WorldWideScience

Sample records for sebagai zat warna

  1. Limbah Serutan Kayu Matoa (Pometia Pinnata) Sebagai Zat Warna Alam Pada Kain Batik Serat Selulosa

    OpenAIRE

    Haerudin, Agus; Farida, Farida Farida

    2017-01-01

    Potensi limbah sumber daya alam di Indonesia hususnya limbah kayu-kayuan sangat melimpah yang selama ini belum dimanfaatkan dan belum miliki nilai jual yang sangat tinggi, salah satunya serutan kayu matoa. Pada penelitian ini mencoba melakukan ekperimen limbah serutan kayu matoa dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku zat warna alam yang akan diaplikasikan pada kain batik serat selulosa.Tujuan dari penelitian ini ingin melihat arah warna yang dihasilkan dari ekstraksi limbah serutan kayu mato...

  2. LIMBAH SERUTAN KAYU MATOA (Pometia pinnata SEBAGAI ZAT WARNA ALAM PADA KAIN BATIK SERAT SELULOSA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Haerudin

    2017-06-01

    Full Text Available Potensi limbah sumber daya alam di Indonesia hususnya limbah kayu-kayuan sangat melimpah yang selama ini belum dimanfaatkan dan belum miliki nilai jual yang sangat tinggi, salah satunya serutan kayu matoa. Pada penelitian ini mencoba melakukan ekperimen limbah serutan kayu matoa dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku zat warna alam yang akan diaplikasikan pada kain batik serat selulosa.Tujuan dari  penelitian ini ingin melihat arah warna yang dihasilkan dari ekstraksi limbah serutan kayu matoa dengan melakukan beberapa perlakuan variasi suhu ekstrkasi 75°C dan 100°C dengan pelarut air, dalam suasana larutan celup pH asam 4 dan pH basa 10, serta perlakuan mordan akhir tawas 70 g/l dan tunjung 30 g/l, dari hasil ekperiment dilakukan uji beda warna (L, a, b dan uji ketahanan luntur warna pada pencucian.            Hasil uji beda warna (L,a,b pencelupan kayu matoa pada kain katun menghasilkan beda warna dengan kain standar uji dimana secara visualisasi dengan perlakuan suasana celup pH asam dengan mordan akhir tawas menghasilkan arah warna coklat sedang, dan dengan perlakuan mordan akhir tunjung menghasilkan arah warna coklat tua. Pada perlakuan suasana larutan celup pH basa dengan perlakuan mordan akhir tawas menghasilkan arah warna coklat muda serta dengan perlakuan mordan akhir tunjung mendapatkan arah warna coklat sedang. Dari hasil uji ketahanan luntur warna pada pencucian secara umum nilai yang diperoleh 4-5 dalam kategori baik.  

  3. PEMANFAATAN ZAT WARNA ALAM DARI LIMBAH PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DAN KAKAO SEBAGAI BAHAN PEWARNA KAIN BATIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titiek Pujilestari

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRAKPenelitian pemanfaatan limbah perkebunan kelapa sawit dan kakao sebagai bahan pewarna pada batik bertujuan untuk menggali sumber daya alam limbah perkebunan yang belum dimanfaatkan dan mencoba bahan baku baru untuk pewarna batik. Limbah perkebunan cangkang kelapa sawit dan kulit buah kakao merupakan sisa hasil proses pengolahan yang tidak termasuk dalam produk utama yang dianggap berpotensi menjadi beban pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Kegiatan ini dibatasi pada pengambilan zat warna dari cangkang kelapa sawit dan kulit buah kakao dengan memakai pelarut air dan pelarut organik. Zat warna alam yang diperoleh digunakan sebagai pewarna pembatikan pada kain katun dan sutera. Fiksasi dilakukan dengan tiga jenis fiksator yaitu tawas, kapur dan tunjung. Pewarnaan dilakukan pada kain katun dan sutera dengan sistem celupan dingin sebanyak enam kali. Pengujian dilakukan terhadap ketahanan luntur warna akibat pencucian dan gosokan, arah dan beda warna. Hasil pengujian ketahanan luntur warna terhadap pencucian dan gosokan rata-rata menunjukan hasil cukup sampai baik sekali (3-5. Nilai kelunturan warna terhadap pencucian pada kain katun dengan pewarna cangkang kelapa sawit lebih baik daripada kulit buah kakao. Arah warna cangkang kelapa sawit menunjukkan warna coklat muda sampai coklat tua, sedang kulit buah kakao memberikan arah warna abu-abu sampai coklat tua. Pembacaan uji beda warna diperoleh rata-rata warna berada pada daerah antara kuning ke merah. Kata Kunci: cangkang kelapa sawit, kulit buah kakao, warna alam, batik  ABSTRACTUtilization of plantation waste as batik dyes research aims to explore the plantation waste potential asraw materials for batik dyeing. Plantation waste of palmkernel shell and cocoa fruit peel are side products of the main process thatbecome environmental pollution if not managed properly. This activity is restricted to making dyes from palmkernel shells and cocoa fruit peel by using water

  4. PEMANFAATAN KULIT KAYU ANGSANA (Pterocarpus indicus SEBAGAI SUMBER ZAT WARNA ALAM PADA PEWARNAAN KAIN BATIK SUTERA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Wiji Lestari

    2017-06-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian pemanfaatan kulit kayu angsana (Pterocarpus indicus sebagai sumber zat warna alam untuk pewarnaan kain batik sutera. Ekstraksi ZWA dilakukan dengan pelarut air dengan variasi suhu ekstraksi 75 °C dan 100 °C. Pewarnaan zat warna alam kemudian diaplikasikan pada kain batik sutera pada kondisi pencelupan asam (pH 4 dan basa (pH 10. Mordan awal yang digunakan adalah tawas dan jirak. Diakhir pewarnaan alam dilakukan fiksasi dengan menggunakan tawas dan tunjung. Berdasar hasil penelitian, kulit kayu angsana terbukti dapat digunakan sebagai sumber zat warna alam untuk batik sutera. Ketuaan warna paling tinggi diperoleh pada pewarnaan batik sutera dengan menggunakan mordan jirek pada suhu ekstraksi 100 °C dalam kondisi pencelupan basa dengan fiksator tunjung. Arah warna yang dihasilkan adalah coklat tua pada suasana pencelupan asam dengan fiksasi tunjung, coklat kemerahan pada suasana  pencelupan asam fiksasi tawas, coklat kemerahan pada suasana  pencelupan basa fiksasi tawas dan coklat tanah pada suasana  pencelupan basa dengan fiksasi tunjung. Hasil uji ketahanan luntur warna terhadap pencucian dari sampel pewarnaan menunjukkan kualitas baik yaitu pada skala 4-5 (Baik. Study on utilizationof angsana (Pterocarpus indicus as natural dye for silk batik has been conducted. The study was aimed to determine the quality of the natural dyeing of the bark of angsana by use jirak (Symplocos fasciculata Zoll. and alum as the natural mordant. Extraction of natural dye was carried out using water by varying the extraction temperature of 75 and 100 °C. The coloration was applied to silk batik at both acid (pH 4 and basic (pH 6 impregnations. The mordant employed  were alum and jirak. The last stage was fixation using alum and ferrosulfate. Based on the results, angsana was proved to be used as a source of natural dyes for silk batik. The highest color intensity was obtained by using angsana bark extract and jirak as mordant at

  5. Pengaruh Konsentrasi Tawas terhadap Ketuaan dan Ketahanan Luntur Warna pada Pencelupan Kain Sutera dengan Zat Warna Gambir

    OpenAIRE

    Dwi Suheryanto; Tri Haryanto

    2016-01-01

    Zar warna gambir diperoleh dari hasil ekstrak tanaman gambir yang merupakan saah satu tanaman komoditi ekspor unggulan Sumatera Barat yang memberikan devisa cukup besar dengan prospek pengembangan yang cukup baik. Zat warna gambir adalah zat wama alam jenis mordan-dye dan  tidak tahan terhadap garam yang dipakai dalam pencucian. Ketahanan luntur warna terhadap pencucian memegang peranan penting dan sebagai penentu kualitas produk batik. Untuk meningkatkan kualitas hasil celupan zat warna gamb...

  6. Pengaruh Konsentrasi Tawas Terhadap Ketuaan Dan Ketahanan Luntur Warna Pada Pencelupan Kain Sutera Dengan Zat Warna Gambir

    OpenAIRE

    Suheryanto, Dwi; Haryanto, Tri

    2008-01-01

    Zar warna gambir diperoleh dari hasil ekstrak tanaman gambir yang merupakan saah satu tanaman komoditi ekspor unggulan Sumatera Barat yang memberikan devisa cukup besar dengan prospek pengembangan yang cukup baik. Zat warna gambir adalah zat wama alam jenis mordan-dye dan tidak tahan terhadap garam yang dipakai dalam pencucian. Ketahanan luntur warna terhadap pencucian memegang peranan penting dan sebagai penentu kualitas produk batik. Untuk meningkatkan kualitas hasil celupan zat warna gamb...

  7. PENGGUNAAN KARBON AKTIF DARI AMPAS TEBU SEBAGAI ADSORBEN ZAT WARNA PROCION MERAH DARI INDUSTRI SONGKET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Melyza Fitri Permanda Sari

    2017-04-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian penggunaan karbon aktif dari ampas tebu untuk menyerap zat warna procion merah dari industri songket. Pembuatan karbon aktif dilakukan dengan proses karbonisasi pada temperatur 4500C selama 2 jam, karbon aktif yang dihasilkan dilakukan karakterisasi FTIR untuk mengetahui gugus fungsinya serta karakterisasi BET untuk mengetahui luas permukan. Kondisi optimum adsorpsi karbon aktif dari ampas tebu terhadap procion merah dilakukan dengan beberapa variabel, meliputi waktu kontak, berat karbon aktif, dan pH. Hasil karakterisasi FTIR pada karbon aktif dari ampas tebu memiliki gugus fungsi -CO- dan –OH, sedangkan karakterisasi BET karbon aktif dari ampas tebu sebesar 29,2 m2/g. Kondisi optimum adsorpsi karbon aktif dari ampas tebu diperoleh waktu kontak 90 menit dengan berat karbon aktif 0,1 g dan pH optimum 5. Karbon aktif dari ampas tebu mengikuti isotherm Langmuir, efektifitas penyerapan zat warna procion merah dari limbah cair industri songket oleh karbon aktif dari ampas tebu dalam kondisi optimum, sebesar 76,3%.

  8. SINTESIS KOMPOSIT KITOSAN-SILIKA DAN APLIKASINYA SEBAGAI ADSORBEN ZAT WARNA TEKTIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Warlan Sugiyo

    2011-02-01

    Full Text Available Sintesis kitosan-silika dilakukan terhadap kitosan penambahan silika dengan mengkarakteristik komposit yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan silika pada larutan kitosan terhadap permeabilitas dan daya adsorpsinya terhadap zat warna tekstil Direct Blue 86. Pembuatan komposit menggunakan dua macam cara, yang pertama menggunakan media kertas saring dan yang kedua tanpa menggunakan kertas saring. Pembuatan komposit dengan menggunakan kertas saring memakai proses perendaman. Pembuatan komposit tanpa menggunakan kertas saring dilakukan dengan metode pencetakan membran. Membran komposit yang dihasilkan dikarakteristik dengan menggunakan foto SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan silika pada larutan kitosan membuat komposit menjadi porogen sehingga fluks permeat dan permeabilitas air menjadi tinggi. Permeabilitas komposit secara keseluruhan dipengaruhi bagaimana pori-pori komposisi tersusun. Komposit yang terbuat dari kertas saring mempunyai daya adsorpsi yang lebih baik dibandingkan dengan komposit yang tanpa kertas saring.

  9. Pengaruh Konsentrasi Tawas terhadap Ketuaan dan Ketahanan Luntur Warna pada Pencelupan Kain Sutera dengan Zat Warna Gambir

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Suheryanto

    2016-04-01

    Full Text Available Zar warna gambir diperoleh dari hasil ekstrak tanaman gambir yang merupakan saah satu tanaman komoditi ekspor unggulan Sumatera Barat yang memberikan devisa cukup besar dengan prospek pengembangan yang cukup baik. Zat warna gambir adalah zat wama alam jenis mordan-dye dan  tidak tahan terhadap garam yang dipakai dalam pencucian. Ketahanan luntur warna terhadap pencucian memegang peranan penting dan sebagai penentu kualitas produk batik. Untuk meningkatkan kualitas hasil celupan zat warna gambir pada kain sutera, maka perlu dilakukan penelitian penggunaan tawas sebagai zat fiksator pada proses pencelupan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan tawas terhadap ketuaan dan ketahanan luntur warna pencelupan kain sutera dengan zat warna gambir. Konsentrasi tawas yang digunakan adalah 30 gram/I, 50 gram/I dan 70 gram/I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ada pengaruh yang nyata pada penggunaan tawas 30 gram/I, 50 gram/I dan 70 gram/I terhadap ketuaan warna kain sutera yang dicelup dengan zat warna gambir menghasilkan ketuaan warna yang berbeda dengan kain sutera yang tidak difiksasi. Tidak ada pengaruh yang nyata pada penggunaan konsentrasi tawas 30 gram/I, 50 gram/I dan 70 gram/l terhadap ketahanan luntur warna ditinjau dari perubahan warna pada kain sutera yang dicelup dengan zat warna gambir. Kain sutera yang difiksasi dengan tawas 70 gram/l menghasilkan warna yang lebih tua bila dibandingkan dengan kain sutera yang difiksasi dengan tawas 30 gram/l dan 50 gram/l.Kata kunci : fiksator, konsentrasi tawas, ketuaan warna, ketahanan luntur warna, zat warna gambir.

  10. Penggunaan Zat Warna Alam untuk Kulit Non Konvensional

    OpenAIRE

    Kasmudjiastuti, Emiliana

    2006-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan zat warna alam pada kulit non konvensional dengan mordan yang ramah lingkungan. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi : bahan baku berupa kulit biawak, kulit ular kobra, dan kulit ikan kakap awet kering, bahan pewarna dari ekstrak larutan kayu secang, tegeran, nangka, mahoni dan tingi, bahan penyamak krom dan syntan, alum sebagai mordan serta bahan pembantu untuk penyamakan. Tahapan penelitian meliputi persiapan ekstrak larutan zat w...

  11. Peningkatan Kesejahteraan Perajin Batik Tulis Melalui Penerapan Teknologi Pemungutan Zat Warna Alam

    OpenAIRE

    Prima Astuti Handayani; Catur Rini Widyastuti; Adhi Setiawan

    2013-01-01

    Seiring kemajuan teknologi zat warna alam tergeser oleh keberadaan zat warna sintetis. Penggunaan zat warna alam masih tetap dijaga keberadaannya khususnya pada pembatikan. Kain batik yang menggunakan zat warna alam memiliki nilai jual yang tinggi karena memiliki nilai seni dan warna khas, tidak bersifat karsiogenik, ramah lingkungan serta berkesan etnik dan eksklusif. Zat warna alam coklat untuk pewarnaan batik dapat diperoleh dari kulit soga tingi melalui proses ekstraksi dengan pelarut eta...

  12. STUDI PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI ZAT FIKSASI TERHADAP KUALITAS WARNA KAIN BATIK DENGAN PEWARNA ALAM LIMBAH KULIT BUAH RAMBUTAN (Nephelium Lappaceum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizka Amalia

    2016-12-01

    Full Text Available Pewarnaan kain batik dapat dilakukan dengan menggunakan zat warna alami dan zat warna sintetis. Keunggulan zat warna alam antara lain lebih murah, ramah lingkungan, dan menghasilkan warna yang khas. Salah satu zat warna alam yang berasal dari limbah yang dapat dimanfaatkan adalah limbah kulit buah rambutan. Kelemahan dari penggunaan pewarna alam yaitu ketahanan luntur warna dan intesitas (ketuaan warna yang relatif kurang baik. Penggunaan zat fiksasi adalah salah alternatif untuk memecahkan masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penggunaan konsentrasi dan jenis zat fiksasi kapur, tawas dan tunjung pada proses fiksasi terhadap daya tahan luntur dan penodaan warna kain batik katun yang dicelup dengan zwa ekstrak kulit buah rambutan. Bahan yang digunakan adalah kain batik katun yang dicelup dengan ekstrak zwa kulit buah rambutan, kemudian dilanjutkan pengerjaan fiksasi pada larutan kapur dengan variasi konsentrasi 5 g/l, 25 g/l dan 45 g/l pada setiap zat fiksasi sebagai variabel bebas dan variabel terikat yaitu ketahanan luntur dan penodaan warna terhadap pencucian. Hasil uji ketahanan luntur dan penodaan warna menunjukkan bahwa penggunaan zat fiksasi tawas didapatkan nilai ketahanan luntur yang lebih baik dibandingkan dengan zat fiksasi kapur dan tunjung sedangkan pada konsentrasi zat fiksasi yang berbeda menunjukkan bahwa pada penggunaan konsentrasi bahan fiksasi yang lebih tinggi (25% dan 45%, nilai greyscale dan stainingscale akan semakin baik.Kata kunci : rambutan, pewarna alam, kain, fiksasi

  13. Identifikasi Zat Warna Rhodamine B Pada Lipstik Berwarna Merah

    OpenAIRE

    A.H., Mukaromah; E.T., Maharani

    2008-01-01

    Telah dilakukan penelitian tentang identifikasi zat warna Rhodamine B pada lipsttk. Populasi Penelitian adalah sediaan lipstik yang berwarna merah dengan harga kurang atau sama dengan Rp 5000,00 (12 merk) dan sediaan lipstik yang berwarna merah dengan harga lebih Rp 5000,00 (13 merk) yang dijual di Pasar Johar Semarang. Masing-masing sediaan lipstik diambil 40 % dari total populasi secara acak. Metode yang digunakan untuk mangidentifikasi zat warna Rhodamine B adalah metode kromatograf...

  14. Peningkatan Kesejahteraan Perajin Batik Tulis Melalui Penerapan Teknologi Pemungutan Zat Warna Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Astuti Handayani

    2013-02-01

    Full Text Available Seiring kemajuan teknologi zat warna alam tergeser oleh keberadaan zat warna sintetis. Penggunaan zat warna alam masih tetap dijaga keberadaannya khususnya pada pembatikan. Kain batik yang menggunakan zat warna alam memiliki nilai jual yang tinggi karena memiliki nilai seni dan warna khas, tidak bersifat karsiogenik, ramah lingkungan serta berkesan etnik dan eksklusif. Zat warna alam coklat untuk pewarnaan batik dapat diperoleh dari kulit soga tingi melalui proses ekstraksi dengan pelarut etanol. Tujuan spesifik dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah perajin batik Desa Pandan Kabupaten Rembang mampu membuat zat warna batik dari alam, untuk memenuhi kebutuhan dirinya sendiri, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Metode yang dilakukan meliputi metode ceramah mengenai pembuatan zat warna; metode praktek tentang proses pembuatan zat warna dari kulit soga tingi; metode tanya jawab untuk mengetahui sejauh mana peserta mampu menerima atau terlibat dalam kegiatan, dan evaluasi untuk memperoleh gambaran penafsiran dan analisis untuk memperoleh simpulan dari semua kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilaksanakan.

  15. Penelitian Nilai Beban Pencemaran Pada Beberapa Ekstrak Zat Warna Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kun Lestari

    2016-04-01

    Full Text Available Zat Pewarna Alam (ZWA akan direkomendasikan sebagai pewarna yang ramah baik bagi lingkungan maupun kesehatan, disebabkan karena kandungan komponen alaminya mempunyai nilai beban pencemaran yang rendah, mudah terdegradasi secara biologis dan tidak beracun. Pernyataan tersebut perlu diyakinkan kebenarannya. Telah dilakukan pengujian terhadap ekstrak pekat (0,75-1,00° Be dari 13 jenis sumber ZWA dari beberapa daerah di Indonesia yaitu: bakau, secang. sonokeling. bayam, markisa. bengkirai, nangka, pinus, kruing, kara benguk, tingi, tegeran dan mengkudu. Bahan pencemaran dinyatakan terhadap nilai BOD5, COD dan kandungan Fe (besi dalam ekstrak pekat yang telah tersimpan selama ±12 bulan. Dari hasil pengujian terlihat bahwa kadar BOD5 dan COD dari 13 jenis ekstrak ZWA mempunyai nilai 1700 mg/l. Tujuh jenis ekstrak ZWA yaitu ekstrak dari kayu nangka, kayu pinus. kayu kruing, kulit kara benguk, kulit kayu tingi, kayu tegeran dan akar mengkudu mempunyai nilai BOD5 dan COD 1000 mg/l, sedangkan ekstrak kulit batang bakau, kayu secang, kayu sonokeling, kayu buyam, kulit buah markisa dan kayu bengkirai mempunyai nilai BOD5 dan COD antara 1100 - 1700 mg/I. Dibandingkan dengan beban pencemaran yang diakibatkan oleh limbah cair pada pencelupan batik menggunakan zat warna sintetis (ZWS seperti Indigosol yang mempunyai nilai BOD5 = 3.053 mg/I, COD = 10.230 mg/I, dan Naphtol yang mempunyai nilai BOD5 = 5.411 mg/I, COD= 19.921 mg/I maka beban pencemaran ekstrak pekat ZWA masih jauh lebih kecil. Melihat perbandingan COD/BOD5 (=1,3-1,6, beban pencemaran ekstrak pekat ZWA dapat dikelompokkan ke dalam golongan air limbah rumah tangga (COD/BOD5 (2.Zat Pewarna Alam (ZWA akan direkomendasikan sebagai pewarna yang ramah baik bagi lingkungan maupun kesehatan, disebabkan karena kandungan komponen alaminya mempunyai nilai beban pencemaran yang rendah, mudah terdegradasi secara biologis dan tidak beracun. Pernyataan tersebut perlu diyakinkan kebenarannya. Telah dilakukan

  16. Studi Pengaruh Jenis Dan Konsentrasi Zat Fiksasi Terhadap Kualitas Warna Kain Batik Dengan Pewarna Alam Limbah Kulit Buah Rambutan (Nephelium Lappaceum)

    OpenAIRE

    Amalia, Rizka; Akhtamimi, Iqbal

    2016-01-01

    Pewarnaan kain batik dapat dilakukan dengan menggunakan zat warna alami dan zat warna sintetis. Keunggulan zat warna alam antara lain lebih murah, ramah lingkungan, dan menghasilkan warna yang khas. Salah satu zat warna alam yang berasal dari limbah yang dapat dimanfaatkan adalah limbah kulit buah rambutan. Kelemahan dari penggunaan pewarna alam yaitu ketahanan luntur warna dan intesitas (ketuaan) warna yang relatif kurang baik. Penggunaan zat fiksasi adalah salah alternatif untuk memecahkan ...

  17. Ekstraksi dan Uji Stabilitas Zat Warna Alami dari Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L dan Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusraini Dian Inayati Siregar

    2017-03-01

    Full Text Available Ekstraksi dan Uji Stabilitas Zat Warna Alami dari Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L dan Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L telah dilakukan. Penelitian bertujuan untuk mengekstraksi bunga kembang sepatu dan bunga rosella dengan mencari temperatur dan konsentrasi yang optimum untuk mendapatkan pigmen dari bunga kembang sepatu dan bunga rosella dengan pelarut air dan etanol, selain itu dilakukan juga uji stabilitas zat warna. Analisa kadar zat warna dilakukan dengan metode spektrofotometri. Hasil ekstrasi optimum menggunakan metode maserasi dengan pelarut air  adalah pada temperatur 90°C dan dengan pelarut etanol pada konsentrasi 96 %.Uji stabilitas warna memberikan hasil sebagai berikut: a Kondisi penyimpanan, sinar matahari dan sinar lampu dapat mempengaruhi stabilitas zat warna ekstrak Hibiscus rosa-sinensis L dan Hibiscus sabdariffa L dengan meningkatnya nilai absorbansi pada kedua ekstrak. b Penambahan oksidator, H2O2 dapat mempengaruhi stabilitas zat warna ekstrak Hibiscus rosa-sinensis L dan Hibiscus sabdariffa L dengan perubahan dari ekstrak berwarna menjadi ekstrak tidak berwarna karena menghasilkan turunan asam benzoat. c Nilai pH yang semakin meningkat, dari pH 4 ke pH 5, mempengaruhi stabilitas zat warna ekstrak Hibiscus rosa-sinensis L dan Hibiscus sabdariffa L dengan perubahan ekstrak berwarna menjadi tidak berwarna karena terbentuknya basa kuinodal.   Kata Kunci: Ekstraksi, Hibiscus rosa-sinensis L, Hibiscus sabdariffa L, Spektrofotometri UV-Vis

  18. Teknik Pewarnaan Agel dengan Zat Warna Alam dari Daun Jati

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eustasia Sri Murwati

    2011-04-01

    Full Text Available ABSTRAKAgel (Corypha gebanga BL merupakan jenis tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia dan telah dimanfaatkan oleh para perajin untuk dibuat menjadi berbagai jenis barang kerajinan bernilai ekonomis. Namun proses pewarnaan yang sering digunakan selama ini adalah pewarnaan menggunakan zat warna sintetis yang kurang ramah lingkungan. Hal ini terjadi karena masih banyak kendala dalam pewarnaan alam, salah satunya adalah warna yang didapatkan menjadi kusam. Untuk itu diperlukan penelitian teknik pewarnaan yang tepat untuk memperoleh hasil yang optimal. Daun jati dipilih menjadi bahan dasar zat warna alam karena jumlah yang melimpah di Indonesia, regenerasi yang cukup cepat dibandingkan bahan pewarna alam dari kayu, dan termasuk jenis zat warna yang memiliki afinitas besar terhadap serat selulose. Penelitian ini bertujuan memperoleh suhu, lama perendaman, dan proses mordan yang tepat untuk pewarnaan agel dengan zat warna alam dari daun jati. Metoda eksperimental dengan tahapan; penelitian bahan baku, uji kekuatan tarik sebelum dan sesudah diwarna, diproses mordan, diwarna dengan variasi suhu (60°C, 80°C, 100°C dan waktu pencelupan 30 menit, pengujian (ketahanan luntur warna terhadap cuci, gosok, dan sinar matahari, dan ketuaan warna. Hasil pengujian ketuaan warna pada suhu 100°C didapatkan warna paling tua (penyerapan optimal dengan %T (Transmitansi terkecil, suhu 80°C %T lebih tinggi dari pada suhu 100°C, dan pada suhu 60° C %T memiliki nilai tertinggi dengan warna kurang tua. Hasil pengujian ketahanan luntur warna terhadap cuci,gosok, dan sinar matahari baik. Sesudah pewarnaan tidak menurunkan kekuatan tarik.Kata kunci: agel, daun jati, ketuaan warna, suhu,warna alamABSTRACTAgel (Corypha gebanga BL grow widely in Indonesia and has been used by craftmen as material for various kinds of valuable handicrafts. However the coloring process of agel still use the staining with synthetic dyes that are less environmentally friendly. It is caused by

  19. Pengaruh Ekstraksi Zat Warna Alam dan Fiksasi Terhadap Ketahanan Luntur Warna pada Kain Batik Katun

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titiek Pujilestari

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAKKain katun merupakan jenis kain yang terbuat dari serat kapas, mempunyai sifat mudah menyerap  bahan alami maupun kimia dan banyak digunakan untuk bahan media batik. Telah dilakukan penelitian ekstraksi pada lima jenis zat warna alam dengan menggunakan air. Variasi antara bahan pembawa zat warna dengan air adalah 1 : 6 dan 1 : 8. Fiksasi dilakukan dengan menggunakan kapur, tunjung, tawas, campuran kapur dengan tetes dan tanpa fiksasi. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan air pada ekstraksi dan bahan fiksasi terhadap ketahanan luntur warna pada kain. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstraksi zat warna alam dari daun indigo, daun mangga, kulit kayu nangka, kulit buah manggis dan biji buah kesumba dengan menggunakan air sebanyak 6 dan 8 bagian, memberikan hasil yang tidak jauh berbeda. Jenis zat warna alam dan bahan fiksasi yang diaplikasikan untuk pembatikan kain katun yang memberikan ketahanan luntur baik adalah: kulit buah manggis dengan fiksasi kapur, tawas dan tanpa fiksasi, biji buah kesumba/bixa dengan fiksasi tunjung dan tawas, kulit kayu nangka dengan fiksasi tunjung, daun mangga dengan fiksasi tawas. Daun indigo mempunyai ketahanan luntur warna yang baik sampai sangat baik terhadap pencucian, tetapi kurang baik sampai baik terhadap sinar terang hari. Penggunaan fiksasi campuran kapur dan tetes tebu menghasilkan ketahanan luntur warna pencucian dan sinar terang hari lebih rendah dibanding fiksasi dengan kapur. Ketahanan luntur dari kelima zat warna alam terhadap pencucian lebih baik dibanding ketahanan luntur terhadap sinar terang hari. Kata kunci: zat warna alam, ekstraksi, fiksasi, katunABSTRACTThe cotton fabric is a type of fabric made from cotton fiber, its easily absorbed material both natural and chemical, and widely used as a material for batik.Research extraction of five types of natural dyes made with a variety of colour materials carrier and the use of water is 1:6 and 1:8. Fixation of color on

  20. FOTODEGRADASI ZAT WARNA TARTRAZIN LIMBAH CAIR INDUSTRI MIE MENGGUNAKAN FOTOKATALIS TiO2 - SINAR MATAHARI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Windy Dwiasi

    2014-05-01

    Full Text Available Salah satu dampak negatif perkembangan industri mie di Indonesia adalah timbulnya pencemaran lingkungan dari limbah cair industri mie yang masih mengandung zat organik seperti zat warna tartrazin. Penurunan kadar zat warna tartrazin dalam limbah cair mie dapat diupayakan dengan cara mendegradasi zat warna tartrazin melalui proses fotodegradasi dengan metode fotokatalis. Pada penelitian ini telah dilakukan fotodegradasi zat warna tartrazin dalam limbah cair mie menggunakan fotokatalis TiO2. Perlakuan meliputi pengaruh variasi waktu kontak dan pH terhadap aktivitas fotokatalis TiO2 menggunakan sinar UV dan sinar matahari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fotokatalitik yang terbaik untuk TiO2 adalah pada kondisi limbah cair mie dengan pH 2, dan waktu kontak 1 jam. Persentase penurunan kadar tartrazin dengan menggunakan lampu UV adalah sebesar 56,81%, sedangkan dengan penyinaran sinar matahari sebesar 61,64 %.

  1. Aplikasi Zat Warna Alam Pada Tenunan Serat Doyo Untuk Produk Kerajinan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dana Kurnia Syabana

    2013-06-01

    Full Text Available AbstrakIsu global akan bahan baku, proses dan produk yang ramah lingkungan semakin berkembang. Pemanfaatan serat alam non tekstil sebagai bahan baku dan penggunaan pewarnaan alam merupakan salah satu alternatif cara untuk menghasilkan produk ramah lingkungan. Tanaman doyo merupakan penghasil serat alam yang telah dimanfaatkan sebagai bahan baku kerajinan tenun. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan proses pewarnaan alami pada tenunan serat doyo yang ramah lingkungan. Penelitian ini dilakukan dengan pencelupan panas selama 30 menit menggunakan zat warna alam seperti Tingi, Tegeran dan Jalawe dengan rasio konsentrasi 1:10 fiksasi tawas (50g/l, kapur (40g/l dan tunjung (20g/l. Hasil pencelupan pada tenunan serat doyo diuji ketahanan luntur warna terhadap sinar matahari menggunakan standar skala abu-abu. Dari pengujian diperoleh hasil bahwa ketahanan luntur warna terhadap sinar matahari pada tenunan serat doyo untuk pewarnaan Tingi dan Tegeran berada pada skala 5 (baik sekali, sementara pengunaan pewarna Jalawe dengan fiksasi kapur dan campuran kapur-tunjung berada pada skala 4-5 (baik. Dari skala hasil uji ini dapat disimpulkan bahwa pewarnaan alam dapat diterapkan pada serat doyo. Kata Kunci: zat warna alam, serat doyo, uji ketahanan luntur warna terhadap cahaya AbstractGlobal issue of raw materials, processes and products that are environmentally friendly growing. Using of Non Textile natural fiber as raw material and natural dying are one of alternatives way to produce friendly products. Doyo Plant is producing natural fibers that have been used as raw material weaving craft. The purpose of this research is to apply the process of natural dyeing in an environmentally friendly woven fiber doyo. The research was conducted by immersion heat for 30 minutes using natural dyes such as Tingi, tegeran and Jalawe with concentration ratio 1:10 fixation alum (50g / l, lime (40g / l and Tunjung (20g / l. The result of dyeing woven fiber doyo tested

  2. Review: Sumber dan Pemanfaatan Zat Warna Alam untuk Keperluan Industri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titiek Pujilestari

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRAKPada umumnya pewarna sintetis memiliki beberapa keunggulan antara lain; jenis warna beragam dengan rentang warna luas, ketersediaan terjamin, cerah, stabil, tidak mudah luntur, tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan, daya mewarnai kuat, mudah diperoleh, murah, ekonomis, dan mudah digunakan. Namun demikian penggunaan pewarna sintetis dapat menimbulkan masalah kesehatan dan lingkungan serta berpengaruh kurang baik terhadap semua bentuk kehidupan. Pewarna alami bersifat tidak beracun, mudah terurai, dan ramah lingkungan. Sumber utama pewarna alami adalah tumbuhan dan mikroorganisme, warna yang dihasilkan beragam seperti; merah, oranye, kuning, biru, dan coklat. Kelompok penting senyawa kimia pewarna alami adalah karotenoid, flavonoid, tetrapirroles, dan xantofil. Pewarna alami dapat digunakan pada industri tekstil, makanan, farmasi, kosmetik, kerajinan dan penyamakan kulit. Peningkatan kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan, menjadikan pewarna alami sebagai pewarna yang dianjurkan, disamping itu produk industri dengan pewarna alami memiliki pasar yang baik. Kata Kunci: pewarna alami, sumber, senyawa kimia, kegunaan ABSTRACTIn general, synthetic dyes have several advantages, among others; a variety of colors with wide color range, availability is assured, bright, stable, not easily fade, resistant to various environmental conditions, strong coloring power, easily available, cheap, economical, and easy to use. However, the use of synthetic dyes can cause health and environmental problems as well as the unfavorable impact of all forms of life. Natural dyes are non-toxic, biodegradable, and environmentally friendly. The main sources of natural dyes are plants and microorganisms, which produced a variety of colors such as; red, orange, yellow, blue, and brown. An important group of chemical compounds of natural dyes are carotenoids, flavonoids, tetrapirroles, and xantophylls. Natural dyes can be used in the textile industry, food

  3. WARNA SEBAGAI IDENTITAS MEREK PADA WEBSITE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wirania Swasty

    2017-02-01

    Full Text Available Abstrak Website merupakan salah satu alat komunikasi berupa pemasaran-online interaktif yang dirancang untuk melibatkan pelanggan agar dapat meningkatkan kesadaran dan citra merek, atau memicu penjualan produk dan jasa. Website relatif terjangkau terutama bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM. Permasalahan yang dihadapi UMKM di antaranya lemahnya kegiatan branding dan promosi serta kurang ahli dalam penguasaan teknologi. Menjembatani hal ini, maka diperlukan studi mengenai identitas merek pada website. Studi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman akan pemanfaatan warna dalam identitas merek yang diaplikasikan pada website perusahaan. Diharapkan studi ini dapat berguna bagi UMKM dalam membangun merek dan melakukan program pemasaran dengan memanfaatkan warna identitas.Studi diawali dengan pengumpulan data melalui tinjauan literatur terkait dengan warna dan desain antarmuka website. Observasi kemudian dilakukan pada tiga website (zananachips.com, sneaklinid.com, dan kandurastudio.com sebagai studi kasus, yang merupakan situs resmi UMKM dari Bandung. UMKM yang digunakan sebagai studi kasus dipilih secara acak dari berbagai industri (makanan, layanan, dan kerajinan. Kuesioner yang dibagikan kepada responden secara acak kepada warga Kota Bandung dan sekitarnya. Dari studi ini terungkap bahwa Zanana dinilai telah berhasil memanfaatkan peranan warna dalam membangun merek. Studi ini juga menyarankan bahwa penerapan warna yang konsisten juga dapat menjadi faktor penentu suatu sistem identitas visual. Kata Kunci: identitas, merek, UMKM, warna, website Abstract Website is one of communication tool in the form of interactive online marketing which is designed to engage the customer in order to increase awareness and brand image, or trigger sales of products and services. Website relatively affordable, especially for Small and Medium Enterprises (SMEs. The problem faced by SMEs are weak branding and promotional activities as well as the lack of experts

  4. Ekstraksi Dan Uji Stabilitas Zat Warna Alami Dari Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus Rosa-sinensis L) Dan Bunga Rosela (Hibiscus Sabdariffa L)

    OpenAIRE

    Siregar, Yusraini Dian Inayati; Nurlela, Nurlela

    2011-01-01

    Ekstraksi dan Uji Stabilitas Zat Warna Alami dari Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L) dan Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L) telah dilakukan. Penelitian bertujuan untuk mengekstraksi bunga kembang sepatu dan bunga rosella dengan mencari temperatur dan konsentrasi yang optimum untuk mendapatkan pigmen dari bunga kembang sepatu dan bunga rosella dengan pelarut air dan etanol, selain itu dilakukan juga uji stabilitas zat warna. Analisa kadar zat warna dilakukan dengan metode spektr...

  5. Degradasi Zat Warna Pada Limbah Cair Industri Tekstil Dengan Metode Fotokatalitik Menggunakan Nanokomposit Tio2 – Zeolit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Naimah

    2014-10-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian degradasi zat warna pada limbah cair industri tekstil menggunakan metode fotokatalitik dengan penambahan nanokomposit TiO2 - zeolit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas kemampuan nanokomposit dalam mendegradasi zat warna serta parameter-parameter yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air. Zeolit alam diaktivasi terlebih dahulu sebelum dikompositkan dengan TiO2. Perbandingan TiO2 : zeolit yang digunakan pada pembuatan nanokomposit adalah 100:0, 20:80, 40:60, 50:50, 60:40, dan 0:100. Percobaan pendahuluan dilakukan dengan menggunakan limbah cair tekstil buatan yang dibuat dari pewarna Synolon yellow S- G6LS (untuk warna kuning dan B/Blue R 150% special (untuk warna biru, sedangkan limbah cair industri tekstil diambil dari salah satu industri di Bogor. Waktu degradasi zat warna dilakukan dalam reaktor fotokatalitik selama 180 menit. Pada perbandingan TiO2 : zeolit 40:60 didapatkan degradasi zat warna tekstil buatan berwarna kuning maksimal adalah 99,9 % dan zat warna tekstil buatan berwarna biru maksimal 99,8%. Analisis warna menggunakan spektrofotometer dan HPLC. Nanokomposit TiO2 : zeolit 40 : 60 merupakan perbandingan optimal sehingga digunakan pada uji coba limbah cair industri tekstil. Degradasi maksimal warna kuning dengan pengolahan fotokatalitik yang ditambahkan nanokomposit pada limbah cair industri tekstil sebesar 98,4%, sedangkan untuk parameter uji zat organik, TSS, TDS, BOD, COD, dan lemak/minyak diperoleh nilai di bawah baku mutu yang dipersyaratkan. 

  6. ADSORPSI-DESORPSI ZAT WARNA AZO JENIS REMAZOL BLACK B MENGGUNAKAN MEMBRAN POLIELEKTROLIT (PEC KITOSAN-PEKTIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Putu Sri Ayuni

    2016-08-01

    Full Text Available Abstrak Sekitar 2-50% dari zat warna azo yang digunakan selama proses pencelupan ini tidak mengikat serat dan langsung dilepaskan ke lingkungan melalui instalasi pengolahan limbah. Hal ini perlu dilakukan pengolahan limbah cair yang mengandung zat warna azo jenis Remazol Black B sebelum dibuang ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi optimum membran PEC kitosan-pektin yang dapat digunakan untuk mengadsorpsi zat warna azo jenis Remazol Black B .Untuk memperoleh kondisi optimum akan dilakukan adsorpsi zat warna azo jenis Remazol Black B dengan variasi waktu kontak (5-150 menit, pH (5-9 dan konsentrasi larutan zat warna azo jenis Remazol Black B (5, 10, 15, 20, dan 25 mg/L. Untuk mengetahui karakteristik zat warna jenis Remazol Black B oleh membran PEC kitosan-pektin di analisis dengan persamaan isoterm adsorpsi Langmuir dan isoterm adsorpsi Freundlich sedangkan daya adsorpsi maksimum dari membran PEC kitosan pektin ditentukan dari kurva berdasarkan karakteristik membran yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorpsi zat warna azo jenis Remazol Black B terjadi pada kondisi optimum dengan pH 5, waktu 120 menit dan konsentrasi larutan zat warna azo jenis Remazol Black B 10 mg/L (62,75 %. Pola adsorpsi mengikuti pola adsorpsi isoterm Freundlich dengan daya adsorpsi maksimum 0,02 (mg/g. Untuk efisiensi desorpsi maksimal diperoleh pada larutan NaCl 1 M (11,17 % Kata Kunci: adsorpsi, membran polielektrolit kitosan pektin, Remazol Black B Abstract Azo dyes produced approximately 2-50% from dying process were thrown through effluent to the environment without any treatment. The objective of this research were to know the optimum condition of PEC chitosan pectin membrane using to adsorp Remazol Black B with various contact time (5-150 min, pH (5-9 and Remazol Black B concentration (5, 10, 15, 20, dan 25 mg/L. Adsorption charactheristic of Remazol Black B by PEC chitosan pectin membrane were determined by Langmuir and

  7. Perbedaan Teknik Mordanting terhadap Hasil Pencelupan Zat Warna Alam Ekstrak Daun Sambang Darah (Excoecaria Cochinchinensis) dengan Mordan Tawas pada Bahan Sutera

    OpenAIRE

    Sulityowati, Dwi Oktarina; Adriani, Adriani; Novrita, Sri Zulfia

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan warna (hue), gelap terang warna (value) dan kerataan warna pada hasil pencelupan bahan sutera menggunakan ekstrak daun sambang darah (Excoecaria cochinchinensis) dengan mordan tawas. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Data yang digunakan adalah data primer yang bersumber dari 15 orang panelis, kemudian data yang terkumpul diolah dan dianalisis menggunakan ANOVA dan Persentase. Warna yang dihasilkan pada pencelupan bahan sutera me...

  8. Kualitas Acasia Nilotica L (Daun Oncit sebagai Pewarna Kain Sutera

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emy Budiastuti

    2007-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui: (1 Kualitas Acacia Nilotica L. (daun oncit sebagai pewarna kain sutera ditinjau dari ketahanan luntur berdasarkan pada perubahan warna akibat pencucian, (2 Kualitas Acacia Nilotica L. (daun oncit sebagai pewarna kain sutera ditinjau dari penodaan pada kain putih akibat gosokan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Kualitas Acacia Nilotica L. (daun oncit yang dimaksudkan dalam penelitian ini adalah ketahanan luntur warna kain sutera yang dicelup dengan zat warna Acacia Nilotica L. (daun oncit, menggunakan konsentrasi fiksator tunjung yang berbeda, yaitu 1gr/l, 2gr/l, 3gr/l. Sampel uji yang digunakan adalah kain sutera T 54 diambil secara random atau secara acak diagonal sesuai dengan SII nomer 0728 tahun 1983. Tingkat ketahanan luntur warna kain sutera yang dicelup dengan zat warna Acacia Nilotica L. (daun oncit diketahui berdasarkan perubahan warna yang diukur menggunakan alat gray scale dan penodaan pada kain putih diukur menggunakan staining scale. Data hasil pengukuran dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 kualitas Acacia Nilotica L. (daun oncit sebagai pewarna kain sutera menggunakan fiksator tunjung 1 gram, 2 gram, dan 3 gram ditinjau dari ketahanan luntur berdasarkan pada perubahan warna akibat pencucian termasuk kategori 3-4 atau cukup baik artinya kain sutera sedikit luntur bila dicuci,(2 kualitas Acacia Nilotica L. (daun oncit sebagai pewarna kain sutera menggunakan fiksator tunjung 1 gram, 2 gram, dan 3 gram ditinjau dari penodaan pada kain putih akibat gosokan termasuk pada kategori 4-5 atau baik, artinya kain sutera tidak menodai kain putih.

  9. GARAM GUNUNG ASAL KRAYAN SEBAGAI ZAT ADITIF UNTUK MENSTABILKAN KLOROFIL SAYURAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herman Herman

    2012-12-01

    Full Text Available Garam Gunung Asal Krayan yang terdapat pada wilayah utara pulau Kalimantan dipercaya oleh masyarakat setempat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti darah tinggi, kencing manis, penyakit kulit serta beberapa penyakit lainnya. Sayur yang menggunakan garam gunung terlihat lebih segar atau nampak tidak layu dan kesegarannya tahan lama dibandingkan dengan menggunakan garam biasa. Dilakukan penelitian untuk mengetahui efek garam gunung asal Krayan terhadap stabilitas sayuran dilihat dari perubahan kadar klorofilnya dengan beberapa perlakuan. Klorofil diukur absorbannya dengan menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 649 nm dan 665 nm. Didapatkan hasil waktu penyimpanan sayuran yang menggunakan garam gunung asal Krayan yang masih mendekati klorofil sayuran segar adalah pada saat selesai pengolahan (0 jam yaitu sebesar 22,11 ppm. Perubahan warna pada sayuran yang menggunakan garam gunung asal Krayan lebih lambat dibandingkan dengan garam biasa. Kata Kunci : Garam gunung Krayan, sayuran, klorofil

  10. Ekstraksi Kayu Nangka (Artocarpus heterophyllus lam dengan Pelarut Etanol sebagai Pewarna Tekstil Menggunakan Metode Microwave-Assisted Extraction

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dhaniar Rulandri Widoretno

    2017-01-01

    Full Text Available Seiring berkembangnya teknologi menyebabkan kebanyakan industri tekstil di Indonesia lebih memilih menggunakan pewarna sintetis pada proses pewarnaan kain. Pada kenyataannya pewarna sintetis dapat berdampak negatif karena bersifat toxic bagi kesehatan pekerja dan lingkungan. Untuk mengatasi masalah tersebut, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan penggunaan zat warna alami. Salah satu potensi yang belum termanfaatkan di Indonesia adalah limbah kayu nangka dari industri meubel, kayu nangka sendiri mengandung zat warna yang memberikan pigmen warna kuning sehingga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif sumber bahan pewarna alami. Dalam penelitian ini bahan yang akan diekstraksi adalah kayu nangka (Artocarpus heterophyllus lam dengan ukuran serbuk antara 35 mesh – 60 mesh. Proses ekstraksi dilakukan dengan menggunakan pelarut etanol 96% sebanyak 200 mL. Ekstraksi dengan menggunakan metode Microwave-Assisted Extraction dilakukan pada kondisi operasi yang berbeda, yakni meliputi perbandingan rasio bahan terhadap pelarut (0,02; 0,04; 0,06; 0,08; 0,1 g/mL, daya microwave (100; 264; 400; 600: 800 watt, serta waktu ekstraksi (10; 20; 30; 40; 50; 60; 70: 80; 90 menit. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh yield optimum sebesar 3,39% pada daya 400 watt, 3,67% pada rasio bahan terhadap pelarut 0,02 g/mL, dan 3,49% pada waktu ekstraksi 30 menit dengan daya microwave 600 watt. Hasil pengujian pewarnaan pada tekstil menunjukkan bahwa pewarna alami kayu nangka dapat digunakan sebagai pewarna pewarna tekstil karena dapat memberikan hasil pewarnaan yang permanen.

  11. PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGEMBAN PADA PEWARNAAN ALAM BATIK KAIN CAMPURAN CHIEF VALUE OF COTTON (CVC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Haerudin

    2016-12-01

    Full Text Available Mekanisme pewarnaan alam pada batik untuk kain campuran chief value of cotton (CVC membutuhkan suatu zat pengemban (Carrier  yang berfungsi membuka pori-pori serat, sehingga dapat meningkatkan daya difusi zat warna pada serat, salah satu komersial zat pengemban yang umum digunakan adalah carrier T59. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penambahan konsentrasi  Carrier T59 pada pewarnaan alam batik kain campuran CVC, dilihat dari hasil evaluasi uji ketahanan luntur warna pada pencucian dan gosokan serta hasil uji ketuaan warna. Metode yang digunakan ekperimen variasi carrier T59 dengan dua perlakuan proses iring cuci dan tidak cuci. Dari hasil pengamatan didapatkan dimana penambahan konsentrasi carrier T59 memberikan pengaruh pada nilai uji ketahanan luntur warna terhadap pencucian, gosokan dan ketuaan warna konsentrasi carreir T59 yang paling baik pada konsentrasi 10 gram/liter. Tingkat ketuaan warna meningkat dengan ada penambahan konsentrasi carrier. Proses iring cuci dan tidak cuci setelah proses simultan tidak banyak memberikan pengaruh karena tidak ada kenaikan nilai uji yang signifikan.Kata kunci : Kain Campuran CVC, Zat Pengemban (Carrier, Zat Warna Alam, Batik. 

  12. EVALUASI POTENSI KECAP MANIS SEBAGAI PEMBAWA FORTIFIKAN NaFeEDTA: TINJAUAN PENGARUH ASUPAN KECAP KEDELAI MANIS HASIL FORTIFIKASI TERHADAP PENINGKATAN BIOAVAILABILITAS ZAT BESI FORTIFIKAN Potency of Sweet Soy Sauce as Vehicle for NaFeEDTA Fortificant: Eff

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Naruki

    2012-05-01

    Full Text Available In order to investigate potency of sweet soy sauce as vehicle  for �aFeEDTA fortificant, the effect of sweet soy sauce intake on iron bioavailability of NaFeEDTA, was in vivo evaluated. The bioavailability was determined in Spague- Dawley rats using hemoglobin depletion-repletion method. Rats were iron depleted by feeding them iron-free diet. During the repletion period, iron-depleted rats were fed NaFeEDTA (0.35 mg Fe/day for their iron source of diet, withsweet soy sauce as fortification vehicle. Volume of soy sauce intake was varied from 0.0 to 0.7 mL/day. FeSO .7H O4 2(0.35 mg Fe/day, with H O as vehicle  was used as reference standard. The bioavailability of iron was expressed ashemoglobin regeneration efficiency (HRE. The volume of soy sauce intake which resulted in good bioavailabilitywas used for further study. The further study was done to evaluate the iron bioavailability of NaFeEDTA (dosage was varied from 0.175 to 1.4 mg Fe/day with fixed volume of the fortification vehicle intake (0.2 mL/day. Sweet soy sauce and H O were used as fortification vehicle, while FeSO .7H O (0.35 mg Fe/day, with H O as vehicle was used2 4 2 2as reference standard of fortificant.  The data showed that sweet soy sauce has a good potency  as fortification vehicle for NaFeEDTA. Intake of 0.2 mL of sweet soy sauce/day resulted in HRE of NaFeEDTA as high as HRE of standardFeSO .7H O. Furthermore, in compare with H O vehicle, the soy sauce resulted for higher HRE, higher iron absorp-4 2 2tion, and  higher iron retention, as well. It was found that increased intake of NaFeEDTA made HRE of NaFeEDTA,% A/I, and % R/I decreased. ABSTRAK Pengaruh kecap manis sebagai makanan pembawa terhadap peningkatan bioavailabilitas zat besi fortifikan �aFeEDTA, dievaluasi  secara in vivo, untuk mengetahui potensi kecap manis sebagai pembawa fortifikan tersebut. Bioavailabilitas ditentukan pada tikus Sprague-Dawley, menggunakan metoda deplesi-replesi hemoglobin. Selama

  13. PENGGUNAAN ZAT ADITIF RAMSOL DALAM MENINGKATKAN MUTU GARAM RAKYAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mahfud Efendy

    2013-04-01

    Full Text Available Garam merupakan benda yang sangat dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pembuatannya metode tradisional belum mampu untuk memenuhi kebutuhan garam nasional non industri. Oleh karena itu adanya pengembangan teknologi yang tepatguna, efektif, efisien, serta ramah lingkungan mutlak diperlukan dalam membantu proses pembuatan garam. Adapun tujuan penelitiannya yakni  untuk mendapatkan teknik/metode yang tepat dalam mengaplikasikan zat aditif (ramsol yang telah beredar di masyarakat. Penelitian ini menggunakan zat aditif (ramsol produksi PT. Sumber Alam Niagamas Indramayu Jawa Barat dan air tua (20oBe dengan perlakuan: tanpa zat aditif (kontrol (R0; metode Indramayu (R1 dan metode Madura (R2 yang dilakukan pada rumah demplot beralas terpal plastik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zat aditif garam (ramsol memiliki pengaruh dalam proses pembentukan kristal garam. Kualitas (bau, rasa, warna garam yang dihasilkan secara visual lebih bagus. Metode madura (colok merupakan teknik terbaik dalam menghasilkan garam Kata kunci: zat aditif, ramsol, mutu, garam rakyat

  14. INTERKALASI XILENOL ORANGE PADA ZEOLIT ALAM LAMPUNG SEBAGAI ELEKTRODA ZEOLIT TERMODIFIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitriyah Fitriyah

    2016-07-01

    Full Text Available Zeolit terbagi menjadi zeolit alam dan zeolit sintesis, kapasitas adsorpsi zeolit alam umumnya lebih rendah daripada zeolit sintesis, sehingga untuk meningkatkan kapasitas adsorpsinya, karakter permukaan zeolit alam perlu diubah dengan melakukan proses modifikasi permukaan melalui berbagai metode, salah satunya dengan metode interkalasi. Tujuan penelitian ini yaitu menginterkalasi zat warna xilenol orange ke dalam zeolit alam Lampung dan mengaplikasikannya sebagai elektroda zeolit termodifikasi. Melalui proses interkalasi diharapkan dapat meningkatkan kegunaan dan nilai tambah dari zeolit. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa xilenol orange (XO dapat diinterkalasikan ke dalam zeolit, hal ini dapat dilihat dari pita spektrum FTIR yang memiliki serapan pada bilangan gelombang 1383 cm-1, yaitu menunjukkan serapan dari S=O simetris dan asimetris pada gugus –SO3H,hal ini diduga karena XO memiliki gugus SO3 sehingga menyebabkan adanya serangan pada proton zeolit. Berdasarkan penelitian dapat disarikan bahwa xilanol orange dapat terinterkalasi pada zeolit alam Lampung dan dapat dimanfaatkan sebagai elektroda pendeteksi logam.

  15. SENYAWA KIMIA DAN ARAH WARNA KAYU SECANG (Caesalpinia sappan Linn DAN GAMBIR (Uncaria gambir PADA BERBAGAI KONDISI EKSTRAKSI UNTUK PEWARNAAN BATIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titiek Pujilestari

    2017-05-01

    Full Text Available ABSTRAKTumbuhan pembawa warna mengandung senyawa kimia yang berbeda beda baik jumlah maupun jenis senyawanya. Senyawa-senyawa dominan pembawa warna mempunyai ketahanan tertentu pada berbagai kondisi suhu . Suhu ekstraksi zat warna alam dari tumbuhan mempengaruhi arah warna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa kimia dan arah warna kayu secang dan gambir. Ekstraksi zat warna alam dilakukan pada berbagai variasi suhu pemanasan yaitu 50 oC, 75 oC, 100 oC dan perendaman dalam alkohol selama 7 (tujuh hari pada suhu kamar. Zat warna alam yang diperoleh diaplikasikan untuk pewarna batik pada kain katun dan sutera. Arah warna ditentukan melalui fiksasi menggunakan tawas, kapur dan tujung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu ekstraksi berpengaruh pada senyawa kimia zat warna alam kayu secang dan gambir.  Jumlah senyawa zat warna alam pada kayu secang semakin berkurang seiring dengan peningkatan suhu ekstraksi.  Pada gambir jumlah senyawa zat warna paling banyak diperoleh pada suhu ekstraksi 75 oC. Senyawa zat warna dominan pada kayu secang adalah cyclohexanone sedang pada gambir  adalah methyl 3,4 dideutero 3 nonenoate 3. Arah warna kayu secang merah sampai merah kecoklatan dan pada gambir warna kecoklatan sampai coklat tua.ABSTRACTColor bearing plant contains chemical compounds that vary both the number and types of compounds. Compounds dominant color carriers having different resistance at various temperature conditions. The temperature of the extraction of natural dyes from plants affects the direction of color. This study aims to determine the content of chemical compounds and direction color of Caesalpinia sappan Linn and Uncaria gambir. Extraction of natural dyes made at various heating temperature is 50 ° C, 75 ° C, 100 ° C and soaking in alcohol for seven (7 days at room temperature. Natural dyes obtained is applied to dye batik on cotton and silk. Directions color is determined by fixation using alum, lime and

  16. Ketidaksadaran Kolektif Akan Warna dan Bidang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anna Josefin

    2016-07-01

    Full Text Available Warna dan bidang merupakan bahasa dasar yang dimiliki oleh setiap zat yang tampak di muka bumi ini. Warna dan bidang juga menjadi bahasa yang utama dalam memahami suatu karya seni rupa. Melalui jurnal ini, persepsi warna dan bidang pada manusia dipaparkan lebih lanjut. Kandinsky, seorang penteori warna, memaparkan bahwa warna tertentu memiliki kecocokan dengan bentuk tertentu. Menurutnya hal itu sudah ada dalam persepsi alam bawah sadar setiap manusia. Dia melakukan percobaan untuk membuktikannya pada beberapa orang secara acak di tempat tinggalnya. Dalam jurnal ini, penelitian yang dilakukan Kandinsky kembali dilakukan, namun objek penelitian dialihkan pada anak-anak. Hal ini dilakukan agar data yang diambil lebih dapat mewakili persepsi awal manusia. Tujuannya untuk membuktikan teori Kandinsky akan warna dan bidang dengan persepsi awal manusia.  Dengan mengetahui persepsi warna dan bidang pula apresiator dapat memahami dan memandang sebuah karya seni dengan persepsi berbeda.Keywords: bawah sadar; bentuk; kolektif; persepsi; seni rupa Kandnsky; warna.Collective Subconscious of Color and FormAbstract. Color and form provide the basic language for every substance on earth. Color and form are also the main language for understanding works of art. In this research, color and form perception in humans is further investigated. Kandinsky, a color theorist, stated that certain colors match a particular shape. He said these matches exist in the perception of the subconscious of every human being. In order to prove this, he conducted an experiment on a number of random subjects in his residence. In this paper, the research that was conducted by Kandinsky was replicated, but the research object was changed to children. This change was made so that the collected data may represent the initial perception of human beings. The goal was to prove Kandinsky’s theory that color and form belong to the initial perception of human beings. By knowing color and

  17. KETERSEDIAAN BILOGIS MIKROKAPSUL ZAT BESI UNTUK FORTIFIKASI GANDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Komari Komari

    2012-11-01

    Full Text Available Mikrokapsul zat besi yang dikembangkan dengan menggunakan teknik spray cooling diteliti ketersediaan biologisnya pada hewan percobaan menggunakan metoda repletion. Mikrokapsul tersebut mengandung zat besi 7.2% dan sebagai kontrol digunakan senyawa ferosulfat. Pada awal masa depletion, tikus percobaan yang telah berumur 4 minggu diberi ransum rendah zat besi (sekitar 10 ppm selama 14 hari, setelah tikus-tikus memasuki masa repletion diberi ransum mengandung kadar zat besi tinggi (54 ppm yang berasal dari mikrokapsul zat besi atau ferosulfat. Tikus yang diberi ransum rendah zat besi menunjukkan kadar hemoglobin sekitar 11.4 g/dl. Sedangkan setelah diberikan ransum dengan kadar zat besi tinggi kadar hemoglobinnya meningkat menjadi sekitar 15.13 g/dl - 15.43 g/dl. Dengan demikian nilai ketersediaan biologisnya yang dinyatakan dalam Relative Biological Value sebesar 109. Keuntungan pembuatan mikrokapsul menggunakan teknik spray cooling adalah membran mikrokapsul dapat dipilih senyawa gizi (lemak, sehingga mikrokapsul tersebut mudah dicerna dan mutu zat besi yang dikandungnya tidak berubah.

  18. PEMANFAATAN KULIT BUAH NAGA (Dragon Fruit SEBAGAI PEWARNA ALAMI MAKANAN PENGGANTI PEWARNA SINTETIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Astuti Handayani

    2013-05-01

    Full Text Available Kulit buah naga merupakan limbah hasil pertanian yang mengandung zat warna alami antosianin cukup tinggi. Antosianin merupakan zat warna yang berperan memberikan warna merah yang berpotensi menjadi pewarna alami untuk pangan dan dapat dijadikan alternatif pengganti pewarna sintetis yang lebih aman bagi kesehatan. Pengambilan zat warna antosianin dilakukan dengan metode ekstraksi. Pelarut yang digunakan adalah aquades. Variabel penelitian antara lain varietas buah naga, konsentrasi asam sitrat dalam pelarut, suhu ekstraksi, dan waktu ekstraksi. Potongan kulit buah naga diekstraksi dengan pelarut aquades dan asam sitrat dengan perbandingan tertentu, pada suhu ekstraksi 25-800C dan waktu ekstraksi 0,5-3 jam. Analisis kadar antosianin dilakukan dengan analisa antosianin metode Glusti dan Wrolstad. Hasil percobaan diperoleh bahwa varietas buah naga daging merah menghasilkan kadar antosianin terbesar 22,59335 ppm. Selain itu kadar antosianin terbesar diperoleh pada variasi pelarut aquades:asam sitrat (5:1 26,4587 ppm, variasi pada suhu kamar menghasilkan 21,5028 ppm dan waktu pengadukan  3 jam menghasilkan 23,3027 ppm. Pewarna alami ini telah diaplikasikan pada makanan dan diujikan pada tikus putih, hasil uji coba menunjukkan pewarna buah naga dapat dipakai sebagai pewarna alami makanan. Dragon fruit peel is agricultural waste which contains quite high natural pigments of anthocyanins. Anthocyanin is a dye that potentially provides a red natural colorant for food and alternatively used as synthetic dye which is safe for health. In this study, the process of taking anthocyanin was conducted using extraction method. The solvent used was distilled water. The variables observed in the research include dragon fruit varieties, the concentration of citric acid in the solvent, extraction temperature, and extraction time. The dragon fruit peel was extracted using solvents of distilled water and citric acid at a certain ratio, at extraction temperature

  19. WARNA LOKAL MELAYU PADA NOVEL AYAH KARYA ANDREA HIRATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    maya dewi kurnia

    2017-05-01

    Full Text Available Novel Ayah karya Andrea Hirata yang diterbitkan tahun 2015 menarik untuk dibaca sekaligus dianalisis. Karya tersebut satu dari beberapa novel yang mengandung warna lokal. Ada pun warna lokal yang ditonjolkan adalah melayu. Melayu sebagai sebuah kelompok memiliki karakteristik. Melayu identik dengan islam, adat istiadat, dan bahasa tetapi juga lekat dengan kemiskinan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.  Untuk itulah penulis tertarik menelitinya. Berdasarkan hal itu penelitian ini bertujuan untuk: (1 mendeskripsikan gambaran warna lokal melayu pada novel Ayah karya Andrea Hirata; (2 mendeskripsikan kehidupan masyarakat melayu Belitung.  Dengan penelitian ini diharapkan masyarakat mengenal lebih dalam tentang melayu sekaligus memberi referensi penelitian sastra terkait warna lokal. Sumber data penelitian ini adalah novel Ayah karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada tahun 2015. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan teknik analisis isi. Data diperoleh dengan teknik membaca dan mencatat.   Kata Kunci: Ayah, Andrea Hirata, Melayu, Antropologi Sastra

  20. KERAGAAN WARNA IKAN CLOWN BIAK (Amphiprion percula POPULASI ALAM DAN BUDIDAYA BERDASARKAN ANALISIS GAMBAR DIGITAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ruby Vidia Kusumah

    2015-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keragaan warna ikan clown Biak (Amphiprion percula populasi alam dan budidaya berdasarkan analisis gambar digital sebagai dasar upaya pemuliaannya. Gambar digital diambil dari koleksi ikan clown Biak Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut Gondol, Bali; serta pengumpul ikan hias di Denpasar, Bali menggunakan kamera digital Canon EOS 600D. Pola warna dikarakterisasi secara visual terhadap variasi strip hitam dan putih pada dasar badan oranye, jenis warna dianalisis menggunakan ImageJ 1.49s, persentase penutupan warna dilakukan dengan Adobe Photoshop CS5. Pola warna dikarakterisasi oleh strip hitam tebal, tipis, gelap, pudar, terputus, bergabung, serta strip putih normal, pelana, spot, melebar, dan terputus. Warna hitam alam dikarakterisasi oleh hue (H: 300-60º, saturation (S: 8%-56%, brightness (B: 3%-19%, sedangkan budidaya H: 300-23º, S: 9%-71%, B: 4%-20%. Warna oranye alam H: 19-33º, S: 88%-98%, B: 47%-85%, dan budidaya H: 14-29º, S: 86%-99%, B: 38%-82%. Warna putih alam H: 36-270º; S: 1%-13%, B: 66%-88%, dan budidaya H: 0-229º, S: 0%-14%, B: 55%-87%. Persentase penutupan warna badan didominasi warna oranye dengan rata-rata 45% untuk populasi alam dan 57% untuk populasi budidaya. Keragaan warna ikan clown Biak dapat diarahkan pada pembentukan strain misbar, picasso, spot (domino, dan onyx. Metode analisis gambar digital sangat potensial digunakan untuk analisis keragaan warna ikan hias.

  1. Penggunaan zat warna alam untuk kulit non konvensional

    OpenAIRE

    Emiliana Kasmudjiastuti

    2006-01-01

    The objective of this experiment was to apply the natural dyes for non conventional leather with mordant environmental friendly. This research used lizard skins, cobra skins and kakap fish skins from dried preservation; woods extract of secang, tegeran, nangka, mahoni and tinggi; chrome and syntan as tanning agent; alum as mordant and material additives for tanning. The methods of this research were preparation of solution extract, tanning and testing. The principles of dyeing with the natura...

  2. Penggunaan zat warna alam untuk kulit non konvensional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emiliana Kasmudjiastuti

    2006-07-01

    Full Text Available The objective of this experiment was to apply the natural dyes for non conventional leather with mordant environmental friendly. This research used lizard skins, cobra skins and kakap fish skins from dried preservation; woods extract of secang, tegeran, nangka, mahoni and tinggi; chrome and syntan as tanning agent; alum as mordant and material additives for tanning. The methods of this research were preparation of solution extract, tanning and testing. The principles of dyeing with the natural dyes used natural dyes withoud mixed dyestuffs and mordant environtment friendly. The research results showed that the natural dyes from secang woods, tegeran woods, nangka woods, mahoni woods and tingi bark were acid dyes with pH of 4 – 5 and they could be applied on lizard skins, cobra skins and kakap fish skins. The natural dyes from mahoni woods had superior acid resistance (sulphate acid, formic acid and acetate acid, the value was 4/5 (grey scale and also they had the dry and wet rub fastness which were better than those of natural dyes from secang, tegeran, nangka, and tinggi.

  3. KERAGAAN WARNA IKAN CLOWN BIAK (Amphiprion percula) POPULASI ALAM DAN BUDIDAYA BERDASARKAN ANALISIS GAMBAR DIGITAL

    OpenAIRE

    Ruby Vidia Kusumah; Sawung Cindelaras; Anjang Bangun Prasetio

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keragaan warna ikan clown Biak (Amphiprion percula) populasi alam dan budidaya berdasarkan analisis gambar digital sebagai dasar upaya pemuliaannya. Gambar digital diambil dari koleksi ikan clown Biak Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut Gondol, Bali; serta pengumpul ikan hias di Denpasar, Bali menggunakan kamera digital Canon EOS 600D. Pola warna dikarakterisasi secara visual terhadap varias...

  4. PENGARUH TEMPERATUR EKSTRAKSI ZAT WARNA ALAM DAUN JATI TERHADAP KUALITAS DAN ARAH WARNA PADA BATIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudi Satria

    2016-12-01

    Full Text Available Negative impacts especially synthetic dye carcinogenic effect on the environment and the user so natural coloring is now starting to be used because environmentally friendly. The influence of temperature variations on the quality and color direction using natural color teak leaves for batik cloth needs to be examined because the color of the fabric will decline due pelorodan process. The young leaves teak (Tectona grandis have a wide and large size, used to dye woven materials, have reddish brown color. The method used was variation temperature extraction of 50°C, 75°C and 100°C, fixation of alum, lime, prusi and lotus as well as testing the quality and direction of color. Variations in temperature extraction of teak leaves on cotton fabric and silk using a waterbath expected to know the quality and direction of the colors in batik. Results of testing the fastness to light and washing 40°C for extraction of teak leaf temperature of 50°C, 75°C and 100°C in cotton and silk with fixation alum, lime, prusi or lotus shows good scale with a value of 4 or 4-5. Natural color solution teak leaves with extraction temperature of 100°C resulted in the highest wavelength is 788.50 nm and the absorbance of the total of 0.1402 Abs. Color direction that produced show reddish color will be more visible at 100°C with a fixation alum or lime while prusi or lotus browned.

  5. Senyawa Flavonoida, Fenil Propanoida dan Alkaloida

    OpenAIRE

    Sovia Lenny

    2006-01-01

    06003489 Sebagian besar senyawa organik bahan alam adalah senyawa-senyawa aromatik. senyawa-senyawa ini tersebar luas sebagai zat warna alam yang menyebabkan warna pada bunga, kayu pohon tropis, bermacam-macam kapang dan lumut termasuk zat warna alizarin, oleh Sovia Lenny

  6. Pengembangan Pelatihan Pengangkutan Zat Radioaktif untuk Pemangku Kepentingan yang Terkait

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nanang Triagung Edi Hermawan

    2017-12-01

    Full Text Available Abstract Ionizing radiation, that exposed by radioactive material as part of the nuclear energy, has been used in some activities, such as in research and development, medical, and industries fields. The radioactive material utilization needs transportation supporting activities. Transport of radioactive material is a transfer of radioactive material from one place to another place through a public area, use inland, sea, or air transportation mode. Radioactive material is existent in public area when transportation is executing needs compliance with established radiation safety and security standards. By the reasons, it is needed comprehension and competency standards for each related stake holder on transport activities. A literature study on the development of training on the transport of radioactive material for each related stakeholder has been conducted. The competency standards should include knowledge, skills, and attitudes aspect. An identified competency standards should be expressed in to training subjects, includes introduction, radiation safety technical aspects, handling of radioactive material packaged in custom area, security technical aspect, procedures for escorting of dangerous goods, management system, emergency preparedness and response, administrative procedural, and practical session for handling of radioactive material packaged. For each training, subjects should be created detail basic competencies and working success indicators as a basic for developing of curricula, syllabus, teaching material and planning. Keywords: training, radioactive material, ionizing radiation, transportation Abstrak Radiasi pengion yang dipancarkan zat radioaktif sebagai bagian dari tenaga nuklir telah dimanfaatkan di berbagai bidang kegiatan, meliputi penelitian dan pengembangan, kesehatan, serta industri. Kegiatan penggunaan zat radioaktif memerlukan dukungan pengangkutan zatradioaktif. Pengangkutan zat radioaktif merupakan pemindahan zat

  7. KADAR ZAT GIZI DALAM TEMPE BENGUK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indrawati Gandjar

    2012-11-01

    Full Text Available Disamping kacang kedele dan kacang tanah sejumlah kacang-kacangan yang kurang dikenal juga dimakan penduduk daerah-daerah tertentu di Pulau Jawa. Diantaranya biji-biji koro benguk (Mucuna pruriens. Hasil fermentasi dari biji-biji ini dikenal sebagai tempe benguk.Dalam penelitian ini telah digunakan campuran biji koro benguk varitas abu-abu dan varitas hitam dalam perbandingan 1:1.Hasil isolasi mikroflora dari contoh-contoh tempe benguk yang dijual belikan ialah species dari marga (genus Rhizopus. Strain 90 II/3 dari desa Donomulyo Malang Selatan yang diidentifikasi sebagai R. arrhizus menghasilkan tempe benguk yang baik dan dipakai dalam penelitian ini.Telah dilakukan analisa zat gizi kedua varitas biji-biji koro benguk mentah, begitu pula dari substrat sebelum fermentasi dan tempe benguknya. Kadar protein dari tempe benguk dengan strain 90 II/3 ialah 14.1%.Proses perebusan, perendaman dan pengukusan telah menghilangkan seluruh HCN dalam substrat. Dari segi kandungan aflatoksin tempe benguk dalam penelitian ini tidak membahayakan karena kandungannya hanya 1.04 ppb.Hasil fermentasi biji-biji koro benguk dapat merupakan suatu sumber protein murah bagi penduduk yang makanan pokoknya terutama serealia dan umbi-umbian.

  8. PEMANFAATAN DAUN JATI SEBAGAI PIGMEN WARNA CAT TEMBOK

    OpenAIRE

    Effendy, Suhardi; Sulhadi, Sulhadi; Darsono, Teguh

    2017-01-01

    The utilization of teak leaf extract containing carotenoids for natural dyes on the manufacture of wall paint. Teak leaf extract boiled with 350 ml of water until boiling and filtered with screen mash T100. As glue is used a blend of tapioca flour and lime tohor as much as 75 grams with composition ratio (1: 3, 1: 1,3: 1). As a solvent used mix aqudes, PVAc glue and white cement. In this research, the process of making paint is by mixing all the material from pigment, adhesive, and solvent un...

  9. Deteksi Kematangan Buah Pisang Berdasarkan Fitur Warna Citra Kulit Pisang Menggunakan Metode Transformasi Ruang Warna HIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indarto

    2017-05-01

    Full Text Available Pengolahan citra mempunyai peranan penting di berbagai bidang. Aplikasi pengolahan citra berkaitan dengan pemrosesan citra berkaitan dengan transformasi warna. Dalam paper ini dijelaskan mengenai metode transformasi warna HSI untuk deteksi pisang dan mengklasifikasikan dalam fase kematangan. Data dalam penelitian ini menggunakan citra pisang ambon yang diambil dengan kamera yang nantinya akan diambil sebagian (cropping pada kulit, yang kemudian akan diekstrak ciri warnanya, dan dihitung tingkat kadar warna dari R (red, G (green, dan B (blue dan diubah ke HSI. Berdasarkan input pelatihan deteksi jenis warna kulit pisang ambon diperoleh dari pengolahan citra dengan metode transformasi warna HSI. Dari hasil penelitian 20 sampel buah dimana 10 buah pisang ambon mentah dan 10 buah pisang ambon matang dengan dihitung nilai rata-rata maksimal dan minimal H dan S diperoleh akurasi kesesuaian sebesar 85%.

  10. KELAINAN PATOLOGI PADA MENCIT DAN TIKUS DISEBABKAN ZAT WARNA RHODAMINE B DAN METANIL YELLOW

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan T. Budiarso

    2012-09-01

    Full Text Available PATHOLOGICAL LESIONS IN MICE AND RATS CAUSED BY DYESTUFFS RHODAMINE B AND METANIL YELLOW. Rhodamine B and Metanil Yellow are 2 non-edible dyestuffs which are widely used for coloring snacks and drinks in Jakarta. These substances are reportedly toxic for human beings, however no data on acute or chronic intoxications are available so far. Groups of mice and rats were fed with either Rhodamine B or Metanil Yellow. The doses of these dyestuffs varied from 0.5 mg to 1350 mg per kilogram body weight. These animals were dcvided into 3 different experimental groups, respectively acute, subacute and chronic toxicity tests. Clinical signs included discoloration of the skin and its intensity depended upon the concentration of the dyestuffs used. The body weight gain of the test animals were consistently lower than those of the controls. Some animals became agressive and cannibalism occurred. Pathological lesions consisted of unthriftiness, focal liver inflammation, hydronephrosis, hepatoma and lymphoma. Considering the results of the experiments, it is justified to warn that the wide use of Rhodamine B and Metanil Yellow for food coloring might be hazardous for human health.

  11. MODEL QSAR SENYAWA FLUOROKUINOLON BARU SEBAGAI ZAT ANTIBAKTERI Salmonella thypimurium

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Vaulina

    2006-11-01

    Full Text Available Modelling of novel Fluoroquinolone derivates as antibacterial compund of Salmonella thypimurium was conducted. The research was done as an initial step in discovering some new Fluoroquinolone compounds which have higher activity to Salmonella thypimurium. There are 16 compunds that use as the material of the research and they already have antibacterial activity data that expressed in Minimal Inhibitory Concentration (MIC, mg/mL. Calculation was performed by semiempirical AM1 method. The QSAR model was determined by multilinear regression analysis, with Log MIC as dependent variable and the independent variables are atomic net charges of C5 (qC5 and C7 (qC7, dipole moment (m, polarizability (a, n-octanol-water coefficien partition (Log P, molecular weight (Mw, and surface area of van der Waals (AvdW. The relationship between Log MIC and the descriptors which performed by statistical analysis is:(Log MIC = -2.119 + 34.541(qC5 – 19.748(qC7 – 0.919polar + 1.170logP + 0.111(Mw – 0.003(Avdw, with n =16, r = 0.907, r2 = 0.822, SD = 0.288, F calc = 6.938, F table = 3.374 , F calc/F table = 2.056 and PRESS = 0.749. The research can obtain the new coumpounds that modified from compound number 16 (etil fluoroquinolone, MIC prediction = 0.0354 mg/mL, (etil fluoroquinlone fosfate, 2.84. 10-19mg/mL, and (isopropyl fluoroquinlone, 0.1085 mg/mL, and compound number 2 (m-nitro fluoroquinolone sulfonat, 1.32. 10-11mg/mL. This results can be suggested to synthesis step

  12. Penggunaan Unit Slow Sand Filter, Ozon Generator dan Rapid Sand Filter Skala Rumah Tangga Untuk Meningkatkan Kualitas Air Sumur Dangkal Menjadi Air Layak Minum (Parameter Zat Organik dan Deterjen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anindya Prawita Sari

    2014-09-01

    Full Text Available Air sumur merupakan air tanah yang sering kali digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari. Air sumur dengan kadar organik dan deterjen tinggi tidak layak dikonsumsi masyarakat karena dapat menyebabkan berbagai macam penyakit. Selain itu, adanya zat organik dan deterjen mempengaruhi warna dan bau air sumur sehingga tidak layak konsumsi. Slow sand filter merupakan unit pengolahan yang mampu meremoval zat organik pada air. Slow sand filter dan rapid sand filter tidak menggunakan bahan kimia dalam proses pengolahan sehingga lebih ekonomis dan efektif. Sedangkan ozon, efektif digunakan untuk meremoval zat organik yang ada dalam air dengan mengubah rantai zat organik menjadi lebih sederhana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan penggunaan slow sand filter, ozon generator dan rapid sand filter dalam menyisihkan beban deterjen dan zat organik pada air sumur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi removal pada unit slow sand filter untuk beban organik dan deterjen sebesar 57,6% dan 60,5 %, pada unit ozonasi sebesar 47,4% dan 17,5%, dan pada unit rapid sand filter sebesar 50,0% dan 50,9 %.

  13. PENINGKATAN KUALITAS WARNA KUNING DAN MERAH SERTA PERTUMBUHAN BENIH IKAN KOI MELALUI PENGAYAAN TEPUNG KEPALA UDANG DALAM PAKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Subamia

    2016-04-01

    Full Text Available Ikan hias koi merupakan salah satu produk perikanan yang budidayanya telah dikuasai oleh petani ikan di beberapa daerah. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas warna benih ikan hias koi melalui pengayaan tepung kepala udang dalam pakan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan perlakuan dosis tepung kepala udang dalam formulasi pakan sebagai sumber karotenoid yaitu: 0% (kontrol, 5%, 10%, 15%. Pakan yang diberikan diformulasikan dengan isoprotein (30%, dan isolipid (15%. Ikan yang digunakan adalah benih dan ditempatkan dalam hapa-hapa di kolam. Pengamatan yang dilakukan selama pemeliharaan adalah parameter kualitas warna yang dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan TCF (Toca Color Finder, sedangkan pengukuran kuantitatifnya dilakukan dengan pengukuran total karotenoid pakan dan jaringan tubuh ikan. Selain itu, dilakukan pula pengamatan parameter pertumbuhan panjang, dan bobot yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas warna pada ikan koi optimal pada pemberian tepung kepala udang sebesar 10% dicirikan dari nilai warna kuning dan merah. Selama penelitian juga diketahui bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap pertumbuhan bobot dan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik bobot dan panjang tubuh, dan sintasan pada semua perlakuan.

  14. ANEMIA DAN ANEMIA GIZI BESI PADA KEHAMILAN: HUBUNGANNYA DENGAN ASUPAN PROTEIN DAN ZAT GIZI MIKRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Handayani Utami

    2015-03-01

    Full Text Available Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan pada wanita hamil. Zat besi dianggap sebagai salah satu zat gizi mikro yang berperan terhadap terjadinya anemia. Kekurangan gizi besi dalam tingkat lanjut dapat menyebabkan anemia, yang disebut sebagai anemia gizi besi. Tujuan studi ini adalah untuk menganalisis perbedaan antara asupan protein dan gizi mikro serta menghitung odd ratio (OR kejadian anemia dan anemia gizi besi akibat asupan protein dan gizi mikro pada wanita hamil di lokasi studi. Analisis ini merupakan analisa dari data studi kohor Tumbuh Kembang anak pada tahun pertama, yang dilaksanakan di Kelurahan Kebon Kalapa dan Ciwaringin, Kota Bogor yang dianalisa menggunakan disainkasus kontrol. Sebanyak 47 ibu hamil menjadi sampel dalam analisa ini. Kategori untuk anemia yaitu apabila kadar hemoglobin (Hb ibu hamil ≤11 g/dL. Kekurangan gizi besi dikategorikan apabila kadar serum transferrin reseptor (sTfR diatas 4.4 mg/L. Sedangkan Anemia Gizi Besi dikategorikan apabila memiliki kadar Hb < 11 g/dL dan sTfr > 4.4 mg/L. Tes one way anova digunakan untuk menganalisa adanya perbedaan asupan energi, protein dan zat gizi mikro antara ibu hamil yang mengalami anemia, anemia gizi besi maupun yang normal. Odd ratio dianalisa dengan menggunakan uji chi square. Nilai signifikan ditentukan apabila nilai p value < 0.05 dan perhitungan OR> 1. 27.7% dari ibu hamil di lokasi studi mengalami anemia, 14.9% tergolong dalam anemia ringan, 10.6% anemia sedang dan 2.1% anemia berat. Anemia gizi besi dialami oleh 17% dari wanita hamil. Terdapat hubungan yang signifikan antara keparahan anemia dan terjadinya anemia gizi besi. Tidak ditemukan perbedaan antara asupan protein, besi, folate dan zink pada wanita yang mengalami anemia, anemia gizi besi maupun yang normal. Akan tetapi terdapat kecenderungan bahwa asupan zat besi dan seng pada ibu yang anemia dan anemia gizi besi lebih rendah daripada ibu yang normal. Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan pada ibu

  15. ISOLASI DAN KARAKTERISASI JAMUR PENDEGRADASI ZAT PEWARNA TEKSTIL (Isolation and Characterization of dye-degrading Fungi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erni Martani

    2011-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Industri tekstil tidak saja menghasilkan sandang yang merupakan kebutuhan primer manusia, tetapi juga mengeluarkan limbah yang berpotensi sebagai penyebab pencemaran lingkungan. Komponen utama limbah industri ini adalah berbagai jenis zat pewarna tekstil. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh isolat-isolat jamur yang mampu mendegradasi beberapa jenis zat pewarna tekstil. Isolasi dilakukan menggunakan metode surface plating di atas medium Potato Dextrose Agar, dan seleksi kemampuan degradasi pewarna berdasarkan atas toleransi terhadap konsentrasi zat pewarna, serta besar dan kecepatan dekolorisasi beberapa jenis zat pewarna. Sebagai parameter awal digunakan enam zat pewarna tekstil. Isolat-isolat unggul kemudian diidentifikasi awal berdasar atas morfologi mikroskopis terhadap miseliumnya. Dalam penelitian ini juga digunakan beberapa kultur murni jamur pembusuk putih sebagai pembanding. Dalam penelitian ini digunakan limbah cair dan padat beberapa industri tekstil dan industri pulp & paper, tanah gambut dari Kalimantan Tengah dan Riau, tanah sekitar Tempat Pembuangan Sampah Akhir, serta tanah seresah hutan. Dari berbagai sumber tersebut diperoleh 101 isolat jamur. Uji dekolorisasi kualitatif terhadap 6 zat pewarna menghasilkan 6 isolat unggul yang mampu mendekolorisasi lebih dari tiga jenis pewarna dengan kecepatan relatif tinggi. Masing-masing isolat unggul memiliki spesifikasi dalam daya dekolorisasi terhadap ke 6 jenis pewarna. Identifikasi awal terhadap isolat unggul menunjukkan bahwa mereka berasal dari genus Aspergillus, Cladosporium, Penicillium dan Stachybotrys. Sedangkan uji terhadap kultur jamur pembusuk putih sebagai pembanding menghasilkan 2 kultur unggul, yaitu: Phanerochaete chrysosporium dan Pleurotus ostreatus. Secara umum kemampuan dekolorisasi isolat-isolat jamur kebanyakan masih di bawah kemampuan kedua kultur murni tersebut, namun beberapa isolat justru memiliki kemampuan lebih tinggi dibandingkan kultur pembanding

  16. Paparan zat besi pada ekspresi protein spesifik extracellular polymeric substance biofilm Aggregatibacter actinomycetemcomitans

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marchella Hendrayanti W

    2014-06-01

    ini kemudian melalui beberapa prosedur: elektroforesis, elektroelusi, imunisasi pada kelinci, isolasi serum, dan purifikasi antibodi. Pada prosedur Western blotting di sesi penelitian berikutnya antibodi ini digunakan. Protein yang mengandung EPS biofilm dipapar dengan zat besi, kemudian diisolasi sekali lagi dari kultur A. actinomycetemcomitans. Protein yang diisolasi dilakukan elektroforesis dan Western blotting. Western blotting. Hasil: Penelitian ini menunjukkan hasil berupa penurunan ekspresi protein spesifik biofilm EPS sebagai respon terhadap paparan zat besi. Simpulan: Paparan zat besi memberi pengaruh ekspresi protein spesifik biofilm EPS Aggregatibacter actinomycetemcomitans.

  17. Senyawa Organik Dalam Air Minum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Soewasti Soesanto

    2012-09-01

    Full Text Available Kadar zat   organik   yang berlebihan dalam  air  minum  tidak diperbolehkan karena selain menimbulkan warna, bau dan  rasa yang tidak  diinginkan, juga mungkin bersifat toksik baik secara langsung maupun setelah bersenyawa dengan zat lain yang ada.Zat organik yang ada dalam air minum dapat berasal dari alam atau sebagai dampak dari kegiatan manusia.

  18. Sifat Tahan Luntur dan Intensitas Warna Kain Sutera Dengan Pewarna Alam Gambir (Uncaria gambir Roxb Pada Kondisi Pencelupan dan Jenis Fiksator Yang Berbeda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Failisnur Failisnur

    2014-06-01

    Full Text Available Gambier (Uncaria gambir Roxb contains tannin compounds that can be used as a dye for textile products. Tannins are complex compounds in plant tissues when reacted with certain metal ions will form a specific colour. Result of strength and colour direction depend on dyeing condition and kind of fixator in fixation process. Purpose of the research to decide a right of dyeing condition and kind of fixator which were desired in order to produce colour variation, colour strength value, and a good colour fastness. The dyeing was conducted in hot condition (60-70ºC in room temperature (27-30ºC with fixator Al2(SO43, CaO,, and FeSO4. Result of the research was found a colour direction that was variative enough on silk fabrics started from yellow, golden yellow, brownish red, brown, moss green until blackish green. The optimum condition was obtained in hot dyeing (60-70ºC, kind of fixator CaO that produced intensity and higher darkness colour (K/S value as high as 19.174 and colour fastness of washing 40oC, bright light and heat pressure was good and very good (4-5.ABSTRAK Gambir (Uncaria gambir Roxb mengandung senyawa tanin yang dapat digunakan sebagai pewarna pada produk tekstil. Tanin merupakan senyawa komplek pada jaringan tumbuhan yang bila direaksikan dengan ion-ion logam tertentu akan membentuk warna yang spesifik. Intensitas dan arah warna kain yang dihasilkan sangat ditentukan oleh kondisi saat pencelupan dan jenis fiksator pada proses fiksasi. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan kondisi pencelupan yang tepat dan pemilihan jenis fiksator yang diinginkan dalam menghasilkan variasi warna, nilai intensitas dan ketahanan luntur warna yang baik. Pencelupan dilakukan dalam suasana panas (60-70ºC dan pada suhu kamar (27-30ºC, dengan pembangkit warna (fiksator Al2(SO43 (tawas, CaO(kapur tohor dan FeSO4 (tunjung.  Hasil penelitian didapatkan arah warna yang cukup variatif pada kain sutera mulai dari kuning, kuning keemasan, merah kecoklatan

  19. PENGARUH PENAMBAHAN ZAT ADITIF OCTANE BOOSTER X TERHADAP KINERJA DAN EMISI GAS BUANG KENDARAAN SEPEDA MOTOR TIPE ALL NEW CBR150R

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Yuditia Rahmadian

    2017-11-01

    Full Text Available Proses pembakaran pada kendaraan bermotor sangat mempengaruhi kinerja mesin secara keseluruhan dan efisiensi pembakaran pada mesin itu sendiri. Zat aditif merupakan bahan yang ditambahkan pada bahan bakar, baik mesin bensin maupun mesin diesel. Zat aditif digunakan sebagai anti knocking akibat pembakaran yang tidak sempurna dan meningkatakan angka oktan untuk bahan bakar bensin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komposisi penggunaan zat aditif Octane Booster terhadap kinerja mesin motor CBR150R tahun 2014 menggunakan Dyno test, gas analyzer dan tes konsumsi bahan bakar. Berdasarkan eksperimen didapatkan bahwa campuran komposisi OB2 (1 liter pertamax ditambah 3 ml zat aditif Octane Booster membuat daya dan torsi meningkat menjadi 12.54 kW @10500 rpm dan 12.17 Nm @y500 rpm, serta menurunkan kadar CO menjadi 0.08 % Vol, HC menjadi 129 ppm Vol, O2 menjadi 2.68 % Vol dan menaikkan kadar CO2 menjadi 9.82 % Vol dan masih berada di bawah ambang batas dari ketentuan pemerintah. Komposisi tersebut juga menurunkan tingkat konsumsi bahan bakar menjadi 22.73 ,l/km yang membuat kendaraan menjadi lebih irit.

  20. EVALUASI KUALITAS WARNA IKAN KLOWN Amphiprion percula Lacepède 1802 TANGKAPAN ALAM DAN HASIL BUDIDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukarman Sukarman

    2018-01-01

    Full Text Available Kualitas warna ikan klown hasil budidaya lebih rendah dibandingkan tangkapan alam, hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, namun belum ada data ilmiah sebagai dasar untuk melakukan perbaikan. Tujuan penelitian adalah menganalisis dan mengevaluasi kualitas warna ikan klown (Amphiprion percula hasil tangkapan alam dibandingkan dengan hasil budidaya. Kualitas warna diukur pada dua zona: zona-I kulit berwarna oranye antara insang dengan band warna putih pada tengah badan dan zona-II adalah bagian kulit warna oranye antara band putih tengah badan dengan band warna putih pada pangkal ekor, dengan parameter nilai L* (lightness, a* (redness, b* (yellowness, C (chroma, H (Hue. Analisis total karotenoid (TC dilakukan pada kulit kedua zona, sirip pektoral, sirip dorsal, sirip kaudal, dan serum darah. Analisis kromatografi lapis tipis (KLT dilakukan pada kulit dan sirip untuk mengonfirmasi jenis karotenoid dalam kulit dan sirip. Data kualitas warna dianalisis menggunakan t-test, hubungan kualitas warna dengan TC dianalisis dengan regresi sederhana, dan analisis deskriptif untuk hasil KLT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas warna ikan klown tangkapan alam lebih baik dibanding budidaya, didukung oleh tingginya total karotenoid pada kulit zona-I, kulit zona-II, sirip pektoral, sirip dorsal, sirip kaudal, dan serum darah berturut-turut 51,64; 51,24; 136,40; 124,37; 194,18 mg/kg; dan 2,2 mg/mL; pada ikan hasil budidaya berurut-turut 2,5; 3,5; 8,45; 10,01; 23,43 mg/kg; dan 0,8 mg/mL. Hasil KLT menunjukkan bahwa jenis karotenoid pada kulit dan sirip ikan klown adalah astaxanthin, serta satu jenis karotenoid diduga zeaxanthin. Berdasarkan hasil penelitian, maka perlu ditambahkan pigmen karotenoid, dan prekursor pigmen lainnya melalui pakan untuk ikan klown budidaya. The color quality of cultured clownfish is not as good as the wild one. However, it’s influenced by several factors. However, but there is not enough scientific data to be used as the basis

  1. Perbandingan Zat Besi dengan dan Tanpa Vitamin C terhadap Kadar Hemoglobin Wanita Usia Subur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tuti Anggriani Utama

    2013-03-01

    Full Text Available Anemia pada wanita pekerja masih merupakan masalah kesehatan yang dapat menurunkan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan zat besi dengan dan tanpa vitamin C terhadap kadar hemoglobin. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasy Experimental dengan Pre Test and Post Test Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 600 orang dan sampel berjumlah 60 orang. Teknik pengambilan sampel random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan, wawancara, pemeriksaan hemoglobin, dan data sekunder. Pada kelompok perlakuan diberi tablet zat besi dan dVitamin C, pada kelompok kontrol hanya diberi tablet zat besi. Intervensi yang dilakukan adalah pemberian tablet zat besi dengan dan tanpa vitamin C, satu kapsul perminggu.Nilai rata-rata kadar hemoglobin pada kelompok kontrol pada sebelum intervensi yaitu 9,15 gram/dL dan setelah intervensi meningkat menjadi 10,19 gram/dL. Pada kelompok perlakuan rata-rata kadar hemoglobin sebelum intervensi sebesar 9,5 gram/dL dan meningkat menjadi 11,44 gram/dL sesudah inter- vensi. Hasil uji T berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan pada nilai mean kadar hemoglobin pada kelompok kontrol dan perlakuan (nilai p = 0,000. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu masukan perencanaan dan evaluasi program gizi yang dapat dilakukan dalam rangka meningkatkan pola hidup sehat wanita pekerja di PT Sarana Mandiri Mukti Kepahiang. Anemia in women workers, remains a health problem that can reduce work productivity. The study aimed to compare iron with and without vitamin C to hemoglobin levels. Quasy experimental research was conducted with pre test and post test control group design. Study population were of 600 people and 60 people as sample with random sampling technique. Data was collected through observations, interviews, examination of hemoglobin and secondary data. In the treatment group were given iron and plus Vitamin C, in the control group were given

  2. Potensi Pemberian Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle L) sebagai Pengawet Alami Ikan Selar (Selaroides Leptolepis)

    OpenAIRE

    Mentari, Nona Lia

    2016-01-01

    Telah dilakukan penelitian “Potensi Ekstrak Daun Sirih (Piper betle) sebagai Pengawet Alami Ikan Selar (Selaroides leptolepis)” di Kecamatan Syiah Kuala sejak bulan September 2015 sampai Mei 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh daun sirih terhadap pengawetan ikan selar, rasa, warna, tekstur dan bau. Desain penelitian ini adalah eksperimental dengan 7 perlakuan dan 3 kali ulangan. Konsentrasi ekstrak daun sirih divariasi mulai dari 10% ekstrak daun sirih (S10), 20% ekstrak ...

  3. Penguraian Zat Warna Tartrazin pada Limbah Pencucian Mie Aceh Secara Ozonolisis dan Penyinaran Matahari dengan Penambahan Katalis ZnO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bhayu Gita Bhernama

    2017-12-01

    Full Text Available People's habits in consuming Aceh noodles make the noodle industry grow rapidly, but the waste treatment process becomes less effective. In the process of making the noodles, dye waste is produced in the form of tartrazine dye and need to be processed before being disposed into the environment. The research purpose was to describe the decomposition of tartrazine using ozonolysis and solar radiation methods as one of the solutions in the waste treatment process. The use of ZnO as catalyst is to accelerate the decomposition reaction of the noodle washing wastes. The results of the analysis concluded that ozonolysis methods are more effective in decomposing tartrazine in the noodle wash wasted by solar irradiation method. The sun exposure decomposed tartrazine by 99.74% using 0.015 g ZnO for 150 min and tartrazine content obtained 0.022 mg/L with a sunlight intensity of 1.24 x 1016 cm-2 s-1. Ozonolisis exposure decomposed tartrazine by 98.68% using 0.020 g ZnO for 12 minutes and tartrazine content obtained 0.112 mg / L.

  4. Perubahan asupan zat gizi tidak berpengaruh terhadap lama rawat inap pada pasien dewasa di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurmala Nurmala

    2016-08-01

    malnutrisi juga dapat terjadi setelah dirawat di rumah sakit. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa 75% pasien mengalami penurunan status gizi selama dirawat di rumah sakit. Terapi gizi merupakan bagian penting dari proses pengobatan dan pemulihan serta dapat mempersingkat lama rawat inap.Tujuan: Untuk mengidentifikasi efek perubahan asupan zat gizi terhadap status gizi dan lama rawat inap pada pasien dewasa.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain kohort prospektif. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok yang memiliki asupan zat gizi tidak adekuat (<80% pada awal masa rawat inap di rumah sakit sebagai kelompok terpapar dan kelompok yang memiliki asupan zat gizi adekuat (≥80% pada awal masa rawat inap di rumah sakit sebagai kelompok tidak terpapar. Pengukuran asupan makan dilakukan setelah pasien tiga hari dirawat di rumah sakit untuk selanjutnya dibandingkan dengan rata–rata pengukuran asupan pasien sebelum pulang.Hasil: Perubahan pada asupan dan status gizi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap lama rawat inap pasien dewasa di bangsal penyakit dalam dan saraf RSUP Dr.Sardjito. Terapi gizi secara signifikan mempengaruhi perubahan status gizi pasien dengan RR = 2,24.Kesimpulan: Perubahan pada asupan dan status gizi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap lama rawat inap. Terapi gizi yang diberikan dapat memiliki pengaruh sebesar 2,24 kali untuk mengubah status gizi pasien.KATA KUNCI: lama rawat inap, status gizi, asupan zat gizi, terapi gizi

  5. KOMPOSISI ZAT GIZI TEMPE YANG DIFORTIFIKASI ZAT BESI DAN VITAMIN A PADA TEMPE MENTAH DAN MATANG (Nutritional Composition of Soyben Tempeh Fortified with Iron and Vitamin A on Uncook and Cook Soyben Tempeh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahayu Astuti

    2014-07-01

    pada tempe mentah maupun masak. Pada tempe mentah, meningkatnya kadar zat besi perlakuan meningkatkan kadar zat besi tempe fortifikasi meskipun tidak signifikan. Kadar protein dan lemak menurun secara bermakna setelah diolah (dibacem (p0,05. Kata kunci: Tempe terfortifikasi, zat besi, vitamin A, komposisi zat gizi

  6. Ambient Noise Tomography in Koyna-Warna region.

    Science.gov (United States)

    Rohilla, S.; Rao, N. P.; Gerstoft, P.; Yao, H.; Fang, H.; Davulluri, S.

    2017-12-01

    In the present study Ambient Noise tomography has been done in the Koyna-Warna region of western India to decipher the complex structural setting and its linkage to the seismogenesis in this unique Reservoir Triggered Seismicity zone. The 3-D velocity model obtained from the study clearly brings out the lateral and vertical variations of shear velocity in the region down to a depth of about 10 km. In the Koyna region, seismicity distribution along the NNE-SSW trending Donachiwada fault zone is seen coinciding with a low velocity zone between two competent zones with a very high velocity > 4.0 km/s. The seismicity between the Koyna and Warna regions roughly trending NW-SE can be clearly seen in the NE-SW depth sections coinciding with a low velocity zone interspersed between two high velocity zones. The most active seismicity cluster south of the Warna Lake correlates with a near-vertical velocity discontinuity with a contrast of about 0.5 km/s is seen in an EW depth section. The study has helped in delineating the major fault zones of the Koyna-Warna region and enabled understanding the seismogenesis with respect to the structural controls in a RTS enviroment.

  7. Gambir (Uncaria gambir Roxb Sebagai Pewarna Alam Kain Batik Sutera, Katun, dan Rayon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sofyan Sofyan

    2016-12-01

    Full Text Available Gambier (Uncaria gambir Roxb. is one of main commodities in West Sumatra Province where most of the products are exported in raw gambier form. Many benefits that can be derived from gambier, but there is no diversify of this product. The research was aimed to use gambier as natural dyes in batik fabric and to see the quality of the batik that had been dyed. The study was conducted by varying the type of fabric (silk, cotton, and rayon and the type of mordant or color fixer namely lime (CaO, alum (Al2(SO43, and ferous salt (FeSO4. The fabrics which had been dyed were tested color direction, color fastness of washing, light, rubbing, moreover acid and alkaline perspiration. The results showed that the color direction was brownish with different color darkness depending on the type of mordant used. The results of testing on color fastness were good to excellent averagely. In term of the type of fabric, from the three types of fabric used, silk gave the best result in terms of color fastness of washing and perspiration of acid and alkaline with average test results was good to excellent (scale 4-5. The use of different types of mordant had not given significant effect on testing of color fastness to light and rubbing. ABSTRAKGambir (Uncaria gambir Roxb. merupakan salah satu komoditi unggulan Provinsi Sumatera Barat dimana hampir sebagian besar produknya diekspor dalam bentuk gambir mentah. Sangat banyak manfaat yang dapat diperoleh dari gambir, namun belum ada hilirisasi produk ini di dalam negeri. Tujuan penelitian adalah menggunakan gambir sebagai pewarna alam pada kain batik dan melihat kualitas kain batik yang telah diwarnai. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan jenis kain (sutera, katun, dan rayon dan jenis mordan atau pembangkit warna yaitu kapur (CaO, tawas (Al2(SO43, dan tunjung (FeSO4. Kain yang telah diwarnai dilakukan pengujian arah/beda warna, ketahanan luntur warna terhadap pencucian, sinar, gosokan, dan keringat asam dan basa

  8. REAL TIME TRACKING OBYEK BERGERAK DENGAN WEBCAM BERBASIS WARNA DENGAN METODE BACKGROUND SUBTRACTION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aris Tri Jaka Harjanta

    2017-07-01

    Full Text Available Proses tracking obyek pada real time  video adalah salah satu topik yang penting dalam kajian suveillance system (Dhananjaya, Rama, and Thimmaiah 2015. deteksi dan ekstraksi informasi serta pelacakan obyek atau benda bergerak adalah sebagai salah satu bentuk aplikasi dari computer vision. Beberapa aplikasi yang memanfaatkan metode tracking object atau benda bergerak antara lain adalah UAV (Unmanned Aerial Vehicle surveillance atau lebih dikenal dengan mesin/kendaraan tak berawak, Indoor Monitoring system adalah sistem monitoring keadaan dalam ruangan, serta memonitor trafik lalu lintas yang dapat mengamati pergerakan semua benda dalam keadaan real time. Tracking obyek dalam keadaan real time banyak hal yang perlu diperhatikan dan perlu diperhitungkan dimana semua parameter dan noise atau gangguan object di sekitarnya yang tidak perlu kita amati namun berada dalam satu bagian bersama obyek yang kita amati. Dalam penelitian ini metode yang akan digunakan adalah background subtraction untuk pendeteksian serta tracking obyek dan benda bergerak secara real time berbasis warna dengan memanfaatkan kamera webcam dan menggunakan pustaka opensource OpenCv.

  9. Analisis Variasi Warna Terhadap Kualitas Daya Serap dan Kuat Tarik Tissue Napkin Paper

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ragil Meita Alfathy

    2017-10-01

    Full Text Available Tisu telah menjadi kebutuhan sehari–hari masyarakat dunia karena tisu merupakan benda pembersih praktis yang dapat dibawa kemana–mana. Inovasi yang dilakukan oleh para produsen adalah dengan memberikan corak motif bahkan warna untuk menambah nilai estetika dari tisu terutama pada tissue napkin paper atau kertas tisu serbet. Seiring berjalannya waktu, nilai estetika pada tissue napkin paper menjadi pertimbangan utama konsumen dalam pemilihan tisu dibandingkan fungsi utama kertas tissue napkin paper sebagai alat pembersih sehingga konsumen melupakan kualitas fisik dari tissue napkin paper. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi potensi perbedaan kuat tarik dan daya serap tissue napkin paper dengan dan tanpa colourant. Tissue napkin paper dihitung volume air yang terserap secara radial dan gaya yang dibutuhkan tisu dengan luas permukaan 0,042m2  untuk merobeknya, sehingga diketahui bahwa tissue napkin berwana merah, hijau, kuning dan putih memiliki persentase kualitas daya serap secara berturut-turut 38,89%, 42,78%, 41,67%, 46,67%  dan daya kuat tarik 78,3N/m2; 103,3N/m2; 140,4N/m2; 141,5N/m2. Colourant mengubah struktur pore menjadi lebih sempit dan jarak permukaan serat selulosa menjadi semakin panjang. Sehingga terjadi penurunan daya serap dan kuat tarik tissue napkins paper dengan colourant meskipun tidak dalam taraf yang signifikan.

  10. Siger Sebagai Wujud Seni Budaya Pada Masyarakat Multietnik di Provinsi Lampung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deri Ciciria

    2015-09-01

    Full Text Available Artikel ini menitik beratkan pada pembahasan siger sebagai simbol  integrasi masyarakat suku Lampung. Provinsi Lampung terdiri dari dua golongan suku asli yaitu suku Lampung Pepadun dan Saibatin. Keadaan ini sangat rentan akan terjadinya konflik dan perpecahan karena rasa sukuisme yang muncul karena tinggal di wilayah adat berbeda. Makna yang terungkap dalam artikel ini adalah bahwa siger merupakan simbol pemersatu masyarakat Lampung. Bentuk, warna, dan berbagai hiasan aksesorisnya menyiratkan persatuan dan kesatuan suku, sub  suku, dan keturunan masyarakat Lampung Pepadun dan Saibatin. Dengan adanya siger, masyarakat Lampung Pepadun ataupun Saibatin terikat oleh suatu persamaan kebudayaan, silsilah keturunan, kehidupan sosial budaya bahkan rasa senasib sepenanggungan. Siger dijadikan sebagai sarana propaganda mewujudkan integrasi masyarakat suku Lampung. Oleh karena itu siger banyak dimunculkan pada berbagai ornamen bangunan rumah, pasar (baik modern maupun tradisional, gapura, dan simbol pemerintahan sebagai wujud kemajemukan masyarakat Lampung. Kata kunci: Siger, Integrasi Budaya

  11. FORMULASI, KANDUNGAN GIZI, DAN DAYA TERIMA KUE-KUE TRADISIONAL MAKASSAR BERBASIS TEPUNG PUPAE–MULBERRY (PURY SEBAGAI MAKANAN BERGIZI MASA DEPAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Clara Meliyanti Kusharto

    2016-04-01

    tradisional menghasilkan tiga jenis produk yaitu bolu-sponge Rampary, Deppatori-Pury, dan Pury-Stick. Berdasarkan hasil uji organoleptik, satu produk perlu dikembangkan lebih lanjut yaitu Deppatori yang memiliki tingkat kesukaan terendah. Formulasi Deppatori-Pury dilakukan dengan mencampurkan bahan dasar yang terdiri atas tepung beras, tepung ketan, tepung pury, gula merah, wijen, dan air. Formula Deppatori-Pury terdiri atas F1 (tepung pury 5%, F2 (tepung pury 10%, dan F3 (tepung pury 15%. Pada uji hedonik, panelis lebih menyukai F2 yakni formula dengan penambahan tepung pury sebesar 10%, karena penambahan tepung pury yang semakin banyak akan membuat tekstur semakin keras. Hasil uji mutu hedonik juga menunjukkan bahwa F2 memiliki karakteristik warna cokelat kekuningan, rasa dan aroma yang netral, serta tekstur yang padat agak keras. Kudapan Deppatori-Pury 10% per 100 g mengandung kadar air 7,92 g, abu 1,19 g, protein 5,80 g, lemak 25,99 g, karbohidrat 67,02 g, energi 484 kkal, kalsium 74,14 mg, besi 1,96 mg, fosfor 97,23 mg. Hasil uji mikrobiologis 390 cfu/g. Kontribusi protein Deppatori-Pury 10% dengan takaran saji 100 g terhadap AKG untuk kelompok lansia sebesar 9,4-10,4%, sehingga untuk mencapai kadar protein 20% dari AKG dianjurkan untuk dikonsumsi sebanyak dua kali takaran saji sebagai makanan masa depan.Kata kunci: daya terima, deppatori-pury, kue makassar, tepung pury

  12. Eksplorasi Kearifan Lokal Masyarakat dalam Mengonsumsi Pangan Sumber Zat Goitrogenik terhadap Gangguan Akibat Kekurangan Yodium

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farida Wahyu Ningtyas

    2014-02-01

    Full Text Available Selain kekurangan yodium, penyebab lain gangguan akibat kekurangan yodium (GAKY di Kabupaten Jember adalah faktor goitrogenik tiosianat. Tiosianat adalah hasil detoksifikasi sianida. Sianida banyak terkandung pada beberapa sayuran yang biasa dikonsumsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi kebiasaan konsumsi dan cara pengolahan pangan sumber zat goitrogenik sebagai solusi mengatasi GAKY di Kabupaten Jember. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui focus grup discussion dilengkapi dengan semi-kuantitatif formulir frekuensi makan. Data yang terkumpul diolah dengan content analysis. Ada empat kelompok FGD yang diikuti 6 – 9 ibu rumah tangga yang terpilih melalui metode maximum variation sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2012 – April 2013. Daun singkong, daun pepaya, rebung, sawi pahit, kubis dan selada air adalah sayuran sumber zat goitrogenik yang dikonsumsi harian dengan porsi yang cukup besar disebabkan faktor kesukaan dan kebiasaan oleh masyarakat Jember. Kadar sianida yang terkandung pada sayuran di kabupaten Jember berkisar 0,010 – 0,4 ppm dalam keadaan segar, tertinggi pada singkong dan terendah pada gambas dan kubis. Kadar sianidanya menjadi 0,18 – 0,0001 ppm setelah beberapa cara pengolahan yang biasa dilakukan oleh masyarakat Jember. Blansing/kulup adalah cara mereduksi kadar sianida yang paling baik dibandingkan cara pengolahan lain yang biasa dilakukan masyarakat Jember seperti rebus, tumis, goreng dan kukus. Other caused of iodine deficiency disorder (IDD that was identified in Jember Regency is thiocyanate goitrogenic factor. Thiocyanate is the result of detoxification from cyanide content in some common vegetables consumed which consume daily. The purpose of this study was to explore goitrogenic food consumption habits and processing as a solution to overcome IDD in Jember Regency. Using a qualitative approach, data collection is done through focus

  13. MEMBANDINGKAN TEGANGAN PERMUKAAN DENGAN TEGANGAN AIR MENGGUNAKAN ZAT PEWARNA MAKANANAN SEBAGAI ALAT PERAGA PEMBELAJARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Yulisari Asmawati

    2014-09-01

    Full Text Available Have performed experiments to compare the surface tension of water by the surface tension of alcohol use food dye. The research method is to perform a simple test. With a drop of food dye into water will make the water molecules become larger and when alcohol was dropped into the solution there will be a tug between water and alcohol with water or with alcohol-called cohesion. Tug between different molecules such as water to alcohol is called adhesion. Cohesion of water molecules is greater than the cohesion of the alcohol molecules. Cohesion of water is also greater than the adhesion between the two fluids. Competition between cohesion and adhesion molecules of water and alcohol lead to mutual attraction between water and alcohol resulting in vibrations when the fluid is met. The results obtained when this trial is water that has spilled food dye will move away from the alcohol and water colored parts that come into contact with alcohol will vibrate.

  14. GARAM GUNUNG ASAL KRAYAN SEBAGAI ZAT ADITIF UNTUK MENSTABILKAN KLOROFIL SAYURAN

    OpenAIRE

    Herman Herman; Laode Rijai

    2012-01-01

    Garam Gunung Asal Krayan yang terdapat pada wilayah utara pulau Kalimantan dipercaya oleh masyarakat setempat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti darah tinggi, kencing manis, penyakit kulit serta beberapa penyakit lainnya. Sayur yang menggunakan garam gunung terlihat lebih segar atau nampak tidak layu dan kesegarannya tahan lama dibandingkan dengan menggunakan garam biasa. Dilakukan penelitian untuk mengetahui efek garam gunung asal Krayan terhadap stabilitas sayuran dilihat da...

  15. Sistem Pemantauan Kadar pH, Suhu dan Warna pada Air Sungai Melalui Web Berbasis Wireless Sensor Network

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Sabiq

    2017-07-01

    Full Text Available Water is a very important natural resource for human life and other living things. Water pollution, especially in river water, should be controlled because of the rapid development. One technology to monitor multiple physical quantities scattered in a region is the Wireless Sensor Network (WSN. WSN technology has the ability to transmit data from sensor readings and forward data received from other nodes. In this study, prototype monitoring system of pH level, temperature, and color based on WSN that can be monitored through the developed web. The sensors at each node are connected to Arduino Uno as a processing unit, data read from the sensor is sent to the sync node via XBee wireless device. In the sink, the PC also serves as a database server and a web server is used. Test results with two different dispersion indicate that sensor readings can be read by all nodes and received by the sync node and can be displayed on web pages that have been built. Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan mahluk hidup lainnya. Pencemaran air khususnya air sungai perlu dikendalikan seiring makin cepatnya pembangunan. Salah satu teknologi untuk melakukan pemantauan besaran fisik dalam wilayah yang tersebar adalah Wireless Sensor Network (WSN, yang memiliki kemampuan untuk mengirimkan data hasil pembacaan sensor serta meneruskan data yang diterima dari node lain. Pada penelitian ini dikembangkan purwarupa sistem pemantauan kadar pH, suhu dan warna berbasis WSN yang dapat dipantau melalui web. Sensor pada setiap node dihubungkan ke Arduino Uno sebagai unit pemroses, data yang dibaca dari sensor dikirimkan ke node sink melalui perangkat XBee nirkabel. Pada sink digunakan PC yang berfungsi juga sebagai database server dan web server. Hasil dari pengujian dengan dua penyebaran yang berbeda didapatkan hasil bahwa pembacaan sensor dapat dibaca oleh seluruh node dan diterima oleh sink serta dapat ditampilkan melalui laman web yang

  16. Efektifitas Propolis Toothpaste sebagai Initial Therapy pada Mild Gingivitis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nila Kasuma

    2015-02-01

    Full Text Available Karakteristik gingivitis ringan adalah terjadinya perubahan warna gusi, edema ringan, tidak ada pendarahan dan tanpa ada rasa nyeri. Jika pasien tidak mendapatkan perawatan yang tepat, gingivitis dapat berubah menjadi periodontitis yang menyebabkan kerusakan jaringan tulang rahang alveolar, menyebabkan kerusakan jaringan lebih lanjut secara lokal dan sistemik melalui pembuluh darah. Pemilihan terapi yang tepat sangat penting untuk mengurangi prevalensi dari penyakit ini. Selain proses scaling dan kontrol plak, penggunaan pasta gigi propolis dapat digunakan sebagai terapi awal. Komposisi pasta gigi yang mengandung propolis memiliki efek anti-inflamasi yang bermanfaat sebagai salah satu terapi awal untuk mengobati gingivitis ringan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Indeks gingiva dari 15 pasien diukur sebelum dan sesudah penggunaan pasta gigi propolis. Analisis data dilakukan dengan cara univariat untuk menggambarkan masing-masing variabel dengan Kolmogorov-Smirnof Test. Perbedaan indeks gingiva antara sebelum dan sesudah menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung propolis dianalisis dengan uji T berpasangan. Pasta gigi yang mengandung propolis ini terbukti efektif dalam terapi awal gingivitis ringan dengan rata-rata pengurangan skor indeks gingiva sebelum dan sesudah adalah 0,40 ± 0,04. Terdepat perbedaan yang signifikan (p <0,05 antara rata-rata penurunan nilai gingiva indeks sebelum dan setelah penggunaan pasta gigi yang mengandung propolis.

  17. Analisis Semiotik Fashion Ines Ariani Sebagai Bentuk Presentasi Diri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Monica Stella Angelina

    2015-12-01

    Full Text Available Fashion can be seen from the side semoitikanya that denotation and connotation. Like the black color that has connotations mysterious, bold, independent, and stylish, yellow color that symbolizes joy and a sense of spirit. Tiger spotted pattern connotes bold. Clothes that show the shape of the body shape connotes the online, open-minded, and confident. Denotation and connotation of this it can be concluded that Ines presenting himself as someone who is brave, open, cheerful, and stylish. Fashion and clothing are included in it has a deeper function than as body armor and kesopan that as the way a person communicates where fashion clothing is non-verbal communication that is artifactual. It can be seen that one can judge others simply on appearances alone. Even generally someone will first see the appearance of others before making conversation. This conversation function to verify whether the accepted meaning when just looking at clothes only in accordance with the meaning of a conversation or when it is doing the opposite. Although a person can wear to present themselves as it is, but nonetheless in reality there is an element of performance in it. It is also likely to be experienced by Ines, where in addition wants to present himself, Ines also wants the fashion that he was wearing viewed and became the center of attention of the crowd. Fashion dapat dilihat secara semoitikanya yaitu dari sisi denotasi dan konotasinya. Seperti warna hitam yang memiliki konotasi misterius, berani, mandiri, dan stylish, warna kuning yang melambangkan keceriaan dan rasa semangat. Pattern totol harimau yang berkonotasi berani. Bentuk pakaian yang memperlihatkan bentuk tubuh berkonotasi daring, open-minded, dan percaya diri. Dari denotasi dan konotasi inilah dapat diambil kesimpulan bahwa Ines mempresentasikan dirinya sebagai seseorang yang berani, terbuka, ceria, dan stylish. Fashion dan pakaian yang termasuk di dalamnya memiliki fungsi yang lebih mendalam selain

  18. Pengenalan Bahasa Isyarat dengan Metode Segmentasi Warna Kulit dan Center of Gravity

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wawan Kurniawan

    2013-06-01

    Full Text Available Abstrak Bahasa isyarat (sign language merupakan bahasa yang menggunakan gerakan tangan dan gerak bibir untuk menjelaskan sebuah arti. Untuk itu perlu adanya dibuat suatu sistem yang dapat menghubungkan penderita cacat tunarungu dengan manusia normal. Penelitian aplikasi pengenalan bahasa isyarat secara real-time banyak mengalami kendala, faktor-faktor yang mempengaruhi antara lain, besarnya tingkat kemiripan data citra latih, proses pelacakan (tracking terutama pada segmentasi objek dengan latar belakang (background sehingga hasil capture tidak terinterprestasikan maksimal. Penelitian ini menggunakan metode pelacakan (tracking yakni segmentasi warna kulit dan center of gravity (COG berhasil melacak (tracking gerakan tangan dari setiap frame, serta metode deteksi tepi dan PCA sebagai ekstraksi ciri, dan pengenalannya menggunakan pendekatan jaringan syaraf tiruan  back propagation. Hasil dari pengujian sistem ini dapat mengenali 26 huruf isyarat, tingkat akurasi pengenalan isyarat tangan 83,43%. Pada berbagai kondisi pencahayan dan jarak objek ke kamera, system ini mengalami perubahan tingkat pengenalan sehingga diperlukan jarak ideal dan tingkat penerangan yang baik. Aplikasi ini perlu adanya pengembangan lebih lanjut terutama pada proses pelacakan dan identifikasi. Kata kunci—Pelacakan, Ekstraksi ciri, Pengenalan isyarat tangan   Abstract Sign language is a language that uses hand gestures and lip movements to explain the meaning. For that there needs to be created a system that can connect the disabled with normal human hearing impairment. The study of sign language recognition applications in real-time experience any problems, the factors that affect, among others, high level of similarity of training image data, the process of tracking, especially on the segmentation of objects with the background so the results do not capture the maximum interpretation. This research uses the tracking method the skin color segmentation and center of

  19. EFEK PEMBERIAN SUPLEMEN SINBIOTIK DAN ZAT GIZI MIKRO (VITAMIN A DAN ZINC TERHADAP STATUS GIZI PENDERITA TBC PARU ORANG DEWASA YANG MENGALAMI KEKURANGAN ENERGI KRONIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparman Hardinsyah

    2014-09-01

    Full Text Available Pasien  TB  paru  pada  akhirnya  aka n  mengalami  keadaan gizi  buruk  dan  menurunnya  respon  imun. Kemoterapi  dengan  menggunakan  obat-obatan  TB  merupakan  langkah  yang  efektif  untuk  mengobati penyakit ini, tetapi mempunyai pengaruh negatif terhadap keseimbangan mikropola usus inflamasi karena infeksi TB paru, menurunkan pengaturan sintesa zat  gizi dan menurunkan nafsu makan, sehingga terjadi kekurangan  gizi.  Penelitian  bertujuan  untuk  menganalisa  efikasi  symbiotik  dan  suplemen zat  gizi  mikro terhadap status gizi pada pasien dewasa TB paru yang sedang diobati yang menderita kekurangan energi kronik  setelah  2  bulan  menjalani  intervensi.  Desain penelitian  “a  double-blind  randomized  treatment control trial“ dilakukan pada 2 pusat penyembuhan TB paru di Bandung dan Garut. Sejumlah 43 orang yang  menderita  kekurangan  energi  kronik  (KEK  dipilih  dari  76  pasien  TB  paru  yang  terekrut  dengan variasi umur antara 20–45 tahun. Kelompok ini dibagi 2 kelompok, kelompok pertama diberikan susu yang berisi  protein,  symbiotik  dan  suplemen  micronutrien (MSM  dan  kelompok  kedua  diberi  susu  yang berbasis protein saja (MO sebagai kelompok kontrol. Seluruh pasien menerima terapi standar untuk TB paru, parameter status gizi (BB, IMT, masa Lemak, hemoglobin, serum vitamin A dan seng dikumpulkan pada saat awal setelah 1 bulan, 2 bulan dari pemberian intervensi data di awalnya. Perbedaan antara dan dalam kelompok menggunakan statistik parametrik dannon parametric. Hasil menunjukan bahwa setiap kelompok  pada  akhir  intervensi  parameter  status  gizi  secara  signifikan  mengalami  perbaikan dibandingkan  pada  awal  penelitian  (P0,05. Ada pengaruh potensial dari setiap suplemen dalam meningkatkan status gizi, penelitian yang lebih lama dengan tidak memberikan susu berbasis protein pada kelompok kontrol dibutuhkan. Kata kunci

  20. Pemanfaatan Limbah Daun Kelapa Sawit sebagai Bahan Baku Pupuk Kompos

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ramayanty Bulan

    2016-10-01

    Full Text Available Abstrak. Limbah padat pada perkebunan kelapa sawit telah diketahui potensial sebagai bahan baku pupuk organik padat melalui proses pengomposan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan teknik dan mengkarakterisasi proses pengomposan limbah daun kelapa sawit sebagai bahan dasar pupuk organik potensial. Proses pengomposan dilakukan dengan dua faktor perlakuan, meliputi komposisi bahan katalisator kompos (Bokashi, Vermikompos dan Natural dan ukuran cacahan daun sawit (2 cm, 4 cm 6 cm. Parameter yang diamati meliputi persentase penyusutan massa dan fluktuasi perubahan suhu selama proses pengomposan, serta pengukuran zat hara Nitrogen, Phospor, Kalium (NPK dan rasio C/N yang terkandung pada hasil pengomposan yang diukur setelah 10 dan 14 minggu proses pengomposan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengomposan dengan bokashi memberikan penyusutan massa terbesar jika dibandingkan dua metode lainnya pada semua ukuran cacahan yaitu sebesar 32%. Cacahan daun sawit yang berukuran kecil cenderung memberikan proses pengomposan yang lebih cepat dan memberikan produk kompos yang lebih baik. Hasil pengukuran setelah proses pengomposan menunjukkan bahwa interaksi dua faktor perlakuan yang diberikan hanya berpengaruh signifikan pada rasio C/N dan tidak signifikan pada zat hara NPK.   Utilization of Waste Palm Leaves as Raw Material Palm Compost Abstract. The use of oil palm plantation solid waste, particularly oil palm leaf as organic compost raw material are now receiving greater attention by researchers, but have not been fully utilized on large scale, either agriculturally or industrially. The aim of present study was to characterize composting process with oil palm leaf as raw material. The research of composting conducted with two combination of composting factor, namely: composting starter composition (i.e. Bokashi, vermi-compost and natural composting and piece of frond dimension (2 cm, 4 cm, 6 cm. The percentage of mass reduction and temperature

  1. Penggunaan Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava sebagai Pengawet Pindang Tongkol

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farida Ariyani

    2010-06-01

    Full Text Available Penelitian aplikasi ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava untuk menghambat kemunduran mutu pindang tongkol (Scomber australasicus CV telah dilakukan. Pada penelitian ini digunakan 4 konsentrasi ekstrak daun jambu (0, 3, 6, dan 9% sebagai larutan perebus pada pengolahan pindang tongkol. Perubahan mutu ikan pindang diamati setiap 24 jam secara organoleptik, kimia (TVB, TBA dan mikrobiologi (TPC, kapang, sedangkan pengamatan terhadap perubahan asam lemak dilakukan pada ikan pindang dengan perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak daun jambu sebagai larutan perebus pada pemindangan ikan tongkol mampu menghambat peningkatan kadar TBA dan menekan oksidasi asam lemak tidak jenuh, tetapi tidak mampu menghambat peningkatan kadar TVB dan pertumbuhan mikroorganisme selama penyimpanan pada suhu ruang. Meskipun penggunaan ekstrak daun jambu menyebabkan warna pindang cenderung menjadi lebih gelap (kecoklatan, pindang tongkol yang direbus dengan ekstrak daun jambu mempunyai intensitas bau dan rasa tengik yang sangat rendah dan tekstur yang lebih baik bila disbanding kontrol. Perlakuan ekstrak daun jambu yang paling efektif sebagai pengawet pindang tongkol dengan nilai sensori terbaik adalah perlakuan ekstrak daun jambu pada konsentrasi 9%.

  2. Characterization of the ZAT1p zinc transporter from Arabidopsis thaliana in microbial model organisms and reconstituted proteoliposomes.

    Science.gov (United States)

    Bloss, Tanja; Clemens, Stephan; Nies, Dietrich H

    2002-03-01

    The ZAT1p zinc transporter from Arabidopsis thaliana (L.) Heynh. is a member of the cation diffusion facilitator (CDF) protein family. When heterologously expressed in Escherichia coli, ZAT1p bound zinc in a metal blot. Binding of zinc occurred mainly to the hydrophilic amino acid region from H182 to H232. A ZAT1p/ZAT1p*Delta(M1-I25) protein mixture was purified and reconstituted into proteoliposomes. Uptake of zinc into the proteoliposomes did not require a proton gradient across the liposomal membrane. ZAT1p did not transport cobalt, and transported cadmium at only 1% of the zinc transport rate. ZAT1p functioned as an uptake system for 65Zn2+ in two strains of the Gram-negative bacterium Ralstonia metallidurans, which were different in their content of zinc-efflux systems. The ZAT1 gene did not rescue increased zinc sensitivity of a Delta ZRC1single-mutant strain or of a Delta ZRC1 Delta COT1 double-mutant strain of Saccharomyces cerevisiae, but ZAT1 complemented this phenotype in a Delta SpZRC1 mutant strain of Schizosaccharomyces pombe.

  3. Pencarian Ruang Warna Kulit Manusia Berdasarkan Nilai Karakteristik (λ Matrik Window Citra

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putra Pandu Adikara

    2014-07-01

    Full Text Available Abstrak Perkembangan transaksi dan distribusi data yang sangat besar, terutama saat teknologi informasi dan komunikasi melalui  web bisa dijangkau oleh siapa saja menggunakan perangkat yang semakin beragam, membuat pengguna memerlukan aplikasi yang serba mudah untuk digunakan. Diantaranya adalah identifikasi obyek yang berada dalam data multimedia berupa teks, gambar maupun suara. Deteksi warna, terutama deteksi warna kulit manusia adalah tahap awal identifikasi keberadaan manusia pada citra 2 dimensi. Terdapat sejumlah metode untuk menentukan apakah suatu pixel pada gambar tersebut merupakan warna kulit manusia. Penelitian sebelumnya telah membuat ruang warna berbasis pixel diantaranya adalah ruang warna RGB, normalisasi RGB, HIS/HSV, TSL, YCbCr dll. Suatu matrik bujur sangkar NxN mempunyai nilai karakteristik (λ sebanyak N dimana nilai masing-masing berupa bilangan real. Suatu citra dapat dipecah menjadi M matrik bujur sangkar dan kemudian dicari nilai λ  nya. Penelitian ini akan mencari ruang warna kulit manusia berdasarkan nilai karakteristik (ƛ matrik window citra. Dari hasil pengujian hamper semua warna kulit dapat dideteksi, namun image untuk warna kulit yang tidak mencolok beberapa obyek pada image dapat ditampilkan dengan baik meskipun bukan kulit. Kata kunci: Citra Kulit, Nilai Karakteristik (λ, Matrik Window Abstract The development of the transaction and distribution of huge data, especially when the information technology and communication via the web can be reached by anyone using the increasingly diverse, making the user requires an application that completely easy to use. Among them is the identification of objects that are in the multimedia data such as text, images and sound. Color detection, particularly the detection of human skin color is an early stage identification of human presence on the 2-dimensional image. There are a number of methods to determine whether a pixel in the image is the color of human skin

  4. POTENSI “IKAN MURAI AIR TAWAR” (Gymnothorax polyuranodon SEBAGAI IKAN HIAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Musa

    2011-12-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara yang kaya akan potensi sumberdaya alam hayati termasuk di dalamnya ikan-ikan air tawar, payau, dan laut yang prospeknya dikembangkan sebagai komoditas yang bernilai ekonomi tinggi. Ikan murai air tawar (Gymnothorax polyuranodon merupakan salah satu spesies ikan yang sebarannya cukup luas di Indonesia. Dalam siklus hidupnya ikan murai ini hidup di air tawar, payau dan laut. Corak warna coklat kekuningan dengan bintik hitam bulat yang tidak teratur pada kepala seperti pita-pita yang warnanya memanjang yang lengkap serta bentuknya yang mirip ular menyebabkan ikan murai ini juga dijadikan ikan hias. Tiga kali koleksi ikan murai di alam telah dilakukan di Sungai Lasusua, Sulawesi Tenggara pada September 2008, Oktober, dan November 2009.

  5. Analisis Hasil Sintesis Serbuk TiO2 / ZnO sebagai Lapisan Elektroda untuk Aplikasi Dye-sensitized Solar Cell

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilis Retnaningsih

    2016-06-01

    Full Text Available Pada penelitian ini telah dilakukan sintesis antara serbuk partikel nano TiO2 dan serbuk partikel nano ZnO menjadi pasta yang akan diaplikasikan sebagai elektroda pada dye-sensitized solar cell (DSSC. Elektroda pada DSSC ini bekerja berdasarkan adsorbsi foton oleh pewarna, elektron yang tereksitasi ditransfer ke TiO2/ZnO yang mempunyai perbandingan berbeda. Dimensi material partikel nano TiO2/ZnO sebagai elektroda sangat penting untuk menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi pada DSSC. Sifat ini sangat dipengaruh oleh metoda pabrikasi elektroda TiO2/ZnO dan parameternya. Pada penelitian ini digunakan metoda doctor blade untuk pabrikasi DSSC dan larutan dyes (Z907 sebagai zat pewarna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pencampuran serbuk TiO2 dan serbuk ZnO sebagai elektroda. Teknik pembuatan pasta TiO2/ZnO sebagai elektroda sangat penting untuk menghasilkan efisiensi tinggi pada DSSC. Teknik ini sangat terkait dengan material TiO2/ZnO, metoda pabrikasi, dan parameter pengukurannya. Dalam penelitian ini dibahas hasil karakterisasi XRD pada kedua serbuk TiO2 dan ZnO, hasil SEM pada pencampuran kedua material, hasil pengujian IPCE serta hasil pengukuran effisiensi pada pengujian I - V.

  6. BERAS ANALOG SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL DENGAN INDEKS GLIKEMIK RENDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santi Noviasari

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this research was to produce rice analogue as functional food with low glycemic index. The rice was made from white corn and sorghum with additional soybean flour. The physicochemical properties of rice analogue being analysed were resistant starch content, total phenolic content, dietary fiber, color (L*, +a, +b values and whiteness (oHue. Rice analogue was potentially used as functional food indicated by high level of resistant starch 2.59%-3.31%, total phenolic content 0.18-0.25 mg GAE/g sample and dietary fiber 5.35%-6.14%. Rice analogue from white corn with and without soybean flour was further tested for glycemic index. Rice analogue from white corn has 69 GI value, while rice analogue from white corn with 10% soybean flour addition has 50 GI value.Keywords: functional food, glycemic index, rice analogueABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan beras analog yang berpotensi sebagai pangan fungsional dan bernilai indeks glikemik rendah. Beras analog dibuat dari bahan baku jagung putih dan sorgum dengan penambahan tepung kedelai. Sifat fisiko kimia beras analog yang dianalisis adalah pati resisten, total fenol, serat pangan, warna (nilai L*, +a, +b dan derajat putih (oHue. Beras analog berpotensi sebagai pangan fungsional, yang ditunjukkan dengan tingginya kadar pati resisten yaitu sebanyak 2,59%-3,31%, total fenol sekitar 0,18-0,25 mg GAE/g sampel dan serat pangan antara 5,35%-6,14%. Beras analog berbahan baku jagung putih dengan dan tanpa penambahan kedelai dipilih untuk uji indeks glikemik. Beras analog dari jagung putih memiliki nilai IG 69 sedangkan beras analog dari jagung putih dengan penambahan tepung kedelai 10% memiliki nilai IG 50.Kata kunci: beras analog, indeks glikemik, pangan fungsional

  7. Riwayat pola asuh, pola makan, asupan zat gizi berhubungan dengan stunting pada anak 24–59 bulan di Biboki Utara, Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christin Debora Nabuasa

    2016-08-01

    .05 with stunting whereas food security had no significant association. The result of multivariate analysis showed variable of history of rearing pattern most dominantly influenced the prevalence of stunting.Conclusions: There was significant association between history of rearing pattern, eating pattern, intake of protein, energy, calcium and stunting.KEYWORDS: rearing pattern, eating pattern, nutrient intake, culture, economy, infection disease, food security, stunting,children underfiveABSTRAKLatar belakang: Stunting merupakan salah satu indikator gizi kronis yang dapat memberikan gambaran gangguan keadaan sosial ekonomi keseluruhan di masa lampau. Stunting diketahui dengan melakukan pengukuran indikator TB/U. Dampak stunting menyebabkan menurunnya pertumbuhan, perkembanganmotorik terlambat, terhambatnya pertumbuhan mental, penurunan intelegensi anak, penurunan kualitas sumber daya manusia dan produktivitas. Anak stunting umur ≥ 2 tahun mempunyai risiko mengalami morbiditas dan obesitas lebih tinggi. Dengan rendahnya keadaan ekonomi, pola asuh, pola makan,asupan zat gizi dalam kurun waktu yang lama menyebabkan tingginya prevalensi stunting pada balita. Hasil riskesdas tahun 2007, prevalensi stunting provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar 46,7% dan prevalensi di Kabupaten Timor Tengah Utara sebesar 59,6% dan di Kecamatan Biboki Utara 2 tahun berturut-turut adalah 64,6% dan 60,2%.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan riwayat pola asuh, pola makan, asupan zat gizi terhadap kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan di Kecamatan Biboki Utara Kabupaten Timor Tengah Utara ProvinsiNTT. Metode: Jenis penelitian studi observasional dengan rancangan case-control dengan alat ukur menggunakan kuesioner untuk mengetahui riwayat pola asuh, pola makan dan asupan zat gizi menggunakan recall 24 jam. Penelitian dilakukan di Kecamatan Biboki Utara dengan jumlah sampel sebanyak 152 yang terdiri dari 76 anak sebagai kasus dan 76 anak sebagai kontrol.Hasil: Riwayat pola asuh

  8. PENGARUH LAJU PENUMPUKAN DAN KELEMBABAN FESES BURUNG WALET (Aerodramus fuciphagus PADA PERUBAHAN WARNA SARANG WALET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Iriyani

    2013-03-01

    Full Text Available Saat ini belum banyak diketahui faktor penyebab pembentukan warna merah pada sarang burung walet,  dan bagaimana teknik pembentukan warna merah pada sarang burung walet tersebut. Diduga penumpukan feses mempengaruhi perubahan warna pada sarang. Penelitian ini bertujuan mengukur banyaknya feses yang dihasilkan burung walet dalam satu periode pembentukan sarang, mengobservasi pengaruh jumlah dan kelembaban feses terhadap pembentukan warna merah pada sarang. Penelitian eksploratif ini dilaksanakan di Laboratorium Penelitian dan Laboratorium Instrumen Jurusan Kimia FMIPA UNESA dan di rumah burung walet Sidayu Gresik selama 18 minggu (Nopember 2009-Maret 2010. Hasil penelitian menunjukkan feses burung walet pada awal pembentukan sarang menunjukkan jumlah yang sangat sedikit 2,16±0,90 g/minggu (minggu ke-4 dan sarang walet masih menunjukkan warna putih. Sedangkan warna merah terbentuk pada pada minggu ke-14 dengan jumlah feses walet 41,85±4,48 g/minggu. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa dengan feses walet 250 gr dan kelembaban 80% terjadi perubahan warna sarang merah pada hari ke-11. Pembentukan warna merah sarang burung walet terjadi secara bertahap dengan peningkatan jumlah feses. Kesimpulan penelitian ini adalah keberadaan feses dan kelembaban feses walet menjadi faktor penentu dalam pembentukan warna merah pada sarang burung walet. Edible swallow’s nests with red color are rare and preferred by its consumers. Besides factors affecting the coloration of the birds’ nests are not well-known. It is suspected that the amount of bird’s fecal influence the nest color. Therefore, the aim of this research are to prove that swallow’s fecal  can influence the establishment of red color in swallow’s nest; to measure the amount of fecal matter produced in a single swallow bird nest formation period; and to observe the effect of the amount of feces and humidity on the formation of red color of the nest. Explorative research was done at the

  9. APLIKASI ANIMASI INTERAKTIF PENCAMPURAN TIGA WARNA PRIMER DAN PENGENALAN BENTUK GEOMETRI PADA PAUD AL-MUSLIMUN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mayya Nurbayanti Shobary

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract - The development of Interactive animation application mixing three colors and introduction of geometric shapes for early childhood, aims to increase learning tool for parents and teachers to attract the attention of children to learn about colors and shapes using interactive animation application. Application built using the concept of PAUD Al-Muslimun in educating early childhood in knowing the result of mixing three primary colors and geometric shapes. The development of application take an example of how theachers in educating early childhood that began with the introduction of color and shapes, and practice how to mix the primary three colors, by showing interisting picture related to colors and shapes are introduced. Data collection methods used for this study is the direct observation of the teaching and learning activities from the perspective of teachers, children and parents to get an idea of the optimal design of an application built on. The development of Interactive animation application mixing three primary colors and introduction of geometric shapes for early childhood for early childhood through the five steps, analyzing, designing, implemeting, testing, and revision errors or shortfall. In this application there are learning processes knowing the primary color and introduction of geometric shapes with support interactive buttons, interesting picture and audio to enhance the absorption of early childhood to the contents of the material, learning and display concerned and to help parents or teachers role in educating children once more creative . Keywords: Applications, Animation, Interactive, Early Childhood Abstrak - Pembangunan aplikasi animasi interaktif pencampuran tiga warna primer dan pengenalan bentuk geometri untuk anak usia dini, bertujuan untuk menambah sarana pembelajaran untuk orang tua dan guru dalam menarik perhatian anak untuk belajar mengenal warna dan bentuk dengan menggunakan aplikasi animasi interaktif

  10. Pengaruh Komposisi Resin Alami Terhadap Suhu Pelorodan Lilin Untuk Batik Warna Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vivin Atika

    2013-07-01

    Full Text Available AbstrakLilin batik merupakan komponen yang penting dalam pembuatan batik warna alam. Selama ini, lilin yang beredar di pasaran adalah untuk pewarna sintetis. Lilin tersebut membutuhkan suhu yang tinggi untuk proses pelorodannya. Suhu pelorodan yang tinggi mengakibatkan warna alam menjadi luntur. Penelitian Pengaruh Komposisi Resin Alami Terhadap Suhu Pelorodan Lilin Untuk Batik Warna Alam bertujuan untuk mendapatkan komposisi lilin klowong yang sesuai untuk proses pembuatan batik warna alam. Kegiatan ini dibatasi pada penelitian komposisi lilin klowong dengan melakukan variasi berat resin alami yaitu damar matakucing, gondorukem, suhu pelorodan 60, 80, 100 ⁰C dan jenis kain katun prima, primisima. Dari hasil penelitian didapatkan komposisi lilin klowong untuk  batik warna alam yang baik dengan komposisi damar mata kucing (1 bag.; gondorukem (3 bag.; kote (2 bag.; parafin (1 bag.; lilin bekas (2 bag.; dan kendal (1 bag.. Lilin batik tersebut memiliki titik leleh campuran 38 ⁰C serta jumlah lilin terlepas 80 % pada suhu pelorodan 60 ⁰C dan 100 % pada suhu pelorodan 80 ⁰C. Kata kunci: lilin klowong batik, warna alam, komposisi AbstractBatik wax is important component of natural batik making. These times, the market wax is suitable only for synthetic colorant. These wax needs higher temperature on wax removing process. High temperature wax removal process can cause the natural color to exceed. Identification of Natural Resin Composition Effect on Wax Removing Temperature For Batik Natural Dye aims to obtain suitable composition of klowong wax for natural batik dyeing process. This activity is limited to the identification of klowong wax composition by varying the natural resins weight damar matakucing, gondorukem, wax removing process temperature 60, 80, 100 ⁰C and kind of cotton cloth prima, primisima. From the results obtained good klowong wax for natural batik dyeing with material  compositions: damar mata kucing (1 pc.; gondorukem

  11. Pemanfaatan Kulit Pisang Raja (Musa textilia )Menjadi Selai Sebagai Isian Roti Serta Daya Terima dan Kandungan Zat Gizinya

    OpenAIRE

    Kamal, Mustapa

    2015-01-01

    Banana peel plantains (Musa textilia) is a waste material (organic waste) which pretty much amounts. Banana peel generally significantly untapped simply disposed of as organic waste and used as fodder. Banana peel plantains can be processed into jam. Jam is a preferably food by children to the adult. Jam has a teksture (holf solid) and sweet taste. This research aims to determine the acceptability test and nutritional content of jam with the using of banana peel plantains. The type of researc...

  12. PENDIDIKAN SEBAGAI INSTITUSI SOSIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulaiman Saat

    2013-12-01

    Full Text Available Abstrak: Pendidikan dan masyarakat tidak dapat dipisahkan. Pendidikan berlangsung da-lam masyarakat, dan eksistensi dan kualitas hidup masyarakat ditentukan oleh tingkat pendidikan yang dialaminya. Sebagai institusi sosial, pendidikan tumbuh dan berkembang dalam masyarakat tanpa mengenal tingkat kebudayaan, apakah masyarakat bersahaja atau masyarakat modern. Seiring dengan perkembangan masyarakat, mucul pula kebutuhan-kebutuhan terhadap lembaga-lembaga/ins-titusi sosial merupakan kumpulan norma yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok dalam kehidupan masyarakat, termasuk pendidikan. Dengan demikian, lahirlah lembaga pendidikan sebagai institusi sosial, mulai taman kanak-kanak, SD, SLTP, SLTA, dan pendidikan tinggi. Abstract: Education and society cannot be separated; education takes place in society while the existence and the quality of society’s life were determined by the level of education experienced. As a social institution, education grows and develops in society without knowing the level of culture, whether in traditional or modern society. Along with the development of society, raise also a demand to agencies and social institutions, a set of norms that revolve around a basic need in people's lives, including education. Thus, educational institutions are born as social institutions, from kindergarten, elementary, junior high, high school, and higher education.

  13. Segmentasi Citra menggunakan Support Vector Machine (SVM dan Ellipsoid Region Search Strategy (ERSS Arimoto Entropy berdasarkan Ciri Warna dan Tekstur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Hakim

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak Segmentasi citra merupakan suatu metode penting dalam pengolahan citra digital yang bertujuan membagi citra menjadi beberapa region yang homogen berdasarkan kriteria kemiripan tertentu. Salah satu syarat utama yang harus dimiliki suatu metode segmentasi citra yaitu menghasilkan citra boundary yang optimal.Untuk memenuhi syarat tersebut suatu metode segmentasi membutuhkan suatu klasifikasi piksel citra yang dapat memisahkan piksel secara linier dan non-linear. Pada penelitian ini, penulis mengusulkan metode segmentasi citra menggunakan SVM dan entropi Arimoto berbasis ERSS sehingga tahan terhadap derau dan mempunyai kompleksitas yang rendah untuk menghasilkan citra boundary yang optimal. Pertama, ekstraksi ciri warna dengan local homogeneity dan ciri tekstur dengan menggunakan Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM yang menghasilkan beberapa fitur. Kedua, pelabelan dengan Arimoto berbasis ERSS yang digunakan sebagai kelas dalam klasifikasi. Ketiga, hasil ekstraksi fitur dan training kemudian diklasifikasi berdasarkan label dengan SVM yang telah di-training. Dari percobaan yang dilakukan menunjukkan hasil segmentasi kurang optimal dengan akurasi 69 %. Reduksi fitur perlu dilakukan untuk menghasilkan citra yang tersegmentasi dengan baik. Kata kunci: segmentasi citra, support vector machine, ERSS Arimoto Entropy, ekstraksi ciri. Abstract Image segmentation is an important tool in image processing that divides an image into homogeneous regions based on certain similarity criteria, which ideally should be meaning-full for a certain purpose. Optimal boundary is one of the main criteria that an image segmentation method should has. A classification method that can partitions pixel linearly or non-linearly is needed by an image segmentation method. We propose a color image segmentation using Support Vector Machine (SVM classification and ERSS Arimoto entropy thresholding to get optimal boundary of segmented image that noise-free and low complexity

  14. MODEL PERUBAHAN WARNA KERIPIK BUAH SELAMA PENGGORENGAN VAKUM Model of Fruit Flaky Color Change during Vacuum Frying

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jamaluddin Jamaluddin

    2012-05-01

    Full Text Available The natural colour of fruit flaky product is one of specific property prefered by consumer. To maintain the natural colourof the fruit flaky during frying, it is necessary to pay attention the characteristic changes of raw material and control the process in order not to have much changes to get the intended colour. The objective of this research is to develop empirically mathematical model of fruit flaky colour changes during vacuum frying process by considering the change of water and sucrose contents in the product. Sample of the research were jack fruits fried in the temperature of 70–100OC, frying duration of 15–60 minutes, and vacuum pressure of 13-23 kPa. The observed parameters are colour (L, colour (a, colour (b, water and sukrose contents before and after frying. The result showed that colour changes (L, a and b were influenced by free water vaporization and sukrose decreasing in product, so empirically, the developed mathematical model of colour changes (L, a and b can be used to predict fruit flaky colour changes during vacuum frying. ABSTRAK Warna alami pada produk keripik buah adalah merupakan salah satu sifat khas yang disukai oleh konsumen, untukmempertahankan warna alami keripik buah agar tidak banyak mengalami perubahan selama dalam penggorengan, perlu diperhatikan perubahan karakteristik bahan baku dan pengendalian proses, agar warna keripik buah yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan secara empirik model matematik perubahan warna keripik buah selama dalam proses penggorengan vakum dengan mempertimbangkan ke dalam model perubahan kadar air dan kadar sukrosa di dalam padatan. Sampel penelitian adalah buah nangka digoreng pada suhu70-100 OC, lama penggorengan 15-60 menit dan tekanan vakum 13-23 kPa. Parameter yang diamati adalah warna (L, warna (a, warna (b, kadar air dan kadar sukrosa sebelum dan setelah sampel digoreng. Hasil penelitian menunjukkan perubahan warna L, a

  15. Identifikasi Kedalaman Laut (Bathymetry berdasarkan Warna Permukaan Laut pada Citra Satelit menggunakan Metode ANFIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diwan Mukti Pambuko

    2013-10-01

    mengetahui warna permukaan pada posisi tersebut dapat dibuat sebuah sistem yang bisa mengidentifikasi kedalaman laut pada posisi tertentu dari warna pada permukaan laut tersebut. Sistem yang dibangun ini menggunakan data kedalaman laut hasil pengukuran manual dan dipadukan dengan data gambar satelit pada posisi yang sama. Kemudian dilakukan proses learning menggunakan teknik Neuro-Fuzzy dengan metode ANFIS (Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System dengan kinerja model identifikasi dapat diketahui dari nilai MAPE (Mean Absolute Percentage Error dan MSE (Mean Square Error. Hasil dari pembuatan model identifikasi, diperoleh sistem yang dapat melakukan identifikasi sangat baik dengan error yang diperoleh pada saat proses pengujian sebesar MAPE 9.0024 % dan MSE 0.0034. Kata kunci: bathymetry, citra satelit, neuro-fuzzy, ANFIS

  16. IDENTIFIKASI SENYAWA EKSTRAK ETANOL DAUN MIMBA (Azadirachta indica A.Juss SEBAGAI ANTIBAKTERI SECARA KLT-BIOAUTOGRAFI TERHADAP BAKTERI Stahpylococcus aureus DAN Escherichia coli

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurfijrin Ramadhani

    2017-03-01

    Full Text Available Rendahnya kesadaran masyarakat dan kurangnya sarana kesehatan membuat penyakit infeksi semakin meningkat. Pengobatan secara alami sekarang menjadi pilihan baru sebagai antibakteri, salah satunya adalah mimba. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa daun mimba dapat menghambat pertumbuhan bakteri, akan tetapi belum diketahui senyawa apa yang berperan sebagai antibakteri tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui di dalam daun mimba senyawa yang berperan sebagai antibakteri. Penelitian dilakukan dengan metode KLT Bioautografi langsung, dimana hasil maserasi esktrak etanol daun mimba yang telah dielusi ditempelkan ke media yang telah ditanami bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Zona hambat yang terbentuk dilakukan identifikasi senyawa dengan menggunakan pereaksi semprot Dragendorf, FeCl3, Sitroborat, Lieberman Bouchardat, dan SbCl3. Hasil uji KLT-Bioautografi menunjukkan bahwa daun mimba dapat menghambat pertumbuhan bakteri yang ditandai dengan terbentuknya zona bening masing-masing dengan Rf 0,4 pada bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Senyawa yang berperan sebagai antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli diduga adalah senyawa saponin dimana terbentuk warna ungu dengan pereaksi SbCl3.

  17. KANDUNGAN KATEKIN DAN KUALITAS (WARNA AIR SEDUHAN, FLAVOR, KENAMPAKAN ENAM KLON TEH (Camellia sinensis (L. O. Kuntze DI KETINGGIAN YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suyadi Mitrowihardjo

    2012-05-01

    Full Text Available Catechins Content and Quality (Colour, Flavor, Appearance of Six Tea Clones (Camellia sinensis (L. O. Kuntze at Different Altitude Growings  ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mendapatkan informasi klon-klon yang dapat memberikan katekin dan kualitas hasil yang tinggi yang diharapkan bermanfaat sebagai arahan perbaikan dalam pengembangan tanaman teh ke depan. Ketinggian tempat tumbuh (1200 – 1300 m dari permukaan laut dan 700 – 900 m dari permukaan laut yang diduga berpengaruh terhadap kualitas hasil juga dievaluasi, karena terkait dengan ketersediaan lahan pengembangan. Analisis catechin (C, epicatechin (EC, epigallocatechin (EGC, epicatechin gallate (ECG, epigallocatechin gallate (EGCG dilakukan dengan metode HPLC (High Performance Liquid Chromatography, sedang evaluasi kualitas (warna air seduhan, flavor, kenampakan dilakukan oleh tiga orang tester teh bersertifi kat. Hasil analisis menunjukkan bahwa total katekin yang tinggi diperlihatkan TRI 2025, PGL 10, GMB 9 di lokasi ketinggian 1200-1300 m dpl, dan total katekin tinggi juga diperlihatkan PGL 15, GMB 9, dan PGL 10 di lokasi ketinggian 700 – 900 m dpl. Skor warna air seduhan tidak menunjukkan perbedaan antar klon maupun antar lokasi, namun skor flavor GMB 7 dan PGL 15 unggul di lokasi atas maupun di lokasi bawah. Ada kecenderungan skor fl avor lebih unggul di lokasi bawah dibanding dengan lokasi atas. Skor kenampakan ampas setelah teh diseduh tinggi untuk PGL 15, TRI 2025, dan GMB 9 di lokasi atas, sedang TRI 2025 tinggi di lokasi bawah. Serupa dengan skor fl avor, skor kenampakan ampas teh berkecenderungan unggul di lokasi bawah. Kata kunci: Teh, ketinggian tempat, katekin, kualitas (warna air seduhan, fl avor, kenampakan  ABSTRACT The purpose of the study was to fi nd out high catechins content and quality of six tea clones which might contribute to tea clone improvements in the future. Altitudes growing (1200 – 1300 m above sea level and 700 – 900 m above sea level which

  18. Preferensi Aedes aegypti Meletakkan Telur pada Berbagai Warna Ovitrap di Laboratorium

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Agus Nurjana

    2017-07-01

    Full Text Available ABSTRACTDengue Haemograffic fever is a vector borne disease which caused outbreaks and death. There is no applied vaccine until now, so the effort of prevention and control is to terminate chain of infection mosquito breeding. Factors which influenced  the female mosquitoe to lay their eggsare type of container, color, water, temperature, water source, humidity and environment condition. This study was conducted to determine the preferences of Ae. aegypti mosquitoes to lay aggs in various colors ovitrap in the laboratory of Balai Litbang P2B2 Donggala, January until March 2015. Three repetitions with plastic cup black, blue, white, yellow and pink have been performed with water and filter pappers. 30 mosquitoes blood saturation included in the containers with various colors. The result showed that most of female mosquito laid their eggs in plastic cup black (53,2%. ANOVA analysis showed that the diversity of colors ovitrap produce different the number of eggs Ae. aegypti in each type of countainer color. It is recommended to use black ovitrap for controling populations of Ae, aegypti in environment with regular monitoring.Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit yang sering menimbulkan wabah dan dapat menyebabkan kematian. Sampai saat ini belum ditemukan vaksin sehingga pemberantasannya masih didasarkan pada pemutusan mata rantai penularan seperti pemberantasan sarang nyamuk. Beberapa faktor yang mempengaruhi proses bertelur nyamuk antara lain adalah jenis wadah, warna wadah, air, suhu, sumber air, kelembaban dan kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui preferensi nyamuk Ae. aegypti untuk meletakkan telur pada berbagai warna ovitrap di Laboratorium Balai Litbang P2B2 Donggala bulan Januari sampai Maret 2015. Tiga kali pengulangan dengan mangkok plastik yang berwarna hitam, hijau, biru, putih, kuning dan merah muda. Nyamuk jenuh darah sebanyak 30 ekor dimasukkan kedalam kandang yang berisi mangkok plastik berbagai warna

  19. KERAGAAN WARNA DAN GENOTIPE CALON INDUK (F0 IKAN CLOWN (Amphiprion sp. STRAIN BLACK PERCULA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ruby Vidia Kusumah

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengkaji keragaan fenotipe warna tubuh dan genotipe calon induk (F0 ikan clown (Amphiprion sp. strain black percula.  Sebanyak 36 ekor calon induk ikan clown black percula diperoleh dari populasi budidaya Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL Ambon yang memiliki persentase penutupan hitam tinggi.  Warna dianalisis dengan teknik analisis gambar digital menggunakan software ImageJ 1.50f.  Gambar digital didokumentasikan menggunakan kamera Canon EOS 600D.  Keragaan warna diamati menurut pola, persentase penutupan, dan jenis (profil warna digital.  Konversi nilai mean Red (R, mean Green (G, dan mean Blue (B menjadi nilai mean Hue (H, mean Saturation (S, dan mean Brightness (B dilakukan dengan bantuan Color Picker (Foreground Color pada software Adobe Photoshop versi 12.0 x64.  Keragaan genotipe dianalisis dengan teknik RAPD.  Heterozigositas dan persentase polimorfisme dikalkulasi menggunakan software TFPGA.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon induk ikan black percula generasi F0 memiliki pola warna yang bervariasi dengan persentase penutupan warna hitam berkisar 47-63%.  Jenis warna digital hitam dikarakterisasi oleh nilai H: 240-20º, S: 4-48%, B: 10-26%; putih (H: 0-300º, S: 1-7%, B: 48-69%; dan oranye (H: 15-25º, S: 73-91%, B: 40-64%.  Analisis RAPD menunjukkan bahwa primer OPA18 menghasilkan 3 fragmen (berukuran 600-3000 bp; OPZ 9 sebanyak 5 fragmen (berukuran 500-2500 bp; dan OPZ 5 sebanyak 3 fragmen (berukuran 400-3000 bp.  Heterozigositas dan persentase polimorfisme termasuk cukup tinggi, yakni 0,3060 dan 88%.  Untuk mendapatkan strain warna black percula yang diinginkan, tahap seleksi lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan persentase penutupan warna hitam serta memperoleh pola warna putih unik. [Color and genotype performance of black percula strain clown fish (Amphiprion sp. broodstock (F0. By Ruby Vidia Kusumah, Anjang Bangun Prasetio, Eni Kusrini, Erma Primanita Hayuningtyas and Sawung

  20. The study of environmental carrying capacity for sustainable tourism in Telaga Warna Telaga Pengilon Nature Park, Dieng Plateu, Central Java

    Science.gov (United States)

    Melat Aryasa, Alexander; Nur Bambang, Azis; Muhammad, Fuad

    2017-06-01

    The increasing in quantity of the tourists visiting Telaga Warna Telaga Pengilon Nature Park, Dieng Plateau, Central Java, can cause a potential threat toward the conservation sustainability of the tourist attraction and the surrounding area. The utilization of conservation area for tourist attraction has to be carried out based on the principal of Environmental Carrying Capacity so that it will not affect the ecosystem. This study aims to determine the value of Telaga Warna Telaga Pengilon Nature Park environmental carrying capacity as a conservation area used for tourism activities. The environmental carrying capacities calculated in this study were physical carrying capacity, real carrying capacity, and effective carrying capacity. Results of this research show that the physical carrying capacity of The Telaga Warna Telaga Pengilon Nature Park was 31,302 visitors, the real capacity was 869 visitors/day and the effective carrying capacity was 579 visitors/day. Thus, the sustainable tourism development strategy is needed to manage the everlasting natural resources.

  1. PROFESI SEBAGAI TAREKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Munji

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract: Generally in the teachings of any religion, both divine religions such as Islam, Christianity and Judaism, or earth religions such as Hinduism, Buddhism there is a polarization between religion and economic activity. So that all activities which seeking riches is viewed negatively and not in accordance with the lofty ideals of spirituality. In the teachings of Islamic religion there is also tendency that sees economic activity as an activity that is in appropriate for a religious. By using content analysis, the studies illustrate that everyone can make his profession as a path to God. Provided that each profession held by Islamic guidance, according to the Qur'an and the Hadith. Abstrak: Dalam ajaran keagamaan secara umum, baik agama-agama samawi seperti Islam, Kristen dan Yahudi, maupun agama bumi seperti Hindu, Buddha dan lain sebagainya terdapat anti-nomi antara agama dan kegiatan ekonomi. Sehingga seluruh kegiatan yang mencari kekayaan dipandang negatif dan tidak sesuai dengan cita-cita luhur spiritualitas. Dalam ajaran Agama Islam juga terdapat tendensi yang cukup kuat yang memandang kegiatan ekonomi sebagai aktifitas yang tidak pantas bagi manusia yang taat beragama. Dengan menggunakan analisis isi (content analysis, setudi ini menggambarkan bahwa, setiap orang bisa menjadikan profesinya sebagi jalan menuju kepada Allah. Asalkan setiap apa yang menjadi aktifitas keseharianya dilaksanakan berdasarkan tuntunan Islam, sesuai dengan al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad. Keywords: profesi, wirid, al-Quran, hadis, tarekat.

  2. Aplikasi Microwave untuk Disinfestasi Tribolium castaneum (Herbst. serta Pengaruhnya terhadap Warna dan Karakteristik Amilografi Terigu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Pratiwi Rasyid

    2017-09-01

    Full Text Available This study aimed to determine the amount of microwave energy used for the disinfestation of T. castaneum and to observe its effect on discoloration and amilographic characteristic of treated wheat flour. Damages due to T. castaneum attack during storage caused physical and chemical changes in the wheat flour. The physical damage from this attack wasthe color change of the wheat flour, whereas chemical damage was caused by lipase enzyme activity and benzokuinon derived from the secretion of T. castaneum. The study was conducted on the wheat flour that was unfumigated in it smilling stage. The contamination of the wheat flour was artificially made by giving cultured T. castaneum, which were consisted of 10 males and 10 females, into 50 g as well as 100 g of wheat flour. After 42 days of storage time, the study showed that the mortality rate of untreated samples was 0 % both for 50 g and 100 g samples. The moisture showed an increase, while color-brightness level and viscosity peak were decreased. All of samples that were treated by 23.76 kJ, 24.00 kJ, 31.68 kJ and 36.00 kJ of microwave energy indicated 100% mortality of T. castaneum, whereas the color brightness, the amilographic peak, and moisture were decreased both on the mass of 50 g and 100 g after H+42 storage time.   ABSTRAK Aplikasi microwave telah dipelajari untuk disinfestasi Tribolium castaneum (Herbst. dan pengaruhnya terhadap karakteristik warna dan amilografi tepung terigu. Kerusakan karena serangan T. castaneum selama penyimpanan menyebabkan terjadinya perubahan fisik dan kimiawi tepung. Kerusakan fisik berupa terjadinya perubahan warna tepung, sedangkan kerusakan kimiawi karena adanya aktifitas enzim lipase dan benzokuinon yang berasal dari hasil sekresi T. castaneum. Penelitian dilakukan dengan menggunakan tepung yang tidak di fumigasi pada tahap milling. Kontaminasi pun dilakukan dengan memberikan biakan T. castaneum masing-masing 10 jantan dan 10 betina ke dalam 50 g dan 100 g

  3. SEGMENTASI WARNA UNTUK EKSTRAKSI SIMBOL DAN KARAKTER PADA CITRA RAMBU LALU LINTAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aryuanto Sutedjo

    2012-05-01

    Full Text Available Penelitian ini membahas teknik segmentasi warna berbasis RGB Chromaticity Diagram ternormalisasi, untuk ekstraksi simbol dan karakter pada citra rambu lalu lintas. Teknik yang diusulkan adalah memisahkan warna biru pada latar belakang rambu petunjuk lalu lintas. Hal tersebut dilakukan dengan memanfaatkan histogram yang dikembangkan pada diagram kromatisitas untuk penentuan nilai ambang segmentasi secara otomatis. Selain itu, teknik morfologi citra dan proyeksi histogram digunakan untuk ekstraksi simbol dan karakter. Dari hasil eksperimen diperoleh bahwa teknik yang diusulkan dapat mengekstrak simbol dan karakter dengan rata-rata ekstraksi 97.3%. This research describes a normalized color segmentation technique based on RGB Chromaticity Diagram, for the extraction of symbols and characters in the image of the traffic signs. The proposed technique is to separate the blue color of the background traffic signs. This is done by using a histogram that was developed in the chromaticity diagram for the determination of the threshold value segmentation automatically. In addition, the image morphology technique and projection histogram are used for the extraction of symbols and characters. From the experimental results obtained that the proposed technique can extract symbols and characters with an average extraction is 97.3%.

  4. Processing of noisy magnetotelluric time series from Koyna-Warna seismic region, India: a systematic approach

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ujjal K. Borah

    2015-06-01

    Full Text Available Rolling array pattern broad band magnetotelluric (MT data was acquired in the Koyna-Warna (Maharashtra, India seismic zone during 2012-14 field campaigns. The main objective of this study is to identify the thickness of the Deccan trap in and around the Koyna-Warna seismic zone and to delineate the electrical nature of the sub-basalt. The MT data at many places got contaminated with high tension power line noise due to Koyna hydroelectric power project. So, in the present study an attempt has been made to tackle this problem due to 50 Hz noise and their harmonics and other cultural noise using commercially available processing software MAPROS. Remote site was running during the entire field period to stand against the cultural noise problem. This study is based on Fast Fourier Transform (FFT and mainly focuses on the behaviour of different processing parameters, their interrelations and the influences of different processing methods concerning improvement of the S/N ratio of noisy data. Our study suggests that no single processing approach can give desirable transfer functions, however combination of different processing approaches may be adopted while processing culturally affected noisy data.

  5. Desain Pabrik Synthetic Gas (Syngas dari Gasifikasi Batu Bara Kualitas Rendah sebagai Pasokan Gas PT Pupuk Sriwidjaja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toto Iswanto

    2015-12-01

    Full Text Available Menurut data dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM tahun 2013, cadangan gas bumi Indonesia saat ini sebesar 170 TSCF dan akan habis dalam kurun waktu 59 tahun, dengan estimasi tidak ada peningkatan atau penurunan produksi. Di lain pihak, industri-industri kimia di Indonesia, semisal industri pupuk, sangat mengandalkan pasokan gas alam sebagai bahan baku pupuk maupun sumber energi. Permasalahan utama yang dihadapi industri pupuk dewasa ini adalah kurangnya pasokan gas alam untuk proses produksi. Di PT Pupuk Sriwidjaja misalnya, kebutuhan gas alam rata-rata untuk proses produksi amonia dan urea mencapai 225 MMSCFD. Namun, pasokan gas dari Pertamina selalu kurang dari jumlah tersebut. Karena selalu berulang, maka hal ini akan mengganggu kinerja PT Pupuk Sriwidjaja sebagai garda terdepan pertahanan pangan nasional bersama petani. Salah satu jenis sumber daya alam yang potensial mengganti dan atau mensubtitusi pemakaian gas alam adalah Synthetic Gas (Syngas. Syngas merupakan gas campuran yang komponen utamanya adalah gas karbon monoksida (CO dan hidrogen (H2 yang dapat digunakan sebagai bahan bakar dan juga dapat digunakan sebagai bahan baku dalam proses pembuatan zat kimia baru seperti metana, amonia, dan urea. Syngas dapat diperoleh dari proses gasifikasi batu bara dimana batu bara diubah dari bentuk padat menjadi gas. Batu bara yang merupakan bahan baku pembuatan syngas jumlahnya sangat melimpah di Indonesia. Menurut data dari Kementrian ESDM tahun 2011, total sumber daya batu bara di Indonesia diperkirakan 119,4 miliar ton, dimana 48%-nya terletak di Sumatera Selatan dan 70% deposit batu bara di Sumatera Selatan tersebut adalah batu bara muda berkualitas rendah. Deposit batu bara terbesar di Sumatera Selatan terletak di Kab. Muara Enim yang letaknya tidak terlalu jauh dengan PT Pupuk Sriwidjaja. Ditambah lagi dengan adanya PT Bukit Asam sebagai produsen terbesar batu bara di Kab. Muara Enim tentu akan mempermudah pasokan batu bara

  6. KLASIFIKASI CITRA PORNO DENGAN ALGORITMA C 4.5 BERBASIS MODEL WARNA YCbCr DAN SHAPE DETECTOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erwin Rizki Ariyanto

    2016-06-01

    Full Text Available Konten internet dapat berupa pornografi atau jebakan pornografi dengan tujuankorban anak di bawah umur. Tahun 2010 sebesar 97% remaja pernah mengaksescontent pronografi, dimana hal terebut berpengaruh negatif terhadap perkembangananak dan remaja. Dengan demikian akses terhadap pornografi oleh anak perlu dijaga.Beberapa penelitian telah menghasilkan aplikasi pendeteksi pornografi denganberbagai metode, seperti model warna YCbCr, shape descriptor yang saling mandiri.Dalam tulisan ini kami menyajikan klasifikasi citra porno dengan menggunakanalgoritma C 4.5 dan Shape descriptor berbasis model warna YCbCr. Klasifikasi denganC 4.5 merupakan tambahan metode perbaikan pada Shape Descriptor dan model warnaYCbCr dan di harapkan dapat secara presisi mengklasifikasikan citra porno dan bukan.Hasil dari percobaan terhadap 40 citra 8 bit dengan dimensi 256X256 yang terbagimenjadi citra porno, berbikini, mug shots dan non-porno, metode di atas dapatmengklasifikasikan True Positives (TP 16, False Positives (FP 10, False Negatives (FN 4,True Negatives (TN 10 dengan akurasi 65%, error rate 35%, precision 0,615, recall 0,8 sertanilai Root Mean Squared Error (RMSE 0,59.Semakin banyak data training semakin akurathasil dari testingnya, walaupun dalam beberapa kasus metode di atas belum akurat danhanya mengenail 3 dari 10 citra mug shots atau sebesar 43%.Kata Kunci: c 4.5, shape descriptor, model warna ycbcr, citra pornografi

  7. PENGARUH LINGKUNGAN SUHU TINGGI DAN SUHU RENDAH TERHADAP KONSUMSI ZAT GIZI DAN STATUS GIZI ORANG DEWASA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fithia Dyah Puspitasari

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThe imbalance nutrition intake for a long term period can cause changes in weight, body composition andmay alter health problem. The environment temperature can affect the 24 Hours Energy Expenditure (24-hEE magnitude. This research was aimed to investigate the differences of adult's nutrient intake pattern inhigh-temperature and low-temperature area. Research was held in high-temperature area (Jakarta and lowtemperaturearea (Tawangmangu. Frequency distribution analysis was done to obtain the respondentcharacteristics, while bivariat test was done to determine the difference of energy consumption rate andnutritions. The results showed that the subjects in high-temperature area consumed higher total protein,total vitamin B2 and total calcium than the subjects in low-temperature area. Subject in low-temperaturearea consumed more partial calcium compare to subjects in high-temperature area. There was a signifiCantdifference in average of total vitamin A intake between less and overweight group (p=0,049; normal andoverweight group (p=0,007 and between overweight and obese group (p=0,004.Keywords: Nutrient intake, nutrition status, environment temperature ABSTRAKKetidakseimbangan asupan zat gizi pada jangka waktu yang lama mengakibatkan perubahan berat badan,komposisi tubuh dan memungkinan timbulnya gangguan kesehatan. Suhu lingkungan mempengaruhibesaran 24 Hours Energy Expenditure (24-h EE. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan polakonsumsi zat gizi orang dewasa di lingkungan bersuhu tinggi dan lingkungan bersuhu rendah. Penelitiandilakukan di area bersuhu tinggi (Jakarta dan area bersuhu rendah (Tawangmangu. Analisis distribusifrekuensi dilakukan untuk mengetahui karakteristik responden sedangkan uji bivariat dilakukan untukmengetahui beda jumlah konsumsi energi dan zat gizi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek padaarea suhu tinggi mengonsumsi protein total, vitamin B2 total dan kalsium total lebih banyak

  8. Engineering drought tolerant tomato plants over-expressing BcZAT12 gene encoding a C₂H₂ zinc finger transcription factor.

    Science.gov (United States)

    Rai, Avinash Chandra; Singh, Major; Shah, Kavita

    2013-01-01

    Efficient genetic transformation of cotyledonary explants of tomato (Solanum lycopersicum, cv. H-86, Kashi vishesh) was obtained. Disarmed Agrobacterium tumifaciens strain GV 3101 was used in conjugation with binary vector pBinAR containing a construct consisting of the coding sequence of the BcZAT12 gene under the regulatory control of the stress inducible Bclea1a promoter. ZAT12 encodes a C₂H₂ zinc finger protein which confers multiple abiotic stress tolerance to plants. Integration of ZAT12 gene into nuclear genome of individual kanamycin resistant transformed T₀ tomato lines was confirmed by Southern blot hybridization with segregation analysis of T(1) plants showing Mendelian inheritance of the transgene. Expression of ZAT12 in drought-stressed transformed tomato lines was verified in T₂ generation plants using RT-PCR. Of the six transformed tomato lines (ZT1-ZT6) the transformants ZT1 and ZT5 showed maximum expression of BcZAT12 gene transcripts when exposed to 7 days drought stress. Analysis of relative water content (RWC), electrolyte leakage (EL), chlorophyll colour index (CCI), H₂O₂ level and catalase activity suggested that tomato BcZAT12 transformants ZT1 and ZT5 have significantly increased levels of drought tolerance. These results suggest that BcZAT12 transformed tomato cv. H-86 has real potential for molecular breeding programs aimed at augmenting yield of tomato in regions affected with drought stress. Copyright © 2012 Elsevier Ltd. All rights reserved.

  9. STUDI PEMBUATAN TEH DAUN TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L SEBAGAI MINUMAN PENYEGAR (Production of Tea from Cocoa Leaves (Theobroma cacao L as Refreshment Beverage

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supriyanto Supriyanto

    2015-02-01

    kakao kering berkadar air 3-5%. Dilakukan pengamatan dan analisis meliputi kadar air, warna, kadar total polifenol, aktivitas antioksidan dan uji sensoris pada air rebusan teh daun kakao sebagai minuman penyegar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minuman penyegar hasil rebusan teh daun kakao dapat diterima oleh panelis, dan  yang paling disukai adalah air rebusan teh yang dibuat dari daun kakao muda dilayukan 10 menit. Air rebusan tersebut  warnanya sangat coklat, sedikit berbau daun, agak pahit dan sedikit sepat. Bubuk teh daun kakao mengandung total polifenol antara 0,42-0,74 mg/100 g, mempunyai aktivitas antioksidan antara 20,31 – 36,86%. Kata kunci: Daun kakao, pelayuan, umur daun, teh daun kakao, polifenol

  10. IDENTIFIKASI DAN UJI POTENSI BAKTERI LIPOLITIK DARI LIMBAH SBE (SPENT BLEACHING EARTH SEBAGAI AGEN BIOREMEDIASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitralia Elyza

    2016-03-01

    Full Text Available Limbah minyak kelapa sawit yang terbanyak adalah SBE (Spent Bleaching Earth, limbah ini mengandung residu minyak tinggi yang dapat mencemari lingkungan, 30% residu minyak pada limbah SBE dapat digunakan bakteri untuk pertumbuhannya, sehingga adanya bakteri mampu menjadi agen bioremediasi pencemaran SBE. Penelitian dilakukan untuk mendapatkan bakteri lipolitik sebagai agen potensial bioremediasi pada limbah SBE. Metode pengambilan sampel limbah SBE secara random sampling. Sampel tanah diambil secara acak dari beberapa titik area limbah SBE. Bakteri diisolasi dari sampel limbah SBE, kemudian dilakukan tahapan yaitu : pemurnian, seleksi, uji potensi, bakteri berpotensi mereduksi lipid dikarakterisasi dan diidentifikasi genusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aktivitas enzim lipase yang tinggi menandakan bahwa bakteri lipolitik bekerja optimal merombak zat pencemar. Bakteri yang memiliki potensi sebagai agen bioremediasi terdiri dari genus Citrobacter (B1, Enterobacter (B2 dan Acinetobacter (B3. The most palm oil waste is SBE (Spent Bleaching Earth, this waste had many reduced lipid that got pollution for inviroments, Bacteria can use lipid from SBE as much as 30% for growed. So that consist of bacteria in SBE as a potensial agent for remediation. This study aims to obtain lipolytic bacteria as a potential agent of bioremediation. The method of sampling soil were taken at random from SBE waste, Bacteria were isolated from the SBE waste, then they were selected into steps : performed purification, selection, potential test, then characterized and identified it’s genus of potential bacteria. The results showed that the higest activity enzyme of lipolytic indicated that the lipolytic bacteria worked optimal for reduce polution. Bacteria had potential as a bioremediation agent consisting of genus Citrobacter (B1, Enterobacter (B2 and Acinetobacter (B3.

  11. Ekstrak Air Daun Sirih (Piper betle Linn sebagai Antioksidan Alami pada Pengolahan Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus Asin Kering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farida Ariyani

    2015-04-01

    Full Text Available Kajian peran ekstrak air daun sirih sebagai antioksidan alami pada proses pengolahan ikan patin asin kering telah dilakukan. Penambahan ekstrak air daun sirih pada berbagai konsentrasi (0, 4, 5, 6, 7% b/v dilakukan pada saat perendaman patin segar dalam larutan garam jenuh selama 48 jam. Selanjutnya patin asin hasil penggaraman dikeringkan di bawah sinar matahari selama 4–5 hari. Pengamatan aktivitas antioksidan ekstrak air daun sirih dilakukan dengan metode 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH yang dibandingkan dengan Buthylated Hydroxytoluene (BHT sebagai kontrol positif, sedangkan pengamatan efektivitas ekstrak air daun sirih sebagai antioksidan patin asin dilakukan melalui analisis parameter oksidasi yakni angka TBA, angka anisidin dan produk berfluoresen serta karakteristik  sensori (warna, bau, dan rasa. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekstrak air daun sirih memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan BHT. Penambahan ekstrak air daun sirih dengan konsentrasi 4–7% (b/v selama penggaraman dalam proses pengolahan patin asin mampu menghambat proses oksidasi lemak patin asin dan patin asin kering yang tercermin dari rendahnya angka TBA, angka anisidin dan produk berfluoresen dibanding kontrol. Perlakuan terpilih dari penelitian ini adalah kelompok perlakuan penambahan ekstrak daun sirih 4% yang menghasilkan patin asin kering dengan angka TBA 6,42 mMol MDA/kg (kontrol 15,10 mMol MDA/kg, angka anisidin 3,41 mMol/g minyak (kontrol 6,87 mMol/g minyak, dan produk berfluoresen 0,091 mg/g ikan (kontrol 0,219 mg/g ikan. Karakteristik sensori patin asin dengan perlakuan terpilih berwarna coklat muda, berbau tidak tengik, dan berasa sedikit getir.

  12. Pemanfaatan Ekstrak Air Daun Jambu Biji Sebagai Antioksidan Alami Pada Pengolahan Patin Asin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farida Ariyani

    2012-06-01

    Full Text Available Penelitian pemanfaatan ekstrak air daun jambu biji (Psidium guajava sebagai antioksidan alami pada pengolahan patin asin telah dilakukan. Aplikasi ekstrak air daun jambu dilakukan dengan merendam ikan dalam campuran larutan garam dan ekstrak daun jambu. Konsentrasi larutan garam yang digunakan adalah 30%, sedangkan variasi konsentrasi ekstrak daun jambu yang digunakan adalah 0, 6, dan 12% (w/v. Perendaman dalam larutan garam dilakukan selama 48 jam dengan perbandingan antara ikan dan larutan yang digunakan untuk merendam 1:2 (b/v. Selesai penggaraman, ikan dibelah menjadi bentuk butterfly kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari sampai kering (4–5 hari. Pengamatan dilakukan terhadap sifat sensori, kadar air, angka Thio Barbituric Acid (TBA, produk berfluoresen dan proporsi asam lemak tidak jenuh patin asin. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penambahan ekstrak air daun jambu pada larutan garam jenuh dengan konsentrasi 6 dan 12% selama penggaraman mampu menghambat oksidasi lemak patin asin yang tercermin dari penghambatan peningkatan kadar TBA, produk berfluoresen dan penghambatan kerusakan asam lemak tidak jenuh selama penyimpanan 2 bulan. Hasil uji sensori memperlihatkan bahwa patin asin yang diberi perlakuan memberikan bau yang tidak tengik, walaupun warna patin menjadi lebih coklat. Berdasarkan pertimbangan hasil secara kimiawi maupun sensori, perlakuan ekstrak daun jambu pada konsentrasi 6% merupakan perlakuan terpilih

  13. Penerapan Algoritma Alphabeta Pruning Sebagai Kecerdasan Buatan pada Game Pawn Battle

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ridho Rahman Hariadi

    2017-05-01

    Full Text Available Catur merupakan game strategi. Catur dimainkan oleh dua orang. Ada dua jenis warna bidak pada permainan catur, yaitu: bidak hitam dan bidak putih. Agar dapat memenangkan sebuah permainan catur, pemain harus menguasai strategi-strategi dalam bermain catur. Ada banyak startegi dalam bermain catur yang hanya dapat dipahami dengan banyak bermain dan berlatih. Modul-modul cara bermain catur pada umumnya hanya menjelaskan kejadian yang biasa terjadi dalam permainan catur. Sehingga berlatih merupakan satu-satu nya cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan dalam bermain catur. Penelitian ini merupakan penelitian implementasi yang menggunakan algoritma Alpha Beta Prunnning sebagai kecerdasan buatan dalam permainan catur. Algoritma yang biasanya digunakan dalam permainan catur adalah algoritma Min-Max. Algoritma Min-Max merupakan algoritma yang digunakan untuk menemukan langkah terbaik dalam permainan catur. Sedangkan Algoritma Alpha Beta Pruning adalah algoritma yang digunakan untuk mencegah perluasan cabang/node untuk mendapatkan hasil pencarian langkah yang lebih baik dari sebelumnya. Penelitian ini diharapkan dapat membantu memberikan gambaran penerapan algoritma Alpha Beta Prunning yang digunakan dalam  membangun sebuah kecerdasan buatan pada permainan catur.

  14. Pemanfaatan Polimer Hybrid Tmspma Dan Phosphor Organik Sebagai Bahan Luminesensi Untuk Solid State Lighting Planar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitrilawati Fitrilawati

    2015-04-01

    Full Text Available Lampu Solid State Lighting (SSL planar, diharapkan dapat menghasilkan distribusi cahaya yang lebih baik, dibandingkan dengan lampu fluoresensi biasa. Berbeda dengan lampu SSL biasa, pada SSL panel lebar (planar digunakan pendekatan kopling cahaya (Light Wave Coupling-L WC sehingga memerlukan sistem light guiding, yaitu cahaya pengeksitasi dikopling ke dalam substrat sebagai media pandu gelombang. Untuk aplikasi lampu SSL planar dengan pendekatan LWC diperlukan lapisan pengkonversi warna emisi yang berukuran lebar dengan karakteristik yang sesuai dengan perangkat preparasi dan media pandu gelombang. Media pandu gelombang yang akan digunakan adalah Light Guide Plate (LGP, dari PMMA (polymethyl methacrylate. Pada penelitian ini dikembangkan bahan luminesensi berbasis polimer hybrid trimethoxysilylpropyl methacrylate (TMSPMA, yang dimodifikasi dengan teknik kopolimerisasi dan phosphor organik. Khusus pada bahan prekursor poli(TMSPMA dilakukan uji kelarutan yang menunjukkan bahan prekursor polimer hybrid poli(TMSPMA beserta kromofor organiknya dapat larut dengan baik pada pelarut polar. Dari hasil tersebut dipilih pelarut yang tepat sehingga pembuatan lapisan tipis dari bahan luminesensi organik dapat dilakukan secara sederhana dengan teknik screen printing. Lapisan tipis yang dihasilkan dengan teknik tersebut dapat mengemisikan cahaya ke seluruh permukaan secara merata sehingga memiliki potensi untuk pengembangan model lampu SSL planar. 

  15. Komposit Nano TiO2 Dengan PCC, Zeolit atau Karbon Aktif Untuk Menurunkan Total Krom dan Zat Organik Pada Air Limbah Industri Penyamakan Kulit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bumiarto Nugroho Jati

    2012-04-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian untuk menurunkan total krom dan zat organik pada limbah industri penyamakan kulit dengan menggunakan nano TiO2 yang dikompositkan dengan adsorben karbon aktif, zeolit, dan precipitated calcium carbonate (PCC dalam suatu reaktor fotokatalitik yang disusun secara batch dan dilengkapi dengan 6 buah lampu UV dan magnetic stirrer. Penurunan kadar krom total diukur dengan menggunakan Atomic Absorption Spectro-photometer (AAS dan penurunan zat organik dianalisa dengan menggunakan titrasi permanganatometri. Hasil penelitian menunjukkan pengolahan terbaik untuk penurunan kadar krom total adalah dengan menggunakan komposit TiO2:PCC = 8:2 yang dapat menurunkan total krom hampir 100% pada menit ke-170 dengan konsentrasi awal 214,35 mg/L. Untuk penurunan kadar zat organik, pengolahan terbaik dengan menggunakan komposit TiO2:PCC = 9:1 yang dapat menurunkan kadar zat organik hingga 100% pada menit ke-180. 

  16. Identifikasi Pewarna Sintetis Pada Produk Pangan Yang Beredar di Jakarta dan Ciputat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    La Ode Sumarlin

    2017-03-01

    Full Text Available Warna merupakan faktor yang dapat digunakan sebagai indikator kesegaran atau kematangan suatuproduk. Warna merupakan daya tarik terbesar untuk menikmati aroma makanan. Warna dalammakanan dapat meningkatkan penerimaan konsumen tentang sebuah produk. Namun, penggunaanpewarna sintetis harus dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku karena dapat merugikankesehatan. Oleh karena itu perlu dilakukan monitoring pewarna sintetis berbagai produk makananyang dikonsumsi oleh masyarakat. Metode analisis kualitatif yang digunakan adalah kromatografikertas. Sementara analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometer UV-VIS. Pewarna sintetis yangterkandung dalam sebagian besar sampel yang dianalisis adalah pewarna yang memungkinkanpenggunaannya untuk makanan oleh Peraturan Menteri Kesehatan RI seperti sunset yellow, ponceau4R, tartrazine, dan carmoisin. Namun sampel krupuk pati mengandung zat yag dilarang yaituRhodamin B dengan konsentrasi 2,1892 ppm. Sampel mengandung zat pewarna campuran dari duaatau tiga jenis warna tunggal seperti es limun botol/orange (Amaranth,Tartrazine dan KuningFCF/Sunset Yellow dan sampel permen merah (Ponceau 4R, Kuning FCF. Namun sebagian besarberupa pewarna tunggal. Pewarna sintetik yang ada dalam sampel permen kuning sebesar 22,642ppm dan 9,0119 ppm pada mie basah.

  17. Pemanfaatan Gambir sebagai Bahan Dasar Pembuat Tinta Spidol Ramah Lingkungan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inda Three Anova

    2017-12-01

    Full Text Available Gambier can be used as a raw material for the manufacture of eco-friendly ink. This study was aimed to produce an alternative marker ink which is safer for the environment and human health. The current ink products generally contain volatile organic compound the chemical that can damage health. The study was done in several stages, raw material preparation, gambier extraction, color pigment making, ink formulation, and continued with stirring by used a high-speed homogenizer for the best formula. Variations of stirring speed were 1000, 1500, 2000 rpm and stirring time 10, 20, 30 minutes. The results showed that the best ink was obtained from the homogenization process with stirring time 30 minutes and speed 1000 rpm. The composition of gambier pigment 85%, glycerol 3%, polyethylene glycol 2%, propylene glycol 5%, and the addition of preservatives crystal violet 1%. The characteristics of markers ink were size particles 15.44 d.nm with a poly diversity index 0.186 and specific gravity 1.0254, black color ink, homogeneous, writings were not disjointed, and 6 minutes dry time.ABSTRAK Gambir dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan tinta spidol  yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan tinta spidol alternatif yang lebih aman bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Tinta yang diproduksi saat ini pada umumnya masih mengandung volatile organic compound yang merupakan bahan kimia yang dapat merusak kesehatan. Pembuatan tinta dilakukan dalam beberapa tahap yaitu persiapan bahan baku gambir, pengekstrakan gambir, pembuatan pigmen warna, pembuatan formula tinta, dan dilanjutkan dengan pengadukan menggunakan alat high speed homogenizer untuk formula terbaik. Variasi kecepatan pengadukan adalah 1000, 1500, 2000 rpm dan lama pengadukan 10, 20, 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinta spidol yang terbaik diperoleh dari proses homogenisasi dengan waktu pengadukan 30 menit pada kecepatan 1000 rpm. Komposisi pigmen gambir

  18. Investigating the temporal variations of the time-clustering behavior of the Koyna-Warna (India) reservoir-triggered seismicity

    International Nuclear Information System (INIS)

    Telesca, Luciano

    2011-01-01

    Research highlights: → Time-clustering behaviour in seismicity can be detected by applying the Allan Factor. → The reservoir-induced seismicity at Koyna-Warna (India) is time-clusterized. → Pre- and co-seismic increases of the time-clustering degree are revealed. - Abstract: The time-clustering behavior of the 1996-2005 seismicity of Koyna-Warna region (India), a unique site where reservoir-triggered earthquakes have been continuously occurring over the last about 50 year, has been analyzed. The scaling exponent α, estimated by using the Allan Factor method, a powerful tool to investigate clusterization in point processes, shows co-seismic and pre-seismic enhancements associated with the occurrence of the major events.

  19. Structure of the Koyna-Warna Seismic Zone, Maharashtra, India: A possible model for large induced earthquakes elsewhere

    Science.gov (United States)

    Catchings, Rufus D.; Dixit, M.M.; Goldman, Mark R.; Kumar, S.

    2015-01-01

    The Koyna-Warna area of India is one of the best worldwide examples of reservoir-induced seismicity, with the distinction of having generated the largest known induced earthquake (M6.3 on 10 December 1967) and persistent moderate-magnitude (>M5) events for nearly 50 years. Yet, the fault structure and tectonic setting that has accommodated the induced seismicity is poorly known, in part because the seismic events occur beneath a thick sequence of basalt layers. On the basis of the alignment of earthquake epicenters over an ~50 year period, lateral variations in focal mechanisms, upper-crustal tomographic velocity images, geophysical data (aeromagnetic, gravity, and magnetotelluric), geomorphic data, and correlation with similar structures elsewhere, we suggest that the Koyna-Warna area lies within a right step between northwest trending, right-lateral faults. The sub-basalt basement may form a local structural depression (pull-apart basin) caused by extension within the step-over zone between the right-lateral faults. Our postulated model accounts for the observed pattern of normal faulting in a region that is dominated by north-south directed compression. The right-lateral faults extend well beyond the immediate Koyna-Warna area, possibly suggesting a more extensive zone of seismic hazards for the central India area. Induced seismic events have been observed many places worldwide, but relatively large-magnitude induced events are less common because critically stressed, preexisting structures are a necessary component. We suggest that releasing bends and fault step-overs like those we postulate for the Koyna-Warna area may serve as an ideal tectonic environment for generating moderate- to large- magnitude induced (reservoir, injection, etc.) earthquakes.

  20. Kain Songket Palembang dengan Penerapan Teknik Batik sebagai Produk Fesyen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nadina Sukma Salim

    2016-06-01

    Full Text Available Minimnya perkembangan motif Songket Palembang dan menghadapi kemunculan ‘songket’ mesin yang harga jualnya jauh lebih murah membuat beberapa pengrajin tenun songket asli menggunakan material alternatif, seperti sutera campuran, benang emas campuran, dan lain-lain untuk tetap bertahan. Semaraknya tren batik di Indonesia sejak UNICEF menetapkan batik sebagai warisan tak benda asli Indonesia, namun banyak masyarakat dalam dan luar Palembang yang tidak kenal dengan Batik Palembang. Kenyataannya, karena ketidakpahaman ini dan karena sisi ekonomis menyebabkannya sebagian masyarakat terpaksa memilih tekstil hasil industri pabrik dibanding karya asli daerah. Akhirnya, kepentingan untuk mempopulerkan motif batik Palembang yang mulai terlupakan juga menjadi kepentingan penelitian ini, selain kebutuhan akan variasi baru kreasi kain Songket Palembang. Hubungan dengan Cina dan India memberikan pengaruh dalam beberapa ragam hias dan warna pada kain Songket Palembang. Kesultanan Palembang Darussalam membeli benang emas dari Cina untuk ditenun menghiasi Songket Palembang sebagai pakaian  mewah kalangan bangsawan wanita. Berdasarkan kuantitas benang dan motif yang diterapkan di dalamnya, kain songket berbeda bagi golongan penggunanya. Diketahui, sebagai komoditi dagang dari Jawa, batik juga dikenakan oleh masyarakat Palembang. Motif-motif tertentu digemari dan menjadi ciri khas motif Palembangan hingga kini. Batik Palembang tidak dibuat di Palembang melainkan di Pesisir Jawa. Oleh karena itu, motifnya merupakan paduan ragam hias flora fauna Palembang dan corak songket selain motif India dan daerah pembuatnya. Akhirnya, salah satu solusi yang ditawarkan untuk keragaman variasi ini adalah menerapkan teknik batik di atas permukaan kain Songket Palembang sebagai salah satu cara menghias permukaan kain. Penerapan ini dapat dilakukan karena kain terbuat dari benang sutera alam. Menggunakan mode kualitatif, data-data didapat melalui literatur, wawancara dan

  1. MODEL MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS GAYA BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP PENDAHULUAN FISIKA ZAT PADAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    K. Wiyono

    2012-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model multimedia interaktif berbasis gaya belajar dalam meningkatkan penguasaan konsep pendahuluan fisika zat padat mahasiswa calon guru. Metode eksperimen dengan desain control group pretest-posttest design dilaksanakan terhadap 37 mahasiswa kelas eks-perimen dan 36 mahasiswa kelas kontrol di LPTK Sumatera Selatan. Instrumen berupa kuesioner gaya belajar, tes pilihan ganda, angket dan lembar observasi. Uji t beda rerata digunakan melihat peningkatan penguasaan konsep mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tertinggi terjadi pada gaya belajar visual sebesar 83,0 (kategori tinggi dan terendah pada gaya belajar kinestetik sebesar 66,3 (ketegori sedang. Peningkatan penguasaan konsep kelas eksperimen 74 (kategori tinggi dan kelas kontrol 47 (ketegori sedang. Disimpulkan bahwa penggunaan  multimedia interaktif berbasis gaya belajar lebih efektif daripada pembelajaran konvensional dalam meningkatkan penguasaan konsep pendahuluan fisika zat padat.This study aims to see the effect of interactive multimedia model based learning styles to improve the concept mastery introductory solid state physics prospective teachers. Experimental methods with pretest posttes control group design implemented of 37 students in the experimental class and 36 students in the control class LPTK South Sumatra. Instruments of learning styles questionnaires, multiple choice tests, questionnaires and observation sheets. The mean difference t test used to see an increase in student concepts of mastery. The results showed that the highest increase occurred in the visual learning style that is equal to 83.0 (high category and the lowest at 66.3 for kinesthetic learning styles (medium category. Increased concept of mastery class experiments 74 (high category and a control class 47 (medium category. Concluded that the use of interactive multimedia-based learning style is more effective than conventional learning in

  2. PENGEMBANGAN LAMPU BAWAH AIR SEBAGAI ALAT BANTU PADA BAGAN TANCAP DI DESA TAMBAK LEKOK KECAMATAN LEKOK PASURUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F Fuad

    2016-03-01

    Full Text Available DEVELOPMENT OF UNDER WATER LAMP AS A TOOL TO LIFT NET IN TAMBAK LEKOK VILLAGE PASURUANBagan is one type of fishing gear that uses light to collect fish. The lights are expected to stimulate the fish to come and stay around the light and than arrested with net. The use of light for fishing is growing rapidly, almost all fishing gear to use light as a tool for collecting fish. Application of this technology aims to increase fish catch fishermen in District Lekok through the application of technology underwater lamp with LED. Underwater lamp applied to the bagan tancap with a certain intensity and color to find the intensity of light and color that give the best catches. Best catches in the light of 450 lux is capable of delivering the highest total catch of 254 kg, it is supported by the values of illumination of 1.5 lux at a distance of 5 m. Types of fish that were caught on as much as 23 step chart types where the type of Stolephorus spp, Selaroides spp, Leiognathus spp, Loligo sp, Rastrelliger spp is a type of fish that always caught each fishing operation. Keywords: auxilary, development, lamp, Lekok, lift net  ABSTRAK Bagan merupakan salah satu jenis alat tangkap yang menggunakan lampu sebagai alat bantu pengunpul ikan. Cahaya lampu diharapkan dapat merangsang ikan untuk datang dan berkumpul disekitar sumber cahaya sampai pada suatu catchable area tertentu, lalu penangkapan dilakukan dengan alat jaring maupun pancing. Penggunaan lampu untuk penangkapan ikan saat ini berkembang pesat, hampir semua alat tangkap menggunakan lampu sebagai alat bantu pengumpul ikan. Aplikasi teknologi ini bertujuan untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan nelayan bagan tancap di Kecamatan Lekok melalui penerapan teknologi lampu celup bawah air berbasis lampu LED. Lampu celup bawah air diterapkan pada bagan tancap dengan intensitas dan warna tertentu untuk mencari intensitas cahaya dan warna yang memberikan hasil tangkapan yang terbaik. Hasil tangkapan ikan yang

  3. Feminisme sebagai Diskursus Pandangan Hidup

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdullah Muslich Rizal Maulana

    2014-09-01

    Full Text Available Dalam perspektif Barat Postmodern, wacana-wacana yang menjadi produk pemikiran senantiasa bernuansakan relativism, equality, nihilism, dan reconstruction. Produk-produk pemikiran ini, tidak bisa dilepaskan dari pandangan hidup Barat yang profan, terbentuk selama sekian ratus tahun pengalaman teologis, sosiologis, dan historis Barat. Pandangan hidup inilah yang hari ini –era Barat Postmodern- menjadi pijakan Barat untuk memberikan tanggapan-tanggapan atas fenomena yang ada di Barat, termasuk feminisme dan gender. Islam, sebagai sebuah Agama dan Ideologi secara konseptual tentunya juga telah membentuk konsep pandangan hidup yang diproyeksikan oleh nash berupa al-Qur’an dan al-Hadis. Kedua sumber primer dalam Islam inilah yang diderivasi daripadanya konsep-konsep tentang Tuhan, Alam, Ilmu, Akal, Jiwa, dan lain sebagainya sebagai spektrum yang mengatur sudut pandang Umat Islam dalam melakukan segala hal. Kaitannya di sini, Pandangan hidup Islam diperlukan guna mengamati, menganalisa, hingga tahap mengkritisi wacana feminisme dan gender yang merupakan produk pandangan hidup Barat. Pandangan hidup Islam dituntut untuk memberikan pandangan-pandangan dan tanggapan yang proporsional terhadap produk Pandangan Hidup Barat yang memiliki perbedaan secara konseptual dengan pandangan hidup Islam.

  4. SEKSUALITAS CYBER: SEX SEBAGAI KESENANGAN DAN KOMODITAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puji Rianto

    2016-02-01

    Tulisan ini ingin mengeksplorasi lebih jauh bagaimana seksualitas hadir dalam dunia cyber. Meskipun konstruksi seksualitas manusia seumuran manusia itu sendiri, tapi konstruksi atau representasinya akan sangat ditentukan oleh konteks sosialnya. Karakter-karakter yang berbeda dari dunia cyber dimana otoritas politik dan gatekeeper tidak berperan secara signifikan akan mempengaruhi konstruksi atas seksualitas. Studi ini menemukan bahwa seks lebih dipahami sebagai sebuah kesenangan dan komoditas. Berbagai reportasi pelaku seksual menggambarkan bagaimana kesenangan akan hubungan seksual dipuja sedemikian rupa. Seiring pemujaan seksualitas sebagai kesenangan itu, adalah seks sebagai komoditas, yang diwujudkan dalam bentuk berbagai penawaran atau iklan untuk menjual layanan seks yang mereka sediakan.

  5. Investigations to the suitability of a computer-aided design system for mechanical construction in the ZAT of KFA Juelich

    International Nuclear Information System (INIS)

    Schoerner, M.; Koch, R.; Cordewiner, H.J.; Bachner, E.

    1983-06-01

    There is an extensive range of CAD systems in the marketplace which have been developed by various institutions for different types of applications and for different products, in some cases linked to specific hardware. Apart from such obvious features like prices, rates of sale and computer performance, other criteria such as documentation, ease of adaption and expansion, which are, as a rule, difficult to judge and quantify, play a decisive role. As an optimal CAD system does not exist in respect of every type of application the intended usage must be taken seriously into consideration when selecting a CAD system. On the basis of fundamental investigations of the suitability of CAD for the department for mechanical construction of ZAT at the KFA Juelich, the requirements and special needs of the construction process in the ZAT have been examined. In a short survey of the available CAD-systems a pre choice on the basis of some definitive musts has been made. The performance profile of the remaining systems has been thouroughly investigated and compared with the requirements of the ZAT. Thus the necessary decisions can be made on the basis of documented assessments. (orig.) [de

  6. Televisi sebagai Media "Quantum Learning" bagi Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ike Junita Triwardhani

    2003-12-01

    Full Text Available Televisi, di samping mengundang gugatan karena sejumlah efek negatifnya juga memiliki banyak sisi positip,  antara lain, sebagai media belajar bagl anak. Melalui metode Quantum Learning, suatu tayangan acara televisi diberi makna sebagai substansi pendidikan yang menyenangkan metode pengajaran partisipatif, serta suasana lingkungan yang memembuat anak merasa nyaman. Dalam hal ini kehadiran orang tua sebagai mitra dialog bagi anak adalah untuk memberikan makna yang mudah diserap mengenai suatu acara televisi, sangat diperlukan. meotode belajar dalam suasana menyenangkan. sebagai prinsip penting dalam metode  Quantum Learning  akan memberikan hasil yang lebih optimal. Metode ini berangkat dan keyakinan bahwa manusia ternyata memiliki kemampuan luar biasa untuk meloncat di atas kemampuan yang diperkirakan.

  7. Popularitas Tari Piring sebagai Identitas Budaya Minangkabau

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indrayuda -

    2013-09-01

    ABSTRAK   Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan keberadaan Tari Piring sebagai identitas bu- daya masyarakat Minangkabau, baik yang berada di daerah asal maupun di daerah peran- tauan. Tari Piring merupakan warisan budaya tradisional masyarakat Minangkabau yang digunakan dan dilestarikan oleh masyarakat Minangkabau dalam kehidupannya sehingga menjadi identitas budaya Minangkabau. Sebagai jati diri masyarakat Minangkabau, Tari Piring mampu mengungkapkan sikap dan prilaku serta karakteristik orang Minangkabau. Tari Piring dapat berperan sebagai cerminan dari corak kehidupan sosial budaya masyara- kat Minangkabau. Melalui pertunjukan Tari Piring, masyarakat luar dapat memahami orang Minangkabau dan budayanya. Oleh karena itu, sampai saat ini Tari Piring semakin melekat dengan kehidupan sosial masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat maupun di daerah perantauan. Dengan semangat kebersamaan, masyarakat Minangkabau mampu mempertahankan keberadaan Tari Piring sebagai identitas dan warisan budayanya hingga masa kini.   Kata kunci : Tari Piring, budaya Minangkabau

  8. Gambaran Zat Pewarna Merah pada Saus Cabai yang Terdapat pada Jajanan yang Dijual di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Padang Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ilham Rizka Putra

    2014-09-01

    Full Text Available AbstrakSaat ini, semakin banyak produsen makanan menggunakan zat pewarna yang sudah dilarang penggunaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran zat pewarna pada saus cabai yang terdapat pada jajanan yang dijual di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Padang Utara pada bulan November 2013 - Februari 2014. Penelitian dilaksanakan di Balai Laboratorium kesehatan Padang. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 25 sampel yang diambil dari pedagang makanan jajanan saus cabai yang terdapat di SD Negeri pada kecamatan Padang Utara. Pemeriksaan dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan pereaksi kimia NaOH 10%, NH4OH 10%, HCl pekat dan H2SO4 pekat serta dilanjutkan dengan metoda kromatografi kertas untuk mendapatkan jenis zat pewarna yang terdapat didalam jajanan saus cabai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 10 sampel (40% mengandung Rhodamin B dan 15 sampel (60% yang diizinkan penggunaannya. yaitu Erytrosin. Rata-Rata kadar Erytrosin dalam saus cabai adalah 639,5% dari 300 mg/kg sampel yang diizinkan.Kata kunci: saus cabai, zat pewarna berbahaya, kadar zat pewarnaAbstractNowadays more and more food manufacturers use dyes that have been banned uses. Applied this study is to describe the dye contained in the chili sauce snacks sold in Elementary School District of the northern desert in November 2013-February 2014. This research was conducted in Health Laboratoratorium Padang. The method used a descriptive with a sample size of 25 samples taken from street food vendors chili sauce found in the districts of SD Negeri Kecamatan Padang Utara. Examination conducted qualitatively by using chemical reagents NaOH 10%, 10% NH4OH, and concentrated HCl and concentrated H2SO4 followed by paper chromatography method to get the type of dye contained in chili sauce snacks.The results showed that 10 samples (40% containing Rhodamine B and 15 samples (60% which allowed determination of use, Erytrosin. Concentration

  9. Pengaruh Kecukupan Zat Gizi dan Stimulasi Pola Asuh terhadap Kesehatan Intelegensi pada Anak Baduta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junaidi Junaidi

    2017-05-01

    Full Text Available The public health center in Darul Kamal has data on under-five children enrolled in 14 integrated service posts of 708 infants in December 2011 with malnutrition rate of 23,0%, short of 41,0% and 25,7% of underweight children. The research aims to determine the influence of the influence of energy and nutrient adequacy and stimulation of family care pattern on the health of intelligence in children. The research is analytical with a cross sectional approach, conducted on September 1 until December 20, 2013. The sample is all children aged 0-24 months registered at 14 integrated service post in Darul Kamal district taken by total sampling method that is 297 child. Types of data are the adequacy of energy and nutrients collected by the method of FFSQ, stimulation of family care patterns and intelligence health of children collected by interview using questionnaires. The results showed that there was no influence of the level of energy sufficiency, carbohydrate, and fat with the health level of intelligence. In that case, the influence of the level of protein adequacy and the level of stimulation of family care pattern with the level of intelligence child health. The conclusion of a child that the level of intelligence health is less influenced by the lack of good stimulation of family parenting and lack of protein adequacy. Suggestion to midwife of it Darul Kamal to be able to increase counseling about the role of stimulation of parenting for the health of child intelligence to a mother of the toddler. Keywords: Energy and nutrients, health intelligence, parenting Puskesmas Darul Kamal memiliki data balita yang terdaftar di 14 Posyandu sebanyak 708 balita pada bulan Desember 2011 dengan angka gizi kurang sebesar 23,0%, pendek sebesar 41,0% dan balita kurus sebesar 25,7%. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaruh kecukupan energi dan zat gizi serta stimulasi pola asuh keluarga terhadap kesehatan intelegensia pada anak baduta

  10. KANDUNGAN ZAT GIZI MAKRO DAN VITAMIN PRODUK BUAH PEDADA (SONNERATIA CASEOLARIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ruth Dwi Elsa Manalu

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRACT Mangrove (Sonneratia caseolaris grows in brackish waters.Its fruits, pedada, contains beneficial vitamin and has not been processed to jam and syrup. This study was aimed to determine the composition of macro nutrient and vitamin A, B1, B2, C of pedada and its products. Design of the study was complete randomized design of two replications. The results showed that proximate composition based on dried basis was 9.2 percent protein, 4.8 percent fat, and 77.6 percent carbohydrate. Macronutrient content of jam and syrup was lower than that of fresh fruit, except for carbohydrate. Vitamin A content in 100 g of pedada was 11.21 (RE and in jam and syrup was 1.27 (RE and 0.64 (RE respectively. Vitamin B1 content in 100 g of fresh pedada was 5.04 mg, while in jam and syrup were 4.2 mg and 6.72 mg, respectively. Vitamin B2 content in 100 g of fresh pedada was 7.65 mg, while in jam and syrup were 1.94 mg and 1.12 mg, respectively. Vitamin C content in 100 g of fresh pedada was 56.74 mg and decreased to 12.20 mg and 17.08 mg in jam and syrup, respectively. Pedada and its products could contribute as source of macro and micro nutrient in the diet of community. Keywords: pedada (sonneratia caseolaris, pedada’s jam, pedada’s syrup, vitamin ABSTRAK Mangrove (Sonneratia caseolaris tumbuh di perairan payau. Buahnya, pedada, mengandung vitamin, dan belum pernah diolah menjadi selai dan sirup. Penelitian ini bertujuan menentukan komposisi zat gizi makro dan potensi vitamin A, B1, B2, C dalam buah pedada dan produk olahannya. Desain penelitian adalah rancangan acak lengkap dengan dua ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi proksimat buah pedada segar berdasarkan bobot kering adalah 9,2 persen protein, 4,8 persen lemak, dan 77,6 persen karbohidrat. Kandungan zat gizi makro pada produk selai dan sirup lebih rendah, sedangkan kandungan karbohidratnya lebih tinggi. Kandungan vitamin A dalam 100 g pedada segar sebesar 11,21 (RE dan setelah

  11. Permen dan Jelli Sebagai Produk Inovasi dari Pasak Bumi (Eurycoma longifolia Jack

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatmir Edwar

    2015-06-01

    Full Text Available Pasak bumi (Eurycoma longifolia Jack merupakan salah satu jenis tumbuhan hutan tropis di Indonesia yang pemanfaatannya sebagai bahan baku dalam pembuatan obat baik yang modern maupun tradisional.  Pasak bumi mengandung senyawa erikomanon yang ampuh mengobati malaria dan senyawa kuasinoid serta alkaloid yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Pasak bumi juga mempunyai senyawa aktif flavonoid yang berfungsi untuk melindungi struktur sel, meningkatkan efektifitas vitamin C, anti inflamasi, mencegah keropos tulang, antioksidan, dan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk membuat produk permen dan jelli dari bagian akar, batang, daun, ranting, dan kulit pasak bumi sehingga dapat meningkatkan nilai tambah dan memudahkan akses bagi masyarakat luas untuk mendapatkan khasiat zat aktif yang dikandung tumbuhan tersebut dalam bentuk produk inovatif.  Standard produk yang dihasilkan (permen dan jelli mengacu kepada SNI 3547.1:2008 tentang kembang gula keras dan SNI No. 3547.2:2008 tentang kembang gula lunak. Berdasarkan hasil pengujian permen, semua parameter yaitu kadar air, abu, gula, sukrosa, Zn, Hg, Pb, As, Angka Lempeng Total, Coliform, Ecoli, Salmonella dan Kapang/Khamir memenuhi syarat, kecuali untuk parameter Cu dengan nilai antara 3,48–8,17% tidak memenuhi standar yang dipersyaratkan yaitu maksimal 2%. Sedangkan produk jelli sebagian besar memiliki kadar air bervariasi antara 18,20–39,45% tidak memenuhi standar  yang dipersyaratkan maksimal 20%. Hasil dari penelitian ini dapat meningkatkan nilai tambah dan nilai jual dari tumbuhan pasak bumi berupa produk permen dan jelli yang memiliki cita rasa, keunggulan dan manfaat bagi kesehatan.ABSTRAKPasak bumi (Eurycoma longifolia Jack merupakan salah satu jenis tumbuhan hutan tropis di Indonesia yang pemanfaatannya sebagai bahan baku dalam pembuatan obat baik yang modern maupun tradisional.  Pasak bumi mengandung senyawa erikomanon yang ampuh mengobati malaria dan senyawa kuasinoid serta

  12. Analýza zatěžovací zkoušky piloty

    OpenAIRE

    Ponížil, Cyril

    2017-01-01

    V České republice je k posouzení pilot používána metoda podle Masopusta. Tato metoda je založena na statistickém zpracování rozsáhlého souboru dat ze zatěžovacích zkoušek pilot. Posouzení pilot je pak díky použití regresních součinitelů poměrně komplikované a málo přehledné. Zahraniční normy naopak obvykle využívají přímo stanovených hodnot mezního napětí na patě piloty a maximálního smykového napětí na plášti piloty. Postup pro stanovení únosnosti pilot se tímto značně zjednodušuje. V diplom...

  13. KAJIAN CIDER SEBAGAI ALTERNATIF PENGANEKARAGAMAN PRODUK KOPI Study of Cider as Alternative Product Diversivication from Coffee

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suharyono Apno Sugito

    2012-05-01

    Full Text Available Coffee is an important export commodity from Indonesia. There are not many processed product from coffee, and sincecoffee is a delightful refreshing beverage, it is interesting to make product diversivication from coffee. An alternative processing could be a cider. Coffee used in this research were decaffeinated, Robusta and Arabica coffee. The amount of added sugar were 15 %, 20 %, and 25 %. Natural cultures, combination of Sacharomyces cerevisiae and Acetobacter xylinum, combination of Sacharomyces ludwigii and Acetobacter xylinum, combination of  S. cerevisiae, S. ludwigii, and A. xylinum were used as starters. The parameters observed included: reducing sugar content, alcohol, total tertitrasi acid, pH and Organoleptic Test (color, aroma, taste, clarity, and general acceptance. Coffee cider with the highest overall acceptance score was made from decaffeinated coffee, with 20 % sugar addition and combination of S. ludwigii and A. xylinum as starter.The result of correlation analysis showed a negative significant correlation between reducing sugar content and aroma of coffee cider. Positive significant correlation were found between total titrable acidity and aroma, taste and overall acceptance of coffee cider. ABSTRAK Kopi merupakan komoditas ekspor penting   Indonesia. Tidak banyak produk olahan dari kopi, yang lebih dikenalsebagai minuman menyegarkan dan menyenangkan, sehingga menarik untuk membuat diversifikasi produk kopi. Salah satu alternatif adalah pengolahan cider. Kopi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kopi tanpa kafein, Robusta dan Arabika. Jumlah gula yang ditambahkan adalah 15 %, 20 %, dan 25 %. Kultur alami, kombinasi Sacharomyces cerevisea dan Acetobacter xylinum, kombinasi Sacharomyces Ludwigii dan Acetobacter xylinum, kombinasi S. cerevisiae, S.Ludwigii , dan A.xylinum digunakan sebagai starter. Parameter yang diamati meliputi: kadar gula pereduksi, alkohol, total asam tertitrasi, pH dan Uji Organoleptik (warna

  14. SKRINING FARMAKOGNOSI TANAMAN ETNOFARMASI ASAL KABUPATEN BULUKUMBA YANG BERPOTENSI SEBAGAI ANTIKANKER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asni Amin

    2012-06-01

    skrining farmakognostik asal Kabupaten Bulukumba dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat Bulukumba untuk mengobati penyakit kanker. Lokasi penelitian adalah desa Lembanna Kecamatan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba, dengan mensurvei tanaman etnofarmasi melalui sanro (pengobat tradisional, tokoh masyarakat dan masyarakat yang memiliki pengetahuan tentang obat tradisional dengan metode purposive sampling. Skrining farmakognosi meliputi determinasi  tanaman etnofarmasi yang telah dikumpulkan, pemeriksaan organoleptik, morfologi, anatomi dan identifikasi kandungan kimia menggunakan pereaksi warna dan reaksi pengendapan. Hasil penelitian didapatkan lima tanaman etnofarmasi yang potensial untuk pengobatan kanker yaitu daun landep (Barleria prionitis L. Famili Acanthaceae, gewor (Basella rubra L Famili Acanhtaceae, pecut kuda (Stachytarpheta jamaicensis Famili Loranthaceae, rumput mutiara (Hedyotis corymbosa L. family Rubiaceae dan gondola (Commelina benghalensis L. famili Commelinaceae, dengan kandungan kimia mengandung flavanoid, saponin, alkaloid, dan tanin. Kandungan flavonoid, dan alkaloid dalam tanaman berpotensi untuk digunakan sebagai obat kanker.  Kata Kunci : Etnofarmasi, Antikanker, Skrining farmakognosi.

  15. GAMBAR SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI VISUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Freddy H. Istanto

    2000-01-01

    Full Text Available The language of drawing is necessarily required in modern world nowadays especially during information-communication era%2C the role of drawing is expanding. Drawing is not only important for designer%2C but also crucial for the experts of engineering%2C education%2C bussiness%2C social%2C politics and industry. This article will impart the details from the history drawing was discovered to its function as a means of communication in modern era. Abstract in Bahasa Indonesia : Bahasa gambar sangat dibutuhkan dalam dunia modern saat ini%2C dalam era komunikasi -informasi ini peran gambar semakin besar saja. Gambar tidak saja penting bagi desainer%2C tetapi juga penting bagi ahli-ahli teknik%2C pendidikan%2C bisnis%2C sosial%2C politik dan industri. Tulisan ini akan merinci dari sejarah ditemukannya gambar sampai fungsi gambar sebagai alat komunikasi dalam dunia modern saat ini. drawing%2C communication%2C visual communication

  16. Penggunaan Hukum Hagen-Poiseuille dalam Penentuan Koefisien Viskositas Zat Cair dengan Prinsip Kontrol Berat Berbantuan Software Logger Pro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lia Adini

    2017-10-01

    Full Text Available Pengukuran koefisien viskositas zat cair menggunakan hukum Hagen-Poiseuille dengan metode Microcomputer Based Laboratory telah dilakukan. Viskositas merupakan ukuran penolakan fluida terhadap perubahan bentuk di bawah tekanan shear. Hukum Hagen-Poiseuille digunakan dalam penelitian ini karena zat cair yang digunakan merupakan zat cair Newtonian. Tangki viskometer kapiler yang dikaitkan ke sensor gaya diisi zat cair untuk kemudian dialirkan keluar melalui pipa kapiler dengan panjang (9,8±0,09×10-2 m dan diameter dalam (2,1620±0,0096 ×10-3 m. Data penurunan massa zat cair direkam menggunakan sensor gaya buatan Vernier Tecnology dan analisis fitting data menggunakan software Logger Pro. Nilai karakteristik waktu diperoleh dari hasil fitting data digunakan untuk perhitungan koefisien viskositas zat cair menggunakan hukum Hagen-Poiseuille. Dari percobaan ini diperoleh nilai koefisien viskositas air sebesar (1,063±0,113 mPa.s yang sesuai dengan nilai acuan teori yaitu 1,002 mPa.s, oli SAE 10W-30 sebesar (79,01±8,90 Pa.s sesuai dengan nilai acuan teori 76,8 Pa.s, dan gliserin sebesar (593,4±56,7 mPa.s sesuai dengan nilai acuan teori 612 mPa.s.Measurement of liquid viscosity coefficient using Hagen-Poiseuille law with Microcomputer-Based Laboratory method has been done. Viscosity is the fluid declination measure of form changes under sheer pressure. Hagen-Poiseuille law is used in this study because the liquid used is a Newtonian liquid. Capillary viscometer tanks attached to force sensors are filled with liquid to be streamed out through capillary tubes of length (9.8 ± 0.09 × 10-2 m and the inner diameter (2.1620 ± 0.0096 × 10-3 m. Data on the mass degradation of liquids was recorded using a Vernier Technology force sensor while the data fitting analysis using Logger Pro software. The time characteristic values which obtained from the data fittings are used in the calculation of the liquid viscosity coefficient using Hagen-Poiseuille law

  17. Potensi Serbuk Daun Sirih (piper betle, Linn Sebagai Larvasida Nyamuk Aedes aegypti

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Betriyon Betriyon

    2017-02-01

    Full Text Available Abstract Larvacide was compound/essence used to kill  larvae stadium. Many people used Piper betle to traditional medicine. Piper betle plant L,.has contents bioactive compound as flavonoid compound, atsiri volatile, polifenol, tannin, alkaloid and saponin which have quality as larvacide. Based on the case above, this research aim to put the experiment Piper betle of the Aedes aegypti mosquito instars IV. This was pure experiment research using complete random design. This research was done at laboratory . Larva used was  Aedes aegypti mosquito instars IV. Concentration used of this research was : 0,1; 0,2; 0,3; 0,4; 05 percent b/v. This research has control (+ was temephos 0,0001 persen, control (- was aquades water not added anything. Observation done every hour up to all the larva death with the replication 5 times. Larva death cumulative data on 10th hour and 24 th used to calculate LC50 and LT50 used probit regression analysis than data analyzed using Levene’s test. The result of this research showed that the cost of LC50 piper betle plant L. on 10th hour was 0,54 ± 0,147 persen b/v, than on 24 hour LC50 on concentration 0,07 up to 0,28 percent b/v. the time needed to cross out 50 percent Aedes aegypti instar IV of the concentration 0,05 percent time needed 19. Based on a probit analysis of the relationship between the level of concentration with the number of larvae mortality, Piper betle have activities as larvacide of Aedes aegypti. Keywods: piper betle leaf powder, larvacide, Aedes aegyti AbstrakLarvasida adalah senyawa/zat yang digunakan untuk membunuh stadium larva. Tanaman Piper betle, Linn. (sirih hijau sudah banyak dimanfaatkan oleh kalangan masyarakat sebagai obat tradisional. Daun sirih hijau memiliki kandungan senyawa bioaktif seperti senyawa flavonoid, minyak atsiri, polifenol, tannin, alkaloid dan saponin yang dapat bersifat sebagai larvasida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat daun sirih hijau yaitu

  18. PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI GRAND DESIGN PENDIDIKAN KARAKTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Isnaini

    2017-02-01

    Full Text Available Pendidikan karakter dapat dimaknai sebagai proses penanaman nilai-nilai esensial pada diri anak melalui serangkaian kegiatan pembelajaran dan pendampingan sehingga para siswa sebagai individu mampu memahami, mengalami, dan mengintegrasikan nilai-nilai yang menjadi core values dalam pendidikan yang dijalaninya kedalam kepribadiannya. Dengan menempatkan pendidikan karakter dalam kerangka dinamika dan dialektika proses pembentukan individu, para insan pendidik diharapkan semakin dapat menyadari pentingnya pendidikan karakter sebagai sarana pembentuk pedoman perilaku, pembentukan akhlak, dan pengayaan nilai individu dengan cara menyediakan ruang bagi figur keteladanan dan menciptakan sebuah lingkungan yang kondusif bagi proses pertumbuhan, berupa kenyamanan dan keamanan yang membantu suasana pengembangan diri satu sama lain dalam keseluruhan dimensinya (teknis, intelektual, psikologis, moral, sosial, estetis, dan religius.

  19. WARALABA SEBAGAI INSTRUMEN PENGENTASAN KEMISKINAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moch. Najib Imanullah

    2012-10-01

    Full Text Available The objective of this research is to look for the justification of a new theory that uses franchise as an alternative to alleviate poverty in Indonesia, particularly absolute poverty in urban cities. Local wisdom inspires Indonesia’s juridical design for franchise laws that supports the franchise industry. This research finds that the theory that franchise can be applied as an instrument to alleviate poverty can be accepted. However, the application of the franchise industry as an instrument to alleviate poverty is ineffective because of a several factors, such as the vagueness of statutory regulations, unfavourable social culture, and the weak government supervision. Penelitian ini bertujuan untuk mencari justifikasi teori baru bahwa waralaba dapat dipergunakan sebagai salah satu instrumen untuk pengentasan kemiskinan di Indonesia, khususnya kemiskinan absolut yang terjadi di perkotaan. Justifikasi tersebut meliputi adanya kearifan lokal sebagai inspirasi yang diterapkan dalam waralaba dan desain yuridis peraturan perundang-undangan di Indonesia yang mendukung waralaba. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa teori yang mengatakan bahwa waralaba dapat dipergunakan sebagai salah satu instrumen untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia dapat diterima. Akan tetapi, penggunaan waralaba sebagai instrumen untuk mengentaskan kemiskinan belum efektif dikarenakan beberapa faktor, seperti faktor peraturan perundang-undangan yang tidak tegas, kultur masyarakat, dan lemahnya pengawasan pemerintah.

  20. BALINESE FRUIT SHOOTER GAME WAS CATEGORIZED AS A VIRTUAL REALITY-BASED WHICH WAS APPROPRIATE AS INSTRUCTIONAL MEDIA IN KINDERGARTEN (GAME BALINESE FRUIT SHOOTER BERBASIS VIRTUAL REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI TAMAN KANAK-KANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Aditya Pranata

    2018-02-01

    . Kegiatan tersebut dilakukan guna memotivasi minat belajar, menambah wawasan terkait dengan buah lokal Bali, memperkenalkan buah lokal Bali kepada anak-anak TK, serta memberikan gambaran bentuk dari buah lokal Bali. Pengembangan game Balinese Fruit Shooter berbasis Virtual Reality sebagai media pembelajaran di TK Ceria Asih Singaraja menggunakan model ADDIE. Hasil akhir berupa game Balinese Fruit Shooter berbasis Virtual Reality tentang menembak buah lokal Bali berdasarkan warna sebagai pengenalan buah lokal Bali untuk anak usia dini yang dapat dimainkan melalui komputer dengan headset HTC VIVE. Hasil untuk uji lapangan yang melibatkan 10 anak-anakTK Ceria Asih Singaraja mencapai nilai 92,2% dengan kriteria sangat sesuai. Aplikasi ini dapat dijadikan sebagai media untuk memperkenalkan buah lokal Bali dalam pembelajaran di TK dengan sub tema buah-buahan.

  1. PENGEMBANGAN PANGAN FUNGSIONAL BERBASIS PANGAN LOKAL SEBAGAI PRODUK SARAPAN UNTUK REMAJA GEMUK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Darawati

    2016-09-01

    (wortel 7,14% dan labu kuning 19,64%, F2 (wortel 8,93% dan labu kuning 17,86%, F3 (wortel 10,71% dan labu kuning 16,07%, F4 (wortel 12,50% dan labu kuning 14,29%, dan F5 (wortel 14,29% dan labu kuning 12,50%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase penerimaan panelis semi terlatih terhadap sifat organoleptik produk (F1, F2, F3, F4, dan F5 berkisar antara 80-100%. Terdapat pengaruh yang signifikan dari perlakuan F1, F2, F3, F4, dan F5 terhadap warna, rasa, dan keseluruhan produk (p<0,05. Produk F5 memiliki persentase penerimaan dan nilai rata-rata kesukaan tertinggi dibandingkan produk lainnya. F5 memiliki komposisi ubi jalar oranye 30,36%, kacang merah 28,57%, tempe kedelai 8,93%, wortel 14,29%, labu parang 12,50%, gula putih 3,57%, dan tepung maizena 1,79%. Setiap porsi produk F5 dapat memberi kontribusi 20% dari angka kecukupan gizi energi dan protein yang dianjurkan untuk usia remaja, mengandung β-karoten 4,02 mg dan memiliki aktivitas antioksidan 38,54 mg/100g (AEAC. Kandungan total mikroba produk F5 adalah 9,6 x 102 koloni/g, masih dibawah ambang batas (1 x 104 koloni/g untuk produk olahan sejenis, sehingga produk ini aman dikonsumsi. Produk yang dihasilkan ini berpotensi sebagai pangan fungsional karena kandungan β-karoten dan aktivitas antioksidannya serta dapat dipertimbangkan sebagai produk sarapan bagi remaja gemuk.Kata kunci: gemuk, pangan fungsional, pangan lokal, remaja

  2. Pink Globalization: Hello Kitty sebagai Instrumen Soft-Diplomacy Jepang

    OpenAIRE

    Rijal, Najamuddin Khairur

    2017-01-01

    Pink globalization merujuk pada istilah untuk menggambarkan popularitas internasional Hello Kitty melalui penyebaran berbagai jenis produk berlabel Hello Kitty yang kawaii dari Jepang sebagai bagian dari dunia industri. Popularitas Hello Kitty tersebut merupakan soft-power yang memberikan kekuatan nasional tersendiri Jepang. Jepang kemudian menjadikan Hello Kitty sebagai instrumen soft-diplomacy sebagai upaya meningkatkan citra pariwisata dan menarik wisatawan untuk berkunjung ke Jepang. Tuli...

  3. ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DAN SERAT MENURUT STATUS GIZI ANAK USIA 6-12 TAHUN DI PULAU SULAWESI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wulan Agustina

    2015-05-01

    Full Text Available ABSTRACTThe aimed of this study was to determine the differences intake of macro-nutrients (protein, fat, carbohydrates and fiber with respect to their nutritional status of children aged 6-12 years. This study was used secondary data Riskesdas 2010. The number of subjects was 2,987 children aged 6-12 years in Sulawesi Island. Body Mass Index for Age (BMI/U was used to measure the nutritional status. Independent sample t-test and analysis of variance were applied to answer the research questions. The result showed that most of subjects were male (58.7%, living in rural areas (50.2%, and with low economic status (54.1%. In regard to protein intake, most of the children age 6 years was about 80-99% Recommended Dietary Intake (RDA. On the contrary, most of children 7-9 years and 10-12 years were below 70% RDA. There were no differences intake of macro-nutrients (protein, fat, carbohydrates and fiber to the nutritional status of children aged 6-12 years (p>0.05. This study found that most of the children were suffering macro-nutrients intake regardless their nutritional status. Therefore, we need to have a good program to monitor nutritional status of school children.Keywords: nutrient intake, nutritional status, school age children 6-12 yearABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan asupan zat gizi makro (protein, lemak, karbohidrat dan serat terhadap status gizi pada anak usia 6-12 tahun. Penelitian ini menggunakan data sekunder Riskesdas 2010 dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah anak usia 6-12 tahun dengan status gizi kurus, normal, dan gemuk menurut IMT/U di Pulau Sulawesi tahun 2010 berjumlah 2.087 orang. Pengujian statistik menggunakan independent sample t-test dan Anova. Sebagian besar subjek berjenis kelamin laki-laki (58,7%, tinggal di perdesaan (50,2%, dan berstatus ekonomi rendah (54,1%. Rata-rata asupan protein pada kelompok umur 6 tahun termasuk kategori sedang (80-99% AKG namun pada usia 7-9 tahun

  4. PENGGUNAAN SILVER DIAMINA FLUORIDA (SDF 38% SEBAGAI Arresting Caries Treatment (ACT PADA ANAK-ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lendrawati Lendrawati

    2011-09-01

    Full Text Available AbstrakKaries merupakan masalah kesehatan gigi yang banyak diderita oleh anak-anak seluruh dunia terutama negara berkembang termasuk Indonesia. Kerusakan gigi pada anak-anak terjadi lebih cepat dibandingkan orang dewasa karena gigi yang baru erupsi masih dalam proses maturasi dan proses mineralisasi belum sempurna. Tubuli dentin anak anak yang masih lebar menyebabkan pembentukan jaringan sklerotik tidak sempurna dan buffer saliva masih kurang sehingga aktivitas proteolitik menjadi lebih banyak di dalam mulut. Fluor merupakan zat mineral yang digunakan sebagai bahan yang efektif mencegah terjadinya karies gigi dapat membuat lapisan email tahan terhadap kerusakan yang disebabkan pelarutan email oleh zat asam. Strategi pencegahan karies lebih efektif sejak diperkenalkannya silver diamina fluoride (SDF yang merupakan cairan tidak berwarna mengandung ion fluoride yang digunakan untuk memacu terjadinya proses remineralisasi hidoksiapatit mineral gigi. Penggunaan SDF ini merupakan metoda Arresting Caries Treatment (ACT. SDF menggabungkan efek penguatan gigi dari natrium fluoride (NaF dan efek nitrat perak.Konsentrasi efektif solusi SDF 38% (44.800 ion fluoride ppm digunakan untuk menghambat perkembangan karies pada gigi sulung anak-anak, terutama anak-anak yang sulit untuk dilakukan perawatan. SDF sederhana, mudah dalam mengaplikasikan dan biaya pemakaian lebih murah. SDF merupakan bahan yang tepat untuk digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan gigi masyarakat terutama pada anak-anak.Kata Kunci : karies gigi, silver diamine fluoride, Arresting Caries Treatment, topikalAbstractDental caries is a health problem that affects many children all over the world, especially in developing countries, including Indonesia. Tooth decay in children occurs more rapidly than adults because the new tooth eruption is still in the process of maturation and mineralization process is not perfect. Dentin tubules of children is still wide lead sclerotic tissue formation

  5. APLIKASI SERBUK WORTEL SEBAGAI SUMBER β-KAROTEN ALAMI PADA PRODUK MI INSTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Anna Marliyati

    2013-10-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this research was to study the use of carrot powder as a source of natural β-carotene in instant noodle. Four formulas were developed based on carrot powder level added into the formula (0%, 10%, 15%, and 20%. The carrot instant noodle was evaluated for sensory properties by 30 panelists. The best formula was analyzed for chemical properties, including proximate composition, dietary fibre, and β-carotene. The physical properties were analyzed in color, cooking time, elasticity, and water holding capacity. The experimental design applied terms of Complete Randomized Design. The result showed that instant noodle with 15% carrot powder was the best formula of carrot instant noodle. No significant difference in acceptance between this formula and commercial instant noodles. Product was composed of moisture content 7.75% (wb, ash 1.59% (d.b, protein 12.82% (d.b, fat 1.41% (d.b, carbohydrate 84.18% (d.b and β-carotene 2 390 μg/100 g (199 RE or 99.5 RAE/serving size. Carrot instant noodle had physical properties as cooking time was 3.5 minutes, the color was yellow-redish, elasticity properties was 162.22%, and water holding capacity was 143.89%. This noodle contribute above 15% RDA of vitamin A for the children aged 4—5 years.Key words: β-carotene, carrot powder, instant noodleABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari penggunaan serbuk wortel sebagai sumber beta karoten alami dalam mi instan. Empat formula dikembangkan berdasarkan jumlah serbuk wortel yang ditambahkan (0%, 10%, 15%, dan 20%. Mi instan wortel dievaluasi sifat organoleptiknya oleh 30 orang panelis. Formula terbaik dianalisis sifat-sifat kimianya meliputi komposisi, serat pangan, dan beta karoten, sedangkan sifat-sifat fisik yang dianalisis adalah warna, waktu masak, elastisitas, dan daya serap air. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mi instan dengan penambahan 15% serbuk wortel

  6. FIGUR WANITA SEBAGAI PENARIK PANDANG DALAM IKLAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrian D. Hagijanto

    2000-01-01

    Full Text Available In order to gain brand awareness effectively%2C advertiser use unusual and sometimes inappropriate form of creatifity to make their ads more memorable such method includes the use of women s sexual attractions which%2C on the other hand%2C causes in fraction of ethical norms. Will this be called a deviations in ads or a compromise approach to the audience taste? Abstract in Bahasa Indonesia : Untuk mencapai brand awareness yang lebih tinggi%2C pengiklan harus membuat iklannya menarik%2C lewat kreativitas yang tinggi. Ketika kreativitas itu menggunakan pendekatan yang terjebak oleh pelanggaran norma-norma etis kemasyarakatan -lewat eksploatasi figur wanita dan daya tarik yang melingkupinya-. Akankah kreativitas itu disebut sebagai penyimpangan dalam iklan? Ataukah sah-sah saja sebagai suatu bentuk pendekatan yang menuruti selera pasar. advertisement%2C women s sexual attractions%2C body language

  7. KEARIFAN LOKAL SEBAGAI RESOLUSI KONFLIK KEAGAMAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wasisto Raharjo Jati

    2013-12-01

    Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis kearifan lokal sebagai resolusi konflik keagamaan di masyarakat pasca konflik Maluku. Dalam kasus konflik Maluku, agama bukanlah sumber utama, namun rivalitas antar elemen masyarakat dalam memperebutkan sumber daya ekonomi-politik dan birokrasi yang menjadi per­masalahannya. Agama hanya menjadi faktor pendukung yang menyediakan ada­nya legitimasi moral dan identitas politik untuk melakukan kekerasan ter­hadap orang lain. Sejarah konflik Maluku ditandai dengan relasi subordinasi dan domi­nasi yang menghasilkan adanya diskriminasi dan marjinalisasi di tengah masya­rakat. Jatuhnya rezim Orde Baru tahun 1999 dapat dikatakan sebagai pun­cak konflik Maluku yang telah membunuh jutaan nyawa manusia tidak bersalah. Konflik Maluku telah diselesaikan melalui perjanjian damai Malino tahun 2002 dan 2003, namun demikian potensi konflik di akar masyarakat dapat dikurangi melalui nilai-nilai kearifan lokal. Pela gandong sebagai kearifan lokal mempunyai peran penting dalam rekonsiliasi dengan menyatukan kembali solidaritas masya­rakat yang terpecah selama konflik. Selain halnya kearifan lokal, re­presentasi dalam birokrasi juga memegang peran utama dalam mereduksi kesenjangan sosial antara elemen masyarakat di Maluku.

  8. KIOS PASAR SEBAGAI OBJEK JAMINAN KREDIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Masfufah

    2016-11-01

    Abstrak Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kios pasar sebagai objek jaminan kredit. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Yuridis Normatif (Normatif Legal Research dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan yang bersifat konseptual. Kemudian dibantu dengan bahan-bahan hukum yang akan diuraikan, dideskripsikan, dan dianalisis keterkaitan satu sama lain. Jaminan berkaitan erat sekali dengan pemberian kredit. Jaminan yang baik haruslah yang dapat memberikan rasa aman,  memberikan kepastian hukum dan dapat memberikan perlindungan hukum bagi kreditor. Ada berbagai macam bentuk jaminan yang diberikan debitor,  diantaranya berupa kios pasar. Kios pasar di dalam hukum jaminan kebendaan tidak bisa dikategorikan sebagai benda tidak bergerak karena kios pasar untuk dapat dikategorikan sebagai “benda” belum memenuhi unsur yang ada dalam Buku II KUHPerdata, yang mana kios pasar hanya merupakan ijin pemakaian tempat semata dimana tidak melahirkan hubungan kebendaan, oleh karena tidak ada hubungan langsung antara pedagang dengan bendanya (kios pasar yang dipakainya. Sehingga apabila kios pasar dijadikan suatu jaminan kredit maka perlindungan hukum untuk kreditor itu sendiri lemah karena kios pasar tidak dapat diikat dengan lembaga penjamin yang ada di Indonesia.

  9. H(2 enhances arabidopsis salt tolerance by manipulating ZAT10/12-mediated antioxidant defence and controlling sodium exclusion.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yanjie Xie

    Full Text Available BACKGROUND: The metabolism of hydrogen gas (H(2 in bacteria and algae has been extensively studied for the interesting of developing H(2-based fuel. Recently, H(2 is recognized as a therapeutic antioxidant and activates several signalling pathways in clinical trials. However, underlying physiological roles and mechanisms of H(2 in plants as well as its signalling cascade remain unknown. METHODOLOGY/PRINCIPAL FINDINGS: In this report, histochemical, molecular, immunological and genetic approaches were applied to characterize the participation of H(2 in enhancing Arabidopsis salt tolerance. An increase of endogenous H(2 release was observed 6 hr after exposure to 150 mM NaCl. Arabidopsis pretreated with 50% H(2-saturated liquid medium, mimicking the induction of endogenous H(2 release when subsequently exposed to NaCl, effectively decreased salinity-induced growth inhibition. Further results showed that H(2 pretreatment modulated genes/proteins of zinc-finger transcription factor ZAT10/12 and related antioxidant defence enzymes, thus significantly counteracting the NaCl-induced reactive oxygen species (ROS overproduction and lipid peroxidation. Additionally, H(2 pretreatment maintained ion homeostasis by regulating the antiporters and H(+ pump responsible for Na(+ exclusion (in particular and compartmentation. Genetic evidence suggested that SOS1 and cAPX1 might be the target genes of H(2 signalling. CONCLUSIONS: Overall, our findings indicate that H(2 acts as a novel and cytoprotective regulator in coupling ZAT10/12-mediated antioxidant defence and maintenance of ion homeostasis in the improvement of Arabidopsis salt tolerance.

  10. Optimasi Proses Spray Drying Pada Enkapsulasi Antosianin Ubi Ungu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Retno Yunilawati

    2018-04-01

    Full Text Available Teknologi proses spray drying banyak dilakukan pada enkapsulasi zat warna alam untuk aplikasi di industri. Pada penelitian ini dilakukan enkapsulasi antosianin ubi ungu dengan teknik spray drying. Tujuan dari penelitian ini adalah optimasi proses spray drying pada enkapsulasi antosianin ubi ungu. Optimasi proses dilakukan pada kondisi berbagai suhu inlet (150 °C sampai dengan 180 °C dan jumlah maltodekstrin sebagai carrier (5% sampai dengan 15%. Sebagai respon dilakukan pengukuran kadar air, absorbansi, dan kadar antosianin. Response Surface Methodology (RSM dengan metode Central Composite Design (CCD digunakan untuk analisis data optimasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa suhu inlet dan persentase maltodekstrin berpengaruh secara signifikan terhadap kadar air, absorbansi, dan kadar antosianin total. Kondisi optimal didapatkan pada suhu inlet 166,96 °C dan maltodekstrin sebesar 5%. Pada kondisi ini dihasilkan serbuk antosianin ubi ungu dengan kadar air 4,79%; absorbansi 0,8827; dan kadar antosianin total 968,65 mg/kg.

  11. Hemimandibulektomi dengan Rekonstruksi Mandibula dan Fiksasi Intermaksila sebagai Penatalaksanaan Ameloblastoma Mandibula Sinistra

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indria Nehriasari

    2012-12-01

    Full Text Available Latar belakang. Ameloblastoma adalah tumor odontogenik yang jarang terjadi. Walaupun jinak tetapi bersifat merusak dan mempunyai tingkat kekambuhan yang tinggi. Hemimandibulektomy adalah salah satu tindakan yang dipilih jika lesi patologis telah melibatkan processus coronoideus dan condyle walaupun efek dari tindakan tersebut adalah terjadinya defek wajah dan deviasi mandibula. Tujuan. Melaporkan tindakan hemimandibulektomy dengan rekonstruksi bridging plate dan traksi intermaksila pada ameloblastoma mandibula sebelah kiri yang dilakukan untuk mengurangi deviasi dan defek wajah. Kasus dan perawatan. Laki-laki umur 46 tahun datang ke klinik bedah mulut dan maksilofacial RS Dr Sardjito Yogyakarta dengan keluhan utama adanya pembengkakan pada sisi kiri rahang bawah di area pipi. Keadaan tersebut dirasakan sejak 4 tahun yang lalu, tidak sakit, keras, warna sesuai dengan jaringan sekitar. Diagnosa yang ditegakkan Ameloblastoma mandibula. Perawatan dari kasus ini adalah hemimandibulektomy dengan rekonstruksi bridging plate dengan anestesi umum. Enam minggu dengan kawat dan 3 bulan dengan traksi elastic digunakan untuk mengurangi deviasi mandibula setelah tulang rahang direseksi. Kesimpulan. Hemimandibulektomi dilakukan untuk mengambil lesi patologi secara radikal untuk mencegah rekurensi. Bridging plate digunakan sebagai tindakan rekontruksi mandibula. Traksi intermaksila merupakan salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengurangi deviasi mandibula setelah hemimandibulektomy.   Background. Ameloblastoma is an odontogenic tumor which rarely happened. Although it is benign, it can be destructive and has a high recurrency rate. Hemimandibulectomy is one kind of treatments which can be choosed if pathologic fracture has involved coronoid processus and condyle, eventhough its effect can cause mandible deviation and facial defect. Purpose. Reported a hemimandibulectomy with bridging plate reconstruction and intermaxillary function on the left mandible

  12. Optimasi Pencelupan Kain Batik Katun Dengan Pewarna Alam Tingi (Ceriops Tagal) Dan Indigofera SP

    OpenAIRE

    Pujilestari, Titiek

    2017-01-01

    Pencelupan menggunakan zat warna alam pada proses pembuatan batik dilakukan berulang kali agar dihasilkan warna yang kuat. Sedangkan, penyerapan warna oleh serat kain dibatasi oleh kejenuhan serat. Pencelupan berulang tanpa memperhatikan hasil yang diperoleh dapat menambah biaya, tenaga, dan waktu proses pewarnaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengulangan pencelupan yang optimum dalam menghasilkan warna kain batik katun yang kuat. Penelitian dilakukan menggunakan media kain katu...

  13. RENDAHNYA KOMITMEN DALAM PERKAWINAN SEBAGAI SEBAB PERCERAIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budhy Prianto

    2013-01-01

    Full Text Available Belakangan ini angka perceraian baik tingkat nasional, regional Jawa Timur, maupun lokal Kota Malang sangat tinggi. Di wilayah Kota Malang, angka perceraian tertinggi terdapat di wilayah Kecamatan Kedungkandang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman akan makna dan tujuan perkawinan, sebab-sebab terjadinya perceraian, dan komitmen pasangan suami istri dalam mencapai tujuan perkawinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan naturalistik dengan wawancara (depth interview sebagai metode pengumpulan data. Informan penelitian ditentukan secara snow ball di antara para janda dan duda di wilayah Kecamatan Kedungkandang yang bercerai pada sepanjang tahun 2012. Analisis dan intepretasi data merujuk pada enam langkah analisis sebagaimana dikemukakan Creswell. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan penelitian kurang memahami makna dan tujuan perkawinan. Berbagai hal yang dikemukakan sebagai penyebab perceraian, seperti ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT, perselingkuhan, dan sebagainya, sejatinya hanya merupakan pemicu, namun yang paling mendasar sebagai penyebab perceraian adalah tidak adanya komitmen antar masing-masing pasangan dalam mencapai tujuan perkawinan. Lately, the divorce rates both nationally and regionally East Java continues to increase. Similarly, what happened in the municipality of Malang, where the highest divorce rate is in the district Kedungkandang. This study aimed to describe the causes of divorce, and the couple’s commitment to achieve the goal of marriage. This study uses naturalistic approach with depth interviews as a method of data collection. The research informants were determined through snow ball methods among the widows and widowers in the district Kedungkandang who were divorced in the year 2012. Analysis and interpretation of data referring to the six-step analysis as presented by Creswell. The findings showed that most of the research informants do not understand the

  14. RENDAHNYA KOMITMEN DALAM PERKAWINAN SEBAGAI SEBAB PERCERAIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budhy Prianto

    2014-02-01

    Full Text Available AbstrakBelakangan ini angka perceraian baik tingkat nasional, regional Jawa Timur, maupun lokal Kota Malang sangat tinggi. Di wilayah Kota Malang, angka perceraian tertinggi terdapat di wilayah Kecamatan Kedungkandang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman akan makna dan tujuan perkawinan, sebab-sebab terjadinya perceraian, dan komitmen pasangan suami istri dalam mencapai tujuan perkawinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan naturalistik dengan wawancara (depth interview sebagai metode pengumpulan data. Informan penelitian ditentukan secara snow ball di antara para janda dan duda di wilayah Kecamatan Kedungkandang yang bercerai pada sepanjang tahun 2012. Analisis dan intepretasi data merujuk pada enam langkah analisis sebagaimana dikemukakan Creswell. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan penelitian kurang memahami makna dan tujuan perkawinan. Berbagai hal yang dikemukakan sebagai penyebab perceraian, seperti ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT, perselingkuhan, dan sebagainya, sejatinya hanya merupakan pemicu, namun yang paling mendasar sebagai penyebab perceraian adalah tidak adanya komitmen antar masing-masing pasangan dalam mencapai tujuan perkawinan.AbstractLately, the divorce rates both nationally and regionally continues to increase. This is, what happened in the municipality of Malang, where the highest divorce rate is in the district Kedungkandang. This study aims to describe the causes of divorce, and the couple’s commitment to achieve the goal of marriage. This study uses naturalistic approach with depth interviews as a method of data collection. The research informants were determined through snow ball methods among the widows and widowers in the district Kedungkandang who were divorced in 2012. Analysis and interpretation of data refers to the six-step analysis as presented by Creswell. The findings show that most of the research informants do not understand the meaning and

  15. EKSISTENSI BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA PERSATUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marsudi Marsudi

    2008-11-01

    Full Text Available Bahasa Indonesia lahir dari Bahasa Melayu yang pada zaman dulu menjadi bahasa lingua franca, yakni bagasa perdagangan antarpulau di nusantara. Kemudian dikukuhkan menjadi bahasa persatuan melalui momen Sumpah Pemuda. Bahasa Melayu menjadi dominan di kala itu dikarenakan fleksibelitasnya akan bahasa-bahasa lain. Dengan fakta tersebut, tepatnya 28 Oktober 1928, bahasa Melayu diangkat sebagai bahasa persatuan dan tahun 1945 diresmikan sebagai bahasa negara. Permasalahan yang muncul dalam eksistensi bahasa Indonesia adalah bagaimanakah cara mempertahankan eksistensi bahasa Indonesia? Tidak hanya masalah eksistensi saja, tetapi sanggupkah bahasa-bahasa daerah di negeri ini memperkaya kosa kata dan istilah bahasa Indonesia? Selain itu, bagaimanakah potensi bahasa Indonesia di era globalisasi? Eksistensi bahasa Indonesia, selain dipengaruhi kekonsistenan penggunaanya, juga didukung oleh kemampuan bahasa tersebut dalam mengungkapkan fenomena baru yang berkembang. Oleh karena itu, perkembangan bahasa Indonesia sangat tergantung pada tingkat keberhasilan menciptakan kosa kata dan istilah-istilah baru. Bahasa Indonesia sudah mulai mengglobal karena bahasa Indonesia memiliki sifat terbuka dan demokratis. Perkembangan yang terjadi sekarang dan yang datang tidak hanya menyangkut masalah struktur dan bahasa, tetapi lebih jauh mengungkapkan permasalahan manusia baru yang dialami manusia di dalam sebuah proses perubahan dalam berbagai aspek kehidupan

  16. Strategi Evaluasi Formatif sebagai Peningkatan Keterampilan Menari

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dinny Devi Triana

    2016-03-01

    ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keterampilan menari melalui strategi penilaian sebagai evaluasi formatif, sehingga akan meningkatkan keterampilan menari peserta didik dan membantu tenaga pengajar dalam melakukan penilaian yang tidak hanya dilakukan dalam ujian tengah semester dan ujian akhir se- mester. Hal ini diperlukan karena karakteristik pembelajaran praktik tari berbeda dengan pembelajaran teori yang bersifat klasikal.Berdasarkan tujuan tersebut, maka dilakukan pe n e li ti a n t in da k an  ke la s ( P TK  d e n g an  de sa i n  Cla s ro o m Act i on  Re s ea r ch ya n g dikembangkan Kemis dan Tagart, di mana tindakan dan observasi dilakukan bersamaan. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, di mana pada prosentasi kenaikan dari pra kondisi ke siklus 1 sebesar 17%, sedangkan dari akhir siklus 2 sebesar 4,7%. Dengan demikian strategi penilaian sebagai salah satu evaluasi formatif akan dapat mendorong peserta didik dalam meningkatkan kemampuan menari, karena pada kegiatan ini akan terjadi refleksi dan tidak menimbulkan tekanan psikologis seperti halnya apabila dilakukan tes keterampilan.   Kata kunci: Strategi penelitian, evaluasi formatif, keterampilan menari, pembelajaran praktek tari.

  17. Siklus Identitas sosial Sebagai Adaptasi Identitas Diri Dari Peran yang dipandang Sebagai Penyimpangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ivan Th.J Weismann

    2009-04-01

    Full Text Available Keberhasilan pencapaian identitas diri yang dilebel sebagai penyimpanganternyata melibatkan beberapa tahap dan beberapa faktor. Menurut teori siklusidentitas sosial ada beberapa tahap dan setiap tahap mengandung beberap faktoryang terlibat dalam menentukan pencapaian identitas diri. Tahap prasosialisasiterdapat faktor self deprecation dan self confidence. Tahap penemuan atau diskoverimengandung faktor evaluasi, komitmen implisit atau eksplisit, kontak denganorang lain yang memiliki identitas peran sama, memiliki konsep peran yangdimainkan. Tahap konstruksi mengandung faktor tahap pertandingan,pengetahuan dan penggunaan produk arau barang kepemilikan yang mendukungperan yang dimainkan. Tahap latensi terdapat faktor penghentian akrivitas. Tahapdisposisi atau penyusunan mengandung faktor nostalgia, atau kenangan lama, rasamalu, kesedihan, pengunduran diri, penyesalan, frustrasi, memandang identitastersebut sebagai tidak realistik. Tahap pemantapan (maintenance terdapatfaktor akumulasi keterampilan dan kepemilikan yang sesuai dengan identitas.

  18. Teori Warna: Penerapan Lingkaran Warna dalam Berbusana

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meilani Meilani

    2013-04-01

    Full Text Available Understanding and application of color theory in the color wheel to create a harmonious color has been researched and developed from ancient times. Until now, the color theory that often used by practitioners of design like, graphic designer, interior designer, fashion designer and etc, based on the color theory by Prang. Simplifying color theory made by Prang makes his theory as a reference in creating harmonious color combinations. Now, the discussion of harmonious color combinations is in fashion matching appearance. Looks is the first impression in socializing with other people, with an understanding of color and aesthetic intuition of good matching, will create an attractive and not-boring appearance. In addition to improving mood, good cloth matching can also help a person to appear more attractive. Of course, such expertise cannot be obtained in a short time, it takes some extra knowledge in addition to understanding harmonious color combinations theory in general. We must consider other factors such as how to recognize skin color that will sustain the intensity of the color selection for our appearance. Hopefully, with this writing, the reader can see and learn a fashion matching appearance better. 

  19. Zatížení větrem na chladící věž

    OpenAIRE

    Ehrlich, Tomáš

    2015-01-01

    Práce se zabývá studiem proudění vzduchu a stanovením účinků na tenkostěnný plášť chladící věže. Jsou prezentovány dva výpočetní modely pro mechaniku tekutin – osamělá chladící věž a skupina čtyř chladících věží. Součástí práce je i strukturální model chladící věže doplněný metodikou pro přenos tlakového zatížení z CFD výpočtu. Thesis is concerned with modeling fluid dynamics and computing wind load on thin-walled structure of cooling tower. Two models for computational fluid dynamics are ...

  20. Pemanfaatan Sistem RFID sebagai Pembatas Akses Ruangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    HENDI HANDIAN RACHMAT

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Pada penelitian ini, sistem RFID (Radio Frequency Identification dimanfaatkan sebagai kartu identifikasi personal pada sistem akses ruangan. Keberadaan sistem ini ditujukan untuk menjaga keamanan dan privasi ruangan dari seseorang yang tidak memiliki otoritas untuk memasuki ruangan tersebut. Melalui perancangan dan implementasi sistem akses ruangan ini, dilakukan evaluasi sistem kerja kunci elektrik berbasis komponen solenoid serta jarak dan posisi optimal pembacaan RFID tag guna memberikan kenyamanan pada pengguna ketika mengakses ruangan. RFID tag yang dipergunakan dalam sistem ini berbentuk kartu tipe EM4001 dan menyimpan kode unik yang digunakan sebagai identifikasi personal. Kode ini dibaca oleh RFID reader tipe ID-12 dan divalidasi otoritasnya dengan mikrokontroler ATMega32 untuk mengatur sistem kerja kunci elektrik yang dirancang sendiri menggunakan solenoid. Sistem ini dilengkapi pula dengan sistem database untuk pencatatan pengguna yang mengakses ruangan. Dari hasil pengujian, seluruh (100% RFID tag dapat dikenali oleh RFID reader dalam tiga posisi berbeda dengan jarak optimal sejauh 5 cm (vertikal dan 2 cm (horisontal. Keseluruhan (100% aktifitas pengguna yang mengakses ruangan dapat tercatat dalam sistem database. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa teknologi RFID dapat digunakan secara nyaman dan aman sebagai alternatif sistem identifikasi personal untuk sistem akses ruangan. Kata Kunci : kunci elektrik, RFID, sistem akses ruangan, sistem database, solenoid. ABSTRACT In this research, RFID system was utilized as a personal identification security card in access room system. This system was aimed to secure a room and to have privacy from unauthorized person to enter the room. By designing and implementing the system, a solenoid based electric key system as well as an optimal distance and position of RFID tag were evaluated to know the most convenience condition for all users during accessing the room. RFID tag used in

  1. Belajar Sebagai Identitas Dan Tugas Gereja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junihot M. Simanjuntak

    2018-03-01

    Full Text Available Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan pentingnya belajar dalam kaitannya dengan tugas pembinaan jemaat dan memaknainya sebagai tugas yang mendesak. Memakai metode deskriptif-analitis, penulis memaparkan konsep belajar dalam melalui pendekatan studi Alkitab dengan ilmu-ilmu psikologi sebagai pendukung. Hasil studi ini di dapatkan informasi bahwa 1 Pendidikan Kristen Berbeda dengan pendidikan sekuler yang bercorak humanistik dan naturalistic. 2 Pendidikan Kristen berkonsentrasi pada tugas memahami dan menghayati serta mengkomunikasikan penyataan Allah (God’s revelation di dalam Alkitab dan di dalam Yesus Kristus. 3 dari studi Alkitab dikemukakan bahwa belajar adalah bagian dari hakikat manusia dan tuntutan dasariah dari Allah untuk mengenal Dia sebagai Tuhan Pencipta dan Penebus umat manusia. 4 Guna membimbing gereja berkembang dalam kehidupan yang dinamis secara spritual, kehadiran gereja yang bersedia belajar sangat diperlukan. Warga jemaat perlu disadarkan bahwa untuk memelihara kadar spiritualitas yang tetap segar, orang percaya senantiasa memerlukan pembelajaran yang jujur, sehat dan benar.This paper aims to describe the importance of learning in relation to the discipling duties of the church and interpret it as an urgent task. Using a descriptive-analytic method, the author explains concepts learned through a Bible study approach and includes discussion on psychology as a supplement. The results of this study in gathering information are that 1 Christian Education is unlike secular education that is inclined toward humanistic and naturalistic thinking. 2 Christian Education is concentrated on the task of understanding and appreciating along with communicating the revelation of God (God's revelation in the Bible and in Jesus Christ. 3 From studying the Bible it can be argued that learning is part of human nature and the basic demands of God to know Him as God the Creator and Redeemer of mankind. 4 In order to guide the church in

  2. Aksara Incung Kerinci Sebagai Sumber Ide Penciptaan Seni Kriya

    OpenAIRE

    Mubarat, Husni

    2015-01-01

    Aksara Incung Kerinci merupakan naskah kuno yang dipakai oleh suku Kerinci pada dahulunya sebagai wahana untuk menulis sastra, hukum adat, dan mantera- mantera yang ditulis pada kulit kayu, tanduk kerbau, bambu dan daun lontar. Aksara Incung digunakan sebagai sumber penciptaan karya. Penciptaan karya ini melalui tiga tahap, yaitu eksplorasi, perancangan, dan perwujudan melalui pencarian bentuk seni kriya yang baru, kreatif, dan inovatif, dengan tidak meninggalkan kaidah-kai...

  3. PANDANGAN MATEMATIKA SEBAGAI AKTIVITAS INSANI BESERTA DAMPAK PEMBELAJARANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugiman Sugiman

    2013-09-01

    Full Text Available Pandangan matematika sebagai aktivitas insani rupanya merupakan pilihan yang tepat dalam kerangka menjadikan warga negara Indonesia menjadi literasi dalam matematika. Kemampuan literasi matematika harus dikuasai oleh setiap warga Indonesia dalam menuju  “mathematics for all”. Fungsi dari mathematics for all tentu saja harus (1 mendasari matematika lebih lanjut serta (2 dapat diaplikasikan dalam kehidupan keseharian umumnya bagi mereka yang tidak akan melanjutkan studinya (Soedjadi, 1999.   Kata kunci : Matematiks sebagai aktivitas insani, mathematich for all

  4. PENGARUH BERBAGAI KECAMBAH KACANG-KACANGAN LOKAL SEBAGAI BAHAN DASAR MEAT ANALOG TERHADAP SIFAT FISIK (TEKSTUR, KESUKAAN DAN RASIO ARGININ/LISIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Kanetro

    2013-06-01

    kedelai. Meat analog dibuat dari protein berbagai kecambah kacang-kacangan lokal, yaitu kacang kara benguk, tunggak, dan kecipir yang dikecambahkan berturut-turut selama 48, 36 dan 24 jam. Protein kecambah kacang kara benguk, tunggak dan kecipir untuk memproduksi meat analog diekstraksi pada pH 9, selanjutnya dipresipitasi berturut-turut pada pH 4, 5, dan 4. Produk-poduk yang diperoleh dianalisis tekstur, sifat sensoris (tingkat kesukaan terhadap warna, tekstur, bau, rasa dan keseluruhan, dan rasio arginin/lisin. Karakteristik meat analog dari berbagai kecambah kacang-kacangan lokal tersebut dibandingkan dengan meat analog dari biji kedelai untuk menentukan jenis kecambah terbaik sebagai bahan dasar meat analog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik meat analog kecambah kacang tunggak dan kecipir lebih baik dibandingkan meat analog dari kecambah kara benguk. Meat analog dari biji kedelai masih lebih baik daripada meat analog dari kecambah kacang-kacangan, khususnya teksturnya. Kandungan arginin yang diketahui sebagai komponen hipokolesterolemik dan hipoglisemik pada meat analog kecambah kacang tunggak ternyata lebih rendah daripada meat analog kedelai, tetapi rasio arginin/lisinnya tidak berbeda nyata. Sedangkan rasio arginin/lisin meat analog dari kecambah kacang-kacangan lainnya lebih rendah daripada meat analog dari biji kedelai. Oleh karena itu meat analog dari kecambah kacang tunggak dipilih sebagai produk terbaik dan berpotensi sebagai pangan fungsional utamanya untuk menurunkan kolesterol darah. Kata kunci: Meat analog, kecambah, kacang-kacangan lokal, rasio arginin/lisin

  5. KUALITAS PEWARNAAN EKSTRAK KAYU TEGERAN (Cudrania javanensis PADA BATIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vivin Atika

    2017-05-01

    Full Text Available ABSTRAKEkstrak kayu Tegeran digunakan sebagai sumber warna kuning untuk soga batik. Penggunaanya sebagai pewarna tunggal batik sangat jarang karena menurut perajin batik mudah luntur dan warna kurang cerah.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa ekstrak kayu Tegeran sebagai zat warna tunggal pada batik. Kayu Tegeran diekstraksi pada suhu kamar, 50ºC, 75ºC dan 100ºC menggunakan pelarut air selama 1 jam. Pewarnaan batik dilakukan dengan ekstrak kayu Tegeran sebanyak 8 kali pada suhu kamar. Proses pelepasan malam (lilin batik dilakukan dengan pelarut air pada suhu 100ºC selama 1 jam. Batik dianalisa dengan menggunakan parameter uji arah, ketuaan warna, ketahanan luntur warna terhadap gosokan basah, pencucian dan sinar matahari. pH larutan ekstrak kayu Tegeran hasil ekstraksi pada suhu kamar, 50ºC, 75ºC dan 100ºC berturut-turut sebesar 5, 4, 4-5, 3-4. Arah warna batik hasil pewarnaan dengan kayu Tegeran yaitu kuning hingga cokelat tua. Nilai ketuaan warna batik katun hasil pewarnaan dengan kayu Tegeran antara 22,24 – 40,33 dan batik sutera bernilai antara 38,39 – 46,75. Nilai pengujian ketahanan luntur warna batik hasil pewarnaan dengan kayu Tegeran terhadap gosokan basah rata-rata memberikan nilai (4 – 5, sedangkan nilai ketahanan luntur warna terhadap pencucian dan sinar matahari langsung rata-rata memberikan nilai 4. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak kayu Tegeran dapat digunakan sebagai pewarna batik dengan warna cerah dan ketahanan luntur baik. ABSTRACTThe Tegeran wood extract has been used as the yellow color source for batik soga. As a single color for batik, it is rarely used because tend to have poor color fastness and less bright color. This research aim is to analyze Tegeran wood extract as a single dye for batik. Tegeran wood extracted on various temperature (room temperature, 50ºC, 75ºC, 100ºC using water as the solvent for an hour. Then it is used for batik dyeing with 8 times soaking at room

  6. Pengaruh Lebar Fasad, Warna Interior, dan Lokasi Meja Kasir terhadap Persepsi Aman dan Sikap Konsumen pada Convenience Store

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imtihan Hanum

    2016-12-01

    Full Text Available Pesatnya perkembangan convenience store berkontribusi terhadap tingginya angka kejahatan pada toko. Pedoman convenience store dan teori-teori yang terkait menunjukkan bahwa visibilitas dari convenience store penting untuk menekan maksud kriminal. Namun, faktor yang dikembangkan untuk mendorong persepsi keamanan dan perilaku konsumen tidak jelas dijelaskan. Penelitian ini menguji variabel yang dapat menekan maksud kriminal melalui peningkatan persepsi aman konsumen dan perilaku dalam toko. Percobaan ini menggunakan 43 responden untuk mengevaluasi stimulus gambar simulasi interior dari convenience store. Data dari respon dianalisis dengan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi kasir jauh dari pintu keluar dengan kombinasi warna dingin dianggap aman oleh responden, sedangkan lokasi counter jauh dari pintu keluar memberikan efek positif pada perilaku konsumen. Sedangkan variabel muka bangunan tidak memberikan pengaruh yang signifikan dalam membangun persepsi konsumen dan perilaku. Hasil eksperimen diharapkan menjadi kenyamanan pedoman desain dari convenience store dan mengembangkan pengetahuan desain. Di masa depan, kita dapat mempelajari jenis lain dari toko atau fungsi lain dengan masalah yang sama.Kata Kunci: convenience store; pencegahan kejahatan; perilaku konsumen; persepsi aman.Influence of Façade Width, Interior Color and Cashier Desk Location on Security Perception and Client Behavior in Convenience StoresThe rapid development of the convenience store contributes to the rising occurence of retail crime. Convenience store guidelines and related theories show that visibility in convenience store interiors is important to suppress criminal intents. However, the factors developed to improve security perception and client behavior are not clearly described. In this study variables were examined that may suppress criminal intent through the improvement of security perception and consumer behavior in convenience stores. In the

  7. WAYANG BEBER SEBAGAI MATERI PELAJARAN SENI BUDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Margana

    2015-08-01

    Full Text Available Abstract: Wayang Beber as Instructional Material of Arts and Culture. This study aims to describe the teaching and learning process of arts and culture based on uniqueness and local wisdom using wayang beber (beber puppets material, and to identify the factors which support and hinder the process.  The study was carried out in the State Senior High School (SMAN of Punung, Pacitan regency, a school that implements the method. It is a qualitative study, in which the data were collected through in­terviews, observations, focused group discussions, and document analyses, and analyzed using the in­teractive method of analysis. The results show that the teaching learning process is initiated by designing a syllabus, lesson plans, and developing instructional materials on wayang beber. The factors that support the teaching and learning process include the commitment from the local government of Pacitan re­gency, the school, and the teachers, as well as the students’ enthusiasm to learn about wayang beber as part of the local contents that reflects local wisdom. The hindering factors, on the other hand, are limited time allocation for the Arts and Culture subject, and limited number of teachers and learning facilities for the subject. The model and teaching learning strategy employed is the balanced integration model. Keywords: arts and culture, uniqueness and local wisdom, wayang beber Abstrak: Wayang Beber sebagai Materi Pelajaran Seni Budaya. Tujuan penelitian ini untuk menge­tahui proses pembelajaran seni budaya berbasis keunikan dan kearifan lokal dengan materi wayang beber di SMA Negeri Punung Kabupaten Pacitan, dan untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan peng­hambat pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dengan teknik wawancara, FGD, observasi, dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan metode analisis interaktif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran seni

  8. Tantangan Guru Sejarah: Pesan Sejarah sebagai Konsep Pendidikan Nilai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anwar Senen

    2004-01-01

    Full Text Available Keberhasilan guru sejarah menyampaikan pesan sejarah sebagai suatu nilai moral yang perlu difahami siswa, terletak pada bagaimana cara guru mengembangkan materi pelajaran di depan kelas. Penggunaan metode pengajaran secara tepat yang dikemas secara kreatif akan memungkinkan pesan sejarah dapat disampaikan kepada siswa. Penekanan pada pesan sejarah ini penting, karena selama ini masih terkesan bahwa mata pelajaran sejarah hanya dianggap sebagai pengetahuan hafalan sejumlah peristiwa masa lalu. Hal demikian menyebabkan pemahaman siswa terhadap pelajaran sejarah sebatas pada pengetahuan deskriptif konsep apa, di mana, kapan dan mengapa suatu peristiwa sejarah terjadi, menjadi dasar mempelajari sejarah. Dalam kerangka memori tidaklah keliru. Tetapi sejarah sebagai mata pelajaran di sekolah dalam konsep pendidikan masih jauh dari harapan. Sebagai konsep pendidikan, pelajaran sejarah dapat bercerita kepada siswa. Oleh sebab itu, metode pengajaran sejarah oleh gum dengan pendekatan moral akan lebih tepat digunakan. Pendekatan moral sebagai konsep belajar mengajar lebih memungkinkan menjadikan pelajaran sejarah dinamis dalam menyikapi situasi yang berkembang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan demikian bahwa belajar sejarah memiliki dimensi masa lalu, kini dan akan datang akan terjawab melalui pendekatan moral dalam konsep pembelajarannya.

  9. Rendahnya asupan zat besi dan kepatuhan mengonsumsi tablet besi berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas I Kembaran, Banyumas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Purwoko Widji Utomo

    2016-08-01

    iron tablets, and the role of husband in encouraging pregnant women to consume iron tablets.KEYWORDS: anemia, compliance in consuming iron tablets, nutrient intakeABSTRAKLatar belakang: Salah satu masalah gizi yang banyak terjadi pada ibu hamil adalah anemia gizi, yang merupakan masalah gizi mikro terbesar dan tersulit diatasi di seluruh dunia. Hasil Riskesdas tahun 2010 menunjukkan 80,7% wanita usia subur (WUS yang hamil mendapat/membeli tablet besi, namun sebagianbesar diketahui tidak patuh mengonsumsinya. Kekurangan besi dalam tubuh disebabkan kurangnya konsumsi makanan sumber zat besi dan ketidakpatuhan ibu hamil mengonsumsi tablet besi. Suplementasi tablet besi dan perbaikan asupan zat gizi terutama sumber zat besi merupakan upaya penanggulangananemia yang banyak dilakukan.Tujuan: Mengetahui hubungan asupan zat gizi dan tingkat kepatuhan mengonsumsi tablet besi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas I Kembaran Kabupaten Banyumas.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional (survey dengan rancangan cross sectional dengan subjek penelitian 50 ibu hamil trimester III. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif.Hasil: Persentase anemia pada ibu hamil sebesar 56,0%. Hasil analisis multivariat hanya kepatuhan mengonsumsi tablet besi yang berhubungan bermakna (p=0,001, RP=3,7; 95% CI:2,06-6,82 dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Harga sumber makanan hewani yang mahal, keanekaragaman sumber makanan hewani yang terbatas, dan ketidaksukaan mengonsumsi sumber makanan hewani menyebabkan ibu hamil memilih sumber makanan nabati yang murah dan mudah didapat.Kesimpulan: Asupan zat gizi terutama zat besi dan kepatuhan ibu hamil mengonsumsi tablet besi masih menjadi penyebab anemia pada ibu hamil. Oleh sebab itu, perlu dilakukan upaya penanggulangan dan pencegahan anemia ibu hamil dengan cara peningkatan keanekaragaman konsumsi bahan makanan sumber zat besi, kesadaran ibu hamil untuk mengonsumsi tablet besi

  10. Imlek sebagai Pesta Rakyat Cina di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Dwikurniarini

    2010-05-01

    Full Text Available Semenjak dibangun hubungan kembali Indonesia – Cina maka nampak bahwa segala sesuatu tentang Cina marak diseluruh Indonesia.  Di Yogyakarta juga tidak beda dengan kota-kota besar lain dalam perayaan pergantian tahun dan jika terdapat  perbedaan terutama hubungan Cina dan pribumi yang tanpa konflik. Tujuan tulisan ini  mengkaji kebijakan Negara terhadap Cina dalam bidang budaya serta  hubungan Cina dan pribumi yang harmanis dapat diciptakan di Yogyakarta. Kajian ini adalah kajian historis yang menggunakan metode sejarah dengan empat langkah yaitu heuristik, yaitu mencari dan mengumpulkan sumber sejarah, kritik sumber, inteprettasi dan historigrafi. Hubungan Cina dan pribumi sudah terjadii semenjak kedatangan awal Cina sebelum terbentuknya Negara Indonesia hingga sesudah Indonesia menjadi sebuah negara merdeka. Kenyataan menunjukkan bahwa arang-orang pribumi dan Cina dapat saling menerima sebagai warga negara yang sama, merupakan proses panjang. Dalam sejarah menunjukkan bahwa peran pemerintah dengan kebijakan-kebijakannya turut mempengaruhi hubungan antar pribumi dan Cina. Diskriminasi juga memperlambat terjalinnya perkembangan hubungan tersebut.  Di Yogyakarta, misalnya perayaan imlek atau pergantian tahun dirayakan semua orang dan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata  memasukkannya dalam agenda wisata Yogyakarta dan kelompok muslim mengizinkan merayakannya di masjid untuk Cina yang beraga Islam. Kata Kunci : Imlek di Yogyakarta, Pesta Rakyat Cina

  11. BIAYA TANGGUNG JAWAB SOSIAL SEBAGAI TAX BENEFIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yenni Mangoting

    2007-01-01

    Full Text Available Company should not always maximize profits for their shareholders, but they have to undertake activity that might be regarded as socially responsible with their environment where it place. Corporate social responsibility can be form as charity or community development. The law number 40 year 2007 of the amendment to law of limited liabilities companies in paragraph 74 about company obligation for corporate social responsibility. Government through Director General of Taxation can give tax facility that allow all corporate social responsibility cost as an items that may be deducted to determine amounts of taxable income for company which is consistent applying their corporate social responsibility. Abstract in Bahasa Indonesia : Tujuan perusahaan tidak semata-mata hanya maksimalisasi laba untuk shareholders, tetapi perusahaan juga harus bertanggungjawab terhadap lingkungan di mana perusahaan itu berada. Tanggung jawab sosial dapat dalam bentuk yang bersifat kemanusiaan atau pengembangan komunitas (Community Development. Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroaan Terbatas, pada Pasal 74 mengatur tentang kewajiban perusahaan melakukan tanggung jawab sosial. Pemerintah melalui Direktorat Jendral Pajak dapat memberikan insentif pajak yang memperkenankan pengeluaran-pengeluaran tanggung jawab sosial sebagai pengurang penghasilan kena pajak untuk perusahaan yang konsisten menerapkan tanggung jawab sosialnya. Kata kunci: tanggung jawab sosial perusahaan, pajak penghasilan, fasilitas pajak

  12. KONSEPTUALISASI PELARANGAN RIBA SEBAGAI TRANSAKSI TERLARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lalu Fahmi Zainul Arifin

    2013-04-01

    Full Text Available Prinsip dasar mu’a>malah dalam Islam ialah memperbolehkan untuk melakukan segala sesuatu selama tidak ada dalil yang melarangnya. Islam sendiri menghalalkan jual beli dan melarang riba. Riba dianggap lebih banyak menimbulkan masalah daripada menyediakan solusi dalam mengatasi persoalan finansial, bahkan dianggap malapetaka besar (mus}i>bah ‘uz}ma Tulisan ini merupakan studi pustaka di mana penulis mencoba mengelaborasikan dari berbagai kajian tentang konseptualisasi pelarangan riba sebagai transasksi yang dilarang oleh agama. Terdapat beberapa perbedaan pendapat terutama tentang bunga bank (interest. Setidaknya terdapat tiga pendekatan yang digunakan oleh para ahli hukum Islam ketika memahami masalah ini. Sebagian menggunakan pertimabangan mas}lah}ah, pengharaman bunga karena bertentangan dengan prinsip mas}lah}ah. Adapula yang menggunakan qiya>s,  di mana bunga bank dianalogikan dengan riba karena adanya persamaan illat (kausa hukum pada keduanya (riba dan interest. Sebagian kalangan NU mengharamkan bunga bank lebih karena pertimbangan sadduz-zari’ah, kehati-hatian untuk menutup jalan terjadinya mafsada>t.

  13. Pemanfaatan Bentonite sebagai Media Pembumian Elektroda Batang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Winanda Riga Tamma

    2017-03-01

    Full Text Available Sistem pentanahan merupakan suatu sistem yang bertujuan untuk mengamankan sistem tenaga listrik dari gangguan ke tanah maupun gangguan hubung singkat. Pada sistem pentanahan yang baik, resistansi pentanahan harus bernilai dibawah lima ohm. Resistansi pentanahan bergantung pada berbagai aspek antara lain yaitu struktur tanah, kelembapan tanah, dan kandungan yang ada dalam tanah itu sendiri. Dalam pengujian pada penelitian ini akan dilakukan perbaikan pada tanah dengan mencampurkan bentonite ke dalam tanah sebagai media pentanahan. Pencampuran bentonite bertujuan agar mendapatkan nilai resistansi pentanahan yang baik sesuai dengan standar sistem pentanahan. Pengujian dilakukan menggunakan elektroda batang dan alat earth resistance tester dengan metode tiga titik dimana elektroda utama atau elektroda pengukuran diberikan treatment sesuai dengan kondisi yang telah ditentukan. Diharapkan pada pengujian ini akan diketahui dampak dari bentonite terhadap penurunan nilai resistansi pentanahan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dengan mencampurkan bentonite pada media pentanahan, resistansi pentanahan menjadi lebih baik. Meskipun tidak terlalu signifikan, rata-rata penurunan dari setiap masing-masing treatment adalah sebesar 2 ohm.

  14. Pengembangan Desain Mainan Anak Sebagai Identitas Dan Sarana Pengenalan Musik Untuk Anak-anak Di Kampung Akustik Cicadas

    OpenAIRE

    Fajriani, Novi; Larasati, Dwinita

    2014-01-01

    Bermain dengan bermusik sebagai contohnya merupakan sebuah kebutuhan bagi anak untuk mengeksplorasi kreativitas alami dalam mengembangkan dirinya. Sebagai salah satu kampung kreatif , Kampung Akustik Cicadas belum memiliki identitas khusus sebagai kampung yang berhubungan erat dengan musik, baik identitas fisik maupun nonfisik dengan minimnya ruang publik terbuka dan sarana bermusik untuk anak-anak Cicadas sebagai salah satu permasalahannya. Berdasarkan analisis kondisi lapangan dan tinjauan ...

  15. STABILITAS ANTOSIANIN JANTUNG PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L TERHADAP CAHAYA SEBAGAI PEWARNA AGAR-AGAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lydia Ninan Lestario

    2015-02-01

    jantung pisang kepok yang disinari dengan intensitas 780-2.214 lux selama 10 jam masih disukai panelis, sedangkan yang disinari dengan intensitas 10.340 sudah tidak disukai panelis. Kata kunci: Antosianin, jantung pisang, agar-agar, intensitas cahaya, laju degradasi warna

  16. OPTIMASI PENCELUPAN KAIN BATIK KATUN DENGAN PEWARNA ALAM TINGI (Ceriops tagal DAN INDIGOFERA Sp

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titiek Pujilestari

    2017-06-01

    Full Text Available Pencelupan menggunakan zat warna alam pada proses pembuatan batik dilakukan berulang kali agar dihasilkan warna yang kuat. Sedangkan, penyerapan warna oleh serat kain dibatasi oleh kejenuhan serat. Pencelupan berulang tanpa memperhatikan hasil yang diperoleh dapat menambah biaya, tenaga, dan waktu proses pewarnaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengulangan pencelupan yang optimum dalam menghasilkan warna kain batik katun yang kuat. Penelitian dilakukan menggunakan media kain katun, zat warna alam tingi dan indigofera, serta bahan fiksasi kapur, tunjung, dan tawas. Pewarnaan dilakukan secara berulang masing-masing 5, 8, 11, dan 14 kali pencelupan. Fiksasi warna tingi dengan menggunakan tawas, kapur, dan tunjung dilakukan setelah proses pewarnaan. Pengujian pada kain katun batik meliputi ketahanan luntur warna terhadap sinar matahari dan pencucian, serta uji beda warna (L*a*b*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum pencelupan untuk memperoleh arah warna coklat tua/gelap menggunakan pewarna alami tingi dengan fiksasi tunjung adalah 5 dan 8 kali pencelupan, untuk tawas 11 kali pencelupan. Fiksasi dengan tunjung menghasilkan warna kain katun batik lebih tua apabila dibandingkan dengan fiksasi tawas. Perlakuan optimum dalam pencelupan menggunakan pewarna alam indigofera pada kain katun batik adalah sebanyak 8 kali pencelupan dengan hasil arah warna biru paling kuat.Kata Kunci : pencelupan, batik, warna alam, tingi, indigofera 

  17. POTENSI HIDROLISAT TEMPE SEBAGAI PENYEDAP RASA MELALUI PEMANFAATAN EKSTRAK BUAH NANAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Machin

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan perlunya pengembangan penyedap rasa alternatif berbahan hidrolisat tempe dan proses pembuatannya, menguji jenis asam amino, kadar protein dan uji organoleptik. Metode eksperimen digunakan pada penelitian ini. Pengujian jenis asam amino melalui teknik kromatografi, kadar protein terlarut melalui metode Biuret dan uji organoleptik produk dibandingkan penyedap rasa sintetis. Hasil yang didapatkan adalah pengembangan penyedap rasa hidrolisat tempe perlu dilakukan karena alasan dampak mengkonsumsi penyedap rasa sintetis, pengembangan teknologi, sumber penghasilan dan potensi penelitian. Proses pembuatannya melalui penambahan sari nanas pada tempe yang telah dikukus dan diblender dengan perbandingan tempe:air:sari nanas 1: 0,5:0,5. Pengovenan selama 2 jam pada suhu 55ºC, penambahan dektrin + NaCl (masing-masing sebanyak 0,5 gr/100 gr tempe, pengovenan kembali selama 2 jam pada suhu 55ºC. Perlakuan B2 (pengovenan pada suhu 55ºC selama 2 jam menghasilkan asam glutamat. Produk ini berpotensi membentuk monosodium glutamat dengan penambahan NaCl. Jumlah protein terlarut dipengaruhi oleh lama pengovenan dan suhu. Produk hidrolisat tempe sebagai penyedap rasa menghasilkan rerata kesukaan warna (3,3 = menarik, aroma (3,9 = sangat suka dan menghasilkan cita rasa sama jika ditambahakan sebanyak 2 kali dibandingkan penyedap rasa sintetis.This research was aimed to describe the need for the development of alternative flavor made from hydrolyzated tempe and its manufacturing process, to test the types of amino acid, to measure the protein levels and to test the favor organoleptically. This was an experimental study. The types of amino acid was tested using chromatographic technique, the level of soluble protein was tested using Biuret method and the products were compared organoleptically. The study showed that the development of hydrolyzated tempe flavoring needs to be performed by the reason of the impact of

  18. SIFAT PROOKSIDATIF FORTIFIKAN NaFeEDTA, DENGAN KECAP KEDELAI MANIS SEBAGAI MAKANAN PEMBAWA, DALAM SISTEM BIOLOGIS (TIKUS Oxidative Effect of NaFeEDTA Fortificant in Sweet Soy Sauce as Fortification Vehicle, on Biological System (Rats

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Naruki Naruki

    2012-05-01

    Full Text Available In vivo study about the effect of NaFeEDTA fortificant in sweet soy sauce on TBARS value of plasma and liver, as well as on histopathologic changes of liver, intestine, and stomach of Sprague Dawley rats was conducted. The oxida- tive properties were determined using hemoglobin depletion-repletion method. During 42 days of repletion periode, iron-depleted rats were fed iron-free diet. NaFeEDTA was ingested in varied dosage, i.e. from 0.175 to 1.4 mg Fe/day for each rat. Sweet soy sauce H O (0.2 mL/day was used as fortification vehicle and H O (0.2 mL/day as a control.2 2FeSO .7H O fortificant (0.35 mg Fe/day, with H O as vehicle was used as reference standard. At the end of the reple-4 2 2tion period, TBARS value of either plasma or liver was analized. The histopathologic changes of liver, intestine, and stomach were also evaluated. The data showed that NaFeEDTA fortificant in sweet soy sauce had no effect on TBARS value of plasma, but it resulted in increased TBARS value of liver. The histopathologic data showed that NaFeEDTA intake up to 0.35 mg Fe/day did not result in histopathologic changes of liver, intestine, and stomach, as well. ABSTRAK Penelitian tentang pengaruh dosis fortifikan NaFeEDTA dalam kecap kedelai manis terhadap angka TBARS plasma dan hati, serta perubahan histopatologik organ hati, usus, dan lambung telah dilakukan pada tikus Sprague Dawley. Evaluasi sifat prooksidatif zat besi dari NaFeEDTA dilakukan dengan metoda deplesi-replesi hemoglobin. Selama peri- ode replesi, tikus yang sebelumnya dibuat anemia, diberi diet basal bebas Fe dan minuman H O. NaFeEDTA diberikan sebagai sumber zat besi, dengan dosis bervariasi, yaitu dari 0,175 sampai dengan 1,40 mg Fe/ekor/hari. Kecap kedelai manis atau H O digunakan sebagai pembawa fortifikan. Fortifikan standar FeSO .7H O (0,35 mg Fe/ekor/hari dalam2 4 2H O digunakan sebagai pembanding. Periode replesi dilakukan selama 42 hari. Pada akhir periode replesi dilakukananalisa angka TBARS

  19. EFEK ZAT AKTIF EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI MERAH (PSIDIUM GUAJAVA.L TERHADAP SPERMATOGENESIS PADA TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NORVEGICUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ervi Husni

    2016-11-01

    Full Text Available Pendahuluan: Jumlah penduduk Indonesia sensus tahun 2010 sebanyak 237,6 juta jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk 1,49 % per tahun. Target RPJPMN 2010-2014 sebesar1,14 %, laju pertumbuhan penduduk saat ini  0,53 % masih lebih tinggi. Pengendalian penduduk diperlukan antara lain dengan pemakaian kontrasepsi pada wanita maupun pria. Keterlibatan pria dalam KB masih rendah hanya 6,26 %. Tujuan penelitian untuk membuktikan zat aktif daun jambu biji merah dapat menurunkan kadar FSH dan spermatogenesis pada tikus putih jantan (Rattus norvegikus. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan Post test only control group design. Besar sampel menggunakan rumus Federer dengan jumlah sampel 30 ekor tikus putih, terbagi tiga kelompok yaitu Kelompok 1 (K1 kelompok kontrol diberikan larutan CMC 0,5 % 1 ml/ hari, Kelompok Perlakuan 1 (P1 diberikan ekstrak daun jambu biji merah dosis 40 mg/ml/hari dan kelompok Perlakuan 2 (P2 diberikan ekstrak daun jambu biji merah dosis 80 mg/ml/hari dan diberikan selama 30 hari. Variabel penelitian  jumlah sel spermatogenik ( Spermatogonium, Spermatosit primer dan Spermatid. Data dianalisis menggunakan uji  ANOVA. Hasil: Hasil analisis data dengan uji ANOVA jumlah sel spermatogonium nilai p 0,801 (p < 0,05: tidak ada perbedaan signifikan diantara ketiga kelompok, uji LSD tidak dilakukan. Hasil uji ANOVA untuk jumlah sel spermatosit primer didapatkan nilai p 0,102 ( p < 0,05 , berarti  tidak ada perbedaan signifikan diantara ketiga kelompok, uji LSD tidak dilakukan. Hasil uji ANOVA untuk jumlah sel spermatid nilai p 0,001  (p < 0,05 berarti terdapat perbedaan signifikan diantara ketiga kelompok. Hasil uji LSD kontrol dengan P1 (p 0,036 : berbeda, Kontrol dengan P2 (p <0,000: berbeda, P1 dengan P2 (p <0,033 : berbeda. Diskusi: Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian ekstrak daun jambu biji merah tidak menurunkan jumlah sel spermatogonium dan sel spermatosit primer tetapi menurunkan jumlah

  20. Kanca Indihiang sebagai Embrio Kreativitas Mang Koko

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rasita Satriana

    2014-11-01

    Full Text Available Kanca Indihiang adalah sebuah grup yang dibentuk oleh Mang Koko tahun 1946, yang termasukpada genre seni Jenaka Sunda, yakni seni pertunjukan dengan format seni humor. Kreativitas MangKoko dalam melakukan berbagai inovasi garap, membuat grup Kanca Indihiang sangat berbeda denganseni Jenaka Sunda pada umumnya. Nama Mang Koko terkenal sebagai pencipta genre seni baruatau dikenal dengan sebutan karawitan wanda anyar. Untuk mengungkap perkembangan kreativitasMang Koko, digunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnomusikologi. Berdasarkan hasilpenelitian dapat disimpulkan bahwa dalam wadah grup Kanca Indihiang, Mang Koko bereksplorasimemodernisasi kekakuan pakem seni kawih Sunda tradisi. Karawitan wanda anyar diyakini sebagaigenre karawitan Sunda yang terbentuk dari akumulasi kreativitas berkesenian dari Mang Koko. Kanca Indihiang: As a Creativity Embryo of Mang Koko. Kanca Indihiang is a group which wasfirst created by Mang Koko in 1946 and is one of the Sundanese art genres that is a performing art withsuch a humorous art format. Mang Koko’s creativity in doing works on a variety of innovations makes KancaIndihiang group may differ a lot from Sundanese humorous art in general. Mang Koko’s name then becomesfamous as a creator of a new art genre called ‘karawitan wanda anyar’. Thus, a qualitative research applyingethno-musicological approach is done to uncover the development of Mang Koko’s creativity. According to thisresearch, it can be concluded that within this Kanca Indihiang group, Mang Koko did some explorationsto modernize rigidity in the rules of traditional Sundanese kawih. Karawitan wanda anyar is believed as aSundanese karawitan genre shaped from the accumulation of Mang Koko’s artistic creativities.

  1. PRIMITIVISME IKAN POLYPTERUS SEBAGAI WARISAN MANUSIA MODERN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Media Fitri Isma Nugraha

    2010-12-01

    Full Text Available Tinjauan ini mensintesa historis dan diversitas ikan purba Polypterus yang berasal dari Afrika sebagai komoditi budidaya ikan hias. Sejarah evolusinya sangat unik, muncul sejak pertengahan Miocen (10 juta tahun, hubungan parentalnya berada pada posisi transisional sister-takson antara Teleostei dan Tetrapoda. Primitivismenya menyisakan divergensi momental sains hampir satu abad dalam determinasi dimorfisme seksualnya. Bersifat nokturnal, tahan terhadap kondisi habitat ekstrim tetapi mudah dibudidayakan. Polypterus jantan memiliki sirip anal tebal dan condong ke hipural konjungsi sirip ekor. Seekor betina mampu bertelur 100–300 butir dan menetas kurang dari 3 hari. Benih Polypterus sudah dapat beradaptasi dengan pakan tambahan sekitar 10 hari pasca menetas, dan dalam perkembangan gonad jantan dan betina akan terbentuk sempurna setelah berumur 10 bulan. Fosil hidup Polypterus telah menjadi warisan dunia, adopsi dan asuhan penggemarnya tersebar ke-5 benua, dapat dilaporkan bahwa harga per ekor dipatok variatif antara US$40–US$70. Kegemaran kita membudidayakannya, berarti telah menyelamatkan populasi ikan ini agar terhindar dari kepunahan. Atas dasar konsesi dan semangat terhadap warisan spesies dunia itu, BRBIH Depok telah mengoleksi dan sukses memproduksi satu sub spesies, satu varian intergenetik-albino dari populasi Polypterus senegalus senegalus dan 3 spesies intragenerik lainnya.

  2. REVITALISASI MANAJEMEN WAKAF SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zainal Arifin Munir

    2013-06-01

    Full Text Available Mobilize sectors of the society economy with waqf instrument is very rasional. According data compiled by the Ministry of Religious Affairs, the number of waqf land in Indonesia reached 2,686,536,656, 68 square meters or 268,653.67 acres 366 595 locations spread across an area Indonesia. With a large area, it will contribute to socio-economic empowerment if it is managed with proper and professional management. This is the most urgent matter to be addressed in the management of waqf is nadzir professionalism, because they are the key to successful management of endowments to be more focused, productive and strategic. As one of the sharia instruments, the management of waqf should be rightfully optimized for development the welfare of society. Menggerakkan  sektor  ekonomi  masyarakat  dengan  instrument  wakaf  adalah  sangat rasional.Menurut data  yang  dihimpun  Departemen  Agama  RI,  jumlah tanah  wakaf  di Indonesia mencapai 2.686.536.656, 68 meter persegi atau 268.653,67 hektar yang tersebar di 366.595 lokasi di seluruh Indonesia. Dengan lahan seluas itu, tentunya akan sangat berkonstribusi dalam pemberdayaan social ekonomi jika dikelola dengan manajemen yang tepat dan profesional. Inilah hal yang paling urgen untuk dibenahi dalam pengelolaan wakaf adalah profesionalisme nadzir, karena mereka merupakan kunci keberhasilan pengelolaan wakaf  agar  lebih  focus,  produktif  dan  strategic.  Sebagai  salah  satu  instrument syariah, manajemen  wakaf  sudah  seharusnya dioptimalkan  pengelolaannya  untuk  peningkatan kesejahteraan masyarakat.

  3. Impacts of Agricultural Practices and Tourism Activities on the Sustainability of Telaga Warna and Telaga Pengilon Lakes, Dieng Plateau, Central Java

    Science.gov (United States)

    Sudarmadji; Pudjiastuti, Hermin

    2018-02-01

    Telaga Warna and Telaga Pengilon are two volcanic lakes in the Dieng Plateau offer some unique phenomena which are interested for tourists to visit. Telaga Warna and Telaga Pengilon are located side by side in the Dieng Palteau. Those two lakes also have specific ecosystem which differ to other lakes. However as land use in the surrounding area is now gradually changing, the lake is now facing to environmental degradation. The land use in the surrounding area is for intensive agricultural which main crops are vegetable, especially potatoes. Meanwhile, the number of tourist visiting those two lakes is increasing; it may also give some impact to the lake environment. This research aims to study the impacts of agricultural practices and tourism activities to the lake environmental which lead to the environment sustainability of the lakes. The field survey was conducted to collect some data on lakes characteristics, agricultural and tourism activities. Some interviews to local people and tourists were also conducted. Some water and sediment samples were collected followed by laboratory analyses. Some secondary data from previous study was also collected. Data analysis was conducted based on qualitative and quantitative techniques. The study found that agricultural practices of potatoes plantation uses water from the Telaga Pengilon to irrigate the plant by pumping out the water using water pump and distributes the water over the plantation area. Agricultural practices lead to soil erosion, which contribute sediment to the lake carried by surface runoff. Therefore, the volume of lakes is gradually decreasing. The use of fertilizer in the agricultural practice contribute nutrient into the lake carried by surface runoff, leading to the eutrophication, due to the excess used of fertilizer. The study concludes that agricultural practices and tourism activities have some positive economic impacts to the local community, however it also give some adverse affects on the lakes

  4. KUALITAS PEWARNAAN EKSTRAK GAMBIR PADA BATIK SUTERA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vivin Atika

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRAKGambir merupakan salah satu sumber zat warna alam yang dapat diaplikasikan pada pewarnaan batik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas ekstrak gambir (arah warna dan ketahanan luntur sebagai pewarna batik sutera. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan variasi jenis pelarut (air, etanol teknis serta jenis fiksator (tawas, tunjung, kapur. Batik sutera yang telah diwarnai dengan ekstrak gambir kemudian diuji arah dan beda warna, ketuaan dan ketahanan luntur warnanya. Dari pengujian didapatkan hasil arah warna batik sutera cokelat sampai cokelat tua, nilai beda warna L* pada kisaran 44,3-66,2; a* 7,2-13,1; b* 15,1-32,1, dan nilai ketuaan warna %R pada kisaran 10,48-21,12 dan K/S 1,47-3,827. Sedangkan nilai rata-rata ketahanan luntur terhadap pencucian adalah 4 (baik, gosokan basah 4 (baik dan sinar 4-5 (baik. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak gambir dapat digunakan sebagai pewarna batik sutera dengan kualitas yang baik. Kata Kunci: gambir, pewarna, batik sutera ABSTRACTGambier is one of the vegetable colorant source that can be applied for batik dyeing. This research aims to determine the color shades and fastness properties of silk batik dyed with gambier. The method used in this research is experimental with variation include kinds of solvent (water and 70% ethanol and fixator (alum, ferrosulphate and lime. Dyed silk batik with gambier extract then evaluated by its color shades and difference of intensity also fastness properties. From the evaluation it is obtained that the color shades are brown to dark brown color, color differences score L* is 44.3-66.2; a* 7.2-13.1; b* 15.1-32.1, and color intensity %R score is 10.48-21.12 and K/S score is 1.47-3.827. While the average value of fastness to washing is 4 (good, wet rub 4 (good and light 4-5 (good. It has been concluded that the gambier extract can be used as batik dye on silk fabrics with good qualities. Keywords: gambier, dye, silk

  5. METODE DRAMATISASI ILUSTRASI PADA IKLAN SEBAGAI WACANA BUDAYA KONTEMPORER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrian D. Hagijanto

    2002-01-01

    Full Text Available Illustrations are an inseparable element in advertising%2C due to its attraction towards the public eye%2C and may be used to communicate accurate messages. Dramatization in advertisement illustrations are a normal procedure in advertisement style approaches%2C as an essential part of accelerated understanding of the product. Illustration dramatization in its development may encourage understanding as an element of creativity%2C or as an application of contemporary culture%2C therefore may produce a biased perspective that contradicts normative culture. Abstract in Bahasa Indonesia : Ilustrasi dipakai sebagai elemen tak terpisahkan dalam iklan karena alasan daya tarik dapat mempengaruhi khalayak%2C dan dapat menyampaikan pesan secara akurat. Dramatisasi pada ilustrasi iklan merupakan hal yang biasa digunakan pada gaya pendekatan beriklan%2C sebagai bagian dari proses akselerasi pemahaman produk. Dramatisasi ilustrasi dalam perkembangannya dapat menimbulkan pemahaman sebagai bagian dari kreativitas atau sebagai aplikasi dari budaya kontemporer%2C sehingga esensinya justru dapat menimbulkan bias yang bertolak belakang dengan budaya normatif. dramatization in advertisement illustration%2C contemporary culture.

  6. Pemanfaatan Biometric Fingerprint sebagai Media Pembayaran Transjakarta Berbasis Electronic Money

    OpenAIRE

    Muhajir, Ahmad; Ristiyanti, Lia; Harsono, Shabrina Utami

    2017-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan lain dari sidik jari sebagaialternative media pembayaran berbasis uang elektronik pada Transjakarta. Penggunaan sidik jaridipilih karena sidik jari merupakan identitas manusia yang tidak dapat diganti atau dirubah. Padapenelitian ini menggunakan Deskriptif Studies karena bertujuan untuk memberikan gambaransecara sistematis dan akurat mengenai Pemanfaatan Biometric Fingerprint sebagai mediapemabayaran Transjakarta berbasis E-Money. Dalam me...

  7. Biosensor Urea Berbasis Biopolimer Khitin Sebagai Matriks Immobilisasi

    OpenAIRE

    Nazruddin Nazaruddin

    2007-01-01

    Penelitian tentang biosensor urea menggunakan biopolimer khitin sebagai matriks immobilisasi telah dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja biosensor yang dihasilkan yang meliputi sensitivitas, trayek pengukuran, limit deteksi, waktu respon, koefisien selektifitas, dan waktu hidup. Penelitian meliputi beberapa tahap yaitu pembuatan membran polimer khitin dan immobilisasi enzim urease, pelekatan membran khitin pada elektroda pH, dan pengukuran parameter kinerja elektroda. H...

  8. AL-QUR’AN SEBAGAI SUMBER PENGETAHUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Kusrini

    2008-12-01

    Full Text Available By studying the history of Prophet Muhammad SAW then it can be understood that he was a leading man in that time because it has implemented a moral revolution so as to lift the human level from the valley of moral damage to the highest level of morality. This historical approach can be gained by understanding that the Qur'an contains the most powerful force in helping human beings reach the spiritual, moral, social and intellectual heights that are central to the manifestation of the welfare of mankind and the whole of nature. To achieve the level of human morality in realizing the welfare of life is not enough just to read, interpret, and praise the Koran. More than that, the next important thing is we must observe, research, search, and explore the most powerful values in the Qur'an. The Qur'an as a source of knowledge about Islam, God, man, and nature, contains God's commands to humans in the form of the most holy values. These values become the foundation of life that requires application in the form of behavior, which its validity is not limited by time, place and certain atmosphere.   Dengan menelaah sejarah Nabi Muhammad SAW maka dapat dipahami bahwa beliau adalah orang terkemuka pada zaman itu karena telah melaksanakan revolusi moral sehingga mampu mengangkat derajat manusia dari lembah kerusakan moral ke tingkat akhlak yang paling tinggi. Pendekatan dari segi sejarah tersebut dapat diperoleh pemahaman bahwa al Quran mengandung kekuatan yang maha dahsyat dalam membantu manusia mencapai ketinggian spiritual, moral, sosial dan intelektual yang merupakan inti dalam perwujudan kesejahteraan umat manusia dan keseluruhan isi alam. Untuk mencapai tingkat akhlak manusia dalam mewujudkan kesejahteraan hidup itu tidak cukup hanya dengan membaca, menafsirkan, dan memuji al Quran. Lebih dari itu, hal penting berikutnya adalah kita wajib mengamati, meneliti, mencari, dan menggali nilai-nilai yang maha dahsyat dalam al Quran. Al Quran sebagai sumber

  9. ASUPAN ZAT GIZI, STATUS GIZI, DAN STATUS ANEMIA PADA REMAJA LAKI-LAKI PENGGUNA NARKOBA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN ANAK PRIA TANGERANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Utami Wahyuningsih

    2014-08-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to analyze the intake of energy and nutrients, nutritional status, and anemia status in adolescent boys with drug abuse at boys penitentiary class IIA Tangerang. This study used cross sectional design. Subjects of this study were adolescent boys with drug addiction. Sampling method used was purposive sampling and the number of subjects was 40 people. Descriptive analysis showed energy (35.0% and protein (27.5% adequacy level were categorized as severe deficit. Mean energy from food provided by the penintentiary hadn’t met subjects’ daily requirement while mean protein had met subjects’ daily requirement. Iron adequacy level was categorized as adequate (82.5% and vitamin C adequacy level was categorized as inadequate (100.0%. Most subjects had normal nutritional status (85.0% and anemia (57.5%.Keywords: adolescent, anemia, drugs, nutritional statusABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis asupan energi dan zat gizi, status gizi, dan status anemia remaja laki-laki pengguna narkoba di lembaga pemasyarakatan (LAPAS anak pria kelas IIA Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan desain cross sesctional study. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja laki-laki pengguna narkoba. Cara pengambilan subjek secara purposive. Jumlah subjek yang digunakan sebanyak 40 orang. Hasil analisis deskriptif menunjukkan tingkat kecukupan energi (35.0% dan protein (27.5% subjek berada pada kategori defisit berat. Rata-rata energi dari makanan yang disediakan LAPAS belum memenuhi kebutuhan subjek dalam sehari, sedangkan rata-rata protein sudah cukup memenuhi kebutuhan subjek dalam sehari. Tingkat kecukupan zat besi subjek berada pada kategori cukup (82.5% dan tingkat kecukupan vitamin C subjek berada pada kategori kurang (100.0%. Subjek berada dalam kategori status gizi normal (85.0% dan mengalami anemia (57.5%.Kata kunci: anemia, narkoba, remaja, status gizi

  10. PENENTUAN KUANTITATIF ZAT WARNA KARMOSIN,PONCEAU 4R DAN MERAH ALURA YANG DITAMBAHKAN DALAM MINUMAN AGREM (Hibiscus sabdariffa, Linn [Quantitative Determination of Carmoisine, Ponceau 4R and Allura Red Colouring Agents Added Into Softdrink Containing the Aqueous Extract of (Hibiscus sabdariffa, Linn

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Embit Kartadarma

    2007-06-01

    Full Text Available The synthetic food-colouring agent is stiil commonly used in soft drink to enhance the colour of the food and to make foods more attractive, particularly for the drink containing natural colour. Addition of colour is legally permitted by the govermment, however, the product sometime contain the substance more than the permissible maximum dosage, and it may possibly cause iillhealth to the consumer. Preparation of soft drink containing the aqueous extract of Hibiscus sabdariffa fruits gave less intense colour due to the colour. The quantity of the synthetic food colour in soft drink must be determined quantitatively for food safety and the presence of natural colour in the products may affect the results. Determination of three synthetic colouring agents, carmoisine, ponceau 4R and allura red added into soft drink containing the aqueous extract of hisbicus sabdariffa was carried out. Result showed that the determination of such colouring agents can only be achivied after adjusting the pH up to 4.5 and the recovery of carmoisine, ponceau 4R and allura red were 99.8: 100.2 and 100.0%, with the accuracy of 0.1;0.3 and 0.1% and the precission of 0.1; 0.3 and 0.1% respectively.

  11. ALTERNATIF CARA DETEKSI KANDUNGAN IODIUM PADA GARAM BERIODIUM DI PASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuniar Rosmalina

    2012-11-01

    Full Text Available Mengingat tingginya biaya yang diperlukan dalam menganalisa kandungan iodium pada garam secara laboratorium, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam penanggulangan masalah gangguan akibat kekurangan iodium, maka diperlukan teknologi sederhana untuk mendeteksi iodium pada garam iodium yang diperjualbelikan di pasar. Untuk itu telah dilakukan penelitian mengenai beberapa cara mendeteksi iodium pada garam menggunakan sumber karbohidrat dan sumber zat pereduksi, seperti Dioscorea Hispida Dennst (gadung, Manihot utilissima (singkong, atau Rubber seed (biji karet. Berdasarkan jenis dan jumlah campuran yang digunakan ada 6 formula yang diuji pada penelitian pendahuluan yaitu formula ICo, IICo, IC1, IIC1, ISo, dan IISo. Pada penelitian lanjutan, formula yang terpilih diuji menggunakan garam iodium yang dibeli dari pasar di Kodya Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula IICo dan IIC1 menggunakan perasan singkong atau gadung, serta formula IISo menggunakan parutan biji karet, dapat digunakan sebagai alat untuk mendeteksi kadar iodium pada garam beriodium. Formula IICo terdiri dari 4 ml perasan gadung atau singkong, dicampur dengan 45 g garam beriodium dan 8 ml asam cuka 25 persen. Formula IIC1 sama seperti formula IICo, tapi menggunakan gadung yang telah disimpan tiga minggu, dan singkong yang telah disimpan dua minggu. Formula IISo terdiri dari 7 gr parutan biji karet, ditambah dengan 45 g garam iodium dan 16 ml asam sitrat. Hasil penelitian lanjutan menunjukkan hanya 11.1 persen garam beriodium di Kodya Bogor mempunyai kandungan diatas 30 ppm, dan 88.9 persen dibawah 30 ppm. Garam beriodium yang mempunyai kandungan di atas 30 ppm akan menunjukkan warna biru atau ungu, dan yang mempunyai kandungan dibawah 30 ppm akan menunjukkan warna cokelat, warna biru yang tidak stabil atau tidak menunjukkan perubahan warna.

  12. Kandisiasis Mulut sebagai Indikator Penyakit Sistemik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Satrya Ayu Erawatie Prayudha

    2012-12-01

    Full Text Available Latar belakang. Kandidiasis mulut disebabkan oleh infeksi Candida. Kondisi imunokompromais seperti DM merupakan salah satu faktor predisposisinya. Diabetes mellitus (DM merupakan penyakit metabolik yang sering tidak disadari dan menjadikan penderitanya rentan infeksi. Tujuan. Penulisan ini bertujuan untuk melaporkan kandidiasis mulut polimorfik pada pasien yang sebelumnya tidak terdeteksi DM. Kasus dan penanganan. Seorang laki-laki 57 tahun datang ke Klinik Gigi dan Mulut, RSUP Dr. Sardjito mengeluhkan gangguan pengunyahan. Keluhan dirasakan sejak 1 bulan terakhir akibat gigi sebalah kiri atasnya goyah. Pasien menggunakan gigi tiruan sebagian lepasan (GTSL sejak 5 tahun yang lalu. Sejak awal, GTSL susah dilepas sendiri oleh pasien. Akhir-akhir ini, terdapat keluhan mulutnya gatal dan nafas berbau. Dilaporkan adanya penurunan berat badan hingga 9 kg pada 3 bula terakhir. Ekstra-oral normal, intra-oral tampak plak putih pada dorsum lidah, area eritematus pada palatum berhadapan dengan plat GTSL, gigi avulsi, luksasi disertai resesi. Berdasar anamnesis dan pemeriksaan klinis, lesi mulut mengacu pada kandidiasis mulut dan pasien dicurigai menderita DM. Rencana perawatan meliputi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi, terapi antifungal, ortopantomogram (OPG dan konsultasi medis terkait kecurigaan DM. Penatalaksanaan lesi mulut meliputi debridasi dan Nystatin topikal. Dua minggu kemudian, lesi mulut menunjukkan perbaikan. Hasil OPG dan kadar glukosa darah (KGD mengindikasikan latar belakang DM. Ekstraksi dilakukan setelah DM terkontrol diikuti pembuatan protesa. Fungsi mulut kembali normal dan diinstruksikan pengelolaan KGD. Kesimpulan. Temuan klinis kandidiasis mulut dapat digunakan sebagai indicator adanya gangguan sistemik, pada kasus ini adalah DM. Identifikasi dini lesi mulut terkait gangguan sistemik dapat membantu penderita untuk memperoleh perawatan sistemik lebih awal.   Background. Oral candidiasis is caused bt Candida infection

  13. Impacts of Agricultural Practices and Tourism Activities on the Sustainability of Telaga Warna and Telaga Pengilon Lakes, Dieng Plateau, Central Java

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudarmadji

    2018-01-01

    Full Text Available Telaga Warna and Telaga Pengilon are two volcanic lakes in the Dieng Plateau offer some unique phenomena which are interested for tourists to visit. Telaga Warna and Telaga Pengilon are located side by side in the Dieng Palteau. Those two lakes also have specific ecosystem which differ to other lakes. However as land use in the surrounding area is now gradually changing, the lake is now facing to environmental degradation. The land use in the surrounding area is for intensive agricultural which main crops are vegetable, especially potatoes. Meanwhile, the number of tourist visiting those two lakes is increasing; it may also give some impact to the lake environment. This research aims to study the impacts of agricultural practices and tourism activities to the lake environmental which lead to the environment sustainability of the lakes. The field survey was conducted to collect some data on lakes characteristics, agricultural and tourism activities. Some interviews to local people and tourists were also conducted. Some water and sediment samples were collected followed by laboratory analyses. Some secondary data from previous study was also collected. Data analysis was conducted based on qualitative and quantitative techniques. The study found that agricultural practices of potatoes plantation uses water from the Telaga Pengilon to irrigate the plant by pumping out the water using water pump and distributes the water over the plantation area. Agricultural practices lead to soil erosion, which contribute sediment to the lake carried by surface runoff. Therefore, the volume of lakes is gradually decreasing. The use of fertilizer in the agricultural practice contribute nutrient into the lake carried by surface runoff, leading to the eutrophication, due to the excess used of fertilizer. The study concludes that agricultural practices and tourism activities have some positive economic impacts to the local community, however it also give some adverse

  14. Media Sosial sebagai Strategi Gerakan Bali Tolak Reklamasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Agung Ayu Kade Galuh

    2016-06-01

    refl ection in the matter of mobilization. This means social media is capable to encourage the representation of democracy when the online activism successfully transformed into action. Abstrak: Tulisan ini mengaji bagaimana media sosial bermakna bagi aktivis gerakan. Media sosial dipandang sebagai salah satu strategi gerakan sosial baru. Menggunakan metode studi kasus serta kerangka berpikir new social movement dan cyberprotest, penelitian ini melihat bagaimana peran karakteristik media sosial ikut mempengaruhi proses demokrasi akar rumput di Indonesia. Karakteristik media sosial seperti bentuk, konten, dan khalayak memengaruhi pembentukan nalar dan refl eksi publik atas isu reklamasi Teluk Benoa. Kesimpulannya, posisi media sosial sebagai strategi gerakan sosial baru berperan memfasilitasi strategi nalar dan refl eksi dalam mobilisasi dukungan. Ini berarti media sosial mampu mendorong representasi demokratis ketika berhasil bertransformasi menjadi aksi nyata.

  15. REVITALISASI FUNGSI MASJID SEBAGAI PUSAT EKONOMI DAN DAKWAH MULTIKULTURAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dalmeri Dalmeri

    2014-12-01

    Artikel ini berupaya menganalisis bahwa fungsi masjid bukan hanya sebatas pusat kegiatan ibadah, tetapi juga sebagai pusat dakwah dan aktivitas sosial maupun ekonomi umat Islam. Orientasi dakwah yang lebih mengedepankan perbaikan kualitas keimanan individual telah mengabaikan satu dimensi penting dalam dakwah yaitu pengembangan dan pemberdayaan umat Islam secara menyeluruh. Melalui pendekatan deskriptif-kualitatif dengan proses penggalian data melalui observasi dan wawancara, dapat ditemukan bahwa komunitas yang diberdayakan tidak dipandang sebagai komunitas yang menjadi objek pasif penerima pelayanan, melainkan sebuah komunitas yang memiliki beragam potensi dan kemampuan yang dapat diberdayakan. Kegiatan pemberdayaan komunitas umat Islam dapat dilakukan melalui pendampingan dengan mem­berikan motivasi, meningkatkan kesadaran, membina aspek pengetahuan dan sikap meningkatkan kemampuan, memobilisasi sumber produktif dan me­ngembangkan kegiatan ekonomi maupun aktivitas dakwah.

  16. KAJIAN IN VITRO PENGGUNAN LIMBAH PERKEBUNAN SINGKONG SEBAGAI PAKAN DOMBA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iman Hernaman

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan limbah singkong sebagai pakan domba. Daun, batang, kulit singkong dan CDBK,masing-masing diulang 5 kali dan didesian dengan menggunakan rancangan acak lengkap. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji Duncan. Hasil menunjukan bahwa CDBK menghasilkan produksi asam lemak terbang (ALT dan NH3 sebesar 129,9 dan 6,47 mM, serta nyata lebih tinggi (P<0,05 dibandingkan dengan daun, batangdan kulit singkong. Di pihak lain, kecernaan bahan kering (KcBK tertinggi (P<0,05 diperoleh padakulit singkong, yaitu 64,92. Potensial hidrogen (pH untuk semua perlakuan menghasilkan nilai yang sama (P>0,05 dengan kisaran 6,97-6,99. Kesimpulan, campuran daun, batang, dan kulit singkong paling baik digunakan sebagai pakan domba.

  17. Aplikasi Wax Sebagai Salah Satu Material Di Bidang Kedokteran Gigi

    OpenAIRE

    Rika Jamilah Israwati Lubis

    2008-01-01

    Wax merupakan salah satu bahan termoplastik yang terdiri dari berbagai bahan organis dan bahan alami sehingga membuatnya sebagai bahan dengan sifat-sifat yang sangat berguna. Unsur-unsur pokok dental wax terdiri dari 3 suraber utama, yaitu : mineral, serangga (hewani), dan sayur-sayuran (tumbuh-tumbuhan). Wax yang berasal dari bahan mineral diantaranya adalah paraffin wax dan microcrystallin wax yang diperoleh dari hasil residu petroleum melalui proses destilasi. Wax yang berasal dari serangg...

  18. PENGEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM (Kepala Madrasah sebagai School Leader

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Halili

    2014-12-01

    Full Text Available Kepala madrasah memegang peran yang sangat urgen dalam menyukseskan tujuan lembaga pendidikan. Kepala madrasah dituntut agar dapat mengubah pola kepemimpinan lama ke arah yang lebih demokratis, persuasif, partisipatif, dan entrepreneur. Sebagai school leader, kepala madrasah harus mempunyai kompetensi kepemimpinan yang baik (good leadership agar dapat memberikan tugas-tugas, pengarahan dan pengorganisasian yang releven di madrasah. Dalam rangka mencapai kemajuan madrasah, kepala madrasah mengupayakan pengembangan kurikulum, sarana prasarana, sumber daya manusia dan pengembangan peran serta masyarakat.

  19. Simbiosis Zooxanthellae Dan Karang Sebagai Indikator Kualitas Ekosistem Terumbu Karang

    OpenAIRE

    Rembet, Unstain N W J

    2012-01-01

    TINJAUAN TEORITIS SIMBIOSIS ZOOXANTHELLAE DAN KARANG SEBAGAI INDIKATOR KUALITAS EKOSISTEM TERUMBU KARANG Unstain NWJ Rembet1 ABSTRACT A symbiotic process between zooxanthellae and corals can support the adaptative factors in terms of natural vulnerability criteria. The proposed consideration are 1) the symbiosis between zooxanthellae and corals provides phenomenal contributions to coral evolutionary process and 2) the criteria used by Gomez and Yap have been merely based on live cora...

  20. Kombucha Rosella (Hibiscus Sabdariffa Linn) dan Kemampuannya sebagai Antihiperkolesterolemia

    OpenAIRE

    Suhartatik, Nanik; Karyantina, Merkuria; Purwanti, Indrias Tri

    2009-01-01

    Kita mengenal adanya teh yang diekstrak dari kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa Linn). Teh jenis ini dapat dibuat menjadi kombucha dengan cara memfermentasikan ekstrak rosella menggunakan peran mikrobia dalam fer­ mentasi kombucha. Mikrobia dalam fermentasi kombucha ini ditumbuhkan dalam ekstrak rosella sebagai medium per­ tumbuhan dengan variasi konsentrasi rosella (30, 40, 50 gram rosella kering/L). Selama proses fermentasi, kombucha rosella dianalisis pH, total asam, dan aktivitas ...

  1. SISTEM TOMOGRAFI IMPEDANSI LISTRIK SEBAGAI SARANA UJI TAK RUSAK SEDERHANA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khusnul Ain

    2013-03-01

    Telah dilakukan penelitian rancang bangun sistem tomografi impedansi listrik sederhana sebagai sarana uji tak rusak. Penelitian ini dilakukan dengan cara membangun peralatan dan sistem instrumentasi yang diperlukan, yaitu phantom dan instrumen sumber arus bolak balik. Phantom terbuat dari silinder dari PVC yang memiliki diameter 25 cm dan tinggi 6 cm dengan 16 elektroda berbentuk persegi panjang dengan lebar 2,45 cm dan tinggi 6 cm yang terpasang pada permukaan dalam phantom. Sistem instrumen sumber arus listrik bolak-balik dibangun berbasis OpAm LM4562. Proses pemindaian dilakukan dengan cara menginjeksikan arus listrik pada sepasang elektroda dan mengukur potensial listrik antar elektroda dengan metode koleksi data berpasangan, sehingga diperoleh 256 data lengkap. Data hasil pemindaian kemudian direkonstruksi dengan metode Newton Raphson. Analisis hasil dilakukan secara visual dengan cara membandingkan antara citra rekonstruksi terhadap objek uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tomografi dapat menghasilkan citra rekonstruksi yang cukup baik sehingga menjanjikan untuk digunakan sebagai media uji tak rusak dan digunakan sebagai media pembelajaran dalam rangka memahami prinsip dasar dan mekanisme sistem tomografi impedansi listrik.

  2. IDENTIFIKASI TUMBUHAN SUKU POACEAE SEBAGAI SUPLEMEN MATAKULIAH KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desy Yanuarita Wulandari

    2017-01-01

    Full Text Available Poaceae known as plants used as food ingredients in Indonesian. One area thas has high level diversity of plants Poaceae is Tahura R. Soerjo. Morphological characterization Poaceae in that region are still rare. The Goal for this research are to identify Poaceae tribes, and make photography Poaceae data that can be used as a supplement on Diversity of Plants course. This study included descriptive exploratory study with free cruising method. The species Poaceae has identified are Bambusa multiplex, Dendrocalamus asper, Digitaria radicosa, Echinochloa sp, Eragrostis unioloides, Lophatherum gracile, Oplismenus burmanni, Paspalidium flavidum, Pennisetum alopecuroides, Phragmites karka, Setaria parviflor. Suku Poaceae dikenal sebagai tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan masyarakat Indonesia. Salah satu daerah yang memiliki tingkat keanekaragaman tumbuhan Poaceae adalah di Tahura R. Soerjo. Karakterisasi morfologi terkait suku Poaceae di daerah tersebut masih sedikit. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk identifikasi suku Poaceae, membuat data fotografi suku Poaceae sehingga dapat digunakan sebagai suplemen keanekaragaman tumbuhan. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif eksploratif dengan metode jelajah bebas. Sebelas spesies suku Poaceae yang telah teridentifikasi, yaitu Bambusa multiplex, Dendrocalamus asper, Digitaria radicosa, Echinochloa sp, Eragrostis unioloides, Lophatherum gracile, Oplismenus burmanni, Paspalidium flavidum, Pennisetum alopecuroides, Phragmites karka, Setaria parviflora.

  3. POTENSI JERAMI PADI SEBAGAI BAHAN BAKU PANEL AKUSTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christina E. Mediastika

    2007-01-01

    Full Text Available In the increase of environmental noise, building elements enriched with acoustical properties are significant to serve amenities and healtiness among inhabitants. However, this type of elements which usually consist of high quality materials is much too expensive for most people. The use of paddy straw as the main material to construct acoustical panels is considered in a very early stage of material research. Paddy straw has chareacteristics which is close to acoustical requirements of panels, besides abundance of availability. These benefits will significantly lowered cost production without significantly reduce the quality. Further research to seek the next step of application of paddy straw as acoustic panels is in conduct. Abstract in Bahasa Indonesia : Kebisingan di sekitar bangunan yang terus meningkat serta naiknya permintaan bahan bangunan yang bersifat akustik untuk keperluan studio pribadi telah menyebabkan kebutuhan bahan bangunan yang bersifat akustik juga meningkat. Namun, bahan semacam ini tidak secara merata terjangkau masyarakat. Penggunaan bahan limbah, salah satunya jerami padi sebagai bahan baku pembuatan panel akustik, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan bahan bangunan bersifat akustik dengan kualitas tinggi namun tetap dalam harga bersaing. Jerami padi menjadi bahan yang realistis dipertimbangkan sebagai bahan utama karena ketersediaannya yang melimpah dan sifat-sifat fisik batangnya yang secara teoretis mampu menjadi bahan akustik yang baik. Penelitian lanjutan ke arah pemanfaatan limbah jerami padi sebagai bahan baku panel akustik sedang dilaksanakan. Kata kunci: panel akustik, jerami padi.

  4. KESADARAN SEJARAH HUKUM PERANG DAN DAMAI SEBAGAI KHASANAH DUNIA ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ANTON MINARDI

    2016-03-01

    Full Text Available As Islamic teachings cope various fields of human life, and the grace of Islam make a positive contribution to the community and have been coloring various world civilizations. West is now advanced and modern cannot be separated from Islamic world in the previous progress. Development of a civilized nation today following the rules in international relations is influenced by the teachings of Islam including the law of war and peace. Many people are not aware of it, so that it is time for us to acknowledge and restate the repertoire of Islamic science view as an intellectual property in the modern civilized world. Keyword: History of Scientific Awareness; the laws of war and peace; the Islamic World ABSTRAK Sebagai ajaran Islam mencakup berbagai lapangan kehidupan manusia, dan sebagai rahmat Islam memberikan kontribusi positif kepada berbagai komunitas dan telah mewarnai peradaban dunia. Barat yang sekarang maju dan modern tidak terlepas dari kemajuan Islam sebelumnya. Pembangunan bangsa yang beradab masa kini berikut kaidah-kaidah dalam hubungan internasional dipengaruhi oleh ajaran-ajaran Islam termasuk di dalamnya adalah hokum perang dan damai. Banyak kalangan yang tidak menyadari akan hal tersebut, untuk itu sudah saatnya kita mengakui dan mengemukakan kembali khasanah ilmu pengetahuan Islam sebagai salah satu kekayaan intelektual dunia yang berperadaban modern. Kata kunci: Kesadaran Sejarah Ilmiah; Hukum Perang dan damai; Dunia Islam

  5. REKONSTRUKSI PENDIDIKAN PESANTREN SEBAGAI CHARACTER BUILDING MENGHADAPI TANTANGAN KEHIDUPAN MODERN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Muchlis Solichin

    2012-07-01

    Full Text Available Abstrak: Sebagai lembaga pendidikan tertua dan asli (indegenous Indonesia, pesantren menampilkan suatu sistem pendidikan tradisional dengan mempertahankan tradisi dan tetap berlandaskan pada nilai-nilai dan ajaran Islam. Dalam perkembangannya, banyak pesantren yang menyelenggarakan pendidikan madrasah dan sekolah sebagai respon pesantren terhadap perkembagan dan perubahan yang terjadi di masyarakat. Dengan dikenalnya pendidikan sekolah dan madrasah, maka pesantren sebagai lembaga character building menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern yang cenderung materialis, oportunis, dan hedonis. Untuk itu, pesantren harus mampu merumuskan pendidikan yang berorientasi pada penamanaman nilai-nilai keislaman yang berdasarkan pada fithrah (potensi dasar peserta didik.   Abstract: As the oldest and indegenous educational institution of Indonesian, pesantren featuring a traditional education system, maintains the tradition while still being based on the values ​​and teachings of Islam. In its development, many pesantrens adopt madrasah and school as education systems to respond the development and changes in society. Through the adoption of school and madrasah, pesantren as character building institution has to face modernity which tends to be materialistic, oppurtunistic, hedonic. For this reason, pesantren should be able to formulate its education by implementing Islamic values ​​ based on the human nature (basic potential.   Kata Kunci: Pendidikan, pesantren, character building, modern

  6. Pengaruh Cyberbullying Di Media Sosial Terhadap Perilaku Reaktif Sebagai Pelaku Maupun Sebagai Korban Cyberbullying Pada Siswa Kristen SMP Nasional Makassar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mira Marleni Pandie

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cyberbullying  terhadap perilaku reaktif sebagai pelaku sekaligus sebagai korban cyberbullying pada siswa. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei dengan mengambil sampel sebanyak 40 orang dari SMP Nasional Kota Makassar. Siswa yang dimaksud dalam penelitian ini adalah siswa SMP kelas VII sampai kelas IX karena tanggap terhadap teknologi dan  pada masa ini terjadi perubahan secara fisik dan psikis yang membawa siswa pada suatu fase yang disebut masa transisi, labil, mencari identitas dan mencari public figure. Hasil dari penelitian ini adalah terbuktinya hipotesis bahwa ada pengaruh antara perilaku pelaku cyberbullying dengan perilaku reaktif siswa Kristen korban cyberbullying dengan signifikansi 0,037<0,05. Dengan demikian jelas bahwa bila makin tinggi perilaku reaktif pelaku maka makin tinggi pula perilaku reaktif korban. Semakin rendah perilaku reaktif pelaku maka makin rendah pula perilaku reaktif korban cyberbullying.  

  7. Metode Transfer Asam Nukleat sebagai Dasar Terapi Gen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novi Silvia Hardiany

    2017-01-01

    Full Text Available Kemajuan ilmu biologi molekuler memberikan manfaat dalam bidang kedokteran untuk mengembangkanterapi gen. Tujuan terapi gen adalah untuk memperbaiki kerusakan gen atau mengganti gen yang rusakdengan gen yang normal. Pemindahan gen dilakukan dengan teknik transfeksi. Transfeksi merupakanproses pemindahan asam nukleat baik menggunakan vektor virus (transduksi atau menggunakan metodenonviral yaitu zat kimia, lipid dan metode fisik. Vektor virus yang digunakan pada transduksi adalahretrovirus, adenovirus, adeno-associated virus (AAV dan herpes simplex virus (HSV. Keberhasilantransfeksi ditentukan oleh berbagai faktor yang dapat dapat dinilai dengan menggunakan reporter sepertigreen fluorescence protein (GFP. Kata Kunci: terapi gen, transfeksi non viral, transduksi, vektor virus   Methods of Nucleic Acid Transfer as Basic Gene Therapy Abstract The advancement of molecular biology provides benefit in the field of medicine to develop genetherapy. The aim of gene therapy is to repair the genetic damage or to replace damaged gene with thenormal gene. Delivery of gene is carried out by transfection technique, a technique to transfer nucleic acidinto eukaryote cells either using viral vectors (known as transduction, and also using non viral methodsuch as chemical substance, lipid and physical method. Some of the viral vectors used in the transductionare retrovirus, adenovirus, Adeno-associated virus (AAV and Herpes Simplex Virus (HSV. The success oftransfection is determined by various factors which can be assessed using several reporters such as GreenFluorescence Protein (GFP. Key words: gene therapy, non viral transfection, transduction, viral vector. Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE

  8. PENGARUH SUPLEMENTASI HIDROLISAT BULU AYAM DAN MINERAL ORGANIK TERHADAP KECERNAAN ZAT MAKANAN, PERTAMBAHAN BOBOT BADAN, DAN EFISIENSI RANSUM KAMBING PERANAKAN ETAWAH JANTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhtarudin Muhtarudin

    2012-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan suplementasi hidrolisat bulu ayam, mineral, makro organik (Ca, Mg organik serta mikro organik (Zn, Cu, Cr, Se organik guna meningkatkan kecernaan zat-zat makanan, pertambahan bobot badan, dan efisiensi ransum kambing peranakan Etawah jantan. Percobaan menggunakan kambing peranakan Etawah jantan sebanyak 20 ekor. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah: R0 = 40% rumput gajah + 60% konsentrat, R1 = R0 + 3 % tepung bulu ayam, R2 = R1 + Mineral Makro-organik (Ca, Mg organik, R3 = R2 + Mineral Mikro-organik (Zn,Cu, Cr, Se organik. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa perlakuan campuran bulu ayam, Ca-PUFA, Mg-PUFA (mineral makro organik dan Zn, Cu, Se, dan Cr, lisinat (mineral mikro organik atau R3 dapat meningkatkan kecernaan bahan organik, energi, pertambahan bobot badan, dan efisiensi ransum dari kambing peranakan Etawah jantan. THE EFFECT SUPLEMENTATION OF HYDROLYZED OF FEATHER MEAL AND ORGANIC MINERAL ON NUTRIENTS DIGESTIBILITY, DAILY GAIN, AND RATIONS EFFICIENCY OF MALE ETAWAH CROSS GOATS ABSTRACT The objective of research were to evaluate the effect of supplementation of hydrolyzed of feather meal, organic macro mineral (Ca and Mg-Polyunsaturated Fatty Acid /PUFA and organic micro mineral (Zn, Cu, Cr, and Se-lysinat to improve nutrient digestibility, daily gain and rations efficiency of male Etawah cross goats. The research were used 20 male Etawah cross goats. Random block design were used this research was used, with 4 treatments and 5 replications. The treatments were arranged : R0= 40 % of forage + 60% concentrates; R1= R0 + 3% of hydrolyzed of feather meal ; R2= R1 + organic macro mineral (Ca and Mg -PUFA; R3 = R2+ organic micro mineral (Zn,Cu, Cr, and Se-lysinat. The results showed that mixing treatment of hydrolyzed feathers meal, organic macro and micro mineral (Ca and Mg

  9. Stabilitas Ekstrak Kurkumin Kunyit dan Klorofil Daun Pandan Menggunakan  Tocoferol dan Dekstrin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elizarni Elizarni

    2014-12-01

    Full Text Available Stability level of natural dyes is lower than synthetic dyes in treatment process, heating, and storage because natural dyes are easy to degrade or fade. The research was conducted to study the natural dyestuff manufacturing in the form of raw turmeric powder, pandan leaves which have a good stability in use as a food additive. The purpose of research was to get the optimum curcumin extract from turmeric and pandan leaves’s chlorophyll with variations of hot water used and pH. In the obtaining extract was used optimum a tocopherol and dextrins to get a dry powder of turmeric and pandan leaves. The result of research showed that the best pH solution for the extraction of turmeric was pH 4 at a heating temperature 600C with absorbance value 0.8539, while the optimum pH for chlorophyll extraction from Pandan leaves was pH 10 with absorbance value 0.9208. The use of 1-3% dextrin could increase the stability of the dyes.ABSTRAK Zat warna alam mempunyai tingkat kestabilan yang rendah dibandingkan pewarna sintetis dalam proses pengolahan, pemanasan, dan penyimpanan, karena pewarna alami mudah mengalami degradasi atau pemudaran. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pembuatan zat warna alam dalam bentuk bubuk dari bahan baku kunyit, daun pandan yang memiliki tingkat kestabilan yang baik dalam penggunaannya sebagai bahan tambahan makanan. Tujuan penelitian untuk mendapatkan ekstrak kurkumin dari kunyit dan klorofil dari daun pandan yang optimum dengan variasi pemakaian air panas dan pH. Terhadap ekstrak dilakukan pemakaian a tocoferol dan dekstrin yang optimum untuk mendapatkan bubuk kering dari kunyit dan daun pandan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH larutan ekstraksi yang terbaik untuk kunyit adalah pH 4 pada suhu pemanasan 600C dengan nilai absorban 0,8539, sedangkan untuk pH optimum ekstraksi klorofil dari daun pandan adalah pH 10 dengan absorban 0,9208. Pemakaian dekstrin 1-3% dapat meningkatkan kestabilan zat warna.

  10. Kualitas Corporate Social Responsibility Dan Penghindaran Pajak Dengan Kinerja Laba Sebagai Moderator

    OpenAIRE

    Tjondro, Elisa; Widuri, Retnaningtyas; Maria Katopo, Jacqueline

    2016-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah meneliti pengaruh kualitas corporate social responsibility (CSR) terhadap penghindaran pajak dengan kinerja laba sebagai variabel moderator. Penelitian ini menggunakan CSR award sebagai indikator kualitas corporate social responsibility (CSR). Data dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis. Sampel penelitian sebanyak 137 Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan 615 pengamatan. Hasil penelitian membuktikan kualitas corporate social respon...

  11. RANCANG BANGUN GAME ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA BERBASIS ROLE PLAYING GAME (RPG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cindy Taurusta

    2017-07-01

    Full Text Available Berdasarkan hasil survey yang dilakukan peneliti pada Mahasiswa/i Teknik Informatika semester 5 sebanyak 41.9% dan semester 7 sebanyak 24.2%, diperoleh hasil bahwa dari beberapa pelajaran pemrograman dasar di Jurusan Teknik Informatika, mata kuliah Algortima dan Struktur Data lah yang memiliki prosentasi tingkat kepahaman paling rendah yaitu 11.5% dan tingkat kesukaan/minat hanya 8.2%. Maka dari itu peneliti membuat Rancang Bangun Game Algoritma dan Struktur Data Berbasis Role Playing Game (RPG Sebagai Media Pembelajaran Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. mayoritas mahasiswa lebih suka bermain game sambil mengungkapkan misi yaitu sebesar 85,7%. Dan didapat bahwa sebesar 61,9% koresponden mengatakan bahwa game Algoritma dan Struktru Data “Fun with ALGOS” ini sudah dapat dikatakan sangat efektif, bagus, dan menyenangkan. Sedangkan hasil apakah game ini perlu diterapkan dalam metode pengajaran Algoritma dan Struktur Data, didapat sebesar 66,7% mahasiswa mendukung metode ini diterapkan di seluruh Universitas. Sedangkan dari sisi Ahli Materi, sebesar 100% mengatakan bahwa perlu ada metode pengajaran baru. Dan ketika peneliti menanyakan apakah metode pembelajaran baru itu berupa game, maka kedua ahli meteri tersebut juga seluruhnya yaitu 100% mengatakan setuju, karena memberikan warna baru dalam dunia pengajaran. Namun untuk materinya sendiri masih kurang sesuai penyampaiaan dalam setiap misinya, maka perlu ditingkatkan kepahaman materi dengan misi yang harus diselesaikan pemain. Dari segi ahli media sendiri mengatakan bahwa sebesar 100% mengatakan bahwa game ini menarik untuk dimainkan begitupun dari segi storyboard-nya. Namun dari segi grafisnya seluruh ahli media yaitu 100% mengatakan cukup menarik dan dari segi karakternya masih kurang dan monoton. Sedangkan dari segi ketertarikan seluruh aspek koresponden mulai dari mahasiswa, ahli materi, dan ahli media terdapat rata – rata 3.67 (sangat baik yang membuktikan

  12. Penetapan Kadar Protein Pada Kecap Dengan Metode Kjeldahl

    OpenAIRE

    Muhammad, Mahatir

    2015-01-01

    Kecap merupakan pelengkap makanan dan masakan yang hampir setiap hari di konsumsi oleh masyarakat di negara kita. Kualitas dari kecap ditentukan dari kadar/kandungan proteinnnya. Protein merupakan zat makanan yang berguna pada tubuh karena zat ini berfugsi sebagai bahan bakar juga sebagai zat pembangun dalam tubuh. Kecap harus melalului serangkaian pengujian untuk menentukan kualitas kecap tersebut. Salah satunya adalah penetapan kadar dengan metode kjeldahl. Tujuan pengujian ini adalah untuk...

  13. PEMANFAATAN TELUR AYAM SEBAGAI PABRIK BIOLOGIS (KAJIAN PUSTAKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I WAYAN TEGUH WIBAWAN

    2012-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian tentang pemanfaatan telur sebagai pabrik biologis dilakukan sangat komprehensif di beberapa institusi perguruan tinggi di Inonesia, yakni Fakultas Kedokteran Hewan (FKH Institut Pertanian Bogor (IPB, FKH Universitas Gadjah Mada (UGM, FKH Universitas Udayana (UNUD, FKH Universitas Syahkuala (Unsyiah, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Jejaring penelitian dibangun dengan baik dan telah menghasilkan beberapa produk, antara lain: telur berkhasiat flu burung H5N1, telur Anti Tetanus Serum, Telur Anti Diare, Telur anti Plaque dan Telur Anti White Spot Syndrome Virus pada udang. Secara ilmiah khasiat IgY spesifik dalam kuning telur sebagai senyawa therapeutic telah diuji dan tinggal memerlukan sentuhan akhir tersendiri untuk dapat disajikan sebagai produk komersial. Peran industri yang relevan sangat dibutuhkan dalam mewujudkan hal ini. THE USE OF EGG AS A BIOLOGICAL PRODUCER FOR SPESIFIC ANTIBODIES ABSTRACTS The use of egg as a biological producer for specific antibodies were done intensively among well known universities in Indonesia, such as Faculty of Veterinary Medicine (FVM of FVM of IPB, FVM of UGM, FVM of UDAYANA and FVM of UNSYIAH as well as Faculty of Dental Medicine Indonesia University. The collaboration and research networking among those institutions run as expected and succeed to produce some important products such as eggs containing IgY anti avian flu as well as anti tetanus, anti diarrhea, anti plaques and eggs anti WSSV in shrimp. The potency of specific IgY as immunotherapeutic substances had been studied and need the commercial touch from the respective industries until this products in market available.

  14. Seni Lukis Sebagai Refleksi Ketidakberdayaan dan Keterpinggiran Cokek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarnadi Adam

    2018-03-01

    Full Text Available Penelitian ini didorong oleh kerinduan peneliti pada Tari Cokek  sebagai bagian dari lingkungan budaya pada masa silam untuk menjadi inspirasi seni lukis. Setelah dilakukan studi literatur, observasi, wawancara dan pendokumentasian, ditemukan fakta, bahwa masyarakat pendukung Cokek telah semakin menurun, sehingga kesenian ini tidak berdaya untuk mempertahankan eksistensinya, ditandai dengan terpinggirnya Cokek dari pusat Jakarta ke Tangerang. Para pelaku Cokek mengalami dilema atau berada dalam pilihan yang sulit: untuk bertahan, penanggap telah semakin langka, sedangkan untuk beralih profesi mereka tidak memiliki keahlian lain karena kecintaannya pada Cokek. Dilema tersebut, khususnya pada problem ketidakberdayaan dan keterpinggiran Cokek, menjadi sumber inspirasi utama untuk menciptakan 7 (tujuh lukisan pasca penelitian. Adapun metode penciptaannya meliputi: eksplorasi ide, bentuk, dan teknik. Hasilnya, sebagai temuan penciptaan, adalah seni lukis dekoratif nostalgis, ialah seni lukis bercorak dekoratif yang mengaktualisasikan rasa rindu dan rasa iba pada Cokek sebagai bagian dari budaya Betawi masa silam yang kini semakin menghilang. This research is motivated by the longing of researchers at Cokek Dance as part of the cultural environment in the past to become an inspiration of painting. After the study of literature, observation, interviews and documentation, it was found that Cokek's supporting societies had declined, so that this art tradition was powerless to maintain its existence, marked by the marginalization of Cokek from central Jakarta to Tangerang. Cokek actors are in a dilemma or are in a difficult choice: to survive, the responders have become scarce, while to switch professions they have no other skills because of their love of Cokek. The dilemma, particularly on the powerlessness and marginalization of Cokek, became the main source of inspiration for creating 7 (seven post-research paintings. The method of creation includes

  15. PROGRAM PENGEMBANGAN MADURA SEBAGAI PULAU SAPIPERSPEKTIF MANAJEMEN RANTAI PASOKSAPI BERKELANJUTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Mahbubi

    2014-10-01

    Full Text Available ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah mengetahui sistem dasar rantai pasok sapi Madura, menyusun model sistem dinamis rantai pasok sapi Madura dan menghasilkan skenario optimal pengelolaan rantai pasok sapi Madura berkelanjutan guna mewujudkan Madura sebagai pulau sapi. Jenis data adalah data sekunder dan sumber data dari BPS, Kementerian Pertanian dan Dinas Peternakan Jawa Timur. Analisis data menggunakan model dinamis. 5 skenario kebijakan pengelolaan rantai pasok sapi madura berkelanjutan berdasar aspek sosial, pendapatan ekonomi dan lingkungan dengan mengacu pada indikator pencapaian dalam blue print program swasembada daging sapi 2014 dan program pengembangan pulau madura sebagai pulau sapi. Hasil penelitian ini adalah skenario pengelolaan rantai pasok sapi Madura berkelanjutan yang paling optimal guna mewujudkan pulau Madura sebagai pulau sapi adalah skenario kebijakan dengan indikator keberhasilan tingkat kematian pedet menjadi 20%.ABSTRACTThis study is aimed to knowing the basic system of Madura cattle supply chain, to recognize the dynamic system model of Madura cattle supply chain and producean optimal scenario of sustainable supply chain management to realize Madura as the cattle island. Type of secondary data has been collected from BPS, ministry of agriculture and east java livestock services. Dynamic model  used to analyze the data. Five policy scenarios to be used in the analysis of the behavior of Madura cattle supply chain systems in both social welfare, economical revenue aspects and the environment refers to a variety of technical indicators achievement in the blueprint of of beef self-sufficiency program at 2014 and Madura development program as the cattle island. The results of this study are most optimal policy scenario of the success indicator to calf mortality rate 20%. 

  16. KAJIAN: KHASIAT DAN KEAMANAN STEVIA SEBAGAI PEMANIS PENGGANTI GULA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mariana Raini

    2012-07-01

    Full Text Available The increasing of diabetic prevalence encouraged scientists to discover sweetener  as sugar substitution. Stevia is a perenial shrub (known as Stevia rebaudiana of the aster family that has been used for hundred of years to sweetening. Stevia is a natural, non caloric, sweet tasting plant known for its pleasant sweet taste without leaving bitter aftertaste.  The leaves contain primarily stevioside and rebaudioside. Both have potential for  antihyperlicemic and blood pressure lowering effect. Besides its empirical long-use without any reported toxicity in Latin America and Asia, Japan also enhanced its widespread use. Negative side effects of Stevia has not been seen yet. Stevioside and rebaudioside are not genotocsic in vitro or in vivo in animal models and  the genotocicity of steviol and some of its oxidative derivats  in vitro are not expressed in vivo. (The study is an assessment derived from 30 of the report studies/review collected from international journals. The objective is to evaluate the biochemical, to study the effect and safety of stevia herb as well as to support  its use as sugar substitution particularly for diabetic patients.  ARTIKEL Abstrak Meningkatnya prevalensi diabetes mendorong para ilmuwan untuk menemukan pemanis sebagai pengganti gula. Stevia adalah semak perenial (dikenal dengan Stevia rebaudiana bagian dari keluarga aster yang te;ah digunaka selama ratusan tahun sebagai pemanis. Stevia alami, non kalori, tanaman yang dikenal dengan rasa manisnya tanpa meninggalkan rasa pahit jika dicicipi. Daunnya mengandung stevioside dan rebaudioside. Keduanya memiliki antihpyperlicemic dan berpotensi menurunkan tekanan darah. Efek samping dari stevia belum ada. (Penelitian ini merupakan penialaian yang berasal dari 30 laporan studi/review yang dikumpulkan dari jurnal internasional. Tujuannay adalah untuk mengevaluasi biokimia, untk mempelajari efek dan kemanan Stevia serta mendukung penggunanannya sebagai pengganti gula

  17. STUDI SIMULASI ECOTECT SEBAGAI PENDEKATAN REDESAIN AKUSTIK AUDITORIUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustinus Djoko Istiadji

    2007-01-01

    Full Text Available Speech intelligibility, which is a function of reverberation time (RT60, is a primary criterion to design acoustic of an auditorium. Optimum RT60 (0,5-1,0 s in a diffuse auditorium is determined by the absorption and the room geometry. This paper describes Ecotect as a computational simulation program that is supportive in deciding the position and area of absorption material in the auditorium. Calculations based on statistical reverberation and existing acoustic particles methods are sufficient for the approach of room acoustic design. Site measurement result was used to examine validity of the program. Redesign of acoustic of the auditorium, then, was done based on the result of sound path analysis by identifying the position and the area of absorption material. Final test results by statistical reverberation and existing acoustic particles methods point out that the application of sound path analysis is quite successful to improve RT60, sound distribution, and the cost. Abstract in Bahasa Indonesia : Kejelasan berpidato (speech intelligibility sebagai kriteria utama desain akustik auditorium merupakan fungsi dari waktu dengung (RT60. Penyediaan RT60 yang optimal (0,5-1,0 detik yang tersebar merata (diffuse di dalam ruangan ditentukan oleh faktor serap bidang dan geometri ruang. Tulisan ini memaparkan pemakaian Ecotect sebagai program untuk merancang posisi dan luas bidang serap dalam auditorium. Fasilitas kalkulasi RT60 secara statistik dan existing acoustic particles menjadikan Ecotect sebagai program simulasi akustik yang cukup memadai guna pendekatan desain akustik ruang. Validasi hasil simulasi terhadap hasil pengukuran lapangan dilakukan pada tahap pertama untuk menguji keandalan program. Redesain akustik auditorium dilakukan berdasarkan hasil analisis perjalanan suara (sound path, yakni dengan mengidentifikasi posisi dan luas bidang serap. Hasil pengujian redesain akustik auditorium dengan metode statistik maupun existing acoustic

  18. ESTETIKA DAN SIMBOL DALAM WUWUNGAN MAYONGLOR SEBAGAI WUJUD SPIRITUAL MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Darmawanto

    2015-05-01

    Full Text Available Wuwungan merupakan bentuk simbol yang mewakili sebuah maksud yang ingin wujudkan melalui material baik bersifat aplikatif ataupun bersifat murni estetis. Bentuk yang terangkum dalam wuwungan merupakan salah satu wujud yang merepresentasikan hal tersebut akan tetapi masih banyak kajian yang harus ditelusuri terlebih karya wuwungan merupakan bentuk yang merepresentasikan percampuran budaya. Pola konstruksi, bentuk serta implementatif terhadap atap bangunan adalah sistem yang perlu dibedah, dikaji dan dikomparasikan sebagai wujud untuk mengetahui seberapa jauh terkait antara unsur spritual, masyarakat dan pengguna wuwungan. Kualitatif merupakan metode yang peneliti gunakan dengan pendekatan formalitas yang melihat sosok sebagai fokus utamanya. Wuwungan Mayonglor merupakan gambaran kreasi imajinatif dari alam pikiran tidak sadar dan dituangkan dengan bentuk simbol dengan mengusung estetis dimana keindahan bersifat terpusat atau berakar dari tuhan penyatuan antara makrokosmos dan mikrokosmos atau salah satu diantaranya sebagai wujud ungkapan spiritual masyarakatnya.Wuwungan are symbols that represent a purpose to be realized trough both object are aplicable and are purely aesthetic. form are summarized in wuwungan is one of manifestation are display it, but still many of studies should explore first to know wuwungan is a form that represents the meaning of culture.patern of shape and construction of the building are implementable system that need to be studied and dissected olso compare as form to find out how much related between the spiritual element of the wuwungan user and society. Kualitatif research is a method used with formalities approach to see form as the main focus. Mayonglor wuwungan is an overview of imaginative creation of the mind is unconscious and poured symbolic form of engagement with the lifting aestetic where beauty is centralized or rooted in divine union of the macrocosm and micrososm or one of them as form of spiritual

  19. BALE KULKUL SEBAGAI BANGUNAN PENANDA PENDUKUNG KARAKTER KOTA BUDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. A. Ayu Oka Saraswati

    2006-01-01

    Full Text Available Bale Kulkul is a bale edifice to hang up the kulkul (wooden bell so it can function as communicative facility for Balinese community. Bale kulkul which is grouped into several types, firstly found in temples, palaces and banjar. Later in its development, bale kulkul also functions as security post, generator room, lift shaft, water tower, office for head of banjar as well as warehouse. This research focuses on the evaluation of functional development of bale kulkul happened in society due to transformation, "both-end" phenomenon and resultant of the complexities. The samples are taken from temples, palaces, banjar and tourism facilities, such as hotels, travel bureau office as well as shopping centers. With its impress tall building like a minaret, bale kulkul also function as node to support the character of cultural town Abstract in Bahasa Indonesia : Bale kulkul merupakan suatu bangunan bale untuk menggantung kulkul sehingga dapat berfungsi sebagai sarana komunikasi masyarakat Bali. Bale kulkul yang dikelompokkan dalam beberapa jenis, pada awalnya banyak ditemukan di pura, puri, dan banjar. Pada perkembangannya, bale kulkul juga berfungsi sebagai pos satpam, ruang genset, lift shaft, tower air, kantor kelian banjar ataupun gudang simpan. Kajian ini mengetengahkan evaluasi terhadap perkembangan fungsi bale kulkul yang terjadi di masyarakat melalui transformasi, fenomena both-and, dan resultan kompleksitas. Pengambilan sampel dilakukan di pura, puri, banjar dan fasilitas pariwisata seperti hotel, kantor biro perjalanan serta pertokoan. Dengan bentuk yang menjulang tinggi menyerupai menara, bale kulkul juga berfungsi sebagai bangunan penanda yang mendukung karakter kota budaya. Kata kunci: bale kulkul, penanda, karakter kota budaya

  20. Potensi Arang Hasil Pirolisis Tempurung Kelapa sebagai Material Karbon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meytij Jeanne Rampe

    2015-01-01

    Full Text Available Telah dilakukan kajian pengembangan material karbon dari arang hasil pirolisis tempurung kelapa. Penelitian bertujuan mempelajari penggunaan polivinil alkohol (PVA sebagai stimulan dalam pengembangan arang terhadap sifat-sifat fisikokimia material karbon. Kalsinasi, pencampuran, dan sintering temperatur tinggi dilakukan pada proses penerapan teknologi karbon. Metode analisis X-ray Diffraction (XRD, Scanning Electron Microscopy (SEM, Energy Dispersive Spectroscopy (EDS untuk pengujian struktur kristal, topografi permukaan berupa struktur mikro dan analisis unsur material karbon. Karakteristik produk material karbon menunjukkan perubahan karakter di mana terjadi perubahan sifat fisikokimia dari arang amorf menjadi karbon dengan struktur semi-kristalin.Kata kunci: Arang, Tempurung Kelapa, Pirolisis, Karbon

  1. GANTI RUGI SEBAGAI PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN AKIBAT PRODUK CACAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fabian Fadhly

    2016-03-01

    Ganti rugi merupakan sarana yang dapat digunakan untuk memberikan perlindungan bagi konsumen terhadap produk cacat yang diproduksi oleh pelaku usaha. Oleh sebab itu, tulisan ini mengkaji mengenai ganti rugi serta bentuknya akibat produk cacat sebagai upaya perlindungan bagi konsumen. Pendekatan normatif yuridis dengan deskriptif analitis merupakan metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini. Produsen mempunyai tanggung jawab untuk memberikan ganti rugi kepada konsumen, akibat menggunakan atau mengonsumsi produk cacat, dengan memperhatikan kerugian nyata dan yang dapat diduga, dan mempertimbangkan kewajiban konsumen yang menjadi hak produsen telah dilaksanakan. Bentuk ganti rugi yang diberikan kepada konsumen berupa uang karena sifatnya yang praktis Kata kunci: ganti rugi, perlindungan, konsumen, pelaku usaha, produk cacat

  2. Application of polarization ellipse technique for analysis of ULF magnetic fields from two distant stations in Koyna-Warna seismoactive region, West India

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F. Dudkin

    2010-07-01

    Full Text Available A new approach is developed to find the source azimuth of the ultra low frequency (ULF electromagnetic (EM signals believed to be emanating from well defined seismic zone. The method is test applied on magnetic data procured from the seismoactive region of Koyna-Warna, known for prolonged reservoir triggered seismicity. Extremely low-noise, high-sensitivity LEMI-30 search coil magnetometers were used to measure simultaneously the vector magnetic field in the frequency range 0.001–32 Hz at two stations, the one located within and another ~100 km away from the seismic active zone. During the observation campaign extending from 15 March to 30 June 2006 two earthquakes (EQs of magnitude (ML>4 occurred, which are searched for the presence of precursory EM signals.

    Comparison of polarization ellipses (PE parameters formed by the magnetic field components at the measurement stations, in select frequency bands, allows discrimination of seismo-EM signals from the natural background ULF signals of magnetospheric/ionospheric origin. The magnetic field components corresponding to spectral bands dominated by seismo-EM fields define the PE plane which at any instant contains the source of the EM fields. Intersection lines of such defined PE planes for distant observation stations clutter in to the source region. Approximating the magnetic-dipole configuration for the source, the magnetic field components along the intersection lines suggest that azimuth of the EM source align in the NNW-SSE direction. This direction well coincides with the orientation of nodal plane of normal fault plane mechanism for the two largest EQs recorded during the campaign. More significantly the correspondence of this direction with the tectonic controlled trend in local seismicity, it has been surmised that high pressure fluid flow along the fault that facilitate EQs in the region may also be the source mechanism for EM fields by electrokinetic effect.

  3. Linkages of fracture network geometry and hydro-mechanical properties to spatio-temporal variations of seismicity in Koyna-Warna Seismic Zone

    Science.gov (United States)

    Selles, A.; Mikhailov, V. O.; Arora, K.; Ponomarev, A.; Gopinadh, D.; Smirnov, V.; Srinu, Y.; Satyavani, N.; Chadha, R. K.; Davulluri, S.; Rao, N. P.

    2017-12-01

    Well logging data and core samples from the deep boreholes in the Koyna-Warna Seismic Zone (KWSZ) provided a glimpse of the 3-D fracture network responsible for triggered earthquakes in the region. The space-time pattern of earthquakes during the last five decades show strong linkage of favourably oriented fractures system deciphered from airborne LiDAR and borehole structural logging to the seismicity. We used SAR interferometry data on surface displacements to estimate activity of the inferred faults. The failure in rocks at depths is largely governed by overlying lithostatic and pore fluid pressure in the rock matrix which are subject to change in space and time. While lithostatic pressure tends to increase with depth pore pressure is prone to fluctuations due to any change in the hydrological regime. Based on the earthquake catalogue data, the seasonal variations in seismic activity associated with annual fluctuations in the reservoir water level were analyzed over the time span of the entire history of seismological observations in this region. The regularities in the time changes in the structure of seasonal variations are revealed. An increase in pore fluid pressure can result in rock fracture and oscillating pore fluid pressures due to a reservoir loading and unloading cycles can cause iterative and cumulative damage, ultimately resulting in brittle failure under relatively low effective mean stress conditions. These regularities were verified by laboratory physical modeling. Based on our observations of main trends of spatio-temporal variations in seismicity as well as the spatial distribution of fracture network a conceptual model is presented to explain the triggered earthquakes in the KWSZ. The work was supported under the joint Russian-Indian project of the Russian Science Foundation (RSF) and the Department of Science and Technology (DST) of India (RSF project no. 16-47-02003 and DST project INT/RUS/RSF/P-13).

  4. Perancangan dan Implementasi Augmented Reality sebagai Media Promosi Penjualan Perumahan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alan Zuniargo Prabowo

    2015-01-01

    Full Text Available Untuk melakukan promosi sebuah perumahan banyak cara yang dapat dilakukan, misalnya dengan menggunakan brosur yang mana informasinya disampaikan dalam media dua dimensi, maket yang mana informasinya sudah dapat disampaikan dalam media tiga dimensi tetapi harus memerlukan ruang yang tidak sedikit untuk mewujudkannya demi mendapatkan hasil yang maksimal. Yang menjadi masalah disini adalah bagaimana menjadikan suatu informasi tersebut menjadi interaktif dan lebih menarik bagi konsumen. Dengan menggunakan teknik promosi berbasis augmented reality yang dibuat dengan menggunakan ARTool Kit sebagai komponen yang utama dan dengan menggunakan 3DS Max sebagai software untuk menghasilkan gambar yang menarik. Proses perancangan dan pembuatan teknik promosiini akan menggunkan metode waterfall. Kelebihan dari model waterfall adalah struktur tahap pengembangan sistem jelas, dokumentasi dihasilkan disetiap tahap pengembangan, dan sebuah tahap dijalankan setelah tahap sebelumnya selesai dijalankan (tidak ada tumpang tindih pelaksanaan tahap. Hasil dari perancangan aplikasi ini adalah terealisasinya suatu aplikasi untuk kepentingan promosipenjualan perumahan yang lebih menarik dan interaktif dengan konsumen berbasis augmented reality. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan metode promosi dapat berkembang dengan lebih menarik dan tentunya dengan mengandalkan teknologitanpa membutuhkan ruang yang banyak untuk mencapai hasil yang maksimal.

  5. PERSPEKTIF PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA KORPORASI SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eddy Rifai

    2014-06-01

    Full Text Available This study examines the perspectives of corporate criminal responsibility as perpetrators of corruption. The research method used normative juridical approach and empirical jurisdiction. The results showed that the regulation of corporate criminal responsibility in criminal corruption has been regulated in the legislation of corruption but are rarely applied in practice. The reluctance of the Public Prosecutor filed a corporate offender to court, because the punishment to be imposed on the corporation only in the form of criminal penalties that have less than the deterrent effect of the death penalty or imprisonment and hardships refutation against the corporation as part elements of the law rather than to prove the guilt of a person accused acquitted result.   Penelitian mengkaji tentang perspektif pertanggungjawaban pidana korporasi sebagai pelaku tindak pidana korupsi. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan pidana tentang pertanggungjawaban pidana korporasi dalam tindak pidana korupsi telah diatur dalam peraturan perundang-undangan tindak pidana korupsi tetapi jarang diterapkan dalam praktik. Keengganan Jaksa Penuntut Umum mengajukan pelaku korporasi ke pengadilan, karena pemidanaan yang akan dikenakan kepada korporasi hanya berupa pidana denda yang kurang mempunyai efek penjera daripada pidana mati atau penjara dan kesulitan pembuktian “kesalahan” korporasi sebagai bagian unsur melawan hukum daripada membuktikan kesalahan orang perorang yang berakibat terdakwa dibebaskan.

  6. Perancangan Game Math Adventure Sebagai Media Pembelajaran Matematika Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Rizky Rahadi

    2016-01-01

    Full Text Available Upaya meningkatkan efisiensi penyediaan aplikasi yang mengandung unsur pendidikan diperlukan berbagai alternatif dan inovasi baru dalam hal pemrograman untuk bisa diterapkan sebagai alat untuk mempermudah proses pembelajaran. Adanya game edukasi matematika ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak dalam proses pembelajaran matematika, dan menghilangkan rasa jenuh dan takut bagi anak-anak untuk belajar matematika. Game edukasi ini sangat berguna dibidang pendidikan khususnya matematika. Penulis memilih anak berusia 6 tahun sampai 9 tahun sebagai pengguna dalam game edukasi ini, karena akan lebih efektif jika mulai belajar matematika dari kecil karena di usia itulah anak-anak bisa dengan mudah mengingat dalam belajar menghitung. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC yang bersumber dari Luther dan sudah dimodifikasi oleh Sutopo. Alat bantu yang digunakan untuk menganalisis penyusun menggunakan Unified Modeling Language (UML. Sedangkan aplikasi yang digunakan dalam pembuatam skripsi ini adalah construct 2. Penerapan game edukasi matematika ini diharapkan dapat mengatasi masalah tersebut. Jadi disaat anak memainkan game ini anak tidak bosan dan tidak takut untuk belajar matematika, dengan harapan semangat anak untuk belajar akan lebih terpacu dan meningkatkan kualitas belajar anak. Untuk game edukasi ini sendiri diharapkan dapat dikembangkan lagi dalam hal animasi, desain, fitur, dan music sehingga menjadi semakin atraktif.

  7. PERSPEKTIF PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA KORPORASI SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eddy Rifai

    2014-06-01

    Full Text Available This study examines the perspectives of corporate criminal responsibility as perpetrators of corruption. The research method used normative juridical approach and empirical jurisdiction. The results showed that the regulation of corporate criminal responsibility in criminal corruption has been regulated in the legislation of corruption but are rarely applied in practice. The reluctance of the Public Prosecutor filed a corporate offender to court, because the punishment to be imposed on the corporation only in the form of criminal penalties that have less than the deterrent effect of the death penalty or imprisonment and hardships refutation against the corporation as part elements of the law rather than to prove the guilt of a person accused acquitted result. Penelitian mengkaji tentang perspektif pertanggungjawaban pidana korporasi sebagai pelaku tindak pidana korupsi. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan pidana tentang pertanggungjawaban pidana korporasi dalam tindak pidana korupsi telah diatur dalam peraturan perundang-undangan tindak pidana korupsi tetapi jarang diterapkan dalam praktik. Keengganan Jaksa Penuntut Umum mengajukan pelaku korporasi ke pengadilan, karena pemidanaan yang akan dikenakan kepada korporasi hanya berupa pidana denda yang kurang mempunyai efek penjera daripada pidana mati atau penjara dan kesulitan pembuktian “kesalahan” korporasi sebagai bagian unsur melawan hukum daripada membuktikan kesalahan orang perorang yang berakibat terdakwa dibebaskan.

  8. Isolasi Dye Organik Alam dan Karakterisasinya Sebagai Sensitizer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurussaniah Nurussaniah

    2018-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara mengisolasi dan karakteristik dye organik alam sebagai sensitizer. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap yaitu persiapan, isolasi dye organik alam, karakterisasi sifat optik, analisis dan menyimpulkan. Isolasi dye organic alam dilakukan untuk memperoleh sari dari bahan-bahan alam. Penelitian ini menggunakan bahan alam yaitu jagung (Zea mays dan labu kuning (Cucurbita moschata. Karakterisasi optik dye organik alam dalam penelitian ini dilihat dari spektrum absorbansi yang diukur menggunakan Spektrophotometer Uv-Vis. Spektrum absorbansi dye diukur dalam kuvet optik, pada panjang gelombang 350-800 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolasi dye organik alam diperoleh melalui metode ekstraksi, yaitu suatu metode untuk memperoleh sari dari bahan-bahan alam. Proses ekstraksi dilakukan dengan melarutkan biji jagung (Zea mays dan daging buah labu kuning (Cucurbita moschata dalam pelarut etanol dengan konsentrasi 1:5. Karaktistik optik jagung (Zea mays dan labu kuning (Cucurbita moschata  menunjukkan panjang gelombang yaitu berada pada cahaya tampak dengan rentang panjang gelombang 350 – 500 nm.  Dengan demikian  dye  beta-karoten yang berasal dari jagung (Zea mays dan labu kuning (Cucurbita moschata dapat dimanfaatkan sebagai sensitizer dalam prototipe Dye Sensitized Solar Cell (DSSC.

  9. Sebaran Horizontal Zat Hara di Perairan Lamalera, Nusa Tenggara Timur (Horizontal Distribution of Nutrients in the Waters Lamalera, East Nusa Tenggara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marojahan Simanjuntak

    2012-06-01

    Full Text Available Perairan Lamalera, Nusa Tenggara Timur merupakan perairan yang sangat penting karena kondisi oseanografinya yang dipengaruhi daratan, Laut Sawu, dan Samudera Hindia sehingga kaya akan sumberdaya laut. Penelitian oseanografi di perairan Lamalera, Nusa Tenggara Timur telah dilakukan pada bulan Juli 2011. Tujuan penelitian tersebut untuk mengkaji kualitas air ditinjau dari kandungan zat hara yang merupakan indikator kesuburan perairan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya di perairan Lamalera, Nusa Tenggara Timur. Parameter yang diteliti meliputi fosfat, nitrat, dan silikat serta parameter kualitas air yaitu oksigen terlarut, dan keasaman (pH. Metode penelitian yang digunakan adalah pengambilan air laut dari lapisan permukaan (5 m, termoklin (15-150 m dan dibawah termoklin (100-300 m pada 19 stasiun penelitian. Kadar fosfat, nitrat, dan silikat dianalisis menurut metode Strickland dan Parsons. Kadar oksigen terlarut diukur dengan menggunakan metode Winkler. Derajat keasaman (pH diukur dengan pH meter Cyber Scan 300. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kadar zat hara pada umumnya lebih tinggi di sebelah selatan perairan ini. Kadar fosfat berkisar 0,53–5,93 μg A/l; nitrat 0,34–28,31 μg A/l, dan silikat 0,69–44,60 μg A/l. Kadar oksigen terlarut berkisar 2,30–4,90 ml/l, dan nilai pH 7,85–8,21. Parameter yang diteliti di perairan Lamalera, Nusa Tenggara Timur masih baik untuk kehidupan berbagai biota mengacu pada Baku Mutu yang telah ditetapkan oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KMNLH. Kata kunci: Kualitas air, fosfat, nitrat, silikat, Perairan Lamalera. Lamalera Waters, East Nusa Tenggara is one of the waters are very important because the condition of the affected land, Sawu Sea, and Indian Ocean, so rich in marine resources. Oceanographic research in the Lamalera Waters, East Nusa Tenggara have been carried out in July 2011. The research objective was to assess water quality in terms of the nutrients content, which is an

  10. KAJIAN KADAR SERAT, KALSIUM, PROTEIN, DAN SIFAT ORGANOLEPTIK CHIFFON CAKE BERBAHAN MOCAF SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI TERIGU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Ayu Damayanti

    2014-05-01

    Full Text Available Study of Fiber, Calcium, and Protein Content and the Organoleptic Cha­rac­teristics of Mocaf Chiffon Cake as an Alternative Substitution of Wheat Flour. This research aims to identify the physical properties, the hedonic quality, the level of preferences, as well as the fiber, calcium, and protein contents of mocaf chiffon cakes. Data is analyzed using t-test. The results show: (1 the physical properties of colors has colors L (brightness, a+ (redness, and b+ (yellowish; (2 the highest value of preference level of color is 4.28; (3 the highest value of the hedonic quality of flavors is 4.60; (4 the highest value of the chemical properties of calcium is 10.53, (5 the lowest value of the protein content is 5.97 g, and (6 the highest value of fiber content is 4.34 g.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik, mutu hedonik, tingkat kesukaan, kandungan serat, kandungan kalsium, dan kandungan protein chiffon cake berbahan mocaf. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Data dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan: (1 sifat fisik warna memiliki kisaran warna L (kecerahan, a+ (kemerahan, dan b+ (kekuningan; (2 tingkat ke­suka­­an warna memiliki nilai tertinggi 4,28; (3 mutu hedonik rasa memiliki nilai tertinggi 4,60; (4 sifat kimia kalsium memiliki nilai tertinggi 10,53; (5 kan­dung­an protein memiliki nilai terendah 5,97g; dan (6 kandungan serat memiliki nilai ter­tinggi  4,34 g.

  11. Categorical Imperative Immanuel Kant sebagai Landasan Filosofis Pelaksanaan Putusan Arbitrase

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djunyanto Thriyana

    2016-04-01

    Full Text Available Penyelesaian sengketa dalam bidang bisnis sering kali menuntut kecepatan, kepastian, dan biaya yang murah. Arbitrase sebagai salah satu metode alternatif penyelesaian sengketa sebaiknya ideal agar dapat dimanfaatkan oleh para pihak yang bersengketa. Beberapa prinsip dalam arbitrase mendukung harapan para pebisnis dalam menyelesaikan sengketanya. Namun demikian, putusan arbitrase juga sering menjadi lambat karena perilaku para pihak terutama yang kalah. Sebagai pebisnis seharusnya para pihak mempunyai integritas yang dapat mempertahankan bonafiditas dan iktikad baik mengingat dunia bisnis berdasarkan pada kepercayaan. Untuk itu, para pebisnis diharapkan memiliki norma-norma yang menyatu dalam cara pandang atau tindakan termasuk dalam penyelesaian sengketa yang terjadi. Norma moral merupakan norma yang dapat menjadi panduan. Salah satu konsep filosofi yang berlandaskan pada moral adalah konsep yang berasal dari Immanuel Kant. Kant memperkenalkan konsep ‘Categorical Imperative’ atau kewajiban tanpa syarat yang semestinya dimiliki oleh manusia sebagai makhluk berakal dalam mencapai keharmonian dalam kehidupan bersama manusia lain, di bawah hukum kebebasan berdasarkan prinsip-prinsip universal. Konsep ini dapat menjadi landasan filosofi dalam penyelesaian sengketa melalui arbitrase. Abstract Dispute resolution in business requires immediacy and certainty at a reasonable cost. Arbitration as an alternative method for dispute resolution should be ideal to be used by the parties in dispute. Principles in arbitration support expectations of businesses in handling dispute. However, arbitration is inevitably slow due to the behavior of the parties, especially by the party at loss. Business stakeholders acting as the parties should be compelled to maintain the integrity and reliability of their businesses, in accordance with the principle of good faith based on trust. Businesses are expected to follow norms coherent between the worldview and its

  12. Tinjauan Kasus Perceraian di Kota Semarang sebagai Upaya Kriminalisasi Cybersex

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anis Widyawat

    2013-04-01

    Full Text Available Meningkatnya Cybersex mengundang minat orang untuk melakukan berbagai penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang bagaimana Faktor-faktor yang mendorong perceraian di kota semarang dan Pengaruh Cybersex dalam kasus perceraian di wilayah kota Semarang sehingga menjadi dasar untuk di kriminalisasi dalam peraturan perundang-undangan pidana Indonesia. Bertitik tolak dari judul dan permasalahan yang mendasari penelitian ini, maka penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor dominan yang mendorong alasan perceraian di kota Semarang adalah faktor ketidak harmonisan rumah tangga. Dapat terjadi karena adanya perilaku yang menyimpang dari pasangan yang terpengaruh Cybersex sebagai faktor yang dapat menimbulkan perilaku yang tidak lazim dalam melakukan hubungan seksual dalam rumah tangga misalnya memaksa istri berhubungan dengan posisi seperti hewan. Cybersex sebagai salah satu dari sekian bentuk kejahatan dapat ditanggulangi dengan penal policy dan non-penal policy. Penal policy dalam upaya penanggulangan Cybersex dapat dilakukan dengan cara mengkriminalisasi Cybersex sebagai perbuatan yang dilarang dan diancam pidana. Sedangkan upaya non penal terhadap Cybersex dapat dilakukan dengan melakukan pencegahan supaya Cybersex itu tidak terjadi. The increasing interest in Cybersex invites people to do research. This study aims to gain a picture of how the factors that encourage divorce in the city of semarang and the influence of Cybersex in divorce cases in the area of Semarang city so that it becomes the basis for the criminalization of criminal laws and regulations in Indonesia. The starting point of the title and the underlying problem of this research this research, including the types of descriptive research. Based on the result of the research can be concluded that the dominant factor that urge reasons divorce in the city of semarang is the factor not

  13. Peningkatan Kadar Geraniol Dalam Minyak Sereh Wangi Dan Aplikasinya Sebagai Bio Additive Gasoline

    OpenAIRE

    Astuti, Widi; Putra, Nur Nalindra

    2014-01-01

    Sereh wangi merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang banyak mengandung geraniol. Geraniol merupakan senyawa penyedia oksigen sehingga minyak sereh wangi dimungkinkan dapat digunakan sebagai bio additive gasoline. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kadar geraniol dalam minyak sereh wangi dan menggunakannya sebagai bio additive gasoline.Penelitian dilakukan dalam tiga tahap, yaitu pemungutan minyak sereh wangi dari daun sereh wangi, peningkatan kadar geraniol dalam minyak...

  14. Semen Basis Sebagai Insulator Terhadap Therma Shock Di Bawah Restorasi Logam

    OpenAIRE

    Kadariani

    2008-01-01

    Restorasi yang terbuat dari bahan logam dapat menghantarkan perubahan suhu yang berasal dari makanan dan minuman ke pulpa sehingga menyebabkan perasaan yang tidak nyaman pada pasien. Untuk menanggulangi hal ini maka diperlukan semen basis yang diletakkan di bawah restorasi logam sebagai semen insulator. Penggunaan semen basis dengan tujuan sebagai insulator terhadap perubahan suhu tergantung pada ketebalan dentin yang tersisa setelah preparasi kavitas. Penggunaan semen basis hanya diindika...

  15. Analisis Fitur M-Ticketing PT. Kereta Api Indonesia sebagai Bagian dari Customer Relation Management (CRM)

    OpenAIRE

    Hijrih, Fatchul; Prasetyo, Taufan Harry

    2015-01-01

    Sebagai Perusahaan jasa tranportasi darat yaitu kereta api, PT. Kereta Api Indonesia perlu memperhatikan aspek pelayanan terhadap pelanggan dengan memperhatikan fitur-fitur Customer Relation Management dalam membuat dalam membuat aplikasi-aplikasi yang berhubungan langsung dengan pelanggan, salah satunya m-ticketing. Kemunculan m-ticketing KAI saat ini digunakan sebagai alat penjualan tiket saja. Hal ini dapat terlihat dari menu atau fitur-fitur yang disematkan kedalam aplikasi tersebut. Adan...

  16. RANCANG BANGUN GAME PERTEMPURAN LAKON WAYANG SEBAGAI SARANA PENGENALAN TOKOH PEWAYANGAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Yoga Prahara

    2010-02-01

    Full Text Available Penelitian yang dilakukan bertujuan membuat sebuah game bertemakan pewayangan sebagai media pengenalan tokoh-tokoh dalam cerita pewayangan Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode studi pustaka. Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle. Hasil dari penelitian adalah aplikasi game Pertempuran Lakon Wayang bergenre fighting dengan menjadikan tokoh-tokoh pewayangan sebagai karakter yang dapat dimainkan.

  17. KATALOG SEBAGAI MEDIA PROMOSI BAGI UMKM KOELON KALIE KROBOKAN SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Irawan Ihya' Ulumuddin

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak Sampah merupakan zat yang bersifat organik maupun anorganik yang dihasilkan dari setiap aktifitas manusia, seperti rumah tangga, industri, maupun komersil. Persoalan sampah di Indonesia, terutama di perkotaan merupakan masalah serius. Dinas Kebersihan Kota Semarang mencatat bahwa sampah perkotaan dari tahun ke tahun semakin meningkat seiring laju pertumbuhan jumlah penduduk. Sampah mengakibatkan permasalahan yang komplek, antara lain pembuangan sampah liar yang dapat menimbulkan berbagai penyakit, kota kotor, bau tidak sedap, mengurangi daya tampung sungai dan lain-lain. Tahun 2012, berdiri UMKM “Koelon Kalie” yang bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat dengan mengelola sampah plastik menjadi produk yang mempunyai nilai jual. Permasalahannya adalah belum adanya kegiatan promosi yang dilakukan dan hanya melalui mulut ke mulut konsumen dalam memasarkan produk. Media katalog merupakan media yang terjangkau dan efektif. Di dalam media katalog berisi informasi mengenai produk. Informasi yang dicantumkan yaitu nama, spesifikasi, dan harga produk tersebut. Gambaran produk dapat dilihat dengan jelas melalui informasi foto produk yang ditampilkan di media katalog. Berkebalikan dengan media mulut ke mulut yang hanya bisa didengarkan tanpa adanya gambaran produk dengan jelas. Melalui media katalog, konsumen mendapat informasi lebih jelas mengenai gambaran produk olahan sampah plastik. Kata Kunci: katalog, media promosi, UMKM Abstract Trash are an organic and inorganic substance that generated from any human activity, such as household, industrial, and commercial. Trash issues in Indonesia, especially in urban area is a serius problem. Department of Semarang City Sanitation noted that urban trash from year to year increases along with population growth rate. The trash resulting complex problems, such as illegal waste disposal, appear various diseases, dirty city, odor, reduce the capacity of river and others. In 2012, arise MSMEs

  18. PENGEMBANGAN LAMPU LED DENGAN TEKNOLOGI PHOTOVOLTAIC (LED-PV SEBAGAI ALAT BANTU PENGUMPUL IKAN PADA PERIKANAN BAGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochamad Arief Sofijanto

    2015-03-01

    mengetahui perbedaan jumlah hasil tangkapan pada bagan tancap akibat perlakuan warna lampu LED yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan experimental fishing dimana rancangan penelitiannya adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan perlakuan warna lampu LED sebanyak 5 jenis warna yaitu merah (A, kuning (B, hijau (C, biru (D, dan putih (E dengan 6 kali ulangan. Secara deskriptif hasil penelitian menunjukkan lampu LED dapat digunakan untuk menggantikan lampu petromaks dan lampu LHE. Diperoleh 17 jenis ikan laut yang tertarik pada cahaya lampu LED yang digunakan. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan nyata terhadap hasil tangkapan bagan dengan perlakuan warna lampu LED. Berdasarkan Uji Nyata Terkecil dinyatakan bahwa bagan yang menggunakan warna lampu LED biru mendapatkan hasil tangkapan tertinggi kemudian diikuti oleh warna kuning, hijau, putih dan merah.  The set ‘bagan’ (liftnet fishing gear is a kind of fishing gears which using atificial light as fishes gathering. This fishing gear uses an electric generator to turn on the energy saving lamp which hang on under the set ‘bagan’. The price of gasoline more expensive due to the Indonesia government’s fuel subsidy reduced and this make fishing operation costs more expensive for fishermen. This research using the LED lamps that do not use gasoline as fuel because the LED lamps can use the photovoltaic technology (solar cell system. The purposes of this study were: 1 to find out whether the LED lamps can replace the kerosene lamps and saving energy lamps, 2 to know the different in cath using different colours of LED lamps. The reserach methods are descriptive and experimental fishing which used Completely Randomized Design with LED lamps colour treatments i.e: red (A, yellow (B, green (C, blue (D, and white (E, the number of replications are 6 times. LED lamps can be used to replace the kerosene and saving energy lamps. There were 17 species of

  19. Penyekat Beta sebagai Terapi Anti-Remodeling pada Gagal Jantung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hilman Zulkifli Amin

    2015-09-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian utama dan setiap tahunnya terjadi 50 juta kematian di seluruh dunia. Gagal jantung tercatat sebagai salah satu penyakit kardiovaskularyang sering terjadi. Pada gagal jantung, terjadi remodelling sel yang mengakibatkan penurunanfungsi pompa jantung. Seiring dengan kemajuan penelitian di bidang kardiovaskuler, penyekatbeta telah diteliti penggunaannya sebagai terapi anti-remodelling. Sampai sekarang, penelitian danstudi terkait hal tersebut masih terus dilakukan. Tujuan penulisan makalah ini untuk menjelaskanperan penyekat beta sebagai terapi anti-remodelling pada gagal jantung. Pencarian terstrukturmelalui PubMed mendapatkan 93 artikel, setelah disesuaikan dengan kriteria eksklusi dan inklusididapatkan 25 artikel. Setelah membaca artikel secara lengkap, didapatkan 11 artikel yang sesuai.Kemudian artikel tersebut ditelaah dalam menentukan validitas, relevansi, dan aplikabilitas. Dari 11artikel yang ditelaah kritis, didapatkan bahwa beta-blocker dapat berperan sebagai anti-remodellingmelalui peningkatan fungsi jantung sebagaimana terlihat pada kenaikan ejection fraction (EF,penurunan left ventricular end systolic volume (LVESV dan left ventricular end diastolic volume(LVEDV pada pasien gagal jantung. Kata Kunci: penyekat beta, anti-remodelling, gagal jantung Beta-Blocker as Anti-Remodeling Therapy in Heart Failure Abstract Cardiovascular diseases still become the leading cause of death in the world. All over the world, there are approximately 50 million deaths every year caused by cardiovascular diseases.Heart failure is known as one of cardiovascular diseases that frequently happened. In heart failurestate, there is a cell remodeling condition that implicated to lowering heart pump function. As thedevelopment progress of cardiovascular researches, beta-blocker has also been studied for its useas anti-remodeling therapy. Up to

  20. Creative Accounting Sebagai Informasi Yang Baik Atau Menyesatkan?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Nyoman Alit

    2017-07-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk melihat creative accounting sebagai informasi yang baik atau menyesatkan bagi investor. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan creative accounting yang dilakukan oleh manajemen untuk menaikkan nilai perusahaan dan memberikan kepuasaan pada investor. Fenomena creative accounting lebih banyak terjadi di antara periode 2002 sampai 2008. Upaya creative accounting meskipun dapat dibenarkan dalam tataran teori, namun tidak dapat diterima dari sisi etika. Pelaporan kegiatan perusahaan dengan upaya creative accounting secara norma salah, dikarenakan hal ini memberikan informasi yang menyesatkan bagi pengguna informasi tersebut, seperti calon investor. Secara empiris, sejak diberlakukannya IFRS (International Financial Reporting Standards , berita media tentang creative accounting pada perusahaan-perusahaan besar di beberapa negara mulai berkurang. Namun, dalam meta analisis studi dari Dechow (2011, menemukan cara baru untuk mendeteksi upaya creative accounting dengan model reverse.

  1. BUDAYA CARI UNTUNG SEBAGAI PEMICU TERJADINYA FRAUD: SEBUAH STUDI ETNOGRAFI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Syahrina

    2017-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya yang memicu terjadinya fraud pada realisasi keuangan negara. Penelitian dilakukan pada instansi pemerintah daerah di Provinsi ABC. Metode etnografi ala Spradley dipilih untuk menemukan budaya pemicu tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya yang memicu terjadinya fraud adalah budaya cari untung, yang terlihat dari kebiasaan “memanfaatkan” kebutuhan instansi, kebiasaan menyalahgunakan kewenangan yang dimiliki, dan kebiasaan menyiasati beberapa ketentuan keuangan negara pada PMK 113/PMK.05/2012 dan PMK 65/PMK.02/2015 untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Hasil penelitian ini memberikan informasi berupa bentuk-bentuk penyiasatan yang dilakukan, sehingga dapat dijadikan dasar sebagai bahan pertimbangan untuk perubahan atau perbaikan kebijakan dan peraturan yang disiasati tersebut

  2. Biosensor Urea Berbasis Biopolimer Khitin Sebagai Matriks Immobilisasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nazruddin Nazaruddin

    2007-06-01

    Full Text Available Penelitian tentang biosensor urea menggunakan biopolimer khitin sebagai matriks immobilisasi telah dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja biosensor yang dihasilkan yang meliputi sensitivitas, trayek pengukuran, limit deteksi, waktu respon, koefisien selektifitas, dan waktu hidup. Penelitian meliputi beberapa tahap yaitu pembuatan membran polimer khitin dan immobilisasi enzim urease, pelekatan membran khitin pada elektroda pH, dan pengukuran parameter kinerja elektroda. Hasil pengukuran menunjukkan sensitivitas biosensor urea berbasis membran khitin adalah 19,11 mV/dekade, trayek pengukuran 10-4 – 10-8 M, limit deteksi 10-8 M, waktu respon 3,10–6,02 menit, dengan urutan kekuatan ion penggangu: NH4Cl > NaCl > CH3COONa > campuran garam > KCl > CaCl2 > asam askorbat. Kata kunci: biosensor, immobilisasi, khitin, urea

  3. Budaya Panengen Sebagai Representasi Simbolik Kepemimpinan Desa Cikalong

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Engkus -

    2017-07-01

    ABSTRAK Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya dualisme kepemimpinan dalam kehidupan  masyarakat di Desa Cikalong: Pemimpin formal dan pimpinan informal. Tujuan penelitian ini mengumpulkan data, fakta dan menganalisis beberapa masalah,  baik secara langsung maupun tidak langsung untuk mengetahui dengan mendalam tentang dualisme tersebut. Pendekatan metodologi kualitatif dan teknik penelitian adalah observasi, interview, dan historik dokumental. Hasil penelitian ditemukan adanya pengaruh positif dan negatifnya dari sistem gotong royong serta dari kepemimpinan dalam kehidupan masyarakat di Desa.  Pengaruh negatif terutama berkaitan dengan syi’ar Islam yang terhambat, disebabkan oleh karena patuhnya sebagian besar masyarakat menganut ajaran dari leluhurnya  yang disebut budaya Panengen. Dengan kata lain para penganutnya masih melaksanakan ritual khusus di waktu-waktu tertentu yang terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari. Kebijakan kepala desa sebagai administrator pembangunan fisik  dan kemasyarakatan berpotensi besar terhadap keberlanjutan pembangunan nasional.   Kata kunci: budaya panengen, tata nilai, budi pekerti, pemerintahan desa.

  4. STRATEGI PENINGKATAN KINERJA PERUSAHAAN SEBAGAI UPAYA MENJAMIN KEPUASAN PELANGGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mila Faila Sufa

    2006-12-01

    Full Text Available Perusahaan roti X sebagai perusahaan yang memproduksi roti dituntut untuk dapat memberikan kualitas yang terbaik seperti yang diharapkan konsumen, agar konsumen mendapatkan kepuasan dan tidak beralih ke produk lain. Salah satu teknik yang digunakan untuk mengupayakan kualitas dari roti adalah dengan Quality Function Deployment (QFD. Dalam penelitian ini QFD digunakan untuk mengevaluasi kualitas dari produk roti di perusahaan roti X. Untuk dapat mengetahui keinginan konsumen maka digunakan kuisioner. Selanjutnya ditentukan derajat kepentingan, tingkat kepuasan konsumen, nilai target, rasio perbaikan, sales point, bobot, normalisasi bobot, serta penentuan parameter teknik dan interaksinya. Setelah melakukan pengolahan data maka diperoleh 14 atribut yang dianggap penting oleh konsumen, dan 7 langkah serta strategi yang harus dilaksanakan perusahaan. Atribut yang dianggap paling penting adalah adalah standarisasi mutu dari bahan baku.

  5. PENERAPAN KABA MINANGKABAU SEBAGAI MEDIA PELESTARIAN BAHASA AMAI (IBU DAN KESUSASTRAAN DALAM PENDIDIKAN LITERASI DI MINANGKABAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyudi Rahmat

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini mencoba menerapkan Kaba Minangkabau sebagai media pemertahanan bahasa ibu, kesusastraan dan pengajaran dalam keluarga di Minangkabau. Pengajaran ini bermakna bahwa dengan terus mempertahankan eksistensi Kaba dalam masyarakat, maka secara otomatis pelestarian bahasa ibu juga akan terus bertahan dalam perkembangan zaman. Bahasa amai atau ibu yang ada dalam kaba Minangkabau jika terus dipertahankan sebagai sebuah inovasi akan menjadikannya sebuah bahasa yang lebih mulia. Sehingga dapat dikatakan bahwa bahasa daerah  atau bahasa Minangkabau adalah sebuah bentuk kekayaan budaya yang dapat dimanfaatkan, bukan hanya sebagai sebuah kepentingan pengembangan  melainkan sebagai sebuah eksistensi bahasa itu sendiri. Penerapan Kaba Minangkabau  sebagai media pelestarian bahasa ibu ini sudah lama diterapkan pada proses belajar dan mengajar di program studi Sastra Daerah Universitas Andalas Sumatera Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar mahasiswa Sastra Daerah menggunakan bahasa Minangkabau dalam berkomunikasi dan dalam situasi komunikasi ini mahasiswa Sastra Daerah mampu mengembangkan pengalaman empiris untuk pengembangan kearifan hidup dalam kaba baik secara individual maupun secara kolektif di kampus ataupun di masyarakat. Secara tidak langsung juga bahasa amai atau ibu yang ada dalam kaba Minangkabau dapat terus dipertahankan sebagai sebuah inovasi akan menjadikannya sebuah bahasa yang lebih mulia.

  6. KEKUATAN VISUM ET REPERTUM SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM MENGUNGKAP TERJADINYA TINDAK PIDANA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusup Khairun Nisa

    2015-10-01

    Full Text Available Pembuktian merupakan hal terpenting dalam proses peradilan, proses ini guna untuk mencari kebenaran materiil yaitu kebenaran yang selengkap – lengkapnya dari suatu perkara pidana. Dalam hal pembuktian ada berbagai macam alat bukti seperti keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, dan keterangan terdakwa. Dalam tindak pidana penganiayaan, asusila, dan pembunuhan sering adanya visum et repertum yang dijadikan sebagai alat bukti dalam pembuktiannya. Berdasarkan uraian tersebut penulis melakukan penelitian dengan judul “KEKUATAN VISUM ET REPERTUM DALAM MENGUNGKAP TERJADINYA TINDAK PIDANA”. Rumusan Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah fungsi visum et repertum dalam mengungkap terjadinya tindak pidana dan bagaimanakah kekuatan hukum visum et repertum dalam mengungkap terjadinya tindak pidana. Penelitian ini menggunakan penelitian normatif empiris , bahan penelitian ini terdiri dari bahan primer bahan sekunder dan bahan non hukum, spesifikasi penelitian bersifat preskriptif dan terapan , tahap penelitiannya terdiri atas pendahuluan pelaksanaan dan akhir, menggunakan metode pendekatan Perundang Undangan (statute approach dan metode pendekatan kasus (case approach, serta menggunakan analisa deduktif. Hasil penelitian yang didapat penulis menunjukkan bahwa fungsi visum et repertum adalah sebagai berikut, ditingkat penyidikan visum et repertum memiliki fungsi sebagai bahan untuk memperkuat dakwaan/sangkaan terhadap perbuatan yang dilakukan oleh tersangka dan sebagai bukti penahanan tersangka,ditingkat penuntutan yaitu sebagai alat untuk menentukan berat ringannya Pasal yang dipersangkakan terhadap terdakwa/pelaku,tingkat pengadilan yaitu salah satu pengganti alat bukti fisik dan sebagai pertimbangan hakim dalam menjatuhi putusan kepada terdakwa. Dan kekuatan hukum visum et repertum yaitu sangat mutlak atau sempurna dalam kasus tertentu seperti kasus tindak pidana penganiayaan, asusila, maupun pembunuhan

  7. Fetisisme Ras Kaukasoid dan Ras Mongoloid Sebagai Strategi Pemasaran dalam Sinetron Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Yudhistira

    2014-12-01

    ABSTRAK   Budaya populer yang tumbuh seiring dengan industrialisasi memengaruhi produksi per- filman di Indonesia. Salah satu genre perfilman di Indonesia adalah sinetron. Sinetron yang di- kategorikan sebagai produk seni kitsch memiliki dua kriteria yaitu sebagai komoditi seni yang populer dan sebagai komoditi dagang yang menghasilkan keuntungan ekonomis. Sebagai se- buah produk seni kitsch yang merupakan dasar pembuatan karyanya adalah selera masyarakat kebanyakan maka sinetron harus jeli dalam melihat keadaan dan latar belakang masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini menggambarkan masyara- kat Indonesia yang merupakan ras Melayu telah dijajah oleh ras Kaukasoid dan Mongoloid sebelum tahun 1945 dan setelahnya. Efek dari penjajahan ini adalah ras Melayu telah ditanami fantasi yang menjadi stereotip mengenai ras Kaukasoid dan Mongoloid yang berakhir dengan fetisisme. Fetisisme ini dijadikan sebagai strategi pemasaran oleh produser dan sutradara un- tuk menarik antusiasme calon penonton sinetron. Caranya dengan menampilkan aktor dan aktris Melayu keturunan Kaukasoid dan Mongoloid sebagai pemeran utama.   Kata kunci: sinetron, seni kitsch, ras, fetisisme

  8. JERAMI SEBAGAI BAHAN BAKU PANEL AKUSTIK PELAPIS DINDING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christina E. Mediastika

    2008-01-01

    Full Text Available The demand of walling panels with acoustic qualification has surprisingly increased, due to the needs for home theaters and mini recording studios in the increase of environmental noise. Therefore, good supply of acoustic panels, especially those with lower price are necessary. A series of study to explore possibility in using paddy-straw as main material to construct cheap and high quality panels has been developed. Prior to this study, an earlier small research showed there was a great potency in using paddy-straw as panels, especially ones drawn from paddy in type IR. The earlier study recommends further research to examine strength of compression and tensile of the constructed panels to go for building materials, which is presented in this paper. Acoustic qualification of the panels is subject for further reserach. Abstract in Bahasa Indonesia: Kebutuhan akan panel pelapis dinding yang bersifat akustik terus meningkat seiring meningkatnya kebisingan dan kebutuhan terhadap ruang studio pribadi. Ketersediaan panel pelapis dinding dengan harga yang lebih terjangkau seperti yang terbuat dari bahan limbah sangatlah dibutuhkan. Pada penelitian awal telah diselidiki kemungkinan penggunaan jerami yang merupakan limbah sebagai bahan baku pembuatan panel akustik. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa jerami sangat potensial digunakan sebagai bahan aku panel, terutama jerami padi berjenis IR. Selanjutnya panel jerami ini perlu mendapatkan perlakukan uji desak dan lentur untuk memastikan kemampuannya menahan berat sendiri dan kekuatannya saat proses penggunaan, sebelum akhirnya mengalami pengujian berkaitan dengan kualitas akustik. Kekuatan desak dan lentur panel dimaksud, tersaji dalam tulisan ini. Kata kunci: panel jerami, uji desak, uji lentur.

  9. Pembuatan Aplikasi TOEFL sebagai Media Pelatihan Bahasa Inggris Berbasis Web

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yongki Yonatan Marbun

    2016-01-01

    Full Text Available Penggunaan internet telah memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengakses informasi. Salah satu layanan yang dari teknologi internet adalah web. Web selain berfungsi sebagai media informasi, juga dapat dijadikan sebagai media pelatihan dan pembelajaran. Salah satu contohnya yaitu penggunaan web dalam proses pelatihan dan pembelajaran TOEFL (Test of English as Foreign Language. TOEFL merupakan sebuah tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang. Sementara itu untuk mendapatkan skor TOEFL yang tinggi bukanlah hal yang mudah. Biasanya peserta tes harus belajar dan mengerjakan soal TOEFL yang terdapat pada buku untuk mengukur kemampuannya. Metode belajar dengan menggunakan buku ini, membutuhkan waktu yang relatif banyak. Seseorang harus menjawab soal, kemudian memeriksa jawaban, menghitung jumlah soal yang benar, dan kemudian mengkonversi jumlah jawaban yang benar serta menghitung jumlah skor yang didapat. Dengan metode belajar yang seperti itu akan membutuhkan tambahan waktu. Perancangan aplikasi TOEFL pada penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi TOEFL yang dapat digunakan untuk menguji kemampuan diri dimana dalam pengaksesan aplikasi ini membutuhkan internet. Aplikasi ini berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basisdata MySQL dengan menggunakan metode Waterfall pada proses perancangannya. Perencanaan sistem menggunakan metode terstruktur dengan mendefinisikan DFD, ERD, serta diagram alir sistem. Pengujian aplikasi TOEFL ini menggunakan metode pengujian Black Box. Dimana berdasarkan pengujian black box yang sering disebut pengujian fungsionalitas semua tombol dapat digunakan dan menampilkan tanggapan sesuai keinginan dan pengujian oleh pengguna (Bheta testing dengan hasil lebih besar dari 82%, dan pengujian reliability menggunakan aplikasi WAPT 8.5 versi trial dengan R = 0.987 dan error rate = 0.013yang berarti berdasarkan standar Telcordia perangkat ini memenuhi kriteria Reliability. Untuk

  10. Gerabah Situs Wayputih sebagai Komoditi Barter di Kerajaan Hoamoal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wuri Handoko

    2016-04-01

    Full Text Available The site of Wayputih settlement in the history and traditions of the various sources mentioned as the part of the Kingdom Hoamoal region. This study aims to clarify the role of settlement Wayputih sites as the region as one of the central region of the kingdom Hoamoal clove producer. In addition it describes the process of trade and exchange between commodities produced by commodity from outside the area. This study uses a survey to see traces of settlements based on primary data pottery artifacts, then perform quantitative and qualitative analysis of data to explain the use and development of the system of commodity exchanges in the region. The results of the study, found the distribution of pottery with a high quantity in the site area. It can be concluded that based on the intensity of pottery and not produced in the local area, then to obtain it from outside the region to barter with cloves produced in the local area. Trade and exchange of pottery with cloves in Wayputih, support the development of trade in the territory of the Kingdom Hoamoal. Situs pemukiman Wayputih dalam berbagai sumber sejarah maupun tradisi tutur merupakan wilayah pemerintahan dari Kerajaan Hoamoal. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peranan permukiman situs Wayputih sebagai wilayah sebagai salah satu wilayah pusat penghasil cengkeh bagi kerajaan Hoamoal. Selain itu menggambarkan proses perdagangan dan pertukaran antara komoditi yang dihasilkan dengan komoditi dari luar wilayah. Penelitian ini menggunakan metode survei untuk melihat jejak-jejak permukiman berdasarkan data utama artefak gerabah, selanjutnya melakukan analisis secara kuantitatif dan kualitatif data untuk menjelaskan penggunaan dan perkembangan sistem pertukaran komoditi di wilayah tersebut. Hasil penelitian, ditemukan sebaran gerabah dengan kuantitas yang tinggi di wilayah situs tersebut. Dapat disimpulkan bahwa berdasarkan intensitas gerabah dan tidak dihasilkan di wilayah setempat, maka untuk

  11. Teori yang Memperkuat Kebutuhan Penamaan Warna untuk Buku Khazana Warna

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R.A. Diah Resita I. K. Jakti

    2011-10-01

    Full Text Available Naming requirements for color, it has universal application throughout the world. This call must be answered to all men in each country. Color requires a name to identify the needs, because the color has the character, nature, and also have different perceptions of each visual outcome. In this writing is a collection of theories from various sources of data that explain why we required of new color names based on the audience choice. This method uses a literacy method, collecting some of the theories of previous researchers that have been submitted in written form. Also using the method of data collection with quantitative and qualitative methods to collect a varieaty of color’s names that used in foreign language or used in the Indonesian languange. Data collected will be used as the background color naming, why is this important needs are universal. Particulary in Indonesia, which has a huge territory and consists of various tribes and nations. 

  12. REINVENTARISASI MAKANAN TRADISIONAL BULELENG SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI KULINER BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Wayan Sukerti

    2016-08-01

    Full Text Available pertama ini adalah untuk memperoleh strategi reinventarisasi makanan tradisional Buleleng sebagai salah satu upaya pelestarian seni kuliner Bali. Tujuan dapat dijabarkan sesuai tahapan pencapaian (1 Mengidentifikasi jenis-jenis makanan tradisional yang khas di Kabupaten Buleleng sejak dulu sampai sekarang (2 Menyusun pedoman/panduan resep beragam makanan tradisional khas di Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini berupa penelitian survei dan pengembangan (Survei and Development Research yang dilaksanakan selama 2 (dua tahun. Penelitian tahun pertama, menghasilkan rancangan sebagai berikut: (a melakukan identifikasi terhadap jenis-jenis makanan tradisional khas Buleleng yang dikonsumsi masyarakat di Kabupaten Buleleng sebelumnya.,(b melakukan pengkajian resep-resep berbagai jenis makanan tradisional khas Buleleng berdasarkan hasil identifikasi secara tradisional, (c Menyusun draft pedoman resep tradisional . Lokasi penelitian ini adalah di delapan Kecamatan yang ada di kabupaten Buleleng, yang terbagi ke dalam 24 desa sebagai wilayah sampling. Metode pengumpulan data adalah metode wawancara, metode observasi partisipasi, dan metode Dokumentasi. Selanjutnya Data dianalisis secara deskriftif kualitatif yaitu pemaparan dengan kata-kata untuk menggambarkan objek yang diteliti. Penggambaran data hasil penelitian dilakukan secara objektif,sesuai dengan keadaan sebenarnya. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 Jenis-jenis hidangan khas tradisional kabupaten Buleleng meliputi : (a Makanan Pokok seperti nasi tulen, nasi moran gadung, nasi moran keladi/talas, moran sele sawi, mengguh, blayag, tipat srosob; (b Lauk Pauk meliputi : serapah, sate celeng, timbungan , dll, (c Sayuran meliputi : urab paku, urab kacang dll, (d Jajanan meliputi: jaja bantal, jaja kaun tulud, jaja lemu, jaja satuh ; dll, (e Minuman meliputi loloh kunyit, loloh belimbing, es daluman, es kuud, rujak timun.;(2 tersusunnya 1 buah buku draft resep makanan tradisional Buleleng

  13. Penggunaan Antibiotik Topikal sebagai Alternatif Terapi Ulkus Kaki Diabetik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gratcia Ayundini

    2014-12-01

    Full Text Available AbstrakInfeksi mikroba pada ulkus kaki diabetik dapat menghambat proses penyembuhan sehingga dibutuhkan intervensi antibiotik untuk menyembuhkan infeksi, menyembuhkan ulkus dan menurunkan angka amputasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pilihan rute pemberian antibiotik yang tepat serta efektif sebagai tatalaksana ulkus kaki diabetes.Metode pencarian melalui Pubmed pada tanggal 30 Mei 2011 menggunakan kata kunci terkait. Pemilihan dengan kriteria RCT dan full text. Telaah kritis didasarkan kriteria standar untuk intervensi. Didapatkan hasil bahwa kesembuhan secara klinis adalah 87% untuk kelompok yang menggunakan pexiganan topikal dan 90% untuk kelompok ofloksasin oral. Hasil eradikasi mikrobiologisnya 42-47% untuk kedua kelompok. Komplikasi atau perburukan pada pasien dengan pexiganan topikal 8,13% dan ofloksasin oral 5,51%. Didapatkan juga peningkatan pola resistensi kuman yang bermakna secara klinis (p<0.001 pada pasien dengan terapi ofloksasin oral namun tidak pada terapi pexiganan topikal. Disimpulkan bahwa terapi antimikroba topikal tunggal dapat dipilih sebagai terapi alternatifuntuk mengatasi infeksi ulkus kaki diabetik yang ringan. Terapi antimikroba oral masih lebih efektif karena kemungkinan terjadinya perburukan dan komplikasi ulkus lebih kecil, walaupun terdapat juga risiko resistensi kuman pada penggunaannya.Kata Kunci:  ulkus kaki diabetik, infeksi, ofloksasin, pexigananAbstractMicrobial infection in diabetic foot ulcer can interfere healing process. Antibiotic intervention was used to cure the infection, heal the ulcer and decrease amputation rate. This study was aimed to seek the best route of giving antibiotic therapy in patients with diabetic foot ulcer. The method used was conducting article searching through Pubmed on Mei 30  2011. The criteria of articles were RCT and full text articles. Critical appraisal was based on standard criteria for intervention. The result showed that clinical recovery of the foot ulcer

  14. PENDIDIKAN SEBAGAI AGEN PERUBAHAN MENUJU MASYARAKAT INDONESIA SEUTUHNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ridwan Idris

    2013-06-01

    Full Text Available Abstrak: Tulisan ini akan membahas tentang perubahan sosial di Indonesia, proses pendi- dikan di Indonesia, masyarakat Indonesia seutuhnya dan peranan pendidikan sebagai agen perubahan sosial. Saat sekarang ini, pendidikan kita masih jauh untuk dapat  dikatakan  menjadi  agen  perubahan.  Hal  tersebut  dikarenakan  variatifnya tantangan seperti; masalah mutu pendidikan, relevansi pendidikan, akses pendidikan,  manajemen  sistem  pendidikan  nasional,  sumber  pembiayaan,  perbedaan prioritas pengelolaan pendidikan antar-kabupaten/kota sebagai konsekuensi otonomi daerah. Tantangan mesti dihadapi untuk dapat mewujudkan manusia Indonesia yang; religius dan bermoral, menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan, sehat jasmani dan rohani, berkepribadian dan bertanggung jawab. Untuk mewujudkan  masyarakat  Indonesia  seutuhnya,  pendidikan  harus  relevan  dengan empat  pilar  belajar  yaitu;  learning  to  know,  learning  to  do,  learning  to  live  together, dan learning to be. Abstract: This paper discusses about social change in Indonesia, the process of education in Indonesia, the complete Indonesian people and the role of education as an agent of social change. Nowadays, our education is still far to be called as an agent of change.  That  is  because  of  the  varied  challenges  such  as  problems  of  education quality,  relevance  of  education,  access  to  education,  national  education  system management, financing sources, differences in management priorities inter regency/city as a consequence of regional autonomy. Challenges must be overcome to realize  the  Indonesian  people;  which  are  religious  and  moral,  master  of  science and skills, have physically and mentally healthy, have good personality and have responsiblity.  To  realize  the  complete  Indonesian  society,  education  should  be relevant to the four pillars of learning, namely: learning

  15. Peningkatan Ecoliteracy siswa sebagai Green Consumer melalui Pemanfaatan Kemasan Produk Konsumsi dalam Pembelajaran IPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Badrud Tamam

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi ecoliteracy siswa sebagai green consumer, melalui pemanfaatan kemasan produk konsumsi sebagai media dan sumber belajar IPS. Hal tersebut dilatarbelakangi atas kondisi objektif masalah limbah kemasan produk-produk konsumsi, sebagai polutan serius bagi lingkungan, termasuk bagi siswa di lingkungan SMP Negeri 1 Ciruas. Permasalahan lingkungan ini penting dikaji dalam pembelajaran IPS, sebab siswa sering dihadapkan pada fakta lemahnya pemahaman, kesadaran dan keterampilan menjadi konsumen yang ramah lingkungan (green consumer. Pembelajaran di kelaspun nampaknya masih jarang membangkitkan kesadaran, dan prilaku peduli akan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (clasroom action research, dengan desain penelitian dari Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat tahapan yakni perencanaan (plan, tindakan (act, observasi (observe dan refleksi (reflect. Dari hasil analisis pencapaian kompetensi ecoliteracy siswa dari siklus satu sampai siklus ketiga, menunjukan peningkatan kemampuan ecoliteracy yang signifikan pada setiap aspeknya. Berdasarkan rekapitulasi pencapaian kompetensi ecoliteracy siswa dari hasil pengamatan disimpulkan bahwa; pembelajaran IPS setelah memanfaatkan kemasan produk konsumsi sebagai media dan sumber belajar, dapat secara efektif meningkatkan kemampuan ecoliteracy siswa sebagai green consumer, pada kelas VIIB di SMP Negeri 1 Ciruas Kabupaten Serang-Banten. Sehingga siswa mampu lebih selektif baik dalam memilih, menggunakan dan membeli produk konsumsi berkemasan, yang berorientasi pada kelestarian lingkungan, terutama dilingkungan sekitar sekolah. Kata Kunci; Ecoliteracy, Green consumer, Kemasan Produk Konsumsi, Pembelajaran IPS

  16. Peranan Warna dalam Karya Fotografi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agnes Paulina Gunawan

    2012-10-01

    Full Text Available In the photographic development, the existence of color as part of the supporting aspect in the art of photography, is definitely influencing the final work of a photographer - whether it is a theory of color as lighting, or color as part of a pigment or chemical compound as part of physique from an object. Choosing a photo object based on colors can also create a meaning or theme in a composition of picture. This is the same when photo shoot is done with lighting that contends specific character or qualities of colors. For example, the use of color gel on the lights can create a condition that will be different when pictures are taken with white lights. Colors in photography can also give an expression or show an emotion visually that the photographer is trying to convey. With that said, a photographer who understands color concept can fix or anticipate any unwanted condition using a filter, for example, when lighting is contaminated with colors which changes the effect from the original color of an object. Therefore, with a thorough knowledge about colors, one can maximize the work just by making use of the available color aspect as part of the art work. 

  17. POLITIK IDENTITAS DALAM KONSTUKSI IDENTITAS ETNIK MANDAR SEBAGAI UPAYA REINVENTION OF IDENTITY (STUDI KUALITATIF KOMUNITAS MANDAR DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS ETNIKNYA)

    OpenAIRE

    Sukri Tamma; Gustiana A. Kambo

    2008-01-01

    ABSTRAK EKOSOSBUDKUM 2010 Penelitian ini diarahkan untuk memahami kompleksitas dinamika politik lokal yang berlatarbelakang identitas dan etnisitas. Dinamika ini terjadi di wilayah etnik Mandar sebagai refresentasi dari Sulawesi Barat. Masalah penelitian yang dikemukakan, pertama, bagaimanakah etnik Mandar mempertahankan identitasnya yang telah dikonstruksikan? Apakah identitas tersebut dapat memperkuatmodal social etnik Mandar sebagai komunitas yang kuat? Kedua, Apakah pemaknaan dan pener...

  18. Kandungan Pati Resisten, Amilosa, Dan Amilopektin Snack Bar Sorgum Sebagai Alternatif Makanan Selingan Bagi Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2

    OpenAIRE

    Fathurrizqiah, Ratna; Panunggal, Binar

    2015-01-01

    Latar Belakang: Hiperglikemia pada penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 tidak terkontrol menyebabkan komplikasi penyakit, sehingga perlu pengaturan diet untuk mengontrol gula darah. Sorgum mengandung pati resisten, amilosa, dan amilopektin yang dapat menghambat kenaikan gula darah sehingga pembuatan sorgum sebagai snack bar dapat dijadikan sebagai alternatif makanan selingan penderita Diabetes Mellitus Tipe 2.Tujuan: Menganalisis kandungan pati resisten, amilosa, amilopektin, dan tingkat peneri...

  19. Efektivitas Website Sebagai Media E-Government dalam Meningkatkan Pelayanan Elektronik Pemerintah Daerah (Studi Pada Website Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santy Nurina Aprilia

    2014-10-01

    Full Text Available Latar Belakang Penelitian ini adalah semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, pemerintah dituntut untuk lebih meningkatkan kinerja pelayanan public khususnya pelayanan publik berupa layanan elektronik atau e-service, khususnya dalam hal ini adalah website, dimana website pemerintah daerah diharapkan dapat menjadi media e-government sebagai sarana interaksi antara pemerintah dengan masyarakat maupun mempermudah layanan elektronik. Penulisan Tesis dengan judul “Efektivitas Website Sebagai Media E-government dalam Meningkatkan Pelayanan Elektronik Pemerintah Daerah (Studi Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang” merupakan sebuah studi dimana dalam penelitian ini diharapkan dapat mengetahui seberapa efektif website pemerintah daerah sebagai media e-government. Tujuan Penelitian ini adalah: Untuk menjelaskan dan menganalisis efektivitas website sebagai media e-government dalam meningkatkan pelayanan elektronik pemerintah daerah di Kabupaten Jombang; Untuk menjelaskan dan menganalisis faktor pendukung efektivitas website sebagai media e-government dalam meningkatkan pelayanan elektronik pemerintah daerah di Kabupaten Jombang; Untuk menjelaskan dan menganalisis faktor penghambat efektivitas website sebagai media e-government dalam meningkatkan pelayanan elektronik pemerintah daerah di Kabupaten Jombang. Hasil temuan di lapangan menunjukkan bahwa website Pemerintah Kabupaten Jombang telah efektif sebagai media pemberi informasi kepada masyarakat, namun belum efektif sebagai media dalam memberikan pelayanan publik secara elektronik (e-service seperti mendownload blangko, formulir, dll. Kata kunci: Efektivitas, E-government, E-service, Media, Teknologi Informasi, Website

  20. ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI DENITRIFIKASI SEBAGAI AGEN BIOREMEDIASI NITROGEN ANORGANIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khairul Syahputra

    2011-08-01

    Full Text Available Denitrifikasi merupakan salah satu proses utama yang mengurangi kandungan senyawa nitrogen anorganik di lingkungan. Proses ini dapat digunakan untuk mengatasi kelebihan senyawa nitrogen anorganik yang tinggi di kolam budidaya perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi isolat bakteri denitrifikasi sebagai agen bioremediasi senyawa nitrogen anorganik. Sebanyak 21 isolat bakteri pereduksi nitrat berhasil diisolasi dari medium pengkayaan dengan konsentrasi nitrat 100 µM dan 1500 µM. Sebanyak 6 isolat merupakan kelompok bakteri denitrifikasi (fermentatif negatif dan 15 isolat termasuk kelompok bakteri fermentatif. Berdasarkan hasil seleksi didapatkan isolat HNF5 dan LNF mempunyai kemampuan reduksi nitrat yang tinggi. Aktivitas reduksi nitrat terjadi dari awal inkubasi, di mana aktivitas paling cepat terjadi pada fase eksponensial pertumbuhan bakteri. Isolat HNF5 dan LNF memiliki kecepatan maksimum reduksi nitrat (Vmaks 0,17 mM.h-1 dan 0,16 mM.h-1 dengan nilai konstanta Michaelis-Menten (Km 0,40 mM dan 0,28 mM. Identifikasi dengan sekuen 16S-rRNA memperlihatkan bahwa isolat HNF5 dan LNF mempunyai kemiripan dengan Pseudomonas aeruginosa.

  1. STRUKTUR PROTEOMIK VIRUS DENGUE DAN MANFAATNYA SEBAGAI TARGET ANTIVIRUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novia Rachmayanti

    2014-09-01

    Full Text Available AbstrakVirus dengue (DENV telah menyebabkan sekitar 50 juta kasus infeksi demam berdarah setiap tahunnya, akan tetapi hingga saat ini belum terdapat vaksin maupun antivirus yang mampu mencegah atau mengobati penyakit tersebut. Selama pengembangan vaksin dan antivirus, diperoleh berbagai informasi tentang struktur protein DENV yang dapat dimanfaatkan sebagai target obat. Makalah membahas tentang struktur proteomik pada DENV, yaitu glikoprotein pada envelope, NS3 protease, NS3 helikase, NS5 metiltransferase, dan NS5 RNA-dependent RNA polimerase.AbstractDengue virus (DENV has caused over 50 millions infection every year. However, to date neither vaccine nor medicine could be used to prevent or cure the illness. During researches in finding the vaccine or antiviral for DENV, information on DENV protein structure has been obtained which is potentially used as drug target. This paper disscuss DENV proteomic structure that consist of envelope glicoprotein, NS3 protease, NS3 helicase, NS5 methyl-transferase, and NS5 RNA-dependent RNA polymerase.

  2. Sensor Asam Nukleat Sebagai Aktivator Imunitas Intrinsik Terhadap Patogen Intraseluler

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usmar Usmar

    2017-12-01

    Full Text Available Vertebrata, termasuk manusia, dilengkapi dengan sistem imun alamiah dan sistem imun adaptif yang saling bekerjasama untuk melindungi tubuh dari material berbahaya, termasuk berbagai patogen dan sel-sel kanker. Kedua sistem imun tersebut secara rutin melakukan pengecekan terhadap beragam material yang ada di dalam tubuh. Salah satu cara yang digunakan oleh sistem imun dalam melaksanakan tugasnya adalah melalui pengaktifan sensor asam nukleat yang berfungsi untuk memberikan informasi keberadaan DNA atau RNA asing maupun kemungkinan adanya salinan DNA inang di sitoplasma atau lokasi lain yang tidak semestinya. Ketika genom patogen terdeteksi oleh sensor-sensor tersebut, selanjutnya efektor sistem imun akan diaktivasi melalui serangkaian proses dan berakhir dengan eradikasi asam nukleat target atau bahkan induksi apoptosis sel yang bersangkutan. Beberapa sensor asam nukleat yang telah ditemukan antara lain adalah Toll-like receptor (TLR, RIG-I-like receptors (RLRs, cyclic GMP-AMP synthase (cGAS, dan interferon-γ-inducible protein 16 (IFI16. Namun, sejumlah patogen telah memiliki mekanisme untuk menghindari sensor-sensor tersebut sehingga infeksi tetap dapat terjadi. Dengan demikian, berbagai penelitian untuk meningkatkan pengetahuan tentang bagaimana sensor asam nukleat bekerja sebagai salah satu respon imun intraseluler serta mekanisme terbentuknya resistensi patogen terhadap deteksi sensor tersebut sangat penting untuk didorong. Hal ini akan memberikan wawasan baru dalam pengembangan berbagai sediaan farmasi terkait seperti vaksin dan antimikroba intraseluler.

  3. TAX PLANNING : SEBUAH PENGANTAR SEBAGAI ALTERNATIF MEMINIMALKAN PAJAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yenni Mangoting

    1999-01-01

    Full Text Available It is not public's secret anymore, that if there are some efforts from tax payers, not only individual but also business entity to manage the amount of taxes that they have to be pay to the government. For them the taxes are cost, therefore they need to make some initiative or strategies to minimize the taxes liabilities in order to reach the optimal of the income after taxes. Generally, the strategies that have been done in a tax planning are considered taking advantages of the "holes" in tax regulation. That is why tax planning is not against the law. Abstract in Bahasa Indonesia : Bukan merupakan rahasia umum lagi, jika ada usaha-usaha yang dilakukan oleh wajib pajak, baik itu pribadi maupun wajib pajak badan untuk mengatur jumlah pajak yang harus dibayar. Bagi mereka pajak dianggap sebagai biaya, sehingga perlu dilakukan usaha-usaha atau strategi-strategi tertentu untuk menguranginya. Usaha-usaha atau strategi-strategi yang dilakukan merupakan bagian dari tax planning. Tujuan yang diharapkan dengan adanya tax planning ini adalah meminimalkan pajak terutang untuk mencapai laba sebelum pajak yang optimal. Biasanya startegi-strategi yang dilakukan dalam tax planning ini lebih pada memanfaatkan celah-celah atau lubang-lubang yang terdapat dalam undang-undang perpajakan. Oleh karena itu tax planning ini pada dasarnya tidak bertentangan dengan undang-undang. Kata kunci : taxes, tax planning, tax evasion, tax avoidance, biaya fiskal

  4. STRUKTUR RANGKA RUANG BAJA SEBAGAI PENDUKUNG LANTAI ATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Huthudi Huthudi

    2005-01-01

    Full Text Available A one level space, which lies between two buildings of two levels. This one level room, has to be designed to be two levels. The function of this one level, a space of 12 x 12 square meters, is a boxing training hall. This building is a part off sports facilities buildings in the Pajajaran street of Bandung. The budget for the development is very low, so it needs to minimise the expenses. The abstackle for this development are for example : the existing walls, and foundation must not be changed. Especially the roof, which will be elevated to the upper floor. And last but not least the time limit of construction is fixed at maximum 3 months, or 12 weeks only. The structure of this first level, must gives the impression of being light, but solid. Abstract in Bahasa Indonesia : Sebuah ruang berlantai satu yang terletak bersebelahan dengan bangunan 2 lantai, harus ditingkatkan menjadi 2 lantai. Bangunan satu lantai ini berfungsi sebagai ruang latih tinju yang berukuran 12 x 12 meter, dan merupakan sebagian ruang suatu komplek olah raga di jalan Pajajaran Bandung. Biaya pembangunan amatlah kecil, hingga memerlukan penghematan secara maksimal. Beberapa kendala dalam penambahan ruang terdapat di sini misalnya, dinding diusahakan tidak dibongkar apalagi pondasi, terutama rangka atap akan dipakai kembali. Dan yang terutama adalah waktu pembangunan disediakan sebanyak 3 bulan atau 12 minggu. Kesan fisik ruang bawah harus ringan , namun kokoh serta kuat. Kata kunci: pendukung lantai, struktur rangka ruang, estetika, kokoh dan kuat.

  5. Rancang Bangun Sistem Pilkades Menggunakan Teknologi Smart Card Sebagai Kartu Pemilih

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Putu Indra Permana

    2016-08-01

    Full Text Available Pemilihan Kepala Desa (Pilkades merupakan proses yang tidak terpisahkan dari Negara Indonesia sebagai negara demokrasi. Pilkades saat ini masih menggunakan sistem pemungutan suara (voting secara konvensional, menggunakan media kertas untuk melakukan proses pemilihan. Pelaksanaan sistem voting konvensional tersebut mempunyai banyak kelemahan seperti menghitung hasil voting relatif lebih lama dan menggunakan perhitungan manual. Perkembangan dan kemajuan teknologi informasi saat ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan voting Pilkades secara lebih baik yang menjadi solusi cerdas akan kemajuan teknologi yang dapat menggantikan sistem voting konvensional, yaitu dengan media sistem elektronik voting (e-voting menggunakan teknologi smart card sebagai kartu pemilih. Sistem dikemas dalam bentuk aplikasi yang dipasang/di-install pada komputer dan reader/writer tools sebagai media untuk membaca/menulis pada smart card. Sistem e-voting Pilkades dengan teknologi smart card telah berhasil dijalankan dan menghasilkan dashboard hasil voting Pilkades dengan menunjukkan jumlah voting dalam bentuk angka, persentase (%, grafik dan diagram.

  6. Aplikasi Campuran Alginat Dari Sargassum Crassifolium Dan Gum Sebagai Pengental Textile Printing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Subaryono Subaryono

    2015-12-01

    Full Text Available Penelitian aplikasi campuran alginat dari Sargassum crassifolium dan gum untuk meningkatkan viskositas alginat sebagai pengental pada textile printing telah dilakukan. Viskositas campuran alginat dengan guar gum, gum arab, dan locust bean gum diamati pada penyimpanan selama 8 jam. Produk terbaik diujikan sebagai pengental pada textile printing. Campuran alginat dengan guar gum pada perbandingan 90:10 dan 80:20 meningkatkan viskositas dan stabilitas alginat selama penyimpanan. Campuran alginat dengan gum arab dan locust bean gum akan menurunkan viskositas alginat sehingga tidak sesuai untuk aplikasi textile printing. Aplikasi campuran alginat dengan guar gum 90:10 dan 80:20 sebagai pengental pada tekstil printing menghasilkan produk akhir yang setara dengan pengental komersial manutex.

  7. Komodifikasi Seni Lukis Wayang Kamasan Sebagai Produk Industri Kreatif Penunjang Pariwisata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Mudana

    2017-06-01

    Full Text Available Komodifikasi merupakan proses yang tidak hanya berhubungan dengan bagaimana produksi menjadi produk massa, tetapi juga berhubungan bagaimana produk tersebut dapat didistribusikan ke pasar untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Seni lukis wayang Kamasan merupakan fenomena komodifikasi dan industri kreatif yang menarik untuk dikaji secara kritis dengan pendekatan culture studies untuk mengetahui keinginan pariwisata. Sebagai alat analisis digunakan teori teori komodifikasi. Metode yang digunakan mengkaji penelitan komodifikasi adalah metode kritis yang bersifat emansipatoris, melibatkan pelukis,dan pelaku bisnis (industri pariwisata. Hasil penelitian ini; (1 produksi seni lukis wayang Kamasan sudah terjadi pengkaburan makna dari makna simbolik menjadi makna ekonomi, keos (brecolage, dan menjadi produksi massa, (2 distribusi seni lukis wayang Kamasan di pasar sangat dinamis, selain untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal tetapi juga pasar global berupa produk kreatif. (3 konsumsi seni lukis wayang Kamasan tidak hanya oleh masyarakat lokal sebagai persembahan, tetapi juga oleh pariwisata sebagai souvenir

  8. Nilai Kalor Bakar Limbah Padat (HuWAC Sebagai Bahan Bakar Alternatif dalam Produksi Batu Bata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soeparjono Soeparjono

    2009-02-01

    Full Text Available Menipisnya persediaan minyak bumi dan sulitnya mendapatkan kayu bakar dengan harga murah sebagai bahan bakar untuk kalangan industri kecil produksi batu bata, diperlukan adanya pemikiran mencari bahan bakar alternatif dan murah. Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai kalor bakar limbah HuWAC sebagai bahan bakar alternatif untuk produksi batu merah. Sasarannya limbah HuWAC pabrik monosodium glutamat AJINOMOTO Mojokerto dengan sampel acak yang dikeringkan panas matahari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif rancangan deskriptif. Unsur-unsur yang terbakar dalam sampel dilakukan koreksi. Pengambilan data dilakukan secara langsung dengan alat Kalorimeter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kalor bakar yang dihitung dengan formula Dulong, LVH = 2614 kcal/kg dan HHV = 2745 kcal/kg, sedangkan dari alat Kalorimeter Hgr = 2728 kcal/kg. Hal ini menunjukkan bahwa HuWAC dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif di kalangan industri kecil produksi batu bata.

  9. RANCANG BANGUN APLIKASI PEMETAAN COVERAGE AREA BERBASIS WEB RESPONSIVE SEBAGAI ALAT SIMULASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN TOWER TELEKOMUNIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Andika Virgunzena

    2014-12-01

    Full Text Available Net Act Planner digunakan dalam perencanaan pembangunan BTS, namun kurang efisien jika dijadikansebagai media pembelajaran karena berlisensi/berbayar. Penelitian ini membahas implementasi library Google MapsAPI sebagai aplikasi pemetaan perencanaan coverage area BTS dan implementasinya sebagai media pembelajaran.Hasil pengujian menunjukkan hasil perhitungan aplikasi sama dengan hasil perhitungan manual, namun berbeda0,05% dari data hasil perencanaan Net Act Planner v6.00 karena perbedaan parameter yang digunakan aplikasidalam perhitungan. Sedangkan hasil perbandingan dengan data hasil drive test diperoleh 89,55% titik berada didalam hasil perencanaan dan 10,45% berada di luar perencanaan yang berarti hasil perencanaan aplikasi masih dapatditerima untuk direalisasikan. Penelitian ini juga menghasilkan aplikasi yang menyediakan fitur untuk memodifikasiformula perhitungan dan 4 modul sebagai media pembelajaran.

  10. Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Profitabilitas Pt. Telkom Tbk Sebagai Pemenang Csr Award 2008

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novita Ekasari

    2012-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh CSR terhadap profitabilitas PT.TELKOM Tbk yang memperoleh penganugerahan CSR Award 2008. Penelitian ini menggunakan CSR Disclosure Indeks (CSRI dengan indikator GRI (Global Reporting Initiative sebagai variabel independen serta tiga variabel dependen profitabilitas perusahaan yang terdiri dari ROA, ROE, dan EPS. Hasil penelitian ini membuktikan penerapan CSR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA dan EPS, namun penerapan CSR berpengaruh secara signifikan terhadap ROE. Hal ini dapat dikarenakan krisis ekonomi global yang terjadi pada tahun 2008 sehingga hasil penelitian ini kurang efektif dan mayoritas investor berorientasi pada kinerja jangka pendek jadi belum mulai menjadikan informasi CSR perusahaan sebagai salah satu tolok ukur dalam investasi.

  11. Redefinisi Kaum Paderi Melalui Metodologi Genealogis Foucauldian Sebagai Rekonsiliasi Etnis Minangkabau-Batak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfi Arifian

    2016-11-01

    Full Text Available Redefinisi Kaum Paderi merupakan konsep pendefinisian Kaum Paderi berdasarkan metodologi genealogis yang menulis sejarah berdasarkan kerangka kekinian. Definisi ini berbeda dari definisi Kaum Paderi dalam pandangan sejarah umum. Redefinisi ini dimaksudkan untuk memetakan gerakan Paderi berdasarkan konsep kekuasaan berbasis keamiran melalui gelar Tuanku Imam Bonjol merujuk kerangka kekuasaan nagari (balad-dalam pemahaman imamah. Tujuan pemetaan gerakan Paderi adalah membuktikan (secara teori bahwa ada dikotomi di tubuh Paderi sebagai gerakan pemurni Islam serta yang bersifat radikal. Dikotomi inilah yang digunakan sebagai dalih untuk membangun wacana rekonsiliasi antara etnis Minangkabau-Batak lantaran konflik masa lalu "Perang Paderi" jilid I.

  12. Asap Cair Sabut Kelapa sebagai Repelan Bagi Hama Padi Walang Sangit (Leptocorisa oratorius

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rachmat S. Santoso

    2016-05-01

    Full Text Available Asap cair sabut kelapa berpotensi sebagai repelan terhadap hama padi walang sangit (Leptocorisa oratorius Corixa Acuta Thumb. Asap cair ini diperoleh melalui pirolisis dari bahan yang banyak mengandung biomasa yaitu hemi selulosa, selulosa dan lignin dimana dekomposisinya merupakan senyawa fenol dan asam serta turunannya. Hasil identifikasi asap cair ini ada 25 senyawa dan 3 senyawa dominan diantaranya asam palmitat, metal oleat, siklo tetraheksana, yang mampu bekerja aktif sebagai repelan terhadap walang sangit hingga dapat menekan populasi menuju arah nilai ambang ekonomi. Serta bersifat anti mikroba dan bacteria bagi hama dan penyakit tanaman.Kata kunci: Asap cair, Repelan, Walang sangit.

  13. AKTIVASI ZEOLIT ALAM SEBAGAI ADSORBEN PADA ALAT PENGERING BERSUHU RENDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laeli Kurniasari

    2012-04-01

    penggunaan zeolit sebagai adsorben uap air. Proses pengeringan dengan menggunakan zeolit sebagai adsorben ini memungkinkan operasi pengeringan dilakukan pada suhu rendah sehingga sesuai untuk bahan yang tidak tahan panas. Zeolit alam merupakan salah satu alternatif bahan adsorben. Akan tetapi zeolit ini harus diaktivasi terlebih dahulu untuk mendapatkan zeolit dengan kemampuan adsorpsi yang tinggi. Proses aktivasi pada zeolit akan merubah rasio Si/Al zeolit, polaritas serta afinitas zeolit terhadap air dan meningkatkan pori-pori zeolit Adsorpsi zeolit alam dilakukan dengan dua cara yaitu dengan NaOH dan dengan panas. Pada aktivasi dengan NaOH, zeolit dicampur dengan NaOH 0,5-2N selama 2 jam pada suhu 60-900C. Sementara pada aktivasi fisis, zeolit dipanaskan pada 200-5000C selama 2-5 jam. Untuk mengetahui perubahan struktur pori zeolit maka dilakukan analisa SEM dan untuk mengetahui kemampuan adsorpsi zeolit maka dilakukan analisa daya adsorpsi zeolit terhadap uap air pada berbagai suhu dan berbagai kelembaban relatif. Hasil menujukkan bahwa pada aktivasi dengan NaOH diperoleh kondisi aktivasi terbaik adalah NaOH 1N pada pemanasan 700C dengan daya adsorpsi 0,171 gr uap air/gr adsorben. Sementara untuk aktivasi dengan panas, kondisi aktivasi terbaik adalah pemanasan 3000C selama 3 jam dengan daya adsorpsi 0,137 gr uap air/gr adsorben.

  14. PEMANFAATAN TEPUNG SINGKONG SEBAGAI SUBSTITUSI TERIGU UNTUK VARIASI CAKE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Risa Panti Ariani

    2016-08-01

    Full Text Available Abstrak Tujuan penelitian ini untuk memperoleh variasi cake dari tepung singkong dengan mensubstitusi terigu. Karena terigu merupakan produk impor olahan dari gandum, sebagai usaha mendukung peningkatan ketahanan pangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental semu di laboratorium karena keterbatasan untuk mengontrol semua variabel yang relevan. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi untuk memperoleh data uji kualitas dari panelis terlatih, sedangkan data uji selera diperoleh dari masyarakat umum untuk mengetahui keberterimaan variasi cake singkong. Analisis data penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian memperoleh kualitas cake singkong pada kriteria yang sempurna pada, (a pound cake dengan substitusi 80% bahan utama, (b roll cake dengan substitusi 100% bahan utama, tetapi kualitas tekstur terendah, (c chiffon cake dengan substitusi 100% bahan utama, serta pengembangan (volume maksimal, (d bolu kukus dengan substitusi 80% bahan utama, tetapi kualitas aroma terendah, (e sponge cake dengan substitusi 80% bahan utama, tetapi semua kriteria terendah, (f brownies dengan substitusi 100% bahan utama, serta semua kriteria tertinggi, (g fruit cake menggunakan buah-buahan lokal dengan substitusi 100% bahan utama, serta semua kriteria tertinggi, dan (g rainbow cake dengan substitusi 100% bahan utama, tetapi kualitas tekstur terendah. Secara umum keberterimaan masyarakat sangat menyukai variasi cake singkong, tetapi sponge cake dan rainbow cake memperoleh keberterimaan terendah. Dengan demikian 8 jenis cake dapat menggunakan tepung singkong sebagai substitusi terigu untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan. Kata kunci: tepung singkong, variasi cake, substitusi terigu Abstract The purpose of this study to obtain a cake variation of substituting wheat with cassava flour. Because wheat is imported products processed from wheat, in an effort to support increased food security. This study uses a

  15. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CERITA RAKYAT SEBAGAI PENUMBUHAN KARAKTER SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kusmayadi Kusmayadi

    2017-07-01

    Full Text Available This study was aimed to test feasibility multimedia appreciation folklore charged character education for student junior grade VII. The approach that was undertaken use qualitative and quantitative reseach. Subject pilot this reseach is one expert learning, one person media expert learning, practitioner, 5 (six student on trial small group, and 30 (thirty student on trial a large group. The trial court implemented in Junior High School 1 Praya Lombok Middle east. The data was undertaken through observation, charging chief, and guide documentation. Analysis quantitative data done by counting the percentage feasibility the product of the people of learning, media experts, practitioner, the results of the small group and results of the test a large group. The results of data qualitative presented in the form of exposure to. The research results show multimedia learning on all the step of experiment try is at the percentage very reasonable to be used as a media learning. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan multimedia apresiasi cerita rakyat bermuatan pendidikan karakter untuk siswa SMP Kelas VII. Pendekatan yang dilakukan menggunakan kualitatif dan kuantitatif. Subjek uji coba penelitian ini adalah satu orang ahli pembelajaran, satu orang ahli media pembelajaran, satu orang praktisi, enam siswa pada uji coba kelompok kecil, dan tiga puluh siswa pada uji coba kelompok besar. Uji coba lapangan dilaksanakan di SMPN 1 Praya Timur Lombok Tengah. Pengambilan data dilakukan melalui observasi, pengisian angket, dan panduan dokumentasi. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menghitung persentase kelayakan produk dari ahli pembelajaran, ahli media, praktisi, hasil uji kelompok kecil dan hasil uji kelompok besar. Hasil data kualitatif disajikan dalam bentuk paparan. Hasil penelitian menunjukkan multimedia pembelajaran pada semua tahap uji coba berada pada persentase sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.

  16. Rekonstruksi definisi Sunnah sebagai pijakan kontekstualitas pemahaman Hadits

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nasrulloh Nasrulloh

    2014-07-01

    Full Text Available Canonization of sunnah into hadith massively appears to deal with extremismand arbitrary interpretations that have been critical to the sunnah of the Prophet.It marks the end of the interpretation process of the sunnah, including ‘theliving sunnah’ because it was freely appreciated and interpreted by others andsubsequently was turned into a verbal form. At this stage comes the new movementpioneered by Imam Shafi’i who spread the dogma that the required one is thesunnah of the Prophet. The sunnah that has validity as a source of Islamiclaw is the provable one through verbal transmission mechanism (hadith. Thehistorical point of view shows difference, intersection and similarity between thehadith and sunnah. Tracing both the meaning of hadith and sunnah in depthwill change the mindset of understanding the hadith and sunnah.Kanonisasi sunnah ke dalam bentuk hadits muncul dalam skala besar untukmenghadapi ekstrimisme dan penafsiran sewenang-wenang yang sudah gawatterhadap sunnah Nabi. Ini menandai berakhirnya proses penafsiran terhadapsunnah Nabi, termasuk ‘sunnah yang hidup’ karena sunnah Nabi yang semulabebas dipahami dan ditafsirkan oleh generasi sahabat dan setelahnya sudahberubah bentuk menjadi verbal. Pada tahap ini muncullah gerakan baruyang dipelopori oleh Imam Syafi’i yang menyebarkan dogma bahwa sunnahyang harus dipegang adalah sunnah yang berasal dari Nabi. Sunnah yangmemiliki keabsahan sebagai sumber hukum islam adalah sunnah yang dapatdibuktikan berasal dari Nabi melalui mekanisme transmisi verbal (hadits.Dengan pendekatan sejarah, diketahui adanya perbedaan dan persinggunganserta kesamaan antara hadits dan sunnah. Dengan menelusuri kedua maknahadits dan sunnah secara mendalam akan merubah pola pikir pemahamanterhadap hadits dan sunnah.

  17. PENGGUNAAN RUMPUT LAUT SEBAGAI STABILIZER ES KRIM SUSU SARI KEDELAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aviani Violisa

    2013-07-01

    Full Text Available The used of seaweed as stabilizing agent on the soymilk-based ice cream. The purpose of this study is to investigate the chemical, physical and organoleptic characteristics of soymilk-based ice cream, in which seaweed is used as a stabilizing agent. The results of this study showed that soymilk-based ice cream with seaweed at the concen­tration of 0.5% have the highest fat and protein contents, viscosity, and the longest melt-down rate. Ice cream with the concentration of 0.4% had the highest solid level, while the concentration of 0.3% produced the highest overrun of ice cream. For the hedonic-quality parameter, ice cream with the concentration of 0.5% had the highest of aroma score and soft texture, while at the concentra­tion of 0.3% had the highest sweet flavor. For the hedonic parameter, ice cream with the con­cen­tra­tion of 0.4% had the highest aroma and sweet flavor preference. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sifat kimia, fisik, dan organoleptik es krim susu sari kedelai dengan rumput laut sebagai stabilizer. Hasil penelitian me­nunjukkan bahwa es krim susu sari kedelai dengan stabilizer rumput laut konsentrasi 0,5% memiliki kadar lemak tertinggi, kadar protein tertinggi, viskositas tertinggi, dan waktu meleleh paling lama. Es krim padatan tertinggi diperoleh dari stabilizer kon­sentrasi 0,4%. Overrun tertinggi terdapat pada es krim dengan stabilizer konsentrasi 0,3%. Hasil uji mutu hedonik, es krim dengan stabilizer konsentrasi 0,5% menghasil­kan aroma tertinggi dan tekstur paling lembut, sedangkan es krim dengan stabilizer 0,3% menghasilkan rasa termanis. Hasil uji hedonik, es krim dengan stabilizer kon­sen­trasi 0,4% memiliki nilai kesukaan aroma tertinggi dan kesukaan rasa tertinggi.

  18. Peningkatan Aktualisasi Diri Sebagai Dampak Layanan Penguasaan Konten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widayanti Widayanti

    2014-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi atau temuan empiris tentang meningkatkan aktualisasi diri melalui layanan penguasaan konten pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lebaksiu Tegal. Populasinya adalah seluruh  kelas VII SMP Negeri 2 Lebaksiu Tegal yang berjumlah 286 siswa dan sampel yang berjumlah 28 siswa menggunakan purposeive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala aktualisasi diri. Instrumen tersebut telah diujicobakan untuk digunakan dalam penelitian menggunakan validitas dengan rumus product moment oleh Pearson dan reabilitas instrument dengan rumus Alpha. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif persentase dan Uji t ( t-test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan aktualisasi diri melalui layanan penguasaan konten, dengan nilai thitung = 17,960 > ttabel = 2,052. Simpulan dari penelitian ini yakni aktualisasi diri dapat ditingkatkan melalui layanan penguasaan konten. Oleh karena itu, diharapkan guru pembimbing dapat lebih mengintensifkan layanan penguasaan konten kepada siswa sebagai strategi alternatif untuk membantu siswa meningkatkan aktualisasi diri. The aim for this research was to get information or empirical finding about increasing effect of self actualization as the result of content mastery. Population of this study was 7 grade students of the VII class in SMP Negeri 2 Lebaksiu Tegal which consist of 286 students. 28 students was selected using purposive sampling technique. Data collection techniques using self actualization scale. The instrument has been tested for validity using Pearson product moment and reliability of the instrument with alpha formula. Data analysis used pearson product moment, descriptive percentage, and t-test. The result showed there was increasment of self actualization through mastery of content service with tcount = 17,960> ttable = 2,052. From this reasearch it can be concluded that self actualization could be increased through mastery of

  19. MODEL PEMBERDAYAAN KELEMBAGAAN LOKAL SEBAGAI WAHANA PENDIDIKAN PENGEMBANGAN USAHA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukidjo .

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak: Model Pemberdayaan Kelembagaan Lokal Sebagai Wahana Pendidikan Pengembangan Usaha. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui : (1 permasalahan yang dihadapi kelompok usaha warga miskin dalam mengembangkan usaha; (2 kegiatan pemberdayaan yang dilakukan Tim Konsultan Manajemen Wilayah (KMW terhadap lembaga lokal; (3 kegiatan pemberdayaan yang dilakukan lembaga lokal terhadap kelompok usaha dalam mengembangkan usaha. Penelitian ini merupakan R&D, dilakukan di Provinsi Yogyakarta. Penentuan sampel dilakukan secara random. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, interview dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisis data digunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data diperoleh simpulan : (1 permasalahan utama yang dihadapi kelompok usaha warga miskin adalah kekurangan modal kerja, bahan baku dan pemasaran; (2 Kegiatan pemberdayaan yang dilakukan Tim KMW kepada lembaga lokal berupa pelatihan dan pendampingan; (3 kegiatan pemberdayaan yang dilakukan lembaga lokal terhadap kelompok usaha berupa pelatihan, bimbingan, pendampingan melalui program pinjaman bergulir, pelatihan keterampilan dan pembangunan permukiman dan lingkungan. Kata Kunci: pemberdayaan dan pengembangan usaha Abstract : Local Institutional Empowerment Model As A Educational for Bisnis Development. The objective of this study were to identify : (1 the problem facing the poor in developing their business; (2 empowerment activities that was undertaken by Regional Management Consultant Team towards local institution; (3 empowerment activities that was undertaken by local institution toward business groups in order to developing their business activity. This study was R & D, and undertaken in Yogyakarta Province. Samples were randomly selected. Data were obtained through questionnaire, interview, and documentation. Data analysis used descriptive qualitative analysis. Conclusion of this study were : (1 the main problem faced by business group of the poor is lack

  20. PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN SISWA SEBAGAI NASABAH PADA BANK MINI SMK SMART AKUNTANSI DI SMK NEGERI 3 JEPARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Sartika

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan siswa sebagai nasabah Bank Mini SMK Smart Akuntansi di SMK Negeri 3 Jepara secara simultan mapun parsial . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X - XI tahun 2012/2013 SMK Negeri 3 Jepara yang terdaftar sebagai nasabah per 31 Desember 2012 sebanyak 157 siswa . Pengambilan sampel dilakukan se cara undian dengan metode proportional random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 112 siswa. Metode pengambilan data menggunakan angket. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil pen elitian, kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan siswa sebagai nasabah secara simultan . Secara parsial, v ariabel bukti fisik (tangible berpengaruh terhadap kepuasan siswa sebagai nasabah sebesar 4,0%, variabel jaminan ( assurance berpengaruh terhadap kepuasan siswa sebagai nasabah sebesar 6,15% dan empati ( emphaty berpengaruh terhadap kepuasan siswa sebagai nasabah sebesar 11,29%. Sedangkan variabel keandalan dan daya tangkap tidak berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan siwa sebagai nasabah Bank Mini Smart Akuntansi

  1. PEMANFAATAN SENYAWA BIOAKTIF DARI EKSTRAK KULIT BATANG Artocarpus sp SEBAGAI INHIBITOR TIROSINASE PADA PIGMENTASI KULIT

    OpenAIRE

    Florentina Maria Titin Supriyanti

    2009-01-01

    Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan senyawa bioaktif dari ekstrak kulit batang Artocarpus sp sebagai inhibitor tirosinase pada pigmentasi kulit. Pada penelitian ini digunakan tiga jenis Artocarpus, yaitu A. heterophyllus (nangka), A. altilis (sukun) dan A. communis (kluwih). Kajian difokuskan pada penentuan jenis Artocarpus apakah yang potensial dalam menginhibisi reaksi tirosinase, serta pelarut organik apakah yang mampu mengekstrak senyawa bioaktif tersebut secara optimum. Metode...

  2. Analisa Pengaruh Service Quality Terhadap Customer Loyalty Dengan Customer Satisfaction Sebagai Variabel Intervening Pada Salon Madass

    OpenAIRE

    Surianto, Allan Richardo

    2017-01-01

    Penelitian membahas pengaruh service quality terhadap customer loyatly dengan customer satisfaction sebagai variabel intervening di Salon Madass Surabaya. Sampel penelitian ini berjumlah 100 responden pelanggan Salon Madass yang sudah pernah melakukan transaksi lebih dari 3 kali. Pengukuran dilakukan dari variabel service quality (X1) dengan indikator Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, Tangible, variabel customer satisfaction (Y1) dengan indikator Fulfillment, Pleasure, Ambivala...

  3. Kemungkinan Penerapan Preliminary Ruling Procedure sebagai Media Constitutional Complaint di Mahkamah Konstitusi

    OpenAIRE

    Arundhati, Gautama Budi

    2017-01-01

    Preliminary ruling procedure seperti yang diterapkan di Uni Eropa dapat menjadi metode alternatif dalam pelaksanaan constitutional complaint di Indonesia. Undang-Undang Dasar 1945 sebagai hukum tertinggi di Indonesia dikawal oleh lembaga yang bernama Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, dan dalam preliminary ruling procedure untuk pemberlakuan constitutional complaint maka dibutuhkan Peran Pengadilan Negeri dimana melalui preliminary ruling procedure tersebut dapat melakukan constitutional...

  4. KETERAMPILAN KOMUNIKASI KONSELING AYAT ALQUR’AN SEBAGAI SOLUSI ALTERNATIF PRAKTIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Rachman

    2017-07-01

    Full Text Available Tulisan ini akan membahas tentang keterampilan komunikasi konseling berbasis ayat Alqur’an sebagai solusi alternatif praktis dalam konseling sufistik. Selama ini dalam proses konseling terjadi hambatan komunikasi karena adanya kecemasan komunikasi disebabkan moral judgment antara konselor dengan konseli yang ditengarai karena adanya konseli menghindari memberi informasi yang bisa menimbulkan kritik, atau penilaian buruk terhadap pribadinya. Khusus tentang pelaksanaan konseling melalui pendekatan Islam dapat dilakukan dengan menggunakan ayat Alqur’an sebagai dasar pelaksanaan komunikasi konseling sufistik. Hasil dari pembahasan ini adalah sebagai berikut: 1 Gambaran dimensi ‘al-maqamat’ dan ‘al-ahwal’ dalam proses konseling merupakan dimensi manusia mencapai fitrah yang terdiri dari taubat, wara,’zuhud, sabar, qana’ah, ridha, tawakal, ikhlas, muqarabah, muraqabah, khawf dan rajā,’maḥabbah dan ma’rifah. Melalui pisau bedah analisis menggunakan model Skilled Helper yang digagas oleh Gerad Egan pada tataran tertentu dapat digunakan sebagai proses keterampilan komunikasi konseling berdimensi ‘al-maqamat’ dan ‘al-ahwal.’ 2 Keterampilan komunikasi konseling yang digunakan berdasarkan ayat Alqur’an  keterampilan komunikasi konseling sufistik untuk mencapai ‘al-maqamat’ dan ‘al-ahwal’ adalah surah Al-Furqaan ayat 63, An-Nisa ayat 46, Al-Baqarah ayat 155, An-Nahl ayat 125 dan Ali Imran ayat 159.

  5. KETERAMPILAN KOMUNIKASI KONSELING AYAT ALQUR’AN SEBAGAI SOLUSI ALTERNATIF PRAKTIS

    OpenAIRE

    Ali Rachman

    2017-01-01

    Tulisan ini akan membahas tentang keterampilan komunikasi konseling berbasis ayat Alqur’an sebagai solusi alternatif praktis dalam konseling sufistik. Selama ini dalam proses konseling terjadi hambatan komunikasi karena adanya kecemasan komunikasi disebabkan moral judgment antara konselor dengan konseli yang ditengarai karena adanya konseli menghindari memberi informasi yang bisa menimbulkan kritik, atau penilaian buruk terhadap pribadinya. Khusus tentang pelaksanaan konseling melalui pendeka...

  6. PEMANFAATAN TEPUNG KULIT UDANG SEBAGAI BAHAN PENGGANTI PAKAN JADI UNTUK PERTAMBAHAN BERAT ITIK PEDAGING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Trianto

    2017-04-01

    Full Text Available Itik sebagai penghasil daging di Indonesia, menurut data statistik tahun 2010 perannya masih rendah, yaitu hanya dapat memenuhi 44,75 % dari kebutuhan 14,3 ribu ton. Sementara itu, lim-bah kulit udang dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan bagi pakan itik. Penelitian ini ber-tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung kulit udang (dengan variasi 0 % sebagai kontrol, 10 %,12 % dan 14 % dalam pakan terhadap pertumbuhan berat itik pedaging. Pene-litian yang dilakukan di Dusun Jarakan, Desa Ceporan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Kla-ten ini adalah eksperimen semu dengan rancangan pre-test post-test with control group. Obyek penelitian yang digunakan adalah 60 ekor itik pedaging yang berumur 0-5 hari, sementara lim-bah kulit udang diperoleh dari rumah makan di Rawa Jimbung. Masing-masing campuran pakan diberikan kepada 15 ekor itik yang ditaruh dalam kandang yang berbeda, sebanyak 150 gr/ming-gu/ekor dengan frekuensi dua kali per hari. Data dianalisis menggunakan uji One Way Anava dengan α = 0,05. Hasil analisis menghasilkan nilai p lebih kecil dari 0,001 yang berarti bahwa perbedaan peningkatan berat itik di antara variasi pakan memang bermakna, sehingga dapat di-interpretasikan bahwa variasi konsentrasi tepung kulit udang sebagai bahan tambahan mem-pengaruhi berat itik pedaging. Dengan uji lanjutan LSD dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan 14 % tepung kulit udang di dalam pakan merupakan konsentrasi yang paling efektif

  7. Fabrikasi Kapal Fiberglass Sebagai Bahan Alternatif Pengganti Kapal Kayu Untuk Meningkatkan Produktifitas Nelayan Di Perairan Bengkalis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P Pardi

    2017-08-01

    Full Text Available Ketersediaan material kayu sebagai bahan baku kapal nelayan saat ini semakin menipis. Hal ini menjadi masalah yang serius bagi sebagian besar masyarakat kabupaten Bengkalis yang berprofesi sebagai nelayan. Oleh karena itu dalam penelitian ini memberikan solusi secara ilmiah untuk menggunakan bahan alternatif fiberglass sebagai bahan dasar fabrikasi kapal nelayan. Penelitian ini membahas tentang cara fabrikasi kapal fiberglass yang efektif dengan ukuran utama sebagai berikut : Lpp = 7,798m, B=1,575m, H=0,678m, T=0,4m dan Cb=0,449. Gambar desain yang digunakan untuk fabrikasi adalah gambar rencana garis (lines plan dan gambar rencana umum (general arrangement. Langkah awal proses fabrikasi adalah membuat cetakan positif menggunakan material kayu dan multiplek. Cetakan positif lambung kapal mengikuti bentuk body kapal disesuaikan dengan gambar rencana garis setiap station. Sebelum proses laminasi  dilakukan menggunakan material resin, serat glass (matt, woven roving(WR, katalis dan tepung aerosil cetakan diberi mirorglass untuk mempermudah pelepasan hasil cetakan. Ketebalan yang digunakan pada pembuatan lambung kapal ini adalah sekitar 6 mm atau 6 layer. Setelah lambung selesai dilaminasi kemudian dibuat gading (frame memanjang dan melintang sesuai dengan desain gambar general arrangement. Sekat dan bangunan atas dibuat bentuknya menggunakan multiplek 12 mm kemudian dilaminasi menggunakan fiberglass untuk memperkuat dan menghindari kerusakan karena faktor air laut.

  8. Kepuasan Mahasiswa Telkom University Dalam Pemanfaatan Situs Smb.telkomuniversity.ac.id Sebagai Media Informasi

    OpenAIRE

    Putra, Raditya Pratama; Putri, Yuliani Rachma

    2015-01-01

    Proses komunikasi saat ini semakin berkembang dengan memanfaatkan teknologi yang memadukan antara teknologi informasi dan teknologi komunikasi sehingga muncul istilah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Teknologi tersebut melahirkan sebuah sarana yaitu internet. Masyarakat menggunakan media, didasari oleh motif sebagai harapan khalayak ketika menggunakan media, dan kesenjangan kepuasan khalayak setelah menggunakan media. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motif informasi, motif iden...

  9. PENGEMBANGAN MESIN CNC VIRTUAL SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN CNC

    OpenAIRE

    Bambang Setyo Hari Purwoko

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan: (1) menghasilkan prototype tampilan lingkungan fisik sebuah mesin bubut CNC (Virtual Reality CNC) pada layar komputer yang dapat menerima masukan dan dioperasikan sebagaimana suatu mesin CNC dan (2) menguji keefektifan prototype mesin CNC Virtual tersebut sebagai media interaktif pembelajaran pemrograman CNC. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Obyek penelitian adalah rekayasa pemrograman dengan bahasa Visual Basic 6 guna menghasilkan mesin CNC Virtual....

  10. PENGGUNAAN EKSTRAK TEH HIJAU (Camellia sinensis) SEBAGAI PENGHAMBAT PEMBENTUKAN HISTAMIN PADA IKAN SEBELUM DIOLAH

    OpenAIRE

    Endang Sri Heruwati; Farida Ariyani; Radestya Triwibowo; Novalia Rachmawati; Irma Hermana

    2009-01-01

    Penelitian penggunaan ekstrak teh hijau (Camellia sinensis) sebagai penghambat pembentukan histamin pada ikan telah dilakukan. Ikan, terutama dari jenis skombroid, sangat rentan mengalami kerusakan karena terjadinya perubahan asam amino histidin yang terkandung dalam ikan menjadi senyawa histamin yang bersifat alergen, yang dikatalisasi oleh enzim histamin dekarboksilase (HDC). Teh hijau diketahui mengandung polifenol berupa senyawa epigalokatekingalat (EGCG) yang merupakan penghambat enzim H...

  11. KETERSEDIAAN HAYATI ZAT BESI, KANDUNGAN ZAT PEMICU DAN PENGHAMBAT PENYERAPAN ZAT BESI DALAM MAKANAN IBU HAMIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Saidin

    2012-11-01

    Full Text Available The iron content, iron bioavailability (in vitro method, enhancers and inhibitors of iron absorption were investigated in three different staple foods of diets in the district of Boyolali, Central Java. The results revealed that the average iron content of the diets based on rice, corn and cassava were 18.8 mg, 17.8 mg and 19.9 mg, respectively or equal to 34.3%, 32.0% and 35.0% of Recommended Dietary Allowances (RDA for Indonesia. The average vitamin C content of the diets based on rice, corn and cassava were 21.9 mg (31.3% RDA, 21.1 mg (30.1% RDA and 17.3 mg (24.7% RDA, respectively. The average of protein content of the diets based on rice, corn and cassava were 47.1 g (78.5% RDA, 50.0 g (83.3% RDA and 31.1 g (51.8% RDA, respectively. The average content of tannic acid and phytic acid as inhibitors of iron absorption in the diets based on rice, corn and cassava were (1154 mg and 261.5 mg; (980 mg and 342.7 mg and (838 mg and 341.5 mg, respectively. An addition of 100 mg of vitamin C or papaya fruit (250 mg into the diets, increased iron bioavailability up to 54.2%. Keywords: iron bioavailability, enhancer agent, inhibitor agent, in vitro.

  12. Potensi Tanaman Di Indonesia Sebagai Larvasida Alami Untuk Aedes aegypti

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoke Astriani

    2017-02-01

    merangkum dari beberapa hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelusuran pustaka diperoleh informasi bahwa 68% dari 25 jenis tanaman memiliki efektifitas yang tinggi LC50<750 ppm. Melati, Zodia dan Tembakau merupakan tanaman dengan efektifitas yang paling tinggi dibandingkan dengan yang lainnya dengan nilai LC50 yaitu 0,999 ppm, 1,94 ppm dan 1,94 ppm. Kedua puluh lima tanaman yang kami sajikan cocok dibudidayakan di wilayah Indonesia dengan iklim tropis sehingga masyarakat dapat dengan mudah membudidayakannya dan memanfaatkannya sebagai larvasida nabati.Kata Kunci: Larvasida alami, Aedes aegypti, LC50, dan minyak atsiri.

  13. PENDIDIKAN SEBAGAI TRADISI: KUMPULAN PENGALAMAN INTERSUBJEKTIF MASYARAKAT URBAN PINGGIRAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Fajar

    2014-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman intersubjektif masyarakaturban pinggiran tentang pendidikan formal. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pengalaman intersubjektif masyarakatmengenai pendidikan dipengaruhi oleh faktor ekonomi. Faktor ekonomiini membentuk kerangka acuan masyarakat tentang pendidikan sebagai berikut:pendidikan itu penting karena berkaitan dengan kondisi ekonomi anaknya di masayang akan datang; pengalaman pahit kehidupan ekonomi orangtua tidak inginterulang kembali pada anak-anak mereka; pendidikan dimaknai sebatas untukmendapatkan ijazah; pendidikan dianggap penting agar nantinya anak dapat bekerjadi pabrik. Kerangka acuan itu menjadi sebuah kenyataan objektif bagi orangtuagolongan ekonomi bawah, namun dalam pelaksanannya orangtua golonganbawah tidak sepenuhnya memberikan perhatian yang serius pada perkembanganpendidikan anaknya. Model moso borong kepada institusi pendidikan menjadi polahubungan orangtua dengan pendidikan. Ilmu bukan menjadi orientasi, yang lebihdiperhatikan orangtua adalah unsur kepatutan. Ketika usia anaknya telah mencapaiusia sekolah dasar (SD, maka ”sepantasnya” orangtua menyekolahkannya ke SD.Oleh karena itu menyekolahkan anak bagi orangtua merupakan sebuah tradisi. The aim of this study is for analyze intersubjective experiences the urban fringe society of formaleducation. This study used qualitative method. The results showed that: economic factorsinfluenced the experience of intersubjective for the education community. These economic factorsestablish the terms of reference of the educational community as follows: that educationis important because it relates to their economic conditions in the future; the economic livesof bitter experiences of parents do not want to happen again in their children; education isdefined to get a diploma; education is considered important that the child will be able to workin a factory. Frame of reference

  14. Uji Klinik Fase II Ramuan Jamu sebagai Pelindung Fungsi Hati

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    zuraida - zulkarnain

    2017-07-01

    Full Text Available AbstractThe human liver is susceptible to interference due to its complex function. The development ofhepatoprotective from jamu formula is still needed as to produce more effective, cheaper andsafer hepatoprotective. The result of previous study showed that the hepatoprotective from jamuformula was safe and efficacious. This phase 2 trial was conducted to evaluate the efficacy andsafety of hepatoprotective from jamu formula which consists of Curcuma longa rhizomes, Curcumaxanthorrhiza rhizomes, and Taraxacum officinale leaves. The design was open label randomizedclinical trial with silimarin as a comparison for 42 days intervention. Two hundreds of humansubjects participated in this study. The trial held in 2015 and involved 50 physician members ofSaintifikasi Jamu Network at several regencies in Indonesia. The parameters for assessing efficacywere SGPT, SGOT and as for safety were routine blood, urea, and creatinine. Clinical symptoms andpossible side effects were also observed. The results showed that the jamu formula can reduce theaverage value of SGPT and SGOT equal to silimarin. Jamu formula can relieve clinical symptomsarising from liver function disruption, and it is safe, it does not alter kidney function, hemoglobin,leukocyte count and platelet count in its use for 42 days.Keywords: hepatoprotective, Saintifikasi Jamu, Curcuma longa, Curcuma AbstrakHati mudah mengalami gangguan disebabkan fungsinya yang kompleks. Saat ini masih diperlukanpengembangan ramuan jamu untuk melindungi dan memperbaiki sel-sel hati (hepatoprotektor yanglebih efektif, murah dan aman. Hasil penelitian observasi klinik terdahulu menunjukkan bahwaformula jamu untuk hepatoprotektor aman dan berkhasiat sehingga dilanjutkan dengan uji klinik fase2. Tujuan uji ini untuk menilai khasiat dan keamanan ramuan jamu sebagai hepatoprotektor dengankomposisi rimpang temulawak, rimpang kunyit, dan daun jombang. Rancangan uji adalah open labelrandomised clinical trial dengan

  15. ECONOMIC VALUE ADDED SEBAGAI UKURAN KEBERHASILAN KINERJA MANAJEMEN PERUSAHAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisa Linawati Utomo

    1999-01-01

    selama periode tertentu. EVA juga dapat digunakan sebagai pedoman dalam hal goal setting, capital budgeting, performance assessment, dan incentive compensation suatu perusahaan. Pengaruh nilai tambah di dalam suatu perusahaan secara keseluruhan sangatlah penting sehingga hal ini jangan sampai terlewatkan dalam penyusunan strategi perusahaan. Kata kunci : agency relationship, value added assessment process, economic value added, capital budgeting, incentive compensation.

  16. EFISIENSI CONSTRUCTION WETLAND TYPHA SP. SEBAGAI PENGOLAH AIR LIMPASAN JALAN RAYA SECARA ALAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudatin Windraswara

    2011-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bersifat desain eksperimental pada skala laboratorium untuk mengetahui kemampuan Typha latifolia. sebagai tanaman wetland dalam mereduksi BOD dan COD yang berasal polutan air limpasan jalan raya sebagai bagian dari sistem drainase yang berkelanjutan. Sampel dalam penelitian ini adalah air limpasan jalan yang berasal dari air hujan yang kemudian masuk ke saluran pengumpul (drainase jalan. Habitat wetland disimulasikan menggunakan kolom dengan tabung yang memiliki volume kosong 20 liter. Susunan tabung adalah sebagai berikut; tanaman wetland, air, pasir dan batu kerikil. Satu tabung lagi akan berlaku sebagai kontrol dengan susunan yang sama tanpa tanaman wetland. Desain tabung memiliki spesifikasi sebagai berikut bahan acrylic dengan ukuran diameter 9,7 cm, tinggi 40 cm, volume 20 liter, media pasir setinggi 10 cm, kerikil 15 cm, kemudian diisi air setinggi 15 cm dari batas kerikil. Nilai BOD dari sampel kontrol setelah hari ke-3 menjadi 87 mg/l dari nilai semula 104 mg/l sedangkan nilai BOD dari sampel uji setelah hari ke-3 menjadi 44 mg/l dari nilai semula 104 mg/l. Hasil ini menunjukkan tanaman tersebut mampu menghilangkan nilai BOD sebesar 65% atau BOD removal sebesar 65%. Nilai COD dari sampel kontrol setelah hari ke-3 menjadi 309 mg/l dari nilai semula 210 mg/l sedangkan nilai COD dari sampel uji setelah hari ke-3 menjadi 87 mg/l dari nilai semula 210 mg/l. Hasil ini menunjukkan tanaman Typha latifolia mampu menghilangkan nilai COD sebesar 58,6% atau COD removal sebesar 58,6%. Kedua parameter tersebut telah sesuai dengan baku mutu Kepmen LH no 112 tahun 2003 dan Kepmen LH no 51 tahun 1999.

  17. MENGGAGAS PAYUNG HUKUM BAITUL MAAL WATTANWIL (BMT SEBAGAI KOPERASI SYARI’AH DALAM BINGKAI IUS CONSTITUENDUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elfa Murdiana

    2016-12-01

    Full Text Available Baitul Maal Wat Tanwil (BMT merupakan lembaga keuangan mikro syari’ah yang secara faktual telah memberikan pengaruh positif terhadap berlangsungnya pembangunan ekonomi di Indonesia. BMT sebagai koperasi syari’ah berada di bawah naungan Dinas Koperasi, konsekuensinya , segala aktivitas keuangan yang terjadi dilindungi oleh kebijakan Undang-undang Koperasi. Namun secara faktual keberadaan UU Koperasi justru belum mampu memberikan dasar hukum yang sesuai dengan praktik BMT yang ada. Oleh karenanya pembentukan aturan hukum yang pasti merupakan hal yang tak bisa ditunda lagi mengingat keberadaan BMT kian tumbuh dan semakin berkembang baik dari aspek jumlah maupun permodalannya. Dengan dibatalkannya UU Koperasi No.17 Tahun 2012 maka perlu bagi BMT memiliki aturan hukum tersendiri sebagai payung hukum bagi aktivitas BMT sebab Koperasi dan BMT (yang disejajarkan dengan Koperasi Syari’ah berbeda secara operasional dan prinsip. Oleh karenanya pembentukan Undang-Undang Koperasi Syari’ah sebagai dasar Hukum BMT harus segera dilaksanakan. Dalam rangka pembentukan UU Koperasi Syari’ah dalam kerangka Ius Constituendum  maka hendaknya perlu diperhatikan 3 nilai dasar , nilai dasar tersebut adalah: pertama Nilai Keadilan yang mendasari secara filosofis terbentuknya suatu aturan hukum ( Filosofiche Geltung dimana dasar ini merupakan suatu landasan ideal yang mengandung cita-cita kolektif masyarakat tentang nilai luhur yang  terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945. Kedua adalah nilai kemanfaatan yang mendasari secara sosiologis ( soziologische geltung agar hukum memiliki kekuatan berlaku dimasyarakat. Ketika adalah nilai kepastian yang lahir sebagai dasar yuridis suatu aturan hukum( Juridische Geltung, dasar ini terkait dengan  persyaratan formal pembentukan suatu peraturan selanjutnya Landasan politis artinya bahwa keberadaan suatu aturan hukum merupakan suatu upaya menuangkan cita-cita kolektif masyarakat Indonesia dalam suatu aturan hukum melalui

  18. Desain Dan Implementasi Augmented Reality Berbasis Web Pada Aplikasi Furniture Shopping Manager Sebagai Alat Bantu Belanja Online

    OpenAIRE

    Pramono, Basworo Ardi

    2012-01-01

    Dalam penulisan jurnal ini akan dibahas mengenai pengembangan aplikasi Furniture Shopping Manager (FSM) sebagai suatu alat bantu yang dapat dimanfaatkan oleh para pemilik situs atau toko furniture secara online dalam menjual produknya. FSM dirancang sebagai sebuah aplikasi berbasis web yang terintegrasi ke dalam suatu situs belanja online dengan fitur-fitur yang diharapkan dapat memberikan pengalaman yang baru, unik dan menarik dalam kegiatan belanja furniture online. Aplikasi FSM dikembang...

  19. DESAIN DAN IMPLEMENTASI AUGMENTED REALITY BERBASIS WEB PADA APLIKASI FURNITURE SHOPPING MANAGER SEBAGAI ALAT BANTU BELANJA ONLINE

    OpenAIRE

    Basworo Ardi Pramono

    2012-01-01

    Dalam penulisan jurnal ini akan dibahas mengenai pengembangan aplikasi Furniture Shopping Manager (FSM) sebagai suatu alat bantu yang dapat dimanfaatkan oleh para pemilik situs atau toko furniture secara online dalam menjual produknya.  FSM dirancang sebagai sebuah aplikasi berbasis web yang terintegrasi ke dalam suatu situs belanja online dengan fitur-fitur yang diharapkan dapat memberikan pengalaman yang baru, unik dan menarik dalam kegiatan belanja furniture online.   Aplikasi FSM dike...

  20. Analisa Pengaruh Customer Experience Terhadap Customer Loyalty Dengan Customer Engagement Dan Customer Trust Sebagai Variabel Intervening Di the Body Shop

    OpenAIRE

    Felita, Christina Irene

    2015-01-01

    Perkembangan bisnis ritel saat ini berkembang sangat pesat. Sebagai Perusahaan ritel yang bergerak di bidang beauty & personal care, The Body Shop harus memiliki keunggulan bersaing agar dapat menang dalam persaingan yang ketat. Salah satu strategi untuk menciptakan keunggulan bersaing adalah dengan memberikan customer experience yang tepat dan memuaskan sehingga dapat memanjakan mereka sebagai customer dan membuat mereka menjadi customer yang loyal. Penelitian ini dilakukan untuk mengan...

  1. Pemanfaatan Limbah Cair Industri Tahu sebagai Pupuk Cair Organik terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea Reptans Poir)

    OpenAIRE

    Aliyenah, Aliyenah; A Napoleon, A Napoleon; Yudono, Bambang

    2015-01-01

    Penelitian tentang Pemanfaatan Limbah Cair Industri Tahu Sebagai Pupuk Cair Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir) ini telah dilaksanakan pada Ja-nuari - Maret 2013. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan limbah cair industri tahu agar dapat digunakan sebagai pupuk cair organik untuk tanaman kangkung darat. Penelitian ini dilakukan dengan meng-gunakan Rancang Acak Kelompok (RAK), dengan perlakuan konsentrasi pupuk cair organik dari ...

  2. MEDIA KONSULTASI ONLINE SEBAGAI ALTERNATIF UPAYA PENANGANAN MASALAH REMAJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ira Mirawati

    2016-05-01

    agar media konsultasi online tersebut menggunakan nama yang dekat dengan kehidupan remaja, bukan  nama formal yang mencerminkan kelembagaan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka peneliti kemudian mengembangkan www.sobatmu.com sebagai media konsultasi online untuk pada remaja. Kata kunci: Media Konsultasi Online, Bimbingan Konseling, Masalah Remaja Abstract. Nowadays, teenagers need for career guidance and counseling are increasing, along with the diversity of their problems. In the schools and universities, the need for consultation has also increased, especially since the University entrance examination using Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN known as “school path entrance”. The problem is, for various reasons, not all teenagers can reveal or consult their problems using face to face communication easily. On the other hand social media user among adolescents increased rapidly. The latest data from Indonesian Internet Service Provider Association (APJII, indicate that 49% from 88.1 million Indonesian internet users are adolescent. Therefore, it is the right step for us to provide online consultation media which can help them to consult the problems, anytime and anywhere. This research objectives are to describe the teenagers need of online consultation media, and develop its prototype. The results showed that beside of career guidance, the teenager problems are about friendship, love, family, and financial. Most respondents had posted their problems in social media, just to release the pressure, without expecting feedback from friends or their followers. Almost all respondents are interested to use online consultation service. They hope, the online consultations can be done personally and privately, without the ability of another internet user to read their consultation history. In addition, respondents suggested that online consultation media name using a popular name, close to the life of a teenager, not using a formal name that reflects the

  3. Potensi Limbah Padat sebagai Benang Gintir Berbasis Sistem Interlacing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nisa Fardani

    2015-09-01

    Full Text Available Sistem pengelolaan sampah di tempat pembuangan sampah menjadi masalah lingkungan yang besar seiring dengan pertumbuhan industri pulp dan kertas di Indonesia. Konversi limbah padat menjadi bahan bakar pelengkap untuk industri kertas juga tidak memberikan hasil yang signifikan untuk memecahkan masalah pencemaran udara pada saat karbon aktif dibebaskan dari proses pembakaran. Masalah ini secara khusus menuntut sistem pengelolaan sampah yang maju dan efektif secara terus-menerus. Baru-baru ini, optimasi pemanfaatan serat-limbah menjadi alternatif khusus untuk mengurangi tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah. Namun, tidak semua dapat didaur ulang. Karakteristik limbah padat berserat dari industri kertas tisu cenderung menurun gramaturnya, sehingga sangat disayangkan pemanfaatannya akan berkurang bahkan setelah proses daur ulang. Di sisi lain, struktur kimianya yang telah rusak selama proses produksi tampaknya menjadi semangat baru bagi industri tekstil di masa depan dalam mengembangkan teknologi daur ulang limbah padat berserat, yang menghasilkan benang tekstil generasi baru. Fokus dalam penelitian ini ditekankan pada penemuan tas yang terbuat dari bahan serat-limbah menggunakan metode eksperimental. Identifikasi karakteristik serat-sampah berbasis padat dikembangkan melalui teknik eksplorasi multi-ply yarns berdasarkan sistem interlace. Hubungan antara penciptaan produk dan forecasting  tren pada tahun 2013 akan menjadi analisis berikutnya sebagai salah satu cara untuk memecahkan masalah sampah.Kata Kunci: limbah; multi-ply yarns; sistem interlacing.The Potential of Solid Waste as Multiply Yarn Based on Interlacing SystemsSolid-waste disposal in landfills is becoming a massive environmental problem as a result of the growth of the pulp and paper industry in Indonesia. The conversion of solid waste to complementary fuel for the paper industry is also not giving any significant results to solve air contamination, as active carbon is released

  4. Akun Resmi Media Sosial IMAJINASI FISIP USU Sebagai Media Pencarian Informasi (Studi Deskriptif Kuantitatif Penggunaan Akun Resmi Media Sosial IMAJINASI FISIP USU)

    OpenAIRE

    Nurdiningrum, Nurul

    2017-01-01

    130904171 Penelitian ini berjudul Akun Resmi Media Sosial IMAJINASI FISIP USU sebagai Media Pencarian Informasi (Studi Deskriptif Kuantitatif Penggunaan Akun Resmi Media Sosial IMAJINASI FISIP USU sebagai Media Pencarian Informasi pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi).Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peranan akun resmi media sosial IMAJINASI FISIP USU sebagai media pencarian informasi pada mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi FISIP USU, untuk mengetahui jenis-jenis informasi yang dibagi...

  5. BAHASA MADURA SEBAGAI BAHASA RESMI REGIONAL (Sebuah Ikhtiar Alternatif Pemeliharaan Bahasa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mulyadi Mulyadi

    2012-03-01

    Full Text Available Abstrak:Tulisan ini bertitik tolak dari realitas bahwa sebuah bahasa harus mengalami proses kenaikan status (elitisasi sebagai salah satu usaha alternatif agar bahasa itu tetap bertahan dan terpelihara. Saat ini, kondisi tersebut sedang menggelayuti bahasa Madura yang terancam terasing di tanah kelahiran sendiri. Dengan antisipasi historis, yakni pengalihan bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia yang selanjutnya menjadi bahasa nasional dan bahasa resmi, serta kalkulasi modalitas serta potensi yang dimiliki oleh bahasa Madura, bahasa ini berpotensi untuk menjadi bahasa resmi regional (skala wilayah penutur bahasa Madura. Tentu saja usaha ini tidak untuk merusak tatanan yang sudah dianggap mapan terhadap kenyamanan status bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi satu-satunya di negeri ini, tetapi lebih kepada usaha penguatan wawasan kebangsaan di ranah linguistika belaka.Kata kunci:bahasa nasional, bahasa resmi, perencanaan/rekayasa bahasa

  6. SIMBOL BUDAYA SEBAGAI REPRESENTASI POSITIONING DALAM IKLAN PRODUK MOBIL EROPA DAN MOBIL JEPANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrian Dektisa Hagijanto

    2003-01-01

    Full Text Available Understanding advertising is not as simple and short as looking at it. Besides it is used as visual approach to create persuasif communication%2C advetisement can be created with something pointed to reality and hyperreality. Complexity can be more felt whenever cultural symbol is used as aplication in positioning approach. Abstract in Bahasa Indonesia : Memahami iklan tidak sesederhana dan sesingkat menikmati iklan tersebut. Selain dipakai sebagai pendekatan visual untuk menciptakan komunikasi persuasif%2C iklan dapat dikreasi dengan citraan yang mengacu kepada realitas dan bahasa realitas semu (hiper-realitas. Kompleksitas ini makin terasa lagi ketika simbol budaya yang dipakai sebagai pendekatan aplikasi posisioning. Positioning representation%2C cultural symbol%2C car advertisement.

  7. Rancang Bangun Sistem Business Intelligence Universitas Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan Akademik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zainal Arifin

    2016-01-01

    Full Text Available Sistem business intelligence universitas dimulai dengan tahapan integrasi data, analisis data, membuat laporan dan membuatweb portal dan kemudian mengitegrasikan laporan tersebut dengan web portal. Analisis data diolah dengan OLAP, KPI dandata mining untuk mengekstrak informasi dari data yang tersimpan didalam data warehouse. Hasil proses analisis datatersebut di representasikan dalam bentuk laporan statistik dan dashboard, kemudian digunakan sebagai pendukungpengambilan keputusan akademik. Penelitian ini bertujuan merancang bangun sistem business intelligence universitassebagai pendukung pengambilan keputusan akademik pada Universitas Mulawarman berbasis web dengan OLAP. Penelitianini menghasilkan kerangka sistem dan web portal sistem business intelligence universitas yang diakses melalui browsersecara online. Business Intelligence dapat digunakan sebagai solusi untuk mempertimbangkan proses pengambilan keputusandalam pengelolaan universitas dan solusi dalam peningkatan kinerja pengelolaan akademik untuk mencapai keunggulanakademik.Kata kunci : Business Intelligence; Data warehouse; OLAP; KPI; Data mining

  8. Efek Penambahan Jus dan Daun Sirih (Piper bettle linn Sebagai Aditif Pakan Terhadap Peforma Ayam Petelur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nining Haryun

    2017-11-01

    Full Text Available Pengembangan unggas telah dilakukan dalam hal perkembangbiakan, pemberian pakan dan manajemen. Namun, implementasinya masih menghadapi banyak tantangan seperti masalah penurunan produksi. Salah satu penyebab penurunan produksi adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh bakteri patogen (Salmonella sp dan Escherichia coli. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah penggunaan bettle linn Juice sebagai pakan tambahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bettle linn Juice sebagai pakan tambahan terhadap kinerja ayam petelur. Metode yang digunakan adalah uji biologis ayam petelur umur 69 minggu Isa Brown Strain dari 250 ayam petelur, menggunakan Completely Randomized Design (RAL dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Piper bettle linn Juice tidak memberikan pengaruh yang signifikan (P> 0,05 terhadap konsumsi pakan dan angka kematian. Mempengaruhi secara signifikan (P <0,01 terhadap Hen Day Production (HDP, berat telur dan Feed Conversion Ratio (FCR.

  9. KITOSAN CANGKANG UDANG WINDU SEBAGAI PENGAWET FILLET IKAN GABUS (Channa striata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    sri - wahyuni

    2014-06-01

    Full Text Available Kitosan berpeluang besar digunakan sebagai bahan pengawet alami pada produk perikanan karenamemiliki aktivitas antimikrob. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kitosan asalkulit udang windu dan pengaruhnya terhadap aktivitas mikrob pembusuk, nilai gizi, organoleptik danmasa simpan fi llet ikan gabus segar. Kitosan diisolasi dari kulit udang windu dan dikarakterisasi, laludigunakan sebagai bahan pengawet pada fi llet daging ikan gabus segar dengan konsentrasi 0; 1; 1,5; dan2%. Penyimpanan dilakukan pada suhu ruang selama 10, 15, 20, dan 25 jam. Perlakuan larutan kitosan1,5% mampu memperpanjang masa simpan fi llet daging ikan gabus karena mampu mengurangi kadarair dan laju pertumbuhan bakteri pembusuk, mempertahankan kadar protein terhadap daging fi llet ikangabus hingga penyimpanan 20 jam.Kata kunci: antimikrob, bahan pengawet, ikan gabus (Channa striata, kitosan

  10. PERANCANGAN CHATBOT PUSAT INFORMASI MAHASISWA MENGGUNAKAN AIML SEBAGAI VIRTUAL ASSISTANT BERBASIS WEB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maskur Maskur

    2016-11-01

    Full Text Available Seiring perkembangan teknologi dan keinginan program studi teknik informatika untuk mengembangkan layanan terhadap mahasiswa, informasi yang diperoleh melalui sistem informasi dan chatting yang dilakukan antara pengguna dengan pihak Virtual Assistant. Penelitian ini bertujuan untuk membangun chatbot yang mempunyai tujuan sebagai Virtual Assistant yang memberikan informasi kepada mahasiswa melalui data yang tersimpan pada sistem yang berisi informasi mengenai program studi teknik informatika dan penambahan pengetahuan baru apabila data yang tersimpan tidak ditemukan. Pada perancangan dan implementasi perangkat lunak ini menghasilkan sebuah prototipe Chatbot yang dibangun dengan menggunakan mesin ALICE sebagai penerjemah AIML. AIML ini menyebabkan Chatbot dapat mengintegrasikan input yang diterima berupa input text. Sehingga akan dihasilkan percakapan antara pengguna dan program. Dengan pemanfaatan chatbot yang telah dilengkapi dengan informasi berupa audio, membuat pengguna dapat lebih mudah mendapatkan informasi yang berasal dari database yang diinformasikan kepada pengguna. Dari hasil pengujian verifikasi, pengujian validitas dan pengujian prototipe yang dilakukan sistem berjalan dengan baik sesuai dengan perencanaan.

  11. IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS GADJAH MADA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Sulaiman

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di Universitas Gadjah Mada. Studi ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian dilakukan di Universitas Gadjah Mada, dengan subjek Kantor Jaminan Mutu (KJM UGM. Teknik pengumpulan data: observasi langsung, penelusuran dokumen dan arsip, serta wawancara. Hasil penelitian menunjukkan: (1 Kebijakan dan konsep SPMI berupa dokumen akademik dan dokumen mutu disusun oleh KJM UGM; (2 KJM UGM sebagai koordinator dalam merencanakan dan melaksanakan SPMI di seluruh universitas; (3 Implementasi SPMI dilaksanakan dengan penyusunan rancangan berupa Siklus SPMI; (4 Kendala yang dihadapi: komitmen pimpinan, jumlah tenaga auditor, kegiatan SPMI menjadi rutinitas; (5 Langkah yang ditempuh: menyediakan tenaga expert penjaminan mutu, pelatihan auditor, membangun semangat penjaminan mutu; (6 Evaluasi Implementasi SPMI dilaksanakan setiap tahun; (7 Pemanfaatan hasil implementasi SPMI: membangun budaya mutu, akreditasi dan sertifikasi nasional dan internasional; dan (8 Pengembangan implementasi SPMI mengacu pada manajemen mutu ISO dan standar BAN PT.

  12. Analisis Penentuan Variabel dari Biaya Kapal Sebagai Acuan Penentuan Subsidi untuk Kapal Perintis :Studi Kasus Maluku

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rio Jagarin Silaban

    2012-09-01

    Full Text Available Subsidi diberikan untuk menjembatani ketidak-seimbangan antara harga atau tarip yang ditetapkan produsen dengan kekuatan daya beli konsumen dikarenakan konsumen tersebut tidak dapat membayar sesuai dengan tarip yang ditetapkan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji formula penentuan subsidi saat ini dan mengeloborasi dengan solusi alternatife. Studi dilakukan dengan  menentukan  variabel jarak, yang ada di biaya kapal perintis dan dapat dijadikan sebagai acuan penentuan  subsidi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan subsidi saat ini  hanya ditentukan oleh variabel Jarak saja dan variabel penentu saat ini belum bisa menghitung besaran subsidi dengan lebih objektif karena ada beberapa variabel penentu lainnya yang bisa dijadikan sebagai acuan penentuan subsidi seperti GT, BHP, ABK dan Umur.

  13. Perancangan Photovoltaic Stand Alone Sebagai Catu Daya Pada Base Transceiver Station Telekomunikasi Di Pulau Nusa Penida

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I P Eka Indrawan

    2013-06-01

    Full Text Available Salah satu perangkat dalam jaringan komunikasi seluler adalah BTS (Base Transceiver Station. BTS yang ada di pulau Nusa Penida adalah BTS Nusa Penida dengan alamat desa kutampi dengan luas 500 m2. Sistem kelistrikan BTS  Nusa Penida dipasok oleh PLN dan genset,  dimana pada saat terjadi pemadaman energi listrik pada umumnya mempergunakan genset sebagai sumber energi listrik. Penggunaan genset mengakibatkan biaya operasional sangat tinggi, untuk itu diperlukan sumber lain yang lebih efisien. Besarnya potensi insolasi sinar harian matahari di Nusa penida, bisa sebagai  alternatif lain untuk sumber energi listrik dimana energi matahari bisa sebagai energi terbarukan untuk catu daya tambahan di BTS Nusa Penida yang pada akhirnya dapat menjaga  kestabilan suplai energi listrik ke BTS dan akses masyarakat terhadap informasi melalui seluler menjadi tidak terganggu. PV (Photovoltaic merupakan salah satu energi terbarukan yang dapat digunakan sebagai energi terbarukan untuk catu daya tambahan di BTS. Sistem PV yang dikembangkan untuk mensuplai energi listrik di BTS direncanakan sebesar 25%, adalah sistem PV yang hybrid dengan suplai listrik PLN. Besar daya PV yang dibangkitkan untuk mensuplai energi listrik di BTS adalah 9 kWp, yang dihasilkan dari panel PV sebanyak 45 panel dengan kapasitas panel PV adalah 200Wp dan kapasitas baterai yang akan digunakan adalah 3.800 Ah dengan total baterai 16. Analisis kelayakan investasi PV tanpa baterai dan PV dengan baterai yang dilakukan dengan menggunakan NPV, PI dan DPP menunjukkan hasil bahwa investasi PV layak untuk dilaksanakan. Untuk nilai NPV dan PI didapatkan kedua hasil investasi (> 0. Sedangkan untuk DPP didapatkan kedua hasil investasi dihasilkan lebih kecil dari periode umur proyek yang sudah ditetapkan, yaitu selama 25 tahun.

  14. ANALISIS SISTEM KONTROL MOTOR DC SEBAGAI FUNGSI DAYA DAN TEGANGAN TERHADAP KALOR

    OpenAIRE

    Dzakwan, Akhmad

    2008-01-01

    Telah dilakukan penelitian daya dan sistem kontrol tegangan rangkaian peningkatan suhu motor DC. Banyak energi listrik yang diubah menjadi panas sehingga dapat menyebabkan peningkatan suhu motor DC pada stator dan rotor. Dalam penelitian ini, daya dan sistem kontrol tegangan rangkaian mendeteksi peningkatan suhu motor DC dan juga sebagai umpan balik variabel. Kontrol sistem pasokan tenaga listrik berdasarkan perubahan tersebut. Dalam penelitian ini kami memperoleh tenaga maksimum dan tegangan...

  15. SIMBOL BUDAYA SEBAGAI REPRESENTASI POSITIONING DALAM IKLAN PRODUK MOBIL EROPA DAN MOBIL JEPANG

    OpenAIRE

    Andrian Dektisa Hagijanto

    2003-01-01

    Understanding advertising is not as simple and short as looking at it. Besides it is used as visual approach to create persuasif communication%2C advetisement can be created with something pointed to reality and hyperreality. Complexity can be more felt whenever cultural symbol is used as aplication in positioning approach. Abstract in Bahasa Indonesia : Memahami iklan tidak sesederhana dan sesingkat menikmati iklan tersebut. Selain dipakai sebagai pendekatan visual untuk menciptakan komunika...

  16. Pemanfaatan Limbah Batu Marmer Sebagai Pengganti Agregat Kasar Pada Campuran Aspal Beton Terhadap Karakteristik Marshall

    OpenAIRE

    Syaiful Amal, Andi; Saleh, Chairil

    2015-01-01

    PEMANFAATAN LIMBAH BATU MARMER SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN ASPAL BETON TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALLThe Implementation Of Stone Marble Waste For Changer The Aggregate Rough To Mix Aplhalt Concrete Characteristics Of MarshalAndi Syaiful Amal1 & Chairil Saleh21,2Jurusan Teknik Sipil – Fakultas Teknik Univ. Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jl. Raya Tlogomas No. 246 Malang 65144Email : The waste of marble stone is waste produced when manu...

  17. Implementasi Augmented Reality (AR) Pada Pengenalan Koleksi Museum Aceh Sebagai Sarana Pembelajaran Multimedia Berbasis Android

    OpenAIRE

    Heriza, Rahmat

    2016-01-01

    131421024 Berkembang nya laju teknologi Augmented Reality (AR) membuat kehidupan menjadi lebih real, dengan menggabungkan dunia maya kedalam dunia nyata dalam bentuk 3 Dimensi dengan menggunakan fitur kamera. Tujuan aplikasi ini memberi edukasi dan informasi kepada masyarakat mempelajari koleksi Museum Aceh dengan memanfaatkan teknologi augmented reality. AR sangat membantu dalam visualisasi bentuk objek, maka dengan dibuat nya aplikasi ini sebagai media pembelajaran objek koleksi Museum A...

  18. DISAIN TEKNOLOGI SURYA SEBAGAI "FORM-GIVER" PADA ARSITEKTUR Implementasi Bangunan Perumahan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jimmy Priatman

    2001-01-01

    Full Text Available As a country lies within the equatorial belt, Indonesia receives abundant incoming solar radiation (insolation throughout the year. Although the climate has high humidity due to its existence as archipelagowith high vapour content of the atmosphere, the radiation reaching the building (direct or diffuse but strong enables its widespread use for cooling and heating of the building (in some places as well as domestic water heating. The potency is not only as a energy source, but also as an opportunity to introduce the sun as a dominant element in our lives. The sun provides sunshine as well as solar energy. Dwellings which are responsive to both with the use of solar energy to cool and heat can lead to a generation of buildings/dwellings in harmony with their environment and their occupants, and at the same time to terminate an era of energy waste. This paper presents solar design determinants influencing architectural design to form a new architectural style called "solar architecture". Abstract in Bahasa Indonesia : Sebagai suatu negara yang terletak disabuk khatulistiwa, Indonesia menerima radiasi matahari yang melimpah sepanjang tahun. Meskipun iklimnya mempunyai kelembaban tinggi yang disebabkan karena letaknya sebagai negara kepulauan dengan kandungan uap air tinggi di atmosfernya, radiasi langsung maupun diffus yang diterima pada bangunan memungkinkan penggunaannya untuk pendinginan/pemanasan ruang maupun penyediaan air panas domestik. Potensi matahari disini tidak hanya sebagai sumber energi, tetapi juga suatu kesempatan untuk menghadirkan matahari sebagai elemen dominan dalam kehidupan kita. Matahari menyediakan penerangan alami dan energi panas. Bangunan yang dapat merespons keduanya dan memanfaatkannya untuk pendinginan maupun pemanasan ruang dapat menuntun kesuatu generasi bangunan/perumahan yang selaras dengan lingkungan dan penghuninya, dan pada saat yang sama mengakhiri suatu era pemborosan energi. Paper ini mengemukakan faktor

  19. Analisis Biaya, Volume, Laba sebagai Alat Bantu Perencanaan Laba pada Hotel Sedona Manado

    OpenAIRE

    Samahati, Ricky Budiman

    2013-01-01

    Manado sebagai kota pariwisata menyediakan sarana dan prasarana kepariwisataan termasuk jasa perhotelan. Hotel Sedona merupakan salah satu hotel yang ada di Kota Manado dan merupakan objek yang dipilih penulis dengan menggunakan data operasional penjualan yang terjadi pada tahun 2011 dan 2012. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui titik break even point, jumlah volume penjualan pada tingkat laba yang direncanakan, serta tingkat margin of safety pada Hotel Sedona Manado. Metode analisi...

  20. Dampak Ketidakhadiran Ibu Sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW Terhadap Perkembangan Psikologis Remaja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lia Amalia

    2010-12-01

    Full Text Available Abstrak: Bagi remaja yang memiliki ibu TKW, dinamika psikologis yang terjadi dalam  proses  perkembangan  ini  menjadi  hal  yang  menarik  karena ketidakhadiran  ibu  sebagai  salah  satu  tokoh  sentral  yang  biasanya memiliki peran besar dalam perkembangan sang anak. Hasil dari riset ini adalah: pertama,keempat subjek merasakan kesedihan saat ditinggalkan oleh sang ibu pada awalnya (saat masih anak-anak, namun berangsurangsur tiga subjek (H, P, dan D bisa beradaptasi, hingga saat remaja dapat menerima keadaan tersebut. Hanya ada satu subjek (A yang sampai saat ini masih terus merasa sedih dengan kepergian ibunya, hal ini ada kaitannya dengan ketidaktersedian figur attachment pengganti sang ibu dari keluarga. Kedua, tiga subjek (A, H, dan Pmemiliki persepsi positif mengenai pekerjaan sang ibu sebagai TKW (pekerjaan mulia, halal,  sumber  keuangan,  pahlawan  keluarga,  dan  pahlawan  devisa sedangkan satu subjek (D menilai sebenarnya pekerjaan ibunya sebagai TKW kurang layak tetapi ini adalah pekerjaan yang halal. Ketiga, tiga subjek (H, P, dan D menemukan figur attachment pengganti setelah kepergian sang ibu dari keluarga. Sedangkan subjek A tidak menemukan figur attachment pengganti ibu dari pihak keluarga sehingga ia mencari figur attachment dari luar keluarga (sahabat A beserta keluarganya. (d  Self  esteem dipengaruhi  kuat  oleh  keharmonisan  keluarga.  Dari 4 subjek, hanya satu (P yang merasa bahwa keluarganya harmonis meskipun ibu bekerja sebagai TKW. 3 subjek lainnya (A, H, dan D menilai bahwa keluarga mereka tidak harmonis. Kondisi keluarga yang tidak harmonis tidak mendukung terbangunnya self-esteem yang positif sehingga bisa disimpulkan bahwa self-esteem dari aspek keluarga pada subjek A, H, dan D adalah negatif.

  1. Urgensi Pengaturan Disclosure Requirements sebagai Syarat Aplikasi Hak Paten dalam Pemanfaatan Sumber Daya Genetik di Indonesia

    OpenAIRE

    Cendhayanie, Rara Amalia

    2013-01-01

    Sumber daya genetik (SDG) merupakan salah satu bagian dari sumber daya hayati (biological resources) dimana SDG mempunyai peranan yang penting sebagai fondasi yang pada intinya untuk menjamin keberlangsungan hidup umat manusia. Keberadaan Negara berkembang salah satunya adalah Indonesia dengan berbagai kekayaan alam dan potensi lainnya seperti SDG menjadi salah satu perhatian penting di tingkat Internasional khususnya dalam hal ini pemanfaatan SDG untuk berbagai kepentingan, yang kian meningk...

  2. APLIKASI MOBILE ZAPPELINE SEBAGAI MEDIA TEKNOLOGI MODIFIKASI CUACA (TMC) DAN PENIPISAN POLUTAN UDARA (ASAP)

    OpenAIRE

    Purwadi, Purwadi; Sunarto, Faisal; Muttaqin, Alfan; Seto, Tri Handoko

    2018-01-01

    IntisariTelah dilakukan kajian aplikasi mobile zappeline sebagai media teknologi modifikasi cuaca (tmc) dan media penipisan polutan udara (asap) pada sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel berukuran 5,960 x 1,970 meter. Dengan kendaraan tersebut, direkomendasikan dimensi zappeline berbentuk bangun ruang eliptical dengan jari-jari diagonal a dan b masing-masing 3,25 dan 0,65 meter. Selanjutnya, karakteristik aerodinamik dan fisika dihitung dengan memecahkan beberapa persamaan fisika secara numerik...

  3. Perancangan Light Novel Sebagai Media Untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Akan Pekerjaan Barista

    OpenAIRE

    Herlianto, Stefani; Dektisa H., Andrian; Arini Maer, Bernadette Dian

    2014-01-01

    Ide awal dari Tugas Akhir ini disebabkan karena rendahnya kesadaran masyarakat akan pekerjaan barista, padahal melakukan aktivitas di kafe telah menjadi lifestyle di kota-kota besar. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengeksposan terhadap pekerjaan tersebut dalam berbagai bentuk. Tujuan dari perancangan ini adalah membuat sebuah light novel yang unik dan menarik dengan tema kehidupan kerja seorang barista, menjelaskan realita dan tantangan dalam pekerjaan sebagai barista, dan meningkatkan k...

  4. Musik Kontemporer Sebagai Media Pembelajaran Musik (Contemporer Music as Medium of Music Learning)

    OpenAIRE

    Retnowati, Tjut Etty

    2006-01-01

    Musik kontemporer merupakan salah satu wujud sikap kreatif komponisdalam perluasan gramatika musik dari masa ke masa. Komponis masa kinidituntut untuk memiliki gaya sendiri yang khas Di dalam musikkontemporer terkandung makna-makna pendidikan yang ditransfer menjadinilai-nilai pengajaran kreatif. Hakekat pengembangan gaya-gaya baru olehseorang komponis dalam mencipta dapat ditafsirkan sebagai sebuahkegiatan trial and error bagi para siswa. Fenomena inilah dapat menjadidasar dalam proses pembe...

  5. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK PAKIS SEBAGAI MOULTING STIMULAN PADA INDUK UDANG WINDU (Penaeus monodon. Fab DI HATCHERY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emma Suryati

    2013-08-01

    kandungan senyawa steroid yaitu fitoekdisteroid dalam bentuk 20-Hydroxyecdyson atau Ecdysteron berfungsi sebagai moulting stimulan pada krustase. Pada umumnya ecdysteron ditemukan pada krustase baik yang ada di darat maupun yang berada di dalam air seperti kepiting, udang, dan krustase lainnya yang ditemukan secara alami dan berfungsi sebagai pengatur proses penggantian kulit dan mengontrol pembentukan exoskeleton baru untuk menggantikan exoskeleton yang lama. Selain ablasi proses moulting pada udang dapat diinduksi melalui penambahan 20-hydroksi ecdysteron (20 E pada hemolim sehingga fase premoulting dapat diatur sesuai dengan kebutuhan. 20-hydroksiecdysteron dapat diperoleh dari ekstrak tumbuhan di antaranya bayam, asparagus, pakis, dan lain-lain melalui pemisahan dengan ekstraksi, fraksinasi, dan pemurnian dengan HPLC dilanjutkan dengan elusidasi struktur. Pemberian ekstrak pakis pada induk udang windu untuk memacu terjadinya pergantian kulit dilakukan melalui dengan beberapa konsentrasi menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL. Hasil analisis memperlihatkan bahwa kandungan phytoecdysteron pada pakis perkisar 230-730 mg/L dari larutan ekstrak yang setara dengan 20 g bahan segar. Konsentrasi ECD 25 mg/L, memperlihatkan respon yang paling baik sebagai moulting stimulan.

  6. Wacana Visual Talk Show ‘Mata Najwa’: Melihat Bahasa Tubuh Partisipan sebagai Kekuatan Visual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Winny Gunarti W.W.,

    2013-12-01

    ABSTRAK   Menjelang Pemilu 2014, isu sosial politik menjadi topik yang sering diangkat dalam pro- gram bincang-bincang  (talk show di televisi. Keberadaan talk show sebagai sebuah wacana visual menarik untuk dikaji karena mampu mempengaruhi opini publik tentang suatu isu yang melibatkan tokoh publik. Selain mengangkat isu populer, tontonan bincang-bincang juga didesain menampilkan pembawa acara profesional serta narasumber yang tengah menjadi isu. Talk show Mata Najwa di Metro TV adalah salah satu tontonan bincang-bincang yang menampilkan kekuatan visual tersebut. Dengan menggunakan latar desain studio se- bagai ruang bincang-bincang, kekuatan visual dipusatkan pada penampilan Najwa Shihab selaku pembawa acara dan narasumber di mana tubuh partisipan menjadi bagian dari kon- struksi media untuk menarik perhatian penonton. Studi ini membahas salah satu episode ‘Mendadak Capres’ yang menghadirkan figur publik Rhoma Irama sebagai narasumber. Analisis kualitatif dengan pendekatan Semiotika Sosial menempatkan  paritisipan sebagai bagian dari  elemen wacana di dalam produksi. Fokus pembahasan meliputi tanda-tanda visual yang terdiri dari ekspresi wajah, gerakan tangan serta posisi tubuh pembawa aca- ra dan narasumber untuk membangun identitas dan kekuasaan di dalam wacana visual perbincangan. Bahasa tubuh partisipan menjadi penting karena dapat membangun per- sepsi penonton dan mendukung suasana perbincangan. Studi ini sekaligus dapat menjadi sebuah model bahwa kekuatan tontonan bincang-bincang tidak hanya terletak pada topik, tetapi juga pada kekuatan visual partisipan melalui bahasa tubuh.   Kata kunci: wacana visual, bahasa tubuh, dan kekuatan visual

  7. TRADING OTOMATIS PERDAGANGAN FOREX MENGGUNAKAN METODE MARTINGALE DAN CANDLESTICK SEBAGAI ACUAN TRANSAKSI DI EXNESS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fauyhi Eko Nugroho

    2016-04-01

    Full Text Available Perdagangan forex merupakan suatu perdagangan mata uang asing dimana seorang trader mendapatkan keuntungan dari perbedaan nilai mata uang satu dengan mata uang asing lainnya yang dapat berubah-ubah secara berkala. Salah satu faktor analisa dalam keputusan jual beli dalam perdagangan forex adalah menggunakan analisa teknikal. Analisa teknikal menggunakan data dan metode statistik berdasarkan data histori harga untuk mendukung keputusan jual atau beli. Trader sering mengalami loss karena emosi dan psikologis. Faktor emosi dan psikologis yang dimaksud diantaranya adalah keserakahan, kelelahan, kurang konsentrasi dan lainnya. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan expert advisor . Expert advisor adalah aplikasi yang digunakan trader untuk melakukan trading secara otomatis dan mampu melakukan trading tanpa seorang trader harus memantau pergerakan harga selama 24 jam karena telah diberikan logic dengan menggunakan bahasa pemrograman mql 4. Expert advisor yang dibuat menggunakan metode martingale dan candlestick sebagai acuan transaksinya dalam pembukaan posisi jual atau beli. dari hasil penelitian pengujian Expert advisor dapat disimpulkan penggunaan metode martingale dan candlestick sebagai acuan transaksinya sebagai dasar logika expert advisor membantu dalam pengambilan keputusan trading. Kata kunci: expert advisor, forex, martingale, candlestick, mq 4.

  8. SOSIALISASI SCHOOL BULLYING SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERJADINYA TINDAK PIDANA KEKERASAN DI SMPN 3 BOJA KABUPATEN KENDAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anis Widyawati

    2014-12-01

    Full Text Available Perilaku bullying sebenarnya sudah sangat meluas di dunia pendidikan kita tanpa terlalu kita sadari bentuk dan akibatnya. Dalam bagian kedua, penulis akan menulusuri beberapa sumber lebih jauh lagi untuk melihat karakteristik pelaku bullying, mitos dan fakta tentang bullying, serta bagaimana menghadapi bullying, baik bagi korban, siswa lain yang menonton, maupun bagi pihak sekolah atau orang tua. Berdasarkan latar belakang diatas dapat dirumuskan permasalahan yaitu Bagaimana bentuk-bentuk perbuatan school bullying yang terjadi di SMP 3 Boja Kecamatan Boja Kabupaten Kendal dan Bagaimana pendekatan Restorative Justice dalam menyelesaikan kasus school bullying. Dalam kegiatan pengabdian ini, metode yang digunakan adalah dengan model penyuluhan dan dialog interaktif sehingga selain memberikan informasi tentang pemahaman sosialisasi school bullying sebagai upaya preventif terjadinya tindak pidana kekerasan di smpn 3 boja kabupaten kendal, masyarakat juga ikut aktif dalam dialog agar tidak merasa bosan sehingga terjalinnya komunikasi yang baik. Berdasarkan pengamatan selama melakukan pengabdian tim melihat keseriusan dan antusias peserta dalam mengikuti penjelasan mengenai sosialisasi school bullying sebagai upaya preventif terjadinya tindak pidana kekerasan di SMPN 3 boja kabupaten kendal. Peserta juga aktif dalam menanggapi dan merespon penjelasan pemateri. Tim pengabdian memberikan saran agar kegiatan sosialisasi mengenai sosialisasi school bullying sebagai upaya preventif terjadinya tindak pidana kekerasan di smpn 3 boja kabupaten kendal dilaksanakan secara terus menerus dan konsisten serta melibatkan stake holders yang terkait yaitu Dinas Pendidikan Kendal dan SMPN 3 Boja, karena jarang sosialisasi tentang tema tersebut.

  9. Hands On Activity Pada Pembelajaran Geometri Sekolah Sebagai Asesmen Kinerja Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kartono Kartono

    2010-06-01

    Full Text Available Geometri merupakan cabang matematika yang diajarkan mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi, namun berdasarkan suatu penelitian hasil belajar geometri kurang memuaskan khususnya hasil belajar geometri sekolah. Hasil belajar geometri sekolah terkait langsung dengan kegiatan pembelajarannya. Pembelajaran geometri akan efektif apabila kegiatan yang dilakukan sesuai dengan struktur kemampuan berpikir siswa. Menurut Teori Van Hiele tentang pembelajaran geometri, bahwa tingkat kemampuan berpikir siswa dalam belajar geometri meliputi lima tingkat , yaitu visualisasi, analisis, deduksi informal, deduksi, dan rigor.Tingkatan berpikir tersebut akan dilalui siswa secara berurutan, kecepatan berpindah dari tingkat ke tingkat berikutnya banyak bergantung pada isi dan metode pembelajarannya.Perlu disediakan aktivitas-aktivitas dalam pembelajaran yang sesuai dengan tingkat berpikir siswa dalam bentuk hands on activity. Melalui hands on activity akan terbentuk suatu penghayatan dan pengalaman untuk  menetapkan suatu pengertian, karena mampu membelajarkan secara bersama-sama kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik serta dapat memberikan penghayatan secara mendalam terhadap apa yang dipelajari, sehingga apa yang diperoleh oleh siswa tidak mudah dilupakan. Hands on activity selain sebagai komponen kegiatan pembelajaran, dapat dimanfaatkan sebagai intrumen asesmen, khususnya asesmen kinerja siswa. Gunakanlah hands on activity pada pembelajaran geometri sekolah dan manfaatkan kegiatan tersebut sebagai bentuk asesmen kinerja siswa. 

  10. PENENTUAN CAMPURAN LUMPUR LAPINDO SEBAGAI SUBSTITUSI PASIR DAN SEMEN DALAM PEMBUATAN PAVING BLOCK RAMAH LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ganjar Samudro

    2016-03-01

    Full Text Available Lumpur Lapindo (LL atau Lumpur Sidoarjo (Lusi merupakan lumpur panas, yang pemanfaatannya sangat terbatas dan menimbulkan dampak sosial dan lingkungan yang cukup besar. Karakteristik Lumpur Lapindo mengandung silikat (SiO2 dan kapur (CaO yang cukup tinggi dan bersifat pozoland. Selain kandungan kimia yang menguntungkan, Lumpur Lapindo juga bersifat B3 dengan kandungan logam berat Pb 35,41 ppm dan Cu 21,9 ppm yang melebihi baku mutu Kepmenkes no.907/2002, PP no.82/2001 dan PP no.18/1999. Teknik olidifikasi menjadi paving block dapat digunakan untuk mengubah watak fisik dan kimia limbah B3 dengan cara penambahan senyawa pengikat sehingga pergerakan senyawa-senyawa B3 dapat dihambat dan membentuk ikatan massa monolit dengan struktur yang kekar. Penambahan Lumpur Lapindo sebagai substitusi semen dan pasir ditentukan sebesar 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%, dengan pengujian terhadap kuat tekan, daya serap air dan perlindian. Penelitian ini didapatkan variasi Lumpur Lapindo sebagai substitusi pasir dan semen optimum asingmasing sebesar 30% dengan kuat tekan 408 kg/cm2 , daya serap air 10,17% dan uji perlindian dihasilkan dibawah 0,03 ppm Pb dan Cu, serta biaya pembuatan 1 buah paving block berkurang dari Rp 1.302,86 per buah menjadi Rp 1.059,40 per buah. Lumpur Lapindo sebagai substitusi semen lebih baik penggunaannya dalam pembuatan paving block ramah ingkungan.

  11. Masjid sebagai Agen Baznas: Analisa Potensi SDM Ta’mir Masjid di Kabupaten Jepara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Husni Arafat

    2017-10-01

    Full Text Available Ajaran Islam yang mewajibkan umatnya untuk mengeluarkan zakat memberikan potensi yang sangat besar bahkan mampu menjadikan umat Islam sebagai umat yang sangat mulia dan sejahtera, namun kenyataannya peranan dan fungsi zakat belum mampu menghantarkan umat islam menjadi umat yang sejahtera. Potensi zakat nasional sebanyak 217 trilyun dan hingga saat ini belum mampu tercapai. Salah satu faktor karena keterbatasan lembaga penyalur zakat sehingga  penyaluran zakat belum begitu mudah diakses oleh para muzakki. Disatu sisi, keberadaan masjid yang tersebar diseluruh lingkungan masyarakat mampu menjawab atas belum tercapainya jumlah potensi penerimaan zakat dengan menjadikan masjid sebagai agen badan zakat nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sumber daya manusia (SDM dan kesanggupan sebagai agen penerimaan zakat oleh ta’mir masjid di Kabupaten Jepara. Metode penelitian ini menggunakan survei, kuesioner dan interview mendalam(indepth interview. Hasil penelitian ini takmir masjid mayoritas bersedia menjadi agen Baznas dalam menerima zakat maal namun memerlukan pembekalan pengetahuan, pemahaman dan standarisasi pengelolaan zakat, baik secara manual maupun secara on-line real time. Selain itu, sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat terutama mereka yang sudah berkewajiban mengeluarkan zakat maal untuk disalurkan kepada organisasi pengelola zakat terdekat (masjid.

  12. TINDAK TUTUR SANTUN SEBAGAI STRATEGI PEMILIHAN BAHASA UNTUK KOMUNIKASI KONSELOR YANG EFEKTIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ristiyani -

    2016-08-01

    Full Text Available Bahasa memiliki peran penting dalam proses konseling. Diakui atau tidak, salah satu faktor keberhasilan konseling ditentukan oleh ketepatan pemilihan bahasa seorang konselor. Melalui bahasa, pesan yang ingin disampaikan konselor akan diterima oleh klien, begitu sebaliknya. Maka dari itu, perlu adanya strategi pemilihan bahasa agar konseling menjadi efektif. Tindak tutur santun sebagai strategi pemilihan bahasa untuk komunikasi konseling yang efektif sangat tepat. Terdapat tiga kaidah yang harus dipatuhi agar tuturan memiliki ciri santun. Ketiga kaidah itu yakni formalitas (formality, ketidaktegasan (hesitancy, dan kesamaan atau kesekawanan (equality. Intinya, dalam kaidah pertama terkandung maksud tuturan hendaknya harus bersifat formal, jangan terkesan memaksa, dan jangan terkesan angkuh. Pada kaidah kedua, terkandung makna agar penutur memberikan pilihan kepada mitra tutur, jangan terlalu tegas, atau bahkan bersifat kaku dalam bertutur, sedangkan pada kaidah ketiga terkandung makna agar penutur memperlakukan mitra tutur sebagai teman penutur. Sebagai seorang teman, si mitra tutur haruslah dapat merasa aman, sama, dan sejajar dengan si penutur. Penutur adalah konselor sedangkan mitra tutur adalah klien. Jadi, melalui pemilihan kaidah-kaidah dalam tindak tutur santun dapat menjadi alternatif strategi pemilihan bahasa untuk komunikasi konselor yang efektif.

  13. Pengaruh Temperatur Hydrothermal Terhadap Performa Elektrokimia Lifepo4 Sebagai Katoda Baterai Ion Lithium Type Aqueous Elektrolit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendro Waluyo

    2014-09-01

    Full Text Available Katoda yang biasa digunakan produsen baterai lithium saat ini adalah LiCoO2. Dimana LiCoO2 memilki beberapa kekurangan beracun, tidak stabil, dan harganya mahal. Bahan katoda yang sangat menjanjikan adalah lithium iron phosphate (LiFePO4 untuk bisa menggantikan LiCoO2 .Dalam proses sintesis katoda LiFePO4 pada penelitian ini menggunakan metode hydrothermal dengan variasi temperatur 1500C,1750C dan 2000C selama 12 jam untuk waktu holdingnya. Dari hasil pengujian XRD menunjukkan terbentuknya fase LiFePO4 pada semua sampel, namun masih ditemukan zat pengotor. Untuk hasil uji SEM, serbuk LiFePO4 memiliki bentuk bulat tidak beraturan dan terjadi aglomerasi. Serbuk LiFePO4 dengan variasi temperatur 2000C memiliki performance yang paling baik dengan nilai kapasitas sebesar 109.32 mA/g hal ini karena dari hasil CV menunjukkan kinetik tranfer ion Lithium yang baik akibat distribusi ukuran partikel yang merata dan juga tingkat kristanilitas yang tinggi.

  14. Efektivitas Pengolahan Air Limbah Batik dengan Cara Kimia dan Biologi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Istihanah Nurul Eskani

    2016-04-01

    Full Text Available Kebanyakan industri batik membuang air limbah ke lingkungan tanpa diolah terlebih dahulu dengan alasan keterbatasan tempat, dana dan penguasaan teknologi. Beberapa cara pengolahan air limbah telah dilakukan untuk mengatasi penurunan mutunlingkungan akibat pembuangan air limbah.Telah dilakukan penelitian proses pengolahan air limbah batik secara kimia, biologi aerob dan biologi anaerob. Proses kimia dilaksanakan dengan menambahkan koagulan tawas dan kapur ke dalam air limbah batik. Proses biologi aerob dijalankan dalam reaktor terbuka selama 5 hari, sedang proses biologi anaerob  dijalankan dalam reaktor tertutup selama 12 hari. Hasil proses kemudian diukur parameter warna, COD dan alkalinitasnya.Hasil penelitian pengolahan air limbah batik secara kimia dapat menurunkan parameter warna yang berasal dari zat warna Naphtol sebesar 83,15 %, COD sebesar 28,82% dan pH hasil proses 7. Proses biologi anaerob menurunkan parameter warna sebesar 94,95%, COD sebesar 59,89% dan pH hasil proses 5. Proses biologi aerob dapat menurunkan parameter warna yang berasal dari zat warna Naphtol sebesar 97,82%, COD sebesar 72, 88% dan pH hasil proses 6,5. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengolahan limbah cair batik secara biologi aerob lebih efektif daripada pengolahan secara biologi anaerob maupaun secara kimia. Kata kunci : pengolahan air limbah batik, proses kimia, proses biologi

  15. Pemanfaatan Pohon Loba (Symplocos Fasciculata Zoll.) Sebagai Pembangkit Warna Alam Pada Kerajinan Tenun Di Desa Pejeng, Tampak Siring, Gianyar, Bali [Use of Loba Tree (Symplocos Fasciculata Zoll.) as Natural Dye Mordant in Home Weaving Industry in Pejeng Village, Tampak Siring, Gianyar, Bali

    OpenAIRE

    Hanum, SF; Darma, IDP; Sumerta, IMd

    2012-01-01

    Indonesia's plant diversity potentially as natural dyes. A general process in dyeing with natural dyes needed mordanting workmanship on the material to be dyed/stamped. The process of mordanting is done by immersing the material into the metal salts, such as aluminum, iron,tin or chrome. Amid fears of negative impacts caused by dyes and synthetic mordant to health and the environment, people begin to look back the use of natural dyes. So far, the material used for mordanting is alum; though L...

  16. Analisa Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Customer Loyalty Dengan Customer Satisfaction Sebagai Variabel Mediasi Pada Restoran Jepang Dengan Konsep Shabu-Shabu Di Surabaya

    OpenAIRE

    Wahyudi, Steven; Lavinia, Jessica

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari experiential marketing terhadap customer loyalty menggunakan customer satisfaction sebagai variabel mediasi pada restoran Jepang dengan konsep shabu-shabu di Surabaya. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Kuesioner dibagikan kepada responden yang mengunjungi restoran Jepang yang telah ditentukan sebanyak lebih dari satu kali. Data dalam penelitian ini diolah menggunakan metode pengolahan data PLS (Partial L...

  17. PEMODELAN PROTOTYPE TRACKING DENGAN PEMANFAATAN GEOLOCATION SEBAGAI GPS (GLOBAL POSITIONING SYSTEM BERBASIS WEB MOBILE PADA JASA PENGIRIMAN JNE SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Tri Meilani

    2016-03-01

    Full Text Available JNE merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengiriman barang atau dokumen yang sangat maju, karena banyak dimanfaatkan berbagai toko online dalam melakukan pengiriman barang pada customer. Sementara itu, tingkat kejahatan dijalanan semakin meningkat di berbagai kota di Indonesia. Sehingga diperlukan antisipasi pengamanan pada sebuah pengiriman untuk meningkatkan kepercayaan customer dan memberi rasa aman pada bagian pengangkutan. Selain dari sisi pengamanan, tingkat efisiensi waktu dalam pengiriman dapat berpengaruh pada tingkat kinerja perusahaan. Maka diperlukan sebuah sistem yang mampu memonitoring pengangkutan dan melakukan estimasi waktu secara efisien dalam membatasi waktu pengiriman dengan memanfaatkan geolocation sebagai GPS dengan menggunakan metode prototype model. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa Pemodelan Prototype Tracking dengan Pemanfaat Geolocation sebagai GPS dapat dimanfaatkan sebagai media dalam memonitor pengiriman barang secara visual (Map. Kata Kunci : Tracking, Jasa Pengiriman, Geolocation, Google Map, GPS.

  18. Kajian Potensi Air Rawa dan Kearifan Lokal sebagai Dasar Pengelolaan Air Rawa Yomoth sebagai Sumber Air Bersih di Distrik Agats Kabupaten Asmat Provinsi Papua

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoseph Kamun

    2016-10-01

    Tujuanpenelitianiniadalah (1 mengkajikebutuhanairbersihpenduduk dansumber- sumber air bersih di daerah penelitian, (2 mengkaji  karasteristik  potensi  air  rawa Yomoth sebagaisumberairbersihdan(3menyusun  kerangkadasarpengelolaan airrawaYomoth sebagaisumberair bersihyangberbasiskearifanlokal. Metode penelian adalah survey, dengan data diperoleh dan wawancara terhadap koresponden  yangditentukan  secarapurposive  sampling.  Datadianalisis  secara  deskriptip kuantitatif untuk mendapatkan gambaran tentang jumlah angka dan   pembahasan  objek kesimpulansecarakeruangan(spasial.Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa:(1KebutuhanairbersihdiKotaAgatsKabupaten Asmatberdasarkansampel30KKyangdiperolehadalahsebesarrata-rata60ltr/harimakatotal kebutuhanair92.46ltr3/haridenganjumlah pendudukKotaAgats1541orang.Makakebutuhan airbersihpada5tahunmendatangadalah14736ltr3dengantingkatpenduduk1615orang,pada 10tahunmendatang  adalah31171ltr3  dengantingkatpenduduk1708orang,pada15tahun mendatangadalah49411ltr3  dengantingkatpenduduk1805orang,pada20tahunmendatang adalah69058ltr3dengantinkatpenduduk1892orangdanpada25tahunmedatangadalah88147 ltr3   dengan  tingkat  penduduk  1932  orang.  (2  Air  rawa  Yomoth  sebagai  sumber  air  bersih mempunyaikapasitasdayadukung2.302.140m3 dengankualitasbaikuntukdikelolasebagai sumbercadanganairbersih,walaupunterdapatpembatasberupasifatfisikairrawa,kandungan unsurkimiadanbiologisnya.(3UpayapengelolaanairrawaYomothdilakukandengancara perlindungan,penyelamatandanpelestarianterhadaphutandansumberdayaairrawa,dengan melakukan  tindakan  perlindungan  kearifan  lokal  dan  peraturan  daerah  sebagai  suatu  dasar hukum dalam pengambilan kebijakan dan keputusan.Mengingat secara ariftelah  melalui

  19. PENGARUH KARATERISTIK TUJUAN ANGGARAN DAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP KINERJA APARAT PEMERINTAH DAERAH DENGAN TINGKAT DESENTRALISASI SEBAGAI PEMODERASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ingrid Panjaitan

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik tujuan anggaran dan penerapan sistem informasi akuntansi terhadap kinerja aparat pemerintah daerah serta tingkat desentralisasi sebagai pemoderasi. Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Kradenan dan Gabus, Kabupaten Grobogan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan Partial Least Square (PLS sebagai alat uji. Responden penelitian adalah aparat pemerintah di kecamatan dan kelurahan, dengan sampel sebanyak 60 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel karakteristik tujuan anggaran dan desentralisasi berpengaruh positif terhadap kinerja aparat pemda. Sedangkan variabel sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh terhadap kinerja aparat pemda, dan desentralisasi tidak dapat memoderasi pengaruh karakteristik tujuan anggaran dan sistem informasi akuntansi terhadap kinerja aparat pemerintah daerah.

  20. POTENSI DAUN PANDAN (PANDANUS AMARYLLIFOLIUS DAN MANGKOKAN (NOTOPHANAX SCUTELLARIUM SEBAGAI REPELEN NYAMUK AEDES ALBOPICTUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rina Marina

    2013-03-01

    Full Text Available Abstract. Aedes aegypti and Ae. albopictus mosquitoes being the vector of Dengue Haemorrhagic Fever (DHF. Various efJort have been done to control the mosquitoes, including using plant extract as repellent. Pandanus amaryllifolius and Notophanax scutellarium leaf were known to posses repellent activity for mosquito species. The study aimed to examine efJectiveness ofP. amaryllifolius and N. scutellarium leaf as repellent for Ae. albopictus. The result study on i-hr treatment showed that power protection of pandan leaves (N. scutellarium was 93.55%, while mangkokan leaves (p. amaryllifolius was 87.5%. Based on ANOVA analysis, there was not significantly dijJerent of power protection between N. scutellarium leafs and P. amaryllifolius leafs extracts against Ae. albopictus mosquitoes. Both of these test, plants has showed the potential to be a repellent and eliminate the emergence of Ae. albopictus mosquitoes, so it may efJectively reduce contact between host and dengue vector. Keywords: P. amaryllifolius, N. scutellarium, repellent, Ae. albopictus, dengue Abstrak. Nyamuk Aedes aegypti dan Ae. albopictus merupakan vektor dari Demam Berdarah Dengue. Pengendalian nyamuk vektor untuk memutus rantai penularan di antaranya menggunakan repelen tanaman. Daun pandan (Pandanus amaryllifolius dan mangkokan (Notophanax scutellarium adalah tanaman lokal yang mempunyai potensi sebagai repelensi nyamuk. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui tentang efektivitas daun F amaryllifolius dan N scutellarium sebagai bahan repelen nyamuk Ae. albopictus. Daya proteksi daun pandan (N scutellarium pada jam satu jam pertama perlakuan adalah 93,55%, sedangkan daun mangkokan (F amaryllifolius sebesar 87,5%. Hasil analisis ANOVA menunjukan bahwa daya proteksi ekstrak daun pandan dan mangkokan terhadap nyamuk Ae.albopictus berdasarkan jam perlakuan tidak berbeda nyata. Kedua tanaman uji tersebut mempunyai potensi sebagai repelen atau dapat menghalau kedatangan nyamuk Ae

  1. PENINGKATAN KADAR GERANIOL DALAM MINYAK SEREH WANGI DAN APLIKASINYA SEBAGAI BIO ADDITIVE GASOLINE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widi Astuti

    2014-10-01

    Full Text Available Sereh wangi merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang banyak mengandung geraniol. Geraniol merupakan senyawa penyedia oksigen sehingga minyak sereh wangi dimungkinkan dapat digunakan sebagai bio additive gasoline. Penelitian ini bertujuan  meningkatkan kadar geraniol dalam minyak sereh wangi dan menggunakannya sebagai bio additive gasoline.Penelitian dilakukan dalam  tiga tahap, yaitu  pemungutan minyak sereh wangi dari daun sereh wangi, peningkatan kadar geraniol dalam minyak sereh wangi dan aplikasi minyak sereh wangi yang mengandung geraniol tinggi sebagai bio aditive gasoline.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemungutan minyak sereh wangi yang dilakukan dengan metode distilasi uap menghasilkan rendemen sebesar 0,76% dengan kadar geraniol 5,36%.Kadar geraniol dapat ditingkatkan menjadi 21,78% melalui proses distilasi vakum pada suhu 120oC. Pengujian minyak sereh wangi dengan kadar geraniol tinggi sebagai bio additive gasoline meliputi uji performa dan efisiensi konsumsi bahan bakar dengan variasi perbandingan volume gasoline dengan bio additive. Hasilnya, penambahan minyak sereh wangi dengan perbandingan volume gasoline ; minyak sereh wangi = 1000:2 mampu meningkatkan power mesin dari 7,8HP menjadi 8,6HP. Sementara, pada pengujian efisiensi bahan bakar, penambahan minyak sereh wangi dengan perbandingan volume gasoline : minyak sereh wangi = 1000:2 dapat meningkatkan efisiensi mesin sebesar 10,8%. Citronella contains geraniol which is an oxygen provider substances, so it may be used as bio additive. The purpose of this research  is to increase geraniol content in citronella oil and use it as a gasoline bio additive. This research is conducted  in three steps including take the citronella oil from citronella leaf, increase geraniol content in citronella oil and use citronella oil as a gasoline bio additive. The result show that citronella oil produced from citronella leaf using vapor distillation method contains geraniol

  2. AR Edugame Ayo Cintai Lingkungan Sebagai Media Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bashid Hery Purnomo

    2015-12-01

    Full Text Available Perangkat mobile mempunyai beragam aplikasi didalamnya, misalnya mobile learning. Perkembangan mobile learning diperkirakan akan dapat mendunia. Oleh karena itu penulis ingin memanfaatkan perkembangan mobile learning di Indonesia untuk membuat aplikasi Augmented Reality (AR Edugame Ayo Cintai Lingkungan sebagai media pembelajaran siswa sekolah dasar dalam penelitian ini. Metode yang digunakan adalah prototyping yang merupakan bagian dari metode SDLC (System Development Life Cycle. aplikasi Augmented Reality Edugame Ayo Cintai Lingkungan yang didalamnya terdapat berbagai fitur untuk dimainkan oleh siswa adalah hasil dari penelitiannya yang akan dijelaskan pada paper ini.

  3. PENINGKATAN KUALITAS PENGELOLAAN PANTAI SEMBUKAN SEBAGAI DAYA TARIK EKOWISATA MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ayu Fatonah Handayani

    2017-06-01

    Full Text Available Kawasan wisata PantaiSembukan merupakan potensi yang dapat dijadikan sektor unggulan di KecamatanParanggupito dan Kabupaten Wonogiri, namun sampai saat ini belum ada pengelolaan khusus.Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang selanjutnya dijadikan dasar dalam perumusan strategi. Mengetahui program pemberdayaan masyarakat yang berkaitan dengan program pengelolaan PantaiSembukan. Hasil penelitian ini, strategi prioritas yang dilakukan adalah sebagai berikut pertama standardisasi keamanan, pengadaan sarana dan pasarana dasar, serta perawatan secara berkala. Kedua pengadaan kegiatan kesian serbaguna, sosialisasi dan pengawasan bersama, pengadaan kegiatan budaya tradisional, dan program pemberdayaan masyarakat. Ketiga menarik investor, pengembangan sebagai daya tarik ekowisata, pengembangan kawasan wisata oleh masyarakat. Terakhir adalah pelatihan, perbaikan manajemen, dan pengadaan study banding. Pengadaan program pemberdayaan masyarakat perbaikan jalan menuju kawasan wisata PantaiSembukan, mengelola goa-goa yang baru ditemukan sebagai bentuk pemetaan area wisata, pengolahan gula aren dan souvenir sebagai oleh-oleh khas ketika berkunjung ke PantaiSembukan Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa peningkatan potensi daerah khususnya sektor pariwisata sangatlah penting dengan tujuan meningkatkan pendapatan sektor pariwisata dan pendapatan daerah.  Sembukan Beach Tourism Area is a potential which can be developed to be an excellent sector in District Paranggupito, Wonogiri. However, there has not been any specific management for this tourism area. This research aimed in identifying the strength, weakness, opportunity and threats which later would be set as the basis of the strategy formulation and finding out the social empowerment programs corresponding to the managmenet of Sembukan Beach. From the result of this study, the priority strategy to be conducted are as follows: (1 providing security

  4. KAWASAN PRODUKSI SENI PAHAT BATU SEBAGAI DAERAH TUJUAN WISATA DI KABUPATEN MAGELANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuliana Pinaringsih Kristiutami

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract - Development of tourism in Indonesia is currently more important, not only in order to increase the revenue of the country, is expected also to expanding business opportunities, while providing new job opportunities as well as to reduce unemployment. Potential Village Tamanagung as industrial areas and areas of stone carving art craft. Production area of stone carving art has the potential and attraction of attraction so that built and developed as a worthy tourist destination. In the development of tourism in the area of production of stone sculpture studio and the government in cooperation with surrounding communities. The existence of cooperation between organizations institutions with studio owner. Human Resources Training and empowerment of the overall performance of the Department of Tourism. Involving the private sector role in tourism development and promotion is encouraged with the development of technology and information. Designing a stone sculpture gallery as container sales, promotion, recreation and exhibition of handicrafts is a strategy in the development of stone sculpture production region as one tourism destination. Keywords: Development, Stone Sculpture Area, Potential, Attractions, Tourist Destination   Abstrak - Pengembangan kepariwisataan di Indonesia saat ini semakin penting, tidak saja dalam rangka meningkatkan penerimaan devisa negara, diharapkan juga dapat memperluas kesempatan berusaha, disamping memberikan lapangan pekerjaan baru juga untuk mengurangi pengangguran. Potensi Desa Tamanagung sebagai daerah industri dan kawasan kerajinan seni pahat batu. Kawasan produksi seni pahat batu mempunyai potensi dan daya tarik wisata berupa atraksi sehingga layak dibangun dan dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata. Dalam pengembangan pariwisata di kawasan produksi seni pahat batu pemerintah bekerjasama dengan sanggar dan masyarakat sekitar. Adanya kerjasama antara organisasi lembaga dengan pemilik sanggar

  5. Perkembangan Terkini Membran Guided Tissue Regeneration/Guided Bone Regeneration sebagai Terapi Regenerasi Jaringan Periodontal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cindy Cahaya

    2015-06-01

    kombinasi prosedur-prosedur di atas, termasuk prosedur bedah restoratif yang berhubungan dengan rehabilitasi oral dengan penempatan dental implan. Pada tingkat selular, regenerasi periodontal adalah proses kompleks yang membutuhkan proliferasi yang terorganisasi, differensiasi dan pengembangan berbagai tipe sel untuk membentuk perlekatan periodontal. Rasionalisasi penggunaan guided tissue regeneration sebagai membran pembatas adalah menahan epitel dan gingiva jaringan pendukung, sebagai barrier membrane mempertahankan ruang dan gigi serta menstabilkan bekuan darah. Pada makalah ini akan dibahas sekilas mengenai 1. Proses penyembuhan terapi periodontal meliputi regenerasi, repair ataupun pembentukan perlekatan baru. 2. Periodontal spesific tissue engineering. 3. Berbagai jenis membran/guided tissue regeneration yang beredar di pasaran dengan keuntungan dan kerugian sekaligus karakteristik masing-masing membran. 4. Perkembangan membran terbaru sebagai terapi regenerasi penyakit periodontal. Tujuan penulisan untuk memberi gambaran masa depan mengenai terapi regenerasi yang menjanjikan sebagai perkembangan terapi penyakit periodontal.   Latest Development of Guided Tissue Regeneration and Guided Bone Regeneration Membrane as Regenerative Therapy on Periodontal Tissue. Periodontitis is a patological state which influences the integrity of periodontal system that could lead to the destruction of the periodontal tissue and end up with tooth loss. Currently, there are so many researches and efforts to regenerate periodontal tissue, not only to stop the process of the disease but also to reconstruct the periodontal tissue. Periodontal regenerative therapy aims at directing the growth of new bone, cementum and periodontal ligament on the affected teeth. Regenerative procedures consist of soft tissue graft, bone graft, roots biomodification, guided tissue regeneration and combination of the procedures, including restorative surgical procedure that is

  6. TRILOGI IKLAN PASTA GIGI PEPSODENT SEBUAH CITRAAN KONFLIK SEBAGAI PEMBANGKIT BRAND AWARE PADA IKLAN TV

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrian D. Hagijanto

    2000-01-01

    Full Text Available Realities happening in a community often merely taken/adapted by advertiser to create brand awareness. Even a conflict have simulated as interesting to create impression and to create an image of product existance. Abstract in Bahasa Indonesia : Sebuah kenyataan yang berlaku dan terjadi dalam komunitas%2C sering dipakai oleh pengiklan untuk menciptakan brand awareness. Bahkan sebuah konflik sekalipun telah dicitrakan dan disimulasikan sebagai hal yang menarik untuk menciptakan pesona dan menciptakan imaji tentang keberadaan produk. trilogy%2C Pepsodent%2C television%2C advertisement%2C conflict%2C an image%2C community

  7. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ADOPSI APLIKASI UBER SEBAGAI PENYEDIA JASA TRANSPORTASI DI SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edwin Hendrani

    2017-01-01

    Full Text Available Seiring berjalannya waktu, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK di dunia ini semakin berkembang dengan pesat. Permintaan masyarakat akan kebutuhan jasa transportasi semakin tinggi. Kemajuan internet dan canggihnya telepon genggam semakin lama semakin canggih, yang membuat lebih nyaman dan efisiensi untuk memanjakan masyarakat. Dari fenomena tersebut lahirlah Uber. Penelitian ini menggunakan teori Technology Acceptance Model (TAM dengan populasi user Uber Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi aplikasi Uber sebagai penyedia jasa Transportasi di Surabaya. Hasil yang diperoleh setelah di analisis oleh peneliti adalah kepercayaan pengguna dalam mengadopsi aplikasi Uber yang sangat berpengaruh signifikan terhadap keinginan seseorang untuk menggunakan aplikasi Uber.

  8. Pemanfaatan Limbah Tanaman Rambutan Sebagai Pupuk dan Sirup Di Kelurahan Ngadirgo Mijen Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Anas Dzakiy,

    2014-05-01

    Program IbM meliputi brainstorming enterpreneurship dan strategi mengoptimalisasi potensi daerah khususnya tanaman rambutan; pengenalan tentang rambutan dan alternatif pemanfaatannya; pengenalan tentang variasi pupuk dan dampak pupuk kimia terhadap lingkungan; pelatihan pembuatan sirup rambutan; serta pelatihan pembuatan pupuk organik cair berbahan dasar limbah tanaman rambutan dengan aktivator MOL (Mikro Organisme Lokal. Hasil yang dicapai adalah terbukanya wacana tentang strategi peningkatan taraf hidup masyarakat dengan mengoptimalkan potensi lokal tanaman rambutan sebagai produk sirup dan pupuk organik cair yang lebih murah dan ramah lingkungan Kata kunci : Rambutan, Enterpreneurship, Pupuk Organik Cair, Sirup

  9. PENDIDIKAN DAN KETERAMPILAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS KINERJA KARYAWAN PADA UD. KERAMIK KINASIH KOTA PROBOLINGGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firdian Tri Cahyo

    2016-08-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk pendidikan dan keterampilan yang diterapkan pemilik usaha terhadap karyawan di UD Keramik Kinasih. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, reduksi dan kategorisasi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga cara yang dilakukan pemilik sebagai bentuk pendidikan dan keterampilan antara lain pelatihan untuk instruktur, rekrutmen karyawan dan kaderisasi karyawan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kualitas kinerja karyawan meningkat dengan adanya pendidikan dan keterampilan di UD Keramik Kinasih.

  10. Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Customisable Sebagai Alat Analisis Pengelolaan Energi Listrik Di Pt. Indovillas Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Sukafona

    2013-06-01

    Full Text Available Sistem informasi manajemen customizable sebagai alat analisis pengelolaan energi listrik di PT. Indovillas Bali merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengelola data penggunaan energi listrik. Sistem customizable yaitu dapat disesuaikan dengan keadaan dimasing-masing vila, alur dan kebutuhan sistem dibuat dinamis agar dapat disesuaikan dengan keadaan. Dalam sistem terdapat sub-sub sistem berdasarkan para pengguna sistem yang memiliki database yang terpisah dengan hak akses sesuai dengan otoritas yang diberikan sistem. Hasil yang diharapkan dari sistem adalah report pengelolaan energi listrik yang terdiri dari  report penggunaan secara keseluruhan yang meliputi besaran konsumsi energi listrik setiap hari. Tingkat hunian kamar, serta batasan-batasan penggunaan energi listrik sebagai indikator perbandingan dengan data konsumsi energi listrik per hari Setiap bulan. Sistem juga diharapkan dapat menghasilkan potensi penghematan dari konsumsi energi listrik. Hasil dari keluaran sistem diharapkan dapat menjadi acuan utama  bagi manajer energi atau engineer dalam menentukan langkah-langkah yang tepat dalam penggunaan energi listrik yang efisien dan efektif. Bagi top manajemen, laporan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan harga sewa vila, dan memberikan informasi lebih terperinci tentang biaya konsumsi energi dalam pertanggungjawaban kepada pemilik vila.

  11. METODE ANUITAS DAN PROPORSIONAL MURABAHAH SEBAGAI BENTUK TRANSPARANSI DAN PUBLIKASI LAPORAN BANK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mr Faisal

    2015-02-01

    Full Text Available Proportional and annuity methods are based on PBI 14/14/PBI/2012 on Transparency and Publication Reports of Islamic Banking and SEBI No. 15/26/DPbs/2013 on Implementation of Accounting Guidelines of Islamic Banking in Indonesia. These methods are forms of commitment to bring transparency in the Islamic banks and recognition on financial statement of profit on murabaha. The Annuity method is referred to PSAK 50, PSAK 55 and PSAK 60 because the substance is classified as a form of financing. Proportional method is referred to PSAK 102 because the substance is classified as trading activities. Metode anuitas dan proporsional didasarkan pada PBI No. 14/14/PBI/2012 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Syariah dan SEBI No. 15/26/DPbs/2013 tentang Pelaksanaan Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia. Metode tersebut merupakan bentuk komitmen bank syariah dalam mewujudkan transparansi dan laporan keuangan pada pengakuan keuntungan murabahah. Metode anuitas mengacu pada PSAK 50, PSAK 55, dan PSAK 60 karena secara substansi dikategorikan sebagai bentuk pembiayaan. Metode proporsional mengacu pada PSAK 102 karena secara substansi dikategorikan sebagai bentuk kegiatan jual beli.

  12. PENGEMBANGAN FOIL NACA SERI 2412 SEBAGAI SISTEM PENYELAMAN MODEL KAPAL SELAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Munazid

    2015-06-01

    Full Text Available Bentuk  foil menghasilkan gaya angkat (lift force ketika foil dilewati oleh aliran fluida  karena adanya pengaruh interaksi antara aliran fluida dengan permukaan foil yang mengakibatkan tekanan permukaan atas lebih kecil dari permukaan bawah. Bagaimana mengaplikasikan teori foil pada hydroplane kapal selam sebagai  system penyelaman, dengan membalik foil maka lift force tersebut menjadi gaya ke bawah, dengan demikian memungkinkan kapal selam dapat menyelam, melayang dan bermanouver di bawah air, seperti halnya gerak pesawat terbang yang terbang dan melayang dengan menggunakan sayap. Dilakukan penelitian dan pengamatan terhadap kemampuan penyelaman (diving plan dari foil NACA seri 2412 pada model kapal selam, dengan mencari nilai Cl (coefisien lift di Laboratorium, serta mendesain bentuk badan kapal selam dan analisa gaya-gaya yang bekerja pada model kapal selam, jumlah gaya-gaya yang bekerja keatas lebih rendah dari gaya-gaya ke bawah maka kapal selam mampu menyelam. Penerapan Hydroplane sebagai diving plane dapat diterapkan, kemampuan penyelaman dipengaruhi oleh sudut flip  Hydroplane dan kecepatan model, semakin besar kecepatan dan sudut flip maka semakin besar kedalaman penyelaman yang dapat dilakukan.

  13. APLIKASI EDUCATION BAHASA INGGRIS YANG BISA DIATUR SEBAGAI ALAT PENGUKUR KEMAMPUAN PENGUASAAN KOSAKATA BERBASIS ANDROID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    harison son

    2016-05-01

    Full Text Available Bahasa inggris merupakan bahasa internasional yang dipergunakan untuk komunikasi antar negara. Karna begitu pentingnya maka bahasa inggris di negara indonesia dijadikan kurikulum pembelajaran SMP, SMA dan Perguruan Tinggi  serta wajib untuk diikuti. Begitu banyak alat atau aplikasi yang bisa dimanfaatkan dalam sarana pembelajaran  bahasa inggris, namun penulis melihat masih perlu untuk mengembangkan aplikasi yang ada sebagai media pembelajaran. Perancangan aplikasi ini dengan menggunakan database mysqlite, bahasa pemograman Java Nebeant dan penggunaan Android sebagai media Interface.   Aplikasi yang dirancang ini nantinya bisa membantu siswa  SMP, SMA, Mahasiswa dan masyarakat umum dalam belajar bahasa inggris menggunakan Android atau smartphone. Penggunaan aplikasi ini mempunyai kelebihan dari aplikasi yang telah ada yaitu, memasukan kosakata/ prasa sendiri ke aplikasi tersebut untuk disimpan,  kemudian bisa mencari kosakata atau prasa yang disimpan baik itu dalam pencarian inggris ke indonesia atau sebaliknya. Aplikasi ini juga memberikan petunjuk sudah berapa banyak kosakata yang sudah kita simpang dan aplikasi ini juga bisa membaca kasokata atau prasa sampai pada paragraf dalam ejaan bahasa Inggris.

  14. MODEL WORK-BASED LEARNING SEBAGAI KEMITRAAN UNTUK PERSIAPAN LULUSAN PERGURUAN TINGGI MEMASUKI DUNIA KERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Haris Indrakusuma

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah Pola kemitraan work based learning di Perguruan Tinggi dan Kemitraannya dengan dunia kerja dalam melaksanakan pembelajaran work based learning sehingga menghasilkan lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Hal ini diharapkan bisa mewakili bahwa penerapan model work-based learning di Perguruan Tinggi memang sangat perlu dikembangkan karena merupakan bekal untuk menciptakan lulusan yang sudah punya kesiapan dalam memasuki dunia kerja. Metode pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi. peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang berbeda untuk mendapatkan data dari sumber yang sama. Peneliti menggunakan obserasi, wawancara, dan dokumentasi untuk sumber data yang sama secara serempak. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analysis Interactive Model dari Miles dan Huberman yang membagi kegiatan analisis menjadi beberapa bagian yaitu: pengumpulan data, pengelompokan menurut variabel, reduksi data, penyajian data, memisahkan outlier data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Berdasarkan analisis deskriptif menunjukan bahwa magang dalam konteks work-based learning sudah berjalan sesuai dengan karakteristik work-based learning. Dapat dilihat dalam persiapan magang (pembekalan berupa sosialisasi kepada pebelajar, sehingga pebelajar menyadari akan pentingnya magang sebagai bekal pengalaman masuk ke dalam dunia industri yang merupakan dunia kerja nyata. Keseriusan menjalankan magang terlihat mulai dari monitoring pebelajar yang dijalakan secara maksimal. Evaluasi magang sebagai umpan balik untuk magang yang telah dijalankan (feedback dan memberikan informasi yang diperlukan untuk menjalankan magang dimasa yang akan datang (feedforward sudah dilaksanakan meskipun belum maksimal dilaksanakan, mulai dari tes wawancara hingga presentasi.

  15. PRASASTI TALANG TUO PENINGGALAN KERAJAAN SRIWIJAYA SEBAGAI MATERI AJAR SEJARAH INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kabib Sholeh

    2017-08-01

    Full Text Available Sejarah perkembangan agama Budha pada masa kerajaan Sriwijaya dapat digalih informasinya melalui isi prasasti Talang Tuo dan dapat dijadikan  materi ajar Sejarah Indonesia. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis sejarah awal munculnya kerajaan Sriwijaya, untuk menganalisis isi prasasti Talang Tuo dalam perkembangan agama Budha, mengetahui prasasti Talang Tuo sebagai materi ajar Sejarah Indonesia di Sekolah Menengah Atas. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode historis dan jenis penilitian diskriptif kualitatif. Langkah-langkah metode historis adalah heuristik atau pengumpulan sumber, verifikasi sumber, interpretasi atau penafsiran sumber dan historiografi atau penulisan sejarah. Prasasti Talang Tuo adalah prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya yang menjelaskan tentang perkembangan agama Budha di Sriwijaya, dijelaskan ketaatan raja Dapunta Hiyang Sri Jayanasa dalam menjalankan ajaran Budha sekaligus sebagai simbul wakil dewa di dunia. Dijelaskan juga raja yang adil, bijaksana, dan tegas dalam menjalankan pemerintahan sesuai ajaran Budha untuk saling menyayangi dan mengasihi sesama makhluk yaitu berupa pembangunan taman Srikstera yang tujuannya untuk kesejahteraan semua makhluk di bumi Sriwijaya. Analisis isi prasasti Talang Tuo tentang perkembangan agama Budha di Sriwijaya dapat memperkaya materi ajar Sejarah Indonesia di Sekolah Menengah Atas. Relevansi analisis isi prasasti Talaang Tuo dapat dijadikan materi ajar adalah sesuai dengan silabus Sejarah Indonesia Sekolah Menengah Atas yaitu tepatnya pada Kompetensi Dasar (KD 3.5 dan 3.6 yaitu perkembangan kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu-Budha di Indonesia pada submateri tentang perkembangan kerajaan Sriwijaya.

  16. URGENSI PENERAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY SEBAGAI UPAYA MENJAMIN HAK-HAK TENAGA KERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dani Amran Hakim

    2017-05-01

    Abstrak Corporate Social Responsibility (CSR adalah tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan di luar tanggung jawab ekonomis. Secara global pemahaman mengenai CSR dirumuskan melalui ISO 26000 yang mencakup 7 isu pokok, salah satu poinnya menyangkut masalah ketenagakerjaan dalam penerapan social responsibility. Hal ini belum terakomodasi di dalam UUTK maupun UUPT, yang isi substansi undang-undang ini belum mengatur mengenai pemenuhan hak-hak pekerja yang menggunakan penerapan social responsibility. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan, menentukan bahwa “Kewajiban CSR sebagaimana dilaksanakan baik di dalam maupun di luar lingkungan Perseroan”. Frasa “di dalam lingkungan Perseroan” dapat dimaknai sebagai para pihak yang memiliki kepentingan di perusahaan, salah satunya yaitu para tenaga kerja. Maka dari itu untuk mewujudkan kesejahteraan tenaga kerja, selain pemenuhan hak-hak yang telah disepakati di dalam perjanjian kerja bersama, perusahaan juga memiliki kewajiban untuk melaksanakan CSR bagi tenaga kerja. Sebagai bentuk jaminan hukum terhadap hak-hak tenaga kerja.   Kata Kunci: Urgensi, Corporate Social Responsibility, Hak-Hak Tenaga Kerja

  17. EFEKTIVITAS PERAN KOPERASI SEKOLAH SEBAGAI UNIT PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DI SMP NEGERI 1 KARANGANYAR KABUPATEN PEKALONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dea Prilia Sari

    2013-02-01

    Full Text Available Di SMP Negeri 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan, koperasi sekolah menyediakan jasa penjualan berbagai keperluan para siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas peran koperasi sekolah sebagai unit pembelajaran kewirausahaan. Tipe penelitian yaitu kualitatif dengan proses analisis deskriptif evaluatif. Berdasarkan hasil analisis koperasi sekolah terbukti efektif sebagai pembelajaran kewirausahaan siswa tetapi masih mempunyai beberapa kendala. Kendala-Kendala yang dihadapi yaitu �waktu yang terbatas, tempat yang sempit dan modal juga sangat terbatas serta sifat personality yang beragam. Strategi yang digunakan yaitu membentuk tim guru pembina yang bertanggung jawab atas keberadan koperasi. � Abstract ___________________________________________________________________ In SMP Negeri 1 Karanganyar Pekalongan, cooperative schools provide students selling various purposes. this study aims to determine the effectiveness of� cooperative learning school as the unit of entrepreneurship. This type of research used is descriptive qualitative analysis process evaluative. Based on the analysis of school cooperatives proved to be effective as a learning entrepreneurship students but still have some problems. constraints faced by the limited time, the place is also very narrow and limited capital as well as diverse personality trait. the strategy used is to set up a teacher coach is responsible for the existence of cooperative

  18. MORFOLOGI GALUR-GALUR HARAPAN KEDELAI TAHAN CPMMV (COWPEA MILD MOTTLE VIRUS SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Andri Setiawan

    2016-03-01

    Full Text Available Learning resources can be used by students in the learning procces to obtaining the information and knowledge. One of the learning resources that is can be used students are morphological of CpMMV-resistant soybean promising lines. This reasearch was to introduce morphological soy plant from crosses of genotype cause variation in morphological characters can be used as a source of learning Biology. Identification was conducted at ILETRI on March-June 2015. Descriptive data analysis is carried out. The results showed the existence of variation of morphological characters derived from crosses of the genotype. Based on the study of the processes and results of the study, morphological of CpMMV-resistant soybean promising lines can be use as a source of learning Biology. Sumber belajar dapat digunakan siswa dalam proses belajar untuk memperoleh informasi dan pengetahuan. Salah satu sumber belajar yang dapat digunakan siswa yaitu morfologi galur-galur harapan kedelai tahan CpMMV. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan bahwa morfologi tanaman kedelai dari hasil persilangan genotipe menimbulkan variasi karakter morfologi yang dapat digunakan sebagai sumber belajar Biologi. Identifikasi dilakukan di BALITKABI pada bulan Maret—Juni 2015. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi karakter morfologi yang berasal dari persilangan genotipe. Berdasarkan kajian proses dan hasil penelitian, morfologi galur-galur harapan kedelai tahan CpMMV dapat dijadikan sebagai sumber belajar Biologi.

  19. Studi Bio-Molekuler Virus Penyakit Jembrana: Sebagai Dasar Pengembangan Tissue Culture Vaksin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Masa Tanaya

    2016-08-01

    Full Text Available Patogenesis dan bio-molekuler virus penyakit Jembrana (JDV hanya menyerang B-cells sebagai target selnya, sehingga antibodi (kekebalan humoral tidak terbentuk sampai 2-3 bulan pasca infeksi. Peningkatan populasi CD8+ T-cells secara signifikan dan menurunnya CD4+ T-cells secara drastis selama phase akut berakibat turunnya rasio CD8:CD4 yang menyebabkan meningkatnya kepekaan hewan terhadap infeksi sekunder. Sembilan ekor sapi bali yang digunakan dalam penelitian ini dikelompokkan berdasarkan status infeksi terkait pengambilan sampel. Tujuh ekor diinfeksi dengan JDV isolate Tabanan/87 dan 2 ekor lainnya diinfeksi dengan BIV isolate R29, sebagai kontrol negatif (Non-JDV infected cattle. Sampel diuji terhadap identitas selular dan target sel, kekebalan selular dan ekpresi sitokin. Sampel diuji dengan uji Flow cytometry dan dianalisis dengan uji varian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sub-populasi sel-sel T terkait penyembuhan infeksi JDV memperkuat peranan kekebalan seluler dalam proses kesembuhan penyakit Jembrana. Bukti-bukti atas meningkatnya ekpresi gen-gen sitokin yang diproduksi oleh sel-sel T CD8 terutama, IFN-g dan IL-2, mengindikasikan pentingnya gen-gen ini dalam proses infeksi dan kesembuhan.

  20. PENINGKATAN KUALITAS JARINGAN KOMUNIKASI SEKTOR INDUSTRI DENGAN INTELLIGENT NETWORK SEBAGAI UPAYA PERLUASAN DAERAH PEMASARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haryanto Haryanto

    2005-08-01

    Full Text Available Satu hal yang paling penting dalam upaya peningkatan profit adalah dengan penambahan dan perluasan daerah pemasaran, serta adanya sistem informasi yang terpadu dari pusat ke tiap unit yang dimiliki. Perluasan daerah pemasaran dapat diwujudkan dengan adanya sistem telekomunikasi yang lancar dan dapat menjangkau di tiap daerah yang akan dijadikan sebagai daerah pemasaran. Sehingga hal ini diharapkan tidak akan menghambat proses pendistribusian produk maupun informasi dari tiap daerah tujuan. Intelligent Network (Jaringan Cerdas adalah suatu arsitektur jaringan telekomunikasi yang memiliki tujuan untuk memberikan framework sehingga kerja dari jaringan untuk implementasi, kontrol, dan management menjadi lebih efektif serta lebih ekonomis, dan lebih cepat proses kerjanya dibandingkan arsitektur jaringan yang digunakan saat ini. Untuk meningkatkan kualitas jaringan komunikasi memerlukan infrastruktur yang memadai. Tidak luput dari standar mengenai spesifikasi yang menyangkut mobile system yang akan digunakan. Sehingga perkembangan suatu teknologi akan dapat berefek terjangkaunya komunikasi di daerah-daerah yang terisolasi, sehingga meningkatkan perkembangan daerah tersebut, bahkan tidak menutup kemungkinan dengan adanya peningkatan jaringan komunikasi di daerah maka akan memunculkan daerah-daerah sentra produksi di bidang industri. Peningkatan mobilitas komponen usaha yang tidak diperkirakan sebelumnya, semakin menuntut kemampuan sistem jaringan komunikasi dan data, serta pengembangan jenis-jenis pelanggan baru. Dengan adanya peranan Intelligent Network sebagai konsep arsitektur jaringan, maka akan mendapatkan solusi yang lebih baik untuk memenuhi segala kebutuhan.

  1. RANCANG BANGUN PULSE OXIMETRY MENGGUNAKAN ARDUINO SEBAGAI DETEKSI KEJENUHAN OKSIGEN DALAM DARAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umi Salamah

    2016-12-01

    Full Text Available Kekurangan atau kelebihan oksigen dalam darah akan menimbulkan penyakit dan gangguan kerja tubuh. Pada tingkat tertentu, penyakit tersebut dapat meninbulkan resiko kematian. Oleh karena itu, informasi tentang kejenuhan oksigen dalam darah menjadi hal yang penting untuk dideteksi. Salah satu insturmentasi yang digunakan untuk memantau kejenuhan oksigen dalam darah adalah dengan pulse oximetry. Dalam penelitian ini dirancang bangun pulse oximetry berbasis personal computer menggunakan LED merah dan inframerah sebagai sumber cahaya sedang sensor cahaya yang digunakan adalah fotodioda. Pulse oximetry yang dirancang adalah instrumentasi non invasive yang mana driver LED diletakkan pada ujung jari. Cahaya LED yang terserap jari akan menjadi sinyal yang diumpankan ke fotodioda yang selanjutnya sinyal tersebut akan diubah menjadi sinyal digital oleh Arduino dan diproses lebih lanjut oleh personal computer untuk menampilkan grafik pulse oximetry tersebut. Perangkat lunak untuk mengolah data keluaran Arduino menggunakan Delphi 7, Microsoft Exel dan Mat Lab sebagai perangkat lunaknya. Hasil penelitian ini diperoleh sinyal Photopletysmography (PPG Ujung Jari yang representatif  dengan sinyal PPG referensi. Pengujian pulse oximetry yang telah dirancang adalah 16 dengan sampel uji random. Dari sampel tersebut, diperoleh 13 sampel uji berada pada prosentase kejenuhan oksigen normal dan 3 sampel uji berada pada prosentase kejenuhan oksigen tidak normal.

  2. Pendayagunaan Folklor Sebagai Sumber Ekonomi Kreatif Di Daerah Tujuan Wisata Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Suarka

    2014-06-01

    analysis of a folklore structure, it also consider its folk aspect through the analysis of its function and significance. Furthermore, this research focuses on the opportunity for the utilization of folklores as a source of creative economy in addition to strengthening the local wisdom and preventing cultural pollution resulting from the negative aspects of tourism and globalization. Key Words: folklore; high culture; creative economy Abstrak: Pelaku kepariwisataan di Bali kurang memiliki pemahaman budaya secara baik dan benar sehingga pelayanan yang diberikan kepada wisatawan kurang maksimal. Untuk itu, diperlukan upaya penggalian budaya unggul melalui penelitian ilmiah sebagai bahan informasi dan apresiasi dalam pengembangan wawasan budaya para pelaku kepariwisataan di Bali. Penelitian ini bertujuan menggali, melestarikan, dan mengembangkan folklor dengan potensi budaya unggul sebagai sumber ekonomi kreatif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan morfologi-­etnografi yang berupaya mendeskripsikan unsur naratif folklor sebagai kesatuan yang utuh dengan mempertimbangkan penceritaannya di masyarakat dan kebudayaan pendukungnya. Artinya, di samping melihat aspek lore melalui analisis bentuk folklor juga mempertimbangkan aspek folk melalui analisis fungsi dan makna folklor. Lebih jauh, penelitian ini mencermati peluang pendayagunaan folklor sebagai sumber ekonomi kreatif di samping sebagai penguatan kearifan lokal dan mencegah polusi budaya akibat dampak negatif pariwisata dan globalisasi

  3. SAINTIFIKASI JAMU SEBAGAI UPAYA TEROBOSAN UNTUK MENDAPATKAN BUKTI ILMIAH TENTANG MANFAAT DAN KEAMANAN JAMU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siswanto Siswanto

    2013-03-01

    . Namun demikian, sebagai pengobatan tradisional, jamu masih dianggap kekurangan bukti ilmiah dalam hal khasiat dan keamanan. Di pihak lain, terdapat tuntutan yang tinggi untuk menggunakan jamu dalam pelayanan kesehatan, termasuk arahan Presiden lndonesia untuk mengangkat jamu sebagai alternatif terapi pada pelayanan kesehatan. Solusi terhadap hal ini, Kementerian Kesehatan telah meluncurkan program Saintifikasi Jamu untuk menyediakan bukti ilmiah terkait khasiat dan keamanan jamu melalui penelitian dan pengembangan. Saintifikasi Jamu dipandang sebagai upaya terobosan untuk mempercepat penelitian jamu di sisi hilir. Sebagai pengobatan tradisional, jamu menggunakan pendekatan naturopati, diarahkan pada penyembuhan dari pada menyingkirkan penyakit sebagaimana kedokteran alopati. Kedokteran konvensional, menggunakan pendekatan alopati, menerapkan terapi radikal seperti obat dan bedah. Saintifikasi jamu mencoba mensintesis pendekatan naturopati dan alopati menjadi kedokteran integratif. Konsekuensinya, evaluasi outcome klinik untuk Saintifikasi Jamu menggunakan pendekatan holistik, sebagai filosofi kedokteran integratif. Outcome klinik tidak hanya diukur dengan parameter objektif (pengukuran fisik dan hasil laboratorium namun juga parameter subjektif (outcome penilaian sendiri oleh pasien, kualitas hidup, dan indeks kebugaran. Dengan diperolehnya bukti ilmiah khasiat dan keamanan jamu, diharapkan dapat dipercepat integrasi jamu dalam pelayanan kesehatan formal. Kata kunci: Saintikasi Jamu, upaya terobosan, pendekatan naturopati, pendekatan alopati, kedokteran integratif, pendekatan holistik

  4. Studi Komparasi Jaringan Softswitch Dengan Jaringan Public Switched Telephone Network (Pstn) Dalam Hal Efisiensi Bandwidth Sebagai Jaringan Telekomunikasi Masa Depan

    OpenAIRE

    Hendratmono, Catur; Selo, -

    2009-01-01

    PSTN adalah sistem telekomunikasi berbasis sirkit switch yang mempunyai perangkat-perangkatyaitu sentral, jaringan dan pesawat telepon. Jaringan PSTN hanya melayani layanan suara. Pada jaringanini setiap call akan diberikan sebuah kanal tersendiri dan tidak ada pengguna lain yang dapatmenggunakan kanal tersebut selama call. Jaringan Softswitch adalah sistem komunikasi yangmenggunakan elemen jaringan berupa software sebagai pusat mengendalian panggilan, system ini berbasispaket switch. Jaringa...

  5. Hasil Cetak Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik Sebagai Alat Bukti Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Melalui Media Daring

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aris Hardinanto

    2016-12-01

    Full Text Available Perkembangan dan perubahan dunia menjadi sangat cepat sebagai akibat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama teknologi transportasi dan komunikasi telah membuat berbagai kemudahan terhadap mobilitas masyarakat. Arus perkembangan informasi antar negara tidak dapat lagi dikendalikan oleh pemerintah, sehingga peran dalam mengendalikan arus mobiltias penduduk melalui jejaring sosial. Pertumbuhan yang seperti ini mengakibatkan perubahan sosial di masyarakat seluruh dunia, lintas batas negara. Kejahatan jenis baru sebagai dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi muncul seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Kejahatan menggunakan media teknologi informasi atau komputer dan internet disebut Computer Related Crime atau Cybercrime. Kedudukan alat bukti sebagai penegak hukum pidana materiil menjadi parameter hakim untuk memutus suatu perkara. Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik memberikan ruang terhadap hasil cetak alat bukti elektronik dalam cybercrime sebagai alat bukti yang sah. Hasil cetak alat bukti elektronik sah apabila alat bukti elektronik itu dapat dijamin keasliannya. Dengan demikian kedudukan alat bukti elektronik dalam cybercrime memiliki kriteria yang ketat dibanding alat bukti konvensional. Metode penelitian dalam jurnal ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach, pendekatan kasus (case approach serta pendekatan konseptual (conceptual approach Kata kunci: alat bukti elektronik, cybercrime. 

  6. Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Employee Engagement Dengan Perceived Organizational Support Sebagai Variabel Intervening Di Restoran Imperial Chef Galaxy Mall Surabaya

    OpenAIRE

    Leung, Jason; Lim, Deddy Wijaya

    2016-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap employee engagement dengan perceived organizational support sebagai variabel intevening di Restoran Imperial Chef Galaxy Mall Surabaya.Teknik analisa yang digunakan adalah Partial Least Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan keadaan budaya organisasi dan employee engagement di Restoran Imperial Chef Galaxy Mall Surabaya sudah baik. Ternyata di Restoran Imperial Chef Galaxy Mall Surabaya, buday...

  7. Kandungan Flavonoid, Total Fenol, Dan Antioksidan Snack Bar Sorgum Sebagai Alternatif Makanan Selingan Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2

    OpenAIRE

    Isdamayani, Linda; Panunggal, Binar

    2015-01-01

    Latar Belakang: Sorgum merupakan pangan lokal yang mengandung komponen antioksidan seperti favonoid dan total fenol. Konsumsi sorgum dapat diolah menjadi produk makanan selingan berupa snack bar. Kandungan antioksidan pada sorgum bermanfaat sebagai pangan sumber antioksidan bagi penderita diabetes mellitus (DM) tipe 2. Diabetes mellitus (DM) tipe 2 ditandai dengan hiperglikemia yang meningkatkan stres oksidatif. Stress oksidatif dapat berkembang menjadi komplikasi makro maupun mikrovaskuler. ...

  8. Analisa Pengaruh Empowering Leadership Terhadap Team Performance Management Dengan Team Cohesion Sebagai Variabel Intervening Di Hachi-hachi Surabaya

    OpenAIRE

    Alexandra, Meggie; Theola, Devina

    2016-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Empowering Empowering Leadership berpengaruh atau tidak terhadap Team Performance Management dengan Team Cohesion sebagai variabel intervening di restoran Hachi-Hachi Surabaya. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa statistik deskriptif dan analisa Structural Equation Modeling (SEM) dengan alat penelitian berupa Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Empowering Leadership berpengaruh t...

  9. Pengaruh Job Satisfaction terhadap Financial Performance melalui Employee Engagement dan Competitive Advantage sebagai Intervening Variable pada Perusahaan Manufaktur di Surabaya

    OpenAIRE

    Gunawan, Pricilia Sandra

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung dari job satisfaction terhadap financial performance melalui employee engagement dan competitive advantage sebagai intervening variabel pada Perusahaan manufaktur di Surabaya. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner pada 30 Perusahaan manufaktur publik di Surabaya dan juga menggunakan data sekunder yaitu laporan keuangan Perusahaan yang digunakan untuk mengukur financial performance Perus...

  10. PENGARUH PENGALAMAN DAN PELATIHAN AUDITOR TERHADAP AUDIT RISK DENGAN PROFESIONALISME AUDITOR SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA BPKP PERWAKILAN SULAWESI BARAT

    OpenAIRE

    FIRDHAUS MAKURAGA, HIRAZ GHIBRAN

    2017-01-01

    2017 Pengaruh Pengalaman dan Pelatihan Auditor terhadap Audit Risk dengan Profesionalisme Auditor sebagai Variabel Mediasi pada BPKP Perwakilan Sulawesi Barat The Effects of Experience, and Auditor???s Training on Audit Risk with Auditor???s Professionalism as Interveing Variable On BPKP Representative of West Sulawesi Hiraz Ghibran Firdhaus Makuraga Nirwana Kartini Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh langsung dari varia...

  11. Kajian Potensi Limbah Pertanian Sebagai Sumber Karbon Pada Produksi Avicelase dan CMCase dari Bacillus circulans

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amrullah Hamdan Rahmadani

    2017-03-01

    Full Text Available AbstrakAvicelase dan CMCase mewakili aktivitas eksoselulase dan endoselulase, termasuk dua dari tiga jenis selulase dalam sistem selulase yang dihasilkan oleh Bacillus circulans. Ekspresi keduanya sangat dipengaruhi oleh jumlah dan jenis sumber karbon dalam media produksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis dan konsentrasi limbah pertanian terbaik untuk menghasilkan avicelase dan CMCase dari B. circulans serta kemampuan sistem selulase tersebut untuk mendegradasi substrat lignoselulosa. Limbah pertanian yang diteliti berupa ampas tebu, bonggol jagung dan sekam. Limbah pertanian tersebut digunakan sebagai satu-satunya sumber karbon pada media produksi. Avicel digunakan sebagai sumber karbon pembanding. Aktivitas avicelase dan CMCase ditentukan berdasar jumlah gula pereduksi yang dihasilkan dengan menggunakan metoda Somogy-Nelson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua limbah pertanian yang diteliti berpotensi sebagai sumber karbon yang lebih baik dibandingkan dengan avicel untuk produksi avicelase dan CMCase dari B. circulans. Limbah pertanian yang terbaik adalah ampas tebu. Penggunaan ampas tebu pada konsentrasi 0,5 % menghasilkan aviselase dan CMCase sebesar 309,39 dan 405,48 U/mL. Sistem selulase yang dihasilkan mampu mendegradasi ampas tebu, bonggol jagung dan sekam.Kata kunci : avicelase, CMCase, limbah pertanian, sumber kabon, Bacillus circulansAbstractAvicelase and CMCase activity represent exocellulase and endocellulase, including two of the three types of cellulase in the cellulase system produced by Bacillus circulans. Expression both of them strongly influenced by the amount and type of carbon source in the production medium. The aims of this research were to determine the type and concentration of the best agricultural waste to generate avicelase and CMCase from B. circulans and their ability to degrade lignocellulosic substrates. Studied agricultural wastes are bagasse, corn stalks and husks. Agricultural waste is used as

  12. Potensi bambu swat (gigantochloa verticillata sebagai material karbon aktif untuk adsorbed natural gas (ANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewa Ngakan Ketut Putra Negara

    2017-03-01

    Full Text Available Abstrak: Bambu merupakan material biomassa yang banyak diteliti, diproduksi sebagai karbon aktif dan diaplikasikan di berbagaibidang kehidupan. Namun sangat sedikit bahkan hampir tidak ditemukan referensi yang membahas kegunaan karbonaktif dari bambusebagai adsorbent untuk Adsorbed Natural Gas (ANG. Penelitian ini difokuskan untukmengkarakterisasai dan menevaluasi potensi bambu swat (Gigantochloa verticillata sebagai material dasar karbon aktifuntuk aplikasi ANG. Pengujian yang dilakukan meliputi uji proximate, uji ultimate, uji komposisi kimia dan pengamatanstruktur mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bambuswat memiliki kandungan lignin 22,9920%, selulosa44,2247%, volatile 88’32%, carbon 43,42%,ash 1,83%, silica (1,8664% dan nitrogen 1,7065%. Bambu swat memilikiikatan pembuluh yang terdiri atas satu ikatan pembuluh (xilem dan floem dan dua ikatan serat yang terletak di sebelahdalam dan luar dari ikatan pembuluh.Secara umum dapat dikatakan bahwa bamboo jenis ini memiliki kandungansellulosa, volatile dan karbon yang cukup tinggi serta ash, silica, hydrogen dan nitrogen yang rendah sehinggabambuswat sangat berpotensi digunakan sebagai material sumber karbon aktif.Kata kunci: Karbon aktif, bambu swat, ANG, lignin, sellulosa, analisa ultimate dan proximates Abstract: Bamboo is a biomass material widely researched, produced as activated carbon and applied in various life fields.However, very little or almost no references were found with regard to utilization of bamboo activated carbon asadsorbent for Adsorbed Natural Gas (ANG. This study is concerned to characterize and evaluate potency of bambooswat (Gigantochloa verticillata as aprecursor of activated carbon for ANG application. Examinations conducted wereproximate, ultimate, chemical composisition tests and microstructure observation. The results showed that bambooswathave a lignin content 22.9920%, cellulose 44.2247%, volatile 88.32%, carbon 43.42%, ash 1.83%, silica 1.8664% andnitrogen

  13. Pemanfaatan Potensi Limbah Tongkol Jagung Sebagai Syngas Melalui Proses Gasifikasi Di Wilayah Provinsi Gorontalo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siradjuddin Haluti

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak: Jagung merupakan komoditi unggulan Propinsi Gorontal. Walaupun mengalami fluktuasi produksi jagung ditiap tahuntidak mempengaruhi produksi jagung di Provinsi Gorontalo. Dalam beberapa tahun terakhir kebutuhan jagung makinmeningkat, dengan meningkatnya kebutuhan jagung berdampak pada tingginya produksi limbah tongkol jagung yangdihasilkan provinsi Gorontalo, tentunya ini akan menimbulkan masalah bagi lingkungan. Limbah tongkol jagungmerupakan salah satu sektor yang belum dimanfaatkan di provinsi Gorontalo secara maksimal dalam meningkatkannilai ekonomis, lebih efisien dan efektif penggunaannya. Diantaranya pemanfaatan biomassa tongkol jagung sebagaienergi bahan bakar alternatif. Tujuan yang diangkat dalam peneliitian ini adalah (1 Mengetahui potensi produksi limbahtongkol jagung di wilayah Provinsi Gorontalo sebagai energi alternatif. (2Mengetahui potensi energi alternatif melaluiproses gasifikasi sebagai pemanfaatan dari bahan baku limbah tongkol jagung untuk jadi Gas Syntesis (Syngas.Metode pengumpulan data, pengolahan data dan analisis data. Hasil potensi bahan bakar yang dapat dihasilkan daripemanfaatan limbah tongkol jagung untuk wilayah Provinsi Gorontalo dapat mencapai total rata-rata sebesar 72.931 tonlimbah tongkol jagung. Untuk pemanfaatan limbah tongkol jagung sebagai bahan bakar alternatif melalui prosesgasifikasi menghasilkan syngas sebesar 92.852 ton.Kata kunci: potensi, limbah, tongkol jagung, gsifikasi, energi Abstract: Corn is a commodity Gorontal province. Despite the fluctuations in maize production in each year does not affect maizeproduction in Gorontalo Province. In recent years, corn demand is increasing, with the increasing demand of corncontributes to the high production of waste generated corncob Gorontalo province, this course will cause problems forthe environment. Corncob waste is one sector that is untapped in the province of Gorontalo to the maximum inimproving economic value, more efficient and effective

  14. Pemanfaatan TKKS Sebagai Pengisi Komposit Epoxy Untuk Struktur Bergerak Mesin CNC Perkayuan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farkhan

    2017-04-01

    , namun mesin CNC perkayuan umumnya dibangun dengan struktur logam yang berat, baik untuk struktur penopang maupun struktur bergeraknya. Kenyataannya, bahan baku kayunya sendiri jauh lebih ringan ketimbang struktur yang menggerakkannya. Dinamika gerakan pada struktur bergerak yang berat ini menyebabkan pemborosan daya dan getaran berlebih yang mempengaruhi ketelitian, keawetan pahat potong, dan produktivitas. Penelitian ini mengembangkan bahan komposit ringan baru dengan memanfaatkan sumber terbarukan dari limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS sebagai bahan pengisinya dengan matriks polimer epoxy untuk dibangun sebagai struktur bergerak mesin CNC perkayuan metode permesinan cepat 3 dimensi, untuk meningkatkan unjuk kerja dinamiknya. Analisa perbandingan menunjukkan bahan ini memiliki unjuk kerja dinamik lebih baik pada proses permesinan cepat ketimbang menggunakan besi tuang sebagai bahan tradisionalnya.

  15. Hibriditas Medium pada Film Opera Jawa Karya Garin Nugroho sebagai Sebuah Dekonstruksi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riksa Belasunda

    2014-10-01

    Full Text Available Di tengah penyeragaman ide, gagasan, pesan, dan estetika pada film-film nasional, menarik menjadikan film Opera Jawa karya Garin Nugroho sebagai obyek penelitian sekaligus menjadi alasan kenapa penelitian ini dilakukan. Penelitian ini sebagai upaya peningkatan peran aktif produktif penonton dalam memahami dan memaknai teks film. Dengan fokus bagaimana pesan dan makna tersebut dibaca melalui elemen-elemen visual teks film yang dikonstruksi oleh keragaman penggunaan medium. Penelitian dilakukan dengan pendekatan estetika posmodern melalui metode semiotika dengan teknik deskriptif interpretatif. Membongkar struktur kode bahasa film, melalui analisis struktur dramatik naratif dan unsur pembentuk film, yang berkaitan dengan aspek non-verbal berupa tanda-tanda elemen visual dan gerak pada shot film. Elemen-elemen tersebut dikonstruksi oleh pilihan medium ungkap yang menjadi gaya ungkap (ekspresi sineas dalam menyampaikan pesannya. Ekspresi sineas dalam menyampaikan ide gagasan, dan konsep tersebut, berupa idiom estetik parodi, dengan pelencengan makna, eksplorasi medium (hibriditas medium, dan gaya ungkap, sebagai kritik atau sindiran atas bentuk yang dijadikan rujukan. Lewat film ini, Garin Nugroho melakukan dekonstruksi terhadap tokoh-tokoh, ruang, pesan dan makna, serta narasi dari epik Ramayana karya Walmiki yang menjadi rujukannya. Merefleksikan persoalan gender, feminisme, dominasi maskulinitas, dominasi kekuasaan, pertentangan kelas, dan kapitalisme. Kata kunci: hibriditas medium; semiotika film postmodern; dekonstruksi.In the midst of the ideas, concepts, messages, and aesthetics uniformity at national films, it is interesting to make Opera Jawa movie by Garin Nugroho the object of study. That is the reason why the study was conducted. The research was an effort to improve the audience's productive and active role in understanding and interpreting the subtitles by focusing on how to read the message and meaning through subtitles constructed by

  16. PENGUKURAN KADAR NATRIUM ALGINAT DARI ALGA COKELAT SPESIES Sargassum sp. SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN BAHAN CETAK KEDOKTERAN GIGI (IRREVERSIBLE HYDROCOLLOID/DENTAL IMPRESSION MATERIAL)

    OpenAIRE

    MUTMAINNAH SUNAR, SITI

    2016-01-01

    2015 Pengukuran Kadar Natrium Alginate dari Alga Cokelat Spesies Sargassum sp. sebagai Bahan Dasar Pembuatan Bahan Cetak Kedokteran Gigi (Irreversible Hydrocolloid/Dental Impression Material) Siti Mutmainnah Sunar Abstrak Latar belakang : Irreversible hydrocolloid merupakan bahan cetak yang relatif sering digunakan di bidang kedokteran gigi. Namun, bahan baku dari bahan cetak ini masih diimpor dari luar negeri. Natrium alginate sebagai bahan baku masih menggunakan ekstraksi alga c...

  17. Integrasi Chatbot Berbasis Aiml Pada Website E-commerce Sebagai Virtual Assistant Dalam Pencarian Dan Pemesanan Produk (Studi Kasus Toko Buku Online Edu4indo.com)

    OpenAIRE

    Bahartyan, Egga; Bahtiar, Nurdin; Waspada, Indra

    2014-01-01

    Perkembangan teknologi chatbot semakin canggih hingga saat ini. Mulai dari chatbot yang bernama ALICE, hingga aplikasi Siri milik Perusahaan Apple sebagai virtual assistant yang berjalan pada iPhone masih dikembangkan agar semakin cerdas dan canggih untuk mempermudah pekerjaan manusia. Chatbot dapat diintegrasikan ke berbagai layanan, aplikasi atau sumber data lainnya. Salah satunya adalah mengintegrasikan chatbot dengan situs web e-commerce untuk menggantikan tugas manusia sebagai customer s...

  18. Inovasi Desain Kemasan Ayam Betutu Sebagai Ikon Oleh – Oleh Khas Bali di Kota Denpasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Luh Desi In Diana Sari

    2018-03-01

    Full Text Available Tujuan khusus yang ingin dicapai pada tahap ke-dua penelitian ini adalah studi pembuatan desain terdiri dari : 1. Studi grafis kemasan (studi bahan, studi bentuk, studi warna, studi huruf dan teks; 2. Pembuatan alternatif desain kemasan kuliner ayam betutu, 3. Perwujudan prototype alternatif desain kemasan kuliner ayam betutu. Konsep yang dipilih adalah nuansa tradisional Bali dengan mengacu pada kriteria desain menurut Dameria (2014;53, terdiri dari Stands Out (menonjol, Contents (isi, Distinctive (unik, Suitable (sesuai yang telah ditetapkan pada penelitian tahun pertama. Wujud desain kemasan pada tahapan perancangan dibuat ke dalam dua alternatif desain. Bahan yang digunakan kertas food grade, melalui tiga tahapan yaitu; 1. Tahapan ide 2. Tahapan desain terdiri dari perancangann kemasan, elemen grafis kemasan pada panel display utama (PDU. Kemudian dilanjutkan ke tahap 3. Feasibility Phase yang merupakan tahapan pembuatan prototype menggunakan bahan dan peralatan yang mirip dengan kondisi aktual desain kemasan kuliner Ayam Betutu. Hasil yang diperoleh adalah prototype desain kemasan berbahan dasar kertas untuk mengemas kuliner Ayam Betutu. Specific objectives to be achieved in this second phase of research is a design study that consists of: 1. researching graphic packaging (material studies, form studies, color studies, study letters and text, 2. Making alternative design culinary packaging for Ayam Betutu, 3. Embodiments prototype alternative design culinary of Ayam Betutu packaging. The selected concept has a traditional Balinese feel, with reference to design criteria consisting of Stands Out, Contents, Distinctive and Suitable that have been established in the first year of research. The form of packaging at the design stage is made into two design alternatives. Material used food grade paper. Two alternative designs are designed through three stages: 1. Stage Idea 2. Stages of design consisting of packaging design, graphic packaging

  19. Feel Experience Dan Think Experience Marketing Pengaruhnya Terhadap Loyalitas Konsumen Melalui Kepuasan Konsumen Sebagai Variabel Intervening

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asti Hidayati

    2017-12-01

      Key Word: feel experience, think experience marketing, customer loyalty, customer satisfaction   Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung feel experience dan think experience marketing terhadap loyalitas konsumen melalui kepuasan konsumen sebagai variabel intervening. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling insidental. Teknik penarikan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis jalur (Path Analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa feel experience mempunyai pengaruh langsung terhadap loyalitas konsumen. Think experience marketing mempunyai pengaruh tidak langsung terhadap loyalitas konsumen.    Kata  kunci: feel experience, think experience marketing, loyalitas konsumen, kepuasan konsumen

  20. PENGEMBANGAN SISTEM TERINTEGRASI UNTUK PANDUAN PARIWISATA BERBASIS MOBILE SEBAGAI DAYA DUKUNG PENINGKATAN PARIWISATA DI KABUPATEN BULELENG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nengah Suparta

    2014-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem yang terintegrasi untuk panduan pariwisata berbasis mobile sebagai daya dukung peningkatan pariwisata di Kabupaten Buleleng. Hasil lebih luas terhadap produk yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh para wisatawan maupun para pelaku pariwisata lainnya dalam rangka mendukung percepatan pembangunan dan perluasan ekonomi khususnya di Kabupaten Buleleng. Metode penelitian menggunakan Riset&Development yang dilengkapi metode khusus pengembangan perangkat lunak System Development Life Cycle dengan model waterfall. Hasil pengembangan dan pengujian fungsional sistem terintegrasi panduan pariwisata berbasis mobile yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa Aplikasi sistem terintegrasi panduan pariwisata berbasis mobile dapat menjalankan fungsionalitas yang dibutuhkan dalam mencari info-info daerah pariwisata di Kabupaten Buleleng secara detail, beserta fasilitas umum terdekatnya.

  1. Campuran kitosan dengan resin akrilik sebagai bahan gigi tiruan penghambat Candida albicans

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titik Ismiyati

    2018-04-01

    Full Text Available The mixture of acrylic resin and chitosan as denture material to inhibit Candida albicans. The inhibition of Candida albicans in denture resin has an important role to prevent the development of denture stomatitis. Chitosan is a natural polymer compound derived from shrimp waste which can function as an antifungal Acrylik resin cannot be mixed with chitosan. To obtain a homogeneous mixture, the mixture was added a coupling agen acrylic acid and acetone. The research objective was to study the mixture of acrylic resin and chitosan with solvent acrylic acid and acetone as a denture that can inhibit the growth of Candida albicans. Methods: The samples used discs in 10 mm diameter and 2 mm thickness, made from heat cured acrylic resin mixed with chitosan dissolved in acrylat acid and acetone. They were divided into 4 groups. Group 1 was acrylic resin without chitosan as a control, group 2, 3 and 4 were the mixture of acrylic resin and 5 ml chitosan in 0.5%, 1%, and 2% concentration respectively. The fourier transform irfrared spectroscopy (FTIR and the digital optical microscope were used to synthesize and analyze. The Kruskal Wallis was used to analyze the data. The results showed that the mixture of acrylic resin with chitosan significantly inhibited the growth of Candida albicans. Conclusion: a mixture of acrylic resins and chitosan can be fungistatic, so it can be developed as an antifungal denture material.   ABSTRAK Penghambatan Candida albicans pada gigi tiruan resin akrilik dapat memainkan peran penting dalam mencegah perkembangan denture stomatitis. Kitosan adalah senyawa polimer alam yang berasal dari limbah udang yang dapat berfungsi sebagai antijamur. Resin akrilik tidak dapat bercampur dengan kitosan. Untuk mendapatkan campuran yang homogen, campuran tersebut ditambah coupling agent asam akrilat dan aseton. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji campuran resin akrilik dan kitosan dan asam akrilat pelarut aseton sebagai bahan gigi

  2. ANALISIS SEKUEN GEN GLUTATION PEROKSIDASE (GPX1 SEBAGAI DETEKSI STRES OKSIDATIF AKIBAT INFEKSI MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Yuniastuti

    2013-02-01

    Full Text Available Glutation merupakan antioksidan yang berperan dalam fungsi imun, dan diekspresikan secara genetik oleh urutan gen yang membentuk protein enzim Glutation Peroxidase (GPx1. Bila ekspresi gen berubah maka terjadi perubahan fungsi glutation dan kerentanan terhadap stress oksidatif. Metode yang digunakan adalah Kasus-kontrol. Sampel yang digunakan adalah sampel darah. Kelompok kasus adalah sampel darah pasien tuberkulosis paru sedangkan kelompok kontrol adalah sampel darah orang sehat. Pemeriksaan gen Glutation peroxidase (GPx1 menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR untuk melihat pita DNA pada pasien tuberkulosis par serta elektroforesis produk PCR-RFLP gen GPx1 kelompok sampel tuberkulosis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara polimorfisme gen GPx1 (p=0,365 pasein tuberkulois dengan individu sehat, sehingga tidak dapat digunakan sebagai alat deteksi kerentanan terhadap stress oksidatif pada pasien tuberkulosis. Perlu penelitian lanjutan yang menggunakan sampel lebih besar dan populasi etnik yang berbeda.

  3. PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL DAN DISTRESS EMOSIONAL SEBAGAI KONTRIBUTOR HIPERTENSI PEREMPUAN INDONESIA : TINJAUAN PERSPEKTIF JENDER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Isfandari

    2015-04-01

    hipertensi Riskesdas 2007 menunjukkan prevalensi hipertensi perempuan mulai menyusul lelaki pada usia 35 tahun. Artikel bertujuan membahas peningkatan prevalensi hipertensi perempuan menggunakan sudut pandang jender menekankan pada kebijakan program keluarga berencana yang menempatkan perempuan sebagai target serta ketimpangan sosial ekonomi yang dapat menyebabkan distress emosional berdampak pada kejadian hipertensi dini pada perempuan. Melakukan kajian teori tentang jender dan kesehatan, jender dan hipertensi, dan faktor risiko hipertensi. Selanjutnya melakukan analisis situasi berdasarkan laporan Riskesdas 2007, 2010 dan Sensus Penduduk (SP 2010. Kemudian dilakukan analisis situasiberdasarkan data menggunakan perspektif jender untuk menjelaskan kejadian hipertensi dini perempuan Indonesia. Selain faktor risiko utama, kejadian hipertensi dapat dipengaruhi oleh penggunaan kontrasepsi hormonal dan distress emosional. Tiga hingga empat dari sepuluh perempuan Indonesia usia 10 - 29 tahun menggunakan kontrasepsi hormonal. Pendidikan dan status pekerjaan perempuan sebagai proksikeadaan sosial ekonomi lebih rendah dibanding lelaki. Hal ini dapat menyebabkan distres emosional menuju hipertensi. Fenomena hipertensi perempuan Indonesia dapat disebabkan oleh kebijakan KB pemerintah yang mejadikan perempuan sebagai target utama dan ketimpangan perempuan terhadap akses sumberdaya yang menyebabkan distress emosional. Pemantauan teratur dilakukan terhadap penggunaan kontrasepsi hormonal dan memberikan intervensi non farmakologis untuk penanganan hipertensi sebagai pelengkap intervensi farmakologi.Kata kunci : kontrasepsi, hipertensi, distress emosional, jender, Indonesia

  4. Pengujian Bending Biomaterial Hidroksiapatit Dari Tulang Sapi Sebagai Prosthesis Sendi Rahang (TMJ Pada Manusia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hikmah Annur

    2015-03-01

    Full Text Available Dalam dunia kedokteran jika terapi fisik dan obat-obatan tidak dapat mengatasi kelainan atau kerusakan pada sendi rahang pasien maka jalan satu-satunya adalah dengan dilakukan perawatan bedah dengan mengganti sendi yang mengalami gangguan dengan prosthesis sebagai pengganti anggota gerak yang hilang. Dalam penelitian ini digunakan material hidroksiapatit dalam pengujian bending karena memiliki komposisi kimia yang sama dengan jaringan keras pada manusia seperti gigi dan tulang. Penelitian ini bertujuan mencari nilai tegangan bending maksimum yang bisa diterima oleh komposit hidroksiapatit. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil variasi fraksi volume hidroksiapatit 40% HA, 50% HA, 60% HA, dan 70% HA. Setelah itu material di uji bending dengan menggunakan standar ASTM D790 dengan menggunakan metode pengujian three point bending. Dari penelitian ini didapatkan bahwa tegangan bending maksimum sebesar 31.2 Mpa pada spesimen dengan persentase hidroksiapatit 50% fraksi volume. Fraksi ini adalah fraksi yang paling optimal di antara variabel-variabel uji lain.

  5. Studi Pemanfaatan Energi Matahari di Pulau Panjang Sebagai Pembangkit Listrik Alternatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Romi Wiryadinata

    2013-06-01

    Full Text Available Pembangkit tenaga listrik di Pulau Panjang dipasok oleh tenaga diesel dengan 12 jam waktu operasi, sehingga dibutuhkan tambahan pasokan energi terbarukan untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem surya sebagai pembangkit listrik alternatif pada pembangkit listrik tenaga hybrid PLTS-PLTD. Sistem PLTS digunakan untuk mengurangi batas waktu diesel bekerja agar diperoleh kinerja yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem surya dapat menghasilkan energi dari 153,89 kWp, 164684kWh/tahun pasokan energi, kualitas energi 94,73%, keandalan sistem 79,79%, dan kerugian sistem 33,66%. Dalam skema PLTH diperoleh kontribusi dari PLTS-PLTD sebesar 33% sampai 67%, BPP PLTH sebesar $ 0,64/kWh dan dapat mengurangi emisi karbon sebesar 85,93%

  6. PERANCANGAN SISTEM PENILAIAN KINERJA DI STT ADISUTJIPTO SEBAGAI PENDUKUNG SISTEM PENJAMINAN MUTU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yasrin Zabidi

    2007-04-01

    Full Text Available Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA sebagai sebuah perguruan tinggi yang baru terbentuk sangatlah perlu untuk membentuk Sistem Pengukuran Kinerja (SPK demi terciptanya visi dan misi. SPK yang baik haruslah terintegrasi untuk semua unit dan aktivitas di perguruan tinggi. Indikator kinerja yang terbentuk tidak hanya berupa indikator kinerja finansial (keuangan tetapi juga indikator kinerja nonfinansial. Oleh karena itu peneliti mencoba merancang sistem pengukuran kinerja dengan melibatkan indikator kinerja finansial dan nonfinansial. Prores perancangan SPK menggunakan model Balanced Scorecard , yaitu keseimbangan antara finansial dan nonfinansial dengan didasarkan pada langkah-langkah (framework yaitu penetapan arsitek pengukuran, penentuan tujuan strategis (strategic objectives dari masing-masing perspektif (finansial, pelanggan, proses bisnis internal, belajar dan tumbuh, penentuan Key Performance Indicators (KPI dan penentuan target. Indikator-indikator kinerja (key performance indicators yang terbentuk dalam penelitian ini ada 45 indikator kinerja. Untuk melakukan penilaian kinerja adalah menggunakan lembar kerja pengukuran kinerja yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat memberikan gambaran mengenai kinerja.

  7. PARTISIPASI ISTRI NELAYAN PANDEGA SEBAGAI PENGUPAS RAJUNGAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ummi Luthfiyatut Tasbichah

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis (a kegiatan produktif istri nelayan pandega sebagai pengupas rajungan,(b besarnya kontribusi pendapatan istri nelayan pandega sebagai pengupas rajungan terhadap total pendapatan keluarganya, (c kendala-kendala yang dihadapi oleh istri nelayan pandega sebagai pengupas rajungan saat melakukan aktivitas produktifnya. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kualitatif dan untuk memperoleh validitas hasil penelitian dilakukan metode triangulasi. Sumber data diperoleh melalui wawancara dengan berbagai pihak yang berhubungan dengan penelitian yaitu istri nelayan pendega sebagai pengupas rajungan kepala kelurahan lokasi penelitian, masyarakat di lokasi penelitian, observasi di lapangan, serta dokumen-dokumen yang berkaitan dengan tujuan dilaksanakannya penelitian. Kontribusi pendapatan informan terhadap pendapatan keluarga cukup besar yaitu 28,19% dari total pendapatan keluarga. Meskipun pendapatan keluarga mengalami peningkatan tetapi peran aktif istri nelayan dalam kegiatan produktif belum mampu mensejahterakan keluarganya. Pekerjaan para istri nelayan di Kelurahan Pacar masih bersifat tradisional belum bisa berkembang yang masih berupa pengupas rajungan biasa tanpa diolah lebih lanjut. Oleh karena itu diharapkan adanya pendampingan program pemberdayaan masyarakat di bidang kelautan dengan cara mengembangkan usaha-usaha mikro produktif seperti pengolahan rajungan yang lebih modern untuk meningkatkan pendapatan istri nelayan pengupas rajungan dan juga diperlukan informasi mengenai pemasaran, keuntungan dan besarnya nilai tambah yang dihasilkan dari perubahan bentuk olahan untuk mengembangkan produksinya. This study aimed to identify and analyze (a kinds of participation of Pandega’s (fisherman's wife as a crab peeler in an effort to increase the family income (b the amount of revenue increase of a Pandega's wife as a crab peeler to the family

  8. MEDIASI PENAL SEBAGAI ALTERNATIF PENYELESAIAN PERKARA PENCURIAN RINGAN (STUDI DI POLRES MALANG KOTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    James Hasudungan Hutajulu

    2016-02-01

      Key words: penal mediation, minor theft case, an alternative penal settlement   Abstrak Penelitian mengenai pelaksanaan mediasi penal pada tindak pidana pencurian ringan oleh Polres Malang Kota bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis digunakannya mediasi penal serta menganalisis pelaksanaan mediasi penal sebagai alternatif penyelesaian perkara. Adapun metode yang digunakan adalah yuridis sosiologis atau jenis penelitian hukum sosiologis atau penelitian lapangan. Hasil penelitian yang diperoleh antara lain: Polres Malang Kota melakukan mediasi penal dengan alasan agar tercipta rasa keadilan terhadap para saksi sehingga masyarakat puas atas pelayanan yang dilakukan penyidik. Selain itu, langkah-langkah yang dilakukan dalam penerapan mediasi penal ini adalah mempertemukan para pihak, penyidik menyaksikan pengembalian barang yang dicuri oleh pelaku, membantu membuat surat kesepakatan bersama, menerima surat pencabutan perkara serta melakukan gelar perkara.   Kata kunci: mediasi penal, pencurian ringan, alternatif penyelesaian perkara

  9. HAKIM AGUNG SEBAGAI AGENT OF CHANGE MENUJU LAW AND LEGAL REFORM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samsul Wahidin

    2017-10-01

    Full Text Available Supreme Court as the nation institution in nation power was the legislative power keeper. The performance in law enforcement had always to adapt the increase of society law. Here, justice was enforced based on society justice feeling. Supreme Court institution was occupied by a person, namely Supreme Judge or judge of the Supreme Court. Supreme Judge as ?God Representative? in the world had to dig and accommodate the justice value in society. In upholding the law and justice, it had to be realized that it was a simultaneous and continuous effort by integrating various components with Supreme Court and supreme judge as the concrete agent. Various components in law enforcement had to integrate in realizing the law goal which processed with space and time. Space gave a chance toward the law action, both one which fitted law and that which broke it.The processing time gave a chance to people to be creative and innovative.In another perspective, integration did not only mean to build power, especially against law violation. The effort which had to be done continuously was to keep renewing the legal source, so the component in realizing the law goal could be renewed, not merely in the meaning as the spirit and all the implications but more than that, up to date renewing had to be done continuously. It became a demand that had to be fulfilled all the time. There was no word ?finish? and there was no term ?final. Process was the form of the finalization itself. ?Mahkamah Agung sebagai lembaga negara dalam sistem kekuasaan negara adalah penjaga kekuasaan legislatif. Kinerjanya dalam penegakan hukum harus senantiasa menyesuaikan dengan perkembangan hukum masyarakat. Di sini keadilan ditegakkan berdasarkan rasa keadilan masyarakat. Kelembagaan Mahkamah Agung diisi oleh person, yaitu Hakim Agung. Hakim Agung sebagai ?wakil Tuhan? di muka bumi, harus senantiasa menggali dan mengakomodasikan nilai keadilan dalam masyarakat. Dalam menegakkan hukum dan keadilan

  10. ADC3 YANG DIBUAT DENGAN PELEBURAN ULANG ALUMINIUM BEKAS SEBAGAI BAHAN PROPELER KAPAL KAYU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suyanto Suyanto

    2016-11-01

    Full Text Available Saat ini pembuatan propeler aluminium pada industri kecil banyak memanfaatkan bahan dasar aluminium bekas. Namun produk yang dihasilkan belum memenuhi spesifikasi standar material. Penelitian dilakukan dengan menggunakan bahan dasar aluminium siku bekas dan aluminium kampas bekas. Variasi penambahan TiB sebagai grain refiner dilakukan pada saat peleburan. Perhitungan dengan simulasi Excel dilakukan untuk memperkirakan komposisi hasil pengecoran yang sesuai. Pengecoran ulang menghasilkan produk dengan tingkat porositas 3,3 % sampai 5,9 %. Penggunaan cetakan pasir ikut berperan dalam timbulnya porositas. Penambahan TiB sebanyak 0,5% ke ADC3 berpengaruh pada penurunan ukuran butir hingga 50%, peningkatan kekerasan hingga 23%, peningkatan kekuatan tarik hingga 11%, serta penurunan keuletan hingga 20%. Kata kunci: ADC3, pengecoran ulang aluminium, propeler.

  11. EFEK GENDER DAN TIPE KEPRIBADIAN DALAM PROSES PEMEROLEHAN BAHASA JAWA SEBAGAI BAHASA KEDU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paundra Pristyasiwi

    2018-02-01

    Full Text Available Pemerolehan bahasa kedua tidak lepas dari beberapa faktor pendukung dan faktor penghambat. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam keberhasilan proses pemerolehan bahasa kedua adalah usia, jenis kelamin dan tentunya perbedaan kepribadian setiap individu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan efek gender dan tipe kepribadian terhadap pemerolehan bahas Jawa sebagai bahasa kedua pada siswa di SMK Giki 1 Surabaya. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas sebelas dan duabelas yang berasal dari luar Jawa (Surabaya tahun akademik 2017/2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan model analisis kategoris deskriptif. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa (1 terdapat perbedaan pada proses pemerolehan bahasa kedua atara siswa perempuan dan laki-laki, siswa perempuan memiliki kemauan dan kemampuan yang lebih tinggi daripada siswa laki-laki, (2 terdapat perbedaan penguasaan pemerolehan bahasa pada siswa berkepribadian ekstrovert dan introvert, siswa ektrovert memiliki kompetensi pemerolehan lebih tinggi daripada siswa berkepribadian introvert.

  12. Hubungan Dukungan Orangtua dan Harga diri dengan Harapan sebagai Variabel Mediator

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Denise Permatasari

    2017-07-01

    Full Text Available Harga diri dirasa memiliki peranan yang penting pada perkembangan remaja, remaja yang memiliki harga diri akan memiliki keyakinan diri sehingga merasa dihargai dalam lingkungan sosialnya. Orangtua memiliki tanggung jawab yang besar dalam memenuhi kebutuhan harga diri anak, tidak hanya dukungan orangtua tetapi harapan juga dianggap mampu membentuk harga diri remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan orangtua dan harga diri dengan harapan sebagai variabel mediator. Subjek penelitian adalah remaja berkisar 12-15 tahun di SMP Kartika IV-8 Kota Malang sebanyak 50 subjek. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan Rosenberg Self Esteem Scale untuk mengukur harga diri, Parents as Social Context Questionnaire (PASCQ Child Report untuk mengukur dukungan orangtua, dan Hope Scale for Children untuk mengukur harapan pada anak. Metode analisis menggunakan analisis regresi berganda dengan uji sobel untuk menguji hasil mediasi. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung antara dukungan orangtua dan harga diri pada remaja dengan signifikan B=0,693; p

  13. Desalinasi Air Laut Berbasis Energi Surya Sebagai Alternatif Penyediaan Air Bersih

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Yogi Dewantara

    2018-03-01

    Full Text Available Penelitian ini berkonsentrasi pada kemampuan alat desalinasi tipe solar still dalam menyerap energi kalor matahari dan penggunaannya dalam proses kondensasi guna memproduksi air tawar untuk keperluan masyarakat. Alat desalinasi ini terdiri dari kotak distiller dengan plat absorber dan kain yang terdapat di dalamnya, serta kaca sebagai pentransmisian. Sistem kerja berawal dari air diteteskan melalui pipa dan jatuh pada kain yang akan menyerap air. Radiasi matahari akan memanaskan plat absober melalui kaca kemudian panas plat memanaskan air pada kain hingga menjadi uap dan menempel pada permukaan dalam kaca hingga terkonsensasi menjadi air suling. Pengukuran volume minimal dan maksimal alat sebesar 5 lt dan 7 lt dilakukan selama 4 hari. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa intensitas matahari telah ada saat cahaya matahari mulai terlihat pada pukul 6 pagi dan difusi energi kalor matahari telah mulai dimanfaatkan pada waktu tersebut. Akan tetapi kinerja alat desalinasi masih sangat rendah, hal ini terlihat dari angka efisiensi yang hanya mencapai 4,45%.

  14. PEMANFAATAN NERACA SEBAGAI PENERAPAN FUNGSI PENGELOLAAN PERMODALAN UMKM (HASIL PEMIKIRAN KONSEPTUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lufthia Sevriana

    2016-10-01

      Tujuan Penelitian ini adalah untuk menjadi salah satu kontribusi bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah karena kepedulian penulis pada kondisi UMKM dalam mengembangkan bisnisnya. Karakteristik dari permasalahan mereka sangat klasik. Kebanyakan UMKM masih tidak mampi mengelola modal mereka, mengambil manfaat dari teknologi untuk bisnis mereka, untuk memperluas jaringan pemasaran produknya, dan lain sebagainya. Akan tetapi, modal sebagai kebutuhan mendasar dari operasional bisnis mereka, membutuhkan perlakuan khusus. Dari kajian pustaka, penulis menemukan bahwa meskipun UMKM mengetahui manfaat dari penyusunan laporan keuangan, kebanyakan dari mereka tidak memiliki kemauan untuk menyusun laporan keuangan dengan komitmen yang kuat. Meskipun kita telah memasuki era MEA, kompetensi dalam penyusunan laporan keuangan tidak tedistribusi dengan rata diantara negara-negara Asean. Untuk itu, UMKM membutuhkan dukungan dari pemerintah, perusahaan dan juga akademisi untuk melatih pengusaha UMKM, dan juga untuk membimbing mereka dalam meningkatkan kompetensi dalam penyusunan laporan keuangan berdasarkan tahapan yan sudah mereka terapkan.   Kata Kunci: UMKM, Laporan Keuangan, SAK ETAP

  15. Analisis Efektivitas Iklan Jejaring Sosial sebagai Media Promosi Menggunakan EPIC Model

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Hasanah

    2016-02-01

    Full Text Available Keberhasilan dalam sebuah iklan atau promosi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat terhadap Informasi Layanan Pendidikan di jejaring sosial sangat bergantung pada kemasan tampilan yang menarik dan berita yang disampaikan. Pencapaian keberhasilan tujuan promosi tersebut akan membutuhkan tindakan yang berkesinambungan dan tepat sasaran. Untuk mengetahui apakah Facebook Huma Harati itu efektif atau tidak maka perlu adanya pengukuran terhadap Facebook itu sendiri, salah satunya menggunakan metode EPIC (Empaty, Persuation, Impact, and Communication. Hasil analisa menyatakan bahwa Fanpage Huma Harati merupakan tempat yang efektif sebagai media promosi, hal ini terlihat dari nilai empaty, persuasiona, impact and communication yang diperoleh. Nilai rata-rata pada EPIC rate adalah 3,978, dimensi komunikasi mendapat nilai tertinggi dari dimensi lainnya yaitu 4,02. 

  16. PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN MELALUI MOTIVASI KERJA SEBAGAI INTERVENING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lis Tatin Hernidatiatin

    2017-06-01

    Full Text Available Abstract. This study is aimed to analyze the direct and indirect effect of educational level on employee performance through work motivation as an intervening variable at PT. Kereta Api (Persero Regional Operations (DAOP 3 Cirebon. The method used in this research is associative method and data collection technique used is the field research (observation, interview, questionnaire and literature study. To determine the size of the sample, the study used the Slovin formula while to analyse data the researchers performed validity, reliability and classical assumption test (normality, multicollinearity, heteroscedasticity and autocorrelation test, path analysis, t hypothesis testing. The results of path analysis showed that the level of education directly impacted to employee performance and indirectly to work motivation (an intervening variable and finally to employee performance. Due to the fact that the direct correlation coefficient is greater than the indirect correlation coefficient, it can be said that the true relationship is direct correlation. Keywords. Level of education; work motivation; job performance.   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung tingkat pendidikan terhadap prestasi kerja karyawan dan pengaruh tidak langsung tingkat pendidikan terhadap prestasi kerja karyawan melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening pada PT. Kereta Api (Persero Daerah Operasi (DAOP 3 Cirebon. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode Asosiatif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah Riset Lapangan (Observasi, Wawancara, Angket dan Riset Kepustakaan. Untuk menentukan ukuran sampel menggunakan rumus Slovin. Penelitian ini menggunakan metode analisis data yang terdiri dari Uji validitas, Uji reliabilitas, Uji Asumsi Klasik (Uji Normalitas, Uji Multikolonearitas, Uji Heteroskedastisitas, Uji Autokorelasi, Analisis Jalur, Uji  t Hipotesis. Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa tingkat

  17. Pengaruh Struktur Kepemilikan terhadap Nilai Perusahaan dengan Kinerja Keuangan dan Kebijakan Hutang sebagai Variabel Intervening

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Kusuma Wardani

    2014-06-01

    Full Text Available AbstractThis study aims to determine the influence of ownership structure on firm value of financial performance and debt policy as an intervening variable. Data used in this research is secondary data obtained from the OSIRIS database and indexes that are the result of previous research. This study used the path analysis conducted using the Eviews 6.0 and SPSS 17 programs. From the results of data analysis can be concluded that in Indonesia (1 the ownership structure proxied by insider ownership has no relationship with debt policy; (2 the ownership structure proxied by insider ownership has relationship with financial performance; (3 debt policy has not affect stock prices, as a proxy of firm value; (4 there is a positive influence on financial performance with corporate values; and (5 there is no influence of ownership structure on corporate value through debt policy and financial performance as an intervening variable.Keywords: ownership structure, firm value, debt policy, financial performanceAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh struktur kepemilikan terhadap kinerja keuangan yang mana kebijakan hutang sebagai variabel intervening. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari database OSIRIS dan indeks yang merupakan hasil dari penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan analisis jalur (path analysis yang dilakukan dengan menggunakan program Eviews 6.0 dan program SPSS 17. Hasil analisis menunjukkan bahwa di Indonesia (1 struktur kepemilikan yang ditunjukkan oleh insider ownership tidak memiliki hubungan dengan kebijakan utang; (2 struktur kepemilikan yang ditunjukkan oleh insider ownership memiliki hubungan dengan kinerja keuangan, (3 kebijakan hutang tidak mempengaruhi nilai perusahaan yang diproksi oleh harga saham; (4 ada pengaruh positif kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan, dan (5 tidak ada pengaruh struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan melalui kebijakan

  18. KONSTRUKSI SOSIAL SISWA SMA TERHADAP MITOS BUYUT CILI SEBAGAI TRADISI LISAN SEJARAH BLAMBANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Suprijono

    2013-07-01

    Full Text Available The research focused on a social construction or interpretation of the Buyut Cili Myth as a storytelling tradition Blambangan history. The research objectives identified socially constructed form of knowledge as well as the values of the Buyut Cili myth. The research method was classroom action research. The result of the research found that Buyut Cili myth was a conceptual instrument for students to understand the concept of historical continuity. The complexity of life was contained in reality which displayed by the Buyut Cili. It proved that social reality was plural or multi-dimension. The Myth of Buyut Cili is as a learning resource to achieve basic competence to describe the historical tradition in Indonesian society during the prehistory and history” consisted of historical, religious, cultural, social, and economic values, that needed for students’ character education.Keywords: social construction, buyut cili myth, oral tradition Fokus penelitian adalah konstruksi sosial atau pemaknaan terhadap mitos Buyut Cili sebagai tradisi lisan sejarah Blambangan. Tujuan penelitian mengidentifikasi hasil konstruksi sosial berupa pengetahuan maupun nilai-nilai dari mitos Buyut Cili. Metode penelitian adalah classroom action research. Hasil penelitian adalah mitos Buyut Cili  merupakan instrumen konseptual bagi siswa memahami konsep kesinambungan sejarah. Kompleksitas kehidupan terkandung pada realitas yang ditampilkan oleh mitos Buyut Cili membuktikan bahwa realitas sosial atau kenyataan sosial bersifat jamak atau multidimensional. Mitos Buyut Cili sebagai sumber belajar untuk mencapai kompetensi dasar “mendeskripsikan tradisi sejarah dalam masyarakat Indonesia masa pra-aksara dan masa aksara” sarat nilai historis, agama, budaya, sosial, dan ekonomi yang urgen untuk pendidikan karakter siswa. Kata kunci: konstruksi sosial, mitos buyut cili, tradisi lisan   

  19. ISOLASI DAN IDENTIFIKASI KAPANG ENDOFIT DARI TANAMAN KUNYIT (Curcuma longa L. SEBAGAI PENGHASIL ANTIOKSIDAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tiwit Widowati

    2016-06-01

    Full Text Available Endophyte fungi are microbe that living inside the plant tissue without harming the host plant. Endophyte fungi can produce secondary metabolite which can be used as antioxidant, anticancer and antimicobes compound. Endophyte fungi can be found in many plants especially herbs such as turmeric (Curcuma longa L. The aims of this study are to isolate and identify endophyte fungi from stem of C. longa L. which is potential as an antioxidant producer. The endophyte fungi isolated from turmeric stem were 12 isolates. Antioxidant activity was assayed using 1,1-Diphenyl-2-picryl-hydrazyl (DPPH showed that isolate K.Cl.Sb.B1 produced the highest inhibition value (78,81%. Based on molecular identification, the isolate K.Cl.Sb.B1 was Colletotrichum sp.Keywords: Curcuma longa L., endophyte fungi, identification antioxidant ABSTRAKKapang endofit merupakan mikroba yang terdapat di dalam jaringan tanaman tanpa membahayakan tanaman inang. Kapang endofit mampu menghasilkan metabolit sekunder yang dapat dimanfaatkan sebagai senyawa antioksidan, antikanker dan antimikroba. Kapang endofit dapat ditemukan pada berbagai jenis tanaman terutama tanaman obat seperti kunyit (Curcuma longa L. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi kapang endofit dari batang tanaman kunyit yang berpotensi sebagai penghasil antioksidan. Kapang endofit yang diisolasi dari batang tanaman kunyit diperoleh 12 isolat. Uji antioksidan menggunakan 1,1-Diphenyl-2-picryl-hydrazyl (DPPH menunjukkan bahwa isolat K.Cl.Sb.B1 menghasilkan nilai inhibisi tertinggi (78,81%. Berdasarkan identifikasi molekuler, isolat K.Cl.Sb.B1 merupakan Colletotrichum sp.Kata kunci: Curcuma longa L., identifikasi antioksidan, kapang endofit

  20. Budaya Hukum sebagai Faktor Pendorong Terwujudnya Reformasi Birokrasi Daerah di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jamiat Akadol

    2018-05-01

    Full Text Available The purpose of this research is to know the legal culture as the driving factor of the realization of regional bureaucracy reform in Indonesia. The method used is the method of normative juridical research with conceptual approaches, legislation, and case approach. Various cases of corruption and very bad service in investment activities have hindered and even damaged the image of the Indonesian nation even in today's highly dynamic world. The bureaucratic legal culture is considered the main factor causing such bad bureaucratic behavior. The legal culture of the royal heritage that is only devoted to highways is difficult to remove from bureaucratic behavior. Cultural heritage, was fertile in the new order era, even in the current reform era. Through the optimization of local culture combined with the autonomy and decentralization policy implemented with the principle of autonomy as widely as possible, it can be attempted to overcome the negative culture of bureaucratic culture into a bureaucracy that eventually can be realized good governance. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui budaya hukum sebagai faktor pendorong terwujudnya reformasi birokrasi daerah di Indonesia. Adapun metode yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan-pendekatan konseptual, perundang-undangan dan pendekatan kasus. Berbagai kasus korupsi dan pelayanan yang sangat buruk dalam kegiatan investasi telah menghambat dan bahkan merusak citra bangsa Indonesia bahkan di tingkat dunia yang sangat dinamis saat ini. Budaya hukum birokrasi dianggap sebagai faktor utama yang menyebabkan perilaku birokrasi yang buruk tersebut. Budaya hukum warisan kerajaan yang hanya mengabdi kepada raya ternyata sulit untuk dihilangkan dari perilaku birokrasi. Kultur warisan, ternyata subur di zaman orde baru, bahkan di zaman reformasi saat ini. Melalui optimalisasi kultur lokal yang dipadukan dengan kebijakan otonomi dan desentralisasi yang dilaksanakan dengan

  1. LITERASI MEDIA SEBAGAI STRATEGI KOMUNIKASI TIM SUKSES RELAWAN PEMENANGAN PEMILIHAN PRESIDEN JOKOWI JK DI BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annisa Senova

    2016-12-01

    Full Text Available Memahami kegiatan literasi media yang terjadi dalam kehidupan berorganisasi akan memberikan gambaran yang jelas tentang kemampuan mengidentifikasi, menentukan, mengorganisir, dan menggunakan media, serta menjadikan informasi sebagai bahan pertimbangan pembuatan keputusan tim sukses relawan pemenangan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla di Bandung. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menemukan kegiatan literasi media sebagai strategi komunikasi tim sukses relawan pemenangan pemilihan presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan triangulasi data sumber. Media sosial menjadi media utama dalam proses penyampaian pesan kepada khalayak di kota Bandung. Terdapat beberapa jenis media sosial yang akan digunakan secara rutin dalam proses tersebut, yaitu Twitter, Facebook, Instagram, dan Youtube. Namun, timses relawan media sosial hanya fokus kepada dua jenis media sosial yang dianggap dapat mempengaruhi pandangan publik. Twiter dan Instagram dianggap mampu menjadi jejaring sosial yang efektif dalam proses penyampaian pesan politik pemilu 2014. Penyampaian informasi oleh timses relawan media sosial kepada masyarakat melalui Twitter dan Instagram dianggap sangat efektif dan tepat. Konten-konten yang disediakan oleh akun Twitter sangat mudah untuk diakses oleh semua kalangan. Penelitian tantang proses literasi media tim sukses relawan pemenangan presiden Jokowi-Jk ini dapat menambah masukan bagi ilmu komunikasi, terutama dalam bidang literasi media, bahwa saat ini keberadaan media dapat menjadi sebuah strategi komunikasi yang cukup efektif.   DOI: 10.24198/jkk.vol4n2.3

  2. Location Based Service sebagai Penunjuk Lokasi Hotel di Kota Semarang Berbasis Augmented Reality

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indra Permana

    2015-10-01

    Full Text Available Semarang dikenal sebagai kota yang unik karena mempunyai destinasi wisata yang dipengaruhi oleh banyaknya etnis yang ada. Selain keunikan pariwisatanya, Kota Semarang juga dapat dipandang sebagai kota bisnis, terbukti dengan menjamurnya tempat usaha seperti restaurant, cafe dan yang paling pesat pertumbuhannya saat ini yaitu hotel. Belakangan ini pertumbuhan hotel di Semarang sudah kian pesat. Hal ini juga berpengaruh kepada para pendatang ataupun wisatawan yang singgah di Kota Semarang. Dari banyaknya jumlah hotel yang ada, bukan tidak mungkin jika para pendatang merasa bingung saat mencari hotel yang sesuai dengan keinginan mereka. Tentunya para pendatang memerlukan aplikasi yang dapat menampilkan lokasi dan informasi lengkap tentang hotel di Kota Semarang. Untuk dapat mewujudkan gagasan tersebut, maka dilakukan sejumlah metode penelitian antara lain studi literatur, mendefinisikan kebutuhan, pengumpulan data hotel pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, perancangan dan implementasi aplikasi, serta melakukan pengujian terhadap aplikasi kepada beberapa orang responden. Aplikasi dirancang dengan tujuan untuk memudahkan pengguna ketika hendak mencari hotel di Kota Semarang. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah channel “SMARTEL” (Semarang Augmented Reality Hotel Location pada aplikasi Junaio untuk mencari lokasi hotel di Kota Semarang. Basis Augmented Reality dipilih karena sifatnya yang real time saat menampilkan data atau informasi ,serta mempunyai tampilan visual yang interaktif. Channel akan menampilkan POI (Point of Interest atau dalam penelitian kali ini yaitu informasi lokasi hotel, yang didasarkan pada lokasi pengguna saat ini berada, atau dikenal dengan istilah LBS (Location Based Service. Dengan adanya channel ini, pengguna dapat lebih mempersingkat waktu dan lebih mudah dalam menemukan dan menuju ke lokasi hotel yang berada di Kota Semarang. Karena SMARTEL masih dalam bentuk channel, maka harapan untuk penelitian

  3. FORMULASI SOSIS ANALOG SUMBER PROTEIN BERBASIS TEMPE DAN JAMUR TIRAM SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL KAYA SERAT PANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Pratiwi Ambari

    2014-08-01

    Full Text Available ABSTRACTThe purpose of this study was to develop formula of sausage based on tempeh flour with the addition of oyster mushroom (Pleurotus ostreatus as functional food rich in protein and dietary fiber as healthy snack product for children. Sausage was formulated by addition of oyster mushroom used trial and error method. A selected formula was determined based on semi trained panelist preference. Acceptance of the selected sausage formula was examine by children using hedonic test. The contribution of protein and dietary fiber contained in sausage per serving size (50 g was calculated for general consumer. The accepted sausage with 20% oyster mushroom addition contained 24% of protein and can be claimed as source of protein and 7.64 g of dietary fiber per 100 g and can be claimed rich in dietary fiber.Keywords: dietary fiber, oyster mushroom, protein, sausage, tempehABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan formula sosis berbasis tempe dengan penambahan jamur tiram sebagai pangan fungsional kaya protein dan serat pangan untuk produk camilan sehat bagi anak-anak. Sosis diformulasikan dengan penambahan jamur tiram melalui metode trial dan error. Formula terpilih ditentukan berdasarkan kesukaan panelis semi terlatih. Penerimaan sosis formula terpilih dilakukan terhadap anak-anak melalui uji hedonik. Kontribusi protein dan serat pangan pada sosis per takaran saji (50 g dihitung untuk konsumen umum. Sosis terpilih dengan penambahan 20% jamur tiram mengandung 24% protein sehingga dapat diklaim sebagai sumber protein dan 7.64 g serat pangan per 100 g sehingga dapat diklaim kaya serat pangan.Kata kunci: jamur tiram, protein, serat pangan, sosis, tempe

  4. JATI DIRI BANGSA DAN POTENSI SUMBER DAYA KONSTRUKTIF SEBAGAI ASET EKONOMI KREATIF DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zumrotus Sa'adah

    2015-10-01

    Full Text Available Abstrak: Jati Diri Bangsa dan Potensi Sumber Daya Konstruktif Sebagai Aset Ekonomi Kreatif di Indonesia. Di tengah era pasar bebas ASEAN, menjadi negara yang unggul kompetitif adalah tugas masyarakat bersama dengan jati diri yang kokoh dengan memanfaatkan kekayaan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran jati diri bangsa dan potensi sumber daya konstruktif yang dapat dijadikan aset ekonomi kreatif di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan sebuah identitas tentang jati diri bangsa yang dapat ditempuh melalui pendidikan karakter sehingga dapat menciptakan sumber daya manusia yang kreatif. Sedangkan untuk menumbuhkembangkan industri kreatif dapat ditempuh dengan strategi kolaborasi antara nilai budaya lokal dengan kebutuhan global menjadi produk globalisasi. Kata Kunci: jati diri bangsa, sumber daya konstruktif, ekonomi kreatif. Abstrak: Jati Diri Bangsa dan Potensi Sumber Daya Konstruktif Sebagai Aset Ekonomi Kreatif di Indonesia. Di tengah era pasar bebas ASEAN, menjadi negara yang unggul kompetitif adalah tugas masyarakat bersama dengan jati diri yang kokoh dengan memanfaatkan kekayaan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran jati diri bangsa dan potensi sumber daya konstruktif yang dapat dijadikan aset ekonomi kreatif di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan sebuah identitas tentang jati diri bangsa yang dapat ditempuh melalui pendidikan karakter sehingga dapat menciptakan sumber daya manusia yang kreatif. Sedangkan untuk menumbuhkembangkan industri kreatif dapat ditempuh dengan strategi kolaborasi antara nilai budaya lokal dengan kebutuhan global menjadi produk globalisasi. Kata Kunci: jati diri bangsa, sumber daya konstruktif, ekonomi kreatif.

  5. Analisis Asosiasi Kultural atas Warna: Sumatera I

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mita Purbasari

    2014-10-01

    Full Text Available Analysis cultural association of color is an approach to know color from cultural side. Unlike previous studies about color, which see the color from the aspect of psychology, then this color research’s aimed to provide insight local colors based on culture. Johannes Itten’s theory of color is used as the basis theory in this research. The theory will be reflected into the cultures of Indonesia, and in this research represented by Sumatera Island. The scope of cultural colors that will be examined is textile product of traditional clothes, bride, apparel and culinary, because these products are the most closely reflection of a culture in a society where the society defines the identity of its own. This research of a qualitative method covers collecting data of study literature, interviewing the color experts, historians and artists, visiting cultural centers especially that associated with textil and culinary product. The result will be formed of morphological matrix cultural over color. Matrix of analysis will be held in arquement and proposal study, where students can use, cultivate, and maximize method of color in visual communication to achieve the contrast and balance.

  6. Penyamaan kulit ular air warna natural

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Oetojo

    1988-06-01

    Full Text Available The porpose of this research was to get natural colour and good quality of snake leather. In pretanning process used Chromoduol G with the Cr2 O3 concentration varied from 0,5 %; 1,0% and 1,5 %. Whereas in tanning process used Irgatan LV varied from 20 % , 25 % ,30 %. Furthermore the snake leather output were visual examined for the color and the quality. Statistical analysis reveals that there is unsignify difference (P ≤0,05 the influence or the use of of Irgatan LV and interaction between Cr2 O3 with Irgatan LV towards the colour and the quality of the snake leather. But there is signify difference (P≤ 0,01 the influence of the use of Cr2O3 towards the colour and the quality of the snake leather. The conclusion of this research is that the use Cr2 O3 of 0,5% and Irgatan LV 25% yield high value for colour and for the quality of the snake leather. This experiments use complete Randomized Design, with 81 pieses of good quality of dried – cured snake skin.

  7. AKURASI PENJEJAKAN OBJEK DALAM BERAGAM RUANG WARNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gede Sukadarmika

    2015-12-01

    Full Text Available The object trace has been a problem in estimating an object position when the object is moving due to the heavy influence of the uncertainty. Many researcher claim that color histogram is reliable feature to represent this object. . Different investigators use different color spaces in conducting research on tracking the object. So, there is no numerical comparison of the impact of the use of different color spaces to the successful tracking. This study compare the performance of tracking an object by using a different color space i.e.: RGB, HSV, and CIELAB. The performance is shown numerically by comparing the actual position of the object with the results of the estimation.

  8. Efek Warna dalam Dunia Desain dan Periklanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Monica Monica

    2011-10-01

    Full Text Available In daily life, color gives the spontaneous effect to psychological of people who see that color. When connected to the world of design and advertising, color could become one of the main tools to communicate the message. Therefore, the colour can conduce to increase the sales value or strengthen the image of product or corporate. Color is one of the important parts which can be an attraction of a product, artwork or design. Color provides excellence in design. Each color has difference psychological effects, so that a designer can choose and accommodate the colors with the product to be advertised. Perception of color will be different between one person to the others. It is influenced by the culture of certain countries. In some regions or countries, colors have different meanings, then it becomes the order of designers to compose colors that will be used so that appropriate to the design that will be made. 

  9. Pembuatan Karbon Aktif Dari Arang Tempurung Kelapa Dengan Aktivator Zncl2 Dan Na2co3 Sebagai Adsorben Untuk Mengurangi Kadar Fenol Dalam Air Limbah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gilar S. Pambayun

    2013-03-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah membuat karbon aktif dari arang tempurung kelapa sesuai dengan SII No.0258 – 79 ; untuk mengetahui karateristik kadar air, kadar abu,  iodine number dan surface area karbon aktif dari arang tempurung kelapa ; untuk mempelajari pengaruh konsentrasi dan jenis aktivator terhadap efisiensi penurunan kandungan konsentrasi fenol (persen removal menggunakan karbon aktif dari arang tempurung kelapa ; menentukan kapasitas optimum penyerapan fenol dengan karbon aktif dari arang tempurung kelapa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa karbon aktif dapat dibuat dari arang tempurung kelapa dengan aktivasi kimia ZnCl2 dan Na2CO3 disertai pirolisis pada suhu 700 oC selama 4 jam. Karakteristik karbon aktif yang dihasilkan telah sesuai dengan SII No.0258–79, kadar air sebesar 0,382-1,619%, kadar abu 2,28-7,79%, iodine number 448,02-1599,72 mg/g, surface area 189,630-1900,69 m2/g. Semakin tinggi konsentrasi aktivator maka semakin tinggi persen removal dari fenol yang telah diadsorbsi oleh karbon aktif. Persen removal tertinggi didapat pada karbon aktif dengan zat aktivator Na2CO3 5% dengan persen removal sebesar 99,745%. Kapasitas optimum penyerapan fenol dengan karbon aktif dari arang tempurung kelapa terbaik didapat pada karbon aktif dengan zat aktivator Na2CO3 5% dengan kapasitas serapan sebesar 220,751 mg fenol/gram karbon aktif

  10. UPAYA MENJADIKAN MALANG KEMBALI SEBAGAI ATRAKSI WISATA BUDAYA DAN SENI GUNA MELESTARIKAN KEBUDAYAAN LOKAL TOPENG MALANGAN UNTUK MENARIK WISATAWAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irwan yulianto

    2017-07-01

    Full Text Available � Malang Kembali � merupakan gagasan yang sangat cemerlang disaat��� generasi muda mengalami krisis akan kebudayaan terutama terhadap kesenian lokal Malangan yang mulai terlupakan dan tergeser dengan kesenian modern. Dengan adanya, festival � Malang Kembali� diharapkan tumbuh kesadaran dikalangan generasi muda akan adanya Kekayaan budaya lokal yang perlu dijaga dan dilestarikan keberadaanya, bukan sekedar sebagai kesenangan atau hiburan semata namun juga mengandung nilai jual. Suatu daerah akan terus dikenang oleh wisatawan apabila daerah tersebut memiliki kekayaan budaya yang menarik seperti kekayaan kulinernya, senitari dan ukiran serta souvenir khas yang mengingatkan wisatawan pada tempat tersebut. Malang sebagai salah satu kota tujuan wisata memiliki semua itu. Dari wista kuliner hingga industri makanan ringan keripik tempe yang jadi ciri khas Malang,juga �kesenian Topeng Malangan sampai seni Ludruk semua terangkum dan disajikan di festival �Malang Kembali�.

  11. Perancangan Laboratorium Komputer Menggunakan Jaringan Diskless Berbasis Linux Terminal Server Project dan Pemanfaatan Epoptes Sebagai Aplikasi Monitoring

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gufron Gufron

    2016-05-01

    Full Text Available Keberadaan laboratorium komputer sebagai media dan sarana pembelajaran memegang peranan yang sangat penting terhadap proses keberhasilan pembelajaran di institusi pendidikan, sehingga dengan demikian diharapkan guru dan siswa dapat menguasai teknologi dan informasi yang sangat penting di era globalisasi sekarang ini. Namun pengadaan komputer dalam jumlah banyak membutuhkan investasi yang tidak sedikit. Permasalahan lain adalah kurang optimalnya pengawasan komputer yang digunakan siswa. Solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah membuat laboratorium komputer menggunakan jaringan diskless berbasis Linux Terminal Server Project (LTSP, sehingga satu komputer dapat digunakan oleh dua orang atau lebih dalam waktu bersamaan dan dengan menjalankan aplikasi yang sama ataupun berbeda, serta memanfaatkan epoptes sebagai aplikasi untuk monitoring dan pengawasan penggunaan komputer.

  12. DESAIN DAN IMPLEMENTASI AUGMENTED REALITY BERBASIS WEB PADA APLIKASI FURNITURE SHOPPING MANAGER SEBAGAI ALAT BANTU BELANJA ONLINE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Basworo Ardi Pramono

    2012-07-01

    Full Text Available Dalam penulisan jurnal ini akan dibahas mengenai pengembangan aplikasi Furniture Shopping Manager (FSM sebagai suatu alat bantu yang dapat dimanfaatkan oleh para pemilik situs atau toko furniture secara online dalam menjual produknya.  FSM dirancang sebagai sebuah aplikasi berbasis web yang terintegrasi ke dalam suatu situs belanja online dengan fitur-fitur yang diharapkan dapat memberikan pengalaman yang baru, unik dan menarik dalam kegiatan belanja furniture online.   Aplikasi FSM dikembangkan dengan mengimplementasikan beberapa komponen  teknologi utama yaitu Augmented Reality (AR, engine 3D ke dalam aplikasi.  Keseluruhan komponen tersebut dirancang agar dapat  menghadirkan suasana belanja yang menarik di hadapan user secara digital. Dengan demikian user dapat mencoba apakah furniture yang di beli cocok dengan ruangan. Dengan menggunakan FSM, user dapat mencoba model 3D furniture, memilih model furniture hingga mengambil foto ruangannya dengan hasil visualisasi model furniture 3D yang disukai untuk selanjutnya dapat disimpan.

  13. Penerapan Sistem Akuntansi Instansi Berbasis Akrual sebagai Implementasi PP No. 71 Tahun 2010 pada Politeknik Negeri Pontianak

    OpenAIRE

    Theresia Siwi Kartikawati 3), Sari Zawitri 1) Ninik Kurniasih 2)

    2015-01-01

    The government regulation (PP) number 71 year 2010 is a new regulation standard of accounting in the public sector. The new regulation standard that inspiring the writers to the research title: Penerapan Sistem Akuntansi Instansi Berbasis Akrual sebagai Implementasi PP nomor 71 tahun 2010 pada Politeknik Negeri Pontianak. The Problems are formulated as (1) The changes of institutional accounting system (SAI) PP 24 year 2005 into PP 71 year 2010 or cash toward accrual into accrual basis? (2) H...

  14. Analisa Pengaruh Brand Image Terhadap Customer Loyalty Dengan Customer Satisfaction Sebagai Mediator Pada the Dreamland Luxury Villas and Spa, Bali.

    OpenAIRE

    Leliga, Felicia Juliani

    2013-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui customer loyalty pada brand The Dreamland Luxury Villas and Spa, Bali melalui penilaian responden terhadap dimensi brand image yang terdiri dari brand strength, brand favorability, dan brand uniqueness, dengan menggunakan customer satisfaction sebagai variabel mediator. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kuantitatif dengan teknik partial least square (PLS). Dari hasil analisa, disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh brand strength dan brand...

  15. Perancangan Rectenna (Rectifier Antenna) Sebagai Pengubah Daya Elektromagnetik Menjadi Output DC Pada Frekuensi Wifi 2.4 Ghz

    OpenAIRE

    Ali Mustofa, ST., MT., Ahmad Fauzi., Rudy Yuwono, ST., M.Sc

    2014-01-01

    Penelitian ini membahas tentang perancangan dan pembuatan rectenna (rectifier antenna) sebagai pengubah daya elektromagnetik menjadi output DC yang bekerja pada frekuensi wifi 2.4 Ghz. Pemanenan energi ini merupakan salah satu alternatif konversi energi, di mana melalui proses ini dapat menghasilkan daya listrik yang dapat digunakan pada perangkat yang membutuhkan daya yang kecil. Dalam proses perancangan dan pembuatan rectenna ini dilakukan simulasi dengan menggunakan software Multisim 11 un...

  16. Penggunaan Skor Pediatric Logistic Organ Dysfunction Harian sebagai Prediktor Mortalitas Anak yang Dirawat di Unit Perawatan Intensif Anak

    OpenAIRE

    Hendra Salim; Suparyatha I B; Budi-Hartawan I Nym

    2016-01-01

    Latar belakang. Penggunaan sistem skoring Pediatric Logistic Organ Dysfunction (PELOD) sebagai prediktor mortalitas anak yang dirawat di Unit Perawatan Intensif Anak (UPIA) di Indonesia masih belum banyak diteliti. Tujuan. Mengetahui hubungan skor PELOD harian dalam memprediksi mortalitas anak yang dirawat di UPIA. Metode. Penelitian observasional analitik terhadap 49 anak yang dirawat di UPIA bulan Maret-Juli 2012. Skor PELOD harian dinilai selama satu minggu pertama perawatan dan diba...

  17. PENGOLAHAN BUAH DAN BIJI RAMBUTAN SEBAGAI MAKANAN TRADISIONAL KOKTAIL, MANISAN, EMPING BIJI RAMBUTAN DAN OBAT HERBAL YANG BERKHASIAT

    OpenAIRE

    Nuni Widiarti; Sri Wahyuni; F Widhi Mahatmanti

    2013-01-01

    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan Pengolahan Buah Dan Biji Rambutan Sebagai Makanan Tradisional Koktail, Manisan, Emping Biji Rambutan Dan Obat Herbal Yang Berkhasiat bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya ibu-ibu PKK dukuh kanggan Desa Wringinputih terhadap manfaat rambutan, dan biji rambutan terhadap kesehatan beserta bagaimana meningkatkan nilai jual rambutan dan biji rambutan pada saat panen raya. Khalayak sasaran dalam pengabdian masyarak...

  18. Uji Efektifitas Pyraclostrobin Sebagai Agensia Planth Health Dengan Beberapa Level Cekaman Air Pada Tanaman Sawi Hijau (Brassica Juncea L.)

    OpenAIRE

    Pradana, Febry Mitra; Sumarni, Titin; Wicaksono, Karuniawan Puji

    2015-01-01

    Pyraclostrobin ialah salah satu bahan aktif golongan strobirulin yang dapat memberikan efek toleran terhadap cekaman pada fase pertumbuhan tanaman seperti cekaman suhu dan air. Pada penelitian ini agensia Pyraclostrobin akan diuji pada berbagai cekaman air dan menggunakan tanaman sawi hijau sebagai indikator. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mempelajari sejauh mana agensia pyraclostrobin dapat membantu tanaman menghadapi stress air. Penelitian dilaksanakan dalam rumah plastik pada bulan...

  19. Perancangan Dan Realisasi Sistem Transmisi Data GPS Menggunakan Teknologi SMS (Short Messaging Service) Sebagai Aplikasi Sistem Personal Tracking

    OpenAIRE

    DECY NATALIANA

    2013-01-01

    Abstrak Berprinsip pada pengembangan teknologi dan aplikasi dari sistem penjejakan posisi (tracking), maka dibuatlah sistem personal tracking dengan mentransmisikan data GPS (Global Positioning System) dengan menggunakan teknologi SMS (Short Messaging Service) pada jaringan GSM (Global System for Mobile Communications) sebagai media transmisinya.  Dengan sistem GPS akan diperoleh data garis lintang, serta garis bujur dari GPS receiver.  Data tersebut akan diteruskan oleh mikrokontroler untuk ...

  20. VIDEO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA INGGRIS PARA SISWA KELAS XI IPS 2 MA NEGERI RENGEL TUBAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Muktamir

    2017-07-01

    Abstrak: Video sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Inggris para Siswa Kelas XI IPS 2 MA Negeri Rengel Tuban. Keberhasilan beelajar indivisu sangat dipengaruhi oleh banyak factor. Motivasi sebagai bagian dari factor-faktor yang memberikan penaruh yang kuat bagi para siswa padaaktivitas pembelajaran Bahasa inggris. penelitian ini di desain untuk meningkatkan motivasi beljaran para siswa dengan menggunakan video. Pada penelitian ini kita menggunakan film pendek sebagai medi pembelajaran dengan menerapkan tiga langkah dalam proses pengajaran. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subyek penelitian ini adalah parasiswa kelas sebelas IPS 2 MA Negeri rengel Tuban pada tahun pelejaran 2016/2017 yang terdiri atas 32 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, catatan lapangan, lembar observasi dan kuisioner. Hahil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan video dapat meningkatkan motivasi para siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengisian kuesioner; hasil penelitian mengindikasikan bahwa motivasi instrinsik dan ekstrinsik para siswa mengalami peningkatan. Hal ini bisa bilihat dari hasil pembelajaran pada siklus 1 dan 2. Motivasi instrinsik siswa adalah pada saat studi pendahuluan adalah 53.4%, dan meningkt pada siklus 1 menjadi 68.8% dan di siklus 2 meningkat menjadi 85.4%. Motivasi ekstrinsik para siswa pada pre-studi adalah 51.5% dan pada siklus 1 adalah 78.6% dan hasil setelah siklus 2 adalah 89.6%. Kata kunci: Video, media pengajaran, motivasi.

  1. Instalasi Buku dari Batu sebagai Representasi Reinkarnasi Ilmu dalam Pengkaryaan Tiga Dimensi Seni Patung Kontemporer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gabriel Aries Setiadi

    2016-07-01

    Full Text Available Penemuan tulisan telah membawa cahaya peradaban kedalam kehidupan manusia, penemuan yang telah ada lebih dari 5000 tahun yang lampau tersebut memungkinkan pelestarian buah pikiran maupun pengalaman, dan pewarisan kebijaksanaan yang telah diperoleh kepada generasi berikutnya. Tulisan-tulisan tersebut awalnya hanya berupa lembaran atau lempengan yang terpisah, namun seiring dengan perubahan jaman dan kebutuhannya maka lempengan batu dan tanah berubah menjadi lembaran kulit, daun, maupun kayu. Media kulit, kayu, serta daun kemuadian tidak lagi dipakai dan kertas menjadi media utama. Kumpulan kertas tersebut disatukan dalam jumlah yang banyak yang kita kenal saat ini sebagai wujud buku. Sesuai kebutuhan zamannya, wujud buku secara fisik sudah mengalami beberapa kali perubahan namun secara fungsi buku tetap sebagai medium untuk dibaca dan dituliskan sesuatu. Berdasarkan fakta tersebut, kita perlu menyadari bahwa peran buku selama sejarah manusia akan tetap sama, yaitu sebagai media transfer ilmu pengetahuan, baik dengan cara penulisan ilmiah, novel, dongeng, maupun ayat-ayat kitab suci. Peranan buku terhadap perubahan sangatlah signifikan. Berapa banyak buku yang dapat mempengaruhi pemikiran orang lain. Berapa banyak orang yang dapat dipengaruhi pikirannya oleh satu buku yang berkualitas. Berapa banyak perubahan yang diawali oleh satu tulisan. Buku sebagai objek karya merupakan kumpulan sebuah tulisan perwujudan buah pikiran maupun pengalaman yang tersusun dari berbagai kalimat, terdiri atas kata-kata yang terbentuk akibat susunan huruf dan menghasilkan makna. Secara harfiah buku itu sendiri terdiri atas sampul depan, halaman-halaman isi yang dilambangkan dengan tumpukan lembaran kertas, ketebalan jilid, judul buku dan pengarang pada sampul depan dan pada ketebalan jilid. Seiring  perkembangan buku secara fisik, dari awal penciptaannya hingga kini, telah banyak tulisan tentang perasaan, ide,dan  pengalaman diungkapkan. Selama itu pula telah

  2. Sintesis Asam Etoksi Lignosulfonat sebagai Surfaktan dari Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A Ardinal

    2017-12-01

    Full Text Available Synthesis of ethoxy lignosulfonic acid as a surfactant from a waste of palm oil empty fruit bunch was aimed to isolate lignin, studying the ethylation of the lignin and sulfonation of the alkyl lignin to produce ethoxy lignosulfonic acid moreover to investigate its activity as the surfactant. At first, lignin was isolated from the waste of palm oil empty fruit bunch by sulfate method, then lignin was alkylated with diethylsulfate (DES, and the resulted ethoxy lignin was sulfonated using sodium bisulfite. Each product was characterized by FT-IR and the success of the sulfonation was proven by SEM-EDX. Surfactant test properties included: determination of critical micelle concentration (CMC with turbidimetry method, foam stability, emulsions index and emulsion stability. Lignin isolation gave lignin as light brown solid in 27.8% yield. Alkylation reaction of lignin with diethyl sulfate produced ethoxy lignin in 83.0% yield. Sulfonation of ethoxy lignin using sodium bisulfite afforded ethoxy lignosulfonic acid in 88.5% yield. It was known that there was a significant increase in oxygen percentage at the sulfonation process. Ethoxy lignosulfonic acid as the surfactant has CMC of 1.6 g/L, the surfactant concentration of 1.5 g/L gave stable foam for 100 minutes, the surfactant has an emulsion index of 35% in a gasoline-water system and 56% in the cooking oil-water system. The emulsion on both systems was stable for four days of measurement.ABSTRAKSintesis asam etoksi lignosulfonat sebagai surfaktan dari limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS dilakukan dengan tujuan mengisolasi lignin dari TKKS, mempelajari etilasi terhadap lignin dan sulfonasi terhadap etoksi lignin untuk menghasilkan asam etoksi lignosulfonat serta uji aktifitasnya sebagai surfaktan. Lignin diisolasi dari TKKS dengan metode sulfat, lalu dialkilasi dengan dietil sulfat (DES dan disulfonasi dengan natrium bisulfit. Tiap produk dikarakterisasi dengan FT-IR dan untuk mengetahui

  3. MENINGKATKAN PRODUKSI AYAM PEDAGING MELALUI PENGATURAN PROPORSI SEKAM, PASIR DAN KAPUR SEBAGAI LITTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muharlien Muharlien

    2012-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian bertujuan  untuk mengetahui  proporsi yang tepat antara sekam, pasir dan kapur  sebagai litter terhadap produksi ayam pedaging. Hasil penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai informasi dan pertimbangan bagi peternak ayam pedaging dalam penggunaan proporsi sekam, pasir dan kapur yang tepat sebagi litter untuk meningkatkan produksi ayam pedaging. Materi yang digunakan adalah 72 ekor ayam pedaging jantan strain Lohman umur 3 minggu, dengan bobot badan 424,74 ± 42,46 g Metode penelitian adalah percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan empat perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah perbedaan proporsi antara sekam, pasir dan kapur sebagai litter, yaitu P0 = litter dari 100 % sekam , P1 =  50 % sekam, 33 % pasir, 17 % kapur. Perlakuan P2 = 33 % sekam, 50 % pasir, 17 % kapur dan P3 = 41,5 % sekam, 41,5 % pasir dan 17 % kapur. Variabel yang diamati meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Data  dianalisis dengan sidik ragam, dan jika terdapat perbedaan yang nyata atau sangat nyata dikanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan proporsi sekam, pasir dan kapur dalam litter memberikan perbedaan pengaruh yang nyata (P<0,05 terhadap konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan, tetapi tidak memberikan perbedaan pengaruh yang nyata terhadap konversi pakan. Kesimpulan, penggunaan litter yang terdiri dari 50 % sekam, 33 % pasir dan  17 % kapur dapat meningkatkan konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan pada ayam pedaging dan tidak menurunkan konversi pakan. Saran pada pemeliharaan ayam pedaging untuk meningkatkan konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan  sebaiknya digunalkan litter yang terdiri dari 50 % sekam, 33 % pasir dan  17 % kapur   Kata kunci : Ayam pedaging, konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi Pakan,  dan litter.     INCREASED  OF  BROILER PRODUCTION PASSED ARRANGEMENT OF PROPORTION  RICE HULL, SAND

  4. STRATEGI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN IKM KONVEKSI SEBAGAI SALAH SATU INDUSTRI KECIL MENENGAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kirana Rukmayuninda Ririh

    2012-08-01

    Full Text Available Melihat kondisi yang terjadi setelah runtuhnya kondisi perekonomian Indonesia akibat krisis 1998, pemerintah mulai melirik industri kecil dan menengah (IKM karena terbukti lebih tahan terhadap krisis ekonomi. Buktinya saat pertumbuhan industri secara keseluruhan terjun bebas dari 5,90% (2005 menjadi 5% (2006, pertumbuhan IKM justru meningkat dari 3,48% (2005 menjadi 4,6% (2006. Namun demikian IKM yang dipercaya sebagai andalan kekuatan ekonomi bangsa, masih banyak menghadapi masalah. Salah satu contohnya IKM “Dedi Konveksi” di Bandung.  Dalam penelitian ini, identifikasi masalah dilakukan dengan menggunakan metode “three level characteristics of manufacture”. Kemudian dilakukan analisis SWOT sebagai dasar penentuan strategi korporasi.  Strategi bisnis yang diusulkan menjadi acuan untuk menyusun strategi teknologi. Dari strategi-strategi yang telah tersusun (strategi korporasi, strategi bisnis dan strategi teknologi diperlukan adanya suatu kebijakan. Kebijakan tersebut digunakan sebagai arahan untuk dapat mengembangkan dan membina industri kecil modern. Kebijakan pengembangan dan pembinaan IKM  konveksi ini  menggunakan 4 perspektif yaitu finansial, customer, proses bisnis internal, dan pertumbuhan-pembelajaran. Unsur dalam kebijakan tersebut melibatkan seluruh stakeholder dalam IKM. Kata kunci : Manajemen, Industri Kecil Modern, Strategi Bisnis, Strategi Korporasi, Strategi Teknologi.     Review to  the conditions that occurred after the collapse of Indonesia's economy from the crisis of 1998, the government will begin to consider  small and medium enterprises (SME because it has proved to be more resilient to the economic crisis. This could be figured out when the overall industrial growth just plummeted from 5.90% (2005 to 5% (2006, and the growth of SMEs had increased from 3.48% (2005 to 4.6% (2006. Eventhough  SMEs are believed as centre of the nation's economic strength, those still

  5. KANDUNGAN BUAH-BUAHAN DALAM ALQUR’AN: BUAH TIN (Ficus carica L, ZAITUN (Olea europea L, DELIMA (Punica granatum L, ANGGUR (Vitis vinivera L, DAN KURMA (Phoenix dactylifera L UNTUK KESEHATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    nur khasanah

    2016-03-01

    Full Text Available Aneka ragam buah-buahan segar diciptakan Sang Khalik untuk umat manusia. Di antara sekian banyak buah-buahan itu, salah satu yang disebutkan Allah SWT dalam Alquran. Adalah buah tin, zaitun, delima, anggur, dan kurma. Untuk itulah kita sebagai muslim perlu men- getahui zat-zat  yang terkandung dalam buah tersebut, se- hingga dapat memanfaatkan buah tersebut dengan sebaik- baiknya. Tidak ada sekecil apa pun Allah ciptaan jika tidak membawa kemanfaatan bagi manusia.

  6. Application of Blog For Media Learning of Online Marketing courses/ Penerapan Blog Sebagai Media Pembelajaran Mata Pelajaran Pemasaran Online

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Doni Erfianto

    2015-07-01

    Full Text Available This study aims to: 1 describe the implementation of blog as a learning medium for online marketing subject; 2 determine students' response on the implementation of blog as a learning medium for online marketing subject; and 3 know the advantages and disadvantages after the implementation the implementation of blog as a learning medium for online marketing subject. This research is a qualitative descriptive research. Data that were taken for this study is based on the observation sheet and questionnaire. In addition, the data sources that are taken are 26 tenth grade students of Marketing 2 at SMKN 1 Probolinggo. The research finding showed that: 1 the implementation of a blog can help students to learn online marketing materials; 2 the results of the questionnaire showed that students responded positively on the implementation of blogs as a learning medium; and 3 the advantages and disadvantages after the implementation of blogs as a learning medium are: a advantages: teachers can operate a blog, students can be more active in the learning activities and creating innovative and creative learning; b dissadvantages: there is one student who did not like the virtual world and if there is a blackout, the teaching and learning activities is disrupted. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk 1 mendeskripsikan penerapan blog sebagai media pembelajaran mata pelajaran pemasaran online, 2 mengetahui respon siswa terhadap penerapan blog sebagai media pembelajaran mata pelajaran pemasaran online, 3  mengetahui kelebihan dan kekurangan setelah penerapan blog sebagai media pembelajaran mata pelajaran pemasaran online. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang diambil untuk penelitian ini berdasarkan pada lembar observasi dan angket. Sedangkan sumber data yang diambil yaitu 26 siswa kelas X PMS 2 di SMKN 1 Probolinggo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 penerapan blog dapat membantu siswa dalam belajar materi pemasaran online, 2 hasil

  7. UJI FITOKIMIA SENYAWA KIMIA AKTIF AKAR NIPAH (Nyfa Fruticans WURMB SEBAGAI TUMBUHAN OBAT DI KALIMANTAN SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosidah R Radam

    2017-02-01

    Full Text Available Nipa (Nypa fruticans WURMB classified in Palma family and grow in riptide area. This Research aims to know active Chemical compounds in Nipa root. We Hope that this Research will provide new information about active Chemical compounds in Nipa root, so that we can improve the benefit value of Nipa as One of the medicinal herb. Nipa root samples is taken in Tanah Bumbu District, samples examined in Laboratory of F-MIPA UNLAM. The observed parameters in thus Chemical Test are the active Chemical compounds: alkaloid, steroid, triterpenoid, flavonoid, and tannin. The Content of active Chemical compound is presented in Table and concluded descriptively. The Result of active Chemical compound consist in Nipa’s root shows that Alkaloid, Steroid, Triterpenoid, Flavonoid , and tannin compound is do contains in Nipa root. This active Chemical compound in Nipa root can be Led as the basic Chemical informative to utilize Nipa root as analgesics Medical for such disease. Nipah (nypa fruticans WURMB merupakan tumbuhan yang termasuk famili Palmae dan   tumbuh di daerah  pasang   surut.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  kandungan senyawa-senyawa kimia aktif pada akar nipah. Manfaat dari penelitian ini untuk memberikan informasi baru tentang senyawa aktif yang terdapat pada akar nipah, sehingga dapat meningkatkan nilai guna dan manfaat tumbuhan nipah sebagai salah satu tanaman obat. Pengambilan sample akar nipah dilakukan Kabupaten Tanah Bumbu  sedangkan pengujian sample akar nipah dilakukan di Laboratorium F-MIFA UNLAM. Parameter-parameter yang diamati pada pengujian kimia tersebut adalah senyawa-senyawa kimia aktif yaitu alkaloid, steroid, triterpenoid flavonoid, dan tanin. Data hasil uji kandungan senyawa kimia aktif  ditabulasi dan disimpulkan secara diskriptif. Hasil pengujian terhadap senyawa kimia aktif yang terkandung dalam akar Nifah ini menunjukan bahwa senyawa Alkaloid, Steroid, Triterpenoid, Flavonoid , dan tanin memang dikandung

  8. Pengembangan Media Pembelajaran Berupa Komik Fisika Berbantuan Sosial Media Instagram sebagai Alternatif Pembelajaran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irwandani Irwandani

    2016-04-01

    Full Text Available The development trend of technology and information at this time should be used by the world of education to make it as a learning tool, both outside and inside the classroom. One trend that is emerging now is the use of social media as a medium of learning. Social media will be focused to develop is a media Instagram, in which can contain images and text content. The study was conducted with the aim of producing instructional media products that meet the necessary criteria. The research is the research and development method undertaken by several stages, a preliminary investigation, gathering information, product design, product validation, testing is limited to the user, and product revision. Based on the stages that made learning media product obtained declared fit and is needed by learners after validating and testing the product. Validation linguists gained 84%, the design of 82.67%, 86.67% materials, and media gained 87.14%. Meanwhile, based on the scoring is obtained 90.83%. Tren perkembangan teknologi dan informasi saat ini seharusnya bisa dimanfaatkan oleh dunia pendidikan untuk menjadikannya sebagai sarana pembelajaran, baik itu di luar maupun di dalam kelas. Salah satu tren yang sedang muncul saat ini adalah pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran. Media sosial yang akan difokuskan untuk dikembangkan adalah media instagram, yang di dalamnya bisa memuat konten gambar dan tulisan. Penelitian dilakukan dengan tujuan menghasilkan produk media pembelajaran yang memenuhi kriteria yang dibutuhkan. Penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan yang dilakukan dengan beberapa tahap yaitu melakukan penelitian pendahuluan, mengumpulkan informasi, desain produk, validasi produk, ujicoba terbatas kepada pengguna, kemudian revisi produk. Berdasarkan tahapan-tahapan yang dilakukan diperoleh produk media pembelajaran yang dinyatakan layak dan sangat dibutuhkan oleh peserta didik setelah melakukan validasi

  9. Perbandingan Karakteristik Lempung Kasongan dan Godean Sebagai Bahan Baku Industri Gerabah Kasongan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Winarno

    2016-07-01

    Full Text Available Kasongan adalah salah satu sentra industri keramik dan gerabah di Yogyakarta yang terletak di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. Pada saat ini industri keramik dan gerabah Kasongan mengalami kesulitan bahan baku lempung dikarenakan cadangan lempung di Desa Bangunjiwo yang selama ini digunakan semakin berkurang jumlahnya. Berdasarkan studi pustaka diketahui bahwa di Godean terdapat cadangan lempung, sehingga perlu diteliti apakah bisa digunakan sebagai bahan baku dalam industri keramik dan gerabah. Metode yang digunakan untuk menguji karakteristik lempung tersebut adalah dengan analisis XRD, XRF, analisis tingkat kecerahan, analisis ukuran butir dan pengujian pembuatan gerabah dari lempung tersebut. Hasil penelitian menunjukkan mineral lempung penyusun lempung Bangunjiwo adalah kaolinit dan haloisit, sedangkan di Godean terususun atas kaolinit, haloisit dan smektit. Dalam pengujian pembuatan gerabah dengan lempung dari kedua daerah tersebut menunjukkan perbedaan hasil, dimana lempung dari Godean menghasilkan gerabah yang tidak menyerupai ciri khas gerabah Kasongan yang berwarna merah terang. Dengan demikian lempung dari Godean tidak bisa digunakan sebagai pengganti bahan baku industri gerabah Kasongan. [Title: The Characteristic Comparison of Kasongan Clay and Godean Clay as Raw Material in Kasongan pottery Industry] Kasongan is the center of ceramics and pottery industry in Yogyakarta,located in Bangunjiwo village, Kasihan District, Bantul Regency. Nowadays, the ceramics and pottery industry is difficult to find the raw material because of the decrease of the Bangunjiwo clay deposit. Based on literature review, there are clay deposits found in Godean which can be observed their characteristics as basic commodity in the ceramics and pottery industry. The methods apllied in this research are XRD and XRF analysis,brightness analysis, grain size analysis and making pottery from those clays.The result of the research shows that the

  10. RANCANG BANGUN JARINGAN KOMPUTER DENGAN KABEL LISTRIK SEBAGAI MEDIA TRANSMISI UNTUK KOMUNIKASI DATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ricky Firmansyah

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract - Computer network has been implemented in some areas one of which is education, especially primary and secondary schools. Computer networks can be used to share resources and Internet connection between computers in a network. But to build a computer network, infrastructure limitations and Human Resources (HR become a serious problem in primary and secondary schools. So the computer network and the Internet cannot reach all of the school environment. This study proposes the implementation of a Power Line Communication (PLC as the transmission medium for data communication with the method of Peer to Peer (P2P architecture. By using the Power Line Adapter, each room in the school environment can be connected to the network via existing electrical wiring. In addition, no special equipment needed for expert and installation because it can be easily thereby saving the cost budget.Computer Networks with Power Line Communication (PLC can be used to build a Local Area Network (LAN using a existing electrical wiring. The results showed that computer networks with Power Line Communication (PLC as the transmission for the communication of data to easily and improve efficiency for schools in accordance with their needs than building a large network infrastructure. Keywords: internet, computer network, PLC, transmission media Abstrak - Jaringan komputer sudah diimplementasikan pada beberapa bidang salah satunya adalah bidang pendidikan khususnya sekolah dasar dan menengah. Jaringan komputer dapat digunakan untuk berbagi sumber daya dan koneksi Internet antar komputer dalam jaringan. Namun untuk membangun jaringan komputer, keterbatasan infrastuktur dan Sumber Daya Manusia (SDM menjadi permasalahan serius di sekolah dasar dan menengah. Sehingga jaringan komputer dan Internet tidak dapat menjangkau seluruh lingkungan sekolah tersebut. Penelitian ini mengusulkan implementasi dari Power Line Communication (PLC sebagai media transmisi untuk komunikasi

  11. FUNGSI KEJAKSAAN SEBAGAI PENGACARA NEGARA DALAM PERSPEKTIF PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rusdianto Rusdianto

    2017-03-01

    kuat bahwa posisi kejaksaan mewakili Negara atau peemrintah dalam semua aspek hukum. Jaks sebagai kuasa pemerintah hendaknya tidak dilibatkan di dalam mewakili pemerintah dalam tindakan atau urusan pemerintahan yang bersifat in action, seperti melakukan penarikan pajak, melakukan upaya pemaksaan dalam eksekusi dan lain-lain yang bukan menjadi kewenangan kejaksaan. Akan lebih konstruktif kiranya, manakala fungsi Jaksa Pengacara Negara sebagai kuasa pemerintah dalam tata usaha negara dibatasi, tidak seluruh aspek ketatausahaan akan tetapi hanya sebatas penyelesaian sengketa di pengadilan atau badan abitrase yang merepresentasikan kejaksaan sebagaiw akil pemerintah atau negara. Untuk itu kewenangan jaksa untuk mewakili pejabat kiranya juga diperlukan penegasan, khususnya yang terkait dengan keputusan pemerintah yang isinya merupakan pelaksanaan kebijakan pemerintah dalam batasan yang bagaimana beserta dengan batasan eselonisasi pejabat pemerintah yang mana. Hal ini untuk memberikan kepastian kepada keterwakilan jaksa sesuai dengan kedudukannya.

  12. Evaluasi penggunaan tepung cangkang rajungan sebagai bahan baku pakan juwana udang windu Penaeus monodon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Kurnia

    2016-12-01

    Full Text Available ABSTRACT Feeding trial was conducted to determine the optimum dietary level of the crab shell meal (CSM for replacement of fish meal (FM for growth and survival rate of black tiger shrimp larvae. The shrimp (initial weight: 0,0134±0,02 g were fed with six experimental diet for six weeks which were formulated to replace FM protein by with CSM at various substitution levels: diet A (0% CSM substitution level, diet B (25% CSM substitution level, diet C (50% CSM substitution level, diet D (75% CSM substitution level, diet E (100% CSM substitution level, diet F (commercial diet. Results from the feeding trial indicates that the shrimp fed with all treatment diet were not significantly different in weight gain and FCR. However, survival rate on the shrimp fed with diet F was significantly different to the other groups. The present study conclude that CSM could be used as protein ingredient in the diet of monodon shrimp juvenile. Keywords: replacement, crabs shell meal, fish meal, black tiger shrimp, survival rate  ABSTRAK Penelitian pakan dilakukan untuk menentukan dosis optimum tepung cangkang rajungan (TCR untuk mengganti tepung ikan (TI dalam pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva udang windu. Udang windu (berat awal: 0,00134±0,02 g diberi pakan uji selama enam minggu yang diformulasi untuk mengganti TI dengan tingkat persentasi penggantian TCR dengan desain formulasi pakan A (0% substitusi TCR, pakan B (25% substitusi TCR, pakan C (50% substitusi TCR, pakan D (75% substitusi TCR, pakan E (100% substitusi TCR, dan pakan F (pakan komersial sebagai pakan kontrol. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa udang yang diberi pakan untuk semua perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan laju pertumbuhan harian. Akan tetapi kelompok udang yang diberi pakan F berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup dibanding dengan perlakuan lainnya. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tepung cangkang rajungan

  13. Pendidikan sebagai Perekrut dalam Komunitas Terbayang: Analisa Wacana dalam Film Denias Senandung di Atas Awan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Katarina Rima Melati

    2014-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memahami wacana politik dan negara yang dibentukoleh sebuah film. Film Denias, Senandung Di Atas Awan (DSAW dipilih sebagaistudi kasus karena film ini pernah menjadi film terbaik Indonesia dan mewakiliIndonesia dalam seleksi piala Oscar 2008. Berdasarkan hasil penelitian dapatdipahami bahwa menjadi sebuah negara adalah membayangkan sebuah komunitasyang dibangun dengan unit politik yang sama dan melalui sentimen sebagai ‘sesamawarga negara’. Proses ini bukannya selalu berjalan mulus, malahan salah saturesikonya adalah tercabutnya nilai-nilai otentisitas kedaerahan yang telah mengakardalam sebuah komunitas untuk kemudian distandarisasi agar kokoh sebagaibangunan bernama negara. Imaginasi proyek negara ini diusung terus menerusmelalui wacana pembentukan nasionalisme kebangsaan salah satunya adalahmelalui sistem pendidikan yang dilembagakan dalam bentuk sekolah. Film DSAWmemberi gambaran bagaimana pendidikan terutama di lingkungan sekolah menjadiagenda politik dalam memasukkan ideologi kebangsaan termasuk dengan atributatributkenegaraan seperti militer melalui anggota Kopassus; budaya melalui bahasaIndonesia; pembentukan oposisi biner antara Jawa yang telah maju dibandingkandengan Papua yang tertinggal; termasuk Freeport sebagai representasi dari kapital.Film DSAW menjadi contoh bagi pembentukan bayangan komunitas sebagaikesatuan yang direkrut melalui ideologi-ideologi bahkan doktrin-doktrin yang adadalam sistem pendidikan.   The Education as a Means of Recruiting in the Imagined Community: TheDiscourse Analysis in Denias Movie, Senandung di Atas Awan. This study aimsto understand the political and state discourse formed by a movie. Denias movie ischosen as a case study because it has ever been the best Indonesian movie and representedIndonesia in the selection of 2008 Oscar Award. Based on the research result, it can beunderstood that being a nation is such a way of imagining a community built with asimilar

  14. PERANCANGAN VIRTUAL TOUR KAMPUS I UKSW SEBAGAI MEDIA INFORMASI MAHASISWA BARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizal Bastian Nur Budi

    2018-02-01

    Full Text Available Abstrak Kampus I Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW beralamat di Jalan Diponegoro 52-56 Kota Salatiga, Jawa Tengah. Memiliki luas keseluruhan 93.580 m2  terdiri dari gedung kantor dan gedung perkuliahan. Media informasi sangat penting bagi mahasiswa untuk mengenali lokasi gedung dan wilayah kampus. Berdasarkan penelitian banyak mahasiswa kesulitan menemukan lokasi gedung perkuliahan dan mengenali wilayah kampus pada awal masa perkuliahan. Media informasi yang telah ada berupa peta dua dimensi wilayah kampus hanya menyajikan informasi yang terbatas. Berdasarkan fakta tersebut, pada penelitian ini dirancang virtual tour panorama 360o  sebagai media informasi Kampus I UKSW untuk mempermudah mahasiswa baru dalam mengenali wilayah serta memberikan informasi awal tentang letak gedung secara visual. Metode perancangan yang digunakan adalah mixed method dan strategi linier. Hasil yang dicapai dari penelitian ini berupa virtual tour sebagai media informasi Kampus I UKSW sudah sesuai dengan harapan, dan layak diaplikasikan pada website Universitas.   Kata Kunci : UKSW, Media Informasi, Virtual tour, Panorama 360o, Mahasiswa Baru   Abstract Campus I of Satya Wacana Christian University (SWCU is located at Diponegoro Street 52-56 Salatiga, Central Java. Campus I UKSW has an overall area of 93,580 m2, consisting of office buildings and lecture buildings. Media information is very important for students to recognize the location of buildings and campus areas. Based on the research, many students have difficulty finding the location of the lecture building and recognize the campus area at the beginning of the lecture. The existing media information that is the two-dimensional map of the campus area presents only limited information. Based on these facts, this research designed virtual panoramic 360o   tour  as  a  medium  of  information  for  Campus  I  SWCU  to  facilitate  new  students  in recognizing the area and providing initial

  15. Peningkatan Kemampuan Problem Solving Mahasiswa Sebagai Calon Guru Fisika Menggunakan Socratic Dialogue

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurita Apridiana Lestari

    2017-03-01

    Full Text Available Mastery of the concepts of physics students can be measured by its ability to solve the problems of physics. Problem solving ability is one component that must be owned by the students as a physics teacher candidates. Based on the results of initial observations, it is known that the problem solving ability of students is still low, especially associated with the use of physics concepts to solve problems. Therefore, the ability of problem solving should be trained in teaching as a form of scaffolding for students. Scaffolding can be done through the method of Socratic dialogue which is the provision of structured questions to help students find answers to the problems of physics using the right concept. This type of research is the Classroom Action Research  with two cycles were performed on physics student teachers in the subjects Physics 1 with a fluid material. Improved problem solving ability was measured using test items at the end of the cycle. The results qualitatively show their developments and increased activity in the classroom compared to learning before the action. These results are supported quantitatively by an increase in average test scores of the first cycle of 70.00 into 75.86 in the second cycle. Keywords: problem solving, socratic dialogue Penguasaan konsep fisika mahasiswa dapat diukur dari kemampuannya dalam memecahkan permasalahan fisika (problem solving. Kemampuan problem solving merupakan salah satu komponen yang harus dimiliki oleh mahasiswa sebagai calon guru fisika. Berdasarkan hasil observasi awal, diketahui bahwa kemampuan problem solving mahasiswa masih rendah, khususnya terkait dengan penggunaan konsep fisika untuk memecahkan masalah. Oleh karena itu, kemampuan problem solving perlu dilatihkan dalam pembelajaran sebagai bentuk scaffolding bagi mahasiswa. Scaffolding dapat dilakukan melalui metode socratic dialogue yang merupakan pemberian pertanyaan terstruktur untuk membantu mahasiswa menemukan jawaban

  16. Full Day School Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter (Perspektif Psikologi Pendidikan Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lis Yulianti Syafrida Siregar

    2017-07-01

    Full Text Available Penerapan full day school merupakan alternatif solusi dari revolusi pendidikan terhadap permasalahan yang terjadi di dunia pendidikan. Full day school adalah istilah dari proses pembelajaran yang dilaksanakan secara penuh, dimana aktifitas belajar anak dilakukan lebih banyak disekolah daripada dirumah. Proses belajar mengajar diberlakukan di pagi hari sampai dengan sore hari. Konsep dasar full day school sama dengan pendidikan Islam, dimana aplikasinya bertujuan agar memanfaatkan waktu dengan melakukan hal yang bermanfaat, ini adalah manifestasi dari belajar tanpa batas. Pendidikan Islam sebagai usaha untuk membimbing pertumbuhan dan perkembangan kepribadian siswa supaya mereka hidup sesuai dengan ajaran Islam. Pendidikan merupakan satu dari pembahasan-pembahasan yang ada pada Al-Qur’an. Al-Qur’an merupakan firman Allah yang selanjutnya dijadikan pedoman hidup (way of life kaum muslim yang tidak ada keraguan di dalamnya. Di dalamnya terkandung ajaran-ajaran pokok (prinsip dasar menyangkut segala hal aspek kehidupan manusia, termasuk pendidikan. Al-Qur’an bisa dijadikan sebagai inspirasi untuk dikembangkan dalam rangka membangun pendidikan yang bermutu. Kata kunci: Full day school, Pendidikan, Al-Qur’an  Implementation of full day school is an alternative solution of the educational revolution to the problems that occur in education. Full day school is the term of the learning process that is carried out in full, where the learning activities of children done more school than at home. Teaching and learning process is applied in the morning until the afternoon. The basic concept of full day school is the same as Islamic education, where its application aims to make use of time by doing useful things, this is a manifestation of learning without limit. Islamic education as an effort to guide the growth and development of student personalities so that they live in accordance with the teachings of Islam. Education is one of the discussions

  17. EFEKTIFITAS MATERIAL PERLUBANGAN “MASHRABIYYA” SEBAGAI “HIJAB” GENDER PADA DESAIN PERPUSTAKAAN PESANTREN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sayed Mahathir

    2008-01-01

    Full Text Available Pesantren's library is core of learning process in Islamic Boarding School. Re-design idea of pesantren's library for gender segregate based on two conditions. First is role of forbidden interaction between male and female in pesantren. Second is amount of user is increase after building function mix used. It is approximately 3,000 students and located in limited site. Base on observation and literature study, popular hijab (segregation using distance hijab type for maxi function of segregation. The condition is not running well in limited site, so it is need design for create hijab of gender zone. The visual simulation result of hollow material (mashrabiyya for hijab gender zone is showed that good work and effective. Effectiveness of material is caused the material can visual segregate gender zone without large space. The condition is required difference quantity of light and distance of view. The condition can not apply in interior building, so we use hollow material with dual layer or wrecked pattern. Abstract in Bahasa Indonesia: Perpustakaan pesantren merupakan jantung penunjang kegiatan belajar mengajar di Pesantren. Gagasan redesain perpustakaan pesantren Madrasah Ulumul Quran di kota Langsa dengan strategi pemisahan zona gender, didasari oleh (i larangan interaksi antar gender (santriwan dan santriwati di lingkungan pesantren kecuali muhrimnya (sedarah, (ii jumlah pengguna bangunan pasca redesain memicu kuantitas pengguna dalam jumlah yang cukup besar (≤3000 santri, dan (iii terletak di atas site yang cukup sempit (±1800m2. Berdasarkan studi literatur dan observasi, hijab yang berfungsi maksimal sebagai pemisah zona gender adalah jarak, akan tetapi tidak optimal pada lahan sempit, sehingga dibutuhkan perancangan efektifitas hijab zona gender. Hasil simulasi daya akses visual material perlubangan (Mashrabiyya sebagai hijab gender menunjukkan material jenis ini efektif (tidak butuh banyak ruang dalam memisahkan (secara visual zona

  18. PEMUNGUTAN BRAZILIN DARI KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L DENGAN METODE MASERASI DAN APLIKASINYA UNTUK PEWARNAAN KAIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Selvia Fardhyanti

    2015-07-01

    Full Text Available Pembuatan zat warna alami dilakukan dengan metode maserasi dengan menggunakan pelarut etanol dan aquades, variasi volume pelarut yang digunakan 75, 150, dan 250 ml. Variasi waktu perendaman 6, 12, 24, dan 48 jam. Serbuk zat warna alami Brazilin dianalisis dengan FTIR dan diaplikasikan pada kain. Hasil penelitian menunjukkan semakin lama waktu ekstraksi dan volume pelarut yang digunakan, maka rendemen yang dihasilkan semakin banyak. Rendemen serbuk brazilin maksimal sebesar 6,316% pada waktu ekstraksi 48 jam menggunakan volume pelarut etanol 250 ml. Gugus fungsi brazilin memiliki ikatan tertentu diantaranya C-H, O-H, C-O, C=O, C=C alkena. Adanya gugus fungsi –OH menunjukkan adanya senyawa brazilin. Serbuk brazilin diaplikasikan pada kain dengan teknik celup, zat pengikat seperti tawas, kapur, dan tunjung mempengaruhi kenampakan warna yang dihasilkan pada kain.Kata kunci : zat warna, ekstraksi, maserasi, brazilin, teknik celup. A production of natural dyes can be done by maceration method with using ethanol solvent and distilled water (aquadest, variations of solvent volumes which used were 75, 150, and 250 ml. Soaking times variations were 6, 12, 24, and 48 hours. Brazilin natural dye powder was analyzed by FTIR and applied to industry. The research results showed the longer of the extraction time and the volume of the used solvents, resulted in the higher yield. Yield of Brazilin powder maximum was 6.316% on the extraction time during 48 hours with using ethanol solvent of 250 ml. Functional groups of Brazilin have specific bond among CH, OH, CO, C = O, C = C alkenes. The existence of the functional groups -OH indicates the brazilin compound. Brazilin powder was applied to industry with dye techniques, binding agents such as alum, lime, and lotus (tunjung which affected the appearance of the fabric color.Keyword : natural dyes, extraction, maceration, brazilin, dye technique.

  19. Efek Pemordanan terhadap Pewarnaan Menggunakan Kombinasi Limbah Cair Gambir dan Ekstrak Kayu Secang pada Kain Rayon dan Katun

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F Failisnur

    2017-12-01

    Full Text Available Combination of gambier liquid waste and secang wood (Caesalpinea sappan L. can add color variations of fabric dyed with natural dyes. This research explained the effect of dyeing combination of gambir liquid waste and secang wood with different mordant method and type on the color shade and other characteristics of rayon and cotton dyed fabric. The mordant process was performed as much as 1 and 2 times using CaO, Al(2SO43, FeSO4 mordant and then compared without mordant treatment. The result of the dyed fabrics was evaluated the color shade, color strength (K/S, and fastness properties. The results showed that the color shade of rayon and cotton fabrics were varied. Rayon fibers had a greater affinity and absorption to the liquids waste of gambier and secang wood than in cellulose fibers. The mordant process could increase color strength (K/S and color fastness to washing, acidic perspiration, rubbing, and light.ABSTRAKKombinasi limbah cair gambir dan kayu secang (Caesalpinea sappan L. dapat menambah variasi warna kain yang dicelup dengan pewarna alami. Penelitian ini menjelaskan tentang efek pewarnaan kombinasi limbah cair gambir dan kayu secang dengan metoda dan  jenis mordan yang berbeda terhadap arah warna dan karakteristik lainnnya dari kain rayon dan katun hasil celupan. Proses mordan yang digunakan adalah 1 kali dan 2 kali mordan menggunakan CaO, Al(2SO43, FeSO4 yang dibandingkan dengan tanpa mordan. Kain hasil pewarnaan dievaluasi arah warna, intensitas warna (K/S, dan ketahanan luntur warna. Hasil penelitian menunjukkan arah warna kain rayon dan katun yang lebih bervariasi. Serat rayon memiliki afinitas dan penyerapan yang lebih besar terhadap zat warna limbah cair gambir dan kayu secang dibandingkan dengan serat selulosa.  Proses mordan dapat meningkatkan intensitas warna (K/S dan ketahanan luntur warna terhadap pencucian, keringat asam, gosokan, dan sinar.

  20. EFEKTIVITAS PENGGUNAAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR MATERI IPA POKOK BAHASAN EKOSISTEM PADA KELAS VII SMP N 2 PRINGAPUS KABUPATEN SEMARANG TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    miftakhul jannah

    2016-02-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran IPA khususnya kelas VII   menggunakan lingkungan langsung   sebagai sumber belajar  terhadap hasil belajar siswa kelas VII  SMP N 2 Pringapus Kabupaten Semarang  pada poko bahasan  materi  ekosistem. Hasil pene- litian ini  merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eks- perimen terpola bentuk posttest control design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP N 2 Pringapus Semarang, yaitu kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII C sebagai kelas kontrol. Pen- gumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes, observasi dan demonstrasi. Data penelitian yang terkumpul digunakan analisis uji t-test.Berdasarkan hasil t-test, dihasilkan bahwa t hitung = 2,947 dan ttabel  = 1,68 dengan taraf nyata 5% Karena t hitung > ttabel maka data tersebut signifikan. Sedangkan untuk uji hipotesis pihak kanan dibandingkan dengan KKM diperoleh thitung  = 9,2876 dan ttabel  = 1,714 maka penggunaan lingkun- gan sebagai sumber belajar dapat  mencapai  KKM yang  telah ditentukan yaitu 70. Dengan demikian pembelajaran IPA menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar efektif terhadap hasil belajar siswa Kelas VII  SMP N 2 Pringapus   Kabupaten   Semarang pada mata pelajaran IPA   pokok bahasan.

  1. PENGARUH KREDIT DAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA UMKM AGROINDUSTRI DENGAN PEMASARAN SEBAGAI VARIABEL ANTARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Santoso

    2015-11-01

    Full Text Available This research aimed to analyze the effect of  credit and human resources (HR on the performance of SMEs with marketing as intervening variable. This study was conducted in agroindustry of Mojokerto, East Java. The analysis tools in this study was the Generalized Structured Component Analysis (GSCA. The results showed that the variables of credit and human resources had  a positive and significant effect on marketing, and marketing had  a positive and siginificant effect on SMEs performance. The value of FIT and AFIT amounted to 52,3% and 49,5%, which indicates that the total variance of all the variables that can be explained by the model amounted to 52,3%.Keyword: agroindustry, GSCA, performance, SMEsABSTRAKTujuan penelitian ini menganalisis  pengaruh variabel  kredit dan sumber daya manusia (SDM terhadap kinerja usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM dengan pemasaran sebagai variabel antara.  Kajian ini dilakukan pada  UMKM agroindustri di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Metode analisis yang digunakan adalah Generalized Structured Component Analysis (GSCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kredit dan SDM berpengaruh positif terhadap pemasaran dan pemasaran berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM. Nilai FIT dan AFIT sebesar 52,3% dan 49,5% yang menunjukkan bahwa total varians semua variabel yang dapat dijelaskan oleh model sebesar 52,3%. Kata kunci: agroindustri, GSCA, kinerja, UMKM

  2. POTENSI DAN KAIDAH PERANCANGAN SITUS-WEB SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI VISUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Freddy H. Istanto

    2001-01-01

    Full Text Available The world is overwhelmed with the newly advanced-communication%2C that is Internet. One which widely known is web-site. Performing as the media of information through visual communication%2C web site is very potential and provides a wide variety of work field for the designers. The rules in web-site design are not far different from those of visual communication design. The essential elements%2C such as typography%2C illustration%2C symbolism%2C and photography%2C act as the key design in producing the web sites. Abstract in Bahasa Indonesia : Dunia dilanda model komunikasi baru yaitu internet. Salah satu bentuknya yang sangat terkenal adalah situs-web. Sebagai media penyebaran informasi melalui komunikasi visual%2C situs-web merupakan potensi dan lapangan kerja yang luar biasa bagi desainer komunikasi visual. Kaidah-kaidah perancangan situs-web tidak berbeda jauh dengan kaidah-kaidah pokok desain komunikasi visual. Elemen-elemen penting dalam desain komunikasi visual seperti typografi%2C ilustrasi%2C simbolisme dan fotografi merupakan kunci perancangan tampilan situs-web. web-site%2C potensi%2C design-criteria%2C visual communication design

  3. SIM Kemiskinan Sebagai Dasar Informasi Geografis Untuk Pemetaan Prioritas Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Banjarnegara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aji Supriyanto

    2011-11-01

    Full Text Available Program pengentasan  kemiskinan merupakan prioritas bagi pemerintah daerah Kabupaten Banjarnegara yang harus ditangani. Penelitan ini bermaksud merancang bangun sebuah sistem informasi yang mengolah data penduduk yang dapat diolah menjadi sebuah informasi  kemiskinan yang dapat diakses  melalui web dengan menggunakan standar indikator kemiskinan menurut BPS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara action research dan model pengembangan sistem informasi adalah secara terstruktur menggunakan waterfall. Hasil dari penelitian ini adalah dapat menyajikan  informasi yang dapat menetukan kriteria kemiskinan dengan model singgle-criteria maupun multiple-criteria sesuai kebutuhan indikator kemiskinan yang ditentukan hingga pada tingkat desa, serta memberikan informasi tentang jenis-jenis bantuan yang telah diberikan pada setiap penduduk berdasarkan nama dan alamat (by name by address. Hasil selanjutnya adalah dapat dijadikan sebagai dasar pemetaan digital (Sistem Informasi Geografis/SIG untuk menentukan kantong kemiskinan di suatu daerah, dengan memberikan pewarnaan yang menjadi indikator tingkat kemiskinan.   Kata Kunci : kemiskinan, sistem informasi, penduduk, indikator BPS, GIS.

  4. Dashboard Monitoring System Berbasis Web Sebagai Pemantau Layanan liteBIG Instant Messenger

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gigih Forda Nama

    2017-04-01

    Full Text Available Saat ini hampir semua pengguna ponsel pintar menggunakan layanan perpesanan instan sebagai media komunikasi dikarenakan layanan perpesanan instan lebih hemat biaya dengan hanya menggunakan jaringan internet dibandingkan layanan pesan singkat (SMS. Layanan yang diberikan harus dapat melayani pengguna dengan baik agar pesan yang dikirim oleh pengirim dapat diterima oleh penerima dengan cepat dan akurat. Layanan ini juga harus dijaga keandalannya untuk menjamin kualitas pelayanan dan untuk menghindari ketidaknyamanan pengguna. Sehingga, diperlukan adanya sistem pemantauan berupa perangkat lunak untuk pengawasan status layanan setiap saat dapat diakses dari manapun dan kapanpun. PT.Sandika Cahaya Mandiri memiliki produk layanan perpesanan instan dengan brand name liteBIG Messenger. Perusahaan ini memerlukan perangkat lunak untuk pemantauan layanan liteBIG Messenger. Dengan adanya perangkat lunak pemantauan layanan, petugas pemantauan dapat melihat secara realtime status layanan utama pada setiap komputer server, pemakaian sumber daya (cpu, memory, dan harddisk, dan statistik pengguna baru liteBIG Messenger  melalui antarmuka web. Petugas pemantauan juga akan mendapat pemberitahuan ketika terjadi masalah pada layanan sehingga masalah dapat lebih dini diketahui dan downtime dapat dikurangi.

  5. Studi Eksperimental Pembuatan Ekosemen dari Abu Sampah dan Cangkang Kerang sebagai Bahan Alternatif Pengganti Semen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Frieska Ariesta Syafnijal

    2013-09-01

    Full Text Available Telah dibuat ekosemen dari bahan abu sampah organik dan abu cangkang kerang. Sampah organik dibakar dengan insinerator pada suhu 1000oC. Abu cangkang kerang dipanaskan dengan furnace pada suhu 700oC. Hasil pengujian komposisi awal XRD (X-Ray Diffraction, Abu sampah organik mengandung 69,7% CaCO3; 12,1% KCl; 4% Cd0.15Gd0.85; 3% SiO2; 8,1% Fe ( Se0.5Te0.5 dan 3% Al2ErGe2, Abu cangkang kerang mengandung 100% CaCO3. Ditentukan tiga variasi jumlah komposisi Abu sampah:Abu cangkang kerang yaitu Ekosemen A (58,2%:40%; Ekosemen B (49,1%:49,1% dan Ekosemen C (54,01%:44,09%. Sebagai variabel kontrol digunakan Semen Portland jenis OPC (Ordinary Portland Cement merek ‘Semen Gresik’. Dilakukan pengujian fisika yaitu kuat tekan mortar dan densitas serbuk. Pengujian XRD dilakukan untuk mengetahui komposisi kimia dari ekosemen. Dari hasil pengujian fisika didapat ekosemen B paling mendekati nilai ‘Semen Gresik’ OPC yaitu kuat tekan 3 hari (7,2 kg/cm2 dan densitas serbuk (2,535 gr/ml.   

  6. Mineral Trioxide Aggregate sebagai Penutup Perforasi Akar Lateral Premolar Mandibula Disertai Restorasi Onlei Resin Komposit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nanda Kusumastuti

    2011-06-01

    Full Text Available Latar belakang. Kegagalan memperoleh arah preparasi saluran akar yang lurus merupakan salah satu penyebab utama perforasi akar lateral. Pemakaian mineral trioxide aggregate (MTA pada penutupan perforasi akar lateral memberikan kerapatan yang lebih baik dibandingkan bahan yang lain. Tujuan. Penulisan laporan ini untuk melaporkan penutupan perforasi akar lateral menggunakan MTA pada perawatan saluran akar gigi premolar dua kanan mandibula nekrosis pulpa dilanjutkan restorasi onlei resin komposit sehingga !ungsi gigi dapat tereapai kembali. Kasus dan penanganan. Pasien laki-Iaki berusia 35 tahun datang ke klinik Konservasi RSGM Prof. Soedomo dengan keluhan ingin melanjutkan perawatan gigi belakang kanan bawahnya yang pernah dirawat di dokter gigi sebelumnya tetapi tidak selesai. Pada pemeriksaan CE negati!, perkusi positi!, palpasi dan mobilitas negati!. Gambaran radiogra! terlihat adanya area radiolusen pada 1/3 akar lateral bagian mesial. Diagnosis gigi 45 adalah karies profunda dengan nekrosis pulpa disertai perforasi akar lateral. Preparasi saluran akar dilakukan dengan teknik crown down menggunakan protaper hand use. MTA setebal 3 mm ditempatkan dalam saluran akar yang mengalami perforasi akar lateral dan selanjutnya saluran akar diobturasi dengan teknik single cone. Tiga bulan setelah penutupan perforasi akar lateral, pasien tidak ada keluhan serta pada pemeriksaan perkusi, palpasi dan mobilitas negati! kemudian dilanjutkan dengan restorasi onlei resin komposit. Kesimpulan. Kasus premolar dua kanan mandibula yang mengalami perforasi akar lateral dapat disembuhkan dengan penggunaan MTA sebagai bahan penutup perforasi. Evaluasi pasea pengaplikasian MTA dilakukan pada bulan ke-3 menunjukkan hasil yang eukup memuaskan dengan ditandai daerah radiolusensi yang mengeeil pada daerah perforasi.

  7. PEMBUATAN GAME EDUKASI PETUALANGAN SI GEMUL SEBAGAI PEMBELAJARAN PENGENALAN DAERAH SOLO RAYA PADA ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fendi Aji Purnomo

    2016-11-01

    Full Text Available Perkembangan administrasi setelah Orde Baru pemerintah telah menghapus tingkat Karesidenan di Indonesia termasuk Karesidenan Surakarta. Akibatnya nama Karesidenan Surakarta berubah menjadi Eks-Karesidenan Surakarta atau Wilayah Solo Raya. Wilayah Solo Raya terdiri dari tujuh Kabupaten tiga di antaranya berbatasan langsung dengan kota Solo yaitu Boyolali, Sukoharjo dan Karanganyar. Tiga yang lain tidak berbatasan langsung yaitu Wonogiri, Sragen dan Klaten. Masing-masing daerah memiliki slogan, tempat wisata dan makanan khas yang berbeda, namun masih banyak masyarakat yang kurang mengenalnya. Hasil observasi menunjukkan bahwa kebanyakan anak-anak usia sekolah dasar belum mengetahui daerah-daerah mana saja yang masuk dalam daerah Solo Raya. Saat ini teknologi semakin berkembang secara pesat dan penggunaan gadget dapat difungsikan sebagai media edukasi. Dalam penelitian ini telah dikembangkan Game Edukasi berjudul Petualangan Gembul untuk mengenal daerah di Solo Raya Berbasis Android. Metode yang digunakan dalam pengembagan game ini adalah Software Development Life Cycle (SDLC Water Fall dimulai dari analisis, perancangan, pembuatan, pengujian dan pemeliharaan. Model permainan yang disajikan level pertama berupa adventure yang dilengkapi latar belakang daerah khas masing-masing, level kedua berupa kuis tanya jawab dan level ketiga berupa game puzzel yang berisi foto khas daerah untuk ditata ulang. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian perangkat terhadap 3 perangkat android yang berbeda spesifikasinya dan pengujian hasil pembuatan game melalui kuisioner dalam aspek penyampaian informasi dan desain visual game. Hasil penelitian menyebutkan bahwa 75% game tersebut memudahkan dalam mengenal daerah Solo Raya dan 79% menyebutkan bahwa tampilan game tersebut menarik. Kata kunci: game, android, anak, solo raya.

  8. EFEKTIVITAS DAUN CINCAU HIJAU (Cyclea barbata Miers SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI PADA PRODUK JAMBAL PATIN (Pangasius hypopthalmus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farida Ariyani

    2014-06-01

    Full Text Available Produk perikanan yang berlemak tinggi seperti jambal patin sangat rentan mengalami kemunduran mutu karena oksidasi. Daun cincau hijau dikenal mengandung senyawa antioksidan alami. Untuk menghambat kemunduran mutu ikan karena oksidasi, serangkaian percobaan menggunakan ekstrak daun cincau hijau dilakukan dengan merendam patin asin dalam ekstrak daun cincau hijau pada konsentrasi 0%; 0,5%; 1,0%; dan 1,5% selama 30 menit sebelum pengeringan. Sebagai kontrol positif digunakan perendaman dalam Butylated Hydroxy Toluene (BHT pada konsentrasi 0,1%, sedangkan untuk kontrol negatif digunakan patin asin tanpa penambahan ekstrak daun cincau hijau. Pengukuran bilangan Thiobarbituric acid (FBA, produk berfluoresen (fluorescent products, dan penilaian organoleptik dilakukan selama penyimpanan pada suhu kamar, sedangkan pengukuran profil asam lemak tidak jenuh dilakukan pada jambal patin sebelum penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan paling efektif dalam memperlambat proses oksidasi dan dapat diterima panelis adalah perendaman patin asin dalam ekstrak cincau hijau pada konsentrasi 0,5% selama 30 menit dengan nilai TBA 2,0-2,9 µmol/kg ikan, produk berfluoresen 0,21-0,24 µg/g ikan, dan asam lemak tidak jenuh 5,6%.

  9. PEMANFAATAN KITOSAN DARI LIMBAH CANGKANG BEKICOT (ACHATINA FULICA SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BERAT SENG (ZN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Stevano Victor Marangratu

    2016-04-01

    Full Text Available Abstrak- Telah dilakukan pemanfaatan cangkang bekicot (Achatina fulica sebagai adsorben logam berat seng (Zn. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kitosan yang didapat dari cangkang bekicot, dan mengetahui kemampuan adsorben kitosan dalam uji adsorpsi yang menggunakan sampel air yang tercemar seng (Zn. Pembuatan kitosan dari cangkang bekicot dilakukan dengan dua tahap yaitu tahap pembuatan kitosan dengan variasi ukuran kitosan 250 micron dan 355 micron. Tahap pembuatan kitosan terdiri dari pembuatan serbuk cangkang bekicot, deproteinasi, demineralisasi, depigmentasi dan deasetilasi. Tahap ke dua yaitu uji penyerapan kitosan terhadap logam berat seng (Zn dengan variasi jumlah massa kitosan yang digunakan yaitu: 1 gram, 3 gram, 6 gram dan 9 gram. Sampel tersebut diuji dengan menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometric (AAS untuk mengetahui konsentrasi logam berat seng (Zn yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa kitosan yang didapat dari cangkang bekicot untuk ukuran 250 micron yang sebesar 95,27%, dan untuk ukuran 355 micron yaitu sebesar 96,18%. Daya serap optimum kitosan didapat pada kitosan berukuran 250 micron dengan massa kitosan 9 gram.

  10. POTENSI PENGEMBANGAN APLIKASI MULTIMEDIA SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PERSUASIF DI SOSIAL MEDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sigit Pamungkas

    2014-06-01

    Full Text Available Salah satu pendekatan yang sering digunakan dalam berkomunikasi adalah Komunikasi Persuasif; yaitu suatu pendekatan komunikasi yang bertujuan mengajak atau mempengaruhi orang lain untuk melakukan sesuatu, tanpa adanya unsur-unsur paksaan. Pendekatan komunikasi persuasif sangat beragam. Salah satu di antaranya adalah Komunikasi Persuasif menurut Aristotle, yaitu: Argumen yang bersifat logis, argumen yang bersifat psikologis dan argumen berdasarkan kredibilitas si pemberi argumen. Setiap orang memiliki keunikan tersendiri untuk dipersuasi, serta cenderung bisa dipersuasi dengan salah satu pendekatan tersebut secara dominan. Praktek komunikasi persuasif melalui media sosial semakin tidak terbendung. Pesan komunikasi yang dikirim dalam format digital sangat mudah dimanipulasi, hal ini memicu kreatifitas para komunikatornya. Salah satu bentuk kreatifitas yang dikembangkan adalah game interaktif yang bisa dikategorikan sebagai produk multimedia. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan besarnya potensi dan peluang bagi praktisi industri kreatif dan multimedia di Indonesia. Selain karena banyaknya pengguna sosial media, kebutuhan untuk terus memberikan persuasi (promosi ataupun kampanyemelalui media online terus meningkat. Tulisan ini juga berisi paparan usulan dari penulis tentang aplikasi multimedia edukatif hasil dari penelitian penulis yang didanai oleh DIKTI pada bulan Juli – Desember 2013 lalu.

  11. Aplikasi Micro Morr E-3360 sebagai Bahan Bioremedian Tumpahan Minyak di Laut

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endar Marraskuranto

    2012-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan Micro Morr E-3360 sebagai bahan bioremedian tumpahan minyak di laut pada skala laboratorium. Kelayakan didasari pada efektivitas pengurangan kadar Total Petroleum Hydrocarbon (TPH, toksisitas air laut hasil bioremediasi dan residu media imobilisasi dari produk. Analisis kadar TPH dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan tingkat toksisitas diukur menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT. Identifikasi konsorsium bakteri dilakukan pada media imobilisasi dengan analisis sekuens gen 16S rDNA. Penelitian dilakukan dengan lima uji coba dalam beaker, yaitu air laut dan minyak 2% w/w dari air laut (M; air laut, minyak 2% w/w dari air laut, bioremedian 10% w/w dari minyak, dan nutrien (P; kontrol air laut (AL; kontrol air laut dan bioremedian 10% w/w dari minyak (B; serta air laut dan nutrien (K. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsorsium bakteri terdiri dari 3 spesies bakteri, yaitu Bacillus licheniformis, B. thermoamylovorans, dan Geobacillus pallidus. Bioremedian ini mampu menurunkan kadar TPH dalam air sebesar 77% dan tingkat toksisitas sebesar 88% selama 20 hari. Kadar residu minyak dalam media imobilisasi juga rendah, yaitu di bawah 2 ppm. Namun, penurunan kadar oksigen dan peningkatan turbiditas yang signifikan (P<0,05 dapat menjadi faktor utama kematian 50% populasi A. salina.

  12. ANALISIS KECACATAN PRODUK AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN KUALITAS DENGAN METODE DMAIC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Wibowo

    2014-10-01

    Full Text Available Produsen air minum dalam kemasan (AMDK mengalami masalah kualitas yaitu dengan terdapatnya produk-produk cacat pada setiap produksi yang belum mencapai zero defect, terutama pada lini produksi kemasan gelas ukuran 240 ml yang paling banyak mengalami kecacatan produk. Six Sigma dapat didefinisikan sebagai suatu metodologi yang menyediakan alat-alat untuk peningkatan proses bisnis dengan tujuan menurunkan variasi proses dan meningkatkan kualitas produk dengan menggunakan pendekatan DMAIC (define, measure, analyze, improve dan control. Dari hasil pengukuran data yang diperoleh bahwa untuk critical to quality (CTQ kunci berdasarkan diagram pareto, bahwa 80 % kecacatan tertinggi ada pada jenis cacat lid dimana cacat lid ini sendiri terdiri dari bocor lid, pecah lid dan lid miring. Untuk tingkat sigma adalah 4,96 sigma, yang artinya belum mencapai tingkat tingkat six sigma dikarenakan masih tingginya produk cacat. Kemudian dilanjutkan dengan mengalisa penyebab cacat lid dengan menggunakan diagram sebab akibat dan failure mode and effect analysis (FMEA. Dari analisis diagram sebab akibat bahwa faktor penyebab kecacatan berasal dari faktor mesin, material dan manusia. Setelah itu dengan FMEA dapat diketahui bahwa penyebab kegagalan tertinggi adalah seal disc kotor pada saat proses produksi berjalan. Untuk upaya perbaikan dari permasalahan tersebut maka diperlukan pemeriksaan kondisi sealing unit sebelum melakukan proses produksi dan mengamplas sealing unit setiap seminggu sekali pada permukaan yang sudah tidak rata.

  13. PENGGUNAAN EKSTRAK TEH HIJAU (Camellia sinensis SEBAGAI PENGHAMBAT PEMBENTUKAN HISTAMIN PADA IKAN SEBELUM DIOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Sri Heruwati

    2009-12-01

    Full Text Available Penelitian penggunaan ekstrak teh hijau (Camellia sinensis sebagai penghambat pembentukan histamin pada ikan telah dilakukan. Ikan, terutama dari jenis skombroid, sangat rentan mengalami kerusakan karena terjadinya perubahan asam amino histidin yang terkandung dalam ikan menjadi senyawa histamin yang bersifat alergen, yang dikatalisasi oleh enzim histamin dekarboksilase (HDC. Teh hijau diketahui mengandung polifenol berupa senyawa epigalokatekingalat (EGCG yang merupakan penghambat enzim HDC, sehingga dekarboksilasi histidin menjadi histamin dapat dicegah. Perendaman ikan tongkol dalarn ekstrak teh hijau pada konsentrasi 0, 2, dan 4% dilakukan selama 30 menit, diikuti dengan pernindangan dalam larutan gararn 15% selama 30 menit diteruskan dengan penyimpanan ikan pindang pada suhu kamar. Pengambilan sampel dilakukan setiap hari selarna 4 hari penyimpanan untuk diamati perubahan mutu kimiawi (TVB dan kadar histarnin, mikrobiologi JPC dan bakteri pembentuk histamin, serta organoleptik (kenampakan, bau, tekstur, lendir, rasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan yang direndam dalam ekstrak teh 4% mempunyai kadar histamin 21,3 ppm, jauh lebih rendah dibandingkan dengan ikan yang direndam dalam ekstrak teh 2% dan 0% yang masing-masing mencapai 64,4 pprn dan 101,4 ppm. Penghambatan pembentukan histamin oleh ekstrak teh hijau masih terjadi selama penyimpanan, yang terlihat dari rendahnya jumlah bakteri pembentuk histarnin dan kadar histamin dibandingkan dengan kontrol. Pada penyimpanan hari ke-3, penghambatan pembentukan histamin oleh ekstrak teh hijau tidak efektif, kemungkinan karena terlalu tingginya jurnlah bakteri pembentuk histamin, yaitu mencapai 108 cfu/g.

  14. ANALISA PENGASUTAN MOTOR INDUKSI 3 FASA 2500 KW SEBAGAI PENGGERAK FAN PADA BAG FILTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Yanto Husodo

    2017-11-01

    Full Text Available Salah satu persoalan yang timbul pada pengoperasian motor induksi adalah arus pengasutan yang tinggi yang nilainya bisa mencapai sepuluh kali arus nominal. Arus pengasutan yang besar ini mengakibatkan penurunan tegangan sesaat (sag pada sistem jaringan. Selain itu juga menyebabkan tingginya pemakaian daya hingga sebesar 1,5 - 2,5 kali daya nominal yang berakibat pada tingginya energi pemakaian pada saat pengasutan. Metode pengasutan diperlukan untuk mengurangi arus pengasutan dan pemakaian energi yang besar tersebut. Pada makalah ini dilakukan perbandingan tiga metode pengasutan motor induksi yaitu berupa autotrafo, reaktor dan rangkaian star-delta. Dengan menggunakan software ETAP, pengujian dilakukan pada motor induksi 6 kV, 279 A, 2500 kW, dan faktor daya sebesar 0,879, sebagai penggerak fan pada bag filter. Hasil simulasi menunjukkan bahwa autotrafo memberikan penurunan arus pengasutan yang paling besar yaitu 73,82% dari arus pengasutan motor tanpa bantuan alat pengasutan. Sedangkan konsumsi energi yang paling kecil didapatkan dengan mengunakan pengasutan reaktor, di mana energi pemakaian berkurang dari 31,102 kWh tanpa pengasutan menjadi 17,676 kWh atau setara dengan 43,17%.

  15. Sistem Aplikasi EDUCHAT STMIK PRINGSEWU Berbasis ANDROID Sebagai Media Komunikasi dan Informasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartati

    2017-05-01

    Full Text Available Aplikasi Berbagi Pesan merupakan sebuah media komunikasi pendidikan  yang membantu STMIK Pringsewu dalam menjalin laju komunikasi di antara berbagai pihak yang terkait didalam proses perkuliahan  di STMIK Pringsewu. Aplikasi Berbagi Pesan ini mempercepat proses komunikasi yang pada awalnya terjadi secara konvensional menjadi lebih modern (berbasis web dan android, sehingga komunikasi yang terjadi lebih mudah tersampaikan kepada mahasiswa dan dosen yang ada dilingkungan stmik pringsewu. Teknologi yang digunakan dalam mengembangkan aplikasi educhat menggunkan  bahasa pemrograman PHP, Javascript, HTML, CSS ,MySql(untuk servis database yang digabungkan dengan pemrograman Android. Dalam Pengembangan aplikasi ini, mengembangkan system menggunakan tahapan waterfall yang memiliki beberapa langkah serta tahapan-tahapan. Diantaranya Perencanaan, Analisis, Desain, Implemantasi, Testing dan Perawatan dengan konsep Reseach and Development. Dari hasil ujicobakan dengan mahasiswa dan dosen dengan menggunakan sample 100 orang mahasiswa dan Dosen system informasi yang terdiri dari 3 kelas yaitu kelas oracle 2 sebanyak 33 mahasiswa, kelas website 1 sebanyak 35 mahasiswa dan kelas you tube 1  sebanyak 31 mahasiswa. Sedangkan dosen menggunakan sampel 4 Dosen. Dari quisioner yang di sebarkan didapat hasil 80,5 % (+ 26 mahasiswa kelas oracle 2 menyukai, 84.5 % (+ 29 kelas website 1 menyukai, 82.5% (+ 25 kelas you tube 1  menyukai dan 100 % (4 Dosen menyukai aplikasi yang di kembangkan. Dengan persentasi hasil pengujian maka dapat disimpulkan Aplikasi ini dapat digunakan sebagai sarana pendidikan di STMIK Pringsewu karena cepat, efektif dan efisien

  16. Analisis Potensi Ledakan dan Kebakaran Primary Reformer sebagai Unit Proses Produksi Amonia di PT. X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Resti Ayu Lestari

    2016-12-01

    Full Text Available Peningkatan industri pupuk di dunia berimplikasi pada peningkatan jumlah industri amonia. Amonia memegang peranan penting pada proses produksi pupuk dalam hal penyediaan nitrogen. Proses pembuatan amonia melibatkan bahan baku berupa gas alam yang bersifat flammable dengan temperatur dan tekanan yang tinggi dalam setiap tahapan prosesnya. Primary reformer merupakan salah satu peralatan proses dalam produksi amonia dengan temperatur dan tekanan paling tinggi serta paling berisiko mengalami kegagalan yang dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran/ledakan. Primary reformer berperan sebagai salah satu tahapan pemurnian gas alam dengan hasil berupa karbon monoksida. Identifikasi bahaya pada unit primary reformer dilakukan dengan menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA. Hasil analisis FTA menghasilkan bahwa sumber bahaya dari ledakan primary reformer dapat ditinjau dari faktor teknis dan faktor non teknis. Faktor non teknis menyumbang 74% dari penyebab terjadinya ledakan/kebakaran pada primary reformer. Hasil analisis risiko ledakan/kebakaran pada primary reformer dilakukan dengan menggunakan Dow’s Fire & Explosion Index  dengan hasil radius area dampak adalah 51 meter. Nilai kerugian finansial mencapai US$ 23.640.285 dengan kerugian hari kerja minimal adalah 138 hari. Perangkat lunak Arial Location of Hazardous Atmospheres menghasilkan radius ledakan dengan dampak terkecil yaitu dapat memecahkan kaca jendela/pintu (0,5 psi adalah 73 m dari primary reformer. Radius ledakan dengan kekuatan ledakan 1 psi (meruntuhkan rumah/perkantoran adalah 48 m dari primary reformer.

  17. Pemanfaatan Limbah Pecahan Genteng sebagai Katalis dalam Reaksi Pirolisis Plastik Polipropilena Menjadi Bahan Bakar Alternatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmat Jaya Eka Syahputra

    2015-06-01

    Full Text Available Artikel ini mendiskusikan karakterisasi pecahan genteng dan pemanfaatannya untuk memproduksi katalis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pecahan genteng dan kemudian melakukan modifikasi untuk pembuatan katalis. Katalis dibuat dengan pilarisasi nikel ke dalam pecahan genteng, dan dikarakterisasi menggunakan x-ray diffractometer (XRD. Pirolisis dilakukan terhadap limbah plastik polipropilena hingga diperoleh cairan minyak. Minyak direforming menggunakan katalis pecahan genteng terpilarisasi nikel. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa pecahan genteng mempunyai kandungan logam oksida berdasarkan standar Fe2O3, NiO2, Al2O3, SiO2. Refinement dilakukan menggunakan program Rietica metode Le-Bail dan diperoleh hasil nilai keberterimaan Rp/Rwp <10. Setiap 1,3 kg sampel limbah polipropilena diperoleh hasil minyak sebanyak 1,7 L. Hasil reforming menunjukkan bahwa densitas minyak sebesar 745,919 kg/m3 dan viskositas 0,720 cp. Berdasarkan analisis GC-MS diperoleh fraksi pembentukan terbesar dari katalis pecahan genteng terpilarisasi nikel adalah fraksi C10 - C12. Sehingga, pecahan genteng yang terpilarisasi nikel efektif dijadikan sebagai katalisator dalam proses pirolisis untuk mengubah limbah palstik polipropilena menjadi bahan bakar.

  18. Sitotoksisitas Invertebrata Laut sebagai Biomarker Lingkungan Di Kawasan Konservasi Perairan Pulau Banda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asri Pratitis

    2017-05-01

    Full Text Available Penelitian di bidang ekologi menunjukkan bahwa wilayah terumbu karang yang terjaga denganbaik oleh konservasi menjadi tempat yang ideal bagi biota invertebrata untuk menghasilkansenyawa bioaktif farmakologis. Penelitian ini bertujuan memperoleh informasi mengenaisitotoksisitas dari spons, karang lunak dan ascidian yang berasal dari perairan Pulau Banda. Informasi sitotoksisitas invertebrata laut tersebut selanjutnya digunakan sebagai acuan dalammempelajari sistem konservasi yang telah dilakukan. Lima jenis invertebrata laut (Sarcophyton sp., Nephthea sp., Hyrtios sp., Stylissa sp., dan Polycarpa sp. diambil (lima ulangan acak di kawasan konservasi Pantai Wali, Desa Solomon, Pulau Banda. Penapisan sitotoksisitas dilakukan terhadap ekstrak etanol dari keseluruhan sampel. Hasil penapisan memperlihatkan bahwa  Stylissa sp. merupakan biota yang paling potensial karena ekstrak etanol dari  Stylissa sp. memiliki daya sitotoksisitas tertinggi dibandingkan jenis invertebrata yang diujikan lainnya. Namun demikian, sitotoksisitas biota-biota yang diperoleh dari perairan ini tergolong rendah.Perbandingan multidimensional scaling(MDS nilai sitotoksisitas antara sampel invertebratadari perairan Banda dan perairan lainnya menunjukkan bahwa karakteristik perairan Pulau Banda berada pada level baik dan rendah. Oleh karena itu, sistem konservasi harus dioptimasi lebihlanjut agar dapat menjaga keberlangsungan plasma nutfah di perairan Pulau Banda.

  19. JALUR SEPEDA SEBAGAI BAGIAN DARI SISTEM TRANSPORTASI KOTA YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A Artiningsih

    2016-01-01

    Full Text Available Menciptakan kota berwawasan lingkungan dapat diupayakan dengan mengurangi volume kendaraan, misalnya melalui penggunaan angkutan umum massal atau penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Penggunaan sepeda sebagai kendaraan ramah lingkungan di Jakarta, telah diinisiasi oleh komunitas yang menerapkan gaya hidup berwawasan lingkungan, misalnya komunitas B2W (Bike to Work. Sepeda menjadi pilihan menarik karena biaya operasionalnya yang murah, dan kesanggupan memperpendek waktu tempuh di jalanan yang macet, serta kemampuannya bermanuver di sela-sela kendaraan lain. Namun sekarang ini jalur khusus sepeda, maupun lahan parkir khusus sepeda di per-kotaan masih terbatas. Akibatnya, muncul ancaman terhadap keselamatan pengguna sepeda, karena harus berkendara pada kondisi jalan tanpa pemisah jalur kendaraan bermotor dan tidak bermotor. Akibatnya ada okupansi pedestrian menjadi jalur sepeda, yang akhirnya mengancam keselamatan pe-jalan kaki. Banyak hal patut dipertanyakan. Apa urgensi jalur sepeda pada pengembangan infratruktur jalan di perkotaan? Apakah kemudian upaya pengembangan jalur sepeda tidak akan menjadi hal yang kontra produktif dalam penataan ruang? Mengingat, penciptaan kota berkelanjutan melalui perenca-naan dan pengelolaan sistem transportasi baru efektif jika terintegrasi dengan strategi pengelolaan penggunaan lahan dan lingkungan. Alokasi jalur sepeda di perkotaan bukanlah upaya yang berdiri sendiri, namun harus menjadi salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari rangkaian strategi pem-bangunan berkelanjutan yang dilakukan secara simultan.

  20. Pengaruh Campuran Ampas Tebu Dan Alang-Alang (Imperata Cylindrica) Sebagai Media Pertumbuhan Terhadap Kandungan Nutrisi Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus)

    OpenAIRE

    Naila, Ishmatun; Purnomo, Adi Setyo

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ampas tebu dan alang-alang (Imperata cylindrica) sebagai media pertumbuhan jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) terhadap kandungan nutrisinya. Ampas tebu dan alang-alang dipilih sebagai media pertumbuhan alternatif, karena tidak hanya mengandung lignoseluosa, tapi juga tersedia berlimpah di lingkungan. Variasi komposisi ampas tebu:alang-alang yang digunakan adalah 75:25 (A1); 50:50 (A2); 25:75 (A3); 0:100 (A4); dan 100:0 (A5). Pada penelit...

  1. Penyelesaian Tindak Pidana Lalu Lintas Melalui Pendekatan Restorative Justice sebagai Dasar Penghentian Penyidikan dan Perwujudan Asas Keadilan dalam Penjatuhan Putusan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nella Sumika Putri

    2015-04-01

    Full Text Available Penyelesaian tindak pidana kecelakaan lalu lintas di Indonesia dapat diselesaikan melalui sistem peradilan pidana,namun pada umumnya pelaku mengadakan proses perdamaian di luar pengadilan dengan keluarga korban sehingga terjadi kesepakatan perdamaian antara para pihak. Model perdamaian tersebut dikenal dengan model pendekatan restorative justice yang sampai saat ini belum diakomodir dalam peraturan perundang-undangan sehingga aparat penegak hukum menjadi ragu untuk menjadikan kesepakatan perdamaian sebagai pertimbangan untuk menghentikan atau melanjutkan penyidikan. Putusan pengadilan juga belum menempatkan perdamaian antara para pihak sebagai dasar untuk melepaskan pelaku. Mekanisme ini hanya terbatas sebagai pertimbangan untuk meringankan pidana kepada terdakwa. Berdasarkan hasil penelitian, upaya pendekatan restorative justice dalam perkara kecelakaan lalu lintas lebih memberikan rasa keadilan baik bagi pelaku maupun korban. Akan tetapi, pelaksanaan penghentian penyidikan karena telah dilakukan pendekatan restorative justice dalam tindak pidana kecelakaan lalu lintas tidak dapat dilakukan secara absolut karena terdapat beberapa kriteria yang harus dijadikan patokan dalam pengambilan keputusan mengenai penyidikan. Abstract Traffic accident crime is resolved by the criminal court. Mostly, however, the perpetrators hold a peace process outside the court with the victims and their families in the model of an agreement among them. This model is known as the restorative justice model. There is no specific legislation on restorative justice as an alternative approach to adjudicate traffic accident, which makes it difficult for the law enforcer to consider restorative justice as a basis to continue or discontinue an investigation. Furthermore, there is no court regulation justifying the use of restorative justice approach as a groundwork to release the perpetrators. This thesis finds that restorative justice approach is more equitable in solving

  2. Teka-teki Unsur Kimia sebagai Media Pembelajaran Kimia Interaktif bagi siswa SMA Kelas X Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isvandiari Fitri Utami

    2016-01-01

    Full Text Available Unsur kimia yang terdiri dari banyak unsur sering membuat siswa malas dengan mata pelajaran kimia khususnya dalam hal menghafal sistem periodik unsur kimia. Terkait dengan masalah ini, salah satu solusi yang ditawarkan adalah melalui media pembelajaran. Salah satu cara untuk membantu siswa melalui media pembelajaran dapat dilakukan dengan memanfaaatkan teknologi smartphone yang telah banyak dimiliki. Melihat banyaknya siswa yang telah menggunakan smartphone setiap harinya memungkinkan untuk memadukan kedua hal tersebut, sehingga siswa tidak hanya menggunakan smartphone sebagai sarana komunikasi, sosial media dan bermain game, tetapi dapat dialihkan menjadi sebuah inovasi positif dalam hal edukasi untuk menunjang sistem belajar yang interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat aplikasi teka-teki unsur kimia sebagai media pembelajaran kimia interaktif bagi siswa SMA kelas X berbasis android. Salah satu manfaat dari penelitian ini adalah hasil penelitian dapat dijadikan rujukan bagi perkembangan dunia teknologi dan berguna juga untuk menjadi referensi bagi mahasiswa yang melakukan pengembangan produk teknologi khususnya mengenai media pembelajaran berbasis android. Dalam melakukan penelitian ini, aplikasi dibangun dengan menggunakan metode pengembangan multimedia development life cycle, data dan informasi mengenai unsur- unsur kimia dalam sistem periodik unsur diperoleh dari buku materi kimia SMA kelas X berdasarkan kurikulum 2006, beberapa jurnal, dan dari pengajar kimia untuk materi SMA kelas X secara langsung. Pada tahapan implementasi, program dibuat dengan drag and drop serta menggunakan bahasa pemrograman Javascript. Pengujian yang dilakukan pada aplikasi adalah dengan menggunakan metode whitebox. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan pada aplikasi teka-teki unsur kimia sebagai media pembelajaran kimia interaktif berbasis aplikasi android, aplikasi sudah mampu berjalan cukup maksimal. Hasil pengujian mampu menampilkan

  3. Pembuatan Meringue Pavlova Mengunakan Air Rendaman Kacang Chickpeas Sebagai Pengganti Putih Telur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chairul Salim

    2018-04-01

    Full Text Available Abstrak Meringue adalah campuran dasar putih telur yang dikocok bersama gula hingga mengembang. Teksturnya yang creamy membuatnya menjadi favorit bagi terciptanya beberapa produk pastry lainnya seperti pavlova, mousse, baked alaska, macaron, souffle, dacquoise dan bahkan sponge cake. Pavlova adalah makanan penutup yang terbuat dari meringue lalu diisi dengan pastry cream dan dihias dengan menggunakan stroberi dan atau kiwi dan markisa pure. Meski menggunakan putih telur, sebenarnya masih ada sekelompok orang yang belum bisa menikmati produk meringue dan olahan yang lezat. Beberapa dari orang-orang yang alergi terhadap telur atau yang mengadopsi gaya hidup vegan. Alergi telur biasanya disebabkan oleh kandungan protein telur yang terkandung dalam albumin. Chickpea memiliki kandungan gizi yang unik dibandingkan dengan kacang polong dan produk nabati lainnya, dalam buncis mengandung protein dengan proporsi lebih tinggi sekitar 17% -30%. Kandungan protein lain yang juga ditemukan pada buncis adalah albumin dan globulin. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental. Dalam penelitian eksperimental ini, perancangan eksperimental yang dilakukan adalah pemanfaatan kacang tanah kacang tanah sebagai pengganti putih telur dalam pembuatan meringue pavlova. Perlakuan yang diberikan hanya satu yaitu 100% pengganti putih telur dengan kacang kacang kacang 100% sebagai bahan utama pembuatan pavlova meringue. Meringue pavlova yang terbuat dari 100% buncis memiliki kualitas yang bersaing dengan meringue pavlova yang terbuat dari 100% putih telur dan bisa diterima dengan baik oleh konsumen. Keywords: Meringue, Chickpeas, Pavlova Abstract Meringue is a basic mixture of egg whites whipped together with sugar until fluffy. Creamy texture makes it a favorite for creation into several other pastry products like pavlova, mousse, baked alaska, macaron, souffle, dacquoise and even sponge cake. Pavlova is a dessert made from meringue then

  4. ASUPAN SENG YANG RENDAH SEBAGAI FAKTOR RISIKO KEPARAHAN PNEUMONIA PADA ANAK USIA 12-59 BULAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meiry Nasution

    2017-06-01

    Full Text Available Period prevalence of infant pneumonia in Indonesia is 18.5 per mile. The high mortality rate due to pneumonia of 62 percent was found in 10 countries and 5 countries was located in Asia. Zinc is one of micronutrients which is reported to prevent pneumonia as   an acute phase response to infection and help to boost the body immune response. The objective of the study was to determine the impact of zinc intake as risk factor of severe pneumonia in children. A case control study was conducted among children aged 12–59  months in 2 hospitals and 6 health centres, Yogyakarta city. Thirty four children were categorized as having severe pneumonia (cases and 102 children were categorized as having pneumonia (control.  All sample’s mothers completed a semi-quantitative food frequency questionnaire during March-April 2014. Data analysis was performed  using Mantel-Haenszel test and conditional logistic regression, α = 0,05. Results of the study showed that there were 41.2 percent cases and 56.9 percent control were exclusively breast-fed. The  proportion of cases who had inadequate zink intake was higher than control group. There was no difference between inadequate zinc intake and the severe pneumonia (OR 1,08 and  95% CI 0,5-2,3. There was a statistically significant correlation between low-zinc intake and severe pneumonia if second  disease exist (OR 3,8  and 95% CI 1,4 -10,8. As an conclusion, Inadequate zinc intake affected severe pneumonia when the secondary diseases exist in children with pneumonia.   ABSTRAK   Period prevalence pneumonia balita di Indonesia adalah 18,5 per mil. Angka kematian yang tinggi akibat pneumonia sebesar 62 persen terdapat di 10 negara dan 5 negara di antaranya merupakan negara di Asia. Defisiensi seng menyebabkan penurunan kekebalan sel sehingga meningkatkan kerentanan terhadap penyakit pneumonia. Tujuan penelitian ini menganalisis asupan seng yang kurang sebagai faktor risiko keparahan pneumonia pada anak

  5. ILLEGAL FISHING SEBAGAI KEJAHATAN KORPORASI SUATU TEROBOSAN HUKUM PIDANA MENGADILI KEJAHATAN ILLEGAL FISHING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moch. Iqbal

    2012-11-01

    Full Text Available Cakupan, pengertian dan pemahaman illegal fishing yang dipahami dan dianut dalam hukum positif Indonesia adalah pencurian ikan yang berdampak dan berpengaruh besar terhadap perekonomian negara. Oleh karenanya esensi regulasi dan penindakan terhadap illegal fishing di Indonesia seharusnya dipahami pada penindakan pencurian ikan yang berskala besar, yang pada umumnya dilakukan oleh armada-armada asing, kapal-kapal asing yang illegal, yang telah pula berakibat merugikan perekonomian negara (Indonesia triliunan rupiah tiap tahunnya. Dengan model dan jenis pencurian yang berskala besar dan membahayakan perekonomian nasional tersebut, penanganan regulasinya patut diarahkan pada atau untuk mengatasi kejahatan-kejahatan berskala besar dan rumit (sophisticated, yang tergolong dalam jenis kejahatan white collar crime atau kejahatan korporasi. Mengenal dan memahami seluk beluk serta keberadaan kejahatan korporasi, bagi para penegak hukum adalah sebuah keharusan di era modern ini, oleh karenanya tulisan ini memfokuskan pada dua kata kunci (key word illegal fishing dan corporate crime. Mengetahui dan memahami konsep dan regulasi seputar illegal fishing serta kejahatan korporasi menjadi kontribusi penting dalam proses penegakan hukum. Dengan pemahaman atas illegal fishing dan kejahatan korporasi akan menjadi landasan yang kuat bagi setiap praktisi hukum, khususnya penegak hukum dalam berproses acara maupun menentukan jenis dan klasifikasi pertanggungjawaban pidana yang tepat dan benar bagi penegak hukum khususnya para hakim agar berani dan tidak ragu dalam menjatuhkan sanksi pada setiap pelaku illegal fishing atau pelaku kejahatan korporasi. Dengan hukuman yang tegas dan jelas serta pasti, para penegak hukum tidak saja menegakkan hukum dan keadilan melainkan juga telah menyelamatkan perekonomian negara, dengan mencegah potensi kehilangan kekayaan nasional, sebagai pelaksanaan dari fungsi hukum sebagai alat rekayasa sosial.   Coverage, insight, and

  6. POTENSI GEN dtx DAN dtxR SEBAGAI MARKER UNTUK DETEKSI DAN PEMERIKSAAN TOKSIGENISITAS Corynebacterium diphtheriae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunarno Sunarno

    2013-05-01

    mempunyai variasi hasil yang cukup beragam, membutuhkan waktu yang cukup lama, serta masalah ketersediaan reagen standard.  Di sisi lain pemeriksaan dengan hewan coba banyak ditentang oleh para pecinta satwa. Sementara itu, pemeriksaan dengan vero cell membutuhkan biaya yang sangat tinggi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi gen dtx dan dtxR sebagai marker deteksi C.diphtheriae sekaligus pemeriksaan toksigenisitas bakteri menggunakan PCR Multipleks. Jumlah sampel penelitian sebanyak 44 isolat, termasuk  22 C.diphtheriae (4 strain referensi dan 18 isolat klinik, 5 spesies lain Corynebacterium (strain referensi dan 17 isolat non-Corynebacterium  (10 strain referensi dan 7 isolat tersimpan. Semua sampel dilakukan pemeriksaan menggunakan PCR Multipleks dengan  2 pasang primer yang mempunyai target gen dtx dan dtxR Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Gen dtx dan dtxR dapat digunakan sebagai marker (gen target dalam metode deteksi dan pemeriksaan toksigenisitas C.diphtheriae menggunakan PCR Multipleks sehingga menjadi alternatif metode diagnosis difteri yang cepat dan akurat Kata Kunci: Corynebacterium diphtheriae, dtx, dan dtxR

  7. Pengusulan Pasangan Calon Presiden Dan Wakil Presiden Sebagai Peserta Pemilu Menurut Undang-Undang Pilpres

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Farhan Subhi

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract : Nomination of the Candidate Pair of President and Vice President For Participants Election According to the Presidential Election Law. Knowing the legal position of the candidates for President and Vice-President and the Political Parties Elections, namely Knowing setting Political Parties in the nomination of the Candidate Election of President and Vice-President and the timing of the nomination of the candidate of President and Vice President based on legal analysis. It is motivated by the lack of rules regarding the nomination of candidates for President and Vice President of the Law No. 42 Year 2008 on the General Election of President and Vice President, namely in the norm of Article 9 and Article 14 paragraph (2 which do not conform to the norms of Section 22E paragraph (3 and the norm of Article 6A paragraph (2 of the Constitution of the Republic of Indonesia (the 1945 NRI 1945.  Abstrak : Pengusulan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Sebagai Peserta Pemilu Menurut Undang-Undang Pilpres. Mengetahui kedudukan hukum calon Presiden dan Wakil Presiden dan Partai Politik Peserta Pemilu, yakni Mengetahui pengaturan Partai Politik Peserta Pemilu dalam pengusulan Calon Presiden dan Wakil Presiden dan pengaturan waktu pengusulan Calon Presiden dan Wakil Presiden berdasarkan analisa hukum. Hal tersebut dilatar belakangi oleh adanya aturan mengenai pengusulan calon Presiden dan Wakil Presiden dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 Tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, yakni di dalam norma Pasal 9 dan Pasal 14 ayat (2 yang tidak sesuai dengan norma Pasal 22E ayat (3 dan norma Pasal 6A ayat (2 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945.  DOI: 10.15408/jch.v2i2.2324

  8. PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DENGAN KUALITAS AUDIT SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Fitriyani

    2014-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen laba baik manajemen laba akrual maupun manajemen laba riil terhadap kinerja perusahaan dengan kualitas audit sebagai variabel pemoderasi. Seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia menjadi populasi. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hipotesis diuji menggunakan regresi linear berganda dan moderated regression analysis. Hasil uji regresi linear berganda menghasilkan bahwa manajemen laba akrual memiliki pengaruh terhadap kinerja perusahaan sedangkan manajemen laba riil tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Hasil uji moderated regression analysis menunjukkan bahwa kualitas audit tidak dapat memoderasi pengaruh manajemen laba baik akrual maupun riil terhadap kinerja perusahaan. Dengan demikian disimpulkan manajemen laba melalui aktivitas akrual akan lebih berpengaruh terhadap kinerja perusahaan dibandingkan manajemen laba melalui aktivitas riil. Penelitian ini juga menyimpulkan perusahaan yang diaudit baik oleh KAP Big Four maupun selain KAP Big Four tidak dapat mempengaruhi perusahaan untuk melakukan aktivitas manajemen laba. The aim of this research is to analyse the influence of earnings management both accruals earnings management and real earnings management to companies performance with audit quality as moderating variable. High audit quality is showed by the size of audit firm. This research is used the population from manufacture companies listed for the period of 2004 to 2007 in Indonesian Stock Exchange with purposive sampling. The result from multiple linear regression test is accrual earnings management have influence to companies performance, but real earnings management have not influence. The moderated regression analysis find that audit quality can not moderate influence accruals and real earnings management to companies performance. This research is conclude that earnings management through accruals activity more

  9. IMPLEMENTASI AUGMENTED REALITY UNTUK IDENTIFIKASI LOGO DAN VIDEO SEBAGAI MEDIA INFORMASI MENGGUNAKAN METODE KLASIFIKASI NAIVE BAYESIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Astrid Novita Putri

    2018-04-01

    Full Text Available Pada  Universitas Semarang Fakultas Teknologi Informasi dan  Komunikasi setiap  tahun  selalu mempunyai banyak kegiatan seperti kegiatan Seminar, Workshop, Pelatihan, Festifal, dsb. Kegiatan- kegiatan  tersebut  biasanya   didokumentasikan  dalam  bentuk  foto   dan   video.   Sedangkan  untuk dokumentasi publikasi kegiatan dalam bentuk media promosi maupun media informasi belum dilakukan, sehingga masyarakat umum yang kurang familiar tidak dapat mengetahui informasi dengan kegiatan yang ada. Memanfaatkan aplikasi smartphone yang berbasis android, blackberry, dan iphone dapat menggunakan  salah  satu  teknologi  augmented  reality  3D  yang  berfungsi  untuk  mengidentifikasi informasi melalui logo Fakultas TIK dan menerapkannya pada berbagai media cetak atau elektronik. Sehingga dengan adanya perubahan cara promosi tersebut diharapkan dapat menarik minat perhatian masyarakat umum dan masyarakat umum untuk mengetahui informasi mengenai kegiatan di Universitas Semarang khususnya Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi. Pada penelitian ini, akan membahas bagaimana mengklasifikasikan kegiatan-kegiatan tersebut menggunakan metode naive bayes   menjadi dua  kategori yaitu favorit atau tidak favorit. Berdasarkan data foto dan video kegiatan FTIK tahun 2017 yang telah diimplementasikan menggunakan tools Unity 3D menunjukkan bahwa penerapan Augmented Reality untuk identifikasi logo sebagai media informasi menggunakan metode klasifikasi naive bayes dapat diimplementasikan dengan baik. Diharapkan dengan adanya klasifikasi kegiatan dengan memanfaatkan teknologi  augmented  reality  yang  diimplementasikan menggunakan  tools  Unity  3D, informasi yang dihasilkan akan lebih informatif dan menarik perhatian masyarakat umum.   Kata kunci: augmented, reality, naive, bayesian, kegiatan.

  10. Pengaruh Tipe Kepemimpinan pada Persepsi Politik dan Outcomes Organisasional dengan Ingrasiasi sebagai Variabel Pemoderasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Triana Fitriastuti

    2014-06-01

    Full Text Available AbstractPerception of organizational politics has important role in the organization. It’s because many empirical findings show that perception of organizational politics have impact on performance. Many factors have contributed to the development of organizational politics. The purpose of this study are to investigate the impact of transformational and transactional leadership on perception of organizational politics and to investigate the impact of perception of organizational politics on organizational outcomes such as job satisfaction, affective commitment with ingratiation as moderating variable. The research finding that transformational leadership have negative impact on perception of organizational politics, transactional leadership have no impact on perception of organizational politics, perception of organizational politics have negative impact on job satisfaction, perception of organizational politics have no impact on affective commitment, ingratiation moderate the relationship beween perception of organizational politics