WorldWideScience

Sample records for rendah hasilevaporasi dengan

  1. MAKNA PERILAKU MOTIVASI BELAJAR GEOGRAFI YANG RENDAH DENGAN PENDEKATAN FENOMENOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Anang Hadi Santoso

    2017-01-01

    Full Text Available Motivation to learn is an important aspect in the learning process of a student. However, efforts to understand the motivation of student learning through an educational research with phenomenological approach has not been done by education practitioners. Man as the subject of education is dynamic, it takes an in-depth approach, holistic and humanistic to study it. Phenomenological approach is an appropriate alternative to research in education. The focus in this paper is the meaning of a low learning motivation by student of Sukosari Senior High School. The results showed that students have low motivation to learn its meaning is to have a broken home and do not get the urge to learn from their parents is a major factor students are not motivated. Motivasi belajar merupakan aspek penting dalam proses belajar seorang siswa. Namun, upaya memahami motivasi belajar siswa melalui sebuah riset pendidikan dengan pendekatan fenomenologi belum banyak dilakukan oleh praktisi pendidikan. Manusia sebagai subyek pendidikan bersifat dinamis, maka dibutuhkan suatu pendekatan yang mendalam, holistik dan humanistik untuk mengkajinya. Pendekatan fenomenologi merupakan alternatif yang tepat untuk riset dalam pendidikan. Fokus pada tulisan ini adalah mengenai makna motivasi belajar yang rendah oleh siswa SMA Negeri 1 Sukosari Bondowoso. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki motivasi belajar yang rendah maknanya adalah memiliki keluarga broken home dan tidak mendapatkan dorongan belajar dari orangtua merupakan faktor utama siswa tidak termotivasi.

  2. BERAS ANALOG SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL DENGAN INDEKS GLIKEMIK RENDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santi Noviasari

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this research was to produce rice analogue as functional food with low glycemic index. The rice was made from white corn and sorghum with additional soybean flour. The physicochemical properties of rice analogue being analysed were resistant starch content, total phenolic content, dietary fiber, color (L*, +a, +b values and whiteness (oHue. Rice analogue was potentially used as functional food indicated by high level of resistant starch 2.59%-3.31%, total phenolic content 0.18-0.25 mg GAE/g sample and dietary fiber 5.35%-6.14%. Rice analogue from white corn with and without soybean flour was further tested for glycemic index. Rice analogue from white corn has 69 GI value, while rice analogue from white corn with 10% soybean flour addition has 50 GI value.Keywords: functional food, glycemic index, rice analogueABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan beras analog yang berpotensi sebagai pangan fungsional dan bernilai indeks glikemik rendah. Beras analog dibuat dari bahan baku jagung putih dan sorgum dengan penambahan tepung kedelai. Sifat fisiko kimia beras analog yang dianalisis adalah pati resisten, total fenol, serat pangan, warna (nilai L*, +a, +b dan derajat putih (oHue. Beras analog berpotensi sebagai pangan fungsional, yang ditunjukkan dengan tingginya kadar pati resisten yaitu sebanyak 2,59%-3,31%, total fenol sekitar 0,18-0,25 mg GAE/g sampel dan serat pangan antara 5,35%-6,14%. Beras analog berbahan baku jagung putih dengan dan tanpa penambahan kedelai dipilih untuk uji indeks glikemik. Beras analog dari jagung putih memiliki nilai IG 69 sedangkan beras analog dari jagung putih dengan penambahan tepung kedelai 10% memiliki nilai IG 50.Kata kunci: beras analog, indeks glikemik, pangan fungsional

  3. Hubungan Anemia dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah pada Kehamilan Aterm di RSUD Achmad Darwis Suliki

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maryam Syifaurrahmah Syifaurrahmah

    2016-08-01

    Full Text Available AbstrakAnemia pada ibu hamil adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin (Hb dalam darah <11,0 g%. Masalah yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia adalah tingginya prevalensi anemia pada ibu hamil yang merupakan masalah kesehatan utama yang berhubungan dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR. Bayi berat lahir rendah memiliki efek jangka pendek maupun panjang terhadap bayi tersebut dengan tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Penelitian ini menggunakan desain retrospektif observasional dengan mengumpulkan data rekam medis ibu hamil aterm yang melahirkan di RSUD Achmad Darwis Suliki Kabupaten Lima Puluh Kota periode Januari – Desember 2013. Dari 73 sampel ibu hamil aterm anemia dan tidak anemia didapatkan nilai rerata berat bayi pada ibu hamil aterm anemia adalah 2722 gram dan rerata berat badan bayi pada ibu hamil aterm tanpa anemia adalah 2967 gram. Hasil analisis bivariat dengan uji Chi Square didapatkan  nilai p:0,047 (p<0,05 dengan rasio prevalensi sebesar 1,7. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara anemia pada ibu hamil aterm dengan berat bayi lahir rendah di RSUD Suliki Kabupaten Lima Puluh KotaKata kunci: Anemia, hamil aterm, BBLR. AbstractAnaemia in pregnancy is a condition where hemoglobin concentration in blood <11.0 gr%. Indonesia government has an  issue about the high prevalence of anaemia in pregnancy which is the main issue correlates to the low birth baby weight. Low birth baby weight has a short and long term effects with high risk of morbidity and mortality. This analytic research with observational retrospective design obtaining datas from medical records of aterm pregnant mother who gave a birth in RSUD Achmad Darwis Suliki Kabupaten Lima Puluh Kota in a period from January – Desember 2013. From 73 samples of aterm pregnant mother who had anaemia and non anaemia, known mean of baby weight in normal aterm pregnant mothers who had anaemia is 2722 gram and mean of baby weight from aterm pregnant

  4. Berat badan lahir rendah berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 6-23 bulan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yeyen Supriyanto

    2018-01-01

    yang rendah. Prevalensi balita stunting di Indonesia mencapai 37,2%, sementara di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY sebesar 27%, di Kabupaten Bantul sebesar 18,08%. Bayi BBLR memiliki kesempatan hidup dan ketika bertahan mereka mudah terkena penyakit, retardasi pertumbuhan dan gangguan perkembangan mental. Statistik menunjukan bahwa 90% dari kejadian BBLR didapatkan di negara berkembang dan angka kematian 35 kali lebih tinggi dibandingkan pada bayi dengan bayi berat badan lahir lebih dari 2.500 gram. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara BBLR dengan kejadian stunting pada anak usia 6-23 bulan di Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua dan anak yang berumur 6-23 bulan yang berjumlah 1217 responden. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 190 yang diambil dengan teknik proporsional probability to size yaitu prosedur penarikan sampel dimana peluang terpilihnya suatu unit sampel sebanding dengan ukuran. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan uji statistik chi-square.Hasil: Berdasarkan analisis Chi-Square menunjukkan anak yang BBLR memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting (p value <0,000 dengan nilai OR 6,16 (95% Cl: 3,007-12,656, dengan kata lain anak yang lahir dengan berpeluang 6,16 kali lebih besar untuk mengalami stunting dari pada anak yang memiliki berat badan lahir normal. Kesimpulan: Ada hubungan antara BBLR dengan kejadian stunting pada anak usia 6-23 bulan di Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul, Yogyakarta. KATA KUNCI: stunting, berat badan bayi lahir rendah (BBLR, anak usia 6-23 bulan 

  5. Pajanan NO2 Bulan Pertama dan Kedua Kehamilan terhadap Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bunga Oktora

    2014-01-01

    Full Text Available Pajanan pencemar udara selama kehamilan berhubungan dengan bayi berat badan lahir rendah (BBLR. Untuk menghubungkan konsentrasi NO2 dalam udara ambien, telah dilakukan studi ekologi di Jakarta. Konsentrasi NO2 didapat dari data monitoring BPLHD DKI Jakarta 2009 – 2011, sedangkan kasus-kasus bayi BBLR diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Data dianalisis dengan Anova, uji korelasi, dan regresi linier dan berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsentrasi NO2 dalam bulan pertama dan kedua kehamilan berhubungan bermakna dengan BBLR (masing-masing dengan R = 0,464, nilai p = 0,0001 dan R = 0,243, nilai p = 0,013. Regresi linier berganda menunjukkan bahwa konsentrasi NO2 dapat meramalkan 25% kasus BBLR (R = 0,5; R2 = 0,25; nilai p = 0,0001. Variabel yang paling memengaruhi BBLR adalah pajanan terhadap NO2 pada bulan pertama gestasi (B = 259. Disimpulkan, pajanan NO2 pada bulan pertama dan kedua kehamilan dan tempat wilayah tinggal berhubungan dengan BBLR, dengan pajanan NO2 pada bulan pertama kehamilan merupakan faktor utama BBLR. It has been known that exposure to air pollutant during pregnancy was associated with low birth weight. To correlate NO2 concentration in ambient air with baby with low birth weight (LBW, an ecological study has been carried in Jakarta. NO2 concentration was obtained from 2009 – 2011 monitoring data (Jakarta BPLHD, while low birth weight data were obtained from Jakarta Provincial Health Office. Anova, correlation, linear and multiple linear regressions were employed to analyze NO2 concentration with LBW. It showed that NO2 concentrations during first and second month of pregnancy were significantly correlated with the LBW (R = 0.464, p value = 0.0001 and R = 0.243, p value = 0.013. Multiple linear regression showed that the concentration of NO2 in the first and second month of pregnancy can predict 25% of LBW cases (R = 0.5, R2 = 0.25; p value = 0.0001. The most influence variable on LBW is exposure

  6. Karakteristik Beras Analog Berindeks Glisemik Rendah dari Oyek dengan Penambahan Berbagai Jenis Kacang-Kacangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Kanetro

    2018-01-01

    tekstur, warna,tingkat kesukaan, dan komposisi proksimat pada beras analog, serta indeks glisemik pada nasi analog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kacang-kacangan berpengaruh terhadap sifat fisik dan tingkat kesukaan beras maupun nasi analog. Jenis kacang-kacangan terbaik adalah kacang hijau yang memberikan tingkat kesukaan nasi analog paling baik dibandingkan jenis kacang-kacangan lainnya dan nilainya sama atau tidak berbeda nyata dengan nasi biasa. Komposisi proksimat beras analog terbaik khususnya kadar proteinnya hampir sama dengan beras biasa, dan IG-nya dikategorikan dalam bahan pangan ber-IG rendah. Kata kunci: Beras analog/artificial; ubi kayu; oyek; indeks glisemik; kacang-kacangan

  7. PERKIRAAN UMUR SIMPAN KACANG RENDAH LEMAK DILAPISI DENGAN CARBOXYMETHYL CELLULOSE MENGGUNAKAN METODE ACCELERATED SHELF-LIFE TEST (ASLT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudi Pranoto

    2013-03-01

    Full Text Available Shelf-life Prediction of Partially Defatted Peanut Coated with Carboxymethyl Cellulose Using Accelerated Shelf-Life Test (ASLT Method Yudi Pranoto, Djagal Wiseso Marseno, Haryadi ABSTRAK Produk kacang tanah goreng rendah lemak yang dibuat dengan mengurangi kandungan minyaknya sebagian sebelumpenggorengan diketahui memiliki umur simpan yang relatif pendek dan mudah tengik apabila dibandingkan dengankacang goreng biasa. Penelitian ini bertujuan untuk memperpanjang umur simpannya dengan melakukan pelapisan(coating pada kacang goreng rendah lemak menggunakan carboxymethyl cellulose (CMC dengan penyemprotan.Umur simpan ditentukan menggunakan metode Accelerated Shelf-Life Test (ASLT dengan model Arrhenius. Pengujiandilakukan pada suhu 25oC, 35 oC dan 45oC hingga 15 hari untuk melihat tingkat oksidasi melalui bilangan thiobarbituricacid (TBA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ASLT dapat dipakai untuk memperkirakan umur simpankacang goreng rendah lemak yang kerusakan utamanya disebabkan oleh reaksi oksidasi. Umur simpan kacang rendahlemak tanpa pelapisan (kontrol adalah selama 34 hari dan yang dilapisi CMC adalah selama 52 hari. Pelapisan ediblecoating pada kacang goreng rendah lemak mampu memperpanjang umur simpan hingga 18 hari dengan perannyadalam menekan reaksi ketengikan.Kata kunci: Kacang rendah lemak, umur simpan, pelapisan, CMC, ASLT ABSTRACT Partially deffated peanut product made by reducing partial oil content before frying is known to have short shelf-lifeand easily rancid in comparison to regular friend peanut. This project was aimed to extend its shelf-life by introducingcoating on fried partially defatted peanut with carboxymethyl cellulose (CMC by spraying. Shelf-life was determinedusing Accelerated Shelf-Life Test (ASLT with Arrhenius model. Experiment was conducted at temperature of 25 oC,35 oC and 45oC until 15 days to follow oxidation level through thiobarbituric acid (TBA value. Results showed thatASLT method could be used to

  8. Pembuatan Biodiesel dari Minyak Kelapa Menggunakan Microwave : Penggunaan Katalis KOH dengan Konsentrasi Rendah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gus Ali Nur Rohman

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian pembuatan methyl ester (biodiesel dari minyak kelapa dengan katalis KOH dengan bantuan gelombang mikro (microwave di latar belakangi oleh adanya krisis energi sehingga memerlukan metode baru untuk membuat renewable energy dalam hal ini adalah biodiesel. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari proses pembuatan biodiesel dengan metode radiasi microwave, pengaruh konsentrasi katalis KOH, pengaruh daya, waktu pemanasan yang digunakan terhadap yield dan viskositas biodiesel yang dihasilkan. Pembuatan methyl ester (biodiesel dari minyak kelapa dilakukan dengan perbandingan mol minyak : metanol = 1 : 9. Biodiesel yang dihasilkan kemudian dianalisa dengan uji viskositas, uji flash point, dan uji gas chromatography (GC. Yield optimum pada pembuatan methyl ester dari minyak kelapa dengan metode microwave-assisted transesterification untuk katalis KOH adalah konsentrasi 0,5% dengan daya 400 watt dan waktu reaksi 4 menit.

  9. Pengaruh Penyakit Penyerta Kehamilan dan Kehamilan Ganda dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Triana

    2014-11-01

    Full Text Available Data yang diperoleh dari Rekam Medik RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dari tahun 2011 sampai 2013 untuk kejadian BBLR yaitu pada tahun 2011 tercatat 46 kasus (1,62% dari 2833 persalinan, tahun 2012 tercatat 179 kasus (5,44% dari 3290 persalinan dan tahun 2013 tercatat 130 kasus (4,56% dari 2848 persalinan dan BBLR masih termasuk ke dalam 3 besar dari 15 penyakit penyebab kematian Neonatal. Tujuan  penelitian  adalah diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR di RSUD Arifin Achmad Provinsi  Riau  Tahun 2011- 2013. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus kontrol (case control study. Kasus yaitu bayi lahir dengan BBLR di RSUD Arifin Achmad Riau tahun 2011-2013 berjumlah 355 orang dan kontrol yaitu bayi lahir dengan berat lahir normal di RSUD Arifin Achmad Riau tahun 2011-2013 berjumlah 355 orang. Hasil penelitian ibu dengan penyakit penyerta kehamilan lebih berisiko melahirkan dengan BBLR 10 kali (CI 95% 6,2-16,6, ibu dengan kehamilan ganda lebih berisiko melahirkan dengan BBLR 15 kali (CI 95% 4,8-45,1. Kesimpulan yaitu variabel independen yang memiliki hubungan sebab akibat dengan kejadian BBLR adalah umur, penyakit penyerta kehamilan, preeklampsia/eklampsia, kehamilan ganda, KPD, hidramnion dan plasenta previa. Saran ditujukan bagi tenaga kesehatan yaitu aktif dalam memberikan konseling, bagi RSUD Arifin Achmad Riau perlu keaktifan dalam upaya pencegahan BBLR

  10. FORMULASI MIKROEMULSI MINYAK DALAM AIR (O/W YANG STABIL MENGGUNAKAN KOMBINASI TIGA SURFAKTAN NON IONIK DENGAN NILAI HLB RENDAH, TINGGI DAN SEDANG Stable O/W Microemulsion Formulation Using Combination of Three Nonionic Surfactants with Low, High and Med

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sih Yuwanti

    2012-05-01

    menghasilkan mik- roemulsi minyak dalam air yang stabil menggunakan kombinasi tiga surfaktan non ionik dengan nilai HLB rendah, tinggi dan sedang; dan mengetahui peran surfaktan dengan nilai HLB sedang dalam formulasi mikroemulsi minyak da- lam air. Kelompok mikroemulsi yang pertama disiapkan dengan kombinasi surfaktan Tween 80, Span 80 dan Span 40 (80 %:10 %:10 % dan variasi proporsi VCO:surfaktan 1:3, 1:3,5 dan 1:4. Kelompok mikroemulsi yang kedua disiap- kan dengan kombinasi surfaktan Tween 80, Span 80 dan Span 40 (90 %:5 %:5 % dan variasi proporsi VCO:surfaktan1:4, 1:4,5 dan 1:5. Uji stabilitas mikroemulsi dilakukan dengan disimpan pada suhu kamar, dioven 105 0C selama 5 jam dan disentrifuge 2300 g selama 15 menit. Pengamatan stabilitas mikroemulsi dilakukan dengan mengukur absorbansi mikroemulsi pada λ 502 nm yang dikonversi menjadi persen turbiditas. Untuk mengetahui peran surfaktan dengan HLB sedang maka dibuat mikroemulsi tanpa surfaktan HLB sedang, dan juga dibuat mikroemulsi dengan variasi rasio surfaktan  HLB rendah dan sedang yaitu 1:1, 2:1 dan 1:2. Mikroemulsi paling stabil diperoleh dari formula dengan proporsi VCO:surfaktan:air = 4:20:76 dengan kombinasi surfaktan Tween 80:Span 80:Span 40 = 90:3,33:6,67. Pe- nambahan surfaktan HLB sedang pada formulasi mikroemulsi minyak dalam air lebih menstabilkan mikroemulsi yang dihasilkan. Surfaktan HLB sedang menjembatani fase minyak dan air dengan lapisan surfaktan sehingga meningkatkan interaksi surfaktan-air dan surfaktan-minyak, transisi antara fase minyak dan fase air menjadi lebih halus dan mikro- emulsi menjadi lebih stabil.

  11. Variable Step Closed Loop Power Control with Space Diversity for Low Elevation Angle High Altitude Platforms Communication Channel [Langkah Variabel Kontrol Daya Loop Tertutup dengan Keragaman Ruang untuk Sudut Elevasi Rendah pada Kanal Komunikasi HAPs

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iskandar Iskandar

    2016-07-01

    Full Text Available This paper proposes variable step closed loop power control algorithm combined with space diversity to improve the performance of High Altitude Platforms (HAPs communication at low elevation angle using Code Division Multiple Access (CDMA. In this contribution, we first develop HAPs channel model which is derived from experimental measurement. From our experiment, we found HAPs channel characteristic can be modeled as a Ricean distribution because the presence of line of sight path. Different elevation angle resulting different K factor value.  This value is then used in Signal to Interference Ratio (SIR based closed loop power control evaluation. The variable step algorithm is simulated under various elevation angles with different speed of mobile user. The performance is presented in terms of user elevation angle, user speed, step size and space diversity order. We found that the performance of variable step closed-loop power control less effective at low elevation angle. However our simulation shows that space diversity is able to improve the performance of closed loop power control for HAPs channel at low elevation angle.*****Kajian ini mengusulkan suatu algoritma kontrol daya langkah variabel loop tertutup dikombinasikan dengan keragaman ruang untuk meningkatkan kinerja komunikasi High Altitude Platforms(HAPs pada sudut elevasi rendah menggunakan Code Division Multiple Access (CDMA. Kami berkontribusi untuk mengembangkan model kanal HAPs yang berasal dari pengukuran eksperimental sebelumnya. Dari percobaan tersebut, kami menemukan karakteristik kanal HAPs yang dapat dimodelkan sebagai distribusi Ricean karena kehadiran jalur tanpa penghalang. Eksperimen menunjukkan bahwa perbedaan sudut elevasi menghasilkan perbedaan nilai factor K. Nilai ini kemudian digunakan dalam Signal to Interference Ratio (SIR berbasiskan evaluasi kontrol daya loop tertutup. Algoritma langkah variabel disimulasikan dibawah sudut elevasi yang berbeda dengan kecepatan

  12. KEMAHIRAN MENULIS CERITA PENDEK DENGAN MODE SUGESTI IMAJINASI MEDIA LAGU DAN VIDEO KLIP PESERTA DIDIK BERINTELEGENSI MUSIK TINGGI DAN BERINTELEGENSI MUSIK RENDAH SMA 1 MEJOBO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratri Kusumarini

    2013-05-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  13. Stabilitas Tanah Plastisitas Rendah dengan Semen

    OpenAIRE

    s, Pirmadona '; ', Muhardi '; Kurniawandy, Alex '

    2015-01-01

    Soil is a material that serves as an support for the basis of a constuction, be it construction of buildings, bridges and roads. Each region has different soil characteristics in other regions, there have bearing capacity is good and some are bad. To overcome this, it is necessary to repair soil with stabilization method. One way of soil stabilization is with cement. In this study, the cement used are OPC cement and PCC cement. This study focuses on the effect of OPC cement content and PCC ag...

  14. Evaluasi Sensitivitas Antibiotik dengan Demam Neutropenia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulaiman Hamid

    2016-11-01

    Kesimpulan. Bakteri Gram negatif merupakan penyebab utama demam neutropenia. Sensitivitas cefotaxime lebih rendah apabila dibandingkan dengan antibiotik yang lain. Cefpirome, cefepime dan ampicillin-sulbactam direkomendasikan untuk menggantikan cefotaxime sebagai obat yang dikombinasikan dengan gentamicin pada pengobatan demam neutropenia.

  15. AKTIVASI ZEOLIT ALAM SEBAGAI ADSORBEN PADA ALAT PENGERING BERSUHU RENDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laeli Kurniasari

    2012-04-01

    penggunaan zeolit sebagai adsorben uap air. Proses pengeringan dengan menggunakan zeolit sebagai adsorben ini memungkinkan operasi pengeringan dilakukan pada suhu rendah sehingga sesuai untuk bahan yang tidak tahan panas. Zeolit alam merupakan salah satu alternatif bahan adsorben. Akan tetapi zeolit ini harus diaktivasi terlebih dahulu untuk mendapatkan zeolit dengan kemampuan adsorpsi yang tinggi. Proses aktivasi pada zeolit akan merubah rasio Si/Al zeolit, polaritas serta afinitas zeolit terhadap air dan meningkatkan pori-pori zeolit Adsorpsi zeolit alam dilakukan dengan dua cara yaitu dengan NaOH dan dengan panas. Pada aktivasi dengan NaOH, zeolit dicampur dengan NaOH 0,5-2N selama 2 jam pada suhu 60-900C. Sementara pada aktivasi fisis, zeolit dipanaskan pada 200-5000C selama 2-5 jam. Untuk mengetahui perubahan struktur pori zeolit maka dilakukan analisa SEM dan untuk mengetahui kemampuan adsorpsi zeolit maka dilakukan analisa daya adsorpsi zeolit terhadap uap air pada berbagai suhu dan berbagai kelembaban relatif. Hasil menujukkan bahwa pada aktivasi dengan NaOH diperoleh kondisi aktivasi terbaik adalah NaOH 1N pada pemanasan 700C dengan daya adsorpsi 0,171 gr uap air/gr adsorben. Sementara untuk aktivasi dengan panas, kondisi aktivasi terbaik adalah pemanasan 3000C selama 3 jam dengan daya adsorpsi 0,137 gr uap air/gr adsorben.

  16. Karakteristik Pasta TiO2 Suhu Rendah untuk Aplikasi Dye Sensitized Solar Cell (DSSC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mariya Al Qibtiya

    2016-06-01

    Full Text Available Pada tulisan ini, diuraikan karakteristik pasta TiO2 suhu rendah untuk aplikasi sel surya berbasis dye-sensitized yang dipreparasi dengan penambahan serbuk TiO2 reflektor. Penambahan TiO2 reflektor sebagai light scattering layer pada pasta dilakukan untuk melihat pengaruhnya terhadap karakteristik listrik sel surya yang dihasilkan. Preparasi pasta dilakukan menggunakan bahan komersial yaitu pasta T-Nanooxide D-L (Solaronix dan serbuk pasta WER2-O (Dyesiol sebagai bahan reflector. Bahan tersebut dianalisis struktur kristalnya. Hasil karakterisasi X-Ray Diffraction (XRD menunjukan bahwa bahan TiO2 serbuk yang digunakan adalah nanokristal dengan struktur kristal anatase. Pasta ini dideposisi di atas permukaan plastik dan kaca konduktif (ITO-PET dan FTO dengan metode doctor blade printing. Proses sintering lapisan TiO2 dilakukan pada suhu rendah yaitu 120 ˚C selama 4 jam. Morfologi permukaan lapisan TiO2 dianalisa menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM. Lapisan TiO2 yang terbentuk diaplikasikan pada DSSC sebagai fotoelektroda. Pewarnaan dengan larutan N-719 (Ruthenium Complex, lapisan elektroda kerja platina dan larutan elektrolit iodine. Karakteristik kurva I-V dengan ukuran sel daerah aktif 1 cm2 diukur menggunakan Sun Simulator AM1,5 dengan sumber cahaya Xenon dan intensitas 50 mW/cm2. Hasil pengukuran menunjukkan penambahan serbuk TiO2 reflektor dapat meningkatkan unjuk kerja sel surya fleksibel yang dihasilkan. Efisiensi terbaik DSSC yang dihasilkan adalah 0,166% untuk substrat plastik dan 0,167% untuk substrat kaca.

  17. Peranan Diet Rendah Serat terhadap Timbulnya Hemoroid di RSUP. Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afifah Muthmainnah

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakHemoroid adalah dilatasi varikosus vena dari pleksus hemoroidal inferior atau superior yang disebabkan oleh berbagai faktor. Sumatera Barat menempati urutan kedua terendah konsumsi serat di seluruh provinsi Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan apakah terdapat peranan diet rendah serat terhadap timbulnya hemoroid di RSUP. Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan menggunakan desain case control yang dilakukan pada 44 orang, terdiri dari 22 kasus dan 22 kontrol. Data primer dikumpulkan dengan mencatat hasil anamnesis berdasarkan kuesioner dan FFQ (Food Frequency Questionnaire dan diolah dengan menggunakan Nutrisurvey untuk FFQ, dan aplikasi komputer dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-square disertai derajat kepercayaan 95%. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa hemoroid lebih banyak diderita oleh pasien yang berumur diatas 40 tahun. Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak adanya peranan diet rendah serat terhadap timbulnya hemoroid (OR tidak ditemukan, namun terdapat faktor lain yang berperan terhadap timbulnya hemoroid yaitu jenis pekerjaan (OR=6,5. Diet rendah serat, riwayat hemoroid dalam keluarga, dan kebiasaan posisi BAB bukan merupakan faktor risiko hemoroid dalam penelitian ini. Jenis pekerjaan merupakan faktor risiko hemoroid.Kata kunci: hemoroid, diet rendah serat, FFQAbstractHemorrhoid are the dilated veins of the plexus hemoroidal varicose inferior or superior due to various factors. West Sumatra ranks second lowest fiber consumption in all provinces of Indonesia. The objective of this study was to determine the role of low-fiber diet in the occurrence of hemorrhoid in RSUP. Dr. M. Djamil Padang. This research was an analytic observational uses case control design that conducted on 44 people, consisting of 22 cases and 22 controls. Primary data were collected by recording the results of history by questionnaire and FFQ (Food

  18. EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI DI KABUPATEN PURWOREJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zainnur Wijayanto

    2015-02-01

    Full Text Available prestasi belajar matematika lebih baik, siswa dengan disposisi matematis tinggi, sedang, atau rendah, 4 pada masing-masing kategori disposisi matematis, manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik, siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan pendekatan open-ended atau pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Purworejo tahun ajaran 2013/2014. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMPN 20 Purworejo, SMPN 14 Purworejo, SMPN 13 Purworejo yang diambil secara stratified cluster random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah instrumen tes prestasi belajar matematika, instrumen angket disposisi matematis siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji hipotesis menggunakan anava dua jalan dengan sel tak sama. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa : 1 prestasi belajar matematika siswa yang diberi pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan pendekatan open-ended lebih baik daripada siswa yang diberi pembelajaran langsung, 2 prestasi belajar matematika siswa dengan disposisi matematis tinggi lebih baik daripada siswa dengan disposisi matematis sedang dan rendah, begitu juga dengan prestasi belajar matematika siswa dengan disposisi matematis sedang lebih baik daripada siswa dengan disposisi matematis rendah, 3 pada model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan pendekatan open-ended prestasi belajar matematika siswa yang memiliki disposisi matematis tinggi lebih baik daripada siswa yang memiliki disposisi matematis sedang maupun rendah. Pada pembelajaran langsung, siswa dengan disposisi matematis tinggi memiliki prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa yang memiliki disposisi matematis sedang dan rendah, siswa dengan disposisi matematis sedang memiliki prestasi belajar yang sama dengan siswa yang memiliki disposisi matematis rendah, 4 Pada siswa

  19. PEMANFAATAN LIMBAH CAIR GARAM BAHAN BAKU 30˚ Be UNTUK PENGASINAN IKAN GABUS RENDAH NACl DAN MENGANDUNG Mg

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nilawati Nilawati

    2014-12-01

    Full Text Available Pengasinan merupakan metode pengawetan yang sudah lama dengan menggunakan garam krosok namun pengasinan dengan  limbah cair garam 30˚ Be belum banyak dilakukan. Keuntungan dengan metode ini akan menghasilkan produk ikan asin yang rendah NaCl dan tinggi kandungan Mg. Penelitian ini menggunakan 1 variabel yaitu konsentrasi limbah cair garam 30˚ Be  yaitu B0 (0 persen- kontrol, B10 (10 persen. B20 (20 persen, B30 (30 persen,  B40(40 persen, B50 (50 persen  dan kontrol  B100 (100 persen  serta kontrol pembanding penggaraman kering dengan garam bahan baku G100 (100 persen atau dikenal garam krosok. Hasil penelitian diperoleh kandungan NaCl murni pada pemakaian larutan 30˚ Be sebanyak 10 persen  sebesar 6,952 persen. Dan pada konsentrasi limbah cair garam 30˚ Be dengan konsentrasi   50 persen diperoleh kndungan NaCl murni sebesar 15,478 persen, namun untuk kontrol yang menggunakan garam krosok maka NaCl nya paling tinggi, sedangkan kontrol dengan 100 persen larutan 30˚ Be kandungan NaCl murninya sampai 25,134 persen, yang menggunakan garam bahan baku  kandungan NaCl sebesar 43,864 persen.  Perlakuan yang terbaik diperoleh pada pemakaian larutan garam 30˚ Be pada konsentrasi 40 persen. Kandungan Magnesium pada     penelitian ini berkisar antara 0,387 Sampai  3,444  persen.  Perlakuan mulai konsentrasi 30 persen keatas   penampakan ikan asin putih kecoklatan , empuk, bersih, namun kalau dibawah 30 persen penampakannya kecoklatan muda, daging liat agak keras namun NaCl nya rendah

  20. Efek Samping Obat terhadap Kepatuhan Pengobatan Antiretroviral Orang dengan HIV/AIDS

    OpenAIRE

    Latif, Fachri; Maria, Ida Leida; Syafar, Muhammad

    2014-01-01

    Tingkat kepatuhan pengobatan antiretroviral di Indonesia sangat rendah, yaitu 40 - 70%, yang masih di bawah target nasional dengan tingkat kepatuhan 95%. Berbeda dengan rata-rata nasional, Puskesmas Jumpandang Baru justru memiliki tingkat kepatuhan pengobatan antiretroviral pasien HIV/AIDS di atas 95%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan pengobatan antiretroviral orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Jenis penelitian bersifat observasional ana...

  1. Penelitian Pembuatan Arang Bambu (Bamboo Charcoal pda Suhu Rendah untuk Produk Kerajinan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Suheryanto

    2016-04-01

    Full Text Available AbstrakProses pengarangan terjadi bila ada suatu benda yang dipanasi sampai mencapai titik bakarnya sehingga benda terlihat membara, kemudian pemasukan oksigen dihentikan atau dibatasi agar benda tersebut tidak terbakar menjadi abu. Untuk melakukan uji coba penelitiaan pengarangan bambu menggunakan 2 jenis tungku, yaitu: tungku Tipe-1 tungku pengarangan suhu rendah (<120°C, dan tungku Tipe-2 tungku pengarangan suhu menengah 120°C -260°C, yang terbuat dari drum dengan Ǿ 35 cm. Bahan bambu yang digunakan terdiri dari 3 jenis bambu, yaitu; bambu cendani, petung, dan legi, dan produk bambu setengan jadi. Prosedur pengerjaan meliputi, penyiapan bahan (pemotongan dan seleksi, pengeringan, pengukuanr kandungan air awal, pengarangan, pengamatan proses pengarangan, dan identifikasi tingkat keberhasilan pengarangan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor yang mempengaruhi proses pengarangan dan kinerja tungku suhu rendah dan menengah. Dari hasil pengukuran kandungan air awal dari ke 3 jenis bambu yaitu dibawah 15%, sedangkan dari hasil pengamatan dan identifikasi pengarangan, pengarangan dengan menggunakan tungku Tipe-1, temperatur tertinggi rata-rata yang dapat dicapai 107,4 ºC dalam waktu 5 jam, dengan tingkat keberhasilan pengarang antara 60 % - 90 %, atau rata-rata 73 %;  dengan tungku Tipe-2, temperatur tertinggi rata-rata yang dapat dicapai 112,8 ºC dalam waktu 3,5 jam, dengan tingkat keberhasilan pengarang antara 50 % - 90 %, atau rata-rata 81 %. Kata kunci: arang bambu (bamboo charcoal, pengarangan, suhu, tungku pengarangan ABSTRACTA charcoal formation process occurs when an object is being heated until it reaches its burning point and smoldered, then the oxygen intake is stopped or restricted, so the object will not get burned into ashes. In this research, there are two tipes of furnaces being used, those are: Furnace Tipe-1, with low temperature (120°C and Furnace Tipe-2, with medium temperature (120°C 260

  2. Analisis Kadar Kofein Kopi Luwak Dengan Variasi Jenis Kopi, Spesies Luwak Dan Cara Pengolahan Dengan Metoda TlC Scanner

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahma Yulia

    2016-07-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian analisis kadar kofein kopi luwak dengan variasi jenis kopi, spesies luwak dan cara pengolahan dengan metoda TLC Scanner. Analisis dilakukan dengan menggunakan 8 sampel kopi luwak R.Ab.K ; R.Ab.B ; R.Ph.K ; R.Ph.B ; A.Ab.K ; A.Ab.B ; A.Ph.K ; A.Ph.B yang diekstraksi dengan pelarut diklorometana ( DCM . Pemisahan dengan KLT dilakukan dengan fasa diam plat silika gel GF254 dan fasa gerak campuran diklorometana : metanol ( 9,5 : 0,5 . Kadar kofein dihitung dengan menggunakan persamaan regresi y = 2715,112 + 4,389x dan memberikan persentase kadar berturut-turut 1,91 ; 2,04 ; 1,30 ; 1,89 ; 1,29 ; 1,45 ; 1,25 ; 1,42 %. Kadar kofein paling tinggi diberikan oleh kopi robusta yang diberikan pada luwak A. binturong dan diolah secara basah dengan persentase 2,04 %. Sedangkan kadar kofein paling rendah diberikan oleh kopi arabika yang diberikan pada luwak P. hermophroditus dengan persentase 1,25 %. Pengolahan data dengan statistik anova tiga jalan SPSS 21 menunjukkan hasil bahwa jenis kopi, variasi luwak dan cara pengolahan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar kofein dengan p < 0,05.

  3. Pengaruh Perawatan Metode Kanguru terhadap Perubahan Berat Badan Bayi Lahir Rendah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Silvia ,

    2017-02-01

    Full Text Available Berat Badan Lahir Rendah (BBLR adalah bayi dengan berat badan  bayi lahir kurang dari 2500 gram tanpa memandang masa gestasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Perawatan Metode Kanguru Terhadap Perubahan Berat Badan Bayi BBLR di ruang inap perinatology  RSUD Dr.Achmad  Mochtar Bukittinggi tahun 2014.  Penelitian ini menggunakan desain  Quasi Eksperimental dengan rancangan one group pretest posttest design, dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive  sampling dengan  sampel 10 orang. Hasil penelitian  di dapatkan rata-rata berat badan bayi sebelum perawatan metode kanguru adalah 1738,60 gram, sedangkan setelah dilakukan perawatan metode kanguru berat badan bayi meningkat menjadi 1766,90 gram, dengan peningkatan berat badan sebanyak 28,30 gram dimana  p value = 0.00 <  Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh perawatan metode kanguru terhadap perubahan berat badan bayi BBLR di ruang inap perinatologi RSUD dr.Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2014. Dan disarankan kepada ibu-ibu untuk melakukan perawatan metode kanguru secara rutin dan pemberian ASI yang cukup terhadap bayi BBLR.Kata kunci: Perawatan Metode Kanguru, Berat Badan bayi. Low Birth Weight (LBW is a baby with a birth weight less than 2500 grams regardless of gestation. This research used a quasi-experimental design with one group pretest posttest design. The samples were taken using purposive sampling technique. The results showed that all respondents experienced weight gain. The weight of babies before applying kangaroo care method was 1738.60 grams in average. While after applying the kangaroo care method, the baby's weight increased to 1766.90 grams. After using a statistical test of dependent t-test (paired t-test, pvalue gotten was 0.000, with standard error (α 0.05. It means that there is a significant difference between the average weight before and after the treatment of kangaroo care methods with weight gain as much as 28.30 gram. Based

  4. Aktivitas Antioksidan, Sifat Fisik, Dan Tingkat Penerimaan Permen Marshmallow Dengan Penambahan Brokoli

    OpenAIRE

    Jalasena, Rizka Akbar; Anjani, Gemala

    2016-01-01

    Latar Belakang : Komsumsi sayur pada anak masih rendah. Brokoli merupakan salah satu sayuran tinggi antioksidan. Salah satu cara meningkatkan konsumsi sayur pada anak adalah melalui produk yang disukai seperti permen. Penambahan brokoli pada permen marshmallow diharapkan dapat menjadi alternatif produk tinggi antioksidan.Tujuan : Menganalisis kandungan aktivitas antioksidan, sifat fisik (kekerasan dan kekenyalan), dan tingkat penerimaan permen marshmallow dengan penambahan brokoli.Metode : Me...

  5. Karakteristik Cumi-Cumi Analog dari Surimi Ikan Patin (Pangasius hypopthalmus dengan Menggunakan berbagai Jenis Pati

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Theresia Dwi Suryaningrum

    2017-05-01

    Full Text Available Cumi-cumi analog merupakan produk olahan tiruan dari surimi yang memiliki tekstur elastis, warna putih dan rasa khas cumi-cumi. Penelitian pembuatan cumi-cumi analog dari surimi ikan patin (Pangasius hypopthalmus dengan menggunakan berbagai jenis pati telah dilakukan.Penelitian ini dibagi menjadi 2 tahap, yaitu tahap 1 berupa optimasi formula cumi-cumi analoguntuk mendapatkan tekstur dan warna seperti produk yang ditiru. Formulasi cumi-cumi analog didasarkan pada formulasi kamaboko dengan perlakuan penambahan karaginan (1% dan 5%, konjak (1,5% dan 2% dan pewarna putih (cloudy (1% dan 2%. Penelitian tahap ke 2 dilakukan untuk mempelajari pengaruh jenis pati yaitu tapioka, kentang dan sagu terhadap karakteristik cumi-cumi analog yang dihasilkan. Pengamatan dilakukan terhadap nilai gizi, sifat fisik dan sensoricumi-cumi analog yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan kombinasi karaginan 1%, konjak 1,5% dan pewarna putih 2% menghasilkan tekstur produk yang elastisitasdan warnanya mendekati produk yang ditiru. Penggunaan berbagai jenis pati tidak berpengaruhterhadap nilai gizi dan pH, namun berpengaruh nyata terhadap sifat fisik cumi-cumi analog yang dihasilkan. Cumi-cumi analog yang diolah dengan pati sagu menghasilkan tingkat kekerasan dan elastisitas paling tinggi, namun derajat putih paling rendah dibandingkan dengan tepung lainnya. Sedangkan cumi-cumi analog yang diolah dengan pati kentang menghasilkan kekerasan,elastisitas dan daya menahan air yang paling rendah dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Uji sensori menunjukkan bahwa cumi-cumi analog yang diolah dengan menggunakan pati tapioka menghasilkan warna, rasa dan tekstur yang lebih disukai panelis dibandingkan dengan tepunglainnya. Sedangk an cumi-cumi analog yang diolah dengan pati kentang menghasilkan kenampakan dan bau yang lebih disukai panelis, namun mempunyai tekstur dengan nilai kesukaan yang paling rendah.

  6. Aplikasi Multichart Diagram Dalam Desain Dan Manufaktur Tungku Pengecoran Kuningan (CuZn5 Menggunakan Bahan Bakar Briket Batubara Kalori Rendah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Kusuma Pratiwi

    2015-07-01

    Full Text Available Abstrak : Sejak semakin mahalnya harga miyak bumi, sebagian besar industri kecil pengecoran logam tidakdapat bertahan karena biaya produksi yang semakin tinggi. Oleh karena itu dicari bahan bakaralternatif yang dapat menggantikan minyak dan gas dengan aman dan murah. Indonesia kayaakan batubara yang dalam pasar domestik dijual dalam bentuk briket batubara kalori rendah,oleh karena itu dilakukan desain untuk membuat tungku dengan bahan bakar ini. Proses desaindilakukan dengan mulai menghitung kalor yang dibutuhkan untuk melebur lagam, dalam hal inilogam yang akan dilebur adalah kuningan (CuZn5. Selanjutnya dilakukan pemilihan materialrefraktori untuk tungku yang dapat meminimalisir heat loss. Desain tungku pengecoran inidilakukan dengan menggunakan Multichart Diagram untuk effisiensi 40 % dan kapasitas 150 kgkuningan. Hasil Uji coba pengecoran dilapangan ternyata effisiensi tungku adalah 42%, lamapeleburan 3,5 jam.Kata kunci: Tungku pengecoran kuningan, briket batubara kalori rendah, mulichart diagram Abstract : Since the increasingly price of oil fuel, mostly small foundry industry can not survive due to thehigher production costs. Therefore searching for alternative fuels that can replace oil and gas safelyand inexpensively is promoted. Indonesia is rich in coal. In domestic market is sold in the form oflow-grade coal briquettes, therefore, is carried out the design to make furnace from this fuel. Thedesign process is done by beginning to calculate the heat needed to melt this alloy, in this case themetal to be melted is brass (CuZn5. Furthermore, the material selection for refractory furnace tominimize heat loss. This casting is done by using Multichart Diagram for 40% efficiency andcapacity of 150 kg brass. The test results during experiment obtained that efficiency is 42% in 3.5hours.Keywords: Furnace casting brass, low grade coal briquettes, multichart diagram

  7. Mutu Keju Putih Rendah Lemak Diproduksi Dengan Bahan Baku Susu Modifikasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    abubakar abubakar

    2016-06-01

    Full Text Available This research was conducted to investigate the quality of low-fat white cheese produced using raw material of modified milk. Five treatments applied were (A1 Using reduced fat (60% milk, (A2 Using emulsion of corn oil in skim milk (replacing milk fat with corn oil, (A3 Using emulsion of corn oil in skim milk and addition of whey protein concentrate (replacing milk fat with corn oil and the addition of whey protein concentrate=WPC, (A4 Using skim milk and water emulsion oil in water, and (A5 replacing milk fat with corn oil and the addition of probiotic (Lactobacillus casei. Each treatment was replicated three times. The selected that skim milk in corn oil emulsion with the addition of probiotics, the results showed had cheese quality characteristics as follow: yield 12.94±0.16%, hardnes 48.07±10.12 g, softness 8.51±0.54 kg/s, moisture content 50.37±1.60%, ash content 7.38±1.75% (dry matter, fat content 41.06±6.07% (dry matter, protein content 37.85±3.25% (dry matter, phosphorus content 346.62±25.61 mg/100g (dry matter, calcium content 860.78±87.91 mg/100g (dry matter, white color, regular texture, not flavorfull, salty taste, soft texture, elastic, ordinary preference acceptance.

  8. Produksi Benih Kentang Sistem Aeroponik dan Root Zone Cooling dengan Pembedaan Tekanan Pompa di Dataran Rendah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eni Sumarni

    2017-01-01

    Full Text Available ABSTRACTNutrition  pumps  pressure is important in aeroponic. Optimal  pump  pressure produces well oxygenation, so that increases the dissolved oxygen content in the nutrition. It is good for plant roots. The purpose of this study was to determine pump pressure on the growth and yield  potato seeds grown in aeroponics in lowland 125 m asl with root zone cooling. This study used a randomized block design non factorial. Data were analyzed using analysis of variance followed by a further test of orthogonal contrasts at the level of α = 5%. Results showed that different pump pressure on the provision of nutrient, temperature cooling in the root zone gave different results on the number of potato tubers per plant and weight per tuber in each variety. Root zone cooling temperature 15 °C, the pump pressure> 1.5 atm produce highest number of tubers per plant, i.e. 11.8 tuber of Granola variety and 8.2 tuber of Atlantic variety.  The was no tuber produced from control (without referigeration. The highest weights per tuber (10.35 and 5.01 g for Atlantic and Granola variety, respectively were reached with cooling temperature at 15 °C and the pump pressure > 1.5 atm.Keywords: evaporative cooling, hydroponics, potato, tuber, variety     

  9. PEMBUATAN LEMAK KAKAO RENDAH KALORI DENGAN MINYAK KELAPA (COCONUT OIL MELALUI REAKSI INTERESTERIFIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lelya Hilda

    2016-02-01

    Full Text Available Cacao fat has long chain fatty acids was high mainly palmitic and stearic can be improved their character by adding of palm oil to obtain cocoa fat was low calories. The addition of coconut oil can be done only up to 20%, which is the ratio (90:10 and (80:20 cocoa fat and coconut oil with solid fat content of 5:53 and 4:58 with a melting point 33.6 ° C and 32.8oC (32oC-35oC melting point cacao fat. The process was be done by interesterification reaction produces cocoa fat that free of trans fatty acids . Keywords: long chain fatty acaid, low calory, solid fat content, melting point

  10. Berat badan lahir rendah (BBLR dengan kejadian stunting pada anak usia 6-24 bulan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darwin Nasution

    2014-07-01

    Full Text Available Background: Stunting is one of the main problems of malnutrition often found in under-five children. The impacts include a delay in child’s growth, low endurance, lack of intelligence and productivity. The direct factors that influence the incidence of stunting are low birth weight (LBW while the indirect factors are socioeconomic factors such as maternal education, low family income and a large number of family members. Objective: To analyze the relationship between LBW and the incidence of stunting in children aged 6-24 months in Yogyakarta Municipality. Method: This was a case-control study. The subjects were children aged 6-24 months with a group of cases comprising stunted children based on the indicator of height/age with a cut-off < -2 SD Z-score and the control group comprising normal children. The number of subjects for the study was 242 with the under-five children’s mothers as the research respondents. The sample selection used non-probability sampling with a consecutive sampling method. The data were analyzed by Chi-Square and multiple logistic regression. Results: The proportion of children 6-24 months who had low birth weight was 15.7 %. There was a significant relationship between LBW and the incidence of stunting in children aged 6-24 months (OR=5.60; 95%CI:2.27 to 15.70. There was a relationship between maternal height and the incidence of stunting in children aged 6-24 months (OR=2.14; 95%CI:1.08 to 4.33. Socioeconomic factors (maternal education, family income and a number of family members did not have a significant relationship with the incidence of stunting. Conclusion: LBW had a relationship with the incidence of stunting in children aged 6-24 months in Yogyakarta Municipality.

  11. PERBEDAAN PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIALRESPONSIBILITY DAN NILAI PERUSAHAAN ANTARA PERUSAHAAN DENGAN MANAJEMEN LABA TINGGI DAN RENDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Yulio Horison

    2015-12-01

    Full Text Available This research aimed to determine whether corporate social responsibility disclosures and the value of the firm in each mining company listed on Indonesia Stock Exchange (BEI in 2012 differ between firm with high and lower earnings management. The corporate social responsibility disclosures measured using corporate social disclosure index (CSDI based on Global Reporting Initiative (GRI reporting standard items which were disclosed in companies annual report while the value of the firm was measured using Tobin’s Q Model. Earnings management was measured by discretionary accruals used in The Khotari et. al. Model (2005. The sample consisted of 36 mining companies listed on BEI in 2012. Data analysis used in this research was Mann-Whitney U Test. The result of this research indicated that there was difference of corporate social responsibility disclosures between firms with high and lower earnings management. While for the value of the firm, there was no difference between firms with high and lower earnings management.

  12. SURVIVAL RATE PENYANDANG HIPERTENSI DENGAN KONSUMSI NATRIUM RENDAH TERHADAP KEJADIAN STROKE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ekowati Rahajeng

    2017-01-01

    Full Text Available Stroke is the leading cause of death and disability in the world. Several studies have shown that stroke can be prevented through modifiable risk factors. The adequate treatment of hypertension may reduce the risk of stroke. Lifestyle modification such as reducing salt intake in hypertension management have demonstrated lowering blood pressure, enhancing the effectiveness of antihypertension drugs and also reducing stroke risk. This study aims to verify the survival rate of hypertension with lower sodium intake (<2000 mg per day on the incidence of stroke. The study was conducted through a prospective cohort study (4 years of follow-up in 1082 people with confirmed hypertension. Stroke were confirmed by neurologist. The consumption of sodium, sugar and fat were collected through 24-hour dietary recall. Hypertension survival rate was calculated using Life Table Survival analysis. This study has demonstrated evidence of the higher survival rate of hypertension with low sodium intake on the incidence of stroke, with the difference 2-year survival rate is 3 percent higher and 4-year survival rate is 5 percent higher. Sodium consumption of <2000 mg per day in people with hypertension has prevented a 78 percent incidence of stroke. Therefore, the intervention programs to reduce of the consumption of salt or sodium in Indonesia should be prioritized.

  13. PENGHAMBATAN PEMASAKAN BUAH SRIKAYA (Annona squamosa L. DENGAN SUHU RENDAH DAN PELAPISAN KITOSAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widya Mudyantini

    2016-03-01

    Full Text Available Annona squamosa L.is one of the perishable climateric fruit. The aims of this research were to study the ethylene levels, physiological and biochemical characters with application of temperatures and chitosan during storage. The research had been performed using Completely Randomized Design (CRD with two factors, the variations in storage temperature (5°C, 15°C, 25°C and the variation in chitosan (0%, 2%, 3%, 4% with five replicates. The treatment of temperature 25°C and chitosan 0% was used as controls. The parameters observed included in respiration rate, weight loss, levels of ethylene, pigments, fruit hardness, ascorbic acid content and sugar reduction. Sugarapple fruit were taken from the same tree. The fruit were coated by chitosan and were stored at storage temperature. Observations were made in everyday until the controls were ripe. Data collected were analyzed using Anava followed byDMRTat 5% test level. The result showed that the combination of storage temperatures and chitosanconcentrationshadsignificant effect on the shelf life and quality of sugar apple fruit measured by several parameters. The treatments wereable to decrease weightloss and respiration rate, to maintain the content of water, the levels of sugar reduction, ascorbic acid content, the levels of a chlorophylls, b chlorophylls, total chlorophylls, and carotenoids were remained still high. The higher temperature is the lower the ethylene levels. The best combination treatment to extend the shelf life and to maintain quality of sugar apple fruit was chitosan 3% at temperatures 15°C.

  14. Desain Pabrik Synthetic Gas (Syngas dari Gasifikasi Batu Bara Kualitas Rendah sebagai Pasokan Gas PT Pupuk Sriwidjaja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toto Iswanto

    2015-12-01

    Full Text Available Menurut data dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM tahun 2013, cadangan gas bumi Indonesia saat ini sebesar 170 TSCF dan akan habis dalam kurun waktu 59 tahun, dengan estimasi tidak ada peningkatan atau penurunan produksi. Di lain pihak, industri-industri kimia di Indonesia, semisal industri pupuk, sangat mengandalkan pasokan gas alam sebagai bahan baku pupuk maupun sumber energi. Permasalahan utama yang dihadapi industri pupuk dewasa ini adalah kurangnya pasokan gas alam untuk proses produksi. Di PT Pupuk Sriwidjaja misalnya, kebutuhan gas alam rata-rata untuk proses produksi amonia dan urea mencapai 225 MMSCFD. Namun, pasokan gas dari Pertamina selalu kurang dari jumlah tersebut. Karena selalu berulang, maka hal ini akan mengganggu kinerja PT Pupuk Sriwidjaja sebagai garda terdepan pertahanan pangan nasional bersama petani. Salah satu jenis sumber daya alam yang potensial mengganti dan atau mensubtitusi pemakaian gas alam adalah Synthetic Gas (Syngas. Syngas merupakan gas campuran yang komponen utamanya adalah gas karbon monoksida (CO dan hidrogen (H2 yang dapat digunakan sebagai bahan bakar dan juga dapat digunakan sebagai bahan baku dalam proses pembuatan zat kimia baru seperti metana, amonia, dan urea. Syngas dapat diperoleh dari proses gasifikasi batu bara dimana batu bara diubah dari bentuk padat menjadi gas. Batu bara yang merupakan bahan baku pembuatan syngas jumlahnya sangat melimpah di Indonesia. Menurut data dari Kementrian ESDM tahun 2011, total sumber daya batu bara di Indonesia diperkirakan 119,4 miliar ton, dimana 48%-nya terletak di Sumatera Selatan dan 70% deposit batu bara di Sumatera Selatan tersebut adalah batu bara muda berkualitas rendah. Deposit batu bara terbesar di Sumatera Selatan terletak di Kab. Muara Enim yang letaknya tidak terlalu jauh dengan PT Pupuk Sriwidjaja. Ditambah lagi dengan adanya PT Bukit Asam sebagai produsen terbesar batu bara di Kab. Muara Enim tentu akan mempermudah pasokan batu bara

  15. EFEKTIVITAS INFORMASI KARIR DENGAN MEDIA BUKU BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN STUDI LANJUTAN SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    nurhidayatullah Dahlan

    2015-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah (1 Untuk megetahui gambaran pemahaman terhadap studi lanjutan siswa SMP negeri 23 Makassar sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa layanan informasi karir dengan media buku bergambar (2 Untuk mengetahui efektifitas layanan informasi karir dengan media buku bergambar untuk meningkatkan pemahaman terhadap studi lanjutan siswa di SMP Negeri 23 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen (True Experimental Designs dalam bentuk Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui angket, dan observasi. Analisis data menggunakan analisis statistic deskriptif non parametric wilcoxon signed ranks test. Hasil penelitian ini menunjukkan (1 Gambaran pemahaman terhadap studi lanjutan siswa di SMP Negeri 23 Makassar sebelum diberi layanan informasi karir dengan media buku bergambar berada pada kategori rendah, setelah diberi layanan informasi karir dengan media buku bergambar mengalami peningkatan berada pada kategori tinggi (2 Layanan informasi karir dengan media buku bergambar efektif dapat meningkatkan pemahaman terhadap studi lanjutan siswa di SMP Negeri 23 Makassar. 

  16. Serapan Fosfor dan Pertumbuhan Kedelai(Glycine max pada Tanah Ultisol dengan Pemberian Asam Humat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyuningsih Wahyuningsih

    2017-08-01

    Full Text Available Ultisol merupakan salah satu jenis tanah asam yang memiliki kelarutan Al, Fe, dan Mn tinggi, serta kandungan P dan Moyang rendah. KelarutanAl dan Fe yangtinggiakan menjerap fosfat, sehingga ketersediaan dan serapan P bagi tanaman menjadi rendah. Salah satu upaya untuk mengatasi ketidaktersediaan P pada tanah Ultisol yaitu dengan penambahan asam humat. Asam humat merupakan makromolekul polielektrolit yang memiliki gugus fungsional seperti -COOH, -OH fenolat, maupun -OH alkoholat,sehingga asam humat memiliki kemampuan untuk membentuk kompleks dengan ion logam. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1 mengetahui pengaruh asam humat terhadap serapan P dan pertumbuhan tanaman kedelai (2 menentukan konsentrasi asam humat yang paling baikdalam meningkatkan serapan P dan pertumbuhan tanaman kedelai. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK. Pengelompokan didasarkan atas perbedaan intensitas cahaya yang ada di rumah kaca. Perlakuan berupa konsentrasi asam humat, dengan 5 konsentrasi yang berbeda yaitu 0 ppm, 400 ppm, 800 ppm, 1200 ppm dan 1600 ppm. Parameter yang diukur meliputi tinggi tanaman, luas daun, bobot basah, dan bobot kering, P tersedia serta P tanaman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakananalisis ragam pada tingkat kepercayaan 95% dan 99%. Apabila hasil perlakuan berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam humat berpengaruh terhadap serapan P dan pertumbuhan kedelai pada tanah Ultisol. Asam humat 1200 ppm merupakan perlakuan paling baik dalam meningkatkan ketersediaan P, sehingga mampu meningkatkanpertumbuhan kedelai pada tanah Ultisol.

  17. EKSPERIMEN MODEL PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE DENGAN MODUL(TPS-M TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MINAT BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jatmiko Jatmiko

    2015-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1 manakah diantara Model PembelajaranTPS-M atau Think-Pair-Share” (TPS yang menghasilkan prestasi yang lebih baik, (2 Manakah yang lebih baik, prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai minat belajar tinggi, sedang atau rendah, (3 manakah yang menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik, di antara Model Pembelajaran TPS-M dan Think-Pair-Share (TPS pada siswa yang mempunyai minat belajar tinggi, sedang dan rendah.Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu (Quasi experimental, dengan desain faktorial 2x3. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMK kelompok Teknik di Kabupaten Nganjuk Tahun Akademik 2012/2013. Sampel terbagi dalam 2 kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa: (1 Model pembelajaran TPS-M menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik dibandingkan model pembelajaran. (2 Siswa dengan minat belajartinggi, sedang dan rendah memiliki hasil belajar matematika yang sama.(3 Pada masing-masing minat belajar siswa baik tinggi, sedang ataupun rendah prestasi belajar matematika pada model pembelajaran TPS-Mlebih baik dari pada model pembelajaran TPS.

  18. Penetapan Harga Jual dengan Cost Plus Pricing Menggunakan Pendekatan Full Costing pada Ud Gladys Bakery

    OpenAIRE

    Moray, Jessica Claudia; Saerang, David Paul Elia; Runtu, Treesje

    2014-01-01

    Setiap badan USAha didirikan pada prinsipnya bertujuan untuk mendapatkan laba, yang diperoleh dari kegiatan USAha dan dapat bersaing dalam pasar. Harga jual yang terlalu tinggi akan menjadikan produk kurang bersaing di pasar, sementara harga jual yang terlalu rendah tidak akan memberikan keuntungan bagi pengusaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara penetapan harga jual pada UD. Gladys Bakery dengan harga jual menurut metode cost plus pricing menggunakan pendekatan full costin...

  19. PERFORMANS KELINCI LOKAL (Lepus nigricollis YANG DIBERI RANSUM DENGAN KANDUNGAN ENERGI BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I M. NURIYASA

    2014-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performans kelinci jantan lokal (Lepus nigricollis yang diberi ransum dengan kandungan energi termetabolis berbeda. Percobaan dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah: ransum dengan kandungan energi termetabolis 2200 K.kal/kg (R1, 2500 K.kal/kg (R2, 2800 K.kal/kg (R3 dan 3100 K.kal/kg (R4. Ransum dibuat iso protein dengan kandungan protein kasar 16%. Kelinci yang dipergunakan adalah kelinci jantan lokal lepas sapih dengan umur 4-5 minggu. Variabel yang diamati adalah koefisien cerna bahan kering, efisiensi perubahan GE menjadi DE, berat badan akhir, konsumsi ransum, pertambahan berat badan dan konsumsi air minum. Tidak terjadi perbedaan yang nyata (P>0,05 pada perlakuan ransum terhadap variabel koefisien cerna bahan kering, efisiensi perubahan GE menjadi DE dan konsumsi air minum. Kelinci yang mendapat perlakuan ransum R1 menghasilkan berat badan akhir paling rendah yang berbeda nyata (P0,05 dibandingkan dengan R4. Nilai konversi ransum pada kelinci yang mendapat perlakuan R1 paling tinggi yang berbeda nyata (P<0,05 dibandingkan dengan R2, R3 dan R4. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ransum dengan kandungan energi termetabolis 2800 K.kal/kg (R3 menghasilkan performans lebih tinggi daripada 2200 K.kal/kg (R1, 2500 K.kal/kg (R2 dan 3100 K.kal/kg (R4.

  20. ANALISIS PERBANDINGAN OUTPUT DAYA LISTRIK PANEL SURYA SISTEM TRACKING DENGAN SOLAR REFLECTOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I B Kd Surya Negara

    2016-03-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang memiliki intensitas radiasi matahari yang sangat besar dan intensitas radiasi tersebut berpotensi untuk dikembangkan menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Efisiensi dari panel surya saat ini masih perlu pertimbangan lebih lanjut. Efisiensi panel surya yang rendah ini, berpengaruh pada hasil output daya listrik yang dihasilkan. Upaya untuk meningkatkan output daya listrik panel surya, yaitu dengan sistem tracking dan solar reflector. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui output daya listrik yang lebih maksimal. Metode dalam penelitian ini menggunakan sistem tracking yang pergerakannya berdasarkan waktu dan menggunakan solar reflector dengan cermin datar dan sudut reflector yang berbeda. Hasil dari perbandingan sistem tracking dengan solar reflector yaitu solar reflector menghasilkan output daya listrik lebih besar dibandingan dengan sistem tracking, dimana solar reflector menghasilkan output daya listrik sebesar 0.1224 Watt dan sistem tracking sebesar 0.1136 Watt.

  1. PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE DENGAN MENGGUNAKAN CATATAN KECIL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ajeng Twenty Febriyanti

    2017-08-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa, sehingga perlunya alternatif pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa, salah satunya adalah pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share dengan menggunakan cakil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1 Apakah peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran Think-Pair-Share menggunakan cakil lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional; (2 Apakah peningkatan kemampuan penalaran matematis (berkelompok nilai tinggi, sedang, rendah siswa yang mendapatkan pembelajaran Think-Pair-Share menggunakan cakil lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional; (3 Bagaimanakah sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan cakil dalam model pembelajaran Think-Pair-Share. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 17 Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan Non-Equivalent Control Group Design. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling yaitu sampel ditentukan oleh pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan: (1 Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran Think-Pair-Share menggunakan cakil lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional dengan thitung = 8,30 dan ttabel = 1,66; (2 Peningkatan kemampuan penalaran matematis (berkelompok nilai tinggi, sedang, rendah siswa yang mendapatkan pembelajaran Think-Pair-Share menggunakan cakil lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional dengan thitung = 21,55 dan ttabel = 1,75 (kelompok tinggi, thitung = 13,99 dan ttabel = 1,67 (kelompok sedang dan thitung = 17,06 dan ttabel = 1,94 (kelompok rendah;  (3 Hasil dari analisis data angket yang diisi oleh kelas eksperimen diperoleh bahwa sikap terhadap pembelajaran Think-Pair-Share dengan menggunakan cakil terdapat pada kriteria kuat dengan rata

  2. Analisa Kelayakan Refarming Frekuensi 2100 MHz dengan Analisis Prediksi Cakupan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Doan Perdana

    2014-09-01

    Full Text Available Pemenuhan jaringan komunikasi nirkabel yang handal dengan cakupan wilayah yang luas dengan menggunakan biaya  investasi  rendah  merupakan  salah  satu  tantangan  bagi operator telekomunikasi saat ini. Pemanfaatan alokasi bandwith frekuensi secara efisien dan optimal merupakan salah satu solusi untuk mengatasi biaya investasi yang tinggi. Tujuan dari penelitian yang dilakukan yaitu melakukan kajian analisa teknik skema Refarming Frekuensi dengan metode Prediksi Cakupan (Coverage Estimation sesuai dengan tingkat prosentase pertumbuhan pelanggan nirkabel layanan voice dan data (2012- 2017 pada salah satu operator telekomunikasi di Indonesia. Metode kajian penelitian adalah melakukan kajian analisa kelayakan metode Prediksi Cakupan (Coverage  Estimation untuk optimasi cakupan jaringan skema refarming frekuensi dengan menggunakan empat skenario implementasi, yaitu 2G/3G Collocation, 2G/3G/LTE Collocation,  3G/LTE Collocation, dan LTE (Refarming Frekuensi. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan yaitu setelah dilakukan kajian analisa kelayakan menggunakan metode Prediksi Cakupan (Coverage Estimation, skema Refarming Frekuensi merupakan salah satu solusi bagi operator telekomunikasi di Indonesia dalam melakukan optimasi cakupan jaringan nirkabel eksisting  (2G dan 3G dan jaringan baru (LTE yang handal.

  3. Studi Perbaikan Stabilitas Tegangan Sistem Jawa-Madura-Bali (Jamali dengan Pemasangan SVC Setelah Masuknya Pembangkit 1000 MW Paiton

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Pujo Prayitno

    2017-01-01

    Full Text Available Sebagian besar pemadaman sistem tenaga listrik yang terjadi disebabkan oleh tekanan yang tinggi pada sistem daya dengan besarnya permintaan daya aktif dan reaktif dan kondisi tegangan yang rendah. Ketika tegangan pada sistem tenaga bus rendah, kerugian juga akan meningkat. Sehingga diperlukan pengembangan teknik khusus untuk meningkatkan tegangan dan menghilangkan ketidakstabilan tegangan dalam sistem tenaga. Flexible Alternating Current Transmission Systems (FACTS sangat intensif untuk menjaga stabilitas tegangan pada jalur transmisi untuk memanipulasi aliran daya. Performa sistem tenaga dan stabilitas sistem tenaga dapat ditingkatkan dengan menggunakan perangkat FACTS, salah satunya dengan Static VAR Compensator (SVC. Pada tugas akhir ini bertujuan untuk memperbaiki stabilitas tegangan terutama memperbaiki profil tegangan terhadap penambahan suatu beban P dan Q pada rencana pengembangan sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali (Jamali 500kV tahun 2021 dengan pemasangan SVC pada bus yang sensitif. Analisis stabilitas tegangan dapat dilakukan dengan metode kestabilan kurva PV. Hasil perbandingan kurva PV sebelum dan sesudah pemasang SVC dapat menunjukkan adanya perbaikan perbedaan kestabilan tegangan. Perbaikan tegangan dengan menggunakan SVC dapat menjaga tegangan untuk tetap berada pada batas nilai kestabilan tegangan.  

  4. PERBANDINGAN KEANEKARAGAMAN HYMENOPTERA PARASITOID PADA AGROEKOSISTEM KEDELAI DENGAN APLIKASI DAN TANPA APLIKASI INSEKTISIDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendrival Hendrival

    2017-04-01

    Full Text Available Abstrak Sistem pengelolaan tanaman kedelai dengan penggunaan insektisida sintetik yang intensif akan menurunkan keanekaragaman jenis Hymenoptera parasitoid. Penelitian bertujuan untuk memban-dingkan keanekaragaman Hymenoptera parasitoid pada agroekosistem kedelai dengan dan tanpa aplikasi insektisida sintetik. Pengumpulan data serangga menggunakan perangkap dari jaring serangga dan nampan kuning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman jenis pada fase pertumbuhan vegetatif dan generatif kedelai dengan aplikasi insektisida lebih rendah dibandingkan dengan yang tanpa aplikasi insektisida, yang keduanya tergolong sedang. Indeks kemerataan jenis pada fase pertumbuhan vegetatif dan generatif dari kedua agroekosistem kedelai tergolong tinggi. Indeks kekayaan jenis pada fase vegetatif dari agroekosistem kedelai dengan aplikasi insektisida tergolong rendah (0<2,3955≤2,5, sedangkan pada fase generatif tergolong sedang (0<3,6118≤4. Indeks kekayaan jenis pada fase vegetatif (0<2,6229≤4 dan generatif (0<3,8287≤4 dari agroekosistem kedelai tanpa aplikasi insektisida tergolong sedang. Komunitas Hymenoptera parasitoid pada agroekosistem kedelai tanpa aplikasi insektisida memiliki kemiripan lebih rendah daripada yang dengan aplikasi insektisida. Aplikasi insektisida mempengaruhi indeks kekayaan jenis pada fase generatif dan kemiripan komunitasnya, yaitu nilainya lebih rendah daripada yang tanpa insektisida. Abstract The management system of soybean agroecosystem with an intensive use of synthetic insecticides will reduce the diversity of parasitoid Hymenoptera species. The study aimed to compare the diversity of the parasitoids in soybean agroecosystem with and without insecticide application. The collection of the parasitoid used insect net and yellow tray. The results showed that the diversity index of the parasitoids during vegetative and generative growth of the soybean with the insecticide application was lower than the one without

  5. Faktor-faktor yang berhubungan dengan Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga menjadi Kompos di Jorong IX Pancahan Kecamatan Rao Kebupaten Pasaman Tahun 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurdin ,

    2015-07-01

    Full Text Available Dari 10 responden yang di wawancarai oleh peneliti 6 responden mengaku mengetahui cara pembuatan kompos dan 4 di antaranya tidak mengetahui bagaimana cala pembuatan kompos. Dari hasil observasi yang peneliti lakukan responden membuang sampah rumah tangganya ke belakang rumah. Penelitian ini berlujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Kompos Di Jorong trX Pancahan Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman Tahun 2013.Penelitian ini bersifat Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross secsional. Dan analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi Square. Populasi dalam penelitian ini adalah 330 kepala keluarga dengan jurnlah sampel 75 kepala keluarga yang ada di Jorong IX Pancahan Kecamatan Rao Kabupaten Pasatnan. Data diperoleh dengan cara wawancara dengan menggunakan kuesioner. Dimana variabel dependen adalah Pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi kompos. sedangkan paria variabel independennya adalah pengetahuan, kebutuhan, dan kemampuan.Berdasarkan hasil penelitian terdapat 47 (6 I,8% responden mempunyai pengetahuan rendah dengan p=0,03 dan OR=0,308. Responden yang tidak membutuhkan kompos yaitu 44 (57,9% responden dengan p=0,05 dan OR=2,826. Responden yang mampu mengolah sarnpah organik rumah tangga 52 (68,4% responden dengan p=0,10 dan OR=2,623.Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar masyarakat di Jorong IX Pancahan memiliki pengetahuan yang rendah" Pengetahuan dan kebutuhan berhubungan dengan pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi kompos, sedangkan kemampuan tidak memiliki hubungan yang signifikan. Diperlukan upaya meningkatkan pengetahuan pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi kompos dan memberikan pemahaman kepada mayarakat tentang kebutuhan dan manfaat kompos.Kata Kunci: Pengetahuan, kebutuhan, kemampuan, Sampah rumah tangga

  6. DESAIN PEMIPIL JAGUNG DENGAN SUMBER ENERGI TENAGA SURYA DAN ENERGI LISTRIK PLN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasyim Asy’ari

    2015-09-01

    Hasi lpercobaan pertama dilakukan pada intensitas cahaya 103700 lux tegangan 19 V dan arus 2 A menghasilkan  kecepatan putar 1705 Rpm sehingga mesin pemipil jagung bekerja dengan sangat baik dengan waktu pemipilan 0,10 menit per jagung. Begitu seterusnya dengan intensitas yang berbeda sampai ke intensitas terendah yaitu 29300 lux tegangan 8,2 V dan arus 1 A menghasilkan kecepatan putar 402,4 Rpm sehingga mesin pemipil jagung tidak mampu lagi bekerja dengan baik (tidak dapat memipil jagung lagi. percobaan selanjutnya untuk melakukan pemipilan dengan energi listrik PLN disaat mesin pemipil jagung tidak mendapatkan suplai energi yang cukup dari panel surya karena intensitas cahaya yang rendah maka mesin dapat berpindah kesumber energi lain dengan memindahkan sumber energi ke listrik PLN. Pada penelitian ini didapati hasil setelah listrik PLN dikonversikan dengan konverter menunjukkan tegangan 11,2 V, arus 1,5 A dan kecepatan putar 910,2 Rpm sehingga didapati waktu pemipilan adalah 0,19 menit per jagung.

  7. ANALISIS JAM KERJA EFEKTIF DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DENGAN METODE PDCA DI PT NMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hery Hamdi Azwir

    2018-04-01

    Full Text Available Adanya persaingan yang sangat ketat di pasar menuntut produsen untuk melakukan perbaikan secara terus menerus untuk menghasilkan produk dengan kualitas terbaik dan harga paling kompetitif. Hal tersebut merupakan suatu kewajiban yang tidak terhindarkan agar perusahaan mampu bertahan. PT NMI adalah produsen pedestal yang menganut sistem job order. Dalam usaha untuk meningkatkan daya saing karena meningkatnya tuntutan pelanggan, perusahaan ini memiliki kendala yang berkaitan dengan ketepatan waktu pengiriman. Hasil observasi yang dilakukan menunjukkan bahwa penyebabnya adalah utilisasi jam kerja yang masih rendah yaitu hanya 68,7%. Penelitian ini bertujuan untuk mencari cara agar utilisasi dapat ditingkatkan sehingga kepastian waktu pengiriman menjadi lebih baik. Metodologi yang digunakan adalah analisis jam kerja efektif pada PT. NMI dengan menggunakan metode Plan-Do-Check-Act (PDCA. Pendekatan dilakukan dengan mengidentifikasi cara menaikkan utilisasi jam kerja agar dapat meningkatkan kapasitas produksi pedestal dengan memperhatikan produktivitas dan jumlah karyawan sehingga dapat memenuhi permintaan pelanggan dengan tepat waktu. Penerapan PDCA menghasilkan solusi bahwa upaya meningkatkan jam kerja efektif dapat dilakukan dengan merubah standard raw material yang digunakan dan standard kerja produksi. Setelah dilakukan perubahan standard raw material dan penggunaan standard kerja produksi yang baru, diperoleh hasil pemakaian jam kerja mengalami peningkatan dari 68,7% menjadi 82,4% dan produktivitas tenaga kerja meningkat dari 41 pcs/jam menjadi 52 pcs/jam.

  8. ANALISIS DETERMINAN POSITIVE DEVIANCE STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH MISKIN DENGAN PREVALENSI KURANG GIZI RENDAH DAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sakri Sab'atmaja

    2012-03-01

    Full Text Available 800x600 Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 The aim this study was to analyze the determinant of positive deviance nutritional status of under five year old children in poor areas with low and high prevalence of undernutrition. Cross sectional study was conducted in the study using secondary data analysis taken from Basic Health Research 2007 in four provinces with determination samples criterias of high poverty levels according BPS 2009 (>14.15% and low and high prevalence of undernutrition (+18.4% which were analyzed through quadrants. The number of samples was 3.494 under five year old children from poor families. The significancy relations among variables were measured using Pearson's correlation and path analysis to analyze the determinants. The results, the determinant of positive deviance were income through mother's characteristics, health upbringing, and health status, the four provinces had the same determinants pathway (β=0.0451, with mother's characteristics (p Key words: positive deviance, undernutrition, nutritional status.

  9. LATIHAN AEROBIK INTENSITAS SEDANG DENGAN DIET RENDAH KOLESTEROL LEBIH BAIK DALAM MEMPERBAIKI KOGNITIF DARIPADA INTENSITAS RINGAN PADA PENDERITA SINDROMA METABOLIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuliana Ratmawati

    2013-11-01

    Full Text Available Metabolic syndrome is a group of risk factors causing atherosclerosis. The presence of cholesterol mikroemboli carotid plaque is considered as one of the mechanisms that can interfere with cognitive. Aerobic exercise is one of the interventions that can improve cognitive function. The purpose of this study was to determine the aerobic exercise of moderate intensity with more cholesterol diet improve cognitive rather than light intensity in patients with metabolic syndrome. The experimental research method to design randomized control trial of pre and post test design. Sample of 26 patients with metabolic syndrome. samples were divided into two groups. The first group was given exercise intensity light with a low cholesterol diet (n = 13 while the second group was given moderate intensity exercise with low-cholesterol diet (n = 13.Characteristics of study subjects with age range of 45-55 years old, with a body mass index 23-29 range. Data before and after the treatment with a light intensity aerobic low cholesterol diet obtained p> 0.05 normally, while the data before and after the treatment of moderate-intensity aerobic with low cholesterol diet p <0.05 distribution is not normal. Different test groups before and after treatment with a mild intensity aerobic low cholesterol diet using paired sample t-test test showed 0,001 (p <0,05. Different test before and after the treatment of moderate-intensity aerobic with low cholesterol diet results obtained using the Wilcoxon Sign Rank Test 0,001 (p <0,05. Different test groups after the treatment of mild and moderate intensity aerobics with low cholesterol diet results obtained using the Mann-Whitney U 0,005 (p <0.05 there is a significant difference between treatment groups with a light aerobic low-cholesterol diet with moderate intensity aerobic treatment group with a low-cholesterol diet. The conclusion of this research is that the treatment group showed moderate aerobic intensity with a low cholesterol diet improve cognitive more than mild intensity aerobics with low-cholesterol diet.

  10. BAKTERI PATOGEN PERIODONTAL PUTATIF PADA IBU HAMIL SEBAGAI PENYEBAB KELAHIRAN BAYI PREMATUR DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ayuningtyas Herlianti

    2015-08-01

    Full Text Available Preterm low birth weight (PLBW infants are more likely to die during the neonatal period, and PLBW survivors face neurodevelopmental problems, respiratory problems, and congenital anomalies. It is said that the poor periodontal health of the pregnant woman is a potential risk factor of PLBW. This investigation aims to study the oral hygiene and gingival inflammation condition of 2nd and 3rd trimester of pregnancy women and relate to the putative periodontal pathogen bacteriae as the probable cause of PLBW. The plaque index (PII, calculus index (CI, and bleeding on probing (BOP of the subjects of both groups were measured and compared. Maternal infection during pregnancy has been demonstrated to perturb cytokines and hormone-regulated gestation because of the translocation of the infection. The level of gingival crevicular fluid prostaglandin E2 (PG E2, interleukin 1β (IL-1β, IL-6, tumor necrotizing factors α (TNF-α are usually highly correlated with those in amnion fluid of pregnant women without bacterial vaginosis (BV and with intact placental membrane. It is concluded that the periodontal health of pregnant women must be in good condition to prevent the risk of having PLBW still need to be anticipated due to the presence of the inflammation signs.

  11. STUDI AWAL DETERPENISASI MINYAK NILAM DENGAN TEKNOLOGI REDISTILASI VAKUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Silviana Silviana

    2012-02-01

    Full Text Available Minyak nilam merupakan komoditi ekspor penting dari Indonesia. Persyaratan kandungan patchouli alcohol (PA dalam minyak nilam berdasarkan SNI minimal 31%. Minyak nilam hasil distilasi UKM seringkali kadar PA-nya kurang dari 31% sehingga perlu dicari cara untuk meningkatkan kadar PA dalam minyak nilam. Salah satu cara adalah dengan redistilasi vakum atau distilasi fraksionasi produk UKM sebagai upaya penghilangan terpen dalam minyak nilam (deterpenisasi. Kondisi vakum akan dapat menurunkan temperatur operasi sehingga kemungkinan terjadinya destruksi oleh panas dapat dihindarkan. Alat redistilasi vakum yang digunakan berkapasitas 500 ml untuk memisahkan komponen terpen yang memiliki titik didih rendah dan komponen PA yang memiliki titik didih tinggi. Penelitian dilakukan dengan variabel berubah temperatur, tekanan, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur, waktu, serta interaksi temperatur dan waktu merupakan variabel paling berpengaruh pada proses redistilasi vakum dengan kenaikan kadar PA mencapai 23,06 - 28,97% dari kadar awal sebesar 17,95%. Adapun model regresi  yang diperoleh adalah Kadar PA =  24,80 + 0,93A + 1,33C + 0,97AC dengan A adalah temperatur dan C adalah waktu redistilasi vakum. 

  12. Pengaruh Variasi Mikroorganisme dan Pelarut Dalam Produksi Etanol Dari Nira Tebu (Sachharum officinarum Dengan Proses Fermentasi Ekstraktif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusfa Anugrah Baihaki

    2014-09-01

    Full Text Available Kebutuhan energi dari bahan bakar minyak bumi (BBM didunia semakin tahun mengalami peningkatan tajam. Salah satu energi alternatif yang didorong pemerintah Indonesia adalah dengan memproduksi bioetanol. Salah satu bahan yang sangat berpotensial sebagai bahan baku utama dalam pembuatan bioetanol adalah nira batang tebu. Upaya peningkatan produktivitas etanol dilakukan secara kontinyu dikarenakan pada fermentasi konvensional terdapat kendala pada produktivitas dan konsentrasi etanol yang rendah. Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk produksi etanol dengan keunggulan keterpaduan proses dan rendah energi yang selanjutnya dapat dijadikan sebagai dasar desain untuk rancang bangun skala industri kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui performa terbaik dari variasi mikroorganisme dan pelarut yang digunakan dalam memproduksi etanol dengan proses fermentasi ekstraktif dan untuk mengetahui karakteristik kinerja sistem fermentasi kontinyu dalam bioreaktor packed bed dengan variasi mikroorganisme. Dalam penelitian ini digunakan macam variasi mikroorganisme Zymomonasmobilis A3 termutasi dan campuran Saccharomyces cerevisiae dan Pichiastipitis dengan sistem tanpa recycle dan pelarut n-Amyl Alcohol. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa proses fermentasi kontinyu dan ekstraksi tanpa recycle menggunakan Zymomonas mobilis A3 dan pelarut n-Amyl Alkohol memberikan hasil produktivitas dan yield yang terbaik, yaitu sebesar 133,417 g/l.jam dan 35,049%.

  13. Studi Variasi Laju Pelepasan Kalor Kondensor High Stage Sistem Refrigerasi Cascade R22 Dan R404a Dengan Heat Exchanger Tipe Concentric Tube

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Royyan Firdaus

    2014-03-01

    Full Text Available Sistem refrigerasi cascade merupakan kombinasi dua sistem refrigerasi tunggal yang digunakan untuk mendapatkan temperatur sangat rendah dimana aplikasinya adalah sebagai cold storage. Salah satu kelebihan dari cascade ini adalah dalam hal penghematan daya kompresor yang berkaitan langsung dengan penghematan konsumsi listrik bila dibandingkan dengan multistage. Eksperimen yang dilakukan dengan menggunakan refrigerant R-22 pada high stage dan R-404A pada low stage. Metode pada penelitian ini adalah pengambilan data dilakukan dengan cara switching kecepatan fan yang berbeda dengan 5 variasi kecepatan fan pada kondensor high stage. Hasil yang didapatkan pada saat variasi kecepatan fan tertinggi adalah nilai effectiveness alat penukar kalor tipe concentric sebesar 90,42%, COP sistem sebesar 1,28, kapasitas refrigerasi sebesar 0,55 kW, HRR sistem sebesar 1,78, temperatur evaporator LS sebesar -36,950C, dan temperatur kabin terendah sebesar -37,30C.

  14. CARA PENETAPAN BATAS ZEE ANTARA INDONESIA DAN MALAYSIA DI SELAT MALAKA DENGAN MEDIAN LINE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ansori

    2012-11-01

    Full Text Available Penelitian ini secara menyeluruh mempunyai tujuan untuk memperjelas batas-batas ZEE antara Indonesia dengan Malaysia di selat Malaka, dan sebagai masukan serta informasi kepada masyarakat dan instansi-instansi penegakan hukum di laut agar lebih memahami tentang batas-batas ZEE dengan Negara Malaysia terutama di selat Malaka. Metode pendekatan masalah yang dipakai dalam penulisan penelitian ini dilakukan secara Yuridis Normatif, yaitu menitikberatkan pada peraturan perundangundangan yang berlaku sebagai dasar pembahasan serta kaitannya dengan penerapannya dalam praktek. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Indonesia harus mengkaji ulang hasil perjanjian landas kontinen tahun 1969 dengan melakukan rekonstruksi penetapan garis batas ZEE Indonesia dengan Malaysia di Selat Malaka, karena penetapan batas tersebut menggunakan titik – titik dasar dan garis dasar pada air rendah (kontur no. l di pantai Timur Sumatera seperti tercantum dalam UU. No : 4 / Prp. Tahun 1960, sedangkan Malaysia menarik garis dasar dari Pulau Jarak ke Pulau Perak sejauh 123 nm, ini tidak sesuai dengan ketentuan dalam UNCLOS’ 82 dimana pada Pasal 47 ayat (2 hanya membolehkan maksimal 100 nm. Garis batas ZEE yang dihasilkan dari rekonstruksi penetapan di atas mempunyai cakupan perairan yang lebih luas dibandingkan cakupan perairan hasil perjanjian batas landas kontinen tahun 1969. Apabila konsep penetapan batas ZEE di Selat Malaka dihitung luasnya mulai dari garis dasar (baseline sampai ke garis batas ZEE, maka Indonesia memperoleh cakupan perairan sebesar 36.700 km2. Hal ini tentunya akan memberikan keuntungan yang besar baik secara ekonomis maupun secara kedaulatan.

  15. Perencanaan Simulasi Pengaturan Pembangkitan Daya Pada Kapal Fast Patrol Boat 60 M dengan Propulsi Hybrid

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fikri Nuruddin Muzakki

    2017-01-01

    Full Text Available Sistem propulsi hybrid yang memberikan berbagai keuntungan untuk pengoperasian kapal, seperti pertimbangan konsumsi bahan bakar yang rendah, pengaturan kecepatan dengan penggunaan propulsi yang optimal ataupun khusus untuk jenis kapal tertentu. Tentunya sistem propulsi hybrid memiliki kelamahan pula, salah satunya adalah pengaturan pembangkitan daya yang kompleks dibandingkan dengan system propulsi lain. Setiap kecepatan membutuhkan daya yang berbeda dan bahan bakar yang berbeda pula. Keputusan yang kurang tepat dapat mengurangi keunggulan dari pemasangan sistem propulsi hybrid. Oleh karena itu dibutuhkan Decision Support System untuk membantu nahkoda menentukan pengaturan propulsi yang optimal pada kecepatan yang diinginkan dan pada kondisi yang ada pada perairan yang dilalui. Dalam makalah ini dibuat Decision Support System dengan input utama berupa kecepatan dalam knot, service margin, dan kebutuhan listrik. Kecepatan dan sevice margin digunakan untuk menentukan kebutuhan tenaga penggerak dan selanjutnya digunakan untuk analisa alat penggerak. Untuk digunakan referensi nahkoda dapat memilih propulsi yang optimal dengan konsumsi bahan bakar yang minimum, dan dengan jumlah daya yang diperlukan untuk pengoperaian tersebut. Berdasarkan hasil simulasi penggunaan Decision Support System pada kapal Fast Patrol Boat 60 m ini menujukkan pemakaian terbaik pada kecepatan 20 knot dengan menggunakan sistem Shaft Generator pada daya 1181 kW disertai pengoperasian genset pada daya 0 kW dan jumlah pemakaian bahan bakar 482,99 kg per jam.

  16. FERMENTASI BUNGKIL KOPRA DENGAN Rhizopus sp. DAN PEMANFAATANNYA DALAM PAKAN PEMBESARAN IKAN BANDENG DI TAMBAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usman Usman

    2014-12-01

    Full Text Available Bungkil kopra (BK hasil fermentasi dengan Rhizopus sp. memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dan lemak yang lebih rendah dibandingkan yang tidak difermentasi, sehingga memiliki potensi dan perlu dimanfaatkan sebagai sumber protein dalam pakan ikan-ikan herbivora-omnivora seperti ikan bandeng. Penelitian ini bertujuan mengamati pemanfaatan bungkil kopra hasil fermentasi dengan Rhizopus sp. sebagai sumber protein dalam pakan untuk pembesaran ikan bandeng di tambak. Penelitian dilakukan dengan menggunakan empat petak tambak masing-masing berukuran 2.500 m2/petak. Ikan uji yang digunakan adalah yuwana ikan bandeng berukuran awal rata-rata 10 g/ekor yang ditebar dengan kepadatan 1.500 ekor/petak, dan diaplikasikan pakan uji pada saat ikan berukuran rata-rata 65 g. Pakan uji yang digunakan adalah pakan buatan yang berbahan baku utama (A tepung bungkil kopra tanpa fermentasi, dan (B tepung bungkil kopra hasil fermentasi dengan Rhizopus sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan spesifik ikan, rasio konversi pakan, dan sintasan ikan tidak berbeda nyata (P>0,05 di antara kedua perlakuan. Namun ikan yang diberi pakan uji B memiliki produksi yang lebih tinggi (P<0,05 daripada yang diberi pakan uji A. Bungkil kopra yang difermentasi dengan Rhizopus sp. dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein dalam pakan ikan bandeng.

  17. PENGARUH LINGKUNGAN SUHU TINGGI DAN SUHU RENDAH TERHADAP KONSUMSI ZAT GIZI DAN STATUS GIZI ORANG DEWASA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fithia Dyah Puspitasari

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThe imbalance nutrition intake for a long term period can cause changes in weight, body composition andmay alter health problem. The environment temperature can affect the 24 Hours Energy Expenditure (24-hEE magnitude. This research was aimed to investigate the differences of adult's nutrient intake pattern inhigh-temperature and low-temperature area. Research was held in high-temperature area (Jakarta and lowtemperaturearea (Tawangmangu. Frequency distribution analysis was done to obtain the respondentcharacteristics, while bivariat test was done to determine the difference of energy consumption rate andnutritions. The results showed that the subjects in high-temperature area consumed higher total protein,total vitamin B2 and total calcium than the subjects in low-temperature area. Subject in low-temperaturearea consumed more partial calcium compare to subjects in high-temperature area. There was a signifiCantdifference in average of total vitamin A intake between less and overweight group (p=0,049; normal andoverweight group (p=0,007 and between overweight and obese group (p=0,004.Keywords: Nutrient intake, nutrition status, environment temperature ABSTRAKKetidakseimbangan asupan zat gizi pada jangka waktu yang lama mengakibatkan perubahan berat badan,komposisi tubuh dan memungkinan timbulnya gangguan kesehatan. Suhu lingkungan mempengaruhibesaran 24 Hours Energy Expenditure (24-h EE. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan polakonsumsi zat gizi orang dewasa di lingkungan bersuhu tinggi dan lingkungan bersuhu rendah. Penelitiandilakukan di area bersuhu tinggi (Jakarta dan area bersuhu rendah (Tawangmangu. Analisis distribusifrekuensi dilakukan untuk mengetahui karakteristik responden sedangkan uji bivariat dilakukan untukmengetahui beda jumlah konsumsi energi dan zat gizi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek padaarea suhu tinggi mengonsumsi protein total, vitamin B2 total dan kalsium total lebih banyak

  18. Optimasi Naive Bayes Dengan Pemilihan Fitur Dan Pembobotan Gain Ratio

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Guna Adi Socrates

    2016-03-01

    Full Text Available Naïve Bayes merupakan salah satu metode data mining yang umum digunakan dalam klasifikasi dokumen berbasis text. Kelebihan dari metode ini adalah algoritma yang sederhana dengan  kompleksitas  perhitungan  yang  rendah.  Akan  tetapi,  pada  metode  Naïve  Bayes terdapat kelemahan dimana sifat independensi dari fitur Naïve Bayes tidak dapat selalu diterapkan sehingga akan berpengaruh pada tingkat akurasi perhitungan. Maka dari itu, metode Naïve Bayes perlu dioptimasi dengan cara pemberian bobot mengunakan Gain Ratio. Namun, pemberian bobot pada Naïve Bayes menimbulkan permasalahan pada penghitungan probabilitas setiap    dokumen, dimana fitur  yang tidak  merepresentasikan kelas  yang diuji banyak muncul sehingga terjadi kesalahan klasifikasi. Oleh karena itu, pembobotan Naïve Bayes   masih   belum   optimal.   Paper   ini mengusulkan  optimasi  metode   Naïve   Bayes mengunakan pembobotan Gain Ratio yang ditambahkan dengan metode pemilihan fitur pada kasus klasifikasi teks. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa optimasi metode Naïve Bayes menggunakan pemilihan fitur dan pembobotan menghasilkan akurasi sebesar 94%.

  19. HUBUNGAN BBLR DAN ASI EKSLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING DI PUSKESMAS LIMA PULUH PEKANBARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lidia Fitri

    2018-03-01

    Full Text Available Stunting is one of the long-term indicators for malnutrition. Stunting prevalence in Indonesia about 37.2%. Babies born with low birth weight is 10.2% and the achievement of exclusive breastfeeding is 30.2%. Survey in Limapuluh Health Centre Pekanbaru, from 18 children who perform measurements, obtained 13 infants suffered stunting. The result of interviews showed that three of them were born with low birth weight (BBLR and five are not given exclusive breastfeeding. This research is to find-out the correlation between low birth weight (BBLR and exclusive breastfeeding with stunting in Limapuluh Health Centre Pekanbaru in 2017.  This study was a quantitative analysis study used cross sectional strategy. Population consists of 300 people, sample consists of 75 people by accidental sampling technique. Analysis using univariat and bivariate. The result were 25 infant (33,3% are stunting, 22 infant (29,3% with low birth weight (BBLR and  not given exclusive breastfeeding are 55 infant (73,3%. There was a significant association between low birth weight (BBLR with stunting was obtained p value 0.000 and association between exclusive breastfeeding with stunting was obtained p value 0.021 its mean p<0,05. There is a relationship between BBLR and exclusive breastfeeding with stunting events, the Ha accepted.Stunting merupakan salah satu indikasi buruknya status gizi pada anak. Prevalensi stunting di Indonesia sebesar 37,2%. Angka kejadian bayi dengan BBLR sebanyak 10,2% dan pencapaian ASI ekslusif 30,2%. Survey di Puskesmas Lima Puluh kota Pekanbaru Provinsi Riau didapatkan dari 18 orang balita yang di ukur, 13 orang diantaranya mengalami stunting. Hasil wawancara memperlihatkan bahwa 3 orang diantaranya lahir dengan BBLR dan 5 orang tidak diberikan ASI ekslusif. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan berat badan lahir rendah (BBLR dan ASI ekslusif dengan kejadian stunting di Puskesmas Lima Puluh Pekanbaru. Jenis penelitian analitik kuantitatif

  20. Pemisahan Campuran Etanol-Oktanol-Air dengan Metode Distilasi dalam Structured Packing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adesya Abdullah

    2014-09-01

    Full Text Available Keberadaan bahan bakar minyak (BBM yang merupakan bahan bakar berbahan fosil sudah menjadi suatu kebutuhan utama masyarakat dunia, namun keberadaannya saat ini semakin menipis. Salah satu potensi yang relatif besar adalah pengembangan bioetanol menggunakan metode fermentasi ekstraktif. Hasil bioetanol dari metode fermentasi ekstraktif masih rendah, yaitu sekitar 15% sehingga diperlukan penelitian untuk pemurniannya. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan kadar etanol tertinggi dengan metode distilasi dalam structured packing. Dari hasil penelitian didapatkan pada variabel suhu 80ᵒC pada porositas 20%, 40% dan 60% didapatkan kadar etanol sebesar 88,24% ; 91,95% dan 85,85%.

  1. Analisa Performansi Algoritma Penjadwalan Proportional Fairness Dan Log Rule Dengan Skenario Multicell Pada Sistem 3GPP LTE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Dimas Arfianto

    2016-05-01

    Full Text Available Teknologi Long Term Evolution (LTE dikembangkan dengan tujuan untuk mengurangi biaya yang dikeluarkan oleh pengguna maupun operator jasa telekomunikasi, memperluas daerah jangkauan, menambah kapasitas sistem, dan mengurangi delay. Dengan spesifikasi yang tinggi, LTE diharapkan mampu memberikan kemudahan pelanggan dalam mengakses layanan Voice over IP, Streaming, dan Video Conference. LTE diharapkan mampu memberikan layanan dengan besar throughput yang tinggi dan delay yang rendah. Padahal tidak semua user membutuhkan throughput yang sama besar namun yang dibutuhkan adalah kesesuaian pengendalian delay dan fairness index untuk setiap user dengan tetap memperhatikan batasan throughput. Untuk mendapatkan kinerja dan hasil yang maksimal tersebut pada LTE diperlukan sistem algoritma penjadwalan yang baik. Pada penelitian ini, dianalisis performansi LTE dengan parameter Delay, Packet loss, Throughput, dan Fairness Index menggunakan algoritma penjadwalan Proportional Fairness dan Log Rule pada LTE-Simulator dengan skenario menggunakan trafik VoIP, Video dan Best Effort. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penjadwalan algoritma Proportional Fairness lebih baik dalam menangani layanan VoIP, sedangkan algoritma Log Rule lebih baik dalam menangani layanan Video. Hal ini menandakan kedua algoritma ini sangat cocok digunakan untuk jaringan LTE dengan kondisi trafik layanan real-time, tetapi tidak untuk layanan non real-time seperti layanan Best Effort

  2. PENGARUH PENERAPAN LEARNING CYCLE 6E THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK DENGAN KEMAMPUAN AWAL BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Elisa Manafe

    2017-02-01

    Model pembelajaran learning cycle 6 E-think pair share (LC6E-TPS merupakan kombinasi model pembelajaran konstruktivistik. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh model pembelajaran LC6E-TPS, kemampuan awal peserta didik, dan interaksi antara kemampuan awal peserta didik dengan model pembelajaran terhadap hasil belajar kognitif peserta didik pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMAN 8 Malang. Sampel penelitian ditentukan secara cluster random sampling. Dari hasil analisis data menggunakan anava dua jalur, terdapat perbedaan hasil belajar kognitif yang signifikan antara peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran LC6E-TPS dengan model pembelajaran LC6E. Hal ini terjadi baik pada peserta didik yang memiliki kemampuan awal tinggi maupun rendah. Selain itu, ditemukan bahwa tidak ada interaksi antara kemampuan awal peserta didik dengan model pembelajaran terhadap hasil belajar kognitif peserta didik pada materi tersebut.

  3. Model Penilaian Risiko Kebakaran Perkotaan dengan Sistem Pakar berbasis GIS Grid-Based

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sabrillah Taridala

    2017-12-01

    Full Text Available Abstrak Kota Kendari merupakan suatu kawasan perkotaan dengan luas wilayah terkecil dan jumlah penduduk terpadat di Provinsi Sulawesi Tenggara. Bencana kebakaran di Kota Kendari sering terjadi dan telah menimbulkan kerugian yang cukup banyak, hingga menelan korban jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penilaian terhadap tingkat risiko bencana kebakaran di Kota Kendari dengan menggunakan pendekatan Sistem Pakar (Expert System berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG. Hasil penelitian menujukkan bahwa tingkat risiko kebakaran di Kota Kendari terklasifikasi dalam empat kelas, yaitu tingkat risiko kebakaran sangat tinggi sebanyak 206 grid, tingkat risiko kebakaran tinggi sebanyak 6.815 grid, tingkat risiko kebakaran rendah sebanyak 46.175 grid, dan tingkat risiko kebakaran sangat rendah sebanyak 54.640 grid. Tingkat risiko kebakaran sangat tinggi di Kota Kendari merupakan kawasan terbangun yang berpenduduk padat dengan dominasi jenis material bangunan kayu dan campuran, terletak pada daerah dengan morfologi berbukit, dan aksesibilitas hanya dilalui oleh jalan umum yang memiliki lebar jalur lalu lintas <4 meter. Wilayah dengan tingkat risiko sangat rendah merupakan kawasan non-terbangun yang didominasi oleh badan air (sungai dan rawa, hutan dan sebagian kawasan pertanian (kebun. Kawasan tersebut bermorfologi datar, berbukit dan bergunung. Abstract Kendari city is an urban area with the smallest area and the densest population in Southeast Sulawesi Province. Fire disaster in the city of Kendari often occurs and has caused considerable losses, to claim casualties. This study aims to assess the risk degree of fire disaster in Kendari City using Expert System Approach based on Geographic Information System (GIS. The results showed that the degrees of fire risk in Kendari City were classified into four classes, ie very high fire risk degree, 206 grid, high fire risk degree, 6,815 grid, low fire risk degree, 46.175 grid, and very low fire risk, as

  4. Hubungan Faktor Risiko yang dapat Dimodifikasi dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner di RS Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suchi Ilmi Herman

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakSumatera Barat merupakan provinsi dengan prevalensi penyakit jantung tertinggi ke-4 di Indonesia. Prevalensi penyakit ini meningkat disebabkan karena faktor risiko yang dapat dimodifikasi yaitu dislipidemia, hipertensi, diabetes melitus, merokok, dan obesitas. Faktor risiko tersebut terkait dengan peningkatan kejadian PJK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor risiko yang dapat dimodifikasi dengan kejadian PJK. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain potong lintang yang dilakukan di RS Dr. M. Djamil Padang dari Desember 2012 sampai Mei 2013. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien PJK yang dirawat inap dan telah dilakukan angiografi pada Januari 2012 sampai Desember 2012 dengan 68 orang sebagai subjek penelitian. Data pasien didapatkan dari rekam medik. Data dideskripsikan dengan tabel dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi terbanyak pasien PJK terdapat pada kadar kolesterol HDL rendah (64,6% dan hipertensi (72,5%, namun hasil uji bivariat tidak menunjukkan hubungan yang bermakna antara kadar kolesterol HDL rendah dan hipertensi terhadap kejadian PJK. Kesimpulan hasil penelitian ini ialah kadar kolesterol HDL rendah dan hipertensi belum tentu menyebabkan PJK.Kata kunci: penyakit jantung koroner, faktor risiko, HDLAbstractWest Sumatra is a province with the highest prevalence of heart disease 4th in Indonesia. The prevalence of this disease increases due to modifiable risk factors, namely dyslipidemia, hypertension, diabetes mellitus, smoking, and obesity. The risk factors associate with an increased incidence of Coronary Heart Disease (CHD. The objective of this study was to determine the relationship of modifiable risk factors with CHD events. This study was a cross-sectional analytic design conducted at Hospital Dr. M. Djamil Padang from December 2012 until May 2013. The population in this study were all hospitalized CHD patients and

  5. Eksperimen Seleksi Fitur Pada Parameter Proyek Untuk Software Effort Estimation dengan K-Nearest Neighbor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fachruddin Fachruddin

    2017-07-01

    Full Text Available Software Effort Estimation adalah proses estimasi biaya perangkat lunak sebagai suatu proses penting dalam melakukan proyek perangkat lunak. Berbagai penelitian terdahulu telah melakukan estimasi usaha perangkat lunak dengan berbagai metode, baik metode machine learning  maupun non machine learning. Penelitian ini mengadakan set eksperimen seleksi atribut pada parameter proyek menggunakan teknik k-nearest neighbours sebagai estimasinya dengan melakukan seleksi atribut menggunakan information gain dan mutual information serta bagaimana menemukan  parameter proyek yang paling representif pada software effort estimation. Dataset software estimation effort yang digunakan pada eksperimen adalah  yakni albrecht, china, kemerer dan mizayaki94 yang dapat diperoleh dari repositori data khusus Software Effort Estimation melalui url http://openscience.us/repo/effort/. Selanjutnya peneliti melakukan pembangunan aplikasi seleksi atribut untuk menyeleksi parameter proyek. Sistem ini menghasilkan dataset arff yang telah diseleksi. Aplikasi ini dibangun dengan bahasa java menggunakan IDE Netbean. Kemudian dataset yang telah di-generate merupakan parameter hasil seleksi yang akan dibandingkan pada saat melakukan Software Effort Estimation menggunakan tool WEKA . Seleksi Fitur berhasil menurunkan nilai error estimasi (yang diwakilkan oleh nilai RAE dan RMSE. Artinya bahwa semakin rendah nilai error (RAE dan RMSE maka semakin akurat nilai estimasi yang dihasilkan. Estimasi semakin baik setelah di lakukan seleksi fitur baik menggunakan information gain maupun mutual information. Dari nilai error yang dihasilkan maka dapat disimpulkan bahwa dataset yang dihasilkan seleksi fitur dengan metode information gain lebih baik dibanding mutual information namun, perbedaan keduanya tidak terlalu signifikan.

  6. Penerapan Total Productive Maintenance dengan menggunakan metode OEE pada turbin uap Type C5 DS II – GVS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joel Bastanta Perangin Angin

    2018-01-01

    Full Text Available Abstrak Secara harfiah, tidak ada barang ataupun benda buatan manusia yang tidak dapat rusak, mesin turbin uap misalnya. Namun kerusakan tersebut dapat dicegah dengan metode perawatan yang tepat demi masa pakai yang lebih lama. Penelitian ini menganalisis tentang penerapan Total Productive Maintenace (TPM pada mesin turbin uap untuk peningkatan produktivitas dengan menggunakan metode Overall Equipment Efectiveness (OEE di PT PP London Sumatera Indonesia, tbk. Didalam analisis TPM dengan menggunakan metode OEE ini ada terdapat enam penyebab kerugian yang disebut dengan Six Big Losses yaitu diantaranya : kerusakan peralatan, persiapan peralatan, gangguan kecil dan waktu nganggur, kecepatan rendah, cacat produk dalam proses, hasil rendah.Kesimpulan yang didapat adalah nilai rata – rata OEE selama tahun 2015 adalah 65,08 % masih dibawah standar. Nilai gangguan kecil dan waktu nganggur 85,44 % dengan total waktu 2449,54 jam, hasilCacat produk dalam proses2,52 % dengan total waktu 72,12 jam, hasilKecepatan rendah 11,58 % dengan total waktu 331,88 jam, hasil Kerusakan peralatan0,38 % dengan total waktu 11 jam, hasil Persiapan peralatan 0,08 % dengan total waktu 2,41 jam, hasil Hasil rendah 0. Kata kunci: Total Productive Maintenance, Overall Equipment Effectiveness, Six Big Losses,Maintenance, Turbin Uap Abstract Generally, there is nothing properties hand made without damaging, steam turbine engines as an example. But the damage can be prevent by the precise method maintenance in the machines for the long life time. This study analyzes the application of Total Productive Maintenance (TPM at the steam turbine machinery to increase productivity by using the method Overall Equipment Effectiveness (OEE. In the analysis of TPM using OEE there are six causes of loss called Six Big Losses, such as: damage to equipment ( breakdown losses , preparation of equipment ( set- up and adjustment , disorders of the small and idle time ( idling and minor stoppages

  7. Rancang Bangun Generator Sinkron 1 Fasa Magnet Permanen Kecepatan Rendah 750 RPM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herudin Herudin

    2016-11-01

    Full Text Available Energi listrik merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia untuk meningkatkan kesejahteraan hidup. Untuk memenuhi peningkatan kebutuhan akan energi listrik maka diperlukan juga pengembangan sistem pembangkit energi listrik alternatif yang dapat diperbaharui (renewable . Salah satu komponen utama untuk menghasilkan energi listrik alternatif yaitu generator. Generator berfungsi sebagai perubah energy mekanik menjadi energy listrik. Berdasarkan kondisi tersebut maka pada penelitian ini akan dirancang dan dibuat sebuah generator sinkron magnet permanen 8 kutub, satu fasa dengan menggunakan magnet Neodynium Ferit Boron ( NdFeB tipe Neoflux-30 yang dioperasikan pada kecepatan 750 rpm. Hasil pengujian menunjukan bahwa pada saat generator tidak dibebani menghasilkan tegangan sebesar 7,91 Volt dan pada saat berbeban, tegangan yang dihasilkan generator sebesar 6,11 Volt dengan efisiensi sebesar 32,84% .

  8. FAKTOR-FAKTOR PENYIMPANGAN POSITIF (POSITIVE DEVIANCE STATUS GIZI BALITA PADA KELUARGA MISKIN DI KABUPATEN GIZI-KURANG RENDAH DAN TINGGI DI PROVINSI SULAWESI SELATAN (FACTORS OF POSITIVE DEVIANCE IN NUTRITIONAL STATUS OF UNDER-FIVES AMONG POOR FAMILY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Luciasari

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRACT Background: The amount of poor population in Jeneponto & Selayar districts, South Sulawesi, were relatively similar and higher than the national average. However, Janeponto had high prevalence in malnutrition among children under five (28%, whereas Selayar had low prevalence in malnutrition among children under five (11,31%. Objective: This research aims to measure positive deviance which affects nutrition status in two different districts with relative-similar poverty level as well as different nutrition deficiency prevalence. Method: This research is an advance analysis of Riskesdas 2007 data which targeted poor family with under-five-children as sample. As the first step, data verification is conducted to make sure data completeness. Analysis is done by using statistical description, whereas Chi square test is used to analyzing nutrition-status-factors difference between two districts. Result: Under-five-children nutrition status is highly affected by family socio-economy status which covers education level of parents, income, total of family member, access to clean water, environment hygiene and sanitation, and family morbidity. Conclusion: Positive deviation factor of less malnutrition nutritional status than high malnutrition in poor areas was the high parental education, the small number of household members, and ease of access to water.   Keywords: positive deviance, nutritional status, under-fives, poor family   ABSTRAK Latar Belakang: Penduduk miskin di Kabupaten Jeneponto dan Selayar, Sulawesi Selatan, jumlahnya relatif sama dan lebih tinggi dari angka nasional. Namun, Jeneponto memiliki prevalensi balita gizi-kurang yang tinggi (28%, sedangkan Selayar memiliki prevalensi balita gizi-kurang yang rendah (11,3%. Tujuan: Menentukan faktor-faktor penyimpangan positif yang memengaruhi status gizi di dua kabupaten dengan tingkat kemiskinan relatif sama tetapi berprevalensi gizi kurang berbeda. Metode: Analisis lanjut data

  9. RISIKO TERJADINYA BERAT BAYI LAHIR RENDAH MENURUT DETERMINAN SOSIAL, EKONOMI DAN DEMOGRAFI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochammad Setyo Pramono

    2012-11-01

    Full Text Available Background: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR or Low Birth Weight (LBW was one of cases that caused the infant's mortality, and stiff be a health's problem in many countries. It been connected with the period of gestation and maternal's health, and other factors. This study learned about the risks of infant low level's weight determined by social, economic, and demography's factors. Methods: This study analysis used the Indonesia Riskesdas (basic health research data on 2007. 10 variables that has been viewed were: domicile's region, infant's sex, maternal age, maternal occupation, maternal smoking status, health cares accesability, economic's status, parity, and antenatal cares (ANC. Results: The result showed that infant's weight been influenced by infant's sex, parity and ANC. BBLR has been risked on female baby, and on mother who didn't do the ANC. Female baby had 1.3 times risk on BBLR than male baby (OR= 1.346. 95% Cl 1.081-1.677. The baby whose mother didn't do ANC had 2.2 times risk on BBLR than did ANC (OR= 2.179, 95% Cl1.403-3.386. Meanwhile BBLR not related with economic's status.Key words: Riskesdas, LBW, social economic, demography

  10. Kualitas Air Tanah di Tiga Ibu Kota Kecamatan (Kutowinangun, Prembun dan Kutoarjo dan Kaitannya dengan Sanitasi Lingkungan Sekitar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S Sudarmadji

    2016-12-01

    Full Text Available Air tanah masih merupakan sumber air untuk keperluan sehari-hari bagi penduduk perkotaan, lebih-lebih kota kecil pada umumnya. Sumber daya air menunjukkan gejala penurunan kualitas yang disebabkan oleh dampak berbagai macam kegiatan yang menghasilkan limbah dan sistem sanitasi lingkungan yang kurang baik. Daerah-daerah perkotaan yang terletak di dataran alluvial pantai dapat merupakan daerah yang rawan terhadap pencemaran air tanah. Tiga ibu kota kecamatan, yaitu Kutowinangun dan Prembun, Kabupaten Kebumen dan Kutoarjo Kabupaten Purworejo yang terletak saling berdekatan diteliti untuk mengetahui kualitas air tanah yang merupakan sumber air domestik penduduknya dalam kaitannya dengan kondisi sanitasi lingkungan serta persepsi masyarakat terhadap pencemaran sumber air tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan mengadakan pengamatan di lapangan wawancara dengan penduduk serta analisis laboratorium terhadap sampel air tanah yang diambil. Hasil analisis laboratorium menunjukkan gejala kualitas air di tiga kota tersebut sudah memperlihatkan gejala penurunan, walaupun belum sampai melampaui ambang batas baku mutu air Golongan B. Penurunan tersebut terlibat dengan tingginya kadar NO2, SO4, Cl, COD dan bakteri coli. Diperkirakan bahwa tingginya kadar zat tersebut terkait dengan masalah limbah yang dibuang, yang didukung oleh sanitasi lingkungan yang masih belum baik. Kadar NO2 dan NO3 cenderung lebih tinggi di daerah pusat kota yang merupakan pusat aktivitas penduduk, dibandingkan dengan daerah pinggir kota. Limbah dari aktivitas kegiatan penduduk di pusat-pusat pelayanan umum, termasuk juga dari sarana transportasi di jalan raya dapat merupakan sumber pencemar air tanah. Bakteri coli pada umumnya tinggi di ketiga kota yang diteliti, melebihi 2400 MPN/100ml. Angka COD yang tinggi teramati didalam air tanah Kutowinangun dan Prembun, lebih dari 25% sampel di kedua kota ini memiliki COD diatas 10 mg/l, sedangkan di Kutoarjo relatif lebih rendah. Hal yang

  11. MODEL PEMBELAJARAN KIMIA ORGANIK TERINTEGRASI DENGAN KEMAMPUAN GENERIK SAINS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Sudarmin

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract: Learning Models of Organic Chemistry Subject Integrated with Science Generic Skills. The aim of the study is to investigate how Organic Chemistry and Generic Science Skills Teaching Model can be developed for prospective chemistry teachers. This research and development study involves 79 stu­dents of Chemistry Education Department of Sema­rang State University. The data are collected using a test of organic chemistry concepts and generic science skills, a questionnaire, and an observation sheet and then analyzed using N-gain test. The result shows that the OCGSSM teaching model improves the pro­spective chemistry teachers' generic science skills in high and medium category. The high achieving stu­dent group has better comprehension of generic skills in logical consistency, observation, abstraction, symbolic language, sense of scale, and logical frame aspects than low achieving student group. Abstrak: Model Pembelajaran Kimia Organik Terintegrasi Kemampuan Generik Sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran kimia organik terintegrasi kemampuan generik sains. Penelitian dan pengembangan melibatkan 79 mahasiswa Pendidikan Kimia Jurusan Kimia Universitas Negeri Semarang. Data dikumpulkan dengan tes penguasaan konsep kimia organik terintegrasi kemam­puan generik sains, angket, dan lembar observasi, dan dianalisis dengan uji N-gain. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan MPKOKG meningkatkan penguasaan kemampuan generik sains calon guru kimia dengan taraf pencapaian tinggi dan sedang. Mahasiswa kelompok prestasi tinggi memiliki penguasaan kemam­puan generik sains konsistensi logis, pengamatan, abstraksi, bahasa simbolik, kesadaran tentang skala serta logical frame lebih baik dibandingkan kelompok prestasi rendah.

  12. KEPERCAYAAN DIRI (SELF ESTEEM YANG RENDAH MENINGKATKAN RISIKO KENAIKAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT PADA REMAJA DI DUA SEKOLAH DI JAKARTA SELATAN TAHUN 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kencana Sari

    2016-09-01

    hubungan antara lingkungan di mana seseorang hidup adalah penting untukmengatasi masalah kesehatan gizi terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antaralingkungan obesogenic dan perubahan Indeks Massa Tubuh (IMT. Penelitian ini merupakan studi timeseries. Subjek terdiri dari siswa kelas XI dan XII SMAN 70 dan 47 di Jakarta Selatan. Sekolah dibedakansebagai lingkungan obesogenic (SMAN 70 dan lingkungan non obesogenic (SMAN 47 berdasarkanpengamatan lingkungan sekolah terhadap jarak dan kepadatan restoran siap saji. Didapat 152 respondenberusia 15-18 tahun dengan status gizi tidak obese (IMT < 30. Pengumpulan data dilakukan dua kalidengan interval waktu enam bulan. Data sosio-demografi dikumpulkan dengan kuesioner. IMT dihitungberdasarkan berat dan tinggi badan. Perubahan IMT dikategorikan menjadi peningkatan dan penurunandibanding pengukuran pertama kali pada enam bulan yang lalu. Bivariat dan uji statistik multivariatdilakukan dengan menggunakan analisis regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan terdapat 90 (58,5 %responden mengalami penurunan IMT dan 64 (41,5% responden mengalami peningkatan IMT.Lingkungan obesogenic (adj.OR= 0,42; 95% CI = 0,21- 0,84 , dan mengendarai mobil atau motor dari/kesekolah (adj OR=0,25; 95 % CI = 0,09-0,73 berisiko terhadap penurunan BMI. Self esteem yang rendahberisiko terhadap peningkatan IMT (adj. OR = 2,54; 95 % CI = 1,26-5,11. Lingkungan obesogenic sekitarsekolah, jenis transportasi merupakan faktor penentu penurunan IMT pada remaja. Sementara self esteemyang rendah merupakan faktor penentu dalam meningkatkan IMT pada remaja. Bimbingan dan konseling diperlukan remaja untuk memotivasi dan meningkatkan kepercayaan diri mereka terutama dalammenghadapi masalah sehingga tidak menjadikan makan sebagai salah satu jalan keluar.Kata kunci: Remaja, indeks massa tubuh, kepercayaan diri

  13. ESTIMASI KELIMPAHAN IKAN GABUS (Channa striata Bloch, 1793 DENGAN METODE HIDROAKUSTIK DI SUNGAI LEMPUING, SUMATERA SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulkarnaen Fahmi

    2016-03-01

    Full Text Available Kegiatan pengkajian stok sumberdaya ikan yang dilakukan secara berkala bertujuan untuk optimasi pemanfaatan sumberdaya perikanan bagi kegiatan perikanan tangkap. Kegiatan pengkajian stok ikandengan survey akustik di perairan Lubuk Lampam telah dilakukan pada tahun 2011 sebanyak 2 (dua kali dengan interval waktu 3 (tiga bulan untuk melihat perubahan kelimpahan ikan gabus (Channa striatadi perairan tersebut. Ekstraksi data akustik meliputi data sebaran kelimpahan dan distribusi ukuran ikan dilakukan untuk melihat keragaman (variance nilai yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estimasi rata-rata kelimpahan ikan pada bulan Maret sebesar 7.53 ± 1.33 ekor/m2  lebih rendah dibandingkan pada bulan Mei sebesar 53.11 ± 9.43  ekor/m2  . Biomass ikan pada bulan Maret sebesar 75.59 ± 30.22 kg/ha lebih rendah dibandingkan pada bulan Mei sebesar 521 ± 65.01 kg/ha. Nilai rataan target strength ikan tunggal yang terdeteksi pada bulan Maret sebesar -54.81 ± 0.9 dB lebih rendah dibandingkan pada bulan Mei sebesar -50.03 ± 0.35 dB. Estimasi kelimpahan dan distribusi ikan di sungai Lempuing menunjukkan nilai keragaman (variance yang lebih rendah pada bulan Maret dibandingkan dengan bulan Mei 2011 untuk parameter kelimpahan dan biomass ikan, sedangkan untuk nilai rataan target strength ikan menunjukkan sebaliknya. Fish assessment using hydroacoustic in inland water was conducted to optimize fish exploitation activity. Successive hydroacoustic survey was conducted twice with interval three months in 2011 to estimated distribution fish abundance and size distribution of snakehead fish (Channa striata Bloch, 1793 in Lempuing River, South Sumatera. Reability test was conducted on hydroacoustic data including data distribution and abundance of fish size distribution to obtain edvariance value. The results showed that the average estimate abundance of fish on March about 7.53 ± 1.33 fish/m2 lower than in the month of May at 53.11 ± 9.43 fish/m2

  14. KAJI EKSPERIMENTAL PENGGUNAAN LIQUID GAS FOR VEHICLE (LGV DENGAN PERTAMAX TERHADAP PERFORMA DAN EMISI GAS BUANG MOTOR BENSIN 2000 cc

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad As’adi

    2017-03-01

    Full Text Available APBN 2015 mengisyaratkan bahwa Pemerintah akan mengurangi subsidi Bahan Bakar Minyak dari 48 juta kilo liter menjadi 46 juta kilo liter, implikasi dari hal ini jelas akan berdampak pada kebijakan penggunaan BBM dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan sektor transportasi dan industri. Salah satu bahan bakar yang cadangannya masih cukup banyak dan pemanfaatannya masih terbatas pada kebutuhan rumah tangga serta usaha sector kuliner adalah Liquid Petrolium Gas (LPG. LPG mempunyai produk turunan dengan merk dagang Elpiji dan Liquid Gas for Vehicle (LGV atau sering disebut dengan Vigas. LGV mempunyai RON 98 setara dengan bahan bakar Pertamax dan mudah disimpan dalam tangki portabel karena tekanan nya relative rendah yaitu 8-15 bar, sedangakan tekanan bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG yang sering disebut dengan Bahan Bakar Gas (BBG sekitar 200 bar. Perkembangan penggunaan LGV di masyarakat cenderung lambat hal ini disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur yang ada dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan LGV untuk sektor transportasi masih kurang. Tujuan dan target penelitian ini adalah didapatkannya konstanta performa dari motor bensin yang berbahan bakar LGV dan Pertamax, sehingga dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat bahwa LGV bisa digunakan sebagai bahan bakar pada sector transportasi dan lebih ekonomis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksprimen dengan mesin uji motor bensin 2000 cc yang berbahan bakar LGV dan Pertamax. Pengujian dilakukan dengan uji static diatas Dyno Test. Luaran data yang dihasilkan berupa performa mesin yang meliputi torsi, daya, konsumsi bahan bakar, selain uji static juga dilakukan uji emisi gas buang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa enggunaan Liquid Gas For Vehicle (LGV dengan merk dagang Vigas mampu menaikkan Daya mesin maksimum sebesar 20,86% dan daya rata-rata sebesar 14,1%, torsi maksimum yang dihasilkan oleh Motor berbahan bakar Vigas lebih kecil dari motor yang berbahan bakar

  15. Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kadar Nitric Oxide (NO Plasma pada Masyarakat di Kota Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ghozi Natul Isral

    2014-05-01

    Full Text Available AbstrakNitric oxide merupakan faktor relaksan yang disentesis oleh endotel pembuluh darah yang kadarnya dapat dipengaruhi oleh aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kadar NO plasma pada masyarakat di kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian dengan data sekunder dari penelitian Delmi Sulastri dkk dalam “Pengaruh Asupan Antioksidan terhadap ekspresi Gen eNOS3 pada penderita Hipertensi Etnik Minangkabau”. Subyek penelitian adalah semua responden penelitian Delmi Sulastri dkk dalam “Pengaruh Asupan Antioksidan terhadap ekspresi Gen eNOS3 pada Penderita Hipertensi Etnik Minangkabau” berjumlah 130 orang yang dinilai aktivitas fisiknya dengan menggunakan kuisioner Baecke dkk. dan dilakukan pemeriksaan kadar NO plasma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat aktivitas fisik ringan dan NO plasma rendah dengan dengan rerata 26,3±15,2 μmol/L. Dari analisis data didapatkan bahwa responden dengan aktivitas fisik ringan lebih banyak memiliki kadar NO plasma rendah (61,7% dibandingkan kadar NO plasma normal (38,3%. Dari analisis statistik uji Chi-Square didapatkan nilai p = 0,007 yang berarti terdapat hubungan bermakna antara aktivitas fisik dengan kadar NO plasma (p<0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar masyarakat di kota Padang memiliki tingkat aktivitas fisik ringan dan kadar NO plasma rendah. Dari uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara aktivitas fisik dengan kadar NO plasma pada masyarakat di kota Padang.Kata kunci: Aktivitas fisik, NOAbstractNitric oxide is relaxan factor that is synthesized by endothelial cell of blood vessel. From previous research showed that plasma NO level influenced by physical activity. The purpose of this study is to know correlation between physical activity with plasma NO level to Padang city people. The research is a research with secondary data by Delmi Sulastri et al., in

  16. Analisis Stabilitas Arah Mobil Toyota Agya G dengan Variasi Jumlah Penumpang, Kecepatan Belok, Sudut Belok dan Kemiringan Melintang Jalan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Faisal Rahman

    2017-03-01

    Full Text Available Mobil jenis Low Cost Green Car (LCGC semakin banyak digunakan masyarakat karena harganya yang murah dan ramah lingkungan. Meski termasuk kendaraan dengan biaya produksi yang rendah, adanya analisis perilaku arah kendaraan tetap diperlukan untuk menjamin kenyamaan dan keamanan pengemudi. Pada penelitian ini, analisa slip, skid dan guling dilakukan untuk mengetahui stabilitas kendaraan jenis LCGC, yaitu Toyota Agya. Pengaruh jumlah penumpang, kecepatan, sudut belok dan kemiringan melintang jalan terhadap slip, skid dan guling juga diperhitungkan. Sebagai komparatif studi, uji jalan dilakukan untuk mendapatkan koefisien understeer dan mengetahui kecepatan kendaraan dalam kondisi skid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mobil Toyota Agya mengalami kondisi stabilitas paling baik ketika dinaiki oleh 2 orang penumpang dengan sudut kemiringan melintang jalan 5.7°. Sedangkan kecepatan maksimum kendaraan tidak terguling terjadi pada kecepatan 94,987 km/jam untuk sudut belok 5° dan pada kecepatan 46,585 km/jam sudut belok 25°.

  17. PENELITIAN SIFAT FISIS DAN MEKANIS BAJA KARBON RENDAH AKIBAT PENGARUH PROSES PENGARBONAN DARI ARANG KAYU JATI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masyrukan Masyrukan

    2017-01-01

    Full Text Available Pada penelitian ini, proses pengarbonan (carburising yang dilakukan adalah dengan menambahkan kandungan unsur karbon (C ke dalam permukaan baja. Sumber karbon diperoleh dari arang kayu jati yang telah ditumbuk halus. Temperatur yang digunakan selama proses pengarbonan adalah 900°C, dengan variasi waktu penahanannya 2 jam,  4 jam, dan 6 jam. Setelah itu didinginkan dengan air (quench. Pembuatan benda uji dilakukan untuk mendapatkan sampel dan supaya memudahkan dalam pelaksanaan penelitian.  Pengujian yang dilakukan adalah pengujian struktur mikro, pengujian kekerasan dan pengujian impact.Pengujian kekerasan yang telah dilakukan terhadap material pengarbonan menghasilkan distribusi kekerasan dari permukaan menuju inti, untuk masing-masing waktu penahanan yang berbeda. Untuk waktu penahanan 2 jam mulai HVN 257,5 Kg/mm²  sampai 205,3 Kg/mm² menuju inti ; 4 jam mulai HVN 273,1 Kg/mm² sampai 204,4 Kg/mm² menuju inti ; 6 jam mulai HVN 274,6 Kg/mm²  sampai 204,4 Kg/mm² menuju inti.Hasil pengamatan foto struktur mikro melalui microscope olympus photomicrographic system dihasilkan foto struktur mikro untuk raw material dan carburising sama terdapat ferit dan perlit,  untuk yang dikarburising struktur mikronya,  yaitu ferit  dan perlit.  Semakin lama proses karburising,  semakin banyak pula kandungan perlitnya yang mengakibatkan semakin tingginya tingkat kekerasan. Hasil pengujian impak menunjukkan rata-rata harga impak untuk spesimen raw material = 0,350 J/mm2, waktu penahanan 2 jam = 1,013 J/mm2 , spesimen waktu penahanan 4 jam = 0,600 J/mm2, spesimen waktu penahanan 6 jam = 1,590 J/mm2.

  18. Analisa Performa Kolektor Surya Pelat Datar Bersirip dengan Aliran di Atas Pelat Penyerap

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gst.Ketut Sukadana

    2012-11-01

    pelat bersirip ke atas memiliki nilai lebih besar dibandingkan dengan energi bergunapada kolektor pelat datar tanpa sirip dan untuk laju aliran massa 0,018 kg/s memiliki energi berguna paling besar, sedangkanenergi berguna paling rendah diperoleh pada laju aliran massa 0,012 kg/s.

  19. Studi Numerik Karakterisasi Aliran 3 Dimensi Multifase (Gas-Solid Pada Gravity Settling Chamber Dengan Variasi Kecepatan Inlet Dan Diameter Partikel Pada Aliran Dilute Phase

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Mochammad Isa’i

    2013-09-01

    Full Text Available Kegiatan  pemilahan pada aktivitas produksi merupakan salah satu kegiatan yang banyak dilakukan pada dunia industri. Penggunaan gravity settling chamber merupakan teknologi pemilahan partikel yang paling sedehana dan murah. Maka dalam perancangan suatu gravity settling chamber perlu diketahui parameter yang mempengaruhi kinerja dari alat tersebut. Analisa karakteristik aliran pada gravity settling chamber dilakukan dengan metode simulasi numerik menggunakan persamaan Eularian-Lagrangian. Sebuah aliran multifase udara  dan partikel abu terbang batu bara (fly ashberdiameter 100 μm mengalir melalui sebuah  gravity settling chamber dengan variasi diameter hidrolis saluran inlet sebesar 1/3 1/5 dan 1/7  kali dari diameter hidrolis  ruang pengendap dengan laju kapasitas aliran yang sama . Selain divariasikan kecepatan inlet aliran, juga dilakukan variasi distribusi diameter dengan ukuran partikel kurang dari 50 μm, ukuran 50 -100 μm dan ukuran 100-200 μm.  Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah semakin kecil ukuran diameter partikel maka akan efisiensi partikel yang ditangkap oleh gravity settling chamber semakin rendah. Ukuran partikel tidak berpengaruh terhadap posisi jatuh dari partikel tersebut. Semakin besar kecepatan inlet tidak memiliki hubungan dengan efisiensi penangkapan partikel. Pressure drop yang terjadi akan semakin besar sebanding dengan rasio perbandingan diameter hidrolis inlet dan ruang pengendapan, serta jumlah dan posisi secondary flow berperan signifikan pada efisiensi penangkapan partikel.

  20. Analisis Statistika dengan SPSS

    OpenAIRE

    Mustari, Kahar

    2012-01-01

    Buku ini membahas tentang berbagai model analisis statistika yang dapat digunakan dalam berbagai bidang penelitian. Pembahasan buku ini dilengkapi pula dengan penerapan analisis statistika yang menggunakan program SPSS versi 20 sehingga memudahkan pembaca untuk menerapkannya. Oleh karena itu, buku ini penting dibaca oleh mahasiswa atau peneliti yang melakukan pengolahan data penelitian.

  1. Kekerasan mikro resin komposit packable dan bulkfill dengan kedalaman kavitas berbeda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diatri Nari Ratih

    2017-12-01

    mm, sehingga mudah diaplikasikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kekerasan mikro restorasi resin komposit packable dan bulkfill dengan kedalaman kavitas 2 mm dan 4 mm. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 32 cetakan Teflon (diameter 5 mm, dan dikelompokkan secara random menjadi 4 kelompok yang masing-masing terdiri dari 8 sampel. Kelompok 1A, cetakan diaplikasikan resin komposit packable dengan kedalaman kavitas 2 mm. Kelompok 1B, diaplikasikan komposit bulkfill dengan kedalam 2 mm. Kelompok 2A, diaplikasikan komposit packable dengan kedalaman 4 mm. Kelompok 2B, diaplikasikan komposit bulkfill dengan kedalaman 4 mm. Setiap sampel direndam dalam saliva buatan dengan pH 6,8 dan disimpan dalam inkubator dengan suhu 37 °C selama 24 jam. Setiap sampel diuji kekerasannya menggunakan Vickers indenter microhardness tester. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA dua jalur, dilanjutkan uji Tukey’s. Hasil penelitian menunjukkan resin komposit bulkfill dengan kedalaman kavitas 2 mm memiliki rerata kekerasan mikro tertinggi (31,09 ± 2,02 VHN, diikuti oleh resin komposit packable dengan kedalaman 2 mm (17,52 ± 1,25 VHN, bulkfill dengan kedalaman 4 mm (11,97 ± 1,23 VHN dan packable dengan kedalaman 4 mm (3,18 ± 0,85 VHN. Analisis ANOVA dua jalur menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara jenis resin komposit dan antara kedalaman kavitas (p < 0,05, serta terdapat interaksi antara jenis resin komposit dan kedalaman kavitas (p < 0,05. Kesimpulannya, kekerasan mikro resin komposit packable lebih rendah dibandingkan bulkfill baik pada kedalaman kavitas 2 dan 4 mm.

  2. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASCARIASIS PADA MURID SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atikah Mardhika Ihsan

    2015-09-01

    Full Text Available AbstrakKejadian Ascariasis masih tinggi di Kota Padang, terutama pada anak usia sekolah dasar. Banyak faktor yang mempengaruhi tingginya kejadian Ascariasis ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Ascariasis pada murid Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode cross sectional study yang dilakukan pada 122 murid SDN 25 dan 28 Purus, Kota Padang pada bulan Desember 2013. Faktor-faktor yang diteliti antara lain higienitas perorangan, tingkat pengetahuan ibu, sanitasi lingkungan, tempat tinggal, dan tingkat penghasilan orang tua. Hubungan antar variabel dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa murid yang positif Ascariasis sebesar 34,4%. Kejadian Ascariasis ditemukan pada murid yang higienitas perorangan kurang baik sebesar 52%, tingkat pengetahuan ibu yang rendah sebesar 34,9%, sanitasi lingkungan yang kurang baik sebesar 29,3%, dan tingkat penghasilan orang tua yang rendah sebesar 37%. Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara higienitas perorangan (p=0.06, pengetahuan ibu (p=1, sanitasi lingkungan (p=0,35, dan tingkat penghasilan orang tua (p=0,59 dengan kejadian Ascariasis. Kesimpulan: Kejadian Ascariasis pada pada murid SDN 25 dan 28 Purus, Kota Padang tahun 2013 tidak berkaitan dengan higienitas perorangan, pengetahuan ibu, sanitasi lingkungan, dan tingkat penghasilan orang tua.AbstractThe prevalence of Ascariasis is still high in Padang, especially at primary school age children. There are many factors contribute to the high incidence of this Ascariasis. The purpose of this study was to know the factors that associated with the incidence of Ascariasis in primary school. This study uses an analytical design method of cross -sectional study on 122 students in 25 and 28 primary school Purus, Padang in December 2013. The factors studied include personal hygiene, level of maternal knowledge, sanitary

  3. ANALISA KERUSAKAN PADA FORKLIFT ELEKTRIK NICHIYU FB20-75C DENGAN METODE FMEA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Suwandono

    2016-02-01

    Full Text Available Forklift merupakan jenis kendaraan khusus yang digunakan untuk memindahkan dan menyusun barang dalam suatu susunan tertentu. Forklift elektrik Nichiyu tipe FB20-75C merupakan forklift elektrik yang menggunakan tenaga listrik sebagai tenaga penggerak, sehingga emisi gas buang yang dihasilkan forklift elektrik lebih bagus dibandingkan dengan forklift bertenaga diesel. Untuk menjaga performa dari forklift elektrik tersebut dibutuhkan perawatan yang berkala. Untuk itu penulis menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA dalam menganalisa penyebab kegagalan yang sering terjadi serta efek yang ditimbulkan oleh kegagalan tersebut serta menentukan langkah-langkah untuk mencegah tingkat kerusakan atau kemungkinan rusak dimulai dengan prioritas tinggi sampai prioritas rendah sehingga mengurangi kerugian-kerugian dan bahaya yang terjadi. Dari 17 kegagalan yang ditemukan maka dapat dianalisa nilai severity, occurance, detection dan Rpn dari setiap potensi kerusakan tersebut. Dari hasil analisa tersebut didapat bahwa kerusakan MPU, charger dan bearing sensor memiliki nilai Rpn tertinggi yaitu 80, sehingga menjadi prioritas dalam tindakan perbaikan dengan cara melakukan aksi terhadap mode kegagalan tersebut berdasarkan kontrol detection sehingga dapat mengurangi kerugian dan bahaya yang akan terjadi.

  4. PENYIMPANAN INFORMASI DENGAN RDF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atmoko Nugroho

    2013-01-01

    Full Text Available Basis data merupakan hal penting dalam suatu sistem. Tanpa keberadaannya suatu sistem tidak akan mempunyai tempat penyimpanan informasi. SQL adalah salah satu contoh basis data yang banyak digunakan. Meskipun saat ini sudah mulai bergeser ke arah bentuk XML. Penggalian informasi adalah sangat penting. Yang dapat mempunyai informasi yang beragam. Tapi dalam beberapa basis data, informasi yang beragam tidak selalu dapat disajikan. Dalam web, khususnya semantic web, konsep XML lebih banyak digunakan. Semantic web menyajikan konsep dari web untuk masa depan, dimana informasi dapat diperoleh satu dengan lainnya, digunakan dan ditambahkan menggunakan URI. Hal ini merupakan konsep dasar dari RDF, berdasarkan suatu tempat referensi dalam dunia internet. RDQL adalah suatu query dalam RDF, yang konsepnya sama dengan basis data lainnya.

  5. Bleaching Dengan Teknologi Laser

    OpenAIRE

    Eliwaty

    2008-01-01

    Penulisan tentang bleaching dengan laser dimaksudkan untuk menambah wawasan serta pengetahuan dari pembaca di bidang kedokteran gigi. Macam-macam laser yang dipergunakan dalam bleaching yaitu argon, CO2 serta dioda laser. Contoh merek produk laser yaitu Blulaze, Dentcure untuk argonlaser, Novapulse untuk C02 serta Opus 5 untuk dioda laser. Laser bleaching hasilnya dapat dicapai dalam satu kunjungan saja, cepat, efisien namun biayanya relatif mahal, dapat menimbulkan burn, sensitivitas se...

  6. Deteksi Pengimbasan Ketahanan Pisang terhadap Penyakit Layu Fusarium dengan Asam Fusarat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christanti Sumardiyono

    2015-07-01

    tilosis yaitu pertumbuhan sel dalam jaringan xilem. Pengimbasan ketahanan diharapkan dapat menjadi salah satu cara pengendalian penyakit layu fusarium. Penelitian sebelumnya menunjukkan penambahan asam fusarat dalam kultur jaringan dapat mengimbas ketahanan bibit pisang terhadap penyakit layu fusarium. Asam salisilat adalah salah satu signal ketahanan yang akan meningkat kandungannya bila terjadi peningkatan ketahanan akibat pengimbasan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi hasil pengimbasan ketahanan pisang dengan asam fusarat dalam kultur jaringan. Tanaman telah ditanam di lapangan yang terinfeksi berat oleh Foc. Intensitas penyakit di lapang diamati dengan menghitung persentase daun menguning dan atau layu. Intensitas kerusakan akar diamati dengan pembuatan irisan tipis dan pengamatan tilosis dengan cara skoring. Analisis asam salisilat dalam akar dilakukan dengan metode analisis senyawa fenol menggunakan HPLC. Hasil penelitian tanaman dari bibit yang diimbas dengan 1,165 ppm asam fusarat dalam kultur jaringan menunjukkan peningkatan ketahanan di lapang. Intensitas tilosis lebih rendah pada tanaman yang diimbas ketahanannya dibandingkan yang tidak diimbas. Asam salisilat dalam tanaman yang diimbas ketahannnya denga asam fusarat 9,32 ppm terdeteksi pada konsentrasi yang sangat rendah yaitu 2 ppb, dengan ketahanan moderat. Pada tanaman hasil pengimbasan yang menunjukkan kriteria tahan asam salisilat tidak terdeteksi, namun terdeteksi tiga puncak senyawa fenol yang belum teridentifikasi. Intensitas tilosis pada tanaman yang diimbas ketahanannya tidak menunjukkan penurunan dibandingkan dengan tanaman yang tidak diperlakukan. Penelitian ini perlu dilanjutkan dengan sampel yang lebih banyak. Identifikasi jenis senyawa fenol perlu dilakukan dalam penelitian lanjutan.

  7. DAMPAK PEMBERIAN TABLET ZAT BESI (Fe PADA IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN BAYI DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (Analisis Lanjut SDKI 1994

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Magdarina Destri Agtini

    2012-09-01

    Full Text Available The prevalence of low birth weight (LBW in Indonesia varied between 2.1 - 17.2%. At the end of Five years Development Plan V (Repelita V it was 15.0%, and is expected to decrease to 10.0% by the end of Repelita VI. Low Birth Weight infant (less than 2500 grm is an important issue, because of its relationship with the survival and health status of the infant in the future. The prevalence of anemia in pregnant women is 63.5%. The cause of anemia is mostly iron deficiency. The need of iron in pregnant women is quite high which is an average of 800 mg during pregnancy. Daily food contains 10 - 20 mg iron but the human body can absorb only less than 10.0%. To overcome the problem, iron pills distribution program is implemented. The iron pills contain 200 mg ferro sulfate and 0.25 mg folic acid, and are given to all pregnant women who visit Community Health Centres (Puskesmas and Integrated Health Service Posts (Posyandu. Each pregnant women is expected to have at least 90 iron pills during the pregnancy. The objective of further analysis of the Demographic and Health Survey 1994 is to obtain information on the impact of iron pills on low birth weight. Among the 1689 weighted children born in 1994, there were 6.7% (112 children with low birth weight. The percentage of low birth weight (10.6% in the mothers who did not take the iron pills is the highest, followed by mothers who took less than 90 pills (6.0% and the lowest percentage of low birth weight is found among mothers who took the least iron pills (5.9%, and statistically the difference is significant at p=0.0271. Among mothers who weighted their new born children, 14.6% did not take iron pills during pregnancy, only 26.1% mothers who took at least 90 iron pills during pregnancy. There is variation among the number of iron pills taken. Iron pill is useful for pregnant women. Based on the pills consumed by the pregnant women, the risk for having low birth weight infant for mother who did not take pills compared with those who take at least 90 pills is 3.5 times (95% CI: 1.41 - 9.09 in Java Bali, 10.3 times (95% CI: 1.11-14.29 for mothers with education Junior High School and 2.7 times (95% CI: 1.11 - 6.66 for mothers who give birth for the first child.Based on the number of pills taken by pregnant women, risk for Low Birth Weight in urban and rural area is not different, in Java Bali and as outer Java Bali. To reduce the Low Birth Weght, it is important to intensify monitoring, educating, informating on the importance of iron pills with balanced nutrition through health attendant and community key person and involvement of private company through mass media. It is important to have examination of women before she get pregnant and give proper treatment to the diseases which can worsen the anemia during pregnancy. It is also important to do special research on the high risk of anemia by considerating factors which determine low birth weight in the effort of promoting the health of pregnant women and the infants, so that specific and or appropriate methods of intervention can be developed and applied. 

  8. FERMENTASI SUFU RENDAH GARAM DENGAN MENGGUNAKAN BEBERAPA KAPANG INDIGENUS DAN LACTOBACILLUS PLANTARUM KIK [Fermentation of Low Salt Sufu using Indigenous Moulds and Lactobacillus plantarum kik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhayati1*

    2010-06-01

    Full Text Available Sufu is a traditional Chinese fermented soybean curd (tofu resembling a soft creamy cheese-type product. It is made by fungal solid-state fermentation of tofu (called pizi followed by aging in saturated brine solution. The aims of this study were to obtain the best indigenous mold strain for sufu fermentation and produce a low salt sufu by applying Lactobacillus plantarum kik. Four indigenous mold strains were used i.e Rhizopus oligosporus, R. oryzae, Mucor hiemalis and Actinomucor elegans during pizi fermentation. The salt concentrations used in brine fermentation varied in the range of 6% - 12%. The results showed that the fermentation time of pizi depended on the mold species. Based on the density of the mycelium and the spores colour, pizi fermented by R. oligosporus and R. oryzae were produced after 24 hours of fermentation, while those with M. hiemalis and A. elegans were formed after 36 hours at room temperature and 55-68% relative humidity (RH. Sensory evaluation of the pizi flavor indicated that the pizi fermented by A. elegans and R. oligosporus were ranked as first and second, respectively. Sensory evaluation (Balance Incomplete Block Rating Design on the hedonic rating of sufu revealed that fermentation in 9% brine by Lactobacillus plantarum kik produced the most preferred sufu according to the panelists. Combination of L. plantarum kik and pasteurization of sufu could maintain the quality for three weeks.

  9. GANGGUAN PANIK DENGAN AGORAFOBIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yaslinda Yaunin

    2012-09-01

    Full Text Available AbstrakSerangan Panik ditandai dengan gejala anxietas yang berat seperti: berdebar-debar, nyeri dada, sesak nafas, tremor, pusing, merasa dingin atau panas, ada depersonalisasi atau derealisasi, gejala mencapai puncaknya dalam 10 menit. Gangguan Panik merupakan serangan panik yang berulang-ulang dengan onset cepat dan durasi sangat singkat. Karena adanya keluhan fisik berat pada waktu serangan, pasien menjadi ketakutan mereka akan mendapat serangan jantung, stroke dan lain-lain. Kadang pasien berfikir mereka akan kehilangan kontrol atau menjadi gila. Lama-lama pasien akan menghindari tempat-tempat atau situasi serangan paniknya pernah terjadi terutama tempat kegiatan sosial atau tempat yang susah untuk menyelamatkan diri, hal ini dianggap sebagai penyebab terjadinya Agorafobia. Gangguan Panik bisa disebabkan faktor biologik,genetik atau psikososial. Penatalaksanaan sebaiknya kombinasi Psikofarmaka dan Psikoterapi. Pada kasus ini seorang wanita 26 tahun datang dengan keluhan seperti serangan panik berulang sejak 6 bulan sebelumnya, yang tidak mendapat pengobatan adekuat sehingga jatuh menjadi Gangguan Panik dengan Agorafobia. Kalau dilihat etilogi sesuai teori psikososial: pasien ini mengalami cukup banyak trauma pada masa anak yaitu dengan perceraian orangtua, hidup penuh stresor bersama tante serta ibu tiri pada masa-masa sekolah. Ketika tinggal bersama ibu kandung pasien sering menyaksikan pertengkaran ibu dan bapak tirinya. Dengan pemberian Psikofarmaka yang dikombinasi dengan Psikoterapi memberi hasil yang cukup baik.Kata kunci: Serangan Panik,Gangguan Panik, AgorafobiaAbstractPanic Attack is characterized by severe anxiety symptoms: palpitation, chest pain, dyspnoe, tremor, dizziness, chills or hot, depersonalization or derealization, the symptoms reached a peak within 10 minutes. Panic Disorder is several time got Panic Att.ack with rapid onset and short very duration. Because of the physical symptoms during the attack, patient become

  10. Perancangan Kendali Pid Dengan Matlab

    OpenAIRE

    Sukamta, Sri

    2010-01-01

    Perancangan PID Controller selama ini menggunakan metoda trial and error dengan perhitungan yangmemakan waktu lama. MatLab yang dilengkapi Control Toolbox, membantu perancang untuk melihatrespon berbagai kombinasi konstanta dengan variasi input yang berbeda. Penggunaan MatLab ini sangatmembantu perancang dalam menentukan kombinasi di antara P, I, dan D Controller untuk menghasilkansistem pengaturan yang baik dan sederhana.

  11. ASUPAN SENG YANG RENDAH SEBAGAI FAKTOR RISIKO KEPARAHAN PNEUMONIA PADA ANAK USIA 12-59 BULAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meiry Nasution

    2017-06-01

    . Desain penelitian case control pada 136 anak usia 12-59 bulan yang diperoleh dari 2 RS dan 6 puskesmas di Kotamadya Yogyakarta. Sampel terdiri dari 34 anak menderita pneumoni berat (kasus dan 102 anak menderita pneumonia sebagai kontrol. Ibu sampel melengkapi data asupan seng melalui frekuensi makan semi-kuantitatif pada bulan Maret-April 2014. Sejumlah 45 makanan dicantumkan pada kuesioner frekuensi makan. Analisis data dilakukan dengan uji Mantel-Haenszel dan regresi logistik bersyarat dengan α =0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejumlah 41,2 persen kelompok kasus dan 56,9 persen kontrol mendapat air susu ibu (ASI eksklusif. Proporsi kasus yang asupan sengnya kurang ternyata lebih tinggi dari kelompok kontrol. Tidak ada perbedaan antara asupan seng dan keparahan pneumonia (OR 1,08 dan 95% CI 0,5-2,3. Ada korelasi yang signifikan  antara asupan seng yang kurang dan keparahan pneumonia jika disertai penyakit penyerta (OR 3,8 dan 95% CI 1,4 -10,8. Kurangnya asupan seng berpengaruh terhadap terjadinya keparahan pneumonia jika disertai adanya penyakit penyerta pada anak-anak penderita  pneumonia usia 12-59 bulan.   Kata kunci: asupan seng, pneumonia, faktor risiko, anak usia 12-59 bulan

  12. KUALITAS DIET DAN HUBUNGANNYA DENGAN PENGETAHUAN GIZI, STATUS SOSIAL EKONOMI, DAN STATUS GIZI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Muslihah

    2013-11-01

    menengah dan IMT normal dan overweight. Rata-rata skor kualitas diet adalah 7.14±1.96 dengan skor dietary diversity 1.93±0.43; skor kecukupan zat gizi mikro 2.3±1.4; skor pencegahan penyakit tidak menular (PTM 2.87±0.92. Skor pengetahuan gizi 43.3±24.6 meliputi rekomendasi makanan 9.3±3.6; sumber zat gizi 14±11.47; pemilihan makanan 6.3±4.96; hubungan diet-penyakit 13.7±8.6. Skor pengetahuan gizi tidak berhubungan dengan IMT, skor dietary diversity dan skor PTM, namun berhubungan posistif dengan SSE, total skor kualitas diet dan skor kecukupan zat gizi mikro. SSE tidak berhubungan dengan IMT dan semua aspek indek kualitas diet. IMT hanya berhubungan dengan skor dietary diversity. Sementara skor kualitas diet berhubungan dengan pengetahuan gizi namun tidak dengan IMT dan SSE. Kesimpulan adalah skor kualitas diet dan pengetahuan gizi masih rendah. Kualitas diet hanya berhubungan dengan pengetahuan gizi namun tidak dengan IMT dan SSE.Kata kunci: kualitas diet, pengetahuan gizi, status sosial ekonomi

  13. Studi Awal Desain LNG (Liquefied Natural Gas Plant Dari Coal Bed Methane (CBM Dengan Kapasitas Feed 40 MMSCFD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Fahmi

    2013-09-01

    Full Text Available Dalam penelitian ini telah dilakukan perancangan Liquefied Natural Gas (LNG Plant dari CBM degan kapasitas feed 40 MMSCFD dan waktu operasi 24 jam/hari dan 330 hari/tahun. Perancangan LNG plant dari CBM ini bertujuan untuk membantu usaha Negara dalam melakukan diversifikasi energi untuk mengatasi krisis energi. Salah satu contoh diversifikasi energi adalah mengganti bahan bakar pembangkit listrik High Speed Diesel (HSD menjadi LNG yang harganya relative lebih murah. Penelitian ini didasarkan pada simulasi dengan Aspen HYSYS, dimana terdapat batasan penelitian yakni gas alam yang dicairkan dengan cara didinginkan pada temperatur sekitar -161.3oC dan pada tekanan 1.06 bar. Tujuan pabrik LNG ini adalah Provinsi Bali hal ini dikarenakan elektrifikasi daerah tersebut cukup rendah. Dengan konsumsi minyak HSD yang tinggi tetapi elektrifikasi yang rendah maka diperlukan sumber energi alternatif untuk meningkatkan daya yang dihasilkan dan area distribusi sehingga tingkat elektrifikasi akan menjadi lebih tinggi. Pabrik LNG ini didirikan di Muara Enim, Sumatera Selatan pada tahun 2016. Penentuan lokasi pabrik berorientasi pada ketersediaan sumber bahan baku CBM. Menurut data DITJEN MIGAS Muara enim memiliki potensi CBM sebesar 0.5 TCF. Potensi sebesar ini dapat digunakan selama 60 tahun dengan kapasitas feed LNG plant sebesar 40 MMSCFD Proses pembuatan LNG dari gas alam ini menggunakan Proses On-Shore LNG menggunakan beberapa rangkaian proses yaitu : Unit Penghilang CO2 dan H2S : menggunakan Amine Cycle, Unit Dehidrasi : menggunakan molecular sieve, Unit Refrigeran dan Pencairan : menggunakan MCR Coldbox Sumber dana investasi berasal dari modal sendiri sebesar 20 % biaya investasi dan pinjaman jangka pendek sebesar 80 % biaya investasi dengan bunga sebesar 12 % per tahun. Dari analisa perhitungan ekonomi didapat hasil-hasil sebagai berikut : Investasi : 163,557 MUSD, Internal Rate of Return : 25.66 %, POT : 3.26 tahun, BEP : 58.86 %, NPV 10 year   :120

  14. KARAKTERISTIK GENETIK Kappaphycus alvarezii SEHAT DAN TERINFEKSI PENYAKIT ICE-ICE DENGAN METODE Amplified Fragment Length Polymorphism (AFLP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emma Suryati

    2013-03-01

    Full Text Available Infeksi penyakit ice-ice pada Kappaphycus alvarezii seringkali menyebabkan penurunan produksi yang sangat signifikan. K. alvarezii merupakan alga merah penghasil karaginan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dimanfaatkan dalam berbagai industri, seperti farmasi, makanan, stabilizer, dan kosmetik. Perbaikan genetik sangat diperlukan untuk meningkatkan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kemiripan genetik K. alvarezii sehat dan terinfeksi penyakit dari Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Payau (BPPBAP, Maros dengan metode Amplified Fragment Length Polymorphism (AFLP. Pada penelitian ini juga dianalisis K. alvarezii asal Bone (BNE, Gorontalo (GRL, Tambalang (TMB, dan Kendari (KND sebagai kontrol rumput laut sehat. Metode AFLP menggunakan enzim restriksi Psti dan Mset, preamplifikasi dan amplifikasi selektif diawali dengan isolsi DNA, uji genimoc DNA, restriksi dan ligasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan penggunaan marker AFLP dengan primer forward P11 dan primer reverse M48, M49 dan M50 terhadap K. alvarezii yang berasal dari Takalar (TKL, dan Mataram (MTR, tanpa infeksi (sehat dan terinfeksi penyakit Takalar ice (TKL+, Mataram ice (MTR+, serta K. alvarezii kontrol (BNE, (GRL, (TMB, dan (KND menghasilkan 519 fragmen dalam 122 lokus dengan ukuran 50 - ~370 pb. Kemiripan genetik K. alvarezii yang terinfeksi penyakit ice-ice lebih rendah jika dibandingkan dengan yang sehat. Kemiripan genetik K. alvarezii dari Takalar sehat (TKL dan terinfeksi ice-ice (TKL+ adalah 0,8176 dan MTR-MTR+ adalah 0,8033.

  15. Optimalisasi Network Gain Jaringan Digital Melalui Pemanfaatan Kombinasi SFN Dan MFN Di Pulau Jawa Dengan Metode Monte Carlo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novita Purwaningsih

    2015-03-01

    Full Text Available Abstrak - Teknologi penyiaran analog saat ini mulai ditinggalkan. Indonesia saat ini sedang melakukan proses transisi untuk berpindah ke tv digital dengan standart DVB-T2 dan merencanakan analog switch off pada tahun 2018. Banyaknya jumlah pemancar, coverage kurang besar, dan persen coverage yang rendah merupakan indikator dari network gain yang kurang optimal. Pada tugas akhir ini dilakukan optimalisasi network gain tujuannya adalah agar coverage pemancar lebih optimal, persen coverage meningkat, dan bisa mengurangi jumlah pemancar sehingga menghemat biaya implementasi. Untuk optimalisasi network gain digunakan metode monte carlo dengan cara melakukan proses selection atau combine pada daerah yang menerima sinyal lebih dari satu. Dari simulasi yang telah dilakukan, optimasi dengan metode monte carlo menunjukkan hasil persentase coverage yang paling bagus yaitu 71.96% dan yang paling buruk zona 7 yaitu 58,81% untuk skala nasional zona 4. Jumlah pemancar dapat dikurangi sebanyak 3 pemancar dari total 33 pemancar yang ada, pemancar yang dapat dihilangkan adalah pemancar di kota Magelang di zona 6 dan Sumedang dan Majalengka di zona 5. Nilai rata-rata persen coverage di seluruh zona adalah 52.7% dan hasil optimalisasi telah melampaui nilai rata-rata yaitu 64.35%.

  16. Studi Eksperimental Vertical Axis Wind Turbine Tipe Savonius dengan Variasi Jumlah Fin pada Sudu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ola Dwi Sandra Hasan

    2013-09-01

    Full Text Available Salah satu  teknologi sistem konversi energi angin  yang ada adalah turbin Savonius yang merupakan salah satu jenis Vertical Axis Wind Turbine ( VAWT . Turbin Savonius  memiliki  karakteristik strating torsi yang baik, mudah dalam pembutannya dan dapat menerima angin dari segala arah namun kekurangan yang dimiliki adalah coefficient of power (Cp turbin yang rendah. Untuk itu banyak dilakukan penelitian untuk meningkatkan efisiensi dari turbin Savonius. Salah satunya adalah penambahan end plate yang mampu meningkatkan perbedaan tekanan dari kedua sisi sudu sehingga memperbesar drag positif turbin. Untuk itu pada penelitian ini dilakukan variasi jumlah penambahan fin pada sudu. Variasi jumlah fin yang dilakukan adalah 1,2,4 dan 7 fin serta pengujian dengan menggunakan generator dan tanpa generator. Dari hasil pengujian, variasi fin yang dapat meningkatkan Cp turbin Savonius adalah variasi 1 fin jika dibandingkan  turbin standarnya dengan nilai Cp sebesar 0,11.  SKEA turbin Savonius menggunakan generator 12 V;400W dapat  menghasilkan daya maksimal 5,71 Watt pada putaran 134 rpm

  17. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Petani Jagung di Lahan Gambut

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Malta Malta

    2011-06-01

    Full Text Available Agricultural development is consisted of efforts to increase farmer’s income, which in turn, will encourage regional economic development. In West Kalimantan, peatland was chosen as an alternative to achieve that goals. This study was aimed to evaluate corn farmers’ performance in peatlands, and to identify factors related to farmer’s performance. Located at Limbung Village, Pontianak district, this research based on quantitative survey, employing correlational statistical procedure. The research resulted in several conclusions: (1 farmer’s performance is still relatively low; and (2 factors related to performance are level of competence, production support, and farmer’s interaction with facilitators team. Pembangunan pertanian terdiri dari serangkaian upaya untuk meningkatkan pendapatan petani, yang pada gilirannya, akan mendorong pertumbuhan ekonomi regional. Di Kalimantan Barat, lahan gambut dipilih sebagai alternatif untuk mencapai tujuan tersebut. Kajian ini berupaya mengevaluasi kinerja petani jagung di lahan gambut. Berlokasi di Kampung Limbung, Pontianak, riset ini didasarkan pada survei kuantitatif menggunakan prosedur statistik korelasional. Penelitian ini menghasilkan sejumlah kesimpulan, yaitu: (1 kinerja petani masih tergolong rendah, (2 faktor-faktor yang berkaitan dengan kinerja adalah level kompetensi, dukungan produksi, dan intensitas interaksi petani dengan tim fasilitator.

  18. Perancangan Low Noise Amplifier dengan Teknik Non Simultaneous Conjugate Match untuk Aplikasi Radar S-Band

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yana Taryana

    2016-06-01

    Full Text Available Radar merupakan sistem pemancar dan penerima gelombang elektromagnetik untuk mendeteksi, mengukur jarak dan membuat peta benda benda seperti pesawat terbang, kapal laut, kendaran bermotor dan informasi cuaca. Salah satu kendala yang dihadapi pada sistem radar adalah sinyal pantulan yang memiliki daya yang rendah sehingga kualitas penerimaan menjadi kurang baik. Untuk mengatasi kendala tersebut dibutuhkan penguat daya pada sistem penerima yaitu Low Noise Amplifier (LNA. Oleh karena itu, tulisan ini memaparkan perancangan LNA dengan menggunakan teknik Non Simultaneous Conjugate Match (NSCM untuk aplikasi radar S-Band. Teknik ini memberikan kemudahan dalam menentukan nilai trade off (TO untuk nilai gain, noise figure (NF dan Voltage Standing Wave Ratio (VSWR yang diinginkan. Dalam proses perancangannya, perangkat lunak Agilent Design System (ADS 2011 digunakan untuk mendapatkan hubungan antara lingkaran gain, lingkaran NF, lingkaran VSWR, dan lingkaran mismatch factor (M. Dari hubungan tersebut diperoleh nilai impedansi masukan dan keluaran dari komponen aktif. Dalam tulisan ini, LNA dirancang dua tingkat untuk mendapatkan penguatan yang tinggi. Masing-masing tingkat menggunakan komponen aktif BJT BFP420 dengan penguatan dirancang sebesar 13,50 dB untuk tingkat pertama dan kedua, dan M sebesar 0,98. Sedangkan untuk saluran penyesuai impedansinya menggunakan substrat teflon fiberglass DiClad527. Hasil simulasi menunjukkan karakteristik LNA pada frekuensi 3 GHz yaitu gain sebesar 28,80 dB, NF sebesar 2,80 dB, VSWRin sebesar 1,05 dan VSWRout sebesar 1,1.

  19. HUBUNGAN KECUKUPAN ASAM EIKOSAPENTANOAT (EPA, ASAM DOKOSAHEKSANOAT (DHA IKAN DAN STATUS GIZI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Zulaihah

    2012-04-01

    .   Keywords: Omega 3, EPA. DHA, nutritional status, study archivement, student   ABSTRAK   Latar  Belakang: Ikan mengandung protein, EPA, DHA tinggi, diperlukan untuk pembentukan sel otak dalam meningkatkan intelegensia. Mengkonsumsi ikan dan makanan laut lainnya selain menyehatkan juga meningkatkan kemampuan otak untuk mencapai prestasi belajar optimal. Tahun 2003 konsumsi ikan di Indonesia masih rendah yaitu 24,67 kg/kapita/tahun. Menurut BPS 2002 konsumsi ikan di Semarang 5,38%. Konsumsi ikan tersebut berpengaruh besar terhadap kecukupan zat gizi terutama EPA dan DHA, status gizi dan pencapaian sumberdaya manusia Indonesia yang sehat dan cerdas. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan frekuensi makan ikan, kecukupan EPA, DHA ikan dan status gizi dengan prestasi belajar siswa. Metode : Penelitian ini menggunakan metode survei, jenis penelitian analitik, pendekatan waktu cross sectional. Penelitian dilaksanakan bulan September-Oktober 2004, termasuk disiplin Ilmu Gizi Masyarakat. Sampel penelitian 100 siswa SD Taqwiyatul Wathon (kelas IV 54 siswa dan kelas V 46 siswa. Pengambilan sampel menggunakan metode Stratified random sampling. Pengolahan data dengan NUTRISOFT dan software pengolah data. Hasil: Ikan yang banyak dikonsumsi responden yaitu bandeng dengan kategori baik 5%, tongkol 4%, kembung 1% dan mujair 1%. Kecukupan EPA, DHA termasuk defisit 62%, status gizi normal 93% dan prestasi belajar kategori sedang 55%. Berdasar uji Spearman ada hubungan frekuensi makan dengan kecukupan EPA, DHA ikan (ρ=0,000, tidak ada hubungan frekuensi makan ikan dengan status gizi (ρ=0,213, ada hubungan frekuensi makan ikan dengan prestasi belajar (ρ=0,000, ada hubungan kecukupan EPA, DHA dengan prestasi belajar (ρ=0,000 dan tidak ada hubungan status gizi dengan prestasi belajar (ρ=0,378. Berdasar uji Pearson tidak ada hubungan kecukupan EPA, DHA ikan dengan status gizi (ρ=0,408. Simpulan: Siswa yang mengkonsumsi ikan dengan frekuensi dan kecukupan EPA dan DHA tinggi prestasi

  20. Studi Pengambilan Keputusan Investasi Dengan Risiko Pada Pengembangan Proyek Caspian Tower, Grand Sungkono Lagoon Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fenny Herwitasari

    2017-01-01

    Full Text Available Proyek Caspian Tower, Grand Sungkono Lagoon yang bertempat di Jl. Abdul Wahab Siamin Surabaya merupakan gabungan fungsi hunian apartemen dan pusat perbelanjaan (mall. Pembangunan Caspian Tower ini sangat menarik karena mencoba menggabungkan dua market properti yang berbeda. Perbedaan market properti tersebut memunculkan risiko dan tingkat pengembalian investasi yang berbeda satu sama lain sehingga membuat proyek ini menarik untuk dianalisa risiko terhadap investasinya, karena dimungkinkan terjadi saling melemahkan atau memperkuat satu dengan lainnya. Oleh karena itu perlu untuk dilakukan studi lebih lanjut untuk menentukan apakah fungsi bangunan tersebut merupakan yang terbaik sebagai keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan keputusan terbaik dalam investasi dilihat dari risiko dan tingkat keuntungan yang didapat. Untuk menentukan fungsi bangunan terbaik, dianalisa 2 alternatif lain selain penggabungan antara apartemen dan mall, yaitu pembangunan perkantoran dan pembangunan hotel. Dari hasil kuesioner yang disebar, didapatkan hasil probabilitas untuk apartemen dan mall: optimis= 70,7%, moderat= 20,1%, pesimis= 9,2%; Perkantoran: optimis= 57,1%, moderat= 28,6%, pesimis= 14,3%; Hotel: optimis= 64,8%, moderat= 23%, pesimis= 12,2%. Berdasarkan perhitungan NPV risiko, didapatkan keputusan investasi terbaik adalah investasi apartemen dan mall dengan NPV risiko sebesar Rp.341.209.972.609,37 yang lebih besar dibandingkan dengan hasil NPV risiko perkantoran dan hotel yaitu sebesar Rp. 326.927.631.618,04 dan Rp. 321.827.486.548,59. Dari hasil analisa investasi dan analisa risiko dapat disimpulkan bahwa alternatif investasi yang menghasilkan tingkat keuntungan pada risiko yang bisa diterima paling besar adalah alternatif apartemen dan mall. Sedangkan alternatif investasi yang menghasilkan tingkat keuntungan pada risiko yang bisa diterima paling rendah adalah alternatif hotel.

  1. Profesi PR Identik dengan Perempuan ?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Neni Yulianita

    2004-09-01

    Full Text Available Profesi Public Relations (PR atau di Indonesia lebih dikenal dengan Humas, seringkali diidentikkan dengan profesi yang pantas dijabat oleh kaum perempuan. Adanya sebagian kalangan masyarakat yang menjudge bahwa profesi ini lebih tepat dijabat oleh kaum perempuan, dengan alasan profesi ini menuntut keterampilan, daya tarik, dan keluwesan. Dengan adanya anggapan tersebut,  tentu saja telah memberikan implikasi pada kaum laki-laki  sehingga menimbulkan keraguan pada mereka untuk menekuni bidang kajian PR/Humas di berbagai Perguruan Tinggi yang memiliki bidang ini. Ironisnya, user masih menganggap kaum laki-lakilah yang lebih tepat menjabat profesi PR, dengan anggapan antara lain bahwa laki-laki lebih energik, aktif, rasional, agresif, memiliki stamina atau fisik yang lebih kuat, dan memiliki kemampuan dalam penguasaan hardware atau teknologi komunikasi mutakhir yang lebih baik dibanding wanita yang dianggap lebih emosional, pasif, dan submisif. Anggapan ini tentu saja sangat merugikan perempuan,  walaupun hasil penelitian Robins dinyatakan bahwa,  “Tidak ada beda  laki-laki dan perempuan yang konsisten dalam kemampuan memecahkan masalah, keterampilan analitis, dorongan kompetitif, motivasi, sosiobilitas, atau kemampuan belajar”.  Untuk itu, dalam tulisan ini, penulis menyajikan jawaban apakah benar Profesi PR lebih tepat dijabat oleh Perempuan?

  2. PERBEDAAN SKIN CAPACITANCE DAN TRANSEPIDERMAL WATER LOSS PADA KULIT NON-LESI PASIEN PITIRIASIS VERSIKOLOR DENGAN NON-PITIRIASIS VERSIKOLOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Satya Wydya Yenny

    2008-09-01

    Full Text Available AbstrakPada pitiriasis versikolor sering timbul kekambuhan, diduga salah satu penyebabnya adalah kelembaban kulit yang tinggi. Kelembaban kulit dipengaruhi oleh skin capacitance dan transepidermal water loss.Mengetahui skin capacitance dan transepidermal water loss kulit pasien pitiriasis versikolor dan perbedaannya dengan non-pitiriasis versikolor.Penelitian ini merupakan studi potong lintang perbandingan antar kelompok, yang dilakukan pada bulan September sampai dengan Nopember 2004 di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo. Subyek penelitian pasien pitiriasis versikolor dan kontrol non-pitiriasis versikolor yang dipasangkan dalam hal umur dan jenis kelamin dan dilakukan pemeriksaan skin capacitance dan transepidermal water loss pada kulit yang tampak normal di punggung menggunakan alat Tewameter/Corneometer 350.Dalam kurun waktu tersebut telah diperiksa sebanyak 32 pasien pitiriasis versikolor dan 32 kontrol non-pitiriasis versikolor. Skin capacitance pasien pitiriasis versikolor secara statistik tidak berbeda dengan kontrol non-pitiriasis versikolor (p = 0,730. Transepidermal water loss pasien pitiriasis versikolor secara bermakna lebih rendah dari pada kelompok kontrol non-pitiriasis versikolor (p = 0,000.Tidak ada perbedaan skin capacitance kulit pasien pitiriasis versikolor dengan non-pitiriasis versikolor. Transepidermal water loss kulit pasien pitiriasis versikolor lebih rendah daripada non-pitiriasis versikolor.Kata kunci: pitiriasis versikolor, skin capacitance, transepidermal water lossAbstractThe recurrence of pityriasis versicolor is high, it could be caused by high skin hydration. Skin hydration was influenced by skin capacitance and transepidermal water loss.ARTIKEL PENELITIAN168The purpose of this study was to compare the differences of the skin capacitance and transepidermal water loss between the pityriasis versicolor skin and healthy non-pityriasis versicolor skin.The design of this study was comparative cross-sectional study

  3. Hubungan Status Gizi dengan Status Sosial Ekonomi Keluarga Murid Sekolah Dasar di Daerah Pusat dan Pinggiran Kota Padang Lisbet Rimelfhi Sebataraja,

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisbet Rimelfhi Sebataraja

    2014-05-01

    Full Text Available AbstrakStatus gizi anak secara tidak langsung berkaitan dengan faktor sosial ekonomi keluarga. Jika status sosial ekonomi rendah maka kebutuhan makanan keluarga akan kurang terpenuhi sehingga anak akan memiliki status gizi kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dan status sosial ekonomi keluarga murid SD di pusat dan pinggiran kota Padang. Suatu penelitian analitik secara cross sectional telah dilakukan terhadap 220 orang murid di SDN 08 Alang Lawas sebagai perwakilan SD di pusat kota Padang dan SDN 36 Koto Panjang sebagai perwakilan SD di pinggiran kota Padang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner, pengukuran tinggi, dan berat badan anak. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan status gizi murid SD di pusat kota dengan tingkat sosial ekonomi baik sebesar 84,2% status gizi baik dan 6% status gizi kurang, sedangkan keluarga dengan tingkat sosial ekonomi rendah didapatkan 15,7% status gizi baik dan 0% status gizi kurang. Pada daerah pinggiran kota dengan status ekonomi baik didapatkan 15,8% status gizi baik dan 64,7% status gizi kurang, sedangkan pada keluarga dengan status ekonomi rendah didapatkan 84,3% status gizi baik dan 100% status gizi kurang. Dari uji Chi-Square didapatkan nilai pearson Chi-Square (x2 = 71.004 lebih besar dari nilai x2 tabel = 7,815 dan nilai probabilitas (p = 0,000 lebih kecil dari nilai probabilitas yang bermakna yaitu p < 0,05 berarti terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan status sosial ekonomi keluarga murid SD di pusat dan pinggiran kota Padang. Status gizi anak juga berhubungan dengan tingkat ekonomi keluarga, tingkat pendidikan ayah dan ibu serta jumlah anak dalam keluarga.Kata kunci: Status Gizi, Status Sosial Ekonomi, Pusat Kota, Pinggiran KotaAbstractNutritional status of children is indirectly related to socioeconomic factors. If the low socioeconomic status family meals needs will not

  4. INTERPRETASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN DAERAH MATA AIR PANAS KRAKAL KEBUMEN DENGAN METODE GEOLISTRIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S Fauziyah

    2016-04-01

    Full Text Available Energi geothermal merupakan salah satu kekayaan sumber daya alam yang sedang dikembangkan. Salah satu kawasan geothermal tersebut adalah kawasan wisata mata air panas Krakal, Kebumen. Sumber daya alam geothermal tersebut dikembangkan sebagai objek wisata. Dalam pengembangannya, belum ada informasi struktur bawah permukaan daerah wisata tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran struktur bawah permukaan daerah mata air panas Krakal. Pengambilan data dilakukan dengan metode geolistrik konfigurasi schlumberger pada 5 lintasan dengan 3 titik sounding tiap lintasan. Pengolahan data menggunakan software Progress dan Surfer 10.  Hasil pengolahan data menunjukkan struktur bawah permukaan tersusun oleh 3 lapisan batuan yaitu batu pasir dengan kisaran nilai resistivitas kurang dari 10 Ωm dan ketebalan hingga 20 meter, batu lempung berpasir  dengan rentang nilai resistivitas 10-50 Ωm dan ketebalan mencapai 20 meter, dan batu lempung gamping dengan kisaran resistivitas 50-65 Ωm dan ketebalan 20 meter. Anomali resistivitas rendah mengindikasikan adanya akuifer air panas dan air dingin yang muncul ke permukaan.  Geothermal energy is one of the wealth of natural resources that are being developed. One such area is the tourist area of geothermal hot springs Krakal, Kebumen. Natural geothermal resources were developed as a tourist attraction. In its development, no information on subsurface structure of the tourist area. This study aims to reveal the subsurface structure of the Hot Springs area Krakal. Data collection was performed by Schlumberger configuration geoelectric method in five 3-point sounding track with each track. Data processing using the software Surfer Progress and 10. The results of the processing of the data showed subsurface structure is composed of 3 layers of rock is sandstone with a range of resistivity values of less than 10 Ωm and a thickness of up to 20 meters, sandy clay stone with a range of values of

  5. Efek Samping Obat terhadap Kepatuhan Pengobatan Antiretroviral Orang dengan HIV/AIDS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fachri Latif

    2014-12-01

    Full Text Available Tingkat kepatuhan pengobatan antiretroviral di Indonesia sangat rendah, yaitu 40 - 70%, yang masih di bawah target nasional dengan tingkat kepatuhan 95%. Berbeda dengan rata-rata nasional, Puskesmas Jumpandang Baru justru memiliki tingkat kepatuhan pengobatan antiretroviral pasien HIV/AIDS di atas 95%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan pengobatan antiretroviral orang dengan HIV/AIDS (ODHA. Jenis penelitian bersifat observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian adalah 121 ODHA yang aktif menjalani pengobatan antiretroviral di Puskesmas Jumpandang Baru yang dipilih dengan menggunakan teknik exhaustive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 121 sampel. Penelitian dilakukan pada 22 April hingga 28 Juni 2014 di klinik Voluntary Counseling and Test Puskesmas Jumpandang Baru Makassar. Analisis data menggunakan uji kai kuadrat dan regresi logistik. Hasil uji kai kuadrat menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan, persepsi, riwayat efek samping obat, dukungan keluarga dan teman, serta interaksi antara pasien dengan petugas layanan antiretroviral terhadap kepatuhan pengobatan antiretroviral ODHA. Analisis regresi logistik menunjukan bahwa pengetahuan yang baik, persepsi positif terhadap pengobatan, serta efek samping obat yang tidak dirasakan adalah faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pengobatan antiretroviral. Penelitian ini menunjukkan ODHA yang tidak merasakan efek samping obat memiliki kecenderungan terbesar untuk patuh terhadap pengobatan antiretroviral dengan OR sebesar 13,452. Drug Side Effects on Adherence to Antiretroviral Treatment among People Living with HIV/AIDS The rate of adherence to antiretroviral treatment in Indonesia is very low, at 40 - 70%, which is still below our national target (95%. Different phenomena happens at Jumpandang Baru Primary Health Care, whose level of antiretroviral treatment adherence above 95%. This study aimed to

  6. KARAKTERISASI PERTUKARAN ION TIMBAL (II DENGAN KALSIUM PADA PROSES BIOSORPSI ALGA HIJAU CLADOPHORA FRACTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ade Wirli Putra

    2016-05-01

    Full Text Available ABSTRAKKarakterisasi pertukaran ion Pb2+ dengan Ion Ca2+ dalam larutan menggunakan proses biosorbsi dengan biomassa alga hijau cladofora fracta  telah diteliti.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui selektifitas pertukaran pertukaran ion Pb2+  dengan ion Ca2+ dan sebaliknya, Pengaruh pH eluen terhadap desorpsi  ion Pb2+  dan adsorpsi Ion Ca2+, Karakterisasi desorpsi  Ion Ca2+ dan  Ion Pb2+ dengan larutan HNO3 0,1 M dan H2O akan diamati pada penelitian ini. Hasil penelitian yang diperoleh memperlihatkan bahwa proses pertukaran ion Ca2+ dengan ion Pb2+ lebih mudah terjadi dibandingkan pertukaran ion Pb2+ dengan Ca2+. Desorpsi  ion Pb2+ relatif rendah saat pH eluen sama dengan pH optimum biosorpsi  ion  Pb2+ (pH 4,0. Pada pH 5,0 kemungkinan terjadi endapan  timbal (II hidroksida ( Pb(OH2 .  Penyerapan  ion Ca2+, yang terdapat  dalam eluen, lebih besar terjadi pada pH yang lebih tinggi (pH 5,0. Desorpsi ion Pb2+ dengan larutan HNO3 0,1M dan H2O memperlihatkan hasil yang berbeda (masing-masing  28,10% dan 15,56%, sedangkan desorpsi ion Ca2+ dengan  larutan HNO3 0,1M dan H2O tidak memperlihatkan berbeda yang signifikan (masing-masing 37,91% dan 34,75%, sehingga larutan HNO3 0,1M sebagai eluen pendesorpsi ion Pb2+ dari biosorben lebih efektif dibandingkan eluen H2O.  ABSTRACTCharacterization of  Pb 2+ ion exchange with Ca2 + ions using the process biosorbtion with green algae biomass Cladofora fracta been investigated. This study aims to determine the selectivity of the exchange ion exchange Pb 2+ ions with Ca2 + and vice versa, Effect of pH eluent to desorption of ions Pb 2+ and adsorption of ions Ca2 +, Characterization desorption of ions Ca2 + and Ion Pb 2+ with a solution of HNO3 0.1 M and H2O will be observed in this study. The results obtained showed that the Ca2 + ion exchange process with Pb 2+ ions more readily than Pb 2+ ion exchange with Ca2 +. Desorption of Pb 2+ ion is relatively low at the same eluent pH with a p

  7. ADA APA DENGAN KECEMASAN MATEMATIKA?

    OpenAIRE

    Fatrima Santri Syafri

    2017-01-01

    ABSTRAK Kecemasan matematika adalah salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi belajar matematika. Faktor tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, baik berkaitan dengan faktor internal maupun faktor eksternal peserta didik. Dalam tulisan ini akan membahas tentang apa itu kecemasan matematika, indikator kecemasan matematika, dampak serta cara mengatasinya. Berdasarkan beberapa penelitian tentang kecemasan matematika, terlihat bahwa kecemasan matematika sangat berpengaruh negatif ter...

  8. HUBUNGAN KEDEKATAN EKOLOGIS ANTARA FAUNA TANAH DENGAN KARAKTERISTIK TANAH GAMBUT YANG DIDRAINASE UNTUK HTI Acacia crassicarpa (Ecological Proximity Relationship Between Soil Fauna and The Characteristics of Drained Peatland for Industrial Plantation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yunita Lisnawati

    2014-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Pengelolaan lahan gambut untuk pengembangan HTI Acacia crassicarpa diawali dengan pembuatan saluran drainase dan pembukaan lahan (land clearing yang kemudian dilanjutkan dengan penyiapan lahan untuk penanaman, sedangkan kegiatan pemeliharaan meliputi pemberantasan gulma dengan menggunakan herbisida dan pemupukan. Kegiatan pengelolaan dan pemeliharaan tentunya mempunyai dampak bagi kondisi ekologis lahan gambut. Perubahan kondisi ekologis terjadi karena perubahan lahan yang selanjutnya berpengaruh terhadap kelimpahan dan keragaman fauna tanah.Kelimpahan dan keragaman fauna tanah serta fungsi ekosistem menunjukkan hubungan yang sangat kompleks dan belum banyak diketahui dengan pasti. Kecenderungan fauna tanah untuk memilih suatu habitat dipengaruhi oleh beberapa faktor lingkungan baik biotik maupun abiotik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kedekatan ekologis antara karakteristik tanah gambut yang didrainase untuk HTI A. crassicarpa dengan kelimpahan fauna tanahnya. Penelitian dilakukan di HTI lahan gambut  PT. Arara Abadi, Distrik Rasau Kuning, Kabupaten Siak, Riau.  Pengambilan sampel fauna tanah dengan metode pencuplikan contoh tanah yang berukuran 25 x 25 x 25 cm3, pemisahan fauna tanah dengan tanah dilakukan dengan menggunakan modifikasi corong barlese.  Parameter yang diamati adalah kelimpahan dan keragaman fauna tanah, kematangan gambut (C/N, kadar air gambut, dan kedalaman muka air tanah gambut. Untuk menilai kedekatan ekologis digunakan analisis hirarki.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan fauna tanah tertinggi terdapat pada tegakan A. crassicarpa umur 2 tahun. Keragaman jenis fauna tanah di lokasi penelitian termasuk melimpah sedang dengan nilai H’ 1,2. Formicidae berpotensi sebagai bioindikator kelembaban tanah gambut yang rendah yang dicirikan dengan kandungan kadar air yang rendah dan mempunyai tingkat kematangan gambut yang lebih tinggi. Entomobryidae berpotensi sebagai bioindikator kadar air

  9. Overdenture dengan Pegangan Telescopic Crown

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pambudi Santoso

    2014-06-01

    Full Text Available Kaitan presisi merupakan alat retensi mekanis yang menghubungkan antara satu atau lebih pegangan gigi tiruan, yang bertujuan untuk menambah retensi dan/atau stabilisasi. Kaitan presisi dapat digunakan secara luas pada gigi tiruan cekat, gigi tiruan sebagian lepasan, overdenture, implant untuk retensi overdenture, dan protesa maksilo fasial. Overdenture dengan kaitan presisi dapat membantu dalam pembagian beban kunyah, meminimalkan trauma pada gigi pegangan dan jaringan lunak, meminimalkan resorbsi tulang, dan meningkatkan estetik dan pengucapan suara. Salah satu jenis dari kaitan presisi adalah telescopic crown, terdiri dari 2 macam mahkota, yaitu mahkota primer yang melekat secara permanen pada gigi penyangga, dan mahkota sekunder yang melekat pada gigi tiruan. Tujuan pemaparan kasus ini adalah untuk memberikan informasi tentang rehabilitasi pasien edentulous sebagian rahang atas dengan telescopic crown..  Pasien wanita berusia 45 tahun datang ke klinik prostodonsia RSGM Prof.Soedomo dengan keluhan ingin dibuatkan gigi tiruan. Pasien kehilangan gigi 11 12 15 16 17 21 22 24 25 26 dan 27 yang diindikasikan untuk pembuatan overdenture gigi tiruan sebagian lepasan (GTS kerangka logam dengan pegangan telescopic crown pada gigi 13 dan 14 dengan sistem parallel-sided crown. Tahap-tahap pembuatan telescopic crown yaitu mencetak model study dengan catatan gigit pendahuluan. Perawatan saluran dilakukan pada akar gigi 13, dilanjutkan pemasangan pasak fiber serta rewalling dinding bukal. Gigi 13 dan 14 dilakukan preparasi mahkota penuh, dilanjutkan dengan pencetakan model kerja untuk coping primer dan kerangka logam dengan metode double impression. Coping primer disementasi pada gigi penyangga, dilanjutkan pasang coba coping sekunder beserta kerangka logam. Selanjutnya dilakukan pencatatan gigit, pencetakan model kerja, penyusunan gigi dan pasang coba penyusunan gigi pada pasien. Prosedur dilanjutkan dengan proses di laboratorium, serta insersi pada

  10. PROFIL PERTUMBUHAN, ENZIMATIS, DAN NUTRISI IKAN BANDENG (Chanos chanos GENERASI KEDUA (G-2 TERSELEKSI DENGAN MENERAPKAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP PEMELIHARAAN LARVA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniar Kusumawati

    2017-12-01

    Full Text Available Isu nasional menurunnya produksi budidaya ikan bandeng di tambak pantai utara Pulau Jawa didugasebagai akibat rendahnya kualitas benih produk Hatchery Skala Rumah Tangga (HSRT di Bali, yang secara kontinu merupakan sumber utama pasok benih. Banyak faktor yang mempengaruhi kualitas benih, antara lain kualitas telur dan induk, serta manajemen pemeliharaan induk dan larva. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi performa pertumbuhan,aktivitas enzim pencernaan dan nutrisi benih ikan bandeng dari HSRT dan generasi kedua (G2 terseleksi yang dipelihara berdasarkan standar operasional prosedur. Penelitian dilakukan di tambak Pejarakan, dengan hewan uji benih produk HSRT dan benih generasi ke-2 (G-2 terseleksi dengan panjang total rata-rata 11,79 ± 1,64 mm, masing-masing dengan padat tebar 5.000 ekor/petak dengan luasan 0,5 Ha/petak, diberi pakan jenis pelet kering berkadar protein 25 % dan dipelihara selama 6 bulan. Hasil penelitian menunjukkan performa benih ikan bandeng dipengaruhi oleh sumber induk dan manajemen pemeliharaan saat larva. Pertumbuhan benih ikan bandeng asal HSRT dengan SOP pemeliharaan larva menunjukkan peningkatan laju pertumbuhan panjang dan bobot sebesar 10,11% dan 47,18% lebih tinggi dibandingkan benih G2-terseleksi, dan 13,82% dan 50,55% lebih tinggi dibandingkan benih HSRT tanpa SOP. Aktivitas enzimatis pada benih HSRT dengan SOP lebih efisien dibandingkan benih G2-terseleksi. Aktivitas enzimatis pada benih HSRT tanpa SOP adalah yang paling rendah dimana hal ini terlihat dari laju pertumbuhannya yang juga paling rendah. Benih HSRT yang dipelihara dengan SOP mampu menekan rasio konversi pakan sebesar 28,29% lebih rendah dibandingkan benih G2-terseleksi, dan 22,64% dibandingkan benih HSRT yang dipelihara tanpa SOP. Currently, there is a national concern regarding the decreasing of milkfish production from ponds in North Java allegedly due to a low quality of milkfish seed produced by small-scale hatcheries in Bali, which

  11. Hubungan Keteraturan Menjalankan Sholat dan Puasa Senin Kamis dengan Agresivitas

    OpenAIRE

    Sri Mulyani Martaniah, Alif Mu’arifah

    2004-01-01

    AsbtrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sholat dan puasasenin kamis dengan agresivitas. Subjek penelitian ini adalah seluruh mahasiswapsikologi Universitas Ahmad Dahlan. Pengumpulan data menggunakan angket,sedang metode analisis data dengan agresi.Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan negatif antara keteraturanmenjalankan sholat dan puasa senin kamis dengan agresivitas, dengan Ts 5 %. Keteraturanmenjalankan sholat memiliki korelasi negatif dengan agresivita...

  12. RESTRUKTURISASI MENIR MENJADI BERAS BERKALSIUM TINGGI DENGAN METODE EKSTRUSI Restructured Fine Grain Rice to High Calcium Rice by Extrusion Method

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chatarina Wariyah

    2012-05-01

    Full Text Available Indonesian calcium intake is still low. So, calcium fortification  in such as rice is important. Rice fortification by extru- sion method was conducted by mixing rice flour with fortificant solution, molding and drying. The rice that was resulted from this process is called ultra rice. Menir (finely ground grain rice will be used as raw material of ultra rice. The purposed of this research was to produce high calcium extrusion rice or ultra rice with physical, organoleptic properties and cooking  quality  as normal rice. The specific purposes were to evaluate the effect of the type and amount of binder(gluten and tapioca on the characteristics of ultra rice, to determine type and amount of binder that resulted high cal- cium ultra rice with high acceptability. The result showed that high calcium ultra rice with tapioca as binder had colour,texture and organoleptic properties as normal rice. The ultra rice texture tended harder than IR-64, but cooked-ultra ricewas softer. The colour of ultra rice with tapioca as binder was similar with IR-64, but ultra rice with gluten as binderwas more yellowness. The cooking quality of ultra rice was less acceptable than IR-64. The high acceptability of ultra rice  was made with 4 % tapioca as binder, and the characterictics of this ultra rice were : hardness 140.43N, deforma- tion 63.70 %, the colour with lightness (L 71.08,  yellowness (b 11.00, redness (a -0.27 and good cooking quality. ABSTRAK Angka kecukupan asupan kalsium masyarakat Indonesia saat ini masih rendah. Untuk itu perlu dilakukan fortifikasi pada pangan yang umum  dikonsumsi  masyarakat luas seperti beras. Salah satu cara fortifikasi beras adalah dengan metode ekstrusi yaitu mencampur larutan fortifikan dengan tepung beras, kemudian dicetak dan dikeringkan.  Berasyang dihasilkan sering disebut sebagai beras ultra. Untuk meningkatkan kemanfaatan hasil samping penggilingan padi,maka digunakan menir sebagai bahan baku beras ultra

  13. PEMETAAN RISIKO DI INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT DENGAN PENDEKATAN ENTERPRISE RISK MANAGEMENT (ERM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Helen Wiryani

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThe aim of this study were 1 identify the risks faced by PT XYZ, 2 measure and map the risk of PT XYZ, 3 formulating an effective risk mitigation strategy for PT XYZ. The method of risk management with enterprise risk management approach (ERM was applied. Risk management with ERM can help companies better prepared to cope with uncertainty, increase the added value and competitive advantage. ERM approach to risk mapping is done by referring to the eight components of ERM. The first three components, namely internal environment, objective setting, and event identification, were used to observe PT.  XYZ situation and identify the risks that exist. A review of the business processes in PT XYZ shows that there are various strategic, operating, reporting, and compliance risks identified in the stages of the business process. Results showed 1 the risks found in the PT XYZ stages of business process were related to the field of strategic, operating, reporting, and compliance, 2 the amount of risk experienced by PT XYZ were reflected in the risk map formed on the measurement of risk based on probability and impact, 3 strategies need to be developed for effective risk mitigation for PT XYZ were prioritized addressing the highest risk first then to a lower risk.Keywords: ERM, FGD, risk management, upholstery industry, risk mappingABSTRAKTujuan  penelitian  ini  adalah 1 mengidentifikasi risiko yang dihadapi PT XYZ, 2 mengukur dan memetakan risiko PT XYZ, 3 merumuskan strategi mitigasi risiko yang efektif bagi PT XYZ. Metode pengelolaan risiko dengan pendekatan enterprise risk management (ERM. Pengelolaan risiko dengan ERM dapat membantu perusahaan lebih siap dalam  mengatasi ketidakpastian,  meningkatkan nilai tambah, dan keunggulan bersaing. Pemetaan risiko dengan pendekatan ERM dilakukan dengan berpedoman pada delapan komponen ERM. Tiga komponen pertama yaitu internal environment, objective setting, dan event identification dilakukan untuk

  14. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA MAHASISWA UNNES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Ayu Lestari

    2014-10-01

    Full Text Available Survei pendahuluan terhadap 300 mahasiswa UNNES, menunjukkan bahwa 59% mahasiswa telah melakukan perilaku seks yang berisiko tinggi dan 41% melakukan perilaku seks yang berisiko rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah pada mahasiswa UNNES yaitu pengetahuan, sikap, pemahaman tentang agama, pemahaman tentang norma, status ekonomi, status tempat tinggal, paparan pornografi, peran orang tua, peran teman sebaya, lingkungan tempat tinggal, dan kegiatan pengisi waktu luang. Jenis penelitian ini adalah penelitian explanatory research dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa UNNES. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, dengan jumlah sampel 320 orang. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 3 variabel yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah mahasiswa,yaitu status tempat tinggal (p=0,040,paparan pornografi (p=0,019, dan peran teman sebaya (p=0,001. Kesimpulan bahwa ada hubungan antara status tempat tinggal, paparan pornografi, dan peran teman sebaya. Disarankan kepada pihak UNNES untuk memblokir akses internet yang menjerumus pada pornografi di area kampus. Kepada mahasiswa harus pandai mencari teman sebaya agar tidak terjerumus untuk melakukan perilaku seks pranikah.   Preliminary survey of 300 students of UNNES showed that 59 % of students did high-risk sexual behavior and 41 % did low-risk sexual behavior.The purpose of this study was to determine the factors related to the premarital sexual behavior of UNNES students such as knowledge, attitude, religion comprehension, norm comprehension, economic status, residence status, exposure to pornography, role of parents, role of peers, residence area, and spare time activity. This research was explanatory research with cross sectional approach. The population in this study were UNNES students. Sampling

  15. PEMANFAATAN LIMBAH SERBUK MARMER PADA BETON SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN DENGAN VARIASI PENGGUNAAN SILICA FUME

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agil Fitri Handayani

    2015-02-01

    Full Text Available The Utilization of Marble Powder Waste in Concrete Ma­­­­­­­­terials as a Partial Material Substitution of Cement  with the Variation Use of Silica Fume. The purpose of this study was to determine the effect of marble powder and silica fume on the mechanical pro­per­ties of concrete. This study used an experimental design using 16 group of testing materials with variety types of mixtures between marble powder and silica fume 0.00; 5.00; 10.00; and 15.00%. The wa­ter-cement ratio was 0.50 and a low dosage of superplasticizer, which was 0.50%. The behavior of fresh concrete were calculated and the mechanical properties of concrete were tested on con­crete age of 28 days. The results showed the marble powder main com­position was Silicon Dioxide (SiO2 17.63% and Calcium Carbonate (CaCO3 2.73%. Mar­ble powder was more appropriate to be used as fillers than to be used as a partial substitution of ce­ment. The optimum mechanical properties of concrete was produced by the mixtures of 5.00% mar­ble powder  and 6.22% silica fume which resulted in compressive strength of 29.04 MPa.   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh peng­gunaan ser­buk marmer dan silica fume terhadap sifat mekanik beton. Penelitian ini meng­gu­na­kan desain eksperimen dengan 16 kelompok benda uji dengan variasi ser­buk marmer dan silica fume 0,00; 5,00; 10,00; dan 15,00%. Faktor air semen di­gu­nakan 0,50 dan superplasticizer dengan dosis rendah 0,50%. Perilaku beton segar di­perhitungkan dan sifat mekanik beton diuji pada umur beton 28 hari. Hasil analisis me­nunjukkan kom­posisi utama serbuk marmer adalah Silikon Dioksida (SiO2 17,63% dan Kalsium Kar­bonat (CaCO3 2,73%. Serbuk marmer lebih tepat digunakan se­bagai bahan pe­ng­isi atau filler dari pada sebagai pengganti semen. Sifat mekanik be­ton optimum di­ha­sil­kan pada campuran serbuk marmer 5,00% dan silica fume 6,22% dengan kuat tekan be­ton yang dihasilkan  mencapai 29

  16. Perawatan Ulang Saluran Akar Insisivus Lateralis Kiri Maksila dengan Medikamen Kalsium Hidroksida-Chlorhexidine

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Gusti Ayu Ariani

    2013-06-01

    Full Text Available Banyak faktor yang menyebabkan kegagalan terapi endodontik antara lain pembersihan dan membentuk saluran akar yang tidak sempurna dan obturasi tidak hermetis sehingga menyebabkan kurangnya kemampuan untuk menghilangkan mikroorganisme yang ada. Saluran akar yang terinfeksi membutuhkan suatu medikamen untuk menunjang keberhasilan dalam perawatan saluran akar.Kalsium hidroksida merupakan salah satu bahan medikamen yang efektif karena memiliki sifat antibakteri dengan spektrum luas, pH tinggi, biokompatibilitas baik, mampu menetralkan endotoksin bakteri, memiliki sifat toksik yang paling rendah, serta menstimulasi pembentukan jaringan keras. Tujuan laporan kasus untuk menunjukan keberhasilan perawatan ulang saluran akar gigi insisivus lateralis kiri maksila dengan lesi periapikal menggunakan medikamen kalsium hidroksida- chlorhexidine. Pasien wanita umur 53 tahun, gigi insisivus lateralis kiri maksila dengan lesi periapikal.Radiografi tampak obturasi kurang hermetis dan radiolusen daerah periapikal. Perawatan ulang saluran akar,diikuti pemasangan pasak fiber frefabricated dan restorasi porselin fuse metal.Keseimpulan setelah evaluasi setelah enam bulan pasca perawatan ulang saluran akar, radiografi menunjukan radiolusen mengecil dan gigi dapat berfungsi dengan normal. Re-Treatment of Root Canal of Maxillary Left Lateral Incisor with Calcium Hydroxide-Chlorhexidine Medicament. There are many factors that cause failure of endodontic therapy. For instances, incomplete cleaning and shaping of root canal and inadequate obturation that results in difficulty to remove the microorganisms. Infected root canal requires a medicament for the success of the root canal treatment. Calcium hydroxide is one of the effective ingredients as medicament because it has broad spectrum antibacterial properties, high pH, good biocompatibility, and it is able to neutralize bacterial endotoxins, decrease tissue toxicity, and stimulate the formation of hard tissue. The purpose

  17. PERFORMA PERTUMBUHAN KRABLET KEPITING BAKAU, Scylla olivacea, YANG DIBERI PAKAN DENGAN DOSIS BERBEDA SELAMA PERIODE PENDEDERAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usman Usman

    2016-12-01

    Full Text Available Jumlah pemberian pakan yang tepat sangat penting dalam periode pendederan krablet kepiting bakau karena pada periode tersebut tingkat kanibalisme krablet sangat tinggi. Informasi dosis pemberian pakan pada krablet ini masih sangat kurang khususnya dengan penggunaan pakan buatan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja pertumbuhan dan sintasan krablet kepiting bakau yang diberi pakan buatan dengan dosis berbeda selama periode pendederan. Hewan uji yang digunakan adalah krablet kepiting bakau dengan bobot awal rata-rata 0,038 g dan lebar karapas awal rata-rata 3,25 mm. Krablet dipelihara dalam bak berukuran 1,0 m × 1,0 m × 0,5 m sebanyak sembilan unit, dengan kepadatan awal masing-masing 50 ekor/bak. Tiga level dosis pakan harian yang dicobakan yaitu: 20%, 30%, dan 40% dari biomassa dan diberikan pada pagi dan sore hari selama lima minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua minggu pertama periode pendederan, pemberian dosis pakan 20% memiliki sintasan yang lebih rendah (P0,05 di antara perlakuan. Pada pendederan krablet kepiting bakau, dosis pemberian pakan harian sebaiknya sebanyak 30% pada dua minggu pertama hingga krablet berukuran 0,2-0,3 g (lebar karapas 8-10 mm, selanjutnya 20% pada minggu ke-3, 15% pada minggu ke-4, dan 10% pada minggu ke-5. Appropriate feeding rate applied during nursery of mud crab crablet is important due to high cannibalism occurred at this stage. The information on feeding rates for crablet during nursery is still limited, in particularly the used of artificial diet. This study aims to evaluate the growth performance and survival rate of mud crab crablet fed artificial feed at different feeding rates during the nursery. The crablets with average initial weight of 0.038 g and initial carapace width of 3.25 mm were used in this study. The crablets were stocked in nine tanks sizing of 1.0 m × 1.0 m × 0.5 m each, with the initial density of 50 crablets/tank. Three daily feeding rates were tested at 20%, 30

  18. ANALISIS KARAKTERISTIK KELOMPOK DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CLUSTER ENSEMBLE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Paminta Rahayu

    2015-06-01

    tipe data kategori atau numerik. Tidak banyak algoritma yang dikembangkan untuk memproses data campuran kategori dan numerik. Salah satu algoritma untuk memproses data campuran adalah algCEBMDC, algoritma pengelompokan dengan pendekatan cluster ensemble. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik hasil pengelompokan algoritma algCEBMDC. Metode penelitian mengikuti alur kerja data mining dan algoritma algCEBMDC. Data yang digunakan adalah data mahasiswa non aktif Program Studi Matematika FMIPA, Universitas Terbuka. Data awal bertipe campuran dibersihkan untuk mendapatkan data bersih siap proses, kemudian dipisah menjadi dua berdasarkan tipe datanya: kategori dan numerik. Data kategori diproses menggunakan algoritma QROCK, menghasilkan 44 kelompok yang diperoleh pada threshold 0.98 dengan nilai kohesi 2044. Data numerik diproses menggunakan algoritma AGNES, menghasilkan 69 kelompok yang diperoleh dari kombinasi ukuran jarak Cityblock distance dan metode penggabungan Average link dengan nilai cophenet 0,822. Hasil dari kedua pengelompokan digabung, dianggap sebagai data kategori, kemudian diproses menggunakan algoritma QROCK. Kelompok-kelompok yang dihasilkan memiliki kesamaan karakteristik pada pendidikan akhir, status pekerjaan, status perkawinan, dan jenis kelamin. Faktor prestasi akademik menunjukkan bahwa tingkat kelulusan matakuliah dalam dua semester pertama sangat rendah. Dapat dikatakan bahwa dua semester pertama merupakan masa kritis bagi mahasiswa Program Studi Matematika UT.

  19. Perancangan & Simlasi Security LAN Dengan Perangkat CISCO

    OpenAIRE

    Asma, Nur

    2013-01-01

    Perancangan ini dikembangkan dengan menggunakan perangkat lunak CISCO paket tracer. Biasanya dalam satu gedung fakultas mahasiswa berada dalam satu LAN sedangkan komputer dosen berada pada LAN lain. Hal ini sepertinya sudah sewajarna terjadi mengingat keadaan jaringan yang terhubung secara fisik. Jadi tujuan perancangan ini adalah membangun sistem keamanan LAN dengan sistem VLAN dan dijalankan dengan perangkat CISCO dari paket tracer. VLAN (Virtual Local Area Network) merupakan salah satu tek...

  20. Anestesi Pada Operasi Palatoplasty Dengan Penyulit Tetralogy of Fallot

    OpenAIRE

    Munandar, Arief

    2004-01-01

    Di laporkan penatalaksanaan anestesi pada pasien Labiopalatoschisis dengan penyulit Tetralogy of Fallot yang dilakukan operasi palatoplasti pada seorang anak wanita umur 4 tahun, berat badan 9 kg, dengan anestesi umum, status fisik ASA III. Premedikasi dengan midazolam 0,75 mg, sulfas atropin 0,25 mg, ketalar 5 mg. Induksi dengan ketalar 15 mg, fasilitas intubasi dengan Esmeron 6 mg. Pemeliharaan dengan fentanil 20 mg, halotan 0,5% dan oksigen 5 1/mnt. Durante operasi dilakukan monitoring pad...

  1. PEMODELAN DUA DIMENSI DATA GRAVITASI DI WILAYAH RIAU DENGAN METODE TALWANI (STUDI KASUS LOKASI - X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supriyanto Rohadi

    2016-03-01

    Full Text Available Observasi nilai percepatan gravitasi dilakukan di Riau (Lokasi - X. Data pengamatan yang didapat diolah sedemikian rupa sehingga didapatkan nilai anomali gravitasi. Secara umum anomali gravitasi terdiri dari anomali bouger, anomali regional, dan anomali residu. Anomali Bouguer dan anomali Residu di wilayah pengamatan menunjukkan area anomali gravitasi tinggi di bagian selatan, sedangkan anomali gravitasi rendah di bagian utara. Selanjutnya peta anomali tersebut dibuat permodelan dua dimensi berbasis Metode Talwani. Dari hasil pemodelan menggunakan model poligon metode Talwani didindikasikan adanya patahan naik dengan penurunan massa pada bagian tengahnya (graben. Model patahan ini merupakan sistem pembentuk sedimen pada wilayah penelitian.    Observationof the gravity is conducted in Riau (Location - X. Observational data is processed in such a way to obtain the value of the gravity anomaly. In general, the gravity anomaly is composed of bougeranomaly, regional anomaly, and residualanomaly. High Bouguer anomaly and Residual anomaly observed in the region the southarea, while the low gravity anomaly in the north area. Furthermore, the anomaly map generate by using two-dimensional modeling based on Talwani method. From two dimensiononal modeling (2-Dindicate that fault models due to the loss of mass in the middle (graben. This fault model is a system forming sediment in the study area.

  2. IDENTIFIKASI TAHAP BERPIKIR KREATIF MENGGUNAKAN MODEL PBL DENGAN TUGAS PENGAJUAN MASALAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rina Nurul Fathiya

    2014-03-01

    Full Text Available Salah satu kemampuan yang harus dimiliki peserta didik adalah berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tahap berpikir kreatif menggunakan model PBL dengan tugas pengajuan masalah matematika. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X-5 di SMA Negeri 2 Semarang. Prosedur pengumpulan data meliputi validasi, pembelajaran di kelas, tes TPM, analisis tes TPM, wawancara, analisis hasil wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini sebagai berikut, pada tahap mensintesis ide, peserta didik TKBK 3 sampai TKBK 1 mendapatkan ide dari pengetahuan yang dimiliki. TKBK 0 mendapatkan ide dari pemikiran sendiri. Tahap membangun ide, peserta didik TKBK 3 dan TKBK 2 mengalami kesulitan saat membentuk ide menjadi soal. Peserta didik pada TKBK 1 dan TKBK 0 tidak kesulitan. Tahap merencanakan penerapan ide, peserta didik TKBK 3 sampai TKBK 1 lancar dalam memunculkan ide. Peserta didik pada TKBK 3 produktif dalam memunculkan ide, ada peserta didik TKBK 2 produktif memunculkan ide. TKBK 1 dan TKBK 0 tidak produktif memunculkan ide. Peserta didik pada TKBK 2 dan TKBK 1 sudah cukup lancar, tetapi tidak produktif dalam memunculkan ide. Peserta didik pada TKBK 0 tidak lancar dan tidak produktif memunculkan ide. Pada tahap menerapkan ide, ada peserta didik TKBK 3 menerapkan ide berdasarkan cara, konsep atau prosedur yang baru. Peserta didik pada TKBK 2 sampai TKBK 0 menerapkan ide berdasarkan cara, konsep atau prosedur yang sudah ada. Perlu dilakukan penelitian lanjutan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang masih rendah berdasarkan karakteristik tahap berpikir  peserta didik pada penelitian ini.

  3. PENERAPAN PEMBELAJARAN SAINS DENGAN PENDEKATAN SETS PADA MATERI CAHAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Z. Ragil

    2012-02-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh nilai rata-rata dan presentase ketuntasan klasikal siswa yang masih rendah pada matapelajaran sains di SD. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan pembelajaran sains dengan pendekatan SETS(Science, Environment, Technology, Society. SETS adalah visi atau pendekatan pembelajaran yang memiliki fokus utamamemberikan pengalaman penyelidikan pada siswa untuk mendapatkan pengetahuan yang berkaitan dengan sains, lingkungan,teknologi, dan masyarakat serta kesalingketerkaitannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran sainsdengan pendekatan SETS yang diterapkan, dan mengetahui peningkatan hasil belajar. Data penelitian berupa hasil belajar kognitifdiperoleh dari test, hasil belajar afektif dan psikomotorik diperoleh dari lembar observasi, untuk mengetahui peningkatan hasilbelajar siswa secara keseluruhan digunakan dalam penelitian ini adalah uji gain. Hasil analisis data menunjukkan adanyapeningkatan hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotorik. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapanpembelajaran sains dengan pendekatan SETS dapat meningkatkan hasil belajar siswa. This research was carried out with the background of low average mark and classical mastery percentage of science subject ofelementary school student. With the purpose of the research of describing science lesson with SETS approach to increase learningachievement, the researcher applies SETS approach in the lesson of light material. The data of cognitive learning achievement isfound by using test, while the affective and psychomotor ones are taken from observation sheets. In order to examine the overalllearning achievement, this study uses gain test. The data analysis shows that there is an improvement of cognitive, affective andpsychomotor learning achievements of student after having the lesson. It is concluded that the application of science lesson withSETS approach can increase the students

  4. PENYANGRAIAN HANCURAN NIB KAKAO DENGAN ENERJI GELOMBANG MIKRO UNTUK MENGHASILKAN COKELAT BUBUK Microwave roasting of ground cocoa nib to produce cocoa powder

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supriyanto Supriyanto

    2012-05-01

    Full Text Available In this experiment, energy from a microwave oven adjusted at 20 % scale out of 900 watt for 5 min was applied to roast ground cocoa nib passing through 20 mesh screen for 5 min to produce cocoa powder. Effect of the technique on the physical and chemical properties of the product was compared to that of the conventional roasting at 140oC for 40 min. The result indicated that cocoa powder which was produced by microwave roasting had lower water content (3.48% compared to 3.88%; lower fat content (23.56% compared to 25.18%. It had smaller particle size and more uniform (10-45 µm compared to 20 – 125 µm, however both of them had the same brown intensity. Flavor intensity, color and acceptability of cocoa powder produced by microwave oven did not show a significant difference (p<0.05, however it had more bitter taste, and comprised more flavor components compared to that of resulted by conventional roasting. Polyphenol content and antioxidant activity of cocoa powder produced by microwave and conventional roasting were not significant difference (p<0.05. ABSTRAK Dalam penelitian ini dilakukan penyangraian hancuran keping biji kakao (nib lolos ayakan 20 mesh, mengguna- kan enerji gelombang mikro (EGM, untuk pengolahan bubuk cokelat. Pengaruh cara penyangraian tersebut dikaji terhadap sifat fisik dan kimia bubuk cokelat yang dihasilkan, dibandingkan dengan penyangraian konvensional. Pe- nyangraian nib kakao menggunakan EGM dilakukan selama 5 menit diatur pada posisi power 20 % dari 900 watt, penyangraian konvensional dilakukan pada suhu 140 oC selama 40 menit. Bubuk cokelat hasil penyangraian meng- gunakan EGM mempunyai kadar air lebih rendah (3,48 % dibanding 3,88 %, kadar lemak lebih rendah (23,56 % dibanding 25,18 %, ukuran partikel hancuran lebih kecil (10 – 45 µm dibanding 20 – 125 µm dan lebih merata, serta intensitas warna cokelat tidak berbeda dibanding bubuk cokelat hasil penyangraian konvensional (p<0,05. Bubuk cokelat dari hasil

  5. Kejadian Demam Neutropenia pada Anak dengan Keganasan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarah Rafika Nursyirwan

    2018-03-01

    Kesimpulan. kejadian demam neutropenia lebih sering terjadi pada pasien dengan keganasan darah. Patogen ditemukan pada sebagian pasien dengan demam neutropenia. Penyebab terbanyak bakteremia adalah bakteri Gram positif. Sensitivitas antibiotik tertinggi didapatkan pada vankomisin. Data mengenai pola sensitivitas antibiotik terbaru diperlukan untuk pedoman tata laksana pasien demam neutropenia.

  6. Optimasi Portofolio Investasi Dengan Menggunakan Model Markowitz

    OpenAIRE

    Priyatna, Yayat; Sukono, F

    2003-01-01

    Permasalahan pokok dalam paper ini adalah memilih dua saham unggulan dan proporsi dana yang akan diinvestasikan dalam pembentukan suatu portofolio. Optimasi portofolio investasi di sini dilakukan dengan menggunakan model Markowitz. Dari empat saham unggulan versi LQ 45 yang dianalisis menunjukkan bahwa saham HM Sampurna dan Telkom memberikan hasil yang optimum dalam pembentukan portofolio investasi dengan proporsi dana berturut-turut sebesar 51% dan 49%.

  7. PENERAPAN NAIVE BAYES PADA INTRUSION DETECTION SYSTEM DENGAN DISKRITISASI VARIABEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Trisna Wirawan

    2015-07-01

    Pada penelitian ini akan dibahas mengenai penerapan naive bayes classifier dengan menggunakan pemilihan atribut berdasarkan pada korelasi serta preprocessing data dengan diskritisasi dengan menggunakan metode mean/standar deviasi untuk atribut kontinu dengan menggunakan 3-interval dan 5-interval. Hasil percobaan menunjukan bahwa penerapan naive bayes pada klasifikasi data yang telah melewati proses diskritisasi mampu memberikan akurasi hingga 89% dengan running time rata-rata adalah 31 detik.

  8. PEMUTIHAN PULP DENGAN HIDROGEN PEROKSIDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad M. Fuadi

    2012-01-01

    Full Text Available The use of bleaching agent has increased as the result of increasing of paper consumption. The conventional bleaching agent that commonly used is material containing of chlorine. This material is not environmentally friendly and should be replaced by environmentally benign chemical, such as H2O2. About 40 gram of dry Akasia pulp was mixed with 600 ml of distilled water was put into plastic bag heated in a water bath. When the temperature reached 630C, a solution of 4 % of H2O2 and distilled water was added to obtain 5 % consistency. This mixture was put into water bath and was heated for 2 hours. The same procedure was conducted with various concentration of H2O2, time and pH. At the end of the process, the pulp was dewatered and washed. The filtrate obtained from the initial dewatering was used to determine the residual of H2O2. The pulp was analyzed to determine brightness, fiber strength and kappa number. The maximum achievement of brightness was 62,1 % ISO, 6.86 of kappa number and 1.02 kg/15 mm of fiber strength, which are reached at16 % of the use of H2O2, pH 11 and 5 hours of bleaching time. This achievement is similar to bleaching result by the additional of 4% H2O2. Inefficient usage of H2O2 was caused by some metal ions in the pulp which facilitate the decomposition of H2O2 to produce oxygen and water which has not effect on increasing the brightness. To improve the bleach ability of H2O2, initial treatment to remove metal ions from pulp should be done. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan kertas, kebutuhan bahan pemutih juga mengalami kenaikan. Saat ini bahan pemutih yang banyak digunakan adalah senyawa yang mengandung khlor. Senyawa ini sangat tidak ramah lingkungan, oleh karena itu, perlu dicari bahan yang ramah lingkungan untuk menggantikannya. Salah satunya adalah hidrogen peroksida. Pulp dari pohon akasia sebanyak 40 gram kering dicampur dengan 600 ml aquadest dimasukkan dalam kantung plastik dipanaskan dalam water bath

  9. Identifikasi Kualitas Beras dengan Citra Digital

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arissa Aprilia Nurcahyani

    2016-02-01

    Full Text Available Beras merupakan makanan pokok yang paling banyak di konsumsi oleh masyarakat Indonesia. Namun, harga beras di pasaran justru semakin melonjak, sehingga banyak beredar beras yang memiliki kualitas kurang baik. Oleh karena itu perlu adanya standar kualitas mutu dari pihak gudang beras saat mendistribusikan beras ke pasaran. Standar pengujian kualitas dari pihak Bulog terdapat dua tahap, yaitu uji laboratorium dan uji visual. Namun, pengujian secara visual selama ini masih dilakukan secara manual sehingga masih sering terjadi kesalahan karena terbatasnya penglihatan manusia dan subjektivitas penguji. Oleh karena itu, sistem pengujian secara visual dengan citra digital dapat menjadi solusi yang efektif untuk permasalahan tersebut. Proses pengujian dapat dilihat dari nilai putih, nilai bersih, dan nilai utuh beras yang diakuisisi melalui pengolahan citra digital. Proses akuisisi nilai bersih dan putih dilakukan dengan menganalisis nilai HSV (Hue, Saturation, Value, sedangkan nilai utuh dilakukan dengan menganalisis luas region area objek. Sebelumnya, dilakukan training terhadap 30 data untuk mendapatkan decision tree dengan model ID3 (Iterative Dichotomiser Tree. Data yang telah diakuisisi kemudian diklasifikasi ke dalam 3 kelas yaitu baik, kurang dan buruk dengan menggunankan aturan dari decision tree yang dihasilkan pada proses training. Hasil pengujian dengan metode k-fold cross validation dengan k=5 didapatkan akurasi sebesar 96.67%.

  10. Pendugaan Struktur Patahan Dengan Metode Gaya Berat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ibrahim Sota

    2011-12-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian tentang pendugaan struktur patahan mengguankan metode gayaberat. Kontras densitas tersebut berasosiasi dengan ketebalan sedimen dan keberadaan struktur patahan atau lipatan. Untuk mengetahui lokasi patahan dan lipatan maka anomali residual terlebih dahulu dipisahkan dari anomali total (anomali Bouguer dengan metode perata-rataan bergerak. Kontur anomali residual memperlihatkan keberadaan lipatan dan patahan secara kualitatif sedangkan interpretasi kuantitatif dengan pemodelan kedepan 2D memperlihatkan secara jelas lokasi patahan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa lokasi patahan/sesar naik berada di bagian timurlaut yang berorientasi baratlaut-tenggara sedangkan patahan/sesar normal tersebar secara lokal yang juga berorientasi baratlaut-tenggara.

  11. Pengoptimuman Portofolio dengan Kendala Karakteristik Perusahaan Emiten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ezra Putranda Setiawan

    2017-12-01

    Full Text Available Diversifikasi saham merupakan salah satu cara yang dilakukan investor untuk memperkecil risiko investasi. Pada umumnya, diversifikasi mengacu pada hasil perhitungan matematis berdasarkan nilai pengembalian (return masing-masing saham, misalnya pada model mean-variance. Dalam penelitian ini dibahas modifikasi model mean-variance yakni dengan menambahkan kriteria yang berkaitan dengan perusahaan emiten, misalnya bidang usaha, status perusahaan, dan sebagainya. Sebagai contoh, investor dapat menentukan bahwa portofolio yang dibentuk hanya melibatkan sejumlah saham dari sektor pertambangan, sejumlah saham dari sektor perdagangan, dan sebagainya. Penyelesaian masalah pengoptimuman portofolio ini ditentukan dengan metode algoritma genetika. Studi kasus dilakukan pada sejumlah saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

  12. Analisis Koefisien Absorpsi Bunyi Pada Komposit Penguat Serat Alam Dengan Menggunakan Alat Uji Tabung Impedansi 2 Microphone

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cok Istri Putri Kusuma Kencanawati

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak: Dalam perambatannya gelombang bunyi dapat di halangi dengan menggunakan suatu medium yang memiliki sifat-sifatkedap suara, sehingga energi yang ditransmisikan akan mampu dikurangi/dihambat oleh medium tersebut. Salah satumetode yang dapat dipergunakan untuk mengetahui kemampuan peredaman (koefisien absorpsi suatu mediumterhadap gelombang bunyi yang datang dapat diketahui dengan menggunakan Tabung Impedansi 2 Microphone.Sedangkan sebagai mediumnya adalah panel komposit. Mengingat dalam perkembangan ilmu bahan saat ini banyak digunakan komposit dengan penguat serat alam, dan salah satu sifat yang dikaji adalah sifat akustiknya. Kajian ini lebihmenitik beratkan sifat akustik komposit berpenguat serat alam, mengingat selama ini banyak serat alam yang terbuangpercuma menjadi limbahsehingga mencemari lingkungan. Jenis-jenis serat alam yang digunakan sebagai penguatantara lain : serat serabut kelapa, serat jerami, serat batang pisang, serat nenas, serat kapuk dan serat batang kelapasawit, sedangkan frekuensi pengukuran koefisien absorpsi terhadap medium ini berkisar anatra 200 hz sampai dengan1400 hz, dengan ketebalan spesiemn uji antara 2 mm sampai dengan 4 mmdengan menggunakan metode pengujianTabung impedansi 2 mikrophone, sesuai dengan standart ISO 10534-2:1998 and American Standart forTestingMaterials (ASTM E1050-98. Dalam kajian ini diperoleh kesimpulan bahwa pada frekuensi rendah koefisienabsorpsi bahan cukup tinggi antara 0,4 sampai dengan 0,6 dan kemampuan serap bunyi ini akan menurun denganmeningkatnya frekuensi, sedangkan pengaruh ketebalan bahan juga mempengaruhi sifat akustiknya.Kata kunci: komposit, serat alam, koefisien absorpsi, tabung impedansi Abstract: In the propagation of sound waves can be prevented by using a medium that has properties soundproofed, so that thetransmitted energy to be able to be reduced / inhibited by the medium. One method that can be used to determine theability of damping (absorption coefficient of a

  13. Hubungan keberadaan larva nyamuk Aedes Spp dengan kasus Demam Berdarah Dengue di Kota Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Hakim

    2015-12-01

    prevention of risk factors causing the emergence of DHF cases. Keywords: Aedes spp. larvae, DHF patients, Bandung, transmission of dengue, dengue vector Abstrak. Kota Bandung merupakan wilayah dengan kasus demam berdarah dengue (DBD paling banyak di Jawa Barat dengan 24.491 kasus pada periode tahun 2009-2013. Penularan virus dengue terjadi dari penderita DBD melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Ae. albopictus sebagai vektor primer, sedangkan Ae. polynesiensis, Ae. scutellaris dan Ae. (Finlaya niveus sebagai vektor sekunder. Telah dilakukan penelitian dengan survei larva dan analisis kasus DBD di Kota Bandung dengan tujuan mengetahui hubungan keberadaan larva nyamuk Aedes spp dengan kesakitan DBD, Penelitian dilakukan dengan pencatatan penderita DBD periode tahun 2011-2013, selanjutnya dikunjungi untuk dilakukan wawancara dan survei larva nyamuk Aedes spp pada kontainer air di dalam dan luar rumah. Sampel yang berhasil dikunjungi adalah 402 rumah dari 8 kampung terdiri atas 201 rumah tangga yang ada kasus DBD dan 201 rumah tangga yang tidak ada kasus DBD sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan, dari 402 sampel penelitian, didapatkan 75 sampel positif larva nyamuk Aedes spp (House Index/HI 18,7% terdiri dari 36 rumah tidak ada kasus DBD dan 39 rumah dengan kasus DBD. Di antara 8 kampung lokasi penelitian, HI paling tinggi adalah kampung Cijawura (21,9% dan paling rendah adalah kampung Manjahlega (11,1%, sedangkan di kampung Cidurian tidak ditemukan larva Aedes spp. Jumlah rumah  dengan kontainer air yang positif larva nyamuk Aedes spp, paling banyak adalah kampung Sekejati yaitu 37 rumah dan yang paling sedikit adalah kampung Manjahlega yaitu 2 rumah. Hasil analisis Chi-square dan korelasi, menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan bermakna antara keberadaan larva nyamuk Aedes spp dengan kasus DBD. Disimpulkan, keberadaan larva Aedes spp tidak berhubungan dengan kasus DBD di Kota Bandung Jawa Barat. Untuk terjadinya kasus DBD, selain keberadaan nyamuk Aedes spp

  14. PERFORMA OKSIDASI METAN PADA REAKTOR KONTINYU DENGAN PENINGKATAN KETEBALAN LAPISAN BIOCOVER LANDFILL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Opy Kurniasari

    2013-11-01

    methane through the form of methanol metabolite. ABSTRAKPenanganan sampah kota di Indonesia pada umumnya dilakukan pada tempat pemrosesan akhir sampah (TPA, yang sebagian besar dilakukan dengan cara pengurugan (landfilling yang cenderung bersifat anaerob (tidak ada oksigen. Cara pengurugan ini biasanya dioperasikan lapis perlapis sehingga memungkinkan terjadinya proses anaerob. Pada kondisi ini dipastikan biogas, yaitu gas metana (CH4 dan CO2, akan muncul. Metana adalah gas rumah kaca dengan potensi pemanasan global lebih besar dari CO2, dan dapat mengabsorpsi radiasi infra merah 23 kali lebih efisien dari CO2 pada periode lebih dari 100 tahun. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi gas metana dari landfill yang lepas ke alam adalah dengan mengoksidasinya dengan memanfaatkan material penutup landfill (biocover sebagai media mikroorganisma pengoksidasi metana. Aplikasi kompos sebagai material penutup landfill merupakan pendekatan dengan biaya rendah untuk mereduksi emisi gas dari landfill sehingga cocok untuk negara berkembang. Biocover yang digunakan pada penelitian ini adalah kompos landfill mining, yaitu kompos yang terdegradasi secara alami di landfill. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kemampuan biocover kompos landfill mining dalam mengoksidasi metana pada ketebalan lapisan tertentu dengan kondisi aliran kontinyu. Tiga buah reaktor kolom yang digunakan terbuat dari flexy glass berukuran tinggi 70 cm dan diameter 15 cm. Gas metana dialirkan dari bawah reaktor secara kontinyu dengan laju alir 5 ml/menit. Kolom diisi dengan biocover kompos landfill mining dengan ketebalan lapisan 5, 25, 35 dan 60 cm. Hasil percobaan menunjukkan bahwa semakin tebal lapisan biocover, semakin tinggi efisiensi oksidasi metana. Efisiensi oksidasi yang diperoleh pada setiap ketebalan lapisan 15, 25, 35 dan 60 cm adalah masing-masing 56,43%, 63,69%, 74,58% dan 80,03%, dengan laju oksidasi 0,287 mol m-2 d-1 dan fraksi oksidasi 97%. Hasil oksidasi yang diperoleh tersebut

  15. SISTEM INVENTORI BARANG DENGAN TEKNOLOGI AJAX

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anna Fitriya

    2015-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Sistem inventori barang pada pertokoan telah banyak dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Pada Toko Karya Indah, kegiatan yang berkaitan dengan inventori barang masih dilakukan secara manual sehingga pihak toko kesulitan untuk mengetahui data barang yang masih tersedia, habis, atau hampir habis. Selain itu, proses yang dilakukan membutuhkan waktu yang relatif lama. Oleh karena itu, diperlukan sistem inventori barang. Sistem dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Sistem disertai teknologi AJAX (Asynchronous JavaScript And XML, khususnya AJAX autocomplete dan AJAX validasi. Hasil yang diperoleh adalah pengolahan data pada sistem inventori barang dengan menggunakan AJAX dapat dilakukan dengan lebih cepat dari pada tanpa AJAX. Kata kunci: sistem inventori, AJAX.

  16. PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE TALKING STICK DENGAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADAMATA PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS X SMAN 1 BONJOL KABUPATEN PASAMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cici Idrus

    2013-10-01

    Full Text Available Riset didasari oleh hasil belajar ekonomi kelas X SMAN 1 Bonjol yang masih rendah, yang masih memakai metode Teacher Center Learning, sehingga para siswa kurang aktifi dan kreatif. Satu usaha untuk meningkatkan hasil pelajaran siswa adalah dengan menerapkan jenis model pelajaran ekonomi Talking Stick. Tujuan Studi ini untuk menentukan perbedaan antara hasil belajar menggunakan metode Talking Stick dan konvensional pada kelas X SMAN 1 Bonjol. Riset ini adalah semacam eksperimen. Populasi Studi adalah suatu para siswa nilai/kelas X Sma Negeri 1 Bonjol, sedangkan kelas X3 menggunakan jenis model pelajaran Talking Stick sebagai kelas eksperimen dan X4 Kelas sebagai kelas yag dikendalikan dengan metode konvensional. Hasil menunjukkan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi( 79.62 dibanding kelas kontrol ( 73.21. Pada hasil pengujian hipotesis yang menggunakan SPSS versi 16. nilai yang diperoleh t= 2.892 dan t tabel= 1.671 maka> ttable kemudian Tolak H0 dan menerima H1. Maka dapat disimpulkan bahwa Ada perbedaan penting pada hasil pelajaran siswa yang menggunakan tipe Talking Stick dan konvensional pada mata pelajaran ekonomi kelas X SMAN 1 Bonjol.

  17. ¬MPPT Pada Sistem PV Menggunakan Algoritma Firefly dan Modified P&O dengan Konverter Hybrid Cuk terkoneksi ke Grid Satu Phasa di Bawah Kondisi Partial Shaded

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dhuhari Chalis Bani

    2017-01-01

    Full Text Available Abstrak— Photovoltaic (PV merupakan sumber energi terbarukan yang paling banyak dijumpai di alam serta merupakn energi alternatif yang sangat pesat perkembangannya. Untuk mengahasilkan daya, sebuah PV dipengaruhi sebuah nilai intensitas cahaya matahari yang mengenainya. Sebuah sistem PV membutuhkan sebuah kontrol yang bertujuan untuk meningkatkan efisien daya PV tersebut. Kontrol ini adalah Maximum Power Point Tracking (MPPT yang dapat mengoptimalkan daya yang dihasilkan oleh PV.  Sebuah PV hanya menghasilkan nilai tegangan yang rendah, untuk itu perlu menggunakan koverter DC-DC step up untuk menaikan rasio tegangan DC tadi. Untuk mengoptimalkan sistem ini, diperlukan sebuah konverter yang efisien dan dapat menghasilkan rasio konversi tegangan yang tinggi. Pada penelitian menggunakan firefly algoritm (FFA dan modified perturb and observe (P&O sebagai MPPT untuk mendapatkan nilai daya optimal pada keluaran PV.  Konverter DC-DC yang digunakan adalah hybrid cuk converter boost mode yang memiliki rasio tegangan yang tinggi. Dari DC-link kemudian masuk ke inverter (VSI yang diinterkoneksi dengan grid menggunakan current control. Hasil analisis simulasi menunjukan bahwa FFA dan P&O mampu menghasilkan daya PV yang optimum dengan riak yang kecil dan konverter hybrid cuk converter boost mode dapat menghasilkan rasio tegangan yang lebih besar dibandingkan konverter cuk biasa.   Kata Kunci — PV, MPPT FFA, MPPT P&O, Hybrid Cuk Converter, DC-Link, Inverter Grid Connected

  18. Studi Numerik Dua Dimensi Labyrinth Seal Turbin Uap Organic Rankine Cycle (ORC Type Straight-Through dengan Variasi Tekanan Inlet, Kecepatan Putaran Poros, Jarak Pitch, dan Tinggi Rongga

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fungki Setyo Yulianto

    2013-03-01

    Full Text Available ORC (Organic Rankine Cycle merupakan salah satu sistem pembangkit tenaga yang mampu memanfaatkan waste energy dengan menggunakan fluida organik yang mampu menguap pada temperatur dan tekanan rendah. Salah satu komponen utama pada sistem ORC adalah Turbin. Untuk mendapatkan efisiensi yang maksimal,  kebocoran fluida pada turbin uap harus di minimalisir. Untuk itulah di perlukan penggunaan labyrinth seal untuk mengurai kebocoran fluida R123 pada turbin uap ORC. Pada dunia Industri jenis labyrinth seal sangat banyak sekali, salah satunya adalah labyrinth seal tipe Straight-Through. Penelitian ini dilakukan dengan metode numerik (CFD software Fluent. Penelitian ini menggunakan variasi tekanan inlet yaitu 5, 10 dan 15 bar, putaran poros 0, 1500 dan 3000 rpm, panjang pitch 4 mm, 6 mm, 8 mm, 10 mm, serta tinggi rongga 3,415 mm, 3,915 mm dan 5,915 mm. Simulasi menggunakan model turbulensi k-ε RNG. Pada variasi tekanan inlet laju kebocoran paling besar terjadi pada tekanan 15 bar. Pada variasi putaran poros laju kebocoran terjadi berubah secara signifikan pada setiap variasi. Pada variasi tinggi rongga laju kebocoran paling kecil terjadi pada tinggi rongga 3,415 mm. Pada variasi panjang pitch, laju kebocoran paling kecil terjadi pada panjang pitch 10 mm.

  19. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Kelas XI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sari Wirdaningsih

    2017-09-01

    Full Text Available Abstrak. Penelitian ini berawal dari kemampuan pemecahan masalah matematika dan aktivitas peserta didik yang  masih rendah. Rendahnya kemampuan pemecahan masalah tersebut disebabkan karena kebanyakan peserta didik tidak bisa memecahkan masalah matematika yang berhubungan dengan dunia nyata. Peserta didik belum mampu membuat hubungan antara apa yang mereka pelajari dan bagaimana pengetahuan tersebut diaplikasikan dalam kehidupan mereka. RPP dan LKPD yang digunakan belum memfasilitasi peserta didik dalam mengkonstruksi sendiri pengetahuannya. Untuk itu dilakukan pengembangan RPP dan LKPD dengan pendekatan CTL. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan proses pengembangan dan untuk menghasilkan RPP dan LKPD dengan pendekatan CTL yang valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan aktivitas  peserta didik kelas XI IPA SMA. Penelitian pengembangan yang dilaksanakan ini menggunakan model pengembangan  Plomp.  Model  pengembangan  Plomp  ini terdiri  atas  tiga fase, yaitu fase investigasi awal, fase pengembangan Prototype dan fase penilaian. Berdasarkan pengembangan yang telah dilaksanakan, diperoleh RPP dan LKPD matematika dengan pendekatan CTL untuk kelas XI IPA SMA yang valid, praktis dan efektif.   Kata kunci: RPP, LKPD, Pendekatan CTL, Kemampuan Pemecahan Masalah, Aktivitas   Abstract. This study came from the low of problem solving mathematics ability and the low of student activities. The Low of problem solving ability  because most of the learners are not able to solve mathematical problems related to the real world. The Low of problem solving ability  because most of the learners are not able to solve mathematical problems related to the real world. The purpose of this study is to reveal the development process and to produce the RPP and LKPD with CTL approaches which are valid, practical and effective in improving problem-solving ability and student’s activities on grade XI Senior High

  20. Gigi Tiruan Cekat dengan Fiber-Reinforced Composites pada Kehilangan Gigi Anterior dengan Space Menyempit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Santoso

    2011-06-01

    Full Text Available Latar belakang. Pada kasus kehilangan gigi-gigianterior tanpa penggantian secepatnya akan menyebabkan rasa malu, tidak percaya diri,gangguan berbicara dan bersuara, pergeseran gigi-gigitetangganya, tilting,hilangnyakontakantar gigi,elongasi gigi antagonisnya, traumatik oklusi, ginggival pocket serta karies pada gigi sebelahnya. Tujuan. Penulisan laporan ini untuk memberi informasi bahwa pada kasus kehilangan gigi anterior dengan space yang telah menyempit dapat dibuatkan protesa berupa gigi tiruan cekat dengan fiber-reinforced composites. Kasus. Seorang pasien laki-Iaki berusia 26 tahun datang ke RSGM dengan kasus kehilangan gigi incisivus centralis kiri atas dengan space mesio-distal yang telah menyempit. Penanganan. Setelah dilakukan pemeriksaan subyektif, obyektif dan radiografi maka dilakukan perawatan dengan protesa berupa gigi tiruan cekat dengan fiber-reinforced composites. Setelah 10 hari perawatan kemudian kontrol dan pad a pemeriksaan subyektif tidak ada keluhan. Pada pemeriksaan obyektif dilakukan pemeriksaan terhadap retensi, stabilisasi, oklusi, estetis dan warnanya. Kesimpulan. Hasil Perawatan gigi tiruan cekat dengan fiber-reinforced composites dapat memperbaiki kondisi kehilangan gigi dengan space mesio-distal yang telah menyempit sehingga mengembalikan estetika dan percaya diri pasien.

  1. PENGARUH ABDOMINAL MUSCLE STRENGTHENING DENGAN METODE PILATES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Trisnowiyanto

    2016-12-01

    Full Text Available Seseorang yang memiliki kebiasaan melakukan aktivitas pasif seperti duduk lama saat bekerja dapat meningkatkan resiko terjadinya muscle power imbalance pada otot-otot penyangga tubuh yang pada akhirnya mudah mengalami nyeri pada punggung bagian bawah, sehinga bila melakukan aktifitas atau pekerjaan yang melebihi kapasitas fisik yang dimiliki, akan mudah mengalami kelelahan dan bila dipaksakan dapat terjadi cedera, seperti terjadinya spasme atau kram pada otot perut. Peningkatan kekuatan otot perut, salah satunya dapat dicapai dengan latihan Pilates yang memiliki keunggulan memiliki fokus latihan yang bertujuan menguatkan otot-otot core stability diantaranya adalah otot perut. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh latihan Pilates terhadap peningkatan kekuatan otot perut. Subyek Penelitian Sebanyak 34 terdiri dari ibu-ibu rumah tangga dengan rentang usia antara 30–50 tahun. Metode Penelitian: Eksperimen dengan rancangan one group pre-post test with control dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Bentuk latihan pilates yang dipilih adalah khusus gerakan yang ditujukan untuk latihan otot-otot perut sebanyak 16 gerakan, program latihan diberikan selama 2 bulan, dengan durasi selama 45 menit/sesi latihan, 2 kali/minggu. Pengukuran kekuatan otot perut menggunakan curl up test. Analisis Statistik: Uji beda pre-post test dengan Wilcoxon Test, didapatkan p=0,000 (p<0.05 dan uji beda pre-pre test dan post-post test dengan Mann-whitney U Test kedua kelompok p=0,849(p<0.05  dan post-post test kedua kelompok p=0,007 (p<0.05. Kesimpulan: Latihan Pilates berpengaruh terhadap peningkatan kekuatan otot perut.

  2. Perbandingan Insidensi Hipotensi Saat Induksi Intravena Propofol 2 Mg/Kg Bb Pada Posisi Supine dengan Perlakuan dan Tanpa Perlakuan Elevasi Tungkai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Beni Indra

    2016-01-01

    Full Text Available Abstrak          Penggunaan Propofol untuk induksi pada general anestesi dapat menyebabkan  hipotensi akibat vasodilatasi arteri dan vena terutama vena kapasitan ditungkai. Manuver elevasi tungkai dapat mempertahankan stabilitas hemodinamik dengan meningkatkan aliran balik vena ke jantung dan mengurangi penumpukan darah di vena kapasitan tungkai. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan cara Open Randomized Control Trial. Subyek penelitian adalah 184 sampel pasien dewasa ASA I-II yang menjalani operasi elektif dengan menggunakan general anestesi dengan induksi propofol. Kelompok sampel penelitian dibagi dalam dua kelompok masing-masing berjumlah 92 orang. Setelah prabeban cairan RL 10 cc/kgbb dan pemberian fentanyl 2 mcg/kgbb dan midazolam 0,05 mg/kgbb maka kelompok A dilakukan elevasi tungkai 45º satu menit sebelum induksi propofol dan dipertahankan sampai penelitian selesai. Sedangkan kelompok B tidak dilakukan elevasi tungkai. Data yang dikumpulkan dianalisa dengan uji t tes. Untuk data proporsi dilakukan analisa dengan tes chi-square. Dari data demografi tidak didapatkan perbedaan yang bermakna secara statistik (p>0,05 antara kedua kelompok penelitian kecuali untuk BMI (p<0,05. Insidensi hipotensi  menit pertama pasca induksi propofol pada kelompok A (elevasi tungkai secara signifikan lebih rendah (12% dibanding kelompok kontrol B  (27,2% (p=0,016; p < 0,05. Pada menit ketiga pasca induksi juga didapatkan insidensi hipotensi kelompok A  (15,2% signifikan lebih rendah dibanding kelompok B (23,9% (p= 0,014; p < 0,05. Elevasi tungkai 45 derajat efektif dalam menurunkan insidensi hipotensi pasca induksi propofol.  Kata kunci: propofol, hipotensi, elevasi tungkai AbstractThe induction of general anaesthesia with propofol may induce of considerable degree of hypotension that has been atributed to decrease in systemic vascular resistance  caused by combination of venous and arterial vasodilatation. It will produce a shifting

  3. PENGENDALIAN PERSEDIAAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN DYNAMIC INVENTORY DENGAN MEMPERTIMBANGKAN KETIDAKPASTIAN PERMINTAAN, YIELD, DAN LEADTIME

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartini

    2012-01-01

    Full Text Available Manajemen persediaan merupakan masalah penting yang dihadapi oleh perusahaan. Untuk mendukung kelancaran produksi yang pada akhirnya akan berpengaruh pada kelancaran pemenuhan permintaan konsumen maka manajemen harus selalu berusaha untuk menjamin ketersediaan bahan. Namun manajemen persediaan yang kurang optimal dapat mengakibatkan terjadinya overstock persediaan bahan yang ditunjukkan dengan nilai Days of Inventory (DOI persediaan bahan yang cukup tinggi. Faktor – faktor yang mempengaruhi nilai DOI adalah hasil peramalan kebutuhan, jumlah safety stock, sisa persediaan serta ketidakpastian – ketidakpastian yang berasal dari supplier. Untuk dapat meminimasi nilai DOI, maka dalam menentukan jumlah pesanan harus dipertimbangkan faktor – faktor tersebut. Saat ini dalam menentukan jumlah pesanan PT Garudafood Putra Putri Jaya Pati hanya mempertimbangkan hasil peramalan kebutuhan, jumlah safety stock, sisa persediaan, dan tidak mempertimbangkan ketidakpastian – ketidakpastian yang berasal dari supplier, sehingga mengakibatkan tingginya nilai DOI persediaan perusahaan. Penelitian ini mencoba membandingkan model kebijakan pengendalian persediaan yang dipergunakan oleh perusahaan (current policy dengan model kebijakan pengendalian persediaan dinamis ( yang mempertimbangkan ketidakpastian permintaan, yield, dan leadtime yang dikembangkan oleh Mohammed Zied Babai  [2]. Studi perbandingan kebijakan dilakukan menggunakan simulasi spreadsheet. Dari hasil simulasi spreadsheet dan analisa kebijakan yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa model kebijakan pengendalian persediaan dinamis ( merupakan kebijakan pengendalian persediaan terbaik karena dapat menghasilkan nilai DOI yang lebih rendah dari nilai DOI perusahaan yaitu 36.14 hari, total biaya persediaan lebih rendah dari total biaya perusahaan yaitu Rp. 6,078,696.72, dan pencapaian service level 100%. Key Word : Ketidakpastian Leadtime,  Ketidakpastian Permintaan, Ketidakpastian Yield, Days of

  4. PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR POKOK BAHASAN PASAR DENGAN METODE RESITASI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 24 SEMARANG TAHUN AJARAN 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diinul Qoyyimah

    2013-11-01

    Full Text Available Aktivitas siswa kelas VIII pada mata pelajaran ekonomi SMP Negeri 24 Semarang pada pokok bahasan pasar masih rendah sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang masih dibawah KKM. Salah satu penyebabnya karena guru masih menerapkan metode belajar yang sama dalam waktu yang lama sehingga mengakibatkan rendahnya perolehan hasil belajar. Melalui penerapan metode ceramah bervariasi dan resitasi diharapkan siswa dapat belajar dengan santai dan senang dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode resitasi, dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian dilakukan dimulai dengan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Metode pengumpulan data dengan dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada peningkatan aktivitas siswa dan hasil belajar siswa materi pasar pada kelas VIII SMP Negeri 24 Semarang tahun 2013/2014. The students’ activity in VIII class of economic subject in SMP Negeri 24 Semarang in the subject matter of market topic is still low so it has the impact on the students’ learning outcome which is still under KKM requirements. One of the causes is because the teachers are still apply the same learning method in a long time so it resulted in low learning outcomes acquisition.through the application of various conventional methods and recitation are expected that students can learn easily and pleasure in participating of learning process. This study aims to determine the application of recitation method which can improve the activity and students’ learning outcomes. The research method using classroom action research. The research procedure begins with planning, implementation, observation and reflection. Methods of data collection carried out by documentation and test. The result of research states that there is an increasing activity and students’ learning outcomes in the

  5. Hubungan Obesitas Remaja dengan Hipertrofi Ventrikel Kanan berdasarkan Pemeriksaan Elektrokardiografi

    OpenAIRE

    Shinta Larasaty; Julistio Djais; Sri Endah Rahayuningsih

    2016-01-01

    Latar belakang.Perubahan distribusi lemak viseral dan subkutan menyebabkan remaja berisiko mengalami obesitas. Obesitas sering dikaitkan dengan hipoksia kronik akibat obesity hypoventilation syndrome, yang dapat menyebabkan hipertensi pulmonal dan hipertrofi ventrikel kanan. Tujuan. Mengetahui hubungan obesitas remaja dengan hipertrofi ventrikel kanan berdasarkan pemeriksaan EKG. Metode. Studi komparatif dengan rancangan potong lintang, dilakukan Juli–September 2010, pada re...

  6. Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Tentang Menopause

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nopi Anggista Putri

    2016-06-01

    Full Text Available Abstrak: Menopause merupakan fase dalam kehidupan seorang wanita yang ditandai dengan berhentinya masa subur. Menopause diikuti dengan gejala yang sering timbul pada tiga hingga sepuluh tahun sebelum datangnya menopause dengan berbagai keluhan, baik keluhan fisik maupun psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap ibu tentang menopause di Desa Tambahrejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu. Desain penelitian ini adalah penelitian survey analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menopause yang ada di Desa Tambahrejo yang berjumlah 148 orang, dengan sampel berjumlah 60 orang. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis uji chi-square. Kesimpulan penelitian ini adalah Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan sikap ibu tentang menopause. Kata Kunci: pengetahuan, sikap, menopause   CORRELATION BETWEEN KNOWLEDGE WITH THE ATTITUDE OF MOTHER ABOUT MENOPAUSE Abstract: Menopause is a phase in the life a woman that is marked with the stopping the fertile. Menopause is followed by symptoms that often arise on three up to ten years before the arrival of menopause with a variety complaints, either physical or psychological complaints. This research aims to know the relationship of knowledge with the attitude of mothers about menopause in the village of Tambahrejo sub-district og Gadingrejo Regency Pringsewu. Design research is survey analytical research. The population in this research is the mother of menopause in the village Tambahrejo totalled 148 people with a sample 60 people. Data analysis inthis study uses chi-square formula. Conclusion this study is there is a meaningful relationship between maternal attitudes kowledge about menopause. Keyword: knowledge, attitude, menopause

  7. HUBUNGAN KADAR PB DENGAN KADAR HB PADA ANAK DI WILAYAH DAUR ULANG AKI BEKAS INFORMAL DI BOGOR, DEPOK, TANGERANG, DAN BEKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inswiasri Inswiasri

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRACT The increasing number of unofficial dry battery recycling done by households and small industries could have an impact on public health. During the recycling process there will be Pb emissions (battery major component into the air. Pb exposure, especially to children can cause health effects such as anemia microcytic and hyprochromic. This study aims to discover the effect of Pb exposure from used batteries recycling on the cases of children with anemia (aged 7-13 years in Bogor, Depok, Tangerang, and Bekasi in the year 2014. Study design was cross-sectional, with the sample of children as many as 418. Levels of lead in children's blood was measured using Lead Care Analyzer II, and hemoglobin levels in the blood with Hemoque 2.1. The results showed that 36.6% of children suffer from anemia. The test results indicate a statistically significant relationship (p <0.05 between Pb levels in the blood with anemia (low Hb levels; with a very weak correlation (correlation coefficient: 0.124. Need more thorough studies on aspects of health impacts from battery recycling. Keywords: Battery recycling, lead (Pb, haemoglobin, children   ABSTRAK Pajanan Pb terutama terhadap anak-anak dapat menimbulkan dampak kesehatan berupa anemia microcytic dan hyprochromic. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pajanan Pb dari kegiatan daur ulang aki bekas terhadap kejadian anemia anak-anak (usia 7–13 tahun di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, tahun 2014. Desain penelitian adalah potong lintang, dengan jumlah sampel anak-anak sebanyak 418 orang. Kadar Pb dalam darah anak-anak diukur dengan menggunakan Lead Care Analyzer II, dan kadar Hb dalam darah dengan Hemoque 2.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 36,6% anak-anak menderita anemia. Hasil uji statistik mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan (p<0,05 antara kadar Pb dalam darah dengan kejadian anemia (kadar Hb rendah; dengan korelasi sangat lemah (koefisien korelasi: 0,124. Perlu

  8. MEMAJUKAN KABUPATEN MISKIN DENGAN COMPETITIVE ADVANTAGE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizanda Machmud

    2007-03-01

    Full Text Available Kemiskinan merupakan hulu dari berbagai permasalahn yang ada seperti tingginya angka kesakitan dan kematian, pengangguran, gizi buruk , rendahnya kualitas sumber daya manusia Indonesia. Upaya menghilangkan kemiskinan dirasakan selama ini masih dalam bentuk parsial, belum secara holistik. Pada makalah ini diberikan suatu pemikiran pentingnya keunggulan bersaing suatu daerah (yang merupakan tipikal masing masing daerah dengan melakukan clustering, dalam memajukan kabupaten tersebut. Tidak ada pola satu resep untuk penanggulangan kemiskinan ini, penanganan kemajuan suatu kabupaten harus sesuai dengan pola individualistik kabupaten masing-masing.

  9. HUBUNGAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DENGAN KARIES PADA GIGI SULUNG ANAK UMUR 4 DAN 5 TAHUN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susi Susi

    2012-05-01

    Full Text Available AbstrakKaries merupakan masalah utama di rongga mulut anak. Kerusakan gigi sulung lebih cepat menyebar, meluas dan lebih parah dari pada gigi permanen. Karies lebih banyak ditemukan pada orang dengan status sosial ekonomi rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status sosial ekonomi dengan kejadian karies pada gigi sulung anak usia 4 dan 5 tahun pada murid TK Adzkia II, TK Lillah, dan TK Mutiara Ananda di Kota Padang.Penelitian ini bersifat observasi analitik menggunakan metode cross sectional. Populasi penelitian ini adalah murid TK Adzkia II, TK Lillah, dan TK Mutiara Ananda yang berumur 4-5 tahun atau murid lokal A yang berjumlah sebanyak 59 orang, sampel yang diteliti 57 orang. Metode pengambilan data primer yaitu dengan melakukan wawancara dengan orang tua dan pemeriksaan status karies responden.Hasil penelitian menunjukkan status sosial ekonomi orang tua dari responden 75,4% tidak miskin dan status karies responden 50,9% baik. Dari responden yang tidak miskin, 46,5% memiliki status karies yang buruk, 53,5% memiliki status karies yang baik. Hasil uji statistik diperoleh tidak ada hubungan yang bermakna dari proporsi status karies responden dengan pendapatan orang tua responden.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa responden dengan status sosial ekonomi tidak miskin dan status karies baik lebih dominan. Disarankan kepada sekolah agar memberikan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut secara rutin kepada murid – murid dan bagi orang tua lebih memperhatikan jajanan yang dikonsumsi oleh anaknya.Kata Kunci : karies, status sosial ekonomiAbstractCaries is a major issue in the oral cavity of children. Damage spreading deciduous teeth faster, more widespread and severe than in permanent teeth. Caries are more common in people with low socioeconomic status. The purpose of this study was to determine the relationship of socioeconomic parents status with the incidence of caries in primary teeth of kindergarten

  10. Riwayat gizi buruk masa lalu (stunted tidak berhubungan dengan prestasi belajar siswa SD di Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tobianus Hasan

    2016-08-01

    terutama balita berisiko tinggi mengalami masalah kesehatan dan gizi dengan persentase 43,3 pada tahun 2009 dan 42,3 pada tahun 2010. Persentase kelulusan siswa SD di Kecamatan Mego pada tahun ajaran 2009/2010 menempati urutan ke-15 dari 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Sikka.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara status gizi masa lalu (stunted dan prestasi belajar siswa SD Kecamatan Mego, di Kabupaten Sikka NTT.Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan penelitian cross sectional study dengan sample penelitian meliputi anak sekolah dasar (SD kelas III yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa secara bivariat kondisi stunted mempengaruhi prestasi belajar (p=0,027, selain stunted, faktor luar yang mempengaruhi prestasi belajar adalah pendidikan ibu (p=0,001, pendidikan ayah (p=0,001 dan intelegensi anak (p=0,027 Secara multivariat yang paling mempengaruhi prestasi belajar siswa SD di Kecamatan Mego adalah pendidikan ayah dan ibu. Tetapi faktor yang paling dominan mempengaruhi prestasi belajar siswa SD hanya pendidikan ibu (p=0,001.Kesimpulan: Sebagian besar siswa yang menderita stunted memiliki prestasi belajar yang rendah (87,2% dan stunted tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan prestasi belajar. Prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh pendidikan orang tua.KATA KUNCI: stunted, prestasi belajar

  11. Perancangan Karya Fotografi Penggabungan Antara Pre-Wedding Photography Dengan Commercial Photography Dengan Teknik Digital Imaging

    OpenAIRE

    Sadono, Jennifer Budiono; Tanudjaja, Bing Bedjo; Banindro, Baskoro Suryo

    2014-01-01

    Pernikahan merupakan salah satu momen penting yang ada dan terjadi dalam hidup manusia. Pengabadian momen ini yang pada awalnya hanya berupa sekedar foto dokumentasi, berkembang menjadi suatu jenis fotografi yang di dalamnya juga terdapat dokumentasi pre-wedding. Perancangan ini berupa alternatif yang dapat ditawarkan kepada masyarakat yang menginginkan foto pre-wedding yang berbeda dari orang lain, dengan pendekatan kualitatif yang disertai dengan metode USP (Unique Selling Proposition) seba...

  12. Ketahanan pangan rumah tangga berhubungan dengan stunting pada anak usia 6-23 bulan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masrin Masrin

    2016-08-01

    kebutuhan dasar manusia. Jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, baik jumlah maupun mutunya pada tingkat individu dan rumah tangga akan mengganggu tercapainya kualitas hidup sehat, aktif, dan berkesinambungan serta dapat menimbulkan berbagai permasalahankesehatan dan gizi. Baduta stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang disebabkan oleh akses dan keterjangkauan terhadap pangan masih rendah.Tujuan: Menganalisis hubungan ketahanan pangan rumah tangga dengan kejadian stunting pada balita usia 6-23 bulan di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta.Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan case-control. Sampel penelitian adalah baduta usia 6-23 bulan yang berjumlah 126 untuk masing-masing kelompok kasus dan kontrol dengan rasio 1:1. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Analisis data secarabertahap, yaitu analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Uji statistik bivariat menggunakan chi-square dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan ketahanan pangan rumah tangga berhubungan dengan kejadian stunting pada baduta usia 6-23 bulan (p=0,04, OR=2,70, 95% CI:0,94-8,77. Variabel luar yang berhubungan signifikan dengan kejadian stunting pada baduta usia 6-23 bulan yaitu tinggi badan ibu(p=0,00, OR=2,03, 95% CI:1,14-3,65 dan riwayat BBLR (p=0,03, OR=3,02, 95% CI:0,98-11,04. Hasil analisis multivariat dengan mengendalikan variabel tinggi badan ibu dan riwayat BBLR baduta menunjukkan ketahanan pangan rumah tangga berhubungan dengan kejadian stunting pada baduta usia 6-23 bulan (p=0,05, OR=2,62, 95% CI:0,97-7,12.Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara ketahanan pangan rumah tangga dengan kejadian stunting pada baduta usia 6-23 bulan di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta.KATA KUNCI: ketahanan pangan rumah tangga, stunting, baduta usia 6-23 bulan

  13. Pengembangan Bisnis Rahasia Dagang dengan Cara Franchise

    OpenAIRE

    Idris, Isran

    2012-01-01

    Pembangunan ekonomi suatu negara tidak boleh hanya mengandalkan keunggulan  komperatif (comperative advantage), tetapi harus diiringi dengan keunggulan kompetitif (kompetitif advantage), bahkan banyak negara pada saat ini justru mengadalkan keunggulan kompetitif seperti Hak Kekayaan Intelektual sebagai dasar membangun perekonomian. Franchise adalah salah satu cara pembiakan usaha yang bertujuan melipat gandakan nilai ekonomi Hak Kekayaan Intelektual khusnya Rahasia Dagang yang sangat terkenal...

  14. Pengembangan Bisnis Rahasia Dagang dengan Cara Franchise

    OpenAIRE

    Idris, Isran

    2010-01-01

    Pembangunan ekonomi suatu negara tidak boleh hanya mengandalkan keunggulan komperatif (comperative advantage), tetapi harus diiringi dengan keunggulan kompetitif (kompetitif advantage), bahkan banyak negara pada saat ini justru mengadalkan keunggulan kompetitif seperti Hak Kekayaan Intelektual sebagai dasar membangun perekonomian. Franchise adalah salah satu cara pembiakan USAha yang bertujuan melipat gandakan nilai ekonomi Hak Kekayaan Intelektual khusnya Rahasia Dagang yang sangat terkenal...

  15. MONITORING BABY INCUBATOR SENTRAL DENGAN KOMUNIKASI WIRELESS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ary Sulistyo Utomo

    2018-04-01

    180m. Pengujian suhu ruang baby incubator menggunakan termometer sebagai perbandingan dengan nilai suhu yang dibaca pada alat. Dari pengukuran diperoleh tingkat perbedaan 0% pada suhu 30oC dan 2,8% pada suhu 37oC.   Kata kunci: baby incubator, sistem monitoring sentral, microsoft visual studio, arduino.

  16. DATA MINING UNTUK KLASIFIKASI PELANGGAN DENGAN ANT COLONY OPTIMIZATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maulani Kapiudin

    2007-01-01

    Full Text Available In this research the system for potentially customer classification is designed by extracting rule based classification from raw data with certain criteria. The searching process uses customer database from a bank with data mining technic by using ant colony optimization. A test based on min_case_per_rule variety and phenomene updating were done on a certain period of time. The result are group of customer class which base on rules built by ant and by modifying the pheromone updating, the area of the case is getting bigger. Prototype of the software is coded with C++ 6 version. The customer database master is created by using Microsoft Access. This paper gives information about potential customer of bank that can be classified by prototype of the software. Abstract in Bahasa Indonesia : Pada penelitian untuk sistem klasifikasi potensial customer ini didesain dengan melakukan ekstrak rule berdasarkan klasifikasi dari data mentah dengan kriteria tertentu. Proses pencarian menggunakan database pelanggan dari suatu bank dengan teknik data mining dengan ant colony optimization. Dilakukan percobaan dengan min_case_per_rule variety dan phenomene updating pada periode waktu tertentu. Hasilnya adalah sekelompok class pelanggan yang didasarkan dari rules yang dibangun dengan ant dan dengan dimodifikasi dengan pheromone updating, area permasalahan menjadi lebih melebar. Prototype dari software ini menggunakan C++ versi 6. Database pelanggan dibangun dengan Microsoft Access. Paper ini memberikan informasi mengenai potensi pelanggan dari bank, sehingga dapat diklasifikasikan dengan prototype dari software. Kata kunci: ant colony optimization, classification, min_case_per_rule, term, pheromone updating

  17. Korelasi Faktor Ibu Dengan Status Kesehatan Gigi Dan Mulut Anak Taman Kanak-Kanak Di Kelurahan Kemayoran Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    oktarina oktarina

    2017-06-01

    ,4%. Pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada balita dan anak Taman Kanak-Kanak (TK tergantung kepada ibunya. Pengetahuan ibu tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut masih kurang. Penelitian ini bertujuan menentukan korelasi pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan status kesehatan gigi dan mulut anaknya. Jenis penelitian adalah observational dengan desain potong lintang. Penelitian dilakukan pada Sekolah TK di Kelurahan Kemayoran, Kota Surabaya. Dipilih sebanyak 73 ibu dan 73 anaknya. Variabel independen yaitu pengetahuan, sikap dan tindakan ibu tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut sedangkan variabel dependen yaitu status kesehatan gigi dan mulut anaknya. Pengumpulan data dengan wawancara dan status kesehatan gigi dan mulut anak dengan pemeriksaan gigi intra-oral. Analisis data dengan uji korelasi Spearman. Kebanyakan ibu berusia 30–39 tahun, berpendidikan menengah, berpendapatan Rp.1.000.000– Rp.2.000.000,- setiap bulan. Adapun anaknya relatif lebih banyak perempuan dan 78,1% status kesehatan gigi dan mulut buruk. Pengetahuan ibu tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut tidak berkorelasi dengan status kesehatan gigi dan mulut anaknya kemungkinan paling rendah (30,1% pengetahuan ibu tentang cara menyikat gigi secara bersama dengan anaknya. Sedangkan sikap ibu berkorelasi (r = 0,272 dengan status kesehatan gigi dan mulut anaknya, ρ = 0,01. Hal ini sebagaimana lebih separuh ibu sangat setuju anaknya harus menyikat gigi 2 kali sehari. Tindakan ibu dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut tidak berkorelasi sebagaimana tidak ada penambalan pada gigi anak yang berlubang. Puskesmas perlu meningkatkan penyuluhan tentang pengetahuan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut anak sejak usia dini yang benar, terutama kepada ibu 

  18. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPS DENGAN PENDEKATAN INQUIRY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisna Handayani

    2015-08-01

    Full Text Available Tujuan  penelitian adalah menghasilkan perangkat pembelajaran IPS dengan Pendekatan Inquiry. Penelitian pengembangan ini menggunakan langkah-langkah Borg and Gall yang terdiri dari tiga tahapan utama yaitu pendahuluan, pengembangan dan validasi. Data yang diperoleh adalah hasil belajar, aktivitas diskusi dan respon peserta didik. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji t. Penggunaan pendekatan inquiry sebagai salah satau strategi pembelajaran IPS dapat dilakukan dengan mempersiapkan terlebih dahulu perangkat pembelajarannya. Hasil pengembangan divalidasi oleh pakar, diujicobakan pada kelas terbatas dan selanjutnya dilakukan ujicoba pada kelas eksperimen yang dibandingkan hasilnya dengan kelas kontrol. Perangkat pembelajaran tergolong efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas VII SMP Negeri 2 Jepara, terbukti dari adanya peningkatan yang nyata terbukti dari hasil uji paired sampel t-test dengan nilai signifikansi 0,000 <0,05, dan terjadi peningkatan yang tinggi (gain > 0,7, serta hasil belajar yang dicapai berbeda secara signifikan dengan kelompok kontrol. Di samping hasil belajar, pembelajaran yang dilakukan juga berdampak pada proses belajar yang membawa tingginya aktivitas peserta didik dalam memberikan gagasan, kerjasama, inisiatif, keaktifan dan kedisiplinan. The purpose of this research is creating Social Lesson Material with Inquiry Approach.This developing of the research is used of  the steps of Borg and Gall. They are Introducing, developing and evaluating. Learning materials are developed and validity by expert. Datas are gooten by study result, discussion activity and students, respone. Analizing datas are used descriptive analize and t- try out. The use of inquiry approach as one of learning strategy on Social Lesson Material can be done by preparing those. The result of  developing are being validity by expert,  try out on limited group and experiment group ad compare with control group

  19. Pembuatan Protesa Maksilofasial Hidung dengan Retensi Magnet

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Owin Bambang Wijanarko

    2012-12-01

    Full Text Available Latar belakang masalah. Restorasi dari cacat masalah. Restorasi dari cacat yang disebabkan tumor di daerah fasial sangat menantang bagi dokter bedah dan ahli prostodonti. Maxillofacial prosthetics adalah cabang kedokteran gigi yang berhubungan dengan cacat baik kongenital maupun yang didapat pada kepala dan leher. Cacat yang didapatkan dibagi menjadi cacat intraoral dan ekstraoral. Cacat intraoral meliputi mandibula, lidah, palatum, keras, sedangkan cacat ekstraoral meliputi daerah lainnya pada kepala dan leher. Tujuan. Laporan kasus ini adalah untuk rehabilitasi daerah wajah pasien dengan memperbaiki fungsi dan estetik dengan membuat protesa maksilofasial hidung sehingga pasien tidak merasa malu. Laporan kasus. Pasien laki-laki, 74 tahun datang atas kemauan sendiri, dan rujukan dari THT ingin dibuatkan hidung dan langit-langit atas buatan karena hidung sudah diamputasi. Dibuatkan prothesa maksilofasial hidung dari bahan silikon karena mempunyai tekstur yang hampir sama dengan kulit, kemudian dipasang kaitan magnet yang dilekatkan dengan obturator sehingga retensi bertambah baik. Protesa dipasang pada kacamata agar mudah cara menggunakan. Kesimpulan. Pasien merasa lebih nyaman ketika bernafas dan berbicara setelah memakai protesa maksilofasial hidung dengan retensi magnet ini. Protesa maksilofasial dapat membantu pasien baik dari sisi estetik maupun fungsional.   Background. Restoration of facial defects resulting from ablation of facial neoplasm or anyother reasons is a challenge for the head and neck surgeon, plastic surgeon and prosthontist. Maxillofacial prosthetics is a branch of dentistry that deals with congenital and acquired defects of the head and neck. Acquired defects can be divided into intraoral and extraoral. Intraoral defects may involve the mandible, tongue, soft palate, or hard palate, while extraoral defects may involve any other area of the head or neck. The aim. Of making maxillofacial prosthetics is to make better

  20. Pola makan dan hubungannya dengan kejadian stroke di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Perawaty Perawaty

    2016-08-01

    , alcohol consumption, obesity and smoking are not statistically significant (p > 0.05.Conclusions: The presence of hypertension, less physical activity, more consumption of processes foods, less consumption of fruits and less consumption of fish a risk factor for the dominant influence on the incidence of stroke.KEYWORDS: stroke, eating pattern, case controlABSTRAKLatar belakang: Laporan World Health Organization (WHO, diperkirakan setiap tahun terdapat 15 juta orang di seluruh dunia yang mengalami stroke. Tingginya prevalensi stroke di Kalimantan Tengah dilihat dari penderita rawat inap dan rawat jalan di rumah sakit yang jumlahnya meningkat setiap tahun. Terjadinya pergeseran pola makan di kota-kota besar dari pola makan tradisional ke pola makan barat yang komposisinya terlalu tinggi kalori, banyak protein, lemak, gula tetapi rendah serat menimbulkan ketidakseimbangan asupan zat gizi. Kondisi tersebut merupakan faktor risiko untuk terjadinya penyakit degeneratif seperti hipertensi, jantung koroner dan masalah kesehatan lainnya. Upaya pencegahan tingkat awal atau preventif primer pada stroke dapat dilakukan dengan intervensi pada gaya hidup yang tidak sehat termasuk pola makan.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian stroke di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik menggunakan rancangan case control. Subjek terdiri dari kasus dan kontrol dengan perbandingan 1:1 yang telah dilakukan matching terhadap umur. Kasus adalah penderita stroke dan kontrol adalah penderita penyakit lainnya yang menjalanirawat inap di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Jumlah subjek adalah 76 orang yang ditentukan dengan metode consecutive sampling. Data yang dikumpulkan yaitu identitas sampel, lingkar pinggang, pola makan, hipertensi, aktifitas fisik dan merokok. Data pola makan dikumpulkan dengan formulir semi quantitatif food frequency. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan Chi

  1. PROFIL KONSUMSI SUMBER ANTIOKSIDAN ALAMI, STATUS GIZI, KEBIASAAN MEROKOK DAN SANITASI LINGKUNGAN PADA DAERAH DENGAN TB-PARU TINGGI DI INDONESIA (PROFILE OF NATURAL SOURCE ANTIOXIDANTS CONSUMPTION, NUTRITIONAL STATUS, SMOKING HABIT AND ENVIRONMENTAL SANITA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Setyawati

    2012-06-01

    fruits and vegetables. Keywords: pulmonary-TB, antioxidants, nutritional status, smoking habit, sanitation ABSTRAK Indonesia peringkat ketiga di dunia setelah India dan China dalam jumlah penderita tuberkulosis-paru (TB-paru. Status gizi, kebiasaan merokok, kondisi rumah dan sanitasi lingkungan yang buruk, serta konsumsi sumber antioksidan alami (sayuran, buah-buahan, dan jamu yang rendah, dapat menurunkan daya tahan tubuh dan meningkatkan risiko terinfeksi TB-paru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari profil status gizi, konsumsi sumber antioksidan alami, kebiasaan merokok, kondisi rumah dan sanitasi lingkungan di wilayah Indonesia dengan kasus TB-paru tinggi. Studi observasional analitis dengan desain potong-lintang. Sampel merupakan sampel Riskesdas 2010, berusia minimal 15 tahun dan tinggal di wilayah dengan kasus TB-paru tinggi di Indonesia. Variabel yang dipelajari meliputi profil status TB-paru, karakteristik responden, status gizi, konsumsi sumber antioksidan alami, kebiasaan merokok dan perilaku pencegahan TB-paru, serta kondisi rumah dan sanitasi lingkungan. Proporsi penderita TB-paru lebih tinggi dijumpai pada lelaki, pendidikan rendah, usia produktif, dan status gizi rendah. Proporsi besar juga ditemukan pada perokok yang mulai merokok diusia muda (<10 tahun dan durasi merokok lama (31-40 tahun. Proporsi agak tinggi penderita TB-paru ditemukan pada konsumen sayuran-buah kurang dari lima porsi perhari. Proporsi perilaku pencegahan TB-paru, kondisi rumah dan lingkungan yang sehat ditemukan lebih besar pada non-penderita TB-paru. Untuk mengurangi jumlah penderita TB-paru, usaha perbaikan hendaknya diarahkan pada perbaikan status gizi, kondisi rumah dan sanitasi lingkungan, pengurangan jumlah perokok usia dini, dan peningkatan konsumsi sayuran dan buah dengan jumlah 5 porsi sehari. [Penel Gizi Makan 2012, 35(1: 55-69]   Kata Kunci: TB-paru, antioksidan, status gizi, kebiasaan merokok, sanitasi

  2. PERBEDAAN PENGARUH DIET TINGGI MINYAK SAWIT SEGAR DENGAN MINYAK JELANTAH TERHADAP LEMAK DAN TNF- α DARAH TIKUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susila Sastri

    2010-05-01

    Full Text Available AbstrakMasyarakat akhir-akhir ini cenderung memilih minyak sawit sebagai bahan penggoreng, hal ini mungkin karena harganya lebih murah dan mudah didapat dibandingkan minyak lain. Pemakain MS oleh masyarakat biasanya untuk bahan penggoreng bahan makanan. Minyak sawit mengandung asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh yang hampir seimbang, asam lemak jenuh meningkatkan lemak darah dan asam lemak tidak jenuh dikatakan dapat menurunkan lemak darah. Asam lemak tidak jenuh disisi lain mudah dioksidasi dengan pemanasan. Penelitian ini bertujuan melihat perbedaan pengaruh diet tinggi minyak sawit segar dan jelantah minyak sawit terhadap lemak darah dan TNF-α.Sudah dilakukan pemberian diet tinggi minyak sawit (50% pada tikus Wistar selama 8 minggu secara adlibitum. Pengukuran kadar kolesterol total, HDL-kol dan trigliserida melalui serum darah dengan alat spectrophotometer dan pemeriksaan TNF-α darah dengan cara ELISA.Hasil penelitian menunjukkan terdapat peninggian kadar lemak (trigliserida dan kolesterol total dan TNF-α darah bermakna (p<0,05 pada tikus diet tinggi minyak sawit segar ataupun minyak jelantah bila dibandingkan dengan kontrol namun peninggian lemak dan TNF-α oleh minyak jelantah lebih tinggi bermakna bila dibandingkan dengan minyak sawit segar. Kadar kolesterol darah tikus DMS lebih rendah dari kelompok kontrol positif.Kesimpulan; diet tinggi minyak sawit segar dan minyak jelantah pada tikus dapat meningkatkan kadar kolesterol total, trigliserida dan TNF-α secara bermakna dibandingkan kontrol, sedangkan peningkatan oleh minyak jelantah lebih tinggi bermakna dari minyak sawit segar.Kata kunci : diet tinggi minyak sawit, lemak darah, TNF-αAbstractSociety these days tend to prefer palm oil as raw roaster, this is probably because the price is cheap and easily available than other oils. MS usage by the community generally to material food fryer. Palm oil contains saturated fatty acids and unsaturated fatty acids are nearly balanced

  3. Perancangan dan Simulasi Security LAN dengan Perangkat Cisco

    OpenAIRE

    Asma, Nur

    2015-01-01

    Perancangan ini dikembangkan dengan menggunakan perangkat lunak CISCO paket tracer. Biasanya dalam satu gedung fakultas mahasiswa berada dalam satu LAN sedangkan komputer dosen berada pada LAN lain. Hal ini sepertinya sudah sewajarna terjadi mengingat keadaan jaringan yang terhubung secara fisik. Jadi tujuan perancangan ini adalah membangun sistem keamanan LAN dengan sistem VLAN dan dijalankan dengan perangkat CISCO dari paket tracer. VLAN (Virtual Local Area Network) merupakan salah satu tek...

  4. Analisis Strategi pada Perusahaan Plastik dengan Porter Five Forces

    OpenAIRE

    Foris, Paskalino Jimmy

    2015-01-01

    Dalam dunia bisnis perlu untuk meningkatkan efisiensi dan memaksimalkan pangsa pasar merek dengan mengoptimalkan kesempatan yang tersedia di pasar dikarenakan persaingan antar Perusahaan sangat tajam, dimana pesaing baru dapat masuk dengan mudah serta pemasok dan pelanggan dapat meningkatkan tawar – menawar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : strategi apa saja yang dapat dikembangkan PT. Srikandi Plastik saat ini, iklim persaingan Perusahaan produsen plastik di Indonesia dengan m...

  5. Perancangan Miniatur Traffic Light Dengan Mempergunakan Pengendali Port Paralel

    OpenAIRE

    Eka Wahyudi; Desi Permanasari

    2012-01-01

    Port paralel tentunya sudah tidak asing lagi dalam dunia komputer. Hal tersebut disebabkan karena port paralel merupakan sarana komunikasi yang terdapat pada Personal Computer (PC). Dengan memanfaatkan port tersebut, saat ini komputer juga dapat dipergunakan untuk keperluan pengontrolan/pengendalian rangkaian listrik dengan memanfaatkan port paralel (port printer). Port paralel memiliki kecepatan transfer data yang lebih cepat apabila dibandingkan dengan port serial, maka dari itu port parale...

  6. MANAJEMEN KULTUR ROTIFER DENGAN TANGKI VOLUME KECIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Philip Teguh Imanto

    2009-04-01

    Full Text Available Keberhasilan pembenihan ikan sangat dipengaruhi keberhasilan produksi jasad pakan rotifer secara tepat dan efisien. Penelitian kultur rotifer dengan tangki volume kecil bertujuan untuk mendapatkan efisiensi produksi yang paling optimal dan memenuhi prinsip dasar akuakultur low volume high density. Penelitian menggunakan tangki polyethylene dengan volume 500 L dan volume media awal 100 L, padat tebar awal 200 ind. rotifer per mL dengan sediaan pakan dasar fitoplankton Nannocloropsis occulata, ragi roti (0,05 g/mio.rot./feeding dan suplemen Scott emulsion (0,005 g/mio.rot./feeding. Penelitian dilakukan secara bertahap; tahap pertama (I tanpa penambahan air laut, peningkatan volume hanya dari penambahan 15 L Nannochloropsis tiap hari sampai hari kelima, tahap kedua (II dengan penambahan alga 40 L dan air laut 40 L; serta tahap ketiga (III dengan menggandakan pemberian ragi roti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada percobaan tahap I: total produksi rata-rata 122,37 x 106 ind. rotifer, pada tahap II: 97,67 x 106 ind. rotifer, dan pada tahap III: dicapai rata-rata total produksi tertinggi dengan 187,17 x 106 ind. rotifer per tanki kultur 500 L. Pengelolaan kultur pada tahap III memberikan hasil terbaik dengan simpangan terkecil antar tangki kultur ulangan, dan membuktikan sebagai pengelolaan terbaik untuk kultur rotifer dengan tangki volume kecil.  Success of marine seed production is highly influenced by effective and efficient production performance of life food rotifer. Observation on rotifer culture using small volume tank was aimed to get the optimum production and efficiency, to fulfill the basic principle of aquaculture “low volume high density”. Polyethylene tanks of 500 L. were used as culture container, with initial 100 liter sea water as culture medium and initial density of 200 ind. rotifer per mL. N. occulata, baker yeast (0.05 g/mio.rotifer/feeding and Scott emulsion (0.005 g/mio.rotifer/feeding were used as basic feed, and

  7. Hubungan Intensitas Menggunakan Facebook dengan Kecenderungan Nomophobia pada Remaja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ria Wahyuni

    2017-07-01

    dengan korelasi sebesar R=0,272 dengan taraf signifikansi 0,000 (p < 0,05, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan antara intensitas penggunaan facebook dengan kecenderungan menjadi nomophobia pada remaja. Hal ini berarti tinggi rendahnya intensitas penggunaan facebook berhubungan dengan kecenderungan menjadi nomophobia. Selanjutnya nilai sumbangsih variabel intensitas penggunaan facebook terhadap variabel kecenderungan menjadi nomophobia adalah 7,4%, sisanya 92,6% di pengaruhi oleh variabel lain. Kata kunci: intensitas penggunaan facebook, menjadi nomophobia, remaja.

  8. PENGEMBANGAN ASESMEN PENUGASAN MENULIS TEKS EKPOSISI DENGAN RANGSANGAN MASALAH AUTENTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Angla Florensy Sauhenda

    2016-03-01

     Asesmen merupakan suatu proses untuk memperoleh dan mengumpulkan informasi tentang hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi ditemukan bahwa guru tidak dapat menyusun asesmen penugasan menulis teks eksposisi dengan baik dan tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan asesmen penugasan menulis eksposisi dengan rangsangan masalah autentik. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan model pengembangan R2D2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen penugasan menulis teks eksposisi dengan rangsangan masalah autentik yang dikembangkan ini layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran menulis teks eksposisi.

  9. Perancangan Miniatur Traffic Light Dengan Mempergunakan Pengendali Port Paralel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Wahyudi

    2012-05-01

    Full Text Available Port paralel tentunya sudah tidak asing lagi dalam dunia komputer. Hal tersebut disebabkan karena port paralel merupakan sarana komunikasi yang terdapat pada Personal Computer (PC. Dengan memanfaatkan port tersebut, saat ini komputer juga dapat dipergunakan untuk keperluan pengontrolan/pengendalian rangkaian listrik dengan memanfaatkan port paralel (port printer. Port paralel memiliki kecepatan transfer data yang lebih cepat apabila dibandingkan dengan port serial, maka dari itu port paralel lebih banyak dipergunakan untuk pengendalian nyala lampu (LED. Dengan memanfaatkan bantuan software Saraf Listrik versi 1.01, maka port paralel dapat menjadi alternatif baru untuk pengendalian traffic light.

  10. MINIMASI BIAYA PERAWATAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PREVENTIVE MAINTENANCE POLICY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Much Djunaidi

    2012-12-01

    Full Text Available PT. Primatexco Indonesia merupakan perusahaan tekstil dengan produk benang tenun, kain, printing, dan waste. Di PT. Primatexco Indonesia terdapat bagian blowing yang bertugas menyuplai bahan baku untuk proses produksi. Artikel ini membahas mengenai alternatif jadwal perbaikan maupun perawatan dengan biaya terkecil untuk komponen mesin blowing. Dengan menghitung biaya perawatan untuk repair policy dan dibandingkan dengan biaya preventive maintenance policy, maka akan didapatkan jadwal perbaikan maupun perawatan yang optimal. Dari hasil perhitungan, diusulkan jadwal perawatan mengikuti kebijakan repair untuk kerusakan komponen klasifikasi A. Untuk kerusakan komponen klasifikasi B diterapkan kebijakan preventive maintenance setiap 5 bulan. Dan untuk kerusakan komponen klasifikasi C diterapkan kebijakan preventive maintenance setiap 7 bulan.

  11. Analisa Penerapan Sistem Hybrid Pada Kapal KPC-28 Dengan Kombinasi Diesel Engine dan Motor Listrik Yang Disuplai Dengan Batterai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tangguh Tangguh Bimantoro

    2014-03-01

    Full Text Available Teknologi Hybrid System Vessel akhir-akhir ini sedang menjadi bahasan yang sering dibicarakan di dunia pendidikan dan teknologi permesinan. Teknologi Hybrid System Vessel yang dimaksud adalah kapal yang berjalan dengan dua sumber tenaga, mesin yang bekerja dengan sumber tenaga bahan bakar dan motor listrik yang bekerja dengan sumber tenaga listrik. Oleh karena adanya permasalahan tersebut maka dikembangkanlah konsep system hybrid pada kapal.Hybrid ini mengacu teknologi pada mobil hybrid yang sudah dikembangkan sekarang, tujuan dari hybrid ini adalah sebagai penghematan BBM dan juga sebagai pereduksi emisi di system permesinan kapal.Penelitian ini menggunakan simulasi dengan software Maxsurf, kemudian dilakukan dengan metode perhitungan manual yang nantinya digunakan untuk menentukan jumlah batterai yang dibutuhkan pada penggerak motor induksi. Hasil dari penelitian ini berupa desain  Hybrid System kapal KPC – 28, serta hasil analisa Hybrid System di kapal apakah memberikan effisiensi bahan bakar yang cukup hemat dengan tanpa menggunakan Hybrid System pada mesin kapal tersebut.

  12. FORMULASI MODEL PERMUTASI SIKLIS DENGAN OBJEK MULTINOMIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukma Adi Perdana

    2016-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan membangun model matematika untuk menghitung jumlah susunan objek dari permutasi siklis yang memiliki objek multinomial. Model yang dibangun dibatasi untuk permutasi siklis yang memiliki objek multinomial dengan minimal ada satu jenis objek beranggotakan tunggal. Pemodelan dilakukan berdasarkan struktur matematika dari permutasi siklis dan permutasi multinomial. Model permutasi siklis yang memiliki objek multinomial telah dirumuskan.   Pembuktian model telah dilakukan melalui validasi struktur serta validasi hasil yang dilakukan dengan cara membandingkan hasil perhitungan model dan hasil pencacahan. Teorema tentang permutasi siklis dengan objek multinomial juga telah dibangun. Kata kunci:  pemodelan , permutasi siklis, permutasi multinomial This study aims at constructing mathematical model to count the number of arrangement of objects form cyclical permutation that has multinomial objects. The model constructed is limited to cyclical permutation that has multinomial object in which at least one kind of object having single cardinality is contained within. Modelling is undertaken based on mathematical structure of cyclical permutation and multinomial permutation. Cyclical permutation model having multinomial object has been formulated as . The proof of the model has been undertaken by validating structure and validating the outcome which was conducted by comparing counting result of model and counting result manually. The theorem of cyclical permutation with multinomial object has also been developed. Keywords: modelling, cyclical permutation, multinomial permutation

  13. PENGEMBANGAN SISTEM HRM TERINTEGRASI DENGAN PENDEKATAN ERP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christine Regilia Suwu

    2016-12-01

    Full Text Available Human Resources Management merupakan salah satu instrumen yang penting bagi perusahaan dalam pencapaian tujuannya. Penggunaan sistem informasi yang terintegrasi merupakan salah satu unsur penting untuk mengelola bisnis proses dalam manajemen perusahaan. ERP merupakan sistem informasi terintegrasi yang dimaksud dalam upaya peningkatan kualitas perusahaan. Khususnya untuk perusahaan distributor, pengelolaan proses bisnis secara konvensional dapat berpengaruh pada kualitas performa dari perusahaan itu sendiri. Berfokus pada HRM perusahaan distributor, penelitian membahas mengenai implementasi bisnis proses human resource management menggunakan software ERP yaitu Odoo. Penelitian dilakukan dengan menganalisa bisnis proses yang ada kemudian merancang sistem usulan yang terintegrasi lalu diimplementasikan ke dalam Odoo. Pemodelan sistem dirancang untuk mengoptimalkan pengelolaan data yang masih diproses secara konvensional. Optimalisasi dalam setiap proses bisnis meningkatkan kualitas keamanan dengan adanya pengaturan hak akses user dan keakuratan data yang didapat dengan transaksi data yang real time, serta efisiensi waktu yaitu memperkecil durasi waktu yang diperlukan untuk pencatatan dan penyimpanan dokumen dibanding secara manual. Kata Kunci: Sistem Informasi, Human Resources Management, ERP, Bussines Process Management

  14. Faktor sosiodemografi dan tinggi badan orang tua serta hubungannya dengan kejadian stunting pada balita usia 6-23 bulan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Afia Amin

    2016-08-01

    merupakan gangguan pertumbuhan linier yang ditunjukkan dengan nilai skor-z TB/U kurang dari -2SD. Terdapat berbagai macam faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting. Faktor sosial demografi , meliputi pendapatan yang rendah, pendidikan orang tua yang rendah, dan jumlah anggota dalam rumah tangga secara tidak langsung juga berhubungan dengan kejadian stunting. Tinggi badan orang tua juga berkaitan dengan kejadian stunting. Ibu yang pendek memiliki kemungkinan melahirkan bayi yang pendek pula. Hasil penelitian di Mesir menunjukkan bahwa anak yang lahir dari ibu dengan tinggi badan <150 cm memiliki risiko lebih tinggi untuk tumbuh menjadi stunting.Tujuan: Mengetahui faktor sosiodemografi dan tinggi badan orang tua sebagai faktor risiko kejadian stunting pada balita usia 6–23 bulan di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta.Metode: Desain penelitian adalah case-control. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Juni 2014 di Kecamatan Sedayu. Besar sampel yang diambil sebesar 252 balita usia 6-23 bulan. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk mengetahui identitas balita, identitas responden, status gizi balita, dan data sosiodemografi. Infantometer digunakan untuk mengukur panjang badan balita dan microtoise untuk mengukur tinggi badan orang tua. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan multivariat menggunakan uji regresi logistik.Hasil : Dalam penelitian ini diketahui prevalensi kejadian stunting di Kecamatan Sedayu sebesar 16,20%. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa variabel bebas yaitu tinggi badan ibu (p=0,01 menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kejadian stunting. Hasil uji multivariat membuktikan bahwa variabel yang paling berpengaruh dengan stunting yaitu tinggi badan ibu. Variabel pekerjaan, pendidikan, pendapatan dan pengeluaran, jumlah anggota keluarga, dan tinggi badan ayah tidak menunjukkan hasil yang bermakna terhadap kejadian stunting.Kesimpulan: Faktor sosioemografi bukan merupakan faktor risiko kejadian stunting

  15. PENGOLAHAN PRIMER LIMBAH TEKSTIL DENGAN ELEKTROKOAGULASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lieke Riadi

    2014-12-01

    Full Text Available Limbah industri tekstil di area pinggir kota Surabaya mempunyai karakteristik perbandingan COD dan BOD = 5.57. Limbah jenis ini sulit untuk dibiodegradasi. Studi ini mempelajari tekonologi elektrokoagulasi untuk mengolah limbah tekstil dengan menurunkan intensitas warna, Total Suspended Solid (TSS dan Chemical Oxygen Demand (COD. Percobaan batch pada suhu kamar dilakukan untuk mempelajari pengaruh pH, jarak elektroda terhadap penurunan warna,TSS dan COD dan membandingkan biaya operasinya jika menggunakan pengolahan kimia.Effisiensi penurunan tertinggi untuk warna (91.96%,  TSS (49.17%, dan COD (29.67% terjadi pada pH awal 4.0 dan jarak elektroda 2 cm dengan  elektroda Al/Al. Waktu optimum penurunan intensitas warna dalah 10 menit. Laju penurunan COD adalah : -dC/dt = 0.0053 C +0.056 , dengan C adalah konsentrasi COD. Jumlah sludge yang dihasilkan daripengolahan elektrokoagulasi  3.4 % lebih kecil dibandingkan menggunakan bahan kimia. Biaya yang digunakan untuk pengolahan dengan elektrokoagulasi 52.35 % lebih murah dibandingkan jika menggunakan koagulasi dengan bahan kimia ( tawas. Kata kunci : elektrokoagulasi, penurunan warna, penurunan TSS, laju degradasi COD, imbah tekstil Abstract Waste water from textile industry which is located in one suburb of Surabaya city as characteristic which the ratio of COD to BOD was 5.57. This type of waste water is difficult to be biodegraded. This study investigated elektrokoagulasi technology to treat textile waste water by removing color, total suspended solid, and Chemical Oxygen Demand. Batch experiment at room temperature was carried out to study the effect of pH, electrode distance for color, TSS and COD removal. This study also tried to compare the operation cost between elektrokoagulasi and chemical processes. The best removal efficiencies by Al electrodes was 91.96 % for color, 49.17 % for TSS and 29.67 % for COD which were under initial pH 4.0 and electrodes distance 2 cm. The optimum operation

  16. Diskusi Kelompok Terarah dengan Subjek Anak-Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Andayani

    2016-10-01

    Full Text Available Diskusi Kelompok Terarah (DKT atau Focus Group Discussion (FGD mulai banyak digunakan sebagai metode pengumpulan data. Metode ini cukup efektif dengan berbagai kelebihannya (Steward dan Shamdasani,1990. Sebagaimana halnya dengan metode wawancara mendalam, DKT memungkinkan peneliti untuk mendapatkan informasi yang jelas karena metode ini memberi kesempatan pada peneliti untuk mendapatkan kejelasan atas informasi yang diberikan atas respondennya.

  17. Upaya Menciptakan Kepuasan Pelanggan Dengan Pengelolaan Service Quality (Servqual)

    OpenAIRE

    Sarino, Alit

    2010-01-01

    Pemasaran yang berorientasi pada pelanggan melalui pelayanan yang berkualitas sangatefektif untuk mempertahankan pelanggan. Ketanggapan Perusahaan terhadap harapan pelangganakan menciptakan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Salah satu Strategi untuk mempertahankanpelanggan adalah dengan menerapkan Servqual (Service Quality). Servqual cara pengukurankualitas pelayanan dengan memperhatikan lima dimensi pelayanan yang mencakup Reliability,Responsiveness, Assurance, Empathy, dan Tangible dimana m...

  18. HUBUNGAN ANTARA JUDGMENT AUDIT DENGAN RESIKO DAN MATERIALITAS

    OpenAIRE

    Eko Madyo Sutanto

    2014-01-01

    Laporan audit auditor harus mempertimbangkan masalah materialitas, risiko dan penilaian. Pertimbangan Materialitas termasuk kualitatif dan kuantitatif pertimbangan. Pertimbangan kuantitatif berhubungan dengan kesalahan yang menjadi penentu dalam laporan keuangan. Sementara faktor kualitatif berhubungan dengan penyebab kesalahan tersebut. Untuk menghindari atau meminimalkan risiko audit, menurut Standar Audit seksi 312 menekankan “Risiko audit dan Materialitas dalam Pelaksanaan audit”, maka au...

  19. STUDI MODEL UNTUK PENINGKATAN PRESIPITASI AWAN KONVEKTIF DENGAN BUBUK GARAM

    OpenAIRE

    M. V, Belyaeva; A.S, Drofa; V.N, Ivanov; Kudsy, Mahally; Haryanto, Untung; Goenawan, R Djoko; Harsanti, Dini; Ridwan, Ridwan

    2011-01-01

    Sebuah studi tentang penggunaan garam serbuk polidispersi sebagai bahan semaitelah dilaksanakan dengan memakai model 1-dimensi. Dalam studi ini pengaruhpenambahan serbuk garam tersebut terhadap distribusi tetes awan dan jumlah penambahan presipitasi telah dilakukan, serta hasilnya telah dianalisa dan dibandingkan dengan hasil yang diperoleh pada pemakaian partikel higroskopis yang diperoleh dari flare piroteknik. Kondisi awan yang dipelajari terdiri dari beberapa macam ketinggian, updraft dan...

  20. Rancang Bangun Prototype Unmanned Aerial Vehicle (UAV dengan Tiga Rotor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darmawan Rasyid Hadi Saputra

    2013-03-01

    Full Text Available Unmanned Aerial Vehicle atau yang biasa dikenal dengan istilah UAV  merupakan sebuah sistem penerbangan/ pesawat tanpa pilot yang berada di dalam pesawat tersebut. UAV dapat dikendalikan dengan menggunakan remote dari jarak jauh, diprogram dengan perintah tertentu, atau bahkan dengan sistem pengendalian otomatis yang lebih kompleks. Aplikasi dari teknologi UAV pun beragam mulai dari tugas militer hingga pengamatan udara. Dalam penelitian ini, sebuah UAV akan dikembangkan dengan tiga buah rotor dan satu buah motor servo di bagian belakang UAV. Perancangan model menggunakan software CATIA dengan batasan dimensi (panjang × lebar maksimum 75 × 75 cm dan massa < 2 kg. Analisis struktur rangka dilakukan untuk menguji kekuatan rangka ketika terbang dan membawa beban, dengan menggunakan metode elemen hingga dan kriteria kegagalan Von-Misses. Dalam proses pengerjaan, rancangan dari CATIA dan analisis yang telah dilakukan dalam perancangan tersebut akan digunakan. Hasil yang didapat berupa UAV yang memiliki struktur rangka dengan defleksi maksimum 3,67 mm pada rangka tengah yang berbahan acrylic. Dalam pengujian di lapangan, UAV dapat melakukan gerak roll, pitch, dan yaw yang dikendalikan melalui remote control. Waktu operasi maksimum yang dapat dilakukan adalah selama 7 menit 43 detik.

  1. PERANCANGAN ALAT PENGGILING IKAN DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saufik Luthfianto

    2017-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang mesin giling ikan yang sesuai dengan desain ergonomicn, menghasilkan mesin penggiling ikan yang mempunyai produktivitas dengan rancangan kekuatan material alat dan mesin motor serta menghitung kapasitas produksi, BEP dan total biaya hasil prodiksi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan perancangan ergonomic. Hasil penelitian ini adalah Perhitungan anthropometri dapat ditentukan fasilitas kerja operator dengan dimensi kursi dengan tinggi 44 cm dan meja dengan tinggi 67 cm, lebar 63 cm, panjang 130 cm yang digunakan operator pada proses penggilingan ikan yang dirancang. Penentuan kualitas motor dapat ditentukan dengan daya motor sebesar 2,83 Kw atau 3 Hp, diameter puli sebesar 20 cm, sabuk pertama 61 inch, sabuk 2 sebesar 68 inch, dengan bahan poros ST 42, tegangan tarik 420 N/mm2, bahan elektroda AWS 60xx, Kekuatan tarik elektroda sebesar 427,21 N/mm2, Tebal Pengelasan sebesar 3 mm, lebar pengelasan 40 mm dan factor keamanan sebesar N=3. Rancangan alat pengiling ikan dapat memproduksi sebanyak 39.600 gram atau lebih maka sudah berada pada titik impas (BEP atau sudah mendapat keuntungan. Biaya total yang dibutuhkan untuk membuat 39.600 gram Rp 365.522,-

  2. Penyelesaian Numerik Persamaan Advection Dengan Radial Point Interpolation Method dan Integrasi Waktu Dengan Discontinuous Galerkin Method

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kresno Wikan Sadono

    2016-12-01

    Full Text Available Persamaan differensial banyak digunakan untuk menggambarkan berbagai fenomena dalam bidang sains dan rekayasa. Berbagai masalah komplek dalam kehidupan sehari-hari dapat dimodelkan dengan persamaan differensial dan diselesaikan dengan metode numerik. Salah satu metode numerik, yaitu metode meshfree atau meshless berkembang akhir-akhir ini, tanpa proses pembuatan elemen pada domain. Penelitian ini menggabungkan metode meshless yaitu radial basis point interpolation method (RPIM dengan integrasi waktu discontinuous Galerkin method (DGM, metode ini disebut RPIM-DGM. Metode RPIM-DGM diaplikasikan pada advection equation pada satu dimensi. RPIM menggunakan basis function multiquadratic function (MQ dan integrasi waktu diturunkan untuk linear-DGM maupun quadratic-DGM. Hasil simulasi menunjukkan, metode ini mendekati hasil analitis dengan baik. Hasil simulasi numerik dengan RPIM DGM menunjukkan semakin banyak node dan semakin kecil time increment menunjukkan hasil numerik semakin akurat. Hasil lain menunjukkan, integrasi numerik dengan quadratic-DGM untuk suatu time increment dan jumlah node tertentu semakin meningkatkan akurasi dibandingkan dengan linear-DGM.  [Title: Numerical solution of advection equation with radial basis interpolation method and discontinuous Galerkin method for time integration] Differential equation is widely used to describe a variety of phenomena in science and engineering. A variety of complex issues in everyday life can be modeled with differential equations and solved by numerical method. One of the numerical methods, the method meshfree or meshless developing lately, without making use of the elements in the domain. The research combines methods meshless, i.e. radial basis point interpolation method with discontinuous Galerkin method as time integration method. This method is called RPIM-DGM. The RPIM-DGM applied to one dimension advection equation. The RPIM using basis function multiquadratic function and time

  3. ANEMIA DAN ANEMIA GIZI BESI PADA KEHAMILAN: HUBUNGANNYA DENGAN ASUPAN PROTEIN DAN ZAT GIZI MIKRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Handayani Utami

    2015-03-01

    Full Text Available Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan pada wanita hamil. Zat besi dianggap sebagai salah satu zat gizi mikro yang berperan terhadap terjadinya anemia. Kekurangan gizi besi dalam tingkat lanjut dapat menyebabkan anemia, yang disebut sebagai anemia gizi besi. Tujuan studi ini adalah untuk menganalisis perbedaan antara asupan protein dan gizi mikro serta menghitung odd ratio (OR kejadian anemia dan anemia gizi besi akibat asupan protein dan gizi mikro pada wanita hamil di lokasi studi. Analisis ini merupakan analisa dari data studi kohor Tumbuh Kembang anak pada tahun pertama, yang dilaksanakan di Kelurahan Kebon Kalapa dan Ciwaringin, Kota Bogor yang dianalisa menggunakan disainkasus kontrol. Sebanyak 47 ibu hamil menjadi sampel dalam analisa ini. Kategori untuk anemia yaitu apabila kadar hemoglobin (Hb ibu hamil ≤11 g/dL. Kekurangan gizi besi dikategorikan apabila kadar serum transferrin reseptor (sTfR diatas 4.4 mg/L. Sedangkan Anemia Gizi Besi dikategorikan apabila memiliki kadar Hb < 11 g/dL dan sTfr > 4.4 mg/L. Tes one way anova digunakan untuk menganalisa adanya perbedaan asupan energi, protein dan zat gizi mikro antara ibu hamil yang mengalami anemia, anemia gizi besi maupun yang normal. Odd ratio dianalisa dengan menggunakan uji chi square. Nilai signifikan ditentukan apabila nilai p value < 0.05 dan perhitungan OR> 1. 27.7% dari ibu hamil di lokasi studi mengalami anemia, 14.9% tergolong dalam anemia ringan, 10.6% anemia sedang dan 2.1% anemia berat. Anemia gizi besi dialami oleh 17% dari wanita hamil. Terdapat hubungan yang signifikan antara keparahan anemia dan terjadinya anemia gizi besi. Tidak ditemukan perbedaan antara asupan protein, besi, folate dan zink pada wanita yang mengalami anemia, anemia gizi besi maupun yang normal. Akan tetapi terdapat kecenderungan bahwa asupan zat besi dan seng pada ibu yang anemia dan anemia gizi besi lebih rendah daripada ibu yang normal. Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan pada ibu

  4. MODEL PEMILIHAN BAHAN PEWARNA ALAM COKLAT BATIK TULIS SOLO DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartini Hartini

    2014-05-01

    Full Text Available Pewarna alami batik diklaim lebih ramah lingkungan dan telah terbukti menghasilkan emisi yang lebih rendah. Untuk itu penggunaan pewarna alam khususnya batik sangat dianjurkan. Sebuah sentra batik Laweyan di Solo telah memulai penggunaan pewarna alam sejak beberapa tahun yang lalu. Warna yang dominan digunakan adalah warna coklat karena ciri khas batik Solo yang paling banyak menggunakan warna coklat soga. Untuk menghasilkan warna coklat di sentra tersebut banyak pilihan bahan pewarna alam yang digunakan. Penelitian ini bermaksud mengembangkan model pemilihan alternatif bahan alam berdasarkan kriteria-kriteria yang ada. Tahapan dalam pemilihan yaitu menggali kriteria yang berpengaruh, melakukan pembobotan kriteria dan melakukan pembobotan pada alternatif yang ada. Penelitian ini menggunakan metode AHP  dalam pengolahan data sehingga dapat diketahui bahan alam apa yang tepat untuk menghasilkan warna coklat sesuai dengan kriteria-kriteria yang ada. Dari hasil penelitian faktor yang berpengaruh dalam pemilihan bahan alam yaitu 4 variabel 6 kriteria dan 14 sub kriteria. Dari beberapa kriteria tersebut bahan alam yang terpilih adalah jalawe untuk menghasilkan warna coklat. Kata Kunci : batik, pewarna alam, analytical hierarchy process (AHP, laweyan, batik tulis Abstract Natural dyes of batik has claimed to be more environmentally friendly and has been known lower emissions. The use of natural dyes for batik especially highly recommended. A center of batik Laweyan in Solo has initiated use of natural dyes since a few years ago. The dominant colors used are brown because typical Solo batik are the most widely use soga brown color. To produce a brown color in the center of a large selection of natural dyes are used. During this time they are using all these ingredients. This study intends to develop a model of natural selection of alternative materials based on existing criteria. Stages in the selection criteria, namely digging influential,  weighting

  5. USAHA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DENGAN PRODUCTIVITY EVALUATION TREE (PET MODELS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muchlison Anis

    2007-04-01

    Full Text Available Usaha peningkatan produktivitas merupakan suatu langkah menuju perbaikan perusahaan dimasa yang akan datang. Model perencanaan produktivitas Productivity Evaluation Tree (PET memberikan kemudahan bagi perusahaan dalam mengembangkan dan menilai seluruh alternatif yang mungkin dilakukan dalam menetapkan target peningkatan produktivitas dan usaha peningkatan produktivitas. Dalam penelitian ini alternatif perencanaan ada tiga. Pertama, meningkatkan standart penggunaan bahan baku dari 20% menjadi 30%. Kedua, pengeluaran bahan baku diusulkan sama dengan bulan lalu dengan menerapkan peningkatan standart penggunaan bahan baku sama seperti dengan alternatif pertama, Ketiga, menstimulasi alternatif 2 dengan melakukan manajemen motivasi terhadap tenaga kerja. Dari hasil evaluasi pohon produktivitas maka dapat diketahui estimasi peningkatan produktivitas yang tertinggi adalah alternatif ke tiga dengan perubahan tingkat produktivitas sebesar 0,39.

  6. MASALAH PROGRAMA LINIER FUZZY DENGAN FUNGSI KEANGGOTAAN LINIER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nyoman Sutapa

    2000-01-01

    Full Text Available In practice, the certainess assumption for parameters in linear programming are difficult to pullfiled. The uncertainties are sometimes coming from subjective and intuitive policies. To solve and accommodate these problems, will be approximated by fuzzy set theory. In this article, modeling of linear programming with fuzzy set will be discussed, followed by two cases with membership function are trapezoidal and triangular. Abstract in Bahasa Indonesia : Asumsi kepastian nilai-nilai parameter, dalam pengambilan keputusan yang dimodelkan dengan programa linier, dalam praktek sering sulit dipenuhi. Ketidakpastian yang muncul kadang diakibatkan oleh suatu kebijakan yang intuitif dan subjektif. Untuk memecahkan dan mengakomodasi ketidakpastian seperti tersebut, akan didekati dengan teori himpunan fuzzy. Dalam makalah ini, pemodelan programa linier dengan teori himpunan fuzzy tersebut, akan didiskusikan dengan dua kasus, masing-masing dengan menggunakan fungsi keanggotaan linier, yaitu trapezoida dan triangular. Kata kunci: programa linier, himpunan fuzzy.

  7. Pengolahan Limbah Rumah Makan dengan Proses Biofilter Aerobik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laily Zoraya Zahra

    2015-03-01

    Full Text Available Berkembangnya rumah makan/restoran yang semakin pesat dapat dipastikan akan turut menambah buangan air limbah domestik dengan kadar organik yang tinggi dalam jumlah yang tidak sedikit yang dibuang ke badan air.Tingginya kadar organik dalam limbah domestik rumah makan akan menyebabkan aroma yang tidak sedap jika tidak ada pengolahan terlebih dahulu, maka pengolahan yang dapat digunakan untuk mengolah air limbah rumah makan tersebut adalah proses biofilter aerobik. Penelitian dilakukan dengan proses biofilter aerobik dengan aliran downflow dan menggunakan sistem intermitten.Variabel dalam penelitian ini adalah media biofilter berupa kerikil dan batu alam serta Hydraulic Retention Time (HRT 8 jam. Parameter pencemar yang diukur efisiensinya adalah BOD, COD, dan TSS. Besarnya penyisihan parameter BOD, COD dan TSS dengan menggunakan biofilter aerob berturut-turut mencapai 94,83%, 92,95%, dan 95%. Reaktor paling baik dalam mengolah air limbah adalah reaktor biofilter dengan media kerikil pada HRT 8 jam.

  8. Analisis Pindah Panas pada Ruang Fermentasi Biji Kakao (Theobroma cacao L dengan Menggunakan Kotak Kayu dan Styrofoam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fazzatul Rahmi

    2017-04-01

    Full Text Available Abstrak. Fermentasi merupakan kegiatan untuk melepaskan zat lendir dari permukaan kulit biji dan menghasilkan biji mutu dan aroma yang baik. Selain itu fermentasi juga dilakukan untuk menghindari tumbuhnya jamur selama masa penyimpanan. Selama fermentasi berlangsung akan terjadinya perpindahan panas/ suhu di dalam kotak fermentasi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian yaitu untuk melihat perubahan suhu selama proses fermentasi, mengetahui pengaruh bahan kotak (kayu dan styrofoam terhadap perpindahan panas di dalam kotak fermentasi dan perpindahan panas dari dalam kotak fermentasi terhadap lingkungan luar. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa suhu ideal fermentasi pada kotak kayu dihasilkan pada hari ke-5, sedangkan kotak styrofoam suhu ideal dihasilkan pada hari ke-3. Perpindahan panas pada bahan kayu suhunya lebih tinggi dibandingkan dengan bahan styrofoam. Hal ini disebabkan karena panas pada kotak kayu keluar lebih cepat, sehingga suhu pada proses fermentasi bisa lebih rendah dibandingkan menggunakan kotak styrofoam. Hasil fermentasi biji kakao dengan menggunakan kotak kayu didapatkan biji kakao yang bagus yaitu pada hari ke-5 fermentasi dan kotak styrofoam pada hari ke-5 fermentasi didapatkan biji kakao yang berjamur.   Analysis Of Transfer Heat Room Of Cocoa Seed Fermentation (Theobroma cacao L. Using Wood Box and Styrofoam Abstract. Fermentation is an activity to remove mucous substances from the skin surface to produce quality of seed and good aroma. In addition, fermentation also done to avoid the growth of mold during storage period. During fermentation, the heat transfer / temperature will be happen inside the fermentation box. The aim of this study is to observe the changes of temperature during the fermentation process, knowing the effect of packaging materials (wood and styrofoam to heat transfer in the fermentation box and heat transfer from inside of fermentation box to the environment in the outside. The results showed

  9. NILAI KARIES GIGI USIA 15 TAHUN DENGAN PEMERIKSA DOKTER GIGI DAN NON DOKTER GIGI DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indirawati Tjahja N

    2013-03-01

    Full Text Available ABSTRACT Background: Dental caries are usual/y caused by poor oral hygiene, resulting in the accumulation of plaque that contains a variety of bacteria. Method: This study uses diagnostic test research design. The study was conducted at the health center Kedondong, Ketapang district of West Kalimantan. Subjects numbered 30 children, consisting of men and women aged 15 years, each subject wil/ be examined by 10 dentists and 10 non-dentists. Non-dentists include nursing academy, academy of nutrition, pharmaceutical academy, academy of enviromental health and public health scholers. The research objective was to compare the results of the DMF- T (Decay Missing Fil/ing Treatment between a dentist and non-dentist. Result: The results obtained, the smal/est difference mean DMF- T with the dentist examiner was between 3.8000-3.8667, while the non-dentist examiner is 3.1333. Conclusion: The measurement of non-dentists is lower than the measurement of the dentist. Key words: dental caries, DMF- T, dentist and non-dentist, aged 15 years ABSTRAK Latar Belakang: Karies gigi umumnya disebabkan, karena kebersihan mulut yang buruk, sehingga terjadi akumulasi plak yang mengandung berbagai macam bakteri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian uji Diagnostik. Metode: Penelitian dilakukan di Puskesmas Kedondong kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Subjek penelitian berjumlah 30 anak, yang terdiri dari laki-laki dan perempuan yang berusia 15 tahun, Masing-masing subjek akan diperiksa oleh 10 orang dokter gigi dan 10 orang non-dokter gigi. Non-dokter gigi meliputi Akademi Keperawatan, Akademi Gizi, Akademi Farmasi, Akademi Kesehatan Lingkungan, dan Sarjana Kesahatan Masyarakat. Tujuan penelitian adalah membandingkan hasil pemeriksaan DMF- T (Decay Missing Fil/ing Treatment antara dokter gigi dengan non-dokter gigi. Hasil: Hasil penelitian didapatkan, beda mean yang terkecil DMF- T dengan pemeriksa dokter gigi adalah diantara 3.8000-3.8667, sedang pemeriksa non

  10. LAHAN BASAH BUATAN SEBAGAI MEDIA PENGOLAHAN AIR LIMBAH BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamaei BERSALINITAS RENDAH (Constructed Wetland for Remediation of Brackish Wastewater from White Shrimp (Litopenaeus vannamaei Cultivation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syafrudin Raharjo

    2015-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Air limbah budidaya udang berjumlah relatif banyak dan mengandung bahan pencemar yang berpotensi mencemari lingkungan. Di sisi lain, air limbah tersebut dapat diolah dan diresirkulasi dalam sistem budidaya udang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki kemampuan sistem lahan basah buatan-aliran air permukaan (LBB-AAP yang ditanami dengan rumput vetiver (Chrysopogon zizanioides, L dalam menghilangkan pencemar (NO2-, NO3-, NH3, NH4+ dan PO43- dari air limbah budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamaei kondisi mesohaline dan mengevaluasi kinerja sistem tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem LBB-AAP mampu mengeliminasi parameter NO2-, NO3-, NH3, NH4+ dan PO43- secara signifikan. Rumput vetiver mampu tumbuh pada kondisi mesohaline dan dapat melakukan remediasi air limbah tersebut. Serapan rumput vetiver dalam sistem LBB-AAP untuk NO3-, NH4+ dan PO43-adalah 28, 63 dan 83 %. Desain konstruksi LBB-AAP tipe Hidroponik menunjukkan kinerja terbaik dalam pengendalian air limbah budidaya udang vaname dibandingkan dengan tipe emergent, kombinasi hidroponik dan emergent. ABSTRACT The amount of wastewater shrimp cultivation is relatively/too much, contains a variety of pollutants and potentially pollute the environment. In other side, The wastewater can be treated and also recirculated in shrimp cultivation systems. The purpose of research is to investigate the ability of flow water surface-constructed wetland system (FWS-CWs that planted vetiver grass (Chrysopogon zizanioides, L that removes of pollutants (NO2-, NO3-, NH3, NH4+ and PO43- from wastewater vaname shrimp cultivation (Litopenaeus vannamaei on conditions mesohaline and with the aim of evaluating the performance of the system. The results of the research indicate that FWS-CWs able to eliminate the parameters significantly of NO2-, NO3-, NH3, NH4+ and PO43-. Vetiver grass could grow on mesohaline conditions and it can perform remediation of the wastewater. Uptake of

  11. Pengembangan Alat Peraga Momentum dengan Sistem Sensor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Upik Rahma

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract This research aims to develop the props with the concept of momentum by using motion sensors. The method used is a method of research and development (Research and Development. In the implementation of the study outlines the development of research carried out in two stages: Theoretical and Empirical. Results of this research is a props momentum that has been developed and can be used by high school teachers who will perform physical demonstration of the momentum of an object. This tool can also be used as a media demonstration teacher for high school students to explain the physics of matter other. From the test results Viewer tool development momentum in SMAN 100 Jakarta indicate that the tool has been able to meet the expectations of teachers and learners in the orientation of the development of the various needs of props for high school students in the learning process of physics. Based on the results of this study concluded that, with the development of props momentum sensor system has met the criteria of props as a medium of learning physics. Keywords: learning media devlopment, learning media momentum with sensor systems, instructional media. Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat peraga dengan konsep momentum dengan menggunakan sensor gerak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development. Dalam pelaksanaan penelitian secara garis besar penelitian pengembangan dilaksanakan dalam dua tahap yaitu Teoritik dan Empiris. Hasil penelitian ini adalah sebuah alat peraga momentum yang sudah dikembangkan dan dapat digunakan oleh guru SMA yang akan melakukan peragaan fisika tentang momentum suatu benda. Alat ini juga dapat dipakai guru sebagai media demonstrasi bagi siswa SMA untuk menjelaskan materi fisika lainnya. Dari hasil uji coba pengembangan Alat Peraga Momentum di SMAN 100 Jakarta menunjukan bahwa alat telah mampu memenuhi harapan bagi guru dan peserta didik dalam

  12. AKSESIBILITAS HOTEL HORISON BEKASI DENGAN MAL METROPOLITAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nadia Nursintia

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract - Development of accommodation services is growing very fast, the construction of hotels ranging from low to star property confirms that the business is very profitable and promising. Growing hotel development as the presence and development of tourism in a region. Concept of mix used and are now growing in demand by developers. In addition to shorten the land, its facilities are increasingly in demand, because the concept of developing the land into two business buildings comprising the hotel and mall, can provide ease of access for service users to carry out all the activities that support their activities. Accessibility is a very important thing to be considered for the service users to choose the hotel accommodation that will be flown them. Distance, transportation, facilities, road conditions, and ease of location had been the benchmark and consideration to get a suitable hotel for their activities.   Keyword : Accessibility, Hotel   Abstrak - Perkembangan jasa akomodasi saat ini berkembang sangat cepat, dibangunnya hotel mulai dari hotel rendah hingga bintang menegaskan bahwa bisnis properti ini sangat menguntungkan dan menjanjikan. Pembangunan hotel berkembang seiring hadirnya dan berkembangnya pariwisata di suatu daerah. Konsep mix used pun kini semakin berkembang dan diminati oleh para pengembang. Selain karena mempersingkat lahan, fasilitas nya pun semakin diminati, karena konsep mengembangkan satu lahan menjadi dua bangunan usaha yang terdiri dari hotel dan mal, dapat memberikan kemudahan akses untuk para pengguna jasa untuk melakukan segala aktifitas yang mendukung kegiatannya. Aksesbilitas merupakan hal yang sangat penting yang menjadi pertimbangan bagi para pengguna jasa akomodasi untuk memilih hotel yang akan mereka singgahi. Jarak, transportasi, fasilitas, kondisi jalan, dan kemudahan lokasi lah yang menjadi tolak ukur dan pertimbangan untuk mendapatkan hotel yang cocok bagi kegiatan mereka.   Kata Kunci

  13. BUDIDAYA KERANG HIJAU (Perna viridis L. DENGAN METODE DAN KEPADATAN BERBEDA DI PERAIRAN PESISIR KUALA LANGSA, ACEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Sagita

    2017-05-01

    Full Text Available Kerang hijau merupakan komoditas budidaya laut yang sangat prospektif untuk dikembangkan pada suatu sistem budidaya, karena dapat dilakukan dengan biaya produksi yang rendah namun menghasilkan profitabilitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dan kepadatan yang paling optimal untuk budidaya kerang hijau di perairan pesisir Kuala Langsa, Aceh. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial yang terdiri atas faktor metode (long line dan stick dan faktor kepadatan (20, 30, dan 40 individu/kantong 5,30 L, masing-masing diulang sebanyak empat kali. Berdasarkan sidik ragam data Specific Growth Rate (SGR dari panjang (SGL L dan bobot (SGR W menunjukkan semua perlakuan metode, kepadatan dan interaksi berbeda signifikan pada taraf uji 5% (P<0,05, di mana perlakuan yang paling optimal yaitu perlakuan metode long line dengan kepadatan 20 individu/kantong 5,30 L diperoleh rata-rata nilai SGR (L sebesar 0,86 ± 0,01%/hari dan SGR (W sebesar 1,18 ± 0,04%/hari dengan sintasan mencapai 92,50 ± 2,89%. Parameter kualitas perairan selama periode budidaya masih sesuai untuk mendukung kehidupan kerang hijau di mana suhu berkisar 27,5-34,0°C; salinitas 28,5-33,0 ppt; pH 7,8-8,6; dan oksigen terlarut 4,5-6,5 mg/L; serta kecepatan arus 0,1-0,3 m/s. Budidaya kerang hijau dengan metode long line pada kepadatan 20 individu/kantong 5,30 L merupakan pola budidaya yang paling optimal untuk diterapkan di perairan pesisir Kuala Langsa, Aceh. Green mussel is a very prospective marine aquaculture commodity due to its low cost production but with high profitability. This research aimed to determine the most optimal method and densities for green mussel culture in coastal waters of Kuala Langsa, Aceh. The research used a completely randomized factorial design consisting of methods factor (long line and stick and densities factor (20, 30, and 40 individuals/basket 5.30 L, each repeated four times. Based on the variance analysis of

  14. Memahami Pengalaman Komunikasi Wanita Bercadar dalam Pengembangan Hubungan dengan Lingkungan Sosial

    OpenAIRE

    Puspasari, Yenny; Rahardjo, Turnomo; Naryoso, Agus

    2013-01-01

    MEMAHAMI PENGALAMAN KOMUNIKASI WANITA BERCADAR DALAM PENGEMBANGAN HUBUNGAN DENGAN LINGKUNGAN SOSIALABSTRAKKehidupan wanita bercadar di Indonesia menjadi sorotan masyarakat sejak kejadian teror di berbagai wilayah Indonesia yang sebagian besar melibatkan wanita bercadar di dalamnya. Wanita bercadar kemudian diidentikkan dengan terorisme sehingga dalam kehidupannya wanita bercadar menjadi sulit berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya. Masyarakat pun berusaha menutup diri dengan hadirnya wani...

  15. Perawatan ortodontik pada kasus periodontitis kronis dengan kerusakan tulang infraboni secara menyeluruh

    OpenAIRE

    Susanto, Stephanie Adelia; Farmasyanti, Cendrawasih Andusyana; Kuswayuning, Kuswayuning

    2016-01-01

    Penyakit periodontal merupakan penyakit inflamasi yang mempengaruhi jaringan periodontal dan menyebabkan hilangnya perlekatan jaringan ikat dengan tulang alveolar. Peningkatan kedalaman probing dengan kombinasi faktor usia pasien, onset dan kecepatan perkembangan penyakit, dan kondisi psikologis akan mempengaruhi rencana dan prognosis perawatan. Pergerakan gigi secara ortodontik pada individu dewasa dengan kondisi periodontal perlu disertai dengan kontrol akumulasi plak secara berkala dan pen...

  16. Optimalisasi Konduktivitas Ionik Elektrolit Polimer Berbasis Komposit Kitosan-Zirkonia/Litium Perklorat dengan Penambahan Gliserol

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Evi Yulianti

    2017-06-01

    Full Text Available Untuk meningkatkan nilai konduktivitas ionik elektrolit polimer, telah dilakukan modifikasi terhadap sistem komposit kitosan-ZrO2/LiClO4 dengan menambahkan gliserol sebagai plasticizer. Pembuatan lembaran elektrolit polimer dilakukan dengan metode casting, setelah seluruh komponen dicampur secara bertahap dan diaduk dengan pengaduk magnet. Penambahan plasticizer dilakukan dengan berbagai komposisi yaitu antara 0% (g/g sampai dengan 80% (b/b. Elektrolit polimer kemudian dikarakterisasi meliputi struktur mikro dengan difraksi  sinar-X (XRD, sifat mekanik dengan uji tarik menggunakan UTM, spektrometer impedansi (LCR-meter dan pengukuran jumlah transferensi ion. Hasil karakterisasi dengan XRD dan uji sifat mekanik menunjukkan bahwa elektrolit polimer menjadi semakin amorf dan elastis dengan penambahan plasticizer. Penambahan plasticizer yang optimal adalah sebanyak 60% (b/b dimana pada komposisi tersebut masing-masing diperoleh bilangan transferensi ion tertinggi 0,85 dengan nilai konduktivitas ionik 3,52 x 10-4 S/cm.

  17. Studi Eksperimental dan Pemodelan Matematika Proses Pengeringan Kakao Dengan Energi Surya Secara Intermitten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haznam Putra

    2014-06-01

    Full Text Available Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 In this research, the behaviors of cocoa drying using solar dryers have been studied. Cocoa was taken from plantation area around North Sumatra - Indonesia. Solar energy is used as a source of energy that save and clean for drying. Cocoa is a mainstay in Indonesian commodities, but quality of the current generated is relatively low. The aims of this research to gain the quality with mathematical modelling of drying by producing a good quality of cocoa. Preparation phase started from cocoa fermentation process. With some testing times, it was taken one test where the results of fermented cocoa that had been washed and dried from water content 55.83% to 7.01%, which lasted for three days, 22 to 24 April 2013 from at 7:00 to 17:00 pm (intermittent. The study was conducted at the Solar Energy Laboratory, Faculty of Engineering Department of Mechanical Engineering of North Sumatra University Medan. It is located in Medan city with the position of 3.36 ° N - 98.4 ° E, altitude 200 meters above sea level and meridian time (GMT +7. From the experimental results obtained an experimental equation mathematical model for intermittent drying of cocoa, with the value of diffusivity coefficient was between 1.39 x10-10 to 1.85 x10-10 m2/sec, besides the quality of the dried cocoa in this study was better in colour and not moldy than dried cacao directly under the sun. ABSTRAK Pada penelitian ini, perilaku pengeringan menggunakan pengering kakao tenaga surya telah dilakukan. Kakao diambil dari perkebunan di sekitar daerah Sumatera Utara – Indonesia. Energi surya digunakan sebagai sumber energi pengeringan yang hemat dan bersih. Kakao merupakan komoditi andalan di Indonesia hanya saja mutu yang saat ini dihasilkan masih terbilang rendah. Penelitian ini bertujuan mendapatkan persamaan pengeringan dengan pemodelan matematika untuk menghasilkan mutu kakao yang baik. Tahap preparasi

  18. ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM PEMAKAIAN PRODUK LAYANAN SELULER DENGAN MEMPERTIMBANGKAN ASPEK 7P’S OF MARKETING (STUDI KASUS : PT. TELKOM AREA BLORA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nia Budi Puspitasari

    2012-02-01

    Full Text Available Perkembangan dunia telekomunikasi yang semakin pesat dan ketatnya persaingan antar provider telepon seluler, membuat para produsen tidak gegabah dalam menentukan dan mengembangkan jenis produknya. Setelah kemunculan telepon seluler dengan teknologi AMPS (Advance Mobile Phone Systems dan GSM (Global Systems for Mobile Communication, kemudian berkembang teknologi CDMA (Code Devision Multiple Acess. PT.Telekomunikasi Indonesia, Kancatel Blora sebagai penyedia layanan Telkom Flexi untuk wilayah Kabupaten Blora, menghadapi beberapa hal penting dalam memperkenalkan produknya. Nilai penjualan diharapkan untuk lebih berkembang lagi, namun harus menghadapi tantangan dari pesaing dengan produk baru yang inovatif. Untuk itu, TelkomFlexi mengambil tindakan dengan memberikan produk yang berkualitas, layanan yang baik dan fasilitas yang memadai bagi para penggunanya, akan tetapi pada kenyataannya hingga sekarang ini jumlah pengguna Flexi wilayah Blora masih rendah jika dibanding dengan wilayah lain. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisa faktor-faktor apa yang mempengaruhi preferensi konsumen diwilayah Blora dalam menggunakan suatu produk mobile communication. Penelitian ini menggunakan metode analisis faktor untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi preferensi konsumen dalam menggunakan suatu produk mobile communication. Analisis faktor yaitu suatu metode reduksi data untuk menemukan variabel baru yang disebut faktor yang jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah aslinya, yang tidak berkorelasi satu sama lainnya, variabel baru tersebut memuat sebanyak mungkin informasi yang terkandung di dalam variabel asli. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 9 faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen dalam menggunakan suatu produk mobile communication, yaitu : faktor bukti fisik, faktor fitur tambahan produk, faktor proses, faktor harga, faktor karyawan, faktor kinerja inti produk, faktor promosi, faktor tampilan nyata produk, faktor

  19. GAME FPS DENGAN MENGGUNAKAN MULTIPLAYER GAME

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Bagus Made Oka Widharma

    2016-08-01

    Full Text Available Perkembangan game saat ini sangat pesat sehingga banyak orang yang tertarik untuk memainkannya bahkan sampai lupa waktu,suatu game akan membuat orang tertarik dan penasaran karena didalam nya terdapat AI (artificial intelegent. Tujuan pengembangan kecerdasan buatan adalah untuk membuat aksi dan reaksi otonom agen atau NPC (Non-Player Character dari game. Dua NPC bisa saling membantu dalam menjalankan strategi menyerang terhadap musuh. penelitian  ini menjelaskan tentang bagaimana orang dapat bermain game secara bersama-sama dengan menggunakan jaringan computer atau jaringan internet . Dua NPC yang dimaksud  adalahNPC Scout yang bertugas memancing serangan musuh, dan NPC Sniper yang bertugas memberikan back up serangan dari jarak jauh.. Perilaku yangdimaksud adalah menyerang brutal, menyerang, bertahan dan melarikan diri. Masing-masing perilaku diujicobakan dalam game First Person Shooter menggunakan unity engine. Dalam simulasi game terjadi respon perubahan perilaku masing-masing NPC terhadap kondisi yang dihadapi dengan mengetahui respon dari NPC maka akan dapat menentukan strategi dalam game tersebut.

  20. Islam Pribumi Versus Islam Otentik (Dialektika Islam Universal Dengan Partikularitas Budaya Lokal)

    OpenAIRE

    Susanto, Edi

    2012-01-01

    Tulisan ini berusaha menyajikan lanskap dialektika Islam dengan dimensi lokalitas budaya. Secara dikhotomik, kemudian dimunculkan konsep Islam Pribumi dan Islam otentik dengan segala karakteristik dan implikasinya. Islam pribumi dengan karakteristik ramah lingkungan dan memainkan “politik garam” yang tidak tampak namun menyatu-bersenyawa dengan budaya yang dihinggapinya dan Islam otentik dengan karakteristik “khas Arab” dan memainkan “politik bendera” yang sangat menonjolkan superioritas-he...

  1. Pirolisis Kulit Biji Jambu Mete (Anacardium Occidentale L.) dengan Katalis Ni-Ag/Zeolit

    OpenAIRE

    Kartika, Eva Noer; Suyati, Linda; Nuryanto, Rahmad

    2012-01-01

    Telah dilakukan pirolisis kulit biji jambu mete (Anacardium occidentale L.) dengan katalis Ni-Ag/zeolit untuk mendapatkan produk cair hasil pirolisis dan membandingkannya dengan produk cair pirolisis dengan katalis Ni/zeolit.. Pirolisis dilakukan dengan variasi temperatur 200, 250, 300, 350, dan 400°C. Produk yang berupa gas dikondensasikan pada pendingin es-garam kemudian dianalisis dengan GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi temperatur pirolisis semakin banyak massa produk cai...

  2. ALGORITMA ESTIMASI KANDUNGAN KLOROFIL TANAMAN PADI DENGAN DATA AIRBORNE HYPERSPECTRAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdi Sukmono

    2015-02-01

    Full Text Available Klorofil merupakan pigmen yang paling penting dalam proses fotosintesis. Tanaman sehat yang mampu tumbuh maksimum umumnya  memiliki jumlah klorofil yang lebih besar daripada tanaman yang tidak sehat. Dalam Estimasi kandungan klorofil tanaman padi dengan airborne hyperspectral dibutuhkan algoritma khusus untuk mendaaptkan akurasi yang baik. Objek dari penelitian ini mengembangkan reflektan in situ menjadi model algoritma   estimasi kandungan klorofil tanaman padi untuk airborne hyperspectral.  Dalam penelitian ini beberapa indeks vegetasi seperti normalized difference vegetation index (NDVI, modified simple ratio (MSR  , modified/transformed chlorophyll absorption ratio index (MCARI, TCARI dan bentuk integrasi (MCARI/OSAVI and TCARI/OSAVI digunakan untuk membentuk model estimasi dengan metode regresi linear. Selain itu juga digunakan  Blue/Green/Yellow/Red Edge Absorption Clhorophyll Index. Dari proses regresi di dapatkan tiga ground model yang mempunyai korelasi kuat (R2≥0.5 terhadap klorofil tanaman padi. Ketiga model tersebut yaitu MSR (705,750 dengan R2 sebesar 0.51, TCARI/OSAVI (705, 750 dengan R2 sebesar 0.52 dan REACL 2 dengan R2 sebesar 0.57. Dari ketiga tersebut dipilih groun model terbaik REACL 2 untuk di upscalling ke model algoritma airborne hyperspectral.  Pembentukan algoritma dengan data airborne hyperspectral sensor Hymap dan REACL 2 menghasilkan model algoritma ( Klorofil (SPAD unit = 3.031((B22-B18/(B18-B13 + 31.596 dengan R2 sebesar 0.78

  3. ESTIMASI BAYESIAN PADA MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL DENGAN VARIABEL KATEGORIK TERURUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Yunita

    2016-05-01

    Full Text Available Abstract  This article explains about parameter estimation of structural equation model with ordered categorical variable using Bayes method. The basic assumptions of SEM are the data type is continuous, minimum scale is interval, and it has to satisfy the normality assumption. The categorical data is ordinal data which the observation is in discrete form, and to treat the categorical data as normally distributed continuous data is by finding threshold parameter for each categorical data. Bayes method only focuses on individual data by combining sample data and the research data before (prior information, in order to minimize the error rate. Hence, the parameter estimation of structural equation model can be obtained well. In this estimation process, it is done numerically by using Monte Carlo method, i.e. Gibbs Sampling and Metropolis Hasting. Keywords:   Structural Equation Modeling ,categorical data, Threshold, Gibbs Sampling, Metropolis Hasting. Abstrak Dalam artikel ini dijelaskan tentang estimasi parameter dari model persamaan struktural dengan variabel kategorik terurut dengan menggunakan metode Bayes. Asumsi dasar dari SEM adalah  jenis datanya kontinu dan minimal berskala interval serta memenuhi asumsi normalitas. Sementara data kategorik merupakan data ordinal dengan pengamatan dalam bentuk diskrit, untuk dapat memperlakukan data kategorik sebagai data kontinu berdistribusi normal yaitu dengan mencari treshold paramater untuk masing-masing data kategorik. Metode Bayes  hanya berfokus pada data individu dengan menggabungkan antara data sampel dengan data penelitian sebelumnya (informasi prior, dengan tujuan untuk meminimalkan tingkat kesalahan. Sehingga estimasi parameter dari model persamaan struktural dapat dihasilkan dengan baik. Dalam proses estimasi, hal ini dilakukan secara numerik dengan menggunakan metode Monte Carlo, yaitu Gibbs Sampling dan Metropolis Hasting. Kata Kunci:  Model Persamaan Struktural, data kategorik

  4. PENGEMBANGAN BUKU AJAR BIOLOGI SEL DENGAN PENDEKATAN BIOINFORMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardini Pangastuti

    2016-02-01

    Buku ajar merupakan buku panduan pembelajaran yang digunakan oleh siswa guna membantu mencapai tujuan pendidikan nasional. Pengembangan buku ajar merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk memfasilitasi tercapainya indikator pembelajaran. Pengembangan buku ajar Biologi Sel dengan pendekatan Bioinformatika menggunakan model pengembangan Dick and Carey. Buku ajar yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi, ahli media pembelajaran, 15 mahasiswa uji coba perorangan, dan 15 mahasiswa uji coba kelompok sedang. Hasil validasi ahli materi menyatakan layak sebesar 84% dengan kategori baik. Hasil validasi ahli media pembelajaran menyatakan layak sebesar 82,4% dengan kategori baik.

  5. Hubungan Kadar Vitamin C Plasma dengan Serangan Asma pada Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azwar Aruf

    2016-11-01

    Hasil. Karakteristik subyek, antara lain umur, jenis kelamin, riwayat kontak hewan peliharaan, riwayat kontak tungau debu rumah, perokok pasif, alergi makanan, infeksi saluran pernapasan, kadar vitamin C plasma. Analisis bivariat dilakukan dengan uji kemaknaan (nilai p<0,05, dan rasio Odds. Kadar vitamin C plasma kelompok asma dalam serangan dan tidak dalam serangan tidak berbeda bermakna dengan nilai p=0,77 dan rasio Odds 1,18 (IK95%: 0,32;3,64. Infeksi pernapasan merupakan faktor risiko serangan asma yang bermakna dengan nilai p=0,006 dan rasio Odds 3,6 (IK 95% 1,41;9,19.

  6. Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Pil dengan Usia Menopause

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitriyani Fitriyani

    2013-11-01

    Full Text Available Menopause merupakan menstruasi yang berhenti secara permanen yang disebabkan kehilangan fungsi folikel sel-sel telur. Wanita yang memasuki menopause mengalami penurunan hormon estrogen yang mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan menurunkan kualitas hidup. Penggunaan kontrasepsi pil berhubungan dengan penundaan usia dan keluhan menopause. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara penggunaan kontrasepsi pil terhadap usia menopause. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang. Populasi adalah wanita menopause di Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu Kota Depok. Sampel pada penelitian adalah wanita menopause yang berusia 45 - 60 tahun. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling subjek dengan besar sampel 407 orang. Analisis multivariat pada penelitian ini menggunakan cox proportional hazard model. Hasil analisis multivariat menunjukkan tidak ada hubungan antara lama penggunaan kontrasepsi pil terhadap usia menopause baik sebelum maupun sesudah dikontrol variabel kovariat, yaitu tingkat pendidikan. Namun demikian, masih diperlukan penelitian lain dengan menggunakan desain penelitian kohort prospektif untuk dapat melihat hubungan temporal antara lama penggunaan kontrasepsi pil terhadap usia menopause. Menopause is marked with the permanent cessation of menstruation due to the loss of follicles. Earlier menopause will be likely to increase the risk factors relating to declined estrogen level, such as osteoporosis that can lead to early death. Awoman entering menopause period often experiences declined estrogen hormone that causes her to have complaints or disturbances that hinder her daily activities and even reduce her quality of life. However, the use of oral contraceptive poses a correlation with the postponing of menopause age and complaints. The primary aim of this study was to examine the relation of oral contraceptive use and age at menopause. This was an observational study with cross-sectional study design. Population in

  7. Hubungan Persepsi Siswa tentang Proses Peminatan dengan Aspirasi Karir Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ria Febriani

    2015-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa tentang proses peminatan, mendeskripsikan aspirasi karir siswa, dan menguji  hubungan persepsi siswa tentang proses peminatan dengan aspirasi karir siswa. Penelitian ini berbentuk deskriptif  korelasional dengan sampel 85 orang siswa. Penelitian ini menggunakan instrumen persepsi siswa tentang proses peminatan dan instrumen aspirasi karir siswa yang dikembangkan oleh Afriyadi Sofyan (2013. Dari hasil penelitian diketahui sebagian besar persepsi siswa tentang proses peminatan berada pada kategori cukup baik, namun memiliki kecenderungan baik, sebagian besar aspirasi karir siswa berada pada kategori sedang, namun memiliki kecenderungan tinggi, serta terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi siswa tentang proses peminatan dengan aspirasi karir siswa. Perlu upaya guru BK untuk lebih  meningkatkan pemberian layanan bimbingan dan konseling, agar pelaksanaan proses peminatan dapat berjalan dengan baik sehingga dapat meningkatkan persepsi siswa tentang proses peminatan dan dapat meningkatkan aspirasi karir siswa.

  8. HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PENYEBAB GASTRITIS DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN GASTRITIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    zaqyyah huzaifah

    2017-08-01

    Full Text Available Sebagian besar masyarakat menganggap bahwa penyakit sistem pencernaan (gastritis adalah dikarenakan pola makan yang salah atau tidak teratur. Untuk memperbaiki pola makan maka diperlukan pengetahuan yang baik dan perilaku yang positif karena akan mempengaruhi bagaimana seseorang melakukan tindakan pencegahan agar gastritis tidak terjadi. Tujuanan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang penyebab gastritis dengan perilaku pencegahan gastritis pada Mahasiswa S.1 Keperawatan Universitas Muhamadiyah Banjarmasin. Subjek yang digunakan pada penelitian ini adalah mahasiswa S.1 Keperawatan dengan sampel sebanyak 277 responden yang diambil menggunakan tehnik accidental sampling dan uji statistik menggunakan Spearman Rank. Hasil dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan tentang penyebab gastritis dengan perilaku pencegahan gastritis dengan nilai P = 0,000 < α 0,05. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan masyarakat dan khususnya mahasiswa dapat meningkatkan pengetahuan penyebab gastritis.

  9. SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KREDIT RUMAH DENGAN METODE FUZZYSAW MADM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marganda Simarmata

    2015-07-01

    Full Text Available Persetujuan Kredit Perumahan oleh pelanggan pada sebuah bank sering terhambat dan lama karena proses persetujuan dilakukan dengan manual karena harus dikerjakan secara hati-hati sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Kelemahan manual ini menjadi alasan perlunya Sistem Pengambilan Keputusan untuk menyetujui persetujuan KPR pada salah satu Bank. Dalam penelitian inisistem yang dibangun menggunakan metode Fuzzy Simple Additive Weighting Multiple Atribut Decission Making.Perancangan program aplikasi ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Studio 6.0dan  perancangan database menggunakan Microsoft Accses2007 sertaSeagate Crystal Report 8,5 untuk pembuatan laporan atau output yang diperlukan.Hasil yang diperoleh dari sistem yang dirancang dapat membantu para manager perusahaan atau para pengambil keputusan untuk memutuskan calon pelanggan KPR dengan cepat, mudah dan akurat. Kata kunci : SistemPendukung Keputusan, Kredit Perumahan, Fuzzy Simple Additive Weighting

  10. Penempatan Optimal Phasor Measurement Unit (PMU dengan Integer Programming

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yunan Helmy Amrulloh

    2013-09-01

    Full Text Available Phasor Measurement Unit (PMU merupakan peralatan yang mampu memberikan pengukuran fasor tegangan dan arus secara real-time. PMU dapat digunakan untuk monitoring, proteksi dan kontrol pada sistem tenaga listrik. Tugas akhir ini membahas penempatan PMU secara optimal berdasarkan topologi jaringan sehingga sistem tenaga listrik  dapat diobservasi. Penempatan optimal PMU dirumuskan sebagai masalah Binary Integer Programming (BIP yang akan memberikan variabel dengan pilihan nilai (0,1 yang menunjukkan tempat yang harus dipasang PMU. Dalam tugas akhir ini, BIP diterapkan untuk menyelesaikan masalah penempatan PMU secara optimal pada sistem tenaga listrik  Jawa-Bali 500 KV yang selanjutnya diterapkan dengan penambahan konsep incomplete observability. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penerapan BIP pada sistem dengan incomplete observability memberikan jumlah PMU yang lebih sedikit dibandingkan dengan sistem tanpa konsep incomplete observability.

  11. HUBUNGAN ANTARA INTERAKSI KELUARGA DENGAN SELF-ESTEEM REMAJA

    OpenAIRE

    Rizkiani, Risa; Hasanah, Uswatun; GP, Vera Utami

    2015-01-01

    AbstrakPendidikan adalah aset masa depan untuk mewujudkan generasi penerus yang berkualitas. Kualitas itu harus didukung dengan penghargaan diri yang baik. Kebanyakan remaja saat ini, hanya memiliki kemampuan akademis tanpa rasa aktif atau penghargaan diri yang tinggi. Hal ini menjadi tugas bagi orang tua untuk dapat menumbuhkan rasa penghargaan diri itu, melalui interaksi yang baik dalam keluarga. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan cluster random sampling. Penelitian ini ber...

  12. Pendidikan Gizi dengan Media Booklet terhadap Pengetahuan Gizi

    OpenAIRE

    Zulaekah, Siti

    2012-01-01

    Pendidikan gizi pada anak anemia di sekolah dasar diberikan dengan harapan pengetahuan gizi dan pola makan anak akan berubah sehingga asupan makan terutama asupan besi dan kadar hemoglobin anak akan meningkat. Masalah penelitian adalah bagaimanakah efek pendidikan gizi terhadap Perubahan pengetahuan gizi. Penelitian ini bertujuan mempelajari efek pendidikan gizi terhadap Perubahan pengetahuan gizi anak sekolah dasar yang anemia. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experiment dengan ranc...

  13. Manajemen Strategi Pengembangan Pariwisata dengan Pendekatan Blue Ocean Strategy

    OpenAIRE

    Muzha, Vianda Kushardianti

    2015-01-01

    Persaingan industri pariwisata di Indonesia saat ini sangatlah ketat, setiap daerah berlomba untuk menonjolkan keunikannya tersendiri. Dengan adanya persaingan yang sangat ketat tersebut, Kota Batu berusaha keluar dari persaingan (red ocean) dengan menciptkan inovasi baru melalui konsep Blue Ocean Strategy. Blue Ocean Strategy adalah istilah dalam ilmu manajemen strategi yang merujuk pada siasat untuk menciptakan pasar baru yang belum dipenuhi persaingan yang ketat. Blue Ocean Strategy pada d...

  14. HUBUNGAN SELF CARE DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reny Chaidir

    2017-06-01

    Full Text Available Indonesia merupakan daerah terbanyak nomor dua penderita diabets melitus di kawasan Asia Tenggara dengan angka kejadian sebesar 9,116.03 kasus. Puskesmas Tigo Baleh angka kunjungan penderita diabetes melitus pada tahun 2015 mengalami peningkatan yaitu sebesar 408 kunjungan. Pasien diabetes melitus rentan mengalami komplikasi yang disebabkan oleh peningkatan kadar gula darah. Peningkatan kadar gula darah dapat dicegah dengan melakukan self care terdiri dari pengaturan diet, olah raga, terapi obat, perawatan kaki, dan pemantauan gula darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan self care dengan kualitas hidup pasien diabetes mellitus. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional yang dilakukan terhadap 89 orang responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner The Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA dan kuesioner The Diabetes Quality of Life Brief Clinical Inventory. Hasil penelitian ini menggunakan uji product moment (pearson correlation, diperoleh nilai r = 0.432. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara self care dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Tigo Baleh yang berbanding lurus dan memiliki tingkat korelasi yang sedang. Terdapat faktor yang mempengaruhi korelasi dengan kualitas hidup. Diharapkan agar pasien diabetes melitus dapat meningkatkan aktivitas self care sehingga dapat menjalankan kehidupan secara normal.

  15. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN PEGAWAI DENGAN METODE FUZZY MADM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Denni Aldi Ramadhani

    2014-08-01

    Full Text Available Pegawai merupakan faktor penting dalam sebuah perusahaan, karena dengan adanya pegawai yang memenuhi standar kualifikasi perusahaan, produktivitas akan tetap stabil dan semakin meningkat. Tetapi dalam praktek penerimaan pegawai baru, banyak perusahaan yang masih tidak memperhatikan pentingnya hal ini. Hal ini dapat dilihat pada proses penerimaan pegawai di KSP Intidana  yang masih terlihat subjektif. Dengan pengukuran bobot dan penilaian yang tidak didefinisikan dengan baik oleh pengambil keputusan maka akan sangat dimungkinkan keputusan yang diambil untuk meloloskan pelamar merupakan keputusan yang salah, dan pelamar yang diterima nantinya tidak memenuhi standar kualifikasi perusahaan. Hal inilah yang menjadi dasar penelitian ini dilakukan yaitu dengan membuat sebuah sistem yang dapat memberikan pertimbangan dalam melakukan pengambilan keputusan penerimaan pegawai baru. Dengan menggunakan metode fuzzy MADM sebagai basis dalam pengolahan data penerimaan pegawai , memungkinkan sistem dapat memberikan perangkingan sesuai dengan kualitas masing – masing pelamar sehingga diharapkan dapat mempermudah pengambil keputusan dalam menentukan pelamar yang lolos. Hasil dari penelitian ini berbentuk sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat mengolah data proses penerimaan pegawai menjadi sebuah pertimbangan yang valid. Dari hasil penelitian tersebut diharapkan pengambil keputusan menjadi terbantu dalam menentukan pelamar yang berhak diterima dalam perusahaan. Kata kunci : Penerimaan pegawai, Fuzzy, Sistem Pendukung Keputusan, Multi-Attribute Decision Making, Kriteria

  16. PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI METODE CERAMAH BERVARIASI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERKELOMPOK TIPE NHT (NUMBERED HEAD TOGETHER PADA MATA DIKLAT STENOGRAFI KELAS XI BIDANG ADMINISTRASI PERKANTORAN SMK NURUL ULUM LEBAKSIU KABUPATEN TEGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Wahyu Ismail

    2016-03-01

    Full Text Available Kegiatan pembelajaran Stenografi di kelas XI Administrasi Perkantoran SMK Nurul Ulum Lebaksiu belum melibatkan siswa untuk aktif dan mengalami proses belajarnya sendiri. Siswa belum diarahkan untuk melakukan aktivitas belajar yang bervariasi. Hal ini membuat siswa jenuh dan tidak fokus dalam pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus, setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Faktor yang diteliti adalah aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pada siklus I yaitu 66,63 dengan ketuntasan klasikal 60%, sedangkan untuk siklus II nilai rata-ratanya 79,74 dengan ketuntasan klasikal 80%. Pada siklus I aktivitas siswa 60% dan siklus II menjadi 95,5%. Berdasarkan hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode ceramah bervariasi dengan model pembelajaran berkelompok tipe NHT (Numbered Head Together pada mata diklat Stenografi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI Administrasi Perkantoran SMK Nurul Ulum Lebaksiu. Stenography learning activities in class XI Office Administration SMK Nurul Ulum Lebaksiu not involve students for active and experiencing their own learning process. Students have not been directed to perform a variety of learning activities. This makes students bored and do not focus on learning so the impact on student learning outcomes are still low. The purpose of this study is to increase the activity and student learning outcomes. This research is a class act with two cycles, each cycle including planning, implementation, observation and reflection. Factors studied were learning activities and student learning outcomes. The results obtained by the average value in the first cycle is 66.63 with classical completeness 60%, while for the second cycle the average

  17. ANALISIS PERKEMBANGAN WILAYAH, PEMUSATAN PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN HUTAN DAN KAITANNYA DENGAN KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT MERAPI (The Analysis of Area Development, Change Decentralization, Forest Use, and Their Relationship with Social

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setiaji Setiaji

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Dinamika wilayah desa tercermin dari perubahan terus menerus yang berkaitan dengan berbagai faktor lingkungan hidup.Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi perubahan dan dinamika perubahan penggunaan lahan, pemusatan dan pertumbuhan penggunaan lahan, serta dampak sosial budaya masyarakat petani hutan rakyat di Kecamatan Cangkringan. Metode yang digunakan analisis loqation quotient (LQ, skalogram, korelasi, observasi, dan kuisioner. Hubungan LQ dengan indeks perkembangan desa (IPD menggunakan analisis korelasi, dengan parameter nilai LQ, jumlah sarana prasarana, jumlah penduduk, serta nilai IPD. Berdasar nilai IPD, kelurahan yang mempunyai nilai IPD tertinggi adalah Argomulyo (72,952, nilai IPD sedang adalah Umbulharjo (50,971, Kepuharjo (48,781, Wukirsari (40,695 dan Glagaharjo (36,599, sedangkan kelurahan dengan nilai IPD terendah tidak ada. Berdasar hirarki wilayah dan nilai IPD tahun 2011 kelurahan di dataran bagian atas umumnya mempunyai hirarki yang lebih rendah. Hanya variabel IPD yang signifikan berpengaruh terhadap LQ pemukiman. Budaya, regulasi, dan kesepakatan masyarakat menjadi modal sosial untuk menangani perubahan. ABSTRACT The dynamics of rural areas is reflected in the continuous changes associated with various environmental factors. The purpose of this research is to identify the changes and the dynamics of land use changes, the centralization and the growth in land use, as well as the social and cultural impacts of community forest farmers in Cangkringan. The method used in the analysis stage was Loqation Quotient (LQ, schallogram, correlation, observation, and questionnaires. The relationship LQ with rural development index (IPD used correlation analysis, with parameter values LQ, the amount of infrastructure, population, and the value of IPD. Based on the IPD value, villages that had the highest IPD value was Argomulyo (72.952, the average IPD value was Umbulharjo (50.971, Kepuharjo (48.781, Wukirsari (40.695, and

  18. EVALUASI KEBIJAKAN STRATEGI BISNIS MENGGUNAKAN MODEL JOINT ECONOMIC LOT SIZE (JELS DENGAN PERMINTAAN PROBABILISTIK (Studi Kasus di PT. Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ary Arvianto

    2012-02-01

    Full Text Available Persaingan di dunia bisnis dewasa ini tidak lagi antar perusahaan melainkan antar supply chain. PT.SAMI merupakan perusahaan yang memproduksi wiring harness yaitu suatu komponen kendaraan pengantar arus listrik dari satu bagian ke bagian lain. PT.SAMI memproduksi banyak item wirring harness untuk beberapa merek mobil yaitu Holden, Lambda, Mazda, Nissan dan Honda. Dalam menjalankan proses bisnisnya PT.SAMI mendapat pesanan dari distributor suatu  merek mobil. Tetapi masalah yang timbul sering terjadinya revisi order yaitu perubahan jumlah pemesanan oleh distributor (PT. PASI  kepada vendor sekaligus manufaktur  (PT. SAMI dalam satu periode pemesanan, sehingga dapat menyebabkan overstock maupun stockout yang menyebabkan biaya persediaan menjadi meningkat. Revisi order  akan terus terjadi mengingat perjanjian antara PT.SAMI dan distributornya dalam kasus ini adalah PT. PASI  tetap sama. Oleh karena itu perlu adanya evaluasi terhadap kebijakan proses bisnis yang dilakukan, salah satunya dengan menggunakan pendekatan model Joint Economic Lot Size (JELS. Dengan model integrasi ini diharapkan dapat mereduksi biaya persediaan gabungan  karena mencari titik optimal berdasarkan fungsi biaya kedua belah pihak. Dengan menggunakan model JELS total biaya persediaan gabungan dapat direduksi karena biaya yang timbul merupakan biaya paling kecil berdasarkan lot pengiriman (q yang optimal. Begitu juga dengan biaya persediaan di PT.SAMI dan PT.PASI  di dapat biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan melakukan pengelolaan persediaan secara konvensional. Kata kunci:  joint, lot size,  integrasi, supply chain       Competition in today's business world is no longer between companies but between supply chain. PT.SAMI is a manufacturer of wiring harness for  vehicle. PT.SAMI produces many items wirring harness for several brands such as  Holden, Lambda, Mazda, Nissan and Honda. In conducting its business process PT.SAMI get an order from a

  19. UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA MODIFIKASI SENYAWA KHRISIN DENGAN GUGUS ALKOKSI MENGGUNAKAN METODE RECIFE MODEL 1 (RM1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    FK Nisa

    2016-04-01

    Full Text Available Senyawa khrisin yang biasa terdapat pada madu dan parsley memiliki aktivitas antioksidan lebih rendah dari pada senyawa turunan flavon/flavonol yang lain. Oleh karena itu perlu adanya modifikasi senyawa khrisin agar diperoleh senyawa baru yang memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dari senyawa khrisin awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa hasil modifikasi khrisin yang memiliki aktivitas antioksidan yang lebih baik dari senyawa khrisin serta mengetahui faktor yang mempengaruhi aktivitas antioksidan. Deskriptor molekuler dari senyawa turunan flavon/flavonol dan modifikasi senyawa khrisin telah dibuat dengan bantuan perhitungan RM1, dan optimasi geometri dilakukan menggunakan Hyperchem 8.0.7. Analisis korelasi dan regresi multilinier dilakukan menggunakan program SPSS® for Windows versi 16.0. Hasil korelasi menunjukkan bahwa parameter momen dipol paling berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan. Momen dipol, energi ikat, dan energi elektronik digunakan untuk Analisis Kuantitatif Struktur-Aktivitas (HKSA. Hasilnya sangat memuaskan karena memiliki nilai R sebesar 0,924 dan R2 sebesar 0,854. Prediksi aktivitas antioksidan dihitung menggunakan Multiple Regression Calculator. Aktivitas antioksidan dapat menurun dengan  penambahan gugus yang memiliki lebih banyak karbon dan keruahan molekul tinggi. Modifikasi senyawa khrisin yang memiliki aktivitas antioksidan prediksi lebih tinggi dari yaitu : senyawa 5,7-dihidroksi-3-metoksi flavon dan 5,7-dihidroksi-8-metoksi flavon, dengan nilai aktivitas antioksidan prediksi masing-masing sebesar -2,6735 dan -2,6121.Khrisin compounds commonly found in honey and parsley have lower antioxidant activity than flavones / flavonols derivatives. Hence, it is need for modification of khrisin compounds in order to obtain new compounds which have a higher antioxidant activity than the initial khrisin compound. This study aims to determine khrisin modified compounds that have antioxidant

  20. MESIN PENCETAKAN DENGAN PENGGERAK DARI PARAMETER PROGRAM BERBASIS WINDOWS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Sunaryono

    2003-07-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Proses pencetakan merupakan alat bantu yang harus ada pada semua aplikasi terutama pada pembuatan aplikasi sistem informasi. Dua model pembuatan pencetakan yang selama ini tersedia adalah dengan pembuatan laporan langsung lewat program atau dengan pencetakan lewat alat bantu yang terpisah dengan program. Persoalan terbesar pada proses pembuatan laporan terjadi pada fleksibilitas dari isi laporan, sehingga mudah di ubah tanpa mengubah program asli (executable atau membuka alat bantu yang dipakai. Persoalan ini dapat diatasi dengan mengubah pendekatan ke pemisahan program utama yang mengurus masalah inti dari aplikasi sedangkan pembuatan laporan pencetakan dapat ditugaskan pada mesin penggerak yang bisa di modifikasi, sehingga mudah di pelihara khususnya terjadi permintaan perubahan format laporan atau perubahan lainnya yang berkaitan dengan pembuatan laporan. Pembuatan laporan dapat diatur dengan dimiripkan dengan skrip program tertentu dengan membangun fungsi generik untuk membantu mempercepat pembuatan format laporan. Tujuan pencetakan dapat diatur tergantung dari kebutuhan pelaporan yang diinginkan misalnya pencetakan lewat port LPT, lewat driver manufacturer, lewat word dan lewat excel. Khusus untuk

  1. Perpaduan Konsep Islam dengan Metode Montessori dalam Membangun Karakter Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aprilian Ria Adisti

    2016-09-01

    Full Text Available Studi ini menguraikan perpaduan antara konsep Islam dan metode Montessori terutama untuk membangun karakter yang baik bagi anak-anak. Metode pendidikan Montessori adalah salah satu metode yang populer sebagai salah satu metode terbaik di Barat, terutama untuk mengajar anak-anak. Dalam al-Quran, sebagai sumber kehidupan masyarakat muslim, telah disebutkan semua laporan Montessori. Ada lima konsep dalam metode pendidikan Montessori yang bisa dipadukan dengan teori mengajar anak-anak dalam al-Quran dan al-Hadits; Konsep Kebebasan dengan konsep "Fitrah", Struktur dengan konsep Langkah demi langkah, Realitas dan Alam dengan konsep Mencintai Alam dan Makhluk Hidup, Keindahan dan Nuansa sejalan dengan konsep Kebersihan dan Keindahan Islam, dan Materi Montessori dengan Proses Konsep Pembelajaran Hidup. Hasil perpaduan nilai-nilai tersebut dapat membangun karakter yang baik untuk anak-anak, terutama menjadikan mereka orang beragama dengan sikap yang baik untuk masa depan mereka.   This study simply reveals about the assimilation of Islamic education values and Montessori education method especially to build the good character for children. Montessori education method is one of the method which really popular as one of the best method in Western, especially for teaching children. In al-Quran, as the source of Moslem people’s life, has mentioned all the statements of Montessori. There are five aspects in Montessori education methods that we collaborate with the theory of teaching children in al-Quran and al-Hadits; Concept of Freedom with Concept of “Fitrah”, Structure and Order with Concept of Step by Step, Reality and Nature with Concept of Loving the Nature and Living Being, Beauty and Nuance in line with Concept of Cleanness and Beauty of Islam, and Montessori Materials with Concept Process of Life Learning. The result of collaboration those methods can build the good character for children, especially create them to be religious person with the

  2. PROTOTYPE CONTENT BASED IMAGE RETRIEVAL UNTUK DETEKSI PEN YAKIT KULIT DENGAN METODE EDGE DETECTION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erick Fernando

    2016-05-01

    Full Text Available Dokter spesialis kulit melakukan pemeriksa secara visual objek mata, capture objek dengan kamera digital dan menanyakan riwayat perjalanan penyakit pasien, tanpa melakukan perbandingan terhadap gejala dan tanda yang ada sebelummnya. Sehingga pemeriksaan dan perkiraan jenis penyakit kulit. Pengolahan data citra dalam bentuk digital khususnya citra medis sudah sangat dibutuhkan dengan pra-processing. Banyak pasien yang dilayani di rumah sakit masih menggunakan data citra analog. Data analog ini membutuhkan ruangan khusus untuk menyimpan guna menghindarkan kerusakan mekanis. Uraian mengatasi permasalahan ini, citra medis dibuat dalam bentuk digital dan disimpan dalam sistem database dan dapat melihat kesamaan citra kulit yang baru. Citra akan dapat ditampilkan dengan pra- processing dengan identifikasi kesamaan dengan Content Based Image Retrieval (CBIR bekerja dengan cara mengukur kemiripan citra query dengan semua citra yang ada dalam database sehingga query cost berbanding lurus dengan jumlah citra dalam database.

  3. HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DENGAN MOTIVASI WIRAUSAHA PEBISNIS DARING (ONLINE DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yasundari Yasundari

    2016-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adakah hubungan antara penggunaan media sosial Instagram dengan motivasi wirausaha pebisnis daring pada komunitas SFS Family dalam meningkatkan produktivitas. Metode penelitian yang digunakan adalah survei eksplanatori dengan teknik analisis data inferensial. Teknik pengambilan data berupa kuesioner (angket, wawancara, observasi, dan studi pustaka. Kuesioner dibagikan kepada sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 62 orang dengan teknik pengukuran menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial Instagram memiliki hubungan yang signifikan cenderung kuat dengan motivasi wirausaha pebisnis daring pada komunitas SFS Family. Penggunaan media sosial Instagram memiliki hubungan yang signifikan cenderung sedang dengan peningkatan produktivitas. Motivasi wirausaha pebisnis daring pada komunitas SFS Family memiliki hubungan yang signifikan cenderung cukup sedang dengan peningkatan produktivitas. Saran bagi pebisnis daring anggota SFS Family, agar dapat lebih kompak dan memaksimalkan penggunaan media sosial Instagram dan lebih berhati-hati dengan cybercrime yang sangat rentan di transaksi dunia daring.

  4. Perancangan Sistem Navigasi Menggunakan Kamera pada Quadcopter untuk Estimasi Posisi dengan Metode Neural Network

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Redi Kharisman

    2014-03-01

    Full Text Available Sistem navigasi banyak digunakan sebagai pengenal objek dalam radius tertentu, penunjuk arah tujuan, penunjuk posisi objek berada dan sebagainya. Adakalanya sistem navigasi juga memiliki noise atau ketidakakuratan informasi dalam implementasinya sehingga membuat interpretasi terhadap posisi objek menjadi berbeda-beda pula. Dengan menganggap quadcopter sebagai suatu objek terbang dengan warna dominan, penentuan posisi dapat dilakukan proses pencitraan dengan prinsip Stereo Vision yang menggunakan dua buah kamera. Dengan kamera, proses pencitraan dapat dilakukan dengan mengetahui setiap perubahan posisi objek melalui titik tengah objek dengan proses  trackingnya. Namun kamera memiliki noise yang dapat menyebabkan perubahan data yang cukup sering dalam setiap cuplikan datanya. Metode Backpropagation Neural Network digunakan sebagai estimator yang ditujukan agar dapat mengikuti pola data sekaligus juga memberikan posisi yang lebih akurat dengan mengeliminasi noise yang terdapat dalam pola data yang terekam. Sehingga dengan menggunakan metode tersebut, maka sebagian besar noise  yang terjadi, tereliminasi dan grafik pergerakan lebih tampak nyata.

  5. Hubungan Kadar Feritin Serum dengan Gangguan Fungsi Paru Pasien Thalassemia Mayor Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marte Robiul Sani

    2016-11-01

    Kesimpulan. Terdapat hubungan bermakna kadar feritin serum dengan gangguan fungsi paru pasien thalassemia mayor anak dan kadar feritin 4.839 μg/L merupakan batasan kadar feritin yang berhubungan dengan gangguan fungsi paru.

  6. KARAKTERISTIK FENOTIPE HIBRIDA HUNA BIRU (Cherax albertisii DENGAN HUNA CAPITMERAH (Cherax quadricarinatus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irin Iriana Kusmini

    2016-11-01

    Full Text Available Lobster air tawar (huna adalah spesies endemik dan merupakan komoditas perikanan spesifik lokal Papua dan Australia, yang termasuk famili Parastacidae dan genus Cherax. Secara morfologi ada persamaan bentuk dan warna antara huna biru dengan capitmerah. Diduga terjadi inbreeding yang menyebabkan produksi huna capitmerah mulai menurun. Hibridisasi antar huna bertujuan untuk meningkatkan keragaman genetiknya sehingga diperoleh kualitas benih huna yang lebih baik dalam hal pertumbuhan dan sintasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan turunan hibrida antara huna capitmerah dengan huna biru sampai 4 bulan relatif sama dengan non hibrida, pada umur 5 bulan pertumbuhan hibrida mulai terlihat lebih cepat dibandingkan dengan yang non hibrida. Hibridisasi jantan huna biru dengan betina huna capit merah (AR menghasilkan hibrida dengan efek heterosis 25% pada kenaikan bobot badannya. Hibridisasi jantan huna capitmerah dengan betina huna biru (RA menghasilkan nilai sintasan yang lebih baik dibandingkan dengan AR

  7. HUBUNGAN KEADAAN GIZI DENGAN BEBERAPA ASPEK INTELLEGENSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Soewondo

    2012-11-01

    Full Text Available Hubungan keadaan gizi dengan beberapa aspek intelligensi. (The relation of nutritional status on some aspects of intelligence. Presented at the Second National Pediatric Congress. Bandung, 1971. Data obtained in this empirical study agree very well with the theoretical assumption that nutritional status influences the functions of intelligence. The lower the degree of nutritional status, the greater it affects the functions of intelligence. The study showed clearly that undernutrition influences verbal abilities and abstraction. Undernutrition influences also attention and concentration which in turn decrease the mental effectiveness of the subjects; and performance tasks, but which ability is influenced was not clearly shown. It might be due to the environment which was not stimulating for the development of this ability. The effects of undernutrition on perception were also not clearly shown in this study. This study indicated that in the study of nutritional status one should not neglect the influence of the environment. In order that intelligence be able to function at an optimum, any improve­ment of nutritional status should be accompanied by improve­ment in socio-economic, psychological and educational conditions.

  8. Delignifikasi Tandan Kosong Kelapa Sawit Dilanjutkan dengan Hidrolisis Bertahap untuk Menghasilkan Glukosa

    OpenAIRE

    Nasruddin

    2012-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses delignifikasi lignin dari tandan kosong kelapa sawit untuk masing-masing perlakuan dengan berat 500 g dengan larutan NaOH pada konsentrasi 2%; 4%; 6%; dan 8%. Proses delignifikasi berlangsung pada temperatur uap panas dari proses sterilisasi dengan autoclave selama 50 menit; 75 menit; 100 menit; dan 125 menit. Hasil delignifikasi tandan kosong kelapa sawit dicuci dengan air pH 6 – 6,5. Setelah dicuci ditiriskan di atas kawat kasa selama 60 men...

  9. PEMILIHAN STRATEGI PENJUALAN DENGAN PENAMBAHAN FASILITAS UMUM DI PERUMAHAN "GCA" BERKAITAN DENGAN KEPUTUSAN INVESTASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Njo Anastasia

    2001-01-01

    Full Text Available An alternative strategy for selling low-cost housing is to add facilities such as places of worship, schools, or clinics in the GCA housing development to make the consumer more comfortable with their house. The purpose of this research is to understand the sales strategy associated with added facilities used to generate higher returns from the investment in simple(RS and very simple (RSS houses in the GCA housing development. This research uses analysis of means and cashflow analysis to calculate returns for each investment alternative. The results show that adding a clinic gives the best return for PT. GPCL, with an NPV of Rp. 359,897,251 and an IRR of13,3%. Abstract in Bahasa Indonesia : Strategi alternatif dalam penjualan rumah RS dan RSS adalah menambah fasilitas umum sehingga konsumen memiliki kenyamanan dalam menempati rumah tersebut. Penambahan fasilitas umum yang ditawarkan pada konsumen adalah fasilitas tempat ibadah, sekolah, atau klinik di perumahan "GCA". Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi penjualan dengan penambahan fasilitas umum pada pembangunan RS dan RSS di perumahan "GCA" untuk penentuan tingkat pengembalian investasi yang lebih besar dari sebelumnya. Analisa yang digunakan adalah analisa mean, dan analisa arus kas untuk mengetahui tingkat pengembalian masing-masing alternatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penambahan fasilitas klinik dapat meningkatkan pengembalian investasi bagi PT. GPCL, dengan NPV Rp. 359.897.251 dan IRR 13,3%. Kata kunci: strategi penjualan, penambahan fasilitas, analisa investasi.

  10. REAL TIME TRACKING OBYEK BERGERAK DENGAN WEBCAM BERBASIS WARNA DENGAN METODE BACKGROUND SUBTRACTION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aris Tri Jaka Harjanta

    2017-07-01

    Full Text Available Proses tracking obyek pada real time  video adalah salah satu topik yang penting dalam kajian suveillance system (Dhananjaya, Rama, and Thimmaiah 2015. deteksi dan ekstraksi informasi serta pelacakan obyek atau benda bergerak adalah sebagai salah satu bentuk aplikasi dari computer vision. Beberapa aplikasi yang memanfaatkan metode tracking object atau benda bergerak antara lain adalah UAV (Unmanned Aerial Vehicle surveillance atau lebih dikenal dengan mesin/kendaraan tak berawak, Indoor Monitoring system adalah sistem monitoring keadaan dalam ruangan, serta memonitor trafik lalu lintas yang dapat mengamati pergerakan semua benda dalam keadaan real time. Tracking obyek dalam keadaan real time banyak hal yang perlu diperhatikan dan perlu diperhitungkan dimana semua parameter dan noise atau gangguan object di sekitarnya yang tidak perlu kita amati namun berada dalam satu bagian bersama obyek yang kita amati. Dalam penelitian ini metode yang akan digunakan adalah background subtraction untuk pendeteksian serta tracking obyek dan benda bergerak secara real time berbasis warna dengan memanfaatkan kamera webcam dan menggunakan pustaka opensource OpenCv.

  11. Cluster Server IPTV dengan Penjadwalan Algoritma Round Robin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Didik Aribowo

    2016-03-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi informasi yang pesat, otomatis seiring juga dengan meningkatnya para pengguna yang terhubung pada jaringan internet. Berawal dari sebuah single server yang selalu mendapatkan request dari banyak user, perlahan tapi pasti akan terjadi overload dan crash sehingga berdampak pada request yang tidak dapat dilayani oleh single server. Desain arsitektur cluster dapat dibangun dengan menggunakan konsep network load balancing yang memungkinkan proses pengolahan data di share ke dalam beberapa komputer. Dalam penelitian ini menggunakan algoritma penjadwalan round robin sebagai solusi alternatif mengatasi permasalah overload data pada server yang dapat mempengaruhi kinerja sistem IPTV. Untuk  jumlah request yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5000, 15000, 25000, dan 50000 request. Dengan metode tersebut, maka performansi algoritma penjawalan dapat diamati dengan menekankan pada parameter sebagai berikut, yaitu throughput, respon time, reply connection, dan error connection sehingga didapatkan algoritma penjadwalan terbaik dalam rangka optimalisasi cluster server IPTV. Secara otomatis dalam proses load balancing mampu mengurangi beban kerja setiap server sehingga tidak ada server yang overload dan memungkinkan server  menggunakan bandwidth  yang tersedia secara lebih efektif serta menyediakan akses yang cepat ke web browser yang dihosting. Implementasi webserver cluster dengan skema load balancing dapat memberikan alvalaibilitas sistem yang tetap terjaga dan skalabilitas yang cukup untuk dapat tetap melayani setiap request dari pengguna

  12. Analisis Rugi Daya Pada Penyulang Bangli Dengan Beroperasinya PLTS Kayubihi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I GN Dion Adiputra

    2015-06-01

    Full Text Available Analisis rugi daya pada Penyulang Bangli dilakukan untuk mengetahui perbanding an rugi daya pada jaringan distribusi setelah penempatan pembangkit tersebar jenis PLTS berkapasitas 1 MWp. Lokasi penempatan PLTS ditentukan berdasarkan analisis sensitivitas bus. Nilai sensitivitas bus(?didapat dengan cara membandingkan nilai rugi daya pada sistem dengan total beban yang terhubung pada bus. Penelitian ini menggunakan simulasi aliran daya dengan metode aliran daya Newton-Raphson. Hasil penelitian menunjukkan bus TK 0041 memiliki sensitivitas terbesar dengan nilai ?= 0,178. Dari hasil simulasi aliran daya, penempatan PLTS 1MWp pada lokasi alternatif 1 menghasilkan rugi daya minimum pada Penyulang Bangli yaitu 103,1 kW atau 3,3% dari total suplai daya 3071 kW. Pemasangan PLTS dapat menurunkan rugi daya pada Penyulang Bangli sebesar 57 kW dari total rugi daya pada kondisi tanpa PLTS yaitu 160,1 kW. Bila dibandingkan dengan kondisi eksisting, penem patan PLTS pada lokasi alternatif 1 memiliki selisih rugi daya 7,3 kW lebih kecil dari total rugi daya yang dihasilkan kondisi eksisting sebesar 110,4kW.

  13. RISIKO TERJADINYA ASFIKSIA NEONATORUM PADA IBU DENGAN KETUBAN PECAH DINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahayu Budi Utami

    2015-01-01

    Full Text Available Abstract: The Risk Of Asphyxia Neonatorum To Pregnant Women Diagnosed With Premature Rupture Of Membrane. The purpose of this study is to identify the risk of asphyxia neonatorum to pregnant women diagnose PRM and other factors related to asphyxia neonatorum. The method of this study is used by case control. The result shows that there is no significant correlation between PRM, parity, birth weight, labor actions, induction of labor, and asphyxia neonatorum. However, there is a significant relationship between labor duration and asphyxia neonatorum. Keywords : premature rupture of membrane, asphyxia, parity, the length of labor, the induction of labor Abstrak: Risiko Terjadinya Asfiksia Neonatorum Pada Ibu Dengan Ketuban Pecah Dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko terjadinya asfiksia neonatorum pada ibu dengan KPD dan faktor lain yang berhubungan dengan asfiksia neonatorum. Penelitian ini menggunakan metode studi case control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara KPD, paritas, berat badan, persalinan tindakan, dan induksi persalinan dengan asfiksia neonatorum. Terdapat hubungan yang bermakna antara lama persalinan dengan asfiksia neonatorum. Kata kunci : KPD, asfiksia, paritas, lama persalinan, induksi persalinan

  14. Sistem Atap Rumah Otomatis pada Smarthome dengan Menggunakan Arduino

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andriana Kusuma Dewi

    2017-01-01

    Full Text Available Development of Smarthome system has many important contributions to make a comfortable house. One of the problems is how to keep the house comfortable without becoming moist and getting enough sunlight. In this study, the roof opening that can automatically provide the supply of sunlight using automated roof opener. Manual control of the tool is using smartphone application that communicates through a Bluetooth HC-05 module. This tool also uses an automatic controller with a raindrop sensor that automatically activated when the rain drops on the sensor panel. In addition, this system also integrates the automatic light-intensity sensor using LDR (Light Dependent Resistor. The result of whole system testing is automatic rooftop opener using Arduino Uno works perfectly as the design that the motor is able to be controlled by smartphone application using serial communication based on Bluetooth so that the rooftop can be opened and closed. Pembuka atap otomatis dikembangkan dengan mengunakan mikrokontroler Arduino uno. Kontrol manual dari alat ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi smartphone yang secara otomatis dan serial berkomunikasi dengan modul bluetooth HC-05. Alat ini juga menggunakan pengendali otomatis dengan sensor rintik hujan yang diaktifkan secara otomatis bila tetes hujan menyentuh panel sensor. Selain itu, sistem ini juga mengintegrasikan sensor cahaya intensitas otomatis menggunakan LDR (Light Dependent Resistor. Hasil pengujian sistem secara keseluruhan adalah pembuka atap otomatis menggunakan uno Arduino bekerja sempurna sebagai perencanaan bahwa motor ini mampu dikontrol oleh aplikasi smarthome dengan mengunakan komunikasi bluetooth, sehingga atap dapat terbuka dan tertutup pada titik tertentu.

  15. Antena Cerdas untuk Mitigasi Interferensi dengan Algoritma Least Mean Square

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmad Hidayat

    2017-06-01

    Full Text Available Antena cerdas pada dasarnya merupakan susunan antena dengan kemampuan pemrosesan sinyal untuk mengirim/menerima informasi secara adaptif. Kemampuan ini harus terus didalami untuk dicarikan algoritma adaptif terbaik bagi kemampuan beamforming yang diinginkan. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan kajian dan analisis pengaruh algoritma Least Mean Square (LMS pada pengaturan nulling beam pola radiasi susunan antena cerdas dalam perannya terhadap mitigasi interferensi. Simulasi kinerja beamformer untuk sebanyak 250 iterasi dilakukan dengan tool Matlab pada kanal AWGN (Additional White Noise Gaussian dan parameter simulasi diubah untuk membandingkan dua buah harga step size m pada algoritma LMS untuk beberapa jumlah elemen antena. Pengaruh nilai step size m, terlihat pada jumlah iterasi yang dilangsungkan sebelum error noise minimum diperoleh, dimana dengan naiknya nilai step size ini maka semakin mengurangi jumlah iterasi, rata-rata menjadi 60. Dari pola respon amplitudo setelah proses beamforming , posisi sinyal utama (0 dB tepat di sudut 30° dan dihasilkan 15 posisi nulling untuk 16 elemen antena. Sumber interferensi dihilangkan / ditutup dengan menempatkan ’nulls’ dalam arah sumber interferensi tersebut di posisi 60° dan -40° dengan masing-masing level diperoleh berkisar sebesar -115 dB

  16. Sistem Otomasi Lampu pada Bangunan Publik dengan Metode Forward Chaining

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Stephanie Stephanie

    2015-05-01

    Full Text Available Konsumsi listrik Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Seiring dengan peningkatan konsumsi listrik, efisiensi dalam penggunaan listrik menjadi sangat krusial. Salah satu tolok ukur efisiensi listrik adalah intensitas energi. Untuk menurunkan intensitas energi diperlukan adanya konservasi energi melalui manajemen energi dan penggunaan teknologi hemat energi. Contoh di mana konservasi energi belum dilakukan pada bangunan publik adalah dengan membiarkan barang elektronik tetap menyala walau sedang tidak dipergunakan, contohnya lampu. Oleh karena itu, perlu dirancang suatu sistem untuk mematikan lampu secara otomatis di luar jam operasional dan tidak ada aktivitas pada bangunan publik. Sistem ini menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence yang menggunakan metode Forward Chaining dengan sensor Passive Infrared Receiver untuk mendeteksi keberadaan manusia dengan dijembatani oleh Raspberry Pi untuk menghubungkan ke relay sebagai saklar untuk lampu. Sistem akan memutuskan kapan saat yang tepat untuk menyalakan dan memadamkan lampu, bergantung pada kehadiran manusia di setiap ruangan dan jam operasional dari bangunan. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat menghasilkan penghematan energi yang cukup signifikan. Kata Kunci—forward chaining, otomasi lampu, pengendalian lampu, raspberry pi, sensor passive infrared reciever

  17. EFEKTIVITAS MODEL STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP PRESTASI BELAJAR STATISTIKA DASAR DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA PADA POKOK BAHASAN DISTRIBUSI PELUANG DISKRIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Krisdiana

    2013-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1 Keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions dengan pembelajaran langsung. (2 Perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa dengan aktivitas tinggi, sedang dan rendah. (3 Perbedaan prestasi mahasiswa dengan aktivitas tinggi, sedang dan rendah pada pembelajaran kooperatif tipe STAD. (4 Perbedaan prestasi mahasiswa dengan aktivitas tinggi, sedang dan rendah pada pembelajaran langsung. (5 Efektivitas pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pembelajaran langsung pada mahasiswa dengan aktivitas tinggi. (6 Efektivitas pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pembelajaran langsung pada mahasiswa dengan aktivitas sedang. (7 Efektivitas pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pembelajaran langsung pada mahasiswa dengan aktivitas rendah. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara sampling random stratifikasi (stratified random sampling dan sampling random kluster (cluster random sampling. Pengujian hipotesis menggunakan Anava dua jalan dengan sel tak sama, dengan taraf signifikansi 5 %. Sebelumnya dilakukan uji prasyarat yaitu Uji Normalitas menggunakn Uji Liliefors dan Uji Homogenitas menggunakan Uji Bartlett. Dari hasil analisis disimpulkan : (1 prestasi mahasiswa dengan pembelajaran STAD lebih baik daripada pembelajaran langsung. (2 mahasiswa dengan aktivitas tinggi mempunyai prestasi belajar lebih baik daripada mahasiswa dengan aktivitas sedang dan rendah. (3 mahasiswa dengan aktivitas tinggi prestasinya lebih baik daripada mahasiswa dengan aktivitas rendah dan sedang jika diajar dengan pembelajaran STAD. (4 mahasiswa dengan aktivitas tinggi, sedang dan rendah mempunyai prestasi yang sama jika diajar dengan pembelajaran langsung. (5 mahasiswa dengan aktifitas tinggi jika diajar dengan pembelajaran STAD memberikan prestasi yang lebih baik daripada pembelajaran langsung. (6 mahasiswa dengan aktivitas sedang memberikan prestasi yang sama jika diajar dengan

  18. Analisa Pengaruh Service Quality Terhadap Customer Loyalty Dengan Customer Satisfaction Sebagai Variabel Intervening Pada Salon Madass

    OpenAIRE

    Surianto, Allan Richardo

    2017-01-01

    Penelitian membahas pengaruh service quality terhadap customer loyatly dengan customer satisfaction sebagai variabel intervening di Salon Madass Surabaya. Sampel penelitian ini berjumlah 100 responden pelanggan Salon Madass yang sudah pernah melakukan transaksi lebih dari 3 kali. Pengukuran dilakukan dari variabel service quality (X1) dengan indikator Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, Tangible, variabel customer satisfaction (Y1) dengan indikator Fulfillment, Pleasure, Ambivala...

  19. DUKUNGAN KELUARGA DAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA ORANG DENGAN DIABETES MELITUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yetti Kristianingrum

    2011-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat. Subjek penelitian adalah orang dengan diabetes melitus, sebanyak 60 orang. Data variabel penelitian diungkap dengan Skala Dukungan Keluarga dan Skala Kepatuhan Minum Obat. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi Product Moment dari Karl Pearson. Berdasarkan analisis data diperoleh koefisien sebesar r = 0,707 (p

  20. Dynamic Economic Dispatch pada Sistem Kelistrikan Microgrid dengan Penambahan Media Penyimpan Energi Menggunakan Quadratic Programming

    OpenAIRE

    Wirakusuma, Fakhruddin; Suryoatmojo, Heri; Wibowo, Rony Seto

    2016-01-01

    Kebutuhan daya listrik saat ini meningkat pesat seiring dengan perkembangan teknologi. Peningkatan kebutuhan daya listrik ini bertolak belakang dengan menipisnya ketersediaan sumber energy minyak dan batu bara. Permasalahan ini berdampak pada ketahanan listrik nasional. Untuk memenuhi kebutuhan daya listrik yang besar dengan cakupan wilayah yang luas diperlukan pembangkit tersebar berskala kecil. Pembangkit tersebar ini diupayakan bersumber pada energi terbarukan untuk meminimalkan pemakaian ...

  1. Studi Eksperimen Pengaruh Variasi Perubahan Refrigeran-22 Dengan Musicool-22 Pada Sistem Pengkondisian Udara Dengan Pre-cooling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arnovia Christine Sabatiana

    2017-01-01

    Full Text Available Air conditioning system merupakan mesin sistem refrigerasi kompresi uap sederhana. Kemudian dimodifikasi menjadi dua indoor unit dan satu outdoor unit. Dimana outdoor unit memiliki dua jenis kondenser yaitu, water cooled condenser dan air cooled condenser. Pembuangan kalor pada bagian water cooled condenser dimanfaatkan untuk memanaskan air yang nantinya dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari kedepannya. Penggunaan refrigeran CFC atau HCFC mengakibatkan beberapa dampak negatif terhadap lingkungan dan penggunaan mesin refrigerasi ini, diantaranya dapat merusak lapisan ozone, pemanasan global dan tidak hemat energi listrik. Penelitian pada ini adalah untuk menganalisis dan membandingkan performansi suatu sistem refrigerasi sederhana yang mampu menghemat konsumsi energi dan ramah lingkungan. Metoda penelitian ini dilakukan pertama menggunakan R-22 sebagai refrigeran primernya dan selanjutnya dilakukan proses retrofitting (penggantian refrigeran dengan menggunakan MC-22. Selanjutnya analisis dilakukan berdasarkan data dari setiap titik-titik pengukuran dengan begitu akan diperoleh suatu sistem refrigerasi dengan performansi yang paling baik dengan konsumsi energi listrik yang sedikit, serta sistem refrigerasi yang ramah lingkungan. Sistem tersebut aladah yang menggunakan MC-22 baik menggunakan atau tanpa pre-cooling dengan nilai COPelektrik 3,786; dan 3,933, COPthermal 4,501; dan 4,670, dan nilai penghematan energi listrik sekitar 20% lebih hemat dibanding sistem yang menggunakan R-22.

  2. Analisis Portofolio Optimum Saham Syariah Dengan Model Black Litterman

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arum Virgina Dewi Kusuma Ratri

    2015-04-01

    Full Text Available Kegiatan berinvestasi yang dilakukan oleh investor tidak dapat terlepas dari faktor return dan risiko. Pembentuk portofolio menjadi suatu pilihan yang dapat membantu meminimalkan risiko dan mengoptimalkan keuntungan. Salah satunya adalah model portofolio Black Litterman (BL. Model ini merupakan model yang mengkombinasikan antara return ekuilibrium yang diperoleh melalui Capital Asset Pricing Model (CAPM dengan pandangan/views investor tentang return suatu aset. Penelitian ini membahas tentang penerapan model Black Litterman pada saham syariah yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index (JII periode Januari 2014 – Januari 2015. Pemilihan portofolio dilakukan dengan memilih 5 (lima saham yang memiliki expected return CAPM terbesar diperoleh saham INDF, MNCN, MPPA, SILO dan SSMS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa portofolio model Black Litterman terbentuk dari saham INDF (54,44%, MNCN (11,69%, MPPA (13,17% dan SSMS (20,70% dengan return 0,13% dan risiko 0,0114%.

  3. OPTIMASI PUSAT CLUSTER K-PROTOTYPE DENGAN ALGORITMA GENETIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pivin Suwirmayanti

    2014-12-01

    Full Text Available Teknik clustering saat ini telah banyak digunakan untuk mengatasi permasalahan yang terkait dengansegementasi data. Implementasi clustering ini dapat diterapkan pada berbagai bidang sebagai contoh dalam halpemasaran, clustering dapat digunakan sebagai metode untuk mengelompokkan data. Metode Clustering memilikitujuan untuk mengelompokkan beberapa data ke dalam beberapa kelompok data sehingga kelompok yang terbentukmemiliki kemiripan data, secara umum proses clustering diolah menggunakan tipe data numerik, namun padakenyataannya proses pengelompokan data tidak hanya menggunakan tipe data numerik, terdapat juga tipe datakategorikal. Untuk itu penulis menggunakan metode K-Prototype yang dioptimasi dengan Algortima Genetikadimana data uji yang digunakan adalah Data German Credit yang memiliki tipe data numerikal dan kategorikal.Dalam penelitian dilakukan perbandingan kinerja antara metode K-Prototype dengan Algoritma Genetika, denganmetode K-Prototype Tanpa Algortima Genetika, dan metode K-Means. Dari beberapa hasil percobaan yangdilakukan metode K-Prototype dengan Algoritma Genetika menghasilkan hasil yang terbaik dari metode KPrototypetanpa Algortima Genetika, dan metode K-Means

  4. Pendeteksian Malware pada Lingkungan Aplikasi Web dengan Kategorisasi Dokumen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fransiskus Gusti Ngurah Dwika Setiawan

    2017-03-01

    Full Text Available Jumlah aplikasi berbasis web semakin bertambah seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Dengan bertambahnya jumlah aplikasi web, serangan-serangan yang dilakukan terhadap aplikasi-aplikasi web tersebut juga meningkat. Salah satu jenis serangan yang marak dilakukan terhadap aplikasi web adalah penyisipan malware seperti web shell yang dapat memberikan akses bebas terhadap komputer server kepada penyerang.Dalam makalah ini, dijelaskan implementasi aplikasi yang menerapkan teknik kategorisasi dokumen untuk mendeteksi malware atau kode malicious khususnya jenis web shell dengan teknik kategorisasi dokumen. Proses kategorisasi dokumen meliputi praproses dan tokenisasi kode sumber, pembuatan model classifier Multinomial Naive Bayes dan Decision Tree, dan klasifikasi dokumen menggunakan classifier yang telah dibuat. Uji coba yang dilakukan terhadap 718 file kode sumber PHP menghasilkan tingkat precision dari 72% hingga 83% dan recall 83% hingga 97%.

  5. PERBANDINGAN EUCLIDEAN DISTANCE DENGAN CANBERRA DISTANCE PADA FACE RECOGNITION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sendhy Rachmat Wurdianarto

    2014-08-01

    Full Text Available Perkembangan ilmu pada dunia komputer sangatlah pesat. Salah satu yang menandai hal ini adalah ilmu komputer telah merambah pada dunia biometrik. Arti biometrik sendiri adalah karakter-karakter manusia yang dapat digunakan untuk membedakan antara orang yang satu dengan yang lainnya. Salah satu pemanfaatan karakter / organ tubuh pada setiap manusia yang digunakan untuk identifikasi (pengenalan adalah dengan memanfaatkan wajah. Dari permasalahan diatas dalam pengenalan lebih tentang aplikasi Matlab pada Face Recognation menggunakan metode Euclidean Distance dan Canberra Distance. Model pengembangan aplikasi yang digunakan adalah model waterfall. Model waterfall beriisi rangkaian aktivitas proses yang disajikan dalam proses analisa kebutuhan, desain menggunakan UML (Unified Modeling Language, inputan objek gambar diproses menggunakan Euclidean Distance dan Canberra Distance. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah aplikasi face Recognation menggunakan metode euclidean Distance dan Canverra Distance terdapat kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk kedepannya aplikasi tersebut dapat dikembangkan dengan menggunakan objek berupa video ataupun objek lainnya.   Kata kunci : Euclidean Distance, Face Recognition, Biometrik, Canberra Distance

  6. MODEL PERANCANGAN DISTRIBUSI AIR DENGAN PENDEKATAN JARINGAN FUZZY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mulyono Mulyono

    2014-02-01

    Full Text Available Pada wilayah tertentu belum ada keseimbangan antara permintaan penggunaan air dan nilai aliran maksimum pada jaringan distribusi air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM. Nilai aliran maksimum pada jaringan pipa distribusi air dalam suatu wilayah minimal harus sama dengan ketersediaan suplai air dari sumber mata air dalam wilayah tersebut, agar kebutuhan air pada wilayah yang dilayani dapat tercukupi.Dengan demikian perlu dirancang sebuah jaringan yang dapat mengatasi masalah tersebut. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan jaringan fuzzy, yaitu sebuah jaringan dengan parameter berupa bilangan fuzzy. Dalam hal ini digunakan jaringan fuzzy, karena tidak ada data yang pasti tentang kapasitas pipa dalam sebuah jaringan. Dalam penelitian ini telah dihasilkan program untuk memodelkan jaringan fuzzy dan menentukan nilai aliran maksimum pada jaringan fuzzy tersebut. Selanjutnya nilai aliran maksimum digunakan untuk menganalisis pemenuhan kebutuhan air pelanggan dalam suatu wilayah.

  7. Studi Komunikasi Antarpribadi Anak Dengan Orang Tua Tiri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chaterine Setiawan

    2017-07-01

    Full Text Available This study discusses the communication between the child and the stepparent and use the theory that consists of communication theory, communication function, the purpose of communication, interpersonal communication, effective interpersonal communication, interpersonal communication role and function of interpersonal communication. This study used a qualitative method with descriptive qualitative approach. The data used in this study consisted of primary data and secondary data. The primary data of the interviews with sources consisting of four children and one stepparent. While the secondary data obtained from other sources such as books and online data searches. The technique of collecting data using interviews, observation, literature review and data searches online. From this research it is known that children who learn about and understand the prospective stepparent before she married biological parents do relatively better than those who do not recognize his step prospective parents before marriage. It is also known that the interpersonal communication of children with stepparents dependent based on the character of the child and the stepparent respectively. Penelitian ini membahas tentang komunikasi antara anak dengan orang tua tiri dan menggunakan teori yang terdiri dari teori komunikasi, fungsi komunikasi, tujuan komunikasi, komunikasi antarpribadi, komunikasi antarpribadi yang efektif, peranan komunikasi antarpribadi dan fungsi komunikasi antarpribadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer berupa hasil wawancara dengan narasumber yang terdiri dari empat orang anak dan satu orang tua tiri. Sedangkan data sekunder berupa data yang diperoleh dari buku dan sumber lain seperti penelusuran data online. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi, kajian pustaka dan penelusuran

  8. ANALISIS KINERJA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN RASIO CAMEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Murdiati

    2015-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesehatan bank dilihat dari kategori CAMEL. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus di PD BPR BKK Banjarharjo.Dalam menguji hipotesis digunakan alat analisis CAMEL. Hasil penelitian ini yaitu modal pada 2008 sampai 2010 termasuk dalam kriteria sehat. ROA meningkat 2008 sampai 2010 dengan kriteria sehat bagi biaya operasional yang dikeluarkan oleh pendapatan operasional yang seimbang. Rasio Kas tahun 2008 sampai 2010 termasuk dalam kriteria sehat berarti bank memiliki kemampuan untuk mengelola asset yang digunakan untuk membayar kewajiban. LDR mengalami tren yang signifikan selama tahun 2008 sampai 2010 sehingga dana yang diterima bank untuk meningkatkan baik tabungan, deposito berjangka, modal inti, yang berarti kemampuan bank untuk meningkatkan penyaluran kredit, IRR menunjukan nilai positif dalam menghadapi resiko pasar.Pengembangan tingkat kesehatan pada tahun 2008 sampai 2010 untuk komponen Capital, Assets, Laba dan Likuiditas meningkat. The goal of this research is to analyze the healtiness of banks seen from CAMEL category. The research applied a case study in PD BPR BKK Banjarharjo. The hypotheses tested using CAMEL analysis tools. The result of the study is that the modal used 2008 until 2010 is consideredin a healthy criteria. The increasing ROA in 2008 until 2010 is considered healthy criteria for operational expenses incurred by the operating income. Such condition meant that the banks are able to manage the assets which are used to pay the obligations. The significant increasing of LDR over the years 2008 until 2010 makes the received funds by the bank to increase the savings deposits, time deposits and the core capital. As the recunts, the banks are able to increase credit disstribution. More over, the IRR showed a positive values in the face of market risks and the development of healthy levels in 2008 until 2010 for the components of Capital, Assets, Earnings and

  9. PERANCANGAN APLIKASI LIVA UNTUK MENGURANGI NOMOPHOBIA DENGAN PENDEKATAN GAMIFIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pranatha Widya Pradana

    2016-04-01

    Full Text Available Banyak aplikasi yang dapat mendukung proses komunikasi dan bersosial seperti sms, chat dan jejaring sosial. Namun sayangnya ini mengubah kebiasaan pengguna ketika berinteraksi. Sebelumnya setiap orang berkomunikasi melalui tatap muka, semakin berkembangnya teknologi akhirnya kebiasaan itu berubah. Banyak pengguna yang lebih sibuk dengan smartphone ketika berkumpul dengan keluarga, rekan atau kerabat. Aplikasi yang dapat mendekatkan orang yang jauh kini menjadi aplikasi Liva yang dapat menjauhkan orang yang dekat akibat ketergantungan menggunakan smartphone. Maka dalam tugas akhir ini penulis mengusulkan untuk mengembangkan aplikasi Liva, yang bertujuan mengurangi ketergantungan menggunakan smartphone sebagai salah satu solusi.

  10. TEKNOLOGI BIOMETRIK DENGAN METODE SIDIK JARI UNTUK SISTEM KEAMANAN DATABASE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhi Kusmantoro

    2006-07-01

    Full Text Available Keamanan dalam teknologi dunia maya pada saat sangat diperlukan mengingat banyaknya masyarakat yang telah mengakuiteknologi, sehingga kecenderungan banyak ingin mengetahui atau bahkan mencuri sesuatu rahasia super yang sifatnya atau hak cipta yang di bawah aeigis hukum untuk mencari keuntungan individu dengan crack atau lebih dikenal dengan hacker.

  11. ILUSTRASI IKLAN CETAK DENGAN PENDEKATAN AFEKTIF DALAM HUBUNGANNYA DENGAN PENERIMAAN DAN INGATAN KHALAYAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cons. Tri Handoko

    2003-01-01

    Full Text Available Illustrations in print advertisements have function to attract and hold the attention of the audiences beside influence their acceptance and memory. Recently%2C illustrations of print advertisements have been using affective approaches by using appeal to anxiety%2C appeal to sorrow%2C appeal to warmth%2C appeal to equity%2C and appeal to sex influencing audiences acceptance and memory. Abstract in Bahasa Indonesia : Ilustrasi dalam iklan cetak selain berfungsi sebagai daya tarik dan penahan perhatian khalayak juga dapat mempengaruhi penerimaan dan ingatan khalayak terhadap pesan iklan. Dalam perkembangannya dewasa ini iklan cetak telah banyak memanfaatkan pendekatan afektif dalam ilustrasinya dengan menggunakan daya tarik ketakutan/kekuatiran%2C kesedihan/penderitaan%2C kehangat-an%2C persamaan derajat%2C serta pendekatan daya tarik seks untuk mempengaruhi penerimaan dan ingatan khalayak. Advertisements illustrations%2C affective approach

  12. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Mahasiswi dengan Tindakan Perawatan Organ Reproduksi di Akademi Kebidanan Internasional Pekanbaru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sentya Putri

    2012-05-01

    Full Text Available Perawatan organ reproduksi wanita diperlukan untuk menghindari beberapa permasalahan organ reproduksi seperti iritasi, infeksi, alergi dan karsinoma. Survei awal yang dilakukan peneliti dari pada 20 orang mahasiswi menunjukkan pengetahuan mereka cukup baik, tetapi masih ada 25% mahasiswi yang tidak melakukan perawatan organ reproduksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap mahasiswi dengan tindakan perawatan organ reproduksi di Akademi Kebidanan Internasional Pekanbaru. Jenis penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh mahasiswi tingkat I di Akademi Kebidanan Internasional Pekanbaru. Seluruh populasi dijadikan sebagai sampel dengan besar sampel adalah 100 orang mahasiswi. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswi mempunyai pengetahuan baik sebanyak 86 orang (86% dan mempunyai sikap positif sebanyak 59 orang (59%, serta sebagian responden melakukan tindakan perawatan organ reproduksi sebanyak 52 orang (52%. Hasil uji chi-square pengetahuan dan sikap dengan tindakan perawatan organ reproduksi dengan p value yang sama yaitu p = 0,006. Disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan tindakan perawatan organ reproduksi dengan OR 8,33 (95% CI : 1,75-39,54 dan ada hubungan signifikan antara sikap dengan tindakan perawatan organ reproduksi dengan OR = 3,49 (95% CI : 1,51-8,06. Saran penelitian ini diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk dapat melakukan penelitian pada remaja awal dengan jenis penelitian dan variabel yang berbeda.

  13. Maximum Power Point Tracking menggunakan Buck Converter dengan Algoritma P & O untuk Turbin Angin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erik Tridianto

    2016-12-01

    Full Text Available Energi terbarukan adalah salah satu energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar untuk pembangkit listrik. Dari berbagai energi terbarukan,yang ada energi angin adalah yang paling mudah dicari. Indonesia merupakan negara kepulauan dengan ratusan pantai dan dengan kecepatan angin yang besar dan berfluktuasi 3-5 m / s. Dan solusi dari masalah angin yang berfluktuasi ini adalah dengan menggunakan kontrol MPPT (Maximum Power Point Tracking dengan lm2596 dc-dc buck converter. Ketika daya yang dihasilkan kurang dari yang diharapkan, maka kontrol MPPT akan menurunkan tegangan untuk mendapatkan daya maksimum. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan lm2596 buck dc-dc converter menggunakan kontrol MPPT dengan tujuan mendapatkan daya maksimum pada kondisi kecepatan angin yang bervariasi, dan jenis MPPT yang digunakan adalah Perturb and Observation (P & O. Untuk membaca daya yang dihasilkan menggunakan Voltage dan Current sensor. Hasil tes menunjukkan bahwa, dengan penambahan kontrol MPPT dapat meningkatkan output daya dari generator sebesar 23%-49%.

  14. Studi Eksperimen Distribusi Temperatur Nyala Api Kompor Bioetanol Tipe Side Burner dengan Variasi Diameter Firewall

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R.R. Vienna Sona Saputri Soetadi

    2012-09-01

    Full Text Available Untuk mendapatkan kompor bioetanol efisiensi thermal maksimal diperlukan penelitian komprehensif. Salah satunya adalah penelitian terhadap posisi peletakkan beban pada kompor bioetanol kompak. Pengujian dilakukan pada kompor uji bioetanol dengan kadar 99%, yaitu kompor bioetanol tipe side burner dengan firewall 2.5 inci dan firewall 3 inci. Pengukuran temperatur api dengan 13 thermocouple K dengan pengukuran searah api keatas setiap 5 mm-an. Kemudian, water boiling test dilakukan untuk mendapatkan daya dan beban dan dilanjutkan mengukur waktu pendidihan air. Hasil penelitian ini menunjukkan gambaran total distribusi temperatur nyala api difusi. Hasil menunjukkan untuk kompor 2.5 inci dengan daya 1.6 kW mempunyai temperatur 542 ºC dengan jarak ketinggian 5 mm dari rim kompor sedangkan kompor 3 inci menghasilkan daya 2.38 kW dengan temperatur 516 ºC.

  15. HUBUNGAN KEPUASAN KERJA, STRES GURU DENGAN KEBAHAGIAAN GURU PENDIDIKAN AGAMA SEKOLAH MENENGAH DI KOTA AMBON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Donny Toisuta

    2017-10-01

    Full Text Available Masalah penelitian dirumuskan: (1 Adakah hubungan yang positif dan signifikan antara kepuasan kerja dengan kebahagiaan guru pendidikan agama sekolah menengah di kota Ambon? (2 Adakah hubungan yang negatif signifikan antara stresguru dengan kebahagiaan guru pendidikan agama sekolah menengah di kota Ambon? Subjek penelitian berjumlah 117 orang guru agama sekolah menengah dari 5 kecamatan di kota Ambon. Keba-hagiaan diukur dengan Authentic Happiness Inventory (AHI dari Seligman, Kepuasan Kerja guru diukur dengan Teacher Job satisfaction Questionnaire dari Lester dan Stres Guru diukur dengan Angket Stres Guru yang dikem-bangkan oleh Kyriacou. Hasil penelitian menunjukkan: (1 Ada hubungan positif signifikan antara kepuasan kerja  dengan kebahagiaan guru pendidikan agama sekolah menengah di kota Ambon  dengan p = 0,014 0,05.

  16. Aplikasi Semikonduktor TiO2 dengan Variasi Temperatur dan Waktu Tahan Kalsinasi sebagai Dye Sensitized Solar Cell (DSSC dengan Dye dari Ekstrak Buah Terung Belanda (Solanum betaceum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maula Nafi

    2013-03-01

    Full Text Available Penelitian mengenai dye sensitized solar cell dilakukan dengan dye dari ekstrak buah terung belanda sebagai sumber energi alternatif dari tenaga surya. Dye sensitized solar cell (DSSC dibuat dengan menggunakan semikonduktor TiO2 yang dilapiskan pada kaca konduktif Fluorine Doped Tin Oxide (FTO dan dikalsinasi  dengan variasi temperatur 5500C, 6500C, dan 7500C, dengan waktu tahan 60 dan 120 menit pada tiap temperaturnya. Lapisan TiO2 pada substrat dikarakterisasi dengan menggunakan SEM dan XRD. Luas permukaan aktif diukur dengan pengujian BET. Hasil SEM menunjukkan ukuran bentuk partikel TiO2 berupa sphere. Hasil XRD menunjukkan struktur kristal TiO2 adalah body centered tetragonal. Luas permukaan aktif dibandingkan dengan hasil kelistrikan DSSC, yang selaras meningkat dari temperatur 5500C ke 6500C, namun menurun pada 7500C. Densitas arus dan voltase maksimum diperoleh pada variasi temperatur 650oC dengan waktu tahan 60 menit yaitu sebesar 0,356 mA/cm2 dan 593,1 mV. Efisiensi maksimum yang diperoleh sebesar 0,469208%. DSSC dimodifikasi dengan menambahkan pembungkus plastik, sehingga dapat memperlambat penurunan daya yang terjadi saat DSSC bekerja.

  17. Pengaruh Perubahan Saat Penyalaan (Ignition Timing) Terhadap Prestasi Mesin Pada Sepeda Motor 4 Langkah Dengan Bahan Bakar Lpg

    OpenAIRE

    Yunianto, Bambang

    2010-01-01

    Bahan bakar LPG merupakan bahan bakar gas yang ramah lingkungan, sehingga dapat dijadikan bahan bakar alternatif selain bahan bakar bensin Performa Mesin bensin yang dioperasikan dengan menggunakan bahan bakar gas LPG mengalami penurunan. Penurunan ini terjadi dikarenakan karakteristik sifat bahan bakar bensin berbeda dengan LPG. Hal ini dapat diatasi dengan mengatur saat penyalaan sehingga lebih sesuai dengan karakteristik gas LPG. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa dengan pengaturan saat ...

  18. Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Kelapa Dengan Katalis NaOH Menggunakan Gelombang Mikro (Microwave Secara Kontinyu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daru Satria Prayanto

    2016-04-01

    Full Text Available Biodiesel merupakan bioenergi atau bahan bakar nabati yang dibuat dari minyak nabati melalui proses transesterifikasi, esterifikasi, atau proses esterifikasi-transesterifikasi. Proses pembuatan biodiesel dapat dilakukan dengan metode pemanasan konvensional maupun dengan metode pemanasan microwave. Dengan radiasi microwave, maka waktu yang dibutuhkan saat proses transesterifikasi lebih singkat dibandingkan dengan konvensional. Disisi lain, minyak kelapa memiliki potensi yang besar untuk digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan biodiesel karena ketersediaannya yang melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk membuat biodiesel dari minyak kelapa secara kontinyu melalui proses transesterifikasi metanol dengan menggunakan radiasi microwave dengan katalis NaOH dan mempelajari pengaruh konsentrasi tiap katalis, daya, dan laju umpan yang digunakan terhadap yield, densitas, dan viskositas biodiesel yang dihasilkan. Dalam penelitian ini di gunakan 3 variabel, yaitu laju umpan 0,73; 1,25; 1,72 ml/s, konsentrasi katalis 0,25; 0,5; 1 (% berat variabel daya microwave 100, 264, 400, 600, dan 800 Watt. Rasio umpan ditentukan pada 1:9. Pada tahap persiapan melarutkan metanol dan katalis sesuai dengan variabel hingga tercampur homogen. Selanjutnya tahap transesterifikasi dengan mencampurkan larutan metanol (metanol dan katalis dengan minyak kelapa dengan mol ratio yang telah ditentukan dan mengatur daya microwave untuk memulai proses transesterifikasi, proses berlangsung secara kontinyu menggunakan mix flow reaktor. Selanjutnya pemisahan hasil transesterifikasi dari gliserol, dilanjutkan dengan tahap pencucian dengan aquadest untuk memisahkan impurities dan katalis yang masih tersisa dalam biodiesel kemudian memanaskan pada oven untuk menguapkan kandungan air dalam biodiesel. Selajutnya menganalisisa hasil biodiesel terhadap yield, densitas, dan viskositasnya. Hasil terbaik dari variabel yang digunakan di atas adalah pada katalis NaOH dengan konsentrasi 1

  19. ANALISIS KOMUNIKASI DATA DENGAN XML DAN JSON PADA WEBSERVICE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudirman M.Kom

    2016-08-01

    Full Text Available Abstrak— Ukuran data pada proses komunikasi data menggunakan web service dalam jaringan akan sangat memengaruhi kecepatan proses transfer. XML dan JSON merupakan format data yang digunakan pada saat komunikasi data pada web service. JSON akan menghasilkan ukuran data yang lebih kecil jika dibandingkan dengan format XML. Keywords— komunikasi data, web service, XML, JSON.

  20. HUBUNGAN JUMLAH FOLIKEL ANTRAL DENGAN RESPONS OVARIUM TERHADAP STIMULASI OVULASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I B Putra Adnyana

    2012-11-01

    Full Text Available Penelitian-penelitian menunjukkan adanya kemungkinan untuk memprediksi respons ovarium terhadap stimulasi ovulasi. Faktor-faktor yang mungkin dijadikan prediktor mencakup umur, volume ovarium, jumlah folikel antral, aliran darah stromal ovarium, dan petanda hormonal seperti Follicle Stimulating Hormone (FSH, estradiol (E2 dan Inhibin B. Hitung folikel antral adalah salah satu cara pemeriksaan kapasitas ovarium yang sederhana. Dibandingkan pemeriksaan petanda hormonal pemeriksaan folikel antral lebih sederhana, relatif lebih murah, dan hanya memerlukan sarana berupa alat ultrasonografi yang saat ini sudah tersedia secara luas dan penilaian hasilnya dapat dilakukan secara cepat. Mengetahui hubungan antara jumlah folikel antral dengan respons stimulasi ovulasi Seluruh wanita yang menjalani program FIV dengan stimulasi short protokol antara bulan Januari 2005 ? Mei 2006 disertakan dalam penelitian. Dilakukan pengumpulan data hitung folikel antral hari kedua, jumlah folikel matur, jumlah total oosit, jumlah oosit matur, dan total dosis gonadotropin. Dilakukan analisa Kendall?s correlation test untuk menunjukkan hubungan. Pada penelitian ini didapatkan hubungan yang bermakna antara hitung folikel antral dengan hitung folikel matur (r=0,329; p=0,037, jumlah total oosit (r=0,506; p=0,001, jumlah oosit matur (r=0,492; p=0,002, dan total dosis gonadotropin (r=-0,477; p=0,002. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara hitung foliekl antral dengan respons ovarium terhadap stimulasi ovulasi dan didapatkan nilai titik potong hitung folikel antral sebesar 4,5.

  1. DETEKSI LANDMARK CITRA WAJAH DENGAN EXTRAKSI FITUR GABOR ANALISA FUZZY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Resmana Lim

    2003-01-01

    Full Text Available This paper proposes a method that automatically finds human faces as well as its landmark points in color images based on a fuzzy analysis. The proposed approach first uses color information to detect face candidate regions and then uses a fuzzy analysis of the color, shape, symmetry and interior facial features. A deformable Gabor wavelet graph matching is used to locate the facial landmark points describing the face. The latter allows for size and orientation variation since the search for landmark points allows for affine transformations as well as local deformations of the Gabor wavelet graph. The search is performed using a genetic algorithm that is essential because it effectively searches the solution space. Results based on the proposed method are included to verify the effectiveness of the proposed approach. Abstract in Bahasa Indonesia : Paper ini mengusulkan sebuah metode deteksi wajah beserta dengan titik landmarknya pada citra berwarna menggunakan analisa fuzzy. Proses awal menggunakan informasi warna kulit untuk menseleksi calon-calon obyek lantas dilanjukan dengan analisa fuzzy terhadap warna, bentuk, simetri dan fitur/landmark wajah. Proses lokalisasi landmark wajah menggunakan Gabor wavelet graph matching dengan memaksimalkan kemiripan antara landmark wajah model dengan obyek inputan. Proses maksimalisasi kemiripan ini menggunakan algoritma genetika. Hasil-hasil percobaan ditampilkan untuk memberikan gambaran keberhasilan dari metode yang diusulkan. Kata kunci: lokalisasi landmark wajah, analisa fuzzy, graph matching, algoritma genetika, Gabor wavelet.

  2. Dukungan Keluarga Dengan Kecemasan Primigravida Menjelang Persalinan Trisemester III

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Febria Syafyu Sari

    2017-08-01

    Full Text Available Kehamilan pada umumnya memberikan arti emosional yang sangat besar pada setiap wanita dan akan membuat ibu merasakan kecemasan yang berdampak pada kehamilan ibu dan janin. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kecemasan prmigravida menjelang persalinan trimester ketiga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional. Penelitian dilakukan di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi pada tahun 2016. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 81 orang. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling, dengan sampel sebanyak 30 orang. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi menggunakan program SPSS dengan analisa univariat dan bivariat, uji statistik yang dipakai adalah chi-square. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa (80% mendapatkan dukungan dari keluarga dan (53,3% mengalami kecemasan ringan, (20% mengalami panik, (16,7%  mengalami kecemasan sedang dan 10% responden mengalami kecemasan berat. Pada analisa bivariat p value = 0,041 terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan menjelang persalinan trimester ketiga. Keluarga memberikan dukungan pada ibu menjelang persalinan agar ibu merasa tenang dan mengurangi kecemasan ibu menjelang persalinan. Maka dari itu untuk petugas kesehatan disarankan untuk memberikan promosi kesehatan tentang pentingnya dukungan dari keluarga.

  3. Perbaikan Jatuh Tegangan Dengan Pemasangan Automatic Voltage Regulator

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ija Darmana

    2015-07-01

    Full Text Available Pada jaringan distribusi telah dipertimbangkan kemungkinan-kemungkinan terjadinya penurunan tegangan karena beban puncak akibat penambahan beban dan pelepasan beban disisi konsumen.Dengan adanya variasi beban, maka disisi konsumen pada saat tertentu akan terjadi variasi tegangan yang besarnya berada antara tegangan minimum dan tegangan maksimum. Untuk mengatasi masalah ini, dapat dilakukan dengan pemasangan kapasitor shunt atau pemasangan Automatic Voltage Regulator (AVR. Adapun titik-titik beban tempat pemasangan kapasitor shunt adalah gardu hubung Painan sebesar 600 kVAR. Dengan pemasangan kapasitor ini  profil tegangan di titik beban untuk gardu hubung Painan ke Balai Selasa mengalami kenaikan tetapi belum memenuhi sesuai dengan yang diharapkan karena masih adanya rugi-rugi tegangan gardu hubung Surantih dan Balai Selasa. Oleh karena itu dilakukan pemasangan  Automatic Voltage Regulator (AVR  diletakkan pada gardu hubung Painan.Setelah pemasangan AVR didapat hasil perhitungan kenaikan tegangan pada gardu hubung Painan sebesar 20,4123 kV, Surantih sebesar 19,5916 kV dan Balai Selasa sebesar 18,6180 kV. Setelah pemasangan Automatic Voltage Regulator  (AVR dilakukan pada gardu hubung Painan telah memenuhi stendard kecil dari 10% tegangan normal, artinya performansi sistem distribusi akan menjadi lebih baik dan handalKata kunci : Perbaikan faktor daya, AVR.

  4. Instrumentasi Elektrokardiografi dengan Capacitive Contact Electrode pada Kursi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Monica Regina Emilia

    2017-01-01

    Full Text Available Elektrokardiograf secara konvensional menggunakan elektroda Ag-AgCl sebagai conductive contact dan kabel sebagai penghubung antara elektroda dengan elektrokardiograf. Metode yang digunakan bersifat direct sehingga elektroda melekat langsung pada kulit. Konfigurasi ini mengakibatkan ruang gerak pengguna menjadi terbatas dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini akan difokuskan pada perancangan Instrumentasi Elektrokardiografi secara indirect menggunakan capacitive electrode. Elektroda dibuat dengan menggunakan komponen IC dengan input impedansi tinggi sehingga sinyal jantung dapat direkam walau terhalang oleh pakaian sekalipun. Elektroda dibuat sejumlah 2 buah dan diletakkan pada sandaran kursi, sedangkan untuk ground digunakan PCB berukuran 30cmx30cm sebagai alas duduk. Ketiga sinyal ini kemudian dilewatkan pada rangkaian penguat instrumentasi, filter dan baseline restoration untuk menguatkan dan menghilangkan komponen sinyal yang tidak diperlukan. Dari pengujian yang telah dilakukan, sinyal QRS complex dapat terdeteksi dengan jelas. Kualitas sinyal yang dihasilkan sangat bergantung dari pakaian yang digunakan. Oleh karena itu capacitive electrode memiliki peluang yang besar untuk dijadikan sebagai elektroda alternatif yang bisa digunakan dalam jangka panjang.

  5. Mengubah Jarak dengan Penerapan Remote Access Menggunakan Team Viewer

    OpenAIRE

    Fahlepi Roma Doni; Ibnu Dwi Lesmono

    2018-01-01

    Seiringsemakin maju berkembangan zaman maka teknologi ikut berkembang juga, khususnya teknologi aplikasi yang menunjukkan kemajuan, infrastruktur di bidang komunikasi yang bisa mendukung untuk terciptanya sistem atau aplikasi yang handal ikut mengalami perkembangan pesat juga. Teknologi yang digunakan supaya bisa mengendalikan komputer dari yang berbeda tempat atau wilayah dengan menggunakan sebuah aplikasi remote access, menggunakan aplikasi ini seolah-olah akan berada didepan komputer yang ...

  6. BAHAN AJAR MENULIS CERITA FABEL DENGAN STIMULUS FILM FINDING NEMO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lia Noviana Qostantia

    2017-03-01

    Full Text Available This research objectives were (1 describing instructional material of writing fable story using stimulus of finding nemo movie and (2 describing instructional material feasibility of writing fable story using stimulus of Finding Nemo movie that obtained from expert test and practitioner (teacher and student test. The developed instructional material was complementary book of writing fable story for students with material, language, and book display that adjusted with student’s needs. Those objectives could be made as guidance in developing the instructional material which including material content feasibility, language, and complementary book display aspect. Tujuan penelitian ini adalah (1 mengembangkan bahan ajar menulis cerita fabel dengan stimulus film finding nemo, (2 mendeskripsikan kelayakan bahan ajar menulis cerita fabel dengan stimulus film Finding Nemo yang diperoleh dari uji ahli, uji praktisi guru, dan siswa. Bahan ajar yang dikembangkan berupa buku pelengkap menulis cerita fabel untuk siswa dengan materi, bahasa, dan penyajian buku yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Tujuan tersebut dapat dijadikan panduan dalam mengembangkan bahan ajar yang mencakup aspek kelayakan isi materi, bahasa, dan penyajian buku pelengkap.

  7. Self-Efficacy dan Konformitas dengan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosmayati Rosmayati

    2017-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-efficacy dan konformitas dengan prokrastinasi akademik mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang baik secara parsial maupun secara bersama-sama. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional. Sampel yang digunakan berjumlah 125 dari populasi 284 mahasiswa dengan teknik pengambilan sampel simple random  sampling. Adapun teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara self-efficacy dengan prokrastinasi akademik memiliki hubungan yang signifikan (R= 0,565, F(3,121 = 18,903, p = 0,05. Sedangkan antara self-efficacy dan konformitas dengan prokrastinasi akademik memiliki hubungan yang signifikan (R = 0,595, F(18,903 = 7,957, p = 0,05. While between self-efficacy and conformity with academic procrastination have significant relationship (R = 0,595, F (18,903 = 7,957, p = <0,01. Based om the results of research Guidance and Counseling teachers are advised to provide Guidance and Counseling services to decrease academic procrastination through the development of self-efficacy and conformity.

  8. HUBUNGAN USIA, PARITAS DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN HASIL PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA DI PUSKESMAS BRANGSONG 2 KECAMATAN BRANGSONG KABUPATEN KENDAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Frida Cahyaningrum

    2017-09-01

    Hasil: penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara usia dengan hasil pemeriksaan IVA dengan signifikansi (P = 0,00; ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan hasil pemeriksaan IVA dengan signifikansi (P = 0,05; tidak ada hubungan antara personal hygiene dengan hasil pemeriksaan IVA dengan signifikansi (P = 0,73. Simpulan: penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara usia dengan hasil pemeriksaan IVA; ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan hasil pemeriksaan IVA; tidak ada hubungan antara personal hygiene dengan hasil pemeriksaan IVA.

  9. PROTOTIPE VIDEO EDITOR DENGAN MENGGUNAKAN DIRECT X DAN DIRECT SHOW

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djoni Haryadi Setiabudi

    2004-01-01

    Full Text Available Technology development had given people the chance to capture their memorable moments in video format. A high quality digital video is a result of a good editing process. Which in turn, arise the new need of an editor application. In accordance to the problem, here the process of making a simple application for video editing needs. The application development use the programming techniques often applied in multimedia applications, especially video. First part of the application will begin with the video file compression and decompression, then we'll step into the editing part of the digital video file. Furthermore, the application also equipped with the facilities needed for the editing processes. The application made with Microsoft Visual C++ with DirectX technology, particularly DirectShow. The application provides basic facilities that will help the editing process of a digital video file. The application will produce an AVI format file after the editing process is finished. Through the testing process of this application shows the ability of this application to do the 'cut' and 'insert' of video files in AVI, MPEG, MPG and DAT formats. The 'cut' and 'insert' process only can be done in static order. Further, the aplication also provide the effects facility for transition process in each clip. Lastly, the process of saving the new edited video file in AVI format from the application. Abstract in Bahasa Indonesia : Perkembangan teknologi memberi kesempatan masyarakat untuk mengabadikan saat - saat yang penting menggunakan video. Pembentukan video digital yang baik membutuhkan proses editing yang baik pula. Untuk melakukan proses editing video digital dibutuhkan program editor. Berdasarkan permasalahan diatas maka pada penelitian ini dibuat prototipe editor sederhana untuk video digital. Pembuatan aplikasi memakai teknik pemrograman di bidang multimedia, khususnya video. Perencanaan dalam pembuatan aplikasi tersebut dimulai dengan pembentukan

  10. Analisa Kekuatan Desain Meja Kursi Lipat dengan Simulasi Komputer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jatmoko Awali

    2015-07-01

    Full Text Available Desain meja dan kursi biasanya dibuat dengan fungsi yang terpisah. Pada studi ini akan dibuatproduk yang mengabungkan meja dan kursi agar multi-fungsi dengan desain lipat sehingga bisamenghemat ruang. Multifungsi ini memberikan kebebasan pengguna merubah desain mejakursi lipat ini menjadi kursi atau meja. Desain menggunakan dimensi yang dikaji secaraergonomik agar dapat digunakan secara fungsional untuk pangsa pasar utama untuk bisnismakanan yang menggunakan media duduk lesehan. Desain ini dimodelkan dengan bantuansoftware ANSYS 14.5 dimana desain dimodelkan secara 3 dimensi (3D. Model materialmemakai 2 model yaitu kayu jati untuk desain berharga tinggi dan polipropilena untuk desainberharga lebih ekonomis. Beban operasi diaplikasikan arah aksial sebesar 100 kgmenyesuaikan dengan asumsi berat tubuh rata-rata maksimal orang Indonesia. Dari hasilsimulasi, besar tegangan operasional masih dapat menerima beban maksimum tanpa terjadikerusakan sesuai dengan kriteria kegagalan von-misses. Lokasi besar tegangan kritis terdapatpada bagian tumpuan tangan sehingga nantinya dapat diperbaiki dengan memperbesarinersianya. Ergonomik yang dilakukan memberikan batas range pemakaian meja kursi lipat iniuntuk orang dengan tinggi rata-rata 160 cm dan memiliki sudut sandaran 70 derajat.Kata kunci: Meja kursi, pemodelan 3 dimensi, ergonomik, tegangan von-misses Design for tables and chairs are usually made with a separate function. In this study, it will bemade a product that combines a table and chairs so that space can be saved. Thismultifunctional gives the user freedom to change the design of this folding chair into a deskchair or a table. The dimension of the design is examined ergonomically in order to be usedfunctionally for major market share for business meals using the media to sit cross-legged. Thisdesign is modeled with the help of ANSYS 14.5 software where design modeled 3-dimensional(3D. The mModel using 2 materials namely: with teak for the design of

  11. HUBUNGAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG PERNAPASAN DENGAN TINGKAT KAPASITAS VITAL PARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David Eko Rikmiarif

    2012-07-01

    Full Text Available Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara pemakaian alat pelindung pernapasan dengan tingkat kapasitas vital paru pada pekerja pembuat genteng di Desa Singorojo Kabupaten Jepara tahun 2011. Jenis penelitian adalah penelitian analitik yang menjelaskan korelasi antara variabel bebas dan variabel terikat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Teknik penarikan sampel menggunakan total sampling. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu pemakaian alat pelindung pernapasan, sedangkan variabel terikat adalah kapasitas vital paru. Teknik pengumpulan data dengan metode pengukuran, kuesioner, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dengan analisis deskriptif dan uji bivariat dengan spearman test melalui bantuan komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi spearman -0,923 dengan nilai probabilitas (p value 0,0001 (< 0,05, yang artinya bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara pemakaian alat pelindung pernapasan dengan tingkat kapasitas vital paru pada pekerja pembuat genteng di Desa Singorojo Kabupaten Jepara tahun 2011. Simpulan penelitian adalah ada ada hubungan antara praktik penggunaan APD pernafasan (masker dengan Tingkat Kapasitas Vital Paru. The research objective was to determine the relationship between the use of respiratory protective equipment with the level of vital lung capacity in workers in the village of tile maker Singorojo Jepara regency in 2011. This type of research was the analytical research that explains the correlation between independent variables and the dependent variable. The method used in this study was cross sectional. Sampling technique using total sampling. Variable study consists of the independent variable is the use of respiratory protective equipment, while the dependent variable was the vital lung capacity. Data collection techniques with methods of measurement, questionnaires, and documentation. Methods of data

  12. Evaluasi Konsumen di "RM. Pak Kardi" Pemalang dengan Analisis Diskriminan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tuis Susanto

    2017-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah ada perbedaan yang siqnifikan dalam variabel dependen (Y yang meliputi konsumen sering Beli (YO, Cukup (Y I dan Jarang Beli (Y2, serta bertujuan mengetahui perilaku konsumen yang benar-benar berbeda, perbedaan dalam  arti perilaku   mereka  sering  membeli, cukup dan jarang membeli. Metode analisis  yang digunakan adalah dengan Wilk's Lambda, Pairwise, F test. Canonical  corellation,   untuk  mencari ada dan tidak perbedaan antar group variabel dependen dan  menginterpretasikan     berdasarkan function at group centroid untuk mengetahui variabel independen mana yang   menjadi  faktor diskriminannya. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah  bahwa  variabel  menu  merupakan faktor pembeda (diskriminan.  Artinya konsumen grup (sering  beli,  cukup  dan jarang   beli  tidak terpengaruh   dengan  usia,  harga,  pendapatan,   dan pelayanan  yang  diberikan oleh RM. Pak Kardi ditunjukkan dengan tanda (+ padafunction I. Jadi  konsumen  yang  membeli  di RM. Pak  Kardi adalah  mereka  yang  benar-benar   menyukai menu  (masakan  khas kepiting RM. Pak Kardi.  Jarak antara  grup  Sering  Beli  dengan grup  Jarang   Beli  adalah yang  terbesar, yakni 7,350. Sedangkan jarak   terkecil   adalah antara grup  Cukup  dengan  grup  Jarang   Beli  (0.522. Dengan demikian dapat  dikatakan   bahwa  Konsumen   di grup  Sering  Beli paling berbeda  selera  Menu  masakannya. Sebaliknya   Menu yang  disukai  oleh  konsumen di RM. Pak Kardi yang termasuk konsumen Cukup mempunyai perbedaan yang  kecil dengan  mereka  yang jarang membeli

  13. Karakteristik Traksi dengan Kontrol Rasio CVT Pada Kendaraan Mikro Hibrida

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Ketut Adi Atmika

    2016-07-01

    Full Text Available Abstrak : Teknologi otomotif belakangan ini berkembang dengan pesat. Desain body, kinerja engine/traksi, kinerja kestabilan, effisiensi bahan bakar, dan effek polusi udara adalah bagian-bagian yang dikembangkan untuk mendapatkan produk yang unggul. Dalam beberapa hal-hal bagian-bagian yang dikembangkan tersebut berjalan secara terpisah. Perbaikan kinerja stabilitas arah dan mampu kendali kendaraan sudah dilakukan dengan menambahkan sistem kontrol pengereman. Sistem kontrol traksi/torsi roda penggerak dengan Continously Variable Transmission (CVT pada kendaraan mikro hibrida akan dibahas disini. Pada prinsipnya sistem kontrol pengereman dan sistem kontrol traksi ini berpegangan pada setting point ratio slip pada kondisi pengereman/percepatan optimum. Makalah ini akan menjelaskan analisa stabilitas dari sistem kontrol torsi roda penggerak dengan CVT menggunakan simulasi komputer. Untuk proses simulasi dibuat model kendaraan hibrida secara lengkap dengan input kondisi dan parameter operasi dimana sistem itu bekerja, dengan setting point ratio slip (? pada koefisien gesek yang optimum. Analisa stabilitas difokuskan pada perilaku gerakan belok kendaraan. Yaw respon akan dibandingkan dengan yaw ackermannya, untuk mendapatkan gambaran kinerja perilaku arah kendaraan. Respon kontrol traksi akan dibandingkan dengan respon kontrol pengereman. Hasil simulasi menunjukkan pada kecepatan yang cukup tinggi yaitu 100 km/jam sistem kontrol traksi dengan CVT masih bekerja dengan baik, sedangkan kontrol pengereman pada kecepatan diatas 60 km/jam kondisi kendaraan cenderung susah dikendalikan (oversteer. Kata kunci: Kinerja kestabilan, sistem kontrol traksi, CVT, ratio slip (?, koefisien gesek longitudinal, yaw respon, yaw ackerman Abstract : Automotive technology is growing rapidly. Body design, engine or traction performance, stability performance, fuel efficiency, and the effects of air pollution are the parts that are developed to obtain a superior product. In

  14. PERANGKAT BANTU UNTUK OPTIMASI QUERY PADA ORACLE DENGAN RESTRUKTURISASI SQL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darlis Heru Murti

    2006-07-01

    Full Text Available Query merupakan bagian dari bahasa pemrograman SQL (Structured Query Language yang berfungsi untuk mengambil data (read dalam DBMS (Database Management System, termasuk Oracle [3]. Pada Oracle, ada tiga tahap proses yang dilakukan dalam pengeksekusian query, yaitu Parsing, Execute dan Fetch. Sebelum proses execute dijalankan, Oracle terlebih dahulu membuat execution plan yang akan menjadi skenario dalam proses excute.Dalam proses pengeksekusian query, terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja query, di antaranya access path (cara pengambilan data dari sebuah tabel dan operasi join (cara menggabungkan data dari dua tabel. Untuk mendapatkan query dengan kinerja optimal, maka diperlukan pertimbangan-pertimbangan dalam menyikapi faktor-faktor tersebut.  Optimasi query merupakan suatu cara untuk mendapatkan query dengan kinerja seoptimal mungkin, terutama dilihat dari sudut pandang waktu. Ada banyak metode untuk mengoptimasi query, tapi pada Penelitian ini, penulis membuat sebuah aplikasi untuk mengoptimasi query dengan metode restrukturisasi SQL statement. Pada metode ini, objek yang dianalisa adalah struktur klausa yang membangun sebuah query. Aplikasi ini memiliki satu input dan lima jenis output. Input dari aplikasi ini adalah sebuah query sedangkan kelima jenis output aplikasi ini adalah berupa query hasil optimasi, saran perbaikan, saran pembuatan indeks baru, execution plan dan data statistik. Cara kerja aplikasi ini dibagi menjadi empat tahap yaitu mengurai query menjadi sub query, mengurai query per-klausa, menentukan access path dan operasi join dan restrukturisasi query.Dari serangkaian ujicoba yang dilakukan penulis, aplikasi telah dapat berjalan sesuai dengan tujuan pembuatan Penelitian ini, yaitu mendapatkan query dengan kinerja optimal.Kata Kunci : Query, SQL, DBMS, Oracle, Parsing, Execute, Fetch, Execution Plan, Access Path, Operasi Join, Restrukturisasi SQL statement.

  15. Pemodelan Desain Sol Sepatu dengan Inovasi Penambahan Wave Spring

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Redyarsa Dharma Bintara

    2015-07-01

    Full Text Available Desain sepatu sport berkembang pesat dengan tujuan mengurangi cedera dan meningkatkankenyamanan pengguna. Pengurangan cedera dilakukan dengan cara memperbesar energi yangdiserap dari beban akibat pengguna berlari atau melompat. Pada penelitian ini dilakukanpenambahan wave spring yang digunakan sebagai mekanisme penyerap beban.Pemodelandilakukan pada sol sepatu dengan menggunakan bantuan software finite element method (FEMAnsys 14.5 Academic. Model awal dilakukan untuk mengetahui batas deformasi sol sepatu yangakan dimanfaatkan sebagai input model berikutnya yaitu model dengan diberikan inovasipenambahan wave spring. Analisa difokuskan pada sol sepatu bagian belakang (tumit kaki.Darihasil simulasi, didapatkan bahwa penyerapan energi sol sepatu dengan penambahan wave springlebih besar daripada penyerapan energi sol sepatu tanpa penambahan wave spring, sehinggapenambahan wave spring memungkinkan untuk diaplikasikan pada sol sepatu sport.Kata kunci: Penyerapan energi, wave spring, sol sepatu. Sport shoe design had been developed rapidly with the purpose to reduce injuries and increaseuser comfort. Reduction of injury is done by enlarging the energy absorbed from the user running orjumping load. In this study, the addition of the wave spring is used as the load absorbingmechanism. The shoes sole is modeled by using finite element method (FEM software Ansys 14.5Academic. Initial model was conducted to determine the deformation boundary in soles which willbe used as input to the next model for the wave spring addition innovation. Analysis focused onshoe sole on heel foot. From the simulation results, it was found that the energy absorption shoessoles with the addition of the wave spring is greater than the energy absorption soles without theaddition of wave spring. It can be concluded that the addition of a spring wave can be applied to thesoles of sports shoes.Keywords: Energy absorb, wave spring, shoe sole, deformation boundary

  16. Kerjasama Pemasaran Obat Antara Dokter Dengan Pedagang Besar Farmasi Di Kota Bandung Dihubungkan Dengan Kode Etik Kedokteran dan Kepmenkes No. 3987/A/K/1973

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Pujiastoeti

    2006-03-01

    Full Text Available Salah satu faktor penting yang sering dirasakan masyarakat umum sebagai penyebab mahalnya biaya pelayanan kesehatan adalah harga obat. Mengingat obat merupakan komponen yang dominan dalam upaya pengobatan/penyembuhan terhadap penderita dan untuk kebanyakan penyakit sering merupakan terapi yang lebih tepat. Banyak sudah jeritan dan keluhan masyarakat terhadap obat yang tidak terjangkau oleh kantong mereka. Hal ini banyak terungkap pada media / harian / majalah, sehingga banyak laporan bahwa penderita tidak dapat menebus resep karena kantong mereka tidak menjangkau obat tersebut. Dalam kaitan dengan ini, penulis berasumsi bahwa harga obat yang tinggi tersebut disebabkan adanya pemasaran obat antara dokter dengan pedagang besar farmasi dalam persaingan usaha untuk mencari keuntungan yang sebesar-besarnya. Untuk itu perlu ditelaah mengenai kerjasama ini dari berbagai aspek. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi sebagai berikut : sifat penelitian, deskriptif analisis, pendekatan penelitian, yuridis normatif, lokasi penelitian Kota Bandung, responden penelitian yaitu dokter dan pedagang besar farmasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan lapangan. Teknik penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan purposif sampling. Data yang telah diperoleh dianalisa dengan analisa kualitatif. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam “kerjasama” pemasaran obat antara dokter dengan pedagang besar farmasi tidak terdapat hubungan hukum karena tidak mempunyai akibat hukum. “Kerjasama” pemasaran obat antara dokter dengan pedagang besar farmasi tidak sesuai dengan kode etik kedokteran dan kode etik pemasaran farmasi, serta bertentangan dengan Kepmenkes RI No. 3983/A/SK/1973 tentang Larangan Pedagang Besar Farmasi Menjual Obat Secara Langsung kepada Dokter, Dokter Gigi, dan Apotek. “Kerjasama” pemasaran obat antara dokter dengan pedagang besar farmasi memenuhi asas konsensual, namun tidak sesuai dengan asas

  17. Pengembangan OSD (On Screen Display dengan Penambahan Menu untuk Aplikasi pada Semi Autonomous Mobile Robot dengan Lengan untuk Mengambil Objek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Saiful Hak

    2017-01-01

    Full Text Available Tugas Akhir ini membahas pengembangan OSD (On Screen Display dengan sistem FPV (First Person View yang bertujuan untuk mendukung kinerja sebuah RC (Remote Control atau mobile robot dengan cara mengambil data pada RC atau mobile robot tersebut. Penggunaan sensor pad a modul OSD ini terbatas, sehingga dilakukan sebuah pengembangan dengan penambahan pengkabelan dan pemrograman menggunakan kompiler Arduino. Dalam sistem ini, OSD yang dipakai adalah dua buah minimOSD yang telah dirancang dengan penambahan beberapa fitur menu sensor. Pada minimOSD yang pertama data GPS (Global Positioning System berupa posisi lintang dan bujur didapat dari APM (ArduPilot Mega yang diprogram menggunakan minimOSD extra. Pada minimOSD yang kedua didapat data sensor ultrasonik dan posisi lengan robot yang dikirim oleh Arduino Mega pada mobile robot menggunakan pengiriman serial. Sensor suhu, level baterai dan data waktu diperoleh dari penambahan pengkabelan pada pin-pin ATMega328. Hasil olah data sensor pada minimOSD pertama dan kedua yang berupa data visual digabung dan dikirim menuju layar monitor FPV menggunakan video transmiter. Animasi data yang ditampilkan mempunyai batas sebesar 256 data karakter, sehingga posisi lengan robot dan sensor ultrasonik hanya bisa digambarkan berupa perbandingan skala tingkatan dan data teks, sedangkan data sensor yang lain ditampilkan sesuai hasil olah data sebenarnya.

  18. TEKNIK ESTIMASI GERAK PENCARIAN PENUH DENGAN AKURASI SETENGAH PIKSEL UNTUK FRAME RATE UP CONVERSION VIDEO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ary satya prabhawa

    2014-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Saat ini Teknologi video digital banyak digunakan pada aplikasi hiburan, contohnya adalah TV Digital dengan format HD. Dengan frame rate tinggi, pengkodean video akan menghasil laju bit lebih tinggi yaitu sampai 15 – 30 fps. Permasalahannya adalah kapasitas saluran transmisi memiliki kapasitas terbatas. Solusinya adalah menurunkan laju bit dengan menurunkan jumlah frame video ke penerima. Skema ini dikenal dengan Frame Rate Up-Conversion (FRUC video, dimana frame yang di encoder akan direkonstruksi kembali di decoder dengan membangkitkan frame intermediate (FI. FI dibangkitkan dengan teknik Motion Compensation Interpolation (MCI. Terkait dengan metode FRUC, penelitian ini mengajukan skema MCI unidirectional dengan pencarian gerak akurasi setengah piksel. Pada skema ini, sebuah motion vector (MV kandidat akan dicari di frame referensi, proses estimasi gerak dilakukan dengan menambah piksel sisipan diantara piksel eksisting. Sasarannya adalah meningkatkan akurasi MV kandidat. Hasil simulasi menunjukkan bahwa metode yang diajukan lebih baik sampai sebesar masing – masing 3,21 dB dan 3,11 dB pada wilayah pencarian 7 dan 15 piksel dibandingkan dengan metode frame repetition untuk sekuen video foreman dan hall monitor.

  19. DESAIN KONTROL AERATOR PADA INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH SUWUNG DENGAN FUZZY LOGIC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Mataram

    2010-12-01

    Full Text Available Limbah merupakan buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumahtangga dan harus dikelola agar tidak menimbulkan pencemaran dan penurunan kualitas lingkungan. InstalasiPengolahan Air Limbah (IPAL merupakan suatu tempat pengolahan limbah yang bertempat di daerah Suwung.Pengolahan limbah cair dilakukan dengan menggunakan sistem kolam aerasi dan kolam sedimentasi.Pada proses aerasi yaitu proses reduksi BOD (Biological Oxygen Demand dan COD (Chemical OxygenDemand secara aerob digunakan aerator sebagai penghasil oksigen yaitu dengan cara menempatkan aerator didalam kolam aerasi sehingga menghasilkan oksigen berupa buih udara yang tercampur dengan air. Untuk IPALSuwung pengoperasian aerator masih dengan cara manual yaitu dioperasikan pada jam tertentu sehingga inputjumlah oksigen terkadang tidak sesuai dengan karakteristik input limbah yang diolah, maka diperlukan suatu sistemkontrol pengoperasian aerator yang dapat menghasilkan oksigen guna mereduksi COD secara tepat sesuai bakumutu limbahDalam penelitian ini dilakukan perencanaan desain kontrol pengoperasian aerator dengan fuzzy logic. Desainpengontrolan dengan menggunakan logika fuzzy pada pengoperasian aerator sudah dapat dibuat dan dapat bekerjasesuai dengan karateristik input/ouput limbah, ini terlihat dari lama operasi aerator yang bekerja sudah sesuaidengan input limbah. Penggunaan energi listrik dengan pengontrolan fuzzy pada pengoperasian aerator lebih rendahdibandingkan dengan penggunaan energi listrik pengoperasian secara manual, ini terlihat dari penggunaan energipengoperasian aerator manual dan fuzzy pada bulan Oktober 2010 yang memiliki selisih sebesar 6.693 kWh, bulanNovember 2010

  20. Interaksi pada Museum Virtual Menggunakan Pengindera Tangan dengan Penyajian Stereoscopic 3D

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gary Almas Samaita

    2017-01-01

    Full Text Available Kemajuan teknologi menjadikan museum mengembangkan cara penyajian koleksinya. Salah satu teknologi yang diadaptasi dalam penyajian museum virtual adalah Virtual Reality (VR dengan stereoscopic 3D. Sayangnya, museum virtual dengan teknik penyajian stereoscopic masih menggunakan keyboard dan mouse sebagai perangkat interaksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan interaksi dengan pengindera tangan pada museum virtual dengan penyajian stereoscopic 3D. Museum virtual divisualisasikan dengan teknik stereoscopic side-by-side melalui Head Mounting Display (HMD berbasis Android. HMD juga memiliki fungsi head tracking dengan membaca orientasi kepala. Interaksi tangan diterapkan dengan menggunakan pengindera tangan yang ditempatkan pada HMD. Karena pengindera tangan tidak didukung oleh HMD berbasis Android, maka digunakan server sebagai perantara HMD dan pengindera tangan. Setelah melalui pengujian, diketahui bahwa rata-rata confidence rate dari pembacaan pengindera tangan pada pola tangan untuk memicu interaksi adalah sebesar 99,92% dengan rata-rata efektifitas 92,61%. Uji ketergunaan juga dilakukan dengan pendasaran ISO/IEC 9126-4 untuk mengukur efektifitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna dari sistem yang dirancang dengan meminta partisipan untuk melakukan 9 tugas yang mewakili interaksi tangan dalam museum virtual. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua pola tangan yang dirancang dapat dilakukan oleh partisipan meskipun pola tangan dinilai cukup sulit dilakukan. Melalui kuisioner diketahui bahwa total 86,67% partisipan setuju bahwa interaksi tangan memberikan pengalaman baru dalam menikmati museum virtual.

  1. Analisa Pengaruh Advertising Awareness Terhadap Brand Equity Dengan Brand Awareness Dan Brand Image Sebagai Variabel Intervening Dengan Studi Kasus Iklan Indomie Goreng Kuah Di Youtube

    OpenAIRE

    Gunawan, Vincent Jonathan

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Advertising Awareness dan Brand Equity terhadap brand image dan brand awareness sebagai variable intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode non probability sampling dengan software PLS. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 sampel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Advertising Awareness berpengaruh positif signifikan terhadap Brand Awareness (1), Brand Awareness berpenga...

  2. PEMUNGUTAN MINYAK ATSIRI MAWAR (Rose Oil DENGAN METODE MASERASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Astrilia Damayanti

    2013-05-01

    Full Text Available Minyak mawar merupakan salah satu produk minyak bunga yang memungkinkan diproduksi di Indonesia dengan kualitas ekspor. Manfaat dari minyak mawar adalah untuk parfum, kosmestik, dan obat-obatan. Minyak mawar dapat diproduksi dengan menggunakan metode diantaranya maserasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui rendemen minyak atsiri mawar merah (Rosa damascena dan komponen minyak atsiri yang terambil dengan etanol dan n-heksana. Bahan baku yang digunakan berupa mahkota bunga mawar sebanyak 50 gram yang dipotong kecil-kecil, kemudian direndam dalam pelarut dengan perbandingan 1:3. Pelarut yang digunakan yaitu etanol dan n-heksana. Proses maserasi dilakukan dengan pengadukan selama 1 menit secara manual pada suhu ruang dan didiamkan selama 12 jam di tempat tertutup dan gelap (tanpa terkena cahaya. Hasil maserasi berupa ekstrak mawar dipisahkan dengan cara penyaringan dan pemerasan bunga. Filtrat yang mengandung minyak bunga mawar dievaporasi dengan  rotary vacuum evaporator. Maserasi menggunakan etanol pada suhu 60ºC selama 20 menit, sedangkan maserasi menggunakan n-heksana pada suhu 55 ºC selama 10 menit. Minyak atsiri hasil maserasi bunga mawar merah dilakukan uji GC-MS. Komponen utama minyak atsiri dari bunga mawar dengan pelarut etanol dan pelarut n-heksana secara berurutan adalah phenyl ethyl alcohol (2,73% dan (31,69%. Rendemen hasil maserasi minyak bunga mawar dengan pelarut etanol adalah 8,76%, sedangkan pelarut n-heksana menghasilkan 0,34 %. Rose oil is one of the flower oil products which is potentially produced in Indonesia with export quality. The uses of rose oils are for perfume, cosmestics, and medicine. Rose oil can be produced using methods such as maceration. The purpose of this reasearch was to determine the yield of essential oil of red roses (Rosa damascena and the essential oil components taken using ethanol and n-hexane. The raw material used was 50 grams of red roses which subsequently soaked into solvent with

  3. PERFORMANS DAN INDEKS KELEMBABAN SUHU KELINCI JANTAN (Lepus nigricollis YANG DIPELIHARA DENGAN LUAS LANTAI KANDANG DAN DIBERI RANSUM DENGAN IMBANGAN ENERGI DAN PROTEIN BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eny Puspani

    2016-01-01

    Full Text Available Penelitian yang bertujuan mempelajari indeks kelembaban suhu atau temperature humidity index dan performans kelinci jantan lokal pada kepadatan ternak berbeda dan diberi ransum dengan imbangan energi protein berbeda telah dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK pola Faktorial 2 x 3 dengan empat kali ulangan (blok. Sebagai perlakuan pertama adalah imbangan energi dan protein pada ransum (R yang terdiri dari ransum dengan kandungan energi termetabolis 2500 kkal/kg dan protein kasar 17% dengan imbangan energi dan protein 147 (R1, ransum dengan kandungan energi termetabolis 2800 kkal/kg dengan kandungan protein kasar 18,5% dengan imbangan energy dan protein 151 (R2. Sebagai perlakuan kedua adalah luas lantai kandang (L yang terdiri dari 3500 cm2 (L1, 1750 cm2 (L2 dan 1166 cm2 (L3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim mikro pada perlakuan tingkat kepadatan ternak dan ransum dengan imbangan energi dan protein yang berbeda memberikan pengaruh tidak berbeda nyata (P>0,05 terhadap kelembapan udara, temperatur udara, “temperature humidity index” dan radiasi matahari. Performans pada perlakuan ransum dengan imbangan energy dan protein R1 menyebabkan konsumsi air, ransum, berat badan akhir dan pertambahan berat badan lebih tinggi (P0,05. Performans pada perlakuan tingkat kepadatan ternak L2 dan L3 menyebabkan konsumsi air dan ransum lebih tinggi sehingga berat badan akhir pada kandang L2 dan L3 juga lebih tinggi dibandingkan L1 kecuali pertambahan berat badan dan FCR memberikan pengaruh tidak berbeda nyata (P>0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi perbedaan iklim mikro pada kandang dengan perlakuan ransum dengan imbangan energi dan protein berbeda serta perlakuan dengan tingkat kepadatan ternak berbeda. Kelinci yang diberi ransum dengan imbangan energi dan protein 147 (R1 menghasilkan performans lebih tinggi daripada imbangan energi dan protein 151 (R2. Kelinci yang dipelihara pada tingkat

  4. PENGHILANGAN NOISE PADA CITRA BERWARNA DENGAN METODE TOTAL VARIATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anny Yuniarti

    2006-01-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Saat ini multimedia telah menjadi teknologi yang cukup dominan. Tukar menukar informasi dalam bentuk citra sudah banyak dilakukan oleh masyarakat. Citra dengan kualitas yang baik sangat diperlukan dalam penyajian informasi. Citra yang memiliki noise kurang baik digunakan sebagai sarana informasi, oleh karena itu diperlukan suatu metode untuk memperbaiki kualitas citra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode total variation untuk penghilangan noise yang dapat diterapkan untuk model warna nonlinier, yaitu Chromaticity-Brightness (CB dan Hue-Saturation-Value (HSV. Filter total variation disebut filter yang bergantung pada data citra karena koefisien filternya diperoleh dari pemrosesan data citra dengan rumusan yang baku. Sehingga filter mask untuk masing-masing piksel memiliki kombinasi koefisien yang berbeda. Metode ini menggunakan proses iterasi untuk menyelesaikan persamaan dasar yang nonlinier. Uji coba dilakukan dengan menggunakan 30 data dengan berbagai jenis noise, yaitu gaussian, salt and pepper dan speckle. Uji coba pembandingan dengan metode filter median dan filter rata-rata. Dari percobaan ini menunjukkan bahwa metode total variation menghasilkan citra yang lebih baik daripada metode

  5. PEMBUATAN PROTOTYPE ANIMASI TIGA DIMENSI DENGAN MENGGUNAKAN NETIMMERSE LIBRARY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy Adipranata

    2004-01-01

    Full Text Available 3D Animation is one of the computer engineering field that growth fastly now. A lot of new techniques and algorithms have been developed in that field. Its application covered wide area, for example game software, medical analysis, architecture design, advertising.and many more. This paper describes how to implement prototype of 3D Animation using NetImmerse library. It includes a discussion on how to create character model and to implement it on NetImmerse library, to create a maze and to implement collision detection features between character model and maze. NetImmerse is one of the greatest 3D engine library that provided a comprehensive set of tools, plugins, and run-time libraries. It provides end-to-end support to many plafform. Character model is created using 3D Studio Max Software, the one of most powerful 3D Animation Software. NetImmerse has plugin of 3D Studio Max Software, so can easily export the character have created to the NetImmerse format. Abstract in Bahasa Indonesia : Animasi tiga dimensi adalah salah satu bidang pada teknik komputer yang berkembang dengan cepat dewasa ini. Berbagai macam teknik dan algoritma telah dikembangkan pada bidang tersebut. Begitu pula aplikasi untuk bidang tersebut mencakup area yang luas, sebagai contoh adalah perangkat lunak game, bidang kedokteran, desain arsitektur, iklan dan lain-lain. Tulisan ini menjelaskan tentang pembuatan prototype animasi tiga dimensi dengan menggunakan NetImmerse library. Di mana penjelasan ini mencakup mulai dari pembuatan karakter, labirin, penggabungannya dengan program serta implementasi pendeteksian benturan antara karakter dengan labirin. NetImmerse adalah satu dari library untuk animasi tiga dimensi yang menyediakan seperangkat peralatan, plugins, dan juga run-time libraries. Di samping itu, NetImmerse juga menunjang beberapa platform. Pembuatan karakter dilakukan dengan menggunakan 3D Studio Max yang merupakan peralatan bantu untuk pembuatan karakter guna

  6. HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susiani Wulandari

    2012-07-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan faktor lingkungan rumah dengan kejadian TB paru di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan pendekatan kasus kontrol. Responden dalam penelitian ini adalah 30 orang penderita TB paru dan 30 orang bukan penderita TB paru yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah luxmeter, rollmeter, higrometer, dan kuesioner. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian TB paru adalah luas ventilasi ruang tamu (p=0,02, pencahayaan ruang tamu (p=0,02, pencahayaan ruang keluarga (0,001, pencahayaan ruang tidur (p=0,001, jenis dinding, kelembaban ruang tamu, kelembaban ruang keluarga, dan kelembaban ruang tidur (0,02. Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan kejadian TB paru adalah jenis lantai(p=0,37, kepadatan hunian ruang tidur (p=0,05, ventilasi ruang keluarga (p=1, dan ventilasi ruang tidur (p=0,75. Kesimpulan yang dapat diambil adalahh kondisi lingkungan rumah yang berhubungan dengan kejadian TB paru adalah luas ventilasi ruang tamu, pencahayaan ruang tamu, pencahayaan ruang keluarga, pencahayaan ruang tidur, jenis dinding, kelembaban ruang tamu, kelembaban ruang keluarga, dan kelembaban ruang tidur. The purpose of this study was to determine the relationship of environmental factors with the incidence of pulmonary TB home in the working area of Bandarharjo clinic Semarang city. This type of research is a survey of analytic approaches to the design of the control cases. Respondents in this study were 30 people with pulmonary TB and 30 patients with pulmonary TB is not obtained by using purposive sampling techniques. Instruments used in this study is luxmeter, rollmeter, hygrometers, and questionnaires. From the result showed that the variables related to the incidence of pulmonary TB is the living area ventilation (p = 0

  7. PENGEMBANGAN TES BERPIKIR KRITIS DENGAN PENDEKATAN ITEM RESPONSE THEORY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fajrianthi Fajrianthi

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah alat ukur (tes berpikir kritis yang valid dan reliabel untuk digunakan, baik dalam lingkup pendidikan maupun kerja di Indonesia. Tahapan penelitian dilakukan berdasarkan tahap pengembangan tes menurut Hambleton dan Jones (1993. Kisi-kisi dan pembuatan butir didasarkan pada konsep dalam tes Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA. Pada WGCTA, berpikir kritis terdiri dari lima dimensi yaitu Inference, Recognition Assumption, Deduction, Interpretation dan Evaluation of arguments. Uji coba tes dilakukan pada 1.453 peserta tes seleksi karyawan di Surabaya, Gresik, Tuban, Bojonegoro, Rembang. Data dikotomi dianalisis dengan menggunakan model IRT dengan dua parameter yaitu daya beda dan tingkat kesulitan butir. Analisis dilakukan dengan menggunakan program statistik Mplus versi 6.11 Sebelum melakukan analisis dengan IRT, dilakukan pengujian asumsi yaitu uji unidimensionalitas, independensi lokal dan Item Characteristic Curve (ICC. Hasil analisis terhadap 68 butir menghasilkan 15 butir dengan daya beda yang cukup baik dan tingkat kesulitan butir yang berkisar antara –4 sampai dengan 2.448. Sedikitnya jumlah butir yang berkualitas baik disebabkan oleh kelemahan dalam menentukan subject matter experts di bidang berpikir kritis dan pemilihan metode skoring. Kata kunci: Pengembangan tes, berpikir kritis, item response theory   DEVELOPING CRITICAL THINKING TEST UTILISING ITEM RESPONSE THEORY Abstract The present study was aimed to develop a valid and reliable instrument in assesing critical thinking which can be implemented both in educational and work settings in Indonesia. Following the Hambleton and Jones’s (1993 procedures on test development, the study developed the instrument by employing the concept of critical thinking from Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA. The study included five dimensions of critical thinking as adopted from the WGCTA: Inference, Recognition

  8. KOMUNIKASI ANTARPERSONA ANAK DENGAN ORANGTUA DALAM MENCEGAH KEKERASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dedeh Fardiah

    2016-05-01

    Full Text Available The family becomes the starting place for a child's growth. Therefore, the family needs to provide the process of education and a sense of security in children. This is understandable because currently the graph of violence against children the number tends to rise from year to year. The problem of violence is a phenomenon of icebergs, in fact not all victims of violence often report their cases for various reasons. Based on the results of the author's research, communication made by parents in preventing violence in children gives an idea that communication between parents parent to child has contributed to the process of preventing violence in children. On the other hand, interpersonal communication between the child and the parent needs to be done to see the whole family communication in preventing violence that occurs in the child. Based on the phenomenon described it is interesting to examine how: "Communication Antarpersona Children with Parents in Preventing Violence?" This research uses descriptive method conducted in 3 (three public schools in the city of Bandung with the number of samples of 100 people. Samples taken as respondents were taken through cluster sampling technique from 51 junior high schools in Bandung. The results showed that openness and mutual support of children to parents is still not optimal, but on the other hand the problem of empathy is quite deep, as well as with a sense of positive and mutual appreciation is very strong.   Keluarga menjadi tempat awal tumbuh kembang seorang anak. Oleh karena itu, keluarga perlu memberikan proses pendidikan dan rasa aman pada anak. Hal ini bisa dipahami karena saat ini grafik kekerasan terhadap anak angkanya cenderung naik dari tahun ke tahun. Masalah kekerasan merupakan fenomena gunung es, faktanya seringkali tidak semua korban kekerasan mau melaporkan kasusnya dengan berbagai alasan. Berdasarkan hasil penelitian penulis, komunikasi yang dilakukan oleh orangtua dalam mencegah

  9. Aplikasi Penerjemah Bahasa Inggris – Indonesia dengan Optical Character Recognition Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anisa Eka Utami

    2016-01-01

    Full Text Available Perangkat lunak untuk pengenalan karakter yang terdapat dalam ponsel pintar khususnya berbasis Android dikembangkan dengan penekanan pada mobilitas, portabilitas, ruang penyimpanan, perangkat keras, dan keterbatasan jangkauan dapat dipecahkan. Akan tetapi, kinerja sebuah ponsel pintar berbasis Android dan komputer berbeda maka kecepatan pengenalan karakter juga akan berpengaruh. Masalah ini tampaknya akan menunjukkan suatu solusi, yaitu dengan salah satu inovasi yang diterapkankan ke dalam perangkat Android dengan teknologi OCR (Optical Character Recognition. Perencanaan sistem menggunakan pengembangan perangkat lunak berorientasi pemakaian ulang karena menggunakan komponen yang dapat dipakai ulang dalam pengembangannya. Sistem ini dibuat dengan memanfaatkan engine Tesseract OCR yang dikembangkan oleh Google bersifat open source. Perangkat lunak yang digunakan untuk merancang layout dan implementasi sistem, yaitu menggunakan lingkungan pengembang Android Studio yang ditulis dengan bahasa pemrograman Java dan XML. Pengujian aplikasi penerjemah dengan OCR ini menggunakan metode white box dan menghitung akurasi pendeteksian karakter. Hasil perhitungan presentase akurasi deteksi karakter yang diberikan aplikasi terhadap keseluruhan sampel yang diuji mencapai 97,5%.

  10. Pemanfaatan Sigil Untuk Pembuatan E-Book (Electronic Book dengan Format EPub

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmat Hidayat

    2017-04-01

    Full Text Available Memiliki koleksi buku yang berusia jutaan tahun akan membutuhkan biaya yang besar untuk merawatnya selain itu semakin banyaknya penulis menerbitkan buku-bukunya semakin banyak juga ruangan yang disediakan untuk menyimpan buku-buku tersebut. Dengan berkembangnya dunia teknologi, sekarang sudah ada buku digital atau lebih dikenal dengan elektronik book (e-book. E-book dapat dibaca dengan perangkat komputer, laptop bahkan perangkat seluler. Berbagai macam format e-book yang telah digunakan namun yang dapat menampilkan e-book sesuai dengan perangkat seluler dengan ukuran layar yang bervariasi adalah format electronic publication (epub. Jadi epub adalah standar format e-boook yang diperkenalkan oleh Intenational Digital Publishing Forum (IDPF pada oktober 2011 dengan aplikasi editornya sigil. Sigil adalah sebuah editor Open Source yang mudah didapatkan oleh semua penulis maupun pembaca.

  11. PENGARUH PERUBAHAN SAAT PENYALAAN (IGNITION TIMING TERHADAP PRESTASI MESIN PADA SEPEDA MOTOR 4 LANGKAH DENGAN BAHAN BAKAR LPG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Yunianto

    2012-07-01

    Full Text Available Bahan bakar LPG merupakan bahan bakar gas yang ramah lingkungan, sehingga dapat dijadikan bahan bakar alternatif selain bahan bakar bensin Performa Mesin bensin yang dioperasikan dengan menggunakan bahan bakar gas LPG mengalami penurunan. Penurunan ini terjadi dikarenakan karakteristik sifat bahan bakar bensin berbeda dengan LPG. Hal ini dapat diatasi dengan mengatur saat penyalaan sehingga lebih sesuai dengan karakteristik gas LPG. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa dengan pengaturan saat penyalaan 11° sebelum TMA, menghasilkan prestasi (Torsi dan Daya yang dekat dengan prestasi motor bensin yaitu hanya selisih 3 %. Prestasi terbaik pada mesin bahan bakar bensin ataupun LPG berkisar pada putaran 4000 s.d 5000 rpm

  12. Simulasi Low Density Parity Check (Ldpc) dengan Standar Dvb-t2

    OpenAIRE

    Kurniawan, Yusuf; Hafizh, Idham

    2014-01-01

    Artikel ini berisi implementasi simulasi encoding-decoding yang dilakukanpada suatu sampel data biner acak sesuai dengan standar yang digunakanpada Digital Video Broadcasting – Terrestrial 2nd Generation (DVB-T2),dengan menggunakan MATLAB. Low Density Parity Check (LDPC)digunakan dalam proses encoding-decoding sebagai fitur untuk melakukankoreksi kesalahan pada saat pengiriman data. Modulasi yang digunakandalam simulasi adalah BPSK dengan model kanal AWGN. Dalam simulasitersebut, diperbanding...

  13. Kajian Hukum Tentang Kejahatan Pencurian Beras Kopi Dengan Pemberatan (Studi Kasus di Kabupaten Kerinci)

    OpenAIRE

    Wahyunita

    2008-01-01

    Skripsi ini berjudul "KAJIAN HUKUM TENTANG KEJAHATAN PENCURIAN BERAS KOPI DENGAN PEMBERATAN ( Studi Kasus Di Kabupaten Kerinci )", ada beberapa permasalahan yang diteliti dalam penulisan skripsi ini yaitu : faktor-faktor apa yang menyebabkan terjadinya kejahatan peneurian dengan pemberatan di Kabupaten Kerinci, usaha-usaha apa yang digunakan dalam menanggulangi kejahatan peneurian dengan pemberatan di Kabupaten Kerinci serta hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi dalam usaha menanggulangi k...

  14. MENUJU DIALOG ISLAM – KRISTEN: PERJUMPAAN GEREJA ORTODOKS SYRIA DENGAN ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zaenul Arifin

    2012-05-01

    Konflik antara Kristen dengan Islam tampil dalam sejarah agama. Karena memiliki sumber asal yang sama, kedua agama selalu terlibat dalam kontak ke­kerasan. Tulisan ini mencoba untuk mengkaji secara mendalam geraja orthodoks Syria dan ditemukan akan adanya akar yang sama dengan Islam. Ditemukan pula adanya paralelisasi dalam aspek teologinya, khususnya pe­laksana­an kewajiban agama. Data yang didapatkan menunjukkan arti penting dalam pengembangan dialog antara Islam dengan Kristen

  15. PEMBELAJARAN GEOMETRI MENURUT STANDAR PENGAJARAN NCTM DENGAN SETTING KOOPERATIF DI SMP NEGERI 22 JAMBI

    OpenAIRE

    -, Rohati; Winarni, Sri; -, Elfiati

    2013-01-01

    Abstrak Dunia pendidikan seakarang menuntut seluruh  proses pembelajaran yang berorientasi pada keaktifan siswa dan kemampuan siswa dalam berinteraksi dengan sesama teman dalam kelasnya. Salah satu hal yang bisa dilakukan oleh seorang guru untuk memenuhi hal tersebut adalah dengan menerapkan pengajaran menurut standar National Council of Teachers of Mathematics (NCTM) dengan setting kooperatif. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah memaparkan bagaimana bentuk pembelajaran geome...

  16. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DENGAN MODEL MIND MAP UNTUK PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SMP

    OpenAIRE

    Lukman Lukman; Ishartiwi Ishartiwi

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar dengan model mind map yang layak digunakan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk siswa SMP, serta mengetahui keefektifan bahan ajar hasil pengembangan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Hasil penelitian adalah sebagi berikut: (1) menghasilkan bahan ajar dengan model mind map untuk pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial siswa SMP yang dikemas dalam bentuk buku dengan materi “Perk...

  17. PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI FARMASI FORMULASI DENGAN METODE ANAEROB-AEROB DAN ANAEROB-KOAGULASI

    OpenAIRE

    Farida Crisnaningtyas; Hanny Vistanty

    2016-01-01

    Studi ini membahas mengenai pengolahan limbah cair industri farmasi dalam skala laboratorium dengan menggunakan konsep anaerob-kimia-fisika dan anaerob-aerob. Proses anaerob dilakukan dengan menggunakan reaktor Upflow Anaerobic Sludge Bed reactor (UASBr) pada kisaran OLR (Organic Loading Rate) 0,5 – 2 kg COD/m3hari, yang didahului dengan proses aklimatisasi menggunakan substrat gula. Proses anaerob mampu memberikan efisiensi penurunan COD hingga 74%. Keluaran dari proses anaerob diolah lebih ...

  18. Kajian Karakteristik Fisikokimia Dan Sensoris Fruit Leather Nangka (Artocarpus Heterophyllus) Dengan Penambahan Karaginan

    OpenAIRE

    Fitantri, Arinda Laksmi; Parnanto, Nur Her Riyadi; Praseptiangga, Danar

    2014-01-01

    Dalam penelitian ini dibuat fruit leather nangka (Artocarpus heterophyllus) dengan variasi penambahan karaginan (0%; 0,3%; 0,6% dan 0,9%) dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik fisikokimia (kuat tarik, kadar air, kadar abu, Aw, kadar serat pangan, dan kadar gula reduksi) serta karakteristik sensoris fruit leather nangka. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi karaginan. Masing-masing perlakuan dilakukan dua kali ulangan sam...

  19. Implementasi Teknik Mesh Morphing Dan Selection Morphing Pada Citra Digital Dengan Delphi 7.0

    OpenAIRE

    Pribadi, Oki Dhian; adi sarwoko, eko

    2013-01-01

    Dalam pembuatan sebuah film, ada banyak jenis spesial efek yang ditambahkan ke dalam sebuah film untuk menghasilkan suatu film yang berkualitas. Salah satu spesial efek yang sering digunakan adalah morphing, yaitu suatu efek dimana suatu obyek diubah perlahan-lahan menjadi obyek lain. Sebelum menggunakan komputer, efek ini dilakukan dengan cara tradisional yang sulit dan memakan waktu lama dalam pembuatannya dengan hasil yang kurang memuaskan, dengan menggunakan komputer selain waktu pembuata...

  20. Peramalan Penjualan Buah di Moena Fresh Bali dengan Menggunakan Model Variasi Kalender

    OpenAIRE

    Ermayanthi, Ni Made Dwi; Agus, Dwiatmono; Suhartono, Suhartono

    2012-01-01

    Bali adalah salah satu pulau dengan mayoritas pen-duduk beragama Hindu, terkenal dengan ritual dan prosesi upa-cara keagamaan yang dilakukan setiap hari raya (rahinan). Pe-rayaan hari raya dilakukan dengan membuat sesajen yaitu beru-pa Banten gebogan yang terdiri atas rangkaian masakan dan bu-ah-buahan. Penelitian ini membahas efek variasi kalender Saka dan Pawukon terhadap penjualan (retail) Apel Washington dan Jeruk Kintamani di Bali sebagai salah satu komoditas penting da-lam ritual masyar...

  1. Pengaruh Proses Delignifikasi Pada Produksi Glukosa Dari Tongkol Jagung Dengan Hidrolisis Asam Encer

    OpenAIRE

    Mardina, Primata; Talalangi, Adelina I; Sitinjak, Jhon F. M; Nugroho, Andri; Fahrizal, M. Reza

    2013-01-01

    Hidrolisis asam encer dari tongkol jagung untuk produksi glukosa mengalami hambatan karena adanya lignin. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dari proses Perusakan lignin dengan proses menggunakan hidrolisis basa Hidrolisis basa yang biasa disebut delignifikasi dilakukan pada suhu 55oC selama 4 jam dengan konsentrasi larutan basa, yaitu NaOH 5%, 10% dan 15% berat Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi NaOH yang optimal untuk pengurangan lignin adalah 15% berat dengan persentase penguran...

  2. Hubungan Lama Menderita DM dengan Perilaku Perawatan Kaki secara Mandiri untuk Mencegah Ulkus Diabetikum

    OpenAIRE

    Apriliyasari, Renny Wulan

    2015-01-01

    Diabetes Mellitus (DM) atau yang biasa disebut kencing manis merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik gula darah melebihi nilai normal. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati jumlah penderita DM meningkat, dengan rata-rata pada 2 tahun 2008-2009 sebanyak 1950 orang. Hasil survey di RSUD RAA Soewondo Pati, penyakit diabetes mellitus menempati peringkat pertama penyakit rawat jalan 2013 dengan 3893 total kunjungan atau sebesar 4,83%. Salah satu hal penting pada pasien ...

  3. ANALISIS PARAMETER JARINGAN HSDPA KONDISI INDOOR DENGAN TEMS INVESTIGATION DAN G-NETTRACK PRO

    OpenAIRE

    Dewa Made Mahendra Yudha; Pande Ketut Sudiarta; Ngurah Indra ER

    2016-01-01

    Penggunaan teknologi dalam sistem komunikasi bergerak sudah berkembang cukup pesat. Salah satu contohnya ada teknologi HSDPA. Pihak provider biasanya melakukan metode walk test untuk mengecek kekuatan sinyal dengan menggunakan software TEMS Investigtions. Dengan kemajuannya Teknologi walk test dapat diterapkan dengan lebih mudah yaitu menggunakan perangkat android yang sudah terinstal aplikasi G-Net track Pro. Pada penelitian ini, akan menggunakan tahapan sesuai alur yang ada pada metode pene...

  4. LAJU PEMBUANGAN PANAS PADA RADIATOR DENGAN FLUIDA CAMPURAN 80% AIR DAN 20% RC PADA RPM KONSTAN

    OpenAIRE

    Made Ricki Murti

    2012-01-01

    Mobil yang digunakan untuk menempuh perjalanan yang jauh biasanya dipacu dengan kecepatan yang cukup tinggi dengan putaran mesin berkisar pada rpm 2000 dan dalam jangka waktu yang cukup lama. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat suhu mesin melebihi suhu normal mesin saat bekerja, maka penelitian ini perlu dilakukan. Pada penelitian ini dilakukan pengujian perbandingan laju pembuangan panas mesin antara pemakaian 100% air dengan campuran 80% air dan 20% radiator coolant deng...

  5. Penelitian Menggunakan Cold Roll Box (CRB) Dengan Phase Change Materials (PCMs) Untuk Mempertahankan Kesegaran Produk Pertanian

    OpenAIRE

    Pudjiastuti, Wiwik; Hendartini, Hendartini; Supeni, Guntarti; Listyarini, Arie

    2011-01-01

    Penelitian tentang sistem distribusi menggunakan Cold Roll Box (CRB) dengan Phase Change Materials (PCMs) untuk mempertahankan kesegaran produk pertanian telah dilakukan dengan kerjasama antara Balai Besar Kimia dan Kemasan (BBKK) dengan KITECH, Korea. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan satu sistem yang paling efektif untuk distribusi produk-produk pertanian yang memerlukan pendingin dalam rangka mempertahankan kualitas dan kesegarannya. Sebagai media pendingin pada sistem in...

  6. Pembuatan Sistem Informasi Rental Mobil dengan Menggunakan Java dan Mysql

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annisa Rahmawati

    2015-08-01

    Full Text Available Pangsa pasar yang semakin berkembang di berbagai bidang usaha khususnya pada jasa, membuat sistem pembukuan penjualan yang belum menggunakan komputer menjadi tidak efektif. Salah satu contoh bidang usaha tersebut adalah usaha rental mobil. Proses pengolahan data transaksi perusahaan tersebut semakin tidak akurat dan lambat seiring dengan meningkatnya transaksi yang dilakukan. Atas dasar tersebut digunakan Sistem Informasi Rental Mobil yang berbasis komputer sehingga lebih cepat dan akurat. Sistem Informasi tersebut dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Java dan menggunakan database MySQL yang tertanam langsung pada aplikasi. Proses pembuatan dan pengembangan Sistem Informasi Rental Mobil ini menggunakan metode SDLC (Software Development Life Cycle model air terjun. Hasil dari perancangan aplikasi ini adalah suatu aplikasi desktop yang dapat memudahkan pengguna dalam pencarian mobil yang sedang tersedia, penagihan pembayaran dan pengembalian mobil jika batas waktu pengembalian sudah tiba.

  7. Sistem Pakar Analisis Kepribadian Diri dengan Metode Certainty Factor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Veda Andreyana

    2015-08-01

    Full Text Available Kepribadian adalah sifat dan tingkah laku khas seseorang yang membedakan seseorang dengan orang lain. Salah satu metode yang digunakan psikolog adalah Big Five Personality untuk mendapatkan jenis-jenis kepribadian. Sistem pakar adalah sistem informasi yang berisi pengetahuan dari pakar yang dapat melakukan analisa seperti seorang pakar. Sistem Pakar Kepribadian Diri dengan metode Big Five dapat memudahkan seseorang melakukan tes kepribadian tanpa psikolog, dan memudahkan psikolog dalam melakukan tes kepribadian karena tanpa melakukan perhitungan manual. Sistem Pakar Kepribadian Diri merupakan sistem berbasis web yang memberikan hasil tes kepribadian seseorang dan juga memberikan informasi tentang jenis-jenis kepribadian yang ada. Sistem ini diimplementasikan menggunakan metode forward chaining untuk mendapatkan kesimpulan dari suatu kepribadian. Output sistem pakar tes kepribadian berupa jenis-jenis kepribadian berdasarkan Big Five Personality. Persentase kepercayaan yang diperoleh berdasarkan kuesioner terhadap sistem pakar ini yaitu tingkat akurasi 74%. Kata kunci: Sistem Pakar, Kepribadian, Big Five Personality, Certainty Factor, Forward Chaining

  8. APLIKASI SPOKES-CHARACTERS DALAM KAITAN DENGAN MEREK PRODUK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Caroline Widjoyo

    2004-01-01

    Full Text Available Advertisement by using spokes-characters have potency to alter the choice of consumer brand with the compared to bigger impact which do not use the spokes-character. A lot of producer which hence spokes-character to increase assess to sell from a product. Spokes-Characters experience of the evolution from time to time keep abreast of the era%2C now emerge the new type of spokes-character and its application. Abstract in Bahasa Indonesia : Iklan dengan spokes-characters berpotensi mengubah pilihan merek konsumen dengan dampak lebih besar dibanding yang tidak menggunakan spokes-character. Banyak produsen yang memakai spokes-character untuk meningkatkan nilai jual dari sebuah produk. Spokes-characters mengalami evolusi dari masa ke masa mengikuti perkembangan jaman%2C sekarang muncul jenis baru spokes-character dan aplikasinya. spokes-characters%2C advertising%2C branding.

  9. Redesain Interior Hotel Bisnis Dengan Konsep Minimalis Montana

    OpenAIRE

    Nurfadilah, Citra; Rachmaniyah, Nanik

    2016-01-01

    Pada era global ini bisnis perhotelan berkembang seiring dengan kemajuan sektor pariwisata dan bisnis. Kondisi ini tidak lepas dari mobilisasi yang dilakukan oleh manusia di seluruh dunia dari waktu ke waktu. Perkembangan bisnis yang pesat di kota besar seperti Surabaya membuat orang- orang berdatangan ke kota ini untuk berbisnis. Akibatnya, industri hotel berbasis bisnis bersaing ketat. Tema perancangan desain interior hotel bisnis ini ditentukan setelah melewati beberapa tahapan, seperti st...

  10. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Geometri Ruang dengan Model Proving Theorem

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Eko Susilo

    2016-03-01

    Full Text Available Kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa masih lemah. Hal ini ditemukan pada mahasiswa yang mengambil mata kuliah Geometri Ruang yaitu dalam membuktikan soal-soal pembuktian (problem to proof. Mahasiswa masih menyelesaikan secara algoritmik atau prosedural sehingga diperlukan pengembangan perangkat pembelajaran Geometri Ruang berbasis kompetensi dan konservasi dengan model Proving Theorem. Dalam penelitian ini perangkat perkuliahan yang dikembangkan yaitu Silabus, Satuan Acara Perkuliahan (SAP, Kontrak Perkuliahan, Media Pembelajaran, Bahan Ajar, Tes UTS dan UAS serta Angket Karakter Konservasi telah dilaksanakan dengan baik dengan kriteria (1 validasi perangkat pembelajaran mata kuliah Geometri ruang berbasis kompetensi dan konservasi dengan model proving theorem berkategori baik dan layak digunakan dan (2 keterlaksanaan RPP pada pembelajaran yang dikembangkan secara keseluruhan berkategori baik.Critical and creative thinking abilities of students still weak. It is found in students who take Space Geometry subjects that is in solving problems to to prove. Students still finish in algorithmic or procedural so that the required the development of Space Geometry learning tools based on competency and conservation with Proving Theorem models. This is a research development which refers to the 4-D models that have been modified for the Space Geometry learning tools, second semester academic year 2014/2015. Instruments used include validation sheet, learning tools and character assessment questionnaire. In this research, the learning tools are developed, namely Syllabus, Lesson Plan, Lecture Contract, Learning Media, Teaching Material, Tests, and Character Conservation Questionnaire had been properly implemented with the criteria (1 validation of Space Geometry learning tools based on competency and conservation with Proving Theorem models categorized good and feasible to use, and (2 the implementation of Lesson Plan on learning categorized

  11. Perumusan Kebijakan dan Peraturan Daerah Dengan Mekanisme Konsultasi Publik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armen Yasir

    2014-03-01

    Full Text Available Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan pentingnya ketersediaan mekanisme konsultasi publik dalam perumusan kebijakan dan peraturan ditingkat daerah. Berdasarkan tinjauan normatif, disimpulkan bahwa tersedianya mekanisme konsultasi publik sangat penting guna membangun keterlibatan masyarakat sekaligus membentuk keterbukaan lembaga publik. Kondisi yang demikian selaras dengan prinsip negara hukum. Guna menjamin efektifitas mekanisme tersebut, maka daerah perlu mengundangkan peraturan daerah yang mengatur akan hal itu.

  12. Meningkatkan Kemampuan Prososial Siswa Melalui Layanan Informasi dengan Teknik Bibliotherapy

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kiftiyah Riris Novita

    2017-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan prososial siswa sebelum dan setelah diberikan layanan informasi dengan teknik bibliotherapy di SD N Sekaran 01, Semarang. Penelitian eksperimen ini menggunakan one group pretest-posttest design. Populasi kelas enam di SD N Sekaran 01 berjumlah 40 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling didasarkan atas tujuan dan pertimbangan tertentu, kemudian diambil sampel dengan jumlah 20 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala prososial berjumlah 40 item. Analisis data menggunakan deskriptif persentase dan uji t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase siswa naik dari 51% menjadi 83%, dan hasil uji thitung lebih besar dari ttabel yaitu 17.333 > 2.086. maka dapat disimpulkan bahwa layanan informasi dengan teknik bibliotherapy efektif dalam meningkatkan perilaku prososial siswa.   The purpose of this research is to know the prosocial ability of student before and after the given information service with the technique of bibliotherapy in SD N Sekaran 01, Semarang. This experiment uses one-group pretest and post test design. The population of this class is sixth grade in SD N Sekaran 01 amounted fourty students. Sample retneval technique used is a purposive sampling based upon the purpose and particular consideration so obtained sample amounted to twenty students. Data collection uses prosocial scale 40 items. Data analysis uses descriptive percentage and t-test. This research shows that the result increases percentage of 51% to 83% and the result is ttabel > ttabel : 17.333 > 2.086. So it can be conclution that information service with bibliotherapy technique is effective to increases behavior of prosocial students.

  13. Penempatan Optimal Phasor Measurement Unit (PMU) Dengan Integer Programming

    OpenAIRE

    Amrulloh, Yunan Helmy

    2013-01-01

    Phasor Measurement Unit (PMU) merupakan peralatan yang mampu memberikan pengukuran fasor tegangan dan arus secara real-time. PMU dapat digunakan untuk monitoring, proteksi dan kontrol pada sistem tenaga listrik. Tugas akhir ini membahas penempatan PMU secara optimal berdasarkan topologi jaringan sehingga sistem tenaga listrik dapat diobservasi. Penempatan optimal PMU dirumuskan sebagai masalah Binary Integer Programming (BIP) yang akan memberikan variabel dengan pilihan nilai (0,1) yang menu...

  14. REDESAIN MONUMEN MANDALA DI MAKASSAR DENGAN PENDEKATAN BANGUNAN PINTAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wasilah Wasilah

    2016-06-01

    Full Text Available Monumen Mandala merupakan salah satu bukti perlawanan rakyat daerah Sulawesi Selatan dalam Menentang keinginan nederlandsche Indesche Civil Administrate (NICA yang membonceng tentara sekutu untuk mengukuhkan kembali kekuasaannya di Indonesia pada umumnya, dan Sulawessi Selatan khususnya. Namun, kondisi Monumen Mandala secara naturalis atau perlahan-lahan mulai hilang keberadaannya sehingga tidak lagi menjadi sebuah icon/land mark Kota Makassar. Redesain Monumen Mandala di Makassar dengan penekanan bangunan pintar merupakan upaya memvitalkan kembali Monumen Mandala di Makassar yang memiliki nilai historis atau peringatan peristiwa bersejarah dengan melakukan perubahan pada bangunan maupun sistem melalui pendekatan bangunan pintar untuk menghasilkan bangunan dan fungsi yang lebih baik dari desain semula. Penerepan sistem bangunan pintar dengan pertimbangan kemudahan, kenyamanan, efisiensi waktu serta efisien dalam penggunaan energi. Dimana segala sumber energi dalam pengoperasiannya diperoleh dari berbagai sumber (listrik, genset, serta panel surya. Sistem kerja bangunan pintar ini juga beroperasi dengan mekanisme kerja sensor gerak, panas, dan timing. Mandala Monument is one of the people's resistance proof in South Sulawesi against the wishes of the Nederlandsche Indesche Civil Administrate (NICA which is collaborated with its allies for reinforcement their powers in Indonesia generally, and and South Sulawessi particular. However, the conditions of Mandala Monument naturally or slowly begin to disappear so that its existence is no longer to become whether Makassar icon nor Makassar Landmark. Redesign Mandala Monument in Makassar with emphasis smart building is an effort in empowering Mandala Monument in Makassar that have historical value or historical event alerts by making changes to buildings and systems through smart building approach to produce buildings and function better than the original design. The application of smart smart building

  15. Pra Desain Pabrik Sorbitol dari Tepung Tapioka dengan Hidrogenasi Katalitik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hellen Kartika Dewi

    2014-03-01

    Full Text Available Sorbitol yang dikenal juga sebagai glusitol, adalah suatu gula alkohol yang dimetabolisme lambat di dalam tubuh. Sorbitol banyak digunakan sebagai bahan baku untuk industri barang konsumsi dan makanan seperti pasta gigi, permen, kosmetika, farmasi, vitamin C, termasuk industri tekstil dan kulit. Pembuatan sorbitol dari bahan baku tepung tapioka. Pabrik sorbitol ini direncanakan akan didirikan di Propinsi Jawa Tengah tepatnya di Kabupaten Batang dengan kapasitas produksi 30.000 ton/tahun. Proses produksi Sorbitol menggunakan proses hidrogenasi katalitik. Pembuatan sorbitol dari bahan baku pati melalui dua tahap proses utama yaitu proses perubahan starch menjadi glukosa melalui hidrolisa double enzym. Enzim yang digunakan yaitu α-amylase dan glukoamylase. Proses hidrogenasi katalitik dilakukan dengan mereaksikan larutan dekstrose dan gas hidrogen bertekanan tinggi dengan menambahkan katalis nikel dalam reaktor (Reaktor Hidrogenasi. Gas hidrogen masuk dari bawah reaktor secara bubbling dan larutan dekstrose diumpankan dari atas reaktor sehingga kontak yang terjadi semakin baik. Sorbitol yang di hasilkan dalam pradesain pabrik sorbitol ini dengan konsentrasi 58,2%. Pendirian pabrik sorbitol memerlukan biaya investasi modal tetap (fixed capital sebesar Rp 168.801.192.952, modal kerja (working capital  Rp 29.788.445.815, investasi total Rp 198.589.638.767, Biaya produksi per tahun Rp 368.832.813.809 dan  hasil penjualan per tahun Rp 540.000.078.750. Dari analisa ekonomi didapatkan BEP sebesar 26,32%. ROI sesudah pajak 48,5 %, POT sesudah pajak 2,14 tahun. Dari segi teknis dan ekonomis, pabrik ini layak untuk didirikan.

  16. Penentuan Nilai Opsi Call Eropa Dengan Pembayaran Dividen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diana Purwandari

    2016-08-01

    Full Text Available Fluktuasi harga saham menyebabkan perdagangan saham memiliki resiko. Opsi merupakan alternatif untuk mengurangi resiko dalam perdagangan saham. Opsi Eropa adalah suatu kontrak keuangan yang memberikan hak, bukan kewajiban, kepada holder, untuk membeli atau menjual aset pokok dari writer pada saat jatuh tempo dengan harga yang sudah ditentukan. Model penilaian harga opsi yang banyak diterima dalam bidang finansial adalah model Black-Scholes. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pembagian dividen terhadap harga saham dan menentukan nilai opsi call Eropa dengan pembayaran dividen pada waktu yang telah ditentukan. Nilai opsi call Eropa dengan pembayaran dividen pada waktu yang telah ditentukan diperoleh menggunakan integrasi numerik dengan metode Simpson sebesar 12,6388.Kata kunci: opsi call Eropa, model Black-Scholes, dividen, metode Simpson.ABSTRACT Fluctuations in stock prices lead stock trading risk. An alternative options to reduce the risk in stock trading. European option is a financial contract that gives the right, but not the obligation, to the holder, to buy or sell the underlying asset of the writer at the maturity date at a price specified. Option price valuation models are widely accepted in the field of finance is the Black-Scholes model. The purpose of this study is to determine the effect of dividend distribution to the stock price and determine the value of the European call option with dividend payments at a predetermined time. Value of the European call option with dividend payments at a predetermined time obtained using numerical integration with Simpson method of 12,6388.Key words: European call options, Black-Scholes model, dividend, Simpson method.

  17. STATISTICAL DOWNSCALING DENGAN PERGESERAN WAKTU BERDASARKAN KORELASI SILANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aji Hamim Wigena

    2015-09-01

    Full Text Available Pergeseran waktu (time lag dalam analisis data deret waktu diperlukan terutama untuk analisis hubungan dua peubah (variable, seperti dalam statistical downscaling. Pergeseran waktu ini ditentukan berdasarkan korelasi silang tinggi yang setara dengan hubungan yang kuat antar kedua peubah tersebut sehingga dapat digunakan dalam pemodelan untuk prakiraan yang lebih akurat. Makalah ini mengenai statistical downscaling dengan memperhatikan korelasi silang antara data curah hujan dengan data presipitasi Global Circulation Model (GCM dari Climate Model Inter Comparison Project (CMIP5. Salah satu syarat dalam statistical downscaling adalah peubah  skala lokal dan global berkorelasi tinggi. Kedua tipe peubah tersebut berupa data deret waktu sehingga fungsi korelasi silang diterapkan untuk memperoleh pergeseran waktu. Korelasi silang yang tinggi menentukan pergeseran waktu pada luaran GCM yang menghasilkan hubungan fungsional lebih kuat antara kedua tipe peubah. Model regresi komponen utama dan regresi kuadrat terkecil parsial digunakan dalam makalah ini. Model-model dengan pergeseran waktu menduga curah hujan lebih baik daripada model-model tanpa pergeseran waktu.   Time lag in time series data analysis is required especially to analyze the relationship of two variables, such as in statistical downscaling. Time lag is determined based on high cross correlation which is equivalent to strong relationship between the two variables and can be used in modeling for a more accurate forecast. This paper is about  statistical downscaling by considering the cross correlation between rainfall data and precipitation data from Global Circulation Model (GCM of Climate Model Inter Comparison Project (CMIP5. One of the conditions in statistical downscaling is that local scale and global scale variables are highly correlated. Both types of variables are time series data, thus cross correlation function is applied to find time lags. High cross correlation determines

  18. STUDI EKSPLORATORI HUBUNGAN ANTARA KONVERGENSI IFRS DENGAN BIAYA AUDIT

    OpenAIRE

    Cahyonowati, Nur

    2016-01-01

    Penelitian ini menguji konsekuensi ekonomi dari adopsi IFRS di Indonesia. IFRS adopsi diprediksi akan meningkatkan biaya audit. Penelitian ini menemukan bahwa biaya audit telah meningkat secara signifikan pada pra dan pasca adopsi IFRS. Selain itu, penelitian ini menyarankan bahwa kompleksitas audit lebih mungkin dianggap sebagai prediktor biaya audit dibandingkan dengan risiko litigasi. Ukuran perusahaan, proksi untuk kompleksitas audit, ditemukan menjadi prediktor yang signifikan untuk laya...

  19. PANDANGAN TEORITIK RANCANGAN KUBAH GEODESIK DENGAN METODA DUA DIMENSIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Huthudi Huthudi

    2004-01-01

    Full Text Available Robert Buckminster Fuller, a well known researcher, creates many inventions about the dome. With his geodesic dome, R.B. Fuller can skip over the barrier which last in the 19th century, by the Pantheon dome, designs by Caesar Hadrian in the year 123 AD. The concept, basic thought of the geodesic dome, is Icosahedron, invented by a phylosoof Plato 427 - 348 BC, and the great Circle, invented by Euclid 323 - 285 BC., The most famous mathematician of the world. Planar icosahedron became a spherical icosahedron devided into some partition, called frequency that create a straight bar. If the whole 20 spherical icosaface devided in the same way, the result is a frame structure, skelleton, that consist of straight elemen, or a straight bar. This paper will try to solve the frame structure from the side of two dimensional points of view. Abstract in Bahasa Indonesia : Robert Buckminster Fuller adalah pemerhati dan peneliti ulung kubah. Banyak inovasi yang dihasilkannya, salah satunya yang terkenal adalah kubah geodesik. Dengan kubah geodesik ini, R.B. Fuller dapat melampaui batas, barrier, yang bertahan selama pertengahan abad ke-19, yang dipegang oleh kubah Pantheon, hasil karya kaisar Hadrian pada tahun 123 M. Konsep dasar yang dipakai pada kubah geodesik adalah Icosahedron yang ditemukan oleh Plato 427-348 SM, seorang filosof dan lingkaran besar temuan dari Euclid 323-285 SM seorang ahli matematika. Icosahedron planar dijadikan icosahedron spherik. Dengan kemahirannya icosahedron spherik ini dibagi dalam beberapa bagian, yang dinamakannya frekuensi hingga membentuk tembereng. Jika ke 20 icosaface spherik ini diberlakukan dengan pembagian yang sama, maka akan terdapat suatu rangkaian kerangka batang, yang terdiri dari elemen batang lurus. Dalam tulisan ini ingin dicoba membahas kerangka batang ini dengan pendekatan 2 dimensional. Kata kunci: icosahedron planar, icosavertex spherik, bentuk 2 dimensi, frekuensi.

  20. Penetapan Kadar Protein Pada Kecap Dengan Metode Kjeldahl

    OpenAIRE

    Muhammad, Mahatir

    2015-01-01

    Kecap merupakan pelengkap makanan dan masakan yang hampir setiap hari di konsumsi oleh masyarakat di negara kita. Kualitas dari kecap ditentukan dari kadar/kandungan proteinnnya. Protein merupakan zat makanan yang berguna pada tubuh karena zat ini berfugsi sebagai bahan bakar juga sebagai zat pembangun dalam tubuh. Kecap harus melalului serangkaian pengujian untuk menentukan kualitas kecap tersebut. Salah satunya adalah penetapan kadar dengan metode kjeldahl. Tujuan pengujian ini adalah untuk...

  1. HUBUNGAN ANTARA KENDALI GLIKEMIK DENGAN PROFIL LIPID PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rheza Priyadi

    2015-01-01

    Full Text Available Penyebab terbanyak morbiditas dan mortalitas pada pasien diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2 adalah penyakit kardiovaskuler. Banyak faktor risiko yang terlibat dalam kejadian PJK pada pasien DM tipe 2, salah satunya adalah profil lipid. Berdasarkan penelitian sebelumnya ditemukan bahwa kondisi hiperglikemik memiliki efek langsung dan tidak langsung terhadap kondisi pembuluh darah. Efek tidak langsung kondisi hiperglikemik diperkirakan melalui pengaruhnya terhadap profil lipid. Penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara kendali glikemik dengan profil lipid. Sampel diambil dari rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pada penelitian ini dipakai 77 sampel yang terdiri dari  42 pria (54,5% dan 35 wanita (45,5%. Usia rata-rata sampel adalah 54 tahun dengan tujuh data yang belum diketahui usianya. Rata-rata HbA1c pasien adalah 10,194%. 16 pasien (20,8% memiliki kontrol glikemik yang baik (HbA1c <7 %, sedangkan 61 (79,2% pasien memiliki kontrol glikemik yang buruk (HbA1c ?7 %. 26 pasien (33,8% mengalami peningkatan kadar trigliserida (?150 mg/dl. 60 pasien (77,9% mengalami penurunan kadar HDL (<40 mg/dl. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analisa potong lintang. Sampel diambil dari pasien-pasien rawat jalan dengan diagnosis DM tipe 2 yang memeriksakan dirinya di RSUP Sanglah Denpasar periode Juli 2010 sampai Mei 2012. Analisis statistik yang digunakan adalah korelasi spearman satu arah. Berdasarkan hasil uji analitik korelatif satu arah terdapat hubungan yang bermakna antara kendali glikemik dengan kadar trigliserida darah dan antara kadar trigliserida dengan kadar HDL. Korelasi antara kendali glikemik dengan kadar trigliserida darah menunjukkan korelasi yang lemah dengan nilai korelasi 0,342 (p < 0,005; 95% CI.  Korelasi antara antara kadar trigliserida dengan kadar HDL menunjukkan korelasi lemah dengan kadar HDL, dengan nilai korelasi - 0,310 (p < 0,005; 95% CI. Korelasi antara antara kadar trigliserida dengan

  2. KEEFEKTIFAN MODEL PjBL DENGAN TUGAS CREATIVE MIND-MAP UNTUK MENINGKATKAN KONEKSI MATEMATIK SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulfa Ainurrizqiyah

    2015-08-01

    Full Text Available Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui  peningkatan kemampuan koneksi matematik, apakah terdapat perbedaan serta manakah yang lebih baik antara pembelajaran dengan model PjBL dengan tugas creative mind-map dan pembelajaran ekspositori pada siswa kelas X materi Trigonometri. Penelitian eksperimen yang dilakukan dengan pre and posttest control group design ini memiliki populasi yakni siswa kelas X SMAN 1 Sukorejo tahun ajaran 2014/2015. Dengan menggunakan cluster random sampling, terpilih sampel yaitu siswa kelas XB sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran ekspositori dan XC sebagai kelas eksperimen dengan model PjBL dengan tugas creative mind-map. Data kemampuan koneksi matematik dianalisis menggunakan uji proporsi, uji beda rata-rata. Berdasarkan uji proporsi, diperoleh lebih dari 75 % siswa kelas eksperimen mencapai nilai ketuntasan belajar, yaitu 75. Selain itu, diperoleh adanya perbedaan hasil kemampuan koneksi matematik antar kedua kelas dimana kelas eksperimen lebih baik daripada siswa kelas kontrol. Sedangkan untuk peningkatan menggunakan uji t berpasangan dan gain ternormalisasi dengan hasilnya yaitu terdapat peningkatan kemampuan koneksi matematik pada kelas eksperimen dengan kriteria tinggi.

  3. Simulasi Tumbukan Partikel Gas Ideal Dengan Model Cellular Automata Dua Dimensi

    OpenAIRE

    Abdul Basid, Annisa Mujriati

    2010-01-01

    Telah dilakukan simulasi tumbukan partikel gas ideal dengan menggunakan  model cellular automata dua dimensi untuk memvisualisasikan tumbukan partikel gas ideal. Tumbukan partikel  disimulasikan  dengan  menggunakan  model  cellular  automata  dua  dimensi.  Di  dalam cellular automata, pergerakan partikel diatur dengan suatu aturan  yaitu aturan delapan tetangga yang merupakan aturan acak. Hasil program simulasi tumbukan partikel gas ideal dengan model cellular automata dua dimensi  mengguna...

  4. Karakteristik Roti Manis dari Pati Sagu yang Dimodifikasi dengan Lactobacillus plantarum 1 RN2-12112

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusmarini Yusmarini

    2016-10-01

    Full Text Available Pati sagu dapat dimodifikasi secara mikrobiologis dengan memanfaatkan isolat bakteri asam laktat   L. plantarum 1 RN2-12112. Tujuan penelitian adalah untuk megetahui karakteristik  roti manis yang dibuat dengan memanfaatkan pati sagu temodifikasi sebagai bahan substitusi tepung terigu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa roti manis yang dibuat dengan memanfaatkan pati sagu termodifikasi dapat mengurangi penggunaan terigu. Pemanfaatan pati sagu termodifikasi secara mikrobiologis dalam pembuatan roti manis memberikan pengaruh yang nyata terhadap kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat dan volume pengembangan. Penambahan pati sagu hingga 45% masih menghasilkan roti manis yang memenuhi standar dengan tingkat pengembangan yang cukup baik.

  5. PENGEMBANGAN ALAT DESTILATOR BIOETANOL MODEL REFLUK BERTINGKAT DENGAN BAHAN BAKU SINGKONG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rochmad Winarso

    2014-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Penyediaan energi di masa depan merupakan permasalahan yang senantiasa menjadi perhatian bagi semua pihak. Seiring dengan meningkatnya pembangunan, kebutuhan akan energi terus meningkat. Disisi lain cadangan minyak bumi sebagai bahan bakar yang paling banyak dipakai saat ini semakin menipis karena sifatnya yang non renewable, oleh karena itu diperlukan upaya untuk mencari bahan bakar alternatif yang renewable sekaligus ramah lingkungan. Bioetanol sebagai salah satu bahan bakar alternatif sampai saat ini belum banyak digunakan. Padahal di Indonesia, banyak sekali sumber daya alam hayati yang dapat digunakan sebagai bahan baku untuk memproduksi bioetanol, salah satunya adalah ubi kayu. Penggunaan bioetanol sebagai bahan bakar didasari oleh sifatnya yang mudah terbakar dan memiliki kalor-bakar netto besar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan alat destilator bioetanol dengan fokus pengembangan pada pengembangan menara refluk dengan sistem bertingkat sehingga diharapkan bisa lebih optimal menghasilkan bioetanol dengan kadar tinggi. Pengembangan alat distilator bioethanol ini dimulai dari proses observasi lapangan yang dilanjutkan dengan studi literatur. Tahapan selajutnya adalah proses perencanaan komponen-komponen dari peralatan tersebut dan dilanjutkan dengan proses pembuatan serta uji coba peralatan. Hasil penelitian ini telah dikembangkan alat destilator bioetanol dengan spesifikasi sebagai berikut: diameter tangki 400 mm, tinggi tangki 500 mm, terbuat dari bahan stainles steel A304 dengan ketebalan 2 mm. Kapasitas tangki yang diijinkan adalah dari volume tabung atau sebesar 40 liter. Dari hasil uji coba pada hasil proses distilasi fermentasi ketela pohon menghasilkan ethanol dengan kadar 92%. Kata kunci: bioetanol, destilator, refluk bertingkat.

  6. OPTIMASI AIRFOIL MENGGUNAKAN PARTICLE SWARM DENGAN PARAMETERISASI CST (CLASS SHAPE TRANSFORMATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Hertnacahyani Herraprastanti

    2017-11-01

    Full Text Available Airfoil merupakan profil penampang yang diaplikasikan pada sarana transportasi maupun pembangkit energi sebagai penampang sudu turbin. Airfoil yang dirancang diharapkan menghasilkan gaya angkat (lift maksimal namun gaya hambat (drag seminimal mungkin. Tujuan penelitian 1 Validasi aerodinamika metode panel dengan Interaksi Viskos-Tak Viskos; 2 Analisis aerodinamika airfoil untuk menentukan koefisien lift dan drag; 3 Menerapkan metode optimasi Particle Swarm Optimization untuk mendapatkan geometri airfoil dengan rasio koefisien lift dan drag maksimum (CL/CD maks. Tahap pertama menentukan profil airfoil Class Shape Transformation (CST. Airfoil akan dianalisis menggunakan metoda panel selanjutnya diterapkan model aliran singularitas source dan doublet. Solusi yang diperoleh dari metode panel merupakan kondisi aliran yang dianggap tak viskos. Apabila sudut serang cukup tinggi solusi yang diperoleh dengan pendekatan tersebut sudah tidak akurat lagi. Untuk memperbaiki hasil maka diterapkan metode interaksi viskos-tak viskos kuasi simultan. Proses ini diulang sampai konvergensi dan diperoleh koefisien lift, dan drag. Dengan menggunakan optimasi Particle Swarm Optimization (PSO akan didapat profil airfoil dengan  koefisien lift dan drag maksimum. Namun apabila prosedur optimasi belum optimal, akan dilakukan update geometri, sampai didapat konvergensi. Kesimpulan penelitian :1 Metode panel dengan interaksi viskos tak viskos memberikan hasil yang cukup baik dan akurat, dengan rata-rata kesalahan dibawah 9.5%;  2 Semakin besar bilangan Reynold maka nilai CL/CD maksimum akan semakin tinggi; 3 Ketebalan (thickness dan camber maksimum cenderung meningkat dengan peningkatan bilangan Reynold; 4 Untuk airfoil CST optimasi dengan PSO memberikan hasil yang lebih baik.

  7. ANALISIS PARAMETER JARINGAN HSDPA KONDISI INDOOR DENGAN TEMS INVESTIGATION DAN G-NETTRACK PRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewa Made Mahendra Yudha

    2016-03-01

    Full Text Available Penggunaan teknologi dalam sistem komunikasi bergerak sudah berkembang cukup pesat. Salah satu contohnya ada teknologi HSDPA. Pihak provider biasanya melakukan metode walk test untuk mengecek kekuatan sinyal dengan menggunakan software TEMS Investigtions. Dengan kemajuannya Teknologi walk test dapat diterapkan dengan lebih mudah yaitu menggunakan perangkat android yang sudah terinstal aplikasi G-Net track Pro. Pada penelitian ini, akan menggunakan tahapan sesuai alur yang ada pada metode penelitian yaitu dimulai dengan melakukan pengukuran berdasarkan jarak dengan membandingkan software TEMS Investigations dan G-NET TRACK PRO dengan parameter RSCP dan Ec/No. Setelah dilakukan pengukuran kemudian akan dilanjutkan dengan menganalisa antara hubungan parameter RSCP dan Ec/No menggunakan TEMS Investigations dan G-Net Pro. kemudian dilanjutkan menggunakan perhitungan teoritis parameter RSCP. Dari hasil pengukuran diproleh pada lantai I antena 1-1 pada titik jarak 5 meter parameter RSCP dengan TEMS Investigation memiliki nilai -75 dBm sedangkan dari G-Net Track Pro memiliki nilai -83 dBm. Pada parameter Ec/No dengan TEMS Investigation memiliki nilai -6 dB dan G_Net Track memiliki nilai -5 dB. Dapat disimpulkan bahwa aplikasi G-NetTrack Pro mampu menampilkan parameter yang dibutuhkan akan tetapi tidak sedetail TEMS investigation sehingga untuk proses pembelajaran dan pengenalan walk test aplikasi G-Net track Pro dapat digunakan.

  8. ANALISIS PENINGKATAN MUTU PELAYANAN SMU ISLAM YMI DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hafidh Munawir

    2006-08-01

    Full Text Available Arti penting dari pendidikan telah disadari oleh kalangan masyarakat dari berbagai lapisan, oleh karena itu mutu pelayanan dan kualitas sekolah merupakan masalah yang harus diperhatikan. SMU Islam YMI harus menciptakan, mengembangkan dan meningkatkan kualitas pelayanannya, dalam bentuk atribut atau karakteristik yang sesuai dengan keinginan atau kebutuhan siswa. Sehingga mampu bersaing dengan SMU-SMU lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mutu pelayanan dan prioritas upaya peningkatan kinerja di SMU Islam YMI sesuai dengan keinginan siswa berdasarkan metode Quality Function Deployment (QFD. Dalam penelitian ini disusun atribut-atribut yang menjadi prioritas untuk diperhatikan dan dikembangkan, dan juga evaluasi pembanding dari mutu pelayanan SMU Islam YMI dengan SMUN 1 Kedungwuni.

  9. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Posyandu Lansia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurvi Susanti

    2011-11-01

    Full Text Available Laporan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Tahun 2011 menunjukkan bahwa dari 19 Puskesmas yang ada di Pekanbaru, jumlah lansia terbanyak berada di wilayah kerja Puskesmas Garuda Pekanbaru (7360 orang, sedangkan jumlah kunjungan lansia (cakupan hanya 14% dari total lansia yang ada. Cakupan ini masih jauh dari target yang diharapkan yaitu 70%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanaan posyandu lansia. Desain penelitian adalah cross sectional study dengan sampel sebanyak 199 orang lansia. Cara pengambilan sampel adalah Systematic Random Sampling. Analisis bivariat menggunakan uji chi square, dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel yang berhubungan signifikan dengan pemanfaatan pelayanaan posyandu lansia adalah sikap (POR: 6,08 95%CI:1,57-23,51, jarak (POR:0,26 95%CI:0,12-0,56, kader (POR:5,06 95%CI: 2,36-10,86, dan pendidikan (POR:2,52 95%CI:1,24-5,14. Variabel dukungan keluarga merupakan variabel konfounding (POR:2,00 95%CI:0,87-4,59. Disarankan pada instansi terkait perlunya dilakukan upaya untuk meningkatkan pemanfaatan pelayanan posyandu lansia melalui promosi dan penyuluhan tentang pemanfaatan posyandu lansia serta meningkatkan pelayanan di posyandu sehingga lansia termotivasi untuk mengunjungi posyandu lansia. 

  10. Maksilektomi Total Dengan Eksenterasi Orbita Pada Karsinoma Mukoepidermoid Sinonasal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bestari J. Budiman

    2012-07-01

    Full Text Available Abstrak Karsinoma mukoepidermoid sinonasal merupakan salah satu tumor ganas pada saluran nafas atas. Gejalanya pada stadium dini tidak khas, sehingga jarang terdiagnosis. Histopatologi merupakan diagnosis pasti dan salah satu faktor yang menentukan pilihan terapi dan prognosis. Prinsip penatalaksanaan karsinoma sinonasal adalah multimodalitas dengan pembedahan sebagai pilihan utama. Maksilektomi merupakan suatu tindakan bedah pada tumor sinonasal. Terdapat beberapa jenis maksilektomi berdasarkan lokasi dan perluasan tumor. Dilaporkan sebuah kasus pasien laki-laki usia 33 th yang telah dilakukan maksilektomi total dengan eksenterasi orbita atas indikasi karsinoma mukoepidermoid sinonasal dengan infiltrasi ke orbita. Kata kunci: karsinoma sinonasal, maksilektomi, eksenterasi orbita, mukoepidermoid. Abstract Sinonasal carcinoma is one of malignant upper aerodigestive tract tumor. Low grade of sinonasal tumor is not specific, so is it rare to be early diagnosis. Histopathology is true diagnoses and one of factors to determine the choice of therapy and prognosis. The principal management of sinonasal carcinoma is multimodality which surgery as main choice. Maxillectomy is surgical approach of malignant sinonasal tumor. There are many kinds of maxillectomy based on location and tumor invasion. Has been reported one of patient, male 33 years old which had performed total maxillectomy with orbital exenteration by indicated sinonasal mucoepidermoid carcinoma with orbital infiltration. Keywords: sinonasal carcinoma, maxillectomy, orbital exenteration, mucoepidermoid.

  11. Pemanfaatan Mikrobakteri Terhadap Beton Mutu Tinggi dengan Tambahan Silica Fume

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azwar Annas

    2016-04-01

    Full Text Available Beton mutu tinggi adalah beton yang kuat tekan tinggi sekitar 50 MPa – 100 MPa. Untuk meningkatkan kuat tekan, material pozollan seperti silica fume dan flyash biasanya digunakan untuk mengganti material beton Dalam laporan ini, beton mutu tinggi dengan silica fume sebagai pengganti semen dipelajari. Kadar silica fume yang digunakan adalah 0%, 5%, 7,5% dan 10%. Selain itu pengaruh dari mikrobakteri juga dipelajari. Faktor water per binder yang dipakai adalah 25% dari berat binder, dan untuk membuat workabilitynya bagus maka digunakan superplasticizer. Kadar superplasticizer yang digunakan dicari lewat trial pengujian di laboratorium. Pengujian yang dilakukan pada umur 1, 3, 7, 14, 21, 28 adalah uji tekan pasta, mortar dan beton, selain itu pada benda uji beton umur 28 hari akan dilakukan uji split beton dan uji porositas. Dari hasil penelitian didapatkan kuat tekan beton tertinggi pada umur 28 hari (B7,5M adalah 69,71 MPa, sedangkan variasi silica fume yang paling optimum ada pada kadar 7,5%. Penambahan mikrobakteri tidak berpengaruh pada berat volume beton tetapi berpengaruh pada kuat tekan beton tersebut. Dengan penambahan mikrobakteri maka kuat tekan beton meningkat sebesar ± 30%. Sedangkan porositas total dan porositas tertutup yang terjadi pada beton semakin kecil, ini dibuktikan dengan hasil SEM terlihat bahwa bakteri mengisi area antara aggregat dan matrix beton.

  12. Penyajian Data Komoditi Batik Kabupaten Sukoharjo Dengan Google Earth

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ukhti Ikhsani Larasati

    2016-11-01

    Full Text Available Kabupaten Sukoharjo memiliki banyak potensi daerah yang merupakan komoditi unggulan kabupaten yaitu komoditi mebel kayu, mebel rotan, batik, tekstil dan produk tekstil, kaca grafir, kerajinan kulit/tatah sungging (wayang, kerajinan gitar, kerajinan gamelan, shuttlecock, jamu tradisional, emping mlinjo, sarung goyor, beras, dan alkohol. Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Sukoharjo adalah salah satu pelaksana urusan Pemerintah Daerah kabupaten Sukoharjo di bidang perindustrian dan perdagangan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan studi pustaka. Observasi dilakukan dengan mengamati langsung bagaimana data-data komoditi unggulan kabupaten Sukoharjo disajikan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Sukoharjo. Setelah mengetahui sistem penyajian data yang diterapkan yaitu secara manual, kemudian muncul gagasan menggunakan aplikasi Google Earth yang digunakan untuk menyajikan data komoditi unggulan khususnya komoditi unggulan batik. Dengan adanya perubahan sistem penyajian data ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Sukoharjo lebih terbantu dalam menemukan lokasi-lokasi produksi batik di kabupaten Sukoharjo. Sehingga Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Sukoharjo dapat dengan mudah dalam memantau perkembangan produsen komoditi unggulan. Ada sebanyak 36 data komoditi batik yang berhasil disajikan ke dalam Google Earth dari 36 data komoditi batik kabupaten Sukoharjo.   Kata kunci— GIS, Google Earth, Komoditi Batik

  13. Sistem Reminder Donor Darah dengan Memanfaatkan Teknologi Location Based Service

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismail Abdus Shobar

    2016-11-01

    Full Text Available Donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan yang bertujuan untuk membantu anggota masyarakat yang membutuhkan darah. Kegiatan donor darah diselenggarakan dan dikelola oleh Palang Merah Indonesia. Menurut catatan Palang Merah Indonesia, secara keseluruhan kebutuhan kantung darah yang tidak terpenuhi melebihi satu juta kantung darah. Untuk itu dibutuhkan peningkatan produksi kantung darah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah perancangan suatu sistem informasi geografis (GIS yang memudahkan pendonor untuk mendonorkan darahnya kembali dengan reminder donor darah dan membantu PMI mendapatkan kantung darah. Makalah ini membahas perancangan sistem reminder donor darah dengan menggunakan teknologi location based service. Kemudian untuk menguji sistem, dibuatkan sebuah prototype dengan hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa sistem reminder donor darah dapat memudahkan pendonor dalam mendonorkan darahnya kembali sehingga memberikan motivasi bagi pendonor untuk lebih giat dalam mendonorkan darahnya. Sistem ini berpotensi meningkatkan produktivitas PMI dalam mengumpulkan kantong darah sehingga pemenuhan kebutuhan kantung darah masyarakat dapat meningkat yang pada akhirnya dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa manusia khususnya di Indonesia. Kata kunci: donor darah, reminder, GIS, location based service.

  14. Perbandingan Efek Sevofluran dengan Halotan terhadap Jumlah Neutrofil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hafniana Hafniana

    2017-12-01

    Full Text Available Neutrofil berperan penting dalam respons imun nonspesifik. Penurunan nilai neutrofil dapat dipakai sebagai parameter sederhana untuk mengukur tingkat stres dan inflamasi sistemik. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek agen inhalasi sevofluran dan halotan terhadap penurunan neutrofil. Penelitian ini merupakan uji klinis dengan acak tersamar buta ganda yang membandingkan efek sevofluran dengan halotan terhadap  jumlah neutrofil pada 36 pasien ASA I dan II yang menjalani operasi elektif dengan anestesi umum di RSUP Haji Adam Malik Medan periode September 2016. Pasien dibagi dua kelompok, yaitu kelompok yang mendapat agen inhalasi sevofluran dan kelompok yang mendapat inhalasi halotan. Jumlah neutrofil dihitung pada kedua kelompok pada saat sebelum operasi, setelah induksi, dan 90 menit setelah inhalasi. Jumlah neutrofil pada kedua kelompok tidak mengalami penurunan sebelum operasi dan setelah induksi (p>0,005, namun mengalami penurunan pada 90 menit setelah inhalasi (p0.005, but suffered a decline in the number of neuthrophils 90 minutes after inhalation (p>0.005. The difference between the sevoflurane and halothane groups was not meaningful in the three times of measurement. In conclusion, there is no difference between sevoflurane and halothane terms of declined number of neutrophils.

  15. Hantaran Sinyal Leptin dan Obesitas: Hubungannya dengan Penyakit Kardiovaskuler

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David Limanan

    2013-11-01

    Full Text Available Diperkirakan saat ini jumlah orang dengan obesitas melebihi 250 juta orang, yaitu 7% dari populasi orang dewasa di dunia. Mortalitas obesitas erat hubungannya dengan sindrom metabolik yang merupakan kelainan metabolik meliputi obesitas, resistensi insulin, gangguan toleransi glukosa, abnormalitas trigliserida dan hemostasis, disfungsi endotel dan hipertensi. Leptin dihasilkan adiposit dan merupakan anggota dari adipositokin; berperan dalam hantaran sinyal hormon jaringan adiposa. Kelainan leptin maupun reseptornyadapat menyebabkan seseorang mengalami obesitas, metabolik sindrom, diabetes dan penyakit kardiovaskuler. Kompleks leptin-reseptor mengaktifkan sistem transduksi sinyal, yang paling dominan adalah jalur janus kinase-signal transducer and activator of transcription-3 (JAK-STAT3, kemudian phospatidyl inositol 3- kinase (PI3K, mitogen-activated protein kinase (MAPK, 5’adenosine monophosphate-activated protein kinase (AMPK, dan mammalian target of rapamycin (mTOR. Jalur leptin-associated PI3K dengan ERK cascade berperan penting dalam proliferasi kardiomiosit dan melindungi jantung dari ischemia reperfusion injury. ERK1/2 mengaktifkan target gen seperti c-fos dan egr-1 yang berperan dalam proliferasi dan diferensiasi. Nuclear factor κB diduga sebagai target jalur p38 dan JNK MAPK. Faktor transkripsi inu berperan pentingdalam mengatur transkripsi sitokin proinflamasi seperti tumor necrosis factor (TNF-α dan interleukin (IL-1β. Leptin dapat meningkatkan pembentukan reactive oxygen species (ROS sel endotel pembuluh darah dan menstimulasi sekresi TNF-α dan IL-6 yang merupakan promotor hipertensi dan aterosklerosis.Kata Kunci: obesitas, leptin, sistem kardiovaskuler 

  16. HUBUNGAN ANTARA JUDGMENT AUDIT DENGAN RESIKO DAN MATERIALITAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Madyo Sutanto

    2014-12-01

    Full Text Available Laporan audit auditor harus mempertimbangkan masalah materialitas, risiko dan penilaian. Pertimbangan Materialitas termasuk kualitatif dan kuantitatif pertimbangan. Pertimbangan kuantitatif berhubungan dengan kesalahan yang menjadi penentu dalam laporan keuangan. Sementara faktor kualitatif berhubungan dengan penyebab kesalahan tersebut. Untuk menghindari atau meminimalkan risiko audit, menurut Standar Audit seksi 312 menekankan “Risiko audit dan Materialitas dalam Pelaksanaan audit”, maka auditor harus mempertimbangkan dua hal dalam merencanakan audit dan penilaian terhadap ekuitas laporan keuangan secara keseluruhan sesuai dengan prinsip akuntansi berterima umum di Indonesia The audit report of auditor should consider the issue of materiality, risk and valuation. Consideration of Materiality including qualitative and quantitative considerations. Quantitative considerations associated with the error that is needed in the financial statements. While qualitative factors associated with the cause of the error. To avoid or minimize the risk of an audit , according to section 312 Auditing Standards emphasize “Audit Risk and Materiality in audit”, the auditor should consider two things in planning the audit and assessment of the overall equity of financial statements in accordance with generally acceptable accounting principles in Indonesia

  17. PERBEDAAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN REACT DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E SISWA SMKN 39 JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Prihandhika

    2017-03-01

    Full Text Available Hasil analisa TIMSS Tahun 2013 menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan peringkat terendah dalam perolehan nilai matematika. Model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis diantaranya adalah model pembelajaran REACT dan Learning Cycle 5E. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya perbedaan kemampuan koneksi matematis peserta didik yang diajarkan dengan kedua model tersebut. Penelitian dilaksanakan di SMKN 39 Jakarta dengan populasi kelas X semester ganjil tahun pelajaran 2015-2016. Sampel yang diteliti sebanyak 61 orang dengan menggunakan design penelitian quasi experimental. Variabel bebas : model pembelajaran REACT dan model pembelajaran Learning Cycle 5E. Variabel terikat : kemampuan koneksi matematis. Uji instrumen dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji validitas dengan rumus korelasi Product Moment didapat 7 soal yang valid. Uji reliabilitas dengan rumus Alpha menunjukan bahwa soal tersebut reliabel. Uji normalitas dengan uji Lilliefors menunjukan kedua sampel dari populasi yang berdistribusi normal. Uji homogenitas dengan uji Fisher menunjukan kedua sampel memiliki varians yang homogen. Uji hipotesis dengan uji-t  didapat  dengan alpha sebesar 0,05, maka  di tolak. Dengan demikian terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis peserta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran REACT dan model pembelajaran Learning Cycle 5E di SMKN 39 Jakarta.   Kata Kunci: Kemampuan Koneksi Matematis, Model Pembelajaran REACT      Model Pembelajaran Learning Cycle 5E.

  18. MINAT PEREMPUAN MINANGKABAU PADA POLITIK MASIH RENDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurwani - Idris

    2012-05-01

    Full Text Available Abstract   In this paper “berpolitik” is participation in political domain, to get in parliament to take a part in Governor candidate, Mayor candidate and Kepala Nagari candidate, etc., in affirmative action. It’s difficult to realize that because so many barriers: political situation, economic, political culture in recruitment system, perforate system in general election, the act of law; government good will to woman candidate; political party attention not yet in affirmative action (external factors. And so on woman participation can be realize with woman political motivation, woman political competence, women political awareness (internal factors and so importance how the woman interpreted the politics and how far they believe politics and how far they believe woman leadership.   Keywords: Minangkabau women; political believing.

  19. SIFAT MEKANIK KOMPOSIT COKELAT BATANG DENGAN FILLER BIJI METE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P A Wiguna

    2015-07-01

    Full Text Available Bahan komposit yang banyak dijumpai di masyarakat umumnya terbuat dari material berat seperti, logam, keramik, atau polimer. Pada bahan pangan terdapat pula yang termasuk ke dalam kategori material komposit, diantaranya adalah cracker, cookie, kue pie, chasew chocolate, dan lain sebagianya. Diantara komposit bahan pangan tersebut yang paling banyak digemari sebagai makanan camilan adalah  cokelat. Hal menarik yang dikaji pada studi ini berkaitan dengan sifat mekanik komposit cokelat yaitu kekuatan tekan dari komposit tersebut. Komposit ini terbuat dari bahan makanan cokelat dengan variasi  fraksi massa mete sebagai filler yaitu 13 %, 17%, 20%, 23%, 26 %, dan 29%. Matriks yang digunakan adalah cokelat jenis dark chocolate. Sifat mekanik yang dikaji adalah kuat tekan pada komposit cokelat batang. Parameter ini diukur untuk mengetahui ukuran maksimum beban yang dapat diterima komposit tersebut. Komposit yang memiliki kekuatan tekan terbesar ada pada cokelat batang dengan fraksi massa mete 29 % yaitu sebesar 2,81 MPa. Hal ini menunjukkan  bahwa variasi fraksi massa mete berpengaruh pada sifat mekanik material komposit karena berkaitan dengan perilaku distribusi partikel. Kuat tekan komposit cokelat teramati meningkat dengan kenaikan jumlah biji mete pada cokelat batang.Generally, the composite materials found in the civilization are made from heavy materials, e.g. metals, ceramics, and polymers. In fact, the composite material also found in food, such as crackers, cookies, pies, and cashew chocolates. Cashew chocolates usually consumed as the most favourite snack. The most interesting object from this study is related with the mechanical composite characteristic of the chocolate, i.e. compressive strength. Chocolate composite is made from chocolate with variety of cashew mass fraction as the filler, i.e. 13 %, 17%, 20%, 23%, 26 %, and 29%. In this study, the composite matrix was a dark chocolate, whereas the mechanical characteristic determined

  20. HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nila Eza Fitria

    2018-03-01

    Full Text Available Maternal Mortality Rate (MMR is one indicator of the success of health services in a country. Maternal deaths occur for several reasons, including anemia The purpose of this research is to know the relationship of knowledge of pregnant women with Fe tablet with anemia occurrence in jorong Koto Malintang Puskesmas Agam District 2014. This research is cross sectional research design conducted in Jorong Koto Malintang Puskesmas Kamih Agam on 23 s / d 29 August 2014. The sample in this study pregnant women in Jorong Koto Malintang 30 people. Univariate analysis has been done descriptive and bivariate analysis using chi-square test. The results showed 30 respondents classified as less knowledgeable (36.7% and more than half of pregnant women (63.3% suffered from anemia. The result of bivariate analysis with trust level 0,05 indicates a significant relationship between the existence of Knowledge about Tablet Fe Pregnancy with Genesis Anemia where value p = 0,002 (p = <0,05. Can be concluded in this research there is a significant relationship between mother's knowledge about Fe tablet with anemia. It is expected to improve the knowledge of pregnant women about the importance of Fe tablets consumed by pregnant women during pregnancy to prevent anemiaAngka Kematian Ibu (Maternal Mortality Rate / MMR merupakan salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan di suatu negara. Kematian ibu terjadi karena beberapa alasan, termasuk anemia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil dengan tablet Fe dengan kejadian anemia di jorong Koto Malintang Puskesmas Kabupaten Agam tahun 2014. Penelitian ini adalah rancangan penelitian cross sectional yang dilakukan di Jorong Koto Malintang Puskesmas Kamih Agam pada 23 s/d 29Agustus 2014. Sampel dalam penelitian ini ibu hamil di Jorong Koto Malintang 30 orang. Analisis univariat telah dilakukan analisis deskriptif dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasilnya menunjukkan 30 responden

  1. Hubungan Resistensi Insulin dengan Gambaran Klinis Sindrom Ovarium Polikistik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meliza Wahyuni

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK merupakan kelainan endokrin dan metabolik pada wanita usia reproduksi. SOPK merupakan kumpulan gejala dari amenore, oligomenore, infertilitas, obesitas, hirsutisme, acne, alopesia, dan akantosis nigrikan. Resistensi insulin diyakini sebagai salah satu penyebab tersering dari SOPK melalui berbagai mekanisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan resistensi insulindengan gambaran klinis SOPK. Penelitian ini dilakukan pada pasien SOPK dengan menggunakan studi cross sectional dengan pendekatan retrospektif, yaitu mengumpulkan kejadian masa lalu dari tahun 2009 - 2011, jumlah sampel 105 orang. Analisis statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan 33,3% penderita SOPK mengalami resistensi insulin. Berdasarkan gambaran klinis 35,23% amenore, 64,77% oligomenore, 72,04% infertilitas, 50,5% obesitas, 0,95% hirsutisme, acne 20%, alopesia dan akantosis nigrikan0%. Dari 33,3% SOPK dengan resistensi insulin 40% amenore, 60% oligomenore, 71,9% infertilitas, 77,14% obesitas, dan 0% hirsutisme. Berdasarkan hasil uji statistik ditemukan hubungan bermakna antara resistensi insulin dengan obesitas (p<0,05 dan tidak ditemukan hubungan bermakna antara resistensi insulin dengan infertilitas, hirsutisme, dan acne (p>0,05.Kata Kunci: SOPK, resistensi insulin, gambaran klinisAbstract Polycystic Ovary Syndrome (PCOS is an endocrine and metabolic disorders that is common in reproductive-aged women. PCOS is a group of symptoms, such as amenorrhea, oligomenorrhea, infertility, obesity, hirsutism, acne, alopecia, and achanthosis nigricans. Insulin resistance is believed to be one of the most common causes of PCOS through a various mechanisms. The objective of this study was to find out the relationship between insulin resistance and clinical manifestation of PCOS. This research was done in patients with PCOS using cross sectional study with retrospective approach. Data was collected from

  2. PENGOLAHAN LINDI DENGAN OZON DAN PROSES OKSIDASI LANJUT BERBASIS OZON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Rangga Sururi

    2014-05-01

    Full Text Available Limbah industri tekstil di area pinggir kota Surabaya mempunyai karakteristik perbandingan COD dan BOD = 5.57. Limbah jenis ini sulit untuk dibiodegradasi. Studi ini mempelajari tekonologi elektrokoagulasi untuk mengolah limbah tekstil dengan menurunkan intensitas warna, Total Suspended Solid (TSS dan Chemical Oxygen Demand (COD. Percobaan batch pada suhu kamar dilakukan untuk mempelajari pengaruh pH, jarak elektroda terhadap penurunan warna,TSS dan COD dan membandingkan biaya operasinya jika menggunakan pengolahan kimia.Effisiensi penurunan tertinggi untuk warna (91.96%,  TSS (49.17%, dan COD (29.67% terjadi pada pH awal 4.0 dan jarak elektroda 2 cm dengan  elektroda Al/Al. Waktu optimum penurunan intensitas warna dalah 10 menit. Laju penurunan COD adalah : -dC/dt = 0.0053 C +0.056 , dengan C adalah konsentrasi COD. Jumlah sludge yang dihasilkan daripengolahan elektrokoagulasi  3.4 % lebih kecil dibandingkan menggunakan bahan kimia. Biaya yang digunakan untuk pengolahan dengan elektrokoagulasi 52.35 % lebih murah dibandingkan jika menggunakan koagulasi dengan bahan kimia ( tawas. Kata kunci : elektrokoagulasi, penurunan warna, penurunan TSS, laju degradasi COD, imbah tekstil Abstract Waste water from textile industry which is located in one suburb of Surabaya city as characteristic which the ratio of COD to BOD was 5.57. This type of waste water is difficult to be biodegraded. This study investigated elektrokoagulasi technology to treat textile waste water by removing color, total suspended solid, and Chemical Oxygen Demand. Batch experiment at room temperature was carried out to study the effect of pH, electrode distance for color, TSS and COD removal. This study also tried to compare the operation cost between elektrokoagulasi and chemical processes. The best removal efficiencies by Al electrodes was 91.96 % for color, 49.17 % for TSS and 29.67 % for COD which were under initial pH 4.0 and electrodes distance 2 cm. The optimum operation

  3. Pengembangan Teknik Jahit Celup (Tritik dengan Pola Geometris

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bintan Titisari

    2014-10-01

    Full Text Available Teknik jahit celup biasa dikenal dengan istilah tritik, yang berarti titik, merupakan teknik tekstil kelompok celup rintang. Tritik adalah cara menghias kain putih dengan menjahit jelujur lalu ditarik kemudian dicelup dan motif terbentuk setelah benang dilepaskan. Teknik tritik digunakan untuk membuat kain sasirangan, kain tradisional Kalimantan Selatan, Indonesia. Proses menjahit pada tritik dikerjakan secara tradisional tanpa ketentuan yang jelas, sehingga pengembangan desain motif belum maksimal. Melihat kondisi tersebut, penelitian  ini menggunakan pola geometris pada teknik tritik untuk melihat kemungkinan dihasilkan motif berbeda. Dengan  metode eksperimen kualitatif didapat ketentuan mengenai aturan jahitan yang diaplikasikan pada pembuatan pola geometris. Penggunaan pola geometris menghasilkan motif lebih teratur dengan tetap terkesan samar sebagai ciri khas tritik. Pewarnaan bertahap dan pengaturan jarak menghasilkan efek ilusi optik (kedalaman, arah, dan gerak. Motif tersebut diaplikasikan pada produk fashion dengan menonjolkan efek ilusi optik untuk menghasilkan siluet pada pakaian wanita.Kata kunci: geometri; jahit celup rintang; pola; sasirangan; tritik.Resist stitch-dyeing, also known locally as tritik (lit. dots, is resist dye textile weaving technique. Tritik is a method to embellish white cloth by tacking, which is then dyed and removed. The motif is formed after the thread is removed. Tritik methods and techniques are less popular compared to batik or dyed ikat. It is, however, used in making sasirangan cloth, a traditional cloth from South Kalimantan, Indonesia. The stitching has always been done traditionally due to the lack of clear convention on stitching as a resist-media. Thus, development of motif designs is not in full capacity. Taking into consideration the above, this study is carried out to create new geometric patterns using tritik techniques. Qualitative experiment methods are used to obtain ideal stitching

  4. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Kontekstual Budaya Lombok

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Juz'an Afandi

    2017-03-01

    Full Text Available [Bahasa]: Budaya merupakan hal yang dekat dengan kehidupan manusia termasuk siswa. Budaya merupakan salah satu hal yang dapat dijadikan media untuk dapat belajar oleh siswa, sekaligus mempelajari budaya itu sendiri. Seseorang akan belajar dengan baik jika hal yang dipelajari adalah hal yang dekat dengan lingkungannya salah satunya adalah budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mendeskripsikan karakateristik perangkat pembelajaran matematika SMP dengan pendekatan kontekstual budaya Lombok berorientasikan prestasi belajar matematika dan apresiasi nilai budaya bangsa yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid ditunjukkan dengan hasil penilaian RPP  dan LKS berada pada kategori “baik”. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan praktis ditunjukkan dengan hasil penilaian guru, penilaian siswa, dan observasi keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori “baik”. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan efektif ditinjau dari prestasi dan apresiasi nilai budaya bangsa. Perangkat pembelajaran matematika yang dikembangkan memiliki karakteristik sebagai berikut: (a kegiatan pembelajaran memuat langkah-langkah pendekatan kontekstual budaya Lombok yang terdiri dari relating, experiencing, applying, cooperating, dan transferring, (b memuat konteks budaya Lombok, dan  (c menggunakan instrumen untuk mengukur apresiasi nilai budaya bangsa. Kata kunci:   Perangkat Pembelajaran; Pendekatan Kontekstual;  Budaya Lombok; Prestasi Belajar; Apresiasi Nilai Budaya [English]: Culture is the thing close to a human life including students. Culture is one of the things that can be used as a media to be studied by students while learning about the culture itself. The students will learn best when they have something familiar with

  5. SINTESIS DIMETIL ASETAL SITRONELAL DENGAN KATALIS GAS HCL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E Cahyono

    2014-06-01

    Full Text Available Perlindungan gugus aldehida melalui pembentukan asetal umumnya dilakukan dengan metanol atau etanol terkatalis asam. Sitronelal memiliki gugus aldehida dan gugus alkena. Dalam lingkungan asam, sitronelal mudah mengalami siklisasi membentuk isopulegol dan isomernya. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dimetil asetal sitronelal dengan katalis gas HCl. Penggunaan gas HCl secara terbatas dimaksudkan untuk menghindari siklisasi sitronelal. Dalam suatu reaktor, 10 mL sitronelal ditambah dengan 20 mL metanol absolut dan 2 g CaCl2 pada labu leher tiga. Gas HCl dialirkan dengan laju alir 12 mL/menit pada temperatur ruang hingga pH campuran menjadi 2-3. Kemudian dilakukan pengadukan pada 30°C selama 48 jam dan diambil sampel pada durasi reaksi 12, 24 dan 48 jam. Dalam penelitian ini dilakukan variasi temperatur dan jumlah CaCl2. Dimetil asetal sitronelal yang dihasilkan diisolasi dengan distilasi fraksinasi pengurangan tekanan dan diuji strukturnya dengan GC-MS, IR dan 1H-NMR. Peningkatan temperatur dan jumlah CaCl2 meningkatkan konversi sitronelal. Setelah 48 jam kuantitas dimetil asetal sitronelal mencapai 48,65%. Distilasi fraksinasi pengurangan tekanan (5 cmHg terbukti meningkatkan kemurnian dimetil asetal sitronelal menjadi 86,39% terhadap produk kasarnya. Elusidasi struktur dengan spektrofotometer infra merah (IR dan resonansi magnetik inti (1H-NMR pada hasil distilasi fraksinasi membuktikan adanya struktur asetal sitronelal.  Aldehyde group protection through acetal formation is generally performed by acid catalyzed methanol or ethanol. Citronellal that has aldehyde and alkene groups. In acidic environment, it is prone to do cyclization to form isopulegol and its isomers. This study aims to synthesize dimethyl acetal of citronellal with HCl gas catalysts. The limitation of HCl using gas was intended to avoid the citronellal cyclization. In a reactor, 10 mL citronellal was added with 20 mL of absolute methanol and 2 g CaCl2 in the three

  6. Pengaruh Konsentrasi Maleat Anhidrat Terhadap Derajat Grafting Maleat Anhidrat Pada High Density Polyethylene ( HDPE ) Dengan Inisiator Benzoil Peroksida

    OpenAIRE

    Iwan Pranata Sitepu

    2009-01-01

    Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh konsentrasi maleat anhidrat terhadap derajat grafting maleat anhidrat pada High Density Polyethylene ( HDPE ) dengan inisiator Benzoil Peroksida, dilakukan dengan teknik pengolahan reaktif dalam Internal Mixer pada suhu 1450C dan waktu proses selama 60 menit dengan variasi komposisi HDPE:MA:BPO, 95:3:2, 92:6:2, 89:9:2, 86:12:2 dan 83:15:2. Selanjutnya dilakukan penentuan derajat grafting dengan metode titrasi dan analisis spektra FTIR untuk menen...

  7. PENINGKATAN KETERAMPILAN MELAKUKAN PROSEDUR KEARSIPAN MENGGUNAKAN KARTU KENDALI DENGAN METODE DEMONSTRASI MELALUI MEDIA ALAT PERAGA BAGI SISWA KELAS XI-AP SMK PSM RANDUBLATUNG BLORA TAHUN AJARAN 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahid Sri Yuliani

    2013-11-01

    Full Text Available Observasi awal di SMK PSM Randublatung Blora kelas XI Administrasi Perkantoran ditemukan bahwa keterampilan siswa dalam prosedur mengarsip menggunakan kartu kendali masih rendah. Hal ini dapat dilihat dari proses pengisian kartu kendali masih banyak yang salah dan tidak rangkap tiga, selain itu siswa dalam mengarsip banyak yang bertanya dengan temannya. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI AP SMK PSM Randublatung Blora tahun ajaran 2 013/2014. Instrumen yang digunakan adalah tes dan non tes. Instrumen tes berupa tes evaluasi untuk mengetahui hasil belajar siswa. Instrumen non tes berupa lembar pengamatan keterampilan siswa. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan rata-rata tingkat keterampilan siswa sebesar 61,71% termasuk dalam kategori cukup. Untuk hasil penelitian siklus II menunjukkan rata -rata tingkat keterampilan siswa sebesar 85,79% termasuk dalam kategori sangat baik. Based on the first observation, is students grade XI AP SMK PSM Randublatung Blora founded that students; skill in archives procedure using control card is still low. It can be seen from t he mistake on the filling of control card and it is not triplicate. Besides, there are many students that ask to their friends in achieving. The subject of this research is students grade XI AP SMK PSM Randublatung Blora year 2013/2014. Test instrument is evaluation test to know the students’ studying result. Non test instrument is a sheet of skill observation and a sheet of students’ activity observation. Observation result on cycle I show that the average of student skill is 61,71% include in enough category. Meanwhile, the cycle II show that the average of student skill is 85,79% include in very good category. © 2014 UniversitasNegeri Semarang

  8. Fabrikasi Sistem Alat Ukur Temperatur Lapisan Buah Mangga dengan Menggunakan Sensor Waterproof LM35

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Sarif

    2017-03-01

    Full Text Available Telah dibuat sistem alat ukur untuk memonitoring secara real time pada temperatur lapisan buah mangga dan temperatur lingkungan lemari pendingin. Ada tiga lapisan buah mangga yang dimonitoring dengan menggunakan sensor waterproof LM35. ketiga lapisan buah mangga yang dimaksud adalah lapisan 1 lapisan dekat dengan biji buah, lapisan 2 merupakan lapisan daging buah, dan lapisan 3 adalah lapisan di sekitar kulit buah mangga. Sinyal tegangan keluaran probe sensor LM35 dikondisikan dengan penguat tak mebalik yang mengaplikasikan IC OP07. Keluaran dari penguat tak membalik yang berupa data analog selanjutnya diolah menjadi data digital dengan modul mikrokontroler ATMega8535. Data digital hasil pengolahan mikrokontroler ATMega8535 di tampilkan ke unit penampil berupa liquid crystal display (LCD 20x4 karakter. Persamaan karakteristik yang diperoleh dari kalibrasi probe sensor LM35 menunjukkan performa yang sangat baik terlihat dari hasil karakterisasi yang memiliki linieritas tinggi. Persamaan karakteristik yang diperoleh dari masing masing probe sensor LM35 adalah probe sensor 1 dengan V = (9,663T – 6,054 milivolt, probe sensor 2 dengan V = (9,656 T – 2,517 milivolt, probe sensor 3 dengan V = (9,771T – 9,826 milivolt, dan probe sensor 4 dengan V = (9,782T – 8,092 milivolt.

  9. Kualitas Corporate Social Responsibility Dan Penghindaran Pajak Dengan Kinerja Laba Sebagai Moderator

    OpenAIRE

    Tjondro, Elisa; Widuri, Retnaningtyas; Maria Katopo, Jacqueline

    2016-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah meneliti pengaruh kualitas corporate social responsibility (CSR) terhadap penghindaran pajak dengan kinerja laba sebagai variabel moderator. Penelitian ini menggunakan CSR award sebagai indikator kualitas corporate social responsibility (CSR). Data dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis. Sampel penelitian sebanyak 137 Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan 615 pengamatan. Hasil penelitian membuktikan kualitas corporate social respon...

  10. Perbedaan Pengaruh Pemberian Jus Tomat Dengan Jus Belimbing Manis Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Febriani

    2016-11-01

    Full Text Available Hipertensi merupakan penyakit darah tinggi yang sering dijumpai di kalangan masyarakat. Secara visual penyakit ini tidak tampak, hipertensi bisa membuat penderita terancam jiwanya. Upaya dalam menurunkan tekanan darah adalah dengan meningkatkan konsumsi kalium sepeti jus tomat dan jus belimbing manis. Tujuan penelitian melihat pengaruh perbedaan pemberian jus tomat dengan jus belimbing manis terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain penelitian Quasi Experimental yaitu untuk melihat perbedaan pengaruh tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan jus tomat dengan jus belimbing manis dan diperoleh 32 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2013 di kecamatan Kota Jantho Aceh Besar. Data yang diambil yaitu data primer dan sekunder. Pengumpulan data dengan cara wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisa data dengan menggunakan uji T-Test independen pada derajat kepercayaan 95%. Rerata penurunan tekanan darah sesudah pemberian jus tomat 147,81 mmHg (sistolik dan 77,81 mmHg (diastolik, sedangkan rerata penurunan tekanan darah sesudah pemberian jus belimbing manis 135,38 mmHg (sistolik dan 80,88 mmHg (diastolik. Rerata perbedaan penurunan tekanan darah sesudah pemberian jus tomat turun sebesar 9,75 (sistolik dan 9,94 (diastolik, sedangkan rerata perbedaan penurunan tekanan darah sesudah pemberian jus belimbing manis turun sebesar 20,19 (sistolik dan 13,44 (diastolik. Ada pengaruh yang signifikan pemberian jus tomat dengan jus belimbing manis terhadap penurunan tekanan darah, P = 0,000 (P≤0,05.

  11. Identifikasi Struktur Bawah Permukaaan Pada Lapangan Panasbumi X Dengan Menggunakan Metode Audio Magnetotelurik Dan Magnetotelurik

    OpenAIRE

    Dewi, Cinantya Nirmala; Maryanto, Sukir; Gaffar, Eddy Z

    2014-01-01

    Penelitian geofisika dengan menggunakan metode audio magnetotelurik dan magnetotelurik telah dilaksanakan di lapangan panasbumi X. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan dan menentukan sistem panasbumi di daerah penelitian. Daerah penelitian terdiri dari 3 lintasan dengan jumlah titik pengukuran sebanyak 24 titik. Pengolahan data dilakukan hingga didapatkan peta kontur resistivitas. Hasil pengolahan data 2D menunjukkan bahwa nilai resistivitas lapisan bawah p...

  12. EVALUASI PENERAPAN PENGUKURAN KINERJA BANK DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD PADA BANK PAPUA (Persero)

    OpenAIRE

    TRI REJEKI, TALHA

    2014-01-01

    2014 ABSTRAK Evaluasi Penerapan Pengukuran Kinerja Bank Dengan Pendekatan Balanced Scorecard Pada Bank Papua (Persero). Evaluation of the Implementation of Bank Performance Measurement Balanced Scorecard Approach To Bank of Papua ( Persero ) . Talha Tri Rejeki Yulianus Sampe M. Christian Mangiwa Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kinerja Bank Papua Persero), Tbk dengan pendekatan balanced scorecard dari segi ...

  13. Model Servqual Dengan Pendekatan Structural Equation Modeling (Studi Pada Mahasiswa Sistem Informasi)

    OpenAIRE

    Nurfaizal, Yusmedi

    2015-01-01

    Penelitian ini berjudul “MODEL SERVQUAL DENGAN PENDEKATAN STRUCTURAL EQUATION MODELING (Studi Pada Mahasiswa Sistem Informasi)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model Servqual dengan pendekatan Structural Equation Modeling pada mahasiswa sistem informasi. Peneliti memutuskan untuk mengambil sampel sebanyak 100 responden. Untuk menguji model digunakan analisis SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tangibility, reliability responsiveness, assurance dan emphaty mempunyai pengaruh...

  14. Analisis Model Ekstraksi Citra Satelit Untuk Prediksi Tanaman Padi Dengan Pendekatan Model Statistik Dan Kecerdasan Buatan

    OpenAIRE

    Chairuddin, Chairuddin

    2014-01-01

    Keunggulan teknologi inderaja dalam melakukan estimasi melalui objek data citra dengan wahana satelit menjadi salah satu alternatif para pengambil keputusan dalam rangka mendukung dan memperoleh informasi serta solusi terbaik dalam menentukan langkah yang harus diambil untuk menentukan suatu keputusan yang handal. Data citra dapat dimanipulasi dengan serangkaian metode sehingga dapat menghasilkan sebuah informasi yang dibutuhkan terutama dalam melakukan ekstraksi sehingga dapat memprediksi da...

  15. SELEKSI BENIH TIRAM MUTIARA (Pinctada maxima DARI HASIL PEMIJAHAN INDUK ALAM DENGAN KARAKTER NACRE PUTIH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Komang Wardana

    2014-03-01

    Full Text Available Kualitas induk secara fenotip dan genotif berpengaruh terhadap kualitas benih tiram mutiara yang akan dihasilkan. Penggunaan induk yang berasal dari habitat yang berbeda dalam kegiatan pembenihan diharapkan dapat menghasilkan benih tiram mutiara dengan kualitas fenotip dan genotif yang baik. Salah satu sifat yang menarik untuk dijadikan target dalam program pemuliaan tiram mutiara adalah warna mutiara yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas benih tiram mutiaram(Pinctada maxima hasil pemijahan induk alam dengan karakter nacre putih dari tiga habitat yang berbeda dan mengetahui keragaan genetik induk (F0 dan turunannya (F1. Induk yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiram dengan karakter nacre putih dari tiga lokasi perairan (Bali, Karawang, dan Dobo serta dilakukan pemijahan dari masing-masing populasi tersebut. Keragaan genetik dari semua populasi dianalisa dengan menggunakan PCR RFLP. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa masa inkubasi telur hasil pemijahan induk alam dengan karakter nacre putih terlihat lebih lama dibandingkan dengan tiram mutiara pada umumnya. Benih yang dihasilkan pertumbuhannya bervariasi, didominasi dengan benih berukuran sedang dengan sintasan berkisar 0,4-9%. Keragaan genetik F0 dan F1 berdasarkan nilai heterozigositas, tiram dari perairan Bali menunjukkan nilai keragaman yang paling baik (0,2726. Sementara karakter nacre dari benih yang diperoleh menunjukkan bahwa 48% memiliki nacre putih, 24% kuning dan warna lain sebanyak 28%.

  16. Penilaian Gangguan Perilaku Anak Talasemia Mayor dengan Menggunakan The Child Behavior Checklist

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mire Riyana

    2018-01-01

    Kesimpulan. Terdapat gangguan perilaku pada anak talasemia mayor. Didapatkan sebagian besar anak dengan gangguan perilaku internal, sementara sebagian besar anak dengan perilaku eksternal dalam kategori normal. Usia anak yang lebih tua memiliki skor CBCL lebih tinggi dan memiliki lebih banyak masalah perilaku.

  17. Gambaran Histopatologik Lesi Karies pada Email dengan Aplikasi Fluor In Vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agoeng Tjahjani

    2015-11-01

    Full Text Available Tahap dini karies telah lama dikenal dengan istilah bercak putih. Untuk mengetahui terjadinya lesi karies di bawah permukaan email in vivo, maka dilakukan penelitian secara in vitro dengan merendam gigi Premolar dengan dan tanpa aplikasi fluor dalam perbenihan kuman Streptococcus mutans FA-1 (ATCC 16495. Enam puluh empat gigi Preolar tanpa karies dibagi dalam 2 kelompok. Pada kelompok perlakuan, gigi diaplikasi dengan fluor sedang pada kelompok kontrol gigi tanpa aplikasi fluor. Semua gigi dimasukkan dalam perbenihan tioglikolat air yang ke dalamnya telah ditanam Streptococcus mutans FA-4 (ATCC 16495 selama 4 dan 8 minggu. Pembentukan bercah putih diamati dengan mikroskop 'zoom-stereo'. Sedang besarnya porusitas di bawah permukaan email diaamti dengan mikroskop polarisasi. Pada akhir minggu ke-4 dan ke-8 pada kedua kelompok ditemukan peningkatan jumlah gigi dengan pembentukan bercak putih dan peningkatan nilai rata-rata kedalaman lapisan badan lesi. Uji statistik dengan chi-square test menunjukkan perbedaan bermakna pada p<0.05. Berdasarkan penelitian tersebut di atas disimpulkan bahwa (1 aplikasi NaF hanya menghambat sebagian pembentukan lesi karies dan (2 sistem perbenihan kuman yang digunakan tidak dapat mencerminkan keadaan mulut yang sebenarnya.

  18. PENERAPAN NUMBERED HEAD TOGETHER DENGAN PENDEKATAN GUIDED NOTE TAKING PADA MATERI HIDROKARBON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aryati Vuliana Cesari

    2016-07-01

    Full Text Available Penyampaian materi hidrokarbon dengan metode ceramah perlu dilengkapi dengan metode lain untuk meningkatkan hasil be/ajar yang be/um optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan antara hasil be/ajar kimia materi hidrokarbon siswa kelas X SMA menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT berpendekatan Guided Note Taking (GNT dengan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X suatu SMA di Semarang tahun ajaran 2011/2012. Analisis data awal hasil be/ajar menghasilkan populasi normal dan homogen. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling dengan kelas X-A sebagai kelas eksperimen dan kelas X-0 sebagai kelompok kontrol. Desain Penelitian menggunakan control group pre test post test. Analisis data akhir menggunakan uji t. Analisis tahap akhir menunjukkan bahwa N-gain kelas eksperimen sebesar 0,65 sedangkan kelas control N-gain sebesar 0,56. Dari uji perbedaan rata­ rata diperoleh thitung(2,28> t1abet(2,00 berarti rerata hasil be/ajar kelompok eksperimen lebih baik. Rata-rata hasil be/ajar kelas eksperimen 78,60 dengan ketuntasan klasikal 85,71%. Rata-rata kelas kontrol sebesar 73,43 dengan ketuntasan klasikal sebesar 71,42%, sehingga ada perbedaan yang signifikan pada hasil be/ajar kimia materi hidrokarbon kelas X SMA siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berpendekatan GNT terhadap siswa dengan model pembelajaran konvensional.

  19. HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DAN KETAATAN BERIBADAH DENGAN PERILAKU SOPAN SANTUN PESERTA DIDIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putri Risthantri

    2015-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku sopan santun peserta didik; (2 mengetahui hubungan antara ketaatan beribadah dengan perilaku sopan santun peserta didik; ( 3 mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dan ketaatan beribadah secara bersama-sama dengan perilaku sopan santun peserta didik di SMP Negeri se Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3, dan SMP Negeri 4 Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2014 sampai Juni 2015. Populasi sebanyak 1.767 siswa. Sampel diambil secara simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket. Uji validitas menggunakan validitas konstrak dengan model Confirmatory Factor Analysis (CFA. Analisis data meliputi analisis deskriptif, pengujian persyaratan analisis, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 ada hubungan yang positif dan signifikan antara pola asuh orang tua dengan perilaku sopan santun peserta didik; (2 ada hubungan yang positif dan signifikan antara ketaatan beribadah dengan perilaku sopan santun peserta didik; (3 ada hubungan yang positif dan signifikan antara pola asuh orang tua dan ketaatan beribadah secara bersama-sama dengan perilaku sopan santun peserta didik.

  20. Perancangan Loadcell untuk Monitor Pakan Hewan Berbasis mega 8535 dengan Output Suara

    OpenAIRE

    Nasution, Abdullah

    2015-01-01

    Dalam dunia modern dewasa ini. Perkembangan teknologi telah mendesak kehidupan manusia kepada hal yang bersifat otomatis. Otomatisasi disegala bidang tak bisa dihindari, sehingga menggeser penggunaan manual kearah otomatisasi. Pengendali menggunakan Mikrokontroler merupakan bentuk dari chip yang difungsikan untuk aplikasi khusus. Dengan itulah maka alat ini menarik untuk diteliti atau dicoba pada Microkontroler ATMega8535.Dengan alat ini diharapkan lebih efisien, sehingga tidak perlu interven...

  1. Sintesis Bahan Dasar Tibial Tray Berbasis HDPE Yang Diperkuat Dengan Iradiasi Gamma

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulistioso Giat S.

    2014-04-01

    Full Text Available Tibial tray yang sudah komersil dibuat dari Polimer Ultra High Molecular Weight Polyethylene (UHMWPE tetapi harganya sangat mahal. Oleh karena itu pada penelitian ini digunakan polimer High Density Polyethylene (HDPE untuk pembuatan tibial tray karena harganya yang lebih murah dan memiliki kemiripan sifat dengan UHMWPE. HDPE dibuat dengan dua metode, yaitu metode hot press dan pemanasan tanpa tekanan (PTT. UHMWPE dengan metode hot press digunakan sebagai pembanding. Metode hot press dilakukan pada suhu 180 °C dan diberi tekanan sebesar 200 kg/cm2. Sedangkan metode pemanasan tanpa tekanan (PTT dilakukan di dalam oven pada suhu 180°C. Film tipis UHMWPE dan sampel HDPE yang dihasilkan dari kedua metode tersebut, kemudian diiradiasi sinar gamma dengan variasi dosis 0, 100, 200, 300 dan 500 kGy. Karakterisasi mencakup analisis morfologi dengan Scanning Electron Microscope (SEM, uji kekerasan, kekuatan tarik, dan derajat kristalinitas. Semakin tinggi dosis radiasi, maka kekerasan dan derajat kristalinitas semakin meningkat, tetapi kekuatan tarik semakin menurun. Dosis radiasi untuk sampel HDPE yang optimum , adalah 100 kGy untuk HDPE yang dibuat dengan metoda hot press, pada kondisi ini HDPE mempunyai kekuatan mekanik mendekati nilai kekuatan mekanik UHMWPE, sedangkan HDPE yang dibuat dengan metode PTT kekuatan mekaniknya masih dibawah kekuatan mekanik HDPE yang dibuat dengan metoda hot press 

  2. Penentuan Harga Jual Produk dengan Menggunakan Metode Cost Plus Pricing pada Ud. Vanela

    OpenAIRE

    Mawikere, Lidia; Ilat, Ventje; Woran, Reza

    2014-01-01

    Harga jual yang ditetapkan harus mampu menentukan semua biaya yang menghasilkan laba jangka panjang. Cost plus pricing adalah penetapan harga dengan menambahkan sejumlah (persentase) tertentu dari harga jual atau biaya sebagai keuntungannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Perusahaan menentukan harga jual produk dengan menggunakan metode cost plus pricing pada UD. Vanela. Dalam penganalisaan data digunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan UD. ...

  3. Rekayasa Biopolimer Jerami Padi dengan Teknik Kopolimerisasi Cangkok dan Taut Silang

    OpenAIRE

    Henny Purwaningsih; Tun Tedja Irawadi; Zainal Alim Mas’ud; Anas Miftah Fauzi

    2017-01-01

    Kopolimerisasi cangkok dan taut silang akrilamida (AAm) terhadap jerami padi dilakukan dalamsuasana hampa udara menggunakan aliran gas N2 dengan amonium persulfat (APS) sebagai inisiatordan N,N’-metilena-bis-akrilamida (MBAAm). Pencirian dilakukan dengan teknik mikroskopipemayaran elektron (SEM) untuk melihat morfologi permukaan, teknik spektroskopi FTIR untukmelihat gugus fungsi, dan teknik DTA untuk menganalisis ketahanan produk terhadap suhu. Kajiandilakukan terhadap swelling capacity prod...

  4. Rekayasa Biopolimer Jerami Padi Dengan Teknik Kopolimerisasi Cangkok Dan Taut Silang

    OpenAIRE

    Purwaningsih, Henny; Irawadi, Tun Tedja; Mas’ud, Zainal Alim; Fauzi, Anas Miftah

    2012-01-01

    Kopolimerisasi cangkok dan taut silang akrilamida (AAm) terhadap jerami padi dilakukan dalamsuasana hampa udara menggunakan aliran gas N2 dengan amonium persulfat (APS) sebagai inisiatordan N,N'-metilena-bis-akrilamida (MBAAm). Pencirian dilakukan dengan teknik mikroskopipemayaran elektron (SEM) untuk melihat morfologi permukaan, teknik spektroskopi FTIR untukmelihat gugus fungsi, dan teknik DTA untuk menganalisis ketahanan produk terhadap suhu. Kajiandilakukan terhadap swelling capacity prod...

  5. Keanekaragaman makrofauna tanah pada lahan tanaman padi dengan sistem rotasi dan monokultur di Desa Banyudono, Boyolali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AYU OKTARIANA VIDYA

    2014-05-01

    Full Text Available Vidya AO, Sugiyarto, Sunarto. 2013. Diversity of soil macrofauna on the ricefield with rorarion and monoculture systems in Banyudono Village, Boyolali. Bioteknologi 11: 19-22. Makrofauna tanah berperan penting dalam menjaga kesuburan tanah persawahan. Perbedaan sistem pengelolaan lahan mempengaruhi populasi dan komposisi makrofauna tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks keanekaragaman makrofauna tanah pada lahan tanaman padi dengan sistem rotasi dan monokultur di Desa Banyudono Boyolali, Jawa Tengah. Koleksi makrofauna dalam tanah dilakukan dengan metode hand sorting. Lokasi sampling ditentukan dengan metode purposive sampling, yang masing-masing stasiun terdapat 5 titik sampling. Indeks dinyatakan dengan indeks keanekaragaman Simpson. Perbandingan studi komunitas antar penggunaan lahan dinyatakan dengan Indeks Similaritas Sorensen. Hubungan antara keanekaragaman makrofauna tanah dengan faktor lingkungan abiotik dianalisis dengan korelasi Pearson. Berdasarkan penelitian ini ditemukan 3 phylum yaitu annelida, arthopoda dan mollusca. Indeks keanekaragaman makrofauna dalam tanah tertinggi adalah pada lahan tanaman padi monokultur umur 80 hari (0,66. Berdasarkan hasil korelasi pearson menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman makrofauna dalam tanah berhubungan kuat dengan suhu tanah (-0,732.

  6. Hubungan Tipe Kepribadian Introvert dengan Kecanduan Internet pada Siswa Kelas X di Sman 1 Banjarmasin

    OpenAIRE

    Anggraeni, Muthia; Husain, Achyar Nawi; Arifin, Syamsul

    2014-01-01

    : Kecanduan internet adalah suatu impulse-control disorder yang disebabkan oleh pemakaian internet berlebihan yang menghabiskan waktu 19 jam perminggu. Perilaku kecanduan internet dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah tipe kepribadian (introvert-ekstrovert). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tipe kepribadian introvert dengan kecanduan internet. Metode penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden dipili...

  7. ANALISIS JARINGAN UMTS PADA MENARA ROOFTOP DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE TEMS INVESTIGATION DAN G-NETTRACK PRO

    OpenAIRE

    Pande Putu Wahyu Pramanda; Pande Ketut Sudiarta; Ngurah Indra ER.

    2016-01-01

    Berkembangnya dunia teknologi telekomunikasi dan informasi sejalan dengan kebutuhan akan kecepatan dan kestabilan akses internet teknologi UMTS. Metode drive test adalah metode yang biasanya digunakan untuk pengukuran kualitas sebuah site. Pihak provider umumnya menggunakan software TEMS Investigation dalam melakukan drive test. Melakukan drive test dengan TEMS Investigation sangatlah tidak praktis dan memerlukan biaya yang besar. Berkembangnya teknologi smartphone membuat drive test dapat di...

  8. Perbedaan Usia Wanita Ketika Menikah (Remaja dan Dewasa dalam Hubungannya dengan Penyesuaian Pernikahan di Kota Makassar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muchlisah Muchlisah

    2012-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan penyesuaian pernikahan antara perempuan yang menikah pada usia remaja dan usia dewasa di kota Makassar. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 80 orang yang dipilih dengan menggunakan metode aksidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala penyesuaian pernikahan. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis uji-t independen dengan bantuan program SPSS (Statistical Product and Service Solutions 14.0 for windows. Hasil uji hipotesis dengan uji-t menunjukkan ada perbedaan penyesuaian pernikahan antara perempuan yang menikah pada usia remaja dan usia dewasa di kota Makassar (nilai signifikansi = 0,022 > 0,05. Perempuan yang menikah pada usia dewasa cenderung memiliki tingkat penyesuaian pernikahan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan penyesuaian pernikahan perempuan yang menikah pada usia remaja.

  9. Penentuan Posisi Hiposenter Gempabumi dengan Menggunakan Metoda Guided Grid Search dan Model Struktur Kecepatan Tiga Dimensi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendro Nugroho

    2014-04-01

    Full Text Available Salah satu penelitian ilmu kebumian yang perlu dilakukan untuk membantu upaya mitigasi bencana gempabumi adalah menentukan pusat gempa dengan presisi tinggi. Dalam hal ini ketelitian sangat diperlukan oleh karena adanya heterogenitas materi bumi yang dilewati gelombang gempa dari hiposenter ke stasiun pencatat. Oleh karena itu dengan bantuan model geotomografi (model struktur 3D kecepatan rambat gelombang gempa diharapkan akan dapat diperoleh posisi sumber gempa yang lebih baik. Untuk studi ini daerah penelitian yang diambil adalah Jawa dan sekitarnya, yaitu : 7° LS - 11° LS dan 105° BT - 114° BT. Data yang digunakan adalah waktu tiba gelombang P dari seismogram yang direkam pada seismograf broadband di Indonesia. Penentuan hiposenter menggunakan metoda guided grid search dengan model kecepatan 3D untuk busur Sunda. Hasil penentuan hiposenter gempa dengan pendekatan ini memberikan tingkat kesalahan yang lebih kecil dibandingkan dengan jika digunakan model kecepatan 1D.

  10. HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN SIKAP TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA DARI KELUARGA BROKEN HOME

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haesty Mulyana R.D

    2010-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan sikap terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja dengan keluarga broken home. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara harga diri dengan sikap terhadap perilaku seksual pranikah. Pengambilan subjek penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 50 remaja dari keluarga broken home dengan batasan usia 16-18 tahun dan terdiri dari 28 remaja perempuan dan 22 remaja laki-laki. Pengambilan data penelitian menggunakan Skala Sikap terhadap Perilaku Seksual Pranikah dan Skala Harga Diri. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis korelasi Product Moment dari Pearson. Hasil analisis menunjukkan nilai rxy sebesar -0.328 (p

  11. PRODUKSI DAN KANDUNGAN NUTRISI Spirulina fusiformis YANG DIKULTUR DENGAN PENCAHAYAAN MONOKROMATIS LIGHT EMITTING DIODES (LEDs

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Firdaus

    2015-06-01

    yang bersumber dari LED dengan cahaya monokromatis merah (M, biru (B, dan biru-merah (BM, serta cahaya dari lampu fluoresens sebagai kontrol (K. Puncak kepadatan sel terjadi pada hari ke-18 dengan kepadatan masing-masing sebanyak 5,56 x 104 sel/mL (M; 1,65 x 104 sel/mL (B; 4,15 x 104 sel/mL (BM; dan 4,56 x 104 sel/mL (K. Perlakuan pencahayaan LED dengan cahaya monokromatis merah mencapai biomassa panen tertinggi sebesar 3,91 mg/mL dengan kandungan protein 49,77%; lemak 19,61%; karbohidrat 6,15%; serat kasar 0,00%; dan abu 24,48%. Pencahayaan dengan LED merah berpotensi diaplikasikan sebagai sumber cahaya dalam produksi Spirulina.

  12. APLIKASI PENGOLAHAN DATA PELANGGARAN SISWA PADA SMK YAYASAN PENDIDIKAN TEKNOLOGI 1 PURBALINGGA TERINTEGRASI DENGAN SMS GATEWAY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizki Wahyudi

    2017-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah penanganan ketidakdisiplinan siswa dalam lingkungan sekolah dengan membangun aplikasi yang mempermudah perhitungan point pelanggaran tata tertib siswa sehingga pihak sekolah dapat melakukan tindakan dan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan peningkatan kepribadian siswa serta dengan di integrasikannya aplikasi dengan sms gateway yang secara otomatis mengirimkan laporan tentang ketidakdisiplinan siswa langsung kepada wali murid. Data poin pelanggaran siswa di ambil dari SMK YPT 1 Purbalingga. Jumlah point kesalahan yang dihitung kemudian ditindak lanjuti dalam berbagai tingkatan, mulai dari peringatan, panggilan disertai membuat surat perjanjian, sampai pada tingkat yang paling tinggi dengan bobot /jumlah point kesalahan paling besar dikembalikan kepada wali murid. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode waterfall. Perancangan sistem menggunakan Data Flow Diagram (DFD, implementasi program menggunakan bahasa Visual Studio 2012 dan database MySQL dan pengujian dilakukan menggunakan metode black-box yang hasilnya fungsional sistem bekerja menghasilkan output yang diharapkan.

  13. AKOMODASI KOMUNIKASI ANTARBUDAYA IMIGRAN ILEGAL ASAL AFGANISTAN DENGAN MASYARAKAT KOTA PEKANBARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nova Yohana

    2017-11-01

    Full Text Available ABSTRAKKota Pekanbaru merupakan salah satu kota yang banyak didatangi oleh imigran dengan alasan mencari suaka. Imigran asal Afghanistan merupakan pencari suaka yang terbanyak menghuni RumahDetensi Kota Pekanbaru. Selama berada di Kota Pekanbaru mengakibatkan imigran pencari suaka asal Afganistan ini tidak bisa menghindari kontak antarbudaya, sehingga penyesuaian atau adaptasikomunikasi antarbudaya terjadi karena latar belakang budaya yang berbeda. Salah satu cara dalamberkomunikasi antar budaya untuk mencapai mutual understanding dinamakan dengan akomodasikomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses konvergensi dan divergensi dalamakomodasi komunikasi antarbudaya yang dihadapi imigran gelap asal afganistan dengan masyarakatpribumi selama di Kota Pekanbaru. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori AkomodasiKomunikasi dari Howard Giles. Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptifdari hasil wawancara dan pengamatan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanyamotivasi konvergensi yang dilakukan imigran asal afganistan untuk mengadaptasikan perilaku verbaldan nonverbal ketika berinteraksi dengan masyarakat pribumi Kota Pekanbaru meskipun merekamemiliki kecenderungan divergensi dalam akomodasi komunikasi antarbudaya dengan masyarakatpribumi Kota Pekanbaru.

  14. Analisis Kematangan Implementasi Internet Protocol versi 6 (IPv6 di Indonesia dengan Interim Maturity Level (IML

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Azmi

    2012-12-01

    Full Text Available Cepat atau lambat, IPv6 akan menggantikan IPv4 dalam penomoran internet. Hal ini dikarenakan IANA telah mengalokasikan blok IPv4 terakhirnya pada Januari 2011 lalu. Pesatnya permintaan terhadap IP ini dikarenakan boomingnya .com sejak tahun 2000. Dengan habisnya IPv4, terdapat beberapa metode untuk melakukan migrasi ke peenomoran baru IPv6. Terkait dengan hal tersebut, penelitian ini mencoba mengukur tingkat kematangan beberapa penyelenggara jasa internet di Indonesia dalam hal implementasi IPv6 dengan menggunakan konsep Capability Maturity Model for IPv6 Implementation. Metode assesmen yang dilakukan dengan Interim Maturity Level, yaitu dengan memberikan seperangkat pertanyaan yang diisi sendiri oleh penyelenggara jasa internet. Hasil yang didapat adalah, sebagian besar penyelenggara internet masih berada pada Level 2 – Savvy.

  15. KEJADIAN KOLONI JAMUR PADA PENDERITA OTORE DENGAN BERBAGAI PENYEBAB DI POLIKLINIK THT RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNHAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sedjawidada R

    2014-09-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian survey dengan pendekatan deskriptif tentang Kejadian Koloni Jamur pada Penderita Otore dengan Berbagai Penyebab di Poliklinik THT Rumah Sakit Pendidikan Unhas. Sampel yang diteliti adalah eksudat yang diambil dari liang telinga luar setiap telinga yang menderita Otitis eksterna superfisialis basah, Otitis media supuratif akut perforasi, Otitis media supuratif kronik benigna aktif. Dari total sampel sejumlah 103 yang dipilih secara consecutive sampling didapatkan adanya koloni jamur pada otitis eksterna superfisialis basah sebesar 57,8% dengan jenis jamur Aspergillus niger 17,9%, Candida albicans 13,3% dan Aspergillus fumigatus 8,9%. Koloni jamur pada OMSA perforasi sebesar 44,4% dengan jenis jamur Aspergillus fumigatus 11,1%, Candida albicans 11,1% dan Aspergillus niger 5,6%. Koloni jamur pada OMSK benigna aktif sebesar 25% dengan jenis jamur Apergillus fumigatus 17,5%, Aspergillus niger 2,5% dan Candida albicans 2,5%.[MEDICINA 2009;40:21-6].

  16. ANALISIS JARINGAN UMTS PADA MENARA ROOFTOP DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE TEMS INVESTIGATION DAN G-NETTRACK PRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pande Putu Wahyu Pramanda

    2016-03-01

    Full Text Available Berkembangnya dunia teknologi telekomunikasi dan informasi sejalan dengan kebutuhan akan kecepatan dan kestabilan akses internet teknologi UMTS. Metode drive test adalah metode yang biasanya digunakan untuk pengukuran kualitas sebuah site. Pihak provider umumnya menggunakan software TEMS Investigation dalam melakukan drive test. Melakukan drive test dengan TEMS Investigation sangatlah tidak praktis dan memerlukan biaya yang besar. Berkembangnya teknologi smartphone membuat drive test dapat dilakukan dengan menggunakan handphone yaitu dengan G-NetTrack Pro. Namun G-NetTrack Pro tidak memiliki kemampuan yang sama dengan TEMS Investigation. Software G-NetTrack Pro dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran yaitu untuk pengenalan drivetest namun belum cocok digunakan secara profesional. G-NetTrack Pro dapat menampilkan data yang dibutuhkan dalam drive test namun tidak sedetail TEMS Investigation, sehingga dalam proses pembelajaran dapat digunakan untuk pengenalan karena efisien dan dapat di install pada handphone mahasiswa namun tidak dapat digunakan melakukan drive test misalnya dalam dunia kerja atau secara professional.

  17. EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN METODE PROBLEM POSING BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Lia Susanti

    2012-06-01

    Full Text Available Abstract Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran matematika dengan metode Problem Posing berbasis pendidikan karakter di laboratorium TeenZania pada materi garis singgung lingkaran efektif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik di SMP N 2 Pati. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik cluster random sampling. Variabel dalam penelitian ini yaitu keaktifan sebagai variabel independen dan prestasi belajar sebagai variabel dependen. Cara pengambilan data dengan lembar pengamatan dan tes. Data diolah dengan uji banding t dan uji pengaruh regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar kelas eksperimen (82,74 secara statistik melebihi KKM (75. Dengan uji regresi linear sederhana diperoleh persamaan regresi ?=-15,847 + 1,194X dan R^2=0,829. Koefisien X merupakan bilangan positif sehingga keaktifan berpengaruh positif pada prestasi belajar sebesar 82,9%. Rata-rata prestasi belajar kelas eksperimen (82,74 dan rata-rata prestasi belajar kelas kontrol (72,91. Secara uji stastistik prestasi belajar kelas eksperimen lebih baik daripada prestasi belajar kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan (1 pembelajaran mencapai tuntas belajar; (2 adanya pengaruh positif pada keaktifan terhadap prestasi belajar; dan (3 prestasi belajar kelas eksperimen lebih baik daripada prestasi belajar kelas kontrol; sehingga pembelajaran matematika dengan metode problem posing berbasis pendidikan karakter di laboratorium TeenZania merupakan pembelajaran yang efektif. The purpose of this study was to determine whether the learning of mathematics by Problem Posing method in a TeenZania laboratory based character education in circle tangent material effectively. The population in this study were students in SMP N 2 Pati. The sample in this study were drawn by cluster random sampling technique. The variables in this study is the activity as an independent variable and learning achievement as the dependent variable

  18. HIDROLISIS SELULOSA MENJADI GLUKOSA DENGAN KATALIS HETEROGEN ARANG AKTIF TERSULFONASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Didi Dwi Anggoro

    2014-12-01

    Full Text Available CELLULOCE HYDROLYSIS TO GLUCOSE USING ACTIVE CARBON SULPHONATED HETEROGENOUS CATALYST. Enzimatic process and acid hydrolysis process are common process for conversion of cellulose to glucose. Unfornately, the two processes are expensive process and korosif process. Hence, the new process, that use sulfonaned active carbon catalyst is important to developing. The sulfonated active carbon is made from carbonated coconut sheel under temperature at 350oC. After carbonation, sulfonated active carbon soaked under sulphate acid 96% at 150oC until 15 hours. The result is then washed and dried, and tested catalyst characteristics in the form of H+ capacity, pore size catalysts by used BET surface area, functional groups by used FTIR, and morphology catalyst structure by used SEM. Catalyst performance was tested in an autoclave reactor through a hydrothermal process with difference of the catalyst amount and temperature. The results showed that the test characteristics of H+ capacity is 2.95 mmol/g, the pore size is 29 m2/gr. FTIR analyze showed that the presence of sulfonate groups read at a wavelength of vibration 1750 cm-1 and 1379 cm-1. By SEM analyze showed that the morphological structure of sulfonated active carbon is more open than other catalyst. By testing catalyst, the highest conversion of glucose is 87.2 %. Keywords: cellulose; glucose; sulfonate active carbon; thatch Abstrak Teknologi yang sudah digunakan dalam mengubah selulosa menjadi glukosa adalah dengan proses enzimatik dan hidrolisis asam. Kedua teknologi tersebut masih memiliki kendala teknis, yaitu  harga enzim yang mahal, proses yang korosif dan menimbulkan limbah, sehingga diperlukan pengembangan teknologi baru salah satu diantaranya yaitu dengan metode katalis heterogen berupa karbon aktif tersulfonasi. Karbon aktif tersulfonasi ini dibuat dari tempurung kelapa yang dikarbonisasi pada temperatur 350oC, selanjutnya direndam dalam asam sulfat 96% pada temperatur 150oC selama 15 jam

  19. SINTESIS SILIKA AEROGEL DENGAN BAHAN DASAR ABU BAGASSE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nazriati Nazriati

    2012-05-01

    Full Text Available SYNTHESIS OF SILICA AEROGEL FROM BAGASSE ASH. Synthesis of silica aerogel from bagasse ash was done by alkaline extraction followed by sol-gel. Bagasse ash was extracted with NaOH at its boiling temperature for one hour with continue stirring, to produce sodium silicate. Subsequently, sodium silicate was pass through ionic exchanger resin, to produces silicic acid (SA. Silicic acid solution was then added with TMCS and HMDS as surface modifier agent. In order to form gel pH must be adjusted to final pH of 8-9 by addition of NH4OH solution. The resulting gel then was aged and dried at ambient pressure and at a certain time and temperature. Characterization of products was done by measuring its pore volume, surface area, and hydrophobisity (contact angle. TMCS serves as water expeller from the pores and subsequently surface was modified by HMDS and TMCS. HMDS content will linearly increase surface area, pore volume, and the contact angle of the resulting silica aerogel. Characteristics of silica aerogel was generated by varying the composition of the SA:TMCS:HMDS resulting has a surface area of 50-488 m2/g, pore volume from 0.2 to 0.9 m3 /g, the contact angle of 48-119 and pore diameter ranging from 5.7-22.56 nm. Based on the resulting pore diameter, the synthesized of silica aerogel categorized as mesoporous.      Abstrak   Sintesis silika aerogel dari bahan dasar abu bagasse dilakukan dengan ekstraksi basa dan diikuti dengan sol-gel. Abu bagasse diekstrak dengan NaOH pada suhu didihnya sambil diaduk selama satu jam, menghasilkan sodium silikat. Selanjutnya, sodium silikat dilewatkan resin penukar ion, menghasilkan asam silicic (SA. Larutan asam silicic kemudian ditambahkan trimethy­l­chlorosilane (TMCS dan hexamethyldisilazane (HMDS sebagai agen pemodifikasi permukaan. Untuk terjadinya gel pH diatur hingga mencapai 8-9 dengan penambahan larutan NH4OH. Gel yang dihasilkan kemudian di-aging dan dikeringkan pada tekanan ambien pada suhu dan

  20. Penatalaksanaan Repair Palatoplasty dengan Teknik Furlow Double Opposing Z Plasty

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pingky Krisna Arindra

    2015-06-01

    metode Furlow double opposing z plasty dengan kombinasi insisi lateral, dan didapatkan hasil menutupnya celah di palatum mole sampai dengan uvula. Telah dilakukan operasi repair palatoplasi dengan metode Furlow double opposing z plasty. Teknik ini dilakukan untuk menghindari insisi yang terlalu luas dikarenakan terdapatnya jaringan fibrous yang tebal pada mukosa palatum pasca operasi sebelumnya. Tujuan studi kasus adalah untuk mengetahui kemampuan teknik Furlow Double Opposing Z Plasty sebagai prosedur repair palatoplasty.   Repair Palatoplasty Management with Furlow Double Opposing Z Plasty Technique. Cases of cleft lip and palate are one of the deformity disorders that often occur. There are variety of clinical appearance ranging from incomplete to complete cases. Clinical appearance with different width requires proper surgical technique. Patients with cleft lip and palate had undergone surgical intervention, so that they needed surgical correction to repair the result or failure of the previous surgery. A Four year old boy complain there was cleft on the soft palate. The patient was diagnosed with labiognatopalatoscisis. The patient had undergone two stages of cleft lip surgery and twice of cleft palate surgery with pushback method and repair with z plasty, however the result was unsatisfactory. Further, the patient underwent repair palatoplasty surgery with Furlow double opposing z plasty method combined with lateral relaxing insicion. The result in the post surgery was the closure of cleft soft palate up to uvula. Repair palataplasty surgery has been done with Furlow double opposing z plasty method. This technique could avoid extended incision due to thick fibrous tissue on the palatum mucosa as the result of serial previous surgery. The aim of this case case study is to determine the technical capabilities of Furlow Double Opposing Z Plasty as palatoplasty repair procedure.

  1. Tumor Sinus Paranasal Dengan Perluasan Intrakranial dan Metastasis ke Paru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukri Rahman

    2012-11-01

    Full Text Available Abstrak Keganasan hidung dan sinus paranasal (sinonasal merupakan tumor yang jarang ditemukan, hanya merupakan 1% dari seluruh tumor ganas di tubuh dan 3 % dari keganasan di kepala dan leher. Diagnosis secara dini dan pengobatan sampai saat ini masih merupakan tantangan. Pasien dengan tumor sinonasal biasanya datang pada stadium yang sudah lanjut, dan umumnya sudah meluas ke jaringan sekitarnya. Tidak jarang keluhan utama pasien justru akibat perluasan tumor seperti keluhan mata dan kepala dan bahkan gejala akibat metastsis jauh. Prognosis keganasan ini umumnya buruk. Hal ini karena anatomi sinus yang merupakan rongga yang tersembunyi dalam tulang, yang tidak akan dapat dideteksi dengan pemeriksaan fisik biasa dan sering asimptomatik pada stadium dini serta lokasinya yang berhubungan erat dengan struktur vital. Dilaporkan satu kasus tumor sinus paranasal pada seorang lali-laki berusia 52 tahun yang telah mengalami perluasan ke intrakranial dan metastasis ke paru. Kata kunci: tumor sinonasal, perluasan intrakranial, metastasis paru. Abstract Malignancies of the nasal cavity and paranasal sinuses (sinonasal are rare, comprising only 1 % of all human malignancies and only 3 % of those arising in the head and neck. Early diagnosis and treatment are still a challenge. A patient with sinonasal tumors usually comes at the advanced stage, and generally has spread to surrounding tissue. Not infrequently the patient's main complaint due to the expansion of the tumors such as eye or head complaints and sometimes even result of distant metastases. It has been associated with a poor prognosis. This is because the anatomy of the sinuses, which is a hidden cavity in the bone, which can not be detected by regular physical examination, tend to be asymptomatic at early stages, and located close anatomic proximity to vital structures. A case of paranasal sinus tumors in a 52-year-old man who has experienced intracranial expansion and pulmonary metastases is

  2. Kinerja Perusahaan Terkait dengan Terapan dan Kompetensi Teknologi Informasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Purwanto

    2014-06-01

    Full Text Available AbstractInvestment in information technology (IT implementation in organizations tends to increase manufacturing in Indonesia. Various studies show that implementation of IT that is applied has a major impact on company performance. This study aims to answer, whether at manufacturing organizations in Indonesia, the implementation of IT is applied and competencies have an impact, both directly and indirectly to the performance. The sample of this study is a company registered in the Department of Industry and Trade in East Java, which apply information and communication technologies in local area network. There are 117 companies with 500 employees or more participated in this study. Data were analyzed using SEM, with the application of SPSS and AMOS. The results of this study indicate that the more complete implementation of information technology applied in the company, and the higher the competence of knowledge in information technology, the higher the company's organizational performance is achieved.Keywords: Implementation IT, Competence IT, Organization Performance.AbstrakPenerapan investasi di bidang teknologi informasi (TI dalam organisasi perusahaan cenderung meningkat di Indonesia. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa implementasi TI yang diterapkan memiliki dampak besar pada kinerja perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab, apakah implementasi kompetensi TI di organisasi perusahaan di Indonesia memiliki dampak, baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja. Sampel penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Departemen Perindustrian dan Perdagangan di Jawa Timur yang mengaplikasikan informasi dan teknologi komunikasi dalam jaringan area lokal. Ada 117 perusahaan dengan 500 karyawan atau lebih berpartisipasi dalam penelitian ini. Data dianalisis dengan menggunakan SEM, dengan aplikasi SPSS dan AMOS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi teknologi informasi yang lebih lengkap di perusahaan

  3. SEKOLAH PENDIDIKAN KARAKTER DI KABUPATEN GOWA DENGAN KONSEP ARSITEKTUR EKOLOGIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rasdyana Rasdyana

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak—Permasalahan pendidikan Indonesia cenderung berorientasi pada pendidikan berbasis hard skill (keterampilan teknis, yang lebih bersifat mengembangkan intelligence quotient (IQ atau hanya cerdas dalam intelektual, akal, dan penalaran saja, tidak dipadukan dengan intensif pengembangan kecerdasan hati, perasaan, dan emosi atau kemampuan soft skill yang tertuang dalam emotional intelegence (EQ, dan spiritual intelegence (SQ. Tujuan laporan ini ialah menyusun suatu acuan perancangan yang dapat menjadi panduan dalam merancang Sekolah dengan konsep Arsitektur Ekologis yang efektif dan efisien yang selanjutnya siap ditransformasikan ke dalam program perancangan fisik bangunan. Hasil dari laporan ini meninjau hal-hal yang spesifik dari bangunan, berupa syarat-syarat perencanaan yang meliputi, konsep tapak, penampilan / bentuk bangunan, layout ruang, struktur bangunan, material bangunan, uilitas bangunan dengan menganalisa permasalahan dan potensi yang ada di tapak berdasarkan prinsip Arsitektur Ekologis. Keywords: pendidikan karakter, arsitektur ekologis Abstract-The problem of education in Indonesia tend to be oriented to the education-based hard skills (technical skills, which is more developed the intelligence quotient (IQ or just smart in the intellectual sense, and reasoning alone, not combined with intensive development of the heart's intelligence, feelings, and emotions soft skill or ability as stated in emotional Intelligence (EQ and spiritual Intelligence (SQ. The purpose of this report is to draw up a reference design that can be a guide in designing the School of Architecture concept Ecological effective and efficient hereinafter ready transformed into the physical design of the building program. Results of this report reviews the specifics of the building, such as the terms of the planning involved, the concept footprint, appearance / shape of the building, space layout, structures, building materials, uilitas building with analyzing

  4. SISTEM KOMPUTERISASI PRESENSI KARYAWAN DENGAN FINGERPRINT DI STMIK AMIKOM PURWOKERTO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Jahir

    2011-02-01

    Full Text Available I'enelitian yang bcrjulul Sisten Kompulerisasi presensi Karyawan tlenganFingerprint ini be ujuan untuk membangun iptikasi presensi d"ngoi ^erggurrft on4:suo:r!.. Metode yang digunakan uautr pengembangan sistem menggunaka, modelI4/ater Fall yaitu : penentuan cJan Anarisi siesrfit0, dengan,perhirungan Beneft.Co,t. Rstios fi[iirrai[ekm on,o,otrrri;;;;;"r0nilai perbandingan yang didapatkan.1,5 schingga I L Dari p"rniir-ry*' "rii;ikclayakan dengan ke empai merode diatas makiiystem layuk ,itrt ,lifu7g,rn'io,dikembangkan. Dalam -penelitian iri .,airi*putioni"'U. n, STMIK AMKOMPurwokerto pertu dibuit rancang bangun 'sistem presensi Karyawan dengan .menggunakan Fingerprint sebaga,i arat seisor sicrik jari un!uk proses'ider,,7i"ri'i,l::t"'::,rry. 2. Sistem.yang dibangun.j.uga.mampu meryaiikan ir\\oi,iri i"r$,Iaporan rekap presensi karvawan yang dibutuhkan ileh: bignn fup"goroion,Lo[ionkeuangan dan bagian lain ang membutuhkan.

  5. Faktor yang Memengaruhi Kualitas Hidup Pasien dengan Penyakit Jantung Koroner

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aan Nuraenii

    2017-09-01

    Full Text Available Prevalensi Penyakit Jantung Koroner (PJK terus mengalami peningkatan setiap tahunnya dan menjadi masalah kesehatan utama di masyarakat saat ini. PJK berdampak terhadap berbagai aspek kehidupan penderitanya baik fisik, psikososial maupun spiritual yang berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien. Isu kualitas hidup dan faktor-faktor yang berhubungan didalamnya belum tergambar jelas di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor yang memengaruhi kualitas hidup pada pasien PJK yang sedang menjalani rawat jalan. Faktor-faktor yang diteliti dalam penelitian ini meliputi jenis kelamin, tingkat penghasilan, revaskularisasi jantung, rehabilitasi jantung, kecemasan, depresi dan kesejahteraan spiritual. Kecemasan diukur dengan Zung Self-rating Anxiety Scale, depresi diukur dengan Beck Depression Inventory II, kesejahteraan spiritual diukur dengan kuesioner Spirituality Index of Well-Beingdan kualitas hidup diukur menggunakan Seattle Angina Questionnaire. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif deskriptif dan analitik multivariatedengan regresi logistic. Diteliti pada 100 responden yang diambil secara randomdalam kurun waktu 1 bulan di Poli Jantung. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang memengaruhi kualitas hidup pada pasien PJK adalah cemas (p 0,002; Odd Ratio(OR 4,736 (95% confidence interval(CI, 1,749 – 12,827; depresi (p 0,003; OR 5,450 ( 95% CI, 1,794 – 16,562; dan revaskularisasi (p 0,033; OR 3,232 (95% CI, 1,096 – 9,528. Depresi menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien PJK. Faktor yang memengaruhi kualitas hidup pada pasien PJK meliputi depresi, cemas dan revaskularisasi. Dari ketiga variabel tersebut depresi merupakan variabel yang paling signifikan berpengaruh, sehingga manajemen untuk mencegah depresi perlu mendapatkan perhatian lebih baik lagi dalam discharge planningataupun rehabilitasi jantung.

  6. DESAIN DAN PEMBUATAN ALAT PENGGILING DAGING DENGAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Stefanus Ongkodjojo

    2006-01-01

    Full Text Available Quality Function Deployment (QFD is a powerful development methodology with a wide range of applications. This paper presents a simple case using QFD on the design, detail, and process phase of a Meat Grinder product as a tool of improvement for hygienic of the Meat Grinder. The main purpose of QFD in this study was to apply in construction a method of customer-oriented design used in other industries, and to adapt some of the tables and matrices. Another purpose of this case study was to test the applicability of QFD in the design and process planning of a Meat Grinder. The developed prototype was chosen to be the screw part as the main part of the Grinder and a significant achievement was made on the improvement of hygienic, noted on less corrosive material selected of aluminum alloy 514.0 and improvement of surface roughness of 62.2%. Abstract in Bahasa Indonesia : Quality Function Deployment (QFD adalah metodologi pengembangan yang cukup handal dengan rentang aplikasi yang luas. Makalah ini mempresentasikan kasus sederhana penggunaan metode QFD pada tahapan desain, detail dan proses produk penggiling daging sebagai alat untuk meningkatkan higenitasnya. Tujuan utama dari QFD pada studi ini adalah untuk menerapkan desain yang berorientasi pada pelanggan dengan mengadaptasi beberapa matriks dan table pada tahapan-tahapannya. Tujuan yang lain yaitu untuk menguji kemampuan QFD pada proses perancangan sebuah penggiling daging. Prototipe yang dipilih untuk dikembangkan yaitu bagian ulir sebagai bagian utama dari sebuah penggiling daging dan hasil yang cukup signifikan telah didapat pada hal higenitas, ditandai dengan terpilihnya material yang kurang korosif yaitu paduan aluminium 514.0 sebagai material yang digunakan serta perbaikan nilai kekasaran permukaan sebesar 62.2 % dari produk yang telah ada dipasaran. Kata kunci: quality function deployment, the house of quality, penggiling daging.

  7. STIMULASI PUBERTAS PUYUH BETINA DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG BIJI KORO BENGUK (MUCUNA PRURIENS DALAM PAKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wulan Christijanti

    2011-02-01

    Full Text Available Abstrak. Biji koro benguk banyak dipergunakankan untuk tambahan pakan ternak seperti babi dan unggas dengan memberikan hasil berupa meningkatnya berat badan dan performan tubuh yang baik. Tercapainya pubertas pada puyuh dapat diamati dari performan tubuh, munculnya suara, bertelur dan secara morfologi adalah dengan melihat perkembangan folikel ovariumnya. Senyawa bioaktif dalam biji koro benguk yang diduga berefek fertilitas adalah alkaloid dan L-Dopa melalui pengaruhnya pada sekresi hormon gonadotropin dari kelenjar hipofisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penambahan tepung biji koro benguk untuk stumulasi pubertas puyuh. Sampel penelitian adalah 16 ekor puyuh prapubertas yang terbagi menjadi empat, yaitu kelompok 0 %, 10 %, 20 % dan 40 % tepung biji koro benguk. Tepung yang dicampur pakan diberikan 2 kali sehari selama 30 hari. Data berupa berat ovarium dianalisis dengan anava satu jalan pada taraf uji 5 % dan Beda Nyata Terkecil. Struktur morfologi ovarium dianalisis secara deskriptif dengan mengamati folikelnya. Hasil penelitian menunujukkan bahwa ada pengaruh tepung biji koro benguk pada berat ovarium dengan hasil F hitung 3,60 > dari F tabel 3,49 dan terdapat beda nyata antara kelompok yang mendapatkan 0 % dengan 20 % dan 40 %, namun tidak berbeda antara kelompok 0 dengan 10 % dan 20 % dengan 40 %. Struktur morfologi ovarium menunjukkan bahwa ada kecenderungan bertambahnya folikel yang berkembang dengan semakin banyaknya persentase tepung yang diberikan. Simpulan yang diambil adalah bahwa penambahan tepung biji koro benguk mampu mempercepat pubertas puyuh betina yang ditunjukkan dengan adanya perbedaan rata-rata berat ovarium antara kelompok Kontrol dan perlakuan serta gambaran folikel ovarium kelompok perlakuan yang berkembang lebih baik dibanding Kontrol.

  8. SISTEM TERPADU REKAM MEDIK RUMAH SAKIT DENGAN SMART CARD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    _ Sukamto

    2012-01-01

    Full Text Available Dalam penelitian ini, system terpadu rekam medik rumah sakit dibuat dengan teknologi smart card sebagai media penimpanan data Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan teknologi smart card sebagai sarana atau media penyimpan informasi pasien yang mempunyai kesederhana, keandalan, dan portabilitas yang tinggi, sehingga meningkatkan jaminan ketersediaan data pada sebuah sistem rekam medik.Tahapan pembuatan rancang bangun sistem rekam medis ini meliputi perancangan data flow diagram, rentity relationshipp diagram, database dan program aplikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa smart card dapat digunakan sebagai sarana atau media penyimpan informasi pasien yang mempunyai kesederhana, keandalan, dan portabilitas yang tinggi.

  9. Penatalaksanaan Lesi Endo-Perio dengan Perawatan Endodontik Non Bedah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irene Sulistio

    2014-06-01

    Full Text Available Secara anatomis pulpa dan periodontal saling berhubungan. Pada keadaan tertentu bisa terjadi inflamasi di pulpa dan periodontal. Hal ini disebut dengan lesi endodontik-periodontal. Perkembangan dan progresi lesi endo-perio ini dipengaruhi oleh faktor etiologi seperti bakteri, jamur, dan virus serta faktor pendukung seperti trauma, resorpsi akar, perforasi, dan malformasi gigi. Pada lesi endo-perio diperlukan rencana perawatan yang tepat agar prognosis perawatan dari gigi tersebut dapat baik. Artikel ini bertujuan memaparkan perawatan kasus lesi endo-perio yang berhasil setelah manajemen endodontik tanpa dilakukan bedah endodontik. Seorang pasien laki-laki berusia 21 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gigi belakang kiri bawah sakit. Gigi tersebut pernah ditumpat 1 tahun yang lalu.Pada gambaran radiograf terdapat lesi radiolusen luas pada tulang alveolar sekitar akar distal. Perawatan endodontik dilakukan dengan pergantian bahan dressing kalsium hidroksida sebanyak 3 kali. Pada kontrol bulan kedua terlihat terjadi penulangan pada bagian lesi periodontal tersebut dan pasien tidak mengeluhkan rasa sakit. Kesimpulan hasil perawatan lesi endodontik periodontal dapat dirawat dengan perawatan endodontik non bedah. Management of Nonsurgical Endodontic Treatment on A Combined Endo-period Lesion. The pulp and periodontium have anatomic interrelationships. As the tooth matures, and the root is formed, three main avenues are created between pulp and periodontal ligament, i.e. dentinal tubules, lateral and accessory canals, apical foramen. These are the pathways that may provide a means by which pathological agent pass between the pulp and periodontium, thereby creating the endo - period lesion. Etiologic factors such as bacteria, fungi, and viruses as well as contributing factors such as trauma, root resorption, and dental malformations play a significant role in the development and progression of such lesions. In the endodontic - periodontal lesion is

  10. PENYELESAIAN TINDAK PIDANA KESUSILAAN ANTAR ANAK DENGAN PENDEKATAN RESTORATIVE JUSTICE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kustrini Kustrini

    2017-06-01

    Full Text Available Anak merupakan aset penting bagi bangsa di masa depan. Sebagai generasi penerus sudah selayaknya, anak mendapatkan perhatian yang lebih dari lingkungan keluarga, masyarakat serta bangsa dan negara. Baik buruknya bangsa ke depan ditentukan oleh generasi mudanya atau anak-anaknya. Psikologis anak yang masih labil, amat mudah terpengaruh pergaulan lingkungan sekitar, pada akhrinya menyebabkan perbuatan yang menyimpang, salah satunya kesusilaan. Baik anak sebagai korban maupun pelaku, harus mendapat perlakuan yang khusus. Perkembangan Pemidanaan kemudian pendekatan restorative justice yang berfokus kepada kerugian yang diterima oleh korban. Sanksi yang diberikan juga tidak sama dengan orang dewasa melainkan lebih pada pembinaan yang sifatnya mendidik.

  11. PENGEMBANGAN RPP DAN LKPD BERBASIS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION DENGAN MEMERHATIKAN BEBAN KOGNITIF SISWA MATERI BANGUN RUANG SEDERHANA KELAS IV SD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Waluyo

    2016-12-01

    Dalam suatu pembelajaran, dengan melibatkan siswa dalam menemukan suatu konsep materi matematika, siswa akan lebih mudah untuk memahami materi. Materi matematika dalam dipelajari dengan melibatkan obyek dunia nyata siswa sekolah dasar dengan memerhatikan beban kognitif siswa. Melalui bimbingan guru, siswa akan lebih mudah dalam menemukan konsep. Dalam tulisan ini dibahas pengembangan RPP dan LKPD berbasis Realistic Mathematics Education dengan memerhatikan beban kognitif siswa materi bangun ruang sederhana kelas IV SD. Model pengembangan yang digunakan model Plomp dengan lima fase. Hasil pengembangan RPP dan LKPD ini valid, praktis, dan efektif.

  12. KEEFEKTIFAN STRATEGI VISUAL DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN SOSIAL PADA ANAK DENGAN KONDISI SPEKTRUM AUTIS TIPE SINDROMA ASPERGER (ASD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wawan Wawan

    2016-04-01

    Full Text Available Kefektifan Strategi Visual dalam Pembelajaran Keterampilan Sosial pada Anak dengan Kondisi Spektrum Autis Tipe Sindroma Asperger (ASD. Perilaku tantrum merupakan perilaku yang sering muncul pada anak spektrum autisme, berupa perilaku  mengamuk, amarah meledak-ledak, jeritan, tangisan, membentur-benturkan kepala, memukul-mukul, menendang, berguling-guling dan kekakuan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan strategi visual untuk mengatasi perilaku tantrum pada anak dengan kondisi Autis Spectrum Disorder (ASD. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif analitik kualitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling dengan kriteria tertentu (purposive sampling. Informan dalam penelitian ini adalah guru pendamping (shadow teacher, orang tua dan guru kelas.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 perencanaan pembelajaran keterampilan sosial dengan strategi visual sudah terencana dengan baik tetapi sistem pendokumentasian masih bersifat umum, (2 pelaksanaan pembelajaran keterampilan sosial dengan strategi visual dilakukan di dalam kelas dan luar kelas, dengan menggunakan gambar-gambar mengenai suatu tindakan yang harus dilakukan oleh anak, (3 evaluasi pembelajaran keterampilan sosial dengan strategi visual sudah dilaksanakan selama proses pembelajaran maupun di akhir pembelajaran, namun belum terdokumentasi dengan baik, (4 penggunaan strategi visual dalam pembelajaran keterampilan sosial pada anak ASD tipe Sindroma Asperger dinilai sangat efektif dilihat dari perubahan perilaku yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan pembelajaran keterampilan sosial dengan strategi visual. Implikasi penelitian ini bahwa TPP Al Firdaus perlu menggunakan strategi visual dalam pembelajaran keterampilan sosial pada anak autis serta meningkatkan kualitas guru dan terapis agar penggunaan strategi visual dalam pembelajaran dan terapi untuk anak autis lebih optimal.

  13. BAGAIMANA MENENTUKAN SLIP PADA TRANSMISI PULLEY & V-BELT PADA BEBAN TERTENTU DENGAN MENGGUNAKAN MOTOR BERDAYA Hp

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    syafrizal syafrizal

    2017-04-01

    Full Text Available Tidak banyak para teknisi menggunakan transmisi putaran pada mesin dari satu poros ke poros yang lain memperhitungkan adanya slip antara poros dengan transmisi, sehingga putaran ouput poros yang diharapkan tidak tercapai. Seperti yang ditunjukkan pada transmisi pulley dan v-belt, pada pulley dan v-belt bahwa putaran output yang disampaikan pada pulley akan terjadi penurunan nilai putaran beberapa persen karena timbul slip antara belt dengan pulley. Penurunan nilai putaran tersebut akan bertambah dengan bertambahnya massa putaran yang dibawa. Dalam penelitian ini penulis menggunakan motor Hp dan putara 1410 rpm, pulley dan v-belt dengan koefisien gesk sebesar = 0,3. Secara analisa teoritis dengan memilih faktor kritis 1,056 maka nilai putaran tersebut akan berubah sebesar , dengan rasio putaran pulley sebesar i = 2,953216. Ketika dilakukan pengujian dengan beban massa 1,707 kg maka putaran poros motor diperoleh sebesar 1489 rpm, dengan menggunakan rasio putaran maka putaran pulley output sebesar 504,2 rpm, tetapi pada pengukuran putaran pulley sebesar 497,35 rpm, sehingga menimbulkan selisih sebesar 6,9 rpm atau mengalami slip sebesar 1,39 %, dan nilai ini akan terus bertambah dengan bertambahnya beban massa putar yang dibawa. Berdasar analisa empiris besarnya slip dengan menggunakan program excel, maka didapatlah persamaan hubungan persentase slip dengan perubahan massa yang dipakai seperti; .

  14. Teknik Migrasi Data Lintas DBMS dengan Menggunakan Metadata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Hidayat

    2015-11-01

    Full Text Available Proses migrasi data biasanya dibutuhkan saat adanya perubahan sistem, format, atau tipe storage. Saat ini telah dikenal beberapa teknik dan kakas untuk melakukan migrasi data, misalnya CSV file, ODBC, SQLDump dan sebagainya. Sayangnya tidak semua teknik tersebut dapat diimplementasikan untuk migrasi data antara dua DBMS yang berbeda. Dalam penelitian ini dipaparkan sebuah teknik migrasi data yang dapat digunakan untuk migrasi data lintas DBMS. Teknik migrasi data yang dipaparkan memanfaatkan metadata yang ada di masing-masing DBMS. Proses migrasi data yang dipaparkan di sini melalui tiga tahap yaitu capture, convert dan construct. Sebuah prototype dibangun untuk menguji teknik migrasi data ini. Dengan menggunakan schema HR dilakukan uji coba migrasi data lintas DBMS antara Oracle dan MySQL. Dengan menggunakan teknik ini, migrasi data full-schema membutuhkan waktu rata-rata 20,43 detik dari DBMS Oracle ke MySQL dan 12,96 detik untuk skenario sebaliknya. Adapun untuk migrasi data parsial dibutuhkan waktu rata-rata 5,95 detik dari DBMS Oracle ke MySQL dan 2,19 detik untuk skenario sebaliknya.

  15. Melindungi Aplikasi dari Serangan Cross Site Scripting dengan Metode Metacharacter

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulianingsih Yulianingsih

    2017-04-01

    Full Text Available Kebutuhan masyarakat atas penggunaan jasa internet semakin meluas dan mencakup berbagai bidang kehidupan hal ini mengakibatkan turut meningkatkannya kejahatan dalam dunia internet. Keamaanan aplikasi yang tidak baik mengakibatkan data penting dan kerahasiaan pengguna menjadi terancam. Hal ini tentu saja merugikan bagi pihak pengguna maupun penyelenggara. Untuk itu perlu dikedepankan metode–metode terbaik dalam keamanan berinternet dan untuk menentukan tindakan penanggulangan yang tepat terlebih dahulu harus dipahami cara kerja dari jenis kejahatan tersebut. Cross Site Scripting merupakan jenis serangan injection terhadap situs dengan mengandalkan kelemahan dari target atau pengguna internet. Penyerang akan memanfaatkan kelemahan pengguna melalui ajakan atau bujukan untuk mengikuti arahan menuju suatu kondisi tertentu yang telah dimuati oleh usaha untuk pencurian data, kerahasiaan atau perintah tertentu melalui code scripting oleh penyerang.Dalam penelitian ini dilakukan Sejumlah Eksperimen untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan, yaitu dengan menanamkan metacharacter kedalam code scripting sebelum dan sesudah proses berjalan. Tujuan yang hendak dicapai melalui penelitian ini adalah pembuktian terhadap fungsi metacharacter dalam menutup celah kerentanan keamanan aplikasi

  16. Aplikasi Prediksi Usia Kelahiran dengan Metode Naive Bayes

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naisha Rahma Indraswari

    2018-04-01

    Full Text Available Umumnya kelahiran bayi sehat cukup bulan berada pada minggu 38-42 kehamilan. Namun ada banyak bayi yang terlahir pada usia kelahiran yang kurang mencukupi bahkan lahir dalam usia kelahiran yang lewat waktu. Hal ini menjadi hal yang serius mengingat banyak terjadi kematian bayi akibat usia kelahiran yang kurang mencukupi atau yang lewat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi prediksi yang nantinya akan dapat membantu pasien dalam mengetahui usia kelahirannya dan mengantisipasi hal yang tidak diinginkan kedepannya. Metode yang digunakan merupakan metode Naïve Bayes dengan variable inputan faktor-faktor yang dialami oleh ibu hamil, diantaranya: usia ibu, tekanan darah, jumlah bayi, riwayat persalinan, riwayat abortus/ kuretase, malnutrisi, penyakit bawaan sebelum hamil dan masalah saat kehamilan. Hasil dari penelitian ini merupakan sebuah aplikasi yang dapat memprediksi usia kelahiran dengan nilai akurasi aplikasi tertinggi pada angka 78,69%, nilai precision tertinggi ada pada angka 70.14% dan nilai recall tertinggi ada pada angka 63.64%. Kata kunci: aplikasi, naïve bayes, prediksi, usia kelahiran.

  17. Analisis Cost-Volume-Profit Kaitannya dengan Perencanaan Laba

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rian Andriani

    2018-01-01

    Full Text Available Tujuan penelitian  ini adalah untuk menganalisis cost, volume, profit Break Event Point dan Margin Of Safety L.A English Course Baleendah Bandung pada kuartal I – IV. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuntitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi yang memiliki hubungan dengan pokok permasalahan. Teknik analisis data yang digunakan metode regresi kuadrat terkecil, break event point dan margin of safety.  Hasil menunjukan, biaya tertinggi terdapat pada kuartal I, volume penjualan  tertinggi terdapat pada kuartal I, laba tertinggi terdapat pada kuartal I, Break Event Point tertinggi terdapat pada kuartal I. Sedangkan Margin of safety (% tertinggi pada kuartal IV yaitu 91.9%. Masalah yang timbul dalam  perencanaan  laba yaitu pertama  pendapatan L.A English Course  naik turun  dalam satu  tahunnya, kedua  kurangnya promosi untuk beberapa program kecuali program regular. Upaya dalam mengatasi masalah yang timbul di L.A English Course yaitu pertama memberikan gratis biaya daftar, dan memberi voucher untuk siswa L.A yang memasukan siswa baru., kedua membagikan brosur, dan menawarkan program L.A. dengan melakukan follow up semua nomor telepon tamu yang pernah berkunjung.

  18. Hubungan antara Kematangan Emosi dengan Motivasi Mengikuti Layanan Konseling Individual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Niken Bintari Dyaningpratiwi

    2014-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dengan motivasi siswa mengikuti layanan konseling individual. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  siswa kelas XI SMA N 1 Subah berjumlah 272 siswa dan sampel yang berjumlah 156 siswa yang diambil menggunakan proportionate stratified random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi. Validitas instrumen menggunakan rumus product moment dan perhitungan reliabilitasnya menggunakan rumus Alpha. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif persentase dan uji analisis korelasi Product Moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa Ho penelitian ditolak dan Ha penelitian diterima. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara kematangan emosi dengan motivasi siswa mengikuti layanan konseling individual. The purpose of this study is to find out the correlation between emotional maturity and student’s motivation to follow individual counseling services. Population of this study is all of XI grade students of SMA N 1 Subah which consist of 272 students and the samples were 156 students. Subject were selected using proportionate stratified random sampling. A data collection method was using psychological scale. Test of validity of the instrument was using the formula of product moment and reliability was tested using the Alpha formula. Data analysis were using descriptive percentage analysis and Product Moment correlation. The result shows that Ho in this study is rejected and Ha is accepted. Conclusion of this study is there is a significant correlation between emotional maturity and student’s motivation to follow individual counseling services.

  19. Perilaku Komunikasi antara Guru dengan Siswa Broken Home

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emilsyah Nur

    2017-12-01

    Full Text Available Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan beberapa informan sebagai narasumber untuk menjawab permasalahan tentang opini publik terhadap komunikasi interpersonal dalam mengatasi orang tua broken home. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku komunikasi siswa broken home di sekolah belum sepenuhnya efektif. Hal ini disebabkan oleh: intensitas komunikasi antara orang tua dan anak yang masih kurang sehingga anak enggan untuk terbuka kepada orang tuanya mengenai prestasi belajar. Kurangnya dukungan, rasa empati serta sikap positif yang diberikan orang tua kepada anak juga mempengaruhi hubungan interpersonal diantara orang tua dan anak yang menyebabkan anak lebih terbuka kepada teman atau kerabatnya daripada orang tuanya sendiri.Kesetaraan antara orang tua dan anak masih kurang. Perilaku komunikasi yang demikian sangat berpengaruh terhadap perilaku anak di sekolah. Beberapa faktor yang menghambat prilaku komunikasi siswa broken home  diantaranya yaitu  orang tua yang kurang bisa membagi waktu antara pekerjaan dan memberikan perhatian kepada anak di rumah sehingga komunikasi dengan anak tidak berjalan dengan lancar, sikap acuh tak acuh yang ditunjukkan orang tua membuat anak menjauhkan diri dan tidak terbuka kepada orang tua dan ketidakterbukaan siswa terhadap Guru.

  20. Efektivitas Pengolahan Air Limbah Batik dengan Cara Kimia dan Biologi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Istihanah Nurul Eskani

    2016-04-01

    Full Text Available Kebanyakan industri batik membuang air limbah ke lingkungan tanpa diolah terlebih dahulu dengan alasan keterbatasan tempat, dana dan penguasaan teknologi. Beberapa cara pengolahan air limbah telah dilakukan untuk mengatasi penurunan mutunlingkungan akibat pembuangan air limbah.Telah dilakukan penelitian proses pengolahan air limbah batik secara kimia, biologi aerob dan biologi anaerob. Proses kimia dilaksanakan dengan menambahkan koagulan tawas dan kapur ke dalam air limbah batik. Proses biologi aerob dijalankan dalam reaktor terbuka selama 5 hari, sedang proses biologi anaerob  dijalankan dalam reaktor tertutup selama 12 hari. Hasil proses kemudian diukur parameter warna, COD dan alkalinitasnya.Hasil penelitian pengolahan air limbah batik secara kimia dapat menurunkan parameter warna yang berasal dari zat warna Naphtol sebesar 83,15 %, COD sebesar 28,82% dan pH hasil proses 7. Proses biologi anaerob menurunkan parameter warna sebesar 94,95%, COD sebesar 59,89% dan pH hasil proses 5. Proses biologi aerob dapat menurunkan parameter warna yang berasal dari zat warna Naphtol sebesar 97,82%, COD sebesar 72, 88% dan pH hasil proses 6,5. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengolahan limbah cair batik secara biologi aerob lebih efektif daripada pengolahan secara biologi anaerob maupaun secara kimia. Kata kunci : pengolahan air limbah batik, proses kimia, proses biologi

  1. Peningkatan Ibadah Mahasiswa Tuli dengan Praktik Salat Bisindo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Siddicq

    2017-12-01

    Full Text Available Prayer is an obligation for every Muslim. It consist of speech and movement. The speech aspect of the prayer has been a problem for the deaf. They generally fail to learn and practice the prayer correctly becuase of this speech barrier. This paper is based on an action research designed to help deaf students to learn the prayer better.  The action research was designed by visualizing the Arabic speech into the Indonesian Sign Language (BISINDO. The reasearch shows that the visualization of prayer speech into the Indonesian sign language is more effective than using the Arabic speech-based prayer learning. In addition, this program can affect the daily practice of prayer among deaf students. [Ibadah salat, yang merupakan kewajiban bagi setiap orang Islam, di ditunaikan dengan ucapan dan perbuatan. Unsur ucapan dalam salat menjadi hambatan bagi para Tuli. Karena gaya belajar berbasis visual merupakan cara yang paling optimal bagi Tuli untuk belajar, maka cara yang tepat dan aksesibel dalam belajar salat adalah dengan memvisualisasikan bacaan salat yang berBahasa Arab menjadi Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO. Artikel ini menjelaskan bagaimana cara meningkatkan praktik tata cara salat untuk mahasiswa Tuli melalui program pelatihan salat berbasiskan BISINDO. Penelitian tindakan (action research yang menjadi dasar tulisan ini membuktikan bahwa visualisasi bacaan salat menjadi bahasa isyarat lebih efektif daripada menggunakan Bahasa Arab secara oral. Program ini terbukti mempengaruhi praktik salat mahasiswa Tuli dalam kehidupan sehari-harinya.

  2. Analisis Laju Sedimen DAS Serayu Hulu dengan Menggunakan Model SWAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nugroho Christanto

    2018-03-01

    Full Text Available Wilayah DAS Serayu Hulu merupakan DAS prioritas yang memerlukan langkah pengelolaan yang komprehensif. Aplikasi model Soil and Water Assessment Tool (SWAT dapat digunakan sebagai media untuk  perencanaan konservasi ataupun evaluasi respon DAS (debit aliran permukaan, sedimen dan pencemaran sungai. Tujuan utama dari penelitian ini adalah menjalankan model SWAT di DAS Serayu Hulu untuk mengetahui laju sedimen di wilayah ini. Pemodelan SWAT membutuhkan sejumlah input parameter berupa relief, tanah, tutupan lahan dan pengelolaan lahan. Pedogeomorfologi digunakan sebagai batas satuan tanah karena tidak tersedianya peta tanah di wilayah penelitian. Hasil Penerapan model SWAT di DAS Serayu Hulu menghasilkan nilai yang cukup memuaskan, hal ini ditunjukkan nilai R2 mencapai 0,94. Hasil pemodelan SWAT dengan menggunakan data selama 10 tahun (2004-2013 menunjukkan bahwa DAS Serayu Hulu memiliki rerata hasil sedimen sebesar 1.926.900 ton/tahun. Sub DAS 8,9 11, 17, 18, dan 19 merupakan penghasil sedimen tertinggi di DAS Serayu Hulu dengan hasil sedimen 43.931– 121.434 ton/ha/tahun.

  3. PEREMPUAN DAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INTERNET DENGAN PENDEKATAN UTAUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anita Rahmawaty

    2017-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku pemanfaatan internet pada kaum perempuan dengan menggunakan pendekatan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT. Terdapat enam variabel dalam penelitian ini, yaitu ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial, kondisi pendukung, efikasi diri dan intensi pemanfaatan internet. Data penelitian ini diperoleh dari 110 responden dengan menggunakan teknik convenience sampling. Teknik pengujian model penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, kondisi pendukung dan efikasi diri berpengaruh secara positif signifikan terhadap terhadap intensi pemanfaatan internet. Namun demikian, pengaruh sosial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap intensi pemanfaatan internet.   This research aims to analyze the behavior of internet use on women by using Unified Theory of cceptance and Use of Technology (UTAUT. There are six variables in this research, namely the performance expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating conditions, self-efficacy and intention of internet use. The data were obtained from 110 respondents by using convenience sampling technique. The research model testing technique used the multiple linear regression approach. The results showed that performance expectancy, effort expectancy, facilitating conditions, and self-efficacy positively and significantly had effects on intention of internet use. Nevertheles, the social influence is not related to intention of internet use.

  4. Rancang Bangun Sistem Monitoring Listrik Prabayar dengan Menggunakan Arduino Uno

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Risqiwati

    2016-08-01

    Full Text Available Abstrak Kebutuhan akan listrik akan terus meningkat dari tahun ke tahun, hal ini dikarenakan pembuatan produk yang menggunakan listrik sebagai energi nya juga gencar dikeluarkan oleh produsen sehingga kebutuhan akan listrik sudah menjadi kebutuhan yang sangat vital untuk masing-masing individu. Saat ini di negara kita telah dikembangkan listrik prabayar disamping listrik pasca bayar yang telah berjalan, fungsi dari listrik prabayar ini adalah untuk dapat mengontrol penggunaan dari listrik itu sendiri. Namun, penggunaan listrik prabayar tidak sepenuhnya digunakan secara optimal oleh pelanggan, dikarenakan pelanggan tidak mengetahui beban dari alat listrik yang digunakan sehingga tidak dapat melakukan kontrol dari pulsa listrik yang dibeli. Dari permasalahan itu peneliti mengusulkan untuk membuat suatu alat kontrol dengan menggunakan arduino uno sehingga pemilik dapat mengontrol penggunaan listriknya secara real time. Board Arduino berfungsi sebagai sistem kontrol pengambilan data, sebelum data tersebut di olah pada server. Terdapat sistem sensor berfungsi untuk pengambilan data ampere yaitu sensor AC712-20A dan modul relay sebagai saklar elektrik berfungsi untuk memutus daya listrik ketika pulsa tidak mencukupi. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, terdapat kesalahan pengukuran rata-rata sensor ACS712-20A dengan multitester sebesar 26%, sedangkan untuk pengukuran billing listrik prabayar terdapat kesalahan sebesar 6%.

  5. ANALISIS LAYANAN VOIP PADA JARINGAN MANET DENGAN CODEC YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Randa Oktavada Zein

    2016-12-01

    Full Text Available Voice Over Internet Protocol (VoIP merupakan layanan bersifat real-time, parameter yang dapat mempengaruhi kulitas layanan seperti delay, jitter dan packet loss. Dalam proses pengkodean sinyal analog menjadi sinyal digital menyebabkan terjadiya delay pada VoIP. Sistem pengcodean ini disebut codec, setiap codec memiliki bitrate yang berbeda pengkodeannya. Pada penelitian ini menggunakan codec G.711, G729 dan codec G.723.1 sebagai perbandingan untuk mengetahui qulity of service (QoS VoIP jika diterapkan pada jaringan MANET. Dengan penambahan aplikasi Hypertext Transfer Protovol (HTTP untuk mendapatkan parameter QoS VoIP dari codec G.711, G.729 dan G.723.1. Hasil yang didapat pada codec G.723.1 lebih baik jika dibandingkan dengan codec g.711 dan G.729 dilihat dari nilai dari parameter QoS seperti delay, jitter dan packet loss. Sesuai standar ITU-T G114 dimana perhitunan teoritis parameter dari codec G.723.1 didapat hasil terendah 7,68 kbps.

  6. PENGATURAN PASSING OFF DALAM PENGGUNAAN DOMAIN NAME TERKAIT DENGAN MEREK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herti Yunita Putri

    2016-09-01

    jaringan komputer ataupun internet. Passing off juga merupakan tindakan yang menyebabkan kebingungan dalam menggunakan merek dengan menyerupai merek terkenal pada barang dan atau jasa. Pemilihan domain name dalam media internet sering menimbulkan  persamaan dengan domain name pihak lain. Hal ini sering dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan dari domain name itu sendiri. Hal tersebut dapat diakibatkan oleh adanya persaingan bisnis dalam media internet. Hal inilah yang disebut dengan passing off. Jenis penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif yang bersifat analisis kualitatif. Bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah teknik studi kepustakaan. Bahan hukum yang ada dianalisis untuk melihat argumentasi implementasi tentang pengertian merek, pengertian domain name, tindakan passing off dalam penggunaan merek dan domain name serta pengaturannya dalam aturan hukum di Indonesia. Diharapkan agar kedepannya dapat membantu sebagai dasar acuan dan pertimbangan hukum yang berguna dalam praktek hukum di Indonesia secara tepat. Ada dua tindakan passing off yang berkaitan dengan merek dan domain name, yaitu Crybersquatting dan Tiposquatting. Pengaturan domain name memang tidak diatur secara jelas didalam pengaturan tentang merek, yaitu Undang-Undang No. 15 Tahun 2001 Tentang Merek. Tetapi diatur di dalam PP No. 24 Tahun 1993 Tentang Daftar Kelas Barang atau Jasa Dalam Merek, menyebutkan bahwa telekomunikasi termasuk ke dalam barang atau jasa merek. Domain name diatur dalam UDRP (Uniform Dispute Resolution Policy dengan lembaga yang berwenang yaitu ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers.

  7. ANALISIS PENGENDALIAN DAYA REAKTOR PCMSR DENGAN LAJU ALIR PENDINGIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iqbal Syafin Noha

    2015-03-01

    Full Text Available Passive Compact Molten Salt Reactor (PCMSR merupakan pengembangan dari Molten Salt Reactor (MSR yang memiliki karakter berbeda dengan lima reaktor generasi IV lainnya, yaitu menggunakan bahan bakar leburan garam. Pada reaktor MSR, garam lebur tidak digunakan sebagai pendingin tetapi digunakan sebagai medium pembawa bahan bakar. Dengan fase bahan bakar yang berupa garam lebur LiF-BeF2-ThF4-UF4, maka dapat dilakukan pengendalian daya dengan mengatur laju aliran bahan bakar dan pendingin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perubahan laju alir pendingin terhadap daya reaktor PCMSR. Analisis dilakukan dengan empat jenis masukan untuk perubahan laju alir pendingin, yaitu masukan step, ramp, eksponensial, dan sinusoidal. Untuk masukan step, laju alir pendingin dibuat berubah secara mendadak. Selanjutnya untuk masukan ramp dan eksponensal, perubahan laju alir masing-masing dibuat perlahan secara linear dan mengikuti fungsi eksponensial. Kemudian untuk masukan sinusoidal, laju alir berubah naik turun secara periodik dengan memvariasikan frekuensi dari perubahan laju alir tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan laju alir pendingin sebesar 50% dari laju pendingin sebelumnya, menyebabkan daya pada reaktor PCMSR turun sebesar 63% dari daya sebelumnya. Jika terjadi fluktuasi laju aliran pendingin, maka semakin cepat perubahan tersebut, maka respon daya yang diberikan semakin kecil. Pada frekuensi yang sangat cepat, daya reaktor menjadi konstan dan cenderung tidak memiliki respon terhadap laju aliran. Hal ini merupakan salah satu aspek keselamatan reaktor, karena reaktor tidak merespon perubahan yang terlalu cepat. Kemampuan reaktor mengatur daya menyesuaikan laju aliran pendingin merupakan aspek keselamatan lainnya. Kata kunci : PCMSR, pengendalian daya, laju alir pendingin, uji respon   Passive Compact Molten Salt Reactor (PCMSR is the development of Molten Salt Reactor (MSR which has different character from other five

  8. Analisa Tekno Ekonomi Refarming Frekuensi 2100 MHz dengan Analisis Penggantian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Doan Perdana

    2014-06-01

    Full Text Available Penyediaan biaya investasi yang tinggi untuk memenuhi jaringan komunikasi nirkabel yang handal dengan kapasitas yang besar merupakan salah satu tantangan bagi operator telekomunikasi saat ini. Pemanfaatan alokasi bandwith frekuensi secara efisien dan optimal merupakan salah satu solusi untuk mengatasi biaya investasi yang tinggi. Tujuan dari penelitian yang dilakukan yaitu melakukan kajian analisa kelayakan biaya CAPEX dan OPEX skema Refarming Frekuensi dengan metode Replacement Analysis (RA sesuai dengan tingkat persentase pertumbuhan pelanggan nirkabel layanan voice dan data (2012-2017 pada salah satu operator telekomunikasi   di   Indonesia.   Metode   kajian   penelitian adalah               melakukan               kajian       analisa            kelayakan                         metode Replacement       Analysis (RA            untuk           optimasi       kapasitas jaringan  skema  refarming  frekuensi  dengan  menggunakan empat   skenario   implementasi,   yaitu   2G/3G   Collocation, 2G/3G/LTE Collocation, 3G/LTE Collocation, dan LTE (JBS. Kesimpulan  dari  penelitian  yang  dilakukan  yaitu  setelah dilakukan   kajian   analisa   kelayakan   menggunakan   metode Replacement   Analysis   (RA,   skema   Refarming   Frekuensi meerupakan salah satu solusi bagi operator telekomunikasi di Indonesia   dalam   melakukan   optimasi   kapasitas   jaringan nirkabel eksisting (2G dan 3G dan jaringan baru (LTE yang handal,  dan  dapat  direkomendasikan  skenario  implementasi LTE  karena biaya CAPEX dan OPEX yang dikeluarkan lebih kecil  dibandingkan  dengan  tiga  skenario  implementasi  yang lain nya (2G/3G Collocation, 2G/3G/LTE Collocation, 3G/LTE Collocation.

  9. Aplikasi Search Engine Perpustakaan Petra Berbasis Android dengan Apache SOLR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas Handojo

    2016-07-01

    Full Text Available Abstrak: Pendidikan merupakan kebutuhan yang penting bagi manusia untuk meningkatkan kemampuan serta taraf hidupnya.Selain melalui pendidikan formal, ilmu juga dapat diperoleh melalui media cetak atau buku.Perpustakaan merupakan salah satu sarana yang penting dalam menunjang hal tersebut.Meskipun sangat bermanfaat, terdapat kesulitan penggunaan layanan perpustakaan, karena terlalu banyaknya koleksi pustaka yang ada (buku, jurnal, majalah, dan sebagainya sehingga sulit untuk menemukan buku yang ingin dicari.Oleh sebab itu, selain harus berkembang dengan penyediaan koleksi pustaka, perpustakaan harus dapat mengikuti perkembangan zaman yang ada sehingga mempermudah penggunaan layanan perpustakaan.Saat iniperpustakaan Universitas Kristen Petra memiliki perpustakaan dengan kurang lebih 230.000 koleksi fisik maupun digital (berdasarkan data 2014.Dimana daftar koleksi fisik dan dokumen digital dapat diakses melalui website perpustakaan.Adanya koleksi pustaka yang sangat banyak ini menyebabkan kesulitan pengguna dalam melakukan proses pencarian. Sehingga guna menambah fitur layanan yang diberikan maka pada penelitian ini dibuatlah sebuah aplikasi layanan search engine perpustakaan menggunakan platform Apache SOLR dan database PostgreSQL. Selain itu, guna lebih meningkatkan kemudahan akses maka aplikasi ini dibuat dengan menggunakan platform mobile device berbasis Android.Selain pengujian terhadap aplikasi dilakukan juga pengujian dengan mengedarkan kuesioner terhadap 50 calon pengguna.Dari hasil kuestioner tersebut menunjukkan bahwa fitur-fitur yang dibuat telah sesuai dengan kebutuhan pengguna (78%. Kata kunci: SOLR, Mesin Pencarian, Perpustakaan, PostgreSQL Abstract: Education is an essential requirement for people to improve their standard of living. Other than through formal education, science can also be obtained through the print media or books. Library is one important tool supporting it. Although it is useful, there are difficulties use library

  10. ANALISIS PENGARUH KONSUMSI ROKOK DENGAN KEMISKINAN DI PROVINSI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agnes Marisca Dian Sari

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemiskinan dengan konsumsi rokok di Jawa Tengah tahun 2013 dan mengetahui pengaruh pajak rokok dengan konsumsi rokok di Jawa Tengah tahun 2013. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis yang digunakan ialah regresi Ordinary Least Square (OLS dengan data cross section tahun 2013 di Provinsi Jawa Tengah dengan 35 Kabupaten/Kota. Hasil penelitian ini adalah ketika Garis kemiskinan naik maka akan menaikan konsumsi rokok. Variabel Garis kemiskinan signifikan dan positif terhadap konsumsi rokok di Jawa Tengah tahun 2013.Variabel pajak rokok bernilai positif namun tidak signifikan. Variabel Kemiskinan dan pajak rokok mampu menjelaskan tingkat konsumsi rokok sebesar 0.1263% dan sisanya dijelaskan oleh variabel lain. F-statistik sebesar 2,31. F-tabel sebesar 1,37, dan t-tabel sebesar 2,034.Hasil penelitian dapat disimpulkan adanya pengaruh antara konsumsi rokok dengan kemiskinan di Jawa Tengah tahun 2013. Ketika konsumsi rokok di Jawa Tengah naik maka meningkatkan kemiskinan di Jawa Tengah pada Tahun 2013 dan pengaruh antara konsumsi rokok dan pajak rokok di Jawa Tengah pada tahun 2013 tidak signifikan tapi bernilai positif. Artinya kebijakan pajak di Jawa Tengah belum mampu untuk mengurangi konsumsi rokok di Jawa Tengah pada tahun 2013. Meskipun sudah ada pajak rokok namun konsumsi rokok tetap terus meningkat. The aims of this research were to find out the effects of poverty on cigarette consumption in Central Java in 2013 and to recognize the effects of tax cigarette on cigarette consumption in Central Java in 2013. The type of the data used was secondary data. The analysis method used was the regression of Ordinary Least Square (OLS with the cross section data of 2013 in 35 Districts of Central Java Province.The research results show that when the Poverty Line increases, it increases cigarette consumption. The variable on Poverty Line has effect on cigarette consumption in

  11. PERTUMBUHAN Kappaphycus alvarezii DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK Sargassum aquifolium

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Ali Akbar

    2016-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh penggunaan Sargassum aquifolium dengan konsentrasi dan lama waktu perendaman yang berbeda terhadap pertumbuhan Kappaphycus alvarezii, serta mengetahui pengaruh penggunaan S. aquifolium terhadap persentase kadar karaginan K. alvarezii. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan perlakuan faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor 1 berupa konsentrasi ekstrak Sargassum aquifolium dan faktor 2 berupa perlakuan lama perendaman. Faktor 1 terdiri atas 4 perlakuan konsentrasi perendaman yaitu kontrol (K0, konsentrasi 5% (K1, 10% (K2, 15% (K3. Faktor 2 terdiri atas 3 taraf yaitu lama perendaman 30 menit (T1, 60 menit (T2 dan 90 menit (T3.  Data variabel penelitian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak Sargassum aquifolium tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii. Perlakuan K1T3 (perendaman dengan konsentrasi 5% selama 90 menit menunjukkan hasil tertinggi dari perlakuan lainnya, nilai laju pertumbuhan spesifik 6.11%, pertumbuhan mutlak 663.89 gram, berat kering 197.80 gr dan nilai kadar karaginan yaitu 53.33%. Berat kering terendah diperoleh pada perlakuan K3T3 (perendaman dengan konsentrasi 15% selama 90 menit. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian ekstrak Sargassum aquifolium tidak memiliki pengaruh nyata terhadap pertumbuhan Kappaphycus alvarezii dan kadar karaginan tertinggi adalah 53.33% terdapat pada perlakuan  konsentrasi ekstrak Sargassum aquifolium 5% dengan perendaman selama 90 menit.Kata Kunci: berat kering, ekstrak, karaginan, perendaman, pertumbuhan.GROWTH PERFORMANCE OF Kappaphycus alvarezii WITH ADDING Sargassum aquifolium EXTRACTABSTRACTThis research purpose is to study the effect of adding Sargassum aquifolium extract dan time of submersion for growth performance and carrageenan content of Kappaphycus alvarezii. This research

  12. Teknik Pewarnaan Agel dengan Zat Warna Alam dari Daun Jati

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eustasia Sri Murwati

    2011-04-01

    Full Text Available ABSTRAKAgel (Corypha gebanga BL merupakan jenis tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia dan telah dimanfaatkan oleh para perajin untuk dibuat menjadi berbagai jenis barang kerajinan bernilai ekonomis. Namun proses pewarnaan yang sering digunakan selama ini adalah pewarnaan menggunakan zat warna sintetis yang kurang ramah lingkungan. Hal ini terjadi karena masih banyak kendala dalam pewarnaan alam, salah satunya adalah warna yang didapatkan menjadi kusam. Untuk itu diperlukan penelitian teknik pewarnaan yang tepat untuk memperoleh hasil yang optimal. Daun jati dipilih menjadi bahan dasar zat warna alam karena jumlah yang melimpah di Indonesia, regenerasi yang cukup cepat dibandingkan bahan pewarna alam dari kayu, dan termasuk jenis zat warna yang memiliki afinitas besar terhadap serat selulose. Penelitian ini bertujuan memperoleh suhu, lama perendaman, dan proses mordan yang tepat untuk pewarnaan agel dengan zat warna alam dari daun jati. Metoda eksperimental dengan tahapan; penelitian bahan baku, uji kekuatan tarik sebelum dan sesudah diwarna, diproses mordan, diwarna dengan variasi suhu (60°C, 80°C, 100°C dan waktu pencelupan 30 menit, pengujian (ketahanan luntur warna terhadap cuci, gosok, dan sinar matahari, dan ketuaan warna. Hasil pengujian ketuaan warna pada suhu 100°C didapatkan warna paling tua (penyerapan optimal dengan %T (Transmitansi terkecil, suhu 80°C %T lebih tinggi dari pada suhu 100°C, dan pada suhu 60° C %T memiliki nilai tertinggi dengan warna kurang tua. Hasil pengujian ketahanan luntur warna terhadap cuci,gosok, dan sinar matahari baik. Sesudah pewarnaan tidak menurunkan kekuatan tarik.Kata kunci: agel, daun jati, ketuaan warna, suhu,warna alamABSTRACTAgel (Corypha gebanga BL grow widely in Indonesia and has been used by craftmen as material for various kinds of valuable handicrafts. However the coloring process of agel still use the staining with synthetic dyes that are less environmentally friendly. It is caused by

  13. Mendengarkan Warnamu (Sebuah Eksperimen Mengenai Hubungan Pirsawan Dengan Ruang Seni

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Ibrahim Yeru

    2017-06-01

    Full Text Available Abstrak. Karya penulis dalam proyek ini banyak mengambil inspirasi dari proses produksi konsumsi yang terjadi pada ruang. Konteks ruang pada karya penulis kali ini ialah format “white cube” yang menjadi standar bagi ruang seni. Dengan warna putih pada dinding, ruang seni menjadi bersih dan netral tanpa terbebani konteks ruang dan sosial sekitarnya. Format ini mengandaikan ruang seni sebagai ruang yang netral-dimana secara fisik dapat mengakomodasi kepentingan untuk menjadikan karya seni sebagai fokus utama di dalam ruang tersebut. Namun “whiteness” ini tidak bekerja semata karena cat putih sebagai perangkat satu-satunya yang berpengaruh terhadap persepsi sang pencerap, namun pula terdapat bagian pirsawan sebagai pencerap warna putih itu sendiri. Karya penulis menitikberatkan pada intervensi proses dalam mencerap warna putih tersebut. Intervensi tersebut dilakukan dengan cara menyasar unsur penting yang mempengaruhi kondisi ruang, yakni cahaya. Kemudian penulis menaruh peran pirsawan secara harfiah sebagai penentu penting dalam bagaimana kondisi ruang tersebut terbentuk. Caranya ialah membuat perilaku pirsawan di dalam ruang mempengaruhi cahaya yang ada di dalam ruang tersebut. Peran perantara tersebut dimungkinkan oleh perangkat elektronik yang dirancang oleh penulis dan tim. Perangkat ini akan menangkap reaksi suara pirsawan di dalam ruang untuk kemudian dijelmakan menjadi warna yang mempengaruhi persepsi pirsawan atas ruang yang didiaminya. Dengan cara ini penulis menempatkan karya penulis sebagai upaya untuk meremediasi persepsi pirsawan dengan ruang seni. Melalui eksplorasi hubungan presentasi karya seni di dalam ruang pamer, dalam hal ini menghadirkan kontras antara yang dicerap dengan bagaimana karya tersebut dibuat secara teknis, pirsawan menjadi subjek aktif, sebagai orang yang menghasilkan dan mengalami karya itu sendiri. Kata kunci: partisipatori; pirsawan; ruang; warna; suara. Listen to Your Color (Experiments of Viewers and

  14. PENDIDIKAN MULTIKULTURAL: Pengertian, Prinsip, dan Relevansinya dengan Tujuan Pendidikan Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rustam Ibrahim

    2015-11-01

    Full Text Available Pendidikan multikultural adalah proses pengembangan seluruh potensi manusia yang menghargai pluralitas dan heterogenitasnya sebagai konsekuensi keragaman budaya, etnis, suku, dan aliran (agama. Pendidikan multikultural menekankan sebuah filosofi pluralisme budaya ke dalam sistem pendidikan yang didasarkan pada prinsip- prinsip persamaan (equality, saling menghormati dan menerima serta memahami dan adanya komitmen moral untuk sebuah keadilan sosial. Pendidikan multikultural berawal dari berkembangnya gagasan dan kesadaran tentang interkulturalisme seusai Perang Dunia II. Kemunculan gagasan dan kesadaran interkulturalisme ini selain terkait dengan perkembangan politik internasional menyangkut HAM, kemerdekaan dari kolonialisme, diskriminasi rasial, dan lain-lain, juga karena meningkatnya pluralitas di negara-negara Barat sendiri sebagai akibat dari peningkatan migrasi dari negara-negara baru merdeka ke Amerika dan Eropa. Pendidikan multikultural sebenarnya merupakan sikap peduli dan mau mengerti (difference atau politics of recognition politik pengakuan terhadap orang-orang dari kelompok minoritas. Pendidikan multikultural melihat masyarakat secara lebih luas. Berdasarkan pandangan dasar bahwa sikap indiference dan non-recognition tidak hanya berakar dari ketimpangan struktur rasial, tetapi paradigma pendidikan multikultural mencakup subjek-subjek mengenai ketidakadilan, kemiskinan, penindasan, dan keterbelakangan kelompok-kelompok minoritas dalam berbagai bidang: sosial, budaya, ekonomi, pendidikan, dan lain sebagainya. Tujuan pendidikan Islam bukan sebatas mengisi pikiran siswa dengan ilmu pengetahuan dan materi pelajaran, akan tetapi membersihkan jiwanya yang harus diisi dengan akhlak dan nilai-nilai yang baik dan dikondisikan supaya biasa menjalani hidup dengan baik. Hal tersebut sesuai dengan tujuan pendidikan multikultural, yaitu untuk menciptakan kehidupan yang harmonis dalam masyarakat yang serba majemuk. Kata Kunci: Pendidikan

  15. Dynamic Economic Dispatch Pada Sistem Kelistrikan Microgrid Dengan Penambahan Media Penyimpan Energi Menggunakan Quadratic Programming

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fakhruddin Wirakusuma

    2017-01-01

    Full Text Available Kebutuhan daya listrik saat ini meningkat pesat seiring dengan perkembangan teknologi. Peningkatan kebutuhan daya listrik ini bertolak belakang dengan menipisnya ketersediaan sumber energy minyak dan batu bara. Permasalahan ini berdampak pada ketahanan listrik nasional. Untuk memenuhi kebutuhan daya listrik yang besar dengan cakupan wilayah yang luas diperlukan pembangkit tersebar berskala kecil. Pembangkit tersebar ini diupayakan bersumber pada energi terbarukan untuk meminimalkan pemakaian dari sumber energy minyak dan batu bara lalu dihubungkan ke Micro Grid serta digunakan baterai sebagai power balance. Oleh karena banyaknya pembangkit tersebar dan penggunaan baterai maka penting untuk menentukan besarnya pembangkitan daya listrik yang optimal dari masing-masing pembangkit serta penggunaan baterai berdasarkan kapasitas yang optimal sehingga kebutuhan daya listrik dapat dipenuhi dengan biaya yang minimal tiap waktunya. Optimisasi ini dikenal dengan istilah Dynamic Economic Dispatch. Optimisasi ini sudah banyak dilakukan dilakukan dengan berbagai macam metode Artificial Intelligence. Pada penelitian ini, metode Artificial Intellegence yang diaplikasikan yakni Quadratic Programming. Metode ini diterapkan pada software MATLAB. Dengan metode tersebut, diketahui bahwa penggunaan baterai mampu mengurangi total biaya pembangkitan.

  16. ADAKAH KANDUNGAN INFORMASI LAPORAN AUDIT WTP DENGAN PARAGRAF PENJELAS DAN LAPORAN AUDIT WDP?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arie Wicaksono

    2012-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki konten informasi modified audit opinion pada penilaian pasar. Modified audit opinion dianggap sebagai titik awal laporan standar. Modified audit opinion mengacu pada laporan audit wajar tanpa pengecualian dengan paragraf penjelasan dan laporan audit wajar dengan pengecualian pada reaksi pasar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi peristiwa. Sampelnya adalah perusahaan yang memiliki laporan audit wajar tanpa pengecualian dengan paragraf penjelasan dan laporan audit wajar dengan pengecualian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2004-2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pe-ngumuman laporan audit wajar tanpa pengecualian dengan paragraf penjelasan dan laporan audit wajar dengan pengecualian tidak secara signifikan mempengaruhi abnormal return. This study aims to investigate the information content of modified audit opinion on market valuation. Modified audit opinions are considered the least departure of standard report. The term modified audit opinion refers to both unqualified audit report with explanatory paragraph and qualified audit report on market reaction. The research was done by using event study method. The sample are companies that have unqualified audit report with explanatory paragraph and qualified audit report that listed in Indonesia Stock Exchange in the period of 2004-2009.The results show that the announcement of unqualified audit report with explanatory paragraph and qualified audit report did not significantly affect the abnormal return.

  17. Aktivitas Antioksidan Danangiotensin-I Converting Enzyme Inhibitor oleh Yogurt dengan Ekstrak Daun Ficus glomerata Roxb

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Baiq Rani Dewi Wulandani

    2018-01-01

    ABSTRAK  Ficus glomerata Roxb. telah diketahui memiliki senyawa flavonoid. Senyawa flavonoid yang terdapat didalam tanaman diketahui memiliki kemampuan sebagai antioksidan dan mampu sebagai Angiotensin Converting Enzyme I- inhibitor. Penelitian ini diawali dengan melakukan ekstraksi dengan menggunakan air pada daun Ficus glomerata Roxb untuk mendapatkan profil senyawa phenolik pada ekstrak daun Ficus glomerata Roxb [gallic acid, flavonol (quercetin dan rutin, flavanol (catechin, dan flavanone]. Tahap berikutnya adalah inokulasi dan perbanyakan starter yogurt untuk selanjutnya melakukan proses pembuatan yogurt dengan penambahan ekstrak daun Ficus glomerata Roxb. Pengujian aktivitas antioksidan, pengujian terhadap nilai o-phthalaldehyde (OPA dan pengujan terhadap angiotensin converting enzyme I- inhibitor dilakukan terhadap yogurt dengan ekstrak daun Ficus glomerata Roxb selama proses penyimpanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari kemampuan aktivitas antioksidan dan Angiotensin Converting Enzyme I- inhibitor pada yogurt dengan penambahan ekstrak daun Ficus glomerata Roxb selama penyimpanan (1, 7, 14, 21, dan 28 hari pada suhu 4 °C. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan, nilai o-phthalaldehyde (OPA dan Angiotensin Converting Enzyme I- inhibitor pada yogurt dengan ekstrak daun Ficus glomerata Roxb selama proses penyimpanan di dalam refrigerator (4 °C adalah lebih tinggi dan menunjukkan perbedaan yang nyata (p < 0,05 dibandingkan dengan plain yogurt yang mencapai optimalnya pada hari ke-7 penyimpanan. Kata kunci: Angiotensin converting enzyme; Ficus glomerata Roxb; yogurt

  18. Pengolahan Biodiesel dari Biji Nyamplung (Calophyllum Inophyllum L Dengan Cara Purifikasi Kering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizal Alamsyah

    2012-10-01

    Full Text Available Tanaman nyamplung atau hutaulo merupakan tanaman yang tumbuh di banyak tempat di Indonesia. Tanaman ini menghasilkan biji yang mempunyai kadar minyak yang tinggi dan dapat diubah menjadi biodiesel. Salah satu masalah dalam proses purifikasi (pencucian biodiesel kasar adalah kebutuhan air dan energi yang tinggi untuk pemanasan air tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan purifikasi/pencucian kering biodiesel dan menggantikan metode pencucian dengan air dan proses pengeringan. Percobaan dilakukan dengan mereaksikan minyak nyamplung dengan metanol (MeOH pada suhu 65oC menggunakan katalis NaOH 1% dari berat minyak. Rasio molar minyak nyamplung dan metanol adalah 1 : 11,5. Pencucian kering biodiesel kasar dilakukan dengan penambahan cleaning agent (CA, arang aktif (AA, dan campuran cleaning agent dan arang aktif (AACA. Pencucian kering dilakukan dengan mereaksikan biodiesel kasar dengan CA (1%, 3%, dan 5%, AA (1%, 3%, dan 5%, AACA (1%, 3%, dan 5% dilanjutkan dengan penyaringan vakum. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penambahan campuran CA dan AA (5% ke dalam biodiesel menunjukkan hasil terbaik dalam memperoleh kandungan fatty acid methyl ester (FAME sesuai SNI sebesar 96,5%. 

  19. PENGARUH PENGGUNAAN ENERGY SAVING DEVICE PADA PROPELLER B4 55 DENGAN METODE CFD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Trimulyono

    2013-10-01

    Full Text Available Tingginya harga bahan bakar semakin mendorong pelaku industri khususnya pemilik kapal melakukan penghematan konsumsi bahan bakar dan cara yang cukup efektif untuk mengurangi konsumsi bahan bakar tersebut adalah dengan menambah instalasi alat yang disebut Energy Saving Device (ESD pada propeller dengan tujuan meningkatkan efisiensi propulsi.   Beberapa desain  ESD propeller yang telah dikembangkan yakni Ducted Propellers (Kort Nozzel propeller, dan Propeller Boss Cap Fins (PBCF. Perbedaan jenis Energy Saving Device (ESD mengindikasikan perubahan gaya torque dan thrust yang berbeda sehingga penulis disini ingin menganalisa pengaruh instalasi Energy Saving Device (ESD  pada propeller terhadap torque dan thrust yang dihasilkan sehingga dapat diketahui jenis ESD dengan performa paling optimal dengan bantuan paket program CAD (Computer Aided Design serta CFD (Computational Fluid Dynamics. Hasil analisa dengan menggunakan RANS software CFD menunjukkan akibat penambahan instalasi Energy Saving Device (ESD  pada propeller, terjadi perubahan bentuk aliran fluida, yang berpengaruh pula terhadap nilai thrust dan torque yang dihasilkan. Gaya thrust yang terjadi pada pada PBCF Propeller adalah sebesar 8.70E+05 N, dengan Torque 7.18E+05, sedangkan thrust pada Nozzle Propeller adalah sebesar 1.18E+06 dengan Torque 9.86E+05

  20. HUBUNGAN ANTARA GRATITUDE DENGAN PSYCHOLOGI CALWELLBEING IBU YANG MEMILIKI ANAK TUNAGRAHITA DI SLB NEGERI SALATIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Theresia Lisiau Ratnayanti

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gratitude dengan psychological well-being pada ibu yang memiliki anak tunagrahita. Dalam penelitian ini, pengambilan data menggunakan metode kuantitatif dengan teknik korelasi Product Moment dari Carl Pearson. Hipotesis pada penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara gratitude dengan psychological well-being pada ibu yang memiliki anak tunagrahita. Skala pertama yang digunakan adalah Ryff ’s psychological well-being scale yang terdiri dari 42 item dengan reliabilitas (α 0,848 . Skala kedua yang digunakan adalah The Gratitude Questionnaire-Six Item Form (GQ-6 yang memiliki 6 item dengan reliabilitas (α 0,82. Sampel dalam penelitian ini adalah 51 ibu yang memiliki anak tunagrahita yang bersekolah di SLB Negeri Salatiga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara gratitude dan psychological well-being dengan hasil r = 0.322 dengan nilai signifikansi sebesar 0,011 (p<0,05 yang artinya semakin tinggi gratitude maka semakin tinggi pula psychological well-being, begitu sebaliknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gratitude memberikan sumbangan sebesar 10,37%. Hal ini dapat menunjukkan bahwa 89,63% PWB ibu yang memiliki anak tunagrahita masih dipengaruhi oleh faktor lain.

  1. Perbandingan Kemampuan Embedded Computer dengan General Purpose Computer untuk Pengolahan Citra

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herryawan Pujiharsono

    2017-08-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi komputer membuat pengolahan citra saat ini banyak dikembangkan untuk dapat membantu manusia di berbagai bidang pekerjaan. Namun, tidak semua bidang pekerjaan dapat dikembangkan dengan pengolahan citra karena tidak mendukung penggunaan komputer sehingga mendorong pengembangan pengolahan citra dengan mikrokontroler atau mikroprosesor khusus. Perkembangan mikrokontroler dan mikroprosesor memungkinkan pengolahan citra saat ini dapat dikembangkan dengan embedded computer atau single board computer (SBC. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan embedded computer dalam mengolah citra dan membandingkan hasilnya dengan komputer pada umumnya (general purpose computer. Pengujian dilakukan dengan mengukur waktu eksekusi dari empat operasi pengolahan citra yang diberikan pada sepuluh ukuran citra. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan bahwa optimasi waktu eksekusi embedded computer lebih baik jika dibandingkan dengan general purpose computer dengan waktu eksekusi rata-rata embedded computer adalah 4-5 kali waktu eksekusi general purpose computer dan ukuran citra maksimal yang tidak membebani CPU terlalu besar untuk embedded computer adalah 256x256 piksel dan untuk general purpose computer adalah 400x300 piksel.

  2. Interaksi Sosial Remaja Yang Bersekolah di Homeschooling Dengan Menggunakan Metode Distance Learning

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Herfinaly

    2013-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran interaksi sosial remaja yang bersekolah di homeschooling dengan menggunakan metode distance learning di Pekanbaru. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 6 (enam orang. Teknik pengumpulan data menggunakan in-deepth interview dan observasi behavioral checklist. Teknik analisa data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data model interaktif dari Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa remaja yang bersekolah di homeschooling dengan menggunakan metode distance learning melakukan interaksi sosial dengan teman sebaya melalui komunikasi dengan handphone yang menggunakan aplikasi blackberry messenger, whatsapp, facebook, dan twitter. Proses interaksi sosial remaja terjadi melalui proses imitasi yaitu remaja melakukan imitasi dengan tokoh idola, melalui internet, dan melalui televisi, sugesti yaitu remaja melakukan sugesti terhadap diri sendiri dan mendapatkan sugesti dari orangtua, tutor, dan teman, identifikasi yaitu remaja mengidentifikasikan dirinya terhadap orangtua, dan simpati, baik simpati terhadap teman sebaya yaitu remaja perlihatkan dengan memberikan solusi yang tepat kepada teman yang sedang mengalami kesulitan maupun simpati terhadap lawan jenis yaitu remaja perlihatkan dengan melakukan pendekatan kepada lawan jenis yang mereka sukai. Interaksi sosial remaja terjadi dalam dua bentuk, yaitu asosiatif berupa kerjasama dan disosiatif berupa pertentangan.

  3. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DENGAN MODEL MIND MAP UNTUK PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Lukman

    2014-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar dengan model mind map yang layak digunakan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS untuk siswa SMP, serta mengetahui keefektifan bahan ajar hasil pengembangan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development. Hasil penelitian adalah sebagi berikut: (1 menghasilkan bahan ajar dengan model mind map untuk pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial siswa SMP yang dikemas dalam bentuk buku dengan materi “Perkembangan pada Masa Islam di Indonesia”. Produk yang dihasilkan layak digunakan untuk pembelajaran berdasarkan validasi dari ahli materi, ahli media, uji coba terbatas, serta uji coba lapangan. (2 Bahan ajar hasil pengembangan untuk siswa kelas VII di SMP N 3 Berbah ini efektif digunakan untuk pembelajaran IPS. Peningkatan skor postes pada kelas yang menggunakan bahan ajar dengan model mind map sebesar 13,87% dengan nilai gain score 0,45 dan ketuntasan siswa 100%. Sedangkan kelas yang menggunakan buku paket IPS dengan peningkatan skor postes sebesar 10,26% dengan nilai gain score 0,35 dan ketuntasan siswa 87,1%. Kata kunci: bahan ajar, mind map, ilmu pengetahuan sosial

  4. PERFORMAN BROILER YANG DIBERI RANSUM MENGANDUNG TEPUNG KULIT BUAH NAGA TANPA DAN DENGAN Aspergillus niger TERFERMENTASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Astuti I

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian tepung kulit buah naga tanpa atau terfermentasidalam ransum terhadap performans ayam broiler. Rancangan acak lengkap (RAL dengan 7 perlakuan dan 3ulangan digunakan dalam penelitian ini. Penelitian menggunakan ayam broiler jantan umur dua minggu sebanyak84 ekor. Perlakuan adalah ransum tanpa menggunakan tepung kulit buah naga (kontrol atau P0, ransum denganmenggunakan tepung kulit buah naga 2% (P1, ransum dengan menggunakan tepung kulit buah naga terfermentasi2% (P2, ransum dengan menggunakan tepung kulit buah naga 4% (P3, ransum dengan menggunakan tepungkulit buah naga terfermentasi 4% (P4, ransum dengan menggunakan tepung kulit buah naga 6% (P5, ransumdengan menggunakan tepung kulit buah naga terfermentasi 6% (P6. Peubah yang diamati konsumsi pakan,pertambahan bobot badan, konversi pakan, mortalitas dan persentase bagian-bagian karkas. Hasil penelitianmenunjukkan ransum mendapat tepung kulit buah naga tanpa dan dengan terfermentasi berbeda tidak nyata(P>0,05 terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan dan mortalitas. Sama halnyadengan persentase bagian-bagian karkas ayam broiler yang meliputi persentase dada, persentase sayap, persentasepaha, dan persentase punggung menunjukkan hasil yang berbeda tidak nyata (P>0,05. Pemberian tepung kulitbuah naga tanpa dan dengan terfermentasi sampai level 6% dapat diberikan pada ternak ayam broiler.

  5. HUBUNGAN ANTARA PARTISIPASI BIDAN PRAKTIK MANDIRI (BPM, PERJANJIAN KERJASAMA (PKS DAN SOSIALISASI DENGAN PELAKSANAAN PROGRAM JAMPERSAL DI KOTA BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nawati Nawati

    2016-04-01

    Full Text Available Hubungan antara Partisipasi BPM, Perjanjian Kerjasama dan Sosialiasi dengan Pelaksanaan Program Jampersal di kota Bogor. Kesehatan merupakan bagian integal yang penting dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan bangsa serta human capital investment baik jangka pendek maupun jangka panjang oleh karena itu pemerintah dalam suatu negara bertanggung jawab pada masalah kesehatan rakyatnya. Pemerintah sendiri adalah regulator dari penyelenggaraan pelayanan kesehatan untuk seluruh masyarakat, agar masyarakat mampu membayar kesehatan yang dibebankan kepadanya atau institusi tempat kerjanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahuinya hubungan antara Partisipasi BPM, Perjanjian Kerjasama dan Sosialiasi dengan Pelaksanaan Program Jampersal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian  analitik dengan pendekatan Cross sectional. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kuesioner pada bidan. Analisis data menggunakan uji Chi Square dan Regresi Logistik. Hasil analisis data didapatkan responden dengan OR:9,74 (95% CI:5,33-17,81 dan p-value= 0,000. Pada pendidikan responden mendapatkan nilai OR:4,56 (95% CI:3,22-16,24 dengan p-value= 0,000. Pada masa kerja responden dengan nilai OR:9,46 (95% CI:4,88-19,98 dengan p-value= 0,000. Pada karakteristik lama responden dengan OR: 66,93 (95% CI:5,89-173,07 dengan p-value= 0,000. Nilai sikap responden dengan OR:10,98 (95% CI:5,14-23,43 dengan p-value= 0,006. PKS dengan pelaksanakan Program Jampersal di Kota Bogor mempunyai nilai OR:9,46 (95% CI:4,48-19,98 dengan p-value= 0,000. Analisis multivariat ternyata variabel yang berhubungan bermakna dengan pelaksanaan program Jampersal adalah variabel PKS dengan nilai expB 3.833 p-value 0,036 dan sikap responden dengan nilai expB 3.032 dengan p-value 0,006. Dapat disimpulkan bahwa sikap responden memiliki perilaku positif dalam pelaksanaan Program Jampersal, variabel yang berhubungan bermakna dengan pelaksanaan Program Jampersal adalah

  6. ANALISIS FUNDAMENTAL MAKRO DAN INTEGRASI PASAR SAHAM DUNIA DENGAN BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luh Gede Sri Artini

    2017-11-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan gabungan dari penelitian sebelumnya mengenai hubungan antara harga saham dengan kinerja ekonomi makro, dan penelitian mengenai integrasi Pasar Modal internasional.Variabel ekonomi makro dalam penelitian ini dibatasi pada pertumbuhan PDB, tingkat suku bunga SBI dan nilai Kurs dolar Amerika terhadap Rupiah dan Indeks saham digunakan adalah Indeks Dow Jones, Indeks Saham Australia, Indeks Shanghai dan Indeks Singapura. Data dikumpulkan dari tahun 2011 sampai tahun 2015 secara bulanan dengan teknik analisis regresi linier dengan bantuan Statistical Package For Social Science (SPSS

  7. POROSITAS DAN PERMEABILITAS KOMPOSIT BERPORI DENGAN BAHAN DASAR LIMBAH KACA (CULT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MI Savitri

    2014-11-01

    Full Text Available Komposit berpori dengan bahan dasar limbah kaca dan Polyethylen Glycol  (PEG telah dihasilkan dengan metode pencampuran sederhana. Pori pada komposit terbentuk akibat PEG yang menguap ketika dipanaskan pada temperature 700oC selama 2,5 jam. Variasi pori dihasilkan dengan mengatur komposisi PEG yaitu 2%, 3%, 4%, 5%, 6%, 7%, 8%, dan 9%. Komposit berpori memiliki nilai porositas yang bertambah dengan kenaikan komposisi PEG. Komposit berpori memiliki porositas pada rentang 1% hingga 5% dan nilai permeabilitas komposit berpori yaitu (0.3-25x10-15 m2. Potensi komposit berpori sebagai filter air diujicobakan dengan mengalirkan limbah air sungai. Hasil pengujian diperoleh air dengan sifat fisis air bening dan tidak berbau, sehingga komposit berpori dari limbah kaca dapat menyaring air limbah.  {0>Komposit berpori dengan bahan dasar limbah kaca dan Polyethylen Glicol (PEG telah dihasilkan dengan metode pencampuran sederhana.<}0{>Porous composites from waste glass and Polyethylene Glycol (PEG have been synthesized by a simple mixing method.<0} {0>Pori pada komposit terbentuk akibat PEG yang menguap ketika dipanaskan pada temperature 700oC selama 2,5 jam.Variasi pori dihasilkan dengan mengatur komposisi PEG yaitu 2%, 3%, 4%, 5%, 6%, 7%, 8%, dan 9%.Komposit berpori memiliki nilai porositas yang bertambah dengan kenaikan komposisi PEG.<}0{>The pores of the composite were formed due to the evaporation of PEG when heated at temperature of 700oC for 2.5 hours. The pore variation may be obtained by adjusting the PEG composition, i.e. 1%, 2%, 3%, 4%, 5%, 6%, 7%, 8%, and 9%. The porous composites have higher porosity because of the PEG composition.<0} {0>Komposit berpori memiliki porositas pada rentang 1% hingga 5% dan nilai permeabilitas komposit berpori yaitu (0.3-25x10-15m2.Potensi komposit berpori sebagai filter air diujicobakan dengan mengalirkan limbah air sungai.<}0{>Mesoporous composites have porosity ranging from 1% to 5% and the permeability has value

  8. MODEL PERPINDAHAN MASSA PADA EKSTRAKSI SAPONIN BIJI TEH DENGAN PELARUT ISOPROPIL ALKHOHOL 50% DENGAN PENGONTAKAN SECARA DISPERSI MENGGUNAKAN ANALISIS DIMENSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susiana Prasetyo

    2012-11-01

    Full Text Available Indonesia merupakan salah satu penghasil teh terbesar di dunia. Menurut data dari Deptan 2010, dengan luas lahan sebesar 127712 ha, Indonesia dapat menghasilkan produktivitas teh sebesar 153971 ton/tahun. Namun sayangnya, selama ini pemanfaatan tanaman teh di Indonesia masih terbatas pada pucuk daunnya saja. Bagian tanaman teh yang memiliki kandungan potensial namun belum dimanfaatkan adalah  biji teh, mengandung 26% saponin, 20-60% minyak dan 11% protein. Saponin merupakan salah satu komponen bioaktif yang telah dimanfaatkan sebagai insektisida pembasmi hama pada tambak udang, bahan baku industri deterjen, shampoo, minuman bir, pembentuk busa pada pemadam kebakaran, dan dapat dimanfaatkan pula sebagai pupuk organik. Pada penelitian ini, saponin biji teh diperoleh melalui ekstraksi biji teh pasca pengepresan menggunakan pelarut IPA 50% secara batch di dalam sebuah ekstraktor berkapasitas 2 L. Pengontakan solvent dengan biji teh dilakukan secara dispersi. Pada penelitian ini, rasio massa pelarut terhadap massa umpan diset 20:1; temperatur divariasikan 25-60 oC, kecepatan pengadukan 100-400 rpm, serta ukuran biji teh divariasikan -40+50 mesh s.d -100+200 mesh. Ekstraksi dilakukan hingga tercapai kesetimbangan. Ekstrak yang diperoleh dipekatkan menggunakan rotavapor vakum pada temperatur di bawah 40oC. Ekstrak pekat saponin kasar yang didapat dimurnikan dengan penambahan eter, etanol dan petroleum eter secara bertahap sehingga diperoleh endapan saponin murni yang kemudian dikeringkan menggunakan tray drier pada temperatur 40oC. Pada penelitian ini, model perpindahan massa sederhana dikembangkan untuk menggambarkan proses ekstraksi padat-cair saponin biji teh. Berdasarkan hasil analisis dimensi diperoleh hubungan antara koefisien perpindahan massa volumetrik (kLa pada lapisan antar fasa padat-cair dengan variabel-variabel ekstraksi yang dinyatakan dalam persamaan bilangan tak berdimensi dengan ralat rata-rata 3,7904 %.DIMENSIONAL ANALYSIS FOR MASS

  9. Transformasi α-Pinena dengan Bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 25923

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nanik Wijayati

    2014-03-01

    Full Text Available Indonesia adalah Negara utama yang memproduksi minyak atsiri di dunia. Minyak terpentin adalah minyak atsiri yang dihasilkan dari destilasi getah pinus Pinus merkusi J ungh. Et. De. Vr. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan nilai minyak terpentin dengan mengubah kandungan utamanya, α-pinena menjadi senyawa baru menggunakan P. Aeruginosa dalam metode mikrobiologi. Minyak terpentin diambil dari Perhutani Laboratorium Jawa Tengah, dibuat dengan seri konsentrasi 0,5%, 1%, 2%, dan 4%. Minyak terpentin diinokulasi dalam suspensi P. areuginosa selama 48 jam pada suhu kamar (25-28oC. Hasilnya diekstraksi menggunakan dietil eter. Filtrat Terpentin dianalisis menggunakan GCdan IR. Hasil analisis GC menunjukkan puncak baru di konsentrasi 0,5%, 1%, dan 2%, tetapi dalam konsentrasi 4% tidak menunjukkan puncak baru. Hasil IR menunjukkan hidroksil (OH- dan C-O alkohol. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa minyak terpentin dapat ditransformasi untuk menjadi senyawa yang mengandung gugus-OH melalui metode mikrobiologi dengan menggunakan bakteri P. aeruginosa. Indonesia is the main producer of essential oil in the world. Turpentine oil is an essential oil which is obtained from pine resin distillation of Pinus merkusi Jungh. et. De.Vr. The aim of this experiment was to increase the value of turpentine oil by changing its main content, i.e. α-pinene, into a new compound using P. aeruginosa in microbiological method. Turpentine oil was collected from Perhutani Central Java Laboratory, and was made into 0.5%; 1%; 2%; and 4% concentrations and it was inoculated in P. areuginosa suspension for 48 hours in room temperature (25°C-280C. The result was extracted using diethylether. The filtrate of turpentine was analyzed using GC and IR. The GC analysis result showed a new peak in 0.5%; 1%; and 2% concentrations, but in the 4% concentration didn’t show a new peak. The IR result showed alcohol with hydroxyl (-OH and –C–O groups. This

  10. PENGEMBANGAN BUKU TEKS GEOGRAFI DENGAN STRUKTUR PENULISAN ENSIKLOPEDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iskandar Iskandar

    2016-02-01

    diperlukan untuk mengembangkan mareri tersebut. Buku teks Geografi yang digunakan guru dan siswa di sekolah belum mencakup keseluruhan fenomena dan permasalahan yang bisa dianalisis siswa. Penjelasan pada buku teks masih terbatas dan masih mengacu pada aspek kognitif siswa saja. Selain itu, penjelasan pada buku teks belum mampu untuk mengarahkan siswa belajar secara saintifik. Mengatasi permasalahan tersebut, perlu adanya pengembangan buku teks yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Berdasarkan penilaian siswa terhadap angket yang dibagikan, jumlah skor jawaban yang didapat berjumlah 551, maka penilaian siswa terhadap penggunaan buku teks adalah (551:600 x 100% = 92% dari yang diharapkan (100%. Data yang diperoleh dari siswa pada materi pembentukan dan pemanfaatan tanah adalah 92% dengan kategori sangat baik. Komentar dan saran tertulis oleh siswa dijadikan bahan pertimbangan untuk menyempurnakan buku teks. Dapat disimpulkan bahwa buku teks tidak perlu lagi ada revisi terkait dengan keseluruhan komponen dalam buku teks.

  11. MEKANISME IDEAL PENYELESAIAN SENGKETA ADAT SESUAI DENGAN KONSEP KEKINIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    i wayan arta ariawan

    2016-07-01

    , selanjutnya diolah dengan teknik pengolahan data kualitatif, dan dianalisis, mengacu pada asas-asas hukum adat, teori hegemoni, pendapat para sarjana dan berdasarkan peraturan perundang-undangan khususnya Undang-undang No. 7 tahun 2012 tentang Penanganan konflik sosial. Keseluruhan hasil penelitian disajikan secara deskriptif analitis, dengan 2 (dua rumusan permasalahan yaitu, bagaimanakah mekanisme yang ideal penyelesaian sengketa adat sesuai dengan konsep kekinian, dan apakah faktor-faktor yang mempengaruhi penyelesaian sengketa adat di Bali.

  12. KAMPUNG SENI ISLAM DI MAKASSAR DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ISLAM GEOMETRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yaumil Maghfirah Asaf

    2015-06-01

    Full Text Available Abstrak— Makassar sebagai pusat pertumbuhan dan perkembangan di wilayah Timur Indonesia dengan penduduk yang mayoritas agama Islam, membutuhkan wadah yang dapat dijadikan tempat penyaluran bakat seninya khususnya seni Islam, yang bertujuan untuk membangkitkan girah (semangat umat Islam untuk mengembangkan seni yang bernafaskan Islam, melestarikannya, memperkenalkan, dan mendidik masyarakat dengan seni. Kampung Seni Islam di Makassar yang dapat mewadahi kebutuhan seniman untuk menyalurkan dan mengembangkan kreativitasnya. Kemampuan seperti itulah yang diharapkan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki intergritas dalam karya yang dihasilkan. Sehingga dapat diakui oleh lokal maupun internasional. Pendekatan yang digunakan pada bangunan Kampung Seni Islam adalah Arsitektur Islam Geometri. Geometri adalah salah satu cabang Matematika yang mempelajari tentang titik, garis, bidang dan benda-benda ruang beserta sifat-sifatnya, ukuran-ukurannya, dan hubungannya antara yang satu dengan yang lain. Arsiterktur Islam lebih menggunakan pola-pola berbentuk garis, lingkaran dan pola geometri lainnya yang tersusun membentuk satu-kesatuan yang mengandung makna spiritualis dan memiliki nilai estetika atau keindahan tingkat tinggi. kesenian Islam tampak adanya hubungan geometri yang kompleks, antara bentuk, ornamen, dan fasad. Kata Kunci : Kampung Seni Islam, Arsitektur Islam Geometri Abstract—Makassar as a center of growth and development in Eastern Indonesia with the majority religion of Islam, need a container that can be used as a distribution of artistic talent, especially Islamic art, which aims to raise Girah (spirit Muslims to develop art that Islam breath, preserve, introduced and educate the public with art. Islamic Art in Kampung Makassar that can accommodate the needs of artists to distribute and develop their creativity. Ability like that are expected to produce qualified human resources and have the integrity in the

  13. STUDI PERBANDINGAN ANTARA ALGORITMA BIVARIATE MARGINAL DISTRIBUTION DENGAN ALGORITMA GENETIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chastine Fatichah

    2006-01-01

    dibuat dalam penelitian ini ditujukan untuk membandingkan kinerja Genetic Algorithm sederhana persilangan satu titik dengan Bivariate Marginal Distribution Algorithm pada kasus Onemax, Fungsi De Jong F2, dan Traveling Salesman Problem. Dari uji coba yang dilakukan, didapat hasil bahwa kinerja dari kedua algoritma tersebut dipengaruhi oleh parameter masing-masing dan juga besar ukuran populasi yang digunakan. Untuk kasus Onemax dengan ukuran masalah yang kecil, Genetic Algorithm lebih unggul dalam hal jumlah iterasi yang lebih sedikit dan waktu yang lebih cepat untuk mendapat hasil optimal. Namun, Bivariate Marginal Distribution Algorithm lebih unggul dalam hal hasil optimasi pada kasus Onemax dengan ukuran masalah yang lebih besar. Untuk Fungsi De Jong F2, Genetic Algorithm lebih unggul dari Bivariate Marginal Distribution Algorithm utamanya dalam hal jumlah iterasi dan waktu. Sedangkan untuk kasus Traveling Salesman Problem, Bivariate Marginal Distribution Algorithm dapat menunjukkan kinerja yang lebih baik dari Genetic Algorithm dalam hal hasil optimasi. Kata kunci: heuristic algorithm, estimation of distribution algorithm, bivariate marginal distribution algorithm, genetic algorithm.

  14. FASILITAS PENGOLAHAN SAMPAH DENGAN PENERAPAN TEKNOLOGI INSENERASI DI MAMMINASATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Zaldi Suradin

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak—Persampahan di Indonesia merupakan permasalahan umum sebagai bagian dinamika kehidupan manusia. Berdasarkan data Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013-2018, total volume dan produksi sampah yang dihasilkan Kota Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Takalar di perkirakan tingkat timbulan sampah sebanyak 9.076,949 m3/orang/hari. Tujuan Laporan perancangan ini adalah untuk memberikan sebuah Fasilitas pengolahan sampah untuk mewadahi aktivitas utama yaitu proses pengolahan sampah dan aktivitas penunjang seperti: tempat pendidikan dan penelitian mengenai sampah, serta aktivitas pengelolaan administrasi fasilitas pengolahan sampah. Hasilnya Laporan ini akan di Tata lansekap terinspirasi dari analisis pengamatan pola garis citra satelit kawasan perencanaan yang kemudian dijadikan sebagai pola site bangunan. Pertimbangan orientasi bangunan maka dilakukan analisa angin dan jalur matahari melalui software autodesk project Vasari. Tapak didesain dengan sistem sirkulasi terpisah antara kepentingan fasilitas pengolahan sampah dengan aktivitas kunjungan oleh masyarakat untuk meminimalkan croos sehingga memberikan kenyamanan kepada pengguna bangunan. Massa bangunan didesain dengan system rangkaian yang tidak terpisahkan, dimulai dari bangunan utama diletakkan di arah utara, kemudian dihubungkan oleh sebuah area visitor center yang memanjang menyusuri area pengolah sampah hingga ke area residu di selatan kawasan. Kata kunci: pengolahan, sampah, insenerasi, energi. Abstract- Waste in Indonesia is a common problem as part of the dynamics of human life. Based on data from the Medium Term Development Plan (RPJMD South Sulawesi province Years 2013-2018, the total volume of waste generated and the production of Makassar, Maros, Gowa, and Takalar estimated rate of waste generation as much as 9076.949 m3 / person / day. Reports purpose of this design is to provide a waste processing facility

  15. Penentuan Rute Patroli Sekuriti Optimal Dengan Menggunakan Metode Nearest Neighbour Dan Insertion (Studi Kasus : South Processing Unit PT. X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fuaddillah Fuaddillah

    2017-03-01

    Full Text Available South Processing Unit (SPU merupakan salah satu lapangan migas di PT. X dengan estimasi harian produksi gas sekitar 450 gas (MMscf/d dan 5000 kondensat (BOPD. Gas dan kondesat yang terpisah dari masing-masing sumur produksi akan dikumpulkan ke dalam satu stasiun pengumpul yang disebut Gathering and Testing Satellite (GTS. Karena statusnya sebagai objek vital nasional, melakukan patroli sekuriti di laut antara GTS yang satu dengan GTS lainnya wajib dilakukan. Proses patroli sekuriti dengan seatruck pada kawasan SPU PT. X masih menggunakan intuisi dari supir seatruck dimana rute yang dipilih adalah rute yang dirasa lebih dekat, lebih nyaman dilalui, dan lebih familiar dengan pengetahuan supir sendiri sehingga menghasilkan total jarak tempuh yang lebih jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan membandingkan metode intuitif yang dilakukan oleh supir seatruck dengan metode nearest neighbour dan metode insertion dalam permasalahan penentuan rute patroli sekuriti yang optimal di PT. X pada lokasi SPU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total jarak tempuh dengan menggunakan metode intuitif yang telah diterapkan oleh supir seatruck adalah 72,76 km. Sedangkan, total jarak tempuh yang didapatkan dari menggunakan metode nearest neighbour yaitu 67,67 km dengan persentase penghematan jarak sebesar 6,9%. Dengan metode insertion, didapatkan total jarak tempuh sebesar 61,40 km, dengan persentase penghematan jarak sebesar 15,6% dibandingkan dengan metode intuitif supir seatruck.

  16. Ekstraksi Minyak Atsiri Dari Akar Wangi Menggunakan Metode Steam - Hydro distillation dan Hydro distilation dengan Pemanas Microwave

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maulana M Al Hanief

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh minyak atsiri dari akar wangi dengan modifikasi metode steam-hydro distillation dan hydro distillation yaitu menggunakan pemanasan microwave kemudian membandingkan hasilnya dengan penelitian sebelumnya. Modifikasi ini diharapkan lebih efisien dalam masalah lama penyulingan dan kualitas serta kuantitas rendemen minyak yang lebih baik dan banyak. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu steam-hydro distillation dan hydro distillation dengan pemanfaatan gelombang mikro. Bahan baku yang digunakan dalam penelitian adalah akar wangi jenis pulus wangi yang tumbuh di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Variabel yang digunakan adalah bahan baku yang dicacah dan bahan baku utuh dengan variasi massa bahan 50 gr, 60, gr, 70 gr, 80 gr, dan 90 gr dengan pelarut air sebanyak 450 ml dalam labau distiller berukuran 1000 ml. Lama penyulingan adalah lima jam dengan pengamatan tiap 30 menit serta daya yang digunakan adalah 400 Watt. Analisa terhadap hasil minyak atsiri yang diperoleh antara lain analisa GC-MS, spesific gravity, indeks bias, dan bilangan asam. Hasil dari penelitian ini dibandingkan dengan hasil penelitian terdahulu yang tidak memanfaatkan gelombang mikro. Dari hasil penelitian diperoleh % rendemen kumulatif, sifat fisik, sifat kimia, dan kandungan komponen minyak dari metode steam-hydro distillation lebih baik dibandingkan metode hydro distillation ditandai dengan kuantitas dan kualitas yang sesuai dengan SNI.  Sementara itu jika dibandingkan dengan metode terdahulu dapat disimpulkan bahwa penggunaan gelombang mikro lebih efisien dalam waktu dan kuantitas serta kualitas minyak yang lebih baik dibandingkan tanpa penggunaan gelombang mikro

  17. PERENCANAAN PEMELIHARAAN MESIN BALLMILL DENGAN BASIS RCM (RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Kholid Alghofari

    2006-12-01

    Full Text Available Aktifitas produksi sering mengalami hambatan dikarenakan tidak berfungsinya mesin-mesin produksi yang dalam industri manufaktur merupakan komponen utama. Kegagalan beroperasi mesin mengakibatkan downtime yang ujung-ujungnya menurunkan produktifitas perusahaan. Oleh karenanya diperlukan sebuah sistem perencanaan pemeliharaan agar menghasilkan availability (ketersediaan mesin yang optimal. Perusahaan yang dijadikan proyek penelitian adalah PT. Sici Multi IndoMarmer yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi keramik (kloset jongkok, kloset duduk, washtafel, tempat sabun dimana sistem pemeliharaan mesin, khususnya mesin ballmill yang telah dilakukan masih bersifat corrective maintenance. Tujuan dari penelitian ini adalah implementasi RCM (reliability centered maintenance untuk dapat menentukan pemeliharan yang optimal serta dapat memprediksikan langkah untuk mengatasi kerusakan yang mungkin terjadi pada periode berikutnya berdasarkan data-data yang ada. Dari pengolahan data dan analisa diperoleh komponen-komponen yang paling sering mengalami kerusakan pada mesin ballmill , penyebab kegagalan, keputusan seleksi dan rekomendasi yang dianjurkan untuk sistem pemeliharaan dengan basis RCM.

  18. CLONING HARDDISK MELALUI JARINGAN KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE GHOST

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M Mufadhol

    2009-07-01

    Full Text Available Kloning adalah proses duplikat isi harddisk ke harddisk yang lain. Jadi isi kedua harddisk adalah sama persis. Kloning harddisk dilakukan untuk mempercepat proses instalasi perangkat lunak dengan spesifikasi hardware yang sama. Kloning harddisk melalui jaringan komputer dapat dilakukan dari harddisk master ke harddisk slave atau harddisk tujuan. Pada proses kloning harddisk melalui jaringan komputer hardis induk berada di komputer server saja sedangkan slave harddisk berada di komputer klien saja. Harddisk setiap komputer tidak perlu digandeng (diparalel. Dalam melakukan kloning harddisk melalui jaringan komputer diperlukan beberapa program aplikasi antara lain: Ghost Cast Server, Boot Wizard, LAN Boot Floppy Klien, Ghost Explore. Aplikasi yang sering digunakan untuk kloning adalah software Ghost yang dirilis oleh Symantect Coorporation.

  19. HUBUNGAN KEKERABATAN BAHASA MINANGKABAU TAPAN DENGAN BAHASA KERINCI SUNGAI PENUH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yessy Prima Putri

    2018-04-01

    Full Text Available Fokus penelitian ini pada kajian Fonologi dan Leksikal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kedekatan fonetis, leksikal dan melihat tingkat kekerabatan Bahasa Minangkabau Tapan dan Bahasa Kerinci Sungai Penuh menggunakan pendekatan leksikostatistik. Penelitian ini melihat sejauh mana kedua bahasa ini berkerabat dikarenakan kedekatan jarak, tetapi beda provinsi.             Data diambil dari 200 kata Swadesh dan beberapa kata tambahan yang telah ditranskripsi ke dalam Bahasa Minangkabau Tapan dan Bahasa Kerinci Sungai Penuh. Dari penelitian ini ditemukan Bahasa Minangkabau Tapan dan Bahasa Kerinci Sungai Penuh memiliki tingkat kemiripan fonologi dan leksikal yang sangat dekat, menurut perhitungan leksikostatistik tingkat kekerabatan Bahasa Minangkabau Tapan dengan Bahasa Kerinci Sungai Penuh adalah 92,16%, persentase ini cukup besar dan dapat diklasifikasikan Bahasa Minangkabau Tapan dan Bahasa Kerinci Sungai Penuh masuk dalam katagori dialek bahasa (dialect of languages.

  20. Pengembangan Komoditas Unggulan Pertanian dengan Konsep Agribisnis di Kabupaten Pamekasan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratiza Rizkian Azwartika

    2013-09-01

    Full Text Available Sektor unggulan di Kabupaten Pamekasan adalah sektor pertanian, namun potensi tersebut belum termanfaatkan secara maksimal. Agar dapat lebih meningkatkan perekonomian setempat, maka perlu diketahui komoditas unggulannya untuk menentukan kegiatan agribisnis pascapanen dan pengolahan yang tepat. Untuk mengetahui komoditas unggulannya, digunakan analisa Location Quotient dan Shift Share Analysis, serta dikuatkan dengan data komoditi unggulan di Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pamekasan dan hasil wawancara. Hasil penelitian diperoleh dua komoditas unggulan pertanian yang potensial untuk dikembangkan yaitu komoditas sapi dan jagung. Kedua komoditas tersebut merupakan komoditas yang berpotensi dan memiliki daya saing sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut. Kegiatan agribisnis pascapanen komoditas sapi dan jagung dibutuhkan terutama dalam penyediaan bahan baku berkualitas untuk kegiatan pengolahan selanjutnya. Kegiatan pengolahan komoditas pertanian dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah dari komoditas tersebut. Hasil dari kegiatan pengolahan berupa produk turunan yang memiliki nilai jual lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan perekonomian

  1. GANGGUAN AFEKTIF BIPOLAR MANIA DENGAN PSIKOTIK: SEBUAH LAPORAN KASUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendrikus Gede Surya Adhi Putra

    2015-05-01

    Full Text Available Gangguan bipolar merupakan gangguan yang terdiri dari afek yang meningkat, dan jugaaktivitas yang berlebih (mania atau hipomania, dan dalam jangka waktu yang berbedaterjadi penurunan afek yang disertai dengan penurunan aktivitas (depresi. Kejadianpada  gangguan  bipolar  berkisar  antara  0,3-1,5%.  Prevalensi  serupa  pada  pria  danwanita.Gejala gangguan bipolar episode manik meliputi perasaan sensitif, kurangistirahat, harga diri melonjak naik, dan pada episode depresi meliputi kehilanganminat, tidur lebih atau kurang dari normal, gelisah, merasa tidak berharga, dan kurangkonsentrasi. Laporan ini membahas kasus gangguan bipolar episode kini manik yangterjadi pada seorang laki-laki berusia 45 tahun. Pasien ini mendapatkan psikoterapi,haloperidol 1 x 5 mg, dan trihexyphenidyl 1 x 2 mg per oral.

  2. SISTEM TERPADU REKAM MEDIK RUMAH SAKIT DENGAN SMART CARD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    _ Sukamto

    2013-04-01

    Full Text Available Dalam penelitian ini,  system terpadu rekam medik rumah sakit dibuat dengan teknologi smart card sebagai media penimpanan data  Tujuan dari penelitian ini adalah  menerapkan teknologi smart card sebagai sarana  atau media penyimpan informasi pasien yang mempunyai kesederhana, keandalan, dan portabilitas  yang tinggi, sehingga meningkatkan jaminan ketersediaan data pada sebuah sistem rekam medik.Tahapan pembuatan rancang bangun sistem rekam medis ini meliputi  perancangan data flow diagram, rentity relationshipp diagram, database dan program aplikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa smart  card dapat digunakan  sebagai sarana  atau media penyimpan informasi pasien yang mempunyai kesederhana, keandalan, dan portabilitas  yang tinggi.

  3. MODEL PENGEMBANGAN APLIKASI PEMBAYARAN ANGSURAN PINJAMAN ONLINE MENGGUNAKAN PHP-MYSQL DENGAN METODE OBJECT ORIENTED PROGRAMMING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Whisnumurti Adhiwibowo

    2017-12-01

    Full Text Available Sistem pembayaran angsuran berbasis web pada suatu koperasi merupakan sistem yang bersifat dinamis dalam arti akan selalu berkembang dan kompleks. Metode Pemrograman prosedural memiliki kelemahan saat mengembangkan aplikasi yang kompleks. Ketika terjadi permasalahan, penanganannya menjadi sulit karena porgram terdiri dari banyak fungsi dan pada saat mengubah suatu fungsi akan mengubah fungsi fungsi yang lain. Tidak hanya saat terjadi permasalahan, suatu sistem berbasis pemrograman prosedural juga susah apabila akan dikembangkan. Oleh karena itu di pendang perlu untuk mengembangan Sistem dengan metode object Oriented Programming (OOP, merupakan metode pemrograman berorientasi obyek.  Sistem yang di bangun dengan metode ini terdiri dari banyak obyek yang saling berhubungan. Perancangan yang dipakai menggunakan Unified Modeling Language (UML, suatu metodologi untuk mengembangkan sistem dengan pendekatan OOP. Pengembangan Sistem ini menggunakan Hypertext Prepocessor (PHP. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall. Hasil dari penelitian ini adalah terbentuknya sistem pembayaran transaksi berbasis web dengan metode OOP, sehingga dapat lebih mudah pemeliharaan dan pengembangannya

  4. PENENTUAN FITUR WEBSITE BIDANG PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN DENGAN METODE FEATURE-ORIENTED DOMAIN ANALYSIS (FODA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Iqbal

    2016-10-01

    Penentuan fitur dalam membuat website bidang pariwisata dan kebudayaan dibutuhkan untuk mengetahui fitur yang bisa diimplementasikan. Untuk membantu menentukan fitur tersebut, digunakan analisis domain dengan metode Feature-Oriented Domain Analysis (FODA. Metode tersebut mempunyai tahapan dimulai dari tinjauan aplikasi terhadap ketiga website sebagai sampel untuk mengambil fitur. Selanjutnya tahapan analisis konteks yang mendapatkan diagram struktur dan diagram konteks. Berikutnya tahapan pemodelan domain yang dibagi dua langkah yaitu analisis fitur untuk mendapatkan fitur-fitur pada aplikasi web melalui diagram fitur dengan penjelasan melalui kamus terminologi domain. Langkah berikutnya adalah pemodelan entity-relationship dengan membuat diagram entity-relationship untuk pembuatan database. Terakhir, pemodelan arsitektur dengan membuat arsitektur domain untuk pengembangan aplikasi yang hanya fokus pada fitur.  Hasil dari analisis fitur adalah didapatkan sebanyak 38 fitur mandatory yang berarti fitur tersebut wajib diimplementasikan dalam aplikasi web untuk pariwisata dan kebudayaan.  Kata kunci: Pariwisata, Kebudayaan, Website, Fitur, Feature-Oriented Domain Analysis

  5. Rancang Bangun Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Program Acara Di KSTV Kediri Dengan Menggunakan Metode Fuzzy AHP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mufid Ali Fatoni

    2015-01-01

    Full Text Available Abstract Penentuan program acara pada suatu stasiun televisi merupakan denyut nadi dari penyiaran pertelevisian. Mekanisme semacam ini harus didukung dengan sistem pendukung keputusan yang bukan hanya mempermudah suatu pekerjaan, tetapi efektifitas dan efisiensinya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sistem pendukung keputusan yang dapat memberikan rekomendasi alternatif program acara sesuai dengan perbandingan kriteria dan alternatif yang telah dievaluasi dengan menggunakan metode Fuzzy AHP. Kriteria yang digunakan pada sistem meliputi biaya produksi, daya tarik, tema, segmentasi, profit, orientasi program, dan etika. Dengan adanya sistem pendukung keputusan ini akan mempermudah divisi program acara dalam menentukan program acara yang akan ditayangkan. Selain itu, sistem juga memberikan kemudahan bagi manager operasional dalam mengawasi acara-acara yang ada dalam proses broadcast KSTV.

  6. PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI WORKSHOP PENYUSUNAN SOAL DIGITAL BAHASA JAWA DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM ADOBE CAPTIVATE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Sukoyo

    2013-02-01

    Full Text Available Kegiatan workshop ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan guru sekolah dasar di Kecamatan Semarang Utara dalam hal penyusunan soal digital bahasa Jawa dengan menggunakan program adobe captivate. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah: ceramah, demonstrasi, praktik langsung, tanya jawab, dan penugasan. Peserta yang mengikuti workshop sebanyak 47 guru SD di Kecamatan Semarang Utara. Materi yang diberikan kepada peserta meliputi pengenalan program adobe captivate, penginstalan program adobe captivate, dan penulisan soal digital bahasa Jawa dengan menggunakan program adobe captivate. Kegiatan workshop ini berdampak positif kepada guru-guru SD di Kecamatan Semarang Utara. Sebelum diadakan kegiatan workshop, mereka sama sekali tidak dapat membuat soal digital dengan program adobe captivate. Setelah diadakan kegiatan worshop dan diadakan evaluasi terjadi peningkatan yang sangat signifikan, lebih dari 75% dapat membuat soal digital.

  7. Sistem Panjaminan Mutu Pendidikan Dengan TOGAF ADM Untuk Sekolah Menengah Kejuruan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Wiyana

    2015-11-01

    Full Text Available Perencanaan penerapan teknologi informasi digunakan untuk menciptakan keselarasan dengan fungsi bisnis bagi kebutuhan organisasi. Kerangka penyelarasan kesenjangan organisasi dibutuhkan sebagai paradigma dalam merencanakan, merancang, dan mengelola sistem informasi yang disebut dengan Enterprise Architecture (EA. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK sebagai institusi pendidikan dalam mengembangkan arsitektur enterprise mengadopsi framework The Open Group Architecture Framework (TOGAF Architecture Development Method (ADM untuk mengintegrasikan fungsi bisnis sekolah guna mendukung Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP. Metodologi perancangan EA dengan membangun arsitektur bisnis, data, aplikasi dan teknologi menghasilkan blueprint yang dijadikan model dasar dalam pengembangan arsitektur untuk mendukung pencapaian tujuan strategis organisasi. Pengujian validitas rancangan EA digunakan EA Scorecard untuk metode analisanya. Tahapan rancangan untuk implementasi disesuaikan dengan standar tata kelola teknologi informasi dari kerangka Permenkominfo No.41 tahun 2007 dan critical succes factor untuk keberhasihan penerapan rancangan EA.

  8. Penyelesaian Masalah 8-Puzzle dengan Algoritma Steepest-Ascent Hill Climbing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David Abraham

    2016-03-01

    Full Text Available 8 puzzle merupakan salah satu implementasi dari Artificial Intelegence. Dalam proses penyelesaiannya banyak terdapat algoritma-algoritma pencarian yang dapat diterapkan. Solusi 8 puzzle akan lebih cepat diperoleh jika digunakan prinsip array dengan variasi algoritma Steepest-Ascent Hill Climbing (Hill Climbing dengan memilih kemiringan yang paling tajam / curam dengan parameter heuristik posisi yang benar dan heuristik jarak serta dikombinasikan dengan LogList sebagai penyimpanan state state yang pernah dilalui untuk menanggulangi permasalah pada algoritma hill climbing itu sendiri dan terhindar dari looping state yang pernah dilalui. Metode-metode yang termasuk ke dalam teknik pencarian yang berdasarkan pada fungsi heuristik salah satu diantaranya adalah Hill Climbing, Best First Search, A* (A Bintang. Loglist merupakan tempat penyimpanan setiap kunjungan dari state-state puzzle yang telah dilakukan untuk menghindari looping atau pengulangan terhadap state yang pernah dilalui. Untuk menanggulangi permasalahan pada SteepestAscent Hill Climbing.

  9. Economic Load Dispatch Unit Pembangkit Termal Mempertimbangkan Penambahan Pembangkit Tenaga Angin Dengan Menggunakan Firefly Algorithm

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ridho Syahrial Ibrahim

    2017-03-01

    Full Text Available Maraknya isu global warming serta keterbatasan sumber daya alam membuat mulai banyaknya dibangun pembangkit-pembangkit listrik dengan renewable energy, salah satunya adalah pembangkit tenaga angin. Pada jurnal ini, firefly algorithm diterapkan untuk mengoptimasi total biaya pembangkitan 2 buah sistem uji, tanpa dan dengan mempertimbangkan penambahan tenaga angin. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan penambahan pembangkit tenaga angin ke dalam sistem tenaga listrik, total biaya pembangkitan tidak selalu lebih murah. Selain itu, hasil simulasi juga menunjukkan bahwa firefly algorithm sebagai metode optimasi dapat menyelesaikan permasalahan economic load dispatch (ELD lebih baik dibandingkan metode lain yang sudah dilakukan, yaitu particle swarm optimization (PSO, bat algorithm (BA, biogeography-based optimization (BBO dan plant growth simulation algorithm (PGSA dengan persentase selisih nilai penghematan total biaya berkisar antara 0.32% ($50 hingga 9.27% ($11884.

  10. HUBUNGAN KEBIASAAN SENAM, ASUPAN KALSIUM DAN VITAMIN C DENGAN DENSITAS MASSA TULANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ginta Siahaan

    2015-09-01

    Osteoporosis pada perempuan di mulai pada usia 30 tahun dan meningkat secara nyata di usia 50 tahun, atau sekitar usia menopause dan prevalensi nya 80 persen terjadi pada kaum perempuan. Pencegahannya dengan melakukan olahraga dan memperhatikan asupan makanan tinggi kalsium, dan vitamin C. Tujuan penelitian adalah mengetahui kebiasaan berolahraga senam, asupan kalsium dan vitamin C dengan densitas massa tulang peserta senam di komplek Asia Mega Mas Sukaramai Medan tahun 2013. Penelitian ini bersifat observasional dengan desain penelitian cross sectional. Perhitungan sampel menggunakan rumus statistik didapatkan jumlah 67 orang orang. Penentuan sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling. Analisis bivariat digunakan uji chi square, dilanjutkan uji logistik regresi multivariat untuk melihat variabel yang paling mempengaruhi densitas massa tulang. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang bermakna untuk ketiga variabel independent yang mempengaruhi densitas massa tulang (p 30 tahun sebaiknya kegiatan olahraga diikuti dengan asupan kalsium yang cukup untuk mencegah terjadi pengeroposan tulang (osteoporosis yang lebih cepat.

  11. Deteksi Batik Parang Menggunakan Fitur Co-Occurence Matrix Dan Geometric Moment Invariant Dengan Klasifikasi KNN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Luh Wiwik Sri Rahayu Ginantra

    2016-03-01

    Full Text Available Motif batik merupakan suatu dasar atau pokok suatu pola gambar yang merupakan pusat suatu rancangan gambar sehingga makna dari tanda, simbol atau lambang dibalik motif batik tersebut dapat diungkapkan. Identifikasi secara visual memerlukan skill penglihatan dan pengetahuan dalam mengklasifikasikan pola yang terbentuk dari citra batik.  Kurangnya media informasi yang dibuat  tentang motif batik menjadikan masyarakat luas kurang mendapatkan informasi tentang motif batik. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini dilakukan guna mengimplementasikan identifikasi secara visual kedalam komputer yang dapat membantu dan memudahkan dalam mengidentifikasi jenis batik.  Pengenalan citra batik dengan menggunakan metode Co-occurrence Matrix sebagai ekstraksi ciri tekstur dan Geometric Moment Invariant dan pengklasifikasian citra batik dengan menggunakan K Nearest Neighbor.menghasilkan nilai akurasi yang diperoleh dengan metode Geometric Moment Invariant lebih baik dalam mengenali pola batik Parang yang termasuk jenis batik geometric yaitu 80% dibandingkan dengan hasil pada metode Co-occurence Matrix yaitu 70%.

  12. MODEL SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA TERPADU DENGAN BATERAI TERHUBUNG JARINGAN LISTRIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Subiyanto Subiyanto

    2014-02-01

    Full Text Available Pemanfaatan energi matahari sebagai energi bersih dan terbarukan melalui sistem pembangkitan listrik tenaga surya terkoneksi dengan jaringan listrik umum (PLTSTJL misalnya Perusahaan Listrik Negara telah menjadi perhatian yang besar bagi para peneliti sebelumnya. Perkembangan terbaru sistem PLTSTJL ini adalah dipadu dengan sistem penyimpan energi untuk menjaga stabilitas dan keandalan sistem tenaga listrik. Paper ini menyajikan model PLTSTJL yang lebih stabil, efektif, murah dan handal daripada sistem yang telah ada yang mendukung kawasan lingkungan konservasi. Metode yang dipakai dalam paper ini adalah melakukan tinjauan pustaka untuk mempelajari dan mengetahui perkembangan sistem yang ada. Langkah berikutnya adalah melakukan desain, pemodelan, simulasi dan analisis topologi yang optimal untuk sistem PLTSTJL terpadu dengan sistem penyimpan energi barupa baterai. Pengubah daya antara baterai dan jaringan listrik adalah sistem 2 arah Selanjutnya mengembangan suatu koordinasi strategi pengendalian yang baru berbasis sistem cerdas yaitu fuzzy logic controller (FLC dalam sistem PLTSTJL tersebut Unjuk kerja sistem yang dikembangkan dibandingan dengan model-model yang telah ada.

  13. Hubungan Dukungan Orangtua dan Harga diri dengan Harapan sebagai Variabel Mediator

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Denise Permatasari

    2017-07-01

    Full Text Available Harga diri dirasa memiliki peranan yang penting pada perkembangan remaja, remaja yang memiliki harga diri akan memiliki keyakinan diri sehingga merasa dihargai dalam lingkungan sosialnya. Orangtua memiliki tanggung jawab yang besar dalam memenuhi kebutuhan harga diri anak, tidak hanya dukungan orangtua tetapi harapan juga dianggap mampu membentuk harga diri remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan orangtua dan harga diri dengan harapan sebagai variabel mediator. Subjek penelitian adalah remaja berkisar 12-15 tahun di SMP Kartika IV-8 Kota Malang sebanyak 50 subjek. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan Rosenberg Self Esteem Scale untuk mengukur harga diri, Parents as Social Context Questionnaire (PASCQ Child Report untuk mengukur dukungan orangtua, dan Hope Scale for Children untuk mengukur harapan pada anak. Metode analisis menggunakan analisis regresi berganda dengan uji sobel untuk menguji hasil mediasi. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung antara dukungan orangtua dan harga diri pada remaja dengan signifikan B=0,693; p

  14. Penentuan Koordinat Titik pada Teknologi Garis dalam Grafika Komputer dengan Menggunakan Algoritma Line Equation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mufadhol Mufadhol

    2014-07-01

    Full Text Available Grafika  Komputer atau  computer graphics  adalah  bagian  dari ilmu  komputer yang  berkaitan  dengan pembuatan  dan  manipulasi gambar  (visual  secara  digital.  Bentuk sederhana  dari grafika  komputer adalah grafika  komputer 2D yang  kemudian  berkembang  menjadi grafika  komputer 3D.  Pola  penggambaran  yang paling sederhana adalah dengan menggunakan titik pada teknologi garis. Algoritma Line Equation merupakan salah satu metode untuk menentukan lokasi koordinat titik pada teknologi garis dalam grafika komputer dengan cara menentukan nilai gradien garis serta garis yang berpotongan dengan sumbu Y, sehingga bisa mengetahui pixel yang akan menyala pada screen coordinate

  15. ANALISIS RESISTANSI COIL KAWAT TEMBAGA TERHADAP PERUBAHAN SUHU SANGAT RENDAH SEBAGAI RANCANG DASAR PENGUKURAN SUHU RENDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riswanto Riswanto

    2015-03-01

    Full Text Available The resistance of a wire conductor depend of the wire material. Copper wire formed into a coil shape an effective form to produce a large resistance. Copper wire resistance influenced bytemperature about it. Coil of copper wire has a good response at low temperature changes produced by liquid nitrogen. This response is shown by the index value determination (R2 = 0.999 which is close to the value 1,that means changes in temperature approaching a linear response to changes in a voltage. The results can be used as a basis for the design of the low-temperature measurements cheaper

  16. PENENTUAN RECEIVED DATE DENGAN LOAD-ORIENTED MANUFACRURING CONTROL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartini

    2012-02-01

    Full Text Available Salah satu kunci kompetitif sebuah perusahaan make to order adalah ketepatan dalam pemenuhan waktu penerimaan pesanan pada konsumen yang telah dijanjikan perusahaan ( received date. Penentuan received date yang selama ini dilakukan oleh JI  kurang tepat karena hanya memperkirakan waktu sekitar 10 – 12 minggu tanpa mempertimbangkan faktor produksi. Penelitian ini merancang received date dengan model load-oriented manufacturing control dimana penentuan received date didasarkan pada perhitungan manufacturing lead time yang mempertimbangkan waktu pengiriman order ke konsumen, kapasitas yang tersedia pada tiap stasiun kerja, waktu proses pada stasiun kerja dan aliran produksi di lantai produksi. Hasil validasi perhitungan  penentuan received date order sesuai  dengan sistem produksi PT JI dan lebih valid dibanding sistem awal. Kata kunci : make to order, received date, manufacturing leadtime, load-oriented manufacturing control   One of the competitive key of a make to order company is the accuracy in fulfilling orders which has been promised by the company towards the consumers (received date. Determining received date which has been applied by JI recently is not sufficient because it only predicts 10-12 weeks of time without considering production factors. This research designs received date with load-oriented manufacturing control model where determining received date is based on calculating manufacturing lead time that considers the time needed to deliver orders to the consumer, capacity available for each work station, work station process time, and production flow within the production floor.  Validation results from the calculations for determining received date order is adjusted to PT JI  production system and is more valid than the first system. Keywords : make to order, received date, manufacturing leadtime, load-oriented manufacturing control

  17. RANCANGAN DATABASE SUBSISTEM PRODUKSI DENGAN PENDEKATAN SEMANTIC OBJECT MODEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oviliani Yenty Yuliana

    2002-01-01

    Full Text Available To compete in the global market, business performer who active in industry fields should have and get information quickly and accurately, so they could make the precise decision. Traditional cost accounting system cannot give sufficient information, so many industries shift to Activity-Based Costing system (ABC. ABC system is more complex and need more data that should be save and process, so it should be applied information technology and database than traditional cost accounting system. The development of the software technology recently makes the construction of application program is not problem again. The primary problem is how to design database that presented information quickly and accurately. For that reason it necessary to make the model first. This paper discusses database modelling with semantic object model approach. This model is easier to use and is generate more normal database design than entity relationship model approach. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam persaingan di pasar bebas, para pelaku bisnis di bidang industri dalam membuat suatu keputusan yang tepat memerlukan informasi secara cepat dan akurat. Sistem akuntansi biaya tradisional tidak dapat menyediakan informasi yang memadai, sehingga banyak perusahaan industri yang beralih ke sistem Activity-Based Costing (ABC. Tetapi, sistem ABC merupakan sistem yang kompleks dan memerlukan banyak data yang harus disimpan dan diolah, sehingga harus menggunakan teknologi informasi dan database. Kemajuan di bidang perangkat lunak mengakibatkan pembuatan aplikasi program bukan masalah lagi. Permasalahan utama adalah bagaimana merancang database, agar dapat menyajikan informasi secara cepat dan akurat. Untuk itu, dalam makalah ini dibahas pemodelan database dengan pendekatan semantic object model. Model data ini lebih mudah digunakan dan menghasilkan transformasi yang lebih normal, jika dibandingkan dengan entity relationship model yang umum digunakan. Kata kunci: Sub Sistem

  18. PENGUKURAN KADAR AIR AGREGAT DAN BETON SEGAR DENGAN MENGGUNAKAN MICROWAVE OVEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Handoko Sugiharto

    2000-01-01

    Full Text Available The conventional method of water content measurement of aggregate and fresh concrete need along time to perform. As an alternative the use of microwave oven is explored in this research. The microwave oven used has 900 watt power and equiped with a turn table. Nine (9 type of aggregate consist of five (5 type of fine aggregate and four (4 type of coarse aggregate with varions water absorbsion value, are unvestigated. The rater contents measured is then compared with the once obtained using conventional oven. Four (4 type of mix using aggegate with varions water absorbsion values. Water content used for the fresh concrete mix is 0.3, 0.5 and 0.7. The test results show that this method can beused to measure water content of fine and coarse aggregate regardless of the water absorbsion values of the aggregates. For fine aggregate nine (9 minutes drying time is needed to get 100% accuracy while for coarse aggregate 11 minutes with 96% accuracy. For fresh concrete using aggregate with less than 5% absorbsion value 18 minutes is neede to get 98% accuracy, while for aggregate with 40% absorbsion value 35 minutes is needed to get 80% accuracy. Abstract in Bahasa Indonesia : Pengukuran kadar air pada agregat dan beton segar dengan metode konvensional memerlukan waktu yang cukup lama, maka dilakukan penelitian penggunaan microwave oven sebagai metode alternatifnya. Microwave oven yang digunakan mempunyai daya 900 watt dan dilengkapi dengan piring putar. Dilakukan penelitian terhadap 9 tipe agregat (5 jenis agregat halus dan 4 jenis agregat kasar dengan berbagai nilai absorpsi. Sedangkan untuk beton segar dibuat 4 macam campuran dengan berbagai nilai absorpsi agregat. Faktor air-semen yang digunakan adalah 0.3, 0.5 dan 0.7. Hasil pengukuran kadar airnya dengan microwave oven dibandingkan terhadap oven standard. Hasil tes yang diperoleh menunjukkan bahwa metode ini dapat digunakan untuk mengukur kadar air agregat halus dan kasar dengan tidak tergantung pada

  19. PERANCANGAN DAN PEMBUATAB ALAT UKUR KADAR KROM DALAM AIR DENGAN MENGGUNAKAN PRINSIP SPEKTROSKOPI SERAPAN ATOM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tin Yunis Mahfudloh, Mohammad Tirono

    2012-04-01

    Full Text Available Air adalah bahan yang berperan penting dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Air steril dengan kandungan mineral yang cukup dan tidak terpolusi dapat berperan sebagai cairan yang menata keseimbangan tubuh. Apabila air yang dikosumsi manusia telah tercemar oleh sampah dan limbah industri yang mengandung zat-zat kimia/logam berat yang bersifat racun akan berbahaya Seperti kromium/krom dengan kode kimiawi Cr. Penelitian dilakukan untuk membuat alat ukur kadar krom dalam air dengan metode absorpsi dengan instrumen fotometri. Alat ukur kadar krom dalam air menggunakan prinsip spektroskopi serapan atom terdiri dari 2 sistem, yaitu sistem optik dan sistem elektronik. Sistem optik terdiri dari lampu halogen, filter cahaya dengan panjang gelombang 520.4, kuvet dan sensor photodioda. Sedangkan sistem elektronik terdiri dari ADC 0804, MCU AT89S51 dan LCD.  Prinsip keja alat ini adalah cahaya polikromatis yang dipancarkan oleh lampu halogen akan melewati filter sehingga cahaya polikromatis akan bersifat monokromatis. Cahaya akan melewati air dengan kadar krom 0% untuk mereset reagen dan pelarut kemudian dideteksi oleh sensor sehingga menghasilkan data I0. Setelah dideteksi air  akan bergeser ke atas dan sensor bergeser kebelakang untuk mendeteksi sampel yang mempunyai kadar krom tertentu dan menghasilkan data I1. Di dalam sampel ini terjadi penyerapan intensitas cahaya oleh atom krom. Kemudian data I0 dan I1 akan diolah oleh MCU AT89S51 dan ditampilkan pada LCD. Sampel yang digunakan adalah larutan H2O dengan K2Cr2O7 sebanyak 10 sampel dengan variasi kadar 0%, 1%, 1.5%, 2%, 2.5%, 3%, 3.5%, 4%, 4.5%, dan 5%. Larutan krom diperoleh dengan cara mengencerkan 10gr K2Cr2O7 dalam 100ml H2O sehingga didapatkan K2Cr2O7 10% sebagai larutan stok, selanjutnya untuk mendapatkan K2Cr2O7 dengan kadar tertentu, maka diambil dari larutan stok kemudian diencerkan sampai volume 25 ml sesuai dengan rumus M1 V1 =M 2 V2 Hasil pegujian pada sistem elektronik menunjukkan

  20. Perancangan Line Balancing Dalam Upaya Perbaikkan Lini Produksi Dengan Simulasi Promodel Di PT Caterpillar Indonesia

    OpenAIRE

    Puteri, renty Anugerah Mahaji; Sudarwati, Wiwik

    2016-01-01

    P.T. Caterpillar Indonesia adalah suatu Perusahaan yang bergerak di bidang industri otomotif khusus alat berat. Pada bagian produksi PT. Caterpillar Indonesia terdapat proses produksi perakitan part dengan cara pengelasan dengan produk akhir swing frame, pada lini produksi khususnya Department Fabrication ada empat Section Department yaitu Boom, Stick, Swing Frame dan Base Frame dimana terdapat masalah diantaranya mengurangi waktu menganggur pada bagian welding swing frame dan biaya pro...

  1. Tata Laksana Kasus Perempuan dengan Pure Gonadal Dysgenesis 46, XY (Sindrom Swyer)

    OpenAIRE

    Kanadi Sumapradja; Mila Maidarti; Achmad K. Harzif; Budi Wiweko; Gita Pratama; Muharam Natadisastra; Andon Hestiantoro

    2016-01-01

    Disorders of sex development (DSD) adalah kelainan medis yang dikaitkan dengan ketidakcocokan antara kromosom, gonad dan fenotip. Sindrom Swyer adalah kelainan berupa disgenesis gonad 46,XY dan diikuti dengan tidak terjadinya pelepasan anti-mullerian hormone (AMH) dari gonad yang mengalami disgenesis sehingga mengakibatkan berkembangnya duktus muller menjadi uterus. Keadaan tersebut mengakibatkan pasien mengeluh amenorea primer dan organ seks sekunder tidak berkembang. Orientasi gender umumn...

  2. Desain dan Implementsi Soft Switching Boost Konverter dengan Simple Auxillary Resonant Switch (Sarc)

    OpenAIRE

    Saputra, Dimas Bagus; Suryoatmojo, Heri; Musthofa, Arif

    2016-01-01

    Boost konverter merupakan penaik tegangan DC ke tegangan DC yang mempunyai tegangan output yang lebih tinggi dibanding inputnya. Penggunaan boost konverter diera modern semakin meningkat dan dibuat dengan dimensi yang lebih kecil, berat yang lebih ringan dan efisiensi yang lebih tinggi dibanding dengan boost konverter generasi terdahulu. Tetapi rugi-rugi periodik saat on/off meningkat. Untuk meraih kriteria tersebut, teknik hard switching boost konverter berevolusi menjadi teknik soft switchi...

  3. Pembuatan Game Fruit Entrepreneur Dengan Menggunakan Engine RPG Maker VX Ace

    OpenAIRE

    Zulkarnain, M. Rizki

    2015-01-01

    Game merupakan salah satu industry di dunia saat ini. Perkembangan game begitu pesat dengan jenis yang beragam, mulai dari game yang hanya dapat di mainkan oleh satu orang saja hingga game yang dapat dimainkan oleh beberapa orang sekaligus. RPG maker VX Ace merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk membuat sebuah game ber-genre RPG. Tujuan tugas akhir ini adalah untuk membuat sebuah game bertema wirausaha namun dengan gaya bermain RPG (role playing game). 112406244

  4. Hubungan Antara Job Insecurity Dengan Motivasi Kerja Pada Karyawan PT. Nyonya Meneer Semarang

    OpenAIRE

    Bonita, Richa; Nurtjahjanti, Harlina

    2016-01-01

    Motivasi kerja merupakan sesuatu yang menimbulkan semangat atau dorongan kerja, sehingga motivasi kerja yang timbul dalam diri seseorang atau pegawai untuk melakukan sesuatu karena adanya rangsangan dari luar baik itu dari atasan maupun lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara job insecurity dengan motivasi kerja pada karyawan. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara job insecurity dengan motivasi kerj...

  5. Desain Interior Four Points Solo untuk Menampilkan Citra Hotel Bisnis Elegan Kontemporer dengan Sentuhan Budaya Jawa

    OpenAIRE

    Paramita, Trivesti Laksmi

    2015-01-01

    Kota Solo sebagai salah satu potensi pariwisata di sentral Jawa telah banyak kemajuan. Sebagai salah satu kota wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Indonesia, Solo melengkapi kemajuan infrastuktur kotanya dengan fasilitas penunjang, kemudahan akses dan akomodasi bagi para pebisnis. Hotel bisnis adalah hotel yang fasilitas utamanya dapat mengakomodasi seluruh kegiatan bisnis tamu hotel. Four Points by Sheraton yang merupakan hotel bisnis dengan klasifikasi bintang em...

  6. Pengujian dan Simulasi Karakteristik Motor DC pada Industri dengan Metode Algoritma Genetik