembangkan untuk mendukung program ini adalah wisata arkeologi khususnya wisata benteng yang jumlahnya cukup banyak dan tersebar dihampir seluruh pulau di Maluku. Wisata benteng di Maluku yang saat ini masih mengandalkan benteng sebagai satu-satunya daya tarik menunjukkan belum optimalnya Pemerintah Daerah mengembangkan wisata ini. Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah dengan mengemas berbagai atraksi wisata sebagai tambahan daya tarik bagi wisatawan yang akan berkunjung. Makalah ini mencoba  memaparkan prospek wisata benteng di Pulau Ambon dengan menawarkan langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam upaya pengembangan wisata yang  lebih optimal.

  19. SISTEM IMPLEMENTASI RENCANA AKSI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI HILIR KELAPA SAWIT DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syekh Farhan Robbani

    2015-07-01

    tahun 2010 untuk mendukung tujuan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa implementasi rencana aksi kebijakan pengembangan industri hilir kelapa sawit dan memilih prioritas rencana aksi yang diutamakan dalam Permenperin no 13 Tahun 2010. Metode penelitian ini menggunakan penelitian terdahulu, wawancara mendalam dan kuisioner dari ahli atau praktsi, selanjutnya dianalisis menggunakan analisis proses jaringan (ANP. Hasil penelitian menunjukan implementasi rencana aksi kebijakan pengembangan industri hilir kelapa sawit perlu memprioritaskan perbaikan proses infrastruktur dan investasi. khususnya ketersediaan fasilitas umum meliputi jalan raya, pembangkit listrik dan pengelolaan air bersih serta mendukung kebijakan pro-investasi. Peran terpenting pemangku kepentingan adalah peran pemerintah pusat yang menjadi fasilitator bagi pengembangan industri, khususnya terkait kebijakan dan sistem pendukungnya.  Rekomendasi utama pengembangan industri hilir kelapa sawit adalah memperbaiki sistem pendukung dalam proses pembangunan infrastruktur dan investasi seperti kebijakan pembebasan lahan, kebijakan pajak investasi, skema pembiayaan dan kerjasama pembangunan antara BUMN dan swasta. Kata kunci: analisis proses jaringan (ANP, industri hilir kelapa sawit, analisis implementasi kebijakan

  20. PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS BERBASIS PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA MATERI KALOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Y. Astuti

    2013-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS berbasis pendekatan inkuiri terbimbing dalam pembelajaran kooperatif yang layak dan efektif. Data penelitian ini adalah hasil validasi dari validator dan hasil uji coba yang dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKS hasil pengembangan berkategori baik. Keterampilan proses meningkat sehingga dapat dikatakan LKS yang dikembangkan ini layak dan efektif. This research aims to generate Student Worksheet (LKS-based guided inquiry approach in cooperative learning feasible and effective. The data of this study is the result of the validation from validator and the test results were analyzed by qualitative and quantitative descriptive techniques. Validation results show that the worksheet has developed the good category. Process skills increased so that it can be said that developed worksheet is feasible and effective.

  1. POTENSI UNTUK PENGEMBANGAN WISATA “BIRDWATCHING” DI PUSAT KONSERVASI TUMBUHAN KEBUN RAYA BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gytha Nafisah Sukara

    2014-01-01

    Full Text Available Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT KRB – LIPI adalah tujuan wisata favorit dengan pengunjung lebih dari 800,000 orang setiap tahunnya. Kebun Raya yang memiliki keragaman tumbuhan koleksi dengan lanskap paripurna, menjadi habitat ideal beranekaragam jenis burung. Untuk mengetahui potensinya bagi pengembangan wisata birdwatching di PKT KRB - LIPI, dilakukan penelitian melalui studi literatur, pengamatan langsung dan wawancara antara bulan Mei dan Juli 2013. Berdasarkan hasil penelitian tercatat 48 jenis dari 23 suku burung yang dapat ditemukan pada lokasi tersebut. Sebanyak 26 jenis dari 18 suku burung dapat selalu dijumpai dari penelitian sebelumnya hingga saat ini, ada 10 jenis yang belum pernah dilaporkan sebelumnya dan ada sembilan jenis yang tersebar merata di 12 lingkungan di PKT KRB - LIPI. Setidaknya ada 25 jenis potensial untuk wisata birdwatching berdasarkan minat pengunjung terhadap jenis burung tertentu, status konservasi, endemisitas, dan keberadaan burung dari waktu ke waktu.

  2. Pelestarian dan Pengembangan Seni Ajeng Sinar Pusaka pada Penyambutan Pengantin Khas Karawang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosikin Wikandia

    2016-03-01

    ABSTRAK   Pelestarian seni Ajeng asal Dusun Bambu Duri, Karang Pawitan. Kabupaten Karawang, banyak mengalami hambatan. Pasifnya peran komunitas seniman setempat, kurang adanya regenerasi budaya asal, tidak pro aktifnya hubungan baik antara dinas terkait serta masuknya kesenian modern, maka seni Ajeng tidak berkembang dan tergerus kepunahan. Seni Ajeng merupakan jenis seni yang memiliki kekhasan seperti seni pangajeng-ngajeng (Pangwilujeng dengan diiringi tarian Soja yang biasanya dilaksanakan pada acara upacara pengantin atau penyambutan tamu kehormatan. Melalui penelitian dengan pendekatan deskriftif kualitatif pada aspek sosial budaya secara sistematis, empiris, dan teori budaya diharapkan seni Ajeng menjadi penyajian seni Ajeng yang estetik tradisi dan dicintai generasi muda dalam rangka pelestarian dan pengembangan seni Ajeng.   Kata kunci: Ajeng, Tari Soja

  3. Pengembangan Potensi Dana Zakat Produktif Melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosi Rosmawati

    2014-04-01

    Full Text Available Abstrak Kegiatan membayar zakat mempunyai hubungan vertikal yaitu hubungan antara Allah SWT. sebagai Tuhan dan manusia sebagai mahkluk-Nya. Namun, kegiatan membayar zakat juga bersifat muamalat karena mempunyai hubungan horizontal yaitu antara manusia dengan manusia. Pengelolaan zakat bertujuan meningkatkan daya guna dan hasil guna zakat yang berdampak pada terwujudnya keadilan, kesejahteraan masyarakat, dan penanggulangan kemiskinan. Permasalahan yang dijumpai dalam praktik adalah mengenai penerapan pengembangan potensi dana zakat produktif dan fungsi LAZ dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dihubungkan dengan Undang-Undang Pengelolaan Zakat. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis normatif. Pengumpulan data dan informasi diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan wawancara, selanjutnya dianalisis secara yuridis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan potensi dana zakat produktif melalui fungsi dan peranan LAZ untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat menurut Undang-undang Pengelolaan Zakat, adalah melalui program Pembiayaan Modal Usaha bagi fakir miskin dengan menerapkan asas-asas syariat Islam sesuai dengan pendayagunaan dana zakat. Fungsi dan peranan LAZ memberikan kemandirian ekonomi kepada fakir miskin dan berperan sebagai sarana keagamaan yang meningkatkan manfaat dana zakat. Saran dalam pengembangan potensi dana zakat produktif melalui LAZ adalah dengan melakukan bimbingan dan penyuluhan kepada mitra pembiayaan modal usaha individu dengan lebih intensif, yaitu melalui pengawasan, penyuluhan, pencatatan, dan pendokumentasian transaksi ekonomi syariah untuk menciptakan laporan keuangan usaha yang otentik. Upaya tersebut diharapkan agar proses pengembangan dana zakat produktif terkawal secara syariah sekaligus menumbuhkan kepercayaan kepada masyarakat pelaksana. Abstract The paying of zakat denotes a vertical relationship between God and human as His

  4. Pengaruh Praktek Kepemimpinan, Pengembangan Pegawai dan Persepsi Peran terhadap Kinerja Penyidik PPNS Hak Kekayaan Intelektual Kantor Wilayah Departemen Hukum Dan Hak Asasi Manusia se-Sumatera

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustiar Agustiar

    2009-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor kepemimpinan, pengembangan pega¬wai dan persepsi peran terhadap kinerja Penyidik Pejabat Pegawai Negeri Sipil Hak Kekayaan Intelektual (PPNS HKI dan untuk mengetahui di antara faktor-faktor tersebut yang dominan berpengaruh terhadap kinerja Penyi¬dik PPNS HKI Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Provinsi Se-Sumatera.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh PPNS HKI yang berada pada Provinsi Se-Sumatera seba¬nyak 33 orang, namun karena yang mengembalikan kuesioner hanya 30 orang, maka responden pada penelitian ini berjumlah 30 orang. Model analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kepemimpinan, pengembangan pegawai dan persepsi peran secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja Penyidik PPNS HKI sebesar 72,10% sedangkan sisa¬nya sebesar 27,90% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Secara parsial masing-masing faktor kepemimpinan berpengaruh signifikan sebesar 24,40%, pengembangan pegawai signifikan sebe¬sar 26,01% sedangkan persepsi peran secara parsial tidak signifikan karena pengaruhnya sangat kecil, hanya sebesar 1,74% pada taraf nyata 5%. Dengan demikian pengembangan pegawai berpengaruh dominan terha¬dap kinerja Penyidik PPNS HKI Kantor Wilayah Dep. Hukum dan HAM Provinsi Se-Sumatera.Kata Kunci: Kinerja, praktek kepemimpinan, pengembangan dan persepsi peran.

  5. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENELITIAN UJI HAYATI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PEMECAHAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI UNTAG BANYUWANGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Winda Anista

    2016-09-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan perangkat untuk matakuliah Ekologi dengan berbasis penelitian uji hayati limbah industri pengolahan ikan di Muncar terhadap Artemia salina dengan pembelajaran inkuiri yang terdiri dari Rencana Perkuliahan Semester (RPS, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP, modul, Lembar Kerja Mahasiswa (LKM, dan instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah.Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Model pengembagan ini terdiri dari lima tahap yaitu tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data penelitian pengembangan ini berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari skor penilaian terhadap lembar validasi perangkat pembelajaran maupun angket respon mahasiswa. data kualitatif diperoleh dari saran dari validator dan mahasiswa. Hasil penelitian dan pengembangan perangkat pembelajaran berupa RPS, RPP, modul, LKM, dan instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah memiliki kualifikasi sangat layak dan tidak perlu. Secara keseluruhan perangkat pembelajaran inkuiri berbasis penelitian uji hayati ini cukup efektif dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah mahasiswa.

  6. Peran Balai Pemuda Dan Olahraga Yogyakarta Dalam Upaya Pengembangan Kewirausahaan Pemuda Untuk Mendukung Ketahanan Ekonomi Keluarga ( Studi Tentang Persepsi Peserta Kegiatan Pelatihan Keterampilan BPO DIY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Iskandar Zulkarnain

    2015-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Program dan Kegiatan yang disusun oleh  Balai Pemuda dan Olahraga Provinsi DIY dalam upaya pengembangan kewirausahaan pemuda, kemudian untuk menganalisis peran Balai Pemuda dan Olahraga Provinsi DIY dalam upaya pengembangan kewirausahaan pemuda dan yang terakhir untuk menganalisis aspek ketahanan ekonomi keluarga para alumni kegiatan pelatihan keterampilan budidaya lele yang digagas oleh Balai pemuda dan Olahraga Provinsi DIY. Metode yang digunakan yakni metode penggabungan antara metode deskriftif kualitatif dan metode kuantitatif, dengan menggunakan observasi, wawancara terstruktur dan studi pustaka. Untuk mengukur peran Balai Pemuda dan Olahraga Provinsi DIY dalam upaya pengembangan kewirausahaan pemuda digunakan 7 standar pengembangan kewirausahaan pemuda menurut Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 2011,  selain itu guna mengukur ketahanan ekonomi keluarga alumni kegiatan pelatihan keterampilan yang diselenggarakan Balai Pemuda dan Olahraga Provinsi DIY digunakan data pendapatan para alumni yang dicocokkan  dengan standar upah minimum kabupaten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  7 (tujuh aspek pengembangan kewirausahaan pemuda, BPO Provinsi DIY telah dinilai berperan pada aspek pelatihan dan pemagangan, namun pada aspek pembimbingan, pendampingan, kemitraan dan promosi dinilai bahwa BPO Provinsi DIY belum menjalankan perannya, sementara itu untuk aspek bantuan dan akses permodalan BPO provinsi DIY dinilai belum sepenuhnya berperan. Hal ini didasarkan fakta bahwa BPO Provinsi DIY belum berhasil membentuk lembaga permodalan kewirausahaan pemuda meskipun BPO sudah memberikan bantuan permodalan awal bagi kader wirausahawan muda.

  7. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS TEKS EKSPOSISI BERMUATAN CINTA LINGKUNGAN DENGAN STRATEGI PEMODELAN UNTUK SISWA KELAS VII SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fendy Yogha Pratama

    2016-03-01

    Full Text Available This research and development aims to produce instructional materials for exposition text writing which can improve students writing skill and environmental awareness. Research and development models used is the development model Four-D model (4D from Thiagarajan, Dorothy, and Melvyn. 4D model consists of four stages, define, design, development and disemination. 4D models have been selected and systematic measures that are specifically designed to develop a teaching device. Results of readibility test, validation test, and testing of the product showed that the exposition text instuctional material can be implemented. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan bahan ajar bermuatan cinta lingkungan untuk siswa SMP kelas VII yang layak dari segi isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikaan. Model penelitian dan pengembangan dalam tulisan ini mengadaptasi Four-D Model milik Thiagarajan, Semmel, & Semmel (1974. Sesuai namanya, Four-D Model memiliki empat tahap, yaitu Define (penetapan, Design (Perancangan, Develop (Pengembangan, dan Disseminate (penyebarluasan. Model ini dipilih karena memiliki langkah-langkah dan yang dirancang khusus untuk mengembangkan perangkat pembelajaran. Berdasarkan hasil uji keterbacaan, uji validasi, dan uji coba, bahan ajar ini layak untuk diimplementasikan.

  8. Pengembangan Modul IPA Terpadu Terintegrasi Ayat-Ayat Al-Qur’an Pada Materi Air Sebagai Sumber Kehidupan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Latifah

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk berupa modul IPA Terpadu terintegrasi aya-ayat Al-Qur’an pada materi Air Sebagai Sumber Kehidupan sebagai bahan ajar siswa SMP/MTs kelas VII. Masalah pada penelitian ini  antara lain, bagaimana mengembangkan modul IPA Terpadu terintegrasi ayat-ayat Al-Qur’an pada materi Air Sebagai Sumber Kehidupan,  dan apakah pengembangan modul IPA Terpadu terintegrasi ayat-ayat Al-Qur’an pada materi Air Sebagai Sumber Kehidupan menarik untuk dijadikan sebagai bahan ajar.  Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan metode penelitian Research and Development (R & D. Produk yang dihasilkan terkategori sangat baik berdasarkan validasi dari ahli materi dengan presentase skor 85% dan ahli desain dengan skor 85%, serta modul sangat menarik untuk dijadikan bahan ajar berdasarkan penilaian guru memperoleh presentase skor 86%, dan respon siswa pada uji coba kelompok kecil memperoleh persentase 76% serta  uji coba lapangan memperoleh presentase skor 81%. Kata kunci : air sebagai sumber kehidupan, integrasi ayat-ayat Al-Qur’an, modul IPA Terpadu

  9. Pengembangan Virtual Laboratory Sistem Ekskresi dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widi Cahya Adi

    2017-03-01

    Full Text Available Abstract: The purpose of research is to develop a Virtual Laboratory excretory system and determine the effect in improving students' motivation in class XI SMAN 2 Bondowoso. The development study refers to the development model Reflective, Recursive, Design, and Development (R2D2, afterward the product test performed by a quasi-experimental methods. The data collection was conducted by interview, validation expert, and ARCS questionnaires. The product validation result by material experts, development expert of teaching materials, flash media experts, and practitioners shows the percentage 93.05%, 90.62%, 94.16%, 93.88% ("Excellent". The trial results showed that the Virtual Laboratory on excretion system improves significantly effect (p = 0.00 towards the students in class XI SMAN 2 Bondowoso motivation. Key Words: Virtual Laboratory, R2D2, learning motivation, ARCS   Abstrak: Tujuan penelitian adalah mengembangkan Virtual Laboratory sistem ekskresi dan meneliti pengaruhnya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI di SMAN 2 Bondowoso. Penelitian pengembangan mengacu pada model Reflective, Recursive, Design, and Development (R2D2, selanjutnya uji produk dilakukan dengan metode kuasi eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, validasi ahli, dan angket ARCS. Hasil validasi produk oleh ahli materi, ahli pengembangan bahan ajar, ahli media flash, dan praktisi lapangan menunjukkan persentase hasil berturut-turut 93,05%, 90,62%, 94,16%, 93,88% (“sangat baik”. Hasil uji coba menunjukkan Virtual Laboratory sistem ekskresi berpengaruh meningkatkan secara signifikan (p=0,00 terhadap motivasi belajar siswa kelas XI di SMAN 2 Bondowoso. Kata kunci: Virtual Laboratory, R2D2, Motivasi Belajar, ARCS

  10. PENGEMBANGAN LKS BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK PEMBELAJARAN MATERI SEGITIGA DI KELAS VII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Novita

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk (1mengetahui karakteristik LKS berbasis Project Based Learning (PjBL yang valid dan praktis dalam pembelajaran materi segitiga di kelas VII; (2mengetahui efek potensial penggunaan LKS berbasis PjBL terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran materi segitiga di kelas VII. Metode penelitian pengembangan yang digunakan adalah model  ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah walkthrough, tes hasil belajar dan angket. Dari tes hasil belajar, diperoleh bahwa sebesar 82,5% siswa telah mencapai kategori tuntas dan 17,5% belum tuntas dengan KKM 75. Hasil angket respon siswa menunjukkan bahwa untuk pelaksanaan pembelajaran menggunakan LKS berbasis PjBL telah mencapai kriteria kepraktisan. Kemudian untuk LKS berbasis PjBL yang telah didesain, divalidasi oleh beberapa pakar, kemudian direvisi berdasarkan saran dari para pakar tersebut. LKS yang telah direvisi tersebut dianggap telah memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran materi segitiga di kelas VII. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1 LKS bebasis PjBL yang dikembangkan valid, tergambar dari konten (sesuai dengan kurikulum untuk materi segitiga, konstruk (sesuai dengan prinsip PjBL, dan bahasa (sesuai dengan ejaan yang disempurnakan (EYD. Kepraktisan tergambar dari proses kerja siswa dalam melaksanakan LKS dan hasil angket respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan LKS berbasis PjBL; (2 dari hasil latihan yang dikerjakan oleh siswa, LKS berbasis PjBL memiliki efek potensial terhadap hasil belajar, yakni sebanyak 33 siswa termasuk kategori tuntas (82,5% dan 7 orang belum tuntas (17,5%, dengan KKM 75. Kata Kunci : LKS, Project Based Learning DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jpm.10.2.3626.1-12

  11. PENGEMBANGAN KURSI RODA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN RUANG GERAK PENDERITA CACAT KAKI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Londen Batan

    2006-01-01

    Full Text Available According to the survey to the wheelchair users in Surabaya, it is found that 70% of the respondents want to have activities inside or outside their home independently. Therefore, a wheelchair that can satisfy their requirements is on demand. In this research we used an integrated product development to design a wheelchair. We simulated the ergonomic design by a method so called RULA for static load 150 kg. This proposed wheelchair is an ergonomic wheelchair. It is a wheelchair, that satisfies the safety regulations. By using a joystick, a user can control the wheelchair to move forward and backward, to set the seat up and down as convenience as they want to. We hope that this wheelchair can help the physical handicaps to move more freely and have more activities than before. Abstract in Bahasa Indonesia : Hasil kuisioner yang disebarkan ke pemakai kursi roda di kota Surabaya pada akhir 2005 dan awal 2006 menunjukkan bahwa 70% reponden tidak menginginkan lagi didampingi oleh seorang pemandu para saat mereka beraktifitas di dalam maupun di luar rumah. Sehingga, sebagai transportasi yang sangat dibutuhkan oleh penderita cacat kaki, kursi roda perlu untuk dikembangkan berdasarkan permintaan dan keinginan mereka. Pada makalah ini akan dipaparkan metode pengembangkan kursi roda yang didasarkan pada metode pengembangan produk terintegrasi. Melalui analisa kekuatan material pada beban statis 150 kg dan simulasi kenyamanan dengan metode RULA, dapat dirancang sebuah kursi roda yang aman dan nyaman, dapat bergerak maju mundur, tempat duduk dapat naik turun serta seluruh gerakannya dikontrol sendiri oleh pemakai kursi roda. Pengembangan kursi roda ini diharapkan dapat meningkatkan ruang gerak penderita cacat kaki dalam beraktifitas. Kata kunci: kursi roda, transportasi, aman, nyaman, simulasi, RULA.

  12. ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN SEKTOR PERTANIAN SUB SEKTOR BAHAN PANGAN DI KABUPATEN BOYOLALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Zaenuri

    2017-06-01

    Full Text Available Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah 1. Komoditas tanaman bahan makanan unggulan apa saja yang ada di masing-masing kecamatan di Kabupaten Boyolali, 2 Bagaimana strategi perencanaan pengembangan subsektor tanaman bahan makanan dilihat dari kelengkapan infrastruktur di Kabupaten Boyolali, 3 Bagaimana laju pertumbuhan sektor tanaman bahan makanan yang dimiliki tiap kecamatan di Kabupaten Boyolali. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis Location Quotient (LQ, Shift Share (SS, Klassen Typologi. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan analisis Location Quotient (LQ diketahui pengembangan komoditas padi terdapat di Kecamatan Ngemplak, Kecamatan Banyudono, Kecamatan Sawit. Komoditas tanaman jagung terdapat di Kecamatan Selo, Kecamatan Ampel, Kecamatan Cepogo dan Kecamatan Musuk. Komoditas ubi kayu di Kecamatan Klego, kecamatan Simo. Komoditas ubi jalar di Kecamatan Selo, Kecamatan Simo dan Kecamatan Mojosongo. Komoditas kacang tanah ada di Kecamatan Boyolali dan Kecamatan Nogosari. Komoditas kedelai di Kecamatan Juwangi, Kecamatan Sambi, Kecamatn Kemusu dan Kecamatan Wonosegoro. The problems that were in this research is 1 Commodities food plants seed material what it was in each carpel kecamatan in kabupaten boyolali, 2 how strategy sub planning the development of the food crops sector seen from the completeness of the infrastructure in boyolali district, 3 how sector growth rate of plants of food material possessed every sub-district in boyolali district. The data used was secondary data. Data analysis methods using analysis loqation quotient (LQ, shift share (SS, klassen typologi . According to the research using analysis loqation quotient (LQ development rice is in in ngemplak, in banyudono, in palm. Corn is crops in district violoncello, in ampel, in cepogo and in musuk. Commodities cassava in district klego, in simo. Commodities sweet potatoes in in violoncello, in simo and

  13. PARIWISATA KREATIF DAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BERBASIS BAMBU DALAM PENGEMBANGAN MODEL BISNIS CV SURATIN BAMBOO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewa Ayu Tenara Kardinia Cidhy

    2016-09-01

    Full Text Available The objective of this study was to design a prototype of a future business model which would be adopted to achieve balance between the aspects of new business opportunities and competitive advantages of CV Suratin Bamboo. The analytical method utilized in the study was the business model canvas approach (BMC supported by the blue ocean strategy and SWOT.  The results revealed that through this business model development, bamboo workshop is expected to provide information regarding bamboo derived products, raise awareness of preserving the indigenous bamboo culture, increase sense of belonging to domestic products, as well as become the primary support of innovation and ideas in constructing Indonesia as a nation. Meanwhile, for businesses actors, besides increasing revenue, conducting bamboo workshops is expected to increase the company growths for the long term. The opportunity to maneuver in the development of bamboo-based business model demonstrates that bamboo business with high quality products has both tangible and intangible potentials to be developed further.Keywords: bamboo, blue ocean strategy, business model canvas, creative tourism, extracurricularABSTRAKTujuan penelitian ini adalah merancang prototype model bisnis masa depan yang akan digunakan untuk menemukan keseimbangan antara aspek peluang bisnis yang baru dan aspek keuntungan kompetitif CV Suratin Bamboo. Metode analisis yang digunakan adalah dengan pendekatan kanvas model bisnis (BMC dilengkapi dengan blue ocean strategy serta SWOT. Hasil penelitian menunjukkan melalui pengembangan model bisnis ini, pelatihan bambu diharapkan mampu memberikan informasi tentang produk turunan bambu, meningkatkan kesadaran melestarikan kearifan lokal budaya bambu, meningkatkan rasa cinta produk dalam negeri, serta menjadi pendorong lahirnya inovasi dan gagasan yang membangun bangsa Indonesia. Sementara bagi pelaku usaha, selain peningkatan revenue, pelatihan bambu diharapkan mampu meningkatkan

  14. Pengembangan Pembelajaran Berbasis Nilai-Nilai Budaya Yogyakarta Di Sekolah Dasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anik Ghufron

    2017-06-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran berbasis nilai-nilai budaya Yogyakarta yang relevan di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan model Borg dan Gall. Subjek penelitian adalah para guru dan siswa sekolah dasar tempat penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Teknik analisis data dengan teknik deskriptif kualitatif. Temuan penelitian dapat dipaparkan sebagai berikut. Pertama, model pembelajaran yang relevan digunakan untuk penanaman nilai-nilai budaya Yogyakarta adalah model pembelajaran non direktif versi Carl Rogers. Kedua, modifikasi dan penyesuaian model pembelajaran ini dilakukan agar dapat digunakan untuk menanamkan nilai-nilai budaya Yogyakarta di sekolah dasar terutama yang berkaitan dengan format rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP. Ketiga, para guru mampu melaksanakan pembelajaran menggunakan model non direktif untuk penanaman nilai-nilai budaya Yogyakarta sesuai dengan kurikulum yang berlaku di sekolah dasar dengan tetap memperhatikan kebijakan Pemda DIY tentang pengembangan kurikulum berbasis budaya Yogyakarta. Kata kunci: nilai-nilai budaya Yogyakarta, sekolah dasar, pembelajaran DEVELOPING INSTRUCTIONAL MODELBASED ON CULTURAL VALUES OF YOGYAKARTA AT PRIMARY SCHOOL Abstract: This study seeks to develop a primary schoolinstructional model based on cultural values of Yogyakarta. Research and development model by the Borg and Gall was adopted. Subjects of the research were primary schoolteachers and students. Data were collected through observations and interviews. Data were analyzed using descriptive qualitative methods. The results show the followings. Firstly, the instructional model whichfits the cultural values of Yogyakarta is Carl Rogers’s non directive model. Secondly, the instructional model should be modified in order to effectively foster thecultural values of Yogyakarta at primary school, especially when dealing with

  15. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL ( IPS SMP BERBASIS SITUS SEJARAH LOKAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hadi Nugraheni

    2014-08-01

    Full Text Available Penelitian ini tentang pengembangan perangkat pembelajaran IPS SMP berbasissitus sejarah lokal (Studi Kasus Situs Liyangan di Kabupaten Temanggung Tujuanpenelitian ini adalah pengembangan untuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(RPP, Lembar Kegiatan Siswa (LKS, Bahan Ajar dan penilaian (Tes. Penelitianini dilakukan dengan menggunakan “Penelitian Pengembangan” (Research andDevelopment dari Borg and Gall, menggunakan pendekatan penelitian kualitatifdan kuantitatif. Populasi sebanyak 987 siswa kelas VII di 4 (empat SMPN KabupatenTemanggung. Sampel sebanyak 91 siswa diambil dengan menggunakan rumusSlovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 Perangkat pembelajaran IPSsemuanya mencantumkan muatan sejarah lokal khususnya pada materi keragamandan sosial budaya (2 RPP, LKS, Bahan Ajar dan Tes dari perangkat pembelajaranyang dikembangkan, belum ada pemahaman yang selaras antara masing-masingguru IPS. (3 Siswa cenderung positif dan interaktif terhadap pembelajaran IPSberbasis situs sejarah lokal (situs Liyangan, dengan kunjungan langsung padaobyek pembelajaran. This study is about the development of the junior high school social studies learning basedlocal historical sites (Case Study Liyangan siteinWaterford District The purposeof this researchisthe development for the implementation of learning plans (RPP, student activitysheet(LKS, and Instructional Materials, assessment(test. This research was carried out byusing the “Research and Development” of Borg and Gall, using qualitative and quantitativeresearch approaches. Population of 987students of class VII in4(four Waterford CountyJunior High School. sample of 91 students drawn using Slovin formula. The results showedthat (1 social studies learning toolsare all included charge of local history, especially in thematter of social and cultural diversity(2 lesson plans, work sheets, Instructional Materialsand Test so flearning devices are developed, there is nounderstanding of the harmony betweenthe

  16. PENGEMBANGAN KREATIVITAS KETERAMPILAN PROSES SAINS DALAM ASPEK KEHIDUPAN ORGANISME PADA MATA PELAJARAN IPA SD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Subali

    2013-11-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui seberapa jauh pengembangan kreativitas keterampilan proses sains dalam aspek kehidupan organisme melalui IPA di SD di DIY. Pengumpulan data melalui survei dengan teknik sampel gugus setelah ditetapkan Unit Pelaksana Teknis (UPT Dinas Pendidikan yang mewakili wilayah perkotaan dan pinggiran. Hasil survei terhadap 400 guru kelas IV dan V serta 1200 grup peserta didik dari 10 UPT di lima kabupaten/kota di DIY menunjukkan hampir semua guru menyatakan pentingnya pembelajaran untuk mengembangkan kreativitas keterampilan proses sains dalam aspek kehidupan kepada peserta didik. Mereka hampir tidak pernah atau jarang membelajarkannya tanpa disertai pemberian contoh. Umumnya mereka sering melakukannya dengan disertai pemberian contoh. Tidak ada guru yang melaporkan pernah mengikuti diklat pengembangan kreativitas. Kata Kunci: kreativitas, keterampilan proses sains, pembelajaran, aktivitas kehidupan DEVELOPING CREATIVITY OF THE SCIENCE PROCESS SKILL IN THE ORGANISM LIFE ASPECT IN THE ELEMENTARY SCHOOL SCIENCE Abstract: This research is aimed to know how far the development of creativity of science process skills in the life aspect through the science subject in elementary schools in DIY. The data were collected through a survey by employing a group sampling technique after the areas had been determined by the Unit Pelaksana Teknis (UPT of the education office which represented the city and suburb areas. The results of the survey which involved 400 elementary school teachers of grades IV and V as well as 1200 students from 10 UPT of 5 different regencies/municipalities in DIY show that almost all teachers stated the importance of developing creativity of the science process skill in the life aspect for the students. They hardly ever or seldom taught without giving examples. They often taught by giving examples. There was no teacher who stated that they had ever joined a training to develop the students

  17. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X SEMESTER II DI SMA WAHID HASYIM MODEL LAMONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Charis Chumaidi

    2016-03-01

    Full Text Available This study uses the five steps of the development model of Lee and Owens. The data collection methods in this study are in the form of questionnaires, interviews, and tests. Data were analysed using two methods that are the analysis of qualitative data using content analysis and quantitative data using descriptive percentages. The product development is validated by experts of the subject matter and multimedia with a validity rate of 88,3%, the individual testing with a validity rate of 91,7%, the small group testing with a validity rate of 88,2%, and the field testing with a validity rate of 85,6% with a very worthy qualification and does not need revision. The overall data of the test results show that the media obtain a percentage of 88,44% with a very good category. This study concludes that the test subjects responded well to the media that is designed and developed specially for the senior high school students. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Lee and Owens dengan lima langkah. Metode pengumpulan data berupa angket, wawancara dan tes. Teknik analisis data menggunakan dua cara, yaitu analisis data kualitatif yang menggunakan analisis isi dan analisis data kuantitatif yang menggunakan deskriptif persentase. Pengembangan produk ini divalidasi oleh ahli materi dan ahli multimedia dengan tingkat kevalidan 88,3%, uji coba perorangan dengan tingkat kevalidan 91.7%, uji coba kelompok kecil dengan tingkat kevalidan 88,2% dan uji coba lapangan dengan tingkat kevalidan 85,6% dengan kualifikasi sangat layak tidak perlu revisi. Data keseluruhan dari hasil uji coba menunjukkan, media memperoleh presentase sebesar 88,44% dengan kategori sangat baik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa subyek uji coba merespon dengan baik pada media yang dirancang dan dikembangkan khusus untuk siswa sekolah menengah pertama.

  18. ANALISA TEKNIS DAN EKONOMIS PENGEMBANGAN INDUSTRI PENDUKUNG KONSOL KAPAL (SHIP CONSOLE DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anisa Prasetyo

    2017-01-01

    Full Text Available Industri konsol kapal di Indonesia masih perlu dikembangkan untuk mendukung peningkatan jumlah komponen lokal dalam industri perkapalan. Melihat besarnya peluang dan pasar industri konsol kapal di Indonesia, maka dilakukan penelitian tugas akhir analisa teknis dan ekonomis pengembangan industri pendukung konsol kapal (ship console di Indonesia. Konsol kapal yang dimaksud adalah bridge control console, engine control console, cargo control console, water ballast control console, bridge wing control console. Tujuan dari tugas akhir ini adalah melakukan analisa teknis meliputi pemilihan lokasi, proses produksi, pemeriksaan hasil produksi, penentuan kapasitas produksi, peralatan dan mesin yang digunakan dalam proses pembuatannya, serta pembuatan layout dari pabrik dengan luas bangunan 2728 m² dan luas tanah 3886 m² berada pada Desa Karangploso, Kec. Benjeng, Kab. Gresik, Jawa Timur. Analisa ekonomis meliputi analisa kondisi pasar di Indonesia untuk permintaan konsol kapal dalam lima tahun yang akan datang. Biaya investasi pembangunan industri ini kira-kira sebesar Rp 14.186.000.000,00 yang berupa biaya pembelian tanah, pembangunan, pembelian peralatan dan mesin. Selanjutnya dilakukan perhitungan biaya operasional dan pemasukan perusahaan agar dapat melakukan analisa kelayakan investasi dengan menggunakan metode Break Event Point, Net Present Value, dan Internal Rate of Return yang hasilnya digunakan untuk menentukan kelayakan pengembangan dari industri konsol kapal di Indonesia. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan Break Event Point terjadi pada 6 tahun 8 bulan dengan keuntungan kira-kira sebesar Rp 1.507.000.000,00. Nilai Net Present Value kira-kira sebesar Rp 4,408,000,000.00. Nilai Internal Rate of Return sebesar 11.38% lebih besar dari bunga bank yang telah ditetapkan yaitu 10.25%. Hal tersebut dikarenakan besarnya potensi pasar di Indonesia dan sedikitnya jumlah kompetitor pada industri konsol kapal.    

  19. Pengembangan Bahan Ajar Berbantuan Camtasia pada Pokok Bahasan Lingkaran melalui Edmodo untuk siswa MTs

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yajid Latif

    2013-12-01

    Full Text Available Abstrak Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan bahan ajar pokok bahasan lingkaran yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan memiliki efek potensial terhadap hasil belajar pada pemecahan masalah. Bahan ajar yang dikembangkan menggunakan pendekatan pemecahan masalah pada latihan soal yang ditampilkan dalam bentuk video pada edmodo. Kegiatan penelitian dilakukan di MTs Miftahul Huda Tuguagung pada semester 2 tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Berdasarkan analisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1 Pada penelitian ini menghasilkan ba-han ajar pokok bahasan lingkaran melalui edmodo yang valid dan praktis; 2 Bahan ajar pa-da pokok  bahasan lingkaran melalui edmodo memiliki efek potensial terhadap hasil belajar pada pemecahan masalah dengan nilai persentase minat 79,7% dengan kategori tinggi dan hasil belajar pada soal pemecahan masalah dengan kategori baik.   Kata Kunci: Penelitian pengembangan; edmodo; pemecahan masalah   Abstract The purpose of this study was to produce teaching materials on circle which has criteria valid, practical, and has a potential effect on learning outcomes in problem solving. Tea-ching materials developed using a problem -solving approach to the exercises shown in the form of video on Edmodo. Research activities conducted in MTs Miftahul Huda Tugu-agung in the 2nd half of the school year 2012/201. This study uses research development. Based on the analysis of the results of this study concluded that : 1 In this study produces teaching materials subject circle through Edmodo valid and practical; 2 Teaching ma-terial on the subject of the circle through Edmodo has a potential effect on learning out-comes in problem solving with 79.7 % percentage interest in the high category and learn-ing outcomes in a matter of solving the problem with good categories . Keywords: Research and Development; edmodo; problem solving

  20. KAJIAN POTENSI PEMAKAMAN SEBAGAI RUANG TERBUKA HIJAU PERKOTAAN, STUDI KASUS: TPU KOTA PONTIANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustiah Wulandari

    2014-07-01

    ecologically. Cemetery is one of the urban open space that has not been effectively utilized as a green space. Characteristics cemetery in Indonesia as a public cemetery and the private cemetery have advantages and disadvantages for use as green open space. Analysis of the utilization of public cemeteries as open green space is done by comparing the variables of each indicator function of green open space, such as a social function, physical function, and aesthetic functions. The resulting conclusion is that no area of the public cemetery that optimally meets the physical function as green open space. Cemetery area which fulfills a social function of green open space is the Islamic cemetery, Christian cemetery, and Chinese cemetery. While the aesthetic function can be fulfilled by  Christian Cemetery dan Tionghoa cemetery REFERENCES Aswad. 2004. Studi Konsep Pengembangan Penataan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Pusat Kota Pangkalan Bun Kalimantan Timur. Jurnal ASPI. Vol 3 , April, 58-79 Departemen Dalam Negeri. 1988. Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 1988 tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau di Wilayah Perkotaan. Jakarta: Departemen Dalam Negeri Departemen Dalam Negeri. 2007. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan. Jakarta: Departemen Dalam Negeri Sekretariat Negara. 1987. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1987 tentang Penyediaan Dan Penggunaan Tanah Untuk Keperluan Tempat Pemakaman. Jakarta: Sekretariat Negara

  1. STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI BERBASIS SISTEM USAHATANI TERPADU DI WILAYAH PASANG SURUT (STUDI KASUS: KABUPATEN PULANG PISAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rustan Massinai

    2013-08-01

    Full Text Available Central Kalimantan province has tidal swampland with total area of about 5.5 million hectares and it is considered as potential area for agricultural development. Basically, the land can be cultivated for food crop, horticulture, estate and livestock as well as. The purpose of this research was to identify both external and internal factors of integrated farming system at tidal swampland in order to develop agro-industry and to formulate alternative strategy for integrated farming system development at tidal swamp land. The research conducted in Maliku, as sub district of Pulang Pisau, Central Kalimantan Province use field descryptive survey on May to December 2011. SWOT  method was then used to analize data. As a result, there are several strategy options for developing integrated farming: a expansion of cultivated areas, b develop agro-industry system, c, improve the quality of human resources, d provide the access for capital and market expansion, e increase farm capital. Strategic position issued by local government of Pulang Pisau in order to develop integrated farming is located at level of quadrant I or aggressive development so that strategic development that should be conducted involve “growth-oriented strategy” by using strategy of SO with involving the whole power to achieve opportunity. Keywords: Strategy, integrated farming system, tidal swamp land, agro-industry   ABSTRAK Kalimantan Tengah mempunyai luas lahan pasang surut berkisar 5,5 juta hektar merupakan lahan potensial untuk pengembangan pertanian. Pada umumnya sebagian besar lahan tersebut dapat diusahakan untuk tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dalam pengembangan sistem usahatani terpadu di lahan pasang surut untuk mendukung agroindustri dan untuk memformulasikan alternatif strategi dalam pengembangan sistem usahatani terpadu di lahan pasang surut. Penelitian ini di

  2. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI MELALUI KARYAWISATA PADA PESERTA DIDIK SMP KELAS VI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desyarini Puspita Dewi

    2014-08-01

    Full Text Available Masalah penelitian ini yaitu (1 Bagaimanakah kebutuhan pengembangan model inkuiri sosial dari guru dan peserta didik pada pembelajaran menulis puisi pada peserta didik kelas VII SMP; (2 Bagaimanakah prinsip-prinsip pengembangan model inkuiri sosial bagi peningkatan kemampuan pembelajaran menulis puisi pada peserta didik kelas VII SMP; (3 Bagaimanakah desain pengembangan model inkuiri sosial bagi peningkatan keterampilan menulis puisi pada peserta didik kelas VII SMP; dan (4 Bagaimanakah keefektifan model pembelajaran inkuiri sosial dalam pembelajaran menulis puisi pada peserta didik kelas VII SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (R and D dengan sepuluh langkah pelaksanaan mengacu pada teori Borg dan Gall (2002:571 yang dimodifikasi menjadi tujuh langkah, disesuaikan dengan kebutuhan. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan model pembelajaran inkuiri sosial efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam menulis puisi. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan  (1 guru menggunakan model pembelajaran ini untuk meningkatkan aktivitas, kreativitas, dan hasil belajar dalam kehidupan peserta didik; (2 dilakukan  penelitian lanjutan terhadap model pembelajaran ini untuk mengetahui keefektifan model The problem of this study are (1 how the needs of the social development model inquiry models of teachers and learners in the teaching of writing poetry in junior high school students of class VII, (2 how the principles of social inquiry model development for improving the learning ability of students to write a poem on SMP class, (3 how the prototype development of a model for the improvement of social inquiry skills to write poetry in junior high school students of class VII, and (4 how the effectiveness of social inquiry learning model in learning to write poetry in junior high school students of class VII. This research was developed in seven stages. Those are from needs analysis to

  3. Pengembangan Model Pembelajaran Discovery Learning dengan Data Sharing Technology pada Pokok Bahasan Energi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Utari Ayu Wardani

    2016-04-01

    Full Text Available Proses pembelajaran fisika terdiri dari dua aspek yaitu teori dan eksperimen sehingga diperlukan suatu metode yang melibatkan kedua aspek tersebut. Data Sharing bisa menjadi alternatif karena melibatkan teori dan eksperimen. Pada penelitian kali ini digunakan model pembelajaran Discovery Learning dimana model Discovery Learning pada pokok bahasan energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan instrumen pendukung dalam model pembelajaran Discovery Learning dengan Data Sharing . Pada proses pembelajaran menggunakan apparatus eksperimen yang dilengkapi panduan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode angket yang diujikan terdiri dari angket validasi ahli, angket uji pengguna, angket persepsi siswa, dan lembar pengamatan kemampuan afektif siswa.  Hasil penelitian ini menunjukkan nilai kelayakan panduan sebesar 85,74% dan 87,87% termasuk dalam kategori baik. Tingkat persepsi siswa yang masih rendah adalah aspek motivasi. Hambatan yang ditemui dalam proses pembelajaran yaitu beberapa siswa masih ramai, suka berbicara sendiri dan beberapa siswa mengalami kesulitan dalam analisis data.

  4. PENGEMBANGAN APLIKASI UNTUK MENENTUKAN DAERAH PENCEMARAN LIMBAH HOME INDUSTRY BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tedy Setiadi

    2012-05-01

    Full Text Available Pertumbuhan sentra industri yang semakin tinggi di kecamatan Sentolo serta proses pembuangan limbah yang banyak dilakukan secara sembarangan, menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan yang ada disekitar. BAPEDAL sebagai suatu lembaga yang khusus terkait hal ini ternyata belum mempunyai sistem pemetaan tentang daerah pencemaran limbah sehingga dalam penentuan daerah yang tercemar limbah belum bisa dilakukan secara optimal. Dalam penelitian ini telah dilakuan pengembangaan aplikasi untuk penentuan dan pemetaan daerah pencemaran limbah industri berbasis SIG dengan model keputusannya menggunakan metode stored Dari hasil pengujian sistem baik Black Box Test maupun Alpha Test didapat sistem yang dibuat telah siap dan mudah digunakan. Aplikasi ini dapat membuat laporan ,fungsi pencarian dan penentuan daerah sentra industri yang tercemar oleh limbah.

  5. REMEDIAL TEACHING SEBAGAI SUATU SOLUSI: Suatu Analisis Teoritis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masbur Masbur

    2012-02-01

    Full Text Available Teaching learning process is a two-sided process which occures significantly. It will run well if teachers could give positive influence to their students based on their level of competency. In general, the influence covers cognitive, affective, and psychomotoric aspects. To have an effective process of teaching, teachers should be skillful in using appropriate method, media, and evaluation as well as all the supporting elements to make the intercative process could occur in the classroom. In teaching learning process, teacher should play active roles, so does students. In the classroom, teacher often face many problems, among others, there are still students who are lack of understanding to the material taught. Related to that, teacher should do remedial to the students aiming at diagnosing the students’ problem in mastering the concept. By doing so, they would know whether the instructional tools, or method, media, and evaluation technique are not appropriate to their students. From the literature review done , it is found that teachers should do the remedial teaching to their students. Besides, in order to set an active, creative, innovative, and fun teaching learning situation, teachers should have some competencies.

  6. Sistem Otomasi Suhu Ruangan Menggunakan Sensor PIR dan LM35

    OpenAIRE

    Nainggolan, Sallye Handayani

    2017-01-01

    Kajian ini bertujuan untuk membuat suatu alat yang dirancang otomatis untuk menghidupkan dan mematikan lampu dan kipas secara otomatis dengan menggunakan sensor PIR dan LM35. Selain perangkat keras berupa rangkaian rangkaian, alat ini menggunakan bahasa program Bascom sebagai perangkat lunaknya. Objektif utama dari kajian ini adalah pembuatan suatu alat yang memiliki sistem otomatis yang dapat membantu manusia untuk menghemat pemakaian listrik . Kata Kunci : sensor PIR, LM35, Bascom. 13...

  7. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO CERITA PENDEK YANG BERMUATAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK BAGI PESERTA DIDIK PENDIDIKAN MENENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lutfah Barliana

    2015-08-01

    Full Text Available Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah (1 kecenderungan kebutuhan pengembangan media pembelajaran audio cerpen yang bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter menurut persepsi guru dan peserta didik, (2 karakteristik pengembangan media pembelajaran audio cerpen yang bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter, (3 wujud media pembelajaran audio cerpen yang bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter dan buku panduan yang dikembangkan, (4 keefektifan pengembangan media pembelajaran audio cerpen yang bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Analisis hasil penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik SMK/ SMA Kabupaten Tegal. Di dalam penelitian pengembangan ini digunakan pendekatan Research and Development (R&D dari Borg and Gall (1983:775-776 yang telah diadaptasi oleh Sukmadinata (2011:169-170. Hasil penelitian ini adalah (1 deskripsi hasil analisis kecenderungan kebutuhan pengembangan media pembelajaran audio cerpen menurut persepsi guru dan peserta didik. (2 rumusan karakteristik pengembangan media pembelajaran audio cerpen, (3 wujud pengembangan media pembelajaran audio cerpen berupa DVD yang berisi 5 buah rekaman cerpen, rekaman soal uraian dan pilihan ganda. Nilai pendidikan  karakter yang diintegrasikan ke dalam cerpen-cerpen tersebut ada 13. Keempat penguji memberikan penilaian sangat baik terhadap media audio menyimak cerpen dan buku panduan. (4 hasil uji keefektifan mengalami peningkatan sebesar 0,656. Peningkatan tersebut termasuk kategori sedang. This study is an attempt to find out the application audio media is needed by the teacher and the student, types of characteristic developing audio media in teaching listening, designed of textbook are developed in listening by using audio media, extend does the audio media of listening influence the teaching learning process. The subject of the study are the

  8. EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA SEBAGAI SARANA BELAJAR TEMATIK SD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moch. Chabib

    2017-07-01

    Full Text Available Playing by learning is a way of learning that appropriate with the characteristics of elementary school children today. Which (1 Start of critical thinking. (2 Start emerging competition between friends. (3 Having a deep curiosity. (4 Love asked and (5 Likes groups. This is supported by the results of the field observations showed that when the class is still a lot of students were busy playing and tend to be passive, when the teacher was giving a lesson. Traditional game of snakes and ladders is familiar with elementary school children. Therefore we need a through study on how to take advantage of this game help the studen learning, so it is can solve the problem of declining motivation and involvement of the student in the classroom. Bermain sambil belajar merupakan sebuah pendekatan pembelajaran yang sangat sesuai dengan karakteristik belajar anak SD saat ini, yaitu (1 mulai berpikir kritis, (2 mulai muncul persaingan antar teman, (3 mempunyai rasa ingin tahu yang mendalam, (4 suka bertanya, dan (5 suka berkelompok. Hal ini didukung dengan hasil pengamatan di lapangan yang menunjukkan bahwa ketika dikelas masih banyak siswa yang asyik bermain dan cenderung pasif, padahal guru sedang memberikan penjelasan.Permainan ular tangga merupakan permainan tradisional yang sudah akrab dengan anak SD. Oleh karena itu, diperlukan sebuah kajian yang mendalam tentang bagaimana cara memanfaatkan permainan ini dalam pembelajaran sehingga dapat mengatasi masalah tentang menurunnya motivasi dan keaktifan siswa di kelas.

  9. PENGARUH JABATAN, PENGEMBANGAN KARIER DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP PROFESIONALISME APARATUR PEMERINTAH DAERAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andhy Hendro Wijaya

    2012-05-01

    analysis provides contribution of 19.46% towards professionalism while the career development variable 26.39%, and leadership variable 31.79%. The professionalism of job implementation was deeply demanded towards all of the Local Government apparatus. The implementation of the local autonomy need some talented and skillful workforces to overcome some emerging problems and meet some new ways to create the organization of the Local Government as a public organization with the main purpose to provide some services to society. The management process of apparatus resources will be expected to be conducted optimally and will be improved continually so that it will create the professional apparatus of the Local Government to implement their jobs.   Keywords: leadership, professionalism, apparature     ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1 Apakah ada hubungan antara analisis jabatan terhadap profesionalisme pejabat Pemerintah Daerah; (2 Apakah ada hubungan antara pengembangan karier terhadap profesionalisme pejabat Pemerintah Daerah; (3 Apakah ada hubungan antara kepemimpinan terhadap profesionalisme pejabat Pemerintah Daerah; (4 Apakah ada hubungan antara analisis jabatan, pengembangan karier dan kepemimpinan secara bersama-sama terhadap profesionalisme pejabat Pemerintah Daerah sebagai tuntutan pelaksanaan otonomi daerah. Secara umum penelitian ini bertujuan memberikan gambaran secara utuh dan lengkap mengenai keberadaan kemampuan personil yang diukur berdasarkan keprofesionalannya di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik dalam menyikapi tuntutan pelaksanaan otonomi daerah. Untuk memahami secara utuh Pengaruh Analisis Jabatan, Pengembangan Karier dan Kepemimpinan terhadap Profesionalisme Pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik didekati secara (explanatory research dengan menggunakan metode kuantitatif dan secara operasional konsep penelitian ini  dinyatakan sebagai berikut: (1  Proses manajemen sumber daya aparatur identik dengan konsep manajemen

  10. Perancangan Sistem Distribusi Air Bersih Pada Kompleks Perumahan Tanjung Gading Menggunakan Metode Hardy Cross Dengan Kajian Pembanding Analisis Epanet 2.0

    OpenAIRE

    Ihwanda, Juni

    2011-01-01

    Dengan jumlah pertumbuhan penduduk dan kemajuan teknologi di bidang teknik yang sangat pesat, air menjadi hal yang pokok bagi konsumsi dan sanitasi umat manusia, untuk produksi berbagai barang industri serta untuk produksi makanan dan serat kain. Untuk dapat mengonsumsi air diperlukan pendistribusian air agar air dapat didistribusikan dari tempat dimana air diproduksi hingga sampai ke para konsumen untuk dikonsumsi. Dalam penulisan skripsi ini dirancang suatu pendistribusian air bersih pada...

  11. PEREKAYASAAN MODEL PEMBELAJARAN MEMBACA PERMULAAN DI SEKOLAH DASAR BERBASIS PENGEMBANGAN SIKAP, KETERAMPILAN, DAN PENGETAHUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Ernalis

    2017-04-01

    saat ini berdasarkan hasil uji validasi; (2 kontribusi penerapan model pembelajaran membaca permulaan berbasis pengembangan sikap, keterampilan, dan pengetahuan terhadap perkembangan keterampilan siswa dalam membaca permulaan berdasarkan hasil uji validasi; (3 kontribusi penerapan model pembelajaran membaca permulaan berbasis pengembangan sikap, keterampilan, dan pengetahuan terhadap perolehan pengetahuan siswa sekolah dasar secara tematis berdasarkan hasil uji validasi. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa sekolah dasar di Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung dan Kecamatan Ujungberung Kota Bandung. Data Penelitian akan dikumpulkan dengan menggunakan beberapa instrumen. Data hasil penelitian akan diolah dengan menggunakan teknik pengolahan data kualitatif dan teknik pengolahan data kuantitatif dengan uji statistika. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa  model pembelajaran membaca permulaan berbasis SKP dapat digunakan secara efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa. Simpulan yang kedua adalah bahwa model pembelajaran membaca permulaan berbasis SKP dapat digunakan secara efektif dalam meningkatkan sikap membaca permulaan siswa. Berdasarkan kenyataan tersebut, model yang dikembangkan dapat digunakan di sekolah sebagai salah satu alternatif model pembelajaran membaca di kelas rendah. Kata Kunci: model SKP, membaca permulaan, sikap membaca, kelas rendah

  12. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG MENUNJANG PENDIDIKAN KARAKTER SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Layin Fauziyah

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika yang menun-jang pendidikan karakter siswa kelas V sekolah dasar yang layak. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel & Semmel yang telah dimodifikasi sehingga memuat tahapan define, design, dan develop. Produk yang dikembangkan adalah perangkat pembelajaran yang terdiri dari RPP, LKS, bahan ajar/buku siswa dan tes hasil belajar. Pengembangan perangkat pembelajaran dimulai dari tahap analisis awal-akhir, analisis peserta didik, analisis materi, analisis tugas, spesifikasi tujuan pembel-ajaran, pemilihan media, pemilihan format, validasi ahli, uji coba terbatas, uji coba lapangan, dan revisi. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar validasi, lembar observasi karakter siswa, dan lembar observasi kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran untuk mengetahui keterlaksanaan RPP yang menunjang pendidikan karakter. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran yang menunjang pendidikan karakter pada materi pecahan. Hasil validasi perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak untuk digunakan dengan kategori cukup valid, praktis, dan efektif. Pembelajaran dengan menggunakan perangkat yang dikembangkan dapat membentuk karakter jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, perangkat pembelajaran matematika yang dikembangkan pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan peningkatan karakter siswa di setiap pertemuan. _________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ DEVELOPING MATHEMATIC TEACHING KITS THAT SUPPORT THE CHARACTER EDUCATION OF THE STUDENTS IN CLASS V OF ELEMENTARY SCHOOLS ABSTRACT This research aims to develop appropriate mathematic teaching kits that support

  13. PENGEMBANGAN MEDIA GAME INTERAKTIF BILINGUAL BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Getut Pramesti

    2014-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran matematika setelah dilakukan pengembangan media game interaktif bilingual berbasis pendidikan karakter pada siswa kelas XII IPS 4 SMAN I EX RSBI Karanganyar. Pengembangan media dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan penguasaan konsep materi siswa yang ditinjau dari kemampuan kognitif dan karakter siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek siswa kelas XII IPS 4 SMAN 1 EX RSBI Karangayar.  Dibuat skenario dalam setiap siklus dengan tiga kali pertemuan dengan terlebih dahulu dilakukan pengukuran terhadap kemampuan kognitif dan karakter pada masa pra-siklus. Tiap pertemuan pada masing-masing siklus dilakukan observasi terhadap penguasaan konsep yang diukur dari kemampuan kognitif siswa dan karakter siswa. Hasil penelitian tindakan kelas pada kelas XII IPS 4 SMAN 1 Karanganyar adalah sebagai berikut 1 Pembelajaran matematika pada siswa kelas X SMAN I EX RSBI Karanganyar setelah dilakukan pengembangan media game interaktif bilingual berbasis pendidikan karakter pada pembelajaran Matapelajaran matematika berjalan dengan baik dan lancar. Salah satu indikasi dari terjadinya peningkatan penguasaan konsep materi siswa yang diukur dari kemampuan kognitif siswa, rerata prestasi siswa pada pra-siklus sebesar 53,03, meningkat pada siklus 1 sebesar 82,09 dan kembali meningkat pada siklus 2 sebesar 82,94. 2 Karakter siswa yang diukur antara lain religius, jujur, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, bersahabat/ komunikatif, senang membaca, peduli sosial, peduli lingkungan, tanggung jawab. Terjadi peningkatan kriteria karakter siswa. Jika pada pra-siklus kriteria karakter siswa cukup baik maka pada siklus 1 dan 2 meningkat menjadi baik. Kata Kunci    : bilingual, game, interaktif, karakter     ABSTRACT The purpose of this study to investigate the learning of mathematics after the

  14. STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI DAN PENINGKATAN NILAI TAMBAH GAMBIR DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA SUMATERA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Afni Evalia

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objectives of this study were (1 to analyze the gambir-based-industry development potential in Lima Puluh Kota regencies and to understand the added value received by developing gambir products, (2 to compose the internal and external factors which effects the gambir agroindustry development’s strengths, weaknesses, opportunities, and threats, and (3 to devise a strategies to develop an export oriented strong gambir  processing industry. The analysis were used internal factor evaluation-external factors evaluation matrices which were used to sum up and evaluate the main strength and weakness in certain functions which can also be used as the base to identify strength and weakness conditions, SWOT analysis and quantitative strategic planning matrix. To illustrate the added value of gambir processing, the Hayami method was used. From the analysis, the increases in added values were obtained  from processing gambir into catechine and Tannin. Three kilograms of gambir can produce a 91,67% added value ratio of catechine and a 83,81% added value ratio of  Tannin. Based on the SWOT matrix, four alternative sets of strategies were derived, which are (1 reinvigorating the ATP (agrotechnopark in an effort to establish technological innovation of processing gambir into various processed products that have assured qualities and addequate ammounts, (2 creating a comfortable policy to regulate permits for domestic and foreign investors to enter, (3 raising the role of regional governments, plantation agencies, academia, financial institutions, and other related institutions in an effort to develop the agroindustry and to increase the added value in Lima Puluh Kota regencies, and (4 forming a gambir Marketing Support Organization (BPPG.Keywords: gambir, IFE and EFE matrix, hayami method, SWOT analysis, QSPM analysisABSTRAKTujuan  penelitian ini adalah (1 menganalisis potensi pengembangan berbasis gambir-industri di Kabupaten Lima Puluh Kota

  15. Penerapan Pendekatan Pakem untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Mahasiswa dalam Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Guru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dede Rohaniawati

    2016-12-01

    Full Text Available The purpose of this research is to know the application of PAKEM and the improvement of students' thinking skill in the subject of Teacher Personality Development Department PGMI Semester IV / B Faculty of Tarbiyah and Teacher Training UIN Sunan Gunung Djati Bandung in every cycle. This research uses Classroom Action Research methodology (PTK, data collection method is done by observation done to observe student and lecturer activity during learning process and test to know student's thinking skill. The tools used in the observations use observation sheets and cognitive test formats. The results showed that with PAKEM approach there was an increase in the students' thinking level. Based on the results of analysis on the application of PAKEM in Teacher Personality Development Learning in PGMI majors semester IV / B can be concluded that the activity of lecturers in the learning process expressed very well, this is evident from the results of lecturer activity has increased in each cycle; Cycle 1 percentage of lecturer activity is 82%, in cycle 2 is 91% and in cycle 3 is 100%. While the result of student activity observation in learning process stated very well also, this is proven from result of student activity at cycle 1 equal to 91%, in cycle 2 reach 100% also at cycle 3 reach 100%. As for the result of the analysis of students' thinking skill in subject of Teacher Personality Development using PAKEM approach can be concluded, almost increase at every meeting. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan PAKEM dan peningkatan keterampilan berpikir mahasiswa pada mata kuliah Pengembangan Kepribadian Guru Jurusan PGMI Semester IV/B Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung disetiap siklusnya. Penelitian ini memakai metodologi Penelitian Tindakan Kelas (PTK, metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi yang dilakukan untuk mengamati aktivitas mahasiswa dan dosen pada saat proses pembelajaran serta tes untuk

  16. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATERI PECAHAN BERBASIS TEORI BRUNER DI KELAS IV SD LABSCHOOL UNESA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lina Wijayanti

    2015-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran pada materi pecahan tema 3 berbasis teori Bruner ditinjau dari kualitas produk secara umum (kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan dan dalam peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan prestasi belajar peserta didik di kelas IV SD Labschool Unesa. Penelitian ini termasuk penelitian dan pengembangan yang menggunakan model yang dikembangkan oleh Borg & Gall. Subjek penelitian dalam uji coba terbatas berjumlah 4 siswa, sedangkan dalam uji coba lapangan berjumlah 8 siswa. Subjek uji coba produk operasional pada kelas eksperimen sebanyak 17 siswa dan kelas kontrol sebanyak 18 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar penilaian produk perangkat pembelajaran, lembar observasi guru, lembar observasi peserta didik, tes hasil belajar, angket respon guru, dan agket respon peserta didik. Analisis data menggunakan independent sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran hasil pengembangan dinyatakan valid dengan kategori sebagai berikut: silabus berkategori baik, RPP berkategori sangat baik, tes hasil belajar berkategori baik, dan media berkategori sangat baik, sehingga rerata hasil semua perangkat pembelajaran adalah berkategori baik. Penerapan perangkat pembelajaran secara umum dapat terlaksana dengan baik. Berdasarkan hasil uji coba kelas eksperimen dan kelas kontrol, terdapat perbedaan yang signifikan pada ketercapaian hasil belajar sehingga perangkat pembelajaran dikatakan efektif, sedangkan untuk kemampuan pemecahan masalah dan prestasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan perangkat pembelajaran berbasis teori Bruner hasil pengembangan mengalami peningkatan. Kata Kunci: perangkat pembelajaran, teori Bruner, kemampuan pemecahan masalah, prestasi belajar DEVELOPING TEACHING KIT BASED ON THE THEORY OF BRUNER IN GRADE FOUR STUDENTS OF SD LABSCHOOL UNESA Abstract This study aims to develop a

  17. Pengembangan Instrumen Ranah Kognitif pada Pokok Bahasan Fluida Statis SMA/MA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mukarramah Mustari

    2016-04-01

    Full Text Available This study aims to: 1 Develop Instrument Domains Cognitive at Static Fluid material in SMA / MA, 2 determine the validity of the instrument of cognitive tests on the static fluid material, 3 determine the reliability of cognitive principal static fluid discussion, 4 determine the level of difficulty of the cognitive tests on the static fluid material, 5 determine distinguishing cognitive test on static fluid material. The result products include cognitive aspects such instruments multiple choice tests and essay tests. Instrument developed on cognitive aspects in the form of multiple choice tests and a description to the extent of competence Bloom C1 to C6 on the material of Static Fluid. The Design of this study is used the development procedure Reasearch and Depelopment (R & D from Borg and Gall adopted by Sugiono ie; up to the stage seven form consisting of: the potential and problems, data collection, product design, design validation, design revisions, product trials, product revision. The data collecting is obtained from the results of expert validation instrument, the response of teachers, and product trials, and then analyzed by quantitative descriptive. The results of the analysis of the development of the instrument can be concluded that the cognitive instruments on the material of static fluid SMA / MA is excellent to be used by teachers in the assessment of competence of learners. Penelitian Pengembangan Instrumen Ranah Kognitif pada Pokok Bahasan Fluida Statis SMA/MA Ini dilakukan bertujuan;1 mengembangkan Instrumen Ranah Kognitif pada Pokok Bahasan Fluida Statis SMA/MA, 2 mengetahui validitas instrumen tes kognitif pokok bahasan fluida statis, 3 mengetahui reliabilitas kognitif pokok bahasan fluida statis, 4 mengetahui tingkat kesukaran tes kognitif pokok bahasan fluida statis, 5 mengetahui daya pembeda tes kognitif pada pokok bahasan fluida statis. Produk yang dihasilkan meliputi instrumen aspek kognitif berupa

  18. PENGEMBANGAN TUNGKU BRIKET BATUBARA SKALA RUMAH TANGGA Improvement of a Coal Briquette Stove for Household Scale

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tamrin Tamrin

    2012-05-01

    Full Text Available Improving of a coal briquette stove is required in the context of energy diversification for strengthening national energy security. The policy of kerosene conversion to LPG is a short term policy and needs other source of energy alternative.  In idealized sense, all potentials should be used for household cooking, not always depending on a particular energy source. Purpose of this research was to improve a household coal briquette stove to increase stove efficiency and ease in ceasing the ember. Design criteria of the coal briquette stove were based on heat transfer from the burning coal to the heated object, ease in ceasing the ember, and facilitating the exhausting smoke from the kitchen room. Performance test to the designed stove was conducted on analyses of temperature at the bottom of a pan versus time during the firing, heat efficiency, and the time of ceasing ember. The results showed that the cooking temperature (>180 oC was reached after 35-65 minutes. The cooking temperature lasted for 4 hours, heat efficiency of 25.5 % was about optimum, and the time of ember ceasing was 19-33 minutes. ABSTRAK Pengembangan tungku briket batubara sangat diperlukan dalam diversifikasi pemakaian energi bahan bakar agar ketahanan energi nasional  menjadi kuat.  Kebijakan pengalihan bahan bakar minyak tanah ke elpiji merupakan ke- bijakan jangka pendek dan perlu energi alternatif lainnya  Idealnya  semua potensi yang ada dapat digunakan untuk memasak, tidak harus bergantung pada energi tertentu.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan tungku briket batubara skala rumah tangga untuk meningkatkan efiseinsi dan memudahkan pematian bara api. Tungku briket batubara dibuat didasarkan pada sistem pindah panas dari bara briket ke objek yang dipanaskan, memudahkan pe- matian bara api briket batubara dan menyalurkan asap dari ruang pembakaran keluar dari ruang dapur. Pengujian dilakukan untuk mengetahui perubahan suhu dasar panci selama pembakaran

  19. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI KOGNITIF PESERTA DIDIK SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isma Ramadhani Lubis

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran kimia berbasis android dan mengetahui karakteristik, kualitas dan efektifitas dari media pembelajaran berbasis android. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan. Penilaian produk dilakukan oleh ahli media, ahli materi, pendidik kimia, peer reviewers dan uji coba peserta didik. Data penelitian dikumpulkan melalui angket penilaian media, angket motivasi dan tes, kemudian dianalisis dengan Manova. Hasil dari penelitian ini adalah: (1 media pembelajaran kimia berbasis android memiliki karakteristik, yaitu visualisasi menarik, praktis dan fleksibel serta evaluasi soal yang variatif, (2 media pembelajaran kimia berbasis android dinilai layak digunakan dalam pembelajaran, ditinjau dari aspek materi, aspek media dan hasil uji coba peserta didik, serta (3 terdapat peningkatan yang signifikan antara motivasi belajar dan prestasi kognitif peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan media pembelajaran kimia berbasis android dengan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran kimia berbasis android layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran kimia. Kata Kunci: pengembangan, media pembelajaran kimia berbasis android, motivasi, prestasi kognitif.   DEVELOPING ANDROID-BASED CHEMISTRY INSTRUCTIONAL MEDIA TO IMPROVE THE LEARNING MOTIVATION AND COGNITIVE ACHIEVEMENT OF SMA STUDENTS Abstract The aims of this study are: to develop android-based chemistry instructional media and to reveal the characteristic, the quality, and the effectiveness of android-based chemistry instructional media. This research was research and development. The product assessment was conducted by a media expert, a material expert, chemistry teachers peer reviewers and students. The data collecting technique was done by using media evaluation questionnaires, motivation questionnaire and test, then it was analysed by Manova. The results of the study show that

  20. PENGEMBANGAN DAN PENYETARAAN INSTRUMEN TES KINEMATIKA GERAK LURUS DENGAN METODE LINEAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hafid Suyuti

    2017-03-01

    Full Text Available Abstract: Implementation of asessment often takes several sets of questions. However, different tests will have a different difficulty indices even they were constructed on the same indicators. Equating or score converting in every test must be done to ensure the tests in same scale of measurement. Development of test instruments includes several steps: create multiple choice question base on students response of open ended question; consultation with experts to validation of contents, individual try out to asssess aspects of language comprehension, limited field try out to assess the feasibility of items parameter and field try out to determine the convertion coefficients. In this study, equating method used is linear equating. According to the least error of equating is suggested using scoring conversion in test B (Y to test A (X. Equation of convertion for first year highshool is: X* = 1,064 Y + 0,015, for second year is X* = 0,834 Y + 0,455, and for third year is Y* = 0,991 Y – 0,147. Key words: test instrument, kinematics, straight motion, equating   Abstrak: Pelaksanaan penilaian membutuhkan beberapa set soal yang berbeda untuk mengukur kemampuan yang sama. Soal-soal tersebut memiliki tingkat kesukaran yang berbeda dan didasarkan pada kisi-kisi yang sama. Penyetaraan skor antar soal perlu dilakukan untuk memastikan set-set soal berada dalam skala pengukuran yang sama. Pengembangan dan penyataraan instrumen tes meliputi tahapan pengembangan soal pilihan ganda yang didasarkan pada respon siswa pada soal uraian, validasi isi, uji coba perorangan aspek pemahaman bahasa, lapangan terbatas untuk menilai kelayakan soal dan uji coba lapangan untuk menentukan koefisien-koefisien penyetaraan dengan metode penyetaraan penyetaraan linear. Dengan memperhatikan nilai kesalahan baku penyetaraan yang terkecil disarankan proses konversi skor dilakukan dari skor soal kode B (Y ke skor kode A (X dengan persamaan konversi untuk kelas X adalah X* = 1,064 Y

  1. STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MINIMARKET DI KOPERASI MAHASISWA (STUDI PADA KOPERASI MAHASISWA UNIVERSITAS SEBELAS MARET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mei Saroch

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi pengembangan usaha minimarket di Kopma UNS dari segi pemasaran, manajemen barang dagangan, pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari segi pemasaran menerapkan promosi, harga khusus dan poin, papan kebutuhan, lokasi yang strategis. Strategi manajemen barang dagangan yaitu dengan pengadaan barang dagangan yang otonom pada karyawan, selektif terhadap konsinyor, standarisasi produk, mengurangi stock gudang, display berdasarkan jenis barang. Strategi pengelolaan keuangan yang diterapkan yaitu tersentral pada pusat, administrasi keuangan dengan dua sistem, pengontrolan secara rutin mingguan cash flow dan profit loss, penggajian dilakukan oleh manajer keuangan sesuai peraturan perusahan. Strategi pengelolaan sumber daya manusia yaitu dengan pembagian tugas yang jelas sesuai jobdesk, pertemuan rutin, sidak dan finger print, penjagaan keharmonisan dan semangat kerja, reward sebagai motivasi karyawan, sanksi untuk tindakan indisipliner dan pelatihan serta pengembangan untuk karyawan. Selain itu, juga terdapat kebijakan pengkarakteristikan dan pemantapan manajemen sebelasmart serta pengusahaan ekspansi sebelasmart dan menutup unit yang merugikan. Simpulan dari penelitian ini yaitu Kopma UNS masih terpusat pada UKM Mart saja dalam menerapkan strategi yang diuaraikan di atas. Untuk sebelasmart keberjalannya masih kurang optimal. Dari segi peraturan perusahaan dan SOP, SPI sudah ada di Kopma UNS. The purpose of this research is to know the business development strategy of minimarket on Student Cooperative Sebelas Maret University in terms of marketing, merchandise management, financial management and human resources. This study used a qualitative approach. Research results show that in terms of applying marketing promotions, special rates and points, the board needs, strategic location. Merchandise management

  2. Pengembangan Lembar Kerja Anak Dengan Menggunakan Pendekatan Konstruktivistik Untuk Meningkatkan Kemampuan Sains Anak Usia Dini

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hardiyanti Pratiwi

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan perangkat CTL di kelas IV sekolah dasar, mendeskripsikan hasil validasi dan hasil belajar dari implementasi perangkat pembelajaran dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang direduksi menjadi 3-D, yaitu define, design, dan develop. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliput rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP, lembar kerja siswa (LKS, dan tes hasil belajar (THB yang diujicobakan pada kelas IV B sebagai eksperimen terdiri atas 30 siswa, dan kelas IV A sebagai kelas control terdiri atas 30 siswa di SD GMIT Ende. Uji coba perangkat pada penelitian ini menggunakan pre-tes dan post tes dengan teknik analisis statistik. Instrument penelitian terdiri atas lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran, lembar aktifitas siswa, lembar angket respon siswa, dan lembar tes hasil belajar siswa serta lembar kendala-kendala. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, tes, dan angket. Analisis hasil penelitian diperoleh fakta bahwa penggunaan perangkat pembelajaran dengan pendekatan CTL dapat meningkatkan hasil belajar siswa 43,33% (pada pre-tes sementara pada post tes menjadi 100%. Hasil belajar siswa tergolong sangat baik dengan rata-rata jawaban benar 87,66 untuk tes hasil belajar. Kata kunci: Perangkat Pembelajaran, Stretegi CTL, Hasil belajar   This study aims to describe the development of CTL in the fourth grade of primary school, describe the results of the validation and implementation of the learning material through 4-D model of development which is reduced to 3-D, namely define, design, and develop. The materials covers the lesson plan (RPP, students’ worksheet (LKS, and the test results (THB taken from the fourth grade (Class IV B as the experiment consisted of 30 students, and class IV A as the control class consists of 30 students in  SD GMIT Ende. Testing device in this study uses pre-test and post-test with statistical analysis techniques. Moreover, research

  3. STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KOMODITAS PADI DALAM MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN KABUPATEN JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardito Atmaka Aji

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThe purpose of this study were to: 1 analyze the strengths, weaknesses, opportunities and threats to develop paddy commodities in an effort to improve food security; 2 analyze alternative formulation of appropriate strategies for the development of paddy in an effort to improve food security; 3 determine the strategic priorities that should be selected for paddy development in an effort to improve food security; 4 provide policy recommendations for central/local government to improve food security. SWOT analysis was used to determine the alternative strategies that can be implemented by the government. QSPM analysis was used to determine the choice of strategy in developing paddy agribusiness priorities in Jember. Descriptive method was used to describe a case study at the Department of Agriculture Jember with 35 people as samples. Motivation of farmers was the main strength of the Jember government. The main weakness that should be corrected was the weak financial condition. The main opportunities were the increase in rice demand, while the main threat was the paddy pest attack. Alternative strategies that could be undertaken by the government include: 1 Intensification of rice farming, 2 Synergy between farmers, industries and government, 3 Strengthening the local food policies that favor the farmers, 4 Revitalization of facilities and infrastructure, 5 product differentiation. The strategy which became the top priority in this study was rice farming intensification strategy.Keywords: food security, Jember, QSPM, rice, SWOTABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah 1 menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman untuk mengembangan komoditas padi dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan; 2 melakukan analisis rumusan alternatif strategi yang tepat untuk pengembangan komoditas padi dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan; 3 menentukan prioritas strategi yang seharusnya dipilih untuk pengembangan komoditas padi dalam upaya

  4. Pengembangan problem based learning dengan assessment for learning berbantuan smartphone dalam pembelajaran matematika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ridlo Yuwono

    2017-11-01

    Full Text Available [Bahasa]: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model Problem Based Learning (PBL menggunakan penilaian Assessment for Learning (AfL berbantuan smartphone, disingkat PBL-AfL-S yang valid, praktis dan efektif untuk mendukung implementasi kurikulum 2013 di SMA. Tahap-tahap pengembangan model PBL-AfL-S terdiri dari penelitian pendahuluan, pengembangan/prototiping, dan evaluasi. Kualitas model PBL-AfL-S mengacu pada kriteria kualitas menurut Nieveen (1999 yaitu valid, praktis, dan efektif. Model PBL-AfL-S diujicobakan di SMA Negeri 3 Klaten dalam dua tahap uji coba. Uji coba tahap I dilaksanakan di kelas XI-IPA 6 dan uji coba tahap II dilaksanakan di kelas XI-IPA 7. Instrumen penelitian terdiri dari: 1 Instrumen penilaian kevalidan komponen model dan perangkat pendukung pembelajaran, 2 Instrumen kepraktisan aktivitas guru dan siswa, dan 3 Instrumen keefektifan yang meliputi angket penilaian diri, lembar penilaian proyek, tes prestasi belajar, dan lembar respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL-AfL-S dan perangkat pembelajarannya telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Kata kunci: Pembelajaran; Masalah; Asesmen; Smartphone [English]: This study aims to develop a Problem Based Learning (PBL model using Assessment for Learning (AFL with smartphone, abbreviated as PBL-AfL-S as valid, practical and effective to support the implementation of the 2013 curriculum in High School. The stages of developing the PBL-AfL-S model consist of preliminary research, development or prototyping, and evaluation. The quality criteria of PBL-AfL-S refer to Nieveen (1999, i.e. valid, practical, and effective. The PBL-AfL-S model was piloted in SMA Negeri 3 Klaten in two phases. Tryout 1 was conducted in class XI-IPA 6 and tryout 2 was in class XI-IPA 7. The research instruments consist of: 1 The validity instrument of the model and its learning support tools, 2 the practicality of the teacher’s and students’ activity, and 3 The

  5. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS SETS UNTUK MENINGKATKAN SCIENTIFIC LITERACY DAN FOUNDATIONAL KNOWLEDGE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indras Kurnia Setiawati

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran IPA berbasis Science, Environment, Technology, and Society (SETS dan mengetahui (1 kelayakan produk, (2 keefektifan produk untuk meningkatkan scientific literacy, serta (3 keefektifan produk untuk meningkatkan foundational knowledge peserta didik kelas VII SMP Muhammadiyah 8 Wedi Klaten. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan 3 tahap prosedur pengembangan yaitu need assesment, development dan reasearch dengan desain nonequivalent control group. Perangkat pembelajaran IPA berbasis SETS terdiri atas silabus, RPP, Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD, dan instrumen penilaian otentik. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan produk dinyatakan sangat baik dengan rerata skor 4,59 dari rentang 0-5. Semua peserta didik di kelas eksperimen mengalami peningkatan nilai scientific literacy dan foundational knowledge dengan kategori peningkatan tinggi, sedang, dan rendah. Implementasi produk berpengaruh positif terhadap kemampuan scientific literacy dan foundational knowledge yang menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol dengan kemampuan awal yang sama. Dengan demikian, perangkat pembelajaran IPA berbasis SETS terbukti efektif untuk meningkatkan scientific literacy dan foundational knowledge peserta didik kelas VII SMP Muhammadiyah 8 Wedi Klaten. Kata kunci: perangkat pembelajaran IPA, SETS, scientific literacy, foundational knowledge   DEVELOPING A SETS-BASED SCIENCE TEACHING KIT TO IMPROVE SCIENTIFIC LITERACY AND FOUNDATIONAL KNOWLEDGE Abstract This study aims to produce products such as a Science, Environment, Tecnology, and Society-based science teaching kit and to determine (1 the feasibility of the product, (2 the effectiveness of the product to improve scientific literacy, and (3 the effectiveness of the product to improve foundational knowledge for 7th grade students in SMP Muhammadiyah 8 Wedi Klaten.. This study is a

  6. PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KEBUTUHAN PERKEMBANGAN UNTUK PENYUSUNAN KURIKULUM DAN EVALUASI PROGRAM BK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gendon Barus

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan instrumen asesmen kebutuhan peserta didik, disebut Invantori Kebutuhan Perkembangan Murid (IKPM. Penelitian mengikuti model Plomp (1999 dengan lima fase. Reliabilitas instrumen diestimasi dengan teknik Alpha Cronbach, validitas isi diperiksa oleh pakar dan telaah praktisi melalui FGD. Validitas empirik dan kecocokan model pengukuran dibuktikan dengan analisis faktor konfirmatori (CFA dengan program Lisrel 8.30. Telaah praktisi melibatkan 60 orang guru kelas V dan VI SD dalam dua tahap FGD, sedangkan uji coba empirik dan implementasi melibatkan murid kelas V dan VI. Hasil penelitian pengembang-an ini adalah: 1 IKPM dapat digunakan untuk menghimpun data kebutuhan perkembangan sebagai dasar penyusunan kurikulum bimbingan dan melaksanakan evaluasi program, bimbingan dan alat ukur evaluasi program bimbingan klasikal di sekolah dasar dan 2 teridentifikasi butir-butir kebutuhan per-kembangan murid yang intens dan sangat intens untuk dipenuhi melalui layanan bimbingan klasikal. Kata kunci: instrumen asesmen kebutuhan, kurikulum bimbingan, instrument evaluasi program BK ______________________________________________________________ DEVELOPMENT OF DEVELOPMENTAL NEEDS ASSESSMENT INSTRUMENT FOR CURRICULUM ARRANGEMENT AND EVALUATION OF BK PROGRAM Abstract The goal of this research is to produce a developmental needs assessment instrument, called Student’s Developmental Needs Inventory, which can be use to reveal the needs of students in elementary school. The research method follows the model of Research and Development (R & D by Plomp (1999 with five phases. The instrument which is developed in this study guidance and counseling (Bimbingan Konseling, BK in elementary school. Instrument reliability is estimated using by Alpha Cronbach technique, it content validity is checked by experts judgment and practitioner’s assessment with FGD technique. Furthermore, empirical validity and the goodness of fit

  7. PENGEMBANGAN DATA WAREHOUSE CALL CENTER DENGAN METODOLOGI KIMBALL NINE-STEP PADA BINA SARANA INFORMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ADJAT SUDRADJAT

    2016-03-01

    Full Text Available ABSTRACT - As an educational institution, Bina Sarana Informatika of course requires summary of information which is comprehensive and sustainable as a support to management in doing evaluation, planning and decision-making in the field of academic services. But the information system from operational data processing today can’t meet the needs, because it’s only able to produce detailed reports periodically. The research studies the development of a data warehouse for Call Center on The Division of Public Information of Bina Sarana Informatika in order to explore the strategic information contained in the operational database and present them in the form of summary information which is useful as input in improving the quality of academic services. By using a nine steps kimball approach, the research produce a data warehouse which is equipped with a web-based presentation application that can be easily accessed by all stakeholders of Bina Sarana Informatika. The development of data warehouse has been able to extract operational data into strategic information summaries that are useful to Bina Sarana Informatika management as supporting in doing evaluation, planning and decision-making in the field of academic services. Keywords : Nine Steps Kimball, Call Center, Data Warehouse, Decision Support. ABSTRAKSI - Sebagai sebuah institusi pendidikan, Bina Sarana Informatika tentu membutuhkan ringkasan informasi yang komprehensif dan berkesinambungan sebagai penunjang bagi manajemen dalam melakukan evaluasi, perencanaan dan pengambilan keputusan di bidang pelayanan akademik. Namun sistem informasi yang berasal dari pengolahan data operasional saat ini tidak dapat memenuhi kebutuhan tersebut, karena hanya mampu menghasilkan laporan–laporan yang bersifat detail dan periodik. Penelitian ini mengkaji pengembangan data warehouse Call Center pada Divisi Informasi Publik Bina Sarana Informatika untuk menggali informasi strategis yang terdapat pada

  8. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR POLA DASAR BUSANA WANITA PADA PROGRAM STUDI D3 TATA BUSANA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idah Hadijah

    2014-05-01

    Full Text Available Teaching Materials Development of the Basic Pattern of Women's Clothing on Clothing Design Program. The purpose of this development is to pro­­duce teaching materials of archetypal body of woman fashion, whichis equipped with a Power Po­int in order to assist faculty and students on conducting learning ac­ti­vi­ty. The research development me­thod used was adapted from the instructional de­sign model of Dick and Carey. The results of the study in the form of assess­ment/feedback showed that the mean score reached 86.00%, which meant that the teaching materials categorized as well qualify­ed/ decent, the media has a very good Power Point as it re­ached 91.00%, the lecturers gui­de reached 92.00% and catehorized as ex­cell­ent/ve­ry decent, and the students guide achieved 83.00% and categorized as good/de­cent. Thus, the teaching material is feasible to be used as the instructional materials for learning on Clothing Design Program.   Tujuan pengembangan ini un­­­tuk menghasilkan produk bahan ajar po­­la dasar ba­dan busana wanita dilengkapi de­ngan Power Point, sehingga dapat membantu dosen dan mahasiswa dalam me­lak­sa­na­kan pembelajaran. Metode penelitian pengembangan yang digunakan diadaptasi dari ran­­­cangan pembelajaran model Dick dan Carey. Hasil pe­nelitian berupa penilaian/tanggapan menunjukan rerata skor bah­­wa bahan ajar mencapai 86,00% termasuk ke da­lam kualifikasi baik/layak, media Po­­wer Point termasuk sangat baik karena men­capai 91,00%, pan­­duan dosen mencapai 92,00% termasuk ke dalam kualifikasi sangat ba­ik/sa­­­­ngat layak, dan panduan ma­ha­siswa mencapai 83,00% termasuk kua­lifikasi ba­ik/la­yak, dengan demikian bahan ajar ter­­sebut layak digunakan untuk pem­­b­e­lajaran pada Program Studi D3Tata Busana.